Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 937
Page 1
07
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tata Kelola
Perusahaan
Pencapaian Terbaik Penerapan Tata Kelola
604
Kebijakan Anti Gratifikasi & Anti Suap 1035
Perusahaan Kebijakan Pengadaan Barang dan/atau Jasa 1039
Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan Kode Etik Perusahaan 1044
605
Secara Berkelanjutan
Penyediaan Dana untuk Kegiatan Sosial dan
Keterkaitan Penerapan Tata Kelola Perusahaan 1048
610 Politik
Dengan Kinerja Bank
Penyediaan Dana Untuk Pihak-Pihak Terkait
Governance Framework 611 (Related Party) dan Penyediaan Dana Besar 1049
Struktur dan Mekanisme (Large Exposure)
612
Tata Kelola Perusahaan Pemberian Kredit kepada Pihak Terkait 1051
Peningkatan Kualitas Penerapan GCG Perlindungan Hak Kreditur 1053
615
secara Berkelanjutan
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non
Rapat Umum Pemegang Saham 630 1054
Keuangan
Dewan Komisaris 652 Transparansi Tata Cara Pengaduan Nasabah
Komisaris Independen 699 1055
dan Penyelesaian Sengketa Kepada Nasabah
Direksi 703 Integritas Pelaporan Dan Sistem Teknologi
1058
Penilaian Kinerja Direksi dan Dewan Informasi
763
Komisaris Kebijakan Insider Trading dan Benturan
1059
Nominasi dan Remunerasi 768 Kepentingan
Keberagaman Direksi dan Dewan Komisaris 788 Pembelian Kembali (Buyback) Saham dan
1061
Pengungkapan Hubungan Afiliasi Dewan Obligasi
Komisaris, Direksi, dan Pemegang Saham 790 Penyimpangan Internal (Internal Fraud) 1062
Pengendali Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka
1064
Komite Di Bawah Dewan Komisaris 792 Panjang Berbasis Kinerja
Organ Pendukung Dewan Komisaris 858 Kebijakan Pengungkapan Informasi
Komite Di Bawah Direksi 862
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris 1070
dan Direksi Serta Pelaksanaannya
Organ Pendukung Direksi 899
Sistem Pelaporan Pelanggaran
Sistem Pengendalian Internal 938 1080
(Whistleblowing System)
Sistem Manajemen Risiko 946 Rencana Strategis Bank 1084
Tata Kelola Manajemen Risiko Terintegrasi 971 Transparansi Penyampaian Laporan 1091
Audit Eksternal 978 Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
Permasalahan Hukum 983 1092
Penyelenggara Negara (LHKPN)
Sanksi Administratif 989 Praktik Bad Corporate Governance 1094
Pelanggaran Hukum Terkait Ketenagakerjaan, Penerapan Tata Kelola Terintegrasi 1095
Tata Kelola
Konsumen, Kepailitan, Komersial, Persaingan 989 Pelaksanaan Penerapan Aspek Dan Prinsip
dan/atau Masalah Lingkungan Tata Kelola Perusahaan Sesuai Ketentuan 1104
Akses Informasi dan Data Perusahaan 990 Otoritas Jasa Keuangan
Kerangka Governansi, Pengelolaan, dan Penerapan Pedoman Umum Governansi
1027 1111
Pengendalian Aspek Perpajakan Korporat Indonesia (PUGKI)
Program Antipencucian Uang, Pencegahan Pelaksanaan Penerapan ASEAN Corporate
Pendanaan Terorisme, Dan Pencegahan
1138
Governance Scorecard
Perusahaan
1028
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Penerapan Prinsip Tata Kelola Perusahaan
Massal (APU, PPT, dan PPPSPM) Untuk Bank Sesuai Standar Basel Committee 1147
Kebijakan Anti Korupsi 1033 On Banking Supervision
602 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 2
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
603
Page 3
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pencapaian Terbaik Penerapan
Tata Kelola Perusahaan
Dalam melaksanakan kegiatannya, BNI senantiasa
mengedepankan prinsip dan praktik governansi
terbaik. Atas implementasi governansi yang dilakukan,
maka pada tahun 2024 BNI mendapatkan sejumlah
penghargaan dan predikat di bidang Corporate
Governance, antara lain “The Best Overall - Big Caps”
dan “The Most Trusted Company”.
115,56 92,45
“The Best Overall - Big Caps” “The Most Trusted Company”
The 15th IICD Corporate Governance Corporate Governance
Conference & Award 2024 Perception Index 2023
604 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 4
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komitmen Penerapan
Tata Kelola Perusahaan
Secara Berkelanjutan
BNI berkomitmen penuh untuk menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate
Governance/”GCG”) pada setiap aspek kegiatan bisnis sebagai landasan dalam rangka meningkatkan kinerja
dan kontribusi Bank, memaksimalkan nilai bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan, serta menjaga
keberlangsungan bisnis BNI pada jangka panjang. Konsistensi BNI dalam menerapkan dan menegakkan prinsip
GCG secara berkelanjutan di setiap kegiatan operasional tidak lepas dari kesadaran besar jajaran Dewan Komisaris,
Direksi, manajemen dan segenap Insan BNI Hi-Movers untuk selalu meningkatkan penerapan GCG secara
berkelanjutan di lingkungan BNI.
Dengan mengedepankan budaya AKHLAK dan berlandaskan semangat GCG, BNI dapat terus bertumbuh dan
berkembang sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia yang berdaya saing global. Secara garis
besar, hasil governansi yang diharapkan BNI melalui penerapan GCG yang kuat dan konsisten, adalah
sebagai berikut:
1. Berdaya saing dan berfokus ke kinerja jangka panjang
2. Beretika dan bertanggung jawab dalam menjalankan bisnis
3. Berkontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan
4. Berkemampuan dalam bertahan dan bertumbuh (corporate resilience)
Dalam rangka mencapai keberhasilan penerapan GCG yang maksimal, Direksi dan Dewan Komisaris Bank
telah menjalankan peran kepemimpinan dengan sebaik-baiknya. Komitmen penuh dari seluruh jajaran
manajemen eksekutif dan pegawai terhadap penerapan GCG ditunjukkan melalui penandatanganan
dokumen Pakta Integritas (bagi Direksi dan Dewan Komisaris) serta dokumen Komitmen Pelaksanaan
Integritas Tata Kelola Perusahaan yang Baik (bagi pegawai).
PAKTA INTEGRITAS DEWAN KOMISARIS
1
Melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan
2
Menciptakan lingkungan kerja yang
3
Bertindak objektif dan berpegang teguh
baik dan benar serta penuh tanggung bebas dari korupsi, kolusi, nepotisme pada nilai etika dan moral, adil, transparan,
jawab sesuai dengan kewenangan yang (KKN) antara lain dengan mendorong dan konsisten, serta menjunjung tinggi
diberikan oleh Anggaran Dasar PT Bank mengawasi penerapan Sistem Manajemen kejujuran dan komitmen serta mendorong
Negara Indonesia (Persero) Tbk (untuk Anti Penyuapan dan/atau Pengendalian seluruh mitra kerja untuk mengedepankan
selanjutnya disebut BNI) serta memenuhi Gratifikasi termasuk kebijakan, strategi, praktik bisnis beretika, sehat, dan
Core Values BNI, Kode Etik BNI, ketentuan evaluasi, dan kecukupan SDM dalam transparan.
internal BNI, hukum dan peraturan operasional SMAP.
perundang-undangan yang berlaku serta
prinsip-prinsip pengelolaan bank yang
sehat.
4
Menghindarkan diri dari segala bentuk
5
Berperan aktif dengan maksimal untuk
6
Bersedia dikenakan sanksi apabila dalam
benturan kepentingan (conflict of interest) mencegah kemungkinan terjadinya pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
dalam melaksanakan tugas serta tidak fraud serta tidak melakukan maupun Saya sebagai Insan BNI terbukti tidak
mempengaruhi independensi Insan BNI menoleransi segala bentuk fraud yang melaksanakan komitmen sebagaimana
lainnya. terjadi di lingkungan kerja dan bersedia tersebut di atas.
untuk melaporkan segala hal yang
dicurigai sebagai fraud (yang terjadi
di dalam lingkungan dan/atau yang
menggunakan sarana BNI) melalui media
pelaporan yang ada di BNI.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
605
Page 5
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PAKTA INTEGRITAS DEWAN DIREKSI
1
Melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan
2
Menciptakan lingkungan kerja yang
3Bertindak objektif dan berpegang teguh
baik dan benar serta penuh tanggung bebas dari korupsi, kolusi, nepotisme pada nilai etika dan moral, adil, transparan,
jawab sesuai dengan kewenangan yang (KKN) antara lain dengan mendorong dan konsisten, serta menjunjung tinggi
diberikan oleh Anggaran Dasar PT Bank mengawasi penerapan Sistem Manajemen kejujuran dan komitmen serta mendorong
Negara Indonesia (Persero) Tbk (untuk Anti Penyuapan (SMAP) dan/atau seluruh mitra kerja untuk mengedepankan
selanjutnya disebut BNI) serta memenuhi Pengendalian Gratifikasi yang diwujudkan praktik bisnis beretika, sehat, dan
Core Values BNI, Kode Etik BNI, ketentuan melalui aktivitas antara lain namun transparan.
internal BNI, hukum dan peraturan tidak terbatas pada tidak memberikan,
perundang-undangan yang berlaku serta menjanjikan, dan/atau menerima imbalan
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan dalam bentuk apapun kepada atau dari
yang Baik (Good Corporate Governance), nasabah dana maupun debitur, vendor,
dan prinsip-prinsip pengelolaan bank rekanan, mitra kerja, regulator/pengawas,
yang sehat. dan/atau pihak lainnya baik eksternal
maupun internal.
4
Menghindarkan diri dari segala bentuk
5
Tidak menggunakan informasi dan data
6Memberikan Keputusan dengan
benturan kepentingan (conflict of interest) Perusahaan untuk kepentingan pribadi penuh kehati-hatian (duty of care and
dalam melaksanakan tugas serta tidak atau pihak lain dimana hal tersebut loyalty) dan profesional dalam kegiatan
mempengaruhi independensi Insan BNI dilarang berdasarkan ketentuan internal operasional BNI di antaranya pengadaan
lainnya. dan eksternal, seperti insider trading, barang maupun jasa, pengelolaan
penyalahgunaan data perusahaan, dan SDM, pemberian penyediaan dana, dan
sebagainya. pengelolaan kegiatan usaha lainnya demi
kepentingan BNI.
7
Berperan aktif dengan maksimal untuk
8
Bersedia dikenakan sanksi apabila dalam
mencegah kemungkinan terjadinya fraud pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
serta tidak melakukan maupun mentolerir Saya sebagai Insan BNI terbukti tidak
segala bentuk fraud yang terjadi di melaksanakan komitmen sebagaimana
lingkungan kerja dan bersedia untuk tersebut di atas.
melaporkan segala hal yang dicurigai
sebagai fraud (yang terjadi di dalam
lingkungan dan/atau yang menggunakan
sarana BNI) melalui media pelaporan yang
ada di BNI.
606 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 6
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KOMITMEN PELAKSANAAN/PAKTA INTEGRITAS
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK
(GOOD CORPORATE GOVERNANCE)
Saya selaku pribadi dan dalam jabatan saya secara bersungguh-sungguh dan dengan penuh
kesadaran berkomitmen untuk:
1. Menerima dan secara konsisten mengimplementasikan Core Values AKHLAK, Kode Etik BNI,
dan Ketentuan Internal BNI.
2. Memahami dan mematuhi ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance).
3. Menjaga integritas dan memegang teguh nilai etika, moral serta kejujuran.
4. Bekerja secara profesional dan penuh kehati-hatian.
5. Secara aktif memahami dan bertanggung jawab penuh terhadap tugas dan peran yang diemban.
6. Bertanggung jawab penuh dalam menjaga kerahasiaan data Nasabah dan Perusahaan.
7. Tidak menggunakan dana, data, dan aset perusahaan untuk kepentingan pribadi dan keluarga.
8. Berperan aktif untuk mencegah serta memberantas fraud dan pelanggaran.
9. Menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
10. Menerapkan Sistem Manajemen Anti Suap dengan menghindarkan diri dari gratifikasi, suap,
dan pemerasan.
11. Tidak menggunakan dana pribadi sebagai dana talangan dan/atau rekening pribadi untuk
kepentingan kegiatan operasional perusahaan.
12. Menghindari gaya hidup berlebihan.
13. Menjaga nama baik dan bijak dalam menggunakan media sosial.
14. Menghindarkan diri dari segala bentuk benturan kepentingan (conflict of interest).
15. Bersedia untuk menyerahkan seluruh informasi yang diperlukan dalam penegakan integritas.
16. Bertanggung jawab terhadap seluruh fasilitas dan benefit yang diperoleh, serta memastikan
pemanfaatannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
17. Bersedia menerima sanksi apabila melakukan pelanggaran yang tercantum dalam pakta
integritas ini.
Saya menandatangani komitmen ini dengan itikad baik, tanpa paksaan, dan tidak dapat ditarik
kembali.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
607
Page 7
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
TUJUAN PENERAPAN TATA KELOLA 5) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
PERUSAHAAN No. 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan
Manajemen RisikoTerintegrasi bagi Konglomerasi
Penerapan praktik GCG yang kuat dan berkelanjutan Keuangan;
di lingkungan BNI bertujuan untuk: 6) POJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan
1) Meningkatkan corporate value BNI dengan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi
menerapkan prinsip GCG yang terdiri dari Keuangan;
Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, 7) POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
Independensi serta Keadilan dan Kewajaran Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik;
dalam melaksanakan bisnisnya agar BNI memiliki 8) POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris
daya saing yang kuat, baik di tingkat nasional Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik;
maupun regional, serta tercapai nilai korporasi 9) POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web
yang berkelanjutan; Emiten atau Perusahaan Publik;
2) Mendorong setiap organ BNI untuk selalu 10) POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan
menekankan budaya GCG dalam setiap Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka;
pengambilan keputusan yang dilandasi nilai dan 11) POJK No. 26/POJK.03/2015 tentang Kewajiban
norma yang berlaku serta tingkat kepatuhan yang Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
tinggi terhadap peraturan perundang-undangan Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan;
yang berlaku; 12) POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan
3) Meningkatkan kinerja BNI melalui program- atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten
program efisiensi Perseroan yang tercipta dari atau Perusahaan Publik;
terimplementasinya budaya GCG di setiap organ 13) POJK No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan
BNI; dan dan Pedoman Piagam Unit Audit Internal;
4) Meningkatkan kepercayaan investor dan 14) POJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian
menempatkan BNI sebagai pilihan utama tempat Tingkat Kesehatan Bank Umum;
berinvestasi. 15) POJK No. 5/POJK.03/2016 tentang Rencana
Bisnis Bank;
LANDASAN PENERAPAN TATA KELOLA 16) POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan
PERUSAHAAN [ACGS D.1.1] Manajemen Risiko Bagi Bank Umum;
17) POJK No. 27/POJK.03/2016 Perihal Penilaian
Implementasi GCG di BNI berlandaskan pada Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama
berbagai ketentuan dan pedoman sebagai berikut: Lembaga Jasa Keuangan;
1) Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang 18) POJK No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan
Perbankan sebagaimana telah diubah beberapa Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik;
kali, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 19) POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan
4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa
Penguatan Sektor Keuangan; Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik;
2) Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang 20) POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan
Pasar Modal sebagaimana telah diubah dengan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum;
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang 21) POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan; dan Publikasi Laporan Bank;
3) Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang 22) POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana
Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang
dengan Undang-Undang Nomor No. 6 tahun Saham Perusahaan Terbuka;
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah 23) POJK No. 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan
Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
Tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang; Terbuka Secara Elektronik;
4) Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang 24) POJK No. 45/POJK.03/2020 tentang Konglomerasi
Pelindungan Data Pribadi; Keuangan;
608 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 8
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
25) POJK No. 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum; 36) SEOJK No. 28/SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi
26) POJK No. 11/POJK.03/2022 tentang Manajemen Risiko Bagi Sumber Daya Manusia
Penyelenggaraan Teknologi Informasi Oleh Bank Bank Umum;
Umum; 37) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
27) POJK No. 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan No. PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan
Kualitas Sumber Daya Manusia Bank Umum; Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial
28) POJK No. 8 Tahun 2023 tentang Penerapan dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara;
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan 38) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan
di Sektor Jasa Keuangan; Usaha Milik Negara;
29) POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata 39) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No.
Kelola bagi Bank Umum; PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber
30) POJK No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara;
Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan 40) Surat Edaran Menteri Negara Badan Usaha
Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Milik Negara (BUMN) No. 2/MBU/07/2019
Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan tentang Pengelolaan BUMN yang Bersih Melalui
Terbuka; Implementasi Pencegahan Korupsi, Kolusi
31) POJK No. 12 Tahun 2024 tentang Penerapan dan Nepotisme, dan Penanganan Benturan
Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Kepentingan serta Penguatan Pengawasan
Keuangan; Intern;
32) Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan 41) Anggaran Dasar BNI;
(SEOJK) No. 14/SEOJK.03/2015 tentang 42) Piagam Direksi BNI;
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi 43) Berbagai pedoman implementasi GCG antara
Konglomerasi Keuangan; lain Pedoman Umum Governansi Korporat
33) SEOJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan Indonesia (PUGKI) yang diterbitkan oleh Komite
Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), ASEAN
Keuangan; Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang
34) SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Tata Kelola dikeluarkan oleh Organization for Economic
Perusahaan Terbuka; Cooperation and Development (OECD), dan
35) SEOJK No. 39/SEOJK.03/2016 tentang Penilaian Principles for Enhancing Corporate Governance
Kemampuan dan Kepatutan Bagi Calon yang diterbitkan oleh Basel Committee on
Pemegang Saham Pengendali, Calon Anggota Banking Supervision.
Direksi, dan Calon Anggota Dewan Komisaris
Bank;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
609
Page 9
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Keterkaitan Penerapan
Tata Kelola Perusahaan
Dengan Kinerja Bank
PENGHARGAAN BIDANG TATA KELOLA TAHUN 2024
Komitmen atas penerapan GCG yang kuat juga mendapatkan pengakuan pihak eksternal dalam bentuk
berbagai penghargaan yang diterima BNI di tahun 2024, di antaranya:
115,56 92,45
“The Best Overall - Big Caps” “The Most Trusted Company”
The 15th IICD Corporate Governance Corporate Governance
Conference & Award 2024 Perception Index 2023
PENCAPAIAN KINERJA BISNIS TAHUN 2024
Penerapan prinsip dan praktik governansi terbaik yang secara konsisten dan berkelanjutan diterapkan di
lingkungan BNI secara positif mempengaruhi kinerja Bank. Hal ini dibuktikan melalui pencapaian kinerja BNI
tahun 2024 yang positif di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Sejumlah prestasi kinerja pada aspek
keuangan dan operasional yang berhasil didapatkan BNI sepanjang tahun ini, antara lain adalah:
Pertumbuhan Kredit Pertumbuhan Tabungan Rasio CASA
Rp
775,9triliun Rp
257,5triliun 69,9%
naik 11,6% naik 11,0%
Rasio Kecukupan Modal Loan To Deposit Ratio Pertumbuhan Laba Bersih
(CAR) secara Bank Only (LDR)
Rp
21,4% 96,1% 21,5 trilliun
naik 2,7%
610 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 10
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Governance
Framework
GOVERNANCE FRAMEWORK BNI
Prinsip-Prinsip GCG
POJK & PERMEN
BUMN Transparency Accountability Responsibility Independency Fairness
Principles
PUGKI Etika Transparansi Akuntabilitas Keberlanjutan
Organ-organ Utama
RUPS
Governance
Structure
Dewan Komisaris
Direksi
Organ-organ Pendukung
Komite Dewan Komite Direksi Divisi Enterprise Risk
Komisaris Management
Divisi Corporate
Governance
Satuan Internal Audit Secretary Divisi Compliance
Process
Kebijakan-Kebijakan Perusahaan dan Alur Proses Pelaporan
Implementasi GCG
Awareness Internalisasi Assessment Eksternalisasi Monitoring/Evaluasi
Governance
Outcome
Pertumbuhan Kinerja dan Peningkatan Skor Assessment GCG
Governance Framework atau kerangka kerja tata komponen utama, yang meliputi Dewan
kelola merupakan kerangka konseptual yang Komisaris, Direksi, Komite-Komite dan Satuan
mengintegrasikan seluruh elemen tata kelola mulai Kerja Perusahaan. Adapun, yang termasuk
dari fondasi hingga target akhir yang ingin dicapai infrastruktur Tata Kelola antara lain adalah
dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik. kebijakan dan prosedur, sistem informasi
Governance Framework dibangun untuk menjadi manajemen serta tugas pokok dan fungsi
landasan yang kokoh yang akan mendasari setiap masing-masing struktur organisasi.
tindakan Perseroan agar menjadi perusahaan yang 3) Governance Process merupakan efektivitas
mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG secara proses penerapan prinsip Tata Kelola yang Baik
konsisten, komprehensif, dan berkelanjutan. yang didukung oleh kecukupan struktur dan
infrastruktur Tata Kelola Perusahaan sehingga
Governance Framework BNI terdiri dari 4 menghasilkan outcome yang sesuai dengan
(empat) elemen pokok yang diperlukan dalam harapan seluruh pemangku kepentingan.
mengimplementasikan tata kelola perusahaan, 4) Governance Outcome yaitu manifestasi dari
yaitu: penerapan tata kelola perusahaan yang konsisten
1) Governance Principles yaitu prinsip-prinsip yang dan komprehensif, yang diharapkan dapat
melandasi pelaksanaan tata kelola di BNI, yaitu memenuhi harapan pemangku kepentingan.
Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas,
Independensi, dan Fairness. BNI secara berkelanjutan memastikan penerapan
2) Governance Structure terkait dengan kecukupan GCG berjalan dengan baik di setiap aspek bisnis
Struktur dan Infrastruktur Tata Kelola agar dan semua jajaran manajemen hingga pegawai
proses penerapan prinsip Tata Kelola yang Baik Perseroan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan
menghasilkan outcome yang sesuai dengan masa depan industri perbankan yang lebih baik,
harapan pemangku kepentingan. Struktur dengan menjadikan prinsip moral, etika, dan praktik
Tata Kelola Perusahaan mencakup beberapa bisnis perbankan yang sehat sebagai prioritas
utama.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
611
Page 11
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Struktur dan Mekanisme
Tata Kelola Perusahaan
STRUKTUR ORGAN TATA KELOLA BNI
Struktur GCG BNI terdiri dari organ utama, yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris,
Direksi dan organ pendukung yang meliputi komite-komite di bawah Dewan Komisaris, Komite-komite di
bawah Direksi, Sekretaris Perusahaan, Satuan Internal Audit, Divisi Enterprise Risk Management, dan Divisi
Compliance. Setiap organ Bank mempunyai peran penting dalam pelaksanaan GCG yang efektif dengan
berkewajiban menjalankan fungsinya sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Bank yang bertujuan untuk
meningkatkan kinerja, melindungi kepentingan pemangku kepentingan, dan meningkatkan kepatuhan
terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan didukung oleh kecukupan organ tata kelola yang memadai, BNI mempunyai kemampuan untuk
menerapkan dan terus menyempurnakan implementasi praktik tata kelola yang baik di lingkup Bank dan
Entitas Anak. Hal ini tentu menjadi salah satu aspek penting yang perlu dijaga karena akan mempengaruhi
kelangsungan bisnis pada jangka panjang. Dengan menjalankan bisnis yang beretika dan bertanggung
jawab serta berfokus pada penerapan praktik usaha yang sehat, BNI optimis dapat tumbuh lebih tangguh,
lebih siap untuk mengelola tantangan, dan senantiasa mampu berakselerasi dalam menghadapi persaingan
bisnis yang semakin kompetitif di masa depan.
Struktur Organ Tata Kelola BNI
Rapat Umum Pemgang Saham
Effect & Dismisses
Direksi Dewan Komisaris
Check & Balances
Sekretaris Dewan Komisaris Independent Auditor
Komite Kebijakan
Komite Kredit
Perkreditan
Divisi Corporate
Secretary
Komite Nominasi dan
Komite Bisnis Komite Asset & Liability Remunerasi
Divisi Compliance
Komite Manajemen Risiko
Komite Human Capital
Terintergrasi
Komite Manajemen
Komite Manajemen Kinerja
Teknologi
Satuan Internal Audit Komite Audit
Komite Manajemen Risiko
Komite Perusahaan Anak
& Anti Fraud Divisi Enterprise Risk
Komite Pemantau Risiko
Management
Komite Tata Kelola
Terintegrasi
612 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 12
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
SOFT-STRUCTURE TATA KELOLA BNI 12. Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi,
Pedoman Perusahaan No. IN/029/ERM/007
Selain mempunyai organ tata kelola yang memadai, tanggal 20 Februari 2024.
BNI juga memiliki infrastruktur GCG yang terdiri 13. Kebijakan Umum Sistem Pengendalian Internal,
dari perangkat kebijakan dan pedoman internal Pedoman Perusahaan No. IN/065/ERM/009
yang lengkap untuk memperkuat awareness seluruh tanggal 09 Agustus 2024.
pegawai agar selalu memperhatikan aspek-aspek 14. Piagam Audit Intern melalui Surat Keputusan
GCG pada proses bisnis yang berjalan. Berikut ini Direksi BNI No. KP/351/DIR/R tanggal 15 Agustus
adalah daftar infrastruktur GCG yang dimiliki BNI 2024.
sesuai dengan perubahan terkini: 15. Pedoman Perusahaan Penanganan Benturan
1. Anggaran Dasar Perseroan No. 05 tanggal 04 Kepentingan No. IN/119/CMP/001 tanggal 27
Maret 2024 telah diterima dan dicatat di dalam Desember 2024.
Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian 16. Pedoman Sekretaris Perusahaan yang telah
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik disahkan melalui Surat Keputusan Direksi
Indonesia dengan No. AHU-AH.01.03-0079037 No. KP/356/DIR/R tanggal 2 September 2016.
Tahun 2024 tanggal 01 April 2024. 17. Pedoman Perusahaan Transaksi Efek yang
2. Kode Etik BNI sebagai Pedoman Perilaku BNI Hi- Dilarang dan Tidak Dilarang Bagi Orang Dalam
Movers (Code of Conduct). No. IN/500/KMP/001 tanggal 23 September 2019.
3. Piagam Dewan Komisaris melalui Surat 18. Pedoman Perusahaan Anti Pencucian Uang,
Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/024/ Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
DK/2024 tanggal 22 Oktober 2024. Pencegahan Proliferasi Senjata Pemusnah
4. Piagam Direksi melalui Surat Keputusan Direksi Massal (APU PPT dan PPPSPM) No. IN/003/
BNI No. KP/339/DIR tanggal 06 Agustus 2024. CMP/001 tanggal 28 Februari 2024.
5. Piagam Komite Audit dan Kode Etik Komite 19. Pedoman Perusahaan Pengadaan No. IN/822/
Audit yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris PGV/009 tanggal 22 September 2023; No. IN/238/
melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No. PGV/001 tanggal 31 Mei 2024.
KEP/018/DK/2024 tanggal 06 Juni 2024. 20. Pedoman Perusahaan Tata Kerja Kepatuhan
6. Piagam Komite Pemantau Risiko yang telah No. IN/963/KPN/002 tanggal 14 Desember 2021.
disetujui oleh Dewan Komisaris melalui Surat 21. Pedoman Perusahaan Whistleblowing System
Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/017/ No. IN/002/IAD/001 tanggal 08 Mei 2024.
DK/2024 tanggal 06 Juni 2024. 22. Pedoman Perusahaan Strategi Anti Fraud
7. Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi yang No. IN/003/AFR/001 tanggal 09 Desember 2024.
telah disahkan melalui Surat Keputusan Dewan 23. Pedoman Perusahaan Sistem Manajemen Anti
Komisaris No.KEP/019/DK/2024 tanggal 06 Juni Penyuapan No. IN/118/CMP/006 tanggal 27
2024. Desember 2024.
8. Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi yang 24. Pedoman Perusahaan Pengendalian Gratifikasi
telah disetujui oleh Dewan Komisaris melalui No. IN/726/KPN/002 tanggal 24 September 2021.
Surat Keputusan Dewan Komisaris BNI 25. Pedoman Perusahaan Aktivitas Hubungan
No. KEP/016/DK/2024 tanggal 06 Juni 2024. Investor No. IN/41/KMP/001 tanggal 26 Januari
9. Kebijakan Good Corporate Governance, 2015.
Pedoman Perusahaan No. IN/097/CMP/001 26. Pedoman Perusahaan Perencanaan Strategis:
tanggal 28 Agustus 2024 yang telah dilakukan Rencana Bisnis Bank No. IN/401/REN/002 tanggal
updating dan disetujui oleh Dewan Komisaris 30 Agustus 2017.
melalui Surat Dewan Komisaris BNI No. DK/237 27. Pedoman Perusahaan Manajemen Mutu Laporan
tanggal 31 Desember 2024. Keuangan Publikasi No. IN/749/PKU/002 tanggal
10. Kebijakan Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi 28 September 2021.
Keuangan BNI, Pedoman Perusahaan No. IN/054/ 28. Pedoman Perusahaan Aktivitas Pemantauan
CMP/001 tanggal 17 Mei 2024. GCG dan Laporan Penilaian Sendiri No. IN/462/
11. Kebijakan Umum Manajemen Risiko, Pedoman KMP/001 tanggal 22 Oktober 2015.
Perusahaan No. IN/043/ERM/008 tanggal 20
Februari 2024.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
613
Page 13
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
29. Pedoman Perusahaan Komite Kredit No. IN/682/ 37. Pedoman Komite Human Capital melalui Surat
PGV/002 tanggal 8 Agustus 2022, IN/517/PGV/004 Keputusan Direksi No. KP/351/DIR/R tanggal 15
tanggal 3 Juli 2023, IN/002/PGV/007 tanggal 5 Agustus 2024 perihal Penataan Komite Human
Januari 2024, IN/004/PGV/007 tanggal 5 Januari Capital.
2024; 38. Pedoman Komite Perusahaan Anak melalui Surat
30. Pedoman Komite Asset & Liability (ALCO) melalui Keputusan Direksi No. KP/067/DIR/R tanggal 7
Surat Keputusan Direksi No. KP/437/DIR/R Maret 2022 perihal Penataan Komite Perusahaan
tanggal 22 September 2021 tentang Penataan Anak.
Komite Asset & Liability (ALCO).
31. Pedoman Komite Manajemen Risiko & Anti Seluruh kebijakan dan pedoman-pedoman di atas
Fraud Kapital melalui Surat Keputusan Direksi disosialisasikan secara berkala kepada seluruh
No. KP/745/DIR/R tanggal 26 Oktober 2023 pegawai dan apabila diperlukan, dapat diperbaharui
tentang Penataan Komite Manajemen Risiko & agar tetap relevan dengan kebutuhan organisasi
Anti Fraud. serta disesuaikan dengan dinamika usaha yang
32. Pedoman Komite Manajemen Kinerja melalui terjadi.
Surat Keputusan Direksi No. KP/353/DIR/R tanggal
21 Juni 2017 perihal Performance Management MEKANISME GOOD CORPORATE
Committee (PMC) BNI. GOVERNANCE
33. Pedoman Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
melalui Surat Keputusan Direksi No. KP/215/ Mekanisme Good Corporate Governance adalah
DIR/R tanggal 31 Mei 2024 tentang Penataan cara, prosedur, aturan dalam menerapkan
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi. prinsip-prinsip Tata Kelola yang didukung oleh
34. Pedoman Komite Bisnis (KBI) melalui Surat struktur dan soft structure Tata Kelola Bank yang
Keputusan Direksi No. KP/025/DIR/R tanggal 18 memadai, dengan demikian akan menghasilkan
Januari 2024 perihal Penataan Komite Bisnis outcome sesuai dengan ekspektasi para pemangku
(KBI). kepentingan. Pada praktiknya, penerapan GCG
35. Pedoman Komite Manajemen Teknologi melalui tidak cukup hanya dengan mengandalkan pilar
Surat Keputusan Direksi No. KP/364/DIR/R struktur tata kelola, melainkan dibutuhkan adanya
tanggal 13 Agustus 2021 perihal Penataan Komite soft structure yang jelas dalam proses mekanisme
Manajemen Teknologi. ini. Proses pelaksanaan tata kelola perusahaan
36. Pedoman Komite Manajemen Kebijakan terhubung dengan struktur tata kelola perusahaan
Perkreditan melalui Surat Keputusan Direksi yang terlihat melalui Struktur Organ Tata Kelola
No. KP/170/DIR/R tanggal 29 April 2024 perihal Bank.
Penataan Komite Kebijakan Perkreditan.
614 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 14
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Peningkatan Kualitas Penerapan
GCG secara Berkelanjutan
BNI senantiasa melakukan evaluasi terhadap penerapan governansi secara berkelanjutan di setiap proses
bisnis yang dijalankan agar implementasinya selalu mengalami peningkatan kualitas selaras dengan
standar best practice prinsip-prinsip GCG yang terus berkembang di industri perbankan dan jasa keuangan.
Upaya penyempurnaan penerapan praktik GCG menjadi salah satu langkah yang ditempuh BNI untuk
menciptakan, mengembangkan, dan memperbaiki diri sehingga Bank dapat menjalankan bisnis di track
yang benar secara transparan, beretika, dan bertanggung jawab. Upaya peningkatan kualitas penerapan
GCG dapat digambarkan melalui bagan berikut:
Siklus Peningkatan Kualitas Penerapan GCG BNI Secara Berkelanjutan
1
Penetapan
Standar Kualitas
Implementasi
GCG
5 Peningkatan Implementasi
2
Kualitas Prinsip-Prinsip
Implementasi GCG
GCG dan
Benchmarking
Pengukuran/ Monitoring
Assessment Implementasi
Penerapan GCG GCG
4 3
Siklus peningkatan kualitas implementasi penerapan GCG di BNI, meliputi:
1) PENETAPAN STANDAR KUALITAS PENERAPAN GCG
Dalam rangka meningkatkan kualitas implementasi GCG, BNI mengadopsi sistem governansi yang
merupakan best practice dalam manajemen secara berkelanjutan. Hingga akhir tahun 2024, standar
implementasi GCG di BNI mengacu pada Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER-2/
MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha
Milik Negara. Selain itu, sebagai entitas usaha yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia dan
diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan Indonesia, standar implementasi GCG di BNI juga mengacu
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola
Perusahaan Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata
Kelola bagi Bank Umum. Sebagai langkah penting untuk mendorong peningkatan kualitas penerapan
GCG, BNI secara berkala meninjau standar best practice GCG yang berlaku di tingkat global dan relevan
untuk diterapkan di industri perbankan, meliputi:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
615
Page 15
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
a) Pedoman Umum Governansi Korporat sesuai peraturan perundang-undangan yang
Indonesia (PUGKI) yang dikembangkan berlaku di Indonesia dan juga mengacu pada
oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi best practice internasional yang relevan bagi
(KNKG); industri perbankan dan jasa keuangan. Dengan
b) Prinsip-prinsip Corporate Governance untuk penuh integritas, seluruh Insan BNI Hi-Movers
State Owned Company yang dikembangkan menerapkan praktik governansi dengan standar
oleh Organization for Economic Co-operation terbaik pada seluruh aktivitas Bank agar dapat
and Development (OECD), yaitu ASEAN memberikan pengaruh positif pada kegiatan
Corporate Governance Scorecard (ACGS); operasional perbankan. BNI juga menjadikan
c) Corporate Governance Perception Index prinsip-prinsip GCG sebagai referensi bagi
(CGPI) yang diselenggarakan oleh The pengambilan keputusan yang bertanggung
Indonesian Institute for Corporate Governance jawab, menghindari konflik kepentingan,
(IICG). CGPI merupakan program riset optimalisasi kinerja, dan peningkatan akuntabilitas.
dan pemeringkatan penerapan GCG pada
perusahaan-perusahaan di Indonesia; Penerapan GCG Berdasarkan Prinsip-
d) Principles for Enhancing Corporate Prinsip TARIF
Governance yang diterbitkan oleh Basel Implementasi praktik GCG BNI berlandaskan
Committee on Banking Supervision; pada 5 (lima) prinsip dasar tata kelola yang
e) ESG atau Environmental, Social, and baik, yaitu Transparansi, Akuntabilitas,
Governance; dan Pertanggungjawaban, Independensi dan
f) Internalisasi dari berbagai peraturan Kewajaran atau Transparency, Accountability,
perundang-undangan dan pedoman yang Responsibility, Independency, dan Fairness
berstandar nasional maupun internasional (TARIF). Penerapan prinsip-prinsip tersebut di
tersebut ke dalam kebijakan internal BNI lingkungan BNI sudah ditinjau kesuaiannya
merupakan komitmen dari Dewan Komisaris dengan POJK No. 17 Tahun 2023 tentang
dan Direksi beserta seluruh pegawai. Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum serta
Komitmen ini diwujudkan ke dalam visi, telah disepakati oleh Dewan Komisaris, Direksi,
misi, dan tata nilai Perseroan dan diharapkan jajaran manajemen dan seluruh Insan BNI
menyatu ke dalam perilaku sehari-hari seluruh Hi-Movers guna menciptakan Bank yang
pegawai. senantiasa tumbuh dan berdaya saing global
serta kuat dan bertahan dalam menjalankan roda
2) IMPLEMENTASI GCG bisnisnya.
BNI berkomitmen untuk terus meningkatkan Berikut ini adalah penjabaran dari penerapan 5
kualitas pelaksanaan GCG dengan (lima) prinsip dasar tata kelola yang baik di BNI:
mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG
Prinsip GCG Implementasi di Lingkungan BNI
Transparansi • Bank mengungkapkan informasi secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat, dan dapat diperbandingkan
serta dapat diakses oleh pemangku kepentingan (stakeholders).
• Bank mengungkapkan keterbukaan informasi yang meliputi tetapi tidak terbatas pada visi, misi, sasaran
usaha, strategi Bank, kondisi keuangan, serta informasi dan fakta material yang dapat mempengaruhi
keputusan pemodal.
• Prinsip keterbukaan tetap memperhatikan ketentuan rahasia Bank, rahasia jabatan, dan pelindungan data
pribadi sesuai peraturan yang berlaku.
• Kebijakan Bank harus tertulis dan dikomunikasikan kepada pemangku kepentingan dan pihak lain yang
berhak memperoleh informasi tentang kebijakan tersebut.
Akuntabilitas • Bank menetapkan sasaran usaha dan strategi untuk dapat dipertanggungjawabkan kepada stakeholders.
• Bank menetapkan check and balance system dalam pengelolaan Bank.
• Bank memiliki ukuran kinerja dari semua organ organisasi berdasarkan ukuran yang disepakati dan
sejalan dengan nilai-nilai Perseroan (Corporate Culture Values), sasaran usaha dan strategi Bank serta
memiliki rewards and punishment system.
• Masing-masing organ Bank memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas, serta mempunyai kompetensi
sesuai dengan tanggung jawabnya dan memahami perannya dalam implementasi Good Corporate
Governance.
Responsibilitas • Bank berpegang pada prinsip kehati-hatian (prudential bank practices) dan mematuhi peraturan
perundang-undangan yang berlaku, anggaran dasar dan ketentuan internal.
• Bank sebagai good corporate citizen peduli terhadap lingkungan dan melaksanakan tanggung jawab
sosial secara wajar.
616 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 16
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Prinsip GCG Implementasi di Lingkungan BNI
Independensi • Bank menghindari terjadinya dominasi yang tidak wajar oleh pemangku kepentingan manapun dan tidak
terpengaruh oleh kepentingan tertentu serta terbebas dari benturan kepentingan (conflict of interest).
• Bank mengambil keputusan secara objektif dan bebas dari segala tekanan pihak manapun.
Kewajaran • Bank memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan berdasarkan asas kesetaraan dan
kewajaran (equal treatment).
• Bank memberikan kesempatan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan masukan dan
menyampaikan pendapat bagi kepentingan Bank serta memberikan akses keterbukaan informasi.
Penerapan GCG Berdasarkan Pilar Governansi Korporat PUGKI 2021
Seiring berkembangnya best practice standar penerapan GCG korporasi di Indonesia, BNI secara berkala
melakukan evaluasi dan turut memutakhirkan penerapan GCG di internal Bank dengan mengacu pada
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) yang dirilis oleh Komite Nasional Kebijakan
Governansi (KNKG) pada tahun 2021 dan merupakan pengembangan dari nilai dasar TARIF sebagaimana
diuraikan sebelumnya.
BNI terus berusaha menyempurnakan praktik GCG di internal sesuai dengan pilar governansi korporat
terbaik berstandar global yang direkomendasikan. Sejauh ini BNI sudah memiliki pedoman terkini
dalam menjalankan kegiatan usaha bisnisnya agar senantiasa selaras dengan tujuan dan kebutuhan
setiap stakeholders. Keselarasan antara stakeholders dan BNI akan menumbuhkan sikap saling percaya
dan sikap yang kondusif di lingkungan Bank yang berujung pada peningkatan sifat kerja unggul dan
profesionalisme di setiap Insan BNI.
Pada jangka panjang, BNI memahami bahwa penerapan prinsip-prinsip governansi korporat yang
baik berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan para investor dan pemangku kepentingan,
menurunkan biaya modal, memperkuat pasar modal dan sektor jasa keuangan, memperluas lapangan
kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Berikut ini adalah 4 (empat) pilar governansi korporat sesuai arahan PUGKI 2021 yang telah diterapkan
di lingkup BNI:
4 (Empat) Pilar Governasi Korporat Indonesia
Perilaku Akuntabilitas
Beretika
Transparansi Keberlanjutan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
617
Page 17
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pilar-Pilar
Governansi Penjelasan Implementasi di Lingkungan BNI
Korporat
Perilaku Beretika Dalam melaksanakan kegiatannya, korporasi • Bank berkomitmen melakukan internalisasi prinsip-
senantiasa mengedepankan kejujuran, prinsip governansi korporat Indonesia pada nilai-
memperlakukan semua pihak dengan nilai, budaya kerja, strategi, kebijakan operasional,
hormat (respect), memenuhi komitmen, serta sistem dan prosedur operasional. Komitmen
membangun serta menjaga nilai-nilai moral tersebut tercermin dari penandatangan Pakta Integritas
dan kepercayaan secara konsisten. Korporasi Dewan Komisaris, Direksi serta seluruh pegawai yang
memperhatikan kepentingan pemegang dilakukan secara berkala setiap tahun.
saham dan pemangku kepentingan lainnya • Seluruh Pemegang Saham termasuk Pemegang Saham
berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan Minoritas dan Pemegang Saham Asing diperlakukan
(fairness) dan dikelola secara independen setara dan wajar (equal treatment). Selain itu, segenap
sehingga masing-masing organ perusahaan pemangku kepentingan diberikan kesempatan
tidak saling mendominasi dan tidak dapat yang sama untuk mendapatkan informasi dan
diintervensi oleh pihak lain. menyampaikan kritik/saran kepada Bank.
Akuntabilitas Korporasi dapat mempertanggungjawabkan • Bank menetapkan sasaran usaha dan strategi untuk
kinerjanya secara transparan dan wajar. Untuk dapat dipertanggungjawabkan kepada stakeholders.
itu Korporasi harus dikelola secara benar, • Bank menetapkan check and balances system dalam
terukur, dan sesuai dengan kepentingan pengelolaan Bank.
korporat dengan tetap memperhitungkan • Bank memiliki ukuran kinerja dari semua organ
kepentingan pemegang saham dan organisasi berdasarkan ukuran yang disepakati dan
pemangku kepentingan. Akuntabilitas sejalan dengan nilai-nilai Perseroan (Corporate Culture
merupakan prasyarat yang diperlukan untuk Values), sasaran usaha dan strategi Bank serta memiliki
mencapai kinerja yang berkelanjutan. reward and punishment system.
• Masing-masing organ Bank mempunyai kompetensi
sesuai dengan tanggung jawabnya dan memahami
perannya dalam implementasi prinsip-prinsip
governansi korporat Indonesia.
Transparansi Untuk menjaga objektivitas dalam • Bank mengungkapkan informasi secara tepat waktu,
menjalankan bisnis, korporasi menyediakan memadai, jelas, akurat, dapat diperbandingkan,
informasi yang material dan relevan dengan dan dapat diakses oleh pemangku kepentingan
cara yang mudah diakses dan dipahami ( stakeholders )
oleh pemangku kepentingan. Korporasi • Bank mengungkapkan keterbukaan informasi yang
mengambil inisiatif untuk mengungkapkan meliputi namun tidak terbatas pada visi, misi, sasaran
tidak hanya masalah yang disyaratkan oleh usaha, strategi Bank, kondisi keuangan, serta informasi
peraturan perundang-undangan, tetapi dan fakta material uang dapat mempengaruhi
juga hal yang penting untuk pengambilan keputusan pemodal.
keputusan oleh pemegang saham, kreditur, • Prinsip keterbukaan tetap memperhatikan ketentuan
dan pemangku kepentingan. rahasia Bank, rahasia jabatan, dan perlindungan data
pribadi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
• Kebijakan Bank harus tertulis dan dikomunikasikan
kepada pemangku kepentingan dan pihak lain yang
berhak memperoleh informasi tentang kebijakan
tersebut.
Keberlanjutan Korporasi mematuhi peraturan perundang- • Bank mengintegrasikan strategi perusahaan dengan
undangan serta berkomitmen melaksanakan nilai-nilai keberlanjutan yang mempertimbangkan
tanggung jawab terhadap masyarakat keseimbangan aspek lingkungan, sosial, dan tata
dan lingkungan agar berkontribusi pada kelola, serta ekonomi.
pembangunan berkelanjutan melalui • Dalam implementasinya, Bank juga membangun
kerja sama dengan semua pemangku budaya keberlanjutan yang menyeluruh di setiap
kepentingan terkait untuk meningkatkan unit kerja sehingga praktik green banking dapat
kehidupan mereka dengan cara yang selaras dilaksanakan secara maksimal.
dengan kepentingan bisnis dan agenda • Bank telah membentuk Sub Komite Environmental,
pembangunan berkelanjutan. Social & Governance (ESG) di bawah Komite
Manajemen Risiko & Anti Fraud, serta departemen
khusus di Divisi Enterprise Risk Management (ERM)
untuk mengawasi praktik keberlanjutan di Bank.
• Bank telah mempertimbangkan faktor Lingkungan,
Sosial, dan Tata Kelola, serta memasukkan prinsip-
prinsip keberlanjutan dalam Kode Etik, kebijakan, dan
pedoman perusahaan.
• Bank mengadakan berbagai program internal untuk
memastikan implementasi berkelanjutan, termasuk
sosialisasi Taksonomi Hijau Indonesia (THI) ke unit
bisnis, pelaksanaan pelatihan berbasis Lingkungan,
Sosial, dan Tata Kelola (LST), inisiatif Go Green,
program mandatory e-learning, serta peningkatan
kesadaran LST melalui website BNI dan berbagai
saluran komunikasi seperti Youtube serta e-mail blast.
618 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 18
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jejak Langkah Penerapan GCG di BNI
Tahun Aktivitas dan Kegiatan
2001 BNI berkomitmen untuk melaksanakan praktik GCG dengan standar terbaik. Komitmen tersebut dipelopori oleh
Dewan Komisaris dan Direksi BNI melalui penandatanganan Surat Keputusan Bersama Komisaris dan Direksi No.
KEP/001/DK dan KP/001/DIR tanggal 03 Januari 2001 perihal Pelaksanaan Prinsip Good Corporate Governance
sebagaimana tercantum dalam Corporate Governance Handbook PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang
kemudian dijadikan pedoman bagi Direksi dan Komisaris untuk mengelola BNI.
2002 Sebagai bagian dari komitmen untuk melakukan perbaikan yang terus menerus atas implementasi corporate
governance, BNI melaksanakan kegiatan-kegiatan berikut:
1) Membentuk Unit Kepatuhan dan Unit Anti Money Laundering di bawah tanggung jawab Divisi Hukum dan
Kepatuhan;
2) Membentuk Komite Remunerasi dan Nominasi yang memiliki peran dan tanggung jawab dalam menyusun
kriteria penilaian kinerja bagi setiap anggota Komisaris dan Direksi serta melakukan penilaian struktur, sistem,
dan pelaksanaan kompensasi bagi Direksi dan memberi saran untuk perubahannya kepada Komisaris bila
diminta;
3) Membentuk assessment center untuk memperbaiki proses/sistem seleksi posisi pejabat eksekutif;
4) Memperbaiki sistem informasi perbankan; dan
5) Komisaris telah menetapkan Piagam Komite Audit (Audit Committee Charter) sebagai panduan bagi anggota
Komite Audit dalam melaksanakan tugas.
2003 BNI menjaga konsistensinya dalam melakukan perbaikan di berbagai aspek baik dari segi komitmen maupun
kepatuhan atas penerapannya. Untuk memastikan hal ini, setiap pegawai diharuskan menandatangani pernyataan
kepatuhan terhadap Kode Etik Perilaku. Sebagai salah satu upaya konkret BNI dalam memperbaiki kualitas
penerapan GCG, pada tahun 2003, BNI membentuk Komite Eksekutif yang bertugas membantu Direksi pada
bidang-bidang tertentu, antara lain:
1) Komite Asset & Liability Committee (ALCO).
2) Komite Manajemen Risiko.
3) Komite Kebijakan Kredit.
4) Komite Sumber Daya Manusia.
5) Komite Manajemen Teknologi.
2004 Berikut adalah pencapaian penting BNI di bidang penerapan GCG selama tahun 2004:
1) Manajemen BNI menyetujui pembentukan Komite Good Corporate Governance yang bertugas membantu
Direksi dalam mengevaluasi dan mengoptimalkan efektivitas kebijakan maupun implementasi GCG di
lingkungan kerja BNI.
2) BNI dinilai sebagai salah satu dari lima Perusahaan publik dengan praktik Tata Kelola Perusahaan yang baik
dalam survey yang diadakan oleh Standard & Poor’s Governance Services serta Corporate Governance and
Financial Reporting Center (CGFRC) yang berkantor pusat di Singapura.
3) Manajemen melaksanakan program Zero Fraud guna menumbuhkan praktik perbankan yang sehat dan
bertanggung jawab, kesadaran akan risiko, serta pengawasan melekat atas perilaku yang menyimpang. Melalui
program ini, BNI memberi imbalan bagi unit kerja yang berhasil mencapai Zero Fraud dalam operasinya dan
sebaliknya memberi sanksi kepada unit kerja yang gagal mencegah fraud.
4) BNI membentuk Tim Etika Kerja yang bekerja di bawah Komite Sumber Daya Manusia. Secara berkala, tim ini
mengevaluasi kemajuan etika kerja di lingkungan kerja BNI.
5) BNI meningkatkan akses para pemangku kepentingan terhadap seluruh informasi yang memiliki dampak material
terhadap BNI, termasuk laporan keuangan triwulanan, laporan tahunan, informasi mengenai penggunaan dana
hasil corporate action, informasi yang dapat mempengaruhi keputusan berinvestasi pemodal, hasil-hasil Rapat
Umum Pemegang Saham, serta peristiwa penting lainnya menyangkut BNI, baik melalui situs website BNI,
laporan ke OJK, Bursa Efek, media massa, paparan publik, maupun analyst meeting.
2005 Komitmen BNI terhadap penerapan GCG dibuktikan melalui pembentukan suatu unit organisasi Pemantauan GCG
melalui Surat Keputusan Direksi No. KP/174/DIR/R tanggal 26 April 2005.
2006 Penandatanganan ‘Pernyataan Komitmen untuk Menerapkan Good Corporate Governance’ oleh segenap Direksi,
Dewan Komisaris, dan Pemimpin Divisi pada Rapat Kerja Perusahaan, yang selanjutnya diikuti oleh segenap
pegawai di seluruh jenjang organisasi dan diperbaharui setiap tahun.
2007 Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan ‘Pernyataan Komitmen untuk Menerapkan Good Corporate
Governance’ di tahun sebelumnya, BNI menyusun program GCG antara lain:
1) GCG e-learning.
2) Buku Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komisaris dan Direksi BNI.
3) Buku Tuntutan Perilaku Insan BNI, yang terdiri dari Nilai-Nilai Budaya Kerja dan Perilaku Utama Insan BNI yang
disebut PRINSIP 46.
4) BNI memperoleh predikat sebagai Perusahaan Terpercaya dalam pemeringkatan Corporate Governance
Perception Index yang diselenggarakan The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) dan majalah
SWA.
2008 Dalam rangka memperkuat penerapan Prinsip Mengenal Nasabah (PMN) dan pelaksanaan Undang-Undang
Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU), Divisi Kepatuhan bekerja sama dengan Divisi Teknologi Informasi
mengembangkan dan terus menyempurnakan sistem yang terintegrasi dengan sistem iCONS untuk
mengidentifikasi transaksi keuangan yang mencurigakan.
2009 BNI berhasil meningkatkan kinerja yang berdampak pada peningkatan laba hingga 103% dibandingkan tahun
sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari pelaksanaan GCG yang konsisten oleh segenap insan BNI.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
619
Page 19
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tahun Aktivitas dan Kegiatan
2010 Peluncuran Whistleblowing System (WBS) secara terintegrasi agar transparansi terjaga dan pelaksanaannya
dipahami oleh segenap pegawai BNI. Penyempurnaan code of conduct pegawai BNI yang ditujukan agar terdapat
peningkatan kualitas pegawai BNI. Keikutsertaan BNI dalam pemeringkatan implementasi GCG yang dilakukan
oleh lembaga pemeringkat independen, yaitu Center for Good Corporate Governance Universitas Gadjah Mada
(CGCG UGM), dan The Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
2011 BNI berhasil meraih sejumlah penghargaan dari berbagai institusi skala nasional maupun internasional, di
antaranya:
1) Best of The Best Company BUMN 2011.
2) The Most Admired ASEAN Enterprise Economics Challenges Award 2011.
3) Most Trusted Company dari The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).
4) Tata kelola teknologi informasi BNI telah diakui keandalan dengan diberikannya IT Governance Award oleh
Kementerian BUMN.
2012 1) Hasil self assessment sesuai ketentuan Bank Indonesia di tahun 2011 dan 2012 menunjukkan tren yang stabil
dengan predikat komposit Sangat Baik.
2) Pembentukan Komite Satuan Anti Fraud yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/508/
DIR/R tanggal 9 November 2012 perihal Pembentukan Komite Satuan Anti Fraud (KAF). Dalam melaksanakan
tugas dan tanggung jawabnya, KAF dibantu oleh Unit Pengelolaan Ethics Management yang berada di Divisi
Kepatuhan, yang salah satu fungsinya sebagai liaison data dan pelaporan dengan Divisi/Unit lain serta pihak
eksternal terkait Strategi Anti Fraud dan mengelola database terkait fraud yang ada di BNI.
2013 BNI berhasil meraih sejumlah penghargaan dari berbagai institusi skala nasional maupun internasional, di
antaranya:
1) Most Trusted Company Based on Investors and Analysts Assessment Survey pada Good Corporate Governance
Award 2013.
2) Most Trusted Company Based on Corporate Governance Perception Index (CGPI) pada Good Corporate
Governance Award 2013.
3) Penghargaan sebagai The Best Bank in Indonesia in Developing Good Corporate Governance (GCG) dari
Asiamoney Magazine.
2014 Selain berfokus pada peningkatan kualitas penerapan GCG, BNI juga terus berusaha memperbesar kontribusinya
untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan lingkungan dengan menyelenggarakan sejumlah program seperti
Kampoeng BNI, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, aktivitas CSR yang diselenggarakan BNI Syariah, dan
komitmen terhadap program One Billion Indonesian Trees (OBIT) yang telah menanam lebih dari 7 juta pohon
dalam 7 tahun terakhir.
2015 BNI berhasil meraih penghargaan sebagai “The Best State Owned Enterprise dan Top 50 Public Listed Companies”
di ajang Good Corporate Governance Award yang diselenggarakan The Indonesian Institute for Corporate
Directorship (IICD).
2016 BNI berhasil meraih sejumlah penghargaan dari berbagai institusi skala nasional maupun internasional, di
antaranya:
1) The Best State Owned Enterprise dan Top 50 Public Listed Companies dalam acara Good Corporate Governance
Award yang diselenggarakan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
2) Most Trusted Company Based on Corporate Governance Perception Index (CGPI) pada Good Corporate
Governance Award 2016.
2017 BNI berhasil meraih sejumlah penghargaan dari berbagai institusi skala nasional maupun internasional, di
antaranya:
1) Juara 1 Kategori BUMN Keuangan Listed dalam acara Annual Report Award 2016.
2) The Best State Owned Enterprise dan Top 50 Public Listed Companies dalam acara Good Corporate Governance
Award yang diselenggarakan The Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
3) Most Trusted Company Based on Corporate Governance Perception Index (CGPI) pada Good Corporate
Governance Award 2017.
2018 BNI berhasil meraih sejumlah penghargaan dari berbagai institusi skala nasional maupun internasional, di
antaranya:
1) The Best State Owned Enterprise dan Top 50 Public Listed Companies dalam acara Good Corporate Governance
Award yang diselenggarakan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
2) Most Trusted Based on Corporate Governance Perception Index (CGPI) pada Good Corporate Governance.
2019 Upaya keras BNI dalam mempertahankan pelaksanaan GCG sesuai dengan best practice, ketentuan, dan standar
yang berlaku berhasil menghantarkan BNI dalam meraih sejumlah penghargaan bergengsi, antara lain:
1) The Best State Owned Enterprise dan Top 50 Public Listed Companies dalam acara Good Corporate Governance
Award yang diselenggarakan Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
2) Most Trusted Based on Corporate Governance Perception Index (CGPI) pada Good Corporate Governance.
3) The Best Good Corporate Governance Emiten dari IDX Channel.
Pada tahun 2019, BNI mulai menerapkan digitalisasi dalam pelaksanaan Rapat Direksi dan pelaksanaan pemberian
komitmen GCG bagi segenap Insan BNI Hi-Movers. Dalam upaya penyempurnaan penerapan GCG, Perseroan juga
aktif mengadakan kerja sama dengan lembaga eksternal IICD dalam rangka meningkatkan penerapan GCG di BNI.
620 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 20
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tahun Aktivitas dan Kegiatan
2020 BNI selalu berusaha terus melakukan upaya perbaikan dan melakukan inovasi-inovasi untuk mewujudkan salah
satu misi BNI “Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan Tata Kelola Perusahaan yang baik bagi industri”. Upaya
tersebut mendapat pengakuan dan penghargaan dari pihak eksternal dan Independen berupa:
1) Penghargaan sebagai “Most Trusted Company” dari The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).
2) Predikat sebagai perusahaan yang “Very Good” dalam penerapan GCG berdasarkan standar ASEAN Corporate
Governance Scorecard (ACGS) dari Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD).
3) The Best GRC Overall for Corporate Governance & Performance 2020 (International Trade & Corporate Banking)
pada ajang GRC (Governance, Risk & Compliance) & Performance Excellence Award 2020 yang diadakan oleh
Businessweek Indonesia dan CEO Forum.
4) Penghargaan Peringkat I Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
2021 BNI berhasil meraih sejumlah penghargaan dari berbagai institusi skala nasional maupun internasional, di
antaranya:
1) Penghargaan sebagai “Most Trusted Company” dari The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).
2) Predikat sebagai perusahaan yang “Very Good” dalam penerapan GCG berdasarkan standar ASEAN Corporate
Governance Scorecard (ACGS) dari Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
3) Juara 2 The Best Indonesia GCG Award VI-2021 kategori Public Company - Bank Buku IV yang diselenggarakan
oleh Economic Review.
4) Pencapaian nilai 100 atas implementasi Program Pengendalian Gratifikasi tahun 2021 dari KPK.
Pencapaian lain di bidang GCG yang dijalankan BNI selama tahun 2021 untuk meningkatkan kualiatas penerapan
GCG di internal, antara lain:
1) Melakukan perubahan pengelolaan GCG menjadi di bawah koordinasi dua divisi atau unit kerja, yakni Divisi
Kepatuhan dan Corporate Secretary. Hal ini dilaksanakan agar pengelolaan GCG baik secara individual maupun
terintegrasi lebih efektif lagi.
2) Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BNI dengan Komisi Pemberantasan Korupsi perihal
Penanganan Pengaduan Dalam Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi berdasarkan PKS No. 67
Tahun 2021 dan No. DIR/153 tanggal 2 Maret 2021, yang bertujuan untuk membangun dan meningkatkan
efektivitas dan efisiensi penanganan pengaduan baik secara internal maupun eksternal yang terintegrasi dengan
mengutamakan kerahasiaan dalam rangka optimalisasi pemberantasan tindak pidana korupsi di lingkungan
kerja.
3) Menyetujui pembentukan Unit Satuan Anti Fraud berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/291/DIR/R tanggal
28 Juni 2021 perihal pembentukan Organisasi Satuan Anti Fraud (SAF) yang bertujuan untuk meningkatkan
penerapan Strategi Anti Fraud di BNI melalui aktivitas pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan, dan sanksi,
pemantauan, dan evaluasi.
2022 BNI berhasil meraih sejumlah penghargaan dari berbagai institusi skala nasional maupun internasional, di
antaranya:
1) Penghargaan sebagai “The Most Trusted Companies” dari The Indonesian Institute for Corporate Governance
(IICG).
2) Penghargaan sebagai “Leadership in Corporate Governance” dari Indonesian Institute for Corporate Directorship
(IICD).
3) Pencapaian nilai 100 atas implementasi Program Pengendalian Gratifikasi tahun 2022 dari KPK.
Pencapaian lain di bidang GCG yang dijalankan BNI selama tahun 2022 untuk meningkatkan kualiatas penerapan
GCG di internal, antara lain:
1) Penandatanganan Pakta Integritas oleh segenap pegawai sebagai perwujudan implementasi AKHLAK, Prinsip
46, dan RACE.
2) Pembentukan Kelompok Koordinator Implementasi ESG di BNI berdasarkan Surat Keputusan No. REN/2/173/R
tanggal 30 Juni 2022 dan Penunjukan Konsultan dalam rangka pendampingan proses penyusunan framework,
roadmap, dan implementasi ESG di BNI.
2023 BNI berhasil meraih sejumlah penghargaan dari berbagai institusi skala nasional maupun internasional, di
antaranya:
1) Penghargaan sebagai “The Most Trusted Companies” dari The Indonesian Institute for Corporate Governance
(IICG).
2) Penghargaan sebagai “Leadership in Corporate Governance” dari Indonesian Institute for Corporate Directorship
(IICD).
3) Penghargaan Annual Report Award (ARA) 2022 dan menempati posisi kedua dalam kategori BUMN Keuangan.
Pencapaian lain di bidang GCG yang dijalankan BNI selama tahun 2023 untuk meningkatkan kualiatas penerapan
GCG di internal, antara lain:
1) Implementasi inisiatif New Way of Working (NWOW) sebagai bentuk mendukung proses pengembangan bisnis
yang semakin cepat, serta meningkatkan produktivitas pegawai dengan mengubah cara kerja yang lebih agile.
2) Dalam rangka penguatan sistem pengendalian internal, BNI membentuk Divisi Operational Risk Management
(ORM) serta Senior Operational Risk Executive (SORX) yang terdiri dari 4 (unit) unit fungsional al. SORX
Wholesale Banking, SORX Network & Services, SORX Consumer Banking & Corporate Function, dan SORX
Technology, Digital & Operations.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
621
Page 21
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tahun Aktivitas dan Kegiatan
2024 Peningkatan kualitas tata kelola yang telah dilakukan:
1. Penghargaan sebagai “The Most Trusted Companies” dari The Indonesian Institute for Corporate Governance
(IICG).
2. Penghargaan sebagai “Leadership in Corporate Governance” dari Indonesian Institute for Corporate Directorship
(IICD).
3. Pemenang kategori BUMN Keuangan dalam Penghargaan Annual Report Award (ARA) 2023.
4. Penghargaan Anugerah Kualifikasi Informatif Badan Usaha Milik Negara Tahun 2024 dari Komisi Informasi Pusat
(KIP).
5. Re-sertifikasi ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
6. Pembentukan Data Protection Officer (DPO) di bawah Divisi Compliance dalam rangka implementasi UU PDP.
3. MONITORING IMPLEMENTASI GCG berbagai pihak yang terlibat. Oleh karenanya,
BNI secara berkala melakukan penilaian atas
Penanggung Jawab Penerapan GCG kualitas penerapan GCG, baik secara mandiri
Segala bentuk pertanggungjawaban terkait (self-assessment) maupun bekerja sama dengan
implementasi GCG di internal BNI berada di pihak ketiga untuk mendapatkan hasil penilaian
bawah Divisi Compliance dan Divisi Corporate yang lebih objektif dan independen.
Secretary. Dalam hal ini, penanggung jawab
penerapan GCG BNI bertugas untuk memastikan Penilaian Mandiri (Self Assessment)
bahwa Bank telah beroperasi sesuai dengan A. Prosedur Penilaian
standar etika tertinggi dan bertanggung jawab. Self-assessment atas penerapan prinsip Tata
Penunjukan penanggung jawab penerapan GCG Kelola BNI dilaksanakan setiap semester sesuai
ditunjuk langsung oleh Direksi melalui SK Direksi dengan ketentuan berikut ini:
No. KP/133/DIR/R tanggal 7 April 2021. a) POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan
Tata Kelola bagi Bank Umum; dan
Sepanjang tahun 2024, Divisi Compliance dan b) Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/
Divisi Corporate Secretary telah menjalankan SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola
serangkaian kegiatan monitoring penerapan bagi Bank Umum.
GCG, antara lain:
a) Penandatanganan Pakta Integritas Tata Kelola Penilaian GCG dilakukan secara komprehensif
Perusahaan yang Baik oleh Direksi, Dewan dan terstruktur yang meliputi 3 (tiga) aspek,
Komisaris, dan segenap pegawai. yaitu: (1) Struktur, (2) Proses, dan (3) Hasil,
b) Monitoring dan evaluasi penerapan GCG dengan mempertimbangkan 11 (sebelas) Faktor
serta internal control. Penilaian Penerapan Tata Kelola. Ketiga aspek
c) Know Your Employee (KYE) sebagai salah tersebut dijabarkan sebagai berikut:
satu upaya pengawasan melekat terhadap
pegawai untuk memastikan tidak terjadi fraud (1) Struktur Tata Kelola (Governance Structure)
dengan memperhatikan apakah terdapat Penilaian struktur Tata Kelola bertujuan untuk
indikasi yang perlu mendapat perhatian lebih menilai kecukupan struktur dan infrastruktur
lanjut (irregularities). Tata Kelola yang dimiliki Bank agar proses
d) Mendorong pelaksanaan forum Governance, prinsip Tata Kelola yang baik menghasilkan
Risk and Compliance (GRC) secara konsisten hasil (outcome) yang sesuai dengan harapan
baik di BNI maupun Perusahaan Anak. para pemangku kepentingan. Struktur Tata
Kelola BNI terdiri dari Dewan Komisaris,
4. PENGUKURAN/ASSESSMENT Direksi, Komite, dan satuan kerja yang ada
PENERAPAN GCG di Bank. Sementara itu, yang termasuk
infrastruktur Tata Kelola BNI antara lain
Pelaksanaan assessment terhadap penerapan adalah kebijakan dan prosedur Bank, sistem
GCG dilakukan secara periodik untuk membantu informasi manajemen, serta tugas pokok dan
memastikan bahwa BNI telah menjalankan fungsi masing-masing struktur organisasi.
operasional perbankan sesuai standar etika
bisnis, regulasi, dan kebijakan yang berlaku di (2) Proses Tata Kelola (Governance Process)
industri. Selain bermanfaat untuk kepentingan Penilaian proses Tata Kelola bertujuan untuk
internal Bank, penilaian GCG juga diyakini dapat menilai efektivitas proses penerapan prinsip
menciptakan tingkat transparansi yang tinggi Tata Kelola yang baik yang didukung oleh
dalam keputusan dan tindakan Bank sehingga kecukupan struktur dan infrastruktur Tata
membantu dalam memelihara kepercayaan para Kelola Bank sehingga menunjukkan hasil
pemangku kepentingan serta menjadi dasar yang sesuai dengan harapan para pemangku
terjalinnya relasi yang kuat antara Bank dan kepentingan.
622 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 22
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(3) Hasil Tata Kelola (Governance Outcome) e) Penerapan fungsi kepatuhan;
Penilaian hasil Tata Kelola bertujuan untuk f) Penerapan fungsi audit intern;
menilai kualitas outcome yang memenuhi g) Penerapan fungsi audit ekstern;
harapan pemangku kepentingan yang h) Penerapan manajemen risiko termasuk sistem
merupakan hasil proses penerapan prinsip pengendalian intern;
tata kelola perusahaan yang baik serta i) Penyediaan dana kepada pihak terkait (related
didukung oleh kecukupan struktur dan party) dan penyediaan dana besar (large
infrastruktur tata kelola Bank. exposure);
j) Transparansi kondisi keuangan dan non
B. Kriteria Penilaian keuangan Bank, laporan pelaksanaan Good
Pada tahun 2024, BNI melakukan self- Corporate Governance dan pelaporan
assessment atas penerapan Tata Kelola yang Baik internal; dan
sesuai dengan mengacu pada SEOJK No. 13/ k) Rencana Strategis Bank.
SEOJK.03/2017 meliputi 11 (sebelas) faktor yang
terdiri dari: C. Pihak Yang Melakukan Penilaian
a) Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Self assessment terhadap penerapan Tata Kelola
Dewan Komisaris; yang Baik di lingkup BNI melibatkan peran
b) Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, Direksi, dan unit terkait untuk
Direksi; menghasilkan penilaian yang komprehensif dan
c) Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite; terstruktur atas efektivitas Tata Kelola Bank.
d) Penanganan benturan kepentingan;
D. Hasil Penilaian
Penilaian sendiri (Self Assessment)
Berdasarkan hasil penilaian sendiri (self-assessment) pelaksanaan Tata Kelola BNI selama 3 (tiga) tahun
terakhir adalah sebagai berikut:
Uraian 2024 2023 2022
Nilai Komposit 2 2 2
Pada Semester I/2024, BNI telah melakukan penilaian sendiri/self assessment GCG secara individual dan
telah disampaikan kepada OJK, dengan hasil penilaian sebagai berikut:
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment) Pelaksanaan GCG Semester I/Juni 2024
Peringkat Definisi Peringkat Tren
2 Menunjukkan Manajemen Bank telah melakukan penerapanTata Kelola yang secara umum Baik. Stabil
Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola. Dalam hal terdapat
kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan tersebut dapat diselesaikan
dengan tindakan normal oleh Manajemen Bank
Pada semester II/2024, BNI telah melakukan penilaian sendiri/self assessment GCG dan telah disampaikan
kepada OJK, dengan hasil penilaian sebagai berikut:
Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment) Pelaksanaan GCG Semester I/Desember 2024
Peringkat Definisi Peringkat Tren
2 Menunjukkan Manajemen Bank telah melakukan penerapanTata Kelola yang secara umum Baik. Stabil
Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola. Dalam hal terdapat
kelemahan penerapan prinsip Tata Kelola, secara umum kelemahan tersebut dapat diselesaikan
dengan tindakan normal oleh Manajemen Bank
Berdasarkan penetapan peringkat di atas, pelaksanaan implementasi GCG di BNI selama tahun 2024 dapat
dijelaskan sebagai berikut:
Kekuatan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan
i. Governance Structure
Struktur tata kelola telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan, telah dilengkapi dengan kebijakan
dan sistem, serta telah didukung oleh satuan kerja terkait a.l. audit, kepatuhan, serta manajemen risiko
sehingga mendukung pelaksanaan tata kelola di BNI.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
623
Page 23
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
ii. Governance Process
Proses implementasi tata kelola telah dilaksanakan dengan baik, di mana proses pengambilan keputusan
dilakukan dengan berpedoman pada prinsip-prinsip tata kelola serta mengacu pada rencana bisnis telah
ditetapkan.
iii. Governance Outcome
Prinsip-prinsip tata kelola telah dilaksanakan dalam kegiatan usaha bank, pengungkapan informasi
dilakukan dengan berpedoman pada prinsip keterbukaan, serta data dan laporan disampaikan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
Perbaikan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan
Kelemahan yang terjadi pada governance structure, process maupun outcome telah ditindaklanjuti,
dilakukan penyempurnaan/pengembangan, serta penguatan sistem pengendalian internal, sehingga tidak
mengganggu operasional perusahaan.
PENILAIAN EKSTERNAL SELAMA 3 TAHUN TERAKHIR
i. Corporate Governance Perception Index (CGPI)
BNI terus melakukan penyempurnaan dalam penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola yang baik salah
satunya dengan menjadikan hasil penilaian Corporate Governance Perception Index (CGPI) yang
dilakukan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) sebagai salah satu panduan
untuk penyempurnaan pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola secara berkelanjutan. Pelaksanaan
penilaian CGPI menggunakan acuan penerapan GCG yang bersifat wajib (mandatory) dan praktik terbaik
yang berlaku umum (best practice) serta pendekatan dengan perspektif stakeholder di mana hubungan
dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) semakin penting dalam menjaga kesinambungan
bisnis Perseroan dalam jangka panjang. Hasil penilaian CGPI Bank untuk tahun buku 2023 yang
dilaksanakan pada tahun 2024 menunjukkan capaian baik dan mendapatkan predikat The Most Trusted
Company. Hal ini juga sejalan dengan telah sesuainya seluruh persyaratan dan tahapan penilaian CGPI.
Berikut ini adalah tren hasil penilaian CGPI selama 5 (lima) tahun terakhir:
92,45
91,60 91,66 92,26
90,74
89,74
2019 2020 2021 2022 2023 2024
Hasil Penilaian CGPI Tahun Buku 2022-2024
Indikator 2024 2023 2022
Governance Structure 30,71 30,67 25,69
Governance Process 30,92 30,31 35,00
Governance Outcome 30,82 31,28 30,97
Skor CGPI 92,45 92,26 91,66
Berdasarkan hasil penilaian CGPI di atas dapat disimpulkan bahwa implementasi pelaksanaan GCG di BNI
sudah menunjukkan hasil yang baik sebagaimana tercermin dari tren penilaian yang terus mengalami
peningkatan dari tahun ke tahun. Berikut ini adalah rekomendasi yang didapatkan BNI dari hasil penilaian
CGPI tahun buku 2024 serta tindak lanjutnya:
624 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 24
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Rekomendasi Tindak Lanjut
Aspek Struktur Governansi
1. BNI perlu melakukan pemutakhiran kebijakan dan strategi • Proses penyesuaian dan penyempurnaan kebijakan
Perusahaan secara berkala melalui analisis berbasis risiko telah senantiasa dilakukan dengan memperhatikan
yang komprehensif berkaitan dengan dinamika lingkungan peraturan perundang-undangan yang berlaku, best
bisnis dan industri agar dapat mengoptimalkan potensi practice, strategi bank, maupun kebutuhan bisnis.
perusahaan secara entitas maupun terkonsolidasi dalam • Bank telah menyusun rencana strategis termasuk grup
grup Perusahaan. usaha dalam bentuk Rencana Korporasi (Corporate Plan)
untuk periode 5 (lima) tahun dan Rencana Bisnis Bank
(RBB) untuk periode 3 (tiga) tahun yang penyusunannya
dilakukan setiap tahun (rolling adjustment). Penyusunan
rencana tersebut mengacu pada Visi dan Misi
Perusahaan, Aspirasi Pemegang Saham, ketentuan
regulator dan pedoman perusahaan serta
mempertimbangkan faktor eksternal, faktor internal dan
aspek manajemen risiko bank sehingga menggambarkan
pertumbuhan Bank yang berkelanjutan sesuai dinamika
industri.
2. BNI perlu mengoptimalkan kebijakan tata kelola data BNI terus melakukan pengembangan terhadap aspek
yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan tata kelola data untuk menunjang capaian Visi secara
yang berlaku serta mengacu pada praktik terbaik dan berkelanjutan. Dengan adanya Divisi Data Management &
diselaraskan dengan rencana strategis Perusahaan. Analytics (DMA) yang memiiki fungsi untuk menghasilkan
advanced analytics output dalam aspek bisnis dan
risiko yang memberikan kontribusi signifikan pada
seluruh segmen bisnis dan Perusahaan Anak dengan
tetap memenuhi aspek kepatuhan regulator. BNI terus
melakukan improvement pada aspek manajemen data,
memodernisasi laporan dalam bentuk dashboard serta
kapabilitas sistem dan SDM yang berkualitas sehingga
diharapkan meningkatkan kualitas hasil analisis yang
membantu dalam pengambilan keputusan.
Aspek Proses Governansi (Governance Process)
1. BNI perlu mengoptimalkan implementasi budaya risiko BNI telah memiliki kerangka kerja (framework) manajemen
yang menyeluruh serta melakukan evaluasi pelaksanaannya risiko yang dimulai dari penetapan strategi risiko dan
sehingga dapat menjadi fundamen yang kuat untuk dapat risk appetite yang selaras dengan strategi dan tujuan
mengoptimalkan potensi dan pertumbuhan bisnis yang bisnis BNI. Manajemen risiko dijalankan berdasarkan risk
berkelanjutan namun tetap sesuai dengan selera risiko operating model yang mencakup governance (tata kelola),
yang ditetapkan. proses, kebijakan serta tools dan metodologi. Manajemen
risiko didukung oleh kecukupan teknologi informasi,
kecukupan kualitas dan kuantitas SDM, serta penguatan
risk awareness melalui internalisasi budaya risiko.
Budaya risiko yang kuat diperlukan agar manajemen
dan pegawai BNI memiliki nilai-nilai dan persepsi yang
sama terhadap risiko. Dalam rangka pemeliharaan dan
peningkatan budaya risiko, BNI mewajibkan manajemen
dan pegawai BNI a.l. bekerja berdasarkan prinsip kehati-
hatian (prudent), serta memegang teguh rahasia Bank
dan rahasia jabatan. Selain itu, untuk meningkatkan risk
culture dan awareness, telah dilakukan beberapa upaya
antara lain sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan
Perusahaan Anak dan Kantor Luar Negeri (KLN) dalam
menerapkan manajemen risiko.
2. BNI perlu selalu menjaga kehandalan dan tingkat BNI terus memperkuat keamanan siber dengan melakukan
keamanan terhadap data, network, sistem dan teknologi berbagai upaya untuk mewujudkan komitmen dalam
informasi yang digunakan sehingga terbebas dari risiko melindungi data nasabah serta menjaga keberlanjutan
peretasan dan penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang operasional TI tetap aman. Beberapa penguatan yang
tidak berkepentingan. dilakukan BNI antara lain dengan:
- Mengembangkan fungsi CISO
- Implementasi governance, regulation, dan compliance
- Implementasi arsitektur security pengamanan informasi
terhadap asset, data, application, endpoint, network,
dan parameter security
- Melakukan audit keamanan informasi dengan Sertifikasi
ISO 27001:2013
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
625
Page 25
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Rekomendasi Tindak Lanjut
Aspek Hasil Governansi (Governance Outcome)
1. BNI perlu melakukan penanganan secara progresif BNI secara konsisten berusaha meminimalisasi risiko
atas seluruh perkara hukum yang sedang dihadapi dan hukum dengan telah adanya sistem dan mekanisme
mengupayakan mitigasi risiko yang optimal atas seluruh penanganan dan penyelesaian permasalahan hukum yang
gugatan hukum, serta mencegah terjadinya kembali dihadapi Perusahaan serta mitigasi atas risiko gugatan
perkara hukum Perusahaan. hukum, antara lain memberikan legal review pada proses
pengusulan kredit yang diputus oleh Komite Kredit,
optimalisasi fungsi satuan kerja hukum di Kantor Pusat
dan Kantor Wilayah, serta legal risk awareness melalui
webinar atau sharing session.
2. BNI perlu meningkatkan penanganan pengaduan yang BNI senantiasa berkomitmen dalam memperhatikan
diterima dari berbagai sumber untuk meningkatkan pelindungan konsumen dan pemangku kepentingan
kepercayaan pemangku kepentingan Perusahaan. dengan memberikan layanan terbaik dan penyampaian
produk sesuai dengan kebutuhan nasabah serta sebagai
wujud kepatuhan kepada regulator. Sebagai wujud nyata
komitmen pelindungan nasabah, BNI telah memiliki
kebijakan pelindungan konsumen dan membentuk
Departemen Pelindungan Konsumen di bawah Divisi
Customer Experience Center. Dalam rangka implementasi
Undang-Undang No. 27 tahun 2022 tentang Pelindungan
Data Pribadi, BNI telah membentuk Pejabat/Petugas
Pelindungan Data Pribadi (Data Protection Officer/
DPO) yang bertanggung jawab untuk memantau serta
memastikan pemenuhan kepatuhan atas Pelindungan
Data Pribadi.
ii. ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) B. Kriteria Penilaian
Selama beberapa tahun terakhir, BNI melakukan Kiteria penilaian ACGS terkini versi Maret
penilaian eksternal terhadap praktik Tata Kelola 2024 terdiri dari aspek kriteria yang meliputi
yang baik berdasarkan kriteria ASEAN Corporate (i) Rights and Equitable Treatment of
Governance Scorecard (ACGS) yang mengadopsi Shareholders, (ii) Sustainability Resilience,
prinsip-prinsip Corporate Governance dari The (iii) Disclosure and Transparency, dan (iv)
Organisation for Economic Cooperation and Responsibilities of the Board.
Development (OECD). ACGS merupakan bagian
dari ASEAN Corporate Governance Initiative C. Pihak yang Melakukan Penilaian
yang diperkenalkan oleh ASEAN Capital Markets Penilaian dilakukan ACMF melalui Domestic
Forum (ACMF) dan juga didukung oleh Asian Ranking Body (DRB) yang ditunjuk oleh
Development Bank (ADB) untuk meningkatkan regulator masing-masing negara sebagai
standar dan praktik tata kelola, terutama perwakilan di setiap negara peserta. DRB
perusahaan publik di ASEAN. Salah satu dari melakukan penilaian di skala nasional, untuk
prioritas utama ACMF adalah untuk menarik selanjutnya dilakukan peer review oleh DRB
partisipasi investor internasional untuk dapat negara anggota ASEAN yang lain. Sejak
lebih mudah mengidentifikasi perusahaan tahun 2016, OJK menunjuk PT RSM Indonesia
ASEAN dengan tata kelola yang baik. Konsultan (RSM) sebagai DRB untuk
melakukan penilaian di Indonesia. Selain itu,
A. Prosedur Penilaian penilaian ACGS di Indonesia juga dilakukan
Prosedur penilaian ACGS dilakukan melalui oleh Indonesian Institute for Corporate
review atas dokumen dan informasi Directorship (IICD).
berbahasa Inggris yang disediakan Bank
untuk masyarakat, antara lain informasi yang D. Hasil Penilaian
dimuat dalam Laporan Tahunan, situs web, Pada tahun 2024, BNI mendapatkan hasil
pengumuman dan edaran yang dibuat oleh penilaian ACGS dari IICD, dengan perolehan
perusahaan tercatat. skor 115,56 dan mendapat predikat
“Leadership in Corporate Governance” atau
Level 5. Atas perolehan skor tersebut, praktik
bisnis yang dilakukan BNI secara keseluruhan
sudah mengadopsi standar internasional.
626 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 26
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Komponen Penilaian Tahun Buku 2024
1. Hak-hak dan Perlakuan Setara terhadap Pemegang Saham 18,00
2. Keberlanjutan dan Ketangguhan 14,32
3. Pengungkapan dan Transparansi 23,53
4. Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi 38,71
5. Bonus 23
6. Penalti (2)
Total Skor 115,56 (Leadership in Corporate Governance)
5) PENINGKATAN KUALITAS IMPLEMENTASI Awareness
GCG DAN BENCHMARKING A. Sosialisasi GCG
Sosialisasi terkait penerapan GCG menjadi
Inisiatif Strategis Penguatan Penerapan bagian penting yang tidak bisa ditinggalkan
GCG karena berperan besar dalam menentukan
BNI secara konsisten menunjukkan upaya kesuksesan implementasi tata kelola
dan kerja keras untuk memperbaiki dan yang baik pada suatu organisasi. Karena
meningkatkan kualitas internalisasi prinsip- itu, BNI secara terencana dan terstruktur
prinsip GCG. Agar dapat diperoleh praktik GCG menyelipkan agenda sosialisasi penerapan
terbaik, BNI telah merumuskan rencana strategis GCG di dalam pelatihan-pelatihan yang
yang dituangkan dalam bentuk roadmap untuk diberikan kepada seluruh pegawai BNI.
selanjutnya digunakan sebagai acuan dalam Adapun kegiatan sosialisasi tersebut meliputi
mendukung praktik implementasi GCG di internal pemaparan materi mengenai definisi, prinsip,
Bank. Langkah konkret BNI dalam meningkatkan implementasi dan upaya peningkatan GCG.
kualitas penerapan GCG secara berkelanjutan Dengan sosialisasi ini diharapkan para Insan
direalisasikan dengan cara sebagai berikut: BNI Hi-Movers memiliki tekad serta komitmen
a) Review pedoman/kebijakan terkait dengan bersama untuk mewujudkan implementasi
Tata Kelola Perusahaan, untuk disesuaikan GCG di BNI.
dengan ketentuan eksternal dan best practice
terkini, antara lain Kebijakan Good Corporate B. Program Induksi Pegawai Baru
Governance (GCG), Kebijakan Dividen, BNI senantiasa memberikan pembekalan
Piagam Direksi, Piagam Dewan Komisaris, kepada seluruh pegawai yang baru bergabung
Piagam Komite Dewan Komisaris (Komite di Bank, antara lain Officer Development
Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Program (ODP), BINA BNI, Assistant
Nominasi & Remunasi, dan Komite Tata Kelola Development Program (ADP), Analis Kredit
Terintegrasi), serta Piagam Audit Intern; Standar dan Consumer RM. Langkah ini
b) Peningkatan kualitas penerapan GCG diperlukan untuk memastikan setiap pegawai
yang diupayakan melalui penyempurnaan memiliki visi, misi, dan sifat kepemimpinan
Compliance Index termasuk metode yang selaras dengan BNI sehingga diharapkan
perhitungannya, Program Pengendalian nantinya mereka dapat belajar, bertumbuh,
Gratifikasi dan Sistem Manajemen Anti dan berkembang bersama-sama dengan
Penyuapan (SMAP) serta pelaksanaan Forum Bank. Dalam mempersiapkan talenta-talenta
Governance, Risk and Compliance (GRC) di terbaik di masa depan, BNI menyediakan
segenap Unit, monitoring Key Performance materi pembekalan yang mendalam kepada
Indicator (KPI) dan Know Your Employee para pegawai baru khususnya mengenai nilai-
(KYE), serta penerapan boom and booster nilai dan penerapan prinsip-prinsip GCG serta
dalam penilaian operasional dan bisnis; dan Corporate Values agar kelak dapat bermanfaat
c) Keikutsertaan BNI dalam penilaian GCG oleh dalam perjalanan karier setiap individu di BNI.
pihak eksternal yang independen sebagai
sarana penguatan implementasi GCG di BNI
antara lain IICG dan ACGS.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
627
Page 27
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
C. Internalisasi serta memberikan kesempatan yang setara
Untuk memastikan setiap Insan BNI sesuai dengan proporsinya kepada para
senantiasa bertindak sesuai dengan Kode pemangku kepentingan dan masyarakat. BNI
Etik dan nilai-nilai budaya perusahaan, mengimplementasikan eksternalisasi GCG
BNI telah memiliki program internalisasi kepada para pemangku kepentingan dan
yang termasuk di dalamnya pembelajaran masyarakat luas melalui berbagai macam
terkait penerapan atas prinsip Tata Kelola sarana yaitu sebagai berikut:
Perusahaan di BNI dengan mengoptimalkan
berbagai macam tools yang ada guna 1) RUPS
memudahkan proses adopsi nilai-nilai yang RUPS berfungsi sebagai media komunikasi
nantinya dapat diterapkan dalam pekerjaan formal antara stakeholder dan Bank serta
sehari-hari. Adapun sejumlah tools yang merupakan perwujudan penyelenggaraan
digunakan antara lain dalam bentuk: prinsip GCG mengingat di dalam RUPS
1) Pembacaan Beliefs dan Kode Etik BNI pada turut memaparkan uraian tanggung
setiap hari mutu di setiap unit maupun jawab Pengurus Bank dari berbagai
pada morning briefing; aspek. Penjelasan RUPS lebih rinci dapat
2) Metode self education melalui e-learning dilihat pada Bagian RUPS Bab Tata Kelola
GCG dan DEEP 46 (Daily Exercise Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
Employee Program) melalui BNI Smarter
dan DigiHC yang memberikan kemudahan 2) Disclosure dan Transparansi
pembelajaran GCG untuk para Insan BNI Dalam rangka menegakkan prinsip
Hi-Movers; transparansi, BNI membuka akses
3) Webinar dengan narasumber yang informasi yang seluas-luasnya kepada
melibatkan pihak internal dan eksternal para stakeholder dan masyarakat melalui
profesional, antara lain: berbagai macam sarana komunikasi
a. Pelindungan Data Pribadi; eksternal, di antaranya melalui publikasi
b. Governance, Risk and Compliance; Laporan Tahunan, website BNI, media
c. Anti Fraud Awareness massa, portal Sistem Pelaporan Elektronik
4) Penyebaran dan pemasangan poster serta bagi Emiten IDX, serta pemberitahuan
e-leaflet pengendalian gratifikasi dan kepada regulator melalui hardcopy
penegakan GCG pada tiap unit, BNI Forum, ataupun sarana pelaporan elektronik.
website; Bagi BNI, penerapan prinsip keterbukaan
5) Kemudahan akses Kode Etik dan Corporate informasi menjadi salah satu amanat yang
Culture melalui website BNI yang dapat wajib dijalankan mengingat status Bank
diakses kapanpun dan di manapun; sebagai perusahaan publik dan emiten.
6) Komitmen Anti Gratifikasi dan Anti Fraud Akan tetapi dalam pelaksanaannya, BNI
yang disampaikan oleh Direksi melalui juga memperhatikan prinsip kerahasiaan
sarana video; perusahaan dan tetap berpedoman pada
7) Modul pembelajaran dalam berbagai ketentuan pasar modal yang berlaku.
format seperti e-book, podcast, bite size
video learning, serta gamification; dan 3) Perlakuan Setara
8) Pelaksanaan Compliance Forum dengan Seluruh Pemegang Saham termasuk
tema “Mewujudkan Budaya Anti Korupsi Pemegang Saham Minoritas dan
melalui Penanaman Nilai-Nilai Integritas” Pemegang Saham Asing diberikan
yang dihadiri oleh Direksi, Dewan perlakuan dan kesempatan yang setara
Komisaris, SEVP, Perusahaan Anak dan dalam memperoleh informasi tentang
segenap pegawai. Bank.
D. Eksternalisasi BNI melindungi hak-hak Pemegang Saham
BNI melakukan eksternalisasi GCG sebagai sebagaimana yang dimaksud dalam
salah satu upaya untuk menyesuaikan ketentuan Pasar Modal. Hak-hak para
penerapan GCG BNI sesuai dengan pemangku kepentingan (stakeholders)
perkembangan best practice yang berlaku harus diakui sesuai peraturan perundangan
di industri perbankan dan jasa keuangan. yang berlaku, dan kerja sama aktif
Eksternalisasi GCG erat kaitannya dengan antara Bank dan para stakeholders harus
prinsip transparansi dan kewajaran, di dikembangkan dalam upaya bersama
mana prinsip keterbukaan memperhatikan menciptakan kekayaan, pekerjaan, dan
ketentuan rahasia Bank, rahasia jabatan keberlanjutan Bank.
628 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 28
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penyampaian informasi dilakukan menyebarluaskan komitmen anti fraud,
secara akurat dan tepat waktu oleh Bank WBS, dan GCG awareness, antara lain
untuk mendukung proses pengambilan himbauan untuk tidak memberikan hadiah/
keputusan para pemegang saham. pemberian dalam bentuk apapun yang
Sebagai perusahaan terbuka, BNI aktif dapat dikategorikan sebagai gratifikasi/
menyampaikan keterbukaan informasi suap namun tidak terbatas pada hari-hari
mengenai segala aspek material Bank, besar keagamaan.
termasuk situasi keuangan, kinerja,
corporate action, kepemilikan dan E. Roadmap GCG BNI
governansi Bank. Daftar Keterbukaan Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh
Informasi Tahun 2024 telah diungkapkan pegawai BNI terus berupaya meningkatkan
pada pembahasan Sekretaris Perusahaan. kualitas penerapan GCG dan menjadikan
Untuk mendukung penegakan prinsip prinsip-prinsip GCG sebagai bagian dari
kesetaraan, Bank turut melibatkan budaya perusahaan. Komitmen penerapan
masyarakat luas dengan memberikan GCG tersebut selanjutnya dirumuskan ke
kesempatan yang sama untuk dalam Visi dan Misi Bank, Kode Etik, Pakta
bisa mendapatkan informasi dan Integritas, Pedoman dan Tata Tertib Kerja,
menyampaikan kritik/saran kepada Bank Penerapan Manajemen Risiko, Anti Gratifikasi,
melalui website BNI dan layanan BNI Call Sistem Manajemen Anti Penyuapan serta
1500046. pelaksanaan program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan. Selain itu, BNI
4) Mewujudkan Citra Positif Bank turut mewujudkan penerapan GCG yang
BNI meyakini penerapan praktik GCG berkelanjutan melalui penyusunan Rencana
yang konsisten dan berkelanjutan pada Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dalam
seluruh tingkatan organisasi dan aspek operasional bisnis dengan memperhatikan
bisnis berkontribusi positif terhadap aspek keuangan berkelanjutan, risiko,
peningkatan nilai saham Bank dan lingkungan, sosial, dan tata kelola. Sebagai
sekaligus dapat meningkatkan citra warga korporasi yang baik, BNI juga
perusahaan di mata publik dalam jangka memastikan pelaksanaan operasional bisnis
panjang. Perkembangan era digital yang perbankan sehari-hari senantiasa mematuhi
cukup masif selama beberapa tahun regulasi yang berlaku di Indonesia serta
terakhir telah mendorong BNI untuk terus berperan aktif dalam mendukung Roadmap
beradaptasi dalam menerapkan praktik Keuangan Berkelanjutan yang dirancang oleh
GCG dengan memanfaatkan berbagai tools OJK, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
yang ada dalam meningkatkan citra positif (TPB) di Indonesia.
Bank, misalnya melalui media cetak (surat
kabar, tabloid, majalah), media elektronik
(radio dan televisi) dan cyber media
(website, Twitter, Instagram, email, portal
berita, blog dan media sosial lainnya).
BNI mengoptimalkan peran media untuk
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
629
Page 29
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rapat Umum
Pemegang Saham
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan PEMEGANG SAHAM
organ tertinggi dalam struktur Tata Kelola Bank
yang memiliki segala kewenangan yang tidak Anggaran Dasar BNI mendefinisikan “Pemegang
dapat didelegasikan kepada Dewan Komisaris Saham” sebagai pemegang saham Seri A Dwiwarna,
dan Direksi sebagaimana diatur dalam peraturan pemegang saham Seri B, dan Pemegang Saham
perundang-undangan yang berlaku dan/atau Seri C, kecuali apabila dengan tegas dinyatakan lain.
Anggaran Dasar Bank. RUPS berfungsi sebagai Dengan demikian, saham BNI terdiri atas:
wadah bagi para pemegang saham untuk dapat 1) Saham Seri A Dwiwarna yang hanya khusus
menggunakan haknya dalam mengemukakan dapat dimiliki Negara Republik Indonesia; dan
pendapat, memberikan suara, dan memperoleh 2) Saham Seri B dan Seri C adalah saham biasa yang
informasi yang berkaitan dengan Bank sepanjang dapat dimiliki oleh Negara Republik Indonesia
berhubungan dengan mata acara rapat dan tidak dan Masyarakat.
bertentangan dengan kepentingan perusahaan
serta memperhatikan ketentuan Anggaran Dasar Informasi Pemegang Saham Utama
perusahaan dan peraturan perundang-undangan. Pengendali, dan Beneficial Owner BNI [ACGS C.1.1]
Seluruh keputusan yang diambil dalam RUPS BNI merupakan Bank BUMN sehingga pihak
didasarkan pada kepentingan Bank, serta dilakukan yang bertindak sebagai pemegang saham utama,
secara wajar, dan transparan. pengendali, beneficial owner Bank adalah Negara
Republik Indonesia dengan porsi kepemilikan
Penyelenggaraan RUPS BNI dilakukan dengan saham mencapai 60%.
mengacu pada ketentuan, antara lain:
1) Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang
Badan Usaha Milik Negara sebagaimana telah
diubah dengan Undang-Undang No. 6 tahun 40%
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah 60%
Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022
Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang;
2) Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah
dengan Undang-Undang No. 6 tahun 2023
tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022
Masyarakat Negara Republik Indonesia
Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang;
3) Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tentang
Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Informasi Pemilikan Saham yang Mencapai
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka; 5% atau Lebih
4) Peraturan OJK No. 16/POJK.04/2020 tentang Kepemilikan atas saham BNI yang mencapai
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham 5% atau lebih dari saham yang ditempatkan
Perusahaan Terbuka Secara Elektronik; dan disetor penuh adalah dimiliki oleh Negara
5) Keputusan Direksi PT Kustodian Sentral Efek Republik Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh
Indonesia No. KEP-0016/DIR/KSEI/0420 Tahun Kementerian Badan Usaha Milik Negara, yakni
2020 tentang Pemberlakuan Fasilitas Electronic sebesar 60,000% atau sejumlah 22.378.387.750 (dua
General Meeting System KSEI (eASY.KSEI) puluh dua miliar tiga ratus tujuh puluh delapan juta
sebagai Mekanisme Pemberian Kuasa secara tiga ratus delapan puluh tujuh ribu tujuh ratus lima
Elektronik dalam Proses Penyelenggaraan RUPS puluh) lembar saham.
Bagi Penerbit Efek yang Merupakan Perusahaan
Terbuka dan Sahamnya Disimpan dalam Hak Pemegang Saham Secara Umum
Penitipan Kolektif KSEI; dan Bank menjaga agar setiap hak pemegang saham
6) Anggaran Dasar Bank. senantiasa terlindungi sehingga diharapkan dapat
meningkatkan partisipasi dan peran pemegang
saham atau investor dalam pelaksanaan program
630 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 30
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
komunikasi Bank sebagai perusahaan terbuka. saham memberikan 1 (satu) hak suara, selama
Secara umum, hak pemegang saham BNI adalah dalam Anggaran Dasar tidak ditetapkan lain. Namun
sebagai berikut: sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia
1) Mengajukan permintaan penyelenggaraan RUPS. dan mengacu pada ketentuan Anggaran Dasar BNI,
2) Mengusulkan mata acara RUPS. pemegang saham Seri A Dwiwarna dalam hal ini
3) Memberikan kuasa untuk hadir dan bersuara adalah Negara Republik Indonesia, memiliki hak-hak
dalam RUPS. istimewa yang tidak dimiliki pemegang saham lain
4) Hadir dan menyampaikan suara dalam RUPS di antaranya: [ACGS A.2.2, A.5.1]
secara elektronik. [ACGS (B) A.1.1] 1) Hak untuk menyetujui dalam RUPS mengenai
5) Memiliki 1 (satu) hak suara dari setiap 1 (satu) hal-hal sebagai berikut:
saham. a. Persetujuan perubahan Anggaran Dasar;
6) Hak untuk menyampaikan pendapat dan b. Persetujuan perubahan Permodalan;
memberikan suara dalam RUPS berdasarkan c. Persetujuan pengangkatan dan
satu saham pemberhentian anggota Direksi dan Dewan
7) Memperoleh informasi terkait mata acara dan Komisaris; [ACGS A.2.2]
usulan keputusan RUPS. d. Persetujuan terkait penggabungan,
8) Mendapatkan penjelasan prosedur voting peleburan, pengambilalihan, pemisahan, dan
sebelum RUPS dimulai. pembubaran;
9) Bertanya untuk setiap pembahasan agenda dan e. Persetujuan remunerasi anggota Direksi dan
setiap putusan agenda RUPS. Dewan Komisaris; [ACGS A.2.1]
10) Melakukan konsultasi tentang isu mengenai f. Persetujuan pemindahtanganan aset
hak-hak dasar pemegang saham, sepanjang yang berdasarkan Anggaran Dasar perlu
dilakukan untuk mendukung pertumbuhan persetujuan RUPS;
Perseroan yang berkelanjutan dan meningkatkan g. Persetujuan mengenai penyertaan dan
nilai Perseroan dalam jangka menengah hingga pengurangan persentase penyertaan modal
panjang, khususnya bagi pemegang saham pada perusahaan lain yang berdasarkan
institusional. Anggaran Dasar perlu persetujuan RUPS;
11) Memperoleh bagian dari laba Perseroan. h. Persetujuan penggunaan laba; dan
12) Menerima informasi/fakta baru yang material, i. Persetujuan mengenai investasi dan
termasuk yang tersedia bagi analis keuangan pembiayaan jangka panjang yang tidak
dan pihak lainnya yang serupa, dengan jangka bersifat operasional yang berdasarkan
waktu sesuai ketentuan peraturan di bidang Anggaran Dasar perlu persetujuan RUPS.
Pasar Modal. 2) Hak untuk mengusulkan calon anggota Direksi
13) Memperoleh informasi mengenai hak istimewa dan calon anggota Dewan Komisaris.
dari yang melekat pada seri saham Perseroan. 3) Hak untuk mengusulkan mata acara RUPS.
14) Pemegang saham yang tidak menyetujui 4) Hak untuk meminta dan mengakses data dan
Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, dokumen perusahaan dengan mekanisme
atau Pemisahan berhak meminta kepada penggunaan hak sesuai dengan ketentuan dalam
Perseroan agar sahamnya dibeli sesuai Anggaran Dasar dan peraturan perundang-
dengan harga wajar saham dari Perseroan. undangan.
Harga pembelian kembali saham paling tinggi
sebesar harga rata-rata dari harga penutupan Kecuali hak-hak istimewa tersebut di atas,
perdagangan harian di Bursa Efek selama 90 pemegang saham Seri B dan pemegang saham
(sembilan puluh) hari terakhir sebelum tanggal Seri C mempunyai hak yang sama dengan tetap
pembelian kembali saham sebagaimana diatur memperhatikan ketentuan Pasal 25 Anggaran
dalam Undang-undang No. 40 Tahun 2007 Dasar Perseroan tentang Kuorum, Hak Suara, dan
tentang Perseroan Terbatas, Peraturan Otoritas Keputusan dalam RUPS. Dengan memperhatikan
Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 41/ hak-hak pemegang saham BNI sesuai dengan
POJK.03/2019 tentang Penggabungan, Peleburan, ketentuan yang berlaku, Bank memastikan tidak
Pengambilalihan, Integrasi, dan Konversi Bank pernah gagal atau lalai dalam memberikan perlakuan
Umum, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang adil dan setara kepada semua pemegang
Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2023 tentang saham khususnya terkait pembelian kembali saham
Pembelian Kembali Saham yang dikeluarkan BNI.
oleh Perusahaan Terbuka.
Perlakuan Adil Terhadap Pemegang Saham
Hak Istimewa Yang Melekat BNI menerapkan prinsip kesetaraan dan memberikan
Pemegang saham Seri A Dwiwarna, pemegang perlakuan yang adil terhadap seluruh pemegang
saham Seri B, dan pemegang saham Seri C saham. Untuk itu, BNI:
mempunyai hak yang sama dan setiap 1 (satu) 1) Memastikan semua pemegang saham dari seri
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
631
Page 31
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
yang sama diperlakukan setara, melalui: 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan
a. Transparansi hak pemegang saham untuk Emiten atau Perusahaan Publik. Kemudian dalam
memperoleh bagian dari laba melalui rangka membina hubungan dengan Pemegang
pengungkapan target rasio pembayaran Saham yang intensif, sistematis, dan terencana,
dividen sebagaimana diungkapkan dalam BNI juga memiliki kebijakan internal perusahaan
Laporan Tahunan ini pada Bab Analisis yang diatur dalam Pedoman Perusahaan No. IN/794/
dan Pembahasan Manajemen atas Kinerja KMP/001 tanggal 23 Desember 2014.
Perusahaan, pembahasan Kebijakan Dividen
dan Pembagiannya, halaman 373. [ACGS A.1.1] Akses Informasi Kepada Pemegang Saham
b. Pengungkapan informasi tentang hak yang [ACGS A.4.1]
melekat pada semua seri saham. Hal tersebut Komitmen BNI dalam menjaga kualitas transparansi
termuat pada Anggaran Dasar Perseroan dan akuntabilitas kepada Pemegang Saham
yang dipublikasikan pada website Perseroan. ditunjukkan dengan menyediakan informasi
c. Dalam hal terdapat mata acara RUPS tentang secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat,
perubahan hak atas saham pada seri tertentu, dan dapat diperbandingkan serta mudah diakses
diterapkan ketentuan kuorum kehadiran oleh pemangku kepentingan sesuai dengan haknya.
dan keputusan yang lebih besar serta harus Hal ini memungkinkan Pemegang Saham untuk
disetujui oleh pemegang saham dari seri melaksanakan hak dan tanggung jawabnya. Adapun,
yang terdampak secara negatif. akses informasi yang disediakan BNI, yaitu:
d. Pengungkapan pemilik manfaat akhir
(beneficial owner) sebagaimana diungkapkan Tabel Akses Informasi kepada Pemegang Saham
dalam Laporan Tahunan ini pada Bab Tata Media Keterangan
Kelola Perusahaan sub-bab Rapat Umum RUPS Media penyampaian laporan dan informasi
Pemegang Saham halaman 642. dimana memungkinkan pemegang saham dapat
e. Mengungkapkan ketentuan bahwa setiap berpartisipasi dalam pengambilan keputusan
pemegang saham memiliki 1 (satu) hak suara, Website BNI : www.bni.co.id
sebagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar IDX : www.idx.co.id (ticker code: BBNI)
Perseroan yang dapat diakses pada website KSEI : www.ksei.co.id
Perseroan. Media Media cetak berupa surat kabar/koran, majalah,
Cetak dan sebagainya, baik berskala nasional ataupun
2) Memastikan bahwa transaksi pihak berelasi
global, yang menyampaikan informasi terkini
disetujui dan dilaksanakan setelah melalui mengenai Bank.
pengelolaan benturan kepentingan dan
Media Media elektronik berupa news tv, radio, portal
perlindungan terhadap kepentingan Perseroan Elektronik berita, dan sebagainya, baik berskala nasional
dan pemegang saham, sebagaimana ataupun global, yang menyampaikan informasi
diungkapkan dalam Laporan Tahunan ini pada terkini mengenai Bank.
Bab Analisis dan Pembahasan Manajemen atas Media
@bni
Kinerja Perusahaan, pembahasan Informasi Sosial
Transaksi Material yang Mengandung Benturan BNI
Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak BNI - Bank Negara Indonesia
Afiliasi/Pihak Berelasi, halaman 387.
@bni46
3) Perseroan memiliki kebijakan untuk mencegah
terjadinya insider trading, sebagaimana @BNI46
diungkapkan dalam Laporan Tahunan 2024.
Kebijakan Hubungan Dengan Pemegang KETENTUAN PENYELENGGARAAN RUPS DI
Saham BNI
Bank secara konsisten mengimplementasikan
prinsip-prinsip tata kelola yang baik khususnya dalam Waktu dan Tempat Penyelenggaraan RUPS
menegakkan aspek keterbukaan. Dalam mewujudkan Berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar, BNI
transparansi yang baik, BNI berkomitmen untuk menyelenggarakan 2 (dua) jenis RUPS yang terdiri
menyediakan informasi yang jelas, dapat dipercaya, dari RUPS tahunan dan RUPS lainnya (RUPS Luar
dan tepat waktu, kepada semua pihak, termasuk Biasa). Sebagai bank BUMN berstatus perusahaan
pemegang saham minoritas dan pemegang saham terbuka, BNI wajib mengadakan RUPS Tahunan
asing. Informasi yang dimaksud dapat berupa paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun
pemaparan atas kinerja finansial maupun non- buku berakhir atau sesuai dengan ketentuan
finansial Bank. Dalam hal ini, Sekretaris Perusahaan yang ditetapkan OJK dalam keadaan tertentu.
berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan Di luar itu, BNI dapat menyelenggarakan RUPS
keterbukaan informasi Bank kepada pemegang lainnya pada setiap waktu berdasarkan kebutuhan
saham sesuai ketentuan Pasal 5 Peraturan OJK No. untuk kepentingan Bank. Sesuai Peraturan OJK,
632 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 32
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
pelaksanaan RUPS BNI sebagai perusahaan saham tersebut merupakan 1 (satu) pemegang
terbuka harus dilakukan di wilayah Negara Republik saham atau lebih yang mewakili 1/20 (satu per
Indonesia dan wajib dilakukan di: dua puluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham
1) Tempat kedudukan BNI; dengan hak suara. Usulan Mata Acara dapat
2) Tempat BNI melakukan kegiatan usaha utamanya; disampaikan kepada Perseroan paling lambat 7
3) Ibukota provinsi tempat kedudukan atau tempat (tujuh) hari sebelum tanggal Pemanggilan RUPS;
kegiatan usaha utama BNI; atau [ACGS A.2.15]
4) Provinsi tempat kedudukan bursa efek yang 4) Melakukan Pemanggilan (notice) RUPS
mencatatkan saham BNI. kepada pemegang saham, yakni paling
lambat 21 (dua puluh satu) hari sebelum
Prosedur Penyelenggaraan RUPS tanggal penyelenggaraan RUPS, dengan tidak
Dengan berpedoman pada (1) POJK No. 15/ memperhitungkan tanggal pemanggilan dan
POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan tanggal penyelenggaraan RUPS. Pemanggilan
Rapat Umum Pemegang Saham PerusahaanTerbuka; memuat alasan dan/atau penjelasan untuk setiap
(2) POJK No. 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan agenda yang memerlukan persetujuan RUPS;
Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan dan [ACGS A.2.13, A.2.14, (B)A.2.1]
Terbuka Secara Elektronik; dan (3) Pasal 23 ayat 5) Mengungkapkan secara rinci atas profil anggota
(5) huruf d dan Pasal 23 ayat (7) huruf c Anggaran Direksi dan Dewan Komisaris, yang setidaknya
Dasar Bank, maka penyelenggaraan RUPS tahunan berisi informasi tentang usia, kualifikasi akademik,
dan RUPS luar biasa BNI wajib memenuhi ketentuan tanggal penunjukan pertama, pengalaman, dan
prosedur pelaksanaan sebagai berikut: jabatan direksi di perusahaan terbuka lainnya)
1) Menyampaikan pemberitahuan mata acara rapat dalam proses pencalonan/pemilihan ulang. [ACGS
kepada OJK, yakni paling lambat 5 (lima) hari A.6.3]
kerja sebelum pengumuman RUPS, dengan tidak
memperhitungkan tanggal pengumuman RUPS; Selanjutnya, kegiatan pengumuman dan
2) Melakukan pengumuman RUPS kepada pemanggilan RUPS kepada pemegang saham
pemegang saham, yakni paling lambat 14 (empat paling kurang wajib dilakukan melalui [ACGS (B) A.1]
belas) hari sebelum pemanggilan RUPS, dengan 1) Situs website penyedia e-RUPS;
tidak memperhitungkan tanggal pengumuman 2) Situs website Bursa Efek; dan
dan tanggal pemanggilan; 3) Situs website BNI, dalam Bahasa Indonesia dan
3) Memberikan kesempatan kepada pemegang bahasa asing, dengan ketentuan Bahasa asing
saham untuk mengusulkan Mata Acara Rapat yang digunakan paling kurang Bahasa Inggris.
secara tertulis kepada Perseroan. Pemegang [ACGS A.6.2]
Sepanjang tahun 2024, BNI telah mengadakan 1 (satu) kali RUPS yang pelaksanaannya telah memenuhi
prosedur Pemberitahuan, Pengumuman, dan Pemanggilan RUPS, dengan keterangan sebagai berikut:
Pemberitahuan Pengumuman Pemanggilan [ACGS (B) A.1.1, (B) A.2.1]
RUPS
Kepada OJK Penyampaian Melalui Penyampaian Melalui
RUPS Pemberitahuan Melalui Surat • Situs web Melalui Surat • Situs web Bursa Efek Indonesia;
Tahunan RUPS Tahunan BNI Nomor Bursa Efek BNI Nomor • Situs web BNI; dan
kepada OJK CSE/7/0575 Indonesia; CSE/7/1005 • Situs web KSEI.
melalui tanggal 23 • Situs web tanggal 7
Surat Nomor Januari 2024 BNI; dan Februari 2024 Pada saat tanggal pemanggilan pemegang
CSE/7/0380 • Situs web saham, BNI turut menyampaikan informasi
tanggal 16 KSEI. profil Direksi dan Dewan Komisaris yang akan
Januari 2024 diangkat atau diangkat kembali dalam RUPS
serta menjelaskan perihal waktu dan tempat
pelaksanaan serta agenda RUPS.
Prosedur pemanggilan RUPS yang diimplementasikan BNI sebagai bank BUMN di Indonesia mengacu pada
ketentuan Pasal 38 ayat (7) Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber
Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara yang mengatur bahwa BUMN terbuka wajib menyampaikan
daftar riwayat hidup (curriculum vitae) calon anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi BUMN yang
akan diusulkan untuk diangkat dalam RUPS. Informasi tersebut harus tersedia dan diumumkan pada saat
penyelenggaraan RUPS sebelum pengambilan keputusan mengenai pengangkatan yang bersangkutan
sebagai anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi Bank.
Informasi terkait tahapan pelaksanaan RUPS BNI dapat diakses melalui situs web: https://www.bni.co.id/id-
id/perseroan/tata-kelola/rups. [ACGS A.6.5]
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
633
Page 33
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
RUPS dimulai; [ACGS A.2.4] dan
Bahan Mata Acara RUPS 5) Sesuai dengan ketentuan Tata Tertib RUPS
BNI memberikan kesempatan kepada pemegang yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan,
saham atau kuasanya untuk mengajukan pertanyaan pada saat pembukaan RUPS, Pimpinan RUPS
dan/atau tanggapan. Seluruh pertanyaan dan/atau memberikan penjelasan kepada pemegang
tanggapan yang disampaikan selanjutnya dicatat saham mengenai:
pada Risalah RUPS dan dipublikasikan pada website a. Kondisi umum Perseroan secara singkat;
BNI. Berikut ini adalah uraian mengenai Bahan Mata b. Mata acara RUPS;
Acara RUPS: [ACGS A.2.5] c. Mekanisme pengambilan keputusan terkait
1) Bahan Mata Acara RUPS adalah dokumen yang mata acara RUPS; dan
berisikan susunan Mata Acara Rapat yang disertai d. Tata cara penggunaan hak pemegang saham
landasan hukum serta penjelasan-penjelasan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau
terkait Mata Acara RUPS; pendapat.
2) Perseroan wajib menyediakan bahan mata
acara rapat bagi pemegang Saham, yang Kehadiran Pemegang Saham dan Pihak Lain
dapat diakses dan diunduh melalui situs web Dalam RUPS
Perseroan dan/atau e-RUPS. Bahan mata acara Mengacu pada ketentuan Pasal 23 ayat (1) POJK
rapat tersebut wajib tersedia sejak tanggal 15/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan
dilakukannya pemanggilan RUPS sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
penyelenggaraan RUPS; Terbuka, pemegang saham baik sendiri maupun
3) Dalam hal Mata Acara Perubahan Pengurus diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri
Perseroan, daftar riwayat hidup calon anggota RUPS. Pemegang saham yang berhak hadir dalam
Dewan Komisaris dan Direksi BUMN Terbuka RUPS merupakan pemegang saham yang namanya
yang akan diusulkan untuk diangkat dalam tercatat dalam daftar pemegang saham Perusahaan
RUPS, tersedia dan diumumkan pada saat Terbuka 1 (satu) hari kerja sebelum pemanggilan
penyelenggaraan RUPS, yakni sebelum RUPS.
pengambilan keputusan mengenai pengangkatan
yang bersangkutan sebagai anggota Dewan Pemberian Kuasa, Pemberian Kuasa Secara
Komisaris dan Direksi. Hal tersebut sebagaimana Elektronik, dan Pemberian Kesempatan
diatur dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Untuk Mengajukan Pertanyaan, dan/atau
Milik Negara No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Tanggapan
Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Sesuai regulasi POJK 15/2020, pemegang saham
Milik Negara; dan baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat
4) Pada saat pelaksanaan RUPS, Pemegang Saham kuasa berhak menghadiri RUPS. Selama proses
berhak memperoleh informasi mata acara rapat pemungutan suara di dalam RUPS, hak suara yang
dan bahan terkait mata acara rapat sepanjang dikeluarkan oleh pemegang saham berlaku untuk
tidak bertentangan dengan kepentingan seluruh saham yang dimilikinya dan pemegang
Perseroan. RUPS yang diadakan oleh BNI selama saham tidak berhak memberikan kuasa kepada
tahun 2024 telah mengikuti semua prosedur lebih dari seorang kuasa untuk sebagian dari
yang diperlukan, termasuk Pemberitahuan, jumlah saham yang dimilikinya dengan suara yang
Pengumuman, dan Pemanggilan RUPS. berbeda. Apabila pemegang saham berhalangan
hadir secara fisik, maka yang bersangkutan tetap
Tata Tertib RUPS dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan RUPS secara
1) Tata Tertib RUPS dilaksanakan dengan elektronik melalui eASY.KSEI. Metode pemungutan
berpedoman pada Peraturan OJK No. suara elektronik baik pada RUPS Tahunan maupun
15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan RUPS Luar Biasa dilakukan secara aman dan real-
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang time secara in-absentia. [ACGS (B).A.1.1]
Saham Perusahaan Terbuka;
2) Tata Tertib RUPS dibagikan kepada pemegang Dalam penyelenggaraan RUPS, pemegang saham
saham/kuasanya pada saat registrasi; memiliki hak untuk mengajukan pertanyaan dan/
3) Tata tertib RUPS mengatur antara lain peserta atau tanggapan, dengan ketentuan sebagai berikut:
rapat yang berhak hadir dalam RUPS, pimpinan [ACGS A.2.5]
rapat, bahasa yang digunakan dalam RUPS, 1) Yang berhak mengajukan pertanyaan dan/atau
kuorum pelaksanaan rapat dan pengambilan tanggapan dalam RUPS hanyalah pemegang
keputusan, mekanisme tanya jawab dan saham atau kuasanya yang telah melakukan
pemberian tanggapan, mekanisme pengambilan registrasi RUPS;
keputusan, dan tata cara pemungutan suara; 2) Formulir pertanyaan dan/atau tanggapan
4) Pokok-pokok tata tertib RUPS dibacakan sebelum disampaikan kepada pemegang saham atau
634 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 34
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
kuasanya pada saat registrasi RUPS; penyelenggaraan RUPS; dan
3) Setelah Pimpinan RUPS atau pihak yang 5) Perusahaan memberikan pelayanan kepada
ditunjuk Pimpinan RUPS menyampaikan usulan pemegang saham yang membutuhkan informasi
mengenai hal-hal yang akan diputuskan dalam dan/atau akan mengajukan pertanyaan
RUPS, Pimpinan RUPS akan memberikan sehubungan dengan rencana RUPS dan/atau
kesempatan kepada pemegang saham Perseroan mata acara RUPS baik melalui pertemuan
atau kuasanya untuk mengajukan pertanyaan langsung maupun korespondensi via e-mail.
dan/atau memberikan tanggapan sebelum
diadakan pemungutan suara mengenai hal yang Ketentuan Kuorum Kehadiran dan
dimaksud; dan Keputusan RUPS
4) Bagi Pemegang Saham atau kuasanya yang ingin A. Kuorum Kehadiran [ACGS E.3.4]
mengajukan pertanyaan dan/atau tanggapan, RUPS dapat dilangsungkan apabila dihadiri
Pimpinan RUPS mempersilakan pemegang oleh pemegang saham yang mewakili lebih dari
saham/kuasanya untuk mengajukan pertanyaan 1/2 (satu perdua) bagian dari jumlah seluruh
dan/atau tanggapan kepada Pimpinan RUPS saham dengan hak suara yang sah, kecuali
secara tertulis dengan menuliskan nama dan Undang-Undang dan atau Anggaran Dasar
jumlah saham yang dimiliki atau diwakili. menentukan lain. Sebagaimana diatur di dalam
Pertanyaan dan/atau tanggapan yang diajukan Anggaran Dasar BNI, penyelenggaraan RUPS
harus berhubungan langsung dengan Mata untuk melakukan perubahan susunan Direksi dan
Acara RUPS yang sedang dibicarakan. Dewan Komisaris harus dihadiri oleh pemegang
saham Seri A Dwiwarna dan pemegang saham
Bank memberikan ruang dan kesempatan yang sama lainnya dan/atau wakil-wakil mereka yang
kepada seluruh pemegang saham atau kuasanya sah bersama-sama mewakili paling sedikit
untuk mengajukan pertanyaan dan/atau tanggapan 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh
di dalam RUPS. Pertanyaan dan/atau tanggapan saham dengan hak suara yang sah. Sedangkan,
yang disampaikan telah dicatat pada Risalah RUPS pelaksanaan RUPS untuk melakukan perubahan
dan dipublikasikan pada website BNI. [ACGS A.2.5] Anggaran Dasar wajib dihadiri oleh pemegang
saham Seri A Dwiwarna dan pemegang saham
Upaya Bank Untuk Meningkatkan Kehadiran lainnya dan/atau wakil-wakil mereka yang sah
Pemegang Saham Dalam RUPS [ACGS A.4.1] bersama-sama paling sedikit 2/3 (dua per tiga)
Bank senantiasa memfasilitasi para pemegang bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak
saham untuk menggunakan hak dan wewenangnya suara yang sah.
dalam menentukan keputusan dalam forum RUPS.
Untuk mencapai hal ini, BNI telah melaksanakan B. Keputusan RUPS
serangkaian upaya yang meliputi: Keputusan RUPS diambil berdasarkan
1) Bank menyediakan alternatif pemberian kuasa musyawarah untuk mufakat. Pada
secara elektronik bagi pemegang saham untuk implementasinya, setiap resolusi yang diambil
hadir dan memberikan suara dalam RUPS. dalam RUPS hanya membahas satu hal saja
Pemberian kuasa secara elektronik dilakukan atau tidak ada penggabungan beberapa hal ke
melalui sistem e-RUPS yang disediakan oleh dalam resolusi yang sama. Dalam hal keputusan
KSEI. Pemegang saham dapat mencantumkan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
pilihan suara pada setiap mata acara dalam tercapai, maka keputusan diambil melalui
pemberian kuasa secara elektronik. pemungutan suara. Pengambilan keputusan
2) Melakukan Pengumuman dan Pemanggilan RUPS melalui pemungutan suara wajib dilakukan
secara tepat waktu, dalam bahasa Indonesia dan dengan memperhatikan ketentuan kuorum
bahasa Inggris yang dipublikasikan pada website kehadiran dan kuorum keputusan RUPS. Kuorum
penyedia e-RUPS, website perusahaan, dan keputusan RUPS adalah keputusan harus
website Bursa Efek Indonesia; disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian
3) Dalam Pengumuman dan Pemanggilan RUPS, dari jumlah seluruh saham yang hadir. [ACGS A.6.1,
Bank memaparkan secara jelas pemegang saham E.3.4]
yang berwenang untuk menghadiri/mewakili dan
memberikan suara dalam RUPS, yakni Pemegang Penyelenggaraan RUPS untuk mengubah
Saham Bank yang namanya tercatat dalam Daftar Anggaran Dasar Bank wajib mendapat
Pemegang Saham Perseroan atau Pemegang persetujuan pemegang saham Seri A Dwiwarna
Saham dalam rekening efek di PT Kustodian dan para pemegang saham lainnya dan/atau
Sentral Efek Indonesia pada hari pemanggilan; wakil-wakil mereka yang sah yang bersama-sama
4) Pada website, Bank menyediakan kontak mewakili lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari
yang dapat digunakan pemegang saham jumlah seluruh saham dengan hak suara yang
untuk berkomunikasi sehubungan dengan hadir dalam RUPS. Demikian juga pelaksanaan
RUPS untuk menyetujui perubahan susunan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
635
Page 35
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Direksi dan Dewan Komisaris harus disetujui yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sebagai
oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna dan para profesi penunjang pasar modal. Notaris turut
pemegang saham lainnya dan/atau wakil-wakil berperan untuk meneliti keabsahan dokumen-
mereka yang sah yang bersama-sama mewakili dokumen pendukung dan memperhatikan
lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah syarat formalitas pelaksanaan RUPS agar tidak
seluruh saham dengan hak suara yang hadir bertentangan dengan peraturan perundang-
dalam RUPS. [ACGS E.3.4] undangan dan Anggaran Dasar.
Dengan memperhatikan POJK No. 15/ 2) Biro Administrasi Efek
POJK.04/2020 Tahun 2020 tentang Rencana Biro Administrasi Efek adalah pihak yang
dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang berdasarkan kontrak dengan Perusahaan/Emiten
Saham Perusahaan Terbuka dan POJK No. 16/ melaksanakan pencatatan pemilikan efek dan
POJK.04/2020 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan pembagian hak yang berkaitan dengan efek. Biro
Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Administrasi Efek membantu Perusahaan/Emiten
Terbuka Secara Elektronik, RUPS yang diadakan dalam penyelenggaraan RUPS, yakni antara lain
oleh BNI selama tahun 2024 telah mengikuti dalam:
semua prosedur yang diperlukan, termasuk a. Mempersiapkan proxy dari pemegang saham
Pemberitahuan, Pengumuman, dan Pemanggilan minoritas;
RUPS serta Keputusan RUPS akan diumumkan b. Menerbitkan Konfirmasi Tertulis untuk Rapat
kepada publik pada hari kerja berikutnya. (KTUR);
c. Memvalidasi pemegang saham yang berhak
Penerapan Prinsip One-Share-One Vote hadir dalam RUPS dan meregistrasikannya;
(Satu Saham Satu Suara) d. Melakukan penghitungan kehadiran
BNI mengadopsi prinsip One Share One Vote (Satu pemegang saham sehubungan dengan
Saham Satu Suara) di dalam proses pengambilan kuorum pelaksanaan RUPS;
keputusan dan pemungutan suara pada pelaksanaan e. Menyediakan kartu suara bagi pemegang
RUPS Tahunan 2024 yang diselenggarakan tanggal saham; dan
4 Maret 2024. Sebagaimana diperbolehkan dalam f. Membantu Notaris dalam melaksanakan
Tata Tertib RUPS Tahunan BNI, Bank mengizinkan penghitungan suara menggunakan sarana
metode pemungutan suara secara in-absentia pada pemindai barcode.
pelaksanaan RUPSTahunan 2024 dan mengutamakan
proses pengambilan keputusan dengan metode Penyelenggaraan RUPS Tahunan (RUPST)
pengambilan suara melalui jajak pendapat (bukan 2024
dengan mengacungkan tangan) pada semua resolusi Sepanjang tahun 2024, BNI telah melaksanakan
yang didapatkan dalam RUPST 2024. Seluruh 1 (satu) kali RUPS, yaitu RUPS Tahunan (RUPST)
ketentuan mengenai mekanisme pemungutan suara Tahun Buku 2023 yang diselenggarakan pada 4 Maret
di dalam RUPS telah dipublikasikan pada website 2024. Adapun RUPST tersebut diselenggarakan
Perseroan 21 hari sebelum pelaksanaan RUPS. secara elektronik (e-RUPS) melalui sarana sistem
Dengan memperhatikan POJK 15/2020, Tata Tertib eASY.KSEI dan RUPS secara fisik bertempat
RUPS juga dibagikan kepada pemegang saham di Gedung Menara BNI. Seluruh peserta yang
yang hadir dan hal-hal yang menjadi pokok Tata hadir e-RUPS maupun fisik dapat mengikuti dan
Tertib RUPS dibacakan sebelum RUPS dimulai. [ACGS berpartisipasi secara aktif. Hasil Keputusan RUPST
A.2.9, A.2.10] 2024 telah dilaporkan kepada OJK dan diumumkan
pada situs web Bank (https://www.bni.co.id/id-id/
Pihak Yang Memvalidasi Hasil Pemungutan perseroan/tata-kelola/rups), situs web BEI (www.idx.
Suara [ACGS A.2.11] co.id), dan situs web KSEI (www.ksei.co.id). [ACGS (B)
BNI menunjuk pihak independen dan profesional A.1.1]
untuk memastikan kewajaran dan validitas
penyelenggaraan serta proses pengambilan Secara keseluruhan, tata cara administratif
keputusan RUPS. Sejumlah pihak independen yang pelaporan pelaksanaan RUPST 2024 BNI mulai dari
dimaksud, antara lain: tahapan pemberitahuan, pengumuman, hingga
1) Notaris pemanggilan pemegang saham telah memenuhi
Notaris adalah pejabat umum yang berwenang ketentuan POJK 15/2020 dan disampaikan melalui
untuk membuat akta autentik dan memiliki sistem eASY.KSEI serta dipublikasikan pada situs
kewenangan lainnya sebagaimana dimaksud web Bank sesuai dengan waktu yang dipersyaratkan.
dalam Undang-Undang mengenai jabatan notaris
636 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 36
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Hari, Tanggal dan Waktu Senin, 4 Maret 2024; pukul 14.19 – 16.00 WIB
Lokasi Ballroom Menara BNI Lantai 6 Jalan Pejompongan Raya No. 7, Bendungan Hilir, Jakarta
Pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang hadir baik yang berada di ruang
Rapat maupun secara elektronik seluruhnya memiliki 32.484.226.683 saham termasuk saham
seri A Dwiwarna atau merupakan 87,1900650% dari jumlah seluruh saham dengan hak suara
yang sah yang telah dikeluarkan Bank sampai dengan hari Rapat, yaitu sejumlah 37.256.798.316
saham tidak termasuk saham dalam simpanan (Treasury) sejumlah 40.514.600 saham, yang
terdiri dari:
• 1 (satu) saham seri A Dwiwarna;
• 578.683.733 saham seri B; dan
Kuorum • 36.718.629.182 saham seri C.
Dengan memperhatikan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 6 Februari 2024
sampai dengan pukul 16.00 WIB, sehingga karenanya kuorum yang disyaratkan dalam
Pasal 41 ayat (1) huruf a dan Pasal 42 huruf a Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan Terbuka (“POJK 15”) juncto Pasal 25 ayat (1) huruf a, ayat (4) huruf a dan ayat (5)
huruf a Anggaran Dasar Perseroan telah terpenuhi dan Rapat adalah sah dan berhak untuk
mengambil keputusan yang sah dan mengikat mengenai hal-hal yang dibicarakan sesuai
dengan mata acara Rapat.
Rapat dipimpin oleh Pradjoto selaku Komisaris Utama/Independen sesuai dengan surat Dewan
Pimpinan RUPST
Komisaris nomor DK/22 tanggal 22 Februari 2024.
Seluruh anggota Dewan Komisaris hadir pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2023, dengan rincian
kehadiran sebagai berikut:
- Komisaris Utama/Independen: Pradjoto
- Wakil Komisaris Utama: Pahala Nugraha Mansury
- Komisaris Independen: Sigit Widyawan
Kehadiran anggota Dewan
- Komisaris: Askolani
Komisaris, termasuk
- Komisaris Independen: Asmawi Syam
Komisaris Utama [ACGS A.2.7,
- Komisaris: Susyanto
A.2.8]
- Komisaris Independen: Iman Sugema
- Komisaris Independen: Septian Hario Seto
- Komisaris Independen: Erwin Rijanto Slamet
- Komisaris: Fadlansyah Lubis
- Komisaris: Robertus Billitea
Seluruh anggota Direksi hadir pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2023, dengan rincian kehadiran
sebagai berikut:
- Direktur Utama: Royke Tumilaar
- Wakil Direktur Utama: Adi Sulistyowati
- Direktur Finance: Novita Widya Anggraini
- Direktur Digital and Integrated Transaction Banking: Corina Leyla Karnalies
Kehadiran anggota Direksi,
- Direktur Enterprise and Consumer Banking: Sis Apik Wijayanto
termasuk Direktur Utama
- Direktur Risk Management: David Pirzada
[ACGS A.2.7, A.2.8]
- Direktur Wholesale and International Banking: Silvano Winston Rumantir
- Direktur Network and Services: Ronny Venir
- Direktur Institutional Banking: Muhammad Iqbal
- Direktur Retail Banking: Putrama Wahju Setyawan
- Direktur Human Capital and Compliance: Mucharom
- Direktur Technology and Operations: Toto Prasetio
Pihak independen Penghitungan suara untuk dasar pengambilan keputusan Rapat dilakukan oleh PT Datindo
penghitung suara Entrycom selaku Biro Administrasi Efek. Selanjutnya, atas suara dilakukan validasi oleh
[ACGS A.2.11] Ashoya Ratam, S.H., M.Kn Notaris di Jakarta.
Seluruh anggota Komite Audit, termasuk Ketua Komite Audit hadir pada RUPS Tahunan Tahun
Buku 2023, dengan rincian kehadiran sebagai berikut:
Kehadiran anggota Komite - Ketua: Asmawi Syam - Komisaris Independen
Audit, termasuk Ketua - Anggota: Sigit Widyawan - Komisaris Independen
Komite Audit - Anggota: Iman Sugema - Komisaris Independen
- Anggota: Suhendi Muharam - Pihak Independen
- Anggota: Human Brilianto - Pihak Independen
Kehadiran Ketua Komite Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi yaitu Pradjoto - Komisaris Utama/Komisaris
Nominasi dan Remunerasi Independen BNI hadir pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
Jumlah pemegang Seluruh pemegang saham diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan/atau
saham yang mengajukan pendapat atas setiap mata acara RUPST. Pada pembahasan mata acara pertama, Pemegang
pertanyaan dan/atau Saham dan kuasa/wakil Pemegang Saham mengajukan pertanyaan dan/atau menyampaikan
pendapat pendapat dalam RUPST.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
637
Page 37
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tata Cara dan Prosedur Pelaksanaan RUPST 2024
Sebagai perusahaan terbuka, seluruh tahapan penyelenggaraan RUPST 2024 BNI sudah dilaksanakan sesuai
ketentuan POJK 15/2020 dengan uraian sebagai berikut:
Tahapan Pelaksanaan RUPS Tahunan 2024 untuk Tahun Buku 2023
Uraian Tanggal Keterangan
Pemberitahuan RUPS Tahunan 16 Januari 2024 Disampaikan kepada OJK melalui Surat Perseroan No. CSE/7/0380
kepada Otoritas Jasa Keuangan tanggal 16 Januari 2024 perihal Pemberitahuan RUPS Tahunan Tahun
(OJK) Buku 2023 dan Mata Acara Rapat Sementara PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk
Pengumuman RUPS Tahunan 23 Januari 2024 BNI telah menyampaikan Pengumuman RUPS Tahunan Tahun Buku
kepada Pemegang Saham 2023 BNI kepada OJK melalui Surat No. CSE/7/0575 tanggal 23 Januari
2024. Pemanggilan RUPS Tahunan juga disampaikan melalui:
Situs web Kustodian Sentral Efek Indonesia ("KSEI"): www.ksei.co.id;
Situs web Bursa Efek Indonesia: www.idx.co.id;
Situs web BNI: www.bni.co.id.
Usulan Mata Acara RUPS 31 Januari 2024 Sesuai ketentuan Pasal 16 ayat (2) POJK bahwa Pemegang Saham
Tahunan oleh Pemegang Saham baik sendiri-sendiri atau bersama-sama yang mewakili 1/20 (satu per
dua puluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham Perseroan berhak
memberikan usulan terkait Mata Acara Rapat termasuk melakukan
penambahan Mata Acara Rapat dengan ketentuan yang bersangkutan
harus mengajukan secara tertulis kepada Direksi Perseroan selaku
penyelenggara RUPS paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum tanggal
Pemanggilan Rapat, yaitu hari Rabu, 31 Januari 2024 pukul 16.00 WIB.
Pemegang Saham BNI dalam hal ini Kementerian BUMN telah
menyampaikan Persetujuan Penyelenggaraan RUPS Tahunan Tahun
Buku 2023 BNI melalui Surat No. No. SR-52/MBU/01/2024 tanggal 30
Januari 2024.
Recording Date Daftar 6 Februari 2024 Pemegang Saham yang berhak menghadiri/mewakili dan memberikan
Pemegang Saham yang Berhak suara dalam Rapat tersebut adalah Pemegang Saham BNI yang
Hadir dalam RUPS Tahunan namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham BNI atau Pemegang
Saham dalam rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
(KSEI) pada hari Selasa, 6 Februari 2024 sampai dengan pukul 16.00
WIB.
Pemanggilan dan Informasi 7 Februari 2024 BNI telah menyampaikan Pemanggilan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023
Mata Acara RUPS Tahunan BNI kepada OJK melalui Surat No. CSE/7/1005 tanggal 7 Februari 2024.
[ACGS A.2.13, (B) A.1] Pemanggilan RUPS Tahunan juga disampaikan melalui:
Situs web Kustodian Sentral Efek Indonesia ("KSEI"): www.ksei.co.id;
Situs web Bursa Efek Indonesia: www.idx.co.id;
Situs web BNI: www.bni.co.id.
Pelaksanaan RUPS Tahunan 4 Maret 2024 Rapat diselenggarakan melalui kehadiran fisik juga secara elektronik
berdasarkan POJK No. 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka secara elektronik dengan
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sebagai penyedia e-RUPS melalui
aplikasi eASY.KSEI. Rapat fisik diselenggarakan di Ballroom Menara
BNI Lantai 6, Jalan Pejompongan Raya No. 7, Bendungan Hilir, Jakarta.
Berita Acara Risalah RUPS 4 Maret 2024 Hasil keputusan RUPS Tahunan Tahun 2024 telah diaktakan melalui
Tahunan Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk No. 03 Tanggal 4 Maret 2024.
Publikasi Ringkasan Risalah 5 Maret 2024 BNI telah menyampaikan Publikasi Ringkasan Risalah RUPS Tahunan
RUPS Tahunan [ACGS A.2.12] Tahun Buku 2023 BNI kepada OJK melalui Surat No. CSE/7/1615 tanggal
5 Maret 2024.
Publikasi Ringkasan Risalah RUPS Tahunan juga disampaikan melalui:
Situs web Kustodian Sentral Efek Indonesia ("KSEI"): www.ksei.co.id;
Situs web Bursa Efek Indonesia: www.idx.co.id;
Situs web BNI: www.bni.co.id.
Pelaporan Berita Acara RUPS 2 April 2024 BNI telah menyampaikan Akta Berita Acara RUPS Tahunan Tahun
Tahunan kepada Regulator Buku 2023 No. 03 tanggal 4 Maret 2024 yang dibuat dihadapan
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn. Notaris di Jakarta melalui Surat Perseroan
No. CSE/7/2270 tanggal 2 April 2024.
638 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 38
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Mekanisme Pengambilan Keputusan RUPST pemegang saham lainnya dan/atau kuasa mereka
2024 [ACGS E.3.4] yang sah bersama-sama mewakili lebih dari ½
Mengacu pada ketentuan kuorum yang diatur dalam (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham
POJK 15/2020 dan Anggaran Dasar Bank, keputusan dengan hak suara yang hadir dalam Rapat;
di dalam Rapat diambil berdasarkan musyawarah 3) Untuk mata acara Rapat kelima, keputusan
untuk mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan adalah sah jika disetujui oleh pemegang saham
musyawarah untuk mufakat tidak tercapai seri A Dwiwarna dan pemegang saham lainnya
maka keputusan diambil berdasarkan metode dan/atau kuasa mereka yang sah bersama-sama
pemungutan suara. Mekanisme pemungutan mewakili lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari
suara untuk pengambilan keputusan Rapat, adalah jumlah seluruh saham dengan hak suara yang
sebagai berikut: hadir dalam Rapat.
1) Untuk mata acara Rapat pertama dan keempat,
keputusan adalah sah jika disetujui oleh lebih Risalah Keputusan RUPST 4 Maret 2024
dari ½ (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh Keputusan RUPST 2024 untuk tahun buku 2023 telah
saham dengan hak suara yang hadir dalam dimuat dalam Akta No. 03 tanggal 4 Maret 2024 yang
Rapat; dibuat oleh dan di hadapan Ashoya Ratam S.H.,
2) Untuk mata acara Rapat kedua, ketiga, dan M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan
keenam, keputusan adalah sah jika disetujui (Notaris). Rincian keputusan RUPST tertanggal 4
oleh pemegang saham seri A Dwiwarna dan Maret 2024, adalah sebagai berikut:
Mata Acara Pertama Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan,
Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta Pengesahan Laporan Keuangan
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2023, sekaligus pemberian
pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada
Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan
Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2023.
Jumlah Pemegang Terdapat 1 (satu) orang yang menyampaikan tanggapan dari Pemegang Saham atau wakil/
Saham yang Bertanya kuasanya
[ACGS A.2.5]
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
32.439.520.837 suara atau 44.705.846 suara atau 199.977.614 suara atau
[ACGS A.2.6]
99,8623768% dari seluruh 0,1376232% dari seluruh 0,6156145% dari seluruh
saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
Keputusan Rapat 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
[ACGS A.6.1] Perseroan untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
2. Mengesahkan:
a. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku 2023 yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers Global) sesuai
Laporan No. 00019/2.1025/AU.1/07/0222-2/1/I/2024 tanggal 25 Januari 2024 dengan opini wajar
dalam semua hal yang material; dan
b. Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) untuk Tahun
Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers
Global) sesuai Laporan No. 00043/2.1025/AU.2/07/0222-3/1/II/2024 tanggal 12 Februari 2024
dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
3. Dengan telah disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Tugas Pengawasan
Dewan Komisaris, dan disahkannya Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, serta Laporan
Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK), seluruhnya untuk Tahun
Buku 2023 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, maka RUPS memberikan pelunasan
dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada segenap
anggota Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan anggota Dewan Komisaris atas
tindakan pengawasan Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2023 yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023, sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana
dan tercermin dalam laporan-laporan tersebut di atas.
Tindak Lanjut Keputusan langsung berlaku
Keputusan Rapat
Realisasi Telah direalisasikan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
639
Page 39
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Mata Acara Kedua Persetujuan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2023.
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
[ACGS A.2.5]
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
32.484.223.083 suara atau 3.600 suara atau 0,0000111% 173.176.232 suara atau
[ACGS A.2.6]
99,9999889% dari seluruh dari seluruh saham dengan 0,5331087% dari seluruh
saham dengan hak suara yang hak suara yang sah yang hadir saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
Keputusan Rapat Menyetujui dan menetapkan penggunaan Laba Bersih konsolidasian Perseroan yang dapat
[ACGS A.6.1] diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk Tahun Buku 2023 sebesar Rp20.909.476.149.342,-
(dua puluh triliun sembilan ratus sembilan miliar empat ratus tujuh puluh enam juta seratus empat
puluh sembilan ribu tiga ratus empat puluh dua Rupiah) sebagai berikut:
1. Sebesar 50% (lima puluh persen) atau sejumlah Rp10.454.738.074.671,- (sepuluh triliun empat
ratus lima puluh empat miliar tujuh ratus tiga puluh delapan juta tujuh puluh empat ribu enam
ratus tujuh puluh satu Rupiah) atau sebesar Rp280,49516984960 (dua ratus delapan puluh koma
empat sembilan lima satu enam sembilan delapan empat sembilan enam nol Rupiah) per saham
ditetapkan sebagai Dividen Tunai. Pembayarannya dilaksanakan dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia sebesar Rp6.277.029.672.896,46 (enam triliun
dua ratus tujuh puluh tujuh miliar dua puluh sembilan juta enam ratus tujuh puluh dua ribu
delapan ratus sembilan puluh enam koma empat enam Rupiah) disetorkan ke rekening Kas
Umum Negara.
b. Dividen untuk Tahun Buku 2023 dibayarkan secara proporsional kepada setiap Pemegang
Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan
(Recording Date).
c. Direksi diberi kuasa dan wewenang dengan hak substitusi untuk melakukan:
I. Penetapan jadwal dan tata cara pembagian yang berkaitan dengan pembayaran Dividen
untuk Tahun Buku 2023 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
II. Pemotongan pajak Dividen sesuai Peraturan perpajakan yang berlaku.
III. Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2. Sebesar 50% (lima puluh persen) atau sejumlah Rp10.454.738.074.671,- (sepuluh triliun empat
ratus lima puluh empat miliar tujuh ratus tiga puluh delapan juta tujuh puluh empat ribu enam
ratus tujuh puluh satu Rupiah) digunakan sebagai Saldo Laba Ditahan.
Tindak Lanjut BNI telah membagikan Dividen Tunai kepada Pemegang Saham pada tanggal 2 April 2024.
Keputusan Rapat
[ACGS A.1.1]
Realisasi Telah direalisasikan
Mata Acara Ketiga Penetapan Remunerasi (Gaji/Honorarium, Fasilitas, dan Tunjangan) Tahun 2024 serta Tantiem Tahun
[ACGS A.2.1] Buku 2023 bagi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
[ACGS A.2.5]
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
30.916.510.975 suara atau 1.567.715.708 suara atau 173.963.032 suara atau
[ACGS A.2.6, D.3.12]
95,1739171% dari seluruh 4,8260829% dari seluruh 0,5355308% dari seluruh
saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
Keputusan Rapat*) 1. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk
[ACGS A.2.1, A.6.1, D.3.12] menetapkan bagi anggota Dewan Komisaris:
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Tahun Buku 2023 dan/atau Insentif Jangka
Panjang Periode Tahun Buku 2024-2026, sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Honorarium, Tunjangan, dan Fasilitas untuk Tahun Buku 2024.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu
mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan
bagi Anggota Direksi:
a. Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus untuk Tahun Buku 2023 dan/atau Insentif Jangka
Panjang Periode Tahun Buku 2024-2026, sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
b. Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas untuk Tahun Buku 2024.
Tindak Lanjut Keputusan sedang dilaksanakan. Pemegang Saham Seri A Dwiwarna telah menetapkan Penghasilan
Keputusan Rapat Direksi dan Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2024 melalui Surat
Nomor SR-200/MBU/04/2024 tanggal 3 April 2024.
Realisasi Dalam proses implementasi.
*)
Pengambilan keputusan terkait persetujuan remunerasi atau kenaikan remunerasi bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris dilakukan oleh
pemegang saham Seri A Dwiwarna. Hal ini sesuai dengan lingkup hak-hak istimewa yang dimiliki pemegang saham Seri A Dwiwarna
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar BNI.
640 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 40
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Mata Acara Keempat Penetapan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan
Konsolidasian Perseroan dan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
(PUMK) untuk Tahun Buku 2024.
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
[ACGS A.2.5]
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
32.477.309.737 suara atau 6.916.946 suara atau 173.176.032 suara atau
[ACGS A.2.6]
99,9787068% dari seluruh 0,0212932% dari seluruh 0,5331081% dari seluruh
saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
Keputusan Rapat 1. Menyetujui penunjukan Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma anggota jaringan
[ACGS A.6.1, A.6.4] PricewaterhouseCoopers Global) sebagai Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan, Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan
Usaha Kecil, serta Laporan lainnya untuk Tahun Buku 2024.
2. Menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
melakukan:
a. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan periode lainnya pada Tahun Buku 2024 untuk
tujuan dan kepentingan Perseroan; dan
b. Penetapan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor
Akuntan Publik tersebut, serta menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik
Pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma
anggota jaringan PricewaterhouseCoopers Global) karena sebab apapun, tidak dapat
menyelesaikan pemberian jasa audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun
Buku 2024 dan/atau periode lainnya pada Tahun Buku 2024, serta Laporan Keuangan Program
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun Buku 2024, termasuk menetapkan imbalan
jasa audit dan persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik
Pengganti tersebut.
Tindak Lanjut Keputusan sedang dilaksanakan.
Keputusan Rapat
Realisasi Dalam proses implementasi.
Mata Acara Kelima Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
[ACGS A.2.5]
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
25.446.295.643 suara atau 7.037.931.040 suara atau 188.399.071 suara atau
[ACGS A.2.6]
78,3343125% dari seluruh 21,6656875% dari seluruh 0,5799709% dari seluruh
saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
Keputusan Rapat 1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan antara lain dalam rangka penyesuaian dengan
[ACGS A.6.1] peraturan perundang-undangan (a) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari
2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan; (b) Peraturan OJK Nomor 17
Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum; (c)
Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Pedoman
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara; (d) Peraturan Menteri
BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya
Manusia Badan Usaha Milik Negara; dan (e) peraturan terkait lainnya.
2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan
sehubungan dengan perubahan sebagaimana dimaksud pada butir 1 (satu) tersebut di atas.
3. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi untuk melakukan segala
tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan Rapat, termasuk namun tidak terbatas
pada menyusun dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu Akta
Notaris, menyesuaikan perubahan Anggaran Dasar Perseroan jika hal tersebut dipersyaratkan
oleh instansi yang berwenang dan menyampaikan kepada instansi yang berwenang untuk
mendapatkan persetujuan dan tanda penerimaan pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar
Perseroan, serta melakukan segala sesuatu yang dipandang perlu dan berguna untuk keperluan
tersebut dengan tidak ada satupun yang dikecualikan.
Tindak Lanjut Keputusan telah berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan terbaru pada Akta No. 5 tanggal 4 Maret
Keputusan Rapat 2024 telah dipublikasikan pada website BNI.
Realisasi Telah direalisasikan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
641
Page 41
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Mata Acara Keenam Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
[ACGS A.2.3]
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
[ACGS A.2.5]
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
25.016.488.811 suara atau 7.467.737.872 suara atau 422.479.549 suara atau
[ACGS A.2.6]
77,0111878% dari seluruh 22,9888122% dari seluruh 1,3005683% dari seluruh
saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat sah yang hadir dalam Rapat
Keputusan Rapat*) 1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
[ACGS A.2.3, A.6.1] a. Sdr. ADI SULISTYOWATI sebagai Wakil Direktur Utama;
b. Sdr. SIS APIK WIJAYANTO sebagai Direktur Enterprise and Commercial Banking;
c. Sdr. MUHAMMAD IQBAL sebagai Direktur Institutional Banking;
d. Sdr. SILVANO WINSTON RUMANTIR sebagai Direktur Wholesale and International Banking;
e. Sdr. SUSYANTO sebagai Komisaris;
f. Sdr. ASKOLANI sebagai Komisaris;
yang masing-masing diangkat berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2019 tanggal
20 Februari 2020 jo RUPSLB Tahun 2020 tanggal 2 September 2020, Keputusan RUPS Tahunan
Tahun Buku 2019 tanggal 20 Februari 2020 jo RUPSLB Tahun 2022 tanggal 31 Agustus 2022 jo
RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 tanggal 15 Maret 2023, Keputusan RUPSLB Tahun 2020 tanggal
2 September 2020 jo RUPSLB Tahun 2022 tanggal 31 Agustus 2022 jo RUPS Tahunan Tahun Buku
2022 tanggal 15 Maret 2023, Keputusan RUPSLB Tahun 2020 tanggal 2 September 2020 jo RUPSLB
Tahun 2022 tanggal 31 Agustus 2022 jo RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 tanggal 15 Maret 2023,
Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2019 tanggal 20 Februari 2020, dan Keputusan RUPSLB
Tahun 2019 tanggal 30 Agustus 2019 dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan
pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Pengurus Perseroan.
2. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi Perseroan
sebagai berikut:
a. PUTRAMA W. SETYAWAN semula Direktur Retail Banking menjadi Wakil Direktur Utama;
b. CORINA LEYLA KARNALIES Direktur Digital and Integrated Transaction Banking menjadi
Direktur Retail Banking;
yang masing-masing diangkat berdasarkan Keputusan RUPSLB Tahun 2022 tanggal 31 Agustus
2022 jo RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 tanggal 15 Maret 2023 dan Keputusan RUPS Tahunan
Tahun Buku 2019 tanggal 20 Februari 2020 jo RUPSLB Tahun 2022 tanggal 31 Agustus 2022 jo
RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 tanggal 15 Maret 2023, dengan masa jabatan meneruskan sisa
masa jabatan masing-masing, sesuai dengan Keputusan RUPS pengangkatan yang bersangkutan.
3. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Sdr. HUSSEIN PAOLO KARTADJOEMENA sebagai Direktur Digital and Integrated Transaction
Banking;
b. Sdr. I MADE SUKAJAYA sebagai Direktur Enterprise and Commercial Banking;
c. Sdr. MUNADI HERLAMBANG sebagai Direktur Institutional Banking;
d. Sdr. AGUNG PRABOWO sebagai Direktur Wholesale and International Banking;
e. Sdr. ASKOLANI sebagai Komisaris;
f. Sdr. MOHAMAD YUSUF PERMANA sebagai Komisaris.
4. Masa jabatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 3, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan
memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa mengurangi
hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
5. Dengan adanya pemberhentian, perubahan nomenklatur jabatan, pengalihan tugas, dan
pengangkatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana dimaksud
pada angka 1, angka 2, dan angka 3, maka susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan menjadi sebagai berikut:
a. Direksi
Direktur Utama: Royke Tumilaar
Wakil Direktur Utama: Putrama W. Setyawan
Direktur Digital and Integrated Transaction Banking: Hussein Paolo Kartadjoemena
Direktur Enterprise and Commercial Banking: I Made Sukajaya
Direktur Finance: Novita Widya Anggraini
Direktur Risk Management: David Pirzada
Direktur Institutional Banking: Munadi Herlambang
Direktur Network and Services: Ronny Venir
Direktur Retail Banking: Corina Leyla Karnalies
Direktur Technology and Operations: Toto Prasetio
Direktur Human Capital and Compliance: Mucharom
Direktur Wholesale and International Banking: Agung Prabowo
642 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 42
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
b. Dewan Komisaris
Komisaris Utama/Komisaris Independen: Pradjoto
Wakil Komisaris Utama: Pahala Nugraha Mansury
Komisaris: Askolani
Komisaris: Fadlansyah Lubis
Komisaris: Robertus Billitea
Komisaris: Mohamad Yusuf Permana
Komisaris Independen: Erwin Rijanto
Komisaris Independen: Sigit Widyawan
Komisaris Independen: Septian Hario Seto
Komisaris Independen: Iman Sugema
Komisaris Independen: Asmawi Syam
6. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka
3 butir 1), 2), 3), 4), dan 6) serta anggota Direksi yang dialihtugaskan sebagaimana dimaksud pada
angka 2 butir 1) baru dapat melaksanakan tugasnya setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) dan memenuhi
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal anggota Direksi dan Dewan Komisaris
dimaksud kemudian dinyatakan tidak disetujui sebagai anggota Direksi dan Dewan Komisaris
dalam Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) oleh OJK, maka anggota Direksi
dan Dewan Komisaris tersebut diberhentikan dengan hormat sejak tanggal ditetapkannya
Keputusan hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) OJK dimaksud.
7. Meminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan
untuk pelaksanaan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) atas anggota-anggota
Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 3 butir 1), 2), 3),
4), dan 6) serta anggota Direksi yang dialihtugaskan sebagaimana dimaksud pada angka 2 butir 1).
8. Anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada
angka 3 yang masih menjabat pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-
undangan untuk dirangkap dengan jabatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Badan Usaha
Milik Negara, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari
jabatannya tersebut.
9. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang
diputuskan RUPS ini dalam bentuk Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang
berwenang dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila
dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Tindak Lanjut Keputusan telah berlaku. Saat ini Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat, sedang dalam
Keputusan Rapat proses Fit & Proper Test OJK.
Realisasi Telah direalisasikan.
*)
Pengambilan keputusan terkait persetujuan perubahan pengurus Bank dilakukan oleh pemegang saham Seri A Dwiwarna. Hal ini sesuai
dengan lingkup hak-hak istimewa yang dimiliki pemegang saham Seri A Dwiwarna sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar BNI.
Realisasi Pembayaran Dividen [ACGS A.1.1]
Sesuai dengan hasil keputusan Mata Acara II RUPS Tahunan tanggal 4 Maret 2024 mengenai Persetujuan
Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2023, maka BNI telah melakukan pembayaran Dividen Tunai atas
kinerja Tahun Buku 2023 dengan rincian sebagai berikut:
Dividen Kas yang Dibagikan (Rp-miliar) Rp10.454.738.074.671
Dividen per Lembar Saham (Rp) Rp280,49516984960
Rasio Pembagian Dividen dari Laba Bersih Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan 50%
kepada Pemilik Entitas Induk Tahun Buku 2023 (%)
Tanggal Pengumuman 5 Maret 2024
Tanggal Pembayaran 2 April 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
643
Page 43
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
INFORMASI MENGENAI KEPUTUSAN PENYELENGGARAAN RUPS TAHUNAN 2023 UNTUK
TAHUN BUKU 2022
Sepanjang tahun buku 2023, BNI menyelenggarakan 2 (dua) kali RUPS, yaitu RUPS Tahunan Tahun Buku
2022 yang diselenggarakan tanggal 15 Maret 2023 dan RUPS Luar Biasa yang diselenggarakan tanggal 19
September 2023. Seluruh hasil keputusan kedua RUPS tersebut telah direalisasikan di tahun 2023 sehingga
tidak terdapat keputusan RUPS tahun buku 2022 yang harus ditindaklanjuti di tahun 2024. Berikut ini adalah
informasi hasil keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 tanggal 15 Maret 2023 dan tindak lanjutnya:
Risalah Keputusan RUPST 15 Maret 2023
Keputusan RUPST 2023 untuk tahun buku 2022 telah dimuat dalam Akta No. 15 tanggal 15 Maret 2023
yang dibuat oleh dan di hadapan Ashoya Ratam S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan
(Notaris). Rincian keputusan RUPST tertanggal 15 Maret 2023, adalah sebagai berikut:
Mata Acara Pertama Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan,
Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Tahun Buku 2022, sekaligus pemberian
pelunasan dan pembebasan tanggungjawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada
Direksi atas tindakan pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas tindakan pengawasan
Perseroan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2022.
Jumlah Pemegang Terdapat 1 (satu) orang yang menyampaikan tanggapan dari Pemegang Saham atau wakil
Saham yang Bertanya kuasanya
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
15.897.630.677 suara atau 700 suara atau 0,0000044% 36.746.989 suara atau
[ACGS A.2.6]
99,9999956% dari seluruh dari seluruh saham dengan 0,2311476% dari seluruh
saham dengan hak suara yang hak suara yang sah yang hadir saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat. dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat.
Keputusan Rapat 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan yang telah
dilaksanakan oleh Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2022.
2. Mengesahkan:
a. Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2022, yang telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (Firma anggota jaringan global PwC)
sesuai Laporan No. 00007/2.1025/AU.1/07/0222-2/1/I/2023 tanggal 20 Januari 2023 dengan
pendapat wajar dalam semua hal yang material posisi keuangan konsolidasian Grup tanggal
31 Desember 2022, serta kinerja keuangan konsolidasian dan arus kas konsolidasiannya untuk
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia.
b. Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) untuk Tahun
Buku 2022, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis &
Rekan (Firma anggota jaringan global PwC) sesuai Laporan No. 00033/2.1025/AU.2/07/0222-
2/1/II/2023 tanggal 3 Februari 2023 dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material
posisi keuangan Program Pendanaan UMK tanggal 31 Desember 2022, serta kinerja keuangan
dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik.
3. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de
charge) kepada segenap anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan
dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2022, sejauh tindakan tersebut bukan
merupakan tindak pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan, Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan serta Laporan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha
Kecil (PUMK) untuk Tahun Buku 2022.
Tindak Lanjut Keputusan langsung berlaku
Keputusan Rapat
Realisasi Telah direalisasikan
644 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 44
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Mata Acara Kedua Persetujuan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2022
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
15.897.630.677 suara atau 700 suara atau 0,0000044% 18.526.840 suara atau
[ACGS A.2.6]
99,9999956% bagian dari bagian dari seluruh saham 0,1165384% bagian dari
seluruh saham dengan hak dengan hak suara yang hadir seluruh saham dengan hak
suara yang hadir dalam Rapat. dalam Rapat. suara yang hadir dalam Rapat.
Keputusan Rapat Menyetujui Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2022 yang tercatat senilai
Rp18.312.053.106.091 dengan rincian sebagai berikut:
1. Sebesar 40% (empat puluh persen) dari Laba Bersih Perseroan atau senilai Rp7.324.821.242.436
ditetapkan untuk dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham, dengan
ketentuan pembayaran sebagai berikut:
a. Dividen bagian Negara atas kepemilikan 60% (enam puluh persen) saham atau senilai
Rp4.394.892.745.535 akan disetorkan ke Rekening Kas Umum Negara.
b. Atas kepemilikan 40% (empat puluh persen) saham publik senilai Rp2.929.928.496.893 akan
diberikan kepada pemegang saham sesuai dengan porsi kepemilikannya masing-masing.
c. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
menetapkan jadwal, tata cara, dan pelaksanaan pembayaran dividen Tahun Buku 2022 sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
2. Sebesar 60% (enam puluh persen) dari Laba Bersih Perseroan atau senilai Rp10.987.231.863.663
ditetapkan sebagai Saldo Laba Ditahan.
Tindak Lanjut BNI telah membagikan Dividen kepada Pemegang Saham pada tanggal 14 April 2023.
Keputusan Rapat
Realisasi Telah direalisasikan
Mata Acara Ketiga Penetapan remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas, dan tunjangan) Tahun 2023 serta Tantiem Tahun
[ACGS A.2.1] Buku 2022 bagi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
15.306.843.571 suara atau 590.787.806 suara atau 30.608.898 suara atau
[ACGS A.2.6]
96,2837998% dari seluruh 3,7162002% dari seluruh 0,1925375% dari seluruh
saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat.
Keputusan Rapat 1. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan
[ACGS A.2.1] besarnya Tantiem untuk Tahun Buku 2022, serta menetapkan gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas,
dan insentif lainnya termasuk namun tidak terbatas pada Long Term Incentive, bagi anggota
Dewan Komisaris untuk Tahun 2023.
2. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan besarnya Tantiem
untuk Tahun Buku 2022, serta menetapkan gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas dan insentif
lainnya termasuk namun tidak terbatas pada Long Term Incentive, bagi anggota Direksi untuk
Tahun 2023.
Tindak Lanjut Pemegang Saham Seri A Dwiwarna telah menetapkan besarnya Tantiem untuk Tahun Buku 2022,
Keputusan Rapat serta menetapkan gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas dan insentif lainnya termasuk namun tidak
terbatas pada Long Term Incentive, bagi anggota Dewan Komisaris untuk Tahun 2023 berdasarkan
Surat Kementerian BUMN No. SR-25/Wk2.MBU.A/07/2023 tanggal 4 Juli 2023 dan Dewan Komisaris
dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna telah menetapkan
besarnya Tantiem untuk Tahun Buku 2022, serta menetapkan gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas
dan insentif lainnya termasuk namun tidak terbatas pada Long Term Incentive, bagi anggota Direksi
untuk Tahun 2023 berdasarkan Surat No. DK/84 tanggal 5 Juli 2023.
Realisasi Telah direalisasikan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
645
Page 45
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Mata Acara Keempat Penetapan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan
Konsolidasian Perseroan dan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
(PUMK) untuk Tahun Buku 2023
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
15.894.478.077 suara atau 3.153.300 suara atau 18.524.998 suara atau
[ACGS A.2.6]
99,9801650% dari seluruh 0,0198350% dari seluruh 0,1165268% dari seluruh
saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat.
Keputusan Rapat 1. Menyetujui menetapkan Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (Firma
anggota jaringan global PwC), sebagai Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan, Laporan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
(PUMK), serta Laporan lainnya untuk Tahun Buku 2023.
2. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan honorarium dan
persyaratan lainnya bagi Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan (Firma anggota jaringan global PwC), dan untuk memberhentikan serta menunjuk
Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik yang
ditunjuk karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit Laporan Keuangan Konsolidasian
Perseroan, Laporan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) serta laporan
lainnya untuk Tahun Buku 2023, termasuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi
Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti tersebut.
Tindak Lanjut Telah dilaksanakan. Perseroan telah melaporkan penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor
Keputusan Rapat Akuntan Publik melalui Surat Nomor CSE/7/1786 tanggal 21 Maret 2023.
Realisasi Telah direalisasikan
Mata Acara Kelima Persetujuan atas Rencana Pembelian Kembali Saham (Buyback) Perseroan dan Pengalihan Saham
Hasil Buyback yang disimpan sebagai saham Treasuri (Treasury Stock).
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
13.698.324.747 suara atau 2.199.306.630 suara atau 20.129.598 suara atau
[ACGS A.2.6]
86,1658220% dari seluruh 13,8341780% dari seluruh 0,1266201% dari seluruh
saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat.
Keputusan Rapat 1. Menyetujui pembelian kembali saham Perseroan (buyback) yang telah dikeluarkan dan tercatat
di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan jumlah nilai nominal seluruh buyback sebesar-sebesarnya
Rp905.000.000.000.
2. Memberikan kuasa dan wewenang pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan (buyback)
kepada Direksi Perseroan.
3. Menyetujui Program Kepemilikan Saham bagi Pegawai dan/atau Program Kepemilikan Saham
bagi Direksi dan Dewan Komisaris sebagai salah satu opsi pengalihan saham hasil pembelian
kembali (buyback) yang disimpan sebagai saham treasuri (treasury stock).
4. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang pelaksanaan Program Kepemilikan Saham bagi
Pegawai dan/atau Program Kepemilikan Saham bagi Direksi dan Dewan Komisaris kepada:
a. Direksi Perseroan dengan persetujuan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk melaksanakan
Program Kepemilikan Saham bagi Direksi dan Dewan Komisaris;
b. Direksi Perseroan untuk melaksanakan Program Kepemilikan Saham bagi Pegawai;
dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tindak Lanjut BNI telah menyelesaikan periode buyback sampai dengan tanggal 15 September 2024 sebagaimana
Keputusan Rapat dalam Surat BNI No. CSE/7/6082 tanggal 17 September 2024.
Realisasi Telah direalisasikan
646 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 46
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Mata Acara Keenam Persetujuan Rencana Aksi (Recovery Plan) dan Rencana Resolusi (Resolution Plan) Perseroan.
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
15.897.630.677 suara atau 700 suara atau 0,0000044% 20.593.255 suara atau
[ACGS A.2.6]
99,9999956% dari seluruh dari seluruh saham dengan 0,1295366% dari seluruh
saham dengan hak suara yang hak suara yang sah yang hadir saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat. dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat.
Keputusan Rapat 1. Menyetujui Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan Tahun 2022/2023; dan
2. Menyetujui Rencana Resolusi (Resolution Plan) Perseroan Tahun 2022.
Tindak Lanjut Keputusan langsung berlaku
Keputusan Rapat
Realisasi Telah direalisasikan
Mata Acara Ketujuh Ratifikasi dan Pelaporan Pelaksanaan Pelimpahan Wewenang kepada Dewan Komisaris untuk
Menyetujui Pernyataan Tertulis Pendiri Dalam Rangka Perubahan Peraturan Dana Pensiun
Perseroan Berdasarkan Keputusan RUPS pada Akta Nomor 42 tahun 1999.
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
13.607.268.523 suara atau 2.290.362.854 suara atau 29.074.553 suara atau
[ACGS A.2.6]
85,5930560% dari seluruh 14,4069440% dari seluruh 0,1828861% dari seluruh
saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat.
Keputusan Rapat 1. Menyetujui untuk dilakukan ratifikasi atas pelimpahan wewenang dari RUPS kepada Dewan
Komisaris untuk menyetujui Pernyataan Tertulis Pendiri dalam rangka Perubahan Peraturan
Dana Pensiun Perseroan berdasarkan Akta Nomor 42 tahun 1999 yang masih berlaku sampai
dengan sekarang.
2. Menyetujui untuk melimpahkan kembali wewenang RUPS kepada Dewan Komisaris guna
menyetujui Pernyataan Tertulis Pendiri dalam rangka perubahan Peraturan Dana Pensiun
Perseroan, dan selanjutnya secara berkala akan dimintakan penegasan kembali dari RUPS
setiap 3 (tiga) tahun.
Tindak Lanjut Keputusan langsung berlaku
Keputusan Rapat
Realisasi Telah direalisasikan
Mata Acara Kedelapan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan
(Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022.
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
Hasil Pengambilan Mata Acara ini merupakan laporan kepada RUPS sesuai ketentuan yang berlaku, dengan demikian
Keputusan tidak terdapat pengambilan keputusan pada Mata Acara ini.
Keputusan Rapat Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan
(Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022, merupakan pelaporan, maka
tidak dilakukan pengambilan keputusan.
Tindak Lanjut -
Keputusan Rapat
Realisasi -
Mata Acara Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
Kesembilan
[ACGS A.2.3]
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
12.197.412.856 suara atau 3.700.218.521 suara atau 47.039.429 suara atau
[ACGS A.2.6]
76,7247181% dari seluruh 23,2752819% dari seluruh 0,2958895% dari seluruh
saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
647
Page 47
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Keputusan Rapat 1. Memberhentikan dengan hormat Sdr. Sigit Widyawan sebagai Komisaris Independen Perseroan
[ACGS A.2.3] yang diangkat berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2017 tanggal 20 Maret 2018,
terhitung sejak ditutupnya RUPS, dengan ucapan terima kasih atas sumbangan tenaga dan
pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai Pengurus Perseroan.
2. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
No. Semula Menjadi
1. Direktur Treasury Direktur Retail Banking
2. Direktur Consumer Banking Direktur Digital and Integrated Transaction
Banking
3. Direktur Corporate and International Direktur Wholesale and International
Banking Banking
3. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi Perseroan
sebagai berikut:
No. Nama Semula Menjadi
1. Putrama W. Setyawan Direktur Treasury Direktur Retail Banking
2. Corina Leyla Karnalies Direktur Consumer Banking Direktur Digital and Integrated
Transaction Banking
3. Silvano Winston Direktur Corporate and Direktur Wholesale and
Rumantir International Banking International Banking
4. Muhammad Iqbal Direktur Enterprise and Direktur Institutional Banking
Commercial Banking
3. Sis Apik Wijayanto Direktur Institutional Banking Direktur Enterprise and
Commercial Banking
yang masing-masing diangkat berdasarkan Keputusan RUPSLB Tahun 2022 Tanggal 31 Agustus
2022, Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2019 tanggal 20 Februari 2020 jo RUPSLB Tahun
2022 tanggal 31 Agustus 2022, Keputusan RUPSLB Tahun 2020 tanggal 2 September 2020 jo
RUPSLB Tahun 2022 tanggal 31 Agustus 2022, Keputusan RUPSLB Tahun 2020 tanggal 2
September 2020 jo RUPSLB Tahun 2022 tanggal 31 Agustus 2022, dan Keputusan RUPS Tahunan
Tahun Buku 2019 tanggal 20 Februari 2020 jo RUPSLB Tahun 2022 tanggal 31 Agustus 2022,
dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan masing-masing, sesuai dengan Keputusan
RUPS pengangkatan yang bersangkutan.
4. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
1) Sdr. Sigit Widyawan - sebagai Komisaris Independen;
2) Sdr. Robertus Billitea - sebagai Komisaris.
5. Masa jabatan anggota-anggota Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud
pada angka 4, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan memperhatikan
peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk
memberhentikan sewaktu-waktu.
6. Dengan adanya perubahan nomenklatur jabatan dan pengalihan tugas anggota-anggota Direksi
sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan angka 3, serta pemberhentian dan pengangkatan
anggota-anggota Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud pada angka 1 dan angka 4, maka
susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
a. Direksi
1) Direktur Utama: Royke Tumilaar
2) Wakil Direktur Utama: Adi Sulistyowati
3) Direktur Digital and Integrated Transaction Banking: Corina Leyla Karnalies
4) Direktur Enterprise and Commercial Banking: Sis Apik Wijayanto
5) Direktur Finance: Novita Widya Anggraini
6) Direktur Risk Management: David Pirzada
7) Direktur Institutional Banking: Muhammad Iqbal
8) Direktur Network and Services: Ronny Venir
9) Direktur Retail Banking: Putrama W. Setyawan
10) Direktur Technology and Operations: Toto Prasetio
11) Direktur Human Capital and Compliance: Mucharom
12) Direktur Wholesale and International Banking: Silvano Winston Rumantir
b. Dewan Komisaris
1) Komisaris Utama/Komisaris Independen: Agus Dermawan Wintarto Martowardojo
2) Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Pradjoto
3) Komisaris: Askolani
4) Komisaris: Susyanto
5) Komisaris: Fadlansyah Lubis
6) Komisaris: Robertus Billitea
648 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 48
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
7) Komisaris Independen: Erwin Rijanto
8) Komisaris Independen: Sigit Widyawan
9) Komisaris Independen: Asmawi Syam
10) Komisaris Independen: Septian Hario Seto
11) Komisaris Independen: Iman Sugema
7. Anggota Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 4 yang masih
menjabat pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan untuk dirangkap
dengan jabatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada Badan Usaha Milik Negara, maka
yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatannya tersebut.
8. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang
diputuskan RUPS ini dalam bentuk Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang
berwenang dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila
dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Tindak Lanjut Keputusan langsung berlaku
Keputusan Rapat
Realisasi Telah direalisasikan
Realisasi Pembayaran Dividen
Sehubungan dengan Mata Acara II RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 mengenai Persetujuan Penggunaan
Laba Bersih Tahun Buku 2022, maka BNI telah melakukan pembayaran Dividen Tunai atas kinerja Tahun Buku
2022 dengan rincian sebagai berikut:
Dividen Kas yang Dibagikan (Rp-miliar) Rp7.324.821.242.436,-
Dividen per Lembar Saham (Rp) Rp392,780105040
Rasio Pembagian Dividen dari Laba Bersih Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan 40%
kepada Pemilik Entitas Induk Tahun Buku 2023 (%)
Tanggal Pengumuman 16 Maret 2023
Tanggal Pembayaran 14 April 2023
RISALAH KEPUTUSAN RUPS LUAR BIASA, 19 SEPTEMBER 2023
Keputusan RUPS Luar Biasa 2023 telah dimuat dalam Akta No. 17 tanggal 19 September 2023 yang dibuat
oleh dan di hadapan Ashoya Ratam S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan (Notaris).
Rincian keputusan RUPS Luar Biasa tertanggal 19 September 2023, adalah sebagai berikut:
Mata Acara Pertama Persetujuan atas Stock Split dan Perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan tentang
Permodalan Perseroan.
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
15.783.001.088 suara atau 4.400 suara atau 0,0000279% 31.887.016 suara atau
[ACGS A.2.6]
99,9999721% dari seluruh dari seluruh saham dengan 0,2020339% dari seluruh
saham dengan hak suara yang hak suara yang sah yang hadir saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat. dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat.
Keputusan Rapat 1. Menyetujui pelaksanaan Pemecahan Saham Perseroan (Stock Split) dengan rasio 1:2 (satu
berbanding dua), sehingga:
a. Nilai nominal per Saham Seri A Dwiwarna dan Seri B dari sebesar Rp7.500,- (tujuh ribu lima
ratus rupiah) menjadi Rp3.750,- (tiga ribu tujuh ratus lima puluh rupiah), dengan ketentuan:
i. 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna tetap dipertahankan sebagai saham Seri A Dwiwarna milik
Negara Republik Indonesia dengan nilai nominal sebesar Rp3.750,- (tiga ribu tujuh ratus
lima puluh rupiah); dan
ii. 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna menjadi 1 (satu) saham Seri B milik Negara Republik
Indonesia dengan nominal sebesar Rp3.750,- per saham;
b. Nilai nominal per Saham Seri C dari Rp375,- (tiga ratus tujuh puluh lima rupiah) menjadi
Rp187,5 (seratus delapan puluh tujuh koma lima rupiah).
2. Sehubungan dengan pemecahan saham Perseroan (Stock Split), maka menyetujui perubahan
Pasal 4 ayat (1) dan (2) Anggaran Dasar. Dengan demikian, Pasal 4 ayat (1) dan (2) menjadi
sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
649
Page 49
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
M O DA L
Pasal 4
1. Modal dasar Perseroan ini sebesar Rp15.000.000.000.000,00 (lima belas triliun rupiah), yang
terbagi atas:
a. 1 (satu) saham seri A Dwiwarna, dengan nilai nominal sebesar Rp3.750,00 (tiga ribu tujuh
ratus lima puluh rupiah);
b. 578.683.733 (lima ratus tujuh puluh delapan juta enam ratus delapan puluh tiga ribu tujuh ratus
tiga puluh tiga) saham seri B, masing-masing saham bernilai nominal sebesar Rp3.750,00 (tiga
ribu tujuh ratus lima puluh rupiah); dan
c. 68.426.325.320 (enam puluh delapan miliar empat ratus dua puluh enam juta tiga ratus dua
puluh lima ribu tiga ratus dua puluh) saham seri C, masing-masing saham bernilai nominal
sebesar Rp187,50 (seratus delapan puluh tujuh koma lima nol rupiah);
2. Dari Modal Dasar tersebut, telah ditempatkan dan diambil bagian serta disetor sebanyak kurang
lebih 54,05% (lima puluh empat koma nol lima persen) atau sejumlah 37.297.312.916 (tiga puluh
tujuh miliar dua ratus sembilan puluh tujuh juta tiga ratus dua belas ribu sembilan ratus enam
belas) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp9.054.806.974.125,00 (sembilan triliun
lima puluh empat miliar delapan ratus enam juta sembilan ratus tujuh puluh empat ribu seratus
dua puluh lima rupiah) yang terdiri dari:
a. 1 (satu) saham seri A Dwiwarna dengan nilai nominal Rp3.750,00 (tiga ribu tujuh ratus lima
puluh rupiah);
b. 578.683.733 (lima ratus tujuh puluh delapan juta enam ratus delapan puluh tiga ribu tujuh ratus
tiga puluh tiga) saham seri B, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp2.170.063.998.750,00
(dua triliun seratus tujuh puluh miliar enam puluh tiga juta sembilan ratus sembilan puluh
delapan ribu tujuh ratus lima puluh rupiah);
c. 36.718.629.182 (tiga puluh enam miliar tujuh ratus delapan belas juta enam ratus dua
puluh sembilan ribu seratus delapan puluh dua) saham seri C, dengan jumlah nilai nominal
seluruhnya sebesar Rp6.884.742.971.625,00 (enam triliun delapan ratus delapan puluh empat
miliar tujuh ratus empat puluh dua juta sembilan ratus tujuh puluh satu ribu enam ratus dua
puluh lima rupiah).
3. Menyetujui untuk memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan, dengan hak
substitusi, untuk melakukan segala dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan
pelaksanaan pemecahan saham Perseroan (Stock Split), termasuk tetapi tidak terbatas untuk
mengatur dan menetapkan tata cara dan jadwal pelaksanaan pemecahan nilai nominal saham
(Stock Split) sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal, untuk
menyatakan/menuangkan keputusan tersebut dalam akta yang dibuat di hadapan Notaris,
termasuk menegaskan susunan pemegang saham Perseroan (jika diperlukan), dan/atau perubahan
Anggaran Dasar Perseroan dalam keputusan Rapat ini kepada instansi yang berwenang, serta
melakukan semua dan setiap tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Tindak Lanjut Keputusan telah berlaku. Hasil Stock Split dilaksanakan mulai tanggal 10 Oktober 2023 berdasarkan
Keputusan Rapat Surat PT Bursa Efek Indonesia Nomor Peng-00240/BEI.POP/10-2023 tanggal 5 Oktober 2023 Perihal.
Perubahan Anggaran Dasar telah diterima oleh Kementerian Hukum dan HAM melalui Surat Nomor
AHU-AH.01.03-0119983 tanggal 19 September 2023. Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 18 tanggal
19 September 2023 telah dilaporkan kepada OJK melalui Surat Nomor CSE/7/6636 tanggal 12
Oktober 2023.
Realisasi Telah direalisasikan
Mata Acara Kedua Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
[ACGS A.2.3]
Jumlah Pemegang Tidak ada Pemegang Saham yang mengajukan pertanyaan atau tanggapan
Saham yang Bertanya
Hasil Pengambilan Setuju Tidak Setuju Abstain
Keputusan
12.114.010.739 suara atau 3.668.994.749 suara atau 37.581.516 suara atau
[ACGS A.2.6]
76,7535103% dari seluruh 23,2464897% dari seluruh 0,2381138% dari seluruh
saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang saham dengan hak suara yang
sah yang hadir dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat. sah yang hadir dalam Rapat.
Keputusan Rapat 1. Memberhentikan dengan hormat Sdr. Agus Dermawan Wintarto Martowardojo sebagai Komisaris
[ACGS A.2.3] Utama/Komisaris Independen Perseroan yang diangkat berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan
Tahun Buku 2019 tanggal 20 Februari 2020, terhitung sejak ditutupnya RUPS, dengan ucapan
terima kasih atas sumbangan tenaga dan pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai
Pengurus Perseroan.
2. Mengalihkan penugasan Sdr. Pradjoto semula sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris
Independen menjadi Komisaris Utama/Komisaris Independen Perseroan, yang diangkat
berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2019 tanggal 20 Februari 2020, dengan masa
jabatan meneruskan sisa masa jabatannya sesuai dengan Keputusan RUPS pengangkatan yang
bersangkutan.
650 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 50
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. Mengangkat Sdr. Pahala Nugraha Mansury sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan.
4. Masa jabatan anggota Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka
3, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dengan memperhatikan peraturan
perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan tanpa mengurangi hak RUPS untuk
memberhentikan sewaktu-waktu.
5. Dengan adanya pemberhentian, pengalihan tugas, dan pengangkatan anggota-anggota Dewan
Komisaris Perseroan sebagaimana dimaksud pada angka 1, angka 2, dan angka 3, maka susunan
anggota Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:
1) Komisaris Utama/Komisaris Independen: Pradjoto
2) Wakil Komisaris Utama: Pahala Nugraha Mansury
3) Komisaris: Askolani
4) Komisaris: Susyanto
5) Komisaris: Fadlansyah Lubis
6) Komisaris: Robertus Billitea
7) Komisaris Independen: Erwin Rijanto
8) Komisaris Independen: Sigit Widyawan
9) Komisaris Independen: Asmawi Syam
10)Komisaris Independen: Septian Hario Seto
11) Komisaris Independen: Iman Sugema
6. Anggota Dewan Komisaris yang dialihtugaskan sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan
diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 3, baru dapat melaksanakan tugasnya setelah
mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
(Fit & Proper Test) dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal
anggota Dewan Komisaris dimaksud kemudian dinyatakan tidak disetujui sebagai anggota
Dewan Komisaris dalam Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) oleh OJK, maka
anggota Dewan Komisaris tersebut diberhentikan dengan hormat sejak tanggal ditetapkannya
keputusan hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) OJK dimaksud.
7. Meminta kepada Direksi untuk mengajukan permohonan tertulis kepada Otoritas Jasa Keuangan
untuk pelaksanaan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test) atas anggota Dewan
Komisaris yang dialihtugaskan sebagaimana dimaksud pada angka 2 dan diangkat sebagaimana
dimaksud pada angka 3.
8. Anggota Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana dimaksud pada angka 3 yang masih
menjabat pada jabatan lain yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan untuk dirangkap
dengan jabatan anggota Dewan Komisaris pada Badan Usaha Milik Negara, maka yang
bersangkutan harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatannya tersebut.
9. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan yang
diputuskan RUPS ini dalam bentuk Akta Notaris serta menghadap Notaris atau pejabat yang
berwenang dan melakukan penyesuaian atau perbaikan-perbaikan yang diperlukan apabila
dipersyaratkan oleh pihak yang berwenang untuk keperluan pelaksanaan isi keputusan rapat.
Tindak Lanjut Keputusan langsung berlaku
Keputusan Rapat
Realisasi Telah direalisasikan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
651
Page 51
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dewan
Komisaris
Dewan Komisaris merupakan organ utama dalam struktur Tata Kelola Bank yang bertugas menjalankan fungsi
pengawasan terhadap Direksi terkait pengelolaan Bank dan memberikan saran atau nasihat kepada Direksi dalam
menentukan arah tujuan pencapaian kinerja Bank, sesuai dengan maksud dan tujuan yang ditetapkan, serta
memastikan kepatuhan Bank terhadap seluruh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Di samping itu,
Dewan Komisaris juga memastikan bahwa Bank sudah melaksanakan prinsip-prinsip Good Corporate Governance
di setiap jenjang organisasi.
DASAR HUKUM Komisaris BNI No. KEP/024/DK/2024 tanggal 22
Oktober 2024. Piagam Dewan Komisaris merupakan
Pembentukan dan penunjukan Dewan Komisaris Pedoman dan Tata Tertib Dewan Komisaris, yang
BNI berpedoman pada beberapa dasar hukum dan menjadi acuan bagi Dewan Komisaris dalam
ketentuan, antara lain: melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
1) Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang melakukan pengawasan terhadap kebijakan
Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah pengurusan dan jalannya pengurusan Perseroan
dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 oleh Direksi sesuai dengan prinsip-prinsip Tata
tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance).
Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 Piagam ini bersifat mengikat bagi setiap anggota
tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang; Dewan Komisaris agar senantiasa melaksanakan
2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 19 fungsi pengawasan secara efisien, efektif,
Tahun 2003 tanggal 19 Juni 2003 tentang transparan, independen, dan akuntabel sehingga
Badan Usaha Milik Negara sebagaimana telah dapat tercipta tata kelola perusahaan yang baik di
diubah dengan Undang-Undang No. 6 tahun lingkup Bank. Secara umum, isi dari Piagam Dewan
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Komisaris BNI, antara lain mencakup:
Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 1. Landasan Hukum;
Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang; 2. Struktur;
3) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/ 3. Persyaratan Anggota Dewan Komisaris;
POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang 4. Komisaris Independen;
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau 5. Tugas, Wewenang, Kewajiban dan Tanggung
Perusahaan Publik; Jawab Dewan Komisaris;
4) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 6. Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota
Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang Dewan Komisaris;
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum; 7. Masa Jabatan Dewan Komisaris dan Jabatan
5) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Lowong;
No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 8. Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Dewan
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Komisaris bersama Direksi;
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara 9. Pembagian Kerja dan Waktu Kerja Dewan
6) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Komisaris;
No. PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 10. Komite Dewan Komisaris;
tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan 11. Kesekretariatan Dewan Komisaris dan Sekretaris
Usaha Milik Negara; Dewan Komisaris;
7) Anggaran Dasar Bank. 12. Nilai-nilai Perseroan;
13. Etika Kerja Dewan Komisaris dan Larangan;
PIAGAM DEWAN KOMISARIS [ACGS D.1.1] 14. Transparansi; dan
15. Program Pengenalan.
Hubungan kerja antara Dewan Komisaris dengan
Direksi ataupun organ tata kelola lainnya diatur Piagam Dewan Komisaris secara berkala dievaluasi
secara jelas dalam Piagam Dewan Komisaris yang dan diperbarui dengan mengacu pada peraturan
telah disahkan melalui Surat Keputusan Dewan dan ketentuan yang berlaku di Indonesia. Piagam ini
dapat diakses di situs web BNI.
652 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 52
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KRITERIA ATAU KUALIFIKASI DEWAN 4. Anggota komite yang menjalankan fungsi
KOMISARIS [ACGS D.3.9, D.3.11] nominasi yang memiliki benturan kepentingan
Seluruh calon dan anggota Dewan Komisaris BNI dengan usulan yang direkomendasikan
yangmenjabat dipastikan telah memenuhi kriteria wajib mengungkapkan dalam usulan yang
yang telah ditetapkan dalam Kebijakan GCG BNI direkomendasikan.
sebagai berikut: 5. Penggantian dan/atau pengangkatan anggota
1. Anggota Dewan Komisaris diangkat dan Dewan Komisaris mengedepankan komposisi
diberhentikan oleh RUPS yang harus dihadiri secara profesional, independensi, kesesuaian
oleh Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan kompetensi, dan memperhatikan keberagaman
keputusan RUPS tersebut harus disetujui oleh baik dalam hal pendidikan (bidang studi),
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dengan pengalaman kerja, usia, keahlian, tanpa
memperhatikan ketentuan dalam Anggaran membedakan suku, agama, dan ras, yang
Dasar dibutuhkan secara tepat dalam pelaksanaan
2. Tata cara pengangkatan anggota Dewan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris.
Komisaris mengacu pada peraturan OJK 6. Pengangkatan anggota Dewan Komisaris
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten yang berasal dari pegawai atau pejabat pada
atau Perusahaan Publik serta peraturan Menteri lembaga yang melakukan fungsi pengaturan
BUMN tentang Organ dan Sumber Daya Manusia dan/atau pengawasan Bank dan/atau lembaga
BUMN. Tata cara pengangkatan anggota Dewan jasa keuangan lain dilakukan setelah yang
Komisaris antara lain: bersangkutan telah berhenti secara efektif
a. Sumber bakal calon anggota Dewan Komisaris sebagai pegawai atau pejabat dan menjalani
berasal dari: masa tunggu paling singkat 6 (enam) bulan.
1) Mantan Direksi BUMN; 7. Keputusan RUPS mengenai pengangkatan dan
2) Dewan Komisaris/Dewan Pengawas pemberhentian anggota Dewan Komisaris juga
BUMN; menetapkan saat mulai berlakunya pengangkatan
3) Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional dan pemberhentian tersebut. Dalam hal RUPS
Pemerintah; atau tidak menetapkan, maka pengangkatan dan
4) Sumber lain. pemberhentian anggota Dewan Komisaris
b. RUPS/Menteri dapat menetapkan kandidat tersebut mulai berlaku sejak penutupan RUPS.
yang diusulkan oleh Komite Nominasi 8. Anggota Dewan Komisaris diangkat untuk jangka
dan Remunerasi menjadi anggota Dewan waktu terhitung sejak tanggal yang ditetapkan
Komisaris. oleh RUPS yang mengangkatnya dan berakhir
c. Penetapan seseorang menjadi anggota pada penutupan RUPS Tahunan yang ke-5 (lima)
Dewan Komisaris dapat dilakukan setelah setelah tanggal pengangkatannya, dengan syarat
dinyatakan lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan tidak boleh melebihi waktu 5 (lima) tahun, dengan
(UKK) sesuai ketentuan sektoral. memperhatikan peraturan perundang-undangan
d. Dalam hal penetapan anggota Dewan di bidang Pasar Modal dan Perbankan, namun
Komisaris dilakukan sebelum UKK sesuai dengan tidak mengurangi hak dari RUPS untuk
ketentuan sektoral maka tindakan, tugas, dan sewaktu-waktu dapat memberhentikan anggota
fungsi sebagai anggota Dewan Komisaris Dewan Komisaris sebelum masa jabatannya
terhitung sejak dinyatakan lulus UKK sesuai berakhir. Setelah masa jabatannya berakhir,
ketentuan sektoral. anggota Dewan Komisaris dapat diangkat
e. Anggota Dewan Komisaris sebagaimana kembali oleh RUPS untuk satu kali masa jabatan.
dimaksud pada butir d memiliki masa jabatan 9. Yang dapat diangkat menjadi anggota Dewan
yang berlaku efektif sejak ditetapkan oleh Komisaris adalah orang perseorangan yang
RUPS/Menteri. memenuhi persyaratan pada saat diangkat dan
f. Daftar riwayat hidup (CV) calon anggota selama menjabat sebagai berikut:
Dewan Komisaris yang akan diusulkan untuk a. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas
diangkat dalam RUPS wajib tersedia dan yang baik serta cakap melakukan perbuatan
diumumkan pada saat penyelenggaraan hukum.
RUPS sebelum pengambilan keputusan b. Dalam kurun waktu 5 (lima) tahun sebelum
mengenai pengangkatan sebagai anggota pengangkatan dan selama menjabat:
Dewan Komisaris. 1) Tidak pernah dinyatakan pailit;
3. Setiap usulan penggantian dan/atau 2) Tidak pernah menjadi anggota Direksi
pengangkatan anggota Dewan Komisaris kepada dan/atau anggota Dewan Komisaris yang
RUPS, wajib memperhatikan rekomendasi dinyatakan bersalah menyebabkan suatu
komite yang menjalankan fungsi nominasi. perusahaan dinyatakan pailit;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
653
Page 53
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3) Tidak pernah dihukum karena melakukan 2) Setelah masa jabatannya berakhir, para anggota
tindak pidana yang merugikan keuangan Dewan Komisaris dapat diangkat kembali oleh
negara dan atau yang berkaitan dengan RUPS untuk 1 (satu) kali masa jabatan.
sektor keuangan;
4) Tidak pernah menjadi anggota Direksi SUSUNAN, JUMLAH, DAN KOMPOSISI
dan/atau anggota Dewan Komisaris yang ANGGOTA DEWAN KOMISARIS TAHUN 2024
selama menjabat
a) Pernah tidak menyelenggarakan RUPS Jumlah dan komposisi Dewan Komisaris BNI telah
tahunan; diselaraskan dengan kepentingan pelaksanaan fungsi
b) Pertanggungjawabannya sebagai pengawasan Bank agar senantiasa berjalan efektif,
anggota Direksi dan/atau Dewan objektif, dan independen. Seluruh anggota Dewan
Komisaris pernah tidak diterima oleh Komisaris Bank telah memenuhi persyaratan
RUPS atau pernah tidak memberikan jumlah, komposisi, dan ketentuan lain yang diatur
pertanggungjawaban sebagai anggota dalam Piagam Dewan Komisaris BNI, yaitu:
Direksi dan/atau Dewan Komisaris 1) Jumlah anggota Dewan Komisaris BNI yang
kepada RUPS; dan menjabat per 31 Desember 2024 adalah sebanyak
c) Pernah menyebabkan perusahaan yang 11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang
memperoleh izin, persetujuan, atau Komisaris Utama/Komisaris Independen; 1 (satu)
pendaftaran dari OJK tidak memenuhi orang Wakil Komisaris Utama; dan 9 (sembilan)
kewajiban menyampaikan laporan orang Komisaris lainnya;
tahunan dan/atau laporan keuangan 2) Jumlah anggota Dewan Komisaris BNI tidak
kepada OJK dan/atau laporan tahunan lebih banyak dari jumlah anggota Direksi BNI;
dan/atau laporan keuangan tidak 3) Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris
disetujui dan/atau disahkan oleh RUPS. Utama yang berasal dari pihak yang independen
c. memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di terhadap Pemegang Saham Pengendali, anggota
bidang yang dibutuhkan perseroan, dan Dewan Komisaris lainnya dan anggota Direksi
syarat lain berdasarkan peraturan perundang- BNI;
undangan yang berlaku bagi perseroan. 4) Penggantian dan/atau pengangkatan anggota
d. Memiliki komitmen waktu untuk perusahaan. Dewan Komisaris BNI telah memperhatikan
10. Mekanisme pengangkatan, penggantian, rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi
pemberhentian, dan/atau pengunduran diri serta memperoleh persetujuan dari pemegang
anggota Dewan Komisaris berpedoman pada saham dan mendapatkan persetujuan OJK;
peraturan perundang-undangan yang berlaku 5) Seluruh anggota Dewan Komisaris BNI tidak
dan anggaran dasar. saling memiliki hubungan keluarga sampai
dengan derajat ketiga dengan sesama anggota
PERIODE JABATAN DEWAN KOMISARIS Dewan Komisaris dan/atau Direksi; dan
[ACGS D.2.5, D.3.11] 6) Seluruh anggota Dewan Komisaris BNI telah
lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit
Sebagaimana diatur dalam Piagam Dewan and Proper Test).
Komisaris, masa jabatan anggota Dewan Komisaris
paling lama adalah 2 (dua) periode berturut-turut, Sehubungan dengan adanya pemberhentian dan
dengan ketentuan sebagai berikut: pengangkatan anggota-anggota Dewan Komisaris
1) Para anggota Dewan Komisaris diangkat untuk berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 2024 yang
jangka waktu terhitung sejak tanggal yang diselenggarakan tanggal 4 Maret 2024, maka
ditetapkan oleh RUPS yang mengangkatnya dan komposisi Dewan Komisaris BNI mengalami
berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang perubahan dengan uraian sebagai berikut:
ke-5 (kelima) setelah tanggal pengangkatannya
dengan syarat tidak boleh melebihi jangka waktu Periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024:
5 (lima) tahun dengan memperhatikan peraturan Pada periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024, Dewan
perundang-undangan di bidang pasar modal dan Komisaris BNI berjumlah 11 (sebelas) orang yang
perbankan, namun dengan tidak mengurangi terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama/Komisaris
hak dari RUPS untuk sewaktu-waktu dapat Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama,
memberhentikan para anggota Dewan Komisaris dan 9 (sembilan) orang Komisaris.
sebelum masa jabatannya berakhir; dan
654 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 54
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Domisili Tanggal Pengangkatan
Menjabat
Pradjoto Komisaris Utama/ Jakarta RUPSLB 19 September 2023 19 Februari 2024
Komisaris Independen
Pahala Nugraha Wakil Komisaris Jakarta RUPSLB 19 September 2023 19 Februari 2024
Mansury Utama
Sigit Widyawan Komisaris Independen Solo RUPST 15 Maret 2023 15 Maret 2023
Askolani Komisaris Jakarta RUPST 4 Maret 2024 4 Maret 2024
Asmawi Syam Komisaris Independen Jakarta RUPST 20 Februari 2020 17 Juni 2020
Septian Hario Seto Komisaris Independen Jakarta RUPST 20 Februari 2020 14 Agustus 2020
Iman Sugema Komisaris Independen Bogor RUPST 20 Februari 2020 14 Agustus 2020
Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen Jakarta RUPST 29 Maret 2021 6 Agustus 2021
Fadlansyah Lubis Komisaris Jakarta RUPSLB 31 Agustus 2022 23 Desember 2022
Robertus Billitea Komisaris Jakarta RUPST 15 Maret 2023 11 September 2023
Susyanto1) Komisaris Bogor RUPST 20 Februari 2020 27 Juli 2020
1)
Berhenti menjabat sebagai Komisaris sejak 4 Maret 2024
Periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024
Pada periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024 terdapat perubahan komposisi Dewan Komisaris sesuai
hasil keputusan RUPS Tahunan 2024 yang dilaksanakan tanggal 4 Maret 2024. Dengan adanya perubahan
tersebut maka susunan dan komposisi Dewan Komisaris BNI menjadi sebagai berikut:
Tabel Komposisi Dewan Komisaris Periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan
Menjabat
Pradjoto Komisaris Utama/ Jakarta RUPSLB 19 September 2023 19 Februari 2024
Komisaris Independen
[ACGS D.4.2]
Pahala Nugraha Wakil Komisaris Utama Jakarta RUPSLB 19 September 2023 19 Februari 2024
Mansury
Sigit Widyawan Komisaris Independen Solo RUPST 15 Maret 2023 15 Maret 2023
Askolani Komisaris Jakarta RUPST 4 Maret 2024 4 Maret 2024
Asmawi Syam Komisaris Independen Jakarta RUPST 20 Februari 2020 17 Juni 2020
Septian Hario Seto Komisaris Independen Jakarta RUPST 20 Februari 2020 14 Agustus 2020
Iman Sugema Komisaris Independen Bogor RUPST 20 Februari 2020 14 Agustus 2020
Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen Jakarta RUPST 29 Maret 2021 6 Agustus 2021
Fadlansyah Lubis Komisaris Jakarta RUPSLB 31 Agustus 2022 23 Desember 2022
Robertus Billitea Komisaris Jakarta RUPST 15 Maret 2023 11 September 2023
Mohamad Yusuf Komisaris Bogor RUPST 4 Maret 2024 2 September 2024
Permana
Per 31 Desember 2024, BNI tidak memiliki proporsi Komisaris Independen perempuan. Dengan komposisi
Dewan Komisaris yang berlaku tersebut, Bank memastikan tidak ada satu pun Komisaris (termasuk Komisaris
Independen) yang telah menjabat lebih dari dua periode masing-masing lima tahun dalam kapasitas yang
sama. Pengungkapan lebih rinci mengenai riwayat karier masing-masing Komisaris dapat dilihat pada Bab
Profil Perusahaan, sub-bab Profil Dewan Komisaris, di dalam Laporan Tahunan 2024. [ACGS (B)E.1.1]
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
655
Page 55
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dasar Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris
Mekanisme pengangkatan dan pemberhentian anggota Dewan Komisaris dilakukan oleh RUPS sesuai
ketentuan Pasal 14 ayat (12) Anggaran Dasar Bank. Pengangkatan masing-masing anggota Dewan Komisaris
dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
No. Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
1 Pradjoto Komisaris Utama/ RUPSLB 19 September 2020-2025*
Komisaris Independen 2023
2 Pahala Nugraha Mansury Wakil Komisaris Utama RUPSLB 19 September 2023-2028
2023
3 Sigit Widyawan Komisaris Independen RUPST 15 Maret 2023 2023-2028
4 Askolani Komisaris RUPST 4 Maret 2024 2024-2029
5 Asmawi Syam Komisaris Independen RUPST 20 Februari 2020 2020-2025
6 Septian Hario Seto Komisaris Independen RUPST 20 Februari 2020 2020-2025
7 Iman Sugema Komisaris Independen RUPST 20 Februari 2020 2020-2025
8 Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen RUPST 29 Maret 2021 2021-2026
9 Fadlansyah Lubis Komisaris RUPSLB 31 Agustus 2022 2022-2027
10 Robertus Billitea Komisaris RUPST 15 Maret 2023 2023-2028
11 Mohamad Yusuf Permana Komisaris RUPST 4 Maret 2024 2024-2029
* Mengikuti masa jabatan sebelumnya sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen BNI
Berdasarkan tabel pengungkapan di atas terlihat c. Terlibat dalam tindakan yang merugikan
bahwa jajaran Dewan Komisaris BNI dipimpin Perseroan dan/atau negara;
oleh Komisaris Utama yang merupakan Komisaris d. Melakukan tindakan yang melanggar
Independen atau profesional yang berasal dari pihak etika dan/atau kepatutan yang seharusnya
luar Bank. Dengan mengacu pada ketentuan internal dihormati sebagai anggota Dewan Komisaris;
BNI dan best practice governansi berstandar global, e. Dinyatakan bersalah dengan putusan
Bank memastikan bahwa Bapak Pradjoto selaku pengadilan yang telah mempunyai kekuatan
Komisaris Utama/Komisaris Independen BNI tidak hukum yang tetap;
pernah menjabat sebagai Direktur Utama BNI dalam f. Mengundurkan diri.
kurun 3 (tiga) tahun terakhir. [ACGS D.4.2] 3) Di samping alasan pemberhentian anggota
Dewan Komisaris tersebut di atas, anggota
MEKANISME PENGANGKATAN, Dewan Komisaris dapat diberhentikan oleh
PEMBERHENTIAN, DAN PENGUNDURAN RUPS berdasarkan alasan lainnya yang dinilai
DIRI DEWAN KOMISARIS [ACGS A.2.3, D.3.10] tepat oleh RUPS demi kepentingan dan tujuan
Perseroan;
Prosedur dan tata cara pemberhentian dan 4) Keputusan pemberhentian karena alasan
pengunduran diri Dewan Komisaris telah diatur sebagaimana dimaksud dalam angka 2 huruf a,
dalam Anggaran Dasar Bank serta juga mengacu b, c dan d dan angka 3 di atas diambil setelah
pada ketentuan POJK No. 33/POJK.04/2014 dan yang bersangkutan diberi kesempatan membela
POJK No. 15/POJK.04/2020, yaitu: diri dalam RUPS;
1) Anggota Dewan Komisaris diangkat dan 5) Pemberhentian sebagaimana dimaksud dalam
diberhentikan oleh RUPS, di mana dalam RUPS huruf angka 2 butir c dan e di atas merupakan
tersebut dihadiri oleh pemegang saham Seri pemberhentian dengan tidak hormat;
A Dwiwarna dan keputusan Rapat tersebut 6) Antara para anggota Dewan Komisaris dan antara
harus disetujui oleh pemegang saham Seri A anggota Dewan Komisaris dengan anggota Direksi
Dwiwarna, dengan memperhatikan ketentuan tidak boleh ada hubungan keluarga sedarah
dalam Anggaran Dasar; sampai dengan derajat ketiga, baik menurut garis
2) Anggota Dewan Komisaris sewaktu-waktu lurus maupun garis ke samping, atau hubungan
dapat diberhentikan berdasarkan keputusan semenda/hubungan kekeluargaan yang timbul
RUPS dengan menyebutkan alasannya. Alasan karena ikatan perkawinan, termasuk menantu
pemberhentian anggota Dewan Komisaris atau ipar). Dalam hal terjadi keadaan tersebut,
dimaksud dilakukan apabila berdasarkan maka RUPS berwenang memberhentikan salah
kenyataan anggota Dewan Komisaris yang seorang di antara mereka;
bersangkutan antara lain: 7) Seorang anggota Dewan Komisaris berhak
a. Tidak dapat menjalankan tugasnya dengan mengundurkan diri dari jabatannya sebelum masa
baik; jabatannya berakhir dengan memberitahukan
b. Melanggar ketentuan Anggaran Dasar dan/ secara tertulis mengenai maksudnya tersebut
atau peraturan perundang-undangan; kepada Perseroan;
656 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 56
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
8) Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk 14) Jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir
memutuskan permohonan pengunduran diri apabila:
anggota Dewan Komisaris dalam jangka waktu a. Pengunduran dirinya telah efektif
paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah sebagaimana dimaksud pada butir 8 di atas;
diterimanya surat pengunduran diri; b. Meninggal dunia;
9) Perseroan wajib melakukan keterbukaan c. Masa jabatannya berakhir;
informasi kepada masyarakat dan d. Diberhentikan berdasarkan RUPS; atau
menyampaikan kepada OJK paling lambat 2 e. Dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga yang
(dua) hari kerja setelah diterimanya permohonan telah mempunyai kekuatan hukum; yang
pengunduran diri anggota Dewan Komisaris tetap atau ditaruh di bawah pengampuan
sebagaimana dimaksud dalam butir 7 dan hasil berdasarkan suatu keputusan pengadilan;
penyelenggaraan RUPS sebagaimana dimaksud dan
dalam butir 8 di atas; f. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai
10) Sebelum pengunduran diri berlaku efektif, anggota Dewan Komisaris berdasarkan
anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-
tetap berkewajiban menyelesaikan tugas dan undangan lainnya.
tanggung jawabnya sesuai dengan Anggaran 15) Bagi anggota Dewan Komisaris yang berhenti
Dasar ini dan peraturan perundang-undangan sebelum maupun setelah masa jabatannya
yang berlaku; berakhir kecuali berhenti karena meninggal dunia,
11) Terhadap anggota Dewan Komisaris yang maka yang bersangkutan tetap bertanggung
mengundurkan diri sebagaimana tersebut di atas jawab atas tindakan-tindakannya yang belum
tetap dapat dimintakan pertanggungjawabannya diterima pertanggungjawabannya oleh RUPS.
sebagai anggota Dewan Komisaris sejak
pengangkatan yang bersangkutan hingga PENILAIAN KEMAMPUAN DAN KEPATUTAN
tanggal disetujuinya pengunduran dirinya dalam
RUPS; Calon anggota Dewan Komisaris BNI baru
12) Pembebasan tanggung jawab anggota Dewan diperbolehkan menjalankan tindakan, tugas,
Komisaris yang mengundurkan diri diberikan dan fungsinya sebagai Dewan Komisaris apabila
setelah RUPS Tahunan membebaskannya; sudah mendapatkan persetujuan dari OJK. Hal ini
13) Dalam hal anggota Dewan Komisaris selaras dengan POJK No. 27/POJK.03/2016 tentang
mengundurkan diri sehingga mengakibatkan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak
jumlah anggota Dewan Komisaris menjadi Utama Lembaga Jasa Keuangan. Berikut ini adalah
kurang dari 3 (tiga) orang, maka pengunduran diri daftar anggota Dewan Komisaris Bank yang telah
tersebut sah apabila telah ditetapkan oleh RUPS lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit
dan telah diangkat anggota Dewan Komisaris and Proper Test) tanpa catatan dan telah mendapat
yang baru, sehingga memenuhi persyaratan persetujuan dari OJK:
minimal jumlah anggota Dewan Komisaris;
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
Tanggal Efektif
No. Nama Jabatan Pelaksana Hasil
Berdasarkan Surat OJK
1 Pradjoto Komisaris Utama/ Otoritas Jasa Keuangan Lulus 19 Februari 2024
Komisaris Independen
2 Pahala Nugraha Mansury Wakil Komisaris Utama Otoritas Jasa Keuangan Lulus 19 Februari 2024
3 Sigit Widyawan Komisaris Independen Otoritas Jasa Keuangan Lulus 15 Maret 2023
4 Askolani Komisaris Otoritas Jasa Keuangan Lulus 4 Maret 2024
5 Asmawi Syam Komisaris Independen Otoritas Jasa Keuangan Lulus 17 Juni 2020
6 Septian Hario Seto Komisaris Independen Otoritas Jasa Keuangan Lulus 14 Agustus 2020
7 Iman Sugema Komisaris Independen Otoritas Jasa Keuangan Lulus 14 Agustus 2020
8 Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen Otoritas Jasa Keuangan Lulus 6 Agustus 2021
9 Fadlansyah Lubis Komisaris Otoritas Jasa Keuangan Lulus 23 Desember 2022
10 Robertus Billitea Komisaris Otoritas Jasa Keuangan Lulus 11 September 2023
11 Mohamad Yusuf Permana Komisaris Otoritas Jasa Keuangan Lulus 2 September 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
657
Page 57
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN Sementara itu dalam rangka menjaga objektivitas
KOMISARIS [ACGS D.1.3] dan independensi dalam melakukan fungsi
dan tugas pengawasan Bank, Dewan Komisaris
Dalam menjalankan fungsi pengawasan atas dilarang terlibat dalam pengambilan keputusan
kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada kegiatan operasional Bank, kecuali terkait:
umumnya baik mengenai Bank maupun kegiatan 1) Penyediaan dana kepada pihak terkait
usaha Bank yang dilakukan oleh Direksi, Dewan sebagaimana diatur dalam ketentuan mengenai
Komisaris bertindak dan bertanggung jawab secara batas maksimum pemberian kredit bank umum;
kolegial dengan dibantu oleh organ pendukung di dan
bawahnya seperti Komite Audit, Komite Pemantau 2) Hal-hal lain yang diatur dalam Anggaran Dasar
Risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Bank atau peraturan perundang-undangan.
Komite Tata Kelola Terintegrasi, sesuai bidangnya
masing-masing. Selain melaksanakan peran Pengambilan keputusan kegiatan operasional Bank
pengawasan, Dewan Komisaris juga menjalankan oleh Dewan Komisaris tersebut di atas merupakan
peran penasehatan kepada Direksi, termasuk bagian dari tugas pengawasan oleh Dewan
memantau pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Komisaris namun tidak meniadakan tanggung
Perseroan, Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan jawab Direksi atas pelaksanaan kepengurusan Bank.
Perseroan serta ketentuan Anggaran Dasar,
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Tugas dan Tanggung Jawab Komisaris Utama
serta memastikan kepatuhan Bank terhadap [ACGS D.4.4]
peraturan perundang-undangan yang berlaku Komisaris Utama BNI memiliki tugas dan tanggung
demi tercapainya kepentingan Bank sesuai dengan jawab sebagai berikut:
maksud dan tujuan Bank. 1) Koordinator pelaksanaan tugas-tugas Dewan
Komisaris;
Berpedoman pada Undang-Undang No. 40 Tahun 2) Memimpin Rapat Dewan Komisaris;
2007 mengenai Perseroan Terbatas sebagaimana 3) Menandatangani dokumen tertulis termasuk
telah diubah dengan Undang-Undang No. 6 tahun surat menyurat dengan salah seorang Komisaris
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah lainnya;
Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 4) Mewakili Dewan Komisaris menghadiri forum
Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang pertemuan serta acara yang diselenggarakan
sebagaimana telah diubah sebagian dengan UU pihak otoritas, Pemegang Saham Seri A
No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Anggaran Dwiwarna dan instansi lain; dan
Dasar BNI, Dewan Komisaris berkewajiban untuk: 5) Mewakili Dewan Komisaris memimpin Rapat
1) Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan Umum Pemegang Saham Perusahaan.
perundang-undangan serta prinsip-prinsip
profesionalisme, efisiensi, transparansi, Pembidangan Tugas Anggota Dewan
kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban, Komisaris [ACGS D.1.3]
serta kewajaran dan kesetaraan; Dengan memperhatikan aspek keberagaman Dewan
2) Beritikad baik, penuh kehati-hatian, dan Komisaris baik dari segi bidang keahlian maupun
bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pengalaman kerja profesional masing-masing,
pengawasan dan pemberian nasihat kepada Bank telah menetapkan pembidangan tugas yang
Direksi untuk kepentingan Perseroan dan sesuai jelas kepada setiap anggota Dewan Komisaris baik
dengan maksud dan tujuan Perseroan. sebagai ketua ataupun anggota komite-komite yang
dibentuk oleh Dewan Komisaris untuk membantu
pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaris
secara kolegial. Adapun pembagian tugas terhadap
masing-masing anggota Dewan Komisaris BNI
sebagai berikut:
Periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024 [ACGS D.1.3]
Keanggotaan Komite oleh Anggota
No. Nama Jabatan Periode
Dewan Komisaris
1 Pradjoto Komisaris Utama/ • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Ketua Komite Nominasi dan
Komisaris Remunerasi
Independen • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Ketua Komite Tata Kelola
Terintegrasi
2 Pahala Wakil Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Nugraha Utama Remunerasi
Mansury • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Pemantau Risiko
658 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 58
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Keanggotaan Komite oleh Anggota
No. Nama Jabatan Periode
Dewan Komisaris
3 Sigit Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Widyawan Independen Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Audit
4 Askolani Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Tata Kelola Terintegrasi
5 Asmawi Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Ketua Komite Audit
Syam Independen
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi
6 Septian Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Hario Seto Independen Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Pemantau Risiko
7 Iman Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Sugema Independen Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Audit
8 Erwin Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Ketua Komite Pemantau Risiko
Rijanto Independen
Slamet • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi
9 Fadlansyah Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Lubis Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Pemantau Risiko
10 Robertus Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Billitea Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Tata Kelola
Terintegrasi
11 Susyanto1) Komisaris • 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024 • Anggota Tata Kelola Terintegrasi
1)
Berhenti menjabat sebagai Komisaris sejak 4 Maret 2024
Pada tahun 2024 telah terjadi perubahan pada komposisi Dewan Komisaris Bank sebagaimana diputuskan
dalam RUPST 2024. Dengan demikian, pembagian tugas dan tanggung jawab anggota Dewan Komisaris
BNI mengalami penyesuaian sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan Bank menjadi sebagai berikut:
Periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024 [ACGS D.1.3]
Keanggotaan Komite oleh Anggota
No. Nama Jabatan Periode
Dewan Komisaris
1 Pradjoto Komisaris Utama/ • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Ketua Komite Nominasi dan
Komisaris Independen Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Ketua Komite Tata Kelola
Terintegrasi
2 Pahala Wakil Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Nugraha Utama Remunerasi
Mansury • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Pemantau Risiko
3 Sigit Komisaris Independen • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Widyawan Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Audit
4 Askolani Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Tata Kelola Terintegrasi
5 Asmawi Komisaris Independen • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Ketua Komite Audit
Syam • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi
6 Septian Komisaris Independen • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Hario Seto Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Pemantau Risiko
7 Iman Komisaris Independen • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Sugema Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Audit
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
659
Page 59
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Keanggotaan Komite oleh Anggota
No. Nama Jabatan Periode
Dewan Komisaris
8 Erwin Komisaris Independen • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Ketua Komite Pemantau Risiko
Rijanto • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Slamet Remunerasi
9 Fadlansyah Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Lubis Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Pemantau Risiko
10 Robertus Komisaris • 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Nominasi dan
Billitea Remunerasi
• 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024 • Anggota Komite Tata Kelola
Terintegrasi
11 Mohamad Komisaris • 22 Oktober 2024 – 31 Desember • Anggota Komite Nominasi dan
Yusuf 2024 Remunerasi
Permana1) • 22 Oktober 2024 – 31 Desember • Anggota Tata Kelola Terintegrasi
2024
1)
Menjabat sebagai Komisaris sejak 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal 2 September 2024
WEWENANG DEWAN KOMISARIS 13) Melaksanakan kewenangan pengawasan lainnya
sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
Sebagaimana yang tertuang dalam Anggaran perundang-undangan, anggaran dasar, dan/atau
Dasar, Bank memberikan pelimpahan kewenangan keputusan RUPS.
kepada Dewan Komisaris untuk:
1) Memeriksa buku, surat, serta dokumen lainnya, KEWAJIBAN DEWAN KOMISARIS
memeriksa kas untuk keperluan verifikasi dan
lain-lain surat berharga dan memeriksa kekayaan Sementara itu, kewajiban Dewan Komisaris
Perseroan; berdasarkan Piagam Dewan Komisaris BNI adalah
2) Memasuki pekarangan, gedung, dan kantor yang sebagai berikut:
dipergunakan oleh Perseroan; 1. Memberikan nasihat kepada Direksi dalam
3) Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau melaksanakan pengurusan Perseroan;
pejabat lainnya mengenai segala persoalan yang 2. Memberikan pendapat dan persetujuan Rencana
menyangkut pengelolaan Perseroan; Kerja dan Anggaran Tahunan Perseroan serta
4) Mengetahui segala kebijakan dan tindakan yang rencana kerja lainnya yang disiapkan Direksi,
telah dan akan dijalankan oleh Direksi; sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar;
5) Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di 3. Mengikuti perkembangan kegiatan Perseroan,
bawah Direksi dengan sepengetahuan Direksi memberikan pendapat dan saran kepada RUPS
untuk menghadiri rapat Dewan Komisaris; mengenai setiap masalah yang dianggap penting
6) Mengangkat dan memberhentikan seorang bagi kepengurusan Perseroan;
Sekretaris Dewan Komisaris; 4. Melaporkan kepada Pemegang Saham Seri A
7) Memberhentikan sementara anggota Direksi Dwiwarna apabila terjadi gejala menurunnya
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar; kinerja Perseroan;
8) Membentuk Komite Audit, Komite Nominasi dan 5. Mengusulkan kepada RUPS penunjukan Akuntan
Remunerasi, Komite Pemantau Risiko, Komite Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang
Tata Kelola Terintegrasi dan komite-komite lain, akan melakukan pemeriksaan atas buku-buku
jika dianggap perlu dengan memperhatikan Perseroan;
kemampuan perusahaan; 6. Meneliti dan menelaah laporan berkala dan
9) Menggunakan tenaga ahli untuk hal tertentu laporan tahunan yang disiapkan Direksi serta
dan dalam jangka waktu tertentu atas beban menandatangani laporan tahunan;
Perseroan, jika dianggap perlu; 7. Memberikan penjelasan, pendapat, dan saran
10) Melakukan tindakan pengurusan Perseroan kepada RUPS mengenai Laporan Tahunan,
dalam keadaan tertentu untuk jangka waktu apabila diminta;
tertentu sesuai dengan ketentuan Anggaran 8. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris dan
Dasar ini; menyimpan 1 salinannya;
11) Menyetujui pengangkatan dan pemberhentian 9. Melaporkan kepada Perseroan mengenai
Sekretaris Perusahaan dan/atau Kepala Satuan kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya
Kerja Audit Intern; pada Perseroan dan Perseroan lain;
12) Menghadiri rapat Direksi dan memberikan 10. Memberikan laporan tentang tugas pengawasan
pandangan-pandangan terhadap hal-hal yang yang telah dilakukan selama tahun buku yang
dibicarakan; dan baru lampau kepada RUPS;
660 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 60
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
11. Memberikan penjelasan tentang segala hal (3) Rusak yang tidak dapat dipindahtangankan
yang ditanyakan atau yang diminta pemegang (total lost);
saham Seri A Dwiwarna dengan memperhatikan (4) Biaya Pemindahtanganannya lebih besar
peraturan perundang-undangan khususnya yang daripada nilai ekonomis yang diperoleh
berlaku di bidang Pasar Modal dan Perbankan; dari Pemindahtanganan;
12. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi (5) Dibongkar untuk dibangun kembali atau
pelaksanaan tata kelola, manajemen risiko, dan dibangun menjadi Aktiva Tetap yang lain,
kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan yang anggarannya telah ditetapkan oleh
strategis Perseroan sesuai dengan ketentuan RUPS/Menteri melalui pengesahan RKAP;
perundang-undangan, anggaran dasar dan/atau (6) Dibongkar untuk tidak dibangun kembali
keputusan RUPS; sehubungan dengan adanya program lain
13. Menyusun Piagam Dewan Komisaris dan Tata yang telah direncanakan RKAP;
Hubungan Dewan Komisaris Perseroan dan (7) Dibongkar untuk dibangun kembali
Dewan Komisaris Anak Perusahaan Perseroan sehubungan dengan adanya program
dan lainnya dengan memperhatikan peraturan pemerintah; dan/atau
perundang-undangan khususnya ketentuan di (8) Berdasarkan peraturan perundang-
bidang Perbankan dan Pasar Modal; undangan dan/atau putusan pengadilan
14. Melaksanakan kewajiban lainnya dalam rangka yang berkekuatan hukum tetap, Aktiva
tugas pengawasan dan pemberian nasihat, Tetap tersebut tidak lagi dimiliki atau
sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan dikuasai oleh BUMN.
perundang- undangan, Anggaran Dasar dan/atau c. Mengadakan kerja sama dengan badan usaha
keputusan RUPS; atau pihak lain, dalam bentuk Kerja Sama
15. Memberikan persetujuan terhadap hal strategis Operasi (KSO), Kerja Sama Usaha (KSU),
sesuai dengan ketentuan anggaran dasar; Kerja Sama Lisensi, Bangun Guna Serah
16. Melaporkan kepada OJK paling lama 5 (lima) (Build, Operate and Transfer/BOT), Bangun
hari sejak ditemukan: Serah Guna (Build, Transfer and Operate/
(1) Pelanggaran ketentuan peraturan perundang- BTO), Bangun Guna Milik (Build, Operate
undangan di bidang keuangan, perbankan, and Own/BOO), dan perjanjian-perjanjian
dan yang terkait dengan kegiatan usaha Bank; lain yang mempunyai sifat yang sama yang
dan/atau jangka waktunya ataupun nilainya melebihi
(2) Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat dari yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris;
membahayakan kelangsungan usaha Bank d. Menetapkan dan mengubah logo Perseroan;
17. Menjaga segala data dan informasi terkait Bank e. Menetapkan struktur organisasi 1 (satu)
yang disampaikan oleh Direksi, dan sesuai tingkat di bawah Direksi;
dengan ketentuan perundang-undangan. f. Melakukan penyertaan modal, melepaskan
18. Memberikan persetujuan secara tertulis atas penyertaan modal termasuk perubahan
perbuatan hukum yang dilakukan Direksi struktur permodalan dengan nilai tertentu
sebagaimana diwajibkan dalam Anggaran yang ditetapkan Dewan Komisaris pada
Dasar BNI dengan memperhatikan peraturan Perseroan lain, anak perusahaan, dan
perundang-undangan dan ketentuan di bidang perusahaan patungan yang tidak dalam
Pasar Modal dan perbankan: rangka penyelamatan piutang dengan
a. Melepaskan/memindahtangankan dan/atau memperhatikan ketentuan di bidang Pasar
mengagunkan aset Perseroan dengan kriteria Modal dan Perbankan;
dan nilai melebihi jumlah tertentu yang g. Mendirikan anak perusahaan dan/atau
ditetapkan oleh Dewan Komisaris, kecuali perusahaan patungan dengan nilai tertentu
aset Perseroan dalam rangka pelaksanaan yang ditetapkan Dewan Komisaris dengan
kegiatan usaha Perseroan sesuai dengan memperhatikan ketentuan di bidang Pasar
peraturan perundang-undangan yang berlaku, Modal dan Perbankan;
yang di antaranya adalah aset yang berupa h. Mengusulkan wakil Perseroan untuk menjadi
kredit, surat berharga, agunan yang diambil calon Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
alih, barang bergerak, dan aset lainnya yang pada anak perusahaan yang memberikan
diperoleh dalam rangka kegiatan usaha kontribusi signifikan kepada Perseroan dan/
Perseroan dengan memperhatikan ketentuan atau bernilai strategis yang ditetapkan oleh
di bidang pasar modal dan sektor perbankan; Dewan Komisaris;
b. Menghapusbukukan aset tetap karena kondisi i. Melakukan penggabungan, peleburan,
tertentu yang: pengambilalihan, pemisahan, dan
(1) Hilang; pembubaran anak perusahaan dan
(2) Musnah; perusahaan patungan dengan nilai tertentu
yang ditetapkan Dewan Komisaris dengan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
661
Page 61
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
memperhatikan ketentuan di bidang Pasar Umum, seluruh anggota Dewan Komisaris Bank
Modal dan Perbankan; dilarang merangkap jabatan sebagai:
j. Melakukan tindakan-tindakan yang termasuk 1) Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
dalam transaksi material sebagaimana anggota Dewan Pengawas Syariah, atau
ditetapkan oleh peraturan perundang- Pejabat Eksekutif pada lembaga keuangan atau
undangan di bidang pasar modal dengan nilai perusahaan keuangan baik bank maupun bukan
tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris, bank;
kecuali tindakan tersebut termasuk dalam 2) Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris,
transaksi material yang dikecualikan oleh anggota Dewan Pengawas Syariah, atau Pejabat
Peraturan Perundang-undangan yang berlaku Eksekutif pada lebih dari 1 (satu) lembaga
di bidang Pasar Modal dan Perbankan; atau perusahaan bukan keuangan, baik yang
k. Tindakan-tindakan yang belum ditetapkan berkedudukan di dalam maupun di luar negeri;
dalam RKAP; 3) Pada bidang tugas fungsional pada lembaga
l. Perbuatan untuk mengalihkan termasuk keuangan bank dan/atau lembaga keuangan
menjual, melepaskan hak untuk menagih dan/ bukan bank yang berkedudukan di dalam
atau tidak menagih lagi atas: maupun di luar negeri;
(1) Piutang pokok macet yang telah dihapus 4) Pada jabatan lain yang dapat menimbulkan
buku dalam rangka penyelesaian kredit, benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas
baik untuk sebagian maupun keseluruhan; sebagai anggota Dewan Komisaris; dan/atau
dan 5) Pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan
(2) Selisih antara nilai piutang pokok macet peraturan perundang-undangan.
yang telah dihapus buku dengan nilai
pengalihan termasuk penjualan atau Akan tetapi, tidak termasuk rangkap jabatan
dengan nilai pelepasan hak; sebagaimana dimaksud di atas apabila:
dilaksanakan berdasarkan kebijakan Direksi 1) Anggota Dewan Komisaris menjabat sebagai
yang telah disetujui Dewan Komisaris dan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris atau
dalam jumlah plafon (limit) hapus tagih pejabat eksekutif yang melaksanakan fungsi
yang telah ditetapkan RUPS yang akan tetap pengawasan pada 1 (satu) perusahaan anak
berlaku sampai dengan adanya penetapan bukan bank yang dikendalikan oleh Bank;
plafon (limit) baru oleh RUPS. 2) Komisaris Non-Independen menjalankan tugas
fungsional dari pemegang saham Bank yang
Persetujuan Dewan Komisaris berkenaan huruf a, c, berbentuk badan hukum pada Bank dan/atau
f, g, h, dan i di atas dengan batasan dan/atau kriteria kelompok usaha Bank; dan/atau
tertentu, ditetapkan sesuai batasan dan/atau kriteria 3) Anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan
yang telah mendapatkan persetujuan Pemegang pada organisasi atau lembaga nirlaba, sepanjang
Saham Seri A Dwiwarna. Penetapan batasan dan/ tidak mengakibatkan yang bersangkutan
atau kriteria oleh Dewan Komisaris untuk hal mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung
sebagaimana dimaksud dalam huruf a, c, f, g, h, jawab sebagai anggota Dewan Komisaris.
dan i di atas juga telah ditetapkan Dewan Komisaris
sesuai dengan batasan dan/atau kriteria tertentu KEBIJAKAN RANGKAP JABATAN
yang telah mendapatkan persetujuan Pemegang BAGI DEWAN KOMISARIS TERMASUK
Saham Seri A Dwiwarna di atas dan tertuang di KOMISARIS INDEPENDEN [ACGS E.2.6]
dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris.
Untuk memastikan penerapan prinsip Good
KEBIJAKAN RANGKAP JABATAN DEWAN Corporate Governance dalam menjalankan tugas
KOMISARIS [ACGS D.2.6, D.2.7] dan fungsinya, Dewan Komisaris juga memiliki
kebijakan mengenai larangan rangkap jabatan bagi
Mengacu pada Piagam Dewan Komisaris BNI Dewan Komisaris, yang lebih lanjut diatur dalam
serta sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Piagam Dewan Komisaris sesuai Surat Keputusan
Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Dewan Komisaris No. KEP/024/DK/2024 tanggal 10
Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha September 2024. Lebih lanjut, larangan rangkap
Milik Negara, setiap anggota Dewan Komisaris BNI jabatan bagi Dewan Komisaris juga diatur dalam
diperkenankan untuk memiliki rangkap jabatan Pedoman GCG BNI, yang menetapkan bahwa
sebagai Dewan Komisaris pada badan usaha anggota Dewan Komisaris dilarang memangku
lainnya, dengan ketentuan mengacu pada ketentuan jabatan rangkap sebagai:
peraturan perundang-undangan sektoral. Lebih a. Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris/
lanjut, sesuai dengan regulasi Peraturan OJK No. 17 Dewan Pengawas, atau Pejabat Eksekutif pada
Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank lembaga keuangan atau perusahaan keuangan
baik bank maupun bukan bank;
662 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 62
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
b. Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris atau Pejabat Eksekutif pada lebih dari 1 (satu) lembaga atau
perusahaan bukan keuangan, baik perusahaan terbuka atau non terbuka yang berkedudukan di dalam
maupun di luar negeri;
c. Pada bidang tugas fungsional pada lembaga keuangan bank dan/atau lembaga keuangan bukan bank
yang berkedudukan di dalam maupun di luar negeri;
d. Pengurus partai politik dan/atau calon/anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota;
e. Calon kepala/wakil kepala daerah dan/atau kepala/wakil kepala daerah, termasuk pejabat kepala/wakil
kepala daerah;
f. Jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota
Dewan Komisaris; dan/atau
g. Jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.
Informasi tentang rangkap jabatan Dewan Komisaris Bank per 31 Desember 2024 diuraikan sebagai berikut:
Pengurus Partai
Politik
Anggota dan/atau Calon/
Direksi pada Anggota DPR, Jabatan
Badan Usaha DPD, Lainnya Jabatan Lain
Milik DPRD Tingkat Sesuai dengan yang
Jabatan
Nama Negara, Badan I, dan Ketentuan Dapat
Jabatan di Bank di Anak
Usaha DPRD Tingkat II dalam Menimbulkan
Perusahaan
Milik Daerah, dan/ Peraturan Benturan
Badan atau Calon Perundang- Kepentingan
Usaha Milik Kepala Undangan
Swasta Daerah/Wakil
Kepala
Daerah
Pradjoto Komisaris Utama/ Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Komisaris Independen
Pahala Wakil Komisaris Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Nugraha Utama
Mansury
Sigit Komisaris Independen Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Widyawan
Askolani Komisaris Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Asmawi Syam Komisaris Independen Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Septian Hario Komisaris Independen Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Seto
Iman Sugema Komisaris Independen Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Erwin Rijanto Komisaris Independen Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Slamet
Fadlansyah Komisaris Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Lubis
Robertus Komisaris Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Billitea
Mohamad Komisaris Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Yusuf Permana
PENGELOLAAN BENTURAN KEPENTINGAN DEWAN KOMISARIS [ACGS A.8.2]
Kebijakan pengelolaan benturan kepentingan Dewan Komisaris Bank diatur secara jelas dalam Pedoman
Penanganan Benturan Kepentingan No. IN/119/CMP/001 tanggal 27 Desember 2024. Dalam pedoman
tersebut, Bank mendorong seluruh anggota Dewan Komisaris untuk menghindari situasi yang berpotensi
menimbulkan benturan kepentingan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan Bank. Apabila
terjadi benturan kepentingan, Dewan Komisaris dilarang mengambil tindakan yang dapat merugikan atau
mengurangi keuntungan Bank dan wajib mengungkapkan potensi benturan kepentingan dimaksud dalam
setiap keputusan. Untuk menghindari terjadinya kegiatan yang menimbulkan benturan kepentingan, setiap
anggota Dewan Komisaris senantiasa harus:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
663
Page 63
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1) Mengutamakan kepentingan Perseroan dan tidak PARTISIPASI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
mengurangi keuangan Perseroan dalam hal DALAM ASOSIASI DAN/ATAU ORGANISASI
terjadi benturan kepentingan; PROFESI
2) Menghindari diri dari pengambilan keputusan
dalam situasi dan kondisi adanya benturan Beberapa anggota Dewan Komisaris BNI terdaftar
kepentingan; sebagai anggota aktif di beberapa asosiasi atau
3) Melakukan pengungkapan hubungan organisasi profesi. Keaktifan anggota Dewan
kekeluargaan, hubungan keuangan, hubungan Komisaris dalam asosiasi atau organisasi profesi
kepengurusan, hubungan kepemilikan dengan tidak membuat yang bersangkutan mengabaikan
Anggota Komisaris lain dan/atau anggota Direksi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai
dan/atau pemegang saham pengendali Bank anggota Dewan Komisaris Bank, dan karenanya hal
dan atau pihak lainnya dalam rangka bisnis tersebut tidak termasuk dalam kategori rangkap
Perseroan; dan jabatan.
4) Melakukan pengungkapan dalam hal
pengambilan keputusan tetap harus diambil
pada kondisi adanya benturan kepentingan.
No. Nama Jabatan Jabatan di Asosiasi/Organisasi
1 Pradjoto Komisaris Utama/ • Anggota Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM)
Komisaris Independen • Anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi)
• Ketua Dewan Pengawas Etika Bisnis Perbankan Perhimpunan
Bank-Bank Nasional (PERBANAS)
• Dewan Kode Etik Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
• Anggota Badan Pengawas Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
• Anggota Dewan Penasihat Bankers Assosiation for Risk
Management (BARa)
2 Pahala Nugraha Mansury Wakil Komisaris Utama Anggota Badan Pengawas Perhimpunan Bank Nasional
(Perbanas)
3 Sigit Widyawan Komisaris Independen -
4 Askolani Komisaris -
5 Asmawi Syam Komisaris Independen -
6 Septian Hario Seto Komisaris Independen -
7 Iman Sugema Komisaris Independen -
8 Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen -
9 Fadlansyah Lubis Komisaris -
10 Robertus Billitea Komisaris Anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi)
11 Mohamad Yusuf Permana Komisaris -
KEBIJAKAN PEMBERIAN PINJAMAN BAGI DEWAN KOMISARIS [ACGS A.8.3]
BNI tidak melarang serta memiliki kebijakan pemberian pinjaman bagi Dewan Komisaris yang dilakukan
sesuai dengan kebijakan perkreditan yang berlaku di BNI dan berpedoman pada peraturan yang berlaku, serta
memenuhi syarat dan ketentuan pemberian pinjaman yang sama dengan pihak-pihak yang tidak berelasi
dengan BNI. Kebijakan pemberian pinjaman untuk Dewan Komisaris diterapkan dengan mengedepankan
prinsip arm’s length basis and at market rates sebagaimana diatur dalam Pedoman Perusahaan Perkreditan
Business Banking dan Konsumer.
Independensi Dewan Komisaris
Seluruh anggota Dewan Komisaris BNI senantiasa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara
independen terhadap manajemen agar dapat melaksanakan fungsinya secara efektif. Oleh karena itu, paling
kurang 50% (lima puluh persen) dari jumlah anggota Dewan Komisaris Bank adalah Komisaris Independen,
sesuai dengan Kebijakan Tata Kelola Bank. Keterlibatan pihak-pihak yang independen pada jajaran Dewan
Komisaris dalam setiap pengambilan keputusan dipercaya akan membantu untuk memastikan bahwa
organ-organ tata kelola tidak dipengaruhi oleh kondisi-kondisi yang dapat menimbulkan terjadinya benturan
kepentingan, sehingga keputusan-keputusan tersebut bisa diambil dengan mengedepankan kepentingan
strategis para pemegang saham dan Bank.
664 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 64
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Setiap awal tahun, setiap anggota Dewan Komisaris menandatangani lembar pernyataan independensi
untuk menyatakan status independensinya dan Dewan Komisaris kembali menyatakan apakah selama
setahun terakhir terdapat situasi yang memiliki benturan kepentingan terhadap Bank atas tindakan yang
dilakukan. Dalam hal selama periode menjabat terjadi perubahan status yang mempengaruhi independensi
Dewan Komisaris termasuk apabila terdapat perubahan kepemilikan saham baik pribadi maupun keluarga
di BNI dan atau pada bank lain, lembaga keuangan non-bank, dan perusahaan lain, maka anggota Dewan
Komisaris yang bersangkutan wajib melapor dan melakukan pengungkapan benturan kepentingan tersebut
kepada Bank.
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris [ACGS C.1.3]
Seluruh anggota Dewan Komisaris Bank telah melaporkan transparansi kepemilikan saham yang dimiliki
baik di BNI maupun di bank atau perusahaan lainnya. Kepemilikan saham masing-masing anggota Dewan
Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris posisi 31 Desember 2024
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan
BNI Bank atau Perusahaan Lain
Pradjoto Komisaris Utama/ Nihil Nihil
Komisaris Independen
Pahala Nugraha Mansury Wakil Komisaris Utama 677.291 lembar saham Nihil
(0,0018159%)
Sigit Widyawan Komisaris Independen Nihil Nihil
Askolani Komisaris 1.752.462 lembar saham Nihil
(0,0046986%)
Asmawi Syam Komisaris Independen Nihil Nihil
Septian Hario Seto Komisaris Independen Nihil Nihil
Iman Sugema Komisaris Independen Nihil Nihil
Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen Nihil Nihil
Fadlansyah Lubis Komisaris 986.860 lembar saham Nihil
(0,0026459%)
Robertus Billitea Komisaris 864.066 lembar saham Nihil
(0,0023167%)
Mohamad Yusuf Permana Komisaris Nihil Nihil
Rapat Dewan Komisaris 7. Kehadiran dan Pengambilan Keputusan Rapat;
8. Dokumentasi Pelaksanaan Rapat dan Pengelolaan
Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat Dewan Administrasi Risalah Rapat;
Komisaris 9. Kerahasiaan Rapat;
Melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 10. Keputusan Dewan Komisaris di Luar Rapat;
KEP/024/DK/2024 tanggal 22 Oktober 2024 tentang 11. Rapat Dewan Komisaris melalui Media
Piagam Dewan Komisaris yang selanjutnya dijabarkan Telekonferensi; dan
lebih lanjut dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris 12. Format dan Materi Bahan Presentasi Rapat.
No. KEP/025/DK/2024 tanggal 22 Oktober 2024
tentang Tata Tertib Rapat Dewan Komisaris dan Sebagaimana tertuang dalam Tata Cara dan
Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi PT Bank Mekanisme Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris,
Negara Indonesia (Persero) Tbk, Dewan Komisaris Bank membagi kategori Rapat Dewan Komisaris
telah menetapkan tata cara dan mekanisme terdiri dari:
pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris dan Direksi 1) Rapat Dewan Komisaris (Rakom) yang terdiri dari
yang pada pokoknya memuat ketentuan mengenai: Rapat Internal Dewan Komisaris;
1. Jadwal Rapat; 2) Rapat Dewan Komisaris dengan mengundang
2. Agenda Rapat; Direktur Bidang/Sektor atau Senior Executive
3. Tempat Pelaksanaan Rapat; Vice President (SEVP);
4. Peserta Rapat; 3) Rapat Direksi dan Dewan Komisaris (Radikom)
5. Kuasa dan Perwakilan; yaitu Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
6. Pemanggilan Rapat; yang dihadiri Corporate Secretary dan Sekretaris
Dewan Komisaris.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
665
Page 65
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Secara umum, pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris dilakukan sesuai dengan ketentuan POJK No. 33/
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik serta mengacu pada
Piagam Dewan Komisaris BNI, yaitu sebagai berikut:
Penyelenggaraan Rapat 1) Segala keputusan Dewan Komisaris diambil dalam rapat Dewan Komisaris.
2) Dewan Komisaris wajib mengadakan Rapat Dewan Komisaris berkala paling kurang
1 (satu) kali setiap 2 (dua) bulan.
3) Dewan Komisaris wajib mengadakan Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
4) Rapat Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud pada butir 2 dan butir 3
diselenggarakan jika dihadiri mayoritas anggota Dewan Komisaris.
5) Dewan Komisaris harus menetapkan tata tertib rapat Dewan Komisaris.
6) Dewan Komisaris dapat mengadakan rapat sewaktu-waktu atas permintaan 1 (satu)
atau beberapa anggota Dewan Komisaris atau Direksi, dengan menyebutkan hal-hal
yang akan dibicarakan.
7) Dewan Komisaris dapat juga mengambil keputusan yang sah tanpa mengadakan
Rapat Dewan Komisaris dengan ketentuan semua anggota Dewan Komisaris
telah diberitahu secara tertulis dan semua anggota Dewan Komisaris memberikan
persetujuan mengenai usul yang diajukan secara tertulis serta menandatangani
persetujuan tersebut. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai
kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil dengan sah dalam Rapat
Dewan Komisaris.
8) Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak dapat menghadiri Rapat secara fisik,
maka anggota Dewan Komisaris dapat menghadiri Rapat Dewan Komisaris melalui
tatap muka dengan memanfaatkan teknologi informasi.
9) Setiap anggota Dewan Komisaris yang secara pribadi dengan cara apapun, baik
secara langsung maupun secara tidak langsung, mempunyai kepentingan dalam
suatu transaksi, kontrak atau kontrak yang diusulkan dalam mana Perseroan menjadi
salah satu pihaknya, harus dinyatakan sifat kepentingannya dalam suatu Rapat
Dewan Komisaris dan tidak berhak untuk ikut dalam pengambilan suara mengenai
hal-hal yang berhubungan dengan transaksi atau kontrak tersebut.
Pemanggilan Rapat 1) Pemanggilan Rapat Dewan Komisaris harus dilakukan oleh Komisaris Utama, dalam
hal Komisaris Utama berhalangan maka pemanggilan Rapat dilakukan oleh Wakil
Komisaris Utama. Namun dalam hal, Wakil Komisaris Utama berhalangan hadir
karena alasan apapun maka pemanggilan Rapat dilakukan oleh salah seorang
anggota Dewan Komisaris.
2) Pemanggilan Rapat Dewan Komisaris harus dilakukan secara tertulis dan
disampaikan atau diserahkan langsung kepada setiap anggota Dewan Komisaris
dengan tanda terima yang memadai atau dengan pos tercatat atau dengan jasa
kurir atau dengan telex, faksimile, atau surat elektronik (e-mail) paling lambat 5
(lima) hari kerja sebelum rapat diadakan dengan tidak memperhitungkan tanggal
pemanggilan dan tanggal rapat atau dalam waktu yang lebih singkat jika dalam
keadaan mendesak. [ACGS D.3.6, E.3.6]
3) Pemanggilan untuk Rapat Dewan Komisaris harus mencantumkan acara, tanggal,
waktu, dan tempat rapat. Rapat Dewan Komisaris diadakan di tempat kedudukan
Perseroan atau di tempat lain di dalam wilayah Republik Indonesia atau di tempat
kegiatan usaha Perseroan.
4) Materi Rapat Dewan Komisaris didistribusikan kepada seluruh peserta rapat
paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum rapat diselenggarakan, kecuali rapat
diselenggarakan di luar jadwal, bahan rapat dapat disampaikan sebelum rapat
diselenggarakan.
5) Pemanggilan seperti tersebut di atas tidak diperlukan untuk rapat-rapat yang
telah dijadwalkan berdasarkan keputusan Rapat Dewan Komisaris yang diadakan
sebelumnya.
Kehadiran dan Pimpinan Rapat 1) Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris Utama, apabila Komisaris Utama
Dewan Komisaris tidak hadir atau berhalangan, maka Wakil Komisaris Utama yang memimpin Rapat
Komisaris Utama atau anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk secara tertulis oleh
Komisaris Utama yang memimpin Rapat apabila pada saat yang bersamaan Wakil
Komisaris Utama tidak hadir atau berhalangan, atau anggota Dewan Komisaris
yang ditunjuk oleh Wakil Komisaris Utama yang memimpin Rapat Dewan Komisaris
apabila pada saat yang bersamaan Komisaris Utama tidak hadir atau berhalangan
dan tidak melakukan penunjukan.
2) Dalam hal Wakil Komisaris Utama tidak melakukan penunjukan, maka salah seorang
Dewan Komisaris yang paling lama menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris
bertindak sebagai Pimpinan Rapat Dewan Komisaris.
3) Dalam hal anggota Dewan Komisaris yang paling lama menjabat sebagai anggota
Dewan Komisaris Perseroan lebih dari 1 (satu) orang, maka anggota Dewan
Komisaris sebagaimana dimaksud pada angka 2 di atas yang tertua dalam usia
bertindak sebagai Pimpinan Rapat Dewan Komisaris.
4) Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri oleh seluruh anggota Dewan
Komisaris secara fisik paling sedikit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.
666 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 66
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kuorum dan Pengambilan 1) Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat
Keputusan [ACGS D.3.4] apabila dihadiri dan/atau diwakili oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) dari jumlah
anggota Dewan Komisaris.
2) Dalam hal terdapat lebih dari satu usulan, maka dilakukan pemilihan ulang sehingga
salah satu usulan memperoleh suara lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
suara yang dikeluarkan. [ACGS E.3.4]
3) Dalam Rapat Dewan Komisaris, setiap anggota Dewan Komisaris berhak
mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) suara untuk setiap anggota
Dewan Komisaris lain yang diwakilinya dengan sah dalam rapat tersebut.
4) Suara blangko (abstain) dianggap menyetujui usul yang diajukan dalam rapat. Suara
yang tidak sah dianggap tidak ada dan tidak dihitung dalam menentukan jumlah
suara yang dikeluarkan dalam rapat.
5) Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat suara tertutup tanpa
tanda tangan, sedangkan pemungutan suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara
lisan, kecuali Pimpinan Rapat menentukan lain tanpa ada keberatan berdasarkan
suara terbanyak dari yang hadir.
6) Keputusan Rapat Dewan Komisaris harus diambil berdasarkan musyawarah untuk
mufakat. Jika keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai,
maka keputusan harus diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju
lebih dari 1⁄2 (satu per dua) bagian dari jumlah suara yang sah yang dikeluarkan
dalam rapat yang bersangkutan.
7) Segala keputusan Dewan Komisaris bersifat mengikat bagi seluruh anggota Dewan
Komisaris.
Risalah Rapat 1) Hasil Rapat Dewan Komisaris wajib dituangkan dalam Risalah Rapat. Risalah Rapat
harus dibuat oleh seorang yang hadir dalam rapat yang ditunjuk oleh Ketua Rapat
serta kemudian ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan Komisaris yang hadir
dan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris.
2) Hasil Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi wajib dituangkan dalam Risalah Rapat.
Risalah Rapat harus dibuat oleh seorang yang hadir dalam rapat yang ditunjuk oleh
Ketua Rapat serta kemudian ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan Komisaris
dan anggota Direksi yang hadir dan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan
Komisaris dan anggota Direksi.
3) Risalah Rapat sebagaimana dimaksud pada poin 1 dan angka 2 di atas berisi hal-
hal yang dibicarakan termasuk dissenting opinion yang terjadi beserta alasan
perbedaan pendapat, jika ada dan hal-hal yang diputuskan.
4) Dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi yang tidak
menandatangani hasil rapat sebagaimana dimaksud pada poin 1 dan 2 di atas, yang
bersangkutan wajib menyebutkan alasannya secara tertulis dalam surat tersendiri
yang dilekatkan pada Risalah Rapat.
5) Risalah Rapat sebagaimana dimaksud pada poin 1 dan angka 2 di atas wajib
didokumentasikan oleh Perseroan.
6) Risalah Rapat Dewan Komisaris merupakan bukti yang sah untuk para anggota
Dewan Komisaris dan untuk pihak ketiga mengenai keputusan yang diambil dalam
Rapat yang bersangkutan.
Keputusan di Luar Rapat Dewan Komisaris dapat juga mengambil keputusan yang sah tanpa mengadakan Rapat
Dewan Komisaris Dewan Komisaris dengan ketentuan semua anggota Dewan Komisaris telah diberitahu
secara tertulis dan semua anggota Dewan Komisaris memberikan persetujuan
mengenai usul yang diajukan secara tertulis serta menandatangani persetujuan
tersebut. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang
sama dengan keputusan yang diambil dengan sah dalam Rapat Dewan Komisaris.
Tingkat Kehadiran Anggota Dewan Komisaris Dalam Rapat Dewan Komisaris, Rapat Dewan
Komisaris Bersama Direksi, dan RUPS [ACGS D.3.2, D.3.3]
Pada tahun 2024, Dewan Komisaris telah mengadakan rapat sebanyak 53 (lima puluh tiga) Rapat Dewan
Komisaris termasuk di antaranya 7 (tujuh) Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi, dan 1 (satu) RUPS.
Berikut frekuensi dan kehadiran Rapat masing-masing anggota Dewan Komisaris:
Rapat Dewan Komisaris Rapat Dewan Komisaris RUPS Tahunan
[ACGS D.3.5] Bersama Direksi Tahun Buku 2023
Nama Jabatan Jumlah dan (%) Kehadiran Jumlah dan (%) Kehadiran Jumlah dan (%) Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Pradjoto 1) Komisaris 53 53 100 7 7 100 1 1 100
Utama/
Komisaris
Independen
Pahala Wakil 45 38 84 5 4 80 1 1 100
Nugraha Komisaris
Mansury 2) Utama
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
667
Page 67
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rapat Dewan Komisaris Rapat Dewan Komisaris RUPS Tahunan
[ACGS D.3.5] Bersama Direksi Tahun Buku 2023
Nama Jabatan Jumlah dan (%) Kehadiran Jumlah dan (%) Kehadiran Jumlah dan (%) Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Sigit Komisaris 53 53 100 7 7 100 1 1 100
Widyawan Independen
Susyanto3) Komisaris 13 13 100 2 2 100 1 1 100
Askolani Komisaris 53 48 91 7 6 86 1 1 100
Fadlansyah Komisaris 53 53 100 7 7 100 1 1 100
Lubis
Asmawi Komisaris 53 53 100 7 7 100 1 1 100
Syam Independen
Iman Komisaris 53 52 98 7 7 100 1 1 100
Sugema Independen
Mohamad Komisaris 17 15 88 2 2 100 - - -
Yusuf
Permana 4)
Septian Komisaris 53 51 96 7 7 100 1 1 100
Hario Seto Independen
Erwin Komisaris 53 52 98 7 7 100 1 1 100
Rijanto Independen
Slamet
Robertus Komisaris 53 43 81 7 6 86 1 1 100
Billitea
1) Efektif beralih jabatan dari sebelumnya sebagai Wakil Komisaris Utama menjadi Komisaris Utama berdasarkan persetujuan OJK sejak
tanggal 19 Februari 2024
2) Efektif menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal 19 Februari 2024
3) Berhenti menjabat sebagai Komisaris sejak tanggal 4 Maret 2024
4) Menjabat sebagai Komisaris sejak tanggal 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal 2 September 2024
Sepanjang tahun 2024, rapat Dewan Komisaris telah dilaksanakan sebanyak 53 (lima puluh tiga) Rapat
Dewan Komisaris, termasuk di antaranya 7 (tujuh) Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi, dengan rata-
rata presentase kehadiran Dewan Komisaris dalam rapat sebanyak 95%.
Agenda, Tanggal, dan Peserta Rapat Dewan Komisaris Tahun 2024 [ACGS D.3.5]
Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah mengadakan 53 (lima puluh tiga) kali rapat dengan uraian
agenda, tanggal, dan kepesertaan, sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
1. 04 Januari 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1)
1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Hadir
2. 11 Januari 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Pembahasan Usulan Jadwal dan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Mata RUPS BNI Tahunan Tahun 4. Askolani 4. Hadir
Buku 2023 5. Asmawi Syam 5. Hadir
2. Penunjukan Konsultan 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
Independen Remunerasi Direksi 7. Iman Sugema 7. Hadir
dan Dewan Komisaris 8. Susyanto 3) 8. Hadir
3. Konsultasi Kredit kepada Dewan 9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
Komisaris 10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Tidak Hadir
668 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 68
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
3. 18 Januari 2024 Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Closing Meeting Audit tahun 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
buku 2023 4. Askolani 4. Hadir
2. Tingkat Kesehatan BNI Individu 5. Asmawi Syam 5. Hadir
posisi 31 Desember 2023 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Tidak Hadir
4 25 Januari 2024 Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Kinerja Keuangan BNI posisi 31 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Desember 2023 4. Askolani 4. Hadir
2. Pengawasan Realisasi Rencana 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Bisnis DPLK BNI Semester II/2023 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Hadir
5. 31 Januari 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Tidak Hadir
6. 07 Februari 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
2. Tingkat Kesehatan DPLK BNI 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Tahun 2023 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Hadir
7. 13 Februari 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Online
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Kebijakan Pengembangan Talenta 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
2. Program Pengembangan Dekom 4. Askolani 4. Hadir
2024 5. Asmawi Syam 5. Hadir
3. Kebijakan dan Prosedur 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
Pengelolaan Tenaga Kerja Alih 7. Iman Sugema 7. Hadir
Daya 8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Hadir
8. 15 Februari 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Hasil Review Internal Audit 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
2. Penetapan HPS Pengadaan Jasa 4. Askolani 4. Hadir
General Audit Tahun Buku 2024 5. Asmawi Syam 5. Hadir
3. Konsultasi Kredit kepada Dewan 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
Komisaris 7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Tidak Hadir
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
669
Page 69
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
9. 20 Februari 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Kajian Remunerasi Direksi dan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Dewan Komisaris Tahun 2024 4. Askolani 4. Hadir
2. Realisasi KPI Direksi Tahun 2023 5. Asmawi Syam 5. Hadir
3. Target KPI Direksi Tahun 2024 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Hadir
10. 21 Februari 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Wawancara One-on-One Direksi 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
4. Askolani 4. Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Hadir
11. 22 Februari 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Wawancara One-on-One Direksi 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
2. Penetapan Kantor Akuntan Publik 4. Askolani 4. Hadir
(KAP) untuk Tahun Buku 2024 5. Asmawi Syam 5. Hadir
3. Usulan Keputusan RUPS Tahunan 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
BNI 2023 7. Iman Sugema 7. Hadir
4. Pembahasan capaian target 8. Susyanto 3) 8. Hadir
kinerja Insentif Jangka Panjang 9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
(Long Term Incentives) 10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Hadir
12. 27 Februari 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Wawancara Talent BNI 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
2. Gladi Resik RUPS Tahunan BNI 4. Askolani 4. Hadir
2023 5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Hadir
13. 29 Februari 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
2. Persetujuan Penggantian Internal 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Audit Head 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
3. Perubahan Pengurus Perusahaan 7. Iman Sugema 7. Hadir
Anak 8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Hadir
14. 14 Maret 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
2. Perubahan Pengurus Perusahaan 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Anak 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Tidak Hadir
670 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 70
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
15. 21 Maret 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
2. Kinerja Kantor Luar Negeri 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Periode 2024 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
Rapat Internal Dewan Komisaris 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Tidak Hadir
16. 28 Maret 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
2. Corporate Plan (sebagai 5. Asmawi Syam 5. Hadir
kelanjutan Corporate 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
Transformation) 7. Iman Sugema 7. Hadir
3. Kebijakan dan Implementasi 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
Pemberian Sanksi 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
17. 02 April 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Online
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Tidak Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Tidak Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Tidak Hadir
18. 04 April 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Usulan Remunerasi Direksi dan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Dewan Komisaris tahun 2024 4. Askolani 4. Hadir
2. Persetujuan Risk Appetite 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Statement BNI tahun 2024 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
3. Konsultasi Kredit kepada Dewan 7. Iman Sugema 7. Hadir
Komisaris 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
19. 18 April 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Penunjukan Konsultan Kaji Ulang 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Fungsi Internal Audit Tahun 2024 4. Askolani 4. Hadir
2. Rencana Audit dan Konsultasi 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Tahun 2024 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
3. Konsultasi Kredit kepada Dewan 7. Iman Sugema 7. Hadir
Komisaris 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
20. 25 April 2024 Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Kinerja Keuangan BNI posisi 31 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Maret 2024 4. Askolani 4. Tidak Hadir
2. Profil Risiko BNI Individu posisi 5. Asmawi Syam 5. Hadir
31 Maret 2024 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
3. Tata Kelola DPLK BNI 2023 7. Iman Sugema 7. Hadir
4. Laporan Penyedia Jasa 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
Pembayaran BNI 2023 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
5. Penetapan Pengurus Perusahaan 10. Robertus Billitea 10. Hadir
Anak 11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
671
Page 71
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
21. 02 Mei 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
22. 03 Mei 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Online
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Kebijakan Tenaga Alih Daya 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
2. Perubahan Peraturan Dana 4. Askolani 4. Hadir
Pensiun 5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Tidak Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
23. 16 Mei 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Penataan Organisasi Direksi 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
2. Perubahan Tunjangan dan 4. Askolani 4. Hadir
Fasilitas anggota Direksi dan 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Dewan Komisaris 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
3. Konsultasi Kredit kepada Dewan 7. Iman Sugema 7. Hadir
Komisaris 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
Rapat Internal Dewan Komisaris 10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
24. 12 Mei 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Online
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Tidak Hadir
Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Tidak Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
25. 30 Mei 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Konsultasi Hapus Buku Kredit 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
kepada Dewan Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
2. Konsultasi Kredit kepada Dewan 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Komisaris 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
3. Persetujuan Kebijakan Good 7. Iman Sugema 7. Hadir
Corporate Governance (GCG) 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
Tahun 2024 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
4. Persetujuan Compliance Charter 10. Robertus Billitea 10. Hadir
Tahun 2024 11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Tidak Hadir
5. Remunerasi Pegawai
26. 06 Juni 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Evaluasi Sistem Pengendalian 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Internal dan Efektivitas 4. Askolani 4. Hadir
Pelaksanaan Tugas Audit Intern 5. Asmawi Syam 5. Hadir
2. Penerapan Manajemen Risiko 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
DPLK BNI Semester II/2023 7. Iman Sugema 7. Hadir
3. Persetujuan Risk Appetite 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
Statement DPLK BNI Tahun 2024 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
Rapat Internal Dewan Komisaris 11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Tidak Hadir
672 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 72
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
27. 13 Juni 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Online
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Perubahan Pengurus Perusahaan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Anak 4. Askolani 4. Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Tidak Hadir
28. 20 Juni 2024 Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Revisi RBB BNI 2024-2026 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
2. Konsultasi Kredit kepada Dewan 4. Askolani 4. Hadir
Komisaris 5. Asmawi Syam 5. Hadir
3. Konsultasi Hapus Buku Kredit 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
kepada Dewan Komisaris 7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
29. 27 Juni 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Konsultasi Hapus Buku Kredit 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
kepada Dewan Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
2. Realisasi Kredit yang 5. Asmawi Syam 5. Hadir
dikonsultasikan kepada Dewan 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
Komisaris Periode 2023 7. Iman Sugema 7. Hadir
3. Konsultasi Kredit kepada Dewan 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
Komisaris 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
30. 04 Juli 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Tindak Lanjut Konsultasi Hapus 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Buku Kredit kepada Dewan 4. Askolani 4. Hadir
Komisaris 5. Asmawi Syam 5. Hadir
2. Persetujuan atas Review 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
Kebijakan Umum Sistem 7. Iman Sugema 7. Hadir
Pengendalian Intern 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Tidak Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Tidak Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
31. 11 Juli 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Tidak Hadir
1. Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
2. Framework Management Risiko 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Operasional BNI 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
32. 18 Juli 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Tingkat Kesehatan BNI Individu 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
posisi 30 Juni 2024 4. Askolani 4. Hadir
2. Target kinerja terkait Long Term 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Incentives (LTI) dan pembahasan 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
tata kelola LTI 7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
673
Page 73
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
33. 25 Juli 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Pengawasan Realisasi Rencana 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Bisnis DPLK BNI Semester I/2024 4. Askolani 4. Hadir
2. Penerapan Program APU PPT 5. Asmawi Syam 5. Hadir
dan PPPSPM DPLK BNI Triwulan 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
II/2024 7. Iman Sugema 7. Hadir
3. Penerapan Manajemen Risiko 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
DPLK BNI Semester I/2024 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
34. 08 Agustus 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Persetujuan Updating Piagam 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Audit Intern BNI 4. Askolani 4. Hadir
2. Evaluasi Pelaksanaan 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Perlindungan Konsumen dan 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
Masyarakat di Sektor Jasa 7. Iman Sugema 7. Hadir
Keuangan di BNI 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
3. Evaluasi Pencapaian 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
Rasio Pembiayaan Inklusif 10. Robertus Billitea 10. Hadir
Makroprudensial (RPIM) dan 11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
Strategi Pengembangan RPIM
35. 15 Agustus 2024 Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Tidak Hadir
1. Kinerja BNI, Perusahaan Anak, 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
dan Realisasi RBB Periode 4. Askolani 4. Hadir
Triwulan II/2024 5. Asmawi Syam 5. Hadir
2. KPI Kolegial Direksi Tahun 2024 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
3. Konsultasi Kredit kepada Dewan 7. Iman Sugema 7. Hadir
Komisaris 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Tidak Hadir
36. 29 Agustus 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
2. Rencana Penyertaan Modal BNI 5. Asmawi Syam 5. Hadir
3. Hasil Kaji Ulang Fungsi Internal 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
Audit 7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
37. 12 September Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
2024 mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Tidak Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
38. 24 September Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
2024 mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
2. Hasil Penilaian Risk Maturity 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Index (RMI) 2024 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
674 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 74
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
39. 26 September Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
2024 mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. KPI Direksi periode Semester 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
I/2024 4. Askolani 4. Hadir
2. Konsultasi Kredit kepada Dewan 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Komisaris 6. Septian Hario Seto 6. Tidak Hadir
3. Konsultasi Hapus Buku Kredit 7. Iman Sugema 7. Hadir
kepada Dewan Komisaris 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Tidak Hadir
40. 10 Oktober 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
41. 17 Oktober 2024 Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Kinerja BNI, Perusahaan Anak, 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
dan Realisasi RBB Triwulan 4. Askolani 4. Hadir
III/2024 5. Asmawi Syam 5. Hadir
2. Profil Risiko BNI posisi 30 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
September 2024 7. Iman Sugema 7. Hadir
3. Konsultasi Kredit kepada Dewan 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
Komisaris 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
42. 24 Oktober 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Kick Off Meeting Audit Laporan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Keuangan BNI Tahun Buku 2024 4. Askolani 4. Hadir
2. Wawancara One-on-One Direksi 5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
43. 25 Oktober 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Wawancara One-on-One Direksi 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
4. Askolani 4. Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
44. 30 Oktober 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Online
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Tidak Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
675
Page 75
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
45. 31 Oktober 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Evaluasi Teknologi Informasi (TI) 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
BNI 4. Askolani 4. Hadir
2. Evaluasi Strategi Anti Fraud, 5. Asmawi Syam 5. Hadir
WBS, Fraud Signifikan, Fungsi 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
Kepatuhan, APU PPT, dan SMAP 7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
Rapat Internal Dewan Komisaris 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Tidak Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
46. 7 November Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
2024 mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Tidak Hadir
2. Evaluasi pengembangan talenta 5. Asmawi Syam 5. Hadir
dan program pengembangan 6. Septian Hario Seto 6. Tidak Hadir
Dewan Komisaris 7. Iman Sugema 7. Hadir
3. Tindak lanjut temuan audit 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
internal dan eksternal 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
47. 14 November Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
2024 Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Persetujuan RBB/RKAP 2025, 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
RAKB 2025, RJP/Corporate Plan 4. Askolani 4. Hadir
2025-2029, dan KPI Kolegial 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Direksi 2025 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
2. Konsultasi Kredit kepada Dewan 7. Iman Sugema 7. Hadir
Komisaris 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
48. 21 November Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
2024 mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Tidak Hadir
1. Persetujuan Rencana Bisnis dan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
RAKB DPLK BNI 2025 4. Askolani 4. Hadir
2. Pengkinian Recovery Plan BNI 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Tahun 2024/2025 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
3. Konsultasi Kredit kepada Dewan 7. Iman Sugema 7. Hadir
Komisaris 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Tidak Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Tidak Hadir
49. 3 Desember 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Online
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Update wondr by BNI 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
2. Ijin Prinsip Pengadaan dan 4. Askolani 4. Hadir
Anggaran Kantor Akuntan Publik 5. Asmawi Syam 5. Hadir
(KAP) Laporan Keuangan Tahun 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
Buku 2025 7. Iman Sugema 7. Hadir
3. Konsultasi Kredit kepada Dewan 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
Komisaris 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
50. 5 Desember 2024 Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Pembahasan Review Kebijakan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Perkreditan Bank (KPB) Tahun 4. Askolani 4. Tidak Hadir
2024 5. Asmawi Syam 5. Hadir
2. Konsultasi Kredit kepada Dewan 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
Komisaris 7. Iman Sugema 7. Hadir
3. Persetujuan Review Kebijakan 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
Umum Manajemen Risiko 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
(KUMR) dan Kebijakan Umum 10. Robertus Billitea 10. Hadir
Manajemen Risiko Terintegrasi 11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
dan Permodalan Terintegrasi
(KUMRT) Tahun 2024
676 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 76
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
51. 12 Desember Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
2024 mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Konsultasi Hapus Buku kepada 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Dewan Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
2. Konsultasi Kredit kepada Dewan 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Komisaris 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
3. Evaluasi penyelenggaraan Jasa 7. Iman Sugema 7. Hadir
Pembayaran BNI 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
4. Evaluasi Laporan Perkembangan 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
Perkara Materiil 10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
52. 17 Desember Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Online
2024 mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Tidak Hadir
1. Persetujuan Kebijakan Hapus 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Tagih Debitur UMKM (sesuai 4. Askolani 4. Hadir
Peraturan Pemerintah No. 47 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Tahun 2024) 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
2. Konsultasi Kredit kepada Dewan 7. Iman Sugema 7. Hadir
Komisaris 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
3. Teguran dan Sanksi OJK selama 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
2024 10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
53. 19 Desember Rapat Dewan Komisaris 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
2024 mengundang Direktur terkait 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Tidak Hadir
1. Konsultasi Kredit kepada Dewan 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Komisaris 4. Askolani 4. Hadir
2. Persetujuan Review Kebijakan 5. Asmawi Syam 5. Hadir
Umum Sistem Pengendalian 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
Internal (KUSPI) dan Laporan 7. Iman Sugema 7. Hadir
Internal Control Over Financial 8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
Reporting (ICOFR) 9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
3. Anggaran Tantiem BNI 10. Robertus Billitea 10. Hadir
4. Persetujuan Review Kebijakan 11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
GCG
1) Efektif beralih jabatan dari sebelumnya sebagai Wakil Komisaris Utama menjadi Komisaris Utama berdasarkan persetujuan OJK sejak
tanggal 19 Februari 2024
2) Efektif menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal 19 Februari 2024
3) Berhenti menjabat sebagai Komisaris sejak tanggal 4 Maret 2024
4) Menjabat sebagai Komisaris sejak tanggal 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal 2 September 2024
Rapat Dewan Komisaris Bersama Direksi
Pada tahun 2024, Dewan Komisaris telah mengadakan rapat bersama Direksi dengan uraian agenda, tanggal,
dan kepesertaan, sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
1. 18 Januari 2024 Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1)
1. Hadir Hybrid
Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Closing Meeting Audit tahun 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
buku 2023 4. Askolani 4. Hadir
2. Tingkat Kesehatan BNI Individu 5. Asmawi Syam 5. Hadir
posisi 31 Desember 2023 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Tidak Hadir
2. 25 Januari 2024 Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Kinerja Keuangan BNI posisi 31 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Desember 2023 4. Askolani 4. Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Susyanto 3) 8. Hadir
9. Erwin Rijanto Slamet 9. Hadir
10. Fadlansyah Lubis 10. Hadir
11. Robertus Billitea 11. Tidak Hadir
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
677
Page 77
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
3. 25 April 2024 Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Kinerja Keuangan BNI posisi 31 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
Maret 2024 4. Askolani 4. Tidak Hadir
2. Profil Risiko BNI Individu posisi 5. Asmawi Syam 5. Hadir
31 Maret 2024 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
4. 20 Juni 2024 Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Revisi RBB BNI 2024-2026 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
4. Askolani 4. Hadir
5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
5. 15 Agustus 2024 Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Tidak Hadir
1. Kinerja BNI, Perusahaan Anak, 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
dan Realisasi RBB Periode 4. Askolani 4. Hadir
Triwulan II/2024 5. Asmawi Syam 5. Hadir
2. KPI Kolegial Direksi Tahun 2024 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Tidak Hadir
6. 17 Oktober 2024 Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
1. Kinerja BNI, Perusahaan Anak, 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
dan Realisasi RBB Triwulan 4. Askolani 4. Hadir
III/2024 5. Asmawi Syam 5. Hadir
2. Profil Risiko BNI posisi 30 6. Septian Hario Seto 6. Hadir
September 2024 7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Hadir
7. 14 November Rapat Dewan Komisaris bersama 1. Pradjoto 1) 1. Hadir Hybrid
2024 Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2) 2. Hadir
Persetujuan RBB/RKAP 2025, RAKB 3. Sigit Widyawan 3. Hadir
2025, RJP/Corporate Plan 2025- 4. Askolani 4. Hadir
2029, dan KPI Kolegial Direksi 2025 5. Asmawi Syam 5. Hadir
6. Septian Hario Seto 6. Hadir
7. Iman Sugema 7. Hadir
8. Erwin Rijanto Slamet 8. Hadir
9. Fadlansyah Lubis 9. Hadir
10. Robertus Billitea 10. Hadir
11. Mohamad Yusuf Permana 4) 11. Tidak Hadir
1) Efektif beralih jabatan dari sebelumnya sebagai Wakil Komisaris Utama menjadi Komisaris Utama berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal
19 Februari 2024
2) Efektif menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal 19 Februari 2024
3) Berhenti menjabat sebagai Komisaris sejak tanggal 4 Maret 2024
4) Menjabat sebagai Komisaris sejak tanggal 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal 2 September 2024
678 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 78
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Rapat Yang Dijadwalkan Pada Tahun 2025 r. Rencana Resolusi (Resolution Plan).
[ACGS D.3.1] s. Pelaksanaan Perlindungan Konsumen dan
Dewan Komisaris telah mempersiapkan jadwal Masyarakat di BNI.
pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris dan t. Penyelenggaraan Jasa Pembayaran di BNI
Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi untuk u. Teknologi Informasi Bank yang mencakup
tahun 2025 mendatang yang penyusunannya Rencana strategis TI, Tata kelola TI, Kebijakan
berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) manajemen risiko di bidang TI, Perencanaan
Dewan Komisaris yang ditetapkan di awal tahun dan pelaksanaan audit TI, hingga Pengelolaan
2025. Rencana pelaksanaan rapat tahun 2025 pengamanan yang andal dan efektif atas TI
telah menetapkan bahwa secara umum tugas, guna menjamin ketersediaan, kerahasiaan, dan
wewenang dan kewajiban Dewan Komisaris BNI keakuratan informasi.
dalam melakukan pengawasan terhadap kebijakan
pengurusan, jalannya pengurusan baik mengenai Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
perseroan maupun usaha perseroan yang dilakukan Anggota Dewan Komisaris Tahun 2024
oleh Direksi berdasarkan peraturan perundang-
undangan meliputi tugas, wewenang dan kewajiban, Kebijakan Pelatihan dan/atau Pengembangan
dan tanggung jawab terkait hal-hal yang antara lain Kompetensi Berkesinambungan [ACGS D.5.2]
namun tidak terbatas pada memastikan penerapan/ Selaras dengan ketentuan Peraturan OJK No. 24
mengawasi/mengevaluasi/memberikan arahan/ Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas Sumber
penilaian terhadap: Daya Manusia Bank Umum, BNI memfasilitasi
a. Kebijakan strategis bank. program pengembangan kompetensi bagi seluruh
b. Rencana Bisnis Bank & Rencana Kerja dan anggota Dewan Komisaris guna menunjang
Anggaran Perusahaan. pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dalam
c. Tingkat Kesehatan Bank termasuk profil Risiko mengawasi pengelolaan dan pengurusan Bank yang
BNI dan profil risiko Lembaga Jasa Keuangan dijalankan oleh Direksi. Menyadari perkembangan
dalam Konglomerasi Keuangan BNI. ekonomi dan industri perbankan yang kian kompleks
d. Rencana Aksi Pemulihan. serta semakin besarnya risiko-risiko yang dihadapi
e. Sistem Pengendalian Intern. kegiatan usaha bank, maka BNI terus berusaha
f. Fungsi audit intern, termasuk tindak lanjut meningkatkan kualitas kompetensi anggota Dewan
temuan audit dan rekomendasi dari satuan Komisaris melalui pelatihan formal dan informal
kerja audit intern Bank, auditor ekstern, hasil baik di dalam negeri maupun di luar negeri baik
pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau berupa pelatihan individu, sertifikasi, dan workshop
hasil pengawasan otoritas lain. serta sharing session. Setiap tahun, BNI menyusun
g. Audit intern di Perusahaan Anak. rencana Program Pengembangan Kompetensi
h. Manajemen Risiko dan strategi Manajemen Dewan Komisaris, baik yang dilaksanakan oleh
Risiko. internal Bank, dilaksanakan oleh Bank bekerja
i. Manajemen Risiko Terintegrasi dalam sama dengan pihak lain (expertise), ataupun
Konglomerasi Keuangan. mengikutsertakan Dewan Komisaris pada program
j. Tata Kelola Perusahaan. peningkatan kompetensi yang diselenggarakan oleh
k. Tata Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi pihak lain.
Keuangan.
l. Manajemen Permodalan Terintegrasi. Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi
m. Fungsi Kepatuhan Bank. Pada Tahun Buku 2024 [ACGS D.5.2]
n. Penerapan program APU PPT dan PPPSPM. Pada tahun 2024, seluruh anggota Dewan Komisaris
o. Strategi Anti Fraud. BNI berpartisipasi aktif mengikuti sejumlah kegiatan
p. Sumber Daya Manusia. pelatihan dan/atau pengembangan kompetensi
q. Penunjukan Kantor Akuntan Publik. sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
679
Page 79
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi pada Tahun Buku 2024
Nama Pelatihan/Workshop/Konferensi/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pendidikan
Pradjoto – Komisaris Utama/Komisaris Independen 1)
1 Narasumber pada Program Pemimpin 26 Februari Jakarta Tatap Lembaga Pengembangan
Cabang Angkatan 202 2024 Muka Perbankan Indonesia
(LPPI)
2 Program Pembekalan Manajemen Risiko 29 April 2024 Jakarta Online Lembaga Pengembangan
Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang Perbankan Indonesia
(LPPI)
3 Compliance Forum: Mewujudkan Budaya 14 Agustus Jakarta Tatap BNI University
Anti Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai 2024 Muka
Integritas
4 Seminar Penyelarasan Manajemen 21-23 Agustus Jakarta Tatap Bankers Association for
Risiko – Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi 2024 Muka Risk Management (BARa)
Oversight Penerapan Manajemen Risiko
untuk Mewujudkan Industri Perbankan yang
Berkelanjutan"
5 Narasumber pada Program Executive 16 Oktober Jakarta Tatap Lembaga Pengembangan
Overview untuk Calon Dewan Komisaris 2024 Muka Perbankan Indonesia
Bank Umum dengan topik: (LPPI)
“Tugas Pokok, Peran, dan Fungsi Dewan
Komisaris Bank Umum”
Pahala Nugraha Mansury – Wakil Komisaris Utama 2)
1 Program Pembekalan Manajemen Risiko 13 Juni 2024 Jakarta Tatap Lembaga Pengembangan
Perbankan Kualifikasi 7 Muka Perbankan Indonesia
(LPPI)
2 Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko 17-18 Juli 2024 Jakarta Tatap Bankers Association for
- Jenjang 7: Meningkatkan Penerapan Muka Risk Management (BARa)
Manajemen Risiko untuk Mewujudkan
Industri Perbankan yang Berkelanjutan
3 Training Online Sertifikasi Nasional "Ahli 17-18 Jakarta Online PT RAP Indonesia
Tata Kelola Risiko Terintegrasi/Certified Risk September
Governance Professional (CRGP)" 2024
4 Executive Education Program: Generative AI 28-31 Oktober Philadelphia, Tatap Wharton School
and Business Transformation 2024 USA Muka – University of
Pennsylvania
Sigit Widyawan – Komisaris Independen
1 Program Pembekalan Manajemen Risiko 29 April 2024 Jakarta Tatap Lembaga Pengembangan
Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang Muka Perbankan Indonesia
(LPPI)
2 Kelas Khusus Komisaris/Komite Audit 31 Mei 2024 Bogor Tatap The Institute of Internal
Program Sertifikasi Indonesia Internal Audit Muka Auditors
Practitioner (IIAP)
3 Compliance Forum: Mewujudkan Budaya 14 Agustus Jakarta Tatap BNI University
Anti Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai 2024 Muka
Integritas
4 Seminar Penyelarasan Manajemen 18-20 Bali Tatap Bankers Association for
Risiko - Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi September Muka Risk Management (BARa)
Oversight Penerapan Manajemen Risiko 2024
untuk Mewujudkan Industri Perbankan yang
Berkelanjutan
5 Executive Education Program: AI & Big Data 1-2 Oktober Amsterdam, Tatap Tech EX, Amsterdam
Expo 2024 Belanda Muka
Askolani – Komisaris
1 Pembekalan CGOP: Masterclass Corporate 12-13 Agustus Jakarta Online Center for Risk
Governance 2024 Management &
Sustainability (CRMS)
2 Seminar Penyelarasan Manajemen 21-23 Agustus Jakarta Tatap Bankers Association for
Risiko - Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi 2024 Muka Risk Management (BARa)
Oversight Penerapan Manajemen Risiko
untuk Mewujudkan Industri Perbankan yang
Berkelanjutan
680 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 80
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/Konferensi/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pendidikan
3 Executive Education Program: Digital 1-2 Oktober Cambridge, Tatap MIT Sloan School of
Strategies for Transforming Your Business 2024 USA Muka Management
Asmawi Syam – Komisaris Independen
1 Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko 21-22 Mei 2024 Jakarta Tatap Bankers Association for
- Jenjang 7: Meningkatkan Penerapan Muka Risk Management (BARa)
Manajemen Risiko untuk Mewujudkan
Industri Perbankan yang Berkelanjutan
2 Kelas Khusus Komisaris/Komite Audit 31 Mei 2024 Bogor Tatap The Institute of Internal
Program Sertifikasi Indonesia Internal Audit Muka Auditors
Practitioner (IIAP)
3 Program Pembekalan Manajemen Risiko 20 Juni 2024 Jakarta Tatap Lembaga Pengembangan
Perbankan Kualifikasi 7 Muka Perbankan Indonesia
(LPPI)
4 Pembekalan CGOP: Masterclass Corporate 12-13 Agustus Jakarta Online Center for Risk
Governance 2024 Management &
Sustainability (CRMS)
5 Compliance Forum: Mewujudkan Budaya 14 Agustus Jakarta Tatap BNI University
Anti Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai 2024 Muka
Integritas
6 Executive Education Program: AI & Big Data 1-2 Oktober Amsterdam, Tatap Tech EX, Amsterdam
Expo 2024 Belanda Muka
Iman Sugema – Komisaris Independen
1 Program Pembekalan Manajemen Risiko 29 April 2024 Jakarta Tatap Lembaga Pengembangan
Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang Muka Perbankan Indonesia
(LPPI)
2 Compliance Forum: Mewujudkan Budaya 14 Agustus Jakarta Online BNI University
Anti Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai 2024
Integritas
3 Seminar Penyelarasan Manajemen 18-20 Bali Tatap Bankers Association for
Risiko - Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi September Muka Risk Management (BARa)
Oversight Penerapan Manajemen Risiko 2024
untuk Mewujudkan Industri Perbankan yang
Berkelanjutan
4 Executive Education Program: AI & Big Data 1-2 Oktober Amsterdam, Tatap Tech EX, Amsterdam
Expo 2024 Belanda Muka
Septian Hario Seto – Komisaris Independen
1 Program Pembekalan Manajemen Risiko 3 Mei 2024 Jakarta Online Lembaga Pengembangan
Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang Perbankan Indonesia
(LPPI)
2 Seminar Penyelarasan Manajemen 21-23 Agustus Jakarta Tatap Bankers Association for
Risiko - Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi 2024 Muka Risk Management (BARa)
Oversight Penerapan Manajemen Risiko
untuk Mewujudkan Industri Perbankan yang
Berkelanjutan
3 Executive Education Program: Leading 15-20 Palo Alto, Tatap Standford School of
Change & Organizational Renewal September USA Muka Business
2024
Erwin Rijanto Slamet – Komisaris Independen
1 Pembekalan CGOP: Masterclass Corporate 12-13 Agustus Jakarta Tatap Center for Risk
Governance 2024 Muka Management &
Sustainability (CRMS)
2 Compliance Forum: Mewujudkan Budaya 14 Agustus Jakarta Tatap BNI University
Anti Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai 2024 Muka
Integritas
3 Seminar Penyelarasan Manajemen 21-23 Agustus Jakarta Tatap Bankers Association for
Risiko - Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi 2024 Muka Risk Management (BARa)
Oversight Penerapan Manajemen Risiko
untuk Mewujudkan Industri Perbankan yang
Berkelanjutan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
681
Page 81
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/Konferensi/ Tanggal Tempat Jenis
No. Penyelenggara
Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Pendidikan
4 Executive Education Program: Leading and 16-19 Chicago, Tatap Kellog School of
Sustaining a Culture of Innovation September USA Muka Management
2024
Fadlansyah Lubis - Komisaris
1 Seminar Penyelarasan Manajemen 21-23 Agustus Jakarta Tatap Bankers Association for
Risiko - Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi 2024 Muka Risk Management (BARa)
Oversight Penerapan Manajemen Risiko
untuk Mewujudkan Industri Perbankan yang
Berkelanjutan
2 Compliance Forum: Mewujudkan Budaya 14 Agustus Jakarta Online BNI University
Anti Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai 2024
Integritas
Robertus Billitea – Komisaris
1 Program Pembekalan Manajemen Risiko 25 April 2024 Jakarta Tatap Lembaga Pengembangan
Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang Muka Perbankan Indonesia
(LPPI)
2 Seminar Penyelarasan Manajemen 16-18 Oktober Jakarta Tatap Bankers Association for
Risiko - Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi 2024 Muka Risk Management (BARa)
Oversight Penerapan Manajemen Risiko
untuk Mewujudkan Industri Perbankan yang
Berkelanjutan
Mohamad Yusuf Permana – Komisaris 3)
1 Program Pembekalan Manajemen Risiko 9 Mei 2024 Jakarta Online Lembaga Pengembangan
Perbankan Kualifikasi 6 Tanpa Berjenjang Perbankan Indonesia
(LPPI)
2 Seminar Penyelarasan Manajemen 21-23 Agustus Jakarta Tatap Bankers Association for
Risiko - Jenjang 6: Meningkatkan Fungsi 2024 Muka Risk Management (BARa)
Oversight Penerapan Manajemen Risiko
untuk Mewujudkan Industri Perbankan yang
Berkelanjutan
1)
Efektif beralih jabatan dari sebelumnya sebagai Wakil Komisaris Utama menjadi Komisaris Utama berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal
19 Februari 2024
2)
Efektif menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal 19 Februari 2024
3)
Menjabat sebagai Komisaris sejak tanggal 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal 2 September 2024
Program Orientasi dan Pengenalan Anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas dan anggota
Dewan Komisaris Baru [ACGS D.5.1] Direksi yang diangkat untuk pertama kalinya wajib
Melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No. diberikan program pengenalan mengenai BUMN
KEP/024/DK/2024 tanggal 22 Oktober 2024 tentang yang bersangkutan.
Piagam Dewan Komisaris, sebagai Pedoman
dan Tata Tertib Dewan Komisaris, yang menjadi Program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris
acuan bagi Dewan Komisaris, diatur bahwa setiap baru sekurang-kurangnya mendapatkan materi
Anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat berupa penyampaian dokumen, pemaparan atau
pertama kalinya wajib mengikuti program orientasi penjelasan yang dapat dilakukan oleh Direksi,
dan pengenalan mengenai pelaksanaan tugas dan Sekretaris Perusahaan, divisi-divisi atau unit-unit
tanggung jawabnya di Bank. terkait, maupun experts yang berasal dari eksternal,
yang secara umum antara lain mencakup informasi
Pelaksanaan program ini dimaksudkan untuk atau hal-hal sebagai berikut:
memberikan pemahaman dan gambaran yang 1) Visi, misi, struktur organisasi Perseroan, kegiatan
lebih komprehensif mengenai kondisi Bank secara usaha/bisnis dan jaringan operasional;
umum, nilai-nilai, visi dan misi Bank, kegiatan usaha 2) Laporan Tahunan, Rencana Kerja dan Anggaran
Bank dan entitas anak serta mensosialisasikan Perusahaan (RKAP) dan Rencana Bisnis Bank
kebijakan, prosedur, dan penerapan tata kelola (RBB), Kode Etik Perseroan, Budaya Kerja BNI,
perusahaan yang baik di internal Bank. Pelaksanaan Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris,
program ini juga sekaligus menunjukkan kepatuhan Corporate Governance Handbook, dan Anggaran
Bank terhadap Peraturan Menteri Badan Usaha Dasar Perseroan;
Milik Negara No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3) Good Corporate Governance (rangkap jabatan,
3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan kepemilikan saham dan Komisaris Independen);
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik
Negara Pasal 43 mengatur bahwa kepada anggota
682 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 82
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
4) Tugas, wewenang, dan tanggung jawab • Corporate Plan
Dewan Komisaris dan Direksi, pendelegasian • Rencana Bisnis Bank (RBB) dan, Rencana
kewenangan serta batasan kewenangan Dewan Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)
Komisaris dalam melakukan tugas pengawasan • Kinerja Keuangan BNI dan Perusahaan Anak
terhadap Perseroan berdasarkan peraturan • Bisnis BNI
perundang-undangan yang berlaku; • Risk Management, Legal, Audit & Compliance
5) Komite-komite di bawah Dewan Komisaris yang Issue
dibentuk dan bertanggung jawab langsung 3) Pembekalan terkait Pengetahuan Umum
terhadap Dewan Komisaris, Sekretaris Dewan Perbankan, meliputi:
Komisaris, dan Kesekretariatan Dewan Komisaris • Prudential Banking & Sistem Perbankan
yang membantu kelancaran tugas Dewan Indonesia (SPI)
Komisaris; dan • Good Corporate Governance (Peran Board
6) Remunerasi dan fasilitas yang diberikan kepada of Commissioners), Risk Management and
anggota Dewan Komisaris. Compliance (GRC)
• Asset Liabilities Management
Selama tahun 2024, Perseroan telah memfasilitasi • Audit Internal
program orientasi dan pengenalan kepada anggota • Sharing session terkait proses Fit & Proper
Komisaris baru, yaitu Mohamad Yusuf Permana Test Calon Komisaris
yang dilaksanakan selama bulan Maret sampai
dengan Agustus 2024, dengan materi sebagai Sertifikasi Manajemen Risiko
berikut: Dalam rangka memenuhi kompetensi SDM di
1) Pembekalan terkait tugas dan tanggung jawab bidang manajemen risiko Bank, BNI melaksanakan
Dewan Komisaris BNI, meliputi: Sertifikasi dan/atau program Refreshment dan/atau
• Visi, misi, dan struktur organisasi BNI program penyelarasan Manajemen Risiko kepada
• Tugas dan Fungsi Dewan Komisaris Dewan Komisaris sesuai ketentuan POJK No. 24
• Good Corporate Governance Dewan Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas Sumber
Komisaris Daya Manusia Bank Umum, Surat Edaran OJK
• Komite di bawah Dewan Komisaris, No. 28/SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen
serta Sekretaris Dewan Komisaris, dan Risiko Bagi Sumber Daya Manusia Bank Umum, dan
Kesekretariatan Dewan Komisaris yang Surat OJK No. S-11/D.3/2024 tanggal 03 Maret 2024
membantu kelancaran tugas Dewan Komisaris perihal Penyetaraan dan Penyelarasan SMR bagi
• Sertifikasi Manajemen Risiko Direksi dan Dewan Komisaris Bank Umum. Per 31
• Ketentuan Remunerasi, Fasilitas, dan Desember 2024, seluruh anggota Dewan Komisaris
Tunjangan anggota Dewan Komisaris yang menjabat telah memiliki Sertifikasi Manajemen
2) Pembekalan terkait perkembangan kondisi Risiko mulai dari Jenjang Kualifikasi 6 (JK-6) hingga
internal BNI, meliputi: Jenjang Kualifikasi 7 (JK-7) yang masih berlaku,
dengan uraian sebagai berikut:
Nama Jabatan Jenjang Kualifikasi (JK)
Pradjoto Komisaris Utama/Komisaris Independen JK-6
Pahala Nugraha Mansury Wakil Komisaris Utama JK-7
Sigit Widyawan Komisaris Independen JK-6
Askolani Komisaris JK-6
Asmawi Syam Komisaris Independen JK-7
Septian Hario Seto Komisaris Independen JK-6
Iman Sugema Komisaris Independen JK-6
Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen JK-6
Fadlansyah Lubis Komisaris JK-6
Robertus Billitea Komisaris JK-6
Mohamad Yusuf Permana Komisaris JK-6
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
683
Page 83
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dasar Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris 4) Pelaksanaan kunjungan kerja Dewan Komisaris
Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Dewan Komisaris ke lingkungan unit kerja BNI serta pemberian
menjadi acuan bagi Dewan Komisaris dalam saran dan nasihat Dewan Komisaris kepada
melaksanakan tugas, kewenangan, dan tanggung Direksi berdasarkan hasil kunjungan Kerja Dewan
jawabnya sebagai organ pengawas. RKA Dewan Komisaris dimaksud.
Komisaris disusun dan disampaikan kepada Direksi
sejak awal tahun buku. Penyusunan RKA tersebut Laporan Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris
telah memenuhi regulasi berikut ini: Tahun 2024
1) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris secara
No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 2023 tentang kolegial telah bersama-sama melaksanakan
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi tugas, tanggung jawab, dan kewajibannya terkait
Signifikan Badan Usaha Milik Negara Pasal 14 pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap kebijakan
ayat (8) mengatur bahwa Dewan Komisaris/ kepengurusan dan jalannya pengurusan Bank,
Dewan Pengawas wajib menyusun rencana kerja dengan mengacu pada peraturan perundang-
dan anggaran tahunan Dewan Komisaris/Dewan undangan yang berlaku, Anggaran Dasar Bank serta
Pengawas yang merupakan bagian yang tak Rencana Kerja yang ditetapkan di awal tahun, antara
terpisahkan dari Rencana Kerja dan Anggaran lain sebagai berikut:
Perusahaan (RKAP); serta 1. Melakukan fungsi pengawasan Rencana Bisnis
2) Anggaran Dasar BNI pasal 17 ayat (2) yang Bank (RBB), antara lain:
mengatur bahwa Dewan Komisaris wajib a. Mengarahkan, memantau dan mengevaluasi
menyusun program kerja Dewan Komisaris pelaksanaan kebijakan strategis Bank tahun
yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari 2024, antara lain evaluasi terhadap Corporate
Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Perseroan Plan dan RBB serta kinerja keuangan tahun
yang disusun oleh Direksi. 2024 setiap bulan;
b. Melakukan pengawasan terhadap upaya
Mekanisme Pelaksanaan Tugas Pengawasan pencapaian RBB, khususnya terhadap
Dewan Komisaris pencapaian beberapa aspek penting rencana
Berikut ini adalah prosedur dan mekanisme bisnis seperti penyaluran kredit, perbaikan
pelaksanaan fungsi, tugas, dan kewajiban Dewan kualitas aset, penghimpunan dana pihak
Komisaris BNI: ketiga, produktivitas, dan efisiensi;
1) Dewan Komisaris melaksanakan Rapat Dewan c. Melakukan penelaahan Revisi RBB Tahun
Komisaris baik Rapat Dewan Komisaris yang 2024-2026;
dilakukan secara internal Dewan Komisaris, Rapat d. Melakukan evaluasi atas realisasi RBB yang
Dewan Komisaris dengan mengundang Direktur dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan
Sektor dan Senior Executive Vice President setiap semester serta menyampaikan laporan
terkait agenda pembahasan, atau Rapat Dewan pengawasan RBB kepada Otoritas Jasa
Komisaris bersama Direksi secara rutin; Keuangan; serta
2) Peran aktif komite-komite di bawah Dewan e. Melakukan penelaahan dan memberikan
Komisaris dalam membantu dan mendukung persetujuan RBB Tahun 2025-2027.
kelancaran tugas Dewan Komisaris antara lain 2. Melakukan evaluasi terhadap Kinerja Keuangan
melalui pelaksanaan rapat-rapat Komite, serta Konsolidasi BNI setiap bulan serta menyampaikan
pelaksanaan/pembuatan evaluasi, kajian atau Laporan Kinerja kepada Kementerian BUMN
penelaahan terhadap hal-hal yang menjadi secara triwulanan;
bagian dalam tugas Dewan Komisaris; 3. Menelaah informasi keuangan yang akan
3) Pemberian saran, nasihat atau keputusan Dewan dikeluarkan Perusahaan;
Komisaris secara tertulis kepada Direksi sebagai: 4. Melakukan evaluasi pelaksanaan audit Laporan
a. Tindak lanjut hasil Rapat Dewan Komisaris Keuangan BNI Konsolidasian dan Laporan
atau rapat Dewan Komisaris bersama Direksi; Lainnya untuk tahun buku yang berakhir pada
dan tanggal 31 Desember 2023 yang dilakukan
b. Tanggapan terhadap laporan pelaksanaan Kantor Akuntan Publik (KAP) atau pihak eksternal
tugas Direksi atau permohonan persetujuan, lainnya;
konsultasi atau usulan yang disampaikan 5. Mengusulkan penunjukan Penetapan Auditor
oleh Direksi kepada Dewan Komisaris, Eksternal yang akan melakukan pemeriksaan
serta informasi mengenai permasalahan- atas BNI Konsolidasian dan Laporan Lainnya
permasalahan yang bersifat strategis dan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal
signifikan berdasarkan hasil evaluasi dan 31 Desember 2024 PT Bank Negara Indonesia
penelaahan Dewan Komisaris terhadap (Persero) Tbk;
laporan tertulis pelaksanaan tugas Direksi 6. Melakukan fungsi pengawasan terhadap
kepada Dewan Komisaris. pelaksanaan pengendalian internal di BNI, antara
lain dengan:
684 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 84
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
a. Memastikan terselenggaranya sistem d. Mengevaluasi dan memberikan saran
pengendalian internal di BNI telah berjalan dan masukan atas pelaksanaan Kebijakan
dengan baik; Manajemen Risiko Terintegrasi secara berkala;
b. Memastikan bahwa Direksi telah memantau e. Memberikan persetujuan atas Kebijakan
efektivitas pelaksanaan Satuan Kerja Audit Umum/Manajemen Risiko dan Kebijakan
Intern (SKAI) atau Satuan Audit Internal BNI; Umum Manajemen Risiko Terintegrasi; dan
c. Melakukan pengawasan terhadap f. Memastikan penerapan Manajemen Risiko
pelaksanaan tugas Satuan Audit Internal BNI, Terintegrasi sesuai dengan karakteristik dan
antara lain: kompleksitas usaha Konglomerasi Keuangan
• Melakukan evaluasi atas internal control serta memastikan penerapan Manajemen
atau Satuan Audit Internal BNI; Risiko pada masing-masing Lembaga Jasa
• Melakukan review rencana dan Keuangan dalam Konglomerasi Keuangan
pelaksanaan audit serta pemantauan BNI untuk mendukung penerapan Manajemen
tindak lanjut hasil audit dari pelaksanaan Risiko Terintegrasi secara efektif
tugas Satuan Audit Internal BNI; 9. Melakukan fungsi pengawasan terhadap
• Memastikan bahwa Direksi telah pelaksanaan kepatuhan di BNI antara lain
menindaklanjuti temuan audit dan dengan:
rekomendasi dari Satuan Audit Internal a. Melakukan evaluasi terhadap fungsi
BNI, hasil pengawasan Otoritas Jasa kepatuhan di BNI, memastikan bahwa fungsi
Keuangan dan/atau pengawasan otoritas kepatuhan di BNI telah dilaksanakan dengan
lainnya, temuan Badan Pemeriksa baik serta memberikan saran kepada Direksi
Keuangan (BPK), Badan Pengawasan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan
Keuangan dan Pembangunan (BPKP), fungsi kepatuhan; dan
auditor eksternal atau hasil audit akuntan b. Melakukan review atas laporan pelaksanaan
publik, antara lain dengan memastikan fungsi kepatuhan dan pelaksanaan tugas
adanya tindak lanjut Direksi terhadap Direktur Kepatuhan yang disampaikan Direksi
temuan audit baik secara tertulis maupun secara berkala.
secara lisan; dan 10. Melakukan fungsi pengawasan terhadap
• Melakukan review atas pokok-pokok hasil penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
audit dari Satuan Audit Internal BNI yang (SMAP) BNI;
dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan 11. Melakukan fungsi pengawasan terhadap
setiap semester implementasi Strategi Anti Fraud, Whistle
7. Melakukan pengawasan, pemantauan serta Blowing System (WBS) di BNI, dan Laporan
evaluasi terhadap Tingkat Kesehatan Bank Fraud Signifikan ke OJK;
Semester II-2023 dan Semester I-2024 dan 12. Melakukan fungsi pengawasan atas
mendukung Direksi untuk mengambil langkah- implementasi Penerapan Anti Pencucian
langkah yang diperlukan dalam rangka Uang, PencegahanPendanaan Terorisme dan
memelihara dan/atau meningkatkan Tingkat Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Kesehatan Bank; Pemusnah Massal (APU PPT dan PPPSPM) di
8. Melakukan fungsi pengawasan terhadap BNI;
Manajemen Risiko BNI serta Manajemen Risiko 13. Berkenaan dengan penerapan prinsip dan praktik
Terintegrasi, antara lain: penerapan Tata Kelola yang Baik/Good Corporate
a. Mengevaluasi tugas Direksi atas pelaksanaan Governance (GCG) dan Penerapan Tata Kelola
kebijakan Manajemen Risiko dan memberikan Terintegrasi;
saran dan masukan atas pelaksanaan 14. Memastikan terselenggaranya penerapan prinsip
kebijakan Manajemen Risiko secara berkala dan praktik GCG pada seluruh tingkatan atau
untuk memastikan bahwa pengelolaan jenjang organisasi BNI serta pada Lembaga Jasa
aktivitas dan risiko Bank telah dilaksanakan Keuangan dalam Konglomerasi Keuangan BNI:
secara efektif; a. Melakukan pengawasan terhadap penerapan
b. Mengevaluasi kebijakan Manajemen Risiko Tata Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi
BNI dan strategi Manajemen Risiko; Keuangan BNI serta melakukan evaluasi/
c.Melakukan review dan evaluasi atas Profil review Pedoman Tata Kelola Terintegrasi
Risiko dan Permodalan Minimum secara dalam rangka penyempurnaan;
triwulanan, serta melakukan evaluasi atas b. Mendorong penyempurnaan praktik
posisi dan perkembangan risiko BNI secara GCG dengan mengacu kepada Peraturan
berkala; perundang-undangan yang berlaku serta
c. Memastikan kebijakan dan proses Manajemen international best practice;
Risiko dilaksanakan secara efektif dan c. Melakukan review terhadap laporan
terintegrasi dalam proses Manajemen Risiko pelaksanaan GCG yang disampaikan Direksi;
secara keseluruhan;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
685
Page 85
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
d. Melakukan pemantauan terhadap hasil 20. Memberikan konsultasi terhadap pemberian
self assessment GCG, serta melakukan kredit-kredit dan hapus buku yang sesuai
self assessment penilaian efektivitas ketentuan harus dikonsultasikan kepada Dewan
implementasi GCG Dewan Komisaris Komisaris;
termasuk komite-komite di bawah Dewan 21. Melakukan evaluasi atas pelaksanaan tugas dan
Komisaris setiap semester sebagaimana tanggung jawab Direktur Sektor secara berkala
diwajibkan oleh Peraturan Otoritas Jasa termasuk pencapaian rencana kerja Direktur
Keuangan yang mengatur pelaksanaan GCG Sektor, khususnya terkait isu-isu yang bersifat
bagi Bank Umum; strategis dan signifikan;
e. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap 22. Melakukan review Kinerja Dana Pensiun Lembaga
kinerja Perusahaan Anak serta kebijakan Keuangan (DPLK) Tahun 2023 selaku Dewan
Direksi yang terkait dengan penciptaan sinergi Pengawas DPLK dan menyampaikan Laporan
dan penguatan bisnis Perusahaan Anak; Pengawasan Rencana Bisnis Dana Pensiun
15. Mengevaluasi, mengarahkan dan memantau Lembaga Keuangan (DPLK) BNI Semester II
penerapan Teknologi Informasi (TI) BNI, termasuk tahun 2023 dan Semester I tahun 2024 kepada
terhadap Realisasi Rencana Strategis Program OJK;
TI tahun 2024, Rencana Pengembangan TI 2025, 23. Melakukan evaluasi atas Laporan Tata Kelola
dalam perkembangan implementasi wondr by DPLK BNI Tahun 2023, Laporan Penilaian Tingkat
BNI; Kesehatan DPLK BNI Tahun 2023, Laporan
16. Melakukan review terhadap laporan Penerapan Manajemen Risiko DPLK BNI Semester
perkembangan perkara materiil secara berkala; II Tahun 2023 dan Semester I Tahun 2024;
17. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap 24. Melakukan pengawasan dan evaluasi secara
Evaluasi implementasi Recovery Plan di BNI; berkala terhadap penerapan kebijakan dan
18. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan sistem remunerasi dan pengelolaan Alih Daya
prinsip kehati-hatian dalam pemberian fasilitas di BNI termasuk remunerasi Direksi dan Dewan
kredit oleh Direksi antara lain: Komisaris serta pegawai;
a. Mengawasi pelaksanaan rencana pemberian 25. Melakukan evaluasi pelaksanaan perlindungan
kredit dan pembiayaan yang telah dituangkan konsumen dan masyarakat di sektor jasa
dalam RBB; keuangan di BNI, dan evaluasi penyelenggaraan
b. Memberikan saran dan pendapat atas Jasa Pembayaran di BNI;
keputusan Direksi terhadap pemberian 26. Melakukan evaluasi Pencapaian Rasio
fasilitas kredit di atas jumlah tertentu Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) BNI
yang wajib dikonsultasikan kepada Dewan dan Strategi Pengembangan RPIM BNI;
Komisaris; 27. Melakukan evaluasi atas review Kebijakan
c. Memberikan persetujuan atas pemberian Umum Sistem Pengendalian Internal (KUSPI)
fasilitas kredit kepada pihak terkait yang dan Internal Control Over Financial Reporting
berdasarkan peraturan perundang-undangan (ICOFR), antara lain:
yang berlaku wajib mendapat persetujuan a. Laporan Hasil Diagnostik Internal Control
Dewan Komisaris; Over Financial Reporting;
d. Melakukan review secara rutin dan berkala b. Review Kebijakan Umum Sistem
terhadap perkembangan dan tindak lanjut Pengendalian Intern dan Prosedur Integritas
kredit-kredit yang dikonsultasikan kepada Pelaporan Keuangan Bank (Internal Control
Dewan Komisaris; Over Financial Reporting); dan
e. Melakukan evaluasi dan memberikan c. Peta Jalan Implementasi Internal Control
persetujuan atas kebijakan dan strategi Over Financial Reporting dan Kesiapan BNI
perkreditan sesuai kewajiban yang diatur oleh Menjalankan Peta Jalan Implementasi Internal
Peraturan Perundangundangan yang berlaku; Control Over Financial Reporting.
dan 28. Memberikan persetujuan terhadap hal-hal yang
f. Melakukan review secara berkala terhadap wajib mendapat persetujuan Dewan Komisaris
perkembangan dan kualitas portofolio berdasarkan peraturan perundang-undangan
perkreditan atau pembiayaan secara yang berlaku dan Anggaran Dasar Perseroan
keseluruhan termasuk Non Performing Loan antara lain:
(NPL). a. Persetujuan Penyertaan Modal;
19. Memantau serta mengevaluasi perkembangan b. Persetujuan Penyediaan Dana kepada Pihak
pengembangan serta pengelolaan Sumber Daya Terkait;
Manusia (SDM) khususnya berkenaan dengan c. Persetujuan Penataan Organisasi BNI;
fungsi strategis Sumber Daya Manusia dalam d. Persetujuan Revisi Rencana Bisnis Bank BNI
mendukung pencapaian kinerja Bank; Tahun 2024-2026;
686 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 86
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
e. Persetujuan Rencana Bisnis Bank BNI Tahun bb.Persetujuan terhadap Kebijakan-kebijakan
2025-2027; atau Pedoman Perusahaan yang berdasarkan
f. Persetujuan Rencana Jangka Panjang (RJP)/ Peraturan Otoritas Jasa Keuangan wajib
Corporate Plan tahun 2025-2029; mendapat persetujuan Dewan Komisaris.
g. Persetujuan Rencana Kerja Anggaran 29. Menyampaikan laporan kepada Kementerian
Perusahaan tahun 2025; BUMN berupa tanggapan Dewan Komisaris
h. Persetujuan Dokumen Recovery Plan BNI atas Laporan kinerja BNI setiap triwulan sebagai
Tahun 2024/2025; tindak lanjut Surat Menteri BUMN pada tahun
i. Persetujuan Risk Appetite Statement (RAS) 2014 kepada Dewan Komisaris BNI bahwa
BNI Tahun 2024; dalam rangka mengefektifkan pengawasan dan
j. Persetujuan Rencana Audit Tahunan Internal pembinaan terhadap kinerja BUMN, Dewan
Audit Tahun 2024; Komisaris diminta untuk menyampaikan
k. Persetujuan Rencana Aksi Keuangan pendapat dan tanggapan atas laporan kinerja
Berkelanjutan (RAKB) BNI Tahun 2025; BNI untuk periode triwulanan;
l. Persetujuan Pengurus Perusahaan Anak BNI; 30. Mengadakan Rapat-Rapat Dewan Komisaris baik
m. Persetujuan Penataan Organisasi Direksi Rapat internal Dewan Komisaris maupun dengan
(Pembidangan Direksi) BNI; mengundang anggota Direksi atau Direktur Sektor
n. Persetujuan Updating Kebijakan dan/atau terkait serta Rapat Dewan Komisaris bersama
Prosedur Anti Pencucian Uang, Pencegahan Direksi secara teratur untuk membahas aspek-
Pendanaan Terorisme dan Pencegahan aspek tertentu seperti aspek bisnis, organisasi,
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah manajemen risiko, pengendalian internal hukum
Massal (APU PPT dan PPPSPM) BNI dan dan kepatuhan, sumber daya manusia, teknologi
Custody; dan lain-lain yang diselenggarakan secara rutin
o. Persetujuan Updating Kebijakan Umum sebanyak 53 (lima puluh tiga) pertemuan ; dan
Manajemen Risiko dan Pengelolaan 31. Melakukan kunjungan ke Divisi/Satuan/Unit,
Permodalan, serta Kebijakan Umum Kantor Wilayah, Kantor Cabang termasuk Kantor
Manajemen Risiko Terintegrasi; Luar Negeri secara luring dan/atau daring dalam
p. Persetujuan Updating Kebijakan Tata Kelola; rangka melaksanakan fungsi pengawasan.
q. Persetujuan Updating Kebijakan Tata Kelola
Terintegrasi; Daftar Rekomendasi/Saran/Nasihat Dewan
r. Persetujuan Review Compliance Charter; Komisaris Tahun 2024
s. Persetujuan Updating Kebijakan Umum Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah
Sistem Pengendalian Intern; mengeluarkan sejumlah Rekomendasi/Saran/
t. Persetujuan Updating Kebijakan Human Nasihat penting kepada Direksi terkait pengurusan
Capital, termasuk Kebijakan Pengembangan dan pengelolaan Bank, antara lain:
Talenta, terkait dengan Talent Pool; 1. Kinerja Secara Umum
u. Persetujuan Updating Piagam Internal Audit a. Dalam menghadapi tantangan dengan
Tahun 2024; peers dan trends market ke depan, Direksi
v. Persetujuan Updating Kebijakan dan/atau agar terus mengeksplorasi terobosan yang
Prosedur Anti Pencucian Uang, Pencegahan bisa diimplementasikan untuk mendorong
Pendanaan Terorisme dan Pencegahan penciptaan bisnis baru dan memberikan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah dampak positif terhadap peningkatan bisnis
Massal (APU PPT dan PPPSPM) DPLK BNI; Perusahaan.
w. Persetujuan Rencana Bisnis dan Rencana Aksi b. Direksi agar terus mengupayakan perbaikan
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) DPLK BNI proses bisnis internal melalui penciptaan
Tahun 2025; kebijakan yang tepat, sumber daya manusia
x. Persetujuan Risk Appetite Statement (RAS) yang berkualitas dan teknologi yang memadai,
dan Risk Appetite Metric (RAM) DPLK BNI sehingga mampu menghasilkan kinerja yang
Tahun 2024; berkualitas.
z. Persetujuan Updating Pedoman dan Tata c. Dalam menjalankan strategi perusahaan,
Tertib Kerja Dewan Komisaris BNI dan Tata Direksi diharapkan untuk terus meningkatkan
Tertib Rapat Dewan Komisaris; penerapan manajemen risiko yang memadai
aa. Persetujuan Updating Kebijakan Hapus Tagih dan menyiapkan skenario-skenario yang
Debitur Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah mungkin terjadi, dengan melaksanakan
(UMKM) yang mengacu pada Peraturan bisnis secara prudent dan berpedoman
Pemerintah No. 47 Tahun 2024 tentang pada ketentuan dan peraturan perundang-
Penghapusan Piutang Macet kepada UMKM; undangan yang berlaku, serta menerapkan
prinsip-prinsip Good Corporate Governance
(GCG).
