Skip to content
Back to announcement

20260626_BIPI_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_32105151_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review BIPI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 87

Page 1
      LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
PT ASTRINDO NUSANTARA INFRASTRUKTUR Tbk

          RENCANA TRANSAKSI

               JUNI 2026
Page 2
No. : 00118/2.0162-00/BS/02/0153/1/V/2026                                       17 Juni 2026



Kepada Yth.

PT ASTRINDO NUSANTARA INFRASTRUKTUR Tbk
Gedung Sopo Del Office Tower & Lifestyle Lt. 21 Tower B
Jl. Mega Kuningan Barat III, Lot. 10 1 – 6
Kawasan Mega Kuningan, Kuningan Timur, Setiabudi
Jakarta Selatan 12950

U.p. : Direksi

Hal : Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi


Dengan hormat,

Pada tanggal 21 Mei 2026, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (selanjutnya disebut
“Perseroan”) dan PT Indo Panca Borneo (selanjutnya disebut “IPB”) telah menandatangani
Perjanjian Jual Beli dan Pengalihan Saham Bersyarat (selanjutnya disebut “PJBPSB”), di
mana Perseroan merencanakan untuk menjual dan mengalihkan atas 4.995 saham atau
setara dengan 99,90% saham PT Sintesa Bara Gemilang (selanjutnya disebut “SBG”)
dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,79 triliun kepada IPB, pihak yang tidak terafiliasi dengan
Perseroan (selanjutnya disebut “RencanaTransaksi”).

Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, manajemen Perseroan telah menunjuk
Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya
disebut “KR” atau “kami”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas
kewajaran Rencana Transaksi sesuai dengan surat penugasan No. KR/260415-001 tanggal
15 April 2026 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan. Selanjutnya, kami sebagai
KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019
dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan
(selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
dari OJK No. KEP-210/KS.13/2026, menyampaikan pendapat kewajaran (fairness opinion)
(selanjutnya disebut “Pendapat Kewajaran”) atas Rencana Transaksi.

Sebelumnya, kami telah menyusun dan menerbitkan laporan pendapat kewajaran atas
Rencana Transaksi dengan No. 00097/2.0162-00/BS/02/0153/1/V/2026 tanggal
22 Mei 2026. Namun demikian, sehubungan dengan adanya pengungkapan yang masih
perlu ditambahkan ke dalam laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka
dengan ini, kami menerbitkan kembali laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi.
Perubahan-perubahan tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

•   Penambahan pengungkapan pada data dan informasi yang digunakan.

•   Penambahan pengungkapan pada analisis kualitatif atas Rencana Transaksi.
Page 3
•   Penambahan dan penyesuaian pengungkapan pada analisis kuantitatif atas Rencana
    Transaksi.

•   Penyesuaian pengungkapan pada analisis atas kewajaran Rencana Transaksi.

Perubahan-perubahan tersebut tidak mengubah kesimpulan laporan pendapat kewajaran
atas Rencana Transaksi.


ALASAN DAN LATAR BELAKANG RENCANA TRANSAKSI

Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan utama Perseroan adalah aktivitas kantor pusat dan aktivitas konsultasi manajemen.
Perseroan mulai beroperasi komersial pada tahun 2007. Perseroan berdomisili di Gedung
Sopo Del Office Tower & Lifestyle Lantai 21 Tower B. Jalan Mega Kuningan Barat III, Lot. 10
1 – 6, Kawasan Mega Kuningan, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan 12950, dengan
nomor telepon: (021) 5081 5252, nomor faksimile: (021) 5081 5253, dan
email: whistleblowing@astrindonusantara.com.




                                            2
Page 4
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal
31 Desember 2025, Perseroan memiliki penyertaan saham pada SBG dengan struktur
kepemilikan sebagai berikut:


                                                 Perseroan



                                                      99,90%



                                                   SBG



                                                      100,00%


                                             Nusantara Mining
                                               Limited (NML)


                                95,96%                                     100,00%

                       Sakari Resources
                                                                  Yoxford Holdings
                           Ltd (SRL)
                                                                        (YHS)
                           SBG 0,81%

                                                                           80,00%

                                                                    Madagascar
                                                                 Consolidated Mining
                                                                    S.A (MCMSA)

          97,50%                100,00%               80,00%               100,00%             99,00%
                                                 PT Bahari                               PT Sinergy
  PT BaharI Perdana                                               Sakari Marine and
                      Tiger Energi Trading   Cakrawala Sebuku                           Consultancy
    Persada (BPP)                                                 Infrastructure Pte
                        Pte Ltd (TETPL)          (BCS)                                 Services (SCS)
                                                                     Ltd (SMIPL)
     RWD 2,50%                                  RWD 20,00%                              SMIPL 1,00%
          99,40%                99,98%                99,98%                                   99,83%
                        PT Bumi Borneo        PT Borneo Citra
   PT Bahari Putra
                       Pertiwi Nusantara     Pertiwi Nusantara                         PT Bumi Borneo
   Perdana (BPPA)
                            (BPN)                 (BCPN)                               Metalindo (BBM)
      SRL 0,60%           BBM 0,02%              BBM 0,02%
          98,50%                99,98%                99,00%               99,998%             99,00%
                                               PT Tri Tunggal
  PT Reyka Wahana     PT Karbon Mahakam                           PT Sentika Mitra     PT Citra Pertiwi
                                              Lestari Bersama
   Digdjaya (RWD)            (KM)                                  Persada (SMP)       Nusantara (CPN)
                                                  (TTLB)
      SRL 1,50%           BBM 0,02%                SE 1,00%          BBM 0,002%           BCS 1,00%
                                99,995%               99,995%              99,997%

                      PT Metalindo Bumi      PT Mutiara Kapuas    PT Separi Energy
                          Raya (MBR)               (MK)                  (SE)

                          BBM 0,005%             BBM 0,005%          BBM 0,003%
                                99,80%                99,996%              99,999%

                      PT Kemilau Rindang       PT Jembayan        PT Arzara Barindo
                         Abadi (KRA)          Muarabara (JM)      Energitama (ABE)

                          TTLB 0,20%           BCPN 0,004%          BCPN 0,001%




                                                     3
Page 5
NML, SRL, BPP, BPPA, RWD, TETPL, BCS, BCPN, KM, MBR, BCN, TTLB, SMP, MK, SE,
KRA, JM, ABE, BBM, CPN, SMIPL, SCS, YH, dan MCMSA selanjutnya secara
bersama-sama disebut “Entitas Anak SBG”.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, ruang lingkup kegiatan
usaha dan status SBG dan Entitas Anak SBG adalah sebagai berikut:

 No.   Keterangan   Status         Domisili         Operasional                             Kegiatan Usaha

  1       SBG       Tertutup       Indonesia          Beroperasi       Aktivitas penjualan bahan bakar, pertambangan batu bara, dan
                                                                       jasa konsultasi manajemen.
  2       NML       Tertutup       Hongkong           Beroperasi       Investasi pada entitas anak di luar negeri yang bergerak dalam
                                                                       pertambangan batu bara serta kegiatan usaha terkait lainnya
  3       SRL       Terbuka        Singapura          Beroperasi       Perusahaan holding
  4       BPP       Tertutup       Indonesia          Beroperasi       Perusahaan holding
  5      BPPA       Tertutup       Indonesia          Beroperasi       Perusahaan holding, pertambangan, kontraktor, perdagangan,
                                                                       perkebunan, pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan dan
                                                                       transportasi
  6       RWD       Tertutup       Indonesia          Beroperasi       Perusahaan holding , perdagangan bahan bakar padat, cair
                                                                       dan gas, perdagangan logam
  7      TETPL      Tertutup       Singapura           Beroperasi      Perdagangan dan pemasaran batu bara
  8       BCS       Tertutup       Indonesia           Beroperasi      Perusahaan holding
  9       BPN       Tertutup       Indonesia           Beroperasi      Perusahaan holding
 10       KM        Tertutup       Indonesia        Tidak beroperasi   Pertambangan batu bara
 11       MBR       Tertutup       Indonesia        Tidak beroperasi   Pertambangan, perdagangan, konstruksi, industri transportasi
                                                                       darat, perbengkelan dan jasa
 12      BCPN       Tertutup       Indonesia           Beroperasi      Perusahaan holding
 13      TTLB       Tertutup       Indonesia        Tidak beroperasi   Pertambangan, transportasi darat, jasa konstruksi, pertanian
                                                                       dan percetakan
 14       SMP       Tertutup       Indonesia        Tidak beroperasi   Pertambangan, perdagangan, konstruksi, industri transportasi
                                                                       darat, perbengkelan dan jasa
 15       MK        Tertutup       Indonesia        Tidak beroperasi   Pertambangan batu bara
 16        SE       Tertutup       Indonesia           Beroperasi      Perusahaan holding
 17       KRA       Tertutup       Indonesia           Beroperasi      Pertambangan, perdagangan, konstruksi, industri transportasi
                                                                       darat, perbengkelan dan jasa
 18       JM        Tertutup       Indonesia          Beroperasi       Pertambangan, perdagangan, konstruksi, industri transportasi
                                                                       darat, perbengkelan dan jasa
 19       ABE       Tertutup       Indonesia          Beroperasi       Pertambangan, perdagangan, konstruksi, industri transportasi
                                                                       darat, perbengkelan dan jasa
 20       BBM       Tertutup       Indonesia           Beroperasi      Perusahaan holding
 21       CPN       Tertutup       Indonesia        Tidak beroperasi   Jasa sewa kapal untuk industri pertambangan
 22      SMIPL      Tertutup       Singapura        Tidak beroperasi   Konstruksi dan investasi pada proyek infrastruktur laut
 23       SCS       Tertutup       Indonesia        Tidak beroperasi   Jasa eksplorasi, komersial, dan layanan teknis kepada pihak
                                                                       berelasi
 24        YH       Tertutup   Republik Mauritius     Beroperasi       Perusahaan holding
 25      MCMSA      Tertutup     Madagascar           Beroperasi       Perusahaan holding



Di tengah tantangan industri batu bara global, batu bara dinilai masih memiliki prospek untuk
mendukung sistem energi dunia. Tantangan terberat yang dihadapi adalah desakan transisi
energi dan kondisi geopolitik global yang memengaruhi permintaan dan harga batu bara.
Sebagai salah satu eksportir terbesar dunia dengan pasar utama seperti Tiongkok dan India,
industri batu bara Indonesia diperkirakan masih memiliki peran penting dalam menopang
peningkatan permintaan batu bara global, setelah Tiongkok diperkirakan terus menambah
pembangkit listrik tenaga batu bara untuk mendukung industrinya. Kenaikan ini menjadi
sinyal bahwa konsumen batu bara termal terbesar di dunia tersebut akan tetap bergantung
pada batu bara. Indonesia sebagai produsen dengan cadangan batu bara yang besar
memiliki kesempatan untuk menangkap peluang prospek positif industri batu bara dunia.




                                                            4
Page 6
Sejalan dengan misi Perseroan yang berfokus dalam menyusun strategi optimal untuk
pertumbuhan masa mendatang, maka Perseroan berupaya untuk terus memanfaatkan
peluang bisnis yang ada dengan melakukan Rencana Transaksi. Perseroan memandang
Rencana Transaksi merupakan salah satu langkah bisnis yang dapat diraih untuk
merealisasikan investasi yang telah dilakukan Perseroan pada sektor industri pertambangan
batu bara yang dimiliki SBG dan Entitas Anak SBG dan membuka peluang investasi bisnis
baru bagi Perseroan dengan menggunakan dana hasil keuntungan atas nilai investasi
tersebut untuk meningkatkan kinerja keuangan Perseroan yang pada akhirnya dapat
meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan nilai tambah bagi
seluruh pemegang saham Perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2025, SBG memiliki kewajiban kepada PT Bank Mandiri (Perseroan)
Tbk (selanjutnya disebut “BMRI”) sebesar USD 238,93 juta atau setara dengan
Rp 4,01 triliun dengan tingkat bunga 11,50% per tahun yang akan jatuh tempo pada
23 November 2031 (selanjutnya disebut “Pinjaman”), di mana Pinjaman tersebut
merupakan fasilitas refinancing atas pinjaman sebelumnya yang diperoleh sehubungan
dengan akuisisi Entitas Anak SBG yang mayoritas bergerak dalam bidang pertambangan
dan perdagangan batu bara. Dengan melakukan Rencana Transaksi, Perseroan akan
terlepas dari kewajiban yang sebelumnya tercatat secara konsolidasian pada laporan
keuangan konsolidiasian Perseroan. Hal ini akan menurunkan rasio utang terhadap ekuitas
(DER) Perseroan secara signifikan sehingga dapat mengurangi beban keuangan atas
Pinjaman pada masa yang akan datang dan meningkatkan kinerja keuangan Perseoran
pada masa yang akan datang.

Rencana Transaksi juga merupakan bagian dari mitigasi risiko Perseroan dalam
menghadapi ketidakpastian kondisi perekonomian yang masih bergerak fluktuatif sehingga
dapat memberikan dampak negatif bagi industri komoditas, khususnya batu bara baik dalam
hal permintaan-penawaran dan harga yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja
keuangan Perseroan secara konsolidasian. Dengan antisipasi dan perencanaan yang
terstruktur, Perseroan menyadari perlunya mengambil keputusan strategis untuk menjaga
dan mempertahankan bisnis Perseroan yang lebih stabil dan berkelanjutan dengan
melakukan inovasi dan memperoleh peluang investasi yang diyakini dapat memberikan nilai
tambah bagi Perseroan dan seluruh pemegang saham Perseroan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan dapat menggunakan dana yang
diperoleh dari Rencana Transaksi untuk melakukan transisi bisnis dengan strategi
pertumbuhan anorganik dan organik di seluruh bisnis dan proyek yang memiliki potensi
dengan tingkat balikan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif. Hal ini
diharapkan menjadi peluang bagi Perseroan untuk dapat memastikan arah strategis yang
selaras dengan tren keberlanjutan global, komitmen, dan praktik terbaik bagi Perseroan.




                                           5
Page 7
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Sejalan dengan misi Perseroan yang berfokus dalam menyusun strategi optimal untuk
    pertumbuhan masa mendatang, maka Perseroan berupaya untuk terus memanfaatkan
    peluang bisnis yang ada dengan melakukan Rencana Transaksi. Perseroan
    memandang Rencana Transaksi merupakan salah satu langkah bisnis yang dapat diraih
    untuk merealisasikan investasi yang telah dilakukan Perseroan pada sektor industri
    pertambangan batu bara yang dimiliki SBG dan Entitas Anak SBG dan membuka
    peluang investasi bisnis baru bagi Perseroan dengan menggunakan dana hasil
    keuntungan atas nilai investasi tersebut untuk meningkatkan kinerja keuangan
    Perseroan yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian
    Perseroan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

•   Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir
    pada tanggal 31 Desember 2025, SBG memiliki Pinjaman kepada BMRI, di mana
    Pinjaman tersebut merupakan fasilitas refinancing atas pinjaman sebelumnya yang
    diperoleh sehubungan dengan akuisisi Entitas Anak SBG yang mayoritas bergerak
    dalam bidang pertambangan dan perdagangan batu bara. Dengan melakukan Rencana
    Transaksi, Perseroan akan terlepas dari kewajiban yang sebelumnya tercatat secara
    konsolidasian pada laporan keuangan konsolidiasian Perseroan. Hal ini akan
    menurunkan DER Perseroan secara signifikan sehingga dapat mengurangi beban
    keuangan atas Pinjaman pada masa yang akan datang dan meningkatkan kinerja
    keuangan Perseoran pada masa yang akan datang.

•   Rencana Transaksi juga merupakan bagian dari mitigasi risiko Perseroan dalam
    menghadapi ketidakpastian kondisi perekonomian yang masih bergerak fluktuatif
    sehingga dapat memberikan dampak negatif bagi industri komoditas, khususnya batu
    bara baik dalam hal permintaan-penawaran dan harga yang pada akhirnya dapat
    mempengaruhi kinerja keuangan Perseroan secara konsolidasian. Dengan antisipasi
    dan perencanaan yang terstruktur, Perseroan menyadari perlunya mengambil keputusan
    strategis untuk menjaga dan mempertahankan bisnis Perseroan yang lebih stabil dan
    berkelanjutan dengan melakukan inovasi dan memperoleh peluang investasi yang
    diyakini dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan seluruh pemegang saham
    Perseroan.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan dapat menggunakan dana yang
    diperoleh dari Rencana Transaksi untuk melakukan transisi bisnis dengan strategi
    pertumbuhan anorganik dan organik di seluruh bisnis dan proyek yang memiliki potensi
    dengan tingkat balikan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif. Hal ini
    diharapkan menjadi peluang bagi Perseroan untuk dapat memastikan arah strategis
    yang selaras dengan tren keberlanjutan global, komitmen, dan praktik terbaik bagi
    Perseroan.




                                           6
Page 8
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan”.

Selanjutnya, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(selanjutnya disebut “KAP”) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (selanjutnya disebut
“AAJAMR”), jumlah ekuitas, jumlah aset, dan pendapatan, Perseroan masing-masing
adalah sebesar USD 593,99 juta, USD 1.599,79 juta, dan USD 235,09 juta. Selanjutnya,
berdasarkan PJBPSB, nilai transaksi atas Rencana Transaksi tersebut adalah sebesar
Rp 1,79 triliun atau setara dengan USD 106,56 juta dengan menggunakan asumsi kurs
tengah Bank Indonesia per tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp 16.782
per USD (selanjutnya disebut “Kurs BI”).

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh KAP AAJAMR, jumlah aset dan pendapatan SBG
masing-masing adalah sebesar USD 626,33 juta dan USD 197,92 juta.

Dengan demikian, jumlah aset dan pendapatan SBG mencerminkan lebih dari 20,00% dari
jumlah aset dan pendapatan konsolidasian Perseroan per tanggal 31 Desember 2025
sehingga berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Transaksi merupakan transaksi material, sehingga Perseroan harus memenuhi Peraturan
OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha” (selanjutnya disebut “POJK 17/2020”).

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material, POJK 17/2020
mensyaratkan adanya laporan pendapat kewajaran atas transaksi tersebut, yang disiapkan
oleh penilai independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi.

Selanjutnya, Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana
Transaksi dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan lainnya. Pendapat Kewajaran ini
juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk menyetujui atau tidak
menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas Rencana Transaksi.


OBJEK TRANSAKSI PENDAPAT KEWAJARAN

Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi adalah transaksi di
mana Perseroan merencanakan untuk menjual dan mengalihkan atas 4.995 saham atau
setara dengan 99,90% saham SBG dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,79 triliun kepada
IPB.




                                            7
Page 9
MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN

Maksud dan tujuan penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi
adalah untuk memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran
Rencana Transaksi dari aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku,
yaitu POJK 17/2020.

Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar
Penilaian Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310, SPI320, SPI330 (selanjutnya
disebut “SPI”).


TANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN

Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran
diperhitungkan pada tanggal 31 Desember 2025. Tanggal ini dipilih atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan analisis Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi.


JENIS LAPORAN

Jenis Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini merupakan laporan terinci.


DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN

Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:

1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Rencana Transaksi yang disusun oleh
   manajemen Perseroan.

2. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh KAP AAJAMR yang telah ditandatangani oleh
   Rudi     Hartono      Purba,   sebagaimana      tertuang    dalam      laporannya
   No. 00914/2.1030/AU.1/02/0501-3/1/V/2026 tanggal 20 Mei 2026 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian.

3. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP AAJAMR yang telah ditandatangani oleh
   Rudi     Hartono      Purba,     sebagaimana     tertuang       dalam  laporannya
   No. 00881/2.1030/AU.1/02/0501-1/1/V/2025 tanggal 26 Mei 2025 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian dengan penekanan suatu hal dan hal lain.




                                           8
Page 10
4. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP AAJAMR yang telah ditandatangani oleh
   Rudi     Hartono     Purba,     sebagaimana     tertuang    dalam      laporannya
   No. 00913/2.1030/AU.1/02/0501-1/1/VI/2024 tanggal 28 Juni 2024 dengan pendapat
   wajar dengan modifikasian dengan hal lain.

5. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP Tjahjadi & Tamara (selanjutnya disebut
   “TT”) yang telah ditandatangani oleh David Pranata Wangsja, sebagaimana tertuang
   dalam laporannya No. 00026/3.0399/AU.1/10/0177-2/1/IV/2023 tanggal 10 April 2023
   dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.

6. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP TT yang telah ditandatangani oleh David
   Pranata      Wangsja,        sebagaimana       tertuang       dalam      laporannya
   No. 00028/3.0399/AU.1/10/0177-2/1/IV/2022 tanggal 28 April 2022 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian dengan penekanan suatu hal dan hal lain.

7. Laporan keuangan konsolidasian SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh KAP AAJAMR yang telah ditandatangani oleh
   Lith      Alfansuri,      sebagaimana        tertuang     dalam        laporannya
   No. 00885/2.1030/AU.1/02/1950-2/1/V/2026 tanggal 13 Mei 2026 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian.

8. Laporan keuangan konsolidasian SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP AAJAMR yang telah ditandatangani oleh
   Lith      Alfansuri,       sebagaimana       tertuang     dalam        laporannya
   No. 01064/2.1030/AU.1/02/1950-1/1/VI/2025 tanggal 25 Juni 2025 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian dengan hal lain.

9. Laporan keuangan konsolidasian SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
   (selanjutnya disebut “RJRR”) yang telah ditandatangani oleh Dedy Lesmana, S.E.,
   sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00259/2.1457/AU.1/02/1782-1/1/III/2025
   tanggal 10 Maret 2025 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.

10. Laporan keuangan konsolidasian SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
    31 Desember 2022 dengan angka perbandingan untuk tahun yang berakhir pada
    tanggal 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP Tjahjadi & Tamara (selanjutnya
    disebut “TT”) yang telah ditandatangani oleh David Wijaya, S.E., Ak., CPA.,
    sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00317/2.0853/AU.1/10/1258-1/1/III/2023
    tanggal 30 Maret 2023 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian dengan hal lain.

11. Informasi keuangan konsolidasian proforma tanggal 31 Desember 2025 serta untuk
    tahun yang berakhir pada tanggal tersebut dengan laporan arus asurans praktisi
    independen atas kompilasi informasi keuangan proforma yang telah direviu oleh KAP TT
    sebagaimana tertuang dalam laporannya No. J-009/T&T-RR/JNT/2026 tanggal
    22 Mei 2026.




                                           9
Page 11
12. Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana
    Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035
    yang disusun oleh manajemen Perseroan.

13. Laporan penilaian 99,90% saham SBG per 31 Desember 2025 yang disusun oleh KJPP
    KR sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00096/2.0162-00/BS/02/0153/1/V/2026
    tanggal 20 Mei 2026.

14. PJBPSB.

15. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 44
    tanggal 19 Juni 2023 oleh Notaris Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., terkait perubahan
    modal ditempatkan dan disetor atas pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak
    Memesan Efek Terlebih Dahulu (selanjutnya disebut “PMTHMETD”) Perseroan.

16. Anggaran dasar SBG yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 55 tanggal
    13 Desember 2022 oleh Notaris Elizabeth Karina Leonita, S.H., M.Kn, terkait perubahan
    maksud dan tujuan serta kegiatan usaha SBG.

17. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Wong Michael dengan
    posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang terkait
    dengan Rencana Transaksi.

18. Informasi mengenai rencana-rencana bisnis yang akan dilakukan oleh Perseroan di
    masa mendatang.

19. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi.

20. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg.

21. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg.

22. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg.

23. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan dan SBG, yaitu Wong Michael dengan
    posisi sebagai Direktur, serta pihak-pihak lain yang relevan untuk penugasan.

24. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
    analisis lain yang kami anggap relevan.




                                            10
Page 12
KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK

Analisis Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dipersiapkan menggunakan data dan
informasi sebagaimana diungkapkan di atas, data dan informasi mana telah kami telaah.
Dalam melaksanakan analisis, kami bergantung pada keakuratan, kehandalan, dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan, informasi atas status hukum Perseroan dan
informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia
secara umum dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran informasi-informasi
tersebut. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat memengaruhi hasil akhir
pendapat kami secara material. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen
Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
Oleh karenanya, kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas Pendapat
Kewajaran kami dikarenakan adanya perubahan data dan informasi tersebut.

Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana
Transaksi disusun oleh manajemen Perseroan. Kami telah melakukan penelaahan atas
proyeksi laporan keuangan tersebut dan proyeksi laporan keuangan tersebut telah
menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan. Secara garis besar, tidak ada
penyesuaian yang signifikan yang perlu kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan.

Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga
tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi. Jasa-jasa
yang kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi hanya
merupakan pemberian Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dan bukan jasa-jasa
akuntansi, audit, atau perpajakan. Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan
Rencana Transaksi dari aspek hukum dan implikasi aspek perpajakan. Pendapat Kewajaran
atas Rencana Transaksi hanya ditinjau dari segi ekonomis dan keuangan. Laporan
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi bersifat non-disclaimer opinion dan
merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat memengaruhi operasional Perseroan. Selanjutnya, kami juga telah
memperoleh informasi atas status hukum Perseroan dan SBG berdasarkan anggaran dasar
Perseroan dan SBG.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga
tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain
itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan
dan menganalisis suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya di luar Rencana Transaksi yang
ada dan mungkin tersedia untuk Perseroan serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut
terhadap Rencana Transaksi.

Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Rencana
Transaksi pada tanggal Pendapat Kewajaran ini diterbitkan.




                                             11
Page 13
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan serta semua pihak yang terlibat
dalam Rencana Transaksi. Rencana Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah
dijelaskan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan serta keakuratan informasi
mengenai Rencana Transaksi yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara
utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran. Penyusunan Pendapat
Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan
melalui analisis yang tidak lengkap.

Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran sampai
dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi ini tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan
Pendapat Kewajaran ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau
melengkapi, memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi,
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Perhitungan dan analisis
dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar dan kami
bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.

Kesimpulan Pendapat Kewajaran ini berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang
memiliki dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk,
namun tidak terbatas pada, perubahan kondisi baik secara internal pada Perseroan maupun
secara eksternal, yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan
dan keuangan, serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait
lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah
tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut
di atas, maka Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi mungkin berbeda.


TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, KR diberikan
kesempatan untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan Laporan
Pendapat Kewajaran.




                                            12
Page 14
INDEPENDENSI PENILAI

Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, KR
bertindak secara independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi
dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak
memilki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya,
Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi
oleh kewajaran kesimpulan yang dihasilkan dari proses analisis Pendapat Kewajaran ini dan
KR hanya menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/260415-001 tanggal
15 April 2026 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.


KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN (SUBSEQUENT EVENTS)

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal Pendapat
Kewajaran, yaitu tanggal 31 Desember 2025, sampai dengan tanggal diterbitkannya
Laporan Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat
Kewajaran (subsequent events), yang secara signifikan dapat memengaruhi Pendapat
Kewajaran.


PENDEKATAN DAN PROSEDUR PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI

Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan
analisis melalui pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dari
hal-hal sebagai berikut:

I. Analisis atas Rencana Transaksi.
II. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi.
III. Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi.




                                              13
Page 15
I.         ANALISIS RENCANA TRANSAKSI

           Berdasarkan pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Rencana
           Transaksi sebagaimana diuraikan di atas, analisis Rencana Transaksi adalah
           sebagai berikut:

I.A.       Identifikasi dan Analisis Hubungan antara Pihak-pihak yang Bertransaksi

I.A.1.     PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk

           Dalam Rencana Transaksi, Perseroan merupakan pihak yang merencanakan
           untuk menjual dan mengalihkan atas 4.995 saham atau setara dengan 99,90%
           saham SBG dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,79 triliun kepada IPB.
           Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Perseroan
           merupakan entitas induk dari SBG dengan kepemilikan sebesar 99,90%. Latar
           belakang, manajemen, kepemilikan saham, dan kegiatan usaha Perseroan
           adalah sebagai berikut:

I.A.1.a.   Latar Belakang

           Perseroan didirikan dengan nama PT Macau Oil Engineering and Technology
           berdasarkan Akta Notaris No. 4 oleh Elvie Sahdalena, S.H., M.H., tanggal
           19 April 2007. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
           Asasi     Manusia    Republik      Indonesia    melalui   Surat   Keputusan
           No. W8-01763.AH.01.01-TH.2007 tanggal 25 Juni 2007.

           Anggaran dasar Perseroan telah diubah beberapa kali dengan perubahan
           terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 44 yang dibuat dihadapan Notaris
           Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar
           Biasa tanggal 19 Juni 2023 mengenai perubahan modal ditempatkan dan
           disetor atas pelaksanaan PMTHMETD Perseroan. Perubahan anggaran dasar
           ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
           Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0090564 pada tanggal
           12 Juli 2023.

           Perseroan berdomisili di Gedung Sopo Del Office Tower & Lifestyle Lantai 21
           Tower B. Jalan Mega Kuningan Barat III, Lot. 10 1 – 6, Kawasan Mega
           Kuningan, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan 12950. Perseroan mulai
           beroperasi komersial pada tahun 2007.




                                          14
Page 16
I.A.1.b.   Manajemen

           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi                                     Perseroan        pada     tanggal
           31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

           Dewan Komisaris
           Komisaris Utama                             :        Achmad Widjaja
           Komisaris Independen                        :        Dwi Wahyu Daryoto
           Komisaris                                   :        Andi Ariefandra Putra Jakile

           Direksi
           Direktur Utama                              :        Raymond Anthony Gerungan
           Direktur                                    :        Wong Michael
           Direktur                                    :        Ferdy Yustianto
           Direktur                                    :        Andreas Kastono Ahadi

I.A.1.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
           tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                                                                                                        (Dalam Rupiah)
                                                                                   Persentase
                        Pemegang Saham                          Jumlah Saham                         Jumlah Modal
                                                                                   Kepemilikan
           Saham biasa seri A
            Wong Michael                                               1.500.000           0,00%          150.000.000
            PT KB Valbury Sekuritas                                3.230.000.000           5,07%      323.000.000.000
            CGS-CIMB Securities (Singapore)
            Pte Ltd A-C Morgan Stanley                             8.095.170.100           12,71%      809.517.010.000
            PT Indotambang Perkasa                                12.352.555.813           19,39%    1.235.255.581.300
            Lain-lain (masing-masing di bawah 5,00%)              36.380.154.004           57,10%    3.638.015.400.400
           Sub-jumlah                                             60.059.379.917           94,27%    6.005.937.991.700
           Saham biasa seri B
            Lain-lain (masing-masing di bawah 5,00%)               3.650.817.000           5,73%      182.540.850.000
           Sub-jumlah                                              3.650.817.000           5,73%      182.540.850.000
           Jumlah                                                 63.710.196.917          100,00%    6.188.478.841.700



I.A.1.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan utama Perseroan adalah aktivitas kantor pusat dan
           aktivitas konsultasi manajemen.




                                                           15
Page 17
I.A.1.e.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

           Ruang lingkup kegiatan utama Perseroan adalah aktivitas kantor pusat dan
           aktivitas konsultasi manajemen.

           Perseroan menjalankan kegiatan usahanya meliputi bidang pertambangan,
           jasa pembangunan, dan perdagangan. Hingga 31 Desember 2025, Perseroan
           masih menjalankan kegiatan-kegiatan usaha antara lain jasa penunjang
           pertambangan yang meliputi jasa infrastruktur pertambangan batu bara yang
           terintegrasi dan ekplorasi dan produksi yang meliputi pertambangan batu bara.

           •   Jasa Pelabuhan dan Penanganan Batu Bara

               Perseroan melaksanakan kegiatan usaha penyediaan jasa batu bara
               terintegrasi berupa penyewaan pelabuhan batu bara dan fasilitas
               penghancur batu bara melalui entitas anak, yaitu PT Mitratama Perkasa
               (selanjutnya disebut “MP”). Sampai dengan 31 Desember 2025 MPmemiliki
               5 aset operasional yang semuanya telah beroperasi penuh dan
               memberikan kontribusi kepada Perseroan, yaitu Pelabuhan Asam-asam,
               Pelabuhan Mulia Barat, CPP dan OLC Asam-asam, CPP dan OLC Mulia
               Barat, dan CBU North Pulau Laut Coal Terminal.

               Perseroan melalui PT Nusa Tambang Pratama (selanjutnya disebut “NTP”)
               menjalankan kegiatan usaha di bidang pengembangan proyek infrastruktur
               batu bara, meliputi penghancur batu bara, Coal Preparation Plant (CPP)
               dan Overland Conveyor (OLC) serta menghasilkan jasa distribusi batu bara
               yang terintegrasi. Hingga 31 Desember 2025, NTP memiliki 5 aset yang
               telah beroperasi penuh, yaitu Pelabuhan Batu Bara Lubuk Tutung,
               Penghancur Batu Bara Sangatta, OLC & TBCT Duplication, Melawan CPP
               dan Western OLC, dan Barge Loading Facilities Extension.

           •   Pertambangan Batu Bara

               SBG melalui entitas anaknya yaitu TETPL memasarkan dan menjual
               produk batu bara untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan luar
               negeri. TETPL menjual produk batu bara untuk mayoritas negara-negara
               Asia.

           Selain itu, melalui tiga entitas anak, antara lain JMB, ABE, dan KRA, telah
           mengalokasikan kurang lebih 25% dari total produksi batu bara untuk
           memenuhi ketentuan terkait Domestic Market Obligation (DMO). Oleh karena
           itu, Perseroan berkomitmen untuk mendahulukan pasokan kebutuhan batu
           bara dalam negeri, baik untuk sektor kelistrikan maupun non-kelistrikan.
           Sementara itu, 75% penjualan batu bara Perseroan dan entitas anak
           Perseroan telah dialokasikan untuk pasar luar negeri, di mana Taiwan
           mengambil pangsa pasar penjualan terbesar, diikuti oleh Vietnam, Jepang, dan
           lain-lain.




                                          16
Page 18
Perseroan telah merancang strategi ekspansi jangka panjang yang terintegrasi
dengan fokus pada penguatan rantai nilai sektor energi, infrastruktur, dan
industri hijau bernilai tambah. Pengembangan dilakukan secara bertahap mulai
dari sektor hulu hingga hilir guna menciptakan diversifikasi usaha, peningkatan
nilai tambah komoditas, serta keberlanjutan bisnis jangka panjang sebagai
berikut:

-   Energi dan Infrastruktur

    Sebagai langkah awal, Perseroan berfokus memperkuat lini bisnisnya
    dengan melakukan ekspansi di bidang energi dan infrastruktur. Langkah ini
    mencakup pembangunan sistem konveyor darat, fasilitas pelabuhan, serta
    pembangkit listrik, dibarengi dengan investasi pada sektor komoditas hulu.

-   Mid-stream Industries

    Setelah infrastruktur dan pasokan energi terbentuk, Perseroan akan
    mengembangkan sektor industri antara melalui proyek gasifikasi, metanol,
    dan amonia.

-   Downstream Industries

    Pada tahap berikutnya, Perseroan akan memperluas kegiatan ke sektor
    industri hilir melalui pengembangan Dimetil-Eter (DME), olefin, amonium
    nitrat derajat bahan peledak, dan pupuk. Strategi ini ditujukan untuk
    menciptakan produk turunan bernilai tambah tinggi yang memiliki potensi
    permintaan domestik maupun internasional, sekaligus mendukung
    penggantian impor dan kebutuhan sektor industri nasional.

-   Value-Added Green Industries

    Sebagai bagian dari transformasi menuju bisnis berkelanjutan, Perseroan
    juga menargetkan pengembangan industri hijau bernilai tambah yang
    berfokus pada hidrogen, produksi daya, serta penyimpanan energi/sel
    bahan bakar. Inisiatif ini diarahkan untuk mendukung transisi energi bersih,
    pengembangan teknologi rendah emisi, serta memperkuat posisi Perseroan
    dalam ekosistem energi hijau masa depan.

Selain itu, Perseroan akan memperkuat implementasi energi terbarukan melalui
pengembangan berbagai proyek hijau sebagai berikut:

-   Solar PV (Roof & Floating)

    Perseroan merencanakan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga
    Surya (PLTS) berkapasitas 5 Megawatt (MW) melalui pemasangan panel
    surya pada atap ban berjalan darat dan pemanfaatan danau lubang bekas
    tambang sebagai sistem surya terapung.




                                 17
Page 19
           -   Wind Turbine (Off-Shore)

               Perseroan akan mengembangkan pembangkit listrik tenaga angin off-shore
               berkapasitas 5 MW melalui instalasi turbin angin di area pemecah
               gelombang fasilitas pemuatan tongkang yang ada dan/atau fasilitas
               pemuatan kapal baru (SLF).

           -   Mini Hydro (River)

               Perseroan menargetkan pengembangan proyek Mini Hydro dengan
               kapasitas 2 × 7,5 MW melalui instalasi pembangkit mini hidro (<10 MW)
               pada sungai-sungai terdekat di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
               Proyek ini diarahkan untuk menyediakan sumber energi berkelanjutan yang
               dapat mendukung kebutuhan energi kawasan operasional Perseroan.

           -   Biomass (PKS & Wood)

               Sebagai bagian dari pengembangan energi hijau berbasis sumber daya
               lokal, Perseroan akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa
               berkapasitas 2 × 7,5 MW dengan memanfaatkan pasokan cangkang kelapa
               sawit dari perkebunan minyak sawit mentah dan serpihan kayu terdekat.

I.A.2.     PT Indo Panca Borneo

           Dalam Rencana Transaksi, IPB merupakan pihak yang merencanakan untuk
           membeli dan menerima pengalihan atas 4.995 saham setara dengan 99,90%
           saham SBG dari Perseroan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,79 triliun.
           Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, IPB
           merupakan pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan. Latar
           belakang, manajemen, kepemilikan saham dan kegiatan usaha IPB adalah
           sebagai berikut:

I.A.2.a.   Latar Belakang

           IPB didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 6 tanggal 9 Januari 2026 oleh
           Notaris M. Nova Faisal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah
           mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
           Republik Indonesia No. AHU-0010154.AH.01.01.Tahun 2026. tanggal
           4 Februari 2026.




                                           18
Page 20
I.A.2.b.   Manajemen

           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi IPB pada tanggal 31 Desember 2025
           adalah sebagai berikut:

           Dewan Komisaris
           Komisaris Utama              :        Pradjoto, S.H., M.A
           Komisaris Independen         :        Eris Widodo Yuliastono
           Komisaris                    :        Ir. Onny Hendro A
           Komisaris                    :        Nengah Rama Gautama

           Direksi
           Direktur Utama               :        Mohamad Prapanca
           Direktur                     :        Fuad Helmy
           Direktur                     :        Gema Pratama, S.H
           Direktur                     :        Hendri Kris Hartanto

I.A.2.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham IPB berikut dengan kepemilikannya pada tanggal
           31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                                                                                    (Dalam Rupiah)
                                                                 Persentase
                      Pemegang Saham             Jumlah Saham                     Jumlah Modal
                                                                 Kepemilikan
           PT DMS Investama                                 50            1,00%        50.000.000
           PT Papan Daya Utama                           4.950           99,00%     4.950.000.000
           Jumlah                                        5.000          100,00%     5.000.000.000



I.A.2.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha IPB adalah bergerak dalam bidang
           pertambangan dan penggalian, aktivitas konsultasi bisnis dan broker bisnis,
           serta pertambangan batu bara.




                                            19
Page 21
I.A.3.     PT Sintesa Bara Gemilang

           Dalam Rencana Transaksi, SBG merupakan pihak yang atas 4.995 saham atau
           setara dengan 99,90% sahamnya akan dijual dan dialihkan oleh Perseroan
           kepada IPB dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,79 triliun. Berdasarkan
           keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, SBG merupakan
           entitas anak Perseroan dengan kepemilikan sebesar 99,90%. Latar belakang,
           manajemen, kepemilikan saham dan kegiatan usaha SBG adalah sebagai
           berikut:

I.A.3.a.   Latar Belakang

           SBG didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 90 oleh
           Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., tanggal 30 September 2019. Akta pendirian ini
           disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           dalam Surat Keputusan No. AHU-01835339.AH.01.11.TH.2019 tanggal
           2 Oktober 2019.

           Anggaran dasar SBG yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta No.
           55 tanggal 13 Desember 2022 oleh Notaris Elizabeth Karina Leonita, S.H.,
           M.Kn, terkait perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha SBG.
           Perubahan anggaran dasar tersebut telah memperoleh persetujuan dari
           Menteri   Hukum     dan  Hak    Asasi   Manusia    Republik  Indonesia
           berdasarkan Keputusan No. AHU-0090732.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal
           14 Desember 2022 yang tercantum dalam daftar perusahaan yang dikelola
           oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           dengan Nomor Pendaftaran AHU-0251819.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal
           14 Desember 2022.

           SBG memiliki kantor pusat di Gedung Sopo Del Office Tower & Lifestyle Lantai
           21 Tower B. Jalan Mega Kuningan Barat III, Lot. 10 1 – 6, Kawasan Mega
           Kuningan, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan 12950.

I.A.3.b.   Manajemen

           Susunan Komisaris dan Direksi SBG pada tanggal 31 Desember 2025 adalah
           sebagai berikut:

           Komisaris                     :        Raymond Anthony Gerungan

           Direksi
           Direktur Utama                :        Wong Michael
           Direktur                      :        Ferdy Yustianto




                                             20
Page 22
I.A.3.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham SBG berikut dengan kepemilikannya pada tanggal
           31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                                                                                                (Dalam USD)
                                                                           Persentase
                        Pemegang Saham                    Jumlah Saham                      Jumlah Modal
                                                                           Kepemilikan
           PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk                 4.995           99,90%          349.231
           PT Bara Ekatama Abadi                                       5            0,10%            3.528
           Jumlah                                                  5.000          100,00%          352.759



I.A.3.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha SBG adalah bergerak dalam bidang aktivitas
           penjualan bahan bakar, pertambangan batu bara, dan jasa konsultasi
           manajemen.

I.B.       Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi

           Pada tanggal 21 Mei 2026, Perseroan dan IPB telah menandatangani PJBPSB
           sehubungan dengan Rencana Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting
           dalam PJBPSB adalah sebagai berikut:

           •   Pihak-pihak yang Bertransaksi

               Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan PJBPSB adalah Perseroan dan
               IPB.

           •   Objek dan Nilai Transaksi

               Objek dan nilai transaksi berdasarkan PJBPSB adalah Perseroan
               bermaksud untuk menjual dan mengalihkan atas 4.995 saham atau setara
               dengan 99,90% saham SBG (selanjutnya disebut “Saham Yang Dijual”)
               kepada IPB dan IPB bermaksud untuk membeli dan menerima Saham
               Yang Dijual dari Perseroan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,79 triliun.

           •   Tanggal Penyelesaian

               Tanggal penyelesaian berdasarkan PJBPSB adalah tanggal terlaksananya
               penyelesaian atau selambat-lambatnya lima bulan setelah jangka waktu Uji
               Tuntas yang mana akan dilakukan oleh IPB dalam jangka waktu satu bulan
               terhitung sejak tanggal PJBPSB atau jangka waktu lain yang disepakati.




                                                     21
Page 23
•   Syarat-syarat Pendahuluan

    Syarat-syarat pendahuluan berdasarkan PJBPSB adalah sebagai berikut:

    -   Penyelesaian Uji Tuntas, seluruh proses Uji Tuntas sebagaimana diatur
        dalam PJBPSB telah diselesaikan dengan hasil yang sepenuhnya
        memuaskan IPB, baik dari aspek hukum, keuangan, perpajakan,
        operasional, teknis, maupun aspek lain yang dianggap relevan oleh IPB.
        Untuk menghindari keragu-raguan, IPB wajib memberitahukan secara
        tertulis kepada Perseroan dan PT Bara Ekatama Abadi (selanjutnya
        disebut “BEA”), kepuasan atau ketidak-puasannya atas Uji Tuntas,
        selambat-lambatnya dua minggu setelah jangka waktu Uji Tuntas
        sebagaimana diatur dalam PJBPSB, beserta dengan alasannya.
        Apabila IPB tidak memberitahukan secara tertulis dalam jangka waktu
        tersebut di atas, maka IPB dianggap puas atau menerima hasil Uji
        Tuntas.

    -   Dengan tetap mengacu pada PJBPSB, Perseroan dan BEA telah
        memperoleh seluruh persetujuan yang dipersyaratkan berdasarkan
        anggaran dasar, peraturan internal, dan/atau ketentuan hukum yang
        berlaku, termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan Direksi,
        Dewan Komisaris, dan/atau Rapat Umum Pemegang Saham.

    -   IPB telah memperoleh dan menyerahkan kepada Perseroan dan BEA
        seluruh persetujuan internal yang dipersyaratkan sesuai ketentuan
        hukum dan anggaran dasarnya, pada tanggal PJBPSB ini.