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
687
Page 87
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Perkreditan meningkatkan value chain dari segmen
a. Dewan Komisaris mengingatkan kembali Corporate untuk menunjang segmen Small
kepada Direksi perihal proses pemberian dengan memanfaatkan data leads dan sinergi
kredit untuk dilakukan secara prudent serta antar segmen.
penerapan four eyes principles secara tegas f. Konsentrasi Sektor Ekonomi berdasarkan
dalam setiap proses, di antaranya analisa Sub Sektor untuk dapat dibuat kajian lebih
kondisi usaha yang langsung berkaitan dalam berdasarkan analisa industri dengan
dengan repayment capacity untuk dilakukan memetakan sub sektor industri mana saja
dengan cermat, rasio kecukupan agunan yang dalam kondisi tumbuh, bertahan, dan
memenuhi ketentuan minimal sesuai turun, kemudian ditetapkan batasan Risk
Kebijakan Perkreditan Bank (KPB), monitoring Appetite/Risk Tolerance secara spesifik.
terhadap penggunaan fasilitas kredit serta g. Kondisi Loan Exposure Limit (LEL) pada
perkembangan usaha debitur untuk mencegah beberapa sektor/sub sektor ekonomi yang
adanya side streaming penggunaan fasilitas sudah terjadi pelampauan signifikan, untuk
kredit. menjadi perhatian serius bagi Unit Risk
b. Dewan Komisaris berpesan kepada Direksi Management dan dilakukan eskalasi kepada
untuk melakukan Strengthening Culture Direksi untuk menetapkan action plan yang
pada sektor-sektor yang mulai sunset dalam perlu dilakukan. Unit Bisnis di seluruh segmen
portofolio di BNI, sehingga kondisi pelemahan harus selalu mengkonfirmasi ketersediaan
yang terjadi tidak berdampak signifikan LEL kepada Unit Risk Management sebelum
terhadap portofolio BNI. mengajukan usulan kredit, dan tidak
c. Sehubungan dengan telah diperkenankan mengajukan kredit pada
diimplementasikannya program perbaikan sektor/sub sektor yang kondisi LEL-nya sudah
proses kredit secara end to end, agar dilakukan terlampaui.
evaluasi terhadap program tersebut secara h. Lebih selektif dan prudent dalam pemberian
menyeluruh untuk menilai efektivitasnya, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)
serta dilakukan tindakan perbaikan yang dengan menyelaraskan dengan arah kebijakan
diperlukan agar tujuan implementasi program pemerintah terkini.
perbaikan proses kredit end to end dapat i. Direksi agar dapat memberikan perhatian
tercapai. Dewan Komisaris juga mengingatkan terhadap kinerja penyedia jasa yang
Direksi agar perbaikan proses kredit tersebut berhubungan dengan proses kredit yaitu
dapat memperhatikan finding audit, baik dari Kantor Akuntan Publik (KAP) dan/atau Kantor
internal audit maupun regulator/eksternal Jasa Penilai Publik (KJPP), serta penetapan
Auditor (OJK, BPK, dan KAP). Perbaikan penyedia jasa sebagai rekanan BNI agar
proses kredit dilakukan di antaranya melalui disertai dengan penyaringan yang selektif
peningkatan disiplin normal credit process sehingga didapatkan rekanan dengan
dan pengayaan kompetensi SDM yang terkait konduite baik dan terpercaya.
dalam proses kredit. 3. Likuiditas
d. Dewan Komisaris mengingatkan untuk a. Untuk meminimalisasi risiko likuiditas,
terus dilakukan penguatan di segmen diperlukan adanya strategi dalam memperkuat
Small, perbaikan harus dilakukan demi struktur funding jangka panjang dan strategi
mencapai standar yang diinginkan. Perbaikan khusus dalam mengelola keseimbangan
yang dimaksud mencakup perbaikan antara tingkat DPK dan penyalurannya,
proses pemberian kredit (evaluasi atas sehingga tingkat likuiditas yang tercermin
kualitas pengambilan keputusan melalui pada LDR dapat tetap dijaga pada level yang
system scoring yang diimplementasikan), sehat dan ideal.
disiplin verifikasi/validasi, disiplin pipeline b. Komite ALCO perlu menjalankan fungsinya
management, dan efektivitas collection, dengan lebih disiplin dalam mengalokasikan
sehingga dapat menciptakan kualitas kuota yang dapat diakomodasi untuk dana
kredit yang baik, perbaikan sistem, serta special rate dengan memperhitungkan
peningkatan kualitas SDM. Direksi juga untuk tingkat toleransi dana special rate yang
dapat fokus kepada debitur top tier yang tidak mengganggu profitabilitas BNI, serta
ada di setiap Wilayah, serta dalam sektor- melakukan monitoring untuk memastikan
sektor yang menjadi unggulan, sehingga dana special rate tidak menjadi funding yang
pertumbuhan yang berkualitas di segmen bersifat permanen.
Small dapat tercapai. c. Dalam hal pengelolaan permodalan dan
e. Disamping itu, perlunya diperhatikan likuiditas, Bank agar melakukan mitigasi risiko
peranan Wilayah, khususnya dalam hal di antaranya melalui assessment dan stress
mengoptimalkan peran Wilayah untuk test dengan kondisi terkini secara berkala.
688 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 88
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
d. Sehubungan dengan rencana aksi korporasi penerapan digital banking di BNI, termasuk
BNI baik yang sudah dilakukan maupun akan perubahan proses operasional, penerapan
dilakukan, Dewan Komisaris mengingatkan big data analytics, perubahan standar cabang
agar dilakukan melalui kajian yang maupun unit organisasi terkecil termasuk
komprehensif untuk mendukung sasaran dalam melihat efektivitas dan produktivitas
strategis BNI dengan capital budgeting kinerja cabang/unit organisasi, penajaman
yang kuat, serta dipastikan telah memenuhi kembali jenis pekerjaan dan komposisi
ketentuan yang berlaku. serta kualifikasi karyawan yang melakukan
4. Digital Banking dan Teknologi perkerjaan tersebut.
a. Peluncuran New Mobile Banking BNI (wondr 6. Kebijakan dan Prosedur Human Capital
by BNI) sebagai game changer bagi BNI a. Adanya perubahan organisasi sebagai dampak
dan industri perbankan di Indonesia yang terapan dari New Way of Working (NWOW)
dirancang mengikuti standar keunggulan memberikan perubahan pada tanggung
global, diharapkan dapat meningkatkan jawab dan pelaku dalam organisasi baru.
pelayanan kepada nasabah dalam Atas hal ini telah dipastikan adanya kejelasan
memberikan solusi pengelolaan keuangan penanggung jawab dan lingkup kerja unit
yang lebih terencana dan personal bagi organisasi, tidak hanya yang menjalankan
masyarakat Indonesia sehingga dapat fungsi Human Capital namun juga unit
memberikan kontribusi positif terhadap organisasi dengan shared responsibility
kinerja Bank. fungsi Human Capital.
b. Momentum launching New Mobile Banking b. Pengkinian Kebijakan Human Capital
BNI (wondr by BNI) agar dioptimalkan BNI telah dilaksanakan, dan Dewan Komisaris
untuk meningkatkan ekspansi dana pada juga berpesan serta mengingatkan untuk
segmen retail sehingga dapat mengurangi melakukan review secara periodik atas
ketergantungan (shifting) dana institusi pengkinian pada kebijakan-kebijakan
maupun dana special rate. lain terkait sehingga dapat menjadi satu
c. Dewan Komisaris mendukung koordinasi dan kebijakan yang terintegrasi dengan baik,
perlunya dukungan dari sektor Technology di antaranya Kebijakan Tenaga Alih Daya,
& Operation untuk pengembangan sistem Kebijakan Pemberian Sanksi, dan lain-lain.
terhadap proses kerja sehingga dapat Dengan demikian, Kebijakan Human Capital
dilakukan secara otomasi dan meningkatkan yang menjadi acuan yang menyatu, tidak
produktivitas. tertinggal dari perubahan lingkungan dan
d. Dewan Komisaris terus menerus perkembangan peraturan eksternal dan
mengingatkan Direksi untuk senantiasa internal lainnya.
menjaga keamanan sistem Bank untuk c. Sosialisasi dan internalisasi telah dimintakan
mendukung keamanan transaksi dan bisnis untuk dilakukan secara intensif, khususnya
nasabah, serta mencegah kemungkinan pada penanggung jawab/pengelola/pelaku
keamanan yang tinggi untuk melindungi data shared responsibility baik dalam organisasi
nasabah dan mengantisipasi ancaman virus, Human Capital, maupun setiap Line Manager/
malware, dan risiko digital lainnya. Atasan di organisasi lainnya dan karyawan
5. Penguatan Organisasi Perusahaan secara umum. Hal ini bertujuan agar masing-
a. Dalam upaya transformasi Human Capital masing individu dalam organisasi di BNI
yang dilakukan melalui program New Ways memahami dan menjalankan perannya dalam
of Working (NWOW) yang bertujuan untuk fungsi Human Capital untuk kepentingan
menyiapkan organisasi BNI di masa depan. perkembangan unit organisasinya dan
Dengan cara kerja baru dalam mendukung pengembangan diri masing-masing
sasaran strategis Perusahaan, Dewan karyawan.
Komisaris telah menyampaikan saran dan d. Terkait dengan Career Management dan
nasihat agar implementasi program ini dapat Penempatan Pegawai, agar dapat diatur
dikelola dan berjalan dengan baik sehingga dengan jelas dan transparan, sehingga
Perusahaan mampu menghadapi tantangan terdapat guidance penempatan pegawai pada
baru dan perubahan-perubahan kedepan. satu lokasi. Atas kebijakan yang telah disusun
b. Program NWOW ini juga mencakup penguatan nantinya, untuk dapat diimplementasikan
Organisasi Wilayah, dengan perlunya dengan baik dan jangan sampai terlanggar,
terus dilakukan antisipasi atas perubahan- sehingga tidak menurunkan wibawa
perubahan sebagai dampak yang muncul atas perusahaan. Guidance yang baik akan
membangun budaya perusahaan yang baik.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
689
Page 89
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
e. Terhadap pengelolaan kredit segmen Small d. Meningkatkan fungsi pengendalian internal
perlu diperkuat dengan kapabiltas SDM di antaranya melalui monitoring progres
Pengelola Kredit (RM) yang mumpuni untuk tindak lanjut perbaikan atas terjadinya fraud,
meningkatkan produktivitas, perlu juga khususnya yang memiliki dampak signifikan
dievaluasi/supervisi segmen Small dari bagi Bank dan memastikan tidak terjadi kasus
Kantor Pusat maupun Kantor Wilayah. berulang.
7. Intermediasi Bank e. Dewan Komisaris memberikan saran
Intermediasi BNI berfungsi sebagai pendorong dan nasihat kepada Direksi untuk dapat
utama dalam memfasilitasi pertumbuhan meningkatkan awareness segenap pegawai
ekonomi Indonesia, dengan fokus pada sektor- di antaranya melalui internalisasi culture kerja
sektor yang paling membutuhkan dukungan yang baik dan penerapan core value AKHLAK
di tengah kondisi yang tidak menentu. Namun untuk mewujudkan pegawai berintegritas
demikian, Dewan Komisaris mengingatkan tinggi.
Direksi untuk tetap memperhatikan asas f. Implementasi Whistle Blowing System
prudential dalam rangka meningkatkan kredit (WBS) untuk dapat dilakukan penguatan
yang berkualitas. sehingga dapat memberikan dampak
8. Penerapan Strategi Anti Fraud terhadap penegakan aturan yang tinggi dan
a. Kasus fraud dan penyalahgunaan wewenang menimbulkan kepercayaan stakeholders
perlu ditangani dengan baik, termasuk terhadap efektivitas WBS dalam mengungkap
di perusahaan anak. Perlu dipastikan tindakan fraud.
kesiapan Bank dan perusahaan anak dalam 9. Kantor Luar Negeri (KLN)
mengantisipasi terjadinya fraud, termasuk a. Kantor Luar Negeri agar dapat aktif
memastikan seluruh Standard Operating menangkap kesempatan khususnya pada
Procedure (SOP) pada setiap aktivitas bisnis bisnis-bisnis Indonesia Related melalui
telah dijalankan dengan baik dan melakukan kerjasama dengan Wholesale Banking BNI,
evaluasi kembali strategi anti fraud. International Banking, Treasury maupun BNI
b. Dewan Komisaris berpesan kepada Direksi Securities Pte. Ltd. (BSPL). Dengan demikian
untuk Memastikan telah ditetapkan action dapat mengoptimalkan potensi debitur yang
yang konkret untuk penerapan sanksi tegas ada mengingat tidak banyak Bank yang
yang memberikan efek jera, baik sanksi memiliki Kantor Cabang di Luar Negeri dan
internal maupun eksternal. saat ini sudah banyak perusahaan-perusahaan
c. Dewan Komisaris memandang penetapan Indonesia yang memiliki presence di luar
sanksi bagi pegawai yang melakukan negeri.
pelanggaran ketentuan sehingga membuka b. Dewan Komisaris mengingatkan Direksi agar
peluang terjadinya fraud belum memberikan dapat mengoptimalkan fungsi Compliance
deterrent effect, di antaranya pengenaan untuk KLN BNI yang berlokasi di Singapore
sanksi tidak proper dengan tindakan fraud untuk berkoordinasi dengan seluruh KLN guna
yang dilakukan pelaku dan/atau pegawai menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan
terkait. Untuk itu Direksi disarankan untuk baik dari regulator setempat, maupun OJK,
melakukan review atas penetapan ketentuan atau BPK, serta memastikan agar temuan
sanksi tegas, tidak hanya kepada pelaku fraud, tidak berulang di kemudian hari.
tetapi juga kepada pihak terkait kasus, serta c. Dewan Komisaris mengharapkan agar Kantor
pihak yang melakukan pelanggaran ketentuan Luar Negeri melaksanakan Pengendalian
yang menyebabkan terbukanya peluang Risiko Kepatuhan dengan sebaik-baiknya
terjadi fraud. Dewan Komisaris mengingatkan dan Direksi agar memastikan tingkat
Direksi untuk dapat memberikan perhatian kepatuhan yang memadai terhadap peraturan
kepada pengelolaan risiko operasional dan perundang-undangan yang berlaku di negara
pengendalian fraud, yang akan memberikan tempat Kantor Luar Negeri berada.
dampak bagi pencapaian BNI dan menggerus 10. Dana Pensiun Lembaga Keuangan BNI dan Dana
kepercayaan Stakeholders. Permasalahan Pensiun BNI
yang terjadi harus diselesaikan hingga ke a. Dengan kondisi persaingan DPLK yang
akar permasalahan melalui inisiatif-inisiatif semakin kompetitif di market, Dewan
yang andal dan didukung sumber daya yang Pengawas berpesan agar DPLK BNI
kompeten, serta mengoptimalkan bentuk- menganalisis komprehensif dengan
bentuk upaya otomasi proses karena risiko mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan
operasional dan fraud melekat pada aktivitas diri, serta peluang dan ancaman yang ada
manusia. di pasar sehingga DPLK BNI mampu untuk
mempertahankan keunggulan produk yang
690 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 90
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
dimiliki sambil terus melakukan inovasi untuk mendorong peningkatan KPMR, hingga
menarik perhatian konsumen. penurunan fraud dan kerugian operasional.
b. Berkenaan dengan implementasi Core System c. Dewan Komisaris juga memberikan perhatian
baru bagi DPLK BNI yaitu “SURE”, disarankan terhadap masing-masing rencana perbaikan,
untuk dilakukan Post Implementation Review action plan dan corrective action, yang telah
(PIR) guna memastikan bahwa Business disusun masing-masing Perusahaan Anak,
Requirement Documents (BRD) telah dan Dewan Komisaris mendukung seluruh
terpenuhi seluruhnya dan dapat menunjang rencana perbaikan, action plan dan corrective
pekerjaan dengan baik tanpa adanya error. action untuk di tindak lanjuti oleh masing-
c. Penempatan dana dalam instrumen investasi masing Perusahaan Anak.
dilakukan dengan prinsip kehati-hatian d. Rencana perbaikan, action plan dan corrective
dengan terlebih dulu dilakukan kajian/analisis action yang ditindaklanjuti oleh masing-
serta pertimbangan bisnis yang mendalam, masing Perusahaan Anak, agar dipantau
dan tetap sesuai dengan ketentuan yang secara optimal oleh Divisi Subsidiaries
berlaku Management beserta Satuan Kerja terkait,
d. Memastikan proses pengendalian intern dengan timeline yang jelas, serta dilaporkan
di DPLK BNI berjalan dengan baik dan kepada segenap Direktur Pembina Perusahaan
dilengkapi dengan kebijakan dan SOP yang Anak.
komprehensif dan up to date, yaitu dengan e. Entitas Utama diharapkan agar terus selalu
melakukan review secara periodik untuk memperkuat sinergi Satuan Kerja Terintegrasi
mengantisipasi adanya perubahan proses di BNI, antara Internal Audit, Compliance, Risk
yang dilakukan untuk meningkatkan layanan Management, Anti Fraud, dan Subsidiaries
ataupun adanya perubahan peraturan dari Management. Integrasi Satuan Kerja ini akan
pihak regulator (OJK, PPATK). menjadi layering yang kuat untuk mencegah
e. Pengelolaan uang atau investasi dana fraud dan bentuk pelanggaran lainnya.
pensiun harus dikelola dengan govern,
baik dan profesional, agar dana pensiun 12. Penerapan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan
mampu berkembang dan menyejahterakan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan
peserta dengan memelihara kesinambungan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal
penghasilan pada hari tua, sehingga dana a. Penerapan Program Anti Pencucian Uang
pensiun memberikan rasa aman bagi Pencegahan Pendanaan Terorisme dan
karyawan sebagai pesertanya dan Perusahaan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
atau BNI sebagai pendirinya. Pemusnah Massal (APU, PPT dan PPPSPM)
yang sudah dijalankan dengan baik agar
11. Tata Kelola dan Manajemen Risiko Terintegrasi selalu dievaluasi dan dilakukan pembaharuan
a. Dewan Komisaris berpesan untuk memperkuat dengan kebijakan dan tren terkini, selain itu
implementasi TKT dan Manajemen Risiko kebijakan atau pedoman yang sudah disusun
Terintegrasi agar dilakukan pembaharuan agar disosialisasikan kepada seluruh pegawai.
framework Tata Kelola dan Manajemen b. Dewan Komisaris berpesan kepada Direksi
Risiko Terintegrasi menyesuaikan dengan untuk memastikan seluruh kantor cabang
arah kebijakan stakeholders dan mendorong dan unit bisnis yang berhubungan dengan
kolaborasi maupun komunikasi yang erat nasabah dapat disiplin di antaranya dalam
antara fungsi tata kelola, manajemen menerapkan Enhanced Due Diligence (EDD)
risiko, kepatuhan, dan teknologi informasi terhadap nasabah yang masuk kategori “High
sehingga dengan tata kelola dan manajemen Risk”, termasuk Politically Exposed Person
risiko terintegrasi yang baik akan dapat (PEP) dan pihak terkait PEP, serta melakukan
meningkatkan sustainability dan kinerja screening kepada Walk In Customer (WIC)
jangka panjang. menggunakan platform yang telah tersedia.
b. Risiko operasional yang disebabkan fraud, c. Data Negative List termasuk PEP agar selalu
issue integritas, mekanisme verifikasi yang dilakukan pengkinian berdasarkan informasi
tidak dilaksanakan, serta sanksi/denda dari yang diterima dari Pusat Pelaporan Analisa
Regulator yang disebabkan ketidakpatuhan Transaksi Keuangan (PPATK) dan/atau
atas kewajiban pelaporan. Dewan Komisaris institusi/sarana lainnya, sehingga dapat
memberikan nasihat agar implementasi digunakan menjadi pedoman terkini pada
framework risiko operasional benar-benar proses screening nasabah/calon nasabah.
dapat menjadi pedoman dalam memastikan d. Dewan Komisaris berpesan kepada Direksi
Three lines of Model berfungsi secara efektif, untuk memastikan sistem yang menunjang
internal proses terlaksana dengan baik, aktivitas analisa Laporan Transaksi Keuangan
Mencurigakan (LTKM) telah dilengkapi
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
691
Page 91
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
dengan skenario LTKM dan mengakomodir f. Dipastikan agar fasilitas dan layanan atas
poin-poin yang wajib dilaksanakan, sehingga kaitannya dengan Sinergi BNI dan Perusahaan
seluruh data yang termasuk LKTM dapat Anak, yang telah berjalan melalui aplikasi
teridentifikasi oleh sistem. Mobile Banking BNI sebelumnya, ke depan
e. Untuk penerapan APU PPT PPPSPM di KLN, juga tersedia dalam aplikasi wondr by BNI,
Dewan Komisaris berpesan kepada Direksi sehingga sinergi positif yang terjalin tetap
untuk mengingatkan kepada segenap jajaran dipertahankan.
di lingkungan KLN agar konsisten dalam g. Perusahaan anak agar menjadi mirroring dari
memanfaatkan sistem Nice Actimize untuk perusahaan induknya, terutama dalam hal
implementasi APU, PPT, dan PPPSPM di penerapan budaya kepatuhan dan strategi
Kantor Luar Negeri. anti fraud.
f. Dewan Komisaris juga memberikan pesan h. Komitmen Zero Fraud Tolerance harus
bagi Perusahaan Anak, untuk memastikan menjadi value yang disepakati Konglomerasi
pencapaian pengkinian data APU-PPT Keuangan BNI untuk diimplementasikan oleh
PPPSPM, khususnya terhadap Perusahaan seluruh lapisan Pegawai, baik di Entitas Utama
Anak yang pencapaiannya masih belum hingga ke Perusahaan Anak. Management
optimal, karena ketidak capaian akan menjadi untuk menegaskan bahwa Konglomerasi
perhatian dari Regulator. Keuangan tidak memberikan toleransi
13. Perusahaan Anak terhadap suatu bentuk fraud apapun.
a. Direksi untuk dapat melaksanakan evaluasi i. Untuk terus mengembangkan pelaksanaan
secara periodik dengan seluruh Perusahaan WBS di Entitas Utama dan Perusahaan Anak,
Anak atas program kerja masing-masing karena Dewan Komisaris berpendapat bahwa
perusahaan anak, serta melakukan tindakan WBS Perusahaan Anak masih perlu untuk
perbaikan atas program kerja perusahaan ditingkatkan, khususnya dalam membangun
anak, sehingga diharapkan perusahaan anak kepercayaan Pelapor. Dewan Komisaris
dapat memberikan kontribusi yang lebih baik terus mengingatkan bahwa sosialisasi agar
bagi Bank. dilakukan lebih masif untuk mengedukasi
b. Dewan Komisaris meminta Direksi untuk pegawai dan meningkatkan trust level,
melakukan review berkala terhadap Diamond termasuk di Perusahaan Anak, sehingga trust
Clients dan Wave Clients karena hal ini akan level WBS terus dapat ditingkatkan.
menjadi target eksekusi dan ekspansi dari j. Dewan Komisaris juga menyampaikan bahwa
Perusahaan Anak, dan hal ini konsisten terus dalam perkembangannya di Entitas Utama,
di-update ke Perusahaan Anak khususnya sudah memberikan perhatian terhadap
apabila terdapat kondisi penurunan kondisi/ surveillance system, exception report, dan risk
kualitas dari setiap Diamond Clients dan control testing. Dewan Komisaris berpesan
Wave Clients. bahwa BNI harus terus mengembangkan
c. Dewan Komisaris juga meminta terhadap surveillance system, exception report, dan risk
Perusahaan Anak yang belum mencapai control testing yang kuat, serta mendorong
target, agar terus didukung agar dapat perkuatan hal tersebut di Perusahaan Anak,
memberikan kontribusi maksimal di akhir sehingga Anti Fraud Terintegrasi dapat
tahun 2024. memberikan keseragaman dalam penerapan
d. Perusahaan Anak diharapkan terus 4 pilar anti fraud di Konglomerasi Keuangan.
meningkatkan bentuk kerjasama dengan k. Entitas Utama dan Perusahaan Anak agar
BNI, khususnya mengenai Learning Tools. menekankan pelaksanaan anti gratifikasi
Kerjasama antara BNI dan Perusahaan Anak di Konglomerasi Keuangan BNI, yang tidak
juga diharapkan dapat memperkaya topik- hanya berfokus pada penanggulangan, tetapi
topik pelatihan yang dapat diberikan kepada juga untuk membentuk strategi pencegahan-
Pegawai Perusahaan Anak. pencegahan anti gratifikasi.
e. Dewan Komisaris berpandangan, agar
dipertimbangkan untuk mempersiapkan Keputusan Direksi Yang Memerlukan
bentuk-bentuk Sinergi BNI dan Perusahaan Persetujuan Dewan Komisaris [ACGS D.1.2]
Anak, dengan memanfaatkan wondr by BNI, Direksi dapat mengeluarkan Surat Keputusan Direksi
baik untuk meningkatkan jumlah pengguna untuk mengatur hal-hal yang bersifat khusus terkait
dan transaksi wondr by BNI oleh Konsumen pengelolaan operasional maupun bisnis Bank.
dan Pegawai Perusahaan Anak, maupun Akan tetapi terdapat pengecualian atas beberapa
bentuk sinergi yang memanfaatkan wondr by hal dimana Direksi diharuskan untuk mendapatkan
BNI sebagai super app BNI dalam mendukung persetujuan Dewan Komisaris terlebih dahulu
bisnis Perusahaan Anak sesuai peraturan sebelum mengeluarkan surat keputusan tersebut,
sektoral yang berlaku. sesuai dengan yang diatur dalam Surat Keputusan
692 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 92
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dewan Komisaris dalam batasan dan/atau kriteria 4) Menetapkan dan mengubah logo Perseroan;
tertentu yang telah mendapatkan persetujuan 5) Menetapkan struktur organisasi 1 (satu) tingkat
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna. Mengacu di bawah Direksi;
pada Anggaran Dasar Bank dan Surat Keputusan 6) Melakukan penyertaan modal, melepaskan
Dewan Komisaris di atas dengan memperhatikan penyertaan modal termasuk perubahan
peraturan perundang-undangan dan ketentuan di struktur permodalan dengan nilai tertentu yang
bidang Pasar Modal dan Perbankan, adapun lingkup ditetapkan Dewan Komisaris pada Perseroan
keputusan Direksi BNI yang wajib mendapatkan lain, anak perusahaan dan perusahaan patungan
persetujuan secara tertulis dari Dewan Komisaris, yang tidak dalam rangka penyelamatan piutang
adalah sebagai berikut: dengan memperhatikan ketentuan di bidang
1) Melepaskan/memindahtangankan dan/atau Pasar Modal dan Perbankan;
mengagunkan aset Perseroan dengan kriteria 7) Mendirikan anak perusahaan dan/atau
dan nilai melebihi jumlah tertentu yang perusahaan patungan dengan nilai tertentu
ditetapkan oleh Dewan Komisaris, kecuali aset yang ditetapkan Dewan Komisaris dengan
Perseroan dalam rangka pelaksanaan kegiatan memperhatikan ketentuan di bidang Pasar Modal
usaha Perseroan sesuai dengan peraturan dan Perbankan;
perundang-undangan yang berlaku, yang di 8) Mengusulkan wakil Perseroan untuk menjadi
antaranya adalah aset yang berupa kredit, surat calon Anggota Direksi dan Dewan Komisaris pada
berharga, agunan yang diambil alih, barang anak perusahaan yang memberikan kontribusi
bergerak, dan aset lainnya yang diperoleh signifikan kepada Perseroan dan/atau bernilai
dalam rangka kegiatan usaha Perseroan dengan strategis yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris;
memperhatikan ketentuan di bidang pasar modal 9) Melakukan penggabungan, peleburan,
dan sektor perbankan; pengambilalihan, pemisahan, dan pembubaran
2) Menghapusbukukan aset tetap karena kondisi anak perusahaan dan perusahaan patungan
tertentu yang: dengan nilai tertentu yang ditetapkan Dewan
(a) Hilang; Komisaris dengan memperhatikan ketentuan di
(b) Musnah; bidang Pasar Modal dan Perbankan;
(c) Rusak yang tidak dapat dipindahtangankan 10) Melakukan tindakan-tindakan yang termasuk
(total lost); dalam transaksi material sebagaimana
(d) Biaya Pemindahtanganannya lebih besar ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan
daripada nilai ekonomis yang diperoleh dari di bidang Pasar Modal dan Perbankan dengan
Pemindahtanganan; nilai tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris,
(e) Dibongkar untuk dibangun kembali atau kecuali tindakan tersebut termasuk dalam
dibangun menjadi Aktiva Tetap yang lain, transaksi material yang dikecualikan oleh
yang anggarannya telah ditetapkan oleh Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di
RUPS/Menteri melalui pengesahan RKAP; bidang Pasar Modal dan Perbankan;
(f) Dibongkar untuk tidak dibangun kembali 11) Tindakan-tindakan yang belum ditetapkan dalam
sehubungan dengan adanya program lain RKAP; dan
yang telah direncanakan RKAP; 12) Perbuatan untuk mengalihkan termasuk menjual,
(g) Dibongkar untuk dibangun kembali melepaskan hak untuk menagih dan/atau tidak
sehubungan dengan adanya program menagih lagi atas:
pemerintah; dan/atau a. Piutang pokok macet yang telah dihapus buku
(h) Berdasarkan peraturan perundang- dalam rangka penyelesaian kredit, baik untuk
undangan dan/atau putusan pengadilan Sebagian maupun keseluruhan; dan
yang berkekuatan hukum tetap, Aktiva Tetap b. Selisih antara nilai piutang pokok macet yang
tersebut tidak lagi dimiliki atau dikuasai oleh telah dihapus buku dengan nilai pengalihan
BUMN. termasuk penjualan atau dengan nilai
3) Mengadakan kerja sama dengan badan usaha pelepasan hak;
atau pihak lain, dalam bentuk Kerja Sama Operasi dilaksanakan berdasarkan kebijakan Direksi
(KSO), Kerja Sama Usaha (KSU), Kerja Sama yang telah disetujui Dewan Komisaris dan dalam
Lisensi, Bangun Guna Serah (Build, Operate jumlah plafon (limit) hapus tagih yang telah
and Transfer/BOT), Bangun Serah Guna (Build, ditetapkan RUPS yang akan tetap berlaku sampai
Transfer and Operate/BTO), Bangun Guna Milik dengan adanya penetapan plafon (limit) baru
(Build, Operate and Own/BOO), dan perjanjian- oleh RUPS.
perjanjian lain yang mempunyai sifat yang sama
yang jangka waktunya ataupun nilainya melebihi
dari yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
693
Page 93
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Persetujuan Dewan Komisaris berkenaan butir 1, 3, 15) Pengangkatan Saudara Suhendi Muharam
6, 7, 8 dan 9 di atas dengan batasan dan/atau kriteria Sebagai Anggota Independen Komite Audit;
tertentu, ditetapkan setelah sesuai batasan dan/ 16) Pengangkatan Saudari Nurani Raswindriati
atau kriteria yang telah mendapatkan persetujuan Sebagai Anggota Independen Komite Tata Kelola
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna. Penetapan Terintegrasi;
batasan dan/atau kriteria oleh Dewan Komisaris 17) Pengakhiran Pengangkatan Saudari Pasu
untuk hal sebagaimana dimaksud dalam butir 1, Donnaria Sebagai Tenaga Ahli Dewan Komisaris;
3, 6, 7, 8 dan 9 di atas juga telah ditetapkan Dewan 18) Piagam Dewan Komisaris PT Bank Negara
Komisaris sesuai dengan mendapatkan batasan Indonesia (Persero) Tbk;
dan/atau kriteria tertentu yang telah mendapatkan 19) Tata Tertib Rapat Dewan Komisaris dan Rapat
persetujuan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna, dan Dewan Komisaris Bersama Direksi PT Bank
telah tertuang di Surat Keputusan Dewan Komisaris. Negara Indonesia (Persero) Tbk;
20) Pengangkatan Saudara Rudy Tandjung sebagai
Realisasi Keputusan Dewan Komisaris Tahun Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi;
2024 21) Pengangkatan Saudara Mohamad Yusuf Permana
Dewan Komisaris memiliki kewenangan untuk Sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi;
menetapkan Surat Keputusan Dewan Komisaris dan
terkait hal-hal strategis untuk membantu 22) Pengangkatan Saudara Mohamad Yusuf
dan mendukung pelaksanaan tugas serta tanggung Permana Sebagai Anggota Komite Nominasi dan
jawabnya sebagai organ pengawas Direksi serta Remunerasi.
dalam rangka menegakkan penerapan prinsip-
prinsip tata kelola yang baik di Bank. Berikut ini Penilaian Dewan Komisaris Terhadap Kinerja
adalah daftar Keputusan Dewan Komisaris yang Komite Di Bawah Dewan Komisaris [ACGS D.5.7]
telah direalisasikan selama tahun 2024, antara lain: Dalam rangka meningkatkan peran Dewan
1) Pengangkatan Saudara Suhartono Sebagai Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi; dan penasehatan terhadap Direksi, Dewan Komisaris
2) Pengangkatan Saudari Dwita Suherlina sebagai telah membentuk 4 (empat) komite pendukung di
Anggota Independen Komite Pemantau Risiko; bawahnya yaitu:
3) Pengangkatan Saudara Human Brillianto sebagai 1. Komite Audit;
Anggota Independen Komite Audit; 2. Komite Pemantau Risiko;
4) Pengangkatan Saudara Bambang Setyogroho 3. Komite Nominasi dan Remunerasi; dan
sebagai Anggota Independen Komite Pemantau 4. Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Risiko;
5) Pengukuhan Pengangkatan Saudara Pahala Keempat komite di atas berperan
Nugraha Mansury Sebagai Anggota Komite sebagai organ komplementer bagi satu sama lain
Nominasi dan Remunerasi; dalam melakukan pengawasan Bank, akan tetapi
6) Pengukuhan Pengangkatan Saudara Pahala masing-masing komite memiliki tanggung jawab di
Nugraha Mansury Sebagai Anggota Komite ranah yang berbeda.
Pemantau Risiko;
7) Pengukuhan Pengakhiran Pengangkatan Saudara Dewan Komisaris secara periodik melakukan evaluasi
Riswinandi sebagai Anggota Komite Tata Kelola terhadap komite-komite yang berada di bawah
Terintegrasi; kewenangannya, termasuk Komite Audit, Komite
8) Tunjangan dan Fasilitas Anggota Direksi dan Pemantau Risiko Komite Nominasi dan Remunerasi,
Dewan Komisaris; Komite Pemantau Risiko, dan Komite Tata Kelola
9) Penyesuaian Honorarium, Tunjangan, dan Terintegrasi. Setiap tahun setidaknya satu tahun
Fasilitas Anggota Independen Komite-Komite Di sekali, Dewan Komisaris memberikan penilaian
Bawah Dewan Komisaris; kinerja terhadap komite-komite di tingkat Dewan
10) Penyesuaian Honorarium, Tunjangan, dan Komisaris untuk memastikan bahwa komite-komite
Fasilitas Saudari Pasu Donnaria Sebagai Tenaga yang menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung
Ahli Dewan Komisaris; jawab, dengan memperhatikan indikator kinerja
11) Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank utama atas pencapaian rencana/program Kerja
Negara Indonesia (Persero) Tbk; komite-komite yang ditetapkan pada awal tahun,
12) Piagam Komite Pemantau Risiko PT Bank Negara tingkat kehadiran dan partisipasi anggota komite
Indonesia (Persero) Tbk; dalam rapat, dan penyampaian laporan pelaksanaan
13) Piagam Komite Audit dan Kode Etik Komite Audit tugas yang menggambarkan pelaksanaan kegiatan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk; yang dilakukan oleh Komite Audit, Komite Nominasi
14) Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi PT dan Remunerasi, Komite Pemantau Risiko, dan
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk; Komite Tata Kelola Terintegrasi.
694 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 94
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Prosedur dan Kriteria Penilaian yang Digunakan rekomendasi-rekomendasi kepada Dewan Komisaris
[ACGS D.5.7] untuk menjadi pertimbangan dan melengkapi
Dewan Komisaris memberikan penilaian kinerja pandangan Dewan Komisaris dalam menjalankan
terhadap komite-komite di tingkat Dewan Komisaris fungsi pengawasan.
untuk memastikan bahwa komite-komite yang
menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung jawab, Dewan Komisaris menilai bahwa komite-komite
dengan memperhatikan indikator kinerja utama di tingkat Dewan Komisaris sudah menjalankan
atas pencapaian rencana/program Kerja komite- fungsi, tugas, dan tanggung jawab dengan baik
komite yang ditetapkan pada awal tahun, tingkat sebagaimana diuraikan di bawah ini:
kehadiran dan partisipasi anggota komite dalam
rapat, dan penyampaian laporan pelaksanaan tugas • Komite Audit
yang menggambarkan pelaksanaan kegiatan yang Komite Audit telah melaksanakan tugas dan
dilakukan oleh Komite Audit, Komite Nominasi dan tanggung jawab pengawasannya terkait
Remunerasi, Komite Pemantau Risiko, dan Komite penelaahan informasi keuangan yang
Tata Kelola Terintegrasi. dikeluarkan oleh Bank kepada publik dan/atau
kepada pihak Otoritas. Selain itu, Komite Audit
Dalam melakukan penilaian terhadap kinerja juga melakukan penelaahan untuk memastikan
komite-komite di bawah Dewan Komisaris, BNI telah kepatuhan terhadap peraturan perundang-
memiliki sejumlah kriteria yang dijadikan sebagai undangan yang relevan dengan kegiatan Bank,
dasar penilaian, paling sedikit mencakup: memberikan rekomendasi kepada Dewan
a. Realisasi pencapaian rencana/program kerja Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik
komite selama tahun buku; (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP), dan
b. Tingkat kehadiran dan partisipasi dalam rapat; mengevaluasi efektivitas pelaksanaan audit/
dan jasa yang disediakan oleh Akuntan Publik (AP)
c. Penyampaian Laporan Pelaksanaan Tugas. dan Kantor Akuntan Publik (KAP). Komite Audit
juga melakukan penelaahan atas pelaksanaan
Pihak Yang Melakukan Penilaian Kinerja Komite- pemeriksaan oleh auditor internal dan eksternal,
Komite Dewan Komisaris [ACGS D.5.7] serta mengawasi pelaksanaan tindak lanjutnya
Dewan Komisaris secara periodik melakukan oleh Direksi.
penilaian terhadap kinerja komite-komite di bawah
Dewan Komisaris, termasuk Komite Audit, Komite • Komite Pemantau Risiko
Pemantau Risiko Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite Pemantau Risiko telah melakukan
Komite Pemantau Risiko, dan Komite Tata Kelola penilaian terhadap kesesuaian antara kebijakan
Terintegrasi. Setiap tahun setidaknya satu tahun manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan
sekali, Dewan Komisaris memberikan penilaian Bank, dan juga melakukan pemantauan serta
kinerja terhadap komite-komite di tingkat Dewan evaluasi pelaksanaan tugas oleh komite
Komisaris untuk memastikan pelaksanaan kegiatan manajemen risiko dan satuan kerja manajemen
yang dilakukan oleh Komite Audit, Komite Nominasi risiko. Hasil dari penilaian ini digunakan untuk
dan Remunerasi, Komite Pemantau Risiko, dan memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komite Tata Kelola Terintegrasi. Komisaris. Komite Pemantau Risiko melakukan
evaluasi atas pelaksanaan manajemen risiko
Hasil Penilaian Kinerja Komite-Komite Tahun terhadap 8 (delapan) risiko utama Bank, yaitu
2024 Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas,
Dewan Komisaris telah menilai sepanjang tahun Risiko Operasional, Risiko Stratejik, Risiko
2024, komite-komite di bawah Dewan Komisaris Hukum, Risiko Kepatuhan, Risiko Reputasi, serta
telah menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung tambahan 2 (dua) risiko lainnya yang termasuk
jawab dengan baik yang terlihat dari rencana/ dalam manajemen risiko terintegrasi, yaitu Risiko
program kerja yang telah ditetapkan masing- Asuransi dan Risiko Transaksi Intragrup.
masing Komite di tahun 2024 sepenuhnya telah
terealisasikan dengan baik. Dewan Komisaris juga • Komite Nominasi dan Remunerasi
menilai bahwa anggota Komite telah mencapai Komite Nominasi dan Remunerasi juga telah
tingkat kehadiran dan partisipasi yang aktif dalam melaksanakan perannya dalam menjalankan
pelaksanaan rapat, dan masing-masing Komite tugas dan kewajiban pengawasan yang mencakup
telah menyampaikan laporan pelaksanaan tugas evaluasi serta perumusan rekomendasi kepada
secara periodik kepada Dewan Komisaris secara Dewan Komisaris mengenai peraturan dan
tertulis. Dalam mendukung pelaksanaan tugas dan kebijakan terkait nominasi dan remunerasi bagi
tanggung jawab Dewan Komisaris, masing-masing anggota Komisaris, Direksi, pejabat eksekutif
Komite telah memberikan peran dalam memberikan dan pegawai secara menyeluruh. Hal ini juga
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
695
Page 95
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
mencakup pemeriksaan serta penilaian kebijakan dan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
pengelolaan talenta perusahaan, serta evaluasi No. PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023
atas pengembangan organisasi yang diajukan tentang Organ Dan Sumber Daya Manusia Badan
oleh Direksi, sesuai dengan ketentuan yang Usaha Milik Negara, organ Dewan Komisaris
berlaku. dapat terdiri dari Komite Audit, Komite Nominasi
dan Remunerasi, Komite Pemantau Risiko dan
• Komite Tata Kelola Terintegrasi Komite Tata Kelola Terintegrasi, serta Sekretariat
Komite Tata Kelola Terintegrasi telah melakukan Dewan Komisaris;
evaluasi terhadap pelaksanaan Tata Kelola 2) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/
Terintegrasi dengan menganalisis tingkat POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014
keefektifan pengendalian internal, implementasi mengenai Penerapan Tata Kelola Terintegrasi
kepatuhan yang terintegrasi, dan kinerja bagi Konglomerasi Keuangan, dalam rangka
Pedoman Tata Kelola Terintegrasi. Selain itu, mendukung efektivitas pelaksanaan tugasnya,
komite ini memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris Entitas Utama wajib
Dewan Komisaris Entitas Utama terkait hasil membentuk Komite Tata Kelola Terintegrasi;
evaluasi pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, 3) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 45/
serta perbaikan yang mungkin diperlukan dalam POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015
Pedoman Tata Kelola Terintegrasi. Komite Tata tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian
Kelola Perusahaan Terintegrasi juga melakukan Remunerasi bagi Bank Umum, dalam
penilaian terhadap kesesuaian antara Kebijakan melaksanakan tugas pengawasan terhadap
Tata KelolaTerintegrasi dan pelaksanaan kebijakan penerapan kebijakan Remunerasi dan evaluasi
tersebut, serta memberikan rekomendasi kepada secara berkala atas kebijakan Remunerasi,
Dewan Komisaris Entitas Utama mengenai Dewan Komisaris wajib membentuk Komite
kebijakan Tata Kelola Terintegrasi dan cara Remunerasi;
penerapannya, dengan tujuan memastikan 4) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/
bahwa Tata Kelola Terintegrasi dikelola secara POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang
efektif di semua Lembaga Jasa Keuangan dalam Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja
Konglomerasi Keuangan BNI. Komite Audit, Emiten atau Perusahaan Publik
wajib memiliki Komite Audit; dan
Selama tahun 2024, pelaksanaan program dan 5) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17
rencana kerja yang dikerjakan oleh komite-komite Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang
di bawah Dewan Komisaris tercermin dalam tingkat Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, dalam
partisipasi dan jumlah pertemuan yang dihadiri rangka mendukung efektivitas pelaksanaan
dalam rapat, serta laporan yang menggambarkan tugas dan tanggung jawab, Dewan Komisaris
pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh Komite wajib membentuk paling sedikit Komite Audit,
Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite Komite Pemantau Risiko dan Komite Nominasi
Pemantau Risiko, dan Komite Tata Kelola Terintegrasi. dan Remunerasi.
Hal ini menunjukkan bahwa komite-komite tersebut
telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya Komite-Komite Di Bawah Dewan Komisaris
dengan efektif. Dengan memperhatikan kebutuhan bisnis BNI dan
regulasi yang berlaku, Bank membentuk sejumlah
Kelengkapan Organ Dewan Komisaris komite pendukung di bawah Dewan Komisaris yang
Untuk membantu kelancaran pelaksanaan tugas bertugas dan bertanggung jawab langsung kepada
dan tanggung jawab Dewan Komisaris terutama Dewan Komisaris. Keberadaan komite-komite
dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pendukung tersebut diharapkan dapat menunjang
pengelolaan Bank oleh Direksi, maka BNI efektivitas pelaksanaan fungsi pengawasan atau
membentuk organ-organ pendukung di bawah pengendalian terhadap pengelolaan Bank yang
Dewan Komisaris yang terdiri dari komite-komite dijalankan oleh Direksi serta membantu memastikan
di bawah Dewan Komisaris dan Sekretariat Dewan tercapainya penerapan pilar-pilar governansi pada
Komisaris. Pembentukan dan pelaksanaan organ semua aspek bisnis maupun operasional Bank. Pada
Sekretariat Dewan Komisaris serta komite-komite tahun 2024, Dewan Komisaris memiliki 4 (empat)
pendukung di bawah Dewan Komisaris telah komite untuk mendukung pelaksanaan tugas dan
memperhatikan ketentuan perundang-undangan tanggung jawabnya, antara lain:
yang berlaku, antara lain: 1) Komite Audit (KA);
1) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara 2) Komite Pemantau Risiko (KPR);
No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 3) Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR); dan
tentang Pedoman Tata Kelola Dan Kegiatan 4) Komite Tata Kelola Terintegrasi (KTKT).
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara
696 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 96
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dewan Komisaris sudah menetapkan pedoman Setiap awal tahun, semua komite di bawah Dewan
tertulis atau piagam (charter) yang mengatur Komisaris menyusun Program Rencana Kerja
secara jelas mengenai tata cara pengangkatan, masing-masing untuk selanjutnya digunakan
pemberhentian, pengaturan tugas serta honorarium sebagai acuan dalam menjalankan tugasnya dalam
anggota komite-komite di bawah Dewan Komisaris. membantu pelaksanaan tugas Dewan Komisaris baik
Pedoman atau piagam yang mengatur mengenai melalui aktivitas pemantauan, penelaahan/review
komite-komite tersebut ditinjau secara berkala serta serta pemberian saran atau rekomendasi kepada
disempurnakan dan diperbaharui sesuai dengan Dewan Komisaris terkait hal-hal yang berhubungan
perkembangan/perubahan peraturan hukum yang dengan fungsi dan tugas komite-komite yang
berlaku serta kondisi terkini. Pembaharuan terakhir bersangkutan melalui mekanisme sebagai berikut:
dilakukan pada tahun 2018 sebagaimana yang 1) Komite melakukan rapat baik secara internal
ditetapkan dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris maupun dengan mengundang Direktur terkait,
No. KEP/002/DK/2018 tanggal 8 Februari 2018 tentang satuan dan/atau divisi dan/atau unit terkait;
“Ketentuan Umum Pengangkatan, Pemberhentian, 2) Komite melakukan penelaahan/evaluasi/review
Pengaturan Tugas serta Honorarium Anggota serta diskusi/pembahasan di luar forum rapat
komite-komite di Bawah Dewan Komisaris” yang yang apabila diperlukan dilakukan diskusi
pada pokoknya meliputi hal-hal sebagai berikut: bersama satuan atau divisi-divisi/unit-unit
1) Tata cara pengangkatan anggota Komite; terkait;
2) Pokok-pokok materi yang perlu diatur dalam 3) Hasil rapat atau evaluasi/review serta diskusi/
perjanjian kerja anggota Komite yang berasal pembahasan di luar forum rapat disampaikan
dari pihak independen dengan BNI; oleh Ketua Komite kepada Dewan Komisaris
3) Rangkap jabatan yang mengatur rangkap sebagai laporan baik secara tertulis atau dalam
jabatan yang diperbolehkan dan yang dilarang forum Rapat Dewan Komisaris yang membahas
bagi anggota komite berdasarkan Peraturan agenda terkait; dan
Perundang-undangan yang berlaku; 4) Komite-komite di bawah Dewan Komisaris
4) Jangka waktu pengangkatan/masa jabatan menyampaikan laporan realisasi program kerja/
anggota komite; kegiatannya setiap triwulan kepada Dewan
5) Pembagian tugas dan ruang lingkup tugas Komisaris.
Komite;
6) Kewajiban kehadiran anggota Komite pada Informasi lebih lanjut terkait dengan masing-masing
Perseroan; komite disajikan secara terpisah dalam sub-bab
7) Honorarium bagi anggota Komite yang berasal tersendiri, halaman 802.
dari pihak independen;
8) Evaluasi/penilaian kinerja anggota Komite yang Penilaian Kinerja Komite Di Bawah Dewan
berasal dari pihak independen; Komisaris
9) Pengakhiran Pengangkatan anggota Komite; dan Informasi terkait dengan penilaian kinerja komite-
10) Pengunduran diri anggota Komite. komite di bawah Dewan Komisaris sudah disajikan
secara terpisah dalam sub-bab tersendiri, halaman
Mekanisme Kerja Komite-Komite Di Bawah 706.
Dewan Komisaris
Pelaksanaan tugas komite-komite di bawah Dewan Penilaian Kinerja atau Evaluasi Anggota
Komisaris wajib berpedoman pada Piagam Komite Komite yang Berasal Dari Pihak Independen
masing-masing sesuai dengan yang telah ditetapkan Ketua komite mengevaluasi kinerja anggota komite
melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris dan yang berasal dari pihak independen dalam jangka
diumumkan melalui situs web resmi Bank, yaitu: waktu setiap 1 (satu) tahun atau juga dapat dilakukan
1) Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/018/ sewaktu-waktu. Evaluasi atau penilaian kinerja
DK/2024 tanggal 06 Juni 2024 tentang “Piagam tersebut meliputi Indikator Penilaian Kinerja yang
Komite Audit dan Kode Etik Komite Audit PT mencakup namun tidak terbatas pada kompetensi
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk”; dan keahlian, kualitas output, kedisiplinan dan tingkat
2) Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/016/ kehadiran anggota komite yang bersangkutan di
DK/2024 tanggal 06 Juni 2024 tentang “Piagam Bank serta pelaksanaan tugas dan kewajiban sesuai
Komite Tata Kelola Terintegrasi”; dengan piagam komite dan tata tertib kerja yang
3) Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/019/ berlaku bagi anggota independen komite di bawah
DK/2024 tanggal 06 Juni 2024 tentang “Piagam Dewan Komisaris. Selanjutnya, hasil evaluasi dan
Komite Nominasi dan Remunerasi”; dan penilaian sebagaimana dimaksud disampaikan
4) Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/017/ sebagai rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk
DK/2024 tanggal 06 Juni 2024 tentang “Piagam memperpanjang atau mengakhiri pengangkatan
Komite Pemantau Risiko”. anggota komite yang bersangkutan di Bank. Faktor
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
697
Page 97
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
penilaian yang digunakan sebagai dasar penilaian Rapat Dewan Komisaris atau Rapat Komite, atau
kinerja anggota komite di bawah Dewan Komisaris pada kegiatan tertentu yang wajib dihadiri oleh
yang berasal dari pihak independen (bukan Dewan Dewan Komisaris sesuai dengan keperluannya
Komisaris), adalah sebagai berikut: di luar frekuensi dan jadwal kehadiran rutin yang
1. Tugas sesuai Piagam Komite (bobot 25%); sudah ditetapkan sebelumnya. Informasi mengenai
2. Kompetensi dan Skill (bobot 30%); komite-komite di bawah Dewan Komisaris dan
3. Kualitas Output (bobot 30%); dan Sekretaris Dewan Komisaris disampaikan dalam
4. Tingkat Kehadiran (15%). sub-bab tersendiri.
Kewajiban Kehadiran Anggota Komite yang Organ Sekretariat Dewan Komisaris
Berasal Dari Pihak Independen Sekretariat Dewan Komisaris BNI dipimpin oleh
Anggota komite yang berasal dari luar Bank (pihak Sekretaris Dewan Komisaris yang berasal dari
independen) berkewajiban untuk hadir secara rutin luar Bank dan dibantu oleh staf Sekretariat Dewan
pada hari dan jam kerja Bank sesuai dengan jadwal Komisaris. Pelaksanaan fungsi dan tugas Sekretariat
yang sudah ditetapkan Dewan Komisaris dan/atau Dewan komisaris dan Sekretaris Dewan Komisaris
ketua komite, antara lain untuk menghadiri Rapat berpedoman pada Peraturan Menteri Badan Usaha
Komite dan melaksanakan tugas-tugas lainnya, Milik Negara No. PER-3/MBU/03/2023 tanggal
serta wajib mengisi daftar hadir di Bank dalam 20 Maret 2023 tentang Organ Dan Sumber Daya
rangka pelaksanaan tugas selain menghadiri Rapat Manusia Badan Usaha Milik Negara. Informasi
Komite. Apabila diperlukan, atas permintaan Dewan mengenai Kesekretariatan Dewan Komisaris dan
Komisaris dan/atau ketua komite, anggota komite Sekretaris Dewan Komisaris disampaikan dalam
yang berstatus sebagai pihak independen juga sub-bab tersendiri.
harus hadir di Bank atau pada saat penyelenggaraan
698 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 98
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komisaris
Independen
Komisaris Independen adalah anggota Dewan Kriteria dan Jumlah Komisaris Independen
Komisaris yang tidak memiliki hubungan Per 31 Desember 2024, BNI memiliki 6 (enam)
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham orang Komisaris Independen atau 54,55% dari
dan/atau hubungan keluarga dengan sesama total anggota Dewan Komisaris yang berjumlah
anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/atau 11 (sebelas) orang. Dengan demikian, jumlah
Pemegang Saham Pengendali atau hubungan Komisaris Independen BNI telah memenuhi kriteria
lain yang dapat mempengaruhi kemampuannya yang disyaratkan dalam POJK No. 17 Tahun 2023,
bertindak independen. Komisaris Independen yaitu minimal 50% dari total keseluruhan anggota
bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan Dewan Komisaris. Jumlah anggota Komisaris
dan juga mewakili kepentingan pemegang saham Independen BNI juga sudah memenuhi jumlah
minoritas sesuai dengan prinsip-prinsip GCG. minimal Komisaris Independen yang diatur dalam
Penetapan kriteria dan jumlah Komisaris Independen ASEAN Corporate Governance Scorecard yang
Bank telah memenuhi persyaratan sesuai dengan mensyaratkan jumlah Komisaris Independen
Surat Edaran OJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang berjumlah 50% (lima puluh persen) dari jumlah
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, termasuk seluruh anggota Dewan Komisaris. [ACGS (B).D.4.1, D.2.4]
POJK No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata
Kelola Bagi Bank Umum.
Adapun anggota Komisaris Independen Bank yang menjabat saat ini adalah sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
1 Pradjoto Komisaris Utama/Komisaris Independen RUPSLB 19 September 2023 2020-2025
2 Sigit Widyawan Komisaris Independen RUPST 15 Maret 2023 2023-2028
3 Asmawi Syam Komisaris Independen RUPST 20 Februari 2020 2020-2025
4 Iman Sugema Komisaris Independen RUPST 20 Februari 2020 2020-2025
5 Septian Hario Seto Komisaris Independen RUPST 20 Februari 2020 2020-2025
6 Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen RUPST 29 Maret 2021 2021-2026
Bank senantiasa memperhatikan kriteria individual yang wajib dipenuhi oleh Komisaris Independen,
khususnya terkait persyaratan dan kriteria Komisaris Independen sebagaimana diatur lebih lanjut melalui
peraturan perundang-undangan lain yang berlaku khususnya:
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah dengan
Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang yang mengatur bahwa:
a) Anggaran Dasar Perseroan dapat mengatur adanya 1 (satu) orang atau lebih komisaris independen
dan 1 (satu) orang komisaris utusan; dan
b) Komisaris independen diangkat berdasarkan keputusan RUPS dari pihak yang tidak terafiliasi dengan
pemegang saham utama, anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris lainnya.
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Komisaris Independen Publik yang mengatur bahwa:
a) Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang berasal dari luar Emiten atau Perusahaan
Publik dan memenuhi persyaratan sebagai Komisaris Independen sebagaimana dimaksud dalam
POJK;
b) Komisaris Independen wajib memenuhi persyaratan:
i. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan
Publik dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris
Independen Emiten atau Perusahaan Publik pada periode berikutnya;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
699
Page 99
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
ii. Tidak mempunyai saham baik langsung 4. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/
maupun tidak langsung pada Emiten atau SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang
Perusahaan Publik; Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum yang
iii. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi mengatur bahwa:
dengan Emiten atau Perusahaan Publik, a) Komisaris Independen adalah anggota Dewan
anggota Dewan Komisaris, anggota Komisaris yang tidak memiliki hubungan
Direksi, atau pemegang saham utama keuangan, hubungan kepengurusan,
Emiten atau Perusahaan Publik; dan hubungan kepemilikan, dan/atau hubungan
c) Tidak mempunyai hubungan usaha baik keluarga dengan anggota Direksi, anggota
langsung maupun tidak langsung yang Dewan Komisaris lain, dan/atau pemegang
berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten atau saham pengendali, atau hubungan dengan
Perusahaan Publik. Bank yang dapat mempengaruhi kemampuan
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 untuk bertindak independen;
tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang b) Pengertian memiliki hubungan keuangan,
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum yang hubungan kepengurusan, hubungan
mengatur bahwa: kepemilikan, dan/atau hubungan keluarga
a) Calon Komisaris Independen harus memiliki: dengan anggota Direksi, anggota Dewan
i. Pengetahuan di bidang perbankan yang Komisaris lain, dan/atau pemegang saham
memadai dan relevan dengan jabatan pengendali, atau hubungan dengan bank
sebagai Komisaris Independen; dan yang dapat mempengaruhi kemampuan
ii. Pengalaman di bidang perbankan dan/ untuk bertindak tidak independen dimaksud
atau bidang keuangan. berpedoman kepada pengertian yang diatur
b) Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif dalam Peraturan Perundang-undangan yang
Bank atau pihak yang mempunyai hubungan berlaku, khususnya Surat Edaran Otoritas
dengan Bank yang dapat mempengaruhi Jasa Keuangan tentang Penerapan Tata Kelola
kemampuan yang bersangkutan untuk bagi Bank Umum.
bertindak independen wajib menjalani masa 5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 28/
tunggu (cooling off) paling singkat 1 tahun SEOJK.03/2022 tanggal 22 Desember 2022
sebelum menjadi Komisaris Independen pada tentang Sertifikasi Manajemen Risiko bagi
Bank yang bersangkutan. Sumber Daya Manusia Bank Umum yang
c) Komisaris Non Independen dapat beralih mengatur bahwa Kepemilikan Sertifikat
menjadi Komisaris Independen pada Bank Manajemen Risiko merupakan salah satu aspek
atau kelompok usaha bank yang bersangkutan penilaian faktor kompetensi dalam penilaian
dengan memenuhi persyaratan sebagai kemampuan dan kepatutan bagi calon anggota
Komisaris Independen. Direksi dan calon anggota Dewan Komisaris
d) Komisaris Non Independen yang akan beralih sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
menjadi Komisaris Independen pada Bank mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan
yang bersangkutan wajib menjalani masa bagi pihak utama lembaga jasa keuangan.
tunggu (cooling off) paling singkat 1 (satu)
tahun.
e) Peralihan dari Komisaris Non Independen
menjadi Komisaris Independen wajib
memperoleh persetujuan OJK melalui
penilaian kemampuan dan kepatutan
sesuai dengan POJK mengenai penilaian
kemampuan dan kepatutan bagi lembaga
jasa keuangan.
700 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 100
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pernyataan Independensi Komisaris Independen
Selaras dengan ketentuan Pasal 25 ayat (1) Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, BNI memastikan seluruh Komisaris Independen yang menjabat
telah memenuhi persyaratan independensi yang dibuktikan dengan tidak adanya hubungan keuangan,
kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Direksi, anggota Dewan
Komisaris lain dan/atau pemegang saham pengendali, atau hubungan dengan perusahaan lain yang dapat
mempengaruhi kemampuan yang bersangkutan untuk bertindak secara independen. Berikut ini adalah
pernyataan independensi dari masing-masing Komisaris Independen:
Tidak Memiliki Tidak Memiliki Tidak Memiliki Hubungan
Tidak Memiliki
Hubungan Hubungan Kepengurusan Keluarga dengan Dewan
Hubungan
Nama Keuangan dengan di BNI, Perusahaan Anak, Komisaris, Direksi, dan/atau
Kepemilikan
Dewan Komisaris maupun Perusahaan Sesama Anggota Komite
Saham di BNI
dan Direksi Afiliasi Nominasi dan Remunerasi
Pradjoto
Sigit Widyawan
Asmawi Syam
Iman Sugema
Septian Hario Seto
Erwin Rijanto Slamet
Setiap anggota Komisaris Independen membuat pernyataan independensi dan telah disampaikan kepada
OJK sebagai salah satu persyaratan untuk dapat mengikuti proses uji kepatutan dan kelayakan (fit and
proper test) pada OJK. Selama tahun 2024, Komisaris Independen yang menjabat adalah sebagai berikut:
LAMPIRAN INDEPENDENSI
Lampiran Surat Pernyataan Independensi Komisaris Independen
1. Pradjoto 2. Sigit Widyawan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
701
Page 101
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Asmawi Syam 4. Iman Sugema
5. Septian Hario Seto 6. Erwin Rijanto Slamet
702 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 102
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Direksi
Direksi merupakan organ utama dalam struktur Tata Kelola BNI yang menjalankan tugas dan bertanggung jawab
penuh secara kolegial atas pengurusan dan pengelolaan Bank untuk kepentingan dan tujuan Bank, memastikan
kelancaran aktivitas bisnis usaha Bank serta menjadi perwakilan Bank baik di dalam maupun di luar pengadilan
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Bank. Setiap anggota Direksi melaksanakan tugas sesuai dengan
pembagian tugas dan wewenangnya, dengan tujuan mencapai efektivitas pengelolaan dan pencapaian hasil yang
maksimal. Setiap anggota Direksi harus melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh itikad baik
sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Dalam kaitannya dengan praktik GCG, Direksi PIAGAM DIREKSI [ACGS D.1.1]
berperan sebagai kunci utama keberhasilan
penerapan prinsip-prinsip GCG di lingkup BNI memiliki pedoman kerja tertulis yang bersifat
internal Bank. Dengan dibantu oleh organ-organ mengikat dan wajib dipatuhi oleh semua anggota
pendukung di bawahnya, Direksi memastikan Direksi dalam menjalankan tugas dan tanggung
bahwa prinsip-prinsip GCG telah diterapkan secara jawabnya. Piagam Direksi disahkan melalui Surat
konsisten pada setiap aspek proses bisnis BNI Keputusan Direksi BNI No. KP/339/DIR tanggal 6
serta selalu menjunjung tinggi sikap profesional, Agustus 2024. Secara garis besar, Piagam Direksi
objektif, berpikiran strategis, dan mengedepankan ini memuat dan mengatur hal-hal terkait Ketentuan
kepentingan Bank dalam semua tindakan ataupun Umum, Akuntabilitas dan Responsibilitas Direksi,
langkah strategis yang diputuskan. Direksi Jumlah Komposisi dan Independensi Direksi,
mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan Pedoman Etika dan Perilaku Direksi, Syarat Anggota
tanggung jawabnya kepada pemegang saham Direksi, Penandatanganan Kontrak Manajemen
dalam RUPS. Anggota Direksi, Tata Cara Pengangkatan
Anggota Direksi, Pemberhentian Anggota Direksi,
DASAR HUKUM Pengunduran Diri Anggota Direksi, Berakhirnya
Jabatan Anggota Direksi, Kebijakan Kepengurusan
Pembentukan dan penunjukan Direksi BNI Perseroan oleh Direksi, Pembagian Tugas dan
berpedoman pada beberapa ketentuan, antara lain: Wewenang Direksi, Pengaturan Kewenangan dan
1) Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Prosedur Keputusan Direksi, Tugas Wewenang dan
Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah Kewajiban Direksi, Perbuatan Direksi yang harus
dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 mendapatkan Persetujuan Tertulis Dewan Komisaris,
tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Perbuatan Direksi yang wajib meminta Persetujuan
Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 RUPS, Perbuatan-Perbuatan Hanya Dapat Dilakukan
tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang; oleh Direksi Setelah MendapatkanTanggapanTertulis
2) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/ dari Dewan Komisaris dan Mendapat Persetujuan
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan dari RUPS, Rapat Direksi, Kontrak Manajemen
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; Tahunan dan Indikator Kinerja Utama, Remunerasi
3) Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/ Direksi, Kebijakan Suksesi Direksi, Penghasilan
MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Rangkap Jabatan, Hubungan Kerja antara Direksi
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik dan Dewan Komisaris, Waktu Kerja, Cuti Anggota
Negara; Direksi, Program Pengenalan Perseroan, Peningkatan
4) Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/ Kompetensi Anggota Direksi, Aspek Transparansi
MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Direksi, Larangan mengambil Keuntungan Pribadi
Manusia Badan Usaha Milik Negara dan Benturan Kepentingan.
5) Anggaran Dasar Bank
6) Surat Keputusan Direksi Nomor KP/339/DIR
tanggal 6 Agustus 2024 perihal Piagam Direksi
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
703
Page 103
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Piagam Direksi dikaji secara berkala berdasarkan peraturan yang berlaku, international best practice
dan praktik terbaik tata kelola. Apabila diperlukan, Piagam Direksi dapat diperbaharui sesuai dengan
perkembangan regulasi dan dinamika bisnis Bank, atas persetujuan seluruh anggota Direksi. Piagam Direksi
telah diperbarui pada 6 Agustus 2024 dan diunggah ke situs web Bank.
KRITERIA ATAU KUALIFIKASI DIREKSI [ACGS D.3.9, D.3.11]
Dalam proses nominasi atau suksesi Direksi, Bank wajib memperhatikan kriteria atau kualifikasi calon anggota
Direksi sebagaimana yang diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi BNI. Bank memastikan bahwa
seluruh anggota Direksi yang menjabat memiliki kecakapan dan keahlian yang dibutuhkan, serta komitmen
waktu terhadap perusahaan, demi tercapainya tujuan dan kepentingan terbaik Bank. Seseorang dapat
diangkat sebagai Direksi BNI apabila mampu melakukan perbuatan hukum dan setidaknya telah memenuhi
persyaratan sebagai berikut:
Novita Widya Anggraini
Corina Leyla Karnalies
Munadi Herlambang*
I Made Sukajaya
Agung Prabowo
Kartadjoemena
Putrama Wahju
Royke Tumilaar
Hussein Paolo
David Pirzada
Toto Prasetio
Ronny Venir
Mucharom
Setyawan
Kriteria atau Persyaratan
1. Integritas, yang paling kurang mencakup:
a) Cakap dalam melakukan
perbuatan hukum dan
dalam 5 (lima) tahun
sebelum pengangkatan:
• Tidak pernah
dinyatakan pailit; atau
• Tidak pernah menjadi
anggota Direksi atau
anggota Dewan
Komisaris yang
dinyatakan bersalah
menyebabkan suatu
perseroan dinyatakan
pailit berdasarkan
ketetapan pengadilan.
b) Memiliki akhlak dan moral
yang baik;
c) Memiliki komitmen untuk
mematuhi peraturan
perundang-undangan
yang berlaku;
d) Memiliki komitmen
terhadap pengembangan
operasional Bank yang
sehat;
e) Tidak termasuk dalam
daftar tidak lulus uji
kemampuan dan
kepatutan (fit and proper
test);
f) Memiliki komitmen untuk
tidak melakukan dan/atau
mengulangi perbuatan
dan/atau Tindakan
tertentu, bagi calon
anggota Direksi atau calon
anggota Dewan Komisaris
yang pernah memiliki
predikat tidak lulus
dalam uji kemampuan
dan kepatutan dan telah
menjalani sanksi.
704 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 104
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Novita Widya Anggraini
Corina Leyla Karnalies
Munadi Herlambang*
I Made Sukajaya
Agung Prabowo
Kartadjoemena
Putrama Wahju
Royke Tumilaar
Hussein Paolo
David Pirzada
Toto Prasetio
Ronny Venir
Mucharom
Setyawan
Kriteria atau Persyaratan
2. Kompetensi, yang paling kurang mencakup:
a) Pengetahuan di bidang
perbankan yang memadai
dan relevan dengan
jabatannya;
b) Pengalaman dan keahlian
di bidang perbankan dan/
atau bidang keuangan; dan
c) Kemampuan untuk
melakukan pengelolaan
strategis dalam rangka
pengembangan perseroan
dan anak usahanya.
3. Memiliki reputasi keuangan
yang baik dengan tidak
memiliki kredit macet;
4. Memenuhi peraturan
perundang-undangan di
bidang Perbankan, Pasar
Modal, peraturan perundang-
undangan lainnya, dan
Anggaran Dasar Perseroan;
5. Antara para anggota Direksi,
dan antara anggota Direksi
dengan anggota Dewan
Komisaris tidak boleh ada
hubungan keluarga sedarah
sampai dengan derajat ketiga,
baik menurut garis lurus
maupun garis ke samping atau
hubungan semenda (menantu
atau ipar).
6. Komitmen waktu terhadap
perusahaan
* Belum efektif
PERIODE JABATAN DIREKSI [ACGS D.2.5]
Sebagaimana diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi, masa jabatan Direksi paling lama adalah
2 (dua) periode dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Para anggota Direksi diangkat untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal yang ditetapkan oleh RUPS
yang mengangkatnya dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan yang ke-5 (lima) setelah tanggal
pengangkatannya dengan syarat tidak boleh melebihi jangka waktu 5 (lima) tahun dengan memperhatikan
peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal, namun dengan tidak mengurangi hak dari RUPS
untuk sewaktu-waktu dapat memberhentikan para anggota Direksi sebelum masa jabatannya berakhir;
dan
2) Setelah masa jabatannya berakhir, para anggota Direksi diangkat kembali oleh RUPS untuk 1 (satu) kali
masa jabatan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
705
Page 105
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
SUSUNAN, JUMLAH, DAN KOMPOSISI 6) Direksi dipimpin oleh Direktur Utama yang
ANGGOTA DIREKSI TAHUN 2024 berasal dari pihak yang independen terhadap
Pemegang Saham Pengendali, anggota Direksi
Jumlah anggota Direksi BNI didasarkan pada lainnya dan anggota Dewan Komisaris BNI;
kebutuhan untuk mencapai maksud dan tujuan dan 7) Penggantian dan/atau pengangkatan anggota
disesuaikan dengan kondisi Bank yang meliputi Direksi BNI telah memperhatikan rekomendasi
karakteristik, kapasitas, dan ukuran Bank serta Komite Nominasi dan Remunerasi serta
memerhatikan aspek keberagaman komposisi memperoleh persetujuan dari pemegang saham
anggota Direksi. Susunan, jumlah, dan komposisi termasuk pemegang saham non-pengendali dan
anggota Direksi juga telah disesuaikan dengan mendapatkan persetujuan OJK; [ACGS A.2.2]
upaya untuk mencapai efektivitas pengambilan 8) Seluruh anggota Direksi BNI tidak saling memiliki
keputusan, serta telah memenuhi ketentuan yang hubungan keluarga sampai dengan derajat
berlaku seperti yang telah diatur di dalam Pedoman ketiga dengan sesama anggota Direksi dan/atau
dan Tata Tertib Kerja Direksi BNI, yaitu: Dewan Komisaris maupun Pemegang Saham
1) Jumlah anggota Direksi BNI yang menjabat per Pengendali; dan
31 Desember 2024 adalah sebanyak 12 (dua 9) Seluruh anggota Direksi BNI telah lulus Penilaian
belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test).
Direktur Utama dan 1 (satu) orang Wakil Direktur
Utama; Sehubungan dengan adanya pemberhentian,
2) 1 (satu) orang Direktur yang merangkap sebagai perubahan nomenklatur jabatan, pengalihan
Direktur Kepatuhan, dan 9 (sembilan) orang tugas, dan pengangkatan anggota-anggota Direksi
Direktur lainnya; berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 2024 yang
3) Jumlah anggota Direksi BNI lebih banyak dari diselenggarakan tanggal 4 Maret 2024, maka jumlah
jumlah anggota Dewan Komisaris BNI; dan komposisi Direksi BNI mengalami perubahan
4) Seluruh anggota Direksi BNI berdomisili di dengan uraian sebagai berikut:
Jakarta, Indonesia;
5) Mayoritas anggota Direksi BNI memiliki Periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024:
pengalaman paling sedikit 5 (lima) tahun di Pada periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024, jumlah
bidang operasional sebagai pejabat eksekutif Direksi BNI sebanyak 12 (dua belas) orang yang
Bank; terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu)
orang Wakil Direktur Utama, dan 10 (sepuluh) orang
Direktur.
Tabel Komposisi Direksi Periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Domisili Tanggal Pengangkatan
Menjabat*
Royke Tumilaar Direktur Utama Jakarta 2 September 2020 19 November 2020
Adi Sulistyowati Wakil Direktur Utama Jakarta • 17 Maret 2015 (diangkat menjadi • 22 Mei 2015
Direktur Hubungan Kelembagaan)
• 2 September 2020 (pengalihan menjadi • 6 November 2020
Wakil Direktur Utama)
Novita Widya Direktur Finance Jakarta 2 September 2020 19 November 2020
Anggraini
Corina Leyla Direktur Digital and Jakarta 20 Februari 2020 26 Juni 2020
Karnalies Integrated Transaction
Banking
Sis Apik Wijayanto Direktur Enterprise and Jakarta 20 Februari 2020 26 Juni 2020
Commercial Banking
David Pirzada Direktur Risk Jakarta 2 September 2020 1 Desember 2020
Management
Silvano Winston Direktur Wholesale and Jakarta 2 September 2020 1 Desember 2020
Rumantir International Banking
Ronny Venir Direktur Network and Jakarta 2 September 2020 6 November 2020
Services
Muhammad Iqbal Direktur Institutional Jakarta 2 September 2020 19 November 2020
Banking
Putrama Wahju Direktur Retail Banking Jakarta 31 Agustus 2022 23 Desember 2022
Setyawan
706 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 106
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Domisili Tanggal Pengangkatan
Menjabat*
Mucharom Direktur Human Capital Jakarta 31 Agustus 2022 6 Januari 2023
and Compliance
Toto Prasetio Direktur Technology Jakarta 31 Agustus 2022 31 Januari 2023
and Operations
* Direksi efektif menjabat setelah mendapat Persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai
dengan peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga
Jasa Keuangan.
Periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024
Pada periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024 terdapat perubahan komposisi dan pengalihan penugasan
anggota Direksi sesuai RUPS Tahunan 2024 yang digelar tanggal 4 Maret 2024. Dengan adanya perubahan
tersebut maka susunan dan komposisi Direksi BNI dengan nomenklatur baru, adalah sebagai berikut:
Tabel Komposisi Direksi Periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Domisili Tanggal Pengangkatan
Menjabat*
Royke Tumilaar Direktur Utama Jakarta 2 September 2020 19 November 2020
Putrama Wahju Wakil Direktur Utama Jakarta • 31 Agustus 2022 (diangkat menjadi • 23 Desember
Setyawan Direktur Retail Banking) 2022
• 4 Maret 2024 (pengalihan menjadi • 2 September 2024
Wakil Direktur Utama)
Novita Widya Direktur Finance Jakarta 2 September 2020 19 November 2020
Anggraini
Corina Leyla Direktur Retail Banking Jakarta 20 Februari 2020 26 Juni 2020
Karnalies
David Pirzada Direktur Risk Jakarta 2 September 2020 1 Desember 2020
Management
Ronny Venir Direktur Network and Jakarta 2 September 2020 6 November 2020
Services
Mucharom Direktur Human Capital Jakarta 31 Agustus 2022 6 Januari 2023
and Compliance
Toto Prasetio Direktur Technology Jakarta 31 Agustus 2022 31 Januari 2023
and Operations
I Made Sukajaya Direktur Enterprise and Jakarta 4 Maret 2024 2 September 2024
Commercial Banking
Hussein Paolo Direktur Digital and Jakarta 4 Maret 2024 2 September 2024
Kartadjoemena Integrated Transaction
Banking
Agung Prabowo Direktur Wholesale and Jakarta 4 Maret 2024 9 Oktober 2024
International Banking
Munadi Direktur Institutional Jakarta 4 Maret 2024 Belum Efektif
Herlambang** Banking
* Direksi efektif menjabat setelah mendapat Persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai
dengan peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga
Jasa Keuangan.
** Belum efektif
Mengacu pada susunan Direksi per 31 Desember 2024 sesuai tabel di atas, terlihat bahwa BNI memiliki 2
(dua) orang Direktur perempuan yang memiliki kapasitas dan kemampuan mumpuni di bidangnya, yaitu:
[ACGS (B).D.1.1]
- Novita Widya Anggraini: Direktur Finance
- Corina Leyla Karnalies: Direktur Retail Banking
Selain mendorong kepemimpinan dan peran perempuan di level manajemen puncak, BNI juga memastikan
independensi Direksi dalam bekerja yang dibuktikan dari tidak ada satu pun Direktur yang telah menjabat
lebih dari dua periode masing-masing lima tahun dalam kapasitas yang sama. Pengungkapan lebih rinci
mengenai riwayat karier masing-masing Direktur dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan, sub-bab Profil
Direksi, di dalam Laporan Tahunan 2024.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
707
Page 107
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
DASAR PENGANGKATAN ANGGOTA DIREKSI
Mekanisme pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi dilakukan oleh RUPS sesuai ketentuan Pasal
11 ayat (10) Anggaran Dasar Bank. Pengangkatan masing-masing anggota Direksi dapat dilihat pada tabel
di bawah ini:
No. Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
1 Royke Tumilaar Direktur Utama RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2020 2020-2025
2 Putrama Wahju Wakil Direktur Utama RUPS Luar Biasa tanggal 31 Agustus 2022 2022-2027
Setyawan kemudian dialihkan penugasannya menjadi
Wakil Direktur Utama pada RUPS Tahunan
tanggal 4 Maret 2024
3 Novita Widya Anggraini Direktur Finance RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2020 2020-2025
4 Corina Leyla Karnalies Direktur Retail Banking RUPS Tahunan tanggal 20 Februari 2020 2020-2025
5 David Pirzada Direktur Risk RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2020 2020-2025
Management
6 Ronny Venir Direktur Network and RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2020 2020-2025
Services
7 Mucharom Direktur Human Capital RUPS Luar Biasa tanggal 31 Agustus 2022 2022-2027
and Compliance
8 Toto Prasetio Direktur Technology and RUPS Luar Biasa tanggal 31 Agustus 2022 2022-2027
Operations
9 I Made Sukajaya Direktur Enterprise and RUPS Tahunan tanggal 4 Maret 2024 2024-2029
Commercial Banking
10 Hussein Paolo Direktur Digital and RUPS Tahunan tanggal 4 Maret 2024 2024-2029
Kartadjoemena Integrated Transaction
Banking
11 Agung Prabowo Direktur Wholesale and RUPS Tahunan tanggal 4 Maret 2024 2024-2029
International Banking
12 Munadi Herlambang* Direktur Institutional RUPS Tahunan tanggal 4 Maret 2024 2024-2029
Banking
* Belum efektif
Berdasarkan tabel pengungkapan di atas terlihat bahwa jajaran Direksi BNI dipimpin oleh Direktur Utama
dan tidak memiliki Direktur Independen karena menganut prinsip two-board system sehingga peran
Direktur Independen dialihkan kepada Wakil Direktur Utama. Prosedur pemilihan dan pengangkatan Direksi
BNI mengacu pada Kebijakan Suksesi Direksi yang berlaku di lingkup BNI. Per 31 Desember 2024, tidak
ada Direktur yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Utama BNI dalam jangka waktu 2 tahun
terakhir. [ACGS D.4.3, D.4.5]
MEKANISME PENGANGKATAN, PEMBERHENTIAN, DAN PENGUNDURAN DIRI DIREKSI
[ACGS D.3.10]
Prosedur dan tata cara pemberhentian dan pengunduran diri Direksi telah diatur dalam Anggaran Dasar
Bank, Piagam Direksi, serta juga mengacu pada ketentuan POJK No. 33/POJK.04/2014 dan POJK No. 15/
POJK.04/2020, yaitu:
1) RUPS dapat memberhentikan para anggota Direksi sewaktu-waktu dengan menyebutkan alasannya;
2) Alasan pemberhentian anggota Direksi dilakukan apabila berdasarkan kenyataan, anggota Direksi yang
bersangkutan:
a. Tidak/kurang dapat memenuhi kewajibannya yang telah disepakati dalam kontrak manajemen;
b. Tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik;
c. Melanggar ketentuan Anggaran Dasar dan/atau peraturan perundang-undangan;
d. Terlibat dalam tindakan yang merugikan Perseroan dan/atau Negara;
e. Melakukan tindakan yang melanggar etika dan/atau kepatutan yang seharusnya dihormati sebagai
Direksi;
f. Dinyatakan bersalah dengan keputusan Pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap;
g. Mengundurkan diri; dan
h. Alasan lainnya yang dinilai tepat oleh RUPS demi kepentingan dan tujuan Perseroan.
708 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 108
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3) Keputusan pemberhentian diambil setelah yang d. Dalam jangka waktu paling lambat 90
bersangkutan diberi kesempatan untuk membela (sembilan puluh) hari setelah pemberhentian
diri, kecuali untuk alasan sebagaimana tersebut sementara dimaksud Dewan Komisaris harus
pada butir 2 huruf f dan g; menyelenggarakan RUPS untuk mencabut
4) Pemberhentian karena alasan sebagaimana atau menguatkan keputusan pemberhentian
tersebut pada butir 2 huruf d dan f merupakan sementara tersebut;
pemberhentian dengan tidak hormat; e. Dengan lampaunya jangka waktu
5) Seorang anggota Direksi dapat mengundurkan penyelenggaraan RUPS sebagaimana
diri dari jabatannya sebelum masa jabatannya dimaksud pada butir 8 huruf d atau RUPS
berakhir. Dalam hal terdapat anggota Direksi tidak dapat mengambil keputusan, maka
yang mengundurkan diri, anggota Direksi yang pemberhentian sementara tersebut menjadi
bersangkutan wajib menyampaikan permohonan batal;
pengunduran diri kepada Perseroan; f. Pembatasan kewenangan pada butir 8 huruf
6) BNI wajib menyelenggarakan RUPS untuk c berlaku sejak keputusan pemberhentian
memutuskan permohonan pengunduran diri sementara oleh Dewan Komisaris sampai
anggota Direksi paling lambat 90 (sembilan puluh) dengan;
hari setelah diterimanya surat pengunduran diri; g. Terdapat keputusan RUPS yang menguatkan
7) Bagi anggota Direksi yang berhenti sebelum atau membatalkan pemberhentian sementara
maupun setelah masa jabatannya berakhir, pada butir 8 huruf d; atau
kecuali berhenti karena meninggal dunia, h. Lampaunya jangka waktu pada butir 8 huruf
maka yang bersangkutan wajib menyampaikan d;
pertanggungjawaban atas tindakan-tindakannya i. Dalam RUPS sebagaimana dimaksud
yang sebelum diterima pertanggungjawabannya pada butir 8 huruf d, anggota Direksi yang
oleh RUPS; bersangkutan diberi kesempatan untuk
8) Anggota Direksi sewaktu-waktu dapat membela diri;
diberhentikan untuk sementara oleh Dewan j. Pemberhentian sementara tidak dapat
Komisaris dengan menyebutkan alasannya diperpanjang atau ditetapkan kembali dengan
apabila mereka bertindak bertentangan dengan alasan yang sama, apabila pemberhentian
Anggaran Dasar ini atau terdapat indikasi sementara dinyatakan batal sebagaimana
melakukan tindakan yang merugikan Bank atau dimaksud pada butir 8 huruf e;
melalaikan kewajiban atau terdapat alasan yang k. Apabila RUPS membatalkan pemberhentian
mendesak bagi Bank dengan memperhatikan sementara atau terjadi keadaan sebagaimana
ketentuan-ketentuan sebagai berikut: dimaksud pada butir 8 huruf e, maka
a. Pemberhentian sementara dimaksud harus anggota Direksi yang bersangkutan wajib
diberitahukan secara tertulis kepada anggota melaksanakan tugasnya kembali sebagaimana
Direksi yang bersangkutan disertai alasan mestinya;
yang menyebabkan tindakan tersebut dengan l. Dalam hal RUPS menguatkan keputusan
tembusan Direksi; pemberhentian sementara, maka anggota
b. Pemberitahuan sebagaimana dimaksud pada Direksi yang bersangkutan diberhentikan
butir 8 huruf a disampaikan dalam waktu untuk seterusnya;
paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah m. Apabila anggota Direksi yang diberhentikan
ditetapkannya pemberhentian sementara sementara tersebut tidak hadir dalam RUPS
tersebut; setelah dipanggil secara tertulis, maka
c. Anggota Direksi yang diberhentikan anggota Direksi yang diberhentikan sementara
sementara tidak berwenang menjalankan tersebut dianggap tidak menggunakan
pengurusan Perseroan untuk kepentingan haknya untuk membela dirinya dalam RUPS
Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan dan telah menerima keputusan RUPS.
Perseroan serta mewakili Perseroan, baik di
dalam maupun di luar pengadilan;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
709
Page 109
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PENILAIAN KEMAMPUAN DAN KEPATUTAN
Pengangkatan anggota Direksi BNI berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa
Keuangan atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) sesuai dengan POJK No. 27/
POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan
serta memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk dapat mengikuti proses Fit and Proper
Test, Bank mengajukan permohonan kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk mendapatkan persetujuan calon
anggota Direksi. Setiap calon anggota Direksi wajib memperoleh persetujuan dari OJK sebelum menjalankan
tindakan, tugas, dan fungsinya sebagai anggota Direksi. Berikut ini adalah daftar anggota Direksi Bank yang
telah lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) tanpa catatan dan telah mendapat
persetujuan dari OJK:
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
No. Surat Persetujuan
No. Nama Jabatan Pelaksana Hasil Tanggal Efektif
OJK
1 Royke Tumilaar Direktur Utama Otoritas Jasa Lulus Keputusan Dewan 19 November
Keuangan Komisioner OJK No. 82/ 2020
KDK.03/2020
2 Putrama Wahju Wakil Direktur Utama Otoritas Jasa Lulus Keputusan Dewan 2 September
Setyawan Keuangan Komisioner OJK No. KEP- 2024
103/D.03/2024
3 Novita Widya Direktur Finance Otoritas Jasa Lulus Keputusan Dewan 19 November
Anggraini Keuangan Komisioner OJK No. 83/ 2020
KDK.03/2020
4 Corina Leyla Direktur Retail Banking Otoritas Jasa Lulus Keputusan Dewan 26 Juni 2020
Karnalies Keuangan Komisioner OJK No. 37/
KDK.03/2020
5 David Pirzada Direktur Risk Otoritas Jasa Lulus Keputusan Dewan 1 Desember
Management Keuangan Komisioner OJK No. 86/ 2020
KDK.03/2020
6 Ronny Venir Direktur Network and Otoritas Jasa Lulus Keputusan Dewan 6 November
Services Keuangan Komisioner OJK No. 79/ 2020
KDK.03/2020
7 Mucharom Direktur Human Capital Otoritas Jasa Lulus Keputusan Dewan 6 Januari 2023
and Compliance Keuangan Komisioner OJK No. KEP-
1/D.03/2023
8 Toto Prasetio Direktur Technology and Otoritas Jasa Lulus Keputusan Dewan 31 Januari
Operations Keuangan Komisioner OJK No. KEP- 2023
13/D.03/2024
9 I Made Sukajaya Direktur Enterprise and Otoritas Jasa Lulus Keputusan Dewan 2 September
Commercial Banking Keuangan Komisioner OJK No. KEP- 2024
101/D.03/2024
10 Hussein Paolo Direktur Digital and Otoritas Jasa Lulus Keputusan Dewan 2 September
Kartadjoemena Integrated Transaction Keuangan Komisioner OJK No. KEP- 2024
Banking 102/D.03/2024
11 Agung Prabowo Direktur Wholesale and Otoritas Jasa Lulus Keputusan Dewan 9 Oktober 2024
International Banking Keuangan Komisioner OJK No.
KEPR-120/D.03/2024
12 Munadi Direktur Institutional Otoritas Jasa Dalam Belum efektif Belum Efektif
Herlambang* Banking Keuangan proses
* Belum efektif
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI [ACGS D.1.3]
Direksi memiliki tugas, tanggung jawab, dan wewenang terkait pengelolaan dan pengurusan Bank untuk
kepentingan Bank serta dalam rangka mencapai maksud dan tujuan Bank sebagaimana yang ditetapkan
dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Direksi juga bertanggung jawab
mewakili Bank baik di dalam maupun luar pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian dengan
pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/
atau Keputusan RUPS. Uraian tugas dan tanggung jawab Direksi diatur secara rinci dalam Pedoman Tata
Kerja Direksi yang telah diunggah pada situs web BNI.
710 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 110
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PEMBAGIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MASING-MASING ANGGOTA DIREKSI
[ACGS D.1.3]
Agar pengelolaan Bank dapat berjalan lebih efektif dan efisien, masing-masing Direksi mengemban pokok-
pokok tugas dan wewenang penuh atas pelaksanaan dan pengurusan Bank secara individual sesuai dengan
bidang keahlian dan pengalaman kerja profesionalnya. Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab
masing-masing anggota Direksi mengacu pada Surat Keputusan Direksi terkait Penataan Organisasi.
Sepanjang periode 1 Januari 2024 sampai dengan 4 Maret 2024, pembagian tugas Direksi diatur berdasarkan
Surat Keputusan Direksi Nomor KP/132/DIR/R tanggal 6 April 2023. Adapun setelah dilakukan perubahan
pada komposisi dan nomenklatur Direksi berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 2024 untuk Tahun Buku
2023 yang diselenggarakan pada tanggal 4 Maret 2024, maka untuk periode 4 Maret 2024 sampai dengan 31
Desember 2024, pembagian tugas Direksi diatur berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor KP/235/DIR/R
tanggal 7 Juni 2024.
Berikut ini adalah pembagian pokok-pokok tugas dan wewenang masing-masing anggota Direksi BNI
sepanjang tahun 2024:
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Direksi periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024
Supervisi Langsung Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab
No. Nama Jabatan
Direktur/SEVP/Divisi [ACGS D.4.4]
1 Royke Direktur Direktorat/SEVP: Memimpin dan mengarahkan, mengendalikan dan
Tumilaar Utama 1) Wakil Direktur Utama bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya,
2) Direktur Wholesale & dalam hal:
International Banking 1) PelaksanaanTugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi
3) Direktur Enterprise & sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
Commercial Banking 2) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
4) Direktur Institutional seluruh aktivitas bisnis dan operasional perusahaan
Banking dibantu oleh Wakil Direktur Utama. (SK Dir No.
5) Direktur Network & KP/132/DIR/R tgl 06 April 2023).
Services 3) Memimpin semua rapat Direksi. (AD Pasal 13 Ayat
6) Direktur Human Capital & (7)).
Compliance 4) Menandatangani setiap surat saham, surat kolektif
7) Direktur Finance saham, obligasi konversi, waran, dan/atau efek lain
8) SEVP Corporate yang dapat dikonversikan menjadi saham bersama-
Development & sama dengan Komisaris Utama. (AD Pasal 6 Ayat (6)).
Transformation 5) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas terkait Organisasi Internal Audit dan
Divisi/Satuan/Unit Organisasi Corporate Secretary (SK Dir No. KP/132/
Fungsional: DIR/R tgl 06 April 2023).
1) Satuan Internal Audit
2) Divisi Corporate Secretary
SEVP Corporate
Development &
Transformation mensupervisi
langsung Divisi/Satuan/Unit
Fungsional:
1) Divisi Corporate
Development &
Transformation
2) Strategic Project
2 Adi Wakil Direktur Direktorat/SEVP: Memimpin dan mengarahkan, mengendalikan dan
Sulistyowati Utama 1) Direktur Retail Banking bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya,
2) Direktur Risk dalam hal:
Management 1) PelaksanaanTugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi
3) Direktur Technology & sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
Operations 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
4) Direktur Digital & mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Integrated Transactions bisnis dan operasional BNI (SK Dir No. KP/132/DIR/R
Banking tgl 06 April 2023).
3) Apabila Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan,
maka Wakil Direktur Utama yang memimpin Rapat
Direksi.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
711
Page 111
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Supervisi Langsung Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab
No. Nama Jabatan
Direktur/SEVP/Divisi [ACGS D.4.4]
3 Novita Direktur Divisi/Satuan/Unit Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
Widya Finance Fungsional: mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
Anggraini 1) Divisi Corporate sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Planning & Performance 1) PelaksanaanTugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi
Management sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
2) Divisi Accounting 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
3) Divisi Procurement & mensupervisi, mengkoordinir seluruh aktivitas
Fixed Assets Keuangan BNI (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06 April
4) Divisi Investor Relations 2023).
5) Divisi Subsidiaries 3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
Management seluruh aktivitas dan Organisasi Corporate Planning
6) Divisi Office of Chief & Performance Management, Organisasi Accounting,
Economist Organisasi Procurement & Fixed Assets, Organisasi
7) Divisi Data Management Investor Relations, Organisasi Subsidiaries
& Analytics Management, Organisasi Office of Chief Economist,
dan Organisasi Data Management & Analytics (SK
Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06 April 2023).
4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 10 (Memo
CDV No. CDV/2/552 tgl 16 Maret 2023).
5) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak –
Bank Mayora (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06 April
2023).
6) Menjadi Direktur Pembina Overseas Branch New
York (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16 Maret 2023).
4 Corina Leyla Direktur Direktorat/SEVP: Di bawah supervisi Wakil Direktur Utama, memimpin
Karnalies Digital and SEVP Retail Digital Solutions dan mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung
Integrated jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Transaction Divisi/Satuan/Unit 1) PelaksanaanTugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi
Banking Fungsional: sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
1) Divisi Wholesale 2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
Transaction Product & mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Partnership Digital & Integrated Transaction Banking BNI
2) Divisi Wholesale Digital termasuk Retail Digital Solutions (SK Dir No. KP/132/
Channel DIR/R tgl 06 April 2023).
3) Divisi Marketing 3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
Communications seluruh aktivitas terkait Organisasi Wholesale
Transaction Product & partnership, Organisasi
SEVP Retail Digital Wholesale Digital Channel, Organisasi Marketing
Solutions mensupervisi Communications, Organisasi Retail Digital Product
langsung Divisi/Satuan/Unit & Partnership, dan Organisasi Retail Digital Channel
Fungsional: (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06 April 2023).
1) Divisi Retail Digital 4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 18 dan
Product & Partnership Regional Office 08 (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16
2) Divisi Retail Digital Maret 2023).
Channel 5) Menjadi Direktur Pembina Overseas Branch
Singapore (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16 Maret
2023).
5 Sis Apik Direktur Divisi/Satuan/Unit Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
Wijayanto Enterprise Fungsional: mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
and 1) Divisi Enterprise Banking sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Commercial 2) Divisi Commercial 1) PelaksanaanTugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi
Banking Banking 1 sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
3) Divisi Commercial 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
Banking 2 mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
4) Senior Business Executive Enterprise & Commercial Banking BNI. (SK Dir No.
KP/132/DIR/R tgl 06 April 2023).
3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas dan Organisasi Enterprise Banking,
Organisasi Commercial Banking 1, Organisasi
Commercial Banking 2, dan Senior Business
Executive (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06 April 2023).
4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 01 dan
Regional Office 07. (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16
Maret 2023).
5) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak -
BNI Multifinance (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06 April
2023).
712 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 112
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Supervisi Langsung Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab
No. Nama Jabatan
Direktur/SEVP/Divisi [ACGS D.4.4]
6 David Direktur Risk Direktorat/SEVP: Di bawah supervisi Wakil Direktur Utama, memimpin,
Pirzada Management 1) SEVP Credit Risk mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
2) SEVP Remedial & sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Recovery 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban
Direksi sebagaimana diatur Anggaran Dasar
Divisi/Satuan/Unit Per seroan.
Fungsional: 2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
1) Divisi Enterprise Risk mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Management Risk Management BNI termasuk Credit Risk serta
2) Divisi Operational Risk Remedial & Recovery. (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06
Management April 2023).
3) Divisi Retail Credit Risk 3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
4) Satuan Anti Fraud seluruh aktivitas terkait Organisasi Enterprise
5) Senior Credit Risk Risk Management, Organisasi Operational Risk
Executive Management, Organisasi Retail Credit Risk,
Organisasi Anti Fraud, Organisasi Corporate &
SEVP Credit Risk Enterprise Credit Risk, Organisasi Commercial Credit
mensupervisi langsung Risk, Organisasi Corporate Remedial & Recovery,
Divisi/Satuan/Unit Organisasi Enterprise & Commercial Remedial &
Fungsional: Recovery, Organisasi Retail Collection & Recovery,
1) Divisi Corporate & dan Senior Credit Risk Executive (SK Dir No. KP/132/
Enterprise Credit Risk DIR/R tgl 06 April 2023).
2) Divisi Commercial Credit 4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 11 dan
Risk Regional Office 03 (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16
Maret 2023).
SEVP Remedial & Recovery 5) Menjadi Direktur Pembina Overseas Branch London
mensupervisi langsung dan Rep. Office Amsterdam (Memo CDV No.
Divisi/Satuan/Unit CDV/2/552 tgl 16 Maret 2023).
Fungsional:
1) Divisi Corporate Remedial
& Recovery
2) Divisi Enterprise &
Commercial Remedial &
Recovery
3) Divisi Retail Collection &
Recovery
7 Silvano Direktur Direktorat/SEVP: Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
Winston Wholesale 1) SEVP Corporate Banking mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
Rumantir and 2) SEVP Treasury sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
International 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban
Banking Divisi/Satuan: Direksi sebagaimana diatur Anggaran Dasar
1) Divisi Corporate Banking Per seroan.
1 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
2) Divisi Corporate Banking mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
2 Wholesale dan International Banking BNI. (SK Dir No.
3) Divisi Syndication & KP/132/DIR/R tgl 06 April 2023).
Structured Finance 3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
4) Divisi International & seluruh aktivitas dan Organisasi Corporate Banking
Financial Institutions 1, Organisasi Corporate Banking 2, Organisasi
5) Senior Business Executive Corporate Banking 3, Organisasi Corporate Banking
6) SORX Wholesale Banking 4, Organisasi Treasury, Organisasi Syndication &
7) Overseas Branch Structured Finance, Organisasi International Banking
& Financial Institution, Senior Business Executive,
SEVP Corporate Banking SORX Wholesale Banking, dan Overseas Branch.
mensupervisi langsung 4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 12 dan
Divisi/Satuan/Unit Regional Office 06 (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16
Fungsional: Maret 2023).
1) Divisi Corporate Banking 5) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak -
3 BNI Sekuritas dan BNI Remittance (SK Dir No. KP/132/
2) Divisi Corporate Banking DIR/R tgl 06 April 2023).
4
SEVP Treasury mensupervisi
langsung Divisi/Satuan/Unit
Fungsional:
Divisi Treasury
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
713
Page 113
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Supervisi Langsung Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab
No. Nama Jabatan
Direktur/SEVP/Divisi [ACGS D.4.4]
8 Ronny Venir Direktur Divisi/Satuan/Unit Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
Network and Fungsional: mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
Services 1) Divisi Distribution sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Network & Sales 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban
2) Divisi Agen 46 Direksi sebagaimana diatur Anggaran Dasar
3) Divisi Customer Per seroan.
Experience Center 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
4) SORX Network & Services mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
5) Regional Office 01-17 Network & Services BNI. (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl
06 April 2023).
3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas terkait Organisasi Distribution
Network & Sales, Organisasi Agen46, Organisasi
Customer Experience Center, dan SORX Network &
Services (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06 April 2023).
4) Membawahi dan mengawasi seluruh Regional Office
BNI (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06 April 2023).
5) Menjadi Direktur Pembina Overseas Branch
Hongkong. (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16 Maret
2023).
6) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak –
BNI Life Insurance. (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16
Maret 2023).
9 Muhammad Direktur Divisi/Satuan/Unit Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
Iqbal Institutional Fungsional: mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
Banking 1) Divisi Institutional sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Banking 1 1) PelaksanaanTugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi
2) Divisi Institutional sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
Banking 2 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
3) Divisi Pension Fund mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Institutional Banking BNI. (SK Dir No. KP/132/DIR/R
tgl 06 April 2023).
3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas terkait Organisasi Institutional
Banking 1, Organisasi Institutional Banking 2, dan
Organisasi Pension Fund (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl
06 April 2023).
4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 14 dan
Regional Office 05. (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16
Maret 2023).
10 Putrama Direktur Retail Direktorat/SEVP: Di bawah supervisi Wakil Direktur Utama, memimpin,
Wahju Banking SEVP Wealth Management mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
Setyawan sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Divisi/Satuan/Unit 1) PelaksanaanTugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi
Fungsional: sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
1) Divisi Consumer Segment 2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
2) Divisi Consumer Product mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
3) Divisi Card Business Retail Banking. (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06 April
4) Divisi Retail Productive 2023).
Banking 3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
5) Divisi Business Program seluruh aktivitas terkait Organisasi Wealth
6) SORX Consumer Banking Management, Organisasi Consumer Segment,
& Corporate Function Organisasi Consumer Product, Organisasi Card
Business, Organisasi Retail Productive Banking,
SEVP Wealth Management Organisasi Business Program, dan SORX Consumer
mensupervisi langsung Banking & Corporate Function (SK Dir No. KP/132/
Divisi/Satuan/Unit DIR/R tgl 06 April 2023).
Fungsional: 4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 16 dan
Divisi Wealth Management Regional Office 04 (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16
Maret 2023).
714 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 114
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Supervisi Langsung Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab
No. Nama Jabatan
Direktur/SEVP/Divisi [ACGS D.4.4]
11 Mucharom Direktur Divisi/Satuan/Unit Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin dan
Human Fungsional: mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
Capital and 1) Divisi Human Capital sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Compliance Strategy 1) PelaksanaanTugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi
2) Divisi Human Capital sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
Services 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
3) BNI University mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
4) Divisi Compliance bisnis dan operasional perusahaan dibantu oleh
5) Divisi Legal Wakil Direktur Utama. (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06
6) Divisi Policy Governance April 2023).
7) HC Business Partner 3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas terkait Organisasi Human Capital
Strategy, Organisasi Human Capital Services,
Organisasi BNI University, Organisasi Compliance,
Organisasi Legal, Organisasi Policy Governance, dan
Human Capital Business Partner (SK Dir No. KP/132/
DIR/R tgl 06 April 2023).
4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 02 dan
Regional Office 17 (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16
Maret 2023).
5) Menjadi Direktur Pembina Overseas Branch Tokyo
(Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16 Maret 2023).
12 Toto Direktur Direktorat/SEVP: Di bawah supervisi Wakil Direktur Utama, memimpin
Prasetio Technology 1) SEVP Information dan mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung
and Technology jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Operations 2) SEVP Operations 1) PelaksanaanTugas, Wewenang dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
Divisi/Satuan/Unit 2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
Fungsional: mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
1) Divisi IT Strategy & Technology & Operations BNI. (SK Dir No. KP/132/
Architecture DIR/R tgl 06 April 2023).
2) Divisi CISO 3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
3) Divisi Operations Strategy seluruh aktivitas terkait Organisasi IT Strategy &
& Development Architecture, Organisasi CISO, Organisasi Operations
4) SORX Technology, Digital, Strategy & Development, Organisasi Wholesale
& Operations Digital Delivery, Organisasi Retail Digital Delivery,
Organisasi Application Development, Organisasi IT
SEVP Information Application Services, Organisasi IT Infrastructure
Technology mensupervisi Management, Organisasi Banking Operations,
langsung Divisi/Satuan/Unit Organisasi Digital Operations, Organisasi Credit
Fungsional: operations, dan SORX Technology, Digital &
1) Divisi Wholesale Digital Operations (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06 April
Delivery 2023).
2) Divisi Retail Digital 4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 09 dan
Delivery Regional Office 15 (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16
3) Divisi Application Maret 2023).
Development 5) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak –
4) Divisi IT Application BNI Modal Ventura (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16
Services Maret 2023).
5) Divisi IT Infrastructure 6) Menjadi Direktur Pembina Overseas Branch Seoul
Management (Memo CDV No. CDV/2/552 tgl 16 Maret 2023).
SEVP Operations
mensupervisi langsung
Divisi/Satuan/Unit
Fungsional:
1) Divisi Banking Operations
2) Divisi Digital Operations
3) Divisi Credit Operations
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
715
Page 115
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Selain memberhentikan anggota Direksi lama dan mengangkat anggota Direksi baru, keputusan RUPS
Tahunan Tahun Buku 2023 yang diselenggarakan pada tanggal 4 Maret 2024 juga menetapkan pengalihan
penugasan anggota Direksi sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Semula Jabatan Setelah Perubahan
1 Putrama Wahju Setyawan Direktur Retail Banking Wakil Direktur Utama
2 Corina Leyla Karnalies Direktur Digital and Integrated Direktur Retail Banking
Transaction Banking
Dengan adanya pengalihan tugas anggota-anggota Direksi, maka pembagian tugas dan serta pembagian
tugas Direksi menjadi sebagai berikut:
Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Direksi periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024
Supervisi Langsung
No. Nama Jabatan Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab
Direktur/SEVP/Divisi
1 Royke Direktur Direktorat/SEVP: Memimpin dan mengarahkan, mengendalikan dan
Tumilaar Utama 1) Wakil Direktur Utama bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya,
2) Direktur Wholesale & dalam hal:
International Banking 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
3) Direktur Enterprise & sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
Commercial Banking 2) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
4) Direktur Institutional seluruh aktivitas bisnis dan operasional perusahaan
Banking dibantu oleh Wakil Direktur Utama. (SK Dir No.
5) Direktur Digital & KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
Integrated Transactions 3) Memimpin semua rapat Direksi. (AD Pasal 13 Ayat
Banking (7)).
6) Direktur Human Capital & 4) Menandatangani setiap surat saham, surat kolektif
Compliance saham, obligasi konversi, waran, dan/atau efek lain
7) Direktur Finance yang dapat dikonversikan menjadi saham bersama-
sama dengan Komisaris Utama. (AD Pasal 6 Ayat (6)).
Divisi/Satuan/Unit 5) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
Fungsional: seluruh aktivitas terkait Organisasi Internal Audit dan
1) Satuan Internal Audit Organisasi Corporate Secretary (SK Dir No. KP/235/
2) Divisi Corporate Secretary DIR/R tgl 7 Juni 2024).
2 Putrama Wakil Direktur Direktorat/SEVP: Memimpin dan mengarahkan, mengendalikan dan
Wahju Utama 1) Direktur Retail Banking bertanggung jawab sesuai dengan kewenangannya,
Setyawan 2) Direktur Risk dalam hal:
Management 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
3) Direktur Technology & sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
Operations 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
4) Direktur Network & mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Services bisnis dan operasional BNI (SK Dir No. KP/235/DIR/R
tgl 7 Juni 2024).
Divisi/Satuan/Unit 3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
Fungsional: seluruh aktivitas dan Organisasi Pension Fund (SK
1) Divisi Pension Fund Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
4) Apabila Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan,
maka Wakil Direktur Utama yang memimpin Rapat
Direksi.
3 Novita Direktur Divisi/Satuan/Unit Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
Widya Finance Fungsional: mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
Anggraini 1) Divisi Corporate sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Planning & Performance 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
Management sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
2) Divisi Accounting 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
3) Divisi Procurement & mensupervisi, mengkoordinir seluruh aktivitas
Fixed Assets Keuangan BNI (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni
4) Divisi Investor Relations 2024).
5) Divisi Subsidiaries 3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
Management seluruh aktivitas dan Organisasi Corporate Planning
6) Divisi Office of Chief & Performance Management, Organisasi Accounting,
Economist Organisasi Procurement & Fixed Assets, Organisasi
7) Divisi Data Management Investor Relations, Organisasi Subsidiaries
& Analytics Management, Organisasi Office of Chief Economist,
dan Organisasi Data Management & Analytics (SK
Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 17 (Memo
CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
5) Menjadi Direktur Pembina New York Overseas Branch
(Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
716 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 116
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Supervisi Langsung
No. Nama Jabatan Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab
Direktur/SEVP/Divisi
4 Corina Leyla Direktur Retail Direktorat/SEVP: Di bawah supervisi Wakil Direktur Utama, memimpin,
Karnalies Banking SEVP Wealth Management mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Divisi/Satuan/Unit 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
Fungsional: sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
1) Divisi Consumer Segment 2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
2) Divisi Consumer Product mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
3) Divisi Card Business Retail Banking. (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni
4) Divisi Retail Productive 2024).
Banking 3) Mensupervisi SEVP Wealth Management dalam
5) Divisi Business Program rangka memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
6) SORX Consumer Banking seluruh aktivitas dan organisasi Wealth Management.
& Corporate Function 4) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas terkait Organisasi Consumer
SEVP Wealth Management Segment, Organisasi Consumer Product, Organisasi
mensupervisi langsung Card Business, Organisasi Retail Productive Banking,
Divisi/Satuan/Unit Organisasi Business Program, dan SORX Consumer
Fungsional: Banking & Corporate Function (SK Dir No. KP/235/
Divisi Wealth Management DIR/R tgl 7 Juni 2024).
5) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 04 dan
Regional Office 18 (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
Maret 2024).
6) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak –
BNI Finance. (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret
2024).
5 David Direktur Risk Direktorat/SEVP: Di bawah supervisi Wakil Direktur Utama, memimpin,
Pirzada Management 1) SEVP Credit Risk mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
2) SEVP Remedial & sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Recovery 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
Divisi/Satuan/Unit 2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
Fungsional: mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
1) Divisi Enterprise Risk Risk Management BNI termasuk Credit Risk serta
Management Remedial & Recovery. (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7
2) Divisi Operational Risk Juni 2024).
Management 3) Mensupervisi SEVP Credit Risk dalam rangka
3) Divisi Retail Credit Risk memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
4) Satuan Anti Fraud seluruh aktivitas dan Organisasi Corporate &
5) Senior Credit Risk Enterprise Credit Risk dan Organisasi Commercial
Executive Credit Risk.
4) Mensupervisi SEVP Remedial & Recovery dalam
SEVP Credit Risk rangka memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
mensupervisi langsung seluruh aktivitas dan Organisasi Corporate Remedial
Divisi/Satuan/Unit & Recovery, Organisasi Enterprise & Commercial
Fungsional: Remedial & Recovery, Organisasi Retail Collection &
1) Divisi Corporate & Recovery.
Enterprise Credit Risk 5) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
2) Divisi Commercial Credit seluruh aktivitas terkait Organisasi Enterprise
Risk Risk Management, Organisasi Operational Risk
Management, Organisasi Anti Fraud, dan Organisasi
SEVP Remedial & Recovery Retail Credit Risk., dan Senior Credit Risk Executive
mensupervisi langsung (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
Divisi/Satuan/Unit 6) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 11 dan
Fungsional: Regional Office 03 (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
1) Divisi Corporate Remedial Maret 2024).
& Recovery 7) Menjadi Direktur Pembina London Overseas Branch
2) Divisi Enterprise & dan Amsterdam Representative Office (Memo CDV
Commercial Remedial & No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
Recovery
3) Divisi Retail Collection &
Recovery
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
717
Page 117
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Supervisi Langsung
No. Nama Jabatan Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab
Direktur/SEVP/Divisi
6 Ronny Venir Direktur Divisi/Satuan/Unit Di bawah supervisi Wakil Direktur Utama, memimpin,
Network and Fungsional: mengarahkan, mengendalikan, dan bertanggung jawab
Services 1) Divisi Distribution sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Network & Sales 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
2) Divisi Agen 46 sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
3) Divisi Customer 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
Experience Center mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
4) SORX Network & Services Network & Services BNI. (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl
5) Regional Office 01-17 7 Juni 2024).
3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas terkait Organisasi Distribution
Network & Sales, Organisasi Agen46, Organisasi
Customer Experience Center, dan SORX Network &
Services (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
4) Membawahi dan mengawasi seluruh Kantor Wilayah
(Regional Office) BNI (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7
Juni 2024).
5) Menjadi Direktur Pembina Hongkong Overseas
Branch. (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret
2024).
6) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak
– BNI Life. (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret
2024).
7 Mucharom Direktur Direktorat/SEVP: Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin dan
Human SEVP Human Capital mengarahkan, mengendalikan dan bertanggung jawab
Capital and sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Compliance Divisi/Satuan/Unit 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
Fungsional: sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
1) Divisi Human Capital 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
Strategy mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
2) Divisi Human Capital bisnis dan operasional perusahaan dibantu oleh
Services Wakil Direktur Utama. (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06
3) BNI University April 2023).
4) Divisi Compliance 3) Mensupervisi SEVP Human Capital dalam rangka
5) Divisi Legal memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
6) Divisi Policy Governance seluruh aktivitas dan organisasi Human Capital
7) HC Business Partner Strategy, Organisasi Human Capital Services,
Organisasi BNI University, dan Organisasi Human
SEVP Human Capital Capital Business Partner.
mensupervisi langsung 4) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
Divisi/Satuan/Unit seluruh aktivitas terkait Organisasi Compliance,
Fungsional: Organisasi Legal, dan Organisasi Policy Governance
1) Divisi Human Capital (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
Strategy 5) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 02 dan
2) Divisi Human Capital Regional Office 07 (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
Services Maret 2024).
3) BNI University 6) Menjadi Direktur Pembina Tokyo Overseas Branch
4) HC Business Partner (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
718 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 118
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Supervisi Langsung
No. Nama Jabatan Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab
Direktur/SEVP/Divisi
8 Toto Direktur Direktorat/SEVP: Di bawah supervisi Wakil Direktur Utama, memimpin
Prasetio Technology 1) SEVP Information dan mengarahkan, mengendalikan, dan bertanggung
and Technology jawab sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Operations 2) SEVP Operations 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
Divisi/Satuan/Unit 2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
Fungsional: mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
1) Divisi IT Strategy & Technology & Operations BNI. (SK Dir No. KP/235/
Architecture DIR/R tgl 7 Juni 2024).
2) Divisi CISO 3) Mensupervisi SEVP Information Technology dalam
3) Divisi Operations Strategy rangka memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
& Development seluruh aktivitas dan Organisasi Wholesale
4) SORX Technology, Digital, Digital Delivery, Organisasi Retail Digital Delivery,
& Operations Organisasi Application Development, Organisasi IT
Application Services, dan Organisasi IT Infrastructure
SEVP Information Management.
Technology mensupervisi 4) Mensupervisi SEVP Operations dalam rangka
langsung Divisi/Satuan/Unit memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
Fungsional: seluruh aktivitas dan Organisasi Banking Operations,
1) Divisi Wholesale Digital Organisasi Digital Operations, Organisasi Credit
Delivery operations
2) Divisi Retail Digital 5) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
Delivery seluruh aktivitas terkait Organisasi IT Strategy &
3) Divisi Application Architecture, Organisasi CISO, Organisasi Operations
Development Strategy & Development dan SORX Technology,
4) Divisi IT Application Digital & Operations (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7
Services Juni 2024).
5) Divisi IT Infrastructure 6) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 09 dan
Management Regional Office 15 (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
Maret 2024).
SEVP Operations 7) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak –
mensupervisi langsung BNI Ventures (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret
Divisi/Satuan/Unit 2024).
Fungsional: 8) Menjadi Direktur Pembina Seoul Overseas Branch
1) Divisi Banking Operations (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
2) Divisi Digital Operations
3) Divisi Credit Operations
9 I Made Direktur Divisi/Satuan/Unit Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
Sukajaya Enterprise Fungsional: mengarahkan, mengendalikan, dan bertanggung jawab
and 1) Divisi Enterprise Banking sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Commercial 2) Divisi Commercial 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
Banking Banking 1 sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
3) Divisi Commercial 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
Banking 2 mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
4) Senior Business Executive Enterprise & Commercial Banking BNI. (SK Dir No.
KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas dan Organisasi Enterprise Banking,
Organisasi Commercial Banking 1, Organisasi
Commercial Banking 2, dan Senior Business
Executive (SK Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 01 dan
Regional Office 10. (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
Maret 2024).
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
719
Page 119
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Supervisi Langsung
No. Nama Jabatan Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab
Direktur/SEVP/Divisi
10 Hussein Paolo Direktur Direktorat/SEVP: Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin dan
Kartadjoemena Digital and SEVP Retail Digital Solutions mengarahkan, mengendalikan, dan bertanggung jawab
Integrated sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Transaction Divisi/Satuan/Unit 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
Banking Fungsional: sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
1) Divisi Wholesale 2) Membantu Wakil Direktur Utama dalam memimpin,
Transaction Product & mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Partnership Digital & Integrated Transaction Banking BNI
2) Divisi Wholesale Digital termasuk Retail Digital Solutions (SK Dir No. KP/235/
Channel DIR/R tgl 7 Juni 2024).
3) Divisi Corporate 3) Mensupervisi SEVP Retail Digital Solutions dalam
Development & rangka memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
Transformation seluruh aktivitas dan Organisasi Retail Digital Product
4) Strategic Project & Partnership, Organisasi Retail Digital Channel dan
Organisasi Marketing Communications.
SEVP Retail Digital 4) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
Solutions mensupervisi seluruh aktivitas terkait Organisasi Corporate
langsung Divisi/Satuan/Unit Development & Transformation, Strategic Projects,
Fungsional: Organisasi Wholesale Transaction Product &
1) Divisi Retail Digital partnership, dan Organisasi Wholesale Digital
Product & Partnership Channel (SK Dir No. KP/132/DIR/R tgl 06 April 2023).
2) Divisi Retail Digital 5) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 14 dan
Channel Regional Office 08 (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
3) Divisi Marketing Maret 2024).
Communications 6) Menjadi Direktur Pembina Singapore Overseas
Branch (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret 2024).
7) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak
– Hibank (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20 Maret
2024).
11 Agung Direktur Direktorat/SEVP: Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
Prabowo Wholesale 1) SEVP Corporate Banking mengarahkan, mengendalikan, dan bertanggung jawab
and 2) SEVP Treasury sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
International 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
Banking Divisi/Satuan: sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
1) Divisi Corporate Banking 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
1 mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
2) Divisi Corporate Banking Wholesale dan International Banking BNI. (SK Dir No.
2 KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
3) Divisi Syndication & 3) Mensupervisi SEVP Corporate Banking dalam
Structured Finance rangka memimpin, mensupervisi dan mengkoordinir
4) Divisi International & seluruh aktivitas dan organisasi Corporate Banking 3
Financial Institutions dan Corporate Banking 4.
5) Senior Business Executive 4) Mensupervisi SEVP Treasury dalam rangka
6) SORX Wholesale Banking memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
7) Overseas Branch seluruh aktivitas dan organisasi Treasury.
5) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
SEVP Corporate Banking seluruh aktivitas dan Organisasi Corporate Banking
mensupervisi langsung 1, Organisasi Corporate Banking 2, Organisasi
Divisi/Satuan/Unit Syndication & Structured Finance, Organisasi
Fungsional: International & Financial Institutions, Senior Business
1) Divisi Corporate Banking Executive, SORX Wholesale Banking, dan Overseas
3 Network.
2) Divisi Corporate Banking 6) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 12 dan
4 Regional Office 06 (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
Maret 2024).
SEVP Treasury mensupervisi 7) Menjadi Direktur Pembina bagi Perusahaan Anak -
langsung Divisi/Satuan/Unit BNI Sekuritas dan BNI Remittance (SK Dir No. KP/235/
Fungsional: DIR/R tgl 7 Juni 2024).
Divisi Treasury
720 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 120
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Supervisi Langsung
No. Nama Jabatan Ruang Lingkup Pekerjaan dan Tanggung Jawab
Direktur/SEVP/Divisi
12 Munadi Direktur Divisi/Satuan/Unit Di bawah supervisi Direktur Utama, memimpin,
Herlambang* Institutional Fungsional: mengarahkan, mengendalikan, dan bertanggung jawab
Banking 1) Divisi Institutional sesuai dengan kewenangannya, dalam hal:
Banking 1 1) Pelaksanaan Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi
2) Divisi Institutional sebagaimana diatur Anggaran Dasar Perseroan.
Banking 2 2) Membantu Direktur Utama dalam memimpin,
mensupervisi, dan mengkoordinir seluruh aktivitas
Institutional Banking BNI. (SK Dir No. KP/235/DIR/R
tgl 7 Juni 2024).
3) Memimpin, mensupervisi, dan mengkoordinir
seluruh aktivitas terkait Organisasi Institutional
Banking 1 dan Organisasi Institutional Banking 2 (SK
Dir No. KP/235/DIR/R tgl 7 Juni 2024).
4) Menjadi Direktur Pembina Regional Office 05 dan
Regional Office 16. (Memo CDV No. CDV/2/563 tgl 20
Maret 2024).
*) Pelaksanaan tugas Direktur Institutional Banking mengacu pada mekanisme Direktur Pengganti yang berlaku di BNI.
WEWENANG DIREKSI 8) Melakukan segala tindakan dan perbuatan
lainnya mengenai pengurusan maupun pemilikan
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, kekayaan Perseroan, mengikat Perseroan dengan
Direksi memiliki sejumlah kewenangan sebagai pihak lain dan/atau pihak lain dengan Perseroan,
berikut: dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana
1) Menetapkan kebijakan yang dipandang tepat diatur dalam peraturan perundang-undangan,
dalam kepengurusan Perseroan; Anggaran Dasar dan/atau Keputusan RUPS
2) Mengatur penyerahan kekuasaan Direksi
untuk mewakili Perseroan di dalam dan di luar KEWAJIBAN DIREKSI
pengadilan kepada seseorang atau beberapa
orang anggota Direksi yang khusus ditunjuk Sebagaimana diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib
untuk itu atau kepada seseorang atau beberapa kerja Direksi BNI, Direksi berkewajiban untuk:
orang pegawai Perseroan baik sendiri-sendiri 1) Mengusahakan dan menjamin terlaksananya
maupun bersama-sama atau kepada orang atau usaha dan kegiatan Perseroan sesuai dengan
badan lain; maksud dan tujuan serta kegiatan usahanya;
3) Mengatur ketentuan-ketentuan tentang 2) Menyiapkan pada waktunya Rencana Jangka
kepegawaian Perseroan termasuk penetapan Panjang Perseroan, Rencana Kerja dan Anggaran
gaji, pensiun atau jaminan hari tua, jasa produksi Tahunan Perseroan dan rencana kerja lainnya
dan penghasilan lain bagi Perseroan berdasarkan serta perubahannya untuk disampaikan kepada
peraturan perundang-undangan yang berlaku; Dewan Komisaris dan mendapatkan persetujuan
4) Mengangkat, memberi penghargaan atau Dewan Komisaris;
sanksi dan memberhentikan pegawai Perseroan 3) Membuat Daftar Pemegang Saham, Daftar
berdasarkan peraturan kepegawaian Perseroan Khusus, Risalah RUPS, dan Risalah Rapat Direksi;
dan peraturan perundang-undangan yang 4) Membuat Laporan Tahunan yang antara
berlaku; lain berisi Laporan Keuangan, sebagai
5) Mengangkat dan memberhentikan Sekretaris wujud pertanggungjawaban pengurusan
Perusahaan dan/atau Kepala Satuan Audit Perseroan, serta dokumen keuangan Perseroan
Internal dengan persetujuan Dewan Komisaris; sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang
6) Menghapusbukukan piutang macet dengan tentang Dokumen Perusahaan;
ketentuan sebagaimana diatur dalam Anggaran 5) Menyusun Laporan Keuangan berdasarkan
Dasar dan yang selanjutnya dilaporkan kepada Standar Akuntansi Keuangan dan menyerahkan
Dewan Komisaris, selanjutnya dilaporkan kepada Akuntan Publik untuk diaudit;
dan dipertanggungjawabkan dalam Laporan 6) Menyampaikan Laporan Tahunan setelah
Tahunan; ditelaah oleh Dewan Komisaris dalam jangka
7) Tidak menagih lagi sebagian atau seluruh waktu paling lambat 5 (lima) bulan setelah tahun
piutang di luar pokok yang dilakukan dalam buku Perseroan berakhir kepada RUPS untuk
rangka restrukturisasi dan/atau penyelesaian disetujui dan disahkan;
kredit namun dengan kewajiban melaporkan 7) Memberikan penjelasan kepada RUPS mengenai
kepada Dewan Komisaris yang ketentuan dan Laporan Tahunan;
tata cara pelaporannya ditetapkan oleh Dewan
Komisaris; dan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
721
Page 121
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
8) Menyampaikan Neraca dan Laporan Laba Rugi 2) Perbuatan yang dilakukan tanpa persetujuan
yang telah disahkan oleh RUPS kepada Menteri RUPS, tetap mengikat Perseroan sepanjang
di Bidang Hukum sesuai dengan ketentuan pihak lain dalam perbuatan hukum tersebut
peraturan perundang-undangan; beritikad baik; dan
9) Menyusun laporan lainnya yang diwajibkan oleh 3) RUPS dapat mengurangi pembatasan terhadap
ketentuan peraturan perundang-undangan; tindakan Direksi yang diatur dalam Anggaran
10) Memelihara Daftar Pemegang Saham, Daftar Dasar ini atau menentukan pembatasan lain
Khusus, Risalah RUPS, Risalah Rapat Dewan kepada Direksi selain yang diatur dalam
Komisaris dan Risalah Rapat Direksi, Laporan Anggaran Dasar.
Tahunan dan dokumen keuangan Perseroan, dan
dokumen Perseroan lainnya; PERBUATAN DIREKSI YANG HARUS
11) Menyimpan di tempat kedudukan Perseroan: MENDAPATKAN PERSETUJUAN TERTULIS
Daftar Pemegang Saham, Daftar Khusus, Risalah DEWAN KOMISARIS [ACGS D.1.2]
RUPS, Risalah Rapat Dewan Komisaris dan
Risalah Rapat Direksi, Laporan Tahunan dan 1) Dalam melakukan perbuatan hukum tertentu,
dokumen keuangan Perseroan, serta dokumen Direksi harus mendapatkan persetujuan tertulis
Perseroan lainnya; terlebih dahulu dari Dewan Komisaris khususnya
12) Mengadakan dan memelihara pembukuan dan terkait hal-hal di bawah ini:
administrasi Perseroan sesuai dengan kelaziman a. Melepaskan/memindahtangankan dan/atau
yang berlaku bagi suatu Perseroan; mengagunkan aset Perseroan dengan kriteria
13) Menyusun sistem akuntansi sesuai dengan dan nilai melebihi jumlah tertentu yang
Standar Akuntansi Keuangan dan berdasarkan ditetapkan oleh Dewan Komisaris, kecuali
prinsip-prinsip pengendalian internal, terutama aset Perseroan dalam rangka pelaksanaan
fungsi pengurusan, pencatatan, penyimpanan, kegiatan usaha Perseroan sesuai dengan
dan pengawasan; peraturan perundang-undangan yang berlaku,
14) Memberikan laporan berkala menurut cara dan yang di antaranya adalah aset yang berupa
waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kredit, surat berharga, agunan yang diambil
serta laporan lainnya setiap kali diminta oleh alih, barang bergerak, dan aset lainnya yang
Dewan Komisaris dan/atau pemegang saham Seri diperoleh dalam rangka kegiatan usaha
A Dwiwarna, dengan memperhatikan peraturan Perseroan dengan memperhatikan ketentuan
perundang-undangan khususnya peraturan di di bidang pasar modal dan sektor perbankan;
bidang Pasar Modal; b. Menghapusbukukan aset tetap karena kondisi
15) Menyiapkan susunan organisasi Perseroan tertentu yang:
lengkap dengan perincian dan tugasnya; (1) Hilang;
16) Memberikan penjelasan tentang segala hal (2) Musnah;
yang ditanyakan atau yang diminta anggota (3) Rusak yang tidak dapat dipindahtangankan
Dewan Komisaris dan pemegang saham Seri A (total lost);
Dwiwarna, dengan memperhatikan peraturan (4) Biaya Pemindahtanganannya lebih besar
perundang-undangan khususnya peraturan di daripada nilai ekonomis yang diperoleh
bidang Pasar Modal; dan dari Pemindahtanganan;
17) Menjalankan kewajiban-kewajiban lainnya sesuai (5) Dibongkar untuk dibangun kembali atau
dengan ketentuan yang diatur dalam peraturan dibangun menjadi Aktiva Tetap yang lain,
perundang-undangan, Anggaran Dasar ini dan/ yang anggarannya telah ditetapkan oleh
atau yang ditetapkan oleh RUPS. RUPS/Menteri melalui pengesahan RKAP;
(6) Dibongkar untuk tidak dibangun kembali
PERBUATAN DIREKSI YANG WAJIB sehubungan dengan adanya program lain
MENDAPATKAN PERSETUJUAN RUPS yang telah direncanakan RKAP;
(7) Dibongkar untuk dibangun kembali
Berikut ini adalah daftar perbuatan Direksi yang sehubungan dengan adanya program
perlu mendapatkan persetujuan RUPS, yaitu: pemerintah; dan/atau
1) Direksi wajib meminta persetujuan RUPS untuk: (8) Berdasarkan peraturan perundang-
a. Mengalihkan kekayaan Perseroan; atau undangan dan/atau putusan pengadilan
b. Menjadikan jaminan utang kekayaan yang berkekuatan hukum tetap, Aktiva
Perseroan yang merupakan lebih dari 50% Tetap tersebut tidak lagi dimiliki atau
(lima puluh persen) jumlah kekayaan bersih dikuasai oleh BUMN.
Perseroan dalam 1 (satu) transaksi atau lebih, c. Mengadakan kerja sama dengan badan usaha
baik yang berkaitan satu sama lain maupun atau pihak lain, dalam bentuk Kerja Sama
tidak, kecuali sebagai pelaksanaan kegiatan Operasi (KSO), Kerja Sama Usaha (KSU),
usaha Perseroan sebagaimana dimaksud Kerja Sama Lisensi, Bangun Guna Serah
pada Anggaran Dasar.
722 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 122
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(Build, Operate and Transfer/BOT), Bangun • Dilaksanakan berdasarkan kebijakan
Serah Guna (Build, Transfer and Operate/ Direksi yang telah disetujui Dewan
BTO), Bangun Guna Milik (Build, Operate Komisaris dan dalam jumlah plafon (limit)
and Own/BOO), dan perjanjian-perjanjian hapus tagih yang telah ditetapkan RUPS
lain yang mempunyai sifat yang sama yang yang akan tetap berlaku sampai dengan
jangka waktunya ataupun nilainya melebihi adanya penetapan plafon (limit) baru oleh
dari yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris; RUPS.
d. Menetapkan dan mengubah logo Perseroan; 2. Persetujuan Dewan Komisaris berkenaan dengan
e. Menetapkan struktur organisasi 1 (satu) ayat (7) huruf a, c, f, g, h, dan i dengan batasan
tingkat di bawah Direksi; dan/atau kriteria tertentu, ditetapkan setelah
f. Melakukan penyertaan modal, melepaskan mendapatkan persetujuan Pemegang Saham
penyertaan modal termasuk perubahan Seri A Dwiwarna.
struktur permodalan dengan nilai tertentu 3. Penetapan batasan dan/atau kriteria oleh Dewan
yang ditetapkan Dewan Komisaris pada Komisaris untuk hal pada huruf a, c, f, g, h, dan
Perseroan lain, anak perusahaan, dan i dilakukan setelah mendapatkan persetujuan
perusahaan patungan yang tidak dalam Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
rangka penyelamatan piutang dengan 4. Tindakan Direksi sebagaimana dimaksud pada
memperhatikan ketentuan di bidang Pasar huruf a dan c Pasal ini sepanjang diperlukan
Modal dan perbankan; dalam rangka pelaksanaan kegiatan usaha yang
g. Mendirikan anak perusahaan dan/atau lazim dilakukan dalam bidang usaha perbankan
perusahaan patungan dengan nilai tertentu dengan memperhatikan ketentuan peraturan
yang ditetapkan Dewan Komisaris dengan perundang undangan, tidak memerlukan
memperhatikan ketentuan di bidang Pasar persetujuan Dewan Komisaris dan/atau RUPS.
Modal dan perbankan; 5. Tindakan Direksi sebagaimana dimaksud pada
h. Mengusulkan wakil Perseroan untuk menjadi huruf b angka 2), angka 3), dan angka 8) Pasal
calon Anggota Direksi dan Dewan Komisaris ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan
pada anak perusahaan yang memberikan Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
kontribusi signifikan kepada Perseroan dan/ 6. Dalam waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari
atau bernilai strategis yang ditetapkan oleh sejak diterimanya permohonan atau penjelasan
Dewan Komisaris; dan dokumen secara lengkap dari Direksi,
i. Melakukan penggabungan, peleburan, Dewan Komisaris harus memberikan keputusan
pengambilalihan, pemisahan, dan sebagaimana dimaksud pada angka (7) dan (8)
pembubaran anak perusahaan dan huruf a dan d.
perusahaan patungan dengan nilai tertentu
yang ditetapkan Dewan Komisaris dengan PERBUATAN DIREKSI YANG HARUS
memperhatikan ketentuan di bidang Pasar MENDAPATKAN TANGGAPAN DEWAN
Modal dan perbankan; KOMISARIS
j. Melakukan tindakan-tindakan yang termasuk
dalam transaksi material sebagaimana Di bawah ini adalah daftar perbuatan yang hanya
ditetapkan oleh peraturan perundang- dapat dilakukan oleh Direksi setelah mendapatkan
undangan di bidang pasar modal dengan nilai tanggapan tertulis dari Dewan Komisaris dan
tertentu yang ditetapkan Dewan Komisaris, mendapat persetujuan dari RUPS, antara lain untuk:
kecuali tindakan tersebut termasuk dalam 1) Melakukan tindakan-tindakan yang termasuk
transaksi material yang dikecualikan oleh dalam transaksi material sebagaimana ditetapkan
Peraturan Perundang-undangan yang berlaku oleh peraturan perundang-undangan di bidang
di bidang Pasar Modal dan perbankan; Pasar Modal dengan nilai di atas 50% (lima puluh
k. Tindakan-tindakan yang belum ditetapkan persen) dari ekuitas Perseroan, kecuali Tindakan
dalam RKAP; tersebut termasuk dalam transaksi material
l. Perbuatan untuk mengalihkan termasuk yang dikecualikan oleh peraturan perundang-
menjual, melepaskan hak untuk menagih dan/ undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal;
atau tidak menagih lagi atas: 2) Melakukan transaksi yang mengandung benturan
• Piutang pokok macet yang telah dihapus kepentingan sebagaimana ditentukan dalam
buku dalam rangka penyelesaian kredit, peraturan perundang-undangan yang berlaku di
baik untuk sebagian maupun keseluruhan; Pasar Modal;
dan 3) Melakukan transaksi lain guna memenuhi
• Selisih antara nilai piutang pokok macet peraturan perundang-undangan yang berlaku di
yang telah dihapus buku dengan nilai Pasar Modal.
pengalihan termasuk penjualan atau
dengan nilai pelepasan hak;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
723
Page 123
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Apabila dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan
diterimanya permohonan atau penjelasan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
dokumen secara lengkap dari Direksi, Dewan dan
Komisaris tidak memberikan tanggapan tertulis, 2) Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan
maka RUPS dapat memberikan keputusan tanpa wajib memenuhi persyaratan independensi.
adanya tanggapan tertulis dari Dewan Komisaris. “Persyaratan independensi” adalah tidak
Perbuatan yang dilakukan tanpa persetujuan RUPS, memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
tetap mengikat Perseroan sepanjang pihak lain kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga
dalam perbuatan hukum tersebut beritikad baik. sampai derajat ketiga dengan anggota Dewan
Komisaris, Direksi, dan/atau Pemegang Saham
DIREKTUR YANG MEMBAWAHKAN FUNGSI pengendali atau hubungan dengan Bank yang
KEPATUHAN dapat mempengaruhi kemampuannya untuk
bertindak independen sebagaimana dimaksud
Sejalan dengan perkembangan konglomerasi dalam ketentuan mengenai Pelaksanaan Good
keuangan BNI yang semakin besar, maka risiko Corporate Governance bagi Bank Umum.
kegiatan usaha yang dihadapi Bank pun terus
meningkat sehingga diperlukan adanya upaya yang Struktur Organisasi Direktur Yang
bersifat preventif (ex-ante) maupun kuratif (ex- Membawahkan Fungsi Kepatuhan
post) untuk memastikan implementasi kebijakan, 1) Direktur Utama dan/atau Wakil Direktur Utama
ketentuan, sistem dan prosedur serta kegiatan tidak diperkenankan merangkap jabatan sebagai
usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan.
dengan ketentuan OJK dan ketentuan peraturan 2) Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan
perundang-undangan, serta memastikan kepatuhan dilarang membawahkan fungsi-fungsi:
Bank terhadap komitmen yang dibuat oleh Bank a. Bisnis dan operasional;
kepada OJK dan/atau Otoritas Pengawas lain yang b. Manajemen risiko yang melakukan
berwenang. Sehubungan dengan hal tersebut, pengambilan keputusan pada kegiatan usaha
BNI memiliki Direktur yang membawahkan Fungsi Bank;
Kepatuhan (Direktur Kepatuhan), yaitu Mucharom. c. Treasury;
d. Keuangan dan akuntansi;
Keberadaan Direktur Kepatuhan secara khusus e. Logistik dan pengadaan barang/jasa;
membawahi Fungsi Kepatuhan yang bertanggung f. Teknologi informasi; dan
jawab penuh atas pelaksanaan fungsi kepatuhan, g. Audit intern.
memiliki kewajiban untuk menumbuhkan dan 3) Penggantian Direktur yang membawahkan
mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan pada fungsi Kepatuhan:
semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha a. Dalam hal Direktur yang membawahkan
Bank, serta berperan penting dalam manajemen fungsi Kepatuhan tidak dapat menjalankan
risiko kepatuhan Bank. Penunjukan Direktur tugas jabatannya selama lebih dari 7 (tujuh)
Kepatuhan BNI telah memenuhi persyaratan hari kerja berturut-turut maka pelaksanaan
independensi sebagaimana diatur dalam POJK tugas yang bersangkutan wajib digantikan
No. 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi sementara oleh Direktur lain sampai
Kepatuhan Bank Umum dan tidak membawahi dengan Direktur yang membawahkan
fungsi-fungsi yang tidak diperkenankan oleh fungsi Kepatuhan dapat menjalankan tugas
ketentuan yang berlaku. jabatannya kembali;
b. Dalam hal Direktur yang membawahkan fungsi
Uraian lebih lanjut mengenai realisasi dan Kepatuhan berhalangan tetap, mengundurkan
pencapaian Fungsi Kepatuhan dalam menjalankan diri, atau habis masa jabatannya, maka Bank
Program dan Aktivitas Kepatuhan selama tahun wajib segera mengangkat pengganti Direktur
2024 dijelaskan lebih detil pada bagian Satuan Kerja yang membawahkan fungsi Kepatuhan,
Kepatuhan di laporan ini. paling lama 6 (enam) bulan setelah Direktur
yang membawahkan fungsi Kepatuhan
Persyaratan Direktur Yang Membawahkan berhalangan tetap, mengundurkan diri, atau
Fungsi Kepatuhan habis masa jabatannya;
Calon Direktur yang membawahkan Fungsi c. Selama dalam proses penggantian Direktur
Kepatuhan BNI wajib memenuhi kriteria atau yang membawahkan fungsi Kepatuhan,
persyaratan individual sebagai berikut: Bank wajib menunjuk atau menugaskan
1) Calon Direktur yang membawahkan fungsi salah satu Direktur lainnya untuk sementara
kepatuhan wajib memiliki integritas dan melaksanakan tugas Direktur yang
pengetahuan yang memadai mengenai ketentuan membawahkan fungsi Kepatuhan;
724 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 124
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
d. Direktur yang melaksanakan tugas sementara e. Memantau pelaksanaan tugas Unit Kerja
sebagai Direktur yang membawahkan fungsi Khusus dan/atau pejabat Bank yang
Kepatuhan, wajib memenuhi persyaratan bertanggung jawab atas penerapan APU PPT
di atas, hal tersebut dikecualikan apabila di dan PPPSPM;
dalam Perseroan tidak terdapat Direktur yang f. Memberikan rekomendasi kepada Direktur
memenuhi syarat dimaksud; dan Utama mengenai pejabat yang akan
e. Penggantian sementara jabatan Direktur yang memimpin Unit Kerja Khusus atau pejabat
membawahkan fungsi Kepatuhan tersebut yang bertanggung jawab atas penerapan
wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Program APU PPT dan PPPSPM;
Keuangan. g. Memberikan persetujuan terhadap Laporan
Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM);
Tugas dan Tanggung Jawab Direktur Yang h. Mengusulkan Laporan Action Plan dan
Membawahkan Fungsi Kepatuhan Laporan Rencana Pengkinian Data sebelum
Tugas dan tanggung jawab Direktur yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan;
membawahkan Fungsi Kepatuhan, paling kurang dan
mencakup: i. Memastikan pejabat dan/atau pegawai
1) Merumuskan strategi guna mendorong khususnya dari satuan kerja terkait dan
terciptanya Budaya Kepatuhan Bank; pegawai baru, telah mengikuti pelatihan yang
2) Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip- berkaitan dengan penerapan APU PPT dan
prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh PPPSPM sebanyak 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
Direksi; tahun.
3) Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan 8) Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan
yang akan digunakan untuk menyusun ketentuan wajib menyampaikan laporan kepada Otoritas
dan pedoman internal Bank; Jasa Keuangan tentang pelaksanaan tugasnya,
4) Memastikan bahwa seluruh kebijakan ketentuan, meliputi:
sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang a. Rencana Kerja Kepatuhan yang dimuat dalam
dilakukan Bank telah sesuai dengan ketentuan Rencana Bisnis Bank;
Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan b. Laporan Kepatuhan; dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku; c. Laporan khusus mengenai kebijakan dan/
5) Meminimalkan Risiko Kepatuhan Bank; atau keputusan Direksi yang menurut Direktur
6) Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan yang membawahkan fungsi Kepatuhan telah
dan/atau keputusan yang diambil oleh Direksi menyimpang dari ketentuan Otoritas Jasa
Bank tidak menyimpang dari ketentuan Otoritas Keuangan dan/atau peraturan perundang-
Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan peraturan undangan yang berlaku sebagai bagian dari
perundang-undangan yang berlaku; tugas Direktur yang membawahkan fungsi
7) Dalam rangka penerapan Program Anti Pencucian Kepatuhan.
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme dan 9) Melaporkan pelaksanaan tugas dan tanggung
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata jawabnya kepada Direktur Utama dengan
Pemusnah Massal (APU PPT dan PPPSPM), tembusan kepada Dewan Komisaris paling
Direktur Kepatuhan memiliki tugas dan tanggung kurang secara triwulanan;
jawab sekurang-kurangnya untuk: 10) Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait
a. Mengusulkan kebijakan dan prosedur tertulis dengan fungsi Kepatuhan.
bersifat strategis mengenai penerapan
program APU PPT dan PPPSPM kepada KEBIJAKAN RANGKAP JABATAN DIREKSI
Dewan Komisaris; [ACGS D.2.6, D.2.7]
b. Memastikan penerapan APU PPT dan PPPSPM
dilaksanakan sesuai dengan kebijakan dan Mengacu pada Pedoman dan Tata Tertib Kerja
prosedur tertulis yang telah ditetapkan; Direksi BNI serta sebagaimana yang tertuang dalam
c. Memastikan cakupan pengawasan aktif Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
Direksi telah terpenuhi secara memadai; tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan
d. Memantau dan menjaga kepatuhan Bank Usaha Milik Negara, seluruh anggota Direksi
terhadap seluruh komitmen yang dibuat oleh BNI tidak memiliki rangkap jabatan di luar yang
Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan antara diperkenankan oleh peraturan dan ketentuan
lain komitmen dalam Action Plan, Laporan yang berlaku. Anggota Direksi BNI dilarang untuk
Rencana Kegiatan Pengkinian Data, dan hasil merangkap jabatan sebagai anggota Dewan
pengawasan Bank Indonesia yang terkait Komisaris, Direksi atau Pejabat Eksekutif di bank,
dengan penerapan Program APU PPT dan perusahaan dan/atau lembaga lain kecuali terhadap
PPPSPM; hal yang diperkenankan. Akan tetapi, terdapat
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
725
Page 125
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
pengecualian tidak termasuk dalam kategori rangkap jabatan apabila Direksi memiliki tanggung jawab
terhadap pengawasan pada entitas anak Bank, menjalankan tugas fungsional menjadi anggota Dewan
Komisaris pada perusahaan anak bukan bank yang dikendalikan oleh Bank, sepanjang perangkapan jabatan
tersebut tidak mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
sebagai anggota Direksi Bank.
Ketentuan umum mengenai rangkap jabatan bagi Direksi diatur dalam peraturan-peraturan sebagai berikut:
1) Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
Badan Usaha Milik Negara, para anggota Direksi dilarang memangku jabatan rangkap sebagai:
a. Direksi pada BUMN, Badan Usaha Milik Daerah, Badan Usaha Milik Swasta;
b. Dewan Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN dan perusahaan lain;
c. Jabatan struktural dan fungsional lainnya pada instansi/lembaga pemerintah pusat dan/atau daerah;
d. Jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan;
e. Pengurus partai politik, anggota legislatif dan/atau kepala daerah/wakil kepala daerah;
f. Jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan; dan/atau
g. Menjadi calon legislatif atau calon kepala daerah/wakil kepala daerah.
Selain jabatan rangkap yang disebutkan di atas, anggota Direksi BNI dilarang memangku jabatan rangkap
sebagai anggota Dewan Komisaris pada perusahaan lain, kecuali:
1) Dewan Komisaris pada anak perusahaan BUMN/perusahaan terafiliasi BUMN yang bersangkutan,
dengan ketentuan hanya berhak atas penghasilan tertinggi dari jabatan yang dirangkapnya, kecuali
ditetapkan lain oleh Menteri; dan
2) Dewan Komisaris pada perusahaan lain untuk mewakili/memperjuangkan kepentingan BUMN sepanjang
memperoleh izin dari Menteri BUMN.
Informasi tentang rangkap jabatan Direksi Bank per 31 Desember 2024 diuraikan sebagai berikut:
Pengurus Partai Politik Jabatan
dan/atau Calon/ Lainnya Jabatan Lain
Anggota Direksi pada
Anggota DPR, DPD, Sesuai dengan yang
Badan Usaha Milik Jabatan di
Jabatan di DPRD Tingkat I, dan Ketentuan Dapat
Nama Negara, Badan Usaha Perusahaan
Bank DPRD Tingkat II dan/ dalam Menimbulkan
Milik Daerah, Badan Anak
atau Calon Kepala Peraturan Benturan
Usaha Milik Swasta
Daerah/Wakil Kepala Perundang- Kepentingan
Daerah Undangan
Royke Direktur Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Tumilaar Utama
Putrama Wakil Direktur Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Wahju Utama
Setyawan
Novita Widya Direktur Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Anggraini Finance
Corina Leyla Direktur Retail Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Karnalies Banking
David Pirzada Direktur Risk Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Management
Ronny Venir Direktur Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Network and
Services
Mucharom Direktur Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Human
Capital and
Compliance
Toto Prasetio Direktur Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Technology
and
Operations
I Made Direktur Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Sukajaya Enterprise
and
Commercial
Banking
726 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 126
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengurus Partai Politik Jabatan
dan/atau Calon/ Lainnya Jabatan Lain
Anggota Direksi pada
Anggota DPR, DPD, Sesuai dengan yang
Badan Usaha Milik Jabatan di
Jabatan di DPRD Tingkat I, dan Ketentuan Dapat
Nama Negara, Badan Usaha Perusahaan
Bank DPRD Tingkat II dan/ dalam Menimbulkan
Milik Daerah, Badan Anak
atau Calon Kepala Peraturan Benturan
Usaha Milik Swasta
Daerah/Wakil Kepala Perundang- Kepentingan
Daerah Undangan
Hussein Paolo Direktur Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Kartadjoemena Digital and
Integrated
Transaction
Banking
Agung Direktur Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Prabowo Wholesale
and
International
Banking
Munadi Direktur Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
Herlambang* Institutional
Banking
* Belum efektif
PENGELOLAAN BENTURAN KEPENTINGAN 3) Wajib mengisi Daftar Khusus yang berisikan
DIREKSI [ACGS A.8.2] kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya
yang mencapai 5% (lima persen) atau lebih
BNI memastikan seluruh anggota Direksi yang pada Bank maupun Perusahaan lain yang
menjabat tidak memiliki benturan kepentingan berkedudukan di dalam dan di luar negeri;
maupun potensi benturan kepentingan terhadap 4) Wajib mengungkapkan hubungan keuangan dan
Bank. Seluruh anggota Direksi Bank memegang teguh hubungan keluarga dengan anggota Komisaris
komitmen untuk menghindari terjadinya potensi lain, anggota Direksi dan/atau Pemegang Saham
benturan kepentingan atau selalu menempatkan pengendali Perseroan;
diri untuk tidak berada dalam potensi terjadinya 5) Dilarang mengambil tindakan yang dapat
benturan kepentingan dalam situasi apapun merugikan Perseroan atau mengurangi
sebagaimana diatur dalam Pedoman Penanganan keuntungan Perseroan dan wajib mengungkapkan
Benturan Kepentingan No. IN/119/CMP/001 tanggal benturan kepentingan dalam setiap keputusan
27 Desember 2024. Dalam hal terjadi benturan dalam hal terjadi benturan kepentingan; dan
kepentingan, Direksi dilarang mengambil tindakan 6) Tidak akan ikut serta dalam pembahasan dan
yang dapat merugikan atau mengurangi keuntungan pengambilan keputusan yang mengandung
Bank dan wajib mengungkapkan potensi benturan unsur benturan kepentingan.
kepentingan dimaksud dalam setiap keputusan.
Adapun tindakan-tindakan yang harus dilakukan PARTISIPASI ANGGOTA DIREKSI DALAM
oleh anggota Direksi apabila terjadi benturan ASOSIASI DAN/ATAU ORGANISASI
kepentingan, di antaranya: PROFESI
1) Wajib mendahulukan kepentingan ekonomis
Perseroan di atas kepentingan ekonomis pribadi Sejumlah anggota Direksi BNI terdaftar sebagai
atau keluarga maupun pihak lainnya; anggota aktif di beberapa asosiasi atau organisasi
2) Tidak akan memanfaatkan jabatan untuk profesi. Keaktifan anggota Direksi dalam asosiasi
kepentingan pribadi atau untuk kepentingan atau organisasi profesi tidak membuat yang
orang atau pihak lain yang bertentangan dengan bersangkutan mengabaikan pelaksanaan tugas
kepentingan Perseroan; dan tanggung jawab sebagai anggota Direksi Bank,
dan karenanya hal tersebut tidak termasuk dalam
kategori rangkap jabatan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
727
Page 127
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Nama Jabatan Jabatan di Asosiasi/Organisasi
1 Royke Tumilaar Direktur Utama • Bendahara II - Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
• Wakil Ketua Umum - Persatuan Golf Indonesia (PGI)
2 Putrama Wahju Wakil Direktur Utama -
Setyawan
4 Novita Widya Anggraini Direktur Finance Bendahara - Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
3 Corina Leyla Karnalies Direktur Retail Banking Wakil Ketua - Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia
(ASPI)
5 David Pirzada Direktur Risk Management • Direktur Direktorat - Financial Risk Management
• Anggota - Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
6 Ronny Venir Direktur Network and Services -
7 Mucharom Direktur Human Capital and • Ketua Bidang 1 Organization Development &
Compliance Workforce Planning – Forum Human Capital Indonesia
(FHCI)
• Bendahara III - Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI)
• Pengurus Bidang Hukum & ESG Perhimpunan Bank
Nasional (PERBANAS)
• Wakil Ketua Bidang Pelatihan - Forum Komunikasi
Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
• Pengurus Bidang Olahraga - Ikatan Bankir Indonesia
(IBI)
8 Toto Prasetio Direktur Technology and • Sekretaris Jendral - Forum Komunikasi Direktur
Operations Operasional Perbankan (FKDOP)
• Anggota - ICIO Community
• Wakil Ketua Bidang III - Forum Digital (Fordigi) BUMN
9 I Made Sukajaya Direktur Enterprise and Anggota - Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI)
Commercial Banking
10 Hussein Paolo Direktur Digital and Integrated Wakil Ketua Bidang Sosial - Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
Kartadjoemena Transaction Banking
11 Agung Prabowo Direktur Wholesale and -
International Banking
12 Munadi Herlambang* Direktur Institutional Banking • Wakil Ketua Bidang IV (Ecosystem Developent) -
Forum Digital (Fordigi) BUMN
• Wakil Ketua Umum Utama - Ikatan Alumni ITS
* Belum efektif
KEBIJAKAN PEMBERIAN PINJAMAN BAGI yang didasarkan pada prinsip-prinsip GCG demi
DIREKSI [ACGS A.8.3] tercapainya kepentingan Bank di atas kepentingan
sendiri. Anggota Direksi berkewajiban untuk
BNI tidak melarang serta memiliki kebijakan mengungkapkan kepada Bank apakah mereka,
pemberian pinjaman bagi Direksi yang dilakukan secara langsung, tidak langsung atau atas nama
sesuai dengan kebijakan perkreditan yang berlaku di pihak ketiga, mempunyai kepentingan material
BNI dan berpedoman pada peraturan yang berlaku, dalam transaksi atau masalah apapun yang secara
serta memenuhi syarat dan ketentuan pemberian langsung berdampak pada Bank, termasuk apabila
pinjaman yang sama dengan pihak-pihak yang tidak terdapat perubahan kepemilikan saham baik pribadi
berelasi dengan BNI. Kebijakan pemberian pinjaman maupun keluarga di BNI dan atau pada bank lain,
untuk Direksi diterapkan dengan mengedepankan lembaga keuangan non-bank, dan perusahaan lain.
prinsip arm’s length basis and at market rates
sebagaimana diatur dalam Pedoman Perusahaan Langkah konkret akan hal ini ditunjukkan Direksi
Prosedur Perkreditan Business Banking Segmen melalui penandatanganan lembar pernyataan
Corporate & Enterprise Buku I Bab Persetujuan independensi berupa Surat Pernyataan Bertindak
Kredit dan Piagam Direksi. Independen dalam Pelaksanaan Pengelolaan
Operasional Perseroan di setiap awal tahun untuk
INDEPENDENSI DIREKSI [ACGS A.8.2] menyatakan status independensinya dan pada akhir
tahun untuk menyatakan apakah selama tahun
Seluruh anggota Direksi senantiasa mengedepankan terakhir terdapat situasi yang memiliki benturan
sikap profesional dan independen dalam kepentingan oleh Direksi atas tindakan yang
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dilakukan.
serta selalu mengambil tindakan dan keputusan
728 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 128
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pernyataan Independensi Anggota Direksi
I I Made Sukajaya
Agung Prabowo
Kartadjoemena
Royke Tumilaar
Hussein Paolo
Herlambang*
Mucharom
Setyawan
Anggraini
Karnalies
Prasetio
Putrama
Munadi
Pirzada
Novita
Widya
Corina
Ronny
Wahju
David
Leyla
Venir
Toto
Pernyataan
Merupakan pihak yang independen terhadap
pemilik Bank atau Pemegang Saham Pengendali
(PSP)
Tidak memiliki hubungan keuangan,
kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau
hubungan keluarga dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya, anggota Direksi dan/atau
pemegang saham pengendali atau hubungan lain
yang dapat mempengaruhi kemampuan untuk
bertindak independen
* Belum efektif
KEPEMILIKAN SAHAM DIREKSI [ACGS C.1.3]
Seluruh Direksi telah melaporkan transparansi kepemilikan saham yang dimiliki baik di BNI maupun di bank
atau perusahaan lainnya. Kepemilikan saham masing-masing Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel Kepemilikan Saham Direksi Posisi 31 Desember 2024
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan Bank atau
BNI
Perusahaan Lain
Royke Tumilaar Direktur Utama 3.656.941 lembar saham (0,0098%) Nihil
Putrama Wahju Setyawan Wakil Direktur Utama 3.879.526 lembar saham (0,0104%) Nihil
Novita Widya Anggraini Direktur Finance 3.143.884 lembar saham (0,0084%) Nihil
Corina Leyla Karnalies Direktur Retail Banking 3.506.474 lembar saham (0,0094%) Nihil
David Pirzada Direktur Risk Management 2.859.984 lembar saham (0,0076%) Nihil
Ronny Venir Direktur Network and Services 3.539.596 lembar saham (0,0094%) Nihil
Mucharom Direktur Human Capital and 2.541.148 lembar saham (0,0068%) Nihil
Compliance
Toto Prasetio Direktur Technology and 2.163.696 lembar saham (0,0058%) Nihil
Operations
I Made Sukajaya Direktur Enterprise and 576.912 lembar saham (0,0015%) Nihil
Commercial Banking
Hussein Paolo Direktur Digital and Integrated 918.611 lembar saham (0,0024%) Nihil
Kartadjoemena Transaction Banking
Agung Prabowo Direktur Wholesale and 101.356 lembar saham (0,0002%) Nihil
International Banking
Munadi Herlambang* Direktur Institutional Banking Nihil Nihil
* Belum efektif
RAPAT DIREKSI
Kebijakan dan Pelaksanaan Rapat Direksi
Rapat Direksi wajib diselenggarakan secara berkala sekurang-kurangnya 1 (satu) kali setiap bulan.
Pelaksanaan Rapat Direksi dapat dilakukan setiap waktu apabila dipandang perlu oleh seorang atau lebih
anggota Direksi atau atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris. Kebijakan
tersebut sudah selaras dengan ketentuan POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Emiten atau Perusahaan Publik serta Pasal 13 Anggaran Dasar Bank serta Piagam Direksi. Berikut ini adalah
uraian kebijakan pelaksanaan Rapat Direksi BNI:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
729
Page 129
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penyelenggaraan 1) Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap bulan.
Rapat 2) Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris secara berkala paling kurang 1
(satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
3) Rapat Direksi sebagaimana dimaksud pada butir 1 dan butir 2 diselenggarakan jika dihadiri mayoritas
anggota Direksi.
4) Direksi wajib menetapkan tata tertib rapat Direksi.
5) Penyelenggaraan Rapat Direksi dapat dilakukan setiap waktu apabila:
a. Dipandang perlu oleh seorang atau lebih anggota Direksi;
b. Atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris.
Pemanggilan 1) Rapat dapat diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau di tempat lain di dalam wilayah Republik
Rapat Indonesia atau di tempat kegiatan usaha Perseroan.
2) Pemanggilan Rapat Direksi harus dilakukan oleh anggota Direksi yang berhak mewakili Direksi.
3) Pemanggilan Rapat Direksi harus dilakukan secara tertulis dan disampaikan atau diserahkan langsung
kepada setiap anggota Direksi dengan tanda terima yang memadai atau dengan pos tercatat atau
dengan jasa kurir atau dengan telex, faksimile atau surat elektronik (e-mail) paling lambat 5 (lima) hari
kerja sebelum rapat diadakan dengan tidak memperhitungkan tanggal pemanggilan dan tanggal rapat
atau dalam waktu yang lebih singkat jika dalam keadaan mendesak. [ACGS D.3.6]
4) Pemanggilan untuk Rapat Direksi harus mencantumkan acara, tanggal, waktu dan tempat rapat. Rapat
Direksi dapat diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau di tempat lain di dalam wilayah Republik
Indonesia atau di tempat kegiatan usaha Perseroan.
5) Materi Rapat Direksi didistribusikan kepada seluruh peserta rapat paling lambat 5 (lima) hari kerja
sebelum rapat diselenggarakan, kecuali rapat diselenggarakan di luar jadwal, bahan rapat dapat
disampaikan sebelum rapat diselenggarakan.
Pimpinan Rapat 1) Semua Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama, apabila Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan,
Direksi maka Wakil Direktur Utama yang memimpin Rapat Direksi atau Direktur yang ditunjuk secara tertulis
oleh Direktur Utama yang memimpin Rapat Direksi apabila pada saat yang bersamaan Wakil Direktur
Utama tidak hadir atau berhalangan, atau Direktur yang ditunjuk oleh Wakil Direktur yang memimpin
Rapat Direksi apabila pada saat yang bersamaan Direktur Utama tidak hadir atau berhalangan dan tidak
melakukan penunjukan.
2) Apabila RUPS tidak mengangkat Wakil Direktur Utama, maka dalam hal Direktur Utama tidak hadir
atau berhalangan maka salah seorang Direktur yang ditunjuk secara tertulis oleh Direktur Utama yang
memimpin Rapat Direksi.
3) Dalam hal Direktur Utama tidak melakukan penunjukan, maka salah seorang Direktur yang terlama
dalam jabatan sebagai anggota Direksi yang memimpin Rapat Direksi.
4) Dalam hal Direktur yang paling lama menjabat sebagai anggota Direksi Perseroan lebih dari 1 (satu)
orang, maka Direktur sebagaimana dimaksud pada angka 3 di atas yang tertua dalam usia yang
bertindak sebagai pimpinan Rapat Direksi
Kehadiran 1) Seorang anggota Direksi dapat diwakili dalam Rapat Direksi hanya oleh anggota Direksi lain berdasarkan
surat kuasa. Seorang anggota Direksi hanya dapat mewakili seorang anggota Direksi lainnya.
2) Anggota Direksi yang berhalangan untuk menghadiri suatu Rapat Direksi dapat mengajukan
pendapatnya secara tertulis dan ditandatangani, kemudian disampaikan kepada Direktur Utama atau
Wakil Direktur Utama atau kepada anggota Direksi lainnya yang akan memimpin Rapat Direksi tersebut,
mengenai apakah ia mendukung atau tidak mendukung terhadap hal-hal yang akan dibicarakan dan
pendapat ini akan dianggap sebagai suara yang dikeluarkan dengan sah dalam Rapat Direksi.
3) Dalam hal anggota Direksi tidak dapat menghadiri rapat secara fisik, maka anggota Direksi dapat
menghadiri rapat dengan melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik
lainnya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
4) Setiap anggota Direksi yang secara pribadi dengan cara apapun, baik secara langsung maupun secara
tidak langsung, mempunyai kepentingan dalam suatu transaksi, kontrak atau kontrak yang diusulkan
dalam mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus dinyatakan sifat kepentingannya dalam
suatu Rapat Direksi dan karenanya tidak berhak untuk ikut dalam mengambil suara mengenai hal-hal
yang berhubungan dengan transaksi atau kontrak tersebut.
Kuorum dan 1) Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat apabila dihadiri dan/atau
Pengambilan diwakili oleh lebih dari 2⁄3 (dua pertiga) dari jumlah anggota Direksi. [ACGS E.3.4]
Keputusan 2) Dalam hal terdapat lebih dari satu usulan, maka dilakukan pemilihan ulang sehingga salah satu usulan
[ACGS D.3.4] memperoleh suara lebih dari 2⁄3 (dua pertiga) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan. [ACGS E.3.4]
3) Keputusan Rapat Direksi harus diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan harus diambil dengan
pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih dari 2⁄3 (dua pertiga) bagian dari jumlah suara yang
sah yang dikeluarkan dalam rapat yang bersangkutan. [ACGS E.3.4]
4) Dalam Rapat Direksi, setiap anggota Direksi berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu)
suara untuk setiap anggota Direksi lain yang diwakilinya dengan sah dalam rapat tersebut.
5) Suara blangko (abstain) dianggap menyetujui usul yang diajukan dalam rapat. Suara yang tidak sah
dianggap tidak ada dan tidak dihitung dalam menentukan jumlah suara yang dikeluarkan dalam rapat.
6) Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat suara tertutup tanpa tanda tangan,
sedangkan pemungutan suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara lisan, kecuali Pimpinan Rapat
menentukan lain tanpa ada keberatan berdasarkan suara terbanyak dari yang hadir.
7) Setiap kebijakan dan keputusan strategis wajib diputuskan melalui rapat Direksi dengan memperhatikan
pengawasan sesuai tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris.
730 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 130
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Risalah Rapat 1) Hasil Rapat Direksi wajib dituangkan dalam Risalah Rapat. Risalah Rapat harus dibuat oleh seorang
yang hadir dalam rapat yang ditunjuk oleh Ketua Rapat serta kemudian ditandatangani oleh seluruh
anggota Direksi yang hadir dan disampaikan kepada seluruh anggota Direksi.
2) Hasil Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris wajib dituangkan dalam Risalah Rapat. Risalah Rapat
harus dibuat oleh seorang yang hadir dalam rapat yang ditunjuk oleh Ketua Rapat serta kemudian
ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang hadir dan disampaikan
kepada seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
3) Dalam hal terdapat anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang tidak menandatangani
hasil rapat sebagaimana dimaksud pada poin 1 dan 2 di atas, yang bersangkutan wajib menyebutkan
alasannya secara tertulis dalam surat tersendiri yang dilekatkan pada Risalah Rapat.
4) Risalah Rapat sebagaimana dimaksud pada poin 1 dan angka 2 di atas wajib didokumentasikan oleh
Perseroan.
5) Risalah Rapat Direksi merupakan bukti yang sah untuk para anggota Direksi dan untuk pihak ketiga
mengenai keputusan yang diambil dalam Rapat yang bersangkutan.
6) Direksi wajib membuat risalah rapat Direksi serta didokumentasikan sesuai peraturan perundang-
undangan dan anggaran dasar.
7) Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang terjadi dalam rapat Direksi wajib dicantumkan secara
jelas dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat.
Keputusan di Direksi dapat juga mengambil keputusan yang sah tanpa mengadakan Rapat Direksi dengan ketentuan
Luar Rapat semua anggota Direksi telah diberitahu secara tertulis dan semua anggota Direksi memberikan persetujuan
Direksi mengenai usul yang diajukan secara tertulis serta menandatangani persetujuan tersebut. Keputusan yang
diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil dengan
sah dalam Rapat Direksi.
Tingkat Kehadiran Anggota Direksi Dalam Rapat Direksi, Rapat Direksi Bersama Dewan
Komisaris, dan RUPS [ACGS D.3.2, D.3.3]
Pada tahun 2024, Direksi telah mengadakan 46 (empat puluh enam) kali Rapat Direksi dan 8 (delapan) kali
Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, dan 1 (satu) kali RUPS. Berikut ini adalah uraian frekuensi dan
kehadiran Rapat masing-masing anggota Direksi:
Rapat Direksi Rapat Direksi Bersama RUPS Tahunan 2024 Untuk
[ACGS D.3.5] Dewan Komisaris Tahun Buku 2023
Nama Direksi Jabatan Jumlah dan (%) Kehadiran Jumlah dan (%) Kehadiran Jumlah dan (%) Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Royke Tumilaar Direktur Utama 46 43 93 8 7 88 1 1 100
Putrama Wahju Wakil Direktur 46 43 93 8 8 100 1 1 100
Setyawan Utama
Novita Widya Direktur 46 41 89 8 7 88 1 1 100
Anggraini Finance
Corina Leyla Direktur Retail 46 41 89 8 8 100 1 1 100
Karnalies Banking
David Pirzada Direktur Risk 46 40 87 8 7 88 1 1 100
Management
Ronny Venir Direktur 46 39 85 8 8 100 1 1 100
Network and
Services
Mucharom Direktur Human 46 44 96 8 7 88 1 1 100
Capital and
Compliance
Toto Prasetio Direktur 46 40 87 8 7 88 1 1 100
Technology and
Operations
I Made Sukajaya Direktur 39 38 97 6 6 100 - - -
Enterprise and
Commercial
Banking
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
731
Page 131
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rapat Direksi Rapat Direksi Bersama RUPS Tahunan 2024 Untuk
[ACGS D.3.5] Dewan Komisaris Tahun Buku 2023
Nama Direksi Jabatan Jumlah dan (%) Kehadiran Jumlah dan (%) Kehadiran Jumlah dan (%) Kehadiran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Direktur Digital 39 37 95 6 6 100 - - -
Hussein Paolo and Integrated
Kartadjoemena Transaction
Banking
Agung Prabowo Direktur 39 35 90 6 5 83 - - -
Wholesale and
International
Banking
Munadi Herlambang* Direktur 39 31 79 6 6 100 - - -
Institutional
Banking
Adi Sulistyowati** Wakil Direktur 7 7 100 2 1 50 1 1 100
Utama
Sis Apik Wijayanto** Direktur 7 7 100 2 2 100 1 1 100
Enterprise and
Commercial
Banking
Silvano Winston Direktur 7 7 100 2 1 50 1 1 100
Rumantir** Wholesale and
International
Banking
Muhammad Iqbal** Direktur 7 5 71 2 2 100 1 1 100
Institutional
Banking
*) Belum efektif
**) Beliau tidak lagi menjabat sebagai Direktur Bank sejalan dengan berakhirnya masa jabatan sebagai Direksi sesuai hasil keputusan RUPST
tanggal 4 Maret 2024
Sepanjang tahun 2024, rapat Direksi dilaksanakan sebanyak 46 (empat puluh enam) kali dengan rata-rata
persentase kehadiran Direksi dalam rapat sebanyak 90,68%.
Agenda, Tanggal dan Peserta Rapat Direksi Tahun 2024 [ACGS D.3.5]
Sepanjang tahun 2024, Direksi telah mengadakan 46 (empat puluh enam) kali rapat dengan agenda, tanggal,
dan kepesertaan sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
1. 8 Januari 2024 1. Agenda Umum, termasuk: • Royke Tumilaar • Dinas Ruang Rapat BNI
1) Update Kinerja • Adi Sulistyowati • Hadir
Keuangan • Novita Widya Anggraini • Hadir
2) Update Strategi Bisnis • Corina Leyla Karnalies • Cuti
2. Persetujuan Aksi Korporasi • Sis Apik Wijayanto • Hadir
• David Pirzada • Cuti
• Silvano Winston Rumantir • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Muhammad Iqbal • Izin
• Putrama Wahju Setyawan • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Dinas
2. 15 Januari 2024 Agenda Umum, termasuk • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Update Strategi Bisnis • Adi Sulistyowati • Hadir
• Novita Widya Anggraini • Dinas
• Corina Leyla Karnalies • Hadir
• Sis Apik Wijayanto • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Silvano Winston Rumantir • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Muhammad Iqbal • Hadir
• Putrama Wahju Setyawan • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
732 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 132
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
3. 22 Januari 2024 1. Agenda Umum, termasuk: • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
1) Dashboard dan • Adi Sulistyowati • Hadir
Improvement Proses • Novita Widya Anggraini • Hadir
Kredit • Corina Leyla Karnalies • Hadir
2) Update Strategi Bisnis • Sis Apik Wijayanto • Hadir
3) Usulan HUT • David Pirzada • Hadir
2. Update Komite ESG • Silvano Winston Rumantir • Hadir
3. Komite Manajemen • Ronny Venir • Hadir
Teknologi • Muhammad Iqbal • Hadir
• Putrama Wahju Setyawan • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
4. 29 Januari 2024 1. Kick Off Inisiatif Strategis • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2. Kick Off RBB 2024 • Adi Sulistyowati • Hadir
3. Agenda Umum, termasuk • Novita Widya Anggraini • Hadir
Update Calender Event • Corina Leyla Karnalies • Hadir
• Sis Apik Wijayanto • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Silvano Winston Rumantir • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Muhammad Iqbal • Hadir
• Putrama Wahju Setyawan • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
5. 5 Februari 2024 1. Agenda Umum, termasuk • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Update Strategi Bisnis • Adi Sulistyowati • Hadir
2. Update Kinerja Keuangan • Novita Widya Anggraini • Hadir
3. Kajian Konsultan • Corina Leyla Karnalies • Hadir
Independen • Sis Apik Wijayanto • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Silvano Winston Rumantir • Hadir
• Ronny Venir • Cuti
• Muhammad Iqbal • Cuti
• Putrama Wahju Setyawan • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
6. 19 Februari 2024 1. Komite Human Capital • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2. Update Penilaian Unit 2023 • Adi Sulistyowati • Hadir
3. Agenda Umum, termasuk: • Novita Widya Anggraini • Hadir
1) Update Strategi Bisnis • Corina Leyla Karnalies • Hadir
2) Ground Breaking • Sis Apik Wijayanto • Hadir
Pembangunan Gedung • David Pirzada • Hadir
PIK2 • Silvano Winston Rumantir • Hadir
4. Join Chairman Penilaian • Ronny Venir • Hadir
unit 2023 • Muhammad Iqbal • Hadir
• Putrama Wahju Setyawan • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
7. 26 Februari 2024 1. Komite Human Capital • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2. Komite Pengadaan – • Adi Sulistyowati • Hadir
Gedung KLN Singapore • Novita Widya Anggraini • Hadir
3. Komite Manajemen • Corina Leyla Karnalies • Hadir
Teknologi • Sis Apik Wijayanto • Hadir
4. Framework Operational • David Pirzada • Hadir
Risk Management • Silvano Winston Rumantir • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Muhammad Iqbal • Hadir
• Putrama Wahju Setyawan • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
733
Page 133
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
8. 5 Maret 2024 1. Agenda Umum • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2. Komite ALCO • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
3. Komite Human Capital • Novita Widya Anggraini • Hadir
• Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Dinas
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena* • Hadir
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang*
9. 13 Maret 2024 1. Agenda Umum, termasuk • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Update Kinerja Wilayah • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
2. Risk Appetite Statement • Novita Widya Anggraini • Hadir
3. Update ESG • Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena* • Dinas
• Agung Prabowo* • Cuti
• Munadi Herlambang*
10. 19 Maret 2024 1. Update Strategi Bisnis: • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
1) Progress CS Teller Roster • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
2) Program Tabungan • Novita Widya Anggraini • Dinas
2. Pembidangan Direksi • Corina Leyla Karnalies • Hadir
3. Sertifikasi Manajemen • David Pirzada • Hadir
Risiko BoD • Ronny Venir • Dinas
4. Agenda Umum, termasuk: • Mucharom • Hadir
1) Update Safari • Toto Prasetio • Hadir
Ramadhan • I Made Sukajaya* • Hadir
2) Persiapan Hari Raya Idul • Hussein Paolo • Dinas
Fitri Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Dinas
• Munadi Herlambang* • Cuti
11. 25 Maret 2024 1. Agenda Umum, termasuk • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Update Strategi Bisnis • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
2. Rangkaian Acara HUT • Novita Widya Anggraini • Hadir
3. Komite Manajemen • Corina Leyla Karnalies • Hadir
Teknologi • David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
12. 1 April 2024 1. Komite Human Capital • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2. Rangkaian Acara HUT • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
3. Update Progress Bisnis • Novita Widya Anggraini • Hadir
Proses Divisi COP • Corina Leyla Karnalies • Hadir
4. Update Strategi Bisnis • David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
734 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 134
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
13. 22 April 2024 1. Crisis Management • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Protocol untuk Risiko • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
Likuiditas • Novita Widya Anggraini • Hadir
2. Update Kinerja Keuangan • Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Dinas
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
14. 29 April 2024 1. Agenda Umum, termasuk • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Update Strategi Bisnis • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
2. Komite Manajemen • Novita Widya Anggraini • Hadir
Teknologi • Corina Leyla Karnalies • Hadir
3. Laporan Support Lebaran • David Pirzada • Hadir
2024 dan Monitoring • Ronny Venir • Dinas
Operation Security Report • Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
15. 6 Mei 2024 1. Agenda Umum, termasuk: • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
1) Update Rapat Direksi • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
2) Update Strategi Bisnis • Novita Widya Anggraini • Hadir
2. Implementasi UU PDP • Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
16. 20 Mei 2024 1. Agenda Umum, termasuk: • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
1) Update BNI Java Jazz • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
Festival 2024 • Novita Widya Anggraini • Hadir
2) Update Launching • Corina Leyla Karnalies • Hadir
wondr • David Pirzada • Hadir
2. Komite Human Capital • Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Dinas
17. 28 Mei 2024 1. Agenda Umum, termasuk: • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Update Strategi Bisnis • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
2. Komite ALCO • Novita Widya Anggraini • Hadir
3. Agenda Pengadaan: • Corina Leyla Karnalies • Hadir
1) Usulan Kewenangan • David Pirzada • Dinas
Pengadaan • Ronny Venir • Hadir
2) Usulan Pengadaan • Mucharom • Hadir
Pengembangan Sistem • Toto Prasetio • Hadir
4. Komite Human Capital • I Made Sukajaya* • Hadir
5. Realiasasi dan Pipeline • Hussein Paolo • Hadir
Komite Kredit Kartadjoemena*
6. Pengembangan Sistem • Agung Prabowo* • Hadir
Operations • Munadi Herlambang* • Hadir
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
735
Page 135
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
18. 3 Juni 2024 1. BoD Compliance Training, • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
AML, dan OFAC • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
2. Pembahasan Framework • Novita Widya Anggraini • Hadir
Business Continuity • Corina Leyla Karnalies • Hadir
Management • David Pirzada • Hadir
3. Agenda Umum, termasuk: • Ronny Venir • Hadir
1) Dampak Tapera pada BNI • Mucharom • Hadir
2) Update Project • Toto Prasetio • Hadir
3) Update Strategi Bisnis • I Made Sukajaya* • Hadir
4. Update Pengadaan: • Hussein Paolo • Hadir
1) Pemaparan Design Kartadjoemena*
Gedung • Agung Prabowo* • Hadir
2) Pemaparan Design • Munadi Herlambang* • Hadir
Outlet
3) Mapping Divisi/Satuan
19. 10 Juni 2024 1. Komite Human Capital • Royke Tumilaar • Dinas Ruang Rapat BNI
2. Usulan Corporate Banking • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
dan Internasional • Novita Widya Anggraini • Hadir
3. Komite Perusahaan Anak • Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Dinas
20. 14 Juni 2024 1. Revisi RBB 2024 • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2. Mapping Kantor Cabang • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
3. Komite Kebijakan • Novita Widya Anggraini • Hadir
Perkreditan Bank • Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Dinas
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Dinas
21. 24 Juni 2024 1. Agenda Umum, termasuk • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Update Kinerja Keuangan • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
2. Update & Keputusan • Novita Widya Anggraini • Hadir
Program BNI Corporate • Corina Leyla Karnalies • Hadir
Transformation • David Pirzada • Hadir
3. Penetapan Top 50 BNI Best • Ronny Venir • Hadir
Employee • Mucharom • Hadir
4. Digital Maturity Assesment • Toto Prasetio • Hadir
for Bank • I Made Sukajaya* • Hadir
5. Agenda Umum, termasuk • Hussein Paolo • Hadir
update Project Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
736 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 136
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
22. 1 Juli 2024 1. Komite Human Capital • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2. Permintaan Persetujuan • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
Izin Prinsip Project • Novita Widya Anggraini • Hadir
3. Komite ALCO • Corina Leyla Karnalies • Hadir
4. Agenda Umum • David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Dinas
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
23. 9 Juli 2024 1. Agenda Umum: • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
1) Update wondr • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
Performance • Novita Widya Anggraini • Hadir
2) Update Realisasi NTB • Corina Leyla Karnalies • Hadir
2. Update Kinerja Keuangan • David Pirzada • Hadir
3. Update Rencana Rapat • Ronny Venir • Hadir
Direksi dan Dewan • Mucharom • Hadir
Komisaris • Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
24. 15 Juli 2024 1. Komite Human Capital • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2. Agenda Umum, • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
termasuk update wodnr • Novita Widya Anggraini • Hadir
Performance • Corina Leyla Karnalies • Cuti
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Dinas
25. 22 Juli 2024 1. Diskusi Strategis Direksi • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
dan Dewan Komisaris • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
• Novita Widya Anggraini • Hadir
• Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
26. 29 Juli 2024 1. Persetujuan Rencana Aksi • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Korporasi • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
2. Komite ALCO • Novita Widya Anggraini • Hadir
3. Komite Pengadaan • Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
737
Page 137
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
27. 7 Agustus 2024 1. Tindaklanjut Rapat Direksi • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Persetujuan Aksi Korporasi • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
2. Rencana Kawasan IKN • Novita Widya Anggraini • Hadir
• Corina Leyla Karnalies • Dinas
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Dinas
• Munadi Herlambang* • Hadir
28 12 Agustus 2024 1. Agenda Umum • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2. Update Perusahaan Anak • Putrama Wahju Setyawan* • Hadir
3. Update Kinerja • Novita Widya Anggraini • Hadir
• Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
29 19 Agustus 2024 1. Agenda Umum, termasuk • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Tindaklanjut Sharing • Putrama Wahju Setyawan* • Izin
Session • Novita Widya Anggraini • Hadir
2. Komite Manajemen • Corina Leyla Karnalies • Hadir
Teknologi • David Pirzada • Hadir
3. Sub Komite ESG • Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya* • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena*
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
30 17 September 1. Komite Pengadaan • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2024 2. Update POJK 13 Tahun • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
2024 tentang Transparansi • Novita Widya Anggraini • Hadir
Suku Bunga Dasar Kredit • Corina Leyla Karnalies • Dinas
Bank Umum Konvensional • David Pirzada • Hadir
3. Update Kinerja Keuangan • Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Dinas
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya • Dinas
• Hussein Paolo • Dinas
Kartadjoemena
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Dinas
31 23 September 1. Update Project • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2024 2. Update wondr • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
• Novita Widya Anggraini • Hadir
• Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
738 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 138
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
32 30 September 1. Kick Off Meeting Audit • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2024 2024 • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
2. Komite Pengadaan • Novita Widya Anggraini • Hadir
• Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Dinas
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo* • Izin
• Munadi Herlambang* • Hadir
33 7 Oktober 2024 1. Update UU PDP terkait • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Persetujuan Nasabah • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
2. Kinerja Keuangan • Novita Widya Anggraini • Hadir
3. Komite ALCO • Corina Leyla Karnalies • Hadir
4. Rencana Pengembangan • David Pirzada • Dinas
CRM • Ronny Venir • Hadir
5. Update Launching • Mucharom • Hadir
BNIdirect pada Event BNI • Toto Prasetio • Hadir
IDS 2024 • I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo* • Hadir
• Munadi Herlambang* • Dinas
34 14 Oktober 2024 1. Update Progress UU PDP • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2. Kick Off HC Roadmap • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
• Novita Widya Anggraini • Hadir
• Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Dinas
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
35 15 Oktober 2024 1. Review Kewenangan • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
Memutus • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
2. Evaluasi Produktivitas • Novita Widya Anggraini • Hadir
Outlet dan ATM/CRM • Corina Leyla Karnalies • Hadir
3. Update Annual Report dan • David Pirzada • Hadir
Sustainability Report • Ronny Venir • Hadir
4. Update wondr • Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Dinas
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
36 21 Oktober 2024 1. Update Implementasi UU • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
PDP • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
2. Update Strategi • Novita Widya Anggraini • Hadir
Pertumbuhan Tabungan • Corina Leyla Karnalies • Hadir
3. Update BINNOVA 2024 • David Pirzada • Hadir
4. Komite Human Capital • Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Dinas
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Dinas
• Munadi Herlambang* • Hadir
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
739
Page 139
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
37 28 Oktober 2024 1. Agenda Umum • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2. Pengarahan Komite • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
Human Capital • Novita Widya Anggraini • Hadir
3. Update Implementasi UU • Corina Leyla Karnalies • Hadir
PDP • David Pirzada • Hadir
4. Update BNIdirect dan • Ronny Venir • Hadir
Strategi Pertumbuhan • Mucharom • Hadir
Trade & Giro • Toto Prasetio • Hadir
5. Update Branch • I Made Sukajaya • Hadir
Transformation • Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
38 4 November 2024 1. Persetujuan RKAP 2025, • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
RBB 2025 – 2027 & RKAB • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
2025 dan RJPP 2025-2029, • Novita Widya Anggraini • Hadir
KPI Kolegial 2025 • Corina Leyla Karnalies • Hadir
2. Pengkinian Dokumen • David Pirzada • Hadir
Recovery Plan 2024/2025 • Ronny Venir • Hadir
3. Komite Manajemen • Mucharom • Hadir
Teknologi • Toto Prasetio • Hadir
4. Update BNI Culturefest • I Made Sukajaya • Hadir
2024 • Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
39 11 November 1. Agenda Umum, termasuk • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2024 Update Kinerja Keuangan • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
Oktober 2024 • Novita Widya Anggraini • Hadir
2. Update Strategi • Corina Leyla Karnalies • Hadir
Pertumbuhan Tabungan • David Pirzada • Dinas
3. ALCO Program DPK dan • Ronny Venir • Hadir
FNK Valas • Mucharom • Hadir
4. Update Project Komodo • Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
40 18 November 1. Komite Perusahaan Anak • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2024 2. Update wondr • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
• Novita Widya Anggraini • Hadir
• Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
41 25 November 1. Agenda umum • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2024 2. Update Kinerja Keuangan • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
• Novita Widya Anggraini • Hadir
• Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Izin
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
740 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 140
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
42 2 Desember 2024 1. Komite Human Capital • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2. Komite Manajemen • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
Teknologi • Novita Widya Anggraini • Hadir
• Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
43 6 Desember 2024 1. Update Balance Tabungan • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
• Putrama Wahju Setyawan • Hadir
• Novita Widya Anggraini • Hadir
• Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
44 9 Desember 2024 1. Usulan Kebijakan PP • Royke Tumilaar • Izin Ruang Rapat BNI
Nomor 47 Tahun 2024 • Putrama Wahju Setyawan • Hadir
2. Pembahasan PP Pelaporan • Novita Widya Anggraini • Dinas
Keuangan Bank • Corina Leyla Karnalies • Hadir
3. Update ESG • David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Dinas
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
45 19 Desember 1. Update Kinerja Keuangan • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2024 • Putrama Wahju Setyawan • Cuti
• Novita Widya Anggraini • Hadir
• Corina Leyla Karnalies • Dinas
• David Pirzada • Cuti
• Ronny Venir • Cuti
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
46 23 Desember 1. Hasil Revaluasi Aset 2024 • Royke Tumilaar • Hadir Ruang Rapat BNI
2024 2. Update Dana Nasabah • Putrama Wahju Setyawan • Cuti
3. Update Penanganan Judi • Novita Widya Anggraini • Hadir
Online • Corina Leyla Karnalies • Hadir
• David Pirzada • Hadir
• Ronny Venir • Hadir
• Mucharom • Hadir
• Toto Prasetio • Hadir
• I Made Sukajaya • Hadir
• Hussein Paolo • Hadir
Kartadjoemena
• Agung Prabowo • Hadir
• Munadi Herlambang* • Hadir
*Belum efektif
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
741
Page 141
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rapat Yang Dijadwalkan Pada Tahun 2025 [ACGS D.3.1]
Rencana Rapat Direksi yang dijadwalkan akan dilaksanakan sebanyak 12 (dua belas) kali di tahun 2025
mendatang adalah sebagai berikut:
No. Bulan Agenda
1. Januari • Update Kinerja Keuangan
• Update Sales Tools & Monitoring
• Evaluasi Bisnis dan Operasional
• Evaluasi Implementasi ESG
• Rencana RUPS Tahunan Tahun Buku 2024
• Usulan Dividen Tunai Kinerja Tahun Buku 2024
• Update Project BNI
• Update Likuiditas
• Update Laporan Keuangan
2. Februari • Corporate Plan dan RBB
• Business Continuity Management
• Investor Relation & Saham BBNI
• Review & Strategi Bisnis UMKM
3. Maret • Arsitektur TI dan Digitalisasi
• Operasional Perbankan
• Evaluasi & Strategi Sumber Daya Manusia
• Review & Strategi Bisnis Coporate Banking
4. April • Manajemen Risiko
• Pengendalian Internal
• Review & Strategi Bisnis Konsumer
• Evaluasi Kebijakan Perkeditan, Dana, dan Jasa
• Evaluasi Implementasi ESG
5. Mei • Penyertaan Modal
• Evaluasi Kinerja Perusahaan Anak
• Manajemen Risiko & Tata Kelola Terintegrasi
• Evaluasi & Strategi Remedial Recovery
6. Juni • Government, Risk, dan Compliance
• Review Kebijakan Anti Gratifikasi & Anti Penyuapan
• Evaluasi Jaringan Kantor & Digitalisasi Layanan
• Rasio-Rasio Perbankan
• Review Realisasi RBB
7. Juli • Evaluasi Kinerja dan Keuangan
• Review Kinerja dan Bisnis Internasional
• Review Bisnis Treasury
• Transformasi
• Evaluasi dan Strategi Big Data
• Evaluasi Implementasi ESG
8. Agustus • Permodalan Bank
• Asset & Liability
• Review Efektivitas Organisasi Perusahaan
• Review & Strategi Bisnis Hubungan Kelembagaan & Transaksional
9. September • Evaluasi dan Strategi Pendapatan Bank
• Evaluasi Kinerja dan Keuangan
• Strategi Digitalisasi dan Anti Cyber Crime
10. Oktober • Strategi Pengelolaan Sumber Daya Manusia
• Rasio-Rasio Perbankan
• Evaluasi Produk & Layanan Bank
11. November • Pengelolaan Aset Bank
• Inovasi Bisnis
• Evaluasi Produk & Layanan Bank
12. Desember • Evaluasi Kinerja dan Keuangan
• Evaluasi Pencapaian Target
• Evaluasi Strategi & Transformasi
• Evaluasi Kinerja Saham BNI
• Evaluasi Implementasi ESG
742 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 142
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Rapat Direksi Bersama Dewan Komisaris
Pada tahun 2024, Direksi telah mengadakan rapat bersama Dewan Komisaris dengan uraian agenda, tanggal,
dan kepesertaan, sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
1. 18 Januari 2024 Rapat Direksi bersama Dewan 1. Royke Tumilaar 1. Hadir Hybrid
Komisaris 2. Putrama Wahju Setyawan 2. Hadir
1. Closing Meeting Audit tahun 3. Novita Widya Anggraini 3. Hadir
buku 2023 4. Corina Leyla Karnalies 4. Hadir
2. Tingkat Kesehatan BNI Individu 5. David Pirzada 5. Hadir
posisi 31 Desember 2023 6. Ronny Venir 6. Hadir
7. Mucharom 7. Hadir
8. Toto Prasetio 8. Hadir
9. Silvano Winston Rumantir 9. Hadir
10.Muhammad Iqbal 10. Hadir
11.Adi Sulistyowati 11. Hadir
12.Sis Apik Wijayanto 12. Hadir
2. 25 Januari 2024 Rapat Direksi bersama Dewan 1. Royke Tumilaar 1. Hadir Hybrid
Komisaris 2. Putrama Wahju Setyawan 2. Hadir
Kinerja Keuangan BNI posisi 31 3. Novita Widya Anggraini 3. Hadir
Desember 2023 4. Corina Leyla Karnalies 4. Hadir
5. David Pirzada 5. Hadir
6. Ronny Venir 6. Hadir
7. Mucharom 7. Hadir
8. Toto Prasetio 8. Hadir
9. Silvano Winston Rumantir 9. Dinas
10.Muhammad Iqbal 10. Hadir
11.Adi Sulistyowati 11. Dinas
12.Sis Apik Wijayanto 12. Hadir
3. 25 April 2024 Rapat Direksi bersama Dewan 1. Royke Tumilaar 1. Hadir Hybrid
Komisaris 2. Putrama Wahju Setyawan 2. Hadir
1. Kinerja Keuangan BNI posisi 31 3. Novita Widya Anggraini 3. Hadir
Maret 2024 4. Corina Leyla Karnalies 4. Hadir
2. Profil Risiko BNI Individu posisi 5. David Pirzada 5. Hadir
31 Maret 2024 6. Ronny Venir 6. Hadir
7. Mucharom 7. Hadir
8. Toto Prasetio 8. Hadir
9. I Made Sukajaya 9. Hadir
10.Hussein Paolo 10. Hadir
Kartadjoemena
11.Agung Prabowo 11. Hadir
12.Munadi Herlambang* 12. Hadir
4. 20 Juni 2024 Rapat Direksi bersama Dewan 1. Royke Tumilaar 1. Hadir Hybrid
Komisaris 2. Putrama Wahju Setyawan 2. Hadir
Revisi RBB BNI 2024-2026 3. Novita Widya Anggraini 3. Hadir
4. Corina Leyla Karnalies 4. Hadir
5. David Pirzada 5. Hadir
6. Ronny Venir 6. Hadir
7. Mucharom 7. Hadir
8. Toto Prasetio 8. Hadir
9. I Made Sukajaya 9. Hadir
10.Hussein Paolo 10. Hadir
Kartadjoemena
11.Agung Prabowo 11. Dinas
12.Munadi Herlambang* 12. Hadir
5. 22 Juli 2024 Rapat Direksi bersama Dewan 1. Royke Tumilaar 1. Hadir Offline
Komisaris 2. Putrama Wahju Setyawan 2. Hadir
Diskusi strategis Direksi dan Dewan 3. Novita Widya Anggraini 3. Hadir
Komisaris 4. Corina Leyla Karnalies 4. Hadir
5. David Pirzada 5. Hadir
6. Ronny Venir 6. Hadir
7. Mucharom 7. Hadir
8. Toto Prasetio 8. Hadir
9. I Made Sukajaya 9. Hadir
10.Hussein Paolo 10. Hadir
Kartadjoemena
11.Agung Prabowo 11. Hadir
12.Munadi Herlambang* 12. Hadir
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
743
Page 143
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Agenda Rapat Peserta Rapat Kehadiran Keterangan
6. 15 Agustus 2024 Rapat Direksi bersama Dewan 1. Royke Tumilaar 1. Hadir Hybrid
Komisaris 2. Putrama Wahju Setyawan 2. Hadir
1. Kinerja BNI, Perusahaan Anak, 3. Novita Widya Anggraini 3. Hadir
dan Realisasi RBB Periode 4. Corina Leyla Karnalies 4. Hadir
Triwulan II/2024 5. David Pirzada 5. Hadir
2. KPI Kolegial Direksi Tahun 2024 6. Ronny Venir 6. Hadir
7. Mucharom 7. Hadir
8. Toto Prasetio 8. Hadir
9. I Made Sukajaya 9. Hadir
10.Hussein Paolo 10. Hadir
Kartadjoemena
11.Agung Prabowo 11. Hadir
12.Munadi Herlambang* 12. Hadir
7. 17 Oktober 2024 Rapat Direksi bersama Dewan 1. Royke Tumilaar 1. Dinas Hybrid
Komisaris 2. Putrama Wahju Setyawan 2. Hadir
1. Kinerja BNI, Perusahaan Anak, 3. Novita Widya Anggraini 3. Cuti
dan Realisasi RBB Triwulan 4. Corina Leyla Karnalies 4. Hadir
III/2024 5. David Pirzada 5. Hadir
2. Profil Risiko BNI posisi 30 6. Ronny Venir 6. Hadir
September 2024 7. Mucharom 7. Hadir
8. Toto Prasetio 8. Ex Duc
9. I Made Sukajaya 9. Hadir
10.Hussein Paolo 10. Hadir
Kartadjoemena
11.Agung Prabowo 11. Hadir
12.Munadi Herlambang* 12. Hadir
8. 14 November Rapat Direksi bersama Dewan 1. Royke Tumilaar 1. Hadir Hybrid
2024 Komisaris 2. Putrama Wahju Setyawan 2. Hadir
Persetujuan RBB/RKAP 2025, RAKB 3. Novita Widya Anggraini 3. Hadir
2025, RJP/Corporate Plan 2025- 4. Corina Leyla Karnalies 4. Hadir
2029, dan KPI Kolegial Direksi 2025 5. David Pirzada 5. Dinas
6. Ronny Venir 6. Hadir
7. Mucharom 7. Dinas
8. Toto Prasetio 8. Hadir
9. I Made Sukajaya 9. Hadir
10.Hussein Paolo 10. Hadir
Kartadjoemena
11.Agung Prabowo 11. Hadir
12.Munadi Herlambang* 12. Hadir
*) Belum efektif
PELATIHAN DAN/ATAU PENINGKATAN KOMPETENSI ANGGOTA DIREKSI TAHUN 2024
Kebijakan Pelatihan dan/atau Pengembangan Kompetensi Berkesinambungan [ACGS D.5.2]
BNI terus berupaya mendorong hadirnya bisnis perbankan yang sehat dan tangguh demi tercapainya
pertumbuhan usaha yang berkelanjutan serta membawa manfaat bagi organisasi dan para pemangku
kepentingan lainnya. Untuk dapat mewujudkan hal itu, BNI berusaha membangun fondasi bisnis yang solid
dengan memastikan kualitas kompetensi dan kepemimpinan di puncak manajemen.
Setiap tahun, BNI menyusun rencana Program Pengembangan Kompetensi Direksi dengan mengusung
topik-topik pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan makroekonomi terkini, dinamika industri
perbankan, dan Tata Kelola yang terus berkembang. Program ini umumnya berupa kegiatan peningkatan
kompetensi atau refreshment pengetahuan untuk Direksi melalui kegiatan Executive Education, sertifikasi,
dan kegiatan lainnya yang dilaksanakan dalam rangka peningkatan kompetensi.
Sebagaimana diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi, setiap anggota Direksi berhak dan
wajib mengikuti Program Pengembangan Kompetensi Direksi baik yang dilaksanakan oleh internal Bank,
dilaksanakan oleh Bank bekerja sama dengan pihak lain (expertise), maupun mengikutsertakan Direksi
pada program peningkatan kompetensi yang diselenggarakan oleh pihak lain. Melalui program ini, Bank
berharap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi sehari-hari dapat berjalan lebih baik yang pada
akhirnya juga dapat mendorong pengelolaan Bank yang efektif.
744 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 144
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Pada Tahun Buku 2024 [ACGS D.5.2]
Untuk memastikan bahwa anggota Direksi memahami peran dan tanggung jawab, karakteristik, dan
operasional Bank serta memahami perkembangan peraturan dan standar yang relevan dengan bisnis Bank,
pada tahun 2024, seluruh anggota Direksi BNI telah mengikuti kegiatan pelatihan dan/atau pengembangan
kompetensi sebagai berikut:
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi pada Tahun Buku 2024
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
Royke Tumilaar - Direktur Utama
1 CEO Talk ITB 2024: Becoming 21 February Bandung Enterpreneurship Institut Teknologi
An Entrepreneur 2024 Bandung (ITB)
2 Sertifikasi Manajemen Risiko 22 April 2024 Jakarta Risiko Lembaga Sertifikasi
Perbankan Kualifikasi 7 Profesional Perbankan
(LSPP)
3 Executive Course Strategic 24 Juli - 6 Jakarta Leadership Universitas Pertahanan
Management & Leadership Agustus 2024 RI
4 Narasumber OJK: 21 Agustus 2024 Jakarta Leadership Otorisasi Jasa
Pengembangan Kepemimpinan Keuangan (OJK)
Berjenjang Level Lanjutan ( The
Impact of Global Mindset of
Financial Industry)
5 Narasumber BUMD Leaders 30 September Jakarta Ekonomi BUMD Jakarta
Forum 2024
6 Power Lunch: Money Talks 2 Oktober 2024 Jakarta Ekonomi CNBC Indonesia
7 Branch Management Course 1 Oktober 2024 Jakarta Leadership PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
8 Launching Buku "Pesulap 14 Oktober 2024 Jakarta Enterpreneurship Tribun Manado
Merah dari Pasifik" Pak Olly
Dondokambey (Gubernur
Sulut)
9 Interview Kontan 28 November Jakarta Enterpreneurship Kontan
2024
Putrama Wahju Setyawan - Wakil Direktur Utama
1 Earnings Call dan Press 26 January 2024 Grha BNI Lt. 25 Workshop PT Bank Negara
Conference FY2023 Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
2 Business Meeting W.16 2-3 Februari Sorong Workshop PT Bank Negara
2024 Indonesia (Persero) Tbk
3 Sharing Session Artificial 27 February Grha BNI Lt. 25 Workshop PT Bank Negara
Intelligence oleh Microsoft 2024 Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
4 BRI Microfinance Outlook 2024 7 March 2024 Ballroom Menara Workshop PT Bank Negara
BRILiaN Indonesia (Persero) Tbk
5 Leadership Forum 8-10 Maret 2024 Hotel Tentrem, Workshop PT Bank Negara
Yogyakarta Indonesia (Persero) Tbk
6 Program Pembekalan 1 April 2024 Grha BNI Lt. 30 Pelatihan PT Bank Negara
Manajemen Risiko Perbankan Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
Kualifikasi 7
7 Assessment SMR 7 22 April 2024 Grha BNI Lt. 29 Sertifikasi Lembaga Sertifikasi
Jakarta Profesional Perbankan
(LSPP)
8 Earnings Call dan Press 29 April 2024 Gedung BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 1Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
9 Board Retreat BNI Semester I 8-12 Mei 2024 London, UK Workshop PT Bank Negara
Tahun 2024 Indonesia (Persero) Tbk
10 Pelatihan Quick Win 2.0 - Wave 15 June 2024 Ciwidey, Bandung Pelatihan PT Bank Negara
2 Indonesia (Persero) Tbk
11 Executive course on strategic 3 - 16 Juli 2024 Jakarta Pelatihan Universitas Pertahanan
management and leadership RI
cohort #2
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
745
Page 145
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
12 Networking session ikatan 24 July 2024 Jakarta, Menara Sharing Session PT Bank Negara
alumni University of BNI Pejompongan Indonesia (Persero) Tbk
Birmingham
13 Compliance Forum 14 August 2024 Grha BNI Lt. 25 Seminar PT Bank Negara
"Mewujudkan Budaya Anti Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
Korupsi Melalui Penanaman
Nilai-Nilai Integritas"
14 Reinforcement Business Team 16 August 2024 Ciwidey, Bandung Pelatihan PT Bank Negara
Leader Batch 8-12 Tahun 2024 Indonesia (Persero) Tbk
15 Earnings Call dan Press 22 August 2024 Ballroom BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 2Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
16 Forum Group Discussion 27 August 2024 Jakarta, Menara Workshop PT Bank Negara
Bersama Bank Mandiri, BRI BNI Pejompongan Indonesia (Persero) Tbk
dan Komisi XI DPR RI
17 Board Retreat 4 - 8 September Sidney Workshop PT Bank Negara
2024 Indonesia (Persero) Tbk
18 Workshop Wakil Menteri BUMN 13 September Jakarta, Auditorium Workshop Kementerian Badan
2024 Indraprasta, Usaha Milik Negara
Gedung Nawasena (BUMN)
Mandiri University
19 Investor Daily Summit 2024 8-9 Oktober JCC Senayan, Seminar PT Bank Negara
2024 Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
20 Earnings Call dan Press 25 Oktober 2024 Ballroom BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 3Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
21 Penyelarasan Sertifikasi 7 November Shangrila Hotel - Workshop IRPA (Indonesian
Manajemen Risiko 2024 Jakarta Risk Professional
Association)
22 Rapat Dengar Pendapat Komisi 13 November Gedung Nusantara Sharing Session Dewan Perwakilan
VI DPR RI 2024 I Lt.1 Rakyat Republik
Indonesia (DPR RI)
23 BNI Culture Fest 2024 14 November Menara BNI Workshop PT Bank Negara
2024 Pejompongan Indonesia (Persero) Tbk
24 Forum Group Discussion 2 Desember Menara BNI Forum Group PT Bank Negara
Bersama Bank Mandiri, BRI, 2024 Pejompongan Discussion Indonesia (Persero) Tbk
BTN dan Komisi XI DPR RI
Novita Widya Anggraini - Direktur Finance
1 Workshop Kementerian BUMN 19 Januari 2024 Bali Beach Workshop PT Bank Negara
Convention,KEK, Indonesia (Persero) Tbk
Sanur
2 Earning Calls & Press 26 Januari 24 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Conference Full Year 2023 Indonesia (Persero) Tbk
3 Forum Group Discussion 1 February 2024 Ballroom Menara FGD PT Bank Negara
Bersama Komisi XI DPR RI BNI Pejompongan, Indonesia (Persero) Tbk
Jakarta
4 Business Meeting W10 Tahun 2 February 2024 Pullman Ciawi Narasumber PT Bank Negara
2024 Vimala Hills Indonesia (Persero) Tbk
5 INT Summit 2 February 2024 Hotel Borobudur Narasumber PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
6 Afternoon Discussion dengan 7 February 2024 Grha BNI Lt. 25 Forum Group PT Bank Negara
Tema "Perkembangan Politik Jakarta Discussion Indonesia (Persero) Tbk
Dalam Negeri Menuju Pemilu
2024"
7 CFO Leadership Program 12-16 Februari Harvard Business Pelatihan McKinsey
(executif program by 2024 School
McKinsey)
8 Sharing Session Artificial 27 Februari 2024 Grha BNI Lt. 25 Sharing Session PT Bank Negara
Intelligence oleh Microsoft Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
9 Leadership Forum 9 Maret 2024 Hotel Tentrem, Workshop PT Bank Negara
Yogyakarta Indonesia (Persero) Tbk
10 Program Money Talks Power 2 April 2024 Studio CNBC Narasumber CNBC Indonesia
Lunch CNBC
746 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 146
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
11 Program Pembekalan 1 April 2024 GRHA BNI Lt. 30 Pelatihan PT Bank Negara
Manajemen Risiko Perbankan Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
Kualifikasi 7
12 Assessment SMR 7 22 April 2024 GRHA BNI Lt. 29 Sertifikasi Lembaga Sertifikasi
Jakarta Profesional Perbankan
(LSPP)
13 Board Retreat BNI Semester I 8 - 12 May 2024 London, UK Workshop PT Bank Negara
Tahun 2024 Indonesia (Persero) Tbk
14 Earnings Call dan Press 29 April 2024 Gedung BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 1Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
15 CFO Forum (Perubahan Iklim 12 Juni 2024 Video Conference Narasumber CNBC Indonesia
Ancam Ekonomi dan Bisnis, ini Indonesia
Strategi Keuangan Para CFO) -
CNBC Indonesia
16 Kunjungan Kerja Dewan 30 Juni 2024 Hotel Royal Workshop PT Bank Negara
Komisaris Wilayah 17 Ambarukmo Indonesia (Persero) Tbk
17 Menjadi Panelis dalam 15 Agustus 2024 Financial Hall, Narasumber CFA Society Indonesia
Indonesia Women in Finance Graha CIMB Niaga
Conference (Empowering Lantai 2
Women by Embracing
Technology)
18 Earnings Call dan Press 22 Agustus 2024 Ballroom BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 2Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
19 Compliance Forum 14 Agustus 2024 Grha BNI Lantai 25 Seminar PT Bank Negara
"Mewujudkan Budaya Anti Indonesia (Persero) Tbk
Korupsi Melalui Penanaman & KPK
Nilai-Nilai Integritas"
20 Workshop Wakil Menteri BUMN 13 September Mandiri University workshop Kementerian Badan
"SOE's Strategic program 2024 Campus Usaha Milik Negara
and Risk Management for Wijayakusuma (BUMN)
Indonesia's Future"
21 Investor Daily Summit 2024 8 Oktober 2024 JCC Senayan Seminar PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
22 Earnings Call dan Press 25 Oktober 2024 Ballroom BNI Jakarta PT Bank Negara
Conference 3Q-2024 Mataram Indonesia (Persero)
23 Nomura x Verdhana Indonesia 8 November St Regis Jakarta Conference Verdhana Indonesia
Conference 2024 2024
24 CEO Netwoking 2024 26 November Dian Ballroom, Seminar Pasar Modal Indonesia
"Navigating Global Market 2024 Raffles Hotel
Forces and Technology Jakarta
Innovation for Sustainable
business"
25 Penyelarasan BoD Jenjang 7 7 November Hotel Shangrila Seminar Indonesian Risk
2024 Jakarta Proffesional Association
Corina Leyla Karnalies - Direktur Retail Banking
1 Business Meeting Wilayah 18 19 Januari 2024 Vidcon - Jakarta Workshop PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
2 Workshop Wholesale Digital 19 Januari 2024 Rafless Hotel Workshop PT Bank Negara
Channel Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
3 Earnings Call dan Press 26 Januari 2024 Vidcon - Jakarta Workshop PT Bank Negara
Conference Kinerja Full Year Indonesia (Persero) Tbk
2023
4 Event Indonesia Corporated 27 Januari 2024 The Laguna Nusa Seminar PT Bank Negara
Day - Kolaborasi Menuju Dua, Bali Indonesia (Persero) Tbk
BUMN Go Global
5 Forum Group Discussion 1 Februari 2024 Ballroom Menara Forum Group PT Bank Negara
Bersama Komisi XI DPR RI BNI Pejompongan, Discussion Indonesia (Persero) Tbk
Jakarta
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
747
Page 147
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
6 Executive Gathering Asosiasi 2 Februari 2024 The Apurva Workshop PT Bank Negara
Sistem Pembayaran Indonesia Kempinski, Bali Indonesia (Persero) Tbk
Tahun 2024 - Elevating The
National Payment System
Through Collaborative Synergy
7 Afternoon Discussion dengan 7 Februari 2024 Grha BNI Lt. 25 Forum Group PT Bank Negara
Tema "Perkembangan Politik Jakarta Discussion Indonesia (Persero) Tbk
Dalam Negeri Menuju Pemilu
2024"
8 Business Alignment Meeting 21 Februari 2024 Nusantara Workshop PT Bank Negara
Sektor DIT 2024 Ballroom, The Indonesia (Persero) Tbk
Darmawangsa
9 Sharing Session Artificial 27 Februari 2024 Grha BNI Lt. 25 Sharing Session PT Bank Negara
Intelligence oleh Microsoft Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
10 Narasumber Fortune Indonesia 7 Maret 2024 The Tribrata Seminar Fortune Indonesia
Luncheon: Empowering Darmawangsa, The
Women with AI (Women's Chora Room
Strategic Role on Advancing AI
for Inclusive Growth)
11 Business Meeting "Synergize 8 Maret 2024 Hotel Tentrem, Workshop PT Bank Negara
and Streamline: Elevating Yogyakarta Indonesia (Persero) Tbk
Productivity and Performance"
12 Leadership Forum 9 Maret 2024 Hotel Tentrem, Workshop PT Bank Negara
Yogyakarta Indonesia (Persero) Tbk
13 Program Pembekalan 1 April 2024 GRHA BNI Lt. 30 Pelatihan PT Bank Negara
Manajemen Risiko Perbankan Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
Kualifikasi 7
14 Assessment SMR 7 22 April 2024 GRHA BNI Lt. 29 Sertifikasi Lembaga Sertifikasi
Jakarta Profesional Perbankan
(LSPP)
15 Narasumber Talkshow Kelana 26 April 2024 Gedung Sarinah, Seminar Ikatan PIMTI
Wastra Fest Fashion untuk Jakarta Perempuan Indonesia
Indonesia 2024 - Pembiayaan
Kreatif: Menyelami Kebutuhan
UMKM Fashion
16 Earnings Call dan Press 29 April 2024 Gedung BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 1Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
17 Workshop Internalisasi BNI 3 Mei 2024 Vidcon - Jakarta Workshop PT Bank Negara
Culture Transformation via Indonesia (Persero) Tbk
Vidcon
18 Board Retreat BNI Semester I 8 - 12 Mei 2024 London, UK Workshop PT Bank Negara
Tahun 2024 Indonesia (Persero) Tbk
19 Fasilitator Program SESPIBANK 17 Mei 2024 Ruang Kemang, Workshop PT Bank Negara
Angkatan 78 Tahun 2024 Lantai 3 LPPI Indonesia (Persero)
Tbk & Lembaga
Pengembangan
Perbankan Indonesia (
LPPI )
20 Narasumber Forum Diskusi 11 Juli 2024 Hotel Fairmont, Forum Group Otorisasi Jasa
- "Tantangan dan Potensi Jakarta Discussion Keuangan (OJK)
Pemberdayaan UMKM dalam
Mendukung Terwujudnya Visi
Indonesia Emas 2045"
21 Compliance Forum 14 Agustus 2024 Grha BNI Lantai 25 Seminar PT Bank Negara
"Mewujudkan Budaya Anti Indonesia (Persero) Tbk
Korupsi Melalui Penanaman & KPK
Nilai-Nilai Integritas"
22 Earnings Call dan Press 22 Agustus 2024 Ballroom BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 2Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
23 Forum Group Discussion 27 Agustus 2024 Ballroom Menara Forum Group PT Bank Negara
Bersama Bank Mandiri, BRI, BNI Pejompongan, Discussion Indonesia (Persero) Tbk
dan Komisi XI DPR RI Jakarta
748 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 148
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
24 Board Retreat BNI 5 - 8 September Sydney, Australia Workshop PT Bank Negara
2024 Indonesia (Persero) Tbk
25 Sharing Session Global 10 September Grha BNI Lantai 33 Sharing Session PT Bank Negara
Banking Trends 2024 Indonesia (Persero) Tbk
26 Forum Grup Discussion 18 September Grha BNI Lantai 25 Forum Group PT Bank Negara
Ekosistem Perusahaan 2024 Discussion Indonesia (Persero) Tbk
Sekuritas
27 Narasumber BNI Investor 9 Oktober 2024 JCC, Jakarta Seminar PT Bank Negara
Daily Summit 2024 - Personal Indonesia (Persero) Tbk
Finance & Investment & B-Universe
28 Workshop Business Plan Tahun 18 Oktober 2024 Harper by Aston, Workshop PT Bank Negara
2025 Divisi CRD Jogjakarta Indonesia (Persero) Tbk
29 Earnings Call dan Press 25 Oktober 2024 Ballroom BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 3Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
30 Penyelarasan Sertifikasi 7 November Hotel Shangrila, Workshop IRPA (Indonesian
Manajemen Risiko 2024 Jakarta Risk Professional
Association)
31 Workshop All GM Sektor REB 12 November Menara BNI Workshop PT Bank Negara
2024 Pejompongan Indonesia (Persero) Tbk
32 BNI Culture Fest 2024 14 November Menara BNI Workshop PT Bank Negara
2024 Pejompongan Indonesia (Persero) Tbk
33 Sharing Session dengan PW 15 November Menara BNI Workshop PT Bank Negara
2024 Pejompongan Indonesia (Persero) Tbk
David Pirzada - Direktur Risk Management
1 Workshop Kementerian BUMN 19 Januari 2024 Bali Beach Workshop Kementerian Badan
Convention, KEK Usaha Milik Negara
Sanur (BUMN)
2 Workshop Internalisasi BNI 24 Januari 2024 Wisma 46, Jakarta Workshop PT Bank Negara
Culture Transformation Sektor Indonesia (Persero) Tbk
Risk Management
3 Forum Group Discussion 1 Februari 2024 Ballroom Menara Forum Group PT Bank Negara
Bersama Komisi XI DPR RI BNI Pejompongan, Discussion Indonesia (Persero) Tbk
Jakarta
4 INT Summit: Breaking Silos, 2 Februari 2024 Hotel Borobudur, Seminar PT Bank Negara
Building Bridges: A Symphony Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
of Business Collaboration
5 Afternoon Discussion: 7 Februari 2024 Grha BNI Lt. 25 Forum Group PT Bank Negara
"Perkembangan Politik dalam Jakarta Discussion Indonesia (Persero) Tbk
Negeri Menuju PEMILU 2024"
6 Sharing Session Artificial 27 Februari 2024 Grha BNI Lt. 25 Sharing Session PT Bank Negara
Intelligence oleh Microsoft Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
7 Indonesian Banking Road to 4 Maret 2024 St. Regis Hotel, Seminar Otoritas Jasa Keuangan
Net Zero Emission Jakarta (OJK)
8 18th Asia Pacific High 5-8 Maret 2024 Tokyo, Jepang Seminar Otoritas Jasa Keuangan
Level Meeting on Banking (OJK)
Supervision
9 Rapat Dengar Pendapat Komisi 20 Maret 2024 Gedung Nusantara I Sharing Session Dewan Perwakilan
VI DPR RI Lt. 1 Jakarta Rakyat Republik
Indonesia (DPR RI)
10 Assessment SMR 7 22 April 2024 Grha BNI Lt. 29 Sertifikasi Lembaga Sertifikasi
Jakarta Profesional Perbankan
(LSPP)
11 Rapat Dengar Pendapat Komisi 8 Juli 2024 Gedung Nusantara I Sharing Session Dewan Perwakilan
VI DPR RI Lt. 1 Jakarta Rakyat Republik
Indonesia (DPR RI)
12 Refreshment Commercial 12-13 Juli 2024 Hotel Ibis Style, Pelatihan PT Bank Negara
Credit Risk Batch I 2024 Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
13 Refreshment Commercial 19-20 Juli 2024 Hotel Ibis Style, Pelatihan PT Bank Negara
Credit Risk Batch II 2024 Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
14 Refreshment Commercial 9-10 Agustus Hotel Ibis Style, Pelatihan PT Bank Negara
Credit Risk Batch III 2024 2024 Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
749
Page 149
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
15 Compliance Forum 14 Agustus 2024 Grha BNI Lantai 25 Seminar PT Bank Negara
"Mewujudkan Budaya Anti Indonesia (Persero) Tbk
Korupsi Melalui Penanaman & KPK
Nilai-Nilai Integritas"
16 Forum Group Discussion 27 Agustus 2024 Ballroom Menara Forum Group PT Bank Negara
Bersama Bank Mandiri, BRI, BNI Pejompongan, Discussion Indonesia (Persero) Tbk
dan Komisi XI DPR RI Jakarta
17 Rapat Umum Anggota (RUA) 29 Agustus 2024 Mandiri Club, - Bankers Association
BARa ke-5 Tahun 2024 Jakarta for Risk Management
(Bankers Association
for Risk Management
(BARA))
18 Workshop Penyelarasan 10-Sep-24 Gedoeng BNI Kota Workshop PT Bank Negara
Pedoman Perusahaan (PP) Indonesia (Persero) Tbk
Manajemen Risiko Operasional & KPK
19 Sharing Session Global 10-Sep-24 Grha BNI Lantai 33 Sharing Session PT Bank Negara
Banking Trends Indonesia (Persero) Tbk
20 Workshop Wakil Menteri BUMN 13-Sep-24 Auditorium Workshop Kementerian Badan
"SOE's Strategic program Indraprasta Gedung Usaha Milik Negara
and Risk Management for Nawasena Mandiri (BUMN)
Indonesia's Future" University
21 Anugerah ESG Republika 2024 19-Sep-24 The Westin Hotel ESG Republika
22 Blue Ocean Strategy 7-10 Oktober INSEAD Executive INSEAD Business
Programme 2024 Business School Education School
- Fontainebleu,
Perancis
23 IFG Acara Risk Management 14 Oktober 2024 Ritz Carlton Pacific Seminar Indonesia Financial
Summit: Navigating Risks Place Group (IFG)
Towards Business Resiliency
and Sustainability oleh
Indonesia Financial Group
24 Seminar Penyetaraan & 23-24 Oktober Sheraton Grand Seminar IRPA (Indonesian
Penyelarasan Sertifikasi 2024 Jakarta Risk Professional
Manajemen Risiko BoD Asscociation)
Jenjang 7
25 Paviliun Indonesia COP29 11-22 November Baku, Azerbaijan Seminar Kementerian
UNFCCC: Sustainably Stronger 2024 Lingkungan Hidup dan
Together Kehutanan
26 Forum Group Discussion 2 Desember Menara BNI Forum Group PT Bank Negara
Bersama Bank Mandiri, BRI, 2024 Pejompongan Discussion Indonesia (Persero) Tbk
BTN dan Komisi XI DPR RI
27 RDP Komite IV DPD RI: Tindak 3 Desember Sekretariat Jenderal Forum Group Komite IV DPD RI
Lanjut Penghapusan Piutang 2024 DPD RI Discussion
Macet
Ronny Venir - Direktur Network and Services
1 Earning Calls & Press 26 Jan 24 Grha BNI Lt. 25 Workshop PT Bank Negara
Conference Full Year 2023 Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
2 Forum Group Discussion 1 February 2024 Ballrom Menara Workshop PT Bank Negara
Bersama Komisi XI DPR RI Indonesia (Persero) Tbk
3 Power Lunch CNBC 11 January 2024 Lt 3 CNBC Studio Sharing Session CNBC Indonesia
CNBC Indonesia
4 Business Meeting Wilayah 12 12 January 2024 Sheraton Bandung Sharing Session PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
5 Business Meeting Wilayah 18 18 January 2024 Grand Mercure Sharing Session PT Bank Negara
Malang Indonesia (Persero) Tbk
6 Business Meeting Wilayah 14, 19 January 2024 Aston Sentul Sharing Session PT Bank Negara
02, Indonesia (Persero) Tbk
7 Undangan Narsumber Kegiatan 22 January 2024 Auditorium Sharing Session Otorisasi Jasa
Edukasi Keuangan Bagi Pelajar Indonesia Banking Keuangan (OJK)
di Wil Jakarta Selatan School
750 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 150
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
8 FGD dalam rangka 26 January 2024 R Merah Putih FGD Otorisasi Jasa
Implementasi Strategi Plataran Keuangan (OJK)
Pelaksanaan Kegiatan Literasi
dan Inklusi Keuangan Tahun
2024
9 Business Meeting Wilayah 04, 27 January 2024 Holiday Inn Pasteur Sharing Session PT Bank Negara
01, 15 Bandung Indonesia (Persero) Tbk
10 Business Meeting Wilayah 10, 01 February Gedung Ten Terrace Sharing Session PT Bank Negara
07, 16, 17 2024 Indonesia (Persero) Tbk
11 Business Meeting BNI 2024 08-10 Maret Yogyakarta Sharing Session PT Bank Negara
2024 Indonesia (Persero) Tbk
12 Financial Planning Education 25 February Hong Kong Sharing Session PT Bank Negara
For Hongkong’s Diaspora 2024 Indonesia (Persero) Tbk
13 Sharing Session Artificial 27 February Grha BNI Lt. 25 Sharing Session PT Bank Negara
Intelligence oleh Microsoft 2024 Indonesia (Persero) Tbk
14 Program Pembekalan 22 April 2024 Grha BNI Lt. 29 R. Sertifikasi SMR PT Bank Negara
Manajemen Risiko Perbankan Rapat 2 Indonesia (Persero) Tbk
Kualifikasi 7
15 Board Retreat BNI Semester I 8 - 12 May 2024 London, UK Workshop PT Bank Negara
Tahun 2024 Indonesia (Persero) Tbk
16 Kunjungan Kerja bersama 27 Mei 2024 Kantor Wilayah 04 Sharing Session PT Bank Negara
Dewan Komisaris ke W04 Indonesia (Persero) Tbk
17 Earnings Call dan Press 29-Apr-24 Gedung BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 1Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
18 Kunjungan Kerja bersama 30 Juli 2024 Kantor Wilayah 18 Sharing Session PT Bank Negara
Dewan Komisaris ke W18 Indonesia (Persero) Tbk
19 Earnings Call dan Press 22 Agustus 2024 Ballroom BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 2Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
20 Compliance Forum 14 Agustus 2024 Grha BNI Lantai 25 Seminar PT Bank Negara
"Mewujudkan Budaya Anti Indonesia (Persero) Tbk
Korupsi Melalui Penanaman & KPK
Nilai-Nilai Integritas"
21 Workshop Wakil Menteri BUMN 13-Sep-24 Mandiri University workshop Kementerian Badan
"SOE's Strategic program Campus Usaha Milik Negara
and Risk Management for Wijayakusuma (BUMN)
Indonesia's Future"
22 Executive Education BoD & 1 - 2 Oktober Amsterdam, Seminar PT Bank Negara
BoC - Tech EX AI & Big Data 2024 Netherlands Indonesia (Persero) Tbk
Expo & KPK
23 Kunjungan Kerja KLN 3 Oktober 2024 Amsterdam, Sharing Session PT Bank Negara
Amsterdam Netherlands Indonesia (Persero) Tbk
& KPK
24 Kunjungan Kerja KLN London 5 Oktober 2024 London workshop PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
& KPK
25 Investor Daily Summit 2024 8 - 9 Oktober JCC Senayan Seminar PT Bank Negara
2024 Indonesia (Persero) Tbk
& KPK
Mucharom - Direktur Human Capital and Compliance
1 Business Meeting Wilayah 02 19-Januari-2024 Pangeran Hotel Narasumber PT Bank Negara
Pekanbaru Indonesia (Persero) Tbk
2 Earnings Call dan Press 26- Jakarta Workshop PT Bank Negara
Conference FY2023 January-2024 Indonesia (Persero) Tbk
3 Forum Group Discussion 1-February-2024 Ballroom Menara FGD PT Bank Negara
Bersama Komisi XI DPR RI BNI Pejompongan, Indonesia (Persero) Tbk
Jakarta
4 Business Meeting Wilayah 17 2-3 Februari The Phoenix Hotel Narasumber PT Bank Negara
2024 Yogyakarta Indonesia (Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
751
Page 151
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
5 Afternoon Discussion dengan 7 Februari 2024 Grha BNI Lt. 25 FGD PT Bank Negara
Tema "Perkembangan Politik Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
Dalam Negeri Menuju Pemilu
2024"
6 Focus Group Discussion 23 Februari 2024 Ruang Hybrid 30 FGD Kementerian Badan
Program Pengembangan bagi - Menara Brillian, Usaha Milik Negara
Top Talent BOD-1 Jakarta Selatan (BUMN)
7 Sharing Session Artificial 27 Februari 2024 Grha BNI Lt. 25 Sharing Session PT Bank Negara
Intelligence oleh Microsoft Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
8 Sharing Session & Arahan - 28 Februari 2024 Grha BNI Lt. 25 Sharing Session PT Bank Negara
Business Meeting AFR Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
9 Fasilitator - Onboarding 28 Februari 2024 Online Sharing Session PT Bank Negara
Training Program for Indonesia (Persero) Tbk
Experience Hire Level
Executive
10 BUMN Corporate 7 Maret 2024 Tennis Indoor Workshop Kementerian Badan
Communication and Senayan, Jakarta Usaha Milik Negara
Sustainability Summit (BUMN)
(BCOMSS) 2024
11 Kunjungan Kerja Spesifik 14 Maret 2024 Bandung Sharing Session Otorisasi Jasa
Komisi XI DPR RI Keuangan (OJK)
12 Seminar Outlook PERBANAS 22 Maret 2024 Bali Room Seminar Perhimpunan
2024 Hotel Indonesia Bank-Bank
Kempinski, Jakarta Nasional (Perbanas)
Pusat
13 Narasumber Sharing Session 28 Maret 2024 Online Sharing Session Forum Human Capital
FHCI - Unlocking Global Indonesia (Forum
Opportunities: Key Insights for Human Capital
Business Savvy Professionals Indonesia (FHCI))
14 Program Pembekalan 01-Apr-24 Grha BNI Lt. 30 Pelatihan PT Bank Negara
Manajemen Risiko Perbankan Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
Kualifikasi 7
15 Earnings Call dan Press 29-Apr-24 Gedung BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 1Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
16 Assessment SMR 7 6 Mei 2024 Grha BNI Lt. 31 Sertifikasi Lembaga Sertifikasi
Jakarta Profesional Perbankan
(LSPP)
17 Board Retreat BNI Semester I 8 - 12 Mei 2024 London, UK Workshop PT Bank Negara
Tahun 2024 Indonesia (Persero) Tbk
18 Mendampingi Kunjungan Kerja 15-20 Mei 2024 Belanda Sharing Session PT Bank Negara
Komisi VI DPR RI Indonesia (Persero) Tbk
19 BOD Talk - BNI Best Employee 12 Juni 2024 BNI University, Workshop PT Bank Negara
Bootcamp 2024 Gedoeng BNI Kota Indonesia (Persero) Tbk
20 RACE Talk Series: Creating 12 Juni 2024 Studio BNI Sharing Session PT Bank Negara
Impactful Innovation through University, Indonesia (Persero) Tbk
Culture Transformation Gedoeng BNI Kota
21 Virtual Seminar #100 POJK 26 Juli 2024 Online Seminar Lembaga
5/2024: Mengukuhkan Fondasi Pengembangan
Perbankan di Tengah Volatilitas Perbankan Indonesia (
Global LPPI )
22 Kunjungan Kerja Komisi VI 2-3 Agustus Denpasar Sharing Session Kementerian Badan
DPR RI 2024 Usaha Milik Negara
(BUMN)
23 Kunjungan Kerja Komisi XI dgn 5 Agustus 2024 Denpasar Sharing Session Kementerian Badan
Direksi BUMN Usaha Milik Negara
(BUMN)
24 Memberikan Arahan 9 Agustus 2024 BP3KSDMT Sharing Session PT Bank Negara
kepada Peserta Pelatihan Kementerian Indonesia (Persero) Tbk
Reinforcement Business Team Perhubungan,
Leader Batch 3-7 Tahun 2024 Bandung
25 Forum Group Discussion 13 Agustus 2024 Gedung Workshop Kementerian Badan
Human Capital Architecture Kementerian BUMN Usaha Milik Negara
(BUMN)
752 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 152
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
26 Compliance Forum 14 Agustus 2024 Grha BNI Lantai 25 Seminar PT Bank Negara
"Mewujudkan Budaya Anti Indonesia (Persero) Tbk
Korupsi Melalui Penanaman & KPK
Nilai-Nilai Integritas"
27 Earnings Call dan Press 22 Agustus 2024 Ballroom BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 2Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
28 Sebagai Pembicara dalam 27 Agustus 2024 Grha Sabha Sharing Session Universitas Gadjah
Talk Show "Sinergi UGM dan Pramana, UGM Mada (UGM)
KAGAMA"
29 Forum Group Discussion 27 Agustus 2024 Ballroom Menara Forum Group PT Bank Negara
Bersama Bank Mandiri, BRI, BNI Pejompongan, Discussion Indonesia (Persero) Tbk
dan Komisi XI DPR RI Jakarta
30 Opening Workshop Legal 30 Agustus 2024 BNI University Jl. Workshop PT Bank Negara
Refreshement for In House Lada, Jakarta Barat Indonesia (Persero) Tbk
Legal Counsel BNI Tahun 2024
31 Board Retreat BNI 5 - 8 September Sydney, Australia Workshop PT Bank Negara
2024 Indonesia (Persero) Tbk
32 Workshop Wakil Menteri BUMN 13-Sep-24 Auditorium Workshop Kementerian Badan
Indraprasta, Usaha Milik Negara
Gedung Nawasena (BUMN)
Mandiri University,
Jakarta Barat
33 Executive Education 15-20 Palo Alto, USA Pelatihan PT Bank Negara
2024: Leading Change & September 2024 Indonesia (Persero) Tbk
Organizational Renewal
34 Investor Daily Summit 2024 8-9 Oktober JCC Senayan, Seminar PT Bank Negara
2024 Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
35 Earnings Call dan Press 25 Oktober 2024 Ballroom BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 3Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
36 Speakers Training BOD-2 01 November 24 Menara BNI Sharing Session PT Bank Negara
Leaders Development Mission: Pejompongan Indonesia (Persero) Tbk
"Strategic People Leaders with
Core Values AKHLAK"
37 Narasumber pada Workshop 13 November 24 Atria Hotel Gading Workshop Komisi Pemberantasan
KPK "Best Practice Program Serpong, Tangerang Korupsi Republik
APU pada Perbankan: Indonesia
Perspektif Sektor Jasa
Keuangan dalam Penerapan
Program APU PPT"
38 Kick Off HC Match Making FHCI 14 November 24 Menara BNI Sharing Session Forum Human Capital
Pejompongan Indonesia (FHCI)
39 Kunjungan Kerja Spesifik 20-21 November Semarang Sharing Session Dewan Perwakilan
Komisi XI DPR RI 2024 Rakyat Republik
Indonesia
40 Welcome Remarks 23 November 24 Menara BNI Sharing Session KAGAMA - MBA
Seminar KAGAMA MBA Pejompongan
"Implementation Of Green
Economy Principles as a
Catalyst Towards Indonesia
Emas"
41 Pembicara pada Acara 25 November 24 Ballroom A & B, Sharing Session SWA Media Grup dan
Indonesia Good Governance Hotel Shangri-La, IICG
Award 2024 (GCG Award) Jakarta
Toto Prasetio - Direktur Technology & Operations
1 CES (Consumer Technology 8-10 Jan 24 Las Vegas, US Workshop PT Bank Negara
Association) 2024 Indonesia (Persero) Tbk
2 Business Summit Divisi STA 19 Jan 24 Anyer Workshop PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
3 Business Summit Wilayah W.15 26 Jan 24 Royal Tulip Gunung Workshop PT Bank Negara
Geulis Indonesia (Persero) Tbk
4 Business Summit Divisi ADV 27 Jan 24 Sentul Workshop PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
753
Page 153
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
5 Earnings Call dan Press 26 Jan 24 Grha BNI Workshop PT Bank Negara
Conference FY2023 Indonesia (Persero) Tbk
6 Forum Group Discussion 1 Feb 24 Menara BNI Sharing Session PT Bank Negara
Bersama Komisi XI DPR RI Indonesia (Persero) Tbk
7 Leadership Meeting Divisi STA 2 Feb 24 Menara BNI Sharing Session PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
8 Business Summit W09 16 Feb 24 Novus Hotel Bogor Workshop PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
9 CTO Talk - CNBC Indonesia 1 Jul 24 Vidcon Narasumber CNBC Indonesia
Indonesia
10 Launching wondr 1 Jul 2024 Grha BNI Lt. 25 Launching PT Bank Negara
Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
11 Infobank Media Group 2 Jul 2024 Kempinsky Jakarta Workshop Infobank
12 IBM AI SUmmit Indonesia 8 Agust 2024 Ritz Carlton PP Panel International business
machines corporation
(IBM)
13 Fordigi Summit 25 Sept 2024 Hotel Mulia Workshop Fordigi
Senayan
14 Forum Group Discussion 27 Agustus 2024 Ballroom Menara Forum Group PT Bank Negara
Bersama Bank Mandiri, BRI, BNI Pejompongan, Discussion Indonesia (Persero) Tbk
dan Komisi XI DPR RI Jakarta
15 Board Retreat BNI 5 - 8 September Sydney, Australia Workshop PT Bank Negara
2024 Indonesia (Persero) Tbk
16 Executive Education 15 - 17 Okt 2024 Columbia Pelatihan ColumBank Indonesiaa
University, USA University, USA
17 Sibos 21 - 24 Okt 2024 China National Conference Beijing, China
Convention Centre
18 Welcome Reception Golf 29 Okt 2024 Royal Golf Conference PT Bank Negara
Indonesian Master Indonesia (Persero) Tbk
19 Peresmian Citicon 31 Okt 2024 Citicon Jakarta Sharing Session PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
20 Ngobrol bareng ODP 01 November 24 Wisma 46 lantai 3 Sharing Session PT Bank Negara
Operations Indonesia (Persero) Tbk
21 Executive Leadership Forum 06 November 24 Thamrin nine Conference ICIO
2024 - Adapting to uncertainly:
empowering business
resilience in a dynamic era
22 Ahlak Culture Fest 2024 14 November 24 Ballroom Menara Sharing Session PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
23 Sosialisasi Bi-Fast BI 21 November 24 Vidcon Sharing Session Bank Indonesia
I Made Sukajaya - Direktur Enterprise and Commercial Banking
1 Pelatihan efective collaborative 12 Januari 2024 Hotel Sendal Wood Pelatihan PT Bank Negara
leadershio & Collection & Boutiq Lembang Indonesia (Persero) Tbk
Strategy Bandung
2 Penetapan Nilai Limit dalam 08 Januari 2024 Hotel tantrem Seminar Direktorat Jenderal
Pelaksanaan Lelang Yogyakarta Kekayaan Negara
(DJKN)
3 Earnings Call dan Press 26 January 2024 Grha BNI Lt. 25 Workshop PT Bank Negara
Conference FY2023 Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
4 Internalisasi BNI Culture 24 Januari 2024 Wisma BNI46 Workhop PT Bank Negara
Transformation Sektor RMT Indonesia (Persero) Tbk
5 Sharing Session Artificial 27 February Grha BNI Lt. 25 Workshop PT Bank Negara
Intelligence oleh Microsoft 2024 Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
6 Leadership Forum 08-10 Maret Hotel Tentrem, Workshop PT Bank Negara
2024 Yogyakarta Indonesia (Persero) Tbk
7 Sharing session property 06 March 2024 BNI Menara Workshop PT Bank Negara
market overview Pejompongan Indonesia (Persero) Tbk
754 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 154
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
8 SMR Jenjang 7 01-Apr-24 BNI Sertifikasi Lembaga Sertifikasi
Profesional Perbankan
(LSPP)
9 IFG-BUMN Gathering & 26-Mar-24 Royal Gladd House Workshop Indonesia Financial
Engagement 2024 lt.2 Park Hyatt Group (IFG)
Jakarta
10 Assessment SMR 7 1 April 2024 Grha BNI Lt. 29 Sertifikasi Lembaga Sertifikasi
Jakarta Profesional Perbankan
(LSPP)
11 Earnings Call dan Press 29 April 2024 Gedung BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 1Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
12 Culture Transformation 01 May 2024 BNI Workshop PT Bank Negara
Workshop online Indonesia (Persero) Tbk
13 Board Retreat BNI Semester I 08-12 Mei 2024 London, UK Workshop PT Bank Negara
Tahun 2024 Indonesia (Persero) Tbk
14 Pembicara BNI Best Employee 12 June 2024 BNI University Kota Workshop PT Bank Negara
Booth Camp 2024-Leadership Indonesia (Persero) Tbk
Session
15 Compliance Forum 14 August 2024 Grha BNI Lt. 25 Seminar PT Bank Negara
"Mewujudkan Budaya Anti Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
Korupsi Melalui Penanaman
Nilai-Nilai Integritas"
16 Earnings Call dan Press 22 August 2024 Ballroom BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 2Q-2024 Mataram Indonesia (Persero) Tbk
17 Board Retreat 04 - 08 Sydney Workshop PT Bank Negara
September 2024 Indonesia (Persero) Tbk
18 Talent Development Coaching 04-Sep-24 Grha BNI Lt. 30 Forum Discussion PT Bank Negara
& Mentoring Indonesia (Persero) Tbk
19 Sharing Session Global 10 September Grha BNI Lt.33 Seminar PT Bank Negara
Banking Trends 2024 2024' Indonesia (Persero) Tbk
20 Steering Comminte Avatar 11 September Grha BNI Lt.25 Forum Discussion BCG
2024'
21 Executive Education: Leading 16-19 Kellog School, Pelatihan PT Bank Negara
& Sustaining a Culture of September Chicago US Indonesia (Persero) Tbk
Innovation 2024'
22 Pembicara IDX Summit 2024: 09 Oktober 2024 JCC Pembicara B Universe
bertemakan “Local Gov Effort
to Attract Foreign Domestic
Investment"
23 Earnings Call dan Press 25 Oktober Ballroom BNI Workshop PT Bank Negara
Conference 3Q-2024 2024' Mataram Indonesia (Persero) Tbk
24 Program Penyelarasan 07-08 Hotel Shangrila Sertifikasi Bankers Association
Sertifikasi Manajemen Risiko 1 Novermber Jakarta for Risk Management
(satu) Kali dalam Setahun 2024' (BARA)
25 RDP Komisi VI DPR RI 13 November 24 GD Nusantara - DPR Forum Discussion Dewan Perwakilan
RI Rakyat Republik
Indonesia (DPR RI)
26 Culture Fest bersama KBUMN 14 Novemebr Menara BNI Workshop PT Bank Negara
2024 Pejompongan Indonesia (Persero) Tbk
27 Kunjungan Kerja Dewan 14 November 24 Grha BNI Lt.25 Forum Discussion PT Bank Negara
Komisaris di Segmen _ Indonesia (Persero) Tbk
Commercial
28 FGD Bersama Komisi XI DPR 02 Desember Menara BNI Workshop PT Bank Negara
2024 Pejompongan Indonesia (Persero) Tbk
29 RDP Himbara 03 Desember Sekretariat Jenderal Forum Discussion Dewan Perwakilan
2024 DPD RI Rakyat Republik
Indonesia (DPR RI)
Hussein Paolo Kartadjoemena - Direktur Digital and Integrated Transaction Banking
1 Workshop Internalisasi BNI 26-Jan-24 Wisma 46 Workshop PT Bank Negara
Culture Transformation Indonesia (Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
755
Page 155
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
2 FGD bersama Komisi XI DPR RI 01-Feb-24 Menara BNI Sharing Session PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
3 Pertemuan Tahunan Industri 20-Feb-24 Online - Zoom Sharing Session Otorisasi Jasa
Jasa Keuangan 2024 "Sektor Keuangan (OJK)
Jasa Keuangan yang Kuat
dan Stabil untuk Mendukung
Pertumbuhan Ekonomi yang
Berkelanjutan"
4 Sharing Session Artificial 27-Feb-24 Grha BNI Sharing Session PT Bank Negara
Intelligence oleh Microsoft Indonesia (Persero) Tbk
untuk Direksi dan SEVP
5 Kick Off dan Partisipasi dalam 29-Mar-24 Kempinski Sharing Session Bank Indonesia
Hackathon Bank Indonesia 2024
6 Race Talk Series: Creating 12-Jun-24 Studio BNI Sharing Session PT Bank Negara
ImpactfulInnovation Through University Indonesia (Persero) Tbk
Culture Transformation
7 BSI International Expo 20-Jun-24 JCC Senayan Workshop Bank Syariah Indonesia
"Connecting You to Halal (BSI)
Lifestyle Ecosystem"
8 Grand Pitching BINNOVA 2022 25-Jun-24 Grha BNI Forum PT Bank Negara
- 2023 Indonesia (Persero) Tbk
9 Narasumber CNN (The Big Idea 28-Jun-24 Studio CNN Forum CNN Indonesia
with Desi Anwar)
10 Undangan BI dan Kemenko 01-Ags-24 JCC Senayan Sharing Session Bank Indonesia
Perekonomian untuk Acara
FEKDI "Digital Payment Infinity
- The Future of Seamless
Transactions"
11 Undangan BI dan Kemenko 02-Ags-24 JCC Senayan Sharing Session Bank Indonesia
Perekonomian untuk Acara
FEKDI "Kolaborasi para
Stakeholders SP dalam
Mendukung Inovasi yang
Berkelanjutan"
12 Undangan BI dan Kemenko 03-Ags-24 JCC Senayan Sharing Session Bank Indonesia
Perekonomian untuk Acara
FEKDI "Sinergi Memperkuat
Ekonomi dan Keuangan
Digital serta Inkulsif
untuk Pertumbuhan yang
Berkelanjutan" The Digital
Leap: Paving the Way
for Economic & Finance
Transformation"
13 Compliance Forum 14-Ags-24 Grha BNI Forum PT Bank Negara
"Mewujudkan Budaya Anti Indonesia (Persero) Tbk
Korupsi Melalui Penanaman
Nilai-Nilai Integritas"
14 Undangan OJK: Kegiatan 20-Ags-24 Four Season Sharing Session Otorisasi Jasa
Konsinyering Implementasi Keuangan (OJK)
dan Tata Kelola Artificial
Intelligence dalam Rangka
Meningkatkan Resiliensi Digital
di Sektor Perbankan
15 Undangan Sharing Session 10-Sept-24 Grha BNI Sharing Session PT Bank Negara
"Global Banking Trends 2024" Indonesia (Persero) Tbk
16 Executive Education (Leading 14-19-Sept-24 Kellog School of Pelatihan PT Bank Negara
and Sustaining a Culture of Management Indonesia (Persero) Tbk
Innovation)
17 IBI #yukdonordarah 04-Okt-24 Menara Forum IBank Indonesia
Pejompongan
18 Penelist BNI Investor Daily 08-Okt-24 JCC Senayan Forum PT Bank Negara
Summit 2024: A New Driving Indonesia (Persero) Tbk
Force for Indonesia's Economic
Growth
756 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 156
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
19 Workshop Pedoman 18-Okt-24 Online - Zoom Workshop PT Bank Negara
Perusahaan Pengelolaan Indonesia (Persero) Tbk
Proyek
20 Tahapan Observasi Program 22-Okt-24 Grha BNI Workshop PT Bank Negara
Corporate Governance Indonesia (Persero) Tbk
Perception Index (CGPI)
BNI Tahun Buku 2023
"Strengthening Governance
for Maturity & Sustianable
Growth"
21 Seminar Penyelarasan BoD 23-Okt-24 Sheraton Grand Seminar IRPA
Jenjang 7 Jakarta
22 Indonesia Fintech Summit & 12 November 24 The Kasablanka Hall Forum Asosiasi Fintech
Expo (IFSE) 2024: Embed to Indonesia
Expand: The Future of Bank
and Fintech
Agung Prabowo - Direktur Wholesale and International Banking
1 Sertifikasi Manajemen Risiko 1 April 2024 GRHA BNI Seminar Badan Sertifikasi
Jenjang Kualifikasi 6 Manajemen Risiko
(BSMR)
2 Sertifikasi Treasury Jenjang 7 20-Jul-24 Hotel Pullman, Seminar Badan Sertifikasi
Jakarta Manajemen Risiko
(BSMR)
3 Earnings Call dan Press 22-Aug-24 BNI Mataram, Forum PT Bank Negara
Conference 2Q-2024 Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
4 Strategic Approaches to 26-Sep-24 Wisma 46, Jakarta Workshop PT Bank Negara
Combat Financial Crime in Indonesia (Persero) Tbk
Indonesia
5 Singapore Media (CNBC & The 03-Oct-24 Singapore Media Interview CNBC Indonesia
Edge) Singapore & The Edge
Singapore
6 Investor Daily Summit 08-Oct-24 JCC Senayan, Seminar PT Bank Negara
Jakarta Indonesia (Persero) Tbk
7 Penyelarasan Sertifikasi 14-15 Nov 24 Menara Mandiri, Workshop PT Bank Mandiri
Manajemen Risiko Jakarta (Persero) TBk
8 Workshop All GM & DH Sektor 22-23 Nov 24 Pullman, Puncak Workshop PT Bank Negara
WHI Indonesia (Persero) Tbk
Munadi Herlambang* - Direktur Institutional Banking
1 Sertifikasi Manajemen Risiko 23-Mar-24 Jakarta Risiko Badan Sertifikasi
Perbankan Kualifikasi 7 Manajemen Risiko
(BSMR)
2 Focus Group Discussion Dirjen 21-Jun-24 Bali FGD Dirjen Pajak
Pajak
3 Pembicara - Future of Work 27-Jun-24 Jakarta Konferensi Apiary Academy
Summit
4 The Grand Leader Summit - 05-Jul-24 Surabaya Talk Show Perguruan Tinggi
Transitioning from Academic Institut Teknologi
Excellence to Business Sepuluh November
Leadership
5 Workshop Credit Risk & 23-Jul-24 Jakarta Workshop Kemenko Marves
Mitigation BNI - Kemenko
Marves
6 Pembicara - Digital 01-Aug-24 Jakarta Konferensi Digital Transformation
Transformation Indonesia Indonesia
Conference and Expo
"Unlocking Financial Inclusion:
The Role of Technology in
Banking
7 Pembicara - 7th Global 06-Aug-24 Surabaya Konferensi PT Bank Negara
Conference: ESG Management Indonesia (Persero) Tbk
& Sustainability
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
757
Page 157
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat
No Jenis Pelatihan Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan
8 Earning Call & Press 22-Agu-24 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Conference 2Q 2024 Indonesia (Persero) Tbk
9 Central Banking Festival 28-Agu-24 Jakarta Seminar Bank Indonesia
"Embracing Innovation for
The Future of Central Banking
Services"
10 Panelist - Indonesia Africa 02-Sep-24 Bali Panelist Kementerian Luar
Forum II: Exploring the Impact Negeri
and Opportunities of Digital
Innovation in Indonesia and
Africa
11 Board Retreat BNI Semester II 5-7 Sep 2024 Sydney Workshop PT Bank Negara
2024 Indonesia (Persero) Tbk
12 Fordigi IT Executive 18-20-Sep-24 Melbourne Workshop Forum Digital
Development Program "Digital Kementerian
Transformation Journey and Kementerian Badan
Digital Talent Development." Usaha Milik Negara
(BUMN)
13 Fordigi Summit 2024 25-Sep-24 Jakarta Konferensi Forum Digital
Kementerian
Kementerian Badan
Usaha Milik Negara
(BUMN)
14 Pembicara - BOD Mengajar: 1-Okt-24 Jakarta Seminar BNI University
Leadership in Modern Era
"Development and Best
Practive"
15 Executive Education "Emerging 7-11-Okt-24 New York Executive ColumBank Indonesiaa
Leader Development Program" Education Business School,
ColumBank Indonesiaa
University
16 Earning Call & Press 25-Okt-24 Jakarta Workshop PT Bank Negara
Conference 3Q 2024 Indnesia
17 Konferensi International 05 November 24 Jakarta Konferensi Pengurus Besar
Humanitarian Islam Nahdlatul Ulama
18 Panelist OJK Mengajar - 21 November Makassar Seminar Asosiasi Asuransi
Generasi Cerdas Keuangan 2024 Umum Indonesia
Menuju Indonesia Emas
19 Pembicara Kuliah Umum - 26 November Medan Seminar Universitas Sumatera
Membangun Masa Depan 2024 Utara
Keuangan Mahasiswa yang
Berkelanjutan
* Belum efektif
PROGRAM ORIENTASI DAN PENGENALAN Selama tahun 2024, Perseroan telah memfasilitasi
ANGGOTA DIREKSI BARU [ACGS D.5.1] program orientasi dan pengenalan kepada direktur
yang baru diangkat dan direktur yang dialihtugaskan,
Bank memiliki kebijakan dan program orientasi atau yaitu Putrama Wahju Setyawan, Hussein Paolo
pengenalan bagi anggota Direksi yang baru diangkat Kartadjoemena, I Made Sukajaya, Agung Prabowo,
dengan tujuan untuk memberikan gambaran atas dan Munadi Herlambang. Materi program orientasi
aktivitas bisnis, rencana Bank ke depan, pedoman tersebut berupa disiapkan Sekretaris Perusahaan,
kerja dan hal lainnya yang menjadi tanggung jawab antara lain melalui:
Direksi. Kebijakan mengenai program orientasi 1) Diskusi Laporan Tahunan, Rencana Kerja dan
dan pengenalan anggota direksi baru diatur dalam Anggaran Perusahaan (RKAP) dan Rencana
Dokumen Piagam Direksi. Pelaksanaan program Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Kode Etik,
ini dimaksudkan agar semua anggota Direksi Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi, Kebijakan
baru dapat lebih memahami tugas dan tanggung Good Corporate Governance, dan Anggaran
jawabnya dalam mendukung kemajuan Bank, serta Dasar Perseroan;
mampu bekerja selaras dengan organ Tata Kelola
Bank yang lain.
758 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 158
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2) Penjelasan yang berkaitan dengan kewenangan yang didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem
dan kebijakan pengendalian internal serta tugas dan peran Komite Audit dan komite-komite lain yang
ada di bawah Direksi dan Komisaris; dan
3) Penjelasan mengenai tugas, wewenang, dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi. Penjelasan
tersebut diberikan dengan cara melakukan presentasi oleh Unit terkait kepada anggota Direksi dimaksud
serta melakukan kunjungan ke Kantor Wilayah/Cabang BNI.
SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO
Dalam rangka memenuhi kompetensi SDM di bidang manajemen risiko Bank, BNI melaksanakan Sertifikasi
dan/atau program Refreshment Manajemen Risiko untuk Direksi sesuai dengan POJK No. 24 Tahun 2022
tentang Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Bank Umum dan Surat Edaran OJK No. 28/
SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko Bagi Sumber Daya Manusia Bank Umum. Per 31
Desember 2024, seluruh anggota Direksi BNI yang menjabat telah memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko
Level 5 sebagai salah satu syarat untuk mengikuti fit and proper test yang dilakukan oleh Otoritas Jasa
Keuangan. Informasi lebih lanjut mengenai hal ini telah diungkapkan pada dalam Bab Profil Perusahaan
dalam Laporan Tahunan ini.
LAPORAN PELAKSANAAN TUGAS DIREKSI TAHUN 2024
Selama tahun 2024, Direksi BNI telah menjalankan tanggung jawabnya dalam mengelola Bank dengan
pendekatan strategis sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sesuai dengan
ketentuan yang tercantum dalam Anggaran Dasar Bank, yang dapat dirinci sebagai berikut:
1. Penyusunan perencanaan Bank antara lain Corporate Plan dan RBB/RKAP;
2. Pemenuhan target kinerja Bank;
3. Pengelolaan aset dan keuangan;
4. Penyelenggaraan Rapat Direksi;
5. Menghadiri Rapat Dewan Komisaris;
6. Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham;
7. Pengawasan dan perbaikan proses bisnis internal; dan
8. Pelaksanaan tugas lainnya terkait kepengurusan Bank.
DAFTAR KEPUTUSAN DIREKSI TAHUN 2024
Selama tahun 2024, Direksi BNI telah mengeluarkan beberapa keputusan terkait pengurusan dan pengelolaan
strategis atas kegiatan usaha Bank, yaitu sebagai berikut:
No. Perihal
1 Crisis Management Team (CMT) Kantor Pusat
2 Kewenangan Memutus Kredit
3 Masa Persiapan Pensiun (MPP)
4 Mutasi/Perubahan Posisi
5 Organisasi Crisis Management Team (CMT) Kantor Pusat
6 Panitia HUT ke 78 BNI
7 Panitia Pelaksana Revaluasi Aset Tetap (Tanah dan Bangunan) Milik Bank BNI dan Anak Perusahaan Tahun 2024
8 Panitia Pengadaan Program Asuransi Kesehatan dan Program Administrasi Kesehatan bagi Direksi, Komisaris,
Pegawai Aktif beserta Keluarga PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Periode 2025-2026
9 Pelaporan Pengunduran Diri
10 Pembatalan Surat Keputusan
11 Pembatalan Surat Keputusan Pengganti Sementara
12 Pembentukan Organisasi Sydney Representative Office
13 Pembentukan Tim Penyusun Sustainability Report BNI Tahun Buku 2023
14 Pembentukan Tim task Force
15 Pembentukan Tim Task Force
16 Pembentukan Tim Task Force
17 Pembentukan Tim Task Force
18 Pemberian Kewenangan Memutus Kredit
19 Penataan Komite Bisnis (KBI)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
759
Page 159
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Perihal
20 Penataan Komite Human Capital (KHC)
21 Penataan Komite Kebijakan Perkreditan (KRB)
22 Penataan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (KMRT)
23 Penataan Organisasi Divisi Application Development (ADV)
24 Penataan Organisasi Divisi Commercial Banking 2 (CMB2)
25 Penataan Organisasi Divisi Compliance (CMP)
26 Penataan Organisasi Divisi IT Application Services (APS)
27 Penataan Organisasi Divisi IT Infrastructure Management (IFM)
28 Penataan Organisasi Divisi IT Strategy & Architecture (STA)
29 Penataan Organisasi Divisi Procurement & Fixed Assets (PFA)
30 Penataan Organisasi Divisi Retail Credit Risk (RTC)
31 Penataan Organisasi Divisi Retail Digital Delivery (RDL)
32 Penataan Organisasi Divisi Wholesale Digital Channel (WDC)
33 Penataan Organisasi Divisi Wholesale Digital Delivery (WDL)
34 Penataan Organisasi Divisi Wholesale Transaction Product & Partnership (WPP)
35 Penetapan PIC Pengelolaan Data Human Capital BUMN
36 Penetapan PIC Portal Human Capital Information System (HCIS) BUMN
37 Penetapan Posisi Senior Vice Executive President
38 Pengakhiran Hubungan Kerja
39 Pengakhiran Penugasan Sebagai Dewan Pengawas Dana Pensiun Bank Negara Indonesia
40 Pengakhiran Penunjukan/Penugasan Project Manager
41 Pengakhiran Penunjukan Co-Project Manager dan Project Manager
42 Pengangkatan Kembali Sebagai Pengurus Dana Pensiun Bank Negara Indonesia
43 Pengangkatan Pegawai Tetap
44 Pengangkatan Sebagai Anggota Dewan Pengawas Dana Pensiun Bank Negara Indonesia
45 Pengganti Sementara
46 Penghargaan Masa Bhakti
47 Pengukuhan PJ/Penyesuaian Grade
48 Penugasan Sebagai Pengurus Dana Pensiun Bank Negara Indonesia
49 Penunjukan Penugasan Project Manager
50 Penunjukan/Penugasan Project Manager
51 Penunjukan/Penugasan Project Manager
52 Penunjukan/Penugasan Sebagai Dewan Pengawas DPLK PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
53 Penunjukan/Penugasan Co-Project Manager
54 Penunjukan/Penugasan Anggota Pengurus Dana Pensiun Lembaga Keuangan
55 Penunjukan/Penugasan Co-Project Manager
56 Penunjukan/Penugasan Co-Project Manager
57 Penunjukan/Penugasan Co-Project Manager
58 Penunjukan/Penugasan Co-Project Manager
59 Penunjukan/Penugasan Ketua Pengurus Dana Pensiun Lembaga Keuangan
60 Penunjukan/Penugasan Project Manager
61 Penunjukan/Penugasan Project Manager dan Co-Project Manager
62 Penunjukan/Penugasan Project Manager
63 Penunjukan Penugasan
64 Penunjukan/Penugasan Project Manager
65 Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu
66 Pernyataan Tertulis Pendiri
67 Perpanjangan Dewan Syariah Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
68 Perpanjangan Masa Kerja
69 Piagam Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
70 Prosedur Pelaksanaan Cuti Direksi
71 Rangkap Jabatan
760 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 160
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Perihal
72 SK tentang Arahan Investasi Dana Pensiun BNI
73 SK Tim Penilai Internal Risk Maturity Index (RMI) BNI
74 SK Tim Penyusunan Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Tahun 2023/2024
75 Surat Keputusan Direksi
76 Surat Keputusan Direksi Tentang Arahan Investasi Dana Pensiun BNI
77 Surat Keputusan Izin Dispensasi
78 Tim Implementasi CMC Productivity Enhancement
79 Tim Implementasi Enterprise Financial System (EFS)
80 Tim Implementasi Wilayah Productivity Enhancement
81 Tim Inisiatif Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur
82 Tim Inisiatif Penyempurnaan RM Tool (Connect)
83 Tim Loan Management System (LMS) Wholesale
84 Tim Roadmap Human Capital & Implementasi Quick Wins
85 Tim Task Force Review Grading BNI
86 Tim Taskforce Implementasi
87 Tim Wholesale Transaction Banking Transformation (AVATAR)
88 Usulan Pegawai Magang Talent Secondment KBUMN Periode Juli s.d Desember 2024
PENILAIAN DIREKSI TERHADAP KINERJA a. Penilaian dilakukan oleh masing-masing anggota
KOMITE DI BAWAH DIREKSI [ACGS D.5.7] tetap Direksi dan SEVP yang menjadi anggota
Komite berdasarkan usulan penilaian dari
Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan Divisi selaku sekretaris Komite. Penilaian yang
tugas dan tanggung jawab Direksi, maka Direksi BNI digunakan adalah nilai gabungan dan rerata nilai
memiliki organ pendukung berupa komite-komite dari seluruh penilai.
yang keberadaannya telah disesuaikan dengan b. Penilaian terdiri dari unsur kuantitif dan kualitatif.
persyaratan bisnis BNI serta sekaligus sebagai c. Nilai akhir dapat dibahas dan didiskusikan dalam
wujud kepatuhan terhadap regulasi perbankan yang Rapat Komite atau Rapat Direksi sebagai bentuk
berlaku. Berikut adalah komite-komite yang ada di evaluasi dan masukan serta arahan ke depan.
bawah Direksi: d. Nilai akhir akan didokumentasikan oleh Divisi
1. Komite Kredit; selaku sekretaris Komite dan ditembuskan
2. Komite Kebijakan Perkreditan (KRB); kepada Corporate Secretary.
3. Komite Bisnis (KBI);
4. Komite Asset & Liability (ALCO); Kriteria Penilaian yang Digunakan [ACGS D.5.7]
5. Komite Human Capital (KHC); Dalam melakukan penilaian terhadap kinerja
6. Komite Manajemen Kinerja (PMC); komite-komite di bawah Direksi, BNI telah memiliki
7. Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud (KRA); sejumlah kriteria yang dijadikan sebagai dasar
8. Komite Manajemen Teknologi (KMT); penilaian, paling sedikit mencakup:
9. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (KMRT); a. Frekuensi pelaksanaan rapat dibandingkan
dan dengan rencana kerja/kewajiban minimum.
10. Komite Perusahaan Anak (KPA). b. Kecepatan penyusunan dan penyampaian risalah
rapat Komite.
Eksistensi kesepuluh komite pendukung di bawah c. Prosentase tindak lanjut dan kecepatan waktu
Direksi terebut bertujuan untuk meningkatkan tindak lanjut hasil keputusan rapat Komite.
efektivitas dan efisiensi dalam menjalankan d. Prosentase kehadiran anggota (kuorum) dan
operasional Bank. partisipasi aktif anggota dalam rapat.
e. Rasio kinerja perbankan (key ratios) yang terkait
Prosedur Penilaian yang Digunakan [ACGS D.5.7] dengan fungsi Komite.
Pada tahun 2024, Direksi secara periodik telah f. Pengagendaan dan penjadwalan isu-isu strategis
mengevaluasi kinerja komite-komite pendukung yang dihadapi perseroan (sense of urgency).
di bawahnya sesuai dengan kriteria penilaian atas
kinerja Komite di bawah Direksi. Prosedur penilaian Selain mengacu pada kriteria umum di atas, BNI
tersebut dilakukan dengan cara: juga memiliki kriteria penilaian khusus untuk menilai
kinerja masing-masing komite yang disesuaikan
dengan fungsi, tugas, dan tanggung jawab dari
setiap komite.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
761
Page 161
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Hasil Penilaian Kinerja Komite-Komite Tahun 2024 [ACGS D.5.7]
No. Komite-Komite Pendukung di Bawah Direksi Nilai
1. Komite Kredit Baik
2. Komite Kebijakan Perkreditan (KRB) Baik
3. Komite Bisnis (KBI) Baik
4. Komite Asset & Liability (ALCO) Baik
5. Komite Human Capital (KHC) Baik
6. Komite Manajemen Kinerja (PMC) Baik
7. Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud (KRA) Baik
8. Komite Manajemen Teknologi (KMT) Baik
9. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (KMRT) Baik
10 Komite Perusahaan Anak (KPA) Baik
Tabel Rentang Nilai
Rentang Nilai Keterangan
80-100 Sangat Baik
60-79 Baik
<60 Cukup Baik
Sementara itu khusus terkait penilaian kinerja Satuan Kerja Audit Internal dan Satuan Kerja Manajemen
Risiko telah dijabarkan pada bagian Satuan Kerja Audit Internal dan Manajemen Risiko pada sub-bab
tersendiri, dalam Laporan Tahunan ini.
Pihak yang Melakukan Penilaian Kinerja Komite Direksi [ACGS D.5.7]
Pihak yang melakukan penilaian terhadap kinerja komite-komite di bawah Direksi adalah sebagai berikut:
No. Penilaian Kinerja Penilaian dilakukan oleh
1. Komite secara Kolegial Setiap anggota Komite atas kinerja Komite
2. Anggota Komite secara Individu Setiap anggota Komite memberikan penilaian untuk setiap anggota Komite lainnya.
3. Ketua Komite Setiap anggota Komite terkait atas kinerja Ketua Komitenya
Seluruh jawaban yang diberikan oleh pihak-pihak tersebut di atas disampaikan langsung melalui survei
secara online. Hasil penilaian kinerja tersebut bersifat rahasia dan anonim, serta disampaikan kepada Komite
Nominasi dan Remunerasi. Kemudian, Komite Nominasi dan Remunerasi menyampaikan dan membahas
seluruh hasil penilaian kinerja Komite di tingkat Dewan Komisaris tersebut di dalam rapat Dewan Komisaris.
Hasil pembahasan akan ditindaklanjuti dalam bentuk perbaikan maupun action plan (jika diperlukan).
762 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 162
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penilaian Kinerja Direksi dan
Dewan Komisaris [ACGS D.5.5, D.5.6]
PENILAIAN KERJA DIREKSI (TERMASUK Kriteria Penilaian Kinerja Direksi (Termasuk
DIREKTUR UTAMA) Direktur Utama)
Pengelolaan Key Performance Indicator (KPI)
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Direksi secara kolegial dan individual mengacu
Direksi (Termasuk Direktur Utama) kepada peraturan pemerintah yang berlaku, inisiatif
Sebagai perusahaan bank BUMN, prosedur strategis/Rencana Kerja Manajemen (RKM) pada
dan mekanisme penilaian Kinerja Direksi BNI direktorat tersebut, Rencana Bisnis Bank (RBB)/
mengacu pada Peraturan Menteri BUMN No. PER- Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)
3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang selama periode tahun buku. Kriteria yang digunakan
Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha dalam penilaian kinerja Direksi (termasuk Direktur
Milik Negara, Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/ Utama) adalah sebagai berikut:
MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman 1. KPI Kolegial [ACGS D.5.5]
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Berikut ini adalah 5 (lima) perspektif utama yang
Usaha Milik Negara serta Surat Kementerian BUMN digunakan Bank dalam mengukur dan menilai
No. S-491/MBU/04/2023 tanggal 29 September 2023. KPI Direksi secara kolegial:
a. Nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia
Prosedur penilaian terhadap kinerja Direksi yang yang mencakup aspek finansial dan sosial
berlaku di lingkup BNI, adalah sebagai berikut: b. Inovasi Model Bisnis
1) Penilaian kinerja kolegial Direksi dilakukan c. Kepemimpinan Teknologi Governance
minimum 2 (dua) kali dalam setahun; Framework
2) Penilaian kinerja individu Direksi, termasuk d. Peningkatan Investasi
Direktur Utama, dilakukan minimum 2 (dua) kali e. Pengembangan Talenta
dalam setahun; dan [ACGS D.5.4]
3) Setiap tahun, pencapaian kinerja Direksi secara Kelima perspektif utama di atas selanjutnya
kolegial dan secara individual direviu oleh diturunkan lagi ke dalam sasaran kinerja keuangan
kantor akuntan publik yang mengaudit laporan dan non-keuangan yang selaras dengan inisiatif
keuangan perusahaan. strategis yang telah ditetapkan Bank.
Penilaian terhadap kinerja Direksi secara kolegial 2. KPI Individual [ACGS D.5.6]
maupun individu dilakukan dengan mekanisme KPI Direksi secara individual disusun sesuai
Direksi melakukan self-assessment yang kemudian dengan tugas, fungsi pokok, dan tanggung
di review oleh kantor akuntan publik. Hasil dari jawab masing-masing anggota Direksi. Kriteria
penilaian kinerja tersebut bersifat rahasia dan yang digunakan BNI untuk mengukur kinerja
anonim, dan menjadi masukan untuk peningkatan Direksi Individual (termasuk Direktur Utama)
kinerja Direksi secara berkesinambungan. menggunakan Balance Scorecard yang terdiri
dari 4 (empat) perspektif sebagai berikut:
Adapun untuk penilaian kinerja individu Direksi a. Financial
(termasuk Direktur Utama) digunakan pendekatan b. Customer
Balanced Scorecard yang terdiri dari Perspektif c. Internal Business Process
Financial, Customer, Internal Business Process, dan d. Learning & Growth
Learning and Growth yang telah disesuaikan dengan
Strategi BNI, tugas serta tanggung jawab masing- Pihak yang Melakukan Penilaian
masing anggota Direksi dengan memerhatikan Kinerja Direksi termasuk Direktur Utama Bank
tanggung jawab kolegial dan individual, baik secara dievaluasi secara berkala dengan mengacu
finansial maupun non-finansial. pada parameter-parameter penilaian yang telah
ditetapkan bersama dalam KPI Direksi baik secara
kolegial maupun individual. Perhitungan pencapaian
KPI Direksi baik secara kolegial maupun individual
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
763
Page 163
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
direviu oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang mengaudit laporan keuangan perusahaan untuk kemudian
disampaikan kepada Dewan Komisaris, melalui Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Kementerian
BUMN selaku pemegang saham pengendali Bank.
Hasil Penilaian Kinerja Direksi (Termasuk Direktur Utama) Tahun 2024
Pada tahun 2024, BNI telah melakukan penilaian secara mandiri terhadap kinerja Direksi dengan melakukan
pengukuran terhadap KPI kolegial Direksi dan KPI Individual Direksi (termasuk Direktur Utama). Berikut hasil
penilaiannya:
1. Pencapaian KPI Kolegial [ACGS D.5.5]
Pencapaian
Perspektif No KPI Bobot Satuan
Tahun 2024
Nilai Ekonomi 1 PPOP Konsolidasi 8% Rp Triliun 98,5%
dan social untuk
2 Total Shareholder Return (TSR) 6% Percentile (P) 110,0%
Indonesia (65%)
3 ROE Tier 1 Konsolidasi 7% % 108,4%
4 CAR 6% % 105,4%
5 Pertumbuhan Rata-rata Total Deposit 5% % 95,0%
6 Pertumbuhan Rata-rata Total Loan 5% % 95,5%
7 Loan at Risk (LaR) 6% % 110,0%
8 Cost of Credit (CoC) 7% % 106,9%
9 BOPO Konsolidasi 5% % 100,7%
10 Realisasi Penyaluran KUR 5% % 104,5%
11 NPS for Bank 5% % 110,0%
Inovasi Model 12 CASA Ratio 4% % 96,5%
Bisnis (8%)
13 Jumlah Pengguna Aktif BNI Mobile Banking dan wondr 4% Jumlah (Ribu) 110,0%
Kepemimpinan 14 Implementasi Integrasi ATM (Project Jalin) 3% Unit ATM 104,2%
Teknologi (7%)
15 Cyber Security Breach (Zero incident) 4% Laporan 110,0%
Peningkatan 16 Rating Environment, Social, Government (ESG) 3% Rating 100,0%
Investasi (12%)
17 Jumlah Rekening Nasabah Diaspora (Diaspora Saving) 5% Jumlah 110,0%
18 Pembiayaan/Kredit Berkelanjutan 4% Rp Triliun 101,9%
Pengembangan 19 Average diversity in nomintaed talent (women & young) 4% % 109,7%
Talenta (8%)
20 Employee Productivity 4% Rp Juta/org/bln 100,7%
Total Pencapaian 104,5%
2. Pencapaian KPI Individual [ACGS D.5.6]
Penilaian atas KPI Individu berdasarkan atas pencapaian target KPI masing-masing Direktorat dengan
penjelasan sebagai berikut:
Direktur Utama [ACGS E.5.4]
• Tercapainya Realisasi Rencana Bisnis sesuai RKAP/RBB.
• Terpenuhinya pelaksanaan pengendalian internal di setiap line of defense.
• Pelaksanaan Kepatuhan Perseroan sebagai Perusahaan Terbuka.
• Terjaganya tingkat kesehatan Bank.
• Pelaksanaan corporate action sesuai yang telah direncanakan.
• Tercapainya pelaksanaan dan penyaluran TJSL.
• Peningkatan Brand Image BNI.
• Menjaga kualitas aset.
Wakil Direktur Utama
• Tercapainya Realisasi Rencana Bisnis sesuai RKAP/RBB.
• Terpenuhinya pelaksanaan pengendalian internal di setiap line of defense.
• Peningkatan Brand Image BNI.
• Tercapainya peningkatan bisnis Wilayah dan bisnis Dana Pensiun & Lembaga Keuangan.
• Menjaga kualitas aset.
764 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 164
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Direktur Wholesale & International Banking Direktur Network & Services
• Tercapainya peningkatan profitabilitas dan • Tercapainya peningkatan volume bisnis Wilayah
volume bisnis untuk segmen Corporate Banking, yang fokus pada segment Retail Banking dan
International, dan Treasury. Commercial non Debitur.
• Peningkatan volume transaksi oleh nasabah • Peningkatan volume transaksi oleh nasabah
segmen Corporate Banking, International dan segmen Retail Banking.
Treasury. • Tercapainya peningkatan kinerja Agen46.
• Tercapainya Transformasi dan Bisnis Kantor Luar • Tercapainya kepuasan seluruh nasabah dan
Negeri. penyelesaian complain.
• Menjaga likuiditas Perseroan. • Menjaga kualitas aset Wilayah.
• Menjaga kualitas aset segmen Corporate Banking
dan International. Direktur Risk Management
• Memastikan penerapan manajemen risiko telah
Direktur Enterprise & Commercial Banking berjalan dengan baik sesuai dengan anggaran
• Tercapainya peningkatan profitabilitas dan dasar, kebijakan manajemen risiko, kebijakan
volume bisnis untuk segmen Enterprise & sistem pengendalian internal, standar prosedur,
Commercial Banking. dan peraturan eksternal.
• Tercapainya peningkatan pendanaan untuk • Terpenuhinya pelaksanaan pengendalian internal
Enterprise & Commercial Banking. di setiap line of defense.
• Peningkatan volume transaksi oleh nasabah • Tercapainya End to End Monitoring Debitur.
segmen Enterprise & Commercial Banking. • Menjaga peningkatan kualitas aset.
• Menjaga kualitas aset segmen Enterprise &
Commercial Banking. Direktur Finance
• Tercapainya Realisasi Bisnis Perseroan sesuai
Direktur Retail Banking RKAP/RBB.
• Tercapainya peningkatan volume bisnis untuk • Tercapainya kinerja bisnis Perusahaan Anak.
segmen Retail Banking. • Tercapainya peningkatan Data Quality Index.
• Peningkatan pendanaan untuk Retail Banking. • Tercapainya Efektivitas Proses Pengadaan dan
• Peningkatan volume transaksi oleh nasabah optimalisasi aset.
Retail Banking.
• Tercapainya bisnis Xpora. Direktur Technology & Operations
• Menjaga kualitas aset segmen Retail Banking. • Terlaksananya tata kelola teknologi dan informasi
yang efektif.
Direktur Institutional Banking* • Penyelesaian Project Teknologi Informasi sesuai
• Tercapainya peningkatan profitabilitas dan dengan project charter.
volume bisnis untuk segmen Institutional • Peningkatan Operational Excellence.
Banking.
• Tercapainya peningkatan pendanaan untuk Direktur Human Capital & Compliance
Institutional Banking. • Tercapainya strategi dan target pengelolaan
• Peningkatan volume transaksi oleh nasabah Human Capital.
segmen Institutional Banking dan International. • Peningkatan kapabilitas dan produktivitas
• Tercapainya pelaksanaan dukungan terhadap pegawai.
program pemerintah. • Tercapainya pelaksanaan Kepatuhan di Bank BNI.
• Peningkatan Wallet Share. • Tercapainya penurunan rasio jumlah sanksi
denda dari regulator.
Direktur Digital & Integrated Transaction Banking • Terpenuhinya kebutuhan prosedur dan kebijakan
• Peningkatan fee based income transaksi digital. bisnis.
• Peningkatan volume dan transaksi digital untuk
segmen Wholesale & Retail Banking.
• Peningkatan jumlah user aktif transaksi dan
Feature Holding Ratio untuk segmen Wholesale
& Retail Banking.
• Tercapainya Peningkatan Corporate Branding
BNI.
*) Pelaksanaan tugas Direktur Institutional Banking mengacu pada mekanisme Direktur Pengganti yang berlaku di BNI.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
765
Page 165
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS Pemegang Saham Tahunan. Hasil penilaian kinerja
ini menjadi masukan untuk peningkatan kinerja
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dilaksanakan Dewan Komisaris di masa mendatang. Kebijakan
secara kolegial dan dilaporkan kepada Pemegang dan prosedur penilaian yang dilakukan meliputi
Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham penilaian kinerja kolegial Dewan Komisaris.
(RUPS) Tahunan melalui penyampaian kinerja
Dewan Komisaris yang tertuang di dalam Laporan Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Pengawasan Dewan Komisaris. Berdasarkan laporan [ACGS D.5.5]
tersebut, RUPS selanjutnya memberikan pelunasan Penilaian kinerja secara kolegial dilakukan melalui
dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya pengukuran ketercapaian Key Performance Indicator
(volledig acquit et de charge) kepada Dewan (KPI) kolegial Tahunan Dewan Komisaris yang telah
Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan disusun dan ditetapkan pada awal tahun. Penilaian
yang dijalankan dalam Tahun Buku yang berakhir kinerja Dewan Komisaris tahun 2024 yang disusun
pada akhir tahun. dan ditetapkan di awal tahun oleh Dewan Komisaris
menggunakan beberapa aspek sebagai berikut:
Sebagai bagian dalam implementasi Tata Kelola 1. Aspek Perencanaan dengan bobot 10%
Perusahaan yang Baik yang selaras dengan 2. Aspek Pengawasan dan Pemberian Nasihat
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. bobot 55%
PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 Tentang 3. Aspek Pelaporan bobot 17%
Pedoman Tata Kelola Dan Kegiatan Korporasi 4. Aspek Dinamis bobot 18%
Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Dewan
Komisaris pada awal tahun telah menyusun rencana Pihak Yang Melakukan Penilaian Kinerja
kerja tahunan Dewan komisaris yang merupakan Dewan Komisaris
bagian yang tak terpisahkan dari Rencana Kerja Penilaian Kinerja Dewan Komisaris secara Kolegial
dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Dalam rangka dilakukan secara mandiri (self-assessment) yang
mengevaluasi pelaksanaan rencana kerja, Dewan diusulkan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi
Komisaris selanjutnya melakukan penilaian kinerja dan disetujui oleh Dewan Komisaris.
mereka secara kolegial. Penilaian ini bertujuan untuk
memastikan bagaimana Dewan Komisaris telah Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
berkinerja selamaTahun Buku dengan menggunakan Tahun 2024 [ACGS D.5.5]
metode penilaian sendiri (self-assessment). Penilaian kinerja Dewan Komisaris tercermin dari
hasil penilaian sendiri (self-assessment) terhadap
Kebijakan dan Prosedur Pelaksanaan KPI Dewan Komisaris Tahun 2024 dan menunjukan
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris bawha Dewan Komisaris telah melakukan tugas
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan setiap pengawasannya melalui program-program kerja
2 kali dalam 1 tahun (per semester) dimana penilaian yang telah dituangkan dalam rencana kerja Dewan
kinerja Dewan Komisaris dilakukan secara mandiri Komisaris tahun 2024 sesuai dengan target yang
(self-assessment) oleh pihak Bank dan dilaporkan ditetapkan. Hasil pencapaian KPI Dewan Komisaris
kepada Pemegang Saham dalam Rapat Umum Tahun 2024 sebagai penilaian kinerja Dewan
Komisaris dapat disampaikan sebagai berikut:
766 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 166
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Aspek dan Parameter Bobot Pencapaian
I. Aspek Perencanaan 10,00% 10,00%
Melakukan pembahasan dan memberikan rekomendasi/persetujuan atas penyusunan rencana
kerja Dewan Komisaris untuk tahun mendatang
II. Aspek Pengawasan dan Pemberian Nasehat 55,00% 56,42%
a. Memberikan persetujuan/tanggapan/rekomendasi kepada Pemegang Saham terhadap
Rencana Bisnis Bank untuk tahun mendatang dan Revisi Rencana Bisnis Bank pada tahun
berjalan, Laporan Tahunan, dan Analisa Kinerja Triwulanan.
b. Memberikan persetujuan dan nasehat kepada Direksi sesuai bidang tugas Dewan Komisaris.
c. Rapat Dewan Komisaris
d. Rapat Komite Dewan Komisaris dengan Direksi/Unit terkait
e. Kunjungan Kerja Dewan Komisaris
f. Realisasi Rencana Kerja Komite Dewan Komisaris
III. Aspek Pelaporan 17,00% 17,00%
a. Laporan Realisasi KPI Dewan Komisaris
b. Laporan Pengawasan Dewan Komisaris kepada Otoritas dan Kementerian Badan Usaha Milik
Negara.
IV. Aspek Dinamis 18,00% 18,80%
a. Pengusulan Eksternal Auditor kepada Pemegang Saham
b. Peningkatan Kompetensi melalui Seminar, Workshop, dll
c. Hasil Assessment GCG
Total 100,00% 102,22%
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
BNI melakukan penilaian kinerja Dewan Komisaris termasuk di dalam nya pelaksanaan self-assessment
GCG, secara periodik setiap semester yaitu posisi penilaian bulan Juni dan Desember pada tahun berjalan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
767
Page 167
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nominasi dan
Remunerasi
PROSEDUR NOMINASI ANGGOTA DEWAN kepada OJK, dan/atau laporan tahunan
KOMISARIS dan/atau laporan keuangan tidak disetujui
dan/atau disahkan oleh RUPS.
Kebijakan Nominasi Anggota Dewan 3. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
Komisaris perundang-undangan.
Kebijakan Nominasi anggota Dewan 4. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di
Komisaris diatur dalam Kebijakan Good bidang yang dibutuhkan Perseroan.
Corporate Governance, Pedoman Perusahaan 5. Tidak sedang menduduki jabatan yang berpotensi
No. IN/097/CMP/001 tanggal 28 Agustus 2024 yang menimbulkan benturan kepentingan.
telah dilakukan updating dan disetujui oleh Dewan 6. Tidak menjabat sebagai anggota Dewan
Komisaris melalui Surat Dewan Komisaris BNI Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN atau
No. DK/237 tanggal 31 Desember 2024 yang Dewan Komisaris pada Perusahaan Anak yang
mengatur antara lain sistem dan prosedur pemilihan bersangkutan selama 2 (dua) periode;
dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris 7. Tidak sedang menduduki jabatan yang
untuk disampaikan kepada RUPS. berdasarkan peraturan perundang-undangan
dilarang untuk dirangkap dengan jabatan
PROSES NOMINASI ANGGOTA DEWAN anggota Dewan Komisaris;
KOMISARIS 8. Sehat jasmani dan rohani, yang tidak
sedang menderita suatu penyakit yang dapat
Kriteria Anggota Dewan Komisaris menghambat pelaksanaan tugas sebagai anggota
1. Mempunyai akhlak, moral dan integritas yang Dewan Komisaris, yang dibuktikan dengan surat
baik serta cakap melakukan perbuatan hukum. keterangan sehat dari rumah sakit;
2. Dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir 9. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan
sebelum pengangkatan dan selama menjabat: telah melaksanakan kewajiban membayar pajak
1) Tidak pernah dinyatakan pailit. selama 2 (dua) tahun terakhir;
2) Tidak pernah menjadi anggota Direksi 10. Bagi bakal calon dari kementerian teknis atau
dan/atau anggota Dewan Komisaris yang instansi pemerintah lain, harus berdasarkan
dinyatakan bersalah menyebabkan suatu surat usulan dari pimpinan instansi yang
perusahaan dinyatakan pailit. bersangkutan; dan
3) Tidak pernah dihukum karena melakukan 11. Bagi bakal calon anggota Dewan Komisaris
tindak pidana yang merugikan keuangan yang berasal dari Penyelenggara Negara
negara dan/atau yang berkaitan dengan harus melaporkan Laporan Harta Kekayaan
sektor keuangan. Penyelenggara Negara (LHKPN) selama 2 (dua)
4) Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/ tahun terakhir yang dibuktikan dengan bukti
atau anggota Dewan Komisaris yang selama lapor LHKPN kepada institusi yang berwenang.
menjabat: 12. Pengangkatan anggota Dewan Komisaris
a) Pernah tidak menyelenggarakan RUPS yang berasal dari pegawai atau pejabat pada
tahunan; lembaga yang melakukan fungsi pengaturan
b) Pertanggungjawabannya sebagai anggota dan/atau pengawasan Bank dan/atau lembaga
Direksi dan/atau Dewan Komisaris pernah jasa keuangan lain dilakukan setelah yang
tidak diterima oleh RUPS atau pernah bersangkutan telah berhenti secara efektif
tidak memberikan pertanggungjawaban sebagai pegawai atau pejabat dan menjalani
sebagai anggota Direksi dan/atau anggota masa tunggu paling singkat 6 (enam) bulan.
Dewan Komisaris kepada RUPS; dan 13. Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif
c) Pernah menyebabkan perusahaan yang atau pihak yang mempunyai hubungan dengan
memperoleh izin, persetujuan, atau Bank yang dapat mempengaruhi kemampuan
pendaftaran dari OJK tidak memenuhi yang bersangkutan untuk bertindak independen
kewajiban menyampaikan laporan wajib menjalani masa tunggu paling singkat
tahunan dan/atau laporan keuangan 1 (satu) tahun sebelum menjadi Komisaris
Independen pada Bank yang bersangkutan.
768 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 168
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PROSEDUR PEMILIHAN, PENGANGKATAN, 9. Penetapan seseorang menjadi anggota Dewan
PENGGANTIAN, DAN PEMBERHENTIAN Komisaris dapat dilakukan setelah dinyatakan
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS lolos Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sesuai
ketentuan sektoral.
1. Pemilihan calon anggota Dewan Komisaris 10. Dalam hal penetapan anggota Dewan Komisaris
dilaksanakan dengan prosedur dan mekanisme dilakukan sebelum UKK sesuai ketentuan sektoral
sesuai yang diatur dalam Peraturan Menteri maka tindakan, tugas dan fungsi sebagai anggota
BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ Dewan Komisaris terhitung sejak dinyatakan
dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik lulus UKK sesuai ketentuan sektoral.
Negara, yang antara lain mengatur ketentuan 11. Anggota Dewan Komisaris sebagaimana
sumber, penjaringan, dan penilaian bakal calon, dimaksud pada butir 9 memiliki masa jabatan
serta usulan pengangkatan. yang berlaku efektif sejak ditetapkan oleh RUPS/
2. Bank dapat menggunakan jasa pihak ketiga yang Menteri.
independen dan memiliki reputasi baik dalam 12. Daftar riwayat hidup (curriculum vitae) calon
proses seleksi kandidat Dewan Komisaris. Dalam anggota Dewan Komisaris yang akan diusulkan
menjalankan proses nominasi Dewan Komisaris untuk diangkat dalam RUPS wajib tersedia dan
BNI, pada tahun 2024, Komite Nominasi dan diumumkan pada saat penyelenggaraan RUPS
Remunerasi tidak bekerja samadengan pihak sebelum pengambilan keputusan mengenai
profesional independen. pengangkatan sebagai anggota Dewan
3. Setiap usulan penggantian dan/atau Komisaris.
pengangkatan anggota Dewan Komisaris kepada 13. Keputusan RUPS mengenai pengangkatan dan
RUPS, wajib memperhatikan rekomendasi pemberhentian anggota Dewan Komisaris juga
komite yang menjalankan fungsi nominasi. menetapkan saat mulai berlakunya pengangkatan
4. Penggantian dan/atau pengangkatan anggota dan pemberhentian tersebut. Dalam hal RUPS
Dewan Komisaris mengedepankan komposisi tidak menetapkan, maka pengangkatan dan
secara profesional, independensi, kesesuaian pemberhentian anggota Dewan Komisaris
kompetensi, dan memperhatikan keberagaman tersebut mulai berlaku sejak penutupan RUPS.
baik dalam hal pendidikan (bidang studi), 14. Anggota Dewan Komisaris diangkat untuk jangka
pengalaman kerja, usia, dan keahlian, tanpa waktu terhitung sejak tanggal yang ditetapkan
membedakan suku, agama, dan ras, yang oleh RUPS yang mengangkatnya dan berakhir
dibutuhkan secara tepat dalam pelaksanaan pada penutupan RUPS Tahunan yang ke-5 (lima)
tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris. setelah tanggal pengangkatannya, dengan syarat
Penjelasan lebih lanjut mengenai Kebijakan tidak boleh melebihi waktu 5 (lima) tahun, dengan
keberagaman Dewan Komisaris diuraikan pada memperhatikan peraturan perundang-undangan
Laporan Tahunan ini halaman 798. di bidang Pasar Modal dan Perbankan, namun
5. Anggota Dewan Komisaris diangkat dan dengan tidak mengurangi hak dari RUPS untuk
diberhentikan oleh RUPS yang harus dihadiri sewaktu-waktu dapat memberhentikan anggota
oleh Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dan Dewan Komisaris sebelum masa jabatannya
keputusan RUPS tersebut harus disetujui oleh berakhir. Setelah masa jabatannya berakhir,
Pemegang Saham Seri A Dwiwarna dengan anggota Dewan Komisaris dapat diangkat
memperhatikan ketentuan dalam Anggaran kembali oleh RUPS untuk satu kali masa jabatan.
Dasar. 15. Seorang anggota Dewan Komisaris berhak
6. Tata cara pengangkatan anggota Dewan mengundurkan diri dari jabatannya dengan
Komisaris mengacu pada peraturan OJK memberitahukan secara tertulis kepada
tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten Perseroan mengenai maksudnya tersebut.
atau Perusahaan Publik serta peraturan Menteri 16. Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk
BUMN tentang Organ dan Sumber Daya Manusia memutuskan permohonan pengunduran diri
BUMN. Tata cara pengangkatan anggota Dewan anggota Dewan Komisaris dalam jangka waktu
Komisaris antara lain: paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah
7. Sumber bakal calon anggota Dewan Komisaris diterimanya surat pengunduran diri.
berasal dari: 17. Perseroan wajib melakukan keterbukaan
a. Mantan Direksi BUMN; informasi kepada masyarakat dan menyampaikan
b. Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN; kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja
c. Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional setelah diterimanya permohonan pengunduran
Pemerintah; atau diri anggota Dewan Komisaris.
d. Sumber lain. 18. Sebelum pengunduran diri berlaku efektif,
8. RUPS/Menteri dapat menetapkan kandidat yang anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan
diusulkan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi tetap berkewajiban menyelesaikan tugas dan
yang berada pada Kementerian BUMN menjadi
anggota Dewan Komisaris.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
769
Page 169
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
tanggung jawabnya sesuai dengan anggaran d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
dasar dan peraturan perundangan-undangan atau anggota Dewan Komisaris yang selama
yang berlaku. menjabat:
19. Jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir 1) Pernah tidak menyelenggarakan RUPS
apabila: tahunan;
a. Pengunduran dirinya telah efektif. 2) Pertanggungjawabannya sebagai anggota
b. Meninggal dunia. Direksi dan/atau Dewan Komisaris pernah
c. Masa jabatannya berakhir. tidak diterima oleh RUPS atau pernah
d. Diberhentikan karena keputusan RUPS. tidak memberikan pertanggungjawaban
e. Dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga yang sebagai anggota Direksi dan/atau anggota
telah mempunyai kekuatan hukum yang Dewan Komisaris kepada RUPS; dan
tetap atau ditaruh di bawah pengampuan 3) Pernah menyebabkan perusahaan yang
berdasarkan suatu keputusan pengadilan. memperoleh izin, persetujuan, atau
f. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai pendaftaran dari OJK tidak memenuhi
anggota Dewan Komisaris berdasarkan kewajiban menyampaikan laporan tahunan
ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan dan/atau laporan keuangan kepada OJK.
perundang-undangan yang berlaku. 4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
g. Diberhentikan karena keputusan RUPS perundang-undangan.
sewaktu-waktu apabila anggota Dewan 5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di
Komisaris: bidang yang dibutuhkan Perseroan.
1) Tidak dapat menjalankan tugasnya dengan 6. Tidak sedang menduduki jabatan yang berpotensi
baik. menimbulkan benturan kepentingan;
2) Melanggar ketentuan anggaran dasar dan/ 7. Tidak menjabat sebagai anggota Direksi pada
atau peraturan perundang-undangan. BUMN atau Perusahaan Anak yang bersangkutan
3) Terlibat dalam tindakan yang merugikan selama 2 (dua) periode;
Bank dan/atau negara. 8. Tidak sedang menduduki jabatan yang
4) Melakukan tindakan yang melanggar berdasarkan peraturan perundang-undangan
etika dan/atau kepatutan yang seharusnya dilarang untuk dirangkap dengan jabatan
dihormati sebagai anggota Dewan anggota Direksi;
Komisaris. 9. Memiliki dedikasi dan menyediakan waktu
5) Dinyatakan bersalah dengan putusan sepenuhnya untuk melakukan tugasnya, yang
pengadilan yang telah mempunyai dinyatakan dengan surat pernyataan dari yang
kekuatan hukum yang tetap. bersangkutan;
6) Mengundurkan diri. 10. Sehat jasmani dan rohani, yakni tidak
7) Alasan lainnya yang dinilai tepat oleh sedang menderita suatu penyakit yang dapat
RUPS demi kepentingan dan tujuan menghambat pelaksanaan tugas sebagai Direksi,
Perseroan. yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat
dari rumah sakit; dan
PROSEDUR NOMINASI ANGGOTA DIREKSI 11. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan
telah melaksanakan kewajiban membayar pajak
Kebijakan Nominasi Anggota Direksi selama 2 (dua) tahun terakhir.
12. Pengangkatan anggota Direksi yang berasal
Kriteria Anggota Direksi dari pegawai atau pejabat pada lembaga
1. Mempunyai akhlak, moral, keahlian, integritas, yang melakukan fungsi pengaturan dan/
kepemimpinan, pengalaman, jujur, dan perilaku atau pengawasan Bank dan/atau lembaga
yang baik serta cakap melakukan perbuatan jasa keuangan lain dilakukan setelah yang
hukum; bersangkutan telah berhenti secara efektif
2. Berdomisili di Indonesia. sebagai pegawai atau pejabat dan menjalani
3. Dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir masa tunggu paling singkat 6 (enam) bulan.
sebelum pengangkatan dan selama menjabat:
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; PROSEDUR PEMILIHAN, PENGANGKATAN,
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi PENGGANTIAN, DAN PEMBERHENTIAN
dan/atau anggota Dewan Komisaris yang ANGGOTA DIREKSI
dinyatakan bersalah menyebabkan suatu
perusahaan dinyatakan pailit; 1. Pemilihan calon anggota Direksi dilaksanakan
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan dengan prosedur dan mekanisme sesuai
tindak pidana yang merugikan keuangan yang diatur dalam Peraturan Menteri BUMN
negara dan/atau yang berkaitan dengan No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan
sektor keuangan;
770 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 170
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik 12. Daftar riwayat hidup (curriculum vitae) calon
Negara, yang antara lain mengatur ketentuan anggota Direksi yang akan diusulkan untuk
sumber, penjaringan, dan penilaian bakal calon, diangkat dalam RUPS wajib tersedia dan
serta usulan pengangkatan. diumumkan pada saat penyelenggaraan RUPS
2. Bank dapat menggunakan jasa pihak ketiga yang sebelum pengambilan keputusan mengenai
independen dan memiliki reputasi baik dalam pengangkatan sebagai anggota Direksi.
proses seleksi kandidat Direksi. 13. Keputusan RUPS mengenai pengangkatan dan
3. Setiap usulan penggantian dan/atau pemberhentian anggota Direksi juga menetapkan
pengangkatan anggota Direksi kepada RUPS, saat mulai berlakunya pengangkatan dan
wajib memperhatikan rekomendasi komite yang pemberhentian tersebut. Dalam hal RUPS
menjalankan fungsi nominasi. tidak menetapkan, maka pengangkatan dan
4. Penggantian dan/atau pengangkatan anggota pemberhentian anggota Direksi tersebut mulai
Direksi mengedepankan komposisi secara berlaku sejak penutupan RUPS.
profesional, independensi, kesesuaian 14. Anggota Direksi diangkat untuk jangka waktu
kompetensi, dan memperhatikan keberagaman terhitung sejak ditutupnya RUPS atau tanggal
baik dalam hal pendidikan (bidang studi), yang ditetapkan oleh RUPS yang mengangkatnya
pengalaman kerja, usia, keahlian, dan dan berakhir pada penutupan RUPSTahunan yang
keterwakilan perempuan, tanpa membedakan ke-5 (lima) setelah tanggal pengangkatannya,
suku, agama, dan ras, yang dibutuhkan secara dengan syarat tidak boleh melebihi jangka waktu
tepat dalam pelaksanaan tugas dan tanggung 5 (lima) tahun, dengan memperhatikan peraturan
jawab Direksi. Penjelasan mengenai Kebijakan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan
Keberagaman Direksi diuraikan pada Laporan Perbankan, namun dengan tidak mengurangi
Tahunan ini halaman 788. hak dari RUPS untuk sewaktu-waktu dapat
5. Anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh memberhentikan para anggota Direksi sebelum
RUPS, di mana dalam RUPS tersebut dihadiri oleh masa jabatannya berakhir.
pemegang saham Seri A Dwiwarna dan keputusan 15. Pemberhentian demikian berlaku sejak
RUPS tersebut harus disetujui oleh pemegang penutupan RUPS tersebut kecuali jika ditentukan
saham Seri A Dwiwarna dengan memperhatikan lain oleh RUPS.
ketentuan dalam Anggaran Dasar. Ketentuan ini 16. Setelah masa jabatannya berakhir, para Anggota
berlaku juga untuk RUPS yang diadakan dalam Direksi dapat diangkat kembali oleh RUPS untuk
rangka mencabut atau menguatkan keputusan satu kali masa jabatan.
pemberhentian sementara anggota Direksi. 17. Anggota Direksi dapat mengundurkan diri dari
6. Tata cara pengangkatan anggota Direksi mengacu jabatannya sebelum masa jabatannya berakhir.
pada peraturan OJK tentang Direksi dan Dewan Dalam hal terdapat anggota Direksi yang
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik serta mengundurkan diri, maka anggota Direksi yang
peraturan Menteri BUMN tentang Organ dan bersangkutan wajib menyampaikan permohonan
Sumber Daya Manusia BUMN. pengunduran diri secara tertulis mengenai
7. Sumber bakal calon anggota Direksi berasal dari: maksudnya tersebut kepada Perseroan.
a. Mantan Direksi BUMN; 18. Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk
b. Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN; memutuskan permohonan pengunduran diri
c. Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional anggota Direksi paling lambat 90 (sembilan puluh)
Pemerintah; atau hari setelah diterimanya surat pengunduran diri
d. Sumber lain. tersebut.
8. RUPS/Menteri dapat menetapkan kandidat yang 19. Terhadap anggota Direksi yang mengundurkan
diusulkan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi diri sebagaimana tersebut di atas tetap dapat
yang berada pada Kementerian BUMN menjadi dimintakan pertanggungjawabannya sebagai
anggota Direksi. anggota Direksi sejak pengangkatan yang
9. Penetapan seseorang menjadi anggota Direksi bersangkutan hingga tanggal disetujuinya
dapat dilakukan setelah dinyatakan lolos Uji pengunduran dirinya dalam RUPS.
Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sesuai ketentuan 20. Jabatan anggota Direksi berakhir apabila:
sektoral. a. Pengunduran dirinya telah efektif.
10. Dalam hal penetapan anggota Direksi dilakukan b. Meninggal dunia;
sebelum UKK sesuai ketentuan sektoral maka c. Masa jabatannya berakhir;
tindakan, tugas, dan fungsi sebagai anggota d. Dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga yang
Direksi terhitung sejak dinyatakan lulus UKK telah mempunyai kekuatan hukum yang
sesuai ketentuan sektoral. tetap atau ditaruh di bawah pengampuan
11. Anggota Direksi sebagaimana dimaksud pada berdasarkan suatu keputusan pengadilan;
butir 8 memiliki masa jabatan yang berlaku
efektif sejak ditetapkan oleh RUPS/Menteri.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
771
Page 171
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
e. Tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai Selama proses nominasi Direksi berjalan, Dewan
anggota Direksi berdasarkan ketentuan Komisaris mengidentifikasi kandidat pegawai yang
Anggaran Dasar dan peraturan perundang- bertalenta (talent) yang berasal dari internal Bank
undangan; dengan mempertimbangkan rekomendasi dari
f. Diberhentikan karena keputusan RUPS Komite Nominasi dan Remunerasi yang memegang
sewaktu-waktu apabila anggota Direksi: peran vital dalam memastikan bahwa proses
1) Tidak dapat memenuhi kewajibannya nominasi dan pemilihan berjalan secara transparan
yang telah disepakati dalam kontrak serta sesuai aturan atau etika. Dalam menjalankan
manajemen; proses nominasi Direksi, BNI dapat menggunakan
2) Tidak dapat menjalankan tugasnya dengan jasa profesional eksternal yang independen.
baik; Sebagai implementasinya, pada tahun 2024, BNI
3) Melanggar ketentuan Anggaran Dasar bekerja sama dengan pihak profesional independen,
dan/atau peraturan perundang-undangan; yaitu Daya Dimensi Indonesia, untuk melakukan
4) Terlibat dalam tindakan yang merugikan proses mengidentifikasi kualitas kandidat Direktur
Perseroan dan/atau negara; yang selaras dengan arah strategis perusahaan,
5) Melakukan tindakan yang melanggar dengan biaya Jasa Konsultan Independen sebesar
etika dan/atau kepatutan yang seharusnya Rp32.000.000 per kandidat. Pihak independen
dihormati sebagai Direksi; menjalankan tanggung jawab untuk mengidentifikasi
6) Mengundurkan diri; kandidat potensial yang memenuhi profil yang
7) Alasan lainnya yang dinilai tepat oleh diinginkan dan mengusulkannya kepada pemegang
RUPS demi kepentingan dan tujuan saham, dan/atau mempertimbangkan kandidat yang
Perseroan. diajukan oleh pemegang saham di dalam RUPS.
Pada tahap akhir, BNI mengajukan daftar nama
Semua kandidat calon anggota Direksi diusulkan calon kandidat internal terpilih dari peserta program
oleh Dewan Komisaris dengan dibantu pengkajian suksesi Direksi kepada Kementerian BUMN untuk
dan proses seleksinya oleh Komite Nominasi menjalani uji kelayakan dan kepatutan. [ACGS (B).D.2.2]
dan Remunerasi. Semua bakal calon yang akan
ditetapkan menjadi calon anggota Direksi Bank PROSEDUR DAN PELAKSANAAN
dipastikan adalah seseorang yang telah dinyatakan REMUNERASI
memenuhi persyaratan formal, persyaratan materiil,
dan persyaratan lain serta lulus Uji Kelayakan dan Kebijakan Remunerasi
Kepatutan sebagaimana dipersyarakatkan dalam Penyusunan kebijakan remunerasi Bank senantiasa
regulasi perbankan maupun BUMN. Selanjutnya, mengedepankan prinsip kehati-hatian serta
penetapan pengangkatan calon anggota Direksi mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku
Bank dilakukan sesuai dengan keputusan RUPS bagi sektor perbankan dan BUMN, di antaranya
secara fisik, keputusan Menteri selaku RUPS, dan POJK No. 45/POJK.03/2015 tanggal 23 Desember
keputusan seluruh pemegang saham. [ACGS (B).D.2.2] 2015 dan SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang
PenerapanTata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Kebijakan Suksesi Direksi [ACGS D.5.3] Bagi Bank Umum, Peraturan Menteri Badan Usaha
Dalam rangka menjaga kesinambungan Milik Negara Nomor PER-3/MBU/03/2023 tentang
kepemimpinan Bank di masa mendatang, BNI Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha
memiliki dan menjalankan kebijakan suksesi Direksi Milik Negara serta POJK No. 17 Tahun 2023 tentang
dan/atau Manajemen Senior yang telah diselaraskan Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik
Negara No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret Kebijakan Remunerasi BNI diatur dalam Kebijakan
2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Good Corporate Governance, Pedoman Perusahaan
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara, dan No. IN/097/CMP/001 tanggal 28 Agustus 2024 yang
Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. telah dilakukan updating dan disetujui oleh Dewan
PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang Komisaris melalui Surat Dewan Komisaris BNI
Organ Dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik No. DK/237 tanggal 31 Desember 2024, yang secara
Negara. Kebijakan suksesi BNI memastikan bahwa umum mengatur mengenai:
para pegawai potensial yang memenuhi kriteria 1. Struktur remunerasi yang paling sedikit
tertentu dan termasuk ke dalam Talent Pool akan mencakup skala remunerasi berdasarkan tingkat
mendapat kesempatan untuk mengikuti program dan jabatan, serta komponen remunerasi, dan
pelatihan atau aktivitas terkait bidang manajemen, 2. Metode dan mekanisme penetapan remunerasi,
strategi bisnis, perencanaan strategis, analisis risiko bagi Direksi, Dewan Komisaris, dan pegawai
dan potensi bisnis, analisis kinerja operasional dan Bank.
keuangan serta berbagai program sejenis lainnya.