    -   Dengan tetap mengacu PJBPSB, Perseroan dan BEA, SGB dan Entitas
        Anak SBG telah memperoleh seluruh persetujuan yang dipersyaratkan
        dan memenuhi persyaratan yang diperlukan berdasarkan anggaran
        dasar, peraturan internal, dan/atau ketentuan hukum yang berlaku,
        termasuk namun tidak terbatas pada Persetujuan Direksi, Dewan
        Komisaris, dan/atau Rapat Umum Pemegang Saham, Kreditur, serta
        pihak ketiga lainnya di mana SBG dan Entitas Anak SBG terikat dalam
        suatu perjanjian (sebagaimana berlaku).

    -   Pada Tanggal Penyelesaian, telah dilakukannya pelunasan atas
        kewajiban-kewajiban yang ada di SBG dan Entitas Anak SBG sampai
        dengan 31 Maret 2026 oleh termasuk akan tetapi tidak terbatas pada:

        1. Kewajiban SBG kepada BMRI sebesar Rp 4.878.268.616.018;

        2. Kewajiban ABE, JM dan KRA kepada PT Pamapersada Nusantara
           dengan perincian sebagaimana terlampir dalam PJBPSB;




                                22
Page 24
        3. Kewajiban JM kepada PT Cahaya Mega Cemerlang sebesar
           Rp.1.251.951.730.219,25;

        4. Kewajiban JM kepada        PT   Global   Solid   Transfer   sebesar
           Rp.201.504.800.693.

        Adapun jumlah total masing-masing kewajiban tersebut diatas akan
        disesuaikan dengan konfirmasi dari masing-masing kreditur dimaksud,
        sebelum tanggal pembayaran.

    -   Tidak adanya Dampak Material Merugikan (Material Adverse Effect),
        sejak tanggal penandatanganan PJBPSB ini sampai dengan Tanggal
        Penyelesaian Rencana Transaksi, tidak terjadi peristiwa, keadaan, atau
        perubahan yang menimbulkan atau berpotensi menimbulkan Dampak
        Material Merugikan terhadap kondisi keuangan, aset, kewajiban,
        kegiatan usaha, atau prospek SBG.

    -   Tidak adanya proses pengadilan, sengketa material, tidak terdapat
        gugatan, tuntutan, klaim, pemeriksaan, atau proses hukum lainnya yang
        bersifat material terhadap SBG yang dapat menghambat atau
        merugikan pelaksanaan Rencana Transaksi ini.

    -   Dengan tetap mengacu pada PJBPSB, dalam hal terjadi perubahan
        pengendali dalam SBG akibat jual beli berdasarkan PJBPSB ini, maka
        ketentuan Pasal 127 Undang-Undang Perseroan Terbatas telah
        dipenuhi oleh SBG, termasuk namun tidak terbatas pada pengumuman
        penjualan dan pembelian Saham Yang Dijual oleh IPB dari Perseroan
        dan BEA (i) dalam surat kabar yang beredar di Indonesia dan (ii)
        kepada karyawan dari SBG.

    -   Dengan tetap mengacu pada PJBPSB, Perseroan dan BEA telah
        menunjuk penilai independen, dan mendapatkan hasil penilaian dan
        faireness opinion dari penilai independen tersebut.

    -   IPB telah memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan Entitas Anak
        SBG yang berdomisili di luar Indonesia, berdasarkan regulasi atau
        peraturan negara setempat termasuk akan tetapi tidak terbatas pada
        hukum negara Singapura dan/atau Hongkong.

•   Hukum yang Berlaku

    Hukum yang berlaku berdasarkan PJBPSB adalah PJBPSB dibuat,
    ditafsirkan, dan dilaksanakan berdasarkan serta tunduk sepenuhnya pada
    hukum yang berlaku di Republik Indonesia.




                               23
Page 25
I.C.   Analisis atas Manfaat dan Risiko dari Rencana Transaksi

       Manfaat Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

       •   Sejalan dengan misi Perseroan yang berfokus dalam menyusun strategi
           optimal untuk pertumbuhan masa mendatang, maka Perseroan berupaya
           untuk terus memanfaatkan peluang bisnis yang ada dengan melakukan
           Rencana Transaksi. Perseroan memandang Rencana Transaksi
           merupakan salah satu langkah bisnis yang dapat diraih untuk
           merealisasikan investasi yang telah dilakukan Perseroan pada sektor
           industri pertambangan batu bara yang dimiliki SBG dan Entitas Anak SBG
           dan membuka peluang investasi bisnis baru bagi Perseroan dengan
           menggunakan dana hasil keuntungan atas nilai investasi tersebut untuk
           meningkatkan kinerja keuangan Perseroan yang pada akhirnya dapat
           meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan
           nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

       •   Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, SBG memiliki Pinjaman kepada
           BMRI, di mana Pinjaman tersebut merupakan fasilitas refinancing atas
           pinjaman sebelumnya yang diperoleh sehubungan dengan akuisisi Entitas
           Anak SBG yang mayoritas bergerak dalam bidang pertambangan dan
           perdagangan batu bara. Dengan melakukan Rencana Transaksi, Perseroan
           akan terlepas dari kewajiban yang sebelumnya tercatat secara
           konsolidasian pada laporan keuangan konsolidiasian Perseroan. Hal ini
           akan menurunkan DER Perseroan secara signifikan sehingga dapat
           mengurangi beban keuangan atas Pinjaman pada masa yang akan datang
           dan meningkatkan kinerja keuangan Perseoran pada masa yang akan
           datang.

       •   Rencana Transaksi juga merupakan bagian dari mitigasi risiko Perseroan
           dalam menghadapi ketidakpastian kondisi perekonomian yang masih
           bergerak fluktuatif sehingga dapat memberikan dampak negatif bagi industri
           komoditas, khususnya batu bara baik dalam hal permintaan-penawaran dan
           harga yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja keuangan
           Perseroan secara konsolidasian. Dengan antisipasi dan perencanaan yang
           terstruktur, Perseroan menyadari perlunya mengambil keputusan strategis
           untuk menjaga dan mempertahankan bisnis Perseroan yang lebih stabil
           dan berkelanjutan dengan melakukan inovasi dan memperoleh peluang
           investasi yang diyakini dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan
           seluruh pemegang saham Perseroan.




                                      24
Page 26
•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan dapat menggunakan
    dana yang diperoleh dari Rencana Transaksi untuk melakukan transisi
    bisnis dengan strategi pertumbuhan anorganik dan organik di seluruh bisnis
    dan proyek yang memiliki potensi dengan tingkat balikan yang diharapkan
    dapat memberikan kontribusi positif. Hal ini diharapkan menjadi peluang
    bagi Perseroan untuk dapat memastikan arah strategis yang selaras
    dengan tren keberlanjutan global, komitmen, dan praktik terbaik bagi
    Perseroan.

Risiko Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk membukukan
    seluruh potensi pendapatan yang akan dihasilkan oleh SBG dan Entitas
    Anak SBG pada masa yang akan datang.

•   Penggunaan dana hasil dari Rencana Transaksi mungkin akan
    menghasilkan tingkat balikan yang lebih rendah dibandingkan dengan
    investasi pada SBG dan Entitas Anak SBG pada masa yang akan datang.




                               25
Page 27
II.       ANALISIS KUALITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI

II.A.     PT Sintesa Bara Gemilang

II.A.1.   Latar Belakang

          SBG didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 90 oleh
          Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., tanggal 30 September 2019. Akta pendirian ini
          disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
          dalam Surat Keputusan No. AHU-01835339.AH.01.11.TH.2019 tanggal
          2 Oktober 2019.

          Anggaran dasar SBG yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta
          No. 55 tanggal 13 Desember 2022 oleh Notaris Elizabeth Karina Leonita, S.H.,
          M.Kn, terkait perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha SBG.
          Perubahan anggaran dasar tersebut telah memperoleh persetujuan dari
          Menteri   Hukum     dan   Hak    Asasi   Manusia      Republik   Indonesia
          berdasarkan Keputusan No. AHU-0090732.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal
          14 Desember 2022 yang tercantum dalam daftar perusahaan yang dikelola
          oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
          dengan Nomor Pendaftaran AHU-0251819.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal
          14 Desember 2022.

          SBG memiliki kantor pusat di Gedung Sopo Del Office Tower & Lifestyle Lantai
          21 Tower B. Jalan Mega Kuningan Barat III, Lot. 10 1 – 6, Kawasan Mega
          Kuningan, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan 12950.

II.A.2.   Kegiatan Usaha

          Ruang lingkup kegiatan usaha SBG adalah bergerak dalam bidang aktivitas
          penjualan bahan bakar, pertambangan batu bara, dan jasa konsultasi
          manajemen.

II.B.     Tinjauan Industri Batu Bara

II.B.1.   Tinjauan Industri Batu Bara di Dunia

          Batu bara merupakan senyawa organik karbonan yang terbentuk secara
          alamiah dari sisa tumbuh - tumbuhan. Diantara banyaknya sumber energi dan
          mineral yang berharga selain minyak bumi, gas alam, emas, perak, dan
          berbagai jenis logam lainnya, batu bara merupakan salah satu sumber energi
          yang banyak terlibat dalam keseharian masyarakat, baik sebagai bahan bakar
          maupun dalam memenuhi kebutuhan listrik. Batu bara juga merupakan salah
          satu jenis komoditas yang paling banyak diminati dalam perdagangan, karena
          merupakan salah satu sumber energi penting bagi dunia, hal ini membuat batu
          bara menjadi sumber energi yang menopang pertumbuhan ekonomi dan
          sumber devisa negara.




                                         26
Page 28
Konsumsi Batu Bara Dunia
Tahun 2024 dan 2025

                                                   (Dalam metrik ton/MT)

               Negara                            2024         2025

Tiongkok                                         4.952,00      4.953,00
India                                            1.313,00      1.297,00
Asean                                              496,00        516,00
AS                                                 373,00        410,00
Uni Eropa                                          311,00        306,00
Rest of the world                                1.361,00      1.363,00

Sumber: International Energy Agency (IEA)


Berdasarkan data yang diperoleh dari IEA, konsumsi batu bara dunia pada
tahun 2025 adalah sebesar 8.845,00 MT mengalami kenaikan sebesar 39,00
MT atau setara dengan 0,44% dibandingkan dengan konsumsi pada tahun
sebelumnya. Konsumsi batu bara yang tinggi tersebut terutama didorong oleh
permintaan batu bara Tiongkok dengan pembangkit listrik tenaga batu bara
yang fleksibel mendukung energi terbarukan dan meningkatnya permintaan
batu bara untuk produksi kimia, sementara konsumsi batu bara Asean dan AS
di tahun 2025 mengalami peningkatan masing-masing sebesar 20,00 MT dan
37,00 MT atau masing-masing setara dengan 4,03% dan 9,92% dibandingkan
dengan tahun sebelumnya. Konsumsi batu bara AS mengalami peningkatan
karena tingginya harga gas, sementara konsumsi batu bara Asean meningkat
signifikan seiring dengan penambahan kapasitas pembangkit listrik baru dan
tingginya aktivitas pengolahan logam.

Pada seluruh kawasan di dunia, peran batu bara mengalami pergeseran, di
Asia batu bara tetap menjadi sumber utama untuk ketersediaan pasokan energi
bagi pembangkit listrik dan berbagai kebutuhan proses industri lainnya, namun
demikian porsinya terus mengalami penurunan seiring energi terbarukan yang
terus meningkat. Sementara negara-negara maju secara bertahap mulai
menghentikan penggunaan batu bara dalam pembangkit listriknya.




                                            27
Page 29
Indeks Harga Batu Bara di Dunia
Januari 2026 – Mei 2026

            250,00


            200,00


            150,00


            100,00


             50,00


                  -
                           Jan               Feb            Mar           Apr             Mei
      Indeks Harga        152,69            163,79         185,36        183,63          192,47

Sumber: International Monetary Fund (IMF)


Berdasarkan data yang diperoleh dari IMF, indeks harga pada periode Januari
2026 hingga Mei 2026 masing-masing tercatat sebesar 152,69; 163,79; 185,36;
183,63; dan 192,47. Pada Februari 2026, indeks harga batu bara mengalami
peningkatan sebesar 7,27% dibandingkan bulan sebelumnya. Tren kenaikan
tersebut berlanjut pada Maret 2026 dengan pertumbuhan sebesar 13,17%.
Selanjutnya, pada April 2026 indeks harga mengalami penurunan sebesar
0,93% dibandingkan bulan sebelumnya. Namun demikian, pada Mei 2026
indeks harga kembali meningkat sebesar 4,81% menjadi 192,47. Peningkatan
indeks harga batu bara selama periode tersebut didorong oleh masih tingginya
kebutuhan energi dan sektor industri di sejumlah negara konsumen utama,
serta kondisi pasokan energi global yang relatif ketat sehingga mendukung
penguatan harga batu bara di pasar internasional.

Proyeksi Harga Batu Bara di Dunia
Tahun 2026 - 2028

                                                                    (Dalam USD per MT)

               Deskripsi                         2026         2027           2028

Coal CIF ARA                                       95,21         97,65          100,64
Coal Ric Bay                                       89,01         93,54           94,71
Steam Coal FOB Newcastle Australia                106,63        109,91          110,61
Hard Coking Coal AU                               218,97        226,00          226,00




                                            28
Page 30
          Selanjutnya, berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun
          2027 harga batu bara secara global berdasarkan kategori Coal CIF ARA, Coal
          Ric Bay, Steam Coal FOB Newcastle Australia, dan Hard Coking Coal AU
          mengalami kenaikan masing-masing sebesar USD 2,44 per MT, USD 4,53 per
          MT, USD 3,28 per MT, dan 7,03 per MT atau masing-masing setara dengan
          2,56%, 5,09%, 3,08%, dan 3,21% dibandingkan dengan tahun 2026. Pada
          kategori Coal CIF ARA diprediksikan pada tahun 2028 mengalami kenaikan
          sebesar 3,06% dibandingkan dengan tahun 2027. Sedangkan pada kategori
          Coal Ric Bay, diprediksikan pada tahun 2028 harga batu bara mengalami
          peningkatan sebesar 1,25% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
          Selanjutnya, pada kategori Steam Coal FOB Newcastle Australia pada tahun
          2028 mengalami kenaikan sebesar 0,64% dibandingkan dengan tahun 2027.
          Selain itu, berdasarkan kategori Hard Coking Coal AU pada tahun 2028 tidak
          mengalami perubahan harga yaitu bertahan pada USD 226,00 per MT.

          Menurut data yang diperoleh dari The Business Research Company dalam
          laporannya dengan judul Coal Market Report 2026 Global Outlook By Type, By
          Mining, By End User Industry Market Size, Trend, Strategies, and Forecast to
          2035, pangsa pasar batu bara dunia diproyeksikan akan mencapai sebesar
          USD 802,05 miliar pada tahun 2030 mengalami peningkatan dengan tingkat
          pertumbuhan majemuk tahunan (compound annual growth rate/CAGR) sebesar
          2,50% dihitung sejak tahun 2026 hingga tahun 2030. Hal ini dapat dikaitkan
          dengan pertumbuhan transisi menuju energi batu bara bersih, peningkatan
          permintaan batu bara metalurgi, ekspansi sistem manajemen tambang digital,
          praktik pengurangan emisi karbon, dan diversifikasi investasi tambang. Di
          samping itu, tren penggunaan peralatan tambang dengan tingkat efisiensi tinggi
          dan otomatisasi proses pertambangan di masa depan turut meningkatkan
          prospek industri batu bara dunia dalam jangka panjang.

II.B.2.   Tinjauan Industri Batu Bara di Indonesia

          Salah satu hasil komoditas pertambangan yang paling dikenal di Indonesia
          adalah batu bara. Indonesia merupakan salah satu negara produsen maupun
          eksportir batu bara terbesar di dunia. Hal ini dipicu dengan adanya
          ketersediaan sumber daya yang melimpah dan tersebar di beberapa lokasi
          terutama di pulau Sumatera dan Kalimantan. Kualitas sumber daya batu bara di
          Indonesia sangat bervariasi jika dilihat berdasarkan ukuran kalori, kandungan
          abu, kandungan sulfur, dan unsur-unsur lainnya. Indonesia sedang mengalami
          perubahan besar dalam sektor energi, yakni kondisi ketika kebutuhan energi
          domestik terus meningkat, sementara tekanan global untuk beralih ke energi
          yang lebih bersih semakin kuat. Dengan adanya komitmen pemerintah untuk
          melakukan transisi energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
          (ESDM) menjalankan beberapa program prioritas yaitu mencakup hilirisasi
          mineral dan batu bara, peningkatan lifting minyak dan gas bumi, penerapan
          biodiesel, serta penyediaan gas untuk industri dalam negeri, dimana program
          ini diperuntukan untuk pengurangan emisi gas rumah kaca, sejalan dengan
          tekanan global untuk transisi energi yang lebih bersih.




                                         29
Page 31
Harga Batu bara Acuan
Januari 2026 – Mei 2026
(Dalam USD per Ton)

          108,00

          106,00

          104,00

          102,00

          100,00

            98,00

            96,00
                        Januari         Februari   Maret    April    Mei
      Harga Acuan       103,30           106,11    102,37   99,87   106,57

Sumber: Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara


Berdasarkan data yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara
Kementerian ESDM, Harga Batubara Acuan (HBA) pada bulan Januari hingga
Mei 2026 masing-masing sebesar USD 103,30 per ton, USD 106,11 per ton,
USD 102,37 per ton, USD 99,87 per ton, dan USD 106,57 per ton. Pada bulan
Februari 2026, HBA mengalami peningkatan sebesar USD 2,81 per ton atau
setara dengan 2,72% dibandingkan bulan sebelumnya. Selanjutnya, pada
Maret 2026 HBA mengalami penurunan sebesar USD 3,74 per ton atau setara
dengan 3,52%, dan kembali menurun pada April 2026 sebesar USD 2,50 per
ton atau setara dengan 2,44%. Namun demikian, pada Mei 2026 HBA kembali
meningkat sebesar USD 6,70 per ton atau setara dengan 6,71% dibandingkan
bulan sebelumnya.

Lebih lanjut, pemerintah menetapkan kebijakan penyesuaian produksi batu
bara pada tahun 2026 menjadi sekitar 600 juta ton, atau mengalami penurunan
sekitar 24% dibandingkan realisasi produksi tahun 2025 yang mencapai sekitar
790 juta ton. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian
pasokan untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan penawaran di
pasar global, serta mendukung stabilisasi harga batu bara internasional. Selain
itu, kebijakan tersebut juga bertujuan untuk memastikan keberlanjutan
pengelolaan sumber daya alam dan optimalisasi pemanfaatan cadangan batu
bara nasional dalam jangka panjang.




                                          30
Page 32
        Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Mordor Intelligence dalam
        laporan dengan judul Indonesia Coal Market Size & Share Analysis – Growth
        Trends And Forecast (2026 – 2031), pangsa pasar batu bara Indonesia
        diproyeksikan akan menjadi senilai USD 1,28 miliar pada tahun 2031,
        mengalami pertumbungan dengan tingkat CAGR sebesar 6,24% dihitung sejak
        tahun 2026 hingga tahun 2031. Posisi Indonesia sebagai eksportir batu bara
        terbesar di dunia serta permintaan listrik dari Perusahaan Listrik Negara yang
        berkelanjutan merupakan pendorong bagi indusri batu bara tanah air.
        Perusahaan tambang batu bara yang terintegrasi turut melakukan kontrak
        pembelian jangka panjang untuk menstabilkan arus kas sehingga pasar batu
        bara Indonesia tetap kuat meski ada risiko biaya modal mengalami peningkatan
        di masa depan.

        Dengan adanya pasar ekspor batu bara, terutama ke negara-negara seperti
        Tiongkok dan India, berdampak sangat signifikan bagi perekonomian nasional.
        Selain itu dengan adanya industri pertambangan memberikan kehidupan yang
        lebih baik bagi masyarakat, khususnya yang berada di sekitar tambang. Hal ini
        menunjukkan bahwa kegiatan pertambangan batu bara selain berperan penting
        dalam bidang ekonomi, batu bara juga berperan penting dalam bidang sosial
        negara. Didukung dengan kinerja Pemerintah dalam menjaga dan mengelola
        tingkat produksi batu bara nasional, yaitu dengan memastikan pasokan dalam
        negeri tercukupi serta menjaga stabilitas kegiatan ekspor batu bara guna
        menjaga perekonomian negara, stabilitas harga global dan tren global dalam
        menghadapi transisi energi terbarukan.

II.C.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

        Ruang lingkup kegiatan utama Perseroan adalah aktivitas kantor pusat dan
        aktivitas konsultasi manajemen.

        Perseroan menjalankan kegiatan usahanya meliputi bidang pertambangan,
        jasa pembangunan, dan perdagangan. Hingga 31 Desember 2025, Perseroan
        masih menjalankan kegiatan-kegiatan usaha antara lain jasa penunjang
        pertambangan yang meliputi jasa infrastruktur pertambangan batu bara yang
        terintegrasi dan ekplorasi dan produksi yang meliputi pertambangan batu bara.

        •   Jasa Pelabuhan dan Penanganan Batu Bara

            Perseroan melaksanakan kegiatan usaha penyediaan jasa batu bara
            terintegrasi berupa penyewaan pelabuhan batu bara dan fasilitas
            penghancur batu bara melalui entitas anak, yaitu PT Mitratama Perkasa
            (selanjutnya disebut “MP”). Sampai dengan 31 Desember 2025 MP
            memiliki 5 aset operasional yang semuanya telah beroperasi penuh dan
            memberikan kontribusi kepada Perseroan, yaitu Pelabuhan Asam-asam,
            Pelabuhan Mulia Barat, CPP dan OLC Asam-asam, CPP dan OLC Mulia
            Barat, dan CBU North Pulau Laut Coal Terminal.




                                       31
Page 33
    Perseroan melalui PT Nusa Tambang Pratama (selanjutnya disebut “NTP”)
    menjalankan kegiatan usaha di bidang pengembangan proyek infrastruktur
    batu bara, meliputi penghancur batu bara, Coal Preparation Plant (CPP)
    dan Overland Conveyor (OLC) serta menghasilkan jasa distribusi batu bara
    yang terintegrasi. Hingga 31 Desember 2025, NTP memiliki 5 aset yang
    telah beroperasi penuh, yaitu Pelabuhan Batu Bara Lubuk Tutung,
    Penghancur Batu Bara Sangatta, OLC & TBCT Duplication, Melawan CPP
    dan Western OLC, dan Barge Loading Facilities Extension.

•   Pertambangan Batu Bara

    SBG melalui entitas anaknya yaitu TETPL memasarkan dan menjual
    produk batu bara untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan luar
    negeri. TETPL menjual produk batu bara untuk mayoritas negara-negara
    Asia.

Selain itu, melalui 3 entitas anak, antara lain JMB, ABE, dan KRA, telah
mengalokasikan kurang lebih 25% dari total produksi batu bara untuk
memenuhi ketentuan terkait Domestic Market Obligation (DMO). Oleh karena
itu, Perseroan berkomitmen untuk mendahulukan pasokan kebutuhan batu
bara dalam negeri, baik untuk sektor kelistrikan maupun non-kelistrikan.
Sementara itu, 75% penjualan batu bara Perseroan dan entitas anak
Perseroan telah dialokasikan untuk pasar luar negeri, di mana Taiwan
mengambil pangsa pasar penjualan terbesar, diikuti oleh Vietnam, Jepang, dan
lain-lain.

Perseroan telah merancang strategi ekspansi jangka panjang yang terintegrasi
dengan fokus pada penguatan rantai nilai sektor energi, infrastruktur, dan
industri hijau bernilai tambah. Pengembangan dilakukan secara bertahap mulai
dari sektor hulu hingga hilir guna menciptakan diversifikasi usaha, peningkatan
nilai tambah komoditas, serta keberlanjutan bisnis jangka panjang sebagai
berikut:

-   Energi dan Infrastruktur

    Sebagai langkah awal, Perseroan berfokus memperkuat lini bisnisnya
    dengan melakukan ekspansi di bidang energi dan infrastruktur. Langkah ini
    mencakup pembangunan sistem konveyor darat, fasilitas pelabuhan, serta
    pembangkit listrik, dibarengi dengan investasi pada sektor komoditas hulu.

-   Mid-stream Industries

    Setelah infrastruktur dan pasokan energi terbentuk, Perseroan akan
    mengembangkan sektor industri antara melalui proyek gasifikasi, metanol,
    dan amonia.




                               32
Page 34
-   Downstream Industries

    Pada tahap berikutnya, Perseroan akan memperluas kegiatan ke sektor
    industri hilir melalui pengembangan Dimetil-Eter (DME), olefin, amonium
    nitrat derajat bahan peledak, dan pupuk. Strategi ini ditujukan untuk
    menciptakan produk turunan bernilai tambah tinggi yang memiliki potensi
    permintaan domestik maupun internasional, sekaligus mendukung
    penggantian impor dan kebutuhan sektor industri nasional.

-   Value-Added Green Industries

    Sebagai bagian dari transformasi menuju bisnis berkelanjutan, Perseroan
    juga menargetkan pengembangan industri hijau bernilai tambah yang
    berfokus pada hidrogen, produksi daya, serta penyimpanan energi/sel
    bahan bakar. Inisiatif ini diarahkan untuk mendukung transisi energi bersih,
    pengembangan teknologi rendah emisi, serta memperkuat posisi Perseroan
    dalam ekosistem energi hijau masa depan.

Selain itu, Perseroan akan memperkuat implementasi energi terbarukan melalui
pengembangan berbagai proyek hijau sebagai berikut:

-   Solar PV (Roof & Floating)

    Perseroan merencanakan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga
    Surya (PLTS) berkapasitas 5 Megawatt (MW) melalui pemasangan panel
    surya pada atap ban berjalan darat dan pemanfaatan danau lubang bekas
    tambang sebagai sistem surya terapung.

-   Wind Turbine (Off-Shore)

    Perseroan akan mengembangkan pembangkit listrik tenaga angin off-shore
    berkapasitas 5 MW melalui instalasi turbin angin di area pemecah
    gelombang fasilitas pemuatan tongkang yang ada dan/atau fasilitas
    pemuatan kapal baru (SLF).

-   Mini Hydro (River)

    Perseroan menargetkan pengembangan proyek Mini Hydro dengan
    kapasitas 2 × 7,5 MW melalui instalasi pembangkit mini hidro (<10 MW)
    pada sungai-sungai terdekat di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
    Proyek ini diarahkan untuk menyediakan sumber energi berkelanjutan yang
    dapat mendukung kebutuhan energi kawasan operasional Perseroan.




                                 33
Page 35
        -   Biomass (PKS & Wood)

            Sebagai bagian dari pengembangan energi hijau berbasis sumber daya
            lokal, Perseroan akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa
            berkapasitas 2×7,5 MW dengan memanfaatkan pasokan cangkang kelapa
            sawit dari perkebunan minyak sawit mentah dan serpihan kayu terdekat.

II.D.   Alasan Dilakukan Rencana Transaksi

        Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Sejalan dengan misi Perseroan yang berfokus dalam menyusun strategi
            optimal untuk pertumbuhan masa mendatang, maka Perseroan berupaya
            untuk terus memanfaatkan peluang bisnis yang ada dengan melakukan
            Rencana Transaksi. Perseroan memandang Rencana Transaksi
            merupakan salah satu langkah bisnis yang dapat diraih untuk
            merealisasikan investasi yang telah dilakukan Perseroan pada sektor
            industri pertambangan batu bara yang dimiliki SBG dan Entitas Anak SBG
            dan membuka peluang investasi bisnis baru bagi Perseroan dengan
            menggunakan dana hasil keuntungan atas nilai investasi tersebut untuk
            meningkatkan kinerja keuangan Perseroan yang pada akhirnya dapat
            meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan
            nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

        •   Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
            berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, SBG memiliki Pinjaman kepada
            BMRI, di mana Pinjaman tersebut merupakan fasilitas refinancing atas
            pinjaman sebelumnya yang diperoleh sehubungan dengan akuisisi Entitas
            Anak SBG yang mayoritas bergerak dalam bidang pertambangan dan
            perdagangan batu bara. Dengan melakukan Rencana Transaksi, Perseroan
            akan terlepas dari kewajiban yang sebelumnya tercatat secara
            konsolidasian pada laporan keuangan konsolidiasian Perseroan. Hal ini
            akan menurunkan DER Perseroan secara signifikan sehingga dapat
            mengurangi beban keuangan atas Pinjaman pada masa yang akan datang
            dan meningkatkan kinerja keuangan Perseoran pada masa yang akan
            datang.

        •   Rencana Transaksi juga merupakan bagian dari mitigasi risiko Perseroan
            dalam menghadapi ketidakpastian kondisi perekonomian yang masih
            bergerak fluktuatif sehingga dapat memberikan dampak negatif bagi industri
            komoditas, khususnya batu bara baik dalam hal permintaan-penawaran dan
            harga yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja keuangan
            Perseroan secara konsolidasian. Dengan antisipasi dan perencanaan yang
            terstruktur, Perseroan menyadari perlunya mengambil keputusan strategis
            untuk menjaga dan mempertahankan bisnis Perseroan yang lebih stabil
            dan berkelanjutan dengan melakukan inovasi dan memperoleh peluang
            investasi yang diyakini dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan
            seluruh pemegang saham Perseroan.



                                       34
Page 36
        •   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan dapat menggunakan
            dana yang diperoleh dari Rencana Transaksi untuk melakukan transisi
            bisnis dengan strategi pertumbuhan anorganik dan organik di seluruh bisnis
            dan proyek yang memiliki potensi dengan tingkat balikan yang diharapkan
            dapat memberikan kontribusi positif. Hal ini diharapkan menjadi peluang
            bagi Perseroan untuk dapat memastikan arah strategis yang selaras
            dengan tren keberlanjutan global, komitmen, dan praktik terbaik bagi
            Perseroan.

II.E.   Analisis Keuntungan dan Kerugian dari Rencana Transaksi

        Keuntungan Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Sejalan dengan misi Perseroan yang berfokus dalam menyusun strategi
            optimal untuk pertumbuhan masa mendatang, maka Perseroan berupaya
            untuk terus memanfaatkan peluang bisnis yang ada dengan melakukan
            Rencana Transaksi. Perseroan memandang Rencana Transaksi
            merupakan salah satu langkah bisnis yang dapat diraih untuk
            merealisasikan investasi yang telah dilakukan Perseroan pada sektor
            industri pertambangan batu bara yang dimiliki SBG dan Entitas Anak SBG
            dan membuka peluang investasi bisnis baru bagi Perseroan dengan
            menggunakan dana hasil keuntungan atas nilai investasi tersebut untuk
            meningkatkan kinerja keuangan Perseroan yang pada akhirnya dapat
            meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan
            nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

        •   Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
            berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, SBG memiliki Pinjaman kepada
            BMRI, di mana Pinjaman tersebut merupakan fasilitas refinancing atas
            pinjaman sebelumnya yang diperoleh sehubungan dengan akuisisi Entitas
            Anak SBG yang mayoritas bergerak dalam bidang pertambangan dan
            perdagangan batu bara. Dengan melakukan Rencana Transaksi, Perseroan
            akan terlepas dari kewajiban yang sebelumnya tercatat secara
            konsolidasian pada laporan keuangan konsolidiasian Perseroan. Hal ini
            akan menurunkan DER Perseroan secara signifikan sehingga dapat
            mengurangi beban keuangan atas Pinjaman pada masa yang akan datang
            dan meningkatkan kinerja keuangan Perseoran pada masa yang akan
            datang.




                                       35
Page 37
•   Rencana Transaksi juga merupakan bagian dari mitigasi risiko Perseroan
    dalam menghadapi ketidakpastian kondisi perekonomian yang masih
    bergerak fluktuatif sehingga dapat memberikan dampak negatif bagi industri
    komoditas, khususnya batu bara baik dalam hal permintaan-penawaran dan
    harga yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja keuangan
    Perseroan secara konsolidasian. Dengan antisipasi dan perencanaan yang
    terstruktur, Perseroan menyadari perlunya mengambil keputusan strategis
    untuk menjaga dan mempertahankan bisnis Perseroan yang lebih stabil
    dan berkelanjutan dengan melakukan inovasi dan memperoleh peluang
    investasi yang diyakini dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan
    seluruh pemegang saham Perseroan.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan dapat menggunakan
    dana yang diperoleh dari Rencana Transaksi untuk melakukan transisi
    bisnis dengan strategi pertumbuhan anorganik dan organik di seluruh bisnis
    dan proyek yang memiliki potensi dengan tingkat balikan yang diharapkan
    dapat memberikan kontribusi positif. Hal ini diharapkan menjadi peluang
    bagi Perseroan untuk dapat memastikan arah strategis yang selaras
    dengan tren keberlanjutan global, komitmen, dan praktik terbaik bagi
    Perseroan.

Kerugian Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk membukukan
    seluruh potensi pendapatan yang akan dihasilkan oleh SBG dan Entitas
    Anak SBG pada masa yang akan datang.

•   Penggunaan dana hasil dari Rencana Transaksi mungkin akan
    menghasilkan tingkat balikan yang lebih rendah dibandingkan dengan
    investasi pada SBG dan Entitas Anak SBG pada masa yang akan datang.




                               36
Page 38
III.       ANALISIS KUANTITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI

III.A.     Analisis atas Kinerja Historis Perseroan

           Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh KAP AAJAMR dengan
           pendapat wajar wajar tanpa modifikasian. Laporan keuangan konsolidasian
           Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024
           dan 2021 yang telah diaudit oleh KAP AAJAMR masing-masing wajar tanpa
           modifikasian dengan penekanan suatu hal dan hal lain. Laporan keuangan
           konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP AAJAMR dengan pendapat
           wajar dengan modifikasian dengan hal lain. Laporan keuangan konsolidasian
           Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang
           telah diaudit oleh KAP TT dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.

           Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:

III.A.1.   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                                                      (Dalam Ribuan USD)

                                  Keterangan                             31/12/25     31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan setara kas                                               30.941        69.281      109.492       16.887        7.634
           Piutang usaha - neto                                             43.293        72.734       78.740       60.472       30.370
           Piutang lain-lain
             Pihak berelasi                                                 35.074            67           72        1.184       96.198
             Pihak ketiga - neto                                             7.950         6.807      134.324      107.798          112
           Uang muka dan biaya dibayar di muka                             167.764       173.571      158.243        1.593        1.211
           Piutang jangka panjang yang jatuh
             tempo dalam satu tahun - neto                                       -        15.483       15.483       26.076       69.798
           Aset keuangan lainnya                                           248.103       213.462      206.384       52.130          202
           Pajak dibayar di muka                                            18.736        18.184       42.013            -          331
           Persediaan                                                        8.699         6.148       14.845            -            -
           Klaim pengembalian pajak                                          5.498        22.134        5.275            -            -
           Jumlah Aset Lancar                                              566.057       597.872      764.870      266.141      205.856
           ASET TIDAK LANCAR
           Piutang jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
             akan jatuh tempo dalam satu tahun                               4.027         5.395       13.851        9.026       10.356
           Uang muka investasi - neto                                      371.262       371.262      281.829      331.829      180.573
           Aset pajak tangguhan                                              1.524         2.233        2.614        2.552        1.071
           Investasi pada ventura bersama                                  212.558       265.804      245.091      265.324      347.944
           Aset tetap - neto                                               273.757       263.138      223.988      132.126      110.751
           Properti pertambangan - neto                                     78.587        82.373      124.753       62.801       69.126
           Aset takberwujud - neto                                          12.076        15.321       18.542       21.799       25.165
           Aset keuangan lainnya                                            57.226        55.791       53.138        5.567          101
           Aset tidak lancar lainnya                                         6.706         6.773        6.408        5.605        2.356
           Pajak dibayar di muka                                            16.004        24.240       18.057            -            -
           Jumlah Aset Tidak Lancar                                       1.033.729    1.092.330      988.271      836.628      747.443
           JUMLAH ASET                                                    1.599.786    1.690.202    1.753.141    1.102.769      953.300




                                                                    37
Page 39
                                                                                                                            (Dalam Ribuan USD)

                                  Keterangan                                31/12/25      31/12/24      31/12/23      31/12/22      31/12/21

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Pinjaman jangka pendek                                               4.776         33.660        79.262        26.421       14.090
           Utang usaha - Pihak ketiga                                          82.492         77.837        90.027        10.643       10.597
           Utang lain-lain
             Pihak berelasi                                                       335            309           510           692       35.400
             Pihak ketiga                                                      16.885          4.566         3.513         2.322          333
           Utang pajak                                                         19.005         41.985        46.542        27.198       15.294
           Beban akrual                                                       100.117        135.993       129.734        63.068       53.097
           Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam
             waktu satu tahun
             Pinjaman jangka panjang                                          134.541        158.745       508.874       237.849      297.207
             Liabilitas jangka panjang lainnya                                 87.215        114.646       114.731       110.761            -
             Provisi biaya restorasi dan reklamasi lingkungan                   6.536          3.360         7.798             -            -
             Liabilitas sewa                                                      139            762           587             -            -
           Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    452.040        571.862       981.578       478.954      426.017
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian
             yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
             Pinjaman jangka panjang                                          411.479        458.357       146.718        99.285       26.425
             Liabilitas jangka panjang lainnya                                109.653         36.438        15.265        15.265       94.459
             Provisi biaya restorasi dan reklamasi lingkungan                  15.138         15.780        11.305             -          822
             Liabilitas sewa                                                      310            327           983             -            -
           Liabilitas imbalan pasca-kerja                                       2.270          2.377         4.638           567            -
           Liabilitas pajak tangguhan                                          14.910         13.661        13.197             -            -
           Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                   553.760        526.940       192.106       115.118      121.705
           JUMLAH LIABILITAS                                                 1.005.801     1.098.802     1.173.684       594.071      547.722
           EKUITAS
           Modal saham                                                         547.774       547.774       547.774       508.510       418.517
           Tambahan modal disetor                                              121.155       121.155       121.155       108.590        86.092
           Penghasilan komprehensif lainnya                                     (9.089)      (10.356)      (11.947)      (13.445)      (10.526)
           Saldo defisit                                                      (192.019)     (192.933)     (199.394)     (205.282)     (177.977)
           Selisih nilai transaksi dengan kepentingan non-pengendali            (1.067)       (1.067)       (1.067)       (1.067)            -
           Transaksi dengan kepentingan non-pengendali                            (430)         (430)         (430)            -             -
           Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
             Pemilik entitas induk                                            466.323        464.141       456.091       397.305      316.107
             Kepentingan non-pengendali                                       127.662        127.259       123.367       111.392       89.471
           JUMLAH EKUITAS                                                     593.985        591.400       579.457       508.698      405.578
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     1.599.786     1.690.202     1.753.141     1.102.769      953.300




III.A.2.   Aset

           Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025,
           31 Desember 2024, 2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar
           USD 1.599,79 juta, USD 1.690,20 juta, USD 1.753,14 juta, USD 1.102,77 juta,
           dan USD 953,30 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah aset Perseroan mengalami
           penurunan sebesar USD 90,42 juta atau setara dengan 5,35% dibandingkan
           dengan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2024. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas, piutang usaha – neto, dan
           investasi pada ventura bersama masing-masing sebesar USD 38,34 juta, USD
           29,44                               juta,                             dan
           USD 53,25 juta yang disertai dengan kenaikan piutang lain-lain sebesar
           USD 36,15 juta.




                                                                       38
Page 40
           Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah aset Perseroan mengalami
           penurunan sebesar USD 62,94 juta atau setara dengan 3,59% dibandingkan
           dengan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas, piutang lain-lain, serta properti
           pertambangan - neto masing-masing sebesar USD 40,21 juta, USD 127,52
           juta,                                                                     dan
           USD 42,38 juta yang disertai dengan kenaikan uang investasi - neto dan aset
           tetap - neto masing-masing sebesar USD 89,43 juta dan USD 39,15 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar USD 650,37 juta atau setara dengan 58,98% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kas dan setara kas, uang muka dan biaya dibayar di muka,
           dan aset Keuangan lainnya masing-masing sebesar USD 92,61 juta, USD
           156,65 juta, dan USD 154,25 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar USD 149,47 juta atau setara dengan 15,68% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan piutang usaha – neto, aset keuangan lainnya, dan
           uang muka investasi – neto masing-masing sebesar USD 30,10 juta, USD
           51,93 juta, dan USD 151,26 juta yang disertai dengan penurunan investasi
           pada ventura bersama sebesar USD 82,62 juta.

III.A.3.   Liabilitas

           Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024,
           2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar USD 1.005,80 juta,
           USD 1.098,80 juta, USD 1.173,68 juta, USD 594,07 juta, dan USD 547,72 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar USD 93,00 juta atau setara dengan 8,46% dibandingkan
           dengan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2024. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh penurunan pinjaman sebesar USD 99,97 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar USD 74,88 juta atau setara dengan 6,38% dibandingkan
           dengan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh penurunan pinjaman sebesar USD 84,09 juta yang disertai
           dengan kenaikan beban akrual sebesar USD 6,26 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 579,61 juta atau setara dengan 97,57% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan pinjaman, utang usaha, dan beban akrual
           masing-masing sebesar USD 371,30 juta, USD 79,38 juta, dan USD 66,67 juta.




                                          39
Page 41
           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 46,35 juta atau setara dengan 8,46% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan pinjaman dan liabilitas jangka panjang
           lainnya masing-masing sebesar USD 25,84 juta dan USD 31,57 juta.

III.A.4.   Ekuitas

           Jumlah ekuitas modal Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025,
           2024, 2023, dan 2021 masing-masing adalah sebesar USD 593,99 juta,
           USD 591,40 juta, USD 579,46 juta USD 508,70 juta, dan USD 405,58 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 2,59 juta jatau setara dengan 0,44% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2024. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan dan
           selisih kurs penjabaran laporan keuangan masing-masing sebesar USD 1,50
           juta dan USD 1,55 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 11,94 juta atau setara dengan 2,06% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
           USD 10,41 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 70,76 juta atau setara dengan 13,91% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh tambahan modal disetor sebesar USD 51,83 juta yang disertai
           dengan laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
           USD 8,46 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar USD 103,12 juta atau setara dengan 25,43% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh tambahan modal disetor dari eksekusi waran sebesar
           USD 112,49 juta.




                                         40
Page 42
III.A.5.   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                                         (Dalam Ribuan USD)

                                  Keterangan                             31/12/25      31/12/24      31/12/23      31/12/22      31/12/21

           Pendapatan                                                       235.090      562.969       651.060        43.723        65.586
           Beban pokok pendapatan                                           200.443      451.661       528.075        23.115        17.378
           Laba bruto                                                        34.646      111.307       122.985         20.608        48.208
           Beban umum dan administrasi                                      (11.925)     (14.069)      (18.859)        (8.091)       (5.137)
           Bagian laba (rugi) dari ventura bersama                           14.051       17.559        21.950         (1.095)       40.703
           Pendapatan bunga                                                  11.427       13.865        15.468          3.320            38
           Biaya keuangan                                                   (69.101)     (84.583)      (82.778)       (48.489)      (51.477)
           Pendapatan (beban) lain-lain - neto                               36.357       (2.432)      (21.909)        56.088          (827)
           Laba sebelum manfaat (beban) pajak final dan penghasilan          15.455        41.647        36.857       22.341        31.508
           Beban pajak penghasilan                                          (13.959)      (31.232)      (28.399)      (3.851)       (6.749)
           Beban pajak final                                                      -             -             -       (4.120)       (2.866)
           Laba tahun berjalan                                                1.496       10.414         8.458        14.370        21.893
           Pendapatan (rugi) komprehensif lainnya                             1.089        1.529           769        (2.920)         (483)
           Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                            2.585       11.943         9.227        11.450        21.410
           Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
             Pemilik entitas induk                                            1.089        6.537         6.589           206        14.311
             Kepentingan non-pengendali                                         407        3.877         1.869        14.164         7.582



III.A.6    Pendapatan

           Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah
           sebesar USD 235,09 juta, USD 562,97 juta, USD 651,06 juta, USD 43,72 juta,
           dan USD 65,59 juta.

           Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2025 mengalami penurunan sebesar USD 327,88 juta atau
           setara dengan 58,24% dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.

           Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar USD 88,09 juta atau setara
           dengan 13,53% dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2024

           Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar USD 607,34 juta
           dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022.

           Pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar USD 21,86 juta atau setara
           dengan 33,34% dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2021.




                                                                  41
Page 43
III.A.7.   Laba Tahun Berjalan

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022 dan 2021 masing-masing adalah
           sebesar
           USD 1,50 juta, USD 10,41 juta, USD 8,46 juta, USD 14,37 juta, dan
           USD 21,89 juta.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2025 mengalami penurunan sebesar USD 8,92 juta atau setara
           dengan 85,63% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2024 mengalami kenaikan sebesar USD 1,96 juta atau setara
           dengan 23,13% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar USD 5,91 juta atau setara
           dengan 41,14% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar USD 7,52 juta atau setara
           dengan 34,36% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.