772 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 172
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI senantiasa menerapkan prinsip-prinsip tata risiko, faktor skala usaha, faktor kompleksitas
kelola yang baik dalam hal pemberian remunerasi usaha, tingkat inflasi, kondisi dan kemampuan
dengan mempertimbangkan berbagai aspek, yaitu: keuangan perusahaan, dan faktor lain yang
1. Terciptanya manajemen risiko yang efektif; relevan, serta tidak boleh bertentangan dengan
2. Stabilitas keuangan Bank; peraturan perundang-undangan.
3. Kecukupan dan penguatan permodalan Bank; 5. Remunerasi yang bersifat variabel dalam bentuk
4. Kebutuhan likuiditas jangka pendek dan jangka tantiem/lnsentif kinerja/Long Term Incentives
panjang; dan (LTI) yang mempertimbangkan antara lain
5. Potensi pendapatan di masa yang akan datang. risiko, faktor kinerja dan kemampuan keuangan
perusahaan, serta faktor lain yang relevan.
CAKUPAN KEBIJAKAN REMUNERASI 6. Implementasi pemberian remunerasi yang
bersifat variabel yang ditangguhkan (Malus)
Bank memberikan remunerasi kepada Direksi, atau menarik kembali remunerasi yang bersifat
Dewan Komisaris, dan pegawai dalam bentuk: variabel yang sudah dibayarkan (Clawback)
1. Remuenrasi yang bersifat tetap, yaitu kepada pejabat yang tergolong Material Risk
remunerasi yang tidak dikaitkan dengan kinerja Takers (MRT), sesuai ketentuan Pasal 26 POJK
dan risiko, antara lain gaji pokok, fasilitas, No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata
tunjangan perumahan, tunjangan kesehatan, Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank
tunjangan pendidikan, tunjangan hari raya, dan Umum. Malus dan/atau Clawback terhadap MRT
pensiun. Penetapan remunerasi bersifat tetap diterapkan dalam hal: [ACGS D.3.13]
memperhatikan skala usaha, kompleksitas a. Terbukti secara hukum terdapat
usaha, peer group, tingkat inflasi, kondisi, dan penyalahgunaan jabatan dan/atau wewenang
kemampuan keuangan, serta tidak bertentangan dan/atau melakukan tindak pidana oleh
dengan peraturan perundang-undangan yang Penerima Tantiem yang ditangguhkan, yang
berlaku. mengakibatkan timbulnya kerugian bagi
2. Remunerasi yang bersifat variabel, yaitu Perusahaan.
remunerasi yang dikaitkan dengan kinerja dan b. Restatement laporan keuangan Perusahaan
risiko, antara lain bonus atau bentuk lainnya yang yang menjadi dasar penetapan pemberian
dipersamakan dengan itu. Remunerasi yang Tantiem.
bersifat variabel dilakukan untuk mendorong c. Peringkat risiko pada Triwulan terakhir
dilakukannya prudent risk taking. sebelum waktu pelaksanaan Tantiem yang
ditangguhkan adalah peringkat 4 (Moderate
Kebijakan Remunerasi yang Dikaitkan to High) atau lebih buruk.
dengan Risiko d. RUPS Tahunan memutuskan menolak
Kebijakan Remunerasi yang disusun dalam rangka pertanggungjawaban Direksi dan/atau Dewan
terciptanya manajemen risiko yang efektif tercermin Komisaris atas kinerja Perseroan untuk tahun
pada: buku yang diputuskan dalam RUPS Tahunan
1. Penerapan prinsip kehati-hatian dalam e. Pertimbangan lain yang dipandang penting
pemberian remunerasi. oleh RUPS.
2. Peran Dewan Komisaris dalam melakukan
pengawasan terhadap penerapan kebijakan Penentuan Material Risk Takers (MRT)
remunerasi. Penentuan Material Risk Takers (MRT) dikategorikan
3. Peran Dewan Komisaris dalam melaksanakan sebagai berikut:
evaluasi secara berkala atas kebijakan 1. Material Risk Takers (MRT) dapat ditentukan
remunerasi. dengan menggunakan metode kualitatif sesuai
4. Kebijakan remunerasi yang dikaitkan dengan dengan porsi tanggung jawab yang berpengaruh
risiko bertujuan untuk: terhadap profil risiko utama yang akan
a. Mencegah timbulnya moral hazard dan ditentukan sesuai dengan evaluasi profil risiko
mengedepankan unsur prudensial dalam yang ditentukan Perseroan setiap tahunnya.
pengelolaan bank. 2. Penentuan kategori MRT juga dapat dilakukan
b. Menjaga kesehatan Bank secara individual. secara kuantitatif melalui perbandingan
c. Memitigasi adanya excessive risk taking yang pemberian remunerasi bersifat variabel
dilakukan oleh para pengambilan keputusan. antara MRT dan karyawan non-MRT dengan
4. Penetapan penghasilan yang berupa gaji atau pertimbangan terhadap kinerja dan juga tingkat
honorarium, tunjangan, dan fasilitas yang bersifat risiko jabatan yang bersangkutan.
tetap dilakukan dengan mempertimbangkan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
773
Page 173
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI menetapkan anggota Dewan Komisaris, Direksi, 2. Penetapan kebijakan penangguhan (malus) atau
dan Senior Executive Vice President (SEVP) sebagai penarikan kembali (clawback) berlaku apabila
MRT. terjadi kondisi sebagai berikut:
a. Terbukti adanya Individual Fraud.
REMUNERASI YANG DIKAITKAN DENGAN b. Restatement laporan keuangan perseroan
RISIKO DAN KINERJA [ACGS C.3.3 (B).B.1.5, (B).B.1.6] yang menjadi dasar penetapan pemberian
BNI menerapkan skema remunerasi yang kompetitif Remunerasi yang bersifat variabel.
dan adil dengan tetap memperhatikan pencapaian c. Peringkat risiko pada Triwulan terakhir
target kinerja Bank jangka pendek dan jangka sebelum waktu pelaksanaan pembayaran
panjang serta mempertimbangkan profil risiko Remunerasi yang bersifat variabel yang
yang relevan, kepatuhan, dan penerapan prinsip- ditangguhkan adalah 4 (Moderate to High)
prinsip GCG pada semua aspek bisnis maupun atau lebih buruk. [ACGS D.3.13, (B).B.1.6]
operasional Bank. Penilaian kinerja Bank ditentukan
melalui pendekatan pencapaian Key Performance Selain memperhatikan risiko, penetapan remunerasi
Indicators (KPI) sebagai dasar pertimbangan Bank juga memperhatikan kinerja yang implementasinya
dalam menentukan remunerasi Dewan Komisaris dilaksanakan melalui:
dan Direksi. Dengan mempertimbangkan hasil 1. Penetapan kenaikan remunerasi Direksi, Dewan
KPI tersebut, Komite Nominasi dan Remunerasi Komisaris, dan pegawai memperhatikan evaluasi
memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris kinerja tahun sebelumnya.
terkait besaran remunerasi yang layak diterima 2. Penetapan pemberian remunerasi bersifat
oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank. variabel memperhitungkan pencapaian Key
Rekomendasi tersebut selanjutnya disampaikan Performance Indicator (KPI) paling rendah
Dewan Komisaris kepada pemegang saham melalui sebesar 80%.
RUPS untuk mendapatkan persetujuan.
Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi
Selain berfokus pada pencapaian kinerja, Bank juga Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai
selalu memperhatikan prinsip kehati-hatian yang Remunerasi yang bersifat variabel adalah
bertujuan untuk mendorong dilakukannya prudent remunerasi yang dikaitkan dengan kinerja dan
risk taking dalam rangka menjaga kelangsungan risiko, yang diberikan dalam bentuk bonus atau
usaha Bank pada jangka panjang. Oleh karena itu, bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
BNI menerapkan sistem remunerasi berbasis risiko 1) Bentuk dan Alasan Pemilihan Remunerasi yang
dengan adanya penetapan Material Risk Takers Bersifat Variabel
(MRT) dan juga mengimplementasikan skema Kompensasi yang bersifat variabel ditetapkan
pembayaran remunerasi yang ditangguhkan. berdasarkan pencapaian kinerja, yaitu sebagai
Jenis risiko utama dalam kebijakan remunerasi berikut:
disesuaikan dengan kajian terhadap profil risiko Bank 1. Insentif Jangka Pendek
yang ditentukan setiap tahun dengan mencermati Insentif Jangka Pendek merupakan
kondisi pasar, perkembangan industri, kinerja, posisi kompensasi variabel yang dijanjikan oleh
jabatan tertentu dan kemampuan keuangan Bank. Perusahaan di awal tahun kepada anggota
Profil risiko utama tersebut berdampak terhadap Direksi dan Dewan Komisaris serta Pegawai.
implementasi pemberian remunerasi yang bersifat Insentif Jangka Pendek bertujuan untuk
variabel. Terhadap kebijakan ini, BNI melakukan mendorong motivasi anggota Direksi dan
evaluasi dan kajian secara berkala sesuai dengan Dewan Komisaris serta Pegawai, memberikan
kebutuhan bisnis dan perkembangan industri reward secara langsung dalam mencapai dan
perbankan. melampaui target individu, target unit kerja
maupun target perusahaan.
Implementasi remunerasi Bank dikaitkan dengan 2. Insentif Jangka Panjang (Long Term
kinerja dan risiko meliputi: Incentives)
1. Penangguhan remunerasi yang bersifat variabel Insentif Jangka Panjang (Long Term
dengan ketentuan: Incentives) yang selanjutnya disebut LTI
a. Bagi pihak yang ditetapkan sebagai MRT, merupakan penghasilan yang diberikan
maka sebagian remunerasi yang bersifat oleh Perusahaan kepada anggota Direksi
variabelnya akan ditangguhkan. dan Dewan Komisaris yang kinerja dan tata
b. Besarnya penangguhan terhadap MRT yang kelolanya telah mendekati praktik terbaik
merupakan anggota Direksi dan Dewan internasional.
Komisaris adalah paling rendah 10%.
774 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 174
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. Bonus b. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Bonus merupakan kompensasi variabel yang c. Averaged diversity in nominated talent (women
tidak dijanjikan oleh Perusahaan. Bonus and young).
diberikan kepada pegawai dalam rangka d. Realisasi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
memberikan apresiasi terhadap pencapaian e. Kredit Keberlanjutan (Green Financing).
kinerja Perusahaan.
Pengawasan Independen atas Penerapan
2) Alasan perbedaan pemberian remunerasi yang Kebijakan Remunerasi
bersifat variabel kepada Pegawai: Dalam rangka memastikan independensi
1. BNI menerapkan konsep Kelompok Jabatan, remunerasi, BNI menugaskan pelaksana fungsi
yang terdiri dari Support, Bisnis, dan Pembina audit internal untuk melakukan fungsi kontrol
Pemasar. Pemberian remunerasi bersifat atau pengawasan terhadap penerapan kebijakan
variabel akan berbeda antara kelompok remunerasi. Penerapan kebijakan remunerasi turut
jabatan, yang menyesuaikan dengan besaran diaudit oleh auditor eksternal.
konstanta per kelompok jabatan dimaksud.
2. Perusahaan memberikan kompensasi variabel Pengkajian Kebijakan Remunerasi
yang lebih besar bagi tenaga pemasar, hal ini Secara berkala manajemen melakukan kajian pada
disebabkan karena hal-hal sebagai berikut: sistem remunerasi dan kesejahteraan pegawai.
a) Tenaga pemasar merupakan pencetak Pengkajian dilakukan dengan mempertimbangkan
laba. faktor skala usaha, faktor kompleksitas usaha,
b) Mendorong tenaga pemasar untuk dapat tingkat inflasi, kondisi dan kemampuan keuangan
melampaui target yang telah ditetapkan. perusahaan, dan termasuk tingkat penghasilan yang
c) Apresiasi kepada tenaga pemasar. berlaku umum dalam industri yang sejenis.
Faktor penyebab perbedaan pemberian kompensasi Jasa Konsultasi Eksternal dan Tugas
yang bersifat variabel adalah berdasarkan Konsultan Terkait Kebijakan Remunerasi
pertimbangan pencapaian kinerja dan kompetensi [ACGS (B).D.3.1]
termasuk pencapaian kinerja unit kerja dan kinerja BNI menggunakan konsultan independen di bidang
perusahaan. remunerasi Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai
untuk mendapatkan data posisi remunerasi terhadap
Remunerasi yang Bersifat Variabel yang kondisi pasar. Pada tahun 2024, BNI menggunakan
Dijamin Tanpa Syarat bagi Calon Dewan konsultan Willis Tower Watson Indonesia dalam
Komisaris, Calon Direksi, dan/atau Calon menyusun kajian kebijakan dan struktur remunerasi.
Pegawai Kajian dilakukan dengan memperhatikan kondisi
Tidak ada Remunerasi yang Bersifat Variabel yang internal dan eksternal perusahaan, antara lain
dijamin tanpa syarat diberikan oleh BNI kepada kinerja BNI dan industri.
calon Direksi, calon Dewan Komisaris, dan/atau
calon Pegawai selama 1 (satu) tahun pertama Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan
bekerja. Komisaris dan Direksi
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan
Kebijakan Remunerasi Dikaitkan dengan oleh RUPS, dengan terlebih dahulu melalui prosedur
Kinerja Keberlanjutan Perusahaan sebagai berikut:
Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan 1. Konsultan independen remunerasi menyusun
dengan memperhatikan aspek Lingkungan, Sosial, kajian struktur dan nominal remunerasi
dan Tata Kelola (LST). Pada tahun 2024, remunerasi berdasarkan data pasar dan memperhatikan
Direksi dan Dewan Komisaris dikaitkan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,
pencapaian KPI Direksi Tahun 2024 yang antara lain selanjutnya disampaikan kepada Komite
mencakup: Nominasi dan Remunerasi (KNR).
a. Rating ESG, yang mencakup antara lain: 2. Hasil kajian konsultan independen dibahas dalam
1) Financing environmental impact Rapat KNR, untuk selanjutnya direkomendasikan
2) Consumer financial protection kepada Dewan Komisaris.
3) Human capital development 3. Rekomendasi KNR dibahas dalam Rapat Dewan
4) Access to finance Komisaris.
5) Privacy and data security 4. Usulan remunerasi disampaikan oleh Dewan
6) Corporate governance Komisaris kepada Pemegang Saham Seri A
7) Corporate behaviour Dwiwarna untuk diusulkan dalam agenda RUPS.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
775
Page 175
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
5. RUPS memberikan persetujuan atas usulan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris dan/atau memberi
kewenangan dan kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan remunerasi
anggota Dewan Komisaris, serta menyetujui pemberian wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris
dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang Saham Seri A Dwiwarna untuk
menetapkan Remunerasi Direksi. [ACGS D.3.12]
6. Dalam hal RUPS memberi kewenangan, maka Pemegang Saham Seri A Dwiwarna menetapkan
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi.
7. Dengan memperhatikan keputusan RUPS, Dewan Komisaris menetapkan Remunerasi bagi Direksi
berdasarkan penetapan Remunerasi oleh Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
1. Penghasilan Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan oleh RUPS.
2. Penetapan penghasilan yang berupa gaji atau honorarium, tunjangan, dan fasilitas yang bersifat
tetap dilakukan dengan mempertimbangkan faktor skala usaha, faktor kompleksitas usaha, tingkat
inflasi, kondisi dan kemampuan keuangan perusahaan, dan faktor lain yang relevan, serta tidak boleh
bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
3. Penetapan penghasilan yang berupa tantiem/lnsentif kinerja/Long Term Incentives (LTI) yang bersifat
variabel (merit rating) dilakukan dengan mempertimbangkan faktor kinerja dan kemampuan keuangan
perusahaan, serta faktor lain yang relevan, di antaranya adalah tingkat penghasilan yang berlaku umum
dalam industri yang sejenis.
Indikator Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia
Badan Usaha Milik Negara, penetapan remunerasi Dewan Komisaris harus memperhatikan sejumlah
indikator berikut ini:
1. Faktor skala usaha.
2. Faktor kompleksitas usaha.
3. Tingkat inflasi.
4. Kondisi dan kemampuan keuangan Perseroan; dan
5. Faktor-faktor lain yang relevan, serta tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris [ACGS C.3.1, C.3.2]
Penetapan komponen remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris Bank mengacu pada ketentuan Peraturan
Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara
dan Surat Menteri BUMN No.SR-200/MBU/04/2024 tanggal 3 April 2024 tentang Penetapan Penghasilan
Direksi dan Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2024. Pengungkapan jenis
remunerasi dan fasilitas yang berhak diterima oleh Dewan Komisaris Bank dijelaskan sebagai berikut:
776 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 176
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris
Jenis
Keterangan
Remunerasi/Fasilitas
Honorarium
Komposisi Honorarium • Komisaris Utama sebesar 45% dari gaji Direktur Utama;
• Wakil Komisaris Utama sebesar 42,5% dari gaji Direktur Utama;
• Komisaris sebesar 90% dari honorarium Komisaris Utama.
Tunjangan
Hari Raya Keagamaan Dewan Komisaris diberikan tunjangan hari raya sebesar 1 (satu) kali honorarium.
Asuransi Purna • Asuransi Purna Jabatan termasuk program jaminan yang diselenggarakan Badan Penyelenggara
Jabatan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, diberikan selama menjabat;
• Premi yang ditanggung Perseroan adalah sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari honorarium
dalam satu tahun;
• Pemilihan program untuk asuransi purna jabatan ditetapkan oleh Direksi dan Dewan Komisaris
yang dikoordinasikan oleh unit yang mengelola fasilitas dan tunjangan anggota Direksi dan
Dewan Komisaris;
• Pemberian premi, iuran atau istilah lain yang relevan untuk asuransi purna jabatan sudah
termasuk di dalamnya premi untuk asuransi kecelakaan dan jiwa.
Transportasi Dewan Komisaris diberikan tunjangan transportasi sebesar 20% (dua puluh persen) dari honorarium.
Fasilitas
Kesehatan • Fasilitas kesehatan diberikan dalam bentuk asuransi kesehatan atau penggantian biaya
pengobatan.
• Fasilitas kesehatan diberikan dalam bentuk:
i. Program jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial;
ii. Rawat jalan dan obat;
iii. Rawat inap dan obat; dan
iv. Pemeriksaan kesehatan secara medis (medical check-up).
• Fasilitas kesehatan diberikan kepada anggota Komisaris serta suami/istri dan paling banyak
3 (tiga) orang anak yang belum mencapai usia 25 (dua puluh lima) tahun, dengan ketentuan
apabila anak yang belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun tersebut pernah menikah atau pernah
bekerja maka yang bersangkutan tidak berhak mendapatkan fasilitas kesehatan.
• Dalam hal dokter yang merawat memberikan rujukan untuk berobat ke luar negeri, pemberian
fasilitas kesehatan dapat diberikan secara penuh atau sebagian dengan memperhatikan
kemampuan keuangan perseroan.
• Pemeriksaan kesehatan secara medis (medical check-up) diberikan dengan ketentuan sebagai
berikut:
i. Pemeriksaan kesehatan secara medis (medical check-up) diberikan 1 (satu) kali setiap tahun;
dan
ii. Pemeriksaan kesehatan secara medis (medical check-up) dilakukan di dalam negeri.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
777
Page 177
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jenis
Keterangan
Remunerasi/Fasilitas
Bantuan Hukum • Fasilitas bantuan hukum kepada anggota Dewan Komisaris diberikan dalam hal terjadi tindakan/
perbuatan untuk dan atas nama jabatan anggota Dewan Komisaris yang berkaitan dengan
maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan.
• Fasilitas bantuan hukum diberikan dengan memperhatikan prinsip kewajaran, transparansi,
dan akuntabilitas sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta memperhatikan kemampuan
keuangan Perseroan.
• Fasilitas bantuan hukum diberikan dalam bentuk:
i. Pembiayaan jasa hukum yang meliputi proses pemberian keterangan, pemeriksaan sebagai
saksi, tersangka, dan terdakwa di lembaga peradilan sampai mendapatkan putusan yang
mempunyai kekuatan hukum tetap, dan persiapan dokumen terkait yang sehubungan dengan
proses tersebut;
ii. Pembiayaan jasa hukum sebagai saksi atau tergugat dalam sengketa hukum di lembaga
peradilan sampai mendapatkan putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, dan
persiapan dokumen terkait yang sehubungan dengan proses tersebut; dan
iii. Biaya transportasi dan akomodasi sehubungan dengan proses hukum tersebut.
• Fasilitas bantuan hukum dapat dibebankan kepada Perseroan hanya untuk 1 (satu) penyedia jasa
hukum untuk 1 (satu) kasus tertentu.
• Penunjukan penyedia jasa hukum dilakukan oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan pengadaan
barang dan jasa yang berlaku bagi Perseroan.
• Dalam hal anggota Dewan Komisaris menggunakan penyedia jasa hukum atas pilihannya sendiri
atau terlibat dalam proses penunjukan penyedia jasa hukum, baik pada tingkat penyelidikan/
penyidikan, pengadilan tingkat pertama, banding, kasasi maupun peninjauan kembali maka
biaya pengacara/konsultan hukum tidak ditanggung/diganti Perseroan.
• Dalam hal anggota Dewan Komisaris diputus bebas/dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan
dengan putusan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap maka Fasilitas bantuan hukum
menjadi beban Perseroan.
• Selama permasalahan hukum belum mempunyai kekuatan hukum tetap, asuransi purna jabatan
anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan tidak dibayarkan dan dimasukkan dalam rekening
khusus sebagai jaminan atas biaya perkara yang dikeluarkan Perseroan.
• Perseroan tidak memberikan fasilitas bantuan hukum dalam hal anggota Dewan Komisaris
menjadi saksi, tersangka atau terdakwa karena proses pidana atau tergugat karena proses selain
pidana yang dilaporkan oleh:
i. Perseroan;
ii. Negara, sebagai badan hukum atau lembaga Negara atau lembaga pemerintah; atau
iii. Pihak tertentu yang ditetapkan oleh RUPS/Menteri;
• Anggota Dewan Komisaris yang menggunakan Fasilitas bantuan hukum harus membuat surat
pernyataan bermeterai cukup yang menerangkan hal sebagai berikut:
i. Bahwa kapasitas anggota Dewan Komisaris dalam kasus tertentu bukan sebagai pribadi;
ii. Bersedia menjadikan asuransi purna jabatannya sebagai jaminan atas biaya perkara yang
dikeluarkan oleh Perseroan;
iii. Bersedia mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan untuk pemberian Fasilitas bantuan
hukum kepada Perseroan apabila ternyata terbukti kapasitas anggota Komisaris yang
bersangkutan dalam kasus tersebut adalah sebagai pribadi; dan
iv. Bersedia mengganti/mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan oleh perusahaan apabila
anggota Dewan Komisaris dinyatakan bersalah oleh pengadilan dengan putusan yang telah
mempunyai kekuatan hukum tetap.
• Perseroan harus memberikan fasilitas bantuan hukum kepada mantan anggota Dewan Komisaris
dalam hal terjadi permasalahan hukum yang timbul karena yang bersangkutan melakukan
tindakan/perbuatan untuk dan atas nama jabatannya tersebut berkaitan dengan maksud dan
tujuan serta kegiatan usaha Perseroan, yang dilakukannya selama yang bersangkutan menjabat
sebagai anggota Dewan Komisaris.
• Ketentuan mengenai pemberian Fasilitas bantuan hukum, mutatis mutandis berlaku bagi
pemberian Fasilitas bantuan hukum bagi mantan anggota Dewan Komisaris.
• Tata cara prosedur bantuan hukum bagi anggota Dewan Komisaris dilaksanakan dengan
berpedoman pada Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, khususnya Peraturan Menteri
Negara Badan Usaha Milik Negara yang mengatur Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi,
Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara.
778 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 178
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Total Nominal dan Komponen Remunerasi Dewan Komisaris [ACGS C.3.1, C.3.2]
Pengungkapan komponen remunerasi Dewan Komisaris berpedoman pada SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016
tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bank Umum dan hasil keputusan RUPS
Tahunan 2024 yang menetapkan bahwa anggota Dewan Komisaris BNI berhak atas sejumlah remunerasi
yang terdiri dari honorarium, tunjangan transportasi, tunjangan hari raya serta fasilitas lainnya seperti
fasilitas kesehatan dan asuransi purnajabatan. Informasi secara rinci terkait struktur remunerasi dan fasilitas
lain yang diterima anggota Dewan Komisaris BNI di tahun 2024, adalah sebagai berikut:
Remunerasi Fasilitas Lain dalam Bentuk Natura
Total
Perumahan Asuransi Kesehatan [ACGS
No. Nama Jabatan Transportasi
Tunjangan Tunjangan Tunjangan Alokasi LTI (tidak Purnajabatan (tidak D.3.2,
Honorarium Tantiem (tidak dapat
Hari Raya Perumahan Transportasi (2024-2026) dapat (dapat dapat D.3.4]
dimiliki)
dimiliki) dimiliki) dimiliki)
1 Pradjoto Komisaris
Utama/
Komisaris
Independen
2 Pahala Wakil Komisaris
Nugraha Utama
Mansury
3 Sigit Komisaris
Widyawan Independen
4 Askolani Komisaris
5 Asmawi Komisaris
Syam Independen
6 Septian Komisaris
Hario Seto Independen
7 Iman Komisaris
Sugema Independen
8 Erwin Komisaris
Rijanto Independen
Slamet
9 Fadlansyah Komisaris
Lubis
10 Robertus Komisaris
Billitea
11 Mohamad Komisaris
Yusuf
Permana
Total (dalam Rp juta) Rp24.950 Rp2.079 - Rp4.990 Rp172.380 Rp74.830 - - Rp4.631 Rp2.878 Rp286.739
Sementara itu paket remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris apabila dikelompokkan berdasarkan
tingkat penghasilan dalam kurun 1 (satu) tahun adalah sebagai berikut:
Kelompok Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris
Total Remunerasi per Orang Total Komisaris Rp juta
> Rp2 miliar 11 286.739
> Rp1 miliar – Rp2 miliar - -
> Rp500 juta – Rp1 miliar - -
< Rp500 juta - -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
779
Page 179
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Secara rinci struktur remunerasi dan fasilitas bagi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Paket Remunerasi dan Fasilitas yang Diterima oleh Dewan Komisaris
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) Tahun
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Dewan Komisaris
Orang Rp juta
a. Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas lainnya dalam bentuk non 11 204.400
natura
b. Alokasi Long Term Incentives (LTI) tahun 2024-2026 11 74.830
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan, dan sebagainya) yang:
a. Dapat dimiliki 11 4.631
b. Tidak dapat dimiliki 11 2.878
Total 11 286.739
Remunerasi yang Bersifat Tetap bagi Dewan Komisaris
Remunerasi yang Bersifat Tetap Orang Nett (Rp juta)
1. Tunai 11 36.651
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank 11 -
Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi Dewan Komisaris
a. Insentif Jangka Pendek (Tantiem) [ACGS C.3.3]
Pada tahun 2024, Bank telah membayarkan Tantiem kepada Dewan Komisaris sebesar 2,76% (dua koma
tujuh puluh enam persen) dari laba bersih Bank periode 1 Januari 2023-31 Desember 2023. Tantiem
tersebut dibagikan kepada anggota Dewan Komisaris dengan proporsi sebagai dasar perhitungan
terhadap Direktur Utama, yaitu Komisaris Utama sebesar 45%, Wakil Komisaris Utama sebesar 42,5%
dan anggota Komisaris lainnya sebesar 90% dari tantiem Komisaris Utama. Dalam rangka memenuhi
Pasal 23 POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi
Bank Umum, Bank telah membayarkan Tantiem atas kinerja tahun buku 2023 sebesar 20% (dua puluh
persen) dari total Tantiem dibayarkan sebagai Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan
kepada pihak yang menjadi Material Risk Takers (MRT).
Tantiem dalam bentuk Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan bagi MRT dalam hal ini
kepada anggota Dewan Komisaris Non-Independen diberikan dalam bentuk saham BNI, sedangkan
kepada anggota Komisaris Independen diberikan dalam bentuk tunai berupa Deposito. Sesuai dengan
regulasi yang berlaku, Bank dapat menunda pembayaran Remunerasi yang bersifat Variabel yang
ditangguhkan (malus) atau menarik kembali Remunerasi yang Bersifat Variabel yang sudah dibayarkan
(clawback) kepada pihak yang menjadi MRT dalam kondisi tertentu. [ACGS D.3.13]
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) Tahun
Remunerasi
Dewan Komisaris
yang Bersifat Variabel
Orang Rp juta
Total 11 172.380
b. Insentif Jangka Panjang (Long Term Incentives)
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) Tahun
Alokasi Long Term Incentives (LTI) Dewan Komisaris
Orang Rp juta
Total 11 74.830
780 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 180
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Struktur Remunerasi Direksi [ACGS C.3.1, C.3.2]
Penetapan komponen remunerasi bagi anggota Direksi Bank mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri
BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara dan
Surat Menteri BUMN No. SR-200/MBU/04/2024 tanggal 3 April 2024 tentang Penetapan Penghasilan Direksi
dan Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2024. Pengungkapan jenis remunerasi
dan fasilitas yang berhak diterima oleh Direksi BNI dijelaskan pada tabel di bawah ini:
Struktur Remunerasi Anggota Direksi
Jenis
Remunerasi/ Keterangan
Fasilitas
Gaji
Komposisi • Direktur Utama sebesar 100%;
Gaji • Wakil Direktur Utama sebesar 90% dari gaji Direktur Utama;
• Direktur lain sebesar 85% dari gaji Direktur Utama.
Tunjangan
Hari Raya Anggota Direksi diberikan tunjangan Hari Raya Keagamaan sebesar 1 (satu) kali gaji setiap tahun.
Keagamaan
Asuransi • Asuransi Purna Jabatan termasuk program jaminan yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan
Purna Sosial Ketenagakerjaan, diberikan selama menjabat.
Jabatan • Premi yang ditanggung Perseroan adalah sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari gaji dalam satu tahun;
• Pemilihan program untuk asuransi purna jabatan ditetapkan oleh Direksi dan Dewan Komisaris yang
dikoordinasikan oleh unit yang mengelola fasilitas dan tunjangan anggota Direksi dan Dewan Komisaris;
• Pemberian premi, iuran atau istilah lain yang relevan untuk asuransi purna jabatan sudah termasuk di
dalamnya premi untuk asuransi kecelakaan dan jiwa.
Tunjangan Anggota Direksi diberikan tunjangan perumahan termasuk biaya utilitas diberikan secara bulanan yang
Perumahan besarannya ditetapkan oleh Menteri, yaitu sebesar Rp27.500.000,- setiap bulan.
Fasilitas
Kendaraan • Anggota Direksi disediakan 1 (satu) unit kendaraan dinas serta 1 (satu) orang pengemudi yang dapat
dipergunakan secara full time oleh anggota Direksi dengan uang lembur ditanggung oleh Perseroan;
• Spesifikasi dan jenis kendaraan ditetapkan oleh Perseroan, dengan batas maksimal 3.500 cc untuk kendaraan
berbahan bakar minyak atau batas maksimal 100 kWh untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai
(battery electric vehicle).
• Biaya pemeliharaan dan biaya operasional kendaraan serta biaya lain yang timbul sehubungan dengan
fasilitas kendaraan dinas ditanggung Perseroan sebesar pemakaian (at cost);
• Anggota Direksi yang tidak lagi menjabat wajib mengembalikan kendaraan dinas kepada Perseroan dalam
jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari.
Kesehatan • Fasilitas kesehatan diberikan dalam bentuk asuransi kesehatan atau penggantian biaya pengobatan;
• Fasilitas kesehatan diberikan dalam bentuk:
i. Program jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial;
ii. Rawat jalan dan obat;
iii. Rawat inap dan obat;
iv. Pemeriksaaan kesehatan secara medis (medical check-up)
• Fasilitas kesehatan diberikan kepada anggota Direksi serta suami/istri dan paling banyak 3 (tiga) orang anak
yang belum mencapai usia 25 (dua puluh lima) tahun, dengan ketentuan apabila anak yang belum berusia
25 (dua puluh lima) tahun tersebut pernah menikah atau pernah bekerja maka yang bersangkutan tidak
berhak mendapatkan fasilitas kesehatan.
• Dalam hal dokter yang merawat memberikan rujukan untuk berobat ke luar negeri, pemberian fasilitas
kesehatan dapat diberikan secara penuh atau sebagian dengan memperhatikan kemampuan keuangan
Perseroan.
• Pemeriksaan kesehatan secara medis (medical check-up) diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
i. pemeriksaan kesehatan secara medis (medical check-up) diberikan 1 (satu) kali setiap tahun; dan
ii. pemeriksaan kesehatan secara medis (medical check-up) dilakukan di dalam negeri.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
781
Page 181
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jenis
Remunerasi/ Keterangan
Fasilitas
Bantuan • Fasilitas bantuan hukum kepada anggota Direksi diberikan dalam hal terjadi tindakan/perbuatan untuk
Hukum dan atas nama jabatan anggota Direksi yang berkaitan dengan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha
Perseroan.
• Fasilitas bantuan hukum diberikan dengan memperhatikan prinsip kewajaran, transparansi, dan akuntabilitas
sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta memperhatikan kemampuan keuangan Perseroan.
• Fasilitas bantuan hukum diberikan dalam bentuk:
i. pembiayaan jasa hukum yang meliputi proses pemberian keterangan, pemeriksaan sebagai saksi,
tersangka, dan terdakwa di lembaga peradilan sampai mendapatkan putusan yang mempunyai kekuatan
hukum tetap, dan persiapan dokumen terkait yang sehubungan dengan proses tersebut;
ii. pembiayaan jasa hukum sebagai saksi atau tergugat dalam sengketa hukum di lembaga peradilan
sampai mendapatkan putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, dan persiapan dokumen terkait
yang sehubungan dengan proses tersebut; dan
iii. biaya transportasi dan akomodasi sehubungan dengan proses hukum tersebut.
• Fasilitas bantuan hukum dapat dibebankan kepada Perseroan hanya untuk 1 (satu) penyedia jasa hukum
untuk 1 (satu) kasus tertentu.
• Penunjukan penyedia jasa hukum dilakukan oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan pengadaan barang
dan jasa yang berlaku bagi Perseroan.
• Dalam hal anggota Direksi menggunakan penyedia jasa hukum atas pilihannya sendiri atau terlibat dalam
proses penunjukan penyedia jasa hukum, baik pada tingkat penyelidikan/penyidikan, pengadilan tingkat
pertama, banding, kasasi maupun peninjauan kembali maka biaya pengacara/konsultan hukum tidak
ditanggung/diganti Perseroan.
• Dalam hal anggota Direksi diputus bebas/dinyatakan tidak bersalah oleh pengadilan dengan putusan yang
telah mempunyai kekuatan hukum tetap maka Fasilitas bantuan hukum menjadi beban Perseroan.
• Selama permasalahan hukum belum mempunyai kekuatan hukum tetap, asuransi purna jabatan anggota
Direksi tidak dibayarkan dan dimasukkan dalam rekening khusus sebagai jaminan atas biaya perkara yang
dikeluarkan Perseroan.
• Perseroan tidak memberikan fasilitas bantuan hukum dalam hal anggota Direksi menjadi saksi, tersangka
atau terdakwa karena proses pidana atau tergugat karena proses selain pidana yang dilaporkan oleh:
i. Perseroan;
ii. Negara, sebagai badan hukum atau lembaga Negara atau lembaga pemerintah; atau
iii. Pihak tertentu yang ditetapkan oleh RUPS/Menteri;
• Anggota Direksi yang menggunakan Fasilitas bantuan hukum harus membuat surat pernyataan bermeterai
cukup yang menerangkan hal sebagai berikut:
i. bahwa kapasitas anggota Direksi dalam kasus tertentu bukan sebagai pribadi;
ii. bersedia menjadikan asuransi purna jabatannya sebagai jaminan atas biaya perkara yang dikeluarkan
oleh Perseroan;
iii. bersedia mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan untuk pemberian Fasilitas bantuan hukum kepada
Perseroan apabila ternyata terbukti kapasitas anggota Direksi yang bersangkutan dalam kasus tersebut
adalah sebagai pribadi; dan
iv. bersedia mengganti/mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan oleh perusahaan apabila anggota
Direksi dinyatakan bersalah oleh pengadilan dengan putusan yang telah mempunyai kekuatan hukum
tetap.
• Perseroan harus memberikan Fasilitas bantuan hukum kepada mantan anggota Direksi dalam hal terjadi
permasalahan hukum yang timbul karena yang bersangkutan melakukan tindakan/perbuatan untuk dan
atas nama jabatannya tersebut berkaitan dengan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan, yang
dilakukannya selama yang bersangkutan menjabat sebagai anggota Direksi.
• Ketentuan mengenai pemberian Fasilitas bantuan hukum, mutatis mutandis berlaku bagi pemberian
Fasilitas bantuan hukum bagi mantan anggota Direksi.
• Tata cara prosedur bantuan hukum bagi Direksi dilaksanakan dengan berpedoman pada Peraturan
Perundang-undangan yang berlaku, khususnya Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara yang
mengatur Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Badan Usaha
Milik Negara.
782 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 182
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Total Nominal dan Komponen Remunerasi Direksi [ACGS C.3.4]
Pengungkapan komponen remunerasi Direksi mengacu pada SEOJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bank Umum dan berpedoman pada hasil keputusan
RUPS Tahunan 2024 yang menetapkan bahwa anggota Direksi BNI berhak atas sejumlah remunerasi yang
terdiri dari gaji pokok, tunjangan transportasi, tunjangan perumahan, tunjangan hari raya serta fasilitas
lainnya seperti fasilitas kesehatan dan asuransi purnajabatan. Informasi secara rinci terkait struktur
remunerasi dan fasilitas lain yang diterima anggota Direksi BNI di tahun 2024, adalah sebagai berikut:
Remunerasi Fasilitas Lain dalam Bentuk Natura
Total
Perumahan Asuransi Kesehatan [ACGS
No. Nama Jabatan Transportasi
Tunjangan Tunjangan Tunjangan Alokasi LTI (tidak Purnajabatan (tidak D.3.2,
Gaji Tantiem (tidak dapat
Hari Raya Perumahan Transportasi (2024-2026) dapat (dapat dapat D.3.4]
dimiliki)
dimiliki) dimiliki) dimiliki)
1 Royke Tumilaar Direktur
Utama
2 Putrama Wahju Wakil Direktur
Setyawan Utama
3 Novita Widya Direktur
Anggraini Finance
4 Corina Leyla Direktur
Karnalies Retail
Banking
5 David Pirzada Direktur Risk
Management
6 Ronny Venir Direktur
Network and
Services
7 Mucharom Direktur
Human
Capital and
Compliance
8 Toto Prasetio Direktur
Technology
and
Operations
9 I Made Direktur
Sukajaya Enterprise
and
Commercial
Banking
10 Hussein Paolo Direktur
Kartadjoemena Digital and
Integrated
Transaction
Banking
11 Agung Direktur
Prabowo Wholesale
and
International
Banking
12 Munadi Direktur
Herlambang* Institutional
Banking
Total (dalam Rp juta) Rp57.408 Rp4.784 Rp3.960 - Rp403.965 Rp158.925 - Rp9.192 Rp10.685 Rp2.535 Rp651.454
*Belum efektif
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
783
Page 183
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sementara itu paket remunerasi yang diterima oleh Direksi apabila dikelompokkan berdasarkan tingkat
penghasilan dalam kurun 1 (satu) tahun adalah sebagai berikut:
Kelompok Jumlah Remunerasi Direksi
Total Remunerasi per Orang Total Direksi Rp juta
> Rp2 miliar 12 651.454
> Rp1 miliar – Rp2 miliar - -
> Rp500 juta – Rp1 miliar - -
< Rp500 juta - -
Secara rinci struktur remunerasi dan fasilitas bagi anggota Direksi adalah sebagai berikut:
Paket Remunerasi dan Fasilitas yang Diterima oleh Direksi
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) Tahun
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Direksi
Orang Rp juta
a. Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, 12 470.117
dan fasilitas lainnya dalam bentuk
non natura
b. Alokasi Long Term Incentives (LTI) 12 158.925
tahun 2024-2026
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan, dan sebagainya) yang:
a. Dapat dimiliki 12 10.685
b. Tidak dapat dimiliki 12 11.727
Total 12 651.454
Remunerasi yang Bersifat Tetap bagi Direksi
Remunerasi yang Bersifat Tetap Orang Nett (Rp juta)
1. Tunai 12 86.029
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank 12 -
Remunerasi yang Bersifat Variabel Bagi Direksi
a. Insentif Jangka Pendek (Tantiem)
Pada tahun 2024, Bank telah membayarkan Tantiem kepada Direksi sebesar 2,76% (dua koma tujuh puluh
enam persen) dari laba bersih Bank periode 1 Januari 2023-31 Desember 2023.Tantiem tersebut dibagikan
kepada anggota Direksi dengan proporsi sebagai dasar perhitungan terhadap Direktur Utama, yaitu
Wakil Direktur Utama sebesar 90%, dan anggota Direksi lainnya sebesar 85%. Dalam rangka memenuhi
Pasal 23 POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi
Bank Umum, Bank telah membayarkan Tantiem atas kinerja tahun buku 2023 sebesar 20% (dua puluh
persen) dari total Tantiem dibayarkan sebagai Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan
kepada pihak yang menjadi Material Risk Takers (MRT).
Tantiem dalam bentuk Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan bagi MRT dalam hal ini
kepada anggota Direksi diberikan dalam bentuk saham BNI. Sesuai dengan regulasi yang berlaku,
Bank dapat menunda pembayaran Remunerasi yang bersifat Variabel yang ditangguhkan (malus) atau
menarik kembali Remunerasi yang Bersifat Variabel yang sudah dibayarkan (clawback) kepada pihak
yang menjadi MRT dalam kondisi tertentu. [ACGS D.3.13]
784 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 184
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Remunerasi Jumlah Diterima dalam 1 (Satu) Tahun
yang Bersifat Variabel Orang Rp juta
Total 12 403.965
b. Insentif Jangka Panjang (Long Term Incentives)
Jumlah Diterima dalam 1 (Satu) Tahun
Alokasi Long Term Incentives (LTI)
Orang Rp juta
Total 12 158.925
Opsi Saham yang Dimiliki Dewan Komisaris, Direksi, dan Pejabat Eksekutif
Sepanjang tahun 2024, tidak ada opsi saham BNI yang dimiliki oleh anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan
Pejabat Eksekutif.
Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi Pegawai
a. Annual Bonus dan Discretionary Bonus
Remunerasi Jumlah Diterima dalam 1 (satu) Tahun
yang Bersifat Variabel Orang Rp juta
Total 25.682 1.205.880
b. Employee Stock Allocation (ESA) dan Retention Program
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) Tahun
Alokasi Long Term Incentives (LTI)
Orang Rp juta
Total 1.138 101.847
Remunerasi yang Bersifat Tetap bagi MRT
Remunerasi yang Bersifat Tetap
No Pihak MRT
Tunai (Rp Juta Nett) Saham (Rp Juta Nett)
1 Dewan Komisaris 36.651 -
2 Direksi 86.029 -
3 SEVP 21.423 -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
785
Page 185
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi MRT Selama 1 (satu) Tahun (2024)
Remunerasi Variabel
Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
No Pihak MRT
Tunai Saham Tunai Saham
(Rp Juta) (Lembar Saham) (Rp Juta) (Lembar Saham)
1 Dewan Komisaris
a. Komisaris Independen 57.161 - 14.290 -
b. Komisaris Non Independen 34.119 - - 1.762.932
2 Direksi 213.201 - - 11.016.022
3 SEVP 23.125 5.781 2.781.806
Informasi Kuantitatif bagi Pihak yang Masuk Dalam Kategori Material Risk Takers (MRT)
BNI menetapkan anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Senior Executive Vice President (SEVP) sebagai
Material Risk Takers (MRT). Informasi kuantitatif mengenai total sisa remunerasi yang masih ditangguhkan
baik yang terekspos penyesuaian implisit maupun eksplisit, total pengurangan remunerasi yang disebabkan
karena penyesuaian eksplisit selama periode laporan, dan total pengurangan remunerasi yang disebabkan
karena penyesuaian implisit selama periode laporan adalah sebagai berikut:
Tahun 2024 Tahun 2023
Total Pengurangan Selama Total Pengurangan Selama
Jenis Remunerasi Sisa yang Periode Laporan Sisa yang Periode Laporan
yang Bersifat Variabel Masih Masih
Disebabkan Disebabkan Disebabkan Disebabkan
Ditangguhkan Total Ditangguhkan Total
Penyesuaian Penyesuaian Penyesuaian Penyesuaian
(A)+(B) (A)+(B)
Eksplisit (A) Implisit (B) Eksplisit (A) Implisit (B)
Dewan Komisaris dan Direksi
Tunai (dalam Rp juta) Rp14.290 - - - Rp2.786 - - -
Saham/Instrumen 12.778.954 - - - 2.421.468 - - -
yang berbasis saham lembar saham lembar saham
yang diterbitkan
Bank (dalam lembar
saham dan nominal
juta Rupiah yang
merupakan konversi
dari lembar saham
tersebut)
SEVP
Tunai (dalam Rp juta) - - - - - - - -
Saham/Instrumen 2.781.806 - - - 385.320 - - -
yang berbasis saham lembar saham lembar saham
yang diterbitkan
Bank (dalam lembar
saham dan nominal
juta Rupiah yang
merupakan konversi
dari lembar saham
tersebut)
BNI mengimplementasikan kebijakan Malus dan Clawback terhadap Remunerasi yang bersifat variabel yang diberikan kepada pihak yang dikategorikan
MRT. Tidak terdapat pengurangan remunerasi pada periode laporan tahun 2024 dan 2023 disebabkan tidak terdapat trigger Clawback kepada setiap MRT
yang menyebabkan pengurangan Remunerasi.
786 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 186
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
BNI memperhatikan asas keadilan dengan terus mengupayakan remunerasi yang bersaing untuk menarik
dan mempertahankan talenta terbaik. Kebijakan remunerasi BNI telah disesuaikan dengan peraturan
perundangan yang berlaku. Berikut rasio gaji tertinggi dan terendah di BNI:
Perihal 2024 2023
Rasio gaji Dewan Komisaris yang tertinggi dan terendah 1,11:1 1,11:1
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 1,18:1 1,18:1
Rasio gaji Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi 2,53:1 2,50:1
Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah 38,29:1 38,18:1
Total Pesangon yang Diberikan untuk Pegawai yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja
dan Total Nominal Pesangon yang Dibayarkan
Pada tahun 2024, sejumlah pegawai terkena pemutusan hubungan kerja karena sudah memasuki usia
pensiun ataupun pengajuan pensiun dini atas permintaan sendiri. Sehubungan dengan hal itu, Bank telah
membayarkan nominal pesangon sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dengan
uraian sebagai berikut:
No. Jumlah Nominal Pesangon yang dibayar Jumlah Pegawai
1. > Rp1 miliar 5 orang
2. > Rp500 juta - Rp1 miliar 16 orang
3. < Rp500 juta 949 orang
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
787
Page 187
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Keberagaman
Dewan Komisaris dan Direksi [ACGS (B)E.1.2]
KEBIJAKAN KEBERAGAMAN DEWAN KEBERAGAMAN KOMPOSISI ANGGOTA
KOMISARIS DAN DIREKSI DEWAN KOMISARIS
Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi Aspek keberagaman komposisi anggota Dewan
merupakan salah satu pilar penting dalam praktik Komisaris antara lain terdiri atas:
tata kelola perusahaan yang baik. Dengan terciptanya 1. Pendidikan/keahlian/pengalaman kerja, memiliki
kombinasi karakteristik di jajaran manajemen paling kurang:
puncak diharapkan dapat semakin memperkaya a. 1 (satu) orang anggota yang memiliki latar
perspektif Direksi dalam merumuskan strategi belakang pendidikan/keahlian/pengalaman
bisnis yang tepat dan efektif di tengah derasnya kerja di bidang ekonomi/bisnis/keuangan;
tantangan industri keuangan, serta mendukung b. 1 (satu) orang anggota yang memiliki latar
berjalannya diskusi dan pengambilan keputusan belakang pendidikan/keahlian/pengalaman
yang objektif, sejalan dengan tujuan perusahaan dan kerja di industri perbankan;
strategi jangka panjang. Rapat Umum Pemegang c. 1 (satu) orang anggota yang memiliki latar
Saham telah menunjuk anggota Direksi dan Dewan belakang pendidikan/keahlian/pengalaman
Komisaris dengan komposisi yang beragam, baik kerja di bidang manajemen risiko.
berdasarkan usia, latar belakang pendidikan, 2. Jenis Kelamin
keahlian, pengalaman kerja, dan gender. [ACGS D.4.6] Mempertimbangkan keberagaman jenis kelamin
dari anggota Dewan Komisaris dengan paling
BNI telah memiliki Kebijakan Keberagaman Dewan sedikit 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris
Komisaris dan Direksi yang disusun dengan berjenis kelamin wanita.
berpedoman pada ketentuan di bidang Pasar Modal, 3. Usia
Perbankan, dan international best practice. Kebijakan a. Mayoritas anggota Dewan Komisaris berusia
Good Corporate Governance, Pedoman Perusahaan lebih dari 50 tahun (experienced and mature).
No. IN/097/CMP/001 tanggal 28 Agustus 2024 yang b. Terdapat anggota Dewan Komisaris berusia
telah dilakukan updating dan disetujui oleh Dewan kurang dari 50 tahun (young leader).
Komisaris melalui Surat Dewan Komisaris BNI 4. Independensi
No. DK/237 tanggal 31 Desember 2024 mengatur a. Paling sedikit 50% (lima puluh persen)
bahwa penggantian dan/atau pengangkatan anggota anggota Dewan Komisaris merupakan
Dewan Komisaris dan Direksi mengedepankan Komisaris Independen.
komposisi secara profesional, independensi, b. Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif
kesesuaian kompetensi, dan memperhatikan atau pihak yang mempunyai hubungan
keberagaman baik dalam hal pendidikan (bidang dengan Bank yang dapat mempengaruhi
studi), pengalaman kerja, usia, keahlian, dan kemampuan yang bersangkutan untuk
keterwakilan perempuan, tanpa membedakan suku, bertindak independen wajib menjalani masa
agama, dan ras, yang dibutuhkan secara tepat dalam tunggu paling singkat 1 (satu) tahun sebelum
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi menjadi Komisaris Independen.
dan Dewan Komisaris. Kebijakan keberagaman
dimaksud menjadi acuan dalam kebijakan suksesi KEBERAGAMAN KOMPOSISI ANGGOTA
anggota Direksi dan Dewan Komisaris, sehingga DIREKSI
BNI memiliki talent pool yang sesuai dengan target
kebijakan keberagaman komposisi Direksi dan Aspek keberagaman komposisi anggota Direksi
Dewan Komisaris. antara lain terdiri atas:
1. Pendidikan/keahlian/pengalaman kerja, memiliki
paling kurang:
a. 1 (satu) orang anggota yang memiliki latar
belakang pendidikan/keahlian/pengalaman
kerja di bidang ekonomi/bisnis/keuangan;
b. 1 (satu) orang anggota yang memiliki latar
belakang pendidikan/keahlian/pengalaman
kerja di industri perbankan;
788 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 188
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
c. 1 (satu) orang anggota yang memiliki latar 3. Usia
belakang pendidikan/keahlian/pengalaman a. Mayoritas anggota Direksi berusia lebih dari
kerja di bidang manajemen risiko. 50 tahun (experienced and mature).
2. Jenis Kelamin b. Terdapat anggota Direksi berusia kurang dari
Mempertimbangkan keberagaman jenis kelamin 50 tahun (young leader).
dari anggota Direksi dengan paling sedikit 1 4. Independensi
(satu) orang anggota Direksi berjenis kelamin Mayoritas anggota Direksi merupakan pihak
wanita. yang independen terhadap pemegang saham
pengendali Bank.
PENCAPAIAN KEBIJAKAN KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
[ACGS (B).D.1.2]
Secara umum komposisi anggota Dewan Komisaris dan Direksi BNI pada tahun 2024 telah memenuhi aspek
keberagaman sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dan Kebijakan Keberagaman
Dewan Komisaris dan Direksi.
Tabel Pencapaian Keberagaman Komposisi Anggota Dewan Komisaris
Objektif Pencapaian
Pengalaman Pengalaman kerja yang beragam, meliputi:
Kerja 1. Pengalaman di bidang ekonomi/bisnis:
[ACGS D.4.6] Berpengalaman sebagai Anggota Dewan Ekonomi Nasional RI, Direktur Eksekutif
Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia, dosen di bidang ekonomi, bisnis,
perencanaan kebijakan publik, Direksi/Dewan Komisaris/Pejabat Eksekutif pada perusahaan
non perbankan, analis investasi.
2. Pengalaman di sektor perbankan:
Berpengalaman sebagai Direksi/Dewan Komisaris/Pejabat Eksekutif, pemegang jabatan
senior di bank atau lembaga jasa keuangan lainnya, Deputi Gubernur Bank Indonesia,
Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, pengawas perbankan, dan
Dewan Pengawas.
3. Pengalaman di bidang Pemerintahan:
Berpengalaman sebagai Wakil Sekretaris Kabinet, Wakil Menteri BUMN, Wakil Menteri Luar
Negeri, Direktur Jenderal pada Kementerian Keuangan, Deputi Kementerian BUMN, Deputi
Kementerian Sekretariat Negara.
4. Pengalaman di bidang Manajemen Risiko:
Seluruh anggota Dewan Komisaris memiliki Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Perbankan Kualifikasi 6 (enam). Terdapat anggota Dewan Komisaris yang berpengalaman
sebagai Dewan Kode Etik Badan Sertifikasi Manajemen Risiko.
Independensi Terdapat 6 (enam) dari total 11 (sebelas) anggota Dewan Komisaris yang merupakan Komisaris
Independen.
Usia Mayoritas anggota Dewan Komisaris berusia lebih dari 50 tahun dan terdapat 1 (satu) orang
anggota Dewan Komisaris yang berusia kurang dari 50 tahun.
Jenis Seluruh anggota Dewan Komisaris adalah pria. Dalam pelaksanaan tugasnya, Dewan Komisaris
Kelamin dibantu oleh Anggota Independen Komite Dewan Komisaris yang berjenis kelamin pria dan
wanita. Terdapat 3 (tiga) orang wanita dari total 6 (enam) Anggota Independen Komite Dewan
Komisaris.
Setiap usulan penggantian dan/atau pengangkatan anggota Dewan Komisaris memperhatikan
rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi yang senantiasa mempertimbangkan aspek
keberagaman, salah satunya terkait aspek gender.
Tabel Pencapaian Keberagaman Komposisi Anggota Direksi
Objektif Pencapaian
Pendidikan Jenjang pendidikan anggota Direksi yang beragam, meliputi tingkat Sarjana dan Magister/
Master, dengan berbagai bidang pendidikan seperti ekonomi dan studi pembangunan,
manajemen keuangan, bisnis, akuntansi, manajemen risiko, kehutanan, pertanian, fisika, teknik,
peternakan, dan agribisnis.
Pengalaman Anggota Direksi memiliki keragaman pengalaman kerja, yakni sebagai anggota Direksi dan
Kerja Dewan Komisaris bank, lembaga jasa keuangan non bank, dan perusahaan non jasa keuangan.
Independensi Seluruh anggota Direksi merupakan pihak yang independen dari pemegang saham pengendali
Bank serta tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Direksi dan Dewan
Komisaris.
Usia Mayoritas anggota Direksi berusia lebih dari 50 tahun dan terdapat 3 (tiga) orang anggota Direksi
yang berusia kurang dari 50 tahun.
Jenis Terdapat 2 (dua) orang anggota Direksi yang berjenis kelamin wanita dari total 12 (dua belas)
Kelamin orang anggota Direksi.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
789
Page 189
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Hubungan Afiliasi
Dewan Komisaris, Direksi, dan
Pemegang Saham Pengendali
Dalam rangka menegakkan prinsip-prinsip tata kelola Dalam laporan tahunan ini, Bank secara transparan
perusahaan yang baik sebagaimana diatur dalam mengungkapkan informasi tentang hubungan
POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata afiliasi Dewan Komisaris dan Direksi, yang meliputi:
Kelola Bagi Bank Umum, BNI memastikan bahwa 1. Hubungan afiliasi antara anggota Direksi dengan
seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang anggota Direksi lainnya;
menjabat senantiasa bertindak secara independen 2. Hubungan afiliasi antara anggota Direksi dan
dan terhindar dari segala bentuk aktivitas yang anggota Dewan Komisaris;
berpotensi menimbulkan benturan kepentingan 3. Hubungan afiliasi antara anggota Direksi dengan
yang dapat mengganggu kemampuannya untuk Pemegang Saham Utama dan/atau pengendali;
melaksanakan tugas secara profesional, objektif, 4. Hubungan afiliasi antara anggota Dewan
dan mandiri. Hal ini ditunjukkan dengan tidak Komisaris dengan anggota Komisaris lainnya;
adanya hubungan afiliasi keluarga, keuangan, dan
ataupun kepengurusan baik dengan sesama Dewan 5. Hubungan afiliasi antara anggota Dewan
Komisaris, Direksi dan juga pemegang saham Komisaris dengan Pemegang Saham Utama dan/
pengendali. BNI memastikan seluruh anggota atau pengendali.
Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat tidak
memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat
kedua, baik menurut garis lurus maupun garis ke
samping termasuk hubungan yang timbul karena
perkawinan.
DEWAN KOMISARIS
Pengungkapan independensi dan hubungan afiliasi anggota Dewan Komisaris dapat dilihat sebagaimana
tabel di bawah ini:
Hubungan Afiliasi Dengan Anggota Dewan Komisaris Lainnya, Anggota Direksi, dan Pemegang Saham
Pengendali
Hubungan Keluarga sampai
Hubungan Keuangan dengan
dengan Derajat Kedua dengan Hubungan
Pemegang Pemegang Kepengurusan
Nama Jabatan Dewan Saham Dewan Saham dengan
Direksi Direksi
Komisaris Utama dan Komisaris Utama dan Perusahaan Lain
Pengendali*) Pengendali*)
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Pradjoto Komisaris Utama/
Komisaris Independen
Pahala Wakil Komisaris Utama
Nugraha
Mansury
Sigit Komisaris Independen
Widyawan
Askolani Komisaris
Asmawi Komisaris Independen
Syam
Iman Komisaris Independen
Sugema
Septian Hario Komisaris Independen
Seto
Erwin Rijanto Komisaris Independen
Slamet
790 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 190
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Hubungan Keluarga sampai
Hubungan Keuangan dengan
dengan Derajat Kedua dengan Hubungan
Pemegang Pemegang Kepengurusan
Nama Jabatan Dewan Saham Dewan Saham dengan
Direksi Direksi
Komisaris Utama dan Komisaris Utama dan Perusahaan Lain
Pengendali*) Pengendali*)
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Fadlansyah Komisaris
Lubis
Robertus Komisaris
Billitea
Mohamad Komisaris
Yusuf
Permana
*)Langsung maupun tidak langsung
DIREKSI
Pengungkapan independensi dan hubungan afiliasi anggota Direksi dapat dilihat sebagaimana tabel di
bawah ini:
Hubungan Afiliasi Dengan Anggota Direksi Lainnya, Anggota Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
Pengendali
Hubungan Keluarga sampai dengan
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan
Derajat Kedua dengan
Kepengurusan
Pemegang Pemegang dengan
Nama Jabatan Dewan Saham Dewan Saham Perusahaan
Direksi Direksi
Komisaris Utama dan Komisaris Utama dan Lain
Pengendali*) Pengendali*)
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Royke Tumilaar Direktur Utama
Putrama Wahju Wakil Direktur
Setyawan Utama
Corina Leyla Karnalies Direktur Retail
Banking
Novita Widya Direktur Finance
Anggraini
Direktur Digital
Hussein Paolo and Integrated
Kartadjoemena Transaction
Banking
David Pirzada Direktur Risk
Management
I Made Sukajaya Direktur Enterprise
and Commercial
Banking
Ronny Venir Direktur Network
and Services
Munadi Herlambang** Direktur
Institutional
Banking
Toto Prasetio Direktur
Technology and
Operations
Agung Prabowo Direktur Wholesale
and International
Banking
Mucharom Direktur Human
Capital and
Compliance
*) Langsung maupun tidak langsung
**) Belum efektif
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
791
Page 191
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komite di Bawah
Dewan Komisaris
Dalam rangka meningkatkan efektivitas fungsi 7) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
pengawasan dan pemberian nasihat kepada Republik Indonesia Nomor PER-3/MBU/03/2023
Direksi, Dewan Komisaris diberi kewenangan untuk Tentang Organ Dan Sumber Daya Manusia
membentuk sejumlah komite di bawah Dewan Badan Usaha Milik Negara; dan
Komisaris, yaitu Komite Audit, Komite Remunerasi 8) Surat Keputusan Dewan Komisaris No.
dan Nominasi, Komite Pemantau Risiko, dan Komite KEP/05/DK/2000 tanggal 28 Juli 2000 tentang
Tata Kelola Terintegrasi. Pembentukan komite Pembentukan Komite Audit.
tersebut telah memperhatikan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku bagi perusahaan Piagam Komite Audit [ACGS D.2.21]
terbuka, sektor perbankan, dan BUMN. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung
jawabnya, seluruh anggota Komite Audit wajib
Komite Audit [ACGS D.2.18] berpedoman pada Piagam Komite Audit yang telah
disahkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris
No. KEP/018/DK/2024 tanggal 6 Juni 2024 tentang
Dewan Komisaris membentuk Komite Audit Piagam Komite Audit dan Kode Etik Komite Audit
untuk membantu pelaksanaan tugas dan fungsi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Piagam
pengawasan yang mencakup atas review terhadap Komite Audit merupakan dokumen tertulis yang
sistem pengendalian internal Bank, kualitas mengatur struktur dan persyaratan keanggotaan,
Laporan Keuangan Bank, efektivitas fungsi Audit masa tugas, tugas dan tanggung jawab, wewenang,
Internal, serta seluruh pelaksanaan fungsi Direksi rapat Komite Audit, serta kewajiban pelaporan
sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan pelaksanaan tugas atau aktivitas Komite Audit. Di
yang berlaku dan prinsip-prinsip Good Corporate dalam piagam tersebut juga ditegaskan mengenai
Governance (GCG). Kode Etik Komite Audit yang mencakup integritas,
objektivitas dan independensi, kompetensi, serta
Dasar Hukum Pembentukan Komite Audit kerahasiaan.
Dasar hukum pembentukan Komite Audit BNI
mengacu pada peraturan-peraturan sebagai berikut: Cakupan yang diatur dalam Piagam Komite Audit,
1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/ antara lain:
POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015,tentang 1. Landasan hukum;
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja 2. Struktur organisasi dan keanggotaan Komite
Komite Audit; Audit;
2) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/ 3. Persyaratan keanggotaan Komite Audit;
POJK.03/2019 tanggal 28 Januari 2019, tentang 4. Tugas dan Tanggung jawab Komite Audit;
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum; 5. Masa Tugas Komite Audit;
3) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 6. Wewenang Komite Audit;
Tahun 2023,tentang Penggunaan Jasa Akuntan 7. Rapat Komite Audit; dan
Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan 8. Laporan.
Jasa Keuangan;
4) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Piagam Komite Audit dikaji secara berkala dan
Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi dapat dimutakhirkan untuk penyempurnaan
Bank Umum; apabila dianggap perlu dengan tetap memperhatikan
5) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Terakhir, Piagam Komite Audit telah diperbarui pada
Keuangan; tanggal 6 Juni 2024 dan telah diunggah ke dalam
6) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara situs BNI, yaitu https://www.bni.co.id/Portals/1/BNI/
Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 Perusahaan/Docs/Piagam-Komite-Audit-2024.pdf.
Tentang Pedoman Tata Kelola Dan Kegiatan
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara;
792 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 192
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit hakiki. Dalam melaksanakan tugasnya Anggota
Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab Komite Audit:
antara lain sebagai berikut: i. Wajib melaksanakan tugas dengan jujur,
a. Memastikan telah terdapat prosedur evaluasi tekun, dan bertanggung jawab;
yang memuaskan terhadap segala informasi ii. Wajib mematuhi peraturan hukum dan
yang dikeluarkan Bank; membuat pengungkapan sesuai dengan
b. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan peraturan hukum dan profesi;
yang akan dikeluarkan oleh Bank kepada publik iii. Wajib mempraktikkan dan mendorong pihak
dan/atau pihak otoritas antara lain laporan lain untuk bertindak secara profesional;
keuangan, proyeksi, dan laporan lainnya terkait iv. Wajib menghargai dan mendukung Visi dan
dengan informasi keuangan Bank; Misi BNI yang telah ditetapkan;
c. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap v. Dilarang dengan sengaja menjadi bagian dari
peraturan perundang-undangan yang kegiatan ilegal, atau terlibat dalam perbuatan
berhubungan dengan kegiatan Bank; yang merusak kredibilitas Komite Audit; dan
d. Memberikan pendapat independen dalam hal vi. Dilarang dengan sengaja membuat
terjadi perbedaan pendapat antara manajemen kekeliruan atau melakukan manipulasi dalam
dan Akuntan atas jasa yang diberikannya dan melaksanakan tugas, tanggung jawab, dan
ketidaksesuaian pelaksanaan audit oleh Kantor wewenang yang diberikan.
Akuntan Publik dengan standar audit yang
berlaku; 2. Objektivitas dan Independensi
e. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Anggota Komite Audit memberikan penilaian
Komisaris berdasarkan hasil evaluasi mengenai secara wajar dan seimbang terhadap seluruh
penunjukan, penunjukan kembali, dan kondisi yang relevan dan tidak terpengaruh
pemberhentian atau penggantian KAP dan/atau oleh kepentingan pribadi atau pihak lain
AP yang akan mengaudit laporan keuangan yang dalam menyampaikan pendapatnya. Dalam
didasarkan pada independensi, ruang lingkup melaksanakan tugasnya, Anggota Komite Audit:
penugasan, serta imbalan jasa; [ACGS D.2.24] i. Wajib memperhatikan keseimbangan dan
f. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan menempatkan kepentingan stakeholders di
proses akuntansi dan pelaporan keuangan Bank; atas kepentingan lainnya;
g. Memberikan rekomendasi mengenai ii. Wajib mengungkapkan seluruh fakta material
penyempurnaan sistem pengendalian yang dimiliki, yang apabila tidak diungkapkan
manajemen serta pelaksanaannya; dapat mengaburkan pelaporan yang
h. Menelaah dan memberikan saran kepada dihasilkan;
Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi iii. Wajib mengungkapkan apabila terdapat
benturan kepentingan; hubungan yang berpotensi mempengaruhi
i. Melakukan identifikasi hal-hal yang memerlukan penilaian yang tegas dan menimbulkan
perhatian Dewan Komisaris serta tugas-tugas benturan kepentingan;
Dewan Komisaris lainnya; iv. Dilarang menerima sesuatu yang dapat atau
j. Melakukan tugas terkait pengelolaan risiko berpotensi mempengaruhi penilaian yang
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- profesional.
undangan;
k. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan 3. Kompetensi
informasi; dan Anggota Komite Audit menggunakan
l. Dewan Komisaris dapat memberikan penugasan pengetahuan, keahlian, dan pengalaman yang
lain sesuai dengan peraturan perundang- diperlukan dalam melaksanakan tugas, tanggung
undangan kepada Komite Audit yang ditetapkan jawab, dan wewenang yang diberikan. Dalam
dalam piagam Komite Audit. menjalankan tugasnya Anggota Komite Audit:
i. Wajib melaksanakan tugas, tanggung jawab,
Kode Etik Komite Audit dan wewenang yang diberikan sesuai dengan
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, kompetensi yang dimiliki;
Komite Audit memperhatikan Kode Etik Komite ii. Wajib menjaga dan meningkatkan
Audit sebagai berikut: pengetahuan dan keahlian secara
1. Integritas berkelanjutan.
Anggota Komite Audit berkomitmen untuk
selalu konsisten antara pikiran, perkataan dan 4. Kerahasiaan
perbuatan yang dilandasi oleh kata hati dan Anggota Komite Audit senantiasa menjaga
keyakinan pada prinsip-prinsip kebenaran yang kerahasiaan informasi yang merupakan rahasia
Bank dan rahasia jabatan sesuai dengan
kebijakan Bank dan ketentuan yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
793
Page 193
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dalam menjalankan tugasnya Anggota Komite Pengangkatan dan pemberhentian anggota Komite
Audit: Audit dilaporkan kepada RUPS/Menteri, serta wajib
i. Wajib bersikap prudent dalam menggunakan disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan dalam
dan menjaga informasi yang diperoleh; jangka waktu paling lama 2 (dua) hari kerja setelah
ii. Dilarang menggunakan informasi untuk pengangkatan atau pemberhentian.
kepentingan pribadi atau kepentingan lainnya
kecuali terdapat kewajiban hukum atau Struktur, Keanggotaan, dan Keahlian Komite
kewajiban profesi. Audit
Susunan keanggotaan Komite Audit BNI telah
Wewenang Komite Audit memenuhi regulasi yang berlaku sebagaimana
Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Audit ditetapkan dalam Piagam Komite Audit, yaitu
dilimpahkan sejumlah kewenangan sebagai berikut: sebagai berikut:
1) Mengakses dokumen, data, dan informasi 1) Komite Audit dibentuk oleh dan bertanggung
Perseroan tentang karyawan, dana, aset, dan jawab kepada Dewan Komisaris;
sumber daya Perseroan yang diperlukan, 2) Anggota Komite Audit diangkat dan diberhentikan
termasuk mengakses informasi mengenai oleh Dewan Komisaris;
seluruh kegiatan Perseroan; 3) Anggota Komite Audit beranggotakan paling
2) Berkomunikasi langsung dengan karyawan, sedikit:
termasuk Direksi dan pihak yang menjalankan a. Seorang Komisaris Independen
fungsi audit internal, manajemen risiko, dan b. Seorang dari Pihak Independen yang memiliki
Akuntan terkait tugas dan tanggung jawab keahlian di bidang keuangan atau akuntansi;
Komite Audit; dan
3) Melibatkan pihak independen di luar anggota c. Seorang dari Pihak Independen yang memiliki
Komite Audit yang diperlukan untuk membantu keahlian di bidang hukum atau perbankan.
pelaksanaan tugasnya (jika diperlukan); dan 4) Komisaris Independen dan Pihak Independen
4) Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh yang menjadi anggota Komite Audit paling
Dewan Komisaris. sedikit berjumlah 51% (lima puluh satu persen)
dari jumlah anggota Komite Audit;
Kebijakan Pengangkatan, Pemberhentian, 5) Ketua Komite Audit hanya dapat merangkap
dan Masa Jabatan Anggota Komite Audit jabatan sebagai ketua komite paling banyak pada
Berdasarkan ketentuan POJK No. 17 Tahun 2023 1 (satu) komite lainnya;
dan Piagam Komite Audit BNI, periode menjabat 6) Anggota Komite Audit yang merupakan
anggota Komite Audit yang diangkat di antara masa Komisaris Independen bertindak sebagai Ketua
jabatan Dewan Komisaris akan berakhir bersamaan Komite Audit. Dalam hal Komisaris Independen
dengan berakhirnya masa jabatan Dewan Komisaris yang menjadi anggota Komite Audit lebih dari
tersebut atau tidak boleh lebih lama dari masa satu orang maka salah satunya bertindak sebagai
jabatan yang bersangkutan sebagai Dewan Ketua Komite Audit.
Komisaris, serta dapat dipilih kembali hanya untuk
1 (satu) periode berikutnya. Sementara itu, masa Jumlah, Susunan, dan Komposisi
tugas anggota Komite Audit yang berasal dari pihak Keanggotaan Komite Audit
independen paling lama adalah 3 (tiga) tahun dan Komite Audit terdiri dari ketua dan anggota yang
dapat diperpanjang satu kali selama 2 (dua) tahun wajib seluruhnya independen dan dapat berasal dari
masa tugas sehingga masa tugas anggota Komite luar Bank, paling sedikit terdiri dari 3 (tiga) orang,
Audit yang berasal dari pihak independen maksimal terdiri dari 1 orang Komisaris Independen, 1 orang
adalah 5 (lima) tahun, dengan tidak mengurangi Pihak Independen yang yang memilki keahlian
hak Dewan Komisaris untuk dapat memberhentikan bidang keuangan atau bidang akuntansi dan 1 orang
sewaktu-waktu para anggota komite sebelum jangka Pihak Independen yang memiliki keahlian bidang
waktu pengangkatannya berakhir. hukum atau bidang perbankan. Anggota Komite
Audit yang bukan berasal dari anggota Dewan
Apabila anggota Dewan Komisaris yang menjadi Komisaris paling banyak berjumlah 2 (dua) orang.
Ketua Komite Audit berhenti sebelum masa Selain itu, kebijakan internal BNI juga mengatur
tugasnya sebagai Komisaris Bank, maka Ketua bahwa Anggota Direksi dilarang menjadi anggota
Komite Audit digantikan oleh Komisaris Independen Komite Audit.
lainnya. Komisaris Utama tidak dapat menjadi
Ketua Komite Audit, kecuali dalam keadaan Pada tahun 2024, Komite Audit BNI beranggotakan
luar biasa dan menyampaikan alasannya dalam 5 (lima) orang yang terdiri dari 3 (tiga) Komisaris
Laporan Tahunan. Ketua dan anggota Komite Audit Independen dimana satu di antaranya menjabat
diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris. sebagai Ketua dan 2 (dua) orang lainnya merupakan
Pihak Independen yang memiliki kompetensi dan
794 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 194
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
kualifikasi di bidang akuntansi, dan keuangan perbankan. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa seluruh
pihak yang diangkat dan menjabat sebagai Ketua maupun anggota Komite Audit BNI merupakan pihak yang
independen baik sebagai Komisaris Independen Bank atau para profesional yang berasal dari luar Bank.
[ACGS D.2.19, D.2.20]
Jumlah, susunan, komposisi keanggotaan serta independensi seluruh anggota Komite Audit dipastikan
telah memenuhi ketentuan yang ditetapkan dalam Piagam Komite Audit. Berikut ini adalah susunan anggota
Komite Audit BNI sepanjang tahun 2024:
Periode 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024
Jabatan di Bank
Nama Jabatan Masa Jabatan Periode
[ACGS D.2.20]
Asmawi Syam Ketua 20 Juli 2020-saat ini Pertama Komisaris Independen
Sigit Widyawan Anggota 8 September 2020-saat ini Kedua Komisaris Independen
Iman Sugema Anggota 8 September 2020- saat ini Pertama Komisaris Independen
Human Brillianto Anggota Independen 25 Januari 2021 - saat ini Kedua -
Suhendi Muharam Anggota Independen 5 Juli 2021 - saat ini Kedua -
Sebagai bentuk ketaatan terhadap POJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang
Pembentukan dan Panduan Pelaksanaan Kerja Komite Audit informasi mengenai pengangkatan dan
pemberhentian Komite Audit telah disampaikan kepada OJK dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) hari
kerja setelah pengangkatan atau pemberhentian, dan telah dimuat dalam situs web Bursa Efek dan/atau
situs web Bank.
Profil Komite Audit
Ketua Komite Audit [ACGS D.2.20]
Asmawi Syam
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/024/DK/2020 Tanggal 20 Juli 2020
Periode Jabatan 20 Juli 2020-saat ini
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 7
- Sertifikasi Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)
- Certified Governance Oversight Professional (CGOP)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.
Anggota Komite Audit Merangkap Jabatan Sebagai Dewan Komisaris
Sigit Widyawan
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/038/DK/2020 Tanggal 8 September 2020
Periode Jabatan 8 September 2020-saat ini
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6
- Sertifikasi Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.
Iman Sugema
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/039/DK/2020 Tanggal 8 September 2020
Periode Jabatan 8 September 2020-saat ini
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6
- Sertifikasi Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan Komisaris.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
795
Page 195
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Anggota Komite Audit dari Pihak Independen
Human Brillianto
Anggota Independen Komite Audit
Usia Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan
Per 31 Desember 2024 berusia 61 tahun • Sertifikasi Manajemen Risiko Level 2
• Certification in Audit Committee Practices (CACP)
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Pengalaman Bekerja
• Pemimpin Cabang di beberapa daerah, PT Bank Rakyat
Domisili Indonesia Tbk (1993-2000)
Jakarta, Indonesia • Staf Madya Divisi Bisnis Ritel, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
(2000-2002)
Riwayat Pendidikan • Group Head Divisi Bisnis Umum, PT Bank Rakyat Indonesia
• Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana Tbk (2002-2005)
(1987) • Senior Auditor Audit Intern, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
• Magister (S2) Manajemen Agribisnis dari Universitas Gajah (2005-2009)
Mada (2005) • Group Head Audit Intern, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
(2009-2018)
Dasar Hukum Pengangkatan • Wakil Inspektur Wilayah Makassar, PT Bank Rakyat Indonesia
• Diangkat pertama kali sebagai Anggota Independen Komite Tbk (2018-2019)
Audit melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No. • Anggota Independen Komite Audit PT Bank Negara Indonesia
KEP/004/DK/2021/tanggal 25 Januari 2021. (Persero) Tbk (2021-saat ini)
• Diangkat kembali sebagai Anggota Independen Komite Audit
melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/003/ Rangkap Jabatan
DK/2024 tanggal 21 Januari 2024. Tidak merangkap jabatan baik di internal maupun eksternal BNI
Periode Menjabat
25 Januari 2021 - saat ini (Periode Kedua)
Suhendi Muharam
Anggota Independen Komite Audit
Usia Pengalaman Bekerja
Per 31 Desember 2024 berusia 62 tahun • Kepala Operasional Cabang Bandung Buah Batu, PT Bank
CIMB Niaga Tbk (1991-1992)
Kewarganegaraan • Staf Audit Operasional, PT Bank CIMB Niaga Tbk (1992-1995)
Warga Negara Indonesia • Staf (Officer) Audit Policy and Administration, PT Bank CIMB
Niaga Tbk (1995-1997)
Domisili • Kepala Audit Policy and Administration, PT Bank CIMB Niaga
Jakarta, Indonesia Tbk (1997-1999)
• Kepala Audit Residen IV, PT Bank CIMB Niaga Tbk (1999-2000)
Riwayat Pendidikan • Kepala Divisi Audit Risk Asset, PT Bank CIMB Niaga Tbk (2000-
• Sarjana Teknik (S1) dari Institut Teknologi Bandung (1987) 2001)
• Magister Manajemen (S2) dari Universitas Gadjah Mada • Kepala Divisi Audit Teknologi Sistem Informasi, PT Bank CIMB
(2005) Niaga Tbk (2001-2005)
• Information Security and System Group Head, PT Bank CIMB
Dasar Hukum Pengangkatan Niaga Tbk (2006-2008)
• Diangkat pertama kali sebagai Anggota Independen Komite • System Operation and Assurance Group Head, PT Bank CIMB
Audit sejak Juli 2021 berdasarkan Surat Keputusan Dewan Niaga Tbk (2008-2009)
Komisaris No. KEP/012/DK/2021/tanggal 5 Juli 2021. • Process Quality Improvement Group Head, PT Bank CIMB
• Diangkat kembali sebagai Anggota Independen Komite Audit Niaga Tbk (2010-2011)
melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/020/ • Business Process Management Group Head, PT Bank CIMB
DK/2024 tanggal 4 Juli 2024 Niaga Tbk (2012-2013)
• Proyek Merger Operasional PT Bank CIMB Niaga Tbk – Bank
Periode Menjabat Lippo sebagai Organization and Method Head, PT Bank CIMB
5 Juli 2021 - saat ini (Periode Kedua) Niaga Tbk (2008-2009)
• Proyek Penggantian Core Banking System sebagai Change
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan Management and Training, PT Bank CIMB Niaga Tbk (2014-
• Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4 2016)
• Certification in Audit Committee Practices (CACP) • Anggota Independen Komite Audit PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2021-saat ini)
Rangkap Jabatan
Tidak merangkap jabatan baik di internal maupun eksternal BNI
796 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 196
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kualifikasi, Pendidikan, dan Pengalaman 5) Wajib mematuhi Kode Etik Komite Audit yang
Kerja Komite Audit ditetapkan oleh Perseroan;
Persyaratan keanggotaan Komite Audit BNI, antara 6) Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus
lain: menerus melalui pendidikan dan pelatihan;
1) Wajib memiliki integritas yang tinggi, akhlak dan 7) Tidak mempunyai saham langsung maupun
moral yang baik, kemampuan, pengetahuan, tidak langsung pada Perseroan;
pengalaman sesuai dengan bidang pekerjaannya, 8) Dalam hal anggota Komite Audit memperoleh
serta mampu berkomunikasi dengan baik; saham Perseroan baik langsung maupun tidak
2) Bukan merupakan orang yang bekerja langsung akibat suatu peristiwa hukum, maka
atau mempunyai wewenang dan tanggung saham tersebut wajib dialihkan kepada pihak lain
jawab untuk merencanakan, memimpin, dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan setelah diperolehnya saham tersebut;
Perseroan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir 9) Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan
kecuali Komisaris Independen; anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau
3) Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Pemegang Saham Utama Perseroan; dan
Publik, Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa 10) Tidak mempunyai hubungan usaha baik
Penilai Publik atau pihak lain yang memberi jasa langsung maupun tidak langsung yang berkaitan
asuransi, jasa non-asuransi, jasa penilai dan/atau dengan kegiatan usaha Perseroan.
jasa konsultasi lain kepada Perseroan dalam
waktu 6 (enam) bulan terakhir; Keahlian Komite Audit, terutama yang berasal
4) Wajib memahami laporan keuangan, bisnis dari pihak independen dibuktikan paling sedikit
perusahaan khususnya yang terkait dengan dengan kepemilikan sertifikat kompetensi yang
layanan jasa atau kegiatan usaha Perseroan, mendukung pelaksanaan fungsi dan tanggung
proses audit, manajemen risiko, dan peraturan jawab komite, antara lain sertifikat di bidang
perundang-undangan di bidang Pasar Modal manajemen risiko, akuntan publik, akuntan, dan
serta peraturan perundang-undangan terkait auditor. Dengan mengacu pada persyaratan di
lainnya; atas, Bank memastikan ketua dan seluruh anggota
Komite Audit yang menjabat telah memenuhi
kriteria kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja
sebagaimana dijelaskan pada tabel di bawah ini:
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja, serta Bidang Keahlian Komite Audit
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja Bidang Keahlian
Asmawi Ketua Riwayat Pendidikan Beliau Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat dilihat • Perbankan
Syam dapat dilihat pada bagian pada bagian Keberagaman Komposisi Dewan • Keuangan
Keberagaman Komposisi Komisaris
Dewan Komisaris
Sigit Anggota Riwayat Pendidikan Beliau Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat dilihat • Akuntansi
Widyawan dapat dilihat pada bagian pada bagian Keberagaman Komposisi Dewan [ACGS D.2.22]
Keberagaman Komposisi Komisaris • Keuangan
Dewan Komisaris
Iman Anggota Riwayat Pendidikan Beliau Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat dilihat • Ekonomi
Sugema dapat dilihat pada bagian pada bagian Keberagaman Komposisi Dewan • Keuangan
Keberagaman Komposisi Komisaris
Dewan Komisaris
Human Anggota S2 Magister Manajemen Wakil Inspektur BRI Makassar, Group Head Audit • Perbankan
Brillianto Independen Agribisnis Intern, Senior Auditor Audit Intern, Group Head • Keuangan
Divisi Bisnis Umum, Staf Madya Divisi Bisnis
Ritel, Pemimpin Cabang di beberapa daerah pada
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Suhendi Anggota S2 Magister Manajemen • Kepala Operasional Cabang Bandung Buah • Perbankan
Muharam Independen Batu, Staf Audit Operasional, Kepala Audit • Teknologi
Policy and Administration, Kepala Divisi Audit
Operasional, Kepala Divisi Audit Teknologi
Sistem Informasi, Information Security and
System Group Head, System Operation and
Assurance Group Head, Process Quality
Improvement Group Head, Business Process
• Management Group Head, serta terlibat dalam
Proyek Merger Operasional CIMB Niaga – Bank
Lippo sebagai Organization and Method Head,
dan Proyek Penggantian Core Banking System
sebagai Change Management and Training
pada CIMB Niaga (PT Bank CIMB Niaga Tbk)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
797
Page 197
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pernyataan Independensi Komite Audit
BNI memastikan seluruh anggota Komite Audit yang menjabat selama periode tahun berjalan telah
memenuhi kriteria independensi sehingga mampu untuk menjalankan tugasnya secara profesional
dan independen. Seluruh anggota Komite Audit BNI merupakan pihak independen yang tidak memiliki
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan
Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Bank. Upaya Bank dalam
menjaga kemampuan Komite Audit agar senantiasa bertindak independen dalam memberikan penilaian
secara wajar dan seimbang terkait kondisi Bank tercermin dari keanggotaan Komite Audit yang terdiri dari
1 (satu) orang Ketua yang merupakan Komisaris Independen, 2 (dua) orang anggota Komite Audit yang
merupakan Komisaris Independen, dan 2 (dua) orang anggota non-Komisaris yang berasal dari luar Bank.
Komposisi tersebut sudah memenuhi ketentuan Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata
Kelola Bagi Bank Umum. Kebijakan mengenai kriteria independensi Komite Audit diatur dalam Kode Etik
Komite Audit BNI.
Aspek independensi masing-masing personil Komite Audit dapat dilihat pada tabel berikut:
Independensi Komite Audit
Asmawi Sigit Human Suhendi
Aspek Independensi Iman Sugema
Syam Widyawan Brillianto Muharam
Tidak memiliki hubungan keuangan
dengan Dewan Komisaris dan Direksi
Tidak memiliki hubungan kepengurusan
di Bank, anak perusahaan, maupun
perusahaan afiliasi
Tidak memiliki hubungan kepemilikan
saham di Bank
Tidak memiliki hubungan keluarga
dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/
atau sesama anggota Komite Audit
Tidak menjabat sebagai pengurus partai
politik, pejabat dan pemerintah
Informasi Rangkap Jabatan
Sebagai bentuk transparansi, informasi rangkap jabatan anggota Komite Audit diuraikan pada tabel berikut
ini:
Jabatan di Perusahaan
Nama Jabatan di Bank Jabatan di Bank Lain Jabatan di BUMN Lain
Terbuka Lain
Asmawi Syam Ketua Komite Audit dan Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Komisaris Independen
Sigit Widyawan Anggota dan Komisaris Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Independen
Iman Sugema Anggota dan Komisaris Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Independen
Human Brillianto Anggota Independen Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Suhendi Muharam Anggota Independen Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Rapat Komite Audit
Kebijakan Pelaksanaan Rapat [ACGS D.2.23]
Sebagaimana diatur dalam Piagam Komite Audit, kebijakan dan tata cara pelaksanaan Rapat Komite Audit
BNI adalah sebagai berikut:
1) Komite Audit wajib mengadakan rapat sekurang-kurangnya sekali dalam 1 (satu) bulan;
2) Rapat Komite Audit diselenggarakan jika dihadiri mayoritas anggota komite;
3) Keputusan rapat komite dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. Dalam hal tidak terjadi musyawarah
mufakat, pengambilan keputusan dilakukan dengan suara terbanyak;
4) Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Audit atau anggota Komite Audit dari Komisaris Independen apabila
Ketua Komite Audit berhalangan hadir;
798 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 198
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
5) Setiap rapat Komite Audit harus dituangkan dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota
Komite Audit yang hadir. Perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat komite wajib dicantumkan secara
jelas dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan tersebut;
6) Rapat dapat dilakukan baik secara fisik maupun melalui video conference atau sarana media lainnya
yang memungkinkan semua peserta Rapat Komite Audit saling melihat dan mendengar secara langsung
serta berpartisipasi dalam rapat; dan
7) Kehadiran anggota Komite dalam rapat, dilaporkan dalam laporan triwulanan dan laporan tahunan
Komite.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Anggota Komite Dalam Rapat [ACGS D.2.23]
Pada tahun 2024, Komite Audit telah mengadakan rapat sebanyak 31 (tiga puluh satu) kali yang mencakup
pelaksanaan rapat internal Komite, rapat bersama Direktur Sektor dan Divisi terkait, dan juga Rapat Dewan
Komisaris yang dihadiri oleh anggota Komite Audit untuk membahas hal-hal yang bersifat substantif agar
dapat segera dilaporkan kepada Dewan Komisaris.
Berikut ini adalah data kehadiran anggota Komite di dalam rapat Komite Audit sepanjang tahun 2024:
Persentase
Jumlah Rapat Kehadiran
Nama Jabatan Kehadiran
[ACGS D.2.23] [ACGS D.2.23]
[ACGS D.2.23]
Asmawi Syam Ketua 31 31 100%
Sigit Widyawan Anggota 31 31 100%
Iman Sugema Anggota 31 31 100%
Human Brillianto Anggota Independen 31 30 *)
96,77%
Suhendi Muharam Anggota Independen 31 31 100%
*)
Beliau tidak mengikuti 1 (satu) kali Rapat Komite Audit karena mengikuti Certification in Audit Committee Practices (CACP) pada tanggal 20-22
Agustus 2024.
Agenda Rapat [ACGS D.2.23]
Sepanjang tahun 2024, rapat Komite Audit telah membahas agenda-agenda sebagai berikut:
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Anggota Komite Audit Terundang
1 9 Januari 2024 Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
• Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
2 17 Januari 2024 Closing Meeting Audit Laporan • Asmawi Syam • Direktur Finance
Keuangan BNI Konsolidasian • Sigit Widyawan • Direktur Risk Management
dan Laporan Lainnya untuk • Iman Sugema • Direktur Wholesale & International
Tahun Buku yang Berakhir pada • Human Brillianto Banking
31 Desember 2023 • Suhendi Muharam • Direktur Enterprise & Commercial
Banking
• Direktur Retail Banking
• Direktur Technology & Operation
• Direktur Network & Services
• SEVP Corporate Banking
• SEVP Treasury
• SEVP Credit Risk
• SEVP Remedial & Recovery
• SEVP Information Technology
• KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis,
dan Rekan (KAP TWRR/Firma
Jaringan Global PwC)
• Divisi Terkait
3 23 Januari 2024 Evaluasi Fungsi Audit Intern • Asmawi Syam Internal Audit
Bank periode Semester II/2023 • Sigit Widyawan
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
4 30 Januari 2024 Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
• Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
799
Page 199
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Anggota Komite Audit Terundang
5 6 Februari 2024 Rapat Gabungan Komite Audit • Asmawi Syam • Direktur Risk Management
dan Komite Pemantau Risiko • Sigit Widyawan • Direktur Human Capital &
untuk membahas Evaluasi • Iman Sugema Compliance
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan • Human Brillianto
Bank dan Implementasi Strategi • Suhendi Muharam
Anti Fraud periode Triwulan
IV/2023
6 6 Februari 2024 Pembahasan Laporan Hasil • Asmawi Syam Internal Audit
Pemeriksaan Internal Audit • Sigit Widyawan
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
7 13 Februari 2024 Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
• Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
8 20 Februari 2024 Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
• Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
9 26 Maret 2024 Pembahasan Usulan Rencana • Asmawi Syam • Direktur Risk Management
Hapus Buku Kredit • Sigit Widyawan • Direktur Wholesale & International
• Iman Sugema Banking
• Human Brillianto • Direktur Human Capital &
• Suhendi Muharam Compliance
• Internal Audit
• Divisi Terkait
10 23 April 2024 Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
• Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
11 30 April 2024 Evaluasi Fungsi Audit Intern • Asmawi Syam Internal Audit
Bank periode Triwulan I/2024 • Sigit Widyawan
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
12 7 Mei 2024 Rapat Gabungan Komite Audit • Asmawi Syam • Direktur Wholesale & Internastional
dan Komite Pemantau Risiko • Sigit Widyawan Banking
untuk membahas Pendalaman • Iman Sugema • Direktur Enterprise & Commercial
Pembahasan Evaluasi Kinerja • Human Brillianto Banking
Keuangan BNI periode Triwulan • Suhendi Muharam • Direktur Retail Banking
I/2024 • Direktur Digital & Integrated
Transaction Banking
• Direktur Network & Services
• Direktur Risk Management
• Direktur Technology & Operations
• Direktur Institutional Banking
• Divisi Terkait
13 17 Mei 2024 Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
• Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
14 4 Juni 2024 Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
• Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
15 19 Juni 2024 Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
• Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
800 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 200
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Anggota Komite Audit Terundang
16 25 Juni 2024 Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
• Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
17 2 Juli 2024 Pembahasan Laporan Hasil • Asmawi Syam • Direktur Risk Management
Pemeriksaan Internal Audit • Sigit Widyawan • Direktur Network & Services
• Iman Sugema • Direktur Retail Banking
• Human Brillianto • Direktur Human Capital &
• Suhendi Muharam Compliance
• Internal Audit
• Divisi Terkait
18 9 Juli 2024 Evaluasi pelaksanaan fungsi • Asmawi Syam • Komite Pemantau Risiko
kepatuhan Bank periode • Sigit Widyawan • Direktur Human Capital &
Triwulan I/2024 • Iman Sugema Compliance
• Human Brillianto • Direktur Risk Management
• Suhendi Muharam
19 16 Juli 2024 Evaluasi Fungsi Audit Intern • Asmawi Syam Internal Audit
Bank periode Triwulan I/2024 • Sigit Widyawan
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
20 13 Agustus 2024 Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
• Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
21 20 Agustus 2024 Pembahasan Hasil Kaji Ulang • Asmawi Syam • Internal Audit
terhadap Fungsi Internal Audit • Sigit Widyawan • RSM Indonesia
BNI • Iman Sugema
• Suhendi Muharam
22 10 September Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
2024 • Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
23 24 September Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
2024 • Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
24 15 Oktober 2024 Kick Off Meeting Audit Laporan • Asmawi Syam • Direktur Finance
Keuangan BNI Konsolidasian • Sigit Widyawan • KAP RJRR
dan Laporan Lainnya Tahun • Iman Sugema
Buku 2024 oleh KAP Rintis, • Human Brillianto
Jumadi, Rianto, dan Rekan (KAP • Suhendi Muharam
RJRR)
25 17 Oktober 2024 Pembahasan Laporan Hasil • Asmawi Syam Internal Audit
Pemeriksaan Internal Audit • Sigit Widyawan
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
26 5 November 2024 Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
• Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
27 5 November 2024 Pembahasan Usulan Rencana • Asmawi Syam • Direktur Risk Management
Hapus Buku Kredit • Sigit Widyawan • Direktur Wholesale & International
• Iman Sugema Banking
• Human Brillianto • Direktur Human Capital &
• Suhendi Muharam Compliance
• Internal Audit
• Divisi Terkait
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
801
Page 201
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Anggota Komite Audit Terundang
28 19 November Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
2024 • Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
29 19 November Pembahasan Usulan Rencana • Asmawi Syam • Direktur Risk Management
2024 Hapus Buku Kredit • Sigit Widyawan • Direktur Enterprise & Commercial
• Iman Sugema Banking
• Human Brillianto • Direktur Human Capital &
• Suhendi Muharam Compliance
• Internal Audit
• Divisi Terkait
30 10 Desember Rapat Internal Komite Audit • Asmawi Syam Ketua dan segenap Anggota Komite
2024 • Sigit Widyawan Audit
• Iman Sugema
• Human Brillianto
• Suhendi Muharam
31 24 Desember Progres Meeting Audit Laporan • Asmawi Syam • Direktur Finance
2024 Keuangan BNI Konsolidasian • Sigit Widyawan • Direktur Risk Management
dan Laporan Lainnya untuk • Iman Sugema • Direktur Technology & Operations
Tahun Buku yang Berakhir pada • Human Brillianto • Direktur Network & Services
31 Desember 2024 oleh KAP • Suhendi Muharam • Direktur Enterprise & Commercial
Rintis, Jumadi, Rianto, dan Banking
Rekan (KAP RJRR) • Direktur Retail Banking
• SEVP Credit Risk
• SEVP Information Technology
• Divisi Terkait
Program Peningkatan Kompetensi Anggota Komite Audit Tahun 2024
Pada tahun 2024, anggota Komite Audit telah melaksanakan pendidikan atau pelatihan sebagai berikut:
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Waktu Pelaksanaan Penyelenggara
Kompetensi/Pelatihan
Asmawi Syam – Ketua Komite Audit/Komisaris Independen
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2024
Sigit Widyawan – Anggota Komite Audit/Komisaris Independen
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2024
Iman Sugema – Anggota Komite Audit/Komisaris Independen
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2024
Suhendi Muharam – Anggota Komite Audit (Pihak Independen)
Pembekalan Sertifikasi CACP (Certification in 6-8 Agustus 2024 Indonesian Institute of Audit
Audit Committee Practices) Committee
Compliance Forum: Mewujudkan Budaya 14 Agustus 2024 BNI University
Anti Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai
Integritas
Human Brillianto – Anggota Komite Audit (Pihak Independen)
Pembekalan Sertifikasi CACP (Certification in 20-22 Agustus 2024 Indonesian Institute of Audit
Audit Committee Practices) Committee
Compliance Forum: Mewujudkan Budaya 14 Agustus 2024 BNI University
Anti Korupsi Melalui Penanaman Nilai-nilai
Integritas
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Komite Audit Tahun 2024
Pada tahun 2024, Komite Audit telah menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab terkait
program kerja yang sudah disampaikan kepada Dewan Komisaris di awal tahun. Pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab Komite Audit dilakukan melalui Rapat Komite Audit bersama Direksi, Pihak Ketiga Pelaksana
Pekerjaan Jasa Audit/Review maupun Kaji Ulang, serta penelaahan dan/atau memberikan rekomendasi
kepada Dewan Komisaris yang hasilnya disampaikan secara tertulis sebagai laporan maupun dalam forum
Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi.
802 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 202
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sepanjang tahun 2024 Komite Audit telah melakukan b. Melakukan penelaahan terhadap perencanaan
tugas dan tanggung jawabnya, meliputi: dan pelaksanaan audit dan konsultasi Internal
1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan Audit tahun 2024;
yang akan dikeluarkan Perseroan kepada publik c. Penelaahan atas usulan Updating Piagam
dan/atau pihak Otoritas; Audit intern BNI;
2. Melakukan penelaahan terhadap laporan kinerja d. Penelaahan atas Usulan Internal Audit atas
bulanan Perseroan; Penunjukan Jasa Konsultan Kaji Ulang Pihak
3. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap Ekstern terhadap Fungsi Internal Audit tahun
peraturan perundang-undangan yang 2024.
berhubungan dengan kegiatan Perseroan; 9. Melakukan penelahaan terhadap Sistem
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Pengendalian Internal BNI.
Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik a. Melakukan evaluasi penerapan
(AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk audit Whistleblowing System (WBS);
Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan b. Melakukan evaluasi penerapan Program
Lainnya tahun buku 2024; Strategi Anti Fraud.
5. Melakukan Evaluasi terhadap pelaksanaan 10. Melakukan penugasan terkait dengan penerapan
pemberian jasa audit oleh KAP atas Laporan Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR):
Keuangan Konsolidasian dan Laporan a. Wawancara dengan Konsultan Pelaksana
Lainnya tahun buku 2023 (termasuk Diagnostic ICOFR tahun 2024;
menelaah independensi dan objektivitas KAP b. Penelahaan terhadap hasil diagnostic ICOFR
bersangkutan), untuk disampaikan kepada serta pemantauan tindak lanjut manajemen
Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian BUMN; atas hasil diagnostic ICOFR tersebut;
6. Pelaksanaan tugas terkait Rencana Bisnis Bank c. Penelaahan terhadap usulan Pedoman
(RBB)/Rencana Kerja Anggaran Perusahaan Perusahaan atas Penerapan ICOFR di BNI;
(RKAP) dan Rencana Aksi Keuangan d. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
Berkelanjutan, meliputi review atas Revisi RBB Komisaris atas penyampaian Tanggapan
tahun 2024, RBB/RKAP BNI Tahun 2025 dan RAKB Dewan Komisaris atas Penyusunan Peta Jalan
2025. Implementasi ICOFR.
7. Melakukan penelaahan atas hasil pelaksanaan 11. Melakukan penelaahan terhadap pelaksanaan
pemeriksaan oleh auditor internal maupun Good Corporate Governance (GCG) Perseroan;
eksternal, dan mengawasi pelaksanaan tindak 12. Pelaksanaan tugas terkait Dana Pensiun Lembaga
lanjut oleh Direksi atas hasil temuan auditor, Keuangan (DPLK) BNI, yaitu:
mencakup: a. Melakukan penelaahan/review terhadap
a. Melakukan penelaahan terhadap hasil Realisasi Bisnis DPLK BNI sebagai
pelaksanaan Pemeriksaan OJK, BPK, KAP, rekomendasi bagi Dewan Komisaris dalam
BI, BPKP, dan lainnya, serta pengawasan menyampaikan Laporan Pengawasan atas
terhadap tindak lanjut hasil pemeriksaan Realisasi Bisnis DPLK BNI yang disampaian
baik oleh regulator maupun auditor eksternal kepada Otoritas Jasa Keuangan Industri
tersebut; Keuangan Non Bank (OJK IKNB);
b. Memantau dan memberikan saran dan b. Review atas Penerapan Tata Kelola DPLK BNI;
nasihat terhadap penyusunan laporan pokok- c. Review atas updating Kebijakan Anti
pokok hasil audit untuk dilaporkan kepada Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
Otoritas Jasa Keuangan; Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan
c. Melakukan penelaahan terhadap perencanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU,
dan pelaksanaan fungsi Kepatuhan melalui PPT, PPPSPM) DPLK BNI;
review Divisi Compliance, serta pengawasan 13. Melakukan penelaahan atas usulan Manajemen
tindak lanjut hasil review Divisi Compliance; yang memerlukan persetujuan Dewan Komisaris
d. Memantau perkembangan penyelesaian atas review/updating Kebijakan Perseroan, di
kasus pegawai, dan tindak lanjut kasus-kasus antaranya meliputi:
yang berkenaan dengan fraud. a. Kebijakan Perkreditan Bank (KPB);
8. Melakukan penugasan terkait Internal Audit b. Kebijakan Sistem Pengendalian Internal
Perseroan, yang hasilnya berupa Rekomendasi (KUSPI);
Komite Audit kepada Dewan Komisaris sebagai c. Kebijakan Good Corporate Governance;
dasar/bahan pertimbangan persetujuan Dewan d. Kebijakan Hapus Tagih UMKM;
Komisaris, meliputi: e. Kebijakan Anti Pencucian Uang, Pencegahan
a. Menelaah usulan Direksi atas Pemberhentian Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
dan Pengangkatan Internal Audit Head; Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
Massal (APU, PPT, PPPSPM) BNI.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
803
Page 203
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
14. Melakukan Kunjungan Kerja Komite Audit ke dalam rangka Evaluasi Kredit Segmen Commercial Banking
ke Kantor Wilayah BNI dan Commercial Business Center (CMC).
15. Menyusun laporan terkait pelaksanaan tugas Komite Audit:
a. Laporan Komite Audit untuk Annual Report;
b. Laporan realisasi program kerja Komite Audit Triwulanan.
16. Melakukan review/penelahaan atas laporan/usulan/surat dari Manajemen dan/atau Surat dari Regulator
sebagaimana disposisi Dewan Komisaris, di antaranya meliputi:
a. Laporan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, PPPSPM) BNI secara bulanan;
b. Laporan Realisasi Hapus Buku dan Hapus Taguh BDO secara triwulanan;
c. Usulan atas Rencana Hapus Buku Kredit;
d. Laporan Hasil Audit;
e. Perubahan nama KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis, dan Rekan (firma anggota jaringan
PricewaterhouseCoopers) menjadi KAP Rintis, Jumadi, Rianto, dan Rekan (firma anggota jaringan
PricewaterhouseCoopers).
f. Laporan dan/atau Surat dari Regulator maupun Audit Eksternal (OJK, BPK, KAP, KBUMN).
17. Melakukan koordinasi antar Komite Organ Dewan Komisaris dengan menghadiri undangan Rapat Komite
Pemantau Risiko. Sepanjang tahun 2024, Komite Audit telah menghadiri undangan Rapat dari Komite
Pemantau Risiko sebanyak 7 (tujuh) kali.
18. Menghadiri undangan Rapat dari Kementerian BUMN.
Pelaksanaan Hubungan Kerja Komite Audit dengan Internal Audit (IAD)
No. Tugas Pokok Detail Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
1. Evaluasi Fungsi Audit Intern Bank a. Realisasi RKAT Internal Audit 23 Januari 2024
periode Semester II/2023 b. Penelaahan Laporan Pokok-pokok Hasil Audit
c. Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan IAD dan Auditor
Eksternal
d. Pengelolaan Whistle Blowing System (WBS)
2. Pembahasan Laporan Hasil Pembahasan dan Penelaahan Laporan Hasil Pemeriksaan 6 Februari 2024
Pemeriksaan Internal Audit Internal Audit
3. Pemberhentian dan Pengangkatan Rekomendasi Komite Audit atas Pemberhentian dan 28 Februari 2024
Pemimpin Internal Audit Pengangkatan Pemimpin Internal Audit
4. Evaluasi Laporan Audit Terintegrasi Penelaahan Laporan Audit Terintegrasi periode Semester 13 Maret 2024
periode Semester II/2023 II/2023
5. Penelaahan Rencana Audit dan Rekomendasi Komite Audit Rencana Audit dan 17 April 2024
Konsultasi Internal Audit Tahun 2024 Konsultasi Internal Audit Tahun 2024
6. Evaluasi Fungsi Audit Intern Bank a. Realisasi RKAT Internal Audit 30 April 2024
periode Triwulan I/2024 b. Penelaahan Laporan Pokok-pokok Hasil Audit
c. Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan IAD dan Auditor
Eksternal
d. Pengelolaan Whistle Blowing System (WBS)
7. Evaluasi Hasil Pemeriksaan Internal Penelaahan atas Laporan Hasil Audit Internal Audit 25 Juni 2024
Audit
8. Evaluasi Fungsi Audit Intern Bank a. Realisasi RKAT Internal Audit 16 Juli 2024
periode Semester I/2024 b. Penelaahan Laporan Pokok-pokok Hasil Audit
c. Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan IAD dan Auditor
Eksternal
d. Pengelolaan Whistle Blowing System (WBS)
9. Kaji Ulang Pengendali Mutu Rekomendasi Komite Audit atas Penunjukan Jasa 17 April 2024
Independen terhadap Fungsi Konsultan Kaji Ulang Pihak Ekstern terhadap Fungsi
Internal Audit BNI Internal Audit Tahun 2024
Pemaparan Hasil Kaji Ulang terhadap Fungsi Internal 20 Agustus 2024
Audit BNI
10. Pembahasan Laporan Hasil Pembahasan dan Penelaahan Laporan Hasil Pemeriksaan 17 Oktober 2024
Pemeriksaan Internal Audit Internal Audit
804 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 204
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pelaksanaan Hubungan Kerja Komite Audit dengan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik [ACGS
D.2.24]
No. Tugas Pokok Detail Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
1. Pengadaan jasa 1) Penelaahan atas Usulan HPS Pengadaan KAP Tahun 2024 15 Februari 2024
audit Kantor Akuntan
2) Rekomendasi Komite Audit terhadap Penunjukan Kantor Akuntan 22 Februari 2024
Publik (KAP)
Publik atas Jasa Audit Laporan Keuangan Konsolidasian dan
Laporan Lainnya Tahun Buku 2024
2. Laporan Keuangan 1) Closing Meeting Audit Laporan Keuangan Konsolidasian dan 17 Januari 2024
Laporan Lainnya Tahun Buku 2023
2) Penelaahan Laporan Keuangan bulan Januari 2024 4 Maret 2024
3) Penelaahan Laporan Keuangan bulan Februari 2024 26 Maret 2024
4) Penelaahan Laporan Keuangan bulan Maret 2024 24 April 2024
5) Penelaahan Laporan Keuangan bulan April 2024 14 Juni 2024
6) Penelaahan Laporan Keuangan bulan Mei 2024 1 Juli 2024
7) Penelaahan Laporan Keuangan bulan Juni 2024 15 Agustus 2024
8) Penelaahan Laporan Keuangan bulan Juli 2024 11 September 2024
9) Penelaahan Laporan Keuangan bulan Agustus 2024 14 Oktober 2024
10) Kick Off Meeting Audit Laporan Keuangan Konsolidasian dan 15 Oktober 2024
Laporan Lainnya periode Tahun Buku 2024
11) Penelaahan Laporan Keuangan bulan September 2024 16 Oktober 2024
12) Penelaahan Laporan Keuangan bulan Oktober 2024 29 November 2024
13) Progress Meeting Audit Laporan Keuangan Konsolidasian dan 24 Desember 2024
Laporan Lainnya periode Tahun Buku 2024
14) Penelaahan Laporan Keuangan bulan November 2024 27 Desember 2024
3. Laporan Evaluasi 1) Penelaahan Management Letter atas Audit Laporan Keuangan 17 Mei 2024
Komite Audit Konsolidasian dan Laporan Lainnya Tahun Buku 2023
2) Evaluasi Komite Audit terhadap Pelaksanaan Pemberian Jasa 20 Mei 2024
Audit oleh KAP periode Tahun Buku 2023 – disampaikan kepada
Kementerian BUMN dan OJK
Pelaksanaan Hubungan Kerja Komite Audit dengan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan Otoritas
lainnya
No. Tugas Pokok Detail Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
1. Pemeriksaan Umum BNI Tahun 2024 oleh OJK Exit meeting tahun 2024 15 November 2024
2. Pemeriksaan Umum BNI Tahun 2024 oleh BPK Exit meeting tahun 2024 23 Desember 2024
Pelaksanaan Hubungan Kerja Komite Audit dengan Manajemen
No. Tugas Pokok Detail Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
1. Saran dan Nasihat 1) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Hapus Buku Kredit 26 Maret 2024
Komite Audit
2) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Review/Updating 22 Mei 2024
Kebijakan GCG BNI
3) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Hapus Buku Kredit 29 Mei 2024
4) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Review Compliance 30 Mei 2024
Charter Tahun 2024
5) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Revisi RBB Tahun 2024 19 Juni 2024
6) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Hapus Buku Kredit 19 Juni 2024
7) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Review Kebijakan 25 Juni 2024
Umum Sistem Pengendalian Internal
8) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Hapus Buku Kredit 26 Juni 2024
9) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Laporan Direksi 13 Agustus 2024
10) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Hapus Buku Kredit 26 September 2024
11) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Hapus Buku Kredit 26 September 2024
12) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Laporan Direksi 27 September 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
805
Page 205
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tugas Pokok Detail Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
13) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Hapus Buku Kredit 5 November 2024
14) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Hapus Buku Kredit 3 Desember 2024
15) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Hapus Buku Kredit 11 Desember 2024
16) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Laporan Hasil Diagnostic 16 Desember 2024
Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR)
17) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Usulan Review Kebijakan 18 Desember 2024
Umum Sistem Pengendalian Internal (KUSPI) dan Pedoman Internal
Control Over Financial Reporting (ICOFR)
2. Evaluasi Komite 1) Evaluasi Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank dan Implementasi 6 Februari 2024
Audit Penerapan Strategi Anti Fraud periode Triwulan IV/2023
2) Evaluasi pelaksanaan fungsi kepatuhan Bank periode Triwulan I/2024 9 Juli 2024
Pelaksanaan Hubungan Kerja Komite Audit dengan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)
No. Tugas Pokok Detail Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
1. Saran dan Nasihat 1) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Penerapan Tata Kelola DPLK 24 April 2024
Komite Audit BNI Tahun 2023
2) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Realisasi Rencana Bisnis DPLK 25 Juli 2024
BNI Semester I/2024
3) Penelaahan dan Saran & Nasihat atas Laporan APU,PPT, PPPSPM 25 Juli 2024
DPLK BNI Triwulan II Tahun 2024
Internal Komite Audit
No. Tugas Pokok Detail Pelaksanaan Tanggal Pelaksanaan
1. RKA Komite Audit 1) Evaluasi dan standarisasi penyampaian hasil penelaahan Komite 9 Januari 2024
Audit
2) Persiapan Evaluasi Komite Audit terhadap Kredit Segmen Komersial 30 Januari 2024
3) Pembahasan Hasil Review Komite Audit 13 Februari 2024
4) Pembahasan Hasil Review Komite Audit 20 Februari 2024
5) Pembahasan Hasil Review Komite Audit 23 April 2024
6) Pembahasan Hasil Review Komite Audit 17 Mei 2024
7) Pembahasan Updating Piagam Komite Audit 4 Juni 2024
8) Pembahasan Hasil Review Komite Audit 19 Juni 2024
9) Pembahasan Hasil Review Komite Audit 25 Juni 2024
10) Pembahasan Hasil Review Komite Audit 13 Agustus 2024
11) Pembahasan Hasil Review Komite Audit 10 September 2024
12) Pembahasan Hasil Review Komite Audit 24 September 2024
13) Pembahasan Hasil Review Komite Audit 5 November 2024
14) Pembahasan Hasil Review Komite Audit 19 November 2024
15) Pembahasan Hasil Review Komite Audit 10 Desember 2024
Sesuai dengan saran dan nasihat yang disampaikan dalam rapat Komite selama tahun 2024, Komite Audit
juga telah melakukan pembahasan dengan pihak-pihak terkait mengenai hal-hal berikut:
1) Manajemen
Komite Audit melakukan review atas laporan keuangan audited dan unaudited yang dipublikasikan pada
tahun 2024, guna memastikan bahwa isi dan pengungkapan informasi telah sesuai dengan standar
akuntansi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Evaluasi terhadap efektivitas pelaksanaan
audit oleh auditor eksternal, independensi, objektivitas, serta kecukupan lingkup pemeriksaannya juga
dilakukan oleh Komite Audit melalui pembahasan bersama Manajemen. Komite Audit juga melakukan
pembahasan dan monitoring tindak lanjut penyelesaian temuan audit baik audit internal maupun audit
eksternal, monitoring tindak lanjut penyelesaian kasus-kasus yang terjadi dalam rangka mendorong
percepatan penyelesaian serta tindakan-tindakan sanksi administratif yang diperlukan. Di samping
itu, Komite Audit melakukan penelaahan dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas
usulan-usulan dari Manajemen yang memerlukan persetujuan atau konsultasi dengan Dewan Komisaris.
806 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 206
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2) Auditor Eksternal bersama dengan Konsultan Independen
a. Kantor Akuntan Publik (KAP) Pelaksana Jasa yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas
Audit Laporan Keuangan BNI Konsolidasian pengendalian internal atas pelaporan
dan Laporan Lainnya Tahun Buku 2024 keuangan.
Berkenaan dengan rangkaian proses audit
Laporan Keuangan BNI Konsolidasian Peran Komite Audit dalam pelaksanaan
dan Laporan Lainnya Tahun Buku 2024 Diagnostik ICOFR ini di antaranya turut serta
oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), Komite dalam rangkaian proses yang dilakukan oleh
Audit menyampaikan concerns, saran dan Konsultan Independen, yaitu menghadiri
nasihatnya melalui penyelenggaraan Rapat undangan wawancara untuk menyampaikan
Komite bersama dengan Direksi dan KAP, tugas dan fungsi Komite Audit yang telah
dengan pembahasan mengenai rencana audit dilakukan terutama dalam hal penelaahan
(termasuk pengambilan sampling, ruang integritas laporan keuangan. Selain itu,
lingkup, model/metodologi, pemanfaatan Komite Audit juga melakukan penelaahan
Teknologi dan AI, serta susunan tim audit) atas hasil Diagnostik ICOFR dan usulan
dalam Agenda Kick Off Meeting Audit Pedoman ICOFR yang selanjutnya menjadi
Laporan Keuangan BNI Konsolidasian Rekomendasi Komite Audit kepada Dewan
dan Laporan Lainnya Tahun Buku 2024; Komisaris yang disampaikan pada forum
Monitoring Progress atas pelaksanaan Audit Rapat Dewan Komisaris.
KAP termasuk temuan yang memerlukan
penyesuaian dan/atau konfirmasi lebih lanjut; d. Lain-lain
serta Clearance Meeting Audit, pemaparan Selain itu, Komite Audit juga turut aktif
seluruh hasil audit KAP setelah rangkaian menghadiri undangan Exit Meeting Audit dari
proses audit Laporan Keuangan Tahun Buku Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pemeriksa
2024 selesai dilaksanakan. Keuangan.
b. Konsultan Pelaksana Kaji Ulang atas Fungsi e. Monitoring
Internal Audit BNI Tahun 2024 Dalam rangka pelaksanaan fungsi monitoring
Komite Audit menjalankan tugasnya dalam terhadap hasil audit oleh Regulator maupun
melakukan Evaluasi atas Fungsi Internal Audit auditor eksternal (OJK, BPK, BI, KAP, dan lain-
BNI, yaitu menghadiri undangan wawancara lain), Komite Audit telah melakukan evaluasi
dari Konsultan Independen yang merupakan terhadap tindak lanjut yang dilakukan
rangkaian proses kaji ulang guna mendapat Manajemen. Penelaahan dan evaluasi
pandangan dari Komite Audit mengenai terhadap hasil Regulator maupun auditor
kondisi yang perlu ditingkatkan dalam eksternal tersebut, periode sampai dengan
Fungsi Internal Audit BNI. Disamping itu, akhir tahun 2024 sebagai berikut:
penyelenggaraan rapat dengan Konsultan 1) Progress penyelesaian hasil audit Bank
Pelaksana Kaji Ulang atas Fungsi Internal Indonesia (BI) sebesar 97,69% dengan
Audit BNI guna membahas hasil kaji jumlah pending sebanyak 3 komitmen dari
ulang Konsultan Independen atas Fungsi total 130 komitmen;
Internal Audit BNI sesuai dengan peraturan 2) Progress penyelesaian hasil audit Otoritas
perundang-undangan yang berlaku maupun Jasa Keuangan (OJK) sebesar 100%;
best practice. Komite Audit menyampaikan 3) Progress penyelesaian hasil audit Badan
saran dan nasihat yang membangun untuk Pemeriksa Keuangan (BPK) sebesar 73,23%
meningkatkan Efektivitas Fungsi Internal dengan jumlah pending sebanyak 121
Audit BNI yang juga selaras dengan hasil kaji rekomendasi dari total 452 rekomendasi;
ulang Konsultan Independen. 4) Progress penyelesaian Management
Letter KAP Rintis, Jumadi, Rianto
c. Konsultan Pelaksana Diagnostic Internal dan Rekan (firma anggota jaringan
Control Over Financial Reporting (ICOFR) PricewaterhouseCoopers) sebesar 100%.
Tahun 2024
Guna memenuhi peraturan dan perundang- Dalam rangka memenuhi peraturan
undangan yang berlaku serta menindaklanjuti perundang-undangan yang berlaku baik POJK
Aspirasi Pemegang Saham, BNI yang maupun Peraturan Menteri BUMN, Komite
termasuk dalam BUMN Sistemik A wajib Audit telah menyusun Laporan Hasil Evaluasi
melakukan Diagnostik Internal Control Over Komite Audit atas Pelaksanaan Pemberian
Financial Reporting (ICOFR) yang dilakukan Jasa Audit atas Informasi Keuangan Historis
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
807
Page 207
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tahunan periode Tahun Buku 2023 oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis, dan Rekan (firma anggota
jaringan PricewaterhouseCoopers), yaitu disampaikan kepada Kementerian BUMN pada Bulan Mei
2024 dan kepada OJK disampaikan Bulan Juni 2024.
3) Internal Audit
Komite Audit melakukan penelaahan terhadap rencana audit internal tahunan, memonitor pelaksanaan
dan hasil audit dari Internal Audit BNI (IAD), serta tindak lanjut penyelesaiannya oleh Manajemen.
Komite Audit juga melakukan pembahasan dengan Internal Audit, dalam upaya mendorong efektivitas
dan penguatan fungsi Internal Audit.
Berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Internal Audit Tahun 2024, realisasi dari
rencana aktivitas yang dilakukan Internal Audit sebagai berikut:
No. Jenis Aktivitas Rencana Realisasi
1. Audit Delivery Channel 64 67
2. Audit KLN 6 6
3. Mandatory Audit 29 27
4. Audit Divisi 0 1
5. Audit Subsidiaries 1 3
6. Audit Tematik/Aktivitas TI incl. Aplikasi TI dan Non-TI 57 76
7. Independent Review 4 7
8. Konsultasi 0 7
9. Surprise 2 2
10. Pendalaman (Non RKAT) 23 23
Jumlah 186 219
Realisasi aktivitas Internal Audit yang telah Sebagai upaya dalam mengoptimalkan perannya,
dilakukan sebesar 120,25% dari rencana yang secara umum Komite Audit memberikan
ditetapkan berdasarkan Rencana Kerja dan saran dan nasihat kepada Manajemen dan
Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2024. IAD, di antaranya: Melakukan exercise secara
menyeluruh atas dokumen kredit, sehingga tindak
Dari hasil penelaahan dan evaluasi atas tindak lanjut perbaikan dokumen kredit tidak terbatas
lanjut Internal Audit sampai dengan akhir tahun hanya pada sampling audit saja, melainkan
2024, progres penyelesaian tindak lanjut hasil seluruh dokumen kredit akan menjadi dokumen
audit IAD mencapai sebesar 99,05%. Terdapat yang comply; Penyelesaian tindak lanjut hasil
1.353 tindak lanjut yang masih dalam proses temuan auditor eksternal dan/atau regulator agar
penyelesaian, yaitu sebanyak 1.213 pending dilakukan percepatan; Sarana pelaporan melalui
tindak lanjut tahun 2024, sebanyak 111 pending WBS agar dipastikan kembali bahwa segenap
tindak lanjut tahun 2023, dan 29 pending tindak pegawai telah memahami tentang fungsi adanya
lanjut tahun 2022. sarana pelaporan melalui WBS; Mengedepankan
fungsi IAD sebagai Strategic Business Partner
Berdasarkan hasil penelaahan dan evaluasi sehingga hasil audit dapat dijadikan sebagai
terhadap laporan Whistleblowing System (WBS), lesson learned untuk meningkatkan kualitas
selama tahun 2024 terdapat 289 laporan yang bisnis dan proses; Hasil audit agar digunakan
disampaikan melalui saluran WBS dan 7 laporan sebagai alert bagi Manajemen terhadap kondisi-
diluar saluran WBS. Dari total 296 laporan kondisi yang perlu mendapat perhatian dan
tersebut terdapat 51 laporan terbukti, sebanyak dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan
196 laporan tidak terbukti kebenarannya/tidak bagi Manajemen.
cukup bukti, dan 49 laporan dalam proses
penelitian. Dari 51 laporan yang terbukti, kriteria 4) Direktur Kepatuhan
pelanggaran di antaranya yaitu kelakuan tidak Berdasarkan hasil penelaahan Komite Audit
etis (21 laporan), pelanggaran peraturan/hukum atas Laporan Kepatuhan terhadap ketentuan
(8 laporan), dan kecurangan (3 laporan). Perbankan dan perundang-undangan lainnya
yang terkait, disampaikan dalam bentuk
808 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 208
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan. nama menjadi KAP Rintis, Jumadi,
Sepanjang tahun 2024, Perseroan secara Rianto & Rekan (firma anggota jaringan
rutin menyampaikan laporan tersebut kepada PricewaterhouseCoopers) untuk melakukan
OJK sesuai dengan Peraturan OJK No. 46/ audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi dan Laporan Lainnya yang berakhir 31
Kepatuhan Bank Umum. Selain hal tersebut, Desember 2024, serta melakukan evaluasi
Komite Audit juga melakukan penelaahan dan atas efektivitas pelaksanaan Jasa Audit Kantor
pembahasan mengenai rencana kerja Divisi Akuntan Publik tahun 2023 (termasuk aspek
Compliance, perkembangan proses kasus independensi dan objektivitas);
pegawai, dan penerapan Program Strategi Anti b) Pelaksanaan review atas Laporan Keuangan
Fraud. Publikasi Bank;
c) Pelaksanaan review atas efektivitas fungsi
Pembahasan rencana kerja Divisi Compliance Internal Audit berkaitan dengan realisasi
dilakukan untuk mendorong efektivitas sinergi RKAT, temuan-temuan dan rekomendasi audit
antara Divisi Compliance, Anti Fraud, dan Internal mencakup kepatuhan atas Internal Control,
Audit dalam menjalankan fungsi pengawasan, proses pengelolaan risiko dan pelaksanaan
terutama kepatuhan Perseroan terhadap tata kelola perusahaan (GCG);
peraturan yang berlaku. d) Pelaksanaan review efektivitas tindak lanjut
atas penyelesaian temuan/rekomendasi
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan evaluasi atas Auditor Internal maupun Auditor Eksternal;
proses penyelesaian kasus pegawai di tahun e) Melakukan penelaahan terhadap laporan
2024 terdapat 147 kasus, terdiri dari 123 kasus kinerja bulanan Perseroan, usulan revisi RBB/
telah selesai diproses, sedangkan sebanyak 24 RKAP Tahun 2024, dan usulan RBB/RKAP
kasus dalam proses penyelesaian. Tahun 2025-2028 dan RAKB Tahun 2025 yang
disampaikan Manajemen;
Untuk kasus yang telah selesai diproses, f) Melakukan review dan memberikan masukan
terhadap pegawai yang terbukti melakukan atas rencana hapus buku kredit dengan limit
pelanggaran dan/atau fraud, ditindaklanjuti Rp100 miliar s.d. 200 miliar;
dengan memberikan sanksi administratif berupa: g) Melakukan penelaahan atas usulan-usulan
Pemutusan Hubungan Kerja kepada 74 pegawai; Manajemen yang memerlukan persetujuan
Demosi kepada 21 pegawai; Surat Teguran Keras Dewan Komisaris; dan
kepada 34 pegawai; Surat Teguran kepada 72 h) Menyusun Pokok-Pokok Saran dan Nasihat
pegawai; dan Surat Pembinaan kepada 130 Komite Audit berdasarkan rumusan hasil Rapat
pegawai. Komite Audit, dan merekomendasikan kepada
Dewan Komisaris untuk menyampaikan
Penerapan Strategi Anti Fraud Semester II tahun Pokok-Pokok Saran dan Nasihat Komite
2024 dilaporkan kepada OJK pada bulan Januari Audit tersebut kepada Manajemen untuk
Tahun 2025, dan Penerapan Strategi Anti Fraud ditindaklanjuti.
Semester I tahun 2024 telah dilaporkan kepada
OJK pada bulan Juli Tahun 2024. Pada tahun Pernyataan Komite Audit Atas Kecukupan
2024 jumlah fraud internal yang terjadi sebanyak Sistem Pengendalian Internal dan Sistem
61 kejadian (2 di antaranya merupakan fraud Manajemen Risiko
signifikan yang dilaporkan insidentil kepada Komite Audit menilai bahwa sistem pengendalian
OJK), sedangkan jumlah fraud eksternal yang internal dan sistem manajemen risiko yang
terjadi sebanyak 26 kejadian. diterapkan di lingkup internal BNI telah berjalan
efektif, memadai, serta mampu mengelola risiko-
5) Dewan Komisaris risiko dan peluang bisnis untuk mendukung
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab serta tercapainya tujuan bisnis Bank tanpa mengorbankan
rekomendasi Komite Audit, secara periodik kinerja keuangan, kepatuhan dan/atau reputasi.
dilaporkan kepada Dewan Komisaris dengan Sistem pengendalian internal dan manajemen risiko
garis besar sebagai berikut: Bank menyediakan tools untuk mengantisipasi
a) Pelaksanaan review atas usulan penunjukan dan mengelola risiko dengan mempertimbangkan
KAP Tahun 2024 dan Komite Audit telah perubahan profil risiko yang diakibatkan oleh
memberikan rekomendasi kepada Dewan perubahan strategi bisnis, faktor eksternal dan
Komisaris untuk menunjuk Kantor ketentuan regulator. Hal ini tercermin dari efektivitas
Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, pelaksanaan fungsi-fungsi pengendalian intern dan
Rintis & Rekan (firma anggota jaringan manajemen risiko, antara lain fungsi audit internal,
PricewaterhouseCoopers) saat ini berganti kepatuhan, finansial, dan operasional kontrol.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
809
Page 209
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rencana Kerja Komite Audit Tahun 2025 Komite Nominasi dan
Komite Audit telah menetapkan rencana kerja untuk Remunerasi [ACGS D.2.8, D.2.13]
tahun 2025 mendatang yang dilakukan baik dalam
bentuk Rapat Komite, Penelaahan, maupun Laporan
kepada Dewan Komisaris, dengan prioritas strategis Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi
sebagai berikut: dimaksudkan untuk membantu pelaksanaan tugas
1. Penelaahan atas Informasi Keuangan yang akan dan tanggung jawab Dewan Komisaris terkait dengan
dikeluarkan Perseroan kepada Publik dan/atau pemberian rekomendasi atas proses nominasi
Pihak Otoritas (Triwulanan); dan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris,
2. Penelaahan atas Informasi Keuangan (Bulanan); Direksi, anggota komite-komite di tingkat Dewan
3. Penelaahan atas Pengadaan KAP dan memberikan Komisaris, dan pegawai Bank secara menyeluruh,
rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai serta memastikan implementasinya telah berjalan
penunjukan KAP untuk Audit Tahun Buku 2025; sesuai dengan peraturan perundang-undangan
4. Melakukan Evaluasi atas Jasa General Audit yang berlaku dan prinsip-prinsip GCG. Keberadaan
KAP atas Laporan Keuangan Konsolidasian dan komite ini juga bertujuan untuk melakukan review
Laporan Lainnya Tahun Buku 2024; dan evaluasi atas sistem dan kebijakan pengelolaan
5. Penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan talenta Bank, serta melakukan evaluasi atas
oleh auditor internal maupun auditor eksternal, pengembangan organisasi yang diajukan oleh
dan pengawasan terhadap tindak lanjut oleh Direksi.
Manajemen atas hasil temuan auditor;
6. Penelaahan dan memberikan rekomendasi Dasar Hukum Pembentukan Komite
kepada Dewan Komisaris atas Rencana Audit Nominasi dan Remunerasi
dan Konsultasi Tahunan; Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi
7. Penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan BNI berlandaskan pada peraturan-peraturan berikut
perundang-undangan yang berhubungan ini:
dengan kegiatan Perseroan; 1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17
8. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang
Komisaris terhadap Penunjukan Perusahaan Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;
Pemeringkat untuk melakukan Penilaian Tingkat 2) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/
Kesehatan Perseroan; POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
9. Pemantauan terhadap penerapan Internal Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
Control Over Financial Reporting (ICOFR); Perusahaan Publik;
10. Penelaahan terhadap pelaksanaan Good 3) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
Corporate Governance (GCG) Perseroan; No. PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023
11. Penelaahan atas Review/Updating Kebijakan- tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Badan
kebijakan Perseroan yang memerlukan Usaha Milik Negara;
persetujuan Dewan Komisaris; 4) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
12. Review dan pengkinian Piagam Komite Audit; No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023
13. Menindaklanjuti disposisi Dewan Komisaris tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
terhadap laporan/surat yang disampaikan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara;
kepada Dewan Komisaris dan laporan kepada dan
Dewan Komisaris. 5) Surat Keputusan Dewan Komisaris No. Kep/01/
DK/2002 tanggal 2 Desember 2002 tentang
Remunerasi Anggota Komite Audit [ACGS C.3.4] Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi.
Kebijakan remunerasi bagi anggota komite yang
berasal dari Anggota Dewan Komisaris merupakan Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi
satu kesatuan dengan honorarium yang diberikan [ACGS D.2.11, D.2.16]
kepada Dewan Komisaris dan tidak terdapat Komite Nominasi dan Remunerasi mempunyai
honorarium khusus bagi setiap angota Komite. pedoman tertulis berupa Piagam Komite yang
Sedangkan besaran honorarium anggota Komite mengatur secara jelas hal-hal terkait keanggotaan,
dari Pihak independen (Non-Komisaris) ditetapkan struktur, wewenang, tugas dan tanggung jawab,
oleh Dewan Komisaris dengan jumlah maksimal rapat, aktivitas, serta tata laksana kerja Komite
20% dari Gaji Direktur Utama dan tidak diberikan Nominasi dan Remunerasi dalam menjalankan
penghasilan lain selain honorarium tersebut. Hal fungsinya. Penyusunan Piagam Komite Nominasi
tersebut sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri dan Remunerasi BNI ditetapkan melalui Surat
BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Negara
2023 tentang Organ dan Sumber Daya Manusia Indonesia (Persero) Tbk. No. KEP/019/DK/2024
Badan Usaha Milik Negara Usaha Milik Negara. tanggal 6 Juni 2024 mengenai Piagam Komite
Nominasi dan Remunerasi. Isi dari Piagam Komite
810 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 210
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nominasi dan Remunerasi BNI telah disesuaikan 4) Melakukan evaluasi terhadap calon wakil
dengan POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite BUMN yang akan diusulkan sebagai anggota
Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Direksi atau anggota Dewan Komisaris Anak
Publik. Perusahaan, sebelum diajukan kepada RUPS/
Menteri;
Secara garis besar, Piagam Komite Nominasi dan 5) Menyusun dan memberikan rekomendasi
Remunerasi berisi tentang: kepada Dewan Komisaris mengenai sistem
1. Landasan hukum; dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian
2. Struktur organisasi dan keanggotaan Komite anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada
Nominasi dan Remunerasi; Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada
3. Persyaratan keanggotaan Komite Nominasi dan Rapat Umum Pemegang Saham;
Remunerasi; 6) Menyusun dan memberikan rekomendasi
4. Tanggung jawab Komite Nominasi dan kepada Dewan Komisaris mengenai
Remunerasi; proses pengelolaan dan implementasi
5. Tugas Komite Nominasi dan Remunerasi; pengembangan talenta untuk kebutuhan
6. Wewenang, hak dan kewajiban Komite Nominasi eksekutif BUMN (Direksi dan BOD-1).
dan Remunerasi; 7) Memberikan rekomendasi kepada Dewan
7. Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi; dan Komisaris mengenai Pihak Independen yang
8. Masa jabatan anggota Komite Remunerasi dan akan menjadi anggota Komite Audit dan
Nominasi. Komite Pemantau Risiko.
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi dikaji B. Terkait fungsi Remunerasi:
secara berkala dan dapat dimutakhirkan untuk 1) Melakukan evaluasi terhadap sistem/
penyempurnaan apabila dianggap perlu dengan kebijakan remunerasi yang didasarkan atas
tetap memperhatikan kebutuhan Bank dan mematuhi kinerja, risiko, kewajaran dengan peer group,
ketentuan perundang-undangan yang berlaku. sasaran, dan strategi jangka panjang Bank,
Terakhir, Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi pemenuhan cadangan sebagaimana diatur
telah diperbarui pada tanggal 6 Juni 2024 dan telah dalam peraturan perundang-undangan dan
diunggah ke dalam situs BNI, yaitu https://www. potensi pendapatan Bank di masa yang akan
bni.co.id/Portals/1/BNI/Perusahaan/Docs/Piagam- datang.
Komite-Nominasi-dan-Remunerasi-2024.pdf. 2) Menyusun dan memberikan rekomendasi
kepada Dewan Komisaris mengenai:
Tugas dan Tanggung Jawab Komite a. Struktur remunerasi;
Nominasi dan Remunerasi b. Kebijakan remunerasi; dan
Berikut ini adalah uraian tugas dan tanggung jawab c. Besaran remunerasi;
Komite Nominasi dan Remunerasi terkait pemberian Struktur, kebijakan dan besaran remunerasi
rekomendasi kepada Dewan Komisaris sehubungan bagi Dewan Komisaris dan Direksi tersebut
dengan proses nominasi dan remunerasi Bank: di atas dievaluasi oleh Komite Nominasi dan
A. Terkait dengan fungsi nominasi: Remunerasi sekurang-kurangnya satu kali
1) Memberikan rekomendasi kepada Dewan dalam satu tahun.
Komisaris mengenai: 3) Menyampaikan hasil evaluasi dan
a. Komposisi jabatan anggota Direksi dan/ memberikan rekomendasi kepada Dewan
atau anggota Dewan Komisaris; Komisaris mengenai:
b. Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan a. Kebijakan remunerasi bagi Direksi dan
dalam proses Nominasi; dan Dewan Komisaris untuk disampaikan
c. Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
Direksi dan/atau anggota Dewan b. Kebijakan remunerasi bagi pejabat
Komisaris. eksekutif dan pegawai secara keseluruhan
2) Membantu Dewan Komisaris melakukan untuk disampaikan kepada Direksi.
penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau 4) Memastikan bahwa kebijakan remunerasi
anggota Dewan Komisaris berdasarkan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan 5) Melakukan evaluasi secara berkala terhadap
evaluasi; penerapan kebijakan remunerasi.
3) Memberikan rekomendasi kepada Dewan 6) Membantu Dewan Komisaris melakukan
Komisaris mengenai program pengembangan penilaian kinerja dengan kesesuaian
kemampuan anggota Direksi dan/atau remunerasi yang diterima masing-masing
anggota Dewan Komisaris; anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Komisaris.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
811
Page 211
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
C. Terkait fungsi Pengelolaan Talenta: 2) Anggota Dewan Komisaris berkomitmen
1) Melakukan evaluasi terhadap sistem dan menyediakan waktu yang diharapkan.
prosedur Pengklasifikasian Talenta (Talent Komitmen signifikan lainnya di luar Bank
Classification) yang dilakukan oleh Direksi; harus diungkapkan kepada Dewan Komisaris
2) Melakukan review secara berkala atas Sistem sebelum penunjukan, beserta indikasi
Pengelolaan Talenta (Talent Management komitmen waktu yang diperlukan dan Dewan
System) perusahaan serta monitoring dan Komisaris harus diberitahukan jika terdapat
evaluasi atas pelaksanaannya; perubahan atas komitmen tersebut.
3) Melakukan validasi dan kalibrasi atas Talenta
yang diusulkan oleh Direksi kepada Dewan G. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh
Komisaris/Dewan Pengawas (Selected Talent), Dewan Komisaris terkait fungsi nominasi dan
untuk menghasilkan daftar Talenta yang akan remunerasi.
dinominasikan oleh Dewan Komisaris/Dewan
Pengawas kepada RUPS/Menteri (Nominated H. Prosedur pelaksanaan tugas dan fungsi
Talent). Komite Nominasi dan Remunerasi dilakukan
berdasarkan pada Peraturan Otoritas Jasa
D. Dalam penunjukan Komisaris Utama, Komite Keuangan yang mengatur Komite Nominasi dan
Nominasi dan Remunerasi menyiapkan uraian Remunerasi Bank Umum, Peraturan Otoritas
spesifikasi pekerjaan, termasuk persyaratan Jasa Keuangan yang mengatur Komite Nominasi
komitmen waktu yang juga mempertimbangkan dan Remunerasi Emiten atau perusahaan
kebutuhan komitmen waktu pada saat krisis. publik serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Adanya komitmen signifikan lainnya di luar yang mengatur penerapan tata kelola dalam
korporasi harus diungkapkan kepada dewan pemberian remunerasi bagi bank umum, yang
komisaris sebelum penunjukan dan diungkapkan berlaku.
dalam laporan tahunan. Perubahan komitmen
harus segera dilaporkan kepada dewan komisaris Wewenang, Hak, dan Kewajiban Komite
dan dampaknya dijelaskan dalam laporan Nominasi dan Remunerasi
tahunan berikutnya. Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Nominasi
dan Remunerasi mempunyai wewenang sebagai
E. Dalam penunjukan Anggota Komisaris, Komite berikut:
Nominasi dan Remunerasi menetapkan syarat 1. Mengakses catatan atau informasi tentang
dan ketentuan penunjukan Anggota Komisaris. karyawan, dana, aset, serta sumber daya lainnya
Syarat dan ketentuan ini tersedia untuk dilakukan milik BNI yang berkaitan dengan pelaksanaan
pemeriksaan. Komitmen waktu yang diharapkan tugasnya. Komite Nominasi dan Remunerasi
dicantumkan dalam Surat Penunjukan Anggota wajib melaporkan secara tertulis hasil penugasan
Komisaris dan Anggota Komisaris harus memiliki tersebut kepada Dewan Komisaris.
waktu yang cukup untuk memenuhi komitmen 2. Dapat bekerja sama dengan Divisi Sumber
waktu yang diharapkan. Adanya komitmen Daya Manusia, Divisi Pengembangan dan
signifikan lainnya di luar BNI harus diungkapkan Pembelajaran, Divisi Penganggaran dan
kepada Dewan Komisaris sebelum penunjukan, Pengelolaan Keuangan, dan Divisi lainnya yang
beserta indikasi komitmen waktu yang diperlukan terkait.
dan Dewan Komisaris harus diberitahu jika 3. Dalam melaksanakan tugasnya, Komite Nominasi
terdapat perubahan atas komitmen tersebut . dan Remunerasi berwenang merekomendasikan
usulan konsultan independen dari Direksi untuk
F. Menyusun pedoman untuk memastikan bahwa ditunjuk oleh Dewan Komisaris dalam rangka
semua anggota Dewan Komisaris mengalokasikan mendukung fungsi dan tugas Komite Nominasi
waktu yang cukup kepada Bank agar dapat dan Remunerasi yang antara lain dalam rangka
menjalankan tanggung jawabnya secara efektif. menyusun kajian usulan remunerasi berdasarkan
Pedoman tersebut mencakup di antaranya: data benchmark, dengan mempertimbangkan
1) Komisaris Utama berkomitmen menyediakan dan bertanggung jawab dalam pemilihan
waktu yang cukup dan juga mempertimbangkan dan persyaratan penugasannya, serta
kebutuhan komitmen waktu pada saat krisis. mengungkapkan identitas dan biaya jasa
Komitmen signifikan lainnya di luar Bank konsultansi.
harus diungkapkan kepada Dewan Komisaris 4. Wajib menjalankan tugas dengan baik dan
sebelum penunjukan dan diungkapkan dalam menjaga kerahasiaan seluruh dokumen, data dan
laporan tahunan. Perubahan komitmen harus informasi Perusahaan, baik dari pihak internal
segera dilaporkan kepada Dewan Komisaris maupun pihak eksternal dan hanya digunakan
dan dampaknya dijelaskan dalam laporan untuk kepentingan pelaksanaan tugas Komite.
tahunan berikutnya.
812 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 212
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
5. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab Komisaris untuk memberhentikan anggota Komite
terkait dengan kebijakan remunerasi, Komite yang bersangkutan sewaktu-waktu.
Nominasi dan Remunerasi wajib memperhatikan
sekurang-kurangnya: Struktur, Keanggotaan, dan Keahlian
a) Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
sebagaimana diatur dalam perundang- Komposisi keanggotaan Komite Nominasi
undangan yang berlaku. dan Remunerasi yang berlaku di lingkup BNI
b) Prestasi kerja individual. sebagaimana tercantum dalam Piagam Komite
c) Kewajaran dengan peer group, dan Nominasi adalah sebagai berikut:
d) Pertimbangan sasaran dan strategi jangka 1) Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk
panjang Bank. oleh Dewan Komisaris. Dewan Komisaris dapat
6. Sebelum tahun buku berjalan, Komite membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi
Nominasi dan Remunerasi wajib menyusun dan secara terpisah.
menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran 2) Komite Nominasi dan Remunerasi wajib
Tahunan kepada Dewan Komisaris untuk bertindak independen dan bertanggung jawab
ditetapkan, yang salinannya disampaikan Dewan langsung kepada Dewan Komisaris.
Komisaris kepada Direksi untuk diketahui. 3) Pengangkatan anggota Komite Nominasi dan
Pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Remunerasi dilakukan oleh Direksi berdasarkan
Tahunan Komite Nominasi dan Remunerasi Keputusan Rapat Dewan Komisaris.
tersebut dilaporkan kepada Dewan Komisaris. 4) Komite Nominasi dan Remunerasi sekurang-
7. Komite Nominasi dan Remunerasi wajib membuat kurangnya terdiri dari 3 (tiga) orang anggota yaitu
dan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas, 1 (satu) orang Komisaris Independen merangkap
tanggung jawab dan prosedur nominasi dan sebagai Ketua, 1 (satu) orang Komisaris dan 1
remunerasi yang dijalankan kepada Dewan (satu) orang pejabat eksekutif yang membawahi
Komisaris. fungsi sumber daya manusia atau pihak yang
menduduki jabatan manajerial di bawah Direksi
Kebijakan Pengangkatan, Pemberhentian, yang membidangi sumber daya manusia pada
dan Masa Jabatan Anggota Komite BNI.
Nominasi dan Remunerasi 5) Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Periode menjabat anggota Komite Nominasi dan lainnya selain anggota yang sekurang-kurangnya
Remunerasi yang merupakan anggota Dewan harus terpenuhi sebagaimana disebutkan dalam
Komisaris berhenti dengan sendirinya apabila masa butir 4) di atas dapat berasal dari anggota Dewan
jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris Komisaris lainnya, dan pihak yang berasal dari
berakhir. Apabila anggota Dewan Komisaris yang luar BNI.
diangkat menjadi anggota Komite Nominasi dan 6) Dalam hal anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi berhenti dari jabatannya sebagai Remunerasi ditetapkan lebih dari 3 (tiga)
anggota Dewan Komisaris sebelum masa tugasnya orang maka anggota komite yang merupakan
selesai, maka jabatan anggota Komite dimaksud Komisaris Independen paling kurang berjumlah
dapat digantikan oleh anggota Komisaris yang 2 (dua) orang.
lain. Dalam kondisi anggota Dewan Komisaris 7) Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
yang menjabat sebagai Ketua Komite Nominasi lainnya sebagaimana dimaksud dalam butir 5
dan Remunerasi berhenti dari jabatannya sebagai sebagian besar tidak dapat berasal dari pihak
anggota Dewan Komisaris maka jabatan Ketua yang menduduki jabatan manajerial di bawah
Komite Nominasi dan Remunerasi wajib diganti Direksi yang membidangi sumber daya manusia.
oleh anggota Dewan Komisaris Independen lainnya 8) Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
dalam waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari. merupakan Komisaris Independen pada BNI.
9) Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi dilarang
Sementara itu penggantian anggota Komite merangkap jabatan sebagai ketua komite lebih
Nominasi dan Remunerasi yang bukan berasal dari 1 (satu) pada komite lain dan hanya dapat
dari Dewan Komisaris Bank dilakukan paling merangkap jabatan sebagai Ketua Komite paling
lambat 60 (enam puluh) hari sejak anggota Komite banyak pada 1 (satu) komite lain pada BNI.
Nominasi dan Remunerasi dimaksud tidak dapat 10) Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
lagi melaksanakan fungsinya. Masa jabatan anggota dilarang berasal dari anggota Direksi, baik pada
Komite Nominasi dan Remunerasi yang berasal BNI maupun pada Bank lain.
dari pihak independen paling lama adalah 3 (tiga) 11) Jika dianggap perlu, Komite dapat mengangkat
tahun dan dapat diperpanjang satu kali selama 2 seorang Sekretaris Komite dengan penugasan,
(dua) tahun masa jabatan sehingga akumulasi masa hak, wewenang dan tanggung jawab yang
jabatannya pada perseroan maksimal adalah selama ditetapkan oleh Ketua Komite.
5 (lima) tahun dengan tidak mengurangi hak Dewan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
813
Page 213
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah, Susunan, dan Komposisi Keanggotaan Komite Nominasi dan Remunerasi
Pada tahun 2024, Komite Nominasi dan Remunerasi BNI berjumlah 13 (tiga belas) orang yang diangkat
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6 (enam) orang merupakan
Komisaris Independen di mana satu di antaranya menjabat sebagai Ketua, 5 (lima) orang Komisaris, 1 (satu)
orang sebagai pihak yang menduduki jabatan manajerial di bawah Direksi yang membidangi sumber daya
manusia pada BNI, dan 1 (satu) orang lainnya merupakan Pihak Independen yang berasal dari luar Bank.
[ACGS D.2.10, D.2.15]
Komposisi keanggotaan Komite Nominasi dan Remunerasi per 31 Desember 2024 diisi oleh Komisaris
Independen, Komisaris Non Independen, Anggota dari Pihak Independen, dan pejabat eksekutif yang
membawahi fungsi sumber daya manusia. Susunan ketua dan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Bank tersebut telah merefleksikan bahwa sebagian besar keanggotaan tetap diisi oleh pihak-pihak yang
independen. [ACGS D.2.9, D.2.14, (B).D.2.1]
Bank memastikan bahwa struktur dan komposisi Komite Nominasi dan Remunerasi yang menjabat sekarang
ini telah memenuhi ketentuan yang ditetapkan dalam Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi.
Berikut ini adalah susunan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi BNI sepanjang tahun 2024:
Periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024
Nama Jabatan Masa Jabatan Jabatan di Bank
Pradjoto Ketua 21 September 2023-saat ini Komisaris Utama/
[ACGS D.2.10, D.2.15] Komisaris Independen
Pahala Nugraha Anggota 30 Oktober 2023-saat ini Wakil Komisaris Utama
Mansury
Sigit Widyawan Anggota 20 Juli 2020-saat ini Komisaris Independen
Askolani Anggota 30 Januari 2020-saat ini Komisaris
Asmawi Syam Anggota 20 Juli 2020-saat ini Komisaris Independen
Susyanto1) Anggota 8 September 2020-4 Maret 2024 Komisaris
Iman Sugema Anggota 27 Agustus 2020-saat ini Komisaris Independen
Septian Hario Seto Anggota 27 Agustus 2020-saat ini Komisaris Independen
Erwin Rijanto Slamet Anggota 16 Agustus 2021-saat ini Komisaris Independen
Fadlansyah Lubis Anggota 29 Desember 2022-saat ini Komisaris
Robertus Billitea Anggota 21 September 2023-saat ini Komisaris
Danni Tri Suryani Anggota Independen 10 Agustus 2020-saat ini -
Yenni Sari Dewi Anggota 26 Mei 2023-saat ini Pemimpin Divisi Human
Capital Strategy
1)
Berhenti menjabat sebagai Komisaris sejak 4 Maret 2024
Periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024
Nama Jabatan Masa Jabatan Jabatan di Bank
Pradjoto Ketua 21 September 2023-saat ini Komisaris Utama/
[ACGS D.2.10, D.2.15] Komisaris Independen
Pahala Nugraha Anggota 30 Oktober 2023-saat ini Wakil Komisaris Utama
Mansury
Sigit Widyawan Anggota 20 Juli 2020-saat ini Komisaris Independen
Askolani Anggota 30 Januari 2020-saat ini Komisaris
Asmawi Syam Anggota 20 Juli 2020-saat ini Komisaris Independen
Iman Sugema Anggota 27 Agustus 2020-saat ini Komisaris Independen
Septian Hario Seto Anggota 27 Agustus 2020-saat ini Komisaris Independen
Erwin Rijanto Slamet Anggota 16 Agustus 2021-saat ini Komisaris Independen
Fadlansyah Lubis Anggota 29 Desember 2022-saat ini Komisaris
Robertus Billitea Anggota 21 September 2023-saat ini Komisaris
Mohamad Yusuf Anggota 22 Oktober 2024-saat ini Komisaris
Permana1)
Danni Tri Suryani Anggota Independen 10 Agustus 2023-saat ini -
Yenni Sari Dewi Anggota 26 Mei 2023-saat ini Pemimpin Divisi Human
Capital Strategy
1)
Menjabat sebagai Komisaris sejak 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak tanggal 2 September 2024
814 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 214
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Profil Komite Nominasi dan Remunerasi
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
Pradjoto
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/013/DK/2023 Tanggal 21 September 2023
Periode Jabatan 21 September 2023-20 September 2028
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
- Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Merangkap Jabatan Sebagai Dewan Komisaris
Pahala Nugraha Mansury
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/018/DK/2023 Tanggal 30 Oktober 2023
Periode Jabatan 30 Oktober 2023-29 Oktober 2028
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 7
- Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 7
- Sertifikasi Governance, Risk & Compliance (GRC)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Sigit Widyawan
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/026/DK/2020 Tanggal 20 Juli 2020
Periode Jabatan 20 Juli 2020-19 Juli 2025
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
- Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
- Sertifikasi Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Askolani
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/001/DK/2020 Tanggal 30 Januari 2020
Periode Jabatan 30 Januari 2020-19 Januari 2025
Sertifikasi Profesi - Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
- Sertifikasi Governance, Risk & Compliance (GRC)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Asmawi Syam
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/029/DK/2020 Tanggal 20 Juli 2020
Periode Jabatan 20 Juli 2020-19 Juli 2025
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 7
- Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 7
- Sertifikasi Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)
- Sertifikasi Governance, Risk & Compliance (GRC)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Iman Sugema
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/037/DK/2020 Tanggal 27 Agustus 2020
Periode Jabatan 27 Agustus 2020-26 Agustus 2025
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
- Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
815
Page 215
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Septian Hario Seto
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/036/DK/2020 Tanggal 27 Agustus 2020
Periode Jabatan 27 Agustus 2020-26 Agustus 2025
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
- Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Erwin Rijanto Slamet
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/014/DK/2021 Tanggal 16 Agustus 2021
Periode Jabatan 16 Agustus 2021-15 Agustus 2026
Sertifikasi Profesi - Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
- Sertifikasi Governance, Risk & Compliance (GRC)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Fadlansyah Lubis
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/022/DK/2022 Tanggal 29 Desember 2022
Periode Jabatan 29 Desember 2022-28 Desember 2027
Sertifikasi Profesi Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Robertus Billitea
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/006/DK/2023 Tanggal 21 September 2023
Periode Jabatan 21 September 2023-20 September 2028
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
- Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Mohamad Yusuf Permana
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/028/DK/2024 Tanggal 22 Oktober 2024
Periode Jabatan 22 Oktober 2024 - 21 Oktober 2029
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
- Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko Level JK 6
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi dari Pihak Independen
Danni Tri Suryani
Anggota Independen Komite Nominasi dan Remunerasi
Usia Periode Menjabat
Per 31 Desember 2024 berusia 58 tahun • 2020-2023 (Periode Pertama)
• 2023-2025 (Periode Kedua)
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3
Domisili
Jakarta, Indonesia Pengalaman Bekerja
• Pemimpin Human Capital dan Corporate Secretary Mandiri
Riwayat Pendidikan Manajemen Investasi (2017-2020)
• Sarjana Jurusan Ekonomi Manajemen dari Universitas • Executive Vice President Human Capital pada Bank Mutiara/J
Indonesia (1989) Trust (2014-2015)
• Master of Science untuk bidang Human Resources • Learning and Knowledge Management Group Head pada PT
Development dari University of Stirling, Scotland, UK (2000) CIMB Niaga Tbk (2006- 2009)
Dasar Hukum Pengangkatan Rangkap Jabatan
Diangkat pertama kali sebagai Anggota Komite Nominasi dan Tidak merangkap jabatan baik di internal maupun eksternal BNI
Remunerasi sejak Agustus 2020 berdasarkan Surat Keputusan
Dewan Komisaris No. KEP/032/DK/2020 tanggal 10 Agustus 2020
816 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 216
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Yenni Sari Dewi
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Usia 6. Srikandi Leadership Series 1: Implementasi RWP dan EWP
Per 31 Desember 2024 berusia 46 tahun dlm Upaya Meningkatkan Keterlibatan Kepemimpinan
Perempuan dan Produktivias BUMN, Srikadi BUMN, 4
Kewarganegaraan Oktober 2024.
Warga Negara Indonesia 7. On Boarding HC Talent Sesi 1 & 2 (for Project Manager),
Forum Human Capital Indonesia (FHCI), 17 & 22 Oktober
Domisili 2024.
Jakarta, Indonesia 8. Workshop Redefining Project Charter, Forum Human Capital
Indonesia (FHCI) dan Corporate Innovation Asia (CIAS), 28
Riwayat Pendidikan November 2024.
• Sarjana Nutrisi & Makanan Ternak dari Universitas Gadjah 9. Business Essential 3: Finance for Executive, BUMN School
Mada (2000) of Excellence x Emeritus x Columbia University Business
• Magister General Business dari Universitas Gadjah Mada School, 3 Oktober – 29 November 2024.
(2003) 10. Lain-lain: Training Online via Linkedin Learning - AKHLAK
Pathways (18 items), BNU Leadership Series & Mandatory
Dasar Hukum Pengangkatan Learning (UU PDP, SMAP)
Diangkat pertama kali sebagai Anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi sejak 26 Mei 2023 berdasarkan Surat Keputusan Pengalaman Bekerja
Dewan Komisaris No. KEP/002/DK/2023 tanggal 26 Mei 2023 • Pemimpin Kelompok Riset Manajemen & Organisasi – Divisi
Perencanaan Strategis (2015-2020),
Periode Menjabat • Dekan Akademi Kepemimpinan & Kapabilitas Masa Depan –
2023-saat ini BNI Corporate University (2020-2021)
• Wakil Pemimpin Divisi Strategi & Kebijakan – Divisi Human
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan Capital Strategy (2021-2023)
1. Sharing Sessions: Talent Management & Productivity, • Pemimpin Divisi Human Capital Strategy PT Bank Negara
William Wolf & McKinsey in BoD Retreat 8-10 Mei 2024. Indonesia (Persero) Tbk (2023 - saat ini)
2. CHRO Masterclass Vol 3, Women Leadership in the New of
Work, BUMN School of Excellence, 22 Mei 2024. Rangkap Jabatan
3. SOE Srikandi Leadership Program (SSLP) Batch-1, BUMN Pemimpin Divisi Human Capital Strategy PT Bank Negara
School of Excellence & Srikandi BUMN, Mei – Juni 2024. Indonesia (Persero) Tbk
4. CHRO Masterclass Vol 4, Future Capabilities in Sustainability
Era, BUMN School of Excellence, 5 Agustus 2024.
5. Sertifikasi Manajemen Risiko JK-6, LSPP, 9 Agustus 2024.
Kualifikasi, Pendidikan, dan Pengalaman independen. Pengertian Pihak Independen dalam
Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi piagam ini berpedoman pada ketentuan yang
Persyaratan keanggotaan Komite Nominasi dan mengatur pihak independen komite di bawah
Remunerasi BNI adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris dalam peraturan perundang-
1) Memiliki integritas yang tinggi, kemampuan, undangan yang berlaku, khususnya Surat
pengetahuan dan pengalaman kerja yang Edaran Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur
memadai di bidang tugas Komite Nominasi Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan
dan Remunerasi, serta memiliki pemahaman di Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur
bidang perbankan. Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
2) Tidak memiliki kepentingan/keterkaitan pribadi Perusahaan Publik.
yang dapat menimbulkan dampak negatif dan 2) Memiliki pengalaman terkait nominasi dan/atau
benturan kepentingan terhadap perseroan. remunerasi.
3) Dapat menyediakan waktu yang cukup untuk 3) Bukan merupakan karyawan BNI.
menyelesaikan tugasnya. 4) Tidak merangkap sebagai:
4) Mampu bekerja sama dan berkomunikasi dengan a. Anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas
baik dan secara efektif. pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/
perusahaan lain;
Di samping wajib memenuhi persyaratan b. Sekretaris/staf Sekretaris Dewan Komisaris/
sebagaimana disebutkan di atas, seluruh anggota Dewan Pengawas pada BUMN/Perusahaan
Komite Nominasi dan Remunerasi yang berasal dari lain.
Pihak Independen juga harus memenuhi persyaratan c. Anggota komite lainnya yang ada pada
sebagai berikut: perseroan.
1) Tidak memiliki hubungan afiliasi atau hubungan 5) Pejabat eksekutif yang membawahi sumber daya
keuangan, hubungan kepengurusan, hubungan manusia harus memiliki pengetahuan mengenai
kepemilikan dan/atau hubungan keluarga dengan sistem remunerasi dan/atau nominasi serta
anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi succession plan bank.
dan/atau Pemegang Saham Seri A Dwiwarna 6) BNI harus meneliti kebenaran dari seluruh
BNI atau hubungan dengan BNI yang dapat dokumen atau data pendukung pemenuhan
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak persyaratan Pihak Independen, antara lain surat
pernyataan pribadi mengenai integritas pihak
independen.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
817
Page 217
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dengan mengacu pada persyaratan umum maupun khusus yang telah ditetapkan dalam Piagam Komite
Nominasi dan Remunerasi, Bank memastikan ketua dan seluruh anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
yang menjabat saat ini telah memenuhi kriteria kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja sebagaimana
dijelaskan pada tabel di bawah ini:
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja, serta Bidang Keahlian Komite Nominasi dan Remunerasi
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja Bidang Keahlian
Pradjoto Ketua Riwayat Pendidikan Beliau dapat Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat • Hukum
dilihat pada bagian Keberagaman dilihat pada bagian Keberagaman • Ekonomi
Komposisi Dewan Komisaris Komposisi Dewan Komisaris
Pahala Anggota Riwayat Pendidikan Beliau dapat Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat • Akuntansi
Nugraha dilihat pada bagian Keberagaman dilihat pada bagian Keberagaman • Keuangan
Mansury Komposisi Dewan Komisaris Komposisi Dewan Komisaris
Sigit Anggota Riwayat Pendidikan Beliau dapat Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat • Ekonomi
Widyawan dilihat pada bagian Keberagaman dilihat pada bagian Keberagaman Akuntansi
Komposisi Dewan Komisaris Komposisi Dewan Komisaris • Keuangan
Askolani Anggota Riwayat Pendidikan Beliau dapat Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat Ekonomi
dilihat pada bagian Keberagaman dilihat pada bagian Keberagaman
Komposisi Dewan Komisaris Komposisi Dewan Komisaris
Asmawi Syam Anggota Riwayat Pendidikan Beliau dapat Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat Ekonomi
dilihat pada bagian Keberagaman dilihat pada bagian Keberagaman
Komposisi Dewan Komisaris Komposisi Dewan Komisaris
Iman Sugema Anggota Riwayat Pendidikan Beliau dapat Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat • Agribisnis
dilihat pada bagian Keberagaman dilihat pada bagian Keberagaman • Ekonomi
Komposisi Dewan Komisaris Komposisi Dewan Komisaris
Septian Hario Anggota Riwayat Pendidikan Beliau dapat Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat • Akuntansi
Seto dilihat pada bagian Keberagaman dilihat pada bagian Keberagaman • Keuangan
Komposisi Dewan Komisaris Komposisi Dewan Komisaris
Erwin Rijanto Anggota Riwayat Pendidikan Beliau dapat Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat Ekonomi
Slamet dilihat pada bagian Keberagaman dilihat pada bagian Keberagaman
Komposisi Dewan Komisaris Komposisi Dewan Komisaris
Fadlansyah Anggota Riwayat Pendidikan Beliau dapat Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat Hukum
Lubis dilihat pada bagian Keberagaman dilihat pada bagian Keberagaman
Komposisi Dewan Komisaris Komposisi Dewan Komisaris
Robertus Anggota Riwayat Pendidikan Beliau dapat Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat Hukum
Billitea dilihat pada bagian Keberagaman dilihat pada bagian Keberagaman
Komposisi Dewan Komisaris Komposisi Dewan Komisaris
Mohamad Anggota Riwayat Pendidikan Beliau dapat Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat Ekonomi
Yusuf Permana dilihat pada bagian Keberagaman dilihat pada bagian Keberagaman
Komposisi Dewan Komisaris Komposisi Dewan Komisaris
Danni Tri Anggota • Sarjana Jurusan Ekonomi Pemimpin Human Capital dan • Ekonomi
Suryani Independen Manajemen dari Universitas Corporate Secretary Mandiri Manajemen
Indonesia (1989) Manajemen Investasi, Executive • Manajemen
• Master of Science untuk Vice President Human Capital pada Organisasi
bidang Human Resources Bank Mutiara/J Trust, Learning and dan SDM
Development dari University of Knowledge Management Group Head
Stirling, Scotland, UK (2000) di PT CIMB Niaga Tbk
Yenni Sari Anggota • Sarjana Nutrisi & Makanan Pemimpin Kelompok Riset • Ekonomi
Dewi Ternak dari Universitas Gadjah Manajemen & Organisasi – Divisi Manajemen
Mada (2000) Perencanaan Strategis, Dekan Akademi • Manajemen
• Magister General Business Kepemimpinan & Kapabilitas Masa Organisasi
dari Universitas Gadjah Mada Depan – BNI Corporate University, dan SDM
(2003) Wakil Pemimpin Divisi Strategi &
Kebijakan – Divisi Human Capital
Strategy, Pemimpin Divisi Human
Capital Strategy PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
Pernyataan Independensi Komite Nominasi dan Remunerasi
Seluruh anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Bank telah memenuhi kriteria independensi sehingga
senantiasa mampu untuk menjalankan tugasnya secara profesional dan independen, menjunjung tinggi
kepentingan Bank serta tidak dapat dipengaruhi oleh pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan
perundang-undangan. Pernyataan ini didukung oleh komposisi anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
yang mayoritas merupakan Komisaris Independen Bank.
818 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 218
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Aspek Independensi anggota Komite Nominasi dan Remunerasi dijelaskan pada tabel berikut:
Independensi Komite Nominasi dan Remunerasi
Aspek Independensi
Tidak Memiliki
Tidak Memiliki
Hubungan
Tidak Memiliki Hubungan Tidak Menjabat
Nama Tidak Memiliki Keluarga dengan
Hubungan Kepengurusan di sebagai Pengurus
Hubungan Dewan Komisaris,
Keuangan dengan BNI, Perusahaan Partai Politik,
Kepemilikan Direksi, dan/atau
Dewan Komisaris Anak, Maupun Pejabat dan
Saham di BNI Sesama Anggota
dan Direksi Perusahaan Pemerintah
Komite Nominasi
Afiliasi
dan Remunerasi
Pradjoto
Pahala Nugraha
Mansury
Sigit Widyawan
Askolani
Asmawi Syam
Iman Sugema
Septian Hario Seto
Erwin Rijanto Slamet
Fadlansyah Lubis
Robertus Billitea
Mohamad Yusuf
Permana
Danni Tri Suryani
Yenni Sari Dewi
Informasi Rangkap Jabatan
Sebagai bentuk transparansi, informasi rangkap jabatan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
diuraikan pada tabel berikut ini:
Jabatan di Perusahaan Jabatan di
Nama Jabatan di Bank Jabatan di Bank Lain
Terbuka Lain BUMN Lain
Pradjoto Ketua Komite Nominasi dan Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Remunerasi & Komisaris
Utama/Komisaris Independen
Pahala Nugraha Wakil Komisaris Utama Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Mansury
Sigit Widyawan Komisaris Independen Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Askolani Komisaris Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Asmawi Syam Komisaris Independen Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Iman Sugema Komisaris Independen Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Septian Hario Seto Komisaris Independen Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Fadlansyah Lubis Komisaris Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Robertus Billitea Komisaris Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Mohamad Yusuf Komisaris Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Permana
Danni Tri Suryani Anggota Independen Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Yenni Sari Dewi Pemimpin Divisi Human Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Capital Strategy
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
819
Page 219
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi musyawarah mufakat, maka pengambilan
[ACGS D.2.12, D.2.17] keputusan dilakukan berdasarkan suara
terbanyak dengan prinsip 1 (satu) orang 1 (satu)
Kebijakan Pelaksanaan Rapat suara.
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi 5) Jika dalam pengambilan keputusan yang
mengatur secara jelas perihal kebijakan dan tata dilakukan dengan cara pemungutan suara terjadi
cara pelaksanaan Rapat Komite Nominasi dan suara yang sama banyaknya, maka keputusan
Remunerasi BNI, yaitu sebagai berikut: diambil berdasarkan suara terbanyak dengan
1) Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi prinsip 1 (satu) orang 1 (satu) suara, tanpa
diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan Bank, menghitung suara dari anggota yang berasal
sekurang-kurangnya dilaksanakan 4 (empat) kali dari Pejabat Eksekutif Sumber Daya Manusia
dalam setahun. atau pihak yang menduduki jabatan manajerial
2) Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi di bawah Direksi yang membidangi sumber daya
hanya dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh manusia.
mayoritas dari jumlah anggota Komite Nominasi 6) Hasil Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
dan Remunerasi dan dari mayoritas jumlah dituangkan dalam suatu risalah rapat yang
tersebut merupakan Ketua Komite Nominasi dan ditandatangani oleh seluruh anggota Komite dan
Remunerasi serta 1 (satu) orang Pejabat Eksekutif didokumentasikan dengan baik.
yang membawahi Sumber Daya Manusia atau 7) Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
pihak yang menduduki jabatan manajerial di terjadi dalam rapat Komite wajib dicantumkan
bawah Direksi yang membidangi sumber daya secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan
manusia. perbedaan pendapat tersebut.
3) Rapat dipimpin oleh Ketua Komite Nominasi 8) Risalah rapat sebagaimana dimaksud dalam butir
dan Remunerasi, dan apabila Ketua Komite 6 tersebut di atas disampaikan secara tertulis
berhalangan hadir maka rapat dipimpin oleh oleh Komite Nominasi dan Remunerasi kepada
anggota komite senior yang ditunjuk/disepakati Dewan Komisaris.
dalam rapat. 9) Kehadiran anggota Komite Nominasi dan
4) Pengambilan keputusan rapat Komite Nominasi Remunerasi dalam rapat dilaporkan dalam
dan Remunerasi dilakukan berdasarkan laporan triwulanan dan laporan tahunan Komite
musyawarah mufakat. Dalam hal tidak terjadi Nominasi dan Remunerasi.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Dalam Rapat
Pada tahun 2024, Komite Nominasi dan Remunerasi telah mengadakan rapat sebanyak 23 (dua puluh tiga)
kali. Frekuensi pelaksanaan rapat tersebut sudah memenuhi ketentuan yang diatur dalam Piagam Komite
Nominasi dan Remunerasi.
Berikut ini adalah data kehadiran anggota Komite di dalam rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
sepanjang tahun 2024:
Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Nama Jabatan [ACGS D.2.12, [ACGS D.2.12, Kehadiran
D.2.17] D.2.17] [ACGS D.2.12, D.2.17]
Pradjoto Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi & 23 23 100%
Komisaris Utama/Komisaris Independen
Pahala Nugraha Mansury Wakil Komisaris Utama 23 20 87%
Asmawi Syam Komisaris Independen 23 23 100%
Sigit Widyawan Komisaris Independen 23 23 100%
Iman Sugema Komisaris Independen 23 23 100%
Septian Hario Seto Komisaris Independen 23 21 91%
Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen 23 23 100%
Askolani Komisaris 23 21 91%
Susyanto*) Komisaris 7 7 100%
Fadlansyah Lubis Komisaris 23 23 100%
Robertus Billitea Komisaris 23 22 96%
Mohamad Yusuf Permana**) Komisaris 6 5 83%
Danni Tri Suryani Anggota Independen 23 23 100%
Yenni Sari Dewi Pemimpin Divisi Human Capital Strategy 9 9 100%
*) Berhenti menjabat sebagai Komisaris sejak 4 Maret 2024
**) Menjabat sebagai Komisaris sejak 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak 2 September 2024
820 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 220
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Agenda Rapat
Sepanjang tahun 2024, rapat Komite Nominasi dan Remunerasi membahas topik-topik berikut ini:
Tanggal Anggota Komite Nominasi dan
No. Agenda Rapat Terundang
Rapat Remunerasi
1 13 Februari • Kebijakan Pengembangan 1. Pradjoto Direktur Human Capital &
2024 Talenta, terkait dengan Talent 2. Pahala Nugraha Mansury Compliance
Pool BUMN 3. Asmawi Syam
• Program Pengembangan 4. Sigit Widyawan
Dewan Komisaris 2024 5. Iman Sugema
(termasuk terkait Sertifikasi 6. Septian Hario Seto
Manajemen Risiko dan Program 7. Erwin Rijanto Slamet
Pengembangan Individual 8. Askolani
Dewan Komisaris) 9. Susyanto
• Kebijakan & Prosedur 10.Fadlansyah Lubis
Pengelolaan Tenaga Kerja Alih 11.Robertus Billitea
Daya 12.Danni Tri Suryani
13.Yenni Sari Dewi
2 20 Februari • Laporan Kajian Konsultan 1. Pradjoto 1. Direktur Utama
2024 Remunerasi Independen 2. Pahala Nugraha Mansury 2. Direktur Finance
dan Pembahasan Usulan 3. Asmawi Syam 3. Direktur Human Capital
Remunerasi Direksi dan Dewan 4. Sigit Widyawan & Compliance
Komisaris Tahun 2024 5. Iman Sugema
• Pencapaian KPI Direksi Tahun 6. Septian Hario Seto
2023 7. Erwin Rijanto Slamet
• Target KPI Direksi Tahun 2024 8. Askolani
(termasuk KPI Direksi Kolegial 9. Susyanto
Tahun 2024) 10.Fadlansyah Lubis
11.Robertus Billitea
12.Danni Tri Suryani
13.Yenni Sari Dewi
3 21 Februari Wawancara Evaluasi Kinerja dan 1. Pradjoto Seluruh Direksi
2024 Kapasitas Direksi Tahun 2023 2. Pahala Nugraha Mansury
3. Asmawi Syam
4. Sigit Widyawan
5. Iman Sugema
6. Septian Hario Seto
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Susyanto
10.Fadlansyah Lubis
11.Robertus Billitea
12.Danni Tri Suryani
4 22 Februari • Wawancara Evaluasi Kinerja 1. Pradjoto Seluruh Direksi
2024 dan Kapasitas Direksi Tahun 2. Pahala Nugraha Mansury
2023 (Lanjutan) 3. Asmawi Syam
• Pembahasan capaian target 4. Sigit Widyawan
kinerja Insentif Jangka Panjang 5. Iman Sugema
(Long Term Incentives) dan 6. Septian Hario Seto
pelaksanaan alokasi insentif 7. Erwin Rijanto Slamet
jangka panjang (long term 8. Askolani
incentives) 9. Susyanto
10.Fadlansyah Lubis
11.Robertus Billitea
12.Danni Tri Suryani
5 27 Februari Wawancara Validasi Kandidat Baru 1. Pradjoto Seluruh Nominated Talents
2024 Nominated Talents 2024 2. Pahala Nugraha Mansury 2024
3. Asmawi Syam
4. Sigit Widyawan
5. Iman Sugema
6. Septian Hario Seto
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Susyanto
10.Fadlansyah Lubis
11.Robertus Billitea
12.Danni Tri Suryani
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
821
Page 221
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tanggal Anggota Komite Nominasi dan
No. Agenda Rapat Terundang
Rapat Remunerasi
6 29 Februari Pembahasan Perubahan Pengurus 1. Pradjoto 1. Direktur Utama
2024 Perusahaan Anak di BNI Sekuritas 2. Pahala Nugraha Mansury 2. Direktur Finance
3. Asmawi Syam 3. Direktur Human Capital
4. Sigit Widyawan & Compliance
5. Iman Sugema 4. Human Capital Business
6. Septian Hario Seto Partner
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Susyanto
10.Fadlansyah Lubis
11.Robertus Billitea
12.Danni Tri Suryani
13.Yenni Sari Dewi
7 4 Maret 2024 Pembahasan Usulan Pemegang 1. Pradjoto Kementerian BUMN selaku
Saham Seri A Dwiwarna mengenai 2. Pahala Nugraha Mansury Pemegang Saham Seri A
Perubahan Kepengurusan 3. Asmawi Syam Dwiwarna
Perseroan dalam rangka Rapat 4. Sigit Widyawan
Umum Pemegang Tahunan 5. Iman Sugema
Tahun Buku 2023 PT Bank Negara 6. Septian Hario Seto
Indonesia (Persero) Tbk 7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Susyanto
10.Fadlansyah Lubis
11.Robertus Billitea
12.Danni Tri Suryani
8 14 Maret Pembahasan Perubahan Pengurus 1. Pradjoto 1. Direktur Human Capital
2024 Perusahaan Anak di BNI Sekuritas 2. Pahala Nugraha Mansury & Compliance
3. Asmawi Syam 2. Direktur Finance
4. Sigit Widyawan 3. Human Capital Business
5. Iman Sugema Partner
6. Septian Hario Seto
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Fadlansyah Lubis
10.Robertus Billitea
11.Danni Tri Suryani
9 28 Maret • Corporate Plan sebagai 1. Pradjoto 1. Direktur Digital and
2024 kelanjutan Corporate 2. Asmawi Syam Integrated Banking
Transformation 3. Sigit Widyawan 2. Direktur Human Capital
• Kebijakan dan Laporan 4. Iman Sugema & Compliance
Implementasi Pemberian Sanksi 5. Septian Hario Seto 3. Divisi Corporate
6. Erwin Rijanto Slamet Development &
7. Askolani Transformation
8. Fadlansyah Lubis
9. Robertus Billitea
10.Danni Tri Suryani
11.Yenni Sari Dewi
10 4 April 2024 Pembahasan Perubahan 1. Pradjoto 1. Direktur Finance
Usulan Remunerasi Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2. Direktur Human Capital
dan Dewan Komisaris PT Bank 3. Asmawi Syam & Compliance
Negara Indonesia (Persero) Tbk 4. Sigit Widyawan 3. Divisi Corporate
berdasarkan Kajian Konsultan 5. Iman Sugema Secretary
Remunerasi Independen 6. Septian Hario Seto
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Fadlansyah Lubis
10.Robertus Billitea
11.Danni Tri Suryani
11 25 April 2024 Pembahasan Penetapan Pengurus 1. Pradjoto 1. Direktur Human Capital
Perusahaan Anak di BNI Sekuritas, 2. Pahala Nugraha Mansury & Compliance
Hibank, dan BNI Modal Ventura 3. Asmawi Syam 2. Direktur Finance
4. Sigit Widyawan 3. Human Capital Business
5. Iman Sugema Partner
6. Septian Hario Seto
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Fadlansyah Lubis
9. Robertus Billitea
10.Danni Tri Suryani
822 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 222
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tanggal Anggota Komite Nominasi dan
No. Agenda Rapat Terundang
Rapat Remunerasi
12 3 Mei 2024 • Kebijakan Tenaga Alih Daya 1. Pradjoto 1. Direktur Human Capital
• Perubahan Peraturan Dana 2. Pahala Nugraha Mansury & Compliance
Pensiun 3. Asmawi Syam 2. Direktur Finance
4. Sigit Widyawan
5. Iman Sugema
6. Septian Hario Seto
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Fadlansyah Lubis
10.Danni Tri Suryani
11.Yenni Sari Dewi
13 16 Mei 2024 • Pembahasan Penataan 1. Pradjoto 1. Direktur Utama
Organisasi Direksi 2. Pahala Nugraha Mansury 2. Wakil Direktur Utama
(Pembidangan Direksi) BNI 3. Asmawi Syam 3. Direktur Human Capital
• Pembahasan Usulan Perubahan 4. Sigit Widyawan & Compliance
Tunjangan dan Fasilitas anggota 5. Iman Sugema 4. Direktur Digital and
Direksi dan Dewan Komisaris 6. Septian Hario Seto Integrated Banking
7. Erwin Rijanto Slamet 5. Divisi Corporate
8. Askolani Secretary
9. Fadlansyah Lubis 6. Divisi Corporate
10.Robertus Billitea Development &
11.Danni Tri Suryani Transformation
12.Yenni Sari Dewi
14 30 Mei 2024 Pembahasan Remunerasi Pegawai 1. Pradjoto Direktur Human Capital &
2. Pahala Nugraha Mansury Compliance
3. Asmawi Syam
4. Sigit Widyawan
5. Iman Sugema
6. Septian Hario Seto
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Fadlansyah Lubis
10.Robertus Billitea
11.Danni Tri Suryani
12.Yenni Sari Dewi
15 13 Juni 2024 Pembahasan Perubahan Pengurus 1. Pradjoto 1. Direktur Human Capital
Perusahaan Anak di BNI Sekuritas, 2. Pahala Nugraha Mansury & Compliance
BNI Life, dan BNI Finance 3. Asmawi Syam 2. Direktur Finance
4. Sigit Widyawan
5. Iman Sugema
6. Septian Hario Seto
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Fadlansyah Lubis
10.Robertus Billitea
11.Danni Tri Suryani
16 18 Juli 2024 Pembahasan usulan target kinerja 1. Pradjoto 1. Direktur Finance
yang diperjanjikan selama 3 2. Pahala Nugraha Mansury 2. Direktur Human Capital
tahun ke depan terkait Long Term 3. Asmawi Syam & Compliance
Incentives (LTI) dan pembahasan 4. Sigit Widyawan 3. Divisi Corporate
tata kelola LTI 5. Iman Sugema Secretary
6. Septian Hario Seto
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Fadlansyah Lubis
10.Robertus Billitea
11.Danni Tri Suryani
17 15 Agustus Pembahasan Perubahan Usulan 1. Pradjoto 1. Direktur Utama
2024 KPI Kolegial Direksi Tahun 2024 2. Asmawi Syam 2. Wakil Direktur Utama
3. Sigit Widyawan 3. Direktur Finance
4. Iman Sugema 4. Direktur Human Capital
5. Septian Hario Seto & Compliance
6. Erwin Rijanto Slamet
7. Askolani
8. Fadlansyah Lubis
9. Robertus Billitea
10.Danni Tri Suryani
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
823
Page 223
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tanggal Anggota Komite Nominasi dan
No. Agenda Rapat Terundang
Rapat Remunerasi
18 26 Pembahasan Pencapaian KPI 1. Pradjoto 1. Direktur Utama
September Direksi Periode Semester 1 Tahun 2. Pahala Nugraha Mansury 2. Direktur Finance
2024 2024 3. Asmawi Syam 3. Direktur Human Capital
4. Sigit Widyawan & Compliance
5. Iman Sugema 4. Divisi Corporate
6. Erwin Rijanto Slamet Planning & Performance
7. Askolani Management
8. Fadlansyah Lubis
9. Robertus Billitea
10.Danni Tri Suryani
19 24 Oktober Wawancara Evaluasi Kinerja dan 1. Pradjoto Seluruh Direksi
2024 Kapasitas Direksi periode Semester 2. Pahala Nugraha Mansury
I 2024 3. Asmawi Syam
4. Sigit Widyawan
5. Iman Sugema
6. Septian Hario Seto
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Fadlansyah Lubis
10.Robertus Billitea
11.Mohamad Yusuf Permana
12.Danni Tri Suryani
20 25 Oktober Wawancara Evaluasi Kinerja dan 1. Pradjoto Seluruh Direksi
2024 Kapasitas Direksi periode Semester 2. Pahala Nugraha Mansury
I 2024 (Lanjutan) 3. Asmawi Syam
4. Sigit Widyawan
5. Iman Sugema
6. Septian Hario Seto
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Fadlansyah Lubis
10.Robertus Billitea
11.Mohamad Yusuf Permana
12.Danni Tri Suryani
21 7 November Pembahasan evaluasi pelaksanaan 1. Pradjoto 1. Direktur Human Capital
2024 pengembangan talenta internal, 2. Pahala Nugraha Mansury & Compliance
karyawan, dan program 3. Asmawi Syam 2. SEVP Human Capital
pengembangan Dewan Komisaris 4. Sigit Widyawan
5. Iman Sugema
6. Erwin Rijanto Slamet
7. Fadlansyah Lubis
8. Robertus Billitea
9. Mohamad Yusuf Permana
10.Danni Tri Suryani
11.Yenni Sari Dewi
22 14 November Pembahasan Usulan KPI Kolegial 1. Pradjoto Seluruh Direksi
2024 Direksi Tahun 2025 2. Pahala Nugraha Mansury
3. Asmawi Syam
4. Sigit Widyawan
5. Iman Sugema
6. Septian Hario Seto
7. Erwin Rijanto Slamet
8. Askolani
9. Fadlansyah Lubis
10.Robertus Billitea
11.Mohamad Yusuf Permana
12.Danni Tri Suryani
13.Yenni Sari Dewi
23 19 Desember Pembahasan Penetapan Anggaran 1. Pradjoto 1. Direktur Human Capital
2024 Tantiem 2. Asmawi Syam & Compliance
3. Sigit Widyawan 2. Direktur Finance
4. Iman Sugema
5. Septian Hario Seto
6. Erwin Rijanto Slamet
7. Askolani
8. Fadlansyah Lubis
9. Robertus Billitea
10.Mohamad Yusuf Permana
11.Danni Tri Suryani
824 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 224
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Program Peningkatan Kompetensi Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Tahun 2024
Pada tahun 2024, anggota Komite Nominasi dan Remunerasi telah melaksanakan pendidikan atau pelatihan
sebagai berikut:
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Waktu Pelaksanaan Penyelenggara
Kompetensi/Pelatihan
Pradjoto - Ketua KNR/Komisaris Utama/Komisaris Independen
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2004
Pahala Nugraha Mansury - Anggota KNR/Wakil Komisaris Utama
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2004
Sigit Widyawan - Anggota KNR/Komisaris Independen
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2004
Askolani - Anggota KNR/Komisaris
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2004
Asmawi Syam - Anggota KNR/Komisaris Independen
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2004
Iman Sugema - Anggota KNR/Komisaris Independen
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2004
Septian Hario Seto - Anggota KNR/Komisaris Independen
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2004
Erwin Rijanto Slamet - Anggota KNR/Komisaris Independen
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2004
Fadlansyah Lubis - Anggota KNR/Komisaris
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2004
Robertus Billitea - Anggota KNR/Komisaris
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2004
Mohamad Yusuf Permana - Anggota KNR/Komisaris
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2004
Danni Tri Suryani - Anggota KNR (Pihak Independen)
Key Performance Indicators (KPI) Kolegial 27 - 28 Maret 2024 Kementerian BUMN
BUMN Perbankan tahun 2024
Yenni Sari Dewi - Anggota KNR/Pemimpin Divisi Human Capital Strategy
Sharing Sessions: Talent Management & 8 - 10 Mei 2024 PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Productivity, William Wolf & McKinsey in BoD Tbk.
Retreat
CHRO Masterclass Vol 3, Women Leadership 22 Mei 2024 BUMN School of Excellence
SOE Srikandi Leadership Program (SSLP) Mei - Juni 2024 BUMN School of Excellence dan
Batch-1 Srikandi BUMN
CHRO Masterclass Vol 4, Future Capabilities in 5 Agustus 2024 BUMN School of Excellence
Sustainability Era
Sertifikasi Manajemen Risiko JK-6 9 Agustus 2024 Lembaga Sertifikasi Profesi
Perbankan (LSPP)
Srikandi Leadership Series 1: Implementasi 4 Oktober 2024 Srikandi BUMN
RWP dan EWP dlm Upaya Meningkatkan
Keterlibatan Kepemimpinan Perempuan dan
Produktivias BUMN
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
825
Page 225
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Waktu Pelaksanaan Penyelenggara
Kompetensi/Pelatihan
On Boarding HC Talent Sesi 1 & 2 (for Project 17 & 22 Oktober 2024 Forum Human Capital Indonesia
Manager) (FHCI)
Workshop Redefining Project Charter 28 November 2024 Forum Human Capital Indonesia
(FHCI) dan Corporate Innovation
Asia (CIAS)
Business Essential 3: Finance for Executive 3 Oktober – 29 November 2024 BUMN School of Excellence,
Emeritus, & Columbia University
Business School
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas Rencana Kerja Komite Nominasi dan
Komite Nominasi dan Remunerasi Tahun Remunerasi Tahun 2025
2024 Komite Nominasi dan Remunerasi telah menetapkan
Pada tahun 2024, Komite Nominasi dan Remunerasi rencana kerja untuk tahun 2025 mendatang dengan
telah menyampaikan laporan pelaksanaan tugas dan prioritas strategis sebagai berikut:
tanggung jawabnya kepada Dewan Komisaris serta 1) Internalisasi Performance Culture dan Branch
memberikan beberapa rekomendasi di antaranya Productivity sebagai dampak Human Capital and
sebagai berikut: Branch Transformation
1. Kebijakan Pengembangan Talenta, terkait dengan 2) Rencana Pengembangan Talenta
Talent Pool BUMN 3) Remunerasi Direksi, Dewan Komisaris, dan
2. Kebijakan & Prosedur Pengelolaan Tenaga Kerja Pegawai
Alih Daya 4) Kebijakan IT Human Capital
3. Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris Tahun 5) People Analytics
2024 6) Evaluasi Pencapaian KPI Kolegial dan Individual
4. Target KPI Direksi Tahun 2024 (termasuk KPI Direksi
Direksi Kolegial Tahun 2024) 7) Evaluasi Calon Direksi dan Calon Dewan
5. Usulan Nominated Talent Tahun 2024 Komisaris BUMN
6. Usulan Pengurus Perusahaan Anak 8) Evaluasi Calon Direksi dan Calon Dewan
7. Kebijakan Pemberian Sanksi Komisaris Perusahaan Anak
8. Perubahan Peraturan Dana Pensiun
9. Penataan Organisasi Direksi (Pembidangan Remunerasi Anggota Komite Nominasi dan
Direksi) BNI Remunerasi [ACGS C.3.4]
10. Perubahan Tunjangan dan Fasilitas anggota Kebijakan remunerasi bagi anggota Komite
Direksi dan Dewan Komisaris Nominasi dan Remunerasi yang berasal dari
11. Remunerasi Pegawai anggota Dewan Komisaris merupakan satu kesatuan
12. Usulan target kinerja yang diperjanjikan selama dengan honorarium yang diberikan kepada Dewan
3 tahun ke depan terkait Long Term Incentives Komisaris dan tidak terdapat honorarium khusus
(LTI) dan pembahasan tata kelola LTI bagi setiap anggota Komite. Sedangkan besaran
13. Pengembangan talenta internal dan karyawan honorarium anggota Komite dari Pihak independen
14. Usulan KPI Kolegial Direksi Tahun 2025 (Non-Komisaris) ditetapkan oleh Dewan Komisaris
dengan jumlah maksimal 20% dari Gaji Direktur
Evaluasi Komite Nominasi dan Remunerasi Utama dan tidak diberikan penghasilan lain selain
Atas Penerapan Kebijakan Nominasi dan honorarium tersebut. Hal tersebut sesuai dengan
Remunerasi Di Bank ketentuan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/
Pada tahun 2024, Komite Nominasi dan Remunerasi MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ
telah melakukan evaluasi dan penilaian bahwa dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik
proses nominasi yang dilaksanakan Bank telah Negara Usaha Milik Negara.
mengindahkan ketentuan regulasi yang berlaku
serta memperhatikan prinsip-prinsip GCG. Dari
sisi remunerasi, Komite Nominasi dan Remunerasi
berpandangan bahwa kebijakan remunerasi Bank
Komite Pemantau Risiko [ACGS
(B).D.6.1]
juga telah sesuai dengan kebijakan remunerasi
yang berlaku di industri perbankan serta senantiasa
dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip-prinsip Komite Pemantau Risiko dibentuk dan bertanggung
GCG serta mengedepankan sistem remunerasi jawab langsung kepada Dewan Komisaris
berbasiskan kinerja dan risiko. untuk membantu pelaksanaan tanggung jawab
pengawasan terhadap penerapan manajemen risiko
826 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 226
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
serta memastikan bahwa penerapan manajemen terakhir diperbaharui melalui Surat Keputusan
risiko Bank tetap memenuhi unsur-unsur kecukupan Dewan Komisaris No. KEP/017/DK/2024 tanggal 6
prosedur dan metodologi pengelolaan risiko sesuai Juni 2024 tentang Piagam Komite Pemantau Risiko
dengan peraturan yang berlaku dan memenuhi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
prinsip-prinsip GCG. Dengan adanya komite ini BNI
dapat menjaga kegiatan usaha Bank pada batas/limit Piagam Komite Pemantau Risiko berisi tentang:
yang dapat diterima dan menguntungkan Bank. 1. Dasar pembentukan dan pelaksanaan tugas
Komite Pemantau Risiko;
Dasar Hukum Pembentukan Komite 2. Maksud dan tujuan pembentukan Komite
Pemantau Risiko Pemantau Risiko;
Dasar hukum pembentukan Komite Pemantau Risiko 3. Struktur dan keanggotaan, Komite Pemantau
BNI mengacu pada sejumlah peraturan perundang- Risiko;
undangan dan ketentuan sebagai berikut: 4. Persyaratan keanggotaan Komite Pemantau
1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Risiko;
Tahun 2023 tanggal pada tanggal 14 September 5. Tugas Komite Pemantau Risiko;
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank 6. Wewenang Komite Pemantau Risiko;
Umum. 7. Hak dan kewajiban Komite Pemantau Risiko;
2) Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/ 8. Rapat Komite Pemantau Risiko; dan
SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang 9. Masa tugas anggota Komite Pemantau Risiko.
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
3) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Piagam Komite Pemantau Risiko terus
Republik Indonesia Nomor PER3/MBU/03/2023 disempurnakan dan diperbaharui secara berkala
tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber dengan memperhatikan perkembangan atau
Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara. perubahan peraturan perundang-undangan yang
4) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara berlaku serta kondisi terkini. Piagam Komite
Republik Indonesia Nomor PER2/MBU/03/2023 Pemantau Risiko telah diunggah ke dalam situs
tertanggal 03 Maret 2023 tentang Pedoman Tata BNI, yaitu https://www.bni.co.id/Portals/1/BNI/
Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Perusahaan/Docs/Piagam-Komite-Pemantau-
Usaha Milik Negara. Risiko-2024.pdf.
5) Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan
Manajemen Risiko Kementerian BUMN No. SK-3/ Tugas dan Tanggung Jawab Komite
DKU.MBU/05/2023 tanggal 26 Mei 2023 tentang Pemantau Risiko
Petunjuk Teknis Komposisi Dan Kualifikasi Organ Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko
Pengelola Risiko di Lingkungan Badan Usaha BNI sebagaimana ditetapkan dalam Piagam Komite
Milik Negara. Pemantau Risiko adalah sebagai berikut:
6) Peraturan-peraturan Bank Indonesia dan Otoritas 1) Melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara
Jasa Keuangan yang mengatur Penerapan kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan
Manajemen Risiko bagi Bank Umum dan kebijakan Bank, yang antara lain:
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi a. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian
Konglomerasi Keuangan. antara kebijakan manajemen risiko bank
7) Peraturan-peraturan Otoritas Jasa Keuangan dengan pelaksanaan kebijakan tersebut, yang
yang mengatur Manajemen Risiko bagi Bank terdiri dari risiko kredit, risiko pasar, risiko
Umum dan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi likuiditas, risiko operasional, risiko strategik,
Konglomerasi Keuangan. risiko hukum, risiko kepatuhan, dan risiko
8) Anggaran Dasar PT Bank BNI (Persero) Tbk serta reputasi.
perubahannya. b. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara
9) Surat Keputusan Dewan Komisaris No. kebijakan manajemen risiko terintegrasi
Kep/002/DK/2004 tanggal 1 Maret 2004 tentang dengan pelaksanaan kebijakan tersebut, yang
Pembentukan Komite Risiko dan Kepatuhan. terdiri dari 8 (delapan) risiko pada butir a) di
atas, serta risiko asuransi dan risiko transaksi
Piagam Komite Pemantau Risiko intra grup.
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
pengawasan terhadap pengelolaan risiko Bank Komisaris mengenai kesesuaian kebijakan
yang dijalankan oleh Direksi dan perangkatnya, manajemen risiko dan manajemen risiko
seluruh anggota Komite Pemantau Risiko wajib terintegrasi dengan implementasinya untuk
berpedoman pada Piagam Komite Pemantau Risiko memastikan bahwa BNI telah mengelola
yang dikaji secara berkala dengan perubahan risiko-risiko secara memadai.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
827
Page 227
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
d. Melakukan penelaahan dan memberikan Hak dan Kewajiban Komite Pemantau Risiko
pendapat kepada Dewan Komisaris atas Adapun hak dan kewajiban Komite Pemantau Risiko,
Kebijakan Umum Perkreditan serta kebijakan antara lain sebagai berikut:
lainnya yang diwajibkan oleh regulator 1) Menjalankan tugas dengan baik dengan
yang disampaikan Direksi untuk mendapat berpedoman pada Piagam Komite Pemantau
persetujuan Dewan Komisaris. Risiko.
2) Melakukan pemantauan dan evaluasi 2) Anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal
pelaksanaan tugas komite manajemen risiko dan dari pihak independen memiliki hak untuk
satuan kerja manajemen risiko, guna memberikan menerima honorarium dari BNI yang besarnya
rekomendasi kepada Dewan Komisaris, antara ditetapkan Oleh Dewan Komisaris berdasarkan
lain: peraturan perundang-undangan yang berlaku.
a. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan 3) Menjaga kerahasiaan atas seluruh dokumen,
rencana kerja Satuan Kerja Manajemen Risiko data, informasi dan segala sesuatu yang
dan tugas Komite Manajemen Risiko. berhubungan dengan pelaksanaan tugas Komite
b. Melakukan pemantauan pelaksanaan rencana Pemantau Risiko.
kerja Satuan Kerja Manajemen Risiko 4) Sebelum tahun buku berjalan, Komite Pemantau
Terintegrasi dan tugas Komite Manajemen Risiko wajib menyusun dan menyampaikan
Risiko Terintegrasi. Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada
c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Dewan Komisaris untuk ditetapkan, yang
Komisaris guna peningkatan efektivitas salinannya disampaikan Dewan Komisaris
pelaksanaan manajemen risiko pada BNI, kepada Direksi untuk diketahui. Pelaksanaan
termasuk pelaksanaan manajemen risiko Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Komite
secara terintegrasi dengan perusahaan anak. Pemantau Risiko tersebut dilaporkan kepada
d. Memberikan hasil evaluasi terhadap Dewan Komisaris.
tanggapan-tanggapan (penilaian) regulator 5) Membuat dan menyampaikan laporan kepada
terkait risiko kepada Dewan Komisaris. Dewan Komisaris yang ditandatangani oleh
3) Melaksanakan tugas-tugas tertentu lainnya yang Ketua Komite dan Anggota Komite sebagai
terkait dengan fungsi dan ruang lingkup tugas berikut:
Komite Pemantau Risiko yang diberikan oleh a. Laporan atas setiap pelaksanaan tugas
Dewan Komisaris. disertai dengan rekomendasi jika diperlukan.
b. Laporan triwulanan dan laporan tahunan.
Wewenang Komite Pemantau Risiko 6) Setiap tahun Komite melalui Dewan Komisaris
Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas melaporkan kepada Rapat Umum Pemegang
pengawasan atas pengelolaan risiko Bank, Komite Saham mengenai tanggung jawab dan
Pemantau Risiko dilimpahkan sejumlah kewenangan pencapaian serta informasi lainnya yang perlu
sesuai dengan yang diatur dalam Piagam Komite disampaikan.
Pemantau Risiko, yaitu sebagai berikut: 7) Dilarang menerima hadiah atau pemberian
1) Mengakses catatan atau informasi tentang dalam bentuk apapun yang terkait jabatannya.
karyawan, dana, aset, serta sumber daya lainnya 8) Menyediakan waktu yang cukup untuk
milik BNI yang berkaitan dengan pelaksanaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
tugasnya. Komite wajib melaporkan secara secara optimal.
tertulis hasil penugasan tersebut kepada Dewan 9) Anggota Komite yang berasal dari pihak
Komisaris. independen wajib hadir pada hari dan jam kerja
2) Melakukan pengujian secara uji petik dan Perseroan dengan ketentuan sebagai berikut:
melakukan inspeksi terhadap kantor-kantor a. Sekurang-kurangnya 2 (dua) hari dalam satu
cabang/perwakilan/wilayah dan unit-unit bisnis minggu sesuai hari dan jadwal kehadiran
BNI apabila diperlukan. yang ditetapkan Dewan Komisaris dan/atau
3) Berkomunikasi secara langsung dengan Ketua Komite, antara lain untuk menghadiri
pihak-pihak yang terkait dengan tugas-tugas Rapat Komite dan melaksanakan tugas-tugas
Komite Pemantau Risiko, termasuk dalam lainnya sesuai tugas dan kewajiban yang
mengkomunikasikan hal-hal terkait informasi telah ditetapkan serta;
keuangan dan manajemen. b. Apabila diperlukan, atas permintaan Dewan
4) Bekerja sama dengan Komite Manajemen Risiko, Komisaris dan/atau Ketua Komite, Anggota
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi, Satuan Komite yang berasal dari pihak independen
Kerja Manajemen Risiko serta unit-unit kerja wajib hadir pada perseroan atau pada Rapat
yang relevan. Dewan Komisaris atau Rapat Komite, atau
pada kegiatan yang harus dihadiri oleh Dewan
Komisaris sesuai dengan keperluannya di luar
hari dan jadwal kehadiran rutin tersebut.
828 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 228
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
10) Dalam rangka menghindari terjadinya tumpang Struktur, Keanggotaan, dan Keahlian Komite
tindih pelaksanaan tugas di antara komite-komite Pemantau Risiko
di bawah Dewan Komisaris dan kerja sama Susunan dan keanggotaan Komite Pemantau Risiko
pelaksanaan tugas, Komite Pemantau Risiko dipastikan telah memenuhi ketentuan yang berlaku
wajib melakukan koordinasi dengan Komite- di lingkup BNI, yaitu sebagai berikut:
Komite di bawah Dewan Komisaris lainnya. 1) Komite Pemantau Risiko dibentuk berdasarkan
keputusan rapat Dewan Komisaris dan
Kebijakan Pengangkatan, Pemberhentian, didudukkan dalam suatu Surat Keputusan Dewan
dan Masa Jabatan Anggota Komite Komisaris.
Pemantau Risiko 2) Komite Pemantau Risiko berada di bawah
Anggota Komite Pemantau Risiko yang merupakan koordinasi Dewan Komisaris dan bertanggung
anggota Dewan Komisaris Bank memiliki masa jawab langsung kepada Dewan Komisaris.
tugas yang sama dengan masa jabatannya sebagai 3) Pengangkatan Anggota Komite Pemantau Risiko
anggota Dewan Komisaris sebagaimana ditentukan dilakukan oleh Direksi berdasarkan Keputusan
oleh RUPS. Dengan ketentuan tersebut maka Rapat Dewan Komisaris.
anggota Komite Pemantau Risiko yang merupakan 4) Keanggotaan Komite Pemantau Risiko sekurang-
anggota Dewan Komisaris akan berhenti dengan kurangnya terdiri dari:
sendirinya sebagai anggota komite apabila masa a. 1 (satu) orang Komisaris Independen yang
jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris merangkap sebagai ketua
berakhir. Apabila anggota Dewan Komisaris yang b. 1 (satu) orang dari pihak independen yang
menjadi Ketua Komite Pemantau Risiko berhenti memiliki keahlian di bidang manajemen risiko
sebelum masa tugasnya sebagai anggota Dewan c. 1 (satu) orang dari pihak independen yang
Komisaris berakhir maka jabatan Ketua Komite memiliki keahlian di bidang keuangan
Pemantau Risiko digantikan oleh Komisaris d. Anggota komite yang bukan berasal dari
Independen lainnya. anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas
BUMN paling banyak berjumlah 2 (dua)
Sesuai dengan ketentuan Piagam Komite Pemantau orang, di mana salah seorang anggota komite
Risiko, masa jabatan anggota Komite Pemantau yang memiliki pengetahuan dan/atau keahlian
Risiko yang berasal dari pihak independen paling bidang manajemen risiko
lama adalah 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang e. Keahlian Pihak Independen sebagaimana
satu kali selama 2 (dua) tahun masa jabatan dimaksud butir b) dan c) di atas dibuktikan
sehingga total masa jabatan anggota Komite dengan wajib memiliki sertifikat manajemen
Pemantau Risiko pada Bank maksimal hanya selama risiko sebagaimana yang berlaku bagi
5 (lima) tahun dengan tidak mengurangi hak Dewan Direksi dan memiliki sertifikat kompetensi
Komisaris untuk memberhentikan anggota Komite yang mendukung pelaksanaan fungsi dan
yang bersangkutan sewaktu-waktu. tanggung jawab komite.
5) Komisaris independen dan pihak independen
Dengan memperhatikan usulan dari Ketua Komite yang menjadi anggota Komite Pemantau Risiko
Pemantau Risiko, Dewan Komisaris juga memiliki paling sedikit berjumlah 51% (lima puluh satu per
kewenangan untuk memberhentikan sewaktu-waktu seratus) dari jumlah anggota Komite Pemantau
anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal dari Risiko.
pihak independen apabila dianggap tidak mampu 6) Ketua Komite Pemantau Risiko adalah seorang
melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai Komisaris Independen merangkap sebagai
anggota komite sebagaimana ditetapkan dalam anggota yang ditetapkan dalam keputusan rapat
Surat Keputusan penunjukan/pengangkatan anggota Dewan Komisaris, dan didudukkan dalam suatu
komite yang bersangkutan dan/atau Perjanjian Surat Keputusan Dewan Komisaris.
Kerja antara anggota komite yang bersangkutan 7) Ketua Komite Pemantau Risiko hanya dapat
dengan BNI, serta berdasarkan peraturan yang merangkap jabatan sebagai Ketua Komite paling
berlaku. Dalam hal anggota Dewan Komisaris yang banyak pada 1 (satu) Komite lainnya pada BNI.
menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko 8) Mantan anggota Direksi dan mantan pejabat
berhenti sebagai anggota Dewan Komisaris maka eksekutif BNI atau pihak yang memiliki hubungan
Ketua Komite yang bersangkutan wajib diganti oleh dengan BNI yang dapat mempengaruhi
anggota Dewan Komisaris lainnya dalam waktu kemampuan untuk bertindak independen yang
paling lambat 30 (tiga puluh) hari. akan menjadi anggota independen Komite
Pemantau Risiko wajib menjalani masa tunggu
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
829
Page 229
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
(cooling off) paling singkat 6 (enam) bulan. 12) Anggota Komite Pemantau Risiko dilarang
Ketentuan masa tunggu (cooling off) tersebut berasal dari anggota Direksi BNI maupun
tidak berlaku bagi mantan anggota Direksi dan bank lain. Komite Pemantau Risiko bekerja
mantan pejabat eksekutif BNI yang bertugas secara kolektif dalam melaksanakan tugasnya
hanya melaksanakan fungsi pengawasan membantu Dewan Komisaris.
paling singkat 6 (enam) bulan. Yang dimaksud 13) Komite Pemantau Risiko bersifat mandiri baik
dengan masa tunggu (cooling off) adalah dalam pelaksanaan tugasnya maupun dalam
masa tunggu (cooling off) sebagaimana diatur pelaporan, dan bertanggung jawab langsung
dalam Peraturan dan Surat Edaran Otoritas jasa kepada Dewan Komisaris.
Keuangan mengenai Penerapan Tata Kelola bagi 14) Dalam melaksanakan tugas sehari-hari Komite
Bank Umum yang berlaku. dapat dibantu oleh staf yang berasal dari pihak luar
9) Anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal BNI atau sekretaris Komite. Staf atau Sekretaris
dari pihak independen tidak diperkenankan Komite tersebut ditunjuk berdasarkan keputusan
merangkap jabatan sebagai: Rapat Dewan Komisaris dan didudukkan dalam
a. Anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas Surat Keputusan Dewan Komisaris.
pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/
perusahaan lain; Jumlah, Susunan, dan Komposisi
b. Sekretaris/staf Sekretaris Dewan Komisaris/ Keanggotaan Komite Pemantau Risiko
Dewan Pengawas pada BUMN/Perusahaan Pada tahun 2024, jumlah keanggotaan Komite
lain. Pemantau Risiko BNI adalah sebanyak 6 (enam)
10) Direksi melaksanakan pengangkatan dan orang yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan
pemberhentian anggota Komite Pemantau Risiko Dewan Komisaris yang tercantum pada bagian
yang berasal dari pihak independen berdasarkan Profil Komite Pemantau Risiko. Dari jumlah
keputusan rapat Dewan Komisaris dan Surat tersebut, sebanyak 2 (dua) orang merupakan
Keputusan Dewan Komisaris. Komisaris Independen, 2 (dua) orang merupakan
11) Ketua Komite Pemantau Risiko berhak Komisaris Non Independen, dan 2 (dua) orang
mengusulkan penggantian anggota Komite lainnya merupakan Pihak Independen yang
Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris jika memiliki kompetensi dan kualifikasi di bidang
salah seorang dari anggota Komite Pemantau manajemen risiko dan keuangan. Jumlah, susunan,
Risiko berakhir masa tugasnya, mengundurkan dan komposisi keanggotaan Komite Pemantau
diri atau diberhentikan. Risiko BNI yang menjabat sekarang ini dipastikan
telah memenuhi ketentuan yang ditetapkan dalam
Piagam Komite Pemantau Risiko.
Susunan anggota Komite Pemantau Risiko BNI sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Periode 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024
Nama Jabatan Masa Jabatan Periode Jabatan di Bank
Erwin Rijanto Slamet Ketua 30 Oktober 2023-saat ini Pertama Komisaris Independen
Pahala Nugraha Mansury Anggota 19 Februari 2024-saat ini Pertama Wakil Komisaris Utama
Fadlansyah Lubis Anggota 29 Desember 2022-saat ini Pertama Komisaris
Septian Hario Seto Anggota 8 September 2020-saat ini Pertama Komisaris Independen
Dwita Suherlina Anggota Independen 18 Januari 2021-saat ini Kedua -
Bambang Setyogroho Anggota Independen 1 Juni 2022-saat ini Kedua -
Profil Komite Pemantau Risiko
Ketua Komite Pemantau Risiko
Erwin Rijanto Slamet
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/016/DK/2023 Tanggal 30 Oktober 2023
Periode Jabatan 30 Oktober 2023-saat ini
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6
- Certified Governance Oversight Professional (CGOP)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
830 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 230
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Anggota Komite Pemantau Risiko Merangkap Jabatan Sebagai Dewan Komisaris
Pahala Nugraha Mansury
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/019/DK/2023 Tanggal 30 Oktober 2023
Periode Jabatan 19 Februari 2024-saat ini
Sertifikasi Profesi - Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 7
- Certified Risk Governance Professional (CRGP)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Septian Hario Seto
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/042/DK/2020 Tanggal 08 September 2020
Periode Jabatan 8 September 2020-saat ini
Sertifikasi Profesi Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Fadlansyah Lubis
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/023/DK/2022 Tanggal 29 Desember 2022
Periode Jabatan 29 Desember 2022-saat ini
Sertifikasi Profesi Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Anggota Komite Pemantau Risiko dari Pihak Independen
Dwita Suherlina
Anggota Independen Komite Pemantau Risiko
Usia Pengalaman Bekerja
Per 31 Desember 2024 berusia 60 tahun • RM Urusan Korporasi PT Bank Bumi Daya (Persero) (1988-
1996)
Kewarganegaraan • Senior RM Cabang Bandung Asia Afrika PT Bank Bumi Daya
Warga Negara Indonesia (Persero) (1996-1999)
• Senior Manager Regional Risk Management Bandung
Domisili PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999-2005)
Jakarta, Indonesia • Assistant Vice President Regional Risk Management Bandung
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006-2012)
Riwayat Pendidikan • Vice President Regional Risk Management Bandung PT Bank
• Sarjana Pertanian di bidang Agronomi dari Institut Pertanian Mandiri (Persero) Tbk (2012)
Bogor (1986) • Vice President Regional Risk Management Jakarta Kelapa
• Magister Manajemen bidang Manajemen Keuangan dari Gading PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2012-2016)
Universitas Padjadjaran (2003) • Vice President Departemen IV Corporate Risk Group PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2016- 2020)
Dasar Hukum Pengangkatan • Anggota Independen Komite Pemantau Risiko pada PT Bank
Diangkat kedua kali sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko Negara Indonesia (Persero) Tbk (2021-saat ini)
sejak 18 Januari 2024 berdasarkan Surat Keputusan Dewan
Komisaris No. KEP/002/DK/2024 tanggal 18 Januari 2024 Rangkap Jabatan
Tidak merangkap jabatan baik di internal maupun eksternal BNI
Periode Menjabat
• 18 Januari 2021-17 Januari 2024 (Periode Pertama)
• 18 Januari 2024-saat ini (Periode Kedua)
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan
• Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3
• Certified Governance Oversight Professional (CGOP)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
831
Page 231
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Bambang Setyogroho
Anggota Komite Pemantau Risiko
Usia Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan
Per 31 Desember 2024 berusia 66 tahun • Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4
• Certified Governance Oversight Professional (CGOP)
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Pengalaman Bekerja
• RM Commercial Credit Bank Dagang Negara (1989-1992)
Domisili • RM Corporate Credit Bank Dagang Negara (1993-1998)
Jakarta, Indonesia • VP Corporate Credit Risk Management Group di Bank Mandiri
(1999-2004)
Riwayat Pendidikan • SVP Central Operations Group di Bank Mandiri (2005-2007)
• Sarjana Bidang Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran (1985) • SVP Commercial Risk di Bank Mandiri (2007-2009)
• Magister Bidang Administrasi Bisnis, Universitas Indonesia • EVP Corporate Banking di Bank Mandiri (2010-2014)
(2001) • Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit pada
• Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Padjadjaran (2022) PT Sarana Multi Infrastructure (Persero) (2014-2017)
• Anggota Independen Komite Tata Kelola Terintegrasi pada
Dasar Hukum Pengangkatan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2021-2022)
Diangkat kedua kali sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko • Anggota Independen Komite Pemantau Risiko pada PT Bank
sejak tanggal 18 Januari 2024 berdasarkan Surat Keputusan Negara Indonesia (Persero) Tbk (2022-saat ini)
Dewan Komisaris No. KEP/004/DK/2024 tanggal 21 Januari 2024
Rangkap Jabatan
Periode Menjabat Tidak merangkap jabatan baik di internal maupun eksternal BNI
• 1 Juni 2022-17 Januari 2024 (Periode Pertama)
• 18 Januari 2024-saat ini (Periode Kedua)
Kualifikasi, Pendidikan, dan Pengalaman Kerja Komite Pemantau Risiko
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko BNI telah memenuhi kriteria persyaratan individual baik secara
umum maupun khusus sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Piagam Komite Pemantau Risiko, yaitu
sebagai berikut:
A. Persyaratan Umum
1) Memiliki integritas, akhlak dan moral yang baik serta pengalaman kerja yang cukup yang berhubungan
dengan tugas komite Iain.
2) Tidak memiliki kepentingan/keterkaitan pribadi yang dapat menimbulkan dampak negatif dan
benturan kepentingan terhadap BNI.
B. Persyaratan Kompetensi
1) Memiliki keahlian, kemampuan, pengetahuan dan pengalaman yang memadai di bidang ekonomi,
keuangan dan perbankan atau manajemen risiko sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur persyaratan bagi anggota Komite Pemantau Risiko.
2) Mampu bekerja sama dan memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik dan efektif dan
menyediakan waktu cukup untuk melaksanakan tugasnya.
3) Memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup memadai mengenai peraturan perundangan
di bidang perbankan, Pasar Modal, BUMN dan peraturan perundangan Iainnya, khususnya yang
berkaitan dengan aktivitas operasional BNI, penerapan GCG dan manajemen risiko.
Dengan mengacu pada ketentuan di atas, Bank memastikan ketua dan seluruh anggota Komite Pemantau
Risiko yang menjabat saat ini telah memenuhi kriteria kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja
sebagaimana dijelaskan pada tabel di bawah ini:
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja, serta Bidang Keahlian Komite Pemantau Risiko
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja Bidang Keahlian
Erwin Rijanto Ketua Riwayat Pendidikan Beliau Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat Ekonomi
Slamet dapat dilihat pada bagian dilihat pada bagian Keberagaman
Keberagaman Komposisi Komposisi Dewan Komisaris
Dewan Komisaris
Pahala Nugraha Anggota Riwayat Pendidikan Beliau Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat • Akuntansi
Mansury dapat dilihat pada bagian dilihat pada bagian Keberagaman • Keuangan
Keberagaman Komposisi Komposisi Dewan Komisaris
Dewan Komisaris
Septian Hario Anggota Riwayat Pendidikan Beliau Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat • Akuntansi
Seto dapat dilihat pada bagian dilihat pada bagian Keberagaman • Keuangan
Keberagaman Komposisi Komposisi Dewan Komisaris
Dewan Komisaris
832 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 232
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja Bidang Keahlian
Fadlansyah Lubis Anggota Riwayat Pendidikan Beliau Riwayat Pengalaman Kerja Beliau dapat Hukum
dapat dilihat pada bagian dilihat pada bagian Keberagaman
Keberagaman Komposisi Komposisi Dewan Komisaris
Dewan Komisaris
Dwita Suherlina Anggota • Sarjana Pertanian di RM Urusan Kredit Korporasi • Pertanian
Independen bidang Agronomi dari PT Bank Bumi Daya (Persero), SRM • Keuangan
Institut Pertanian Bogor Cabang Bandung Asia Afrika
(1986) PT Bank Bumi Daya (Persero), Senior
• Magister Manajemen Manager Regional Risk Management
bidang Manajemen Bandung PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,
Keuangan dari AVP Regional Risk Management Bandung
Universitas Padjadjaran PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Vice
(2003) President Regional Risk Management
Bandung PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,
VP Regional Risk Management Jakarta
Kelapa Gading PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk, VP Departemen IV Corporate Risk
Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,
Anggota Independen Komite Pemantau
Risiko pada PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk.
Bambang Anggota • Sarjana Bidang Teknik RM Commercial Credit Bank Dagang Perbankan
Setyogroho Independen Geologi, Universitas Negara, RM Corporate Credit Bank (Perkreditan)
Padjadjaran (1985) Dagang Negara, VP Corporate Credit
• Magister Bidang Risk Management Group di Bank
Administrasi Bisnis, Mandiri, SVP Central Operations Group
Universitas Indonesia di Bank Mandiri, SVP Commercial
(2001) Risk di Bank Mandiri, EVP Corporate
• Doktor Ilmu Lingkungan Banking di Bank Mandiri, Komisaris
Universitas Padjadjaran Independen dan Ketua Komite Audit
(2022) pada PT Sarana Multi Infrastructure
(Persero), Anggota Independen Komite
Tata Kelola Terintegrasi pada PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk,
Anggota Independen Komite Pemantau
Risiko pada PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk.
Pernyataan Independensi Komite Pemantau Risiko
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko menyatakan kemampuannya dalam menjalankan tugas,
tanggung jawab, dan wewenang secara profesional dan independen tanpa campur tangan dari pihak
manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Independensi tersebut dinyatakan
melalui penandatanganan pakta integritas oleh seluruh anggota komite untuk mematuhi segala ketentuan
peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip GCG.
Aspek Independensi anggota Komite Pemantau Risiko dijelaskan pada tabel berikut:
Independensi Komite Pemantau Risiko
Aspek Independensi
Tidak Memiliki
Tidak Memiliki Hubungan
Tidak Memiliki Tidak Menjabat
Hubungan Keluarga dengan
Nama Hubungan Tidak Memiliki sebagai
Kepengurusan di Dewan
Keuangan Hubungan Pengurus
BNI, Perusahaan Komisaris,
dengan Kepemilikan Partai Politik,
Anak, Maupun Direksi, dan/atau
Dewan Komisaris Saham di BNI Pejabat dan
Perusahaan Sesama Anggota
dan Direksi Pemerintah
Afiliasi Komite
Pemantau Risiko
Erwin Rijanto Slamet
Pahala Nugraha Mansury
Septian Hario Seto
Fadlansyah Lubis
Dwita Suherlina
Bambang Setyogroho
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
833
Page 233
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi Rangkap Jabatan
Sebagai bentuk transparansi, informasi rangkap jabatan anggota Komite Pemantau Risiko diuraikan pada
tabel berikut ini:
Jabatan di Perusahaan
Nama Jabatan di Bank Jabatan di Bank Lain Jabatan di BUMN Lain
Terbuka Lain
Erwin Rijanto Slamet Ketua Komite Pemantau Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Risiko & Komisaris
Independen
Pahala Nugraha Anggota & Wakil Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Mansury Komisaris Utama
Fadlansyah Lubis Anggota & Komisaris Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Septian Hario Seto Anggota & Komisaris Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Independen
Dwita Suherlina Anggota Independen Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Bambang Setyogroho Anggota Independen Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Rapat Komite Pemantau Risiko
Kebijakan Pelaksanaan Rapat
Sebagaimana diatur dalam Piagam Komite Pemantau Risiko, berikut ini adalah kebijakan dan tata cara
pelaksanaan Rapat Komite Pemantau Risiko yang diterapkan BNI:
1) Komite Pemantau Risiko sekurang-kurangnya mengadakan rapat 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
2) Rapat Komite Pemantau Risiko hanya dapat dilaksanakan apabila dihadiri oleh paling kurang 51% (lima
puluh satu perseratus) dari jumlah anggota termasuk seorang Komisaris Independen dan anggota yang
berasal dari Pihak Independen.
3) Rapat Komite Pemantau Risiko dipimpin oleh Ketua Komite Pemantau Risiko atau anggota Komite
Pemantau Risiko yang paling senior apabila Ketua Komite Pemantau Risiko berhalangan hadir.
4) Jika dipandang perlu, Komite Pemantau Risiko dapat mengundang pihak lain yang terkait dengan rapat
untuk hadir dalam Rapat Komite Pemantau Risiko.
5) Keputusan rapat Komite dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat.
6) Dalam hal tidak terjadi musyawarah mufakat, pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara
terbanyak dengan prinsip 1 (satu) orang 1 (satu) suara.
7) Keputusan rapat Komite Pemantau Risiko dianggap sah apabila disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua)
jumlah anggota Komite Pemantau Risiko yang hadir. Pengaturan hak suara anggota Komite menganut
prinsip 1 (satu) orang 1 (satu) suara.
8) Hasil rapat Komite wajib dituangkan dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota
Komite yang hadir dan didokumentasikan sesuai peraturan perundang-undangan.
9) Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam rapat komite wajib dicantumkan secara
jelas dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
10) Risalah Rapat Komite disusun oleh Sekretaris Komite.
11) Risalah Rapat Komite disampaikan secara tertulis oleh Komite Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris.
12) Kehadiran Anggota Komite dalam rapat dilaporkan dalam laporan triwulanan dan laporan tahunan
Komite.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Anggota Komite Pemantau Risiko Dalam Rapat
Sepanjang tahun 2024, Komite Pemantau Risiko telah mengadakan 23 (dua puluh tiga) kali rapat. Frekuensi
pelaksanaan rapat tersebut sudah memenuhi ketentuan yang diatur dalam Piagam Komite Pemantau Risiko.
Berikut ini adalah data kehadiran anggota Komite di dalam rapat Komite Pemantau Risiko tahun 2024:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase Kehadiran
Erwin Rijanto Slamet Ketua 23 23 100%
Pahala Nugraha Mansury Anggota 17 12 71%
Fadlansyah Lubis Anggota 23 22 96%
Septian Hario Seto Anggota 23 18 78%
Dwita Suherlina Anggota Independen 23 22 96%
Bambang Setyogroho Anggota Independen 23 23 100%
834 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 234
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Agenda Rapat
Agenda pelaksanaan rapat Komite Pemantau Risiko
sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Anggota Komite Pemantau Risiko Terundang
1 2 Januari 2024 Rapat Internal KPR • Erwin Rijanto Slamet Ketua KPR dan segenap
• Septian Hario Seto Anggota KPR
• Fadlansyah Lubis
• Dwita Suherlina
• Bambang Setyogroho
2 9 Januari 2024 Pembahasan Leading dan • Erwin Rijanto Slamet Komite Audit, Pemimpin Divisi
Lagging Indicator untuk 8 • Pahala Nugraha Mansury 1) ERM, Pemimpin Divisi ORM,
Risiko Utama • Septian Hario Seto Pemimpin IAD, dan Senior
• Fadlansyah Lubis Operational Risk Executive
• Dwita Suherlina (SORX)
• Bambang Setyogroho
3 23 Januari 2024 Rapat Internal KPR • Erwin Rijanto Slamet Ketua KPR dan segenap
• Pahala Nugraha Mansury 1) Anggota KPR
• Septian Hario Seto
• Fadlansyah Lubis
• Dwita Suherlina
• Bambang Setyogroho
4 30 Januari 2024 Evaluasi kredit segmen • Erwin Rijanto Slamet Ketua Komite Audit, Direktur
Commercial Banking • Pahala Nugraha Mansury 1) Enterprise & Commercial
• Septian Hario Seto Banking, Direktur Risk
• Fadlansyah Lubis Management, Direktur Network
• Bambang Setyogroho & Services, dan Pemimpin
Divisi terkait
5 6 Februari 2024 Evaluasi Pelaksanaan Fungsi • Erwin Rijanto Slamet Komite Audit, Direktur Human
Kepatuhan dan Implementasi • Pahala Nugraha Mansury 1) Capital & Compliance, Direktur
Strategi Anti Fraud periode • Septian Hario Seto Risk Management, dan
Triwulan IV/2023 • Fadlansyah Lubis Pemimpin Divisi terkait
• Dwita Suherlina
• Bambang Setyogroho
6 13 Februari Evaluasi Profil Risiko • Erwin Rijanto Slamet Komite Tata Kelola Terintegrasi,
2024 Terintegrasi dan KPMM • Pahala Nugraha Mansury 1) Direktur Risk Management, dan
Terintegrasi Semester II/2023 • Septian Hario Seto Pemimpin Divisi terkait
• Fadlansyah Lubis
• Dwita Suherlina
• Bambang Setyogroho
7 5 Maret 2024 • Pembahasan Review Risk • Erwin Rijanto Slamet Direktur Risk Management,
Appetite Statement (RAS) • Pahala Nugraha Mansury 1) SEVP Credit Risk, dan
BNI 2024 • Septian Hario Seto Pemimpin Divisi terkait
• Penetapan Sektor Prioritas • Fadlansyah Lubis
BNI, Negative List, Loan • Dwita Suherlina
Exposure Limit (LEL) • Bambang Setyogroho
8 19 Maret 2024 Evaluasi implementasi End • Erwin Rijanto Slamet Direktur Risk Management,
to End Credit Process untuk • Pahala Nugraha Mansury 1) Direktur Enterprise &
segmen Commercial, Small, • Fadlansyah Lubis Commercial Banking, Direktur
dan Consumer • Dwita Suherlina Retail Banking, SEVP Credit
• Bambang Setyogroho Risk, dan Pemimpin Divisi
terkait
9 26 Maret 2024 Evaluasi Kebijakan dan • Erwin Rijanto Slamet Direktur Risk Management, dan
Pengembangan Kerangka • Septian Hario Seto Pemimpin Divisi terkait
Kerja Manajemen Risiko • Fadlansyah Lubis
Operasional sampai dengan • Dwita Suherlina
pengakuan kerugian Risiko • Bambang Setyogroho
Operasional
10 30 April 2024 Evaluasi Loan at Risk dan • Erwin Rijanto Slamet Komite Audit, Direktur
Hapus Buku pada segmen • Pahala Nugraha Mansury 1) Enterprise & Commercial
Corporate Banking dan • Septian Hario Seto Banking, SEVP Corporate
Enterprise Banking untuk • Fadlansyah Lubis Banking, SEVP Credit Risk, dan
posisi Maret 2024 • Dwita Suherlina Pemimpin Divisi terkait
• Bambang Setyogroho
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
835
Page 235
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Anggota Komite Pemantau Risiko Terundang
11 7 Mei 2024 Pendalaman Evaluasi Kinerja • Erwin Rijanto Slamet Direktur Wholesale &
BNI posisi Triwulan I/2024 • Pahala Nugraha Mansury 1) International Banking, Direktur
(Rapat Gabungan dengan • Septian Hario Seto Enterprise & Commercial
Komite Audit) • Fadlansyah Lubis Banking, Direktur Retail
• Dwita Suherlina Banking, Direktur Digital &
• Bambang Setyogroho Integrated Transaction Banking,
Direktur Network & Services,
Direktur Risk Management,
Direktur Technology &
Operations, dan Pemimpin
Divisi terkait
12 7 Juni 2024 • Evaluasi dan Strategi • Erwin Rijanto Slamet Komite Audit, Direktur Retail
Peningkatan DPK BNI • Pahala Nugraha Mansury 1) Banking, Direktur Digital
• Progress pengembangan • Septian Hario Seto & Integrated Transaction
New Mobile Banking dan • Fadlansyah Lubis Banking, Direktur Technology
pengembangan kapabilitas • Dwita Suherlina & Operations, SEVP Retail
baru BNIdirect • Bambang Setyogroho Digital Solutions, SEVP Wealth
Management, dan Pemimpin
Divisi terkait
13 2 Juli 2024 • Evaluasi risiko terkait • Erwin Rijanto Slamet Komite Audit, Direktur Risk
transaksi di Treasury • Pahala Nugraha Mansury 1) Management, Direktur
• Rencana dan Strategi • Septian Hario Seto Institutional Banking, SEVP
upaya Penurunan DPK • Fadlansyah Lubis Treasury, SEVP Corporate
Special Rate • Dwita Suherlina Banking, dan Pemimpin Divisi
• Bambang Setyogroho terkait
14 16 Juli 2024 Evaluasi Loan at Risk dan • Erwin Rijanto Slamet Komite Audit, Direktur Risk
Hapus Buku pada Wilayah • Pahala Nugraha Mansury 1) Management, Direktur Network
untuk posisi Juni 2024 • Septian Hario Seto & Services, dan Pemimpin
• Fadlansyah Lubis Divisi/Wilayah terkait
• Dwita Suherlina
• Bambang Setyogroho
15 6 Agustus 2024 Evaluasi Profil Risiko • Erwin Rijanto Slamet Komite Tata Kelola Terintegrasi,
Terintegrasi dan KPMM • Pahala Nugraha Mansury 1) Direktur Risk Management, dan
Terintegrasi Semester I/2024 • Fadlansyah Lubis Pemimpin Divisi terkait
• Dwita Suherlina
• Bambang Setyogroho
16 6 Agustus 2024 Update mengenai kondisi • Erwin Rijanto Slamet Direktur Wholesale &
terkini debitur BNI • Pahala Nugraha Mansury 1) International Banking, Direktur
• Septian Hario Seto Risk Management, dan
• Fadlansyah Lubis Pemimpin Divisi terkait
• Dwita Suherlina
• Bambang Setyogroho
17 27 Agustus Rapat Internal KPR • Erwin Rijanto Slamet Ketua KPR dan segenap
2024 • Fadlansyah Lubis Anggota KPR
• Dwita Suherlina
• Bambang Setyogroho
18 27 Agustus Pembahasan Usulan Review • Erwin Rijanto Slamet Pemimpin Divisi PGV
2024 Kebijakan Perkreditan Bank • Pahala Nugraha Mansury 1)
(KPB) tahun 2024 • Dwita Suherlina
• Bambang Setyogroho
19 5 September Pembahasan Top Risks BNI • Erwin Rijanto Slamet Pemimpin Divisi ERM dan
2024 • Fadlansyah Lubis Pemimpin Divisi ORM
• Dwita Suherlina
• Bambang Setyogroho
20 10 September • Pembahasan terkait • Erwin Rijanto Slamet SEVP Corporate Banking, SEVP
2024 Individual Customer • Pahala Nugraha Mansury 1) Credit Risk, dan Pemimpin
Profitability segmen • Septian Hario Seto Divisi terkait
Corporate Banking • Fadlansyah Lubis
• Realisasi/progress • Dwita Suherlina
pengembangan Value • Bambang Setyogroho
Chain segmen Corporate
836 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 236
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Anggota Komite Pemantau Risiko Terundang
21 15 Oktober Evaluasi Loan at Risk dan • Erwin Rijanto Slamet Komite Audit, Direktur Risk
2024 Hapus Buku pada seluruh • Pahala Nugraha Mansury 1) Management, Direktur
segmen di BNI untuk posisi • Septian Hario Seto Enterprise & Commercial
September 2024 • Fadlansyah Lubis Banking, Direktur Wholesale &
• Dwita Suherlina International Banking, Direktur
• Bambang Setyogroho Retail Banking, SEVP Credit
Risk, dan Pemimpin Divisi
terkait
22 19 November • Evaluasi Pelaksanaan Fungsi • Erwin Rijanto Slamet Direktur Risk Management dan
2024 Manajemen Risiko BNI • Septian Hario Seto Pemimpin Divisi terkait
selama Tahun 2024, serta • Fadlansyah Lubis
Pembahasan Rencana Kerja • Dwita Suherlina
Divisi ERM dan Divisi ORM • Bambang Setyogroho
Tahun 2024
• Evaluasi dan Laporan
kepada Dewan Komisaris
atas Realisasi Pelaksanaan
Tugas Komite Manajemen
Risiko & Komite Manajemen
Risiko Terintegrasi
23 24 Desember • Evaluasi risiko terkait • Erwin Rijanto Slamet Direktur Risk Management,
2024 transaksi di Treasury • Septian Hario Seto SEVP Treasury, dan Pemimpin
• Evaluasi proses/mekanisme • Fadlansyah Lubis Divisi terkait
penetapan Special Rate • Dwita Suherlina
oleh Divisi Treasury • Bambang Setyogroho
1) Efektif menjabat sejak tanggal 19 Februari 2024
Program Peningkatan Kompetensi Anggota Komite Pemantau Risiko Tahun 2024
Pada tahun 2024, anggota Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan pendidikan atau pelatihan sebagai
berikut:
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan
Waktu Pelaksanaan Penyelenggara
Kompetensi/Pelatihan
Erwin Rijanto Slamet – Ketua KPR/Komisaris Independen
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2024
Pahala Nugraha Mansury – Anggota KPR/Wakil Komisaris Utama
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2024
Septian Hario Seto – Anggota KPR/Komisaris Independen
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2024
Fadlansyah Lubis – Anggota KPR/Komisaris
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Dewan Komisaris Tahun 2024
Dwita Suherlina – Anggota KPR (Pihak Independen)
Program Pembekalan Manajemen Risiko 25 Juni 2024 Lembaga Pengembangan
Perbankan Kualifikasi 5 Perbankan Indonesia (LPPI)
Brain Cipher Ransomware Uncovered: 09 Juli 2024 Proxsis
Strategies for Mitigating Cyber Risk in the Most
Effective Way
Pembekalan CGOP: Masterclass Corporate 12-13 Agustus 2024 Center for Risk Management &
Governance Sustainability (CRMS)
Bambang Setyogroho – Anggota KPR (Pihak Independen)
Brain Cipher Ransomware Uncovered: 09 Juli 2024 Proxsis
Strategies for Mitigating Cyber Risk in the Most
Effective Way
Pembekalan CGOP: Masterclass Corporate 12-13 Agustus 2024 Center for Risk Management &
Governance Sustainability (CRMS)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
837
Page 237
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Program Kerja dan Pelaksanaan Tugas 8) Review Rencana Bisnis Bank (RBB)/Rencana
Komite Pemantau Risiko Tahun 2024 Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) BNI Tahun
Pada tahun 2024, Komite Pemantau Risiko telah 2025, serta Revisi RBB/RKAP BNI Tahun 2024;
melaksanakan dengan baik dan efektif semua agenda 9) Rapat dan review Risk Appetite Statement
rencana kerja yang ditetapkan dari awal tahun. Hasil BNI Tahun 2024 yang diusulkan Direksi untuk
Rapat KPR dan pemantauan, penelaahan/evaluasi/ mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris;
review KPR tersebut disampaikan kepada Dewan 10) Review Kebijakan Hapus Tagih UMKM;
Komisaris sebagai laporan dan rekomendasi baik 11) Review Kebijakan Good Corporate Governance
secara tertulis maupun dalam forum Rapat Dewan (GCG) BNI;
Komisaris. Di tahun 2024, Komite Pemantau Risiko 12) Review Piagam Komite Pemantau Risiko.
mengadakan rapat sebanyak 23 (dua puluh tiga)
kali rapat dan membuat 79 (tujuh puluh sembilan) Evaluasi Komite Pemantau Risiko atas
review/evaluasi. Penerapan Manajemen Risiko Di Bank
Komite Pemantau Risiko terus mendukung tugas
Berikut ini adalah laporan pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris dalam melakukan
Komite Pemantau Risiko yang meliputi aktivitas dan pengawasan terhadap pengelolaan Profil Risiko
rekomendasi yang dihasilkan terkait pengelolaan secara aktif, melalui pengawasan terhadap risiko
risiko di Bank, meliputi: inheren dan penguatan kualitas penerapan
1) Rapat dan review terkait Tingkat Kesehatan Bank manajemen risiko, penerapan tata kelola perusahaan
BNI, Profil Risiko BNI, Profil Risiko Terintegrasi yang baik dengan pengelolaan manajemen
serta Pelaksanaan tugas Komite Manajemen risiko secara efektif melalui peran dan fungsi
Risiko dan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi komite risiko, memaksimalkan nilai tambah bagi
BNI; pemegang saham, mengelola permodalan secara
2) Review terkait Tingkat Kesehatan DPLK BNI, komprehensif, serta memastikan profitabilitas dan
pertanggungjawaban manajemen risiko DPLK pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sehingga
BNI, dan usulan Risk Appetite Statement DPLK tingkat kesehatan bank berdasarkan risiko secara
BNI; keseluruhan dapat terjaga dalam kondisi Sehat.
3) Pendalaman isu-isu utama Risiko Operasional, Pada tahun 2024, Komite Pemantau Risiko telah
Risiko Hukum, Risiko Kepatuhan, Risiko Stratejik, melakukan evaluasi atas penerapan manajemen
Risiko Reputasi, Risiko Kredit, Risiko Pasar dan risiko Bank dan menilai manajemen risiko Bank
Risiko Likuiditas, Risiko Asuransi dan Risiko Intra telah dilakukan secara memadai.
Grup
4) Pelaksanaan tugas terkait perkreditan: Rencana Kerja Komite Pemantau Risiko
a. Rapat dan review mengenai Perkembangan Tahun 2025
Penanganan Loan at Risk (LaR) dan Dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas
restrukturisasi kredit tingkat BNI Wide dan dan tanggung jawab Dewan Komisaris yang
Wilayah, baik segmen Corporate, Enterprise, berkaitan dengan manajemen risiko, Komite
Commercial, Small (termasuk KUR), dan Pemantau Risiko telah menetapkan rencana kerja
Consumer; untuk tahun 2025 mendatang dengan aktivitas
b. Rapat dan review konsultasi kredit yang baik dalam bentuk rapat, review, maupun laporan
disampaikan Direksi kepada Dewan Komisaris; kepada Dewan Komisaris, dengan prioritas strategis
c. Rapat dan review mengenai Pembahasan sebagai berikut:
Remedial & Recovery; 1) Evaluasi Tingkat Kesehatan Bank setiap 6 bulan
d. Kunjungan kerja bersama Komite Audit untuk sekali (semesteran)
melakukan pendalaman segmen Commercial 2) Evaluasi Profil Risiko Individu setiap 3 bulan
Banking. sekali (triwulan)
5) Review pengkinian Kebijakan Umum Manajemen 3) Evaluasi pendalaman isu-isu dan Laporan kepada
Risiko dan Kebijakan Umum Manajemen Risiko Dewan Komisaris yang berkaitan dengan Risiko
Terintegrasi & Permodalan Terintegrasi BNI yang Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko
diusulkan Direksi kepada Dewan Komisaris; Operasional, Risiko Hukum, Risiko Strateik,
6) Rapat dan review pengkinian Kebijakan Risiko Kepatuhan, dan Risiko Reputasi (secara
Perkreditan Bank (KPB) yang diusulkan Direksi individu), serta Risiko Transaksi Intragrup dan
kepada Dewan Komisaris; Risiko Asuransi (secara Terintegrasi).
7) Review pengkinian Dokumen Recovery Plan 4) Pemantauan dan Evaluasi Satuan Kerja
BNI 2024/2025 yang diusulkan Direksi untuk Manajemen Risiko (SKMR), Satuan Kerja
mendapat persetujuan Dewan Komisaris; Manajemen Risiko & Terintegrasi (SKMRT),
Komite Manajemen Risiko (KMR), dan Komite
Manajemen Risiko Terintegrasi (KMRT).
838 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 238
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
5) Review berkala atau tahunan Kebijakan Umum tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
maupun Dokumen yang perlu mendapatkan Konglomerasi Keuangan.
persetujuan Dewan Komisaris, antara lain: 2) Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 15/
Kebijakan Perkreditan Bank (KPB), Kebijakan SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang
Umum Manajemen Risiko (KUMR), Kebijakan Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi
Umum Manajemen Risiko Terintegrasi (KUMRT), Konglomerasi Keuangan.
Kebijakan Good Corporate Governance, 3) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/
Kebijakan Tata Kelola Terintegrasi, Pengkinian POJK.03/2020 tanggal 16 Oktober 2020 tentang
Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan), dan Konglomerasi Keuangan.
lain sebagainya sesuai dengan usulan Direksi 4) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik
kepada Dewan Komisaris. Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tertanggal 14
6) Review/pembahasan terhadap usulan/ September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
permohonan Direksi yang memerlukan Bagi Bank Umum.
persetujuan dari Dewan Komisaris serta tindak 5) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
lanjut disposisi Dewan Komisaris terhadap Republik Indonesia Nomor PER 2/MBU/03/2023
laporan/surat yang disampaikan kepada Dewan tertanggal 03 Maret 2023 tentang Pedoman Tata
Komisaris dan laporan kepada Dewan Komisaris. Kelola Dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan
7) Review dan pengkinian Piagam Komite Pemantau Usaha Milik Negara.
Risiko, apabila terdapat perkembangan/ 6) Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
perubahan kondisi dan peraturan perundang- Republik Indonesia Nomor PER 3/MBU/03/2023
undangan yang berlaku. tertanggal 20 Maret 2023 tentang Organ dan
Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik
Remunerasi Anggota Komite Pemantau Negara.
Risiko [ACGS C.3.4] 7) Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank
Kebijakan remunerasi bagi anggota Komite Negara Indonesia (Persero) Tbk No. KEP/006/
Pemantau Risiko yang berasal dari anggota DK/2015 tanggal 22 Juni 2015 tentang
Dewan Komisaris merupakan satu kesatuan Pembentukan Komite Tata Kelola Terintegrasi.
dengan honorarium yang diberikan kepada Dewan
Komisaris dan tidak terdapat honorarium khusus Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi
bagi setiap anggota Komite. Sedangkan besaran Komite Tata Kelola Terintegrasi BNI memiliki Piagam
honorarium anggota Komite dari Pihak independen yang mengatur keanggotaan, struktur, wewenang,
(Non-Komisaris) ditetapkan oleh Dewan Komisaris tugas dan tanggung jawab, rapat, aktivitas serta tata
dengan jumlah maksimal 20% dari Gaji Direktur laksana kerja Komite Tata Kelola Terintegrasi dalam
Utama dan tidak diberikan penghasilan lain selain menjalankan fungsinya. Piagam Komite Tata Kelola
honorarium tersebut. Hal tersebut sesuai dengan Terintegrasi ditinjau secara berkala agar tetap selaras
ketentuan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/ dengan ketentuan yang berlaku dan kebutuhan
MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ Bank. Perubahan terakhir terhadap Piagam Komite
dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Tata Kelola Terintegrasi ditetapkan melalui Surat
Negara Usaha Milik Negara. Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/016/DK/2024
tanggal 6 Juni 2024 tentang Piagam Komite Tata
Kelola Terintegrasi PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk.
Komite Tata Kelola Terintegrasi
Cakupan yang diatur dalam Piagam Komite Tata
Komite Tata Kelola Terintegrasi dibentuk oleh dan Kelola Terintegrasi, antara lain:
bertanggung jawab langsung kepada Dewan 1. Dasar pembentukan dan pelaksanaan tugas
Komisaris BNI sebagai Entitas Utama (EU) khususnya Komite Tata Kelola Terintegrasi;
untuk membantu memperkuat fungsi pengawasan 2. Maksud dan tujuan pembentukan Komite Tata
terkait penerapan Tata Kelola Terintegrasi dalam Kelola Terintegrasi;
Konglomerasi Keuangan BNI, sesuai dengan 3. Struktur dan keanggotaan, Komite Tata Kelola
peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Terintegrasi;
4. Persyaratan keanggotaan Komite Tata Kelola
Dasar Hukum Pembentukan Komite Tata Terintegrasi;
Kelola Terintegrasi 5. Tugas Komite Tata Kelola Terintegrasi;
Pembentukan Komite Tata Kelola Terintegrasi BNI 6. Wewenang Komite Tata Kelola Terintegrasi;
berlandaskan pada peraturan berikut: 7. Hak dan kewajiban Komite Tata Kelola
1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor Terintegrasi;
18/POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 8. Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi; dan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
839
Page 239
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
9. Masa tugas anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi dan hanya digunakan untuk
Terintegrasi. kepentingan pelaksanaan tugasnya.
Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi Bank telah Wewenang Komite Tata Kelola Terintegrasi
diunggah ke dalam situs BNI, yaitu https://www. Dalam menjalankan tugasnya membantu Dewan
bni.co.id/Portals/1/BNI/Perusahaan/Docs/Piagam- Komisaris Entitas Utama, Komite Tata Kelola
Komite-Tata-Kelola-Terintegrasi-2024.pdf. Terintegrasi memiliki kewenangan sebagai berikut:
1) Komite Tata Kelola Terintegrasi dapat meminta
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Tata penjelasan atau informasi yang diperlukan
Kelola Terintegrasi mengenai karyawan, dana, aset, serta sumber
Komite Tata Kelola Terintegrasi memiliki tugas dan daya lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan
tanggung jawab paling sedikit meliputi: tugasnya kepada Lembaga Jasa Keuangan
1) Mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola dalam konglomerasi keuangan BNI, dengan
Terintegrasi paling sedikit melalui penilaian tetap memperhatikan peraturan yang berlaku.
kecukupan pengendalian intern, pelaksanaan Komite wajib melaporkan secara tertulis hasil
fungsi kepatuhan secara terintegrasi dan penugasan tersebut kepada Dewan Komisaris
pelaksanaan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi. Entitas Utama.
Dalam melakukan evaluasi, Komite Tata Kelola 2) Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Terintegrasi memperoleh informasi berupa hasil berwenang melakukan komunikasi dengan unit
evaluasi atas pelaksanaan audit intern, penerapan kerja di Entitas Utama, untuk fungsi antara lain
manajemen risiko dan fungsi kepatuhan masing- Audit Intern, Hukum dan Kepatuhan, Keuangan
masing Lembaga Jasa Keuangan dari anggota dan Manajemen Risiko, Sumber Daya Manusia
Dewan Komisaris masing-masing Lembaga Jasa dan aspek fungsi Operasional Usaha yang
Keuangan yang menjadi anggota pada Komite diperlukan, untuk memperoleh informasi,
Tata Kelola Terintegrasi. klarifikasi serta meminta laporan yang diperlukan
2) Memberikan rekomendasi kepada Dewan secara terintegrasi dan atau untuk memenuhi
Komisaris Entitas Utama mengenai hasil tugas-tugas Komite Tata Kelola Terintegrasi.
evaluasi pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi 3) Untuk melaksanakan tugasnya Komite Tata
serta penyempurnaan Pedoman Tata Kelola Kelola Terintegrasi dapat bekerja sama atau
Terintegrasi. berkoordinasi dengan Komite di bawah Dewan
3) Melaksanakan tugas-tugas dari Dewan Komisaris Komisaris Entitas Utama lainnya, serta divisi-
Entitas Utama untuk melakukan review dan divisi/satuan/unit-unit kerja yang relevan pada
evaluasi atas materi yang terkait dengan tugas Entitas Utama atau pada Lembaga Jasa Keuangan
Komite Tata Kelola Terintegrasi dan/atau tugas lainnya dalam Konglomerasi Keuangan BNI.
lainnya yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris
Entitas Utama. Kebijakan Pengangkatan, Pemberhentian,
4) Melakukan evaluasi atas kesesuaian antara dan Masa Jabatan Anggota Komite Tata
kebijakan Tata Kelola Terintegrasi dengan Kelola Terintegrasi
pelaksanaan kebijakan tersebut dan memberikan 1) Ketua dan anggota Komite Tata Kelola
rekomendasi kepada Dewan Komisaris Terintegrasi diangkat dan diberhentikan oleh
Entitas Utama mengenai kebijakan Tata Kelola Dewan Komisaris Entitas Utama.
Terintegrasi dan implementasinya untuk 2) Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi yang
memastikan pengelolaan Tata Kelola Terintegrasi merupakan anggota Dewan Komisaris Entitas
telah dilakukan secara memadai. Utama, atau Dewan Komisaris dan Dewan
5) Sebelum tahun buku berjalan, Komite Tata Kelola Pengawas Lembaga Jasa Keuangan:
Terintegrasi wajib menyusun dan menyampaikan a. Masa tugasnya adalah sama dengan masa
Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan kepada penunjukannya sebagai anggota Dewan
Dewan Komisaris Entitas Utama untuk ditetapkan, Komisaris atau Dewan Pengawas yang
yang salinannya disampaikan oleh Dewan ditetapkan oleh RUPS.
Komisaris Entitas Utama kepada Direksi Entitas b. Berhenti dengan sendirinya apabila masa
Utama untuk diketahui. Pelaksanaan Rencana jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris
Kerja dan Anggaran Tahunan Komite Tata Kelola atau Dewan Pengawas berakhir.
Terintegrasi tersebut dilaporkan kepada Dewan 3) Masa jabatan anggota Komite Tata Kelola
Komisaris Entitas Utama. Terintegrasi yang berasal dari pihak independen
6) Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi wajib paling lama adalah 3 (tiga) tahun dan dapat
menjalankan tugas dengan baik dan menjaga diperpanjang satu kali selama 2 (dua) tahun
kerahasiaan atas seluruh dokumen, data, masa jabatan sehingga total masa jabatan
informasi dan segala sesuatu yang berhubungan anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi yang
dengan pelaksanaan Tugas Komite Tata Kelola berasal dari pihak independen pada perseroan
840 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 240
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
maksimal selama 5 (lima) tahun dengan tidak satu Komite pada Entitas Utama dalam waktu
mengurangi hak Dewan Komisaris Entitas Utama paling lambat 30 (tiga puluh) hari.
untuk memberhentikan anggota komite yang 6) Pemberhentian dan pengangkatan anggota
bersangkutan sewaktu-waktu. Komite dilaporkan kepada RUPS.
4) Dewan Komisaris Entitas Utama, dapat
memberhentikan sewaktu-waktu anggota Komite Jumlah, Susunan, dan Komposisi
Tata Kelola Terintegrasi jika dianggap tidak Keanggotaan Komite Tata Kelola Terintegrasi
melaksanakan tugasnya sebagai anggota komite Pada tahun 2024, keanggotaan Komite Tata Kelola
sebagaimana yang dituangkan dalam Surat Terintegrasi BNI berjumlah 10 (sepuluh) orang yang
Keputusan penunjukan/pengangkatan anggota diangkat berdasarkan Surat Keputusan Dewan
komite yang bersangkutan. Komisaris No. KEP/002/DK/2018 tanggal 8 Februari
5) Dalam hal anggota Dewan Komisaris Entitas 2018 tentang “Ketentuan Umum Pengangkatan,
Utama yang menjabat sebagai Ketua Komite Pemberhentian, Pengaturan Tugas serta Honorarium
Tata Kelola Terintegrasi berhenti dari jabatannya Anggota komite-komite di Bawah Dewan Komisaris”.
sebagai anggota Dewan Komisaris Entitas Jumlah, susunan, dan komposisi keanggotaan
Utama, maka Ketua Komite wajib diganti oleh KomiteTata Kelola Terintegrasi Bank telah memenuhi
anggota Dewan Komisaris Independen Entitas ketentuan yang ditetapkan dalam Piagam Komite
Utama lainnya yang menjadi Ketua pada salah Tata Kelola Terintegrasi.
Susunan anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi BNI sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Periode 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024
Jabatan di Entitas Utama dan
Nama Jabatan Masa Jabatan Periode
Perusahaan Anak
Pradjoto Ketua 30 Oktober 2023 - saat ini Pertama Komisaris Utama/
Komisaris Independen Entitas Utama
Askolani Anggota 10 Maret 2020 - saat ini Kedua Komisaris Entitas Utama
Robertus Billitea Anggota 21 September 2023 - saat ini Pertama Komisaris Entitas Utama
Mohamad Yusuf Anggota 24 Oktober 2024 - saat ini Pertama Komisaris Entitas Utama
Permana 1)
Siti Haniatunnisa Anggota 28 Oktober 2022 - saat ini Pertama Dewan Pengawas Syariah PT BNI Life
Insurance
Rudy Tandjung 2) Anggota 17 Oktober 2024 - saat ini Pertama Komisaris Utama/Komisaris Independen
PT BNI Sekuritas
Eko Priyo Anggota 28 Oktober 2022 - saat ini Pertama Komisaris Utama/Komisaris
Pratomo Independen PT BNI Asset Management
Rufina Tinawati Anggota 22 Juli 2022 - saat ini Pertama Komisaris Independen
Marianto PT Bank Hibank Indonesia
Suhartono 3) Anggota 19 Januari 2024 - saat ini Pertama Komisaris Utama/Komisaris Independen
PT BNI Multifinance
Nurani Anggota 1 Juni 2022 - saat ini Kedua Pihak Independen
Raswindriati
1)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 22 Oktober 2024
2)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 17 Oktober 2024
3)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 19 Januari 2024
Profil Komite Tata Kelola Terintegrasi
Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi
Pradjoto
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/014/DK/2023 Tanggal 30 Oktober 2023
Periode Jabatan 30 Oktober 2023-saat ini
Sertifikasi Profesi Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga
Sertifikasi Profesi Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) (2024)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
841
Page 241
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Merangkap Jabatan Sebagai Dewan Komisaris EU
Askolani
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/015/DK/2020 Tanggal 10 Maret 2020
Periode Jabatan 10 Maret 2020-saat ini
Sertifikasi Profesi • Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga
Sertifikasi Profesi Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) (2024)
• Sertifikasi Kompetensi Profesional Pengawas Tata Kelola Bersertifikasi/Certified Governance
Oversight Professional (CGOP) oleh Lembaga Sertifikasi Profesi – Mitra Kalyana Sejahtera
(LSP-MKS) (2024)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Robertus Billitea
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/005/DK/2023 Tanggal 21 September 2023
Periode Jabatan 21 September 2023-saat ini
Sertifikasi Profesi Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga
Sertifikasi Profesi Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) (2024)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Mohamad Yusuf Permana 1)
Dasar Hukum Penunjukan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/027/DK/2024 Tanggal 22 Oktober 2024
Periode Jabatan 22 Oktober 2024-saat ini
Sertifikasi Profesi Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga
Sertifikasi Profesi Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) (2024)
Profil Lengkap Profil lengkap beliau telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub-bab Profil Dewan
Komisaris.
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Merangkap Jabatan Sebagai Dewan Komisaris Perusahaan Anak
Siti Haniatunnisa
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Usia Pengalaman Bekerja
Per 31 Desember 2024 berusia 40 tahun • Ketua Universitas Syeikh Nawawi Banten (2016-saat ini)
• Anggota DPS PT BRILife (2016-saat ini)
Kewarganegaraan • Anggota DPS PT Asuransi Jasindo Syariah (2017-saat ini)
Warga Negara Indonesia • Anggota DPS PT DPLK Muamalat (2018-saat ini)
• Anggota DPS PT Bank Muamalat Indonesia (2019- saat ini)
Domisili • Anggota DPS PT BNI Life Insurance (2020-saat ini)
Banten, Indonesia • Anggota Pleno DSN-MUI (2021-saat ini)
Riwayat Pendidikan Rangkap Jabatan
• Sarjana Jurusan Hukum dari International Islamic University BNI
of Malaysia (IIUM) (2010) Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi – PT Bank Negara
• Master Jurusan Ilmu Hukum dari Universitas Indonesia (2015) Indonesia (Persero) Tbk
Dasar Hukum Pengangkatan Perusahaan/Lembaga Lain
Diangkat pertama kali sebagai Anggota Komite Tata Kelola • Ketua Universitas Syeikh Nawawi Banten (2016-saat ini)
Terintegrasi sejak Desember 2022 berdasarkan Surat Keputusan • Anggota DPS PT BRILife (2016-saat ini)
Dewan Komisaris BNI No. KEP/021/DK/2022 tanggal 28 Oktober • Anggota DPS PT Asuransi Jasindo Syariah ( 2017-saat ini)
2022 • Anggota DPS PT DPLK Muamalat (2018- saat ini)
• Anggota DPS PT Bank Muamalat Indonesia (2019- saat ini)
Periode Menjabat • Anggota DPS PT BNI Life Insurance (2020-saat ini)
2022-Saat ini (Periode Pertama) • Anggota Pleno DSN-MUI (2021-saat ini)
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan
• Certified in Risk Governance Professional (CRGP)
• Sertifikasi Pengawas Syariah
• Sertifikasi Assesor LSP MUI
842 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 242
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Rudy Tandjung 2)
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Usia Pengalaman Bekerja
Per 31 Desember 2024 berusia 57 tahun • Komisaris Utama/Komisaris Independen PT BNI Sekuritas
(2024 – saat ini)
Kewarganegaraan • Head of Consumer Banking, PT Bank DBS Indonesia (Nov
Warga Negara Indonesia 2019 – Des 2023)
• Head of Commercial Banking, PT Bank DBS Indonesia (Sept
Domisili 2018 – Nov 2019)
Jakarta, Indonesia • Chief Operating Officer, PT Bank DBS Indonesia (Maret 2015 –
Sept 2018)
Riwayat Pendidikan • Komisaris, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (Juni 2012 –
• Sarjana Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian dari Institut Juni 2015)
Pertanian Bogor (1991) • Head of Transaction Banking. PT Bank Permata Tbk (Jan 2010
• Master of Business and International Finance dari Oklahoma – Mar 2015)
City University (1995) • Treasury and Trade Solutions Sales Head, Citibank Indonesia
(Juli 1996 – Des 2009)
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat pertama kali sebagai Anggota Komite Tata Kelola Rangkap Jabatan
Terintegrasi sejak Oktober 2024 berdasarkan Surat Keputusan BNI
Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk Nomor Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi – PT Bank Negara
KEP/026/DK/2024 Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat Perusahaan/Lembaga Lain
2024-saat ini (Periode Pertama) • Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi PT BNI Sekuritas
(2024 – saat ini)
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan • Ketua Komite Audit PT BNI Sekuritas (2024 – saat ini)
• Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4, oleh Badan Sertifikasi • Anggota Komite Pemantau Risiko PT BNI Sekuritas (2024 -
Manajemen Risiko (BSMR) saat ini)
• Sertifikasi Executive Education Programmes, oleh The Insead • Wakil Ketua Bidang Olahraga, Ikatan Banker Indonesia (IBI)
Education Singapore (2023 – saat ini)
• Anggota Bidang Hubungan Kelembagaan, Perhimpunan
Bank Nasional (PERBANAS) (2020 – saat ini)
• Anggota Komite Perbankan, Asosiasi Pengusaha Indonesia
(APINDO) (2019 – saat ini)
Eko Priyo Pratomo
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Usia Pengalaman Bekerja
Per 31 Desember 2024 berusia 61 tahun • Komisaris Utama/Komisaris Independen PT BNI Asset
Management (April 2022 – saat ini)
Kewarganegaraan • Senior Advisor dari PT Mandiri Manajemen Investasi (2019 –
Warga Negara Indonesia 2020)
• Director, CEO, Senior Advisor dari PT BNP Paribas AM (1996 –
Domisili 2018)
Jakarta, Indonesia • Deputi GM, Marketing Director dari PT Graha Buana Cikarang
(1995 – 1996)
Riwayat Pendidikan • Deputi Marketing Manager dari PT KSCI - Misui Group (1992 -
• Sarjana Mesin/Penerbangan dari Institut Teknologi Bandung 1995)
(1988) • Lead Enginer dari PT IPTN (1988 – 1990)
• Master Management dari IPMI International Business School
(1991) Rangkap Jabatan
BNI
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi – PT Bank Negara
Diangkat pertama kali sebagai Anggota Komite Tata Kelola Indonesia (Persero) Tbk
Terintegrasi sejak Oktober 2022 berdasarkan Surat Keputusan
Dewan Komisaris BNI No. KEP/020/DK/2022 tanggal 28 Oktober Perusahaan/Lembaga Lain
2022 • Ketua Komite Audit PT BNI Asset Management
• Ketua Komite Pemantau Risiko PT BNI Asset Management
Periode Menjabat • Pendiri/Pembina Syamsi Dhuha Foundation
2022-saat ini (Periode Pertama)
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan
• Wakil Manajer Investasi (Otorita Jasa Keuangan)
• Training Program for Investment Professional (Institute for
Financial Analysis Development)
• Chartered Financial Consultant (Singapore Collage of
Insurance)
• Chartered Life Underwrite (Singapore Collage of Insurance)
• Sertifikasi Kompetensi Profesional Pengawas Tata Kelola
Bersertifikasi/Certified Governance Oversight Professional
(CGOP) oleh Lembaga Sertifikasi Profesi – Mitra Kalyana
Sejahtera (LSP-MKS) (2024)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
843
Page 243
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rufina Tinawati Marianto
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Usia Pengalaman Bekerja
Per 31 Desember 2024 berusia 65 tahun • Commercial Sales & Marketing Support Head PT Bank OCBC
NISP Tbk (2013-2014)
Kewarganegaraan • Executive VP Commercial Business Unit PT Bank OCBC NISP
Warga Negara Indonesia Tbk (2012-2013)
• Commercial Bisnis Division Head PT Bank OCBC NISP Tbk
Domisili (2009-2011)
Jakarta, Indonesia • General Manager Commercial Jababeka PT Bank Permata
(2003- 2006)
Riwayat Pendidikan • Komisaris Independen PT Bank Hibank Indonesia
Sarjana Jurusan Teknik Arsitektur dan Ekonomi Manajemen dari (2016-sekarang)
UNIKA Parahyangan Bandung (1986)
Rangkap Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan BNI
Diangkat pertama kali sebagai Anggota Komite Tata Kelola Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi – PT Bank Negara
Terintegrasi sejak Juli 2022 berdasarkan Surat Keputusan Indonesia (Persero) Tbk
Dewan Komisaris BNI No. KEP/012/DK/2022 tanggal 22 Juli 2022
Perusahaan/Lembaga Lain
Periode Menjabat Ketua Komite Audit PT Bank Hibank Indonesia
2022-saat ini (Periode Pertama)
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan
• Sertifikasi Kompetensi Profesional Pengawas Tata Kelola
Bersertifikasi/Certified Governance Oversight Professional
(CGOP) oleh Lembaga Sertifikasi Profesi – Mitra Kalyana
Sejahtera (LSP-MKS) (2024)
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Lembaga
Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) (2024)
Suhartono 3)
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Usia Pengalaman Bekerja
Per 31 Desember 2024 berusia 67 tahun • Komisaris Utama & Independen PT BNI Multifinance (2023 –
sekarang)
Kewarganegaraan • Komisaris PT Adiprana Sentosa Indovesco (2019)
Warga Negara Indonesia • Advisor PT Koperasi Nusa Raya Cipta (2018)
• Komisaris PT Wahana Inti Narendra (2018)
Domisili • Presiden Komisaris PT Mahesa Altra Sentosa (2018)
Jakarta, Indonesia • Komisaris PT Asuransi Astra Buana (2017 – 2018)
• Presiden Direktur PT Federal International Finance (2007
Riwayat Pendidikan –2017)
Sarjana Hukum dari Universitas Diponegoro (1982) • Wakil Presiden Direktur PT Federal International Finance
(2001 –2007)
Dasar Hukum Pengangkatan • Direktur Marketing PT Federal International Finance (1998
Diangkat pertama kali sebagai Anggota Komite Tata Kelola –2001)
Terintegrasi sejak Januari 2024 berdasarkan Surat Keputusan • General Marketing Manager PT Federal International Finance
Dewan Komisaris BNI No. KEP/001/DK/2024 tanggal 19 Januari (1997 –1998)
2024 • Regional Manager PT Federal International Finance (Wilayah
Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur) (1 Mei 1993 –1997)
Periode Menjabat • Branch Manager PT Federal International Finance (Cabang
2024-saat ini (Periode Pertama) Semarang) (1991 –1993)
• Branch Manager PT Mitra Pinasthika Mustika/MPM (Cabang
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan Malang) (1989 –1990)
• Certified Risk Governance Professional (CRGP) oleh • Marketing Section Head PT Astra International (Honda Sales
Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko (LSPMR) Operation Wilayah Jawa Tengah) (1983 –1989)
(2024)
• Sertifikasi Profesi Ahli Pembiayaan bagi Direksi/Komisaris Rangkap Jabatan
oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia BNI
(LSPPI) (2015 & 2023) Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi – PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
Perusahaan/Lembaga Lain
• Ketua Komite Audit BNI Finance
• Ketua Komite Pemantau Risiko BNI Finance
• Anggota Komite Nominasi & Remunerasi BNI Finance
844 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 244
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi dari Pihak Independen
Nurani Raswindriati
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Usia Pengalaman Bekerja
Per 31 Desember 2024 berusia 62 tahun • Direktur keuangan dan Operasional PT Niaga International
Factors (2002- 2005)
Kewarganegaraan • Pemimpin Credit Risk Control, Risk Management Group PT
Warga Negara Indonesia Bank Permata Tbk (2007-2012)
• Senior Vice President di Lembaga Penjamin Simpanan/LPS
Domisili (2012-2015)
Jakarta, Indonesia • Anggota Komite Pemantau Risiko Bank Resonia Perdania
(2015-2016)
Riwayat Pendidikan • Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Tabungan Negara
• Sarjana Jurusan Akuntansi dari Universitas Padjadjaran (2015-2016)
(1986) • Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank Victoria
• Magister Management Jurusan Keuangan dari Universitas Syariah (2016 –2021)
Gadjah Mada (2005) • Senior Vice President Indonesia Eximbank (2021)
• Anggota Independen Komite Pemantau Risiko PT Bank
Dasar Hukum Pengangkatan Negara Indonesia (Persero) Tbk (2021-2022)
Diangkat pertama kali sebagai Anggota Komite Tata Kelola • Anggota Independen Komite Tata Kelola Terintegrasi PT Bank
Terintegrasi sejak 1 Juni 2022 berdasarkan Surat Keputusan Negara Indonesia (Persero) Tbk (2022-saat ini)
Dewan Komisaris No. KEP/010/DK/2022 tanggal 2 Juni 2022
Rangkap Jabatan
Periode Menjabat Tidak memiliki rangkap jabatan di internal maupun eksternal
• 2022-2024 (Periode Pertama) BNI
• 2024-saat ini (Periode Kedua)
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan
• Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4
• Sertifikasi Dasar-Dasar Perbankan Syariah
• Sertifikasi Kompetensi Profesional Pengawas Tata Kelola
Bersertifikasi/Certified Governance Oversight Professional
(CGOP) oleh Lembaga Sertifikasi Profesi – Mitra Kalyana
Sejahtera (LSP-MKS) (2024)
1)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 22 Oktober 2024
2)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 17 Oktober 2024
3)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 19 Januari 2024
Kualifikasi, Pendidikan, dan Pengalaman Kerja Komite Tata Kelola Terintegrasi
Seluruh anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi BNI telah memenuhi kriteria persyaratan individual baik
secara umum maupun khusus sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Piagam Komite Tata Kelola
Terintegrasi, yaitu sebagai berikut:
A. Persyaratan Umum
1) Memiliki integritas, akhlak dan moral yang baik serta pengalaman kerja yang cukup yang berhubungan
dengan tugas komite;
2) Tidak memiliki kepentingan/keterkaitan pribadi yang dapat menimbulkan dampak negatif dan
benturan kepentingan terhadap Lembaga Jasa Keuangan dalam Konglomerasi Keuangan BNI.
B. Persyaratan Kompetensi
1) Memiliki latar belakang pendidikan, kemampuan, pengetahuan dan pengalaman yang memadai di
bidang perbankan atau lembaga jasa keuangan lainnya;
2) Mampu bekerja sama, memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik dan efektif, dan menyediakan
waktu cukup untuk melaksanakan tugasnya;
3) Memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup memadai mengenai prinsip dan proses penerapan
GCG secara umum, serta peraturan perundang-undangan di bidang perbankan dan lembaga jasa
keuangan lainnya, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas operasional perbankan dan lembaga
jasa keuangan lainnya.
Dengan mengacu pada ketentuan di atas, Bank memastikan ketua dan seluruh anggota Komite Tata Kelola
Terintegrasi yang menjabat saat ini telah memenuhi kriteria kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja
sebagaimana dijelaskan pada tabel di bawah ini:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
845
Page 245
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman Kerja, serta Bidang Keahlian Komite Tata Kelola
Terintegrasi
Bidang
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Keahlian
Pradjoto Ketua Riwayat Pendidikan Beliau Riwayat Pengalaman Kerja • Hukum
dapat dilihat pada bagian Beliau dapat dilihat pada bagian • Ekonomi
Keberagaman Komposisi Keberagaman Komposisi Dewan
Dewan Komisaris Komisaris
Askolani Anggota Riwayat Pendidikan Beliau Riwayat Pengalaman Kerja • Ekonomi
dapat dilihat pada bagian Beliau dapat dilihat pada bagian • Keuangan
Keberagaman Komposisi Keberagaman Komposisi Dewan
Dewan Komisaris Komisaris
Robertus Billitea Anggota Riwayat Pendidikan Beliau Riwayat Pengalaman Kerja Hukum
dapat dilihat pada bagian Beliau dapat dilihat pada bagian
Keberagaman Komposisi Keberagaman Komposisi Dewan
Dewan Komisaris Komisaris
Mohamad Yusuf Anggota Riwayat Pendidikan Beliau Riwayat Pengalaman Kerja • Ekonomi
Permana 1) dapat dilihat pada bagian Beliau dapat dilihat pada bagian • Management
Keberagaman Komposisi Keberagaman Komposisi Dewan
Dewan Komisaris Komisaris
Siti Haniatunnisa Anggota dari • Sarjana Jurusan Hukum Ketua Universitas Syeikh Nawawi • Hukum
Perusahaan dari International Islamic Banten, Anggota DPS PT BRILife, • Ekonomi
Anak University of Malaysia Anggota DPS PT Asuransi Jasindo Syariah
(IIUM) (2010) Syariah, Anggota DPS PT DPLK
• Master Jurusan Ilmu Hukum Muamalat, Anggota DPS PT Bank
dari Universitas Indonesia Muamalat Indonesia, Anggota DPS
(2015) PT BNI Life Insurance, Anggota Pleno
DSN-MUI.
Rudy Tandjung 2) Anggota dari • Sarjana Jurusan Sosial Komisaris Utama/Komisaris • Ekonomi
Perusahaan Ekonomi Pertanian dari Independen PT BNI Sekuritas, Head • Pasar Modal
Anak Institut Pertanian Bogor of Consumer Banking, PT Bank DBS
(1991) Indonesia, Head of Commercial
• Master of Business and Banking, PT Bank DBS Indonesia,
International Finance dari Chief Operating Officer, PT Bank
Oklahoma City University DBS Indonesia, Komisaris, PT
(1994) Kustodian Sentral Efek Indonesia,
Head of Transaction Banking. PT
Bank Permata Tbk, dan Treasury and
Trade Solutions Sales Head, Citibank
Indonesia.
Eko Priyo Anggota dari • Sarjana Mesin/Penerbangan Komisaris Utama/Komisaris • Reksa Dana
Pratomo Perusahaan dari Institut Teknologi Independen PT BNI Asset • Pasar Modal
Anak Bandung (1988) Management, Senior Advisor dari • Keuangan
• Master Management dari PT Mandiri Manajemen Investasi, • Ekonomi
IPMI Indonesia Business Director, CEO, Senior Advisor dari
School (1991) PT BNP Paribas AM, Deputi GM,
Marketing Director dari PT Graha
Buana Cikarang, Deputi Marketing
Manager dari PT KSCI - Misui Group,
dan Lead Enginer dari PT IPTN.
Rufina Tinawati Anggota dari Sarjana Jurusan Teknik Commercial & Marketing Support • Ekonomi
Marianto Perusahaan Arsitektur dan Ekonomi Head PT Bank OCBC NISP Tbk, • Perbankan
Anak Manajemen dari UNIKA Executive VP Commercial Business
Parahyangan Bandung (1986) Unit PT Bank OCBC NISP Tbk,
Commercial Bisnis Division Head
PT Bank OCBC NISP Tbk, General
Manager Commercial Jababeka PT
Bank Permata Komisaris Independen
PT Bank Hibank Indonesia.
846 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 246
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Bidang
Nama Jabatan Pendidikan Pengalaman Kerja
Keahlian
Suhartono 3) Anggota dari Sarjana Hukum dari Komisaris Utama & Independen • Hukum
Perusahaan Universitas Diponegoro, Jawa PT BNI Multifinance, Komisaris PT • Ekonomi
Anak Tengah (1982) Adiprana Sentosa Indovesco, Advisor • Pembiayaan
PT Koperasi Nusa Raya Cipta, • Sumber Daya
Komisaris PT Wahana Inti Narendra, Manusia
Presiden Komisaris PT Mahesa Altra
Sentosa, Komisaris PT Asuransi Astra
Buana, Presiden Direktur PT Federal
International Finance, Wakil Presiden
Direktur PT Federal International
Finance, dan Direktur Marketing PT
Federal International Finance.
Nurani Anggota • Sarjana Jurusan Akuntansi Direktur keuangan dan Operasional • Keuangan
Raswindriati Independen dari Universitas Padjadjaran PT Niaga International Factors, • Akuntansi
(1986) Pemimpin Credit Risk Control, • Manajemen
• Magister Management Risk Management Group PT Bank Risiko
Jurusan Keuangan dari Permata Tbk, Senior Vice President • Ekonomi
Universitas Gadjah Mada di Lembaga Penjamin Simpanan/
(2005) LPS, Anggota Komite Pemantau
Risiko Bank Resonia Perdania,
Anggota Komite Pemantau Risiko
PT Bank Tabungan Negara, Direktur
Kepatuhan dan Manajemen
Risiko PT Bank Victoria Syariah,
Senior Vice President Indonesia
Eximbank, Anggota Independen
Komite Pemantau Risiko PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk,
Anggota Independen Komite Tata
Kelola Terintegrasi PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk.
1)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 22 Oktober 2024
2)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 17 Oktober 2024
3)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 19 Januari 2024
Pernyataan Independensi Komite Tata Kelola Terintegrasi
KomiteTata KelolaTerintegrasi bersifat independen baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam pelaporan,
serta bertanggung jawab langsung kepada Dewan Komisaris EU. BNI memastikan seluruh anggota Komite
Tata Kelola Terintegrasi yang berasal dari pihak independen telah memenuhi persyaratan independensi
sebagai berikut:
1) Merupakan pihak di luar BNI yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham
dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Dewan Pengawas, Direksi dan/atau Pemegang
Saham Pengendali Lembaga Jasa Keuangan dalam Konglomerasi Keuangan BNI, atau hubungan
dengan Lembaga Jasa Keuangan dalam Konglomerasi Keuangan BNI yang dapat mempengaruhi
kemampuannya untuk bertindak independen. Hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham
dan/atau hubungan keluarga dimaksud sesuai dengan pengertian yang ditetapkan Peraturan perundang-
undangan yang berlaku;
2) Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan
usaha Lembaga Jasa Keuangan dalam Konglomerasi Keuangan BNI.
3) Komite wajib menandatangani pakta integritas yang merupakan pernyataan dan komitmen untuk
mematuhi segala ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip GCG.
Dengan terpenuhinya seluruh aspek Independensi di atas, seluruh anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
senantiasa mampu memberikan penilaian secara wajar dan seimbang terhadap seluruh kondisi yang
relevan dan tidak terpengaruh oleh kepentingan pribadi atau pihak lain dalam menyampaikan pendapatnya.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
847
Page 247
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Independensi Komite Tata Kelola Terintegrasi
Aspek Independensi
Tidak Memiliki
Tidak Memiliki
Tidak Memiliki Hubungan Tidak Menjabat
Hubungan
Nama Hubungan Tidak Memiliki Keluarga dengan sebagai
Kepengurusan di
Keuangan Hubungan Dewan Komisaris, Pengurus
BNI, Perusahaan
dengan Kepemilikan Direksi, dan/atau Partai Politik,
Anak, Maupun
Dewan Komisaris Saham di BNI Sesama Anggota Pejabat dan
Perusahaan
dan Direksi Komite Tata Pemerintah
Afiliasi
Kelola Terintegrasi
Pradjoto
Askolani
Robertus Billitea
Mohamad Yusuf Permana 1)
Siti Haniatunnisa
Rudy Tandjung 2)
Eko Priyo Pratomo
Rufina Tinawati Marianto
Suhartono 3)
Nurani Raswindriati
1)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 22 Oktober 2024
2)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 17 Oktober 2024
3)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 19 Januari 2024
Informasi Rangkap Jabatan
Sebagai bentuk transparansi, informasi rangkap jabatan anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi diuraikan
pada tabel berikut ini:
Jabatan di
Jabatan di Bank Jabatan di Jabatan di
Nama Jabatan di Bank Lain Perusahaan
sebagai EU Perusahaan Anak BUMN Lain
Terbuka Lain
Pradjoto Ketua & - - - -
Komisaris
Utama/
Komisaris
Independen
Askolani Komisaris - - - -
Robertus Billitea Komisaris - - - -
Mohamad Yusuf Komisaris - - - -
Permana 1)
Siti Haniatunnisa - Dewan Pengawas Syariah • DPS PT BRILife - -
(DPS) PT BNI Life Insurance • DPS PT DPLK Muamalat
• DPS PT Bank Muamalat
Indonesia
Rudy Tandjung 2) - Komisaris Utama/Komisaris - - -
Independen
PT BNI Sekuritas
Eko Priyo - Komisaris Utama/Komisaris - - -
Pratomo Independen PT BNI Asset
Management
Rufina Tinawati - Komisaris Independen Komisaris Independen - -
Marianto PT Bank Hibank Indonesia PT Bank Hibank Indonesia
Suhartono 3) - Komisaris Utama/Komisaris - - -
Independen
PT BNI Multifinance
Nurani Anggota - - - -
Raswindriati Independen
1)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 22 Oktober 2024
2)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 17 Oktober 2024
3)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 19 Januari 2024
848 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 248
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi Terintegrasi dengan mengisi daftar hadir rapat,
tetapi tidak dihitung dalam kuorum kehadiran
Kebijakan Pelaksanaan Rapat dan pengambilan jumlah suara untuk mencapai
Kebijakan dan tata cara pelaksanaan Rapat Tata keputusan dalam rapat tersebut.
Kelola Terintegrasi sebagaimana yang dituangkan 6) Keputusan rapat Komite dilakukan berdasarkan
dalam Piagam Tata Kelola Terintegrasi, adalah musyawarah mufakat.
sebagai berikut: 7) Dalam hal tidak terjadi musyawarah mufakat,
1) Komite Tata Kelola Terintegrasi harus pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan
melaksanakan rapat paling sedikit 1 (satu) kali suara terbanyak. Keputusan rapat dianggap sah
dalam 2 (dua) bulan. apabila disetujui oleh lebih dari ½ (satu per dua)
2) Rapat Tata Kelola Terintegrasi hanya dapat jumlah anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
dilaksanakan apabila dihadiri oleh paling kurang yang hadir. Pengaturan hak suara anggota
51% (lima puluh satu per seratus) dari jumlah Komite menganut prinsip 1 (satu) orang 1 (satu)
anggota. suara.
3) Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi dipimpin 8) Rapat Komite dapat dilaksanakan melalui media
oleh Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi atau telekonferensi, video konferensi, atau sarana
anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi yang media elektronik lainnya.
paling senior apabila Ketua Komite Tata Kelola 9) Hasil rapat Komite wajib dituangkan dalam risalah
Terintegrasi berhalangan hadir. rapat yang ditandatangani oleh seluruh anggota
4) Jika dipandang perlu, Komite Tata Kelola Komite yang hadir dan didokumentasikan secara
Terintegrasi dapat mengundang pihak lain yang baik.
terkait dengan agenda/pembahasan rapat untuk 10) Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang
hadir dalam Rapat KomiteTata KelolaTerintegrasi. terjadi dalam rapat dicantumkan secara jelas
5) Rapat komite wajib dihadiri oleh masing- dalam risalah rapat beserta alasan perbedaan
masing Komisaris Independen dari Lembaga pendapat.
Jasa Keuangan dalam Konglomerasi Keuangan 11) Kehadiran anggota Komite dalam rapat
BNI yang menjadi anggota Komite Tata Kelola dilaporkan dalam laporan triwulanan dan laporan
Terintegrasi. Dalam hal Komisaris independen tahunan komite.
yang bersangkutan tidak dapat menghadiri rapat
Komite Tata Kelola Terintegrasi, maka Komisaris Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Anggota
lain yang bukan merupakan anggota Komite Tata Komite Tata Kelola Terintegrasi Dalam Rapat
Kelola Terintegrasi atau pejabat pada Lembaga Sepanjang tahun 2024, Komite Tata Kelola
Jasa Keuangan yang bersangkutan dapat diminta Terintegrasi telah mengadakan 12 (dua belas) kali
untuk menghadiri rapat Komite Tata Kelola rapat. Frekuensi pelaksanaan rapat tersebut sudah
memenuhi ketentuan yang diatur dalam Piagam
Komite Tata Kelola Terintegrasi.
Berikut ini adalah data kehadiran anggota Komite di dalam rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi selama
tahun 2024:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase Kehadiran
Pradjoto Ketua 12 11 92%
Askolani Anggota 12 11 92%
Susyanto 1) Anggota 2 2 100%
Robertus Billitea Anggota 12 10 84%
Mohamad Yusuf Permana 2) Anggota 3 3 100%
Parikesit Suprapto 3) Anggota 6 6 100%
Siti Haniatunnisa Anggota 12 11 92%
Rudy Tandjung 4)
Anggota 3 3 100%
Eko Priyo Pratomo Anggota 12 12 100%
Suhartono 5) Anggota 12 9 75%
Rufina Tinawati Marianto Anggota 12 11 92%
Nurani Raswindriati Anggota Independen 12 12 100%
1)
Berhenti menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 04 Maret 2024
2)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 22 Oktober 2024
3)
Berhenti menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 05 Juli 2024
4)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 17 Oktober 2024
5)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 19 Januari 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
849
Page 249
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Agenda Rapat
Agenda pelaksanaan rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi sepanjang tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Tanggal Anggota Komite Tata Kelola
No. Agenda Rapat Terundang
Rapat Terintegrasi
1 23 Januari 1. Evaluasi Kinerja Keuangan 1. Pradjoto (Komisaris Utama BNI/ 1. Direksi BNI:
2024 Terintegrasi - Desember Komisaris Independen BNI) • Direktur Finance/Pembina
2023 2. Askolani (Komisaris BNI) Bank Hibank Indonesia
2. Evaluasi Sinergi tahun 3. Susyanto (Komisaris BNI) • Direktur Network &
2023: Perusahaan Induk 4. Parikesit Suprapto (Komisaris Services/Pembina BNI Life
dan Perusahaan Anak & Utama/Komisaris Independen Insurance
Antar Perusahaan Anak BNI Life Insurance) • Direktur Enterprise &
3. Rencana Strategis & Bisnis 5. Siti Haniatunnisa (Dewan Commercial Banking/
Perusahaan Anak - 2024 Pengawas Syariah BNI Life Pembina BNI Multifinance
4. Rencana Sinergi tahun Insurance) • Direktur Technology &
2024: Perusahaan Induk 6. Eko Priyo Pratomo (Komisaris Operation/Pembina BNI
dan Perusahaan Anak & Utama/Komisaris Independen Ventura
Antar Perusahaan Anak BNI Asset Management)
7. Rufina Tinawati Marianto 2. Divisi BNI:
(Komisaris Independen PT Bank Divisi Subsidiaries
Hibank Indonesia) Management, dan Divisi
8. Nurani Raswindriati (Pihak Corporate Planning &
Independen) Performance Management.
2 13 Februari 1. Evaluasi Profil Risiko 1. Susyanto (Komisaris BNI) 1. Komite Pemantau Risiko:
2024 Terintegrasi dan KPMM 2. Askolani (Komisaris BNI) • Erwin Rijanto Slamet
Terintegrasi Semester 3. Robertus Billitea (Komisaris BNI) (Komisaris Independen
II/2023 4. Parikesit Suprapto (Komisaris BNI)
2. Evaluasi hasil penilaian Utama/Komisaris Independen • Pahala Nugraha Mansury
secara self-assessment BNI Life Insurance) (Wakil Komisaris Utama
atas Tata Kelola Terintegrasi 5. Siti Haniatunnisa (Dewan BNI)
periode Semester II/2023 Pengawas Syariah BNI Life • Septian Hario Seto
Insurance) (Komisaris BNI)
6. Eko Priyo Pratomo (Komisaris • Fadlansyah Lubis
Utama/Komisaris Independen (Komisaris BNI)
BNI Asset Management) • Bambang Setyogroho
7. Suhartono (Komisaris Utama/ (Pihak Independen)
Komisaris Independen BNI • Dwita Suherlina (Pihak
Finance) Independen)
8. Rufina Tinawati Marianto
(Komisaris Independen PT Bank 2. Direksi BNI:
Hibank Indonesia) • Direktur Risk Management
9. Nurani Raswindriati (Pihak • Direktur Human Capital
Independen) and Compliance
3. Divisi BNI:
Divisi Enterprise Risk
Management, Divisi
Compliance, dan Divisi
Subsidiaries Management.
3 26 Maret 1. Evaluasi efektivitas Sistem 1. Pradjoto (Komisaris Utama BNI/ 1. Direksi BNI:
2024 Pengendalian Intern (SPI) Komisaris Independen BNI) • Wakil Direktur Utama
Terintegrasi Semester 2. Askolani (Komisaris BNI) • Direktur Enterprise and
II/2023 3. Robertus Billitea (Komisaris BNI) Commercial Banking
2. Evaluasi efektivitas Satuan 4. Parikesit Suprapto (Komisaris
Kerja Audit Terintegrasi Utama/Komisaris Independen 2. Divisi BNI:
Semester II/2023. BNI Life Insurance) Divisi Internal Audit,
3. Perbaikan kualitas dan 5. Siti Haniatunnisa (Dewan dan Divisi Subsidiaries
jumlah Auditor pada Pengawas Syariah BNI Life Management
Perusahaan Anak. Insurance)
4. Hasil Audit Intern 6. Eko Priyo Pratomo (Komisaris
Perusahaan Anak dan Utama/Komisaris Independen
tindak lanjutnya BNI Asset Management)
7. Rufina Tinawati Marianto
(Komisaris Independen PT Bank
Hibank Indonesia)
8. Nurani Raswindriati (Pihak
Independen)
850 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 250
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tanggal Anggota Komite Tata Kelola
No. Agenda Rapat Terundang
Rapat Terintegrasi
4 30 April 1. Kinerja Keuangan 1. Pradjoto (Komisaris Utama BNI/ 1. Direksi BNI:
2024 Perusahaan Anak termasuk Komisaris Independen BNI) • Direktur Finance
realisasi Sinergi dengan 2. Askolani (Komisaris BNI) • Direktur Digital and
Entitas Utama dan antar 3. Robertus Billitea (Komisaris BNI) Integrated Transaction
Perusahaan Anak periode 4. Parikesit Suprapto (Komisaris Banking BNI - Direktur
Triwulan I Tahun 2024 Utama/Komisaris Independen Pembina Bank Hibank
2. Issue di masing-masing BNI Life Insurance) Indonesia
Perusahaan Anak atas 5. Siti Haniatunnisa (Dewan
hasil Evaluasi atas Pengawas Syariah BNI Life 2. Divisi BNI:
Penerapan Management Insurance) Divisi Subsidiaries
Risiko, Kepatuhan, dan 6. Eko Priyo Pratomo (Komisaris Management, dan Divisi
Audit periode Triwulan I Utama/Komisaris Independen Corporate Planning &
Tahun 2024 BNI Asset Management) Performance Management.
7. Suhartono (Komisaris Utama/
Komisaris Independen BNI
Finance)
8. Nurani Raswindriati (Pihak
Independen)
5 14 Mei 2024 Evaluasi Efektivitas 1. Pradjoto (Komisaris Utama BNI/ 1. Direksi BNI:
Penerapan Strategi Anti Fraud Komisaris Independen BNI) Direktur Risk Management
dan Whistle Blowing System 2. Askolani (Komisaris BNI)
(WBS) pada Konglomerasi 3. Robertus Billitea (Komisaris BNI) 2. Divisi BNI:
Keuangan BNI periode 4. Parikesit Suprapto (Komisaris Satuan Anti Fraud, Internal
Semester II – 2023 Utama/Komisaris Independen Audit, dan Divisi Subsidiaries
BNI Life Insurance) Management.
5. Siti Haniatunnisa (Dewan
Pengawas Syariah BNI Life
Insurance)
6. Eko Priyo Pratomo (Komisaris
Utama/Komisaris Independen
BNI Asset Management)
7. Rufina Tinawati Marianto
(Komisaris Independen PT Bank
Hibank Indonesia)
8. Nurani Raswindriati (Pihak
Independen)
6 11 Juni Evaluasi Pelaksanaan Fungsi 1. Pradjoto (Komisaris Utama BNI/ 1. Direksi BNI:
2024 Kepatuhan Terintegrasi Komisaris Independen BNI) Direktur Human Capital &
dan Anti Pencucian Uang 2. Askolani (Komisaris BNI) Compliance
– Pencegahan Pendanaan 3. Robertus Billitea (Komisaris BNI)
Terorisme pada masing- 4. Parikesit Suprapto (Komisaris 2. Divisi BNI:
masing Perusahaan Anak Utama/Komisaris Independen Divisi Compliance, dan Divisi
periode Semester II – 2023 BNI Life Insurance) Subsidiaries Management.
5. Siti Haniatunnisa (Dewan
Pengawas Syariah BNI Life
Insurance)
6. Eko Priyo Pratomo (Komisaris
Utama/Komisaris Independen
BNI Asset Management)
7. Suhartono (Komisaris Utama/
Komisaris Independen BNI
Finance)
8. Rufina Tinawati Marianto
(Komisaris Independen PT Bank
Hibank Indonesia)
9. Nurani Raswindriati (Pihak
Independen)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
851
Page 251
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tanggal Anggota Komite Tata Kelola
No. Agenda Rapat Terundang
Rapat Terintegrasi
7 19 Juli 2024 1. Kinerja Keuangan 1. Pradjoto (Komisaris Utama BNI/ 1. Direksi BNI:
Perusahaan Anak termasuk Komisaris Independen BNI) • Direktur Finance
realisasi Sinergi dengan 2. Siti Haniatunnisa (Dewan • Direktur Retail Banking
Entitas Utama dan antar Pengawas Syariah BNI Life - Direktur Pembina BNI
Perusahaan Anak periode Insurance) Finance
Triwulan II Tahun 2024 3. Eko Priyo Pratomo (Komisaris • Direktur Technology &
2. Issue di masing-masing Utama/Komisaris Independen Operation - Direktur
Perusahaan Anak atas BNI Asset Management) Pembina BNI Ventura
hasil Evaluasi atas 4. Suhartono (Komisaris Utama/ • Direktur Wholesale &
Penerapan Management Komisaris Independen BNI International Banking -
Risiko, Kepatuhan, dan Finance) Direktur Pembina BNIS,
Audit periode Triwulan II 5. Rufina Tinawati Marianto BNIAM, BSPL, dan BNI
Tahun 2024 (Komisaris Independen PT Bank Remittance
Hibank Indonesia) • Direktur Digital and
6. Nurani Raswindriati (Pihak Integrated Transaction
Independen) Banking - Direktur
Pembina Bank Hibank
2. Divisi BNI:
Divisi Subsidiaries
Management, dan Divisi
Corporate Planning &
Performance Management.
8 06 Agustus 1. Evaluasi Profil Risiko 1. Pradjoto (Komisaris Utama BNI/ 1. Komite Pemantau Risiko:
2024 Terintegrasi dan Komisaris Independen BNI) • Erwin Rijanto Slamet
Kewajiban Penyediaan 2. Askolani (Komisaris BNI) (Komisaris Independen
Modal Minimum (KPMM) 3. Robertus Billitea (Komisaris BNI) BNI)
Terintegrasi Semester I 4. Siti Haniatunnisa (Dewan • Pahala Nugraha Mansury
Tahun 2024 Pengawas Syariah BNI Life (Wakil Komisaris Utama
2. Evaluasi hasil penilaian Insurance) BNI)
secara self assessment 5. Eko Priyo Pratomo (Komisaris • Fadlansyah Lubis
atas Tata Kelola Terintegrasi Utama/Komisaris Independen (Komisaris BNI)
periode Semester I Tahun BNI Asset Management) • Dwita Suherlina (Pihak
2024 6. Rufina Tinawati Marianto Independen)
(Komisaris Independen PT Bank
Hibank Indonesia) 2. Direksi BNI:
7. Nurani Raswindriati (Pihak • Direktur Risk Management
Independen) • Direktur Human Capital
and Compliance
3. Divisi BNI:
Divisi Enterprise Risk
Management, Divisi
Compliance, dan Divisi
Subsidiaries Management.
9 17 1. Evaluasi Efektivitas Sistem 1. Pradjoto (Komisaris Utama BNI/ 1. Direksi BNI:
September Pengendalian Intern Komisaris Independen BNI) Wakil Direktur Utama
2024 Terintegrasi Semester 2. Askolani (Komisaris BNI)
I/2024, termasuk Hasil 3. Robertus Billitea (Komisaris BNI) 2. Divisi BNI:
Audit Intern Perusahaan 4. Siti Haniatunnisa (Dewan Divisi Internal Audit,
Anak dan Tindak Lanjut Pengawas Syariah BNI Life dan Divisi Subsidiaries
2. Efektivitas Satuan Kerja Insurance) Management.
Audit Terintegrasi, 5. Eko Priyo Pratomo (Komisaris
termasuk Perbaikan Utama/Komisaris Independen
Kualitas dan Jumlah BNI Asset Management)
Auditor Perusahaan Anak. 6. Suhartono (Komisaris Utama/
Komisaris Independen BNI
Finance)
7. Rufina Tinawati Marianto
(Komisaris Independen PT Bank
Hibank Indonesia)
8. Nurani Raswindriati (Pihak
Independen)
852 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 252
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tanggal Anggota Komite Tata Kelola
No. Agenda Rapat Terundang
Rapat Terintegrasi
10 22 Oktober 1. Kinerja Keuangan 1. Pradjoto (Komisaris Utama BNI/ 1. Direksi BNI:
2024 Perusahaan Anak termasuk Komisaris Independen BNI) • Direktur Finance
realisasi Sinergi dengan 2. Askolani (Komisaris BNI) • Direktur Retail Banking
Entitas Utama dan antar 3. Robertus Billitea (Komisaris BNI) - Direktur Pembina BNI
Perusahaan Anak periode 4. Mohamad Yusuf Permana Finance
Triwulan III Tahun 2024 (Komisaris BNI) • Direktur Network &
2. Issue di masing-masing 5. Siti Haniatunnisa (Dewan Services - Direktur
Perusahaan Anak atas Pengawas Syariah BNI Life Pembina BNI Life
hasil Evaluasi atas Insurance) Insurance
Penerapan Management 6. Rudy Tandjung (Komisaris • Direktur Digital and
Risiko, Kepatuhan, dan Utama/Komisaris Independen Integrated Transaction
Audit periode Triwulan III BNI Sekuritas) Banking - Direktur
Tahun 2024 7. Eko Priyo Pratomo (Komisaris Pembina Bank Hibank
Utama/Komisaris Independen
BNI Asset Management) 2. Divisi BNI:
8. Suhartono (Komisaris Utama/ Divisi Subsidiaries
Komisaris Independen BNI Management, dan Divisi
Finance) Corporate Planning &
9. Rufina Tinawati Marianto Performance Management.
(Komisaris Independen PT Bank
Hibank Indonesia)
10. Nurani Raswindriati (Pihak
Independen)
11 12 Evaluasi Pedoman Tata Kelola 1. Pradjoto (Komisaris Utama BNI/ 1. Direksi BNI:
November Terintegrasi BNI Tahun 2024 Komisaris Independen BNI) Direktur Human Capital and
2024 2. Askolani (Komisaris BNI) Compliance
3. Robertus Billitea (Komisaris BNI)
4. Mohamad Yusuf Permana 2. Divisi BNI:
(Komisaris BNI) Divisi Compliance, Divisi
5. Siti Haniatunnisa (Dewan Enterprise Risk Management,
Pengawas Syariah BNI Life Satuan Anti Fraud, Internal
Insurance) Audit, dan Divisi Subsidiaries
6. Rudy Tandjung (Komisaris Management
Utama/Komisaris Independen
BNI Sekuritas)
7. Eko Priyo Pratomo (Komisaris
Utama/Komisaris Independen
BNI Asset Management)
8. Suhartono (Komisaris Utama/
Komisaris Independen BNI
Finance)
9. Rufina Tinawati Marianto
(Komisaris Independen PT Bank
Hibank Indonesia)
10. Nurani Raswindriati (Pihak
Independen)
12 12 Rencana Kerja Komite Tata 1. Pradjoto (Komisaris Utama BNI/ -
November Kelola Terintegrasi BNI Tahun Komisaris Independen BNI)
2024 2025 2. Askolani (Komisaris BNI)
3. Robertus Billitea (Komisaris BNI)
4. Mohamad Yusuf Permana
(Komisaris BNI)
5. Siti Haniatunnisa (Dewan
Pengawas Syariah BNI Life
Insurance)
6. Rudy Tandjung (Komisaris
Utama/Komisaris Independen
BNI Sekuritas)
7. Eko Priyo Pratomo (Komisaris
Utama/Komisaris Independen
BNI Asset Management)
8. Suhartono (Komisaris Utama/
Komisaris Independen BNI
Finance)
9. Rufina Tinawati Marianto
(Komisaris Independen PT Bank
Hibank Indonesia)
10. Nurani Raswindriati (Pihak
Independen)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
853
Page 253
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Program Peningkatan Kompetensi Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2024
Pada tahun 2024, anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi telah melaksanakan pendidikan atau pelatihan
sebagai berikut:
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
Penyelenggara
Konferensi/seminar pelaksanaan pelaksanaan Pendidikan
Pradjoto – Ketua Komite - Komisaris Utama/Komisaris Independen
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian pengembangan kompetensi/pelatihan Dewan Komisaris BNI
Askolani – Anggota Komite - Komisaris
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian pengembangan kompetensi/pelatihan Dewan Komisaris BNI
Robertus Billitea – Anggota Komite - Komisaris
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian pengembangan kompetensi/pelatihan Dewan Komisaris BNI
Mohamad Yusuf Permana1) – Anggota Komite - Komisaris
Pengembangan kompetensi/pelatihan dapat dilihat pada bagian pengembangan kompetensi/pelatihan Dewan Komisaris BNI
Siti Haniatunnisa – Anggota Komite - Dewan Pengawas Syariah PT BNI Life Insurance
Workshop Pra Ijtima'Sanawi (Annual 13 September 2024 Jakarta Pelatihan DSN-MUI
Meeting) Dewan Pengawas Syariah IX
tahun 2024 bidang perasuransian
Workshop Dewan Pengawas Syariah" 12-13 Agustus 2024 Bandung Pelatihan AASI
Peluang dan Tantangan Dewan
Pengawas Syariah Asuransi Masa Kini"
Workshop Pra Ijtima' Sanawi (Annual 11 September 2024 Jakarta Pelatihan DSN-MUI
Meeting) DPS IX tahun 2024 bidang
Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
Syariah
Menyusun Financial Contigency 29-30 Oktober Jakarta Seminar GRC Management
Plan "Langkah Cerdas Menghadapi 2024
Ketidakpastian"
Rudy Tandjung2) – Anggota Komite - Komisaris Utama/Komisaris Independen PT BNI Sekuritas
Compliance Forum - Mewujudkan 14 Agustus 2024 Jakarta Workshop BNI
Budaya Anti Korupsi melalui
Penanaman Nilai-nilai Integritas
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 17 Desember 2024 Jakarta Seminar OJK
(Hakordia) OJK 2024
Eko Priyo Pratomo – Anggota Komite - Komisaris Utama/Komisaris Independen PT BNI Asset Management
Masterclass Corporate Governance 12-13 Agustus 2024 Jakarta Sertifikasi Center for Risk
- Governance Risk Management Management &
Compliance Sustainability Sustainability
Suhartono3) – Anggota Komite - Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT BNI Multifinance
Sertifikasi Nasional "Ahli Tata Kelola 17 - 18 September Jakarta Sertifikasi RAP Learning
Risiko Terintegrasi/Certified Risk 2024 Center
Governance Professional (CRGP)"
Seminar Nasional APPI "Tantangan 4 Juni 2024 Jakarta Seminar Asosiasi
Pembiayaan di Tengah Perubahan Perusahaan
Geopolitik dan Ekonomi" Pembiayaan
Indonesia (APPI)
Compliance Forum - Mewujudkan 14 Agustus 2024 Jakarta Workshop BNI
Budaya Anti Korupsi melalui
Penanaman Nilai-nilai Integritas
Rufina Tinawati Marianto – Anggota Komite - Komisaris Independen PT Bank Hibank Indonesia
Sosialisasi Pengisian LHKPN 19 Februari 2024 Jakarta Pelatihan BNI
Refreshment Manajemen Risiko (J6) 20 Februari 2024 Jakarta Sertifikasi Hibank
Sharing Knowledge "Strategi Mencegah 29 Februari 2024 Jakarta Pelatihan OJK
Kejahatan Siber"
Webinar "Peluang dan Tantangan Aset 14 Maret 2024 Jakarta Pelatihan OJK
Digital di Indonesia"
Webinar "Paylater : Solusi Keuangan 26 April 2024 Jakarta Pelatihan LPPI
atau Sumber Masalah Baru ?"