                                         42
Page 44
III.A.8.   Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                                                                        (Dalam Ribuan USD)

                                 Keterangan                          31/12/25       31/12/24       31/12/23       31/12/22       31/12/21

           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Penerimaan dari pelanggan                                    264.527        568.879        752.388         55.865         70.884
           Pembayaran kepada pemasok                                   (209.796)      (419.653)      (469.280)       (16.236)        (6.497)
           Pembayaran pajak penghasilan                                 (35.392)       (34.700)      (113.767)        (4.168)        (8.529)
           Pembayaran beban keuangan                                    (59.949)       (93.352)       (70.288)        (9.500)       (35.862)
           Pembayaran kepada karyawan                                   (10.365)        (8.751)        (6.545)        (3.144)        (3.354)
           Penerimaan dari pengembalian pajak                            25.076              -              -              -              -
           Pembayaran beban lain-lain                                         -              -              -         (4.641)        (1.862)
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Operasi                                           (25.900)       12.423         92.507         18.176         14.781
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Penerimaan dividen tunai                                      81.556         39.196         51.689         43.500         91.696
           Penerimaan dari pendapatan bunga                               5.154         13.865          7.800            141             38
           Perolehan aset tetap                                         (30.796)       (25.167)       (13.753)           (14)           (44)
           Penempatan pada bank yang dibatasi penggunaannya                (545)       (25.093)       (20.608)        (5.466)             -
           Penerimaan piutang jangka panjang                              5.395          8.456          6.761              -              -
           Pembayaran uang muka akuisisi tanah                           (8.762)       (45.362)      (154.361)             -              -
           Penempatan pada aset keuangan lancar lainnya                 (33.822)        (2.549)      (130.299)             -              -
           Pembayaran piutang lain-lain jangka pendek                         -              -        (43.631)             -        (26.081)
           Penempatan pada teknologi finansial                          (19.878)          (149)          (477)             -              -
           Pencairan uang muka investasi                                      -         35.860              -              -              -
           Pencairan dari bank yang dibatasi penggunaannya                   93         22.207              -              -              -
           Penerimaan bunga dari investasi jangka pendek                      -              -              -          1.445              -
           Penjualan aset tetap                                               -             22              -              -              -
           Pencairan dari teknologi finansial                            19.895            138            513              -              -
           Pencairan uang muka akuisisi tanah                            16.679              -              -              -              -
           Pencairan dari aset keuangan lancar lainnya                    8.099              -              -              -              -
           Pemberian pinjaman pada entitas ventura bersama              (31.509)             -              -              -              -
           Pemberian piutang jangka panjang                              (4.027)             -              -              -              -
           Pembayaran uang muka lain-lain                                     -              -              -        (27.511)             -
           Pembayaran piutang lain-lain jangka pendek                         -              -              -         (5.241)             -
           Penempatan deposito yang dibatasi penggunaannya                    -              -              -         (1.907)             -
           Penempatan atas aset jangka pendek                                 -              -              -        (55.016)             -
           Pembayaran uang muka akuisisi entitas anak                         -              -              -        (50.000)             -
           Pembayaran uang muka investasi                                     -              -              -        (94.706)             -
           Akuisisi entitas anak dengan perolehan kas neto                    -              -       (171.792)             -              -
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Investasi                                           7.531        21.425        (468.158)      (194.776)       65.608
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Penerimaan pinjaman jangka panjang                            37.598        552.968        516.009       124.596          36.206
           Pembayaran pinjaman jangka panjang                           (94.648)      (590.340)      (151.657)      (70.201)        (69.981)
           Pembayaran pinjaman jangka pendek                            (28.863)       (52.319)        (2.064)       (1.709)        (48.781)
           Pembayaran liabilitas sewa                                      (640)          (481)          (518)            -               -
           Penerimaan liabilitas jangka panjang lainnya                  74.468          9.277              -             -               -
           Pembayaran liabilitas jangka panjang lainnya                  (7.887)             -              -             -               -
           Penerimaan pinjaman jangka pendek                                  -          6.835         54.657        13.986           1.402
           Penerimaan dari penerbitan saham baru
             dan eksekusi waran                                                 -              -      51.829        112.491                 -
           Tambahan modal disetor dari eksekusi waran entitas anak              -              -           -          6.690                 -
           Penerimaan dari liabilitas jangka panjang lainnya
             dari ventura bersama                                               -              -              -              -       4.344
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Pendanaan                                         (19.971)       (74.059)      468.256        185.853         (76.811)
           KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
            SETARA KAS                                                  (38.340)       (40.211)       92.605           9.253         3.579
           KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                           69.281        109.492         16.887           7.634         4.055
           KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                          30.941         69.281        109.492         16.887          7.634




                                                                43
Page 45
Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Operasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar
USD 25,90 juta. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024,
2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar USD 12,42 juta,
USD 92,51 juta, USD 18,18 juta, dan USD 14,78 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD 25,90 juta
terutama berasal dari pembayaran kepada pemasok, pembayaran pajak
penghasilan, dan pembayaran beban keuangan masing-masing sebesar
USD 209,80 juta, USD 35,39 juta, dan USD 59,95 juta yang disertai dengan
peneriman dari pelanggan sebesar USD 264,53 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD 12,42 juta
terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 568,88 juta
yang disertai dengan pembayaran kepada pemasok, pembayaran pajak
penghasilan, dan pembayaran beban keuangan masing-masing sebesar
USD 419,65 juta, USD 34,70 juta, dan USD 93,35 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 92,51 juta
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan USD 752,39 juta yang
disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok, pembayaran pajak
penghasilan, dan pembayaran beban keuangan masing-masing sebesar
USD 469,28 juta, USD 113,77 juta, dan USD 70,29 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 18,18 juta
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan USD 55,87 juta yang
disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok, pembayaran pajak
penghasilan, dan pembayaran beban keuangan masing-masing sebesar
USD 16,24 juta, USD 4,17 juta, dan USD 9,50 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar USD 14,78 juta
terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 70,88 juta yang
disertai dengan pembayaran kepada pemasok, pembayaran pajak
penghasilan, dan pembayaran beban keuangan masing-masing sebesar
USD 6,50 juta, USD 8,53 juta, dan USD 35,86 juta.




                              44
Page 46
Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 2021
masing-masing adalah sebesar USD 7,53 juta, USD 21,43 juta, dan USD 65,61
juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
masing-masing adalah sebesar USD 468,16 juta dan USD 194,78 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD 7,53 juta
terutama berasal dari penerimaan dividen tunai dan pencairan dari teknologi
finansial masing-masing sebesar USD 81,56 juta dan USD 19,90 juta yang
disertai dengan perolehan aset tetap, penempatan pada aset keuangan lancar
lainnya, dan pemberian pinjaman pada entitas ventura bersama masing-masing
sebesar USD 30,80 juta, USD 33,82 juta, dan USD 31,51 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD 21,43 juta
terutama berasal dari penerimaan dividen tunai, pencairan uang muka
investasi, dan pencairan dari bank yang dibatasi penggunaannya
masing-masing sebesar USD 39,20 juta, USD 35,86 juta, dan USD 22,21 juta
yang disertai dengan perolehan aset tetap dan pembayaran uang muka akuisisi
tanah masing-masing sebesar USD 25,17 juta dan USD 45,36 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 468,16 juta
terutama berasal dari pembayaran uang muka akuisisi tanah, penempatan
pada aset keuangan lancar lainnya, dan akuisisi entitas anak dengan
perolehan kas neto masing-masing sebesar USD 154,36 juta, USD 130,30 juta,
dan USD 171,79 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
periode tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar
USD 194,78 juta terutama berasal dari penempatan atas aset jangka pendek,
penempatan uang muka akuisisi entitas anak, dan pembayaran uang muka
investasi masing-masing sebesar USD 55,02 juta, USD 50,00 juta, dan
USD 94,71 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk periode
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar USD 65,61 juta
terutama berasal dari penerimaan dividen tunai sebesar USD 91,70 juta yang
disertai dengan pembayaran piutang lain-lain jangka pendek sebesar
USD 26,08 juta.




                               45
Page 47
Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024 dan 2021
masing-masing adalah sebesar USD 19,97 juta, USD 74,06 juta, dan
USD 76,82 juta. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023
dan 2022 masing-masing adalah sebesar USD 468,26 juta dan USD 185,85
juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD 19,97 juta
terutama berasal dari pembayaran pinjaman jangka panjang dan pembayaran
pinjaman jangka pendek masing-masing sebesar USD 94,65 juta dan
USD 28,86 juta yang disertai dengan penerimaan pinjaman jangka panjang dan
penerimaan liabilitas jangka panjang lainnya masing-masing sebesar
USD 37,60 juta dan USD 74,47 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD 74,06 juta
terutama berasal dari pembayaran pinjaman jangka panjang dan pembayaran
pinjaman jangka pendek masing-masing sebesar USD 590,34 juta dan
USD 52,32 juta yang disertai dengan penerimaan pinjaman jangka panjang
sebesar USD 552,97 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 468,26 juta
terutama berasal dari dari penerimaan pinjaman jangka panjang, penerimaan
pinjaman jangka pendek, dan penerimaan dari penerbitan saham baru dan
eksekusi waran masing-masing sebesar USD 516,01 juta, USD 54,66 juta, dan
USD 51,83 juta yang disertai dengan pembayaran pinjaman jangka panjang
sebesar USD 151,66 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 185,85 juta
terutama berasal dari penerimaan pinjaman jangka panjang dan penerimaan
dari penerbitan saham baru dan eksekusi waran masing-masing sebesar
USD 124,60 juta dan USD 112,49 juta yang disertai dengan pembayaran
pinjaman jangka panjang sebesar USD 70,20 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar USD 76,82 juta
terutama berasal dari pembayaran jangka panjang dan pembayaran pinjaman
jangka pendek masing-masing sebesar USD 69,98 juta dan USD 48,78 juta
yang disertai dengan penerimaan pinjaman jangka panjang sebesar
USD 36,21 juta.




                               46
Page 48
III.A.9.    Rasio-rasio Keuangan


                                    Keterangan            31/12/25    31/12/24    31/12/23    31/12/22    31/12/21

            Rasio Likuiditas
            Lancar                                             1,25        1,05        0,78        0,56        0,48
            Rasio Pengelolaan Aset
            Perputaran jumlah aset                             0,15        0,33        0,37        0,04        0,07
            Ekuitas terhadap jumlah aset                       0,37        0,35        0,33        0,46        0,43
            Rasio Solvabilitas
            Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset             0,63        0,65        0,67        0,54        0,57
            Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                 1,69        1,86        2,03        1,17        1,35
            Rasio Profitabilitas
            Marjin laba kotor                                14,74%      19,77%      18,89%      47,13%      73,50%
            Marjin laba bersih                                0,64%       1,85%       1,30%      32,87%      33,38%
            Imbal hasil aset                                  0,09%       0,62%       0,48%       1,30%       2,30%
            Imbal hasil ekuitas                               0,25%       1,76%       1,46%       2,82%       5,40%




III.A.10.   Pengelolaan Aset

            Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi Perseroan. Pada
            tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021, rasio
            perputaran jumlah aset masing-masing adalah 0,15; 0,33; 0,37; 0,04; dan 0,07.

            Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas
            Perseroan terhadap jumlah aset Perseroan. Pada tanggal 31 Desember 2025,
            2024, 2023, 2022, dan 2021, rasio ekuitas terhadap jumlah aset adalah 0,37;
            0,35; 0,33; 0,46; dan 0,43.

III.A.11.   Solvabilitas

            Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

            Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021, rasio
            jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,63; 0,65; 0,67;
            0,54; dan 0,57, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas pada
            tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021
            masing-masing adalah 1,69; 1,86; 2,03; 1,17; dan 1,35.




                                                     47
Page 49
III.A.12.   Profitabilitas

            Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk
            tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023,
            2022, dan 2021 masing-masing adalah 0,09%, 0,62%, 0,48%, 1,30%, dan
            2,30%.

            Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas
            untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024,
            2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah 0,25%, 1,76, 1,46%, 2,82%, dan
            5,40%.

III.B.      Analisis atas Kinerja Historis SBG

            Laporan keuangan konsolidasian SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
            31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh KAP AAJAMR dengan pendapat
            wajar tanpa modifikasian. Laporan keuangan konsolidasian SBG untuk tahun
            yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP
            AAJAMR dengan pendapat wajar tanpa modifikasian dengan hal lain. Laporan
            keuangan konsolidasian SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
            31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP RJRR dengan pendapat wajar
            tanpa modifikasian. Laporan keuangan konsolidasian SBG untuk tahun yang
            berkahir pada tanggal 31 Desember 2022 dengan angka perbandingan untuk
            tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh
            KAP TT dengan pendapar wajar tanpa modifikasian dengan hal lain.




                                            48
Page 50
           Ikhtisar data keuangan penting SBG adalah sebagai berikut:

III.B.1.   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                                                          (Dalam ribuan USD)

                                  Keterangan                              31/12/25      31/12/24      31/12/23      31/12/22       31/12/21

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan bank                                                      18.656        49.947       109.875                2              -
           Piutang usaha                                                      4.371        31.602        29.997                -              -
           Piutang lain-lain
             Pihak berelasi                                                  35.493       136.586           324           318            350
             Pihak ketiga                                                     1.711         1.255           794             -              -
           Persediaan                                                         8.622         6.148        14.845             -              -
           Pajak dibayar di muka                                             18.029        18.426        42.300             -              -
           Klaim pengembalian pajak                                           5.498        22.134         5.275             -              -
           Aset lancar lainnya                                                3.711         1.617           740           478              9
           Jumlah Aset Lancar                                                96.092       267.715       204.150           798            359
           ASET TIDAK LANCAR
           Kas yang dibatasi penggunaanya                                    46.015        46.460        47.485             -                 -
           Pinjaman kepada pemegang saham                                   242.241       171.381       127.055             -                 -
           Aset tetap                                                       147.084       133.158       101.726             -                 -
           Properti pertambangan                                             78.587        82.373       124.753             -                 -
           Pajak dibayar di muka                                             16.004        24.240        17.970             -                 -
           Aset pajak tangguhan                                                 220           232           337             -                 -
           Aset tidak lancar lainnya                                             88            44           174             -                 -
           Uang muka untuk akuisisi                                               -             -             -        50.000                 -
           Jumlah Aset Tidak Lancar                                         530.239       457.888       419.501        50.000                 -
           JUMLAH ASET                                                      626.332       725.603       623.651        50.798            359



                                                                                                                          (Dalam ribuan USD)

                                  Keterangan                              31/12/25      31/12/24      31/12/23      31/12/22       31/12/21

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Utang usaha                                                        69.268        66.156        79.286               -              -
           Utang lain-lain
             Pihak berelasi                                                    2.981        52.869        60.825        50.480                9
             Pihak ketiga                                                     14.682         2.335         1.413             -                -
           Beban akrual                                                       20.613        62.271        51.988             -                -
           Utang pajak                                                         5.202        24.112        24.102             -                -
           Provisi biaya restorasi dan reklamasi lingkungan                    6.536         3.360         7.798             -                -
           Liabilitas sewa                                                       119           744           587             -                -
           Pinjaman                                                           44.925        74.981       308.918             -                -
           Liabilitas lancar lainnya                                          13.390            83             -             -                -
           Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                   177.716       286.911       534.916        50.480                9
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Liabilitas sewa                                                       289           289           983               -              -
           Provisi biaya restorasi dan reklamasi lingkungan                   15.004        15.641        11.159               -              -
           Liabilitas imbalan kerja                                            2.010         1.849         1.771               -              -
           Liabilitas pajak tangguhan                                         15.318        13.784        13.198               -              -
           Pinjaman                                                          238.926       282.804             -               -              -
           Liabilitas tidak lancar lainnya                                    61.078             -             -               -              -
           Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                  332.625       314.367        27.111               -              -
           JUMLAH LIABILITAS                                                 510.341       601.278       562.027        50.480                9
           EKUITAS
           Modal saham                                                           353           353           353          353            353
           Saldo laba (defisit)                                              100.461       109.028        51.104          (35)            (2)
           Translasi mata uang asing                                             462           462           462            -              -
           Transaksi dengan kepentingan non-pengendali                          (430)         (430)         (430)           -              -
           Penghasilan komprehensif lain                                         641           569             -            -              -
           Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
             induk                                                           101.486       109.981        51.489          318            350
           Kepentingan non-pengendali                                         14.504        14.344        10.135            -              -
           JUMLAH EKUITAS                                                    115.990       124.325        61.624          318            350
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     626.332       725.603       623.651        50.798           359




                                                                     49
Page 51
III.B.2.   Aset

           Jumlah aset SBG pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022,
           dan 2021 masing-masing adalah sebesar USD 626,33 juta, USD 725,60 juta,
           USD 623,65 juta, USD 50,80 juta, dan USD 0,36 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah aset SBG mengalami penurunan
           sebesar USD 99,27 juta atau setara dengan 13,68% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2024. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh penurunan kas dan bank, piutang usaha, serta
           piutang lain-lain masing-masing sebesar USD 31,29 juta, USD 27,23 juta, dan
           USD 100,64 juta yang disertai dengan kenaikan pinjaman kepada pemegang
           saham sebesar USD 70,86 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah aset SBG mengalami kenaikan
           sebesar USD 101,95 juta atau setara dengan 16,35% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan piutang lain-lain dan pinjaman kepada pemegang
           saham masing-masing sebesar USD 136,72 juta dan USD 44,33 juta yang
           disertai dengan penurunan kas dan bank dan pajak dibayar di muka sebesar
           USD 59,93 juta dan USD 23,87 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset SBG mengalami kenaikan
           sebesar USD 572,85 juta dibandingkan dengan jumlah aset pada tanggal
           31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan kas dan
           bank, pinjaman kepada pemegang saham, serta properti pertambangan
           masing-masing sebesar USD 109,87 juta, USD 127,06 juta, dan
           USD 124,75 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset SBG mengalami kenaikan
           sebesar USD 50,44 juta dibandingkan dengan jumlah aset pada tanggal
           31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan uang
           muka untuk akuisisi sebesar USD 50,00 juta.

III.B.3.   Liabilitas

           Jumlah liabilitas SBG pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023,
           2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar USD 510,34 juta,
           USD 601,28 juta, USD 562,03 juta, USD 50,48 juta, dan USD 9,00 ribu.

           Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah liabilitas SBG mengalami penurunan
           sebesar USD 90,94 juta atau setara dengan 15,12% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2024. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh penurunan utang lain-lain, beban akrual, dan pinjaman
           masing-masing sebesar USD 37,54 juta, USD 41,66 juta, dan USD 73,94 juta
           yang disertai dengan kenaikan liabilitas tidak lancar lainnya sebesar
           USD 61,08 juta.




                                         50
Page 52
           Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah liabilitas SBG mengalami kenaikan
           sebesar USD 39,25 juta atau setara dengan 6,98% dibandingkan dengan
           jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan pinjaman sebesar USD 48,87 juta yang disertai
           penurunan utang usaha sebesar USD 13,13 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas SBG mengalami kenaikan
           sebesar USD 511,55 juta dibandingkan dengan jumlah liabilitas pada tanggal
           31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan utang
           usaha, beban akrual, dan pinjaman, masing-masing sebesar USD 79,29 juta,
           USD 51,99 juta, dan USD 308,92 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas SBG mengalami kenaikan
           sebesar USD 50,47 juta dibandingkan dengan jumlah liabilitas pada tanggal
           31 Desember 2021. Kenaikan ini seluruhnya disebabkan oleh kenaikan
           utang-lain-lain.

III.B.4.   Ekuitas

           Jumlah ekuitas SBG pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023,
           dan 2021 masing-masing adalah sebesar USD 115,99 juta, USD 124,33 juta,
           USD 61,62 juta, USD 0,32 juta, USD 0,35 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah ekuitas SBG mengalami penurunan
           sebesar USD 8,34 juta atau setara dengan 6,70% dibandingkan dengan jumlah
           ekuitas pada tanggal 31 Desember 2024. Penurunan ini terutama disebabkan
           oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh SBG sebesar USD 8,25 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah ekuitas SBG mengalami kenaikan
           sebesar USD 62,70 juta atau setara dengan 101,75% dibandingkan dengan
           jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh SBG sebesar
           USD 62,19 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas SBG mengalami kenaikan
           sebesar USD 61,31 juta dibandingkan dengan jumlah ekuitas pada tanggal
           31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh laba tahun berjalan
           yang dibukukan oleh SBG sebesar USD 54,15 juta yang disertai dengan
           kepentingan non-pengendali atas akuisisi anak perusahaan sebesar
           USD 11,46 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas SBG mengalami penurunan
           sebesar USD 0,03 juta atau setara dengan 9,28% dibandingkan dengan jumlah
           ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini seluruhnya
           disebabkan oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh SBG.




                                         51
Page 53
III.B.5.   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                                        (Dalam ribuan USD)

                                   Keterangan                           31/12/25      31/12/24      31/12/23      31/12/22       31/12/21

           Pendapatan                                                      197.918       532.997       614.854               -              -
           Beban pokok penjualan                                          (184.487)     (434.700)     (510.668)              -              -
           Laba bruto                                                       13.431        98.298      104.186             -              -
           Beban umum dan administrasi                                      (5.440)       (5.697)     (12.569)           (0)            (2)
           Beban penjualan                                                  (1.005)       (2.598)      (2.093)            -              -
           Penghasilan keuangan                                             17.049        49.636        7.545             -              -
           Beban keuangan                                                  (37.102)      (34.795)     (63.540)            -              -
           Pendapatan (beban) lain-lain - neto                              14.708       (13.971)         259           (32)             -
           Keuntungan dari pembelian dengan diskon                               -             -       45.355             -              -
           Laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan                       1.640        90.872        79.143          (33)            (2)
           Beban pajak penghasilan                                          (9.890)      (28.685)      (24.993)           -              -
           Laba (rugi) tahun berjalan                                       (8.250)      62.187        54.150           (33)            (2)
           Penghasilan (rugi) komprehesif lain                                 (85)         514          (270)            -              -
           Jumlah laba (rugi) komprehensif tahun berjalan                   (8.335)      62.701        53.881           (33)            (2)
           Laba (rugi) tahun berjalan yang diatribusikan kepada:
             Pemilik entitas induk                                          (8.414)      57.999        51.842           (33)            (2)
             Kepentingan non-pengendali                                        164        4.188         2.308             -              -



III.B.6    Pendapatan

           Pendapatan SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2025, 2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar
           USD 197,92 juta, USD 533,00 juta dan USD 614,85 juta. Untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 SBG belum
           membukukan pendapatan.

           Pendapatan SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
           mengalami penurunan sebesar USD 335,08 juta atau setara dengan 62,87%
           dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2024.

           Pendapatan SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
           mengalami penurunan sebesar USD 81,86 juta atau setara dengan 13,31%
           dibandingkan dengan pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023.