854 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 254
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
Penyelenggara
Konferensi/seminar pelaksanaan pelaksanaan Pendidikan
Webinar Anti Fraud Awareness "Hindari 22 Mei & 31 Mei Jakarta Pelatihan BNI
Judi Online dan Pinjaman Online Ilegal" 2024
Sosialisasi PDP Series 1 Pelatihan 28 Mei 2024 Jakarta Pelatihan Hibank
Kesadaran Data Privasi Dan Pelindungan
Data
Webinar "Anti Fraud Awareness : Hindari 07 Juni 2024 Jakarta Pelatihan BNI
Judi Online"
Masterclass Corporate Governance 12 -13 Agustus Jakarta Sertifikasi Center for Risk
- Governance Risk Management 2024 Management &
Compliance Sustainability Sustainability
Sosialisasi Peningkatan Nilai-Nilai 16 Agustus 2024 Jakarta Pelatihan Hibank
Nasionalisme
Webinar OJK "How to Prevent Money 05 September Jakarta Pelatihan OJK
Laundering and Terrorism Financing" 2024
Nurani Raswindriati – Anggota Komite - Pihak Independen
Masterclass Corporate Governance 12 -13 Agustus Jakarta Sertifikasi Center for Risk
- Governance Risk Management 2024 Management &
Compliance Sustainability Sustainability
Compliance Forum - Mewujudkan 14 Agustus 2024 Jakarta Pelatihan BNI
Budaya Anti Korupsi melalui
Penanaman Nilai-nilai Integritas
1)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 22 Oktober 2024
2)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 17 Oktober 2024
3)
Menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 19 Januari 2024
Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan 3. Meningkatkan kualitas penerapan manajemen
Komite Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2024 risiko terintegrasi dengan melakukan
Di tahun 2024, Komite Tata Kelola Terintegrasi pemantauan terhadap action plan, perbaikan
melaksanakan seluruh program/Rencana Kerja root cause dalam pengelolaan risiko terintegrasi,
yang telah ditetapkan di awal tahun 2024 guna melakukan evaluasi profil risiko terintegrasi dan
mendukung tugas pengawasan Dewan Komisaris. Kualitas penerapan Manajemen Risiko (KPMR)
Komite Tata Kelola Terintegrasi telah menyampaikan Terintegrasi, dan melakukan review terhadap
laporan atas setiap pelaksanaan tugas disertai Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi
dengan rekomendasi kepada Dewan Komisaris EU 4. Menjaga kualitas penerapan Tata Kelola
yang ditandatangani oleh Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi dengan melakukan evaluasi
Terintegrasi dan Anggota Komite. Berikut langkah struktur, proses dan hasil tata kelola terintegrasi,
strategi yang dilakukan di tahun 2024: melakukan review dan evaluasi Pedoman
1. Meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi Tata Kelola Terintegrasi, dan meningkatkan
kepatuhan terintegrasi dengan melakukan self pengetahuan best practice penerapan tata kelola
assessment pelaksanaan budaya kepatuhan terintegrasi
di masing-masing Perusahaan Anak BNI, 5. Memantau efektivitas hasil tata kelola terintegrasi
mengevaluasi penerapan strategi anti fraud, dengan melakukan evaluasi kinerja keuangan
dan Whistleblowing System, Anti Pencucian terintegrasi, serta evaluasi terhadap rencana
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan sinergi BNI dan Perusahaan Anak maupun sinergi
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata antar Perusahaan Anak
Pemusnah Masal (APUPPP-PPPSPM) pada
konglomerasi keuangan BNI, serta melakukan Berdasarkan strategi dan program kerja Komite Tata
evaluasi pelaksanaan fungsi kepatuhan KelolaTerintegrasi, kegiatan/tugas KomiteTata Kelola
terintegrasi. Terintegrasi dilaksanakan melalui mekanisme:
2. Meningkatkan kualitas pengendalian intern 1. Pelaksanaan Rapat KomiteTata KelolaTerintegrasi
terintegrasi dengan memastikan kualitas termasuk dengan mengundang Direktur terkait,
dan jumlah auditor di Perusahaan Anak telah divisi-divisi/unit-unit terkait;
memadai, melakukan evaluasi efektivitas 2. Mengikuti Rapat Dewan Komisaris dan Dewan
sistem pengendalian internal terintegrasi, Komisaris bersama Direksi dalam agenda yang
dan melakukan evaluasi hasil audit internal terkait dengan pelaksanaan tugas Komite Tata
Perusahaan Anak berikut tindak lanjutnya Kelola Terintegrasi;
3. Penelaahan/evaluasi/review di luar forum rapat.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
855
Page 255
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Hasil Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi dan 5. Mengevaluasi dan memberikan rekomendasi
pemantauan, penelaahan/evaluasi/review Komite kepada Dewan Komisaris atas penerapan Tata
Tata Kelola Terintegrasi tersebut disampaikan Kelola Terintegrasi meliputi evaluasi kecukupan
kepada Dewan Komisaris sebagai laporan dan pengendalian intern terintegrasi; evaluasi
rekomendasi baik secara tertulis maupun dalam pelaksanaan fungsi kepatuhan terintegrasi;
forum Rapat Dewan Komisaris, dan Komite pelaksanaan manajemen risiko terintegrasi;
TataKelola Terintegrasi juga menyampaikan saran, implementasi pelaksanaan Pedoman Tata Kelola
pendapat, dan rekomendasi dari pelaksanaan Rapat Terintegrasi, dan pencapaian kinerja Perusahaan
Komite Tata Kelola Terintegrasi secara tertulis kepada Anak;
Direksi untuk ditindaklanjuti. Selama tahun 2024, 6. Mengevaluasi dan memberikan rekomendasi
Komite Tata Kelola Terintegrasi telah melaksanakan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi
12 (dua belas) kali rapat, dengan melakukan Keuangan BNI periode Tahun 2024;
pembahasan dan diskusi mengenai mengenai 24 7. Melakukan evaluasi efektivitas dan memberikan
(dua puluh empat) agenda rapat. saran atas penerapan Strategi Anti Fraud,
Whistleblowing System, dan Pelaksanaan
Pelaksanaan kegiatan Komite Tata Kelola Terintegrasi Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
tersebut secara umum meliputi hal-hal sebagai Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan
berikut: Proliferasi Senjata Pemusnah Masal (APU PPT
1. Melakukan review dan membahas kinerja dan PPPSPM) di seluruh anggota Konglomerasi
Perusahaan Anak berikut strategi pengembangan Keuangan BNI;
Perusahaan Anak sejalan dengan visi PT Bank 8. Melakukan review dan merekomendasikan
Negara Indonesia (Persero) Tbk menjadi lembaga pengkinian Kebijakan Tata Kelola Terintegrasi,
keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja, Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi
termasuk melakukan evaluasi terhadap Evaluasi dan Kebijakan Manajemen Permodalan
Kinerja Keuangan Terintegrasi Desember tahun Terintegrasi;
2023 dan Sinergi tahun 2023: Perusahaan Induk 9. Melakukan evaluasi dan memberikan
dan Perusahaan Anak & Antar Perusahaan Anak, saran terhadap kecukupan metodologi dan
serta melakukan pembahasan terhadap rencana permasalahan pengendalian internal terintegrasi
Strategis & Bisnis Perusahaan Anak tahun 2024 berdasarkan hasil audit pada Entitas Utama
dan Rencana Sinergi tahun 2024: Perusahaan dan Perusahaan Anak, termasuk evaluasi
Induk dan Perusahaan Anak & Antar Perusahaan terhadap perbaikan kualitas dan jumlah Auditor
Anak; pada Perusahaan Anak, efektivitas Sistem
2. Mendorong dan memberikan saran untuk Pengendalian Intern (SPI) Terintegrasi Semester
peningkatan pelaksanaan sinergi Perusahaan II tahun 2023 & Semester I tahun 2024, hingga
Anak sebagai bagian dari BNI Group, di antaranya Hasil Audit Intern Perusahaan Anak dan tindak
sinergi dalam kerja sama pembiayaan, sharing lanjutnya;
informasi, informasi dan teknologi, sumber daya 10. Melakukan evaluasi dan memberikan saran
manusia, eksplorasi produk-produk baru yang terhadap penyusunan Profil Risiko Terintegrasi
prospektif dan optimalisasi peluang bisnis dari dan KPMRTerintegrasi Semester II tahun 2023 dan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai Semester I tahun 2024, risk appetite terintegrasi,
Perusahaan Induk; dan limit seluruh eksposur terintegrasi;
3. Mendorong percepatan dan memberikan saran 11. Melakukan review dan memastikan Laporan
agar Perusahaan Anak dalam Konglomerasi Tata Kelola Terintegrasi kepada Otoritas Jasa
Keuangan BNI dapat terus meningkatkan Keuangan telah mengidentifikasi kekuatan dan
kontribusi yang positif yang berdampak pada kelemahan pelaksanaan Tata Kelola terintegrasi
profitability Konglomerasi Keuangan BNI, melalui Evaluasi Struktur, Proses, dan Hasil
tentunya diiringi dengan manajemen risiko (SPH) Tata Kelola Terintegrasi Semester II/2023
dan pengendalian internal yang memadai, & dan Semester I/2024, serta memastikan atas
pemenuhan sumber daya manusia yang kelemahan yang ada telah dibuat action plan/
berkualitas, serta Tata Kelola yang Baik; langkah-langkah perbaikan;
4. Membahas dan merekomendasikan 12. Melakukan evaluasi, review dan pemantauan
penyelesaian permasalahan Tata Kelola yang bulanan dan/atau triwulanan terhadap financial
terjadi di Perusahaan Anak, termasuk perbaikan performance dan kinerja Perusahaan Anak dalam
atas implementasi fungsi kepatuhan terintegrasi rangka pencapaian target bisnis sebagai salah
dalam membangun budaya kepatuhan di satu hasil dari Tata Kelola Terintegrasi;
masing-masing Perusahaan Anak;
856 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 256
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
13. Melakukan pemantauan dan memastikan hasil Rencana Kerja Komite Tata Kelola Terintegrasi
temuan OJK dan audit internal pada Entitas Tahun 2025
Utama dan Perusahaan Anak telah ditindaklanjuti Komite Tata Kelola Terintegrasi telah menetapkan
serta memberikan saran perbaikan-perbaikan rencana kerja untuk tahun 2025 mendatang dengan
terkait sumber daya manusia, kebutuhan prioritas strategis sebagai berikut:
database, kelengkapan aturan di antaranya 1) Mendorong peningkatan pencapaian tata
terkait benturan kepentingan pada Perusahaan kelola terintegrasi melalui evaluasi efektivitas
Anak; pedoman perusahaan, memantau pencapaian
14. Menyusun laporan Evaluasi Penerapan Tata kinerja keuangan, meningkatkan kualitas
Kelola Terintegrasi beserta rekomendasi fungsi kepatuhan terintegrasi dan APU PPT dan
perbaikan kepada Dewan Komisaris; PPPSPM, dan Meningkatkan Kualitas Penerapan
15. Melakukan review efektivitas dan memberikan Manajemen Risiko Terintegrasi;
rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas 2) Meningkatkan kualitas pengendalian intern
pengendalian internal terintegrasi dan hasil audit terintegrasi dan audit terintegrasi, melalui
pada Perusahaan Anak; evaluasi atas hasil penilaian secara self
16. Melakukan review dan pengkinian Piagam assessment pelaksanaan sistem pengendalian
Komite Tata Kelola Terintegrasi sesuai intern terintegrasi untuk periode semesteran,
perkembangan pelaksanaan tugas Komite Tata evaluasi pelaksanaan audit intern terintegrasi,
Kelola Terintegrasi; dan evaluasi hasil audit intern Perusahaan Anak
17. Melaporkan pelaksanaan tugas Komite Tata dan tindak lanjutnya;
Kelola Terintegrasi setiap triwulan kepada Dewan 3) Meningkatkan efektivitas kinerja Komite Tata
Komisaris; dan Kelola Terintegrasi
18. Menyusun program kerja Komite Tata Kelola
Terintegrasi tahun 2025. Remunerasi Anggota Komite Tata Kelola
Terintegrasi [ACGS C.3.4]
Evaluasi Komite Tata Kelola Terintegrasi Kebijakan remunerasi bagi anggota Komite Tata
atas Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Kelola Terintegrasi yang berasal dari anggota
Konglomerasi Keuangan BNI Dewan Komisaris Entitas Utama, anggota Dewan
Komite Tata Kelola Terintegrasi telah melakukan Komisaris Perusahaan Anak, dan Dewan Pengawas
evaluasi dan penilaian atas penerapan Tata Kelola Syariah Perusahaan Anak merupakan satu kesatuan
Terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan BNI, dengan honorarium yang diberikan kepada Dewan
di antaranya dalam hal kecukupan pengendalian Komisaris dan/atau Dewan Pengawas Syariah,
intern, manajemen risiko, tingkat permodalan Perusahaan Anak serta tidak terdapat honorarium
dan pelaksanaan fungsi kepatuhan secara khusus bagi setiap anggota Komite. Sedangkan
terintegrasi pada tahun 2024. Komite Tata Kelola besaran honorarium anggota Komite dari Pihak
Terintegrasi menilai secara umum keseluruhan hal independen (Non-Komisaris) ditetapkan oleh Dewan
tersebut berjalan dengan baik dan sejalan dengan Komisaris dengan jumlah maksimal 20% dari Gaji
peraturan yang berlaku mengenai penerapan Tata Direktur Utama dan tidak diberikan penghasilan
Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan lain selain honorarium tersebut. Hal tersebut sesuai
di Indonesia, serta sesuai dengan ukuran dan dengan ketentuan Peraturan Menteri BUMN Nomor
kompleksitas Konglomerasi Keuangan BNI. Hal PER-3/MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang
ini berarti Konglomerasi Keuangan BNI telah Organ dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha
menerapkan Tata Kelola yang terintegrasi secara Milik Negara Usaha Milik Negara.
keseluruhan dan penerapan prinsip-prinsip Tata
Kelola Terintegrasi telah memadai.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
857
Page 257
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Organ Pendukung
Dewan Komisaris
Dalam rangka meningkatkan efektivitas fungsi Pedoman dan Tata Tertib Kerja
pengawasan dan pemberian nasihat kepada Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab
Direksi, Dewan Komisaris diberi kewenangan untuk kesekretariatan, Sekretaris Dewan Komisaris dan
membentuk sejumlah organ pendukung di bawahnya para staf wajib mematuhi Pedoman dan Tata Tertib
seperti Sekretaris Dewan Komisaris. Pembentukan Sekretariat Dewan Komisaris yang telah ditetapkan
organ pendukung di bawah Dewan Komisaris telah melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No.
memperhatikan ketentuan peraturan perundang- KEP/041/DK/2017 tanggal 28 September 2017 tentang
undangan yang berlaku bagi perusahaan terbuka, Pedoman dan Tata Tertib Kerja Kesekretariatan
sektor perbankan, dan BUMN. Dewan Komisaris. Secara garis besar, piagam
tersebut mengatur hal-hal sebagai berikut:
Sekretaris Dewan Komisaris 1) Pengangkatan dan Kedudukan Sekretaris Dewan
Komisaris;
2) Masa Jabatan Sekretaris Dewan Komisaris dan
Sekretaris Dewan Komisaris merupakan organ Staf Sekretariat Dewan Komisaris yang berasal
pendukung yang diangkat dan diberhentikan dari luar perusahaan;
langsung oleh Dewan Komisaris berdasarkan Surat 3) Persyaratan Sekretaris Dewan Komisaris;
Keputusan Dewan Komisaris serta bertanggung 4) Penghasilan Sekretaris Dewan Komisaris dan
jawab langsung kepada Dewan Komisaris. Staf Sekretariat Dewan Komisaris yang berasal
Pihak yang menjabat sebagai Sekretaris Dewan dari luar perseroan;
Komisaris berasal dari luar Bank dan bertugas 5) Tugas Sekretariat dan Sekretaris Dewan
membawahi Kesekretariatan Dewan Komisaris Komisaris;
BNI. Kesekretariatan Dewan Komisaris dibentuk 6) Akses dan kerahasiaan informasi;
dan bertugas untuk membantu dan mendukung 7) Waktu kerja Sekretaris Dewan Komisaris dan staf
kelancaran kegiatan serta tugas Dewan Komisaris. Sekretariat Dewan Komisaris yang berasal dari
Dalam menjalankan tugasnya, Sekretaris Dewan luar perseroan;
Komisaris dibantu oleh staf Sekretaris Dewan 8) Evaluasi kinerja Sekretariat Dewan Komisaris;
Komisaris yang berasal dari luar Bank dan staf yang 9) Larangan rangkap jabatan;
berasal dari internal Bank. 10) Mekanisme koordinasi Sekretariat Dewan
Komisaris dengan Corporate Secretary dan
Dasar Hukum Pembentukan komite-komite di bawah Dewan Komisaris.
Pembentukan dan keberadaan organ Sekretaris
Dewan Komisaris dalam struktur tata kelola BNI Profil Sekretaris Dewan Komisaris
mengacu pada Peraturan Menteri Badan Usaha Sekretaris Dewan Komisaris BNI diangkat dan
Milik Negara No. PER-3/MBU/03/2023 tanggal bertanggung jawab langsung kepada Dewan
20 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya Komisaris dengan dibantu oleh seorang staf
Manusia Badan Usaha Milik Negara yang mengatur Sekretariat Dewan Komisaris. Sesuai Surat
mengenai Sekretariat Dewan Komisaris dan staf Keputusan Dewan Komisaris No. KEP/015/DK/2019
Sekretaris Dewan Komisaris. tanggal 24 Oktober 2019, Dewan Komisaris
menunjuk Anas Puji Istanto sebagai Sekretaris
Dewan Komisaris BNI.
858 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 258
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Anas Puji Istanto
Sekretaris Dewan Komisaris
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 38 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan
• Sarjana (S1) Bidang Ilmu Hukum dari Universitas Gadjah Mada (2008)
• Magister (S2) Bidang Magister Hukum Bisnis dari Universitas Gadjah
Mada (2014)
• Doktor (S3) Bidang Ilmu Hukum dari Universitas Gadjah Mada (2024)
Dasar Hukum Pengangkatan • Sekretaris Dewan Pengawas Forum Hukum BUMN (2017-saat
Diangkat pertama kali sebagai Sekretaris Dewan Komisaris ini)
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor • Sekretaris Dewan Komisaris PT Jasa Marga (Persero) Tbk
KEP/015/DK/2019 tanggal 24 Oktober 2019 (2017-2019)
• Kepala Sub Bidang Layanan Hukum IIb - Kementerian BUMN
Periode Menjabat (2017-2019)
2019 - Saat ini • Kepala Bidang Layanan Hukum I - Kementerian BUMN (2019-
2020)
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan • Koordinator Hukum Korporasi I Kementerian BUMN (2020-
• Pendidikan dan Pelatihan Persiapan Ujian Profesional Tata 2024)
Kelola Risiko Berkualifikasi/Qualified Risk Governance • Plt. Asisten Deputi Bidang Peraturan Perundang-undangan
Professional oleh Center For Risk Management & (2024-saat ini)
Sustainability (CRMS) (2024) • Sekretaris Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia
• Sertifikasi Pengawasan Tata Kelola Risiko/Qualified Risk (Persero) Tbk (2019-saat ini)
Governance Professional (QRGP) oleh Lembaga Sertifikasi • Sekretaris Komite Nominasi dan Remunerasi PT Bank Negara
Profesi – Mitra Kalyana Sejahtera (LSP MKS) (2024) Indonesia (Persero) Tbk (2020-saat ini)
Pengalaman Bekerja Rangkap Jabatan
• Staf Dewan Komisaris PT Perkebunan Nusantara XII (Persero) • Plt. Asisten Deputi Bidang Peraturan Perundang-undangan
(2012-2014) (2024-saat ini)
• Staf Dewan Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014- • Sekretaris Komite Nominasi dan Remunerasi BNI
2017) (2020-sekarang)
• Kepala Sub Bagian Peraturan Perundang-undangan I - • Wakil Ketua Umum V KAHGAMA (2023-sekarang)
Kementerian BUMN (2014-2017) • Sekretaris Dewan Pengawas Forum Hukum BUMN (2017-
sekarang)
Kriteria dan/atau Persyaratan Sekretaris c. Mengadministrasikan dokumen Dewan
Dewan Komisaris Komisaris baik berupa surat masuk, surat
Sekretaris Dewan Komisaris harus memenuhi keluar, risalah, rapat maupun dokumen
persyaratan: lainnya;
1) Memahami sistem pengelolaan, pengawasan d. Menyusun Rancangan Rencana Kerja dan
dan pembinaan BUMN; Anggaran Dewan Komisaris; dan
2) Memiliki integritas yang baik; e. Menyusun Rancangan Laporan-Laporan
3) Memahami fungsi kesekretariatan; Dewan Komisaris.
4) Memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dan 2) Selain melaksanakan tugas sebagaimana
berkoordinasi dengan baik; dan dimaksud dalam angka 1 di atas, Sekretaris
5) Memiliki waktu yang cukup memadai untuk Dewan Komisaris selaku pimpinan Sekretariat
melaksanakan tugasnya pada Perseroan. Dewan Komisaris melaksanakan tugas berupa:
a. Memastikan bahwa Dewan Komisaris
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris mematuhi perundang-undangan serta
Dewan Komisaris menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate
Sekretaris Dewan Komisaris BNI menjalankan tugas Governance;
dan tanggung jawab sebagai berikut: b. Memberikan informasi yang dibutuhkan
1) Mengkoordinasikan tugas Sekretariat Dewan oleh Dewan Komisaris secara berkala atau
Komisaris dalam melaksanakan tugas sebagai sewaktu-waktu apabila diminta;
berikut: c. Mengoordinasikan anggota Komite, jika
a. Mempersiapkan rapat, termasuk bahan rapat diperlukan dalam rangka memperlancar
(briefing sheet) Dewan Komisaris; tugas Dewan Komisaris;
b. Membuat risalah rapat Dewan Komisaris d. Sebagai penghubung (liaison officer) Dewan
sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, Komisaris dengan pihak lain;
termasuk menghadiri dan membuat risalah
rapat Bersama Dewan Komisaris dan Direksi;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
859
Page 259
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
e. Melaksanakan tugas lain yang diberikan 3) Dalam rangka tertib administrasi dan pelaksanaan
Dewan Komisaris, antara lain namun tidak tata kelola Perusahaan yang baik, Sekretariat
terbatas pada: Dewan Komisaris wajib memastikan dokumen
i. Mengoordinir penyusunan rancangan penyelenggaraan kegiatan Dewan Komisaris
Surat Keputusan Dewan Komisaris; tersimpan dengan baik di Perseroan.
ii. Mengoordinir pembuatan kajian/review
yang diperlukan Dewan Komisaris; Larangan Rangkap Jabatan Bagi Sekretaris
iii. Mendampingi kunjungan kerja/perjalanan Dewan Komisaris
dinas Dewan Komisaris pada unit-unit Sekretaris dan staf Sekretariat Dewan Komisaris
kerja dalam lingkungan Perseroan dan yang berasal dari luar Bank tidak boleh merangkap
berkoordinasi dengan komite-komite di sebagai:
bawah Dewan Komisaris dalam pembuatan 1) Anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas
laporan kunjungan kerja/perjalanan dinas pada BUMN/perusahaan lain;
Dewan Komisaris tersebut; dan 2) Sekretaris/Staf Sekretaris Dewan Komisaris
iv. Mendampingi Dewan Komisaris pada pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau
pertemuan dengan pihak regulator atau perusahaan lain;
pihak pengawas Bank terkait dengan tugas 3) Anggota Komite lain pada Perseroan; dan/atau;
dan kewajiban Dewan Komisaris sebagai 4) Anggota Komite pada BUMN/perusahaan lain.
pengawas perseroan.
Program Peningkatan Kompetensi Sekretaris Dewan Komisaris
Pada tahun 2024, Sekretaris Dewan Komisaris dan para staf telah melaksanakan pendidikan atau pelatihan
sebagai berikut:
Jenis Pelatihan dan Materi
Waktu Pelaksanaan Penyelenggara
Pengembangan Kompetensi/Pelatihan
Pendidikan dan Pelatihan Persiapan 8-9 Agustus 2024 Center For Risk Management &
Ujian Profesional Tata Kelola Risiko Sustainability (CRMS) (2024)
Berkualifikasi/Qualified Risk Governance
Professional
Sertifikasi Pengawasan Tata Kelola 09 September 2024 Lembaga Sertifikasi Profesi – Mitra
Risiko/Qualified Risk Governance Kalyana Sejahtera (LSP MKS) (2024)
Professional (QRGP)
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Dewan Komisaris Tahun 2024
Dalam menjalankan perannya sebagai organ pendukung Dewan Komisaris, Sekretaris Dewan Komisaris
memberikan bantuan dan mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dengan menyediakan informasi,
analisis, serta laporan yang diperlukan oleh Dewan Komisaris.
Selama tahun 2024, Sekretaris Dewan Komisaris telah menjalankan tugas-tugas sebagai berikut:
1. Membantu menyusun Rencana Kerja Dewan Komisaris Tahun 2025 dan Laporan Realisasi Rencana Kerja
Dewan Komisaris 2024.
2. Membantu penyusunan draft Laporan Dewan Komisaris yang merupakan kewajiban Dewan Komisaris
sesuai ketentuan regulator yang berlaku antara lain:
a. Laporan kepada Kementerian BUMN RI per triwulan;
b. Laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan;
c. Laporan kepada Bank Indonesia;
d. Laporan kunjungan kerja Dewan Komisaris.
3. Memantau, melakukan review, dan menginformasikan perkembangan peraturan perundang-undangan
terbaru untuk disampaikan kepada Dewan Komisaris, termasuk pembuatan, pembaharuan/atau
penyesuaian Surat Keputusan Dewan Komisaris berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
4. Mengoordinasikan dan menyelenggarakan Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris Bersama
Direksi termasuk mempersiapkan jadwal rapat, materi rapat, menyusun dan mengadministrasikan
risalah rapat Dewan Komisaris, menyampaikan saran dan pendapat Dewan Komisaris berdasarkan hasil
rapat Dewan Komisaris kepada Direksi serta melakukan pemantauan terhadap tindak lanjut saran dan
pendapat Dewan Komisaris tersebut.
860 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 260
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
5. Membantu dan mendukung pelaksanaan tugas 7. Mendampingi kunjungan kerja/perjalanan dinas
komite-komite di bawah Dewan Komisaris (daring) Dewan Komisaris pada unit-unit kerja
sebagai bagian dari tugas Dewan Komisaris dalam lingkungan Perseroan pada pertemuan
berdasarkan peraturan yang berlaku, antara lain: dengan pihak regulator atau pihak pengawas
a. Mengkoordinasikan pembagian tugas komite- bank terkait dengan tugas dan kewajiban Dewan
komite di bawah Dewan Komisaris; Komisaris
b. Mengkoordinasikan dan mempersiapkan
penyelenggaraan rapat komite-komite Remunerasi Sekretaris Dewan Komisaris
di bawah Dewan Komisaris termasuk [ACGS C.3.4]
mempersiapkan materi rapat, menyusun Penghasilan Sekretaris Dewan Komisaris ditetapkan
dan mengadministrasikan risalah rapat serta oleh Dewan Komisaris dengan memperhatikan
menyampaikan saran dan pendapat hasil kemampuan keuangan Bank. Sebagaimana diatur
evaluasi dan rapat komite-komite kepada dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/
Dewan Komisaris sebagai masukan; MBU/03/2023 tanggal 20 Maret 2023 tentang Organ
c. Memantau pelaksanaan Rencana Kerja dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik
komite-komite di bawah Dewan Komisaris; Negara Usaha Milik Negara, besaran honorarium
dan yang diterima Sekretaris Dewan Komisaris BNI
d. Memastikan penyelesaian laporan komite- adalah maksimal 15% (lima belas persen) dari
komite di bawah Dewan Komisaris. gaji Direktur Utama serta berhak atas tunjangan
6. Melaksanakan tugas administratif terkait transportasi sebesar 20% (dua puluh persen) dari
kelancaran tugas Komisaris, yaitu pengelolaan, honorarium per bulan dan tunjangan hari raya yang
penyimpanan dan administrasi Risalah Rapat dibayarkan sekali dalam 1 (satu) tahun sebesar 1
Dewan Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris (satu) kali honorarium.
bersama Direksi serta Risalah rapat komite-
komite di bawah Dewan Komisaris, dokumen/
surat-menyurat Komisaris kepada Direksi dan
pihak lain, termasuk mempersiapkan draft
surat-surat persetujuan serta masukan/saran
Dewan Komisaris yang bersifat strategis yang
disampaikan kepada Direksi
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
861
Page 261
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komite di Bawah
Direksi
Dalam menjalankan tugasnya, Direksi membentuk Piagam Komite Kredit
10 (sepuluh) komite pendukung sesuai dengan BNI memiliki Pedoman Perusahaan Perkreditan
kebutuhan bisnis BNI yang diharapkan dapat terkait Kewenangan Memutus Kredit yang dijadikan
menciptakan efektivitas dan efisiensi operasional sebagai acuan tertulis bagi Komite Kredit untuk
Bank, antara lain sebagai berikut: membantu pelaksanaan tugas dan tanggung
1. Komite Kredit jawabnya secara efektif dan hati-hati. Pedoman
2. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (KMRT) tersebut mengatur hal-hal terkait tanggung jawab
3. Komite Asset & Liability (ALCO) komite, rapat komite dan pelaksanaan tugas komite.
4. Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud (KRA)
5. Komite Bisnis (KBI) Tugas dan Tanggung Jawab Komite Kredit
6. Komite Manajemen Kinerja (PMC) Komite Kredit mengemban tugas dan tanggung
7. Komite Manajemen Teknologi (KMT) jawab berikut ini:
8. Komite Kebijakan Perkreditan (KRB) 1. Memberikan persetujuan atau penolakan atas
9. Komite Human Capital (KHC) usulan kredit sesuai dengan limit kewenangan
10. Komite Perusahaan Anak (KPA) atau jenis kredit yang ditetapkan oleh Direksi;
2. Bertanggung jawab atas keputusan kredit yang
Informasi lebih rinci tentang Komite di Bawah didasarkan pada hal-hal yang meliputi kelayakan
Direksi akan diuraikan pada Sub bab berikutnya. usaha yang dibiayai, pertimbangan keamanan
kredit, kesesuaian dengan kebijakan dan
prosedur pemberian kredit serta ketentuan limit
Komite Kredit kredit;
3. Melakukan koordinasi dengan divisi terkait
Komite Kredit adalah komite yang bertugas untuk dalam aspek pendanaan perkreditan;
membantu Manajemen dalam proses pengambilan 4. Menolak permintaan dan/atau pengaruh pihak-
keputusan terkait pemberian kredit termasuk pihak yang berkepentingan dengan pemohon
menetapkan kebijakan kredit dan mengevaluasi kredit yang memberikan kredit hanya bersifat
permohonan kredit yang diajukan oleh debitur. formalitas;
Komite Kredit menjalankan tugasnya dengan 5. Melaksanakan tugasnya terutama dalam
berlandaskan pada prinsip four-eyes, di mana kaitannya dengan pemberian persetujuan kredit
keputusan pemberian kredit melibatkan pejabat dari sesuai kewenangannya berdasarkan kemahiran
fungsi bisnis dan fungsi risiko untuk memastikan profesionalnya secara jujur, objektif, cermat dan
objektivitas dan menghindari benturan kepentingan. seksama.
Komite Kredit BNI terdiri dari Komite Kredit tingkat
Kantor Pusat, Komite Kredit tingkat Divisi, dan Struktur dan Keanggotaan Komite Kredit
Komite Kredit tingkat Wilayah. Komite Kredit merupakan komite yang bertugas
untuk memutus pemberian kredit yang terdiri dari
Dalam pemberian keputusan kredit, Komite Kredit pejabat fungsi bisnis dan fungsi risiko atas dasar
mempertimbangkan kebijakan dan prosedur four-eyes principle sesuai kewenangan dan untuk
pemberian kredit yang diterapkan di lingkup BNI, menghindari benturan kepentingan. Komite Kredit
mencermati kondisi debitur, keamanan kredit dan (KK) terdiri dari Komite Kredit tingkat Kantor Pusat,
penerapan GCG. Selain bertanggung jawab dalam Komite Kredit tingkat Divisi, dan Komite Kredit
memutuskan persetujuan atau penolakan kredit, tingkat Wilayah. Dalam pemberian keputusan
Komite Kredit juga bertugas menilai risiko kredit, kredit, Komite Kredit mempertimbangkan kondisi
menentukan batasan eksposur kredit, dan memantau debitur, keamanan kredit, kebijakan dan prosedur
kualitas portofolio kredit debitur secara berkala. pemberian kredit, serta penerapan Good Corporate
Dengan peran tersebut, BNI mampu menjaga Governance.
kualitas aset dan meminimalkan potensi risiko kredit
yang berdampak pada stabilitas keuangan Bank.
862 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 262
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Periode dan Masa Jabatan Komite Kredit Sub bab Direksi, dalam pembahasan berjudul
Masa jabatan keanggotaan Komite Kredit ditetapkan Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi.
mengikuti masing-masing masa jabatan struktural
di BNI. Pelaksanaan Tugas Komite Kredit Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, komite kredit telah
Profil Anggota Komite Kredit melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai
Informasi lebih rinci mengenai profil masing-masing dengan kewenangannya.
anggota komite telah diuraikan secara lengkap pada
Bab Profil Perusahaan, Sub bab Profil Direksi, Sub
bab Profil Senior Executive Vice President (SEVP)
dan Sub bab Pejabat Eksekutif.
Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi
Sertifikasi Anggota Komite Kredit
BNI memastikan bahwa seluruh personel Komite BNI sebagai Entitas Utama dari Konglomerasi
Kredit telah memenuhi standar kualifikasi dan Keuangan BNI memiliki Komite Manajemen
sertifikasi kompetensi sesuai dengan ketentuan Risiko Terintegrasi (KMRT) yang dibentuk
yang berlaku. Pada tahun 2024 Komite Kredit telah berdasarkan SK No. KP/193/DIR/R tanggal 26 Mei
mengikuti program sertifikasi. 2015 yang telah dilakukan penataan kembali susunan
keanggotaan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Pernyataan Independensi Komite Kredit berdasarkan SK No. KP/215/DIR/R tanggal 31 Mei
Seluruh anggota Komite Kredit menyatakan 2024. Susunan keanggotaan KMRT telah disesuaikan
kemampuan dan kesanggupan untuk menjalankan berdasarkan Nomenklatur Pembidangan Direksi
tugas dan tanggung jawabnya secara objektif dan yang berlaku.
independen sesuai dengan regulasi yang berlaku
dan prinsip-prinsip GCG. Pernyataan Independensi Keberadaan KMRT berperan penting untuk
Komite Kredit telah diungkapkan dalam Pakta membantu Direksi memastikan bahwa kebijakan
Integritas yang secara berkala diperbarui dan dan strategi manajemen risiko BNI sebagai Entitas
ditandatangani oleh seluruh anggota komite. Utama dari Konglomerasi Keuangan BNI telah
dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Rapat Komite Kredit serta selaras dengan tujuan. Tugas utama komite ini
meliputi peninjauan efektivitas sistem pengendalian
Kebijakan Pelaksanaan Rapat internal, evaluasi kebijakan risiko, dan penyampaian
Kebijakan pelaksanaan rapat Komite Kredit telah rekomendasi kepada Direksi untuk meningkatkan
diatur dalam Pedoman Perusahaan Perkreditan pengelolaan risiko. Dengan adanya KMRT, BNI dapat
terkait Kewenangan Memutus Kredit BNI. meminimalkan potensi risiko dan memperkuat
penerapan Tata Kelola Terintegrasi.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
Sampai dengan 31 Desember 2024 telah dilakukan Piagam Komite Manajemen Risiko
Komite Kredit yang dihadiri Direksi sebanyak Terintegrasi
800 Komite Kredit, terdiri dari 327 Komite Kredit Seluruh anggota KMRT BNI wajib menjalankan
pada Segmen Corporate (inc. International dan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh
Instituional Banking), 142 Komite Kredit pada itikad baik serta harus mematuhi segala ketentuan
Segmen Enterprise, 315 Komite Kredit pada Segmen yang diatur dalam Piagam Komite Manajemen
Commercial, dan 16 Komite Kredit pada Segmen Risiko Terintegrasi. Piagam ini secara berkala
Retail (Consumer, Retail Productive dan Kredit disempurnakan dan dimutakhirkan sesuai dengan
Program). perkembangan/perubahan peraturan hukum yang
berlaku. Perubahan terkini terhadap Piagam Komite
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Manajemen Risiko Terintegrasi telah dilakukan oleh
Komite Kredit Tahun 2024 Direksi melalui penetapan SK No. KP/215/DIR/R
Pada tahun 2024, ketua dan anggota Komite Kredit tanggal 31 Mei 2024.
telah mengikuti sejumlah kegiatan pelatihan/
seminar/workshop dalam rangka menjaga tingkat Tugas dan Tanggung Jawab Komite
keahlian dan kompetensinya guna mendukung Manajemen Risiko Terintegrasi
pelaksanaan tugasnya. Informasi terkait hal ini KMRT BNI memiliki tugas dan tanggung jawab untuk
telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub memberikan rekomendasi kepada Direksi Entitas
bab Kebijakan Pengembangan kompetensi dalam Utama dalam rangka:
pembahasan berjudul Pengembangan Kompetensi 1. Penyusunan, perbaikan atau penyempurnaan
Berdasarkan Level Jabatan dan Kesetaraan Gender kebijakan Manajemen Risiko dan Permodalan
Tahun 2024, serta pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Terintegrasi berdasarkan hasil evaluasi jabatan;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
863
Page 263
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Menetapkan metodologi dan prosedur yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau
dan mengendalikan risiko yang timbul dari seluruh kegiatan Konglomerasi Keuangan BNI;
3. Memberikan rekomendasi terhadap penetapan metodologi dan penilaian profil risiko terintegrasi bagi
Konglomerasi Keuangan BNI.
Struktur dan Keanggotaan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
KMRT BNI terdiri dari anggota Direksi, ditambah Pejabat Eksekutif satu tingkat di bawah Direksi yang
ditunjuk. Struktur keanggotaan KMRT BNI ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi, yang sekaligus
merupakan atau diakui sebagai penugasan Ketua, Wakil Ketua, dan para Anggota Komite.
Adapun susunan keanggotaan KMRT per 31 Desember 2024, berdasarkan Surat Keputusan SK No. KP/215/
DIR/R tanggal 31 Mei 2024 perihal Penataan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi, adalah sebagai berikut.
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Wakil Direktur Utama - BNI Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Direktur Risk Management - BNI Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management Tidak mempunyai hak suara
(merangkap sebagai anggota tetap non-voting member)
Anggota Tetap 1. Direktur BNI yang mensupervisi Divisi Subsidiaries Mempunyai hak suara
Setingkat Direksi & SEVP Management
(Voting Member) 2. Direktur BNI yang membina Perusahaan Anak*)
Anggota Tetap setingkat 1. Direktur Human Capital & Compliance - BNI Tidak mempunyai hak suara
Direksi 2. Direktur yang menyelia fungsi Manajemen Risiko –
(Non-voting Member) Perusahaan Anak
Anggota Tetap 1. Pemimpin Divisi Subsidiaries Management -BNI Tidak mempunyai hak suara
Setingkat Divisi/Satuan/ 2. Pemimpin Divisi Compliance - BNI
Unit Fungsional 3. Pemimpin Divisi Legal – BNI
(Non-voting Member) 4. Pemimpin Divisi Operational Risk Management - BNI
5. Pemimpin Satuan Internal Audit - BNI
6. Pemimpin Satuan Anti Fraud - BNI
7. Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance
Management – BNI
8. Pemimpin Divisi Treasury – BNI
9. Pemimpin Divisi CISO – BNI
10.Pemimpin Divisi IT Strategy & Architecture – BNI
11. Pemimpin Divisi Corporate Secretary - BNI
12.Pemimpin Divisi/setara yang menyelia fungsi Manajemen
Risiko – Perusahaan Anak
Anggota Tidak Tetap Direktur Sektor/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan/Unit Tidak mempunyai hak suara
Fungsional yang terkait dengan materi rapat baik dari BNI
maupun Perusahaan Anak
Periode dan Masa Jabatan Komite Sertifikasi Komite Manajemen Risiko
Manajemen Risiko Terintegrasi Terintegrasi
Masa jabatan keanggotaan KMRT ditetapkan BNI memastikan bahwa seluruh personel Komite
mengikuti masing-masing masa jabatan struktural Manajemen Risiko Terintegrasi telah memenuhi
di BNI. standar kualifikasi dan sertifikasi kompetensi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada tahun
Profil Ketua dan Anggota Komite Manajemen 2024 Komite Manajemen Risiko Terintegrasi telah
Risiko Terintegrasi mengikuti program sertifikasi.
Informasi lebih rinci mengenai profil komite dan
anggota KMRT BNI telah diuraikan secara lengkap Pernyataan Independensi Komite
pada Bab Profil Perusahaan, Sub bab Profil Direksi, Manajemen Risiko Terintegrasi
Sub bab Profil Senior Executive Vice President Seluruh anggota Komite Manajemen Risiko
(SEVP) dan Sub bab Pejabat Eksekutif. Terintegrasi telah menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya secara independen. Pernyataan
Independensi Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi telah diungkapkan dalam Pakta
Integritas yang secara berkala diperbarui dan
ditandatangani oleh seluruh personel komite.
864 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 264
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Rapat Komite Manajemen Risiko Terintegrasi terbatas di antara Divisi/Satuan/Unit Fungsional/
Perusahaan Anak terkait dan merumuskan
Kebijakan Pelaksanaan Rapat kebijakan operasional yang sejalan dengan
Sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Piagam kebijakan Komite yang telah ditetapkan.
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi, kebijakan 4. Apabila diperlukan, Komite berhak mengundang
dan tata cara pelaksanaan rapat KMRT BNI adalah Divisi/Satuan/Unit Fungsional/Perusahaan Anak
sebagai berikut: lain di luar anggota Komite untuk menghadiri
1. Komite mengadakan rapat minimal 1 kali dalam rapat Komite sebagai narasumber dalam
6 bulan (semester) dan/atau sesuai kebutuhan pembahasan permasalahan tertentu sesuai
pada tempat, waktu, dan tanggal tertentu yang kompetensi Divisi/Satuan/Unit Fungsional/
telah ditetapkan sehingga segenap anggota Perusahaan Anak tersebut.
dapat mengatur waktu kehadirannya. 5. Kuorum rapat Komite tercapai bila sedikitnya
2. Apabila Ketua dan Wakil Ketua berhalangan hadir, dihadiri oleh lebih dari 1/2 (setengah) anggota
maka dapat ditunjuk Ketua Pengganti melalui tetap (voting member) setingkat Direksi, di
mekanisme Direktur Pengganti atau pemberian mana di dalamnya terdapat kehadiran Ketua
surat penugasan. dan/atau Wakil Ketua. Khusus untuk Direktur
3. Komite dapat mengagendakan pertemuan secara yang menyelia Manajemen Risiko di Perusahaan
mendadak mempertimbangkan pentingnya Anak, merupakan anggota tetap namun tidak
permasalahan yang harus segera mendapat diperhitungkan dalam kuorum rapat.
keputusan, dan mengadakan pertemuan
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 2 (dua) kali rapat KMRT yang dihadiri oleh Direksi dan anggota
komite. Informasi lebih rinci tentang pelaksanaan rapat KMRT dan tingkat kehadiran anggota komite dalam
rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat
Kehadiran (%)
1 31 Januari 2024 1. Persetujuan Hasil Self Assessment Profil Risiko Terintegrasi posisi 31 83%
Desember 2023
2. Persetujuan Hasil Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Terintegrasi posisi 31 Desember 2023 [ACGS B.3.1]
2 31 Juli 2024 1. Persetujuan Hasil Self Assessment Profil Risiko Terintegrasi posisi 30 Juni 75%
2024
2. Persetujuan Hasil Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Terintegrasi posisi 30 Juni 2024 [ACGS B.3.1]
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Tahun
2024
Pada tahun 2024, ketua dan anggota KMRT telah mengikuti sejumlah kegiatan pelatihan/seminar/workshop
dalam rangka menjaga tingkat keahlian dan kompetensinya guna mendukung pelaksanaan tugas sehari-
hari. Informasi terkait hal ini telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub bab Kebijakan Pengembangan
kompetensi dalam pembahasan berjudul Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Level Jabatan dan
Kesetaraan Gender Tahun 2024, serta pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Sub bab Direksi, dalam pembahasan
berjudul Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi.
Pelaksanaan Tugas Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, KMRT telah melaksanakan seluruh tugas sesuai dengan tanggung jawab yang telah
ditetapkan.
Rencana Kerja Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Tahun 2025
KMRT telah menetapkan rencana kerja untuk tahun 2025 mendatang dengan prioritas strategis sebagai
berikut:
1. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi 01-2025 (Q1 2025)
a. Persetujuan Hasil Self Assessment Profil Risiko Terintegrasi posisi 31 Desember 2024
b. Persetujuan Hasil Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Terintegrasi posisi 31
Desember 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
865
Page 265
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi 02-2025 Tugas dan Tanggung Jawab Komite Asset &
(Q3 2025) Liability
a. Persetujuan Hasil Self Assessment Profil Komite ALCO memiliki tugas dan tanggung jawab
Risiko Terintegrasi posisi 30 Juni 2025 serta kewenangan penuh untuk melakukan:
b. Persetujuan Hasil Perhitungan Kewajiban 1) Penetapan kebijakan dan pengelolaan aset dan
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) liabilitas PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Terintegrasi posisi 30 Juni 2025 Tbk, untuk meng-cover risiko dan mendukung
c. Persetujuan Review Risk Appetite Terintegrasi strategi bisnis bank.
Tahun 2025 2) Penetapan kebijakan dan pengelolaan aset dan
liabilitas yang meliputi:
a. Manajemen Likuiditas (Liquidity
Management);
Komite Asset & Liability b. Manajemen Suku Bunga (Interest Rate
Management);
(ALCO) c. Manajemen Nilai Tukar (Foreign Exchange
Management);
Komite Asset & Liability (ALCO) merupakan salah d. Manajemen Pendapatan dan Investasi
satu komite tetap di BNI yang dibentuk oleh dan (Earning & Investment Management).
bertanggung jawab langsung kepada Direksi.
Keberadaan Komite ALCO dalam struktur tata Struktur dan Keanggotaan Komite Asset &
kelola Bank membantu BNI dalam menjaga tingkat Liability
profitabilitas di level optimal sehingga Bank mampu ALCO BNI terdiri dari anggota Direksi, ditambah
memastikan risiko likuiditas, risiko suku bunga, dan Pejabat Eksekutif satu tingkat di bawah Direksi
risiko valuta asing terkendali melalui penetapan yang ditunjuk. Struktur keanggotaan ALCO BNI
kebijakan dan strategi aset dan liabilitas (assets and ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi,
liabilities management) BNI. yang sekaligus merupakan atau diakui sebagai
penugasan Ketua, Wakil Ketua, dan para Anggota
Piagam Komite Asset & Liability Komite.
Komite ALCO memiliki pedoman kerja yang
ditetapkan dalam Piagam Komite Manajemen Asset Adapun susunan Komite ALCO BNI per 31 Desember
& Liability (ALCO) sebagaimana telah disahkan oleh 2024, berdasarkan Surat Keputusan No. KP/437/
Direksi berdasarkan Surat Keputusan No. KP/437/ DIR/R tanggal 22 September 2021 perihal Penataan
DIR/R tanggal 22 September 2021. Piagam ini Komite Aset & Liability (ALCO), yang kemudian
ditinjau dan diperbaharui secara berkala mengikuti diperbarui melalui memo CDV No. CDV/2/783/R
perkembangan/perubahan peraturan hukum yang tanggal 15 Agustus 2024 perihal Penyampaian
berlaku. Updating Keanggotaan Komite Asset & Liability
(ALCO), adalah sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Direktur Utama Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Wakil Direktur Utama Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Treasury (merangkap anggota tetap) Tidak mempunyai hak suara
Anggota Tetap Setingkat 1. Direktur Wholesale & International Banking Mempunyai hak suara
Direksi & SEVP 2. Direktur Enterprise & Commercial Banking
(Voting member) 3. Direktur Retail Banking
4. Direktur Digital & Integrated Transaction Banking
5. Direktur Network & Services
6. Direktur Risk Management
7. Direktur Finance
8. SEVP Treasury
Anggota Tetap Setingkat Direktur Human Capital & Compliance* Tidak mempunyai hak suara
Direksi
(Non-voting Member)
Anggota Tidak Tetap setingkat 1. Direktur Technology & Operations Mempunyai hak suara
Direksi & SEVP 2. SEVP Corporate Banking
(Voting member) 3. SEVP Wealth Management
4. SEVP Credit Risk
5. SEVP Remedial & Recovery
6. SEVP Information Technology
7. SEVP Operations
8. SEVP Retail Digital Solutions
866 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 266
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Anggota Tetap setingkat 1. Pemimpin Divisi International & Financial Institutions Tidak mempunyai hak suara
Divisi/Satuan 2. Pemimpin Divisi Corporate Banking 1
(Non-voting member) 3. Pemimpin Divisi Corporate Banking 2
4. Pemimpin Divisi Corporate Banking 3
5. Pemimpin Divisi Corporate Banking 4
6. Pemimpin Divisi Syndication & Structured Finance
7. Pemimpin Divisi Institutional Banking 1
8. Pemimpin Divisi Institutional Banking 2
9. Pemimpin Divisi Enterprise Banking
10.Pemimpin Divisi Commercial Banking 1
11.Pemimpin Divisi Commercial Banking 2
12.Pemimpin Divisi Retail Productive Banking
13.Pemimpin Divisi Business Program
14.Pemimpin Divisi Wholesale Transaction Product &
Partnership
15.Pemimpin Divisi Wholesale Digital Channel
16.Pemimpin Divisi Retail Digital Product & Partnership
17.Pemimpin Divisi Retail Digital Channel
18.Pemimpin Divisi Consumer Product
19.Pemimpin Divisi Consumer Segment
20.Pemimpin Divisi Wealth Management
21.Pemimpin Divisi Corporate & Enterprise Credit Risk
22.Pemimpin Divisi Commercial Credit Risk
23.Pemimpin Divisi Retail Credit Risk
24.Pemimpin Divisi Retail Collection & Recovery
25.Pemimpin Divisi Corporate Remedial & Recovery
26.Pemimpin Divisi Enterprise & Commercial Remedial &
Recovery
27.Pemimpin Divisi Distribution Network & Sales
28.Pemimpin Divisi Subsidiaries Management
29.Pemimpin Divisi Office of Chief Economist
30.Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance
Management
31.Pemimpin Divisi Accounting
32.Pemimpin Divisi Policy Governance
33.Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management
34.Pemimpin Divisi Compliance
35.Pemimpin Satuan Internal Audit
36.Pemimpin Divisi Card Business
37.Pemimpin Divisi Agen46
Anggota tidak tetap Pemimpin Divisi/Satuan dan Direksi Perusahaan Anak yang Tidak mempunyai hak suara
(Non-voting member) terkait dengan topik pembahasan
*) Khusus Direktur Human Capital & Compliance memiliki tugas dan tanggung jawab khusus yang diatur pada pedoman kerja komite.
Periode dan Masa Jabatan Komite Asset & Pernyataan Independensi Komite Asset &
Liability Liability
Masa jabatan keanggotaan Komite ALCO ditetapkan Seluruh anggota Komite ALCO BNI dipastikan telah
mengikuti masing-masing masa jabatan struktural memenuhi kriteria independensi dan persyaratan
di BNI. individual sebagai pihak yang profesional dalam
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
Profil Ketua dan Anggota Komite Asset & secara objektif dan independen serta terbebas dari
Liability benturan kepentingan apa pun terhadap Bank.
Informasi lebih rinci mengenai profil komite dan Pernyataan Independensi Komite ALCO telah
anggota Komite ALCO BNI telah diuraikan secara diungkapkan dalam Pakta Integritas yang secara
lengkap pada Bab Profil Perusahaan, Sub bab berkala diperbarui dan ditandatangani oleh seluruh
Profil Direksi, Sub bab Profil Senior Executive Vice personel Komite ALCO.
President (SEVP) dan Sub bab Pejabat Eksekutif.
Rapat Komite Asset & Liability
Sertifikasi Komite Asset & Liability
BNI memastikan bahwa seluruh personel Komite Kebijakan Pelaksanaan Rapat
ALCO telah memenuhi standar kualifikasi dan Sebagaimana diatur dalam Piagam Komite
sertifikasi kompetensi sesuai dengan ketentuan Manajemen Asset & Liability (ALCO), kebijakan
yang berlaku. Pada tahun 2024, Komite ALCO telah dan tata cara pelaksanaan rapat Komite ALCO BNI
memenuhi program sertifikasi yang ditetapkan. adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
867
Page 267
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1. Komite mengadakan rapat minimal 1 kali keputusan, dan mengadakan pertemuan terbatas
dalam 3 bulan (tiap triwulan) atau sesuai bersama Divisi/Satuan terkait dan merumuskan
dengan kebutuhan pada tempat, waktu dan kebijakan operasional yang sejalan dengan
tanggal tertentu yang telah ditetapkan sehingga kebijakan Komite yang telah ditetapkan, serta
segenap anggota dapat mengatur waktu untuk mengadakan Mini ALCO, yang dihadiri oleh
kehadirannya. sekurang-kurangnya 3 (tiga) Direksi sebagai
2. Apabila Ketua dan Wakil Ketua berhalangan hadir, berikut: Direktur Wholesale & International
maka dapat ditunjuk Ketua Pengganti melalui Banking, Direktur Risk Management dan Direktur
mekanisme Direktur Pengganti atau pemberian Finance.
surat penugasan. 4. Kuorum rapat tercapai apabila sedikitnya dihadiri
3. Komite dapat mengagendakan pertemuan secara oleh lebih dari ½ (setengah) anggota tetap
mendadak mempertimbangkan pentingnya setingkat Direksi & SEVP termasuk di dalamnya
permasalahan yang harus segera mendapat terdapat kehadiran Ketua dan/atau Wakil Ketua
Komite.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 7 kali rapat Komite ALCO yang dihadiri oleh Direksi dan anggota
komite. Informasi lebih rinci tentang pelaksanaan Rapat Komite ALCO dan tingkat kehadiran anggota komite
dalam rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat
Kehadiran (%)
1 16 Januari 2024 Strategi pertumbuhan kredit dan DPK sampai dengan Semester I 2024 100%
2 5 Maret 2024 Review strategi pertumbuhan kredit dan DPK sampai dengan Semester I 2024 100%
3 28 Mei 2024 Review strategi pertumbuhan kredit dan DPK sampai dengan Semester I 2024 94,7%
dan review counter rate kredit valas
4 1 Juli 2024 Strategi pertumbuhan DPK termasuk melalui channel wondr, dan strategi 89,4%
ekspansi kredit sampai dengan Desember 2024
5 29 Juli 2024 Penetapan perubahan pricing kredit dan perubahan kewenangan memutus 100%
laporan publikasi SBDK
6 7 Oktober 2024 Review strategi pertumbuhan kredit dan DPK sampai dengan Desember 2024, 90%
penerbitan surat berharga untuk Mendukung program kredit perumahan dari
pemerintah dan pembahasan SBDK
7 11 November Review strategi pertumbuhan DPK dan izin prinsip funding non konvensional 95%
2024 2025
Pelaksanaan Tugas Komite Asset & Liability Tahun 2024
Sepanjang tahun 2024, Komite ALCO telah melaksanakan tugas kepengurusan dan program kerja secara
efektif sesuai dengan tanggung jawab yang telah ditetapkan.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Asset & Liability Tahun 2024
Pada tahun 2024, ketua dan anggota Komite ALCO telah mengikuti sejumlah kegiatan pelatihan/seminar/
workshop dalam rangka menjaga tingkat keahlian dan kompetensinya guna mendukung pelaksanaan
tugasnya. Informasi terkait hal ini telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub bab Kebijakan
Pengembangan kompetensi dalam pembahasan berjudul Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Level
Jabatan dan Kesetaraan Gender Tahun 2024, serta pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Sub bab Direksi, dalam
pembahasan berjudul Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi.
Rencana Kerja Komite Asset & Liability Tahun 2025
Komite ALCO telah menetapkan rencana kerja untuk tahun 2025 mendatang dengan prioritas strategis
sebagai berikut:
1. Strategi pertumbuhan DPK dan Kredit sesuai dengan Rencana Bisnis Bank Tahun 2025,
2. Strategi pricing DPK dan Kredit,
3. Strategi pengelolaan likuiditas dan funding.
868 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 268
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komite Manajemen Risiko & Tugas dan Tanggung Jawab Komite
Anti Fraud (KRA) Manajemen Risiko & Anti Fraud
A. Sub-Komite Manajemen Risiko (RMC)
Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud (KRA) Dalam menjalankan fungsinya, anggota
merupakan komite tetap di bawah Direksi yang Sub-Komite RMC memiliki tugas pokok
mempunyai kewenangan untuk memberikan untuk melakukan evaluasi dan memberikan
rekomendasi kepada Direksi terkait perumusan, rekomendasi kepada Direksi terkait pengelolaan
penetapan kebijakan dan pengelolaan risiko yang risiko, yang paling sedikit meliputi:
meliputi Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, 1. Menyusun Kebijakan dan Strategi Manajemen
Risiko Operasional, Risiko Hukum, Risiko Reputasi, Risiko serta perubahannya;
Risiko Stratejik, dan Risiko Kepatuhan. Selain itu, 2. Menyusun kerangka Manajemen Risiko serta
komite ini juga bertanggung jawab atas penetapan rencana kontingensi untuk mengantisipasi
kebijakan dan pengelolaan strategi anti-fraud di terjadinya kondisi tidak normal;
seluruh unit organisasi serta bertugas membantu 3. Menyempurnakan proses Manajemen Risiko
Direksi dalam menetapkan kebijakan dan secara berkala maupun bersifat insidentil
pengelolaan Environmental, Social & Governance sebagai akibat dari suatu perubahan
(ESG), dan melakukan asesmen portofolio risiko kondisi eksternal dan internal Bank yang
kredit Bank. memengaruhi kecukupan Permodalan, Profil
Risiko Bank, dan tidak efektifnya penerapan
Dalam rangka penyempurnaan, BNI telah beberapa Manajemen Risiko berdasarkan hasil evaluasi;
kali melakukan penataan terhadap KRA serta 4. Menetapkan kebijakan dan/atau keputusan
melakukan pembaharuan pada tata kerja Komite bisnis yang menyimpang dari prosedur
Manajemen Risiko & Anti Fraud (KRA) sebagaimana normal, seperti pelampauan ekspansi usaha
ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi yang signifikan dibandingkan dengan
No. KP/745/DIR/R tanggal 26 Oktober 2023 perihal Rencana Bisnis Bank yang telah ditetapkan
Penataan Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud sebelumnya atau pengambilan posisi/
(KRA). Sehubungan dengan pemutakhiran tersebut, eksposur risiko yang melampaui limit yang
Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud (KRA) BNI telah ditetapkan; dan
memiliki 4 (empat) sub-Komite, yaitu: 5. Menetapkan kebijakan pengelolaan
A. Sub-Komite Manajemen Risiko (RMC); kecukupan modal untuk melindungi risiko dan
B. Sub-Komite Anti Fraud (KAF); mendukung strategi bisnis Bank, mencakup
C. Sub-Komite Environmental, Social & Governance pengukuran, struktur (tier 1/tier 2), alokasi dan
(ESG); dan rencana kontinjensi permodalan.
D. Sub-Komite Credit Risk Portfolio (CRO).
B. Sub-Komite Anti Fraud (KAF)
Piagam Kerja Komite Manajemen Risiko & Sub-Komite Anti Fraud memiliki tugas pokok
Anti Fraud sebagai berikut:
Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud wajib 1. Mengidentifikasi, mengevaluasi dan
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara menetapkan tindak lanjut atas kejadian
profesional dan penuh itikad baik demi tercapainya fraud yang berasal dari kegiatan/aktivitas di
kepentingan Bank dengan berpedoman pada Piagam segenap unit kerja BNI;
Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud (KRA), yang 2. Mengembangkan budaya dan kepedulian
tercantum dalam Surat Keputusan Direksi terkait terhadap anti fraud pada seluruh jajaran
Penataan Manajemen Risiko & Anti Fraud (KRA). organisasi;
Piagam ini ditinjau dan diperbaharui secara berkala 3. Menetapkan kebijakan dan Strategi Anti Fraud
sesuai dengan perkembangan/perubahan peraturan di BNI;
hukum yang berlaku. Pembaruan terakhir terhadap 4. Memantau penerapan kebijakan dan Strategi
pedoman tersebut dilakukan oleh Direksi melalui Anti Fraud di BNI serta melakukan review
Surat Keputusan Direksi No. KP/745/DIR/R tanggal dampak dari kebijakan dan strategi yang
26 Oktober 2023. diimplementasikan secara periodik.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
869
Page 269
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
C. Sub-Komite Environmental, Social, & Struktur dan Keanggotaan Komite
Governance (ESG) Manajemen Risiko & Anti Fraud
Sub-Komite ESG mengemban tugas dan KRA BNI terdiri dari anggota Direksi, ditambah
tanggung jawab sebagai berikut: Pejabat Eksekutif satu tingkat di bawah Direksi yang
1. Menyusun kebijakan dan strategi pengelolaan ditunjuk. Struktur keanggotaan KRA BNI ditetapkan
Environmental, Social, & Governance (ESG) berdasarkan Surat Keputusan Direksi, yang sekaligus
serta perubahannya; merupakan atau diakui sebagai penugasan Ketua,
2. Mengidentifikasi potensi risiko ESG Wakil Ketua, dan para Anggota Komite.
yang berdampak baik pada BNI maupun
stakeholders BNI; Sistem keanggotaan sub komite dalam Komite
3. Memantau implementasi strategi Manajemen Risiko & Anti Fraud terbagi dalam:
Sustainability Finance; 1. Anggota tetap, merupakan anggota yang
4. Melakukan pemantauan, mengevaluasi dan hadir dalam setiap agenda rapat Sub Komite
memberikan rekomendasi terhadap hasil ESG untuk memberikan insight dan masukan atas
Assessment BNI; pokok pembahasan/permasalahan yang sudah
5. Mengevaluasi penerapan strategi ESG pada ditentukan oleh Sub Komite. Anggota tetap
seluruh lini bisnis BNI. terdiri dari anggota tetap voting member dan/
atau anggota tetap non-voting member.
D. Sub-Komite Credit Risk Portfolio (CRO) 2. Anggota tidak tetap, merupakan anggota
Sub-Komite CRO memiliki sejumlah tugas dan yang hadir bila diperlukan dalam rapat Sub
tanggung jawab, antara lain sebagai berikut: Komite untuk menjadi narasumber atas pokok
1. Membahas terkait asesmen risiko kredit pembahasan/permasalahan sesuai dengan
sebagai dasar untuk menentukan kecukupan kompetensinya, yang sudah ditentukan oleh
pencadangan. Sekretaris Sub Komite.
2. Membahas perkembangan kondisi dan
kualitas portofolio perkreditan. Adapun struktur, keanggotaan, dan status hak suara
3. Menetapkan strategi, mitigasi dan tindak pada KRA per 31 Desember 2024, berdasarkan Surat
lanjut atas pengelolaan risiko kredit yang Keputusan Direksi No. KP/745/DIR/R tanggal 26
dapat memengaruhi tingkat kesehatan Bank. Oktober 2023 perihal Penataan Komite Manajemen
Risiko dan Anti Fraud (KRA), adalah sebagai berikut:
A. Sub-Komite Manajemen Risiko (RMC)
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Wakil Direktur Utama Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Direktur Risk Management Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management Tidak mempunyai hak suara
(merangkap sebagai anggota tetap non-voting member)
Anggota Tetap 1. Direktur Finance Mempunyai hak suara
Setingkat Direksi & SEVP 2. Direktur Wholesale & International Banking
(Voting Member) 3. Direktur Enterprise & Commercial Banking
4. Direktur Network & Services
5. Direktur Retail Banking
6. Direktur Technology & Operations
7. Direktur Digital & Integrated Transaction Banking
8. SEVP Treasury
9. SEVP Operations
Anggota Tetap Setingkat Direktur Human Capital & Compliance* Tidak mempunyai hak suara
Direksi
(Non-voting Member)
Anggota tetap setingkat 1. Pemimpin Divisi Operational Risk Management Tidak mempunyai hak suara
Divisi/Satuan 2. Pemimpin Divisi Treasury
(Non-voting Member) 3. Pemimpin Divisi Corporate & Enterprise Credit Risk
4. Pemimpin Divisi Commercial Credit Risk
5. Pemimpin Divisi Retail Credit Risk
6. Pemimpin Divisi Corporate Development &
Transformation
7. Pemimpin Divisi Compliance
8. Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance
Management
870 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 270
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
9. Pemimpin Divisi Accounting
10.Pemimpin Divisi Office of Chief Economist
11.Pemimpin Divisi Subsidiary Management
12.Pemimpin Satuan Internal Audit
13.Pemimpin Divisi Legal
14.Pemimpin Divisi Corporate Secretary
15.Pemimpin Divisi Policy Governance
16.Pemimpin Divisi Credit Operations
17.Pemimpin Divisi Distribution Network & Sales
18.Pemimpin Divisi Wholesale Transaction Product &
Partnership
19.Pemimpin Satuan Anti Fraud
20.SORX Wholesale Banking
21.SORX Network & Services
22.SORX Consumer Banking & Corporate Function
23.SORX Technology, Digital & Operations
Anggota tidak tetap Direktur Sektor/SEVP/Pemimpin Divisi yang terkait dengan Tidak mempunyai hak suara
(Non-voting Member) topik pembahasan.
*)
Khusus Direktur Human Capital & Compliance memiliki tugas dan tanggung jawab khusus yang diatur pada pedoman kerja komite.
B. Sub-Komite Anti Fraud (KAF)
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Wakil Direktur Utama Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Direktur Risk Management Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Satuan Anti Fraud (merangkap anggota tetap Tidak mempunyai hak suara
non-voting member)
Anggota Tetap 1. Direktur Network & Services Mempunyai hak suara
setingkat Direksi & SEVP 2. Direktur Retail Banking
(Voting member) 3. Direktur Technology & Operations
4. SEVP Retail Digital Solutions
5. SEVP Operations
Anggota Tetap setingkat Direktur Human Capital & Compliance* Tidak mempunyai hak suara
Direksi
(Non-voting member)
Anggota Tetap 1. Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management Tidak mempunyai hak suara
setingkat Divisi/Satuan/ 2. Pemimpin Divisi Operational Risk Management
Unit Fungsional 3. Pemimpin Divisi Compliance
(Non-voting member) 4. Pemimpin Divisi Policy Governance
5. Pemimpin Satuan Internal Audit
6. Pemimpin Divisi Human Capital Strategy
7. Pemimpin Divisi Human Capital Services
8. Pemimpin Divisi Legal
9. Pemimpin Divisi Distribution Network & Sales
10. Pemimpin Divisi CISO
Anggota Tidak Tetap Direktur/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan/Unit Fungsional yang Tidak mempunyai hak suara
(Non-voting member) terkait dengan topik pembahasan
*)
Khusus Direktur Human Capital & Compliance memiliki tugas dan tanggung jawab khusus yang diatur pada pedoman kerja komite.
C. Sub-Komite Environmental, Social, & Governance (ESG)
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Wakil Direktur Utama Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Direktur Risk Management Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management Tidak Mempunyai hak
(merangkap anggota tetap non-voting member) suara
Anggota Tetap 1. Direktur Finance Mempunyai hak suara
setingkat Direksi & SEVP 2. Direktur Wholesale & International Banking
(Voting member) 3. Direktur Enterprise & Commercial Banking
4. SEVP Treasury
5. Direktur Retail Banking
6. Direktur Network & Services
7. Direktur Technology & Operations
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
871
Page 271
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Anggota Tetap Direktur Human Capital & Compliance* Tidak mempunyai hak
setingkat Direksi suara
(Non-voting member)
Anggota Tetap 1. Pemimpin Divisi Corporate Secretary Tidak mempunyai hak
setingkat Divisi/Satuan 2. Pemimpin Divisi Policy Governance suara
(Non-voting member) 3. Pemimpin Divisi Investor Relations
4. Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance Management
5. Pemimpin Divisi International Banking & Financial Institutions
6. Pemimpin Divisi Subsidiaries Management
7. Pemimpin Divisi Procurement & Fixed Assets
8. Pemimpin Divisi Treasury
9. Pemimpin Divisi Compliance
10.Pemimpin BNI University
11.Pemimpin Human Capital Strategy
12.Pemimpin Human Capital Services
13.Pemimpin Divisi Corporate Banking 1
14.Pemimpin Divisi Corporate Banking 2
15.Pemimpin Divisi Corporate Banking 3
16.Pemimpin Divisi Corporate Banking 4
17.Pemimpin Divisi Syndication & Structured Finance
18.Pemimpin Divisi Enterprise Banking
19.Pemimpin Divisi Commercial Banking 1
20.Pemimpin Divisi Commercial Banking 2
21.Pemimpin Divisi Operational Risk Management
22.Pemimpin Divisi Corporate & Enterprise Credit Risk
23.Pemimpin Divisi Commercial Credit Risk
24.Pemimpin Divisi Consumer Product
25.Pemimpin Divisi Retail Productive Banking
26.Pemimpin Divisi Business Program
27.Pemimpin Divisi Card Business
28.Pemimpin Divisi Agen46
Anggota tidak tetap Direktur/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan/Unit Fungsional yang terkait Tidak mempunyai hak
(Non-voting member) dengan topik pembahasan. suara
*)
Khusus Direktur Human Capital & Compliance memiliki tugas dan tanggung jawab khusus yang diatur pada pedoman kerja komite.
D. Sub-Komite Credit Risk Portfolio (CRO)
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Direktur Risk Management Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Direktur Finance Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Corporate & Enterprise Credit Risk Tidak mempunyai hak
(merangkap anggota tetap non-voting member) suara
Anggota Tetap 1. SEVP Credit Risk Tidak mempunyai hak
setingkat Direksi & SEVP 2. SEVP Remedial & Recovery suara
(Non-voting member)
Anggota Tetap 1. Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance Management Tidak mempunyai hak
setingkat Divisi/Satuan/ 2. Pemimpin Divisi Accounting suara
Unit Fungsional 3. Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management
(Non-voting member) 4. Pemimpin Divisi Commercial Credit Risk
5. Pemimpin Divisi Retail Credit Risk
6. Pemimpin Divisi Corporate Remedial & Recovery
7. Pemimpin Divisi Enterprise & Commercial Remedial & Recovery
8. Pemimpin Divisi Retail Collection & Recovery
9. Pemimpin Divisi Treasury
10. Pemimpin Divisi sesuai dengan materi rapat
Anggota tidak tetap Direktur/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan/Unit Fungsional yang terkait Tidak mempunyai hak
(Non-voting member) dengan topik pembahasan. suara
Periode dan Masa Jabatan Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud
Masa jabatan keanggotaan Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud ditetapkan mengikuti masing-masing
masa jabatan struktural di BNI.
872 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 272
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Profil Ketua dan Anggota Komite Manajemen 2. Apabila Ketua dan Wakil Ketua berhalangan hadir,
Risiko & Anti Fraud maka dapat ditunjuk Ketua Pengganti & Wakil
Informasi lebih rinci mengenai profil komite dan Ketua Pengganti melalui mekanisme Direktur
anggota Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud Pengganti atau pemberian surat penugasan.
BNI telah diuraikan secara lengkap pada Bab Profil 3. Sub Komite dapat mengagendakan pertemuan
Perusahaan, Sub bab Profil Direksi, Sub bab Profil secara mendadak mempertimbangkan
Senior Executive Vice President (SEVP) dan Sub bab pentingnya permasalahan yang harus segera
Pejabat Eksekutif. mendapat keputusan. Keputusan dari Sub
Komite selanjutnya dijalankan melalui Sekretaris
Sertifikasi Komite Manajemen Risiko & Anti Sub Komite. Selain itu, Sub Komite dapat
Fraud mengadakan pertemuan terbatas bersama
BNI memastikan bahwa seluruh personel Divisi/Satuan terkait dan merumuskan kebijakan
Manajemen Risiko & Anti Fraud telah memenuhi operasional yang sejalan dengan kebijakan Sub
standar kualifikasi dan sertifikasi kompetensi sesuai Komite yang telah ditetapkan.
dengan ketentuan yang berlaku. Pada tahun 2024, 4. Apabila diperlukan, Sub Komite berhak
Manajemen Risiko & Anti Fraud telah memenuhi mengundang Divisi/Satuan lain di luar anggota
program sertifikasi yang ditetapkan. Sub Komite untuk menghadiri rapat Sub Komite
sebagai narasumber dalam pembahasan
Pernyataan Independensi Komite Manajemen permasalahan tertentu sesuai kompetensi Divisi/
Risiko & Anti Fraud Satuan tersebut.
BNI memastikan seluruh anggota KRA telah 5. Kuorum rapat tercapai bila sedikitnya dihadiri
memenuhi kriteria independensi dan persyaratan oleh lebih dari ½ (setengah) anggota tetap
individual sebagai pihak yang objektif dan setingkat Direksi & SEVP, dimana di dalamnya
independen dalam menjalankan tugas dan terdapat kehadiran Ketua dan/atau Wakil Ketua.
tanggung jawabnya secara objektif serta terbebas Khusus Sub Komite Credit Risk Portfolio (CRO),
dari benturan kepentingan apa pun terhadap Bank. Kuorum rapat tercapai bila sedikitnya dihadiri
Pernyataan Independensi ketua dan anggota KRA oleh lebih dari ½ (setengah) anggota tetap
telah diungkapkan dalam Pakta Integritas yang setingkat Direksi & SEVP, dimana di dalamnya
secara berkala diperbarui dan ditandatangani oleh terdapat kehadiran Ketua dan Wakil Ketua.
seluruh personel komite.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
Rapat Komite Manajemen Risiko & Anti
Fraud A. Sub-Komite Manajemen Risiko (RMC)
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 5 (lima)
Kebijakan Pelaksanaan Rapat kali rapat Sub-Komite RMC yang dihadiri oleh
1. Masing-masing Sub Komite mengadakan rapat Direksi dan anggota komite. Informasi lebih rinci
minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun tentang pelaksanaan rapat Sub-Komite RMC dan
atau sesuai dengan kebutuhan pada tempat, tingkat kehadiran anggota komite dalam rapat
waktu dan tanggal tertentu yang telah ditetapkan tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
sehingga segenap anggota dapat mengatur
waktu untuk kehadirannya.
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat
Kehadiran (%)
1 12 Januari 2024 Tingkat Kesehatan Bank dan Profil Risiko BNI posisi 31 Desember 2023 55%
2 19 April 2024 Profil Risiko BNI posisi 31 Maret 2024 100%
3 3 Juli 2024 Progress Implementasi New Framework Operational Risk – Hasil Control Testing 100%
SORX per Mei 2024
4 12 Juli 2024 Tingkat Kesehatan Bank dan Profil Risiko BNI posisi 30 Juni 2024 91%
5 11 Oktober 2024 Profil Risiko BNI posisi 30 September 2024 73%
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
873
Page 273
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
B. Sub-Komite Anti Fraud (KAF)
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 3 kali rapat Sub-Komite KAF yang dihadiri oleh Direksi dan
anggota komite. Informasi lebih rinci tentang pelaksanaan rapat Sub-Komite KAF dan tingkat kehadiran
anggota komite dalam rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat
Kehadiran (%)
1 22 Mei 2024 Tindak lanjut arahan Komite Anti Fraud sebelumnya. Profiling fraud 100%
internal dan eksternal triwulan I 2024.
Evaluasi dan tindak lanjut atas upaya perbaikan kasus fraud, pelaporan
fraud kepada Aparat Penegak Hukum, dan pelaksanaan Know Your
Employee.
2 24 September 2024 Profiling pelaku fraud internal semester I 2024. 87,5%
Enhancement Know Your Employee.
3 11 Desember 2024 Penguatan Penerapan Strategi Anti Fraud disesuaikan dengan POJK No. 12 64,5%
Tahun 2024 tanggal 31-07-2024 perihal Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi
Lembaga Jasa Keuangan.
C. Sub-Komite Environmental, Social & Governance (ESG)
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 4 (empat) kali rapat Sub-Komite ESG yang dihadiri oleh Direksi
dan anggota komite. Informasi lebih rinci tentang pelaksanaan rapat Sub-Komite ESG dan tingkat
kehadiran anggota komite dalam rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat
Kehadiran (%)
1 22 Januari 2024 Update Inisiatif ESG BNI 2024 100%
2 13 Maret 2024 Sustainability Report BNI 2023, Penyaluran Green Bond, Fokus SDG’s BNI, 82%
Carbon Project, Persiapan pelaporan Climate Risk Stress Test
3 19 Agustus 2024 Update rating MSCI BNI, Waste Mangement, COP29 Baku Azerbaijan, 91%
Komunikasi dan Publikasi ESG BNI, Update Climate Risk Stress Test (CRST),
Struktur Organisasi ESG Management
4 9 Desember 2024 COP29 Baku Azerbaijan, Tema dan Topik Material Sustainability Report 2024, 73%
Update Waste Management BNI, Penggunaan Recycle Based Paper untuk
Kartu Nama BNI
D. Sub-Komite Credit Risk Portfolio (CRO)
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 11 kali rapat Sub-Komite CRO yang dihadiri oleh Direksi dan
anggota komite. Informasi lebih rinci tentang waktu pelaksanaan rapat Sub-Komite CRO dan pembahasan
dalam rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat
Kehadiran (%)
1 28 Februari 2024 Assessment Expected Credit Loss (ECL) Debitur Periode Februari 2024. 100%
2 27 Maret 2024 Assessment Expected Credit Loss (ECL) Debitur Periode Maret 2024. 100%
3 2 Mei 2024 Assessment Expected Credit Loss (ECL) Debitur Periode April 2024. 100%
4 31 Mei 2024 Assessment Expected Credit Loss (ECL) Debitur Periode Mei 2024. 100%
5 25 Juni 2024 Assessment Expected Credit Loss (ECL) Debitur Periode Juni 2024. 100%
6 26 Juli 2024 Assessment Expected Credit Loss (ECL) Debitur Periode Juli 2024. 100%
7 29 Agustus 2024 Assessment Expected Credit Loss (ECL) Debitur Periode Agustus 2024. 100%
8 25 September 2024 Assessment Expected Credit Loss (ECL) Debitur Periode September 2024. 100%
9 23 Oktober 2024 Assessment Expected Credit Loss (ECL) Debitur Periode Oktober 2024. 100%
10 26 November 2024 1. Assessment Expected Credit Loss (ECL) Debitur Periode November 2024. 100%
2. Re-Modelling Expected Credit Loss (ECL) IFRS-9 tahun 2024 pada segmen
Corporate, Enterprise, Commercial, Small, and Consumer.
11 27 Desember 2024 Assessment Expected Credit Loss (ECL) Debitur Periode Desember 2024. 100%
874 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 274
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi 5. Pengembangan fungsi BNI sebagai partner
Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud debitur dalam transition journey melalui
Tahun 2024 penyelenggaraan BNI ESG Sustainability &
Pada tahun 2024, ketua dan anggota KRA telah Transition (BEST) Event dan TKBI Technical
mengikuti sejumlah kegiatan pelatihan/seminar/ Assistant Workshop bagi debitur BNI di sektor
workshop dalam rangka menjaga tingkat keahlian energi.
dan kompetensinya guna mendukung pelaksanaan 6. Pelaksanaan Taksonomi Keuangan
tugas sehari hari. Informasi terkait hal ini telah Berkelanjutan Indonesia (TKBI) di sektor
diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub bab energi sesuai dengan arahan OJK
Kebijakan Pengembangan kompetensi dalam
pembahasan berjudul Pengembangan Kompetensi D. Sub-Komite Credit Risk Portfolio (CRO)
Berdasarkan Level Jabatan dan Kesetaraan Gender Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya
Tahun 2024, serta pada Bab Tata Kelola Perusahaan, selama tahun 2024, realisasi dari program kerja
Sub bab Direksi, dalam pembahasan berjudul Sub-Komite CRO adalah sebagai berikut:
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi. 1. Tindak lanjut atas perkembangan kondisi
debitur yang berdampak pada kualitas
Pelaksanaan Tugas Sub-Komite Manajemen portofolio perkreditan dan kecukupan
Risiko & Anti Fraud Tahun 2024 pencadangan setiap bulannya.
2. Re-Modelling perhitungan kecukupan
A. Sub-Komite Manajemen Risiko (RMC) pencadangan, menyesuaikan dengan IFRS 9
Sepanjang tahun 2024, Sub-Komite RMC telah dan nature business setiap segmennya.
melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung
jawab yang telah ditetapkan. Rencana Kerja Sub-Komite Manajemen
Risiko & Anti Fraud Tahun 2024
B. Sub-Komite Anti Fraud (KAF)
Dalam melaksanakan tugas kepengurusannya A. Sub-Komite Manajemen Risiko (RMC)
selama tahun 2024, Sub-Komite Anti Fraud Sub-Komite RMC telah mempersiapkan
telah merealisasikan program kerja yang sudah rencana kerja untuk tahun 2025 mendatang
ditetapkan di awal tahun, antara lain sebagai dengan fokus melakukan evaluasi dan
berikut: memberikan rekomendasi kepada Direksi
1. Penguatan kebijakan Strategi Anti Fraud. terkait pengelolaan risiko.
2. Penguatan pilar pencegahan fraud berupa
pelaksanaan pemantauan profil pegawai B. Sub-Komite Anti Fraud (KAF)
sebagai bagian dari pelaksanaan Know Your Sub-Komite Anti Fraud telah menyusun
Employee. rencana dan program kerja untuk tahun 2025
3. Penerapan pilar Strategi Anti Fraud berupa dalam rangka penerapan 4 Pilar Strategi Anti
pengenaan sanksi dan pelaporan kejadian Fraud sebagaimana diatur dalam POJK No.
fraud kepada Aparat Penegak Hukum dalam 12 tahun 2024 khususnya penguatan pada
rangka memberikan efek jera atas perbuatan Pilar Pencegahan. Evaluasi atas pelaksanaan
fraud. program kerja tersebut dilaporkan dalam forum
4. Evaluasi dan tindak lanjut atas upaya Sub-Komite Anti Fraud.
perbaikan kasus fraud.
C. Sub-Komite Environmental, Social, &
C. Sub-Komite Environmental, Social, & Governance (ESG)
Governance (ESG) Sub-Komite ESG telah menetapkan rencana
Sepanjang tahun 2024, Sub-Komite ESG telah kerja untuk tahun 2025, yaitu sebagai berikut:
merealisasikan program kerja antara lain:
1. Fungsi pengawasan atas implementasi ESG Terkait Produk dan Layanan Keberlanjutan
di BNI, termasuk pencapaian dan langkah 1. Peningkatan Green Loan portofolio dengan
perbaikan rating ESG MSCI BNI. target peningkatan 5% - 10% per tahun.
2. Pelaksanaan Climate Risk Stress Test (CRST) 2. Penyusunan Sustainability Finance
untuk 50% portofolio kredit BNI sesuai dengan Framework.
arahan OJK, beserta dengan pengembangan 3. Partnership dengan kelembagaan untuk
tools CRST. mengembangkan program ESG.
3. Pengembangan Waste Management BNI
dengan konsep zero waste to landfill.
4. Penyaluran Green Bond BNI sesuai dengan
framework Green Bond BNI dan POJK No. 60
Tahun 2017.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
875
Page 275
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
4. Pengembangan program UMKM: 13. Penetapan Fokus SDGs dan Refocusing
i. UMKM Ramah Lingkungan: program & target CSR sesuai Fokus SDGs.
• Program BUMI dengan target market
pelaku UMKM yang menggunakan Terkait Pengembangan Kapasitas Internal
material dan menghasilkan produk 1. ESG Refreshment program untuk pegawai.
ramah lingkungan. 2. Sertifikasi ESG untuk pengelola Manajemen
• Program Jejak Kopi Khatulistiwa (JKK) ESG: ESG Investing, Climate Risk dan GRI
memberdayakan petani-petani kopi Standard.
melalui pemanfaatan lahan Hutan 3. Pembentukan ESG Academy.
Sosial. 4. ESG Campaign melalui Green LifeStyle untuk
ii. UMKM Go Global: pegawai dan Pembentukan Duta ESG.
• Mendorong program BUMI dan JKK 5. ESG Campaign untuk Nasabah/Debitur
masuk ke pasar ekspor. melalui BNI ESG Sustainability & Transition
• Program edukasi dan peningkatan (BEST) Event.
kapabilitas untuk mendukung UMKM 6. Partisipasi BNI dalam event ESG Nasional dan
masuk ke pasar ekspor dengan target Internasional.
27.700 UMKM.
5. Perluasan Program “Ayo Menabung dengan D. Sub-Komite Credit Risk Portfolio (CRO)
Sampah” ke 640 sekolah. Sub-Komite CRO telah menetapkan rencana
6. Pengembangan program Kartu Kredit kerja untuk tahun 2025, yaitu melakukan
Berwawasan Lingkungan untuk pembelian penyempurnaan pelaksanaan Sub-Komite
barang-barang sustainable, bekerjasama Credit Risk Portfolio dalam rangka assesmen
dengan WWF. risiko kredit sebagai dasar untuk menentukan
7. Perluasan Agen46 di daerah 3T secara kecukupan pecadangan, kualitas portofolio
bertahap, sehingga pada tahun 2028 mencapai perkreditan, dan penetapan strategi pengelolaan
25.000 agen di daerah 3T. risiko kredit yang dapat memengaruhi tingkat
8. Digitalisasi outlet untuk seluruh outlet BNI. kesehatan Bank.
9. Optimalisasi digital channel untuk transaksi
SME, Agen46, dan nasabah Digital Banking.
Terkait Manajemen Keuangan Berkelanjutan
Komite Bisnis (KBI)
dalam Manajemen Risiko
1. Membangun framework dan program Komite Bisnis (KBI) merupakan salah satu komite
Advisory Transisi Debitur untuk sektor emisi tetap di BNI yang diberikan kewenangan untuk
tinggi. memberikan rekomendasi kepada Direksi terkait
2. Penyelarasan portofolio manajemen dengan perumusan kebijakan pengelolaan produk atau
transition plan di sektor emisi tinggi. aktivitas dan strategi bisnis Bank. Dalam rangka
3. Edukasi Program Transisi Debitur untuk sektor penyempurnaan dengan memperhatikan kebutuhan
emisi tinggi. bisnis Bank, pada tahun 2022, BNI melakukan
4. Platform emisi operasional untuk mencapai migrasi terhadap Sub-Komite Bisnis (KBI) dari
NZE Operasional. yang semula berada di bawah naungan Komite
5. Pelaksanaan Climate Risk Stress Test 100% Kebijakan Perkreditan & Bisnis (KRB) kini menjadi
portofolio kredit. ke bawah pengawasan Komite Produk (PRC), serta
6. Penerapan Waste Management dengan menata Komite Produk (PRC) menjadi bagian dari
konsep Zero Waste to Land-fill (ZWTL) dan Komite Bisnis (KBI) sampai saat ini. Dengan adanya
sirkuler ekonomi di seluruh kantor BNI dan penataan tersebut sebagaimana yang dituangkan
Perusahaan Anak. melalui Surat Keputusan Direksi Nomor KP/025/
7. Implementasi IFRS S1 & S2. DIR/R tanggal 18 Januari 2024, Komite Bisnis (KBI)
8. Adopsi metodologi PCAF dalam perhitungan mengubah Sub-Komite yang semula terdiri dari
Emisi Pembiayaan. 2 (dua) Sub-Komite menjadi 3 (tiga) Sub-Komite.
9. Adopsi standar best practice internasional. Selain itu, Komite Bisnis (KBI) juga mengubah nama
10. Penyusunan Climate Risk Framework dengan Sub-Komitenya yang semula bernama Komite
prinsip TCFD. Bisnis Value Chain (BVC)menjadi Komite Bisnis
11. Penyusunan Roadmap Dekarbonisasi dan Value Chain (BVC). Sehingga, susunan keanggotaan
penetapan target dekarbonisasi emisi Komite Bisnis (KBI) menjadi:
operasional tahunan dengan prinsip SBTi. A. Sub-Komite Produk (PRC),
12. Perencanaan dan Pelaksanaan Project B. Sub-Komite Bisnis Value Chain (BVC), dan
Konservasi (Carbon Project) untuk offset emisi. C. Sub-Komite Marketing Strategy (MKT).
876 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 276
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Piagam Komite Bisnis debitur/calon nasabah/calon debitur terpilih
Komite Bisnis melaksanakan tugas dan tanggung beserta value chain-nya sesuai kewenangan
jawabnya berpedoman pada Piagam Komite Bisnis yang berlaku;
yang ditetapkan oleh Direksi ditetapkan dalam Surat 3. Menetapkan dan memantau strategi
Keputusan Nomor KP/025/DIR/R tanggal 18 Januari kolaborasi bisnis yang bersifat strategis
2024. Piagam tersebut secara berkala ditinjau termasuk kolaborasi antar Divisi/Satuan/Unit
dan diperbaharui sesuai dengan perkembangan/ Fungsional/Wilayah/Sentra/Cabang serta
perubahan peraturan hukum yang berlaku. Perusahaan Anak; dan
4. Memonitor dan mengevaluasi terhadap
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Bisnis strategi eksekusi ekosstem bisnis nasabah/
debitur/calon nasabah/calon debitur terpilih
A. Sub-Komite Produk (PRC) beserta value chain-nya.
Sub-Komite PRC mengemban tugas dan
tanggung jawab sebagai berikut: C. Sub-Komite Marketing Strategy (MKT)
1. Menetapkan strategi besaran dan Sub-Komite MKT memiliki tugas dan tanggung
pengembangan bisnis melalui produk/ jawab utama sebagai berikut:
aktivitas BNI; 1. Menetapkan besaran strategi marketing &
2. Melakukan pengujian komprehensif dan corporate branding BNI yang sejalan dengan
memutuskan “kelayakan” produk/aktivitas rencana strategis bisnis BNI (dhi. Corporate
baru khususnya terkait aliansi yang bersifat Plan & RBB);
lintas sektoral/segmen dan aliansi strategis 2. Melakukan prioritisasi inisiatif strategi
dengan Perusahaan anak/Perusahaan lain di marketing & corporate branding BNI yang
luar BNI dengan mengundang Direktur Sektor berdampak signifikan terhadap bisnis dan
terkait; kegiatan usaha BNI dan sejalan dengan
3. Melakukan monitoring produk/aktivitas planning & budgeting BNI; dan
yang terimplementasi di BNI dan membuat 3. Melakukan review atas rencana & memonitor
keputusan atas keberlangsungan produk/ realisasi strategi marketing & corporate
aktivitas atas rekomendasi Supporting Staff branding BNI.
Group/product owner;
4. Sebagai lembaga arbitrase dalam masalah- Struktur dan Keanggotaan Komite Bisnis
masalah lintas sektoral terkait dengan Komite Bisnis terdiri dari anggota Direksi, ditambah
Performance Management System (PMS) Pejabat Eksekutif satu tingkat di bawah Direksi
dalam implementasi produk/aktivitas baru. yang ditunjuk. Struktur keanggotaan Komite Bisnis
ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi,
B. Sub-Komite Bisnis Value Chain (BVC) yang sekaligus merupakan atau diakui sebagai
Sub-Komite BVC memiliki tugas dan tanggung penugasan Ketua, Wakil Ketua, dan para Anggota
jawab utama sebagai berikut: Komite.
1. Menetapkan strategi besaran terkait eksekusi
ekosistem bisnis nasabah/debitur/calon Adapun struktur, keanggotaan, dan status hak
nasabah/calon debitur terpilih beserta value suara pada Komite Bisnis per 31 Desember 2024,
chain-nya; berdasarkan Surat Keputusan No. KP/025/DIR/R
2. Menetapkan dan memutus strategi & program tanggal 18 Januari 2024 perihal Penyampaian Surat
cross-selling, optimasi pricing serta product Keputusan Direksi Perihal Penataan Komite Bisnis
package deal atas ekosistem bisnis nasabah/ (KBI), adalah sebagai berikut:
A. Sub-Komite Produk (PRC)
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Direktur Utama Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Direktur Finance Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance Tidak mempunyai hak
Management (merangkap Anggota Tetap) suara
Anggota Tetap Wakil Direktur Utama Mempunyai hak suara
setingkat Direksi & SEVP Direktur Network & Services
(Voting member) Direktur Risk Management
Direktur Technology & Operations
Anggota Tetap setingkat Direksi Direktur Human Capital & Compliance* Tidak mempunyai hak
(Non-voting member) suara
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
877
Page 277
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Anggota Tetap setingkat Divisi/ Pemimpin Divisi Policy Governance Tidak mempunyai hak
Satuan/Unit Fungsional Pemimpin Divisi Distribution Network & Sales suara
(Non-voting member) Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management
Pemimpin Divisi Operational Risk Management
Pemimpin Satuan Anti Fraud
Pemimpin Divisi IT Strategy & Architecture
Pemimpin Divisi Banking Operations
Pemimpin Divisi Compliance
Pemimpin Divisi Legal
Pemimpin Divisi Customer Experience Center
Anggota tidak tetap** Direktur Sektor/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan/Unit Tidak mempunyai hak
(Non-voting member) Fungsional yang terkait dengan topik pembahasan suara
*) Khusus Direktur Human Capital & Compliance memiliki tugas dan tanggung jawab khusus yang diatur pada Pedoman Kerja Komite
*) Disesuaikan dengan topik pembahasan
B. Sub-Komite Bisnis Value Chain (BVC)
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Direktur Wholesale & International Banking/Direktur Mempunyai hak suara
Enterprise & Commercial Banking
Sekretaris Pemimpin Divisi Wholesale Transaction Product & Tidak Mempunyai hak
Partnership (merangkap anggota tetap) suara
Anggota Tetap 1. Direktur Digital & Integrated Transaction Banking Mempunyai hak suara
setingkat Direksi & SEVP 2. Direktur Retail Banking
(Voting member) 3. Direktur Network & Services
4. SEVP Treasury
Anggota Tetap 1. Pemimpin Divisi Corporate Banking* Tidak mempunyai hak
setingkat Divisi/Satuan/ 2. Pemimpin Divisi Institutional Banking* suara
Unit Fungsional 3. Pemimpin Divisi Enterprise Banking *
(Non-voting member) 4. Pemimpin Divisi Internasional Banking & Finansial
Institutions*
5. Pemimpin Divisi Retail Productive Banking
6. Pemimpin Divisi Wealth Management
7. Pemimpin Divisi Consumer Segment
8. Pemimpin Divisi Distribution & Network Sales
9. Pemimpin Divisi Treasury
10.Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance
Management
Anggota tidak tetap Direktur Sektor/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan/Unit Tidak mempunyai hak
(Non-voting member) Fungsional/Kantor Wilayah/Cabang/Sentra/Perusahaan suara
Anak yang terkait dengan topik pembahasan
*) Disesuaikan dengan topik pembahasan
C. Sub-Komite Marketing Strategy (MKT)
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Direktur Digital & Integrated Transaction Banking Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Direktur Finance Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Marketing Communications (merangkap Tidak mempunyai hak
anggota tetap) suara
Anggota setingkat Direksi & SEVP 1. Direktur Wholesale & Internasional Banking/Direktur Mempunyai hak suara
(Voting member) Enterprise & Commercial Banking*
2. Direktur Retail Banking
3. Direktur Network & Services
Anggota Tetap 1. Pemimpin Divisi Corporate Banking* Tidak mempunyai hak
setingkat Divisi/Satuan/ 2. Pemimpin Divisi Institutional Banking* suara
Unit Fungsional 3. Pemimpin Divisi Enterprise Banking *
(Non-voting member) 4. Pemimpin Divisi Internasional Banking & Finansial
Institutions*
5. Pemimpin Divisi Commercial Banking*
6. Pemimpin Divisi Retail Productive Banking
7. Pemimpin Divisi Business Program
8. Pemimpin Divisi Consumer Product
878 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 278
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
9. Pemimpin Divisi Consumer Segment
10.Pemimpin Divisi Card Business
11.Pemimpin Divisi Wealth Management
12.Pemimpin Divisi Retail Digital Product & Partnership
13.Pemimpin Divisi Retail Digital Channel
14.Pemimpin Divisi Wholesale Transaction Product &
Partnership
15.Pemimpin Divisi Wholesale Digital Channel
16.Pemimpin Divisi Distribution Network & Sales
17.Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance
Management
18.Pemimpin Divisi Corporate Secretary
Anggota tidak tetap* Direktur Sektor/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan/yang terkait Tidak mempunyai hak
dengan topik pembahasan suara
*) Disesuaikan dengan topik pembahasan
Periode dan Masa Jabatan b. Sub Komite Bisnis Value Chain mengadakan
Masa jabatan keanggotaan Komite Bisnis ditetapkan rapat minimal 4 (empat) kali dalam 1 (satu)
mengikuti masing-masing masa jabatan struktural tahun dan/atau sesuai kebutuhan untuk
di BNI. nasabah/debitur/calon nasabah/calon debitur
terpilih.
Profil Ketua dan Anggota Komite Bisnis c. Sub Komite Marketing Strategy mengadakan
Informasi tentang profil anggota-Komite Bisnis rapat minimal 3 (tiga) kali dalam 1 (satu)
telah diuraikan dengan lengkap pada Bab Profil tahun dan/atau sesuai kebutuhan.
Perusahaan, Sub bab Profil Direksi, Sub bab Profil 2. Apabila Ketua dan Wakil Ketua berhalangan hadir,
Senior Executive Vice President (SEVP) dan Sub bab maka dapat ditunjuk Ketua Pengganti melalui
Pejabat Eksekutif. mekanisme Direktur Pengganti atau pemberian
surat penugasan.
Sertifikasi Komite Bisnis 3. Sub Komite dapat mengagendakan pertemuan
BNI memastikan bahwa seluruh personel Komite secara mendadak mempertimbangkan
Bisnis telah memenuhi standar kualifikasi dan pentingnya permasalahan yang harus segera
sertifikasi kompetensi sesuai dengan ketentuan mendapat keputusan. Keputusan dari Sub
yang berlaku. Pada tahun 2024 Komite Bisnis telah Komite selanjutnya dijalankan melalui Sekretaris
mengikuti program sertifikasi. Sub Komite. Selain itu, Sub Komite dapat
mengadakan pertemuan terbatas bersama
Pernyataan Independensi Komite Bisnis Divisi/Satuan terkait dan merumuskan kebijakan
Seluruh anggota Komite Bisnis menyatakan operasional yang sejalan dengan kebijakan Sub
kesungguhan dan kesanggupan dalam menjalankan Komite yang telah ditetapkan.
tugas dan tanggung jawabnya secara objektif 4. Kuorum rapat tercapai apabila sedikitnya dihadiri
dan independen serta terbebas dari benturan oleh lebih dari 1/2 (setengah) anggota tetap
kepentingan apa pun yang berpotensi merugikan setingkat Direksi & SEVP termasuk di dalamnya
Bank di kemudian hari. Pernyataan Independensi terdapat kehadiran Ketua dan/atau Wakil Ketua
Komite Bisnis telah diungkapkan dalam Pakta Sub Komite. Khusus untuk Sub Komite Marketing
Integritas yang secara berkala diperbarui dan Strategy, Kuorum rapat tercapai apabila dihadiri
ditandatangani oleh seluruh personel komite. oleh minimal 3 (tiga) anggota setingkat Direksi
termasuk didalamnya terdapat kehadiran Ketua
Rapat Komite Bisnis dan/atau Wakil Ketua Sub Komite.
Kebijakan Pelaksanaan Rapat Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
1. Sub Komite mengadakan rapat pada tempat,
waktu dan tanggal tertentu yang telah ditetapkan A. Sub-Komite Produk (PRC)
sehingga segenap anggota dapat mengatur Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 5 kali
waktu kehadirannya dengan frekuensi rapat rapat Sub-Komite PRC yang dihadiri oleh Direksi
sebagai berikut: dan anggota komite. Informasi lebih rinci tentang
a. Sub Komite Produk mengadakan rapat pelaksanaan Rapat Sub-Komite PRC dan tingkat
minimal 1 kali dalam 6 bulan (semester) dan/ kehadiran anggota komite dalam rapat tersebut,
atau sesuai kebutuhan. diuraikan pada tabel berikut ini:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
879
Page 279
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kuorum
Tanggal
No. Agenda Rapat Kehadiran Keterangan
Rapat
(%)
1 10 Januari 2024 Pembahasan strategi pencapaian 100% Pembahasan Product life cycle
tabungan dan bisnis konsumer
2 27 Maret 2024 Pembahasan Rencana Penyelenggaraan - Dilakukan secara sirkuler
Produk Bank Maret 2024
3 14 Juni 2024 Pembahasan Rencana Penyelenggaraan 100% Bersamaan dengan Rapat Dewan
Produk Bank Juni 2024 Direksi usulan revisi RBB
4 26 September 2024 Pembahasan Rencana Penyelenggaraan - Dilakukan secara sirkuler
Produk Bank September 2024
5 4 November 2024 Pembahasan Rencana Penyelenggaraan 100% Dilakukan bersama dengan Rapat
Produk Bank 2025 Dewan Direksi Usulan RBB, RKAP
dan RKAB
B. Sub-Komite Bisnis Value Chain (BVC)
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 6 kali rapat Sub-Komite BVC yang dihadiri oleh Direksi dan
anggota komite. Informasi lebih rinci tentang pelaksanaan Rapat Sub-Komite BVC dan tingkat kehadiran
anggota komite dalam rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Kehadiran
(%)
1 30 Januari 2024 • Kualitas TAP (Wallet sizing & Target setting) 100%
• Update Action Plan
• Detil Fokus per Client TAP (Semen Indonesia, PLN, Astra Group, Pupuk Indonesia,
Pertamina)
2 20 Februari 2024 • Leads Value Chain 100%
• TAP Template
• Detil Fokus per Client TAP (Semen Indonesia, PLN, Astra Group, Pupuk
indonesia,Pertamina)
3 26 Maret 2024 • Dashboard TAP 100%
• Dashboard Detil Nasabah
• TAP Template
4 12 Juli 2024 • Fleksi (usulan rate 8%) corporate dan level tertentu 100%
• Skema SCF umum dan khusus
• Prefin pada 5 Group TAP
• SCF Jaminan 0% untuk skema baru dengan tambahan entitas pada 5 TAP Priority
• Skema SCF updated yang berlaku
• Penambahan limit Digital Loan: Asessment CRS
5 30 Agustus 2024 • Sosialisasi Product Knowledge - SCF ke wilayah 100%
• Sosialisasi tools untuk mekanisme perpindahan segmen kepada seluruh Wilayah
• Perubahan bobot Realisasi value chain pada KPI Wilayah
• Action item atas trend Baki Debet top 5 Group yang turun
6 15 Oktober 2024 • Portfolio RPB vs Realisasi Eksekusi value chain DNS 100%
• Leads Top Priority Clients cleansing
• Portfolio CRS CRD vs Realisasi eksekusi dari leads
C. Sub-Komite Marketing Strategy (MKT)
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 5 (lima) kali rapat Sub-Komite MKT yang dihadiri oleh Direksi dan
anggota komite. Informai lebih rinci tentang pelaksanaan Rapat Sub-Komite MKT dan tingkat kehadiran
anggota komite dalam rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
No Tanggal Rapat Agenda Rapat Kuorum Kehadiran
1 28 Februari 2024 Usulan Alokasi Biaya Promosi BNI Wide 2024 100%
2 11 Juni 2024 Kerjasama Brands Concept Group 100%
3 12 Juli 2024 Usulan Alokasi Anggaran Sponsorship BNI Expo 2024 100%
4 25 Oktober 2024 • Usulan Alokasi Anggaran Customer Gathering 100%
• Usulan Alokasi Anggaran Sponsorship
• Pemaparan Materi Anggaran Product Awareness
5 04 November 2024 Penyampaian Realisasi Marketing Budget 100%
880 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 280
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi 2. Evaluasi progres Pengembangan Produk Bank
Komite Bisnis Tahun 2024 Periode Maret 2025 & Pembahasan Rencana
Pada tahun 2024, seluruh personel Komite Bisnis Penyelenggaraan Produk Bank Periode Juni
telah mengikuti sejumlah kegiatan pelatihan/ 2025.
seminar/workshop dalam rangka menjaga tingkat 3. Evaluasi progres Pengembangan Produk Bank
keahlian dan kompetensinya guna mendukung Periode Juni 2025 & Rencana Penyelenggaraan
pelaksanaan tugas sehari-hari. IInformasi terkait hal Produk Bank Periode September 2025.
ini telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub 4. Evaluasi progres Pengembangan Produk
bab Kebijakan Pengembangan kompetensi dalam Bank Periode September 2025 Penyampaian
pembahasan berjudul Pengembangan Kompetensi Rencana PEnyelenggaraan Produk
Berdasarkan Level Jabatan dan Kesetaraan Gender Bank tahun 2026.
Tahun 2024, serta pada Bab Tata Kelola Perusahaan,
Sub bab Direksi, dalam pembahasan berjudul B. Sub-Komite Bisnis Value Chain (BVC)
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi. Sub-Komite Bisnis Value Chain (BVC) telah
mempersiapkan rencana kerja untuk tahun 2025
Pelaksanaan Tugas Sub-Komite Bisnis Tahun mendatang dengan fokus menetapkan strategi
2024 besaran terkait eksekusi ekosistem bisnis
nasabah/debitur/calon nasabah/calon debitur
A. Sub-Komite Produk (PRC) terpilih beserta value chainnya.
Pada tahun 2024, Sub-Komite PRC telah
melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai C. Sub-Komite Marketing Strategy (MKT)
dengan fungsinya serta sudah melaksanakan Sub-Komite MKT telah mempersiapkan rencana
seluruh program kerja dengan sebaik-baiknya kerja untuk tahun 2025 mendatang, sejalan
seperti: dengan tugas dan tanggung jawabnya, sebagai
1. Monitoring dan pelaporan realisasi Rencana berikut:
Penyelenggaraan Produk Bank periode Maret 1. Menetapkan besaran strategi marketing dan
2024. corporate branding BNI tahun 2025.
2. Monitoring dan pelaporan realisasi Rencana 2. Melakukan prioritisasi inisiatif strategi
Penyelenggaraan Produk Bank periode Juni marketing dan corporate branding BNI yang
2024. berdampak siignifikan terhadap bisnis dan
3. Monitoring dan pelaporan realisasi Rencana kegiatan usaha BNI, sejalan dengan planning
Penyelenggaraan Produk Bank periode dan budgeting BNI tahun 2025.
September 2024.
4. Penyampaian Rencana Penyelenggaraan
Produk Bank tahun 2025. Komite Manajemen Kinerja
B. Sub-Komite Bisnis Value Chain (BVC) (PMC)
Sepanjang tahun 2024, Sub-Komite Bisnis Value
Chain (BVC) telah melaksanakan tugasnya sesuai BNI membentuk Komite Manajemen Kinerja (PMC)
dengan tanggung jawab yang telah ditetapkan. sebagai salah satu komite permanen di bawah organ
Direksi yang berfungsi sebagai wadah pengelolaan
C. Sub-Komite Marketing Strategy (MKT) kebijakan pemantauan anggaran Bank dan berperan
Sepanjang tahun 2024, Sub-Komite MKT telah penting dalam mendukung kelancaran proses
melaksanakan program kerja sebagai berikut: manajemen kinerja (performance management)
1. Menetapkan besaran strategi marketing. di BNI guna memastikan keselarasan strategic
2. Melakukan prioritisasi inisiatif strategi planning, memfasilitasi proses target setting dan
marketing. penilaian kinerja. Pembentukan komite ini mengacu
3. Melakukan review atas rencana dan pada Surat Keputusan Direksi No. KP/353/DIR/R
memonitor realisasi strategi marketing. tanggal 21 Juni 2017 perihal Penataan (PMC) dan
telah dilakukan perubahan susunan keanggotaan
Rencana Kerja Komite Bisnis Tahun 2025 PMC cfm. Memo No. CDV/2/1515/R tanggal 20
Desember 2023 perihal Update Performance
A. Sub-Komite Produk (PRC) Management Committee (PMC).
Sub-Komite PRC telah mempersiapkan rencana
kerja untuk tahun 2025 mendatang, yaitu sebagai Piagam Komite Manajemen Kinerja
berikut: Seluruh anggota PMC wajib menjalankan tugas
1. Evaluasi progres Pengembangan Produk dan tanggung jawabnya secara profesional dan
Bank Periode September 2024 & Rencana independen demi tercapainya sasaran Bank dengan
Penyelenggaraan Produk Bank periode Maret berpedoman pada hal-hal yang diatur dalam
2025.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
881
Page 281
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Piagam Komite Manajemen Kinerja. Pedoman 3. Penilaian Kinerja
ini telah ditetapkan oleh Direksi melalui Surat a. Meninjau, memberikan insight dan
Keputusan Direksi No. KP/353/DIR/R tanggal 21 Juni menyetujui KPI pada level Sektoral dan Divisi/
2017. Piagam Komite Manajemen Kinerja ditinjau Satuan/Unit Fungsional.
secara berkala, dan apabila diperlukan, dapat b. Meninjau dan memberikan rekomendasi KPI
dimutakhirkan di kemudian hari sesuai dengan BOD BNI.
perkembangan/perubahan peraturan hukum yang c. Memberikan rekomendasi kepada Sektoral
berlaku. & Divisi/Satuan/Unit Fungsional dalam hal
penentuan dan cascading (penurunan) KPI
Tugas dan Tanggung Jawab Komite dan target.
Manajemen Kinerja d. Meninjau proses penyelenggaraan
Uraian tugas PMC BNI adalah sebagai berikut: manajemen kinerja secara berkelanjutan.
1. Strategic Planning e. Memberikan rekomendasi inisiatif
a. Meninjau dan memastikan keselarasan amandemen kebijakan untuk meningkatkan
antara Corporate Plan, Kebijakan Umum efektivitas manajemen kinerja.
Direksi, Rencana Bisnis Bank dan Penetapan f. Meninjau dan memutus skor PMS Periode
Anggaran, serta menyarankan penyesuaian Q4 (sedangkan untuk Skor PMS periode Q1,
bila diperlukan; Q2, dan Q3 dilakukan review dan diputus oleh
b. Meninjau dan menyetujui strategi Bank dan Direktur yang melakukan supervisi fungsi
merekomendasikan perubahan Corporate PMS).
Plan/Rencana Bisnis Bank; g. Bertindak sebagai lembaga arbitrase atas
c. Meninjau proses performance review yang permasalahan yang berkaitan dengan
dilaksanakan secara periodik. pengukuran kinerja.
2. Target Setting Struktur dan Keanggotaan Komite
a. Menyetujui dan menetapkan jadwal tahunan Manajemen Kinerja
(timeline) dan bertanggung jawab dalam Komite Manajemen Kinerja (PMC) terdiri dari anggota
Planning & Budgeting. Direksi, ditambah Pejabat Eksekutif satu tingkat di
b. Mengawasi dan memantau perkembangan bawah Direksi yang ditunjuk. Struktur keanggotaan
dari kegiatan Planning & Budgeting. Komite Manajemen Kinerja ditetapkan berdasarkan
c. Meninjau dan menyetujui target yang Surat Keputusan Direksi, yang sekaligus merupakan
disarankan dan/atau penyesuaian anggaran atau diakui sebagai penugasan Ketua, Wakil Ketua,
(forecasting). dan para Anggota Komite.
d. Memutuskan proposal Capex dengan kriteria
tertentu (business cases). Struktur, keanggotaan, dan status hak suara PMC
per 31 Desember 2024, berdasarkan Memo CDV
No. CDV/2/1515/R tanggal 20 Desember 2023, adalah
sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Direktur Utama Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Wakil Direktur Utama Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance Tidak mempunyai hak suara
Management
(merangkap Anggota Tetap)
Anggota Tetap Seluruh Anggota Direksi & SEVP Mempunyai hak suara
setingkat Direksi & SEVP
(Voting member)
Anggota Tetap Direktur Human Capital & Compliance* Tidak mempunyai hak suara
setingkat Direksi
(Non-voting member)
Anggota Tetap 1. Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance Tidak mempunyai hak suara
setingkat Divisi/Satuan/ Management
Unit Fungsional 2. Pemimpin Divisi Distribution Network & Sales
(Non-voting member) 3. Pemimpin Divisi Human Capital Strategy
4. Pemimpin Divisi Treasury
5. Pemimpin Divisi Data Management & Analytics
6. Pemimpin Satuan Internal Audit
Anggota tidak tetap Pemimpin Divisi/Satuan/Unit Fungsional yang terkait dengan
Tidak mempunyai hak suara
(Non-voting member) topik pembahasan.
*) Khusus Direktur Human Capital & Compliance memiliki tugas dan tanggung jawab khusus yang diatur pada Pedoman Kerja Komite.
882 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 282
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Periode dan Masa Jabatan Komite Rapat Komite Manajemen Kinerja
Manajemen Kinerja
Masa jabatan keanggotaan PMC ditetapkan Kebijakan Pelaksanaan Rapat
mengikuti masing-masing masa jabatan struktural Ketentuan mengenai kebijakan dan tata cara
di BNI. pelaksanaan rapat PMC BNI adalah sebagai berikut:
1. Komite mengadakan rapat minimal 1 kali dalam
Profil Ketua dan Anggota Komite Manajemen 6 bulan (semester) atau sesuai kebutuhan pada
Kinerja tempat, waktu dan tanggal yang telah ditetapkan
Informasi tentang profil anggota PMC Kinerja sehingga segenap anggora dapat mengatur
telah diuraikan dengan lengkap pada Bab Profil waktu kehadirannya.
Perusahaan, Sub bab Profil Direksi, Sub bab Profil 2. Apabila Ketua dan Wakil Ketua berhalangan hadir,
Senior Executive Vice President (SEVP) dan Sub bab maka dapat ditunjuk Ketua Pengganti melalui
Pejabat Eksekutif. mekanisme Direktur Pengganti atau pemberian
surat penugasan.
Sertifikasi Komite Manajemen Kinerja 3. Komite dapat mengagendakan pertemuan di luar
BNI memastikan bahwa seluruh personel PMC butir 1 tersebut di atas, sebagai berikut:
telah memenuhi standar kualifikasi dan sertifikasi a. Mengadakan pertemuan secara mendadak
kompetensi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. mempertimbangkan pentingnya
Pada tahun 2024 PMC telah mengikuti program permasalahan yang harus segera mendapat
sertifikasi. keputusan. Keputusan dari Sub Komite
selanjutnya dijalankan melalui Sekretaris Sub
Pernyataan Independensi Komite Manajemen Komite.
Kinerja b. Mengadakan pertemuan terbatas bersama
Seluruh anggota PMC menyatakan kemampuan Divisi/Satuan/Unit Fungsional terkait dan
dan kesanggupan untuk menjalankan tugas dan merumuskan kebijakan operasinal yang
tanggung jawabnya dengan baik sesuai dengan sejalan dengan kebijakan Komite yang telah
regulasi yang berlaku dan prinsip-prinsip GCG. ditetapkan.
4. Apabila diperlukan, Komite berhak mengundang
Divisi/Satuan/Unit Fungsional lain diluar anggota
Komite untuk menhadiri rapat Komite sebagai
narasumber dalam pembahasan permasalahan
tertentu sesuai kompetensi Divisi/Satuan/Unit
Fungsional tersebut.
5. Kuorum rapat Komite dapat tercapai bila
sedikitnya dihadiri oleh lebih dari ½ (setengah)
anggota tetap setingkat Direksi & SEVP, dimana
di dalamnya terdapat kehadiran Ketua dan/atau
Wakil Ketua.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
883
Page 283
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 12 (dua belas) kali rapat Komite PMC yang dihadiri oleh Direksi dan
anggota komite. Informasi lebih rinci tentang pelaksanaan rapat Komite PMC dan tingkat kehadiran anggota
komite dalam rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat
Kehadiran (%)
1 6 Februari 2024 Finalisasi Scorecard Q4/2023 83%
2 19 Februari 2024 Finalisasi Scorecard Q4/2023 100%
3 7 Februari 2024 Pelaksanaan Performance Review 75%
4 8 Maret 2024 Business Meeting 100%
5 22 April 2024 Financial Performance Q1 2024 83%
6 24 Juni 2024 Prognosa dan Pencapaian Juni 2024 100%
7 9 Juli 2024 Financial Performance Q2 2024 100%
8 12 Agustus 2024 Pelaksanaan Performance Review Juli 2024 100%
9 17 September 2024 Financial Performance Agustus 2024 78%
10 7 Oktober 2024 Financial Performance Q3 2024 83%
11 4 November 2024 Persetujuan RKAP 2025, RBB 2025-2027, RKAB 2025, dan RJPP 2025-2029 100%
12 25 November 2024 Pelaksanaan Performance Review 92%
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Rencana Kerja Komite Manajemen Kinerja
Komite Manajemen Kinerja Tahun 2024 Tahun 2025
Pada tahun 2024, seluruh personel PMC telah PMC telah menetapkan rencana kerja untuk tahun
mengikuti sejumlah kegiatan pelatihan/seminar/ 2025 mendatang dengan prioritas strategis sebagai
workshop dalam rangka menjaga tingkat keahlian berikut:
dan kompetensinya guna mendukung pelaksanaan 1. Melaksanakan Review RBB dan RKAP 2025.
tugas sehari-hari. Informasi terkait hal ini telah 2. Melaksanakan Review Kinerja Bulanan 2025.
diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub bab 3. Meninjau dan memastikan keselarasan KPI
Kebijakan Pengembangan kompetensi dalam dengan strategy dan Target Bank wide tahun
pembahasan berjudul Pengembangan Kompetensi 2025.
Berdasarkan Level Jabatan dan Kesetaraan Gender 4. Meninjau dan melakukan review skor PMS
Tahun 2024, serta pada Bab Tata Kelola Perusahaan, periode Q1, Q2, dan Q3.
Sub bab Direksi, dalam pembahasan berjudul 4. Meninjau dan memutus skor PMS Periode Q4
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi. 2024.
5. Meninjau dan menyetujui RBB dan RKAP tahun
Pelaksanaan Tugas Komite Manajemen 2026 -2028.
Kinerja Tahun 2024
Selama tahun 2024, PMC BNI telah melaksanakan
sejumlah kegiatan dan merealisasikan program
kerja sebagai berikut:
Komite Manajemen Teknologi
1. Meninjau dan memastikan keselarasan antara (KMT)
Corporate Plan, Kebijakan Umum Direksi,
Rencana Bisnis Bank dan Penetapan Anggaran. Dalam rangka membantu Dewan Komisaris dan
2. Menyetujui RBB dan RKAP tahun 2025-2027. Direksi dalam melaksanakan pengawasan terhadap
2. Mengawasi dan memantau perkembangan dari kegiatan pengembangan Teknologi Informasi (TI),
kegiatan Planning & Budgeting. BNI membentuk Komite ManajemenTeknologi (KMT)
3. Meninjau proses performance review yang melalui Surat Keputusan Direksi No. KP/364/DIR/R
dilaksanakan secara periodik. tanggal 13 Agustus 2021 perihal Penataan Komite
4. Merekomendasikan dalam hal penentuan dan Manajemen Teknologi (KMT). KMT merupakan
cascading (penurunan) KPI dan target tahun salah satu komite permanen di BNI yang memiliki
2024. kewenangan dalam memberikan rekomendasi
5. Meninjau dan memutus skor PMS Periode Q4 kepada Direksi mengenai perumusan, penetapan
2023. kebijakan dan strategi pengembangan teknologi
informasi BNI.
884 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 284
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Piagam Komite Manajemen Teknologi b. Menetapkan status prioritas proyek TI yang
KMT memiliki Piagam Komite Manajemen Teknologi bersifat kritikal yang berdampak signifikan
sebagai pedoman tertulis yang wajib dijadikan terhadap kegiatan operasional BNI;
acuan oleh seluruh anggota komite dalam bekerja. c. Membuat keputusan atas kelanjutan, de-
Pedoman ini dikaji dan dikinikan secara periodik prioritize atau pengakhiran suatu proyek;
agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan d. Melakukan evaluasi dan rekomendasi
kebutuhan Bank. Piagam Komite Manajemen terhadap kecukupan dan alokasi sumber daya
Teknologi BNI mengalami pemutakhiran pada yang dimiliki;
tahun 2021 dan telah ditetapkan melalui Surat e. Melakukan pemantauan atas pelaksanaan
Keputusan KP/364/DIR/R tanggal 13 Agustus 2021, proyek, memastikan timeline dan kebutuhan
serta dilakukan pengkinian melalui Memo CDV No. sumber daya terpenuhi;
CDV/2/1209/R tanggal 23 Desember 2024. f. Melakukan evaluasi dan rekomendasi atas
proyek yang bermasalah atau berisiko;
Tugas dan Tanggung Jawab Komite g. Melakukan review aspek finansial atas proyek
Manajemen Teknologi TI yang sedang berlangsung (total project
KMT BNI menjalankan tugas-tugas pokok dan cost, profit & loss project, realisasi anggaran).
bertanggung jawab atas beberapa bidang utama, 3. Bidang Pengelolaan Risiko TI
meliputi: a. Memberikan rekomendasi terkait langkah-
1. Bidang Formulasi Strategi dan Kebijakan TI langkah untuk meminimalkan risiko atas
a. Memberikan rekomendasi mengenai investasi BNI pada sektor TI sehingga investasi
perumusan kebijakan, standar dan prosedur tersebut dapat memberikan kontribusi
TI yang utama, khususnya terkait aspek terhadap tercapainya tujuan bisnis BNI;
pengembangan dan pengadaan sistem b. Melakukan evaluasi dan rekomendasi atas
TI, aktivitas operasional TI dan jaringan upaya penyelesaian berbagai masalah terkait
komunikasi, pengamanan informasi, end user TI yang tidak dapat diselesaikan oleh satuan
computing, e-banking, penggunaan pihak pengguna & penyelenggara TI;
penyedia jasa TI, serta penerapan manajemen c. Mengidentifikasi key issues, rencana mitigasi
risiko penggunaan TI BNI; dan next step/actions yang dibutuhkan.
b. Memberikan rekomendasi mengenai 4. Bidang Pengukuran dan Evaluasi Kinerja TI
Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI)/ a. Melakukan evaluasi dan rekomendasi
Information Technology Strategic Plan serta terhadap kesesuaian antara TI dengan
Rencana Pengembangan Teknologi Informasi kebutuhan Sistem Informasi Manajemen yang
(RPTI) yang sejalan dengan rencana strategis mendukung pengelolaan kegiatan usaha BNI;
usaha BNI, dengan mempertimbangkan b. Melakukan evaluasi dan rekomendasi
faktor efisiensi, efektivitas serta rencana terhadap kesesuaian antara pelaksanaan
pelaksanaan (roadmap), sumber daya proyek-proyek TI dengan rencana proyek
(resources) yang dibutuhkan, serta cost and (project charter) yang disepakati;
benefit yang akan diperoleh saat rencana c. Melakukan pemantauan atas kinerja dan
ditetapkan; upaya peningkatan TI.
c. Melakukan evaluasi dan rekomendasi
terhadap kesesuaian proyek-proyek yang Struktur dan Keanggotaan Komite
disetujui dengan Rencana Strategis Teknologi Manajemen Teknologi
Informasi (RSTI) dan Rencana Pengembangan Keanggotaan KMT merupakan seluruh anggota
Teknologi Informasi (RPTI); Direksi, ditambah Pejabat Eksekutif satu tingkat di
d. Memberikan persetujuan atas rekomendasi bawah Direksi yang ditunjuk. Struktur keanggotaan
anggaran TI dan keamanan informasi; KMT BNI ditetapkan berdasarkan Term of Reference
e. Menetapkan rencana strategis TI; (TOR) KMT, yang sekaligus merupakan atau diakui
f. Menetapkan kebijakan, standar dan prosedur sebagai penugasan Ketua, Wakil Ketua, dan para
terkait penyelenggaraan dan penggunaan TI. Anggota Komite sebagaimana di bawah ini.
2. Bidang Manajemen Portofolio Proyek TI
a. Melakukan evaluasi atas portofolio proyek Berdasarkan Memo CDV/2/1209/R tanggal 23
TI, mencakup proyek yang diusulkan, proyek Desember 2024 perihal Penyampaian Updating
yang telah disetujui secara prinsip, proyek Surat Keputusan (SK) Komite Manajemen Teknologi
yang sedang berlangsung (on going progress) (KMT), adapun struktur, keanggotaan, dan status
dan proyek yang telah selesai; hak suara pada KMT per 31 Desember 2024, adalah
sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
885
Page 285
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Direktur Utama Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Direktur Technology & Operations Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi IT Strategy & Architecture Tidak mempunyai hak
(merangkap sebagai Anggota Tetap non-voting member) suara
Anggota Tetap 1. Wakil Direktur Utama Mempunyai hak suara
setingkat Direksi & SEVP 2. Direktur Wholesale & International Banking
(Voting member) 3. Direktur Enterprise & Commercial Banking
4. Direktur Risk Management
5. Direktur Finance
6. Direktur Network & Services
7. Direktur Retail Banking
8. Direktur Digital & Integrated Transaction Banking
9. SEVP Information Technology
10.SEVP Treasury
11.SEVP Remedial & Recovery
12.SEVP Operations
13.SEVP Retail Digital Solutions
Anggota Tetap setingkat Direksi Direktur Human Capital & Compliance* Tidak mempunyai hak
(Non-voting member) suara
Anggota Tetap setingkat Divisi/ 1. Pemimpin Divisi IT Strategy & Architecture Tidak mempunyai hak
Satuan/Unit Fungsional 2. Pemimpin Divisi Application Development suara
(Non-voting member) 3. Pemimpin Divisi Wholesale Digital Delivery
4. Pemimpin Divisi Retail Digital Delivery
5. Pemimpin Divisi IT Application Services
6. Pemimpin Divisi IT Infrastructure Management
7. Pemimpin Divisi CISO
8. Pemimpin Divisi Data Management & Analytics
9. Pemimpin Divisi Retail Digital Channel
10.Pemimpin Divisi Wholesale Digital Channel
11.Pemimpin Divisi Corporate Development & Transformation
12.Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management
13.Pemimpin Divisi Compliance
14.Human Capital Business Partner
15.Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance
Management
16.Pemimpin Divisi Procurement & Fixed Assets
17.Pemimpin Satuan Internal Audit
18.Senior Operational Risk Executive Technology, Digital
Operations
Anggota tidak tetap Pemimpin Divisi/Satuan dan Direksi Perusahaan Anak yang Tidak mempunyai hak
(Non-voting member) terkait dengan topik yang dibahas suara
*)
Khusus Direktur Human Capital & Compliance memiliki tugas dan tanggung jawab khusus yang diatur pada pedoman kerja komite.
Periode dan Masa Jabatan Komite Manajemen Teknologi
Sesuai dengan piagam yang ditetapkan melalui Surat Keputusan KP/364/DIR/R tanggal 13 Agustus 2021 dan
telah dilakukan pengkinian melalui Memo CDV No. CDV/2/1209/R tanggal 23 Desember 2024, masa jabatan
keanggotaan KMT adalah mengikuti masa jabatan pada posisi struktural di BNI.
Profil Ketua dan Anggota Komite Manajemen Teknologi
Informasi tentang profil anggota KMT telah diuraikan dengan lengkap pada Bab Profil Perusahaan, Sub bab
Profil Direksi, Sub bab Profil Senior Executive Vice President (SEVP) dan Sub bab Pejabat Eksekutif.
Sertifikasi Komite Manajemen Teknologi
BNI memastikan bahwa seluruh personel KMT telah memenuhi standar kualifikasi dan sertifikasi kompetensi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pada tahun 2024, KMT telah mengikuti program sertifikasi. Informasi tentang sertifikasi dan pelatihan voting
member KMT telah diuraikan dengan lengkap pada Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Anggota
Direksi tahun 2024.
886 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 286
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pernyataan Independensi Komite i. Mengadakan pertemuan secara mendadak
Manajemen Teknologi mempertimbangkan pentingnya
BNI memastikan bahwa seluruh anggota KMT telah permasalahan yang harus segera
memenuhi semua kriteria independensi dan mampu mendapat keputusan. Keputusan dari
untuk menjalankan tugasnya secara independen, Komite selanjutnya dijalankan melalui
menjunjung tinggi kepentingan Bank dan tidak Sekretaris Komite.
dapat dipengaruhi oleh pihak mana pun. Pernyataan ii. Mengadakan pertemuan terbatas bersama
independensi KMT merupakan bagian dari Pakta Divisi/Satuan terkait dan merumuskan
Integritas Direksi, yang diuraikan pada Bab Pakta kebijakan operasional yang sejalan dengan
Integritas Dewan Direksi. kebijakan Komite yang telah ditetapkan.
3. Apabila diperlukan, Komite berhak
Rapat Komite Manajemen Teknologi mengundang Divisi/Satuan lain di luar
anggota Komite untuk menghadiri rapat
Kebijakan Pelaksanaan Rapat Komite sebagai narasumber dalam
Ketentuan mengenai kebijakan dan tata cara pembahasan permasalahan tertentu sesuai
pelaksanaan rapat KMT BNI adalah sebagai berikut: kompetensi Divisi/Satuan tersebut.
a. Rapat Komite b. Kuorum Rapat
1. Komite mengadakan rapat minimal 4 (empat) Kuorum rapat tercapai bila sedikitnya dihadiri
kali dalam setahun. oleh lebih dari ½ (setengah) dari anggota tetap
2. Komite dapat mengadakan pertemuan di luar (voting member) setingkat Direksi & SEVP, di
butir 1 tersebut di atas, sebagai berikut: mana di dalamnya terdapat kehadiran Ketua dan/
atau Wakil Ketua Komite.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
887
Page 287
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 8 kali rapat Komite KMT yang dihadiri oleh Direksi dan anggota
komite. Informasi lebih rinci tentang pelaksanaan Rapat Komite KMT dan tingkat kehadiran anggota komite
dalam rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat
Kehadiran (%)
1 22 Januari 2024 IT Planning 2024: Portofolio Proyek TI 2024 100%
2 26 Februari 2024 Update New Data Center BNI 100%
3 25 Maret 2024 Standardization & Centralization of the Overseas Branches’ System 100%
4 29 April 2024 IT Project Implementation & CAPEX Realization Progress Q1 2024 93%
5 19 Agustus 2024 • IT Project Implementation & CAPEX Realization Progress Q2 2024 93%
• Enterprise Collaboration Platform
• Core Banking Optimization
6 04 November 2024 Persetujuan IT Strategic Plan (ITSP) 2024 - 2028 100%
7 02 Desember 2024 • wondr Incident Report 100%
• Core Banking Optimization Update
• IT Project & IT CAPEX 2024 & 2025
8 16 Desember 2024 Persiapan Operasional Libur Nataru 100%
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Komite Kebijakan Perkreditan
Komite Manajemen Teknologi Tahun 2024 (KRB)
Pada tahun 2024, ketua dan anggota KMT telah
mengikuti sejumlah kegiatan pelatihan/seminar/
workshop dalam rangka menjaga tingkat keahlian Komite Kebijakan Perkreditan merupakan
dan kompetensinya guna mendukung pelaksanaan salah satu komite tetap di bawah Direksi yang
tugas sehari-hari. Informasi terkait hal ini telah mempunyai kewenangan dan fungsi untuk
diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub bab memberikan rekomendasi kepada Direksi mengenai
Kebijakan Pengembangan kompetensi dalam perumusan Kebijakan Perkreditan Bank. Dalam
pembahasan berjudul Pengembangan Kompetensi perkembangannya, Komite Kebijakan Perkreditan
Berdasarkan Level Jabatan dan Kesetaraan Gender mengalami penataan kembali melalui Surat
Tahun 2024, serta pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Keputusan Direksi No. KP/170/DIR/R tanggal 29
Sub bab Direksi, dalam pembahasan berjudul April 2024 perihal Penataan Komite Kebijakan
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi. Perkreditan (KRB). Penataan kembali KRB dilakukan
dengan memigrasikan Sub-Komite Bisnis dari KRB,
Pelaksanaan Tugas Komite Manajemen menyempurnakan uraian Tugas dan Tanggung
Teknologi Tahun 2024 Jawab KRB, serta menyesuaikan penamaan KRB
Selama tahun 2024, KMT BNI telah melaksanakan menjadi Komite Kebijakan Perkreditan yang masih
sejumlah kegiatan dan merealisasikan program digunakan sampai hari ini.
kerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang
telah ditetapkan. Sehubungan dengan dilakukan penataan kembali
terhadap KRB di tahun 2024 maka Komite Kebijakan
Rencana Kerja Komite Manajemen Teknologi Perkreditan BNI terbagi menjadi 2 (dua) Sub-Komite,
Tahun 2025 yaitu:
KMT telah menetapkan rencana kerja untuk tahun A. Sub-Komite Kebijakan Perkreditan (KKP); dan
2025 mendatang dengan memberikan prioritas B. Sub-Komite Prosedur Perkreditan (KPP).
strategis pada hal-hal sebagai berikut:
1. IT Planning 2025: Portofolio Proyek TI 2025 Piagam Komite Kebijakan Perkreditan
2. IT Operation Updates H1 2025 Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan
3. IT Project Implementation and CAPEX Realization tugas dan tanggung jawab Komite Kebijakan
Progress H2 2025 Perkreditan, BNI memiliki Piagam Komite Kebijakan
4. IT Operation Updates H2 2025 Perkreditan yang telah ditetapkan oleh Direksi dalam
Surat Keputusan KP/170/DIR/R tanggal 29 April 2024.
Piagam ini secara berkala ditinjau dan diperbaharui
sesuai dengan perkembangan/perubahan peraturan
hukum yang berlaku.
888 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 288
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tugas dan Tanggung Jawab Komite 5. Menyampaikan laporan tertulis secara berkala
Kebijakan Perkreditan kepada Dewan Komisaris, mengenai hasil
pengawasan atas penerapan dan pelaksanaan
A. Sub-Komite Kebijakan Perkreditan (KKP) KPB dan hasil pemantauan dan evaluasi
Sub-Komite Kebijakan Perkreditan (KKP) mengenai hal-hal yang dimaksud dalam butir
menjalankan tugas-tugas utama dan bertanggung 4 (empat) di atas;
jawab atas beberapa hal sebagai berikut: 6. Merumuskan dan merekomendasikan
1. Menetapkan Kebijakan Perkreditan Bank (KPB) langkah-langkah penyempurnaan dalam
terutama yang berkaitan dengan perumusan pelaksanaan aktivitas Perkreditan Bank.
prinsip kehati-hatian dalam perkreditan untuk
selanjutnya dimintakan persetujuan kepada B. Sub-Komite Prosedur Perkreditan (KPP)
Dewan Komisaris; Beberapa fungsi pokok Sub-Komite Prosedur
2. Mengawasi agar Kebijakan Perkreditan Bank Perkreditan (KPP) BNI adalah sebagai berikut:
dapat diterapkan dan dilaksanakan secara 1. Menetapkan prosedur dan ketentuan
konsekuen dan konsisten serta melakukan operasional Perkreditan;
review apabila terdapat hambatan/kendala 2. Menetapkan Lending Model;
dalam penerapan Kebijakan Perkreditan Bank; Lending Model adalah kebijakan operasional
3. Melakukan review secara berkala selama- dan prosedur perkreditan yang spesifik terkait
lamanya 3 (tiga) tahun sekali terhadap skema pembiayaan dengan syarat dan kondisi
Kebijakan Perkreditan Bank dan apabila khusus yang telah disesuaikan untuk segmen
diperlukan menetapkan perubahan/perbaikan pasar, industri atau daerah tertentu dengan
Kebijakan Perkreditan Bank; tetap memperhatikan prudential Banking
4. Memantau dan mengevaluasi: principles dan Good Corporate Governance;
a. Perkembangan dan kualitas portofolio 3. Menetapkan prosedur dan ketentuan
perkreditan secara keseluruhan; operasional Bisnis Treasury dan Internasional/
b. Kebenaran pelaksanaan kewenangan Financial Institution.
memutus kredit;
c. Kebenaran proses pemberian, Struktur dan Keanggotaan Komite
perkembangan dan kualitas kredit yang Kebijakan Perkreditan
diberikan kepada pihak yang terkait Komite Kebijakan Perkreditan (KRB) terdiri dari
dengan Bank dan debitur-debitur besar anggota Direksi, ditambah Pejabat Eksekutif satu
tertentu; tingkat di bawah Direksi yang ditunjuk. Struktur
d. Kebenaran pelaksanaan ketentuan keanggotaan KRB ditetapkan berdasarkan Surat
BMPK, Good Corporate Governance, dan Keputusan Direksi, yang sekaligus merupakan atau
Penerapan Manajemen Risiko; diakui sebagai penugasan Ketua, Wakil Ketua, dan
e. Ketaatan terhadap ketentuan perundang- para Anggota Komite.
undangan dan peraturan lainnya dalam
pelaksanaan pemberian kredit; Adapun struktur, keanggotaan, dan status hak suara
f. Penyelesaian kredit bermasalah sesuai pada KRB per 31 Desember 2024, berdasarkan Surat
dengan yang ditetapkan dalam Kebijakan Keputusan Direksi No. KP/170/DIR/R tanggal 29 April
Perkreditan Bank; 2024 perihal Penataan Komite Kebijakan Perkreditan
g. Upaya Bank dalam memenuhi kecukupan (KRB), adalah sebagai berikut:
jumlah penyisihan penghapusan kredit.
A. Sub-Komite Kebijakan Perkreditan (KKP)
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Direktur Utama Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Wakil Direktur Utama Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Policy Governance (merangkap anggota Tidak mempunyai hak
tetap) suara
Anggota Tetap setingkat Direksi 1. Direktur Wholesale & International Banking Mempunyai hak suara
& SEVP 2. Direktur Retail Banking
(Voting member) 3. Direktur Enterprise & Commercial Banking
4. Direktur Network & Services
5. Direktur Risk Management
6. Direktur Technology & Operations
7. SEVP Remedial & Recovery
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
889
Page 289
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Anggota Tetap setingkat Direksi Direktur Human Capital & Compliance* Tidak mempunyai hak
(Non-voting member) suara
Anggota Tetap setingkat Divisi/ 1. Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management Tidak mempunyai hak
Satuan/Unit Fungsional 2. Pemimpin Divisi Operational Risk Management suara
(Non-voting member) 3. Pemimpin Divisi Compliance
4. Pemimpin Satuan Internal Audit
Anggota tidak tetap Direktur Sektor/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan/Unit Fungsional Tidak mempunyai hak
(Non-voting member) yang terkait dengan topik pembahasan suara
*) Khusus Direktur Human Capital & Compliance memiliki tugas dan tanggung jawab khusus yang diatur pada Pedoman Kerja Komite.
B. Sub-Komite Prosedur Perkreditan (KPP)
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Direktur Utama Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Direktur Human Capital & Compliance Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Policy Governance (merangkap anggota Tidak mempunyai hak
tetap) suara
Anggota Tetap 1. Direktur Risk Management Mempunyai hak suara
setingkat Direksi & SEVP 2. Direktur Sektor (sesuai dengan unit pengusul dan/atau
(Voting member) sesuai topik pembahasan)
3. SEVP Operations
Anggota Tetap setingkat Divisi/ 1. Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management Tidak mempunyai hak
Satuan/Unit Fungsional 2. Pemimpin Divisi Operational Risk Management suara
(Non-voting member) 3. Pemimpin Divisi Compliance
4. Pemimpin Satuan Internal Audit
5. Pemimpin Divisi Credit Operations**
6. Pemimpin Divisi Banking Operations**
7. Pemimpin Divisi/Satuan/Unit terkait sesuai dengan materi
rapat
Anggota tidak tetap Direktur Sektor/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan yang terkait Tidak mempunyai hak
(Non-voting member) dengan topik pembahasan suara
**) Unit yang memiliki fungsi sesuai dengan topik pembahasan.
Periode dan Masa Jabatan Komite Kebijakan Pernyataan Independensi Komite Kebijakan
Perkreditan Perkreditan
Masa jabatan keanggotaan Sub-Komite KKP Komite Kebijakan Perkreditan mampu melaksanakan
ditetapkan mengikuti masing-masing masa jabatan tugas, tanggung jawab dan wewenangnya secara
struktural di BNI. profesional dan independen, tanpa campur tangan
dari pihak mana pun yang tidak sesuai dengan
Profil Ketua dan Anggota Komite Kebijakan peraturan perundang-undangan. Seluruh anggota
Perkreditan Komite Kebijakan Perkreditan menyatakan telah
Informasi tentang profil anggota Komite Kebijakan memenuhi semua kriteria independensi dan mampu
Perkreditan (KKP) telah diuraikan dengan lengkap untuk menjalankan tugasnya secara independen,
pada Bab Profil Perusahaan, Sub bab Profil Direksi, menjunjung tinggi kepentingan Bank dan tidak
Sub bab Profil Senior Executive Vice President dapat dipengaruhi oleh pihak mana pun. Pernyataan
(SEVP) dan Sub bab Pejabat Eksekutif. Independensi Komite Kebijakan Perkreditan telah
diungkapkan dalam Pakta Integritas yang secara
Sertifikasi Komite Kebijakan Perkreditan berkala diperbarui dan ditandatangani oleh seluruh
BNI memastikan bahwa seluruh personel Komite personel komite.
Kebijakan Perkreditan telah memenuhi standar
kualifikasi dan sertifikasi kompetensi sesuai dengan
ketentuan yang berlaku. Pada tahun 2024 Komite
Kebijakan Perkreditan telah mengikuti program
sertifikasi
890 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 290
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Rapat Komite Kebijakan Perkreditan 3. Apabila diperlukan, Sub Komite berhak
mengundang Divisi/Satuan lain di luar anggota
Kebijakan Pelaksanaan Rapat Sub Komite untuk menghadiri rapat Sub Komite
Ketentuan mengenai kebijakan dan tata cara sebagai narasumber dalam pembahasan
pelaksanaan rapat Komite Kebijakan Perkreditan permasalahan tertentu sesuai kompetensi Divisi/
adalah sebagai berikut: Satuan tersebut.
1. Sub komite mengadakan rapat pada tempat, 4. Sub Komite dapat mengagendakan pertemuan
wakti dan tanggal tertentu yang telah ditetapkan secara mendadak dengan mempertimbangkan
sehingga segena anggota dapat mengatur waktu pentingnya permasalahan yang harus segera
kehadirannya dengan frekuensi rapat sebagai mendapat keputusan. Keputusan dari Sub
berikut: Komite selanjutnya dijalankan melalui Sekretaris
a. Sub Komite Kebijakan Perkreditan minimal Sub Komite. Selain itu, Sub Komite dapat
dilakukan dalam 1 (satu) kali dalam 1 (satu) mengadakan pertemuan terbatas bersama
tahun atau sesuai dengan kebutuhan. Divisi/Satuan terkait dan merumuskan kebijakan
b. Sub Komite Prosedur Perkreditan minimal operasional yang sejalan dengan kebijakan Sub
dilakukan dalam 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) Komite yang telah ditetapkan.
bulan atau sesuai dengan kebutuhan. 5. Kuorum rapat tercapai apabila sedikitnya dihadiri
2. Apabila Ketua dan Wakil Ketua berhalangan hadir, oleh lebih dari ½ (setengah) anggota tetap
maka dapat ditunjuk Ketua Pengganti melalui setingkat Direksi & SEVP termasuk didalamnya
mekanisme Direktur Pengganti atau pemberian terdapat kehadiran Ketua dan/atau Wakil Ketua
surat penugasan. Sub Komite.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
A. Sub-Komite Kebijakan Perkreditan (KKP)
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 1 kali rapat Sub-Komite KKP yang dihadiri oleh Direksi dan
anggota komite. Informasi lebih rinci tentang pelaksanaan Rapat Sub-Komite KKP dan tingkat kehadiran
anggota komite dalam rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
No Tanggal Rapat Agenda Rapat Kuorum Kehadiran
1 14 Juni 2024 Review Kebijakan Perkreditan Bank (KPB) - 2024 100%
B. Sub-Komite Prosedur Perkreditan (KPP)
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 14 kali rapat Sub-Komite KPP yang dihadiri oleh Direksi dan
anggota komite. Informasi lebih rinci tentang pelaksanaan Rapat Sub-Komite KPP dan tingkat kehadiran
anggota komite dalam rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Kehadiran
(%)
1 2 Januari 2024 Review Ketentuan Fasilitas Kredit Investasi Perkebunan Pola Kemitraan Inti 100%
Plasma
2 2 Februari 2024 Review Jangka Waktu Pemberian Kredit & Jangka Waktu Restrukturisasi Kredit 100%
3 7 Februari 2024 Kewenangan Memutus Individu Sementara untuk Pejabat Pemutus Kredit 100%
Business Banking dan Remedial & Recovery di Segmen Corporate, Enterprise,
Commercial, Retail Productive dan Konsumer
4 21 Februari 2024 Review CEF Agunan Berupa Kontra Garansi dari Perusahaan Asuransi Kredit/ 100%
Penjaminan Kredit atau Produk Sejenis dan Review Pemenuhan CEV Controlled
dalam Perhitungan Persyaratan Kecukupan Agunan Kredit Modal Kerja (KMK)
atau Modal Kerja Lainnya
5 22 Maret 2024 Komite Prosedur Perkreditan (KPP) Mengenai Review Prosedur Pemberian 100%
Fasilitas melalui Skema Supply Chain Financing (SCF)
6 26 Mei 2024 Komite Prosedur Perkreditan (KPP) Ketentuan Fasilitas Bond Collateral Credit 100%
(BCC)
7 19 Juni 2024 Review Ketentuan Transaksi Valuta Asing dengan Nasabah 100%
8 8 Mei 2024 Review Ketentuan Pemberian Fasilitas Counterparty Limit untuk Lembaga 100%
Keuangan (Bank)
9 21 Agustus 2024 Penggunaan Dollar Value 01 (DV01) sebagai dasar Perhitungan Open Position 100%
Limit Transaksi Surat Berharga Fair Value Through Profit and Loss (FVTPL)
Review Kewenangan Transaksi
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
891
Page 291
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Kehadiran
(%)
10 27 Agustus 2024 Komite Prosedur Perkreditan (KPP) Ketentuan Perhitungan Bangunan Non IMB/ 100%
PBG sebagai Agunan dan Pengikatan Agunan Persediaan dan Piutang diluar
Fidusia Notariil di Segmen Retail Productive
11 23 September 2024 Review dan Penyusunan Ketentuan Transaksi Depo+ (DepoPlus) dan Digital 100%
Options
12 6 November 2024 Review PP CMOB mengenai Hapus Tagih Non-Pokok Bunga dan Ongkos-ongkos 100%
(BDO)
13 8 November 2024 Kewenangan Memutus Restrukturisasi Kredit di Unit Remedial & Recovery 100%
Segmen Retail Productive
14 20 November 2024 Komite Prosedur Perkreditan (KPP) mengenai Review Pedoman Perusahaan Non 100%
Bank Financial Institution (NBFI)
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi 6. House Limit.
Komite Kebijakan Perkreditan Tahun 2024 7. Clean Basis dan Negative Pledge.
Pada tahun 2024, ketua dan anggota Komite 8. Pengecualian atas Kebijakan Perkreditan.
Kebijakan Perkreditan telah mengikuti sejumlah
kegiatan pelatihan/seminar/workshop dalam rangka B. Sub-Komite Prosedur Perkreditan (KPP)
menjaga tingkat keahlian dan kompetensinya Sub-Komite Prosedur Perkreditan (KPP)
guna mendukung pelaksanaan tugas sehari- telah menetapkan rencana kerja untuk tahun
hari. Informasi terkait hal ini telah diuraikan 2025 antara lain melakukan review prosedur
pada Bab Profil Perusahaan, Sub bab Kebijakan perkreditan.
Pengembangan kompetensi dalam pembahasan
berjudul Pengembangan Kompetensi Berdasarkan
Level Jabatan dan Kesetaraan Gender Tahun 2024, Komite Human Capital (KHC)
serta pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Sub bab
Direksi, dalam pembahasan berjudul Pelatihan dan/ Komite Human Capital (KHC) merupakan salah satu
atau Peningkatan Kompetensi. komite permanen di BNI yang memiliki kewenangan
menetapkan strategi pengelolaan human capital
Pelaksanaan Tugas Komite Kebijakan yang diselaraskan dengan arah, visi, misi dan
Perkreditan Tahun 2024 strategi BNI dalam mencapai SDM yang unggul dan
berkinerja tinggi.
A. Sub-Komite Kebijakan Perkreditan (KKP)
Pada tahun 2024, Sub-Komite Kebijakan Komite Human Capital terdiri dari 2 (dua) sub-
Perkreditan (KKP) telah melaksanakan tugas dan komite, yaitu:
tanggung jawab sesuai dengan fungsinya serta A. Sub-Komite Human Capital Strategy & Policy
mempertimbangkan kondisi market dan prinsip (HSP)
kehati-hatian. B. Sub-Komite Executive Talent Sub Committee
(ETC)
B. Sub-Komite Prosedur Perkreditan (KPP)
Sepanjang tahun 2024, Sub-Komite Prosedur Piagam Komite Human Capital
Perkreditan (KPP) telah melaksanakan tugas dan Komite Human Capital (KHC) memiliki piagam yang
merealisasikan program kerja sesuai dengan mengatur keanggotaan, struktur, wewenang, tugas
tanggung jawab yang telah ditetapkan. dan tanggung jawab, rapat, aktivitas, serta tata
laksana kerja untuk menjalankan fungsinya. Piagam
Rencana Kerja Komite Kebijakan Perkreditan KHC telah ditetapkan oleh Direksi dalam Surat
Tahun 2025 Keputusan No. KP/351/DIR/R tanggal 15 Agustus
2024 dan ditinjau secara berkala agar selaras dengan
A. Sub-Komite Kebijakan Perkreditan (KKP) ketentuan yang berlaku dan kebutuhan Bank.
Sub-Komite Kebijakan Perkreditan (KKP) telah
mempersiapkan rencana kerja untuk tahun 2025 Tugas dan Tanggung Jawab Komite Human
mendatang, yaitu sebagai berikut Capital
1. Rasio Kecukupan Agunan dan Self FInancing.
2. Jangka Waktu Kredit. A. Sub-Komite Human Capital Strategy & Policy
3. Konsultasi Dewan Komisaris. (HSP)
4. Hapus Tagih Non Pokok. Sub-Komite Human Capital Strategy & Policy
5. Pelunasan Kredit Yang Bersifat Angsuran memiliki tugas dan tanggung jawab untuk
(Installment). menetapkan arah strategi pengelolaan human
capital yang selaras dengan strategi BNI.
892 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 292
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
B. Sub-Komite Executive Talent Sub Committee bawah Direksi yang ditunjuk. Struktur keanggotaan
(ETC) KHC ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan
Executive Talent Sub Committee (ETC) memiliki Direksi, yang sekaligus merupakan atau diakui
tugas dan tanggung jawab untuk menjalankan sebagai penugasan Ketua, Wakil Ketua, dan para
siklus talent management bagi pegawai Anggota Komite.
Pemimpin Divisi/Pemimpin Wilayah/Pemimpin
Kantor Luar Negeri/setara termasuk penetapan Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/351/
kepengurusan di Perusahaan Anak sesuai DIR/R tanggal 15 Agustus 2024 perihal Penataan
kewenangan dan tata Kelola yang berlaku. Komite Human Capital (KHC), adapun struktur,
keanggotaan, dan statushak suara pada Komite
Struktur dan Susunan Keanggotaan Komite Human Capital (KHC) per 31 Desember 2024, adalah
Human Capital sebagai berikut:
Komite Human Capital (KHC) terdiri dari anggota
Direksi, ditambah Pejabat Eksekutif satu tingkat di
A. Sub-Komite Human Capital Strategy & Policy Sub Committee (HSP)
Posisi di Komite Diisi oleh Status Hak Suara
Ketua Direktur Utama Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Human Capital Strategy (merangkap anggota Tidak mempunyai hak suara
tetap)
Anggota tetap setingkat 1. Wakil Direktur Utama Mempunyai hak suara
Direksi (voting member) 2. Direktur Human Capital & Compliance
3. Direktur Finance
Anggota tetap 1. SEVP Human Capital Tidak mempunyai hak suara
(non-voting member) 2. Pemimpin Divisi Human Capital Services
3. Pemimpin BNI University
4. Human Capital Business Partner Head
Anggota tidak tetap Direktur/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan/Unit Fungsional yang Tidak mempunyai hak suara
(non-voting member) terkait dengan topik pembahasan
B. Sub-Komite Executive Talent Sub Committee (ETC)
Posisi di Komite Diisi oleh Status Hak Suara
Ketua Direktur Utama Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Human Capital Strategy (merangkap anggota Tidak mempunyai hak suara
tetap)
Anggota tetap setingkat 1. Wakil Direktur Utama Mempunyai hak suara
Direksi (voting member) 2. Segenap Direksi
Anggota tetap setingkat Human Capital Business Partner Head (sebagai pengusul) Tidak mempunyai hak suara
Divisi/Satuan/Unit
Fungsional (non-voting
member)
Anggota tidak tetap SEVP yang terkait dengan topik pembahasan Tidak mempunyai hak suara
(non-voting member)
Periode dan Masa Jabatan Komite Human Capital
Masa jabatan keanggotaan Komite SDM ditetapkan mengikuti masing-masing masa jabatan struktural di
BNI.
Profil Ketua dan Anggota Komite Human Capital
Informasi tentang profil anggota Komite Human Capital (SDM) telah diuraikan dengan lengkap pada Bab
Profil Perusahaan, Sub bab Profil Direksi, Sub bab Profil Senior Executive Vice President (SEVP) dan Sub bab
Pejabat Eksekutif.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
893
Page 293
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sertifikasi Komite Human Capital 2. Apabila Ketua berhalangan hadir, maka dapat
BNI memastikan bahwa seluruh personel Komite ditunjuk Ketua Pengganti melalui mekanisme
Human Capital (SDM) telah memenuhi standar Direktur Pengganti atau pemberian surat
kualifikasi dan sertifikasi kompetensi sesuai dengan penugasan.
ketentuan yang berlaku. Pada tahun 2024, Komite 3. Komite dapat mengagendakan pertemuan
Human Capital telah mengikuti program sertifikasi. secara mendadak dengan mempertimbangkan
pentingnya permasalahan yang harus segera
Pernyataan Independensi Komite Human mendapat keputusan dan mengadakan
Capital pertemuan terbatas bersama Divisi/Satuan/Unit
Komite Human Capital (SDM) BNI senantiasa Fungsional terkait dan merumuskan kebijakan
menjalankan tugas, tanggung jawab, dan operasional yang sejalan dengan kebijakan
wewenang secara profesional dan independen serta Komite yang telah ditetapkan.
terbebas dari pengaruh pihak mana pun yang tidak 4. Apabila diperlukan, Komite berhak mengundang
sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Divisi/Satuan/Unit Fungsional lain di luar anggota
Pernyataan Independensi Komite Human Capital Komite untuk menghadiri rapat Komite sebagai
(SDM) telah diungkapkan dalam Pakta Integritas narasumber dalam pembahasan permasalahan
yang secara berkala diperbarui dan ditandatangani tertentu sesuai kompetensi Divisi/Satuan/Unit
oleh seluruh personel komite. Fungsional tersebut.
5. Kuorum rapat tercapai apabila sedikitnya dihadiri
Rapat Komite Human Capital oleh lebih dari ½ (setengah) anggota tetap
setingkat Direksi termasuk di dalamnya terdapat
Kebijakan Pelaksanaan Rapat kehadiran Ketua Komite.
Kebijakan dan tata cara pelaksanaan rapat Komite
Human Capital BNI adalah sebagai berikut: Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
1. Pelaksanaan rapat untuk Komite Human Capital
(KHC) minimal dilakukan dalam 2 (dua) kall dalam A. Sub-Komite Human Capital Strategy & Policy
1 (satu) tahun atau sesuai dengan kebutuhan (HSP)
pada tempat, waktu dan tanggal tertentu yang Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 2 kali
telah ditetapkan sehingga segenap anggota rapat Sub-Komite Human Capital Strategy &
dapat mengatur waktu untuk kehadirannya. Policy (HSP) yang dihadiri oleh Direksi dan
anggota komite. Informasi lebih rinci tentang
pelaksanaan rapat Komite Human Capital dan
tingkat kehadiran anggota komite dalam rapat
tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Kehadiran
(%)
1 26 Februari 2024 Penetapan Penilaian Kinerja Pegawai, Employee Classification dan Annual 100%
Bonus.
2 14 Oktober 2024 Kickoff Human Capital Roadmap BNI 96%
B. Sub-Komite Executive Talent Sub Committee (ETC)
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan 12 kali rapat Sub-Komite Executive Talent Sub Committee (ETC)
yang dihadiri oleh Direksi dan anggota komite. Informasi lebih rinci tentang pelaksanaan rapat Komite
Human Capital dan tingkat kehadiran anggota komite dalam rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut
ini:
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Kehadiran
(%)
1 29 Januari 2024 Promosi/Rotasi Mutasi pegawai Pemimpin Divisi/Pemimpin Wilayah/Pemimpin 100%
Kantor Luar Negeri/setara, termasuk penetapan kepengurusan di Perusahaan
Anak
2 19 Februari 2024 Promosi/Rotasi Mutasi pegawai Pemimpin Divisi/Pemimpin Wilayah/Pemimpin 100%
Kantor Luar Negeri/setara, termasuk penetapan kepengurusan di Perusahaan
Anak
3 22 Februari 2024 Penetapan Nominated Talent BUMN Kluster Jasa Keuangan 100%
894 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 294
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kuorum
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Kehadiran
(%)
4 5 Maret 2024 Promosi/Rotasi Mutasi pegawai Pemimpin Divisi/Pemimpin Wilayah/Pemimpin 100%
Kantor Luar Negeri/setara, termasuk penetapan kepengurusan di Perusahaan
Anak
5 1 April 2024 Promosi/Rotasi Mutasi pegawai Pemimpin Divisi/Pemimpin Wilayah/Pemimpin 100%
Kantor Luar Negeri/setara, termasuk penetapan kepengurusan di Perusahaan
Anak
6 20 Mei 2024 Promosi/Rotasi Mutasi pegawai Pemimpin Divisi/Pemimpin Wilayah/Pemimpin 100%
Kantor Luar Negeri/setara, termasuk penetapan kepengurusan di Perusahaan
Anak
7 28 Mei 2024 Promosi/Rotasi Mutasi pegawai Pemimpin Divisi/Pemimpin Wilayah/Pemimpin 95%
Kantor Luar Negeri/setara, termasuk penetapan kepengurusan di Perusahaan
Anak
8 10 Juni 2024 Promosi/Rotasi Mutasi pegawai Pemimpin Divisi/Pemimpin Wilayah/Pemimpin 86%
Kantor Luar Negeri/setara, termasuk penetapan kepengurusan di Perusahaan
Anak
9 15 Juli 2024 Evaluasi Pelaksana Jabatan (PJ) & Evaluasi Grade pegawai Pemimpin Divisi/ 91%
Pemimpin Wilayah/Pemimpin Kantor Luar Negeri/setara
10 24 September 2024 Promosi/Rotasi Mutasi pegawai Pemimpin Divisi/Pemimpin Wilayah/Pemimpin 92%
Kantor Luar Negeri/setara, termasuk penetapan kepengurusan di Perusahaan
Anak
11 21 Oktober 2024 Promosi/Rotasi Mutasi pegawai Pemimpin Divisi/Pemimpin Wilayah/Pemimpin 91%
Kantor Luar Negeri/setara, termasuk penetapan kepengurusan di Perusahaan
Anak
12 2 Desember 2024 • Promosi/Rotasi Mutasi pegawai Pemimpin Divisi/Pemimpin Wilayah/ 95%
Pemimpin Kantor Luar Negeri/setara, termasuk penetapan kepengurusan di
Perusahaan Anak
• Evaluasi Pelaksana Jabatan (PJ) & Evaluasi Grade pegawai Pemimpin Divisi/
Pemimpin
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi 3. Evaluasi Pelaksana Jabatan (PJ) & Evaluasi Grade
Komite Human Capital Tahun 2024 pegawai Pemimpin Divisi/Pemimpin Wilayah/
Pada tahun 2024, ketua dan anggota KHC telah Pemimpin Kantor Luar Negeri/setara, termasuk
mengikuti sejumlah kegiatan pelatihan/seminar/ penetapan kepengurusan di Perusahaan Anak
workshop dalam rangka menjaga tingkat keahlian sesuai kewenangan dan tata kelola yang berlaku
dan kompetensinya guna mendukung pelaksanaan 4. Penetapan Nominated Talent BUMN Kluster Jasa
tugas sehari-hari. Informasi terkait hal ini telah Keuangan.
diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub bab 5. Kick-Off Roadmap Human Capital 2025 – 2029.
Kebijakan Pengembangan kompetensi dalam
pembahasan berjudul Pengembangan Kompetensi Rencana Kerja Komite Human Capital Tahun
Berdasarkan Level Jabatan dan Kesetaraan Gender 2025
Tahun 2024, serta pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Komite Human Capital telah menetapkan rencana
Sub bab Direksi, dalam pembahasan berjudul kerja untuk tahun 2025 yang selaras dengan
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi. Roadmap Human Capital BNI sebagai berikut:
1. Penetapan Penilaian Kinerja Pegawai, Employee
Pelaksanaan Tugas Komite Human Capital Classification dan Annual Bonus.
Tahun 2024 2. Promosi/Rotasi Mutasi pegawai Pemimpin Divisi/
Sepanjang tahun 2024, Komite Human Capital (SDM) Pemimpin Wilayah/Pemimpin Kantor Luar Negeri/
telah melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung setara, termasuk penetapan kepengurusan di
jawabnya, antara lain: Perusahaan Anak sesuai kewenangan dan tata
1. Penetapan Penilaian Kinerja Pegawai, Employee kelola yang berlaku.
Classification dan Annual Bonus. 3. Penetapan Nominated Talent BUMN.
2. Promosi/Rotasi Mutasi pegawai Pemimpin Divisi/
Pemimpin Wilayah/Pemimpin Kantor Luar Negeri/
setara, termasuk penetapan kepengurusan di
Perusahaan Anak sesuai kewenangan dan tata
kelola yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
895
Page 295
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komite Perusahaan Anak Tugas dan Tanggung Jawab Komite
(KPA) Perusahaan Anak
Tugas dan tanggung jawab Komite Perusahaan Anak
adalah sebagai berikut:
Sebagai salah satu komite permanen di BNI, Komite 1. Menetapkan strategi dan target Perusahaan
Perusahaan Anak (Subsidiaries Committee) memiliki Anak;
kewenangan dalam penetapan dan pengelolaan 2. Menetapkan inisiatif bisnis penyertaan modal
kebijakan dan Aksi Korporasi Perusahaan Anak BNI. BNI kepada Perusahaan Anak;
Tujuan utamanya adalah menciptakan perusahaan 3. Menyetujui rencana Aksi Korporasi dan
anak yang kompetitif dan berkelanjutan. KPA penyertaan modal BNI Incorporated;
berperan penting dalam memastikan perusahaan 4. Mengevaluasi kinerja keuangan Perusahaan
anak berkembang sejalan dengan visi BNI, melalui Anak;
pemantauan kinerja dan penerapan tata kelola yang 5. Menetapkan Remunerasi Pengurus Perusahaan
baik, serta mendorong sinergi antara perusahaan Anak;
induk dan anak guna meningkatkan daya saing dan 6. Menetapkan RKAP Perusahaan Anak;
pertumbuhan jangka panjang. 7. Menetapkan pelaksanaan dan agenda RUPS
Perusahaan Anak;
Piagam Komite Perusahaan Anak 8. Menetapkan Kuasa untuk mewakili BNI sebagai
Dalam menjalankan fungsi dan peranannya, Pemegang Saham di Perusahaan Anak (Kuasa
seluruh anggota Komite Perusahaan Anak wajib Pemegang Saham).
berpedoman pada Piagam Komite Perusahaan Anak
sebagai acuan bekerja yang di dalamnya mengatur Struktur dan Keanggotaan Komite
secara jelas hal-hal terkait struktur, wewenang, Perusahaan Anak
tugas dan tanggung jawab, pelaksanaan rapat, Komite Perusahaan Anak terdiri dari anggota
aktivitas serta tata laksana kerja Komite Perusahaan Direksi, ditambah Pejabat Eksekutif satu tingkat di
Anak dalam menjalankan fungsinya. Piagam Komite bawah Direksi yang ditunjuk. Struktur keanggotaan
Perusahaan Anak ditetapkan oleh Direksi dalam Komite Perusahaan Anak ditetapkan berdasarkan
Surat Keputusan No KP/067/DIR/R tanggal 7 Maret Surat Keputusan Direksi, yang sekaligus merupakan
2022 dan eksistensinya ditinjau secara berkala atau diakui sebagai penugasan Ketua, Wakil Ketua,
agar tetap selaras dengan ketentuan yang berlaku dan para Anggota Komite.
dan kebutuhan Bank. Piagam Komite Perusahaan
Anak yang saat ini masih berlaku dipandang masih
relevan dengan kondisi terkini.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/067/DIR/R tanggal 7 Maret 2022 perihal Penataan Komite
Perusahaan Anak (KPA) dan telah dilakukan perubahan susunan keanggotaan KPA Memo CDV No. CDV/2/786/R
tanggal 15 Agustus 2024 perihal Penyampaian Update Susunan Keanggotaan Komite Perusahaan Anak
(KPA), maka struktur, keanggotaan, dan status hak suara pada Komite Perusahaan Anak per 31 Desember
2024, adalah sebagai berikut:
Posisi di Komite Diisi Oleh Status Hak Suara
Ketua Direktur Utama Mempunyai hak suara
Wakil Ketua Wakil Direktur Utama Mempunyai hak suara
Sekretaris Pemimpin Divisi Subsidiaries Management Tidak mempunyai hak
suara
Anggota Tetap 1. Direktur Finance Mempunyai hak suara
setingkat Direksi & SEVP 2. Direktur Risk Management
(Voting member) 3. Direktur Pembina Perusahaan Anak terkait materi yang akan
dibahas
Anggota Tetap setingkat Direksi Direktur Human Capital & Compliance* Tidak mempunyai hak
(Non-voting member) suara
Anggota Tidak Tetap Direksi & SEVP terkait materi yang hadir sebagai undangan Tidak mempunyai hak
setingkat Direksi suara
(Non-voting member)
*)
Khusus Direktur Human Capital & Compliance memiliki tugas dan tanggung jawab khusus yang diatur pada pedoman kerja komite.
896 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 296
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Periode dan Masa Jabatan Komite Rapat Komite Perusahaan Anak
Perusahaan Anak
Masa jabatan keanggotaan Komite KPA ditetapkan Kebijakan Pelaksanaan Rapat
mengikuti masing-masing masa jabatan struktural Kebijakan dan tata cara pelaksanaan rapat Komite
di BNI. Perusahaan Anak BNI adalah sebagai berikut:
1. Komite mengadakan rapat minimal 4 (empat)
Profil Ketua dan Anggota Komite kali dalam 1 (satu) tahun atau sesuai dengan
Perusahaan Anak kebutuhan pada tempat, waktu dan tanggal
Informasi tentang profil anggota Komite Perusahaan tertentu yang telah ditetapkan sehingga
Anak telah diuraikan dengan lengkap pada Bab Profil segenap anggota dapat mengatur waktu untuk
Perusahaan, Sub bab Profil Direksi, Sub bab Profil kehadirannya.
Senior Executive Vice President (SEVP) dan Sub bab 2. Komite dapat mengagendakan pertemuan secara
Pejabat Eksekutif. mendadak mempertimbangkan pentingnya
permasalahan yang harus segera mendapat
Sertifikasi Komite Perusahaan Anak keputusan. Keputusan dari Komite selanjutnya
BNI memastikan bahwa seluruh personel Komite dijalankan melalui Sekretaris Komite. Selain itu,
Perusahaan Anak telah memenuhi standar kualifikasi Komite dapat mengadakan pertemuan terbatas
dan sertifikasi kompetensi sesuai dengan ketentuan Bersama Divisi/Satuan terkait dan merumuskan
yang berlaku. Pada tahun 2024 Komite Perusahaan kebijakan operasional yang sejalan dengan
Anak telah mengikuti program sertifikasi. kebijakan Komite yang telah ditetapkan.
3. Apabila diperlukan, Komite berhak mengundang
Pernyataan Independensi Komite Divisi/Satuan/Unit Fungsional di luar anggota
Perusahaan Anak Komite untuk menghadiri rapat sesuai dengan
BNI memastikan bahwa seluruh anggota Komite kompetensinya.
Perusahaan Anak senantiasa menjalankan tugas dan 4. Kuorum rapat komite tercapai bila sedikitnya
tanggung jawabnya secara objektif dan independen. dihadiri oleh lebih dari 1/2 (setengah) anggota
Pernyataan Independensi Komite Perusahaan Anak tetap setingkat Direksi di mana di dalamnya
telah diungkapkan dalam Pakta Integritas yang terdapat kehadiran Ketua dan/atau Wakil Ketua
secara berkala diperbarui dan ditandatangani oleh Komite.
seluruh personel komite.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
Pada tahun 2024, BNI telah mengadakan rapat Komite Perusahaan Anak yang dihadiri oleh Direksi dan
anggota komite. Informasi lebih rinci tentang pelaksanaan Rapat Komite KPA dan tingkat kehadiran anggota
komite dalam rapat tersebut, diuraikan pada tabel berikut ini:
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Kuorum Kehadiran (%) Keterangan
1 10 Juni 2024 Usulan Agenda RUPST 100 Persetujuan Usulan Agenda RUPST
Perusahaan Anak Tahun Perusahaan Anak Tahun Buku 2023
Buku 2023
2 10 Juni 2024 Usulan Persetujuan 100 Persetujuan perubahan masa
Perubahan Masa Jabatan jabatan pengurus perusahaan anak
Pengurus Perusahaan Anak dan perusahaan cucu BNI
3 10 Juni 2024 Usulan Yudisium 2023 100 Konsultasi yudisium perusahaan
dan Tantiem 2023 anak atas pencapaian tahun 2023.
& Remunerasi 2024
Perusahaan Anak
4 12 Agustus 2024 Performance Review 100 Performance review kinerja
Perusahaan Anak 1H-2024 perusahaan anak 2024.
5 18 November 2024 Usulan Business Plan 100 Konsultasi Business Plan
Perusahaan Anak Tahun Perusahaan Anak 2025.
2025
6 18 November 2024 Persetujuan Recovery Plan 100 Persetujuan recovery plan dan
& Konsultasi Resolution konsultasi resolution plan hibank.
Plan hibank 2025
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
897
Page 297
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Pelaksanaan Tugas Komite Perusahaan Anak
KPA Tahun 2024 Tahun 2024
Pada tahun 2024, ketua dan anggota Komite KPA Sepanjang tahun 2024, Komite Perusahaan Anak
telah mengikuti sejumlah kegiatan pelatihan/ telah melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung
seminar/workshop dalam rangka menjaga tingkat jawab yang telah ditetapkan.
keahlian dan kompetensinya guna mendukung
pelaksanaan tugas sehari-hari. Informasi terkait hal Rencana Kerja Komite Perusahaan Anak
ini telah diuraikan pada Bab Profil Perusahaan, Sub Tahun 2025
bab Kebijakan Pengembangan kompetensi dalam Komite Perusahaan Anak telah menetapkan rencana
pembahasan berjudul Pengembangan Kompetensi kerja untuk tahun 2025 sebagai berikut:
Berdasarkan Level Jabatan dan Kesetaraan Gender 1. Usulan Agenda Rapat Umum Pemegang Saham
Tahun 2024, serta pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Tahunan (RUPST) Perusahan Anak Tahun Buku
Sub bab Direksi, dalam pembahasan berjudul 2024
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi. 2. Yudisium Perusahaan Anak atas pencapaian
tahun 2024
3. Performance Review Perusahaan Anak
4. Konsultasi Business Plan Perusahaan Anak Tahun
2026
5. Rencana strategis pengembangan Perusahaan
Anak
898 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 298
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Organ Pendukung
Direksi
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab Dasar Hukum
pengurusan serta pengelolaan Bank, Direksi dibantu Peraturan dan perundang-undangan yang menjadi
oleh beberapa organ pendukung di bawahnya, acuan dalam pembentukan, pengangkatan dan
yaitu Sekretaris Perusahaan, Investor Relations, pelaksanaan Sekretaris Perusahaan BNI, adalah
Satuan Internal Audit, Divisi Compliance, dan Divisi sebagai berikut:
Enterprise Risk Management. 1. Undang-Undang No. 19 tahun 2003 tentang
Badan Usaha Milik Negara sebagaimana telah
dengan Undang-Undang No. 6 tahun 2023
Sekretaris Perusahaan [ACGS D.3.7] tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang No. 2 tahun 2022
BNI memiliki organ Sekretaris Perusahaan yang tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang;
bertugas menjalankan fungsi kesekretariatan 2. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara
Bank serta bertanggung jawab dalam memelihara No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 03 Maret 2023
citra dan melindungi kepentingan Bank, dengan tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
membangun komunikasi yang efektif dan menjalin Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara;
hubungan baik dengan para pemangku kepentingan 3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/
sekaligus berperan sebagai penghubung (liaison POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan
officer) antara Bank dengan pihak eksternal seperti Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 35/2014”);
regulator pasar modal, pemegang saham, media 4. Anggaran Dasar BNI.
serta pemangku kepentingan lainnya. Dalam
menjalankan peran dan fungsinya, Sekretaris Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan
Perusahaan harus mampu memastikan kepatuhan Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/136/
Bank terhadap perkembangan peraturan pasar DIR/R tanggal 12 April 2023 dan Memo Divisi
modal, regulasi perbankan, serta peraturan lain Corporate Development & Transformation No.
yang relevan dengan bidang usaha BNI. Selain itu, CDV/2/364/R tanggal 27 April 2023 Struktur
Sekretaris Perusahaan juga wajib menyediakan organisasi Sekretaris Perusahaan, fungsi
informasi penting terkini yang diperlukan oleh dan peran Sekretaris Perusahaan BNI saat ini
Direksi dan Dewan Komisaris sebagai dasar dijalankan oleh Pemimpin Divisi Corporate
pertimbangan pengambilan keputusan. [ACGS D.3.7] Secretary yang membawahi Departemen Corporate
Communication, Departemen Corporate Media
BNI memastikan bahwa Sekretaris Perusahaan Intelligence & Analytis, Departemen Corporate
memiliki kualifikasi sesuai dengan kompetensi Event & Sponsorship, Departemen Corporate Social
yang diperlukan untuk melaksanakan tugas dan Responsibillity, Departemen Corporate Stakeholder
tanggung jawabnya, serta memiliki komitmen untuk Management, Departemen Capital Market Assurance
meningkatkan pengetahuan dan kemampuan demi & Board Governance, dan Departemen Office of the
untuk meningkatkan kompetensinya. Sekretaris Board.
perusahaan terlatih dalam bidang hukum, akuntansi
atau praktik kesekretariatan perusahaan dan selalu
mengikuti perkembangan yang relevan. [ACGS D.3.8]
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
899
Page 299
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Posisi Sekretaris Perusahaan Pada Struktur Organisasi BNI
Divisi Corporate Secretary
Departemen Departemen Departemen
Departemen Departemen Departemen
Corporate Media Corporate Capital Market Departemen
Corporate Corporate Event & Corporate Social
Inteligence & Stakeholder Assurance & Office of the Board
Communication Sponsorship Responsibility
Analytis Management Board Governance
Corporate
Capital Market
Corporate Media Corporate Event & Corporate Social Stakeholder
Assurance & Board Office of the Board
Communication Intelligence & Sponsorship Responsbility Management
Governance
Analytics
Bagian Umum
Sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar 6. Menghadiri Rapat Direksi, Rapat Dewan
Bank, Sekretaris Perusahaan BNI bertanggung Komisaris, rapat gabungan Direksi dan Dewan
jawab langsung kepada Direktur Utama. Prosedur Komisaris serta menyusun Risalah Rapat.
pengangkatan dan pemberhentian Sekretaris 7. Mengelola Daftar Pemegang Saham dan Daftar
Perusahaan mengacu pada keputusan Direksi atas Khusus Pemegang Saham.
sepengetahunan dan persetujuan Dewan Komisaris. 8. Bertanggung jawab dalam penyelenggaraan
Sekretaris Perusahaan memiliki peran penting dalam RUPS. Mempersiapkan bahan-bahan yang
mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab diperlukan berkaitan dengan laporan-laporan/
Direksi dan Dewan Komisaris. [ACGS D.3.7] kegiatan rutin Direksi yang akan disampaikan
kepada pihak luar. Mempersiapkan bahan-bahan/
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris materi yang diperlukan berkaitan dengan hal-
Perusahaan [ACGS D.3.7] hal yang harus mendapatkan keputusan Direksi
Selaras dengan ketentuan POJK 35/2014, Sekretaris berkenaan dengan pengelolaan BNI;
Perusahaan BNI mengemban tugas dan tanggung 9. Menyelenggarakan rapat-rapat dalam lingkungan
jawab sebagai berikut: Direksi, baik yang bersifat rutin maupun non-
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal rutin.
khususnya peraturan perundang-undangan yang 10. Melaksanakan kegiatan yang berhubungan
berlaku di bidang Pasar Modal; dengan pemegang saham dan stakeholder
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan melalui kegiatan analyst meeting, public expose,
Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan conference calls, nondeal roadshow, dan meeting
perundang-undangan di bidang Pasar Modal; dengan pemegang saham.
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
pelaksanaan tata kelola perusahaan yang Sejalan dengan POJK 35/2014 tersebut di atas serta
meliputi: dalam rangka pencapaian dan pelaksanaan visi dan
a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, misi Sekretaris Perusahaan yang selaras dengan visi
termasuk ketersediaan informasi pada Situs dan misi BNI, maka organ Sekretaris Perusahaan
Web BNI; BNI memiliki fungsi dan tugas yang tertuang
b. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa dalam Pedoman Perusahaan Organisasi BNI Divisi
Keuangan tepat waktu; Corporate Secretary, antara lain sebagai berikut:
c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat 1. Fungsi Capital Market Assurance and Board
Umum Pemegang Saham; Governance
d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Melaksanakan aktivitas yang berhubungan
Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dengan fungsi Sekretaris Perusahaan dalam
e. Pelaksanaan program orientasi perusahaan kaitannya dengan ketentuan yang berlaku di
bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris. bidang pasar modal dan hukum korporasi
4. Sebagai penghubung antara BNI dengan bagi BNI serta hukum perikatan pada ruang
pemegang saham, Otoritas Jasa Keuangan, dan lingkup Divisi Corporate Secretary. Sekretaris
pemangku kepentingan lainnya. Perusahaan juga melakukan aktivitas monitoring
5. Menyediakan informasi yang dibutuhkan implementasi GCG organ BNI (RUPS, Direksi, dan
pemegang saham dan stakeholders yang Dewan Komisaris) agar terlaksana sesuai dengan
berkaitan dengan kondisi BNI. ketentuan yang berlaku dan best practice.
900 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 300
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Fungsi Corporate Communication 5. Fungsi Corporate Social Responsibility
Melaksanakan aktivitas komunikasi internal Melaksanakan aktivitas penyusunan strategi
dan eksternal, riset dan pengembangan tools optimalisasi penyaluran, pemantauan evaluasi,
komunikasi internal yang efektif, penerbitan dan realisasi Program Tanggung Jawab Sosial
media internal, media komunikasi Direksi, dan Lingkungan (TJSL) dan pengembangan
media komunikasi internal berupa media cetak komunitas.
dan media elektronik (website BNI dan portal
komunikasi internal) serta mengelola hubungan 6. Fungsi Corporate Stakeholder Management
dengan media. Melaksanakan aktivitas kegiatan yang
berhubungan dengan lembaga serta melakukan
3. Fungsi Corporate Media Intelligence and kerja sama dengan instansi terkait dalam rangka
Analytics peningkatan Corporate Image BNI. Sekretaris
Melaksanakan aktivitas corporate media Perusahaan juga melakukan aktivitas yang
intelligence and analytics, pengelolaan sistem berhubungan dengan media, melakukan kerja
dan tools terkait tindak lanjut atas pemberitaan sama dengan media masa, dan instansi terkait
negatif BNI Group. dalam rangka meningkatkan Corporate Image
BNI.
4. Fungsi Corporate Event and Sponsorship
Melaksanakan aktivitas pengelolaan sponsorship 7. Fungsi Office of the Board
BNI secara menyeluruh, corporate identity, Melaksanakan aktivitas yang berhubungan
branding BNI serta kegiatan promosi dan event dengan kelancaran pelaksanaan tugas-
korporat. tugas Dewan Komisaris dalam memastikan
terselenggaranya GCG, menunjang keperluan
Direksi, serta mengelola aktivitas kesekretariatan,
keprotokolan, dan kerumahtanggaan, serta
aktivitas bagian umum.
Profil Sekretaris Perusahaan
Okki Rushartomo
Sekretaris Perusahaan
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 44 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan
Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (2002)
Dasar Hukum Pengangkatan Di Perusahaan Lain
Diangkat sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan Surat • Assistant Vice President di PT Bank HSBC Indonesia
Keputusan Direksi No. KP/367/DIR/R tanggal 14 September 2022 (2010-2012)
dan perubahan penamaan unit menjadi Corporate Secretary
Division Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/208/ Rangkap Jabatan
DIR/R tanggal 31 Mei 2023. Tidak merangkap jabatan baik di internal maupun eksternal BNI
Periode Menjabat Hubungan Afiliasi
19 September 2022 – Saat ini Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama/
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan [ACGS D.3.8] Pengendali
Kompetensi Manajemen Risiko Level 6 oleh Lembaga Sertifikasi
Profesional Perbankan (2024)
Pengalaman Bekerja [ACGS D.3.8]
Di BNI
• Assistant Vice President pada Divisi Bisnis Kartu di PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2012-2015)
• Vice President pada Divisi Bisnis Kartu di PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2015-2018)
• Pemimpin Divisi Bisnis Kartu di PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2018-2020)
• Pemimpin Divisi Komunikasi Pemasaran di PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2020-2022)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
901
Page 301
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Masa Jabatan Sekretaris Perusahaan
Bapak Okki Rushartomo efektif menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan BNI berdasarkan Surat Keputusan
Direksi No. KP/367/DIR/R tanggal 14 September 2022 dan dikukuhkan kembali berdasarkan Surat Keputusan
Direksi No. KP/208/DIR/R tanggal 31 Mei 2023. Beliau berdomisili di Jakarta, Indonesia dan masih menjabat
sebagai Sekretaris Perusahaan BNI hingga saat ini.
Alur Pengangkatan dan Pemberhentian Sekretaris Perusahaan
01 03
Penyampaian usulan Penetapan Pengangkatan
Pengangkatan dan dan Pemberhentian
Pemberhentian melalui Surat Keputusan
Sekretaris Perusahaan/ Direksi
Pemimpin Divisi-Divisi
Corporate Secretary
Keputusan Rapat
& Kesekretariatan
Direksi (Executive Talent Menyampaikan
diputuskan dalam Rapat
Committee) diusulkan Laporan Pengangkatan/
Direksi (Executive Talent
untuk diputuskan oleh Pemberhentian Sekretaris
Committee)
Dewan Komisaris Perusahaan kepada OJK
02 04
Pada tanggal 19 September 2022, BNI telah menyampaikan laporan pengangkatan Okki Rushartomo sebagai
Sekretaris Perusahaan kepada OJK, Bursa Efek Indonesia, dan Kementerian BUMN.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Sekretaris Perusahaan Tahun 2024 [ACGS D.3.8]
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pengembangan kompetensi untuk menunjang pelaksanaan
tugasnya, Sekretaris Perusahaan telah mengikuti sejumlah pelatihan/seminar/workshop baik secara online
maupun offline sepanjang tahun 2024, antara lain sebagai berikut:
Judul Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Kegiatan
High Level Meeting (HLM) dalam rangka 19 Januari 2024 Gedung Bursa Efek FGD Otoritas Jasa
Assessment ACGS di tahun 2024 Indonesia, Jakarta Keuangan
One on One Meeting ACGS 2024 23 Januari 2024 Gedung Bursa Efek Workshop Bursa Efek Indonesia
Indonesia, Jakarta
Pembahasan POJK 17 Tentang Penerapan 23 Januari 2024 Zoom Webinar Kementerian BUMN
Tata Kelola Bagi Bank Umum
Diskusi Tindak Lanjut POJK 17/2023 30 Januari 2024 Zoom Webinar Himbara
Pembahasan Usulan Perubahan Anggaran 6 Februari 2024 Jakarta FGD Himbara
Dasar Bank Anggota HIMBARA Bersama
Kementerian BUMN RI
FGD terkait Profil dan Kinerja Keuangan 1 Maret 2024 Ms Teams FGD Kementerian
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Keuangan
BUMN Business Essential 6 Maret 2024 Jakarta Workshop BUMN School of
Excellence
Diskusi Tata Kelola Gratifikasi (Sponsorship) 20 Maret 2024 Zoom FGD KPK
Sosialisasi Peraturan Nomor I-I Bursa Efek 26 April 2024 Zoom Webinar Bursa Efek Indonesia
Indonesia
Sosialisasi Pilar Governansi ETAK dan 6 Mei 2024 Zoom Webinar KNKG Indonesia
Annual Report Award 2023
Pembekalan Sertifikasi Manajemen 6-26 Juli 2024 Jakarta Sertifikasi Lembaga Sertifikasi
Risiko JK6 Profesional
Perbankan
902 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 302
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Judul Pelatihan/Workshop/ Tanggal Tempat Jenis
Penyelenggara
Konferensi/Seminar Pelaksanaan Pelaksanaan Kegiatan
Executive Sharing Session-Explore 25 Juli 2024 Jakarta FGD BNI
The New Experience of Leadership
Compliance Forum 2024: 14 Agustus Jakarta FGD BNI-KPK
Mewujudkan Budaya Anti Korupsi 2024
Sosialisasi Implementasi UU PDP No.27/2022 26 Agustus Zoom Webinar BNI
2024
FGD Persamaan Persepsi Perizinan 8 Oktober 2024 Zoom FGD Otoritas Jasa
Kepengurusan dan Kepemilikan Bank Umum Keuangan
Peran Legal & Corporate Secretary Dalam 17-18 Oktober Bali Workshop Himbara
Tata Kelola BUMN 2024
Standar Profesi Corporate Secretary 13-14 Jakarta Workshop Indonesia Corporate
November 2024 Secretary Association
Sosialisasi dan Working Group Implementasi 20 November Jakarta Workshop Otoritas Jasa
SIPELAKU 2024 Keuangan
FGD Roadmap Pasar Modal Berkelanjutan 5 Desember Jakarta FGD Otoritas Jasa
2024 Keuangan
Corporate Governance Leadership Program 5-6 Desember Bali Pelatihan IICD
2-24
Laporan Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan Tahun 2024
Pada tahun 2024, Sekretaris Perusahaan telah menyusun Laporan Corporate Secretary sebagaimana diatur
dalam Pasal 11 POJK 35/2014 yang menyatakan bahwa:
1. Sekretaris Perusahaan wajib membuat laporan secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
tahun mengenai pelaksanaan fungsi Sekretaris Perusahaan kepada Direksi dan ditembuskan kepada
Dewan Komisaris;
2. Emiten atau Perusahaan Publik wajib mengungkapkan uraian singkat pelaksanaan fungsi Sekretaris
Perusahaan dan informasi mengenai pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti Sekretaris Perusahaan
dalam laporan tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
Berikut ini adalah Laporan Corporate Secretary BNI tahun 2024 yang telah disampaikan kepada Direksi:
No. Fungsi Menurut OJK Program Realisasi
1. Mengikuti Perkembangan Terkait perkembangan Pasar • Memberikan tanggapan kepada Otoritas Jasa Keuangan
Pasar Modal Modal, khususnya peraturan selaku regulator pasar modal mengenai rancangan-
perundang-undangan Pasar rancangan Peraturan OJK tahun 2024.
Modal • Mengikuti pelatihan dalam rangka memahami
perkembangan pasar modal khususnya peraturan
perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar
modal
• Menghadiri sosialisasi dan diskusi pemberlakuan
ketentuan dan sistem Pasar Modal
2. Memberikan masukan Memberikan masukan • Melakukan review dan memberikan usulan sehubungan
kepada Direksi dan kepada Direksi dan Dewan dengan keputusan dan/atau kebijakan Direksi dan Dewan
Dewan Komisaris untuk Komisaris untuk mematuhi Komisaris serta unit di bawah Direksi, berdasarkan
mematuhi ketentuan ketentuan Pasar Modal ketentuan Pasar Modal
Pasar Modal dalam setiap pengambilan • Melakukan sosialisasi perubahan ketentuan Pasar
keputusan atau penetapan Modal kepada Direksi dan Dewan Komisaris Melakukan
kebijakan penyampaian kembali (reminder) peraturan Pasar Modal
kepada Direksi dan Dewan Komisaris
Membantu Direksi dan • Membantu Direksi dalam penyelenggaraan RUPS
Dewan Komisaris dalam dengan memperhatikan peraturan Pasar Modal dan
pelaksanaan Tata Kelola BNI best practice. RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada
antara lain dalam menjamin tanggal 4 Maret 2024 dilaksanakan dengan memenuhi
hak-hak pemegang saham, ketentuan yang berlaku, di antaranya terkait voting,
fungsi dan peran Dewan dihadiri oleh anggota Direksi dan Dewan Komisaris,
Komisaris, fungsi dan peran publikasi risalah RUPS yang tersedia dalam situs web
Direksi, partisipasi pemangku Perusahaan
kepentingan, keterbukaan • Membantu Direksi dalam meningkatkan kualitas
informasi komunikasi perusahaan dengan Pemegang Saham atau
Investor
• Membantu Direksi dalam menyusun kebijakan
komunikasi perusahaan dengan pemegang saham atau
investor
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
903
Page 303
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Fungsi Menurut OJK Program Realisasi
• Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
meningkatkan kompetensi anggota Direksi dan Dewan
Komisaris melalui pelaksanaan pelatihan
• Membantu Direksi dalam rangka pencegahan terjadinya
insider trading melalui penyusunan Pedoman
Perusahaan Insider Trading
• Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam rangka
pelaksanaan pemberian insentif jangka panjang/long-
term incentive kepada Direksi dan Karyawan dengan
berkoordinasi dengan Divisi Human Capital Strategy dan
Divisi Human Capital Services
• Melakukan peningkatan pelaksanaan keterbukaan
informasi, yakni selain situs web, Perusahaan
menggunakan media lain, yaitu Twitter, Facebook,
Instagram, LinkedIn, dan YouTube.
3. Membantu Direksi dan Pelaksanaan program Perseroan menyampaikan laporan berkala dan insidentil
Dewan Komisaris Dalam orientasi bagi Direksi dan/ kepada regulator melalui media penyampaian reporting
Pelaksanaan Tata Kelola atau Dewan Komisaris sebagaimana diatur oleh masing-masing regulator
BNI BNI Lain-lain terkait
implementasi GCG
4. Penghubung antara Melakukan strategi • Membantu Direksi dalam penyelenggaraan Rapat Direksi,
Emiten dengan peningkatan kualitas Rapat Dewan Komisaris, dan Rapat Direksi bersama
Pemegang Saham komunikasi BNI dengan Dewan Komisaris secara berkala sesuai ketentuan yang
Emiten atau Perusahaan segenap stakeholder berlaku.
Publik, Otoritas Jasa • Seluruh Notulen Rapat Direksi, Rapat Dewan Komisaris
Keuangan, dan Pemangku dan Rapat Direksi bersama Dewan Komisaris telah
Kepentingan Lainnya didokumentasikan dengan baik, dalam bentuk hardcopy
maupun softcopy
Melakukan strategi Melaksanakan Program Orientasi bagi Direksi dan/atau
peningkatan kualitas Dewan Komisaris dengan pembahasan terkait:
komunikasi BNI dengan • Visi, misi, struktur organisasi Perseroan, kegiatan usaha/
segenap stakeholder bisnis, dan jaringan operasional
• Laporan Tahunan, Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan (RKAP) dan Rencana Bisnis Bank (RBB),
Kode Etik perseroan, Budaya Kerja BNI, Pedoman Tata
Tertib Kerja Dewan Komisaris, Kebijakan Good Corporate
Governance, dan Anggaran Dasar Perseroan
• Good Corporate Governance (rangkap jabatan,
kepemilikan saham dan komisaris independen);
• Tugas, wewenang dan tanggung jawab Dewan Komisaris
dan Direksi, pendelegasian kewenangan serta batasan
kewenangan Dewan Komisaris dalam melakukan tugas
pengawasan terhadap perseroan berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku
• Komite-komite di bawah Direksi dan Dewan Komisaris
yang dibentuk dan bertanggung jawab langsung
terhadap Dewan Komisaris, Sekretaris Dewan Komisaris
dan Kesekretariatan Dewan Komisaris yang membantu
kelancaran tugas Dewan Komisaris
• Remunerasi dan fasilitas yang diberikan kepada anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Bersama Divisi Compliance
melakukan persiapan Laporan Penilaian Sendiri atas
Implementasi GCG di Perseroan
• Komitmen GCG/Pakta Integritas Direksi dan Dewan
Komisaris
• Sosialisasi GCG
• Pengelolaan Saham
• Keterbukaan Kepemilikan Saham oleh Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan
• Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
• Reward dan Penilaian GCG dari PIhak Eksternal terkait
dengan Fungsi Corporate Secretary
904 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 304
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Selain itu, Sekretaris Perusahaan juga menjalankan keterbukaan informasi kepada publik melalui media
massa, situs web BEI, dan situs web resmi BNI dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Informasi lebih
rinci terkait pengungkapan Laporan ini diuraikan pada Sub bab Transparansi Penyampaian Laporan.
Sepanjang tahun 2024, Sekretaris Perusahaan telah menyampaikan kepada BEI dan OJK dengan tepat waktu.
Secara garis besar, laporan tersebut dapat dikategorikan menjadi Laporan Berkala dan Laporan Insidentil.
Laporan Berkala
Laporan Berkala yang disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan BNI kepada BEI dan/atau OJK pada tahun
2024, diuraikan sebagai berikut:
Periode Jumlah
No. Jenis Laporan Tujuan
Laporan Laporan
1. Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek OJK & IDX Bulanan 12
2. Laporan Keuangan Konsolidasian Bank dan Entitas Anak (Unaudited) OJK & IDX Triwulanan 4
3. Laporan Keuangan Tahunan (Audited) OJK & IDX Tahunan 1
4. Laporan Tahunan (termasuk Laporan Tata Kelola Bank dan Laporan Tata OJK & IDX Tahunan 1
Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI)
5. Laporan Keberlanjutan OJK & IDX Tahunan 1
6. Laporan Hasil Pemeringkatan Tahunan OJK & IDX Tahunan 1
7. Laporan Tahunan Entitas Induk dan Perusahaan Anak (Laporan LJK OJK Tahunan 1
yang merupakan bagian dari Konglomerasi Keuangan BNI)
8. Laporan Daftar Rincian Pihak Terkait OJK Semesteran 2
9. Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose Tahunan IDX Tahunan 1
10. Laporan Daftar 10 Pemegang Saham Terbesar OJK & IDX Triwulanan 4
11. Laporan Kinerja Perusahaan (Earning Call) OJK & IDX Triwulanan 4
12. Laporan Pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan OJK & IDX Tahunan 1
13. Laporan Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan OJK & IDX Tahunan 1
14. Laporan Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan OJK & IDX Tahunan 1
15. Laporan Pelaksanaan Pembayaran Dividen Tunai OJK & IDX Tahunan 1
Laporan Insidentil modal, dan komunitas keuangan lainnya. Seluruh
Selain laporan berkala yang rutin disampaikan, kegiatan yang dijalankan Divisi Investor Relations
BNI juga mematuhi regulasi terkait keterbukaan pada dasarnya menjadi bagian dari aktivitas
informasi dalam hal penyampaian laporan yang corporate public relations Bank.
bersifat insidentil kepada regulator (OJK dan/atau
IDX). Pada tahun 2024, Sekretaris Perusahaan telah Fungsi dan Tugas Pokok Investor Relations
menyampaikan Laporan Insidentil kepada regulator Fungsi investor relations di BNI secara efektif
sebanyak 33 (tiga puluh tiga) laporan. Secara berjalan sejak BNI resmi menjadi perusahaan publik
rinci laporan tersebut diuraikan pada Sub bab melalui Initial Public Offering (IPO) pada tahun
Transparansi Penyampaian Laporan. 1996. Sesuai dengan regulasi yang mewajibkan
perusahaan terbuka terkait transparansi kepada
Informasi tentang Laporan Berkala dan Laporan pemegang saham dan peningkatan pertumbuhan
Insidentil tersebut juga telah dipublikasikan pada investasi di pasar modal, maka dibutuhkan fungsi
situs web BNI dengan tautan https://www.bni. Investor Relations.
co.id/id-id/investor/berita-investor/keterbukaan-
informasi. BNI telah memiliki fungsi tersebut sejak menjadi
perusahaan publik, tepatnya di bawah Divisi
Corporate Secretary. Namun pada tahun 2021,
Investor Relations terdapat penataan organisasi perusahaan di
mana fungsi Investor Relations dipisah dari fungsi
Dalam rangka memaksimalkan kapitalisasi pasar Corporate Secretary. Maka dari itu, sesuai dengan
perusahaan, BNI membentuk Divisi Investor keputusan Surat Keputusan Direksi No. KP/289/
Relations yang bertugas dan bertanggung jawab DIR/R tanggal 28 Juni 2021, BNI memiliki organisasi
penuh atas pelaksanaan fungsi Investor Relations tersendiri untuk mengelola fungsi Investor Relations.
Bank. Unit kerja ini memiliki peranan yang erat Inisiasi ini dilakukan dengan pertimbangan peran
dalam membangun dan mengelola hubungan yang penting Investor Relations dalam mengelola
baik dengan pemegang saham, komunitas pasar
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
905
Page 305
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
komunikasi antara manajemen dengan pemegang 3. Mewakili manajemen BNI dalam pertemuan
saham seiring dengan minat dari pemegang saham dengan analyst dan investor baik secara one-
terhadap BNI yang terus meningkat. on-one maupun melalui presentasi publik dalam
rangka mengkomunikasikan opini, sikap dan
Berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan BNI, reaksi terhadap tantangan dan/atau peluang
Divisi Investor Relations memiliki fungsi pokok perusahaan serta menyampaikan tindak lanjut
sebagai berikut: strategis bagi manajemen BNI;
1. Mengelola hubungan kerja sama dengan pihak 4. Mengelola kegiatan yang berhubungan dengan
terkait pasar modal Indonesia antara lain fund kinerja dan rating BNI;
managers, analysts, stock broker, investments 5. Memantau dan membuat analisa terhadap
bankers, rating agencies, serta pihak-pihak yang perkembangan kinerja saham BNI, bursa, peer
terkait dengan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI); group;
2. Mengkomunikasikan kinerja dan strategi 6. Mengelola database kinerja BNI, saham, investor,
perusahaan kepada analis pasar modal dan contact report, mailing list fund managers, dan
investor dalam rangka tercapainya valuasi saham pihak terkait lainnya;
BNI yang optimal dalam jangka panjang melalui 7. Menjaga keterbukaan, keakuratan dan ketepatan
analyst meeting, conference call, roadshow dan waktu pengungkapan informasi kepada pelaku
event terkait; pasar modal.
Profil Pimpinan Divisi Investor Relations
Yohan Setio, CFA
Pimpinan Divisi Investor Relations
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 39 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan
• S1 di bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas Indonesia (2003-2006)
• S2 di bidang Business Administration dari University of Cambridge (2011-
2012)
Dasar Hukum Pengangkatan Di Perusahaan Lain
Diangkat sebagai Pemimpin Divisi Investor Relation • SVP - Head of Investor Relations di PT Bank Mandiri (Persero)
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/258/DIR/R tanggal Tbk (2016 - 2020)
14 Juni 2021 dan perubahan penamaan unit menjadi Investor • Associate Director - Institutional Equity Sales di PT Mandiri
Relations Division Head berdasarkan Surat Keputusan Direksi Sekuritas (2012 - 2016)
No. KP/229/DIR/R tanggal 6 Juni 2023. • AVP - Equity Research Analyst di PT Mandiri Sekuritas (2008 -
2011)
Periode Menjabat • Officer - Global Transaction Banking di Deutsche Bank (2006 -
2021 - Saat ini 2008)
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan Rangkap Jabatan
• Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 5 dengan Tidak ada
Surat Keterangan No./BSMR/SKT/7223/X/2024 tanggal 7
Oktober 2024 Hubungan Afiliasi
• CFA (Chartered Financial Analyst) Certification oleh CFA Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
Institute (2012) Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama/
Pengendali
Pengalaman Bekerja
Di BNI
• Pemimpin Divisi Investor Relations (2021 - saat ini)
• Pgs. Pemimpin Divisi Office Of Chief Economist (2021-2022)
Laporan Pelaksanaan Tugas Divisi Investor Relations Tahun 2024
Selama tahun 2024, Divisi Investor Relations telah melaksanakan fungsi utamanya dengan baik dan efektif,
terutama dalam menyampaikan informasi yang tepat dan akurat terkait kinerja perusahaan, prospek usaha,
serta informasi relevan lainnya yang diperlukan oleh investor, calon investor, analis, komunitas keuangan,
dan pasar modal untuk mendukung pengambilan keputusan. Aktivitas investor relations dijalankan
dengan tetap mematuhi prinsip kerahasiaan serta perlakuan setara (equal treatment) bagi semua investor.
Secara internal, Divisi Investor Relations juga turut meningkatkan komunikasi dengan segenap divisi
906 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 306
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
untuk meningkatkan alignment antara strategi BNI BNI dengan investor atau calon investor, baik
dengan hal-hal yang menjadi concern investor dan domestik maupun internasional. Pada tahun 2024,
meningkatkan kinerja BNI. frekuensi kegiatan Divisi Investor Relations melalui
conference dan NDR mengalami peningkatan
Sesuai dengan fungsi utama, Divisi Investor dibandingkan tahun 2023. Hal ini sesuai dengan
Relations juga turut meningkatkan pemantauan atas inisiatif untuk meningkatkan kualitas investor base
kinerja Saham BNI dan sentimen yang berkembang dengan menjangkau daerah-daerah yang strategi di
di market serta mengoptimalkan aktivitas review Benua Amerika dan Eropa yang sebelumnya belum
corporate rating BNI agar rating BNI tetap dalam digarap secara maksimal.
predikat investment grade. Divisi Investor Relations
juga aktif terlibat dalam peningkatan frekuensi dan Selain investor institusi, BNI juga secara konsisten
kualitas informasi terkait penerapan aspek ESG ke menjaga hubungan baik dengan investor ritel.
segenap Investor serta terlibat dalam pelaksanaan Dalam menjaga komunikasi dengan investor ritel,
Review Rating ESG dan penyampaian isu yang Divisi Investor Relations memanfaatkan fungsi
berkembang di market terkait ESG kepada divisi social media untuk memberikan update perusahaan
terkait. kepada investor ritel dengan bekerjasama dengan
broker yang memiliki basis investor retail yang
Sepanjang tahun 2024, BNI telah menyelenggarakan besar.
analyst meeting dan public expose untuk
memaparkan hasil kinerja tahunan BNI. BNI juga Inisiatif-inisiatif di atas didasari oleh peningkatan
aktif berpartisipasi dalam berbagai konferensi, baik antusias investor ritel yang konsisten meningkat
secara online maupun offline, serta non-deal road sejak masa pandemi. Hal ini tercermin juga dari
show yang diadakan oleh perusahaan sekuritas atau peningkatan jumlah kegiatan Divisi Investor
broker untuk meningkatkan kualitas investor base Relations selama tahun 2024 dibandingkan tahun
dengan memperbanyak top-tier global institutional 2023. Tabel berikut ini menjelaskan dengan rinci
investors yang memiliki horizon investasi jangka aktivitas Investor Relations BNI selama dua tahun
panjang. Kegiatan tersebut mempertemukan terakhir:
Statistik Kegiatan Investor Relations BNI tahun 2024 dan 2023
Kegiatan Investor Relation 2024 2023
Analyst Meetings [ACGS C.7.3] 4 4
Public Exposes (Termasuk Public Expose dari BEI) 5 5
Non-Deal Roadshow & Conference Calls 21 12
Retail Investor Webinar/Seminar 7 3
Regular Meeting with Investors 353 365
Annual Rating Review Meetings 3 3
Total 393 392
Kegiatan yang Melibatkan Pemegang Saham Existing [ACGS A.4.1]
Sepanjang tahun 2024, Investor Relations juga melaksanakan kegiatan yang melibatkan seluruh pemegang
saham termasuk pemegang saham institusional. Sepanjang tahun 2024, BNI telah mengundang investor
maupun berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan sebagai berikut ini:
Tanggal Mekanisme
Nama Kegiatan Tempat Pelaksanaan Deskripsi Acara
Pelaksanaan Pelaksanaan Acara
Nomura ASEAN 15 Januari 2024 Kuala Lumpur Investor conference yang Offline
Conference diadakan oleh Nomura
Earnings Call FY2023 26 Januari 2024 Jakarta Pemaparan kinerja FY2023 Online
Jefferies 5th Asia 19-21 Maret 2024 Hong Kong Investor conference yang Offline
Forum diadakan oleh Jefferies
Earnings Call 1Q2024 19 April 2024 Jakarta Pemaparan kinerja 1Q2024 Hybrid
Non-Deal Roadshow 6-21 Mei 2024 London, Edinburgh, Non-Deal Roadshow yang Offline
Denmark, Germany, diselenggarakan bersama
Switzerland, Italy, France Macquarie
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
907
Page 307
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tanggal Mekanisme
Nama Kegiatan Tempat Pelaksanaan Deskripsi Acara
Pelaksanaan Pelaksanaan Acara
Asia Conference 2024 12-13 Juni 2024 Hong Kong Investor conference yang Offline
diadakan oleh Bank of America
(BoFA)
Investor Branch Visit 20 Juni 2024 Bali Kegiatan kunjungan investor Offline
institusi ke kantor wilayah Bali
Nusra BNI
Non-Deal Roadshow 25-28 Juni 2024 Kuala Lumpur dan Non-Deal Roadshow yang Offline
Singapura diselenggarakan bersama BNI
Sekuritas
Earnings Call 1H2024 22 Agustus 2024 Jakarta Pemaparan kinerja 1H2024 Online
ASEAN Conference 27-28 Agustus Singapura Investor conference yang Offline
2024 2024 diadakan oleh Macquarie
31st CITIC CLSA 11-12 September Hong Kong Investor conference yang Offline
Investors' Forum 2024 diadakan oleh CLSA
Retail Webinar 19 September Jakarta Update okay kepada investor YouTube Channel
dengan Mirae Aset 2024 ritel
Sekuritas
Market Update with 3 Oktober 2024 Jakarta Mengundang BNI Emerald Offline
BNI Emerald Clients Clients & Investor
& Investor
Earnings Call 3Q2024 25 Oktober 2024 Jakarta Pemaparan kinerja 3Q2024 yang Offline
diadakan secara virtual
Investor Branch Visit 6 November 2024 Jakarta Kegiatan kunjungan investor Offline
institusi ke kantor wilayah
Jakarta Senayan BNI
23rd Annual Pacific 20-21 November Singapura Investor conference yang Offline
Summit 2024 diadakan oleh Morgan Stanley
Macquarie Asia 10-11 Desember New York Investor conference yang Offline
Conference 2024 diadakan oleh Macquarie
Non-Deal Roadshow 12-18 Desember Amerika Serikat dan Non-Deal Roadshow yang Offline
2024 Kanada diselenggarakan bersama BNI
Sekuritas
Seluruh kegiatan di atas dihadiri oleh existing shareholders BNI.
Laporan Insidentil
Selain laporan berkala yang rutin disampaikan, BNI juga mematuhi regulasi terkait keterbukaan informasi
dalam hal penyampaian laporan yang bersifat insidentil kepada regulator (OJK dan/atau BEI). Pada tahun
2024, Sekretaris Perusahaan telah menyampaikan Laporan Insidentil kepada regulator sebanyak 61 (enam
puluh satu) laporan. Secara rinci laporan tersebut diuraikan pada Sub bab Transparansi Penyampaian
Laporan.
Informasi tentang Laporan Berkala dan Laporan Insidentil tersebut juga telah dipublikasikan pada situs web
BNI dengan tautan https://www.bni.co.id/id-id/investor.
Kontak Hubungan Investor [ACGS C.10.1]
Hubungan Investor BNI dapat dihubungi melalui:
Investor Relations
Telepon: +621-8665-6800.
Alamat: Menara Astra, Jl. Jenderal Sudirman Kav 5-6 Jakarta.
908 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 308
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Satuan Internal Audit [ACGS: D.3.14] efektif, dan efisien, serta melalui tahapan yang bebas
dari benturan kepentingan pihak-pihak tertentu,
IAD menggunakan Audit Management System
Dalam rangka menjamin terselenggaranya aktivitas (AMS) sebagai sistem yang mengelola proses audit
operasional perbankan yang sehat dan didukung secara end to end sejak proses penilaian risiko (risk
oleh lingkungan pengendalian yang kuat, BNI assessment), perencanaan, pelaksanaan, pelaporan,
membentuk Satuan Internal Audit (IAD) sebagai sampai dengan monitoring atas tindak lanjut
salah satu fungsi pengendalian internal di bawah rekomendasi hasil audit.
Direktur Utama yang berperan sebagai mitra
strategis bagi Manajemen yang menjalankan fungsi Dasar Hukum dan Pedoman Pelaksanaan
Risk Assurance Unit (Third Line Models) pada lini Internal Audit
ketiga dalam penerapan Sistem Pengendalian Intern. Pelaksanaan seluruh kegiatan Internal Audit yang
Dalam melaksanakan peran sebagai lini ketiga, IAD dilakukan pada lingkup BNI berpedoman pada
secara rutin menjalin koordinasi dan komunikasi sejumlah regulasi sebagai berikut:
dengan unit kerja lainnya untuk berkolaborasi 1) POJK No. 1/POJK.03/2019 tanggal 28 Januari
dan saling berkontribusi dalam menciptakan dan 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern pada
menjaga nilai-nilai yang selaras dengan kepentingan Bank Umum;
stakeholders. 2) POJK No. 11/POJK.03/2022 tanggal 6 Juli 2022
tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi
Pelaksanaan fungsi Internal Audit BNI mencakup oleh Bank Umum;
kegiatan pemberian keyakinan dan konsultasi/ 3) SEOJK No. 21/SEOJK.03/2017 tanggal 6 Juni
advisory yang bersifat independen dan objektif 2022 tentang Penerapan Manajemen Risiko
dengan tujuan meningkatkan nilai dan memperbaiki dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh
operasional bank, melalui pendekatan yang Bank Umum;
sistematis, dengan cara mengevaluasi dan 4) POJK No. 45/POJK.03/2020 tanggal 16 Oktober
meningkatkan efektivitas manajemen risiko, 2020 tentang Konglomerasi Keuangan;
pengendalian internal, dan proses tata kelola BNI. 5) Standar International Professional Practices
Framework (IPPF) dari The Institute of Internal
Dalam menjalankan aktivitas pemantauan, IAD Audit (IIA).
melaksanakan serangkaian aktivitas reguler seperti
menilai kecukupan dan efektivitas manajemen Piagam Audit Intern (Internal Audit Charter)
risiko, pengendalian internal, dan tata kelola serta BNI memiliki Piagam Audit Intern BNI yang telah
menilai kualitas kinerja dan memberikan konsultasi disetujui oleh Direktur Utama dan Dewan Komisaris.
melalui penerapan pendekatan audit berbasis risiko Penyusunan Piagam Audit Intern BNI diselaraskan
(risk-based audit/RBA) atas dasar hasil analisis dengan regulasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
penilaian risiko sedangkan untuk pelaksanaan No. 1/POJK.03/2019 dan standar profesional audit
fungsi konsultasi dilakukan secara formal maupun yang berlaku. Piagam Audit Intern BNI ditinjau serta
informal dengan melakukan Independent Review diperbaharui secara berkala sesuai kebutuhan Bank
atas peluncuran produk atau aktivitas baru (sesuai dan perkembangan peraturan yang berlaku, di mana
ketentuan OJK dan BI) dan penugasan khusus pemutakhiran terkini dilakukan dan disetujui pada
atas permintaan manajemen maupun atas inisiatif tanggal 9 Agustus 2024.
dari IAD. Dengan mengutamakan risiko sebagai
dasar dari perencanaan dan pelaksanaan audit, Piagam Audit Intern BNI merupakan pedoman
RBA menawarkan cara yang lebih efisien dalam tertulis yang digunakan sebagai acuan bagi IAD
mengalokasikan sumber daya dan mengidentifikasi dalam bekerja agar dapat menjalankan fungsinya
masalah yang dapat memengaruhi pencapaian secara efektif dan efisien. Secara umum, Piagam
tujuan organisasi. ini memuat hal-hal pokok seperti Visi dan Misi,
Struktur dan Kedudukan, Tugas dan Tanggung
Sehubungan dengan perkembangan teknologi Jawab, Wewenang, Kode Etik, Independensi dan
informasi yang semakin cepat hingga memengaruhi Objektivitas, Tujuan dan Ruang Lingkup Kegiatan
lingkungan kerja organisasi, IAD terus berinovasi baik Audit, Persyaratan dan Pengembangan Auditor,
dalam hal metodologi maupun penggunaan tools Risiko Audit dan Perlindungan Hukum kepada
atau alat bantu audit untuk mendukung efektivitas Pemimpin dan Auditor, Program Pengendalian
pelaksanaan audit di setiap Three Line Model agar Mutu Audit, Fungsi Internal Audit dalam Tata Kelola
semakin kuat dan matang. Untuk memastikan Terintegrasi dan Hubungan Internal Audit dengan
pelaksanaan audit sudah berjalan secara sistematis, pihak eksternal.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
909
Page 309
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Internal 3. Menetapkan strategi, metodologi, perangkat,
Audit pendekatan audit serta pelaksanaan
Sebagaimana diatur dalam Piagam Audit Intern pengendalian mutu dalam melaksanakan tugas
BNI, ruang lingkup penugasan IAD adalah sebagai pokok yang telah ditetapkan termasuk terhadap
berikut: perusahaan anak/afiliasi/lembaga jasa keuangan
1. Membantu Direktur Utama dan Dewan Komisaris yang dimiliki BNI, yang berkaitan dengan
dalam melakukan pengawasan dengan pelaksanaan audit dan konsultasi;
cara menjabarkan secara operasional baik 4. Memastikan Auditor IAD mengikuti
perencanaan, pelaksanaan, maupun pemantauan pengembangan profesional berkelanjutan serta
hasil audit; pelatihan yang cukup di bidangnya agar dapat
2. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas mengikuti perkembangan kompleksitas dan
efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, kegiatan usaha BNI;
akuntansi, operasional, sumber daya manusia, 5. Menyusun dan mengkaji Piagam Audit Intern
pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan BNI secara periodik;
lainnya melalui pelaksanaan audit; 6. Menyusun Rencana Audit dan Konsultasi
3. Mengidentifikasi segala kemungkinan untuk Tahunan beserta alokasi anggaran yang disetujui
memperbaiki dan meningkatkan efisiensi oleh Direktur Utama dan Dewan Komisaris dengan
penggunaan sumber daya dan dana; mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit,
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi serta memantau realisasi pelaksanaannya;
yang objektif terhadap hasil pemeriksaan dalam 7. Melaporkan temuan audit yang signifikan kepada
bentuk Laporan Hasil Audit dan menyampaikan Direktur Utama dan Direktur yang membawahkan
laporan tersebut kepada Direktur Utama, dan fungsi kepatuhan, untuk dilakukan tindakan
Dewan Komisaris dengan salinannya kepada perbaikan dalam waktu cepat dan memantau
Komite Audit dan Direktur yang membawahkan tindak lanjutnya;
fungsi Kepatuhan; 8. Melaporkan pemantauan tindak lanjut hasil audit
5. Memberikan jasa konsultasi kepada pihak kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris
intern BNI untuk memberikan nilai tambah dengan salinannya kepada Komite Audit, dan
dan perbaikan terhadap kualitas pengendalian, Direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan
pengelolaan risiko, dan tata kelola perusahaan secara periodik; dan
sepanjang tidak memengaruhi independensi dan 9. Memastikan dalam penggunaan jasa pihak
objektivitas Internal Audit, serta tersedia sumber ekstern untuk aktivitas audit intern:
daya yang memadai; a. Terselenggara transfer pengetahuan antara
6. Melaksanakan pemantauan tindak lanjut hasil pihak ekstern kepada pegawai IAD dengan
audit serta menyampaikan Laporan Pending mempertimbangkan penggunaan jasa ahli
Tindak Lanjut Hasil Audit kepada Direktur Utama pihak ekstern bersifat sementara.
dan Dewan Komisaris dengan salinannya kepada b. Tidak memengaruhi independensi dan
Komite Audit, serta Direktur yang membawahkan objektivitas fungsi Internal Audit.
fungsi Kepatuhan secara periodik; dan c. Penggunaan jasa pihak eksternal telah sesuai
7. Melakukan audit pendalaman sesuai permintaan dengan Piagam Audit Intern BNI.
Direksi dan/atau Komisaris, atau sebagai tindak
lanjut hasil audit umum terhadap suatu objek Wewenang Satuan Internal Audit
atau peristiwa yang diduga mengandung indikasi Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya,
pelanggaran dan/atau fraud apabila diperlukan; IAD memiliki wewenang untuk:
8. IAD bekerja sama dengan unit kerja yang 1. Melakukan akses secara penuh, bebas dan tidak
melakukan fungsi pengendalian intern lainnya. terbatas terhadap catatan, informasi, pegawai,
dana, aset, lokasi/area, dan sumber daya lain
Tugas dan Tanggung Jawab Pemimpin BNI termasuk terhadap perusahaan anak/afiliasi/
Satuan Internal Audit lembaga jasa keuangan yang dimiliki BNI,
Piagam Audit Intern BNI menetapkan ruang lingkup yang berkaitan dengan pelaksanaan audit dan
penugasan dan tanggung jawab kepada Pemimpin konsultasi;
IAD untuk melakukan hal-hal sebagai berikut: 2. Melakukan verifikasi, wawancara, konfirmasi,
1. Memastikan pelaksanaan fungsi audit intern dan teknik pemeriksaan lainnya kepada nasabah
sesuai dengan Penerapan POJK No. 1/ atau pihak lain berkaitan dengan pelaksanaan
POJK.03/2019 tentang Fungsi Audit Intern Pada audit dan konsultasi;
Bank Umum, Standar Profesional Audit Intern, 3. Melakukan komunikasi secara langsung dengan
dan Kode Etik Audit Intern; Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit;
2. Mengalokasikan sumber daya audit, menentukan 4. Melakukan rapat secara berkala dan insidental
tujuan, ruang lingkup, dan rencana atau jadwal dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite
serta teknik audit; Audit;
910 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 310
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
5. Mengikuti rapat yang bersifat strategis; a. Kesesuaian dengan Piagam Audit Intern,
6. Meminta bantuan dari unit kerja lain atau Definisi IIA tentang Audit Internal, Kode Etik
menggunakan jasa pihak eksternal dalam dan Standar.
pelaksanaan audit apabila dipandang perlu; dan b. Kualitas audit termasuk kualitas supervisi
7. Melakukan koordinasi dan membangun dan kepatuhan terhadap metodologi audit
hubungan sinergis dengan unit/fungsi internal.
penyelenggaraan assurance lainnya (Unit c. Infrastruktur, termasuk kebijakan dan
Compliance, Risk Management, Senior Operation prosedur yang mendukung aktivitas audit
Risk Executive, dan Satuan Anti Fraud, dan SKAI internal.
Perusahaan Anak) guna memperoleh hasil audit
yang komprehensif dan optimal. Periodic self assessments tahun 2024 dilaksanakan
selama periode tanggal 01-10-2023 sampai dengan
Pengendalian Mutu Audit 30-09-2024 dengan hasil secara keseluruhan
Program pengendalian dan peningkatan mutu kegiatan Internal Audit BNI secara umum telah
kualitas audit (Quality Assurance Improvement sesuai dengan Standar IPPF.
Program-QAIP) yang diterapkan BNI didesain
untuk mengevaluasi kesesuaian aktivitas Internal Metodologi Audit
Audit dengan standar dan penerapan Kode Etik, di Dalam melaksanakan tugas, IAD menyusun
antaranya dilakukan dalam bentuk pengembangan perencanaan audit secara matang di awal tahun
metodologi audit dan penyempurnaan audit buku dengan menggunakan pendekatan audit
program agar sesuai dengan perkembangan proses yang berfokus pada risiko-risiko utama yang dapat
bisnis yang ada serta best practice. QAIP dilakukan memengaruhi pencapaian tujuan organisasi atau
melalui assessment atau kaji ulang, baik oleh pihak dikenal dengan istilah Audit Berbasis Risiko (Risk-
eksternal maupun internal. Based Audit). Dengan menerapkan metodologi
ini maka seluruh kegiatan Internal Audit BNI yang
Assessment atau kaji ulang oleh pihak eksternal dimulai dari perencanaan audit, pelaksanaan audit,
wajib dilakukan setidaknya setiap 3 (tiga) tahun dan pelaporan hasil audit senantiasa berbasis pada
sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK prioritas risiko perusahaan yang telah ditetapkan
No. 1/POJK.03/2019. Setelah review terakhir yang bersama manajemen operasional dengan
dilakukan pada 2021, BNI menunjuk Konsultan melakukan penilaian risiko. Bank memastikan
PT RSM Konsultan Indonesia untuk melakukan kaji bahwa seluruh risiko telah dikelola dengan baik dan
ulang terhadap fungsi audit intern di tahun 2024 terkendali dalam batasan yang dapat diterima dan
dan diperoleh hasil bahwa kegiatan Internal Audit ditetapkan Manajemen sehingga tidak mengganggu
BNI secara umum telah sesuai dengan Peraturan pencapaian tujuan perusahaan.
Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.03/2019,
No. 11/POJK.03/2022, No. 38/POJK.03/2016, dan Berikut ini adalah tahapan-tahapan dalam
No. 21/SEOJK.03/2017. metodologi Risk-Based Audit yang diterapkan BNI:
1. Penyusunan Rencana Audit dan Konsultasi (RAT)
Pengendalian mutu audit secara internal dilakukan berdasarkan risk based audit melalui pendekatan
oleh unit Quality Control & Report Analysis secara Macro & Micro Assessment, sebagai
melalui assessment kesesuaian pelaksanaan berikut:
aktivitas Internal Audit BNI dengan Kode Etik dan a. Macro Assessment merupakan assessment
standar mengacu pada International Standards berdasarkan indikator kinerja dan risiko
for The Professional Practice of Internal Auditing, aktivitas BNI mengacu pada Corporate Plan,
yang dirumuskan oleh The Institute of Internal Kebijakan Umum Direksi (KUD), Rencana
Auditor (IIA), sebagai berikut: Bisnis Bank (RBB 2024-2026), Risk Profile BNI,
1. On going Monitoring (Pemantauan Berkelanjutan) masukan dan/atau concern Direksi dan Senior
Pemantauan berkelanjutan bertujuan untuk Management serta kondisi/isu yang terjadi
memastikan proses audit pada setiap penugasan sesuai perkembangan bisnis BNI, termasuk
telah berjalan efektif, termasuk memastikan hasil audit eksternal maupun internal,
kegiatan perencanaan sampai dengan pelaporan kejadian fraud, dan audit mandatory sesuai
audit telah dilaksanakan sesuai kebijakan dan dengan regulasi yang berlaku.
Prosedur Internal Audit.
2. Periodic Self-Assesments (Penilaian Berkala) Macro Assessment bertujuan untuk
Penilaian berkala dilakukan untuk mengevaluasi mengindentifikasi critical issues untuk
aktivitas Internal Audit secara komprehensif menetapkan tema/aktivitas yang akan
yang berfokus pada: menjadi fokus audit dengan orientasi pada
business process improvement.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
911
Page 311
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
b. Micro Assessment, merupakan proses Independensi, Objektivitas & Kebijakan Masa
penetapan objek audit (critical unit) didasarkan (Cooling-Off Period)
pada risk assessment unit. Auditor IAD wajib menunjukkan independensi
c. Selain pelaksanaan audit secara risk based, dan objektivitas profesional yang tinggi dalam
IAD juga melaksanakan audit mandatory melakukan tugas dan tanggung jawabnya serta tidak
untuk memenuhi ketentuan eksternal/ terpengaruh oleh kepentingan pribadi atau pihak
regulator. tertentu dalam melakukan audit dan konsultasi.
2. Pelaksanaan audit, untuk memastikan kecukupan Oleh karenanya dalam melaksanakan penugasan
dan efektivitas pengelolaan risk management audit dan konsultasi, seluruh Auditor IAD wajib
dan internal control, didukung dengan penetapan menjaga independensi dan objektivitas sesuai
metodologi rating audit pengelolaan risiko dan dengan ketentuan berikut:
pengendalian intern. 1. Pemimpin dan auditor IAD tidak diperkenankan
Adapun skala rating yang ditetapkan yaitu untuk:
satisfactory, good, needs improvement, dan a. Mempunyai wewenang dan tanggung jawab
unsatisfactory serta komponen penilaian rating atau terlibat/melakukan kegiatan operasional
dari aktivitas kredit dan aktivitas non kredit/ BNI atau Perusahaan Anak/afiliasi/lembaga
operasional. Mekanisme penilaian rating audit jasa keuangan yang dimiliki BNI;
secara sistematis dihasilkan melalui Audit b. Merangkap tugas dan jabatan dengan
Monitoring System (FAST) dari level signifikasi pelaksanaan kegiatan operasional bank
masing-masing temuan (low, medium, high, & termasuk Perusahaan Anak/afiliasi/Lembaga
critical). jasa keuangan yang dimiliki BNI;
3. Pelaporan Audit, antara lain berupa Laporan c. Mengambil inisiatif dan menyetujui transaksi
Hasil Audit atas pelaksanaan seluruh aktivitas akuntansi, kecuali transaksi internal; dan
audit dan Pokok-Pokok Hasil Audit (PPHA) yang d. Terlibat dalam pengambilan keputusan atas
secara triwulanan dilaporkan kepada Direktur suatu kegiatan operasional BNI.
Utama, Dewan Komisaris, Komite Audit, dan 2. IAD harus memiliki ketentuan yang mengatur
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). pelaksanaan penugasan audit yang mampu
menjaga objektivitas dan menghindari benturan
Untuk mendukung fokus audit dan Konsultasi tahun kepentingan auditor serta pimpinan IAD atas
2024 yaitu “Pengawalan pertumbuhan bisnis dengan objek yang diperiksa antara lain berupa kebijakan
memastikan optimalisasi produktivitas pegawai, masa tunggu (cooling-off period).
perbaikan proses dan dukungan teknologi informasi/
digital platform” dan dalam rangka optimalisasi Sehubungan dengan hal tersebut, Auditor tidak
peran dan fungsinya sebagai lini pertahanan ketiga dilibatkan dalam penugasan audit atas suatu
yang bertanggung jawab atas efektivitas sistem objek/auditee, apabila terdapat hal-hal sebagai
pengendalian internal Bank, strategi pelaksanaan berikut:
audit IAD tahun 2024 ditetapkan sebagai berikut: a. Terdapat pegawai di unit auditee yang
1. Kolaborasi optimal dengan assurance function memiliki hubungan keluarga dengan auditor
yaitu Divisi Senior Operation Risk Executive internal sampai dengan derajat kedua baik
(SORX), Divisi Compliance (CMP), Divisi hubungan horizontal maupun vertical dengan
Operation Risk Management (ORM), Divisi auditor;
Enterprise Risk Management (ERM), Satuan Anti b. Auditor internal pernah menjadi pegawai di
Fraud (AFR), dan SKAI Perusahaan Anak. unit auditee, baik sebagai pimpinan maupun
2. Fokus audit diarahkan pada strategic level yang non pimpinan. Kepada auditor internal
selaras dengan Stakeholder Concern & Arah tersebut dapat diberikan penugasan dengan
Strategis BNI 2024. catatan, minimal telah dilakukan audit
3. Improvement Business Process melalui terhadap unit auditee dimaksud sebanyak 1
continuous monitoring & surveillance audit (satu) kali dan/atau setelah melewati periode
melalui Data Analytics dan memberikan 1 (satu) tahun;
exception report kepada delivery channel melalui c. Auditor internal tidak diperkenankan
aplikasi ASR. melakukan audit terhadap suatu auditee 2
4. Penyempurnaan atas Audit Management System (dua) kali berturut-turut sebagai ketua tim;
(FAST) melalui proses Enhancement Data & dan
Technology Refreshment Audit Management d. Auditor internal tidak diperkenankan
System yang saat ini dilakukan oleh Satuan Kerja melakukan audit terhadap suatu objek audit
Teknologi Informasi (SKTI). di mana auditor intern tersebut sebelumnya
terlibat dalam memberikan jasa konsultasi/
tugas lain atas objek tersebut.
912 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 312
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. Pemimpin IAD memiliki kewenangan dalam menentukan sumber daya dan anggaran yang diperlukan
untuk menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan rencana audit tahunan.
4. Auditor internal harus menyampaikan informasi/hal-hal yang akan mengganggu independensi dan
objektivitas dalam penugasan audit dan konsultasi kepada Pemimpin IAD.
5. Proses pelaksanaan dan pelaporan hasil audit dan konsultasi dilakukan review oleh pihak internal dan
eksternal.
6. BNI memastikan bahwa setiap personel dalam IAD memenuhi kriteria independensi sesuai ketentuan
yang berlaku. Penerapan independensi ini diwujudkan melalui prosedur audit yang dirancang khusus
untuk menghindari benturan kepentingan, sehingga proses audit dapat berjalan secara objektif dan
transparan. IAD bekerja secara independen terhadap unit kerja serta aktivitas yang diaudit, sehingga
dapat memberikan pendapat profesional dan objektif kepada Direktur Utama mengenai aktivitas bisnis
dan operasional Bank. Dengan menjaga standar independensi ini, IAD mampu memberikan penilaian
yang akurat dan mendukung penerapan praktik GCG di seluruh kegiatan operasional BNI.
Struktur dan Kedudukan Satuan Internal Audit
Kedudukan IAD pada organisasi BNI bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama, dengan
jalur komunikasi langsung (dotted line) kepada Dewan Komisaris, sebagaimana tercantum dalam Surat
Keputusan Direksi No. KP/235/DIR/R tanggal 7 Juni 2024 tentang Penataan Organisasi BNI dan Surat
Keputusan Direksi No. KP/136/DIR/R tanggal 12 April 2023 serta Update Struktur Organisasi IAD berdasarkan
No. CDV/2/1527/R tanggal 21 Desember 2023 tentang Penataan Organisasi Satuan Internal Audit. IAD dapat
berkomunikasi langsung dan menyelenggarakan rapat dengan Direksi, Dewan Komisaris dan Komite Audit
saat melaksanakan tugas sehingga penugasan dapat dilaksanakan dengan baik serta lancar.
Kebijakan tersebut selaras dengan ketentuan POJK 1/2019 tanggal 28 Januari 2019 dan POJK No. 56/
POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit
Audit Internal.
Struktur organisasi IAD per 31 Desember 2024 diuraikan pada bagan berikut ini:
Rapat Umum Pemegang
Komite Audit Saham (RUPS)
Dewan Komisaris
Direktur Utama
Internal Audit
Wholesale & IT Audit & Corporate Function Investigation &
Network & Retail Audit Digital & Operations Audit Development
International Business Surveillance & Subsidiaries Audit Whistleblowing
Department Audit Department Department
Audit Department Department Department System Department
Corporate & Digital -
Network & IT Strategy Corporate Audit Planning
Institutional Wholesale Investigation
Services Audit Audit Function Audit & Development
Business Audit Audit
Retail IT Apps,
Enterprise & Audit Quality
Productive Digital - Infrastructure & Subsidiaries & Whistleblowing
Commercial Control &
& Business Retail Audit Development GRC Audit System
Business Audit Report Analysis
Program Audit Audit
International Operations Monitoring &
Consumer Audit Surveillance
Business Audit Audit Counterparty
General
Services
Section
Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan Pemimpin Satuan Internal Audit [ACGS D.3.16]
Pemimpin IAD diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama setelah mendapat persetujuan dari
Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit serta dilaporkan ke Otoritas
Jasa Keuangan secara luring paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja setelah tanggal pengangkatan dan
pemberhentian Pemimpin IAD.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
913
Page 313
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Direktur Utama dapat memberhentikan Pemimpin IAD setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris
dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit, apabila tidak memenuhi persyaratan memimpin
fungsi audit intem BNI sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku dan/atau gagal atau tidak cakap
menjalankan tugas.
Profil Pemimpin Satuan Internal Audit [ACGS D.3.15]
Satuan Internal Audit dipimpin oleh Johansyah yang efektif sejak 20 Maret 2024, sesuai Surat Keputusan
Direksi No. KP/104/DIR/R tgl. 18 Maret 2024. Pengangkatan Johansyah sebagai Pemimpin IAD BNI telah
dilaporkan kepada OJK berdasarkan surat No. DK/36/R & DIR/050/R tanggal 20 Maret 2024. Adapun profil
singkat Pemimpin IAD sebagai berikut:
Johansyah
Pemimpin Satuan Internal Audit
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 43 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Hukum dari Universitas Hasanuddin
• Magister Kenotariatan dari Universitas Jayabaya
Dasar Hukum Pengangkatan Pengalaman Bekerja
Surat Keputusan Direksi No. KP/104/DIR/R tanggal 18 Mar 2024 Di BNI
1. Pemimpin Satuan Internal Audit (2024 – sekarang)
Periode Menjabat 2. Pemimpin Divisi Corporate Remedial & Recovery (2023 –
20 Maret 2024 - Sekarang 2024)
3. Pemimpin Divisi Hukum (2018 – 2023)
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan 4. VP Litigasi Perkara Pidana dan Klaim (2018)
1. Certified Bank of Internal Audit (CBIA) Audit Manager- 5. Pemimpin Kelompok Perkara Perdata Divisi Hukum (2014 –
Kualifikasi VI KKNI (LSPP) 2018)
2. Pembekalan Sertifikasi Audit Intern Bank Level Audit 6. MGR Corporate Recovery Divisi RRC/Pengelola Penyelesaian
Manager (IAIB) Kredit Korporasi Divisi KKS (2011 – 2014)
3. BoD-1 Top Talent Program (TOP GUN) Cohort 1 (BUMN 7. Yuris/Ahli Hukum Perkara Perdata Divisi Hukum (2006 – 2011)
School of Excellence dan IMD Business School)
4. The Professional Service Firm leader (Cambridge Judge Rangkap Jabatan
Business School) Tidak merangkap jabatan baik di internal maupun eksternal BNI
5. Banking Transformation in EMP by Harvard Business
Publishing (BNI) Hubungan Afiliasi
6. BUMN Muda Mentorship Program (BUMN Muda) Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
7. Executive Management Program (Korn Ferry) Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama/
8. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 1 s.d 4 atau Setara Pengendali
dengan Jenjang Kualifikasi 4 s.d. 6 (Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko)
9. Kurator dan Pengurus Terdaftar (AKPI)
10. Legal Risk Strategy for Credit Recovery (BNI)
11. Advokat Tersumpah dan Terdaftar (PERADI)
Komposisi SDM Satuan Internal Audit
Dalam menjalankan fungsinya, IAD didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki
kualifikasi yang memadai. Hingga 31 Desember 2024, jumlah pegawai IAD BNI tercatat sebanyak 205 orang,
termasuk Pemimpin IAD. Pemilihan pegawai IAD senantiasa mempertimbangkan aspek keberagaman mulai
dari pengalaman kerja, bidang keahlian, hingga kepemilikan sertifikasi profesi yang relevan dengan fungsi
Internal Audit. Berikut komposisi pegawai IAD BNI per 31 Desember 2024:
Jumlah
Jabatan
(orang)
Head of Internal Audit 1
Department Head 7
Lead Auditor 14
AVP Unit Supporting Audit 5
Senior Auditor 49
914 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 314
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah
Jabatan
(orang)
MGR Unit Supporting Audit 15
Auditor 90
AMGR Unit Supporting Audit 19
Asisten Administrasi 4
Masa Persiapan Pensiun (MPP) 1
Total 205
Sertifikasi Auditor Internal
Dalam mengupayakan pengembangan profesional auditor secara berkelanjutan, IAD berkomitmen untuk
senantiasa meningkatkan kompetensi dan pengetahuan auditor yang secara proaktif mengikuti berbagai
program pengembangan dan peningkatan kompetensi baik melalui pendidikan program bersertifikasi baik
nasional maupun internasional, kegiatan pelatihan, seminar, dan workshop yang relevan untuk mendukung
kinerja audit. Inisiatif berkelanjutan ini dilakukan secara konsisten sehingga mampu memenuhi kualifikasi
yang memadai sebagai unit kerja yang independen dan objektif.
Sertifikasi yang telah diperoleh pegawai IAD selama tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Sertifikasi Profesi Internasional Realisasi Tahun 2024
Certified Internal Auditor (CIA) 2
Certified Bank Auditor (CBA) 2
Certified Information System Auditor (CISA) 6
Certified Fraud Examiner (CFE) 1
Certified Information Security Manager (CISM) 3
Certified E-Business Professional Project Management (CEPPM) 4
Certified Ethical Hacker (CEH) 4
Computer Hacking Forensic Investigator (CHFI) 6
Information Technology Infrastructure Library (IT IL) 17
Certified Data Science for Manager (CDSM) 3
Certified Governance, Risk and Compliance Professional (GRCP) 4
Certified Governance, Risk and Compliance Auditor (GRCA) 3
Certified Integrated Policy Management Professional (IPMP) 1
Certified Integrated Data Privacy Professional (IDPP) 1
Certified in Risk and Information System Control (CRISC) 1
Certified in the Governance of Enterprise IT (CGEIT) 1
Certified in Cybersecurity (CC) 4
ISO 9001: 2015 10
ISO 2001:2015 1
ISO 37001: 2016 20
ISO 30301: 2019 1
Sertifikasi Profesi Nasional Realisasi Tahun 2024
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 1 86
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 2 66
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 3 6
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4 2
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5 1
Certified Bank of Internal Audit - Auditor 67
Certified Bank of Internal Audit - Supervisor 83
Certified Bank of Internal Audit - Manager 1
Certified IT Procurement Expert (CITPE) 6
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
915
Page 315
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sertifikasi Profesi Nasional Realisasi Tahun 2024
Chartered Accountant (CA) 4
Credit Skill Omega 7
Kepatuhan 1 Level Officer LSPP 1
Certified Legal Auditor (CLA) 1
Certified Internal Audit Executive (CIAE) 1
Sertifikasi Kearsipan (ANRI) 1
Sertifikat Communication Skill & Leadership 1
Kode Etik Auditor Internal 4. Kompetensi
Dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya, a. Melaksanakan tugas sesuai dengan
IAD harus bersikap profesional, objektif, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman
independen, dan menjunjung tinggi Kode Etik yang yang dimiliki;
telah ditetapkan dan harus dipatuhi oleh segenap b. Melaksanakan audit sesuai dengan Penerapan
auditor, sebagai berikut: Fungsi Internal Audit Pada Bank Umum dan/
1. Integritas atau standar audit lain yang berlaku; dan
a. Melakukan tugasnya dengan jujur, tekun, dan c. Meningkatkan kompetensi secara terus-
bertanggung jawab; menerus.
b. Mematuhi hukum dan membuat
pengungkapan sesuai dengan peraturan Rapat Satuan Internal Audit Dengan Dewan
perundang-undangan dan profesinya; Komisaris, Direksi, dan Komite Audit
c. Tidak dengan sengaja/sadar terlibat dalam
aktivitas yang dilarang/tidak sah, tidak Kebijakan Rapat
melakukan tindakan yang dapat merusak Piagam Audit Intern menetapkan bahwa IAD
kredibilitas IAD dan profesi Auditor Internal; memiliki kewenangan untuk berkomunikasi
dan langsung dan menyelenggarakan rapat, baik secara
d. Mendukung tujuan BNI dan IAD. berkala maupun insidental, dengan Direksi, Dewan
2. Objektivitas Komisaris, dan Komite Audit. Hal ini dilakukan dalam
a. Tidak terlibat dalam kegiatan atau memiliki rangka mendukung pelaksanaan tugas dengan
hubungan yang akan menimbulkan benturan baik dan lancar. Rapat tersebut menjadi bagian
kepentingan; dari wewenang IAD untuk memastikan efektivitas
b. Tidak menerima apa pun yang berdampak pelaksanaan penugasan.
atau diduga akan berdampak terhadap
professional judgement; Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran
c. Senantiasa menggunakan professional Selama tahun 2024, IAD telah menyelenggarakan
judgement dalam pelaksanaan tugas pada dan menghadiri, baik sebagai peserta rapat ataupun
kondisi dan situasi apa pun; dan menyampaikan presentasi, dalam 61 (enam puluh
d. Mengungkapkan semua fakta yang diketahui. satu) kali rapat bersama Direksi, Dewan Komisaris,
3. Kerahasiaan Komite Audit, dan Komite lainnya. Frekuensi dan
a. Bersikap hati-hati dalam menggunakan dan tingkat kehadiran rapat IAD diuraikan pada tabel
menjaga informasi yang diperoleh dalam berikut:
pelaksanaan tugas; dan
b. Tidak menggunakan informasi untuk
kepentingan siapa pun dan/atau dengan cara
apa pun yang akan bertentangan dengan
hukum dan/atau ketentuan perusahaan.
Jumlah Rapat Wajib Jumlah Kehadiran % Kehadiran
61 61 100%
Rapat Rapat Rapat Rapat
Uraian
Direksi Dewan Komisaris Komite Audit Komite Lainnya
Frekuensi Kehadiran IAD 52 kali 18 kali 9 kali 8 Kali
916 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 316
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Agenda Rapat
Pada tahun 2024, telah diselenggarakan 61 (enam puluh satu) rapat IAD yang membahas berbagai agenda
sebagaimana diuraikan pada tabel berikut ini:
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Keterangan
1 9 Jan 2024 Pembahasan Leading dan Lagging Indicator untuk Profil Risiko: Komite Pemantau
1. Kredit, Pasar, & Likuiditas Risiko
2. Operasional, Hukum, Stratejik, Kepatuhan, Reputasi
2 30 Jan 2024 Evaluasi kredit segmen Commercial Banking, meliputi: • Komite
1. Evaluasi realisasi dan target segmen Commercial Banking (per CMC) Pemantau Risiko
tahun 2023, meliputi Lesson Learned, Pain Point, Root Cause, dan langkah • Direksi
perbaikan, berdasarkan hasil pencapaian target/kinerja tahun 2023 dan hasil
temuan Audit.
2. Pemaparan target RBB per masing-masing CMC Tahun 2024
3. Prosedur/mekanisme penetapan Pipeline Management segmen Commercial
Banking, serta pemaparan pipeline, target market, sektor prioritas per
masing-masing CMC Tahun 2024
4. Evaluasi kualitas keputusan kredit segmen Commercial Banking per masing-
masing CMC selama tahun 2022-2024, termasuk pemaparan Vintage Analysis
per triwulan.
3 23 Jan 2024 Evaluasi fungsi audit intern periode Smt.II/2023, meliputi: Komite Audit
1. Realisasi RAT IAD
2. Pokok-Pokok Hasil Audit
3. Progress Tindak Lanjut Pemeriksaan IAD dan Auditor Eksternal
4. Pengelolaan Whistleblowing System (WBS)
4 6 Feb 2024 Hasil Review Selisih Report Balance Tahun 2023 Komite Audit
5 15 Feb 2024 Hasil Review IAD - Peristiwa Selisih Report Balance Tahun 2023, berdasarkan • Dewan Komisaris
Laporan Hasil Review IAD No. IAD/4/187/2023/LHR/R tanggal 15 Desember 2023 • Direksi
6 5 Mar 2024 ALCO Maret 2024 Direksi
7 19 Mar 2024 Usulan Pembidangan Tugas Direksi Direksi
8 19 Mar 2024 Presentasi Wakil Direktur Utama dan Pemimpin IAD mengenai: • Wakil Direktur
1. Evaluasi Efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI) Terintegrasi Smt.II/2023 Utama
2. Evaluasi Efektivitas Satuan Kerja Audit Terintegrasi Smt.II/2023 • Komite
3. Perbaikan kualitas dan jumlah Auditor pada Perusahaan Anak Tata Kelola
4. Hasil Audit Intern Perusahaan Anak dan tindak lanjutnya. Terintegrasi
9 25 Mar 2024 Komite Manajemen Teknologi – Standardisasi & Sentralisasi IT Kantor Luar Negeri Direksi
(KLN)
10 26 Mar 2024 Konsultasi atas Rencana Hapus Buku Kredit dengan Limit di atas Rp100 Miliar • Komite Audit
s.d. Rp200 Miliar • Direksi
11 22 Apr 2024 1. Crisis Management Protocol untuk Risiko Likuiditas Direksi
2. Financial Performance Maret 2024
12 29 Apr 2024 Komite Manajemen Teknologi – Portofolio Proyek TI Tw.1/2024 Direksi
13 30 Apr 2024 Evaluasi Fungsi Audit Intern Periode Tw.I/2024: Komite Audit
1. Realisasi RAT IAD
2. Pokok-Pokok Hasil Audit (termasuk hasil Laporan Pendalaman)
3. Progress Tindak Lanjut Pemeriksaan IAD dan Auditor Eksternal
4. Pengelolaan Whistle Blowing System (WBS)
14 30 Apr 2024 Evaluasi Loan at Risk dan Hapus Buku pada Segmen Corporate Banking dan • Komite Audit
Enterprise Banking untuk posisi Maret 2024 (mencakup di dalamnya analisa • Direksi
terkait risiko kredit, operasional, hukum dan reputasi)
15 14 Mei 2024 Evaluasi Efektivitas Penerapan Strategi Anti Fraud dan Whistle Blowing System • Direksi
(WBS) pada Konglomerasi Keuangan BNI periode Smt.II/2023 • Komite
Tata Kelola
Terintegrasi
16 28 Mei 2024 ALCO Mei 2024 Direksi
17 30 Mei 2024 Konsultasi atas Rencana Hapus Buku Kredit dengan limit di atas Rp200 Miliar • Dewan Komisaris
• Direksi
18 6 Jun 2024 Pembahasan Evaluasi Sistem Pengendalian Internal BNI dan Evaluasi • Dewan Komisaris
Efektivitas & Efisiensi Pelaksanaan Tugas Audit Intern Perusahaan • Direksi
19 20 Jun 2024 Konsultasi atas Rencana Hapus Buku Kredit dengan limit di atas Rp200 Miliar • Dewan Komisaris
• Direksi
20 27 Jun 2024 Konsultasi atas Rencana Hapus Buku Kredit dengan limit di atas Rp200 Miliar • Dewan Komisaris
• Direksi
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
917
Page 317
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Keterangan
21 24 Jun 2024 Digital Maturity Assessment for Bank (DMAB) Direksi
22 4 Jul 2024 1. Pembahasan Tindak Lanjut Konsultasi atas Rencana Hapus Buku Kredit • Dewan Komisaris
dengan limit di atas Rp200 Miliar • Direksi
2. Pembahasan Persetujuan atas Review Kebijakan Umum Sistem
Pengendalian Intern (KUSPI) berdasarkan Surat Direksi No. DIR/368 tanggal
16 Mei 2024
23 9 Jul 2024 Update Kinerja Tw.II/2024 Direksi
24 16 Jul 2024 Evaluasi Fungsi Audit Intern Periode Smt. I/2024: Komite Audit
1. Realisasi RAT IAD
2. Pokok-Pokok Hasil Audit (termasuk hasil Laporan Pendalaman)
3. Progress Tindak Lanjut Pemeriksaan IAD dan Auditor Eksternal
4. Pengelolaan Whistle Blowing System (WBS)
25 16 Jul 2024 Evaluasi Loan at Risk dan Hapus Buku pada Wilayah untuk posisi Juni 2024, • Komite
serta pendalaman khususnya di Wilayah dengan LaR tinggi (mencakup di Pemantau Risiko
dalamnya analisa terkait risiko kredit, operasional, hukum dan reputasi) • Direksi
26 29 Jul 2024 ALCO Juli 2024 Direksi
27 7 August 2024 Komite Manajemen Teknologi (KMT) Direksi
1. IT Project Implementation & IT CAPEX Realization Progress
2. Enterprise Collaboration Platform Solutions
3. Core Banking Optimization
28 12 August 2024 Performance Review Juli 2024: Bankwide dan Wilayah Direksi
29 19 August 2024 Komite Manajemen Teknologi (Portofolio Proyek TI Tw.II/2024) Direksi
30 29 Agustus Pemaparan Hasil Kaji Ulang Fungsi Internal Audit BNI berdasarkan Surat IAD • Dewan Komisaris
2024 No. IAD/7.2/0755 tanggal 2 Agustus 2024 • Direksi
31 17 Sep 2024 Presentasi Wakil Direktur Utama dan Pemimpin IAD mengenai: • Wakil Direktur
1. Evaluasi Efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI) Terintegrasi Smt.I/2024 Utama
2. Evaluasi Efektivitas Satuan Kerja Audit Terintegrasi Smt.I/2024 • Komite
3. Perbaikan kualitas dan jumlah Auditor pada Perusahaan Anak Tata Kelola
4. Hasil Audit Intern Perusahaan Anak dan tindak lanjutnya. Terintegrasi
32 23 Sep 2024 Update Go to Market Corporate Portal – Project Avatar Direksi
33 30 Sep 2024 Kick Off Meeting Pelaksanaan Audit oleh KAP RJRR (PWC) Desember 2024 Direksi
34 7 Okt 2024 Financial Performance September 2024 Direksi
35 4 Nov 2024 1. Persetujuan IT Strategic Plan (ITSP) 2024-2028 Direksi
2. IT Project Implementation 2024 & IT CAPEX Realization 2024 Progress
36 5 Nov 2024 Konsultasi atas Rencana Hapus Buku Kredit dengan limit di atas Rp100 Miliar • Dewan Komisaris
s.d. Rp200 Miliar • Direksi
37 7 Nov 2024 1. Tindak lanjut temuan audit dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern • Dewan Komisaris
Bank, auditor ekstern, audit BPK, audit BPKP, hasil pengawasan OJK dan/ • Direksi
atau hasil pengawasan otoritas lain posisi Triwulan 3 2024
2. Konsultasi atas Rencana Hapus Buku Kredit dengan limit di atas Rp100
Miliar s.d. Rp200 Miliar
38 17 Nov 2024 Financial Performance Agustus 2024 dan Prognosa Keuangan September 2024 Direksi
39 12 Nov 2024 1. Agenda I: Evaluasi Pedoman Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2024 • Direksi
2. Agenda II: Rencana Kerja Komite TKT Tahun 2025 • Komite
Tata Kelola
Terintegrasi
40 19 Nov 2024 Konsultasi atas Rencana Hapus Buku Kredit dengan limit di atas Rp100 Miliar • Komite Audit
s.d. Rp200 Miliar • Direksi
41 25 Nov 2024 Performance Review November 2024 Direksi
42 2 Des 2024 Komite Menajemen Teknologi (KMT) Direksi
1. IT Project Implementation & IT CAPEX Year 2024 & 2025 Update
2. Core Banking Update
43 3 Des 2024 Pembahasan Update Aplikasi wondr by BNI • Dewan Komisaris
• Direksi
44 3 Des 2024 Konsultasi atas Rencana Hapus Buku Kredit dengan Limit di atas Rp100 Miliar • Komite Audit
s.d. Rp200 Miliar • Direksi
45 4 Des 2024 Kick Off Penyusunan Annual Report dan Sustainability Report BNI Tahun 2024 Direksi
46 5 Des 2024 Konsultasi atas Rencana Hapus Buku Kredit dengan limit di atas Rp200 Miliar. • Dewan Komisaris
• Direksi
47 5 Des 2024 Pembahasan Permohonan Persetujuan atas Review Kebijakan Perkreditan • Dewan Komisaris
Bank (KPB) Tahun 2024 • Direksi
918 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 318
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Rapat Agenda Rapat Keterangan
48 5 Des 2024 Pembahasan Mengenai Tindak Lanjut Rekomendasi atas Pelaksanaan Kaji Komite Audit
Ulang Terhadap Fungsi Internal Audit Tahun 2024 oleh PT RSM Konsultan
Indonesia
49 5 Des 2024 Konsultasi atas Rencana Hapus Buku Kredit dengan limit di atas Rp200 Miliar • Dewan Komisaris
• Direksi
50 5 Des 2024 Pembahasan Permohonan Persetujuan Review Kebijakan Umum Manajemen • Dewan Komisaris
Risiko (KUMR) dan Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi dan • Direksi
Permodalan Terintegrasi (KUMRT) Tahun 2024
51 9 Des 2024 Usulan Kebijakan Penghapusan Piutang Macet Debitur UMKM sesuai PP Direksi
Nomor 47 Tahun 2024
52 9 Des 2024 Pembahasan Pedoman Perusahaan Integritas Pelaporan Keuangan Bank Direksi
53 12 Des 2024 Konsultasi atas Rencana Hapus Buku Kredit dengan limit di atas Rp200 Miliar. • Dewan Komisaris
• Direksi
54 12 Des 2024 Pembahasan Evaluasi penyelenggaraan Jasa Pembayaran BNI, mencakup • Dewan Komisaris
kebijakan, tata kelola, manajemen risiko, struktur kepemilikan dan • Direksi
pengendalian, serta standar keamanan sistem informasi dalam Jasa
Pembayaran BNI
55 17 Des 2024 Pembahasan Persetujuan Dewan Komisaris atas Kebijakan Hapus Tagih Debitur • Dewan Komisaris
UMKM sesuai Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2024 • Direksi
56 19 Des 2024 Pembahasan Kebijakan Umum Sistem Pengendalian Internal (KUSPI) dan • Dewan Komisaris
Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) • Direksi
57 19 Des 2024 Town Hall Meeting Direksi
58 19 Des 2024 Update Kinerja Keuangan November 2024 & Prognosa Desember 2024 Direksi
59 23 Des 2024 Dana Jaminan Pascatambang Debitur Direksi
60 24 Des 2024 Laporan Hasil Pemeriksaan Konglomerasi Keuangan BNI Tahun 2024 Komite Tata Kelola
Terintegrasi
61 27 Des 2024 Update Progress Digital Maturity Assessment for Bank (DMAB) Direksi
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Satuan Internal Audit Tahun 2024
Pengembangan Kompetensi SDM Satuan Internal Audit
IAD berkomitmen untuk melakukan pengembangan kompetensi dan kapabilitas bagi para auditor. Untuk
mendukung pengembangan kompetensi tersebut, IAD menetapkan kebijakan pelatihan/refreshment period
minimal setiap tahun yaitu seluruh auditor diharuskan mengikuti program pengembangan kapabilitas
secara serentak. Pelaksanaan pengembangan kompetensi yang dilaksanakan IAD selama tahun 2024,
sebagai berikut:
Materi Pengembangan Kompetensi/Pelatihan Lembaga Penyelenggara Waktu Pelaksanaan
Annual Training
Pelatihan Tahunan Auditor BNI University (BNU) & IAD Januari 2024
Online/Offline Sharing Session & Webinar
Webinar dengan tema “BNI Receivable Solution” BNI University (BNU) Maret 2024
Sharing Session UU PDP dengan tema “What Next to Do to FORDIGI BUMN berkolaborasi Mei 2024
Implement UU PDP for BUMN” dengan Jasa Marga dan PGN
Webinar dengan tema “Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca OJK Institute Mei 2024
Berakhirnya Kebijakan Restrukturisasi Kredit”
Webinar Anti Fraud Awareness - “Hindari Judi Online dan Pinjaman BNI University (BNU) Mei 2024
Online Ilegal”
Webinar dengan tema “Peluang dan Tantangan Perlindungan Data OJK Institute Mei 2024
Pribadi dalam transaksi di era Digital”
Webinar Governance, risk, & Compliance Series 1-3 ”Mitigasi Risiko BNI University (BNU) Juni 2024
melalui Strategi Keamanan Cyber dan Peran GRC Terintegrasi
sebagai Kunci Ketahanan dan pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan”
Webinar Business Ethic Series 1-3: “Ensuring Compliance: Social BNI University (BNU) Juli 2024
Media in Regulated Industry dan Penguatan Organisasi melalui
Pencegahan dan Pengelolaan Benturan Kepentingan”
Webinar dengan tema “Transparansi dan Keterbukaan Informasi Komisi Informasi Pusat September 2024
Publik dalam Perlindungan Konsumen BNI” Republik Indonesia
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
919
Page 319
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Materi Pengembangan Kompetensi/Pelatihan Lembaga Penyelenggara Waktu Pelaksanaan
Sosialisasi PDP Series 1-3: “Kesadaran Data Privasi dan BNI University (BNU) September 2024
Perlindungan Data”
Sharing Session oleh Divisi Wealth Management (WEM) dengan Wealth Management (WEM) Oktober 2024
tema:
1. Money and Debt Management
2. Investasi (Reksa Dana, Obligasi) serta Pengelolaan Risikonya
3. Literasi lainnya terkait Financial Planning
Webinar Leadership Series dengan tema: BNI University (BNU) November 2024
1. Optimizing Organizational Transformation Through Strategic
Delegation
2. Leadership Development & Organizational Resilience in The
Transforming Industry
3. Agile & Digital Mindset Experience – Transforming Market &
Fostering Collaboration
4. Fostering a Global Mindset Toward Future Business Ecosystem
Sosialisasi Digi Code/DigiCM Policy Governance (PGV) Desember 2024
Sosialisasi wondr by BNI Versi 1.2.0 Retail Digital Channel (RDC) Desember 2024
Certification Training Program
Program Pembelajaran Certified Internal Auditor (CIA) serta Institute of Internal Auditor Juli – Oktober 2024
Pelaksanaan Ujian CIA (IIA)
Program Pembelajaran Certified Information Systems Auditor (CISA) Information Systems Audit Juli – Oktober 2024
serta Pelaksanaan Ujian CISA and Control Association
(ISACA)
Program Pembelajaran Certified in Cybersecurity (CC-ISC2) serta International Information Agustus - Desember
Pelaksanaan Ujian CC Systems Security Certification 2024
Consortium (ISC2)
Pembekalan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Audit Intern Bank – Level Ikatan Auditor Intern Bank Maret - Juli 2024
Auditor (IAIB) & Lembaga Sertifikasi
Profesional Perbankan (LSPP)
Pembekalan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Audit Intern Bank – Level IAD & Lembaga Sertifikasi Agustus - September
Audit Supervisor Profesional Perbankan (LSPP) 2024
Pembekalan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Audit Intern Bank – Level Ikatan Auditor Intern Bank Maret 2024
Audit Manager (IAIB) & Lembaga Sertifikasi
Profesional Perbankan (LSPP)
Pelaksanaan Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang Kualifikasi BNI University (BNU) Juli - Desember 2024
4 (Setara dengan Level 1) & Lembaga Sertifikasi
Profesional Perbankan (LSPP)
Program Pemeliharaan Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang BNI University (BNU) Juli - Desember 2024
Kualifikasi 5 (Setara dengan Level 2 & 3) & Lembaga Sertifikasi
Profesional Perbankan (LSPP)
Program Pemeliharaan Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang BNI University (BNU) Juli - Desember 2024
Kualifikasi 6 (Setara dengan Level 4) & Lembaga Sertifikasi
Profesional Perbankan (LSPP)
In-House Online Training
Mandatory E-Learning: BNI University (BNU) Januari – Desember
• Pengendalian Gratifikasi & Sistem Manajemen Anti Penyuapan 2024
• Anti Fraud Awareness
• Anti Pencucian Uang
• Budaya Kerja
• Good Corporate Governance
• Risk Culture
• Sustainability Finance
• Security Awareness
Internal Sharing Session
Selain pengembangan kompetensi auditor di atas, IAD senantiasa melakukan peningkatan kompetensi auditor melalui
internal sharing session guna meningkatkan kemampuan audit dan mengakselerasi pengetahuan auditor akan
perkembangan bisnis BNI terkini.
Sharing Knowledge dengan tema “Pemeriksaan Commercial IAD Juli 2024
Business Center dan Kantor Cabang”
Sharing Session dengan tema “Evaluasi Proses Audit Semester 1” IAD Juli 2024
Sharing Session dengan tema “Navigating Global International IAD Juli 2024
Audit Standard (GIAS) in IAD BNI”
Sharing Session dengan tema “Update PP perihal CCTV Outlet” IAD Agustus 2024
920 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 320
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Materi Pengembangan Kompetensi/Pelatihan Lembaga Penyelenggara Waktu Pelaksanaan
Sharing Session dengan tema “Global International Audit Standard IAD Agustus 2024
& Audit RCC Jakarta Kota”
Bulan Mutu dengan tema “Implementasi POJK No.22/2024 tentang IAD Agustus 2024
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan”
Sosialisasi Distribusi Rincian Hasil Audit (RHA) dan Laporan Hasil IAD September 2024
Audit (LHA)
Sharing Session dengan tema “Key Take Away Panduan Resiliensi IAD Oktober 2024
Digital OJK”
Sharing Session dengan tema “The Security Habits” IAD Oktober 2024
Sharing Session dengan tema “Implementasi New Sales Model dan IAD Desember 2024
Issue Terkait Serta Dampaknya Terhadap Kinerja Penjualan”
Sharing Session dengan tema “Pelaksanaan Restrukturisasi” IAD Desember 2024
Sharing Session dengan tema “Laporan Bank Umum Terintegrasi IAD Desember 2024
(LBUT)”
Sharing Session dengan tema “Proses Pembukaan Rekening IAD Desember 2024
Kolektif”
Sharing Session dengan tema "Sistem Layanan Informasi Keuangan IAD Desember 2024
(SLIK)"
Sharing Session dengan tema “Memahami Kembali mengenai IAD Desember 2024
Group Usaha”
Sharing Session dengan tema “Whistleblowing System (WBS)” IAD Desember 2024
Konferensi/Workshop
Seminar Road to Konferensi Auditor Internal 2024 dengan tema Yayasan Pendidikan Internal Mei 2024
“Global Internal Audit Standards (GIAS) with Local Perspective: A Audit (YPIA)
Deep Dive Into Internal Audit Practices”
Workshop Navigating The Global Internal Audit Standards Institute of Internal Auditor Juni 2024
(IIA) Indonesia
ACIIA Regional Conference 2024 dengan tema: “Purposeful Impact” Institute of Internal Auditor Agustus 2024
(IIA) Indonesia
Pengembangan Kompetensi Pemimpin Satuan Internal Audit
Pada tahun 2024, Pemimpin IAD BNI telah mengikuti sejumlah kegiatan pelatihan/seminar/workshop/
sertifikasi dengan uraian sebagai berikut:
Tanggal
No. Judul Kegiatan Penyelenggara
Pelaksanaan
1 Certified Bank of Internal Audit (CBIA) Audit Manager- 2024 Lembaga Sertifikasi Profesional
Kualifikasi VI KKNI Perbankan (LSPP)
2 Pembekalan Sertifikasi Audit Intern bank Level Audit 2024 Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB)
Manager
3 Pembekalan Sertifikasi Audit Intern bank Level Audit 2024 Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB)
Supervisor
4 Pembekalan Sertifikasi Audit Intern bank Level Auditor 2024 Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB)
5 Sertifikasi Manajemen Risiko JK 6 2024 Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
6 Pendidikan Lanjutan AKPI – AYDA Dalam Proses 2024 Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia
Pemberesan Boedel Pailit dan Kendala-Kendala yang (AKPI)
Muncul dalam Praktik.
Public Training/Conference
1 BoD-1 Top Talent Program (TOP GUN) Cohort 1 (BUMN 2024 BUMN School of Excellence (BSE) &
School of Excellence dan IMD Business School) IMD Business School - Swiss
2 Global Immersion dengan tema “Global Business 2024 BUMN School of Excellence (BSE) &
Perspektif dan Leadership" IMD Business School - Swiss
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
921
Page 321
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Partisipasi Dalam Perhimpunan Profesi Satuan Internal Audit
Guna memperluas wawasan serta meningkatkan kompetensi profesional di tengah beragam tantangan
industri, IAD mengikutsertakan auditor internal dalam berbagai perhimpunan profesi terkait audit, antara
lain:
Keikutsertaan Satuan Internal Audit Dalam Organisasi Eksternal
Nama Auditor Nama Asosiasi/ Ruang Lingkup Peran
Jabatan
Internal Organisasi Asosiasi/Organisasi Keanggotaan
Johansyah Pemimpin IAD The Institute of Internasional Anggota
Internal Auditors -
Dias Puspita Lead Auditor Digital Retail Indonesia (IIA)
Audit
Johansyah Pemimpin IAD Perhimpunan Bank Nasional Anggota Komite
Nasional (PERBANAS) Kerja Hukum dan
Peraturan Perbanas
Laksmi Sofiatin • Network & Retail Audit Ikatan Auditor Intern Nasional • Kepala Bidang
Department Head Bank (IAIB) Riset &
Pengembangan
Adnan Rifanadhi • Lead Auditor Wholesale & • Pengurus Bidang
International Business Audit Sertifikasi &
Department Etika
Nanny Handayani • Lead Auditor Wholesale & • Pengurus
International Business Audit Bidang Riset dan
Department Pengembangan
Laksmi Sofiatin Network & Retail Audit Ikatan Akuntan Nasional Anggota
Department Head Indonesia (IAI)
M. Irfan Maulana • Audit & Surveillance Information Systems Internasional • Direktur
Department Head Audit and Control Marketing &
Association (ISACA) Communication
Dias Puspita • Lead Auditor Digital Retail • Anggota
Audit
Imam Wibowo Sakti Corporate Function & Association of Internasional Anggota
Subsidiaries Audit Department Certified Fraud
Head Examiner (ACFE)
Yazid Priadi Erfiandi Lead Auditor IT Strategy Audit International Internasional Anggota
Information System
Security Certification
Consortium (ISC2)
Marvel Ganda Alvaro Auditor Subsidiaries, Open Compliance and Internasional Anggota
Governance, Risk, & Ethics Group (OCEG)
Compliance Audit
Program Kerja Satuan Internal Audit Tahun 4. Pengawalan terhadap IT capability, support, &
2024 security dalam mendukung transaksi bisnis dan
Dalam rangka mendukung pencapaian strategi operation excellence.
BNI tahun 2024, IAD telah mempersiapkan strategi 5. Value added services melalui aktivitas konsultasi,
inisiatif yang dituangkan dalam Business Plan IAD surveillance & whistleblowing system serta
Tahun 2024 dan program kerja dalam Rencana Audit liaison activity.
Tahunan 2024 yang dijelaskan sebagai berikut: 6. Menyempurnakan metodologi dan perangkat
1. Pengawalan terhadap ekspansi bisnis yang audit yang agile guna mendukung proses bisnis
berkualitas dengan lingkup: di era digital.
a. Top Tier Client & Sektor Prioritas 7. Meningkatkan strategi penguatan dan
b. Produktivitas RM/Sales pengembangan Auditor untuk mendukung
c. Retail Banking aktivitas audit yang berkualitas.
d. Pipeline Management
2. Pengawalan terhadap optimalisasi channel Berdasarkan hasil kajian terhadap arah kebijakan
digital, jaringan bisnis untuk meningkatkan strategis BNI pada tahun 2024, risk assessment,
transaction banking dan perbaikan proses bisnis. prioritas pelaksanaan audit, ketersediaan sumber
3. Pengawalan terhadap Optimalisasi BNI Group daya, tantangan yang harus dihadapi IAD serta
melalui pengawalan terkait bisnis Internasional tren digitalisasi bank dalam memenuhi kebutuhan
& Perusahaan Anak. customer yang mengarah pada transaksi berbasis
digital. IAD menetapkan strategi pelaksanaan audit
tahun 2024, sebagai berikut:
922 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 322
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
1. Kolaborasi optimal dengan assurance function c. Melakukan audit mandatori untuk memenuhi
yaitu SORX, CMP, ORM, ERM, AFR, dan SKAI ketentuan regulator.
Perusahaan Anak antara lain mencakup sebagai 3. Improvement Business Process melalui
berikut: continuous monitoring & surveillance audit
a. Optimalisasi data output SORX sebagai data meliputi:
pemetaan risiko bagi IAD. a. Optimalisasi data analytics surveillance untuk
b. Pemanfaatan data exception report dan audit umum maupun audit tematik dengan
selected report hasil dari unit Surveillance penetapan sampel audit yang lebih fokus.
IAD untuk mendukung pemeriksaan SORX b. Rencana Audit Tahunan bersifat reviewable
sebagai assurance provider internal BNI. menyesuaikan dengan perkembangan bisnis
c. Pembagian fungsi investigasi dengan SORX. BNI.
d. Optimalisasi data output ERM & ORM sebagai 4. Pelaksanaan audit pendalaman dioptimalkan
data pemetaan risiko bagi IAD. menggunakan mandays dari Investigation &
e. Forum investigasi audit dalam menentukan System Whistleblowing Department.
pelaksanaan investigasi. 5. Mandays tersedia dioptimalkan untuk melakukan
f. Pembagian fungsi investigasi dengan AFR. continuous auditing, konsultasi, sharing audit,
g. Integrasi antara Satuan Kerja Audit Intern dan monitoring auditee.
(SKAI) Perusahaan anak dengan SKAI BNI 6. Penyempurnaan atas Audit Management System
Induk. (FAST) melalui proses Enhancement Data &
2. Fokus audit diarahkan pada strategic level yang Technology Refreshment Audit Management
selaras dengan Stakeholder Concern & Arah System yang saat ini dilakukan oleh Satuan Kerja
Strategis BNI 2024. Teknologi Informasi (SKTI).
a. Memperbanyak audit pada aktivitas/issue
yang strategis sehingga diharapkan mampu Laporan Realisasi Pelaksanaan Audit dan
merekomendasikan dan memperbaiki Konsultasi Satuan Internal Audit Tahun 2024
business process di BNI. IAD BNI telah menyelesaikan 122,08% penugasan
b. Mengoptimalkan fungsi konsultasi antara audit pada selama Tahun 2024, sesuai dengan
lain melalui Independent Review terhadap rencana penugasan awal (sebanyak 163 penugasan)
penerbitan produk/aktivitas baru, review dengan realisasi audit delivery channel, Divisi, KLN
maupun pengawalan proyek-proyek untuk dan Perusahaan Anak mencapai 109,86%, serta
pengembangan bisnis digital di BNI, serta realisasi Audit Tematik, Aktivitas IT, Aplikasi Non IT,
penugasan pegawai IAD dalam tim proyek Aplikasi IT, Independent Review, Konsultasi, dan
tertentu dengan tetap menjaga independensi, Audit Mandatory mencapai 131,52% sebagai berikut:
obyektivitas, dan Kode Etik Internal Audit.
Penugasan Audit Tahun 2024
70
Delivery Channel termasuk KLN
73 104%
29
Mandatory Audit
29 100%
0
Divisi
1 100%
1
Subsidiaries
4 400%
40
Aktivitas Non IT/Tematik
59 147,5%
14
Aktivitas IT/Aplikasi/Project
16 114,29%
4
Konsultasi
15 375%
2
Surprise Audit
2 100%
Target Full Year Realisasi
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
923
Page 323
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pada tahun 2024, IAD telah melakukan audit 6. Independent Review BNI Mobile Banking
reguler dan ad-hoc audit. Kegiatan regular audit Baru (wondr by BNI).
merupakan aktivitas terencana yang tertuang dalam 7. Independent Review Fitur Auto Top Up
rencana kerja audit tahunan, dan dilakukan melalui E-Wallet & Aktivasi Rekening Dormant pada
pendekatan audit berbasis risiko (risk based audit). wondr by BNI.
Sementara ad-hoc audit adalah kegiatan yang 8. Review Pemenuhan Rasio dan Regulatory
khusus di luar rencana kerja tahunan dan dilakukan Reporting di KLN.
berdasarkan hasil pembahasan atau permintaan 9. Review Updating PP Bisnis Internasional
baik dari manajemen, auditee, ataupun inisiatif IAD. (termasuk CCOB & CMOB).
10. Review BNIdirect.
Pelaksanaan audit reguler dan ad-hoc audit yang 11. Review Terbatas Aktivasi E-Channel Kantor
dilakukan IAD sepanjang tahun 2024 dijelaskan Cabang Renon Tahun 2024.
sebagai berikut: 12. Konsultasi Event Java Jazz Festival Tahun
A. IAD melaksanakan sebanyak 4 Penugasan ad- 2024.
hoc, sebagai berikut: 13. Review Penilaian Tingkat Maturitas Keamanan
1. Audit Pengelolaan Produk Investasi Reksa Siber
Dana pada Kantor Cabang Palu 14. Konsultasi NRA Hapus Tagih KUR
2. Audit Pengelolaan Produk Investasi Reksa 15. Konsultasi Kantor Cabang - Pengelolaan
Dana Pada Kantor Cabang Manado Deposito Debitur
3. Audit Aktivitas Verifikasi Data Suku Bunga
Dasar Kredit (SBDK) KUR Periode Tahun 2023 Penyampaian Hasil Audit dan Konsultasi berupa
4. Administrasi Project BNI Transformasi Wave I. Laporan Hasil Audit (LHA) disampaikan dan
dilaporkan kepada Direktur Utama, Dewan
B. IAD melaksanakan sebanyak 23 audit investigasi Komisaris, Komite Audit, dan Direktur Human
dengan rincian sebanyak 10 penugasan dilakukan Capital & Compliance, dan Direktur Sektor yang
untuk pemeriksaan kredit, 13 penugasan untuk membidangi auditee.
pemeriksaan non kredit.
Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Audit
C. IAD juga melaksanakan jasa konsultasi yang Sebagai bagian dari proses atau tahapan audit,
dilakukan secara formal maupun informal antara setelah pelaporan audit selesai dilakukan maka IAD
lain dalam bentuk Independent Review atas wajib melakukan pemantauan hasil audit. Kegiatan
peluncuran produk baru/aktivitas baru yang pemantauan merupakan suatu kegiatan untuk
fungsinya dapat digunakan sebagai pemenuhan mengetahui dan meyakini pelaksanaan tindak lanjut
persyaratan OJK, mengawal pelaksanaan hasil audit termasuk penyelesaian Rekomendasi
event tertentu berdasarkan permintaan IAD dan Disposisi Direksi, baik oleh auditee maupun
auditee, manajemen ataupun atas inisiatif IAD. pihak terkait lainnya.
Pelaksanaan jasa konsultasi selama tahun 2024,
sebagai berikut: IAD setiap triwulan menyampaikan perkembangan
1. Independent Review Direct Debit BI-FAST. penyelesaian tindak lanjut hasil audit dalam
2. Independent Review Request for Payment BI- bentuk Laporan Pending Tindak Lanjut Hasil
FAST. Audit kepada Direksi, SEVP, dan Dewan Komisaris
3. Independent Review Pengembangan Kartu melalui Komite Audit. Laporan ini berperan penting
Kredit Indonesia Fitur dan Akseptasi Payment dalam memantau perkembangan penyelesaian
Online. tindak lanjut hasil audit, mendorong percepatan
4. Independent Review QRIS Cross Border. penyelesaian, serta menjadi dasar evaluasi dan
5. Independent Review Corporate Portal - Project monitoring kinerja BNI.
Avatar.
Jumlah Hasil Temuan Satuan Internal Audit dan Tindak Lanjut Tahun 2024
Adapun tingkat penyelesaian pending tindak lanjut, Rekomendasi Audit dan Disposisi Direksi atas hasil
audit untuk tahun 2022-2024 sebagai berikut:
Keterangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Total Jatuh Tempo 22.281 25.655 16.976
Selesai 22.255 23.643 16.927
Progress Penyelesaian 99,88% 92,16% 99,71%
924 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 324
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Fungsi IAD sebagai liaison bagi pihak eksternal, seperti OJK, BI, BPK dan KAP, maka IAD BNI juga melakukan
pemantauan terhadap tindak lanjut hasil audit pihak eksternal. Selama tahun 2024, tindak lanjut hasil audit
eksternal tercermin pada tabel berikut:
Tahun 2024
Audit Eksternal
Selesai Dalam Progres
Bank Indonesia (BI) 127 3
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 994 0
Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK RI) 380 72
Kantor Akuntan Publik (KAP) 13 0
Penilaian dan Evaluasi Atas Kinerja Satuan pengendalian internal dan meningkatkan kualitas
Internal Audit Tahun 2024 governance process.
Pada tahun 2024, hasil penilaian Indeks Kepuasan/
User Satisfaction Survey (USS) IAD sebesar 3,93 Untuk mendukung terwujudnya BNI sebagai lembaga
naik dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja
3,91. Hal ini mencerminkan perbaikan kualitas dan sesuai dengan arah kebijakan BNI sesuai Corporate
efektivitas fungsi Internal Audit di BNI. Plan, maka kegiatan audit internal terintegrasi
bersama Perusahaan Anak dilaksanakan oleh SKAI
Evaluasi kinerja juga dilaksanakan melalui Terintegrasi sesuai dengan ketentuan Peraturan
penyebaran kuesioner kepada auditee dan atasan OJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi
auditee setelah audit dilakukan, dengan aspek Audit Intern Bank Umum dan Peraturan OJK No.
penilaian yang meliputi pengelolaan audit, 18/POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 serta
pelaksanaan audit, penyampaian hasil audit dan Surat Edaran OJK No. 15/SEOJK.03/2015 tanggal 25
rekomendasi IAD, serta kompetensi, profesionalitas, Mei 2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi
dan komunikasi tim audit dengan rata-rata skor Bagi Konglomerasi Keuangan. Dalam melaksanakan
sebesar 4,58 dari maksimum skor 5. tugas dan tanggung jawabnya, SKAI Terintegrasi di
dalam KK BNI mengacu pada Prosedur Pelaksanaan
Audit Terintegrasi dan Pedoman Tata Kelola
Satuan Kerja Audit Internal Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI Tahun
2023. Pedoman tertulis tersebut digunakan sebagai
Terintegrasi (SKAIT) landasan kerja bagi IAD selaku Entitas Utama
dan dan SKAI LJK yang merupakan anggota KK
Dalam rangka penerapan Tata Kelola Terintegrasi BNI dalam menerapkan fungsi pengawasan dan
(TKT) yang komprehensif dan efektif, BNI selaku pemantauan terintegrasi yang dapat mendorong
Entitas Utama menambahkan fungsi audit internal peningkatan kualitas penerapan Tata Kelola Audit
terintegrasi dalam organisasi Satuan Internal Audit Intern Terintegrasi.
(IAD) BNI untuk memantau penerapan fungsi
audit internal pada masing-masing Lembaga Dalam menjalankan perannya sebagai SKAI
Jasa Keuangan (LJK) yang tergabung dalam Terintegrasi, IAD secara rutin berkoordinasi dan
Konglomerasi Keuangan (KK) BNI. Sebagai mitra berkomunikasi dengan SKAI Perusahaan Anak
bisnis profesional, independen dan objektif bagi melalui forum komunikasi bersama, pelaksanaan
Manajemen, IAD BNI berupaya melaksanakan fungsi sharing knowledge metodologi audit dan integrasi
assurance dan konsultasi secara independen dan perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan
objektif serta berintegrasi dengan Satuan Kerja Audit audit untuk mendukung penerapan Tata Kelola
Internal (SKAI) Perusahaan Anak untuk memberikan Terintegrasi (TKT) bagi konglomerasi keuangan
rekomendasi yang dapat meningkatkan nilai tambah BNI. Kolaborasi ini mencakup berbagi pengetahuan
dalam peningkatan efektivitas manajemen risiko, mengenai metodologi audit, serta integrasi dalam
perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan audit.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
925
Page 325
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pelaksanaan audit yang diterapkan di Perusahaan Anak dilakukan oleh SKAI Terintegrasi dengan
menggunakan standar audit BNI. Hasil audit tersebut selanjutnya dituangkan dalam Laporan Audit Intern
Terintegrasi yang disampaikan kepada Dewan Komisaris, Direktur yang ditunjuk untuk mengawasi LJK milik
BNI, serta Direktur yang membawahi fungsi Kepatuhan BNI.
Struktur Organisasi SKAIT Konglomerasi Keuangan BNI
Struktur organisasi SKAI Terintegrasi di dalam KK BNI per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT BNI Multifinance PT BNI Sekuritas PT BNI Life Insurance PT Bank Hibank
Perusahaan Pembiayaan Perusahaan Efek Perusahaan Asuransi Bank
PT BNI Asset
BNI Securities, Pte. Ltd.
Management
Manajer Investasi Perusahaan Efek
Dalam menjalankan tugasnya, SKAI Terintegrasi 5. Menyampaikan laporan audit intern terintegrasi
KK BNI dapat melakukan audit pada anggota KK kepada Direktur Utama, Direktur yang ditunjuk
BNI, baik secara individual, audit bersama, atau untuk melakukan fungsi pengawasan terhadap
berdasarkan laporan dari SKAI anggota KK BNI. LJK Anggota Konglomerasi Keuangan dan
Selain itu, SKAI Terintegrasi juga memastikan Dewan Komisaris Entitas Utama serta Direktur
bahwa temuan audit dan rekomendasi dari SKAI yang membawahkan Fungsi Kepatuhan Entitas
Terintegrasi, auditor eksternal, hasil pengawasan Utama.
OJK dan/atau hasil pengawasan otoritas lain telah 6. Melakukan pemantauan serta monitoring tindak
ditindaklanjuti oleh anggota KK BNI. lanjut rekomendasi dari Komite Tata Kelola
Terintegrasi.
Tugas dan Tanggung Jawab SKAIT 7. SKAI Entitas Utama sebagai Third Line Models
SKAI Terintegrasi memiliki tugas dan tanggung memastikan pengendalian internal di setiap
jawab, antara lain: lini di lingkungan Konglomerasi Keuangan
1. Menentukan strategi pelaksanaan audit intern BNI, melalui pelaksanaan audit dan konsultasi
Perusahaan Anak pada LJK Anggota Konglomerasi Keuangan.
2. Mengevaluasi, merumuskan prinsip Audit Intern SKAI Entitas Utama dapat melakukan audit dan
serta memberikan masukan terhadap kecukupan konsultasi terhadap LJK Anggota Konglomerasi
metodologi, kebijakan dan prosedur audit SKAI Keuangan tanpa memerlukan izin Dewan
LJK Anggota Konglomerasi Keuangan sesuai Komisaris LJK Anggota Konglomerasi Keuangan
dengan ukuran, karakteristik dan kompleksitas terlebih dahulu.
LJK Anggota Konglomerasi Keuangan baik pada 8. SKAI Entitas Utama melakukan pengawasan
tahapan perencanaan audit, pelaksanaan audit, internal atas semua area, kegiatan operasional
pelaporan hasil audit maupun pemantauan dan bisnis serta berkoordinasi dengan
tindak lanjut penyelesaiannya dan langkah fungsi pengawasan internal di LJK Anggota
pelaksanaan pengendalian mutu. Konglomerasi Keuangan yang dituangkan dalam
3. Menyampaikan laporan pokok-pokok hasil audit piagam pengawasan internal.
terintegrasi kepada Direktur Utama dan Dewan 9. Melakukan sinergi pengembangan auditor SKAI
Komisaris Entitas Utama dengan tembusan LJK Anggota Konglomerasi Keuangan bersama
kepada Direktur yang membawahkan Fungsi dengan SKAI BNI Induk sesuai yang tertuang
Kepatuhan Entitas Utama. dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of
4. Memantau tindak lanjut hasil audit intern secara Understanding) Satuan Kerja Audit Terintegrasi
terintegrasi dan melaporkan hasilnya kepada terkait Pengembangan Kualitas Audit bagi
Direktur Utama dan Dewan Komisaris Entitas Konglomerasi Keuangan BNI.
Utama dengan tembusan kepada Direktur yang
membawahkan Fungsi Kepatuhan pada Entitas
Utama.
926 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 326
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Di samping menjalankan tugas-tugas pokok di atas, C. Pelaksanaan Audit Terintegrasi
SKAI Terintegrasi juga melakukan review secara Mekanisme pelaksanaan audit terintegrasi
periodik terhadap Pedoman Tata Kelola Terintegrasi dilaksanakan dengan cara:
dan setiap semester melakukan evaluasi Struktur, a. Audit dilaksanakan secara individual oleh
Proses dan Hasil Tata Kelola Terintegrasi untuk IAD;
menilai Governance Structure, Governance Process, b. Joint audit.
dan Governance Outcome pada Satuan Kerja Audit
Terintegrasi. D. Pengembangan Kompetensi Auditor Terintegrasi
IAD bersama SKAI Perusahaan Anak melakukan
Ruang Lingkup Audit Intern Terintegrasi pengembangan auditor yang dapat dilakukan
Ruang lingkup audit intern terintegrasi mencakup melalui mekanisme:
seluruh grup usaha dalam KK BNI. Audit ini a. IAD mengikutsertakan SKAI Perusahaan
melibatkan semua aspek dan unsur kegiatan LJK Anak dalam pelatihan bersama yang
yang menjadi Anggota Konglomerasi Keuangan, diselenggarakan IAD yaitu Refreshing Auditor.
baik secara langsung maupun tidak langsung. b. IAD dan SKAI Perusahaan Anak memberikan
Dalam pelaksanaannya, aktivitas audit ini tetap kesempatan magang auditornya di
memperhatikan peraturan yang berlaku, serta Perusahaan Anak maupun di IAD BNI.
memperhitungkan ukuran, karakteristik, dan
kompleksitas masing-masing LJK yang termasuk E. Pelaporan Hasil Audit Terintegrasi
dalam konglomerasi. Untuk menjalankan tugas dan 1. SKAI Perusahaan Anak menyampaikan
tanggung jawab tersebut termasuk melaksanakan laporan pelaksanaan fungsi audit intern
pengembangan kualitas audit, maka Internal kepada IAD BNI melalui forum komunikasi
Audit (IAD) dan SKAI Perusahaan Anak melakukan audit intern terintegrasi secara triwulanan.
integrasi terhadap fungsi audit intern dengan ruang Laporan tersebut berisikan paling sedikit
lingkup meliputi: mengenai informasi:
a. Rencana Audit Tahunan dan Periodik SKAI
A. Metodologi Audit Terintegrasi Perusahaan Anak;
IAD bersama SKAI Perusahaan Anak melakukan b. Realisasi pelaksanaan audit SKAI
penyelarasan dan evaluasi yang mencakup Perusahaan Anak;
metodologi, kebijakan, serta prosedur audit c. Pokok-pokok hasil audit SKAI Perusahaan
masing-masing Perusahaan Anak. Proses Anak dan Audit Eksternal di Perusahaan
penyelarasan ini dilakukan melalui beberapa Anak;
langkah, antara lain: d. Tindak lanjut penyelesaian hasil audit SKAI
a. IAD mengoordinasikan keselarasan Perusahaan Anak, IAD BNI dan Eksternal di
metodologi risk-based audit yang digunakan Perusahaan Anak;
oleh SKAI LJK Perusahaan Anak. e. Maturity Profile Internal Audit Perusahaan
b. IAD memberikan masukan terhadap Anak.
kecukupan kebijakan dan SOP audit 2. IAD menyampaikan Laporan Hasil Audit
Perusahaan Anak. Intern Terintegrasi yang antara lain berisikan
informasi terkait laporan pokok-pokok hasil
B. Perencanaan Audit Terintegrasi audit intern terintegrasi dan tindak lanjut
IAD bersama SKAI Perusahaan Anak menyusun hasil audit intern terintegrasi, dengan waktu
perencanaan Audit Tahunan Terintegrasi dengan pelaporan sebagai berikut:
mekanisme sebagai berikut: a. Laporan disampaikan kepada Direktur
a. IAD memberikan masukan terhadap rencana yang ditunjuk untuk melakukan fungsi
audit tahunan yang disusun oleh SKAI pengawasan terhadap Perusahaan
Perusahaan Anak berdasarkan fokus audit Anak dalam Konglomerasi Keuangan
yang telah ditetapkan. dan Direktur yang membawahi
b. Informasi mengenai hasil audit SKAI fungsi kepatuhan pada Entitas Utama
Perusahaan Anak digunakan oleh IAD sebagai dilaksanakan setiap triwulan;
bahan evaluasi dalam menyusun rencana b. Laporan disampaikan kepada Dewan
audit terintegrasi. Komisaris Entitas Utama setiap semester.
c. IAD mengonsolidasikan rencana audit
tahunan yang bersifat terintegrasi dan
menyampaikan kepada Direktur Utama dan
Dewan Komisaris Entitas Utama.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
927
Page 327
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pelaksanaan Aktivitas Audit Terintegrasi 7. Pembahasan Tindak Lanjut Saran dan Nasehat
Tahun 2024 Dewan Komisaris BNI terhadap Perusahaan
Sepanjang tahun 2024, SKAI Terintegrasi telah Anak.
melakukan kegiatan pemantauan dan pelaporan 8. Melakukan joint audit dengan SKAI BNI Sekuritas
pelaksanaan audit intern terintegrasi yang dengan ruang lingkup kinerja bisnis, aktivitas
dilaporkan kepada Direktur Kepatuhan Entitas bisnis dan pengadaan.
Utama dan Dewan Komisaris Entitas Utama secara 9. Melakukan sharing program audit dengan BNI
periodik. Sehubungan dengan hal itu, IAD BNI Finance yaitu aktivitas APU PPT & PPPSPM dan
bersama dengan SKAI Perusahaan Anak telah aktivitas akuntansi.
melakukan berbagai upaya untuk memastikan 10. Menyelenggarakan pelatihan untuk seluruh
implementasi audit internal terintegrasi berjalan auditor Entitas Utama dan SKAI Perusahaan Anak
sesuai yang diharapkan OJK melalui penerapan dengan materi mencakup Communication Skill
beberapa inisiatif berikut ini: dan Information & Technology Audit (terdiri dari
1. Melakukan forum Rapat Kerja dengan SKAI System Development Life Cycle, Cyber Security).
Perusahaan Anak dan Divisi Subsidiaries Termasuk tambahan pelatihan mengenai project
Management (SSM) dengan agenda dan aplikasi di BNI antara lain Credit Tools
pembahasan: Segmen Retail, Credit Tools Segmen Wholesale,
a. Penyelarasan pelaksanaan Rencana Kerja Project Management dan Product Retail.
Audit antara entitas induk dengan Perusahaan
Anak Tahun 2024.
b. Pelaksanaan mekanisme combine assurance
pada Perusahaan Anak.
Fungsi Kepatuhan
c. Pengembangan Audit Management System
pada Perusahaan Anak Semakin besarnya tantangan dan eksposur risiko
2. Melakukan forum komunikasi Satuan Kerja yang dihadapi sektor jasa keuangan nasional
Audit Terintegrasi yang diselenggarakan secara menuntut BNI untuk terus beradaptasi dengan
konsisten setiap Triwulanan yaitu Triwulan I pada perubahan dan perkembangan teknologi informasi
April 2024, Triwulan II pada Juli 2024, Triwulan yang terjadi seraya tetap memastikan kesesuaian
III pada Oktober 2024, Triwulan IV pada Januari pelaksanaan operasional sehari-hari terhadap
2025 antara lain mendiskusikan mengenai: prinsip-prinsip governansi yang baik dan peraturan
a. Realisasi Rencana Kerja Audit SKAI perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu, BNI
Perusahaan Anak membentuk Fungsi Kepatuhan sebagai unit kerja
b. Rencana Audit SKAI Perusahaan Anak tahun khusus yang bertanggung jawab atas pembentukan
2025 budaya (culture) kepatuhan yang terinternalisasi dan
c. Pokok-Pokok Hasil Audit SKAI Perusahaan terorganisasi. Selain itu BNI sebagai Entitas Utama
Anak dalam Konglomerasi Keuangan BNI serta dalam
d. Progress Tindak Lanjut Hasil Audit SKAI rangka menerapkan Tata Kelola Terintegrasi bagi
Perusahaan Anak, IAD dan Audit Eksternal Konglomerasi Keuangan juga telah menambahkan
(BPK, BI, OJK, dll) Fungsi Kepatuhan Terintegrasi dalam struktur
3. Melakukan penyusunan Metodologi Penilaian Konglomerasi Keuangan BN I.
Sistem Pengendalian Intern (SPI) Perusahaan
Anak sesuai dengan relevansi organisasi Dalam operasional Bank sehari-hari, Fungsi
Perusahaan Anak. Kepatuhan BNI melakukan upaya-upaya preventif
4. Menyusun update petunjuk pelaksanaan Sistem (ex-ante) untuk mencegah atau meminimalkan
Pengendalian Intern (SPI) Perusahaan Anak risiko kepatuhan dalam kegiatan usaha, di
mencakup update maupun penambahan sub samping memastikan bahwa kebijakan, ketentuan,
parameter dan update scoring di sub parameter. sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang
5. Pelaksanaan Evaluasi Penilaian Sistem dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan ketentuan
Pengendalian Intern (SPI) Perusahaan Anak OJK dan peraturan perundang-undangan serta
secara Self Assessment pada masing-masing mematuhi kaidah perbankan yang berlaku. Dengan
Perusahaan Anak setiap semesteran. mengoptimalkan peran Fungsi Kepatuhan, BNI
6. Pemantauan Maturity Profile SKAI Perusahaan dapat mewujudkan salah satu tujuan utama dalam
Anak dalam hal ini organisasi, pemenuhan misi perusahaan yang keenam, yaitu “Menjadi
jumlah formasi dan kapabilitas (sertifikasi/ Acuan Pelaksanaan Kepatuhan dan Tata Kelola
pelatihan) auditor, kelengkapan enabler output Perusahaan yang Baik bagi Industri.”
dan rencana pengembangan SKAI Perusahaan
Anak.
928 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 328
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dasar Hukum Fungsi Kepatuhan Struktur Organisasi Satuan Kerja Kepatuhan
Penerapan Fungsi Kepatuhan BNI berpedoman pada BNI memiliki Direktur yang membawahkan Fungsi
regulasi yang relevan, antara lain: Kepatuhan dan membentuk Divisi Compliance
1. Peraturan OJK No. 46/POJK.03/2017 tentang sebagai pelaksana fungsi kepatuhan. Direktur
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum; Kepatuhan bertanggung jawab atas perumusan
2. Peraturan OJK No. 18/POJK.03/2014 tentang kebijakan dan strategi kepatuhan. Divisi Compliance,
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi sebagai ujung tombak pelaksanaan, memastikan
Konglomerasi Keuangan. bahwa seluruh unit bisnis dan fungsi pendukung
3. Peraturan OJK No. 17 tahun 2023 tentang di BNI menjalankan aktivitasnya sesuai dengan
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. ketentuan yang berlaku. Selain hal tersebut, Dewan
Komisaris BNI juga terlibat melakukan pengawasan
aktif terhadap pelaksanaan kepatuhan Bank.
Struktur organisasi Satuan Kerja Kepatuhan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. KP/369/DIR/R
tanggal 23 Agustus 2024 diuraikan dalam bagan berikut ini:
Compliance Division
Compliance Compliance Overseas Network & Anti Money Laundering GCG &
Assurance & Assurance & Subsidiaries Compliance & Counter Terrorism Compliance Data Protection
Advisory Advisory Advisory & Supervision Financing (AML CTF) Management Department
1 Department 2 Department Department Department Department
Overseas
Compliance Compliance Network & AML CTF GCG &
Data Protection
Assurance & Assurance & Subsidiaries Compliance Development & Compliance
Strategy & Policy
Advisory 1 Advisory Advisory & Supervision Management
Supervision
AML CTF
Regional Data Protection
Transaction
Compliance Officer Implementation
Analysis
Sanctions
Filtering
Team
Profil Pemimpin Satuan Kerja Kepatuhan
Ikhsan Azman
Pemimpin Divisi Compliance
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 55 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Ekonomi dan Akuntan dari Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi,
Universitas Andalas (1993)
• Magister Management Agribisnis dari Pasca Sarjana Institut Pertanian
Bogor (2004)
Dasar Hukum Pengangkatan Pengalaman Bekerja
Diangkat sebagai Compliance Division Head berdasarkan Surat • Pemimpin Divisi Compliance (2023-sekarang).
Keputusan Direksi No. KP/595/DIR/R tanggal 14 Juli 2023. • Vice President di Satuan Internal Audit (2018-2022) dan
Pemimpin Divisi di Divisi Policy Governance (2022-2023)
Periode Menjabat
20 Juli 2023-sekarang Rangkap Jabatan
Tidak merangkap jabatan di BNI dan perusahaan/institusi
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan lainnya.
• Sertifikasi Management Risiko
• Sertifikasi Data Protection Officer Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama/
Pengendali
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
929
Page 329
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Mekanisme Pengangkatan dan 3. Laporan berkala yang disampaikan, antara lain:
Pemberhentian Pemimpin Satuan Kerja - Laporan Self Assessment Tata Kelola
Kepatuhan Perusahaan;
Pemimpin Divisi Compliance BNI diangkat dan - Laporan Self Assessment Tata Kelola
diberhentikan berdasarkan keputusan Direksi Terintegrasi;
dengan memperhatikan kriteria dan syarat sebagai - Laporan Pelaksanaan Tugas Direktur yang
berikut: membawahkan Fungsi Kepatuhan;
1. Memenuhi persyaratan independensi; - Laporan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan
2. Menguasai ketentuan perbankan dan peraturan Terintegrasi;
perundang-undangan yang berlaku; - Laporan terkait pelaksanaan Program Anti
3. Tidak melaksanakan tugas lainnya di luar fungsi Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
kepatuhan; Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan
4. Memiliki komitmen yang tinggi untuk Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU
melaksanakan dan mengembangkan budaya PPT dan PPPSPM).
kepatuhan (Compliance Culture).
Direktur Yang Membawahkan Fungsi
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja Kepatuhan
Kepatuhan Direktur Human Capital & Compliance BNI
Secara garis besar, tugas dan tanggung jawab Divisi bertanggung jawab atas fungsi kepatuhan di BNI
Compliance terbagi atas fungsi-fungsi sebagai saat ini dijabat oleh Sdr. Mucharom. Pengangkatan
berikut: dan pelaksanaan tugas Direktur yang membawahkan
1. Pelaksana Fungsi Kepatuhan; fungsi kepatuhan dilakukan sesuai dengan ketentuan
2. Pelaksana Fungsi yang bertanggung jawab atas yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai
Penerapan Program APU PPT dan PPPSPM; Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan, Ketentuan Umum,
3. Pelaksana Fungsi yang bertanggung jawab atas Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test),
Penerapan Good Corporate Governance; serta aturan tentang Pemanfaatan Tenaga Kerja
4. Pelaksana Fungsi Kepatuhan Terintegrasi; Asing di sektor perbankan. Ketentuan-ketentuan
5. Pelaksana Pengendalian Gratifikasi dan Anti tersebut mengatur beberapa hal, antara lain:
Suap; dan 1. Wajib memperoleh persetujuan dari Otoritas
6. Pelaksana Fungsi Data Protection Officer (DPO). Jasa Keuangan (OJK) sebelum menjalankan
tugas dan fungsi dalam jabatannya. Melalui surat
Pengawasan Aktif Dewan Komisaris Terhadap Otoritas Jasa Keuangan No. SR-3/PB.12/2023
Fungsi Kepatuhan tanggal 4 Januari 2023, Otoritas Jasa Keuangan
Sesuai dengan POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang menyetujui pengangkatan Sdr. Mucharom selaku
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, Dewan Direktur Human Capital & Compliance;
Komisaris BNI memiliki peran yang sangat penting 2. Wajib memenuhi persyaratan independensi,
dalam pengawasan aktif terhadap pelaksanaan yakni tidak memiliki hubungan keuangan,
fungsi kepatuhan. Pengawasan ini dilakukan secara kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau
berkala dan meliputi berbagai aspek, antara lain: hubungan keluarga sampai derajat kedua dengan
1. Mengevaluasi pelaksanaan fungsi kepatuhan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/atau
Bank paling kurang 2 (dua) kali dalam setahun; Pemegang Saham Pengendali atau hubungan
2. Memberikan saran dan nasihat dalam rangka dengan Bank yang dapat memengaruhi
meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi kemampuannya untuk bertindak independen;
kepatuhan Bank. 3. Wajib memiliki integritas dan pengetahuan yang
memadai mengenai ketentuan perbankan dan
Dewan Komisaris BNI secara aktif melakukan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
pengawasan dan memberikan saran dan nasihat, 4. Dilarang dijabat atau memanfaatkan tenaga kerja
baik secara langsung maupun melalui Komite di asing;
bawah Komisaris. Pengawasan dan saran tersebut 5. Tidak merangkap sebagai Direktur Utama dan/
disampaikan melalui pertemuan atau laporan atau Wakil Direktur Utama;
berkala, seperti berikut: 6. Tidak membawahkan fungsi-fungsi: bisnis
1. Pertemuan berkala antara Dewan Komisaris dan operasional, manajemen risiko yang mengambil
Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan. keputusan pada kegiatan bank, treasury,
2. Pertemuan berkala Komite di bawah Dewan keuangan, akuntansi, logistik, pengadaan,
Komisaris, seperti Komite Audit, Komite Pemantau teknologi informasi dan audit internal.
Risiko, dan/atau Komite Tata Kelola Terintegrasi,
dengan Direktur yang membawahkan fungsi
Kepatuhan dan/atau Divisi Compliance.
930 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 330
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dalam struktur organisasi BNI yang berlaku saat fungsi kepatuhan. Selain itu, Divisi Compliance
ini, pelaksanaan tugas Direktur Human Capital & juga ditetapkan sebagai Satuan Kerja Kepatuhan
Compliance BNI didukung oleh organ-organ di Terintegrasi, Unit Kerja Khusus atas penerapan
bawahnya, yaitu: APU PPT dan PPPSPM, serta Data Protection Officer
1. Divisi Compliance; (DPO).
2. Divisi Legal;
3. Divisi Policy Governance; Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi (SKKT)
4. Divisi Human Capital Strategy; Sebagai Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi
5. Divisi Human Capital Services; (SKKT) dalam Konglomerasi Keuangan BNI, Divisi
6. BNI University; Compliance bertugas memantau dan mengevaluasi
7. Human Capital Business Partner. implementasi fungsi kepatuhan di Perusahaan Anak
sesuai dengan ketentuan POJK No. 18/POJK.03/2014
Tugas dan Tanggung Jawab Direktur Yang tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
Membawahkan Fungsi Kepatuhan Konglomerasi Keuangan. Pedoman Tata Kelola
Berikut ini adalah uraian tugas dan tanggung jawab Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI telah
Direktur Human Capital & Compliance khusus terkait menetapkan pembidangan tugas pemantauan dan
pelaksanaan fungsi kepatuhan Bank secara umum: evaluasi yang dilaksanakan oleh SKKT meliputi:
1. Merumuskan strategi guna mendorong 1. Mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan
terciptanya budaya kepatuhan Bank; pada semua tingkatan organisasi di masing-
2. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip- masing Perusahaan Anak;
prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh 2. Mengelola risiko kepatuhan yang dihadapi oleh
Direksi; masing-masing Perusahaan Anak;
3. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan 3. Memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem
yang akan digunakan untuk menyusun ketentuan dan prosedur serta kegiatan usaha yang
dan pedoman internal Bank; dilakukan oleh masing-masing Perusahaan
4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan, Anak telah sesuai dengan ketentuan regulator
sistem dan prosedur serta kegiatan usaha yang (antara lain OJK, Bank Indonesia, Kementerian
dilakukan Bank telah sesuai dengan ketentuan Keuangan dsb), dan peraturan perundang-
Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan undangan yang berlaku termasuk prinsip syariah
peraturan perundang-undangan yang berlaku; bagi Perusahaan Anak yang melaksanakan
5. Meminimalkan Risiko Kepatuhan Bank; prinsip syariah.
6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan 4. Memastikan kepatuhan masing-masing
dan/agar keputusan yang diambil Direksi Bank Perusahaan Anak terhadap komitmen yang
tidak menyimpang dari ketentuan Otoritas dibuat oleh Perusahaan Anak kepada OJK, Bank
Jasa Keuangan, BI dan peraturan perundang- Indonesia dan/atau otoritas pengawas lain yang
undangan yang berlaku; berwenang; dan
7. Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait 5. Memastikan penerapan fungsi kepatuhan serta
dengan Fungsi Kepatuhan, seperti memantau dan penerapan APU PPT dan PPPSPM yang berlaku
menjaga kepatuhan Bank terhadap komitmen di masing-masing Perusahaan Anak.
yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa
Keuangan, BI maupun otoritas pengawas lainnya Data Protection Officer (DPO)
yang berwenang; Sehubungan dengan terbitnya UU No. 27 Tahun
8. Selain tugas dan tanggung jawab di atas, dalam 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP),
rangka pelaksanaan fungsi kepatuhan terintegrasi BNI membentuk Data Protection Department
Direktur yang membawahi fungsi kepatuhan (DPO) di Divisi Compliance sebagai pelaksana
memiliki tugas untuk mengarahkan, memantau fungsi Pelindungan Data Pribadi. Adapun tugas
dan mengevaluasi pelaksanaan fungsi Kepatuhan Data Protection Officer dimaksud di antaranya
Terintegrasi serta menindaklanjuti saran dan memberikan saran, memantau, dan memastikan
nasihat Dewan Komisaris Entitas Utama atau Kepatuhan terhadap UU PDP, serta sebagai
Komite Tata Kelola Terintegrasi dalam rangka narahubung terkait pemrosesan data pribadi.
penyempurnaan Fungsi Kepatuhan Terintegrasi.
Sebagai bentuk implementasi dari pelaksanaan
SATUAN KERJA KEPATUHAN tugas sebagai Data Protection Officer menjalankan
fungsi-fungsi pokok berikut ini:
Satuan kerja yang melaksanakan Fungsi Kepatuhan 1. Menyusun, mengembangkan, dan
di lingkungan BNI dilaksanakan oleh Divisi mengimplementasikan strategi, tata kelola,
Compliance. Divisi ini merupakan satuan kerja kebijakan dan prosedur pelindungan data pribadi
yang independen dan bertanggung jawab secara di BNI sesuai dengan regulasi yang berlaku.
langsung kepada Direktur yang membawahkan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
931
Page 331
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Menyusun program awareness atas pelindungan 5. Bertindak sebagai koordinator penanganan
data pribadi ke seluruh lini organisasi BNI. insiden pelanggaran pelindungan data pribadi.
3. Memberikan advisory dan konsultasi terkait 6. Bertindak sebagai liaison terhadap regulator.
penerapan pelindungan data pribadi. 7. Melakukan pemantauan dan evaluasi termasuk
4. Mengelola hasil perekaman kegiatan pemrosesan memastikan pelaksanaan tindak lanjut hasil audit
data pribadi dan memberikan pendampingan dalam rangka perbaikan penerapan pelindungan
dalam pelaksanaan aktivitas terkait penerapan data pribadi.
pelindungan data pribadi penyusunan Record
of Processing Activities (ROPA), Data Protection
Impact Assessment (DPIA), consent management,
dll.
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Pemimpin Satuan Kerja Kepatuhan Tahun 2024
Pada tahun 2024, Pemimpin SKK BNI telah mengikuti serangkaian kegiatan pendidikan atau pelatihan guna
menunjang kompetensinya dalam memantau dan mengevaluasi kepatuhan Bank terhadap standar dan
regulasi yang berlaku:
Jenis Pelatihan dan Materi Pengembangan Kompetensi/Pelatihan Waktu Pelaksanaan Penyelenggara
Leaders Talk Series “Optimizing Organizational Transformation 18 Januari 2024 BNI
Through Strategic Delegation”
Leaders Talk Series “Leadership Development and Organizational 25 Januari 2024 BNI
Resilience in The Transforming Industry”
Leaders Talk Series “Agile & Digital Mindset Experience – 30 Januari 2024 BNI
Transforming Market & Fostering Collaboration”
Executive sharing session prinsip kehati-hatian tindak pidana korupsi 22 Februari 2024 BNI
Refreshment Manajemen Risiko 4 Maret 2024 BNI dan BNSP
Leaders Talk Series “Fostering a Global Mindset Toward Future 6 Maret 2024 BNI
Business Ecosystem”
Webinar Series UU PDP “Kesadaran Data Privasi dan Pelindungan 21 Mei 2024 BNI
Data”
Sosialisasi PDP Series 2 “Kesadaran Data Privasi dan Pelindungan 12 Agustus 2024 BNI
Data”
General Assessment Center Pegawai C-1 dan C-2 Tahun 2024 23 Agustus 2024 BNI
Sosialisasi PDP Series 3 “Kesadaran Data Privasi dan Pelindungan 23 September 2024 BNI
Data
Sertifikasi Pelindungan Data Pribadi 19 November 2024 Asosiasi Profesional
Privasi Data Indonesia
(APPDI)
Komposisi SDM dan Sertifikasi Profesi Satuan Kerja Kepatuhan
Pada tahun 2024, Pegawai SKK BNI berjumlah 83 (delapan puluh tiga) orang termasuk Pemimpin SKK
BNI. pegawai SKK sudah mengikuti sertifikasi Kepatuhan, sertifikasi Manajemen Risiko dan sertifikasi
Governance, Risk & Management (GRC) dengan uraian sebagai berikut:
Jenis Sertifikasi Jumlah SDM
Sertifikasi Management Risiko 65 orang
Sertifikasi Kepatuhan 78 orang
Sertifikasi Governance, Risk & Compliance (GRC) 2 orang
Sertifikasi Data Protection Officer 2 orang
932 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 332
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Satuan Kerja Kepatuhan Tahun 2024
Divisi Compliance berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapabilitas setiap pegawai di
bidang Kepatuhan. Pada tahun 2024, berbagai program pengembangan kompetensi telah dirancang untuk
para pegawai Divisi Compliance, yang pelaksanaannya dijelaskan secara rinci pada tabel berikut:
Tanggal
Materi Pengembangan Kompetensi Penyelenggara
Pelaksanaan
Webinar Loyalty Payroll BNI MMSGI “Financial Planning Where Saleries 15 Januari 2024 BNI
Meet Smart Investments”
Pelatihan Firstline Manager Leadership Program (FMLP) Batch 5 15-17 Januari 2024 BNI
Pelatihan Quality Data 20 Januari 2024 BNI
Pelatihan Pajak e-Bupot 20 Februari 2024 BNI
Pelatihan Pelaporan PPh Pasal 21 20 Februari 2024 BNI
Pelatihan Middle Manager Leadership Program (MMLP) 21-23 Februari 2024 BNI
Pelatihan Firstline Manager Leadership Program (FMLP) Batch 5 21-23 Februari 2024 BNI
Webinar “Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2024” 22 Februari 2024 OJK
Webinar “Strategi Mencegah Serangan Siber” 29 Februari 2024 OJK
Webinar Suplemen Pengetahuan IT System Life Cycle Development 13 Maret 2024 BNI
(SDLC)
Webinar Suplemen Pengetahuan Global Series #1 “Introduction to 14 Maret 2024 BNI
Global Culture and Its Impact on Business”
Presensi & Evaluasi Webinar “Peluang & Tantangan Aset Digital di 14 Maret 2024 OJK
Indonesia”
Pelatihan Presentation & Communication Skill 18 s.d. 21 Maret 2024 BNI
Webinar Implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP) 03 April 2024 BNI
Webinar OJK Institute dengan tema “Paylater, Solusi Keuangan atau 09 April 2024 OJK
Masalah Baru ?”
Webinar Digital Trend & Skill Series 2: “Building Digital Bridges: 18 April 2024 BNI
Integrating Technology in Modern Services”
Webinar Global Mindset Series 2: “Building Collaborative Teams and 23 April 2024 BNI
Customer/Client Relationships”
Webinar OJK Institute “Peluang dan Tantangan Open Finance di 25 April 2024 OJK
Indonesia”
Webinar Driving Innovation - Beyond Boundaries for Everyday 29 April 2024 BNI
Improvement
Webinar Xpora Series 2024: Ekspansi Global: Strategi Pengiriman yang 29 April 2024 BNI
Efektif untuk UMKM
Webinar “Optimalisasi Peran Industri Keuangan Guna Pencegahan 29 April 2024 BNI
Green Financial Crime dan Tindak Pidana Asal Lainnya”
Webinar dengan materi Mastering Territory Management in Retail 07 Mei 2024 BNI
Business: Strategies and Insights from Industry Experts
FORDIGI BUMN: sharing session UU PDP dengan tema “What Next to 14 Mei 2024 KBUMN
Do to Implement UU PDP for BUMN”
Webinar OJK Institute dengan tema “How to Prevent Greenwashing in 16 Mei 2024 OJK
Sustainable Finance”
Webinar Series UU PDP – Kesadaran Data Privasi dan Perlindungan Data 21 Mei 2024 BNI
Webinar Leaders Talk Series: Empowering Teams Through Change – 21 Mei 2024 BNI
Navigating Change with Risk Awareness and Business Acumen
Webinar Leaders Talk Series: Optimizing Organizational Transfromation 22 Mei 2024 BNI
Through Strategic Delegation
Webinar OJK Institute dengan tema “Peluang Pertumbuhan Kredit Pasca 22 Mei 2024 OJK
Berakhirnya Kebijakan Restrukturisasi Kredit”
Webinar Leadership Development and Organizational Resilence in The 28 Mei 2024 BNI
Transforming Industry
Webinar OJK Institute dengan tema “Peluang dan Tantangan 30 Mei 2024 OJK
Perlindungan Data Pribadi di Era Digital”
Sosialisasi PDP Series 1 “Pelatihan Kesadaran Data Privasi dan 03 Juni 2024 BNI
Perlindungan Data”
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
933
Page 333
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tanggal
Materi Pengembangan Kompetensi Penyelenggara
Pelaksanaan
Webinar dengan tema “Kesiapan Industri Perbankan dalam 05 Juni 2024 BNI
Implementasi UU No.27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi”
Webinar Forum Penguatan GRC Kolaborasi OJK dengan Kementerian, 07 Juni 2024 OJK
Lembaga dan Asosiasi dengan tema “Diseminasi Standar Audit Internal
Terkini”
Webinar Wajib RACE Talk Series: Creating Impactful Innovation through 12 Juni 2024 BNI
Culture Transformation
Pelatihan Senior Management Certification Regime (SMCR) 19 Juni 2024 Dentons London
Public-Private Roundtable Meeting mengenai Financial Crime Risk JPMorgan Indonesia
Management in The Digital Age and Financial Crimes Enforcement 26 Juni 2024
Network (FinCEN) overview
Pelaksanaan Final Presentation Action Learning Project (ALP) - Pelatihan 09 – 11 Juli 2024 BNI
Data Driven Analytics Bootcamp
Pelatihan Brevet Kredit Komersial (CAP) Agustus - September 2024 BNI
Sosialisasi “Menerapkan Business Judgement Rule dalam Manajemen 04 September 2024 BNI
Risiko”
Penguatan Kapasitas (Kupas) PAKSI-API dengan tema “Pemberdayaan 12 September 2024 KPK
Peran PAKSI-API dalam Membangun Budaya Integritas: Tolak Gratifikasi
Ilegal”
Sosialisasi “Perlindungan Data Pribadi (PDP) series 3 – Kesadaran Data 23 September 2024 BNI
Privasi dan Perlindungan Data”
Sosialisasi pembuatan RoPA (Record of Processing Activities) 26 September 2024 BNI
Pelatihan terkait Strategic Approaches to Combat Financial Crime in 26 September 2024 BNI
Indonesia
Strategi Anti Penyuapan dan Anti Korupsi 01 Oktober 2024 BNI
Sosialisasi Program SkillUp! (Belajar Soft Skill dan Hard Skill) & Program 02 Oktober 2024 BNI
BUMN Learning Festival
Future Generation of Credit Retail Experience 04 Oktober 2024 BNI
Pelatihan TFT (Traning For Trainers) terkait Enhancement Data Quality 08 Oktober 2024 BNI
2024
Empowering Leadership: How Women Leaders Drive Company 10 Oktober 2024 OJK
Performance
Decision Making and Confidence in The Digital Age 16 Oktober 2024 BNI
Carbon Trading and Its Effect on Indonesia’s Economy 17 Oktober 2024 OJK
Pelatihan TFT (Traning For Trainers) UU PDP Champion Oktober dan Deloitte
Desember 2024
Pelatihan PDP terkait penyusunan DPIA 18 Oktober 2024 Deloitte
Sinergi Profesi Sektor Keuangan: Transformasi Berkelanjutan Menuju 31 Oktober 2024 Kemenkeu
Ekosistem Sektor Keuangan yang Stabil, Inklusif, dan Inovatif
EV Insurance, International Best Practices for Innovation of New Energy 31 Oktober 2024 OJK
Products and Services
Transformasi dan Integrasi Sistem Logistik Indonesia 01 November 2024 Kemenkeu
Workshop “OJK – South Korea FSS Join Staff Workshop On Combating 04 November 2024 OJK
Financial Fraud”
Transformasi Governansi Pilar Penyangga Integritas 05 November 2024 OJK
Bedah Buku "Keamanan Siber Bank" 07 November 2024 OJK
Strengthening Financial Integrity: Advanced Strategies and Innovations 18 November 2024 OJK
in Anti-Fraud
Strengthening the GRC Ecosystem in the Financial Sector to Support the 21 November 2024 OJK
Golden Indonesia 2045 Vision
Sosialisasi "Pengembangan Sistem Informasi Program Anti Pencucian OJK
Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (SIGAP) Tahun 2024" 04 Desember 2024
Pelatihan Communication Selling Nego Skill How to Achieve Target 14 Desember 2024 BNI
934 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 334
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Divisi Compliance juga mengadakan sesi internal sharing yang ditujukan kepada seluruh pegawai. Materi
yang disampaikan dalam sesi tersebut mencakup topik-topik sebagai berikut:
Tanggal
Materi Internal Sharing
Pelaksanaan
Pencegahan Denda Eksternal Januari - Juli 2024
Pelaksanaan RKDK (Rekening Khusus Dana Kampanye) Dalam Rangka Pemantauan Pembukaan Januari 2024
Rekening Dana Kampanye
Rahasia Bank dan Rahasia Jabatan 21 Februari 2024
04 Maret 2024
Kewajiban Cabang Terkait DHN (Daftar Hitam Nasional) untuk menghindari pengenaan denda dari BI 28 Februari 2024
Penyelenggaraan Jaringan Kantor 28 Februari 2024
Cleansing Data 29 Februari 2024
13 Maret 2024
22 April 2024
24 Juni 2024
Underlying Transaksi Valas terhadap Rupiah Februari,
Maret, Juni,
Juli, Agustus,
September 2024
Marketing Communication Iklan BNI 24 April 2024
Kewajiban Pelaporan Pajak bulan berjalan serta reminder pembayaran dan pemungutan pajak PPN 08 Mei 2024
1111 (keluaran)
Implementasi penerapan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi Mei, Juli, Agustus,
September 2024
Batas Waktu Kelengkapan Profil WIC dan Solusi Apabila Terdapat Kendala Sistem 10 Juni 2024
Awareness Bahaya Judi Online dan Investasi Bodong 11 Juni 2024
Identifikasi dan Verifikasi Conductor Serta Kewajiban Kantor Cabang 25 Juli 2024
Kewajiban Cabang Untuk Melakukan Identifikasi dan Verifikasi Atas Transaksi OTR Dengan Pengiriman 31 Juli 2024
Remittance Agency
APU PPT & PPPSPM Januari -
Desember 2024
Compliance Awareness Februari,
September,
November 2024
Good Corporate Governance (GCG) serta Pengendalian Gratifikasi dan Anti Suap Januari –
Desember 2024
Pelaksanaan Program Kerja Satuan Kerja 1. Mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan
Kepatuhan Tahun 2024 pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan
Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi usaha bank:
informasi, globalisasi, dan integrasi pasar a. Pelatihan/Sosialisasi kepada segenap
keuangan, tantangan serta eksposur risiko yang pegawai yang mencakup materi Budaya
dihadapi semakin besar. Hal ini menuntut BNI untuk Kepatuhan, Good Corporate Governance
senantiasa meningkatkan upaya mitigasi risiko (GCG), Pengendalian Gratifikasi dan Anti
dalam menjalankan kegiatan operasional yang Suap melalui media digital dan klasikal serta
semakin kompleks. Mitigasi tersebut dilakukan baik pelaksanaan e-learning mandatory;
secara preventif (ex-ante) maupun kuratif (ex-post) b. Penyampaian Compliance Reminder (CORE)
untuk melindungi kegiatan usaha bank. Sesuai dan pelaksanaan Daily Exercise Employee
dengan dalam POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang Program (DEEP46) dengan materi terkait
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, dengan fungsi kepatuhan secara berkala;
diperlukan peningkatan peran dan fungsi kepatuhan c. Pelaksanaan supervisi baik secara on-site
guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan ataupun off-site terkait penerapan APU PPT
pengelolaan risiko yang lebih efektif. dan PPPSPM dan pelaksanaan Forum GRC
(Governance, Risk and Compliance);
Untuk mendorong terciptanya budaya kepatuhan d. Pengendalian Gratifikasi di lingkungan
di seluruh unit organisasi, telah dirancang dan kerja BNI bekerja sama dengan Komisi
dilaksanakan sejumlah program compliance. Pemberantasan Korupsi (KPK);
Adapun program-program compliance tersebut
adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
935
Page 335
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
e. Pemantauan terkait efektivitas implementasi c. Uji kepatuhan terhadap rancangan penerbitan
Good Corporate Governance dan Tata Kelola atau pengembangan produk baru;
Terintegrasi di BNI; d. Compliance checklist untuk penilaian
f. Pengembangan aplikasi sistem berupa kemampuan dan kepatutan bagi calon
Compliance Information Management Pemegang Saham Pengendali, anggota
System (CIMS) yang merupakan suatu sistem Direksi, dan/atau anggota Dewan Komisaris;
informasi, database dan pemantauan atas e. Uji kepatuhan/Credit Compliance Review
hasil compliance review dan pelaksanaan (C2R) atas usulan Perangkat Aplikasi Kredit
APU PPT dan PPPSPM secara online; (PAK);
g. Pengukuran Compliance Index (CIX) sebagai f. Uji kepatuhan/Procurement Compliance
acuan untuk mengukur dan memastikan Review (PCR) atas usulan Dokumen
bahwa pelaksanaan fungsi kepatuhan berjalan Pengadaan Barang dan/atau Jasa;
dengan baik. g. Uji kepatuhan/review terhadap rencana
pembukaan dan relokasi Kantor Bank (Kantor
2. Mengelola risiko kepatuhan yang dihadapi oleh Wilayah, Kantor Cabang, Kantor Cabang
Bank. Risiko kepatuhan merupakan risiko yang Pembantu dan Kantor Fungsional);
timbul akibat bank tidak mematuhi dan/atau tidak h. Uji kepatuhan/review terhadap aktivitas
melaksanakan peraturan perundang-undangan operasional Cabang dan Sentra.
dan ketentuan yang berlaku. Beberapa langkah
yang diambil untuk meminimalkan Risiko 4. Memastikan bahwa BNI mematuhi komitmen
Kepatuhan antara lain: yang telah dibuat dengan Otoritas Jasa
a. Melakukan identifikasi, pemantauan, Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta
dan sosialisasi secara periodik terhadap otoritas pengawas lainnya yang berwenang.
pemenuhan kewajiban dan hal-hal yang Pemantauan terhadap komitmen ini dilakukan
dilarang oleh regulasi sebagai langkah secara kolaboratif dengan Satuan Internal Audit
preventif; (IAD), untuk memastikan seluruh tindakan dan
b. Mengingatkan unit organisasi yang menjadi kebijakan Bank selaras dengan peraturan dan
unit in-charge terhadap pemenuhan kesepakatan yang telah ditetapkan oleh otoritas
kewajiban secara periodik/berkala; pengawas.
c. Membuat langkah-langkah perbaikan
(corrective action) berdasarkan database 5. Pelaksanaan Uji kepatuhan/Credit Compliance
Risiko Kepatuhan; Review (C2R) yang dilakukan oleh Divisi
d. Memasukkan sanksi dari regulator/pengawas Compliance bertujuan untuk memastikan
yang merupakan salah satu sumber risiko efektivitas penerapan kontrol kepatuhan di
kepatuhan ke dalam Compliance Index, serta seluruh unit kerja. Kriteria dalam pelaksanaan
menjadikan Compliance Index sebagai Key C2R mencakup beberapa aspek berikut:
Performance Indicators (KPI) unit. a. Penyediaan dana baru, tambahan dan
restrukturisasi dengan kewenangan Komite
3. Memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem, Kredit Tingkat Kantor Pusat (Segmen
prosedur, serta kegiatan usaha yang dijalankan Korporasi, Enterprise dan Komersial) dan
oleh Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Komite Kredit Tingkat Divisi (Segmen
Jasa Keuangan (OJK)/Bank Indonesia (BI) dan Komersial); atau
peraturan perundang-undangan yang berlaku. b. Review penyediaan dana, di mana minimal 1
Sebagai langkah preventif untuk mencegah (satu) anggota Komite Kredit adalah Direksi;
terjadinya Risiko Kepatuhan dan mendukung c. Modifikasi antara lain, namun tidak terbatas
pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, Divisi pada perubahan struktur, pelepasan agunan,
Compliance melakukan upaya-upaya preventif perubahan syarat di mana minimal 1 (satu)
(ex-ante) melalui uji kepatuhan. Uji kepatuhan anggota Komite Kredit adalah Direksi; atau
ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh d. Usulan penyediaan dana yang harus
ketentuan internal maupun aktivitas perbankan dikonsultasikan ke Dewan Komisaris atau
tertentu telah mematuhi standar perbankan yang penyediaan dana kepada pihak terkait Bank
berlaku. Adapun aktivitas uji kepatuhan tersebut yang harus mendapat persetujuan Dewan
mencakup beberapa hal berikut: Komisaris.
a. Uji kepatuhan terhadap rancangan kebijakan,
sistem dan prosedur baru maupun
pengembangan (updating);
b. Uji kepatuhan/review terhadap kebijakan,
sistem dan prosedur yang berlaku (existing);
936 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 336
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
6. Pengembangan sistem Anti Money Laundering 1. Melakukan analisa ketentuan eksternal terkini
(AML) BNI sebagai implementasi dari Peraturan yang berdampak signifikan dan memiliki sanksi
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait penerapan besar bagi LJK dalam KK BNI dan menyampaikan
program APU PPT dan PPPSPM. Pengembangan kepada LJK terkait untuk ditindaklanjuti.
sistem ini mencakup penciptaan mekanisme 2. Melakukan penyelarasan kebijakan internal
yang mampu secara otomatis mengidentifikasi, masing-masing LJK dalam KK BNI dan selanjutnya
menganalisis, dan memantau karakteristik memberikan masukan atau rekomendasi yang
transaksi yang dilakukan oleh nasabah. Selain diperlukan dengan tetap memperhatikan bidang
itu, sistem ini juga akan menyediakan laporan usaha, kompleksitas, kebutuhan, size, kondisi
secara efektif untuk mendukung pemantauan serta peraturan yang berlaku bagi masing-
dan pengawasan transaksi yang mencurigakan, masing LJK dalam KK BNI.
sehingga dapat mengurangi risiko terkait 3. Melakukan penyelarasan mekanisme pengelolaan
pencucian uang dan pendanaan terorisme. Risiko Kepatuhan melalui pemantauan secara
bulanan terhadap pemenuhan Regulatory
Indikator Kepatuhan Tahun 2024 Business Conduct dari masing-masing LJK dalam
Pada tahun 2024, BNI telah menetapkan sejumlah KK BNI berdasarkan regulasi masing-masing LJK
indikator kepatuhan yang dirancang untuk secara Self Assessment.
memantau, mengevaluasi, dan meningkatkan 4. Menerapkan Compliance Index (CIX) pada
kinerja kepatuhan. Adapun indikator kepatuhan LJK dalam KK BNI sebagai salah satu sarana
yang akan diterapkan adalah sebagai berikut: monitoring pelaksanaan fungsi kepatuhan pada
1. Profil Risiko Kepatuhan LJK dengan menggunakan parameter-parameter
Penilaian profil risiko kepatuhan dilakukan secara berupa fraud, kasus pelanggaran, sanksi dan
komposit, yang mencakup dua aspek utama: denda regulator, pending temuan auditor
penilaian terhadap risiko inheren dan penilaian eksternal dan internal, pengkinian data nasabah
terhadap kualitas penerapan manajemen dan Regulatory Business Conduct dari masing-
risiko. Hasil dari penilaian ini menggambarkan masing LJK.
efektivitas sistem pengendalian risiko (risk 5. Melakukan analisa terhadap Laporan Pelaksanaan
control system) dalam memastikan kepatuhan. Fungsi Kepatuhan LJK dalam KK BNI secara
Pada tahun 2024, secara komposit, Profil Risiko periodik.
Kepatuhan BNI berada pada level 2, dengan 6. Melaksanakan pertemuan dengan masing-
rincian sebagai berikut: masing LJK dalam KK BNI secara periodik
a. Risiko Inheren BNI pada tahun 2024 berada di dengan pembahasan antara lain terkait isu
level 2; kepatuhan serta tindak lanjut saran dan nasihat
b. Kualitas Penerapan Manajemen Risiko Dewan Komisaris.
(KPMR) berada di level 2. 7. Melakukan upaya peningkatan kompetensi
2. Compliance Index (CIX) sumber daya manusia unit kepatuhan di LJK
Compliance Index merupakan sarana penilaian dalam KK BNI melalui penyelenggaraan sharing
yang digunakan untuk mengukur dan memastikan session oleh BNI.
bahwa pelaksanaan fungsi kepatuhan di suatu 8. Menyusun dan menyampaikan laporan
unit berjalan dengan baik. Secara umum, hasil pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
pengukuran CIX tahun 2024 berada pada level pengawasan dan evaluasi fungsi Kepatuhan
Moderate pada masing-masing LJK dalam KK BNI secara
periodik kepada Direktur yang membawahkan
Pelaksanaan Program Kerja Satuan Kerja Fungsi Kepatuhan, serta menyiapkan laporan
Kepatuhan Terintegrasi Tahun 2024 pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
Sebagai wujud pelaksanaan tugas dan fungsi untuk kepatuhan terintegrasi secara periodik yang
memantau serta mengevaluasi pelaksanaan fungsi disampaikan oleh Direktur yang membawahkan
kepatuhan di setiap Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Fungsi Kepatuhan kepada Direktur Utama dan
dalam Konglomerasi Keuangan (KK) BNI, SKKT BNI Dewan Komisaris BNI.
telah melaksanakan beberapa langkah strategis 9. Melakukan Sinergi dengan LJK dalam KK BNI
selama 2024, antara lain: antara lain terkait Pelatihan dan Pembelajaran
antara BNI dengan LJK dalam KK BNI.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
937
Page 337
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sistem Pengendalian
Internal [ACGS D.3.17, D.3.18. D.3.19, D.3.20]
BNI menerapkan Sistem Pengendalian Internal kegiatan usaha BNI telah dilaksanakan sesuai
(SPI) sebagai suatu mekanisme pengawasan yang dengan ketentuan dan peraturan perundang-
menyeluruh dan berkesinambungan (on going undangan, baik ketentuan yang dikeluarkan
basis) di seluruh unit kerja dan tingkatan organisasi pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan maupun
dalam rangka mendukung pencapaian tujuan kebijakan dan prosedur internal yang ditetapkan
Bank, serta didesain untuk dapat mengidentifikasi oleh BNI; [ACGS C.2.6]
kemungkinan terjadinya suatu kejadian yang 2. Tersedianya informasi keuangan dan manajemen
dapat memengaruhi kinerja Bank. Penerapan yang lengkap, akurat, tepat guna, dan tepat waktu
sistem pengendalian internal di lingkungan BNI (Tujuan Informasi) dimaksudkan untuk menjamin
berpedoman pada Surat Edaran Otoritas Jasa tersedianya laporan yang lengkap, akurat, tepat
Keuangan (SEOJK No. 35/SEOJK.03/2017 tentang guna, dan tepat waktu yang diperlukan dalam
Pedoman Standar Sistem Pengendalian Intern Bagi rangka pengambilan keputusan yang tepat dan
Bank Umum (“SEOJK 35/2017”) dan Committee dapat dipertanggungjawabkan;
of Sponsoring Organizations of the Treadway 3. Efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan usaha
Commission’s (COSO) Framework. [ACGS D.3.17] BNI (Tujuan Operasional) dimaksudkan untuk
meningkatkan efektivitas dan efisiensi terhadap
Untuk mewujudkan terselenggaranya kegiatan penggunaan aset dan sumber daya lainnya dalam
operasional Bank yang sehat, aman, dan terkendali, rangka melindungi BNI dari risiko kerugian; dan
BNI mengimplementasikan SPI yang efektif agar 4. Meningkatkan efektivitas budaya risiko
dapat membantu Dewan Komisaris dan Direksi pada organisasi BNI secara menyeluruh
dalam menjaga aset Bank, menjamin tersedianya (Tujuan Budaya Risiko) dimaksudkan untuk
pelaporan keuangan dan manajerial yang dapat mengidentifikasi kelemahan dan menilai
dipercaya, meningkatkan kepatuhan Bank terhadap penyimpangan secara dini dan menilai kembali
ketentuan dan peraturan perundang-undangan kewajaran kebijakan dan prosedur yang ada di
yang berlaku, serta mengurangi risiko terjadinya BNI secara berkesinambungan.
kerugian, penyimpangan, dan pelanggaran aspek
kehati-hatian dan memastikan pengelolaan risiko MEKANISME PENGENDALIAN DAN
tetap berada dalam batas toleransi (risk appetite) PENGAWASAN AKTIF OLEH ORGAN UTAMA
yang ditetapkan oleh Manajemen. Pelaksanaan BANK
SPI merupakan tanggung jawab semua pihak
yang terlibat dalam Sistem Pengendalian Intern, BNI menerapkan kerangka Three Lines Model dalam
yang dituangkan dalam tugas dan tanggung jawab sistem pengendalian internal yang terintegrasi
masing-masing pihak. dengan pengelolaan risiko untuk mendukung
terciptanya tata kelola yang andal. Penerapan
BNI sebagai Entitas Utama dalam Konglomerasi prinsip three lines model ini mendorong keterlibatan
Keuangan BNI menerapkan fungsi pengendalian seluruh jajaran organisasi mulai dari tingkatan unit
yang terintegrasi (integrated control system) kerja hingga level Dewan Komisaris dan Direksi
bersama dengan Perusahaan Anak guna memastikan sebagai organ utama dalam tata kelola BNI untuk
bahwa kegiatan operasional dalam KK BNI telah berperan aktif dalam melakukan pengawasan dan
berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan nilai membentuk budaya pengendalian di Bank.
tambah bagi Bank melalui efektivitas pelaksanaan
manajemen risiko dan prinsip-prinsip GCG. Dengan menggunakan pendekatan Three Lines
Model, first line roles/risk taking unit bertanggung
TUJUAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN jawab terhadap risiko yang diambil, eksekusi dan
hasilnya (day to day risk management & control).
Tujuan BNI menerapkan sistem pengendalian Second line roles/risk control unit bertanggung jawab
internal yang efektif antara lain untuk memastikan: dalam penyusunan framework, kebijakan, prinsip
1. Kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan dan metodologi pengelolaan risiko Bank. Sementara
perundang-undangan (Tujuan Kepatuhan) itu, third line roles/risk assurance unit bertanggung
dimaksudkan untuk menjamin bahwa semua jawab dalam menilai secara independen efektivitas
implementasi manajemen risiko.
938 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 338
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Keterlibatan pengawasan aktif Dewan Komisaris KESESUAIAN SPI BNI DENGAN KERANGKA
dan Direksi juga sangat diperlukan untuk COSO [ACGS D.3.17]
memastikan sistem pengendalian internal dan
penerapan manajemen risiko Bank telah berjalan Dalam rangka penerapan SPI yang efektif baik untuk
dengan baik serta sesuai dengan ketentuan yang BNI secara individu maupun secara konsolidasi
berlaku. Direksi bertugas memantau kecukupan dan terintegrasi dengan Perusahaan Anak, BNI
dan efektivitas dari sistem pengendalian internal menerapkan sistem pengendalian internal yang
dengan memastikan kegiatan fungsi pelaksanaan terdiri dari 5 (lima) komponen utama sejalan
internal telah dilaksanakan oleh seluruh pegawai. dengan Internal Control Integrated Framework yang
Sementara itu, Dewan Komisaris memastikan bahwa dikembangkan oleh The Committee of Sponsoring
Direksi telah memantau efektivitas pelaksanaan Organization of the Treadway Commission (COSO),
sistem pengendalian intern dengan mengadakan antara lain meliputi:
pertemuan berkala dengan Direksi dan Pejabat 1. Lingkungan Pengendalian
Eksekutif untuk membahas efektivitas SPI. 2. Penilaian Risiko
3. Aktivitas Pengendalian
4. Informasi dan Komunikasi
5. Aktivitas Pemantauan
Sepanjang tahun 2024, kesesuaian penerapan sistem pengendalian internal dengan COSO Internal Control
Integrated Framework dijelaskan sebagai berikut:
Komponen Pengendalian Intern
Penerapan Sistem Pengendalian Intern BNI
Sesuai Kerangka COSO
1. Lingkungan Pengendalian Unsur-unsur utama yang membentuk lingkungan pengendalian BNI adalah:
Komitmen, perilaku, dan langkah- 1. Struktur organisasi yang memadai;
langkah yang diambil oleh 2. Gaya kepemimpinan dan filosofi manajemen BNI;
Direksi dan Dewan Komisaris 3. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi pegawai;
BNI telah membentuk lingkungan 4. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia;
pengendalian yang solid. 5. Atensi dan arahan Manajemen BNI dan komite lainnya, seperti Komite Manajemen
Lingkungan ini, pada gilirannya, Risiko;
menjadi dasar bagi pelaksanaan 6. Faktor-faktor eksternal yang memengaruhi operasional BNI dan penerapan
kegiatan pengendalian manajemen risiko.
operasional yang efektif di seluruh
lini manajemen.
2. Penilaian Risiko Penilaian terhadap 8 (delapan) jenis risiko yang harus dikelola oleh BNI meliputi:
Sebagai bagian integral dari 1. Penilaian Risiko Kredit
sistem pengendalian internal, BNI Penilaian Risiko Kredit antara lain mencakup aspek-aspek berikut ini:
melaksanakan penilaian risiko a. Jumlah, kualitas serta komposisi eksposur neraca (on balance sheet) dan
secara berkala. Beberapa jenis rekening administratif (off balance sheet);
risiko yang telah diidentifikasi b. Tingkat risiko kredit debitur/pihak lawan transaksi;
menjadi fokus utama dalam c. Karakteristik kredit yang diberikan;
proses ini. Dengan mengukur d. Kondisi lingkungan bisnis dan industri;
eksposur terhadap risiko-risiko e. Internal Rating System dan Scoring System;
tersebut, BNI dapat merumuskan f. Stress testing risiko kredit;
strategi mitigasi yang tepat, g. Penggunaan pemeringkatan internal untuk menentukan kualitas aset dan
sehingga risiko dapat dikelola besarnya cadangan melalui perhitungan nilai Expected Credit Loss (ECL), yang
secara efektif dan optimal. mencerminkan estimasi potensi kerugian kredit melalui perhitungan 3 parameter
dasar yaitu Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD), dan Exposure
at Default (EAD).
2. Penilaian Risiko Pasar
Penilaian risiko pasar dilakukan terhadap seluruh portofolio trading book dan
banking book. Penilaian risiko pasar pada trading book antara lain mencakup:
a. Pengukuran sensitivitas risiko pasar – metode standar;
b. Agregasi menggunakan Value at Risk (VaR) – model internal;
c. Stress Testing risiko pasar;
d. Budget loss; dan
e. Back testing.
Penilaian risiko pasar pada banking book antara lain mencakup:
a. Pengukuran risiko suku bunga pada banking book; dan
b. Pengukuran risiko nilai tukar pada banking book.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
939
Page 339
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komponen Pengendalian Intern
Penerapan Sistem Pengendalian Intern BNI
Sesuai Kerangka COSO
3. Penilaian Risiko Likuiditas
Penilaian risiko likuiditas dilakukan untuk mengukur dan memantau kebutuhan
pendanaan bersih (net funding) secara berkelanjutan. Proses penilaian risiko
likuiditas mencakup:
a. Penilaian rasio likuiditas, antara lain Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net
Stable Funding Rasio (NSFR);
b. Penilaian profil maturitas;
c. Proyeksi arus kas masuk dan keluar;
d. Stress Testing risiko likuiditas;
e. Ketersediaan alat likuid (Kas), Secondary Reserve (SR); dan
f. Rasio Likuiditas.
4. Penilaian Risiko Operasional
Salah satu metode yang digunakan untuk menilai risiko operasional di BNI adalah
Risk Control Self-Assessment (RCSA) yang dilakukan secara periodik melalui proses
self-assessment oleh unit kerja, yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi
kelemahan kontrol yang ada sehingga risiko dapat dimitigasi sedini mungkin.
Penilaian risiko operasional juga dilakukan melalui penilaian profil risiko operasional
dengan indikator/parameter:
a. Karakteristik & Kompleksitas Bisnis
b. Sumber Daya Manusia
c. Teknologi Informasi dan Infrastruktur Pendukung
d. Fraud
e. Kejadian Eksternal
5. Penilaian Risiko Hukum
Penilaian/pengukuran risiko hukum dapat menggunakan indikator/parameter
berupa:
a. Potensi kerugian yang timbul akibat tuntutan litigasi;
b. Kelemahan perikatan; serta
c. Ketiadaan/terjadinya perubahan peraturan/perundang-undangan yang
mendasari penerbitan suatu produk atau jasa.
6. Penilaian Risiko Stratejik
Penilaian/pengukuran risiko stratejik dapat menggunakan indikator/parameter
berupa:
a. Kesesuaian strategi dengan kondisi lingkungan bisnis;
b. Strategi berisiko tinggi dan strategi berisiko rendah;
c. Posisi bisnis BNI terhadap pesaing; dan
d. Pencapaian realisasi Rencana Bisnis Bank (RBB).
7. Penilaian Risiko Kepatuhan
Penilaian/pengukuran risiko kepatuhan dapat menggunakan indikator/parameter
berupa:
a. Jenis, signifikansi dan frekuensi pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku;
serta
b. Pelanggaran terhadap ketentuan transaksi keuangan tertentu;
c. Frekuensi pelanggaran (track record kepatuhan BNI).
8. Risiko Reputasi
Penilaian/pengukuran risiko reputasi dapat menggunakan indikator/parameter
berupa:
a. Pengaruh reputasi dari pemilik BNI dan perusahaan terkait;
b. Pelanggaran etika bisnis;
c. Kompleksitas produk dan kerja sama bisnis BNI;
d. Frekuensi dan materialitas pemberitaan negatif Bank; serta
e. Frekuensi dan materialitas keluhan nasabah.
3. Aktivitas Pengendalian Untuk memastikan bahwa risiko-risiko bisnis dikelola secara efektif, BNI telah
Aktivitas pengendalian menerapkan berbagai aktivitas pengendalian yang meliputi:
merupakan salah satu komponen 1. Aktivitas Pengendalian secara Umum
penting untuk memastikan Melibatkan seluruh pegawai termasuk Direksi, kegiatan pengendalian harus
tercapainya tujuan organisasi direncanakan dan dilakukan untuk memastikan arahan manajemen telah
melalui pengendalian risiko. dilaksanakan. Kegiatan pengendalian harus tertuang dalam kebijakan dan prosedur
Aktivitas pengendalian ini untuk memastikan bahwa setiap aktivitas dilakukan secara efektif dan mendorong
meliputi penerapan kebijakan dan tindakan antisipasi risiko-risiko yang melekat pada setiap aktivitas operasional.
prosedur yang dirancang untuk 2. Aktivitas Pengendalian sesuai Fungsi Organisasi
mengurangi risiko yang dapat Sistem Pengendalian Intern yang efektif membutuhkan penetapan struktur
menghambat pencapaian tujuan pengendalian sesuai dengan struktur organisasi, yang mencakup:
organisasi.
940 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 340
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komponen Pengendalian Intern
Penerapan Sistem Pengendalian Intern BNI
Sesuai Kerangka COSO
a. Kaji Ulang Manajemen (Top Management Reviews)
Direksi aktif meminta presentasi dan laporan kinerja secara berkala untuk
mengevaluasi perkembangan BNI terhadap target yang telah ditetapkan. Melalui
evaluasi ini, Direksi dapat dengan cepat mendeteksi permasalahan seperti
kelemahan pengendalian, kesalahan laporan keuangan, atau fraud. Penetapan
target harus sesuai dengan kebijakan manajemen risiko yang disusun dengan
memperhatikan tingkat risiko yang bersedia diambil (risk appetite), tingkat dan
jenis risiko yang secara maksimum ditetapkan (risk tolerance) dan penetapan
limit.
b. Kaji Ulang Kinerja Operasional (Functional Reviews)
Kaji ulang dilaksanakan oleh Satuan Audit Intern secara periodik.
c. Pengendalian Sistem Informasi
Mencakup verifikasi terhadap akurasi dan kelengkapan transaksi serta otorisasi,
pengendalian umum dan pengendalian aplikasi.
d. Pengendalian Aset Fisik
Aktivitas pengendalian mencakup pengamanan aset, membatasi akses terhadap
komputer dan file data.
e. Dokumentasi, mencakup dokumentasi kebijakan, prosedur, sistem dan standar
akuntansi serta proses audit secara memadai.
3. Kegiatan Pengendalian sesuai Jenis Risiko
Aktivitas pengendalian telah dituangkan dalam dokumen kebijakan dan prosedur
untuk mengidentifikasi risiko-risiko, antara lain: risiko pasar, likuiditas, kredit,
operasional, hukum, kepatuhan, reputasi dan stratejik.
a. Pengendalian Risiko Kredit
i) Pengawasan kredit meliputi semua aspek perkreditan serta semua objek
pengawasan tanpa pengecualian;
ii) Pengendalian intern perkreditan.
b. Pengendalian Risiko Pasar
Untuk tujuan pengendalian, proses identifikasi dan pengukuran risiko pasar
dilakukan oleh unit yang independen dari kegiatan bisnis, dalam hal ini dilakukan
oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko.
c. Pengendalian Risiko Operasional
BNI telah memiliki kebijakan dan prosedur secara komprehensif pada semua
unit kerja maupun produk/aktivitas yang ada untuk memastikan kegiatan
operasional dapat dilaksanakan dengan tepat dan konsisten oleh segenap
organisasi. BNI juga memiliki organ yang lengkap dan terlatih untuk memastikan
aktivitas pengendalian dapat dilakukan secara prudent melalui penerapan
prinsip segregation of duties, dual control, maker-checker, maupun prinsip
pengendalian lainnya. BNI memiliki proses yang komprehensif dalam proses
peluncuran produk/aktivitas baru sehingga memastikan produk/aktivitas yang
diluncurkan memiliki pondasi proses pengendalian yang memadai pada
operasionalisasinya. Dengan berkembangnya teknologi, aktivitas pengendalian
juga telah banyak terotomasi sehingga dapat meminimalisir risiko operasional.
Selain daripada hal di atas, BNI juga telah mengimplementasikan aktivitas Risk
Control Self-Assessment dengan pendekatan/metode Control Testing dimana
dilakukan secara periodik untuk memastikan aktivitas pengendalian yang telah
dirancang telah terimplementasi dengan baik dan masih memadai seiring
perkembangan waktu. BNI telah memiliki beberapa unit kerja khusus yang
independen dari pemilik proses dan akan melakukan Control Testing sehingga
identifikasi potensi kelemahan kontrol dapat dilakukan dengan lebih fokus
dan independen. Setiap potensi gap yang ditemukan akan ditindaklanjuti dan
dipantau sehingga memastikan risiko operasional dapat terminimalisir.
Melalui tata kelola yang kuat, BNI memastikan adanya proses oversight baik
dari Satuan Kerja Manajemen Risiko yang independen, Internal Audit sebagai
lini ketiga, dan juga pemantauan yang dilakukan Dewan Direksi dan Dewan
Komisaris melalui berbagai komite seperti Komite Manajemen Risiko, Komite
Pemantau Risiko, dsb. Hal ini turut memastikan proses pengendalian risiko
operasional telah berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan dan potensi
permasalahan telah ditangani sebagaimana mestinya.
Selain itu juga, untuk mengantisipasi kondisi krisis atau bencana alam, BNI telah
menetapkan proses Business Continuity Management yang telah dilengkapi
dengan kebijakan, prosedur, serta organ yang diperlukan untuk memastikan
penanganan kondisi krisis atau bencana dengan baik sehingga kontinuitas bisnis
tetap terjaga. Telah dibangun protokol yang diperlukan serta dilakukan uji coba
secara berkala untuk selalu memastikan kesiapan rencana yang ditetapkan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
941
Page 341
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komponen Pengendalian Intern
Penerapan Sistem Pengendalian Intern BNI
Sesuai Kerangka COSO
d. Pengendalian Risiko Likuiditas
Pengendalian risiko likuiditas dilakukan dengan:
i) Melakukan pemantauan serta mengambil langkah alternatif strategi pada
setiap traffic light Secondary Reserve (SR) yakni: Dark Green, Light Green,
Light Yellow, Dark Yellow dan Red;
ii) Melakukan strategi pendanaan, pengelolaan posisi likuiditas dan risiko
likuiditas harian, pengelolaan posisi likuiditas dan risiko likuiditas intra-grup
yang diatur dalam Kebijakan Global Funding, Kebijakan Pengelolaan Aset dan
Kebijakan Aset serta Liability Management.
e. Pengendalian Risiko Hukum
Pengendalian risiko hukum dilakukan dengan memastikan bahwa perjanjian BNI
dengan pihak ketiga telah mengamankan kepentingan BNI. Pengendalian risiko
hukum dilaksanakan oleh Satuan Kerja yang berfungsi mengelola risiko hukum,
antara lain melalui:
i) Penilaian/assessment berupa kajian yuridis, dalam hal adanya rencana
penambahan/pengembangan produk dan/atau aktivitas baru;
ii) Pemberian advice hukum, dan/atau pendampingan hukum dalam hal risiko
hukum dalam aktivitas operasional;
iii) Review secara berkala terhadap kontrak dan perjanjian/agreement dengan
pihak lain.
f. Pengendalian Risiko Stratejik
Pengendalian risiko stratejik dilakukan dengan:
i) Melakukan kaji ulang yang efektif, independen dan objektif terhadap
kebijakan-kebijakan strategis yang dituangkan antara lain dalam bentuk
review terhadap implementasi dan pencapaian kinerja terhadap target yang
ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank melalui pertemuan Rapat Dewan
Komisaris mengundang Direksi (Radekom), Rapat Direksi (Radisi), Rapat
Sektor dan Business Review;
ii) Pengujian dan kaji ulang yang memadai terhadap sistem informasi
manajemen.
g. Pengendalian Risiko Kepatuhan
Pengendalian risiko kepatuhan dilakukan melalui tindakan yang bersifat
preventif (ex-ante) yang bertujuan:
i) Memastikan kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, serta kegiatan usaha
di BNI telah sesuai dengan ketentuan regulator dan peraturan yang berlaku;
ii) Memastikan kepatuhan terhadap komitmen yang telah ditetapkan.
h. Pengendalian Risiko Reputasi
Pengendalian risiko reputasi dilakukan dengan:
i) Mengelola, menindaklanjuti, dan mengatasi keluhan nasabah dan gugatan
hukum yang dapat meningkatkan risiko reputasi dengan segera; dan
ii) Mengembangkan mekanisme yang andal dalam melakukan tindakan
pengendalian risiko reputasi yang efektif.
4. Informasi Dan Komunikasi Dalam Sistem Pengendalian Internal, sistem informasi harus mampu menghasilkan
Informasi dan komunikasi laporan yang relevan terkait dengan operasional BNI, kondisi keuangan, penerapan
merupakan elemen penting yang manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Laporan ini
memastikan aliran informasi yang berfungsi mendukung kinerja Direksi dan Dewan Komisaris dalam menjalankan
relevan dan berkualitas tinggi tugasnya. Informasi yang disajikan mencakup:
di seluruh tingkat organisasi. 1. Informasi internal dan eksternal yang diperlukan manajemen untuk mengevaluasi
Informasi yang akurat dan pencapaian tujuan BNI, serta
tepat waktu harus tersedia 2. Informasi yang akurat dan disajikan tepat waktu, sehingga dapat digunakan secara
bagi pemangku kepentingan efektif dan efisien dalam pengambilan keputusan serta pelaksanaan tanggung
untuk mendukung pengambilan jawab.
keputusan dan pelaksanaan
aktivitas pengendalian. Melalui Sistem informasi yang diperlukan meliputi:
sistem informasi yang efektif dan 1. BNI mengorganisasikan rencana pemulihan darurat (contingency recovery plan)
jalur komunikasi yang terbuka, dan sistem rekam cadang (back-up) untuk mencegah kegagalan usaha yang berisiko
Bank dapat memastikan bahwa tinggi;
risiko dapat diidentifikasi dan 2. BNI memiliki dan memelihara sistem informasi manajemen yang diselenggarakan,
direspons dengan tepat, serta baik dalam bentuk elektronik maupun bukan elektronik.
memfasilitasi pelaksanaan
pengendalian yang terintegrasi.
942 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 342
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komponen Pengendalian Intern
Penerapan Sistem Pengendalian Intern BNI
Sesuai Kerangka COSO
Untuk memastikan seluruh pegawai memahami dan mematuhi kebijakan serta
prosedur yang berlaku dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, diperlukan
saluran komunikasi internal yang efektif. Komunikasi ini bertujuan agar setiap pegawai
dapat menjalankan tugas sesuai dengan standar yang ditetapkan. Selain itu, saluran
komunikasi eksternal juga penting untuk menyampaikan informasi yang diperlukan
kepada shareholders, regulator, nasabah, dan pihak ketiga lainnya.
Dalam pemrosesan informasi yang berbentuk elektronik, sistem yang digunakan harus
dilengkapi dengan jejak audit (audit trail) yang memadai. Jejak audit ini berfungsi
sebagai alat pengawasan dan transparansi, memastikan bahwa setiap transaksi atau
perubahan dapat ditelusuri dengan baik untuk mendukung akuntabilitas.
5. Aktivitas Pemantauan Pemantauan aktivitas BNI, baik di unit bisnis maupun unit fungsional, dilakukan
Aktivitas Pemantauan adalah melalui pendekatan three lines model. Pendekatan ini memastikan pengendalian
komponen yang bertujuan untuk risiko yang komprehensif dan berlapis. Informasi lebih rinci tentang pendekatan ini
menilai efektivitas pengendalian diuraikan sebagai berikut:
internal secara berkelanjutan
#1 #2 #3
dan melakukan penyesuaian
Risk Taking Unit Risk Control Unit Risk Assurance
jika diperlukan. Aktivitas ini
or First Line Roles or Second Line Roles or Third Line Roles
memastikan bahwa pengendalian
internal tetap efektif dalam Risk Owner bertanggung Risk Control bertanggung Risk Assurance,
mengurangi risiko dan mencapai jawab terhadap risiko jawab dalam penyusunan bertanggung jawab
tujuan organisasi. yang diambil, eksekusi framework, kebijakan, dalam menilai secara
dan hasilnya (day-to-day prinsip, dan metodologi independen efektivitas
risk management and pengelolaan risiko Bank implementasi manajemen
control) 1. Menyiapkan usulan risiko dan pengendalian
1. Bertanggung jawab strategi dan kebijakan intern
terhadap pengelolaan manajemen risiko, 1. Melakukan audit intern
dan pengendalian termasuk risk appetite secara independen
risiko yang melekat & limits. dan periodik terhadap
pada aktivitas 2. Menyusun kerangka, implementasi
keseharian (day- kebijakan, prinsip, manajemen risiko dan
to-day) bisnis atau perangkat, metodologi pengendalian intern.
fungsinya. dan standar 2. Menyusun
2. Mengidentifikasi, pengelolaan risiko. rekomendasi
mengukur, memitigasi, 3. Sebagai risk oversight corrective action dan
memantau, dan unit, melakukan melakukan monitoring
melaporkan risiko agregasi dan pelaksanaannya.
yang melekat pada pelaporan risiko secara 3. Melaporkan hasil audit
aktivitas bisnis/ keseluruhan. ke Komite Audit dan
fungsi sesuai dengan 4. Advice atau key stakeholder sesuai
strategi/kebijakan/ rekomendasi ke First kewenangan.
parameter risiko yang Line Roles dalam
telah ditetapkan oleh mengimplementasikan
Second Line Roles. kebijakan risiko sesuai
kewenangan.
5. Melakukan eskalasi
permasalahan/
keputusan penting
kepada Senior
Manajemen/Direksi
dan/atau Komite
Manajemen Risiko
& Anti Fraud Sub-
Komite Manajemen
Risiko dan/atau
Komite Manajemen
Risiko Terintegrasi
(Risk Management
Committee)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
943
Page 343
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
RUANG LINGKUP SISTEM PENGENDALIAN Pengendalian Kepatuhan Terhadap Peraturan
INTERN Perundang-Undangan Lainnya
Untuk melindungi BNI dari risiko hukum, Fungsi
Ruang lingkup Sistem Pengendalian Intern BNI Kepatuhan Bank melakukan aktivitas pemantauan
meliputi beberapa hal berikut ini: secara menyeluruh untuk memastikan kesesuaian
1. Pengendalian strategis, bertujuan untuk antara implementasi pelaksanaan operasional
memastikan bahwa setiap strategi ataupun perbankan sehari-hari terhadap kebijakan, ketentuan,
kebijakan yang ditetapkan telah sesuai dengan sistem, dan prosedur, serta peraturan perundang-
tujuan, visi dan misi BNI; undangan yang berlaku. Dalam menjalankan
2. Pengendalian operasional, bertujuan untuk tugasnya, Fungsi Kepatuhan bertanggung jawab
mencapai efisiensi dan efektivitas operasional; langsung kepada Direktur yang membawahi bidang
3. Pengendalian pelaporan, bertujuan memastikan kepatuhan Bank.
kualitas setiap informasi/pelaporan yang
dihasilkan dan digunakan dalam pengambilan TINJAUAN ATAS EFEKTIVITAS SISTEM
keputusan baik internal maupun eksternal; PENGENDALIAN INTERN [ACGS D.3.18]
4. Pengendalian ketaatan, bertujuan untuk
memastikan tingkat ketaatan terhadap hukum, Dalam kerangka sistem pengendalian internal BNI,
peraturan dan perundangan yang terkait dengan Direksi bertanggung jawab memastikan penerapan
operasional. sistem pengendalian intern SPI serta berkewajiban
meningkatkan dan memastikan budaya sadar
PENGENDALIAN KEUANGAN DAN risiko melekat di setiap jenjang organisasi.
OPERASIONAL, SERTA KEPATUHAN Sedangkan Internal Audit bertanggung jawab untuk
TERHADAP PERATURAN PERUNDANG- mengevaluasi kecukupan, efektivitas dan efisiensi
UNDANGAN [ACGS: D.3.19] SPI serta berperan aktif dalam meningkatkan
efektivitas SPI secara berkesinambungan untuk
Pengendalian Keuangan dan Operasi BNI mencapai tujuan yang telah ditetapkan BNI.
Bank melakukan aktivitas pengendalian yang
mencakup penetapan kebijakan dan prosedur Sepanjang tahun 2024, Internal Audit BNI telah
pengendalian serta menerapkan proses verifikasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam
lebih dini untuk memastikan bahwa setiap kebijakan mendukung efektivitas pengendalian internal
dan prosedur tersebut secara konsisten dipatuhi. Bank dengan melakukan review dan pemeriksaan
Kegiatan pengendalian diterapkan pada semua secara periodik terhadap seluruh aktivitas di Unit
tingkatan fungsional sesuai dengan struktur Kerja dan Entitas Anak. Berdasarkan hasil evaluasi
organisasi BNI. periodik tersebut, Internal Audit menilai bahwa
BNI telah melaksanakan SPI sesuai dengan prinsip-
Pada pelaksanaannya, pengendalian internal BNI prinsip pengendalian yang berlaku universal
mencakup 2 (dua) bidang utama, yaitu pengendalian dan memperlihatkan kualitas implementasi yang
operasional dan pengendalian keuangan termasuk baik, serta mendukung tercapainya sasaran yang
di dalamnya kepatuhan terhadap hukum dan ditetapkan oleh Manajemen.
peraturan yang berlaku. Pengendalian terhadap
aspek akuntansi atau keuangan dilakukan untuk Kendati penerapan SPI dipandang telah memadai,
memastikan bahwa seluruh transaksi keuangan upaya perbaikan berkelanjutan tetap menjadi
yang dilakukan oleh unit-unit kerja maupun prioritas yang harus dilakukan secara terus menerus
Manajemen sudah sesuai dengan ketentuan oleh seluruh pihak agar pengelolaan Bank senantiasa
perundang-undangan dan menaati prosedur berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.
internal Bank sehingga dapat menghasilkan laporan Dengan begitu BNI dapat menutup celah praktik
keuangan yang akurat. Sementara itu, pengendalian kecurangan atau bad corporate governance lainnya
operasional berfokus pada efisiensi dan efektivitas yang berpotensi membawa dampak kerugian
proses bisnis. Keduanya bersifat saling melengkapi materiil atau immaterial bagi Bank. Hasil evaluasi
dan harus dijalankan sesuai dengan peraturan Internal Audit tersebut sudah disampaikan kepada
perundang-undangan yang berlaku.
944 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 344
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Direksi untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh Unit
Kerja terkait. Dewan Komisaris khususnya Komite
Audit turut berperan aktif dalam mengevaluasi SPI
dengan melakukan telaah terhadap hasil evaluasi
yang dilaksanakan Internal Audit.
PERNYATAAN DIREKSI DAN DEWAN
KOMISARIS ATAS KECUKUPAN SISTEM
PENGENDALIAN INTERN [ACGS D.3.18, D.3.20]
Berdasarkan hasil penelaahan dan diskusi bersama
Manajemen, Komite Audit, Auditor Eksternal,
Internal Audit, dan beberapa Divisi Terkait, Direksi
dan Dewan Komisaris kembali menyatakan bahwa
BNI telah memiliki SPI yang efektif dan memadai
dalam mengelola risiko-risiko yang dihadapi
Bank selama tahun 2024. Bank berhasil menjaga
pengelolaan risiko-risikonya dalam batas toleransi
(risk appetite) untuk mendukung pencapaian tujuan
Bank sebagaimana yang tercermin melalui aktivitas
operasional Bank yang berjalan secara efektif dan
efisien, penyampaian laporan keuangan yang akurat
dan dapat diandalkan, pengamanan aset Bank dan
kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang
berlaku.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
945
Page 345
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sistem Manajemen
Risiko [ACGS D.3.17, D.3.18, D.3.19, D.3.20]
GAMBARAN UMUM SISTEM MANAJEMEN dengan mempertimbangkan perubahan profil risiko
RISIKO YANG DITERAPKAN BNI yang diakibatkan oleh perubahan strategi bisnis,
faktor eksternal dan ketentuan regulator.
Bagi BNI, penerapan manajemen risiko merupakan
bagian dari penerapan kepatuhan terhadap peraturan BNI dalam mengelola risiko secara individu ataupun
perundang-undangan dan bagian dari prinsip terintegrasi dengan Lembaga Jasa Keuangan (LJK)
kehati-hatian dalam menjalankan strategi aktivitas Anggota Konglomerasi Keuangan (KK), melalui
usaha dalam upaya merespon dinamika eksternal penyelarasan risk appetite dengan strategi bisnis
dan internal perbankan yang berkembang pesat. di masing-masing perusahaan. BNI menjalankan
Dalam menjalankan praktik tata kelola perusahaan pengelolaan risiko secara proaktif dan forward
yang baik terutama dalam hal pengelolaan risiko, looking yang memungkinkan Bank untuk dapat
BNI telah menyusun Kebijakan Umum Manajemen meningkatkan kapabilitas dan koordinasi dalam
Risiko dan Kebijakan Umum Manajemen Risiko menerapkan pendekatan berbasis risiko dengan
Terintegrasi dan Permodalan Terintegrasi yang lebih efektif sehingga Bank dapat mencapai
berfungsi sebagai acuan standar bagi seluruh pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan,
stakeholder internal Bank dalam mengelola risiko mampu memberikan return yang optimal bagi
dan peluang bisnis, serta menjadi pedoman bagi pemegang saham sesuai dengan risk appetite
Bank dalam mengantisipasi dan mengelola risiko dan risk tolerance yang telah ditetapkan.
baik berupa risiko saat ini maupun potensi risiko
Secara sederhana, kerangka kerja dan tata kelola manajemen risiko BNI digambarkan sebagai berikut:
Tata Kelola BNI
Tata Kelola
Transparasi Akuntabilitas Pertanggungjawaban Independensi Kewajaran
RUPS RUPS/Pemegang Kekuasaan Tertinggi
Dewan Komisaris
Dewan Komite Tata Kelola Komite Nominasi &
Komisaris Komite Pemantau Risiko Komite Audit
Terintegrasi Remunerasi
Audit Eksternal
(KAP, OJK, BPK)
Direksi
Komite Perusahaan Komite Asset & Komite Manajemen Komite Kebijakan
Direksi Komite Human Capital
Anak Liability Kinerja Perkreditan
Komite Manajemen Komite Manajemen Komite Manajemen
Komite Bisnis Komite Kredit
Risiko Terintegrasi Teknologi Risiko & Anti Fraud
1st Line Roles 2nd Line Roles 3rd Line Roles
Business Unit Business Risk Control Function Internal Audit
& Functional
Unit
Day to Day Control Periode Control
Internal Control
Kerangka penerapan manajemen risiko BNI menggambarkan kerangka kerja dan proses manajemen risiko
yang memiliki keterkaitan dan hubungan timbal balik, baik antara Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite
penunjang di bawah Dewan Komisaris dan Direksi, antar-Divisi maupun dengan Perusahaan Anak. Dalam
mengimplementasikan manajemen risiko yang efektif dan komprehensif, BNI berupaya membangun
946 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 346
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
fondasi infrastruktur manajemen risiko yang robust kecukupan Teknologi Informasi, kecukupan kualitas
mencakup Tata Kelola dan Organisasi (termasuk dan kuantitas SDM, serta penguatan risk awareness
SDM), Kebijakan dan Prosedur, Proses Manajemen melalui internalisasi budaya risiko. Selengkapnya,
Risiko, Perangkat dan Metode Pengukuran (termasuk terkait kerangka kerja manajemen risiko tercantum
Kuantifikasi Model Risiko) dan metodologi yang dalam Bab Permodalan dan Praktik Manajemen
didukung oleh Teknologi Informasi serta budaya Risiko.
risiko yang kuat.
Untuk mendukung usaha Bank dalam mencapai
FRAMEWORK MANAJEMEN RISIKO pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,
sehingga dapat lebih mengoptimalkan shareholder
Kerangka kerja manajemen risiko BNI dimulai value, BNI selalu berupaya memitigasi risiko dan
dari penetapan strategi risiko dan risk appetite memaksimalkan peluang tanpa mengabaikan
yang selaras dengan strategi dan tujuan bisnis prinsip-prinsip manajemen risiko. Dalam rangka
BNI. Manajemen risiko dijalankan berdasarkan penerapan Manajemen Risiko yang efektif, baik untuk
risk operating model yang mencakup governance BNI secara individu maupun secara Terintegrasi
(tata kelola), proses, kebijakan serta tools dan dengan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Anggota
metodologi. Manajemen risiko didukung oleh Konglomerasi Keuangan, penerapan Manajemen
Risiko BNI mencakup 4 (empat) pilar utama, yaitu:
Pilar 1 Pilar 2 Pilar 3 Pilar 4
Kecukupan proses
Pengawasan aktif Kecukupan kebijakan dan
identifikasi, pengukuran,
Direksi dan Dewan prosedur manajemen Sistem pengendalian
pemantauan, dan
Komisaris risiko serta penetapan intern yang menyeluruh
pengendalian risiko
limit risiko.
serta sistem informasi
manajemen risiko
PILAR 1. PENGAWASAN AKTIF DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
Pengawasan Direksi [ACGS D.3.18]
Pengawasan aktif Direksi terhadap manajemen risiko BNI meliputi hal-hal sebagai berikut:
1. Menyusun kebijakan, strategi dan kerangka manajemen risiko secara tertulis dan komprehensif termasuk
limit risiko secara keseluruhan dan per jenis risiko, dengan memperhatikan tingkat risiko yang akan
diambil (risk appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance) sesuai dengan kondisi ekonomi dan kondisi BNI
serta memperhitungkan dampak risiko terhadap kecukupan permodalan dan keberlanjutan usaha Bank
dalam jangka panjang. Setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris, Direksi menetapkan kebijakan,
strategi dan kerangka manajemen risiko BNI.
2. Menyusun, menetapkan dan mengkinikan prosedur dan alat untuk mengidentifikasi, mengukur,
memantau dan mengendalikan risiko di BNI.
3. Menyusun dan menetapkan mekanisme persetujuan transaksi, termasuk yang melampaui limit dan
kewenangan untuk setiap jenjang jabatan.
4. Mengevaluasi dan/atau mengkinikan kebijakan dan strategi manajemen risiko paling kurang 1 (satu) kali
dalam 1 (satu) tahun atau frekuensi yang lebih sering dalam hal terdapat perubahan faktor-faktor yang
memengaruhi kegiatan usaha BNI, eksposur risiko, dan/atau profil risiko BNI secara signifikan.
5. Menetapkan struktur organisasi BNI termasuk wewenang dan tanggung jawab yang jelas pada setiap
jenjang jabatan yang terkait dengan penerapan manajemen risiko.
6. Bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan, strategi dan kerangka manajemen risiko yang telah
disetujui oleh Dewan Komisaris, serta mengevaluasi dan memberikan arahan berdasarkan laporan-
laporan yang disampaikan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko termasuk laporan Profil Risiko BNI.
7. Memastikan seluruh risiko BNI yang material dan dampak yang ditimbulkan oleh risiko dimaksud telah
ditindaklanjuti dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Dewan Komisaris secara
berkala.
8. Memastikan pelaksanaan langkah-langkah perbaikan atas permasalahan atau penyimpangan dalam
kegiatan usaha BNI yang ditemukan oleh Satuan Kerja Audit Intern (SKAI).
9. Memastikan kecukupan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia serta peningkatan kompetensinya
untuk mendukung penerapan manajemen risiko BNI secara efektif.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
947
Page 347
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
10. Mengembangkan budaya manajemen risiko di c. Ketepatan kebijakan dan prosedur manajemen
BNI termasuk kesadaran risiko pada seluruh risiko serta penetapan limit risiko dan ambang
jenjang organisasi. batas (threshold)
11. Memastikan bahwa fungsi manajemen risiko 7. Mengevaluasi dan menyesuaikan kebijakan
telah diterapkan secara independen. Manajemen Risiko Terintegrasi paling sedikit 1
(satu) kali dalam 1 (satu) tahun atau sewaktu-
Secara garis besar, Direksi BNI bertanggung jawab waktu dalam hal terdapat perubahan faktor-
untuk menerapkanTata Kelola yang baik, manajemen faktor yang memengaruhi kegiatan usaha
risiko, dan kepatuhan secara terintegrasi yang Konglomerasi Keuangan BNI secara signifikan.
disesuaikan dengan perkembangan ekosistem 8. Memahami Risiko yang melekat pada seluruh
perbankan terkini serta didukung dengan digitalisasi kegiatan bisnis dalam Konglomerasi Keuangan
dan inovasi teknologi. Hal ini sesuai dengan BNI dan mengambil tindakan yang diperlukan
ketentuan yang telah ditetapkan dalam Piagam sesuai profil Risiko Konglomerasi Keuangan BNI,
Direksi BNI yang ditetapkan dalam SK Direksi No. antara lain dengan memberikan rekomendasi
KP/339/DIR tanggal 6 Agustus 2024. atas usulan terkait penerapan Manajemen Risiko
kepada LJK dalam Konglomerasi Keuangan BNI.
Wewenang dan tanggung jawab Direksi BNI dalam 9. Memastikan kecukupan infrastruktur untuk
manajemen risiko terintegrasi mencakup paling mengelola dan memastikan seluruh risiko dapat
sedikit: terkendali.
1. Menyusun kebijakan Manajemen Risiko
Terintegrasi secara tertulis dan komprehensif, Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab di
dengan memperhatikan tingkat risiko yang akan atas, Direksi dibantu oleh Satuan Kerja Manajemen
diambil (risk appetite) dan toleransi risiko (risk Risiko (SKMR), yang juga menjalankan tugas sebagai
tolerance). Satuan Kerja Manajemen RisikoTerintegrasi (SKMRT).
2. Melaksanakan kebijakan Manajemen Risiko Pengawasan terhadap manajemen risiko Bank oleh
Terintegrasi yang telah ditetapkan, antara lain: Direksi dilakukan melalui berbagai forum, termasuk
a. Memastikan penerapan Manajemen Risiko Rapat Direksi (Radisi), Rapat Komite Manajemen
Terintegrasi pada Konglomerasi Keuangan Risiko & Anti Fraud (KRA) Sub-Komite Manajemen
BNI. Risiko (RMC) maupun Sub-Komite Anti Fraud (KAF),
b. Memastikan seluruh Risiko yang signifikan serta Rapat Komite Kebijakan Perkreditan dan Komite
dan dampak yang ditimbulkan oleh Risiko Manajemen Risiko Terintegrasi (KMRT).
dimaksud telah ditindaklanjuti.
c. Menyampaikan laporan pertanggungjawaban Pengawasan Dewan Komisaris [ACGS D.3.18]
kepada Dewan Komisaris Entitas Utama Dewan Komisaris melakukan pengawasan aktif
secara berkala. dalam kegiatan manajemen risiko Bank, antara lain
d. Mengkomunikasikan kebijakan Manajemen dengan cara:
Risiko Terintegrasi secara efektif kepada 1. Menyetujui kebijakan manajemen risiko BNI
seluruh jenjang organisasi yang relevan termasuk strategi dan kerangka manajemen
dalam Konglomerasi Keuangan BNI agar risiko yang ditetapkan sesuai dengan tingkat
dipahami secara jelas. risiko yang akan diambil (Risk Appetite) dan
3. Mengembangkan budaya Risiko sebagai bagian Toleransi Risiko (Risk Tolerance), baik Risk
dari penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Appetite kuantitatif maupun kualitatif;
bagi Konglomerasi Keuangan BNI. 2. Mengevaluasi kebijakan dan strategi manajemen
4. Memastikan bahwa penerapan Manajemen risiko paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
Risiko Terintegrasi telah dilakukan secara tahun atau dalam hal terdapat perubahan faktor-
independen. faktor yang memengaruhi kegiatan usaha BNI
5. Memastikan efektivitas pengelolaan sumber daya secara signifikan;
manusia yang mencakup kompetensi, kualifikasi, 3. Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi dan
dan kecukupan sumber daya manusia pada BNI memberikan arahan perbaikan atas pelaksanaan
sebagai Entitas Utama untuk melaksanakan kebijakan manajemen risiko BNI secara berkala;
fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi. 4. Mengevaluasi dan memutuskan permohonan
6. Melaksanakan evaluasi hasil kaji ulang Satuan atau usulan Direksi yang berkaitan dengan
Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi terhadap transaksi atau kegiatan usaha BNI yang sesuai
proses Manajemen Risiko Terintegrasi secara dengan ketentuan memerlukan pertimbangan
berkala untuk memastikan: dan persetujuan Dewan Komisaris; dan
a. Keakuratan metodologi penilaian risiko 5. Memastikan kebijakan dan proses manajemen
b. Kecukupan implementasi sistem informasi risiko dilaksanakan secara efektif dan terintegrasi
manajemen risiko dalam proses manajemen risiko BNI secara
keseluruhan.
948 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 348
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dalam melaksanakan fungsi di atas, Dewan Dalam menjalankan peran pengawasan aktif
Komisaris membentuk Komite Pemantau Risiko terhadap pengelolaan risiko Bank secara individu
dengan tugas sebagai berikut: maupun terintegrasi, Dewan Komisaris BNI dibantu
1. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara oleh Komite Pemantau Risiko (KPR), Komite Audit,
kebijakan manajemen risiko dengan pelaksanaan dan Komite Tata Kelola Terintegrasi. Pelaksanaan
kebijakan Bank; fungsi pengawasan Dewan Komisaris dilakukan
2. Melakukan pemantauan dan evaluasi melalui forum Rapat Direksi dan Dewan Komisaris
pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko (Radekom), maupun dalam rapat Komite Pemantau
dan Satuan Kerja Manajemen Risiko guna Risiko, Komite Tata Kelola Terintegrasi dan Komite
memberikan rekomendasi kepada Dewan Audit.
Ko m i s a r i s ;
3. Melaksanakan tugas-tugas tertentu lainnya yang Pada tahun 2024, agenda pelaksanaan fungsi
terkait dengan fungsi dan ruang lingkup tugas pengawasan Dewan Komisaris yang dilakukan
Komite Pemantau Risiko yang diberikan oleh melalui forum Rapat Direksi dan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris. (Radekom), maupun dalam rapat Komite Pemantau
Risiko, Komite Tata Kelola Terintegrasi dan Komite
Audit, sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda
1 9 Januari 2024 Rapat Komite Pemantau Risiko (KPR) mengenai Leading dan Lagging Indicator untuk Risiko
Kredit, Pasar, Likuiditas, Operasional, Hukum, Stratejik, Kepatuhan, dan Reputasi
2 30 Januari 2024 Penyampaian Saran dan Nasihat Dewan Komisaris atas Pelaksanaan Rapat Komite Pemantau
Risiko (KPR) mengenai Leading dan Lagging Indicator untuk Risiko Kredit, Pasar, Likuiditas,
Operasional, Hukum, Stratejik, Kepatuhan, dan Reputasi
3 06 Februari 2024 Komite Tata Kelola Terintegrasi dengan agenda Evaluasi Profil Risiko Terintegrasi dan Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Terintegrasi posisi 31 Desember 2023
4 4 April 2024 Rapat Dewan Komisaris Review Risk Appetite Statement (RAS) BNI Tahun 2024
5 23 April 2024 Surat Dewan Komisaris mengenai Evaluasi Kebijakan Ambang Batas Kewenangan Transaksi
BUMN dan Anak Perusahaan BUMN
6 2 Juli 2024 Rapat Komite Pemantau Risiko mengenai Evaluasi Risiko terkait Transaksi di Treasury, antara lain
Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas yang Memperhitungkan Country Risk dan Transfer Risk
7 4 Juli 2024 Rapat Dewan Komisaris Review Kebijakan Umum Sistem Pengendalian Intern (KUSPI) Tahun
2024
8 06 Agustus 2024 Komite Tata Kelola Terintegrasi dengan agenda Evaluasi Profil Risiko Terintegrasi dan Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Terintegrasi posisi 30 Juni 2024
9 5 September 2024 Rapat Komite Pemantau Risiko (KPR) dan Tanggapan Dewan Komisaris mengenai 3 (tiga) Top
Risk BNI Triwulan II-2024
10 24 September 2024 Rapat Dewan Komisaris mengenai Pembahasan Penilaian Risk Maturity Index (RMI) BNI Tahun
2024
11 19 November 2024 Komite Tata Kelola Terintegrasi dengan agenda Evaluasi Kebijakan Umum Manajemen Risiko
Terintegrasi dan Permodalan Terintegrasi Tahun 2024
12 21 November 2024 Rapat Dewan Komisaris Pengkinian Dokumen Recovery Plan BNI Tahun 2024/2025
13 5 Desember 2024 Rapat Dewan Komisaris Review Kebijakan Umum Manajemen Risiko (KUMR) dan Kebijakan
Umum Manajemen Risiko Terintegrasi dan Permodalan Terintegrasi (KUMRT) Tahun 2024
14 24 Desember 2024 Rapat Komite Pemantau Risiko mengenai Evaluasi Risiko terkait Transaksi di Treasury, antara lain
Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas yang Memperhitungkan Country Risk dan Transfer Risk
Agar implementasi Manajemen Risiko Bank berjalan secara efektif, maka pelaksanaannya didasarkan pada
Tata Kelola Risiko yang telah ditetapkan. Tata Kelola Risiko mengatur dengan jelas peran dan tanggung
jawab, proses pengambilan keputusan, keterkaitan antar fungsi-fungsi pengelolaan risiko, serta penetapan
kebijakan yang memastikan bahwa risiko dikelola dengan baik.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
949
Page 349
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tata Kelola Risiko BNI
Memastikan bahwa penerapan Manajemen Risiko telah
memadai dan sesuai dengan karakteristik, kompleksitas
Oversight Board of dan profil risiko Bank. Dalam implementasinya dibantu oleh
Commissioners Komite Pemantau Risiko dan Komite Tata Kelola Terintegrasi
Bertanggung jawab untuk menerapkan
Oversight & manajemen risiko yang memadai dan sesuai
Board of Directors
Execution dengan karakteristik, kompleksitas dan profil
risiko Bank
Risk Management Membantu Direksi dalam penetapan kebijakan,
Escalation pengembangan dan implementasi pengelolaan risiko
Committee
serta eskalasi ke Direksi
Implementation & Mengimplementasikan pengelolaan
Risk Taking Unit, Risk Control Unit, risiko sesuai peran masing masing:
Control Risk Assurance Unit • Risk owner (risk taking) mengelola risiko yang
Mechanism melekat pada bisnis dan fungsinya masing-masing
• Risk control menyusun framework, kebijakan prinsip
dan metodologi pengelolaan risiko bank
INTERNAL CONTROL PROCESS • Risk assurance, menilai secara independen terhadap
efektivitas penerapan manajemen risiko dan
pengendalian intern
Proses Pengendalian Internal (Internal Control Process) yang efektif merupakan komponen penting dalam manajemen
Bank dan menjadi dasar bagi kegiatan operasional Bank yang sehat dan aman serta dapat membantu Direksi dan
Dewan Komisaris menjaga aset Bank, menjamin tersedianya pelaporan keuangan dan manajerial yang dapat dipercaya,
meningkatkan kepatuhan Bank terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga dapat
mengurangi risiko terjadinya kerugian, penyimpangan dan pelanggaran aspek kehati-hatian.
PILAR 2. KECUKUPAN KEBIJAKAN DAN memadai. Evaluasi dan/atau pengkinian prosedur
PROSEDUR MANAJEMEN RISIKO, SERTA manajemen risiko dilakukan secara berkala, atau
PENETAPAN LIMIT RISIKO dalam hal terjadi perubahan dalam dokumen
kebijakan di atasnya.
Dalam rangka mendukung penerapan manajemen
risiko yang efektif, BNI memiliki dokumen kebijakan Agar pengelolaan setiap jenis risiko dan langkah
manajemen risiko yang penyusunannya telah mitigasi yang ditempuh lebih tepat sasaran, maka
diselaraskan dengan visi, misi, dan rencana BNI menguraikan lebih lanjut ketentuan rincian
strategis BNI. Pedoman tertulis ini telah disetujui dari masing-masing Prosedur Manajemen Risiko ke
Dewan Komisaris dan berfungsi sebagai acuan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) yang memuat secara
dasar yang bersifat strategis dan komprehensif bagi rinci tata cara pelaksanaan terkait suatu produk dan/
seluruh unit kerja BNI dalam mengelola risiko yang atau aktivitas spesifik.
dihadapi. Berikut ini adalah daftar kebijakan yang
dimiliki BNI terkait praktik manajemen risiko Bank: Sebagai salah satu metode dalam upaya
1. Kebijakan Umum Manajemen Risiko; pengendalian risiko, BNI menetapkan batasan
2. Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi risiko yang berfungsi sebagai ambang batas untuk
dan Permodalan Terintegrasi; dan menentukan tingkat intensitas mitigasi risiko yang
3. Kebijakan Umum Sistem Pengendalian Intern. akan diterapkan oleh Manajemen. Penetapan
batasan atau limit risiko mencakup sejumlah limit,
Penyusunan kebijakan-kebijakan di atas berfokus seperti limit per jenis risiko (risiko kredit, risiko
pada identifikasi serta pengendalian risiko-risiko pasar, risiko likuiditas, dan risiko operasional),
yang relevan dengan aktivitas bisnis BNI, serta limit per aktivitas fungsional, maupun limit secara
disusun dengan mempertimbangkan tingkat risiko keseluruhan.
yang akan diambil (risk appetite), toleransi risiko
(risk tolerance), dan penetapan batasan (limit). Kebijakan dan prosedur, serta limit risiko dalam
Dokumen Kebijakan tersebut dievaluasi dan/atau manajemen risiko yang dilakukan oleh BNI telah
dikinikan secara berkala 1 (satu) kali dalam 1 (satu) ditinjau secara berkala dengan persetujuan hingga
tahun, atau dalam hal terjadi perubahan secara ke tingkat Direksi maupun Dewan Komisaris sesuai
signifikan yang memengaruhi kegiatan usaha BNI. tingkat kewenangannya. Sebagai bagian dari proses
pengukuran dan pengendalian, BNI melakukan
Selanjutnya, dokumen kebijakan tersebut dijabarkan review secara berkala atas Kebijakan dan Prosedur
ke dalam bentuk Prosedur Manajemen Risiko yang Manajemen Risiko serta limit risiko BNI, atau saat
bersifat operasional yang digunakan sebagai acuan terjadi perubahan signifikan yang memengaruhi
pelaksanaan pengelolaan risiko bagi setiap Unit kegiatan usaha BNI.
Pengelola Risiko dan didokumentasikan secara
950 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 350
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PILAR 3. KECUKUPAN PROSES IDENTIFIKASI, PENGUKURAN, PEMANTAUAN, DAN
PENGENDALIAN RISIKO, SERTA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RISIKO
Proses Manajemen Risiko di BNI meliputi tahapan identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian
risiko terhadap seluruh faktor risiko yang bersifat material dengan didukung oleh Sistem Informasi
Manajemen Risiko. Identifikasi risiko bersifat proaktif yang mencakup seluruh aktivitas bisnis Bank dan
dilakukan dalam rangka menganalisa sumber dan kemungkinan timbulnya risiko serta dampaknya.
Selanjutnya, Bank melakukan pengukuran risiko sesuai dengan karakteristik dan kompleksitas kegiatan
usaha. Dalam memantau hasil pengukuran risiko, Bank membentuk unit yang independen dari pihak yang
melakukan transaksi untuk memantau risiko. Selain itu, Bank juga mengembangkan sistem informasi
manajemen yang disesuaikan dengan karakteristik, kegiatan, dan kompleksitas kegiatan usaha Bank.
Dalam upaya meningkatkan efektivitas penerapan manajemen risiko, BNI telah memiliki prosedur yang
memadai untuk melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta sistem
informasi manajemen risiko.
Identifikasi Risiko Pengukuran Risiko
Identifikasi risiko dilakukan Proses pengukuran risiko
secara proaktif terhadap dilakukan dalam rangka
seluruh aktivitas bisnis dalam mengetahui besarnya
rangka menganalisa sumber, eksposur risiko sebagai
tingkat kemungkinan acuan untuk melakukan
timbulnya risiko serta pengendalian serta untuk
dampak yang ditimbulkannya keperluan perhitungan
Kewajiban Penyediaan Modal
Disclosure Minimum (KPMM)
Menyampaikan laporan
yang mencakup:
• Laporan Manajemen
Risiko kepada Regulator
Pemantauan Risiko dan Manajemen Pengendalian Risiko
Proses pemantauan risiko dilakukan untuk • Laporan Informasi Pengendalian risiko
memastikan bahwa risiko telah dikelola Manajemen Risiko difokuskan pada risiko
dengan baik, antara lain dengan: kepada Publik yang dapat mengganggu
• Melakukan pemantauan kepatuhan kelangsungan usaha Bank.
kepada regulasi Proses pengendalian risiko
• Toleransi dan limit risiko yang disesuaikan dengan eksposur
ditetapkan risiko maupun tingkat dan
• Hasil stress testing toleransi yang akan diambil
• Upaya mitigasi risiko yang telah
dilakukan
1. Identifikasi Risiko 2. Pengukuran Risiko
Proses identifikasi risiko dilakukan secara proaktif Proses pengukuran risiko dilakukan untuk
pada seluruh aktivitas bisnis dalam rangka mengetahui besarnya eksposur risiko sebagai
menganalisis sumber, tingkat kemungkinan acuan dalam melakukan pengendalian
timbulnya risiko, maupun dampak yang dialami risiko serta untuk keperluan perhitungan
Bank. Hal-hal yang diperhatikan dalam proses Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
identifikasi risiko adalah: (KPMM). Pengukuran risiko dilakukan secara
a. Identifikasi seluruh risiko dilakukan secara kuantitatif dan/atau kualitatif sesuai metode
berkala. pengukuran yang ditetapkan oleh regulator atau
b. Memiliki metode atau sistem untuk melakukan dengan menggunakan metode internal yang
identifikasi risiko pada seluruh produk dan dikembangkan sendiri oleh BNI. Pengukuran
aktivitas bisnis BNI. risiko di BNI juga dilengkapi dengan stress
c. Secara khusus melakukan identifikasi risiko testing untuk risiko kredit dan risiko pasar untuk
terhadap produk bank baru, sebelum produk mengantisipasi kondisi yang bersifat ekstrem.
bank baru diperkenalkan atau dijalankan. Hal-hal yang diperhatikan dalam pelaksanaan
pengukuran risiko adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
951
Page 351
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
a. Ruang lingkup pengukuran risiko harus b. Pemantauan risiko dilakukan baik oleh Satuan
mencakup sensitivitas, kecenderungan, dan Kerja Operasional maupun Satuan Kerja
faktor risiko secara individu, serta eksposur Manajemen Risiko;
risiko secara keseluruhan atau per jenis risiko. c. Hasil pemantauan disajikan dalam laporan
Ini dilakukan dengan mempertimbangkan yang disampaikan secara berkala kepada
korelasi dan seluruh risiko yang melekat pada pihak eksternal (Regulator) maupun internal
transaksi dan produk bank. (Manajemen).
b. Metode pengukuran risiko dapat dilakukan
secara kuantitatif dan/atau kualitatif, Pemantauan risiko dilakukan baik oleh Satuan
menggunakan metode yang ditetapkan oleh Kerja Operasional (Risk Taking Unit) sebagai
regulator atau yang dikembangkan secara pemilik risiko (Risk Owner) maupun oleh Risk
internal. Control Unit, dan hasil pemantauan disajikan
c. Penerapan metode pengukuran harus sesuai dalam laporan secara berkala, antara lain
dengan ketentuan yang berlaku dari regulator. Laporan Tingkat Kesehatan Bank, Laporan Profil
d. Penggunaan metode internal untuk Risiko, Laporan Kewajiban Penyediaan Modal
pengukuran risiko kredit, pasar, likuiditas, Minimum (KPMM), Laporan Portofolio Pinjaman,
dan operasional harus mempertimbangkan Laporan Pemantauan Risiko Pasar dan Risiko
persyaratan regulator, termasuk penggunaan, Likuiditas, Laporan Kerugian Risiko Operasional
backtesting, validasi, dan dokumentasi. (KRO), Laporan Pemantauan Business Continuity
e. Pengukuran risiko dilakukan oleh Unit Management (BCM), Internal Risk Analysis dan
Pengelola Risiko yang berkoordinasi dengan laporan-laporan risiko lainnya.
Satuan Kerja Manajemen Risiko.
f. Pengukuran risiko BNI secara individu 4. Pengendalian Risiko
dilakukan terhadap 8 (delapan) jenis risiko, BNI menaruh fokus dan prioritas pengendalian
sedangkan untuk Konglomerasi Keuangan risiko terhadap risiko-risiko yang dinilai
BNI mencakup 10 (sepuluh) jenis risiko. berpotensi mengganggu kelangsungan usaha
Dalam pelaporan Kewajiban Penyediaan pada jangka panjang. Hal-hal yang diperhatikan
Modal Minimum (KPMM) kepada regulator, dalam pengendalian risiko adalah:
pengukuran risiko BNI secara individu fokus a. Sistem pengendalian risiko mengacu pada
pada 3 (tiga) risiko utama, yaitu risiko kredit, kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan.
pasar, dan operasional. Sementara itu, b. Proses pengendalian risiko disesuaikan
perhitungan KPMM terintegrasi dilakukan dengan eksposur risiko maupun tingkat risiko
dengan membandingkan Total Modal Aktual yang akan diambil (risk appetite) dan toleransi
BNI secara Konsolidasi ditambahkan dengan risiko (risk tolerance).
modal aktual BNI Life dikurangi dengan faktor c. Mekanisme lindung nilai dan mitigasi risiko
pengurang Total Modal Aktual dibandingkan dilakukan oleh Satuan Kerja Operasional
denganTotal Modal Minimum BNI Konsolidasi bekerja sama dengan Satuan Kerja
ditambah Modal Minimum BNI Life. Manajemen Risiko.
Pengukuran risiko dilakukan secara berkala Strategi pengendalian risiko yang dilakukan oleh
dan hasilnya dilaporkan kepada Regulator BNI, adalah sebagai berikut:
sebagai bagian dari pelaporan Profil Risiko dan a. Menerima Risiko (Risk Acceptance)
KPMM BNI secara individu serta pelaporan Khusus untuk jenis risiko yang secara
Profil Risiko Terintegrasi dan KPMM Terintegrasi proses tidak memungkinkan untuk dilakukan
Konglomerasi Keuangan BNI. intervensi pencegahan atau perbaikan
situasi, maka potensi risiko yang ada akan
3. Pemantauan Risiko diterima sebagai konsekuensi Bank dalam
Proses pemantauan risiko dilakukan untuk memanfaatkan kesempatan bisnis, dengan
memastikan bahwa risiko telah dikelola dengan pertimbangan bahwa risiko yang ada masih
baik antara lain melalui pemantauan terhadap dalam limit/toleransi Bank. Namun demikian,
mitigasi dan limit risiko yang telah ditetapkan. kontrol yang ketat harus dijalankan apabila
Hal-hal yang diperhatikan dalam pelaksanaan strategi pengendalian risiko ini diterapkan.
pemantauan risiko adalah: b. Menghindari Risiko (Risk Avoidance)
a. Pemantauan risiko mencakup antara lain Upaya ini dilakukan untuk mencegah Bank
pemantauan terhadap besarnya eksposur mengalami suatu risiko yang tidak dapat
risiko, toleransi risiko, kepatuhan limit, diterima (unacceptable), atau mencegah
dan hasil stress testing serta konsistensi bertambahnya eksposur risiko yang ada. Risk
pelaksanaan terhadap kebijakan dan prosedur avoidance dipilih apabila potensi keuntungan
yang telah ditetapkan; dari suatu aktivitas bisnis lebih kecil dari pada
eksposur risiko yang mungkin terjadi.
952 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 352
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
c. Memindahkan Risiko (Risk Transfer) yang dihadapi BNI baik risiko keseluruhan
Risiko-risiko yang melekat dengan aktivitas maupun per jenis risiko.
bisnis Bank dialihkan kepada pihak lain, b. Efektivitas penerapan Manajemen Risiko
misalnya dengan memanfaatkan jasa asuransi mencakup kebijakan, prosedur dan penetapan
atau tenaga alih daya (outsourcing). limit risiko.
d. Mengurangi Risiko (Risk Mitigation) c. Ketersediaan informasi tentang hasil
Pengendalian risiko akan optimal apabila (realisasi) penerapan Manajemen Risiko
dilakukan upaya-upaya untuk dapat dibandingkan dengan target yang ditetapkan
mengurangi risiko yang ada. Mitigasi risiko BNI sesuai dengan kebijakan dan strategi
dimaksudkan untuk memperkecil kerugian penerapan manajemen risiko.
yang dipicu oleh faktor eksternal, maupun
kejadian di internal bank. Salah satu alternatif Beberapa aplikasi manajemen risiko telah
untuk menekan dan mengurangi risiko disiapkan untuk mendukung pelaksanaan proses
adalah melalui peningkatan kontrol dan manajemen risiko secara baik, akurat, dan
penyempurnaan sistem serta prosedur kerja. tepat waktu, antara lain Internal Rating System
(IRS 2.0), scoring system, RM Tools, Loan
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Management System (LMS), Single Integrated
Bank mengembangkan Sistem informasi Monitoring (SIMON) Framework, Credit Card
Manajemen Risiko untuk mendukung Behaviour and Collection, KUR Behaviour
pelaksanaan proses identifikasi, pengukuran, and Collection, Central Limit System, Kondor
pemantauan, dan pengendalian risiko, serta Global Risk (KGR) Market Risk, Risk Control
memastikan tersedianya informasi yang akurat, Self Assessment (RCSA) dengan mekanisme
lengkap, informatif, tepat waktu, dan dapat Process, Risk, Control dan Monitoring (PRCM),
diandalkan sehingga dapat digunakan dalam Loss Event Database (LED), Key Risk Indicator
rangka proses pengambilan keputusan oleh (KRI), dan Business Continuity Management
Manajemen. Hal-hal yang diperhatikan terkait (BCM). Beberapa solusi Manajemen Risiko
implementasi Sistem informasi Manajemen telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan
Risiko adalah: Manajemen Risiko dengan baik dan sejalan
a. Manajemen Data Risiko dengan IT Strategic Plan, di antaranya:
Manajemen data risiko merupakan a. Menyiapkan aplikasi front end untuk Risiko
pengelolaan data risiko yang dipergunakan Kredit, Risiko Pasar dan Risiko Operasional;
untuk memastikan tingkat ketersediaan, b. Menyiapkan data storage dan information
akurasi serta ketepatan waktu penyaluran system. Sebelum menerapkan sistem
informasi/laporan manajemen risiko serta informasi Manajemen Risiko yang baru,
pihak-pihak yang berkepentingan terhadap harus dilakukan pengujian untuk memastikan
laporan manajemen Risiko. bahwa proses dan output yang dihasilkan
b. Pelaporan Manajemen Risiko telah melalui proses pengembangan,
Pelaporan Manajemen Risiko kepada pihak- pengujian dan penilaian kembali secara
pihak tertentu sekurang-kurangnya harus efektif dan akurat.
memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
i) Frekuensi penyampaian laporan Sebelum mengimplementasikan sistem
disesuaikan dengan kebutuhan pihak- informasi manajemen risiko yang baru, BNI
pihak yang berkepentingan, sehingga melakukan pengujian terlebih dahulu untuk
mampu memberikan informasi yang memastikan bahwa model, sistem, proses, serta
memadai bagi pengambil keputusan. hasil yang didapatkan telah melewati tahap
ii) Laporan memuat informasi mengenai total pengembangan, pengujian, serta penilaian ulang
exposure risiko, pemantauan terhadap secara efektif dan akurat. BNI telah menggunakan
risiko yang bersifat material, penetapan berbagai model dan tools untuk mendukung
limit, kepatuhan terhadap kebijakan dan proses pengelolaan Manajemen Risiko dan
prosedur, pencapaian kinerja bisnis serta pengambilan keputusan bisnis. Guna menjamin
implementasi manajemen risiko. keakuratan dan efektivitas proses tersebut, BNI
juga memiliki fungsi validasi independen yang
Efektivitas pelaksanaan Sistem Informasi berada di bawah Sektor Manajemen Risiko.
Manajemen Risiko BNI meliputi:
a. Ketersediaan informasi yang akurat, lengkap, Dalam upaya mengoptimalkan proses validasi,
informatif, tepat waktu, serta dapat digunakan meningkatkan efisiensi model life cycle, dan
Dewan Komisaris, Direksi, dan unit kerja terkait mengurangi potensi munculnya risiko model dari
dalam penerapan Manajemen Risiko untuk model yang diimplementasikan, kini BNI tengah
menilai, memantau, dan memitigasi Risiko mengembangkan sebuah model kerangka kerja
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
953
Page 353
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
bernama Model Risk Management Framework b. Model Control
sebagai bagian dari upaya meningkatkan Model control dilaksanakan melalui validasi
kualitas pengelolaan manajemen risiko Bank. saat tahap awal model dikembangkan
Risiko model ini didefinisikan sebagai potensi beserta validasi secara berkala setelah
kerugian yang dapat terjadi akibat kesalahan model diimplementasi. Validasi model yang
dalam pengembangan, implementasi, validasi, dilakukan mencakup validasi metodologi
atau penggunaan model yang dimiliki oleh pemodelan dan validasi scoring performance.
bank. Risiko model cenderung meningkat c. Model Life Cycle
seiring bertambahnya jumlah model yang Melalui Model Life Cycle, BNI dapat
diimplementasikan, tingkat kompleksitas suatu melacak posisi suatu model dalam siklus
model, atau besarnya dampak yang dihasilkan Model Risk Management, mulai dari
oleh penerapan model tersebut. tahap pengembangan, validasi, hingga
implementasi. Informasi ini mencakup status
Kerangka Model Risk Management yang sedang implementasi dan apakah model tersebut
dikembangkan tersebut, meliputi: telah di-review secara berkala.
a. Model Risk Assessment d. Model Inventory
Merupakan proses pengukuran risiko model Model inventory sebagai inventarisasi
untuk dapat melakukan priority assessment model yang ada di BNI. Inventarisasi model
serta penilaian risiko model untuk melakukan mencakup informasi yang berkaitan dengan
kuantifikasi model berdasarkan materialitas model di antaranya sumber data yang
dan kompleksitas model. digunakan, tujuan model dikembangkan,
model owner/developer, hasil validasi model
dan dokumentasi terkait model.
PILAR 4. SISTEM PENGENDALIAN INTERN YANG MENYELURUH
Penerapan Sistem Pengendalian Intern di BNI mengadopsi konsep Three Lines Model yang merupakan
implementasi dari strategi pengendalian dalam framework COSO, dengan rincian sebagai berikut:
DEWAN KOMISARIS
Akuntabilitas terhadap pemangku kepentingan atas pengawasan organisasi
Peran Dewan Komisaris: Integritas, Kepemimpinan, dan Transparansi
DIREKSI AUDIT INTERNAL
AUDIT EKSTERNAL
Tindakan (termasuk pengelolaan risiko) untuk
mencapai tujuan-tujuan organisasi Asurans yang independen
Risk Taking Unit or 1st Line Roles Risk Control Unit or 2nd Line Roles Risk Assurance Unit or 3rd Line
Bertanggungjawab terhadap Bertanggungjawab dalam penyusunan Roles Bertanggungjawab dalam
risiko yang diambil, eksekusi framework, kebijakan, prinsip dan menilai secara independen
dan hasilnya (day to day risk metodologi pengelolaan risiko Bank. efektivitas implementasi
management & control). • Menyiapkan usulan strategi dan manajemen risiko.
• Bertanggungjawab kebijakan manajemen risiko • Melakukan audit intern secara
terhadap pengelolaan dan termasuk risk appetite dan limit. independen dan periodik
pengendalian risiko yang • Menyusun kerangka, kebijakan, terhadap implementasi
melekat pada aktivitas prinsip, perangkat, metodologi, dan manajemen risiko dan
keseharian (day to day) standar pengelolaan risiko. pengendalian intern.
bisnis atau fungsinya. • Sebagai risk oversight unit, • Menyusun rekomendasi
• Mengidentifikasi, melakukan agregasi dan pelaporan dan masukan/corrective
mengukur, memantau, risiko secara keseluruhan. action serta memantau
dan mengendalikan risiko • Memberikan advice atau pelaksanaannya.
yang melekat pada aktivitas rekomendasi kepada 1st Line Roles • Melaporkan hasil audit
bisnis/fungsi sesuai dengan dalam mengimplementasikan ke Komite Audit dan
strategi/kebijakan/parameter kebijakan risiko sesuai kewenangan. key stakeholder sesuai
risiko yang telah diterapkan • Melakukan eskalasi permasalahan/ kewenangan
oleh 2nd Line Roles keputusan penting ke Senior
Management/Direksi/Risk
Management Committee.
Legend:
Akuntabilitas, Delegasi, Mengarahkan, Menyediakan Keselarasan, Komunikasi,
Pelaporan Sumber Daya, dan Pengawasan Koordinasi, dan Kolaborasi
954 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 354
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pemisahan fungsi (segregation of duties) antara Berdasarkan hasil penilaian sendiri (self-
Risk Taking Unit dan Risk Control Unit serta Risk assessment) tahun 2024, peringkat profil risiko BNI
Assurance Unit yang dilakukan BNI memungkinkan secara individu maupun secara terintegrasi adalah
Bank untuk melakukan pengawasan internal yang “Low to Moderate”. Peringkat profil risiko tersebut
lebih efektif dan efisien. Pada lini pertahanan pertama merupakan hasil penilaian dari peringkat Risiko
(first line roles), para Pemilik Risiko (Risk Owner) di Inheren “Low to Moderate”. dan peringkat Kualitas
setiap unit kerja bertindak sebagai Risk Taking Unit Penerapan Manajemen Risiko “Satisfactory”.
yang bertanggung jawab atas pengelolaan risiko-
risiko inheren yang melekat dengan aktivitias bisnis Hasil penilaian tersebut menunjukkan bahwa
dan fungsinya secara harian (day to day). Kemudian sejumlah indikator penilaian risiko BNI secara
pada lini pertahanan kedua (second line roles), Divisi individu maupun secara terintegrasi berada di level
Enterprise Risk Management, Divisi Operational yang manageable dan berada dalam kisaran risk
Risk Management, Divisi Policy Governance dan appetite yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukkan
Divisi Compliance bertindak sebagai Risk Control bahwa SKMR dan SKMRT berhasil menunjukkan
Unit. Sedangkan Internal Audit (IAD) sebagai lini kinerja yang baik serta mencerminkan efektivitas dan
pertahanan ketiga (third line roles) sebagai Risk konsistensi dalam penerapan sistem manajemen
Assurance Unit bertanggung jawab langsung risiko. Peringkat profil risiko BNI secara Terintegrasi
kepada Direktur Utama dan bertugas menilai yang “Low to Moderate” ini dapat tercapai karena
secara independen kesesuaian proses penerapan BNI dan Perusahaan Anak telah menerapkan proses
manajemen risiko dan sistem pengendalian internal manajemen risiko secara cukup efektif dan efisien
Bank terhadap kebijakan dan prosedur yang pada seluruh aktivitasnya.
ditetapkan serta dengan ketentuan dari Regulator.
PERNYATAAN DIREKSI DAN/ATAU
JENIS PROFIL RISIKO DAN CARA DEWAN KOMISARIS ATAS KECUKUPAN
PENGELOLAANNYA [ACGS: D.3.19] MANAJEMEN RISIKO [ACGS: D.3.18, D.3.20]
Dalam rangka pengukuran risiko secara lebih
menyeluruh, BNI menerapkan manajemen risiko BNI telah melakukan evaluasi atas sistem
terintegrasi sesuai dengan ketentuan POJK No. 17/ manajemen risiko di tahun 2024 dan mendapatkan
POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 tentang hasil yang cukup baik. Evaluasi terhadap efektivitas
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi sistem manajemen risiko Bank dilakukan melalui
Konglomerasi Keuangan dan SEOJK No. 14/ peninjauan secara berkala atas kebijakan dan
SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015. Sebagai Entitas prosedur manajemen risiko, kecukupan sistem
Utama dalam Konglomerasi Keuangan BNI, Bank informasi manajemen risiko, laporan eksposur
mengelola 10 (sepuluh) jenis risiko utama, yaitu risiko, dan penilaian profil risiko BNI dan profil
risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko risiko Terintegrasi, sedangkan Dewan Komisaris
operasional, risiko hukum, risiko reputasi, risiko dibantu oleh Komite Pemantau Risiko melakukan
stratejik, risiko kepatuhan, risiko transaksi intra pengawasan serta evaluasi terhadap penerapan
grup, dan risiko asuransi. sistem manajemen risiko yang telah dilakukan oleh
Direksi. Selain itu, rencana mitigasi yang diajukan
Penjelasan lebih lanjut mengenai jenis profil risiko oleh unit kerja operasional juga dinilai efektif dan
dan langkah-langkah pengelolaannya diungkapkan memadai dalam mengatasi risiko yang dihadapi
pada sub-bab Jenis Risiko dan Cara Pengelolaannya, Bank.
Bab 6: Permodalan dan Praktik Manajemen Risiko
pada Laporan Tahunan 2024 ini. Direksi juga telah mengidentifikasi risiko utama
terkait teknologi informasi, seperti gangguan
TINJAUAN ATAS EFEKTIVITAS PENERAPAN operasional, keamanan siber, dan pemulihan
SISTEM MANAJEMEN RISIKO [ACGS D.3.17] bencana, guna memastikan bahwa risiko-risiko
tersebut dikelola secara efektif dan diintegrasikan
BNI secara berkala melakukan evaluasi terhadap ke dalam kerangka manajemen risiko BNI secara
kecukupan proses identifikasi, pengukuran, keseluruhan. Di samping itu, Direksi telah
pemantauan, dan pengendalian risiko yang memastikan bahwa BNI memiliki proses yang
dilakukan oleh unit-unit kerja terkait. Penilaian ini memadai dalam menangani risiko eksternal yang
mencakup semua aspek manajemen risiko, mulai signifikan, termasuk krisis kesehatan, gangguan
dari kebijakan, prosedur, hingga sistem informasi rantai pasokan, dan ketegangan geopolitik. Kerangka
dan teknologi yang digunakan dalam mendukung kerja ini dirancang untuk berfungsi secara ex ante,
efektivitas pengelolaan risiko Bank. yaitu dengan membangun ketahanan sebelum krisis
terjadi, serta ex post, yang memungkinkan bank
untuk mengelola krisis secara efektif saat terjadi
peristiwa yang tidak terduga. [ACGS D.3.19]
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
955
Page 355
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Selain itu, BNI juga menaruh perhatian khusus memiliki sistem pengendalian intern yang efektif
pada pengelolaan risiko keamanan digital yang dan memadai dalam mengelola risiko-risiko yang
sifatnya dinamis dan dapat berubah dengan cepat. dihadapi Bank selama tahun 2024. Risiko-risiko yang
Risiko-risiko ini mencakup keamanan dan privasi dihadapi juga tetap berada dalam batas toleransi
data, penggunaan solusi cloud, metode autentikasi, Bank dalam mendukung pencapaian tujuan Bank.
serta perlindungan bagi karyawan yang bekerja
secara jarak jauh melalui jaringan eksternal. STRUKTUR SATUAN KERJA MANAJEMEN
Sebagaimana risiko lainnya, risiko-risiko digital ini RISIKO BNI
harus diintegrasikan secara menyeluruh ke dalam
kerangka manajemen risiko bank untuk memastikan Fungsi Satuan Kerja Manajemen Risiko BNI
kesiapan dan ketangguhan dalam menghadapi dilaksanakan oleh Divisi Enterprise Risk
berbagai ancaman. Management dan Divisi Operational Risk
Management. Secara hierarki, organisasi Divisi
Berdasarkan hasil penelaahan atas implementasi Enterprise Risk Management dan Divisi Operational
manajemen risiko BNI baik secara individu maupun Risk Management berada di bawah dan bertanggung
terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan BNI jawab langsung kepada Direktur Risk Management
(KK BNI) serta sesuai dengan diskusi bersama yang membawahkan Fungsi Manajemen Risiko BNI.
Manajemen, Komite Pemantau Manajemen Risiko,
Komite Audit, Auditor Independen, Internal Auditor, Struktur Organisasi Pengelola Manajemen Risiko
dan beberapa Divisi Terkait, maka Direksi dan BNI per 31 Desember 2024 dijelaskan melalui bagan
Dewan Komisaris menyatakan bahwa Bank telah berikut ini:
Komite Pemantau Risiko
Dewan Komisaris
Komite Tata Kelola Terintegrasi
DIREKSI
Komite Audit
Direktur Utama
Wakil Direktur Utama
Memberikan
Direktur Direktur yang membawakan fungsi Rekomendasi
Komite Manajemen Risiko &
Manajemen Risiko dan Manajemen Anti Fraud (Non Struktural)
Risiko Terintegrasi
Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi (Non Struktural)
Satuan Kerja Manajemen Risiko
merangkap Satuan Kerja Manajemen
Risiko Terintegrasi
Lembaga Jasa Keuangan Anggota
Konglomerasi Keuangan BNI dan
Perusahaan Anak Terkonsolidasi
Keterangan:
1. Direksi dan Dewan Komisaris BNI berwenang dan bertanggung jawab untuk memastikan penerapan
Manajemen Risiko BNI secara individu maupun Manajemen Risiko secara Terintegrasi;
2. Dalam menjalankan fungsinya melakukan pengawasan penerapan Manajemen Risiko BNI dan Manajemen
Risiko Terintegrasi, Dewan Komisaris BNI dalam pelaksanaannya dibantu oleh Komite Pemantau Risiko,
Komite Audit, dan Komite Tata Kelola Terintegrasi;
3. Direktur BNI yang membawahkan fungsi Manajemen Risiko selain menjalankan fungsi penerapan
Manajemen Risiko bagi BNI juga melaksanakan fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi
Keuangan BNI;
4. Dalam menjalankan fungsinya menerapkan manajemen risiko yang efektif, Direksi dibantu oleh Komite
Manajemen Risiko & Anti Fraud Sub-Komite Manajemen Risiko (KRA-RMC) dan Komite Manajemen
Risiko Terintegrasi (KMRT);
956 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 356
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
5. Jika diperlukan, Direktur yang membawahkan 9. Dalam menjalankan fungsinya, SKMR memiliki
fungsi Manajemen Risiko dapat membahas kewenangan untuk melakukan eskalasi
permasalahan terkait Manajemen Risiko dalam permasalahan kepada Komite Manajemen
rapat komite lainnya di tingkat Direksi atau Rapat Risiko & Anti-Fraud (Sub-Komite Manajemen
Direksi; Risiko/KRA-RMC) atau kepada Direktur yang
6. Dalam pelaksanaan Manajemen Risiko BNI, membawahkan fungsi Manajemen Risiko.
Direksi dibantu oleh Satuan Kerja Manajemen Sementara itu, Satuan Kerja Manajemen
Risiko (SKMR) yang juga menjalankan fungsinya Risiko Terintegrasi dapat melakukan eskalasi
sebagai Satuan Kerja Manajemen Risiko permasalahan kepada Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi (SKMRT); Terintegrasi atau Direktur yang membawahkan
7. Satuan Kerja Manajemen Risiko bertanggung fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi.
jawab untuk memfasilitasi dan berkoordinasi
dengan unit pengelola risiko yang berada di BNI DIVISI ENTERPRISE RISK MANAGEMENT
maupun segenap LJK anggota Konglomerasi (ERM)
Keuangan dalam mengelola 8 (delapan) jenis
risiko di BNI, yaitu risiko kredit, risiko pasar, risiko Divisi Enterprise Risk Management (ERM) di BNI
likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko berfungsi sebagai Satuan Kerja Manajemen Risiko
stratejik, risiko kepatuhan dan risiko reputasi, (SKMR) dan Satuan Kerja Manajemen Risiko
serta 10 (sepuluh) jenis risiko pada Konglomerasi Terintegrasi (SKMRT), yang berada langsung
Keuangan BNI, termasuk risiko transaksi intra- di bawah pengawasan dan bertanggung jawab
grup dan risiko asuransi; kepada Direktur Risk Management. Direktur ini
8. Satuan Kerja Manajemen Risiko dalam membawahkan dua fungsi utama, yaitu fungsi
menjalankan fungsi serta wewenang dan Manajemen Risiko dan fungsi Manajemen Risiko
tanggung jawabnya independen terhadap Terintegrasi.
Satuan Kerja Operasional (Risk Taking Unit) dan
tidak melakukan aktivitas yang terkait dengan
bisnis Bank.
Struktur Organisasi Divisi Enterprise Risk Management
Struktur Organisasi Divisi Enterprise Risk Management per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Divisi Enterprise Risk
Management
Departemen Departemen Departemen
Departemen Departemen Departemen Departemen
Manajemen Risiko Manajemen Manajemen
Manajemen Risiko Manajemen Risiko Validasi Model & Manajemen Risiko
Perusahaan & Risiko Kredit & Lingkungan, Sosial
Pasar & Likuiditas Kredit & Portofolio Metodologi Risiko TI & Digital
Terintegrasi Permodalan & Tata Kelola
Tim Manajemen
Tim Tata Kelola & Tim Tata Kelola & Tim Manajemen Tim Validasi Modal Tim Tata Kelola &
Risiko Kredit Tim Ketentuan &
Metodologi Risiko Metodologi Risiko Risiko Kredit & Risiko Pasar & Metodologi Risiko TI
& Permodalan Framework
Perusahaan Pasar & Likuiditas Portofolio Likuiditas & Digital
Segmen Wholesale
Tim Manajemen
Tim Validasi Modal
Tim Manajemen Tim Manajamen Tim Pengelolaan Risiko Kredit Tim Pengembangan Tim Manajemen
Risiko Kredit
Risiko Perusahaan Risiko Pasar Data Risiko Kredit & Permodalan Program Risiko TI & Digital
Wholesale & Retail
Segmen Ritel
Tim Manajemen Tim Manajemen
Tim Manajemen
Risiko Terintegrasi & Portofolio dan
Risiko Likuiditas
Perusahaan Anak Pelaporan
Tim Manajemen
Tim Manajemen
Risiko Kantor Luar Tim Middle Office
Komunikasi
Negeri
Bagian Umum
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
957
Page 357
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management
Rayendra Minarsa Goenawan, M.M, B.C.Sc.
Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 40 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan
Magister di bidang Manajemen dari Bina Nusantara University JWC
Dasar Hukum Pengangkatan Perusahaan lain
Surat Keputusan Direksi No. KP/289/DIR/R tanggal 16 Juni 2023 • Enterprise Risk Management Head - PT Bank OCBC NISP
(2017 - 2022)
Periode Menjabat • Enterprise Policy and Portfolio Management Specialist -
17 Februari 2022 - saat ini PT Bank OCBC NISP (2013 - 2016)
• Overseas Branch Coordinator - Maybank Mauritius (Formerly
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan known as PT Bank Internasional Indonesia) (2007 - 2012)
• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 (enam) • IT Specialist - YLB - Wasiat (2005 - 2007)
• BSE Business Essential – Innovation & Digital Disruption
Stream Rangkap Jabatan
• Business Essentials Program Innovation and Digital Tidak merangkap jabatan.
Disruption Course
• Innovation of Products and Services: Design Thinking Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota
Pengalaman Bekerja Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama/
BNI: Pengendali
Enterprise Risk Management Division Head - di PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2022 - saat ini)
Pengembangan Kompetensi Enterprise Risk Management Division Head Tahun 2024
Tanggal
Materi Pengembangan Kompetensi Penyelenggara
Pelaksanaan
ESG Benchmarking 19-22 Juni 2024 BNI
Seminar Internasional Manajemen Risiko Bank Indonesia: “Enhancing
Enterprise-wide Risk Early System and Integrated Crisis Management 27-28 Juni 2024 Bank Indonesia
Through Digitalization”
7-8 Agustus Bankers Association for Risk
Pembicara dalam Bankers Association for Risk Management (BARa)
2024 Management (BARa)
Feasibility Study Sharing Session for Leaders – IT Business Case 30 Agustus 2024 BNI
Seminar Nasional Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank
Forum Komunikasi Dewan
Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK-BPDSI): “Pembahasan
Komisaris Bank Pembangunan
POJK No. 5 Tahun 2024 (Kewajiban Perbankan untuk Menyusun Recovery 9 Oktober 2024
Daerah Seluruh Indonesia
Plan) dan PLPS No. 1 Tahun 2021 (Kewajiban Perbankan Menyusun
(FKDK-BPDSI)
Resolution Plan)”
ACMF – ISSB Technical Training on the IFRS Sustainability Disclosure 20-25 Oktober ASEAN Capital Markets
Standards (ISSB Standards) 2024 Forum dan IFRS Sustainability
Kementerian Lingkungan
11-22 November
Konferensi Perubahan Iklim ke-29 (COP 29) Hidup dan Kehutanan,
2024
Azerbaijan
Tugas dan Tanggung Jawab Divisi Enterprise 3. Mengelola mengembangkan dan memperkuat
Risk Management penerapan manajemen risiko termasuk
Sebagai Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) melakukan fungsi risk advisory
dan Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi 4. Mengelola, mengembangkan dan
(SKMRT), Divisi Enterprise Risk Management mengkoordinasikan penyusunan Recovery Plan
memiliki fungsi sebagai berikut: dan Resolution Plan
1. Mengelola dan mengembangkan strategi, 5. Mengelola, mengembangkan dan
framework manajemen risiko, Risk Appetite, Risk mengkoordinasikan penyusunan Profil Risiko
Tolerance Bank dan Terintegrasi dan Tingkat Kesehatan Bank secara individu,
2. Mengelola dan mengembangkan kebijakan, Konsolidasi, dan Terintegrasi
prosedur dan metodologi manajemen risiko
Bank dan Terintegrasi
958 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 358
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
6. Mendorong implementasi Budaya Risiko 23. Mengelola dan mengembangkan Sistem
(risk culture) di segenap organisasi BNI dan informasi, aplikasi dan solusi pengelolaan risiko
Perusahaan Anak dan melakukan assessment/ pasar dan likuiditas
enhancement Risk Maturity 24. Mengelola dan mengembangkan metodologi
7. Mengelola dan mengembangkan metodologi credit risk appetite
serta melakukan assessment manajemen bank 25. Mengelola dan mengembangkan framework,
berbasis risiko dengan melakukan inisiatif metodologi pengelolaan credit risk portfolio dan
perhitungan Capital Allocation, Risk Adjusted Loan Portfolio Guideline serta penetapan Loan
Performance Measurement (RAPM) dan Internal Exposure Limit
Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP) 26. Melakukan pemantauan dan evaluasi loan
8. Menyusun kajian dan usulan mitigasi risiko portfolio, scenario analysis proyeksi portfolio
atas produk dan aktivitas baru maupun pinjaman serta diagnosa permasalahan dan
pengembangan produk bank rekomendasi perbaikan
9. Mengelola dan mengembangkan serta 27. Mengelola dan mengembangkan metodologi
melakukan assessment dan tindak lanjut atas Profil Risiko Kredit BNI, melakukan penilaian,
penerapan manajemen risiko sesuai ketentuan analisis dan pemantauan tindak lanjut perbaikan
Regulator dan pihak eksternal lainnya profil risiko kredit serta mengembangkan
10. Mengelola dan mengembangkan disclosure metodologi dan perhitungan Credit Risk Premium
(keterbukaan infomasi) eksposur risiko dan (CRP)
permodalan BNI dan Terintegrasi 28. Mengelola, mengembangkan metodologi
11. Mengelola dan mengembangkan Risk serta melaksanakan perhitungan credit risk
Management Information System stress testing sesuai permintaan Regulator dan
12. Melakukan Pendampingan Penerapan kebutuhan internal
Manajemen Risiko di Perusahaan Anak dan 29. Mengelola dan mengembangkan metodologi
Kantor Luar Negeri (KLN) pengukuran kecukupan modal risiko kredit sesuai
13. Mengelola dan mengembangkan strategi, regulasi serta melakukan perhitungan, kajian dan
framework manajemen risiko, Risk Appetite, Risk evaluasi Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
Tolerance Risiko Pasar dan Risiko Likuiditas Kredit dan Rasio Pengungkit (leverage ratio)
14. Mengelola dan mengembangkan kebijakan, 30. Menyusun kajian dan usulan mitigasi risiko
prosedur, metodologi dan early warning system atas produk dan aktivitas baru maupun
manajemen risiko Pasar dan Risiko Likuiditas pengembangan produk bank
15. Melakukan pengelolaan pengukuran, 31. Mengelola dan mengembangkan Kebijakan/
pemantauan, dan Analisa risiko pasar, early Prosedur/Petunjuk Teknis Manajemen Risiko
warning system serta stress test portfolio Divisi Kredit & Portfolio
Tresuri (TRS) dan Kantor Luar Negeri (KLN) 32. Mengelola dan mengembangkan disclosure
16. Melakukan penyusunan, pengukuran dan credit risk management kualitatif dan kuantitatif
analisa profil risiko pasar dan likuiditas Bank sebagai perwujudan akuntabilitas Bank
serta pendampingan penyusunan profil risiko 33. Mengelola dan mengembangkan metodologi
Perusahaan Anak pengendalian country risk dan transfer risk,
17. Melakukan pengkinian Dokumen Recovery Plan termasuk identifikasi, pengukuran, serta
dan Resolution Plan Risiko Pasar dan Risiko pemantauannya
Likuiditas 34. Melakukan analisis risiko bisnis terhadap
18. Melakukan pengelolaan pengukuran, pemberian Country Exposure Limit (CEL)
pemantauan, dan Analisa risiko likuiditas, early 35. Mengelola dan mengembangkan credit risk
warning system serta stress test portfolio Divisi database, datamart dan data dictionary
Tresuri (TRS) dan Kantor Luar Negeri (KLN) 36. Melakukan Pendampingan Penerapan
19. Mengelola pelaksanaan fungsi Middle Office Manajemen Risiko Kredit di Perusahaan Anak
khususnya terhadap risiko pasar, risiko likuiditas dan Kantor Luar Negeri (KLN)
dan risiko bisnis/risiko investasi pada portfolio 37. Mengelola dan mengembangkan model Internal
Divisi Tresuri (TRS), Kantor Luar Negeri (KLN), Rating Based untuk Kredit Korporasi, Menengah,
dan Pension Fund (PSF) Kecil dan Konsumer
20. Melakukan pendampingan (advisory) dalam 38. Mengelola dan mengembangkan internal early
penyusunan kajian, kebijakan dan strategi serta warning model dan tools untuk Kredit Korporasi,
penerapan manajemen risiko Menengah, Kecil dan Konsumer
21. Menyusun kajian dan usulan mitigasi risiko 39. Mengelola dan mengembangkan model
atas produk dan aktivitas baru maupun komponen pembentuk Expected Credit Loss
pengembangan produk bank (ECL), Credit Risk Premium, stress test
22. Mengelola dan mengembangkan disclosure
risiko pasar dan likuiditas
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
959
Page 359
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
40. Mengelola dan mengembangkan Internal Rating 53. Mengelola dan mengembangkan proyeksi
System (IRS) dan Integrated Decision Automated ARIMA atas perubahan kondisi makro ekonomi
System (IDEAS) serta integrasi dan alignment terhadap pergerakan credit index untuk seluruh
dengan surrounding system dan kebijakan segmen bisnis bank
segmen wholesale dan retail 54. Mengelola dan mengembangkan perhitungan
41. Melakukan asesmen, backtesting, review serta Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
mengelola kerjasama atas penggunaan external 55. Mengelola dan mengembangkan penentuan
Early Warning Mechanism, kredit biro, sistem atau definisi Cure Rate serta menentukan batas
rating untuk Financial Institution/Bank, dan Workout Period
alternative credit scoring/risk modelling lainnya 56. Mengelola dan mengembangkan validasi
42. Melakukan penyusunan guidelines berupa risk perhitungan stress testing risiko kredit, risiko
acceptance criteria, standar rasio keuangan, serta pasar/likuiditas BNI, Perusahaan Anak, serta KLN
industry risk portfolio untuk segmen wholesale 57. Mengelola dan mengembangkan kebijakan dan
(termasuk internasional) dan retail prosedur terkait Validasi Model dan Backtesting
43. Melakukan asesmen, review, maupun Model Risiko dan Model lain yang memiliki
monitoring kerjasama terhadap mitra yang akan/ potensi risiko model
telah bekerjasama sebagai penyedia layanan 58. Melakukan pengelolaan dan penyusunan Model
keuangan berbasis teknologi informasi Risk Management framework
44. Melakukan penyusunan analisis, insight, serta 59. Mengembangkan framework & roadmap ESG
corporate action strategy berdasarkan hasil sebagai panduan Bank dalam implementasi
simulasi dan pemodelan data pada segmen prinsip ESG
Korporasi, Menengah, Kecil dan Konsumer 60. Melakukan pengembangan, review dan
45. Melakukan asesmen dan kajian risiko kredit monitoring roadmap Net Zero Emission Bank
terhadap produk dan aktivitas baru pada segmen 61. Mengembangkan framework, mengelola dan
Korporasi (termasuk internasional), Menengah, melakukan pemantauan risiko perubahan iklim
Kecil dan Konsumer serta Perusahaan anak 62. Mengkoordinasikan penerapan prinsip ESG
46. Mengelola dan mengembangkan Pedoman & Risiko Perubahan lklim di seluruh lini bisnis
Perusahaan terkait rating/credit scoring/credit Bank, termasuk Perusahaan Anak dan Kantor
risk modelling lainnya Luar Negeri (KLN)
47. Mengelola dan mengembangkan infrastruktur 63. Bertindak sebagai liason dengan pihak eksternal
serta melakukan validasi metodologi dan terkait dengan implementasi ESG
reperformance model risiko kredit segmen 64. Melaksanakan aktivitas sebagai koordinator
wholesale dan retail Supporting Staff Group (SSG) Sub Komite ESG
48. Mengelola dan mengembangkan metodologi 65. Melakukan pemantauan dan pengelolaan
serta perhitungan atas model back testing risiko realisasi penerapan ESG berdasarkan roadmap
kredit untuk melihat kecukupan pencadangan atas secara bankwide
model kolektif dan individual pada pembentukan 66. Melakukan koordinasi penyusunan dan
Expected Credit Loss (ECL) monitoring pelaksanaan Rencana Aksi Keuangan
49. Mengelola dan mengembangkan metodologi Berkelanjutan (RAKB) dan/atau Corporate Plan
serta perhitungan atas model back testing risiko terkait ESG
kredit dan risiko pasar sesuai dengan peraturan 67. Melakukan pemantauan eksposure dan pelaporan
regulator, kebijakan internal saat ini maupun kepada regulator/pihak eksternal lainnya terkait
perubahan kondisi makro ekonomi ESG (Green portfolio, Green Bond dan obligasi
50. Melakukan validasi dan analisa serta rekomendasi berwawasan ESG lainnya, Taksonomi Hijau
model risiko pasar atas model Value at Risk (VaR) Indonesia (THI), Sustainability Report (tata kelola
dan Interest Risk in Banking Book (IRRBB) serta berkelanjutan, kelola berkelanjutan, sustainable
risiko likuiditas BNI dan KLN financing dan data emisi karbons) dll)
51. Melakukan validasi dan analisa serta rekomendasi 68. Mengelola dan mengembangkan Kebijakan,
atas metodologi risiko operasional, risiko standarisasi, framework dan metodologi Digital
enterprise, dan model yang memiliki potensi Risk Management (DRM) dan Technology,
risiko BNI, Perusahaan Anak dan KLN Information, dan Cybersecurity Risk
52. Melakukan review dan memberi rekomendasi 69. Melakukan dan mengembangkan pengujian dan
dalam pengembangan project/model/metodologi rekomendasi mitigasi risiko Digital Risk secara
baru atas model risiko kredit, pasar/likuiditas, khusus 3rd party Risk pada aspek Technology,
operasional dan enterprise BNI, Perusahaan Information & Cyber Risk
anak, dan KLN
960 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 360
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
70. Membuat kajian, memberikan rekomendasi serta mengevaluasi Technology, Information dan Cyber
Security Risk atas produk, aktivitas, dan penggunaan teknologi eksisting
71. Mengelola dan mengembangkan Cyber Risk Defense Road Map dalam rangka meningkatkan Cyber
Security Maturity
72. Melakukan pengujian dan pengembangan tindak lanjut rekomendasi mitigasi risiko atas keamanan dan
ketahanan siber pada seluruh sistem dan aplikasi secara bankwide
73. Mengelola dan mengembangkan digital risk management bagi segenap Divisi/Satuan/Wilayah/Cabang/
Sentra/KLN, serta unit lainnya yang menjadi risk owner
74. Mengelola dan mengembangkan mitigasi risiko Digital atas produk, aktivitas, dan penggunaan teknologi
baru maupun eksisting
75. Mengelola dan mengembangkan pelaporan Digital Risk Bank, Technology, Information & Cyber Risk dan
3rd party Digital Risk
76. Mengelola dan mengembangkan Technology Risk, Information Risk, & Cyber Security Risk serta
berkoordinasi dengan unit terkait
77. Melakukan pendampingan Penerapan Manajemen Risiko IT dan digital di Perusahaan Anak dan Kantor
Luar Negeri (KLN)
DIVISI OPERATIONAL RISK MANAGEMENT
Selain Divisi ERM, BNI juga telah membentuk Divisi Operational Risk Management (ORM) yang berfungsi
sebagai Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) dan Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi (SKMRT),
yang berada langsung di bawah pengawasan dan bertanggung jawab kepada Direktur Risk Management.
Direktur ini membawahkan dua fungsi utama, yaitu fungsi Manajemen Risiko dan fungsi Manajemen
Risiko Terintegrasi.
Struktur Organisasi Divisi Operational Risk Management
Struktur Divisi Operational Risk Management per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Divisi Operational
Risk Management
Departemen Manajemen Risiko
Departemen Tata Kelola & Departemen Manajemen Risiko
Keberlanjutan Bisnis & Pihak
Metodologi Risiko Operasional Operasional & Advisori
Ketiga
Tata Kelola
& Manajemen Risiko Manajemen Risiko Sistem Informasi Risiko
Metodologi Risiko Keberlanjutan Bisnis Operasional & Advisori Operasional
Operasional
Manajemen Risiko
Pihak Ketiga
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
961
Page 361
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil Pemimpin Divisi Operational Risk Management
Adi Surya Djoko, MBA
Pemimpin Divisi Operational Risk Management
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 47 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan
Master of Business Administration dari University of Western Australia
Dasar Hukum Pengangkatan Di Perusahaan Lain
Surat Keputusan Direksi No. KP/878/DIR/R tanggal 28 Desember 2023. • Country Head of Operational Risk Management di Citibank (2019-
2023)
Periode Menjabat • Group Head Operational Risk di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (2016-
12 Desember 2023 - saat ini 2019)
• Director, Head of Process & Governance, Commercial Banking di
Sertifikasi Profesi dan/atau Pelatihan Standard Chartered Bank (2015-2016)
1. Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6 • Head of Operational Risk Management di Maybank (2012-2015)
2. Certified Anti-Money Laundering Specialist (CAMS) • Head of Operational Risk & Control di PT Bank Ekonomi Raharja Tbk,
3. Certified Risk Information System Control (CRISC) member of HSBC Group (2011-2012)
4. Certificate in Operational Risk Management (CORM) • Vice President Operational Risk & Control di HSBC (2003-2011)
5. Certified Governance Risk & Compliance Professional (GRCP) • Financial Analyst & System Development di PT Astra Honda Motor
6. Certified Governance Risk & Compliance Audit (GRCA) (1999-2002)
Pengalaman Bekerja Rangkap Jabatan
Di BNI Tidak merangkap jabatan.
• Pemimpin Divisi Operational Risk Management (2023 – saat ini)
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi, Dewan
Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama/Pengendali
Pengembangan Kompetensi Pemimpin Operational Risk Management Tahun 2024
Waktu
Materi Pengembangan Kompetensi Penyelenggara
Pelaksanaan
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6 14 Juni 2024 LSPP
Sanctions Masterclass: Investment & Securities 11 Oktober 2024 ACAMS
Nexus of Cyber Ransomware & Sanctions Compliance 15 September 2024 ACAMS
Paving the Path to Perpetual KYC 5 Oktober 2024 ACAMS
Utilizing Forensic Account to Identify Fraud & Money Laundering Topologies 15 September 2024 ACAMS
and Strengthening anti-fraud control
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIVISI OPERATIONAL RISK MANAGEMENT
Secara garis besar, Divisi Operational Risk Management mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai
berikut:
1. Merumuskan dan mengembangkan framework Manajemen Risiko Operasional dan Bussiness Continuity
Management (BCM).
2. Mengelola dan mengembangkan perangkat (tools) dan metodologi manajemen risiko operasional dan
BCM.
3. Menyusun, mengevaluasi dan menyampaikan usulan penetapan Risk Appetite dan Risk Tolerance kepada
Direksi.
4. Mengelola dan mengembangkan perhitungan ATMR risiko operasional sesuai dengan ketentuan
Regulator.
5. Memantau implementasi framework Manajemen Risiko Operasional dan BCM.
6. Mengelola dan mengembangkan program-program peningkatan Operational Risk Awareness.
7. Mengelola dan mengembangkan kajian serta analisis risiko operasional.
8. Melakukan pendampingan kepada unit kelolaan (advisory) dalam melakukan assessment dan
memberikan rekomendasi mitigasi risiko operasional atas produk dan/atau aktivitas bank.
962 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 362
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PENGEMBANGAN KOMPETENSI BIDANG MANAJEMEN RISIKO BANK TAHUN 2024
Sepanjang tahun 2024, Divisi Enterprise Risk Management dan Divisi Operational Risk Management telah
berperan aktif dalam berbagai program pengembangan kompetensi. Program-program ini bertujuan untuk
meningkatkan kemampuan dan keahlian tim, baik melalui pelatihan yang diselenggarakan secara internal
maupun eksternal. Berikut adalah rincian pengembangan kompetensi yang diikuti pada tahun 2024:
Waktu
Materi Pengembangan Kompetensi Penyelenggara
Pelaksanaan
RACE Talk Series: “Next-Level Integrated Credit Tool in Wholesale Banking” Januari 2024 BNI
Pelatihan Industri Analisis Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dan Kelapa Februari 2024 BNI
Sawit
Workshop Implementasi Risk Maturity Index (RMI) Februari 2024 Asosiasi GIRMA
(Global Integrated Risk
Management Association
Pelatihan Penilai Risk Maturity Index (RMI) Batch II oleh PT PMLI Maret 2024 Kementerian BUMN
Pelatihan Firm-Wide Stress Testing using Web-App & Mobile App April 2024 Ikatan Sarjana Ekonomi
Indonesia (ISEI)
Implementing Governance Risk Compliance (GRC) Juni 2024 LSP GRK
Certified Implementasi Governance, Risk Management, & Compliance (GRC) Juni 2024 BNSP
Financial Risk Management Part 1 Exam Preparation Juli - September KAPLAN Edupac
2024
Human Capital Management For Leaders (Batch 2&3) Juli 2024 Eclat Consulting
Pelatihan Corporate Finance Agustus 2024 BNI
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang Kualifikasi (JK) 5 September 2024 Badan Sertifikasi
Manajemen Risiko (BSMR)
Pelatihan Office 365 Enterprise for Change Agent September 2024 Mitra Integrasi Informatika
AFC Trends & Typologies: Pushing Back on Authorised Push Payment Fraud September 2024 ACAMS
Implementing an Effective Tax Risk Management Framework September 2024 ACAMS
Consortium Analytics: Stopping Fraud in New and Legacy Payment Channels September 2024 ACAMS
Does Your Transaction Monitoring Capture Your Financial Crime Risk SP September 2024 ACAMS
Captioned
It’s Not KYC: The Truth About Identity Verification September 2024 ACAMS
Sanctions Masterclass - Exploring the Intersection of Ransomware Crypto and September 2024 ACAMS
Sanctions Risks
ACAMS moneylaundering.com 2023 Year-in-Review and 2024 Outlook September 2024 ACAMS
Track the Traffickers: Answering FATF’s Call to Fight the Illegal Wildlife Trade September 2024 ACAMS
Sanctions Masterclass: Jurisdiction and Sanctions Regime: Rapid-Fire Update September 2024 ACAMS
AFC in Practice: Reviewing Whistleblowing Legislation and Standards September 2024 ACAMS
Jurisdiction and Sanctions Regimes: Rapid-Fire Update September 2024 ACAMS
Masterclass: Lessons in Corporate Entity Research September 2024 ACAMS
Sanctions Masterclass: Proliferation Financing Fundamentals and Emerging September 2024 ACAMS
Trends
Mobile App Development Couse Oktober 2024 Timedoor Academy Pro
Pelatihan Training for Trainer (TFT) Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi Oktober 2024 BNI
Pelatihan Pembuatan Threshold Analysis dan Data Protection Impact Oktober 2024 BNI
Assessment (DPIA) terkait Pelindungan Data Pribadi
Pelatihan Penggunaan Generative AI pada Aplikasi e-PP (BNI DigiCode) November 2024 BNI
BNI Culture Fest 2024 November 2024 BNI
Pelatihan Risk Based Planning dan Risk Modelling November 2024 Kementerian BUMN
Model Risk Managment Effective Implementation November 2024 Infopro Digital Risk (IP)
Limited
Workshop Requirement Gathering Inisiatif Solusi E-Statement November 2024 BNI
Pelatihan Penyusunan Business Plan 2025 Desember 2024 BNI
Rencana Kegiatan Direktorat 2025 pada Rapat Pengurus BARa Desember 2024 Bankers Association for
Risk Management (BARa)
Pelatihan Teknis Pelindungan Data Pribadi Desember 2024 Deloitte
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
963
Page 363
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
SERTIFIKASI MANAJEMEN RISIKO
Hingga 31 Desember 2024, sertifikasi manajemen risiko telah dilaksanakan sebagai bagian dari upaya
untuk meningkatkan profesionalisme, kinerja, serta mengembangkan potensi individu dalam mendukung
pelaksanaan tugas-tugas manajemen risiko. Sertifikasi yang telah dilakukan yaitu:
Jenjang
Posisi Mandatory Jumlah Pegawai
Kualifikasi
Pegawai yang masuk dalam kriteria Non Pejabat Eksekutif pada bidang yang
berkaitan dengan manajemen risiko, kepatuhan, audit internal dan operasional
4 4.223
utama (mengambil dan melaksanakan keputusan atas risiko perkreditan/
pembiayaan, tresuri, teknologi informasi dan keuangan).
Pegawai yang masuk dalam kriteria Pejabat Eksekutif pada bidang yang berkaitan
dengan manajemen risiko, kepatuhan, audit internal dan operasional utama
5 1.924
(mengambil dan melaksanakan keputusan atas risiko perkreditan/pembiayaan,
tresuri, teknologi informasi dan keuangan).
6 BoC; 5 SEVP;122 Pegawai
6 Board of Commissioners (BoC) dan SEVP
Lainnya
2 BoC; 12 BoD; 2 SEVP; 12
7 Board of Directors (BoD)
Pegawai Lainnya
PENILAIAN DIREKSI ATAS KINERJA SATUAN REALISASI TARGET DAN INISIATIF
KERJA MANAJEMEN RISIKO STRATEGIS PELAKSANAAN MANAJEMEN
RISIKO TAHUN 2024
Pada tahun 2024, penilaian kinerja Satuan Kerja
Manajemen Risiko (SKMR) BNI tetap menjadi BNI telah menetapkan sejumlah target dan inisiatif
fokus utama Direksi guna menjamin pengelolaan strategis dalam pelaksanaan manajemen risiko
risiko yang efektif sejalan dengan sasaran kinerja untuk memperkuat pengelolaan risiko secara
Bank. SKMR secara konsisten menjalankan kajian menyeluruh. Realisasi target dan inisiatif strategis
rutin terhadap kualitas aset, pengendalian risiko pelaksanaan manajemen risiko tahun 2024 adalah:
operasional, dan inisiatif strategis. Hasil penilaian
menunjukkan bahwa risiko utama yang dihadapi A. Risiko Kredit
Bank masih berada dalam rentang risk appetite yang 1. Review Risk Appetite Risiko Kredit dan
telah ditetapkan. Langkah ini juga didukung oleh pemantauan secara bulanan
program perbaikan kualitas aset dan penerapan 2. Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
praktik operasional berbasis best practices, termasuk (ATMR) Risiko Kredit
optimalisasi modal dan transformasi digital. 3. Perhitungan Rasio Pengungkit (Leverage
Transformasi ini mendorong peningkatan kecepatan Ratio)
proses pengambilan keputusan berbasis data, yang 4. Disclosure (pengungkapan) kuantitatif dan
membantu BNI mempertahankan pertumbuhan kualitatif eksposur Risiko Kredit
kredit dan kinerja yang sehat di tengah tantangan 5. Stress testing risiko kredit
pasar yang dinamis tahun ini. 6. Analisis/assessment Risiko Kredit pada
produk, aktivitas dan transaksi baru/eksisting
BNI juga terus mengoptimalkan segmen kredit Bank
berisiko rendah, fokus pada pertumbuhan di sektor 7. Review parameter dan pengukuran Profil
korporasi dan konsumen, serta menjaga likuiditas Risiko Kredit
melalui peningkatan rasio Current Account Saving 8. Scenario analysis risiko kredit pada dokumen
Account (CASA). Berbagai inisiatif dan strategi ini Recovery Plan
memungkinkan BNI untuk mencapai laba bersih 9. Petunjuk teknis identifikasi aset yang dapat
konsolidasi yang positif pada semester pertama dialihkan
2024, yang didorong oleh pertumbuhan kredit 10. Review Prosedur Manajemen Risiko Kredit
sebesar 11,7% year-on-year, serta penambahan 11. Review Loan Exposure Limit (LEL) BNI 2024
aset yang sehat dan terkendali. Peningkatan ini 12.Review perhitungan Credit Risk Premium
merupakan bukti bahwa BNI mampu mengelola (CRP) 2024
risiko secara efektif dengan pendekatan strategis 13. Analisis/kajian portofolio pinjaman
yang adaptif. 14.Pemantauan space available pinjaman secara
berkala
15. Kajian Loan Portfolio Guideline
964 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 364
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
16. Credit Risk System Management dengan 34. Turut aktif berperan dalam pengembangan
cakupan database perkreditan dan credit risk perbaikan End to End Credit Process yang
datamart lebih prudent dan systemized:
17. Pendampingan Manajemen Risiko Kredit di a. LMS Wholesale
Perusahaan Anak dan Kantor Luar Negeri b. LMS Ritel
(KLN) c. SIMON
18. Metodologi pengendalian country risk dan d. RM Tools
transfer risk e. Nasabah Prima dan Dashboard TAT
19. Review standar rasio keuangan per industri f. BNI Move
untuk tahun 2024 35. Petunjuk Teknis/Petunjuk Pelaksanaan terkait
20.Review Industry Risk Rating (IRR) tahun 2024 rating/credit scoring/credit risk modelling
21. Review Industry Risk Appetite tahun 2024 lainnya
22. Risk Acceptance Criteria per Sektor Ekonomi 36. Kajian risiko kredit terhadap produk dan
Prospektif untuk segmen wholesale dan retail aktivitas baru pada segmen Korporasi
(termasuk KLN dan NBFI) (termasuk internasional), Menengah, Kecil
23. Pemantauan implementasi sistem rating dan Konsumer serta Perusahaan anak
untuk FI/Bank 37. Validasi Model Scoring SME Maksimal Kredit
24. Pemantauan sistem pemeringkatan debitur Rp5 miliar
Business Banking di segmen korporasi, 38. Validasi Model Internal Industry Risk Rating
menengah dan kecil Semester 1 tahun 2024
25. Review model IRB serta penyempurnaan 39. Validasi Perhitungan Loan Exposure Limit
sistem pemeringkatan debitur di segmen (LEL) Tahun 2024
korporasi, menengah dan kecil 40. Validasi Penentuan Kategori Portofolio pada
26. Pemantauan sistem Early Warning System Perhitungan ATMR Risiko Kredit Tahun 2024
(EWS) di segmen korporasi untuk perusahaan 41.Backtesting kredit terkait kerja sama BNI
terbuka (public company) dengan Fintech
27. Pengembangan credit risk measurement – 42. Initial Independent Review Model Credit
Review model impairment PSAK 71 Scoring CBI
28. Pengembangan, review, dan/atau kalibrasi 43. Validasi Credit Risk Premium (CRP) Tahun 2024
credit scoring (application/behavior/ 44. Validasi Join Stress Test Risiko Kredit tahun
collection) maupun risk modeling lainnya 2024
melalui pemanfaatan data internal (customer 45. Validasi BNI Credit Card Behaviour Scorecard
level) dan eksternal untuk Produk Kredit (CCBS) V.3
Konsumer, Mass Ritel, dan Segmen Kecil 46. Validasi Model BNI Fleksi Aplication Scorecard
29. Implementasi dan pemantauan implementasi V.2
terhadap logic/rules credit scoring (application/ 47. Validasi BNI Fleksi Pensiun Application
behavior/collection) untuk produk kredit Scorecard V.3
Konsumer, Mass Ritel, Segmen Kecil pada 48. Independent Review BNI Griya Application
IDEAS maupun pada modul scoring yang Scorecard V.3
terdapat pada surrounding system lainnya 49. Independent Review Model Single Integrated
30. Enhancement IDEAS melalui penambahan Monitoring Tool (SIMON) Segmen Korporasi,
data internal, data eksternal, dan integrasi Menengah dan Kecil
sistem surrounding 50. Independent Review Model Internal Rating
31. Analytical report untuk portofolio konsumer System (IRS) 2.0 Segmen Korporasi,
dan ritel Menengah, dan Kecil
32. Asesmen risiko kredit terkait rencana kerja 51. Independent Review atas Perhitungan Loan
sama Mitra Bank sebagai penyedia layanan Quality 2024
keuangan berbasis teknologi 52. Independent Review Stress Test Risiko Kredit
33. Data Enrichment untuk meningkatkan pada Recovery Plan Tahun 2024
kapabilitas scoring dengan menggunakan 53. Backtesting Kecukupan Pencadangan ECL
data eksternal sebagai tambahan analisa 54. Review Penetapan Nasabah Prima Debitur
pemberian keputusan kredit Existing to Bank (ETB) Segmen SME
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
965
Page 365
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
55. Review Kriteria Debitur Prima Baru (New To b. Review parameter Early Warning System
Bank) Segmen SME (EWS) Forex; Review parameter Early
56. Review Pelaksanaan Client Tiering (Diamond Warning System (EWS) Suku Bunga
dan Non Diamond) c. Review parameter Off Market Price
57. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) d. Review parameter Kewajaran Kuotasi
Tahun 2024 JIBOR
58. Review Kegiatan/Program Prioritas e. Review hasil Permodelan Interest Rate
Berkelanjutan pada Rencana Aksi Keuangan Risk in the Banking Book
Berkelanjutan (RAKB) BNI 2024-2028 9. Pemantauan dan pengendalian risiko bisnis
59. Pemantauan setiap triwulan implementasi tresuri (risiko pasar, risiko kredit, risiko
RAKB tahun 2024 operasional, dan risiko kepatuhan)
60. Review penyaluran Green Bond sesuai 10. Pemantauan dan pengendalian produk &
dengan framework Green Bond BNI kinerja bisnis tresuri di Kantor Pusat dan
61. Laporan Green Bond BNI 2024 Kantor Luar Negeri (KLN)
62. Pengembangan Climate Risk Stres Test 11. Pengukuran, pemantauan, dan analisa
63. Evaluasi implementasi insentif Green Loan portofolio surat berharga terkait holding
64. Perhitungan emisi pembiayaan untuk segmen period dan limit signifikansi
kecil 12. Penyusunan dan analisa pengukuran serta
65. Pendampingan Manajemen ESG di Perusahaan pemantauan risiko pembelian surat berharga
Anak dan Kantor Luar Negeri (KLN) 13. Pemantauan dan analisa realisasi budget loss
66. Pemantauan exposure Environmental, Social, Tresuri dan KLN
and Governance (ESG), Taksonomi Hijau 14. Pemantauan kewenangan transaksi Dealer
Indonesia (THI), dan Sustainability Report (SR) Tresuri dan KLN
67. Pelaksanaan Environmental, Social, and 15. Kajian dan penyampaian masukan atas
Governance (ESG) Campaign penyusunan kebijakan dan strategi
operasional bisnis tresuri
B. Risiko Pasar 16. Pengelolaan sistem/aplikasi pemantauan
1. Review dan pengembangan Strategi dan risiko pasar
Framework Manajemen Risiko Pasar 17. Pemantauan Risiko Pasar menggunakan
2. Review dan pengembangan Risk Appetite dan internal model (value at risk/VaR) pada
Risk Tolerance Risiko Pasar tahun 2024 portfolio Tresuri dan KLN
3. Review dan pengembangan prosedur dan 18. Evaluasi perhitungan Interest Rate Risk in
metodologi pengelolaan Risiko Pasar baik Banking Book (IRRBB) BNI secara Individu, dan
Banking Book maupun Trading Book menyusun serta menganalisa perkembangan
4. Review dokumen prosedur, metodologi dan IRRBB BNI secara konsolidasi
pelaporan IRRBB (Interest Rate Risk In Banking 19. Perhitungan dan analisa kecukupan modal
Book) secara BNI Individu dan Konsolidasi risiko pasar BNI Individu dan Konsolidasi
5. Pengembangan dan review model/metodologi dengan menggunakan Standardized Model
Risiko Pasar yang meliputi: yaitu Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
a. Parameter Profil Risiko Pasar Risiko Pasar secara berkala
b. Stress Testing Risiko Pasar 20. Perhitungan stress testing nilai tukar dan
c. Valuasi Instrumen Keuangan suku bunga (market risk stress testing) sesuai
d. Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) permintaan Regulator dan kebutuhan internal
Risiko Pasar untuk memberikan gambaran ketahanan Bank
6. Disclosure kualitatif Risiko Pasar terkait pada kondisi pergerakan suku bunga dan nilai
dengan Kebijakan Internal maupun Eksternal tukar yang ekstrim
yang berlaku 21. Scenario analysis dampak perubahan kondisi
7. Melaksanakan fungsi konsultasi (advisory) BNI dalam dokumen Recovery Plan
terkait kebijakan Risiko Pasar, penerapan 22. Profil risiko pasar individu dan pendampingan
manajemen risiko pada portofolio tresuri dan (advisory) penyusunan profil risiko
dana pensiun Perusahaan Anak secara berkala
8. Pengembangan, review, dan mengusulkan 23. Disclosure (pengungkapan) risiko pasar terkait
limit risiko pasar, untuk portofolio BNI, yang monitoring secara kuantitatif berdasarkan
meliputi: aktivitas pemantauan perkembangan risiko
a. Limit Risiko Pasar (VaR, Budget Loss, pasar BNI
Stress VaR)
966 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 366
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
24. Analisis/assessment Risiko Pasar pada 5. stress testing Risiko Likuiditas sesuai jadwal
produk, aktivitas dan transaksi baru/eksisting (business as usual), pemantauan dan analisis
Bank serta menyusun usulan mitigasi risiko perkembangan parameter stress testing
dan menyampaikan kepada unit terkait Risiko likuiditas insidentil serta scenario
25. Pemantauan limit counterpart analysis recovery plan
26. Evaluasi perhitungan Net Open Position 6. Analisis/assessment Risiko Likuiditas pada
(NOP) produk, aktivitas dan transaksi baru/eksisting
27. Rekomendasi Atas Penetapan Limit Profil Bank
Maturitas 7. Review Risk Appetite Risiko Likuiditas Tahun
28. Validasi Perhitungan Limit Kewajaran JIBOR 2024
tahun 2024 8. Review parameter dan pengukuran
29. Validasi Perhitungan VaR Forex Banking Profil Risiko Likuiditas serta melakukan
Metode Historical Simulation – Perturbation pendampingan (advisory) penyusunan profil
pada Sistem KGR risiko Perusahaan Anak
30. Review Output K+ atas Perhitungan DV01 9. Pemantauan likuiditas secara periodik
31. Backtesting VaR BNI KLN dan VaR Head Office 10. Stress Test Likuiditas dalam Recovery Plan
32. Review Metodologi Perhitungan SVaR dan 11. Melaksanakan fungsi advisory dalam
Limit SVaR Tahun 2023 penerapan manajemen risiko likuiditas dana
33. Review Stress Test Risiko Pasar pada Joint pensiun
Stress Test (JST) Tahun 2024 12. Review atas Penetapan Limit Secondary
34. Review Metodologi Perhitungan Limit Off Reserve Ideal/Safety Level
Market Forex & Surat Berharga 13. Validasi Joint Stress Test Risiko Likuiditas
35. Validasi Climate Risk Stress Test (CRST) Tahun 14. Validasi Limit Pagu Kas BNI Wide Tahun 2024
2024 Segmen Korporasi dan Menegah 15. Review Perhitungan Usulan Pagu Kas Wilayah
36. Validasi Climate Risk Stress Test (CRST) Tahun Yogyakarta (W17) dan Banjarmasin (W09)
2024 Segmen Menengah
37. Evaluasi perhitungan Interest Rate Risk in The D. Risiko Operasional
Banking Book (IRRBB) 1. Merumuskan dan mengembangkan
38. Review Metodologi Perhitungan Value at Risk framework Manajemen Risiko Operasional
(VaR) Portofolio Bonds dan Bussiness Continuity Management
39. Backtesting Value at Risk (VaR) Portofolio (BCM).
Bonds 2. Mengelola dan mengembangkan perangkat
40. Review Metodologi Perhitungan Sensitivity (tools) dan metodologi manajemen risiko
Analysis menggunakan DV01 pada Portofolio operasional dan BCM.
Bonds 3. Menyusun, mengevaluasi dan menyampaikan
usulan penetapan Risk Appetite dan Risk
C. Risiko Likuiditas Tolerance kepada Direksi.
1. Review Prosedur Manajemen Risiko Likuiditas, 4. Mengelola dan mengembangkan perhitungan
Prosedur dan metodologi Pengelolaan Risiko ATMR risiko operasional sesuai dengan
Likuiditas Dalam Negeri dan Kantor Luar ketentuan Regulator.
Negeri, prosedur, metodologi dan pelaporan 5. Memantau implementasi framework
Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Manajemen Risiko Operasional dan BCM.
Funding Ratio (NSFR) BNI secara individu dan 6. Mengelola dan mengembangkan program-
konsolidasi program peningkatan Operational Risk
2. Review limit dan pengembangan Prosedur Awareness.
serta metodologi Pengelolaan Risiko 7. Mengelola dan mengembangkan kajian serta
Likuiditas, yang meliputi: analisis risiko operasional.
a. Pagu kas Rupiah dan Valas BNI Wide dan 8. Melakukan pendampingan kepada unit
Wilayah kelolaan (advisory) dalam melakukan
b. Limit Safety Level baik Rupiah maupun assessment dan memberikan rekomendasi
Valas mitigasi risiko operasional atas produk dan/
c. Limit Profil Maturitas baik Rupiah maupun atau aktivitas bank.
Valas 9. Merancang dan memperkuat strategi melalui
d. Early Warning Signal baik Rupiah maupun penguatan Technology Information (TI) &
Valas Digital Risk Management
3. Pemantauan dan analisis pengelolaan kas
BNI Wide dan wilayah
4. Disclosure (pengungkapan) kuantitatif
eksposur Risiko Likuiditas
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
967
Page 367
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
10. Melakukan evaluasi dan menyusun 9. Review parameter dan pengukuran Profil
rekomendasi mitigasi risiko TI & Digital Bank, Risiko Hukum
serta risiko Digital pihak ketiga 10. Legal review dan mengikuti komite kredit
11. Menyusun analisis komprehensif dan terhadap usulan kredit yang diputus oleh
mengevaluasi TI & Digital Risk untuk produk, Direksi
aktivitas, serta penggunaan teknologi baru
12. Mengembangkan Cyber Risk Defense F. Risiko Reputasi
Roadmap untuk meningkatkan ketahanan 1. Review parameter dan pengukuran Profil
dan Keamanan Siber BNI Risiko Reputasi
13. Mengelola dan mengembangkan TI & Digital 2. pemantauan serta analisis terhadap
Risk Management untuk semua divisi, satuan, pemberitaan negatif berdasarkan frekuensi
wilayah, cabang, sentra, dan unit lain yang dan tiering media
bertanggung jawab terhadap risiko 3. Memberikan pertimbangan terkait risiko
14. Berperan sebagai asesor dan aktif terlibat reputasi terhadap produk, aktivitas, dan
dalam melakukan fungsi risk advisory dalam transaksi baru/eksisting bank
proses pengukuran standard maturity Digital, 4. Penyampaian surat jawaban/tanggapan
Teknologi Informasi dan Keamanan Siber kepada media masa terkait komplain/keluhan
untuk kebutuhan pelaporan regulator nasabah terhadap BNI
15. Melakukan review parameter dan pengukuran 5. Peningkatan kapabilitas pegawai pengelola
profil risiko Teknologi Informasi (TI) BNI dan risiko reputasi mengenai manajemen risiko
Perusahaan Anak baik di Kantor Pusat serta Kantor Wilayah
16. Melakukan Thematic Review sebagai langkah 6. Membina hubungan baik dengan media masa
pengecekan Vulnerability pada sistem dan melalui berbagai aktivitas kehumasan
aplikasi Bank Wide 7. Mendukung segenap unit kerja dalam
17. Melakukan Research and Development atas penyusunan press release dan/atau holding
solusi terhadap kerentanan yang berdampak statement jika terjadi krisis
pada Bank Wide 8. Penyusunan agenda setting bulanan dalam
18. Melakukan simulasi terkait ketahanan dan rangka meningkatkan citra positif
keamanan siber BNI 9. review perbaikan bisnis proses atau percepatan
19. Memberikan training dan awareness SLA penyelesaian keluhan nasabah
atas penyelenggaraan TI & Digital Risk 10. Monitoring dan analisa trend keluhan
Management BNI nasabah berkolaborasi dengan seluruh value
20. Melakukan fungsi risk advisory dalam chain untuk mencari rootcause dan solusi
project strategis Digital Banking, Technology 11. Review prosedur Manajemen Risiko Reputasi
Information and Cyber Security dan 12. Pemantauan Risiko Reputasi Pemilik
memberikan rekomendasi berkaitan dengan Perusahaan (Pemerintah Indonesia) melalui:
TI & Digital Risk a. Pemantauan secara berkala terhadap
21. Validasi Perhitungan ATMR Risiko Operasional penetapan rating Indonesia dari lembaga
pemeringkat
E. Risiko Hukum b. Pemantauan terhadap perkembangan
1. Review Prosedur Manajemen Risiko Hukum makroekonomi, ekonomi domestik, dan
2. Analisis/kajian hukum dalam bentuk pemberitaan yang dapat memberi indikasi
pemberian advis tertulis dan lisan potensi perubahan rating Indonesia
3. Penyuluhan/pelatihan hukum 13. Pengelolaan Risiko Reputasi BNI dalam
4. Legal review terhadap perjanjian non standar konteks kepercayaan pemegang saham dan
dengan menggunakan metode perhitungan investor terhadap BNI melalui:
scoring system a. Mengoptimalkan hasil dari penetapan
5. Pendampingan hukum terhadap unit bisnis rating BNI oleh lembaga pemeringkat
terkait dengan aktivitas bisnis internasional (Fitch, S&P, Moodys) melalui
6. Menangani dan menyelesaikan perkara penyediaan data dan komunikasi yang
hukum baik
7. Supervisi penanganan perkara
8. Penilaian/assessment Risiko Hukum pada
produk, aktivitas, dan transaksi baru/eksisting
Bank
968 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 368
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
b. Pemantauan terhadap perkembangan 7. Memantau fungsi kepatuhan Perusahaan Anak
kinerja BNI dan mengkomunikasikannya dan DPLK serta Kantor Luar Negeri (KLN)
secara rutin kepada investor 8. Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik
c. Pemantauan serta analisis terhadap
perkembangan sentimen negatif dari I. Integrasi Risiko
BNI yang menjadi concern investor, dan 1. Mengelola dan mengembangkan Risk
menyampaikannya kepada manajemen Appetite serta Risk Tolerance yang selaras
sebagai input dari minority shareholders dengan sasaran dan strategi bisnis Bank
2. Menyusun strategi dan penerapan Manajemen
G. Risiko Stratejik Risiko dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) BNI
1. Strategi dan sasaran jangka Panjang dalam tahun 2024 – 2026
RJPP 2025-2029 3. Mengembangkan metodologi dan review
2. Rencana jangka menengah dalam Rencana perhitungan Profil Risiko serta Tingkat
Bisnis Bank (RBB) yang di-review secara Kesehatan Bank (TKB) BNI
tahunan dengan mempertimbangkan kondisi 4. Review Kebijakan Umum Manajemen Risiko
makroekonomi, persaingan industri, dan (KUMR) dan Kebijakan Umum Sistem
competitive assessment terhadap peers, serta Pengendalian Intern (KUSPI)
kondisi internal capabilities dalam menyusun 5. Mengelola dan mengembangkan Prosedur
strategi yang selaras dengan rencana jangka Manajemen Risiko, antara lain:
panjang a. Risiko Hukum, Stratejik, Kepatuhan dan
3. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Reputasi
(RKAP) dengan mempertimbangkan kondisi b. Recovery Plan
internal dan eksternal terkini c. Rencana Resolusi
4. Evaluasi dan pemantauan terhadap realisasi d. Internal Capital Adequacy Assessment
pencapaian strategi dan target yang sudah Process (ICAAP)
ditetapkan dalam RBB (akan dilakukan e. Risk Maturity Index (RMI)
comparing dengan peers) dan Business Plan 6. Mengelola dan mengembangkan Petunjuk
Unit Teknis Profil Risiko
5. Review dan monitoring produk dan aktivitas 7. Implementasi Budaya Risiko di segenap
baru, khususnya terkait produk dan aktivitas organisasi BNI
digital dalam proses RPPB 8. Implementasi Roadmap Perbaikan Penerapan
6. Review parameter dan pengukuran Profil Manajemen Risiko atas hasil assessment
Risiko Stratejik Tingkat Kematangan Risiko (Risk Maturity
7. Analisa secara lebih intensif terhadap Index) BNI Tahun 2023
dinamika ekonomi global dan nasional 9. Assessment Tingkat Kematangan Risiko (Risk
termasuk proyeksi indikator indikator Maturity Index) BNI Tahun 2024
ekonomi yang penting untuk membantu 10. Mendukung pelaksanaan program pelatihan
pengambilan keputusan secara strategis Manajemen Risiko (basic risk)
dalam penyusunan RJPP dan RBB 11. Analisis dan penilaian Profil Risiko dan
8. Review prosedur Manajemen Risiko Stratejik Tingkat Kesehatan BNI secara individu
12. Melakukan analisis dan penilaian Profil Risiko
H. Risiko Kepatuhan BNI secara individu
1. Mewujudkan budaya kepatuhan pada semua 13. Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal
tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank Minimum (KPMM) BNI secara individu
2. Memastikan kebijakan, ketentuan, sistem dan 14. Laporan Publikasi Eksposur Risiko dan
prosedur serta kegiatan usaha yang dilakukan Permodalan, review Long Form Report
oleh Bank telah sesuai dengan ketentuan (Manajemen Risiko) serta Annual Report BNI
Regulator dan peraturan perundang- 15. Analisis/assessment Risiko pada produk Bank
undangan yang berlaku baru dan aktivitas Bank
3. Mengelola risiko kepatuhan 16. Pengkinian Dokumen Recovery Plan BNI
4. Memantau dan menjaga kepatuhan Bank 17. Pemenuhan Uji Resolvabilitas yang di-review
terhadap komitmen kepada Bank Indonesia, secara berkala
Otoritas Jasa Keuangan dan otoritas lainnya 18. Menyusun Internal Risk Analysis (IRA)
5. Pengelolaan manajemen kepatuhan mencakup analisis 8 (delapan) jenis risiko,
6. Meningkatkan kualitas proses dalam pemantauan Risk Appetite, Risk Tolerance dan
pelaksanaan kegiatan kepatuhan trigger level Recovery Plan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
969
Page 369
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
19. Mendukung implementasi Tata Kelola dan 2. Review Risk Appetite Statement Terintegrasi
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha dan Limit Risiko Terintegrasi tahun 2024
Milik Negara meliputi: 3. Pemantauan Risk Appetite Terintegrasi dan
a. Perencanaan Manajemen Risiko dalam Limit Risiko Terintegrasi
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan 4. Penilaian Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan
(RKAP) Bank secara Konsolidasi
b. Laporan Penerapan dan Pemantauan 5. Perhitungan Kewajiban Modal Minimum
Manajemen Risiko secara Triwulanan dan (KPMM) BNI secara Konsolidasi dan
Tahunan Terintegrasi
c. Laporan Peringkat Komposit Risiko secara 6. Analisis dan pemantauan risiko utama dari
Triwulanan segenap LJK anggota Konglomerasi Keuangan
d. Melakukan Penyusunan Strategi BNI melalui Leading Risk Indicator (LRI)
Manajemen Risiko dan Sasaran Jangka 7. Dokumen pemantauan dan kaji ulang
Panjang dalam RJPP 2025-2029 Bab penerapan manajemen risiko terintegrasi
Manajemen Risiko 8. Memastikan segenap Lembaga Jasa Keuangan/
e. Pengisian Modul Risiko pada Sistem Perusahaan Anak memiliki kebijakan dan
Informasi Manajemen Anaplan dan Virtual prosedur terkait penerapan manajemen risiko
Data Room (VDR) KBUMN dan memberikan panduan serta masukan
20. Review dan analisis Manajemen Risiko kepada Lembaga Jasa Keuangan/Perusahaan
kepada pihak internal maupun eksternal Anak dalam menerapkan Manajemen Risiko
21. Pendampingan penerapan Manajemen Risiko 9. Stress testing terintegrasi
di Kantor Luar Negeri (KLN) 10. Review Metodologi Pricing pada BNI Life
22. Mendukung implementasi Wealth 11. Backtesting Kecukupan Pencadangan ECL BNI
Management KLN Singapore Finance
23. Mendukung implementasi Standardization & 12. Review Metodologi Perhitungan Value at Risk
Centralization of Overseas Branches System (VaR) Portofolio Bonds Hibank
13. Review Metodologi Pengembangan Model
J. Risiko Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI Scoring Emiten pada BNI Asset Management
1. Review Kebijakan Umum Manajemen Risiko
Terintegrasi dan Permodalan Terintegrasi
(KUMRT) serta review prosedur Manajemen
Permodalan Terintegrasi
970 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 370
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tata Kelola
Manajemen Risiko Terintegrasi [ACGS C.2.6]
BNI sebagai perusahaan induk yang sekaligus Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi
merupakan Entitas Utama (EU) dalam Struktur Keuangan;
Konglomerasi Keuangan (KK) BNI berkewajiban 3. POJK No. 30 Tahun 2024 ("POJK 30/2024")
untuk menerapkan Tata Kelola Terintegrasi (TKT) tanggal 23 Desember 2024 tentang Konglomerasi
pada seluruh kegiatan usahanya dengan tujuan Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi
untuk meningkatkan kinerja, menjaga kepatuhan Keuangan;
terhadap peraturan perundang-undangan, serta 4. SEOJK No. 15/SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei
mendorong penerapan nilai-nilai etika yang berlaku 2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi
di industri jasa keuangan. (TKT) bagi Konglomerasi Keuangan;
5. SEOJK No. 14/SEOJK.03/2015 (“SEOJK
Dalam rangka penerapan TKT yang komprehensif 14/2015”) tentang Penerapan Manajemen Risiko
dan efektif, BNI merancang dan Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan; dan
mengimplementasikan sistem pengendalian 6. Peraturan Kementerian BUMN No. PER-2/
internal yang terintegrasi dengan Perusahaan Anak MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan
dan seluruh LJK yang tergabung sebagai anggota Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik
dalam KK BNI, dengan tujuan untuk mendukung Negara.
penerapan manajemen risiko terintegrasi. Terkait
hal ini, BNI sebagai EU juga telah membentuk Dengan berpedoman pada regulasi dan ketentuan
komitmen bersama antara Satuan Kerja Audit internal yang berlaku, BNI berkomitmen untuk
Internal BNI dengan SKAI Perusahaan Anak untuk mewujudkan KK yang tumbuh secara sehat, prudent
menjalankan fungsi audit intern terintegrasi dan dan berkelanjutan serta memiliki daya saing yang
menjaga pengembangan kualitas audit KK BNI tinggi. Untuk itu, BNI telah menyusun Pedoman
guna memastikan pelaksanaan fungsi pengendalian TKT, membentuk Komite TKT, serta menambahkan
internal berjalan efektif pada seluruh kegiatan fungsi kepatuhan terintegrasi, fungsi audit
operasional Perusahaan Anak di semua tingkatan internal terintegrasi, dan fungsi manajemen risiko
manajemen. terintegrasi dalam organ tata kelola BNI. Pemegang
Saham Pengendali (PSP) juga telah menunjuk BNI
Dalam menerapkan manajemen risiko secara selaku EU sebagai koordinator untuk menilai proses
konsolidasi maupun terintegrasi, BNI sebagai EU manajemen risiko KK BNI.
dalam KK BNI telah menyusun Kebijakan Umum
Manajemen Risiko Terintegrasi (KUMRT) sebagai RUANG LINGKUP MANAJEMEN RISIKO
salah satu bentuk kepatuhan Bank terhadap regulasi TERINTEGRASI
yang berlaku di Indonesia serta secara konsisten
menerapkan manajemen risiko terintegrasi yang KK BNI telah menerapkan Manajemen Risiko
dirancang untuk memitigasi risiko-risiko yang Terintegrasi secara komprehensif dan efektif
dihadapi oleh BNI maupun Perusahaan Anak. Per sebagaimana diatur dalam POJK 17/2014.
31 Desember 2024, BNI memantau dan mengelola Berpedoman pada regulasi tersebut, BNI
10 (sepuluh) jenis risiko yaitu risiko kredit, pasar, mengendalikan dan mengelola eksposur risiko KK
operasional, likuiditas, hukum, reputasi, stratejik, dengan mengacu pada 4 (empat) pilar utama, yang
kepatuhan, risiko transaksi intra-grup dan risiko secara ringkas dijabarkan sebagai berikut:
asuransi. 1. Pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris
Entitas Utama
Pada pelaksanaannya, implementasi TKT dan Direksi dan Dewan Komisaris Entitas Utama
manajemen risiko terintegrasi pada lingkup KK BNI bertanggung jawab untuk memastikan
mengacu pada sejumlah regulasi seperti: penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dalam
1. POJK No. 17/POJK.03/2014 (“POJK 17/2014”) Konglomerasi Keuangan. Untuk itu Direksi
tentang Penerapan Manajemen Risiko dan Dewan Komisaris Entitas Utama harus
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan; memahami Risiko yang dihadapi Konglomerasi
2. POJK No. 18/POJK.03/2014 (“POJK 18/2014”) Keuangan, mengembangkan budaya Risiko
tanggal 18 November 2014 tentang Penerapan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
971
Page 371
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
pada Konglomerasi Keuangan, dan memastikan Komite Tata Kelola Terintegrasi. Dalam hal ini, BNI
penerapan Manajemen Risiko pada setiap LJK sebagai EU telah melakukan hal-hal berikut:
dalam Konglomerasi Keuangan.
1. Pilar I:
2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris
Limit Manajemen Risiko Terintegrasi Entitas Utama, yaitu:
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi a) Membentuk Struktur Konglomerasi Keuangan
yang efektif harus didukung dengan kebijakan BNI;
Manajemen Risiko Terintegrasi yang ditetapkan b) Menunjuk Direktur yang membawahkan
secara jelas dengan memperhatikan tingkat Risiko fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi;
yang akan diambil (risk appetite) dan toleransi c) Membentuk Komite Manajemen Risiko
Risiko (risk tolerance) pada Konglomerasi Terintegrasi dan Satuan Kerja Manajemen
Keuangan. Risiko Terintegrasi;
d) Menyusun Corporate Charter yang telah
3. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, ditandatangani oleh Direktur Utama/Presiden
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko secara Direktur segenap LJK Anggota Konglomerasi
Terintegrasi, serta Sistem Informasi Manajemen Keuangan BNI;
Risiko Terintegrasi e) Melaksanakan Komite Manajemen Risiko
Identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan Terintegrasi (KMRT) sekurang-kurangnya 2
pengendalian Risiko secara terintegrasi (dua) kali dalam setahun;
merupakan proses utama dari penerapan f) Direksi menyusun Kebijakan Umum
Manajemen Risiko Terintegrasi. Entitas Utama Manajemen Risiko Terintegrasi (KUMRT)
wajib melakukan proses identifikasi, pengukuran, dan Kebijakan Permodalan Terintegrasi serta
pemantauan, dan pengendalian Risiko terhadap melakukan review paling kurang 1 (satu) kali
seluruh faktor-faktor Risiko (risk factors) yang dalam 1 (satu) tahun;
bersifat material secara terintegrasi. Pelaksanaan g) Dewan Komisaris memberikan persetujuan
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, atas Kebijakan Umum Manajemen Risiko
dan pengendalian Risiko secara terintegrasi Terintegrasi (KUMRT) dan Kebijakan
wajib didukung antara lain oleh: Permodalan Terintegrasi serta melakukan
1. Sistem Informasi Manajemen Risiko evaluasi paling kurang 1 (satu) kali dalam 1
Terintegrasi yang memadai; dan (satu) tahun; serta
2. Laporan mengenai kinerja, kondisi keuangan, h) Menetapkan risk appetite dan risk tolerance
dan eksposur Risiko dari Konglomerasi terintegrasi pada Konglomerasi Keuangan
Keuangan dan setiap LJK dalam Konglomerasi BNI.
Keuangan.
2. Pilar II:
4. Sistem Pengendalian Intern yang Menyeluruh Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan
terhadap Penerapan Manajemen Risiko limit Manajemen Risiko Terintegrasi, yaitu:
Terintegrasi a) Menyusun dan melakukan review Kebijakan
Proses penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi Umum Manajemen Risiko Terintegrasi
yang efektif harus dilengkapi dengan sistem (KUMRT) dan Manajemen Permodalan
pengendalian intern yang menyeluruh. Penerapan Terintegrasi;
sistem pengendalian intern secara efektif b) Menyusun Prosedur Manajemen Risiko
diharapkan dapat menjaga aset Konglomerasi Terintegrasi termasuk Prosedur Pengelolaan
Keuangan, menjamin tersedianya pelaporan Risiko Transaksi Intra-grup;
yang dapat dipercaya, meningkatkan kepatuhan c) Menyusun Prosedur Penilaian Profil Risiko
terhadap ketentuan dan peraturan perundang- Terintegrasi;
undangan, serta mengurangi Risiko terjadinya d) Menyusun Prosedur Manajemen Permodalan
kerugian, penyimpangan dan pelanggaran aspek Terintegrasi; serta
kehati-hatian. e) Menetapkan limit risiko terintegrasi dan
mekanisme eskalasi pelampauan limit.
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dalam
KK BNI merupakan hal penting untuk mengetahui 3. Pilar III:
eksposur risiko yang akan timbul dalam aktivitas Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,
konglomerasi keuangan secara terintegrasi. Untuk pemantauan, pengendalian Risiko secara
itu, pelaksanaan Manajemen Risiko Terintegrasi terintegrasi dan sistem informasi Manajemen
perlu dilakukan secara komprehensif di mana pada Risiko terintegrasi, yaitu:
tingkat pengawasan Dewan Komisaris dibantu
972 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 372
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
a) Menetapkan metodologi Profil Risiko antara lain bank, perusahaan asuransi, reasuransi,
Terintegrasi serta melakukan penilaian setiap perusahaan efek, perusahaan pembiayaan, dan
semester dan dilaporkan kepada Otoritas perusahaan cucu. Penjelasan mengenai struktur
Jasa Keuangan; kelompok usaha BNI, termasuk komposisi
b) Menetapkan metodologi perhitungan kepemilikan saham, pemegang saham pengendali,
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum hubungan dengan perusahaan terelasi, dan
(KPMM) Terintegrasi, melakukan perhitungan Perusahaan Anak yang dimiliki oleh BNI, dapat
setiap semester dan dilaporkan kepada diuraikan sebagai berikut:
Otoritas Jasa Keuangan;
c) Menetapkan parameter dan metodologi risk 1. Badan Hukum Pemilik BNI
appetite terintegrasi, melakukan pemantauan Berdasarkan komposisi kepemilikan saham, 60%
tiap triwulan dan dilaporkan kepada Direktur saham BNI dimiliki oleh Pemerintah Republik
yang membawahkan Manajemen Risiko Indonesia, sementara 40% sisanya dimiliki oleh
Terintegrasi; masyarakat. Kepemilikan publik ini terdiri dari
d) Menetapkan parameter dan metodologi Limit pemegang saham individu, institusi domestik,
Risiko Terintegrasi, melakukan pemantauan dan institusi asing. Kepemilikan Pemerintah
setiap triwulan dan dilaporkan kepada Republik Indonesia direpresentasikan oleh
Direktur yang membawahkan Manajemen Kementerian BUMN, sedangkan kepemilikan
Risiko Terintegrasi; publik asing dikelola melalui institusi asing.
e) Menetapkan parameter dan metodologi Untuk kepemilikan publik domestik, melibatkan
penilaian Leading Risk Indicator (LRI), berbagai entitas seperti reksa dana, dana
melakukan pemantauan secara bulanan pensiun, yayasan, perusahaan, asuransi, serta
dan dilaporkan kepada Direktur yang kepemilikan oleh individu.
membawahkan Manajemen Risiko
Terintegrasi; 2. Ultimate Shareholders
f) Melakukan stress testing terintegrasi Pemegang saham mayoritas BNI adalah
volatilitas nilai tukar dan suku bunga pada Kementerian BUMN yang bertindak sebagai
Konglomerasi Keuangan BNI; dan representasi Pemerintah Republik Indonesia
g) Mengembangkan Sistem Informasi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Manajemen Risiko Terintegrasi berbasis dengan kepemilikan sebesar 60%.
teknologi.
3. Perusahaan Terelasi (Sister Company)
4. Pilar IV Menurut Pasal 4 POJK No. 17/POJK.03/2014,
Sistem pengendalian intern yang menyeluruh perusahaan terelasi (sister company) adalah
terhadap penerapan Manajemen Risiko Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang secara
Terintegrasi, yaitu: kelembagaan atau hukum terpisah namun
a) Melakukan sosialisasi Manajemen Risiko dimiliki dan/atau dikendalikan oleh pemegang
Terintegrasi kepada segenap LJK Anggota saham pengendali yang sama. Pemegang
Konglomerasi Keuangan BNI secara saham pengendali utama BNI adalah Pemerintah
berkelanjutan; dan Republik Indonesia, yang juga mengendalikan
b) Melakukan pemantauan penerapan beberapa perusahaan BUMN lainnya dalam
Manajemen Risiko Terintegrasi segenap LJK sektor jasa keuangan. Namun, sesuai POJK,
anggota Konglomerasi Keuangan BNI. hubungan antar-LJK yang dimiliki langsung
oleh Pemerintah Pusat tidak dianggap sebagai
STRUKTUR KONGLOMERASI KEUANGAN Konglomerasi Keuangan. Oleh karena itu, bank-
DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN bank Himbara tidak termasuk dalam kategori
KONGLOMERASI KEUANGAN BNI sister company BNI.
Berdasarkan ketentuan POJK 17/2014 dan SEOJK 4. Perusahaan Anak
14/2015 tentang Penerapan Manajemen Risiko BNI memiliki kepemilikan mayoritas di enam
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, BNI Perusahaan Anak, di mana BNI bertindak sebagai
menetapkan bahwa LJK yang termasuk dalam entitas pengendali. Selain itu, BNI juga memiliki
penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi pada kepemilikan minoritas di lima Lembaga Jasa
lingkup KK BNI mencakup berbagai jenis usaha, Keuangan (LJK) tanpa peran sebagai pengendali,
serta dua perusahaan cucu.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
973
Page 373
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Struktur KK BNI dirancang dengan mempertimbangkan kesesuaian jenis usaha Perusahaan Anak dengan
peraturan OJK, dan melihat signifikansi penyertaan modal BNI di masing-masing entitas yang tergabung
sebagai anggota LJK KK BNI. Mengacu pada Surat Direksi No. DIR/401 tanggal 2 Juni 2022 tentang Anggota
Konglomerasi Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, struktur KK BNI pada posisi 31 Desember
2024 adalah sebagai berikut:
Konglomerasi Keuangan BNI
Organ
Utama Dewan Komisaris
Direksi
Komite Tata Kelola Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi Terintegrasi
Organ
Pendukung
Divisi Enterprise Risk Divisi Subsidiaries
Divisi Compliance Satuan Internal Audit Satuan Anti Fraud
Management Management
Fungsi Kepatuhan Fungsi Audit Intern Fungsi Manajemen Fungsi Anti Fraud Fungsi Pengembangan
Fungsi Terintegrasi Terintegrasi Risiko Terintegrasi Terintegrasi Perusahaan Anak
Terintegrasi
Konglomerasi
Keuangan
Pada bagan struktur KK BNI berikut ini dapat terlihat posisi entitas dan kepemilikan saham terkini dalam KK
BNI per 31 Desember 2024:
Struktur Kelompok Usaha BNI
Pembiayaan Sekuritas Asuransi Jiwa Remitansi Perbankan Venture Cap.
MAYORITAS
1983 | 99,99% 1995 | 75,00% 1996 | 60,00% 1996 | 100,00% 2022 | 63,92% 2023 | 99,98%
25,00% 40,00% 36,08% 0,02%
Manajer Investasi Sekuritas Mayora Inti
Utama
2011 | 99,90% 2021 | 100,00%
0,013% 0,122% 1,50% 1,00%
MINORITAS
*)
Fintech Pasar Modal Sistem pembayaran Peringkat Efek Kustodian Sentral Perbankan Perbankan Perbankan Kliring
2018 | 9,82% 1977 | 1,20% 2017 | 17,50% 1994 | 0,14% 1998 | 2,50% 2003 | 1,00% 2024 | 0,11% 2021 | 23,24% 2024 | 1,11%
Catatan:
Penyertaan oleh BNI Persentase kepemilikan BNI Catatan:
Penyertaan oleh BNI Sekuritas Persentase kepemilikan BNI Sekuritas *) Pada tahun 2021, Bank BNI Syariah resmi merger dengan
Penyertaan oleh BNI Asset Management Persentase kepemilikan Strategic Partner 2 Bank Syariah lainnya menjadi Bank Syariah Indonesia
Penyertaan oleh Strategic Partner
974 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 374
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Secara rinci, informasi terkait dengan struktur KK BNI adalah sebagai berikut:
Posisi Entitas
Nama Entitas pada Struktur Bidang Usaha % Kepemilikan Saham Alamat
KK BNI
PT Bank Entitas Utama Bank Umum - Pemerintah: 60% Grha BNI Lantai 24
Negara (EU) - Publik: 40% Jl. Jenderal Sudirman Kavling 1
Indonesia Jakarta Pusat 10220
(Persero) Tbk
PT BNI Anggota Pembiayaan - BNI: 99,99% Graha Binakarsa
Multifinance Konglomerasi - Koperasi Karyawan PT BNI Lantai 11 Lot. E-F dan lantai 12
Keuangan BNI Multifinance: 0,002% Jl. HR. Rasuna Said Kav. C-18
Kuningan, Jakarta Selatan
12940
PT BNI Life Anggota Jasa Asuransi - BNI: 60% Centennial Tower Lt. 10,
Insurance Konglomerasi Jiwa - Yayasan Danar Dana Swadharma Jl. Gatot Subroto Kav.24-25,
Keuangan BNI (YDD): 0,000003% Jakarta Selatan
- Yayasan Kesejahteraan Pegawai
BNI: 0,000003%
- Sumitomo Life Insurance
Company: 39,999993%
PT BNI Anggota Perdagangan Efek - BNI: 75% Sudirman Plaza Indofood
Sekuritas Konglomerasi (Brokerage) - SBI Financial Services Co.Ltd: Tower, Lantai 16
Keuangan BNI dan Penjamin 25% Jl. Jenderal Sudirman Kav. 76-
Emisi Efek 78, Jakarta 12910, Indonesia
(Underwriter)
termasuk di
dalamnya
bertindak sebagai
Penasihat
Investasi
PT Bank Anggota Perbankan - BNI: 63,92% Rajawali Place, Lantai 22-23
Hibank Konglomerasi - PT Mayora Inti Utama: 36,08% Jl. H.R. Rasuna Said Kav.B4
Indonesia Keuangan BNI Setiabudi, Jakarta Selatan 12910
PT BNI Asset Anggota Manajer Investasi - PT BNI Sekuritas: 99,90% Centennial Tower Lt. 19,
Management Konglomerasi - Koperasi Karyawan PT BNI Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25,
Keuangan BNI Sekuritas: 0,1% Jakarta Selatan
BNI Securities Anggota Jasa Broker, PT BNI Sekuritas: 100% BNI Tower
Pte Ltd Konglomerasi Underwriting, dan 30 Raffles Place, #26-01
Keuangan BNI Aktivitas Advisory Singapore, 048622
dalam pasar
modal
PEMENUHAN ORGAN MANAJEMEN RISIKO SESUAI DENGAN KATEGORI DAN
KLASIFIKASI KEMENTERIAN BUMN
Sesuai dengan peraturan Kementerian BUMN, BNI sebagai bank BUMN dengan klasifikasi risiko Sistemik
A juga memiliki tanggung jawab tambahan dalam penerapan Tata Kelola Manajemen Risiko Terintegrasi
yang sesuai dengan karakteristik konglomerasi keuangan. Dalam menerapkan pengelolaan risiko yang
terkonsolidasi dan terintegrasi, BNI mengacu pada PerMen BUMN No. 2/2023 yang mengatur bahwa
kewajiban pemenuhan organ manajemen risiko harus disesuaikan dengan kategori dan klasifikasi BUMN
dan Perusahaan Anak BUMN dengan ketentuan seperti yang diuraikan pada tabel berikut:
Kuadran klasifikasi Risiko BUMN
Organ Pengelolaan Risiko dan Anak Perusahaan BUMN
Sistemik A Sistemik B Signifikan Netral
Dewan Komisaris (Dewan Pengawas)
Direksi
Komite Audit
Dirangkap
Komite Pemantau Risiko (KPR)
Komite Audit
Komite Tata Kelola Terintegrasi Dirangkap KPR Dirangkap KPR
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
975
Page 375
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kuadran klasifikasi Risiko BUMN
Organ Pengelolaan Risiko dan Anak Perusahaan BUMN
Sistemik A Sistemik B Signifikan Netral
Dirangkap Dirangkap
Direktur Direktur
yang yang
Direksi yang Membidangi Pengelolaan
membidangi membidangi
Pengelolaan Pengelolaan
Keuangan Keuangan
Direksi yang Membidangi Pengelolaan
Keuangan
SPI (fungsi Audit Intern)
BNI dan Perusahaan Anak yang terdapat dalam Struktur Konglomerasi Keuangan telah memenuhi kewajiban
pemenuhan organ pengelola risiko sesuai dengan Klasifikasi Risiko masing-masing perusahaan berdasarkan
ketentuan PerMen BUMN No. 2/2023. Informasi lebih rinci diuraikan pada tabel di bawah ini:
BNI BNIS BNIAM BNIF BNIL HIBANK BSPL
Organ Pengelola Risiko
(Sistemik A) (Sistemik B) (Netral) (Netral) (Netral) (Netral) (Netral)
Dewan Komisaris
(Dewan Pengawas)
Direksi
Komite Audit
Komite Pemantau Risiko
Komite Independen/Dewan Pengawas Syariah
Komite Tata Kelola Terintegrasi
(PT BNI Life Insurance/”BNIL”) sebagai anggota KTKT BNI
Direksi yang membidangi
Pengelolaan Risiko
Direksi yang Membidangi
Pengelolaan Keuangan
SPI (Fungsi Audit Intern)
BNI = PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
BNIS = PT BNI Sekuritas
BNIAM = PT BNI Asset Management
BNIF = PT BNI Multifinance
BNIL = PT BNI Life Insurance
HIBANK = PT Bank Hibank Indonesia
BSPL = BNI Securities Pte Ltd
PRINSIP-PRINSIP UTAMA PENILAIAN 2. Holistik
PROFIL RISIKO TERINTEGRASI Penilaian risiko dilakukan dengan
mempertimbangkan keterkaitan antara berbagai
Dalam melakukan penilaian profil RisikoTerintegrasi, faktor risiko (pendekatan holistik), sehingga
BNI memperhatikan prinsip-prinsip utama dalam menghasilkan kesimpulan yang memberikan
proses penilaian yang mengacu pada SEOJK gambaran menyeluruh tentang risiko yang
No. 14/2015, sebagai berikut: dihadapi oleh Konglomerasi Keuangan.
1. Agregasi Risiko
Penilaian risiko dilakukan dengan menggabungkan 3. Signifikansi/Materialitas dan Proporsionalitas
seluruh risiko yang ada di dalam Konglomerasi Penilaian risiko dilakukan dengan
Keuangan secara menyeluruh (agregasi risiko), mempertimbangkan signifikansi atau materialitas
dengan mempertimbangkan dampak yang risiko secara proporsional dalam Konglomerasi
ditimbulkannya terhadap kondisi keseluruhan Keuangan secara keseluruhan, termasuk setiap
konglomerasi. Proses ini mencakup identifikasi Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang tergabung.
faktor internal dan eksternal yang berpotensi Penilaian ini dilakukan dengan memperhatikan
meningkatkan risiko atau memengaruhi kondisi struktur, karakteristik, dan kompleksitas dari
Konglomerasi Keuangan, baik saat ini maupun di Konglomerasi Keuangan.
masa mendatang.
976 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 376
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
4. Komprehensif dan Terstruktur
Penilaian risiko dilakukan melalui analisis mendalam yang mempertimbangkan berbagai faktor penilaian
secara luas, lengkap, dan menyeluruh (komprehensif). Proses analisis ini didukung oleh fakta-fakta relevan
serta pengaruhnya terhadap risiko dan kondisi Konglomerasi Keuangan, dengan mempertimbangkan
tingkat serta tren permasalahan yang ada. Hasil penilaian kemudian disampaikan secara terstruktur,
mencakup fakta, hasil analisis, dan kesimpulan akhir terkait penilaian risiko.
HASIL PENILAIAN PROFIL RISIKO TERINTEGRASI
Pada 31 Desember 2024, hasil penilaian terhadap sepuluh jenis risiko menunjukkan bahwa Profil Risiko
Terintegrasi memperoleh peringkat 2 (Low to Moderate), dengan Peringkat Risiko Inheren yang berada
pada level Low to Moderate. Penilaian terhadap Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) BNI secara
Terintegrasi mencatatkan hasil Satisfactory. Penjelasan lebih rinci telah diuraikan dalam pembahasan
tentang Profil Risiko Terintegrasi pada halaman 510.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
977
Page 377
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Audit
Eksternal [ACGS: C.6]
Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan PENUNJUKAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK
independen terhadap aspek keuangan, BNI (KAP)
menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk
memeriksa laporan keuangan interim ataupun Dalam rangka memenuhi penerapan fungsi audit
tahunan baik untuk BNI secara individu maupun eksternal sesuai ketentuan POJK Nomor 9Tahun 2023
secara konsolidasian dengan Entitas Anak. Proses Tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor
pemilihan KAP dilakukan sesuai dengan mekanisme Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa Keuangan dan
pengadaan barang dan jasa yang berlaku pada SE OJK Nomor 18/SEOJK.03/2023 Tentang Tata Cara
lingkup BNI Tahun 2024. Penggunaan Jasa Akuntan Publik Dalam Kegiatan
Jasa Keuangan, BNI telah melaksanakan audit atas
Untuk menjamin kualitas dan objektivitas hasil Laporan Keuangan Bank untuk tahun buku 2024
pemeriksaan laporan keuangan, Auditor Eksternal yang dilakukan oleh Akuntan Publik (AP) dan Kantor
yang ditunjuk Bank dipastikan tidak memiliki Akuntan Publik (KAP) yang independen, kompeten,
benturan kepentingan dengan Bank atau dengan profesional dan objektif sesuai dengan Standar
setiap level pejabat Bank. Selama dua tahun terakhir, Profesional Akuntan Publik, serta perjanjian kerja dan
tidak terdapat anggota Direksi, jajaran manajerial, ruang lingkup audit yang telah ditetapkan.
maupun pekerja BNI yang merupakan mantan
karyawan atau mitra (signing partner) auditor BNI menetapkan AP dan KAP terpilih untuk memeriksa
eksternal BNI saat ini. laporan keuangan Bank tahun buku 2024 melalui
penyelenggaraan RUPS Tahunan yang digelar
Proses audit eksternal menjadi salah satu tahapan pada 4 Maret 2024 dengan mempertimbangkan
penting dari upaya perwujudan tata kelola rekomendasi dari Dewan Komisaris dan Komite
perusahaan yang baik terutama pada aspek Audit. Proses pemilihannya juga telah dilakukan
penguatan pengendalian keuangan. Keterlibatan sesuai dengan POJK Nomor 9 Tahun 2023, SE
pihak eksternal dan independen sangat diperlukan OJK Nomor 18/SEOJK.03/2023 dan ketentuan
untuk memastikan bahwa informasi keuangan Bank internal Bank untuk menjamin independensi
sudah disusun dan disajikan secara berkualitas dan kualitas hasil pemeriksaan dari AP dan KAP
sehingga dapat menyatakan pendapat atas yang ditunjuk. Menindaklanjuti hasil keputusan
kewajaran Laporan Keuangan. Proses audit eksternal RUPST 2024, Dewan Komisaris memutuskan untuk
untuk tahun buku 2024 dilakukan sesuai Standar menunjuk kembali KAP Rintis, Jumadi, Rianto &
Profesional Akuntan Publik serta ruang lingkup audit Rekan (dahulu KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis
yang telah ditetapkan dan dapat selesai tepat waktu. & Rekan dan merupakan firma anggota jaringan
PricewaterhouseCoopers) sebagai auditor eksternal
PENERAPAN FUNGSI AUDIT EKSTERNAL untuk memeriksa Laporan Keuangan Konsolidasian,
Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha
Pelaksanaan aktivitas audit di lingkup BNI tidak Mikro dan Kecil, dan laporan lainnya untuk periode
hanya dilakukan oleh auditor internal melalui Tahun Buku 2024. [ACGS: D.2.24]
SAI, akan tetapi juga melibatkan pihak auditor
eksternal yang memiliki kompetensi dan keahlian Dasar hukum terkait penunjukan dan
di bidang akuntansi dan auditing seperti, Otoritas penetapan KAP pada lingkup BNI adalah
Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Badan sebagai berikut:
Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Kantor Akuntan 1. POJK No. 9 tahun 2023 tanggal 11 Juli 2023
Publik (KAP). tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan
Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa
Pada tahun 2024, BNI telah diaudit oleh beberapa Keuangan pada Bab III Pembatasan Penggunaan
lembaga eksternal, seperti Bank Indonesia (BI), Jasa Audit Pasal 7 ayat 1 disebutkan Pihak
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pemeriksa berupa bank umum, emiten, dan perusahaan
Keuangan (BPK), Pusat Pelaporan dan Analisis publik wajib membatasi penggunaan jasa audit
Transaksi Keuangan (PPATK), dan Kantor Akuntan atas informasi keuangan historis tahunan dari AP
Publik (KAP). yang sama untuk 7 (tujuh) tahun kumulatif;
978 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 378
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. POJK No. 37/POJK.03/2019 tentang Transparansi Efektivitas Pelaksanaan Audit Eksternal
dan Publikasi Laporan Keuangan dan SEOJK Sesuai dengan peran dan kewenangan yang dimiliki,
No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Komite Audit BNI memastikan seluruh tahapan
Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional. pelaksanaan audit eksternal yang dilakukan oleh AP
3. Proses Penunjukan KAP Rintis, Jumadi, Rianto & dan/atau KAP senantiasa berjalan sesuai standar
Rekan (dahulu KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis yang ditetapkan. Dengan terus menjaga komunikasi
& Rekan dan merupakan firma anggota jaringan yang transparan dan kolaboratif bersama AP dan/
PricewaterhouseCoopers), sebagai auditor atau KAP, Komite Audit membuka ruang diskusi
eksternal dilakukan melalui mekanisme “Tender”. untuk membahas hal-hal yang menjadi perhatian
4. Melalui Surat dari Kantor Akuntan Publik bagi Komite Audit sebelum proses audit dimulai,
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (firma serta tentunya juga melakukan evaluasi atas
anggota jaringan PricewaterhouseCoopers) pelaksanaan audit oleh AP dan/atau KAP setelah
No. OL202408160010/JPA/JPA yang disampaikan proses audit selesai dilakukan untuk kemudian
kepada Dewan Komisaris pada tanggal hasilnya disampaikan ke OJK.
16 Agustus 2024, menginformasikan
bahwa efektif mulai tanggal 15 Mei 2024, Pada tahun 2024, Komite Audit telah melakukan
KAP TWRR telah berubah nama menjadi Kantor evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian jasa
Akuntan Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma audit atas informasi keuangan historis tahunan oleh
anggota jaringan PricewaterhouseCoopers)/KAP AP dan/atau KAP yang paling sedikit mencakup:
RJRR. a. Kesesuaian Pelaksanaan Audit oleh AP dan/atau
KAP dengan Standar Audit yang berlaku;
Koordinasi Auditor Eksternal dan Komite b. Kecukupan Waktu Pekerjaan Lapangan;
Audit c. Pengkajian Cakupan Jasa yang Diberikan dan
Untuk mendukung kelancaran dan efektivitas Kecukupan Uji Petik; dan
proses audit, Bank melalui Komite Audit menjalin d. Rekomendasi Perbaikan yang Diberikan oleh AP
komunikasi aktif dengan auditor eksternal terkait dan/atau KAP.
rencana pelaksanaan audit berikut metodologi audit
dan sampel audit yang akan dimintakan kepada IAD, Aktivitas pengawasan dan pemantauan terhadap
mendiskusikan progress audit, dan isu-isu penting kinerja AP dan/atau KAP dibahas dengan Direksi
lainnya yang perlu diketahui Manajemen BNI. melalui rapat Komite Audit yang diikuti oleh SAI dan
Sepanjang periode audit berlangsung, Komite Audit Direksi terkait. Dalam rapat tersebut juga dibahas
dan IAD juga terus mengawasi serta memastikan mengenai tindak lanjut temuan-temuan audit oleh
kelancaran dan kesesuaian pelaksanaan proses audit AP dan/atau KAP, sehingga dengan koordinasi
eksternal dengan ketentuan yang berlaku sekaligus yang dilakukan dapat memberikan hasil audit yang
melakukan evaluasi atas kualitas proses audit. Bank komprehensif dan optimal.
berkomitmen untuk menjaga komunikasi yang
baik dengan Akuntan Publik guna meminimalkan Laporan hasil evaluasi Komite Audit disampaikan
kendala-kendala yang terjadi selama proses audit oleh Direksi BNI dengan menggunakan formulir
berlangsung. Hasil koordinasi antara Komite Audit yang terdapat pada lampiran SE OJK No.18/
dan Auditor Eksternal telah tertuang dalam Laporan SEOJK.13/2023 tentang Tata Cara Penggunaan Jasa
Komite Audit Tahun 2024. Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam
Kegiatan Jasa Keuangan dan ditandatangani oleh
Sebagai bentuk tindak lanjut terhadap hasil laporan Komite Audit pada tanggal 20 Mei 2024.
audit yang disampaikan oleh auditor eksternal,
Komite Audit menjalankan peran pengawasan Kepatuhan Bank Terhadap Ketentuan
dengan mengevaluasi tindakan yang diambil oleh Mengenai Hubungan antara Bank, Akuntan
Manajemen BNI berdasarkan hasil audit tersebut. Publik, dan OJK
Selain itu, Komite Audit juga menjalankan fungsi Dalam pelaksanaan audit, BNI memastikan
monitoring untuk memastikan bahwa rekomendasi terjaganya kepatuhan Bank terhadap ketentuan
dari auditor eksternal sudah diimplementasikan mengenai mekanisme hubungan yang terjalin antara
secara tepat waktu serta sesuai dengan standar Bank, Akuntan Publik, dan OJK. Selain itu, BNI juga
tata kelola yang berlaku. Fungsi monitoring ini mematuhi regulasi yang berlaku terkait pengawasan
juga bertujuan untuk meminimalkan risiko dan dan pelaporan kepada OJK dengan tujuan untuk
memastikan bahwa langkah-langkah perbaikan meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan dan
yang diambil Manajemen telah sesuai dengan menjaga stabilitas sistem keuangan.
kebijakan Bank dan peraturan yang berlaku. Laporan
hasil audit disampaikan kepada OJK sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
979
Page 379
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Upaya Bank dalam meningkatkan efektivitas 5. Untuk persiapan dan pelaksanaan audit atas
pelaksanaan audit eksternal dan kepatuhan BNI informasi keuangan historis tahunan kepada
terhadap ketentuan terkait hubungan antara bank, Bank, KAP wajib melakukan komunikasi dengan
akuntan publik, dan Bank Indonesia diwujudkan OJK dalam hal: KAP dapat meminta informasi
melalui langkah-langkah berikut: kepada OJK mengenai Bank; dan/atau OJK
1. POJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa dapat menginformasikan hal yang perlu menjadi
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam perhatian KAP untuk perispan dan pelaksanaan
Kegiatan Jasa Keuangan tercantum bahwa: audit.
a. Bank wajib menggunakan AP dan KAP yang 6. KAP wajib menyampaikan informasi yang
terdaftar serta tercatat dalam daftar AP dan diminta oleh OJK meskipun perjanjian kerja telah
KAP yang aktif pada OJK berakhir.
b. Bank wajib membatasi penggunaan jasa audit
atas informasi keuangan historis tahunan dari Profil Perusahaan Kantor Akuntan Publik
AP yang sama untuk 7 (tujuh) tahun kumulatif.
2. Melalui Surat Dewan Komisaris No. DK/16
tanggal 22 Februari 2024 BNI menetapkan KAP Kantor Akuntan Rintis, Jumadi, Rianto
& Rekan (firma anggota jaringan
Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan sebagai auditor PricewaterhouseCoopers)/KAP RJRR. WTC 3,
eksternal untuk mengaudit Laporan Keuangan Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31 Jakarta 12920
BNI dan laporan lainnya untuk tahun buku 2024. INDONESIA
3. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor
Tel.: +62 21 50992901/31192901
Akuntan Publik yang sama oleh BNI harus Fax: +62 21 52905555/52905050
didasarkan pada perjanjian kerja yang jelas dan
transparan.
4. Akuntan Publik yang melakukan audit atas Laporan Informasi mengenai perubahan nama KAP sudah
Keuangan Tahunan Bank wajib melaksanakan diterima Bank pada 10 Juni 2024 melalui surat
audit sesuai dengan Standar Profesional Akuntan yang dikirimkan oleh Kantor Akuntan Rintis,
Publik dan ketentuan perjanjian kerja, serta ruang Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan
lingkup audit yang telah ditetapkan. Selain itu, PricewaterhouseCoopers)/KAP RJRR. dengan
Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik No. OL202406100009/JPA/JPA tanggal 10 Juni 2024.
wajib menjaga kerahasiaan informasi Bank Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa perubahan
sesuai dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 nama KAP hanya terbatas pada nama, tanpa ada
tentang Perbankan sebagaimana telah diubah perubahan komposisi Akuntan Publik, dan KAP
dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tetap beroperasi sebagai firma anggota jaringan
tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor PricewaterhouseCoopers. Perubahan nama KAP
Keuangan. tidak berdampak material terhadap operasional,
hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha
BNI, dan informasi terkait telah dilaporkan kepada
pihak regulator.
Kantor Akuntan Publik, Nama Akuntan Publik, Fee, dan Opini Audit [ACGS C.6.1]
Penjelasan lengkap mengenai Kantor Akuntan Publik, nama Akuntan Publik, fee, izin KAP, dan opini audit
atas laporan keuangan tahunan BNI selama 5 (lima) tahun terakhir disajikan dalam tabel berikut:
Nama Akuntan
(Partner Periode Fee Jasa Audit
Tahun Kantor Akuntan Publik Izin KAP Opini Audit
Penanggung Penugasan (Rupiah)*
Jawab)
2024 KAP Rintis, Jumadi, Jimmy Pangestu 1 tahun 22.800.000.000 315/KM.1/2024 Tanpa
Rianto & Rekan S.E., CPA Modifikasian
(dahulu KAP Tanudiredja,
Wibisana, Rintis &
Rekan dan merupakan
firma anggota jaringan
PricewaterhouseCoopers)
980 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 380
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Akuntan
(Partner Periode Fee Jasa Audit
Tahun Kantor Akuntan Publik Izin KAP Opini Audit
Penanggung Penugasan (Rupiah)*
Jawab)
2023 KAP Tanudiredja, Drs. M. Jusuf 1 Tahun 20.672.000.000 241/KM.1/2015 Tanpa
Wibisana, Rintis & Rekan Wibisana M.Ec,. Modifikasian
(firma anggota jaringan CPA
PricewaterhouseCoopers)
2022 KAP Tanudiredja, Drs. M. Jusuf 1 Tahun 25.550.000.000 241/KM.1/2015 Tanpa
Wibisana, Rintis & Rekan Wibisana, M.Ec,. dan Modifikasian
(firma anggota jaringan CPA Interim
PricewaterhouseCoopers)
2021 KAP Tanudiredja, Drs. M. Jusuf 1 Tahun 22.175.000.000 241/KM.1/2015 Tanpa
Wibisana, Rintis & Rekan Wibisana, M.Ec,. dan Modifikasian
(firma anggota jaringan CPA Interim
PricewaterhouseCoopers)
2020 KAP Purwantono, Muhammad 1 Tahun 12.650.000.000 603/KM.1/2015 Tanpa
Sungkoro dan Surja Kurniawan Modifikasian
(firma anggota jaringan
Ernst and Young)
*) Fee sudah termasuk OPE, PPN (tahun 2024 sebesar 11% dan tahun tahun sebelumnya 10%), dan pajak-pajak lainnya
Berikut adalah ruang lingkup pekerjaan audit KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan
PricewaterhouseCoopers) untuk Tahun Buku 2024:
Jumlah (Rp)
No Jenis Penugasan termasuk PPN
11% & OPE
1.a Audit atas laporan keuangan konsolidasian PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 15.473.947.777
1.b Management Letter 111.774.261
1.c Penelaahan dan validasi laporan keuangan konsolidasian PT Bank Negara Indonesia (Persero) 57.189.578
Tbk (format koran)
SUBTOTAL 15.642.911.616
2 Audit atas Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil ("PUMK") 364.769.432
3 Audit atas laporan keuangan dan portofolio Dana Pensiun Lembaga Keuangan 199.050.225
4 Laporan atas reviu terhadap kebijakan dan prosedur pengendalian yang diterapkan Bank dalam 193.600.239
penyediaan jasa kustodian berdasarkan prosedur yang disepalati bersama
5 Laporan atas hasil evaluasi kinerja berdasarkan prosedur yang disepakati bersama 193.600.239
6 Audit atas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan peraturan internal dan 352.497.988
pengendalian keuangan (PSA 62)
7 Penerapan prosedur yang disepakati bersama sehubungan Kontrak Manajemen dan Kontrak 514.517.935
Manajemen Tahunan Direksi BUMN
8 Penerapan prosedur yang disepakati bersama sehubungan dengan Laporan Realisasi Kinerja 77.383.945
untuk keperluan Target Kinerja Long Term Incentives (LTI) Direksi dan Dewan Komisaris
9 Penerapan prosedur yang disepakati bersama sehubungan Laporan Keuangan Agregasi BUMN 540.966.516
Tahun Buku 2023
SUBTOTAL 2.436.386.519
10 Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Life Insurance ("BNI Life") 1.393.849.583
11 Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Sekuritas 575.783.487
12 Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Asset Management (termasuk di dalamnya adalah Agreed 371.084.572
Upon Procedures (“AUP”) MKBD)
13 Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Multifinance 482.132.043
14 Audit atas Laporan Keuangan PT Bank Hibank Indonesia 1.457.821.243
15 Audit atas Laporan Keuangan PT BNI Modal Ventura 440.030.937
SUBTOTAL 4.720.701.865
TOTAL 22.800.000.000
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
981
Page 381
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Hasil Pemeriksaan
Hasil Pemeriksaan yang dilakukan oleh auditor eksternal disampaikan dalam bentuk Opini Audit Laporan
Keuangan Konsolidasian. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan
Entitas Anak telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (merupakan firma anggota jaringan
PricewaterhouseCoopers) dengan partner penanggung jawab adalah Jimmy Pangestu, S.E., CPA, auditor
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan
opini tanpa modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporannya tertanggal 22 Januari 2025.
Imbalan Jasa Audit dan Jasa Lain yang Diberikan KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
(dahulu KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan) dan Firma Anggota Jaringan
PricewaterhouseCoopers [ACGS C.6.1]
Sepanjang tahun 2024, imbalan jasa audit dan jasa lain yang diberikan KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
(dahulu KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan) dan Firma Anggota Jaringan PricewaterhouseCoopers
adalah sebagai berikut:
Jumlah (Rp)
No Jenis Penugasan termasuk
PPN & OPE
Group reporting atas The Hong Kong Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI
1 983.744.304
Hong Kong")
2 Group reporting atas The Tokyo Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI Tokyo") 2.471.040.000
Audit atas laporan keuangan atas The Seoul Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
3 1.133.860.000
(“BNI Seoul”)
Audit atas laporan keuangan dan group reporting atas The Singapore Branch of PT Bank Negara
4 4.485.000.000
Indonesia (Persero) Tbk (“BNI Singapore”)
Group reporting atas The London Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI
5 515.000.000
London")
Group reporting atas The New York Branch of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI New
6 1.026.750.000
York")
Subtotal 10.615.394.304
Limited Review BNI Posisi 30 Juni 2024 dan untuk Periode 6 (Enam) Bulan yang Berakhir pada
7 10.875.000.000
Tanggal Tersebut
8 Penerbitan BNI Global Bonds Tahun 2024 4.460.000.000
9 IFRS 17 Proactive Assurance on Technical Paper Review and BRD/FSD 1.000.000.000
Non-Audit Assurance Engagement (“NAAE”) atas Laporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan
10 55.000.000
(MKBD) PT BNI Sekuritas
Subtotal 16.390.000.000
Total 27.005.394.304
Total biaya yang dikeluarkan oleh BNI untuk jasa non-audit tercatat lebih rendah dibandingkan dengan
biaya jasa audit yang dikeluarkan pada tahun 2024. [ACGS: C.6.2]
982 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 382
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Permasalahan
Hukum
JUMLAH PERKARA HUKUM YANG DIHADAPI BNI TAHUN 2024
Sepanjang tahun 2024, BNI menghadapi sejumlah permasalahan hukum berupa perkara perdata yang
disertai tuntutan pembayaran/ganti rugi terhadap BNI, perkara pidana yang telah masuk ke dalam proses
persidangan dan perkara perpajakan, baik yang telah selesai (berkekuatan hukum tetap/inkracht) maupun
yang masih dalam proses penyelesaian sebagai berikut:
Jumlah Perkara
Status Penyelesaian Perkara
Perdata Pidana Pajak
Perkara selesai (telah berkekuatan hukum tetap/inkracht) 96 6 1
Perkara dalam proses penyelesaian 296 6 0
Jumlah Perkara Hukum Tahun 2024 392 12 1
PERKARA PENTING YANG DIHADAPI BNI TAHUN 2024
Perkara Perdata
Berdasarkan tabel tersebut di atas, terdapat beberapa perkara perdata penting yang dihadapi BNI dengan
rincian sebagai berikut:
Sanksi
Risiko dan
Upaya yang
Status Dampak yang
No. Perkara Pokok Perkara Manajemen Dikenakan Nilai Tuntutan
Perkara Dihadapi oleh
Bank oleh
Bank
Otoritas
1. No. 204/ Gugatan Perkara BNI dihukum BNI telah Tidak ada Materiil:
Pdt.G/2020/ Perbuatan telah selesai membayar melakukan Rp2.866.250.000,-
PN.Amb Melawan di tingkat sesuai nilai pembayaran
Hukum terkait Peninjauan tuntutan sesuai dengan Immateriil:
Antara: dugaan Kembali pada materiil, Putusan pada -
Penggugat: kelalaian Mahkamah namun tidak tanggal 31 Januari
1. Imran Laisouw BNI yang Agung RI. berdampak 2024.
2. Sitti Laila menyebabkan signifikan
Latuapo, S.P. terjadinya terhadap BNI.
3. Risman pembobolan
4. Suriani dana Nasabah
5. Faisal Kotalima yang dilakukan
oleh oknum
Melawan: pegawai BNI
Tergugat: yang telah
BNI dinyatakan
bersalah
melakukan
tindak pidana
berdasarkan
Putusan
Pengadilan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
983
Page 383
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sanksi
Risiko dan
Upaya yang
Status Dampak yang
No. Perkara Pokok Perkara Manajemen Dikenakan Nilai Tuntutan
Perkara Dihadapi oleh
Bank oleh
Bank
Otoritas
2. No. 112/ Gugatan Perkara BNI dihukum BNI akan Tidak ada Materiil:
Pdt.G/2021/ Perbuatan telah selesai membayar melaksanakan Rp29.777.316.513,-
PN.Amb Melawan di tingkat sesuai dengan isi Putusan
Hukum terkait Peninjauan nilai Putusan Peninjauan Immateriil:
Antara: dugaan Kembali pada Peninjauan Kembali. -
Penggugat: kelalaian Mahkamah Kembali
1. Johny Widjaya BNI yang Agung RI. yakni sebesar
2. Elya Puspita menyebabkan Rp115,3 Juta,
3. Jovelin terjadinya namun tidak
Jaguenetta pembobolan berdampak
Widjaja dana Nasabah signifikan
4. Fajar Madya yang dilakukan terhadap BNI.
5. Muhamad La oleh oknum
Bawe pegawai BNI
6. Dustin Fendi yang telah
Earja dinyatakan
7. Edwin bersalah
Dorsalam melakukan
tindak pidana
Melawan: berdasarkan
Tergugat: Putusan
BNI Pengadilan.
3. No. 776/ Gugatan Perkara Tidak terdapat BNI telah Tidak ada Materiil:
Pdt.G/2020/ Perbuatan telah selesai risiko dan mengikuti proses €6.900.000,-
PN.Jkt.Brt Melawan di tingkat dampak yang persidangan
Hukum terkait Kasasi pada dihadapi BNI secara optimal Immateriil:
Antara: dugaan tidak Mahkamah mengingat dan dinyatakan Rp500.000.000.000,-
Penggugat: diterapkannya Agung RI. Putusan Kasasi menang sesuai
Opap Investment prinsip kehati- pada pokoknya Putusan Kasasi
Limited hatian oleh menyatakan Mahkamah
BNI dalam gugatan Agung RI.
Melawan: melakukan Penggugat
Tergugat: identifikasi tidak dapat
1. Hendrian dan verifikasi diterima
Baehaki saat Tergugat dan telah
2. Bayu Andriana I dan Tergugat berkekuatan
3. Nurul Ainulia, II melakukan hukum tetap
A.Md. alias Iren pembukaan (inkracht).
4. M. Deni rekening atas
Setiawan nama CV Opap
5. Irfan Maulana Investment
6. BNI Limited
dan tidak
Turut Tergugat: melakukan
1. Otoritas Jasa kewajiban
Keuangan untuk
Pusat melakukan
Pelaporan pemantauan
dan Analisis dan pelaporan
Transaksi terhadap
Keuangan kegiatan
2. Pusat transaksi dana
Pelaporan Nasabah pada
dan Analisis rekening atas
Transaksi nama CV Opap
Keuangan Investment
Limited yang
memenuhi
kriteria sebagai
transaksi
keuangan
mencurigakan.
984 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 384
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sanksi
Risiko dan
Upaya yang
Status Dampak yang
No. Perkara Pokok Perkara Manajemen Dikenakan Nilai Tuntutan
Perkara Dihadapi oleh
Bank oleh
Bank
Otoritas
4. No. 471/ Gugatan Perkara telah Tidak terdapat BNI telah Tidak ada Materiil:
Pdt.G/2021/ Perbuatan selesai di risiko dan mengikuti proses Rp16.250.000.000,-
PN.Mks Melawan tingkat dampak yang persidangan
Hukum karena Kasasi pada dihadapi BNI secara optimal Immateriil:
Antara: BNI menolak Mahkamah mengingat dan dinyatakan -
Penggugat: permintaan Agung RI. Putusan Kasasi menang sesuai
1. Hendrik pencairan pada pokoknya Putusan Kasasi
2. Heng Pao Tek deposito atas menyatakan Mahkamah
nama Para gugatan Agung RI.
Melawan: Penggugat, Penggugat
Tergugat: di mana pada tidak dapat
BNI faktanya diterima
terdapat dan telah
dugaan berkekuatan
pemalsuan hukum tetap
bilyet deposito (inkracht).
yang dilakukan
oleh oknum
pegawai BNI
yang telah
dilaporkan
secara pidana
oleh BNI.
5. No. 220/ Gugatan Pada tingkat Saat ini tidak BNI telah Tidak ada Materiil:
Pdt.G/2023/ Perbuatan Pertama pada terdapat risiko menyerahkan Rp572.500.000.000,-
PN.Mnd Melawan Pengadilan reputasi dan Kontra Memori
Hukum kepada Negeri dan pembayaran Kasasi yang Immateriil:
Antara: BNI karena tingkat ganti rugi mendukung Rp1.000.000.000.000,-
Penggugat: melakukan Banding pada sesuai putusan posisi BNI
John Hamenda pemblokiran Pengadilan pengadilan dan saat ini
dan Tinggi, di tingkat menunggu
Melawan: pemasangan Gugatan Banding pada Putusan Kasasi.
Tergugat: plang terhadap Penggugat Pengadilan
1. BNI Kantor objek sengketa dinyatakan Tinggi.
Cabang yang terletak tidak dapat
Kebayoran di Jalan 17 diterima.
Baru Agustus, Saat ini
2. BNI Kantor Kelurahan dalam proses
Pusat Bumi Beringin, pemeriksaan
3. BPN Provinsi Kecamatan di tingkat
Sulawesi Utara Wenang, Kasasi pada
4. Kepala Kantor Kota Manado Mahkamah
Pertanahan dengan bukti Agung RI.
Kota Manado kepemilikan
berupa SHM
Turut Tergugat: No. 206/Bumi
1. Dirtipideksus Beringin,
Polri tanggal 20 Juni
2. Kepala 1995 atas nama
Kejaksaan John Hamenda.
Negeri Jakarta
Selatan
3. Ny.
Malputongekel
4. Bank Danamon
Cabang
Manado
5. Bank Danamon
Kantor Wilayah
Jakarta
6. Notaris PPAT
Thelma
Andries, S.H.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
985
Page 385
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sanksi
Risiko dan
Upaya yang
Status Dampak yang
No. Perkara Pokok Perkara Manajemen Dikenakan Nilai Tuntutan
Perkara Dihadapi oleh
Bank oleh
Bank
Otoritas
6. No. 740/ Gugatan Pada tingkat Saat ini tidak BNI telah Tidak ada Materiil:
Pdt.G/2023/ Perbuatan Pertama pada terdapat risiko menyerahkan Rp1.392.731.803.391,-
PN.Jkt.Pst Melawan Pengadilan pembayaran Kontra Memori Immateriil:
Hukum karena Negeri dan ganti rugi Kasasi yang Rp500.000.000.000,-
Antara: adanya tingkat sesuai putusan mendukung
Penggugat: penolakan Banding pengadilan posisi BNI
PT Zeus Citra dari BNI pada di tingkat dan saat ini
International terhadap Pengadilan Banding pada menunggu
permohonan Tinggi, Pengadilan Putusan Kasasi.
Melawan: tambahan Gugatan Tinggi.
Tergugat: fasilitas Penggugat
BNI kredit yang dinyatakan
diajukan oleh tidak dapat
Turut Tergugat: Penggugat diterima.
1. Kantor dan keberatan Saat ini
Pelayanan Penggugat atas dalam proses
Kekayaan lelang yang pemeriksaan
Negara dilakukan oleh di tingkat
dan Lelang BNI yang Kasasi pada
(KPKNL) menyebabkan Mahkamah
Jakarta III kerugian bagi Agung RI.
2. PT Bali Auction Penggugat.
House
Sepanjang tahun 2024, BNI tidak menghadapi risiko yang signifikan terhadap permasalahan hukum yang
ada dan berdasarkan penilaian profil risiko hukum tahun 2024 berada pada peringkat 1 (low).
Perkara Pidana
Selama tahun 2024, BNI telah melaporkan nasabah, pegawai, atau pihak ketiga lainnya meliputi perkara
tentang dugaan tindak pidana penggelapan, penggelapan dalam jabatan, penipuan, pemalsuan surat,
pencucian uang, tindak pidana ITE, tindak pidana perbankan dan tindak pidana korupsi, namun tidak
terdapat perkara pidana penting yang dihadapi oleh BNI.
KASUS HUKUM PERPAJAKAN
Risiko dan Sanksi yang
Status Dampak yang Upaya Dikenakan
No. Perkara Pokok Perkara Nilai Perkara
Perkara Dihadapi oleh Manajemen oleh
BNI Otoritas
1. No. 007718.15/ Direktorat Perkara Risiko BNI telah Tidak ada Materiil:
2019/PP Jenderal telah selesai pembayaran menerima Rp1.212.516.578.432,-
Pajak telah di tingkat kekurangan PPh hasil Putusan
Antara: mengeluarkan Peninjauan Badan Tahun Peninjauan Immateriil:
Surat Ketetapan Kembali pada Pajak 2015 Kembali yang
Pemohon Pajak Kurang Mahkamah sesuai Putusan diterbitkan
Peninjauan Bayar kepada Agung RI Pengadilan oleh
Kembali: BNI atas koreksi dengan amar sebesar Mahkamah
BNI PPh Badan Putusan Rp625,8 Miliar, Agung RI
Tahun Pajak menguatkan namun tidak dan telah
Melawan 2015 antara lain kembali berdampak membebankan
terkait dengan Putusan signifikan pembayaran
Termohon pembentukan Pengadilan terhadap BNI. pajak tersebut
Peninjauan cadangan Pajak. pada laba rugi
Kembali: piutang yang tahun berjalan.
Direktorat nyata-nyata tidak
Jenderal Pajak dapat ditagih.
986 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 386
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PERKARA HUKUM YANG DIHADAPI OLEH ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI BNI
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi BNI yang sedang menjabat selama tahun 2024 tidak pernah
tersangkut atau terlibat dalam suatu kasus dan/atau perselisihan perdata dan/atau pidana.
PERKARA HUKUM YANG DIHADAPI ANAK PERUSAHAAN TAHUN 2024
Pada tahun 2024, permasalahan hukum yang dihadapi oleh Anak Perusahaan BNI terdiri dari kasus perdata,
pidana dan pajak dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Jumlah Perkara
Entitas Anak Status Penyelesaian Perkara
Perdata Pidana
PT BNI Life Insurance Perkara selesai (telah berkekuatan hukum tetap/inkracht) 13 3
Perkara dalam proses penyelesaian 11 5
Total Jumlah Perkara 24 8
PT BNI Sekuritas Perkara selesai (telah berkekuatan hukum tetap/inkracht) 1 -
Perkara dalam proses penyelesaian - -
Total Jumlah Perkara 1 -
PT BNI Asset Perkara selesai (telah berkekuatan hukum tetap/inkracht) - -
Management
Perkara dalam proses penyelesaian 1 -
Total Jumlah Perkara 1 -
PT BNI Multifinance Perkara selesai (telah berkekuatan hukum tetap/inkracht) 5 4
Perkara dalam proses penyelesaian 6 18
Total Jumlah Perkara 11 22
PT Bank Hibank Indonesia Perkara selesai (telah berkekuatan hukum tetap/inkracht) 3 -
Perkara dalam proses penyelesaian 4 -
Total Jumlah Perkara 7 -
PT BNI Modal Ventura Perkara selesai (telah berkekuatan hukum tetap/inkracht) - -
Perkara dalam proses penyelesaian - -
Total Jumlah Perkara - -
PERKARA HUKUM YANG DIHADAPI OLEH ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
ANAK PERUSAHAAN BNI
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Anak Perusahaan BNI yang sedang menjabat selama tahun
2024 tidak pernah tersangkut atau terlibat dalam suatu kasus dan/atau perselisihan perdata dan/atau pidana.
DAMPAK PERMASALAHAN HUKUM TERHADAP BANK DAN ANAK PERUSAHAAN
Permasalahan hukum yang dihadapi pada tahun 2024 tidak berdampak material terhadap status, kedudukan,
maupun kelangsungan usaha BNI dan entitas anaknya. Meskipun ada beberapa isu hukum, BNI berhasil
menjaga stabilitas operasional dan menyelesaikan masalah sesuai peraturan tanpa mengganggu aktivitas
bisnis. Hal ini menunjukkan ketahanan dan komitmen BNI dalam mengelola risiko hukum secara efektif.
UPAYA MEMINIMALISASI RISIKO HUKUM
BNI secara konsisten berusaha meminimalisasi risiko hukum yang dapat timbul dalam kegiatan bisnisnya
melalui beberapa langkah berikut:
1. Memperkuat prosedur, kebijakan, perjanjian, serta penanganan masalah hukum untuk pengelolaan risiko
yang optimal, melindungi kepentingan Bank pada tahap pra-transaksi, transaksi, dan pasca-transaksi
dalam kegiatan bisnis.
2. Mengoptimalkan fungsi hukum dalam memberikan tinjauan legal pada pengajuan kredit yang diputus
oleh Komite Kredit, guna memastikan transaksi kredit berjalan dengan prudent dari sisi hukum,
meningkatkan kualitas kredit, dan mendukung pencapaian target bisnis.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
987
Page 387
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Mengoptimalkan peran satuan kerja hukum di Kantor Pusat dan Kantor Wilayah dalam mendukung
kelancaran kegiatan bisnis dan operasional seluruh organisasi Bank.
4. Secara berkala memperbarui dokumentasi hukum standar, seperti perjanjian kredit dan perjanjian
accessoir, untuk mengantisipasi risiko hukum akibat kelemahan perikatan dan melindungi kepentingan
hukum Bank.
5. Melakukan upaya maksimal untuk meminimalkan risiko hukum pada unit bisnis, termasuk pencegahan
fraud, dengan langkah-langkah preventif seperti meningkatkan kesadaran hukum pegawai melalui
diskusi hukum, edukasi, webinar, dan sharing session terkait isu hukum.
6. Bekerja sama dengan konsultan hukum eksternal yang bonafide, senior advisor, serta Jaksa Pengacara
Negara (JPN) untuk mengoptimalkan advis hukum dan bantuan legal dalam melindungi kepentingan
hukum Bank.
7. Meningkatkan kompetensi pegawai satuan kerja hukum di Kantor Pusat dan Kantor Wilayah dalam
memberikan advis hukum dan menangani perkara, untuk menciptakan tim hukum yang profesional,
andal, serta mendukung transformasi Bank.
PELANGGARAN HUKUM TERKAIT KETENAGAKERJAAN, KONSUMEN, KEPAILITAN,
KOMERSIAL, PERSAINGAN DAN/ATAU MASALAH LINGKUNGAN [ACGS: (P)B.1.1]
Sepanjang tahun 2024, BNI tidak melakukan pelanggaran hukum terkait ketenagakerjaan, konsumen,
kepailitan, komersial, persaingan dan/atau masalah lingkungan.
988 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 388
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sanksi
Administratif
SANKSI ADMINISTRATIF DARI OTORITAS SANKSI ADMINISTRATIF YANG DITERIMA
JASA KEUANGAN DAN/ATAU PIHAK OLEH ANGGOTA DIREKSI DAN ANGGOTA
REGULATOR LAINNYA DEWAN KOMISARIS BNI
Sepanjang tahun 2024, BNI, anggota Direksi dan/ Sepanjang tahun 2024, seluruh anggota Direksi
atau anggota Dewan Komisaris tidak pernah maupun anggota Dewan Komisaris BNI yang sedang
mendapatkan sanksi administratif yang bersifat menjabat tidak menerima sanksi administratif dari
materiil maupun non-materiil dari OJK dan/atau pihak regulator.
pihak regulator lainnya, yang dapat memengaruhi
kelangsungan usaha BNI. Selain itu, BNI juga tidak SANKSI ADMINISTRATIF YANG DITERIMA
menghadapi sanksi dari pihak regulator akibat OLEH ANGGOTA DIREKSI DAN ANGGOTA
ketidakpatuhan dalam mengumumkan peristiwa DEWAN KOMISARIS ANAK PERUSAHAAN
penting (material event) dalam jangka waktu yang
ditentukan. Sepanjang tahun 2024, seluruh anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris Anak Perusahaan
Ketiadaan sanksi administrasi yang diterima BNI BNI yang sedang menjabat tidak menerima sanksi
di tahun 2024 menunjukkan bahwa BNI telah administratif dari pihak regulator.
menunjukkan komitmennya dalam mematuhi
semua aturan dan peraturan pencatatan termasuk SANKSI PERPAJAKAN
ketentuan mengenai laporan pengungkapan.
BNI telah melunasi seluruh ketetapan pajak
sebagai hasil pemeriksaan yang sudah jatuh
tempo pembayaran sesuai ketentuan yang berlaku,
sehingga secara ketentuan BNI tidak memiliki
tunggakan pembayaran pajak.
Adapun permasalahan terkait sengketa perpajakan
dapat dilihat pada bab “Tata Kelola Perusahaan”
dalam Laporan Tahunan ini.
Pelanggaran Hukum Terkait
Ketenagakerjaan, Konsumen, Kepailitan,
Komersial, Persaingan dan/atau Masalah
Lingkungan
Sepanjang tahun 2024, BNI tidak melakukan pelanggaran hukum terkait ketenagakerjaan, konsumen,
kepailitan, komersial, persaingan dan/atau masalah lingkungan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
989
Page 389
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Akses Informasi dan
Data Perusahaan [ACGS C.7.1, C.7.2, C.7.3, C.7.4, C.10.1]
BNI terus berusaha membina komunikasi yang baik dengan regulator, pemegang saham, nasabah,
pegawai, mitra kerja, maupun masyarakat luas sebagai bentuk implementasi dari prinsip transparansi dan
pertanggungjawaban kepada pemangku kepentingan. Hubungan baik yang terbina antara Bank dengan
pemangku kepentingan diatur dalam Kebijakan Komunikasi BNI.
Dalam rangka meningkatkan komunikasi yang efektif, BNI memiliki unit kerja Investor Relations yang
berperan penting dalam menjaga reputasi Bank melalui hubungan interaktif dengan investor dan analis,
serta memastikan penyampaian informasi terkait kinerja Bank dilakukan secara teratur. Melalui Tim Investor
Relations, BNI memberikan kemudahan akses informasi dan data perusahaan kepada seluruh pemangku
kepentingan dalam memperoleh informasi mengenai kinerja keuangan dan non-keuangan Bank melalui
kanal-kanal komunikasi yang tersedia seperti situs web yang dapat diakses dalam bahasa Indonesia dan
Inggris, media massa, mailing list, buletin, pertemuan dengan analis, serta situs web BEI. Kegiatan yang
dilaksanakan oleh Investor Relations ini sekaligus sebagai metode komunikasi kepada pemegang saham
selain melalui RUPS.
Akses informasi perusahaan maupun data terkait corporate action BNI dapat diakses melalui:
Situs Web Resmi BNI Telepon Faksimile E-Mail
http://bni.co.id 021-5728387 021-5728053 ir@bni.co.id
SIARAN PERS [ACGS C.7.4]
BNI menyadari peran media massa yang begitu penting dalam penyebarluasan informasi mengenai
perjalanan, perkembangan, dan pencapaian kinerja Bank. Karena itu, BNI terus berusaha membina dan
menjalin hubungan harmonis dengan media massa melalui beragam aktivitas yang dijalankan secara rutin
setiap tahun, termasuk pendistribusian siaran pers kepada publik sebagai salah satu prioritas utama Bank.
Pada tahun 2024, BNI telah merilis 277 siaran pers dengan uraian sebagai berikut:
No. Tanggal Judul Tempat
1. 1 Januari 2024 BNI Optimis Kinerja Bisnis Transaksi Makin Moncer di 2024 Jakarta
2. 2 Januari 2024 Dirut BNI Siap Lanjutkan Prestasi Positif di 2024 Jakarta
3. Tingkatkan UMKM Go Global, BNI Berbagi Beri Bantuan Sertifikasi Halal dan Jakarta
Pelatihan On Boarding untuk 422 UMKM Kuliner
4 Januari 2024
4 BNI Berbagi, Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Erupsi Gunung Berapi Lewetobi Jakarta
Flores
5 5 Januari 2024 Optimis Sambut 2024, BNI Rencana Buka 2 Kantor Luar Negeri Baru Jakarta
6 Prospek 2024 Cerah, Saham BBNI Terbang Sentuh All Time High Jakarta
7 8 Januari 2024 Menteri BUMN Erick Thohir Apresiasi Program Digitalisasi Thematic Education Jakarta
Outlet BNI
8 BNI Xpora Dukung UMKM Tropica Rattan untuk Ekspor ke Eropa, Jepang dan Jakarta
9 Januari 2024 Amerika
9 BNI AM Optimis Pasar Modal Indonesia Akan Catatkan Capaian Positif Tahun Ini Jakarta
10 11 Januari 2024 BNI AM Hadirkan Inovasi Produk Reksa Dana Syariah di BNI Mobile Banking Jakarta
11 BNI dan IPPAT Kerja Sama Pembuatan KTA Berbasis Rekening Jakarta
12 Januari 2024
12 Didukung BNI Xpora, Cau Chocolates Sukses Jangkau Pasar Global Jakarta
13 14 Januari 2024 Berikan Experience Berbeda, BNI Resmikan Kantor Cabang UI Depok Jakarta
14 17 Januari 2024 Catat Pertumbuhan Penjualan 7,5 Kali Di 2023, BNI Finance Optimis Hadapi 2024 Jakarta
15 20 Januari 2024 Produk Kerajinan Tangan HABE Sukses Tembus Pasar Global Jakarta
990 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 390
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Judul Tempat
16 Awas! Undian Palsu Mengatasnamakan BNI Incar Pengguna Medsos Jakarta
22 Januari 2024
17 Tingkatkan Literasi Keuangan, BNI dan OJK Ajak Pelajar Kenali Program SiMuda Jakarta
18 29 Januari 2024 Ganda Putra Menang, BNI Apresiasi Prestasi Atlet Bulutangkis Indonesia di Ajang Jakarta
Indonesia Master 2024
19 30 Januari 2024 Gelar Indonesia Incorporated Day, Kemlu RI dan BNI Dorong Kolaborasi BUMN Go Jakarta
Global
20 31 Januari 2024 Dongkrak Pasar Produk Lokal, BNI Sediakan Vending Machine untuk UMKM Binaan Jakarta
21 Ecovivo Kembangkan Bisnis Sampo dan Sabun Ramah Lingkungan Jakarta
22 Dukung Tomohon Visitor Centre, BNI Proaktif Wujudkan Digitalisasi Ekosistem Jakarta
3 Februari 2024 Pariwisata
23 Pelepah Pisang Jadi Komoditas Berharga di Luar Negeri Jakarta
24 Radja Nainggolan Hadiri Grasroot Football Day Bhayangkara Presisi Indonesia FC Jakarta
25 5 Februari 2024 Jembatan Diaspora, BNI Sukses Bawa UMKM Sidoarjo Ekspor Keripik Singkong Jakarta
26 Usai Tembus ATH, Saham BBNI Bisa Mencapai Rp6.000 Jakarta
27 Kenaikan Harga Saham Dorong BNI Bukukan Nilai Kapitalisasi Pasar Terbesar Dalam Jakarta
7 Februari 2024 Sejarah Perseroan
28 Ciptakan Solusi Transaksi Digital, BNI Raih Penghargaan Best Banking API Solution Jakarta
in Indonesia
29 8 Februari 2024 Adakan Layanan Terbatas di Libur Isra' Mi'raj dan Imlek, Ini Promo Let's Go Hoki BNI Jakarta
30 9 Februari 2024 Tingkatkan Kompetensi Pengajar, BNI Bagikan Ribuan Sertifikasi Guru Jakarta
31 17 Februari 2024 Apresiasi Nasabah Setia, BNI Gelar Customer Gathering Imlek 2024 Jakarta
32 Legislator Apresiasi Kinerja BNI, Sebagai Salah Satu Lokomotif Perekonomian Jakarta
20 Februari 2024 Indonesia
33 Usung Konsep Green Building, BNI Bangun Perkantoran di Kawasan PIK 2 Jakarta
34 21 Februari 2024 Studium Generale ITB, Dirut BNI Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur Jakarta
35 22 Februari 2024 DPR Dukung BNI Ekspansi ke Luar Negeri Jakarta
36 BNI dan Posind Jalin Kerja Sama Penyaluran Fasilitas Kredit Konsumer Non Payroll Jakarta
37 23 Februari 2024 Erick Thohir Apresiasi BNI, Berhasil Wujudkan Perkantoran Berkonsep Green Jakarta
Building di PIK 2
38 26 Februari 2024 Konsistensi Buat Kinerja BNI Tumbuh Positif Jakarta
39 Asset Management Luncurkan Reksa Dana Indeks, BNI AM IDX PEFINDO PRIME Jakarta
28 Februari 2024 BANK Melengkapi Jajaran Family Index
40 Dukung Inacraft 2024, BNI Dorong UMKM Go Global Jakarta
41 29 Februari 2024 BNI Salurkan Pembiayaan Diaspora Indonesia di Hong Kong Jakarta
42 24 Februari 2024 Dukung Bisnis Diaspora Hong Kong, BNI Biayai Kampung Kita Jakarta
43 25 Februari 2024 Waspada Kasus Penipuan Investasi dan Pinjol Ilegal, BNI dan OJK. Gelar Edukasi Jakarta
Perencanaan Keuangan
44 29 Februari 2024 Berkonsep Futuristik dan Ramah Lingkungan, BNI Hadirkan Gedung Baru di IKN Jakarta
45 Bagikan Dividen 50%, BNI Optimis Kinerja Semakin Positif di 2024 Jakarta
4 Maret 2024
46 BNI Raih Tiga Penghargaan ESG Jakarta
47 6 Maret 2024 BNI Exporters Forum, Dukung UMKM Tembus Pasar Global Jakarta
48 7 Maret 2024 BNI Raih Dua Penghargaan Komunikasi Perusahaan di BCOMSS 2024 Jakarta
49 9 Maret 2024 Sambut Ramadan, BNI Siapkan Berbagai Promo Menarik Untuk Nasabah Jakarta
50 11 Maret 2024 Diresmikan Erick Thohir, BNI Salurkan KUR dan CSR kepada UMKM di Kawasan Jakarta
Stasiun Lambuang Bukittinggi
51 15 Maret 2024 BNI Raih Penghargaan Marketeers OMNI Brand of The Year 2024 Jakarta
52 17 Maret 2024 3 Wakil Indonesia Tembus Final All England 2024, BNI Dukung Perjuangan Para Jakarta
Atlet Ukir Sejarah
53 18 Maret 2024 PBSI Antarkan Indonesia Juarai All England Open 2024, BNI Beri Apresiasi Tertinggi Jakarta
54 19 Maret 2024 BNI Exporters Forum, Bantu UMKM Tembus Pasar Amerika Jakarta
55 23 Maret 2024 BNI dan ITS Surabaya Jalin Kolaborasi Gencarkan Program BNI Campus Financial Jakarta
56 25 Maret 2024 Dukung Transisi Energi, BNI Danai Proyek PLTS Jakarta
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
991
Page 391
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Judul Tempat
57 Safari Ramadan BUMN 2024 Digelar, Sediakan Sembako Murah Hingga Mudik Gratis Jakarta
26 Maret 2024
58 Semarak Ramadan, BNI dan Unair Berkolaborasi bagi 1.000 Paket Sembako Jakarta
59 BNI Perkuat Sinergi dengan TNI Melalui Solusi Layanan Keuangan Terintegrasi Jakarta
27 Maret 2024
60 Penuhi Kebutuhan Ramadan dan Lebaran, BNI Sediakan Uang Tunai Rp26,6 Triliun Jakarta
61 28 Maret 2024 Diversifikasi Sumber Pendanaan, BNI Terbitkan Global Bond senilai USD 500 Juta Jakarta
62 31 Maret 2024 Wonderful Ramadan, BNI Berbagi Kenahahiaan di Malam Nuzulul Qur'an Jakarta
63 1 April 2024 Reksa Dana Indeks BNI Asset Management Kini Hadir di Pasar Retail Jakarta
64 4 April 2024 Global Bond BNI Oversubcribe 6,4 kali, Bukti Kepercayaan Investor Tinggi Jakarta
65 5 April 2024 Mudik Asyik Bersama BUMN, BNI Antarkan 4.200 Pemudik Pulang Kampung Jakarta
66 5 April 2024 BNI Xpora Bawa UMKM Kopi Indonesia ke Amsterdam Coffe Festival 2024 Jakarta
67 BNI Pastikan Layanan Siap Sambut Idul Fitri 2024 Jakarta
68 6 April 2024 Mudik Aman dan Nyaman, Banyak Diskon Menarik Transaksi Pakai Tapcash BNI Jakarta
69 Sambut Wonderful Lebaran, Ini Promo BNI Jakarta
70 7 April 2024 BNI Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan, Mulai dari Pemberian Sembako, Jakarta
Santunan hingga Mudik Gratis
71 Mudik Lebaran Tanpa Khawatir dengan Layanan Tarik Tunai BNI Jakarta
8 April 2024
72 Mudik Lebaran Tanpa Antri, Pesan dan Beli Tiket Whoosh di BNI Mobile Banking Jakarta
73 9 April 2024 Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan, BNI Gelar Employee Volunteering Bersihkan Jakarta
dan Bantu Sarana dan Prasarana Masjid
74 16 April 2024 BNI Bantu Specialty Coffe Produk UMKM Binaan Xpora Tembus Pasar Amerika Jakarta
75 18 April 2024 BNI Dukung UMKM Tembus Pasar Singapura di Pameran. Indonesia in SG Jakarta
76 20 April 2024 Indonesia Juara di All England dan BAC, BNI Apresiasi dan Dukung Tim Thomas & Jakarta
Uber Cup
77 24 April 2024 BNI dan UNDIP Jalin Sinergi Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus Jakarta
78 26 April 2024 BNI dan Telkomsel Perkuat Sinergi Melalui Kerja Sama Resiprokal untuk Pegawai Jakarta
79 30 April 2024 hibank Ikut Meriahkan Gelaran Sarga Festival 2024 Jakarta
80 Dukung Transisi Energi, BNI Danai Akuisisi PLTB Sidrap oleh Barito Group Jakarta
2 Mei 2024
81 Sinergi BNI dan UNUD, Sediakan Kartu Mahasiswa Multifungsi Jakarta
82 BNI Sediakan Solusi Pembiayaan Usaha Melalui Supply Chain Financing Jakarta
4 Mei 2024
83 Melaju ke Final, BNI Apresiasi Keberhasilan Tim Thomas dan Uber Indonesia Jakarta
84 Dukungan BUMN Bikin Olahraga Indonesia Semakin Moncer Jakarta
85 BNI Java Jazz on The Move Specialty Edition Kembali Hadir, Natasya Elvira hingga Jakarta
5 Mei 2024
Fariz RM dan Candra Darusman Siap Meriahkan Acara
86 Tunjukkan Perjuangan Pantang Menyerah, BNI Apresiasi Tim Thomas dan Uber Jakarta
87 7 Mei 2024 BNI Sambut Kepulangan Tim Thomas dan Uber Indonesia ke Tanah Air Jakarta
88 8 Mei 2024 BNI Dukung Penuh Aldila Raih Impian Juara Grand Slam Jakarta
89 14 Mei 2024 Konsisten Dukung SMMPTN- Barat 2024, BNI Gandeng 25 PTN Jakarta
90 15 Mei 2024 BNI Perkuat Sinergi dengan TNI AD, Melalui Penyediaan Layanan Keuangan Jakarta
Terintergrasi
91 23 Mei 2024 Hadirkan wondrful Music Experiences, BNI Java Jazz Festival 2024 Digelar 3 Hari di Jakarta
Kemayoran
92 BNI Tebar Promo Menarik di BNI Java Jazz Festival 2024 Jakarta
93 BNI Java Jazz Festival 2024 Segera Digelar, Catat Rute Terbaik Menuju Lokasinya Jakarta
94 Ini Line Up BNI Java Jazz Festival 2024, yang Mana Favoritmu? Jakarta
24 Mei 2024
95 BNI Java Jazz Festival 2024, Lebih dari Sekadar Musik, Rasakan Pengalaman Jakarta
wondrful
96 Sampah Plastik Bisa Jadi Hadiah? Yuk, Tukar di Recycle Vending Machine BNI Java Jakarta
Jazz Festival 2024
97 24 Mei 2024 Erwin Gutawa, Ruth Sahanaya, dan Incognito Pukau Penonton di Hari Pertama BNI Jakarta
Java Jazz Festival 2024
992 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 392
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Judul Tempat
98 Barry Likumahuwa Apresiasi Konsistensi BNI Dalam Penyelenggaraan BNI Java Jazz Jakarta
Festival 2024
99 BNI Java Jazz Festival 2024, Helatan Paling Bergengsi dan Dinanti Para Penikmat Jakarta
25 Mei 2024
Musik
100 BNI Agen46 Hadir di Booth wondrous BNI Java Jazz Festival 2024, Ikuti Keseruan Jakarta
Gamesnya
102 BNI Java Jazz Festival 2024, Panggung Penuh Bintang di Hari Kedua Jakarta
103 Kemendikbudristek Apresiasi dan Dukung Berlangsungnya BNI Java Jazz Festival Jakarta
26 Mei 2024
2024
104 Snoh Aalegra, Tompi, hingga Andien Meriahkan Puncak BNI Java Jazz Festival 2024 Jakarta
105 27 Mei 2024 Satukan Lintas Generasi, Kementerian BUMN Apresiasi Gelaran BNI JJF 2024 Jakarta
106 28 Mei 2024 Satukan Lintas Generasi, Kementerian BUMN Apresiasi Gelaran BNI JJF 2024 Jakarta
107 29 Mei 2024 BNI Java Jazz Festival 2024 Sukses Dorong Transaksi Digital BNI Jakarta
108 2 Juni 2024 BNI Gelar BNI Exporters Forum di Bandung Dorong UKM Tembus Pasar Global Jakarta
109 3 Juni 2024 BNI Ajak Nasabah Emerald Mengenal Lebih Dekat Kendaraan Ramah Lingkungan Jakarta
110 5Juni 2024 Direktur Finance BNI Raih Penghargaan "The Most Inspiring Women Leader" dari Jakarta
CNBC Indonesia
111 7 Juni 2024 BNI Jadi Katalis UMKM Lewat Kerjasama dengan Pupuk Indonesia Holding Company Jakarta
112 8 Juni 2024 BNI Siap Tebar Promo Menarik di Festival Jakarta Great Sale 2024 Jakarta
113 9 Juni 2024 BNI dan Emirates Gelar Travel Fair yang Ketiga Kali, Tawarkan tiket dan Promo Jakarta
Spesial
114 12 Juni 2024 BNI Anugerahkan Performance Excellence Award (PEXA) 2024 Kepada BNI Hi Jakarta
Movers Berprestasi
115 BNI Xpora Berangkatkan 12 UKM Makanan dan Minuman ke Indonesia in Korea - Jakarta
14 Juni 2024 SFH 2024
116 BNI dan Mastercard Perkenalkan Kartu Kredit BNI Titanium untuk Milenial dan Gen Z Jakarta
117 BNI Buka Layanan Terbatas di Hari Raya Idul Adha 1445 H Jakarta
15 Juni 2024
118 Perkuat literasi dan inklusi Keuangan, BNI Edukasi Masyarakat Pengelola Sampah Jakarta
119 18 Juni 2024 HUT ke 78, BNI Kembali Gelar Program Empathy Drop Box Jakarta
120 20 Juni 2024 BNI Gandeng Oppo, Berikan Tiket VIP Gratis UCL Final Match di Inggris untuk Jakarta
Nasabah BNI Private
121 23 Juni 2024 HUT ke 78, BNI Tanam 78 Ribu Bibit Mangrove di Teluk Pangpang Jakarta
122 26 Juni 2024 Dorong Pertumbuhan UMKM, BNI Tetap Layani KUR dan BWU di luar Hari Kerja Jakarta
123 27 Juni 2024 PT Bank Hibank Indonesia, Mencapai Peningkatan Signifikan dalam Merangkul dan Jakarta
Penyaluran Kredit kepada UMKM
124 29 Juni 2024 BNI Pacu Bisnis Milik Diaspora di Jepang dengan Diaspora Loan Jakarta
125 Sambut HUT ke-78, BNI Luncurkan Kartu TapCash Spesial Blackpink the Game Jakarta
126 30 Juni 2024 Gelar Edukasi Keuangan dan Keterbukaan Informasi, BNI Perkenalkan Aplikasi Jakarta
DigiRemit di Jepang
127 2 Juli 2024 BNI Hadirkan Promo dan Diskon Besar-Besaran untuk HUT ke-78 Jakarta
128 3 Juli 2024 BNI Konsisten Kolaborasikan Program UMKM Go Global Jakarta
129 4 Juli 2024 Berikan Layanan Terbaik, BNI Raih 13 Penghargaan Infobank Banking Service Jakarta
Excellence Award 2024
130 6 Juli 2024 Apresiasi Hi-Movers di Puncak Perayaan HUT ke-78, BNI Gelar BNI Loudfest 2024 Jakarta
di GBK
131 7Juli 2024 BNI Loudfest vol-3 2024 Berakhir Meriah, SUGBK Tetap Terjaga Seluruh Fasilitasnya Jakarta
132 10 Juli 2024 BNI Resmikan Unit Layanan Terpadu di ITB, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus Jakarta
133 16 Juli 2024 BNI Ventures Luncurkan BNV Arcade, Perkuat Ekosistem Startup Jakarta
134 17 Juli 2024 Banyak UKM Diaspora di Australia, Pembukaan. Kantor Cabang BNI Sydney Dinilai Jakarta
Potensia
135 Manjakan Nasabah Generasi Z dan Milenial, BNI Gelar Emerald Private Golf Clinic Jakarta
18 Juli 2024 Gen 2.0
136 Komisi VI DPR Apresiasi Kinerja dan Komitmen BNI Dorong UMKM Naik Kelas Jakarta
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
993
Page 393
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Judul Tempat
137 Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Bea Cukai Gandeng BNI Xpora Gelar FGD Jakarta
19 Juli 2024 UMKM Series Ekspor di Denpasar
138 BNI Rayakan HUT ke -78 dengan Luncurkan wondr by BNI dan Gelar BNI Expo 2024 Jakarta
139 21 Juli 2024 BNI Kembali Ditunjuk Sebagai Administrator RDN dan Bank Pembayaran Jakarta
140 BNI Xpora dan KAI Services Berkolaborasi Tingkatkan Peluang Penjualan Produk Jakarta
UKM di KAI Onboard Service
22 Juli 2024
141 BNI dan DJP Gelar Kampanye Pajak "Spectaxcular 2024", Serukan Pajak Kuat APBN Jakarta
Sehat
142 BNI Dorong UKM Jawa Timur Tembus Pasar Global Lewat BEF di Surabaya Jakarta
143 Kembangkan Ekosistem Keuangan Kampus, BNI dan Telkom University Kerjasama Jakarta
Ciptakan Pembayaran Terintegrasi
23 Juli 2024
144 wondr by BNI Dapat Apresiasi dari Anggota DPR Jakarta
145 Komisi VI DPR Apresiasi Kinerja dan Inovasi BNI Termasuk wondr by BNI Jakarta
146 BNI Xpora Raih Penghargaan SME Enabler of the year 2024 dari Majalah Marketeers Jakarta
147 Kapolri Cup 2024 by BNI Meriahkan HUT ke-78 Bhayangkara Jakarta
24 Juli 2024
148 HUT ke-78 Bhayangkara, BNI Dukung Kapolri Cup Badminton Championship 2024 Jakarta
149 25 Juli 2024 BNI Finance Bukukan Pembiayaan Rp2,89 T di Semester 1 2024, Melesat 216% Jakarta
150 27 Juli 2024 BNI Tegas Perangi Judi Online Jakarta
151 BNI Harap Kapolri Cup Badminton Championship 2024, Jadi Ajang Jaring Atlet Jakarta
29 Juli 2024 Berprestasi
152 BNI dan Indosat Jalin Kerjasama Sediakan Layanan Finansial danTeknologi Informasi Jakarta
153 hibank Dukung Green Financing untuk Proyek Water Treatment Plant di Bekasi Jakarta
154 30 Juli 2024 Kunjungi BNI Expo 2024, Temukan Cara Miliki Rumah, Kendaraan Hingga Piknik Jakarta
Impian dengan Mudah dan Menarik
155 Kapolri Cup Sukses Digelar, BNI Apresiasi Polri Jakarta
31 Juli 2024
156 BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2024, Dorong Atlit Indonesia ke Level Dunia Jakarta
157 Dibuka Hari Ini di BSD, BNI Expo 2024 Tawarkan Promo Menarik dan Nikmati Jakarta
wondrful Journey
158 2 Agustus 2024 BNI Sekuritas Siap Manjakan Nasabah dengan Promosi Eksklusif di BNI Expo 2024 Jakarta
159 Inovatif dan Dedikatif, BNI dan BNI Sekuritas Raih Penghargaan di Ajang Asian Jakarta
Banking & Finance Award
160 3 Agustus 2024 BNI Luncurkan Kartu Kredit Co-Branding Bersama MAPCLUB Jakarta
161 4 Agustus 2024 BNI Expo 2024 Jadi Ajang Business Matching UMKM dengan Buyer Mancanegara Jakarta
162 4Agustus 2024 Ramaikan BNI Expo 2024, BNI Asset Management Ajak Masyarakat Belajar Atur Jakarta
Keuangan
163 5 Agustus 2024 Meriahkan HUT ke-78 BNI, Ribuan Pelari Ikut BNI Miles Tune 5K Jakarta
164 6 Agustus 2024 BNI Expo 2024 Sukses Digelar, Puluhan Ribu Pengunjung Nikmati wondrful Journey Jakarta
165 7 Agustus 2024 Tembus Pasar Amerika, BNI Xpora Bawa UKM Binaan ke Pameran Shoppe Object Jakarta
NYC 2024
166 Presiden Jokowi Kunjungi BNI Digital Banking Cafe, Akses Layanan Perbankan Jakarta
Makin Mudah dan Nyaman di IKN
13 Agustus 2024
167 BNI dan Universitas Mercubuana Jalin Kerjasama Tingkatkan Ekosistem Keuangan Jakarta
Kampus
168 14 Agustus 2024 BNI Gelar Complience Forum dengan KPK, Tingkatkan Budaya Anti Korupsi Jakarta
169 15 Agustus 2024 BNI-UI Half Marathon 2024 Kembali Digelar, Ikuti Keseruannya dan Dapatkan Promo Jakarta
Menariknya
170 15 Agustus 2024 BNI Masuk Jajaran Perusahaan Terbesar di Indonesia Versi Fortune Indonesia 100 Jakarta
171 16 Agustus 2024 Go Global, BNI Xpora Berangkatkan 5 UKM ke HKTDC Food Expo 2024 di Hong Kong Jakarta
172 17 Agustus 2024 BNI Xpora Gelar BNI Exporters Forum di Makassar, Dorong UKM Go Global Jakarta
173 BNI dan OJK Edukasi Pekerja Konstruksi IKN tentang Bahaya Judi Online Jakarta
174 18 Agustus 2024 Peringati Hari Perumahan Nasional 2024, BNI Dukung Penghijauan di IKN Jakarta
175 20 Agustus 2024 BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2024 Kembali Digelar, Hadirkan Pegolf Jakarta
Profesional Tingkat Asia
994 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 394
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Judul Tempat
176 21 Agustus 2024 BNI Dukung Diaspora melalui Program Unggulan Melalui Jaringan Kantor Luar Jakarta
Negeri
177 23 Agustus 2024 Aktif Lakukan Literasi dan Inklusi Keuangan, BNI Raih Penghargaan Bergengsi dari Jakarta
OJK
178 BNI Dukung Transformasi Bisnis Digital Bluebird, Ciptpakan Mobilitas Masa Depan Jakarta
179 24 Agustus 2024 BNI dan Ciputra Kolaborasi di Ajang Golfpreneur Tournament 2024, Dorong Pegolf Jakarta
Indonesia ke Kancah Dunia
180 25 Agustus 2024 wondr by BNI Catatkan 2 juta Unduhan Sejak Diluncurkan, Jadi Game Changer di Jakarta
Industri Perbankan
181 27 Agustus 2024 Permudah Diaspora, BNI dan Kemlu Kolaborasikan Kartu Masyarakat Indonesia di Jakarta
Luar Negeri
182 Bazaar Fest Vol 3 Digelar 3 Hari, Bertabur Promo wondr by BNI Jakarta
183 BNI Bawa Aplikasi wondr Mendunia, Diperkenalkan di Lima Pusat Keuangan Jakarta
29 Agustus 2024
Internasional
184 BNI dan Bappenas Perkuat Kerjasama, Ajak Karyawan Gunakan wondr by BNI Jakarta
185 30 Agustus 2024 Butuh KUR Tapi Waktu Terbatas? BNI Buka Layanan KUR dan BWU di Hari Libur Jakarta
186 1 September 2024 Dibikin Makin Seru Bertransaksi, Pemakaian wondr by BNI Naik 200% Jakarta
187 2 September 2024 BNI Sukses Gelar Bazaar Vol 3, wondr by BNI Permudah Transaksi Pengunjung Jakarta
188 3 September 2024 Ada Dukungan BNI Dibalik Indonesia Africa Forum (IAF), Optimalkan Kerjasama Jakarta
Bisnis Global
189 BNI Perkenalkan Konsep New Look New Image di Hari Pelanggan Nasional Jakarta
190 5 September 2024 BNI Resmikan Kantor Perwakilan di Sydney, Jadi Bank Asal Indonesia Pertama di Jakarta
Australia
191 Kantor Perwakilan BNI di Sydney Siap Disulap Jadi Kantor Cabang Tahun Depan Jakarta
8 September 2024
192 BNI Masuk Daftar 100 Perusahaan Terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia Jakarta
193 9 September 2024 Diikuti 10.000 Pelari, BNI UI Half Marathon 2024 Sukses Digelar Jakarta
194 11 September 2024 Wujudkan Ekonomi Inklusif dan Digitalisasi Akses Pembiayaan UMKM, BNI Jalin Jakarta
Kerjasama dengan Amartha
195 UMKM Asal Bali Ini Sukses Ekspor Produknya Hingga ke AS Berkat Bantuan BNI Jakarta
196 12 September 2024 Mengenal UMKM Kopi Banyuatis, Kopi Khas Bali Binaan BNI Jakarta
197 Kolaborasi BNI dan IKA Trisakti, Perluas Program Campus Financial Ecosystem Jakarta
198 13 September 2024 BNI Venture Jembatani Startup dan Perbankan Melalui Program Macth Arc Jakarta
199 14 September 2024 BNI Tembus Daftar 1.000 Perusahaan Terbaik Dunia 2024 Menurut TIMES dan Statista Jakarta
200 18 September 2024 Perkuat Layanan Global, BNI Dapat Apresiasi dari DPR Jakarta
201 19 September 2024 DPR Beri Pujian Atas Pembukaan Kantor Perwakilan BNI di Sydney Jakarta
202 Kualitas Aset Meningkat, BNI Raih Apresiasi Komisi XI DPR Jakarta
203 Restrukturisasi Kredit Menurun, DPR Beri Apresiasi ke BNI Jakarta
204 Catatkan Kinerja Positif di Semester 1 2024, BNI Dipuji DPR Jakarta
20 September 2024
205 Terapkan Laporan Keberlanjutan yang Transparan, BNI Raih Penghargaan Anugerah Jakarta
ESG Republika 2024
206 21 September 2024 BNI, Telkomsel dan AOP Berkolaborasi Siap Jadikan Indonesia Pusat Pop Idol Global Jakarta
di Asia Tenggara
207 22 September 2024 BNI dan Bloomberg Jalin Kolaborasi Permudah BPD Transaksi Valas Melalui Platform Jakarta
FXGO
208 25 September 2024 Dukung Transisi Hijau Sektor Energi, BNI Gelar BEST Event Jakarta
209 26 September 2024 BNI Torehkan Pertumbuhan Aset Signifikan dalam 5 Tahun, Didukung Transformasi Jakarta
Digital dan Ekspansi Strategis
210 28 September 2024 BNI Bawa Atlet Bulu Tangkis Indonesia Ukir Sejarah di Kancah Global Jakarta
211 30 September 2024 BNI Investor Daily Summit 2024, Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi di Masa Transisi Jakarta
212 2 Oktober 2024 Kolaborasi dengan BPDLH, BNI Salurkan Dana Bantuan untuk Program Small Grant Jakarta
213 Dukung Inacraft on October Vol 3, BNI Dorong Generasi Muda Berwirausaha Jakarta
214 3 Oktober 2024 Tingkatkan Aksesibilitas Layanan Internasional, BNI Relokasi KLN Singapura ke Jakarta
Lokasi Strategis di Raffles Place
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
995
Page 395
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Tanggal Judul Tempat
215 BNI Investor Daily Summit 2024: Optimisme di Tengah Berbagai Tantangan Global Jakarta
216 8 Oktober 2024 BNI Investor Daily Summit 2024: BNI Dorong Daya Saing Bisnis dengan Transformasi Jakarta
Digital Berbasis AI dan Cloud
217 9 Oktober 2024 Dukung Pertumbuhan Bisnis Nasabah, BNIdirect Hadirkan Fitur-Fitur Terbaru Jakarta
218 BNI Investor Daily Summit 2024: BNI dan Kenangan Emosional Prabowo: Warisan Jakarta
Keluarga yang Terus Berlanjut
10 Oktober 2024
219 Investor Daily Summit 2024 : Lo Kheng Hong Ungkap 6 Kriteria Ideal Saham Layak Jakarta
Beli, BNI Masuk List
220 BNI Investor Daily Summit 2024: Direktur BNI Bagi-bagi Tips Memilih Investasi Jakarta
Sesuai Profil Risiko
221 12 Oktober 2024 Investor Daily Summit 2024: BNI Perkuat Layanan Smart City untuk Tarik Investasi Jakarta
di Daerah
222 BNI Dukung OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan di FinExpo 2024 Jakarta
223 25 Tahun GarudaMiles: BNI dan Garuda Indonesia Tawarkan Bonus Hingga 25.000 Jakarta
13 Oktober 2024 GarudaMiles untuk Pemegang Kartu Kredit Garuda BNI
224 BNI dan Mitra BNI Raih Sederet Penghargaan di Ajang Mitra BUMN Champion 2024 Jakarta
225 16 Oktober 2024 BNI dan BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama Tingkatkan Layanan Kesehatan Jakarta
Nasional (16/10)
226 17 Oktober 2024 Edukasi Mahasiswa Trisakti, BNI Ingatkan Pentingnya Perlindungan Data Pribadi dan Jakarta
Perlindungan Konsumen
227 Dorong Kolaborasi Inovatif di Industri Jasa Keuangan, BNi Ventures Boyong 10 Jakarta
Start-up Axel Arc di Tech In Asia Conference 2024
23 Oktober 2024
228 Raih Peringkat 6 BUMN Penyumbang Pajak Terbesar 2023, BNI Optimistis Lanjutkan Jakarta
Kontribusi Buat Negara
229 25 Oktober 2024 Paparan Kinerja Kuartal III BNI Digitalisasi Dorong Pendapatan Operasional, Laba Jakarta
BNI Tembus Rp16,3 triliun di Kuartal III 2024
230 Ketua Komisi XI DPR Misbakhun Apresiasi Digitalisasi dan Kinerja BNI Jakarta
231 1 Nopember 2024 UI dan BNI Kembangkan Ekosistem Digital untuk Pendidikan yang Inovatif dan Jakarta
Efisien
232 4 Nopember 2024 Transformasi Layanan Kantor Cabang, BNI Resmikan Super Flagship Pertama di Jakarta
Bandung
233 7 Nopember 2024 Hadir di Indonesia Week Hong Kong 2024, wondr by BNI Lebih Dekat dengan Jakarta
Diaspora Indonesia di Hong Kong
234 8 Nopember 2024 Tingkatkan Literasi Digital, BNI Ajak Mahasiswa UKSW Salatiga Menjadi Generasi Jakarta
Cerdas Finansial
235 9 Nopember 2024 BNI Digital Banking Cafe Hadir di Bali, Nikmati Keindahan Gunung Batur Sambil Jakarta
Bertransaksi
236 10 Nopember 2024 Reformasi Run di Hari Pahlawan, wondr by BNI Hadir di Senayan Jakarta
237 11 Nopember 2024 Konjen RI Nobatkan BNI Jadi Bank Terbaik Layani Diaspora di Hong Kong Jakarta
238 BNI Raih Fasilitas Pinjaman USD 600 juta dari 6 Bank Asing Jakarta
239 Jadi Mitra Strategis Debitur, BNI Pertegas Komitmen Dorong Transisi Hijau di COP29 Jakarta
Azerbaijan
13 Nopember 2024
240 Dukung Indonesia Fintech Summit 2024, BNI Edukasi Masyarakat tentang Integrasi Jakarta
Layanan Keuangan
241 16 Nopember 2024 BNI Culture Fest 2024, Transformasi Dalam Membangun Budaya Kerja dan Kinerja Jakarta
242 18 Nopember 2024 Digitalisasi dan Ekspansi BNI ke Luar Negeri Dapat Pujian dari Anggota DPR Jakarta
243 20 Nopember 2024 BNI Optimalkan Layanan Digital untuk Permudah Nasabah Manulife Bayar Premi Jakarta
244 Sabet Best Employer Brand on Linkedin Talent Award Indonesia 2024, BNI Pimpin Jakarta
Masa Depan Dunia Kerja
21 Nopember 2024
245 BNI Perluas Layanan untuk Diaspora Indonesia di Belanda melalui Implementasi Jakarta
KMILN
246 Perkuat Komitmen Sebagai Agent of Development, BNI Gandeng Batumbu Perluas Jakarta
Akses Pembiayaan bagi UMKM
22 Nopember 2024
247 Kantongi Gold Rank ASRAT 4 Tahun Berturut-turut Bukti Komitmen BNI Terapkan Jakarta
Keuangan Berkelanjutan
248 23 Nopember 2024 Dubes RI untuk Belanda: Dukungan BNI pada KMILN Tegaskan Posisinya sebagai Jakarta
Bank Induk
996 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 396
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Tanggal Judul Tempat
249 BNI Raih Predikat "The Most Trusted Companies di Ajang Corporate Governance Jakarta
Perception Index Award 2024
250 28 Nopember 2024 Konsisten Meningkatkan Kualitas Implementasi GCG, BNI Kembali Raih Predikat The Jakarta
Best Overall in Corporate Governance
251 Hadirkan Konsep Baru, BNI Emerald Center Manjakan Nasabah Premium Jakarta
252 BNI Mastercard World Hadir dengan Desain dan Fitur Baru, Hidup Makin Sehat Jakarta
29 Nopember 2024 Travelling Makin Seru
253 BNI Lebih Dekat dengan Loyal Merchant Lewat "BNI Wonderful Movie Day 2024" Jakarta
254 Royke Tumilaar CEO of The Year 2024, Jadi Tokoh Berpengaruh di Industri Perbankan Jakarta
30 Nopember 2024 RI
255 Serunya Shopping Race di 17 Kota, Makin Banyak Belanja Bareng BNI Makin Untung Jakarta
256 1 Desember 2024 DPR Puji Kehadiran BNI di Belanda, Berikan Layanan Terbaik ke Diaspora Jakarta
257 2 Desember 2024 Peduli Masa Depan, Generasi Muda, Aksi Nyata BNI Tanggulangi Stunting dan Ibu Jakarta
Hamil Kurang Gizi di Tasikmalaya
258 3 Desember 2024 Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Apresiasi Peran BNI sebagai Agent of Development Jakarta
259 4 Desember 2024 BNI Ventures Gandeng IPB Kembangkan Ekosistem Starup Jakarta
260 Dukung Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur, BNI Hadir Lebih Dekat dengan Pelaku Jakarta
6 Desember 2024 Usaha di Surabaya
261 Torehan Positif Kinerja BNI Dipuji DPR Jakarta
262 7 Desember 2024 Dukung Inklusi Keuangan, BNI Turut Meriahkan Hari Disabilitas Internasional 2024 Jakarta
263 11 Desember 2024 Jadi Bank Terbaik Pasar Uang Rupiah Hingga Pembiayaan Inklusif, BNI Raih 5 Jakarta
Penghargaan dari Bank Indonesia
264 12 Desember 2024 Upaya BNI Dukung Pemerintah Capai Net Zero Emissions 2060 Jakarta
265 15 Desember 2024 Inovatif Dalam Layanan Kampus, BNI Raih Anugerah Diktisaintek Jakarta
266 17 Desember 2024 BNI Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Sukabumi Jakarta
267 19 Desember 2024 Konsisten Terapkan Keterbukaan Informasi, BNI Raih BUMN Informatif dari Komisi Jakarta
Informasi Pusat
268 19 Desember 2024 BNI Siapkan Rp19,74 Triliun Uang Tunai, Pastikan Transaksi Aman dan Aman Saat Jakarta
Natal dan Tahun Baru
269 19 Desember 2024 Tingkatkan Produktivitas Petani Kopi, BNI Jelajah Kopi Khatulistiwa Hadir di Jakarta
Temanggung
270 20 Desember 2024 Dukung Karya Disabilitas, Kantor Pusat BNI Pajang Karya Lukis 7 Seniman Visual Jakarta
Muda
271 21 Desember 2024 Hibank dan Mitra Strategis Tandatangani MOU untuk Membangun Ekosistem Digital Jakarta
UMKM di Indonesia
272 21 Desember 2024 BNI Beri Penjelasan Terkait Status Pailit Sritex Jakarta
273 22 Desember 2024 Dukung UMKM Go Global, BNI Gandeng PT Pos Perkuat Ekosistem Logistik dan Jakarta
Pembiayaan
274 22 Desember 2024 Produk Baru Kartu Kredit BNI- My Pertamina, Beli BBM Bisa Dapat Cashback Jakarta
275 24 Desember 2024 Transformasi Digital, DPLK BNI Hadir dengan Website Baru Jakarta
276 31 Desember 2024 BNI Xpora Bantu UKM Kopi RI Tembus Pasar Ekspor Korea Selatan dan Taiwan Jakarta
277 31 Desember 2024 Menutup 2024, Pengguna wondr by BNI Siap-Siap Dapat Kiriman Laporan Transaksi Jakarta
Finansial dari wondr insight
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
997
Page 397
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
MEDIA SOSIAL
BNI memanfaatkan media sosial sebagai salah satu alat komunikasi utama untuk berinteraksi dengan pihak
eksternal yang bersifat korporate, termasuk nasabah, mitra bisnis, dan masyarakat luas. Melalui platform
seperti Instagram (Quickpose), BNI secara aktif menyampaikan informasi Kegiatan Perusahaan, kebijakan
perusahaan, hingga kampanye edukatif terkait keuangan dan perbankan. Penggunaan media sosial ini
memungkinkan BNI untuk merespons kebutuhan dan pertanyaan dari publik secara cepat dan efektif,
sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dan transparan dengan pemangku kepentingan. Dengan
strategi komunikasi yang terarah, media sosial juga menjadi sarana penting dalam memperkuat citra positif
BNI di mata publik.
No Tanggal Judul
1 1 Januari 2024 Selamat Tahun Baru 2024
2 3 Januari 2024 Awas! Marak Penipuan Program Undian Berhadiah Mengatasnamakan BNI
3 8 Januari 2024 Sambut 2024, Simak Pesan Direktur Utama BNI
4 9 Januari 2024 BNI menggelar acara di awal tahun yakni Ramah Tamah Tahun Baru 2024 dalam rangka menjalin
silaturahmi dengan segenap keluarga besar BNI Hi-Movers
5 11 Januari 2024 Sebagai salah satu bentuk dukungan Kementerian BUMN dan BNI untuk wanita.
6 Gara-Gara Abai, Saldo di Rekening Bisa Berujung Good bye
7 Lamaran Kerja Palsu Berujung Pilu
12 Januari 2024
8 Di tengah perkembangan digitalisasi, BNI terus melakukan penataan jaringan kantor. Selain
memangkas jumlah kantor cabang, BNI juga terus melakukan transformasi pada kantor cabang
existing.
9 21 Januari 2024 BNI turut berpartisipasi dalam kegiatan Natal bersama Kementerian BUMN mengangkat tema
‘Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi”
10 24 Januari 2024 Hari Pertama Indonesia Masters 2024, Indonesia Tuai Banyak Prestasi
11 27 Januari 2024 Semangat Raih Juara untuk Indonesia
12 28 Januari 2024 Ganda Putra Indonesia Menjaga Tradisi Juara Indonesia Master 2024
13 30 Januari 2024 Tiga Tahun Transformasi, BNI Hasilkan ROE Solid dan Berkualitas
14 1 Februari 2024 Indonesia Incorporated Day: BNI Komitmen Terus Dorong Potensi Diaspora
15 Implementasikan Program CSR, BNI dan Pemprov DKI Jakarta Resmikan Kedai Swadharma untuk
3 Februari 2024 Tata PKL
16 Football For Fun, Grassroot Football Day Bhayangkara Presisi with BNI
17 7 Februari 2024 BNI Raih Penghargaan Alpha Southeast Asia Best Awards 2023
18 Selamat Memperingati Isra Miraj 1445 H/2024 M
8 Februari 2024
19 Makna Peristiwa Isra Mikraj dalam Kehidupan Umat Islam
20 Selamat Hari Pers Nasional
21 9 Februari 2024 Tingkatkan Kompetensi Pengajar, BNI Berbagi Sertifikasi Guru
22 Monthly Meeting, Agenda Setting Kementrian BUMN
23 10 Februari 2024 Selamat Tahun Baru Imlek 2575
24 Menurut Feng Shui, Ini Jimat Keberuntungan di Tahun Naga 2024
25 12 Februari 2024 3 Tahun Transformasi BNI Hasilkan ROE Solid & Berkualitas
26 18 Februari 2024 Rise of The Dragon, Chinese New Year 2024
27 20 Februari 2024 Sambut HUT ke-25 Serikat Pekerja BNI gelar Fun Football – Friendly Match bareng HIMBARA
28 Hari Peduli Sampah Nasional
21 Februari 2024
29 BNI Hi-Movers, Yakin Kamu Peduli Lingkungan? Coba Tebak Kepanjangan 3R!
30 BNI Groundbreaking The Icon of Emerald
22 Februari 2024
31 Studium Generale ITB, Dirut BNI Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur
32 25 Februari 2024 BNI dan Posind Jalin Kerjasama
33 26 Februari 2024 Waspada Kasus Penipuan Investasi dan Pinjol Ilegal, BNI Gelar Edukasi Perencanaan Keuangan
34 27 Februari 2024 Siap-siap Serbu Produk Lokal Terbaik dengan Penawaran Spesial di Inacraft
35 28 Februari 2024 Selamat Hari raya Galungan
998 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 398
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Tanggal Judul
36 BNI Berkomitmen untuk terus Mendukung Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)
1 Maret 2024
37 Genap dua puluh tahun BNI mendukung UMKM berkembang melalui Jakarta International Inacraft
38 2 Maret 2024 BNI Raih 3 Penghargaan ESG
39 Bagikan Dividen 50%, BNI Optimis Kinerja Semakin Positif di 2024
40 5 Maret 2024 Selamat dan Sukses Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia
41 Selamat dan Sukses Direksi PT Bank Negara Indonesia
42 7 Maret 2024 BNI Exporters Forum Dukung UMKM tembus Pasar Global
43 BNI Perkuat Komitmen, Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan melalui Berbagai Program
8 Maret 2024
44 e-Imsakiyah Ramadan 1445 Hijriah Dapat diakses setiap saat
45 9 Maret 2024 Selamat Hari Raya Kuningan
46 10 Maret 2024 BNI Raih Dua Penghargaan Komunikasi Perusahaan di BCOMSS 2024
47 Selamat Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1946
11 Maret 2024
48 Marhaban Ya Ramadan
49 14 Maret 2024 BNI Raih Penghargaan OMNI Brand of The Year 2024
50 Selamat Para Atlet Indonesia atas Prestasi Hebat Melangkah ke Final All England 2024
17 Maret 2024
51 Dukung Perjuangan Para Atlet Indonesia Dalam Final All England 2024
52 18 Maret 2024 Indonesia semakin menyala di final All England 2024
53 20 Maret 2024 Harta Karun Tersembunyi Bernilai Jutaan Rupiah Menantimu
54 Find The Treasure
21 Maret 2024
55 Trik Anti Pusing Menemukan QR Code Find The Treasure
56 22 Maret 2024 1 Jam Penuh Arti bagi Keberlanjutan Bumi
57 BNI dan ITS Surabaya Kolaborasi Layanan Perbankan
23 Maret 2024
58 Semarak Ramadan, BNI dan UNAIR Kolaborasi Bagi-Bagi paket Sembako
59 Pencapaian Luar Biasa Atlet Indonesia Melaju ke Final Swiss Open
24 Maret 2024
60 BNI Mendukung Inisiatif Global Earth Hour
61 Indonesia Juara! Sabet 3 Gelar Swiss Open
62 25 Maret 2024 Wujudkan Kolaborasi, SP BNI Rayakan Hut ke 25 dan Resmikan Roemah Aspirasi
63 Dorong Perkembangan Startup dan Ekosistem Digital, BNI Ventures Suntik Dana ke Rukita
64 26 Maret 2024 Safari Ramadan BUMN 2024 Digelar
65 Selamat Memperingati Jumat Agung
29 Maret 2024
66 Ciptakan Inovasi Digital, BNI Raih Penghargaan
67 Selamat Hari Raya Paskah
31 Maret 2024
68 Wonderful Ramadan, BNI Berbagi Rayakan Malam Nuzulul Quran
69 Selamat Para Atlet Indonesia
1 April 2024
70 Indonesia Juara di Eropa
71 3 April 2024 BNI Borong 18 Award
72 Mudik Asyik Bersama BUMN
73 Komitmen Implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik
5 April 2024
74 BNI Xpora bawa UMKM Kopi Indonesia ke Amsterdam Coffee Festival
75 Ingin MudikMakin Nyaman? Tapcash Wajib Kamu Bawa
6 April 2024
76 BNI Pastikan Layanan Siap Sambut Idul Fitri 2024
77 Sambut Wonderful Lebaran, Ini Promo BNI
7 April 2024
78 BNI Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan
79 Mudik Bebas Cemas Dengan Kemudahan Tarik Tunai BNI
80 8 April 2024 BNI Gelar Employee Volunteering Bersihkan dan Bantu Sarana Prasarana Masjid
81 Dukung Indonesia Juara Di Asia
82 Mudik Tanpa Antri, Pesan dan Beli Tiket Whoosh di BNI Mobile Banking
83 9 April 2024 Selamat Hari Raya Idul Fitri
84 Bangga Jadi BNI HI-Movers
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
999
Page 399
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Tanggal Judul
85 10 April 2024 Ga terasa 30 hari sudah kita memaksimalkan wondrful ramadan yang penuh dengan kebersamaan
86 13 April 2024 Semangat Raih Juara Jonatan Christie
87 14 April 2024 Selamat Jonatan Christie
88 16 April 2024 Produk UMKM Binaan Xpora Tembus Pasar Amerika
89 18 April 2024 BNI Dukung UMKM Tembus Pasar Singapura
90 20 April 2024 Indonesia Juara di All England dan BAC
91 Selamat Hari Kartini
92 21 April 2024 Selamat Hari Kartini
93 Selamat Hari Kartini
94 Happy Earth Day
95 22 April 2024 BNI Menyelenggarakan malam penghargaan untuk memberikan apresiasi setinggi-tinggi nya atas
prestasi para atlet
96 24 April 2024 BNI dan UNDIP Bersinergi
97 25 April 2024 Road to Thomas and Uber Cup 2024
98 26 April 2024 BNI dan Telkomsel Jalin Kerja Sama Resiprokal untuk Pegawai
99 27 April 2024 Selamat Bertanding di Thomas dan Uber Cup 2024
100 30 April 2024 Cetak Pertumbuhan Kredit di Tengah Dinamika Global
101 1 Mei 2024 Selamat Hari Buruh
102 Sinergi BNI dan UNUD
103 Selamat Hari Pendidikan Nasional
104 Quick Question with Jonathan Christie
2 Mei 2024
105 BNI Sediakan Solusi Pembiayaan untuk Pelaku Usaha melalui Supply Chain Financing
106 Dukung Pembiayaan Hijau
107 3 Mei 2024 Quick Question with Anthony Ginting
108 Cetak Pertumbuhan Kredit di Tengah Dinamika Global, Segmen UMKM dan Konsumer jadi Mesin
4 Mei 2024 Pertumbuhan Baru BNI
109 Selamat Indonesia, Thomas & Uber Goes to Final
110 Terima Kasih Tim Uber atas Perjuangan nya Meraih Runner Up
111 5 Mei 2024 BNI Java Jazz On The Move Special Edition Kembali Hadir
112 Terima Kasih Telah Berjuang Tim Thomas Indonesia
113 7 Mei 2024 BNI Sambut Kepulangan Tim Thomas dan Uber Indonesia ke Tanah Air
114 8 Mei 2024 BNI Dukung Penuh Aldila meraih Impian Menjadi Juara Grand Slam
115 9 Mei 2024 Selamat Memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus
116 14 Mei 2024 BNI Gandeng 25 PTN
117 15 Mei 2024 BNI Perkuat Sinergi dengan TNI AD
118 Aldila Sutijadi dan Asia Muhammad – FINAL
119 18 Mei 2024 BNI Amsterdam Makin Optimalkan Bisnis BNI di Eropa
120 The 2024 Thropee Clarins Champion
121 19 Mei 2024 BNI Raih Penghargaan Marketeers Youth Choice Award
122 20 Mei 2024 Selamat Hari Kebangkitan Nasional
123 BNI Antarkan Relawan Bakti BUMN Batch V ke Samboja dan IKN
124 22 Mei 2024 BNI Ventures Suntik Dana ke Fishlog
125 World Water Forum 2024 Digelar di Bali, BNI jadi Satu-satunya Banking Partner
126 Selamat Hari Raya Waisak
127 23 Mei 2024 BNI Perkuat Sinergi dengan Otorita IKN
128 BNI Java Jazz Festival 2024 Digelar 3 Hari di Kemayoran
129 Cara Menuju Venue BNI Java Jazz Festival 2024
130 Swing Into wondrful Music Experience
24 Mei 2024
131 Ini Line Up BNI Java Jazz Festival 2024
132 Sampah Plastik Bisa Jadi Hadiah? Yuk Tukar di Recycle Vending Machine BNI Java Jazz Festival
1000 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 400
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Tanggal Judul
133 BNI Java Jazz Festival 2024! Lebih dari Sekedar Musik, Rasakan Pengalaman Wondrful
134 Erwin Gutawa, Ruth Sahanaya, dan Incognito Pukau Penonton di hari pertama BNI Java Jazz
25 Mei 2024
Festival 2024
135 Welcome to BNI Java Jazz Festival 2024
136 Wondrous day two BNI Java Jazz Festival
26 Mei 2024
137 BNI Agen 46 hadir di Booth Wondrous BNI Java Jazz Festival 2024
138 27 Mei 2024 Gelaran Musik Jazz Paling Memukau di Indonesia
139 28 Mei 2024 BNI dan UNY Jalin Sinergi
140 29 Mei 2024 BNI Finance Bukukan Kinerja Positif di Q1 2024
141 Selamat Ulang Tahun Bapak Erick Thohir
30 Mei 2024
142 BNI Java Jazz Festival 2024 Sukses Dorong Transaksi Digital BNI
143 1 Juni 2024 HARLAH PANCASILA 2024
144 BNI Gelar BNI Exporters Forum 2024 di Bandung
2 Juni 2024
145 BNI Ajak Nasabah Emerald
146 Siap Nyalakan Semangat untuk Indonesia Open 2024
3 Juni 2024
147 Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia
148 Direktur Finance BNI Raih Penghargaan The Most Inspiring Women Leader
149 5 Juni 2024 Untuk menyemarakkan HUT ke-78, BNI meluncurkan logo Khusus ulang tahun dengan makna
mendalam
150 6 Juni 2024 3 Kebiasaan Sepele yang bikin kamu Incredible
151 BNI Jadi Katalis UMKM Lewat Kerja Sama dengan Pupuk Indonesia Holding Company
152 BNI Hi-Movers, BNI ikut serta dalam menyukseskan program Relawan Bakti BUMN Batch V
yang diinisiasi oleh BUMN untuk rehabilitasi orangutan dan mangrove di Samboja dan Ibu Kota
7 Juni 2024 Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
153 Keseruan BNI Hi Movers Jadi Peserta Relawan Bakti BUMN
154 3 Inovasi Ini Bikin Kamu Lebih Mudah Manage Waktu
155 BNI Siap Tebar Promo Menarik di Festival Jakarta Great Sale 2024
8 Juni 2024
156 Punya Banyak Ide tapi Menyampaikannya Nggak Pede?
157 BNI dan Emirates Gelar Travel Fair yang Ketiga Kali
9 Juni 2024
158 Mau tau yang bisa ngebantu karier kamu melesat?
159 Salah satu upaya yang dilakukan BNI ialah penyelenggaraan BNI Performance Excellence Award
12 Juni 2024 (PEXA) 2024.
160 Ceritakan Harapan Kamu untuk BNI
161 BNI kini menghadirkan sebuah wadah bagi segenap BNI Hi-Movers untuk berinovasi dan
13 Juni 2024 memberikan ide-ide kreatif lewat website bni.ideaboxapp.com.
171 Kamu Punya Inovasi buat BNI?
172 14 Juni 2024 BNI Xpora Berangkatkan 12 UMKM Makanan dan Minuman ke Indonesia in Korea – SFH 2024
173 BNI Buka Layanan Terbatas di Hari Raya Idul Adha 1445 H
174 Life is Wondrful, Experience it! With BNI Titanium Card
15 Juni 2024
175 BNI Edukasi Masyarakat Pengelola Sampah
176 BNI dan Oppo Berkolaborasi memberi kejutan kepada nasabah loyal mereka dengan memberikan
16 Juni 2024
tiket nonton gratis UEFA Champions League Final Match di Inggris
177 17 Juni 2024 Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H
178 18 Juni 2024 #BNIBoxOfTheFuture Tahukah Kamu?
179 21 Juni 2024 Selamat Ulang Tahun Bapak Ir.H. Joko Widodo
180 23 Juni 2024 Hut ke 78, BNI Tanam 78.000 Bibit Mangrove di Teluk Pangpang
181 25 Juni 2024 BNI Innovation Award (Binnova) is Back
182 27 Juni 2024 Sumbangkan Baju ke BNI Emphaty Drop Box
183 28 Juni 2024 Whats New on HUT 78th BNI?
184 BNI Luncurkan Kartu Tap Cash Spesial Black Pink the Game
30 Juni 2024
185 Gelar Edukasi Keuangan dan Keterbukaan Informasi, BNI Perkenalkan Aplikasi Digiremit di Jepang
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1001
Page 401
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Tanggal Judul
186 BNI Pacu Bisnis Milik Diaspora di Jepang
187 1 Juli 2024 Buat memperingati ulang tahun BNI yang ke 78, BNI mau bagiin berbagai promo eksklusif buat
nasabah setia BNI
188 2 Juli 2024 Ayo sumbangkan pakaian tak terpakai kalian di BNI Emphaty Drop Box
189 3 Juli 2024 Yuk bareng-bareng kita rayain Hut ke 78 BNI dengan nikmatin berbagai promo eksklusif untuk
semua produk dan layanan BNI Group
190 Berikan Layanan terbaik, BNI Raih 13 Penghargaan Infobank Banking Service Excellence Awards
2024
4 Juli 2024
191 BNI Loudfest Starter Pack
192 Biar Lebih Dekat, Streaming Aja
193 Calling out Discount Hunter
194 Jadiin plan liburan dari selfie di depan menara Eiffel sampai surfing di Hawaii, dengan wondr by
BNI.
195 Akhirnya teman yang paling mengerti dan tau kebutuhanmu hadir juga! 🎉
196 Jadiin misi kulineran dari menu Italian, sampai ngopi di kafe kekinian jadi kenyataan!
5 Juli 2024
197 Jadiin kebutuhan harian sampai keinginan di masa depan makin mudah bareng wondr by BNI 😍
198 Jadiin belanja semua kebutuhan harian, isi rumah, sampai beli barang incaran makin mudah
dengan wondr by BNI 😍
199 Mulai susun rencana hidupmu dengan banking app baru, wondr by BNI.
200 wondr wondr do your wondr jadiin maumu, wondr is yours
201 6 Juli 2024 BNI Luncurkan Aplikasi wondr by BNI
202 Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H
203 BNI menggelar acara musik spektakuler yang bertajuk BNI LoudFest Vol 3 2024 dalam rangka
7 Juli 2024
memeriahkan hari ulang tahunnya yang ke-78.
204 BNI menggelar kegiatan wondrPARADE di Car Free Day (CFD) di Jakarta
205 10 Juli 2024 BNI Resmikan Unit Layanan Terpadu di ITB
206 19 Juli 2024 BNI Rayakan HUT ke-78 dengan Luncurkan wondr by BNI dan Gelar BNI Expo 2024
207 Rangkaian HUT ke-78, BNI Gelar Gala Dinner Purnajabatan, Serukan The wondrful Journey of BNI
208 21 Juli 2024 BNI Ditunjuk Jadi Administrator RDN dan Bank Pembayaran
209 Meriahkan HUT BNI, Wondrful soccer Sajikan Laga Sepak Bola Menarik
210 BNI Gelar Emerald Private Golf Clinic Gen 2.0
22 Juli 2024
211 BNI dan DJP Gelar Kampanye Pajak “Spextacular 2024” Serukan pajak Kuat APBN Sehat
212 Selamat Hari Anak Nasional
23 Juli 2024
213 BNI Expo 2024, wondrful journey
214 Kapolri Cup 2024 by BNI, Meriahkan Hut Bhayangkara
24 Juli 2024
215 Hut ke-78 Bhayangkara, BNI Dukung Kapolri Cup Badminton Championship 2024
216 25 Juli 2024 BNI Dorong Lembaga Keuangan Adopsi Digitalisasi Transaksi Trade
217 27 Juli 2024 Selamat Bertanding Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024
218 29 Juli 2024 BNI dan Indosat Jalin Kerja Sama, Sediakan Layanan Finansial dan Teknologi Informasi
219 BNI Harap Kapolri Cup Badminton Championship 2024 Jadi Ajang Jaring Atlet Berprestasi
220 BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2024 Digelar
221 Kunjungi BNI Expo 2024, Temukan cara Miliki Rumah, Kendaraan Hingga Piknik Impian dengan
31 Juli 2024
Mudah dan Menarik
222 Gelaran Meriah Kapolri Cup 2024 by BNI Resmi Berakhir
223 2 Agustus 2024 Dibuka Hari ini di BSD, BNI Expo 2024
224 BNI Expo 2024 resmi dibuka pada Jumat, 2 Agustus 2024 di Hall 1-3A ICE BSD, Tangerang.
225 BNI Sekuritas Siap Manjakan Nasabah dengan Promosi di BNI Expo 2024
3 Agustus 2024
226 Inovatif dan Dedikatif, BNI dan BNI Sekuritas Raih Penghargaan di Ajang Asian Banking & Finance
Awards 2024
1002 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 402
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Tanggal Judul
227 BNI Luncurkan Kartu Kredit Co-branding Bersama MAPCLUB
228 BAZAR Merdeka DWP Kementrian BUMN
229 BNI Expo 2024 Jadi Ajang Business Matching UMKM dengan Buyer Mancanegara
230 4 Agustus 2024 Dukung Gregoria Mariska Tunjung, Di Semifinal Olimpiade Paris 2024
231 Ramaikan BNI Expo 2024, BNI Asset Management Ajak Masyarakat Belajar Atur Keuangan
232 Selamat Gregoria Mariska Tunjung, Bronze Medal Olimpiade Paris 2024
233 Meriahkan HUT ke-78 BNI, Ribuan Pelari Ikuti BNI Milestune 5K
234 7 Agustus 2024 BNI Expo 2024 Sukses Digelar, Puluhan Ribu Pengunjung Nikmati wondrful Journey
235 8 Agustus 2024 BNI Xpora Bawa UKM Binaan ke Pameran Shoppe Object NYC 2024 Journey
236 9 Agustus 2024 Selamat atas Prestasi Olimpiade Paris 2024
237 10 Agustus 2024 wondr by BNI Ramaikan Tomohon International Flower Festival 2024
238 Presiden Jokowi Resmikan Banking Café di IKN
13 Agustus 2024
239 Jangan Tertipu Call Center Palsu yang mengatasnamakan BNI di Google Maps
240 Selamat Hari Pramuka
241 14 Agustus 2024 BNI Hadirkan Ekosistem Perbankan bagi Universitas Mercubuana
242 Refreshment New Sales Model Revolution Strategy Performance Excellence (RETRACE)
243 15 Agustus 2024 Selamat Atas Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia
244 UI Half Marathon Kembali Digelar
245 16 Agustus 2024 BNI Sinergi dengan UNTAD, Perkuat Program Campus Financial Ecosystem
246 Dirgahayu Republik Indonesia
Nusantara Baru, Indonesia Maju
17 Agustus 2024
247 BNI Masuk Jajaran Perusahaan Terbesar di Indonesia
248 BNI Xpora Sukses Gelar BNI Exporters Forum di Makassar
249 BNI dan OJK Edukasi Pekerja Konstruksi IKN tentang Bahaya Judi Online
18 Agustus 2024
250 wondr by BNI teman finansial untuk seluruh Diaspora Indonesia
251 Hari Perumahan Nasional 2024, BNI Dukung Penghijauan di IKN
252 19 Agustus 2024 Dukung perjuangan atlet badminton Indonesia dalam Japan Open 2024 yang akan berlangsung
pada 20-25 Agustus 2024 di Yokohama Arena, Jepang.
253 20 Agustus 2024 BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2024 Kembali Digelar
254 21 Agustus 2024 BNI Dukung Diaspora Melalui Program Unggulan Melalui Jaringan Kantor Luar Negeri
255 23 Agustus 2024 Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Dorong Kinerja BNI di Semester 1 2024
256 24 Agustus 2024 BNI Raih Penghargaan Bergengsi dari OJK
257 BNI dan Ciputra Kolaborasi di Ajang Tournament 2024, Dorong Pegolf Indonesia ke Kancah Dunia
25 Agustus 2024
258 TULOLA Bersama BNI Mempersembahkan Kawan Nusantara “The Dancer”
259 Permudah Diaspora, BNI dan Kemlu Kolaborasikan Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri
28 Agustus 2024
260 BNI Bazaar Fest Vol.3 Digelar 3 Hari, Hadirkan Ritel dan UMKM Fesyen Hingga Kuliner
261 Public Espose Live 2024 BNI
29 Agustus 2024
262 Jalin Kerja Sama, BNI Sediakan Produk dan Layanan Perbankan untuk Bappenas
263 Selamat Atas Juara Ganda Putra di Kore Open 2024
264 2 September 2024 wondr by BNI Permudah Pengunjung Transaksi
265 Ada Dukungan BNI Dibalik Indonesia Africa Forum (IAF), Optimalkan Kerja Sama Bisnis Global
266 Selamat Hari Pelanggan Nasional. Terima Kasih telah menjadi bagian dari perjalanan BNI dalam
4 September 2024 memberikan produk dan layanan berkualitas
267 BNI Perkenalkan Konsep New Look New Image di Hari Pelanggan Nasional 2024
268 5 September 2024 BNI Resmikan Kantor Perwakilan di Sydney
269 9 September 2024 Diikuti 10.000 Pelari, BNI UI Half Marathon 2024 Sukses Digelar
270 Wujudkan Ekonomi Inklusif dan Digitalisasi Akses Pembiayaan UMKM, BNI Jalin Kerja Sama
12 September 2024 dengan Amartha
271 BNI Sinergi dengan IKA Trisakti, Perkuat Program Campus Financial Ecosystem
272 15 September 2024 BNI Tembus 1.000 Perusahaan Terbaik Dunia 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1003
Page 403
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Tanggal Judul
273 Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW
16 September 2024
274 BNI Turut Bangga atas Raihan Prestasi Atlet Badminton Indonesia
275 18 September 2024 BNI Indonesian Masters 2024 Siap Digelar, Hadirkan Semangat Global
276 20 September 2024 BNI Raih Penghargaan Anugerah ESG Republika 2024
277 Indonesia Bakal Jadi Pusat Pop Idol Global Pertama di Asia Tenggara
22 September 2024
278 BNI dan Bloomberg Jalin Kolaborasi
279 23 September 2024 BNI dinobatkan sebagai Bank terpercaya World Most Trustworthy Companies 2024
280 Selamat Hari raya Galungan 2024
25 September 2024
281 Dukung Transisi Hijau Sektor Energi, BNI Gelar BEST Event
282 27 September 2024 BNI Torehkan Pertumbuhan Aset Signifikan selama 5 Tahun
283 28 September 2024 Jejak Prestasi Membanggakan Para Atlet Bulutangkis Bersama BNI
284 30 September 2024 BNI Invertor Daily Summit 2024
285 1 Oktober 2024 Selamat Hari Kesaktian Pancasila
286 Selamat Hari Batik Nasional
287 2 Oktober 2024 Digitalisasi Semakin Kencang, BNI Optimis Bisnis Terus Tumbuh Positif
288 Kolaborasi dengan BPDLH, BNI Salurkan Dana Bantuan untuk Program Small Grant
289 Dukung Inacraft on October Vol.3, BNI Dorong Generasi Muda Berwirausaha
290 3 Oktober 2024 Tingkatkan Aksesibilitas Layanan Internasional, BNI relokasi KLN Singapura ke Lokasi Strategis
di Raffles Palace
291 4 Oktober 2024 BNI Tebar Promo Menarik di #DiIndonesiaAja LPS Travel Fair 2024
292 Selamat Hari raya Kuningan
293 5 Oktober 2024 Milestone BNI Singapore: Jejak Prestasi dan Pertumbuhan yang Menginspirasi
294 BNI Investor Daily Summit 3 Days To Go
295 BNI Investor Daily Summit 2 days To Go
296 BNI Hi-Movers, BNI Investor Daily Summit 2024 yang akan digelar pada tanggal 8-9 Oktober 2024 di
6 Oktober 2024 Assembly JCC merupakan ajang kolaborasi antar sektor dan bagi berbagai pemangku kepentingan
mulai dari Pemerintah, pelaku bisnis, hingga investor untuk bersama-sama merumuskan strategi
menghadapi tantangan ekonomi global dan nasional.
297 BNI Investor Daily Summit 1 Day To Go
298 BNI Hi-Movers, jangan lewatkan sesi menarik bersama Ibu Corina Leyla Karnalies, Direktur Retail
Banking BNI di BNI Investor Daily Summit 2024. Dalam sesi bertema “Financial Independence:
Ensuring Financial Literacy across Indonesia”, Ibu Corina akan membahas pentingnya literasi
keuangan sebagai fondasi untuk mencapai kemandirian finansial di seluruh Indonesia.
299 BNI Hi-Movers, Bapak I Made Sukajaya, Direktur Enterprise and Commercial Banking BNI, akan
membahas strategi pemerintah daerah menarik investasi asing demi masa depan yang lebih
cerah dalam sesi bertajuk “Investing in the Future: How Regional Governments Can Attract
Foreign Direct Investment” di BNI Investor Daily Summit 2024.
300 Direktur Technology & Operations BNI, Bapak Toto Prasetio, akan membahas bagaimana
digitalisasi dan adopsi teknologi dapat mendorong pertumbuhan bisnis secara maksimal dalam
sesi bertema “Business Transformation: How Digitalization & Technology Adoption Will Maximize
7 Oktober 2024 Business Growth di BNI Investor Daily Summit 2024.
301 Direktur Wholesale and International Banking BNI, Bapak Agung Prabowo, akan berdiskusi
mendalam di BNI Investor Daily Summit 2024 dengan topik Indonesian Capital Market Outlook:
Identifying New Investment Opportunities & Strategies. Sesi ini akan membahas peluang investasi
baru dan strategi di pasar modal Indonesia.
302 BNI Hi-Movers, mari bergabung dalam diskusi inspiratif bersama Bapak Hussein Paolo
Kartadjoemena, Direktur Digital and Integrated Transaction Banking BNI di acara BNI Investor
Daily Summit 2024. Dalam sesi berjudul “Hospitality Industry: A New Driving Force for Indonesia’s
Economic Growth,” Hussein akan membahas peran penting industri perhotelan dalam mendorong
pertumbuhan ekonomi nasional.
303 BNI Hi-Movers, Direktur Utama BNI, Bapak Royke Tumilaar akan memberikan sambutan
pembukaan di acara BNI Investor Daily Summit 2024 pada Selasa, 8 Oktober 2024 pukul 08.44
WIB di Jakarta Convention Center.
304 8 Oktober 2024 BNI Investor Daily Summit 2024, Optimisme di Tengah Berbagai Tantangan Global
1004 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 404
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Tanggal Judul
305 BNI Investor Daily Summit 2024, BNI Dorong Daya Saing Bisnis dengan Transformasi Digital
Berbasis AI dan Cloud
9 Oktober 2024
306 BNI Investor Daily Summit 2024, BNI Perluas Bisnis di Sektor Pariwisata dan Kesehatan, Dorong
Pertumbuhan Ekonomi
307 BNI Investor Daily Summit 2024, Lo Kheng Hong Ungkap 6 Kriteria Ideal Saham Layak Beli, BNI
Masuk List
308 BNI Investor Daily Summit 2024, BNI Bagi Tips Memilih Investasi Sesuai Profil Risiko
10 Oktober 2024
309 BNI Investor Daily Summit 2024, BNI Perkuat Layanan Smart City untuk Tarik Investasi di Daerah
310 BNI Investor Daily Summit 2024, Momen Bersejarah Investment Forum Dibuka oleh Presiden dan
ditutup Oleh Presiden Terpilih
311 BNI sangat mengapresiasi kesediaan Menteri Pertahanan Republik Indonesia dan Presiden Terpilih
2024-2029, Bapak Prabowo Subianto, untuk menyampaikan vision statement sekaligus menutup
acara BNI Investor Daily Summit 2024 pada tanggal 9 Oktober 2024. Bapak Prabowo mengenang
jejak keluarganya dalam sejarah berdirinya BNI, yang mempertegas ikatan emosionalnya dengan
bank milik negara ini.
312 25 Tahun GarudaMiles BNI dan Garuda Indonesia Tawarkan Bonus hingga 25.000 Garuda Miles
12 Oktober 2024 untuk pemegang Kartu Kredit Garuda BNI
313 FinExpo 2024: BNI Dukung OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi
314 13 Oktober 2024 Selamat Bertanding! Jonathan Christie
315 Selamat! Jonatan Christie
316 14 Oktober 2024 BNI Bersama Mitra Raih Sederet penghargaan di Ajang Mitra BUMN Champion 2024
317 BNI dan Bluebird Perkuat Digitalisasi Pembayaran dengan QRIS di Seluruh Armada Bluebird
318 16 Oktober 2024 BNI Perusahaan Paling Transparan Menurut GCG Award 2024 CNBC Bersama Kejaksaan Agung
319 Edukasi Mahasiswa Trisakti, BNI Ingatkan Pentingnya Perlindungan Data Pribadi
17 Oktober 2024
320 Selamat Ulang Tahun Presiden RI Terpilih 2024 – 2029
321 18 Oktober 2024 wondr by BNI Raih Penghargaan dalam Kategori Inovasi dan Ekonomi Kerakyatan
322 20 Oktober 2024 Terima Kasih dan Selamat Bertugas
323 24 Oktober 2024 BNI Buka DayCare untuk Anak pegawai, berkolaborasi dengan KinderCastle
324 BNI Hi-Movers, Direktur Utama BNI Bapak Royke Tumilaar mengajak semua BNI HI-Movers,
nasabah, debitur, mitra bisnis dan stakeholders lainnya untuk melaporkan dugaan tindakan
pelanggaran yang dilakukan oleh Insan BNI Hi-Movers melalui saluran Whistleblowing System
atau WBS.
325 25 Oktober 2024 Laba BNI Tembust Rp16,3T di Kuartal III-2024
326 26 Oktober 2024 Terinspirasi dari Sumpah Pemuda, tanggal 28 Oktober 2024 kami siap beraksi 😎
327 27 Oktober 2024 Terinspirasi Dari Semangat Sumpah Pemuda, Kami Sumpah Permudah Jadiin Maumu dengan
wondr by BNI
328 28 Oktober 2024 Selamat Hari Sumpah Pemuda
329 30 Oktober 2024 Perebutkan Total Hadiah US$2 Juta, Pegolf Elit Dunia Ramaikan BNI Indonesian Masters 2024
330 31 Oktober 2024 Inovasi BNI Hi-Movers di BINNOVA BNI 2024
331 3 November 2024 BNI Salurkan Pembiayaan Supply Chain untuk Mitra Bumi Serpong Damai
332 Richard T Lee Menangkan BNI Indonesian Masters 2024
333 6 November 2024 Lewat Digital Finance Ecosystem, BNI Dukung Badan Gizi Nasional Salurkan Makanan Gratis
334 Hadir di Indonesia Week Hong Kong 2024, wondr by BNI Lebih Dekat dengan Diaspora Hong Kong
335 BNI Hi-Movers, di momen 11.11 ini, saatnya kita para pahlawan kehidupan mengapresiasi diri.
336 Dukung Kreativitas Tanpa Batas, wondr by BNI Hadirkan Pagelaran Pop Culture di wondrful
8 November 2024
Indonesia Comic Con 2024
337 7 Arahan Menteri BUMN untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
338 Di Momen 11.11 ini, Saatnya Apresiasi Dirimu Si Pahlawan Kehidupan
339 9 November 2024 Tingkatkan Literasi Financial, BNI Ajak Mahasiswa UKSW Salatiga Menjadi Generas Cerdas
Millenial
340 Selamat Hari Pahlawan!
341 10 November 2024 wondrful Indonesia Comic Con 2024 resmi Hadirkan Ikon Budaya Pop Lokal dan Internasional
342 BNI Digital Banking Café Hadir di Bali, Nikmati Keindahan Gunung Batur sambil, Bertransaksi
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1005
Page 405
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Tanggal Judul
343 Reformasi Run di Hari Pahlawan, wondr by BNI Hadir di Senayan
11 November 2024
344 Pernah panik di kasir gara-gara saldo ga cukup dan bikin antri?
345 13 November 2024 Lewat Portal Lelang Versi 2, BNI dan DJKN Tingkatkan Kemudahan Lelang Negara
346 14 November 2024 BNI Culture Fest 2024
347 15 November 2024 Dukung Indonesia Fintech Summit, BNI Edukasi Masyarakat Tentang Integrasi Layanan Keuangan
348 16 November 2024 BNI Culture Fest 2024, Transformasi dalam Membangun Budaya Kerja dan Kinerja
349 17 November 2024 Selamat Para Atlet Indonesia atas Pencapaian di Kumamoto Masters Japan 2024
350 18 November 2024 Dukung Dunia Pendidikan, BNI Serahkan Sertifikat Pelatihan Guru dan Literasi Keuangan untuk
Pelajar
351 Lengkapi Ekosistem TOD Dukuh Atas Sudirman, BNI Resmikan Naming Rights “Stasiun Dukuh
Atas BNI” LRT Jabodebek
21 November 2024
352 wondr by BNI Bright Up Cup Jakarta 2024
353 Permudah Nasabah Manulife Bayar Premi, BNI Optimalkan Layanan Digital
354 22 November 2024 Sabet Best Employer Brand on LinkedIn Talent Awards, BNI Pimpin Masa Depan Dunia Kerja
355 23 November 2024 Kantongi Gold rank ASRRAT 4 Tahun, Jadi Bukti Komitmen BNI Terapkan Keuangan Berkelanjutan
356 wondr by BNI Bright Up Cup 2024
357 Perkuat Komitmen sebagai Agent of Development, BNI Gandeng Batumbu Perluas Akses
24 November 2024 Pembiayaan bagi UMKM
358 Dubes RI untuk Belanda: Dukungan BNI pada KMILN Tegaskan Posisinya sebagai Bank Global
359 25 November 2024 Selamat Hari Guru Nasional
360 Konsisten Meningkatkan Kualitas Implementasi GCG, BNI Kembali Raih Predikat ‘The Best Overall
in Corporate Governance
27 November 2024
361 Konsisten Implementasi GCG, BNI Raih Predikat “The MostTrusted Companies”di Ajang Corporate
Governance Perception Index Award 2024
362 28 November 2024 Raih 4 Penghargaan dari Visa, BNI Perkokoh Posisi Sebagai Bank Traksasional
363 BNI Lebih Dekat dengan Loyal Merchant
29 November 2024
364 Hadirkan Konsep Baru, BNI Emerald Center Manjakan Nasabah Premium
365 2 Desember 2024 Royke Tumilaar – CEO OF THE YEAR 2024, jadi Tokoh Berpengaruh di Industri Perbankan Indonesia
366 BNI Libatkan Penyandang Disabilitas Jadi Agen 46
3 Desember 2024
367 Bintang Bulutangkis Dunia dan Sheila On 7 Ramaikan wondr by BNI Bright Up Cup 2024
368 4 Desember 2024 BNI Hi-Movers, Yuk intip keseruan wondr by BNI BrightUp Cup 2024!
369 BNI dan Bumi Siak Pusako Jalin Kerja Sama Beri Solusi Masa Pensiun Karyawan
370 5 Desember 2024 Hadir di Borobudur, BNI Promosikan Budaya Nusantara Lewat Plataran Xtravaganza
371 BNI Ventures Gandeng IPB Kembangkan Ekosistem Startup
372 6 Desember 2024 Diakui sebagai Bank Global, BNI Sabet Dua Penghargaan Bergengsi International dari Corporate
Treasurer
373 Dukung Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur, BNI Hadir Lebih Dekat dengan Pelaku Usaha di
7 Desember 2024 Surabaya
374 Dukung Inklusi Keuangan, BNI Turut Meriahkan Hari Disabilitas Internasional 2024
375 9 Desember 2024 BNI Hi-Movers Anti Korupsi
376 11 Desember 2024 Lewat Diapora Loan, BNI Banti Diaspora Indonesia di Hong Kong Naik Kelas
377 BNI Raih 5 Penghargaan dari Bank Indonesia, Bank terbaik Pasar Uang Rupiah Hingga Pembiayaan
Inklusif
12 Desember 2024
378 Dukung Swasembada Gula 2028, BNI dan Sinergi Gula Nusantara Kerja Sama Salurkan KUR ke
Petani Tebu
379 Komitmen Implementasi Tata Kelola Perusahaan Yang Baik
380 13 Desember 2024 Perkuat Digital Banking dan Jaringan Internasional, BNI Dinobatkan Jadi Bank Transformasi terbaik
381 Upaya BNI Dukung pemerintah capai Net Zero Emissions 2060
382 Gencar Berikan Edukasi dan Literasi, BNI Kembali Mendapat Penghargaan dari Bank Indonesia
383 16 Desember 2024 Inovatif Dalam Layanan Kampus, BNI Raih Penghargaan Most Innovative Bank for Digital Campus
Transformation
384 19 Desember 2024 BNI Bergerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana Sukabumi
1006 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 406
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Tanggal Judul
385 20 Desember 2024 Konsisten Terapkan Keterbukaan Informasi, BNI Raih BUMN Informatif dari Komisis Informasi
Pusat
386 20 Desember 2024 Dukung Inklusi Keuangan BNI Turut Meriahkan Hari Disabilitas Internasional 2024
387 20 Desember 2024 BNI Siapkan Rp19,74 T Uang Tunai, Pastikan Transaksi Nyaman dan Aman saat Natal dan Tahun
Baru.