III.B.7.   Laba (Rugi) Tahun Berjalan

           Rugi tahun berjalan SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2025, 2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar
           USD 8,25 juta, USD 0,03 juta dan USD 2,00 ribu. Laba tahun berjalan SBG
           untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
           USD 54,15 juta.

           Rugi tahun berjalan SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2025 mengalami kenaikan sebesar USD 70,44 juta atau setara
           dengan 113,27% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.




                                                                   52
Page 54
           Laba tahun berjalan SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2024 mengalami kenaikan sebesar USD 8,04 juta atau setara
           dengan 14,84% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.

           Laba tahun berjalan SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar USD 54,18 juta dibandingkan
           dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022.

           Rugi tahun berjalan SBG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami kenaikan sebesar USD 0,03 juta dibandingkan
           dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021.

III.B.8.   Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                                   Keterangan                          31/12/25      31/12/24       31/12/23       31/12/22       31/12/21

           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Pembayaran kepada pemasok dan karyawan                        (122.512)     (446.217)      (315.369)         (469)             -
           Penerimaan dari pelanggan                                      225.149       524.461        655.260             -              -
           Pembayaran pajak penghasilan badan                              (3.532)      (28.361)       (65.930)            -              -
           Pembayaran royalti                                             (17.167)      (52.737)       (67.652)            -              -
           Pembayaran bunga liabilitas sewa                                     -           (96)           (96)            -              -
           Pembayaran bunga pinjaman                                      (35.579)      (28.070)       (26.298)            -              -
           Penerimaan bunga                                                 1.036        11.298          1.842             -              -
           Biaya transaksi terkait dengan akuisisi entitas anak                 -             -         (4.322)            -              -
           Rugi sebelum beban pajak penghasilan                                 -             -              -             -             (2)
           Penyesuaian untuk rugi selisih kurs                                  -             -              -             -              2
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Operasi                                             47.395        (19.722)      177.436           (469)                -
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Pemberian pinjaman ke pemegang saham                          (104.258)      (69.497)      (160.879)               -              -
           Penerimaan pembayaran dari pinjaman
             ke pemegang saham                                             99.236        11.704          6.480                -              -
           Perolehan properti penambangan                                 (10.279)      (32.243)       (17.969)               -              -
           Perolehan aset tetap                                                 -       (14.130)       (12.663)               -              -
           Pembayaran bersih untuk akuisisi entitas anak                        -             -       (171.792)               -              -
           Akuisisi kepentingan pada entitas anak dari
             kepentingan non-pengedali                                          -               -       (4.036)               -              -
           Penerimaan dari pelepasan aset tetap                                 -               -          979                -              -
           Penempatan kas yang dibatasi penggunaannya                      (4.209)              -      (16.632)               -              -
           Penarikan kas yang dibatasi penggunaannya                        5.233               -          254                -              -
           Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                 (14.277)     (104.166)      (376.258)               -              -
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Pembayaran pinjaman                                            (63.783)     (393.242)      (158.015)            -                 -
           Penerimaan dari pinjaman                                             -       457.773        475.776             -                 -
           Pembayaran biaya transaksi terkait pinjaman                          -          (508)        (8.547)            -                 -
           Pembayaran liabilitas sewa                                        (625)          (64)          (518)            -                 -
           Penerimaan dari pihak berelasi                                       -             -              -           471                 -
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Pendanaan                                           (64.408)      63.959        308.696            471                 -
           KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
            SETARA KAS                                                    (31.290)      (59.929)      109.873                 2              -
           KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                             49.947       109.875                 2              -              -
           KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                            18.656        49.947        109.875                 2              -




                                                                  53
Page 55
Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Operasi

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi SBG untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2023 masing-masing
adalah sebesar USD 47,40 juta dan USD 177,44 juta. Arus kas bersih yang
digunakan untuk aktivitas operasi SBG untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2022 masing-masing adalah sebesar
USD 19,72 juta dan USD 0,47 juta. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 SBG belum membukukan arus kas bersih yang digunakan
untuk/diperoleh dari aktivitas operasi.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi SBG untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD 47,40 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 225,15 juta yang disertai
dengan pembayaran kepada pemasok dan karyawan, pembayaran royalti,
serta pembayaran bunga pinjaman masing-masing sebesar USD 122,51 juta,
USD 17,17 juta, dan USD 35,58 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi SBG untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD 19,72 juta terutama
berasal dari pembayaran kepada pemasok dan karyawan, pembayaran pajak
penghasilan badan, dan pembayaran royalti masing-masing sebesar
USD 446,22 juta, USD 28,36 juta, dan USD 52,74 juta yang disertai dengan
penerimaan dari pelanggan sebesar USD 524,46 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi SBG untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 177,44 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar USD 655,26 juta yang disertai
dengan pembayaran kepada pemasok dan karyawan, pembayaran pajak
penghasilan,    serta    pembayaran     royalti   masing-masing    sebesar
USD 315,37 juta, USD 65,93 juta, dan USD 67,65 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi SBG untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 0,47 juta seluruhnya
berasal dari pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan.

Arus Kas untuk Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi SBG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024 dan 2023
masing-masing adalah sebesar USD 14,28 juta, USD 104,17 juta, dan
USD 376,26 juta. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2022 dan 2021 SBG tidak memiliki arus kas bersih yang
diperoleh dari/digunakan untuk aktivitas investasi.




                              54
Page 56
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi SBG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD 14,28 juta
terutama berasal dari pemberian pinjaman ke pemegang saham dan perolehan
properti penambangan masing-masing sebesar USD 104,26 juta dan
USD 10,28 juta yang disertai dengan penerimaan pembayaran dari pinjaman
ke pemegang saham sebesar USD 99,24 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi SBG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD 104,17 juta
terutama berasal dari pemberian pinjaman ke pemegang saham dan perolehan
properti penambangan masing-masing sebesar USD 69,50 juta dan
USD 32,24 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi SBG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 376,26 juta
terutama berasal dari pemberian pinjaman ke pemegang saham, perolehan
properti penambangan, dan pembayaran bersih untuk akuisisi entitas anak
masing-masing sebesar USD 160,88 juta, USD 17,97 juta, dan
USD 171,79 juta.

Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan SBG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar
USD 64,41 juta. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan SBG
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan
2022 masing-masing adalah sebesar USD 63,96 juta, USD 308,70 juta, dan
USD 0,47 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan SBG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar USD 64,41 juta
terutama berasal dari pembayaran pinjaman sebesar USD 63,78 juta.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan SBG untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD 63,96 juta terutama
berasal dari penerimaan dari pinjaman sebesar USD 457,77 juta yang disertai
dengan pembayaran pinjaman sebesar USD 393,24 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan SBG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD 308,70 juta
terutama berasal dari penerimaan dari pinjaman sebesar USD 475,78 juta yang
disertai pembayaran pinjaman dan pembayaran biaya transaksi terkait
pinjaman masing-masing sebesar USD 158,02 juta dan USD 8,55 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan SBG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar USD 0,47 juta
seluruhnya berasal dari penerimaan dari pihak berelasi.




                              55
Page 57
III.B.9.    Rasio-rasio Keuangan


                                    Keterangan            31/12/25     31/12/24    31/12/23    31/12/22      31/12/21

            Rasio Likuiditas
            Lancar                                             0,54         0,93        0,38         0,02        40,53
            Rasio Pengelolaan Aset
            Perputaran jumlah aset                             0,32         0,73        0,99            -            -
            Ekuitas terhadap jumlah aset                       0,19         0,17        0,10         0,01         0,98
            Rasio Solvabilitas
            Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset             0,81         0,83        0,90        0,99          0,02
            Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                 4,40         4,84        9,12      158,79          0,03
            Rasio Profitabilitas
            Marjin laba kotor                                  6,79%      18,44%      16,94%           N/A           N/A
            Marjin laba bersih                                -4,17%      11,67%       8,81%           N/A           N/A
            Imbal hasil aset                                  -1,32%       8,57%       8,68%       -0,06%        -0,65%
            Imbal hasil ekuitas                               -7,11%      50,02%      87,87%      -10,23%        -0,67%




III.B.10.   Pengelolaan Aset

            Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan SBG dalam
            menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi SBG. Pada tanggal-tanggal
            31 Desember 2025, 2024 dan 2023, rasio perputaran jumlah aset
            masing-masing adalah 0,32; 0,73; dan 0,99.

            Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas SBG
            terhadap jumlah aset SBG. Pada tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023,
            2022, dan 2021, rasio ekuitas terhadap jumlah aset adalah 0,19; 0,17; 0,10;
            0,01; dan 0,98.

III.B.11.   Solvabilitas

            Solvabilitas menunjukkan kemampuan SBG untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

            Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021, rasio
            jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,81; 0,83; 0,90;
            0,99; dan 0,02, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas pada
            tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021
            masing-masing adalah 4,40; 4,84; 9,12; 158,79; dan 0,03.




                                                     56
Page 58
III.B.12.   Profitabilitas

            Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan SBG dalam menghasilkan
            laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk tahun yang
            berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing
            adalah 8,57% dan 8,68%.

            Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan SBG dalam
            menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas
            untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023
            masing-masing adalah 50,02% dan 87,87%.

III.C.      Analisis atas Laporan Proforma

            Analisis atas Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Sebelum
            dan Setelah Rencana Transaksi.

            Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai informasi keuangan
            konsolidasian proforma tanggal 31 Desember 2025 serta untuk tahun yang
            berakhir pada tanggal tersebut dengan laporan arus asurans praktisi
            independen atas kompilasi informasi keuangan proforma yang telah direviu
            oleh KAP TT.

            Ikhtisar data keuangan penting proforma pada tanggal 31 Desember 2025:

                                                                                                 (Dalam ribuan USD)
                                                                                                       Setelah
                                   Keterangan                        31/12/25      Penyesuaian        Rencana
                                                                                                     Transaksi
            ASET
            ASET LANCAR
            Kas dan bank                                                  30.941         87.899            118.840
            Piutang usaha - neto                                          43.293         (4.371)            38.922
            Piutang lain-lain
              Pihak berelasi                                              35.074               -            35.074
              Pihak ketiga                                                 7.950           1.462             9.412
            Persediaan                                                     8.699          (8.622)               76
            Uang muka dan biaya dibayar di muka                          167.764          (2.903)          164.861
            Aset keuangan lainnya                                        248.103            (808)          247.294
            Pajak dibayar di muka                                         18.736         (18.029)              707
            Klaim pengembalian pajak                                       5.498          (5.498)                -
            Jumlah Aset Lancar                                           566.057         49.129            615.186
            ASET TIDAK LANCAR
            Piutang jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
              jatuh tempo dalam satu tahun - neto                          4.027               -             4.027
            Uang muka investasi - neto                                   371.262               -           371.262
            Aset pajak tangguhan                                           1.524             188             1.712
            Investasi pada ventura bersama                               212.558               -           212.558
            Aset tetap - neto                                            273.757        (147.084)          126.673
            Properti pertambangan                                         78.587         (78.587)                -
            Aset takberwujud - neto                                       12.076               -            12.076
            Aset keuangan lainnya                                         57.226         (46.015)           11.212
            Aset tidak lancar lainnya                                      6.706             (88)            6.619
            Pajak dibayar di muka                                         16.004         (16.004)                -
            Jumlah Aset Tidak Lancar                                   1.033.729        (287.590)          746.139
            JUMLAH ASET                                                1.599.786        (238.461)        1.361.325




                                                           57
Page 59
                                                                                         (Dalam ribuan USD)
                                                                                               Setelah
                       Keterangan                           31/12/25       Penyesuaian        Rencana
                                                                                             Transaksi
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Pinjaman jangka pendek                                            4.776                -             4.776
Utang usaha - pihak ketiga                                       82.492          (69.268)           13.224
Utang lain-lain
  Pihak berelasi                                                    335               -                335
  Pihak ketiga                                                   16.885         227.857            244.742
Utang pajak                                                      19.005          (5.202)            13.803
Beban akrual                                                    100.117          14.774            114.891
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu
  satu tahun:
  Pinjaman jangka panjang                                       134.541          (44.925)           89.616
  Liabilitas jangka panjang lainnya                              87.215          (13.390)           73.825
  Provisi biaya restorasi dan reklamasi lingkungan               13.249          (13.249)                -
  Liabilitas sewa                                                   139             (119)               20
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                 458.754          96.478            555.232
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Laibiltias pajak tangguhan                                       14.910          (14.910)                 -
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
  Pinjaman jangka panjang                                       411.479         (238.926)          172.553
  Liabilitas jangka panjang lainnya                             109.653          (61.078)           48.576
  Provisi biaya restorasi dan reklamasi lingkungan                8.425           (8.291)              134
  Liabilitas sewa                                                   310             (289)               20
Liabilitas imbalan pasca kerja                                    2.270           (2.010)              260
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                547.047         (325.504)          221.543
JUMLAH LIABILITAS                                             1.005.801         (229.026)          776.775
EKUITAS
Modal saham                                                     547.774                -           547.774
Tambahan modal disetor                                          121.155                -           121.155
Penghasilan komprehensif lainnya                                 (9.089)            (632)           (9.721)
Transaksi dengan kepentingan non-pengendali                        (430)             430                 -
Selisih nilai transaksi dengan kepentingan non-pengendali        (1.067)               -            (1.067)
Saldo laba                                                     (192.019)           4.910          (187.109)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
  Induk                                                         466.323            4.708           471.031
Kepentingan non-pengendali                                      127.662          (14.144)          113.519
JUMLAH EKUITAS                                                  593.985           (9.435)          584.550
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                 1.599.786         (238.461)        1.361.325




                                                58
Page 60
                                                                                                       (Dalam ribuan USD)
                                                                                                             Setelah
                           Keterangan                                  31/12/25          Penyesuaian        Rencana
                                                                                                           Transaksi
    Pendapatan                                                              235.090                    -         235.090
    Beban pokok pendapatan                                                  200.443                    -         200.443
    Laba bruto                                                                34.646                -              34.646
    Beban umum dan administrasi                                              (11.925)               -             (11.925)
    Bagian laba usaha dari ventura bersama                                    14.051                -              14.051
    Pendapatan bunga                                                          11.427                -              11.427
    Biaya keuangan                                                           (69.101)               -             (69.101)
    Keuntungan atas pelepasan entitas anak                                         -            5.829               5.829
    Pendapatan lain-lain - neto                                               36.357                -              36.357
    Laba sebelum beban pajak penghasilan                                      15.455            5.829              21.284
    Beban pajak penghasilan                                                  (13.959)               -             (13.959)
    Laba bersih tahun berjalan                                                 1.496            5.829              7.325
    Penghasilan komprehensif lain                                              1.089                -              1.089
    Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                                    2.585            5.829              8.414
    Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
      Pemilik entitas induk                                                    1.089            5.829              6.918
      Kepentingan non-pengendali                                                 407                -                407



Terkait Rencana Transaksi ini, diasumsikan pada tanggal 31 Desember 2025
telah terjadi transaksi-transaksi sebagai berikut:

-       Perseroan menerima kas sebesar Rp 1,79 triuliun (setara dengan)
        USD 106,56 juta dari IPB atas Rencana Transaksi.

-       Sesuai dengan laporan penilai KJPP KR dalam laporannya
        No. 00096/2.0162-00/BS/02/0153/1/V/2026 tanggal 20 Mei 2026. tentang
        penilaian dengan menggunakan pendekatan pendapatan, pendekatan aset,
        dan pendekatan pasar serta dengan mempertimbangkan berbagai faktor
        yang mempengaruhi nilai SBG, maka besarnya nilai pasar 99,90% ekuitas
        SBG per 31 Desember 2025 adalah sebesar USD 103,13 juta.

-       Kurs yang digunakan adalah berdasarkan rata-rata kurs transaksi yang
        diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2025, yaitu
        sebesar Rp16.782.

-       Rincian dari imbalan yang dibayarkan dan laba pelepasan entitas anak
        adalah sebagai berikut:

                                                                    (Dalam ribuan USD)

                               Keterangan                                 Jumlah

         Imbalan yang diterima                                                106.555
         Aset neto pada tanggal pelepasan                                    (115.990)
         Kepentingan non-pengendali SBG                                        14.504
         Kepentingan non-pengendali yang dihentikan pengakuannya                 (361)
         Akumulasi keuntungan kurs terkait nilai aset bersih dari
           entitas anak dan lindung nilai terkait instrumen yang
           direklasifikasikan dari ekuitas ke laba rugi pada saat
           hilangnya kendali atas entitas anak                                  1.120
         Laba atas pelepasan entitas anak                                       5.829




                                                   59
Page 61
Rincian terkait penyesuaian proforma yang dilakukan terhadap informasi
keuangan historis adalah sebagai berikut:

a. Penyesuaian atas kas dan setara kas sebesar USD 106,56 juta untuk
   mencatatkan imbalan yang diterima sesuai dengan PJBPSB.

b. Penyesuaian atas piutang lain-lain dari pihak berelasi dan pihak ketiga
   masing-masing sebesar USD 35,49 juta dan USD 3,17 juta untuk mencatat
   jurnal eliminasi atas transaksi pihak berelasi dan reklasifikasi sebagai
   dampak atas pelepasan SBG.

c. Penyesuaian piutang jangka panjang sebesar USD 242,24 juta untuk
   mencatat jurnal reklasifikasi sebagai dampak atas pelepasan SBG.

d. Penyesuaian atas aset pajak tangguhan sebesar USD 0,41 juta terkait
   saling hapus dengan liabilitas pajak tangguhan.

e. Penyesuaian atas invetasi pada entitas anak sebesar USD 101,85 juta
   untuk mencatat jurnal eliminasi konsolidasi sebagai dasar untuk
   menghitung laba atas pelepasan entitas anak.

f.   Penyesuaian atas utang lain-lain kepada pihak berelasi dan ketiga
     masing-masing sebesar USD 2,98 juta dan USD 242,54 juta untuk
     mencatat jurnal eliminasi atas transaksi pihak berelasi dan jurnal
     reklasifikasi sebagai dampak atas pelepasan SBG.

g. Penyesuaian atas beban akrual sebesar USD 35,39 juta untuk mencatat
   akrual bunga atas pinjaman Perseroan.

h. Penyesuaian atas liabilitas pajak tangguhan sebesar USD 0,41 juta terkait
   saling hapus dengan aset pajak tangguhan.

i.   Penyesuaian atas modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar
     USD 0,35 juta untuk mencatat jurnal eliminasi konsolidasi.

j.   Penyesuaian atas penghasilan komprehensif lainnya dan transaksi dengan
     kepentingan non-pengendali untuk mencatat jurnal eliminasi konsolidasi
     dan reklasifikasi ke laba rugi sebagai dampak atas pelepasan SBG.

k. Penyesuaian atas saldo laba ditahan untuk mencatat jurnal eliminasi
   konsolidasi dan dampak laba rugi atas pelepasan SBG.

l.   Penyesuaian atas kepentingan non-pengendali sebesar USD 0,36 juta
     terkait jurnal eliminasi konsolidasi.




                               60
Page 62
         m. Penyesuaian atas keuntungan dari pelepasan entitas anak sebesar
            USD 5,83 juta terkait keuntungan atas pelepasan SBG yang dihasilkan dari
            selisih antara imbalan yang diterima dengan jumlah aset neto dikurangi
            saldo kepentingan non-pengendali pada saat tanggal pelepasan.

III.D.   Analisis atas Laporan Penilaian 99,90% Saham Objek

         KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162
         tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
         modal di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat
         Tanda     Terdaftar    Profesi    Penunjang    Pasar     Modal     dari    OJK
         No. KEP-210/KS.13/2026, telah ditunjuk oleh manajemen Perseroan sebagai
         penilai independen sesuai dengan surat penugasan No. KR/260415-001
         tanggal 15 April 2026 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan untuk
         memberikan pendapat sebagai penilai independen atas nilai pasar 99,90%
         saham SBG. Hasil penilaian atas 99,90% saham SBG tersebut tertuang dalam
         laporan        penilaian       99,90%        saham          SBG         dengan
         No. 00117/2.0162-00/BS/02/0153/1/V/2026 tanggal 17 Juni 2026.

         1. Pihak-pihak yang Bertransaksi

            Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan
            dan IPB.

         2. Objek Penilaian

            Objek Penilaian adalah nilai pasar 99,90% saham SBG.

         3. Tujuan Penilaian

            Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat
            independen tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam
            mata uang USD dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2025.




                                        61
Page 63
4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas

   Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
   umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang
   berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.

   Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas
   didasarkan pada proyeksi laporan keuangan TETPL, KRA, dan JMB yang
   disusun oleh manajemen TETPL, KRA, dan JMB. Dalam penyusunan
   proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan
   kinerja TETPL, KRA, dan JMB pada tahun-tahun sebelumnya dan
   berdasarkan rencana manajemen di masa yang akan datang. Kami telah
   melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan tersebut agar
   dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja TETPL, KRA, dan JMB
   yang dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar,
   tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target
   kinerja TETPL, KRA, dan JMB yang dinilai dan telah mencerminkan
   kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami bertanggung jawab atas
   pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi laporan keuangan
   berdasarkan kinerja historis TETPL, KRA, dan JMB dan informasi
   manajemen TETPL, KRA, dan JMB terhadap proyeksi laporan keuangan
   TETPL, KRA, dan JMB tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas
   laporan penilaian SBG dan kesimpulan nilai akhir.

   Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua
   kondisi dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari
   tanggal penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
   tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
   asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung
   jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
   (update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
   serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

   Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
   keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan
   dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan
   dan SBG atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah
   benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab
   untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi
   tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan
   dan SBG bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
   informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
   menyesatkan.




                               62
Page 64
Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan
informasi sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data
dan informasi tersebut dapat memengaruhi hasil akhir pendapat kami
secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan
atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun
pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi
sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.

Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta
asumsi-asumsi yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta
asumsi sesuai data pasar akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh
karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data yang
digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan
penilaian ini telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang
profesional, kami tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan
terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis
tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan
analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan
sebagai dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-
disclaimer opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik
kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat memengaruhi
operasional Perseroan dan SBG.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak
merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu
penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas
informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum.
Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum SBG
berdasarkan anggaran dasar SBG.




                           63
Page 65
5. Metode Penilaian yang Digunakan

   Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah
   metode diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode
   penyesuaian aset bersih (adjusted net asset method) dan metode
   pembanding perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly traded
   company method).

   Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
   dilaksanakan oleh TETPL, KRA, dan JMB di masa depan masih akan
   berfluktuasi sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha TETPL,
   KRA, dan JMB. Dalam melaksanakan penilaian dengan metode ini, operasi
   TETPL, KRA, dan JMB diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas
   perkembangan usaha TETPL, KRA, dan JMB. Arus kas yang dihasilkan
   berdasarkan proyeksi laporan keuangan dikonversi menjadi nilai kini
   dengan tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai
   adalah total nilai kini dari arus kas tersebut.

   Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih,
   nilai dari semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan
   menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah
   menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank). Nilai pasar
   keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh dengan menghitung selisih
   antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai
   pasar liabilitas.

   Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam
   penilaian ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak
   diperoleh informasi mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan
   aset yang setara, namun diperkirakan data saham perusahaan terbuka
   yang ada dapat digunakan sebagai data perbandingan atas nilai saham
   yang dimiliki oleh TETPL, KRA, dan JMB.

   Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling
   sesuai untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh
   pihak manajemen Perseroan dan SBG. Tidak tertutup kemungkinan untuk
   diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat
   memberikan hasil yang berbeda.

   Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut
   direkonsiliasi dengan melakukan pembobotan.




                              64
Page 66
           6. Kesimpulan Penilaian

               Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami
               terima dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang
               memengaruhi penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek
               Penilaian pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar
               USD 103,13 juta.

III.E.     Analisis Inkremental

           Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami juga
           melakukan analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara lain
           sebagai berikut:

           •   Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi
               yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan
               Perseroan.
           •   Biaya atau pendapatan yang relevan.
           •   Informasi non-keuangan yang relevan.
           •   Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
               rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.

III.E.1.   Kontribusi Nilai Tambah terhadap Perseroan

           Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan,
           berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-
           tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa yang akan
           datang. Di samping itu, berbagai informasi dan saran yang relevan diberikan
           oleh manajemen Perseroan sehubungan dengan perubahan-perubahan pada
           setiap faktor dalam jangka waktu yang telah ditetapkan juga turut menjadi
           bahan pertimbangan. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi
           laporan keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan
           kinerja Perseroan yang dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar.
           Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan
           terhadap target kinerja Perseron yang dinilai. Penyesuaian yang dilakukan
           Penilai antara lain sehubungan dengan penjualan, beban pokok penjualan,
           beban usaha, dan penyesuaian lainnya agar dapat menggambarkan kondisi
           operasi dan kinerja Perseroan dengan lebih wajar.




                                          65
Page 67
Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035:

Sebelum Rencana Transaksi
                                                                                            (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan           31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29      31/12/30

Pendapatan                                     307.381       338.043       409.475       438.396       476.242
Beban pokok pendapatan                         281.604       307.032       361.852       377.093       407.963
Laba bruto                                      25.777        31.011        47.624        61.304        68.280
Beban usaha                                     13.154        13.121        14.161        15.634        17.059
Laba usaha                                      12.623        17.890        33.462        45.670        51.220
Beban lain-lain                                (23.835)      (20.970)      (20.635)      (16.146)      (13.749)
Laba sebelum beban pajak penghasilan           (11.212)       (3.080)       12.827        29.524        37.471
Beban pajak penghasilan                         (7.483)      (10.051)      (12.622)      (14.063)      (14.728)
Laba bersih tahun berjalan                     (18.695)      (13.132)         205         15.461        22.744



                                                                                            (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan           31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34      31/12/35

Pendapatan                                    511.575       582.887       532.121       448.023       351.568
Beban pokok pendapatan                        437.020       480.338       432.227       358.275       285.111
Laba bruto                                     74.555       102.549        99.894        89.747        66.456
Beban usaha                                    18.724        20.916        23.265        25.550        28.125
Laba usaha                                     55.830        81.633        76.628        64.197        38.332
Beban lain-lain                                (9.006)        2.755        18.350        26.774        33.217
Laba sebelum beban pajak penghasilan            46.824        84.388        94.978        90.971        71.549
Beban pajak penghasilan                        (15.083)      (18.629)      (18.421)      (16.478)      (12.800)
Laba bersih tahun berjalan                     31.741        65.759        76.557        74.493        58.749




Setelah Rencana Transaksi
                                                                                            (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan           31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29      31/12/30

Pendapatan                                     40.744        57.213        61.820        65.263        63.611
Beban pokok pendapatan                         32.924        41.360        46.102        47.465        27.751
Laba bruto                                      7.820        15.853        15.718        17.798        35.860
Beban usaha                                     7.582         8.056         9.123        10.393        11.732
Laba usaha                                        238         7.797         6.595         7.405        24.128
Beban lain-lain                                18.961        24.845        25.081        26.660        29.521
Laba sebelum beban pajak penghasilan           19.199        32.642        31.676        34.065        53.649
Beban pajak penghasilan                        (4.167)       (5.522)       (6.410)       (7.157)       (7.079)
Laba bersih tahun berjalan                     15.032        27.120        25.266        26.908        46.570



                                                                                            (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan           31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34      31/12/35

Pendapatan                                     64.251        64.967        65.630        66.371        64.523
Beban pokok pendapatan                         27.849        27.980        28.061        28.150        26.350
Laba bruto                                     36.402        36.987        37.569        38.221        38.173
Beban usaha                                    13.372        15.369        17.794        20.730        24.237
Laba usaha                                     23.031        21.618        19.775        17.491        13.936
Beban lain-lain                                32.018        33.234        33.310        33.264        33.217
Laba sebelum beban pajak penghasilan           55.049        54.853        53.085        50.755        47.153
Beban pajak penghasilan                        (7.381)       (7.590)       (7.764)       (7.926)       (7.927)
Laba bersih tahun berjalan                     47.668        47.263        45.321        42.829        39.227




                                       66
Page 68
           Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan dan laba
           bersih tahun berjalan Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing
           adalah sebesar USD 4.395,71 juta dan USD 313,88 juta.

           Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan dan laba bersih tahun berjalan
           Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar
           USD 614,39 juta dan USD 363,20 juta.

           Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
           tersebut di atas, setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan
           berpotensi memperoleh tambahan laba bersih tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035, sehingga diharapkan
           dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan
           datang.

           Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan dapat menggunakan
           dana yang diperoleh dari Rencana Transaksi untuk melakukan transisi bisnis
           dengan strategi pertumbuhan anorganik dan organik di seluruh bisnis dan
           proyek yang memiliki potensi dengan tingkat balikan yang diharapkan dapat
           memberikan kontribusi positif. Hal ini diharapkan menjadi peluang bagi
           Perseroan untuk dapat memastikan arah strategis yang selaras dengan tren
           keberlanjutan global, komitmen, dan praktik terbaik bagi Perseroan.

           Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
           tersebut di atas, setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan
           berpotensi memperoleh tambahan laba bersih tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035, sehingga diharapkan
           dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan
           datang.

III.E.2.   Biaya atau Pendapatan yang Relevan

           Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, tidak
           terdapat biaya atau pendapatan yang relevan yang signifikan terkait dengan
           Rencana Transaksi, selain yang telah diungkapkan dalam Laporan Pendapat
           Kewajaran.




                                        67
Page 69
III.E.3.     Informasi Non-Keuangan yang Relevan

III.E.3.a.   Produk yang dihasilkan

             Ruang lingkup kegiatan usaha SBG adalah bergerak dalam bidang aktivitas
             penjualan bahan bakar, pertambangan batu bara, dan jasa konsultasi
             manajemen. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen
             Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2025, SBG memiliki penyertaan saham
             pada TETPL, KRA, dan JMB dengan kepmilikan efektif masing-masing sebesar
             100,00%, 76,75%, dan 76,75%.

             Ruang lingkup kegiatan usaha TETPL adalah bergerak dalam bidang
             perdagangan dan pemasaran batu bara.

             Ruang lingkup kegiatan usaha KRA dan JM masing-masing adalah bergerak
             dalam bidang pertambangan, perdagangan, konstruksi, industri transportasi
             darat, perbengkelan dan jasa.

             Dengan demikian, produk yang dihasilkan oleh Perseroan melalui TETPL,
             KRA, dan JMB adalah pertambangan, perdagangan, dan pemasaran batu
             bara.

III.E.3.b.   Pasar Geografis

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis TETPL, KRA, dan
             JMB meliputi Indonesia, Singapura, Taiwan, Jepang, dan Vietnam.

III.E.3.c.   Pesaing Usaha

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha TETPL, KRA, dan JMB
             adalah sebagai berikut:

             •   PT Kaltim Prima Coal;
             •   PT Berau Coal;
             •   PT Kideco Jaya Agung;
             •   PT Adimitra Baratama Nusantara; dan
             •   PT Multi Harapan Utama.

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang perdagangan batu bara dan
             pertambangan batu bara, TETPL, KRA, dan JM telah memiliki kontrak
             penjualan batu bara secara khusus dengan para pelanggan kunci, yaitu Taiwan
             Power Company, Nghi Son 2 Power Company Ltd., PT Bhumi Jati Power,
             Itochu Corporation, dan PT Paiton Energy sehingga TETPL, KRA, dan JMB
             telah memiliki jaringan pemasaran batu bara untuk memenuhi kebutuhan pasar
             domestik maupun pasar ekspor, khususnya kawasan Asia guna meningkatkan
             daya saing di industri pertambangan batu bara.




                                           68
Page 70
             Selanjutnya, dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang pertambangan
             batu bara, KRA dan JM telah melakukan kerjasama dengan PT Pamapersada
             Nusantara sebagai kontraktor pertambangan batu bara yang telah memiliki
             pengalaman di bidang pertambangan batubara. Dengan demikian, KRA dan
             JMB senantiasa dapat meningkatkan kapasitas produksi dan optimalisasi
             kegiatan operasional pertambangan batu bara secara berkelanjutan guna
             memenuhi pasokan batu baranya untuk memenuhi volume penjualan kepada
             para pelanggan kunci TETPL, KRA, dan JM.

III.E.3.d.   Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan
             TETPL, KRA, dan JMB adalah sebagai berikut:

             •   Meningkatkan kapasitas produksi dan optimalisasi kegiatan operasional
                 pertambangan batu bara secara berkelanjutan.
             •   Memperluas jaringan pemasaran batu bara untuk memenuhi kebutuhan
                 pasar domestik maupun pasar ekspor, khususnya kawasan Asia.
             •   Menjaga efisiensi operasional dan pengelolaan biaya guna meningkatkan
                 daya saing perusahaan di industri pertambangan batu bara.
             •   Menerapkan kegiatan usaha pertambangan yang sesuai dengan ketentuan
                 peraturan perundang-undangan serta prinsip tata kelola perusahaan yang
                 baik.
             •   Meningkatkan penjualan batu bara pada pasar domestik dan internasional.
             •   Meningkatkan optimalisasi perdagangan dan distribusi batu bara.
             •   Memperluas jaringan pemasaran di kawasan Asia;

III.E.3.e.   Prosedur Pengambilan Keputusan atas Rencana Transaksi

             Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses
             pengambilan keputusan atas Rencana Transaksi telah dilakukan melalui
             proses yang sesuai prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana
             atas Rencana Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan dari Direktur
             Utama dan Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan rencana
             atas Rencana Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis
             internal, sebagaimana konfirmasi dengan manajemen Perseroan. Dengan
             demikian, manajemen telah mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh
             perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai transaksi dengan
             memperhatikan alternatif lain.




                                           69
Page 71
IV.   ANALISIS ATAS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI

      Analisis kewajaran Rencana Transaksi secara lengkap adalah sebagai berikut:

      1. Berdasarkan PJBPSB, Perseroan merencanakan untuk menjual dan
         mengalihkan atas 4.995 saham atau setara dengan 99,90% saham SBG
         dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,79 triliun, kepada IPB, pihak yang tidak
         terafiliasi dengan Perseroan. Selanjutnya, berdasarkan penilaian yang
         dilakukan oleh KJPP KR terhadap 99,90% saham SBG sebagaimana
         termuat dalam laporannya No. 00117/2.0162-00/BS/02/0153/1/V/2026
         tanggal 17 Juni 2026, nilai pasar 99,90% saham SBG adalah sebesar
         USD 103,12 juta atau setara dengan Rp 1,73 triliun dengan menggunakan
         asumsi Kurs BI.

         Dengan demikian, nilai transaksi sebesar Rp 1,79 triliun adalah lebih tinggi
         dari nilai pasar 99,90% saham SBG sebesar Rp 1,73 triliun, sehingga
         Perseroan berpotensi membukukan keuntungan. Selisih nilai transaksi
         sebesar 3,33% tersebut telah sesuai dengan POJK 35/2020, persentase
         mana tidak melebihi 7,50% dari nilai pasar 99,90% saham SBG sebesar
         Rp 1,73 triliun.

      2. Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
         tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035:

         Sebelum Rencana Transaksi
                                                                                                      (Dalam ribuan USD)

                                 Keterangan           31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29      31/12/30

          Pendapatan                                    307.381       338.043       409.475       438.396       476.242
          Beban pokok pendapatan                        281.604       307.032       361.852       377.093       407.963
          Laba bruto                                     25.777        31.011        47.624        61.304        68.280
          Beban usaha                                    13.154        13.121        14.161        15.634        17.059
          Laba usaha                                      12.623        17.890        33.462        45.670        51.220
          Beban lain-lain                                (23.835)      (20.970)      (20.635)      (16.146)      (13.749)
          Laba sebelum beban pajak penghasilan           (11.212)       (3.080)       12.827        29.524        37.471
          Beban pajak penghasilan                         (7.483)      (10.051)      (12.622)      (14.063)      (14.728)
          Laba bersih tahun berjalan                     (18.695)      (13.132)         205        15.461        22.744



                                                                                                      (Dalam ribuan USD)

                                 Keterangan           31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34      31/12/35

          Pendapatan                                    511.575       582.887       532.121       448.023       351.568
          Beban pokok pendapatan                        437.020       480.338       432.227       358.275       285.111
          Laba bruto                                     74.555       102.549        99.894        89.747        66.456
          Beban usaha                                    18.724        20.916        23.265        25.550        28.125
          Laba usaha                                     55.830        81.633        76.628        64.197        38.332
          Beban lain-lain                                (9.006)        2.755        18.350        26.774        33.217
          Laba sebelum beban pajak penghasilan            46.824        84.388        94.978        90.971        71.549
          Beban pajak penghasilan                        (15.083)      (18.629)      (18.421)      (16.478)      (12.800)
          Laba bersih tahun berjalan                     31.741        65.759        76.557        74.493        58.749




                                                 70
Page 72
Setelah Rencana Transaksi
                                                                                            (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan           31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29      31/12/30

Pendapatan                                      40.744        57.213        61.820        65.263        63.611
Beban pokok pendapatan                          32.924        41.360        46.102        47.465        27.751
Laba bruto                                       7.820        15.853        15.718        17.798        35.860
Beban usaha                                      7.582         8.056         9.123        10.393        11.732
Laba usaha                                         238         7.797         6.595         7.405        24.128
Beban lain-lain                                 18.961        24.845        25.081        26.660        29.521
Laba sebelum beban pajak penghasilan            19.199        32.642        31.676        34.065        53.649
Beban pajak penghasilan                         (4.167)       (5.522)       (6.410)       (7.157)       (7.079)
Laba bersih tahun berjalan                      15.032        27.120        25.266        26.908        46.570



                                                                                            (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan           31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34      31/12/35

Pendapatan                                     64.251        64.967        65.630        66.371        64.523
Beban pokok pendapatan                         27.849        27.980        28.061        28.150        26.350
Laba bruto                                     36.402        36.987        37.569        38.221        38.173
Beban usaha                                    13.372        15.369        17.794        20.730        24.237
Laba usaha                                     23.031        21.618        19.775        17.491        13.936
Beban lain-lain                                32.018        33.234        33.310        33.264        33.217
Laba sebelum beban pajak penghasilan           55.049        54.853        53.085        50.755        47.153
Beban pajak penghasilan                        (7.381)       (7.590)       (7.764)       (7.926)       (7.927)
Laba bersih tahun berjalan                     47.668        47.263        45.321        42.829        39.227




Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan dan laba
bersih tahun berjalan Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-
masing adalah sebesar USD 4.395,71 juta dan USD 313,88 juta.

Selanjutnya, proyeksi jumlah pendapatan dan laba bersih tahun berjalan
Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar
USD 614,39 juta dan USD 363,20 juta.

Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
tersebut di atas, setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan
berpotensi memperoleh tambahan laba bersih tahun berjalan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035, sehingga
diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa
yang akan datang.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan dapat menggunakan
dana yang diperoleh dari Rencana Transaksi untuk melakukan transisi
bisnis dengan strategi pertumbuhan anorganik dan organik di seluruh bisnis
dan proyek yang memiliki potensi dengan tingkat balikan yang diharapkan
dapat memberikan kontribusi positif. Hal ini diharapkan menjadi peluang
bagi Perseroan untuk dapat memastikan arah strategis yang selaras
dengan tren keberlanjutan global, komitmen, dan praktik terbaik bagi
Perseroan.




                                       71
Page 73
  Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
  tersebut di atas, setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan
  berpotensi memperoleh tambahan laba bersih tahun berjalan untuk tahun
  yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035, sehingga
  diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa
  yang akan datang.

4. Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba bersih tahun berjalan
   konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana Transaksi untuk
   tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035
   masing-masing adalah sebesar USD 179,45 juta dan USD 248,71 juta.
   Dengan demikian, jumlah nilai kini dari proyeksi laba bersih tahun berjalan
   konsolidasian Perseroan setelah Rencana Transaksi untuk tahun yang
   berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035 lebih besar
   daripada jumlah nilai kini dari proyeksi laba bersih tahun berjalan
   konsolidasian Perseroan sebelum Rencana Transaksi untuk tahun yang
   berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035. Dalam
   perhitungan nilai kini, digunakan tingkat diskonto sebesar 7,21%, yang
   merupakan biaya modal ekuitas Perseroan, yang ditentukan dengan
   menggunakan formula sebagai berikut:

  Biaya modal ekuitas, yang ditentukan dengan capital asset pricing model
  (CAPM) dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:

  ke    =        Rf + ( β x RPm ) – RBDS

  di mana:

  ke        =   Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu,
                atau biaya modal ekuitas/saham biasa
  Rf        =   Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko
                (risk free rate)
  β         =   Beta
  RPm       =   Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
                premium)

  Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
  tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas
  risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk
  jangka panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal
  31 Desember 2025, maka instrumen bebas risiko yang dipakai, yaitu
  obligasi Indonesia berjangka panjang dalam mata uang USD dengan
  tingkat yield rata-rata sebesar 4,87% yang diperoleh dari Bloomberg dan
  angka tersebut akan digunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko.




                                 72
Page 74
RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan
tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity
market risk premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara
(country-specific risk premiums) seperti volatilitas harga saham untuk
menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutsertakan
risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi
perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat
premi risiko sebesar 6,69%, yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran
(New York University Business School) tahun 2025 yang diterbitkan pada
bulan Januari 2026.

Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas.
Beta akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity
risk premium. Beta Perseroan diperoleh dari riset Bloomberg per tanggal
31 Desember 2025 sebesar 0,59.

Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan
CAPM dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar
1,62% diperoleh biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak
dalam perhitungan di bawah ini:

ke           =        Rf + ( β x RPm ) – RBDS
             =        4,87% + ( 0,59 x 6,69% ) – 1,62%
             =        7,21%

Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba bersih tahun berjalan SBG
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 – 2035
adalah sebagai berikut:

Sebelum Rencana Transaksi
                                                                                        (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan         31/12/26      31/12/27      31/12/28    31/12/29     31/12/30

Laba bersih tahun berjalan                   (18.695)      (13.132)         205      15.461        22.744
Faktor diskonto                               0,9658        0,9009       0,8403      0,7838        0,7311
Nilai kini                                   (18.056)      (11.830)         172      12.118        16.628



                                                                                        (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan         31/12/31      31/12/32      31/12/33    31/12/34     31/12/35

Laba bersih tahun berjalan                   31.741        65.759        76.557      74.493        58.749
Faktor diskonto                              0,6819        0,6360        0,5932      0,5533        0,5161
Nilai kini                                   21.644        41.823        45.414      41.217        30.321
Jumlah nilai kini                           179.450




                                    73
Page 75
   Setelah Rencana Transaksi
                                                                                          (Dalam ribuan USD)

                           Keterangan        31/12/26     31/12/27     31/12/28     31/12/29     31/12/30

    Laba bersih tahun berjalan                  15.032       27.120       25.266       26.908        46.570
    Faktor diskonto                             0,9658       0,9009       0,8403       0,7838        0,7311
    Nilai kini                                  14.518       24.432       21.231       21.091        34.047



                                                                                          (Dalam ribuan USD)

                           Keterangan        31/12/31     31/12/32     31/12/33     31/12/34      31/12/35

    Laba bersih tahun berjalan                   47.668       47.263       45.321       42.829        39.227
    Faktor diskonto                              0,6819       0,6360       0,5932       0,5533        0,5161
    Nilai kini                                   32.505       30.059       26.884       23.697        20.245
    Jumlah nilai kini                           248.710




5. Berdasarkan Informasi keuangan konsolidasian proforma tanggal
   31 Desember 2025 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
   dengan laporan arus asurans praktisi independen atas kompilasi informasi
   keuangan proforma yang telah direviu oleh KAP TT, setelah Rencana
   Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi menurunkan rasio debt to
   equity (DER ratio) Perseroan dari 169,33 menjadi 132,88 yang diharapkan
   dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan
   memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

6. Berdasarkan proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum
   dan setelah Rencana Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2025 yang telah direviu oleh KAP TT, setelah Rencana
   Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi meningkatkan laba bersih
   tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2025 dari USD 1,50 juta menjadi USD 7,33 juta, sehingga
   diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan
   pada masa yang akan datang dan memberikan nilai tambah bagi seluruh
   pemegang saham Perseroan.

7. Sejalan dengan misi Perseroan yang berfokus dalam menyusun strategi
   optimal untuk pertumbuhan masa mendatang, maka Perseroan berupaya
   untuk terus memanfaatkan peluang bisnis yang ada dengan melakukan
   Rencana Transaksi. Perseroan memandang Rencana Transaksi
   merupakan salah satu langkah bisnis yang dapat diraih untuk
   merealisasikan investasi yang telah dilakukan Perseroan pada sektor
   industri pertambangan batu bara yang dimiliki SBG dan Entitas Anak SBG
   dan membuka peluang investasi bisnis baru bagi Perseroan dengan
   menggunakan dana hasil keuntungan atas nilai investasi tersebut untuk
   meningkatkan kinerja keuangan Perseroan yang pada akhirnya dapat
   meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan dan memberikan
   nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.