388 22 Desember 2024 Selamat Hari Ibu Nasional
389 22 Desember 2024 Tingkatkan Produktivitas Petani Kopi, BNI Jelajah Kopi Katulistiwa HAdir di Temanggung
390 23 Desember 2024 Rayakan Suka Cita Natal dengan Penuh Harapan, Journey to Wondrous Hope
391 23 Desember 2024 BNI Luncurkan Produk Baru Kartu Kredit BNI My Pertamina, Beli BBM Bisa Cashback
392 25 Desember 2024 Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2025
393 28 Desember 2024 BNI Ciptakan Inovation Hub di Gedung Sarinah, Tempat Lahirnya wondr by BNI
MEDIA KOMUNIKASI INTERNAL
Pemanfaatan teknologi dalam komunikasi internal sangat penting untuk mendukung efektivitas penyampaian
informasi di BNI. Oleh karena itu, BNI menggunakan berbagai alat komunikasi internal, seperti WhatsApp,
email, dan SMS BNI Menyapa, untuk menyampaikan informasi kepada seluruh pegawai. Alat komunikasi ini
mencakup beberapa jenis informasi, antara lain:
1. Newsletter, yang berisi informasi korporat bersifat bank-wide dan tingkat tinggi yang disampaikan oleh
Direksi;
2. Info Korporat, yang berisi informasi korporat yang lebih teknis dan juga bersifat bank-wide yang
disampaikan oleh Divisi KMP;
3. Informasi Human Capital, yang bersifat teknis dan perlu segera disampaikan oleh Divisi HCS dan HCE;
serta
4. Informasi lain yang bersifat bank-wide tetapi tidak terkait dengan pemasaran, produk, atau layanan.
Sepanjang tahun 2024, BNI Menyapa yang dikirim melalui email tercatat berjumlah 255. Berikut adalah
daftar topik yang email BNI Menyapa:
No Tanggal Subject E-mail
1 3 Januari 2024 BNI Menyapa - Penyampaian Kerja Sama BNI & Program Magister Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi
dan Bisnis UniversitasTrisakti
2 4 Januari 2024 BNI Menyapa - SAMSUNG Galaxy Unpacked Dapatkan Penawaran Menarik dengan Kartu BNI
3 9 Januari 2024 BNI Menyapa - Tingkatkan UMKM Go Global, BNI Berbagi Beri Bantuan Sertifikasi Halal dan
Pelatihan On Boarding untuk 422 UMKM Kuliner
4 11 Januari 2024 BNI Menyapa - Power Lunch Money Talks : Buka Bukaan Tentang Gaya Perbankan Zaman Now
5 13 Januari 2024 BNI Menyapa - Gara-gara Abai Saldo di Rekening Bisa Berujung Good Bye
6 BNI Menyapa - Penyampaian Program Magister Manajemen (S2) Fakultas Ekonomi dan Bisnis
14 Januari 2024 Universitas Trisakti
7 BNI Menyapa - Berikan Experience Berbeda, BNI Resmikan Kantor Cabang UI Depok
8 17 Januari 2024 BNI Menyapa - Lamaran Kerja Palsu Berujung Pilu
9 18 Januari 2024 BNI Menyapa - Leaders Talk Series: Optimizing Organizational Transformation Through Strategic
Delegation
10 26 Januari 2024 BNI Menyapa - Hari Pertama Indonesian Master 2024, Indonesia Tuai Kemenangan
11 30 Januari 2024 BNI Menyapa - Tiga Tahun Transformasi, BNI Hasilkan ROE Solid dan Berkualitas
12 BNI Menyapa - Indonesia Incorporated Day: BNI Komitmen Terus Dorong Potensi Diaspora
13 5 Februari 2024 BNI Menyapa - Implementasikan Program CSR, BNI dan Pemprov DKI Jakarta Resmikan Kedai
Swadharma untuk Tata PKL
14 6 Februari 2024 BNI Menyapa - Dongkrak Pasar Produk Lokal, BNI Sediakan Vending Machine untuk UMKM Binaan
15 BNI Menyapa - Webinar BNIdirect: Selling With Confidence: Unraveling the Secrets of BNIdirect
15 Februari 2024
16 BNI Menyapa - Tingkatkan Kompetensi Pengajar, BNI Berbagi Sertifikasi Guru
17 BNI Menyapa - Program Konversi Cicilan 0% Untuk Pemegang Kartu Kredit Staff BNI
19 Februari 2024
18 BNI Menyapa - Penuhi Janji Masa Depan dengan ORI025!
19 20 Februari 2024 BNI Menyapa - BNI FOLK Campaign
20 21 Februari 2024 BNI Menyapa - Kuliah Umum Institut Teknologi Bandung "Become an Entrepreneur"
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1007
Page 407
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Tanggal Subject E-mail
21 BNI Menyapa - Promo Kompilasi Travel
23 Februari 2024
22 BNI Menyapa - Studium Generale ITB, Dirut BNI Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur
23 24 Februari 2024 BNI Menyapa - Usung Konsep Green Building, BNI Bangun Gedung Perkantoran di Kawasan PIK 2
24 25 Februari 2024 BNI Menyapa - Financial Planning Education for Hongkong's Diaspora
25 BNI Menyapa - Event Traveloka Travel Fair (26 Feb - 3 Mar 2024)
26 BNI Menyapa - Promo OTW Gledek tiket.com (26 Feb - 6 Mar 2024)
26 Februari 2024
27 BNI Menyapa - Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV "Orang Cerdas, Pilih Tapenas : Strategi
Menabung dan Membeli Asuransi yang Tepat untuk Masa Depan"
28 BNI Menyapa - BNI Salurkan Pembiayaan Diaspora Indonesia di Hong Kong
29 BNI Memnyapa - Dukung Inacraft 2024, BNI Dorong UMKM Go Global
29 Februari 2024
30 BNI Menyapa - BNI x INACRAFT 2024
31 BNI Menyapa - Monthly Newsletter WDC
32 1 Maret 2024 BNI Menyapa - Pemenang Program K-Store Challenge
33 BNI Menyapa - Bagikan Dividen 50%, BNI Optimistis Kinerja Semakin Positif di 2024
34 5 Maret 2024 BNI Menyapa - Apresiasi Pencapaian Kinerja 2023
35 BNI Menyapa - Promo Buy 1 Get 2 BNI JJF 2024
36 6 Maret 2024 BNI Menyapa - Leaders Talk Series: Fostering a Global Mindset Toward Future Business Ecosystem
37 BNI Menyapa - Launching Program Nasional Jawara Transaksi 2024
7 Maret 2024
38 BNI Menyapa - Monthly Newsletter WDC
39 BNI Menyapa - BNI Raih Tiga Penghargaan ESG
8 Maret 2024
40 BNI Menyapa - BNI Exporters Forum Dukung UMKM Tembus Pasar Global
41 13 Maret 2024 BNI Menyapa - Get Closer Into New System Development Life Cycle (SDLC)
42 BNI Menyapa : Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV "Global Series #1" Introduction to Global
14 Maret 2024 Culture and Its Impact on Business
43 BNI Menyapa - Promo Spesial di Samsung EPP Dengan Kartu Kredit BNI
44 15 Maret 2024 BNI Menyapa - Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI
45 BNI Menyapa - BNI x UNIQLO Ramadan Campaign 2024
18 Maret 2024
46 BNI Menyapa - Investasi SR020 di BNI Mobile Banking
47 BNI Menyapa - 🌙 Ramadhan Menguatkan Keharmonisan Sosial
48 21 Maret 2024 BNI Menyapa - Penyampaian Program Magister Manajemen (S2) Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Trisakti
49 BNII Menyapa - 🌙 Ramadhan Menguatkan Keharmonisan Sosial
50 22 Maret 2024 BNI Menyapa - Penyampaian Program Magister Manajemen (S2) Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Trisakti
51 25 Maret 2024 BNI Menyapa - Program K-Store Challenge 2024
52 BNI Menyapa - Anti Fraud Awareness"Social Engineering: Definisi, Jenis dan Cara Pencegahannya"
53 26 Maret 2024 BNI Menyapa - Safari Ramadan 2024, BNI Berbagi 78.000 Paket Sembako dan Santunan
54 BNI Menyapa - Newsletter WDC Feb Wrap up - Vol 2 issue March
55 BNI Menyapa - Safari Ramadan BUMN 2024 Digelar, Sediakan Sembako Murah Hingga Mudik
Gratis
27 Maret 2024
56 BNI Menyapa - Wujudkan Kolaborasi, SP BNI Rayakan HUT ke-25 dan Mengadakan Peresmian
Roemah Aspirasi
57 BNI Menyapa - Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Kuliah Rohani Ramadan
58 28 Maret 2024 BNI Menyapa - Dorong Perkembangan Startup dan Ekosistem Digital, BNI Ventures Suntik Dana
ke Rukita
59 1 April 2024 BNI Menyapa - Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Kuliah Rohani Ramadan "Harmoni dan
Toleransi di Bulan Suci"
60 2 April 2024 BNI Menyapa - "Money Talks Power Lunch" : Success Story Penerbitan Global Bond & Transformasi
BNI HadapiTantanganTahun 2024
61 BNI Menyapa - Suplemen Pengetahuan BNI CorpUTV "Implementasi Undang-Undang Pelindungan
3 April 2024 Data Pribadi (PDP) di BNI"
62 BNI Menyapa - Wonderful Ramadan, BNI Berbagi Kebahagiaan di Malam Nuzulul Quran
1008 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 408
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Tanggal Subject E-mail
63 4 April 2024 BNI Menyapa - BNI Borong 18 Award di Ajang 13th Infobank-Isentia Digital Brand Recognition
2024
64 5 April 2024 BNI Menyapa - Newsletter WDC March Wrapped-Vol 3 Issue April 2024
65 6 April 2024 BNI Menyapa - Komitmen Implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik
66 16 April 2024 BNI Menyapa - BNI Bantu Specialty Coffee Produk UMKM Binaan Xpora Tembus Pasar Amerika
67 18 April 2024 BNI Menyapa - Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Digital Trend and Skill Series #2
68 19 April 2024 BNI Menyapa - Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI
69 22 April 2024 BNI Menyapa - Indonesia Juara di All England dan BAC, BNI Apresiasi dan Dukung Tim Thomas
& Uber Cup
70 23 April 2024 BNI Menyapa - Global Mindset Series #2 Building Collaborative Teams and Customer/Client
Relationships
71 BNI Menyapa - Cetak Pertumbuhan Kredit di Tengah Dinamika Global, Segmen UMKM dan
30 April 2024 Konsumer jadi Mesin Pertumbuhan Baru BNI
72 BNI Menyapa - BNI dan Telkomsel Perkuat Sinergi Melalui Kerja Sama Resiprokal untuk Pegawai
73 BNI Menyapa - BNI dan UNDIP Bersinergi, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus
2 Mei 2024
74 BNI Menyapa - Dukung Transisi Energi Hijau, BNI Danai Akuisisi PLTB Sidrap oleh Barito Group
75 BNI Menyapa - Investasi untuk Masa Depan Sejahtera bersama ST012!
76 3 Mei 2024 BNI Menyapa - BNI Sediakan Solusi Pembiayaan untuk Pelaku Usaha melalui Supply Chain
Financing
77 6 Mei 2024 BNI Menyapa - BNI Java Jazz on The Move Special Edition Kembali Hadir! Natasya Elvira hingga
Fariz RM dan Candra Darusman Siap Meriahkan Acara
78 7 Mei 2024 BNI Menyapa - Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Mastering Territory Management in Retail
Bussines "Strategic and Insights From Industry Experts'"
79 8 Mei 2024 BNI Menyapa - BNI Sambut Kepulangan Tim Thomas dan Uber Indonesia ke Tanah Air
80 14 Mei 2024 BI Menyapa - Promo Spesial di Dyson EPP Dengan Kartu Kredit BNI
81 BNI Menyapa - Konsisten Dukung SMMPTN-Barat 2024, BNI Gandeng 25 PTN
82 15 Mei 2024 BNI Menyapa - BNI Perkuat Sinergi dengan TNI AD Melalui Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
83 19 Mei 2024 BNI Menyapa - BNI Amsterdam Makin Optimalkan Bisnis BNI di Eropa
84 BNI Menyapa - Webinar Series UU PDP - Kesadaran Data Privasi dan Perlindungan Data
21 Mei 2024
85 BNI Menyapa - Newsletter WDC April Wrap up - Vol 4 Issue Mei
86 22 Mei 2024 BNI Menyapa - Webinar Anti Fraud Awareness - Hindari Judi Online dan Pinjaman Online Ilegal
87 BNI Menyapa - Digelar di Bali, BNI Dukung Penuh World Water Forum 2024
88 24 Mei 2024 BNI Menyapa - Hadirkan wondrful Music Experiences, BNI Java Jazz Festival 2024 Digelar 3 Hari
di Kemayoran
89 BNI Menyapa - BNI Dukung Relawan Bakti BUMN ke Samboja dan IKN, Rehabilitasi Orangutan
dan Mangrove
90 25 Mei 2024 BNI Menyapa - BNI Perkuat Sinergi dengan Otorita IKN, Sediakan Layanan Jasa Perbankan
Terintegrasi
91 BNI Menyapa - Dukung Pengembangan Startup, BNI Ventures Suntik Dana ke Fishlog
92 28 Mei 2024 BNI Menyapa - Webinar Xpora Series 2024: Melangkah ke Pasar Internasional bersama Xpora
93 30 Mei 2024 BNI Menyapa - USS Wave-1 Tahun 2024
94 BNI Menyapa - BNI Ajak Nasabah Emerald Mengenal Lebih Dekat Kendaraan Ramah Lingkungan
3 Juni 2024
95 BNI Menyapa - BNI Gelar BNI Exporters Forum di Bandung, Dorong UKM Tembus Pasar Global
96 BNI Menyapa - Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI
97 4 Juni 2024 BNI Menyapa - Bukukan Kinerja Positif di Q1 2024, BNI finance Optimis Pertumbuhan Berlanjut
Hingga Akhir Tahun
98 BNI Menyapa - Saksikan Program "Power Lunch" di channel CNBC bersama Bapak Royke Tumilaar
99 5 Juni 2024 BNI Menyapa - Direktur Finance BNI Raih Penghargaan "The Most Inspiring Woman Leader" dari
CNBC Indonesia
100 10 Juni 2024 BNI Menyapa - BNI Siap Tebar Promo Menarik di Festival Jakarta Great Sale 2024
101 12 Juni 2024 BNI Menyapa - RACE Talk Series: Creating Impactful Innovation through Culture Transformation
102 13 Juni 2024 BNI Menyapa - Governance, Risk & Compliance (GRC) Series #1: "Mitigasi Risiko melalui Strategi
Keamanan Cyber"
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1009
Page 409
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Tanggal Subject E-mail
103 BNI Menyapa - Webinar Agen46 Series 2: Fitur Kuat, Cuan Meningkat
14 Juni 2024
104 BNI Menyapa - BNI Anugerahkan Performance Excellence Award (PEXA) 2024
105 15 Juni 2024 BNI Menyapa - BNI Buka Layanan Terbatas di Hari Raya Idul Adha 1445 H
106 19 Juni 2024 BNI Menyapa - Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, BNI Edukasi Masyarakat Pengelola Sampah
107 BNI Menyapa - Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, BNI Edukasi Masyarakat Pengelola Sampah
108 20 Juni 2024 BNI Menyapa - Healty Talk Series: Deteksi Dini Resiko Saraf Terjepit dan Penanganan dengan
Teknologi Terkini
109 BNI Menyapa - Wujudkan Cita-cita Bersama dengan SBR013! Investasi Aman dan Menguntungkan!
21 Juni 2024
110 BNI Menyapa - Newsletter WDC April Wrap up - Vol 5 Issue Juni
111 24 Juni 2024 BNI Menyapa : BNI x Mommy & Me 2024
112 BNI Menyapa : Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Webinar BNI Xpora Series "Potensi Ekspor
UKM Indonesia Ke Negeri Kincir Angin, Belanda Bersama Xpora"
28 Juni 2024
113 BNI Menyapa - Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Podcast Fit Series "FronlineRevolution &
Inspiring Talk (FIT) Session 1-3 Area Head
114 29 Juni 2024 BNI Menyapa - Bijak Mengelola Keuangan dan Investasi Malui Edukasi Keuangan Serta
Keterbukaan Informasi Publik
115 BNI Menyapa - BNI Pacu Bisnis Milik Diaspora di Jepang\
116 1 Juli 2024 BNI Menyapa - Gelar Edukasi Keuangan dan Keterbukaan Informasi, BNI Perkenalkan Aplikasi
DigiRemit di Jepang
117 BNI Menyapa - BNI Bekerjasama dengan Cloudera untuk Mempercepat Transformasi melalui
Implementasi Generative AI
3 Juli 2024
118 BNI Menyapa - Wondrful Celebration for 78Th BNI
119 BNI Menyapa - BEE BNI Employee Excellence Award 2024
120 BNI Menyapa - Syukuran HUT ke-78 Tahun BNI “Leading a Wondrous Nation”
5 Juli 2024
121 BNI Menyapa - Launching & Presscon wondr by BNI
122 BNI Menyapa - BNI Luncurkan wondr by BNI, Dukung Masyarakat Indonesia Wujudkan Impian
Finansial
8 Juli 2024
123 BNI Menyapa - Apresiasi Hi-Movers, di Puncak Perayaan HUT ke-78, BNI Gelar Loudfest 2024 di
GBK
124 9 Juli 2024 BNI Menyapa - Dukung Masa Depan Impianmu dengan BNI
125 BNI Menyapa - Era Digitalisasi: Disrupsi atau Kesempatan Bertransformasi?
11 Juli 2024
126 BNI Menyapa - BNI Resmikan Unit Layanan Terpadu di ITB, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus
127 19 Juli 2024 BNI Menyapa - BNI Resmikan Unit Layanan Terpadu di ITB, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus
128 BNI Menyapa - Webinar Xpora Series 2024: "Peluang & Tantangan Ekspor Komoditas UKM
22 Juli 2024 Indonesia ke Negara Asia Timur bersama Kemenlu RI & Xpora
129 BNI Menyapa - BNI Rayakan HUT ke-78 dengan Luncurkan wondr by BNI dan Gelar BNI Expo 2024
130 BNI Menyapa - HUT BNI 78 Hadirkan BNI Expo 2024
131 23 Juli 2024 BNI Menyapa - Kembangkan Ekosistem Keuangan Kampus, BNI dan Telkom University Kerja
Sama Ciptakan Pembayaran Terintegrasi
132 BNI Menyapa - Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Membentuk Ekosistem Kopi Orientasi
24 Juli 2024 Ekspor
133 BNI Menyapa - BNI Kembali Ditunjuk Sebagai Administrator RDN dan Bank Pembayaran
134 26 Juli 2024 BNI Menyapa - Newsletter WDC June Wrap up - Vol 5 Issue July
135 BNI Menyapa - Kunjungi BNI EXPO 2024, Temukan Cara Miliki Rumah, Kendaraan Hingga Piknik
Impian dengan Mudah dan Menarik
31 Juli 2024
136 BNI Menyapa - BNI dan Indosat Jalin Kerja Sama, Sediakan Layanan Finansial dan Teknologi
Informasi
137 2 Agustus 2024 BNI Menyapa - Dibuka Hari ini di BSD, BNI Expo 2024 Tawarkan Promo Menarik dan Nikmati
Wondrful Journey
138 5 Agustus 2024 BNI Menyapa - Healthy Talk Series: "Cegah dan Kenali Dini Gagal Ginjal pada Anak"
139 BNI Menyapa - BNI Luncurkan Kartu Kredit Co-Branding Bersama MAPCLUB
140 8 Agustus 2024 BNI Menyapa - BNI Expo 2024 Sukses Digelar, Puluhan Ribu Pengunjung Nikmati wondrful Journey
141 9 Agustus 2024 BNI Menyapa - Eksistensi BNI Agen46 Di Era Digital
142 BNI Menyapa - Dukung Masa Depan Impianmu dengan BNI
1010 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 410
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Tanggal Subject E-mail
143 BNI Menyapa - Webinar Sosialisasi PDP Series 2 - Kesadaran Data Privasi dan Pelindungan Data
12 Agutustus 2024
144 BNI Menyapa - Pemenang Program K-Store Challenge Periode 1 Bulanan
145 14 Agustus 2024 BNI Menyapa - Mewujudkan Budaya Anti Korupsi melalui Penanaman Nilai-Nilai Integritas
146 BNI Menyapa - Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Seremonial Penandatanganan PKB BNI
Tahun 2024
147 BNI Menyapa - BNI dan Universitas Mercubuana Jalin Kerja SamaTingkatkan Ekosistem Keuangan
19 Agustus 2024
Kampus
148 BNI Menyapa - BNI-UI Half Marathon 2024 Kembali Digelar, Ikuti Keseruannya dan Dapatkan
Promo Menariknya
149 BNI Menyapa - Peringati Hari Perumahan Nasional 2024, BNI Dukung Penghijauan di IKN
150 20 Agustrus 2024 BNI Menyapa - Presiden Jokowi Kunjungi BNI Digital Banking Cafe, Akses Layanan Perbankan
Makin Mudah dan Nyaman di IKN
151 BNI Menyapa - BNI Xpora Gelar BNI Exporters Forum di Makassar, Dorong UKM Go Global
21 Agutus 2024
152 BNI Menyapa - Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI
153 28 Agustus 2024 BNI Menyapa - BNI Bazaar Fest Vol 3
154 29 Agustus 2024 BNI Menyapa - Kuasai Literasi, Tingkatkan Keamanan Bertransaksi
155 30 Agutus 2024 BNI Menyapa - Newsletter WDC July Wrap up - Vol 7 Issue August
156 BNI Menyapa - Dibikin Makin Seru Bertransaksi, Pemakaian wondr by BNI Naik 200%
2 September 2024
157 BNI Menyapa - Jalin Kerja Sama, BNI Sediakan Produk dan Layanan Perbankan untuk Bappenas
158 BNI Menyapa - Semarakkan Hari Pelanggan Nasional “wondrful Customers, Jadiin Maumu”
159 4 September 2024 BNI Meyapa - Ada Dukungan BNI Dibalik Indonesia Africa Forum (IAF), Optimalkan Kerjasama
Bisnis Global
160 BNI Menyapa - Pesan SR021, Investasi Aman, Sumber Passive Income
5 September 2024
161 BNI Menyapa - BNI Perkenalkan Konsep New Look New Image di Hari Pelanggan Nasional 2024
162 BNI Menyapa - BNI Resmikan Kantor Perwakilan di Sydney, Jadi Bank Asal Indonesia Pertama di
6 September 2024 Australia
163 BNI Menyapa - Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI
164 BNI Menyapa - Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : BNI Dukung Gernas BBI/BBWI Maluku
12 September 2024 Utara menuju Go Global
165 BNI Menyapa - Pesan SR021, Investasi Aman, Sumber Passive Income
166 BNI Menyapa - Wujudkan Ekonomi Inklusif dan Digitalisasi Akses Pembiayaan UMKM, BNI Jalin
15 September 2024 Kerjasama dengan Amartha
167 BNI Menyapa - Diikuti 10.000 Pelari, BNI UI Half Marathon 2024 Sukses Digelar
168 BNI Menyapa - BNI Ventures Jembatani Startup dan Perbankan Melalui Program Match Arc
169 17 September 2024 BNI Menyapa - BNI Tembus Daftar 1.000 Perusahaan Terbaik Dunia 2024, Menurut TIME dan Statista
170 BNI Menyapa - Kolaborasi BNI dan IKA Trisakti, Perluas Program Campus Financial Ecosystem
171 BNI Menyapa - Kolaborasi BNI dan IKA Trisakti, Perluas Program Campus Financial Ecosystem
172 19 September 2024 BNI Menyapa - Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Memaksimalkan Ekosistem "Menjelajahi
Peluang Bisnis BNI di Sektor Kesehatan, Pendidikan dan Pengelolaan Kawasan"
173 BNI Menyapa - Terapkan Laporan Keberlanjutan yangTransparan, BNI Raih Penghargaan Anugerah
ESG Republika 2024
174 20 September 2024 BNI Menyapa - Cantik Maksimal dengan BNI
175 BNI Menyapa - Promo Diskon SATURDAYS
176 BNI Menyapa - Webinar Sosialisasi PDP Series 3 - Kesadaran Data Privasi dan Pelindungan Data
177 23 September 2024 BNI Menyapa - BNI dan AOP Berkolaborasi, Indonesia Bakal Jadi Pusat Pop Idol Global Pertama
di Asia Tenggara
178 24 September 2024 BNI Menyapa - BNI Dinobatkan Sebagai Bank Terpercaya World Most Trustworthy Companies 2024
dari Newsweek dan Status ta untuk Kategori Bank
179 27 September 2024 BNI Menyapa - Dukung Transisi Hijau Sektor Energi, BNI Gelar BEST Event
180 28 September 2024 BNI Menyapa - BNI Torehkan Pertumbuhan Aset 27% dalam 5 Tahun, Didukung Transformasi
Digital dan Ekspansi Strategis
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1011
Page 411
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Tanggal Subject E-mail
181 BNI Menyapa - BNI Investor Daily Summit 2024: Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di
Masa Transisi
1 Oktober 2024
182 BNI Menyapa - Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : “Sosialisasi Program SkillUp! (Belajar
Soft Skill dan Hard Skill) & Program BUMN Learning Festival”
183 2 Oktober 2024 BNI Menyapa - "Money Talks Power Lunch" Digitalisasi Semakin Kencang, BNI Optimistis Bisnis
Terus Tumbuh Positif
184 BNI Menyapa - Hadir Kembali #DiIndonesiaAja LPS Travel Fair 2024 (DIATF)
3 Oktober 2024
185 BNI Menyapa - Dukung Inacraft on October Vol.3, BNI Dorong Generasi Muda Berwirausaha
186 4 Oktober 2024 BNI Menyapa - Race Talk Series : "Future Generation of Credit Retail Experience"
187 5 Oktober 2024 BNI Menyapa - BNI Tebar Promo Menarik di #DiIndonesiaAja LPS Travel Fair 2024
188 8 Oktober 2024 BNI Menyapa - Saatnya Berinvestasi untuk Sejahtera Bersama
189 BNI Menyapa - BNI Investor Daily Summit 2024 BNI Dorong Daya Saing Bisnis denganTransformasi
9 Oktober 2024 Digital Berbasis AI dan Cloud
190 BNI Menyapa - BNI Investor Daily Summit 2024: Optimisme di Tengah Berbagai Tantangan Global
191 BNI Menyapa - Program SkillUp! Belajar Bahasa Asing "The Importance of Foreign Language
Proficiency in Enhancing Global Careers"
10 Oktober 2024
192 BNI Menyapa - BNI Perluas Bisnis di Sektor Pariwisata dan Kesehatan, Dorong Pertumbuhan
Ekonomi
193 11 Oktober 2024 BNI Menyapa - Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0.5% Kartu Kredit BNI
194 17 Oktober 2024 BNI Menyapa - Seuplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Potensi Ekspor UKM Indonesia ke Negeri
Kangguru, Australia bersama Atdag Canberra & Xpora”
195 BNI Menyapa - BNI dan BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama Tingkatkan Layanan Kesehatan
Nasional
18 Oktober 2024
196 BNI Menyapa - BNI dan Bluebird Perkuat Digitalisasi Pembayaran dengan QRIS di Seluruh Armada
Bluebird
197 BNI Menyapa - Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Eksekusi Jitu Kelola BNI Agen 46
198 21 Oktober 2024 BNI Menyapa - USS Wave-2 Tahun 2024
199 BNI enyapa - Semakin Mudah, Pedoman Perusahaan Bisa Di Akses Melalui Handphone
200 23 Oktober 2024 BNI Menyapa - Click and Collect at Watsons ID Discount IDR 25K
201 25 Oktober 2024 BNI Menyapa - Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI
202 BNI Menyapa - Digitalisasi Dorong Pendapatan Operasional, Laba BNI Tembus Rp16,3 Triliun di
29 Oktober 2024 Kuartal III-2024
203 BNI Menyapa - Newsletter WDC August & September Wrap up - Volume 8 Issue : Oktober
204 30 Oktober 2024 BNI Menyapa - Lampaui Rata-rata Industri, Penyaluran KPR BNI Tumbuh 13% di Kuartal III-2024
205 BNI Menyapa - BOD-2 Leaders Development Mission: Strategic People Leaders with Core Values
AKHLAK
1 November 2024
206 BNI Menyapa - Perebutkan Total Hadiah US$2 Juta, Pegolf Elit Dunia Ramaikan BNI Indonesian
Masters 2024
207 2 November 2024 BNI Menyapa - Lampaui Rata-rata Industri, Penyaluran KPR BNI Tumbuh 13% di Kuartal III-2024
208 BNI Menyapa - USS Wave-2 Tahun 2024
209 BNI Menyapa - Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV Wellbeing Parenting Series “Pentingnya
4 November 2024
Rutinitas Dalam Kehidupan Anak”
210 BNI Menyapa - USS Wave-2 Tahun 2024
211 9 November 2024 BNI Menyapa - Tingkatkan Literasi Digital, BNI Ajak Mahasiswa UKSW Salatiga Menjadi Generasi
Cerdas Finansial
212 10 November 2024 BNI Menyapa - BNI Digital Banking Cafe Hadir di Bali, Nikmati Keindahan Gunung Batur Sambil
Bertransaksi
213 BNI Menyapa - Dapatkan Cash Reward Up to 3,5 Juta dengan merefferalkan BNI MAPCLUB Credit
Card
12 November 2024
214 BNI Menyapa - Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : “Potensi Ekspor UKM Indonesia ke Negeri
Naga Biru, Vietnam bersama Atdag Hanoi & Xpora”
215 13 November 2024 BNI Menyapa - Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI
216 BNI Menyapa - BNI CULTURE FEST 2024
14 November 2024
217 BNI Menyapa - 🚀 E-Book “Transform or Disappear” – Bekal untuk Hi-Movers Menuju Masa Depan!
1012 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 412
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Tanggal Subject E-mail
218 15 November 2024 BNI Menyapa - Next Gen BNI Ecosystem: Mengoptimalkan Potensi Bisnis Melalui Solusi Ekosistem
Digital
219 18 November 2024 BNI Menyapa - Tata Kelola Stress untuk Tingkatkan Produktivitas - Tips & Trik Bebas Stress di
Tempat Kerja
220 19 November 2024 BNI Menyapa - Digitalisasi dan Ekspansi BNI ke Luar Negeri Dapat Pujian Anggota DPR
221 BNI Menyapa - Lengkapi Ekosistem TOD Dukuh Atas-Sudirman, BNI Resmikan Naming Rights
222 BNI Menyapa - Lengkapi Ekosistem TOD Dukuh Atas-Sudirman, BNI Resmikan Naming Rights
20 November 2024 "Stasiun Dukuh Atas BNI" LRT Jabodebek
223 BNI Menyapa - Dukung Dunia Pendidikan, BNI Serahkan Sertifikat Pelatihan Guru dan Literasi
Keuangan untuk Pelajar
224 21 November 2024 BNI Menyapa - Sabet Best Employer Brand on LinkedIn Talent Awards Indonesia 2024, BNI Pimpin
Masa Depan Dunia Kerja
225 BNI Menyapa - Belajar Potensi Usaha QIOS46 (BNI Agen46 dan Toko Mandiri Indogrosir)
226 BNI Menyapa - Perkuat Komitmen sebagai Agent of Development, BNI Gandeng Batumbu Perluas
22 November 2024 Akses Pembiayaan bagi UMKM
227 BNI Menyapa - Kantongi Gold Rank ASRRAT 4 Tahun Berturut-turut, Bukti Komitmen BNI Terapkan
Keuangan Berkelanjutan
228 BNI Menyapa - BNI Optimalkan Layanan Digital untuk Permudah Nasabah Manulife Bayar Premi
229 BNI Menyapa - "Belajar Potensi Usaha QIOS46 (BNI Agen46 dan Toko Mandiri Indogrosir)"
25 November 2024
230 BNI Menyapa - “Next Gen BNI Ecosystem: Mengoptimalkan Potensi Bisnis Melalui Solusi
Ekosistem Digital”
231 BNI Menyapa - Konsisten Meningkatkan Kualitas Implementasi GCG, BNI Kembali Raih Predikat
'The Best Overall in Corporate Governance'
28 November 2024
232 BNI Menyapa - BNI Raih Predikat "The Most Trusted Companies" di Ajang Corporate Governance
Perception Index Award 2024
233 BNI Menyapa - Beginner Content Creator Class - Step by Step Introduction to Content Creation
29 November 2024
234 BNI Menyapa - Newsletter WDC October Wrap up - Volume 9 Issue : November
235 BNI Menyapa - Diakui Sebagai Bank Global, BNI Sabet 2 Penghargaan Bergengsi Internasional
6 Desember 2024 dari Corporate Treasurer
236 BNI Menyapa - Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI
237 BNI Menyapa - BNI Blokir 4.249 Rekening Terindikasi Judi Online
238 9 Desember 2024 BNI Menyapa - BNI Mastercard World Hadir dengan Desain dan Fitur Baru, Hidup Makin Sehat
Travelling Makin Seru
239 10 Desember 2024 BNI Menyapa - BNI Jadi Mitra Utama Nasabah Kelas Atas Kelola Kekayaan
240 BNI Menyapa - Lewat Diaspora Loan, BNI Bantu Diaspora Indonesia di Hong Kong Naik Kelas
11 Desember 2024
241 BNI Menyapa - Upaya BNI Dukung Pemerintah Capai Net Zero Emissions 2060
242 BNI Menyapa - Jadi Bank Terbaik Pasar Uang Rupiah Hingga Pembiayaan Inklusif, BNI Raih 5
13 Desember 2024 Penghargaan dari Bank Indonesia
243 BNI Menyapa - Komitment Implementasi Tata Kelola Perusahaan Yang Baik
244 18 Desember 2024 BNI Menyapa - Upaya BNI Dukung Pemerintah Capai Net Zero Emissions 2060
245 19 Desember 2024 BNI Menyapa - Pengumuman Informasi Transisi JIBOR Menuju IndONIA
246 19 Desember 2024 BNI Menyapa - Webinar "Edukasi Setara Berkarya: Penyandang Disabilitas Menjadi BNI Agen46"
247 20 Desember 2024 BNI Menyapa - Dukung Karya Disabilitas, Kantor Pusat BNI Pajang Karya Lukis 7 Seniman Visual
Muda
248 21 Desember 2024 BNI Menyapa - BNI Beri Penjelasan Terkait Status Pailit Sritex
249 23 Desember 2024 BNI Menyapa - Konsisten Terapkan Keterbukaan Informasi, BNI Raih BUMN Informatif dari Komisi
Informasi Pusat
250 23 Desember 2024 BNI Menyapa - Tingkatkan Produktivitas Petani Kopi, BNI Jelajah Kopi Khatulistiwa Hadir di
Temanggung
251 24 Desember 2024 BNI Menyapa - BNI Siapkan Rp19,74 T Uang Tunai Pastikan Transaksi Nyaman dan Aman saat
Natal dan Tahun Baru
252 27 Desember 2024 Dukung UMKM Go Global, BNI Gandeng PT Pos Perkuat Ekosistem Logistik dan Pembiayaan
253 27 Desember 2024 BNI Menyapa - Webinar "Early Warning Systems: Detecting and Preventing Liquidity Risks"
254 30 desember 2024 BNI Menyapa - Transformasi Digital, DPLK BNI Hadir Dengan Website Baru
255 30 Desember 2024 BNI Menyapa - Newsletter WDC November Wrap up - Volume 10 Issue : December
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1013
Page 413
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sedangkan BNI Menyapa melalui aplikasi WhatsApp tercatat telah dilakukan sebanyak 2 kali sepanjang
tahun 2024, dengan topik sebagai berikut:
No. Tanggal Topik
1 5 Juli 2024 BNI Loudfest 2024
Untuk memeriahkan hari jadi ke-78 BNI Leading a wondrous Nation, serta peluncuran banking app
baru wondr by BNI, yuk kita jadiin media sosial lebih berwarna dengan menggunakan twibbon
serentak pada Jum'at, 5 Juli 2024 pukul 06.00 WIB.
Twibbon dapat digunakan dengan cara, klik link twibbon, upload foto yang paling menarik, download
hasilnya, lalu langsung upload di sosial media masing-masing BNI Hi-Movers serentak pada
5 Juli 2024 pukul 06.00 WIB. Pastikan Twibbon hasil kreasi kalian diposting ke sosial media untuk
menyemarakkan HUT ke-78 BNI dan hadirnya wondr by BNI. Selamat menyambut Hari Ulang Tahun
ke-78 BNI dan selamat datang wondr by BNI di keluarga besar BNI Group Twibbon bisa diakses di
bawah ini !
2. 2 Agustus 2024 BNI Expo 2024 - wondrful journey
BNI Hi-Movers, siap jadiin maumu dari A sampai Z di BNI Expo 2024!
Spesial HUT ke-78 BNI, nikmati beragam promo menarik! mau beli mobil dan rumah impian, ada
bunga spesial mulai dari 1,78% p.a. butuh dana cepat? Bisa Kredit Tanpa Agunan BNI Fleksi dengan
bunga mulai dari 7,8% p.a eff. mau liburan hemat? Dapatkan tiket pesawat dengan harga spesial
untuk rute domestik dan internasional mulai Rp78rb dan cashback hingga Rp7,8jt serta bonus 1.000
miles! Mau belanja ini itu?Pasti makin seru dengan cashback s.d Rp1,78 jt. Kamu juga bisa menikmati
penampilan spesial dari Rizky Febian, Lyodra, dkk serta dapatkan hadiah senilai total ratusan juta
rupiah! Catat tanggal & tempatnya! 2-4 Agustus 2024 ICE BSD City, Hall 1-3A Bebas Biaya Masuk
Download wondr by BNI dan jadiin maumu. Info: bit.ly/PROMO-BNIEXPO2024 Yuk, datang ke BNI
Expo 2024 dan nikmati beragam pengalaman wondrful!
E-SINERGI 46
Dalam membangun komunikasi internal yang efektif dan untuk menumbuhkembangkan rasa bangga
sebagai bagian dari keluarga besar BNI, Bank menyediakan platform komunikasi internal berupa aplikasi
E-Sinergi 46 yang hanya dapat diakses oleh insan BNI Hi-Movers dalam bentuk mobile apps dan web based,
yang dapat diunduh pada Google Play Store dan App Store. Aplikasi ini menyajikan konten dalam berbagai
format, termasuk teks, foto, dan video, sehingga memberikan variasi dalam penyampaian informasi.
Untuk dapat lebih menarik downloader pada Aplikasi e-sinergi46, BNI terus berinovasi dalam menyajikan
konten-konten yang menarik di antaranya dengan menghadirkan program gamification yang menawarkan
reward point. Dengan diberlakukannya program tersebut, maka setiap aktivitas yang dilakukan melalui
aplikasi akan menghasilkan poin yang dapat ditukarkan untuk berbagai keperluan yang bermanfaat, seperti
pembelian pulsa, paket data, voucher, pembayaran tagihan PLN, serta top up untuk Link Aja, GoPay, dan OVO.
Selain itu, pengelola E-Sinergi 46 juga memberikan insentif kepada pegawai yang berkontribusi mengirimkan
berita dari masing-masing unit kerja. Dengan cara ini, E-Sinergi 46 tidak hanya berfungsi sebagai sarana
berbagi informasi, tetapi juga mendorong pegawai untuk lebih aktif berpartisipasi, menciptakan komunitas
yang saling terhubung dan berbagi pengetahuan.
Sepanjang tahun 2024, E-Sinergi 46 tercatat telah menayangkan 434 berita, yaitu sebagai berikut:
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
1 1 Januari 2024 Selamat Tahun Baru 2024 73
2 BNI Optimis Kinerja Bisnis Transaksi Makin Moncer di 2024 50
2 Januari 2024
3 Dirut BNI Siap Lanjutkan Prestasi Positif di 2024 55
4 3 Januari 2024 SAMSUNG Galaxy Unpacked Dapatkan Penawaran Menarik dengan Kartu BNI 70
5 4 Januari 2024 Tingkatkan UMKM Go Global, BNI Berbagi Beri Bantuan Sertifikasi Halal dan 65
Pelatihan On Boarding untuk 422 UMKM Kuliner
6 BNI Berbagi, Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Erupsi Gunung Berapi Lewetobi 45
5 Januari 2024 Flores
7 Optimis Sambut 2024, BNI Rencana Buka 2 Kantor Luar Negeri Baru 66
8 6 Januari 2024 Awas ! Marak Penipuan Program Undan Berhadiah Mengatasnamakan BNI 78
9 8 Januari 2024 Sambut 2024, Simak Pesan Dirtektur Utama BNI 89
10 9 Januari 2024 Jalin Silaturahmi, BNI HI-Movers Ramah Tamah bareng Direksi dan Purna 99
Jabatan
1014 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 414
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
11 10 Januari 2024 Power Lunch Money Talks : Buka Bukaan Tentang Gaya Perbankan Zaman Now 114
12 11 Januari 2024 BNI AM Hadirkan Inovasi Produk Reksa Dana Syariah di BNI Mobile Banking 123
13 12 Januari 2024 Gara-gara Abai Saldo di Rekening Bisa Berujung Good Bye 76
14 13 Januari 2024 Lamaran Kerja Palsu Berujung Pilu 87
15 14 Januari 2024 Berikan Experience Berbeda, BNI Resmikan Kantor Cabang UI Depok 98
16 17 Januari 2024 99% Transaksi Diakomodir secara Digital, BNI Lakukan Transformasi Jaringan 91
Kantor
17 19 Januari 2024 Catat Pertumbuhan Penjualan 7,5 Kali Di 2023, BNI Finance Optimis Hadapi 2024 45
18 Tingkatkan Literasi Keuangan, BNI dan OJK Ajak Pelajar Kenali Program SiMuda 88
19 22 Januari 2024 Natal Bersama Kementerian BUMN, Semangat Perdamaian Bagi Kita Untuk 57
Terus Bangkit & Maju Bersama BUMN
20 24 Januari 2024 Awas! Undian Palsu Mengatasnamakan BNI Incar Pengguna Medsos 82
21 Hari Pertama Indonesian Master 2024, Indonesia Tuai Kemenangan 86
22 25 Januari 2024 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Leadership Development and 77
Organizational Resilience in the Transforming Industry
23 26 Januari 2024 Tiga Tahun Transformasi, BNI Hasilkan ROE Solid dan Berkualitas 74
24 Ganda Putra Menang, BNI Apresiasi Prestasi Atlet Bulutangkis Indonesia di 21
Ajang Indonesia Master 2024
25 Nikmati Kemudahan Transfer BI-Fast Antar Bank dengan BNI Mobile & SMS 99
30 Januari 2024
Banking
26 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Leaders Talk Series "Agile & Digital 120
Mindset Experience - Transforming Market & Fostering Collaboration"
27 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Webinar BNI Xpora Series "Yuk Cari 144
Tau Bagaimana Produk UMKM Bisa Nail Kelas & Go Global Bersama BNI Xpora"
28 Implementasikan Program CSR, BNI dan Pemprov DKI Jakarta Resmikan Kedai 250
31 Januari 2024 Swadharma untuk Tata PKL
29 Peresmian Kantor Dharma Wanita Persatuan di Area Gedung Kementerian 114
BUMN
30 Dongkrak Pasar Produk Lokal, BNI Sediakan Vending Machine untuk UMKM 98
1 Februari 2024 Binaan
31 Indonesia Incorporated Day: BNI Komitmen Terus Dorong Potensi Diaspora 91
32 2 Februari 2024 Dengan Semangat Joy To The World Cabang Balikpapan Rayakan Natal 45
33 5 Februari 2024 Grassroot Football Day Bhayangkara Presisi with BNI 88
34 Ciptakan Solusi Transaksi Digital, BNI Raih Penghargaan Alpha Southeast Asia 57
Best Awards 2023
7 Februari 2024
35 Ciptakan Solusi Transaksi Digital, BNI Raih Penghargaan Alpha Southeast Asia 82
Best Awards 2023
36 Tingkatkan Kompetensi Pengajar, BNI Berbagi Sertifikasi Guru 86
37 9 Februari 2024 Selamat Hari Pers Nasional 2024 77
38 Monthly Meeting Agenda Setting Kementerian BUMN 98
39 11 Februari 2024 Radja Nainggolan Nikmati Kemudahan Investasi & Traveling Lewat BNI Emerald 91
40 13 Februari 2024 3 Tahun Transformasi BNI Hasilkan ROE Solid dan Berkualitas 45
41 15 Februari 2024 Webinar BNIdirect: Selling With Confidence: Unraveling the Secrets of BNIdirect 88
42 19 Februari 2024 Apresiasi Nasabah Setia, BNI Gelar Customer Gathering Imlek 2024 57
43 Ciptakan Generasi Muda Berprestasi, BNI Dukung Program BUMN Next-Gen 82
2024
44 Realisasi Penghimpunan & Penyaluran Periode Januari s/d Desember 2023 86
20 Februari 2024
45 BNI FOLK Campaign 90
46 Sambut HUT Ke-25 Serikat Pekerja BNI gelar Fun Football - Friendly Match 67
bareng HIMBARA
47 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Kuliah Umum Institut Teknologi 76
Bandung "Becoming an Entrepreneur"
21 Februari 2024
48 Usung Konsep Green Building, BNI Bangun Gedung Perkantoran di Kawasan 46
PIK 2
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1015
Page 415
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
49 22 Februari 2024 Studium Generale ITB, Dirut BNI Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur 77
50 24 Februari 2024 Financial Planning Education for Hongkong's Diaspora 89
51 Dukung Bisnis Diaspora Hong Kong, BNI Biayai Kampung Kita 80
52 25 Februari 2024 BNI dan Posind Jalin Kerja Sama Penyaluran Fasilitas Kredit Konsumer Non- 76
Payroll
53 Event Traveloka Travel Fair (26 Feb - 3 Mar 2024) 88
54 Promo OTW Gledek tiket.com (26 Feb - 6 Mar 2024 98
55 26 Februari 2024 Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV "Orang Cerdas, Pilih Tapenas : Strategi 81
Menabung dan Membeli Asuransi yang Tepat untuk Masa Depan"
56 Usung Konsep Green Building, BNI Bangun Gedung Perkantoran di Kawasan 59
PIK 2
57 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Webinar BNI Xpora Series "Letter of 90
27 Februari 2024 Credit : Kunci Kesuksesan Transaksi Ekspor"
58 BNI x INACRAFT 2024 67
59 BNI Hadirkan Nuansa Kampung Halaman bagi Diaspora Indonesia di Hong Kong 76
60 28 Februari 2024 Dukung Inacraft 2024, BNI Dorong UMKM Go Global 46
61 Selamat Hari Raya Galungan 2024 77
62 Wholesale Division Channel Newsletter Vol. 1 89
29 Februari 2024
63 BNI Raih Tiga Penghargaan ESG 114
64 2 Maret 2024 Sinergi BNI Group Wujudkan Semangat UMKM From Zero dan Hero 98
65 4 Maret 2024 Bagikan Dividen 50%, BNI Optimistis Kinerja Semakin Positif di 2024 91
66 Apresiasi Pencapaian Kinerja 2023 45
5 Maret 2024
67 Promo Buy 1 Get 2 BNI JJF 2024 88
68 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Leaders Talk Series: Fostering a Global 57
6 Maret 2024 Mindset Toward Future Business Ecosystem
69 BNI Exporters Forum Dukung UMKM Tembus Pasar Global 82
70 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Launching Program Nasional Jawara 86
Transaksi 2024
71 7 Maret 2024 BNI Perkuat Komitmen Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan melalui 77
Berbagai Program
72 Dukung Pertumbuhan UMKM, UMKM Binaan BNI Hadir di Dhawafest 2024 98
73 8 Maret 2024 BNI Raih Dua Penghargaan Komunikasi Perusahaan di BCOMSS 2024 91
74 Sambut Ramadan, BNI Siapkan Berbagai Promo Menarik untuk Nasabah 45
11 Maret 2024
75 Selamat Hari Raya Nyepi 2024 88
76 13 Maret 2024 Diresmikan Erick Thohir, BNI Berikan KUR dan CSR kepada UMKM di Kawasan 57
Stasiun Lambuang Bukittinggi
77 Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI 82
78 14 Maret 2024 Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Global Mindset Series 1 "Introduction to 86
Global Culture and Its Impact on Business
79 15 Maret 2024 BNI Movie Day 2024: Momen Kebersamaan untuk Merchant Setia 90
80 17 Maret 2024 Tiga Wakil Indonesia Tembus Final All England 2024, BNI Dukung Perjuangan 67
Para Atlet Ukir Sejarah
81 BNI dan KBRI Seoul Sosialisasikan Solusi Finansial untuk Diaspora Indonesia di 76
Korsel
18 Maret 2024
82 Investasi SR020 di BNI Mobile Banking 46
83 BNI x UNIQLO Ramadan Campaign 2024 77
84 21 Maret 2024 Kuliah Rohani Ramadan "Ramadan Menguatkan Keharmonisan Sosial" 114
85 Semarak Ramadan, BNI dan UNAIR Berkolaborasi Bagi 1.000 Paket Sembako 98
86 BNI dan ITS Surabaya Jalin Kolaborasi Gencarkan Program BNI Campus 91
Financial Ecosystem
25 Maret 2024
87 Program K-Store Challenge 2024 45
88 Safari Ramadan 2024, BNI Berbagi 78.000 Paket Sembako dan Santunan 88
89 Dukung Pembiayaan Hijau, BNI Danai Proyek PLTS Medco Group 57
1016 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 416
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
90 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Anti Fraud Awareness "Social 82
Engineering Definis, Jenis dan Cara Pencegahan"
91 Safari Ramadan BUMN 2024 Digelar, Sediakan Sembako Murah Hingga Mudik 86
26 Maret 2024
Gratis
92 Dorong Perkembangan Startup dan Ekosistem Digital, BNI Ventures Suntik Dana 77
ke Rukita
93 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : DIgital Trend and Series #1 " Ready For 98
The Future Digital AI for Bussiness Growth"
27 Maret 2024
94 Wujudkan Kolaborasi, SP BNI Rayakan HUT ke-25 dan Mengadakan Peresmian 91
Roemah Aspirasi
95 30 Maret 2024 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Kuliah Rohani Ramadan "Hati Sakit, 45
Ketuk Pinti Langit"
96 Wonderful Ramadan, BNI Berbagi Kebahagiaan di Malam Nuzulul Quran 88
97 Maksimalkan Penyerapan Kredit, BNI Tetap Layani KUR dan BWU di Libur Paskah 57
31 Maret 2024
98 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Kuliah Rohani Ramadan "Harmoni dan 91
Tolerans di Bulan Suci"
99 1 April 2024 Saksikan "Money Talks Power Lunch" Success Story Penerbitan Global Bond & 45
Transformasi BNI Hadapi Tantangan Tahun 2024
100 2 April 2024 BNI Borong 18 Award di Ajang 13th Infobank-Isentia Digital Brand Recognition 88
2024
101 Global Bond BNI Oversubscribe 6,4 Kali, Bukti Kepercayaan Investor 57
102 Mudik Asyik Bersama BUMN, BNI Antarkan 4.200 Pemudik Pulang Kampung 82
4 April 2024
103 Komitmen Implementasi Tata Kelola Perusahaan Yang Ban 86
104 BNI Xpora Bawa UMKM Kopi Indonesia ke Amsterdam Coffee Festival 2024 90
105 6 April 2024 Berbagi Kebaikan di Bulan Berkah, BNI Gelar Employee Volunteering Bersihkan 67
dan Bantu Sarana Prasarana Masjid
106 Mudik Lebaran Tanpa Khawatir dengan Layanan Tarik Tunai BNI 76
107 BNI Pastikan Layanan Siap Sambut Idul Fitri 2024 46
108 7 April 2024 Sambut Wonderfull Lebaran, Ini Promo BNI 77
109 BNI Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan Mulai dari Pemberian Sembako, 89
Santunan, Hingga Mudik Gratis
110 Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H 80
10 April 2024
111 Permudah Bagi-Bagi THR, BNI Mobile Banking Hadirkan Fitur DiKado 76
112 14 April 2024 BNI Bantu Specialty Coffee Produk UMKM Binaan Xpora Tembus Pasar Amerika 88
113 15 April 2024 BNI Bagikan Tips Aman Bertransaksi Digital di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 98
114 17 April 2024 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Digital Trend and Skill Series #2 " 81
Building Digital Bridges Integrating Technology in Modern Services"
115 18 April 2024 BNI Dukung UMKM Tembus Pasar Singapura di Pameran Indonesia in SG 59
116 20 April 2024 Indonesia Juara di All England dan BAC, BNI Apresiasi dan Dukung Tim Thomas 90
& Uber Cup
117 21 April 2024 Newsletter WDC March Wrapped-Vol 3 Issue April 2024 91
118 Memperingati Hari Kartini Bersama Atlet Bulu Tangkis Perempuan Indonesia 45
22 April 2024
119 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Global Mindset Series #2 Building 88
Collaborative Teams and Customer/Client Relationships
120 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Global Mindset Series #2 Building 57
23 April 2024 Collaborative Teams and Customer/Client Relationships
121 Apresiasi untuk Para Juara All England & BAC 82
122 24 April 2024 BNI dan Telkomsel Perkuat Sinergi Melalui Kerja Sama Resiprokal untuk Pegawai 86
123 25 April 2024 BNI dan UNDIP Bersinergi, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus 90
124 Realisasi Penghimpunan & Penyaluran Periode Januari s/d Maret 2024 67
125 26 April 2024 Dukung Tim Indonesia Berlaga di Thomas dan Uber Cup 2024 76
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1017
Page 417
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
126 28 April 2024 Selamat Bertanding di Thomas & Uber Cup 2024 46
127 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU Tv : Expansi Global "Strategi Pengiriman 77
yang Efektif untuk UMKM"
29 April 2024
128 Investasi untuk Masa Depan Sejahtera bersama ST012 89
129 Cetak Pertumbuhan Kredit di Tengah Dinamika Global, Segmen UMKM dan 80
Konsumer jadi Mesin Pertumbuhan Baru BNI
130 1 Mei 2024 Dukung Transisi Energi Hijau, BNI Danai Akuisisi PLTB Sidrap oleh Barito Group 76
131 Selamat Hari Buruh 2024 88
132 Selamat Hari Pendidikan Nasional 98
2 Mei 2024
133 BNI Sediakan Solusi Pembiayaan untuk Pelaku Usaha melalui Supply Chain 81
Financing
134 BNI Dukung Penuh Aldila Meraih Impian Menjadi Juara Grand Slam 59
4 Mei 2024
135 Selamat Indonesia, Thomas dan Uber Goes To Final 90
136 5 Mei 2024 Sinergi BNI dan UNUD, Sediakan Kartu Mahasiswa Multifungsi DENPASAR - PT 88
Bank Negara Indonesia (Persero) Tb
137 6 Mei 2024 BNI Java Jazz on The Move Special Edition Kembali Hadir! Natasya Elvira hingga 57
Fariz RM dan Candra Darusman Siap Meriahkan Acara
138 7 Mei 2024 Terima Kasih Tim Uber Atas Perjuangannya Meraih Runner Up 82
139 13 Mei 2024 Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : MAstering Terriotory Management in 86
Retail Bussines "Strategic and Insights From Industry Experts'"
140 14 Mei 2024 BNI Sambut Kepulangan Tim Thomas dan Uber Indonesia ke Tanah Air 90
141 18 Mei 2024 BNI Perkuat Sinergi dengan TNI AD Melalui Penyediaan Jasa Layanan Perbankan 67
142 19 Mei 2024 Konsisten Dukung SMMPTN-Barat 2024, BNI Gandeng 25 PTN 76
143 20 Mei 2024 BNI Amsterdam Makin Optimalkan Bisnis BNI di Eropa 46
144 21 Mei 2024 BNI Raih Dua Penghargaan Marketeers Youth Choice Award 2024 77
145 Webinar series UU PDP - Kesadaran Data Privasi dan Perlindungan Data 89
22 Mei 2024
146 Newsletter WDC April Wrap up - Vol 4 Issue Mei 80
147 Dukung Pengembangan Startup, BNI Ventures Suntik Dana ke Fishlog 76
148 Digelar di Bali, BNI Dukung Penuh World Water Forum 2024 88
149 Webinar Anti Fraud Awareness - Hindari Judi Online dan Pinjaman Online Ilegal 98
23 Mei 2024
150 BNI Perkuat Sinergi dengan Otorita IKN, Sediakan Layanan Jasa Perbankan 81
Terintegrasi
151 BNI Dukung Relawan Bakti BUMN ke Samboja dan IKN, Rehabilitasi Orangutan 59
dan Mangrove
152 24 Mei 2024 Music Experiences, BNI Java Jazz Festival 2024 Digelar 3 Hari di Kemayoran 88
153 BNI Tebar Promo Menarik di BNI Java Jazz Festival 2024 57
154 BNI Java Jazz Festival 2024 Segera Digelar, Catat Rute Terbaik Menuju Lokasinya 82
155 Ini Line Up BNI Java Jazz Festival 2024, yang Mana Favoritmu? 86
156 Sampah Plastik Bisa Jadi Hadiah? Yuk, Tukar di Recycle Vending Machine BNI 90
Java Jazz Festival 2024!
157 25 Mei 2024 BNI Java Jazz Festival 2024, Lebih dari Sekadar Musik, Rasakan Pengalaman 67
wondrful
158 Pengguna BNI Mobile Banking Dimanjakan Berbagai Promo Menarik Saat BNI 76
Java Jazz Festival 2024
159 BNI Java Jazz Festival 2024, Panggung Penuh Bintang di Hari Kedua 46
160 Wondrful Day 1 BNI Java JAzz Festival 2024 77
26 Mei 2024
161 BNI Agen46 Hadir di Booth wondrous BNI Java Jazz Festival 2024, Ikuti Keseruan 89
Gamesnya
1018 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 418
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
162 Erwin Gutawa, Ruth Sahanaya, dan Incognito Pukau Penonton di Hari Pertama 80
BNI Java Jazz Festival 2024
163 27 Mei 2024 Snoh Aalegra, Tompi, hingga Andien Meriahkan Puncak BNI Java Jazz Festival 76
2024
164 Wondrful Day 2 BNI Java Jazz Festival 2024 88
165 Satukan Lintas Generasi, Kementerian BUMN Apresiasi Gelaran BNI JJF 2024 98
28 Mei 2024
166 BNI dan UNY Jalin Sinergi Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus 81
167 Era Digitalisasi: Disrupsi atau Kesempatan Bertransformasi? 59
168 Supplement Pengetahuan BNI CorpU Tv : Webinar BNI Xpora Series "Melangkah 88
ke Pasar Internasional Bersama Xpora
169 Bukukan Kinerja Positif di Q1 2024, BNI finance Optimis Pertumbuhan Berlanjut 57
29 Mei 2024
Hingga Akhir Tahun
170 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Agen46 Sales Model dan Peningkatan 82
Kapabilitas Agen46 Sales(AGS)
171 BNI Java Jazz Festival 2024 Momentum Dorong Transaksi Digital BNI 86
31 Mei 2024
172 BNI Gelar BNI Exporters Forum di Bandung, Dorong UKM Tembus Pasar Global 90
173 3 Juni 2024 BNI Ajak Nasabah Emerald Mengenal Lebih Dekat Kendaraan Ramah Lingkungan 67
174 4 Juni 2024 Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI 76
175 Direktur Finance BNI Raih Penghargaan "The Most Inspiring Woman Leader" dari 46
CNBC Indonesia
5 Juni 2024
176 Power Lunch Money Talks : Buka Bukaan Tantangan Ekspansi Di Era Suku Bunga 77
Tinggi
177 6 Juni 2024 Yuk Gunakan Logo HUT ke-78 BNI 89
178 7 Juni 2024 BNI Jadi Katalis UMKM Lewat Kerjasama dengan Pupuk Indonesia Holding 80
Company
179 8 Juni 2024 BNI Siap Tebar Promo Menarik di Festival Jakarta Great Sale 2024 76
180 9 Juni 2024 BNI dan Emirates Gelar Travel Fair yang Ketiga Kali, Tawarkan Tiket dan Promo 88
Spesial
181 10 Juni 2024 Implementasi Tanggung Jawab Sosial, BNI Antarkan Relawan Bakti BUMN Batch 98
V ke Samboja dan IKN
182 Implementasi Tanggung Jawab Sosial, BNI Antarkan Relawan Bakti BUMN Batch 81
11 Juni 2024
V ke Samboja dan IKN
183 RACE Talk Series: Creating Impactful Innovation through Culture Transformation 59
184 BNI Xpora Berangkatkan 12 UKM Makanan dan Minuman ke Indonesia in Korea 67
12 Juni 2024 - SFH 2024
185 BNI Anugerahkan Performance Excellence Award (PEXA) 2024 76
186 13 Juni 2024 Governance, Risk & Compliance (GRC) Series #1: "Mitigasi Risiko melalui 46
Strategi Keamanan Cyber"
187 Webinar Agen46 Series 2: Fitur Kuat, Cuan Meningkat 77
188 14 Juni 2024 BNI dan Mastercard Perkenalkan Kartu Kredit BNI Titanium untuk Milenial dan 89
Gen Z
189 15 Juni 2024 BNI Buka Layanan Terbatas di Hari Raya Idul Adha 1445 H 80
190 18 Juni 2024 Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, BNI Edukasi Masyarakat Pengelola 76
Sampah
191 HUT ke-78, BNI Kembali Gelar Program Empathy Drop Box 88
192 20 Juni 2024 Supplement BNI CorpU TV : Healthy Talk Series "Deteksi Dini Risiko Saraf Kejepit 98
dan Penanganan dengan Teknologi Termini"
193 21 Juni 2024 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Podcast FIT Series " Frontline 81
Revolution & Inspiring Talk (FIT) - Session 1 Area Head
194 24 Juni 2024 Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : The Challenges in Trade Finance and FI 59
Business Landscape
195 25 Juni 2024 Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : The Challenges in Trade Finance and FI 88
Business Landscape
196 26 Juni 2024 BNI x Mommy & Me 2024 57
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1019
Page 419
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
197 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Podcast Series " Frontline Revolution 82
27 Juni 2024 & Inspiring Talk (FIT) Session 1-2 Area Head
198 BNI Bussines Innovation Award (Binnova) Is Back 86
199 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Feedback in Digital Era "strategies for 90
Growth & Success in a Tech Driven World"
28 Juni 2024
200 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Podcast Fit Series "FronlineRevolution 67
& Inspiring Talk (FIT) Session 1-3 Area Head
201 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Webinar BNI Xpora Series "Potensi 76
Ekspor UKM Indonesia Ke Negeri Kincir Angin, Belanda Bersama Xpora"
29 Juni 2024
202 "Bijak Mengelola Keuangan dan Investasi Malui Edukasi Keuangan Serta 46
Keterbukaan Informasi Publik”
203 BNI Luncurkan Kartu TapCash Spesial Blackpink the Game Sambut HUT ke-78 77
204 BNI Pacu Bisnis Milik Diaspora di Jepang 89
30 Juni 2024
205 Gelar Edukasi Keuangan dan Keterbukaan Informasi, BNI Perkenalkan Aplikasi 80
DigiRemit di Jepang
206 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU Tv : Business Ethic Series #1: “Ensuring 76
Compliance: Social Media in Regulated Industries”
207 BNI Bekerjasama dengan Cloudera untuk Mempercepat Transformasi melalui 88
2 Juli 2024 Implementasi Generative AI
208 BNI Hadirkan Promo dan Diskon Besar-Besaran untuk HUT ke-78 98
209 Wondrful Celebration for 78Th BNI 81
210 3 Juli 2024 BEE BNI Employee Excellence Award 59
211 Berikan Layanan Terbaik, BNI Raih 13 Penghargaan Infobank Banking Service 88
4 Juli 2024 Excellence Awards 2024
212 Syukuran HUT Ke-78 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 57
213 5 Juli 2024 Launching & Presscon wondr by BNI 82
214 6 Juli 2024 BNI Luncurkan wondr by BNI, Dukung Masyarakat Indonesia Wujudkan Impian 86
Finansial
215 HUT ke-78, BNI Gelar wondrPARADE Meriahkan CFD Jakarta 90
8 Juli 2024
216 HUT ke-78, BNI Gelar wondrPARADE Meriahkan CFD Jakarta 98
217 10 Juli 2024 BNI Resmikan Unit LayananTerpadu di ITB, Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus 81
218 12 Juli 2024 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU Tv : Webinar BNI x SIG 59
219 15 Juli 2024 BNI Ventures Luncurkan BNV Arcade Perkuat Ekosistem Startup 67
220 16 Juli 2024 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Governance, Risk & Compliance (GRC) 76
Series #2
221 17 Juli 2024 Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Empowering Wholesale Transaction 46
"Mastering Program Jawara Transaksi & BNIdirect On Boarding Process"
222 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Pinjaman Dana Makin Mudah dan 77
Untung dennen BNI Agen 46
223 BNI Xpora Raih Penghargaan SME Enabler of the Year 2024 dari Majalah 89
19 Juli 2024 Marketeers
224 HUT BNI 78 hadirkan BNI Expo 2024 80
225 BNI Rayakan HUT ke-78 dengan Luncurkan wondr by BNI dan Gelar BNI Expo 76
2024
226 BNI Kembali Ditunjuk Sebagai Administrator RDN dan Bank Pembayaran 88
227 22 Juli 2024 Webinar Xpora Series 2024: "Peluang & Tantangan Ekspor Komoditas UKM 98
Indonesia ke Negara Asia Timur bersama Kemenlu RI & Xpora
228 Kembangkan Ekosistem Keuangan Kampus, BNI dan Telkom University Kerja 81
Sama Ciptakan Pembayaran Terintegrasi
23 Juli 2024
229 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Membentuk Ekosistem Kopi Orientasi 59
Ekspor
230 BNI dan DJP Gelar Kampanye Pajak “Spectaxcular 2024”, Serukan Pajak Kuat 88
24 Juli 2024 APBN Sehat
231 Pekerja Migran Indonesia Raih Gelar Sarjana, BNI Hong Kong Beri Apresiasi 57
1020 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 420
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
232 Kapolri Cup 2024 by BNI Meriahkan HUT ke-78 Bhayangkara 82
233 Manjakan Nasabah Generasi Z dan Milenial, BNI Gelar Emerald Private Golf 86
Clinic Gen 2.0
25 Juli 2024
234 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Loyalty Payroll BNI MMSGI 90
235 BNI Finance Bukukan Pembiayaan Rp2,89 Triliun di Semester I-2024, Melesat 67
216%
236 Tutup Semester I dengan Baik, BNI finance tunjuk Komisaris Baru Dalam RUPST 98
237 Serah Terima Jabatan, Selamat Kepada Ketua Srikandi BNI yang Baru 81
26 Juli 2024
238 BNI dan Indosat Jalin Kerja Sama, Sediakan Layanan Finansial dan Teknologi 59
Informasi
239 30 Juli 2024 Kunjungi BNI EXPO 2024, Temukan Cara Miliki Rumah, Kendaraan Hingga Piknik 67
Impian dengan Mudah dan Menarik
240 31 Juli 2024 BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2024, Dorong Atlet Golf Indonesia ke Level 76
Dunia
241 1 Agustus 2024 Kapolri Cup 2024 Sukses Digelar, BNI Apresiasi Polri 46
242 Realisasi Penghimpunan & Penyaluran Periode Januari s/d Juni 2024 77
243 2 Agustus 2024 Dibuka Hari ini di BSD, BNI Expo 2024 Tawarkan Promo Menarik dan Nikmati 89
Wondrful Journey
244 BNI Luncurkan Kartu Kredit Co-Branding Bersama MAPCLUB 80
245 BNI Sekuritas Siap Manjakan Nasabah dengan Promosi Eksklusif di BNI Expo 76
3 Agustus 2024
2024
246 BNI Expo 2024 Jadi Ajang Business Matching UMKM dengan Buyer Mancanegara 88
247 4 Agustus 2024 Ramaikan BNI Expo 2024, BNI Asset Management Ajak Masyarakat Belajar Atur 98
Keuangan
248 6 Agustus 2024 Meriahkan HUT ke-78 BNI, Ribuan Pelari Ikuti BNI Miles Tune 5K 81
249 BNI Expo 2024 Sukses Digelar, Puluhan Ribu Pengunjung Nikmati wondrful 59
Journey
7 Agustus 2024
250 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Bussines Ethic Series #2 " Penguatan 88
Organisasi Melalui Pencegahan dan Pengelolaan Benturan Kepentingan"
251 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Webinar BNI Xpora Series "Potensi 57
Ekspor UKM Indonesia ke Negeri Jiran, Malaysia beraam Atdag Kuala Lumpur
8 Agustus 2024 & Xpora"
252 Tembus Pasar Amerika, BNI Xpora Bawa UKM Binaan ke Pameran Shoppe 82
Object NYC 2024
253 Eksistensi BNI Agen46 Di Era Digital 86
254 Dukung Masa Depan Impianmu dengan BNI 90
9 Agustus 2024
255 Webinar wajib bagi BSM, SBM, Frontliner, Penyelia PUT dan Pengelolaan Uang 67
di Wilayah/Cabang
256 13 Agustus 2024 Presiden Jokowi Kunjungi BNI Digital Banking Cafe, Akses Layanan Perbankan 89
Makin Mudah dan Nyaman di IKN
257 Mewujudkan Budaya Anti Korupsi melalui Penanaman Nilai-Nilai Integritas 80
258 BNI Gelar Compliance Forum dengan KPK, Tingkatkan Budaya Anti-Korupsi 76
14 Agustus 2024
259 Refreshment New Sales Model Revolution Strategy Performance Excellence 88
(RETRACE)
260 Go Global, BNI Xpora Berangkatkan 5 UKM ke HKTDC Food Expo 2024 di Hong 98
Kong
261 BNI-UI Half Marathon 2024 Kembali Digelar, Ikuti Keseruannya dan Dapatkan 81
17 Agustus 2024
Promo Menariknya
262 Presiden Jokowi Kunjungi BNI Digital Banking Cafe, Akses Layanan Perbankan 59
Makin Mudah dan Nyaman di IKN
263 BNI Xpora Gelar BNI Exporters Forum di Makassar, Dorong UKM Go Global 88
264 BNI dan OJK Edukasi Pekerja Konstruksi IKN tentang Bahaya Judi Online 57
18 Agustus 2024
265 BNI dan Universitas Mercubuana Jalin Kerja Sama Tingkatkan Ekosistem 82
Keuangan Kampus
266 19 Agustus 2024 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Seremonial Penandatanganan PKB BNI 86
Tahun 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1021
Page 421
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
267 20 Agustus 2024 Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI 90
268 BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2024 Kembali Digelar, Hadirkan Pegolf 67
Profesional Tingkat Asia
269 21 Agustus 2024 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Digital Trend and Skill Series #4 80
270 BNI Dukung Diaspora melalui Program Unggulan Melalui Jaringan Kantor Luar 76
Negeri
271 22 Agustus 2024 Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Dorong Kinerja BNI di Semester I 2024 88
272 BNI dan Ciputra Kolaborasi di Ajang Golfpreneur Tournament 2024, Dorong 98
25 Agustus 2024 Pegolf Indonesia ke Kancah Dunia
273 BNI Dukung Transformasi Bisnis Digital Bluebird, Ciptakan Mobilitas Masa Depan 81
274 26 Agustus 2024 BNI Bazaar Fest Vol 3 59
275 27 Agustus 2024 Permudah Diaspora, BNI dan Kemlu Kolaborasikan Kartu Masyarakat Indonesia 88
di Luar Negeri
276 Bazaar Fest Vol. 3 Digelar 3 Hari, Bertabur Promo wondr by BNI 57
277 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Kuasai Literasi Tingkatan Keamanan 82
29 Agustus 2024 Bertransaksi
278 Saksikan Public Expose Live 2024 BNI 86
279 Jalin Kerja Sama, BNI Sediakan Produk dan Layanan Perbankan untuk Bappenas 90
280 30 Agustus 2024 Newsletter WDC July Wrap up - Vol 7 Issue August 67
281 Selamat Atas Juara Ganda Putra di Korea Open 2024 88
2 September 2024
282 Dibikin Makin Seru Bertransaksi, Pemakaian wondr by BNI Naik 200% 98
283 BNI Sukses Gelar Bazaar Fest Vol.3, wondr by BNI Permudah Transaksi 81
3 September 2024 Pengunjung
284 Pesan SR021, Investasi Aman, Sumber Passive Income 59
285 4 September 2024 Semarakkan Hari Pelanggan Nasional “wondrful Customers, Jadiin Maumu” 88
286 5 September 2024 Ada Dukungan BNI Dibalik Indonesia Africa Forum (IAF), Optimalkan Kerjasama 57
Bisnis Global
287 6 September 2024 BNI Perkenalkan Konsep New Look New Image di Hari Pelanggan Nasional 2024 82
288 9 September 2024 BNI Resmikan Kantor Perwakilan di Sydney, Jadi Bank Asal Indonesia Pertama 86
di Australia
289 11 September 2024 Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI 90
290 13 September 2024 BNI Masuk Daftar 100 Perusahaan Terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 67
291 Diikuti 10.000 Pelari, BNI UI Half Marathon 2024 Sukses Digelar 89
292 15 September 2024 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : BNI Dukung Gernas BBI/BBWI Maluku 80
Utara menuju Go Global
293 17 September 2024 Kolaborasi BNI dan IKA Trisakti, Perluas Program Campus Financial Ecosystem 76
294 18 September 2024 BNI Tembus Daftar 1.000 Perusahaan Terbaik Dunia 2024, Menurut TIME dan 88
Statista
295 BNI Ventures Jembatani Startup dan Perbankan Melalui Program Match Arc 98
296 BNI Turut Bangga Atas Raihan Prestasi Atlet Badminton Indonesia 81
297 Viralkan wondr, BNI dan BI Ramaikan FentuRun 10k di Balikpapan 59
19 September 2024
298 BNI Indonesian Masters 2024 Siap Digelar, Hadirkan Semangat Global 88
299 Supplement Pengetahuan BNI CorpUTv : Memaksimalkan Ekosistem "Menjelajahi 57
Peluang Bisnis BNI di Sektor Kesehatan, Pendidikan dan Pengelolaan Kawasan"
300 Terapkan Laporan Keberlanjutan yang Transparan, BNI Raih Penghargaan 82
Anugerah ESG Republika 2024
301 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Cara Jitu Sales Eksekusi BNI Agen46! 86
20 September 2024
302 Cantik Maksimal dengan BNI 90
303 Promo Diskon SATURDAYS 67
304 Sosialisasi PDP Series 3: “Kesadaran Data Privasi dan Pelindungan Data 80
305 22 September 2024 BNI dan Bloomberg Jalin Kolaborasi, Permudah BPD Transaksi Valas Melalui 76
Platform FXGO
1022 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 422
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
306 BNI dan AOP Berkolaborasi, Indonesia Bakal Jadi Pusat Pop Idol Global Pertama 67
di Asia Tenggara
307 Webinar Sosialisasi PDP Series 3 - Kesadaran Data Privasi dan Pelindungan Data 89
23 September 2024
308 BNI Dinobatkan Sebagai Bank Terpercaya World Most Trustworthy Companies 80
2024 dari Newsweek dan Statista untuk Kategori Bank
309 Dukung Transisi Hijau Sektor Energi, BNI Gelar BEST Event 76
310 25 September 2024 BNI Tingkatkan Literasi Keuangan di Surabaya melalui Seminar untuk UMKM 88
dan BNI Agen46
311 26 September 2024 Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Webinar Suplemen Pengetahuan – Dana 98
Pensiun Syariah : Meraih Kesejahteraan yang Berkah di Hari Tua
312 27 September 2024 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Membangun Budaya Integritas di 81
Lingkungan Kerja
313 BNI Torehkan Pertumbuhan Aset 27% dalam 5 Tahun, Didukung Transformasi 59
Digital dan Ekspansi Strategis
29 September 2024
314 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Webinar Global Mindset #5 - Advanced 88
Risk Management in Global Finance
315 BNI Bawa Atlet Bulu Tangkis Indonesia Ukir Sejarah di Kancah Global 57
316 30 September 2024 BNI Investor Daily Summit 2024: Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 82
Masa Transisi
317 1 Oktober 2024 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : “Sosialisasi Program SkillUp! (Belajar 86
Soft Skill dan Hard Skill) & Program BUMN Learning Festival”
318 "Money Talks Power Lunch" Digitalisasi Semakin Kencang, BNI Optimistis Bisnis 90
2 Oktober 2024 Terus Tumbuh Positif
319 Hadir Kembali Di Indonesia LPS Travel Fair 2024 67
320 Dukung Inacraft on October Vol.3, BNI Dorong Generasi Muda Berwirausaha 80
321 Race Talks Series : "Future Generation of Credit Retail Experience " 76
3 Oktober 2024
322 Tingkatkan Aksesibilitas Layanan Internasional, BNI Relokasi KLN Singapura ke 67
Lokasi Strategis di Raffles Place
323 4 Oktober 2024 BNI Tebar Promo Menarik di #DiIndonesiaAja LPS Travel Fair 2024 89
324 5 Oktober 2024 Selamat Hari Raya Kuningan 80
325 MIlestune BNI Singapore "Jejak Prestasi dan Pertumbuhan yang Menginpirasi 76
7 Oktober 2024
326 Saatnya Berinvestasi untuk Sejahtera Bersama 88
327 8 Oktober 2024 BNI Investor Daily Summit 2024: Optimisme di Tengah Berbagai Tantangan 98
Global
328 BNI Perluas Bisnis di Sektor Pariwisata dan Kesehatan, Dorong Pertumbuhan 81
Ekonomi
329 9 Oktober 2024 Dukung Pertumbuhan Bisnis Nasabah, BNIdirect Hadirkan Fitur-Fitur Terbaru 59
330 BNI Investor Daily Summit 2024 BNI dan Kenangan Emosional Prabowo: Warisan 88
Keluarga yangTerus Berlanjut
331 10 Oktober 2024 Program SkillUp! Belajar Bahasa Asing "The Importance of Foreign Language 57
Proficiency in Enhancing Global Careers"
332 Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0.5% Kartu Kredit BNI 82
333 Investor Daily Summit 2024 Lo Kheng Hong Ungkap 6 Kriteria Ideal Saham 86
11 Oktober 2024 Layak Beli, BNI Masuk List
334 Investor Daily Summit 2024 BNI Perkuat Layanan Smart City untuk Tarik Investasi 90
di Daerah
335 BNI Investor Daily Summit 2024 Direktur BNI Bagi-bagi Tips Memilih Investasi 67
Sesuai Profil Risiko
13 Oktober 2024
336 25 Tahun GarudaMiles BNI dan Garuda Indonesia Tawarkan Bonus hingga 25.000 80
GarudaMiles untuk Pemegang Kartu Kredit Garuda BNI
337 5.000 Peserta wondr 5K Meriahkan wondr Jakarta Running Festival 2024 76
338 14 Oktober 2024 BNI dan Mitra BNI Raih Sederet Penghargaan di Ajang Mitra BUMN Champion 67
2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1023
Page 423
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
339 Edukasi Mahasiswa Trisakti, BNI Ingatkan Pentingnya Perlindungan Data Pribadi 89
340 BNI dan Bluebird Perkuat Digitalisasi Pembayaran dengan QRIS di Seluruh 80
16 Oktober 2024 Armada Bluebird
341 Seuplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Potensi Ekspor UKM Indonesia ke 76
Negeri Kangguru, Australia bersama Atdag Canberra & Xpora”
342 BNI dan BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama Tingkatkan Layanan Kesehatan 88
Nasional
17 Oktober 2024
343 BNI Perusahaan Paling Transparan Mmenurut GCG Award 2024 CNBC borsama 98
Kejaksaan Agung
344 18 Oktober 2024 Semakin Mudah, Pedoman Perusahaan Bisa Di Akses Melalui Handphone 81
345 20 Oktober 2024 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Eksekusi Jitu Kelola BNI Agen 46 59
346 23 Oktober 2024 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Introducing New Integrated Digital 88
Platform BNIdirect
347 Click and Collect at Watsons ID Discount IDR 25K 57
348 Raih Peringkat 6 BUMN Penyumbang Pajak Terbesar 2023, BNI Optimistis 82
Lanjutkan Kontribusi Buat Negara
349 BNI Gandeng KinderCastle Buka Daycare untuk Pegawai 86
350 Belanja Apapun Jd Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI 90
25 Oktober 2024
351 Digitalisasi Dorong Pendapatan Operasional, Laba BNI Tembus Rp16,3 Triliun di 67
Kuartal III-2024
352 29 Oktober 2024 Dorong Kolaborasi Inovatif di Industri Jasa Keuangan, BNI Ventures Boyong 10 80
Startup Axel Arc di Tech in Asia Conference 2024
353 30 Oktober 2024 Newsletter WDC August & September Wrap up - Vol 8 Issue October 76
354 Lampaui Rata-rata Industri, Penyaluran KPR BNI Tumbuh 13% di Kuartal III-2024 67
355 Perebutkan Total Hadiah US$2 Juta, Pegolf Elit Dunia Ramaikan BNI Indonesian 89
Masters 2024
356 BNI Hadirkan Solusi Keuangan Digital di Universitas Negeri Gorontalo 80
31 Oktober 2024
357 Realisasi Penghimpunan & Penyaluran Periode Januari s/d September 2024 76
358 BNI Investor Daily Summit 2024: BNI Dorong Daya Saing Bisnis dengan 88
Transformasi Digital Berbasis AI dan Cloud
359 1 November 2024 BOD-2 Leaders Development Mission: ”Strategic People Leaders with Core 98
Values AKHLAK”
360 2 November 2024 Ketua Komisi XI Misbakhun Apresiasi Digitalisasi dan Kinerja BNI 81
361 BNI Salurkan Pembiayaan Supply Chain untuk Mitra Bumi Serpong Damai 59
362 4 November 2024 Supplemen Pengetahuan BNI CorpUTV : Wellbeing Parenting Series: “Pentingnya 88
Rutinitas Dalam Kehidupan Anak”
363 Transformasi Layanan Kantor Cabang, BNI Resmikan Super Flagship Pertama 57
5 November 2024 di Bandung
364 BNI Hi-Movers Adu Inovasi Kreatif di BINNOVA 2024 82
365 Hadir di Indonesia Week Hong Kong 2024, wondr by BNI Lebih Dekat dengan 86
Diaspora Indonesia di Hong Kong
7 November 2024
366 Lewat Digital Financial Ecosystem, BNI Dukung Badan Gizi Nasional Salurkan 90
Makanan Bergizi Gratis
367 8 November 2024 Tingkatkan Literasi Digital, BNI Ajak Mahasiswa UKSW Salatiga Menjadi 67
Generasi Cerdas Finansial
368 9 November BNI Digital Banking Cafe Hadir di Bali, Nikmati Keindahan Gunung Batur Sambil 80
Bertransaksi
369 10 November 2024 Reformasi Run di Hari Pahlawan, wondr by BNI Hadir di Senayan 76
370 Dukung Kreativitas Tanpa Batas, wondr by BNI Hadirkan Pergelaran Pop Culture 67
di Indonesia Comic Con 2024
11 November 2024
371 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : “Potensi Ekspor UKM Indonesia ke 89
Negeri Naga Biru, Vietnam bersama Atdag Hanoi & Xpora”
1024 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 424
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
372 Konjen RI Nobatkan BNI Jadi Bank Terbaik Layani Diaspora di Hong Kong 80
373 Dapatkan Cash Reward Up to 3,5 Juta dengan merefferalkan BNI MAPCLUB 76
12 November 2024 Credit Card
374 BNI Raih Fasilitas Pinjaman USD 600 Juta dari 6 Bank Asing 88
375 Belanja Apapun Jadi Lebih Ringan dgn Cicilan 0% Kartu Kredit BNI 98
376 CULTURE FEST 2024 81
377 Dukung Indonesia Fintech Summit 2024, BNI Dorong Literasi dan Inklusi 59
Keuangan Digital
378 13 November 2024 Supplement Pengetahuan BNI CorpU TV : Next Gen BNI Ecosystem: 88
Mengoptimalkan Potensi Bisnis Melalui Solusi Ekosistem Digital
379 BNI Culture Fest 2024, Transformasi Dalam Membangun Budaya Kerja dan 57
Kinerja
380 Supplemen Pengetahuan BNI CorpU TV : Tata Kelola Stress untuk Tingkatkan 82
14 November 2024 Produktivitas - Tips & Trik Bebas Stress di Tempat Kerja
381 Digitalisasi dan Ekspansi BNI ke Luar Negeri Dapat Pujian Anggota DPR 86
382 16 November 2024 Dukung Dunia Pendidikan, BNI Serahkan Sertifikat Pelatihan Guru dan Literasi 90
Keuangan untuk Pelajar
383 18 November 2024 Talkshow Wellbeing Series 2024 - Workplace Mental Health: How Are You Really? 67
with Naluri Coach
384 19 November 2024 Lengkapi Ekosistem TOD Dukuh Atas-Sudirman, BNI Resmikan Naming Rights 80
"Stasiun Dukuh Atas BNI" LRT Jabodebek
385 20 November 2024 BNI Optimalkan Layanan Digital untuk Permudah Nasabah Manulife Bayar Premi 76
386 21 November 2024 Belajar Potensi Usaha QIOS46 (BNI Agen46 dan Toko Mandiri Indogrosir)" 76
387 Kantongi Gold Rank ASRRAT 4 Tahun Berturut-turut, Bukti Komitmen BNI 67
Terapkan Keuangan Berkelanjutan
388 22 November 2024 Perkuat Komitmen sebagai Agent of Development, BNI Gandeng Batumbu 89
Perluas Akses Pembiayaan bagi UMKM
389 "Belajar Potensi Usaha QIOS46 (BNI Agen46 dan Toko Mandiri Indogrosir)" 80
390 25 November 2024 Konsisten Meningkatkan Kualitas Implementasi GCG, BNI Kembali Raih Predikat 76
'The Best Overall in Corporate Governance'
391 27 November 2024 BNI Raih Predikat "The Most Trusted Companies" di Ajang Corporate Governance 88
Perception Index Award 2024
392 Dukung Suksesnya Pilkada Serentak 2024, BNI Liburkan Operasional Seluruh 98
Kantor Cabang
393 Webinar Digital Trend and Skill Series #6: Cyber Security Insights and Strategies 81
for Safer Tomorrow
28 November 2024
394 Hadirkan Konsep Baru, BNI Emerald Center Manjakan Nasabah Premium 59
395 Beginner Content Creator Class - Step by Step Introduction to Content Creation 88
396 BNI Lebih Dekat dengan Loyal Merchant Lewat "BNI Wonderful Movie Day 2024" 57
397 WDC Monthly Newsletter October Wrapped Up 82
398 29 November 2024 BNI Mastercard World Hadir dengan Desain dan Fitur Baru, Hidup Makin Sehat 86
Travelling Makin Seru
399 E-Book “Transform or Disappear” – Bekal untuk Hi-Movers Menuju Masa Depan! 90
400 Jadiin Maumu dengan wondr by BNI 72
401 29 November 2024 Jadi Mitra Strategis Debitur, BNI Pertegas Komitmen Dorong Transisi Hijau di 65
COP29 Azerbaijan
402 Sabet Best Employer Brand on LinkedIn Talent Awards Indonesia 2024, BNI 34
Pimpin Masa Depan Dunia Kerja
403 Bintang Bulu Tangkis Dunia dan Sheila on 7 Ramaikan wondr byB NI BrightUp 56
Cup 2024
404 2 Desember 2024 Royke Tumilaar CEO of The Year 2024, Jadi Tokoh Berpengaruh di Industri 88
Perbankan RI
405 Belanja Apapun Menjadi Lebih Ringan Dengan Cicilan 0% Kartu Kredit BNI 98
406 5 Desember 2024 BNI Ventures Gandeng IPB Kembangkan Ekosistem Startup 81
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1025
Page 425
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Akses/
No. Tanggal Headline
Unduhan
407 Hadir di Borobudur, BNI Promosikan Budaya Nusantara Lewat Plataran 59
Xtravaganza
408 BNI dan Bumi Siak Pusako Jalin Kerja Sama Beri Solusi Masa Pensiun Karyawan 88
6 Desember 2024
409 BNI Blokir 4.249 Rekening Terindikasi Judi Online 57
410 Diakui Sebagai Bank Global, BNI Sabet 2 Penghargaan Bergengsi Internasional 82
dari Corporate Treasurer
411 9 Desember 2024 Dukung Inklusi Keuangan, BNI Turut Meriahkan Hari Disabilitas Internasional 86
2024
412 10 Desember 2024 BNI Jadi Mitra Utama Nasabah Kelas Atas Kelola Kekayaan 90
413 Lewat Diaspora Loan, BNI Bantu Diaspora Indonesia di Hong Kong Naik Kelas 72
414 Jadi Bank Terbaik Pasar Uang Rupiah Hingga Pembiayaan Inklusif, BNI Raih 5 65
Penghargaan dari Bank Indonesia
415 12 Desember 2024 Upaya BNI Dukung Pemerintah Capai Net Zero Emissions 2060 34
416 Dukung Swasembada Gula 2028, BNI dan Sinergi Gula Nusantara Kerja Sama 56
Salurkan KUR ke Petani Tebu
417 13 Desember 2024 Komitment Implementasi Tata Kelola Perusahaan Yang Baik 54
418 16 Desember 2024 Inovatif Dalam Layanan Kampus, BNI Raih Anugerah Diktisaintek 67
419 BNI Dukung Gaya Hidup Sehat Lewat Budaya Bersepeda Para Karyawan 71
17 Desember 2024
420 Pensiun Bukan Akhir Dari Produktivitas, Melainkan Awal Dari Peluang Baru 40
421 18 Desember 2024 BNI Bergerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana Sukabumi 45
422 19 Desember 2024 Webinar "Edukasi Setara Berkarya: Penyandang Disabilitas Menjadi BNI Agen46" 59
423 20 Desember 2024 Tingkatkan Produktivitas Petani Kopi, BNI Jelajah Kopi Khatulistiwa Hadir di 88
Temanggung
424 20 Desember 2024 Dukung Karya Disabilitas, Kantor Pusat BNI Pajang Karya Lukis 7 Seniman Visual 57
Muda
425 21 Desember 2024 Konsisten Terapkan Keterbukaan Informasi, BNI Raih BUMN Informatif dari 82
Komisi Informasi Pusat
426 21 Desember 2024 BNI Beri Penjelasan Terkait Status Pailit Sritex 86
427 23 Desember 2024 Produk Baru Kartu Kredit BNI-MyPertamina, Beli BBM Bisa Dapat Cashback 90
428 23 Desember 2024 Dukung UMKM Go Global, BNI Gandeng PT Pos Perkuat Ekosistem Logistik dan 72
Pembiayaan
429 23 Desember 2024 BNI Siapkan Rp19,74 T Uang Tunai Pastikan Transaksi Nyaman dan Aman saat 65
Natal dan Tahun Baru
430 23 Desember 2024 Journey to Wondrous Hope - Wujudkan Masa Depan Gemilang Bersama 34
431 27 Desember 2024 BNI dan Bumi Siak Pusako Jalin Kerja Sama Beri Solusi Masa Pensiun Karyawan 56
432 27 Desember 2024 Royke Tumilaar Ciptakan Innovation Hub di Sarinah, Tempat Lahirnya wondr by 54
BNI
433 27 Desember 2024 Transformasi Digital, DPLK BNI Hadir Dengan Website Baru 67
434 27 Desember 2024 "Early Warning Systems: Detecting and Preventing Liquidity Risks" 80
434 31 Desember 2024 Menutup 2024, Pengguna wondr by BNI Siap-Siap Dapat Kiriman Laporan 89
Transaksi Finansial dari wondr Insight
KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK Selain itu, BNI berperan aktif dalam meningkatkan
literasi keuangan dan memberdayakan Agen46
Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan sebagai jaringan penyebar informasi yang dapat
informasi publik, BNI terus berupaya mempermudah menjangkau masyarakat luas. Upaya ini memastikan
akses masyarakat terhadap informasi yang relevan setiap lapisan masyarakat, termasuk nasabah, dapat
dan transparan. BNI memanfaatkan berbagai memperoleh informasi dengan baik.
platform digital untuk menyediakan informasi secara
cepat dan efektif. Di antaranya melalui peningkatan Dalam setiap penyampaian informasi, BNI selalu
kesadaran publik lewat situs web, pengembangan mengutamakan transparansi dan akuntabilitas.
SOP, serta integrasi fitur layanan digital. Selain itu, Melalui peran Pejabat Pengelola Informasi dan
pembaruan layanan offline juga dilakukan untuk Dokumentasi (PPID), BNI melayani kebutuhan
melengkapi kemudahan akses ini. informasi publik secara optimal, sejalan dengan
prinsip GCG.
1026 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 426
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kerangka Governansi, Pengelolaan, dan
Pengendalian Aspek Perpajakan
Dalam menjalankan kegiatan usaha dan operasional Di samping itu, BNI juga menerapkan sistem
perbankan di tengah industri yang highly regulated, Teknologi Informasi perpajakan yang terintegrasi
BNI memastikan telah menjalankan pengelolaan untuk membantu pengelolaan informasi keuangan
dan pengendalian aspek perpajakan sebagai salah dengan lebih efisien. Sistem ini memungkinkan
satu pilar utama guna memastikan keberlanjutan pencatatan dan pelaporan pajak yang akurat, serta
dan kepercayaan para pemangku kepentingan. memastikan konsistensi dan kepatuhan Bank
Sebagai wajib pajak korporat, BNI berkomitmen terhadap peraturan perpajakan dan mematuhi
untuk memenuhi kewajiban perpajakannya aturan serta peraturan pencatatan yang berlaku.
sesuai dengan peraturan yang berlaku baik dalam Dengan menerapkan pendekatan yang terarah dan
memenuhi kewajiban PPh Badan ataupun dalam mengoptimalkan digitalisasi, Bank dapat menjaga
menjalankan peran sebagai pemotong pajak, tingkat kepatuhan terhadap hukum dan regulasi
dan turut memastikan penyampaian dokumen yang berlaku sehingga terhindar dari sanksi
kewajiban perpajakan, termasuk SPT tahunan dan administratif, seperti denda, bunga, dan sanksi
bulanan, kepada lembaga regulator dilakukan tepat pidana akibat kurang bayar.
waktu. Pengelolaan pajak di BNI berada di bawah
pengawasan Direktur Finance, yang secara berkala Selain mengacu pada perundang-undangan dan
melakukan tinjauan terhadap strategi perpajakan regulasi perpajakan di Indonesia, pemenuhan
Bank. kewajiban perpajakan BNI juga dilakukan sesuai
dengan yurisdiksi perpajakan di masing-masing
Dalam rangka menjaga kualitas penerapan jaringan kantor luar negeri, seperti New York
tata kelola perpajakan yang baik, BNI memiliki (Amerika Serikat), London (Inggris), Seoul (Korea
kerangka governansi yang memadai, mulai dari Selatan), Tokyo (Jepang), Hong Kong, Australia,
pelaksanaan kebijakan dan prosedur perpajakan Belanda, dan Singapura melalui Kantor Luar Negeri
yang jelas serta mencakup panduan terkait (KLN).
pelaporan pajak, pemenuhan kewajiban pajak, dan
pengelolaan risiko perpajakan. Dalam pelaksanaan Pembahasan lebih lanjut mengenai pemenuhan
pengelolaan kewajiban perpajakan, monitoring, dan kewajiban pajak BNI telah diuraikan dengan rinci
pengontrolan pajak, BNI telah menetapkan proses pada Bab Analisis dan Pembahasan Kinerja Bank,
yang komprehensif dan terstruktur, seperti: dalam Sub-bab Perpajakan: Kontribusi BNI terhadap
1. Menanamkan pendekatan perpajakan di Bank Pembangunan Nasional.
melalui Pedoman Perusahaan Perpajakan dan
kerja sama dengan penyedia jasa aplikasi Kasus Hukum Terkait Perpajakan
perpajakan untuk sistem penyetoran dan Pada tahun pajak 2015, terdapat 1 (satu) permasalahan
pelaporan yang terhubung langsung dengan pajak yang dihadapi BNI, sebagaimana telah
otoritas perpajakan. BNI juga meningkatkan diungkapkan secara terperinci pada bagian perkara
kesadaran perpajakan melalui pelatihan dan hukum sub bagian perkara pajak. Namun demikian,
sosialisasi. permasalahan tersebut tidak berdampak terhadap
2. Mengidentifikasi, mengelola, dan memantau sanksi yang dikenakan oleh otoritas terkait terhadap
risiko pajak dengan melakukan monitoring dan BNI.
rekonsiliasi secara berkelanjutan.
Pada tahun 2024, tidak ditemukan adanya kasus
permasalahan pajak yang dihadapi BNI.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1027
Page 427
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Program Anti Pencucian Uang,
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM)
Seiring dengan perkembangan era globalisasi Guna mendukung pelaksanaan program APU PPT
dan kemajuan teknologi informasi yang semakin dan PPPSPM yang efektif, BNI telah memiliki Unit
kompleks, BNI menyadari bahwa risiko-risiko Kerja Khusus (UKK) dan Regional Compliance Officer
usaha yang dihadapi pun semakin beragam (RCO) di segenap kantor Wilayah, yang bertanggung
sehingga langkah mitigasi risiko yang tepat jawab terhadap penerapan Program APU PPT dan
dan cermat sangat diperlukan terutama dalam PPPSPM. RCO memiliki fungsi supervisi penerapan
merumuskan strategi penanganan risiko pencucian Program APU PPT dan PPPSPM di setiap Kantor
uang, pendanaan terorisme dan pendanaan Cabang di bawah kelolaan masing-masing wilayah
proliferasi senjata pemusnah massal. dan bertugas memastikan kegiatan operasional
cabang telah berjalan sesuai dengan penerapan
Untuk mencegah penyalahgunaan sistem perbankan Program APU PPT dan PPPSPM.
oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab
sebagai sarana untuk melakukan tindak pidana Kebijakan dan Prosedur APU, PPT, dan
pencucian uang dan pendanaan terorisme, maka PPPSPM
BNI senantiasa menjalankan kegiatan operasional Bank terus berusaha menumbuhkan kesadaran
perbankan dengan mengedepankan prinsip kehati- seluruh pegawai di setiap level organisasi untuk
hatian, senantiasa berkomitmen dalam peningkatan memiliki komitmen kuat dalam memerangi praktik
kualitas penerapan program APU PPT dan PPPSPM TPPU TPPT dan PPPSPM atau ancaman kejahatan
yang selaras dengan POJK No. 8 Tahun 2023 keuangan lainnya yang berdampak negatif pada
tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, integritas BNI serta dapat mengancam sistem
Pencegahan Pendanaan Terorisme, Dan Pencegahan keuangan nasional maupun internasional. Untuk
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal itu, BNI secara konsisten membangun budaya risiko
Di Sektor Jasa Keuangan, serta ketentuan dan yang kuat salah satunya melalui implementasi
perundang-undangan terkait yang berlaku, termasuk Program APU, PPT dan PPPSPM agar Bank dapat
penerapan program APU, PPT, dan PPPSPM yang terhindar dari risiko-risiko penyalahgunaan produk
mengacu pada International Best Practices, dan dan layanan Bank sebagai media pencucian uang
Rencana Bisnis Bank. dan pendanaan terorisme dan pendanaan proliferasi
senjata pemusnah massal.
Lebih dari sekedar menjalankan kewajiban, Program
APU & PPT yang diterapkan di lingkungan BNI Sebagai bentuk komitmen Bank dalam membangun
sekaligus menunjukkan komitmen BNI sebagai tatanan sistem keuangan nasional yang berintegritas,
Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam membangun BNI secara khusus merancang kebijakan dan
ekosistem industri keuangan yang sehat dan prosedur terkait penerapan Program APU, PPT
berkelanjutan serta terbebas dari segala bentuk dan PPPSPM yang telah ditetapkan melalui Surat
tindakan pencucian uang, pendanaan terorisme, Keputusan Direksi No. KP/369/DIR/R tgl. 23 Agustus
dan pendanaan proliferasi. Untuk mencegah praktik 2024. Penyusunan pedoman dan kebijakan internal
sarana Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan tersebut tentunya tidak hanya memperhatikan
Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) yang kebutuhan bisnis Bank melainkan juga diselaraskan
dikategorikan sebagai kejahatan transnasional dengan ketentuan perundang-undangan dan
sehingga memerlukan upaya extraordinary dalam regulasi yang relevan. Secara garis besar, isi dari
penanganannya, BNI sangat berhati-hati dalam kebijakan dan prosedur terkait penerapan Program
melakukan pengukuran risiko APU & PPT di tingkat APU, PPT dan PPPSPM BNI dilandaskan pada 5
nasabah (customer risk rating) maupun secara (lima) pilar utama yang menjadi prioritas dalam
individual Risk Assesment (IRA). POJK No. 8 Tahun 2023, yaitu:
1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris;
2. Kebijakan dan Prosedur;
3. Pengendalian Intern;
4. Sistem Informasi Manajemen; dan
5. Sumber Daya Manusia dan Pelatihan.
1028 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 428
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Struktur Organisasi APU, PPT, dan PPPSPM
BNI menunjuk Divisi Compliance sebagai UKK yang bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan Bank
terhadap regulasi APU, PPT, dan PPPSPM, serta bertugas melakukan penilaian risiko secara berkala untuk
mengidentifikasi dan mengelola potensi risiko yang mungkin timbul.
Adapun struktur organisasi APU, PPT, dan PPPSPM yang berlaku per 31 Desember 2024 dapat digambarkan
sebagai berikut:
Compliance Division
Overseas Network Anti Money
Compliance Compliance GCG &
& Subsidiaries Laundering &
Assurance & Assurance & Compliance Data Protection
Compliance Advisory Counter Terrorism
Advisory Advisory Management Department
& Supervision Financing (AML
1 Department 2 Department Department
Department CTF) Department
Overseas
Compliance Compliance AML CTF GCG &
Network & Data Protection
Assurance & Assurance & Development & Compliance
Subsidiaries Strategy & Policy
Advisory 1 Advisory Supervision Management
Compliance
Advisory &
Supervision
AML CTF
Regional Data Protection
Transaction
Compliance Officer Implementation
Analysis
Sanctions
Filtering
Team
Profil Pengelola APU, PPT, dan PPPSPM 6. Mengidentifikasi dan menganalisis transaksi yang
Profil Pimpinan Divisi Compliance yang ditugaskan memenuhi kriteria mencurigakan berdasarkan
sebagai UKK Pengelola APU, PPT dan PPPSPM laporan hasil analisa transaksi keuangan dari
telah diuraikan dengan rinci pada Bab Tata Kelola unit kerja terkait dan/atau berdasarkan hasil
Perusahaan, Sub-Bab Fungsi Kepatuhan dalam pemantauan yang dilakukan berdasarkan sistem.
uraian berjudul Profil Pemimpin Divisi Compliance. 7. Mengelola Penyusunan dan penyampaian
Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan
Tugas dan Tanggung Jawab Pengelola APU, (LTKM), Laporan Transaksi Keuangan Tunai
PPT dan PPPSPM (LTKT), Laporan Transaksi dari dan ke Luar
Tugas dan tanggung jawab UKK Kantor Pusat BNI Negeri (LTKL), Laporan SIPESAT, Laporan
cq. Divisi Compliance terhadap penerapan Program Sistem Informasi Terduga Pendanaan Terorisme
APU, PPT, dan PPPSPM adalah: (SIPENDAR) serta laporan lainnya sesuai dengan
1. Menyusun dan mengelola Kebijakan dan kriteria yang ditetapkan dalam ketentuan yang
pedoman penerapan Prinsip Mengenali berlaku kepada PPATK.
Pengguna Jasa (PMPJ)/Know Your Customer 8. Melakukan pemantauan dan supervisi atas
(KYC), Program Anti Pencucian Uang (APU) serta penerapan APU PPT di segenap cabang dalam
Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) di BNI. negeri dan Unit/Divisi terkait.
2. Memberikan pendapat/advis kepatuhan terkait
penerapan PMPJ dan APU PPT. Pelaksanaan Program APU, PPT, dan PPPSPM
3. Mengembangkan dan memastikan kecukupan Tahun 2024
sistem dan mekanisme yang mendukung PMPJ Pada tahun 2024, BNI telah melaksanakan berbagai
dan APU PPT. inisiatif berkelanjutan maupun upaya perbaikan
4. Melakukan sosialisasi mengenai ketentuan PMPJ guna memperkuat realisasi program APU, PPT, dan
dan APU PPT. PPPSPM antara lain sebagai berikut:
5. Membangun awareness terhadap pemahaman 1. Penilaian risiko TPPU, TPPT dan/atau PPSPM BNI
APU PPT kepada seluruh lini organisasi BNI. dengan pendekatan berbasis risiko (Risk Based
Approach/RBA) yang ditinjau secara berkala.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1029
Page 429
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris c. Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM
diperlukan dalam menciptakan efektivitas berdasarkan pendekatan berbasis risiko (Risk-
penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM, Based Approach);
mengingat peranan Direksi dan Dewan Komisaris d. Prosedur Pemantauan Profil dan Transaksi
akan memengaruhi tingkat pencapaian tujuan Nasabah;
organisasi. Pengawasan tersebut juga terhadap e. Pelaksanaan Prosedur Transfer Dana;
jaringan Kantor dan Perusahaan Anak dalam f. Penatausahaan Dokumen Nasabah dan
Konglomerasi Keuangan. Bentuk pengawasan Transaksi;
aktif Direksi dan Dewan Komisaris antara lain g. Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM
sebagai berikut: di Jaringan Kantor dan Entitas Anak dalam
a. Persetujuan Direksi atas penetapan Divisi Konglomerasi Keuangan;
Compliance sebagai Unit Kerja Khusus (UKK) h. Pengendalian Internal;
yang bertanggung jawab terhadap penerapan i. Sumber Daya Manusia dan Pelatihan.
Program APU, PPT, dan PPPSPM; j. Pemeliharaan dan pengkinian DTTOT &
b. Persetujuan Direksi serta Dewan Komisaris DPPSPM untuk kebutuhan pelaksanaan
atas Kebijakan dan Prosedur APU, PPT, dan screening terhadap Calon Nasabah dan
PPPSPM; Nasabah BNI;
c. Melakukan evaluasi atas Kebijakan dan k. Kewajiban memastikan Jasa Profesi
Prosedur penerapan program APU, PPT, dan Penunjang telah menerapkan program APU,
PPPSPM; PPT, dan PPPSPM, serta terdaftar pada sistem
d. Laporan berkala (bulanan, triwulanan dan informasi pelaporan yang dikelola PPATK;
semesteran) terkait kewajiban pelaporan dan l. Prosedur pre-employee screening terhadap
implementasi Program APU, PPT, dan PPPSPM pegawai tetap maupun pegawai tidak tetap
kepada Direksi dan Dewan Komisaris; sampai dengan 1 (satu) tingkat di bawah
e. Persetujuan Direksi atas Laporan Rencana Direksi dan Dewan Komisaris, serta Know
dan Realisasi Pengkinian Data Nasabah; Your Employee terhadap pegawai tetap
f. Rapat Direksi dan Dewan Komisaris untuk maupun pegawai tidak tetap, Direksi, dan
membahas pelaksanaan Program APU PPT Dewan Komisaris;
dan PPPSPM. m. Prosedur Pemantauan Profil dan Transaksi
Nasabah; dan
3. Adanya Kebijakan dan Prosedur yang disusun oleh n. Penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM
Divisi Compliance dan secara berkala dilakukan Di Jaringan Kantor dan Entitas Anak dalam
review/update/penyempurnaan sesuai ketentuan Konglomerasi Keuangan;
yang berlaku. Untuk memperkuat penerapan 4. Pengendalian intern yang efektif dan independen
program APU, PPT, dan PPPSPM, maka di setiap dalam penerapan APU, PPT, dan PPPSPM antara
prosedur produk dan aktivitas perbankan diatur lain dilakukan dengan:
pula prosedur pelaksanaan APU, PPT, dan a. Dimilikinya kebijakan dan prosedur APU, PPT,
PPPSPM, guna mengidentifikasi dan melakukan dan PPPSPM serta pemantauan internal yang
penilaian risiko tindak pidana pencucian uang memadai;
dan/atau tindak pidana pendanaan terorisme b. Adanya batasan wewenang dan tanggung
untuk masing-masing produk atau aktivitas. jawab yang jelas terhadap satuan kerja terkait
Untuk memastikan implementasi Program APU, dengan penerapan program APU, PPT, dan
PPT, dan PPPSPM telah berjalan sebagaimana PPPSPM baik melalui first line roles, second
mestinya maka dilakukan supervisi oleh Divisi line roles maupun third line roles;
Compliance. Kebijakan dan prosedur penerapan c. Dilakukannya pemeriksaan secara independen
program APU, PPT, dan PPPSPM antara lain untuk memastikan efektivitas pelaksanaan
mengatur: Program APU, PPT, dan PPPSPM oleh Satuan
a. Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Kerja Audit Intern;
Komisaris; d. Menindaklanjuti seluruh hasil audit baik dari
b. Prosedur Customer Due Diligence (CDD) dan/ internal maupun eksternal terkait dengan
atau Enhanced Due Diligence (EDD) terhadap implementasi APU, PPT, dan PPPSPM sesuai
Calon Nasabah/Nasabah/Beneficial Owner dengan waktu yang telah ditetapkan; dan
(BO)/Walk in Customer (WIC) termasuk e. Meningkatkan kualitas data nasabah dan
memastikan Calon Nasabah/Beneficial Owner analisis pelaporan kepada regulator sesuai
(BO)/Walk in Customer (WIC) tidak masuk dengan ketentuan.
dalam Daftar Terduga Teroris dan Organisasi
Teroris (DTTOT) dan/atau Daftar Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal (DPPSPM); dan
daftar watchlist lainnya (OFAC List, UN List);
1030 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 430
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
5. Sistem Manajemen Informasi untuk passing grade kelulusan dan dilengkapi
mengoptimalkan pemantauan transaksi dalam dengan pre-test dan post-test kepada
pelaksanaan Program APU, PPT, dan PPPSPM, seluruh peserta serta video pembelajaran,
BNI secara berkelanjutan mengembangkan webinar dan podcast;
teknologi sistem informasi, antara lain: [ACGS B.4.1] ii) Pelatihan melalui tatap muka, pelatihan
a. Melakukan penyempurnaan sistem dan yang diberikan kepada Calon Pegawai Baru
aplikasi pendukung untuk Anti Money (ODP, BINA BNI dan AKS), Divisi/Satuan/
Laundering Detection System, Filtering Unit tertentu (antara lain: Operasional, IT,
& Screening Terrorist (DTTOT List), PEP Custody, Overseas Business, Cross Border
Screening Detection dan Customer Due Correspondent Banking).
Diligence (CDD) Risk Scoring, baik secara b. Pelaksanaan supervisi dan sosialisasi
batch maupun realtime, dalam suatu BNI AML penerapan Program APU PPT dan PPPSPM
System. BNI AML System digunakan untuk pada Kantor Cabang (berdasarkan hasil
mendukung pelaksanaan Prinsip Mengenal penilaian Branch Risk Rating), dan Divisi
Nasabah yang lebih optimal, khususnya terkait;
dalam pendeteksian/pemantauan transaksi c. Pelaksanaan refreshment program APU PPT
nasabah yang memiliki pola perilaku dan dan PPPSPM bagi jajaran Dewan Komisaris
pola transaksi pencucian uang, pendanaan dan Direksi BNI serta Perusahaan Anak.
terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata d. Peningkatan awareness dan kompetensi
pemusnah massal. pegawai melalui penyampaian surat reminder
b. Pengembangan dan penyempurnaan sistem terkait tipologi, modus terbaru dan lesson
Suspect Account to Verify (SAV); learned terkait APU PPT dan PPPSPM kepada
c. Pengembangan sistem aplikasi Walk in seluruh Kantor Cabang, Wilayah, Divisi, Unit
Customer; dan Satuan.
d. Pengembangan aplikasi pemanfaatan data
Politically Exposed Person (PEP) PPATK; 7. Melaksanakan program peningkatan kualitas
e. Pengembangan aplikasi KYC on Board untuk data nasabah dengan menerapkan metode
melakukan filtering dan screening calon Completeness, Consistency, dan Composite
nasabah terhadap Data Teroris/Terrorist List dalam rangka penguatan aspek Single
(DTTOT), Daftar Proliferasi Senjata Pemusnah Source of Truth (SSOT) melalui program
Massal (PPPSPM), PEP List, OFAC List, UN peningkatan kualitas data nasabah, antara lain:
List dan Fraudulent List; penyempurnaan kebijakan data governance,
f. Pengembangan sistem aplikasi internal penerapan Data Quality Index (DQI) dan
pendukung kewajiban pelaporan sesuai implementasi Master Data Management menuju
dengan requirement format pelaporan terciptanya Single View of Customer;
GoAML PPATK;
g. Pengembangan system interface GoAML 8. Menjalin dan membina kerja sama maupun
dalam mendukung kewajiban pelaporan yang koordinasi secara aktif dengan pihak Regulator
telah disesuaikan dengan ketentuan GoAML; dan Aparat Penegak Hukum, khususnya dalam
h. Pengembangan Aplikasi Sistem Terduga pemenuhan permintaan data dan/atau informasi
Pendanaan Terorisme (SIPENDAR) PPATK; nasabah serta pemberian keterangan dalam
i. Pengembangan Filtering & Screening Terrorist upaya Pencegahan dan Pemberantasan Tindak
(DTTOT List), PEP Screening Detection pada Pidana Pencucian Uang Pencegahan Pendanaan
pembukaan rekening secara digital. Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal;
6. Sumber Daya Manusia dan Pelatihan BNI
secara berkesinambungan menyelenggarakan 9. Penerapan Program APU PPT dan PPPSPM
pelatihan, sosialisasi dan reminder mengenai pada Perusahaan Anak dan Kantor Luar Negeri.
penerapan Program APU, PPT, dan PPPSPM Sebagai bentuk tanggung jawab bagi Bank yang
kepada pejabat dan/atau seluruh pegawai memiliki jaringan kantor baik di dalam maupun
secara berkesinambungan untuk meningkatkan di luar negeri serta dalam rangka Konglomerasi
kompetensi, antara lain meliputi: Keuangan BNI, maka untuk memastikan
a. Pelatihan, metode pelatihan dapat dilakukan penerapan APU PPT dan PPPSPM telah berjalan
secara elektronik/online base, maupun efektif, Divisi Compliance juga melakukan
melalui tatap muka, yaitu: pengawasan atas penerapan Program APU, PPT,
i) Pelatihan secara elektronik/online base, dan PPPSPM melalui:
yaitu dengan media e-Learning APU PPT
dan PPPSPM pada BNI Smarter dengan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1031
Page 431
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
a. Forum Diskusi Direksi dan Dewan Komisaris Kasus Hukum Terkait APU, PPT, dan PPPSPM
atas penerapan Program APU PPT dan Tahun 2024
PPPSPM terintegrasi; Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya,
b. Monitoring implementasi Program APU PPT BNI memastikan selalu taat dan patuh terhadap
dan PPPSPM Perusahaan Anak dan Kantor perundang-undangan yang berlaku bagi sektor jasa
Luar Negeri melalui laporan rutin secara keuangan khususnya industri perbankan. Melalui
periodik serta memberikan feedback atas penerapan Program APU PPT dan PPPSPM yang
laporan yang disampaikan; secara berkala disosialisasikan kepada pegawai dan
c. Pelaksanaan supervisi dalam bentuk One on nasabah, BNI terhindar dari segala bentuk tindak
One meeting untuk pembahasan penerapan pidana pencucian uang, pendanaan terorisme, serta
Program APU PPT dan PPPSPM Perusahaan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal.
Anak dan Kantor Luar Negeri secara
triwulanan; dan Penilaian Financial Integrity Rating on
d. Review atas kebijakan dan prosedur program Money Laundering and Terrorist Financing
APU PPT dan PPPSPM Kantor Luar Negeri (FIR on ML/TF)
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. FIR on ML/TF merupakan penilaian oleh Pusat
Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
10. Berperan aktif dalam program kerja atau kegiatan terhadap integritas dan efektivitas pihak pelapor
yang diselenggarakan oleh regulator, sebagai dalam menjalankan program APU, PPT, dan PPPSPM
berikut: yang meliputi aspek komitmen, implementasi dan
a. Menyusun program-program pelatihan kepatuhan. Pada tahun 2024, BNI memperoleh Skor
bersama Forum Komunikasi Direktur Human FIR on ML/TF 9.03 dengan Kategori Sangat Baik
Capital & Compliance (FKDKP) terkait APU (Highest Score FIR on ML/TF pada KBMI 4).
PPT dan PPPSPM untuk kalangan perbankan,
sehingga terdapat same playing field/ Rencana Kerja APU, PPT & PPPSPM Tahun
kesamaan pemahaman dalam implementasi 2025
ketentuan APU PPT dan PPPSPM. Pada tahun 2025 mendatang, BNI telah menetapkan
b. Tergabung dalam Collaborative Analysis Team rencana kerja untuk mendukung implementasi
(CAT) dalam rangka persiapan Pemilihan Program APU PPT dan PPPSPM dengan prioritas
Umum (Pemilu) dan pemilihan Kepada strategis sebagai berikut:
Daearah (Pilkada) guna mewujudkan Pemilu 1. Meningkatkan awareness dan kompetensi
dan Pilkada yang jujur, adil, integritas serta pegawai terkait implementasi APU PPT dan
akuntabel. PPPSPM;
c. Berkoordinasi dalam pelaksanaan Gerakan 2. Meningkatkan kualitas data nasabah melalui
Nasional 22 Tahun APU PPT Indonesia program peningkatan kualitas data nasabah,
(“Gernas 22”) yang mengusung tema: “22 a.l. penyempurnaan kebijakan data governance,
Tahun bersama, 2 Dekade Lebih Kuat, Unggul penerapan Data Quality Index (DQI) dan
Dalam Setiap Langkah”. implementasi master data management menuju
d. Terlibat dalam Public Private Partnership terciptanya Single View of Customer.
(PPP) PPATK, untuk tipologi investment fraud 3. Melakukan updating atas kebijakan dan prosedur
dan berperan sebagai coleader dalan tim PPP internal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
untuk tipologi Green Financial Crime (GFC). 4. Mengembangkan BNI AML System dan
e. Melakukan edukasi dan memberikan aplikasi lainnya untuk mendukung optimalisasi
literasi keuangan kepada pihak internal dan implementasi APU PPT dan PPPSPM;
eksternal terkait awareness praktik jual beli 5. Meningkatkan kualitas analisis pelaporan kepada
rekening dalam rangka berkontribusi pada regulator sesuai dengan ketentuan;
pemberantasan judi online. 6. Menindaklanjuti seluruh hasil audit baik dari
f. Melaksanakan pemantauan (cyber patrol) internal maupun eksternal terkait dengan
terhadap website perjudian daring yang implementasi APU PPT sesuai dengan waktu
menggunakan rekening BNI. yang telah ditetapkan;
g. Menyusun Modul Sertifikasi APU PPT dan 7. Melakukan koordinasi secara aktif dengan
PPPSPM berdasarkan SKKNI OJK, bersama Regulator dan Aparat Penegak Hukum dalam
dengan FKDKP. pemenuhan permintaan data dan pemberian
keterangan dalam upaya Pencegahan dan
Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
dan Pencegahan Pendanaan Terorisme;
1032 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 432
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kebijakan
Anti Korupsi
BNI berkomitmen menjalankan kebijakan anti 3. Untuk meningkatkan kesadaran anti-fraud, BNI
korupsi dengan memastikan seluruh aktivitas Bank secara aktif mengadakan program Anti-Fraud
mematuhi peraturan perundang-undangan yang Awareness kepada seluruh pegawai BNI dan
berlaku serta menerapkan praktik Tata Kelola Bank perusahaan anak. Program ini diselenggarakan
yang Baik. Sebagai wujud komitmen tersebut, setiap melalui berbagai kegiatan, seperti webinar,
tahunnya Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh sosialisasi, dan kampanye di media sosial resmi
pegawai BNI menandatangani Pakta Integritas. BNI.
Pakta ini mencakup komitmen untuk menciptakan 4. BNI juga memberikan apresiasi kepada pegawai
lingkungan kerja yang bebas dari korupsi. Selain yang berkontribusi dalam upaya pencegahan
itu, pengisian Pakta Integritas juga dilakukan fraud, sebagai bentuk penghargaan atas
oleh stakeholder yang bekerja sama dengan BNI, partisipasi dalam menjaga lingkungan kerja yang
termasuk penyampaian informasi mengenai saluran bersih dari penyimpangan.
pelaporan pelanggaran melalui Whistleblowing
System (WBS). Upaya ini memperkuat komitmen BNI dalam
menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari
BNI menerapkan sanksi tegas bagi pegawai yang korupsi, fraud, suap, dan gratifikasi.
melanggar kebijakan anti korupsi dan/atau terlibat
dalam tindakan korupsi, gratifikasi, atau penyuapan. Pelatihan/Sosialisasi Anti Korupsi Kepada
Dengan kebijakan ini, BNI berupaya menjaga Pegawai
kepercayaan dari pemegang saham, pemangku BNI terus berupaya memastikan bahwa semua
kepentingan, dan masyarakat luas. pegawai mendapatkan akses terhadap pelatihan
dan sertifikasi yang diperlukan untuk memperkuat
Program dan Prosedur Mengatasi Praktik budaya kerja yang bersih dari korupsi, gratifikasi,
Korupsi, Fraud, Suap, Gratifikasi dan/atau dan suap. BNI secara konsisten mengikutsertakan
Balas Jasa [ACGS B.4.5] para pegawainya dalam berbagai pelatihan untuk
Sebagai bagian dari komitmen BNI dalam memperkuat pemahaman dan komitmen terhadap
menerapkan tata kelola yang baik dan memastikan program anti korupsi. Pelatihan yang diikuti meliputi
integritas di setiap lini operasional, BNI telah Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI), sertifikasi Sistem
merumuskan berbagai program untuk mengatasi Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016,
praktik korupsi, fraud, suap, gratifikasi, dan/atau serta program Webinar sebanyak 3 kali, E-Learning,
balas jasa. Berikut adalah langkah-langkah utama dan Daily Exercise Employee Program (DEEP46)
yang diambil: periode 08 Juni – 03 Juli 2024. BNI memberikan
1. BNI membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi materi anti gratifikasi yang menjadi salah satu
(UPG) dan mengelola Sistem Manajemen materi anti-fraud awareness kepada pegawai
Anti Penyuapan (SMAP), yang menjadi motor baru. Selain itu, BNI rutin mengadakan sosialisasi
penggerak program-program anti korupsi di BNI. terkait pengendalian gratifikasi dan anti suap,
Kebijakan yang berkaitan dengan gratifikasi dan guna memastikan seluruh pegawai memahami dan
suap telah diuraikan dalam pembahasan tentang menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik
Kebijakan Anti Gratifikasi dan Anti Suap. dalam aktivitas kerja sehari-hari.
2. BNI menetapkan sanksi tegas, termasuk
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), bagi
pelanggaran yang melibatkan gratifikasi, suap,
atau fraud, guna memberikan efek jera dan
menjaga integritas perusahaan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1033
Page 433
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pada tahun 2024, BNI berhasil merealisasikan 5. Penyebaran informasi melalui poster, video,
peningkatan partisipasi pegawai dalam kegiatan- digital banner, videotron, website BNI, media
kegiatan berikut ini: massa nasional, dan BNI Forum terkait anti-
1. Program e-Learning Mandatory tentang gratifikasi, SMAP, serta panduan pencegahan
Pengendalian Gratifikasi dan SMAP melalui korupsi.
learning management system BNI (BNI Smarter) 6. Pelaksanaan acara Compliance Forum dengan
yang telah diikuti oleh 26.352 pegawai. tema “Mewujudkan Budaya Anti Korupsi
2. Sosialisasi dan peningkatan kesadaran mengenai Melalui Penanaman Nilai-Nilai Integritas” yang
anti-fraud dan anti-gratifikasi kepada pegawai mengundang narasumber dari KPK dan dihadiri
dan pemangku kepentingan lainnya. oleh segenap jajaran Direksi, Komisaris, SEVP
3. Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dan SMAP BNI, Perusahaan Anak, PAKSI, API, Pelapor
kepada Tenaga Alih Daya, Bina BNI, Officer Gratifikasi Milenial serta segenap pegawai BNI.
Development Program (ODP) dan Perusahaan
Anak BNI.
4. Imbauan kepada seluruh pegawai untuk tidak
menerima atau meminta imbalan dari pihak
ketiga, serta untuk membaca Pakta Integritas
yang menginformasikan komitmen BNI terhadap
pengendalian gratifikasi.
1034 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 434
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kebijakan Anti
Gratifikasi & Anti Suap
Dalam upaya penegakan kebijakan anti-korupsi, Anti Penyuapan (SMAP) No. IN/616/KPN/001 tanggal
BNI memastikan kegiatan bisnis yang dijalankan 21 Juli 2022, dan Pedoman Perusahaan Sistem
senantiasa patuh pada peraturan perundang- Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) No. IN/118/
undangan yang berlaku serta menerapkan praktik CMP/006 tanggal 27 Desember 2024. Penyusunan
GCG di bawah pengawasan Dewan Komisaris. Bank kebijakan dan pedoman tersebut telah diselaraskan
juga berkomitmen untuk menindak tegas setiap dengan ketentuan Undang-Undang No. 20 Tahun
pegawai yang terbukti melakukan proses bisnis 2001 yang merupakan Amandemen Undang-
secara tidak sah, tidak etis, tidak jujur dan tidak Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan
profesional dengan tujuan memperkaya diri yang Tindak Pidana Korupsi; Peraturan OJK No. 12 Tahun
kemudian menimbulkan kerugian bagi Bank dan 2024 tentang Penerapan Strategi Anti-Fraud Bagi
pemangku kepentingan lainnya. Lembaga Jasa Keuangan.
Komitmen dan konsistensi BNI dalam menciptakan Inisiatif BNI dalam meningkatkan kesadaran
praktik bisnis yang bersih dari suap dan korupsi pegawai terhadap praktik dan budaya anti-
diwujudkan melalui penerapan Kebijakan korupsi serta pencegahan gratifikasi diwujudkan
Pengendalian Gratifikasi yang wajib diperhatikan melalui pemberlakuan beberapa kebijakan tertulis
oleh seluruh pegawai dalam bekerja, termasuk yang terkait dengan pencegahan korupsi dan
menyampaikan laporan penerimaan atau pengendalian gratifikasi, antara lain:
penolakan gratifikasi melalui aplikasi Gratifikasi
Online (GOL). Dengan adanya kebijakan anti-suap A. Kebijakan Pengendalian Gratifikasi
dan anti-gratifikasi di lingkup BNI dan komitmen Kebijakan Pengendalian Gratifikasi di BNI antara
bersama dari seluruh pegawai, BNI dapat menjaga lain menetapkan bahwa:
keberlangsungan usahanya serta terhindar dari 1. Pengendalian gratifikasi merupakan tugas
dampak negatif seperti risiko hukum, kerugian dan tanggung jawab seluruh Insan BNI.
finansial, reputasi negatif maupun kehilangan 2. Larangan terhadap penerimaan atau
nasabah. Penerapan kebijakan ini juga dapat pemberian gratifikasi yang terindikasi suap,
menjaga reputasi Bank dan kepercayaan seluruh yaitu:
pemegang saham, pemangku kepentingan, dan a. Seluruh Insan BNI dilarang menerima
masyarakat luas. gratifikasi yang terindikasi suap, baik
dalam bentuk uang dan/atau barang
Selain memiliki perangkat kebijakan pengendalian dan/atau bingkisan, serta wajib menolak
yang memadai, Bank juga berupaya membangun pemberian pada kesempatan pertama
budaya kerja yang sehat dan bersih melalui dengan menginformasikan ketentuan
perolehan sertifikasi SNI ISO 37001:2016 – Sistem pengendalian gratifikasi di BNI.
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) pada ruang Penerimaan uang gratifikasi tersebut,
lingkup Pengadaan Barang dan Jasa, yang kemudian meliputi yang diterima secara langsung
diperluas hingga mencakup ruang lingkup Segmen ataupun yang ditransfer melalui rekening
Kredit Korporasi dan Aktivitas Dana Pensiun BNI. atau sarana lainnya.
b. Atas penerimaan gratifikasi yang terpaksa
PROGRAM DAN PROSEDUR KEBIJAKAN diterima, seluruh Insan BNI agar segera
ANTI-GRATIFIKASI DAN ANTI-SUAP melaporkan pada kesempatan pertama
kepada KPK melalui Unit Pengendalian
Dalam rangka mengatasi praktik korupsi, balas Gratifikasi (UPG).
jasa (kickbacks), fraud, suap dan/atau gratifikasi, c. Seluruh Insan BNI dilarang memberikan
seluruh jajaran BNI diwajibkan untuk menjalankan uang dan/atau barang gratifikasi dan/
program dan prosedur anti-suap dan anti-gratifikasi atau bingkisan yang berhubungan dengan
sebagaimana yang tertuang dalam Pedoman jabatannya dan berlawanan dengan
Pengendalian Gratifikasi No. IN/709/KPN/002 tanggal kewajiban atau tugasnya kepada Pegawai
02 Desember 2020, Kebijakan Sistem Manajemen Negeri dan Penyelenggara Negara.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1035
Page 435
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Kewajiban menyampaikan laporan gratifikasi: mendukung pelaksanaan prinsip-prinsip GCG.
a. Seluruh Insan BNI wajib membuat Apabila terjadi pelanggaran atau ketidakpatuhan
laporan atas penolakan atau penerimaan terhadap kebijakan ini, maka pihak pelanggar dapat
gratifikasi. dikenai sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya
b. Penerima yang telah menyampaikan dan akan dilaporkan kepada pihak terkait sesuai
laporan gratifikasi terbebas dari ancaman dengan hukum yang berlaku.
tindak pidana suap sebagaimana diatur
dalam Undang-Undang No. 31 tahun MONITORING DAN PENILAIAN
1999 sebagaimana telah diubah dengan PENGENDALIAN GRATIFIKASI OLEH KPK
Undang-Undang No. 20 tahun 2001
tentang Pemberantasan Tindak Pidana Dalam rangka meningkatkan efektivitas
Korupsi pengendalian gratifikasi dan mencegah terjadinya
praktik suap ataupun tindakan kecurangan/kejahatan
B. Kebijakan Pengendalian Penyuapan keuangan lain yang melanggar perundang-
Kebijakan Pengendalian Anti-Suap di BNI antara undangan, BNI membentuk Unit Pengendalian
lain menetapkan bahwa: Gratifikasi (UPG) yang ditempatkan di Divisi
1. Mempertahankan Integritas, Profesionalisme, Compliance untuk mengawasi dan memastikan
Etika Bankir, Transparansi, Jujur, Konsisten bahwa kebijakan dan prosedur pengendalian anti-
dan selalu berpegang teguh pada Undang- suap dan gratifikasi berjalan sebagaimana mestinya.
Undang dan segala Peraturan yang berlaku Sesuai dengan ketentuan internal yang berlaku,
serta Nilai Budaya Kerja perusahaan dan UPG BNI bertanggung jawab untuk menjalankan
Badan Usaha Milik Negara. tugas-tugas berikut ini:
2. Wajib menolak pemberian dan penerimaan 1. Mempersiapkan perangkat aturan, petunjuk
suap dalam rangka menjunjung tinggi Prinsip teknis dan kebutuhan lain yang sejenis untuk
Tata Kelola Perusahaan Yang Balk serta mendukung penerapan pengendalian gratifikasi;
bebas dari segala bentuk Korupsi, Kolusi dan 2. Menerima, menganalisis, dan
Nepotisme. mengadministrasikan laporan penerimaan dan
3. Segenap lnsan BNI dan Perusahaan Anak penolakan gratifikasi. Jika diperlukan, UPG dapat
wajib berperan aktif untuk memastikan meminta keterangan kepada pihak penerima
implementasi Sistem Manajemen Anti gratifikasi terkait kelengkapan laporan gratifikasi
Penyuapan dan wajib melaporkan serta tersebut.
menindak tegas segala bentuk pelanggaran 3. Meneruskan laporan penerimaan gratifikasi
Kebijakan Anti Penyuapan. kepada KPK sesuai ketentuan yang berlaku.
4. Mendukung Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan 4. Menyampaikan hasil pengelolaan laporan
yang independen, untuk mengembangkan dan gratifikasi dan usulan kebijakan pengendalian
mendorong peningkatan Sistem Manajemen gratifikasi kepada manajemen/Direksi.
Anti Penyuapan yang berkelanjutan serta 5. Melakukan pemetaan titik rawan penerimaan
memberikan pengawasan yang ketat dalam dan pemberian gratifikasi
tahap implementasinya. 6. Melakukan monitoring dan evaluasi penerapan
pengendalian gratifikasi di BNI.
C. Kebijakan Pengendalian Anti-Korupsi 7. Melakukan fungsi advisory dan sosialisasi terkait
Kebijakan Pengendalian Anti-Korupsi di BNI pengendalian gratifikasi di lingkungan BNI.
antara lain menetapkan bahwa: 8. Berkoordinasi dengan unit-unit terkait di BNI
1. Mempertahankan Integritas, Profesionalisme, guna pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya
Etika Bankir, Transparansi, Jujur, Konsisten sebagai unit pengendali gratifikasi di BNI.
dan selalu berpegang teguh pada Undang- 9. Melakukan penyimpanan barang gratifikasi dan/
Undang dan segala Peraturan yang berlaku atau bingkisan gratifikasi serta meneruskan
serta Nilai Budaya Kerja perusahaan dan kepada KPK atau menyampaikan kembali
Badan Usaha Milik Negara. kepada pelapor sesuai dengan keputusan yang
2. Wajib menolak pemberian dan penerimaan dikeluarkan oleh KPK dan/atau UPG.
suap dalam rangka menjunjung tinggi Prinsip
Tata Kelola Perusahaan Yang Balk serta Sebagai bagian dari pelaksanaan tugas-tugas
bebas dari segala bentuk Korupsi, Kolusi dan pokoknya, UPG BNI menyampaikan laporan
Nepotisme. triwulanan terkait implementasi Program
Pengendalian Gratifikasi Bank kepada Komisi
Kebijakan-kebijakan tersebut di atas bersifat Pemberantasan Korupsi (KPK). Selanjutnya, KPK
mengikat dan harus dipahami serta dilaksanakan melakukan penilaian terhadap pengendalian
sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran Insan BNI gratifikasi berdasarkan 6 (enam) kriteria yang telah
sebagai bagian dari Kode Etik dan dalam rangka ditetapkan, yaitu:
1036 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 436
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
1. Diseminasi Internal
2. Diseminasi Eksternal
3. Identifikasi Risiko/Titik Rawan Gratifikasi
4. Mitigasi Risiko
5. Inovasi
6. Penanganan Pelaporan Gratifikasi
Kriteria-kriteria tersebut menjadi dasar bagi KPK dalam mengevaluasi efektivitas program dan upaya
pengendalian gratifikasi BNI. Berkat konsistensi dan komitmen bersama seluruh insan BNI, pada tahun
2024, UPG BNI berhasil meraih peringkat Sangat Baik untuk Implementasi Program Pengendalian Gratifikasi
(PPG).
MEKANISME PELAPORAN GRATIFIKASI
Untuk mendukung efektivitas pelaporan gratifikasi, seluruh pegawai BNI wajib menyampaikan pelaporannya
kepada UPG BNI melalui media pelaporan digital yang telah disediakan melalui portal Compliance
Information Management System (CIMS) dengan link cims.bni.co.id. Sarana pelaporan tersebut telah
terintegrasi dengan aplikasi Gratifikasi Online (GOL) dari KPK sehingga proses pelaporan menjadi lebih
cepat, efisien, dan transparan. Petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis terkait dengan pelaporan tersebut
dapat di akses melalui BNI ePP maupun BNI Forum.
Penjelasan mekanisme pelaporan gratifikasi adalah sebagai berikut:
Laporan secara online via
portal Compliance Information
Management System (CIMS) Surat
maksimal 10 hari kerja Keputusan
Analisis & KPK
Verifikasi
Unit Klasifikasi &
Pengendalian Verifikasi oleh KPK
BNI Hi-Movers Gratifikasi CLARIFY TIME
Milik Milik BNI
Negara atau Pelapor
DEKLARASI PAKTA INTEGRITAS, KODE ETIK LAPORAN GRATIFIKASI TAHUN 2024
DAN KOMITMEN ANTI-SUAP DAN ANTI-
KORUPSI Pada tahun 2024, laporan gratifikasi yang
disampaikan oleh pegawai BNI kepada UPG BNI
Pada tahun 2024, BNI telah melaksanakan deklarasi tercatat sebanyak 256 laporan. Sebanyak 44 laporan
pakta integritas, Kode Etik, dan komitmen anti- yang diteruskan ke KPK sebagai laporan gratifikasi
suap serta antikorupsi sebagai bagian dari upaya yang wajib dilaporkan, sedangkan 212 laporan
memperkuat budaya integritas di seluruh organisasi. lainnya termasuk dalam gratifikasi yang tidak wajib
Pakta integritas tersebut telah ditandatangani oleh dilaporkan.
seluruh Dewan Komisaris, Direksi, hingga seluruh
pegawai BNI. Pakta integritas ini meneguhkan SISTEM MANAJEMEN ANTI-PENYUAPAN
komitmen bersama untuk menjalankan prinsip- (SMAP)
prinsip etika dan memastikan kepatuhan terhadap
hukum serta peraturan yang berlaku. Deklarasi ini Selain upaya pengendalian gratifikasi, BNI juga
menunjukkan keseriusan BNI dalam menerapkan menunjuk Divisi Compliance sebagai pengelola
tata kelola yang transparan dan akuntabel, sekaligus Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Dengan
menanamkan rasa tanggung jawab pada setiap demikian, upaya ini sejalan dengan komitmen BNI
individu di lingkungan bank untuk menjaga integritas untuk meningkatkan integritas dan transparansi
dalam setiap aspek pekerjaan. Inisiatif ini merupakan dalam setiap aspek operasionalnya.
langkah strategis bagi BNI untuk memperkuat
posisinya sebagai bank yang berintegritas dan
dapat diandalkan dalam mendukung perekonomian
nasional.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1037
Page 437
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pada 11 Agustus 2020, BNI berhasil meraih sertifikasi 4. Sosialisasi SMAP dan Peringatan Hari Anti
ISO 37001:2016 untuk ruang lingkup Pengadaan Korupsi Sedunia (HAKORDIA) kepada pihak
Barang dan Jasa. Kemudian, pada 9 Februari 2022, internal dan eksternal melalui sarana video,
ruang lingkup sertifikasi ini diperluas mencakup digital banner, dan videotron di Kantor BNI.
Segmen Kredit Korporasi, dan pada tahun 2023, 5. Himbauan kepada Direksi, Dewan Komisaris, dan
sertifikasi tersebut kembali diperluas mencakup segenap Divisi/Satuan/Unit untuk tidak memberi/
Aktivitas Dana Pensiun. Pencapaian sertifikasi ini menerima gratifikasi terkait dengan hari raya
menunjukkan bahwa BNI telah berhasil mengelola keagamaan (Imlek, Idul Fitri dan Natal) serta
sistem pengendalian gratifikasi, anti-penyuapan, Tahun Baru yang juga ditayangkan melalui BNI
dan whistleblowing system sesuai dengan standar Forum yang dapat diakses oleh segenap pegawai
ISO serta praktik terbaik (best practice) bertaraf serta kepada stakeholder BNI melalui poster,
internasional. website BNI dan media massa nasional.
6. Pelaksanaan Surveillance Audit Tahun ke-1 2024
SOSIALISASI KEBIJAKAN ANTI- dengan hasil audit tidak terdapat temuan major
GRATIFIKASI, PELAPORAN GRATIFIKASI maupun minor sehingga menunjukkan komitmen
DAN ANTI-SUAP dan konsistensi BNI terkait penerapan SMAP.
7. Sosialisasi oleh Unit Pengendalian Gratifikasi
Dalam rangka meningkatkan awareness pegawai dan/atau Regional Compliance Officer (RCO)
dalam mendukung program pencegahan dan antara lain:
pemberantasan korupsi yang dicanangkan a. Sharing Session Pengendalian Gratifikasi dan
Pemerintah, BNI secara berkala melakukan SMAP kepada segenap Perusahaan Anak (PA)
sosialisasi dan memberikan pelatihan bagi pegawai pada saat Workshop PA sebagai Konglomerasi
mengenai gratifikasi dan anti-suap melalui berbagai Keuangan BNI.
saluran, seperti webinar, situs web BNI, serta media b. Sharing Session Pengendalian Gratifikasi dan
cetak. Selain itu, BNI juga memanfaatkan media SMAP kepada segenap organisasi di Kantor
internal, termasuk BNI Forum, BNI Digi-HC, email Wilayah dan Kantor Cabang.
BNI Menyapa, Instagram Quickpose, dan Instagram c. Sharing Session Pengendalian Gratifikasi dan
BNI46, untuk menjangkau karyawan dan pemangku SMAP dengan hibank yang merupakan salah
kepentingan. satu Perusahaan Anak BNI.
8. Pelaksanaan acara Compliance Forum pada
Beberapa bentuk aktivitas, program pendidikan, dan tanggal 14 Agustus 2024 dengan tema
sosialisasi yang telah dilakukan UPG BNI selama “Mewujudkan Budaya Anti Korupsi Melalui
tahun 2024, antara lain: Penanaman Nilai-Nilai Integritas” yang
1. Penyampaian Laporan Penerimaan dan mengundang narasumber dari KPK dan dihadiri
Penolakan Gratifikasi di BNI Forum. oleh segenap jajaran Direksi, Komisaris, SEVP
2. Penandatanganan Deklarasi Gratifikasi & Anti BNI, Perusahaan Anak, PAKSI, API, Pelapor
Suap melalui aplikasi DigiHC Gratifikasi Milenial serta segenap pegawai BNI.
3. Bimbingan Teknis Pengisian Panduan Cegah
Korupsi (CEK) KPK pada portal JAGA (jaga.id)
kepada seluruh Perusahaan Anak di BNI pada
tanggal 18-21 Maret 2024.
1038 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 438
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kebijakan Pengadaan
Barang dan/atau Jasa
Untuk mendukung kelancaran aktivitas bisnis Untuk memastikan bahwa proses pengadaan
maupun operasional perbankan, BNI membutuhkan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, BNI
barang dan/atau jasa sesuai kebutuhan. Kebutuhan secara rutin melakukan audit pengadaan barang dan/
tersebut mendorong BNI untuk menjalankan atau jasa untuk memastikan bahwa proses tersebut
pengadaan barang dan/atau jasa berdasarkan telah dilaksakanan sesuai dengan ketentuan dan
regulasi dan kebijakan internal terkait pengadaan prosedur yang berlaku.
yang ditetapkan mengacu pada Peraturan Menteri
BUMN No. PER-02/MBU/03/2023 tentang Pedoman Dalam rangka penerapan proses pengadaan yang
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi dan kegiatan baik, BNI telah menerapkan sertifikasi ISO 37001:2016
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Kebijakan Internal terkait pengadaan dibakukan (SMAP/Anti-Bribery) dan sertifikasi ISO 9001:2015
dalam Pedoman Perusahaan Pengadaan yang wajib tentang Sistem Manajemen Mutu. Implementasi
dipedomani bagi seluruh pegawai di BNI. ini menunjukkan bahwa BNI bersungguh-sungguh
dalam menerapkan sistem pengendalian gratifikasi,
Dengan berpedoman pada regulasi dan kebijakan suap dan WBS serta standar manajemen mutu
internal terkait pengadaan barang dan/atau jasa, sesuai dengan praktik di dunia Internasional yang
BNI memastikan bahwa setiap proses pengadaan telah ditetapkan oleh ISO.
barang dan/atau jasa (“proses pengadaan”)
dilakukan secara transparan dan mengedepankan Dalam rangka menjalankan kegiatan usaha, selama
prinsip akuntabilitas yang tinggi pada seluruh tahun 2024 BNI konsisten menerapkan faktor-
tahapan mulai dari perencanaan kebutuhan, faktor tersebut di atas dalam rangka pemenuhan
pemilihan penyedia, hingga serah terima hasil kebutuhan barang dan/atau jasa.
pekerjaan, dengan tujuan memastikan bahwa setiap
langkah dilakukan secara efisien, efektif, dan sesuai Prinsip Dasar Pengadaan Barang dan/atau
prinsip tata kelola yang baik. Hal ini bertujuan untuk Jasa [ACGS B.4.2]
memaksimalkan manfaat yang diperoleh, baik bagi Pengadaan barang dan/atau jasa di BNI didasarkan
BNI maupun para pemangku kepentingan. pada prinsip-prinsip yang dirancang untuk
memastikan setiap tahapan prosesnya berlangsung
Sebagai wujud nyata komitmen BNI terhadap secara profesional, transparan, dan bertanggung
lingkungan, sosial, keberpihakan terhadap produksi jawab. Penerapan prinsip dasar dalam proses
dalam negeri dan pemberdayaan Usaha Mikro dan pengadaan bertujuan agar BNI dapat memperoleh
Usaha Kecil, proses pengadaan BNI tidak semata- hasil yang terbaik dengan mengoptimalkan sumber
mata mengedepankan faktor ekonomis. daya yang ada, memenuhi kebutuhan secara efektif,
serta menjamin adanya persaingan yang sehat dan
Dalam pelaksanaan pengadaan, BNI memastikan adil. Dengan menerapkan standar etika yang ketat,
kepatuhan penyedia terhadap komitmen Dampak BNI berkomitmen untuk menciptakan lingkungan
Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola Perusahaan. pengadaan yang dapat dipercaya, terbuka, dan
Hal tersebut bertujuan untuk mendorong akuntabel, sehingga dapat menghindari potensi
pengadaan yang bertanggung jawab, meningkatkan penyalahgunaan dan memberikan manfaat
transparansi, dan mengurangi dampak lingkungan. maksimal bagi seluruh pihak yang terlibat.
Terkait peningkatan penggunaan Produk Dalam Prinsip-prinsip dasar pengadaan barang dan/atau
Negeri pada pengadaan barang dan/atau jasa, BNI jasa di BNI dijabarkan sebagai berikut:
mendukung hal tersebut dengan mensyaratkan 1. Efisien
penyedia memiliki sertifikat TKDN sesuai ketentuan Pengadaan harus diusahakan untuk mendapatkan
yang berlaku. Selain itu, BNI juga memperdayakan hasil yang optimal dan terbaik dalam waktu yang
penyedia UMKM dalam memenuhi kebutuhan cepat dengan menggunakan dana kemampuan
barang/dan atau jasa. seoptimal mungkin secara wajar dan bukan
hanya didasarkan pada harga terendah, dengan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1039
Page 439
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
pengecualian untuk pengadaan strategis Etika pengadaan barang dan/atau jasa di BNI
yang memiliki nilai signifikan dapat dilakukan dijabarkan sebagai berikut:
pendekatan penghitungan semua biaya (total 1. Melaksanakan tugas secara tertib disertai rasa
cost of ownership). tanggung jawab untuk mencapai sasaran,
2. Efektif kelancaran, dan ketepatan tujuan pengadaan.
Pengadaan harus sesuai dengan kebutuhan yang 2. Bekerja secara profesional mandiri, dan
telah ditetapkan dan memberikan manfaat yang menjaga kerahasiaan informasi yang menurut
sebesar-besarnya sesuai dengan sasaran yang sifatnya harus dirahasiakan untuk mencegah
ditetapkan. penyimpangan pengadaan.
3. Kompetitif 3. Tidak saling memengaruhi baik langsung maupun
Pengadaan harus terbuka bagi penyedia yang tidak langsung, yang berkaitan persaingan usaha
memenuhi persyaratan, dilakukan melalui tidak sehat.
persaingan sehat di antara penyedia yang 4. Menerima dan bertanggung jawab atas segala
setara dan memenuhi syarat/kriteria tertentu keputusan yang ditetapkan sesuai dengan
berdasarkan ketentuan dan prosedur yang jelas kesepakatan tertulis pihak yang terkait.
dan transparan. 5. Menghindari dan mencegah terjadinya benturan
4. Transparan kepentingan dengan pihak yang terkait, baik
Semua informasi mengenai pengadaan, secara langsung maupun tidak langsung, yang
termasuk syarat teknis administrasi, tata cara berakibat persaingan usaha tidak sehat.
evaluasi, hasil evaluasi, dan penetapan calon 6. Menghindari dan mencegah terjadinya
penyedia, harus terbuka bagi peserta penyedia pemborosan dan kebocoran keuangan negara/
yang berminat. perusahaan.
5. Adil dan Wajar 7. Menghindari dan mencegah terjadinya
Dalam pelaksanaan pengadaan, BNI memberikan penyalahgunaan wewenang dan/atau kolusi.
perlakuan yang sama bagi semua calon Penyedia 8. Tidak menerima, menawarkan, dan/atau
yang memenuhi syarat menjanjikan untuk memberi atau menerima
6. Terbuka hadiah, imbalan, komisi, rabat, atau bentuk lain
Pengadaan dapat diikuti oleh semua calon dari kompensasi dari dan atau kepada siapa pun
penyedia yang memenuhi syarat. atau patut diduga berkaitan dengan pengadaan.
7. Akuntabel
Pengadaan harus mencapai sasaran dapat Metode dan Mekanisme Pengadaan Barang
dipertanggungjawabkan, sehingga menjauhkan dan/atau Jasa [ACGS: B.4.2]
potensi penyalahgunaan atau penyimpangan. Dalam upaya mencapai efisiensi dan efektivitas
dalam pengadaan barang dan/atau jasa, BNI
Etika Pengadaan Barang dan/atau Jasa [ACGS: menerapkan berbagai metode yang sesuai
B.4.2] dengan karakteristik dan kebutuhan setiap proyek.
BNI secara tegas menetapkan etika pengadaan Proses pengadaan di BNI dilaksanakan melalui
yang berlaku untuk seluruh pihak yang terlibat beberapa metode, seperti Tender, Tender Terbatas,
dalam pengadaan. Etika pengadaan bertujuan untuk Penunjukan Langsung, serta Pengadaan Langsung
mendorong praktik pengadaan barang dan/atau dan Swakelola. Setiap metode pengadaan memiliki
jasa yang baik, meningkatkan efisiensi penggunaan kriteria tertentu yang harus dipenuhi agar sesuai
anggaran, menekan kebocoran anggaran, serta dengan tujuan dan prinsip pengadaan yang efisien
terwujudnya proses pengadaan yang bersih. dan efektif.
Adapun mekanisme untuk masing-masing metode pengadaan tersebut adalah sebagai berikut:
Metode Pengadaan
Mekanisme Pelaksanaan
Barang dan/atau Jasa
Tender Pengadaan barang dan/atau jasa yang diumumkan secara luas melalui media massa
guna memberi kesempatan kepada penyedia barang dan/atau jasa yang memenuhi
kualifikasi untuk mengikuti pelelangan
Tender Terbatas Pengadaan barang dan/atau jasa yang ditawarkan kepada beberapa pihak terbatas
sekurang-kurangnya dua penawaran.
Penunjukan Langsung Pengadaan barang dan/atau jasa yang dilakukan secara langsung dengan menunjuk
satu Penyedia Barang dan/atau Jasa atau penunjukan melalui beauty contest dengan
memperhatikan syarat-syarat Penunjukan Langsung.
Pengadaan Langsung Pembelian terhadap barang yang terdapat di pasar, dengan demikian nilainya
berdasarkan harga pasar, termasuk e-purchasing.
Swakelola Pelaksanaan pekerjaan yang dikerjakan dan/atau diawasi oleh BNI.
1040 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 440
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Gambaran Umum Prosedur Pengadaan Barang dan/atau Jasa [ACGS: B.4.2]
Ketentuan Pengadaan barang dan/atau jasa mengacu kepada ketentuan eksternal dan internal
(Pedoman Perusahaan Pengadaan).
Sentralisasi Pengadaan Pada prinsipnya pengadaan barang dan/atau jasa menganut Sistem Sentralisasi
pengadaan dengan pertimbangan efisiensi, efektivitas dan keamanan. Namun pada
beberapa hal dapat dilakukan Desentralisasi pengadaan dengan pertimbangan
optimalisasi fungsi dan kewenangan yang berada di segenap unit serta memberi
kesempatan rekanan lokal untuk berpartisipasi dalam pengadaan barang dan/atau jasa.
Strategi Pengadaan 1. Peningkatan mutu pengelolaan;
2. Penerapan pengadaan dengan sistem open contract dan kontrak payung untuk
mendapatkan harga terbaik;
3. Pengelompokan fungsi pengadaan berdasarkan pekerjaan/jenis barang;
4. Perbaikan ketentuan vendor management terkait akuisisi vendor berdasarkan kelas
atau tiering-nya;
5. Digitalisasi proses pengadaan.
Pemisahan Fungsi Pemisahan fungsi antara unit yang memproses pengadaan dengan:
1. Unit Pengguna;
2. Unit Pengadaan yang melaksanakan proses pengadaan;
3. Unit Vendor Management yang melakukan seleksi terhadap calon rekanan dan
merekomendasikan daftar peserta pengadaan;
4. Unit yang menganalisa dan menyusun kewajaran harga (Harga Perkiraan Sendiri);
5. Unit yang membuat kontrak;
6. Unit yang melakukan review kelengkapan persyaratan dokumen pembayaran;
7. Unit yang melakukan pengawasan dan pengendalian proyek sesuai dokumen
kontrak sampai dengan serah terima proyek.
Leveling Kewenangan Memutus Kewenangan memutus pengadaan dibuat berjenjang dengan pertimbangan tingkat
risiko maupun Tingkat nilai pengadaan dengan metode pengambilan keputusan
melalui mekanisme Komite Pengadaan.
PENGADAAN MELALUI SISTEM ke digitalisasi. Sistem e-Proc BNI menawarkan
ELECTRONIC PROCUREMENT (E-PROC) digitalisasi dalam proses pengadaan melalui modul-
Proses pengadaan di BNI dilakukan secara elektronik modul seperti Procurement Management, Vendor
berbasis web/internet dengan memanfaatkan Management, dan Contract Management.
fasilitas teknologi komunikasi dan informasi. Dengan
menerapkan kebijakan ini, semua pihak yang terlibat, Kebijakan pengadaan barang dan/atau jasa secara
termasuk vendor/calon rekanan, rekanan/calon elektronik melalui e-Proc BNI diharapkan dapat
peserta pengadaan dan panitia pengadaan dapat mendukung kualitas penerapan pengelolaan proses
terhubung secara online dalam satu platform end- pengadaan barang dan/atau jasa dalam kebutuhan
to-end mulai dari proses pendaftaran rekanan, tahap perbankan yang transparan dan akuntabel,
pengadaan, compliance test, penandatanganan meningkatkan efisiensi proses pengadaan,
kontrak, hingga pembayaran. mendukung proses monitoring dan audit, serta
memenuhi kebutuhan akses informasi yang real
Sistem Electronic Procurement (e-Proc) yang dapat time dan informasi yang setara untuk semua
diakses pada laman Corporate Website BNI dan Rekanan yang terlibat dalam proses pengadaan.
web: https://e-proc.bni.co.id. Rancangan sistem dan
kebijakan e-Proc BNI bertujuan untuk mendukung Sejak tahun 2018, e-Procurement telah diterapkan di
strategi transformasi menjadi digital banking agar Kantor Pusat, dan bertujuan untuk mengintegrasikan
mampu menghadapi persaingan bisnis di industri seluruh proses pengadaan di Kantor Pusat agar
perbanan yang semakin ketat dan semakin mengarah dapat termonitor secara efektif.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1041
Page 441
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
ALUR PROSES PENGADAAN MELALUI APLIKASI ELECTRONIC PROCUREMENT (E-PROC)
REKANAN PENGADAAN E-AUCTION PENERBITAN PEMBAYARAN
KONTRAK
• Pendaftaran • Requirement • Metode penilaian dan • Penyusunan
• Pengisian form • Usulan rencana HPS draft kontrak/
pendaftaran pengadaan • Pelaksanaan auction perjanjian
• Checklist • Pengumuman • Penyampaian
pendaftaran dan • Pendaftaran draft ke vendor
verifikasi • Seleksi DRTU • Penyampaian
• OTS • Aanwijzing final kontrak ke Compliance
• Interview • Evaluasi Teknis Delivery vendor
• Usulan • Klarifikasi Struktur Monitoring • Maintenance
• Penerbitan TDR Finansial kontrak
• Laporan dan • HPS
permintaan data • Evaluasi Finansial
• Update dan • Klarifikasi (opsi)
renewal • Checklist kepatuhan
• Performance • Usulan nominator
vendor • Masa sanggah
• Surat penunjukan/ Payment voucher Pembayaran
SPK
MONITORING
VENDOR
PELAPOR CONTRACT PAYMENT
MANAGEMENT PROCUREMENT MANAGEMENT MANAGEMENT
MANAGEMENT
SERTIFIKASI TERKAIT PENGELOLAAN PENGADAAN BARANG DAN/ATAU JASA
ISO 37001:2016 Sistem Dalam rangka meningkatkan integritas dan transparansi, BNI berhasil meraih sertifikasi
SNI ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti-Penyuapan pada 11 Agustus 2020,
Manajemen Anti khususnya dalam ruang lingkup Pengadaan Barang dan/atau Jasa. Sertifikasi ini diperbarui
Penyuapan pada 1 Januari 2024 dan akan berlaku selama tiga tahun, mencakup Proses Pengadaan
Barang dan/atau Jasa, Segmen Kredit Korporasi, dan Dana Pensiun. BNI berkomitmen untuk
menjalankan setiap aktivitasnya dengan prinsip-prinsip akuntabilitas dan tanggung jawab,
serta mengimplementasikan nilai-nilai AKHLAK sebagai dasar dari tata kelola perusahaan,
mengikuti Prinsip 46, dan mematuhi Kode Etik BNI serta peraturan yang berlaku.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, BNI berusaha untuk:
1. Menjalankan perilaku jujur, tulus dan ikhlas serta disiplin, konsisten dan bertanggung
jawab;
2. Mengimplementasikan peraturan perundang-undangan dan peraturan Internal terkait
Sistem Manajemen Anti Penyuapan dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan;
3. Bersikap tegas terhadap segala bentuk penyuapan untuk mewujudkan tata kelola
perusahaan yang baik serta bebas dari segala bentuk Korupsi, Kolusi dan Nepotisme
(KKN);
4. Berperan aktif dalam memastikan Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan, di
antaranya dengan melaporkan dugaan pelanggaran kebijakan anti penyuapan sesuai
dengan mekanisme yang berlaku di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk;
5. Bersedia menerima sanksi yang telah ditetapkan oleh perusahaan apabila terbukti
melanggar kebijakan anti penyuapan.
Dalam rangka memerangi praktik KKN dan suap, BNI menunjuk Divisi Kepatuhan sebagai
fungsi independen yang bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mengawasi
implementasi Sistem Manajemen Anti-Penyuapan. Unit ini juga berwenang mengambil
tindakan tegas terhadap pelanggaran yang terjadi. Agar kebijakan Sistem Manajemen
Anti-Penyuapan dapat diterima dengan baik oleh seluruh pihak internal maupun eksternal,
maka kegiatan sosialisasi kepada lingkungan BNI serta para pemangku kepentingan lainnya
senantiasa menjadi hal yang krusial.
Pada tahun 2024, BNI berhasil mempertahankan Sertifikasi Sistem Manajemen Anti-
Penyuapan setelah menjalani proses resertifikasi audit terhadap pengadaan barang dan/
atau jasa di tahun 2023.
1042 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 442
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
ISO 9001:2015 Sistem Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sesuai dengan
standar internasional, BNI telah berhasil memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015 dalam
Manajemen Mutu Pada bidang Sistem Manajemen Mutu untuk pengelolaan Harga Perkiraan Sendiri. Sertifikasi ini
Bagian Harga Perkiraan mencerminkan komitmen BNI dalam menjadi penyedia layanan yang andal bagi pelanggan,
Sendiri (HPS) dengan menawarkan harga yang wajar dan tepat waktu, serta mematuhi semua peraturan
dan perundang-undangan yang berlaku. BNI juga terus berupaya melakukan perbaikan
berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan sesuai dengan standar dan praktik
internasional.
Your reference/letter of Our reference/name Tel. Extension/Email Fax. Extension Date Page
Pada tahun 2024, BNI berhasil mempertahankan Sertifikasi ISO 9001:2015 Sistem Manajemen
MS-2409005 Yuan Handayana +62-21-2903 5015
Yuan.HANDAYANA@tuv-sud.co.id
+62-21-5140 0996 23 December 2024 1/1
Mutu fungsi Harga Perkiraan Sendiri (HPS) pada saat pelaksanaan Surveillance Audit.
To Whom It May Concern
Dear Sir/ Madam,
On behalf of TÜV SÜD Indonesia, I am pleased to inform that:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - Unit Harga Perkiraan Sendiri Divisi PFA
Plaza BNI BSD Lantai 5 CBD BSD City, Lot 1 No.5 Jl. Pahlawan Seribu Lengkong Gudang
Serpong ID - 15130 Tangerang Selatan
Has successfully completed ISO 900:2015 Quality Management System Transfer Surveil-
lance Audit as follow:
The audit has conducted on 7 November 2024
For the scope:
Provision of Estimation Processes
Therefore, the organization will be recommended for award certification.
The original certificate is currently in progress.
This reference letter is given to be used as appropriate. Please do not hesitate to contact us
for any further clarification. Thank you.
Yours sincerely,
Yuan Handayana
President Director
PT TÜV SÜD Indonesia
e
Telephone: +62 21 2903 5015 PT TÜV SÜD Indonesia.
Fax No.: +62 21 5140 0996 Indonesia Stock Exchange Building
www.tuv-sud.co.id Tower I. 8 Floor Suite 806
Jl. Jenderal Sudirman, Kav 52-53, Lot 2
Jakarta Selatan 12190
ISO 9001:2015 Sistem Komitmen BNI dalam meningkatkan kualitas pengelolaan manajemen vendor sesuai
dengan standar internasional dibuktikan melalui kepemilikan sertifikasi ISO 9001:2015
Manajemen Mutu untuk Sistem Manajemen Mutu di bidang Vendor Management. Sertifikasi ini merupakan
Pada Bagian Vendor bukti nyata komitmen BNI dalam menyediakan layanan vendor yang andal dan profesional
Manajemen guna mendukung kelancaran proses pengadaan barang dan/atau jasa. Melalui sertifikasi
ini, BNI tidak hanya menunjukkan kemampuannya dalam merekomendasikan vendor
berkualitas yang sesuai dengan spesifikasinya, akan tetapi juga menegaskan bahwa
proses pengelolaan vendor yang dilakukan telah memenuhi standar mutu global. Hal ini
memberikan kepercayaan lebih bagi para mitra bisnis dan pelanggan BNI bahwa seluruh
proses pengadaan dikelola dengan transparansi dan profesionalisme yang tinggi.
Your reference/letter of Our reference/name Tel. Extension/Email Fax. Extension Date Page
MS-2409005 Yuan Handayana +62-21-2903 5015 +62-21-5140 0996 23 December 2024 1/1
Yuan.HANDAYANA@tuv-sud.co.id
Selain itu, BNI juga secara konsisten melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan
guna meningkatkan kualitas layanan vendor management. Pada tahun 2024, BNI berhasil
To Whom It May Concern
Dear Sir/ Madam,
On behalf of TÜV SÜD Indonesia, I am pleased to inform that:
mempertahankan Sertifikasi ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu fungsi Vendor
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - Unit Vendor Management Divisi PFA
Management pada saat pelaksanaan Surveillance Audit.
Plaza BNI BSD Lantai 5 CBD BSD City, Lot 1 No.5 Jl. Pahlawan Seribu Lengkong Gudang
Serpong ID - 15130 Tangerang Selatan
Has successfully completed ISO 900:2015 Quality Management System Transfer Surveil-
lance Audit as follow:
Dengan pencapaian ini, BNI semakin memperkuat posisinya sebagai bank yang menerapkan
The audit has conducted on 11 November 2024
praktik terbaik dalam pengelolaan vendor, memastikan bahwa seluruh pengadaan dilakukan
For the scope:
Provision of Vendor Management Processes Including Registration, Clarification, Classifica-
tion and Evaluation
sesuai standar dan praktik internasional demi mencapai keunggulan operasional yang
Therefore, the organization will be recommended for award certification. berkelanjutan.
The original certificate is currently in progress.
This reference letter is given to be used as appropriate. Please do not hesitate to contact us
for any further clarification. Thank you.
Yours sincerely,
Yuan Handayana
President Director
PT TÜV SÜD Indonesia
e
Telephone: +62 21 2903 5015 PT TÜV SÜD Indonesia.
Fax No.: +62 21 5140 0996 Indonesia Stock Exchange Building
www.tuv-sud.co.id Tower I. 8 Floor Suite 806
Jl. Jenderal Sudirman, Kav 52-53, Lot 2
Jakarta Selatan 12190
EVALUASI REKANAN (DUE DILIGENCE) TAHUN 2024
Setiap tahun BNI melakukan evaluasi rekanan (due diligence) secara komprehensif sebagai bagian dari
upaya untuk memastikan bahwa setiap mitra bisnis yang bekerja sama dengan BNI sudah memenuhi
standar kualitas dan kepatuhan yang ditetapkan BNI.
Proses due diligence ini mencakup penilaian mendalam terhadap aspek legalitas, aspek operasional, aspek
keuangan dan aspek pengalaman di samping itu kami juga melakukan pengecekan terkait dengan aspek
reputasi perusahaan dari para Rekanan. BNI juga memastikan bahwa setiap Rekanan sudah mematuhi
prinsip-prinsip GCG serta standar keberlanjutan dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan
yang berlaku. Dengan pelaksanaan due diligence yang ketat, BNI berkomitmen untuk meminimalkan risiko
operasional dan reputasi, serta memastikan bahwa rekanan yang terlibat dalam proses pengadaan barang
dan jasa dapat mendukung tujuan strategis BNI secara efektif.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1043
Page 443
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kode Etik
Perusahaan [ACGS D.2.1, D.2.2, D.2.3]
BNI telah memiliki dan menerapkan Kode Etik (Code 11. Tidak menjadi anggota dan donatur partai politik.
of Conduct) yang secara tegas mengatur hal-hal 12. Tidak mengungkapkan informasi yang tidak
terkait sistem nilai, etika bisnis, etika kerja, komitmen, benar mengenai BNI.
serta penegakan terhadap peraturan-peraturan 13. Tidak menggunakan aset BNI untuk kepentingan
perusahaan dalam menjalankan bisnis dan aktivitas pribadi.
lainnya. Pedoman ini juga mendeskripsikan secara 14. Tidak menyalahgunakan Corporate Identity BNI,
jelas aturan sikap atau interaksi yang diperbolehkan untuk kepentingan pribadi.
maupun yang tidak diperbolehkan antara pegawai
dengan nasabah dan para pemangku kepentingan Kode Etik Berlaku Untuk Seluruh Level
lainnya. Organisasi [ACGS D.2.1 D.2.2]
Kode Etik bersifat mengikat dan wajib dipatuhi oleh
Penyusunan Kode Etik BNI senantiasa didasarkan seluruh pegawai BNI baik pegawai tetap maupun
pada prinsip-prinsip yang selaras dengan tidak tetap di semua tingkatan organisasi, termasuk
visi, misi, dan nilai-nilai utama BNI dengan Direksi dan Dewan Komisaris. Komitmen seluruh
tetap memperhatikan ketentuan internal dan insan BNI Hi-Movers dalam mematuhi Kode Etik
perkembangan yang berlaku. Kode Etik BNI di setiap aktivitas serta pelaksanaan tugas dan
disusun sebagai acuan bagi seluruh BNI Hi-Movers tanggung jawab sehari-hari tertuang pada Pakta
dalam bertindak serta mengambil keputusan Integritas yang wajib ditandatangani oleh setiap
agar senantiasa bekerja secara profesional dan pegawai BNI. Dengan adanya pedoman tertulis
berlandaskan pada standar etika tertinggi. Kode Etik diharapkan setiap pegawai mempunyai
kesadaran untuk menjalankan standar etika tertinggi
Pokok-Pokok Kode Etik [ACGS D.2.1] agar nantinya dapat meningkatkan pandangan
Semua insan BNI Hi-Movers wajib mematuhi 14 positif dan memperkuat reputasi Bank di mata para
(empat belas) pokok-pokok Kode Etik BNI berikut ini: pemangku kepentingan.
1. Bertindak Profesional, dengan mengedepankan
nilai-nilai budaya kerja Beliefs dan Core Values Kode Etik yang Berhubungan dengan Anti-
AKHLAK. Korupsi [ACGS B.4.5, D.2.1, D.2.2]
2. Menjadi panutan dan saling mengingatkan BNI berkomitmen untuk menciptakan budaya
kepada bawahan, atasan, rekan kerja, dan mitra anti-korupsi kepada seluruh pegawai dengan
kerja untuk melaksanakan Kode Etik BNI. menghadirkan lingkungan kerja yang kondusif,
3. Menjaga hubungan baik antar sesama BNI Hi- sehat, dan terbebas dari praktik KKN di BNI.
Movers. Langkah konkret akan hal ini ditunjukkan melalui
4. Menjaga kerahasiaan bank dan kerahasiaan pembentukan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG)
jabatan. yang dimulai dengan penandatanganan Komitmen
5. Menjaga keamanan kerja. Anti-Gratifikasi antara Direktur Utama BNI dan
6. Melindungi kesehatan, sumber daya alam dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada
lingkungan hidup. 17 Oktober 2016. Inisiatif ini menegaskan komitmen
7. Melakukan pencatatan, pelaporan dan tinggi BNI dalam mematuhi peraturan terkait anti-
pengadministrasian pekerjaan dengan baik, jujur korupsi dan memastikan kegiatan usaha Bank telah
dan akurat. dijalankan dengan prinsip kehati-hatian. Kebijakan
8. Mencegah terjadinya benturan kepentingan yang anti-korupsi yang terkandung dalam Kode Etik BNI
dapat merugikan kepentingan BNI. antara lain meliputi tidak memberi atau menerima
9. Tidak memberi atau menerima hadiah dalam hadiah dalam bentuk apa pun, secara langsung
bentuk apa pun, secara langsung maupun tidak maupun tidak langsung dari pihak mana pun, yang
langsung dari pihak mana pun, yang terkait terkait dengan tugas dan tanggung jawab.
dengan tugas dan tanggung jawab.
10. Bertindak sebagai narasumber, sepanjang untuk
kepentingan BNI.
1044 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 444
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kode Etik yang Berhubungan dengan Vendor Penyebarluasan dan Sosialisasi Kode Etik
[ACGS D.2.1] [ACGS D.2.1]
BNI sering kali melibatkan pihak ketiga untuk Dalam rangka membangun budaya perusahaan yang
mendukung kelancaran kegiatan ataupun aktivitas berbasis pada nilai-nilai tata kelola perusahaan yang
Bank. Dalam kaitannya dengan penerapan budaya baik, BNI secara konsisten mengkomunikasikan dan
anti-korupsi, BNI memastikan setiap pegawai telah menginternalisasi pokok-pokok Kode Etik ke seluruh
memahami dan menjalankan etika bisnis yang insan BNI Hi-Movers baik yang bertugas di Kantor
baik sebagaimana tertuang dalam Kode Etik BNI Pusat ataupun Kantor Wilayah dan juga Kantor
terutama terkait relasi yang profesional dengan cabang. Sarana yang digunakan untuk melakukan
vendor. Kebijakan anti-korupsi sehubungan dengan sosialisasi Kode Etik BNI adalah sebagai berikut:
vendor yang terkandung dalam Kode Etik BNI antara 1) Kode Etik BNI dibuat dalam bentuk Buku Saku
lain meliputi: dan telah dibagikan kepada setiap pegawai BNI.
1. Bekerja secara profesional dan mandiri, serta 2) Kode Etik BNI dibuat dalam bentuk e-learning
menjaga kerahasiaan informasi yang harus yang dapat diakses oleh setiap pegawai BNI.
dirahasiakan guna mencegah terjadinya 3) Kode Etik BNI disosialisasikan melalui sharing
penyimpangan dalam proses pengadaan. session di tiap-tiap Divisi/Satuan Kerja di BNI.
2. Tidak saling memengaruhi, baik secara 4) Kode Etik BNI disosialisasikan melalui media
langsung maupun tidak langsung, yang dapat publikasi digital internal (DigiHC, BNI Smarter,
menyebabkan persaingan usaha menjadi tidak BNI CorpuTV, BNI Menyapa, Majalah Sinergi,
sehat. dan Website BNI Forum) yang dapat dilihat oleh
3. Menerima dan bertanggung jawab atas semua seluruh pegawai BNI di Kantor Pusat, Kantor
keputusan yang diambil sesuai kesepakatan Wilayah, internal display di Kantor Cabang, dan
tertulis dengan pihak-pihak terkait. juga diunggah di akun media sosial internal,
4. Menghindari dan mencegah terjadinya konflik akun Instagram @quickpose.
kepentingan dengan pihak terkait, baik secara
langsung maupun tidak langsung, yang dapat Upaya penyebarluasan Kode Etik juga dilakukan
memengaruhi persaingan usaha secara tidak melalui kegiatan pelatihan mengenai GCG dan Kode
sehat. Etik yang diadakan secara berkala bagi semua BNI
5. Berupaya menghindari pemborosan dan Hi-Movers, baik pegawai baru maupun yang sudah
kebocoran keuangan negara atau perusahaan. berpengalaman, dengan tambahan coaching yang
6. Mencegah penyalahgunaan wewenang dan dilakukan oleh atasan masing-masing.
praktik kolusi yang dapat merugikan proses
pengadaan. Dengan menerapkan mekanisme pengawasan yang
7. Tidak menawarkan, menjanjikan, atau menerima ketat untuk memastikan implementasi Kode Etik
hadiah, imbalan, komisi, rabat, atau bentuk senantiasa berjalan efektif dan dipahami dengan
lain dari kompensasi yang berkaitan dengan baik oleh seluruh insan BNI Hi-Movers, maka BNI
pengadaan barang dan/atau jasa. juga menetapkan sanksi tegas bagi pegawai yang
terbukti melanggar Kode Etik. Hal ini dilakukan
Penandatanganan Pakta Integritas [ACGS D.2.1] untuk menimbulkan efek jera bagi pelanggar serta
Setiap awal tahun insan BNI Hi-Movers di seluruh sebagai sarana pembelajaran bagi pegawai lainnya
jenjang organisasi melakukan penandatanganan agar selalu patuh terhadap Kode Etik BNI.
Pakta Integritas Pegawai. Pakta ini berisi Kode
Etik yang harus diterapkan oleh seluruh pegawai Upaya Penerapan dan Penegakan Kode Etik
sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjalankan Melalui Berbagai Media [ACGS D.2.1, D.2.3]
tugas dengan transparansi dan profesionalisme. Penerapan dan penegakan Kode Etik senantiasa
Penandatanganan Pakta Integritas dimaksudkan menjadi bagian penting dari tahapan pelaksanaan
agar setiap individu dapat memahami dengan lebih implementasi GCG yang di antaranya diwujudkan
jelas isi dari Pakta Integritas tersebut. Pakta Integritas melalui program awareness dan internalisasi.
juga menegaskan komitmen untuk menolak BNI berkomitmen untuk mengembangkan dan
segala bentuk korupsi, gratifikasi, penyuapan, dan menerapkan prinsip GCG dalam setiap kegiatan Bank
pelanggaran etika lainnya. di semua tingkatan atau struktur organisasi mulai
dari level dasar sampai kepada top management.
Pada tahun 2024, penandatanganan Pakta Oleh karena itu, keberadaan Kode Etik menjadi
Integritas Pegawai telah dilakukan dan tercapai acuan perilaku bagi Dewan Komisaris, Direksi dan
penuh 100% diikuti oleh seluruh pegawai. Melalui pegawai sebagai bagian dari usaha pencapaian Visi
penandatanganan ini, BNI berupaya menciptakan dan Misi Bank.
lingkungan kerja yang berlandaskan pada asas
kejujuran dan keterbukaan, serta memperkuat tata
kelola yang baik di seluruh aspek operasional Bank.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1045
Page 445
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Upaya Bank dalam menegakkan nilai-nilai positif Selain mengandalkan WBS, untuk memudahkan
yang terkandung dalam Kode Etik BNI dilakukan proses identifikasi atas pelanggaran Kode Etik yang
dengan melakukan aktivitas pemantauan secara terjadi, BNI juga menyediakan saluran komunikasi
berkala terhadap kepatuhan Kode Etik dan internal sebagai sarana pelaporan pelanggaran
menyediakan fasilitas pengaduan terhadap Kode Etik, di antaranya:
pelanggaran Kode Etik yang diatur tersendiri dalam a) Situs web: http://bni-transparan.tipoffs.com.sg
mekanisme pelaporan pelanggaran (Whistleblowing b) e-Mail: bni-transparan@tipoffs.com.sg
System/WBS) BNI. Setiap pegawai dapat c) Telepon: 021 - 57853377
melaporkan penyimpangan atas Kode Etik tersebut d) SMS & Whatsapp: 0811-970-1946
dan mendapatkan jaminan perlindungan identitas e) Surat: BNI Transparan, P.O. BOX 2646, JKP 10026
pelapor. Agar laporan penyimpangan dapat diproses
lebih lanjut, maka setiap laporan harus disertai data Kepatuhan terhadap Kode Etik mencerminkan
dan/atau bukti-bukti akurat sehingga pelanggaran komitmen Bank untuk mematuhi peraturan hukum
dapat diproses lebih lanjut. Setiap pelanggaran serta menerapkan standar etika tertinggi dalam
atas Kode Etik akan dikenakan sanksi sesuai dengan seluruh aspek bisnis dan operasional, tanpa
peraturan yang berlaku dan pengenaan sanksi memandang wilayah operasional BNI. Pengelolaan
tersebut tidak bersifat diskriminatif. BNI tidak hanya harus mengikuti peraturan
perundang-undangan yang berlaku, melainkan juga
harus menjunjung tinggi norma dan nilai etika.
Jenis dan Bentuk Sanksi Pelanggaran Kode Etik [ACGS D.2.1]
Setiap pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran terhadap Kode Etik akan mendapatkan sanksi tegas
sesuai dengan tingkat pelanggarannya. Rincian mengenai jenis pelanggaran dan bentuk sanksi yang
diterapkan dapat dilihat pada tabel berikut:
Sanksi Pokok Jenis Pelanggaran Kode Etik
Surat Pembinaan Pelanggaran terhadap aktivitas kritikal ditentukan yang belum menimbulkan dampak kerugian
Pendahuluan (SP bagi BNI.
Pendahuluan)
Surat Pembinaan (SP) Pelanggaran terhadap tata tertib, kebijakan dan prosedur serta kewajiban yang tidak
menimbulkan kerugian.
Surat Teguran (STE) Pelanggaran terhadap tata tertib, kebijakan dan prosedur serta kewajiban yang menimbulkan
kerugian non materiil.
Surat Teguran Keras (STK) Pelanggaran kebijakan dan prosedur serta kewajiban yang menimbulkan kerugian baik
materiil maupun non materiil.
Demosi Pelanggaran kebijakan dan prosedur serta kewajiban yang menimbulkan kerugian materiil,
namun tidak terdapat fraud, kecurangan, fiktif, rekayasa dan/atau gratifikasi.
Pemutusan Hubungan Pelanggaran kebijakan dan prosedur serta kewajiban yang menimbulkan kerugian materiil
Kerja (PHK) secara sengaja dan mengandung unsur rekayasa, fraud, dan/atau transaksi fiktif.
Data Pelanggaran Kode Etik dan Penanganannya Tahun 2024 [ACGS D.2.1]
Sepanjang tahun 2024, terdapat 80 pelanggaran Kode Etik di BNI. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan
dengan 77 pelanggaran Kode Etik yang terjadi di tahun sebelumnya. Terhadap seluruh pelanggaran Kode
Etik yang terjadi di tahun 2024, BNI telah melakukan langkah-langkah penanganan yang tepat dengan
memberikan sanksi, sebagaimana diuraikan pada tabel berikut:
Sanksi Pokok 2024 2023 2022
Surat Pembinaan 7 9 4
Surat Teguran 4 2 1
Surat Teguran Keras 5 3 7
Demosi 4 3 3
Pemutusan Hubungan Kerja 60 60 73
Total 80 77 88
1046 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 446
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tren Sanksi Pelanggaran Kode Etik Tahun 2022-2024
73
60 60
9
7 7
4 5
4 3 3 3 4
1 2
Surat Pembinaan Surat Teguran Surat Teguran Keras Demosi Pemutusan
Hubungan Kerja
2022 2023 2024
Nilai dan Budaya Perusahaan
Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BNI menempatkan core values “AKHLAK” sebagai
nilai utama. AKHLAK yang terdiri dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, telah
ditetapkan sebagai budaya perusahaan. Nilai-nilai ini wajib diimplementasikan oleh seluruh BNI Hi-Movers
dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Nilai Utama
manah ompeten armonis oyal daptif olaboratif
Panduan Perilaku [ACGS D.2.1]
BNI telah menetapkan 18 panduan perilaku, sebagai berikut:
1. Memenuhi janji dan komitmen yang telah dibuat.
2. Bertanggung jawab atas setiap tugas, keputusan, dan tindakan yang diambil.
3. Memegang teguh nilai-nilai moral dan etika.
4. Meningkatkan kompetensi diri untuk menghadapi tantangan yang terus berubah.
5. Membantu orang lain untuk belajar dan berkembang.
6. Menyelesaikan tugas dengan kualitas terbaik.
7. Menghargai setiap individu tanpa memandang latar belakangnya.
8. Senang membantu orang lain.
9. Membangun lingkungan kerja yang harmonis dan kondusif.
10. Menjaga nama baik sesama pegawai, pimpinan, BUMN, dan Negara.
11. Rela berkorban demi mencapai tujuan yang lebih besar.
12. Patuh kepada pimpinan selama tidak bertentangan dengan hukum dan etika.
13. Cepat beradaptasi untuk menjadi lebih baik.
14. Selalu berusaha melakukan perbaikan yang berkelanjutan.
15. Bersikap proaktif dalam bertindak.
16. Memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk berkontribusi.
17. Terbuka dalam bekerja sama guna menghasilkan nilai tambah.
18. Menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya demi mencapai tujuan bersama.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1047
Page 447
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penyediaan Dana untuk
Kegiatan Sosial dan Politik
BNI secara aktif berkontribusi terhadap peningkatan Realisasi anggaran yang telah dikeluarkan dalam
kesejahteraan masyarakat maupun perbaikan aktivitas sosial melalui Program TJSL sepanjang
kondisi lingkungan hidup melalui ProgramTanggung tahun 2024 sebesar Rp129,9 miliar.
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dirancang
tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan para BNI memiliki kebijakan yang melarang BNI Hi-
penerima manfaat khususnya komunitas di sekitar Movers menjadi anggota dan/atau donatur partai
lokasi Bank. BNI secara kontinu mengalokasikan politik serta untuk tidak melakukan pemberian dana
dana untuk pelaksanaan ProgramTJSL sebagai salah untuk kegiatan politik sepanjang tahun 2024 dan
satu komitmen serta kontribusi Perseroan dalam tahun-tahun sebelumnya.
jangka panjang kepada lingkungan dan masyarakat.
1048 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 448
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penyediaan Dana Untuk Pihak-Pihak
Terkait (Related Party) dan Penyediaan
Dana Besar (Large Exposure) [ACGS C.4]
BNI telah memiliki kebijakan dan prosedur mengenai 1. Manajemen memberikan perhatian khusus pada
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), pemberian kredit dalam jumlah besar yang
pemberian kredit kepada Pihak Terkait dengan meliputi penyediaan dana kepada debitur dengan
Bank serta memiliki kebijakan yang mengatur limit menggunakan berbagai sistem pengukuran
kredit per sektor industri, berikut pemantauan dan risiko. Sistem tersebut mencakup Internal Rating
penyelesaiannya. Secara berkala BNI melakukan System (untuk korporasi, usaha komersial, dan
rapat Komite Prosedur Perkreditan dan Komite usaha kecil), Loan Portfolio Management, Loan
Kebijakan Perkreditan maupun Rapat Direksi untuk Exposure Limit (berdasarkan segmen, sektor
membahas hal-hal yang terkait dengan kebijakan, ekonomi, dan wilayah), serta Batas Maksimum
prosedur dan pelaksanaan operasional bidang Pemberian Kredit (BMPK) yang diatur melalui
perkreditan guna meminimalkan terjadinya risiko Internal House Limit dan Country Exposure Limit.
kredit. 2. Pelaporan modal dan Capital Adequacy
Ratio (CAR) dilakukan secara berkala kepada
Sesuai dengan POJK tentang Penerapan Tata Kelola manajemen dan semua unit terkait, untuk
Bank Umum, BNI selalu menerapkan prinsip kehati- menjadi pedoman dalam melaksanakan kegiatan
hatian dalam penyediaan dana kepada pihak terkait bisnis, terutama dalam penyediaan dana.
maupun penyediaan dana besar paling sedikit
dengan menerapkan penyebaran atau diversifikasi KEBIJAKAN PENYEDIAAN DANA KEPADA
portofolio penyediaan dana yang diberikan. PIHAK TERKAIT [ACGS C.4.1]
Kebijakan pengungkapan penyediaan dana kepada
pihak terkait (individu atau kelompok, termasuk Dalam memberikan persetujuan penyediaan dana
Direksi, Dewan Komisaris, Pejabat Eksekutif Bank, kepada pihak terkait, BNI selalu memperhatikan
serta pihak terkait lainnya) dan penyediaan dana ketentuan internal serta regulasi OJK maupun
besar (large exposure) mengacu pada SE OJK peraturan perundang-undangan yang berlaku,
No. 13/SEOJK.03/2017 tentang PenerapanTata Kelola antara lain menyangkut aspek Batas Maksimum
bagi Bank Umum bagian Transparansi Penerapan Pemberian Kredit (BMPK). Bank senantiasa
Tata Kelola. mengedepankan prinsip prudential banking dalam
menyalurkan pendanaan kepada pihak terkait dan
Untuk memastikan penyediaan dana kepada pihak juga kepada debitur dengan melakukan proses
terkait dan dalam jumlah besar telah sesuai dengan review berjenjang serta menerapkan mekanisme
prinsip kehati-hatian, BNI telah menerapkan sistem yang berlaku di internal BNI.
pengendalian internal yang memadai sebagai
berikut: Untuk transaksi material dengan pihak terkait dan
1. Menetapkan kebijakan dan prosedur yang jelas transaksi yang berpotensi menimbulkan benturan
dalam setiap tahap proses pemberian kredit; kepentingan bagi Bank, maka persetujuan Dewan
2. Penyediaan dana kepada pihak terkait wajib Komisaris wajib didasari oleh rekomendasi dari
mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris. Komite Audit yang diberikan sebelum melakukan
3. Penyediaan dana di atas nominal tertentu transaksi material dengan pihak afiliasi. Transaksi
dikonsultasikan kepada Dewan Komisaris. tersebut wajib disampaikan kepada OJK dan
4. Internal Audit melakukan pemeriksaan disampaikan sebagai bagian dari keterbukaan
berdasarkan risk assessment untuk memastikan informasi Bank kepada publik sesuai dengan
kecukupan pengelolaan risk management ketentuan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang
dan internal control, termasuk dalam proses Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan dan
pemberian kredit. POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
Dalam memberikan persetujuan pendanaan kepada
pihak terkait atau dana besar, BNI menaruh fokus Pada tahun 2024, BNI tidak melakukan transaksi
pada hal-hal berikut ini: material dengan pihak terafiliasi yang mengandung
benturan kepentingan. [ACGS A.8.1]
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1049
Page 449
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
KEBIJAKAN PENYEDIAAN DANA BESAR Pada tahun 2024, tidak ditemukan adanya
pelanggaran maupun pelampauan BMPK dalam
Penyediaan dana besar adalah nominal penyediaan penyediaan dana besar kepada pihak terkait Bank.
dana kepada 1 (satu) peminjam atau 1 (satu) Secara rinci, informasi terkait penyediaan dana
kelompok peminjam selain Pihak Terkait sebesar kepada pihak terkait, yaitu mengenai sifat hubungan,
10% atau lebih dari modal inti (Tier 1) Bank. sifat transaksi, dan nilai transaksi selama tahun
Penyediaan dana besar harus dianalisis 2024 telah diungkapkan dalam Catatan atas Laporan
kelayakannya minimum sama atau lebih berhati- Keuangan Konsolidasi yang merupakan bagian dari
hati (prudent) daripada penyediaan dana kepada Laporan Tahunan ini.
debitur umum. Syarat dan ketentuan penyediaan
dana diterapkan adalah sesuai dengan ketentuan
dan prosedur perkreditan yang berlaku di BNI.
PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN
BNI menyampaikan pelaporan BMPK secara rutin dan tepat waktu kepada OJK atau Bank Indonesia.
Informasi terkait Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait (Related Party) dan kepada Debitur Inti Individu dan
Grup (Large Exposure) di BNI selama tahun 2024, adalah sebagai berikut:
2024 2023
Penyediaan Dana Jumlah
Jumlah Jumlah Jumlah
Nominal Nominal
Debitur Debitur
(Rp-juta) (Rp-juta)
Kepada Pihak Terkait 341 2.191.892 319 1.837.129
Kepada Debitur: 20 237.908.427 20 213.772.386
a) Individu 2 27.407.091 2 24.748.306
b) Grup 18 210.501.336 18 189.024.080
1050 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 450
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pemberian Kredit
kepada Pihak Terkait
Sebagai bagian dari komitmen BNI dalam d. Anggota Direksi, Anggota Dewan Komisaris, dan
menerapkan praktik perbankan yang bertanggung Pejabat Eksekutif Bank; Yang dimaksud Pejabat
jawab, Bank telah menetapkan kebijakan yang Eksekutif adalah pejabat yang bertanggung
terukur dalam hal pemberian kredit kepada pihak jawab langsung kepada Direksi atau mempunyai
terkait dengan mengacu pada ketentuan POJK No. pengaruh yang signifikan terhadap kebijakan
32/POJK.03/2018 (“POJK 32/2018”) tentang Batas dan/atau operasional Bank, yaitu kepala divisi,
Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan Dana kepala kantor wilayah, kepala kantor cabang,
Besar Bagi Bank Umum sebagaimana telah diubah kepala kantor fungsional yang kedudukannya
dengan POJK No. 38/POJK.03/2019 Pasal 5 yang paling kurang setara dengan kepala kantor
menyebutkan bahwa seluruh portofolio Penyediaan cabang, kepala satuan kerja manajemen risiko,
Dana kepada Pihak Terkait dengan Bank ditetapkan kepala satuan kerja kepatuhan, dan kepala
paling tinggi 10% (sepuluh persen) dari Modal satuan kerja audit intern dan/atau pejabat lain
Bank. Batasan maksimal 10% diberlakukan untuk yang setara.
mengelola risiko eksposur dan menjaga stabilitas e. Pihak yang mempunyai hubungan keluarga
keuangan Bank. Sedangkan definisi Penyediaan secara horizontal maupun vertikal:
Dana meliputi aktivitas penanaman dana Bank 1) Dari perseorangan yang merupakan
dalam bentuk antara lain kredit, surat berharga, pengendali Bank sebagaimana dimaksud
penempatan, tagihan atas surat berharga yang pada huruf a; dan
dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) dan 2) Dari anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
lain-lain. Komisaris pada Bank sebagaimana dimaksud
dalam huruf d.
Kebijakan mengenai Pemberian Kredit kepada Pihak Hubungan keluarga secara horizontal atau
Terkait di BNI tertuang dalam Pedoman Perusahaan vertikal yaitu:
No. IN/640/PGV/010 tanggal 16 Desember 2024. - orang tua kandung/tiri/angkat;
Kebijakan ini menetapkan bahwa Bank dilarang - saudara kandung/tiri/angkat;
memberikan Penyediaan Dana (selanjutnya disebut - anak kandung/tiri/angkat;
“Pemberian Kredit”) kepada Pihak Terkait tanpa - kakek atau nenek kandung/tiri/angkat;
persetujuan dari Dewan Komisaris, serta tidak - cucu kandung/tiri/angkat;
bertentangan dengan prosedur umum Penyediaan - saudara kandung/tiri/angkat dari orang tua;
Dana. Selain itu, pemberian kredit kepada calon - suami atau istri;
debitur/debitur yang memiliki hubungan keluarga - mertua;
maupun mengandung benturan kepentingan - suami atau istri dari anak kandung/tiri/angkat;
dengan pemroses dan/atau pemutus kredit - kakek atau nenek dari suami atau istri;
juga telah diatur dalam Pedoman Perusahaan - suami atau istri dari cucu kandung/tiri/angkat;
No. IN/102/PGV/002 tanggal 12 Maret 2018. atau
Pihak Terkait sebagaimana diatur dalam POJK - saudara kandung/tiri/angkat dari suami atau
No. 32/POJK.03/2018 tanggal 27 Desember 2018 istri beserta suami atau istri dari saudara yang
sebagaimana telah diubah dengan POJK No. 38/ bersangkutan.
POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019, meliputi: f. Anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
a. Perorangan atau perusahaan yang merupakan Komisaris, pada perusahaan sebagaimana
pengendali Bank. dimaksud pada huruf a, b dan/atau c.
b. Badan hukum dalam hal Bank bertindak sebagai g. Perusahaan yang anggota Direksi dan/atau
pengendali. anggota Dewan Komisaris merupakan Anggota
c. Perusahaan dalam hal perorangan atau Dewan Komisaris pada Bank.
perusahaan sebagaimana dimaksud dalam huruf h. Perusahaan/badan yang 50% (lima puluh persen)
a bertindak sebagai pengendali. atau lebih anggota Direksi dan/atau anggota
Dewan Komisaris dan merupakan Direksi dan/
atau Komisaris pada perusahaan sebagaimana
dimaksud pada huruf a, b dan/atau c.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1051
Page 451
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
i. Perusahaan/badan di mana: 3) terdapat pengalihan risiko kredit melalui
1) Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, penjaminan di mana pihak yang menjamin
dan/atau Pejabat Eksekutif Bank sebagaimana akan mengambil alih sebagian atau
dimaksud pada huruf d. bertindak sebagai keseluruhan risiko keuangan dari pihak yang
pengendali; dan dijamin.
2) Anggota Direksi dan/atau anggota Dewan l. Peminjam berupa perorangan atau perusahaan
Komisaris dari pihak sebagaimana dimaksud bukan bank yang memiliki hubungan keuangan
pada huruf a, b dan/atau c, bertindak sebagai melalui pemberian jaminan kepada pihak
pengendali. sebagaimana dimaksud dalam huruf a sampai
j. Kontrak investasi kolektif di mana Bank dan atau dengan huruf k.
pihak-pihak sebagaimana dimaksud pada huruf m. Peminjam memiliki hubungan keuangan
a. sampai dengan huruf i. memiliki 10% (sepuluh melalui penjaminan yang diberikan oleh pihak
persen) atau lebih saham pada Manajer Investasi sebagaimana dimaksud dalam huruf a sampai
kontrak investasi kolektif tersebut. dengan huruf k.
k. Perusahaan yang memiliki hubungan keuangan n. Bank lain yang memiliki hubungan keuangan
dengan Bank dan/atau pihak sebagaimana melalui pemberian jaminan kepada pihak
dimaksud dalam huruf a. sampai dengan huruf sebagaimana dimaksud dalam huruf a sampai
i; Hubungan keuangan dianalisis dari beberapa dengan huruf k dalam hal terdapat penjaminan
faktor yaitu: kembali (counter guarantee) dari Bank dan/atau
1) terdapat bantuan keuangan dari Bank dan/atau pihak sebagaimana dimaksud dalam huruf a
Pihak Terkait atau bantuan keuangan kepada sampai dengan huruf k kepada bank lain tersebut.
Bank dan/atau Pihak Terkait lain dengan o. Perusahaan lain yang di dalamnya terdapat
persyaratan yang menyebabkan pihak yang kepentingan berupa kepemilikan saham sebesar
memberikan bantuan keuangan mempunyai 10% (sepuluh persen) atau lebih secara sendiri
kemampuan untuk menentukan (controlling atau bersama-sama, dari pihak sebagaimana
influence) kebijakan strategis perusahaan dimaksud dalam huruf e.
yang menerima bantuan keuangan;
2) terdapat keterkaitan rantai bisnis yang Pemberian kredit kepada debitur yang bukan
signifikan dalam operasional usaha Bank merupakan Pihak Terkait, namun digunakan untuk
atau Pihak Terkait dengan perusahaan lain keuntungan Pihak Terkait, dikategorikan sebagai
sehingga terdapat ketergantungan antara satu Pemberian Kredit kepada Pihak Terkait. Dalam hal
pihak dengan pihak lain yang mengakibatkan: ini, BNI berkomitmen untuk mengelola pemberian
- salah satu pihak tidak mampu dengan kredit kepada pihak terkait dengan menerapkan
mudah mengalihkan transaksi bisnis prinsip kehati-hatian dan memastikan rasio
kepada pihak lain; dan penyediaan dana tetap sesuai dengan regulasi yang
- ketidakmampuan dengan mudah berlaku. Selain itu, BNI menerapkan pengawasan
mengalihkan transaksi bisnis internal yang ketat dalam setiap tahap proses
menyebabkan arus kas (cash flow) salah pemberian kredit kepada Pihak Terkait. Langkah ini
satu pihak mengalami gangguan yang dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses
signifikan sehingga mengalami kesulitan berjalan secara transparan, terukur, dan sesuai
untuk memenuhi kewajiban; dan/atau dengan aturan yang telah ditetapkan. Kebijakan
ini juga bertujuan untuk mencegah potensi konflik
kepentingan serta menjaga integritas keuangan
Bank.
1052 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 452
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Perlindungan
Hak Kreditur [ACGS B.4.6]
BNI berkomitmen untuk melindungi hak-hak kreditur Selain memastikan ketersediaan informasi
melalui penerapan sistem keterbukaan informasi yang transparan bagi semua pihak, BNI juga
yang jujur, transparan, dan adil. Dengan menjunjung menjamin pemenuhan hak-hak kreditur sesuai
tinggi prinsip kesetaraan (equal treatment), BNI dengan perjanjian yang telah disepakati bersama.
memastikan seluruh kreditur maupun mitra usaha Bank memastikan bahwa kewajiban terhadap
dapat memperoleh informasi yang relevan sesuai kreditur dipenuhi tepat waktu dan terhindar dari
kebutuhannya sehingga masing-masing pihak keterlambatan maupun kelalaian yang berpotensi
dapat membuat keputusan yang objektif atas dasar menimbulkan kerugian bagi kedua belah pihak.
pertimbangan yang adil, wajar dan akurat. Hal ini sejalan dengan salah satu prinsip Tata Kelola
yang diterbitkan oleh ASEAN Corporate Governance
Scorecard. [ACGS B.4.6]
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1053
Page 453
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Transparansi Kondisi Keuangan
dan Non Keuangan
BNI berkomitmen untuk menjaga konsistensi TRANSPARANSI KONDISI NON-KEUANGAN
dan meningkatkan kualitas penerapan tata
kelola perusahaan yang baik khususnya terkait BNI juga memastikan keterbukaan informasi
penegakkan prinsip keterbukaan informasi dengan terkait kondisi non-keuangan Bank yang meliputi
memastikan kepatuhan Bank terhadap pemenuhan perkembangan tata kelola perusahaan, visi, misi,
atas kewajiban transparansi dan publikasi kondisi serta komposisi dan profil jajaran manajemen.
keuangan maupun non-keuangan kepada pemangku Informasi ini dipublikasikan melalui Laporan
kepentingan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tahunan, situs web resmi Bank, serta berbagai
Penyampaian dan publikasi informasi tersebut media lain yang dapat diakses dengan mudah oleh
dilakukan baik melalui media cetak maupun situs nasabah dan masyarakat luas
web BNI yang dapat diakses di: https://www.bni.
co.id/id-id/. Pada tahun 2024, BNI telah menyusun dan menyajikan
laporan yang terkait dengan transparansi kondisi
Akan hal ini, BNI telah memiliki kebijakan dan non-keuangan Bank dengan memperhatikan tata
prosedur mengenai tata cara pelaksanaan cara, jenis, dan cakupan sebagaimana diatur dalam
transparansi kondisi keuangan dan non-keuangan ketentuan POJK yang berlaku serta menyediakan
dengan mengacu pada ketentuan POJK No. 37/ dan mempublikasikan informasi lainnya terkait
POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi kondisi non-keuangan, antara lain sebagai berikut:
Laporan Bank; POJK No. 29/POJK.04/2016 tentang 1. Pengungkapan informasi Tata Kelola
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik; Perusahaan, yang di antaranya adalah Laporan
dan SE OJK NO 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk Tahunan Tata Kelola Perusahaan, Visi, Misi, Nilai
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Perusahaan, Kode Etik, Komposisi dan Profil
Publik. Dewan Komisaris dan Direksi, serta ketentuan
internal terkait tata kelola mulai dari Anggaran
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN Dasar hingga Piagam Korporasi yang juga
dipublikasikan melalui situs website BNI;
Sepanjang tahun 2024, BNI telah menyusun dan 2. Informasi Produk dan Layanan Perusahaan
menyampaikan laporan keuangan periode bulanan, termasuk jaringan kantornya dipublikasikan
triwulanan, dan tahunan kepada regulator terkait melalui Laporan Tahunan dan situs website BNI,
(OJK, Bursa Efek Indonesia, dan Kementerian BUMN agar nasabah, investor dan masyarakat luas
RI) secara tepat waktu, lengkap, utuh, dan akurat. dapat dengan mudah mengakses informasi atas
Penyusunan dan penyajian laporan keuangan BNI produk dan layanan BNI;
disesuaikan dengan tata cara, jenis dan cakupan 3. Informasi Prosedur Penyampaian Pengaduan,
sebagaimana diatur dalam ketentuan Bank Tips Aman BNI bagi Nasabah untuk menjaga
Indonesia tentang Transparansi Kondisi Keuangan kerahasiaan data dalam menggunakan layanan
Bank. Selain menyampaikan laporan keuangan, perbankan, yang dipublikasikan melalui situs
BNI juga menyampaikan Laporan Tahunan kepada website BNI untuk pelaksanaan ketentuan
Regulator, rating agency, lembaga pengembangan perlindungan konsumen; dan
perbankan, lembaga/institusi riset, serta juga 4. Informasi lainnya yang bertujuan untuk
menyampaikan laporan berkala dan insidental mendukung keterbukaan informasi, edukasi
dalam rangka memenuhi peraturan di bidang Pasar keuangan dan layanan kepada masyarakat.
Modal. Penyampaian informasi terkait transparansi
kondisi keuangan Bank dipublikasikan melalui
sistem pelaporan OJK, situs website BNI, dan Bursa
Efek Indonesia (BEI).
1054 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 454
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Transparansi Tata Cara Pengaduan
Nasabah dan Penyelesaian
Sengketa Kepada Nasabah
BNI berkomitmen untuk memberikan layanan KEMUDAHAN AKSES LAYANAN
yang transparan dan responsif dalam menangani
pengaduan nasabah serta penyelesaian sengketa. Customer Experience Center Sebagai Touch
Bank memiliki prosedur yang jelas dan mudah Point BNI
diakses oleh nasabah untuk menyampaikan keluhan Dalam upaya menjaga transparansi dan
atau pengaduan terkait layanan, produk, atau meningkatkan kualitas pelayanan, BNI sepenuh
transaksi perbankan. Informasi mengenai tata cara hati menerima setiap keluhan, kritik, dan masukan
pengaduan dapat diakses melalui berbagai saluran dari para nasabah. Melalui Customer Experience
komunikasi, seperti situs web resmi BNI, aplikasi Center sebagai salah satu touch point BNI, setiap
perbankan, Customer Experience Center, dan kantor hari selama 24 jam Bank berusaha memberikan
cabang BNI. layanan terbaik dengan menyediakan kecepatan
dan kemudahan bagi nasabah untuk mendapatkan
Setiap pengaduan yang diterima menjadi tanggung informasi, melakukan transaksi dan memperoleh
jawab bersama unit-unit yang terkait dan ditangani solusi atas setiap permasalahan.
secara profesional dan transparan, sesuai dengan
standar pelayanan atau Service Level Agreement
(SLA) yang berlaku. BNI berupaya menyelesaikan
setiap pengaduan dalam waktu yang tepat dengan
memberikan solusi yang adil dan memadai bagi
kedua belah pihak. Dalam hal terjadinya sengketa
yang memerlukan penyelesaian lebih lanjut,
maka BNI menyediakan mekanisme penyelesaian
sengketa dengan mengutamakan mediasi internal,
dan apabila diperlukan, dapat melibatkan pihak
ketiga sesuai ketentuan yang berlaku.
Semua nasabah BNI dapat menyampaikan keluhan atau pengaduannya, melalui:
BNI Call
1500046 BNI Emerald Call
Digital Platform (Akses dari Dalam Negeri, tanpa kode area)
1500098
• Chat With Us di www.bni.co.id +62 21-30500046
• Tanya BNI di BNI Mobile Banking (Akses dari Luar Negeri)
• BNI Call Virtual Assistant
• BNI WhatsApp Business
+62 811-588-1946
• Email : bnicall@bni.co.id Merchant Care
& Agen46
1500146
Social Media
Platform
Wholesale
@bni46 Service:
@BNI
021 - 29946046
@BNICustomerCare Customer +62 858-5000-1946
BNI Experience Center
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1055
Page 455
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Selain itu, nasabah dapat menyampaikan keluhan Mekanisme Penyampaian Pengaduan
atau pengaduan melalui kantor cabang BNI yang Nasabah BNI
tersebar di Indonesia. BNI berkomitmen untuk mencarikan solusi
terbaik atas setiap keluhan atau pengaduan yang
Sertifikasi ISO 9001:2015 disampaikan nasabah sebagai salah satu cara untuk
Customer Experience Center telah mendapatkan menjaga pengalaman nasabah agar tetap berada
sertifikasi ISO 9001:2015 untuk standarisasi kualitas pada tingkat terbaik. Sebagaimana diatur dalam
layanan dan secara rutin memperbarui sertifikasi POJK No. 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan
setiap tiga tahun. Perolehan sertifikasi berstandar Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan,
internasional ini menunjukkan komitmen BNI dalam Customer Experience Center berkomitmen
menjaga mutu kualitas layanan kepada nasabah. untuk memberikan solusi penyelesaian terhadap
pengaduan nasabah yang disampaikan secara
PROSEDUR PELAYANAN DAN lisan dengan batas waktu maksimal 5 (lima) hari
PENYELESAIAN PENGADUAN NASABAH kerja sejak pengaduan diterima, sedangkan untuk
BNI pengaduan tertulis paling lama 10 (sepuluh) hari
kerja sejak dokumen diterima secara lengkap
Customer Experience Center sebagai pihak dan dapat diperpanjang 10 (sepuluh) hari kerja
pengelola pengaduan nasabah, menerima dengan berikutnya. Informasi perpanjangan waktu
baik dan bersikap responsif dalam menindaklanjuti penyelesaian pengaduan diberitahukan kepada
setiap keluhan yang masuk serta berusaha nasabah melalui sarana SMS, telepon, e-mail, surat
menyelesaikannya sesuai dengan ketentuan SLA. ataupun WhatsApp.
Layanan pengaduan ini mencakup berbagai aspek,
termasuk perbankan, kartu kredit, merchant, trade
& remittance, hingga wholesale service. Dalam
menyampaikan pengaduannya, nasabah diberikan
kemudahan mengakses layanan pengaduan dengan
berbagai pilihan media baik melalui lisan maupun
tertulis.
LISAN
Nasabah menghubungi BNI Call Nasabah mendatangi BNI cabang terdekat
Dalam Negeri: 1500046
Luar Negeri: +62 21-30500046
TERTULIS
Nasabah mengunjungi situs web: www.bni.co.id Nasabah mendatangi BNI cabang terdekat
pada menu Chat With Us
Nasabah mengirimkan keluhan melalui: Nasabah menggunakan aplikasi yang dapat
- Tanya BNI di BNI Mobile Banking diunduh melalui AppStore/PlayStore:
- BNI WhatsApp Business +62 811-588-1946 BNI Call Virtual Assistant
- Email : bnicall@bni.co.id
- X: @BNI dan @BNICustomerCare
- Facebook: BNI
- IG: @bni46
1056 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 456
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Alur Penyampaian dan Penyelesaian Pengaduan
1
Menyampaikan
pengaduan
NASABAH
2 3 4 5
Menyampaikan
6
Apabila diperlukan,
7
Menyampaikan
Melakukan Memberikan nomor Menindaklanjuti hasil penyelesaian BNI menyampaikan hasil penyelesaian
registrasi pengaduan registrasi pengaduan pengaduan pengaduan kepada notifikasi pengaduan pasca
PETUGAS BNI nasabah perpanjangan waktu perpanjangan waktu
Dalam hal nasabah merasa kurang puas terhadap solusi penyelesaian yang diberikan, BNI memberikan
kesempatan kepada nasabah untuk dapat melanjutkan proses penyelesaian pengaduan melalui Lembaga
Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) yang dimuat dalam Daftar Lembaga Alternatif Penyelesaian
Sengketa yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). LAPS Sektor Jasa Keuangan adalah lembaga
yang bertugas menyelesaikan sengketa antara nasabah dan bank di luar pengadilan. Proses penyelesaian
ini telah sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Pasal 82 POJK No. 22 Tahun 2023.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1057
Page 457
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Integritas Pelaporan dan Sistem
Teknologi Informasi
Integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi Sesuai dengan amanat Pasal 100 Peraturan OJK No.
merupakan pilar utama keberhasilan BNI dalam 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi
mencapai transparansi kondisi keuangan dan non Bank Umum, BNI telah memastikan ketersediaan
keuangan kepada pemangku kepentingan. Dengan dan kecukupan pelaporan internal yang didukung
berkomitmen untuk menyusun laporan sesuai oleh sistem informasi manajemen yang memadai
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, BNI untuk meningkatkan kualitas proses pengambilan
memastikan informasi yang disampaikan akurat, keputusan oleh Direksi dan kualitas proses
lengkap, dan tidak terdistorsi, sehingga memberikan pengawasan oleh Dewan Komisaris. Lebih dari
keyakinan kepada pemangku kepentingan bahwa itu, dalam penyelenggaraan teknologi informasi,
informasi yang diterima dapat dipercaya. BNI berpedoman pada Peraturan OJK No. 11/
POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi
Sistem pelaporan yang diterapkan di BNI terdiri Informasi Oleh Bank Umum.
dari 2 (dua) laporan, yaitu Regulatory Report (RR)
dan Non-Regulatory Report (NRR). Non-Regulatory Kepatuhan terhadap regulasi ini tidak hanya
Report (NRR) sudah terintegrasi dalam satu single menjaga integritas pelaporan tetapi juga
platform yang berbentuk dashboard dan juga sudah meningkatkan kepercayaan para pemangku
didukung oleh single source of truth data dalam Big kepentingan. Ketersediaan pelaporan internal yang
Data. Untuk Regulatory Report (RR), sudah didukung memadai berkontribusi pada peningkatan kualitas
oleh Big Data dan Master Data Management (MDM). pengambilan keputusan dan pengawasan yang
lebih efektif.
Untuk mendukung transparansi, BNI juga
mengedepankan keterbukaan dalam produk dan Di samping itu, Direksi juga berkomitmen pada
penggunaan data nasabah, sesuai dengan peraturan pengembangan infrastruktur teknologi dan inovasi
yang berlaku. Laporan keuangan dan keberlanjutan digital untuk mendukung pencapaian visi, misi,
disusun secara terintegrasi, mencakup kinerja tujuan, serta rencana jangka pendek dan panjang
historis, serta analisis risiko, peluang, dan prospek perusahaan. Dengan memperhatikan harapan
masa depan. Sistem teknologi informasi yang pemangku kepentingan, inovasi menjadi inti dalam
andal dan aman memainkan peran krusial dalam strategi dan pengawasan operasional. Direksi
memastikan ketersediaan dan aksesibilitas data juga mendorong inovasi berkelanjutan, termasuk
secara efisien, serta melindungi integritas data dari pengembangan model bisnis, produk, layanan baru,
berbagai ancaman. serta kolaborasi dengan mitra strategis.
1058 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 458
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kebijakan Insider Trading dan
Benturan Kepentingan [ACGS C.5.1, B.A.6]
BNI memiliki kebijakan yang ketat terkait insider profesi, partai politik, atau etnis, serta
trading dan benturan kepentingan untuk memastikan menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan
integritas dan transparansi dalam seluruh kegiatan benturan kepentingan.
perbankan. Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah c. Dilarang memasukkan kepentingan pribadi
dan mengelola penggunaan informasi orang dalam dalam pengambilan keputusan atau tindakan
dan potensi benturan kepentingan yang dapat yang dapat memengaruhi kualitas keputusan
memengaruhi keputusan bisnis. BNI menegaskan atau tindakannya.
larangan keras terhadap penggunaan informasi d. Tidak memberikan perlakuan istimewa kepada
material yang belum dipublikasikan dalam transaksi pihak-pihak tertentu dengan mengabaikan
pribadi oleh seluruh BNI Hi-Movers, mulai dari prosedur atau ketentuan yang berlaku.
pegawai, anggota Direksi, hingga Dewan Komisaris, e. Tidak mencari atau menerima keuntungan
serta mewajibkan pelaporan situasi yang berpotensi yang tidak seharusnya yang dapat
menimbulkan benturan kepentingan. memengaruhi pelaksanaan tugas.
f. Apabila terjadi benturan kepentingan, BNI Hi-
Pedoman terkait insider trading telah ditetapkan Movers wajib mengutamakan kepentingan
dalam Pedoman Perusahaan Transaksi Efek yang ekonomis Bank dan menghindarkan Bank
Dilarang dan Tidak Dilarang bagi Orang Dalam dari kerugian atau potensi berkurangnya
No. IN/500/KMP/001 tanggal 23 September 2019, keuntungan.
yang mengatur secara rinci larangan penggunaan 2. Menciptakan Keterbukaan dalam Penanganan
informasi orang dalam untuk keuntungan Benturan Kepentingan
pribadi secara langsung atau tidak langsung a. Keterbukaan diperlukan agar benturan
dari informasi yang tidak atau belum tersedia di kepentingan dapat dikendalikan dan ditangani
pasar. Sementara itu, kebijakan untuk menangani dengan tepat.
benturan kepentingan diatur dalam Pedoman b. BNI Hi-Movers yang menghadapi situasi
Perusahaan Penanganan Benturan Kepentingan benturan kepentingan wajib mengungkapkan
No. IN/119/CMP/001 tanggal 27 Desember 2024. adanya kepentingan pribadi atau hubungan
Kedua pedoman tersebut dirancang untuk afiliasi yang berpotensi menimbulkan
memastikan bahwa semua tindakan dan keputusan benturan kepentingan.
bisnis bebas dari pengaruh pribadi atau konflik 3. Mendorong Tanggung Jawab Pribadi dan
kepentingan yang merugikan Bank. Selain itu, Bank Keteladanan
juga senantiasa mengingatkan kepada seluruh Divisi a. BNI Hi-Movers harus menjaga kredibilitas dan
dan Satuan terkait dengan kewajiban Bank sebagai integritas untuk menjadi teladan bagi yang
Perusahaan Terbuka terkait dengan Keterbukaan lain.
Informasi atau Fakta Material, Transaksi Afiliasi, dan b. Memisahkan urusan pribadi dengan
Transaksi Benturan Kepentingan secara berkala. urusan Bank untuk menghindari benturan
[ACGS C.5.1, B.A.6] kepentingan yang dapat merugikan atau
mengurangi keuntungan Bank.
Guna mencegah terjadinya benturan kepentingan, c. BNI Hi-Movers wajib membuat pernyataan
seluruh BNI Hi-Movers diharuskan untuk melakukan tahunan terkait benturan kepentingan dan
beberapa hal berikut: berupaya menghindari segala bentuk potensi
1. Mengutamakan Kepentingan Bank. benturan kepentingan dalam pelaksanaan
a. Melayani seluruh pemangku kepentingan tugas.
(stakeholder) Bank sesuai dengan tugas dan 4. Menciptakan Budaya Anti-Benturan Kepentingan
tanggung jawab masing-masing. a. Bank wajib menyampaikan pernyataan
b. Melaksanakan tugas berdasarkan peraturan tahunan kepada publik mengenai larangan
dan kebijakan yang berlaku, tanpa bagi BNI Hi-Movers untuk menerima hadiah
mengedepankan kepentingan pribadi atau atau pemberian dari nasabah, mitra kerja,
pihak terafiliasi, termasuk dengan agama, vendor, dan pihak lainnya.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1059
Page 459
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
b. Sosialisasi mengenai benturan kepentingan Kebijakan dan prosedur mengenai benturan
harus dilakukan secara terus-menerus untuk kepentingan tersebut telah ditetapkan, dipahami,
meningkatkan kesadaran dan membangun dan dilaksanakan oleh Direksi, Dewan Komisaris,
budaya anti-benturan kepentingan, serta manajemen, pegawai, dan pihak terkait lainnya.
mendorong BNI Hi-Movers untuk proaktif Sejak tahun 2022 hingga 2024, tidak terjadi
melaporkan indikasi benturan kepentingan pelanggaran terhadap kebijakan insider trading dan
melalui saluran pengaduan internal. benturan kepentingan, yang melibatkan Direksi,
5. Menegakkan Kebijakan Benturan Kepentingan Dewan Komisaris, manajemen dan pegawai. Hal ini
BNI Hi-Movers yang terbukti melanggar menunjukkan komitmen BNI dalam menjalankan
ketentuan terkait benturan kepentingan akan operasional dengan standar etika yang tinggi dan
dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang mematuhi seluruh regulasi yang berlaku. Selain itu,
berlaku di Bank. tidak ada kasus ketidakpatuhan terhadap undang-
undang, peraturan, dan ketentuan yang berkaitan
dengan transaksi material dengan pihak terkait
dalam tiga tahun terakhir.
1060 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 460
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pembelian Kembali (Buyback)
Saham dan Obligasi
Sejak bulan Maret 2023 hingga bulan September Berpedoman pada ketentuan yang diatur dalam
2024, BNI telah menyelesaikan pelaksanaan Pasal 8 POJK 30/2017, pelaksanaan buyback wajib
pembelian kembali (buyback) sebanyak 40.514.600 diselesaikan paling lama 18 (delapan belas) bulan
lembar saham atau setara dengan Rp179.959.897.500 setelah tanggal RUPS yang menyetujui buyback,
(Seratus tujuh puluh sembilan miliar sembilan ratus sehingga dalam hal ini BNI dapat melaksanakan
lima puluh sembilan juta delapan ratus sembilan Pembelian Kembali Saham (buyback) selama 18
puluh tujuh ribu lima ratus rupiah). (delapan belas) bulan sejak tanggal keputusan
RUPS Tahunan Tahun Buku 2022 yang dilaksanakan
Program buyback tersebut telah sesuai dengan tanggal 15 Maret 2023 atau paling lama wajib
ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa diselesaikan pada tanggal 15 September 2024.
Keuangan No. 30/POJK.04/2017 tentang Pembelian
Kembali Saham Yang Dikeluarkan Oleh Perusahaan
Terbuka (“POJK 30/2017”).
Timeline Buyback
16 Maret 2023 -
6 Februari 2023 15 Maret 2023 17 September 2024
15 September 2024
Pengumuman informasi Tanggal Persetujuan Laporan informasi atau
rencana pembelian kembali buyback pada RUPS Fakta Material terkait
saham dan Pengumuman Tahunan Tahun Buku 2022 Akhir Periode Buyback BNI
Periode Buyback kepada OJK
RUPS Tahunan Tahun Buku
2022
Pelaksanaan buyback dan pengalihan saham hasil buyback dalam bentuk program kepemilikan saham bagi
pegawai dan program kepemilikan saham bagi Direksi dan Dewan Komisaris telah dilaksanakan dengan
memperhatikan ketentuan yang berlaku, dan merupakan bentuk implementasi dari remunerasi berbasis
kinerja, sehingga tidak mengurangi kepercayaan investor kepada BNI. Hal tersebut tercermin dari terjaganya
valuasi saham BNI dengan “Price-to-Book Value” (PBV) yang meningkat dari 1,20 kali pada posisi 15 Maret
2023 saat BNI mendapatkan persetujuan pelaksanaan buyback di RUPS Tahunan, menjadi 1,40 kali pada
posisi 13 September 2024. Pada posisi yang sama, harga saham BNI meningkat dari Rp4.400 per lembar
menjadi Rp5.625 per lembar.
BNI juga memastikan bahwa aksi buyback tidak memengaruhi kegiatan usaha dan pertumbuhan usaha
Bank. Hal ini dikarenakan BNI memiliki modal dan cash flow yang baik untuk melakukan seluruh kegiatan
usaha, kegiatan pengembangan usaha, termasuk buyback.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1061
Page 461
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penyimpangan Internal
(Internal Fraud) [ACGS C.5.1]
Setiap organisasi, termasuk BNI, rentan terhadap ini, Divisi Compliance telah mengembangkan alat
risiko kecurangan atau fraud yang dapat muncul pengukuran yang disebut Compliance Index (CIX),
dari dalam. Penyimpangan internal (Internal yang digunakan untuk menilai dan memantau
Fraud) di BNI adalah tindakan penyimpangan dan/ tingkat kepatuhan serta keberhasilan upaya anti-
atau pembiaran yang sengaja dilakukan untuk fraud secara menyeluruh di BNI.
mengelabui, menipu, atau memanipulasi Bank,
Konsumen atau pihak lain, yang terjadi di lingkungan Jenis Perbuatan yang Tergolong Fraud
Bank dan/atau menggunakan sarana Bank sehingga Mengacu pada POJK 12/2024, BNI mengklasifikasikan
mengakibatkan Bank, Konsumen, atau pihak lain jenis-jenis perbuatan yang tergolong fraud, yang
menderita kerugian dan/atau pelaku fraud dan/atau meliputi:
pihak lain memperoleh keuntungan secara langsung 1. Korupsi meliputi:
maupun tidak langsung. Tindakan fraud ini berkaitan a. Benturan kepentingan yang merugikan Bank
dengan proses operasional dan aktivitas bisnis dan/atau Nasabah;
BNI yang dapat berdampak langsung pada kondisi b. Penyuapan;
keuangan Bank. Tindakan fraud tersebut dapat c. Penerimaan tidak sah; dan/atau
berupa manipulasi data, pencurian aset, penipuan, d. Pemerasan;
pembocoran informasi atau penyalahgunaan 2. Penyalahgunaan aset meliputi:
sumber daya yang dimiliki Bank. a. Penyalahgunaan uang tunai;
b. Penyalahgunaan persediaan; dan/atau
Kebijakan Anti-Fraud c. Penyalahgunaan aset lainnya;
Dalam rangka membangun budaya kepatuhan dan 3. Kecurangan laporan keuangan meliputi:
meningkatkan kesadaran terhadap risiko potensi a. Melebihkan kekayaan bersih dan/atau
fraud di seluruh jenjang organisasi, BNI menerapkan pendapatan bersih; atau
kerangka kerja anti-fraud sebagai bagian dari b. Mengurangi kekayaan bersih dan/atau
sistem pengendalian intern Bank. Kebijakan Anti- pendapatan bersih;
Fraud BNI berpedoman pada Peraturan OJK No. 12 4. Penipuan;
Tahun 2024 (“POJK 12/2024”) tentang Penerapan 5. Pembocoran informasi rahasia; [ACGS C.5.1] dan/
Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan. atau
Manajemen BNI berkomitmen bahwa segala jenis 6. Tindakan lain yang dapat dipersamakan dengan
pelanggaran atau fraud akan ditindak tegas tanpa fraud sesuai dengan ketentuan peraturan
terkecuali, termasuk tuntutan pidana terhadap perundang-undangan.
pegawai yang melakukannya. Komitmen ini selaras
dengan prinsip “Tone from The Top” yang menjadi Pengawasan Aktif Manajemen Terhadap
sikap tegas dan komitmen BNI dalam menerapkan Pelanggaran (Fraud)
kebijakan Zero Tolerance to Fraud serta menolak Manajemen BNI memiliki peran aktif dalam
segala bentuk tindakan kecurangan. Untuk menjaga melakukan pengawasan terhadap penerapan
dan meningkatkan pemahaman dan kepedulian Kebijakan Anti-Fraud di seluruh jenjang organisasi.
terhadap penerapan Strategi Anti-Fraud, BNI Di tahun 2024, pengawasan ini mencakup evaluasi
melakukan edukasi, pengembangan kompetensi, berkala terhadap sistem dan prosedur yang
dan sosialisasi atas kebijakan tersebut. diterapkan untuk memastikan kepatuhan terhadap
kebijakan yang berlaku. Bentuk nyata pengawasan
BNI berkomitmen untuk menumbuhkan budaya aktif manajemen meliputi pelaksanaan audit internal
anti-fraud yang kuat di seluruh jajaran organisasi, yang lebih sering dan mendalam, serta penggunaan
sebagai bagian dari upaya menjaga integritas teknologi analitik untuk memantau transaksi dan
dan kepercayaan dalam operasional perbankan. mendeteksi potensi kecurangan secara real-time.
Kebijakan dan strategi anti-fraud diterapkan Selain itu, BNI juga mengimplementasikan program
secara konsisten melalui prinsip “No Fraud for pelatihan bagi manajemen dan pegawai mengenai
Our Bank,” yang menekankan pencegahan dan risiko fraud dan tata kelola yang baik, untuk
deteksi dini terhadap segala bentuk kecurangan. memastikan semua pihak memahami pentingnya
Untuk memastikan efektivitas penerapan kebijakan kepatuhan terhadap kebijakan anti-fraud.
1062 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 462
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sebagai bagian dari komitmen Bank untuk Program Sosialisasi Anti-Fraud
menerapkan tata kelola yang baik, seluruh BNI secara berkesinambungan menjalankan langkah
jajaran organisasi BNI, termasuk Direksi dan mitigasi agar pegawai tidak melakukan pelanggaran
Dewan Komisaris, serta seluruh pegawai, telah (fraud). Hal ini dilakukan dengan sosialisasi yang
menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk berkelanjutan kepada seluruh BNI Hi-Movers,
kepatuhan terhadap POJK No. 12/2024. Pakta nasabah, debitur, mitra usaha dan rekanan.
Integritas ini berisi komitmen untuk selalu Sosialisasi Anti-Fraud menggunakan berbagai
menjunjung tinggi integritas, menolak segala bentuk metode dan media yang dimilik oleh BNI, baik
tindakan fraud, suap, korupsi, serta mematuhi Kode secara tatap muka, virtual, maupun e-Learning, serta
Etik dan Kode Perilaku BNI. melalui media komunikasi internal lainnya seperti
e-mail blast, buletin internal, desktop wallpaper, dan
Selain itu, BNI dalam setiap melakukan hubungan poster. Pendekatan ini dirancang untuk menjangkau
dengan mitra bisnis selalu memberikan penegasan seluruh lapisan organisasi, nasabah, debitur, mitra
kepada mitra bisnis terkait penerapan kebijakan anti- dan rekanan BNI dalam rangka memastikan bahwa
fraud, komitmen terhadap budaya berintegritas, dan setiap individu memahami tanggung jawabnya
mekanisme pelaporan pelanggaran melalui sistem dalam mencegah tindakan kecurangan.
whistleblowing. Upaya pencegahan fraud juga
diwujudkan dengan menghimbau seluruh mitra Pada tahun 2024, BNI menyelenggarakan sosialisasi
usaha dan rekanan untuk tidak melakukan tindakan dan kampanye anti-fraud yang ditujukan tidak
gratifikasi. Langkah ini diambil untuk meminimalkan hanya kepada BNI Hi-Movers, tetapi juga kepada
risiko fraud, suap, dan korupsi, serta memastikan nasabah, debitur, mitra usaha dan rekanan.
kepercayaan mitra bisnis terhadap BNI tetap terjaga. Program ini bertujuan untuk meningkatkan
kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya
menjaga integritas serta mematuhi kebijakan
yang ada. Dengan melibatkan semua pihak, BNI
berharap dapat menciptakan budaya transparansi
dan akuntabilitas, sehingga dapat mencegah segala
bentuk pelanggaran dan memperkuat kepercayaan
dari segenap stakeholder terhadap Bank.
Data Fraud Internal Tahun 2022-2024
Tabel berikut ini menguraikan dengan rinci data fraud internal yang terjadi di BNI pada tahun 2022-2024:
Jumlah Kasus yang Dilakukan oleh
Pegawai Tidak Tetap
Anggota Direksi dan
Fraud Internal Pegawai Tetap dan Tenaga Kerja
Dewan Komisaris
Alih Daya
2024 2023 2022 2024 2023 2022 2024 2023 2022
Total Fraud 0 0 0 14 11 14 2 0 7
Telah diselesaikan 0 0 0 9 9 10 2 0 2
Dalam Proses Penyelesaian di Internal Bank 0 0 0 5 2 4 0 0 5
Belum Diupayakan Penyelesaiannya 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Telah Ditindaklanjuti melalui Proses Hukum 0 0 0 5 3 2 0 0 1
Keterangan: Kerugian > 100 Juta
*jumlah kasus posisi per Desember 2024
Terhadap fraud internal yang terjadi dan dilaporkan selama tahun 2024, BNI telah memberikan sanksi
yang tegas berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada oknum pegawai sebagai pelaku utama dan
pengenaan sanksi administratif sesuai dengan bobot kesalahan kepada personalia terkait.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1063
Page 463
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kebijakan Pemberian Kompensasi
Jangka Panjang Berbasis Kinerja [ACGS: B.6.3]
BNI menerapkan kebijakan pemberian kompensasi BUMN No. 3/2023 Pasal 107 menyatakan bahwa
jangka panjang berbasis kinerja sebagai bentuk BUMN harus menangguhkan pembayaran Tantiem
apresiasi kepada manajemen dan pegawai yang kepada Direksi dan Dewan Komisaris sebesar
telah memberikan kontribusi signifikan. Pemberian persentase tertentu yang ditentukan oleh Menteri,
kompensasi jangka panjang berbasis kinerja paling rendah 10% (sepuluh persen). Jangka waktu
tersebut dilaksanakan dalam rangka memastikan penangguhan pembayaran paling singkat 3 (tiga)
kinerja perusahaan secara berkelanjutan. Program tahun. Pembayaran Tantiem yang ditangguhkan
kompensasi tersebut diwujudkan melalui skema harus diberikan secara pro rata sesuai dengan
kepemilikan saham, yang terdiri dari Program jangka waktu. BUMN dapat menunda pembayaran
Kepemilikan Saham oleh Manajemen (Management sebagian atau seluruh Tantiem yang ditangguhkan
Stock Ownership Program, disingkat MSOP) (malus) atau menarik kembali Tantiem tunai yang
dan Program Kepemilikan Saham oleh Pegawai sudah dibayarkan (clawback) kepada Direksi dan
(Employee Stock Allocation). Sedangkan, kepada Dewan Komisaris dalam kondisi tertentu yang
Komisaris Independen, kompensasi jangka panjang ditetapkan oleh Menteri.
berbasis kinerja diberikan dalam bentuk tunai.
Dengan adanya kebijakan ini, BNI berharap dapat Kebijakan kompensasi jangka panjang untuk
mendorong peningkatan kinerja yang berkelanjutan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Independen
dan menciptakan keselarasan antara tujuan ditetapkan untuk mengedepankan prinsip kehati-
perusahaan dan kepentingan pegawai. [ACGS B.6.3] hatian dalam pengelolaan bank. Kebijakan ini
bertujuan untuk mengurangi risiko berlebihan
Kebijakan Program Kepemilikan Saham (excessive risk taking) yang dapat dilakukan
oleh Direksi dan Dewan Komisaris Non- oleh para pengambil keputusan dan mendukung
Independen penerapan sistem remunerasi yang berbasis kinerja.
Kebijakan Kompensasi Jangka Panjang bagi
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Non- Persyaratan Direksi dan Dewan Komisaris
Independen dalam bentuk Program Kepemilikan yang Berhak
Saham oleh Manajemen berpedoman pada Peraturan BNI dapat memberikan Tantiem atau Insentif Kinerja
OJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Kelola dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank berdasarkan penetapan RUPS dalam pengesahan
Umum (“POJK No. 45/2015”) dan Peraturan Menteri laporan tahunan apabila:
BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ dan a. Opini yang diterbitkan oleh auditor adalah Tanpa
Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara Modifikasian;
(“Permen BUMN No. 3/2023”). b. Realisasi tingkat kesehatan paling rendah sama
dengan peringkat BBB tanpa memperhitungkan
Mengacu pada POJK No. 45/2015 pasal 17 dan beban/keuntungan akibat tindakan Direksi BNI
pasal 18, Remunerasi yang Bersifat Variabel yang sebelumnya dan/atau di luar pengendalian
diberikan oleh BNI yang telah berstatus perseroan Direksi BNI;
terbuka (go public) wajib dalam bentuk saham atau c. Capaian KPI paling rendah sebesar 80% (delapan
instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan puluh persen) tanpa memperhitungkan di luar
BNI (kode saham: BBNI) sebesar persentase tertentu pengendalian Direksi BNI; dan
dari Remunerasi yang Bersifat Variabel. Sedangkan d. Kondisi BNI tidak semakin merugi dari tahun
Remunerasi yang Bersifat Variabel dalam bentuk sebelumnya jika BNI dalam kondisi rugi, atau
saham atau instrumen yang berbasis saham BNI tidak menjadi rugi dari sebelumnya dalam
bagi Komisaris Independen dapat dikonversi dan kondisi untung tanpa memperhitungkan di luar
diberikan dalam bentuk tunai. pengendalian Direksi BNI.
Remunerasi yang bersifat variabel berupa Tantiem Persyaratan tersebut sejalan dengan ketentuan
yang ditangguhkan bagi anggota Direksi dan yang telah diatur dalam Permen BUMN No. 3/2023
anggota Dewan Komisaris Non-Independen, Pasal 102.
diberikan dalam bentuk saham Perseroan. Permen
1064 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 464
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pemberian Tantiem yang Ditangguhkan dalam Bentuk Saham
Tabel berikut ini menyajikan informasi rinci mengenai Pemberian Tantiem yang Ditangguhkan dalam Bentuk
Saham kepada Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Non-Independen BNI:
Tanggal Pemberian Harga Pelaksanaan
Total Lembar Jangka Periode
Tanggal RUPS Tantiem yang (harga rata-rata per Kebijakan
Saham* Waktu Vesting
Ditangguhkan lembar saham)
5 Juni 2019
20 Maret 2018 28 Juni 2019 1.444.546 3 tahun Rp8.275 5 Juni 2020 Malus
5 Juni 2021
5 Juni 2020
13 Mei 2019 9 November 2020 950.377 3 tahun Rp8.400 5 Juni 2021 Malus
5 Juni 2022
5 Juni 2021
20 Februari 2020 22 Desember 2020 5.071.900 3 tahun Rp6.630 5 Juni 2022 Malus
5 Juni 2023
5 Juni 2022
5 Juni 2023
29 Maret 2021 30 Desember 2021 5.724.673 4 tahun Rp4.057 Malus
5 Juni 2024
5 Juni 2025
5 Juni 2023
Malus dan
15 Maret 2022 29 Juli 2022 3.001.097 3 tahun Rp5.187 5 Juni 2024
Clawback
5 Juni 2025
5 Juni 2024
Malus dan
15 Maret 2023 14 Agustus 2023 1.816.099 3 tahun Rp9.037 5 Juni 2025
Clawback
5 Juni 2026
5 Juni 2025
Malus dan
4 Maret 2024 13 Mei 2024 12.778.954 3 tahun Rp4.826,33* 5 Juni 2026
Clawback
5 Juni 2027
*) Keterangan: harga dan total lembar saham setelah pelaksanaan stock split 1:2 yang efektif pada tanggal 6 Oktober 2023
Sepanjang tahun 2024 tidak terdapat pelaksanaan Malus dan Clawback
Long Term Incentives (LTI) Penghargaan awal (initial award)
Pada tahun 2024, selain memberikan Tantiem 1. Alokasi LTI untuk anggota Direksi dan anggota
yang Ditangguhkan kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris Non Independen yang
Dewan Komisaris, BNI juga memberikan Long Term diberikan dalam nominal Rupiah dikonversi
Incentives (LTI), dengan dasar penetapan sebagai menjadi sejumlah lembar saham BNI.
berikut: 2. Alokasi LTI untuk anggota Dewan Komisaris
1. LTI diberikan dalam bentuk saham BBNI bagi Independen diberikan secara tunai dalam
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris nominal Rupiah.
Non Independen, serta dalam bentuk tunai untuk 3. Alokasi LTI yang diberikan kepada masing-
Komisaris Independen. masing anggota Direksi dan anggota Dewan
2. LTI diberikan berdasarkan pencapaian target Komisaris mempertimbangkan faktor jabatan.
kinerja yang diperjanjikan selama 3 tahun ke
depan; dan Periode kinerja (performance/vesting period)
3. Pajak penghasilan (PPh) atas LTI menjadi beban 1. Periode pengukuran kinerja adalah tahunan
penerima dan tidak diperkenankan untuk (Januari-Desember) selama 3 tahun;
dibebankan sebagai biaya perusahaan. 2. LTI vesting sepenuhnya pada tahun keempat
(2026) setelah laporan keuangan selesai diaudit
Eligibilitas (eligibility) oleh auditor independen dan Laporan Tahunan
1. Direksi dan Dewan Komisaris dinyatakan berhak disetujui oleh/ditetapkan dalam RUPS.
atas LTI sejak tanggal pengangkatan dalam Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS). Target Kinerja
2. Direksi dan Dewan Komisaris harus memperoleh Untuk memastikan kinerja keberlanjutan perusahaan,
persetujuan atas penilaian kemampuan dan maka perusahaan menetapkan indikator target
kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kinerja jangka panjang yang mendasari pembayaran
dan terhitung berhak atas LTI sejak tanggal Long Term Incentive (LTI), yaitu:
pengangkatan dalam RUPS (retroactive). 1. Total Shareholder Return (TSR)
3. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang 2. Return on Equity (ROE)
telah menduduki jabatan sebagai Direksi atau 3 Gross Non Performing Loan (NPL).
Dewan Komisaris BNI pada tanggal penerbitan
surat grant LTI dari Pemegang Seri A Dwiwarna.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1065
Page 465
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pencapaian aktual setiap indikator kinerja akan dihitung sesuai dengan ketentuan sebagai berikut:
No. Pencapaian Aktual Persentase Pencapaian Kinerja setiap Performance Metrics
1) Polaritas positif
Aktual > Target
100% x Bobot
Polaritas positif
Threshold < Aktual < Target
2) Polaritas positif
(Aktual/Target) x Bobot
Threshold < Aktual < Target
Polaritas negatif
(Target – (Realisasi – Target))/Target x Bobot
Threshold > Aktual > Target
3) Polaritas positif
Aktual < Threshold
Nil
Polaritas negatif
Aktual < Threshold
Penghargaan Akhir (final award) dan Periode Kepemilikan (Holding Period) [ACGS D.3.13]
1. Penghargaan akhir (final award) adalah jumlah akhir LTI yang berupa sejumlah lembar saham perusahaan
atau tunai dari penghargaan yang diberikan kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris, berdasarkan
total pencapaian target kinerja BUMN yang diperjanjikan selama periode waktu tertentu.
2. LTI yang vested setelah periode pengukuran kinerja akan dikenakan holding period selama 2 tahun bagi
anggota Direksi dan Dewan Komisaris Non Independen yang menjabat pada masa tersebut, dengan
ketentuan sebagai berikut:
Holding Period
Keterangan Setelah Holding Period
Tahun I Tahun II
Total jumlah saham yang dapat dijual Maks. 25% Maks. 50% Maks. 100%
3. Periode kepemilikan (holding period) tidak dikenakan kepada Direksi dan anggota Dewan Komisaris Non
Independen yang telah berakhir masa jabatannya.
4. Bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang berakhir masa jabatannya sebelum 3 (tiga) tahun, maka
LTI akan dihitung proporsional berdasarkan masa kerja dalam periode kinerja (hari kalender) dan rata-
rata pencapaian kinerja selama 3 (tiga) tahun.
Tabel berikut ini menyajikan informasi rinci mengenai Pemberian Alokasi Long Term Incentives (LTI) dalam
Bentuk Saham kepada Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Non-Independen BNI:
Total
Tanggal Penetapan Alokasi Jangka Harga Periode
Tanggal RUPS Lembar Kebijakan
Long Term Incentives Waktu Penetapan* Vesting
Saham
15 Maret 2023 15 Desember 2023 15.637.000 3 tahun Rp4.704 Tahun 2027 Malus dan
Tahun 2028 Clawback
Tahun 2029
4 Maret 2024 5 November 2024 27.581.400 3 tahun Rp4.593 Tahun 2028 Malus dan
Tahun 2029 Clawback
Tahun 2030
*) Harga penetapan adalah harga Fair Value dari Konsultan Independen
1066 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 466
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Program Kepemilikan Saham oleh Pegawai Peserta yang memenuhi syarat (eligible) untuk
[ACGS B.6.3] mendapatkan alokasi, vesting, atau pembukaan
Program Kepemilikan Saham bagi Pegawai BNI yang lock-up period akan menerima pemberitahuan
disebut dengan Program Employee Stock Allocation melalui email atau media komunikasi lainnya.
(ESA) merupakan program pemberian alokasi Pemberitahuan tersebut akan memuat konfirmasi
saham kepada pegawai yang memenuhi kriteria mengenai saham yang menjadi hak peserta pada
dan persyaratan tertentu sebagaimana diatur dalam waktu alokasi, vesting, dan pembukaan lock up
Petunjuk Pelaksanaan Program. period. Pada tahap ketiga pembukaan lock up period
tahun 2025, seluruh saham yang dialokasikan
Program ESA bertujuan untuk: melalui Program Employee Stock Allocation (ESA)
1. Strategi retensi pegawai dalam jangka panjang; akan terbagi sepenuhnya kepada peserta.
2. Upaya untuk memotivasi pegawai untuk dapat
senantiasa memberikan kinerja terbaik secara Mekanisme Pembagian Saham Program
berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan Employee Stock Allocation (Program ESA)
kinerja BNI dan pada akhirnya meningkatkan Alokasi dan vesting saham dalam Program Employee
harga saham BNI; Stock Allocation (ESA) dimulai pada 2 Juni 2022,
3. Meningkatkan rasa memiliki (sense of belonging) dengan penerapan lock-up period berdasarkan
pegawai terhadap BNI; jenjang jabatan:
4. Sebagai bagian dari peningkatan risk awareness - Jabatan Assistant Vice President (AVP) ke atas:
pegawai yang tercermin dari eligibilitas dan lock lock-up period selama 3 (tiga) tahun.
up period. - Jabatan Manager (MGR) ke bawah: lock-up
period selama 1 (satu) tahun.
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS) tanggal 15 Maret 2022 telah menyetujui Selama lock-up period, peserta Program ESA tidak
memberikan kuasa dan wewenang pelaksanaan diizinkan melakukan aktivitas apa pun atas saham
Program Kepemilikan Saham bagi Pegawai, baik yang telah menjadi hak. Kebijakan ini diterapkan
yang bersumber dari saham tresuri (treasury sebagai bagian dari strategi retensi jangka
stock) maupun sumber lainnya, kepada Direksi, panjang dan untuk memotivasi pegawai agar terus
dengan tetap memperhatikan peraturan perundang- meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.
undangan yang berlaku.
Pembukaan lock-up period dilakukan setiap tahun,
Persyaratan Pegawai yang Berhak ketika peserta diperbolehkan menggunakan atau
Pegawai yang berhak menerima alokasi vesting memperdagangkan saham yang telah menjadi
dan pembukaan lock up period dalam Program hak. Namun, peserta harus memenuhi kriteria dan
Employee Stock Allocation (ESA) harus memenuhi persyaratan yang diatur dalam Petunjuk Pelaksanaan
persyaratan berikut: Program ESA.
1. Berstatus sebagai pegawai tetap per 31 Desember
2021 dan masih aktif pada saat pemberian alokasi Untuk jabatan Manager (MGR) ke bawah,
vesting dan pembukaan lock up period Program pembukaan lock-up period dilakukan serentak pada
ESA; 2 Juni 2023. Sedangkan untuk jabatan Assistant
2. Memiliki masa kerja minimal 1 (satu) tahun pada Vice President (AVP) ke atas, pembukaan dilakukan
saat pemberian alokasi vesting Program ESA; secara bertahap dalam tiga periode: 2 Juni 2023,
3. Memiliki penilaian kinerja dan klasifikasi pegawai 2024, dan 2025.
sesuai dengan ketentuan pada saat pemberian
alokasi vesting dan pembukaan lock up period
Program ESA;
4. Tidak sedang menjalani sanksi administratif.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1067
Page 467
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rincian Pemberian Program Employee Stock Allocation (ESA)
Rincian pemberian Program Employee Stock Allocation (ESA) kepada pegawai diuraikan dalam tabel berikut:
Tanggal Alokasi Harga per Lembar Pembukaan Lockup
Tanggal RUPS Total Lembar Saham
dan Vesting Saham Period
15 Maret 2022 2 Juni 2022 53.839.984* Rp8.850* 2 Juni 2023
23.147.202 Rp4.400 2 Juni 2024
25.475.142 - 2 Juni 2025
*)
Harga dan total lembar saham sebelum pelaksanaan stock split 1:2 yang efektif pada tanggal 6 Oktober 2023
Pembagian Saham Bagi Pegawai Yang Pembagian Saham Program Performance
Menjadi Material Risk Takers (MRT) Stock Bonus
Dalam pelaksanaan pemberian Remunerasi, BNI Dalam rangka peningkatan kinerja tabungan,
wajib menetapkan pihak yang menjadi Material Risk Manajemen akan memberikan reward sebagai
Takers (MRT) yang paling sedikit memenuhi kriteria performance booster untuk peningkatan
sebagai berikut: pertumbuhan Tabungan pada tahun 2024 berupa
a. Direksi dan/atau Pegawai lainnya yang karena program kepemilikan saham kepada pegawai
tugas dan tanggung jawabnya mengambil jenjang manajerial serta Pemimpin Unit terkecil
keputusan yang berdampak signifikan terhadap (Sub Branch Manager) yang memenuhi kriteria yang
profil risiko BNI; atau ditetapkan, dengan alokasi saham yang diberikan
b. Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Pegawai yang untuk peningkatan kinerja tabungan tersebut
memperoleh Remunerasi yang Bersifat Variabel disebut Performance Stock Bonus.
dengan nilai yang besar.
Persyaratan Pegawai Yang Berhak
Berdasarkan Keputusan Rapat Dewan Direksi pada Pegawai yang berhak menerima alokasi vesting
20 Desember 2016, BNI telah menerapkanTata Kelola dan pembukaan lock up period dalam Program
dalam pemberian remunerasi dengan melakukan Performance Stock Bonus harus memenuhi
penetapan terkait pegawai yang memenuhi kriteria persyaratan berikut:
sebagai MRT yaitu pegawai jenjang jabatan Senior 1. Pegawai tetap per tanggal 29 Februari 2024; dan
Executive Vice President (SEVP). BNI juga wajib 2. Memiliki penilaian kinerja tahun 2023 minimal
menangguhkan pembayaran remunerasi yang Tier 3; dan
bersifat variabel kepada pegawai jenjang jabatan 3. Tidak sedang dalam proses kasus/sedang
SEVP selaku pihak yang menjadi MRT, yaitu sebesar menjalani masa dampak Sanksi Administratif;
persentase tertentu sesuai dengan persentase untuk dan
Direksi. 4. Tidak sedang menjalani Masa Persiapan Pensiun/
lstirahat Sakit/Cuti Di LuarTanggungan; dan
Dalam pembayaran annual bonus kinerja tahun 2023 5. Jenjang jabatan definitif dan posisi definitif,
bagi pegawai jenjang jabatan SEVP yang dibayarkan adalah sbb :
pada tahun 2024, sebesar 20% dari annual bonus a. MGR ke atas pada semua posisi, kecuali posisi
tersebut diberikan dalam bentuk saham perusahaan Staff/Staff Menunggu Penempatan/Pegawai
yang ditangguhkan (Malus). Saham tersebut berasal Ditempatkan di Perusahaan lain di luar BNI
dari pembelian langsung di pasar, dengan periode Group; atau
pembelian dilakukan mulai tanggal 3 Mei 2024 b. AMGR pada posisi Branch Business Manager
sampai dengan tanggal 17 Mei 2024. (BBM), Branch Service Manager (BSM), dan
Sub Branch Manager Head.
Seluruh ketentuan terkait Material Risk Takers (MRT)
tersebut, telah sesuai dengan ketentuan yang diatur
dalam POJK No. 45/2015.
1068 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 468
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Peserta yang memenuhi syarat (eligible) untuk mendapatkan alokasi, vesting, atau pembukaan lock-
up period akan menerima pemberitahuan melalui email atau media komunikasi lainnya. Pemberitahuan
tersebut akan memuat konfirmasi mengenai saham yang menjadi hak peserta pada waktu alokasi, vesting,
dan pembukaan lock up period.
Mekanisme Pembagian Saham Program Performance Stock Bonus
Alokasi dan vesting saham dalam Program Performance Stock Bonus dilakukan secepat-cepatnya pada 25
April 2024. Selama lock-up period, peserta Program tidak diizinkan melakukan aktivitas apa pun atas saham
yang telah menjadi hak. Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari peran aktif segenap pegawai, terutama
jenjang manajerial serta Sub Branch Manager, untuk mendukung pencapaian kinerja BNI tahun 2024, baik
Tabungan maupun target kinerja lainnya, agar lebih sustain di masa mendatang dan untuk memotivasi
pegawai agar terus meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.
Rincian Pemberian Program Performance Stock Bonus
Rincian pemberian Program Performance Stock Bonus kepada pegawai diuraikan dalam tabel berikut:
Tanggal Harga per
Total Lembar
Tanggal RUPS Alokasi Lembar Pembukaan Lockup Period
Saham
dan Vesting Saham
25 Maret 2023 25 April 2024 24.877.600 Rp4.442 Posisi tabungan BNI tercapai sesuai target atau
pembukaan lock up period akan dilakukan selambatnya
setelah 1 (satu) tahun tanggal alokasi dan vesting.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1069
Page 469
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kebijakan Pengungkapan Informasi
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris
dan Direksi Serta Pelaksanaannya
KEBIJAKAN PENGUNGKAPAN INFORMASI Selain kewajiban pelaporan kepada Otoritas
KEPEMILIKAN SAHAM DIREKSI DAN DEWAN Jasa Keuangan (OJK), anggota Direksi dan
KOMISARIS [ACGS C.1.3] Dewan Komisaris juga diwajibkan untuk
melaporkan kepemilikan serta setiap perubahan
Transparansi dalam kepemilikan saham oleh kepemilikan saham perusahaan terbuka kepada
anggota Direksi Dan Dewan Komisaris merupakan BNI. Penyampaian informasi ini harus dilakukan
aspek penting dalam menjaga kepercayaan publik paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah terjadinya
dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi pasar kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham
modal. Sebagai perusahaan yang tercatat di Bursa tersebut. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Efek Indonesia, BNI wajib mengikuti Peraturan OJK wajib menyampaikan laporan tersebut kepada
No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan Atau Sekretaris Perusahaan. Kewajiban pelaporan ini
Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan ditetapkan dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris
Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham No. KEP/024/DK/2024 tanggal 22 Oktober 2024
Perusahaan Terbuka. tentang Piagam Dewan Komisaris PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk., serta Surat Keputusan
Dalam pasal 2 POJK tersebut dinyatakan bahwa Direksi No. KP/339/DIR tanggal 6 Agustus 2024
anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris yang tentang Piagam Direksi PT Bank Negara Indonesia
memiliki saham dengan hak suara baik langsung (Persero) Tbk. [ACGS A.7.1]
maupun tidak langsung wajib menyampaikan
laporan kepemilikan hak suara atas saham dan PELAKSANAAN KEBIJAKAN DI TAHUN 2024
setiap perubahan kepemilikan hak suara atas saham
Perusahaan Terbuka kepada OJK. Laporan wajib Sepanjang tahun 2024, telah terjadi perubahan
disampaikan segera paling lambat 5 (lima) hari kerja kepemilikan saham BNI oleh anggota Direksi dan
sejak terjadinya kepemilikan hak suara atas saham Dewan Komisaris Non-Independen, yang seluruhnya
atau setiap perubahan kepemilikan hak suara atas telah dilaporkan kepada OJK dengan prosedur dan
saham Perusahaan Terbuka. [ACGS C.1.3] mekanisme sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
1070 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 470
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1071
Page 471
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PADA BNI [ACGS C.5.1]
Laporan perubahan kepemilikan saham Dewan Komisaris dan Direksi tahun 2024
dijelaskan secara rinci dalam tabel berikut:
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan Per 1 Januari Per 31 Desember Keterangan
Jumlah Saham
2024 2024 Transaksi
DEWAN KOMISARIS
Pradjoto Komisaris Utama 0 0 - -
(Komisaris Independen)
Pahala Nugraha Wakil Komisaris Utama 0 677.291 Pengalihan 410.600 lembar
Mansury (0.0018%)
Pengalihan 127.091 lembar
Pembelian 139.600 lembar
Sigit Widyawan Komisaris Independen 0 0 - -
Askolani1) Komisaris 809.086 1.752.462 Pengalihan 514.200 lembar
(0,0021693%) (0.0046%)
Pengalihan 429.176 lembar
Asmawi Syam Komisaris Independen 0 0 - -
Septian Hario Seto Komisaris Independen 0 0 - -
Iman Sugema Komisaris Independen 0 0 - -
Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen 0 0 - -
Fadlansyah Lubis Komisaris 43.484 986.860 Pengalihan 514.200 lembar
(0,0001166%) (0.0026%)
Pengalihan 429.176 lembar
Robertus Billitea Komisaris 42.400 864.066 Pengalihan 479.500 lembar
(0,001137%) (0.0023%)
Pengalihan 342.166 lembar
Mohamad Yusuf Komisaris 0 0 - -
Permana2)
1072 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 472
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Perubahan Kepemilikan Saham
Tanggal
Tanggal Status
Tanggal Pelaporan
Tujuan Transaksi Harga Pelaporan Kepemilikan
Transaksi kepada
kepada OJK Saham
BNI
- - - - - -
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
Investasi Rp5.000,- 17 Juli 2024 17 Juli 2024 8 Agustus Langsung
2024
- - - - - -
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
- - - - - -
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
- - - - - -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1073
Page 473
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan Per 1 Januari Per 31 Desember Keterangan
Jumlah Saham
2024 2024 Transaksi
Susyanto3) Komisaris 634.594 - Pengalihan 514.200 lembar
(0,0017014%)
DIREKTUR
Royke Tumilaar Direktur Utama 1.115.346 3.656.941 Pengalihan 1.269.600 lembar
(0,0029904%) (0.0098%)
Pembelian 212.300 lembar
Pengalihan 1.059.695 lembar
Putrama Wahju Wakil Direktur Utama 1.686.386 3.879.526 Pengalihan 1.079.200 lembar
Setyawan4) (0,0045215%) (0.0104%)
Pengalihan 900.740 lembar
Pembelian 213.200 lembar
Novita Widya Direktur Finance 948.044 3.143.884 Pengalihan 1.079.200 lembar
Anggraini (0,0025419%) (0.0084%)
Pembelian 105.900 lembar
Pengalihan 900.740 lembar
Pembelian 110.000 lembar
Corina Leyla Direktur Retail 1.442.034 3.506.474 Pengalihan 1.079.200 lembar
Karnalies5) Banking (0,0038663%) (0.0094%)
Pembelian 84.500 lembar
Pengalihan 900.740 lembar
David Pirzada Direktur Risk 880.044 2.859.984 Pengalihan 1.079.200 lembar
Management (0,0023595%) (0.0076%)
Pengalihan 900.740 lembar
Ronny Venir Direktur Network & 1.559.656 3.539.596 Pengalihan 1.079.200 lembar
Services (0,0041817%) (0.0094%)
Pengalihan 900.740 lembar
1074 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 474
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Perubahan Kepemilikan Saham
Tanggal
Tanggal Status
Tanggal Pelaporan
Tujuan Transaksi Harga Pelaporan Kepemilikan
Transaksi kepada
kepada OJK Saham
BNI
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Investasi Rp4.710,- 7 Mei 2024 7 Mei 2024 8 Mei 2024 Langsung
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
Investasi Rp4.690,- 8 Mei 2024 8 Mei 2024 8 Mei 2024 Langsung
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Investasi Rp4.720,- 7 Mei 2024 7 Mei 2024 8 Mei 2024 Langsung
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
Investasi Rp4.510,- 30 Mei 2024 30 Mei 2024 5 Juni 2024 Langsung
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Investasi Rp4.740,- 8 Mei 2024 8 Mei 2024 8 Mei 2024 Langsung
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1075
Page 475
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepemilikan Saham
Nama Jabatan Per 1 Januari Per 31 Desember Keterangan
Jumlah Saham
2024 2024 Transaksi
Mucharom Direktur Human Capital 348.008 2.541.148 Pengalihan 1.079.200 lembar
& Compliance (0,0009331%) (0.0068%)
Pembelian 213.200 lembar
Pengalihan 900.740 lembar
Toto Prasetio Direktur Technology & 89.856 2.163.696 Pengalihan 1.079.200 lembar
Operations (0,0002409%) (0.0058%)
Pembelian 62.100 lembar
Pembelian 32.000 lembar
Pengalihan 900.740 lembar
I Made Sukajaya6) Direktur Enterprise & 4 576.912 Pengalihan 576.912 lembar
Commercial Banking (0,0000000%) (0.0015%)
Hussein Paolo Direktur Digital and 301.478 918.611 Pembelian 211.800 lembar
Kartadjoemena6) Integrated Transaction (0,0007%) (0.0024%) Pengalihan 405.333 lembar
Banking
Agung Prabowo7) Direktur Wholesale & 101.356 101.356 - -
International Banking (0.0002%) (0.0002%)
Munadi Herlambang8) Direktur Institutional 0 0 - -
Banking
Adi Sulistyowati9) Wakil Direktur Utama 905.706 - Pengalihan 1.142.700 lembar
(0,0024283%)
Sis Apik Wijayanto9) Direktur Enterprise & 1.579.946 - Pengalihan 1.079.200 lembar
Commercial Banking (0,0042361%)
Silvano Winston Direktur Wholesale & 948.044 - Pengalihan 1.079.200 lembar
Rumantir9) International Banking (0,0025419%)
Muhammad Iqbal9) Direktur Institutional 948.044 - Pengalihan 1.079.200 lembar
Banking (0,0025419%)
1. Jabatannya berakhir dan diangkat kembali berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal 4 Maret 2024 sebagai Komisaris pada periode kedua sejak 4 Maret 2024
2. Menjabat sebagai Komisaris sejak 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak 2 September 2024
3. Berhenti menjabat sebagai Komisaris sejak 4 Maret 2024
4. Mendapat pengalihan penugasan semula sebagai Direktur Retail Banking menjadi Wakil Direktur Utama sejak 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak
2 September 2024
5. Mendapat pengalihan penugasan semula sebagai Direktur Digital and Integrated Transaction Banking menjadi Direktur Retail Banking sejak 4 Maret 2024
6. Menjabat sebagai Direktur sejak 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak 2 September 2024
7. Menjabat sebagai Direktur Wholesale & International Banking sejak 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak 7 Oktober 2024
8. Menjabat sebagai Direktur Institutional Banking sejak 4 Maret 2024 dan baru dapat menjalankan menjalankan tindakan, tugas dan fungsi setelah mendapat persetujuan
OJK
9. Berhenti menjabat sebagai Direktur sejak 4 Maret 2024
1076 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 476
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Perubahan Kepemilikan Saham
Tanggal
Tanggal Status
Tanggal Pelaporan
Tujuan Transaksi Harga Pelaporan Kepemilikan
Transaksi kepada
kepada OJK Saham
BNI
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Investasi Rp4.690,- 8 Mei 2024 8 Mei 2024 8 Mei 2024 Langsung
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Investasi Rp4.835,- 3 Mei 2024 3 Mei 2024 8 Mei 2024 Langsung
Investasi Rp4.710,- 7 Mei 2024 7 Mei 2024 8 Mei 2024 Langsung
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
• Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian
Remunerasi Bagi Bank Umum
• Investasi
Investasi Rp4.720,- 7 Mei 2024 7 Mei 2024 8 Mei 2024 Langsung
Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Otoritas Rp4.826,33 13 Mei 2024 13 Mei 2024 17 Mei 2024 Langsung
Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola Dalam Pemberian Remunerasi
Bagi Bank Umum
- - - - - Langsung
- - - - - -
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Dalam rangka pelaksanaan Insentif Jangka Panjang Rp4.704,- 15 Februari 15 Februari 23 Februari Langsung
(Long Term Incentive/LTI) anggota Direksi dan Dewan 2024 2024 2024
Komisaris Non Independen sebagaimana diatur pada
Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tentang Organ dan SDM BUMN.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1077
Page 477
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS keuangan non-bank, baik di dalam maupun di luar
DAN DIREKSI PADA BANK ATAU negeri. Langkah transparansi ini bertujuan untuk
PERUSAHAAN LAIN [ACGS C.1.3] memastikan bahwa setiap anggota Dewan Komisaris
dan Direksi dapat mempertahankan independensi
BNI menjadikan penerapan Tata Kelola Perusahaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
yang Baik (GCG) dan kepatuhan terhadap regulasi
sebagai prioritas utama guna menjaga integritas dan Hingga 31 Desember 2024, tercatat bahwa tidak ada
transparansi perusahaan. Dalam rangka mendukung anggota Dewan Komisaris dan Direksi BNI yang
komitmen ini, BNI secara konsisten menyediakan memiliki saham di bank lain, lembaga keuangan
informasi terkait kepemilikan saham yang dimiliki non-bank, atau perusahaan lain yang berkedudukan
oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi di BNI, di dalam maupun di luar negeri. Rincian informasi
serta di bank lain, perusahaan lain, dan lembaga tersebut disajikan dalam tabel berikut ini:
Kepemilikan Saham Per 31 Desember 2024
Nama Jabatan Lembaga
Bank Perusahaan
BNI Keuangan
Lain Lain
Non-Bank
DEWAN KOMISARIS
Pradjoto Komisaris Utama 0 Nihil Nihil Nihil
(Komisaris Independen)
Pahala Nugraha Wakil Komisaris Utama 677.291 Nihil Nihil Nihil
Mansury (0,0018159%)
Sigit Widyawan Komisaris Independen 0 Nihil Nihil Nihil
Askolani Komisaris 1.752.462 Nihil Nihil Nihil
(0.0046986%)
Asmawi Syam Komisaris Independen 0 Nihil Nihil Nihil
Septian Hario Seto Komisaris Independen 0 Nihil Nihil Nihil
Iman Sugema Komisaris Independen 0 Nihil Nihil Nihil
Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen 0 Nihil Nihil Nihil
Fadlansyah Lubis Komisaris 986.860 Nihil Nihil Nihil
(0,0026459%)
Robertus Billitea Komisaris 864.066 Nihil Nihil Nihil
(0,0023167%)
Mohamad Yusuf Komisaris 0 Nihil Nihil Nihil
Permana
1078 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 478
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepemilikan Saham Per 31 Desember 2024
Nama Jabatan Lembaga
Bank Perusahaan
BNI Keuangan
Lain Lain
Non-Bank
DIREKTUR
Royke Tumilaar Direktur Utama 3.656.941 Nihil Nihil Nihil
(0,0098048%)
Putrama Wahju Wakil Direktur Utama 3.879.526 Nihil Nihil Nihil
Setyawan (0,104016%)
Novita Widya Anggraini Direktur Finance 3.143.884 Nihil Nihil Nihil
(0,0084293%)
Corina Leyla Karnalies Direktur Retail Banking 3.506.474 Nihil Nihil Nihil
(0,0094014%)
David Pirzada Direktur Risk Management 2.859.984 Nihil Nihil Nihil
(0,0076681%)
Ronny Venir Direktur Network & Services 3.539.596 Nihil Nihil Nihil
(0,0094902%)
Mucharom Direktur Human Capital & 2.541.148 Nihil Nihil Nihil
Compliance (0,0068132%)
Toto Prasetio Direktur Technology & 2.163.696 Nihil Nihil Nihil
Operations (0,0058012%)
I Made Sukajaya Direktur Enterprise & 576.912 Nihil Nihil Nihil
Commercial Banking (0,0015468%)
Hussein Paolo Direktur Digital and Integrated 918.611 Nihil Nihil Nihil
Kartadjoemena Transaction Banking (0,0024629%)
Agung Prabowo Direktur Wholesale & 101.356 Nihil Nihil Nihil
International Banking (0,0002718%)
Munadi Herlambang1) Direktur Institutional Banking 0 Nihil Nihil Nihil
1)
Belum efektif
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1079
Page 479
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sistem Pelaporan Pelanggaran
(Whistleblowing System)
KEBERADAAN DAN TUJUAN WBS [ACGS B.7.1] Direktur Utama memastikan seluruh laporan WBS
yang disertai data dan bukti pendukung yang
BNI berkomitmen untuk menerapkan prinsip relevan akan ditindaklanjuti secara profesional
GCG dalam setiap aktivitasnya, termasuk melalui dan transparan. Komitmen tersebut dijalankan
Sistem Pelaporan Pelanggaran atau Whistleblowing dengan menunjuk pihak independen yaitu Deloitte
System (WBS). WBS adalah mekanisme yang dalam mengelola saluran WBS. Selain itu, BNI
dirancang untuk mendukung transparansi, akan menjamin kerahasiaan pelapor dan tindak
integritas, dan akuntabilitas dalam operasional pelanggaran.
perusahaan. Sistem ini memberikan kesempatan
kepada Insan BNI, mitra bisnis, serta pihak eksternal Sejak 2 Maret 2021, BNI memperkuat komitmennya
lainnya untuk melaporkan Insan BNI yang diduga dalam pemberantasan tindak pidana korupsi
melakukan tindakan yang melanggar hukum, Kode melalui kerja sama dengan Komisi Pemberantasan
Etik, atau kebijakan internal perusahaan. Laporan Korupsi (KPK). Dalam kolaborasi ini, BNI secara
yang dapat disampaikan mencakup hal-hal seperti aktif melaporkan penanganan pengaduan terkait
kecurangan (fraud), korupsi, benturan kepentingan, kasus korupsi yang muncul melalui WBS kepada
gratifikasi/penyuapan, dan pelanggaran Kode Etik/ KPK. Laporan tersebut disampaikan secara berkala
kelakuan tidak etis. Dengan adanya sistem ini, BNI untuk menjamin adanya pengawasan yang ketat
berupaya menciptakan lingkungan yang bersih dan memastikan akuntabilitas di setiap tahap
dan berkomitmen dalam menjaga standar etika proses. Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya
perusahaan. BNI untuk menjaga transparansi dan integritas
perusahaan, sekaligus memperkuat kepercayaan
Tujuan utama dari WBS ini adalah untuk mencegah, publik terhadap komitmen BNI dalam mencegah
mendeteksi potensi penyimpangan/pelanggaran praktik-praktik korupsi.
sejak dini, dan berfungsi sebagai sarana bagi BNI
untuk menjaga kepercayaan seluruh pemangku PIHAK PENGELOLA WBS
kepentingan, termasuk nasabah, debitur, mitra
bisnis, pegawai, dan regulator serta memastikan Penanggung jawab pengelolaan WBS tetap berada
langkah-langkah pencegahan dapat diambil. Selain di bawah kendali Direktur Utama, dengan dukungan
itu, sistem ini juga bertujuan melindungi pelapor dari Direktur Human Capital & Compliance. Untuk
dari kemungkinan tindakan balasan atau intimidasi, menjaga independensi dan kerahasiaan informasi,
sehingga mendorong lebih banyak pihak untuk berani Deloitte berperan dalam memberikan dukungan
melaporkan pelanggaran tanpa rasa takut. Dengan teknis untuk memastikan bahwa WBS berjalan
demikian, BNI berupaya memperkuat budaya kerja sesuai dengan standar terbaik, tetapi keputusan
yang jujur, transparan, dan berintegritas tinggi di strategis terkait WBS tetap diambil oleh pihak
semua aspek kegiatan bisnis serta membangun internal BNI. [ACGS (B).B.1.7]
lingkungan kerja yang kondusif dan meningkatkan
akuntabilitas Bank. Secara internal, mekanisme pengelolaan WBS
dengan penunjukan Pemimpin Satuan Internal
KOMITMEN TERHADAP WBS [ACGS B.7.1] Audit (IAD) oleh Direktur Utama. Pemimpin IAD
bertanggung jawab untuk mengelola seluruh proses
BNI berkomitmen untuk memastikan transparansi operasional WBS, mulai dari penerimaan hingga
dan akuntabilitas dalam aktivitas operasionalnya penanganan laporan. Pemimpin IAD secara berkala
dengan mengimplementasikan WBS yang dikenal melaporkan hasil pengelolaan dan perkembangan
sebagai “WBS to CEO”. laporan kepada Direktur Utama, guna memastikan
bahwa setiap laporan WBS ditangani dengan tepat
dan transparan sesuai dengan prosedur yang telah
ditetapkan.
1080 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 480
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PENYAMPAIAN LAPORAN WBS [ACGS B.5.1]
Untuk memfasilitasi proses pelaporan, BNI melalui Deloitte telah menyediakan berbagai pilihan saluran
yang dapat digunakan oleh Pelapor, yaitu:
Website: Email: SMS/Whatsapp: Telepon: Surat:
https://bni-transparan. bni-transparan@tipoffs. 081-1970-1946 021-57853377 BNI Transparan
tipoffs.info com.sg PO BOX 2646/JKP 10026
MEKANISME PELAPORAN PENGADUAN MELALUI SALURAN WBS [ACGS B.7.1]
KONSULTAN WBS SATUAN INTERNAL AUDIT (IAD) PIHAK PEMERIKSA KOMITE SAKSI
Pengelola WBS
PELAPOR
3a
Deloitte
PELANGGARAN
1 2 3b Investigator 4
(IAD/SORX/
AFR)
Data Web Laporan Laporan
Pendukung Room WBS Terbukti
KEPEGAWAIAN
Divisi Human
Capital Services
Whistleblower Service
(Deloitte SafeSpace Keputusan
5 Report workplace 5 5 5 Sanksi
fraud and Administratif
misconduct) ADUAN
NASABAH
CXC/Unit
Pengelola
1. Pelapor dapat menyampaikan laporan WBS 4. Hasil tindak lanjut laporan WBS yang terbukti
melalui telepon, email, surat, website, atau SMS/ mengandung pelanggaran akan dikenakan sanksi
WhatsApp kepada Konsultan WBS dari Deloitte. administratif sesuai ketentuan yang berlaku.
a. Deloitte akan melakukan screening terhadap 5. Setiap unit/divisi yang menindaklanjuti laporan
laporan WBS. Jika laporan belum memenuhi WBS wajib menyampaikan hasil tindak lanjutnya
kriteria 4W1H (What, Who, Where, When, kepada IAD, yang kemudian akan meneruskan
How), Deloitte akan meminta data pendukung informasi tersebut kepada Deloitte untuk
dari Pelapor. disampaikan kepada Pelapor.
b. Pelapor kemudian melengkapi data
pendukung yang diminta oleh Deloitte. PERLINDUNGAN BAGI PELAPOR [ACGS: B.7.2]
2. Setelah itu, Deloitte akan menyampaikan laporan
WBS kepada Pengelola WBS, yaitu IAD. BNI berkomitmen untuk memberikan perlindungan
3. IAD akan menganalisis laporan WBS dan maksimal serta menjaga setiap pelaporan yang
melakukan investigasi langsung. Jika diperlukan, diterima. Perlindungan bagi Pelapor pada dasarnya
laporan akan diteruskan kepada Senior adalah hak yang dimiliki oleh Pelapor. Hal ini
Operational Risk Executive (SORX), Satuan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada
Anti Fraud (AFR), atau Divisi/Satuan/Unit terkait Pelapor terkait ancaman atau tindakan yang
sesuai dengan jenis laporan, yaitu: mungkin timbul akibat laporan pelanggaran yang
a. Laporan yang berkaitan dengan pelanggaran disampaikan.
akan diteruskan kepada unit Investigator.
b. Permasalahan kepegawaian akan diteruskan Untuk melindungi kerahasiaan dan memberikan
kepada Divisi Human Capital Services (HCE). perlindungan maksimal bagi Pelapor, BNI
c. Pengaduan nasabah akan diteruskan kepada menyediakan beberapa opsi dalam pengungkapan
Divisi Customer Experience Center (CXC) atau identitas saat melaporkan melalui WBS, yaitu:
Unit Pengelola. 1. Pelapor dapat memilih untuk mengungkapkan
identitasnya secara penuh kepada Tim Konsultan
WBS dan BNI (Full Disclosure).
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1081
Page 481
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Pelapor dapat mengungkapkan identitasnya PERAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
hanya kepada Tim Konsultan WBS tanpa DALAM WBS BNI
meneruskan identitas tersebut ke BNI (Partial
Anonymity). Direksi dan Dewan Komisaris memiliki peran
3. Pelapor memiliki opsi untuk tetap sepenuhnya strategis dalam pelaksanaan serta pengawasan
anonim, di mana identitasnya tidak diketahui WBS. Direksi bertanggung jawab untuk mengkaji
baik oleh Tim Konsultan WBS maupun oleh BNI dan memberikan persetujuan atas kebijakan dan
(Anonymous). prosedur WBS. Selain itu, Direksi secara berkala
menerima laporan terkait WBS yang memuat
Namun demikian, untuk tetap menjaga integritas jumlah laporan yang masuk, status penanganannya,
proses pelaporan, BNI dapat memberikan sanksi serta rekomendasi tindak lanjut. Berdasarkan
kepada Pelapor apabila terbukti bahwa laporan laporan tersebut, Direksi memberikan masukan
yang disampaikan ternyata fitnah dan terbukti dan arahan yang diperlukan untuk memastikan
mempunyai tujuan lain yang menyimpang dari efektivitas sistem dan penanganan yang tepat.
maksud dan tujuan Kebijakan WBS. Sanksi tersebut
mengacu pada ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, Dewan Komisaris menjalankan fungsi
pengawasan dengan menerima dan mengkaji
JENIS PELANGGARAN YANG DAPAT laporan WBS yang disampaikan melalui Komite
DILAPORKAN Audit secara berkala. Dewan Komisaris kemudian
memberikan arahan strategis dan panduan yang
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jenis diperlukan untuk memastikan bahwa sistem WBS
pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik,
mekanisme WBS BNI meliputi: serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang
1. Kecurangan transparan dan berintegritas di BNI.
Kecurangan adalah perbuatan tidak jujur atau tipu
muslihat yang meliputi, antara lain, penipuan, SOSIALISASI PENERAPAN WBS
pemerasan, pemalsuan, penyembunyian
atau penghancuran dokumen/laporan, serta Sosialisasi penerapan WBS di BNI dilakukan secara
penggunaan dokumen palsu. Tindakan ini dapat menyeluruh untuk memastikan bahwa Insan BNI,
dilakukan oleh individu atau sekelompok orang mitra bisnis, serta pihak eskternal lainnya memahami
yang berpotensi menimbulkan kerugian atau pentingnya sistem ini dan prosedur pelaporannya.
kerugian nyata terhadap Bank. Melalui berbagai kegiatan, seperti survei, pelatihan,
2. Pelanggaran Peraturan/Hukum dan distribusi materi informasi.
Tindakan atau perbuatan yang melanggar hukum
dan diancam sanksi sesuai dengan ketentuan Pada tahun 2024, pelaksanaan sosialisasi WBS
hukum yang berlaku, baik internal maupun di BNI telah berjalan dengan baik, menggunakan
eksternal. pendekatan yang lebih inovatif dan terintegrasi.
3. Benturan Kepentingan Berbagai platform komunikasi telah dimanfaatkan
Situasi di mana anggota Direksi, anggota Dewan untuk menyampaikan informasi yang jelas dan
Komisaris, anggota komite, pegawai tetap/ komprehensif mengenai WBS, termasuk tentang
non tetap/outsourcing (Insan BNI) memiliki peran, manfaat, dan prosedur pelaporannya.
kepentingan pribadi yang dapat memengaruhi Dengan demikian, seluruh pegawai diharapkan
pelaksanaan tugas yang diamanatkan oleh dapat lebih memahami pentingnya WBS dalam
Bank secara objektif. Hal ini dapat menimbulkan menciptakan lingkungan kerja yang transparan
pertentangan antara kepentingan pribadi, dan akuntabel. Upaya ini juga bertujuan untuk
kelompok, atau keluarga dengan kepentingan mendorong partisipasi aktif dari pegawai dalam
ekonomis Bank. melaporkan potensi pelanggaran, sehingga dapat
4. Penyuapan/Gratifikasi/Pemerasan (Pungutan memperkuat budaya integritas di BNI.
Liar/Pungli)
Menerima sesuatu dalam bentuk apa pun, baik HASIL DARI PENANGANAN PENGADUAN
dalam jumlah maupun nilai, dari pihak lain yang
berkaitan dengan jabatan, wewenang, atau Jumlah Pengaduan Tahun 2024
tanggung jawab di Bank. Sepanjang tahun 2024, jumlah laporan dugaan tindak
5. Pelanggaran Kode Etik/Kelakuan Tidak Etis pelanggaran yang diterima melalui mekanisme WBS
Perbuatan atau tindakan yang dilakukan oleh tercatat sebanyak 296 laporan. Saluran penerimaan
Insan BNI yang tidak dapat dibenarkan secara pengaduan yang paling tinggi berasal dari email,
etika yang berlaku, termasuk pelanggaran yang mencatat 39,19% dari total laporan. Saluran
terhadap Code of Conduct. kedua adalah website, dengan persentase mencapai
31,76%, dan saluran ketiga adalah WhatsApp, yang
menyumbang 22,97% dari total laporan.
1082 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 482
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dari total pengaduan, yaitu 83,45% atau 247 laporan yang telah ditindaklanjuti selama tahun 2024, terdapat
51 laporan yang terbukti dan 196 laporan yang tidak terbukti.
Status Laporan Saluran Pengaduan
(%) (%)
0,43
3,40
3,40
16,17
E-mail
44,68 Whatsapp
2024 Selesai
Dalam Proses
2024 26,81
Website
PO Box/Surat
83,33 SMS
Telepon
21,28
TINDAK LANJUT ATAS PENGADUAN TAHUN 2024
Setiap laporan yang diterima melalui WBS akan melalui proses investigasi, dan apabila terbukti melanggar
ketentuan yang berlaku, sanksi akan dikenakan kepada pihak terlapor sesuai dengan kebijakan BNI. Pada
tahun 2024, BNI telah memberikan sanksi kepada 10 orang pegawai, 3 pegawai di antaranya mendapat sanksi
dalam bentuk Pemutusan Hubungan Kerja. Penerapan sanksi ini bertujuan untuk menegakkan kepatuhan
terhadap standar etika dan integritas Bank, serta untuk menjaga integritas BNI di hadapan stakeholder.
Dengan langkah ini, BNI menunjukkan komitmennya dalam mencegah pelanggaran dan menciptakan
lingkungan kerja yang lebih transparan dan akuntabel.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1083
Page 483
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rencana
Strategis Bank
BNI CORPORATE PLAN 2024-2028 Untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045 tersebut,
Pemerintah telah menetapkan arah pembangunan
Perkembangan kondisi ekonomi global dan domestik nasional yang digariskan dalam Rencana
masih terus menjadi perhatian. Berbagai kebijakan Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN)
maupun regulasi juga ditentukan oleh peta politik tahun 2025-2045, serta diturunkan dalam Rancangan
yang akan berlangsung dalam lima tahun ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah
depan, di mana 64 negara yang merepresentasikan Nasional (RPJMN) 2025-2029. Pemerintah telah
49% populasi dunia melakukan Pemilihan Umum menetapkan 5 sasaran utama, yaitu pendapatan
(election) di 2024, termasuk Indonesia dan negara- per kapita Indonesia setara dengan negara maju,
negara besar seperti Amerika Serikat dan kawasan kemiskinan menurun dan ketimpangan berkurang,
Uni Eropa, sehingga akan memiliki pemerintahan kepemimpinan dan pengaruh di dunia internasional
baru di 2025. Di sektor keuangan, posisi perbankan meningkat, daya saing manusia meningkat, serta
dihadapkan pada persaingan yang semakin ketat, intensitas emisi gas rumah kaca menurun menuju
mengingat perkembangan teknologi perlahan net zero emission. Perbankan memiliki peran penting
memunculkan pemain-pemain baru di luar sektor dalam upaya pencapaian sasaran tersebut, antara
perbankan yang mampu menyediakan layanan lain melalui fungsinya dalam mendukung aktivitas
keuangan seperti yang dimiliki oleh bank. ekonomi dan pertumbuhan yang inklusif, dukungan
terhadap sektor ekonomi prioritas dan ekonomi
Dari sisi domestik, pemerintah menargetkan untuk hijau melalui penyediaan layanan keuangan dan
meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari level transaksi yang terintegrasi, serta upaya pendalaman
5% saat ini ke level 6% dalam jangka menengah, intermediasi sektor keuangan.
dengan aspirasi untuk mengakselerasikannya
hingga 8% guna mencapai visi Indonesia Emas 2045 Sejalan dengan perkembangan yang terjadi,
dan menghindari jebakan ekonomi kelas menengah Perseroan memastikan bahwa Rencana Jangka
(middle-income trap). Indonesia ditargetkan untuk Panjang Perusahaan yang dituangkan dalam
bisa menjadi negara dengan ekonomi terbesar Corporate Plan 2024-2028 masih menjadi acuan
kelima di dunia dengan GNI per kapita di USD30.300 yang relevan. Corporate Plan tersebut disusun
atau dengan kata lain sudah menjadi negara maju dengan pendekatan 4 (empat) tahapan utama
pada tahun 2045. Untuk mencapainya, pertumbuhan yang disebut 4D (Dream, Discovery, Design, dan
investasi perlu naik ke level 8% dari rata-rata 2021- Delivery). Proses tersebut melibatkan hampir semua
2024 di 4%. Investasi akan diarahkan kepada pimpinan BNI untuk membentuk ownership sejak
sektor-sektor manufaktur dan jasa berteknologi awal penyusunan sampai dengan implementasinya.
tinggi, termasuk hilirisasi SDA dan pertanian (agro- Setelah melalui proses analisis dan diskusi yang
downstream). mendalam, serta dengan mempertimbangkan
berbagai tantangan dan peluang yang ada, dan
Di sisi yang lain, pertumbuhan konsumsi aspirasi pemegang saham pengendali yang
Indonesia, yang merepresentasikan 53% komposisi disampaikan oleh Kementerian BUMN, BNI memiliki
perekonomian, diperkirakan tetap solid dalam aspirasi jangka panjang di 2028 untuk menjadi “The
jangka menengah seiring dengan profil demografi Bank with Best Technology & People at the Core to
yang mendukung. Indonesia saat ini sedang Serve You”. Arah strategi tersebut menjadi unique
mengalami puncak dari dividen demografi karena value propositions yang akan dibangun BNI di masa
angka dependency ratio (perbandingan usia non- mendatang dengan memfokuskan pada 3 (tiga) area,
produktif dengan produktif) sedang mencapai level yaitu Productivity, Platform, dan Proposition. Ketiga
terendahnya, di mana >50% populasi Indonesia area tersebut menjadi concern untuk dikembangkan
terdiri dari milenial dan Gen-Z. Konsumsi Indonesia menjadi nilai unggul bagi BNI dalam bersaing
juga akan didukung oleh pertumbuhan kelas calon dengan kompetitor di industri perbankan.
menengah dan menengah (aspiring middle income-
middle income) yang saat ini mencapai 66% dari
total populasi.
1084 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 484
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Visi
Menjadi lembaga keuangan yang
terunggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan
Memberikan Menciptakan
Memperkuat Meningkatkan Menjadi acuan
layanan prima kondisi terbaik
layanan Meningkatkan kepedulian pelaksanaan
dan solusi digital bagi karyawan
Misi internasional nilai investasi dan tanggung kepatuhan
kepada seluruh sebagai tempat
untuk mendukung yang unggul bagi jawab kepada dan tata kelola
nasabah selaku kebanggan untuk
kebutuhan mitra investor lingkungan dan perusahaan yang
mitra bisnis pilihan berkarya dan
bisnis global masyarakat bagi industri
utama berprestasi
Pernyataan Bank dengan SDM dan teknologi terdepan dalam melayani Anda
Aspirasi
[2024] - PRODUCTIVITY [2025-2026] - PLATFORM [2027-2029] - PROPOSITION
Milestone Meningkatkan produktivitas Melakukan business Mengembangkan penawaraan
melalui pengembangan process reengineering, serta yang terbaik di kelasnya untuk
keterampilan, redesain peran, membangun dan memperbaiki meningkatkan akuisisi dan
optimalisasi jaringan kantor dan infrastruktur guna meningkatkan engagement nasabah
analytics layanan dan pengalaman klien
Sementara itu dalam hal portfolio strategy, BNI memiliki aspirasi untuk mendorong pertumbuhan
berkelanjutan dengan fokus pada pertumbuhan yang sehat di segmen Corporate, baik swasta dan BUMN,
serta segmen Consumer sebagai second growth pillar setelah Corporate. Adapun pembenahan di segmen
kecil dan menengah akan terus dilanjutkan dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kualitas aset,
dengan pertumbuhan akan dilakukan berorientasi pada value chain bisnis wholesale.
BNI juga menyadari bahwa kemajuan serta keberhasilan kinerja Bank tak lepas dari dampak lingkungan
dan sosial yang timbul atas kegiatan yang dilakukan. Untuk itu, BNI berkomitmen mendukung Net Zero
Emission (NZE) dan ketahanan iklim melalui pengelolaan lingkungan, baik dalam operasional internal
maupun ekosistem eksternal. Perseroan telah memiliki roadmap ESG dengan target pengurangan emisi
GRK dan mendukung NZE, dengan target NZE pada tahun 2028 untuk operasional dan tahun 2060 untuk
pembiayaan.
KEBIJAKAN STRATEGIS BNI TAHUN 2024
Di tengah kondisi makroekonomi yang dinamis sepanjang 2024 dan berdampak pada lingkungan bisnis
bank, Perseroan senantiasa mencermati berbagai perkembangan yang terjadi dan memitigasi dampaknya
pada realisasi kebijakan strategis, pencapaian bisnis di tahun 2024, serta kesinambungan pencapaian bisnis
dengan rencana jangka panjang yang dimiliki Perseroan.
Berdasarkan Corporate Plan 2024-2028, fokus Perseroan di tahun 2024 adalah melanjutkan perbaikan
produktivitas melalui pengembangan kapabilitas, role redesign, optimalisasi jaringan kantor dan analytics,
serta membangun dan memperbaiki platform guna meningkatkan layanan dan client experience. Fokus ini
dituangkan dalam 6 (enam) strategi utama di 2024 yaitu:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1085
Page 485
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Meningkatkan ekspansi bisnis nasabah top tier Supply Chain, Receivables, dan Foreign Exchange
1 dengan memperkuat manajemen risiko hanya dalam satu platform terintegrasi, BNIdirect.
Peningkatan digital platform untuk optimalisasi Sepanjang 2024, platform BNIdirect telah digunakan
2 transactional banking dan cross selling yang sebanyak 173 ribu pengguna, dengan volume
fokus pada peningkatan AUM (Asset Under
transaksi sebesar Rp7.931 Triliun, meningkat
Management), CASA dan FBI (Fee Based Income)
yang sustain 23,3% dari tahun sebelumnya. Meningkatnya
volume transaksi ini kemudian berkontribusi
secara signifikan dalam perolehan dana giro dari
Memperkuat jaringan bisnis melalui optimalisasi
3 outlet
perusahaan-perusahaan dan institusi yang menjadi
nasabah wholesale Perseroan.
Mengembangkan jaringan bisnis internasional
4 dalam mendukung penetrasi pasar global
BNI juga semakin memperkuat perannya sebagai
orkestrator bisnis Indonesia ke global market melalui
perluasan jaringan dan penguatan kapabilitas bisnis
Memperkuat human capital dan IT untuk
5 meningkatkan produktivitas
internasional. Saat ini, BNI telah hadir di 8 pusat
keuangan dunia, termasuk Singapura, Hong Kong,
Tokyo dan Osaka (Jepang), New York (Amerika
Optimalisasi BNI Group dalam upaya memperkuat Serikat), Seoul (Korea Selatan), London (Inggris),
6 posisi Perusahaan Anak Amsterdam (Belanda), serta jaringan kantor terbaru
yang diresmikan pada September 2024 di Sydney,
Australia.
Sebagai penerjemahan dari strategi utama Perseroan
di atas, beberapa inisiatif penting yang dilakukan Penguatan peran Perusahaan Anak juga semakin
Perseroan di tahun 2024 adalah peningkatan aspek ditingkatkan melalaui optimalisasi sinergi antar
produktivitas melalui peningkatan peran frontliner BNI Group. Beberapa sinergi yang telah dilakukan
(Customer Service dan Teller) dalam mendukung adalah kerja sama joint financing antara BNI dan BNI
pemasaran, penguatan tenaga pemasar (sales) dan Finance melalui produk kredit kendaraan bermotor
implementasi model sales generalist di seluruh (KKB), serta hibank sebagai future growth engine
kantor wilayah dan cabang, yang bertujuan agar BNI pada segmen UMKM dengan memanfaatkan
BNI dapat memberikan layanan yang optimal, ekosistem BNI Group. Pada tahun 2024, kredit dan
responsif, serta konsisten memberikan solusi yang pembiayaan yang disalurkan oleh perusahaan anak
sesuai dengan kebutuhan para nasabah, serta mencapai atau meningkat 79,7% yoy.
pengembangan layanan digital untuk mendukung
customer journey. TRANSFORMASI BNI
Di tahun 2024, Perseroan telah merilis aplikasi Sejak dimulainya program transformasi pada
transaksi untuk personal yang dibangun tahun 2021, BNI telah meluncurkan BNI Corporate
menggunakan platform teknologi terkini, yaitu Transformation hingga April 2024 untuk
wondr by BNI. wondr by BNI telah diluncurkan memperbaiki dan menginovasi proses bisnis,
pada 5 Juli 2024 bertepatan dengan ulang tahun menghadapi tantangan dalam industri perbankan,
ke-78 BNI, dibangun dengan riset yang mendalam, serta meningkatkan kinerja keuangan secara
mengikuti standar keunggulan di industri yang tidak berkelanjutan.Tentunya transformasi tetap dilakukan
hanya di Indonesia, tapi juga mengikuti standar secara berkelanjutan untuk mendukung pencapaian
global, sehingga diproyeksikan untuk menjadi arah strategis BNI pada tahun 2024. Berikut adalah
game changer bagi BNI maupun industri perbankan lima fokus Transformasi BNI yang telah dijalankan
di Indonesia. Hingga akhir Desember 2024 atau 6 pada tahun 2024:
bulan pasca rilis, wondr by BNI telah di-download 1. Digitalisasi end to end proses bisnis kredit yang
oleh 5,3 juta pengguna, dengan tingkat pengguna berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan
aktif bertransaksi yang tinggi, yang proporsinya bisnis yang berkualitas
naik hingga 65% dibandingkan BNI Mobile Banking Dalam rangka menjalankan salah satu langkah
sebelumnya. strategis pada tahun 2024 yaitu meningkatkan
ekspansi bisnis melalui top tier dengan
Pada bulan Oktober 2024, memperkenalkan memperkuat manajemen risiko, BNI secara
transformasi platform digital wholesale, BNIdirect, berkelanjutan mengembangkan end-to-end
sebuah platform digital bagi nasabah wholesale. credit tools untuk seluruh Relationship Manager
Kini, layanan tersebut menyediakan beragam solusi di segmen Corporate, Enterprise, Commercial,
wholesale mulai dari Cash Management, Trade, Retail Productive, dan Consumer. Hal ini
mendukung BNI dalam meningkatkan kualitas
1086 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 486
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
kredit, efisiensi dan efektivitas kerja dalam proaktif, memahami kebutuhan mereka, dan
proses kredit namun tetap mengedepankan menyediakan solusi keuangan yang relevan.
prudential banking. Salah satu output digitalisasi Selain itu, demi meningkatkan pengalaman
credit tools pada tahun 2024 adalah Loan nasabah BNI memanfaatkan teknologi digital dan
Management System (LMS) Wholesale, yang mengoptimalkan saluran layanan BNI dengan
dimana sebelumnya pada tahun 2023 BNI telah melakukan transformasi channel/outlet.
meluncurkan Connect sebagai RM Tool dalam
melakukan tahap pipeline management. Transformasi outlet BNI adalah langkah strategis
yang diambil oleh BNI untuk menyesuaikan
LMS Wholesale merupakan sebuah operasional cabang dengan kebutuhan nasabah
sistem terintegrasi yang dirancang untuk di era digital. Transformasi ini bertujuan
mengelola seluruh siklus kredit pada segmen untuk menjadikan outlet BNI lebih modern,
Business Banking Wholesale secara efisien efisien, dan relevan dengan tuntutan zaman,
dan komprehensif. Sistem ini mencakup terutama dengan meningkatnya penggunaan
berbagai tahapan penting, mulai dari pipeline layanan perbankan digital. Salah satu wujud
management, yang membantu dalam transformasi ini adalah pengadopsian konsep
pengelolaan prospek kredit dan peluang bisnis, hybrid branch, yang menggabungkan layanan
hingga proses analisis kredit yang mendalam berbasis teknologi dengan kehadiran staf yang
untuk menilai kelayakan pemohon. Selanjutnya, terampil dalam memberikan solusi keuangan
LMS Wholesale mendukung proses persetujuan yang lebih kompleks. BNI menerapkan format
(approval) yang lebih cepat dan akurat, diikuti outlet baru seperti Super Flagship, Business
dengan administrasi kredit yang terorganisir dan Flagship, Thematic, Digital First, dan Smart
terdokumentasi dengan baik. Conventional yang dirancang sesuai dengan
kebutuhan spesifik nasabah dan lokasi outlet.
Selain itu, sistem ini juga menyediakan Cabang-cabang yang ditransformasi tidak hanya
fitur pemantauan (monitoring) kredit secara berfungsi sebagai tempat transaksi, tetapi juga
berkelanjutan untuk memastikan kualitas sebagai pusat konsultasi dan edukasi keuangan
portofolio tetap terjaga, serta modul Remedial bagi nasabah.
& Recovery untuk mengelola risiko kredit yang
bermasalah. Selain transformasi terhadap outlet, BNI
juga melakukan penguatan dan optimalisasi
2. Pengembangan Digital Platform baru dilakukan fungsi Frontliner di outlet dalam mendukung
sebagai bagian dari upaya peningkatan customer peningkatan/pencapaian produktivitas outlet
experience melalui implementasi Frontliner Revolution.
Untuk dapat memberikan kenyamanan dan Penguatan fungsi ini tidak terbatas pada aktivitas
pengalaman bertransaksi yang lebih baik bagi sales atau up-selling/cross-selling, tapi juga
nasabah (segmen ritel maupun wholesale), melalui aktivitas edukasi kepada nasabah terkait
selain jaringan outlet-nya, BNI juga memiliki layanan produk, referral produk-produk BNI dan
kanal perbankan lainnya yang tak kalah penting, Anak Perusahaan, serta melakukan follow-up
yakni platform perbankan digital. Untuk kanal terhadap data leads.
perbankan digital yang melayani transaksi
nasabah ritel, BNI memiliki Super App mobile Sejalan dengan optimalisasi fungsi frontliners
banking yang dikenal dengan wondr by BNI. dalam peningkatan produktivitas, BNI juga
Sedangkan untuk melayani transaksi nasabah mengembangkan e-channel, seperti DigiCS,
wholesale, BNI memiliki BNIdirect untuk DigiCS Lite, T-Care (mesin self-service layanan
Wholesale Solution yang mengintegrasikan perbankan), BNI SPRINT (channel BNI yang
sejumlah solusi keuangan seperti cash berfungsi dalam pencetakan history rekening
management, supply chain, foreign exchange, ke dalam buku tabungan, kertas A4, struk, dan
trade, bank guarantee, dan virtual account. dapat dikirim melalui email), CRM (automated
machines yang berfungsi untuk melayani
3. Penguatan Jaringan Bisnis melalui Optimalisasi transaksi tarik tunai dan setoran tunai), automated
Outlet teller machines (ATM) yang lebih canggih untuk
BNI berkomitmen untuk memberikan mendukung transaksi secara mandiri, dan
pengalaman nasabah yang unggul melalui Biometric Fingerprint untuk mempercepat dan
layanan yang personal, inovatif, dan mudah mempermudah verifikasi identitas nasabah.
diakses. BNI secara aktif menjaga hubungan Transformasi ini bertujuan untuk mengurangi
dengan nasabah melalui pendekatan yang antrian, meningkatkan efisiensi operasional, dan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1087
Page 487
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
memberikan pengalaman yang lebih baik kepada 5. Penguatan Human Capital untuk peningkatan
nasabah. Dengan langkah ini, BNI berupaya produktivitas melalui perubahan behaviour
menjaga keseimbangan antara layanan digital dan ritme kerja di Commercial Business Center
dan fisik, sehingga tetap inklusif bagi seluruh (CMC), Kantor Wilayah, Retail Productive
lapisan masyarakat, termasuk mereka yang Business Center (RCC), dan Kantor Cabang
masih membutuhkan layanan tatap muka. Selaras dengan salah satu fokus dari unique
value proposition yang akan dibangun BNI
4. BNI Sebagai Orkestrator Bisnis Indonesia yaitu productivity, BNI memperkuat human
Ke Global Market capital melalui pengembangan keterampilan,
Dalam rangka mengemban amanah dari perubahan behaviour, dan ritme kerja. Untuk
pemerintah untuk memperkuat peran BNI sebagai dapat merealisasikan hal tersebut, BNI berupaya
bank global, BNI Xpora hadir sebagai akses UKM mendorong Relationship Manager (RM) menjadi
ke pasar global dengan memanfaatkan fungsi lebih militan dan in the market serta Leaders
dan layanan dari kantor Luar Negeri (KLN) BNI, menjadi lebih hands on dengan ownership yang
serta memanfaatkan jaringan mitra internasional. tinggi melalui pelaksanaan inisiatif strategis
Komitmen BNI semakin diperkuat dengan terkait productivity enhancement. Perubahan
kembali menghadirkan Kantor Perwakilan BNI behaviour dan ritme kerja diukur berdasarkan
di luar negeri. Kali ini pada tanggal 5 September beberapa matriks leading indicator yang
2024 BNI meresmikan pembukaan kantor dimonitor secara rutin melalui dashboard leading
perwakilannya di Sydney, Australia sekaligus indicator. Salah satu contoh matriks yang diukur
merupakan perwakilan bank pertama dari adalah kecukupan leads yang dimiliki oleh RM
Indonesia yang membuka kantor di Australia. serta pendampingan leaders kepada para RM
saat melakukan kunjungan ke nasabah dan
Tidak hanya itu, BNI juga meningkatkan nilai pendampingan strategis lainnya.
jaringan internasional melalui keterlibatan
diaspora, kemitraan strategis, solusi keuangan Dalam memenuhi kecukupan leads tersebut,
inovatif, dan fokus pada kepatuhan dan setiap RM juga terbantu dengan adanya Connect
keunggulan operasional. BNI berperan aktif (bagi RM Segmen Corporate, Enterprise,
dalam mendorong Diaspora Indonesia dan Commercial, dan Retail Productive) dan Digisales
Ekspor melalui BNI Xpora, yang merupakan (bagi RM Segmen Consumer) yang merupakan
one stop solution yang dapat mendukung UKM tools penunjang RM dalam melakukan tahap
Indonesia dalam mengembangkan bisnis mereka pipeline management. Data leads baik yang
ke luar negeri melalui pilar Go Productive, Go merupakan turunan dari mitra nasabah corporate
Digital, dan Go Global. Ini akan menjadi Solusi maupun data leads hasil canvassing oleh RM
menyeluruh (end-to-end) bagi pelaku UKM akan di-inject ke akun Connect dan Digisales
dalam negeri (penjual) dan pengusaha diaspora setiap RM.
ataupun global buyer (pembeli) di luar negeri.
Dalam melakukan follow-up terhadap leads,
BNI Xpora yang diluncurkan sejak Agustus RM dapat memberikan solusi yang sangat
2021 ini semakin menunjukan perkembangan bermanfaat bagi calon nasabah dengan
yang positif. Tahun 2024 menandai langkah menawarkan kemudahan bertransaksi melalui
besar dalam menjadikan Xpora sebagai platform BNIdirect melalui fitur-fitur unggulan
program terkait ekspor yang komprehensif dan yang dirancang untuk memberikan pengalaman
terintegrasi, yang mendukung UKM Indonesia transaksi yang aman dan efisien serta dapat
terkait eskpor melalui pelatihan, pendampingan digunakan kapan saja dan di mana saja.
serta akses lebih luas ke pasar global. BNI Xpora Kemudahan ini tentunya memberikan nilai lebih
uga memberikan solusi pembiayaan yang bagi nasabah, sehingga mereka dapat merasa
lebih fleksibel, termasuk pembiayaan berbasis lebih nyaman dan percaya diri dalam menjalankan
eskpor dan skema pembayaran yang lebih aktivitas perbankan mereka. Inisiatif Productivity
sesuai dengan kebutuhan ekspor hal ini dapat Enhancement ini telah dilaksanakan di seluruh
mempermudah pelaku usaha untuk mengatur Wilayah dan diharapkan dapat meningkatkan
modal kerja mereka dalam mengembangkan produktivitas.
bisnis di pasar global.
1088 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 488
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
INOVASI MENDUKUNG TRANSFORMASI 2. Innovation Culture
Untuk mendukung innovation culture dan
BNI Perkuat Budaya Inovasi melalui Pembentukan terciptanya ekosistem inovasi yang dinamis
Corporate Innovation Center untuk Masa Depan maka perlu suatu platform untuk menyampaikan
yang Lebih Agile dan Adaptive ide-ide inovasi dari BNI Hi-Movers. Sebelumnya,
untuk penyampaian ide inovasi (idea submission)
BNI telah melakukan program BNI Corporate masih dilakukan secara semi-manual oleh
Transformation dengan salah satu inisiatifnya adalah para Hi-Movers melalui formulir online. Proses
New Ways of Working (NWoW) yang bertujuan kolaborasi antar Hi-Movers sebelumnya juga
dalam menyesuaikan organisasi sehingga harus dilakukan secara manual, sehingga
berdampak pada meningkatnya kolaborasi dan menyulitkan Hi-Movers dari unit kerja yang
cara kerja secara agile di antara pegawai BNI. berbeda (baik antar divisi maupun wilayah) untuk
NWoW menjadi salah satu strategi internal yang berkolaborasi dalam pengembangan ide inovasi.
diimplementasikan di tahun 2023 dalam rangka Oleh karena itu, dalam mendukung automation
mempersiapkan organisasi BNI di masa depan innovation submission serta mempermudah Hi-
melalui cara kerja baru untuk mencapai sasaran Movers dalam menyampaikan ide inovasi (idea
strategis korporasi. Salah satu hasil dari inisiatif submission), BNI telah menyediakan tool bagi
NWoW adalah terbentuknya fungsi baru di BNI, Hi-Movers yang bernama Ideabox BNI.
yaitu Departemen Corporate Innovation Center
(INV) di Corporate Development and Transformation Kehadiran Ideabox BNI memberikan berbagai
Division (CDV), yang mempunyai fungsi mengelola manfaat dalam mendukung dan mengelola
dan memfasilitasi ide inovasi di BNI yang bersifat inovasi di BNI, antara lain sebagai berikut:
bottom-up dari Hi-Movers. Sebagai bagian dari 1) Mengelola dan Mengidentifikasi Ide yang
upaya mendorong budaya inovasi, BNI tidak Potensial
hanya mengembangkan struktur organisasi tetapi Semua ide yang di-submit tersimpan dalam
juga memperkuat ekosistem inovasi. Upaya 1 (satu) platform, sehingga memudahkan
tersebut diwujudkan melalui penguatan innovation pengelolaan, peninjauan, pengarsipan, serta
branding, innovation culture serta penyelenggaraan pengidentifikasian ide-ide yang berpotensi
innovation event. memberikan dampak bagi BNI.
2) Mendorong Partisipasi Hi-Movers dalam
1. Innovation Branding Inovasi di BNI
Dalam rangka mendorong innovation culture Ideabox BNI dapat memotivasi segenap
dan innovation awareness, maka BNI melakukan Hi-Movers untuk berpartisipasi aktif dalam
penguatan innovation branding dengan inovasi di BNI, karena memiliki ruang untuk
meluncurkan branding dan logo Innovation menyuarakan ide-ide pegawai.
Center BNI yang bernama “benih-innovation 3) Kemudahan Penyampaian Ide Inovasi
center by BNI”. Logo benih terdiri dari font Ideabox BNI dapat diakses oleh Hi-Movers
rounded yang memiliki filosofi menggambarkan kapan saja dan di mana saja, sehingga proses
growth mindset, yaitu merupakan pola pikir inovasi dapat berjalan secara konsisten.
yang mendukung untuk belajar hal baru dan 4) Meningkatkan Kolaborasi dan Pengembangan
berinovasi. Ide
Hi-Movers dapat berkolaborasi untuk
mengembangkan ide bersama, dan
memperkuat sinergi antar Unit/Divisi/Wilayah.
Setelah peluncuran Ideabox BNI pada 12 Juni 2024,
Innovation Center by BNI
hingga Desember 2024 tercatat sebanyak 2.189 Hi-
Movers telah mendaftar di Ideabox BNI, dengan
total 232 ide inovasi yang telah di-submit. Angka
Terdapat Supergraphic Mark pada logo “benih- ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari Hi-
innovation center by BNI” yang bertema Connecting Movers dalam berpartisipasi dan berkontribusi
the Dots dengan makna “suatu inovasi yang dimulai untuk menciptakan inovasi yang mendukung
dari titik kecil hingga menjadi beberapa titik dan kemajuan BNI.
bentuk tertentu dengan harapan berdampak besar
serta menggambarkan bahwa untuk mencapai
kesuksesan akan banyak tantangan namun
diharapkan BNI tetap kompetitif dan selalu adaptif
dengan kebutuhan customer”.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1089
Page 489
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Innovation Event 2) BINNOVA Batch 2 & 3
Penyelenggaraan innovation event secara rutin Dalam rangka mendukung Program Transformasi
berperan penting sebagai wadah kolaborasi, Budaya BNI, khususnya terkait penguatan budaya
inspirasi, dan membangun semangat kompetitif inovasi, pada tanggal 12 Juni 2024, Ideabox
yang sehat di antara Hi-Movers, sehingga BNI secara resmi diluncurkan sebagai sebuah
mendorong mereka untuk berkontribusi lebih platform untuk memfasilitasi Hi-Movers dalam
aktif dalam menciptakan solusi yang kreatif dan menyampaikan ide-ide inovasi secara fleksibel,
berdampak. kapan saja dan di mana saja.
Inkubasi terhadap ide-ide yang di-submit oleh Hi- Menindaklanjuti peluncuran Ideabox BNI,
Movers pada Ideabox BNI juga telah dilakukan, telah diinisiasi BINNOVA batch 2 dengan tema
melalui event BNI Innovation (BINNOVA). BINNOVA “Peningkatan Active User New Mobile Banking BNI
merupakan salah satu innovation event yang rutin (wondr by BNI)” dan BINNOVA batch 3 dengan tema
dilaksanakan di lingkungan internal BNI. Tujuan “Peningkatan Efektivitas Proses Bisnis” melalui
dari BINNOVA adalah mencari ide-ide terbaik dari tools Ideabox BNI. Selama periode idea submission,
Hi-Movers, yang dapat diimplementasikan untuk terdapat 178 inovasi yang telah disubmit pada
memberikan dampak positif, baik dalam peningkatan Ideabox BNI. Setelah melalui tahapan kurasi oleh
pendapatan (revenue) dan efisiensi biaya (cost innovation management, dan proses inkubasi
efficiency), maupun peningkatan efektivitas proses (customer validation dan product validation), telah
bisnis. terpilih 6 (enam) tim inovasi yang lolos ke tahapan
Grand Final Pitching yang dilaksanakan pada tanggal
Berikut ini merupakan rangkaian BINNOVA yang 15 Oktober 2024.
dilaksanakan selama tahun 2024:
3) BINNOVA Batch 4
1) BINNOVA Batch 1 BNI Innovation Center berkolaborasi dengan Data
Dalam rangka mendukung pengembangan Management & Analytics Division (DMA) yang
inovasi bisnis di BNI, Corporate Development telah mendapatkan dukungan dari beberapa
& Transformation Division (CDV) mengelola Direktur Sponsor dalam menyelenggarakan
event BINNOVA Batch 1 dan terpilih 20 tim BINNOVA batch 4 dengan tema “Data Quality
dengan inovasi terbaik. Setelah melalui tahapan Innovation Challenge: Data Berkualitas, BNI
customer validation (CV) dan product validation Semakin Teratas”. Tema tersebut dipilih dengan
(PV), terpilih 5 tim yang masuk ke tahap Grand tujuan mendukung upaya mewujudkan data yang
Final Pitching BINNOVA yang dilaksanakan pada lebih berkualitas serta mengoptimalkan Visi BNI,
tanggal 25 Juni 2024. Pada batch 1 ini, telah yaitu menjadi lembaga keuangan yang terunggul
dihasilkan tiga inisiatif yang direncanakan untuk dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan.
diimplementasikan. Salah satu inisiatif tersebut
telah berhasil direalisasikan pada tahun 2024, Selama periode idea submission telah diperoleh
yaitu penambahan fitur investasi yang dapat 45 ide inovasi dari Hi-Movers yang telah disubmit
dilakukan secara langsung melalui platform pada Ideabox BNI. Setelah melalui tahapan kurasi
wondr by BNI. ide inovasi yang dilaksanakan oleh BNI Innovation
Center, telah terpilih 11 ide inovasi yang lolos
ke tahapan inkubasi yang merupakan proses
pengembangan ide-ide inovasi untuk memastikan
kelayakan dan kesiapan ide inovasi tersebut
sebelum diterapkan.
1090 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 490
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Transparansi
Penyampaian Laporan
BNI berkomitmen untuk memenuhi prinsip keterbukaan informasi, yang sangat penting bagi masyarakat
dalam pengambilan keputusan investasi. Untuk itu, BNI secara rutin menyampaikan laporan Keterbukaan
Informasi atau Fakta Material kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga mengumumkan informasi
tersebut kepada publik.
Selama tahun 2024, Sekretaris Perusahaan menyampaikan berbagai informasi terkait BNI kepada publik
melalui media massa, situs web IDX, dan situs web BNI dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan
Inggris. Sekretaris Perusahaan juga telah menyampaikan laporan secara berkala maupun insidentil kepada
IDX dan OJK dengan rincian sebagai berikut:
LAPORAN BERKALA
Tabel Berikut menyajikan informasi rinci mengenai Transparansi Penyampaian Laporan yang telah dilakukan
oleh BNI pada tahun 2024:
Jumlah
Laporan Tujuan Periode
pelaporan
Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek BBNI 12 OJK & IDX Bulanan
Laporan Keuangan Konsolidasian Bank dan Entitas 4 OJK & IDX Triwulanan
Anak (UnAudited)
Laporan Keuangan Tahunan (Audited) 1 OJK & IDX Tahunan
Laporan Tahunan (termasuk Laporan Tata Kelola 1 OJK & IDX Tahunan
Perseroan, Laporan Tata Kelola Unit Usaha Syariah
Perseroan, dan Laporan Tata Kelola Terintegrasi
Konglomerasi Keuangan BNI)
Laporan Keberlanjutan 1 OJK & IDX Tahunan
Laporan Hasil Pemeringkatan Tahunan 1 OJK & IDX Tahunan
Laporan Tahunan Entitas Induk dan Entitas Anak Bank 1 OJK Tahunan
(Laporan Bank yang merupakan bagian dari kelompok
usaha)
Laporan Daftar Rincian Pihak Terkait 2 OJK Semesteran
Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose Tahunan 1 IDX Tahunan
Laporan Daftar 10 Pemegang Saham Terbesar 4 OJK & IDX Triwulanan
Laporan Kinerja Perusahaan(Earning Call) 4 OJK & IDX Triwulanan
Laporan Pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham 1 OJK & IDX Tahunan
Tahunan
Laporan Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham 1 OJK & IDX Tahunan
Tahunan
Laporan Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham 1 OJK & IDX Tahunan
Tahunan
Laporan Pelaksanaan Pembayaran Dividen Tunai 1 OJK & IDX Tahunan
LAPORAN INSIDENTIL
BNI telah melakukan keterbukaan informasi berupa laporan insidentil kepada regulator (OJK dan/atau IDX)
sebanyak 33 laporan di sepanjang tahun 2024.
Informasi detil mengenai laporan berkala dan laporan insidentil di atas dapat dilihat dan diakses melalui
situs website BNI dengan tautan https://www.bni.co.id/id-id/investor/berita-investor/keterbukaan-informasi
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1091
Page 491
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara (LHKPN)
Sebagai bentuk nyata Bank dalam meningkatkan BNI memiliki kebijakan dan prosedur tertulis
transparansi dan membangun budaya bersih mengenai tata cara penyampaian LHKPN,
dari praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), penunjukan unit kerja yang bertanggung jawab
maka semua anggota Dewan Komisaris, Direksi, sebagai pengelola dan administrator LHKPN,
dan jajaran Pejabat Struktural BNI wajib untuk serta menetapkan mekanisme penegakan sanksi
melaporkan Laporan Harta Kekayaan (LHK) sesuai bagi pejabat Bank yang abai atau tidak memenuhi
ketentuan internal perusahaan yang diatur pada kewajiban pelaporannya. Hal ini dilakukan untuk
Pedoman Perusahaan Human Capital Relation No. memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan
Intruksi IN/001/HCE/002 tanggal 14 Maret 2024. menjaga integritas seluru personel BNI sesuai
Pelaporan ini merupakan bagian dari upaya BNI dengan prinsip-prinsip GCG.
dalam praktik GCG, serta memastikan kepatuhan
terhadap regulasi yang berlaku. WAJIB LAPOR LHKPN
KEBIJAKAN LHKPN Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Pejabat
Struktural BNI yang wajib Lapor LHKPN adalah:
Penyusunan kebijakan internal BNI terkait 1. Komisaris;
mekanisme penyampaian dan pelaporan LHKPN 2. Direksi;
yang diwajibkan bagi pejabat Bank dengan posisi 3. Senior Executive Vice President (SEVP);
jabatan tertentu merupakan pengejawantahan dari 4. Pemimpin Divisi/Satuan/Unit Fungsional
peraturan perundang-undangan berikut ini: Apabila di Unit Fungsional tidak terdapat
1. Undang-Undang No. 28 Tahun 1999 tentang Pemimpin, maka Penyelenggara Negara yang
Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas wajib menyampaikan LHKPN di Unit Fungsional
dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme sebagaimana tersebut adalah posisi dengan minimal jenjang
telah diubah dengan Undang-Undang No. 30 jabatan Senior Vice President;
Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan 5. Pemimpin Wilayah;
Tindak Pidana Korupsi; 6. General Manager (GM) Cabang Luar Negeri; dan
2. Undang-Undang No. 30 Tahun 2002 tentang 7. Komisaris/Direksi pada Perusahaan Anak/
Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Perusahaan Terafiliasi yang Terkonsolidasi.
jo. Undang-Undang No. 10 Tahun 2015 tentang
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti PENGELOLA LHKPN
Undang-Undang No. 1 Tahun 2015 tentang
Perubahan atas Undang-Undang No. 30 Tahun Pelaporan LHKPN Pejabat Struktural BNI dikelola
2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak oleh Koordinator Pengelolaan LHKPN, Admin
Pidana Korupsi jo. Undang-Undang Republik Aplikasi, dan Admin Unit Kerja LHKPN, dengan
Indonesia No. 19 Tahun 2019 tentang Perubahan uraian sebagai berikut:
Kedua atas Undang-Undang No. 30 Tahun 2002 1. Koordinator Pengelolaan LHKPN adalah unit
tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana yang membawahi fungsi Human Capital Services
Korupsi; dengan ruang lingkup tugas sebagai berikut:
3. Peraturan KPK No. 07 Tahun 2016 sebagaimana a. Berkoordinasi dengan KPK dalam
telah diubah melalui peraturan KPK No. 2 pemantauan, pengisian, dan penyampaian
Tahun 2020 tentang Tata Cara Pendaftaran, LHKPN serta sosialisasi kewajiban LHKPN;
Pengumuman dan Pemeriksaan Harta Kekayaan b. Berkoordinasi dengan Kementerian Badan
Penyelenggara Negara; Usaha Milik Negara dan KPK mengenai
4. Surat Edaran Menteri Badan Usaha Milik Negara pengelolaan dan administrasi Aplikasi Wajib
RI No. SE-12/MBU/10/2021 tentang Kewajiban LHKPN.
Penyampaian Laporan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara (LHKPN) Bagi Pejabat di
Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
1092 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 492
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Admin Aplikasi LHKPN adalah pejabat yang 3. Admin Unit Kerja LHKPN adalah pejabat yang
membawahi fungsi Human Capital Services melakukan pemantauan serta berkoordinasi
di bidang hubungan industrial dengan ruang dengan Admin Aplikasi LHKPN. Terdapat 3 (tiga)
lingkup tugas sebagai berikut: Admin Unit Kerja di BNI yaitu:
a. Menyampaikan data mengenai perubahan a. Divisi Corporate Secretary;
jabatan Penyelenggara Negara kepada KPK; b. Divisi Subsidiaries Management;
b. Berkoordinasi dengan KPK dalam pengelolaan c. Divisi International & Financial Institutions.
LHKPN.
PELAPORAN LHKPN TAHUN 2024
Pada tahun 2024, jumlah wajib lapor LHKPN di BNI tercatat sebanyak 152 pejabat. Seluruh pejabat tersebut,
yang berjumlah 152 atau setara dengan 100%, telah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara
Negara (LHKPN) tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
(dalam satuan orang)
Kewajiban Jabatan 2024
Dewan Komisaris 10
Direksi 12
Senior Executive Vice President (SEVP) 9
Pemimpin Divisi/Satuan/Unit Fungsional 69
Wajib LHKPN
Pemimpin Wilayah 17
General Manager (GM) Cabang Luar Negeri 6
Komisaris/Direksi pada Perusahaan Anak/Perusahaan terafiliasi yang
29
terkonsolidasi
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1093
Page 493
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Praktik Bad
Corporate Governance
Praktik bad corporate governance mengacu pada serangkaian tindakan atau kebijakan yang menyimpang
dari prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Sepanjang tahun 2024, BNI tercatat tidak melakukan tindakan atau menetapkan kebijakan yang terkait
dengan praktik bad corporate governance, sebagaimana diuraikan dalam tabel berikut:
Praktik
Uraian
Tahun 2024
Adanya laporan sebagai perusahaan yang mencemari lingkungan Nihil
Perkara penting yang sedang dihadapi oleh Bank, entitas anak, anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Nihil
Komisaris yang sedang menjabat tidak diungkapkan dalam Laporan Tahunan
Ketidakpatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan Nihil
Ketidaksesuaian penyajian Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan dengan peraturan yang berlaku dan Nihil
Standar Akuntansi Keuangan
Kasus terkait buruh dan karyawan Nihil
Tidak terdapat pengungkapan segmen operasi pada perusahaan tercatat Nihil
Terdapat ketidaksesuaian antara Laporan Tahunan hardcopy dengan Laporan Tahunan softcopy Nihil
1094 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 494
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penerapan Tata
Kelola Terintegrasi
Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan LAPORAN PENILAIAN SENDIRI PENERAPAN
diterapkan di BNI berpedoman pada Peraturan TATA KELOLA TERINTEGRASI SELAMA
OJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata TAHUN 2024
Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan
(“POJK 18/2014”) dan Surat Edaran OJK No. 15/ Sesuai dengan peraturan yang berlaku, Konglomerasi
SEOJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Keuangan diwajibkan untuk menyusun laporan
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan (“SEOJK penilaian sendiri (Self Assessment) Tata Kelola
15/2015”). Terintegrasi secara periodik, yaitu pada bulan Juni
dan Desember. Laporan tersebut harus disampaikan
Sebagai Entitas Utama dalam Konglomerasi kepada OJK paling lambat tanggal 15 bulan kedua
Keuangan, BNI melaksanakanTata KelolaTerintegrasi setelah periode laporan berakhir, yaitu pada tanggal
untuk memastikan transparansi dan kepatuhan 15 Agustus dan 15 Februari.
terhadap regulasi. Pada tahun 2024, pelaksanaan
Tata Kelola Terintegrasi mencakup beberapa aspek Self Assessment atas penerapan prinsip-prinsip Tata
berikut: Kelola Terintegrasi di Konglomerasi Keuangan BNI
a. Laporan Penilaian Sendiri Pelaksanaan Tata mencakup tiga aspek utama, yaitu Struktur, Proses,
Kelola Terintegrasi. dan Hasil (Outcome). Penilaian ini difokuskan pada
b. Struktur Konglomerasi Keuangan BNI. tujuh faktor penilaian yang menjadi tolok ukur dalam
c. Struktur kepemilikan saham dalam Konglomerasi pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi, yang meliputi:
Keuangan BNI. 1. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
d. Struktur Kepengurusan Konglomerasi Keuangan Entitas Utama.
BNI. 2. Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan
e. Prinsip Dasar Tata Kelola Terintegrasi Komisaris Entitas Utama.
Konglomerasi Keuangan BNI. 3. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Tata Kelola
f. Kebijakan Transaksi Intra-Grup pada Terintegrasi.
Konglomerasi Keuangan BNI. 4. Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja
Kepatuhan Terintegrasi.
5. Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja Audit
Intern Terintegrasi.
6. Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
7. Penyusunan dan Pelaksanaan Pedoman Tata
Kelola Terintegrasi.
BNI telah menyusun laporan penilaian sendiri terkait implementasi Tata Kelola Terintegrasi pada
Konglomerasi Keuangan BNI untuk periode tahun 2024, yang diuraikan secara rinci di bawah ini:
Hasil Penilaian Sendiri Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
Peringkat
Desember Desember Definisi Peringkat
2023 2024
2 2 Konglomerasi Keuangan dinilai telah melakukan penerapan Tata Kelola
Terintegrasi yang secara umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang
memadai atas penerapan prinsip Tata Kelola Terintegrasi. Apabila terdapat
kelemahan dalam penerapan Tata Kelola Terintegrasi, dapat diselesaikan dengan
tindakan normal oleh Entitas Utama dan/atau Lembaga Jasa Keuangan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1095
Page 495
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Hasil Self Assessment terhadap 7 (tujuh) faktor 5. Satuan Kerja Audit Intern Terintegrasi
penilaian Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi untuk IAD selaku Satuan Kerja Audit Intern Terintegrasi
tahun 2024 dijelaskan sebagai berikut: (SKAIT), independen terhadap satuan kerja
1. Direksi Entitas Utama operasional BNI maupun LJK Konglomerasi
Dalam struktur Tata Kelola Terintegrasi, seluruh Keuangan BNI dan bertanggung jawab secara
Direksi BNI telah memenuhi kualifikasi yang langsung kepada Direktur Utama Entitas Utama
ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan dan/atau secara dotted line kepada Dewan
yang berlaku. Pelaksanaan tugas dan tanggung Komisaris Entitas Utama. IAD selaku Satuan
jawab Direksi BNI terkait dengan proses Kerja Audit Intern Terintegrasi telah memantau
Tata Kelola Terintegrasi telah dijalankan dan pelaksanaan audit intern pada Konglomerasi
ditindaklanjuti sesuai dengan saran dan nasihat Keuangan BNI melalui pelaksanaan audit
Dewan Komisaris BNI. terintegrasi ke masing-masing LJK Konglomerasi
Keuangan BNI.
2. Dewan Komisaris Entitas Utama
Seluruh Dewan Komisaris BNI telah memenuhi 6. Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi
kualifikasi yang ditetapkan oleh perundang- Penunjukan Direktur Risk Management (Dir
undangan yang berlaku. Dewan Komisaris telah RMT) menjadi Direktur yang membawahkan
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi, dimana
dengan menyelenggarakan rapat secara berkala, Dir RMT melakukan supervisi atas Divisi ERM
melakukan pengawasan atas pelaksanaan tugas sebagai Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR)
dan tanggung jawab Direksi BNI selaku Entitas dan Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi
Utama dan penerapan TKT di BNI dan LJK (SKMRT). Masing-masing LJK telah memiliki
Konglomerasi Keuangan BNI dan memberikan SKMR dan Direktur yang membawahkan SKMR.
saran, nasihat kepada Direksi BNI dalam Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi
rangka penyempurnaan Pedoman Tata Kelola Konglomerasi Keuangan BNI telah dilaksanakan
Terintegrasi sesuai dengan karakteristik dan kompleksitas
usaha.
3. Komite Tata Kelola Terintegrasi
Komite Tata Kelola Terintegrasi telah terbentuk 7. Pedoman Tata Kelola Terintegrasi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam Pedoman Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi
rangka penyempurnaan Pedoman TKT, Komite Keuangan BNI telah disusun, di-review
TKT telah memberikan rekomendasi kepada dan dilaksanakan sesuai dengan peraturan
Dewan Komisaris BNI untuk penyempurnaan perundang-undangan yang memuat a.l.
Pedoman TKT. Hasil evaluasi dan hasil Rapat persyaratan Direksi Entitas Utama dan Dewan
Komite TKT disampaikan kepada Dewan Komisaris Entitas Utama, tugas dan tanggung
Komisaris melalui Laporan Pelaksanaan Tugas jawab Direksi Entitas Utama dan Dewan
Komite TKT secara berkala. Komisaris Entitas Utama, Komite TKT, Satuan
Kerja Kepatuhan Terintegrasi, SKAI Terintegrasi
4. Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi dan Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi,
Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi (SKKT) fungsi Divisi Subsidiaries Development, fungsi
bersifat independen dan terpisah dari Satuan pemantauan Penerapan Strategi Anti-Fraud
Kerja Operasional (risk taking unit), serta serta mekanisme koordinasi antara Satuan Kerja
bertanggung jawab secara langsung kepada Terintegrasi.
Direktur yang membawahi fungsi kepatuhan.
SKKT telah menyampaikan hasil pemantauan,
evaluasi dan saran perbaikan pelaksanaan fungsi
kepatuhan di masing-masing LJK Konglomerasi
Keuangan BNI secara periodik.
1096 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 496
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
STRUKTUR KONGLOMERASI KEUANGAN BNI
Struktur Konglomerasi Keuangan BNI berdasarkan Surat Direksi No. DIR/401 tanggal 02 Juni 2022 adalah
sebagai berikut:
Pembiayaan Sekuritas Asuransi Jiwa Perbankan
1983 | 99,99% 1995 | 75,00% 1996 | 60,00% 2022 | 63,92%
Manajer Investasi Securities
2011 | 99,90% 2021 | 100,00%
Konglomerasi Keuangan BNI telah membentuk Komite Tata Kelola Terintegrasi (TKT) dengan susunan dan
komposisi keanggotaan sebagaimana dituangkan dalam Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini,
halaman 851.
Struktur Kepemilikan Saham Pada Konglomerasi Keuangan BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Struktur Kepemilikan Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk selaku Entitas Utama Konglomerasi
Keuangan BNI per 31 Desember 2024 diuraikan pada bagan berikut ini:
40%
Pemerintah Indonesia
Publik
60%
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1097
Page 497
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sedangkan Struktur Kepemilikan Saham Perusahaan Anak dalam Konglomerasi Keuangan BNI per 31
Desember 2024 diuraikan sebagai berikut:
PT BNI Life Insurance PT BNI Multifinance
0,000003% 0,000003%
0,002%
39,999993%
60,000000%
99,998%
BNI BNI
Sumitomo Life Insurance Company Koperasi Karyawan PT BNI Multifinance
Yayasan Kesejahteraan Pegawai BNI
Yayasan Dana Swadharma
PT BNI Sekuritas PT BNI Asset Management
0,1%
25%
75% 99,90%
PT Bank Negara Indoneisa (Persero) Tbk PT BNI Sekuritas
SBI Financial Services Co., Ltd Koperasi Karyawan PT BNI Sekuritas
1098 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 498
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PT Bank Hibank Indonesia BNI Securities Pte, Ltd
63,92%
36,08%
100%
PT Bank Negara Indoneisa (Persero) Tbk PT BNI Sekuritas
PT Mayora Inti Utama
STRUKTUR KEPENGURUSAN KONGLOMERASI KEUANGAN BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Nama Jabatan
Dewan Komisaris
Pradjoto Komisaris Utama/Komisaris Independen
Pahala Nugraha Mansury Wakil Komisaris Utama
Sigit Widyawan Komisaris Independen
Askolani Komisaris
Asmawi Syam Komisaris Independen
Mohamad Yusuf Permana Komisaris
Iman Sugema Komisaris Independen
Septian Hario Seto Komisaris Independen
Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen
Fadlansyah Lubis Komisaris
Robertus Billitea Komisaris
Direksi
Royke Tumilaar Direktur Utama
Putrama Wahju Setyawan Wakil Presiden Direktur
Novita Widya Anggraini Direktur Finance
Hussein Paolo Kartadjoemena Direktur Digital and Integrated Transaction Banking
I Made Sukajaya Direktur Enterprise and Commercial Banking
David Pirzada Direktur Risk Management
Agung Prabowo Direktur Wholesale and International Banking
Ronny Venir Direktur Network and Services
Munadi Herlambang 1)
Direktur Institutional Banking
Corina Leyla Karnalies Direktur Retail Banking
Mucharom Direktur Human Capital and Compliance
Toto Prasetio Direktur Technology and Operations
1)
Menjabat sebagai Direktur sejak tanggal 4 Maret 2024, dan belum efektif.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1099
Page 499
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PT BNI Life Insurance
Nama Jabatan
Dewan Komisaris
Beby Lolita Indriani Komisaris
Takafumi Igarashi Komisaris
Alwi Abdurrahman Shihab Komisaris Independen
Dewan Pengawas Syariah
Agus Haryadi Ketua Dewan Pengawas Syariah
Utang Ranuwijaya Anggota Dewan Pengawas Syariah
Siti Haniatunnisa Anggota Dewan Pengawas Syariah
Direksi
Neny Asriany Direktur (merangkap Plt. Direktur Utama)
Agung Turanto Sutarno Direktur
Masaaki Fuse Direktur
Motoharu Niijima Direktur
PT BNI Multifinance
Nama Jabatan
Dewan Komisaris
Suhartono Komisaris Utama/Komisaris Independen
Hari Satriyono Komisaris
Ita Tetralaswati )
1
Komisaris
Direksi
Yenanto Siem Direktur Utama
Albertus Henditrianto Direktur
Legendariah Direktur
1)
Menjabat sebagai Komisaris sejak tanggal 24 Juni 2024, dalam proses Fit & Proper Test OJK.
PT BNI Sekuritas
Nama Jabatan
Dewan Komisaris
Rudy Tandjung Komisaris Utama/Komisaris Independen
Kenji Nakanishi Komisaris
Pancaran Affendi 1)
Komisaris
Direksi
Vera Ongyono Direktur (merangkap Plt. Direktur Utama)
Yoga Mulya Direktur
Teddy Wishadi 2)
Direktur
1)
Menjabat sebagai Komisaris sejak tanggal 25 Juni 2024 dan dalam proses Fit and Proper Test OJK
2)
Menjabat sebagai Direktur sejak tanggal 26 Juni 2023 dan dalam proses Fit and Proper Test OJK
1100 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 500
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PT BNI Asset Management
Nama Jabatan
Dewan Komisaris
Eko Priyo Pratomo Komisaris Utama/Komisaris Independen
Efrizal Komisaris
Direksi
Mungki Ariwibowo Adil1) Direktur Utama
Ade Yusriansyah Direktur
Putut Endro Andanawarih Direktur
1)Menjabat sebagai Direktur Utama sejak tanggal 30 Desember 2024
PT Bank Hibank Indonesia
Nama Jabatan
Dewan Komisaris
Rian Eriana Kaslan Komisaris Utama
Rufina Tinawati Marianto Komisaris Independen
Joys Djajanto Komisaris Independen
Direksi
Jenny Wiriyanto Direktur Utama
Adi Syaf Putra Direktur
Andi M. Andries Direktur
Ricky Budiono Direktur
Prihadiyanto Direktur
BNI Securities Pte, Ltd
Nama Jabatan
Chew Wen Yu, Edwin Executive Director
Dipo Nugroho Non Executive Director
PRINSIP DASAR TATA KELOLA TERINTEGRASI KONGLOMERASI KEUANGAN BNI
Untuk mendukung keberlangsungan bisnis dan operasional Konglomerasi Keuangan BNI, diterapkan
prinsip-prinsip dasar Tata Kelola Terintegrasi. Prinsip-prinsip ini mengikuti panduan Roadmap Tata Kelola
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) serta ASEAN Corporate Governance Scorecard, yang menjadi acuan utama dalam memastikan
penerapan GCG yang efektif dan menyeluruh di seluruh entitas konglomerasi.
Sejalan dengan hal tersebut, prinsip-prinsip dasar Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI
mencakup:
1. Implementasi Tata Kelola Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI bertujuan untuk menciptakan kinerja
yang unggul dan menambah nilai ekonomi bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya,
serta menjamin operasional Konglomerasi Keuangan BNI sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, etika bisnis, serta prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik;
2. Mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Anggota
Konglomerasi Keuangan (KK) merupakan badan hukum yang terpisah dari BNI sehingga memiliki tugas
dan tanggung jawab tersendiri dalam pengelolaan perusahaan;
3. LJK Anggota KK merupakan badan hukum yang independen sesuai dengan ketentuan perundangan
yang berlaku, di mana dalam pengelolaannya BNI merupakan Pemegang Saham Pengendali pada
Konglomerasi keuangan BNI;
4. Prinsip-prinsip Tata Kelola Terintegrasi berlaku bagi LJK Anggota KK sepanjang tidak diatur berbeda
menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1101
Page 501
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
KEBIJAKAN TRANSAKSI INTRA-GRUP PADA c. Mendorong pengungkapan publik terkait
KONGLOMERASI KEUANGAN BNI transaksi intra-grup;
d. Mempertimbangkan dampak transaksi intra-
Pengertian Risiko Transaksi Intra-Grup grup terhadap kinerja LJK anggota Konglomerasi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan Keuangan secara langsung maupun terhadap
sejumlah peraturan mengenai penerapan Konglomerasi Keuangan BNI secara keseluruhan.
Manajemen Risiko secara terintegrasi dalam
konglomerasi di industri jasa keuangan. Salah Jenis Transaksi Yang Dapat Menimbulkan
satu peraturan tersebut adalah kewajiban bagi Risiko Transaksi Intra-Grup
Konglomerasi Keuangan untuk mengelola risiko Dalam Konglomerasi Keuangan BNI, terdapat
transaksi intra-grup. Hubungan kepemilikan dan berbagai jenis transaksi yang berpotensi
pengendalian di berbagai sektor jasa keuangan menimbulkan risiko transaksi intra-grup. Beberapa
dapat memengaruhi keberlangsungan usaha contoh transaksi tersebut antara lain:
Lembaga Jasa Keuangan (LJK) akibat eksposur a. Kepemilikan silang antar LJK dalam Konglomerasi
risiko yang muncul, baik secara langsung maupun Keuangan;
tidak langsung, dari aktivitas entitas yang tergabung b. Sentralisasi manajemen likuiditas jangka pendek
dalam suatu Konglomerasi Keuangan. dalam Konglomerasi Keuangan;
c. Jaminan, pinjaman, dan komitmen yang
Risiko transaksi intra-grup merujuk pada risiko yang diberikan atau diperoleh suatu LJK dari LJK lain
timbul akibat ketergantungan suatu entitas, baik dalam Konglomerasi Keuangan;
secara langsung maupun tidak langsung, terhadap d. Eksposur kepada pemegang saham pengendali,
entitas lain dalam satu Konglomerasi Keuangan. termasuk eksposur pinjaman dan off-balance
Ketergantungan ini dapat terjadi dalam konteks sheet seperti jaminan dan komitmen;
pemenuhan kewajiban baik melalui perjanjian e. Pembelian atau penjualan aset dari satu LJK
tertulis maupun tidak tertulis, yang melibatkan kepada LJK lain dalam Konglomerasi Keuangan;
perpindahan dana atau tidak. Dengan memahami f. Transfer risiko melalui reasuransi; dan
risiko ini, Konglomerasi Keuangan dapat lebih g. Transaksi untuk mengalihkan eksposur risiko
efektif dalam mengelola risiko yang mungkin timbul pihak ketiga di antara LJK dalam konglomerasi
dari interaksi antar entitas. keuangan.
Tujuan Manajemen Risiko Transaksi Intra Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Grup Pemantauan, dan Pengendalian Risiko
Tujuan Manajemen Risiko Transaksi Intra Grup pada Serta Sistem Informasi Manajemen Risiko
Konglomerasi Keuangan BNI adalah sebagai berikut: Transaksi Intra-Grup
1. Mengatur dan mengawasi risiko transaksi intra- Dalam melaksanakan manajemen risiko transaksi
grup Konglomerasi Keuangan berdasarkan intra-grup, BNI sebagai Entitas Utama melakukan
prinsip kehati-hatian; proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
2. Memastikan bahwa proses manajemen pengendalian risiko terhadap semua faktor risiko
risiko terintegrasi dapat meminimalkan material secara terintegrasi. Proses ini didukung
kemungkinan dampak negatif yang diakibatkan oleh sistem informasi manajemen risiko transaksi
oleh ketergantungan suatu LJK baik secara intra-grup yang memadai, yang mencakup:
langsung maupun tidak langsung terhadap LJK 1. Identifikasi RisikoTransaksi Intra-Grup Identifikasi
lainnya dalam satu Konglomerasi Keuangan, risiko transaksi intra-grup dilakukan dengan
maupun dampak negatif terhadap kondisi bisnis melakukan analisis terhadap jenis produk dan/
Konglomerasi Keuangan BNI secara keseluruhan. atau transaksi antar LJK dalam Konglomerasi
Keuangan BNI yang dapat menimbulkan risiko
Prinsip-Prinsip Manajemen Risiko Transaksi transaksi intra-grup dalam Konglomerasi
Intra-Grup Keuangan BNI.
BNI sebagai entitas utama dalam penerapan 2. Pengukuran Risiko Transaksi Intra-Grup
Manajemen Risiko transaksi intra-grup di Pengukuran risiko transaksi intra-grup bertujuan
Konglomerasi Keuangan BNI perlu memperhatikan untuk memperoleh peringkat tingkat risiko
prinsip-prinsip berikut ini: transaksi intra-grup Konglomerasi Keuangan.
a. Memiliki kecukupan proses manajemen risiko Hal-hal yang perlu dilakukan oleh BNI sebagai
transaksi intra-grup untuk Konglomerasi entitas utama dalam melakukan pengukuran
Keuangan secara keseluruhan; risiko transaksi intra-grup adalah menyusun
b. Melakukan pemantauan transaksi intra-grup metodologi pengukuran risiko transaksi intra-
dalam Konglomerasi Keuangan dan menyusun grup serta melakukan evaluasi terhadap
laporan secara berkala;
1102 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 502
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
kesesuaian asumsi, sumber data, dan prosedur a. Komposisi parameter risiko inheren transaksi
yang digunakan untuk mengukur risiko transaksi intra-grup pada penilaian profil risiko
intra-grup. terintegrasi;
3. Pemantauan Risiko Transaksi Intra-Grup b. Pemenuhan asas arm’s length (kewajaran
Pemantauan risiko transaksi intra-grup dilakukan transaksi) terkait transaksi intra-grup;
dengan melakukan evaluasi terhadap eksposur c. Ketersediaan dan kelengkapan dokumentasi
Risiko Transaksi Intra-grup yang bersifat material transaksi intra-grup; dan
atau yang berdampak pada kondisi permodalan d. Pemenuhan ketentuan hukum/regulator yang
Konglomerasi Keuangan; serta melakukan berlaku untuk setiap transaksi intra-grup.
penyempurnaan proses dan cakupan pelaporan 5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Transaksi
antara lain apabila terdapat perubahan kegiatan Intra-Grup meliputi:
usaha, produk, transaksi, dan faktor Risiko yang a. Laporan profil risiko transaksi intra-grup yang
bersifat material. Untuk menilai hubungan merupakan bagian dari laporan profil risiko
keuangan yang material secara intra-grup antar terintegrasi;
LJK dalam Konglomerasi Keuangan BNI diukur b. Laporan transaksi intra-grup, yang memuat:
berdasarkan nilai transaksi keuangan BNI dengan i) Rekapitulasi transaksi dengan pihak
LJK anggota Konglomerasi Keuangan BNI, berelasi;
maupun antar sesama LJK dalam Konglomerasi ii) Perjanjian-perjanjian penting dengan
Keuangan BNI. pihak berelasi.
4. Pengendalian Risiko Transaksi Intra-Grup
Dalam rangka melaksanakan pengendalian BNI sebagai Entitas Utama menyusun dan
Risiko, BNI sebagai Entitas Utama memastikan menyampaikan laporan profil risiko transaksi intra-
Konglomerasi Keuangan BNI memiliki metode grup kepada OJK secara semesteran, sebagai bagian
pengendalian atas risiko transaksi intra-grup dari laporan profil risiko terintegrasi dan laporan
yang dapat membahayakan kelangsungan transaksi intra-grup untuk posisi pelaporan Juni
usaha Konglomerasi Keuangan. Pengendalian dan Desember. Hingga 31 Desember 2024, seluruh
risiko transaksi intra-grup pada Konglomerasi transaksi intra-grup telah dilaksanakan secara wajar
Keuangan BNI dilakukan dengan memperhatikan: dan memenuhi asas arm’s length.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1103
Page 503
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pelaksanaan Penerapan Aspek dan
Prinsip Tata Kelola Perusahaan Sesuai
Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan [ACGS C.2.6]
Mengacu pada POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
dan SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, BNI menerapkan lima
aspek, delapan prinsip, dan dua puluh lima rekomendasi praktik tata kelola perusahaan yang baik. Tabel
berikut ini memberikan penjelasan lebih rinci tentang hal tersebut, serta penerapannya di BNI pada tahun
2024:
Kepatuhan BNI
Terhadap
Peraturan OJK Pengungkapan di
No. Rekomendasi OJK Penerapan di BNI
Laporan Tahunan 2024
Sesuai
Belum
(Comply)
A. Aspek A:
Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham.
1. Prinsip 1:
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
1.1. Perusahaan Terbuka Pada penyelenggaraan RUPS Tahunan Bab 7. Tata Kelola
memiliki cara atau 2024 yang membahas kinerja Bank Tahun Perusahaan, Sub-
prosedur teknis Buku 2023, pemungutan suara dilakukan bab Rapat Umum
pengumpulan suara dengan memperhitungkan suara secara fisik Pemegang Saham,
(voting) baik secara dan melalui sistem electronic voting yang Halaman 630-651.
terbuka maupun disediakan oleh eASY.KSEI.
tertutup yang
mengedepankan Proses penghitungan suara sebagai dasar
independensi, pengambilan keputusan dilakukan oleh PT
dan kepentingan Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi
pemegang saham. Efek, dan hasilnya divalidasi oleh Ashoya
Ratam, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta. Prosedur
pengambilan suara, baik secara terbuka
maupun tertutup, dilakukan sesuai dengan tata
tertib RUPS.
Selain itu, prosedur penghitungan kuorum,
tanya jawab, serta mekanisme pengambilan
keputusan rapat telah diatur dalam Tata
Tertib RUPS dan dilaksanakan sesuai dengan
Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tentang
Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, serta
Peraturan OJK No. 16/POJK.04/2020 tentang
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan Terbuka Secara Elektronik.
1.2. Seluruh anggota Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Bab 7. Tata Kelola
Direksi dan anggota Komisaris BNI hadir dalam RUPS Tahunan Perusahaan, Sub-
Dewan Komisaris 2024. bab Rapat Umum
Perusahaan Terbuka Pemegang Saham,
hadir dalam RUPS BNI telah menyampaikan Laporan Ringkasan Halaman 630-651.
Tahunan. Risalah RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 BNI
kepada OJK melalui Surat No. CSE/7/1616
tanggal 5 Maret 2024.
1.3. Ringkasan risalah Ringkasan Risalah RUPS Tahunan 2024 telah
RUPS tersedia dalam dipublikasikan pada website resmi BNI, yang
Situs Web Perusahaan dapat diakses melalui tautan berikut ini: https://
Terbuka paling sedikit www.bni.co.id/id-id/perseroan/tata-kelola/rups
selama 1 (satu) tahun.
Ringkasan Risalah RUPS Tahun sebelumnya
juga masih dipublikasikan pada website resmi
BNI.
1104 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 504
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap
Peraturan OJK Pengungkapan di
No. Rekomendasi OJK Penerapan di BNI
Laporan Tahunan 2024
Sesuai
Belum
(Comply)
2. Prinsip 2:
Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor.
2.1. Perusahaan Terbuka Kebijakan komunikasi dengan Pemegang Bab 7. Tata Kelola
memiliki suatu Saham atau investor tertuang dalam Pedoman Perusahaan, Sub-bab
kebijakan komunikasi Hubungan Investor No. IN/41/KMP/001 tanggal Investor Relations,
dengan pemegang 26 Januari 2015 dan Pedoman Perusahaan Halaman 905-908.
saham atau investor. No. IN/001/IRN/001 tanggal 3 Oktober 2024.
Pedoman ini mencakup kebijakan terkait
2.2. Perusahaan Terbuka
aktivitas hubungan investor, seperti analyst
mengungkapkan
meeting, penyusunan annual report, investor
kebijakan komunikasi
meeting, public expose, dan roadshow.
Perusahaan Terbuka
Kebijakan tersebut juga mencakup strategi,
dengan pemegang
program, waktu pelaksanaan komunikasi, serta
saham atau investor
panduan yang memungkinkan Pemegang
dalam Situs Web.
Saham atau investor berpartisipasi aktif dalam
komunikasi. Adanya kebijakan ini menunjukkan
komitmen Bank sebagai Perusahaan Terbuka
untuk melaksanakan komunikasi yang
transparan dan terbuka dengan Pemegang
Saham serta investor.
Pada tahun 2024, sebagai bentuk implementasi
kebijakan ini, Bank telah menyelenggarakan
analyst meeting, annual report, dan public
expose, serta mempublikasikannya di website
PT Bursa Efek Indonesia dan website resmi
BNI.
B. Aspek B:
Fungsi dan Peran Dewan Komisaris
3. Prinsip 3:
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
3.1. Penentuan Per 31 Desember 2024, jumlah anggota Dewan Bab 7. Tata Kelola
jumlah anggota Komisaris BNI adalah 11 (sebelas) orang. Perusahaan, Sub-Bab
Dewan Komisaris Penentuan jumlah dan komposisi Dewan Keberagaman Dewan
mempertimbangkan Komisaris telah mempertimbangkan kondisi, Komisaris dan Direksi,
kondisi Perusahaan kebutuhan organisasi dan kompleksitas Halaman 788-789.
Terbuka. usaha BNI sebagai Perusahaan Terbuka serta
memenuhi kriteria sesuai dengan Peraturan
OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
Publik, dan Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
3.2. Penentuan Komposisi Dewan Komisaris saat ini telah Bab 3. Profil
komposisi anggota mencerminkan keberagaman yang memadai, Perusahaan Sub-
Dewan Komisaris dengan perpaduan berbagai aspek penting Bab Profil Dewan
memperhatikan seperti independensi, latar belakang keahlian Komisaris, Halaman
keberagaman dan pendidikan, pengalaman kerja yang 100-111.
keahlian, beragam, serta rentang usia yang bervariasi.
pengetahuan, dan Keberagaman ini diharapkan mampu Bab 7. Tata Kelola
pengalaman yang mendukung pengambilan keputusan yang Perusahaan, Sub-Bab
dibutuhkan. lebih komprehensif dan seimbang, serta Keberagaman Dewan
memastikan bahwa Dewan Komisaris dapat Komisaris dan Direksi,
menjalankan fungsinya secara efektif dalam Halaman 788-789.
mengawasi jalannya operasional Bank. Hal ini
telah sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN
No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ Dan
Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik
Negara.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1105
Page 505
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap
Peraturan OJK Pengungkapan di
No. Rekomendasi OJK Penerapan di BNI
Laporan Tahunan 2024
Sesuai
Belum
(Comply)
4. Prinsip 4:
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
4.1. Dewan Komisaris Kebijakan penilaian sendiri (Self Assessment) Bab 7. Tata Kelola
mempunyai kebijakan digunakan untuk menilai kinerja Dewan Perusahaan, Sub-
penilaian sendiri (self Komisaris berdasarkan pencapaian program Bab Penilaian Kinerja
assessment) untuk kerja yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Direksi dan Dewan
menilai kinerja Dewan Anggaran (RKA) Dewan Komisaris. Penilaian Komisaris, Halaman
Komisaris. ini mencakup indikator terkait tugas dan 763-767.
tanggung jawab Dewan Komisaris, yang juga
termasuk dalam Self Assessment GCG.
Penilaian kinerja Dewan Komisaris
digambarkan melalui tiga indikator utama,
yaitu advisory atas kinerja, penguatan fungsi
eksekutif, dan pemantauan kepatuhan.
Self Assessment GCG terdiri dari tiga tolak ukur
utama: Governance Structure, Governance
Process, dan Governance Outcome.
Governance Structure mencakup 14 indikator,
Governance Process terdiri dari 17 indikator,
dan Governance Outcome memiliki 6 indikator.
4.2. Kebijakan penilaian Pengungkapan kebijakan Self Assessment Bab 7. Tata Kelola
sendiri (self atas kinerja Dewan Komisaris yang tercantum Perusahaan, Sub-
assessment) untuk dalam RKA telah diuraikan dalam Laporan Bab Penilaian Kinerja
menilai kinerja Tahunan 2024. Selain itu, BNI juga telah Direksi dan Dewan
Dewan Komisaris, menyampaikan laporan hasil Self Assessment Komisaris, Halaman
diungkapkan melalui GCG terkait tugas dan tanggung jawab Dewan 763-767.
Laporan Tahunan Komisaris kepada pihak regulator.
Perusahaan Terbuka.
4.3. Dewan Komisaris Kebijakan mengenai pengunduran diri Dewan Bab 7. Tata Kelola
mempunyai kebijakan Komisaris diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan, Sub-Bab
terkait pengunduran dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Dewan Komisaris,
diri anggota Dewan Komisaris. Halaman 652-698.
Komisaris apabila
terlibat dalam Guna menjaga integritas Bank dan memastikan Bab 7. Tata Kelola
kejahatan keuangan. kepatuhan terhadap hukum serta prinsip- Perusahaan, Sub-
prinsip GCG, BNI akan mengambil tindakan Bab Nominasi dan
tegas dan tidak akan ragu untuk menegakkan Remunerasi, Halaman
sanksi yang sesuai ketentuan jika terdapat 768-787.
bukti keterlibatan anggota Dewan Komisaris
dalam kejahatan keuangan. Bab 7. Tata Kelola
Perusahaan, Sub-
Sebagai bagian dari upaya penegakan hukum, Bab Program
BNI telah mengimplementasikan Peraturan Anti Pencucian
OJK No. 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Uang, Pencegahan
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme,
Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan dan Pencegahan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Pendanaan Proliferasi
Massal di Sektor Jasa Keuangan. Senjata Pemusnah
Massal (APU, PPT, dan
PPPSPM), Halaman
1028-1032.
4.4. Dewan Komisaris Salah satu organ Dewan Komisaris adalah Bab 7. Tata Kelola
atau Komite yang Komite Nominasi dan Remunerasi, yang Perusahaan, Sub-Bab
menjalankan berfungsi menjalankan tugas nominasi. Komite Komite Nominasi dan
fungsi Nominasi ini membantu Dewan Komisaris dalam menilai Remunerasi, Halaman
dan Remunerasi kinerja anggota Direksi dan/atau anggota 810-826.
menyusun kebijakan Dewan Komisarwis berdasarkan tolok ukur
suksesi dalam proses yang telah ditetapkan sebagai bahan evaluasi.
Nominasi anggota Penilaian ini dilakukan dengan berpedoman
Direksi. pada peraturan BUMN No. PER-3/MBU/03/2023
tahun 2023.
1106 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 506
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap
Peraturan OJK Pengungkapan di
No. Rekomendasi OJK Penerapan di BNI
Laporan Tahunan 2024
Sesuai
Belum
(Comply)
C. Aspek C:
Fungsi dan Peran Direksi
5. Prinsip 5:
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi.
5.1. Penentuan jumlah Per 31 Desember 2024, jumlah anggota Bab 7. Tata Kelola
anggota Direksi Direksi BNI adalah 12 (dua belas) orang. Perusahaan, Sub-Bab
mempertimbangkan Penentuan jumlah dan komposisi Direksi Keberagaman Dewan
kondisi Perusahaan telah mempertimbangkan kondisi, kebutuhan Komisaris dan Direksi,
Terbuka serta organisasi dan kompleksitas usaha BNI Halaman 788-789.
efektivitas dalam sebagai Perusahaan Terbuka serta memenuhi
pengambilan kriteria sesuai dengan Peraturan OJK No. 33/
keputusan. POJK.04/2014 tentang entang Direksi dan
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
Publik, dan Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
5.2. Penentuan komposisi Komposisi Direksi saat ini telah mencerminkan Bab 3. Profil
anggota Direksi keberagaman yang memadai, dengan Perusahaan Sub-
memperhatikan, perpaduan berbagai aspek penting seperti Bab Profil Direksi,
keberagaman independensi, latar belakang keahlian Halaman 114-125.
keahlian, dan pendidikan, pengalaman kerja yang
pengetahuan, dan beragam, serta rentang usia yang bervariasi. Bab 7. Tata Kelola
pengalaman yang Keberagaman ini diharapkan mampu Perusahaan, Sub-Bab
dibutuhkan. mendukung pengambilan keputusan yang Keberagaman Dewan
lebih komprehensif dan seimbang, serta Komisaris dan Direksi,
memastikan bahwa Dewan Komisaris dapat Halaman 788-789.
menjalankan fungsinya secara efektif dalam
mengawasi jalannya perusahaan. Hal ini
telah sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN
No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ Dan
Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik
Negara.
5.3. Anggota Direksi Direktur Finance yaitu Novita Widya Anggraini
yang membawahi memiliki latar belakang pendidikan ekonomi
bidang akuntansi atau akuntansi serta sepanjang tahun 2024
keuangan memiliki melakukan peningkatan kompetensi di bidang
keahlian dan/atau tersebut.
pengetahuan di
bidang akuntansi.
6. Prinsip 6:
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi.
6.1. Direksi mempunyai Kebijakan penilaian kinerja Direksi diatur Bab 7. Tata Kelola
kebijakan penilaian dalam Guiding Principle Key Performance Perusahaan, Sub-
sendiri (self Indicator (KPI) Direksi. Pengukuran kinerja Bab Penilaian Kinerja
assessment) untuk ini mencakup beberapa KPI yang dinilai Direksi dan Dewan
menilai kinerja Direksi. secara kolegial untuk seluruh Direktur, baik Komisaris, Halaman
dalam bentuk kuantitatif maupun kualitatif. 763-767.
Penilaian tersebut melibatkan beberapa faktor,
seperti kapitalisasi pasar, laba, pangsa pasar,
dan kepemimpinan. Komite Nominasi dan
Remunerasi telah melakukan evaluasi serta
memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris terkait sistem atau kebijakan
nominasi dan remunerasi untuk Komisaris,
Direksi, pejabat eksekutif, dan pegawai secara
menyeluruh.
6.2. Kebijakan penilaian Pada tahun 2024, penilaian kinerja Direksi telah Bab 7. Tata Kelola
sendiri (self diungkapkan dalam Laporan Tahunan, yang Perusahaan, Sub-
assessment) untuk dapat diakses oleh Pemegang Saham, investor, Bab Penilaian Kinerja
menilai kinerja Direksi dan pemangku kepentingan lainnya melalui Direksi dan Dewan
diungkapkan melalui situs web resmi BNI. Informasi ini sangat Komisaris, Halaman
laporan tahunan bermanfaat untuk memberikan keyakinan 763-767.
Perusahaan Terbuka. kepada Pemegang Saham dan investor bahwa
pengelolaan perusahaan terus dilakukan ke
arah yang lebih baik.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1107
Page 507
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap
Peraturan OJK Pengungkapan di
No. Rekomendasi OJK Penerapan di BNI
Laporan Tahunan 2024
Sesuai
Belum
(Comply)
6.3. Direksi mempunyai BNI memiliki kebijakan yang jelas terkait Bab 7. Tata Kelola
kebijakan terkait pengunduran diri anggota Direksi dan akan Perusahaan, Sub-Bab
pengunduran diri bertindak tegas jika terjadi kejahatan keuangan. Direksi, Halaman
anggota Direksi Kebijakan ini diatur dalam Anggaran Dasar, 703-762.
apabila terlibat dalam dan Piagam Direksi.
kejahatan keuangan. Bab 7. Tata Kelola
Guna menjaga integritas Bank dan memastikan Perusahaan, Sub-
kepatuhan terhadap hukum serta prinsip- Bab Nominasi dan
prinsip GCG, BNI akan mengambil tindakan Remunerasi, Halaman
tegas dan tidak akan ragu untuk menegakkan 768-787.
sanksi yang sesuai jika terdapat bukti
keterlibatan anggota Direksi dalam kejahatan Bab 7. Tata Kelola
keuangan. Perusahaan, Sub-
Bab Program
Sebagai bagian dari upaya penegakan hukum, Anti Pencucian
BNI telah mengimplementasikan Peraturan Uang, Pencegahan
OJK No. 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Pendanaan Terorisme,
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan dan Pencegahan
Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Senjata Pemusnah
Massal di Sektor Jasa Keuangan. Massal (APU, PPT, dan
PPPSPM), Halaman
1028-1032.
D. Aspek D:
Partisipasi Pemangku Kepentingan
7. Prinsip 7:
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan.
7.1. Perusahaan Terbuka BNI telah memiliki kebijakan yang komprehensif Bab 7. Tata Kelola
memiliki kebijakan untuk mencegah terjadinya insider trading, Perusahaan, Sub-Bab
untuk mencegah yang dituangkan dalam Pedoman Perusahaan Kebijakan Insider
terjadinya insider (e-PP). Kebijakan ini memberikan panduan Trading dan Benturan
trading. jelas kepada seluruh pegawai, termasuk Kepentingan,
anggota Direksi dan Dewan Komisaris, Halaman 1059-1060.
mengenai penggunaan dan pengungkapan
informasi orang dalam yang belum
dipublikasikan. Dalam upaya mencegah praktik
insider trading, BNI juga menetapkan prosedur
pelaporan bagi pegawai yang mencurigai
adanya pelanggaran terkait informasi tersebut.
Untuk mendukung implementasi kebijakan
ini, BNI secara berkala mengadakan pelatihan
agar pegawai memahami dan mematuhi
ketentuan yang berlaku. Dengan langkah-
langkah ini, BNI bertujuan menciptakan
budaya transparansi dan akuntabilitas, serta
meningkatkan kepercayaan publik terhadap
integritas lembaga keuangan dalam mengelola
informasi sensitif.
7.2. Perusahaan Terbuka Dalam kegiatan operasionalnya, BNI Bab 7. Tata Kelola
memiliki kebijakan senantiasa mematuhi Peraturan OJK No. 12 Perusahaan, Sub-
anti korupsi dan anti Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti- Bab Penyimpangan
fraud. Fraud bagi Lembaga Jasa. BNI berkomitmen Internal (Internal
untuk menumbuhkan budaya dan kepedulian Fraud), Halaman 1062-
terhadap anti-fraud di seluruh jajaran 1063.
organisasi. Penerapan kebijakan dan strategi
anti-fraud dilakukan melalui implementasi Bab 7. Tata Kelola
prinsip No Fraud for Our Bank. Perusahaan, Sub-
Bab Kebijakan Anti
Korupsi, Halaman
1033-1034.
1108 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 508
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap
Peraturan OJK Pengungkapan di
No. Rekomendasi OJK Penerapan di BNI
Laporan Tahunan 2024
Sesuai
Belum
(Comply)
Untuk memastikan kegiatan usaha bebas dari
korupsi, suap, dan fraud, BNI membentuk
beberapa organisasi, seperti Unit Pengendalian
Gratifikasi (UPG), Satuan Anti-Fraud, dan
Komite Anti-Fraud. Selain itu, BNI juga
menerapkan kebijakan dan prosedur yang
ketat untuk menegakkan prinsip antikorupsi,
anti suap, dan anti-fraud, di antaranya
penandatanganan pakta integritas oleh
pegawai, Direksi, dan Dewan Komisaris setiap
tahun, Deklarasi Gratifikasi dan Anti Suap
secara berkala, serta Sertifikasi ISO 37001:2016
tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan
(SMAP).
Untuk mengukur keberhasilan budaya
kepatuhan ini, Divisi Compliance telah
mengembangkan tools yang disebut
Compliance Index (CIX).
7.3. Perusahaan Terbuka BNI telah memiliki kebijakan seleksi dan Bab 7. Tata Kelola
memiliki kebijakan peningkatan kemampuan pemasok atau Perusahaan, Sub-Bab
tentang seleksi vendor yang dituangkan dalam Pedoman Kebijakan Pengadaan
dan peningkatan Perusahaan (e-PP) Pengadaan No. IN/156/ Barang dan/atau Jasa,
kemampuan pemasok PGV/017. Kebijakan ini mencakup prosedur Halaman 1039-1043.
atau vendor. pengadaan, termasuk metode dan alur
prosesnya, serta diterapkan secara konsisten
dalam setiap pengadaan barang dan/atau
jasa. Kebijakan tersebut menjadi pedoman
bagi seluruh pegawai dalam menjalankan
proses pengadaan. BNI mensyaratkan
agar penyedia barang dan/atau jasa yang
dibutuhkan telah terdaftar dalam sistem
manual atau aplikasi e-Procurement. Selain itu,
proses pemberitahuan pemenang pengadaan
dilakukan secara transparan untuk memastikan
akuntabilitas.
7.4. Perusahaan Terbuka Kebijakan terkait hak kreditur di BNI diatur Bab 7. Tata Kelola
memiliki kebijakan melalui perjanjian yang disepakati antara BNI Perusahaan, Sub-Bab
tentang pemenuhan dan kreditur. Perjanjian ini mencantumkan Perlindungan Hak
hak-hak kreditur. secara jelas hak dan kewajiban masing- Kreditur, Halaman
masing pihak, termasuk kewajiban BNI untuk 1053.
memenuhi hak kreditur. BNI berkomitmen
untuk menyediakan informasi secara
transparan, akurat, dan tepat waktu, baik
mengenai permintaan maupun penggunaan
pinjaman. Selain itu, BNI juga berkewajiban
menjaga rasio keuangan, seperti Current Ratio,
Debt to Equity Ratio (DER), dan Debt Service
Ratio, sesuai dengan ketentuan yang telah
disepakati. Laporan keuangan audited tahunan
juga disampaikan kepada kreditur dalam
jangka waktu yang telah ditetapkan.
7.5. Perusahaan Pengelolaan Whistleblowing System (WBS) di Bab 7. Tata Kelola
Terbuka memiliki BNI, yang dikenal dengan nama “WBS to CEO,” Perusahaan, Sub-Bab
kebijakan sistem merupakan wujud komitmen Bank dalam Sistem Pelaporan
whistleblowing. menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan Pelanggaran
berintegritas. Sistem ini mendorong partisipasi (Whistleblowing
aktif BNI Hi-Movers untuk melaporkan setiap System), Halaman
pelanggaran yang terjadi di lingkungan 1080-1083.
Bank. Laporan pelanggaran melalui WBS
dapat disampaikan melalui berbagai saluran,
seperti telepon, email, surat, atau website,
sehingga memudahkan akses dan memastikan
kerahasiaan pelapor.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1109
Page 509
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap
Peraturan OJK Pengungkapan di
No. Rekomendasi OJK Penerapan di BNI
Laporan Tahunan 2024
Sesuai
Belum
(Comply)
7.6. Perusahaan Terbuka BNI menerapkan kebijakan pemberian Bab 7. Tata Kelola
memiliki kebijakan kompensasi jangka panjang berbasis Perusahaan, Sub-Bab
pemberian insentif kinerja sebagai bentuk apresiasi kepada Kebijakan Pemberian
jangka panjang manajemen dan pegawai yang berkontribusi Kompensasi Jangka
kepada Direksi dan signifikan. Kebijakan ini diwujudkan melalui Panjang Berbasis
karyawan. skema kepemilikan saham, yaitu Program Kinerja, Halaman
Kepemilikan Saham oleh Manajemen 1064-1069.
(Management Stock Ownership Program/
MSOP) dan Program Kepemilikan Saham oleh
Pegawai (Employee Stock Ownership Program/
ESOP). Kebijakan tersebut diharapkan dapat
mendorong peningkatan kinerja berkelanjutan
dan menyelaraskan kepentingan pegawai
dengan tujuan Bank.
Pemberian kompensasi jangka panjang
bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Independen dalam bentuk MSOP berpedoman
pada Peraturan OJK No. 45/POJK.03/2015
tentang Tata Kelola Remunerasi Bagi Bank
Umum, serta Peraturan Menteri BUMN
No. PER-3/MBU/03/2023 mengenai Organ
dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha
Milik Negara. Di samping itu, Program
Employee Stock Allocation (ESA) memberikan
kesempatan bagi pegawai yang memenuhi
kriteria tertentu untuk memiliki saham, sesuai
dengan ketentuan yang tercantum dalam
Petunjuk Pelaksanaan Program.
E. Aspek E:
Keterbukaan Informasi
8. Prinsip 8:
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.
8.1. Perusahaan Terbuka Selain melalui situs web, BNI juga Bab 7. Tata Kelola
memanfaatkan memanfaatkan berbagai teknologi informasi Perusahaan, Sub-Bab
penggunaan teknologi dan media sosial, seperti email, BNI Menyapa, Akses Informasi dan
informasi secara X, Instagram, dan TikTok sebagai sarana Data Perusahaan,
lebih luas selain komunikasi dan penyebaran informasi. Halaman 990-1026.
Situs Web sebagai Upaya keterbukaan informasi ini mencakup
media keterbukaan tidak hanya yang diwajibkan oleh peraturan
informasi. perundang-undangan, tetapi juga informasi
lain yang dianggap bermanfaat bagi Pemegang
Saham dan investor terkait status BNI sebagai
Perusahaan Terbuka.
8.2. Laporan Tahunan Dalam Laporan Tahunan 2024, BNI Bab 3. Profil
Perusahaan Terbuka mengungkapkan informasi mengenai pemilik Perusahaan Sub-Bab
mengungkapkan manfaat akhir dalam kepemilikan saham, Struktur dan Komposisi
pemilik manfaat akhir termasuk individu atau entitas yang memiliki Pemegang Saham,
dalam kepemilikan setidaknya 5% (lima persen) dari total saham. Halaman 168-173.
saham Perusahaan Pengungkapan ini mencakup pemegang saham
Terbuka paling sedikit utama dan pengendali, serta kepemilikan Bab 3. Profil
5% (lima persen), saham oleh Direksi dan Dewan Komisaris. Perusahaan Sub-Bab
selain pengungkapan Informasi Pemegang
pemilik manfaat Saham Utama
akhir dalam dan Pengendali
kepemilikan saham Perusahaan, Halaman
Perusahaan Terbuka 174.
melalui pemegang
saham utama dan Bab 7. Tata Kelola
pengendali. Perusahaan, Sub-
Bab Kebijakan
Pengungkapan
Informasi Kepemilikan
Saham Dewan
Komisaris dan Direksi
Serta Pelaksanaannya,
Halaman 1070-1079.
1110 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 510
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penerapan Pedoman Umum
Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) [ACGS C.2.6]
Pada tahun 2024, BNI telah mengimplementasikan prinsip dan rekomendasi yang tercantum dalam
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) yang diterbitkan oleh Komite Nasional Kebijakan
Governansi (KNKG). Selaras dengan komitmen BNI untuk mewujudkan 4 (empat) pilar governansi korporat
yaitu perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan, maka BNI juga terus berupaya
menjalankan 8 (delapan) prinsip governansi korporat Indonesia. Informasi lebih rinci mengenai penerapan
prinsip tersebut dapat ditemukan dalam tabel berikut:
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
1. Prinsip 1:
Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
1.1 Peran dan Tanggung Jawab Direksi
1.1.1 Untuk mencapai penciptaan Dalam melaksanakan tugas dan Bab 7. Tata Kelola
nilai yang berkelanjutan, fungsinya, Direksi bertanggung Perusahaan,
Direksi menjalankan peran jawab atas pelaksanaan tata kelola Sub-Bab Direksi,
kepemimpinannya dan perusahaan yang berkelanjutan antara Halaman 703-762.
berupaya mencapai hasil lain dengan fokus pada kinerja jangka
governansi sebagai berikut: panjang, menjunjung tinggi etika
a. berdaya saing dan berfokus bisnis, bertanggung jawab terhadap
ke kinerja jangka panjang; lingkungan dan masyarakat, serta
b. beretika dan bertanggung konsisten melakukan penyempurnaan
jawab dalam menjalankan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.
bisnis;
c. berkontribusi positif
terhadap masyarakat dan
lingkungan; serta
d. berkemampuan dalam
bertahan dan bertumbuh
(corporate resilience).
1.1.2 Direksi harus memastikan Direksi telah memastikan bahwa Bab 3. Profil
bahwa misi, visi, tujuan, korporasi telah menerapkan manajemen Perusahaan
sasaran, strategi, dan risiko dan sistem pengendalian internal Sub-Bab Visi,
rencana tahunan dan secara tepat dan efektif, selaras dengan Misi dan Budaya
jangka menengah korporasi visi, misi, dan rencana strategis. Perusahaan,
konsisten dengan tujuan Penerapan manajemen risiko dan Halaman 86-89.
jangka panjang, dengan sistem pengendalian internal dilakukan
memanfaatkan inovasi dan secara efektif, proaktif, dan dengan Bab 7. Tata Kelola
teknologi secara efektif. pendekatan yang berorientasi ke depan, Perusahaan,
sesuai dengan ketentuan peraturan Sub-Bab Rencana
perundang-undangan dan standar yang Strategis Bank,
berlaku. Langkah ini bertujuan untuk Halaman 1084-
mendukung pencapaian kinerja yang 1090.
berkelanjutan serta meningkatkan daya
saing. Bab 7. Tata Kelola
Perusahaan, Sub-
Bab Integritas
Pelaporan Dan
Sistem Teknologi
Informasi,
Halaman 1058.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1111
Page 511
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
1.1.3 Direksi memastikan bahwa Direksi telah memastikan bahwa Bab 7. Tata Kelola
korporasi menerapkan korporasi menerapkan manajemen Perusahaan,
manajemen risiko dan risiko dan sistem pengendalian internal Sub-Bab Sistem
sistem pengendalian internal yang tepat dan efektif, selaras dengan Pengendalian
yang tepat dan efektif yang visi, misi, dan rencana strategis. Internal, Halaman
selaras dengan visi, misi, Penerapan manajemen risiko dan 938-945.
tujuan, sasaran, dan strategi sistem pengendalian internal dilakukan
korporasi serta mematuhi secara efektif, proaktif, dan dengan Bab 7. Tata Kelola
peraturan perundang- pendekatan yang berorientasi ke depan, Perusahaan,
undangan dan standar yang sesuai dengan ketentuan peraturan Sub-Bab Sistem
berlaku. perundang-undangan dan standar yang Manajemen
berlaku. Langkah ini bertujuan untuk Risiko, Halaman
mendukung pencapaian kinerja yang 946-970.
berkelanjutan serta meningkatkan daya
saing.
1.1.4 Direksi memastikan Direksi menjamin integritas akuntansi Bab 7. Tata Kelola
integritas akuntansi dan dan sistem pelaporan keuangan Perusahaan,
sistem pelaporan keuangan korporasi, serta memastikan Sub-Bab Sistem
korporasi dan pengungkapan pengungkapan yang tepat waktu dan Pengendalian
yang tepat waktu dan akurat akurat atas seluruh informasi material Internal, Halaman
atas semua informasi mengenai Bank sebagai bagian dari 938-945.
material mengenai korporasi. implementasi manajemen risiko
Bank. Direksi juga memastikan bahwa Bab 7. Tata Kelola
setiap individu yang terlibat dalam Perusahaan, Sub-
persiapan dan pengungkapan informasi Bab Transparansi
memiliki pengetahuan, keterampilan, Penyampaian
dan pengalaman yang relevan, yang Laporan,
tercermin dalam sertifikasi dari lembaga Halaman 1091.
bereputasi, serta menjamin ketersediaan
sumber daya yang memadai.
Dalam menyetujui pengungkapan
informasi, termasuk laporan keuangan
berkala, Direksi mempertimbangkan
efektivitas sistem pengendalian internal,
opini auditor eksternal, dan pendapat
Komite Audit, serta konsistensi dengan
tujuan dan strategi Bank. Laporan hasil
tinjauan (review) Laporan Keuangan
Triwulanan dipublikasikan bersamaan
dengan laporan tersebut, memberikan
informasi berharga bagi investor dan
analis untuk menilai kinerja keuangan
Bank.
1.1.5 Direksi memastikan Direksi memastikan penerapan prinsip Bab 9. Komitmen
pelaporan keberlanjutan keberlanjutan serta penyusunan laporan ESG, Sub-Bab
telah disusun sebagaimana keberlanjutan sesuai dengan ketentuan Indeks LST:
mestinya. peraturan perundang-undangan Ringkasan Praktik
dan standar yang berlaku tentang Keberlanjutan
penerapan keuangan berkelanjutan bagi BNI, Halaman
lembaga jasa keuangan, emiten, dan 1192-1197.
perusahaan publik. Laporan ini disusun
berdasarkan kerangka pelaporan
yang mempertimbangkan ukuran
dan kompleksitas korporasi, serta
memenuhi standar nasional dan/atau
global. Dengan demikian, pelaporan
keberlanjutan tersebut mencerminkan
praktik korporasi yang mendukung
penciptaan nilai secara berkelanjutan.
1112 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 512
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
1.1.6 Direksi membangun kerangka Direksi senantiasa mengembangkan Bab 5. Fungsi
kerja untuk governansi dan memperbarui kerangka kerja Penunjang Bisnis,
teknologi informasi (TI) governansi Teknologi Informasi (TI) Sub-Bab Tata
korporasi yang selaras agar sejalan dengan kebutuhan serta Kelola Teknologi
dengan kebutuhan dan prioritas bisnis Bank. Kebijakan alokasi Informasi,
prioritas bisnis korporasi, sumber daya TI diterapkan untuk Halaman 444-450.
mendorong peluang dan menjamin bahwa investasi dan alokasi
kinerja bisnis, memperkuat sumber daya dilakukan secara optimal Bab 7. Tata Kelola
manajemen risiko, serta dan memadai. Implementasi governansi Perusahaan, Sub-
mendukung tujuan dan teknologi informasi diwujudkan melalui Bab Integritas
strategi korporasi. penyelarasan Rencana Strategis TI Pelaporan Dan
dengan strategi bisnis Bank, optimalisasi Sistem Teknologi
sumber daya TI, pemanfaatan TI yang Informasi,
efektif, pengukuran kinerja TI, serta Halaman 1058.
penerapan manajemen risiko TI yang
sesuai dengan ketentuan dan peraturan
yang berlaku.
Selain itu, Direksi memastikan bahwa
manajemen risiko Bank mencakup aspek
risiko TI, serta kebijakan dan prosedur
keamanan TI diterapkan untuk menjaga
keamanan dan kerahasiaan data.
1.1.7 Bagi korporasi yang Hingga akhir tahun 2024, BNI tidak
menjalankan kegiatan menjalankan kegiatan bisnis yang
usaha berdasarkan prinsip berlandaskan prinsip syariah.
Syariah, Direksi perlu
memastikan kewenangan
dan ketersediaan perangkat
pendukung yang memadai
agar Dewan Pengawas
Syariah dapat menjalankan
perannya dengan efektif.
1.1.8 Piagam Direksi secara Piagam Direksi, ditinjau secara berkala Bab 7. Tata Kelola
periodik ditinjau. Piagam untuk memastikan relevansi dan Perusahaan,
mencakup antara lain kesesuaian dengan perkembangan Sub-Bab Direksi,
pembagian peran Direktur terkini dalam praktik governansi. Halaman 703-762.
secara individual dapat Proses peninjauan ini mencakup
diatur di Piagam Direksi atau evaluasi pembagian tugas dan
dengan surat keputusan wewenang setiap anggota Direksi, serta
Direksi. penyesuaian yang diperlukan untuk
meningkatkan efektivitas dan efisiensi
operasional Bank. Selain itu, pedoman
ini berfungsi sebagai acuan bagi
anggota Direksi dalam melaksanakan
tanggung jawab, sehingga mendorong
praktik pengambilan keputusan yang
transparan dan bertanggung jawab.
Pembidangan tugas dan wewenang
Direksi diatur dalam Surat Keputusan
Direksi.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1113
Page 513
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
1.1.9 Direksi mempunyai kebijakan BNI memiliki kebijakan yang jelas terkait Bab 7. Tata Kelola
terkait pengunduran diri pengunduran diri anggota Direksi. Perusahaan,
anggota Direksi apabila Kebijakan tersebut secara tertulis telah Sub-Bab Direksi,
terlibat dalam kejahatan tercantum dalam Anggaran Dasar dan Halaman 703-762.
keuangan dan terbukti Piagam Direksi.
melakukan kesalahan. Bab 7. Tata Kelola
Guna menjaga integritas dan Perusahaan,
memastikan kepatuhan terhadap Sub-Bab Program
hukum serta prinsip-prinsip GCG, BNI Anti Pencucian
akan mengambil tindakan tegas dan Uang, Pencegahan
tidak akan ragu untuk menegakkan Pendanaan
sanksi yang sesuai jika terdapat bukti Terorisme, dan
keterlibatan anggota Direksi dalam Pencegahan
kejahatan keuangan. Pendanaan
Proliferasi Senjata
Pemusnah
Massal (APU, PPT,
dan PPPSPM),
Halaman 1028-
1032.
BNI juga telah mengimplementasikan
POJK No. 8 Tahun 2023 tentang
Penerapan Program APU PPT dan
PPPSPM di Sektor Jasa Keuangan.
Komitmen ini diwujudkan dalam
seluruh kegiatan operasional, termasuk
identifikasi, pemantauan, dan pelaporan
transaksi mencurigakan.
1.2 Penilaian Kinerja – Direksi dan Anggotanya
1.2.1 Dewan Komisaris Penilaian kinerja Direksi, termasuk Bab 7. Tata Kelola
melakukan evaluasi formal Direktur Utama Bank, dilakukan secara Perusahaan, Sub-
tahunan secara obyektif berkala dalam hal ini setiap semester Bab Penilaian
dan independen untuk dengan mengacu pada parameter- Kinerja Direksi
menentukan efektivitas parameter yang telah ditetapkan dalam dan Dewan
Direksi dan setiap individu Key Performance Indicators (KPI) Komisaris,
Direktur. Direksi, baik secara kolegial maupun Halaman 763-767.
individual. Perhitungan pencapaian KPI
1.2.2 Dewan Komisaris dengan
Direksi akan direviu oleh Kantor Akuntan
pertimbangan Komite
Publik (KAP) yang mengaudit laporan
Nominasi dan Remunerasi,
keuangan Bank. Hasil reviu tersebut
bertanggung jawab
kemudian dievaluasi oleh Dewan
menentukan kriteria evaluasi
Komisaris, dengan mempertimbangkan
kinerja dan menilai kinerja
rekomendasi dari Komite Nominasi dan
Direktur Utama dan anggota
Remunerasi. Selanjutnya, hasil evaluasi
Direksi lainnya.
Dewan Komisaris terhadap kinerja
Direksi dilaporkan kepada Kementerian
BUMN sebagai pemegang saham
pengendali Bank.
1114 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 514
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
1.3 Peran dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
1.3.1 Dewan Komisaris mereviu Dewan Komisaris melakukan reviu Bab 7. Tata Kelola
strategi korporasi paling terhadap strategi korporasi setiap tahun Perusahaan,
tidak setiap tahun dan dengan memberikan persetujuan atas Sub-Bab Dewan
menyetujui misi, visi dan dokumen Rencana Bisnis Bank (RBB), Komisaris,
strategi korporasi yang Rencana Kerja Anggaran Perusahaan Halaman 652-698.
dirumuskan oleh Direksi. (RKAP), serta revisi RBB dan RKAP. Selain
Dewan Komisaris juga itu, Dewan Komisaris memberikan
mereviu, memberikan saran dan nasihat, serta melakukan
saran dan menyetujui pemantauan terhadap penerapan
rencana bisnis dan rencana kebijakan, implementasinya, dan kinerja
keuangan jangka panjang Bank yang merupakan tanggung jawab
dan rencana keuangan jangka Direksi. Fungsi pengawasan Dewan
pendek korporasi. Dewan Komisaris dilaksanakan secara rutin
Komisaris memberikan melalui Rapat Dewan Komisaris, yang
advis dan melakukan mengundang jajaran Direksi setiap
pemantauan kepada 4 (empat) bulan. Selain itu, Dewan
Direksi atas pengelolaan Komisaris juga menyusun Laporan
implementasinya. Direksi Pengawasan RBB yang disampaikan
dan Dewan Komisaris terlibat kepada otoritas berwenang setiap
dalam keputusan yang sangat semester.
penting bagi korporasi,
diatur dalam anggaran dasar
korporasi.
1.3.2 Jenis keputusan yang Anggaran Dasar BNI mengatur bahwa Bab 7. Tata Kelola
memerlukan persetujuan Dewan Komisaris memiliki kewajiban Perusahaan,
Dewan Komisaris harus untuk memberikan persetujuan secara Sub-Bab Dewan
diungkapkan dalam laporan tertulis atas perbuatan hukum yang Komisaris, dalam
tahunan dilakukan oleh Direksi. Persetujuan pembahasan
ini harus dilakukan sesuai dengan berjudul
ketentuan yang ditetapkan dalam Keputusan Direksi
Anggaran Dasar BNI, dengan tetap Yang Memerlukan
memperhatikan peraturan perundang- Persetujuan
undangan yang berlaku serta ketentuan Dewan Komisaris,
di bidang Pasar Modal. Halaman 692-694.
Pengungkapan jenis keputusan yang
memerlukan persetujuan Dewan
Komisaris juga telah diungkap dalam
Laporan Tahunan, yang antara lain
menyebutkan bahwa Dewan Komisaris
berwenang untuk memberikan
persetujuan terhadap hal-hal yang
wajib mendapat persetujuan Dewan
Komisaris berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku
dan Anggaran Dasar Perseroan antara
lain Rencana Bisnis Bank, Rencana
Kerja Anggaran Perusahaan, Rencana
Korporasi, Recovery Plan, Rencana Audit
Tahunan Internal Audit, dan Rencana
Aksi Keuangan Berkelanjutan. Informasi
terkait hal ini telah diungkapkan dalam
Laporan Tahunan 2024.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1115
Page 515
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
1.3.3 Dengan memperhatikan Dewan Komisaris memastikan proses Bab 7. Tata Kelola
rekomendasi Komite pencalonan dan pemilihan anggota Perusahaan, Sub-
Nominasi dan Remunerasi, Direksi dan anggota Dewan Komisaris Bab Nominasi
Dewan Komisaris dilakukan secara formal dan transparan. dan Remunerasi
mengusulkan kepada, Prosedur pencalonan dan pemilihan Halaman 768-787.
dan untuk diputuskan berpedoman pada ketentuan peraturan
oleh, RUPS pengangkatan yang berlaku. Prosedur diawali dengan
dan/atau pemberhentian tahap pelaksanaan rapat Komite
anggota Direksi dan Nominasi dan Remunerasi untuk
anggota Dewan Komisaris. memberikan rekomendasi kepada
Dalam mengusulkan Dewan Komisaris terkait pengangkatan
hal di atas, Dewan dan/atau pemberhentian anggota Direksi
Komisaris memperhatikan dan anggota Dewan Komisaris. Setelah
keberagaman, unsur non- itu, Dewan Komisaris mengusulkan
diskriminatif dan memberikan kepada pemegang saham, untuk
kesempatan yang sama tanpa kemudian diputuskan dalam RUPS.
membedakan suku, agama, Dewan Komisaris telah memperhatikan
ras, antar golongan dan keberagaman, unsur non-diskriminatif
gender. Dewan Komisaris dan memberikan kesempatan yang
memastikan proses sama tanpa membedakan suku, agama,
pencalonan dan pemilihan ras, antar golongan dan gender.
anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris adalah
formal dan transparan.
1.3.4 Dewan Komisaris atau Komite Nominasi dan Remunerasi Bab 7. Tata Kelola
Komite yang menjalankan menyusun Kebijakan Suksesi dalam Perusahaan, Sub-
fungsi nominasi menyusun proses nominasi anggota Direksi, Bab Nominasi
kebijakan suksesi dalam yang kemudian direkomendasikan dan Remunerasi,
proses nominasi anggota kepada Dewan Komisaris. Setiap tahun dalam
Direksi. Setiap tahun Dewan Komisaris meninjau pelaporan pembahasan
Dewan Komisaris meninjau pelaksanaan rencana pengembangan berjudul
pelaporan pelaksanaan dan suksesi. Kebijakan Suksesi
rencana pengembangan dan Direksi, Halaman
suksesi yang disampaikan 772.
Direktur Utama.
1.3.5 Dewan Komisaris: Komite Nominasi dan Remunerasi, Bab 7. Tata Kelola
a) mengajukan kepada RUPS, yang bertanggung jawab atas fungsi Perusahaan, Sub-
yang dapat didahului remunerasi, mengajukan usulan Bab Nominasi
oleh usulan dari Komite besaran remunerasi bagi anggota dan Remunerasi,
yang menjalankan fungsi Direksi dan anggota Dewan Komisaris. Halaman 768-787.
remunerasi, besaran Usulan tersebut disampaikan dengan
remunerasi anggota mempertimbangkan pengembangan
Direksi dan anggota bisnis berkelanjutan serta kepentingan
Dewan Komisaris jangka pendek, menengah dan panjang
yang selaras dengan Bank dan pemegang saham. Dewan
pengembangan korporasi Komisaris secara berkala meninjau
yang berkelanjutan dan kebijakan dan prosedur penetapan
kepentingan jangka remunerasi guna memastikan
panjang korporasi dan kesesuaiannya dengan kondisi industri
pemegang saham; terkini dan peer group serta ketentuan
b) secara berkala mereviu peraturan yang berlaku.
sistem remunerasi Direksi
dan Dewan Komisaris.
1116 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 516
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
1.3.6 Dewan Komisaris mengawasi Dewan Komisaris bertanggung Bab 7. Tata Kelola
efektivitas kebijakan jawab mengawasi efektivitas Perusahaan,
governansi korporat dan kebijakan governansi korporat dan Sub-Bab Komite
implementasinya serta implementasinya di seluruh tingkatan Tata Kelola
mengusulkan perubahan jika organisasi, memastikan bahwa Terintegrasi,
diperlukan. kebijakan yang diterapkan sesuai Halaman 839-857.
dengan prinsip tata kelola yang baik
dan ketentuan peraturan yang berlaku.
Dengan dukungan Komite Audit,
Komite Pemantau Risiko, Komite
Nominasi dan Remunerasi dan Komite
Tata Kelola Terintegrasi sebagai Organ
Dewan Komisaris, Dewan Komisaris
menjalankan fungsi pengawasan
melalui koordinasi dengan Direksi
untuk meninjau dan mengevaluasi
pelaksanaan kebijakan. Jika diperlukan,
Dewan Komisaris mengusulkan
perubahan atau penyesuaian guna
meningkatkan kualitas tata kelola,
termasuk penerapan tata kelola di Bank
dan Perusahaan Anak yang tergabung
dalam Konglomerasi Keuangan BNI,
sesuai dengan konsep Tata Kelola
Terintegrasi yang diwajibkan oleh
Peraturan OJK.
1.3.7 Dewan Komisaris memantau Dewan Komisaris, melalui Komite Bab 7. Tata Kelola
dan mengarahkan agar Pemantau Risiko, telah melaksanakan Perusahaan,
korporasi menerapkan pemantauan dan pengawasan Sub-Bab Komite
manajemen risiko dan sistem yang mencakup pemberian saran Pemantau Risiko,
pengendalian internal yang serta nasihat kepada Direksi dalam Halaman 826-839.
tepat dan efektif yang selaras penerapan Manajemen Risiko dan
dengan tujuan, sasaran, Sistem Pengendalian Intern di BNI.
dan strategi korporasi Dewan Komisaris secara berkala
serta mematuhi peraturan meninjau dan menyetujui selera risiko
perundang-undangan, kode (risk appetite) yang berlaku. Melalui
perilaku dan standar yang Komite Pemantau Risiko, Dewan
berlaku. Komisaris memantau dan memberikan
masukan untuk memastikan bahwa
risiko utama teridentifikasi dengan
mempertimbangkan faktor internal dan
eksternal. Selain itu, Dewan Komisaris
memastikan bahwa dampak dan
kemungkinan terjadinya risiko telah
dinilai, serta bahwa terdapat strategi
dan rencana mitigasi yang tepat.
Secara berkala, Dewan Komisaris juga
memantau efektivitas manajemen risiko
dan sistem pengendalian internal.
1.3.8 Dewan Komisaris mengawasi Dewan Komisaris telah melakukan Bab 7. Tata Kelola
dan mengarahkan agar pembahasan dengan Direksi mengenai Perusahaan, Sub-
tercapai integritas akuntansi penetapan Kantor Akuntan Publik Bab Komite Audit,
dan sistem pelaporan yang akan berfungsi sebagai Auditor Halaman 792-810.
keuangan korporat, serta Eksternal untuk melakukan audit
independensi fungsi audit Laporan Keuangan Tahunan BNI tahun
internal dan eksternal. buku 2024 beserta laporan lainnya.
Pembahasan ini juga mencakup rencana
audit tahun berikutnya dan konsultasi
tahunan, dengan tujuan mencapai
integritas akuntansi serta sistem
pelaporan keuangan korporat, serta
memastikan independensi fungsi audit
internal dan eksternal.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1117
Page 517
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
Sebelum menyetujui laporan keuangan,
Dewan Komisaris menerima pernyataan
dari Direktur Utama dan Direktur
Keuangan bahwa catatan keuangan
entitas telah dikelola dengan baik.
Laporan keuangan juga telah disusun
sesuai dengan standar akuntansi yang
berlaku dan menyajikan posisi serta
kinerja keuangan korporasi secara
wajar.
1.3.9 Dewan Komisaris memantau, Dewan Komisaris telah memantau, Bab 2. Laporan
mereviu dan menyetujui mereviu, dan menyetujui Laporan Manajemen,
laporan tahunan dan laporan Tahunan serta Laporan Keberlanjutan Sub-Bab Laporan
keberlanjutan Korporasi serta BNI Tahun 2024, sekaligus memastikan Dewan Komisaris,
memastikan integritasnya, integritasnya. Selain itu, Dewan Halaman 45-53.
serta mengawasi proses Komisaris juga mengawasi proses
pengungkapan dan pengungkapan dan komunikasi Bab 2. Laporan
pengkomunikasian korporasi. korporasi, termasuk memastikan bahwa Manajemen,
informasi terkait Dewan Komisaris Sub-Bab Surat
tercantum dalam Laporan Tahunan. Pernyataan
Dengan demikian, pengungkapan praktik Anggota Dewan
tata kelola dalam Laporan Tahunan Komisaris tentang
dipastikan telah diimplementasikan Tanggung Jawab
dengan baik selama tahun buku 2024. atas Laporan
Tahunan 2024,
Halaman 76-77.
1.3.10 Piagam Dewan Komisaris Dewan Komisaris telah memiliki Piagam Bab 7. Tata Kelola
secara periodik ditinjau. Dewan Komisaris, yang merupakan Perusahaan,
Pedoman dan Tata Tertib Dewan Sub-Bab Dewan
Komisaris, yang menjadi acuan bagi Komisaris,
Dewan Komisaris dalam melaksanakan Halaman 652-698.
tugas dan tanggung jawabnya
melakukan pengawasan terhadap Bab 7. Tata Kelola
kebijakan pengurusan dan jalannya Perusahaan, Sub-
pengurusan Perseroan oleh Direksi Bab Komite Audit,
sesuai dengan prinsip-prinsip Tata Halaman 792-810.
Kelola Perusahaan (Good Corporate
Governance). Pedoman ini mencakup Bab 7. Tata Kelola
berbagai ketentuan, termasuk Tata Tertib Perusahaan,
Rapat Dewan Komisaris serta Rapat Sub-Bab Komite
bersama Direksi, dan menjadi acuan Remunerasi
utama dalam menjalankan tugas dan dan Nominasi,
fungsi Dewan Komisaris. Selain itu, Halaman 810-826.
komite pendukung Dewan Komisaris
juga memiliki Piagam Komite masing- Bab 7. Tata Kelola
masing yang menjadi panduan dalam Perusahaan,
melaksanakan tugas dan tanggung Sub-Bab Komite
jawabnya. Pemantau Risiko,
Halaman 826-839.
Seluruh pedoman tersebut ditinjau
secara berkala dan disesuaikan dengan Bab 7. Tata Kelola
peraturan perundang-undangan yang Perusahaan,
berlaku, sebelum akhirnya ditetapkan Sub-Bab Komite
oleh Dewan Komisaris. Pada tahun Tata Kelola
2024, Dewan Komisaris telah melakukan Terintegrasi,
peninjauan dan memastikan bahwa Halaman 839-857.
pedoman-pedoman tersebut telah
sesuai dengan ketentuan perundang-
undangan yang relevan.
1118 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 518
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
1.3.11 Dewan Komisaris Kebijakan mengenai pengunduran Bab 7. Tata Kelola
mempunyai kebijakan terkait diri Dewan Komisaris diatur dalam Perusahaan,
pengunduran diri anggota Anggaran Dasar dan Piagam Dewan Sub-Bab Dewan
Dewan Komisaris apabila Komisaris. Komisaris,
terlibat dalam kejahatan Halaman 652-698.
keuangan dan terbukti Guna menjaga integritas Bank dan
melakukan kesalahan. memastikan kepatuhan terhadap Bab 7. Tata Kelola
hukum serta prinsip-prinsip GCG, BNI Perusahaan, Sub-
akan mengambil tindakan tegas dan Bab Nominasi
tidak akan ragu untuk menegakkan dan Remunerasi,
sanksi yang sesuai jika terdapat bukti Halaman 768-787.
keterlibatan anggota Dewan Komisaris
dalam kejahatan keuangan. Bab 7. Tata Kelola
Perusahaan, Sub-
Sebagai bagian dari upaya penegakan Bab Program Anti
hukum, BNI telah mengimplementasikan Pencucian Uang,
POJK No. 8 Tahun 2023 tentang Pencegahan
Penerapan Program APU PPT dan Pendanaan
PPPSPM di Sektor Jasa Keuangan. Terorisme, dan
Pencegahan
Pendanaan
Proliferasi Senjata
Pemusnah
Massal (APU, PPT,
dan PPPSPM),
Halaman 1028-
1032.
1.3.12 Komisaris independen sangat BNI memastikan bahwa seluruh Bab 7. Tata Kelola
diharapkan untuk dapat Komisaris Independen yang menjabat Perusahaan, Sub-
berkontribusi dalam diskusi pada tahun 2024 tidak memiliki Bab Komisaris
yang jujur, obyektif, aktif dan hubungan keuangan, kepengurusan, Independen,
konstruktif pada rapat Dewan kepemilikan saham, dan/atau hubungan Halaman 699-702.
Komisaris. keluarga dengan anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris lain,
pemegang saham pengendali, serta
dengan Bank. Kondisi independensi ini
mencerminkan objektivitas Komisaris
Independen dalam menjalankan tugas,
serta peran aktif, objektif, dan konstruktif
dalam melaksanakan fungsi.
Pengangkatan dan pemberhentian
Komisaris Independen BNI telah
memenuhi kriteria dan mengikuti
prosedur yang ditetapkan dalam
peraturan perundang-undangan.
Dengan demikian, Komisaris Independen
dipastikan dapat melaksanakan tugas
secara independen.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1119
Page 519
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
1.3.13 Komisaris Utama berperan Komisaris Utama telah menjalankan Bab 7. Tata Kelola
sebagai koordinator Dewan fungsinya secara optimal, baik sebagai Perusahaan,
Komisaris dan memastikan koordinator Dewan Komisaris dalam Sub-Bab Dewan
efektivitasnya. Komisaris memastikan efektivitas tugas dan Komisaris,
Utama mendorong tanggung jawab Dewan Komisaris, Halaman 652-698.
budaya keterbukaan dan maupun dalam menjalankan peran
dialog konstruktif yang sebagai Ketua Komite Tata Kelola
memungkinkan berbagai Terintegrasi dan Komite Nominasi dan
pandangan diungkapkan, Remunerasi. Peran aktif Komisaris
termasuk mengkoordinasi Utama terlihat dalam memimpin
penetapan agenda rapat Rapat Dewan Komisaris sesuai dengan
dewan yang tepat dan agenda yang wajib dibahas, termasuk
memastikan waktu yang dalam proses pengambilan keputusan
cukup tersedia untuk secara kolegial.
mendiskusikan semua
agenda. Selain itu, juga harus Selain itu, Komisaris Utama
ada kesempatan bagi Dewan mengkoordinasi pembagian peran
Komisaris untuk bertemu pengawasan di antara anggota Dewan
dengan jajaran Direksi dan Komisaris, memimpin rapat, serta
manajemen senior. mewakili Dewan Komisaris dalam
urusan dengan pihak luar.
1.4 Pembentukan Komite
1.4.1 Korporasi memiliki komite- Untuk mendukung pelaksanaan tugas Bab 7. Tata Kelola
komite di bawah Dewan dan fungsi pengawasan, Dewan Perusahaan,
Komisaris sekurang- Komisaris telah membentuk komite- Sub-Bab Komite
kurangnya terdiri dari: Komite komite di bawah Dewan Komisaris di Bawah Dewan
Audit, Komite Nominasi dan yang terdiri dari Komite Nominasi Komisaris,
Remunerasi dan Komite dan Remunerasi, Komite Tata Kelola Halaman 792-857.
Pemantau Manajemen Risiko. Terintegrasi, Komite Pemantau Risiko
dan Komite Audit.
1.4.2 Dewan Komisaris Dewan Komisaris memastikan bahwa Bab 7. Tata Kelola
memastikan bahwa anggota seluruh anggota Komite Audit, yang Perusahaan, Sub-
Komite Audit seluruhnya terdiri dari Komisaris Independen, dan Bab Komite Audit,
independen dan komite Pihak Independen (Non Komisaris) Halaman 792-810.
lain yang dibentuk Dewan melaksanakan tugas dan tanggung
Komisaris adalah mayoritas jawabnya secara independen. Seluruh
dari pihak independen, anggota Komite Audit dipastikan
serta semua anggota komite memiliki kompetensi dan kapabilitasnya
memiliki kompetensi, telah sesuai dengan kebutuhan
berkomitmen, serta pelaksanaan tugas Komite Audit.
memiliki wewenang yang
memadai untuk menjalankan Komite Audit memiliki Piagam Komite
perannya secara efektif dan yang menjadi pedoman dalam
independen. pelaksanaan tugas. Piagam Komite
Audit mengatur berbagai ketentuan,
antara lain: Kriteria Independensi, Tugas
dan Tanggung Jawab, serta Wewenang
Komite Audit. Komite Audit memiliki
beberapa wewenang, antara lain hak
untuk memperoleh informasi, bertemu
dengan pihak terkait sehubungan
dengan pelaksanaan tugasnya (dengan
atau tanpa kehadiran manajemen), dan
meminta nasihat dari konsultan/ahli
eksternal independen jika diperlukan.
1120 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 520
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
1.4.3 Untuk memastikan Dewan Komisaris memastikan bahwa Bab 7. Tata Kelola
pemantauan atas Komisaris Utama tidak merangkap Perusahaan, Sub-
pelaksanaan tugas Komite jabatan sebagai Ketua Komite Audit, Bab Komite Audit,
Audit berjalan obyektif dan untuk menjaga independensi dan Halaman 792-810.
independen, Komisaris objektivitas dalam pelaksanaan fungsi
Utama tidak boleh menjadi pengawasan. Pada tahun 2024, posisi
ketua Komite Audit, kecuali Ketua Komite Audit dijabat oleh
dalam keadaan luar biasa seorang Komisaris Independen yang
yang harus dijelaskan dalam memiliki kompetensi serta pengalaman
laporan tahunan. memadai, sehingga dapat menjalankan
tugas pengawasan secara efektif dan
sesuai dengan prinsip-prinsip GCG.
1.5 Penilaian Kinerja – Dewan Komisaris dan Anggotanya
1.5.1 Dewan Komisaris melakukan Kebijakan penilaian sendiri (Self Bab 7. Tata Kelola
evaluasi formal tahunan Assessment) digunakan untuk menilai Perusahaan, Sub-
secara obyektif untuk kinerja Dewan Komisaris berdasarkan Bab Penilaian
menentukan efektivitas pencapaian program kerja yang Kinerja Direksi
Dewan, komitenya, dan setiap tercantum dalam Rencana Kerja dan dan Dewan
individu komisaris. Anggaran (RKA) Dewan Komisaris. Komisaris,
Penilaian ini mencakup indikator terkait Halaman 763-787.
tugas dan tanggung jawab Dewan
Komisaris, yang juga termasuk dalam
Self Assessment GCG.
Penilaian kinerja Dewan Komisaris
digambarkan melalui tiga indikator
utama, yaitu advisory atas kinerja,
penguatan fungsi eksekutif, dan
pemantauan kepatuhan. Self
Assessment GCG terdiri dari tiga tolak
ukur utama: Governance Structure,
Governance Process, dan Governance
Outcome. Governance Structure
mencakup 14 indikator, Governance
Process terdiri dari 17 indikator, dan
Governance Outcome memiliki 6
indikator.
Secara berkala, Dewan Komisaris
juga melakukan penilaian terhadap
komite-komite yang berada di bawah
kewenangannya, termasuk Komite
Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite
Nominasi dan Remunerasi, Komite
Pemantau Risiko, serta Komite Tata
Kelola Terintegrasi.
1.6 Benturan Kepentingan
1.6.1 Anggota Direksi yang Pada tahun buku 2024, tidak terdapat Bab 3. Profil
mempunyai rangkap jabatan anggota Direksi yang merangkap Perusahaan Sub-
di luar korporasi, harus jabatan di luar BNI. Hal ini telah sesuai Bab Profil Direksi,
mendapatkan persetujuan dengan ketentuan yang diatur dalam Halaman 114-125.
dari Dewan Komisaris. Peraturan Menteri BUMN No. PER-
Seorang Komisaris memberi 3/MBU/03/2023 tentang Organ dan Bab 7. Tata Kelola
tahu Dewan Komisaris Sumber Daya Manusia Badan Usaha Perusahaan,
dan ketua komite yang Milik Negara dan Peraturan OJK Sub-Bab
menjalankan fungsi No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Keberagaman
nominasi, sebelum menerima Tata Kelola Bagi Bank Umum. Dewan Komisaris
penunjukan baru sebagai dan Direksi,
direktur atau komisaris dari Halaman 788-789.
korporasi terbuka, jabatan
direktur lainnya atau posisi
lain dengan komitmen waktu
yang signifikan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1121
Page 521
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
1.6.2 Dewan Komisaris memantau BNI memiliki kebijakan yang melarang Bab 7. Tata Kelola
dan mengelola potensi anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan, Sub-
benturan kepentingan dengan benturan kepentingan untuk Bab Kebijakan
manajemen, anggota terlibat dalam pengambilan keputusan Insider Trading
Direksi, Dewan Komisaris (abstain) terkait benturan tersebut. dan Benturan
dan pemegang saham, Setiap anggota Dewan Komisaris wajib Kepentingan,
termasuk penyalahgunaan memberitahukan kepada Direksi dan Halaman 1059-
aset korporasi dan Dewan Komisaris apabila terdapat 1060.
penyalahgunaan dalam potensi benturan kepentingan, termasuk
transaksi pihak berelasi. jika hal itu terjadi akibat kedudukannya
Komisaris yang memiliki sebagai konsultan atau pejabat di
benturan kepentingan perusahaan lain. Anggota Direksi juga
tidak turut serta dalam harus segera mengungkapkan potensi
pemantauan dan benturan kepentingannya kepada
pengambilan keputusan atas Dewan Komisaris dan rekan Direksi
potensi benturan kepentingan lainnya, serta tidak berpartisipasi
yang melibatkan Komisaris dalam pengambilan keputusan jika
atau afiliasi Komisaris yang memiliki benturan kepentingan.
bersangkutan. Dalam laporannya, Dewan Komisaris
menyampaikan kepada RUPS adanya
benturan kepentingan material yang
terjadi, beserta penanganannya.
1.7 Peningkatan Kompetensi Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
1.7.1 Dewan Komisaris memastikan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Bab 7. Tata Kelola
bahwa anggota Direksi dan yang baru diangkat diwajibkan untuk Perusahaan,
Dewan Komisaris memahami mengikuti Program Orientasi dan Sub-Bab Direksi,
peran dan tanggung jawab Pengenalan yang memadai guna halaman 703-762.
mereka, karakteristik dan memahami peran dan tanggung jawab.
operasi korporasi, peraturan Secara berkala, anggota Direksi dan Bab 7. Tata Kelola
perundang-undangan dan Dewan Komisaris berpartisipasi dalam Perusahaan,
standar yang relevan serta program Sertifikasi (termasuk Sertifikasi Sub-Bab Dewan
kewajiban lain yang berlaku. Manajemen Risiko), Pelatihan dan/atau Komisaris,
Direksi melalui sekretaris Peningkatan Kompetensi yang relevan, halaman 652-698.
korporasi mendukung memadai, dan berkelanjutan. Selain itu,
semua anggota Direksi anggota Direksi dan Dewan Komisaris
dan Dewan Komisaris secara reguler menerima informasi yang
dalam memperbarui dan akurat, tepat waktu, dan jelas mengenai
menyegarkan keterampilan perkembangan terkini peraturan
dan pengetahuan mereka perundang-undangan, standar yang
yang diperlukan untuk relevan, kewajiban yang berlaku, serta
menjalankan peran mereka di faktor risiko dan lingkungan bisnis
Dewan. Konglomerasi Keuangan BNI.
2. Prinsip 2:
Komposisi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
2.1 Komposisi Direksi
2.1.1 Dalam menentukan Dewan Komisaris dalam menentukan Bab 7. Tata Kelola
kandidat calon direktur, kandidat calon Direktur tidak hanya Perusahaan, Sub-
Dewan Komisaris melalui mengandalkan rekomendasi dari Bab Nominasi
Komite Nominasi dan internal BNI, namun juga terbukanya dan Remunerasi,
Remunerasi tidak hanya opsi untuk dapat menggunakan sumber Halaman 768-787.
mengandalkan rekomendasi yang independen dalam mendapatkan
dari Dewan Komisaris, kandidat yang terbaik dan memenuhi
manajemen atau pemegang persyaratan yang dibutuhkan BNI.
saham mayoritas. Dewan Langkah ini diambil untuk memastikan
Komisaris melalui Komite bahwa proses pemilihan calon Direktur
Nominasi dan Remunerasi dilakukan secara komprehensif dan
dapat menggunakan objektif.
sumber independen untuk
menentukan kandidat yang
memenuhi syarat.
1122 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 522
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
2.1.2 Dewan Komisaris Dewan Komisaris memastikan bahwa Bab 3. Profil
memastikan bahwa kriteria komposisi Direksi mencerminkan Perusahaan Sub-
dalam menyeleksi anggota keberagaman dalam hal kemampuan, Bab Profil Direksi,
Direksi mencakup paling tidak keahlian, pengetahuan, pengalaman, Halaman 114-125.
pengetahuan, kemampuan, usia, latar belakang budaya, dan gender
dan keahlian yang dibutuhkan yang diperlukan untuk menjalankan Bab 7. Tata Kelola
untuk memenuhi secara tugas Direksi secara efektif. Jumlah Perusahaan, Sub-
tepat peran Direksi serta anggota Direksi ditetapkan dengan Bab Nominasi
memperhatikan terpenuhinya mempertimbangkan kondisi Bank, dan Remunerasi,
keberagaman Direksi. guna memastikan proses pengambilan Halaman 768-787.
keputusan lebih efektif.
Bab 7. Tata Kelola
Perusahaan,
Sub-Bab
Keberagaman
Dewan Komisaris
dan Direksi,
Halaman 788-789.
2.1.3 Kebijakan korporasi tentang Keberagaman pada komposisi Direksi Bab 7. Tata Kelola
keberagaman pada, Direksi dan Dewan Komisaris berpedoman Perusahaan,
dan Dewan Komisaris pada Peraturan Menteri BUMN No. Sub-Bab
diungkapkan dalam Laporan PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ Keberagaman
Tahunan. Dan Sumber Daya Manusia Badan Dewan Komisaris
Usaha Milik Negara, Peraturan OJK dan Direksi,
No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi Halaman 788-789.
dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik, dan Peraturan OJK
No. 17 Tahun 2023 Penerapan Tata Kelola
Bagi Bank Umum.
Kebijakan Keberagaman Direksi dan
Dewan Komisaris diungkapkan dalam
Laporan Tahunan 2024.
2.1.4 Dewan Komisaris Dewan Komisaris memastikan bahwa Bab 7. Tata Kelola
memastikan bahwa kebijakan kebijakan dan prosedur seleksi Perusahaan, Sub-
dan prosedur untuk seleksi serta nominasi Komisaris dilakukan Bab Nominasi
dan nominasi Komisaris secara jelas dan transparan. Dalam dan Remunerasi,
adalah jelas dan transparan proses nominasi, Dewan Komisaris Halaman 768-787.
sehingga dapat menghasilkan dapat menggunakan jasa konsultan
komposisi Dewan yang eksternal independen, dan informasi Bab 7. Tata Kelola
diinginkan. Dewan relevan mengenai konsultan tersebut Perusahaan,
Komisaris menggunakan diungkapkan dalam laporan tahunan, Sub-Bab
sumber independen untuk termasuk informasi terkait independensi Keberagaman
menentukan kandidat yang dan potensi benturan kepentingan. Dewan Komisaris
memenuhi syarat. dan Direksi,
Halaman 788-789.
2.1.5 Dewan Komisaris/Komite Dewan Komisaris melalui Komite Bab 7. Tata Kelola
yang menjalankan fungsi Nominasi dan Remunerasi bertanggung Perusahaan, Sub-
nominasi menetapkan jawab untuk menetapkan prosedur dan Bab Nominasi
prosedur dan kriteria kriteria nominasi yang berpedoman dan Remunerasi,
nominasi yang konsisten pada peraturan perundang-undangan Halaman 768-787.
dengan matriks keahlian yang berlaku.
Dewan Komisaris yang telah Bab 7. Tata Kelola
disetujui Dewan Komisaris Perusahaan,
dan memastikan bahwa Sub-Bab Komite
profil kandidat memenuhi Nominasi dan
persyaratan yang ditetapkan Remunerasi,
dalam matriks keahlian dan Halaman 810-826.
kriteria nominasi.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1123
Page 523
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
2.1.6 Komposisi Dewan Komisaris BNI memastikan bahwa komposisi Bab 3. Profil
harus dibentuk sedemikian Dewan Komisaris mencerminkan Perusahaan
rupa sehingga anggota- keberagaman dalam hal kemampuan, Sub-Bab Profil
anggotanya secara kelompok keahlian, pengetahuan, pengalaman, Dewan Komisaris,
mencerminkan keberagaman usia, latar belakang budaya, dan gender Halaman 100-111.
dalam hal kemampuan, yang diperlukan untuk menjalankan
keahlian, pengetahuan, tugas dan fungsi Dewan Komisaris Bab 7. Tata Kelola
pengalaman, usia, latar secara efektif. Perusahaan,
belakang budaya, dan gender Sub-Bab
yang dibutuhkan untuk Dalam komposisi Dewan Komisaris, Keberagaman
memenuhi secara tepat peran terdapat anggota yang memiliki Dewan Komisaris
Dewan Komisaris. pengalaman di sektor keuangan dan dan Direksi,
perbankan. Jumlah anggota Dewan Halaman 788-789.
Komisaris ditetapkan sesuai dengan
ketentuan peraturan yang berlaku, serta
memperhitungkan kondisi Bank.
Keberagaman pada komposisi Direksi
dan Dewan Komisaris berpedoman
pada Peraturan Menteri BUMN
No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ
Dan Sumber Daya Manusia Badan
Usaha Milik Negara, Peraturan OJK
No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi
dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik, dan Peraturan OJK
No. 17 Tahun 2023 Penerapan Tata
Kelola Bagi Bank Umum.
2.1.7 Untuk memampukan Dewan Jumlah Komisaris Independen dalam Bab 7. Tata Kelola
Komisaris dalam memberikan komposisi Dewan Komisaris BNI Perusahaan, Sub-
advis dan supervisi secara telah BNI telah memenuhi kriteria Bab Komisaris
independen kepada Direksi yang disyaratkan dalam POJK No. Independen,
dan untuk peran-peran 17 Tahun 2023, yaitu minimal 50% Halaman 699-702.
yang terdapat potensi dari total keseluruhan anggota
benturan kepentingan, Dewan Komisaris. Jumlah anggota
Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris Independen BNI juga sudah
Komisaris Independen yang memenuhi jumlah minimal Komisaris
cukup jumlahnya, dengan Independen yang diatur dalam ASEAN
masa jabatan yang dibatasi Corporate Governance Scorecard
dan terdapat pengungkapan yang mensyaratkan jumlah Komisaris
Jangka waktu keanggotaan Independen berjumlah 50% (lima puluh
Dewan Komisaris serta persen) dari jumlah seluruh anggota
independensinya dari sudut Dewan Komisaris.
pandang korporasi.
2.1.8 Untuk memfasilitasi fungsi Komite Nominasi dan Remunerasi Bab 7. Tata Kelola
Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam untuk Perusahaan, Sub-
yang efektif dan guna menetapkan prosedur dan kriteria Bab Nominasi
meningkatkan kepercayaan nominasi yang berpedoman pada dan Remunerasi,
investor dan pemangku peraturan perundang-undangan yang Halaman 768-787.
kepentingan, Komite berlaku.
Nominasi dan Remunerasi Bab 7. Tata Kelola
memastikan bahwa terdapat Perusahaan,
proses yang formal, ketat dan Sub-Bab Komite
transparan untuk penunjukan Nominasi dan
dan pengangkatan anggota Remunerasi,
Direksi dan Dewan Komisaris. Halaman 810-826.
1124 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 524
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
2.2 Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
2.2.1 Kebijakan remunerasi Kebijakan remunerasi BNI disusun Bab 7. Tata Kelola
anggota Direksi terdiri secara adil dan wajar, baik dalam Perusahaan, Sub-
atas struktur remunerasi struktur maupun besaran, dengan Bab Nominasi
yang berorientasi pada mempertimbangkan nilai-nilai Bank, dan Remunerasi,
pengembangan korporasi sistem penghargaan internal, serta tetap Halaman 768-787.
yang berkelanjutan dan kompetitif dan selaras dengan harapan
mendorong pencapaian pemangku kepentingan. Kebijakan ini Bab 7. Tata Kelola
tujuan jangka panjang. diterapkan kepada Direksi berdasarkan Perusahaan,
Remunerasi Direksi harus kinerja yang mendukung pencapaian Sub-Bab Komite
diusulkan, dapat dengan tujuan jangka pendek, menengah Nominasi dan
melalui Komite Nominasi dan panjang BNI, dengan indikator Remunerasi,
dan Remunerasi, oleh seperti opsi kepemilikan saham, bonus Halaman 810-826.
Dewan Komisaris untuk yang ditangguhkan, dan kebijakan
diputuskan oleh RUPS. pengembalian sebagian atau seluruh
Jumlah remunerasi yang bonus/insentif yang telah dibayarkan
diusulkan kepada RUPS (clawback). Remunerasi bagi Dewan
tersebut ditetapkan dengan Komisaris bersifat tetap, dan jika ada
mempertimbangkan peran remunerasi berbasis kinerja, harus
setiap anggota Direksi dan didasarkan pada pengembangan
situasi ekonomi serta kinerja jangka pendek dan jangka panjang
korporasi. Bank serta berbeda dari kebijakan untuk
Direksi. Komisaris Independen dilarang
2.2.2 Kebijakan remunerasi
menerima opsi saham atau saham
anggota Dewan Komisaris
berbasis kinerja.
terdiri atas struktur
remunerasi yang berorientasi
Komite Nominasi dan Remunerasi
pada pengembangan
bertanggung jawab memastikan
korporasi yang berkelanjutan
kebijakan ini diterapkan secara adil
dan mendorong pencapaian
dan transparan. Komite memberikan
tujuan jangka panjang.
rekomendasi kepada Dewan Komisaris
Jumlah remunerasi
mengenai struktur, kebijakan, dan
yang diusulkan Dewan
besaran remunerasi, sesuai dengan
Komisaris kepada RUPS
Piagam Komite yang dipublikasikan
tersebut ditetapkan dengan
di situs resmi BNI. Direksi hanya
mempertimbangkan peran
menerima fasilitas yang telah disetujui
setiap anggota Dewan
oleh Rapat Umum Pemegang Saham
Komisaris dan situasi
(RUPS) BNI, dengan struktur remunerasi
ekonomi serta kinerja
yang memperhatikan prinsip kehati-
korporasi. Di samping itu
hatian dalam pengambilan risiko untuk
juga harus dipertimbangkan
menjaga kelangsungan usaha.
posisinya sebagai Komisaris
Utama dan ketua serta
Pada RUPS Tahunan tanggal 4 Maret
keanggotaannya dalam
2024, pemegang saham menetapkan
komite-komite.
remunerasi, termasuk gaji/honorarium,
2.2.3 Untuk memastikan bahwa fasilitas, tunjangan untuk tahun 2024,
paket remunerasi ditentukan serta tantiem bagi Direksi dan Dewan
berdasarkan prestasi, Komisaris untuk Tahun Buku 2023.
kualifikasi dan kompetensi
direktur dan komisaris
dengan memperhatikan
kinerja operasi korporasi,
kinerja individu dan kondisi
pasar, Komite Nominasi dan
Remunerasi memastikan
bahwa terdapat prosedur
yang adil dan transparan
untuk menetapkan kebijakan
remunerasi anggota Direksi
dan Dewan Komisaris.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1125
Page 525
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
3. Prinsip 3:
Hubungan Kerja antara Direksi dengan Dewan Komisaris
3.1 Sifat Hubungan Kerja
3.1.1 Terdapat diskusi yang terbuka Direksi dan Dewan Komisaris Bab 7. Tata Kelola
antara Direksi dengan bekerja sama secara sinergis dalam Perusahaan,
Dewan Komisaris serta di merumuskan visi, misi, dan strategi Sub-Bab Direksi,
antara para anggota Direksi Bank melalui berbagai forum, seperti Halaman 703-762.
dan para anggota Dewan Rapat Dewan Komisaris bersama
Komisaris. Namun, tetap Direksi, rapat gabungan, dan pertemuan Bab 7. Tata Kelola
penting menjaga kerahasiaan lainnya. Anggota Direksi dan anggota Perusahaan,
informasi agar tidak terjadi Dewan Komisaris melakukan diskusi Sub-Bab Dewan
kebocoran informasi rahasia. yang terbuka, namun tetap penting Komisaris,
untuk menjaga kerahasiaan informasi Halaman 652-698.
3.1.2 Sesuai dengan tugas dan
agar tidak terjadi kebocoran data
perannya masing-masing,
rahasia. Bab 7. Tata Kelola
Direksi bekerja sama dengan
Perusahaan, Sub-
Dewan Komisaris dalam
Sekretaris Perusahaan, yang dijabat Bab Sekretaris
merumuskan misi, visi
oleh Okki Rushartomo, memegang Perusahaan,
dan strategi korporasi dan
peranan strategis dalam memperkuat Halaman 899-905.
secara reguler membahas
hubungan kerja antara Direksi dan
pengimplementasiannya.
Dewan Komisaris, serta mendorong
3.1.3 Sekretaris Korporasi memiliki praktik tata kelola yang baik, termasuk
peran penting dalam menjaga komunikasi yang efektif
mendukung efektivitas dengan Pemegang Saham dan
hubungan kerja antara Direksi pemangku kepentingan lainnya.
dengan Dewan komisaris,
mendorong implementasi Selain itu, Sekretaris Perusahaan
praktik governansi korporat juga bertanggung jawab untuk: a.
yang baik, termasuk Memastikan arus informasi yang lancar
komunikasi yang efektif antara Dewan Komisaris, Direksi, dan
dengan pemegang saham komite-komite terkait; b. Memantau
dan pemangku kepentingan perkembangan tata kelola, memastikan
lainnya. implementasi penuh piagam Dewan
Komisaris, Direksi, dan komite, serta
memberikan saran kepada Direksi dan
Dewan Komisaris untuk memenuhi
harapan pemangku kepentingan; c.
Mengelola kebutuhan rapat, termasuk
mencatat risalah rapat dan memastikan
komunikasi yang efektif antara Direksi
dan Dewan Komisaris, serta mencatat
secara akurat pembahasan dan
keputusan rapat; d. Menyelenggarakan
orientasi dan pengembangan
profesional untuk anggota baru Direksi,
Dewan Komisaris, dan komite; e.
Mengelola hubungan investor guna
menjaga dan meningkatkan komunikasi
dengan pemegang saham dan investor,
baik lokal maupun internasional.
1126 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 526
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
3.2 Akses informasi Dewan Komisaris
3.2.1 Direksi bertanggung jawab Direksi memastikan bahwa Dewan Bab 7. Tata Kelola
untuk memastikan Dewan Komisaris memiliki akses informasi Perusahaan,
Komisaris mendapatkan yang akurat, relevan, dan tepat waktu Sub-Bab Direksi,
akses informasi yang untuk mendukung efektivitas fungsi Halaman 703-762.
akurat, relevan dan tepat pengawasan. Anggaran Dasar serta
waktu. Dewan Komisaris kebijakan internal BNI menjamin Bab 7. Tata Kelola
sendiri memastikan bahwa ketersediaan informasi ini dan Perusahaan,
ia memperoleh informasi memberikan kewenangan bagi Dewan Sub-Bab Dewan
yang memadai. Direksi Komisaris untuk meminta informasi Komisaris,
menyediakan informasi tambahan dari Direksi kapan saja Halaman 652-698.
kepada Dewan Komisaris diperlukan. Direktur Utama, dengan
secara teratur, tanpa dukungan Sekretaris Perusahaan, secara Bab 7. Tata Kelola
penundaan dan secara proaktif menginformasikan kepada Perusahaan, Sub-
komprehensif tentang semua Dewan Komisaris setiap peristiwa besar Bab Sekretaris
masalah yang relevan yang material dan penting mengenai Perusahaan,
dengan korporasi. Dewan kondisi, kinerja, serta pengelolaan Halaman 899-905.
Komisaris sewaktu-waktu Bank. Jika dibutuhkan, rapat Dewan
dapat meminta Direksi untuk Komisaris dapat segera diadakan
memberikan informasi untuk membahas kondisi terkini Bank.
tambahan. Di antara rapat-rapat tersebut, Dewan
Komisaris juga berkomunikasi secara
teratur dengan Direksi agar selalu
mendapat pembaruan perkembangan
korporasi yang memerlukan perhatian,
sehingga dapat menjalankan tugas
pengawasannya secara lebih efektif.
3.3 Tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris atas Dampak Struktur Kepemilikan terhadap Korporasi
3.3.1 Dampak struktur kepemilikan Direksi dan Dewan Komisaris memiliki Bab 7. Tata Kelola
terhadap korporasi. Direksi pemahaman mendalam tentang Perusahaan,
dan Dewan Komisaris struktur kepemilikan dan hubungan Sub-Bab Direksi,
mempertimbangkan antar-pemegang saham Bank serta Halaman 703-762.
tanggung jawabnya dalam dampaknya terhadap pengendalian
konteks struktur kepemilikan operasional. Keduanya menjamin Bab 7. Tata Kelola
saham dan hubungan antar- bahwa struktur dan hubungan Perusahaan,
pemegang saham korporasi pemegang saham tidak mengganggu Sub-Bab Dewan
yang mungkin berdampak pelaksanaan fungsi, peran, serta Komisaris,
terhadap pengelolaan dan tanggung jawabnya dalam mengelola Halaman 652-698.
operasi korporasi. dan mengawasi Bank. Dewan Komisaris
melakukan pengawasan, sementara
Direksi memastikan pengungkapan
informasi yang akurat apabila terjadi
kondisi yang dapat memengaruhi
pengendalian Bank.
4. Prinsip 4:
Perilaku Etis dan Bertanggung Jawab
4.1 Pedoman Etika dan Perilaku
4.1.1 Pernyataan ini dituangkan BNI telah memiliki dan menerapkan Bab 7. Tata Kelola
dalam Pedoman Perilaku Kode Etik (Code of Conduct) yang Perusahaan,
dan Etika Usaha yang harus secara tegas mengatur hal-hal terkait Sub-Bab Kode
secara jelas mengungkapkan sistem nilai, etika bisnis, etika kerja, Etik Perusahaan,
harapan korporasi bahwa komitmen, serta penegakan terhadap Halaman 1044-
setiap anggota Direksi dan peraturan-peraturan perusahaan dalam 1047.
Dewan Komisaris serta menjalankan bisnis dan aktivitas lainnya.
karyawan akan: Pedoman ini juga mendeskripsikan
a. Bertindak untuk secara jelas aturan sikap atau interaksi
kepentingan terbaik yang diperbolehkan maupun yang
korporasi; tidak diperbolehkan antara pegawai
b. Bertindak dengan jujur dengan nasabah dan para pemangku
dan dengan integritas kepentingan lainnya.
berstandar tinggi;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1127
Page 527
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
c. Bersikap independen dan Penyusunan Kode Etik BNI senantiasa
bertindak berdasarkan didasarkan pada prinsip-prinsip
informasi yang lengkap, yang selaras dengan visi, misi, dan
dengan itikad baik, dengan nilai-nilai utama BNI dengan tetap
uji tuntas dan kehati- memperhatikan ketentuan internal dan
hatian; perkembangan yang berlaku. Kode
d. Mematuhi peraturan Etik BNI disusun sebagai acuan bagi
perundang-undangan seluruh BNI Hi-Movers dalam bertindak
yang berlaku bagi serta mengambil keputusan agar
korporasi dan operasinya; senantiasa bekerja secara profesional
e. Menghindari tindakan dan berlandaskan pada standar etika
yang melanggar peraturan tertinggi.
perundang-undangan atau
tindakan yang tidak etis Kode Etik bersifat mengikat dan wajib
berdasarkan pedoman dipatuhi oleh seluruh pegawai BNI baik
etika korporasi; pegawai tetap maupun tidak tetap di
f. Tidak terlibat atau semua tingkatan organisasi, termasuk
berpartisipasi dalam Direksi dan Dewan Komisaris. Komitmen
kegiatan apa pun yang seluruh insan BNI Hi-Movers dalam
akan menimbulkan mematuhi Kode Etik di setiap aktivitas
benturan kepentingan serta pelaksanaan tugas dan tanggung
dengan kepentingan jawab sehari-hari tertuang pada Pakta
terbaik korporasi atau Integritas yang wajib ditandatangani
yang akan berdampak oleh setiap pegawai BNI. Dengan
negatif terhadap reputasi adanya pedoman tertulis Kode Etik
korporasi; diharapkan setiap pegawai mempunyai
g. Tidak mengambil kesadaran untuk menjalankan standar
manfaat atas properti etika tertinggi agar nantinya dapat
atau informasi yang meningkatkan pandangan positif dan
dimiliki korporasi, memperkuat reputasi Bank di mata para
kepemilikan aset lainnya pemangku kepentingan.
atau pelanggannya untuk
kepentingan pribadi
atau yang menyebabkan
kerugian bagi korporasi
dan pelanggannya;
h. Tidak memanfaatkan
jabatannya atau peluang
yang dihasilkan oleh
jabatannya untuk
kepentingan pribadi;
1128 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 528
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
i. Menghindari perbuatan
meminta atau menerima
dari pihak ketiga
pembayaran, gratifikasi
atau keuntungan lain
untuk dirinya sendiri atau
untuk orang lain yang
menimbulkan benturan
kepentingan/memberikan
keuntungan kepada pihak
ketiga secara melanggar
peraturan perundang-
undangan;
j. Menghormati perbedaan
pendapat dan hak-hak
setiap anggota Direksi,
Dewan Komisaris, dan
karyawan;
k. Memastikan
pengungkapan yang
lengkap, adil, akurat,
tepat waktu, dan dapat
dipahami dalam laporan
dan dokumen yang
disampaikan korporasi
kepada regulator dan
dalam komunikasi publik
lainnya.
4.1.2 Direksi menetapkan kebijakan Untuk mencegah penyalahgunaan Bab 7. Tata Kelola
dan praktik anti pencucian sistem perbankan oleh pihak-pihak Perusahaan,
uang dan pendanaan yang tidak bertanggung jawab sebagai Sub-Bab
terorisme, anti suap, sarana untuk melakukan tindak pidana Program Anti-
antikorupsi, anti-kecurangan pencucian uang dan pendanaan Pencucian Uang,
(anti-fraud), keterlibatan terorisme, maka BNI senantiasa Pencegahan
dalam politik dengan menjalankan kegiatan operasional Pendanaan
mengacu pada standar perbankan dengan mengedepankan Terorisme, dan
nasional atau internasional prinsip kehati-hatian, di mana salah Pencegahan
mengenai anti pencucian satu upaya untuk melaksanakan prinsip Pendanaan
uang, anti suap, anti-korupsi, tersebut adalah dengan menerapkan Proliferasi Senjata
anti-kecurangan atau standar Program Anti-Pencucian Uang, Pemusnah
terkait lainnya. Pencegahan Pendanaan Terorisme, Massal (APU PPT
dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi dan PPPSPM),
Senjata Pemusnah Massal (APU PPT Halaman 1028-
dan PPPSPM) secara memadai. 1032.
Lebih dari sekedar menjalankan
kewajiban, Program APU PPT dan
PPPSPM yang diterapkan di lingkungan
BNI sekaligus menunjukkan sikap tegas
BNI sebagai Lembaga Jasa Keuangan
(LJK) dalam membangun ekosistem
industri keuangan yang sehat dan
berkelanjutan serta terbebas dari segala
bentuk tindakan pencucian uang,
pendanaan terorisme, dan pendanaan
proliferasi. Untuk mencegah praktik
sarana Tindak Pidana Pencucian Uang
(TPPU) dan Tindak Pidana Pendanaan
Terorisme (TPPT) yang dikategorikan
sebagai kejahatan transnasional
sehingga memerlukan upaya
extraordinary dalam penanganannya,
BNI sangat berhati-hati dalam
melakukan pengukuran risiko APU PPT
& PPPSPM di tingkat nasabah (customer
risk rating) maupun secara bank-wide
(Bank AML risk rating).
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1129
Page 529
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
Untuk memastikan kegiatan usaha
bebas dari korupsi, suap, dan fraud,
BNI membentuk beberapa organisasi,
seperti Unit Pengendalian Gratifikasi
(UPG), Satuan Anti-Fraud, dan Komite
Anti Fraud. Selain itu, BNI juga
menerapkan kebijakan dan prosedur
yang ketat untuk menegakkan prinsip
antikorupsi, antisuap, dan anti-fraud,
di antaranya penandatanganan pakta
integritas oleh pegawai, Direksi, dan
Dewan Komisaris setiap tahun, Deklarasi
Gratifikasi dan Anti Suap secara berkala,
serta Sertifikasi ISO 37001:2016 tentang
Sistem Manajemen Anti Penyuapan
(SMAP).
4.2 Nilai-nilai dan Budaya Organisasi
4.2.1 Korporasi mengartikulasikan, BNI menetapkan core values Bab 7. Tata Kelola
menumbuhkan dan “AKHLAK”—Amanah, Kompeten, Perusahaan,
mengungkapkan budaya dan Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Sub-Bab Kode
nilai-nilai korporasi. Kolaboratif—sebagai pedoman Etik Perusahaan,
bagi seluruh BNI Hi-Movers dalam dalam
melaksanakan tugas sehari-hari. pembahasan
Implementasi AKHLAK ini diperkuat berjudul Nilai
melalui transformasi budaya kerja dan Budaya
yang menekankan integritas dan Perusahaan,
tata kelola yang baik. Beberapa Halaman 1047.
manifestasi dari komitmen ini termasuk
penandatanganan Pakta Integritas oleh
semua pegawai, pengadaan pakta dalam
proses kerja, dan penerapan larangan
gratifikasi. Upaya internalisasi nilai-nilai
ini terus dilakukan untuk memastikan
kepatuhan terhadap standar etika dan
transparansi. Serta telah dilaksanakan
penguatan dalam program-program
budaya kerja yang dibuat oleh masing-
masing unit kerja
4.3 Komunikasi dan Penegakan Pedoman Etika, Nilai-nilai dan Budaya
4.3.1 Pedoman perilaku dan Direksi secara konsisten melakukan Bab 7. Tata Kelola
Kode Etik korporasi internalisasi budaya perusahaan untuk Perusahaan,
dikomunikasikan secara membentuk sikap dan karakter setiap Sub-Bab Kode
efektif kepada Direksi, Dewan BNI Hi-Movers. Proses internalisasi Etik Perusahaan,
Komisaris, serta seluruh ini diintegrasikan ke dalam strategi Halaman 1044-
karyawan, diintegrasikan ke operasional Bank, termasuk dalam 1047.
dalam strategi dan operasi sistem manajemen risiko dan struktur
korporasi termasuk sistem remunerasi yang dibangun dengan
manajemen risiko dan pendekatan prudent risk-taking.
struktur remunerasi, serta Langkah ini memperkuat nilai-nilai yang
ditegakkan. dijunjung oleh BNI dan mendukung
pengembangan pegawai agar dapat
menghadapi tantangan di lingkungan
perbankan yang dinamis.
1130 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 530
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
5. Prinsip 5:
Manajemen Risiko, Pengendalian Internal dan Kepatuhan
5.1 Pengendalian Internal dan Kepatuhan
5.1.1 Direksi melakukan reviu Direksi melaksanakan implementasi, Bab 7. Tata Kelola
secara berkala atas ketepatan tinjauan, dan pemutakhiran tata Perusahaan,
desain dan efektivitas kelola Bank, termasuk pengelolaan Sub-Bab Sistem
operasional sistem risiko, pengendalian internal, dan Pengendalian
governansi, pengelolaan kepatuhan. Hasil dari kegiatan ini Internal, Halaman
risiko, pengendalian internal dilaporkan dalam Laporan Tahunan 938-945.
dan kepatuhan korporasi dan sebagai bentuk pertanggungjawaban
melaporkan pelaksanaan kepada pemegang saham dan
dan hasil reviu kepada para stakeholder. Selanjutnya, laporan ini
pemegang saham melalui akan disampaikan dalam Rapat Umum
laporan tahunan Korporasi. Pemegang Saham (RUPS).
5.2 Manajemen Risiko
5.2.1 Strategi dan risiko merupakan Rencana strategis dan manajemen Bab 7. Tata Kelola
satu kesatuan, diungkapkan risiko di BNI merupakan tanggung Perusahaan,
secara transparan, masuk jawab bersama Direksi dan Dewan Sub-Bab Sistem
ke dalam pelaksanaan tugas Komisaris, diungkapkan dengan Manajemen
dan tanggung jawab Direksi transparan sesuai dengan fungsi Risiko, Halaman
dan Dewan Komisaris, serta dan peran masing-masing. Sistem 946-970.
dalam diskusi di rapat Dewan manajemen risiko menjadi agenda
Komisaris dan Direksi. penting dalam rapat antara Dewan
Komisaris dan Direksi, memastikan
integrasi strategi yang efektif dan
responsif terhadap kondisi pasar.
Sementara itu, Komite Pemantau
Risiko, sesuai dengan Piagam yang
ditetapkan, memiliki tugas untuk
memberikan rekomendasi kepada
Dewan Komisaris. Komite ini
bertanggung jawab untuk memantau
dan mengevaluasi pelaksanaan tugas
komite manajemen risiko yang berada
di bawah Direksi serta satuan kerja
terkait.
5.2.2 Komite Pemantau Komite Pemantau Risiko, sebagai Bab 7. Tata Kelola
Manajemen Risiko membantu bagian integral dari Dewan Komisaris, Perusahaan,
pelaksanaan tugas berperan penting dalam pengawasan Sub-Bab Komite
Dewan Komisaris dengan manajemen risiko korporasi di BNI. Pemantau
menciptakan mekanisme Dengan pendekatan yang transparan, Manajemen
yang transparan, fokus, fokus, dan independen, komite ini Risiko, Halaman
dan independen dalam melaksanakan tugas sesuai dengan 826-839.
pengawasan manajemen pedoman dalam Piagam Komite
risiko korporasi. Pemantau Risiko. Melalui kerja sama
yang solid antara Direksi dan Dewan
Komisaris, komite ini memastikan
bahwa praktik manajemen risiko
sejalan dengan strategi transformasi
yang diusung oleh Bank, termasuk
dalam menghadapi dinamika ekonomi
saat ini. Komite juga aktif dalam
memberikan rekomendasi dan saran
untuk memperkuat tata kelola risiko,
sehingga BNI dapat terus tumbuh
secara sehat dan berkelanjutan di pasar
yang kompetitif.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1131
Page 531
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
5.3. Integrasi Governansi, Manajemen Risiko dan Kepatuhan
5.3.1 Direksi membangun sistem Direksi BNI berkomitmen untuk Bab 7. Tata Kelola
governansi, manajemen memperkuat integrasi sistem tata kelola, Perusahaan, Sub-
risiko, dan kepatuhan manajemen risiko, dan kepatuhan secara Bab Tata Kelola
(GRC) yang terintegrasi, menyeluruh. Upaya ini bertujuan untuk Manajemen
dengan menangani berbagai mengelola ketidakpastian dan risiko Risiko
ketidakpastian secara terpadu bisnis dengan pendekatan terpadu, Terintegrasi,
dan dengan integritas yang memastikan Bank tetap berada di jalur Halaman 971-977.
tinggi, untuk meyakinkan yang benar dalam mencapai tujuan
bahwa korporasi dapat strategisnya. Salah satu langkah penting
mencapai tujuannya. adalah memastikan bahwa fungsi
kepatuhan berjalan secara independen,
5.3.2 Direksi memastikan bahwa
tanpa tumpang tindih dengan fungsi
bagian yang membawahi
lain yang berpotensi menciptakan
fungsi kepatuhan tidak
benturan kepentingan. Selain itu,
merangkap melaksanakan
koordinasi melalui pelaksanaan forum
fungsi yang berpotensi
Governance, Risk and Compliance (GRC)
menimbulkan benturan
terus ditingkatkan, yang mencakup tata
kepentingan.
kelola, manajemen strategi, kinerja,
serta audit internal. Ini memungkinkan
BNI untuk beroperasi dengan integritas
tinggi dan memastikan pengambilan
keputusan yang selaras dengan praktik
terbaik di industri perbankan
5.4. Audit Internal
5.4.1 Dewan Komisaris melalui Dewan Komisaris melalui Komite Bab 7. Tata Kelola
Komite Audit memantau dan Audit terus memantau pelaksanaan Perusahaan, Sub-
memastikan bahwa fungsi fungsi audit internal BNI agar sejalan Bab Komite Audit,
audit internal membantu dengan tuntutan operasional dan Halaman 792-810.
korporasi untuk mencapai perkembangan terkini. Pemantauan ini
tujuannya dengan membawa dilakukan dengan memastikan audit
pendekatan yang objektif dan berjalan secara objektif, terukur, dan
disiplin untuk mengevaluasi berorientasi pada pencapaian tujuan
dan meningkatkan strategis Bank. Langkah ini sejalan
efektivitas manajemen risiko, dengan upaya BNI untuk memperkuat
pengendalian internal, dan integritas dan efektivitas pengendalian
governansi korporat. internal, serta memastikan bahwa
pengelolaan risiko dilaksanakan dengan
standar tertinggi. Dengan demikian,
Dewan Komisaris mendukung
tercapainya kinerja yang optimal dan
kepatuhan terhadap peraturan yang
berlaku di sektor perbankan
6. Prinsip: 6
Pengungkapan dan Transparansi
6.1. Kebijakan Pengungkapan
6.1.1 Korporasi memiliki kebijakan BNI telah menetapkan kebijakan Bab 7. Tata Kelola
dan prosedur pengungkapan dan prosedur untuk pengungkapan Perusahaan, Sub-
dan transparansi yang informasi material serta perlindungan Bab Transparansi
memastikan pengungkapan kerahasiaan perusahaan, guna Penyampaian
informasi material dan menjamin hak pemegang saham dalam Laporan,
menjaga informasi sensitif memperoleh informasi penting secara Halaman 1091.
serta rahasia korporasi. rutin dan tepat waktu. Divisi Corporate
Secretary bertanggung jawab dalam
6.1.2 Hak pemegang saham untuk
mengelola pengungkapan ini sesuai
memperoleh secara teratur
dengan standar yang ditetapkan dalam
dan tepat waktu informasi
Pedoman Perusahaan No. IN/511/
material yang relevan tentang
REN/001, yang mulai diberlakukan sejak
korporasi harus dipenuhi.
27 Juni 2023.
1132 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 532
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
6.2 Laporan Keuangan dan Keberlanjutan
6.2.1 Korporasi mengungkapkan BNI memiliki kebijakan internal yang Bab 7. Tata Kelola
sistem dan prosedur untuk mengatur penelaahan informasi Perusahaan, Sub-
memastikan bahwa laporan keuangan yang akan dipublikasikan, Bab Komite Audit,
keuangan interim yang tidak seperti laporan keuangan, proyeksi, dan Halaman 792-810.
diaudit atau direviu oleh laporan lainnya yang terkait. Tinjauan
auditor eksternal secara ini dilakukan oleh Komite Audit untuk Bab 7. Tata Kelola
material adalah akurat, memastikan keakuratan dan kepatuhan Perusahaan, Sub-
lengkap, dan memberikan terhadap peraturan yang berlaku. Bab Transparansi
investor informasi yang tepat Komite Audit juga mengevaluasi Penyampaian
untuk membuat keputusan pemberian jasa audit atas informasi Laporan,
investasi yang tepat. keuangan historis tahunan oleh Akuntan Halaman 1091.
Publik atau Kantor Akuntan Publik.
Laporan Keberlanjutan BNI yang
dipublikasikan di situs resmi disusun
berdasarkan pengungkapan data yang
akurat dan sesuai dengan peraturan
serta praktik terbaik domestik maupun
internasional. Laporan Tahunan ini
memberikan gambaran kinerja historis
BNI dalam konteks risiko, peluang, dan
prospek ke depan, sehingga membantu
pemegang saham dan pemangku
kepentingan dalam memahami tujuan
strategis Bank serta kemajuan yang
dicapai dalam menciptakan nilai
berkelanjutan
6.2.2 Komite Audit memastikan Laporan Keberlanjutan BNI 2024
kualitas audit laporan diterbitkan dalam buku tersendiri
keuangan yang dilaksanakan namun menjadi satu kesatuan dengan
oleh auditor eksternal. Laporan Tahunan BNI 2024.
Kegiatan ini termasuk
merekomendasikan
penunjukan, penunjukan
kembali dan, jika perlu,
pemberhentian dan
remunerasi auditor eksternal.
6.2.3 Laporan keberlanjutan harus
disiapkan dan diungkapkan
dengan akurat dan disusun
sesuai kerangka pelaporan
keberlanjutan nasional atau
internasional.
6.2.4 Korporasi menerbitkan
laporan tahunan secara
terintegrasi yang
menempatkan kinerja
historis ke dalam konteks
dan menggambarkan risiko,
peluang, dan prospek
korporasi di masa depan,
sehingga membantu
pemegang saham dan
pemangku kepentingan
memahami tujuan strategis
korporasi dan kemajuannya
dalam menciptakan nilai yang
berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1133
Page 533
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
6.3 Diseminasi Informasi
6.3.1 Saluran penyebaran BNI memanfaatkan teknologi informasi Bab 7. Tata Kelola
informasi harus menyediakan secara efektif untuk memastikan Perusahaan, Sub-
akses yang setara, tepat keterbukaan informasi yang luas dan Bab Transparansi
waktu, dan relatif murah aman. Selain situs web resmi, BNI Penyampaian
untuk informasi yang relevan menggunakan berbagai platform lain, Laporan,
bagi pengguna. seperti media sosial (X, Facebook, Halaman 1091.
YouTube, Instagram, TikTok), media
6.3.2 Korporasi memastikan
cetak, dan media elektronik untuk Bab 7. Tata Kelola
bahwa pernyataan tahunan
menyediakan akses informasi yang Perusahaan, Sub-
terhadap penerapan
setara, tepat waktu, dan relevan bagi Bab Penerapan
Pedoman Umum Governansi
pemegang saham serta pemangku Pedoman Umum
Korporat Indonesia, termasuk
kepentingan lainnya. Informasi juga Governansi
penjelasan atas penerapan
dapat diakses melalui RUPS (Rapat Korporat
atas masing-masing
Umum Pemegang Saham), situs web Indonesia
Rekomendasi dan Panduan
resmi BNI, serta platform IDX dan KSEI, (PUGKI),
tersedia di situs web selama
sehingga memudahkan komunikasi Halaman 1111-
jangka waktu minimal lima
dengan investor. 1137.
tahun.
6.3.3 Untuk korporasi yang Sebagai bagian dari upaya menjaga
terdaftar di pasar modal di komunikasi yang transparan, BNI
yurisdiksi selain yurisdiksi secara berkala mengadakan pertemuan
asal, peraturan perundang- dengan analis keuangan. Pertemuan
undangan atas governansi ini dimaksudkan untuk memberikan
korporat yang berlaku harus pembaruan mengenai kinerja, prospek,
diungkapkan dengan jelas. serta arah kebijakan Bank.
Dalam hal cross listing,
kriteria dan prosedur cross Laporan Tahunan BNI 2024 ini telah
listing, kriteria dan prosedur menguraikan dengan rinci penerapan
untuk mengakui persyaratan peraturan perundang-undangan
listing untuk listing utama ataupun pedoman governansi yang
harus transparan dan berlaku secara umum a.l. ASEAN
didokumentasikan. Corporate Governance Scorecard
(ACGS) dan Pedoman Umum
Governansi Korporat Indonesia (PUGKI)
dalam kegiatan operasional Bank
selama tahun 2024.
7. Prinsip 7:
Perlindungan terhadap Hak-Hak Pemegang Saham
7.1 Hak Pemegang Saham
7.1.1 Korporasi memiliki suatu BNI telah memiliki kebijakan komunikasi Bab 7. Tata Kelola
kebijakan komunikasi yang yang mendorong partisipasi pemegang Perusahaan, Sub-
memfasilitasi dan mendorong saham dan investor, sesuai dengan Bab Rapat
partisipasi pemegang saham Pedoman Perusahaan No. IN/794/ Umum Pemegang
atau investor. KMP/001 tanggal 23 Desember Saham, Halaman
2014, Pedoman Aktivitas Hubungan 630-651.
7.1.2 Korporasi yang merupakan
Investor No. IN/41/KMP/001 tanggal 26
entitas induk memastikan
Januari 2015, Pedoman Perusahaan
bahwa kebijakan governansi
No. IN/511/REN/001 tanggal 27 Juni
korporatnya berlaku bagi
2023, serta Pedoman Perusahaan
entitas anak dan entitas
No. IN/001/IRN/001 tanggal 3 Oktober
sepengendali yang di
2024. Kebijakan ini bertujuan untuk
dalamnya investasi korporasi
memastikan bahwa pemegang saham
adalah signifikan.
dan investor memiliki akses terhadap
7.1.3 Korporasi memiliki aturan informasi yang relevan dan akurat
dan prosedur yang mengatur mengenai kinerja serta kebijakan BNI.
akuisisi, pengambilalihan,
dan transaksi luar biasa Sebagai entitas utama, BNI juga
seperti merger dan memastikan bahwa kebijakan tata kelola
penjualan aset korporasi korporat diterapkan secara menyeluruh
yang substansial untuk dalam konglomerasi keuangan BNI,
memastikan transaksi terjadi menciptakan keselarasan dalam praktik
secara transparan dan dalam governansi di seluruh unit usaha.
kondisi yang wajar dan
melindungi hak-hak semua
pemegang saham sesuai
dengan kelasnya.
1134 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 534
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
7.2 Perlakuan Adil Terhadap Pemegang Saham
7.2.1 Korporasi memiliki aturan Seluruh pemegang saham, baik Bab 7. Tata Kelola
dan prosedur yang minoritas maupun mayoritas, domestik Perusahaan,
memastikan: maupun non-domestik, diperlakukan Sub-Bab Rapat
a. Semua pemegang saham secara setara oleh Bank. Informasi yang Umum Pemegang
dari seri yang sama dalam relevan bagi para pemegang saham Saham, dalam
satu kelas saham harus dipublikasikan melalui media yang pembahasan
diperlakukan setara, mudah diakses, seperti situs web Bank, berjudul Hak
b. Pengungkapan aturan dan IDX, dan KSEI, dalam bahasa Indonesia Pemegang Saham
prosedur tersebut serta dan bahasa Inggris. Secara Umum,
pengungkapan struktur Halaman 631,
modal dan pengaturan dan pembahasan
yang memungkinkan berjudul
pemegang saham tertentu Perlakuan
memeroleh pengaruh Adil Terhadap
atau kendali yang tidak Pemegang
proporsional dengan Saham, Halaman
kepemilikan sahamnya. 631.
7.2.2 Korporasi memiliki aturan Bank memastikan transaksi dengan Bab 4. Analisa
dan prosedur yang pihak berelasi dilakukan sesuai dengan dan Pembahasan
memastikan transaksi peraturan perundang-undangan yang Manajemen
pihak berelasi disetujui dan berlaku, serta benturan kepentingan atas Kinerja
dilaksanakan sedemikian dikelola secara tepat untuk melindungi Bank, Sub-
rupa yang dapat meyakinkan kepentingan Bank dan para pemegang Bab Informasi
bahwa benturan kepentingan saham. Transaksi
telah dikelola dengan tepat, Material yang
dan melindungi kepentingan Mengandung
korporasi dan pemegang Benturan
saham. Kepentingan
dan/atau
Transaksi Afiliasi
dengan Pihak
Afiliasi/Pihak
Berelasi, Halaman
387-396.
7.2.3 Korporasi memiliki dan Bank telah menetapkan kebijakan untuk Bab 7. Tata Kelola
mengungkapkan kebijakan mencegah terjadinya insider trading Perusahaan, Sub-
untuk mencegah terjadinya melalui Pedoman Perusahaan mengenai Bab Kebijakan
insider trading. Korporasi Transaksi Efek yang Dilarang dan Tidak Insider Trading
memiliki aturan yang jelas Dilarang Bagi Orang Dalam, sesuai dan Benturan
mengenai perdagangan apa dengan No. IN/500/KMP/001 tertanggal Kepentingan,
pun dalam saham korporasi 23 September 2019. Halaman 1059-
yang dilakukan oleh direktur, 1060.
komisaris dan orang dalam
untuk memastikan bahwa
siapa pun tidak boleh
mendapatkan keuntungan
secara langsung atau tidak
langsung dari informasi yang
tidak/belum tersedia di pasar.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1135
Page 535
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
7.3 Rapat Umum Pemegang Saham
7.3.1 Korporasi melakukan Pada 7 Februari 2024, BNI telah Bab 7. Tata Kelola
panggilan RUPS dengan melakukan pemanggilan bagi Pemegang Perusahaan,
agenda dan materi RUPS Saham BNI untuk menghadiri Rapat Sub-Bab Rapat
selengkap dan sedini Umum Pemegang Saham Tahunan Umum Pemegang
mungkin (paling lambat 28 Tahun Buku 2023 yang diselenggarakan Saham, Halaman
hari sebelum RUPS) untuk pada Senin, 4 Maret 2024 pukul 14.00 1059-1060.
memberikan waktu dan WIB s/d selesai.
materi yang cukup bagi
pemegang saham untuk Surat panggilan RUPS tersebut
mempelajari dengan baik mencantumkan agenda RUPS dan telah
agenda rapat. Undangan dipublikasikan pada website BNI, BEI,
rapat dan seluruh informasi dan KSEI.
RUPS diungkapkan melalui
sarana elektronik seperti Pemanggilan RUPS tersebut juga telah
melalui situs web korporasi. dilaporkan pada OJK dan BEI.
7.3.2 Korporasi memiliki dan BNI telah memiliki aturan dan prosedur Bab 7. Tata Kelola
mengungkapkan aturan dan yang memfasilitasi pemegang saham Perusahaan,
prosedur yang memfasilitasi dalam berpartisipasi dan memberikan Sub-Bab Rapat
pemegang saham suara secara efektif di RUPS. Umum Pemegang
dalam berpartisipasi dan Saham, Halaman
memberikan suara secara Dalam penyelenggaraan RUPS tahun 630-651.
efektif di RUPS. 2024, BNI telah mempublikasikan Tata
Tertib Rapat yang mencantumkan
informasi terkait fasilitas bagi
pemegang saham untuk berpartisipasi
dan memberikan suara secara efektif
dalam RUPS.
7.3.3 Pemegang saham Pada RUPS 2024, Pemegang Saham Bab 7. Tata Kelola
berpartisipasi efektif dalam diberikan kesempatan untuk Perusahaan,
menetapkan penunjukan mengajukan pertanyaan dan/atau Sub-Bab Rapat
anggota Direksi dan Dewan tanggapan, serta menyampaikan Umum Pemegang
Komisaris. suaranya dalam pembahasan Mata Saham, Halaman
Acara Perubahan Susunan Pengurus 630-651.
Perseroan.
7.3.4 Korporasi memastikan Pada RUPS yang diselenggarakan tahun Bab 7. Tata Kelola
transparansi dan akuntabilitas 2024, dalam Mata Acara Penetapan Perusahaan,
auditor eksternal di RUPS. Kantor Akuntan Publik (KAP) dan/ Sub-Bab Rapat
atau Akuntan Publik (AP), BNI telah Umum Pemegang
memberikan penjelasan mengenai KAP Saham, Halaman
dan/atau AP yang 630-651.
diusulkan dalam Rapat.
7.3.5 Penyampaian hasil Hasil pemungutan suara dan ringkasan Bab 7. Tata Kelola
pemungutan suara dan risalah RUPS telah diumumkan secara Perusahaan,
ringkasan risalah RUPS lengkap kepada publik pada hari kerja Sub-Bab Rapat
secara lengkap diumumkan berikutnya. Umum Pemegang
ke publik pada hari kerja Saham, Halaman
berikutnya. Ringkasan Risalah Rapat telah 630-651.
dilaporkan kepada regulator, yaitu
OJK dan BEI. Ringkasan Risalah Rapat
juga telah dipublikasikan pada website
regulator dan BNI.
1136 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 536
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepatuhan BNI
Terhadap Pengungkapan di
No. Rekomendasi KNKG Penerapan di BNI Rekomendasi KNKG Laporan Tahunan
Diterapkan 2024
Belum
(Apply)
8. Prinsip 8:
Pemangku Kepentingan Lainnya
8.1 Keterlibatan Pemangku Kepentingan Kunci (Stakeholder Engagement)
8.1.1 Korporasi melalui Sekretaris Sekretaris Perusahaan BNI bertanggung Bab 7. Tata Kelola
Korporasi melaksanakan jawab melaksanakan komunikasi Perusahaan, Sub-
komunikasi yang reguler, secara reguler, transparan, dan efektif Bab Sekretaris
transparan dan efektif dengan dengan pemangku kepentingan Perusahaan,
pemangku kepentingan kunci utama, serta memastikan keterlibatan Halaman 899-905.
serta melibatkan mereka pemangku kepentingan dalam
untuk memahami harapan perkembangan bisnis BNI. Selain
dan keluhan mereka serta itu, Sekretaris Perusahaan berupaya
dampak korporasi terhadap memahami harapan dan keluhan
mereka. pemangku kepentingan, dengan
mempertimbangkan dampak keputusan
strategis Bank terhadap pihak-pihak
tersebut.
8.2 Integrasi Keberlanjutan dalam Model Bisnis
8.2.1 Dewan Komisaris bersama- Dewan Komisaris dan Direksi BNI Laporan Tahunan
sama dengan Direksi memiliki tanggung jawab bersama untuk 2024 BNI, Bab
bertanggung jawab, memastikan governansi keberlanjutan 7. Tata Kelola
akuntabel dan transparan atas yang baik, dengan prinsip akuntabilitas Perusahaan.
governansi keberlanjutan, dan transparansi. Tanggung jawab
termasuk menetapkan ini mencakup penetapan strategi, Laporan
strategi, prioritas, dan target penentuan prioritas, dan pencapaian Keberlanjutan
keberlanjutan korporasi. target keberlanjutan yang sejalan 2024 BNI
Direksi dan Dewan Komisaris dengan visi Bank. Dalam menjalankan
memasukkan pertimbangan tugasnya, Dewan Komisaris dan Direksi
keberlanjutan ketika senantiasa mempertimbangkan aspek
menjalankan perannya, keberlanjutan dalam setiap aspek
termasuk antara lain operasional, termasuk pengembangan
dalam pengembangan dan implementasi strategi bisnis,
dan implementasi strategi perencanaan jangka panjang,
korporasi, rencana bisnis, pelaksanaan rencana aksi utama, serta
rencana aksi utama dan pengelolaan risiko untuk mendukung
manajemen risiko. keberlanjutan Bank secara keseluruhan.
8.3 Perlindungan terhadap Pemangku Kepentingan
8.3.1 Direksi memastikan Direksi memastikan bahwa seluruh Bab 7. Tata Kelola
dan mengungkapkan operasi BNI mencerminkan penerapan Perusahaan,
bahwa operasi korporasi standar etika yang tinggi, tanggung Sub-Bab Kode
mencerminkan penerapan jawab sosial, serta kepatuhan terhadap Etik, Halaman
standar etika, tanggung jawab prinsip-prinsip lingkungan di seluruh 1044-1047.
sosial dan lingkungan yang Bank. Direksi juga memastikan kebijakan
tinggi di seluruh korporasi dan prosedur yang tepat diterapkan Bab 8. Tanggung
dan memastikan bahwa untuk menghormati dan mematuhi hak- Jawab Sosial
kebijakan dan prosedur hak pemangku kepentingan. dan Lingkungan
yang tepat diterapkan Perusahaan,
untuk menghormati serta Selain itu, Direksi secara konsisten Halaman 1154-
mematuhi hak-hak pemangku menyampaikan visi BNI yang berfokus 1169.
kepentingan. pada kinerja berkelanjutan kepada para
pegawai, guna memastikan pemahaman
8.3.2 Direksi mendorong karyawan
dan penerapan yang selaras dengan
bekerja untuk kepentingan
tujuan keberlanjutan Bank.
jangka panjang korporasi
dan mengedepankan
keberlanjutan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1137
Page 537
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pelaksanaan Penerapan
ASEAN Corporate Governance
Scorecard [ACGS C.2.6]
Penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) merupakan salah satu inisiatif dari Forum Pasar
Modal ASEAN (ASEAN Capital Market Forum) yang dimaksudkan untuk meningkatkan standar dan praktik
tata kelola korporasi dari Perseroan-Perseroan terbuka di ASEAN, memperbesar kelayakan global bagi
Perseroan-Perseroan terbuka ASEAN dengan tata kelola korporasi yang baik serta menunjukkan kepada
masyarakat global bahwa Perseroan peserta ACGS adalah tempat yang baik untuk berinvestasi.
Tahun 2024, BNI telah melakukan penilaian terhadap implementasi GCG dengan menggunakan parameter
ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) tahun 2024 revisi ke-2 dan mendapatkan predikat
“Leadership in Corporate Governance” dengan nilai 115,56, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya
yang mendapatkan skor 108,39. Penilaian tersebut dilakukan oleh pihak independen dan dilaksanakan
berdasarkan keterbukaan informasi BNI yang dapat diakses oleh segenap stakeholder atas parameter ACGS.
Ketersediaan informasi berdasarkan parameter ACGS tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:
LEVEL 1
A. Hak dan Perlakuan Adil Terhadap Pemegang Saham
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
A.1 Hak Dasar Pemegang Saham
A.1.1 Apakah Perseroan membayar dividen (interim dan final/tahunan) secara adil dan tepat waktu; 374, 640, 643
artinya, semua pemegang saham diperlakukan sama dan dibayar dalam waktu 30 hari setelah https://www.bni.co.id/
(i) dividen interim diumumkan dan (ii) disetujui oleh pemegang saham dalam rapat umum Portals/1/BNI/Perusahaan/
untuk dividen final? Dalam hal Perseroan telah menawarkan dividen skrip, apakah Perseroan Docs/Pengumuman-
membayar dividen tersebut dalam waktu 60 hari. Risalah-RUPS-Tahunan-
Tahun-Buku-2023-EN.pdf
Halaman 13
A.2 Hak berpartisipasi secara efektif dan memberikan suara dalam rapat umum pemegang saham
dan mendapat informasi mengenai peraturan, termasuk prosedur pemungutan suara, yang
berlaku di rapat umum pemegang saham.
A.2.1 Apakah pemegang saham memiliki kesempatan, yang dibuktikan dengan agenda, untuk 631
menyetujui remunerasi (honor, tunjangan, manfaat dan tunjangan lainnya) atau kenaikan https://www.bni.co.id/
remunerasi bagi Direktur non-eksekutif/Komisaris? Portals/1/BNI/Perusahaan/
Docs/Berita-Acara-RUPS-
Tahunan-Tahun-2023-4-
Maret-2024-EN.pdf
Halaman 93
A.2.2 Apakah Perseroan memberikan hak kepada pemegang saham nonpengendali untuk 631
menominasikan calon Dewan Komisaris dan Direksi?
A.2.3 Apakah Perseroan memberikan hak kepada pemegang saham untuk memilih anggota Dewan 642, 656
Komisaris dan Direksi? https://www.bni.co.id/
Portals/1/BNI/Perusahaan/
Docs/Berita-Acara-RUPS-
Tahunan-Tahun-2023-
4-Maret-2024-EN.pdf
Halaman 116-117
A.2.4 Apakah Perseroan mengungkapkan prosedur pemungutan suara yang digunakan sebelum 634
rapat dimulai?
A.2.5 Apakah risalah RUPS terakhir mencatat bahwa pemegang saham diberi kesempatan untuk 634, 639-642
bertanya dan apakah pertanyaan pemegang saham serta jawaban yang diberikan dicatat?
A.2.6 Apakah Perseroan mengungkapkan hasil pemungutan suara termasuk suara setuju, tidak 639-642
setuju, dan abstain untuk semua resolusi/agenda dalam RUPS terakhir?
A.2.7 Apakah Perseroan mengungkapkan daftar Anggota Direksi Dan Dewan Komisaris yang hadir 637
pada RUPS terakhir?
A.2.8 Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa seluruh anggota Direksi, Dewan Komisaris dan 637
Direktur Utama (jika bukan termasuk anggota Dewan) menghadiri RUPS terakhir?
A.2.9 Apakah Perseroan mengizinkan pemungutan suara secara in-absentia? 636
A.2.10 Apakah Perseroan memilih pengambilan suara melalui jajak pendapat (bukan dengan 636
mengacungkan tangan) untuk semua resolusi pada RUPS terakhir?
1138 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 538
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
A.2.11 Apakah Perseroan mengungkapkan telah menunjuk pihak independen (pemeriksa) untuk 637
menghitung dan/atau mengesahkan suara dalam RUPST?
A.2.12 Apakah Perseroan mengumumkan kepada publik pada hari kerja berikutnya mengenai hasil 638
pemungutan suara di RUPS/RUPSLB terakhir untuk semua keputusan? https://www.bni.co.id/
Portals/1/BNI/Perusahaan/
Docs/Pengumuman-
Risalah-RUPS-Tahunan-
Tahun-Buku-2023-(Inggris).
pdf
Halaman 1 dan 14
A.2.13 Apakah Perseroan memberikan pemberitahuan minimal 21 hari sebelumnya untuk semua 633, 638
RUPS dan RUPSLB? https://www.bni.co.id/
portals/1/bni/perusahaan/
docs/Pemanggilan-RUPS-
Tahunan-Tahun-Buku-2023-
ENG.pdf
Halaman 1 dan 4
A.2.14 Apakah Perseroan memberikan alasan dan penjelasan untuk setiap agenda yang memerlukan 633
persetujuan pemegang saham dalam pemanggilan RUPS/surat edaran dan/atau pernyataan https://www.bni.co.id/
yang menyertainya? Portals/1/BNI/Perusahaan/
Docs/Pemanggilan-RUPS-
Tahunan-Tahun-Buku-2023-
ID.pdf
A.2.15 Apakah Perseroan memberikan kesempatan kepada pemegang saham untuk mengajukan 633
agenda rapat dan/atau meminta diadakannya rapat umum dengan persentase tertentu?
A.3 Pasar untuk pengendalian Perseroan mesti transparan dan berfungsi secara efisien.
A.3.1 Dalam hal merger, akuisisi, dan/atau pengambilalihan yang memerlukan persetujuan 386, 387
pemegang saham, apakah Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menunjuk pihak
independen untuk mengevaluasi kewajaran nilai transaksi?
A.4 Perusahaan mesti memfasilitasi pelaksanaan hak kepemilikan semua pemegang saham,
termasuk investor institusional.
A.4.1 Apakah Perseroan secara terbuka mengungkapkan kebijakan/praktik untuk mendorong 907
pemegang saham agar terlibat dengan Perseroan di luar rapat umum?
A.5 Saham dan hak suara
A.5.1 Apabila Perseroan mempunyai lebih dari satu tipe saham, apakah Perseroan mempublikasikan 631
hak suara yang melekat pada masing-masing tipe saham tersebut (misalnya melalui situs web/ https://www.bni.co.id/
laporan Perseroan/situs web bursa/regulator)? Portals/1/BNI/Perusahaan/
TataKelola/Docs/GCG/
Anggaran-Dasar-PT-Bank-
Negara-Indonesia-(Persero)-
Tbk.pdf halaman 22-23
A.6 Pemanggilan RUPS
A.6.1 Apakah setiap keputusan yang diambil pada rapat umum tahunan terakhir hanya membahas 635, 639-643
satu hal saja, yaitu tidak ada penggabungan beberapa hal ke dalam resolusi yang sama?
A.6.2 Apakah pemberitahuan RUPS terakhir Perseroan sepenuhnya diterjemahkan ke dalam bahasa 633
Inggris dan diterbitkan pada tanggal yang sama dengan versi bahasa lokal? https://www.bni.co.id/
portals/1/bni/perusahaan/
docs/Pemanggilan-RUPS-
Tahunan-Tahun-Buku-2023-
ENG.pdf,
https://www.bni.co.id/
Portals/1/BNI/Perusahaan/
Docs/Pemanggilan-RUPS-
Tahunan-Tahun-Buku-2023-
ID.pdf
Apakah pemanggilan RUPS/surat edaran memuat rincian berikut:
A.6.3 Apakah terdapat informasi profil Dewan Komisaris dan Direksi (sekurang-kurangnya usia, 633
kualifikasi akademis, tanggal pengangkatan pertama, pengalaman, dan jabatan Direktur di
emiten lain) yang ingin dipilih/dipilih kembali?
A.6.4 Apakah auditor yang ingin diangkat/diangkat kembali, teridentifikasi dengan jelas? 641
https://www.bni.co.id/
Portals/1/BNI/Perusahaan/
Docs/Materi_Pemanggilan_
RUPS_Tahunan_TB2023_
EN_V6.pdf Halaman 6.
A.6.5 Apakah dokumen surat kuasa tersedia dengan mudah? https://www.bni.co.id/
Portals/1/BNI/Perusahaan/
Docs/Surat-Kuasa-RUPS-
Tahunan-TB-2023.pdf
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1139
Page 539
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
A.7 Insider trading dan transaksi pribadi yang ilegal tidak diperbolehkan.
A.7.1 Apakah Dewan Komisaris dan Direksi wajib melaporkan transaksi terkait saham Perseroan
1070
dalam waktu 3 hari kerja?
A.8 Transaksi pihak berelasi oleh Direktur dan eksekutif kunci.
A.8.1 Apakah Perseroan memiliki kebijakan yang mewajibkan komite yang terdiri dari Direktur/ 387-388, 1049
Komisaris Independen untuk mengkaji transaksi pihak berelasi yang material untuk
menentukan apakah transaksi tersebut memberikan manfaat yang terbaik bagi Perseroan dan
pemegang saham?
A.8.2 Apakah Perseroan memiliki kebijakan yang mengharuskan anggota Dewan (Direktur/ 663-664, 727-728
Komisaris) untuk tidak berpartisipasi dalam rapat mengenai agenda tertentu jika memiliki
konflik kepentingan?
A.8.3 Apakah Perseroan memiliki kebijakan mengenai pinjaman kepada Direktur dan Komisaris, baik 664, 728
melarang praktik ini atau memastikan bahwa hal tersebut dilakukan secara wajar dan dengan
harga pasar?
A.9 Perlindungan pemegang saham minoritas dari tindakan yang merugikan
A.9.1 Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa transaksi pihak berelasi dilakukan sedemikian rupa 387-388
untuk memastikan bahwa transaksi dilakukan dengan wajar dan berdasarkan arm's lenght?
A.9.2 Apakah keputusan dalam transaksi dengan pihak terkait yang memerlukan persetujuan 387
pemegang saham diambil oleh pemegang saham yang tidak berkepentingan?
B. Keberlanjutan dan Ketangguhan
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
B.1 Pengungkapan yang terkait dengan keberlanjutan harus konsisten, sebanding, dan dapat
diandalkan, serta mencakup informasi material retrospektif serta berwawasan ke depan
sehingga akan dianggap penting oleh investor dalam membuat keputusan investasi atau
pemungutan suara.
Informasi terkait Keberlanjutan Material harus ditentukan
B.1.1 Apakah Perseroan mengidentifikasi/melaporkan topik ESG yang material terhadap strategi Laporan Keberlanjutan
organisasi? halaman 27
B.1.2 Apakah Perseroan mengidentifikasi perubahan iklim sebagai suatu isu? Laporan Keberlanjutan
halaman 39
B.1.3 Apakah Perseroan mengadopsi kerangka pelaporan atau standar keberlanjutan yang diakui Laporan Keberlanjutan
secara internasional (yaitu GRI, Pelaporan Terpadu, SASB, Standar Pengungkapan Keberlanjutan halaman 24
IFRS)?
Jika sebuah Perseroan menetapkan tujuan atau target terkait keberlanjutan secara publik, kerangka pengungkapan tersebut harus
memastikan diungkapkannya secara berkala metrik yang andal dan mudah diakses.
B.1.4 Apakah Perseroan mengungkapkan target keberlanjutan kuantitatif? Laporan Keberlanjutan
halaman 33, 17-19
B.1.5 Apakah Perseroan mengungkapkan pencapaian kinerja terkait keberlanjutan dalam kaitannya Laporan Keberlanjutan
dengan target yang ditetapkan sebelumnya? halaman 33
B.1.6 Apakah Perseroan menegaskan bahwa Laporan/Pelaporan Keberlanjutannya ditinjau dan/atau Laporan Keberlanjutan
disetujui oleh Dewan atau Komite Dewan? halaman 25, 154-155
B.2 Kerangka tata kelola perusahaan harus memfasilitasi dialog antara Perseroan, pemegang
saham, dan pemangku kepentingan agar dapat bertukar pandangan tentang masalah
keberlanjutan.
B.2.1 Apakah Perseroan melibatkan pemangku kepentingan internal untuk bertukar pandangan Laporan Keberlanjutan
dan mengumpulkan umpan balik tentang masalah keberlanjutan yang penting bagi bisnis halaman 26, 147-148
Perseroan?
B.2.2 Apakah Perseroan melibatkan pemangku kepentingan eksternal untuk bertukar pandangan Laporan Keberlanjutan
dan mengumpulkan umpan balik tentang masalah keberlanjutan yang penting bagi bisnis halaman 26, 147-149
Perseroan?
B.3 Kerangka tata kelola perusahaan harus memastikan bahwa Direksi telah cukup
mempertimbangkan risiko dan peluang keberlanjutan yang material ketika menjalankan
fungsi utama mereka dalam meninjau, memantau, dan membimbing praktik tata kelola,
pengungkapan, strategi, manajemen risiko, dan sistem pengendalian internal, termasuk yang
berkaitan dengan risiko fisik dan transisi yang terkait dengan iklim.
Direksi harus menilai apakah struktur modal Perseroan telah sesuai dengan tujuan strategis dan selera
risiko terkait untuk memastikan ketahanan Perseroan terhadap berbagai kondisi.
B.3.1 Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa Direksi melakukan tinjauan tahunan untuk melihat 352, 865
apakah struktur modal dan utang Perseroan sesuai dengan tujuan strategis dan selera risiko
terkait?
B.4 Kerangka tata kelola perusahaan harus mengakui hak-hak pemangku kepentingan
sebagaimana telah ditetapkan oleh undang-undang atau melalui kesepakatan bersama dan
mendorong kerja sama aktif antara Perseroan dan pemangku kepentingan dalam menciptakan
kekayaan, lapangan kerja, dan keberlanjutan Perseroan yang sehat secara finansial.
Apakah Perseroan mengungkapkan kebijakan dan praktik yang membahas:
B.4.1 Adanya upaya Perseroan serta ruang lingkupnya dalam memenuhi kesejahteraan pelanggan? 233, 456
B.4.2 Prosedur pemilihan pemasok/kontraktor? 1039-1040
1140 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 540
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
B.4.3 Upaya Perseroan untuk memastikan bahwa rantai nilainya ramah lingkungan atau sejalan 5, 1160, Laporan
dengan upaya mempromosikan pembangunan berkelanjutan? Keberlanjutan halaman
132
B.4.4 Upaya Perseroan untuk berinteraksi dengan masyarakat tempat mereka beroperasi? 1164, Laporan
Keberlanjutan halaman
103
B.4.5 Program dan prosedur antikorupsi Perseroan? 1033, 1044, Laporan
Keberlanjutan halaman
143
B.4.6 Bagaimana hak-hak kreditur dilindungi? 1053
B.4.7 Apakah Perseroan memiliki laporan/bagian terpisah yang membahas upaya-upayanya dalam 1053
isu lingkungan/ekonomi dan sosial?
B.5 Jika kepentingan pemangku kepentingan dilindungi oleh hukum, maka pemangku kepentingan
mesti memiliki kesempatan untuk memperoleh ganti rugi yang efektif atas pelanggaran hak-
hak mereka.
B.5.1 Apakah Perseroan menyediakan rincian kontak melalui situs web Perseroan atau Laporan 80, 205
Tahunan yang dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan (misalnya pelanggan, https://www.bni.co.id/
pemasok, masyarakat umum, dll.) untuk menyuarakan keprihatinan dan/atau keluhan mereka en-us/company/corporate-
atas kemungkinan pelanggaran hak-hak mereka? governance/whistle-
blowing-system
B.6 Mekanisme untuk partisipasi karyawan mesti diperbolehkan untuk dikembangkan.
B.6.1 Apakah Perseroan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik mengenai kesehatan, 424, 426, Laporan
keselamatan, dan kesejahteraan karyawannya? Keberlanjutan halaman
128
B.6.2 Apakah Perseroan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik mengenai program 161
pelatihan dan pengembangan bagi karyawannya?
B.6.3 Apakah Perseroan memiliki kebijakan penghargaan/kompensasi yang memperhitungkan kinerja 424, 430
Perseroan selain pengukuran finansial jangka pendek?
B.7 Para pemangku kepentingan, termasuk karyawan perorangan dan badan perwakilan mereka,
harus dapat dengan bebas mengomunikasikan keprihatinan mereka tentang praktik ilegal atau
tidak etis kepada Dewan, sementara hak-hak mereka tidak boleh dikompromikan hanya karena
mereka melakukan hal tersebut.
B.7.1 Apakah Perseroan memiliki kebijakan whistleblowing yang mencakup prosedur pengaduan 1080-1081
oleh karyawan dan pemangku kepentingan lainnya mengenai dugaan perilaku ilegal dan tidak https://www.bni.co.id/
etis dan memberikan rincian kontak melalui situs web Perseroan atau laporan tahunan? en-us/company/corporate-
governance/whistle-
blowing-system
B.7.2 Apakah Perseroan memiliki kebijakan atau prosedur untuk melindungi karyawan/orang yang 1081-1082
mengungkapkan dugaan perilaku ilegal/tidak etis dari tindakan pembalasan?
C. Pengungkapan dan Transparansi
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
C.1 Struktur kepemilikan transparan
C.1.1 Apakah informasi mengenai kepemilikan saham mengungkapkan identitas pemilik manfaat, 171
yang memegang 5% saham atau lebih?
C.1.2 Apakah Perseroan mengungkapkan kepemilikan saham secara langsung/tidak langsung dari 168-171
pemegang saham mayoritas?
C.1.3 Apakah Perseroan mengungkapkan kepemilikan saham oleh anggota Direksi dan Dewan 172
Komisaris, baik langsung/tidak langsung?
C.1.4 Apakah Perseroan mengungkapkan kepemilikan saham oleh manajemen senior, baik 174
langsung/tidak langsung?
C.1.5 Apakah Perseroan mengungkapkan rincian mengenai Perseroan induk/induk, anak 176, 177
Perseroan, Perseroan asosiasi, usaha patungan (joint ventures) dan special purpose
enterprises?
C.2 Kualitas Laporan Tahunan
Apakah laporan tahunan Perseroan mengungkapkan hal-hal berikut:
C.2.1 Tujuan Perseroan 226
C.2.2 Indikator Kinerja Finansial 22-30
C.2.3 Indikator Kinerja Non-Finansial 1172
C.2.4 Kebijakan Dividen 373
C.2.5 Rincian biografi (setidaknya usia, kualifikasi akademik, tanggal pengangkatan pertama kali, 100-125
pengalaman relevan, dan jabatandi perusahaan terbuka lainnya) dari semua anggota Direksi
dan Dewan Komisaris
Pernyataan Konfirmasi Tata Kelola Perusahaan
C.2.6 Apakah Laporan Tahunan memuat pernyataan yang mengonfirmasi kepatuhan penuh 938, 971, 1091, 1094, 1095,
Perseroan terhadap kode tata kelola perusahaan dan jika terjadi ketidakpatuhan, identifikasi 1104, 1111
dan menjelaskan alasan untuk setiap masalah tersebut?
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1141
Page 541
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
C.3 Remunerasi Anggota Dewan dan Eksekutif Utama
C.3.1 Apakah ada pengungkapan struktur remunerasi bagi Direktur non-eksekutif/Komisaris? 776-778
C.3.2 Apakah Perseroan mengungkapkan kepada publik [misalnya laporan tahunan atau dokumen 779
lain yang diungkapkan kepada publik] rincian remunerasi masing-masing Direktur non-
eksekutif/Komisaris?
C.3.3 Apakah Perseroan mengungkapkan kebijakan/praktik remunerasi (biaya, tunjangan, manfaat 781-782
dalam bentuk barang dan tunjangan lainnya) (misalnya penggunaan insentif jangka pendek
dan jangka panjang serta ukuran kinerja) untuk Direktur eksekutif dan CEO?
C.3.4 Apakah Perseroan mengungkapkan kepada publik [misalnya laporan tahunan atau dokumen 783
lain yang diungkapkan kepada publik] rincian remunerasi masing-masing Direktur eksekutif
dan CEO [jika yang bersangkutan bukan anggota Direksi/Dewan Komisaris]?
C.4 Pengungkapan transaksi pihak berelasi (RPT)
C.4.1 Apakah Perseroan mengungkapkan kebijakannya yang mencakup peninjauan dan 388
persetujuan RPT material?
C.4.2 Apakah Perseroan mengungkapkan nama, hubungan, sifat dan nilai untuk setiap RPT 387
material?
C.5 Direktur dan Komisaris yang bertransaksi dalam saham Perseroan
C.5.1 Apakah Perseroan mengungkapkan perdagangan saham Perseroan oleh orang dalam? 1072-1077
C.6 Auditor Eksternal dan Laporan Auditor
Ketika jasa audit dan non-audit dilakukan oleh Perseroan yang sama
C.6.1 Apakah biaya audit dan non-audit diungkapkan? 202, 982
C.6.2 Apakah biaya non-audit lebih besar dari biaya audit? 202, 982
C.7 Media Komunikasi
Apakah Perseroan menggunakan mode komunikasi berikut?
C.7.1 Pelaporan Triwulanan https://www.bni.co.id/en-us/
investors/financial-reports
C.7.2 Situs Perseroan 205
https://www.bni.co.id/en-us/
C.7.3 Briefing analis https://www.bni.co.id/en-us/
investors/events-presentation
C.7.4 Media briefings/press conferences 990-997
https://www.bni.co.id/en-
us/home/bni-news/news/
categoryid/29
C.8 Pengarsipan/rilis laporan tahunan/keuangan tepat waktu
C.8.1 Apakah laporan/pernyataan keuangan tahunan yang diaudit dirilis dalam waktu 120 hari 357
sejak tahun fiskal berakhir?
C.8.2 Apakah laporan tahunan dirilis dalam waktu 120 hari sejak tahun fiskal berakhir? 357
C.8.3 Apakah kebenaran dan kewajaran/kewajaran penyajian laporan keuangan tahunan telah 1201
ditegaskan oleh Dewan Komisaris dan Direksi dan/atau pejabat terkait di Perseroan?
C.9 Situs Perusahaan
Apakah Perseroan memiliki situs web yang mengungkapkan informasi terkini tentang hal
berikut:
C.9.1 Laporan keuangan (triwulanan terbaru) 206
https://www.bni.co.id/en-us/
investors/financial-reports
C.9.2 Materi yang diberikan dalam briefing analis dan media 207
https://www.bni.co.id/en-
us/investors/events-
presentation
C.9.3 Laporan tahunan yang dapat diunduh 206
https://www.bni.co.id/en-us/
investors/financial-reports
C.9.4 Pemanggilan Rapat Umum Tahunan dan/atau Rapat Umum Luar Biasa 206
https://www.bni.co.id/
en-us/company/corporate-
governance/gms
C.9.5 Risalah Rapat Umum Tahunan dan/atau Rapat Umum Luar Biasa 206
https://www.bni.co.id/
en-us/company/corporate-
governance/gms
C.9.6 Konstitusi Perseroan (peraturan Perseroan, memorandum dan anggaran dasar) 206
https://www.bni.co.id/
en-us/company/corporate-
governance/articles-of-
association
1142 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 542
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
C.10 Hubungan Investor
C.10.1 Apakah Perseroan mengungkapkan rincian kontak (misalnya telepon, faks, dan email) 206
petugas/kantor yang bertanggung jawab atas hubungan investor? https://www.bni.co.id/en-us/
investors/contact-us
D. Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
D.1 Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi
Tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi dan kebijakan tata kelola perusahaan yang
didefinisikan dengan jelas.
D.1.1 Apakah Perseroan mengungkapkan kebijakan tata kelola Perseroan/Piagam Dewan Komisaris/ 652, 703, https://www.
Piagam Direksi? bni.co.id/Portals/1/BNI/
Perusahaan/Docs/Board-
Manual-Dewan-Komisaris-
BNI.pdf, https://www.
bni.co.id/Portals/1/BNI/
Perusahaan/Docs/Piagam-
Direksi.pdf.
D.1.2 Apakah jenis keputusan yang memerlukan persetujuan Dewan Komisaris dan Direksi 692-693, 722-723
diungkapkan?
D.1.3 Apakah peran dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi dinyatakan dengan jelas? 658, 660, 710, 721
https://www.bni.co.id/
Portals/1/BNI/Perusahaan/
Docs/Board-Manual-
Dewan-Komisaris-BNI.
pdf hal 7, https://www.
bni.co.id/Portals/1/BNI/
Perusahaan/Docs/Piagam-
Direksi.pdf halaman 15.
Visi/Misi Perusahaan
D.1.4 Apakah Perseroan memiliki pernyataan visi dan misi terbaru? 86-88
D.1.5 Apakah Dewan Komisaris dan Direksi memainkan peran utama dalam proses pengembangan 61
dan peninjauan strategi Perseroan setidaknya setiap tahun?
D.1.6 Apakah Direksi memiliki proses untuk meninjau, memantau, dan mengawasi implementasi 61
strategi Perseroan?
D.2 Struktur Direksi dan Dewan Komisaris
Kode Etik atau Pedoman Perilaku
D.2.1 Apakah rincian Kode Etik diungkapkan? 1044-1047
D.2.2 Apakah semua Direktur/Dewan Komisaris, manajemen senior dan karyawan diwajibkan untuk 1045-1046
mematuhi Kode Etik tersebut?
D.2.3 Apakah Perseroan memiliki proses untuk menerapkan dan memantau kepatuhan terhadap 1045-1046
Kode Etik?
Struktur dan Komposisi Direksi dan Dewan Komisaris
D.2.4 Apakah Direktur/Komisaris Independen terdiri dari setidaknya 50% dari Dewan Komisaris dan 699
Direksi?
D.2.5 Apakah Perseroan memiliki batas masa jabatan sembilan tahun atau kurang atau 2 kali masa 654
jabatan masing-masing lima tahun untuk Direktur/Komisaris Independennya?
1 Masa jabatan lima tahun harus diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku
sebelum diperkenalkannya ASEAN Corporate Governance Scorecard pada tahun 2011
D.2.6 Apakah Perseroan telah menetapkan batas lima kursi Dewan yang dapat dijabat oleh seorang 662-663
Direktur/Komisaris Independen/non-eksekutif secara bersamaan?
D.2.7 Apakah Perseroan memiliki Direktur eksekutif yang menjabat di lebih dari dua posisi sebagai 114-125, 726
Direksi dan Dewan Komisaris di perusahaan publik lain?
Komite Nominasi
D.2.8 Apakah Perseroan memiliki Komite Nominasi? 810
D.2.9 Apakah Komite Nominasi terdiri dari mayoritas Direksi/Komisaris Independen? 814
D.2.10 Apakah ketua Komite Nominasi adalah Direktur/Komisaris Independen? 814
D.2.11 Apakah Perseroan mengungkapkan kerangka acuan/struktur tata kelola/piagam Komite 810
Nominasi?
D.2.12 Apakah kehadiran rapat Komite Nominasi diungkapkan dan jika ya, apakah Komite Nominasi 820-821
mengadakan rapat setidaknya dua kali dalam setahun?
Komite Remunerasi/Komite Kompensasi
D.2.13 Apakah Perseroan memiliki Komite Remunerasi? 810
D.2.14 Apakah Komite Remunerasi sebagian besar terdiri dari Direksi/Komisaris Independen? 814
D.2.15 Apakah ketua Komite Remunerasi adalah Direktur/Komisaris Independen? 814
D.2.16 Apakah Perseroan mengungkapkan kerangka acuan/struktur tata kelola/piagam Komite 810
Remunerasi?
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1143
Page 543
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
D.2.17 Apakah kehadiran dalam rapat Komite Remunerasi diungkapkan, dan jika ya, apakah Komite 820-821
Remunerasi telah mengadakan setidaknya dua kali rapat sepanjang tahun?
Komite Audit
D.2.18 Apakah Perseroan memiliki Komite Audit? 792
D.2.19 Apakah Komite Audit terdiri sepenuhnya dari Direktur/Komisaris non-eksekutif dengan 795
mayoritas Direktur/Komisaris Independen?
D.2.20 Apakah ketua Komite Audit adalah seorang Direktur/Komisaris Independen? 795
D.2.21 Apakah Perseroan mengungkapkan kerangka acuan/struktur tata kelola/piagam Komite Audit? 792
https://www.bni.co.id/
Portals/1/BNI/Perusahaan/
Docs/Piagam-Komite-
Audit-2024.pdf
D.2.22 Apakah,setidaknya, salah satu Direktur/Komisaris Independen dalam komite memiliki keahlian 795-797
di bidang akuntansi (kualifikasi atau pengalaman akuntansi)?
D.2.23 Apakah kehadiran dalam rapat Komite Audit diungkapkan, dan jika ya, apakah Komite Audit 799-802
telah mengadakan setidaknya empat kali rapat sepanjang tahun?
D.2.24 Apakah Komite Audit memiliki tanggung jawab utama untuk memberikan rekomendasi tentang 793
pengangkatan dan pemberhentian auditor eksternal?
D.3 Proses Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi, serta Tingkat Kehadiran
D.3.1 Apakah rapat Dewan Komisaris dan Direksi dijadwalkan sebelum awal tahun buku? 742
D.3.2 Apakah Dewan Komisaris dan Direksi mengadakan rapat setidaknya enam kali sepanjang 667-668, 731-732
tahun?
D.3.3 Apakah setiap Direktur/Komisaris telah menghadiri setidaknya 75% dari semua rapat Dewan 667-668, 731-732
Komisaris dan Direksi yang diadakan selama tahun tersebut?
D.3.4 Apakah Perseroan menentukan kuorum minimum setidaknya 2/3 untuk pengambilan 667, 730
keputusan Dewan Komisaris dan Direksi?
D.3.5 Apakah Direktur/Komisaris non-eksekutif Perseroan mengadakan pertemuan terpisah 667-668
setidaknya sekali dalam setahun tanpa kehadiran eksekutif?
Akses Informasi
D.3.6 Apakah dokumen untuk rapat Dewan Komisaris dan Direksi diberikan kepada anggota Dewan 666, 730
Komisaris dan Direksi setidaknya lima hari kerja sebelum rapat?
D.3.7 Apakah Sekretaris Perusahaan memainkan peran penting dalam mendukung Dewan Komisaris 900
dan Direksi dalam menjalankan tanggung jawabnya?
D.3.8 Apakah Sekretaris Perusahaan dilatih dalam praktik hukum, akuntansi, atau tugas-tugas 901-903
sekretariat Perusahaan dan telah mengikuti perkembangan pengetahuan yang relevan?
Pengangkatan dan Pemilihan Kembali Dewan Komisaris dan Direksi
D.3.9 Apakah Perseroan mengungkapkan kriteria yang digunakan dalam memilih Direktur/Komisaris 653-654, 704-705
baru?
D.3.10 Apakah Perseroan menjelaskan proses yang diikuti dalam mengangkat Direktur/Komisaris 656, 708
baru?
D.3.11 Apakah semua Dewan Komisaris dan Direksi dapat menjalani pemilihan ulang setiap 3 tahun; 654, 705
atau 5 tahun untuk Perseroan yang terdaftar di negara-negara yang legislasinya mensyaratkan
masa jabatan 5 tahun masing-masing?
Masa jabatan lima tahun harus diwajibkan oleh undang-undang yang telah ada sebelum
pengenalan ASEAN Corporate Governance Scorecard pada tahun 2011.
Perihal Remunerasi
D.3.12 Apakah pemegang saham atau Dewan Komisaris dan Direksi menyetujui remunerasi dari 640
direksi eksekutif dan/atau eksekutif senior?
D.3.13 Apakah Perseroan memiliki standar yang dapat diukur untuk menyelaraskan remunerasi 773-774, 780, 1066
berbasis kinerja dari Direksi Eksekutif dan Eksekutif Senior dengan kepentingan jangka panjang
Perseroan, seperti ketentuan claw back dan bonus yang ditangguhkan?
Audit Internal
D.3.14 Apakah Perseroan memiliki fungsi audit internal yang terpisah? 909
D.3.15 Apakah kepala audit internal diidentifikasi atau, jika di-outsource, apakah nama firma eksternal 914
tersebut diungkapkan?
D.3.16 Apakah pengangkatan dan pemberhentian auditor internal memerlukan persetujuan Komite 913
Audit?
Pemantauan Risiko
D.3.17 Apakah Perseroan menetapkan prosedur pengendalian internal yang baik dan kerangka 938-939, 944-945
manajemen risiko serta secara berkala meninjau efektivitas kerangka tersebut? operasional
termasuk TI, lingkungan, sosial, dan ekonomi)?
D.3.18 Apakah Laporan Tahunan/Laporan Tahunan Tata Kelola Perusahaan mengungkapkan bahwa 945, 947-948
Dewan Komisaris dan Direksi telah melakukan tinjauan terhadap pengendalian material
Perseroan (termasuk pengendalian operasional, keuangan, dan kepatuhan) serta sistem
manajemen risiko?
1144 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 544
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
D.3.19 Apakah Perseroan mengungkapkan risiko-risiko utama yang secara material dihadapi oleh 955
Perseroan (yaitu risiko keuangan, operasional termasuk TI, lingkungan, sosial, dan ekonomi)?
D.3.20 Apakah Laporan Tahunan/Laporan Tahunan Tata Kelola Perusahaan mengandung pernyataan 945, 955
dari Dewan Komisaris dan Direksi atau Komite Audit yang mengomentari kecukupan
pengendalian internal/manajemen risiko Perseroan?
D.4 Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Komisaris Utama
D.4.1 Apakah yang menjabat sebagai Komisaris Utama dan CEO adalah orang yang berbeda? 100, 114
D.4.2 Apakah Komisaris Utama adalah Direktur/Komisaris Independen 100
D.4.3 Apakah ada Direktur yang merupakan mantan CEO Perseroan dalam 2 tahun terakhir? 114-125
D.4.4 Apakah peran dan tanggung jawab ketua diungkapkan? 658
Direktur Independen Utama
D.4.5 Jika Direktur Utama tidak independen, apakah Dewan Komisaris telah menunjuk seorang 100
Direktur Independen Utama/Senior dan apakah perannya telah ditetapkan?
Keterampilan dan Kompetensi
D.4.6 Apakah setidaknya satu Direktur/Komisaris non-eksekutif memiliki pengalaman kerja 100-101
sebelumnya di sektor utama yang dijalankan Perseroan?
D.5 Kinerja Dewan
Pengembangan Direksi
D.5.1 Apakah Perseroan memiliki program orientasi untuk Direktur/Komisaris baru? 682-683, 758
D.5.2 Apakah Perseroan memiliki kebijakan dan praktik serta program yang mendorong Direktur/ 679-682, 744-758
Komisaris untuk menghadiri program pendidikan profesional yang sedang berlangsung atau
berkelanjutan?
Penunjukan dan Kinerja CEO/Manajemen Eksekutif
D.5.3 Apakah Perseroan mengungkapkan proses bagaimana Dewan Komisaris dan Direksi 772
merencanakan suksesi CEO/Direktur Utama/Presiden dan manajemen kunci?
D.5.4 Apakah Dewan Komisaris dan Direksi melakukan penilaian kinerja tahunan terhadap CEO/ 763-764
Direktur Utama/Presiden?
Penilaian Dewan Komisaris
D.5.5 Apakah Perseroan melakukan penilaian kinerja tahunan terhadap Dewan Komisaris dan Direksi 763-764, 766-767
dan mengungkapkan kriteria dan proses yang diikuti untuk penilaian tersebut?
Penilaian Direktur
D.5.6 Apakah Perseroan melakukan penilaian kinerja tahunan terhadap Direktur/Komisaris dan 763-767
mengungkapkan kriteria dan proses yang diikuti untuk penilaian tersebut?
Penilaian Komite
D.5.7 Apakah Perseroan melakukan penilaian kinerja tahunan terhadap komite-komite Dewan 694-695, 761-762
Komisaris dan mengungkapkan kriteria dan proses yang diikuti untuk penilaian tersebut?
LEVEL 2 – BONUS
(B) A. Hak dan Perlakuan yang Adil terhadap Pemegang Saham
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
(B) A.1 Hak untuk berpartisipasi secara efektif dan memberikan suara dalam rapat umum pemegang
saham dan harus diberitahu tentang peraturan, termasuk prosedur pemungutan suara, yang
mengatur rapat umum pemegang saham.
(B) A.1.1 Apakah Perseroan mempraktikkan pemungutan suara elektronik secara langsung dan aman 634
secara in absentia pada rapat umum pemegang saham?
(B) A.2 Perlakuan yang adil terhadap pemegang saham
Pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(B)A.2.1 Apakah Perseroan merilis pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (dengan https://www.bni.co.id/
agenda rinci dan edaran penjelasan), sebagaimana diumumkan kepada Bursa, setidaknya 28 portals/1/bni/perusahaan/
hari sebelum tanggal rapat? docs/Pemanggilan-RUPS-
Tahunan-Tahun-Buku-
2023-ENG.pdf
Halaman 1 dan 4
(B) B. Keberlanjutan dan Ketahanan
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
(B) B.1
(B) B.1.1 Apakah Perseroan mengungkapkan bagaimana ia mengelola risiko dan peluang terkait iklim? Laporan Keberlanjutan
halaman 39-43
(B) B.1.2 Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa Laporan Keberlanjutan/Pelaporan Keberlanjutannya Ya, Laporan Keberlanjutan
diverifikasi secara eksternal? halaman 150-154
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1145
Page 545
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
(B) B.1.3 Apakah Perseroan mengungkapkan saluran keterlibatan dengan kelompok pemangku Laporan Keberlanjutan
kepentingan dan bagaimana Perseroan menanggapi masalah ESG para pemangku halaman 147-149
kepentingan?
(B) B.1.4 Apakah Perseroan memiliki unit/divisi/komite yang secara khusus bertanggung jawab untuk Laporan Keberlanjutan
mengelola masalah keberlanjutan? halaman 133
(B) B.1.5 Apakah Perseroan mengungkapkan pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi terhadap risiko Laporan keberlanjutan
dan peluang terkait keberlanjutan? 17, 133
(B) B.1.6 Apakah Perseroan mengungkapkan hubungan antara remunerasi Direktur eksekutif dan 775
manajemen senior serta kinerja keberlanjutan untuk tahun sebelumnya?
(B) B.1.7 Apakah Sistem Pengungkapan Pelanggaran (Whistleblowing System) Perseroan dikelola oleh 1080
pihak/lembaga independen?
(B) C. Pengungkapan dan Transparansi
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
(B) C.1 Kualitas Laporan Tahunan
(B) C.1.1 Apakah laporan/pernyataan keuangan tahunan yang diaudit dirilis dalam waktu 60 hari sejak 300
akhir tahun keuangan? https://www.idx.co.id/
en/listed-companies/
financial-statements-
and-annual-report/
(B) D. Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
(B) D.1 Kompetensi dan Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi
(B) D.1.1 Apakah Perseroan memiliki setidaknya satu Direktur/Komisaris Independen perempuan? 100-111, 655
(B) D.1.2 Apakah Perseroan memiliki kebijakan dan mengungkapkan tujuan yang terukur untuk 788-789
menerapkan keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi dan melaporkan kemajuan dalam
mencapai tujuannya?
(B) D.2 Struktur Dewan Komisaris dan Direksi
(B) D.2.1 Apakah Komite Nominasi terdiri sepenuhnya dari Direktur/Komisaris Independen? 814
(B) D.2.2 Apakah Komite Nominasi melakukan proses mengidentifikasi kualitas Direktur yang selaras 772
dengan arah strategis Perseroan?
(B) D.3 Pengangkatan dan Pemilihan Kembali Dewan Komisaris dan Direksi
(B) D.3.1 Apakah Perseroan menggunakan firma pencarian profesional atau sumber kandidat eksternal 772
lainnya (seperti basis data Direktur yang dibuat oleh badan Direktur atau pemegang saham)
saat mencari kandidat untuk Dewan Komisaris dan Direksi?
(B) D.4 Struktur dan Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
(B) D.4.1 Apakah jumlah Direksi dan/atau Komisaris Independen lebih dari 50% dari total anggota Direksi 113, 699
dan Dewan Komisaris Perusahaan serta diketuai oleh seorang Komisaris Independen?
(B) D.5 Pengawasan Risiko
(B) D.5.1 Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa Direksi mengidentifikasi risiko utama terkait 444
teknologi informasi termasuk gangguan, keamanan siber, dan pemulihan bencana, untuk
memastikan bahwa risiko tersebut dikelola dan telah diintegrasikan ke dalam kerangka
manajemen risiko secara keseluruhan?
(B) D.6 Kinerja Direksi
(B) D.6.1 Apakah Perseroan memiliki Komite Risiko tingkat Direksi yang terpisah? 826-830
1146 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 546
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penerapan Prinsip Tata Kelola Perusahaan
untuk Bank Sesuai Standar Basel
Committee on Banking Supervision [ACGS: C.26]
BNI telah menerapkan prinsip-prinsip tata kelola Bank sesuai dengan Standar Basel Committee on Banking
Supervision yang mencakup 12 prinsip. Pada tahun 2024, penerapan prinsip-prinsip tersebut di BNI diuraikan
dalam tabel berikut:
Penjelasan Prinsip Standar
Pengungkapan di
Basel Committee on Banking Penerapan di BNI
Laporan Tahunan 2024
Supervision
Prinsip 1:
Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Dewan Komisaris memiliki tanggung Dewan Komisaris memiliki tugas, tanggung Bab 7. Tata Kelola Perusahaan,
jawab yang antara lain: persetujuan jawab, dan wewenang yang diatur dalam Piagam Sub-Bab Dewan Komisaris,
dan pengawasan terhadap Dewan Komisaris BNI. Ketentuan ini disahkan Halaman 652-698.
penerapan strategi bisnis, struktur melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris
dan mekanisme governance dan No. KEP/024/DK/2024 tanggal 22 Oktober 2024
budaya perusahaan. tentang Piagam Dewan Komisaris. Piagam
Dewan Komisaris merupakan Pedoman dan Tata
Tertib Dewan Komisaris, yang menjadi acuan bagi
Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas
dan tanggung jawabnya melakukan pengawasan
terhadap kebijakan pengurusan dan jalannya
pengurusan Perseroan oleh Direksi sesuai
dengan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan
(Good Corporate Governance).
Prinsip 2:
Kualifikasi dan Komposisi Dewan Komisaris
Anggota Dewan Komisaris harus Dewan Komisaris memiliki tugas dan tanggung Bab 7. Tata Kelola Perusahaan,
memiliki kualitas sesuai dengan jawab baik secara individu maupun kolegial. Sub-Bab Dewan Komisaris,
tugas dan tanggung jawabnya, Seluruh anggota Dewan Komisaris harus Halaman 652-698; Sub-Bab
baik secara individu maupun memahami perannya dalam pengawasan dan Nominasi dan Remunerasi,
secara kolegial. Dewan Komisaris penerapan corporate governance, serta mampu Halaman 768-787.
harus memahami perannya dalam melaksanakan pengambilan keputusan secara
pengawasan dan penerapan sehat dan obyektif.
corporate governance, serta
mampu melaksanakan pengambilan Pengangkatan anggota Dewan Komisaris
keputusan secara sehat dan obyektif. dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku. Setiap anggota telah memenuhi kriteria
dan kualitas yang diperlukan untuk menjalankan
tugasnya masing-masing
Prinsip 3:
Struktur dan Mekanisme Dewan Komisaris
Dewan Komisaris harus menetapkan Dalam Struktur Tata Kelola BNI, Dewan Komisaris Bab 7. Tata Kelola Perusahaan:
struktur dan praktik governance yang didukung oleh Organ Pendukung yang meliputi Sub-Bab Dewan Komisaris,
tepat dalam melaksanakan tugasnya Sekretaris Dewan Komisaris, Komite Audit, Halaman 652-698;
dan secara periodik melakukan telaah Komite Remunerasi dan Nominasi, Komite Sub-Bab Sekretaris Dewan
atas efektivitasnya. Pemantau Risiko, serta Komite Tata Kelola Komisaris, Halaman 858-861;
Terintegrasi. Organ Pendukung ini bertanggung Sub-Bab Komite Audit,
jawab langsung kepada Dewan Komisaris dan Halaman 792-810;
diangkat untuk memastikan pengawasan yang Sub-Bab Komite Remunerasi dan
efektif. Pada tahun 2024, Dewan Komisaris secara Nominasi, Halaman 810-826;
berkala menilai efektivitas Organ Pendukung Sub-Bab Komite Pemantau
guna memastikan setiap komite memberikan Risiko, Halaman 826-839;
kontribusi maksimal dalam penerapan tata kelola Sub-Bab Komite Tata Kelola
yang baik di BNI. Terintegrasi, Halaman 839-857.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1147
Page 547
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penjelasan Prinsip Standar
Pengungkapan di
Basel Committee on Banking Penerapan di BNI
Laporan Tahunan 2024
Supervision
Prinsip 4:
Direksi
Di bawah arahan dan pengawasan Mekanisme tata kelola perusahaan di BNI Bab 7. Tata Kelola Perusahaan:
Dewan Komisaris, Direksi mampu telah berjalan secara efektif dan sesuai dengan Sub-Bab Komitmen Penerapan
mengelola kegiatan Bank sesuai peraturan perundang-undangan serta standar Tata Kelola, Halaman 605-609;
dengan strategi bisnis, selera risiko, terbaik nasional dan global. Dewan Komisaris Sub-Bab Peningkatan Kualitas
kebijakan remunerasi dan kebijakan mengawasi pengelolaan perusahaan oleh Penerapan GCG secara
lainnya yang telah disetujui oleh Direksi, yang bertugas menerapkan prinsip- Berkelanjutan, Halaman 615-629;
Dewan Komisaris. prinsip tata kelola yang baik. Setiap kebijakan Sub-Bab Direksi, Halaman 703-
yang mendasari kegiatan operasional BNI 762.
memerlukan persetujuan dari Dewan Komisaris.
Efektivitas tata kelola ini berdampak positif
terhadap pencapaian target dan peningkatan
kinerja Bank.
Prinsip 5:
Struktur Governance Kelompok Usaha
Dalam suatu kelompok usaha, Dewan Sebagai entitas utama dalam Konglomerasi Bab 7. Tata Kelola Perusahaan:
Komisaris perusahaan induk memiliki Keuangan, BNI memiliki lima Perusahaan Anak Sub-Bab Komite Tata Kelola
tanggung jawab menyeluruh yang menjadi anggota konglomerasi tersebut. Terintegrasi, Halaman 839-857;
terhadap kelompok usaha tersebut Untuk mendukung pengelolaan yang efektif, Sub-Bab Satuan Kerja Audit
dan untuk memastikan penetapan BNI telah menerapkan Tata Kelola Terintegrasi, Internal Terintegrasi (SKAIT),
dan pelaksanaan praktik governance Manajemen Risiko Terintegrasi, dan Kewajiban Halaman 925-928;
yang bersih terkait dengan struktur, Penerapan Modal Minimum Terintegrasi. Sub-Bab Tata Kelola Manajemen
bisnis, dan risiko kelompok usaha Risiko Terintegrasi, Halaman
dan entitas. Dewan Komisaris dan Dewan Komisaris BNI juga telah membentuk 971-977;
Direksi harus memahami struktur Komite Tata Kelola Terintegrasi yang Sub-Bab Penerapan Tata Kelola
organisasi kelompok usaha dan risiko beranggotakan perwakilan dari seluruh entitas Terintegrasi, Halaman 1095-1103.
yang dihadapi. anggota konglomerasi keuangan. Sebagai
entitas utama, BNI telah menyusun Pedoman
Tata Kelola Terintegrasi, Kebijakan dan Kerangka
Manajemen Risiko Terintegrasi, serta Pedoman
Kepatuhan dan Audit Internal Terintegrasi.
Kebijakan-kebijakan ini diterapkan oleh seluruh
Perusahaan Anak dalam Konglomerasi Keuangan
BNI, dengan ketentuan bahwa penerapannya
tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih
spesifik bagi masing-masing Perusahaan Anak.
Prinsip 6:
Fungsi Manajemen Risiko
Bank harus memiliki fungsi Strategi pengelolaan manajemen risiko di BNI Bab 7. Tata Kelola Perusahaan:
manajemen risiko yang berkualitas, dijalankan secara terintegrasi dengan strategi Sub-Bab Sistem Manajemen
independen, memiliki sumber daya bisnis, dengan pendekatan yang proaktif dan Risiko, Halaman 946-970; Sub-
yang berkualitas dan memiliki akses berwawasan ke depan. Tujuannya adalah untuk Bab Tata Kelola Manajemen
dengan Dewan Komisaris. memaksimalkan nilai tambah bagi pemegang Risiko Terintegrasi, Halaman
saham, mengelola modal secara menyeluruh, 971-977.
serta memastikan profitabilitas dan pertumbuhan
bisnis yang berkelanjutan.
Divisi Enterprise Risk Management (ERM)
memiliki peran sebagai Satuan Kerja Manajemen
Risiko (SKMR) sekaligus Satuan Kerja Manajemen
Risiko Terintegrasi (SKMRT). Struktur organisasi
BNI menempatkan Divisi ERM di bawah tanggung
jawab langsung Direktur Risk Management, yang
membawahi fungsi Manajemen Risiko serta
Manajemen Risiko Terintegrasi.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Satuan Kerja
Manajemen Risiko memiliki kewenangan
untuk melakukan eskalasi isu kepada Komite
Manajemen Risiko & Anti Fraud Sub Komite
Manajemen Risiko (KRA-RMC) atau kepada
Direktur yang bertanggung jawab atas fungsi
Manajemen Risiko. Sementara itu, Satuan Kerja
Manajemen Risiko Terintegrasi mengeskalasi
permasalahan kepada Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi atau Direktur yang membawahi
fungsi Manajemen Risiko Terintegrasi.
1148 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 548
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penjelasan Prinsip Standar
Pengungkapan di
Basel Committee on Banking Penerapan di BNI
Laporan Tahunan 2024
Supervision
Bagan Struktur Organ Manajemen Risiko BNI
dapat dilihat di Laporan Tahunan 2024 pada Sub-
Bab terkait dengan Manajemen Risiko.
Prinsip 7:
Identifikasi Pemonitoran dan Pengendalian Risiko
Risiko harus diidentifikasi, dimonitor BNI mengimplementasikan proses manajemen Bab 7. Tata Kelola Perusahaan:
dan dikendalikan untuk seluruh risiko secara menyeluruh dan berkesinambungan, Sub-Bab Sistem Manajemen
kegiatan aktivitas Bank. Kualitas dari mencakup proses identifikasi, pengukuran, Risiko, Halaman 946-970; Sub-
infrastruktur manajemen risiko dan pemantauan, serta pengendalian risiko pada Bab Tata Kelola Manajemen
pengendalian internal harus mampu seluruh faktor risiko yang bersifat material. Risiko Terintegrasi, Halaman
mengikuti perubahan Implementasi ini didukung oleh Sistem Informasi 971-977.
profil risiko Bank, kondisi risiko Manajemen Risiko yang andal.
eksternal dan praktik industri.
Proses identifikasi risiko di BNI dilakukan
secara proaktif untuk menganalisis sumber,
kemungkinan timbulnya risiko, serta dampaknya
bagi perusahaan. Beberapa hal utama dalam
proses ini adalah:
1. Identifikasi risiko dilakukan secara berkala;
2. Menggunakan metode atau sistem untuk
identifikasi risiko pada seluruh produk dan
aktivitas bisnis;
3. Melakukan identifikasi risiko secara khusus
terhadap produk dan aktivitas baru sebelum
diperkenalkan atau dijalankan.
Pengukuran risiko bertujuan untuk mengetahui
besarnya eksposur risiko sebagai acuan
pengendalian dan memastikan Kecukupan
Permodalan. Pengukuran dilakukan secara
kuantitatif dan/atau kualitatif sesuai metode
yang ditetapkan regulator, atau dengan metode
internal jika belum ada ketetapan khusus.
Pengukuran risiko di BNI juga dilengkapi dengan
stress testing untuk risiko kredit, pasar, dan
likuiditas guna mengantisipasi kondisi ekstrem.
Pemantauan risiko memastikan bahwa risiko
telah dikelola dengan baik, termasuk pemantauan
mitigasi dan limit risiko yang ditetapkan.
Pemantauan dilakukan oleh Satuan Kerja
Operasional sebagai pemilik risiko (risk owner)
dan Satuan Kerja Manajemen Risiko sebagai unit
pengendali risiko (Risk Control Unit).
Pengendalian risiko di BNI bertujuan untuk
mengelola risiko yang dapat mengganggu
keberlanjutan usaha perusahaan. Strategi yang
diterapkan meliputi pengurangan risiko (risk
mitigation), penerimaan risiko (risk acceptance),
penghindaran risiko (risk avoidance), dan
pemindahan risiko (risk transfer).
Selain itu, BNI terus mengembangkan Sistem
Informasi Manajemen Risiko untuk mendukung
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,
dan pengendalian risiko. Sistem ini memastikan
tersedianya informasi yang akurat, lengkap,
tepat waktu, dan dapat diandalkan sehingga
mendukung pengambilan keputusan oleh
Manajemen dalam merespons perubahan profil
risiko, praktik industri, maupun kondisi risiko
eksternal.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1149
Page 549
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penjelasan Prinsip Standar
Pengungkapan di
Basel Committee on Banking Penerapan di BNI
Laporan Tahunan 2024
Supervision
Prinsip 8:
Komunikasi Risiko
Implementasi risk governance yang Dalam mengimplementasikan manajemen Bab 7. Tata Kelola Perusahaan:
efektif membutuhkan komunikasi risiko, BNI menekankan pentingnya keselarasan Sub-Bab Sistem Manajemen
risiko yang akurat dalam lingkungan antara strategi dan tujuan bisnis dengan Risiko, Halaman 946-970; Sub-
Bank baik antar organisasi maupun strategi manajemen risiko serta risk appetite. Bab Tata Kelola Manajemen
melalui pelaporan kepada Dewan Strategi manajemen risiko ini terdiri dari empat Risiko Terintegrasi, Halaman
Komisaris dan Direksi. komponen utama: 971-977.
1. Tingkat risiko yang dapat diterima (risk
appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance);
2. Prinsip dan kebijakan manajemen risiko;
3. Tata kelola risiko;
4. Jenis eksposur risiko dan kondisi pasar.
Penetapan strategi manajemen risiko diatur
melalui tata kelola yang meliputi:
1. Strategi manajemen risiko sebagai dasar
dalam penetapan strategi bisnis, dituangkan
dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) BNI yang
disusun setiap tahun dan disampaikan kepada
Regulator;
2. Penyusunan strategi manajemen risiko
dilakukan oleh Satuan Kerja Manajemen
Risiko, diputuskan oleh Direksi melalui Rapat
Komite Manajemen Risiko & Anti-Fraud di
bidang Manajemen Risiko, dan mendapat
persetujuan Dewan Komisaris.
Direksi berperan dalam mengkomunikasikan
strategi manajemen risiko kepada seluruh Divisi/
Satuan Kerja, serta melakukan review berkala
yang menyesuaikan dengan perubahan strategi
bisnis. Proses ini juga mempertimbangkan
perkembangan kondisi ekonomi, bisnis
perbankan, perubahan regulasi, dan dampaknya
terhadap kinerja keuangan Bank.
Prinsip 9:
Kepatuhan
Dewan Komisaris bertanggung Pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan Bab 7. Tata Kelola Perusahaan:
jawab dalam mengawasi manajemen Komisaris terhadap risiko Kepatuhan Bank Sub-Bab Dewan Komisaris,
terkait dengan risiko kepatuhan Bank. dijalankan oleh Komite Pemantau Risiko dan Halaman 652-698;
Dewan Komisaris harus menetapkan Komite Audit untuk memastikan penerapan Sub-Bab Komite Pemantau
fungsi kepatuhan dan memberikan prinsip kehati-hatian yang ketat. Melalui Risiko, Halaman 826-839;
persetujuan terhadap pengawasan ini, Dewan Komisaris memastikan Sub-Bab Fungsi Kepatuhan,
kebijakan dan proses identifikasi, bahwa seluruh aktivitas dan kebijakan Bank Halaman 928-937;
penilaian, pemonitoran dan selaras dengan ketentuan peraturan perundang- Sub-Bab Sistem Manajemen
pelaporan, dan pemberian nasihat undangan yang berlaku, termasuk regulasi dari Risiko, Halaman 946-970; Sub-
kepada risiko kepatuhan. otoritas keuangan dan perbankan. Bab Tata Kelola Manajemen
Risiko Terintegrasi, Halaman
Dewan Komisaris melakukan review dan 971-977.
penilaian terhadap fungsi kepatuhan secara
berkala untuk mengidentifikasi potensi risiko
dan memastikan langkah-langkah mitigasi risiko
kepatuhan telah diterapkan secara memadai.
Proses ini juga melibatkan pemantauan atas
pelaksanaan rekomendasi yang disampaikan oleh
satuan kerja terkait, serta peninjauan terhadap
laporan kepatuhan untuk mendeteksi dini potensi
pelanggaran. Selain itu, Dewan Komisaris
mengevaluasi efektivitas fungsi kepatuhan dalam
mendukung pencapaian target kepatuhan, yang
diharapkan dapat meminimalkan risiko hukum
dan menjaga reputasi Bank.
1150 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 550
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penjelasan Prinsip Standar
Pengungkapan di
Basel Committee on Banking Penerapan di BNI
Laporan Tahunan 2024
Supervision
Prinsip 10:
Audit Internal
Fungsi audit internal harus BNI telah membentuk Satuan Kerja Audit Intern Bab 7. Tata Kelola Perusahaan:
melaporkan kegiatan independen yang dijalankan oleh Satuan Internal Audit, yang Sub-Bab Satuan Internal Audit,
assurance kepada Dewan Komisaris memiliki tugas utama melaksanakan fungsi Halaman 909-925;
dan harus mendukung Dewan assurance dan konsultasi (consulting). Tujuan Sub-Bab Satuan Kerja Audit
Komisaris dan Direksi dalam dari fungsi ini adalah untuk memberikan nilai Internal Terintegrasi (SKAIT),
mendorong penerapan proses tambah serta mendorong perbaikan kualitas Halaman 925-928;
governance yang efektif serta pengendalian, manajemen risiko, dan tata kelola Sub-Bab Sistem Pengendalian
kesehatan Bank dalam jangka perusahaan secara independen dan obyektif. Internal, Halaman 938-945.
panjang. Melalui kegiatan assurance, Satuan Internal
Audit menilai keandalan proses pengendalian
internal dan kepatuhan terhadap kebijakan yang
ditetapkan.
Selain itu, fungsi konsultasi yang dilaksanakan
membantu memberikan panduan bagi unit-
unit kerja dalam menyusun langkah-langkah
yang efektif guna meningkatkan pengelolaan
risiko dan memperkuat tata kelola perusahaan.
Proses ini dilaksanakan sesuai dengan prinsip
independensi dan obyektivitas yang tercantum
dalam Laporan Tahunan, yang menguraikan
secara mendalam peran dan kontribusi Satuan
Internal Audit dalam mendukung pencapaian
tujuan strategis BNI.
Prinsip 11:
Kompensasi
Struktur remunerasi Bank harus BNI memiliki Komite Nominasi dan Remunerasi Bab 7. Tata Kelola Perusahaan:
mendukung penerapan corporate yang dibentuk dan berfungsi sesuai dengan Sub-Bab Nominasi dan
governance dan risk management. ketentuan peraturan perundang-undangan yang Remunerasi, Halaman 768-787;
berlaku. Komite ini bertugas untuk menetapkan Sub-Bab Komite Nominasi dan
kebijakan dan mekanisme remunerasi yang Remunerasi, Halaman 768-787.
sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan
yang baik (GCG) dan manajemen risiko. Dengan
dukungan Komite Nominasi dan Remunerasi, BNI
dapat memastikan bahwa kebijakan remunerasi
tidak hanya mendukung pencapaian kinerja yang
berkelanjutan tetapi juga memperkuat aspek
pengelolaan risiko.
Komite ini juga memastikan bahwa kebijakan
remunerasi selaras dengan pencapaian
jangka panjang perusahaan, mencakup
keseimbangan antara reward dan risiko, serta
mempertimbangkan kepentingan pemegang
saham, pegawai, dan pihak terkait lainnya.
Prinsip 12:
Pengungkapan dan Transparansi
Penerapan governance dari Bank BNI berkomitmen kuat dalam menerapkan Bab 7. Tata Kelola Perusahaan:
harus dilaksanakan secara transparan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik, Sub-Bab Transparansi Kondisi
kepada Pemegang Saham, Depositor, terutama transparansi. Dengan menempatkan Keuangan dan Non-Keuangan
Stakeholder relevan lainnya dan pengungkapan informasi secara terbuka sebagai Perusahaan, Halaman 1054;
Partisipan Pasar. prioritas, BNI memastikan bahwa seluruh Sub-Bab Transparansi
informasi terkait perusahaan disampaikan Penyampaian Laporan, Halaman
kepada pemegang saham dan pemangku 1091.
kepentingan lainnya secara akurat dan tepat
waktu, sesuai dengan ketentuan dan peraturan
yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1151
Page 551
08 Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Komitmen dan Kebijakan Penerapan Program Tanggung 1154 Jawab Sosial dan Lingkungan Penugasan Khusus 1167 Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan
Page 552
Page 553
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komitmen dan Kebijakan
Penerapan Program Tanggung
Jawab Sosial dan Lingkungan [ACGS B.4.4]
KOMITMEN DAN KEBIJAKAN Pelaksanaan program TJSL BNI disertai dengan
kesadaran bahwa kesuksesan dalam memelihara
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kinerja yang berkelanjutan, tidak hanya ditentukan
berkomitmen untuk senantiasa berkontribusi oleh kinerja manajemen dan operasional saja,
dalam memberikan manfaat pada ekonomi, melainkan juga didukung oleh sosial masyarakat dan
sosial, dan lingkungan dengan prinsip yang lebih lingkungan hidup di sekitarnya. Hal ini selaras dengan
terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat semangat TPB, yakni pembangunan yang menjaga
dipertanggungjawabkan. Komitmen ini menjadi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat
bagian dari pendekatan bisnis BNI untuk mencapai secara berkesinambungan, pembangunan yang
keberlanjutan dan keberlangsungan usaha. menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat,
pembangunan yang menjaga kualitas lingkungan
BNI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hidup, serta pembangunan yang menjamin keadilan
merupakan agen pembangunan yang berperan dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga
penting dalam mengembangkan roda perekonomian peningkatan kualitas hidup dari satu generasi ke
dan percepatan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan generasi berikutnya.
(TPB), sebagai isu global yang menjadi agenda
Pemerintah Indonesia. Menyadari peran ini, BNI Program TJSL BNI merupakan komitmen dan bakti
secara konsisten melaksanakan program dan BUMN terhadap pembangunan yang berkelanjutan
kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang selaras dengan Peraturan Menteri BUMN No.
(TJSL), sebagai bagian integral dari seluruh kegiatan PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan
BNI untuk memberikan dampak positif kepada Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
perekonomian dan industri perbankan. BUMN. Program TJSL BNI dirancang selaras
dengan Misi Bank serta aspek Lingkungan, Sosial,
dan Tata Kelola (LST) atau Environmental, Social,
and Governance (ESG), serta berpedoman pada
peraturan perundang-undangan yang belaku, yaitu:
1154 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 554
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang keterbukaan informasi atas dampak dari keputusan
Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah dan kegiatan bisnis bank pada masyarakat dan
terakhir dengan Undang-Undang No. 6 Tahun lingkungan melalui perilaku yang transparan dan
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah etis kebijakan penerapan program TJSL BNI antara
Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 lain meliputi:
tentang Cipta Kerja; 1. Pedoman Perusahaan No. IN/002/CSE/0002
2. Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang tanggal 01 Februari 2024 terkait program
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL);
Perseroan Terbatas; 2. Pedoman Perusahaan Pengelolaan
3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Pengembangan Komunitas No. IN/341/KMP/001
Republik Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023 tanggal 17 Juli 2017;
tanggal 03 Maret 2023 tentang Penugasan 3. Pedoman Perusahaan Pola Hidup Ramah
Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan No. IN/418/KMP/001 tanggal 12
dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara. September 2017.
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/
POJK.03/2017 tanggal 18 Juli 2017 tentang BNI melaksanakan program TJSL secara sistematis
Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi dan terpadu untuk menjamin pelaksanaan,
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan pencapaian keberhasilan, serta pengelolaan
Perusahaan Publik. dampak program sesuai dengan prioritas dan/
atau pencapaian dari tujuan program. Pengelolaan
Sejalan dengan pedoman tersebut di atas, BNI program TJSL BNI dilakukan melalui tahapan-
telah menetapkan kebijakan yang digunakan tahapan:
sebagai dasar pelaksanaan pemenuhan terhadap 1. Perencanaan;
2. Pelaksanaan;
3. Pengawasan; dan
4. Pelaporan.
Perencanaan Pelaksanaan Pengawasan Pelaporan
TUJUAN PROGRAM TJSL
Tujuan program TJSL selaras dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No.
PER-1/MBU/03/2023 tanggal 03 Maret 2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara, yaitu:
1. Memberikan kemanfaatan bagi pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, pembangunan lingkungan
serta pembangunan hukum dan tata kelola bagi perusahaan;
2. Memberikan kontribusi pada penciptaan nilai tambah bagi perusahaan dengan prinsip yang terintegrasi,
terarah dan terukur dampaknya serta akuntabel;
3. Membina usaha mikro dan usaha kecil agar lebih tangguh dan mandiri, serta masyarakat sekitar
perusahaan.
PRINSIP-PRINSIP PROGRAM TJSL
Program TJSL dilaksanakan dengan menerapkan prinsip-prinsip:
1. Terintegrasi, yaitu didasari analisis risiko dan proses bisnis yang memiliki keterkaitan dengan pemangku
kepentingan;
2. Terarah, yaitu memiliki arah yang jelas dalam mencapai tujuan perusahaan;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1155
Page 555
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Terukur dampaknya, yaitu memiliki kontribusi inklusif, infrastruktur memadai, energi bersih
dan memberikan manfaat yang menghasilkan yang terjangkau dan didukung kemitraan; dan
perubahan atau nilai tambah bagi pemangku 4. Hukum dan tata kelola, untuk terwujudnya
kepentingan dan perusahaan; dan kepastian hukum dan tata kelola yang efektif,
4. Akuntabilitas, yaitu dapat dipertanggungjawabkan transparan, akuntabel dan partisipatif guna
sehingga menghindari adanya dari potensi menciptakan stabilitas keamanan dan mencapai
penyalahgunaan dan penyimpangan. negara berdasarkan hukum.
PILAR UTAMA TJSL Keempat pilar utama tersebut meliputi 17 Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan, yakni (1) Tanpa
Program TJSL juga dilaksanakan berdasarkan 4 Kemiskinan; (2) Tanpa Kelaparan; (3) Kehidupan
(empat) pilar utama, yaitu: Sehat dan Sejahtera; (4) Pendidikan Berkualitas; (5)
1. Sosial, untuk tercapainya pemenuhan hak dasar Kesetaraan Gender; (6) Air Bersih dan Sanitasi Layak;
manusia yang berkualitas secara adil dan setara (7) Energi Bersih dan Terjangkau; (8) Pekerjaan Layak
guna meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh dan Pertumbuhan Ekonomi; (9) Industri, Inovasi
masyarakat; dan Infrastruktur; (10) Berkurangnya Kesenjangan;
2. Lingkungan, untuk pengelolaan sumber daya (11) Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan; (12)
alam dan lingkungan yang berkelanjutan sebagai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab;
penyangga seluruh kehidupan; (13) Penanganan Perubahan Iklim; (14) Ekosistem
3. Ekonomi, untuk tercapainya pertumbuhan Lautan; (15) Ekosistem Daratan; (16) Perdamaian,
ekonomi berkualitas melalui keberlanjutan Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh; (17)
peluang kerja dan usaha, inovasi, industri Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Pilar
Ekonomi
Pilar Pilar
Sosial Lingkungan
Pilar Hukum dan
Tata Kelola
1156 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 556
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
FOKUS UTAMA PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN SERTA
DUKUNGAN PERUSAHAAN TERHADAP TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
BNI menjalankan program-program tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai wujud
dukungan bagi tercapainya beragam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development
Goals. Pelaksanaan Program TJSL tersebut merupakan wujud nyata pertanggungjawaban perseroan kepada
seluruh pemangku kepentingan. Melalui pelaksaan beragam kegiatan pembangunan dalam Program
TJSL, Perseroan menunjukkan tekadnya untuk memenuhi saat ini namun dilakukan tanpa mengurangi,
mengorbankan dan menghancurkan pemenuhan kebutuhan di masa mendatang. Melalui pelaksanaan
program-program TJSL tersebut, Perseroan menunjukkan bahwa pengembangan bisnis saat ini dijalankan
dengan mengedepankan keselarasan kinerja pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup.
Program TJSL BNI dijalankan dengan sasaran penerima manfaat adalah masyarakat sekitar kegiatan
operasional perseroan dan masyarakat luas secara selektif. Selama tahun 2024, BNI mengacu kepada
Surat Kementerian BUMN di mana Pelaksanaan Program TJSL BUMN dalam bentuk bantuan dan/atau
kegiatan lainnya dilaksanakan dengan mengutamakan fokus pada bidang pendidikan, lingkungan, dan
pengembangan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UMK).
RUANG LINGKUP TJSL BNI
Program TJSL BNI mendukung Pilar Keberlanjutan BNI khususnya BNI untuk Masyarakat dan BNI untuk
Lingkungan serta Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
PENGELOLA PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
Pelaksanaan program TJSL BNI terbagi dalam beberapa Divisi dengan tanggung jawab yang sesuai dengan
kategori program. Saat ini, pengelolaan program TJSL BNI berada pada Divisi Corporate Secretary (CSE)
yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama dan Divisi Business Program (SBP) yang
bertanggung jawab kepada Direktur Retail Banking, dengan struktur organisasi terlampir di bawah ini.
Struktur Organisasi Pengelola Program TJSL
Direktur Utama Direktur Retail Banking
Program Divisi Corporate Secretary Divisi Business Program Program PUMK
Non-PUMK
Departemen Business
Departemen Corporate
Program Incubation &
Social Responsibility
Stakeholder Management
Business
Corporate Social Program Incubation
Strategic Project
Responsibility & Stakeholder
Management
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1157
Page 557
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
STRATEGI DAN PROGRAM KEGIATAN d. Meningkatkan kapasitas dan kapabilitas mitra
PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB binaan melalui penyelenggaraan pendidikan,
SOSIAL DAN LINGKUNGAN YANG pelatihan, pemagangan, pemasaran, dan
BERLANDASKAN KONSEP KEUANGAN bentuk bantuan lainnya;
BERKELANJUTAN e. Pelaksanaan Program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan memprioritaskan
BNI senantiasa berupaya untuk memberikan pada Bidang Pendidikan, Lingkungan dan
pengaruh positif dalam memajukan kondisi sosial Pengembangan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
dari komunitas dan masyarakat yang terhubung (UMK).
dengan BNI melalui pelaksanaan program TJSL
yang tepat dan berdampak panjang. Strategi dan BNI juga melaksanakan program kegiatan TJSL yang
program kegiatan pelaksanaan TJSL BNI merujuk terbagi ke dalam 3 (tiga) program besar, yaitu:
pada konsep keuangan berkelanjutan yang disusun 1. Program Inisiasi Eksternal
dengan mempertimbangkan harapan pemangku Merupakan program yang diinisiasi oleh
kepentingan serta mematuhi hukum yang berlaku eksternal/stakeholder yang ditujukan kepada
dan konsisten dengan norma-norma perilaku BNI, dengan tujuan tertentu dan tidak memiliki
internasional. dampak langsung terhadap BNI.
2. Program Strategis
BNI menghindari pelaksanaan program TJSL yang Merupakan program inisiasi dari internal BNI
hanya sekadar bertujuan untuk meningkatkan untuk mencapai tujuan tertentu yang bermanfaat
citra BNI di mata masyarakat dan lingkungan bagi BNI dan seluruh stakeholder.
bisnis. Pemahaman tujuan program TJSL yang 3. Program Dukungan Pembangunan Nasional
dilaksanakan serta dampak positif yang dihasilkan, Merupakan Program yang di Inisiasi oleh
menjadi acuan utama BNI dalam rangka mencapai stakeholder utama BNI, sehingga dinilai penting
tujuan pelaksanaan TJSL yang ideal, objektif, tepat untuk dapat dijalankan.
sasaran, dan berkesinambungan selaras dengan
konsep keuangan berkelanjutan untuk mencapai ANGGARAN DAN REALISASI PEMBIAYAAN
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL
DAN LINGKUNGAN TAHUN 2024
Di samping itu, BNI juga memaknai program TJSL
sebagai substansi yang tidak hanya mengarah BNI menetapkan jumlah anggaran pelaksanaan
kepada pemenuhan POJK 51/2017 semata, tetapi program TJSL dengan merujuk pada Peraturan
juga mengarah pada Lima Pilar Keberlanjutan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik
BNI untuk membangun hubungan yang harmonis Indonesia No. PER-1/MBU/3/2023 tentang Penugasan
dan saling menguntungkan dengan lingkungan, Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan
komunitas dan pemegang kepentingan, baik secara Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.
lokal, nasional maupun global, serta memberikan
dampak positif terhadap pola pikir dan kehidupan PROGRAM TJSL PUMK
lingkungan.
Berdasarkan Surat Menteri BUMN No. S-721/
Informasi mengenai program kegiatan pelaksanaan MBU/11/2022 tanggal 10 November 2022, terdapat
TJSL BNI adalah sebagai berikut: arahan terkait optimalisasi dana PUMK yaitu
1. Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha penunjukan PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk
Kecil (PUMK) (BRI) sebagai pengelola Kerja Sama Program PUMK.
a. Fokus melakukan penyaluran secara clustering Memahami hal ini, BNI telah menandatangani
dengan menjalin kerja sama sinergi dengan Perjanjian Kerja Sama antara BNI dengan BRI sebagai
BUMN/BUMD/Pemda yang mengelola mitra pengelola Kerja Sama Program PUMK yaitu PKS
binaan atau pelaku UMKM; No. B.21/MBD/12/2022 dan No. SBP/1/018 tanggal 13
b. Melakukan kerja sama dengan Lembaga Desember 2022 dengan jangka waktu PKS selama 5
Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang (lima) tahun sejak 2022 hingga 2027. Sesuai dengan
membina pelaku UMKM. arahan Menteri BUMN, penyaluran PUMK akan
2. Program Tanggung Jawab Sosial dan terfokus oleh BRI sebagai pengelola Kerja Sama
Lingkungan (Non PUMK) Program PUMK. Ketika masa berlaku perjanjian
a. Menyalurkan dana Program TJSL sesuai kerja sama telah usai, BRI akan mengembalikan
dengan ketentuan; saldo dana Program PUMK yang dimiliki (dana
b. Bekerja sama dengan mitra profesional cash) serta menyetorkan dana pengembalian PUMK
dan berkompeten untuk menyelenggarakan secara bertahap kepada BNI.
program pemberdayaan masyarakat;
c. Bekerja sama dengan komunitas masyarakat
untuk meningkatkan kualitas program;
1158 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 558
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PROGRAM TJSL NON PUMK
BNI juga melaksanakan program TJSL yang terbagi dalam 4 (empat) pilar utama, yaitu Sosial, Lingkungan,
Ekonomi serta Hukum dan Tata Kelola. Pada tahun 2024, pencapaian penyerapan anggaran melalui program
TJSL BNI mencapai Rp129,9 miliar atau 100%. Realisasi Program TJSL BNI berdasarkan Pilar Utama dan
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) adalah:
Realisasi Anggaran Program TJSL Berdasarkan 4 (empat) Pilar Utama dan Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (TPB) per 31 Desember 2024
No Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Realisasi (Rp Miliar)
PILAR SOSIAL
1 TPB 1 (Tanpa Kemiskinan) 3,3
2 TPB 2 (Tanpa Kelaparan) 48,9
3 TPB 3 (Kehidupan Sehat & Sejahtera) 15,7
4 TPB 4 (Pendidikan Berkualitas) 24,0
Sub Jumlah 91,9
PILAR EKONOMI
1 TPB 7 (Energi Bersih & Terjangkau) 0,1
2 TPB 8 (Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi) 10,3
3 TPB 9 (Industri, Inovasi & Infrastruktur) 5,3
4 TPB 10 (Berkurangnya Kesenjangan) 0,3
Sub Jumlah 16,0
PILAR LINGKUNGAN
1 TPB 6 (Air Bersih & Sanitasi Layak) 3,1
2 TPB 11 (Kota & Pemukiman yang Berkelanjutan) 14,9
3 TPB 12 (Konsumsi & Produksi yang Bertanggung Jawab) 0,3
4 TPB 13 (Penanganan Perubahan Iklim) 0,2
5 TPB 14 (Ekosistem Lautan) 1,1
6 TPB 15 (Ekosistem Daratan) 2,5
Sub Jumlah 22,1
JUMLAH KESELURUHAN 129,9
AKTIVITAS, INVESTASI ATAU SUMBANGAN TERHADAP KOMUNITAS ATAU ORGANISASI
NIRLABA TERDAFTAR
Sebagai bagian dari komitmen terhadap tanggung jawab sosial, BNI telah melaksanakan berbagai aktivitas
dan investasi yang berfokus pada pemberdayaan komunitas serta mendukung organisasi nirlaba terdaftar.
Melalui program-program berkelanjutan di berbagai bidang, BNI berupaya memberikan dampak positif
yang nyata bagi masyarakat. Selain itu, BNI juga menyalurkan sumbangan dan bantuan kepada organisasi
nirlaba yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.
KINERJA PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN
BNI secara konsisten mengimplementasikan keuangan berkelanjutan dan meningkatkan dukungan pada
capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang salah satunya dilakukan melalui pelaksanaan
program kegiatan TJSL. BNI terus berupaya untuk mendukung inisiatif pencapaian TBP sebagai bagian dari
upaya memenuhi target-target pembangunan berkelanjutan skala global yang tertuang dalam rumusan
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang mencakup 17 tujuan. BNI yang berperan sebagai lembaga
pembiayaan juga memiliki kesepahaman dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam rangka
menciptakan masa depan yang lebih baik.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1159
Page 559
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Adapun capaian atas kontribusi atau dukungan BNI pada TPB yang sesuai serta relevan dengan kegiatan
dan bidang usaha BNI, sebagai berikut:
Capaian atas Dukungan Program TJSL BNI pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
No Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) (TPB) Capaian BNI
1 TPB 1 (Tanpa Kemiskinan) Bantuan tanggap darurat bencana alam, antara lain bencana banjir,
gempa bumi, dan erupsi gunung berapi di seluruh Indonesia.
2 TPB 2 (Tanpa Kelaparan) Bantuan ketahanan pangan untuk masyarakat yang membutuhkan di
seluruh Indonesia.
3 TPB 3 (Kehidupan Sehat & Sejahtera) Bantuan kesehatan antara lain mobil ambulance dan sarana prasarana
kesehatan.
4 TPB 4 (Pendidikan Berkualitas) Bantuan pendidikan antara lain beasiswa dan sarana prasarana
pendidikan.
5 TPB 6 (Air Bersih & Sanitasi Layak) Bantuan air bersih dan sanitasi antara lain penyediaan sumur bor air
bersih.
6 TPB 7 (Energi Bersih & Terjangkau) Bantuan energi terbarukan antara lain lampu penerangan jalan
menggunakan solar panel.
7 TPB 8 (Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Bantuan sarana prasarana dalam mendukung UMKM antara lain sarana
Ekonomi) prasarana peralatan UMKM.
8 TPB 9 (Industri, Inovasi & Infrastruktur) Bantuan sarana prasarana infrastruktur antara lain jalan dan jembatan.
9 TPB 10 (Berkurangnya Kesenjangan) Bantuan dalam mendukung berkurangnya kesenjangan antara lain
bantuan kepada para penyandang disabilitas.
10 TPB 11 (Kota & Pemukiman yang Bantuan sarana prasarana ibadah seluruh umat beragama.
Berkelanjutan)
11 TPB 12 (Konsumsi & Produksi yang Bantuan konsumsi yang bertanggungjawab antara lain pemanfaatan
Bertanggung Jawab) barang yang sudah tidak digunakan melalui program pengelolaan
limbah tekstil.
12 TPB 13 (Penanganan Perubahan Iklim) Bantuan terkait dampak perubahan iklim antara lain program
pengolahan sampah.
13 TPB 14 (Ekosistem Lautan) Bantuan terkait ekosistem laut antara lain penanaman bibit mangrove.
14 TPB 15 (Ekosistem Daratan) Bantuan terkait ekosistem darat antara lain konservasi badak dan
orangutan.
PELAKSANAAN PROGRAM TJSL BNI
BNI menjalankan program TJSL mengacu pada ISO 26000 melalui konsep CSV (Creating Share Value)
dengan karakteristik berbagi manfaat dan nilai. Hal ini selaras dengan Permen Kementerian BUMN Nomor
PER-1/MBU/03/2023. Dengan demikian, penerapan program TJSL yang dijalankan BNI diharapkan dapat
memberikan manfaat optimal bagi pembangunan sosial dan pembangunan lingkungan, berkontribusi pada
penciptaan nilai tambah bagi Perseroan, serta mendorong usaha mikro dan usaha kecil masyarakat agar
berkembang lebih tangguh dan mandiri.
Melalui unit kerja yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, BNI berkomitmen dalam kegiatan
pengembangan masyarakat dan pelestarian lingkungan dalam rangka pencapaian Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan melalui Program BNI Berbagi.
Hingga 31 Desember 2024, BNI telah melaksanakan program TJSL dengan pendekatan creating shared
value, dengan rincian sebagai berikut:
Program Dampak bagi Perseroan
Program KAWAN BNI a. Penguatan ekonomi lokal untuk menjadi calon nasabah BNI ke depannya;
b. Pembinaan masyarakat agar dapat masuk ke dalam value chain Perseroan.
c. Membantu Pencapaian SDGs
Proyek Pembangunan Kantin
Layang Pejompongan a. Penataan UMK di lingkungan gedung BNI
b. Pengembangan UMK agar dapat masuk kedalam value chain Perseroan.
Proyek Pembangunan Kedai c. Membantu Pencapaian SDGs
Swadharma
Program Jejak Kopi Khatulistiwa a. Pengembangan & pemberdayaan petani kopi yang merupakan nasabah BNI
b. Membantu Pencapaian SDGs
1160 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 560
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Program Unggulan Program Beasiswa Sarjana BNI
BNI berkomitmen untuk terus berinovasi dalam Dalam rangka menjalankan Program Tanggung
merancang berbagai program unggulan yang dapat Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha
memberikan dampak positif bagi masyarakat dan Milik Negara, BNI berinisiasi untuk mengadakan
lingkungan. Berikut merupakan penjelasan terkait program beasiswa. Sasaran yang ingin dicapai
program unggulan dalam pelaksanaan TJSL yang adalah peningkatan kesempatan yang sama bagi
dilakukan oleh BNI selama tahun 2024. semua kalangan masyarakat dalam mendapatkan
pendidikan yang lebih tinggi di jenjang Universitas
Rumah BUMN atau sejalan dengan Tujuan Pembangunan
Rumah BUMN merupakan wadah bagi langkah Berkelanjutan (TPB) No. 4 yaitu Pendidikan
kolaborasi BUMN dalam membentuk digital Berkualitas. Program ini juga untuk mengapresiasi
economy ecosystem melalui pembinaan UMKM Pegawai TAD (Tenaga Alih Daya) yang telah bekerja
untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya. dan mengabdi untuk BNI, seperti pramubakti, supir,
UMKM yang menjadi binaan Rumah BUMN akan satpam dan cleaning service.
mendapatkan pemberdayaan yang disesuaikan
dengan level entrepreneurship UMKM. Kehadiran Sertifikasi UMKM
Rumah BUMN menjadi katalisator UMKM naik BNI berkomitmen untuk menjalankan program
kelas menuju Go Modern (perubahan pola pikir jangka panjang dalam pengembangan UMKM
kewirausahaan), Go Digital (penggunaan sosial melalui sertifikasi halal UMKM dengan target
media), Go Online (menggunakan e-commerce) sebanyak 1.000 UMKM. Pelaksanaan sertifikasi
dan Go Global (siap ekspor). Saat ini, BNI memiliki halal UMKM mencakup Pre-Audit atau Persiapan
23 Rumah BUMN yang merupakan tempat Sertifikasi, Pemeriksaan Kehalalan Produk dan
pengembangan usaha bagi lebih dari 6.215 Permohonan Sertifikasi Halal.
pelaku UMK dan telah mendapatkan lebih dari
401 kali pelatihan serta membantu mendapatkan Program Ketahanan Pangan
izin legalitas sebanyak 4.580 perijinan (PIRT, NIB, Pada tahun 2024 dampak dari El Nino masih terjadi
Sertifikat Halal, BPOM). di Indonesia. El Nino merupakan fenomena iklim
yang ditandai dengan pemanasan suhu permukaan
Program KAWAN BNI laut secara berkala di Samudra Pasifik tropis bagian
Mengambil kata “Kawan” yang artinya adalah teman tengah dan timur yang dampaknya kepada Indonesia
atau sahabat, BNI membuat program pemberdayaan meliputi kekeringan, kekurangan air bersih, gagal
masyarakat dengan nama Program Kawan BNI. panen, kebakaran hutan dan lahan, dan lain-lain.
Melalui program ini, Perseroan berupaya untuk BNI semakin berkomitmen untuk menyelesaikan
menjadi Kawan/Teman/Sahabat bagi masyarakat permasalahan ketahanan pangan dan kelaparan
secara bersama-sama untuk memaksimalkan yang terjadi di masyarakat.
program/proyek pemberdayaan masyarakat yang
dijalankan agar dapat meningkatkan kualitas hidup Sebagai implementasi ketahanan pangan, BNI
masyarakat. melakukan pembagian paket pangan yang dikemas
ke dalam program khusus yaitu program ketahanan
Program Kawan BNI menargetkan desa-desa di pangan dalam rangka Bulan Ramadhan 1445 H
seluruh Indonesia untuk mengembangkan bisnis dan program ketahanan pangan dalam rangka
unggulan dari masing-masing desa tersebut. penanganan dampak El Nino di Indonesia.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan
kemampuan ekonomi pada komunitas masyarakat. Implementasi program ini adalah dengan
Kontribusi dan dukungan terus BNI berikan demi membagikan paket pangan kepada masyarakat di
mengembangkan potensi (Ekonomi, SDM) sehingga seluruh wilayah kerja BNI secara rutin setiap tahun
mampu menjadi desa yang mandiri dan menambah/ melalui rangkaian perayaan hari besar keagamaan.
menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat
sekitar. Pada tahun 2024, BNI telah membagikan paket
pangan sebanyak 619.362 paket, dengan rincian
Sepanjang tahun 2024, BNI mengembangkan 4 jumlah paket pangan yang telah disalurkan sebanyak
obyek Program Kawan BNI yaitu Desa Wringin Putih 78.000 paket pangan yang terbagi dalam penyaluran
(Banyuwangi, Jawa Timur), Desa Wisata Ponggok program Bulan Ramadhan 1445 H sebanyak 541.362
(Klaten, Jawa Tengah), Desa Wisata Lembah paket yang terbagi dalam rangka penanggulangan
Asri (Purbalingga, Jawa Tengah) dan Desa Bubu dampak El Nino serta bantuan inisiasi lainnya.
Attagamu (Flores Timur, NTT).
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1161
Page 561
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Paket Pangan yang disampaikan melalui lembaga mata, tetapi saat ini debit air semakin menurun
atau institusi telah dilakukan koordinasi dengan dan ditambah dengan efek kemarau panjang,
pemerintah setempat dalam melakukan pendataan sumber mata air tersebut tidak mampu mencukupi
kepada masyarakat tidak mampu dan layak untuk kebutuhan air masyarakat, BNI berkomitmen untuk
mendapatkan bantuan paket pangan. Dampak mendukung penyediaan air bersih dan sanitasi
dari program ketahanan pangan di antaranya dengan pemberian bantuan air bersih sumur bor di
berbagi kebahagiaan, membantu meringankan beberapa wilayah Indonesia yang terdampak seperti
beban masyarakat terutama masyarakat kurang Purwokerto, Serang Pandeglang & Cilegon - Banten,
mampu dan terdampak El Nino di Indonesia, serta serta Bogor - Jawa Barat.
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BNI juga memberikan bantuan berupa air bersih
Seluruh kegiatan pemberian paket pangan yang dan sanitasi di Wilayah Banyuwangi - Jawa Timur
dilakukan BNI memperhatikan prinsip kehati-hatian dengan bentuk bantuan seperti pembuatan sumur
dalam penyalurannya agar tidak memberikan bor (air bersih) dan toilet untuk para nelayan di area
bantuan ganda terhadap bantuan sembako yang pesisir Jawa Timur.
diberikan oleh pemerintah.
Sarana Prasarana Kesehatan
Program Operasi Katarak Pada tahun 2024, BNI menyalurkan bantuan 59
Katarak merupakan penyebab utama kebutaan di unit ambulans yang tersebar di seluruh Indonesia.
seluruh dunia yang sebenarnya dapat dicegah. Bantuan ambulans yang disalurkan oleh BNI bekerja
Perkiraan insiden katarak adalah 0,1% per tahun sama dengan instansi yang memiliki izin dalam
atau satu di antara 1.000 orang adalah penderita bergerak di bidang sosial dan kesehatan agar dapat
baru katarak setiap tahunnya. mengoperasikan secara tepat sasaran. Kendaraan
ambulans yang didukung oleh BNI dipergunakan
Mencermati data penderita katarak di atas, menjadi secara gratis terutama kepada masyarakat tidak
tanggung jawab berbagai pihak untuk bersama mampu.
mencegah terjadinya kebutaan akibat katarak
bersama dengan Pemerintah. BNI menyadari bahwa Salah satu program bantuan BNI Berbagi bidang
katarak merupakan gangguan mata yang dapat kesehatan adalah dalam rangka mendukung
memengaruhi kinerja masyarakat. Walau dapat Rumah Sakit (RS) Kapal RS Kapal Waluya II dalam
di operasi, tidak semua orang bisa mendapatkan operasionalnya melakukan tindakan medis operasi
akses ke fasilitas kesehatan yang baik. Oleh karena Katarak di lokasi terpencil (pulau-pulau terpencil).
itu, BNI bekerja sama dengan Yayasan Pundi Amal Latar belakang pemberian bantuan adalah peralatan
Peduli Kasih (YPP) SCTV dan Indosiar mengadakan harus didatangkan dari luar daerah tempat lokasi
Program BNI Berbagi untuk operasi katarak pada pelayanan kesehatan RS kapal tersebut, untuk
empat lokasi di Indonesia Timur dengan target 450 itu dalam memenuhi peralatan tindakan medis
mata dalam periode tahun 2023 dan 2024. tersebut BNI memberikan bantuan berupa peralatan
medis untuk pelayanan kesehatan operasi katarak
Program Pengelolaan Sampah bagi masyarakat pada penyelenggaraan pelayanan
Pengelolaan sampah, terutama sampah rumah kesehatan RS Kapal Nusa Waluya II (Tongkang).
tangga dan sampah wisata masih menjadi masalah
yang perlu diperhatikan. BNI turut serta dalam Sarana Ibadah
memberikan bantuan berupa sarana prasarana Dalam menciptakan bangsa yang berkarakter dan
pengelolaan sampah diarea wisata seperti Likupang, mengimplementasikan Pembangunan Lingkungan
Sulawesi Utara dan Cikole Lembang & Cipanas berkelanjutan, BNI turut serta membantu
Puncak, Jawa Barat serta sarana kebersihan di Ibu membangun dan atau merenovasi infrastruktur
Kota Nusantara (IKN) - Kalimantan Barat. sarana ibadah dari berbagai agama di seluruh
wilayah kerja BNI. BNI memberikan bantuan sarana
Program Pengelolaan Air Bersih ibadah dalam bentuk infrastruktur dan sarana atau
Penyediaan Sarana Air Bersih dan Sanitasi Air bersih prasarana pendukung sarana ibadah.
dan sanitasi adalah kebutuhan dasar manusia.
Karena perubahan iklim, air menjadi kebutuhan Pada tahun 2024, BNI telah berhasil membantu 123
utama yang dibutuhkan masyarakat karena masalah sarana ibadah dari berbagai agama, yang tersebar
kesulitan air. di seluruh wilayah kerja BNI, antara lain Sumatera
Barat, Bengkulu, Pulau Jawa, Bali, Maluku, dan
Dan pada tahun 2024, beberapa wilayah di Indonesia lain-lain. Dampak nyata dari program ini adalah
mengalami krisis air bersih akibat kekeringan menciptakan kota dan komunitas berkelanjutan,
ekstrim, masyarakat mengandalkan air dari sumber peningkatan serta perbaikan sarana ibadah,
1162 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 562
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
serta meningkatkan kepedulian dan tanggung pencegahan judi online. Program ini bertujuan
jawab BNI terhadap masyarakat sekitar. Bantuan meningkatkan literasi keuangan, menjadikan guru
sarana ibadah yang diberikan turut serta dalam sebagai teladan, serta membangun kesadaran dini
memberikan kenyamanan dan keamanan jamaah bagi pelajar dalam pengelolaan keuangan yang
dalam melaksanakan kegiatan beribadah. bijak dan inklusif.
Sarana Pendidikan Bantuan Sarana dan Prasarana Umum
Pada tahun 2024, BNI turut berpartisipasi dalam Perbaikan Jalan, Betonisasi Talud, Foodcourt,
upaya menciptakan pendidikan yang bermutu dan Penerangan jalan (energi terbarukan), sarana
berkualitas melalui bantuan kepada 86 sekolah atau prasarana olahraga, serta Jembatan.
instansi pendidikan di wilayah kerja BNI, seperti
pembangunan gedung sekolah, pembangunan/ Tanggap Darurat Bencana Alam
renovasi ruang kelas, pelatihan, penyediaan sarana Sepanjang Tahun 2024, telah terjadi bencana alam
prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi seperti erupsi gunung berapi, banjir bandang dan
(TIK), penyediaan sarana prasarana pendukung tanah longsor di beberapa wilayah di Indonesia
pembelajaran, penyediaan alat peraga edukatif, dan antara lain Sumatera Barat, Jawa Barat, Kalimatan
lain-lain. Barat, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Selatan
yang berdampak pada kehidupan masyarakat
Sebagai Implementasi lainya dalam upaya sekitar tempat terjadinya bencana. BNI melalui
menciptakan pendidikan yang bermutu, BNI juga Program Tanggap Darurat Bencana BNI Berbagi
membagikan Paket Perlengkapan Pendidikan untuk telah membantu 34 titik lokasi bencana di seluruh
Masyarakat tidak mampu juga dalam Program Indonesia yang terdampak baik dengan pemberian
Khusus yaitu Hari Raya Natal dengan membagikan sembako, peralatan masak, kebutuhan anak, dan
17.000 paket pendidikan di seluruh wilayah kerja lain-lain.
BNI.
Program Penurunan Angka Stunting dan
Bantuan yang telah BNI berikan tersebar di seluruh Makanan Bergizi
Indonesia, antara lain Jawa Barat, Jawa Tengah, Seiring dengan fokus pemerintah dalam percepatan
Jawa Timur, Bali, Riau, Sumatera Utara, dan penurunan Prevalensi Stunting di Indonesia, BNI
Maluku. Bantuan yang telah diberikan tersebut turut mendukung kebijakan tersebut dengan
diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan bagi melaksanakan berbagai macam program untuk
siswa dan tenaga pengajar dalam melaksanakan meningkatkan perbaikan gizi, yang dibagi dalam
kegiatan belajar mengajar yang diharapkan dapat rencana jangka pendek, menengah hingga panjang.
berpartisipasi dalam menciptakan siswa/i yang Hingga saat ini berbagai program telah terlaksana
unggul di masa depan. antara lain:
1. Bantuan Paket Pangan Balita
Program Sertifikasi Guru, serta Literasi dan 2. Bantuan Paket Pangan Ibu Hamil dan Menyusui
Edukasi Keuangan 3. Pemberian Makan Siang Bergizi
Dalam kegiatan tersebut BNI menjalankan program 4. Pelatihan Kader Posyandu
pemberian sertifikasi guru di 5 provinsi, yaitu DKI 5. Pelatihan Pencegahan Stunting bagi Ibu Hamil
Jakarta, Pekanbaru, Kalimantan Timur, Bali, dan
NTT yang diikuti oleh 1.000 guru dari 513 Sekolah. Implementasi program tersebut dilaksanakan
Program selama 6 bulan ini bertujuan untuk di berbagai daerah yaitu Tasikmalaya, Jombang,
mendukung misi Kemendikbudristek dalam Sidoarjo, DKI Jakarta, Semarang dan Tegal.
meningkatkan kapasitas guru. Program ini Ke depannya BNI terus berkomitmen mendukung
menjadikan guru memiliki kemampuan teknologi kebijakan pemerintah untuk mendorong perbaikan
digital yang memberikan dampak positif secara gizi di Indonesia.
berkelanjutan di dunia pendidikan. Sebagai nilai
tambah, guru tidak hanya akan mendapatkan sertifikat Dukungan Kawasan Geopark
nasional yang akan diakui oleh Kemendikbudristek Definisi Geopark menurut UNESCO adalah sebuah
namun juga sertifikat internasional dari Microsoft Kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi
yang bernama Microsoft Certified Educator. terkemuka (outstanding) - termasuk nilai arkeologi,
ekologi dan budaya yang ada di dalamnya - di mana
Selama program berjalan BNI juga melaksanakan masyarakat setempat diajak berperan-serta untuk
program edukasi keuangan bekerja sama dengan melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam.
OJK. Materi edukasi mencakup perencanaan Geopark Ijen atau Taman Bumi Ijen resmi masuk
keuangan, bahaya pinjaman online ilegal, dan Jaringan Geopark Dunia atau UNESCO Global
Geopark. Penetapan dilakukan dalam Konferensi
Internasional Ke-10 UNESCO Global Geopark (UGG)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1163
Page 563
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
di Marrakes, Maroko. Sedangkan, Kawasan Geopark Selain di Banyuwangi, BNI melalui Program BNI Go
Rinjani merupakan kawasan yang telah mendapatkan Green melakukan kegiatan pembibitan, penanaman
pengakuan dari UNESCO sebagai bagian dari dan pemeliharaan pada lahan yang membutuhkan
Geopark Indonesia. Terletak di Pulau Lombok, direhabilitasi dengan melibatkan peran masyarakat.
Geopark ini menempati kawasan Gunung Rinjani, BNI telah melakukan penghijauan sebanyak 167.347
yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di pohon di Indonesia sepanjang tahun 2024.
Indonesia. Status Geopark Rinjani Lombok sebagai
anggota Global Network diresmikan pada tanggal Program Konservasi Satwa Langka
12 April 2018. Kegiatan perbankan memang tidak memberikan
dampak langsung pada pelestarian lingkungan
BNI mendukung pengembangan Geopark dengan maupun keanekaragaman hayati. Namun, BNI
memfasilitasi camera trap, pembangunan musholla, tetap berkomitmen untuk mendukung gerakan
renovasi toilet, pengolahan sampah serta perbaikan konservasi fauna langka di Indonesia. Pelestarian
pendukung lainnya yang bertujuan memberikan keanekaragaman hayati berperan besar dalam
rasa aman dan nyaman para pendaki. membantu ekosistem lingkungan dan mereduksi
emisi yang dihasilkan.
Lingkungan: Mengoptimalkan Peran untuk
Melindungi Bumi Konservasi Badak Jawa
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab BNI mempertahankan konsistensi menjaga
sosial, BNI senantiasa berupaya untuk memberikan keanekaragaman hayati Indonesia khususnya
dampak positif terhadap lingkungan hidup Badak Jawa yang telah dilakukan di tahun-tahun
melalui peningkatan daya dukung ekosistem dan sebelumnya. Pada tahun 2024, BNI melanjutkan
perlindungan spesies flora dan fauna. dukungan konservasi Badak Jawa bersama
Kementerian Lingkungan Hidup dan Balai Taman
Employee Volunteering Program Nasional Ujung Kulon serta Aliansi Lestari Rimba
Dalam pelaksanaan kegiatan CSR, BNI mendorong Terpadu (ALeRT) berupa pembuatan Sekolah
karyawannya untuk terlibat menyumbangkan Lapangan Pengelolaan Ternak Kerbau (SLPTK) dan
waktu dan pikirannya secara sukarela. Pelaksanaan melanjutkan Pemetaan Genetik Individu Badak
program ini memiliki tujuan antara lain Jawa, kedua kegiatan tersebut sangat penting bagi
menumbuhkan kebersamaan antara karyawan keberlangsungan Badak Jawa di TNUK.
dalam membantu masyarakat, meningkatkan
loyalitas pegawai terhadap perusahaan, Konservasi Orangutan Kalimantan
menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik. Orangutan dan banyak spesies hutan tropis
Pulau Kalimantan, kini menghadapi kepunahan.
Program-program CSR yang melibatkan karyawan Masalah yang mereka hadapi sangat rumit,
antara lain Program Penanaman Pohon. Selain itu, sementara penyebab deforestasi banyak sekali.
pelibatan BNI Hi Movers dalam Program TJSL juga Keberlangsungan Orangutan Kalimantan memiliki
pada program ketahanan pangan dan Program Hari banyak tantangan. Populasinya yang semakin
Raya Keagamaan yaitu dengan membersihkan, serta berkurang dapat mengancam keseimbangan
turut berpartisipasi dalam melakukan revitalisasi ekosistem hutan.
rumah ibadah.
Menyadari hal itu, BNI terus mempertahankan
Program Rehabilitasi Lahan Kritis di Teluk dukungannya terhadap upaya konservasi orangutan
Pangpang, Banyuwangi di Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian
Guna mendukung kelestarian hutan mangrove Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), BNI serta
dengan segala manfaatnya, BNI melakukan Borneo orangutan Survival Foundation (BOSF)
penanaman +/- 165.000 bibit mangrove pada area bersinergi untuk menjaga kelestarian Orangutan
50 hektar (Ha) di Teluk Pangpang, Desa Wringin Kalimantan (Pongo pygmaeus) di Pusat Rehabilitasi
Putih, Banyuwangi. Penanaman bibit mangrove ini Orangutan Samboja Lestari di Kabupaten Kutai
tidak hanya memperbaiki ekosistem laut, tetapi juga Kartanegara, Kalimantan Timur. Program rehabilitasi
memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat lahan kritis serta pemeliharaan selama lima tahun
desa yang sebagian besar menggantungkan diharapkan dapat mendukung rencana Net Zero
mata pencahariannya dari hasil laut. Tidak hanya Emission BNI.
melakukan penanaman, BNI turut aktif dalam
merawat pertumbuhan pohon mangrove bersama
dengan warga setempat selama 3 tahun.
1164 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 564
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengolahan Limbah Tekstil Pelaksanaan program PUMK ini bertujuan untuk
Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, memberikan kemudahan akses permodalan
program Pengelolaan Sampah Tekstil Pegawai bagi usaha mikro dan usaha kecil sekaligus
atau Uniform Disposal Program dirancang untuk melakukan pembinaan dalam rangka meningkatkan
menangani limbah tekstil, khususnya baju seragam kemampuan UMK agar lebih tangguh dan mandiri.
pegawai yang masih layak pakai. Program ini BNI menyalurkan Program PUMK dalam bentuk
bertujuan untuk mengurangi timbunan sampah pinjaman lunak kepada mitra binaan saat ini dengan
tekstil yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir jasa administrasi sebesar 3% per tahun efektif dari
(TPA) dengan menerapkan prinsip Donate, Recycle, limit pinjaman, yang disalurkan dalam bentuk:
dan Upcycle, sesuai dengan TPB No.12 yaitu 1. Pinjaman untuk membiayai modal kerja dan
Konsumsi dan Produksi yang bertanggung jawab. atau pembelian aktiva tetap dalam rangka
meningkatkan produksi dan penjualan;
Uniform Disposal Program tidak hanya berfokus 2. Pinjaman khusus untuk membiayai kebutuhan
pada pengelolaan limbah tekstil, tetapi juga dana pelaksanaan kegiatan usaha mitra binaan
memberikan dampak sosial bagi masyarakat. yang bersifat pinjaman tambahan dan berjangka
Melalui program ini, sebanyak 21,6 ton limbah baju pendek dalam rangka memenuhi pesanan dari
seragam pegawai dikelola dan menghasilkan tiga rekanan usaha mitra binaan;
output, dengan rincian sebagai berikut: 3. Beban Pembinaan:
1. Donate: Sebanyak 5,3 ton pakaian yang lolos uji a. Untuk membiayai pendidikan, pelatihan,
kualitas layak digunakan kembali didistribusikan pemagangan, pemasaran, promosi, dan
kepada masyarakat pra-sejahtera di 7 kota di hal-hal lain yang menyangkut peningkatan
Indonesia, sehingga produksi sebanyak 39.984 produktivitas mitra binaan serta untuk
pcs. tekstil baru berhasil dicegah. pengkajian/penelitian yang berkaitan dengan
2. Recycle: Sebanyak 15,3 ton tekstil yang tidak Program Pendanaan Usaha Kecil dan Usaha
lolos uji kualitas (quality control) dihancurkan Mikro (PUMK);
dan diproses lebih lanjut menjadi kain daur b. Beban pembinaan bersifat hibah dan besarnya
ulang, Ja-Brick untuk home decor, dan insulator. maksimal 20% dari dana Program Kemitraan
3. Upcycle: Sebanyak 1,12 ton tekstil dalam kondisi yang disalurkan pada tahun berjalan;
kurang dari 60% kelayakan dimanfaatkan untuk c. Beban Pembinaan hanya dapat diberikan
diproses lebih lanjut menjadi produk bernilai kepada atau untuk kepentingan mitra binaan.
tambah, seperti sepatu dll.
Berdasarkan Surat Menteri BUMN No. S-721/
Melalui program ini, BNI mendukung terciptanya MBU/11/2022 tanggal 10 November 2022, terdapat
ekonomi sirkular dan memberikan manfaat nyata arahan terkait optimalisasi dana PUMK yaitu
bagi masyarakat pra-sejahtera di Indonesia. penunjukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk (BRI) sebagai pengelola Kerja Sama Program
Program Pendanaan serta Pembinaan Usaha PUMK. Atas dasar hal tersebut, telah dilakukan
Mikro dan Usaha Kecil penandatanganan PKS antara BNI dengan BRI
sebagai pengelola Kerja Sama Program PUMK
Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha yaitu PKS No. B.21/MBD/12/2022 dan No. SBP/1/018
Kecil tanggal 13 Desember 2022 dengan jangka waktu
Program PUMK adalah bentuk dari kegiatan TJSL PKS selama 5 (lima) tahun sejak 2022 hingga 2027.
BNI yang lebih mengarah kepada peningkatan Sesuai dengan arahan Menteri BUMN, penyaluran
kualitas hidup masyarakat sekitar dengan pembinaan PUMK akan terfokus oleh BRI sebagai pengelola
usaha mikro dan usaha kecil yang dibentuk Kerja Sama Program PUMK.
bersama masyarakat. Pelaksanaan program PUMK
mengacu pada Peraturan Menteri BUMN No. PER- Program Pembinaan Usaha Mikro dan Usaha
05/MBU/04/2021 tanggal 20 April 2021 tentang Kecil
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Mitra binaan BNI adalah pelaku usaha mikro dan
Badan Usaha Milik Negara, dan perubahannya yakni usaha kecil yang belum mengenal perbankan secara
Peraturan Menteri BUMN No. PER-6/MBU/09/2022 teknis karena keterbatasan akses untuk menerima
tanggal 15 September 2022. Program PUMK BNI pinjaman dari perbankan. Pelaku usaha mikro dan
dilaksanakan oleh Divisi Business Program sejak usaha kecil tersebut bergerak di berbagai sektor
tahun 2017. ekonomi formal dan non-formal, namun mempunyai
peran strategis dalam ekonomi sektor riil dan telah
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1165
Page 565
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
terbukti bahwa segmen usaha mikro dan usaha tanggal 15 September 2022, dana pembinaan mitra
kecil relatif lebih tahan terhadap krisis ekonomi. binaan menjadi bagian dari program penyaluran
Mitra binaan BNI diharapkan dapat meningkatkan dana TJSL yang dijalankan. Penyaluran dana
aktivitas usaha, modal usaha, jiwa kewirausahaan, pembinaan ini diarahkan untuk meningkatkan
akses ke perbankan, administrasi usaha, kualitas kapasitas mitra binaan.
produk dan jangkauan pemasaran.
Informasi Laporan Keuangan Program
BNI senantiasa memberikan pembinaan kepada Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil
mitra binaan BNI yang merupakan para pelaku (PUMK)
usaha mikro dan usaha kecil, agar mereka dapat Berdasarkan pada Pasal 33 Ayat 2 Peraturan Menteri
meningkatkan tata kelola usahanya menuju kepada Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No.
tata kelola yang lebih baik dan menghasilkan benefit Per-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan
yang terus meningkat. Oleh karena itu, mitra binaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan,
BNI yang merupakan para pelaku usaha mikro dan laporan keuangan Program Pendanaan UMK
usaha kecil, dapat menjadi pendorong pergerakan tahunan harus diaudit oleh kantor akuntan publik.
ekonomi di wilayah lingkungannya. Audit atas Laporan Keuangan Program PUMK
untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember
Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN No. PER- 2024 dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Rintis,
05/MBU/04/2021 tanggal 20 April 2021 tentang Jumadi, Rianto & Rekan (dahulu KAP Tanudiredja,
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Wibisana, Rintis & Rekan dan merupakan firma
Badan Usaha Milik Negara, dan perubahannya yakni anggota jaringan PricewaterhouseCoopers).
Peraturan Menteri BUMN No. PER-6/MBU/09/2022
PENGHARGAAN PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN TAHUN 2024
Penghargaan yang diterima BNI sepanjang tahun 2024 atas pelaksanaan program TJSL sebagai berikut:
Nama Penghargaan Tanggal Penerimaan Lembaga Pemberi Penghargaan
Most Impactful Program on 24 Oktober 2024 Investortrust.id & Bumi Global Karbon Foundation
Environment
Integrity & Tranparancy in Impact 24 Oktober 2024 Investortrust.id & Bumi Global Karbon Foundation
Award
SROI Excellent Award 24 Oktober 2024 Investortrust.id & Bumi Global Karbon Foundation
Top Corporate Donors – 15 November 2024 YPP SCTV Indosiar
Healthcare Category
PELAKSANAAN SROI ATAS PROGRAM BNI BERBAGI
Untuk mengukur dampak sosial sekaligus sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan Program BNI BERBAGI,
BNI telah melakukan perhitungan Social Return On Investment (SROI) Program TJSL. Pada tahun 2024, BNI
melakukan pengukuran dampak pada program/proyek, yaitu:
1. Sumur Bor di Gunung Kidul (DIY), Score 3,54
2. Rumah BUMN Bekasi (Jawa Barat), Score 2,62
3. Program Pengelolaan Sampah di Bogor (Jawa Barat), Score 2,20
1166 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 566
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penugasan
Khusus
BNI sebagai BUMN dapat menerima Penugasan c. Kab. Temanggung: Final Score 84,13
Khusus dari Pemerintah Pusat yakni penugasan (Excellent)
dalam rangka untuk menyelenggarakan fungsi d. Kab. Jember: Final Score 78,5 (Very Good)
kemanfaatan umum serta riset dan inovasi nasional.
Hal ini selaras dengan arahan Peraturan Menteri BNI Jejak Kopi Khatulistiwa telah berjalan di 5 titik
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. lokasi yaitu Kab. Garut (Prov. Jawa Barat), Kab.
PER-1/MBU/03/2023 tanggal 03 Maret 2023 tentang Rejang Lebong (Prov. Bengkulu), Kab. Temanggung
Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab (Prov. Jawa Tengah), Kab. Jember (Prov. Jawa Timur)
Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara. dan Kab. Humbang Hasundutan (Prov. Sumatera
Utara).
LAYANAN PERBANKAN (PEMBIAYAAN,
TRANSAKSI, DAN KEAGENAN) DALAM BNI tergabung dalam PMO Kopi Nusantara bersama
EKOSISTEM PERKEBUNAN KOPI PADA BUMN dan stakeholder terkait dalam komoditas kopi
EKOSISTEM PMO KOPI NUSANTARA Nusantara mengacu pada surat DPS/X/1566/2023
tanggal 23 Mei 2023. Program ini merupakan
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil pengembangan dari Program Perhutanan Sosial
kopi terbesar di dunia, dengan berada pada urutan ke yang diprakarsai oleh BNI sejak tahun 2017. Jejak
empat setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia. Potensi Kopi Khatulistiwa ini dinilai sejalan dengan aspek
Indonesia untuk menjadi negara penghasil kopi lingkungan, pemanfaatan lahan hutan secara tepat
terbesar sangat terbuka namun terdapat beberapa guna, inklusi keuangan, serta melalui produk kopi
tantangan yaitu produktivitas yang rendah, kualitas dan keunikan rasa yang dimilikinya dapat membuka
pemrosesan yang masih rendah, tidak adanya value potensi UMKM Go Global. Melalui sinergi program
added serta rendahnya pemanfaatan lahan tepat ini bersama kita wujudkan peningkatan produktivitas
guna. kopi yang berdampak pada kesejahteraan
stakeholder ekosistem kopi Indonesia.
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa hadir menjawab
tantangan tersebut, yang merupakan pengembangan Hingga akhir tahun 2024, total penyaluran Kredit
dari perhutanan sosial berupa pemberdayaan Usaha Rakyat (KUR) pada program Jejak Kopi
ekonomi masyarakat melalui pembentukan Khatulistiwa sebesar Rp67,2 miliar untuk 525 petani.
ekosistem pembiayaan ekonomi hijau untuk Penyaluran KUR Jejak Kopi Khatulistiwa menjadi
petani kopi dan stakeholder pertanian kopi dengan bagian perolehan KUR Perhutanan Sosial BNI. Per 31
membentuk close loop financial ecosystem. Dalam Desember 2024, total penyaluran sebesar Rp260,04
membentuk close loop financial ecosystem dari miliar untuk 10.467 petani hutan sosial.
stakeholder pertanian kopi, BNI JKK menyertakan 3
proses yaitu: PEMBERIAN PEMBIAYAAN KEPADA UMKM
1. Digitalisasi proses on farm, off farm dan pasar MELALUI PENYEDIAAN DANA DENGAN
online untuk mewujudkan UMKM Go Digital; BUNGA MURAH
2. Pembinaan on farm dan off farm sehingga terjadi
proses ramah lingkungan untuk mewujudkan Go Pemerintah RI bekerja sama dengan BNI untuk
ESG; menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam
3. Grading untuk menghubungkan dengan market rangka memberikan dukungan untuk pengembangan
internasional sehingga mewujudkan UMKM Go UMKM. Untuk tahun anggaran 2024, BNI mendapat
Global, dilakukan penilaian terhadap spesifikasi target alokasi penyaluran KUR sebesar Rp18
kopi antara lain aroma, flavour, after taste, acidity triliun sesuai Surat Kementerian Koordinator
dan karakteristik lainnya dengan hasil sebagai Perekonomian Republik Indonesia No. B/KUR/326/
berikut: D.I.M.EKON/12/2022 tanggal 28 Desember 2023.
a. Kab Garut: Final Score 84,25 (Excellent)
b. Kab. Rejang Lebong: Final Score 81,5
(Excellent)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1167
Page 567
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dalam rangka mengoptimalkan penyerapan plafon KUR Nasional serta memperhatikan pencapaian kinerja
penyaluran KUR BNI, telah diputuskan target penyaluran KUR BNI menjadi sebesar Rp12 triliun sesuai Surat
Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonesia No. B/PK.KUR/153/D.I.M.EKON/09/2023 tanggal
25 September 2023.
Penyaluran KUR bertujuan untuk membantu pengusaha kecil dengan akses permodalan dan pembinaan
usaha. Hingga akhir tahun 2024, BNI telah memberikan pembiayaan KUR sebesar Rp11,91 triliun, dengan
pencapaian target kontribusi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia sebesar 99,3%.
Penyaluran KUR per Jenis KUR per 31 Desember 2024
Jenis KUR Jumlah Debitur Kredit Maksimum (Rp Miliar) Target (Rp Miliar) Pencapaian
Supermikro 21 0,2 0,5 40%
Mikro 9,707 720,9 740,5 97,4%
Kecil 43,365 11.165,5 11.220,0 99,5%
PMI 982 26,0 39 66,6%
Jumlah 54,075 11.912,5 12.000 99,3%
Penyaluran KUR Berdasarkan Sektor Ekonomi per 31 Desember 2024
Sektor Ekonomi Jumlah Debitur Maksimum Kredit (Rp Miliar)
Industri Pengolahan 3,204 724
Jasa-jasa 9,702 2,151
Perdagangan 32,569 7,322
Perikanan 470 104
Pertanian 8.130 1,612
Total 54,075 11,913
PENYALURAN BANTUAN SOSIAL
Tahun
Penugasan Realisasi per
Dasar Hukum Dimulainya Kompensasi
Pemerintah 31 Desember 2024
Penugasan
• UU No.7 Tahun 1992 2015 Penyaluran Penyaluran Jumlah Penerima: 4.029.752
• Peraturan Menteri Keuangan No. Bantuan Sosial (disbursement) Nominal:
254/PMK.05/2015 Program dana alokasi Rp6.314.403.600.000
• PMK No.228/PMK.05/2016 Indonesia bantuan yang
• Perpres No.63 Tahun 2017 Pintar (PIP) bersumber dari
• Surat Edaran OJK No.S-15/PP.1/2017 Kemendikbud APBN ke rekening
tanggal 7 Juni tahun 2017 Ristek RI penerima bantuan.
• Peraturan Menteri Pendidikan No.10
2015 Bantuan Jumlah Penerima: 5.173
Tahun 2020
Operasional Nominal:
• Persesjen Kemdikbud No.20 Tahun
Sekolah (BOS) Rp256.279.838.774
2023
• Addendum III Perjanjian Kerjasama 2019 Penyaluran Jumlah Penerima: 324,319
antara Kemdikbud dengan BNI No. Bantuan Sosial Nominal:
316/PLPP.3/KU/I/2024 & Nomor BNI: Kartu Indonesia Rp2.750.330.458.560
INS2/001.1/PKS/2024 tanggal 19 Pintar-Kuliah
Januari 2024 (KIP-K)
• Addendum Perjanjian Kerjasama Kemendikbud
Penyaluran Bantuan Biaya Ristek RI
Pendidikan Kartu Indonesia Pintar 2019 Beasiswa Jumlah Penerima: 10,003
(KIP Kuliah) dan Beasiswa Unggulan Unggulan Nominal:
PKS No. 1143/J5/KU.01.02/2022 & Rp155.602.142.926
Nomor BNI : HLB-2/017/PKS/2022
tanggal 08 Agustus 2022 2020 Penyaluran Jumlah Penerima: 391,726
• PKS Pelayanan Jasa Perbankan Tunjangan Nominal:
dalam rangka Penyaluran Aneka Guru Rp2.229.352.149.472
Tunjangan untuk Guru, Pendidik 2023 Afirmasi Jumlah Penerima: 2.084
Lainnya, dan Tenaga Kependidikan (penyaluran Pendidikan Nominal:
Non Aparatur Sipil Negara Daerah s.d Feb Dikmen Rp52.605.397.869
Tahun 2024 No.0067/PLPP.3/ 2024)
KU/I/2024 & No BNI: INS2/001/
PKS/2024
1168 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 568
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tahun
Penugasan Realisasi per
Dasar Hukum Dimulainya Kompensasi
Pemerintah 31 Desember 2024
Penugasan
• PKS Penyaluran Dana Pembiayaan 2024 Bantuan Jumlah Penerima: 249
Program Pengembangan Pemerintah SD Nominal:
Kompetensi Non Gelar Micro Rp4.900.000.000
Credential No Manual.075/B5/
2024 Bantuan Jumlah Penerima: 544
GT.01.15/2024 & No BNI: INS2/022/
Pemerintah Nominal:
PKS/2024 tanggal 8 Juli 2024
Pendidikan Rp20.597.200.000
• PKS Penyaluran Dana Bantuan
Menengah dan
Pemerintah Pendidikan Masyarakat
Pendidikan
dan Pendidikan Khusus Tahun
Khusus
Anggaran 2024 No 07.25.021/C6-PPK/
KU.01.02/2024 & No BNI: INS2/026/ 2024 Bantuan Jumlah Penerima: 100
PKS/2024 tanggal 25 Juli 2024 Microcredential Nominal:
• PKS Penyaluran Dana Bantuan Rp819.200.000
Tanggap Darurat dan Pemulihan 2024 Bantuan Jumlah Penerima: 2.491
Pasca Bencana untuk Sekolah Dasar Belmawa Nominal:
No. 16087/C3.3/BP2.03/VII/PKS. Rp143.496.461.228
RKD/2024 & PKS No. INS2/022.1/
PKS/2024 dan No.INS2/022.2/
PKS/2024 tanggal 8 Juli 2024
TIM KERJA PROGRAM PERTASHOP PMO stakeholder dalam suatu rantai pasok untuk
PERTASHOP mendapatkan dukungan implementasi teknologi
yang dapat meningkatkan produktivitas,
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN ketersediaan, serta kualitas/mutu.
No. 008/PMO-TPIP/VII/2024 tanggal 26 Juli 2024,
mengenai Penugasan Tim Kerja Program Pertashop, KPR GRIYA FLPP (KPR BERSUBSIDI)
program ini diinisiasi oleh Pertamina sebagai solusi
untuk meningkatkan aksesibilitas bahan bakar BNI dan Kementerian Negara Perumahan Rakyat
di wilayah-wilayah terpencil di Indonesia. Dalam telah menandatangani Kesepakatan Bersama (MOU)
rangka mendukung percepatan implementasi dan No.02/SKB/DP/2010-DIR/071 dan Perjanjian Kerja
pemasaran produk Pertashop, Kementerian BUMN Operasional (PKO) No.27/SM.6/HK.02.04/10/2010-
telah menugaskan Tim Kerja Program Pertashop DIR/072 tanggal 25 Oktober 2010 tentang Penyaluran
PMO kepada BNI. Dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
(FLPP). Melalui perjanjian kerja sama tersebut, BNI
POKJA AKSELERASI UMKM mengemban tugas untuk menyediakan fasilitas
kredit perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan
Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Rendah (MBR) yang didukung dana Fasilitas
Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari
Nomor 51 Tahun 2024 tentang Kelompok Kerja Pemerintah, yaitu KPR BNI Griya FLPP.
Akselerasi Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM) Sektor Kelautan dan Perikanan, KPR BNI Griya FLPP merupakan wujud komitmen
pembentukan Pokja Akselerasi UMKM bertujuan BNI dalam mendukung program pemerintah
untuk memperluas akses dan meningkatkan di bidang penyediaan kebutuhan perumahan
efektivitas penyaluran kredit program di sektor bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
kelautan dan perikanan. Hingga akhir tahun 2024, BNI telah merealisasikan
penyaluran anggaran KPR BNI Griya FLPP sebesar
TIM PENGEMBANGAN BISNIS KOMODITAS Rp12.127 miliar. Adapun strategi yang dilakukan
KOPI DAN KAKAO untuk mendukung ekspansi KPR Griya FLPP sampai
dengan akhir tahun 2024, antara lain:
Melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor SK- 1. BNI memberikan apresiasi/reward kepada
272/MBU/11/2024 tentang Pembentukan Tim developer subsidi;
Pengembangan Bisnis Komoditas Kopi dan 2. Dalam mendorong penyerapan BNI Griya FLPP,
Kakao, tim ini bertujuan untuk mengembangkan BNI melakukan kerja sama dengan Asosiasi
bisnis komoditas kopi dan kakao yang inklusif Pengembang, developer subsidi, serta melakukan
dan berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai sosialisasi ke daerah-daerah dengan melibatkan
stakeholder eksternal maupun internal.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1169
Page 569
09
Komitmen
ESG
Kilas Kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola
1172
(LST) BNI 2024
Perkembangan Penerapan LST BNI 2024 1173
Komitmen Penerapan LST 1176
Pengelolaan Risiko LST BNI 1178
Penanggung Jawab Penerapan LST di BNI 1182
Pengawasan dan Evaluasi Penerapan LST BNI 1184
Penerapan Keuangan Berkelanjutan di
1185
Perusahaan Anak
Indeks LST: Ringkasan Praktik Keberlanjutan BNI 1192
Komitmen
ESG
Page 570
Page 571
Kilas Kinerja
Lingkungan, Sosial, dan
Tata Kelola (LST) BNI 2024
RATING ESG
MSCI Sustainalytics Sri Kehati ESG Sectors Leaders Quality 45
IDX Kehati IDX Kehati
A
(BBB) (23,2 (Medium Risk)) Periode: Desember 2024- Periode: Desember 2024- Periode: Desember 2024-
Mei 2025 Mei 2025 Mei 2025
PENGHARGAAN
Asia Sustainability Report Rating Anugerah ESG Republika ESG Appreciation Night B
(ASRRAT) 2024 2024 Universe 2024
Predikat Gold Rank Sustainability Reporting Most Appreciated ESG Report
ESG Appreciation Night B Investor Daily ESG Investor Daily ESG
Universe 2024 Appreciation Night 2024 Appreciation Night 2024
ESG Lowest Risk Appreciated Circular Economy ESG Appreciated Diversity Inclusivity
Report ESG Report
Investor Daily ESG KATADATA ESG Corporate Governance Perception
Appreciation Night 2024 Awards 2024 Index (CGPI) Awards 2024
Most Appreciated ESG Report Finance Sector: Social Champion The Most Trusted Company
1172 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 572
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Perkembangan Penerapan
LST BNI 2024
ASPEK LINGKUNGAN
a. Pembiayaan:
1. Penyaluran pembiayaan hijau (KUBL) BNI mencapai Rp73,4 triliun atau 9,6% dari total kredit (bank
only), tumbuh sebesar 8,12% (YoY)
2. Penyaluran Sustainability Linked Loan (SLL) sebesar Rp6,0 triliun
3. BNI telah mengalokasikan 87,26% dari hasil Obligasi Berwawasan Lingkungan BNI yang di terbitkan
pada tahun 2022. Penyaluran dana dari green bond untuk proyek hijau yang memenuhi syarat untuk
pendanaan dan telah mendapatkan opini dari Ahli Lingkungan sebagai pihak kedua (second party
opinion/SPO) mengenai kontribusi positif proyek terhadap Lingkungan dengan rincian alokasi sebagai
berikut.
Porsi Alokasi
(%) 53,10
7,86
Energi Terbarukan
Transportasi Ramah Lingkungan
18,29 2024 Gedung Berwawasan Lingkungan
Pengelolaan Sampah menjadi Energi dan Manajemen Limbah
7,70 Penggunaan Sunber Daya Alam dan Penggunaan Tanah yang
13,05 Berkelanjutan
Sisa 12,74% dari penyaluran green bond dialokasikan kepada KUBL lainnya sesuai dengan POJK
60/2017.
Dampak positif terhadap lingkungan dari penggunaan dana green bond oleh debitur adalah sebagai
berikut:
Total Reduksi emisi
GRK sebanyak
233.748,99 tCO2eq
Pengelolaan Energi bersih yang
sampah dihasilkan sebanyak
150.410 ton/tahun 54.355,2 MWh
Pelestarian lahan Penghematan
seluas konsumsi energi
314.387 ha 1.568.897 GJ
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1173
Page 573
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi lebih lanjut mengenai proyek- 4. Dua Gedung Kantor Pusat BNI telah memiliki
proyek yang didanai oleh Green Bond BNI sertifikasi Green Building, yaitu Menara
beserta dampak yang dilaporkan disajikan Pejompongan BNI dengan Sertifikasi Gold
dalam Laporan Green Bond BNI 2024 yang dan Plaza BNI dengan Sertifikasi Platinum
tersedia di situs web BNI pada laman 5. Instalasi solar panel dengan kapasitas 2.200
Lingkungan Hidup, Sosial dan Tata Kelola: watt untuk penerangan di tangga darurat
https://www.bni.co.id/en-us/company/bni- Plaza BNI, BSD
esg. 6. Efisiensi listrik melalui pengurangan
4. Penetapan Roadmap NZE Pembiayaan Tahun pemakaian lampu di Grha BNI, Plaza BNI,
2060 Gedoeng BNI, dan Menara BNI
5. Melaksanakan perhitungan emisi pembiayaan 7. BNI menjadi bank pertama di Indonesia yang
dengan menggunakan metodologi PCAF menggunakan skema kerja sama Stasiun
untuk portfolio kredit segmen corporate, Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)
enterprise, commercial dan retail productive Partnership Investor Own Investor Operate
6. Penerapan Taksonomi Keuangan (IO2) dari PLN.
Berkelanjutan Indonesia (TKBI) untuk sektor 8. Pengembangan Waste Management BNI
energi dengan Konsep Zero Waste to Landfill.
7. Edukasi dalam penerapan TKBI melalui forum
BNI ESG Sustainability & Transition (BEST) c. Rantai Pasok/Supply Chain
Event dan Technical Workshop TKBI bagi Sebagai komitmen BNI terhadap lingkungan
debitur-debitur di sektor energi dan praktik bisnis yang bertanggung jawab, BNI
8. Perhitungan Climate Risk Stress Test (CRST) memastikan Vendor/Supplier telah berkomitmen
yang mencakup 50% portfolio BNI untuk memperhatikan aspek lingkungan
9. Penguatan Risk Acceptance Criteria (RAC) untuk mengevaluasi calon pemasok baru
terhadap 22 (dua puluh dua) sektor industri menggunakan kriteria aspek lingkungan meliputi
untuk segmen Corporate dan Enterprise, 18 beberapa kriteria terkait informasi perizinan
(delapan belas) sektor industri untuk segmen lingkungan, lokasi perusahan yang berbatasan
Commercial dan 10 (sepuluh) sektor industri dengan kawasan lindung, pengelolaan emisi
untuk segmen Retail Productive dengan GRK dan limbah.
Aspek ESG
10. Mendukung Proyek Transisi Energi dan ASPEK SOSIAL
Transportasi Ramah Lingkungan
a. Pembiayaan pembangkit listrik dengan a. Sumber Daya Manusia (SDM):
sumber energi terbarukan, Pembangkit 1. Employee Engagement Score mencapai 96%
Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap di 2. Tingkat Kepuasan Pegawai mencapai 92%
Sulawesi Selatan dengan kapasitas 75 3. Penyusunan dan Persetujuan Kebijakan
Megawatt peak (MWp) senilai Rp1,6 triliun Respectful Workplace Policy
b. Pembiayaan Pembangkit Listrik Tenaga
Surya (PLTS) kapasitas 25 MWp di Provinsi b. Access to Finance:
Bali dengan nilai proyek Rp375 miliar dan 1. BNI telah memiliki 213.370 BNI Agen46
nilai pembiayaan sebesar Rp260 miliar 2. Program Ayo Menabung dengan Sampah
c. Pembiayaan moda transportasi massal 3. Program pemberdayaan UMKM melalui
Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta- program BNI UMKM Ramah Lingkungan
Bogor-Depok-Bekasi dengan kapasitas (BUMI), Jejak Kopi Khatulistiwa (JKK),
pengangkutan penumpang hingga 500 Millennial Smartfarming, Kampung Budidaya
ribu penumpang perhari sebesar Rp1,2 Perikanan, dan lain-lain
triliun
c. Privacy & Data Security
b. Operasional: 1. BNI memiliki Divisi CISO yang bertugas
1. Penetapan Roadmap NZE Operasional Tahun menjaga informasi dan meningkatkan
2028 keamanan cyber
2. Pengembangan Infrastruktur Manajemen 2. Penerapan mekanisme Data Loss Prevention
Data Emisi (DLP)
3. Perhitungan emisi karbon meliputi Scope 1, 3. Pelaksanaan Threat Hunting
Scope 2, dan Scope 3 (Operasional dan Emisi 4. Mengadopsi framework dan standar
Pembiayaan) keamanan internasional seperti ISO 27001
dan National Institute of Standards and
Technology (NIST)
1174 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 574
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
5. BNI telah memiliki Digital Risk Framework d. Consumer Financial Protection
yang diadopsi dari framework best practice 1. Skor kepuasan nasabah atau Customer
6. Sehubungan dengan pemberlakukan UU RI Satisfaction Survey (CSS) pada tahun 2024:
No. 27 tahun 2022 tentang Pelindungan Data 4,28 (skala 1 s.d 5)
Pribadi (PDP), BNI melakukan penyusunan 2. Persentase penyelesaian keluhan nasabah
prosedur, assessment dan mitigasi/preventif pada tahun 2024: 99,99%
terkait, pengelolaan infrastruktur, aplikasi 3. Memberikan pelatihan mengenai
dan sistem IT serta penerapan implementasi perlindungan keuangan konsumen
pengamanannya.
7. Penerapan proses masking atas data-data e. Rantai Pasok/Supply Chain
yang sensitif Sebagai komitmen BNI terhadap sosial dan praktik
8. Melaksanakan Pengukuran Tingkat Maturitas bisnis yang bertanggung jawab, BNI memastikan
Penanganan Insiden (TMPI) yang merupakan Vendor/Supplier telah berkomitmen untuk
alat untuk memetakan tingkat kesiapan memperhatikan aspek sosial untuk mengevaluasi
organisasi dalam penanggulangan dan calon pemasok baru menggunakan kriteria aspek
pemulihan insiden keamanan siber, termasuk sosial meliputi beberapa kriteria terkait informasi
dalam mendeteksi dan merespons apabila tidak ada pekerja di bawah umur, tidak ada
terdapat insiden kebocoran data pribadi pekerja paksa, bebas praktik diskriminasi SARA,
akibat celah keamanan sistem serta kesetaraan dalam promosi dan remunerasi
9. Melakukan asesmen Cyber Security Maturity pegawai.
(CSM), yang merupakan instrument dari
BSSN untuk menilai tingkat kematangan ASPEK TATA KELOLA
keamanan siber suatu organisasi, termasuk di
dalamnya penilaian kematangan pengelolaan 1. BNI telah memiliki Subkomite ESG di bawah
dan pelindungan kerahasiaan data pribadi Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud
(data privacy). 2. BNI telah memiliki unit kerja khusus yaitu
10. Pelaksanaan third party risk assessment antara Departemen Manajemen Environment, Social
lain melakukan vendor security assessment & Governance (ESG) di bawah Divisi Enterprise
dalam aspek Teknologi, Information dan Risk Management (ERM)
Cyber. 3. Kebijakan ESG BNI:
11. BNI mewajibkan Non-Disclosure Agreement a. Framework dan Roadmap ESG BNI
(NDA) bagi pihak ketiga apabila terdapat kerja b. Penetapan Net Zero Emission Roadmap
sama yang menggunakan data nasabah, dan c. Ketentuan Insentif Green Loan
hanya mengirimkan data nasabah sesuai d. Petunjuk Teknis Data Emisi
persetujuan nasabah. e. Petunjuk Teknis Kegiatan Usaha Berwawasan
12. Perusahaan anak BNI melakukan pelaporan Lingkungan (KUBL)
terkait isu dan topik diskusi pengelolaan data, f. SOP Sustainability Linked Loan (SLL)
termasuk privasi dan keamanan data sebagai g. SOP Solid Waste Management
proses harmonisasi data di Perusahaan Anak. 4. Direksi telah memiliki KPI untuk kinerja LST yang
13. Melaksanakan security awareness berkala diturunkan ke Unit-Unit Kerja (Green Loan dan
untuk edukasi kepada pegawai dan nasabah Rating ESG)
mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan
dan keamanan data pribadi.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1175
Page 575
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komitmen
Penerapan LST
ELEVATING IMPACT, EMPOWERING SUSTAINABILITY
BNI memprioritaskan penerapan prinsip keberlanjutan yang mencakup aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata
Kelola (LST) atau dikenal sebagai ESG - Environment, Social, and Governance dalam semua aspek bisnisnya.
BNI juga bersikap sangat serius dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau
Sustainable Development Goals (SDGs) yang telah menjadi isu global dan menjadi fokus utama Pemerintah
Indonesia.
BNI meyakini bahwa keberlanjutan harus memberikan dampak positif bagi semua pemangku kepentingan,
sambil meninggalkan warisan yang bermanfaat bagi generasi mendatang. Sebagai entitas usaha yang
sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Negara, BNI terus melangkah maju menjadi agen transformasi
terdepan dalam penerapan prinsip LST.
FRAMEWORK LST BNI & ROADMAP LST BNI
Sosial
• Meningkatkan keterlibatan
Lingkungan
S
karyawan
• Peningkatan kemampuan
• Employee Engagement Survey karyawan
(EES)/Tingkat Keterikatan • Memperkuat data dan
Pegawai 96% perlindungan finansial nasabah
• Mencapai NZE operasional Tata Kelola
pada tahun 2028. Framework
• Penguatan tata kelola dalam
pinjaman LST. LST • Meningkatkan
keberagaman di tingkat
• Meningkatkan kesadaran &
kemampuan karyawan.
• Mempertajam pengungkapan
L T Direksi
• Memperkuat keterlibatan
Dewan Direksi dalam LST
ESG.
FOKUS JANGKA PENDEK FOKUS JANGKA MENENGAH FOKUS JANGKA PANJANG
• Memperkuat Infrastuktur • Memperkuat Risk Acceptance Criteria • Penerapan manajemen risiko
• Menetapkan NZE dan Carbon Budget (RAC) debitur perubahan iklim dalam operasional
• Memperkuat Infrastuktur manajemen bank
risiko perubahan iklim
• Memperkuat keterlibatan Dewan dalam
ESG
• Mengoptimalkan pencegahan kehilangan
data
TARGET NET ZERO EMISSION (NZE) BNI
BNI memiliki komitmen untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) Operasional pada Tahun 2028 dan NZE
Pembiayaan pada Tahun 2060. Adapun strategi yang dilakukan dalam mencapai target tersebut adalah
sebagai berikut:
1. Pengembangan produk berkelanjutan, seperti:
a. Peluncuran Sustainability Linked Loan untuk mendorong debitur melakukan implementasi ESG dan
memiliki transition map menuju green.
1176 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 576
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
b. Penyaluran obligasi hijau untuk green project 3. Penerapan Net Zero Emission di Perusahaan Anak
yang saat ini dilakukan di 5 sektor, yaitu Energi BNI menyadari bahwa pelaksanaan Net Zero
Terbarukan, Transportasi Ramah Lingkungan, Emission harus dilakukan ke seluruh grup usaha.
Gedung Berwawasan Lingkungan, Untuk itu selama tahun 2024 BNI melaksanakan
Pengelolaan Sampah menjadi Energi dan penyelarasan pelaksanaan net zero emission
Manajemen Limbah, dan Penggunaan dengan Perusahaan Anak. Usaha ini dimulai
Sumber Daya Alam dan Penggunaan Tanah dengan mengharuskan Perusahaan Anak untuk
yang Berkelanjutan. mulai melaksanakan invetarisasi emisi dan
c. Pengembangan skema pembiayaan untuk menghitung emisi scope 1 dan 2. Hal ini juga
mendukung dan mengembangkan ekosistem dilakukan sebagai antisipasi diterapkannya IFRS
UMKM yang berorientasi lingkungan, seperti S1 & S2 di Indonesia.
Jejak Kopi Khatulistiwa – Perhutanan Sosial 4. Peningkatan Engagement dan Awareness
dan program BNI UMKM Ramah Lingkungan dengan Debitur dan Nasabah untuk transisi Hijau
(BUMI). BNI ESG Sustainability & Transition (BEST)
d. Pembiayaan di sektor transisi energi untuk Event telah diselenggarakan pada 24 September
mendorong transisi menuju energi bersih. 2024, untuk memperdalam pemahaman BNI,
e. Melakukan evaluasi atas kemungkinan diskusi konstruktif, dan menjalin kolaborasi
penerbitan obligasi berwawasan sustainability yang akan mempercepat proses transisi menuju
lainnya. ekonomi hijau dan berkelanjutan antara BNI dan
f. Melakukan kerja sama dengan strategic stakeholders.
partner untuk menerbitkan produk
sustainability bagi individu, seperti penerbitan Pada tanggal 11 Desember 2024, BNI
kartu kredit berwawasan lingkungan bekerja melaksanakan Technical Assistance Workshop
sama dengan WWF dan penerbitan kartu TKBI dengan fokus untuk memberikan asistensi
kredit dengan bahan baku yang bisa didaur kepada PIC debitur dalam mengisi kuisioner
ulang bekerja sama dengan AMEX. TKBI sebagai bentuk refreshment mengenai
g. Optimalisasi program menabung dengan kerangka TKBI yang bertujuan untuk
sampah untuk meningkatkan awareness meningkatkan pemahaman para PIC debitur
pelajar dalam melakukan pengelolaan mengenai konsep dan tujuan TKBI, memberikan
sampah plastik. panduan teknis dalam pengisian kuisioner
TKBI secara tepat dan BNI menyediakan forum
2. Efisiensi energi interaktif untuk diskusi, tanya jawab, dan
a. Penggunaan teknologi hemat listrik. penyelesaian kendala teknis yang dihadapi oleh
b. Pengaturan dan optimalisasi penggunaan AC para PIC debitur.
dan lampu di gedung kantor.
c. Penggunaan renewable energy pada Gedung 5. Waste management
Plaza BNI. Dalam pengelolaan limbahnya, BNI menerapkan
d. Memiliki gedung bersertifikat green building: konsep Zero-Waste to Landfill (ZWTL) dengan
Gedung Plaza BNI dan Menara BNI. metode 3R (Reduce, Reuse, & Recycle).
e. Mengembangkan program waste Pendekatan ini merupakan upaya BNI dalam
management untuk meningkatkan avoided rangka mengurangi emisi operasional BNI
emission. serta mengoptimalisasi program daur ulang
f. Optimalisasi media online untuk pertemuan- atas limbah yang dihasilkan Gedung BNI, serta
pertemuan. mengurangi dan mengatasi pembuangan limbah
langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Dalam implementasinya, 5 (lima) kantor pusat
BNI di Grha BNI, Menara BNI Pejompongan,
Gedoeng BNI Kota, Plaza BNI BSD dan DC Slipi
telah menerapkan waste management.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1177
Page 577
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengelolaan Risiko
LST BNI
PIPELINE MANAJEMEN DENGAN MEMPERTIMBANGKAN LST
Dalam memperhatikan lingkungan hidup dan risiko perubahan iklim, BNI berpegang teguh pada kebijakan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan memperhatikan industry risk appetite dan risk acceptance yang
selaras dengan isu LST.
Bagi BNI yang menjadi isu berkaitan dengan LST mencakup di antaranya adalah deforestasi, banjir,
penebangan hutan, hilangnya keanekaragaman hayati, pencemaran lingkungan, dan kekeringan. Meski tidak
terdampak secara langsung, analisis risiko keuangan terhadap hal tersebut berkaitan dengan pembiayaan
yang disalurkan ke debitur dengan potensi risiko yang sama.
Oleh karena itu, BNI sangat berhati-hati dalam mengambil tindakan untuk membiayai sektor-sektor usaha
yang memiliki potensi risiko merusak lingkungan hidup maupun berpotensi meningkatkan pemanasan
global/perubahan iklim.
BNI telah menerapkan kebijakan kredit dengan wawasan LST, serta melakukan pemetaan kegiatan perbankan
sebagai upaya mitigasi dan adaptasi dengan perubahan iklim. Proses ini secara konsisten dilakukan oleh
Divisi Corporate Banking 1, 2, 3 dan 4, Divisi International, Divisi Enterprise Banking, Divisi Commercial
Banking 1 dan 2, Divisi Institutional Banking 1 & 2, Divisi Syndication & Structured Finance, Divisi Retail
Productive Banking, Divisi Small Business & Program, Divisi Corporate & Enterprise Credit Risk, serta Divisi
Commercial Credit Risk.
Alur Pengelolaan Risiko BNI, dapat dijelaskan melalui bagan berikut:
Alur Pipeline Management
1 2 3 4 5
Lead Generations Pre-Screening Risk Business Pipeline
(Market Insight) (Solicit, Prospect & Acceptance Acceptance Monitoring
Pre Screening) Criteria (RAC) Committee
Mencari prospek Screening awal & RAC per Sektor
melalui: pemeriksaan karakter Industri yang masuk
dalam “Appetite”
• Data Transaksi Mengurangi prospek
• Referal yang tidak memenuhi Contoh: Risk Acceptance Criteria
• Coldprospect syarat dari awal RAC yang lebih ketat
• Kontak pribadi per Sektor Industri
• Asosiasi-asosiasi Memperhatikan Climate yang masuk dalam ASPEK MINING PALM OIL
industry sector Risk per regional: “Limited/No Appetite”
Environment, • Minimal Proper • Memiliki
prioritas • Kenali potensi Social & BIRU sertifikat RSPO/
Governance • Tidak ada ISPO
disaster RAC yang berita buruk • Tidak ada
• Prioritas memperhitungkan tentang gangguan sosial/
peningkatan aspek Environmental, pelanggaran lingkungan
portfolio di luar Social & Governance lingkungan dalam 5 tahun
daerah potensi di lokal & terakhir.
disaster (geografis, internasional. • Konservasi alam
geologis, hidrologis, & habitat lokal.
dan demografis)
1178 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 578
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
MEKANISME PIPELINE MANAGEMENT 11. Real Estate Non Recurring
YANG MEMPERTIMBANGKAN LST 12. Telekomunikasi
1. Dalam penetapan sektor-sektor industri yang 13. Operator dan Data Center
bertujuan demi meningkatkan portofolio, BNI 14. Industri Kimia
melakukan penelaahan melalui diskusi antar 15. Industri Semen
unit bisnis, unit risiko, dan manajemen risiko. 16. Fast Moving Consumer Goods (FMCG)
BNI menggunakan Industry Risk Appetite 17. Rumah Sakit
(IRA) dalam menetapkan sektor industri yang 18. Industri Farmasi
telah mempertimbangkan Industry Risk Rating 19. Perdagangan Distributor
(IRR), faktor prospek sektor industri unggulan/ 20. Perdagangan Ritel
keunggulan daerah/regional, dan opini 21. Pertambangan Batu Bara
pertimbangan bisnis serta pipeline. 22. Jasa Kontraktor Pertambangan
Proses screening awal difokuskan pada usaha Adapun 18 (delapan belas) sektor industri untuk
untuk mengidentifikasi calon prospek yang segmen commercial, antara lain:
memenuhi persyaratan keberlanjutan BNI, 1. Sektor Perdagangan
seperti risiko iklim dan potensi bencana alam di 2. Sektor Manufacture/lndustri Pengolahan/
setiap wilayah. Selain itu, langkah-langkah ini Pabrikan
juga bertujuan untuk memastikan bahwa bisnis 3. Sektor Jasa/Services
tidak terlibat dalam eksposur yang dilarang oleh 4. Sektor Perdagangan Besar Dalam Negeri
pemerintah, seperti pelanggaran hak masyarakat (Wholesale/Distributor Fast Moving Consumer
lokal, kerja paksa, eksploitasi anak, pelanggaran Goods (FMCG))
hak asasi manusia, serta peraturan pemerintah 5. Sektor Perdagangan Ekspor lmpor
lainnya. 6. Sektor Perdagangan Ritel (Fast Moving
Consumer Goods (FMCG)) termasuk
Di samping itu, BNI juga berorientasi pada seleksi kepemilikan jaringannya)
pelaku usaha di sektor yang telah menerapkan 7. Sektor Perdagangan Distributor Bahan Bakar
prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan atau Minyak (BBM)
yang sudah memberikan prioritas pada faktor 8. Sektor Perdagangan Dealer Kendaraan Roda
LST dalam operasional perusahaan, meskipun Empat/Kendaraan Roda Dua
proses implementasi ini masih terus ditingkatkan 9. Sektor Pengolahan lndustri Pengolahan
secara bertahap dan berkelanjutan. Berdasarkan Makanan & Minuman
faktor-faktor tersebut, BNI mengklasifikasikan 10. Sektor Pengolahan lndustri Kimia, Karet, dan
sektor industri menjadi tiga kategori, yaitu Plastik
Appetite, Limited Appetite, dan No Appetite. 11. Sektor Pengolahan Pengolahan/Pabrik Kelapa
Sawit (PKS) dan/Pabrik Kernel Oil (PKO)
2. Dalam upaya mendukung pipeline management, 12. Sektor Perkebunan Perkebunan Kelapa Sawit
BNI telah memperkuat Risk Acceptance Criteria (Hulu)
(RAC) menjadi 22 (dua puluh dua) sektor industri 13. Sektor Transportasi Transportasi Umum
untuk segmen corporate, 18 (delapan belas) 14. Sektor Konstruksi
sektor industri untuk segmen commercial dan 15. Sektor Penyediaan Akomodasi tempat
10 (sepuluh) sektor industri untuk segmen retail penginapan, hotel dan sejenisnya
productive. 16. Sektor Penyewaan Real Estate Recurring
(Tenant Mall, kompleks pergudangan, dan
22 (dua puluh dua) sektor industri untuk segmen yang sejenis)
corporate, antara lain: 17. Sektor Jasa Usaha Persewaan Penyewaan
Alat Transportasi, Mesin, Alat Berat dan
List RAC segmen Korporasi Sejenisnya
1. Perkebunan Kelapa Sawit 18. Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial
2. Industri Pengolahan Sawit Rumah Sakit
3. Pertambangan Bijih Logam
4. Smelter Refiner Kemudian, 10 (sepuluh) sektor industri untuk
5. Perdagangan Logam dan Bijih Logam segmen retail productive, antara lain:
6. Industri Barang Logam (Fabricator) 1. Generic (subsektor yang belum/tidak ada
7. Konstruksi Sipil dan Bangunan spesific RAC-nya);
8. Konstruksi Jalan Tol 2. Perdagangan Besar Dalam Negeri (wholesale);
9. Ketenagalistrikan 3. Perdagangan Eceran (retail);
10. Real Estate Recurring 4. Industri Pengolahan;
5. Perkebunan Kelapa Sawit;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1179
Page 579
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
6. Industri Kimia; setiap tiga bulan. Selain itu, setiap unit yang
7. Perdagangan Ekspor Impor; bertanggung jawab juga diwajibkan untuk
8. Transportasi Umum; melakukan penilaian terhadap sampel debitur
9. Konstruksi; sebagai bagian dari proses pemantauan.
10. Penyedia Akomodasi.
Jika terdeteksi adanya pelanggaran terhadap aspek
Sebagai peningkatan implementasi lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST), BNI akan
Environment, Social, & Governance (ESG) BNI, melakukan verifikasi dengan pihak terkait dan
khususnya pada aspek Financing Environmental berpotensi mengurangi tingkat (downgrading) jika
Impact, dilakukan pengembangan penerapan terbukti bahwa debitur tidak mematuhi peraturan
penilaian risiko terhadap seluruh sektor yang LST.
mempertimbangkan faktor Lingkungan Sosial Pada tahun 2024, Bank melakukan pemetaan
Tata Kelola (LST) sebagai salah satu faktor dari pemenuhan aspek LST pada portofolio yang
Risk Acceptance Criteria (RAC) per sektor dengan berdampak tinggi terhadap lingkungan untuk
penekanan yang disesuaikan berdasarkan mendukung penerapan LST, di antaranya adalah:
karakteristik masing-masing sektor industri. • Jumlah debitur yang memiliki sertifikat RSPO/
ISPO sebanyak 49 perusahaan, sedangkan
3. Divisi Compliance BNI akan melakukan Credit 9 perusahaan lainnya sedang dalam proses
Compliance Review (C2R) sebelum pemberian memperoleh sertifikat RSPO/ISPO.
kredit untuk memastikan bahwa proses kredit • Untuk debitur yang bergerak di Industri Semen,
telah sesuai dengan seluruh ketentuan yang telah mendapatkan Program Penilaian Peringkat
berlaku, termasuk aspek LST yang ditetapkan (PROPER) BIRU dan EMAS.
oleh BNI. • Debitur pada industri pertambangan (Mine
Operator) sebagian telah mendapatkan Program
4. Komite kredit akan menganalisis debitur/calon Penilaian Peringkat (PROPER) BIRU, HIJAU dan
debitur, termasuk segala risiko dan mitigasi EMAS.
risiko, sebelum memutuskan untuk menyetujui • Dalam hal ini BNI terus mendorong debitur
atau menolak kredit, termasuk isu-isu yang di sektor kelapa sawit untuk mendapatkan
terkait dengan LST. Komite Kredit disusun sertifikasi ISPO maupun RSPO, dan pemenuhan
secara berjenjang sesuai dengan kewenangan sertifikasi sesuai dengan masing-masing sektor
memutus, sampai dengan tingkat Direksi. industrinya.
5. Pipeline Monitoring: PERBAIKAN-PERBAIKAN PADA
a. Secara berkala Unit Bisnis akan melakukan MANAJEMEN RISIKO LST
pemantauan melalui sistem watchlist
dan penilaian peringkat debitur. Apabila Pada tahun 2024, BNI terus melakukan perbaikan
ditemukan pelanggaran terhadap aspek LST, dan penyempurnaan Manajemen Risiko pada aspek
BNI akan melakukan verifikasi kepada pihak LST, mulai dari penguatan kebijakan terkait LST,
terkait dan dapat melakukan penyesuaian pengembangan tools dan guidance terkait aspek
peringkat debitur apabila terbukti debitur tidak LST, dan penetapan target Net Zero Emission (NZE)
memenuhi aspek LST yang telah ditetapkan; baik untuk operasional dan pembiayaan.
b. Internal Audit secara berkala akan melakukan 1. Penguatan Kebijakan
audit terhadap debitur yang kegiatan a. Sejalan dengan komitmen BNI
operasionalnya dapat menimbulkan dampak dalam melaksanakan LST, BNI telah
negatif terhadap lingkungan. mengembangkan kebijakan LST dengan
BNI terus berusaha untuk memastikan tujuan untuk meningkatkan kebijakan LST
bahwa kredit yang disalurkan digunakan yang meliputi penyusunan framework
untuk mendukung usaha yang produktif, LST dan penajaman kembali kebijakan
bertanggung jawab, dan tidak merusak terkait lingkungan, sosial, dan tata kelola
lingkungan. Secara rutin, Unit Bisnis serta penetapan roadmap jangka pendek,
melakukan pemantauan melalui sistem daftar menengah, dan panjang BNI dalam menuju
pantau (watchlist) dan melakukan penilaian Net Zero Emission.
terhadap rating debitur. Hasil dari sistem b. Telah menetapkan target NZE operasional
daftar pantau akan dilaporkan kepada Divisi pada tahun 2028 dan target NZE pembiayaan
Corporate & Enterprise Credit Risk (CER) pada tahun 2060.
dan Divisi Commercial Credit Risk (CMR)
1180 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 580
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. BNI memperkuat tools dan guidance terkait LST, 3. BNI telah melakukan perhitungan dan pelaporan
di antaranya: Climate Risk Stress Test (CRST) pada tahun
a. Membangun infrastruktur data emisi 2024 dengan menggunakan skenario NGFS
untuk memperoleh data emisi operasional yang meliputi Net Zero 2050 (Orderly), Delayed
dari Kantor Wilayah dan Cabang BNI Transition (Disorderly), dan Current Policies (Hot
sehingga dapat dilakukan pemantauan atas House World). Perhitungan CRST mencakup 50%
perkembangan emisi secara periodik. portofolio BNI yang terdiri atas 6 (enam) sektor
b. BNI telah mengidentifikasi sektor-sektor produktif dan kredit kepemilikan properti dengan
dengan emisi tinggi dalam portofolio kredit detail sebagai berikut:
segmen Korporasi dan Menengah. Atas 1. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
sektor-sektor emisi tinggi ini, BNI melakukan 2. Pertambangan dan Penggalian
pengaturan portofolio melalui Loan Exposure 3. Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air panas dan
Limit (LEL) di masing-masing industri Udara Dingin
tersebut. 4. Konstruksi
c. Melakukan penguatan Risk Acceptance 5. Pengangkutan dan Pergudangan
Criteria menjadi 22 sektor untuk segmen 6. Industri pengolahan (diutamakan pada
corporate, 18 sektor untuk segmen commercial industri logam, kertas, kimia dan tekstil)
dan 10 sektor untuk segmen retail productive
pada tahun 2024. Selanjutnya, pada tahun 2025 perhitungan
d. Melaksanakan perhitungan emisi Climate Risk Stress Test (CRST) akan mencakup
pembiayaan BNI menggunakan metodologi 100% portfolio BNI. Untuk mempersiapkan
PCAF (Partnership for Carbon Accounting hal tersebut, BNI melakukan pengembangan
Financials) untuk portofolio kredit segmen tool CRST dan perbaikan atas data-data yang
corporate, enterprise, commercial dan retail dibutuhkan dalam perhitungan.
productive.
e. Membangun tools Climate Risk Stress Test
(CRST) yang bertujuan untuk menganalisa
dan mengevaluasi dampak perubahan
iklim terhadap kinerja keuangan dan tingkat
kesehatan lembaga keuangan menggunakan
simulasi skenario Network for Greening the
Financial System (NGFS) sesuai dengan
arahan OJK.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1181
Page 581
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penanggung Jawab
Penerapan LST di BNI
Melalui SK Direksi No. KP/745/DIR/R tanggal 26 Oktober 2023, BNI telah memiliki organ yang bertanggung
jawab terhadap penerapan aspek LST yaitu Subkomite Environment, Social, and Governance (ESG) yang
dibentuk oleh Direksi. Subkomite ESG berada di bawah Komite Direksi, yaitu Komite Manajemen Risiko &
Anti Fraud.