                                        74
Page 76
             8. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
                berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, SBG memiliki Pinjaman kepada
                BMRI, di mana Pinjaman tersebut merupakan fasilitas refinancing atas
                pinjaman sebelumnya yang diperoleh sehubungan dengan akuisisi Entitas
                Anak SBG yang mayoritas bergerak dalam bidang pertambangan dan
                perdagangan batu bara. Dengan melakukan Rencana Transaksi, Perseroan
                akan terlepas dari kewajiban yang sebelumnya tercatat secara
                konsolidasian pada laporan keuangan konsolidiasian Perseroan. Hal ini
                akan menurunkan DER Perseroan secara signifikan sehingga dapat
                mengurangi beban keuangan atas Pinjaman pada masa yang akan datang
                dan meningkatkan kinerja keuangan Perseoran pada masa yang akan
                datang.

             9. Rencana Transaksi juga merupakan bagian dari mitigasi risiko Perseroan
                dalam menghadapi ketidakpastian kondisi perekonomian yang masih
                bergerak fluktuatif sehingga dapat memberikan dampak negatif bagi industri
                komoditas, khususnya batu bara baik dalam hal permintaan-penawaran dan
                harga yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja keuangan
                Perseroan secara konsolidasian. Dengan antisipasi dan perencanaan yang
                terstruktur, Perseroan menyadari perlunya mengambil keputusan strategis
                untuk menjaga dan mempertahankan bisnis Perseroan yang lebih stabil
                dan berkelanjutan dengan melakukan inovasi dan memperoleh peluang
                investasi yang diyakini dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan
                seluruh pemegang saham Perseroan.

             10. Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan dapat menggunakan
                 dana yang diperoleh dari Rencana Transaksi untuk melakukan transisi
                 bisnis dengan strategi pertumbuhan anorganik dan organik di seluruh bisnis
                 dan proyek yang memiliki potensi dengan tingkat balikan yang diharapkan
                 dapat memberikan kontribusi positif. Hal ini diharapkan menjadi peluang
                 bagi Perseroan untuk dapat memastikan arah strategis yang selaras
                 dengan tren keberlanjutan global, komitmen, dan praktik terbaik bagi
                 Perseroan.


KESIMPULAN

Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data, dan informasi yang diperoleh
dari manajemen Perseroan yang digunakan dalam penyusunan laporan ini, penelaahan atas
dampak keuangan Rencana Transaksi sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah wajar.




                                            75
Page 77
DISTRIBUSI PENDAPAT KEWAJARAN INI

Pendapat Kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau untuk
kepentingan lain. Pendapat Kewajaran ini tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang
saham untuk menyetujui Rencana Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan
dengan Rencana Transaksi dan tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang
saham.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran ini secara
keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang
mendasari Pendapat Kewajaran ini.

Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung
jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran kami karena peristiwa-
peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran ini. Pendapat Kewajaran ini tidak
sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel perusahaan
(corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.


Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN




Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan

Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : KEP-210/KS.13/2026
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996




                                            76
Page 78
                                                                             Lampiran A

                                PERNYATAAN PENILAI


1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
   pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.

2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

3. KR tidak memiliki pinjaman dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi
   dengan Perseroan.

4. Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
   merugikan pihak manapun.

5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.

6. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan
   dengan benar dan kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.




                                           77
Page 79
                                                                                                            Lampiran B

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Sebelum Rencana Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 - 2035

                                                                                                          (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan                       31/12/26      31/12/27      31/12/28        31/12/29      31/12/30

Pendapatan                                                 307.381       338.043         409.475      438.396       476.242
Beban pokok pendapatan                                     281.604       307.032         361.852      377.093       407.963
Laba bruto                                                  25.777        31.011          47.624       61.304        68.280
Beban usaha                                                 13.154        13.121          14.161       15.634        17.059
Laba usaha                                                  12.623        17.890          33.462        45.670        51.220
Beban lain-lain                                            (23.835)      (20.970)        (20.635)      (16.146)      (13.749)
Laba sebelum beban pajak penghasilan                       (11.212)       (3.080)         12.827        29.524        37.471
Beban pajak penghasilan                                     (7.483)      (10.051)        (12.622)      (14.063)      (14.728)
Laba bersih tahun berjalan                                 (18.695)      (13.132)           205        15.461        22.744



                                                                                                          (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan                       31/12/31      31/12/32      31/12/33        31/12/34      31/12/35

Pendapatan                                                 511.575       582.887         532.121      448.023       351.568
Beban pokok pendapatan                                     437.020       480.338         432.227      358.275       285.111
Laba bruto                                                  74.555       102.549          99.894       89.747        66.456
Beban usaha                                                 18.724        20.916          23.265       25.550        28.125
Laba usaha                                                  55.830        81.633          76.628       64.197        38.332
Beban lain-lain                                             (9.006)        2.755          18.350       26.774        33.217
Laba sebelum beban pajak penghasilan                        46.824        84.388          94.978        90.971        71.549
Beban pajak penghasilan                                    (15.083)      (18.629)        (18.421)      (16.478)      (12.800)
Laba bersih tahun berjalan                                  31.741        65.759          76.557       74.493        58.749



PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Rencana Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 - 2035

                                                                                                          (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan                       31/12/26      31/12/27      31/12/28        31/12/29      31/12/30

Pendapatan                                                  40.744        57.213          61.820       65.263        63.611
Beban pokok pendapatan                                      32.924        41.360          46.102       47.465        27.751
Laba bruto                                                   7.820        15.853          15.718       17.798        35.860
Beban usaha                                                  7.582         8.056           9.123       10.393        11.732
Laba usaha                                                     238         7.797           6.595        7.405        24.128
Beban lain-lain                                             18.961        24.845          25.081       26.660        29.521
Laba sebelum beban pajak penghasilan                        19.199        32.642          31.676       34.065        53.649
Beban pajak penghasilan                                     (4.167)       (5.522)         (6.410)      (7.157)       (7.079)
Laba bersih tahun berjalan                                  15.032        27.120          25.266       26.908        46.570




                                                           78
Page 80
                                                                                    (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan      31/12/31     31/12/32     31/12/33     31/12/34     31/12/35

Pendapatan                                64.251       64.967       65.630       66.371        64.523
Beban pokok pendapatan                    27.849       27.980       28.061       28.150        26.350
Laba bruto                                36.402       36.987       37.569       38.221        38.173
Beban usaha                               13.372       15.369       17.794       20.730        24.237
Laba usaha                                23.031       21.618       19.775       17.491        13.936
Beban lain-lain                           32.018       33.234       33.310       33.264        33.217
Laba sebelum beban pajak penghasilan      55.049       54.853       53.085       50.755        47.153
Beban pajak penghasilan                   (7.381)      (7.590)      (7.764)      (7.926)       (7.927)
Laba bersih tahun berjalan                47.668       47.263       45.321       42.829        39.227




                                         79
Page 81
                                                                                                          Lampiran C

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Sebelum Rencana Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 - 2035

                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan                        31/12/26        31/12/27      31/12/28    31/12/29     31/12/30

Laba bersih tahun berjalan                                   (18.695)       (13.132)         205      15.461        22.744
Faktor diskonto                                               0,9658         0,9009       0,8403      0,7838        0,7311
Nilai kini                                                   (18.056)       (11.830)         172      12.118        16.628



                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan                        31/12/31        31/12/32      31/12/33    31/12/34     31/12/35

Laba bersih tahun berjalan                                   31.741         65.759        76.557      74.493        58.749
Faktor diskonto                                              0,6819         0,6360        0,5932      0,5533        0,5161
Nilai kini                                                   21.644         41.823        45.414      41.217        30.321
Jumlah nilai kini                                           179.450



PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Setelah Rencana Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 - 2035

                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan                        31/12/26        31/12/27      31/12/28    31/12/29     31/12/30

Laba bersih tahun berjalan                                   15.032         27.120        25.266      26.908        46.570
Faktor diskonto                                              0,9658         0,9009        0,8403      0,7838        0,7311
Nilai kini                                                   14.518         24.432        21.231      21.091        34.047



PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Setelah Rencana Transaksi
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2026 - 2035

                                                                                                         (Dalam ribuan USD)

                       Keterangan                        31/12/31        31/12/32      31/12/33    31/12/34     31/12/35

Laba bersih tahun berjalan                                   47.668         47.263        45.321      42.829        39.227
Faktor diskonto                                              0,6819         0,6360        0,5932      0,5533        0,5161
Nilai kini                                                   32.505         30.059        26.884      23.697        20.245
Jumlah nilai kini                                           248.710




                                                            80
Page 82
                                                                              Lampiran D


Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi

Pada tanggal 21 Mei 2026, Perseroan dan IPB telah menandatangani PJBPSB sehubungan
dengan Rencana Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting dalam PJBPSB adalah
sebagai berikut:

•   Pihak-pihak yang Bertransaksi

    Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan PJBPSB adalah Perseroan dan IPB.

•   Objek dan Nilai Transaksi

    Objek dan nilai transaksi berdasarkan PJBPSB adalah Perseroan bermaksud untuk
    menjual dan mengalihkan atas 4.995 saham atau setara dengan 99,90% saham SBG
    (selanjutnya disebut “Saham Yang Dijual”) kepada IPB dan IPB bermaksud untuk
    membeli dan menerima Saham Yang Dijual dari Perseroan dengan nilai transaksi
    sebesar Rp 1,79 triliun.

•   Tanggal Penyelesaian

    Tanggal penyelesaian berdasarkan PJBPSB adalah tanggal terlaksananya penyelesaian
    atau selambat-lambatnya lima bulan setelah jangka waktu Uji Tuntas yang mana akan
    dilakukan oleh IPB dalam jangka waktu satu bulan terhitung sejak tanggal PJBPSB atau
    jangka waktu lain yang disepakati.

•   Syarat-syarat Pendahuluan

    Syarat-syarat pendahuluan berdasarkan PJBPSB adalah sebagai berikut:

    -   Penyelesaian Uji Tuntas, seluruh proses Uji Tuntas sebagaimana diatur dalam
        PJBPSB telah diselesaikan dengan hasil yang sepenuhnya memuaskan IPB, baik
        dari aspek hukum, keuangan, perpajakan, operasional, teknis, maupun aspek lain
        yang dianggap relevan oleh IPB. Untuk menghindari keragu-raguan, IPB wajib
        memberitahukan secara tertulis kepada Perseroan dan PT Bara Ekatama Abadi
        (selanjutnya disebut “BEA”), kepuasan atau ketidak-puasannya atas Uji Tuntas,
        selambat-lambatnya dua minggu setelah jangka waktu Uji Tuntas sebagaimana
        diatur dalam PJBPSB, beserta dengan alasannya. Apabila IPB tidak
        memberitahukan secara tertulis dalam jangka waktu tersebut di atas, maka IPB
        dianggap puas atau menerima hasil Uji Tuntas.

    -   Dengan tetap mengacu pada PJBPSB, Perseroan dan BEA telah memperoleh
        seluruh persetujuan yang dipersyaratkan berdasarkan anggaran dasar, peraturan
        internal, dan/atau ketentuan hukum yang berlaku, termasuk namun tidak terbatas
        pada persetujuan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Rapat Umum Pemegang
        Saham.




                                           81
Page 83
-   IPB telah memperoleh dan menyerahkan kepada Perseroan dan BEA seluruh
    persetujuan internal yang dipersyaratkan sesuai ketentuan hukum dan anggaran
    dasarnya, pada tanggal PJBPSB ini.

-   Dengan tetap mengacu PJBPSB, Perseroan dan BEA, SGB dan Entitas Anak SBG
    telah memperoleh seluruh persetujuan yang dipersyaratkan dan memenuhi
    persyaratan yang diperlukan berdasarkan anggaran dasar, peraturan internal,
    dan/atau ketentuan hukum yang berlaku, termasuk namun tidak terbatas pada
    Persetujuan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Rapat Umum Pemegang Saham,
    Kreditur, serta pihak ketiga lainnya di mana SBG dan Entitas Anak SBG terikat
    dalam suatu perjanjian (sebagaimana berlaku).

-   Pada Tanggal Penyelesaian, telah dilakukannya pelunasan atas kewajiban-
    kewajiban yang ada di SBG dan Entitas Anak SBG sampai dengan 31 Maret 2026
    oleh termasuk akan tetapi tidak terbatas pada:

    5. Kewajiban SBG kepada BMRI sebesar Rp 4.878.268.616.018;

    6. Kewajiban ABE, JM dan KRA kepada PT Pamapersada Nusantara dengan
       perincian sebagaimana terlampir dalam PJBPSB;


    7. Kewajiban    JM    kepada      PT     Cahaya    Mega     Cemerlang     sebesar
       Rp.1.251.951.730.219,25;

    8. Kewajiban JM kepada PT Global Solid Transfer sebesar Rp.201.504.800.693.

    Adapun jumlah total masing-masing kewajiban tersebut diatas akan disesuaikan
    dengan konfirmasi dari masing-masing kreditur dimaksud, sebelum tanggal
    pembayaran.

    -   Tidak adanya Dampak Material Merugikan (Material Adverse Effect), sejak
        tanggal penandatanganan PJBPSB ini sampai dengan Tanggal Penyelesaian
        Rencana Transaksi, tidak terjadi peristiwa, keadaan, atau perubahan yang
        menimbulkan atau berpotensi menimbulkan Dampak Material Merugikan
        terhadap kondisi keuangan, aset, kewajiban, kegiatan usaha, atau prospek SBG.

    -   Tidak adanya proses pengadilan, sengketa material, tidak terdapat gugatan,
        tuntutan, klaim, pemeriksaan, atau proses hukum lainnya yang bersifat material
        terhadap SBG yang dapat menghambat atau merugikan pelaksanaan Rencana
        Transaksi ini.

    -   Dengan tetap mengacu pada PJBPSB, dalam hal terjadi perubahan pengendali
        dalam SBG akibat jual beli berdasarkan PJBPSB ini, maka ketentuan Pasal 127
        Undang-Undang Perseroan Terbatas telah dipenuhi oleh SBG, termasuk namun
        tidak terbatas pada pengumuman penjualan dan pembelian Saham Yang Dijual
        oleh IPB dari Perseroan dan BEA (i) dalam surat kabar yang beredar di
        Indonesia dan (ii) kepada karyawan dari SBG.




                                        82
Page 84
    -   Dengan tetap mengacu pada PJBPSB, Perseroan dan BEA telah menunjuk penilai
        independen, dan mendapatkan hasil penilaian dan faireness opinion dari penilai
        independen tersebut.

    -   IPB telah memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan Entitas Anak SBG yang
        berdomisili di luar Indonesia, berdasarkan regulasi atau peraturan negara setempat
        termasuk akan tetapi tidak terbatas pada hukum negara Singapura dan/atau
        Hongkong.

•   Hukum yang Berlaku

    Hukum yang berlaku berdasarkan PJBPSB adalah PJBPSB dibuat, ditafsirkan, dan
    dilaksanakan berdasarkan serta tunduk sepenuhnya pada hukum yang berlaku di
    Republik Indonesia.




                                            83
Page 85
                                                                           Lampiran E

KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal
15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas
Jasa Keuangan (selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi
Penunjang Pasar Modal dari OJK No. KEP-210/KS.13/2026, telah ditunjuk oleh manajemen
Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat penugasan No. KR/260415-001
tanggal 15 April 2026 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan untuk memberikan
pendapat sebagai penilai independen atas nilai pasar 99,90% saham SBG. Hasil penilaian
atas 99,90% saham SBG tersebut tertuang dalam laporan penilaian 99,90% saham SBG
dengan No. 00096/2.0162-00/BS/02/0153/1/V/2026 tanggal 20 Mei 2026 dengan ringkasan
sebagai berikut:

1. Pihak-pihak yang Bertransaksi

   Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan dan IPB.

2. Objek Penilaian

   Objek Penilaian adalah nilai pasar 99,90% saham SBG.

3. Tujuan Penilaian

   Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang
   nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang USD dan/atau
   ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2025.

4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas

   Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
   dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan
   tanggal penerbitan laporan penilaian ini.

   Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan
   pada proyeksi laporan keuangan TETPL, KRA, dan JMB yang disusun oleh manajemen
   TETPL, KRA, dan JMB. Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai
   asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja TETPL, KRA, dan JMB pada tahun-tahun
   sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa yang akan datang. Kami
   telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan tersebut agar dapat
   menggambarkan kondisi operasi dan kinerja TETPL, KRA, dan JMB yang dinilai pada
   saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang
   signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja TETPL, KRA, dan JMB yang dinilai
   dan telah mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami bertanggung
   jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi laporan keuangan
   berdasarkan kinerja historis TETPL, KRA, dan JMB dan informasi manajemen TETPL,
   KRA, dan JMB terhadap proyeksi laporan keuangan TETPL, KRA, dan JMB tersebut.
   Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian SBG dan kesimpulan nilai akhir.




                                          84
Page 86
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian.
Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan (update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi
lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan dan SBG atau yang tersedia secara
umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami
tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap
informasi-informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen
Perseroan dan SBG bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut
dapat memengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung
jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan,
kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan
informasi sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.

Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan
mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini
telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak
dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan
yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian
sebagai dasar untuk melakukan analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam
data yang dijadikan sebagai dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat
non-disclaimer opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali
terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat memengaruhi operasional
Perseroan dan SBG.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan
tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut
juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran
hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum SBG
berdasarkan anggaran dasar SBG.




                                        85
Page 87
5. Metode Penilaian yang Digunakan

   Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
   diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode penyesuaian aset
   bersih (adjusted net asset method) dan metode pembanding perusahaan tercatat di
   bursa efek (guideline publicly traded company method).

   Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan
   oleh TETPL, KRA, dan JMB di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan
   perkiraan atas perkembangan usaha TETPL, KRA, dan JMB. Dalam melaksanakan
   penilaian dengan metode ini, operasi TETPL, KRA, dan JMB diproyeksikan sesuai
   dengan perkiraan atas perkembangan usaha TETPL, KRA, dan JMB. Arus kas yang
   dihasilkan berdasarkan proyeksi laporan keuangan dikonversi menjadi nilai kini dengan
   tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari
   arus kas tersebut.

   Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari
   semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya,
   kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti
   kas/bank atau utang bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh
   dengan menghitung selisih antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak
   berwujud) dan nilai pasar liabilitas.

   Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian ini
   karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
   mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
   diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai data
   perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh TETPL, KRA, dan JMB.

   Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
   diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen
   Perseroan dan SBG. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan
   dan metode penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang berbeda.

   Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
   melakukan pembobotan.

6. Kesimpulan Penilaian

   Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan
   dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang memengaruhi penilaian,
   maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
   31 Desember 2025 adalah sebesar USD 103,12 juta.




                                               86

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.24 MB
Published26 Jun 2026
Pages87
Characters247,344
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 83 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Bank Mandiri p.6
linked person Amir Abadi Jusuf p.8
linked org PT KB Valbury Sekuritas p.16
linked — Morgan Stanley p.16
linked person Nengah Rama Gautama p.20
linked org PT DMS Investama p.20
linked org PT Pamapersada Nusantara p.23 ×5
linked org PT Bhumi Jati Power p.69
linked org Itochu Corporation p.69
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×3
possible org Tjahjadi p.10 ×2
possible person David Wijaya p.10
possible org Bursa Efek Indonesia p.11 ×3
possible person Achmad Widjaja p.16
possible person Pradjoto p.20
possible person Mohamad Prapanca p.20
possible person Fuad Helmy p.20
possible person Gema Pratama p.20
unresolved org PT Indo Panca Borneo p.2
unresolved org PT Sintesa Bara Gemilang p.2
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×3
unresolved org Nusantara Mining Limited p.4
unresolved org Sakari Resources Yoxford Holdings Ltd p.4
unresolved org PT Bahari p.4
unresolved org PT Sinergy p.4
unresolved org PT BaharI Perdana p.4
unresolved org PT Bumi Borneo p.4
unresolved org PT Borneo Citra p.4
unresolved org PT Bahari Putra Pertiwi Nusantara p.4
unresolved org PT Bumi Borneo Perdana p.4
unresolved org PT Tri Tunggal p.4
unresolved org PT Reyka Wahana p.4
unresolved org PT Karbon Mahakam p.4
unresolved org PT Sentika Mitra p.4
unresolved org PT Citra Pertiwi Lestari Bersama Digdjaya p.4
unresolved org PT Metalindo Bumi p.4
unresolved org PT Mutiara Kapuas p.4
unresolved org PT Separi Energy Raya p.4
unresolved org PT Kemilau Rindang p.4
unresolved org PT Jembayan p.4
unresolved org PT Arzara Barindo Abadi p.4
unresolved org Mawar & Rekan p.8
unresolved org Bank Indonesia p.8 ×5
unresolved org AAJAMR p.8 ×11
unresolved org Rintis p.10
unresolved org Rianto & Rekan p.10
unresolved person Dedy Lesmana p.10
unresolved org KJPP KR p.11 ×3
unresolved person Humberg Lie p.11 ×4
unresolved person Elizabeth Karina Leonita p.11 ×3
unresolved org PT Macau Oil Engineering p.15
unresolved person Elvie Sahdalena p.15
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.15
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.15 ×5
unresolved org Pte Ltd p.16
unresolved org PT Indotambang Perkasa p.16
unresolved org PT Mitratama Perkasa p.17 ×2
unresolved org PT Nusa Tambang Pratama p.17 ×2
unresolved org PT Indo Panca Borneo Dalam Rencana Transaksi p.19
unresolved person M. Nova Faisal · Notaris p.19
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- p.19
unresolved person Ir. Onny Hendro A p.20
unresolved org PT Papan Daya Utama p.20
unresolved org PT Sintesa Bara Gemilang Dalam Rencana Transaksi p.21
unresolved org PT Bara Ekatama Abadi p.22 ×3
unresolved org PT Cahaya Mega Cemerlang p.24
unresolved org PT Sintesa Bara Gemilang II. p.27
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.30
unresolved org Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara p.31
unresolved org Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM p.31
unresolved org RJRR p.49
unresolved org TT. Ikhtisar p.58
unresolved — Pembat · Penilai p.63 ×2
unresolved org PT Kaltim Prima Coal p.69
unresolved org PT Berau Coal p.69
unresolved org PT Kideco Jaya Agung p.69
unresolved org PT Adimitra Baratama Nusantara p.69
unresolved org PT Multi Harapan Utama. p.69
unresolved org PT Paiton Energy p.69
unresolved org KJPP Kusnanto p.77 ×2
unresolved org KJPP KUSNANTO & REKAN p.77
unresolved person Willy D. Kusnanto · Pimpinan Rekan p.77

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.500 8205 ms 12 Sep 2026 22:01
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi '
                            'adalah transaksi di'}],
 'currency': 'IDR',
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi adalah '
                'transaksi di',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '1.79'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result