Susunan keanggotaan Subkomite ESG, sebagai berikut:
Ketua Wakil Direktur Utama
Wakil Direktur Utama Direktur Risk Management
Sekretaris Pemimpin Divisi Enterprise Risk Management (merangkap anggota
tetap non-voting member)
Anggota Tetap Setingkat Direksi dan SEVP 1. Direktur Finance
(Voting Member) 2. Direktur Wholesale & International Banking
3. Direktur Enterprise & Commercial Banking
4. Direktur Retail Banking
5. Direktur Network & Services
6. Direktur Technology & Operations
7. SEVP Treasury
Anggota Tetap Setingkat Direksi Direktur Human Capital & Compliance*
(Non-Voting Member)
Anggota Tetap Setingkat Divisi/Satuan 1. Pemimpin Divisi Corporate Secretary
(Non-Voting Member) 2. Pemimpin Divisi Policy Governance
3. Pemimpin Divisi Investor Relations
4. Pemimpin Divisi Corporate Planning & Performance Management
5. Pemimpin Divisi International Banking & Financial Institutional
6. Pemimpin Divisi Subsidiaries Management
7. Pemimpin Divisi Procurement & Fixed Assets
8. Pemimpin Divisi Treasury
9. Pemimpin Divisi Compliance
10. Pemimpin Divisi BNI University
11. Pemimpin Divisi Human Capital Strategy
12. Pemimpin Divisi Human Capital Services
13. Pemimpin Divisi Corporate Banking 1
14. Pemimpin Divisi Corporate Banking 2
15. Pemimpin Divisi Corporate Banking 3
16. Pemimpin Divisi Corporate Banking 4
17. Pemimpin Divisi Syndication & Structured Finance
18. Pemimpin Divisi Enterprise Banking
19. Pemimpin Divisi Commercial Banking 1
20. Pemimpin Divisi Commercial Banking 2
21. Pemimpin Divisi Operational Risk Management
22. Pemimpin Divisi Corporate & Enterprise Credit Risk
23. Pemimpin Divisi Commercial Credit Risk
24. Pemimpin Divisi Consumer Product
25. Divisi Retail Productive Banking
26. Pemimpin Divisi Business Program
27. Pemimpin Divisi Card Business
28. Pemimpin Divisi Agen46
Anggota tidak tetap Direktur/SEVP/Pemimpin Divisi/Satuan yang terkait dengan topik
(Non-Voting Member) pembahasan
*) Khusus Direktur Human Capital & Compliance memiliki tugas dan tanggung jawab khusus yang diatur pada Pedoman Kerja Komite
1182 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 582
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Subkomite ESG memiliki tugas dan tanggung jawab Tugas pokok dari Departemen Manajemen
yaitu: Environment Social & Governance (ESM) adalah:
1. Menyusun kebijakan dan strategi pengelolaan 1. Menyusun, mengembangkan, mengelola dan
Environmental, Social & Governance serta melakukan reviu framework, roadmap dan
perubahannya; strategi ESG, Net Zero Emission dan Climate Risk
2. Mengidentifikasi potensi risiko LST yang secara bankwide.
berdampak baik pada BNI maupun stakeholders 2. Menyusun, mengembangkan dan melakukan
BNI; reviu Framework Sustainable Financing dan
3. Memantau implementasi strategi keuangan Bond dengan divisi terkait.
berkelanjutan; 3. Menyusun, mengembangkan, mengelola dan
4. Melakukan pemantauan, mengevaluasi, dan reviu program-program ESG.
memberikan rekomendasi terhadap hasil LST 4. Menyusun dan mengelola Rencana Aksi
asesmen BNI; dan Keuangan Berkelanjutan, Corporate Plan terkait
5. Mengevaluasi penerapan strategi LST pada ESG, Sustainability Report, obligasi berwawasan
seluruh lini bisnis BNI. sustainability, sustainable financing, sesuai
ketentuan regulator dan/atau best practice yang
Sementara itu, pelaksanaan pengelolaan aspek berlaku.
keberlanjutan menjadi bagian dari tanggung jawab 5. Mengembangkan dan mengelola sistem
seluruh unit kerja, di bawah pengawasan Dewan informasi ESG dan metodologi perhitungan
Komisaris dan Direksi. Dalam rangka memastikan emisi dan climate risk stress test sesuai ketentuan
implementasi tata kelola keberlanjutan dan regulator dan/atau best practice yang berlaku.
pengawasan implementasi keuangan berkelanjutan, 6. Mengoordinasikan penerapan prinsip ESG &
BNI memiliki unit kerja khusus yaitu Departemen Risiko Perubahan lklim di seluruh lini bisnis Bank,
Manajemen Environment Social & Governance termasuk Perusahaan Anak dan KLN.
(ESM). Departemen Manajemen Environment Social 7. Menyusun, menyelenggarakan, melakukan
& Governance (ESM) menjadi bagian dari Divisi reviu terkait perencanaan, eksekusi dan kinerja
Enterprise Risk Management (ERM). komunikasi, sosialisasi dan kampanye terkait
program-program ESG baik internal maupun
eksternal.
8. Melakukan fungsi Working Group Coordinator
untuk Sub Komite ESG dan liason dengan pihak
eksternal dalam bidang kebijakan ESG.
9. Melakukan pemantauan eksposure dan pelaporan
kepada regulator/pihak eksternal lainnya terkait
ESG (Green portfolio, Green Bond dan obligasi
berwawasan ESG lainnya, Taksonomi Hijau
Indonesia (THI), Sustainability Report (tata kelola
berkelanjutan, kelola berkelanjutan, sustainable
financing dan data emisi karbons) dll.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1183
Page 583
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengawasan dan Evaluasi
Penerapan LST BNI
Pengelolaan risiko LST di lingkungan BNI dapat terlihat melalui gambar sebagai berikut:
Penguatan aspek LST Pengajuan usulan
Pemantauan atas
Identifikasi sektor dengan dalam proses kredit salah penguatan aspek LST dalam Pelaksanaan penilaian
pelaksanaan penilaian Continue
emisi dan dampak tinggi satunya dalam bentuk proses kredit kepada Direksi aspek LST dalam
aspek LST dalam proses
terhadap lingkungan penguatan RAC dan sesuai dengan kewenangan proses kredit
kredit & Improve
penilaian Rating Debitur penilaian Rating Debitur
Identifikasi Mitigasi Persetujuan Implementasi Pemantauan
ERM, PGV, Unit Bisnis ERM, PGV, Unit Bisnis Direktur sektor Bisnis dan Unit bisnis, unit risiko Direktur sektor Bisnis dan
dan Risiko dan Risiko Kebijakan; ERM, PGV dan ERM Risiko, Unit bisnis, unit risiko
dan ERM
Top management yang terdiri dari Direksi dan Dewan Komisaris BNI berperan dalam memberikan
pengawasan atas upaya penerapan prinsip tata kelola yang baik bersama seluruh unit kerja untuk memastikan
tanggung jawab praktik bisnis, serta mendorong prinsip kehati-hatian dalam mengelola risiko. Bank terus
mempertahankan standar perilaku etis tertinggi operasi maupun pelaporan yang akuntabel, akurat, dan
transparan, serta menjaga kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku.
Struktur tata kelola, kebijakan, dan proses operasi yang dijalankan diarahkan untuk turut mengidentifikasi
dan mengelola risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) dalam seluruh rantai nilai BNI.
1184 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 584
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penerapan Keuangan Berkelanjutan
di Perusahaan Anak
Implementasi atas keuangan berkelanjutan di anak perusahaan BNI telah dijalankan dengan cara menyusun
dan menyampaikan dokumen Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) kepada OJK.
PENERAPAN KEUANGAN BERKELANJUTAN DI PERUSAHAAN ANAK
PT BNI Multifinance
1. Pengembangan pembiayaan kendaraan bermotor listrik bertenaga baterai;
Realisasi Booking
2023 2024
Type Kendaraan Listrik
Unit Unit
Electric Vehicle (EV) 204 469
Hybrid 413 768
Total 617 1237
2. Pengembangan kapasitas internal perusahaan • Sertifikasi Audit – Certified Internal Audit
dalam pengenalan/sosialisasi RAKB; Professional (CIAP)
Pelatihan/training maupun sosialisasi yang • Sertifikasi Manajemen Risiko
dilakukan di antaranya yaitu: • Sertifikasi Profesi Penagihan
• Sosialisasi SKMI (Sistem Keamananan • Sertifikasi General Manager Sumber Daya
Manajemen Informasi) ISO 270001:2022 Manusia (SDM) Lembaga Sertifikasi Profesi
• Sosialisasi APPU PPT dan Supervisi (LSP) Manajemen Sumber Daya Manusia
• Sosialisasi Klasifikasi Informasi & Prosedur (MSDM) Analitik
Pemulihan Bencana IT • Training Supervisory Development Program
• Pelatihan dan Sosialisasi Undang-Undang
Perlindungan Data Pribadi 3. Kegiatan sosial kepada lingkungan dan
• Training Newbie Credit Marketing Officer masyarakat;
(CMO) dan Field Collector (FC) PT BNI Multifinance secara berkelanjutan
• Training Newbie Karyawan Baru melakukan kegiatan sosial di antaranya yaitu
• Training Collection dan Risk Management memberikan bantuan terhadap yatim dan dhuafa
• Training Analisa Pembiayaan Corporate & di wilayah Karet Kuningan tempat kantor pusat
Fleet PT BNI Multifinace berdomisili. Selain itu setiap
• Workshop Pemahaman UU Tipikor dan tahunnya perusahaan melakukan donasi hewan
Pendalaman Sistem Manajemen Anti kurban.
Penyuapan (SMAP) 4. Penyesuaian Organisasi dan Manajemen Risiko.
• Workshop OJK dalam Kegiatan Training 5. Penyusunan pedoman keuangan berkelanjutan
Keuangan Berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek sosial dan
• Training Corporate Secretary & Corporate lingkungan hidup.
Planning
• Seminar Nasional Economic Outolook 2025 PT BNI Sekuritas
• Sosialisasi Penggunaan Website Human Rencana Keuangan Berkelanjutan BNI Sekuritas
Capital Management System (HCMS) disusun dengan 3 fokus utama di antaranya
• Training Credit Analyst (CA) Review pengembangan produk atau jasa keuangan
• Training Manajemen Pelaporan Pajak berkelanjutan, pengembangan kapasitas terkait
Perusahaan Era Coretax kesadaran akan keuangan berkelanjutan secara
• Workshop Training Perlindungan Konsumen internal, dan integrasi aspek LST melalui
• Seminar Anti-Fraud penyesuaian organisasi, manajemen risiko, tata
• Sertifikasi Dasar Manajerial kelola, dan standar prosedur operasional.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1185
Page 585
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI Sekuritas telah merealisasikan sejumlah dan inklusi keuangan, keberlanjutan lingkungan,
rencana kegiatan keuangan berkelanjutan yang dan pemberdayaan masyarakat secara
direncanakan untuk tahun 2024, di antaranya: berkelanjutan.
1. Identifikasi produk bisnis atau jasa keuangan Pada tahun 2024, Perusahaan mengintegrasikan
berbasis KKB LST aspek LST dengan lebih komprehensif melalui
BNI Sekuritas telah melakukan identifikasi produk kerja sama dengan beberapa partner dari non-
bisnis dan jasa keuangan berbasis KKB dan LST government organization (“NGO”) di antaranya:
bersama dengan seluruh departemen bisnisnya. a. Penanaman bibit pohon mangrove di daerah
Hal ini merupakan langkah strategis untuk Cilacap bekerjasama dengan Fairatmos
meningkatkan kontribusi BNI Sekuritas terhadap b. Bekerja sama dengan River CleanUp
pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di dengan melakukan pemberian sumbangan
Indonesia. berupa alat kebersihan untuk daerah Sungai
Cikapundung Bandung
2. Menjadi penjamin emisi produk investasi c. Pemberdayaan komunitas disabilitas bersama
berbasis KKB dan LST Cemara Paper di Kota Bandung dengan
Melalui bisnis Investment Banking, BNI Sekuritas kegiatan daur ulang sampah kertas menjadi
menjadi penjamin emisi (underwriter) sejumlah barang alih daya berupa buku catatan
produk investasi berbasis KKB dan LST selama
tahun 2024. 7. Meraih Corporate Governance Perception Index
(“CGPI”) dan Standarisasi ISO
3. Workshop Keuangan Berkelanjutan untuk seluruh BNI Sekuritas juga telah melakukan perbaikan
karyawan BNI Sekuritas tata kelola dengan standar ISO di antaranya ISO
BNI Sekuritas bekerja sama dengan The 37001:2016 Anti Bribery Management System, ISO
Indonesia Capital Market Institute (“TICMI”) 27001:2013 Information Security Management
menyelenggarakan workshop bertema System, dan ISO 22301:2019 Business Continuity
“Promoting Sustainable Investment in Indonesia Management System. Pencapaian penguatan
Capital Market: One Step Towards More tata kelola ini juga tercermin dengan diraihnya
Sustainable Investments.” penghargaan Trusted Company atau Perusahaan
Terpercaya pada ajang CGPI tahun 2023.
4. Integrasi risiko KKB dan LST dalam proses review
kebijakan manajemen risiko 8. Pembelian Karbon Melalui IDX Carbon
Sesuai dengan rencana yang telah disusun pada Dalam upaya mendukung target Pemerintah
tahun sebelumnya, BNI Sekuritas mengakomodir Indonesia untuk menurunkan emisi nasional dan
aspek-aspek KKB LST dalam proses penyusunan mencapai NZE, BNI Grup melalui BNI Sekuritas
Kebijakan Manajemen Risiko. juga berpartisipasi melakukan perdagangan
karbon pada bursa IDX Carbon.
5. Pencatatan penggunaan energi dan emisi karbon
BNI Sekuritas PT BNI Life Insurance
Dalam rangka mencapai NZE Operasional 1. Pelaksanaan program training keuangan
pada tahun 2028, BNI Sekuritas telah memulai berkelanjutan dengan total peserta sejumlah 688
pencatatan konsumsi energi dan perjalanan pegawai;
dinas. 2. Pelaksanaan program tanggung jawab sosial,
lingkungan dan literasi melalui bantuan bencana
6. Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial alam, pembangunan/perbaikan tempat ibadah,
dan Lingkungan (TJSL) atau CSR bantuan dana sosial, bantuan kesehatan,
BNI Sekuritas juga mengembangkan program bantuan dana pendidikan dan bantuan dana
CSR ”We Move, We Share, We Care” yang lingkungan;
berbasis Kegiatan Keuangan Berkelanjutan 3. Pelaksanaan program pemasaran asuransi jiwa
dengan memperhatikan aspek Lingkungan, kredit produktif kepada UMKM;
Sosial, dan tata Kelola. Program yang 4. Pelaksanaan program efisiensi untuk mengurangi
dikembangkan berfokus pada kegiatan literasi sampah plastik, penggunaan kertas dan konsumsi
listrik & air;
1186 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 586
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pemakaian/Consumption
Uraian/Description
2023 2024
Listrik/Electricity:
Centennial Tower 1.203.149 kWh 1.160.892 kWh
Gd. BNI Life KS. Tubun 457.032 kWh 713.809 kWh
Total 1.660.181 kWh 1.874.701 kWh
Pemakaian/Consumption
Uraian/Description
2023 2024
Air/Water:
Centennial Tower 616 m3 500 m3
Gd. BNI Life KS. Tubun 3.017 m 3
5.080 m3
Total 3.633 m3 5.580 m3
Kertas/Paper 1.855.294 Lembar 1.832.789 Lembar
Plastik/Plastic Mengganti penyediaan air minum Sudah diterapkan untuk 30 ruang
kemasan menjadi penggunaan meeting./It has been applied to 30
pitcher & gelas kaca/kertas untuk meeting rooms.
semua ruangan meeting di 30 ruang
meeting./Changed the provision of
bottled water to the use of pitcher &
paper cups in 30 meeting rooms.
5. Penerapan finetuning terhadap organisasi dengan melakukan review proses bisnis serta meningkatkan
digitalisasi terhadap aktivitas keuangan berkelanjutan.
PT Bank Hibank Indonesia
Sesuai dengan strategi penerapan implementasi RAKB, tahun 2024 diprioritaskan pada peningkatan
portofolio pembiayaan, investasi atau penempatan pada instrumen keuangan atau proyek yang sejalan
dengan penerapan Keuangan Berkelanjutan, yang didukung dengan aktivitas-aktivitas seperti;
1. Pengembangan SDM tingkat lanjut;
2. Pengembangan portofolio;
3. Pengawasan dan pelaporan;
4. Penyusunan sistem pengelolaan bisnis yang mengintegrasikan komponen sosial, lingkungan hidup, dan
tata kelola dalam pengelolaan risiko;
5. Edukasi nasabah
Pada tahun 2024, Bank telah melaksanakan sebagian besar rencana kerja seperti yang termuat dalam RAKB
tahun 2024.
Pencapaian RAKB Tahun 2024
No Target Kegiatan Prioritas Indikator Keberhasilan Realisasi 2024
a Risiko sosial, lingkungan Telah disusun SOP mengenai Telah diterbitkan Pedoman Perusahan
hidup, dan tata kelola telah integrasi risiko sosial, lingkungan No.2.2.0.0/R.00/PP/VIII/2024 Kebijakan
terintegrasi dalam aktivitas hidup, dan tata kelola ke dalam Environmental, Social and Governance (ESG)
bisnis bank. aktivitas bisnis pada kredit/
pembiayaan produk/jasa keuangan
berkelanjutan.
b Meningkatkan Portofolio Portofolio KKUB existing debitur hasil Portfolio Kredit kepada Kegiatan Usaha
KKUB (hasil pemetaan pemetaan naik sebesar 9,26% dari berkelanjutan (KKUB) per Des’24 Rp6,6 T, naik
KKUB). tahun 2023. 58,01% dari Dec’23 yang sebesar Rp4,18 T.
c Meningkatkan Portofolio Portofolio Reksadana kategori - Inisiatif baru penempatan pada instrumen
Reksadana ramah berkelanjutan meningkat minimal obligasi berlandaskan keberlanjutan sebesar
lingkungan. 10% dari tahun 2023. Rp155 M, naik 24% dari Dec’23 yang sebesar
Rp125 M.
- Penempatan reksadana Index Sri Kehati per
Des'24 sebesar Rp104,5 juta, turun 24,8% dari
Des’23 yang sebesar Rp139 juta.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1187
Page 587
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1. Bank berkomitmen untuk meningkatkan penyaluran kredit kepada Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
secara berkesinambungan, di antaranya penyaluran kredit kepada proyek kerjasama antara swasta
dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) dalam pembangunan Water Treatment Plant (WTP) dan
pembangunan Instalasi Pengolahan Air untuk memastikan produksi air bersih yang baik dan memenuhi
standar Permenkes di di Bekasi, Jawa Barat.
2. Perhitungan portofolio Kredit Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) dilakukan menggunakan metode
sampling debitur terbesar dengan jumlah sampling sesuai dengan tahapan yang diatur oleh OJK, untuk
mengetahui jumlah Portofolio KKUB. Dari hasil pemetaan atas 250 eksisting debitur terbesar pada
Desember 2024, portofolio KKUB tercatat sebesar Rp6,6 triliun, mengalami peningkatan sebesar 58,01%
(YoY).
3. Sehubungan dengan perubahan dan strategi Bank, jumlah portofolio (asset under management atau
AUM) Reksadana kategori berkelanjutan sebesar Rp104,5 juta, menurun 24,8% (YoY), namun di sisi lain
penempatan dana Bank pada instrumen investasi Green Bonds mencapai Rp155 miliar, meningkat 24%
(YoY) dari Desember 2023 yang sebesar Rp125 miliar.
Realisasi portofolio Kredit Keuangan Berkelanjutan (KKUB) Tahun 2024
Uraian Realisasi 2024
1. Jumlah produk yang memenuhi kriteria kegiatan usaha berkelanjutan
1. Penghimpunan Dana - -
2. Penyaluran Dana * 4 produk Rp6,6 Triliun
(PRK, Pinjaman Angsuran Berjangka, Pinjaman
Berjangka dan Kredit Properti Komersial)
2. Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan (dalam jutaan rupiah)
1. Total Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha 6.603.280,71
Berkelanjutan *
2. Total Non- Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha 6.617.108,42
Berkelanjutan *
3. Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan 49,59%
usaha berkelanjutan terhadap total kredit/
pembiayaan bank (%)
3. Jumlah dan kualitas kredit/pembiayaan berdasarkan kategori kegiatan usaha berkelanjutan *
OS Balance NPL (%)
(Jutaan rupiah)
1. Energi Terbarukan 22.746,46 0
2. Efisiensi Energi 161.360,52 0,02%
3. Pencegahan dan Pengendalian Polusi 0 0
4. Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan 11.000,00 0
Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan
5. Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan 0 0
Air
6. Transportasi Ramah Lingkungan 0 0
7. Pengelolaan Air dan Air Limbah yang 274.500,00 0,08%
Berkelanjutan
8. Adaptasi Perubahan Iklim 0 0
9. Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan 639.668,66 0
Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit
Polusi (Ecoefficient)
10.Bangunan Berwawasan Lingkungan yang 233.596,88 0
Memenuhi Standar atau Sertifikasi yang Diakui
Secara Nasional, Regional, atau Internasional
11.Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang 1.238.329,94 0
Berwawasan Lingkungan Lainnya
12.Kegiatan UMKM 4.022.078,26 0
Total 6.603.280,72 0,10%
*) berdasarkan plafon pinjaman
1188 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 588
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Selain penyaluran kredit kepada 11 KUB dan UMKM, Warga Dhuafa dan Anak Yatim di
Bank juga melakukan inisiatif untuk keberlanjutan Tangerang Selatan, Renovasi Musholla
yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Al Ikhlas di Bekasi, dan Lebaran Ceria
Sosial dan Lingkungan (TJSL), antara lain: bersama Orang Dalam Gangguan Jiwa di
1. Aspek Ekonomi Bekasi.
a. Penggunaan material furniture yang iii. Berpartisipasi dalam Partisipasi Dana
diproduksi oleh UMKM untuk interior Kantor pada acara “Volunteer of The Year” yang
Pusat hibank; diselenggarakan oleh Palang Merah
b. hibank mendukung pemberdayaan ekosistem Indonesia pada tanggal 22 Desember dan
UMKM dengan berkolaborasi bersama Sarga. 27 Desember 2024 dengan 2 rangkaian
co dan Paguyuban UMKM Sunmor SSA dalam acara, yaitu Jalan Sehat dan Volunteer
Hi Pasar Digital UMKM di Sarga Festival 2024, Award.
yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, b. Penghematan Sumber Daya dan Energi
Bantul, Yogyakarta. Setelah menempati lokasi Kantor Pusat Non
c. Kolaborasi ini mencakup sosialisasi dan Operasional (KPNO) yang baru di Rajawali
edukasi untuk sekitar 300 UMKM, serta Place lantai 22 dan 23, Setiabudi, Jakarta
menjadi bagian dari acara pacuan kuda Selatan, Bank menerapkan kebijakan untuk
Piala Tiga Mahkota. Partisipasi hibank mendorong penghematan sumber daya,
mencerminkan komitmen perusahaan untuk yaitu;
meningkatkan akses perbankan bagi UMKM, i. Paperless/digitalisasi. Bank mendorong
mendorong mereka menuju peningkatan pemanfaatan perangkat digital dalam
kelas usaha; operasional sehari-hari, seperti approval
d. hibank secara konsisten telah menyalurkan online sehingga meminimalkan
pendanaan kepada komunitas UMKM dengan penggunaan kertas.
skema channeling melalui fintech yang ii. Penggunaan kertas bekas. Penggunaan
berfokus di UMKM, yang telah mencapai kertas diutamakan memanfaatkan
sebesar Rp1,56 triliun pada 2024, naik 174,6% kertas bekas/daur ulang, sehingga tidak
(yoy) dari 2023 yang sebesar Rp569,24 miliar. mengurangi pembelian kertas baru;
2. Aspek Sosial dan Lingkungan iii. Sentralisasi mesin printer. Mengganti
a. Kegiatan CSR diprioritaskan kepada kegiatan mesin-mesin printer portable yang dimiliki
yang berdampak pada peningkatan Corporate dengan mesin printer tersentralisasi, yang
Awareness serta keuangan berkelanjutan juga berfungsi sebagai mesin scan dan
(sustainable finance). Sampai dengan fotocopy, agar memudahkan pengendalian
Desember 2024, hibank telah melaksanakan biaya atas penggunaan kertas dan sumber
kegiatan CSR yaitu; daya listrik;
i. Menyelenggarakan kegiatan Donor iv. Pemadaman lampu ruangan. Pemadaman
Darah di Kantor Pusat Tomang dengan lampu penerangan pada saat jam istirahat
total pendaftar 108 orang dan berhasil pukul 12.00 - 13.00, untuk menunjang
mendonorkan 78 kantong darah. efisiensi sumber daya listrik;
ii. Turut berpartisipasi pada CSR BNI dalam v. Ruangan kerja dengan desain Open Space.
rangka menyambut hari Raya Idul Fitri Kantor Pusat hibank di desain dengan
2024, di antaranya Program Pengadaan konsep open workspace memaksimalkan
Sumur Bor PONPES Riyadul Muftadi’in pencahayaan alami untuk mengurangi
Annur di Sukabumi, Bantuan Sembako konsumsi daya listrik dan penggunaan air.
Inisiatif-inisiatif yang dilakukan berdampak pada penurunan penggunaan sumber daya listrik, air dan kertas,
seperti ditunjukkan pada tabel berikut ini:
Rata-rata Pemakaian Listrik, Air dan Kertas (per bulan) di Kantor Pusat
(Ex KP Tomang dan New KP Rajawali Place)
Komponen Satuan 2020 2021 2022 2023 2024 YoY Growth
Listrik kWh 95,981 87,877 86,017 93,043 48,986 (47,35%)
Air Kubik 582 424 466 497 250 (49,70%)
Kertas 260 205 153 201 176 (12,44%)
- Uk.A4 Rim 241 195 146 194 169 (12,89%)
- Uk. Folio Rim 19 10 7 7 6 (14,29%)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1189
Page 589
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pada Tahun 2024, rata-rata penggunaan sumber membuat kebijakan Environmental, Social
daya listrik, kertas dan air di Kantor Pusat hibank dan Governance (ESG), yang termuat dalam
tercatat adalah sebagai berikut; Pedoman Perusahaan No. 2.2.0.0/R.00/PP/
1. Penggunaan listrik Jan-Des 2024 rata-rata VII/2024 tentang Kebijakan Environmental, Social
sebesar 48.986 kWh, turun 47,35% dari rata- and Governance (ESG), yang bertujuan untuk
rata Jan-Des 2023 yang sebesar 93.043 kWh; memberikan panduan bagi seluruh karyawan
2. Penggunaan air bersih Jan-Des 2024 rata-rata Bank dalam mengimplementasikan pendekatan
sebanyak 250 kubik, turun 49.70% dari rata- ESG sebagai bentuk kepatuhan terhadap
rata Jan-Des 2023 yang sebesar 497 kubik; prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good
3. Penggunaan kertas Jan-Des 2024 sebanyak Corporate Governance).
176 rim, turun 12,44% dari rata-rata Jan-Des
2023 yang sebanyak 201 rim. PT BNI Modal Ventura
1. Meningkatkan kapabilitas SDM terutama terkait
3. Aspek Tata Kelola keuangan berkelanjutan melalui Seminar,
Sejalan dengan visi keuangan berkelanjutan Workshop dan/atau pelatihan terkait Keuangan
Bank, yaitu menjadi Bank Digital UMKM Berkelanjutan baik secara offline ataupun online
Unggulan di Indonesia dengan berkomitmen ke 17 pegawai selama tahun 2024. BNI Ventures
pada keuangan berkelanjutan dengan juga telah bekerjama dengan BNI Corporate
mendorong ekonomi yang inklusif dan ramah University dan LinkedIn Learning dalam
lingkungan melalui inovasi digital, maka Bank pengadaan pelatihan untuk pegawai.
Jumlah karyawan dan
Rata-rata jam pelatihan
Direksi yang memperoleh Jam pelatihan (jam)
setiap karyawan (jam/orang)
pelatihan (orang)
Keseluruhan 19 2.666 140
Berdasarkan gender
Laki-laki 9 1.631 181
Perempuan 10 1.035 103
Berdasarkan jabatan
Direktur 2 247 123
Staff 17 2.419 142
2. Meningkatkan kualitas lingkungan kerja dan SDM dengan cara antara lain:
• Melakukan team building secara berkala untuk menjalin keakraban seluruh karyawan.
• Memberikan pelatihan dan/atau sertifikasi untuk seluruh karyawan.
• Mempergunakan layanan filtrasi dan monitoring kualitas udara untuk meningkatkan kualitas udara
bersih di lingkungan kerja.
• Memberikan fasilitas keanggotaan gym bagi karyawan sebagai salah satu sarana untuk menjaga
kesehatan dan kebugaran karyawan.
• Menyediakan obat-obatan dan P3K untuk karyawan.
• Melaksanakan kebijakan clean desk untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja.
• Melakukan pembersihan area lingkungan kerja secara rutin.
• Menyediakan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan dan asuransi kesehatan untuk seluruh karyawan.
3. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial/lingkungan/keagamaan/pendidikan, serta program meningkatkan
literasi keuangan masyarakat terutama terkait keuangan berkelanjutan yang berdampak pada corporate
awareness. Sampai dengan Desember 2024, BNI Ventures telah melaksanakan kegiatan Tanggung Jawab
Sosial Perusahaan kepada stakeholders terkait yaitu:
• Menyelenggarakan kegiatan Safari Ramadhan dalam rangka hari Raya Idul Fitri 2024 dengan
memberikan santunan anak yatim dan yayasan pengelola.
• Mendukung aktivitas keagamaan Dharma Santi BUMN 2024 yang diselenggarakan oleh KBUMN.
• Meningkatkan literasi keuangan masyarakat terutama terkait keuangan berkelanjutan di industri
modal ventura, melalui berbagai event seminar, workshop dan kunjungan, yang pelaksanaannya
bekerjasama dengan mitra terkait.
1190 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 590
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Hingga akhir periode Desember 2024, BNI • Penggunaan lampu LED di lingkungan
Ventures telah menerapkan kebijakan kerja yang lebih hemat energi.
penghematan sumber daya antara lain yaitu; • Penataan ruang dengan konsep open
i. Menerapkan kebijakan paperless office sehingga dapat memaksimalkan
untuk sejumlah keperluan administrasi pemanfaatan cahaya matahari (natural
internal, dengan mengoptimalkan sarana light) untuk penerangan kantor di
teknologi informasi untuk sirkulasi dan pagi hingga sore hari, sehingga dapat
penandatanganan dokumen secara digital. mengurangi konsumsi energi.
ii. Memanfaatkan kertas berkas dengan • Penggunaan laptop sebagai perangkat
memperhatikan sensitivitas isi dokumen, kerja untuk seluruh karyawan BNI
menggunakan kedua sisi kertas saat mencetak Ventures, sehingga lebih hemat energi.
dokumen, serta memaksimalkan penggunaan • Optimalisasi dan efisiensi dalam
laptop untuk melakukan pencatatan. penggunaan air dan listrik di lingkungan
iii. Penggunaan tumbler dan gelas untuk kerja.
kebutuhan air minum di lingkungan kerja, • Penggunaan mobil listrik untuk mobil
penggunaan piring serta alat makan yang dinas Direksi, efisiensi rute perjalanan
dapat dicuci dan digunakan kembali, serta dan mobilitas karyawan, pengisian
kantong belanja ataupun kardus bekas bensin sesuai dengan jenis BBM yang
untuk keperluan belanja, sehingga dapat dibutuhkan pada mobil, serta berkendara
mengurangi sampah plastik. dengan kecepatan standar sehingga dapat
iv. Pengelolaan energi menjadi salah satu meminimalisir penggunaan bahan bakar
prioritas BNI Ventures dalam kegiatan dan konsumsi energi.
operasionalnya, antara lain dengan:
Komponen Satuan 2024
Listrik kWh 80.876 kWh
Kertas Rim 43 Rim
Penggunaan Premium/Pertamax dan sejenisnya Liter 1.025 Liter (Pertamax)
kWh 278 kWh
4. BNI Ventures mengembangkan proses assessment investasi sebagai bagian dari strategi untuk mendorong
implementasi keuangan berkelanjutan. Proses ini mencakup langkah-langkah yang akan dilakukan oleh
BNI Ventures untuk mengintegrasikan keuangan berkelanjutan sebagai salah satu parameter utama
dalam evaluasi. Selain itu, BNI Ventures juga telah melakukan analisis terhadap Pasangan Usaha yang
sudah ada untuk menilai kontribusi mereka terhadap penerapan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan.
PT BNI Asset Management
1. Melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai BNI-AM dalam bentuk workshop terkait Konsep
Keuangan Berkelanjutan (KKB) dan Lingkungan Sosial Tata Kelola (LST).
2. Melakukan pelatihan dan sertifikasi terkait KKB dan LST di antaranya yaitu sertifikasi CertSF (Certification
Sustainability for Finance) dari ACCA.
3. Mendorong Pegawai BNI-AM serta client/nasabah untuk melakukan investasi pada produk berbasis
ESG melalui program Champion terkait KKB dan LST. Saat ini BNI-AM telah memiliki produk Reksadana
berbasis ESG yaitu RD Indeks BNI AM Sri Kehati.
4. Melakukan Review peraturan eksternal terkait KKB dan LST meliputi terbitnya IFRS S1 dan S2, dan
mengikuti pelatihan terkait standar S1 dan S2 di Ikatan Akuntan Indonesia.
5. Membentuk tim task force untuk penyusunan SOP dan organisasi terkait KKB dan LST.
BNI Securities Pte Ltd
1. Meningkatkan diskusi dengan nasabah terkait penerbitan green bonds dan sebagainya di pasar primer,
termasuk mencoba meningkatkan perdagangan untuk di pasar sekunder;
2. Meningkatkan efisiensi sumber daya tidak tergantikan untuk mengurangi sampah plastik, penggunaan
kertas dan konsumsi listrik & air; dan
3. Sosialisasi internal atas kegiatan keuangan berkelanjutan serta lingkungan, sosial dan tata kelola.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1191
Page 591
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Indeks LST: Ringkasan Praktik
Keberlanjutan BNI
LINGKUNGAN
Lingkungan
COMPANY PRACTICE HALAMAN
Pembiayaan yang Berdampak pada Lingkungan
Lingkup sistem manajemen untuk menilai risiko LST dalam kegiatan pembiayaan
• BNI telah menerapkan sistem manajemen untuk menilai risiko LST terhadap semua kredit dan Laporan
operasional perbankan investasi. Keberlanjutan
• BNI menjadikan perluasan integrasi risiko LST pada underwriting process di sektor industri lainnya halaman 92-98
sebagai salah satu strategi dalam pengelolaan risiko kredit di tahun 2023.
Kebijakan kredit lingkungan
BNI telah mengembangkan Risk Acceptance Criteria (RAC) pada 22 (dua puluh dua) sektor industri untuk Laporan
segmen Corporate dan Enterprise, 18 (delapan belas) sektor industri untuk segmen Commercial dan 10 Keberlanjutan
(sepuluh) sektor industri untuk segmen Retail Productive. halaman 17
BNI turut serta dalam pengembangan program perhutanan sosial yang bertujuan untuk pemerataan Laporan
ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan dan mencegah illegal logging melalui Keberlanjutan
pemberdayaan hutan secara berkelanjutan. halaman 98
BNI telah memiliki kebijakan kredit yang mengatur Risk Acceptance Criteria (RAC) sebagai syarat Laporan
pemberian kredit kepada beberapa sektor industri. Kebijakan umum perkreditan tersebut ditetapkan oleh Keberlanjutan
Komite Kebijakan Perkreditan, Bisnis, dan analisis risiko terkait lingkungan dan sosial dilakukan oleh halaman 137
Komite Manajemen Risiko dan Kapital, dan evaluasi dilakukan oleh Komite Audit.
Integrasi Manajemen Risiko LST
Untuk memperkuat pengawasan dalam hal penetapan kebijakan dan pengelolaan Environmental, Social Laporan Tahunan
& Governance (ESG), BNI membentuk subkomite ESG pada Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud yang halaman 1175
diketuai oleh Wakil Direktur Utama dan Direktur Manajemen Risiko sebagai wakil ketua. Pemimpin Divisi
Manajemen Risiko Bank menjadi sekretaris komite tersebut.
BNI melaksanakan Climate Risk Stress Test (CRST) sebagai bagian dari Climate Risk Management System, Laporan Tahunan
sebagaimana yang diamanatkakn oleh OJK. Pelaksanaan CRST pada tahun 2024 dilakukan terhadap 50% halaman 1174,
portfolio kredit BNI dan akan dilanjutkan untuk seluruh portfolio kredit BNI pada tahun 2025. 1181
Seluruh staf BNI dilatih tentang risiko dan prosedur LST, bukti program pelatihan LST yang sah disediakan. Laporan Tahunan
1185
Pengawasan Manajemen Risiko LST
• Pengawasan aktif oleh Dewan Komisaris dan Direksi dalam penerapan manajemen risiko, termasuk di Laporan
dalamnya penetapan kerangka risk appetite dan risk tolerance, alat pengendalian risiko, serta kerangka Keberlanjutan
dan implementasi manajemen risiko terintegrasi. halaman 17
• Untuk memperkuat pengawasan dalam hal penetapan kebijakan dan pengelolaan Environmental,
Social & Governance (ESG), BNI membentuk subkomite ESG pada Komite Manajemen Risiko & Anti
Fraud yang diketuai oleh Wakil Direktur Utama dan Direktur Manajemen Risiko sebagai wakil ketua.
Melalui subkomite ESG di bawah Komite Manajemen Risiko dan Anti Fraud, Direksi terlibat aktif dalam Laporan
pengelolaan risiko LST mencakup: Keberlanjutan
• Menyusun kebijakan dan strategi pengelolaan Environmental, Social, & Governance (ESG) serta halaman 134
perubahannya;
• Mengidentifikasi potensi risiko LST yang berdampak baik pada BNI maupun stakeholders BNI;
• Memantau implementasi strategi Sustainability Finance;
• Melakukan pemantauan, mengevaluasi dan memberikan rekomendasi terhadap hasil LST Assessment
BNI;
• Mengevaluasi penerapan strategi LST pada seluruh lini bisnis BNI.
Sistem Manajemen Risiko LST
BNI mengembangkan sistem manajemen yang kuat untuk menilai risiko LST dalam aktivitas pembiayaan Laporan
yang dituangkan dalam bentuk: Keberlanjutan
• Industry Risk Rating halaman 136
• Sektor Prospektif
• Industry Risk Appetite
• Risk Acceptance Criteria
1192 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 592
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
COMPANY PRACTICE HALAMAN
Peluang Sustainable Finance
• Sebagai bagian dari langkah strategis untuk mendukung ekonomi hijau, BNI telah memperluas Laporan
cakupan perhitungan emisi pembiayaan yang sebelumnya hanya mencakup segmen Korporasi, Keberlanjutan
Enterprise dan Menengah, kini mencakup segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). halaman 41
• BNI menyalurkan pembiayaan SLL mencapai Rp6,0 triliun pada 5 sektor yaitu sektor industri
pengolahan baja, sektor peternakan dan industri pengolahan hasil pangan, sektor industri pengolahan
semen, sektor industri barang plastik dan sektor industri produk batu bara.
BNI memiliki jumlah portofolio pembiayaan dengan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) Laporan
senilai total Rp190,5 triliun, terutama berupa pembiayaan kepada segmen UMKM, pengelolaan sumber Keberlanjutan
daya alam berkelanjutan, efisiensi energi dan energi terbarukan. halaman 36
SOSIAL
Sosial
COMPANY PRACTICE HALAMAN
Perlindungan Keuangan Konsumen
Praktik
BNI senantiasa berupaya menjamin terlaksananya kebijakan praktik operasi yang adil dan sesuai kebijakan Laporan Tahunan
Bank dan peraturan yang berlaku. Dalam praktik operasional, BNI menjamin hal-hal sebagai berikut: halaman 1028
a. Mencegah adanya benturan kepentingan (APUPPT)
b. Adanya larangan memberi & menerima hadiah atau cendera mata Laporan Tahunan
c. Adanya ketentuan dan larangan penyalahgunaan jabatan dan gratifikasi halaman 1053
d. Dalam rangka mewujudkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, BNI menjalankan Whistleblowing (Perlindungan
System (WBS) Hak Kreditur)
e. Kebijakan perlindungan nasabah dan pemberian Informasi/Data/Dokumen kepada pihak luar Laporan Tahunan
f. Kebijakan pemenuhan hak-hak kreditur halaman 1033
g. Kebijakan anti korupsi dan anti fraud (Kebijakan Anti
Korupsi)
Laporan Tahunan
halaman 1035
(Kebijakan Anti
Gratifikasi dan
Anti Suap)
Laporan Tahunan
halaman 1080
(Whistleblowing
System)
Laporan Tahunan
halaman 1082
(Benturan
Kepentingan)
Laporan
Keberlanjutan
halaman 459-
460 (Kebijakan
Perlindungan
Data Nasabah)
Direksi memiliki keterlibatan tinggi dalam pengawasan produk melalui Komite Produk, dengan tugas dan Laporan Tahunan
tanggung jawab meliputi: halaman 877
1. Menetapkan strategi besaran dan pengembangan bisnis melalui produk/aktivitas BNI;
2. Melakukan pengujian komprehensif dan memutuskan “kelayakan” produk/aktivitas baru khususnya
terkait aliansi yang bersifat lintas sektoral/segmen dan aliansi strategis dengan Perusahaan anak/
Perusahaan lain di luar BNI dengan mengundang Direktur Sektor terkait;
3. Melakukan monitoring produk/aktivitas yang terimplementasi di BNI dan membuat keputusan atas
keberlangsungan produk/aktivitas atas rekomendasi Supporting Staff Group/product owner;
4. Sebagai lembaga arbitrase dalam masalah-masalah lintas sektoral terkait dengan implementasi
produk/aktivitas baru.
BNI menjalankan komunikasi pemasaran secara transparan mempedomani ketentuan OJK serta sesuai Laporan Tahunan
kebijakan Internal Perusahaan. halaman 369
BNI memiliki sistem penyelesaian independen yang dapat memberikan perlindungan bagi pihak pelapor Laporan Tahunan
dan pelatihan khusus tentang program perlindungan internal dan eksternal. halaman 1080
Terkait Debt Collection Policy, BNI memiliki opsi modifikasi pinjaman yang terdefinisi dengan baik yang Laporan Tahunan
mencakup pertimbangan berbasis pendapatan dan akses pelanggan ke opsi eskalasi. halaman 340-342
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1193
Page 593
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
COMPANY PRACTICE HALAMAN
BNI menjalankan BNICorpu TV di channel YouTube untuk mengedukasi masyarakat terkait literasi Laporan Tahunan
keuangan dan trend terkini di masyarakat dengan menghadirkan pembicara dari internal BNI dan lembaga halaman 1008-
profesional. Edukasi juga dilakukan melalui media sosial dan kerja sama dengan berbagai instansi 1025
pemerintah/swasta.
Komite setingkat Dewan BNI melakukan pengawasan terhadap pengaduan-pengaduan. Laporan Tahunan
halaman 1081
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Praktik
• BNI memberikan pelatihan dan pengembangan kompetensi di seluruh aspek operasional Perusahaan Laporan Tahunan
secara terencana dan berkelanjutan dengan menjunjung tinggi pemberian kesempatan yang setara halaman 64
kepada seluruh level organisasi serta gender. Sepanjang tahun 2024 BNI telah menyelenggarakan
berbagai program pendidikan dan pelatihan kepada 272.351 peserta atau rata-rata setiap pegawai
mendapatkan pelatihan sebanyak 10 kali.
• BNI memiliki program yang mencakup semua karyawan (termasuk paruh waktu dan kontrak).
• Sejak tahun 2018, BNI memiliki program pembelajaran mandatory bagi seluruh pegawai melalui
e-learning Sustainable Finance untuk meningkatkan awareness maupun kapabilitas mengenai praktik
mengintegrasikan kriteria lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) ke dalam layanan keuangan untuk
mewujudkan hasil pembangunan berkelanjutan, termasuk mitigasi dan adaptasi terhadap dampak
buruk perubahan iklim.
Strategi
BNI memiliki Whistleblowing System (WBS) dengan nama “WBS to CEO”, yang merupakan salah satu Laporan Tahunan
mekanisme deteksi dini atas terjadinya suatu tindak pelanggaran di BNI yang dapat menimbulkan kerugian halaman 1080
finansial termasuk hal-hal yang dapat merusak image BNI. Pengelolaan WBS dilakukan melalui kerja sama
dengan pihak eksternal yaitu Deloitte.
BNI melakukan survey kepuasan pegawai bersamaan dengan keterikatan (employee engagement). Pada Laporan Tahunan
tahun 2024, Employee Engagement Survey (EES)/Tingkat Keterikatan Pegawai 96% halaman 1176
Strategi pengembangan jalur talenta
Strategi workforce planning diarahkan untuk memastikan ketersediaan pegawai pada fungsi yang selaras Laporan Tahunan
dengan strategi BNI. Rekrutmen dilakukan melalui berbagai program antara lain Officer Development halaman 416-431
Program, Assistant Development Program dan Experience Hire. Pada tahun 2024, BNI melakukan penguatan
mekanisme talent acquisition dengan menyempurnakan kebijakan ODP General (ODP Commercial dan
Global Analyst), ODP IT dan ODP Data Analytics.
Di samping program magang Bina, BNI juga memiliki program magang bagi mahasiswa. Antara
lain melalui program Magang Generasi Bertalenta (MAGENTA) melalui platform magentaku.id milik
Kementerian BUMN dan Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) melalui platform
Kampus Merdeka milik Kementerian Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
BNI menyelenggarakan Program Pemagangan Bina BNI yang bertujuan untuk memberikan pelatihan dan
bimbingan kerja kepada angkatan kerja yang belum berpengalaman dengan memberikan pengetahuan,
keterampilan, dan kemampuan (knowledge, skill, ability) yang dibutuhkan agar mampu bersaing di dunia
kerja. Peserta magang Bina BNI pada tahun 2024 tersebar di seluruh wilayah operasional BNI.
Dalam rangka memberikan solusi pembelajaran bagi pegawai, BNI Corporate University telah menyediakan
berbagai sarana dan prasarana pembelajaran yang disusun baik secara in-house maupun bermitra dengan
lembaga pendidikan.
Program & Inisiatif
BNI telah merancang program kepemilikan saham bagi pegawai dan manajemen Perseroan berdasarkan Laporan Tahunan
persetujuan yang diberikan oleh pemegang saham pada RUPS tahunan tahun buku 2022 yang dilaksanakan halaman 1072-
tanggal 15 Maret 2023. Program kepemilikan saham bagi manajemen Perseroan telah dilakukan pada 1077
tanggal 14 Agustus 2023
Strategi remunerasi mencakup seluruh pegawai, yang ditentukan berdasarkan prinsip-prinsip supply
and demand, posisi remunerasi BNI dibandingkan market, serta mempertimbangkan talent classification
pegawai. Komponen remunerasi pegawai terdiri atas remunerasi bersifat tetap yang dibedakan
berdasarkan bobot jabatan dan person value, sedangkan remunerasi yang bersifat variabel diberikan
berdasarkan kinerja yang dikaitkan dengan pencapaian kinerja bank, kinerja unit serta kinerja pegawai
yang bersangkutan.
1194 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 594
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
COMPANY PRACTICE HALAMAN
BNI memberikan pelatihan dan pengembangan kompetensi di seluruh tingkatan di Perusahaan yang Laporan Tahunan
dilakukan secara terencana dan berkelanjutan dengan menjunjung tinggi pemberian kesempatan yang halaman 161-167
setara, serta disesuaikan dengan kebutuhan pelatihan dan pengembangan di masing-masing tingkatan.
Realisasi Biaya Pendidikan dan Pelatihan 2024 adalah sebesar Rp200,98 Miliar dengan jumlah rata-rata
frekuensi pelatihan per tahun meningkat dari 8,6 kali/pegawai (tahun 2023) menjadi 10 kali/pegawai (tahun
2024).
Akses ke Keuangan
Produk dan Strategi
BNI merupakan penyedia langsung atau terlibat langsung dalam penyediaan layanan dalam layanan Laporan
Mikro/Asuransi Mikro. Keberlanjutan
halaman 68
Distribusi dan Jangkauan
Dalam mendukung kemudahan nasabah dalam melakukan aktivitas transaksi perbankan, BNI menawarkan Laporan Tahunan
beragam fasilitas e-Banking yang senantiasa disempurnakan melalui beragam pengembangan dan 459
inovasi.
Dalam rangka memperluas jangkauan, BNI memiliki lebih dari 213 ribu BNI Agen46 yang merupakan Laporan Tahunan
mitra BNI dalam menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat dalam rangka keuangan inklusif. halaman 5
Agen46 dapat memfasilitasi berbagai macam layanan perbankan hingga membantu penyaluran program Laporan
pemerintah, seperti penyaluran bantuan sosial maupun subsidi. Keberlanjutan
halaman 70
Inovasi terdepan dalam saluran distribusi alternatif tanpa cabang yang menargetkan demografi yang Laporan
kurang terlayani melalui layanan Digital dan Agen46. Keberlanjutan
halaman 99
Privasi & Keamanan Data
Praktik - Operasional
• BNI menjamin bahwa nasabah dapat melakukan pengkinian data, merubah, mengakses dan Laporan Tahunan
mengupdate perubahan data melalui BNICall dan Customer Service. halaman 931
• BNI memiliki kebijakan perlindungan data dan keamanan informasi yang mengatur seluruh lini bisnis/ Laporan
perusahaan anak terkait. Keberlanjutan
• Kebijakan perlindungan data/informasi konsumen dilakukan BNI sesuai dengan Peraturan Bank halaman 60
Indonesia (PBI) No. 22/20/PBI/2020 tanggal 22 Desember 2020 tentang Perlindungan Konsumen dan
Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia No. 23/17/PADG/2021 tanggal 09 September 2021
tentang Tata Cara Pelaksanaan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia.
BNI meluncurkan inovasi pengajuan kartu kredit dan kredit konsumen lainnya melalui e-form, serta Laporan Tahunan
pembukaan rekening digital melalui mobile banking untuk mengurangi potensi penyalahgunaan data 452-456
nasabah, karena data langsung tersimpan di sistem tanpa melalui formulir fisik.
BNI membentuk organisasi khusus (Divisi Keamanan Informasi) yang menggabungkan beberapa unit Laporan
yang memiliki fungsi terkait information security untuk menjaga independensi dan lebih fokus dalam Keberlanjutan
mengevaluasi, menjalankan, monitoring dan meningkatkan cyber security. halaman 60
BNI terus mengembangkan layanan perbankan digital untuk mempermudah nasabah, sambil menghadapi Laporan
tantangan keamanan data dan perlindungan privasi dari ancaman cybercrime. BNI berkomitmen untuk Keberlanjutan
mengelola risiko ini dan melindungi hak asasi manusia. halaman 60
BNI juga memperkuat teknologi, inovasi digital, dan sistem keamanan data, serta mematuhi peraturan Laporan
perlindungan privasi nasabah, seperti peraturan OJK dan UU Perlindungan Data Pribadi. Keberlanjutan
halaman 60
Untuk memastikan keandalan sistem dan keamanan informasi, audit teknologi dilakukan secara berkala Laporan Tahunan
oleh satuan audit intern. Assessment dari pihak eksternal antara lain dilakukan oleh Badan Siber dan halaman 679
Sandi Negara (BSSN) melalui Indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI). Laporan
Keberlanjutan
halaman 66
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1195
Page 595
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
COMPANY PRACTICE HALAMAN
Komite Manajemen Teknologi merupakan salah satu komite permanen di BNI yang memiliki kewenangan Laporan Tahunan
dalam memberikan rekomendasi kepada Direksi mengenai perumusan, penetapan kebijakan dan strategi halaman 447
pengembangan teknologi informasi BNI. Komite ini dibentuk dengan tujuan membantu Dewan Komisaris
dan Direksi dalam melaksanakan pengawasan terhadap kegiatan Teknologi Informasi (TI), termasuk di
dalamnya terkait cyber security.
Praktik - Karyawan
BNI membekali karyawan di Satuan Kerja TI dengan berbagai macam pelatihan untuk mengembangkan Laporan Tahunan
soft skill maupun hard skill. Pembekalan hard skill dilakukan dengan pelatihan project management, IT halaman 447-448
architecture, programming, CI/CD, secure coding, cloud security, dan sebagainya, yang dilakukan in-house
maupun melalui Linkedin Learning, training Google dan AWS, dan media training lainnya.
Bagi seluruh pegawai, kesadaran tentang keamanan data dan/atau risiko dan prosedur terkait privasi
dilakukan juga melalui peningkatan awareness antara lain melalui sarana pelatihan dan pengembangan
digital mindset.
TATA KELOLA
Tata Kelola
COMPANY PRACTICE HALAMAN
Tata Kelola
Tata Kelola Perusahaan
Angka Gaji Laporan Tahunan
Pengungkapan Pembayaran Pejabat Eksekutif halaman 784-786
Struktur Kepemilikan Laporan Tahunan
• Pemegang Saham Pengendali halaman 168-174
• Pemegang Saham Pengendali yang Perlu Diperhatikan
Satu Saham Satu Suara Laporan Tahunan
• Beberapa Kelas Ekuitas dengan Hak Suara Berbeda halaman 636
• Intervensi Pemerintah yang Perlu Diperhatikan
Direksi
KEMANDIRIAN DIREKSI Laporan Tahunan
• Pejabat Eksekutif dalam Direksi halaman 130-
• Transaksi dengan Pihak Terkait 155,
KEAHLIAN & KEBERAGAMAN DIREKSI Laporan Tahunan
Terdapat Direktur Wanita sebanyak 25% halaman 388
Gaji
ANGKA PEMBAYARAN Laporan Tahunan
Pengungkapan Pembayaran Pejabat Eksekutif halaman 784-786
PEMBAYARAN Laporan Tahunan
• Kebijakan Ekuitas CEO halaman 768-787
• Clawback & Malus
• Pembayaran Terkait dengan Keberlanjutan
Kepemilikan Saham & Pengendali
PEMILIHAN DIREKTUR Laporan Tahunan
• Pemilihan Direktur Tahunan halaman 653
• Akses Proksi
SATU SAHAM SATU SUARA Laporan Tahunan
• Beberapa Kelas Ekuitas dengan Hak Suara Berbeda halaman 636
HAK PEMEGANG SAHAM Laporan Tahunan
• Hak Berbicara mengenai Kebijakan Pembayaran halaman 631
Akuntansi
RISIKO AKUNTANSI Laporan Tahunan
Pengakuan Pengeluaran halaman 327
1196 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 596
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
COMPANY PRACTICE HALAMAN
Etika Bisnis
Kebijakan & Praktik Etika Bisnis
BNI memiliki Komite tingkat Direksi atau C-suite atau komite eksekutif yang melakukan pengawasan isu Laporan Tahunan
etika. halaman 892
BNI memiliki kebijakan formal terperinci tentang suap dan antikorupsi. Laporan Tahunan
halaman 1035
BNI melakukan audit semua operasional setidaknya sekali setiap tiga tahun. Laporan Tahunan
halaman 982
BNI memiliki sistem pelapor anonim formal dengan perlindungan hukum bagi pelapor melalui Laporan Tahunan
Whistleblowing System (WBS) yang dikelola bersama pihak eksternal yaitu Deloitte. halaman 1080
BNI memiliki program pelatihan standar etika yang mencakup semua karyawan (termasuk karyawan Laporan Tahunan
paruh waktu) dan kontraktor. halaman 1044-
1047
Semua pemasok BNI wajib memiliki kebijakan dan program antikorupsi untuk verifikasi kepatuhan. Laporan Tahunan
halaman 1033
BNI telah memiliki Kebijakan Anti Pencucian Uang. Kebijakan dan strategi implementasi dijelaskan. Laporan Tahunan
halaman 1028
Transparansi Perpajakan
Pelaksanaan transparansi perpajakan sudah mengacu kepada peraturan atau kebijakan dari Pemerintah. Laporan Tahunan
halaman 1027
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1197
Page 597
10 Laporan Keuangan Laporan Keuangan
Page 598
Page 599
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023/
31 DECEMBER 2024 AND 2023
1200 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 600
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1201
Page 601
1202 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 602
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1203
Page 603
1204 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 604
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1205
Page 605
1206 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 606
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1207
Page 607
1208 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 608
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1209
Page 609
1210 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 610
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
DAN UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA AND FOR THE YEARS THEN ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
Daftar Isi Halaman/ Table of Contents
Page
Consolidated Statements of
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian ................... 1-4 ..............................................Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Consolidated Statements of Profit or Loss
Lain Konsolidasian .............................................. 5-7 ....................and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Consolidated Statements of Changes in
…………… ........................................................... 8-9 ….…...………………………………………Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian ............................... 10 - 12 Consolidated Statements of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes to the Consolidated Financial
....... ……………………………………………… 13 - 299 ……………………….…………….…Statements
Lampiran/
Schedule
Informasi Keuangan Tambahan ................................ 1-5 ..…………..…Supplementary Financial Information
**************************
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1211
Page 611
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ASET ASSETS
Kas 4 13,709,930 11,207,201 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 51,669,054 65,256,432 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6,45b Current accounts with other banks
- Pihak berelasi 42,974 52,254 Related parties -
- Pihak ketiga 22,031,212 34,970,515 Third parties -
Total giro pada bank lain 22,074,186 35,022,769 Total current accounts with other banks
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (13) (7) losses
22,074,173 35,022,762
Penempatan pada bank lain dan 7,45c Placements with other banks
Bank Indonesia and Bank Indonesia
- Pihak berelasi 1,620,191 1,210,621 Related parties -
- Pihak ketiga 15,455,444 42,583,643 Third parties -
Total penempatan pada bank lain dan Total placements with other banks
Bank Indonesia 17,075,635 43,794,264 and Bank Indonesia
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (194) (98) losses
17,075,441 43,794,166
Efek-efek 8,45d Marketable securities
- Pihak berelasi 10,157,415 11,427,357 Related parties -
- Pihak ketiga 38,376,931 25,980,323 Third parties -
Total efek-efek 48,534,346 37,407,680 Total marketable securities
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (273) (242,941) losses
48,534,073 37,164,739
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual kembali 14 7,971,923 13,951,344 under agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 9,45f Bills and other receivables
- Pihak berelasi 6,208,736 10,085,240 Related parties -
- Pihak ketiga 7,087,118 9,192,255 Third parties -
Total wesel ekspor dan tagihan lainnya 13,295,854 19,277,495 Total bills and other receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (52,828) (278,501) losses
13,243,026 18,998,994
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 1 - Page
1212 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 612
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Tagihan akseptasi 10,45g Acceptance receivables
- Pihak berelasi 2,825,260 3,158,955 Related parties -
- Pihak ketiga 13,193,510 14,409,720 Third parties -
Total tagihan akseptasi 16,018,770 17,568,675 Total acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (93,249) (477,481) losses
15,925,521 17,091,194
Tagihan derivatif 11,45h Derivative receivables
- Pihak berelasi 341,832 37,939 Related parties -
- Pihak ketiga 1,451,146 957,738 Third parties -
Total tagihan derivatif 1,792,978 995,677 Total derivative receivables
Pinjaman yang diberikan 12,45i Loans
- Pihak berelasi 159,402,689 126,359,320 Related parties -
- Pihak ketiga 616,469,089 568,725,449 Third parties -
Total pinjaman yang diberikan 775,871,778 695,084,769 Total loans
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (38,684,520) (47,158,131) losses
737,187,258 647,926,638
Obligasi Pemerintah 13,45e Government Bonds
setelah penyesuaian adjusted for amortization
amortisasi diskonto dan premi 132,071,569 127,100,369 of discount and premium
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (2,988) (1,504) losses
132,068,581 127,098,865
Pajak dibayar di muka 29a 18,950 643,384 Prepaid taxes
Beban dibayar di muka 15 2,941,109 2,743,330 Prepaid expenses
Investasi pada entitas asosiasi 16,45j 12,748,127 11,283,466 Investment in associates
Penyertaan saham - bersih 17,45j 637,280 563,700 Equity investments - net
Aset lain-lain - bersih 18 14,107,067 16,972,197 Other assets - net
Aset tetap dan aset hak-guna 19 48,815,943 44,687,850 Fixed assets and right-of-use assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (18,407,707) (16,922,994) Less: Accumulated depreciation
30,408,236 27,764,856
Aset takberwujud 20 743,314 744,423 Intangible assets
Aset pajak tangguhan - bersih 29d 6,949,596 7,440,618 Deferred tax assets - net
TOTAL ASET 1,129,805,637 1,086,663,986 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 2 - Page
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1213
Page 613
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 21 5,514,720 5,294,952 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 22,45k Deposits from customers
- Pihak berelasi 112,833,811 152,080,390 Related parties -
- Pihak ketiga 692,677,037 658,649,953 Third parties -
Total simpanan nasabah 805,510,848 810,730,343 Total deposits from customers
Simpanan dari bank lain 23,45l Deposits from other banks
- Pihak berelasi 4,164,697 2,705,107 Related parties -
- Pihak ketiga 14,383,767 9,188,881 Third parties -
Total simpanan dari bank lain 18,548,464 11,893,988 Total deposits from other banks
Liabilitas derivatif 11,45p Derivative payables
- Pihak berelasi 154,840 136,138 Related parties -
- Pihak ketiga 1,324,345 674,324 Third parties -
Total liabilitas derivatif 1,479,185 810,462 Total derivative payables
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 24 15,890,945 6,891,177 agreements to repurchase
Liabilitas akseptasi 25,45q Acceptance payables
- Pihak berelasi 900,755 1,070,600 Related parties -
- Pihak ketiga 3,328,729 4,677,947 Third parties -
Total liabilitas akseptasi 4,229,484 5,748,547 Total acceptance payables
Beban yang masih harus dibayar 26 1,529,305 1,663,865 Accrued expenses
Utang pajak 29b Taxes payable
- Pajak penghasilan badan 223,208 701,920 Corporate income tax -
- Pajak lainnya 94,361 121,053 Other taxes -
Total utang pajak 317,569 822,973 Total taxes payable
Imbalan kerja 41 7,146,717 7,005,834 Employee benefits
Penyisihan 27 2,283,222 2,172,732 Provisions
Liabilitas lain-lain 28 26,563,501 26,124,897 Other liabilities
Efek-efek yang diterbitkan 30,45m 12,974,497 4,893,357 Securities issued
Pinjaman yang diterima 31,45n 42,931,444 30,949,608 Borrowings
Efek-efek subordinasi 32,45o 17,699,183 16,928,731 Subordinated securities
TOTAL LIABILITAS 962,619,084 931,931,466 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 3 - Page
1214 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 614
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
EKUITAS EQUITY
Ekuitas diatribusikan Equity attributable to equity holders
kepada pemilik entitas induk of the parent entity
Modal saham: Share capital:
- Seri A Dwiwarna - nilai nominal Class A Dwiwarna -
Rp3.750 per saham Rp3,750 par value per share
(dalam Rupiah penuh) (in full Rupiah amount)
- Seri B - nilai nominal Class B - Rp3,750 -
Rp3.750 per saham par value per share
(dalam Rupiah penuh) (in full Rupiah amount)
- Seri C - nilai nominal Class C - Rp187.5 -
Rp187,5 per saham par value per share
(dalam Rupiah penuh) (in full Rupiah amount)
Modal dasar: Share capital - Authorised:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham Class A Dwiwarna - 1 share -
- Seri B - 578.683.733 saham Class B - 578,683,733 shares -
- Seri C - 68.426.325.320 saham Class C - 68,426,325,320 shares -
Modal ditempatkan dan disetor penuh: Issued and fully paid:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham Class A Dwiwarna - 1 share -
- Seri B - 578.683.733 saham Class B - 578,683,733 shares -
- Seri C - 36.678.114.582 saham 33 9,054,807 9,054,807 Class C -36,678,114,582 shares -
Tambahan modal disetor 33 17,010,254 17,010,254 Additional paid-in capital
Cadangan pembayaran berbasis saham 43 322,589 260,116 Share-based payment reserve
Transaksi dengan kepentingan Transactions with non-controlling
nonpengendali 1j 2,256,999 2,256,999 interests
Cadangan revaluasi aset 19 16,711,395 15,447,829 Asset revaluation reserve
Kerugian yang belum Unrealised loss
direalisasi atas efek-efek dan Obligasi on marketable securities
Pemerintah yang diukur pada and Government Bonds
nilai wajar melalui penghasilan at fair value through other
komprehensif lain, setelah pajak 8,13 (1,465,059) (896,178) comprehensive income, net of tax
Selisih kurs karena penjabaran Exchange difference on
laporan keuangan dalam translation of foreign currency
mata uang asing (96,998) (58,367) financial statements
Saldo laba Retained earnings
Sudah ditentukan penggunaannya Appropriated
Cadangan umum dan wajib 35 2,778,412 2,778,412 General and legal reserves
Cadangan khusus - - Specific reserves
Tidak ditentukan penggunaannya 115,885,182 104,457,102 Unappropriated
Total saldo laba 118,663,594 107,235,514 Total retained earnings
Saham treasuri - (179,960) Treasury shares
Total ekuitas yang dapat Total equity attributable to
diatribusikan kepada equity holders of
pemilik entitas induk 162,457,581 150,131,014 the parent entity
Kepentingan non-pengendali 4,728,972 4,601,506 Non-controlling interests
TOTAL EKUITAS 167,186,553 154,732,520 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1,129,805,637 1,086,663,986 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 4 - Page
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1215
Page 615
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
PENDAPATAN BUNGA 37 66,583,110 61,471,696 INTEREST INCOME
BEBAN BUNGA 38 (26,102,905) (20,196,023) INTEREST EXPENSE
PENDAPATAN BUNGA - BERSIH 40,480,205 41,275,673 INTEREST INCOME - NET
Pendapatan premi dan Premium income
hasil investasi 6,741,317 6,853,074 and investment return
Beban klaim (5,017,507) (5,193,773) Claims expense
PENDAPATAN PREMI DAN PREMIUM INCOME AND
HASIL INVESTASI - BERSIH 1,723,810 1,659,301 INVESTMENTS RETURN - NET
PENDAPATAN
OPERASIONAL LAINNYA OTHER OPERATING INCOME
Provisi dan komisi lainnya 10,249,243 10,120,172 Other fee and commission
Laba dari entitas asosiasi 1,522,798 1,327,868 Income from investment in associates
Penerimaan kembali aset
yang telah dihapusbukukan 6,025,183 5,029,766 Recovery of assets written off
Keuntungan yang
belum direalisasi dari
perubahan nilai wajar aset Unrealised gain on changes in
keuangan yang diukur fair value of financial assets at
pada nilai wajar melalui laba rugi 144,558 73,552 fair value through profit or loss
Keuntungan dari penjualan
aset keuangan yang diukur pada Gain on sale of financial assets
nilai wajar melalui penghasilan at fair value through other
komprehensif lain dan comprehensive income and fair
nilai wajar melalui laba rugi 1,769,243 1,179,693 value through profit or loss
Laba selisih kurs - bersih 1,262,002 1,019,050 Foreign exchange gains - net
Lain-lain 1,337,878 1,062,328 Others
TOTAL PENDAPATAN TOTAL OTHER OPERATING
OPERASIONAL LAINNYA 22,310,905 19,812,429 INCOME
PEMBENTUKAN
CADANGAN KERUGIAN ALLOWANCE FOR
PENURUNAN NILAI (8,210,562) (9,196,402) IMPAIRMENT LOSSES
BEBAN OPERASIONAL OTHER OPERATING
LAINNYA EXPENSES
Gaji dan tunjangan 39,45u (13,948,131) (12,833,769) Salaries and employees’ benefits
Umum dan administrasi 40 (9,184,590) (9,193,199) General and administrative
Premi penjaminan simpanan (1,567,476) (1,476,244) Deposit guarantee premium
Beban promosi (1,135,800) (1,066,423) Promotion expense
Lain-lain (3,852,448) (3,208,030) Others
TOTAL BEBAN OPERASIONAL TOTAL OTHER OPERATING
LAINNYA (29,688,445) (27,777,665) EXPENSES
LABA OPERASIONAL 26,615,913 25,773,336 OPERATING INCOME
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 5 - Page
1216 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 616
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
PENDAPATAN/(BEBAN) BUKAN NON-OPERATING
OPERASIONAL - BERSIH (35,455) (133,598) INCOME/(EXPENSE) - NET
;
LABA SEBELUM BEBAN INCOME BEFORE
PAJAK 26,580,458 25,639,738 TAX EXPENSES
BEBAN PAJAK TAX EXPENSES
Kini (4,495,531) (4,462,052) Current
Tangguhan (415,530) (71,458) Deferred
TOTAL BEBAN PAJAK 29c (4,911,061) (4,533,510) TOTAL TAX EXPENSES
LABA BERSIH 21,669,397 21,106,228 NET INCOME
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN: INCOME:
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Keuntungan yang berasal Gain from
dari revaluasi aset tetap 1,375,650 9,998 revaluation of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of post
imbalan kerja 523,563 (505,219) employment benefit
Pajak penghasilan terkait (211,740) 96,005 Related income tax
Pos-pos yang akan Items that will be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Penyesuaian akibat penjabaran Translation adjustment
laporan keuangan dalam of foreign currency
mata uang asing (38,631) (21,997) financial statements
(Kerugian)/keuntungan dari perubahan nilai (Loss)/gain on changes in value of
aset keuangan yang diukur pada financial assets at
nilai wajar melalui fair value through
penghasilan komprehensif lain (813,581) 1,444,294 other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait 161,680 (349,786) Related income tax
LABA KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN TAHUN BERJALAN INCOME FOR THE YEAR
SETELAH PAJAK 996,941 673,295 AFTER TAXES
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 22,666,338 21,779,523 INCOME FOR THE YEAR
LABA TAHUN BERJALAN INCOME FOR THE YEAR
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 21,463,599 20,909,476 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali 205,798 196,752 Non-controlling interest
TOTAL 21,669,397 21,106,228 TOTAL
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 6 - Page
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1217
Page 617
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
PERIODE BERJALAN INCOME FOR THE PERIOD
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 22,538,872 21,559,964 Equity holders of the parent entity
Kepentingan nonpengendali 127,466 219,559 Non-controlling interest
TOTAL 22,666,338 21,779,523 TOTAL
LABA PER SAHAM BASIC/DILUTED EARNINGS
DASAR/DILUSIAN PER SHARE ATTRIBUTABLE
DIATRIBUSIKAN KEPADA TO EQUITY HOLDERS
PEMILIK ENTITAS INDUK OF THE PARENT ENTITY
(DALAM RUPIAH PENUH) 42 576 561 (IN FULL RUPIAH AMOUNT)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian The accompanying notes to consolidated
terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari financial statements form an integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 7 - Page
1218 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 618
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Kerugian yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Pemerintah
yang diukur
pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif Selisih
lain setelah kurs karena
pajak/ penjabaran
Unrealised laporan Saldo laba/Retained earnings
losses keuangan
on marketable dalam mata Dicadangkan/
Transaksi securities uang asing/ Appropriated
Modal dengan and Government Exchange
ditempatkan kepentingan Bonds at difference on Cadangan Cadangan Cadangan
dan disetor nonpengendali/ fair value translation of revaluasi umum pembayaran Total ekuitas
penuh/ Tambahan Transactions through other foreign aset/ dan wajib/ Saham berbasis saham/ pemilik entitas Kepentingan
Issued and modal disetor/ with comprehensive currency Asset General Tidak treasuri/ Share-based induk/Total nonpengendali/
Catatan/ fully paid-up Additional non-controlling income - financial revaluation and legal dicadangkan/ Treasury payment equity owners Non-controlling Total ekuitas/
Notes capital paid-in capital interest net of tax statements reserve reserves Unappropriated*) shares reserve of parent interest Total equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 9,054,807 17,010,254 2,256,999 (896,178) (58,367) 15,447,829 2,778,412 104,457,102 (179,960) 260,116 150,131,014 4,601,506 154,732,520 Balance as of 31 December 2023
Laba tahun berjalan - - - - - - - 21,882,818 - - 21,882,818 205,798 22,088,616 Profit for the year
Laba komprehensif lainnya Other comprehensive income
untuk tahun berjalan 8,13 - - - (568,881) (38,631) 1,263,566 - - - - 656,054 (78,332) 577,722 for the year
Pembagian dividen 34 - - - - - - - (10,454,738) - - (10,454,738) - (10,454,738) Distribution of dividends
Saham treasuri - - - - - - - - 179,960 - 179,960 - 179,960 Treasury shares
Penambahan cadangan pembayaran Additional of share-based
berbasis saham 43 - - - - - - - - - 62,473 62,473 - 62,473 payment reserve
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 9,054,807 17,010,254 2,256,999 (1,465,059) (96,998) 16,711,395 2,778,412 115,885,182 - 322,589 162,457,581 4,728,972 167,186,553 Balance as of 31 December 2024
*) Termasuk di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja. *) Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2024
1219
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 8 - Page
Page 619
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
1220
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Kerugian yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Pemerintah
yang diukur
pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif Selisih
lain setelah kurs karena
pajak/ penjabaran
Unrealized laporan Saldo laba/Retained earnings
losses keuangan
on marketable dalam mata Dicadangkan/
Transaksi securities uang asing/ Appropriated
Modal dengan and Government Exchange
ditempatkan kepentingan Bonds at difference on Cadangan Cadangan Cadangan
dan disetor nonpengendali/ fair value translation of revaluasi umum pembayaran Total ekuitas
penuh/ Tambahan Transactions through other foreign aset/ dan wajib/ Saham berbasis saham/ pemilik entitas Kepentingan
Issued and modal disetor/ with comprehensive currency Asset General Tidak treasuri/ Share-based induk/Total nonpengendali/
Catatan/ fully paid-up Additional non-controlling income - financial revaluation and legal dicadangkan/ Treasury payment equity owners Non-controlling Total ekuitas/
Notes capital paid-in capital interest net of tax statements reserve reserves Unappropriated*) shares reserve of parent interest Total equity
Transforming the Future, Empowering Indonesia
Saldo pada tanggal 31 Desember 2022 9,054,807 17,010,254 2,256,999 (1,971,154) (36,370) 15,441,439 2,778,412 91,281,328 - - 135,815,715 4,381,947 140,197,662 Balance as of 31 December 2022
Laba tahun berjalan - - - - - - - - 20,500,595 - - 20,500,595 196,752 20,697,347 Profit for the year
Laba komprehensif lainnya Other comprehensive income
untuk tahun berjalan 8,13 - - - 1,074,976 (21,997) 6,390 - - - - 1,059,369 22,807 1,082,176 for the year
Pembagian dividen 34 - - - - - - - (7,324,821) - - (7,324,821) - (7,324,821) Distribution of dividends
Saham treasuri 33 - - - - - - - - (179,960) - (179,960) - (179,960) Treasury shares
Penambahan cadangan pembayaran Additional of share-based
berbasis saham 43 - - - - - - - - - 260,116 260,116 - 260,116 payment reserve
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 9,054,807 17,010,254 2,256,999 (896,178) (58,367) 15,447,829 2,778,412 104,457,102 (179,960) 260,116 150,131,014 4,601,506 154,732,520 Balance as of 31 December 2023
*) Termasuk di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja. *) Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 9 - Page
Page 620
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga 66,149,661 60,989,587 Receipts from interest income
Pembayaran beban bunga (26,031,790) (19,944,410) Payments of interest expense
Pendapatan premi dan hasil investasi 6,876,597 6,853,074 Premium and investment income
Beban klaim (5,017,507) (5,193,773) Claims expense
Pendapatan operasional lainnya 26,436,787 16,949,163 Other operating income
Beban operasional lainnya (28,632,962) (23,283,035) Other operating expenses
Pendapatan (beban) bukan
operasional - bersih (35,455) (133,598) Non-operating income (expenses) - net
Pembayaran pajak penghasilan (4,349,809) (5,151,648) Payment of income tax
Arus kas sebelum perubahan dalam Cash flows before changes in
aset dan liabilitas operasi 35,395,522 31,085,360 operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan Changes in operating assets
liabilitas operasi: and liabilities:
(Increase)/decrease
(Kenaikan)/penurunan aset operasi: in operating assets:
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain (52,468) (440,595) other banks
Efek-efek dan Obligasi
Pemerintah yang diukur Marketable securities and
pada nilai wajar melalui Government Bonds at fair value
laba rugi (14,115,494) (5,027,231) through profit or loss
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual kembali 14 5,979,421 2,679,927 under agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 5,981,641 1,624,634 Bills and other receivables
Pinjaman yang diberikan (99,510,845) (63,286,794) Loans
Tagihan akseptasi 1,549,905 2,445,553 Acceptance receivables
Beban dibayar di muka 15 (197,779) 500,290 Prepaid expenses
Penempatan term deposit valas Foreign exchange term deposit
devisa hasil ekspor 1,631,137 (2,540,505) from export activities
Aset lain-lain 1,667,443 (93,469) Other assets
(Decrease)/increase in operating
(Penurunan)/kenaikan liabilitas operasi: liabilities:
Liabilitas segera 21 219,768 608,592 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 22 (5,219,495) 41,461,352 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 23 6,654,476 (3,350,566) Deposits from other banks
Kewajiban atas penempatan Liabilities related to
term deposit valas foreign exchange term
devisa hasil ekspor (1,631,137) 2,540,505 deposit from export activities
Beban yang masih harus dibayar 26 (134,560) 223,195 Accrued expenses
Imbalan kerja 41 (507,803) 701,494 Employee benefits
Liabilitas akseptasi 25 (1,519,063) 447,304 Acceptance payables
Utang pajak (26,693) (38,297) Taxes payable
Liabilitas lain-lain 28 618,111 852,115 Other liabilities
Kas bersih (digunakan untuk)/ Net cash (used in)/provided
diperoleh dari aktivitas operasi (63,217,913) 10,392,864 from operating activities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements form an integral part of these
keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 10 - Page
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1221
Page 621
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penjualan efek-efek
yang diukur pada nilai wajar melalui Proceed from marketable
penghasilan komprehensif lain dan securities measured at fair value
biaya perolehan yang through other comprehensive
diamortisasi 192,702,098 55,841,139 income and amortised cost
Pembelian efek-efek
yang diukur pada nilai wajar melalui Placement from marketable
penghasilan komprehensif lain dan securities measured at fair value
biaya perolehan yang through other comprehensive
diamortisasi (193,676,092) (58,100,935) income and amortised cost
Penjualan dari Obligasi
Pemerintah yang diukur pada
nilai wajar melalui Proceed of Government
penghasilan komprehensif Bonds at fair value through
lain dan biaya perolehan yang other comprehensive income
diamortisasi 133,707,136 55,658,940 and amortised cost
Pembelian dari Obligasi
Pemerintah yang diukur pada Placement of Government
nilai wajar melalui penghasilan Bonds at fair value through
komprehensif lain dan biaya other comprehensive income
perolehan yang diamortisasi (134,923,291) (61,028,460) and amortised cost
Pembelian aset tetap 19 (3,106,669) (2,355,060) Acquisition of fixed assets
Hasil penjualan aset tetap 26,713 13,119 Proceeds from sale of fixed assets
Penyertaan pada Entitas anak - (800,000) Capital injection in Subsidiary
Kas bersih digunakan untuk Net cash used in
aktivitas investasi (5,270,105) (10,771,257) investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM FINANCING
PENDANAAN ACTIVITIES
Penerimaan
pinjaman yang diterima 29,009,391 15,899,532 Receipt from borrowings
Pembayaran
pinjaman yang diterima (16,584,455) (20,658,021) Payment for borrowings
Penerimaan efek-efek yang Receipt in securities sold
dijual dengan janji dibeli kembali 24 9,351,740 6,382,251 under agreements to repurchase
Pembayaran efek-efek yang Payment for securities sold
dijual dengan janji dibeli kembali 24 (920,846) (2,370,705) under agreements to repurchase
Penerimaan efek-efek yang diterbitkan 8,187,500 - Receipt in securities issued
Saham tresuri - (179,960) Treasury shares
Pembayaran liabilitas sewa (870,149) (240,769) Payment of lease liability
Pembayaran dividen (10,454,738) (7,324,821) Payment of dividends
Kas bersih diperoleh dari/ Net cash provided from/
(digunakan untuk) aktivitas (used in) financing
pendanaan 17,718,443 (8,492,493) activities
PENURUNAN BERSIH NET DECREASE IN
KAS DAN SETARA KAS (50,769,575) (8,870,886) CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS PADA CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 154,879,093 163,900,321 AT BEGINNING OF THE YEAR
Pengaruh perubahan kurs Effect of foreign currency
mata uang asing (34,754) (150,342) exchange rate changes
KAS DAN SETARA KAS PADA CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 104,074,764 154,879,093 AT THE END OF THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements form an integral part of these
keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 11 - Page
1222 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 622
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR CASH FLOWS FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2024 2023
KAS DAN CASH AND
SETARA KAS TERDIRI DARI: CASH EQUIVALENTS CONSIST OF:
Kas 4 13,709,930 11,207,201 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 51,669,054 65,256,432 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6 22,074,186 35,022,769 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - jangka waktu and other banks - maturing
jatuh tempo tiga bulan atau kurang within three months of
sejak tanggal perolehan 16,621,594 43,392,691 acquisition date
Total kas dan setara kas 104,074,764 154,879,093 Total cash and cash equivalents
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan statements form an integral part of these
keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 12 - Page
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1223
Page 623
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian Bank a. Establishment of the Bank
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(“BNI” atau “Bank”) pada awalnya didirikan di (“BNI" or “Bank”) was originally established in
Indonesia sebagai bank sentral dengan nama Indonesia as the central bank under the name
“Bank Negara Indonesia” berdasarkan “Bank Negara Indonesia” based on
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of
Undang No. 2 tahun 1946 tanggal 5 Juli 1946. 1946 dated 5 July 1946. Subsequently, by
Selanjutnya, berdasarkan Undang-Undang virtue of Law No. 17 of 1968, BNI became
No. 17 tahun 1968, BNI ditetapkan menjadi “Bank Negara Indonesia 1946”, and changed
“Bank Negara Indonesia 1946”, dan statusnya its status to a state-owned commercial bank.
menjadi Bank Umum Milik Negara.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19 Based on Government Regulation No. 19 of
tahun 1992, tanggal 29 April 1992, telah 1992, dated 29 April 1992, BNI changed its
dilakukan penyesuaian bentuk hukum BNI legal status to a limited liability corporation
menjadi perusahaan perseroan terbatas (Persero). The change in legal status to
(Persero). Penyesuaian bentuk hukum menjadi become a limited liability corporation was
Persero, dinyatakan dalam Akta No. 131, covered by Notarial Deed No. 131, dated
tanggal 31 Juli 1992, dibuat di hadapan 31 July 1992 of Muhani Salim, S.H., and was
Muhani Salim, S.H., yang telah diumumkan published in Supplement No. 1A of the State
dalam Berita Negara Republik Indonesia Gazette No. 73 dated 11 December 1992.
No. 73 tanggal 11 December 1992 Tambahan
No. 1A.
Untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang In compliance with the Indonesian Limited
No. 40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 Liability Company Law No. 40 Year 2007
tentang Perseroan Terbatas, Anggaran Dasar dated 16 August 2007, BNI’s Articles of
BNI telah dilakukan penyesuaian. Association has been amended. The
Penyesuaian tersebut dinyatakan dalam Akta amendment was covered by Notarial Deed No.
No. 46 tanggal 13 Juni 2008 yang dibuat di 46 dated 13 June 2008 of Fathiah Helmi, S.H.,
hadapan Fathiah Helmi, S.H., notaris di a notary in Jakarta, as approved in the
Jakarta, berdasarkan keputusan Rapat Umum Extraordinary General Shareholders’ Meeting
Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 28 Mei on 28 May 2008 and approved by the Minister
2008 dan telah mendapat persetujuan dari of Laws and Human Rights of the Republic of
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia, in its Decision Letter No. AHU-
Republik Indonesia, dengan Surat Keputusan AH.01.02-50609 dated 12 August 2008 and
No. AHU-AH.01.02-50609 tanggal 12 Agustus published in Supplement No. 29015 of the
2008 dan telah diumumkan dalam Berita State Gazette No. 103 dated 23 December
Negara Republik Indonesia No. 103 tanggal 2008.
23 Desember 2008 Tambahan No. 29015.
Anggaran Dasar BNI sebagaimana tertuang The Articles of Association of BNI as stated in
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat the Deed of Resolution of the Annual General
Umum Pemegang Saham Tahunan No. 5 Shareholders’ Meeting No. 5 dated 4 March
tanggal 4 Maret 2024 yang dibuat di hadapan 2024 of Ashoya Ratam, S.H., M.Kn as
Ashoya Ratam, S.H., M.KN. yang telah approved by the Ministry of Laws and Human
mendapat Persetujuan Perubahan Anggaran Rights of the Republic of Indonesia through its
Dasar Perseroan dari Kementerian Hukum dan letter of the Minister of Laws and Human
HAM Republik Indonesia sesuai Surat Rights of the Republic of Indonesia No. AHU-
Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik 0020672.AH.01.02 dated 1 April 2024, this
Indonesia No. AHU-0020672.AH.01.02 tanggal amendment has also been received and
1 April 2024 serta telah diterima dan dicatat recorded by the Minister of Laws and Human
oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Rights of the Republic of Indonesia under
Indonesia dengan surat No. AHU-AH.01.03- letter No. AHU-AH.01.03-0079037 dated 1
0079037 tanggal 1 April 2024. April 2024.
Halaman - 13 - Page
1224 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 624
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian Bank (lanjutan) a. Establishment of the Bank (continued)
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar BNI, According to Article 3 of BNI’s Articles of
ruang lingkup kegiatan BNI adalah melakukan Association, BNI’s scope of activity is to
usaha di bidang perbankan umum. engage in general banking services.
b. Penawaran Umum Perdana Saham b. Initial Public Offering (“IPO”)
Pada tanggal 28 Oktober 1996, BNI On 28 October 1996, BNI undertook an initial
melakukan penawaran umum perdana atas public offering of 1,085,032,000 Class B
1.085.032.000 saham Seri B dengan nilai shares with a par value per share of Rp500
nominal sebesar Rp500 (nilai penuh) setiap (full amount) and offering price per share of
saham dan harga penawaran setiap saham Rp850 (full amount) to the public in Indonesia.
sebesar Rp850 (nilai penuh) kepada The shares began trading on the Jakarta and
masyarakat di Indonesia. Saham yang Surabaya Stock Exchanges (currently
ditawarkan tersebut mulai diperdagangkan di Indonesia Stock Exchange or IDX) on
Bursa Efek Jakarta dan Surabaya (sekarang 25 November 1996.
Bursa Efek Indonesia atau BEI) pada tanggal
25 November 1996.
c. Penawaran Umum Saham Terbatas I c. Limited Public Offering I
Pada tanggal 30 Juni 1999, BNI melakukan On 30 June 1999, BNI undertook a Limited
Penawaran Umum Terbatas I dalam rangka Public Offering I (“LPO I”) through the
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih issuance of pre-emptive rights of
Dahulu (HMETD) sebanyak 151.904.480.000 151,904,480,000 Class C shares with a par
saham Seri C dengan nilai nominal sebesar value per share of Rp25 (full amount). Each
Rp25 (nilai penuh) setiap saham. Setiap holder of 1 share was entitled to buy 35 new
pemegang 1 saham lama berhak membeli shares for Rp347.58 (full amount) per share.
35 saham baru dengan harga Rp347,58 (nilai As a result of LPO I, BNI increased its capital
penuh) setiap saham. Dari penawaran umum by 683,916,500 Class C shares issued to the
ini, BNI meningkatkan modal sahamnya public on 21 July 1999 and the LPO I listed in
sebanyak 683.916.500 lembar saham Seri C the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges
yang diterbitkan kepada masyarakat umum (currently IDX). On 7 April 2000 and 30 June
pada tanggal 21 Juli 1999 dan terdaftar di 2000, BNI also issued 151,220,563,500 Class
Bursa Efek Jakarta dan Surabaya (sekarang C shares to the Government of Indonesia
BEI). BNI juga menerbitkan 151.220.563.500 through the recapitalization program under the
lembar saham Seri C kepada Pemerintah Government Regulation No. 52 year 1999.
Indonesia pada tanggal 7 April 2000 dan 30
Juni 2000 melalui program rekapitalisasi
berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 52
tahun 1999.
d. Rekapitalisasi d. Recapitalization
Pada tanggal 30 Maret 2000, Menteri On 30 March 2000, the Ministry of Finance
Keuangan menyetujui rekapitalisasi BNI approved BNI’s recapitalization amounting to
sebesar Rp61,8 triliun, yang meningkat Rp61.8 trillion, which was Rp9 trillion higher
sebesar Rp9 triliun dibandingkan dengan than the amount stated in the Government
jumlah yang ditetapkan dalam Peraturan Regulation No. 52 year 1999. In connection
Pemerintah No. 52 tahun 1999. Sehubungan with the increase in the recapitalization
dengan peningkatan rekapitalisasi tersebut, amount, which was approved in the
yang telah disetujui melalui Peraturan Government Regulation No. 32 year 2000, BNI
Pemerintah No. 32 tahun 2000, BNI issued additional 44,946,404,500 Class C
menerbitkan tambahan saham Seri C shares without pre-emptive rights.
sebanyak 44.946.404.500 saham tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu.
Halaman - 14 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1225
Page 625
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
d. Rekapitalisasi (lanjutan) d. Recapitalization (continued)
Pada tanggal 20 Juli 2001, modal saham BNI On 20 July 2001, BNI’s capital was reduced by
berkurang sebanyak 1.965.701.500 saham 1,965,701,500 Class C shares in connection
Seri C sehubungan dengan pengembalian with the refund of excess recapitalization funds
kelebihan dana rekapitalisasi kepada to the Government of Indonesia. The refund
Pemerintah Indonesia. Pengembalian tersebut was approved by the shareholders at the
telah disetujui oleh pemegang saham dalam Extraordinary General Shareholders’ Meeting
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa held on 25 June 2001.
pada tanggal 25 Juni 2001.
e. Kuasi-reorganisasi e. Quasi-reorganization
Untuk menghilangkan konsekuensi negatif In order for BNI to eliminate the negative
karena dibebani dengan saldo rugi, BNI consequences of being burdened by
melakukan kuasi-reorganisasi sesuai accumulated losses, BNI undertook quasi-
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham reorganization as approved in the
Luar Biasa (“RUPS-LB”) tanggal 15 Desember Extraordinary General Shareholders’ Meeting
2003. (“RUPS-LB”) on 15 December 2003.
Penyesuaian kuasi-reorganisasi yang telah The quasi-reorganization adjustments which
dibukukan pada tanggal 30 Juni 2003 adalah were booked on 30 June 2003 were as follows:
sebagai berikut:
Akumulasi kerugian (58,905,232) Accumulated losses
Cadangan umum dan wajib 432,952 General and legal reserve
Cadangan khusus 382,541 Specific reserve
Selisih penilaian kembali aktiva tetap 1,190,598 Fixed assets revaluation reserve
Laba yang belum direalisasi atas efek-efek Unrealised gain on available for
dalam kelompok tersedia untuk dijual 58,660 sale securities
Kenaikan penilaian kembali nilai wajar Revaluation uplift in the fair value
aktiva bersih 2,472,634 of net assets
Tambahan modal disetor 54,367,847 Additional paid-in capital
-
Anggaran Dasar BNI telah mengalami BNI’s Articles of Association were amended to
perubahan sehubungan dengan perubahan reflect the changes in additional paid-in capital
tambahan modal disetor karena adanya kuasi- as a result of quasi-reorganization, based on
reorganisasi sesuai dengan Akta Notaris Notarial Deed of Agung Prihatin, S.H., No. 42
Agung Prihatin, S.H., No. 42 tanggal 30 dated 30 December 2003 which was approved
Desember 2003 dan telah disahkan oleh by the Minister of Law and Human Rights of
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia the Republic of Indonesia in its decision letter
Republik Indonesia berdasarkan surat No. C-29647.HT.01.07.TH.2003 dated
keputusan No. C-29647.HT.01.07.TH.2003 19 December 2003 and was published in the
tanggal 19 Desember 2003 dan diumumkan State Gazette No. 1152, Supplement No. 9
pada Berita Negara Republik Indonesia dated 30 January 2004.
No. 1152 tanggal 30 Januari 2004, Tambahan
No. 9.
f. Penawaran Umum Saham Terbatas II f. Limited Public Offering II
Pada tanggal 30 Juli 2007, pada Rapat Umum On 30 July 2007, the Extraordinary General
Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”), Shareholders’ Meeting approved the issuance
Pemegang Saham telah memutuskan untuk of up to 1,992,253,110 new Class C shares
melakukan Penawaran Umum Terbatas II through Limited Public Offering II to
kepada para pemegang saham dalam rangka shareholders with a par value per share of
penerbitan sampai dengan sejumlah Rp375 (full amount).
1.992.253.110 saham Seri C baru dengan nilai
nominal Rp375 (nilai penuh) setiap lembar
saham.
Halaman - 15 - Page
1226 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 626
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Penawaran Umum Saham Terbatas II f. Limited Public Offering II (continued)
(lanjutan)
Setiap pemegang 20 saham lama yang Each owner of 20 old shares whose name was
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang registered in the List of Shareholders of BNI as
Saham BNI pada tanggal 9 Agustus 2007 of 9 August 2007 at 16.00 WIB was entitled to
pukul 16.00 WIB mempunyai 3 HMETD, 3 pre-emptive rights where each right entitles
dimana setiap 1 HMETD memberikan hak the owner to buy a new share at the price of
kepada pemegangnya untuk membeli Rp2,025 (full amount) per share. From the
sebanyak 1 saham baru dengan harga Limited Public Offering II, BNI raised
pelaksanaan Rp2.025 (nilai penuh) setiap Rp747,094 additional share capital and
saham. Dari Penawaran Umum Terbatas II, Rp3,287,218 additional paid-in capital and
BNI mendapatkan tambahan modal disetor Rp195,280 shares issuance cost.
sebesar Rp747.094 dan tambahan agio saham
sebesar Rp3.287.218 dan biaya emisi
penerbitan saham sebesar Rp195.280.
Perdagangan perdana dilaksanakan pada The initial trading took place on 13 August
tanggal 13 Agustus 2007 di Bursa Efek Jakarta 2007 at the Jakarta Stock Exchange and
dan Bursa Efek Surabaya (sekarang BEI). Surabaya Stock Exchange (currently IDX).
g. Penawaran Umum Saham Terbatas III g. Limited Public Offering III
Pada tanggal 25 November 2010, dalam On 25 November 2010, at the Extraordinary
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa General Shareholders’ Meeting, the
(RUPSLB), Pemegang Saham telah shareholders decided, among other matters,
memutuskan antara lain untuk menyetujui to increase the issued and paid-up capital
peningkatan modal ditempatkan dan disetor through limited public offering (LPO III) with
BNI melalui Penawaran Umum Terbatas III pre-emptive right to shareholders for the
(PUT III) dengan penerbitan HMETD sebesar issuance of 3,374,715,948 new Class C
3.374.715.948 saham Seri C baru dengan nilai shares with a par value per share of Rp375
nominal Rp375 (nilai penuh) setiap lembar (full amount). Such pre-emptive rights can be
saham. HMETD tersebut dapat traded inside and outside the Indonesia Stock
diperdagangkan di dalam dan di luar Bursa Exchange (IDX) starting 10 December 2010
Efek Indonesia (BEI) mulai tanggal until 16 December 2010, with consideration to
10 Desember 2010 sampai dengan the existing capital market regulation. From
16 Desember 2010, dengan memperhatikan the LPO III, BNI obtained Rp1,265,519
ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal. additional share capital and Rp8,950,869
Dari PUT III tersebut, BNI mendapatkan additional paid-in capital, net of shares
tambahan modal disetor sebesar Rp1.265.519 issuance cost.
dan tambahan agio saham, bersih setelah
dikurangkan dengan biaya emisi penerbitan
saham, sebesar Rp8.950.869.
h. Pemecahan nilai nominal saham BNI h. Stock split of BNI
Berdasarkan keputusan RUPSLB tanggal 19 Based on the decision of the Extraordinary
September 2023 yang dituangkan dalam Akta General Meeting of Shareholders (RUPSLB)
No. 18, tanggal 19 September 2023, yang dated 19 September 2023, as stated in Deed
dibuat dihadapan Ashoya Ratam S.H., M.KN, No. 18 dated 19 September 2023, as recorded
pemegang saham BNI antara lain menyetujui in the Notarial Deed of Ashoya Ratam, S.H.,
pemecahan nilai nominal saham (stock split) M.KN., the shareholders of BNI, among
Bank dengan rasio 1:2 yang berlaku efektif others, approved the nominal value split (stock
pada tanggal 10 Oktober 2023 (lihat Catatan split) of the Bank with a ratio of 1:2, effective
33). from 10 October 2023 (see Note 33).
Halaman - 16 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1227
Page 627
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
i. Organisasi dan Struktur Manajemen i. Organizational and Management Structure
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BNI The composition of the Boards of
pada tanggal 31 Desember 2024 dan Commissioners and Directors of BNI as of
31 Desember 2023 yang ditetapkan masing- 31 Desember 2024 and 31 December 2023
masing berdasarkan Berita Acara RUPS based on BNI’s Annual Shareholders’ General
Tahunan BNI yang dinyatakan dengan Akta Meeting as stated under the Notarial Deed No.
Notaris No. 3 tanggal 4 Maret 2024 dan Berita 3 dated 4 March 2024 and BNI’s Extraordinary
Acara RUPS Luar Biasa BNI yang dinyatakan Shareholders’ General Meeting as stated
dengan Akta Notaris No. 17 tanggal 19 under the Notarial Deed No. 17 dated 19
September 2023 adalah sebagai berikut: September 2023, respectively, are as follows:
31 Desember/December 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama/ President Commissioner/
Komisaris Independen Pradjoto Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama Pahala Nugraha Mansury Vice President Commissioner
Komisaris Independen Sigit Widyawan Independent Commissioner
Komisaris Independen Asmawi Syam Independent Commissioner
Komisaris Independen Septian Hario Seto Independent Commissioner
Komisaris Independen Iman Sugema Independent Commissioner
Komisaris Independen Erwin Rijanto Slamet Independent Commissioner
Komisaris Askolani Commissioner
Komisaris Mohamad Yusuf Permana Commissioner
Komisaris Fadlansyah Lubis Commissioner
Komisaris Robertus Billitea Commissioner
31 Desember/December 2024
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Royke Tumilaar President Director (CEO)
Wakil Direktur Utama Putrama Wahju Setyawan Vice President Director
Direktur Finance Novita Widya Anggraini Managing Director - Finance (CFO)
Direktur Wholesale Managing Director - Wholesale
& International Banking Agung Prabowo & International Banking
Direktur Enterprise & Commercial Managing Director -
Banking I Made Sukajaya Enterprise & Commercial Banking
Direktur Risk Management David Pirzada Managing Director - Risk Management
Direktur Institutional Banking Munadi Herlambang1) Managing Director - Institutional Banking
Direktur Network & Managing Director - Network &
Services Ronny Venir Services
Direktur Digital & Integrated Managing Director - Digital & Integrated
Transaction Banking Hussein Paolo Kartadjoemena Transaction Banking
Direktur Retail Banking Corina Leyla Karnalies Managing Director - Retail Banking
Direktur Technology & Operations Toto Prasetio Managing Director - Technology & Operation
Direktur Human Capital & Managing Director - Human Capital &
Compliance Mucharom Compliance
31 Desember/December 2024
Komite Audit*) Audit Committee*)
Ketua Asmawi Syam Chairman
Anggota Sigit Widyawan Member
Anggota Iman Sugema Member
Anggota Human Brillianto Member
Anggota Suhendi Muharam Member
1. Efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 1. Effectively after the issuance of approval from Financial Service Authority
*) Pembentukan Komite Audit Bank telah dilakukan sesuai dengan peraturan OJK No. *) The formation of Audit Committee is in accordance with Financial Service Authority
55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite rule No. 55/POJK.04/2015 regarding the Establishment and Guidelines for the
Audit. Work Implementation of the Audit Committee.
Halaman - 17 - Page
1228 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 628
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
i. Organisasi dan Struktur Manajemen i. Organizational and Management Structure
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 2023
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama/ President Commissioner/
Komisaris Independen Pradjoto1) Independent Commissioner
Wakil Komisaris Utama Vice President Commissioner/
Komisaris Independen Pahala Nugraha Mansury2) Independent Commissioner
Komisaris Independen Sigit Widyawan Independent Commissioner
Komisaris Independen Asmawi Syam Independent Commissioner
Komisaris Independen Septian Hario Seto Independent Commissioner
Komisaris Independen Iman Sugema Independent Commissioner
Komisaris Independen Erwin Rijanto Slamet Independent Commissioner
Komisaris Askolani Commissioner
Komisaris Susyanto3) Commissioner
Komisaris Fadlansyah Lubis Commissioner
Komisaris Robertus Billitea4) Commissioner
31 Desember/December 2023
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Royke Tumilaar President Director (CEO)
Wakil Direktur Utama Adi Sulistyowati5) Vice President Director
Direktur Finance Novita Widya Anggraini Managing Director - Finance (CFO)
Direktur Wholesale Managing Director - Wholesale
& International Banking Silvano Winston Rumantir6) & International Banking
Direktur Enterprise & Commercial Managing Director -
Banking Sis Apik Wijayanto7) Enterprise & Commercial Banking
Direktur Risk Management David Pirzada Managing Director - Risk Management
Direktur Institutional Banking Muhammad Iqbal8) Managing Director - Institutional Banking
Direktur Network & Managing Director - Network &
Services Ronny Venir Services
Direktur Digital & Integrated Managing Director - Digital & Integrated
Transaction Banking Corina Leyla Karnalies Transaction Banking
Direktur Retail Banking Putrama Wahju Setyawan Managing Director - Retail Banking
Direktur Technology & Operations Toto Prasetio Managing Director - Technology & Operation
Direktur Human Capital & Managing Director - Human Capital &
Compliance Mucharom Compliance
31 Desember/December 2023
Komite Audit*) Audit Committee*)
Ketua Asmawi Syam Chairman
Anggota Sigit Widyawan Member
Anggota Iman Sugema Member
Anggota Human Brillianto Member
Anggota Suhendi Muharam Member
1. Efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 1. Effectively after the issuance of approval from Financial Service Authority
2. Efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2. Effectively after the issuance of approval from Financial Service Authority
3. Masa jabatan berakhir pada 4 Maret 2024 3. Effectively term of office ended on 4 March 2024
4. Efektif bergabung sejak 11 Desember 2023 4. Effectively joined since 11 December 2023
5. Masa jabatan berakhir pada 4 Maret 2024 5. Effectively term of office ended on 4 March 2024
6. Masa jabatan berakhir pada 4 Maret 2024 6. Effectively term of office ended on 4 March 2024
7. Masa jabatan berakhir pada 4 Maret 2024 7. Effectively term of office ended on 4 March 2024
8. Masa jabatan berakhir pada 4 Maret 2024 8. Effectively term of office ended on 4 March 2024
*) Pembentukan Komite Audit Bank telah dilakukan sesuai dengan peraturan OJK No. *) The formation of Audit Committee is in accordance with Financial Service Authority
55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite rule No. 55/POJK.04/2015 regarding the Establishment and Guidelines for the Work
Audit. Implementation of the Audit Committee.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 31 December
31 Desember 2023, Sekretaris Perusahaan 2023, BNI’s Corporate Secretary is Okki
BNI adalah Okki Rushartomo Budiprabowo. Rushartomo Budiprabowo.
Halaman - 18 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1229
Page 629
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
i. Organisasi dan Struktur Manajemen i. Organizational and Management Structure
(lanjutan) (continued)
Jumlah pegawai BNI adalah sebagai berikut The number of employees of BNI is as follows
(tidak diaudit): (unaudited):
Tetap/ Tidak tetap/
Permanent Non-permanent Total
31 Desember 2024 25,327 1,876 27,203 31 December 2024
31 Desember 2023 25,460 2,110 27,570 31 December 2023
Kantor pusat BNI berlokasi di Jl. Jend. BNI’s head office is located at Jl. Jend.
Sudirman Kav. 1, Jakarta. Pada tanggal Sudirman Kav. 1, Jakarta. As of 31 December
31 Desember 2024, BNI memiliki 17 kantor 2024, BNI has 17 regional offices, 197
wilayah, 197 kantor cabang, 1.089 kantor domestic branches, 1,089 sub-branches and
layanan serta 798 outlet lainnya (31 Desember 798 other outlets (31 December 2023: 17
2023: 17 kantor wilayah, 195 kantor cabang, regional offices, 195 domestic branches, 1,090
1.090 kantor layanan serta 820 outlet lainnya) sub-branches and 820 other outlets)
(tidak diaudit). Selain itu, BNI juga memiliki (unaudited). In addition, BNI has a presence in
jaringan di luar negeri melalui 6 kantor cabang overseas through 6 overseas branches located
luar negeri yang berada di pusat keuangan in the global financial center located in
dunia yaitu Singapura, Hong Kong, Tokyo, Singapore, Hong Kong, Tokyo, London, New
London, New York dan Seoul. Di samping itu, York and Seoul. Further than that, BNI also
BNI juga memiliki 3 kantor perwakilan di Osaka has 3 representative offices in Osaka,
Amsterdam, dan Sydney serta 2 Limited Amsterdam, and Sydney and 2 Limited
Purpose Branch di Singapura. Purpose Branch in Singapore.
j. Entitas Anak j. Subsidiaries
BNI mempunyai kepemilikan langsung pada BNI has direct ownership in the following
Entitas Anak berikut: Subsidiaries:
Tahun Mulai
Beroperasi Persentase Kepemilikan/ Total Aset/
Komersial/ Percentage of Ownership Total Assets
Year Started
Nama Perusahaan/ Kegiatan Usaha/ Commercial 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/ 31 Desember/
Company Name Business Activity Operations December 2024 December 2023 December 2024 December 2023
PT BNI Life Insurance Asuransi jiwa/
Life insurance 1997 60.00% 60.00% 26,675,991 24,972,042
PT BNI Multifinance Pembiayaan/
Financing 1983 99.99% 99.99% 6,075,604 3,788,690
PT BNI Sekuritas dan
Entitas Anak/and
Subsidiaries Sekuritas/Securities 1995 75.00% 75.00% 2,052,447 2,383,585
BNI Remittance Ltd. Jasa keuangan/
Financial services 1998 100.00% 100.00% 8,636 11,537
PT Bank Hibank Perbankan/Banking 1993 63.92% 63.92% 17,798,871 14,615,844
PT BNI Modal Ventura Permodalan ventura/
Venture capital 2022 99.98% 99.98% 517,251 511,415
Semua Entitas Anak BNI berkedudukan di All of the Subsidiaries of BNI are domiciled in
Jakarta, kecuali BNI Remittance Ltd. Jakarta, except for BNI Remittance Ltd. which
berkedudukan di Hong Kong. is domiciled in Hong Kong.
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) PT BNI Life Insurance (“BNI Life”)
BNI Life pada awalnya didirikan dengan nama BNI Life was originally established under the
PT Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya berdasarkan name PT Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya based
Akta Notaris No. 24 tanggal 28 November on Notarial Deed No. 24 dated 28 November
1996. Pada tanggal 26 November 2004, 1996. On 26 November 2004, PT Asuransi
PT Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya telah Jiwa BNI Jiwasraya changed its name to
mengubah nama menjadi PT BNI Life PT BNI Life Insurance.
Insurance.
Halaman - 19 - Page
1230 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 630
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
j. Entitas Anak (lanjutan) j. Subsidiaries (continued)
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) (lanjutan) PT BNI Life Insurance (“BNI Life”)
(continued)
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar BNI In accordance with Article 3 of BNI Life’s
Life, ruang lingkup kegiatan BNI Life adalah Articles of Association, the scope of BNI Life’s
menjalankan usaha-usaha dalam bidang activities is to engage in life insurance
asuransi jiwa termasuk usaha asuransi jiwa business including life insurance business
dengan prinsip syariah. BNI Life memperoleh under sharia principle. BNI Life obtained its
izin usaha sebagai perusahaan asuransi operating license as a life insurance company
jiwa berdasarkan Keputusan Menteri based on the Minister of Finance of the
Keuangan Republik Indonesia No. Kep- Republic of Indonesia Decree No. Kep-
305/KMK.017/1997 tanggal 7 Juli 1997. 305/KMK.017/1997 dated 7 July 1997.
Kantor pusat BNI Life berlokasi di Centennial BNI Life’s head office is located in Centennial
Tower, Lantai 9, 10, dan 11 Jl. Gatot Subroto Tower, 9th,10th, and 11th floor Jl. Gatot Subroto
Kav. 24-25, Jakarta 12930. Pada tanggal Kav. 24-25, Jakarta 12930. As of
31 Desember 2024, BNI Life memiliki 14 31 December 2024, BNI Life has 14 marketing
kantor pemasaran dan 5 kantor pemasaran offices and 5 personal marketing offices
mandiri (31 Desember 2023: 14 kantor (31 December 2023: 14 marketing offices and
pemasaran dan 5 kantor pemasaran mandiri) 5 personal marketing offices) located in
yang tersebar di beberapa kota di Indonesia various cities in Indonesia (unaudited) and
(tidak diaudit) dan memiliki karyawan has 897 employees as of 31 December 2024
sebanyak 897 orang pada tanggal (31 December 2023: 722 employees)
31 Desember 2024 (31 Desember 2023: 722 (unaudited).
karyawan) (tidak diaudit).
PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”) PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”)
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar BNI In accordance with Article 3 of BNI
Multifinance, ruang lingkup kegiatan BNI Multifinance’s Articles of Association, the
Multifinance adalah menjalankan kegiatan scope of the BNI Multifinance’s activities
dalam bidang pembiayaan investasi, involves investment financing, working capital
pembiayaan modal kerja, pembiayaan multi financing, multipurpose financing and
guna dan sewa operasi. operating lease.
Anggaran Dasar BNI Multifinance telah BNI Multifinance’s Articles of Association has
mengalami beberapa kali perubahan. been amended several times. The latest
Perubahan terakhir Anggaran Dasar PT BNI amendment of PT BNI Multifinance’s Articles
Multifinance dilakukan antara lain tentang of Association was made regarding domicile
perubahan tempat kedudukan sesuai dengan changes based on Notarial Deed No. 31 dated
Akta Notaris No. 31 tanggal 24 Juni 2024 dari 24 June 2024 of Notary I Gede Buda
Notaris I Gede Buda Gunamanta, S.H., dan Gunamanta, S.H., and has been approved by
telah mendapat persetujuan dari Menteri the Minister of Laws and Human Rights of the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Republic of Indonesia, in its Decision Letter
Indonesia, dengan Surat Keputusan No. AHU- No. AHU-AH.01.03-0167699 dated 3 July
AH.01.03-0167699 tanggal 3 Juli 2024. 2024.
Kantor pusat BNI Multifinance berlokasi di BNI Multifinance head office is located in
Gedung Graha Binakarsa, lantai 11 Lot. E-F Gedung Graha Binakarsa, 11th Lot E-F and
dan lantai 12, Jl. HR Rasuna Said, Kav C-18 12th floor, Jl. HR Rasuna Said, Kav C-18
Kuningan, Jakarta Selatan 12940. Pada Kuningan, South Jakarta 12940. As of 31
tanggal 31 Desember 2024, BNI Multifinance December 2024, BNI Multifinance has 52
memiliki 52 outlet cabang (31 Desember 2023: branches (31 December 2023: 17 branches
17 outlet cabang dan 33 cabang pembantu) and 33 sub-branches) located in various cities
tersebar di beberapa kota di Indonesia (tidak in Indonesia (unaudited) and had 843 and 522
diaudit) dan memiliki 843 dan 522 karyawan employees as of 31 December 2024
masing-masing pada tanggal 31 Desember (unaudited) and 31 December 2023
2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (unaudited).
(tidak diaudit).
Halaman - 20 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1231
Page 631
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
j. Entitas Anak (lanjutan) j. Subsidiaries (continued)
PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas”) dan PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas”) and
Entitas Anak Subsidiary
BNI Sekuritas didirikan berdasarkan Akta BNI Sekuritas was established by virtue of
Notaris No. 22 tanggal 12 April 1995 dari Notarial Deed No. 22 dated 12 April 1995 of
Koesbiono Sarmanhadi, S.H., di Jakarta. Akta Koesbiono Sarmanhadi, S.H., in Jakarta. The
tersebut kemudian diubah dengan Akta Notaris deed was amended by Notarial Deed No. 39
No. 39 dari notaris yang sama tanggal 3 Mei dated 3 May 1995 of the same notary. The
1995. Akta pendirian dan perubahannya Deed of Establishment and amendment
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik thereon were approved by the Decision Letter
Indonesia dalam Surat Keputusan of the Minister of Justice of the Republic of
No. C2-6278.HT.01.01.Th.95 tanggal 19 Mei Indonesia No. C2-6278.HT.01.01.Th.95 dated
1995, serta diumumkan dalam Berita Negara 19 May 1995 and was published in the State
Republik Indonesia No. 55, Tambahan Gazette No. 55, Supplement No. 5804 dated
No. 5804 tanggal 11 Juli 1995. 11 July 1995.
Berdasarkan Pasal 3 dari Anggaran Dasar BNI In accordance with Article 3 of BNI Sekuritas’
Sekuritas, ruang lingkup kegiatan usahanya Articles of Association, the scope of its
meliputi perdagangan efek, termasuk di business activities comprises of securities
dalamnya bertindak sebagai penjamin dan trading, including investment underwriting and
penasehat investasi dan kegiatan lain yang advisory investment and other related activities
berhubungan dengan kegiatan tersebut allowed by Financial Service Authority (OJK),
dengan memperhatikan peraturan Otoritas previously the Capital Market and Financial
Jasa Keuangan (OJK), dahulu Badan Institutions Supervisory Agency (Bapepam and
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga LK) and other regulations.
Keuangan (Bapepam dan LK) dan peraturan
perundang-undangan lain yang berlaku.
BNI Sekuritas memiliki 99.90% dari jumlah BNI Sekuritas owns 99,90% of the total share
saham PT BNI Asset Management (“BNI Asset capital of PT BNI Asset Management (“BNI
Management”), entitas anak yang didirikan Asset Management”), a subsidiary established
tanggal 28 Maret 2011 dan bergerak di bidang on 28 March 2011 and engaged in investment
manajemen dan penasehat investasi. management and advisory activities.
BNI Sekuritas memiliki 100.00% dari jumlah BNI Sekuritas owns 100,00% of the total share
saham BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”) yang capital of BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”)
didirikan pada tanggal 22 Maret 2021 dan which was established on 22 March 2021 and
telah mendapat izin dari Monetary Authority had obtained licensed issued by Monetary
Singapore (MAS) pada tanggal 8 Desember Authority Singapore (MAS) on 8 December
2021. 2021.
Kantor pusat BNI Sekuritas berlokasi di BNI Sekuritas’ head office is located in
Sudirman Plaza Indofood Tower, lantai 16, Sudirman Plaza Indofood Tower, 16th floor,
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 76-78, Jakarta Jl. Jenderal Sudirman Kav. 76-78, Jakarta
12910, Indonesia. Pada tanggal 31 Desember 12910, Indonesia. As of 30 December 2024,
2024, Perusahaan memiliki 16 outlet cabang the Company has 16 outlets located in various
yang tersebar di beberapa kota di Indonesia cities in Indonesia (2023: 19 outlets)
(2023: 19 outlet cabang) (tidak diaudit). BNI (unaudited). BNI Sekuritas has 346 and 286
Sekuritas memiliki karyawan tetap sebanyak permanent employees as of 31 December
346 dan 286 orang masing-masing pada 2024 and 31 December 2023, respectively
tanggal 30 Desember 2024 dan 31 Desember (unaudited).
2023 (tidak diaudit).
Halaman - 21 - Page
1232 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 632
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
j. Entitas Anak (lanjutan) j. Subsidiaries (continued)
BNI Remittance Ltd. (dahulu BNI BNI Remittance Ltd. (formerly BNI
Nakertrans) Nakertrans)
BNI Remittance Ltd. telah menambah On 11 June 2009, BNI Remittance Ltd.
modalnya sebesar HKD7.434.944 (nilai penuh) increased its capital by HKD7,434,944 (full
setara dengan Rp10.000 pada tanggal 11 Juni amount) equivalent to Rp10,000, which was
2009 yang dicatat menggunakan metode recorded using the cost method. The main
biaya. Kantor pusat BNI Remittance Ltd. office of BNI Remittance Ltd. is located in
berada di Causeway Bay, Hong Kong dan Causeway Bay, Hong Kong and has 6 and 6
memiliki karyawan sebanyak 6 dan 6 orang employees as of 31 December 2024 and
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 31 December 2023, respectively (unaudited).
Desember 2023 (tidak diaudit).
PT Bank Hibank Indonesia (dahulu PT Bank PT Bank Hibank Indonesia (formerly
Mayora) PT Bank Mayora)
PT Bank Mayora didirikan pada tahun 1993 PT Bank Mayora was established in 1993
berdasarkan Akta No. 14 tanggal 25 Februari based on Notarial Deed No. 14 dated 25
1993 dari Dr. Widjojo Wilami, S.H., notaris di February 1993 of Dr. Widjojo Wilami, S.H.,
Jakarta. Akta pendirian ini telah mendapat public notary in Jakarta. The Deed of
pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Establishment was approved by the Minister of
Indonesia melalui Surat Keputusannya No. C2- Justice of the Republic of Indonesia in his
108.HT.01.01.Th.1993 tanggal 10 April 1993 Decision Letter No. C2-108.HT.01.01.Th.1993
serta diumumkan dalam Berita Negara dated 10 April 1993 and published in the State
Republik Indonesia No. 44, tanggal 2 Juni Gazette of the Republic of Indonesia No. 44
1993, Tambahan No. 2457. Anggaran Dasar dated 2 June 1993, Supplement No. 2457.
PT Bank Mayora telah mengalami beberapa Bank Mayora’s Articles of Association has
kali perubahan. Perubahan terakhir Anggaran been amended several times. The latest
Dasar PT Bank Mayora dilakukan antara lain amendment of PT Bank Mayora’s Articles of
tentang perubahan penamaan perseroan Association was made regarding change its
menjadi PT Bank Hibank Indonesia sesuai name to PT Bank Hibank Indonesia based on
dengan Akta Notaris No. 42 tanggal Notarial Deed No. 42 dated 11 April 2023 of
11 April 2023 dari Jose Dima Satria, SH., Notary Jose Dima Satria, SH., M.KN. and has
M.KN. dan telah mendapat persetujuan dari been approved by the Minister of Laws and
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Human Rights of the Republic of Indonesia, in
Republik Indonesia, dengan Surat Keputusan its Decision Letter No. AHU-
No. AHU-0022392.AH.01.02 tanggal 14 April 0022392.AH.01.02 dated 14 April 2023.
2023.
PT Bank Hibank Indonesia tergabung dalam PT Bank Hibank Indonesia incorporated in the
Kelompok Usaha Bank (KUB) BNI BNI Bank Business Group (KUB) as an
sebagaimana penegasan terhadap rencana affirmation of the plan to establish a BNI KUB
pembentukan KUB BNI yang disampaikan oleh by the Financial Services Authority (OJK)
Otoritas Jasa Keuangan cfm. Surat OJK confirmed by OJK Letter No. S-83/PB.31/2022
No. S-83/PB.31/2022 tanggal 23 Mei 2022 dan dated 23 May 2022 and became a Financial
menjadi bagian dari anggota Lembaga Jasa Services Institution member of the BNI
Keuangan Konglomerasi Keuangan BNI Financial Conglomerate as recorded in the
sebagaimana telah dicatat dalam administrasi OJK supervision administration confirmed by
pengawasan OJK cfm. Surat OJK OJK Letter No. S-88/PB.31/2022 dated 9 June
No. S-88/PB.31/2022 tanggal 9 Juni 2022. 2022.
Sesuai dengan Surat Keputusan Bank In accordance with the Decree of Bank
Indonesia No. 15/5/KEP.DpG/2013 tanggal Indonesia No. 15/5/KEP.DpG/2013 dated
7 Mei 2013, Bank memperoleh peningkatan 7 May 2013, the Bank was authorised to
status menjadi Bank Devisa. operate as a Foreign Exchange Bank.
Halaman - 22 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1233
Page 633
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
j. Entitas Anak (lanjutan) j. Subsidiaries (continued)
PT Bank Hibank Indonesia (dahulu PT Bank PT Bank Hibank Indonesia (formerly
Mayora) (lanjutan) PT Bank Mayora) (continued)
Kantor pusat PT Bank Hibank Indonesia PT Bank Hibank Indonesia head office is
berlokasi di Jakarta dengan alamat di Rajawali located in Jakarta, Rajawali Place Lantai 22-
Place Lantai 22-23, Jl. H. R. Rasuna Said No. 23, Jl. H. R. Rasuna Said No. Kav. B, RW.4,
Kav. B, RW.4, Setia Budi, Kecamatan Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta
Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Khusus Ibukota Jakarta 12910. Pada tanggal 12910. As of 31 December 2024, Hibank has 4
31 Desember 2024, Hibank memiliki 4 kantor branches, 20 sub-branches and 1 other outlets
cabang, 20 kantor cabang pembantu dan 1 KP (unaudited) (31 December 2023: 3 branches,
non operasional (tidak diaudit) 28 sub-branches, and 1 other outlets) and has
(31 Desember 2023: 3 kantor cabang, 28 559 employees as of
kantor cabang pembantu, dan 1 KP non 31 December 2024 (31 December 2023: 676
operasional) serta memiliki karyawan employees) (unaudited).
sebanyak 559 orang pada tanggal 31
Desember 2024 (31 Desember 2023: 676
orang) (tidak diaudit).
PT BNI Modal Ventura (‘’BNI Ventures’’) PT BNI Modal Ventura (‘’BNI Ventures’’)
BNI Ventures didirikan pada tahun 2022 BNI Ventures was established in 2022 based
berdasarkan Akta No. 17 tanggal 12 April 2022 on Deed No. 17 dated 12 April 2022 from
dari Ariani L. Rachim, notaris di Jakarta. Akta Ariani L. Rachim, a notary in Jakarta. This
pendirian ini telah mendapatkan pengesahan deed of establishment has been approved by
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia the Minister of Law and Human Rights of the
Republik Indonesia yang tertuang dalam Surat Republic of Indonesia as stated in Letter
No. AHU-0027437.AH.01.01.TAHUN 2022 No. AHU-0027437.AH.01.01.TAHUN 2022
tanggal 19 April 2022 serta diumumkan dalam dated 19 April 2022 and announced in the
Berita Negara Republik Indonesia No. 032 State Gazette of the Republic of Indonesia No.
Tambahan Berita Negara RI No. 014450 032 Supplement to the State Gazette of the
tanggal 22 April 2022. Republic of Indonesia No. 014450 dated
22 April 2022.
Berdasarkan pasal 3 dari Anggaran Dasar BNI Based on article 3 of the Articles of
Ventures, ruang lingkup kegiatan usahanya Association of BNI Ventures, the scope of its
mencakup usaha modal ventura yang business activities includes conventional
diselenggarakan secara konvensional, dengan venture capital ventures, with business
kegiatan usaha meliputi penyertaan saham activities including equity participation, equity
(equity participation), penyertaan melalui participation through the purchase of bonds
pembelian obligasi (quasi equity participation), (quasi equity participation), financing through
pembiayaan melalui pembelian surat utang the purchase of issued debt securities by
yang diterbitkan pasangan usaha pada tahap business partners at the initial startup stage
rintisan awal (startup) dan/atau and/or business development, and/or
pengembangan usaha, dan/atau pembiayaan productive business financing. In carrying out
usaha produktif. Dalam melakukan kegiatan its business activities, the BNI Ventures can
usahanya, BNI Ventures dapat mengelola manage venture funds. In addition to venture
dana ventura. Selain usaha modal ventura, capital businesses, BNI Ventures can also
BNI Ventures juga dapat menyelenggarakan carry out other business activities, namely fee-
kegiatan usaha lain yaitu kegiatan jasa based service activities and/or other business
berbasis fee dan/atau kegiatan usaha lain activities with the approval of the Financial
dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Services Authority (OJK). BNI Ventures has
(OJK). BNI Ventures telah mendapatkan izin obtained a business license from OJK on
usaha dari OJK pada tanggal 27 Januari 2023. 27 January 2023.
Halaman - 23 - Page
1234 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 634
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
j. Entitas Anak (lanjutan) j. Subsidiaries (continued)
PT BNI Modal Ventura (‘’BNI Ventures’’) PT BNI Modal Ventura (‘’BNI Ventures’’)
(lanjutan) (continued)
Anggaran Dasar BNI Ventures mengalami The Articles of Association of BNI Ventures
perubahan pada Juni 2024, terkait pasal 12 has been amended in June 2024, regarding
ayat 5 dan pasal 15 ayat 5 tentang Perubahan article 12 paragraph 5 and article 15
Masa Jabatan Direksi dan Dewan Komisaris paragraph 5 about the Change of Term of
yang tertuang dalam Pernyataan Keputusan Office for the Board of Directors and the Board
Pemegang Saham di luar Rapat Umum of Commissioners as stated in the
Pemegang Saham Luar Biasa No. 6 tanggal Shareholders' Decision Statement outside the
21 Juni 2024, yang dibuat di hadapan Extraordinary General Shareholders’ Meeting
Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn., di Jakarta Pusat, No. 6 on 21 June 2024, of Fifidiana, S.H., S.S.,
yang telah diterima dan dicatat oleh Menteri M.Kn., in Central Jakarta, which has been
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik received and recorded by the Minister of Laws
Indonesia dengan Surat Nomor AHU- and Human Rights of the Republic of
AH.01.03-0154217 tanggal 24 Juni 2024. Indonesia with Letter Number AHU-AH.01.03-
0154217 on 24 June 2024.
Anggaran Dasar terakhir mengalami The most recent amendment to the Articles of
perubahan pada Juli 2024, terkait dengan Association occurred in July 2024, related to
Perubahan terhadap pasal 3 dan pasal 13 ayat changes to article 3 and article 13 paragraph 4
4 huruf b angka 4 yang mengatur tentang letter b number 4, which regulate the purpose
maksud dan tujuan serta kegiatan Perusahaan and objectives as well as the activities of the
dan tugas, wewenang, dan kewajiban Direksi Company, and the duties, authorities, and
yang tertuang dalam Akta Notaris No. 5 obligations of the Board of Directors, as stated
tanggal 8 Juli 2024 oleh Fifidiana, S.H., S.S., in Notarial Deed No. 5 dated 8 July 2024, by
M.Kn., di Jakarta. Perubahan ini mendapatkan Fifidiana, S.H., S.S., M.Kn., in Jakarta. This
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak amendment received approval from the
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Minister of Law and Human Rights of the
Surat Nomor AHU 0041133.AH.01.02.TAHUN Republic of Indonesia with Letter Number AHU
2024 tanggal 9 Juli 2024 serta telah diterima 0041133.AH.01.02.YEAR 2024 dated 9 July
dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi 2024, and has been received and recorded by
Manusia Republik Indonesia dengan Surat the Minister of Laws and Human Rights of the
Nomor AHU-AH.01.03-0169933 tanggal 9 Juli Republic of Indonesia with Letter Number
2024. AHU-AH.01.03-0169933 dated 9 July 2024.
Kantor pusat BNI Ventures berlokasi di Jakarta BNI Ventures head office is located in Jakarta,
dengan alamat di Menara BNI Pejompongan, at BNI Pejompongan Tower, 2th floor,
Lantai 2, Jl. Pejompongan Raya No. 7, Jl. Pejompongan Raya No. 7, Bendungan Hilir,
Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta 10210. Tanah Abang, Jakarta 10210. BNI Ventures
BNI Ventures memiliki karyawan sebanyak 17 had 17 employees and 12 employees as of
orang dan 12 orang masing-masing pada 31 December 2024 and 31 December 2023
tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember (unaudited).
2023 (tidak diaudit).
k. Entitas Asosiasi k. Associates
PT Bank Syariah Indonesia Tbk PT Bank Syariah Indonesia Tbk
BNI Syariah didirikan dengan Akta Pendirian BNI Syariah was established based on
No. 160 tanggal 22 Maret 2010 yang dibuat di Establishment Deed No. 160 dated 22 March
hadapan Aulia Taufani, S.H., sebagai 2010 which was notarised by Aulia Taufani,
Pengganti Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta. S.H., as the substitute of Sutjipto, S.H., notary
Akta Pendirian tersebut telah memperoleh in Jakarta. The Establishment Deed was
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak approved by the Ministry of Laws and Human
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Rights of the Republic of Indonesia through
Surat No. AHU-15574.AH.01.01.Tahun 2010 Letter No. AHU-15574.AH.01.01.Year 2010
tanggal 25 Maret 2010. dated 25 March 2010.
Halaman - 24 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1235
Page 635
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
k. Entitas Asosiasi (lanjutan) k. Associates (continued)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (lanjutan) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (continued)
Sejak tanggal 1 Februari 2021, BNI Syariah Since 1 February 2021, BNI Syariah has
telah resmi bergabung ke Bank Syariah officially joined Bank Syariah Indonesia as
Indonesia sesuai persetujuan Otoritas Jasa approved by The Financial Service Authority
Keuangan (OJK) Pasar Modal melalui surat (OJK) Capital Market through letter No.
No. S-289/D.04/2020 tertanggal 11 Desember S-289/D.04/2020 dated 11 December 2020 as
2020 serta melalui surat OJK Perbankan No. well as through OJK Perbankan through letter
4/KDK.03/2021 tanggal 27 Januari 2021. No. 4/KDK.03/2021 dated 27 January 2021.
Dengan bergabungnya BNI Syariah ke Bank By joining BNI Syariah to Bank Syariah
Syariah Indonesia, maka pengendalian BNI Indonesia, BNI's control of BNI Syariah has
terhadap BNI Syariah telah berakhir dan tidak ended and there is no consolidation of the
dilakukan konsolidasi atas laporan keuangan financial statements of Bank Syariah Indonesia
Bank Syariah Indonesia pada laporan in the consolidated financial statements of BNI
keuangan konsolidasian BNI dan Entitas and its Subsidiaries.
Anak.
Sejak 1 Februari 2021, Penyertaan BNI Since 1 February 2021, BNI's participation in
terhadap Bank Syariah Indonesia dianggap Bank Syariah Indonesia is considered as
sebagai penyertaan terhadap perusahaan participation in associated companies with
asosiasi dengan pengaruh signifikan yang significant influence which is recorded using
dicatat menggunakan metode ekuitas. the equity method.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL INFORMATION
Laporan keuangan konsolidasian interim BNI dan The interim consolidated financial statements of
Entitas Anak (“Grup”) ini diselesaikan dan BNI and its Subsidiaries (“Group”) were completed
diotorisasi untuk terbit oleh Direksi pada tanggal and authorised for issuance by the Board of
22 Januari 2025. Directors on 22 January 2025.
Kebijakan akuntansi material yang diterapkan The material accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan preparing the interim consolidated financial
konsolidasian interim BNI dan Entitas Anak statements of BNI and Subsidiaries (“Group”) are
(“Grup”) adalah seperti dijabarkan dibawah ini: set out below:
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian financial statements
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi Presented below are the summary of material
material yang diterapkan dalam penyusunan accounting policies applied in the preparation
laporan keuangan konsolidasian Grup yang of the consolidated financial statements of the
disusun berdasarkan Standar Akuntansi Group in accordance with Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia yang mencakup Accounting Standards which comprise of
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Statements of Financial Accounting Standards
("PSAK") dan Interpretasi Standar Akuntansi ("SFAS") and Interpretation of Financial
Keuangan ("ISAK") yang diterbitkan oleh Accounting Standards (“ISFAS”) issued by
Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan Institute of Indonesian Chartered Accountant
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga and the Capital Market and Financial
Keuangan ("BAPEPAM-LK") No. VIII.G.7 Institution Supervisory Agency ("BAPEPAM-
tentang Penyajian dan Pengungkapan LK")’s Regulation No. VIII.G.7 regarding the
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Presentations and Disclosures of Financial
Publik, yang terlampir dalam surat keputusan Statements of Listed Entity, enclosed in the
No. KEP-347/BL/2012. Peraturan tersebut decision letter No. KEP-347/BL/2012. The
sekarang merupakan regulasi dari Otoritas regulation is now a regulation under
Jasa Keuangan ("OJK"). Indonesian Financial Services Authority
("OJK").
Halaman - 25 - Page
1236 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 636
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian (lanjutan) financial statements (continued)
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements are
sesuai dengan PSAK 201, “Penyajian prepared in accordance with SFAS 201,
Laporan Keuangan”. “Presentation of Financial Statements”.
Laporan keuangan konsolidasian telah The consolidated financial statements have
disajikan berdasarkan konsep harga been prepared on a historical cost basis, as
perolehan, yang dimodifikasi oleh revaluasi modified by revaluation of land and buildings,
tanah dan bangunan, aset keuangan yang financial assets at fair value through other
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income, and financial assets
komprehensif lain dan aset dan liabilitas and liabilities (including derivative instruments)
keuangan (termasuk instrumen derivatif) yang at fair value through profit or loss, and under
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, the accrual basis of accounting, except for
serta disusun dengan dasar akrual, kecuali consolidated statements of cash flows.
laporan arus kas konsolidasian.
Laporan arus kas konsolidasian disusun The consolidated statements of cash flows are
dengan menggunakan metode langsung prepared in the direct method with cash flows
dengan mengelompokkan arus kas dalam classified into operating, investing and
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. financing activities. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada consist of cash, current accounts with Bank
Bank Indonesia dan giro pada bank lain, Indonesia and current accounts with other
penempatan pada bank lain dan Sertifikat banks, placements with other banks and
Bank Indonesia yang jatuh tempo dalam Certificates of Bank Indonesia maturing within
waktu 3 bulan atau kurang sejak tanggal 3 months from the date of acquisition, and
perolehan, sepanjang tidak digunakan which are not pledged as collateral for
sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima borrowings nor restricted.
serta tidak dibatasi penggunaannya.
Pos-pos dalam penghasilan komprehensif Items within other comprehensive income are
lainnya disajikan terpisah antara akun-akun classified separately, between accounts which
yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan will be reclassified to profit or loss and which
akun-akun yang tidak akan direklasifikasikan will not be reclassified to profit or loss.
ke laba rugi.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam The reporting currency used for the
laporan keuangan konsolidasian adalah mata consolidated financial statements is the
uang Rupiah (Rp). Angka-angka yang Indonesian Rupiah (Rp). Unless otherwise
disajikan dalam laporan keuangan stated, all figures presented in the
konsolidasian, kecuali bila dinyatakan secara consolidated financial statements are rounded
khusus, adalah dibulatkan dalam jutaan off to millions of Rupiah.
Rupiah.
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan of Statements of Financial Accounting
Standards
Berikut ini adalah standar akuntansi The followings are financial accounting
keuangan, perubahan dan interpretasi standard, amendments and interpretation of
standar akuntansi keuangan yang berlaku financial accounting standard which become
efektif sejak 1 Januari 2024. effective starting 1 January 2024.
• Amendemen PSAK 116: “Sewa” terkait • Amendment of SFAS 116: “Leases”
liabilitas sewa pada transaksi jual dan regarding lease liabilities in sale-and-
sewa-balik; dan lease back transactions; and
• Amendemen PSAK 201: “Penyajian • Amendment of SFAS 201: “Presentation
Laporan Keuangan” terkait liabilitas of Financial Statements” regarding long-
jangka panjang dengan kovenan. term liabilities with the covenant.
Halaman - 26 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1237
Page 637
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
Berikut ini adalah standar akuntansi The followings are financial accounting
keuangan, perubahan dan interpretasi standard, amendments and interpretation of
standar akuntansi keuangan yang berlaku financial accounting standard which become
efektif sejak 1 Januari 2025. effective starting 1 January 2025.
• PSAK 117: “Kontrak Asuransi”; • SFAS 117: “Insurance Contract”;
• Amendemen PSAK 117: “Kontrak • Amendment of SFAS 117: “Insurance
Asuransi” terkait Penerapan Awal PSAK Contract” regarding Initial Application of
117 dan PSAK 109 - Informasi Komparatif; SFAS 117 and SFAS 109 - Comparative
dan Information; and
• Amendemen PSAK 221: “Pengaruh • Amendment of SFAS 221: “The Effect of
Perubahan Kurs Valuta Asing” terkait Changes in Foreign Exchange Rates”
kondisi ketika suatu mata uang tidak regarding to conditions when a currency
tertukarkan. is not exchangeable.
PSAK 117: Kontrak Asuransi SFAS 117 “Insurance Contract”
PSAK 117 menetapkan prinsip-prinsip untuk SFAS 117 establishes principles for the
pengakuan, pengukuran, penyajian, dan recognition, measurement, presentation and
pengungkapan kontrak asuransi serta disclosure of insurance contracts and
menggantikan standar kontrak asuransi supersedes the SFAS 104 insurance contracts
PSAK 104 yang berlaku saat ini. standard.
PSAK 117 mencakup beberapa perbedaan SFAS 117 includes some fundamental
mendasar dibandingkan dengan standar differences to current accounting in both
akuntansi kontrak asuransi saat ini dalam hal, insurance contracts in relation, among others,
diantaranya pengukuran, pengakuan laba dan measurement, income recognition and
penyajian kontrak asuransi. Dalam hal presentation insurance contract. In relation to
pengukuran kontrak asuransi, ada tiga model the insurance contract measurement, there are
pengukuran baru yang diperkenalkan di three new measurement models introduced
bawah PSAK 117, yang terdiri dari General under SFAS 117 consisting of General
Measurement Model (GMM), Variable Fee Measurement Model (GMM), Variable Fee
Approach (VFA), and Premium Allocation Approach (VFA), and Premium Allocation
Approach (PAA). Approach (PAA).
Dampak penerapan awal PSAK 117 The impact of initial application of SFAS 117
mencakup hal-hal berikut: include the following:
- Perubahan kebijakan akuntasi sebagai - Changes in accounting policies resulting
dampak dari penerapan PSAK 117 harus from the adoption of SFAS 117 shall apply
diterapkan dengan pendekatan with a full retrospective approach to the
retrospektif penuh sejauh yang dapat extent practicable. The Group adopts both
dilaksanakan. Grup menerapkan the modified retrospective approach and
pendekatan retrospektif yang dimodifikasi the fair value approach when it is
dan pendekatan nilai wajar apabila impracticable to use a full retrospective
pendekatan retrospektif penuh tidak approach in determining transition impact
dapat dilaksanakan dalam menentukan at the SFAS transition date.
jumlah transisi pada tanggal transisi
PSAK.
Halaman - 27 - Page
1238 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 638
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
PSAK 117: Kontrak Asuransi (lanjutan) SFAS 117 “Insurance Contract” (continued)
Dampak penerapan awal PSAK 117 The impact of initial application of SFAS 117
mencakup hal-hal berikut: (lanjutan) include the following: (continued)
- Standar ini memperkenalkan diskonto - The standard introduces mandatory
wajib atas cadangan kerugian, discounting of loss reserves, higher
transparansi yang lebih tinggi atas transparency of loss-making portfolios due
portofolio merugi yang disebabkan oleh to more granular onerous contract testing,
pengujian kontrak yang lebih rinci, dan and the introduction of risk adjustment for
pengenalan penyesuaian risiko untuk non-financial risk which is similar to the
risiko non-finansial yang serupa dengan Provision of Risk Margin for Adverse
Provision of Risk Margin for Adverse Deviation (PAD) in SFAS 104 for claim
Deviation (PAD) pada liabilitas klaim di liabilities. The standard requires the
PSAK 104. Standar tersebut discount rates to be determined using
mengharuskan tingkat diskonto observable market data based on a risk-
ditentukan menggunakan data pasar free base curve and portfolio specific
yang dapat diobservasi berdasarkan adjustments to reflect the illiquidity of
kurva dasar bebas risiko dan insurance liabilities.
penyesuaian khusus portofolio untuk
mencerminkan tidak likuidnya liabilitas
asuransi.
- PSAK 117 mengharuskan kerugian yang - SFAS 117 requires expected losses over
diharapkan selama masa berlaku kontrak a contract’s lifetime to be reflected at initial
untuk tercermin pada pengakuan awal recognition in the statement of profit or
dalam laporan laba rugi dan laporan loss and the statement of financial position
posisi keuangan sebagai komponen as a loss component.
kerugian.
Grup akan mengadopsi PSAK 117 untuk Group will adopt SFAS 117 for the first time for
pertama kalinya untuk tahun buku mulai 1 the financial year beginning 1 January 2025.
Januari 2025. Saat ini, Grup sedang Currently, Group is in the midst of conducting
melakukan penilaian mendalam mengenai a detailed assessment on the impact to the
dampak terhadap laporan keuangan akibat financial statements on adopting the new
penerapan standar baru ini. Group akan standard. Group will restate the comparative
menyajikan kembali informasi komparatif information based on the transition
berdasarkan pendekatan transisi yang diambil approaches taken on adoption of SFAS 117.
pada saat adopsi PSAK 117.
Halaman - 28 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1239
Page 639
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
PSAK 117: Kontrak Asuransi (lanjutan) SFAS 117 “Insurance Contract” (continued)
Grup telah mengkaji dampak dari standar dan Group has assessed the impact of these new
interpretasi tersebut sebagaimana dijabarkan standards and interpretations as set out below:
di bawah ini:
i. Transisi i. Transition
Grup berencana untuk mengadopsi Group plan to adopt SFAS 117
PSAK 117 secara retrospektif dengan retrospectively by the following applying
menerapkan metode transisi sebagai transition methods:
berikut:
- Pendekatan retrospektif penuh - Full retrospective approach will be
diterapkan pada kontrak asuransi applied to the insurance contracts that
yang dibuat dari tahun 2022 hingga were originated from years 2022 to
2023 sebelum transisi. 2023 prior to transition.
- Pendekatan nilai wajar diterapkan - Fair value approach will be applied to
pada kontrak asuransi tahun 2021 insurance contracts that were
dan sebelumnya. originated from year 2021 and earlier.
Pendekatan transisi untuk reasuransi The transition approaches for reinsurance
akan mengikuti pendekatan yang akan will follow the approaches to be applied
diterapkan untuk bisnis asuransi yang for underlying insurance business.
mendasarinya.
ii. Klasifikasi dan Model Pengukuran ii. Classification and Measurement
models
Suatu kontrak diklasifikasikan sebagai
kontrak asuransi apabila kontrak tersebut A contract is classified as insurance
menerima risiko asuransi yang signifikan contract when it accepts significant
dari pihak lain (pemegang polis) dan insurance risk from another party (the
sepakat untuk memberikan kompensasi policyholder) and agree to compensate
kepada pemegang polis jika suatu the policyholder if a specified uncertain
peristiwa masa depan yang tidak pasti future event (the insured event) adversely
(peristiwa yang diasuransikan) affects the policyholder.
berdampak buruk pada pemegang polis.
Grup mendefinisikan kontrak yang Group defines the contract that have
memiliki risiko asuransi yang signifikan significant insurance risk as insurance
sebagai kontrak asuransi. Selanjutnya, contract. Subsequently, the insurance
kontrak asuransi akan diukur contracts will be measured based on
berdasarkan Group of Contract Group of Contract level using General
menggunakan General Measurement Measurement Model (GMM), Premium
Model (GMM), Premium Allocation Allocation Approach (PAA) or Variable
Approach (PAA) atau Variable Fee Fee Approach (VFA).
Approach (VFA).
Halaman - 29 - Page
1240 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 640
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
PSAK 117: Kontrak Asuransi (lanjutan) SFAS 117 “Insurance Contract” (continued)
Grup telah mengkaji dampak dari standar dan Group has assessed the impact of these new
interpretasi tersebut sebagaimana dijabarkan standards and interpretations as set out below:
di bawah ini: (lanjutan) (continued)
iii. Unit akun iii. Unit of account
Grup telah menetapkan unit akunnya Group has defined its units of account for
untuk kontrak asuransi yang diterbitkan insurance contracts issued to be align
agar selaras dengan lini bisnis yang with the lines of business that it uses to
digunakannya untuk melapor kepada report to its primary regulator/product
regulator utamanya/spesifikasi specification/others. For reinsurance
produk/lainnya. Untuk kontrak reasuransi contracts held, the unit of account
yang dimiliki, unit akun sesuai dengan corresponds to the legal form of the
bentuk hukum kontrak reasuransi yang reinsurance contract held/type of
dimiliki/jenis kontrak reasuransi/lainnya. reinsurance contract/others.
Manajemen mengidentifikasi adanya Management identified any combination
kombinasi dan pemisahan kontrak and separation of insurance contracts
asuransi di dalam Grup. within the Group.
iv Kontrak yang merugi iv. Onerous contract
Kontrak diakui sebagai kontrak yang Contracts are recognised as onerous if
memberatkan jika diperkirakan akan they are expected to be loss making at
menimbulkan kerugian pada saat inception. Those contracts form their own
dimulainya kontrak. Kontrak-kontrak groups and expected losses are
tersebut membentuk kelompoknya immediately recognized in the statement
sendiri dan kerugian yang diperkirakan of profit or loss. Based on Management’s,
segera diakui dalam laporan laba rugi. assessment there are facts and
Berdasarkan penilaian Manajemen, circumstances which indicate that a
terdapat fakta dan keadaan yang group of insurance contracts has become
mengindikasikan bahwa sekelompok onerous.
kontrak asuransi menjadi merugi.
v. Pengakuan dan penghentian v. Recognition and derecognition
pengakuan
Group has determined that its recognition
Grup telah menetapkan bahwa titik and derecognition points will differ
pengakuan dan penghentian between SFAS 104 and SFAS 117.
pengakuannya akan berbeda antara Under SFAS 117, the Group recognizes a
PSAK 104 dan PSAK 117. Berdasarkan group of insurance contracts from the
PSAK 117, Grup mengakui sekelompok earliest date in between the beginning of
kontrak asuransi sejak tanggal awal the coverage period, the date when the
periode pertanggungan, tanggal jatuh first payment from a policyholder in the
tempo pembayaran pertama dari group becomes due, and when the group
pemegang polis dalam kelompok becomes onerous.
tersebut, dan saat kelompok tersebut
menjadi memberatkan.
Halaman - 30 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1241
Page 641
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
PSAK 117: Kontrak Asuransi (lanjutan) SFAS 117 “Insurance Contract” (continued)
Grup telah mengkaji dampak dari standar dan Group has assessed the impact of these new
interpretasi tersebut sebagaimana dijabarkan standards and interpretations as set out below:
di bawah ini: (lanjutan) (continued)
v. Pengakuan dan penghentian v. Recognition and derecognition
pengakuan (lanjutan) (continued)
Jika terdapat skenario yang If there are any scenarios which indicate
mengindikasikan modifikasi kontrak modification of the insurance contract, the
asuransi, Grup akan menilai lebih lanjut Group will further assess whether it could
apakah hal tersebut dapat menyebabkan lead to derecognition.
penghentian pengakuan.
vi. Penyesuaian risiko vi. Risk adjustment
Penyesuaian risiko dilakukan The risk adjustment is made on the
berdasarkan tingkat diversifikasi atas degree of diversification benefits and
manfaat dan hasil ekspektasi yang expected favorable and unfavorable
menguntungkan dan tidak outcomes in a way that reflects the
menguntungkan dengan cara yang Group’s degree of risk aversion. The risk
mencerminkan tingkat penghindaran adjustment was calculated at the issuing
risiko Grup. Penyesuaian risiko dihitung entity level and then allocated down to
pada tingkat entitas penerbit dan each group of contracts in accordance
kemudian dialokasikan ke setiap with their risk profiles.
kelompok kontrak sesuai dengan profil
risikonya.
vii. Tingkat diskonto vii. Discount rate
Berdasarkan PSAK 117, perubahan Under SFAS 117, the key change is that
utamanya adalah kini tingkat diskonto the discount rate is now explicitly required
secara eksplisit diwajibkan untuk to consider the timing, currency, and
mempertimbangkan waktu, mata uang, liquidity characteristics of the cash flows
dan karakteristik likuiditas arus kas in insurance contracts, which may be
dalam kontrak asuransi, yang mungkin different from the assets supporting those
berbeda dari aset pendukung liabilitas liabilities. Group will use the bottom-up
tersebut. Grup akan menggunakan approach to derive the discount rate for
pendekatan bottom-up untuk the cash flows. Under this approach, the
memperoleh tingkat diskonto arus kas. discount rate is determined as the risk-
Dalam pendekatan ini, tingkat diskonto free yield, adjusted for differences in
ditentukan sebagai hasil bebas risiko, liquidity characteristics between the
disesuaikan dengan perbedaan financial assets used to derive the risk-
karakteristik likuiditas antara aset free yield and the relevant liability cash
keuangan yang digunakan untuk flows (known as an ‘illiquidity premium’).
memperoleh hasil bebas risiko dan arus
kas liabilitas yang relevan (dikenal
sebagai 'premi likuiditas').
Halaman - 31 - Page
1242 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 642
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi b. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
PSAK 117: Kontrak Asuransi (lanjutan) SFAS 117 “Insurance Contract” (continued)
Grup telah mengkaji dampak dari standar dan Group has assessed the impact of these new
interpretasi tersebut sebagaimana dijabarkan standards and interpretations as set out below:
di bawah ini: (lanjutan) (continued)
viii. Alokasi beban viii. Expense allocation
Grup melakukan studi biaya secara Group performs regular expense studies
berkala dan menggunakan and uses judgement to determine the
pertimbangan untuk menentukan sejauh extent to which fixed and variable
mana biaya overhead tetap dan variabel overheads are directly attributable to
dapat diatribusikan secara langsung fulfilling insurance contracts. Certain non-
untuk memenuhi kontrak asuransi. directly attributable expenses were
Beberapa biaya yang tidak dapat previously included within the estimate of
diatribusikan secara langsung future cash flows under SFAS 104, while
sebelumnya dimasukkan dalam estimasi currently these expenses will be excluded
arus kas masa depan berdasarkan from the estimate of future cash flows
PSAK 104, sementara kini biaya under SFAS 117, and instead expensed
tersebut akan dikecualikan dari estimasi as incurred.
arus kas masa depan berdasarkan
PSAK 117, dan sebagai gantinya
dibebankan saat terjadi.
ix. Penyajian dan pengungkapan ix. Presentation and disclosure
Berdasarkan PSAK 117, aset dan Under SFAS 117, assets and liabilities
liabilitas yang terkait dengan kontrak associated with insurance contracts
asuransi yang diterbitkan akan disajikan issued will be presented as insurance
sebagai aset kontrak asuransi dan contract assets and insurance contract
liabilitas kontrak asuransi. Sementara liabilities. Meanwhile, assets and
itu, aset dan liabilitas yang terkait liabilities associated with reinsurance
dengan kontrak reasuransi yang dimiliki contracts held will be presented as
akan disajikan sebagai aset kontrak reinsurance contract assets and
reasuransi dan liabilitas kontrak reinsurance contract liabilities. These
reasuransi. Saldo kontrak asuransi dan insurance and reinsurance contract
reasuransi ini akan terdiri dari liabilitas balances will comprise of the liability for
atas sisa masa pertanggungan (LRC) remaining coverage (LRC) and liability for
dan liabilitas atas kejadian klaim (LIC). incurred claim (LIC).
c. Aset dan liabilitas keuangan c. Financial assets and liabilities
(i) Klasifikasi (i) Classification
Grup mengklasifikasikan aset The Group classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori according to the following categories at
sebagai berikut pada saat pengakuan initial recognition:
awal:
• Aset keuangan yang diukur pada nilai • Financial assets measured at fair
wajar melalui laba rugi; value through profit or loss;
• Aset keuangan yang diukur pada nilai • Financial assets measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain; income;
• Aset keuangan yang diukur pada • Financial assets measured at
biaya perolehan diamortisasi. amortised cost.
Halaman - 32 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1243
Page 643
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan diamortisasi jika memenuhi amortised cost if they meet the following
kondisi sebagai berikut: conditions:
• aset keuangan dikelola dalam model • financial assets are managed in a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model that aims to have
aset keuangan dalam rangka financial assets in order to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual; contractual cash flow; and
dan
• persyaratan kontraktual dari aset • the contractual terms of the financial
keuangan tersebut memberikan hak assets provide rights on a certain date
pada tanggal tertentu atas arus kas for cash flow obtained solely from
yang diperoleh semata dari payment of principal and interest
pembayaran pokok dan bunga (SPPI) (SPPI) on the principal amount owed.
dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair
melalui penghasilan komprehensif lain value through other comprehensive
jika memenuhi kondisi sebagai berikut: income if they meet the following
conditions:
• Aset keuangan dikelola dalam model • Financial assets are managed in a
bisnis yang bertujuan untuk business model that aims to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual contractual cash flow and sell
dan menjual aset keuangan; dan financial assets; and
• Persyaratan kontraktual dari aset • The contractual requirements of the
keuangan tersebut memenuhi kriteria financial assets meet the SPPI
SPPI. criteria.
Pada saat pengakuan awal, Grup dapat At initial recognition, the Group may make
membuat pilihan yang tidak dapat an irrevocable choice to present equity
dibatalkan untuk menyajikan instrumen instruments that are not held for trading at
ekuitas yang bukan dimiliki untuk fair value through other comprehensive
diperdagangkan pada nilai wajar melalui income.
penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan lainnya yang tidak Other financial assets that do not meet the
memenuhi persyaratan untuk requirements to be classified as financial
diklasifikasikan sebagai aset keuangan assets measured at amortised cost or fair
diukur pada biaya perolehan diamortisasi value through other comprehensive
atau nilai wajar melalui penghasilan income, are classified as measured at fair
komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai value through profit or loss.
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Saat pengakuan awal Grup dapat At initial recognition, the Group can make
membuat penetapan yang tidak dapat an irrevocable determination to measure
dibatalkan untuk mengukur aset yang assets that meet the requirements to be
memenuhi persyaratan untuk diukur pada measured at amortised cost or fair value
biaya perolehan diamortisasi atau nilai through other comprehensive income at
wajar melalui penghasilan komprehensif fair value through profit or loss, if the
lain pada nilai wajar melalui laba rugi, determination eliminates or significantly
apabila penetapan tersebut mengeliminasi reduces the measurement or recognition
atau secara signifikan mengurangi inconsistencies (sometimes referred to as
inkonsistensi pengukuran atau pengakuan "accounting mismatch").
(terkadang disebut sebagai “accounting
mismatch”).
Halaman - 33 - Page
1244 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 644
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian model bisnis Evaluation of business models
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at a
mencerminkan bagaimana kelompok aset level that reflects how groups of financial
keuangan dikelola bersama-sama untuk assets are managed together to achieve
mencapai tujuan bisnis tertentu. certain business objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas carried out by considering, but not limited
pada, hal-hal berikut: to, the following:
• Bagaimana kinerja dari model bisnis • How the performance of the business
dan aset keuangan yang dimiliki model and financial assets held in the
dalam model bisnis dievaluasi dan business model are evaluated and
dilaporkan kepada personil reported to the Group's key
manajemen kunci Grup; management personnel;
• Apakah risiko yang memengaruhi • What risks affect the performance of
kinerja dari model bisnis (termasuk the business model (including
aset keuangan yang dimiliki dalam financial assets held in the business
model bisnis) dan khususnya model) and specifically how the
bagaimana cara aset keuangan financial assets are managed; and
tersebut dikelola; dan
• Bagaimana penilaian kinerja • How to evaluate the performance of
pengelola aset keuangan (sebagai managers of financial assets (for
contoh, apakah penilaian kinerja example, whether performance
berdasarkan nilai wajar dari aset yang appraisals are based on the fair value
dikelola atau arus kas kontraktual of the assets being managed or the
yang diperoleh). contractual cash flows obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk Financial assets held for trading or
diperdagangkan atau dikelola dan managed and which performance
penilaian kinerjanya berdasarkan nilai appraisals based on fair value are
wajar diukur pada nilai wajar melalui laba measured at fair value through profit or
rugi. loss.
Derivatif juga dikategorikan dalam Derivatives are also categorised under
kelompok ini, kecuali derivatif yang this classification, unless they are
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai designated as effective hedging
efektif. instruments.
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata dari obtained solely from payment of
pembayaran pokok dan bunga principal and interest
Untuk tujuan penilaian ini, pokok For the purpose of this evaluation,
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset principal is defined as the fair value of
keuangan pada saat pengakuan awal. financial assets at initial recognition.
Bunga didefinisikan sebagai imbalan Interest is defined as compensation for
untuk nilai waktu atas uang dan risiko the time value of money and credit risk in
kredit terkait jumlah pokok terutang pada relation to the principal amount owed
periode waktu tertentu dan juga risiko dan over a certain period of time and also the
biaya peminjaman standar, dan juga risk and standard borrowing costs, as
margin laba. well as profit margins.
Halaman - 34 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1245
Page 645
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata dari obtained solely from payment of
pembayaran pokok dan bunga (lanjutan) principal and interest (continued)
Penilaian mengenai arus kas kontraktual An assessment of contractual cash flows
yang diperoleh semata dari pembayaran obtained solely from principal and
pokok dan bunga dilakukan dengan interest payments is made by considering
mempertimbangkan persyaratan contractual terms, including whether
kontraktual, termasuk apakah aset financial assets contain contractual terms
keuangan mengandung persyaratan that can change the timing or amount of
kontraktual yang dapat mengubah waktu contractual cash flows. In assessing, the
atau jumlah arus kas kontraktual. Group considers:
Dalam melakukan penilaian, Grup
mempertimbangkan:
• Peristiwa kontinjensi yang akan • Contingency events that will change
mengubah waktu atau jumlah arus the timing or amount of contractual
kas kontraktual; cash flow;
• Fitur leverage; • Leverage feature;
• Persyaratan pembayaran di muka dan • Terms of advance payment and
perpanjangan kontraktual; contractual extension;
• Persyaratan mengenai klaim yang • Requirements regarding limited
terbatas atas arus kas yang berasal claims for cash flows from specific
dari aset spesifik; dan assets; and
• Fitur yang dapat mengubah nilai • Features that can change the time
waktu dari elemen uang. value of money element.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori sebagai berikut pada saat following categories at initial recognition:
pengakuan awal:
• Liabilitas keuangan yang diukur pada • Financial liabilities at fair value
nilai wajar melalui laporan laba rugi, through profit or loss, which has 2
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, (two) sub-classifications, i.e. those
yaitu liabilitas keuangan yang designated as such upon initial
ditetapkan demikian pada saat recognition and those classified as
pengakuan awal dan liabilitas held for trading;
keuangan yang telah diklasifikasikan
dalam kelompok diperdagangkan;
• Liabilitas keuangan lain. • Other financial liabilities.
Liabilitas keuangan lainnya Other financial liabilities pertain to
merupakan liabilitas keuangan yang financial liabilities that are not held for
tidak dimiliki untuk dijual atau trading nor designated as at fair value
ditentukan sebagai nilai wajar melalui through profit or loss upon recognition
laba rugi saat pengakuan liabilitas. of the liability.
Halaman - 35 - Page
1246 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 646
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Golongan
Kategori yang didefinisikan (ditentukan oleh Grup)/
oleh PSAK 109/ Class Subgolongan/
Category as defined by SFAS 109 (as determined by the Group) Subclasses
Efek-efek/Marketable securities
Aset keuangan yang diukur Obligasi Pemerintah/Government Bonds
pada nilai wajar melalui laba
rugi/Financial assets at fair Tagihan derivatif - tidak terkait lindung nilai/Derivative receivables -
value through profit or loss non hedging related
Penyertaan saham/Equity Investment
Kas/Cash Kas pada vendor/Cash in vendor
Giro pada Bank Indonesia/Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain/Current accounts with other banks
Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia/Placements with
other banks and Bank Indonesia
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali/Securities purchased
under agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya/Bills and other receivables
Tagihan akseptasi/Acceptance receivables
Aset keuangan yang diukur
pada biaya perolehan yang Pinjaman yang diberikan/Loans
Aset keuangan/
Financial assets diamortisasi/Financial assets Piutang lain-lain/Other
at amortised cost receivables
Piutang bunga/Interest
receivables
Lain-lain/Others
Aset lain-lain/Other assets
Piutang terkait transaksi ATM/
Receivables related to ATM
transactions
Piutang premi asuransi/
Insurance premium receivables
Efek-efek/Marketable securities
Obligasi Pemerintah/Government Bonds
Aset keuangan yang diukur Efek-efek/Marketable securities
pada nilai wajar melalui
Obligasi Pemerintah/Government Bonds
penghasilan komprehensif
lain/Financial assets at fair
value through other Penyertaan saham/Equity investments
comprehensive income
Halaman - 36 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1247
Page 647
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Golongan
Kategori yang didefinisikan (ditentukan oleh Grup)/
oleh PSAK 109/ Class Subgolongan/
Category as defined by SFAS 109 (as determined by the Group) Subclasses
Liabilitas keuangan yang
diukur pada nilai wajar
Liabilitas derivatif - tidak terkait lindung nilai/Derivative payables - non
melalui laba rugi/Financial
hedging related
liabilities at fair value through
profit or loss
Liabilitas segera/Obligation due immediately
Simpanan nasabah/Deposits from customers
Simpanan dari bank lain/Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali/Securities sold under
agreements to repurchase
Liabilitas akseptasi/Acceptance payables
Liabilitas
keuangan/ Beban yang masih harus dibayar/Accrued expenses
Financial Liabilitas keuangan yang Setoran jaminan/Security
liabilities diukur dengan biaya deposit
perolehan diamortisasi/ Utang bunga/Interest payable
Financial liabilities at Utang nasabah/Payable to
amortised cost customers
Liabilitas lain-lain/Other liabilities Utang ke pemegang polis/
Obligation to policyholders
Utang reasuransi dan komisi/
Reinsurance payable and
commission
Lain-lain/Others
Efek-efek yang diterbitkan/Securities issued
Efek-efek subordinasi/Subordinated securities
Pinjaman yang diterima/Borrowings
Komitmen Fasilitas kredit yang belum digunakan/Unused loan facilities (committed)
pinjaman dan Letters of credit yang tidak dapat dibatalkan/Irrevocable letters of credit
kontrak jaminan
keuangan/ Garansi bank yang diberikan/Bank Guarantees issued
Loan commitment
and financial
guarantee Standby letters of credit
contract
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
a. Pembelian atau penjualan aset a. Purchase or sale of financial assets
keuangan yang memerlukan that requires delivery of assets within
penyerahan aset dalam kurun waktu a time frame established by
yang telah ditetapkan oleh peraturan regulation or convention in the market
dan kebiasaan yang berlaku di pasar (regular purchases) is recognised on
(pembelian secara reguler) diakui the trade date, i.e., the date that the
pada tanggal perdagangan, yaitu Group commits to purchase or sell
tanggal Grup berkomitmen untuk the assets.
membeli atau menjual aset.
b. Aset keuangan dan liabilitas b. Financial assets and financial
keuangan pada awalnya diukur pada liabilities are initially recognised at fair
nilai wajarnya. Dalam hal aset value. For those financial assets or
keuangan atau liabilitas keuangan financial liabilities not classified as fair
tidak diklasifikasikan sebagai nilai value through profit or loss, the fair
wajar melalui laba rugi, nilai wajar value is added/deducted with directly
tersebut ditambah/dikurangi biaya attributable transaction costs to the
transaksi yang dapat diatribusikan issuance of financial assets or
secara langsung dengan perolehan liabilities.
atau penerbitan aset keuangan atau
liabilitas keuangan.
Halaman - 37 - Page
1248 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 648
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(ii) Pengakuan awal (lanjutan) (ii) Initial recognition (continued)
Grup, pada pengakuan awal, dapat The Group, upon initial recognition, may
menetapkan aset keuangan dan liabilitas designate certain financial assets and
keuangan tertentu sebagai nilai wajar financial liabilities, at fair value through
melalui laba rugi (opsi nilai wajar). Opsi profit or loss (fair value option). The fair
nilai wajar dapat digunakan hanya bila value option is only applied when the
memenuhi ketetapan sebagai opsi nilai application of the fair value option reduces
wajar tersebut mengurangi atau or eliminates the measurement or
mengeliminasi ketidakkonsistenan recognition inconsistencies (accounting
pengukuran dan pengakuan (accounting mismatch) that would otherwise arise.
mismatch) yang dapat timbul.
(iii) Pengukuran setelah pengakuan awal (iii) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok aset Financial assets at fair value through other
keuangan yang diukur pada nilai wajar comprehensive income and financial
melalui penghasilan komprehensif lain assets and financial liabilities at fair value
dan aset keuangan dan liabilitas through profit or loss are measured at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar value. Financial assets classified as
melalui laba rugi diukur pada nilai amortised cost and other financial
wajarnya. Aset keuangan kelompok biaya liabilities measured at amortised cost
perolehan diamortisasi dan liabilitas using the effective interest rate method.
keuangan lainnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
(iv) Penghentian pengakuan (iv) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognised
pengakuannya jika: when:
- Hak kontraktual atas arus kas - The contractual rights to receive
yang berasal dari aset keuangan cash flows from the financial
tersebut berakhir; atau assets have expired; or
- Grup telah mentransfer haknya - The Group has transferred its
untuk menerima arus kas yang rights to receive cash flows from
berasal dari aset tersebut atau the asset or has assumed an
menanggung liabilitas untuk obligation to pay the received
membayarkan arus kas yang cash flow in full without material
diterima tersebut secara penuh delay to a third party under a
tanpa penundaan berarti kepada ‘pass-through’ arrangement; and
pihak ketiga dibawah either (a) the Group has
kesepakatan pelepasan, dan transferred substantially all the
antara (a) Grup telah risks and rewards of the asset, or
mentransfer secara substansial (b) the Group has neither
seluruh risiko dan manfaat atas transferred nor retained
aset, atau (b) Grup tidak substantially all the risks and
mentransfer maupun tidak rewards of the asset, but has
memiliki secara substansial transferred control of the asset.
seluruh risiko dan manfaat atas
aset, tetapi telah mentransfer
kendali atas aset.
Ketika Grup telah mentransfer hak When the Group has transferred its
untuk menerima arus kas dari aset rights to receive cash flows from an
atau telah memasuki kesepakatan asset or has entered into a pass-
pelepasan dan tidak mentransfer through arrangement and has neither
serta tidak mempertahankan secara transferred nor retained substantially
substansial seluruh risiko dan all the risks and rewards of the asset
manfaat atas aset atau tidak nor transferred control of the asset,
mentransfer kendali atas aset, aset the asset is recognised to the extent
diakui sebesar keterlibatan Grup yang of the Group’s continuing involvement
berkelanjutan atas aset tersebut. in the asset.
Halaman - 38 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1249
Page 649
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(iv) Penghentian pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognised
pengakuannya jika: (lanjutan) when: (continued)
Pinjaman yang diberikan Loans are written off when there is no
dihapusbukukan ketika tidak terdapat realistic prospect of collection in the
prospek yang realistis mengenai near future or the normal relationship
pengembalian pinjaman atau between the Group and the
hubungan normal antara Grup dan borrowers have ceased to exist.
debitur telah berakhir. Pinjaman yang When a loan is deemed uncollectible,
tidak dapat dilunasi tersebut it is written off against the related
dihapusbukukan dengan mendebit allowance for impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai.
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities are derecognised
pengakuannya jika liabilitas yang when the obligation under the liability
ditetapkan dalam kontrak dilepaskan is discharged or cancelled or has
atau dibatalkan atau kadaluarsa. expired.
Jika suatu liabilitas keuangan yang Where an existing financial liability is
ada digantikan dengan liabilitas yang replaced by another liability from the
lain oleh pemberi pinjaman yang same lender on substantially different
sama pada keadaan yang secara terms, or the terms of an existing
substansial berbeda, atau liability are substantially modified,
berdasarkan suatu liabilitas yang ada such an exchange or modification is
yang secara substansial telah diubah, treated as derecognition of the
maka pertukaran atau modifikasi original liability and the recognition of
tersebut diperlakukan sebagai a new liability, and the difference in
penghentian pengakuan liabilitas the respective carrying amounts is
awal dan pengakuan liabilitas baru, recognised in the profit or loss.
dan perbedaan nilai tercatat masing-
masing diakui dalam laporan laba
rugi.
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas a. Interest income and expense on
aset keuangan yang diukur pada nilai financial assets measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain serta aset income as well as financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan and financial liabilities recorded at
yang dicatat berdasarkan biaya amortised cost are recognised in the
perolehan diamortisasi, diakui pada statement of profit or loss using the
laporan laba rugi dengan effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga
efektif.
Jumlah tercatat bruto aset keuangan The gross carrying amount of a
adalah biaya perolehan diamortisasi financial asset is the amortised cost
aset keuangan sebelum disesuaikan of a financial asset before adjusting
dengan cadangan penurunan nilai. for allowance for impairment.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat bunga efektif expenses, the effective interest rate is
diterapkan pada jumlah tercatat bruto applied to the gross carrying amount
aset (ketika aset tersebut bukan aset of an asset (when the asset is not an
keuangan memburuk) atau terhadap impaired financial asset) or to the
biaya perolehan diamortisasi dari amortised cost of a liability.
liabilitas.
Halaman - 39 - Page
1250 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 650
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(v) Pengakuan pendapatan dan beban (v) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul b. Gains and losses arising from
dari perubahan nilai wajar atas aset changes in the fair value of financial
keuangan yang diklasifikasikan dalam assets that classified as fair value
kelompok nilai wajar melalui through statement of profit or loss
penghasilan komprehensif lain diakui and other comprehensive income are
secara langsung dalam laporan laba recognised directly in other
rugi dan penghasilan komprehensif comprehensive income (as part of
lain (merupakan bagian dari ekuitas), equity), until the financial asset is
sampai aset keuangan tersebut derecognised or impaired, except
dihentikan pengakuannya atau gain or loss arising from changes in
adanya penurunan nilai, kecuali exchange rate for debt instruments.
keuntungan atau kerugian akibat
perubahan nilai tukar untuk instrumen
utang.
Pada saat aset keuangan dihentikan When a financial asset is
pengakuannya atau dilakukan derecognised or impaired, the
penurunan nilai, keuntungan atau cumulative gains or losses previously
kerugian kumulatif yang sebelumnya recognised in equity are recognised
diakui dalam ekuitas harus diakui in profit or loss.
pada laporan laba rugi.
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (vi) Reclassification of financial assets
Grup mereklasifikasi aset keuangan jika The Group reclassifies financial assets if
dan hanya jika, model bisnis untuk and only if, the business model for
pengelolaan aset keuangan berubah. managing financial assets changes.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
biaya perolehan yang diamortisasi ke amortised cost classifications to fair value
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi through profit or loss are recorded at fair
dicatat sebesar nilai wajarnya. Selisih value. The difference between the
antara nilai tercatat dengan nilai wajar recorded value and fair value is
diakui sebagai keuntungan atau kerugian recognised in profit or loss on the
pada laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other
komprehensif lain. comprehensive income.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications of financial assets from
biaya perolehan yang diamortisasi ke amortised cost classifications to fair value
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan classifications through other
komprehensif lain dicatat sebesar nilai comprehensive are recorded at their fair
wajarnya. values.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassification of financial assets from
nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive
komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar income to fair value through profit or loss
melalui laba rugi dicatat pada nilai is recorded at fair value. Unrealised gains
wajarnya. Keuntungan atau kerugian yang or losses are reclassified to profit or loss.
belum direalisasi direklasifikasi ke laba
rugi.
Halaman - 40 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1251
Page 651
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(vi) Reklasifikasi aset keuangan (lanjutan) (vi) Reclassification of financial assets
(continued)
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassification of financial assets from
nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive
komprehensif lain ke klasifikasi biaya income to the amortised cost is recorded
perolehan yang diamortisasi dicatat pada at fair value at the date of reclassification.
nilai wajarnya pada tanggal reklasifikasi. Unrealised gains or losses is removed
Keuntungan atau kerugian yang belum from equity and is adjusted against the fair
direalisasi dihapus dari ekuitas dan value.
disesuaikan terhadap nilai wajar.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassifications on financial assets from
nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi fair value through profit or loss to fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain dicatat pada nilai wajar. income are recorded at fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi Reclassification of financial assets from
nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi fair value through profit or loss to
biaya perolehan yang diamortisasi dicatat amortised cost classification is recorded at
pada nilai wajar. fair value.
(vii) Saling hapus (vii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are set off
saling hapus buku dan nilai netonya and the net amount is presented in the
disajikan dalam laporan posisi keuangan consolidated statement of financial
konsolidasian jika, dan hanya jika Grup position when, and only when, the Group
memiliki hak yang berkekuatan hukum has a legal right to set off the amounts
untuk melakukan saling hapus atas jumlah and intends either to settle on a net basis
yang telah diakui tersebut dan adanya or to realise the asset and settle the
maksud untuk menyelesaikan secara neto liability simultaneously.
atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara
bersamaan.
Hak yang berkekuatan hukum harus tidak The legally enforceable right must not be
kontinjen atas peristiwa di masa depan contingent on future events and must be
dan harus dapat dipaksakan di dalam enforceable in the normal course of
situasi bisnis yang normal, peristiwa business and in the event of default,
kegagalan atau kebangkrutan dari Grup insolvency or bankruptcy of the Group or
atau pihak lawan. the counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a
jumlah neto hanya jika diperkenankan net basis only when permitted by the
oleh standar akuntansi. accounting standards.
Halaman - 41 - Page
1252 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 652
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(viii) Pengukuran biaya diamortisasi (viii) Amortised cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortised cost of a financial asset or
keuangan atau liabilitas keuangan adalah liability is the amount at which the
jumlah aset keuangan atau liabilitas financial asset or liability is measured at
keuangan yang diukur pada saat initial recognition, minus principal
pengakuan awal dikurangi pembayaran repayments, plus or minus the cumulative
pokok pinjaman, ditambah atau dikurangi amortization using the effective interest
amortisasi kumulatif menggunakan rate method of any difference between the
metode suku bunga efektif yang dihitung initial amount recognised and the maturity
dari selisih antara nilai pengakuan awal amount, minus any reduction for
dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi impairment.
penurunan nilai.
(ix) Pengukuran nilai wajar (ix) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to
harga yang akan dibayar untuk transfer a liability in an orderly transaction
mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu between market participants at
transaksi teratur antara pelaku pasar pada measurement date.
tanggal pengukuran.
Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar When available, the Group measures the
dari suatu instrumen dengan fair value of an instrument using quoted
menggunakan harga kuotasi di pasar aktif prices in an active market for that
untuk instrumen terkait. Suatu pasar instrument. A market is regarded as active
dianggap aktif bila harga yang if quoted prices are readily and regularly
dikuotasikan tersedia sewaktu-waktu dari available from an exchange, dealer,
bursa, pedagang efek (dealer), perantara broker, industry group, pricing service or
efek (broker), kelompok industri, badan regulatory agency and those prices
pengawas (pricing service or regulatory represent actual and regularly occurring
agency), dan merupakan transaksi pasar market transaction on an arm’s length
aktual dan teratur terjadi yang dilakukan basis. The fair value can be obtained from
secara wajar. Nilai wajar dapat diperoleh IDMA’s (Interdealer Market Association)
dari Interdealer Market Association (IDMA) or quoted market prices or broker’s
atau harga pasar atau harga yang quoted price from Bloomberg or Reuters
diberikan oleh broker (quoted price) dari on the measurement date.
Bloomberg atau Reuters pada tanggal
pengukuran.
Jika pasar untuk instrumen keuangan If a market for a financial instrument is not
tidak aktif, Grup menetapkan nilai wajar active, the Group establishes fair value
dengan menggunakan teknik penilaian. using a valuation technique.
Grup menggunakan beberapa teknik The Group uses widely recognised
penilaian yang digunakan secara umum valuation models for determining fair
untuk menentukan nilai wajar dari values of financial instruments of lower
instrumen keuangan dengan tingkat complexity, such as exchange value
kompleksitas yang rendah, seperti opsi options and currency swaps. For these
nilai tukar dan swap mata uang. Input financial instruments, inputs into models
yang digunakan dalam teknik penilaian are generally market-observable data.
untuk instrumen keuangan di atas adalah
data pasar yang diobservasi.
Halaman - 42 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1253
Page 653
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Untuk instrumen yang lebih kompleks, For more complex instruments, the Group
Grup menggunakan model penilaian uses internally developed models, which
internal, yang pada umumnya are usually based on valuation methods
berdasarkan teknik dan metode penilaian and techniques generally recognised as
yang umumnya diakui sebagai standar standard within the industry. Valuation
industri. Model penilaian terutama models are used primarily to value
digunakan untuk menilai kontrak derivatif derivatives transacted in the over-the-
yang ditransaksikan melalui pasar over- counter market, unlisted debt securities
the-counter, unlisted debt securities (including those debt with embedded
(termasuk surat utang dengan derivatif derivatives) and other debt instruments for
melekat) dan instrumen utang lainnya which markets were or have become
yang pasarnya tidak aktif. inactive.
Untuk instrumen keuangan yang tidak For financial instruments with no quoted
mempunyai harga pasar, estimasi atas market price, a reasonable estimate of the
nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan fair value is determined by reference to
mengacu pada nilai wajar instrumen lain the fair value of another instrument which
yang substansinya sama atau dihitung substantially has the same characteristics
berdasarkan arus kas yang diharapkan or calculated based on the expected cash
terhadap aset bersih efek-efek tersebut. flows of the underlying net asset base of
the marketable securities.
Hasil dari suatu teknik penilaian The output of a valuation technique is an
merupakan sebuah estimasi atau estimation or approximation of a value
perkiraan dari suatu nilai yang tidak dapat that cannot be determined with certainty,
ditentukan dengan pasti, dan teknik and the valuation technique employed
penilaian yang digunakan mungkin tidak may not fully reflect all factors relevant to
dapat menggambarkan seluruh faktor the positions that the Group holds.
yang relevan atas posisi yang dimiliki Valuations are therefore adjusted, with
Grup. Dengan demikian, penilaian additional factors such as model risk,
disesuaikan dengan faktor tambahan liquidity risk and counterparty credit risk.
seperti model risk, risiko likuiditas dan Based on the established fair value
risiko kredit counterparty. Berdasarkan valuation technique policy, related
kebijakan teknik penilaian nilai wajar, controls and procedures applied,
pengendalian dan prosedur yang management believes that these valuation
diterapkan, manajemen berkeyakinan adjustments are necessary and
bahwa penyesuaian atas penilaian considered appropriate to fairly state the
tersebut di atas diperlukan dan dianggap values of financial instruments measured
tepat untuk menyajikan secara wajar nilai at fair value in the consolidated statement
dari instrumen keuangan yang diukur of financial position. Price data and
berdasarkan nilai wajar dalam laporan parameters used in the measurement
posisi keuangan konsolidasian. Data procedures applied are generally
harga dan parameter yang digunakan di reviewed and adjusted, if necessary,
dalam prosedur pengukuran pada particularly in view of the current market
umumnya telah ditelaah dan disesuaikan developments.
jika diperlukan, khususnya untuk
perkembangan atas pasar terkini.
Nilai wajar atas pinjaman yang diberikan The fair value for loans and receivables
dan piutang, serta liabilitas kepada bank as well as liabilities to banks and
dan nasabah ditentukan menggunakan customers are determined using a present
nilai berdasarkan arus kas kontraktual, value model on the basis of contractually
dengan mempertimbangkan kualitas agreed cash flows, taking into account
kredit, likuiditas dan biaya. credit quality, liquidity and costs.
Halaman - 43 - Page
1254 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 654
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(ix) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (ix) Fair value measurement (continued)
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities which fair value is
wajar diukur atau diungkapkan dalam measured or disclosed in the
laporan keuangan konsolidasian dapat consolidated financial statements can be
dikategorikan pada level hirarki nilai wajar, classified in fair value hierarchy levels,
berdasarkan tingkatan sebagai berikut: based on following level:
- Tingkat 1: Harga kuotasian (tidak - Level 1: Quoted price (unadjusted) in
disesuaikan) dari pasar aktif untuk aset active markets for identical assets or
atau liabilitas yang identik. liabilities.
- Tingkat 2: Input selain harga yang - Level 2: Inputs other than quoted prices
dikutip dari pasar yang disertakan pada included within Level 1 that are
Tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk observable for the asset or liability,
aset dan liabilitas, baik secara langsung either directly (as a price) or indirectly
(yaitu sebagai suatu harga) atau secara (as derived from price).
tidak langsung (sebagai turunan dari
harga).
- Tingkat 3: Input untuk aset atau liabilitas - Level 3: Input for asset or liability based
yang tidak didasarkan pada data pasar on unobservable inputs for the asset or
yang dapat diobservasi (informasi yang liability.
tidak dapat diobservasi).
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan financial assets
•
• Grup mengakui penyisihan kerugian • • The Group recognises the allowance
kredit ekspektasian pada instrumen for expected credit losses on financial
keuangan yang tidak diukur pada nilai instruments that are not measured at
wajar melalui laba rugi. fair value through profit or loss.
•
• Tidak ada penyisihan kerugian kredit • • There is no allowance for expected
ekskpektasian pada investasi credit losses on investment in equity
instrumen ekuitas. instruments.
• Grup mengukur cadangan kerugian • • The Group measure the allowance for
sejumlah kerugian kredit losses for the lifetime of an expected
ekspektasian sepanjang umurnya, credit losses, except for the
kecuali untuk hal berikut, diukur following, which are measured
sejumlah kerugian kredit according to 12 months expected
ekspektasian 12 bulan: credit losses:
• debt instruments that have low
• instrumen utang yang memiliki
credit risk at the reporting date;
risiko kredit rendah pada tanggal
and
pelaporan; dan
• other financial instruments for
• instrumen keuangan lainnya
which credit risk has not
yang risiko kreditnya tidak
increased significantly since
meningkat secara signifikan
initial recognition.
sejak pengakuan awal.
Grup menganggap instrumen utang The Group considers debt instruments to
memiliki risiko kredit yang rendah ketika have low credit risk when the credit risk
peringkat risiko kreditnya setara dengan rating is at par with the definition of
definisi investment grade. investment grade.
Halaman - 44 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1255
Page 655
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss is part
adalah bagian dari kerugian kredit of the expected credit loss throughout its
ekspektasian sepanjang umurnya yang lifetime that represents an expected credit
merepresentasikan kerugian kredit loss arising from a default on financial
ekspektasian yang timbul dari peristiwa instruments that might occur 12 months
gagal bayar instrumen keuangan yang after reporting date.
mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah
tanggal pelaporan.
Pengukuran Kerugian Kredit Measurement of Expected Credit
Ekspektasian Losses
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah Expected Credit Loss is an estimate of the
estimasi probabilitas tertimbang dari weighted probability of a credit loss
kerugian kredit yang diukur sebagai measured as follows:
berikut:
• aset keuangan yang tidak memburuk • financial assets that do not deteriorate
pada tanggal pelaporan, kerugian at the reporting date, the expected
kredit ekspektasian diukur sepanjang credit loss is measured at the lifetime
umur aset yang timbul dari cash shortfalls arising from possible
kemungkinan gagal bayar di masa default events up to 12 months into
yang akan datang dalam kurun waktu the future from the reporting date.
12 bulan sejak tanggal pelaporan. Expected credit losses continue to be
Kredit ekspektasian terus ditentukan determined on this basis until there is
oleh dasar ini sampai timbul either a significant increase in the
peningkatan risiko kredit yang credit risk of an instrument or the
signifikan pada instrumen tersebut instrument becomes credit impaired. If
atau instrumen tersebut telah an instrument is no longer considered
mengalami penurunan nilai kredit. to exhibit a significant increase in
Jika suatu instrumen tidak lagi credit risk, expected credit losses will
dianggap menunjukkan peningkatan revert to being determined on a 12-
risiko kredit yang signifikan, maka month basis;
kerugian kredit ekspektasian dihitung
kembali berdasarkan basis 12 bulan;
• aset keuangan yang memburuk pada • financial assets that deteriorate at the
tanggal pelaporan, kerugian kredit reporting date, the expected credit
ekspektasian diukur sebesar selisih loss is measured at the difference
antara jumlah tercatat bruto dan nilai between the gross carrying amount
kini arus kas masa depan yang and the present value of estimated
diestimasi; future cash flows;
• komitmen pinjaman yang belum • for undisbursed loan commitments,
ditarik, kerugian kredit ekspektasian expected credit losses are measured
diukur sebesar selisih antara nilai kini at the difference between the present
jumlah arus kas jika komitmen ditarik value of the amount of cash flow if the
dan arus kas yang diperkirakan akan commitments is withdrawn and the
diterima oleh Grup; cash flow expected to be received by
the Group;
• kontrak jaminan keuangan, kerugian • for financial guarantee contracts,
kredit ekspektasian diukur sebesar expected credit losses are measured
selisih antara pembayaran yang at the difference between the
diperkirakan untuk mengganti estimated payments to replace the
pemegang atas kerugian kredit yang holder for the credit losses incurred
terjadi dikurangi jumlah yang less the amount estimated to be
diperkirakan dapat dipulihkan. recoverable.
Halaman - 45 - Page
1256 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 656
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Aset Keuangan yang Direstrukturisasi Restructured Financial Assets
Jika ketentuan aset keuangan If the terms of the financial assets are
dinegosiasikan ulang atau dimodifikasi renegotiated or modified or the existing
atau aset keuangan yang ada diganti financial assets are replaced with new
dengan yang baru karena kesulitan ones due to the borrower’s financial
keuangan peminjam, maka dilakukan difficulties, an assessment is made
penilaian apakah aset keuangan yang ada whether recognition of existing financial
harus dihentikan pengakuannya dan assets must be derecognised and
kerugian kredit ekspektasian diukur expected credit losses measured as
sebagai berikut: follows:
• Apabila syarat-syarat tersebut • If the terms are substantially different,
berbeda secara substansial, Grup the Group derecognises the original
menghentikan pengakuan aset financial asset and recognises a ‘new’
keuangan awal dan mengakui aset asset at fair value and recalculates a
keuangan yang ‘baru’ pada nilai new effective interest rate for the
wajarnya dan menghitung kembali asset. The date of renegotiation is
suku bunga efektif yang baru untuk consequently considered to be the
aset tersebut. Tanggal renegosiasi date of initial recognition for
syarat pinjaman dianggap sebagai impairment calculation purposes,
tanggal pengakuan awal untuk including for the purpose of
keperluan perhitungan penurunan determining whether a significant
nilai, termasuk untuk menentukan increase in credit risk has occurred.
apakah terdapat kenaikan signifikan However, the Group also assesses
risiko kredit. Namun, Grup juga whether the new financial asset
menilai apakah aset keuangan baru recognised is deemed to be credit-
dianggap sebagai aset keuangan impaired at initial recognition,
yang mengalami penurunan nilai pada especially in circumstances where the
pengakuan awal, terutama dalam renegotiation was driven by the debtor
keadaan dimana renegosiasi didorong being unable to make the originally
oleh peminjam yang tidak dapat agreed payments. Differences in the
melakukan pembayaran yang sudah carrying amount are also recognised in
disetujui sebelumnya. Selisih dari nilai the consolidated statement of profit or
tercatat juga diakui pada laporan laba loss in allowance for impairment
rugi konsolidasian di pembentukan losses as a gain or loss on
cadangan kerugian penurunan nilai derecognition. For the Group, to the
sebagai laba rugi dari penghentian extent that the loss does relate to
pengakuan aset keuangan. Untuk credit risk, the Group classifies that
Grup, bila kerugian berelasi dengan loss within allowance for impairment
risiko kredit, Grup mengklasifikasikan losses.
kerugian ke dalam pembentukan
cadangan kerugian penurunan nilai.
• Apabila syarat-syarat tersebut tidak • If the terms are not substantially
berbeda secara substansial, different, the renegotiation or
renegosiasi atau modifikasi modification does not result in
tidak menghasilkan penghentian derecognition, and the Group
pengakuan, dan Grup menghitung recalculates the gross carrying
kembali nilai tercatat bruto amount based on the revised cash
berdasarkan arus kas yang sudah flows of the financial asset and
dimodifikasi dari aset keuangan dan recognises a modification gain or loss
mengakui laba atau rugi modifikasian in consolidated statements of profit or
di laporan laba rugi konsolidasian. loss. The new gross carrying amount
Nilai tercatat bruto yang baru dihitung is recalculated by discounting the
kembali dengan mendiskontokan arus modified cash flows at the original
kas yang telah dimodifikasi dengan effective interest rate.
menggunakan tingkat suku bunga
efektif awal.
Halaman - 46 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1257
Page 657
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Aset Keuangan yang Memburuk Credit-impaired Financial Assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup At each reporting date, the Group
menilai apakah aset keuangan yang assesses whether the financial assets
dicatat pada biaya perolehan diamortisasi recorded at amortised cost and the debt
dan aset keuangan instrumen utang yang instrument financial assets which are
dicatat pada nilai wajar melalui recorded at fair value through other
penghasilan komprehensif lain mengalami comprehensive income are credit-
penurunan nilai kredit (memburuk). Aset impaired (worsening). Financial assets
keuangan memburuk ketika satu atau deteriorate when one or more events that
lebih peristiwa yang memiliki dampak have an adverse effect on the estimated
merugikan atas estimasi arus kas masa future cash flows of the financial assets
depan dari aset keuangan telah terjadi. have occurred.
Bukti bahwa aset keuangan mengalami Evidence that financial assets become
penurunan nilai kredit (memburuk) credit impaired including observable data
termasuk data yang dapat diobservasi regarding the following events:
mengenai peristiwa berikut ini:
• kesulitan keuangan signifikan yang • significant financial difficulties
dialami penerbit atau pihak peminjam; experienced by the issuer or the
borrower;
• pelanggaran kontrak, seperti peristiwa • breach of contract, such as a default
gagal bayar atau peristiwa tunggakan; or arrears;
• pihak pemberi pinjaman, untuk alasan • the lender, for economic or contractual
ekonomi atau kontraktual sehubungan reasons in relation to the financial
dengan kesulitan keuangan yang difficulties experienced by the
dialami pihak peminjam, telah borrower, has given concessions to
memberikan konsesi pada pihak the borrower which is not possible if
peminjam yang tidak mungkin the borrower does not experience
diberikan jika pihak peminjam tidak such difficulties;
mengalami kesulitan tersebut;
• terjadi kemungkinan bahwa pihak • it is probable that the borrower will
peminjam akan dinyatakan pailit atau enter bankruptcy or the other financial
melakukan reorganisasi keuangan reorganization;
lainnya;
• hilangnya pasar aktif dari aset • loss of an active market for financial
keuangan akibat kesulitan keuangan; assets due to financial difficulties; or
atau
• pembelian atau penerbitan aset • purchase or issuance of financial asset
keuangan dengan diskon sangat at significant discount which reflect the
besar yang mencerminkan kerugian credit loss that occurs.
kredit yang terjadi.
Halaman - 47 - Page
1258 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 658
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Aset Keuangan yang dibeli atau yang Purchased or originated credit-
berasal dari aset keuangan memburuk - impaired financial assets - POCI
POCI
Aset keuangan dikategorikan sebagai Financial assets are categorised as POCI
POCI apabila terdapat bukti objektif if there is objective evidence of
penurunan nilai pada saat pengakuan impairment at initial recognition. At initial
awal. Pada saat pengakuan awal, tidak recognition, no allowance for credit losses
ada penyisihan kerugian kredit yang is recognised because the purchase price
diakui karena harga pembelian atau or value has included lifetime estimated
nilainya telah termasuk estimasi kerugian credit losses. Subsequently, any changes
kredit sepanjang umurnya. Selanjutnya, in the lifetime expected credit losses will
setiap perubahan kerugian kredit be recognised as an impairment gain or
ekspektasian sepanjang umurnya akan loss in the consolidated statement of
diakui sebagai keuntungan atau kerugian profit or loss.
penurunan nilai dalam laporan laba rugi
konsolidasian.
Penyajian Penyisihan Kerugian Kredit Presentation of Allowance for
Ekspektasian Dalam Laporan Posisi Expected Credit Losses in the
Keuangan Konsolidasian Statement of Consolidated Financial
Position
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian Allowance for expected credit losses is
disajikan dalam laporan posisi keuangan presented in the statement of
konsolidasian sebagai berikut: consolidated financial positions as
follows:
• aset keuangan yang diukur pada • for financial assets measured at
biaya perolehan diamortisasi, amortised cost, allowance for
penyisihan kerugian kredit expected credit losses is presented as
ekspektasian disajikan sebagai a deduction from the gross carrying
pengurang dari jumlah tercatat bruto amount of the asset;
aset;
• komitmen pinjaman dan kontrak • for loan commitments and financial
jaminan keuangan, penyisihan guarantee contracts, allowance for
kerugian kredit ekspektasian disajikan expected credit losses is presented as
sebagai provisi; a provision;
• instrumen utang yang diukur pada • for debt instruments measured at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain, penyisihan income, allowance for expected credit
kerugian kredit ekspektasian tidak losses are not recognised in the
diakui dalam laporan posisi keuangan statement of financial position
karena jumlah tercatat dari aset-aset because the carrying amounts of
ini adalah nilai wajarnya. Namun these assets are at their fair values.
demikian penyisihan kerugian kredit However, allowance for expected
ekspektasian diungkapkan dan diakui credit losses is disclosed and
dalam penghasilan komprehensif lain. recognised in other comprehensive
income.
Halaman - 48 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1259
Page 659
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Perhitungan penurunan nilai secara Individual impairment calculation
individual
Bank menetapkan pinjaman yang The Bank determines that loans should be
diberikan yang harus dievaluasi evaluated for impairment through
penurunan nilainya secara individual, individual evaluation with the following
dengan ketentuan sebagai berikut: criteria:
a. Pinjaman yang diberikan Segmen a. Loans for Corporate and Middle
Korporasi dan Menengah yang Segment that meet the criteria:
memenuhi kriteria:
• Memiliki umur tunggakan lebih • Has overdue age more than 90
dari 90 hari (kolektibilitas 3-5); days (collectability 3-5); or
atau
• Memiliki rating default (rating • Has a default rating (rating
20-23); atau 20-23); or
• Memiliki rating non-investment • Has a non-investment grade rating
grade (rating 13-19) dan dilakukan (rating 13-19) and is undergoing
restrukturisasi (kecuali untuk restructuring (except for
restrukturisasi Covid-19). restructuring Covid-19).
b. Pinjaman yang diberikan Segmen b. Loans for Small and Consumer
Kecil dan Konsumer yang memiliki Segment with the maximum of more
maksimum lebih besar atau sama than or equal to Rp15 billion (full
dengan Rp15 miliar (nilai penuh) yang amount) that meet the criteria:
memenuhi kriteria:
• Memiliki umur tunggakan lebih • Has overdue age more than 90
dari 90 hari (kolektibilitas 3-5); days (collectability 3-5); or
atau
• Dilakukan restrukturisasi (kecuali • Has been restructured (except for
untuk restrukturisasi Covid-19). restructuring Covid-19).
Perhitungan penurunan nilai secara Collective impairment calculation
kolektif
Bank menetapkan pinjaman yang The Bank determines loans to be
diberikan yang harus dievaluasi evaluated for impairment through
penurunan nilainya secara kolektif, jika collective evaluation if one of the following
memenuhi salah satu kriteria di bawah ini: criteria is met:
a. Pinjaman yang diberikan yang secara a. Loans which individually have
individual memiliki nilai tidak insignificant value; or
signifikan; atau
b. Pinjaman yang diberikan yang b. Restructured loans which individually
direstrukturisasi yang secara have insignificant value.
individual memiliki nilai tidak
signifikan.
Penerimaan kembali atas aset Recoveries of written-off financial
keuangan yang telah dihapusbukukan assets
Ketika pinjaman yang diberikan tidak When a loan is uncollectible, it is written-
tertagih, pinjaman yang diberikan tersebut off against the related allowance for
dihapusbuku dengan menjurnal balik impairment loss. Such loans are written
cadangan kerugian penurunan nilai. off after all the necessary procedures
Pinjaman yang diberikan tersebut dapat have been completed and the amount of
dihapus buku setelah semua prosedur the loss has been determined.
yang diperlukan telah dilakukan dan
jumlah kerugian telah ditentukan.
Halaman - 49 - Page
1260 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 660
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) c. Financial assets and liabilities (continued)
(x) Cadangan kerugian penurunan nilai atas (x) Allowance for impairment losses on
aset keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Penerimaan kembali atas aset Recoveries of written-off financial
keuangan yang telah dihapusbukukan assets (continued)
(lanjutan)
Penerimaan kembali atas aset keuangan The recoveries of written-off financial
yang telah dihapusbukukan pada tahun assets in the current year are credited by
berjalan dikreditkan dengan adjusting the allowance for impairment
menyesuaikan akun cadangan kerugian losses accounts. Recoveries of written-off
penurunan nilai. Penerimaan kembali atas financial assets are recorded as operating
aset keuangan yang telah income other than interest income.
dihapusbukukan dicatat sebagai
pendapatan operasional selain
pendapatan bunga.
d. Prinsip konsolidasian d. Principles of consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements include
laporan keuangan BNI beserta seluruh the financial statements of BNI and all its
Entitas Anak yang berada di bawah Subsidiaries that are controlled by BNI.
pengendalian BNI. Entitas anak adalah Subsidiaries are all entities (including
seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) structured entities) over which the Group has
dimana Grup memiliki pengendalian. control.
Dalam hal pengendalian terhadap Entitas Where Subsidiaries either began or ceased to
Anak dimulai atau diakhiri dalam suatu tahun be controlled during the year, the results of
berjalan, maka hasil usaha Entitas Anak yang operations of those Subsidiaries are included
diperhitungkan ke dalam laporan keuangan in the consolidated financial statements only
konsolidasian hanya sebatas hasil pada saat from the date that the control has commenced
pengendalian tersebut mulai diperoleh atau or up to the date that the control has ceased.
hingga saat pengendalian itu berakhir.
Pengendalian didapat ketika BNI terekspos Control is acquired when BNI is exposed or
atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari has rights to variable returns from its
keterlibatannya dengan Entitas Anak dan involvement with Subsidiaries and has the
memiliki kemampuan untuk mempengaruhi ability to affect those returns through its power
imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya over Subsidiaries.
atas Entitas Anak.
BNI mengendalikan Entitas Anak, jika dan BNI controls a Subsidiary if, and only if, BNI
hanya jika, BNI memiliki hal berikut ini: has the following:
a) kekuasaan atas Entitas Anak (hak yang a) power over a Subsidiary (existing rights
ada saat ini yang memberi kemampuan kini that provide the current ability to direct the
untuk mengarahkan aktivitas relevan yang relevant activities that significantly affect
secara signifikan mempengaruhi imbal hasil returns of a Subsidiary);
Entitas Anak);
b) eksposur atau hak atas imbal hasil variabel b) exposure, or rights to variable returns from
dari keterlibatannya dengan Entitas Anak; its involvement with the Subsidiary; and
dan
c) kemampuan untuk menggunakan c) the ability to use its power over the
kekuasaannya atas Entitas Anak untuk Subsidiary to affect the amount of the
mempengaruhi jumlah imbal hasil Entitas Subsidiary’s returns.
Anak.
Halaman - 50 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1261
Page 661
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Prinsip konsolidasian (lanjutan) d. Principles of consolidation (continued)
Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak When the Group has less than a majority of
serupa secara mayoritas atas suatu Entitas the voting or similar rights of a Subsidiary, the
Anak, Grup mempertimbangkan semua fakta Group considers all relevant facts and
dan keadaan yang relevan dalam circumstances in assessing whether it has
mengevaluasi apakah mereka memiliki power over a Subsidiary, including:
kekuasaan atas Entitas Anak, termasuk:
i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik i) The contractual arrangement with the
hak suara lainnya dari Entitas Anak, other vote holders of the Subsidiary,
ii) Hak yang timbul atas pengaturan ii) Rights arising from other contractual
kontraktual lain, dan arrangements, and
iii) Hak suara dan hak suara potensial yang iii) The Group’s voting rights and potential
dimiliki Grup. voting rights.
Grup menilai kembali apakah mereka The Group re-assesses whether or not it
mengendalikan Entitas Anak bila fakta dan controls a Subsidiary if facts and
keadaan mengindikasikan adanya perubahan circumstances indicate that there are changes
terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen to one or more of the three elements of
dari pengendalian. Konsolidasi atas Entitas control. Consolidation of a Subsidiary begins
Anak dimulai sejak Grup memperoleh when the Group obtains control over the
pengendalian atas Entitas Anak dan tidak lagi Subsidiary and ceases when the Group loses
mengkonsolidasikan ketika Grup kehilangan control of the Subsidiary. Assets, liabilities,
pengendalian atas Entitas Anak. Aset, income and expenses of a Subsidiary acquired
liabilitas, penghasilan dan beban dari Entitas during the year are included in the
Anak yang diakuisisi pada tahun tertentu consolidated financial statements from the
disertakan dalam laporan keuangan date the Group obtains the control up to the
konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh date of the Group ceases the control the
kendali sampai tanggal Grup tidak lagi Subsidiary.
mengendalikan Entitas Anak tersebut.
Kombinasi bisnis dicatat dengan The acquisition method is used to account for
menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang business combinations. The consideration
diserahkan untuk akuisisi suatu entitas anak transferred for the acquisition of a subsidiary is
adalah sebesar nilai wajar aset yang the fair value of the assets given, shares
diserahkan, saham yang diterbitkan atau issued or liabilities incurred at the date of
liabilitas yang diakui pada tanggal akuisisi. acquisition. The excess of the aggregate of the
Kelebihan jumlah imbalan yang dialihkan dan consideration transferred and the fair value of
nilai wajar jumlah kepentingan non-pengendali non-controlling interest over the net identifiable
atas jumlah aset teridentifikasi bersih yang assets acquired and liabilities is recorded as
diperoleh dan kewajiban yang timbul dicatat goodwill. If this consideration is lower than the
sebagai goodwill. Jika jumlah imbalan yang fair value of the net assets of the subsidiary
diserahkan lebih rendah dari nilai wajar aset acquired, the difference is recognised directly
bersih entitas anak yang diakuisisi, selisihnya in the consolidated profit or loss.
diakui langsung dalam laporan laba rugi
konsolidasian.
Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis If the initial accounting of a business
belum selesai pada akhir periode pelaporan combination is incomplete by the end of the
saat kombinasi terjadi, Grup melaporkan reporting period in which the combination
jumlah sementara untuk pos-pos yang proses occurs, the Group reports provisional amounts
akuntansinya belum selesai dalam laporan for the items for which the accounting is
keuangannya. Selama periode pengukuran, incomplete. Those provisional amounts are
pihak pengakuisisi menyesuaikan, aset atau adjusted during the measurement period, or
liabilitas tambahan yang diakui, untuk additional assets or liabilities are recognised,
mencerminkan informasi baru yang diperoleh to reflect new information obtained about facts
tentang fakta dan keadaan yang ada pada and circumstances that existed as of the
tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan acquisition date that, if known, would have
berdampak pada jumlah yang diakui pada affected the amount recognised as of that
tanggal tersebut. date.
Halaman - 51 - Page
1262 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 662
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Prinsip konsolidasian (lanjutan) d. Principles of consolidation (continued)
Untuk setiap akuisisi, Grup mengakui The Group recognises any non-controlling
kepentingan non-pengendali pada pihak yang interests in the acquiree on an acquisition by
diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau sebesar acquisition basis, either at fair value or at the
bagian proporsional kepentingan non- non-controlling interest’s proportionate share
pengendali atas aset bersih pihak yang of the acquiree’s net assets. Non-controlling
diakuisisi. Kepentingan non-pengendali interests are reported as equity in the
disajikan di ekuitas dalam laporan posisi consolidated statement of financial position,
keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas separate from the owner of the parent's equity.
pemilik entitas induk.
Biaya terkait akuisisi dibebankan pada saat Acquisition-related costs are expensed as
terjadinya. incurred.
Seluruh saldo dan transaksi termasuk All significant balances and transactions,
keuntungan/kerugian yang belum direalisasi including unrealised gains/losses among BNI
antara BNI dan Entitas Anak yang signifikan and Subsidiaries are eliminated to reflect the
dieliminasi untuk mencerminkan posisi consolidated financial position and results of
keuangan dan hasil usaha konsolidasian BNI operations of BNI and its Subsidiaries as a
dan Entitas Anak sebagai satu kesatuan single entity.
usaha.
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements are
dengan menggunakan kebijakan akuntansi prepared using uniform accounting policies for
yang sama untuk peristiwa dan transaksi transactions and events in similar
sejenis dalam kondisi yang sama. Apabila circumstances. If the Subsidiaries’ financial
laporan keuangan Entitas Anak statements use accounting policies different
menggunakan kebijakan akuntansi yang from those adopted in the consolidated
berbeda dari kebijakan akuntansi yang financial statements, appropriate adjustments
digunakan dalam laporan keuangan are made to the Subsidiaries’ financial
konsolidasian, maka dilakukan penyesuaian statements.
yang diperlukan terhadap laporan keuangan
Entitas Anak tersebut.
Kepentingan non-pengendali disajikan di The non-controlling interest is presented in the
ekuitas dalam laporan posisi keuangan equity of the consolidated statement of
konsolidasian dan dinyatakan sebesar financial position and represents the non-
proporsi pemegang saham non-pengendali controlling stockholders’ proportionate share in
atas laba tahun berjalan dan ekuitas Entitas the income for the year and equity of the
Anak tersebut sesuai dengan persentase Subsidiaries based on the percentage of
kepemilikan pemegang saham non- ownership of the non-controlling stockholders
pengendali pada Entitas Anak tersebut. in the Subsidiaries.
Entitas Asosiasi Associates
Entitas asosiasi adalah seluruh entitas Associates are all entities over which the
dimana Grup memiliki pengaruh signifikan Group has significant influence but not control,
namun bukan pengendalian, biasanya melalui generally accompanying a shareholding
kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. between 20% and 50% of the voting rights.
Investasi pada entitas asosiasi dicatat Investment in associates are accounted for
dengan metode ekuitas, setelah pada using the equity method of accounting, after
awalnya diakui pada nilai perolehan dikurangi initially being recognised at cost less
kerugian penurunan nilai, jika ada. impairment losses, if any.
Investasi pada entitas asosiasi pada awalnya Investment in an associate is initially
diakui sebesar biaya perolehan. Biaya recognised at cost. The cost of an acquisition
perolehan diukur berdasarkan nilai wajar aset is measured at the fair value of the assets
yang diserahkan, instrumen ekuitas yang transferred, equity instruments issued or
diterbitkan atau liabilitas yang timbul atau liabilities incurred or assumed as at the date of
diambil alih pada tanggal akuisisi, ditambah acquisition, plus costs directly attributable to
biaya yang berhubungan langsung dengan the acquisition.
akuisisi.
Halaman - 52 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1263
Page 663
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Prinsip konsolidasian (lanjutan) d. Principles of consolidation (continued)
Entitas Asosiasi (lanjutan) Associates (continued)
Goodwill pada akuisisi entitas asosiasi Goodwill on acquisition of an associate
merupakan selisih lebih yang terkait dengan represents the excess of the cost of acquisition
biaya perolehan investasi pada entitas of the associate over the Group’s share of the
asosiasi dengan bagian Grup atas nilai wajar fair value of the identifiable net assets of the
neto aset teridentifikasi dari entitas asosiasi associate and is included in the carrying
dan dimasukkan dalam jumlah tercatat amount of the investment.
investasi.
Dalam menerapkan metode ekuitas, bagian In applying the equity method of accounting,
Grup atas laba rugi entitas asosiasi setelah the Group’s share of its associate’s post-
perolehan diakui dalam laba rugi, dan bagian acquisition profit or loss is recognised in profit
Grup atas penghasilan komprehensif lain or loss and its share of post-acquisition other
setelah tanggal perolehan diakui dalam comprehensive income is recognised in other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Perubahan dan penerimaan distribusi dari These post-acquisition movements and
entitas asosiasi setelah tanggal perolehan distributions received from an associate are
disesuaikan terhadap nilai tercatat investasi. adjusted against the carrying amounts of the
investment.
Jika bagian Grup atas rugi entitas asosiasi When the Group’s share of the losses of an
sama dengan atau melebihi kepentingannya associate equals or exceeds its interest in the
pada entitas asosiasi, termasuk piutang tidak associate, including any other unsecured non-
lancar tanpa jaminan, maka Grup current receivables, the Group does not
menghentikan pengakuan bagiannya atas recognise further losses, unless it has
rugi lebih lanjut, kecuali Grup memiliki obligations to make or has made payments on
kewajiban untuk melakukan pembayaran atau behalf of the associate.
telah melakukan pembayaran atas nama
entitas asosiasi.
Keuntungan yang belum direalisasi atas Unrealised gains on transactions between the
transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi Group and its associate are eliminated to the
dieliminasi sebesar bagian Grup dalam extent of the Group’s interest in the associate.
entitas asosiasi tersebut. Kerugian yang Unrealised losses are also eliminated unless
belum direalisasi juga dieliminasi kecuali the transaction provides evidence of
transaksi tersebut memberikan bukti impairment of the asset being transferred. The
penurunan nilai atas aset yang ditransfer. accounting policies of the associate will be
Kebijakan akuntansi entitas asosiasi akan changed where necessary to ensure
disesuaikan, apabila diperlukan, agar consistency with the accounting policies
konsisten dengan kebijakan Grup. adopted by the Group.
Dividen yang akan diterima dari entitas Dividend receivables from an associate are
asosiasi diakui sebagai pengurang jumlah recognised as reductions in the carrying
tercatat investasi. amounts of the investment.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup The Group determines at each reporting date
menentukan apakah terdapat bukti objektif whether there is any objective evidence that
bahwa telah terjadi penurunan nilai atas the investment in an associate is impaired. If
investasi pada entitas asosiasi. Jika bukti any such evidence exists, the Group
tersebut ada, maka Grup menghitung calculates the amount of impairment as the
besarnya penurunan nilai sebagai selisih difference between the recoverable amount of
antara jumlah yang terpulihkan dan nilai the associate and its carrying value and
tercatat atas investasi pada entitas asosiasi recognises the amount in profit or loss.
dan mengakui selisih tersebut pada laba rugi.
Halaman - 53 - Page
1264 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 664
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Prinsip konsolidasian (lanjutan) d. Principles of consolidation (continued)
Entitas Asosiasi (lanjutan) Associates (continued)
Jika bagian kepemilikan entitas pada entitas If an entity’s ownership interest in an associate
asosiasi atau ventura bersama berkurang, or a joint venture is reduced, but the
tetapi investasi tetap diklasifikasikan masing- investment continues to be classified either as
masing sebagai entitas asosiasi atau ventura an associate or a joint venture respectively,
bersama, maka entitas mereklasifikasi ke the entity shall reclassify to profit or loss the
laba rugi proporsi keuntungan atau kerugian proportion of the gain or loss that had
yang telah diakui sebelumnya dalam previously been recognised in other
penghasilan komprehensif lain yang terkait comprehensive income relating to the
dengan pengurangan bagian kepemilikan reduction in ownership interest if that gain or
tersebut jika keuntungan atau kerugian loss would be required to be reclassified to
tersebut disyaratkan untuk direklasifikasi ke profit or loss on the disposal of the related
laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas assets or liabilities.
yang terkait.
e. Transaksi dalam mata uang asing dan e. Foreign currency transactions and
penjabaran translations
Transaksi dalam mata uang asing Transactions denominated in foreign
currencies
Pos-pos yang disertakan dalam laporan Items included in the financial statements of
keuangan setiap entitas anggota Grup diukur each of the Group’s entities are measured
menggunakan mata uang yang sesuai using the currency of the primary economic
dengan lingkungan ekonomi utama di mana environment in which the entity operates (the
entitas beroperasi (“mata uang fungsional”). “functional currency”).
BNI dan Entitas Anak yang berdomisili di BNI and its Subsidiaries domiciled in
Indonesia menyelenggarakan pembukuannya Indonesia maintain their accounting records
dalam mata uang Rupiah, kecuali untuk BNI in Rupiah, except for BNI Remittance in
Remittance yang pembukuan akuntansinya which its accounting records are maintained
dilakukan dalam Dolar Amerika Serikat. in United States Dollar. Transactions during
Transaksi-transaksi dalam mata uang selain the year involving currencies other than
Rupiah yang terjadi di sepanjang tahun Rupiah are recorded at the exchange rates
dicatat dengan nilai kurs yang berlaku pada prevailing at the time the transactions were
saat terjadinya transaksi yang bersangkutan. made.
Laporan keuangan konsolidasian disajikan The consolidated financial statements are
dalam Rupiah yang merupakan mata uang presented in Rupiah, which is the functional
fungsional BNI. currency of BNI.
Pada tanggal laporan posisi keuangan At the consolidated statement of financial
konsolidasian, aset dan liabilitas moneter position date, all monetary assets and
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam liabilities denominated in foreign currencies
mata uang Rupiah dengan menggunakan are translated to Rupiah using the Reuters
kurs tengah Reuters pada pukul 15:00 WIB. middle rate at 15:00 Western Indonesian
Keuntungan atau kerugian yang timbul Time (WIB). The resulting gains or losses
sebagai akibat dari penjabaran aset dan from the translation of monetary assets and
liabilitas moneter dalam mata uang asing liabilities in foreign currencies are recognised
dicatat dalam laporan laba rugi konsolidasian in the consolidated statement of profit or loss
tahun berjalan. for the current year.
Halaman - 54 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1265
Page 665
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
e. Transaksi dalam mata uang asing dan e. Foreign currency transactions and
penjabaran (lanjutan) translations (continued)
Penjabaran aset dan liabilitas dalam mata Translation of assets and liabilities
uang asing (lanjutan) denominated in foreign currencies (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the
2023, kurs mata uang asing yang digunakan foreign currency exchange rates used for
untuk penjabaran mata uang asing terhadap translation of foreign currencies to Rupiah are
Rupiah adalah sebagai berikut (dalam Rupiah as follows (amounts in full Rupiah):
penuh):
31 Desember/ 31 Desember/
December 2024 December 2023
1 Pound Sterling Inggris 20,219 19,627 Great Britain Pound Sterling 1
1 Euro Eropa 16,758 17,038 European Euro 1
1 Dolar Amerika Serikat 16,095 15,397 United States Dollar 1
1 Dolar Singapura 11,845 11,676 Singapore Dollar 1
1 Dolar Australia 10,014 10,521 Australian Dollar 1
1 Dolar Hong Kong 2,073 1,971 Hong Kong Dollar 1
1 Yen Jepang 103 109 Japanese Yen 1
Penjabaran laporan keuangan sehubungan Translation of financial statements relating to
dengan konsolidasian laporan cabang BNI consolidation of BNI branches domiciled
yang berkedudukan di luar negeri outside of Indonesia
Cabang BNI yang berkedudukan di luar BNI’s branches domiciled outside of
negeri menyelenggarakan pembukuannya Indonesia maintain their accounting records
dalam mata uang negara tempat in their respective domestic currencies.
kedudukannya.
Untuk tujuan konsolidasian, laporan For consolidation purposes, the financial
keuangan cabang BNI tersebut dijabarkan ke statements of such branches domiciled
dalam mata uang Rupiah dengan cara outside of Indonesia are translated into
sebagai berikut: Rupiah as follows:
• Saldo akun-akun aset dan liabilitas • Assets and liabilities accounts are
dijabarkan dengan menggunakan kurs translated using the Reuters spot rates at
spot Reuters jam 15:00 WIB pada 15:00 WIB at the consolidated statement
tanggal laporan posisi keuangan of financial position date;
konsolidasian;
• Saldo akun-akun laba rugi setiap harinya • Revenues and expenses accounts are
dijabarkan dengan menggunakan kurs translated using the daily Reuters spot
spot Reuters jam 15:00 WIB. Saldo untuk rate at 15:00 WIB. The balances for the
tahun berjalan merupakan jumlah dari year represent the sum of those daily
penjabaran harian tersebut; translations;
• Akun ekuitas dijabarkan dengan • Equity accounts are recorded using the
menggunakan kurs historis; dan historical rates; and
• Selisih yang timbul sebagai akibat dari • Differences arising from translation are
penjabaran ini disajikan di laporan posisi presented in the consolidated statement
keuangan konsolidasian sebagai bagian of financial position balance as part of
dari ekuitas pada akun "Selisih Kurs equity under "Exchange Difference on
karena Penjabaran Laporan Keuangan Translation of Foreign Currency Financial
dalam Mata Uang Asing". Statements".
Halaman - 55 - Page
1266 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 666
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Giro pada bank lain dan Bank Indonesia f. Current accounts with other banks and
Bank Indonesia
Giro pada bank lain dan Bank Indonesia The current accounts with other banks and
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan yang Bank Indonesia are classified as amortised
diamortisasi. Giro pada bank lain dan Bank cost. Current accounts with other banks and
Indonesia dinyatakan sebesar biaya Bank Indonesia are stated at amortised cost
perolehan diamortisasi menggunakan metode using the effective interest rate method less
suku bunga efektif dikurangi cadangan allowance for impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
g. Penempatan pada bank lain dan Bank g. Placements with other banks and Bank
Indonesia Indonesia
Penempatan pada bank lain dan Bank Placements with other banks and Bank
Indonesia terdiri dari Deposit Facility Bank Indonesia consist of Bank Indonesia Deposit
Indonesia, Term Deposit, call money dan Facility, Term Deposit, call money and time
deposito berjangka. deposits.
Penempatan pada bank lain dan Bank Placements with other banks and Bank
Indonesia diklasifikasikan sebagai biaya Indonesia are classified as amortised cost.
perolehan yang diamortisasi. Penempatan Placements with other banks are stated at
pada bank lain dinyatakan sebesar biaya amortised cost using the effective interest
perolehan diamortisasi menggunakan metode rate method less allowance for impairment
suku bunga efektif dikurangi cadangan losses.
kerugian penurunan nilai.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
h. Efek-efek dan Obligasi Pemerintah h. Marketable securities and Government
Bonds
Efek-efek yang dimiliki terdiri dari Sertifikat Marketable securities consist of Certificates of
Bank Indonesia (SBI), Sertifikat Deposito Bank Bank Indonesia (SBI), Certificates Deposits of
Indonesia, unit penyertaan reksa dana, Bank Indonesia, mutual fund units, bonds,
obligasi, obligasi subordinasi, Sekuritas subordinated bonds, Sekuritas Rupiah Bank
Rupiah Bank Indonesia (SRBI), saham yang Indonesia (SRBI), shares held-for-trading and
dimiliki untuk diperdagangkan dan instrumen other debt instruments traded in the money
utang lainnya yang diperdagangkan di pasar market and stock exchanges.
uang dan pasar modal.
Obligasi Pemerintah terdiri dari Obligasi Government Bonds consist of Government
Rekapitalisasi Pemerintah yang diterbitkan Recapitalization Bonds issued to BNI and
kepada BNI dan bank lainnya berkaitan other banks with respect to the recapitalization
dengan program rekapitalisasi Pemerintah dan program of the Government and other bonds
obligasi lainnya yang diterbitkan oleh issued by the Government of Indonesia and
Pemerintah Indonesia dan negara lainnya, other countries, that are not related to the
yang tidak berkaitan dengan program recapitalisation program, acquired through the
rekapitalisasi, yang diperoleh melalui pasar primary and secondary markets.
perdana dan sekunder.
Pada saat pengakuan awal, efek-efek dan At initial recognition, the marketable securities
Obligasi Pemerintah dicatat sesuai dengan and Government Bonds are recorded
kategorinya yaitu aset keuangan according to their category, i.e., amortised
diklasifikasikan pada biaya perolehan yang cost, fair value through other comprehensive
diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan income or at fair value through profit or loss.
komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba
rugi.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
Halaman - 56 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1267
Page 667
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
h. Efek-efek dan Obligasi Pemerintah (lanjutan) h. Marketable securities and Government
Bonds (continued)
Surat Berharga Syariah adalah surat bukti Sharia Securities are proof of investment
investasi berdasarkan prinsip syariah yang based on sharia principles that are commonly
lazim diperdagangkan di pasar uang syariah traded in the sharia money market and/or
dan/atau pasar modal syariah antara lain sharia capital markets, including sharia bonds
obligasi syariah (sukuk) dan surat berharga (sukuk) and other securities following sharia
lainnya berdasarkan prinsip syariah. principles.
Pada saat pengakuan awal, Grup mengakui At initial recognition, the Group recognise
investasi pada sukuk sebagai diukur pada investments in sukuk are stated at cost and
biaya perolehan dan pada nilai wajar melalui measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain sebesar nilai comprehensive income at fair value add or
wajar ditambah atau dikurangi biaya transaksi less transaction cost related to acquisition
terkait perolehan investasi tersebut. investment. Whereas investment in sukuk
Sedangkan investasi pada sukuk ijarah dan ijarah and sukuk mudharabah are measured
sukuk mudharabah yang diukur pada nilai at fair value through profit and loss and
wajar melalui laba rugi diakui sebesar nilai recognised at fair value.
wajar.
Grup menentukan klasifikasi investasi pada The Group defines the classification of
surat berharga, khususnya sukuk, berdasarkan investment in marketable securities,
model usaha yang ditentukan berdasarkan specifically sukuk, based on business model in
klasifikasi sesuai PSAK 410 (Revisi 2020) accordance with SFAS 410 (Revised 2020) on
tentang “Akuntansi Sukuk" sebagai berikut: "Accounting for Sukuk" as follows:
• Surat berharga diukur pada biaya • At cost securities are stated at cost
perolehan disajikan sebesar biaya (including transaction costs), adjusted by
perolehan (termasuk biaya investasi) yang unamortised premium and/or discount.
disesuaikan dengan premi dan/atau Premium and discount are amortised over
diskonto yang belum diamortisasi. Premi the period until maturity.
dan diskonto diamortisasi selama periode
hingga jatuh tempo.
• Surat berharga diukur pada nilai wajar • • Securities are stated at fair values through
melalui laba rugi, yang dinyatakan sebesar profit or loss, and stated at fair value.
nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang Unrealised gains or losses from the
belum direalisasi akibat kenaikan atau increase or decrease in fair values are
penurunan nilai wajarnya disajikan dalam presented in current period profit or loss.
laporan laba rugi periode yang
bersangkutan.
• Surat berharga yang diukur pada nilai • At fair value through other comprehensive
wajar melalui penghasilan komprehensif income securities are measured at fair
lainnya disajikan sebesar nilai wajar. value. Unrealised gains or losses from the
Keuntungan atau kerugian yang belum increase or decrease in fair value are
direalisasi akibat kenaikan atau penurunan presented in other comprehensive
nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan income. Premium and discount are
komprehensif lain. Premi dan diskonto amortised over the period until maturity.
diamortisasi selama periode hingga jatuh
tempo.
Halaman - 57 - Page
1268 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 668
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Efek-efek yang dibeli/dijual dengan janji i. Securities purchased/sold under
dijual/dibeli kembali agreements to resell/repurchase
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreements to
kembali diklasifikasikan sebagai biaya resell are classified as amortised cost.
perolehan yang diamortisasi.
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under agreements to
kembali disajikan sebagai aset dalam laporan resell are presented as assets in the
posisi keuangan konsolidasian sebesar jumlah consolidated statement of financial position,
penjualan kembali dikurangi dengan at the resale price net of unamortised interest
pendapatan bunga yang belum diamortisasi income and allowance for impairment losses.
dan cadangan kerugian penurunan nilai. The difference between the purchase price
Selisih antara harga beli dan harga jual and the resale price is treated as unearned
kembali diperlakukan sebagai pendapatan interest income, and recognised as income
bunga yang ditangguhkan, dan diakui sebagai over the period starting from when those
pendapatan selama periode sejak efek-efek securities are purchased until they are sold
tersebut dibeli hingga dijual menggunakan using effective interest rate method.
suku bunga efektif.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreements to
kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas repurchase are classified as financial
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan liabilities measured at amortised cost.
diamortisasi.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under agreements to
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam repurchase are presented as liabilities in the
laporan posisi keuangan konsolidasian consolidated statement of financial position,
sebesar jumlah pembelian kembali, dikurangi at the repurchase price, net of unamortised
dengan bunga dibayar di muka yang belum prepaid interest. The difference between the
diamortisasi. Selisih antara harga jual dan selling price and the repurchase price is
harga beli kembali diperlakukan sebagai treated as prepaid interest and recognised as
bunga dibayar di muka dan diakui sebagai interest expense over the period starting
beban bunga selama jangka waktu sejak efek- from when those securities are sold until they
efek tersebut dijual hingga dibeli kembali are repurchased using effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif. method.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
j. Wesel ekspor dan tagihan lainnya j. Bills and other receivables
Wesel ekspor dan tagihan lainnya terdiri atas Bills and other receivables consists of
tagihan dari Letters of Credit dan Surat Kredit receivables from Letters of Credit and
Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) kepada Domestic Documentary Letters of Credit to
eksportir. exporters.
Wesel ekspor dan tagihan lainnya Bills and other receivables are classified as
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan yang amortised cost.
diamortisasi.
Wesel ekspor dan tagihan lainnya dicatat pada Bills and other receivables are stated at
biaya perolehan diamortisasi setelah dikurangi amortised cost less allowance for impairment
cadangan kerugian penurunan nilai. losses.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
Halaman - 58 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1269
Page 669
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
k. Instrumen keuangan derivatif k. Derivative financial instruments
Dalam melakukan usaha bisnisnya, BNI In the normal course of its business, BNI
melakukan transaksi instrumen keuangan enters into transactions involving derivative
derivatif seperti kontrak berjangka mata uang financial instruments such as foreign currency
asing, swap mata uang asing, swap atas suku forward contracts, foreign currency swaps,
bunga, dan transaksi spot untuk mengelola interest rate swaps, and spot transactions to
eksposur pada risiko pasar seperti risiko mata manage exposures on market risks, such as
uang dan risiko tingkat suku bunga. currency risk and interest rate risks.
Instrumen keuangan derivatif diakui di laporan Derivative financial instruments are recognised
posisi keuangan konsolidasian pada nilai in the consolidated statement of financial
wajar. Setiap kenaikan nilai wajar kontrak position at fair value. Each increase in fair
derivatif dicatat sebagai aset apabila memiliki value derivative contract is carried as asset
nilai wajar positif dan sebagai liabilitas apabila when the fair value is positive and as liability
memiliki nilai wajar negatif. when the fair value is negative.
Tagihan dan liabilitas derivatif diklasifikasikan Derivative receivable and payable are
sebagai aset dan liabilitas keuangan yang classified as financial assets and liabilities at
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba fair value through profit or loss.
rugi.
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari Gains or losses resulting from fair value
perubahan nilai wajar diakui dalam laporan changes are recognised in the consolidated
laba rugi konsolidasian. statement of profit or loss.
Nilai wajar instrumen derivatif ditentukan The fair value of derivative instruments is
berdasarkan diskonto arus kas dan model determined based on discounted cash flows
penentu harga atau harga yang diberikan oleh and pricing models or quoted prices from
broker (quoted price) atas instrumen lainnya brokers of other instruments with similar
yang memiliki karakteristik serupa. characteristics.
Kontrak berjangka mata uang asing, swap Foreign currency forward contracts, foreign
mata uang asing dan cross currency swap dan currency swaps, and cross currency and
tingkat suku bunga swap dilakukan untuk interest rate swaps are for funding and trading
tujuan pendanaan dan perdagangan. purposes.
l. Pinjaman yang diberikan l. Loans
Pinjaman yang diberikan Loans
Pinjaman yang diberikan adalah penyediaan Loans represent funds provided or receivables
uang atau tagihan yang dapat disetarakan that can be considered as equivalents thereof,
dengan itu, berdasarkan persetujuan atau based on agreements or financing contracts
kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur with borrowers, where borrowers are required
yang mewajibkan debitur untuk melunasi utang to repay their debts with interest after a
dan bunganya setelah jangka waktu tertentu, specified period, and matured trade finance
dan tagihan yang berasal dari fasilitas trade facilities which have not been settled within 15
finance yang telah jatuh tempo yang belum days.
diselesaikan dalam waktu 15 hari.
Pinjaman yang diberikan diklasifikasikan Loans are classified as amortised cost.
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi.
Halaman - 59 - Page
1270 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 670
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
l. Pinjaman yang diberikan (lanjutan) l. Loans (continued)
Pinjaman yang diberikan pada awalnya diukur Loans are initially measured at fair value plus
pada nilai wajar ditambah dengan biaya transaction costs that are directly attributable
transaksi yang dapat diatribusikan secara to obtain financial assets, and after initial
langsung untuk memperoleh aset keuangan recognition are measured at amortised cost
tersebut, dan setelah pengakuan awal diukur based on the effective interest rate method
pada biaya perolehan diamortisasi less allowance for impairment losses.
menggunakan metode suku bunga efektif
dikurangi dengan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Pinjaman sindikasi dan pinjaman penerusan Syndicated loans and two step loans are
dicatat sesuai dengan porsi pinjaman yang recorded according to the proportion of risks
risikonya ditanggung oleh Grup. borne by the Group.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
m. Kontrak jaminan keuangan m. Financial guarantee contracts
Kontrak jaminan keuangan adalah kontrak Financial guarantee contracts are contracts
yang mengharuskan penerbit untuk melakukan that require the issuer to make specified
pembayaran yang ditetapkan untuk mengganti payments to reimburse the holder for a loss
uang pemegang kontrak atas kerugian yang incurred because a specified debtor defaulted
terjadi karena debitur tertentu gagal untuk to make payments when due, in accordance
melakukan pembayaran pada saat jatuh with the terms of a debt instrument. Such
tempo, sesuai dengan ketentuan dari financial guarantees are given to banks,
instrumen hutang. Jaminan keuangan tersebut financial institutions and other institutions on
diberikan kepada bank-bank, lembaga behalf of customers to secure loans and other
keuangan dan badan-badan lainnya atas banking facilities.
nama debitur untuk menjamin kredit dan
fasilitas-fasilitas perbankan lainnya.
Jaminan keuangan diakui awalnya sebesar Financial guarantees are initially recognised at
nilai wajar pada tanggal jaminan diberikan. fair value on the date the guarantee was given.
Nilai wajar dari jaminan keuangan pada saat The fair value of a financial guarantee at
dimulainya transaksi pada umumnya sama inception is likely to be equal to the premium
dengan provisi yang diterima untuk jaminan received because all guarantees are agreed
diberikan dengan syarat dan kondisi normal. on arm’s length terms. The fee income earned
Pendapatan provisi yang diperoleh is amortised over the period of guarantees
diamortisasi selama jangka waktu jaminan using the straight line method.
menggunakan metode garis lurus.
Setelah pengakuan awal kontrak, jaminan After initial recognition of the contract, the
keuangan dicatat pada nilai yang lebih tinggi financial guarantee is recorded at the higher of
antara nilai wajar amortisasi dengan nilai the amortised fair value and the expected
kerugian kredit ekspektasian sesuai PSAK 109 credit loss value in accordance with SFAS 109
“Instrumen Keuangan”. “Financial Instrument”.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas Allowances for impairment on financial
kontrak jaminan keuangan yang memiliki risiko guarantee contracts with credit risk are
kredit dihitung berdasarkan model kerugian calculated based on expected credit losses
ekspektasian. model.
Halaman - 60 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1271
Page 671
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Tagihan dan liabilitas akseptasi n. Acceptance receivables and payables
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai Acceptance receivables are classified as
aset keuangan dalam kelompok biaya financial assets measured at amortised cost.
perolehan diamortisasi. Liabilitas akseptasi Acceptance liabilities are classified financial
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan liabilities measured at amortised cost.
yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
o. Penyertaan saham o. Equity investments
Penyertaan saham merupakan penanaman Equity investments represent investments in
dana dalam bentuk saham pada perusahaan the form of shares of stock, in companies
yang bergerak di bidang jasa keuangan untuk engaged in financial services held for long-
tujuan jangka panjang. term purposes.
Investasi dengan persentase kepemilikan di Investments with an ownership interest below
bawah 20% dan tidak memiliki pengaruh 20% and have no significant influence
signifikan yang diklasifikasikan sebagai aset classified as financial asset which held for sale
keuangan yang dimiliki untuk dijual dicatat is measured at fair value through profit or loss.
pada nilai wajar melalui laba rugi.
Investasi dengan persentase kepemilikan di Investments with an ownership interest below
bawah 20% dan tidak memiliki pengaruh 20% and have no significant influence
signifikan yang diklasifikasikan sebagai aset classified as financial asset which are not held
keuangan yang dimiliki tidak untuk dijual for sale are measured at fair value through
dicatat pada nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income.
komprehensif lain.
Penyertaan sementara pada perusahaan Temporary investments in debtor companies
debitur timbul akibat konversi pinjaman yang arise from conversion of loans to
diberikan menjadi saham. Pada saat shares/equity. At initial recognition, shares
pengakuan awal, saham yang diterima diakui received were recognised at fair value.
dengan nilai wajar. Selanjutnya, saham Subsequently, the shares were recognised
tersebut dinilai dengan menggunakan metode using equity method if BNI has significant
ekuitas apabila BNI memiliki pengaruh influence over the investees or classified as
signifikan terhadap investees dan financial asset if BNI does not have significant
diklasifikasikan sebagai aset keuangan apabila influence over the investees.
BNI tidak memiliki pengaruh signifikan
terhadap investees.
p. Aset tetap, aset hak-guna, liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use assets, lease
dan aset takberwujud liabilities and intangible assets
Aset tetap Fixed assets
Grup menerapkan kebijakan akuntansi model Group applies revaluation model as
revaluasi untuk aset tetap berupa tanah dan accounting policy for land and buildings. For
bangunan. Untuk aset tetap selain tanah dan fixed assets other than land and buildings, it
bangunan menggunakan model biaya. applies cost model.
Halaman - 61 - Page
1272 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 672
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset tetap, aset hak-guna, liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use assets, lease
dan aset takberwujud (lanjutan) liabilities and intangible assets (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Tanah dan bangunan disajikan sebesar nilai Land and buildings are shown at fair value,
wajar, dikurangi akumulasi penyusutan untuk less accumulated depreciation for buildings.
bangunan. Penilaian terhadap tanah dan Valuation of land and buildings are performed
bangunan dilakukan oleh penilai independen by external independent valuers with certain
eksternal yang telah memiliki sertifikasi. qualification. Valuations are performed with
Penilaian atas aset tersebut dilakukan secara sufficient regularity to ensure that the fair value
berkala untuk memastikan bahwa nilai wajar of a revalued asset does not differ materially
aset yang direvaluasi tidak berbeda secara from its carrying amount. The gross carrying
material dengan nilai tercatatnya. Nilai tercatat amount is adjusted in a manner that is
bruto disesuaikan dengan cara yang konsisten consistent with the revaluation of the carrying
dengan nilai tercatat revaluasi aset. Sebagai amount of the asset. For example, the gross
contoh, nilai tercatat bruto dapat direvaluasi carrying amount may be revalued by reference
dengan mengacu pada data pasar yang dapat to observable market data or it may be
diobservasi atau dapat direvaluasi secara revalued proportionately to the change in
proporsional dengan perubahan nilai tercatat. the carrying amount. The accumulated
Akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasi depreciation at the date of the revaluation is
disesuaikan dengan selisih antara nilai tercatat adjusted to equal the difference between the
bruto dan nilai tercatat aset setelah gross carrying amount and the carrying
memperhitungkan akumulasi kerugian amount of the assets after taking into account
penurunan nilai. accumulated impairment losses.
Jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi If the fair value of the revalued asset change
mengalami perubahan yang signifikan, maka significantly, it is necessary to revaluate on an
perlu direvaluasi secara tahunan, sedangkan annual basis, whereas if the fair value of the
jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi tidak revaluated asset does not change significantly,
mengalami perubahan yang signifikan, maka it is necessary to revaluate at a minimum
perlu dilakukan revaluasi paling kurang 3 every 3 years.
tahun sekali.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari Increases in the carrying amount arising on
revaluasi tanah dan bangunan dicatat sebagai revaluation of land and building is recorded in
“Cadangan Revaluasi Aset” dan disajikan “Asset Revaluation Reserve” and presented as
sebagai “Penghasilan Komprehensif Lain”. “Other Comprehensive Income”. Decreases in
Penurunan nilai tercatat yang timbul dari carrying amount as the result of revaluation is
revaluasi dicatat sebagai beban pada tahun recorded as expense in the current year. If the
berjalan. Apabila aset tersebut memiliki saldo asset has a balance on its “Gain on
“Keuntungan Revaluasi Aset Tetap” yang Revaluation of Fixed Assets”, loss from
disajikan sebagai “Penghasilan Komprehensif revaluation of fixed asset is charged to “Gain
Lain”, maka selisih penurunan nilai tercatat on Revaluation of Fixed Assets” which is
tersebut dibebankan terhadap “Keuntungan presented as “Other Comprehensive Income”
Revaluasi Aset Tetap” dan sisanya diakui and the rest of the amount is charged to
sebagai beban tahun berjalan. current year’s expenses.
Aset tetap selain tanah dan bangunan Fixed assets besides land and buildings are
disajikan sebesar harga perolehan dikurangi stated at historical cost less accumulated
dengan akumulasi penyusutan. depreciation.
Biaya perolehan termasuk biaya penggantian Cost includes the replacement cost of a part of
bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, the fixed assets when the expenditure meets
jika memenuhi kriteria pengakuan. the criteria for recognition.
Halaman - 62 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1273
Page 673
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset tetap, aset hak-guna, liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use assets, lease
dan aset takberwujud (lanjutan) liabilities and intangible assets (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan All maintenance and repair costs which do not
yang tidak memenuhi kriteria untuk fulfill the capitalization criteria, are recognised
dikapitalisasi diakui dalam laporan laba rugi in profit or loss upon occurrence. At each
pada saat terjadinya. Pada setiap akhir tahun financial year end, the assets’ residual values,
buku, nilai residu, umur manfaat, dan metode useful life, and methods of depreciation are
penyusutan ditelaah kembali dan jika sesuai reviewed, and adjusted prospectively as
dengan keadaan, disesuaikan secara appropriate.
prospektif.
Semua aset tetap kecuali tanah, disusutkan All fixed assets, except land, are depreciated
berdasarkan metode garis lurus selama using the straight-line method over their
estimasi masa manfaat aset tersebut sebagai expected useful lives as follows:
berikut:
Tarif Penyusutan/
Depreciation Rate Tahun/Years
Bangunan 6.67% 15 Buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment
kendaraan bermotor 20.00% 5 and motor vehicles
Perlengkapan kantor terdiri dari perabotan dan Office equipment consists of furniture and
perlengkapan, instalasi, Anjungan Tunai fixtures, installation, Automatic Teller
Mandiri (ATM), perangkat lunak dan perangkat Machines (ATM), computer software and
keras komputer, peralatan komunikasi dan hardware, communication and other office
peralatan kantor lainnya. equipment.
Grup menganalisa fakta dan keadaan untuk The Group analyses the facts and
masing-masing jenis hak atas tanah dalam circumstances for each type of land rights in
menentukan akuntansi untuk masing-masing determining the accounting for each of these
hak atas tanah tersebut sehingga dapat land rights so that it can accurately represent
merepresentasikan dengan tepat suatu an underlying economic event or transaction. If
kejadian atau transaksi ekonomi yang the landrights do not transfer control of the
mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut underlying assets to the Group, but gives the
tidak mengalihkan pengendalian atas aset rights to use the underlying assets, the Group
pendasar kepada Grup, melainkan applies the accounting treatment of these
mengalihkan hak untuk menggunakan aset transactions as leases under SFAS 116
pendasar, Grup menerapkan perlakuan “Leases”, except if landrights substantially
akuntansi atas transaksi tersebut sebagai similar to land purchases, the Group applies
sewa berdasarkan PSAK 116 “Sewa”, kecuali SFAS 216 “Property, Plant and Equipment”.
jika hak atas tanah secara substansi
menyerupai pembelian tanah, maka Grup
menerapkan PSAK 216 “Aset Tetap”.
Apabila nilai tercatat aset lebih besar dari nilai When the carrying amount of an asset is
yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat greater than its estimated recoverable amount,
aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang it is written down to its recoverable amount,
dapat diperoleh kembali, yang ditentukan which is determined as the higher of the net
sebagai nilai tertinggi antara harga jual neto selling price or value in use.
dan nilai yang dipakai.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When fixed assets are retired or disposed of,
dijual, maka nilai perolehan dan akumulasi their costs and the related accumulated
penyusutannya dihapuskan dari akun tersebut. depreciation are derecognised from the
Keuntungan atau kerugian yang terjadi diakui accounts. Any resulting gain or loss is
dalam laporan laba rugi. recognised in profit or loss.
Halaman - 63 - Page
1274 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 674
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset tetap, aset hak-guna, liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use assets, lease
dan aset takberwujud (lanjutan) liabilities and intangible assets (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Akumulasi biaya konstruksi aset tetap The accumulated costs of construction of fixed
dikapitalisasi dan dicatat sebagai “Aset dalam assets are capitalised and recognised as
Penyelesaian”. Biaya tersebut direklasifikasi ke “Construction in progress”. These costs are
akun aset tetap yang terkait pada saat proses reclassified to the related fixed asset account
konstruksi atau pemasangan telah selesai. when the construction or installation is
completed.
Aset hak-guna dan liabilitas sewa Right-of-use assets and lease liabilities
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai At the inception of a contract, the Group
apakah kontrak merupakan atau mengandung assesses whether the contract is or contains a
sewa. Suatu kontrak merupakan atau lease. A contract is or contains a lease if the
mengandung sewa jika kontrak tersebut contract conveys the right to control the use of
memberikan hak untuk mengendalikan an identified assets for a period of time in
penggunaan aset identifikasian selama suatu exchange for consideration. The Group can
jangka waktu untuk dipertukarkan dengan choose not to recognise the right-of-use assets
imbalan. Grup dapat memilih untuk tidak and lease liabilities for:
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
untuk:
• Sewa dengan jangka waktu kurang atau • Leases with a term of less or equal to
sama dengan 12 bulan dan tidak terdapat 12 months and there is no call option;
opsi beli;
• Sewa atas aset dengan nilai rendah. • Leases of low value assets.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak To assess whether a contract conveys the
untuk mengendalikan penggunaan aset right to control the use of an identified asset,
identifikasian, Grup harus menilai apakah: the Group shall assess whether:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan - The Group has the right to obtain
secara substansial seluruh manfaat substantially all the economic benefit from
ekonomi dari penggunaan aset use of the asset throughout the period of
identifikasian; dan use; and
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan - The Group has the right to direct the use
penggunaan aset identifikasian. Grup of the asset. The Group has described
memiliki hak ini ketika Grup memiliki hak when it has a decision-making right that
untuk pengambilan keputusan yang are the most relevant to changing how
relevan tentang bagaimana dan untuk and for what purpose the asset is used
tujuan apa aset digunakan telah are predetermined:
ditentukan sebelumnya:
1. Grup memiliki hak untuk 1. The Group has the right to operate the
mengoperasikan aset; dan asset; and
2. Grup telah mendesain aset dengan 2. The Group has designed the asset in
cara menetapkan sebelumnya a way that predetermine how and for
bagaimana dan untuk tujuan apa aset what purposes it will be used.
akan digunakan selama periode
penggunaan.
Halaman - 64 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1275
Page 675
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset tetap, aset hak-guna, liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use assets, lease
dan aset takberwujud (lanjutan) liabilities and intangible assets (continued)
Aset hak-guna dan liabilitas sewa (lanjutan) Right-of-use assets and lease liabilities
(continued)
Pada tanggal permulaan sewa, Grup The Group recognises a right-of-use assets
mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. and a leases liability at the leases
Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, commencement date. The right-of-use assets
dimana meliputi jumlah pengukuran awal is initially measured at cost, which comprises
liabilitas sewa yang disesuaikan dengan the initial amount of the leases liability
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau adjusted for any leases payment made at or
sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan before the commencement date, plus any
biaya langsung awal yang dikeluarkan. Aset initial direct cost incurred. The right-of-use
hak-guna diamortisasi dengan menggunakan assets is amortised over the straight-line
metode garis lurus sepanjang jangka waktu method throughout the lease term.
sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that are
tanggal permulaan, didiskontokan dengan not paid at the commencement date,
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa discounted using the interest rate implicit in the
atau jika suku bunga tersebut tidak dapat lease or, if that rate cannot be readily
ditentukan, maka menggunakan suku bunga determined, using incremental borrowing rate.
pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup Generally, the Group uses its incremental
menggunakan suku bunga pinjaman borrowing rate as a discount rate.
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi Each leases payment is allocated between the
bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya liability and finance cost. The finance cost is
keuangan dibebankan pada laba rugi selama charged to profit or loss over the leases period
periode sewa sehingga menghasilkan tingkat so as to produce a constant periodic rate of
suku bunga periodik yang konstan atas saldo interest on the remaining balance of the
liabilitas untuk setiap periode. liability for each period.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset If the leases transfers ownership of the
pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa underlying asset to the Group by the end of
atau jika biaya perolehan aset hak-guna the leases term or if the cost of the right-of-use
merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi assets reflects that the Group will exercise a
beli, maka Grup menyusutkan aset hak-guna purchase option, the Group depreciates the
dari tanggal permulaan hingga akhir umur right-of-use asset from the commencement
manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup date to the end of the useful life of the
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal underlying asset. Otherwise, the Group
permulaan hingga tanggal yang lebih awal depreciates the right-of-use assets from the
antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau commencement date to the earlier of the end
akhir masa sewa. of the useful life of the right-of-use assets or
the end of the leases term.
Halaman - 65 - Page
1276 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 676
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
p. Aset tetap, aset hak-guna, liabilitas sewa p. Fixed assets, right-of-use assets, lease
dan aset takberwujud (lanjutan) liabilities and intangible assets (continued)
Modifikasi sewa Lease modification
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa The Group account for a lease modification as
terpisah jika: a separate lease if both:
- Modifikasi meningkatkan ruang lingkup - The modification increases the scope of
sewa dengan menambahkan hak untuk the lease by adding the right to use one or
menggunakan satu aset pendasar atau more underlying assets;
lebih;
- Imbalan sewa meningkat sebesar jumlah - The consideration for the lease increases
yang setara dengan harga tersendiri untuk by an amount commensurate with the
peningkatan dalam ruang lingkup dan stand-alone price for the increase in
penyesuaian yang tepat pada harga scope and any appropriate adjustments to
tersendiri tersebut untuk merefleksikan that stand-alone price to reflect the
kondisi kontrak tertentu. circumstances of the particular contract.
Aset takberwujud Intangible Assets
Aset takberwujud diakui jika, dan hanya jika, Intangible assets are recognised if, and only if
biaya perolehan aset tersebut dapat diukur the cost of the asset can be measured reliably
secara andal dan kemungkinan besar Bank and it is probable that the Bank and
dan Entitas Anak akan memperoleh manfaat Subsidiaries will obtain future economic
ekonomis masa depan dari aset tersebut. Aset benefits from the asset. Intangible assets
takberwujud terdiri dari goodwill, hubungan consist of goodwill, customer relationships and
pelanggan dan merek dagang yang diperoleh trademarks acquired by the Bank and
pada saat akuisisi. Subsidiaries when acquisition.
Lihat Catatan 2d untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2d for the accounting policies
terkait goodwill. of goodwill.
q. Agunan yang diambil alih q. Foreclosed collaterals
Agunan yang diambil alih disajikan dalam akun Foreclosed collaterals are included in the
“Aset Lain-lain”. “Other Assets” account.
Agunan yang diambil alih (AYDA) adalah aset Foreclosed collaterals represent assets
yang diperoleh BNI dan Entitas Anak, baik acquired by BNI and Subsidiaries, both from
melalui pelelangan maupun diluar pelelangan auction and non auction based on voluntary
berdasarkan penyerahan secara sukarela oleh transfer by the debtor or based on debtor’s
pemilik agunan atau berdasarkan kuasa untuk approval to sell the collateral where the debtor
menjual diluar lelang dari pemilik agunan could not fulfill their obligations to BNI and
dalam hal debitur tidak memenuhi liabilitasnya Subsidiaries. Foreclosed collaterals represent
kepada BNI dan Entitas Anak. AYDA loan collateral that were taken over as part of
merupakan jaminan kredit yang diberikan yang loans settlement and presented in “Other
telah diambil alih sebagai bagian dari Assets”.
penyelesaian kredit yang diberikan dan
disajikan pada “Aset Lain-lain”.
Agunan yang diambil alih diakui sebesar nilai Foreclosed collaterals are stated at net
neto yang dapat direalisasi atau sebesar nilai realizable value or stated at loan outstanding
outstanding kredit yang diberikan, mana yang amount, whichever is lower. Net realizable
lebih rendah. Nilai neto yang dapat direalisasi value is the fair value of the foreclosed
adalah nilai wajar agunan yang diambil alih collaterals less the estimated costs to sell the
dikurangi dengan estimasi biaya untuk menjual assets. The excess of loan receivable over the
agunan tersebut. Selisih lebih saldo kredit di net realizable value of the foreclosed collateral
atas nilai neto yang dapat direalisasi dari is charged to allowance for impairment losses.
agunan yang diambil alih dibebankan ke dalam The difference between the recorded amount
akun cadangan kerugian penurunan nilai aset. of the foreclosed collateral and the proceeds
Selisih antara nilai agunan yang diambil alih from the sale of such collateral is recorded as
dengan hasil penjualan diakui sebagai a gain or loss at the time of sale.
keuntungan atau kerugian pada saat
penjualan.
Halaman - 66 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1277
Page 677
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
q. Agunan yang diambil alih (lanjutan) q. Foreclosed collaterals (continued)
Beban-beban yang berkaitan dengan Maintenance and repair costs related to
pemeliharaan agunan yang diambil alih foreclosed collaterals are charged as an
dibebankan dalam laporan laba rugi pada saat expense in profit or loss when incurred.
terjadinya.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat If there is permanent decline in value, the
permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi carrying amount of foreclosed collaterals is
untuk mengakui penurunan tersebut dan written down to recognise such permanent
kerugiannya dibebankan dalam laporan laba decline in value and any losses from such
rugi. write-down is recognised in profit or loss.
r. Liabilitas segera r. Obligations due immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat liabilitas Obligations due immediately are recorded at
kepada masyarakat maupun kepada bank lain the time obligations to public customers or
timbul. other banks arise.
Akun ini diklasifikasikan sebagai liabilitas This account is classified as other financial
keuangan lain dan dihitung berdasarkan biaya liabilities and is measured at amortised cost.
perolehan diamortisasi.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
s. Simpanan nasabah s. Deposits from customers
Tabungan merupakan simpanan nasabah di Savings account represent deposits of
BNI dan Entitas Anak yang bergerak di bidang customers in BNI and a Subsidiary engaged in
perbankan yang penarikannya hanya dapat banking that may only be withdrawn over the
dilakukan melalui counter dan Anjungan Tunai counter and via ATMs or funds transfers by
Mandiri (ATM) atau dengan cara SMS Banking, Phone Banking, Mobile Banking
pemindahbukuan melalui SMS Banking, and Internet Banking when certain agreed
Phone Banking, Mobile Banking dan Internet conditions are met, but which may not be
Banking jika memenuhi persyaratan yang withdrawn by cheque or other equivalent
disepakati, tetapi penarikan tidak dapat instruments.
dilaksanakan dengan menggunakan cek atau
instrumen setara lainnya.
Deposito berjangka merupakan simpanan Time deposits represent customer’s deposits
nasabah di BNI dan Entitas Anak yang in BNI and a Subsidiary engaged in banking
bergerak di bidang perbankan yang that may be withdrawn at a certain time based
penarikannya hanya dapat dilakukan pada on the agreement between the depositor and
waktu tertentu sesuai dengan perjanjian antara BNI and a Subsidiary engaged in banking.
nasabah dengan BNI dan Entitas Anak yang
bergerak di bidang perbankan.
Simpanan nasabah diklasifikasikan sebagai Deposits from customers are classified as
liabilitas keuangan lain yang diukur dengan other financial liabilities which are measured at
biaya perolehan diamortisasi menggunakan amortised cost using effective interest rate
metode suku bunga efektif. Biaya tambahan method. Incremental costs directly attributable
yang dapat diatribusikan secara langsung to the acquisition of deposits from customers
dengan perolehan simpanan nasabah are deducted from the amount of deposits.
dikurangkan dari jumlah simpanan yang
diterima.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
Halaman - 67 - Page
1278 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 678
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
t. Simpanan dari bank lain t. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas Deposits from other banks represent liabilities
terhadap bank lain baik lokal maupun luar to local and overseas banks, in the form of
negeri, dalam bentuk giro, inter-bank call current accounts, inter-bank call money with
money dengan periode jatuh tempo menurut original maturities of 90 days or less, time
perjanjian kurang dari atau 90 hari, deposito deposits and certificates of deposits.
berjangka dan sertifikat deposito.
Simpanan dari bank lain diklasifikasikan Deposits from other banks are classified as
sebagai liabilitas keuangan lain yang diukur other financial liabilities which are measured at
dengan biaya perolehan diamortisasi dengan amortised cost using effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif. method. Incremental costs directly attributable
Biaya tambahan yang dapat diatribusikan to the acquisition of deposits from other banks
secara langsung dengan perolehan simpanan are deducted from the amount of deposits.
dari bank lain dikurangkan dari jumlah
simpanan yang diterima.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
u. Efek-efek yang diterbitkan u. Securities issued
Efek-efek yang diterbitkan terdiri dari obligasi Securities issued consist of bonds issued by
yang diterbitkan oleh Grup. the Group.
Efek-efek yang diterbitkan diklasifikasikan Securities issued are classified as other
sebagai liabilitas keuangan lain yang diukur financial liabilities which are measured at
dengan biaya perolehan diamortisasi. Biaya amortised cost. Incremental costs directly
tambahan yang dapat diatribusikan secara attributable to the issuance of marketable
langsung dengan penerbitan efek dikurangkan securities are deducted from the amount of
dari jumlah efek-efek yang diterbitkan. securities issued.
Obligasi yang diterbitkan dicatat sebesar nilai Bonds issued are presented at nominal value
nominal dikurangi saldo diskonto yang belum net of unamortised discount. Costs incurred
diamortisasi. Biaya-biaya yang terjadi related to the bond issuance are presented as
sehubungan dengan penerbitan obligasi deduction from the proceeds of bonds issued
dicatat sebagai pengurang hasil emisi dan and amortised over the term of the bonds
diamortisasi selama jangka waktu obligasi using the effective interest rate method.
dengan menggunakan metode suku bunga
efektif.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
v. Pinjaman yang diterima v. Borrowings
Pinjaman diterima merupakan dana yang Borrowings are funds received from other
diterima dari bank lain, Bank Indonesia atau bank, Bank Indonesia or other parties with
pihak lain dengan liabilitas pembayaran payment obligation based on borrowings
kembali sesuai dengan persyaratan perjanjian agreement.
pinjaman.
Halaman - 68 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1279
Page 679
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Pinjaman yang diterima (lanjutan) v. Borrowings (continued)
Pinjaman diterima diakui sebesar nilai wajar Borrowings are initially recognised at fair value
pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar and subsequently measured at amortised cost
biaya perolehan diamortisasi dengan using the effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga efektif. Amortised cost is calculated by taking into
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan account any discount or premium related to
memperhitungkan adanya diskonto atau premi the initial recognition of borrowings and
terkait dengan pengakuan awal pinjaman transaction costs are an integral part of the
diterima dan biaya transaksi merupakan effective interest rate method.
bagian tidak terpisahkan dari metode suku
bunga efektif.
Lihat Catatan 2c untuk kebijakan akuntansi Refer to Note 2c for the accounting policies of
atas aset dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
w. Pendapatan bunga dan beban bunga w. Interest income and interest expense
Pendapatan dan beban bunga untuk semua Interest income and expense for all interest-
instrumen keuangan yang dikenakan suku bearing financial instruments are recognised in
bunga diakui pada laporan laba rugi dengan profit or loss using the effective interest rate
menggunakan metode suku bunga efektif. method.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that
secara tepat mendiskontokan estimasi exactly discounts the estimated future cash
pembayaran atau penerimaan kas di masa payments or receipts through the expected life
datang selama perkiraan umur dari aset of the financial assets and financial liabilities
keuangan atau liabilitas keuangan (atau, jika (or, where appropriate, a shorter period) to the
lebih tepat, digunakan periode yang lebih carrying amount of the financial asset or
singkat) untuk memperoleh nilai tercatat bersih financial liability. When calculating the effective
dari instrumen keuangan atau liabilitas interest rate, the Group estimates future cash
keuangan. Pada saat menghitung suku bunga flows considering all contractual terms of the
efektif, Grup mengestimasi arus kas di masa financial instrument but not future credit
datang dengan mempertimbangkan seluruh losses. This calculation includes all
persyaratan kontraktual dalam instrumen commissions, fees, and other forms received
keuangan tersebut, tetapi tidak by the parties in the contract are an integral
mempertimbangkan kerugian kredit di masa part of the effective interest rate, transaction
mendatang. Perhitungan ini mencakup seluruh costs, and all other premiums or discounts.
komisi, provisi, dan bentuk lain diterima oleh
para pihak dalam kontrak yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif, biaya transaksi, dan seluruh premi atau
diskon lainnya.
Kredit yang pembayaran angsuran pokok atau Loans for which the principal or interest has
bunganya telah lewat 90 hari atau lebih been past due for 90 days or more, or where
setelah jatuh tempo, atau kredit yang reasonable doubt exists as to its timely
pembayarannya secara tepat waktu diragukan, collection, are generally classified as impaired
secara umum diklasifikasikan sebagai kredit loans.
yang mengalami penurunan nilai (impairment).
Halaman - 69 - Page
1280 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 680
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
x. Pendapatan provisi dan komisi x. Fees and commission income
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan Fees and commissions directly related to
langsung dengan kegiatan pinjaman, atau lending activities, or fee and commission
pendapatan provisi dan komisi yang income which relates to a specific period, is
berhubungan dengan jangka waktu tertentu, amortised over the term of contract using the
diamortisasi sesuai dengan jangka waktu effective interest rate method and classified as
kontrak menggunakan metode suku bunga part of interest income in profit or loss.
efektif dan diklasifikasikan sebagai bagian dari
pendapatan bunga pada laporan laba rugi.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions income which are not
berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit related to lending activities or a specific period
atau suatu jangka waktu diakui sebagai are recognised as revenues on the transaction
pendapatan pada saat terjadinya transaksi date as other operating income.
sebagai pendapatan operasional lainnya.
y. Kontrak asuransi y. Insurance contract
Kontrak asuransi adalah kontrak yang Insurance contract is contract issued by
diterbitkan oleh perusahaan asuransi dimana insurance company which accepts significant
pada saat penerbitan polis perusahaan insurance risk from policyholder upon the
asuransi menerima risiko asuransi yang issuance of the policy.
signifikan dari pemegang polis.
Risiko asuransi yang signifikan adalah Significant insurance risk is the possibility of
kemungkinan untuk membayar manfaat secara paying significantly more benefit to the
signifikan kepada pemegang polis apabila policyholder upon the occurrence of insured
suatu kejadian yang diasuransikan terjadi event compared to the minimum benefit
dibandingkan dengan manfaat minimum yang payable in a scenario where the insured event
akan dibayarkan apabila risiko yang does not occur. Scenarios considered are
diasuransikan tidak terjadi. Skenario-skenario those with commercial substance.
yang diperhatikan adalah skenario yang
mengandung unsur komersial.
Grup mendefinisikan risiko asuransi yang Group defines significant insurance risk as the
signifikan sebagai kemungkinan membayar possibility of having to pay benefits on the
manfaat pada saat terjadinya suatu kejadian occurrence of an insured event of at least 10%
yang diasuransikan, yang setidaknya 10% more than the benefits payable if the insured
lebih besar dari manfaat yang dibayarkan jika event did not occur. If the insurance contract
kejadian yang diasuransikan tidak terjadi. Jika does not contain significant insurance risk, the
suatu kontrak asuransi tidak mengandung contract will be deemed as an investment
risiko asuransi yang signifikan, maka kontrak contract. Once a contract has been classified
tersebut diklasifikasikan sebagai kontrak as an insurance contract, no reclassification
investasi. Ketika sebuah kontrak telah can be performed unless the terms of the
diklasifikasi sebagai kontrak asuransi, agreement are later amended.
reklasifikasi terhadap kontrak tersebut tidak
dapat dilakukan kecuali ketentuan perjanjian
kemudian diamendemen.
Halaman - 70 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1281
Page 681
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Kontrak asuransi (lanjutan) y. Insurance contract (continued)
Grup menerbitkan kontrak asuransi untuk Group issues insurance contracts for traditional
produk asuransi tradisional dan produk insurance product and investment linked
asuransi yang dikaitkan dengan investasi. insurance product. Both of these products
Kedua jenis produk ini mempunyai risiko have significant insurance risk.
asuransi yang signifikan.
Produk-produk dari Grup dibagi berdasarkan Group’s products may be divided into the
kategori utama sebagai berikut: following main categories:
Tipe polis/ Deskripsi manfaat/
Policy type Description of benefits
1) Asuransi jiwa tradisional non- Produk non-participating memberikan perlindungan untuk menutupi
participating/Traditional non- risiko kematian, kecelakaan, penyakit kritis, dan kesehatan dari
participating life insurance pemegang polis. Jumlah uang pertanggungan akan dibayarkan pada
saat terjadinya risiko yang ditanggung./Non participating products
provide protection to cover the risk of death, accident, critical illness,
and health of the insured. The basic sum assured will be paid upon the
occurrence of the risks covered.
2) Produk asuransi unit link/ Unit link adalah produk asuransi dengan pembayaran premi tunggal
Unit-linked insurance maupun regular yang dikaitkan dengan investasi yang memberikan
products kombinasi manfaat proteksi dan manfaat investasi./Unit-linked is the
insurance product with single and regular premium payment which
linked to investment products, which provide a combined benefit of the
protection and investment.
Manfaat dari perlindungan asuransi adalah untuk menanggung risiko
kematian yang memberikan manfaat sebesar nilai uang
pertanggungan dan ditambah manfaat investasi berupa akumulasi nilai
dana investasi yang akan dibayarkan pada saat terjadinya risiko yang
ditanggung./The benefit of protection is to cover the risks of death
which provide basic sum assured plus the cumulative balance of the
fund value, these benefit will be paid upon the occurrence of the risks
covered.
Nilai dana investasi akan dihitung berdasarkan tingkat pengembalian
investasi yang didapat dari fund tergantung dari tipe fund yang dipilih
oleh pemegang polis berdasarkan profil risiko investasi./The
investment fund value will be measured based on the yield of return
from the underlying fund depend on the fund type which is chosen by
the policyholders, depending on investment risk profile.
Halaman - 71 - Page
1282 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 682
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Kontrak asuransi (lanjutan) y. Insurance contract (continued)
Grup memisahkan komponen deposit dari Group unbundles the deposit component of
kontrak unit link seperti yang disyaratkan oleh unit-linked contract as required by SFAS 104
PSAK 104 hanya jika kondisi-kondisi di bawah only when both of the following conditions are
ini terpenuhi: met:
- Grup dapat mengukur komponen “deposit” - Group can measure separately the
secara terpisah (termasuk opsi “deposit” component (including any
penyerahan melekat, yaitu tanpa embedded surrender option, i.e. without
memperhitungkan komponen “asuransi”); taking into account the “insurance”
dan component); and
- Kebijakan akuntansi Grup tidak - Group’s accounting policies do not
mensyaratkan untuk mengakui semua hak otherwise require to recognise all
dan kewajiban yang timbul dari komponen obligations and rights arising from the
“deposit”. “deposit” component.
Karena hanya kondisi pertama di atas Since only the first condition above is met,
terpenuhi, maka Grup tidak memisahkan Group does not unbundle the deposit
komponen deposit dari kontrak unit link. component of unit-linked contract.
Pengujian kecukupan liabilitas Liability adequacy tests
PSAK 104 ‘’Kontrak Asuransi’’ mengharuskan SFAS 104 ‘’Insurance Contracts’’ requires that
setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai at each end of reporting period, Group
apakah liabilitas manfaat polis masa depan, evaluates whether the liabilities for future
premi yang belum merupakan pendapatan dan policy benefits, unearned premium and
estimasi klaim yang diakui dalam laporan estimated claims as recognised in the
posisi keuangan konsolidasian telah consolidated statement of financial position
mencukupi, dengan membandingkan total have been adequately recognised by
tercatat tersebut dengan estimasi arus kas comparing the carrying amount with the
masa depan sesuai dengan kontrak asuransi.
estimated future cash flows in accordance with
the insurance contracts.
Jika perbandingan tersebut menunjukkan If the valuation indicates that the carrying value
bahwa nilai tercatat atas liabilitas kontrak of insurance contract liabilities (net of deferred
asuransi (dikurangi dengan biaya akuisisi acquisition costs and relevant intangible
tangguhan dan aset takberwujud terkait) lebih assets) is lower compared to the estimated
rendah dibandingkan dengan estimasi nilai kini present value of future cash flows, then such
atas arus kas masa depan, maka kekurangan deficiency is recognised in the consolidated
tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. comprehensive income.
Tes kecukupan liabilitas dihitung berdasarkan The liability adequacy test is calculated based
diskonto dari arus kas untuk semua arus kas on discounted cash flows basis for all related
yang terkait yaitu arus kas keluar dan arus kas cash flows i.e. both of cash outflows and cash
masuk seperti yang disebutkan di atas dengan inflows as mentioned above using a set of
menggunakan asumsi-asumsi aktuaria most recent best estimate actuarial
berdasarkan estimasi terbaik terkini yang assumptions which is set by the Company’s
ditetapkan oleh aktuaris Perusahaan, appointed actuary, including interest rate
termasuk asumsi tingkat bunga, assumptions, mortality/morbidity assumptions,
mortalitas/morbiditas, lapse, asumsi biaya dan lapse assumptions, expense assumptions and
inflasi tanpa margin atas risiko pemburukan inflation assumptions without margin for
(dan tanpa flooring atas cadangan untuk bisnis adverse deviation assumption (and without
Konvensional). reserve flooring for Conventional business).
Halaman - 72 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1283
Page 683
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Kontrak asuransi (lanjutan) y. Insurance contract (continued)
Pengujian kecukupan liabilitas (lanjutan) Liability adequacy tests (continued)
Grup menerapkan metode Gross Premium Group applies the Gross Premium Valuation
Valuation dalam perhitungan liabilitas kepada method to calculate the liability for future policy
pemegang polis dengan menggunakan asumsi benefit based on actuarial assumptions which
aktuaria berdasarkan asumsi estimasi terbaik are based on best estimate assumptions and
dan margin atas risiko pemburukan, kecuali margin for adverse deviation, except for
untuk asumsi biaya (untuk bisnis expense assumptions (for Conventional
Konvensional) dan asumsi tingkat bunga, business) and interest rate assumptions,
sehingga tes kecukupan liabilitas perlu therefore, the liability adequacy test is
dilakukan. Berdasarkan hasil uji, estimasi required. Based on the assessment, the
liabilitas lebih tinggi dari estimasi arus kas estimated liability is higher than the measure of
yang memenuhi persyaratan minimum yang cash flows that meet the minimum requirement
menunjukan bahwa estimasi liabilitas tersebut which shows that the estimated liability is
cukup. adequate.
Pengakuan pendapatan premi Premium income recognition
Premi kontrak jangka pendek diakui sebagai Premiums received from short-term insurance
pendapatan dalam periode kontrak sesuai contracts are recognised as income within the
dengan proporsi total proteksi asuransi yang contract period based on the insurance
diberikan. Premi kontrak jangka panjang diakui coverage provided. Premium income from long
sebagai pendapatan pada saat polis jatuh duration contracts is recognised as revenue
tempo. when the policy is due.
Pendapatan premi yang diterima sebelum Premium income received before the due date
jatuh tempo polis dicatat sebagai titipan premi of the respective policies are reported as
di laporan posisi keuangan. policyholders’ deposits in the statement of
financial position.
Premi reasuransi bruto diakui sebagai beban Gross reinsurance premiums are recognised
pada saat dibayarkan atau pada tanggal di as an expense when payable or on the date in
mana polis tersebut efektif. which the policy becomes effective.
Grup menghitung cadangan atas premi yang The Group calculates unearned premium
belum merupakan pendapatan dengan reserves using daily amortization method.
menggunakan metode amortisasi harian.
Cadangan atas premi yang belum merupakan Unearned premium reserves only apply to
pendapatan hanya diterapkan terhadap premi premiums that are short-term with less than
yang mempunyai risiko (asuransi jangka one year insurance period which have risk
warsa, kecelakaan diri, dan kesehatan) yang component only (term life, personal accident,
periode asuransinya tidak lebih dari satu and health insurance).
tahun.
Penurunan/(kenaikan) cadangan atas premi Decrease/(increase) in unearned premium
yang belum merupakan pendapatan diakui reserves is recognised in the current year’s
dalam laporan laba rugi periode berjalan. profit or loss. Ujrah/fee rec
Ujrah/fee yang diterima oleh Grup diakui Ujrah/fee received by the Group is recognised
sebagai pendapatan dalam laporan laba rugi as income in the statement of profit or loss and
dan penghasilan komprehensif lain. Ujrah other comprehensive income. Ujrah is
diamortisasi menggunakan metode garis lurus. amortised using straight-line method.
Halaman - 73 - Page
1284 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 684
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Kontrak asuransi (lanjutan) y. Insurance contract (continued)
Reasuransi Reinsurance
Grup mereasuransikan sebagian porsi Group reinsures a portion of its risk with
risikonya kepada perusahaan reasuradur. reinsurance companies. The amount of
Total premi yang dibayar atau porsi premi atas premium paid or portion of premium from
transaksi reasuransi prospektif diakui sesuai prospective reinsurance transactions is
dengan proporsi total proteksi reasuransi yang recognised over the reinsurance contract in
diterima berdasarkan kontrak reasuransi. proportion with the protection received.
Aset reasuransi termasuk saldo yang Reinsurance assets include balances
diharapkan dibayarkan oleh perusahaan expected to be recovered from reinsurance
reasuransi untuk ceded liabilitas manfaat polis companies for ceded liability for future policy
masa depan, ceded estimasi liabilitas klaim benefits, ceded estimated claim liabilities and
dan ceded premi yang belum merupakan ceded unearned premiums. Amounts
pendapatan. Total manfaat yang ditanggung recoverable from reinsurers are estimated in a
oleh reasuradur diperkirakan secara konsisten manner consistent with the liability associated
sesuai dengan liabilitas yang terkait dengan with the reinsured policy.
polis reasuransi.
Jika aset reasuransi mengalami penurunan If a reinsurance asset is impaired, Group
nilai, Grup mengurangi nilai tercatat dan reduces the carrying amount and recognises
mengakui kerugian penurunan nilai tersebut the impairment loss in the consolidated
dalam laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other
komprehensif lain konsolidasian. Aset comprehensive income. A reinsurance asset is
reasuransi mengalami penurunan nilai jika ada impaired if there is objective evidence, as a
bukti obyektif, sebagai akibat dari suatu result of an event that occurred after initial
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal recognition of the reinsurance asset, that
aset reasuransi, bahwa Grup tidak dapat Group may not receive all amounts due to it
menerima seluruh total karena di bawah under the terms of the contract, and the impact
syarat-syarat kontrak, dan dampak pada total of the amounts that will receive from the
yang akan diterima dari reasuradur dapat reinsurer can be reliably measured.
diukur secara andal.
Klaim dan manfaat polis Claims and policy benefits
Klaim dan manfaat polis terdiri dari klaim yang Claims and policy benefits consist of settled
telah diselesaikan, klaim dalam proses claims, claims that are still in process of
penyelesaian dan estimasi atas klaim yang completion and estimate of claims incurred but
telah terjadi namun belum dilaporkan (IBNR). not yet reported (IBNR). Claims and policy
Klaim dan manfaat polis diakui sebagai beban benefits are recognised as expenses when the
pada saat terjadinya liabilitas untuk liabilities to cover claims are incurred.
memberikan proteksi. Klaim reasuransi yang Reinsurance claims recoveries from
diperoleh dari Grup diakui dan dicatat sebagai reinsurance Group are recognised and
pengurang klaim dan manfaat polis pada recorded as deduction from claims and policy
periode yang sama dengan periode benefits consistent in the same period with the
pengakuan klaim dan manfaat polis. claims
ceived by the Company is recognised as income in the statement of profit or loss and other and policiesincome.
comprehensive benefitsUjrah
recognition.
are amortised using straight-
Halaman - 74 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1285
Page 685
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Kontrak asuransi (lanjutan) y. Insurance contract (continued)
Klaim dan manfaat polis (lanjutan) Claims and policy benefits (continued)
Total klaim dalam penyelesaian, termasuk Total claims in process, including claims
klaim yang telah terjadi namun belum incurred but not yet reported, are stated at
dilaporkan, dinyatakan berdasarkan estimasi estimated amounts determined based on the
menggunakan teknik perhitungan teknis oleh actuarial technical insurance calculations
aktuaris yang dilaporkan sebagai bagian dari which is reported as part of “Estimated claim
”Estimasi liabilitas klaim” yang diakui pada liabilities” which recognised in the
laporan keuangan konsolidasian di liabilitas consolidated statement of financial position in
lain-lain. Perubahan dalam estimasi liabilitas other liabilities. Changes in estimated claim
klaim, sebagai hasil dari evaluasi lebih lanjut liabilities as a result of further evaluation and
dan perbedaan antara estimasi klaim dengan the difference between estimated claims and
klaim yang dibayarkan, diakui sebagai biaya paid claims are recognised as addition to or
tambahan atau pengurang biaya pada periode deduction from expenses in the period the
terjadinya perubahan. changes occurred.
Utang klaim Claims payable
Utang klaim merupakan liabilitas yang timbul Claims payable represents liability arising from
dari klaim yang diajukan oleh pemegang polis the submitted claim by policyholders and
dan disetujui oleh Grup tetapi belum dibayar approved by the Group but not yet paid as of
hingga tanggal laporan posisi keuangan. statement of financial position date. Claims
Utang klaim diakui pada saat total yang harus payable is recognised at the time the amount
dibayar disetujui. Liabilitas tersebut dihentikan to be paid is approved. The liability is
pengakuannya pada saat kontrak berakhir, derecognised when the contract expires,
dilepaskan atau dibatalkan. discharged or cancelled.
Liabilitas manfaat polis masa depan Liability for future policy benefits
Liabilitas manfaat polis masa depan The liabilities for future policy benefits
merupakan nilai sekarang estimasi manfaat represent the present value of estimated future
polis masa depan yang akan dibayarkan policy benefits to be paid to policyholders or
kepada pemegang polis atau ahli warisnya their heirs less present value of estimated
dikurangi dengan nilai sekarang dari estimasi future premiums to be received from the
premi masa depan yang akan diterima dari policyholders and recognised consistently with
pemegang polis dan diakui secara konsisten the recognition of premium income. The
pada saat pengakuan pendapatan premi. liabilities for future policy benefits are
Liabilitas manfaat polis masa depan ditentukan determined and computed based on certain
dan dihitung dengan menggunakan rumus formula by Group’s actuary.
tertentu oleh aktuaris Grup.
Grup menghitung liabilitas manfaat polis masa Group calculates the liabilities for future policy
depan dengan menggunakan metode Gross benefits using Gross Premium Valuation
Premium Valuation yang mencerminkan nilai method that reflect the present value of
sekarang estimasi pembayaran seluruh estimated payments throughout the
manfaat yang diperjanjikan termasuk seluruh guaranteed benefits including all the
opsi yang disediakan, nilai sekarang estimasi embedded options available, the estimated
seluruh biaya yang dikeluarkan dan juga present value of all handling costs incurred
mempertimbangkan penerimaan premi di and also considering the future premium
masa depan. receipt.
Perubahan liabilitas manfaat polis masa depan Changes in the liabilities for future policy
diakui dalam laba rugi tahun berjalan. benefits are recognised in the current year’s
profit or loss.
Halaman - 75 - Page
1286 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 686
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Kontrak asuransi (lanjutan) y. Insurance contract (continued)
Liabilitas manfaat polis masa depan (lanjutan) Liabilities for future policy benefits (continued)
Untuk produk unit link, liabilitas kepada For unit-linked products, the liabilities to unit-
pemegang polis unit link diakui pada saat linked policyholders is recognised at the time
penerimaan dana dikonversi menjadi unit the funds received are converted into units, net
setelah dikurangi biaya-biaya dan akan of related expenses and will increase or
bertambah atau berkurang sesuai dengan nilai decrease in accordance with effective net
aset bersih efektif yang berlaku. Risiko asset value. Related investment risk are born
investasi terkait ditanggung oleh pemegang by the unit-linked policyholders.
polis unit link.
Penerimaan dana dari nasabah untuk produk Funds received from customers for non-sharia
non syariah diakui sebagai pendapatan premi products are recognised as gross premiums
bruto di laporan laba rugi dan penghasilan income in the consolidated statement of profit
komprehensif lain konsolidasian. Liabilitas and loss and other comprehensive income.
kepada pemegang polis unit link diakui di Liabilities to unit-linked policyholders are
laporan posisi keuangan konsolidasian di recognised in the consolidated statement of
liabilitas lain-lain yang termasuk di dalam financial position in the other liabilities which is
liabilitas manfaat polis masa depan sebesar included in the liabilities for future policy
jumlah yang diterima setelah dikurangi dengan benefits for the amount received net of the
bagian premi yang merupakan pendapatan portion of premium representing Subsidiary’s
Entitas Anak, disertai dengan pengakuan revenue, with corresponding profit or loss
kenaikan liabilitas kepada pemegang polis unit recognition for the increase in liabilities to unit-
link di laba rugi. linked policyholders.
Setiap bunga, keuntungan atau kerugian dari Any interest, gain or loss due to increases or
kenaikan atau penurunan nilai pasar investasi decreases in market value of investments are
dicatat sebagai pendapatan atau beban, recorded as income or expense, with a
disertai dengan pengakuan kenaikan atau corresponding recognition of increase or
penurunan liabilitas manfaat polis masa depan decrease in liabilities for future policy benefits
di laporan laba rugi dan liabilitas manfaat polis in the profit or loss and liabilities for future
masa depan di laporan posisi keuangan policy benefits in the consolidated statement of
konsolidasian. financial position.
Penerimaan dana dari nasabah untuk produk Funds received from customers for unit-linked
unit link diakui sebagai liabilitas manfaat polis products are recognised as liabilities for future
masa depan (diakui di liabilitas lain-lain) dan policy benefits (recognised in other liabilities)
di laporan posisi keuangan sebesar total yang in the consolidated statement of financial
diterima setelah dikurangi charges atau admin position for the amount received net of
fee lainnya dalam rangka mengelola charges or other admin fee in managing the
pendapatan dari produk unit link. unit-linked product revenue.
z. Perpajakan z. Taxation
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak The tax expense comprises of current and
tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba deferred tax. Tax are recognised in the profit or
rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan loss, except to the extent that it relates to items
transaksi atau kejadian yang diakui di recognised in other comprehensive income or
penghasilan komprehensif lain atau langsung directly in equity. In this case, the tax is also
diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut recognised in other comprehensive income or
masing-masing diakui dalam penghasilan directly in equity, respectively.
komprehensif lain atau ekuitas.
Halaman - 76 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1287
Page 687
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
z. Perpajakan (lanjutan) z. Taxation (continued)
Beban pajak kini dihitung berdasarkan The current income tax charge is calculated on
peraturan perpajakan yang berlaku pada the basis of the tax laws enacted or
tanggal pelaporan keuangan. Manajemen substantively enacted at the reporting date.
secara periodik mengevaluasi posisi yang Management periodically evaluates positions
dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan taken in tax returns with respect to situations in
(SPT) sehubungan dengan situasi dimana which applicable tax regulation is subject to
aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretation. It establishes provision where
interpretasi. Jika perlu, manajemen appropriate on the basis of amounts expected
menentukan provisi berdasarkan jumlah yang to be paid to the tax authorities.
diharapkan akan dibayar kepada otoritas
pajak.
Pajak penghasilan tangguhan diakui, dengan Deferred income tax is recognised, using the
menggunakan metode posisi keuangan untuk financial position method, on temporary
semua perbedaan temporer antara dasar differences arising between the tax bases of
pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan assets and liabilities and their carrying
nilai tercatatnya pada laporan keuangan amounts in the consolidated financial
konsolidasian. Namun, liabilitas pajak statements. However, deferred tax liabilities
penghasilan tangguhan tidak diakui jika are not recognised if they arise from the initial
berasal dari pengakuan awal goodwill atau recognition of goodwill and deferred income
pada saat pengakuan awal aset dan liabilitas tax is not accounted for if it arises from initial
yang timbul dari transaksi selain kombinasi recognition of an asset or liability in a
bisnis yang pada saat transaksi tersebut tidak transaction other than a business combination
mempengaruhi laba rugi akuntansi dan laba that at the time of the transaction affects
rugi kena pajak. Pajak penghasilan tangguhan neither accounting nor taxable profit or loss.
ditentukan dengan menggunakan tarif pajak Deferred income tax is determined using tax
yang telah berlaku atau secara substantif telah rates that have been enacted or substantially
berlaku pada akhir periode pelaporan dan enacted as at reporting period and is expected
diharapkan diterapkan ketika aset pajak to apply when the related deferred income tax
penghasilan tangguhan direalisasi atau asset is realised or the deferred income tax
liabilitas pajak penghasilan tangguhan liability is settled.
diselesaikan.
Aset pajak penghasilan tangguhan diakui Deferred tax assets are recognised only to the
hanya jika besar kemungkinan jumlah extent that it is probable that future taxable
penghasilan kena pajak dimasa depan akan profit will be available against which the
memadai untuk dikompensasi dengan temporary differences can be utilised.
perbedaan temporer yang masih dapat
dimanfaatkan.
Aset dan liabilitas pajak penghasilan Deferred tax assets and liabilities are offset
tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat when there is a legally enforceable right to
hak yang berkekuatan hukum untuk offset current tax assets against current tax
melakukan saling hapus antara aset pajak kini liabilities and when the deferred income taxes
dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset assets and liabilities relate to income taxes
dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan levied by the same taxation authority either the
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang same taxable entity or different taxable entities
sama, baik atas entitas kena pajak yang sama where there is an intention to settle the
ataupun berbeda dan adanya niat untuk balances on a net basis.
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut
secara neto.
Halaman - 77 - Page
1288 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 688
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
z. Perpajakan (lanjutan) z. Taxation (continued)
Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui Corrections to taxation obligations are
saat surat ketetapan pajak diterima atau jika recorded when an assessment is received or,
mengajukan keberatan, pada saat keputusan if appealed against, when the appeal has been
atas keberatan tersebut telah ditetapkan. decided.
aa. Imbalan kerja aa. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognised
terutang kepada karyawan. when they accrued to the employees.
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya employment
BNI memiliki program pensiun imbalan pasti BNI has defined benefit and defined
dan iuran pasti. contribution pension plans.
Program pensiun imbalan pasti adalah A defined benefit pension plan is a pension
program pensiun yang menetapkan jumlah plan that defines an amount of pension that
imbalan pensiun yang akan diterima oleh will be received by the employee on becoming
karyawan pada saat pensiun, yang biasanya entitled to a pension, which usually depends
tergantung pada satu faktor atau lebih, seperti on one or more factors such as age, years of
umur, masa kerja, dan jumlah kompensasi. service and compensation. This plan is
Program ini dikelola oleh Dana Pensiun managed by Dana Pensiun PT Bank Negara
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Indonesia (Persero) Tbk (“Dana Pensiun”).
(“Dana Pensiun”).
Program pensiun iuran pasti adalah program A defined contribution plan is a pension plan
pensiun dimana Bank akan membayar iuran under which the Bank pays fixed contributions
tetap kepada sebuah entitas yang terpisah into a separate entity (pension fund) and has
(dana pensiun) dan tidak memiliki liabilitas no legal or constructive obligation to pay
hukum atau konstruktif untuk membayar further contributions. This plan is managed by
kontribusi lebih lanjut. Program ini dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank
Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk (“DPLK”).
Negara Indonesia (Persero) Tbk (“DPLK”).
BNI diharuskan menyediakan imbalan pensiun BNI is required to provide minimum pension
minimum yang diatur dalam Undang-Undang benefits as stipulated in Undang-Undang Cipta
Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP 35/2021, yang Kerja No. 11/2020 and PP 35/2021 which
merupakan liabilitas imbalan pasti. Jika represents an underlying defined benefit
imbalan pensiun sesuai dengan Undang- obligation. If the pension benefits based on
Undang Cipta Kerja No. 11/2020 dan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 and
PP 35/2021 lebih besar, selisih tersebut diakui PP 35/2021 are higher, the difference is
sebagai bagian dari liabilitas imbalan pensiun. recorded as part of the overall pension
benefits obligation.
Karena Undang-Undang Cipta Kerja Since the Undang-Undang Cipta Kerja sets the
menentukan rumus tertentu untuk menghitung formula for determining the minimum amount
jumlah minimal imbalan pensiun, pada of benefits, in substance pension plans under
dasarnya program pensiun berdasarkan the Undang-Undang Cipta Kerja represent
Undang-Undang Cipta Kerja adalah program defined benefit plans.
imbalan pasti.
Halaman - 78 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1289
Page 689
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
aa. Imbalan kerja (lanjutan) aa. Employee benefits (continued)
Imbalan pensiun dan imbalan pasca-kerja Pension benefits and other post-
lainnya (lanjutan) employment benefits (continued)
Sehubungan dengan program imbalan pasti, The liability recognised in the consolidated
liabilitas diakui pada laporan posisi keuangan statement of financial position in respect of
konsolidasian sebesar nilai kini kewajiban defined benefit pension plans is the present
imbalan pasti pada akhir periode pelaporan value of the defined benefit obligation at the
dikurangi nilai wajar aset program. Kewajiban end of the reporting period less the fair value
imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh of plan assets. The defined benefit obligation
aktuaris yang independen dengan is calculated annually by independent
menggunakan metode projected unit credit. actuaries using the projected unit credit
method.
Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan The present value of the defined benefit
dengan mendiskontokan arus kas keluar yang obligation is determined by discounting the
diestimasi dengan menggunakan tingkat bunga estimated future cash outflows using interest
Obligasi Pemerintah (dikarenakan saat ini tidak rates of Government Bonds (considering that
ada pasar aktif untuk obligasi perusahaan yang currently there is no active market for high-
berkualitas tinggi) yang didenominasikan quality corporate bonds) that are denominated
dalam Rupiah dimana imbalan akan in Rupiah in which the benefits will be paid,
dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh and that have terms to maturity approximating
tempo mendekati jangka waktu kewajiban to the terms of the related pension obligation.
pensiun.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul Actuarial gains and losses arising from
dari penyesuaian dan perubahan dalam experience adjustments and changes in
asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui actuarial assumptions are charged or credited
seluruhnya melalui penghasilan komprehensif to equity in other comprehensive income in the
lainnya pada saat terjadinya. period in which they arise.
Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan Past-service costs are recognised immediately
laba rugi. in profit or loss.
Keuntungan dan kerugian dari kurtailmen atau Gains or losses on the curtailment or
penyelesaian program manfaat pasti diakui di settlement of a defined benefit plan are
laba rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian recognised in profit or loss when the
tersebut terjadi. curtailment or settlement occurs.
Grup juga memberikan imbalan pasca kerja The Group also provides other post-
lainnya, seperti uang penghargaan dan uang employment benefits, such as service pay and
pisah. Imbalan berupa uang penghargaan separation pay. The service pay benefit vests
diberikan apabila karyawan bekerja hingga when the employees reach their retirement
mencapai usia pensiun. Sedangkan imbalan age. The separation pay benefit is paid to
berupa uang pisah, dibayarkan kepada employees in the case of voluntary
karyawan yang mengundurkan diri secara resignation, subject to a minimum number of
sukarela, setelah memenuhi minimal masa years of service. These benefits have been
kerja tertentu. Imbalan ini dihitung dengan accounted for using the same methodology as
menggunakan metodologi yang sama dengan for the defined benefit pension plan.
metodologi yang digunakan dalam perhitungan
program pensiun imbalan pasti.
Halaman - 79 - Page
1290 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 690
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
aa. Imbalan kerja (lanjutan) aa. Employee benefits (continued)
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti Other long-term employee benefits such as
berimbalan jangka panjang, imbalan cacat long service leave, permanent disability benefit
permanen dan penghargaan jubilee dihitung and jubilee awards are calculated using the
dengan menggunakan metode projected unit projected unit credit method and discounted to
credit dan didiskontokan ke nilai kini. present value. Actuarial gains and losses
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang arising from experience adjustments and
timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam change in actuarial assumption are recognised
asumsi-asumsi aktuarial diakui dalam laporan and credited to profit or loss.
laba rugi.
ab. Laba per saham dasar ab. Basic earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share are computed by
membagi laba bersih yang tersedia bagi dividing the profit attributable to the equity
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata holders of the parent entity by the weighted
tertimbang saham biasa yang beredar selama average number of ordinary shares
periode yang bersangkutan. outstanding during the period.
ac. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi ac. Transactions with related parties
BNI dan Entitas Anak melakukan transaksi BNI and Subsidiaries enter into transactions
dengan pihak-pihak berelasi seperti yang with parties which are defined as related
didefinisikan dalam PSAK 224 tentang parties in accordance with SFAS 224
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi” dan regarding “Related Party Disclosures” and
Peraturan Bapepam-LK No. KEP- Regulation of the Capital Market and
347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang Financial Institution Supervisory Board
“Pedoman Penyajian dan Pengungkapan (Bapepam-LK) No. KEP-347/BL/2012 dated
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan 25 June 2012 regarding “Guidelines for
Publik” yang didefinisikan antara lain: Financial Statements Presentation and
Disclosure of Issuers or Public Companies”,
which are defined, among others, as:
(i) perusahaan di bawah pengendalian BNI (i) entities under the control of BNI and
dan Entitas Anak; Subsidiaries;
(ii) perusahaan asosiasi; (ii) associated companies;
(iii) investor yang memiliki hak suara, yang (iii) investors with voting rights that gives
memberikan investor tersebut suatu them significant influence;
pengaruh yang signifikan;
(iv) perusahaan di bawah pengendalian (iv) entities controlled by investors under
investor yang dijelaskan dalam Catatan iii Note iii above;
di atas;
(v) karyawan kunci dan anggota (v) key employees and family members;
keluarganya; dan and
(vi) entitas yang dikendalikan, dikendalikan (vi) entity that is controlled, jointly controlled
bersama atau dipengaruhi secara or significantly influenced by
signifikan oleh Pemerintah yaitu Menteri Government, which is defined as the
Keuangan yang merupakan pemegang Minister of Finance who has share
saham dari entitas. ownership in the entity.
Semua transaksi signifikan dengan pihak- All significant transactions with related parties
pihak berelasi, telah diungkapkan pada have been disclosed in notes to the
catatan atas laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements.
Halaman - 80 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1291
Page 691
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
ad. Dividen ad. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang Dividend distribution to the shareholders is
saham diakui sebagai liabilitas dalam laporan recognised as a liability in the consolidated
keuangan konsolidasian pada periode ketika financial statements in the period in which the
dividen tersebut disetujui oleh para pemegang dividends are approved by the shareholders.
saham.
ae. Pelaporan segmen ae. Segment reporting
Grup mengidentifikasikan segmen operasi The Group defines an operating segment as a
sebagai suatu komponen dari entitas: component of an entity:
a) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang a) that engages in business activities from
mana memperoleh pendapatan dan which it may earn revenues and incur
menimbulkan beban (termasuk expenses (including revenues and
pendapatan dan beban terkait dengan expenses relating to transactions with
transaksi dengan komponen lain dari other components of the same entity);
entitas yang sama);
b) hasil operasinya dikaji ulang secara b) whose operating results are reviewed
reguler oleh pengambil keputusan regularly by the entity’s chief operating
operasional untuk membuat keputusan decision maker to make decisions about
tentang sumber daya yang dialokasikan resources to be allocated to the segment
pada segmen tersebut dan menilai and assess its performance; and
kinerjanya; dan
c) tersedia informasi keuangan yang dapat c) for which discrete financial information is
dipisahkan. available.
Sesuai dengan PSAK 108 tentang “Segmen Refer to SFAS 108 about “Operating
Operasi”, Grup menyajikan segmen operasi Segments”, the Group discloses its operating
berdasarkan laporan internal Grup yang segments based on Group’s internal report
disajikan kepada pengambil keputusan presented to operation-decision makers. The
operasional. Pengambil keputusan operation-decision makers are the Board of
operasional adalah Direksi. Directors.
Di tahun 2024, Grup mengungkapkan In 2024, the Group disclosing its operational
segmen operasionalnya berdasarkan segmen segments based on business segments as
usaha sebagai berikut: Wholesale & follows: Wholesale & International Banking,
International Banking, Institutional Banking, Institutional Banking, Enterprises &
Enterprises & Commercial Banking, Retail Commercial Banking, Retail Banking,
Banking, Treasury, Kantor Pusat dan Entitas Treasury, Head Office and Subsidiaries with
Anak dengan terdapat reklasifikasi di masing- some reclassification for each business
masing bisnis segmen sesuai dengan segments referring to the new organizational
organisasi direksi dan pembidangan yang of board of directors.
baru.
af. Biaya emisi penerbitan saham af. Shares issuance costs
Biaya-biaya emisi efek yang terjadi Costs related to the public offering of shares
sehubungan dengan penawaran saham (including pre-emptive rights issue) are
kepada masyarakat (termasuk penerbitan hak deducted from the proceeds and presented as
memesan efek terlebih dahulu) dikurangkan a deduction of “Additional Paid-In Capital -
langsung dari hasil emisi dan disajikan Net” account, under Equity section in the
sebagai pengurang pada akun “Tambahan consolidated statement of financial position.
Modal Disetor - Bersih”, sebagai bagian dari
Ekuitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian.
Halaman - 81 - Page
1292 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 692
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY
MATERIAL (lanjutan) INFORMATION (continued)
ag. Saham treasuri ag. Treasury shares
Ketika entitas Grup membeli modal saham When any Group entity purchases the entity’s
ekuitas entitas (saham treasuri), imbalan equity share capital (treasury shares), the
yang dibayar, termasuk biaya tambahan yang consideration paid, including any directly
secara langsung dapat diatribusikan attributable incremental costs (net of income
(dikurangi pajak penghasilan) dikurangkan taxes) is deducted from equity attributable to
dari ekuitas yang diatribusikan kepada the entity’s equity holders until the shares are
pemilik ekuitas entitas sampai saham cancelled or reissued. When ordinary shares
tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. are subsequently reissued, any consideration
Ketika saham biasa tersebut selanjutnya received, net of any directly attributable
diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, incremental transaction costs and the related
dikurangi biaya tambahan transaksi yang income tax effects, is included in equity
terkait dan dampak pajak penghasilan yang attributable to the entity’s equity holders.
terkait dimasukkan kepada ekuitas yang
dapat diatribusikan kepada pemilik ekuitas
entitas.
ah. Kompensasi berbasis saham ah. Share-based payment
Bank menjalankan program kompensasi Bank operates an equity-settled, share-based
berbasis saham dengan penyelesaian compensation plan. The fair value of the
menggunakan ekuitas. Nilai wajar dari jasa employee services received in exchange for
karyawan yang dikompensasikan dengan the grant of shares is recognised as an
saham Bank diakui sebagai beban di laporan expense in the statements of profit or loss. The
laba rugi. Jumlah keseluruhan yang diakui total amount to be recognised over the vesting
sepanjang periode vesting ditentukan period is determined based on the fair value of
berdasarkan nilai wajar saham yang diberikan the shares granted on the grant date.
pada tanggal pemberian kompensasi.
ai. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan ai. Social and Environmental Responsibility
Berdasarkan PER-05/MBU/04/2021 tentang Based on PER-05/MBU/04/2021 concerning
Program Tanggung Jawab Sosial dan Social and Environmental Responsibility
Lingkungan Badan Usaha Milik Negara Programs for State-Owned Enterprises dated
tanggal 20 April 2021 sebagaimana diubah 20 April 2021, as last amended by PER
terakhir dengan PER1/MBU/03/2023 tentang 1/MBU/03/2023 concerning Special
Penugasan Khusus dan Program Tanggung Assignments and Social and Environmental
Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Responsibility Programs for Owned
Milik Negara tanggal 24 Maret 2023, istilah Enterprises, 24 March 2023, the term PKBL
PKBL (Program Kemitraan dan Bina (Partnership and Community Development
Lingkungan) tidak digunakan lagi dan diganti Program) is no longer used and replaced with
menjadi TJSL (Tanggung Jawab Sosial & TJSL (Social and Environmental
Lingkungan). Alokasi dana tidak dialokasikan Responsibility). Allocation of funds is not made
dari saldo laba berdasarkan hasil keputusan from retained earnings based on resolutions of
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) the General Meeting of Shareholders (GMS),
akan tetapi diakui dan dibebankan ke laporan but is recognised and charged to the
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain consolidated statement of profit or loss and
konsolidasian tahun berjalan. other comprehensive income for the current
year.
Halaman - 82 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1293
Page 693
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING AND JUDGMENTS
Beberapa estimasi dan asumsi dibuat dalam Certain estimates and assumptions are made in the
rangka penyusunan laporan keuangan preparation of the consolidated financial statements
konsolidasian dimana dibutuhkan pertimbangan and these require management judgement in
manajemen dalam menentukan metodologi yang determining the appropriate methodology for
tepat untuk penilaian aset dan liabilitas. valuation of assets and liabilities.
Manajemen membuat estimasi dan asumsi yang Management makes estimates and assumptions
berimplikasi pada pelaporan nilai aset dan that affect the reported amounts of assets and
liabilitas atas tahun keuangan satu tahun liabilities within the next financial year. All estimates
kedepan. Semua estimasi dan asumsi yang and assumptions required in conformity with SFAS
diharuskan oleh PSAK adalah estimasi terbaik are best estimates undertaken in accordance with
yang didasarkan pada standar yang berlaku. the applicable standard. Estimates and judgements
Estimasi dan pertimbangan dievaluasi secara are evaluated on a continuous basis, and are
terus menerus dan berdasarkan pengalaman based on past experiences and other factors,
masa lalu dan faktor-faktor lain termasuk harapan including expectations with regard to future events.
atas kejadian yang akan datang.
Walaupun estimasi dan asumsi ini dibuat Although these estimates and assumptions are
berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen based on management’s best knowledge of current
atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang events and activities, actual result may differ from
timbul mungkin berbeda dengan estimasi dan those estimates and assumptions.
asumsi semula.
Sumber utama ketidakpastian estimasi: Key sources of estimation uncertainty:
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset a. Allowances for impairment losses of
keuangan financial assets
Kondisi spesifik counterparty yang mengalami In the calculation of allowance for impairment
penurunan nilai dalam pembentukan losses of financial assets, the specific
cadangan kerugian atas aset keuangan condition of impaired counterparty is
dievaluasi secara individu berdasarkan individually evaluated based on management's
estimasi terbaik manajemen atas nilai kini best estimate of the present value of the
arus kas yang diharapkan akan diterima, baik expected cash flows to be received, including
dari waktu dan jumlah. Dalam mengestimasi both timing and amount. In estimating these
arus kas tersebut, manajemen membuat cash flows, management makes judgements
pertimbangan tentang situasi keuangan about the counterparty's financial situation and
counterparty dan nilai realisasi bersih dari the net realizable value of any underlying
setiap agunan, serta probabilitas rata-rata collateral, including weighted average
tertimbang kerugian kredit. Setiap aset yang probability of credit losses. Each impaired
mengalami penurunan nilai dinilai sesuai asset is assessed on its merits, and the
dengan manfaat yang ada, dan strategi workout strategy and estimated cash flows
penyelesaian serta estimasi arus kas yang considered recoverable.
diperkirakan dapat diterima.
Halaman - 83 - Page
1294 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 694
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty: (continued)
a. Cadangan kerugian penurunan nilai aset a. Allowances for impairment losses of
keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Perhitungan cadangan penurunan nilai Collectively assessed impairment allowances
kolektif meliputi kerugian kredit yang melekat cover credit losses inherent in portfolios of
dalam portofolio aset keuangan dengan financial assets with similar economic
karakteristik ekonomi yang sama, tetapi characteristics, but the individually impaired
penurunan nilai secara individu belum dapat items cannot yet be identified. In assessing the
diidentifikasi. Dalam menilai kebutuhan untuk need for collective allowances, management
cadangan kolektif, manajemen considers factors such as credit quality and
mempertimbangkan faktor-faktor seperti type of product. In order to estimate the
kualitas kredit dan jenis produk. Guna required allowance, assumptions are made to
membuat estimasi cadangan yang diperlukan, define the way inherent losses are modelled,
manajemen membuat asumsi untuk which include weighted average probability of
menentukan kerugian yang melekat, default, loss given default and exposure at
termasuk probabilitas rata-rata tertimbang default, and to determine the required input
kerugian kredit, loss given default dan parameters, based on historical experiences,
exposure of default, dan untuk menentukan current economic conditions and forecast on
parameter input yang diperlukan, future economic condition. The accuracy of the
berdasarkan pengalaman masa lalu, kondisi allowances depends on how well these
ekonomi saat ini dan perkiraan kondisi estimated future cash flows for specific
ekonomi dimasa depan. Keakuratan counterparty allowances and the model
penyisihan tergantung pada seberapa baik assumptions and parameters are used in
estimasi arus kas masa depan untuk determining collective allowances.
cadangan counterparty tertentu dan asumsi
model dan parameter yang digunakan dalam
menentukan cadangan kolektif.
b. Menentukan nilai wajar instrumen b. Determining fair values of financial
keuangan instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan In determining the fair value for financial
dan liabilitas yang tidak mempunyai harga assets and financial liabilities for which there is
pasar, Grup menggunakan teknik penilaian no observable market price, the Group uses
seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2c. the valuation techniques as described in Note
Untuk instrumen keuangan yang jarang 2c. For financial instruments that are traded
diperdagangkan dan memiliki informasi harga infrequently and there is a lack of price
yang terbatas, nilai wajar menjadi kurang transparency, fair value is less objective and
objektif dan membutuhkan berbagai tingkat requires varying degrees of judgement
penilaian tergantung pada likuiditas, depending on liquidity, concentration,
konsentrasi, faktor ketidakpastian pasar, uncertainty of market factors, pricing
asumsi harga dan risiko lainnya. assumptions and other risks affecting the
specific instrument.
Masukan (input) untuk model ini berasal dari The input for this model comes from
data pasar yang bisa diamati. Bila data pasar observable market data. When observable
yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, market data are not available, management
manajemen mempertimbangkan masukan dan considers necessary inputs and assumptions
asumsi diperlukan untuk menentukan nilai to determine the fair value. The above
wajar. Pertimbangan tersebut mencakup considerations include liquidity and volatility
feedback model atas likuiditas volatilitas untuk feedback model for derivative transactions and
transaksi derivatif dan tingkat diskonto yang long term discount rate, the level of early
berjangka waktu panjang, tingkat pelunasan payment and the level of default assumption.
dipercepat dan asumsi tingkat gagal bayar.
Halaman - 84 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1295
Page 695
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty: (continued)
c. Imbalan kerja karyawan c. Employee benefit
Nilai kini atas imbalan kerja karyawan The present value of the employee benefit
tergantung dari banyaknya faktor yang obligations depends on a number of factors
dipertimbangkan oleh aktuaris berdasarkan that are determined on an actuarial basis using
beberapa asumsi. Perubahan atas asumsi- a number of assumptions. Any changes in
asumsi tersebut akan mempengaruhi carrying these assumptions will impact the carrying
amount atas imbalan kerja karyawan. amount of employee benefit obligations.
Asumsi yang digunakan dalam menentukan The assumptions used in determining the net
biaya atau pendapatan bersih untuk imbalan cost or for employee benefits include the
kerja termasuk tingkat diskonto. Grup discount rate. The Group determines the
menentukan tingkat diskonto yang tepat pada appropriate discount rate at the end of each
setiap periode pelaporan. Ini merupakan reporting period. This is the interest rate that
tingkat suku bunga yang digunakan untuk should be used to determine the present value
menentukan nilai kini atas arus kas masa of estimated future cash outflows expected to
depan yang diestimasi akan digunakan untuk be required to settle the pension obligations. In
membayar imbalan kerja. Dalam menentukan determining the appropriate discount rate, the
tingkat diskonto yang tepat, Grup Group considers the interest rates of
mempertimbangkan tingkat suku bunga atas Government Bonds that have terms to maturity
Obligasi Pemerintah yang mempunyai jatuh approximating the terms of the related
tempo yang menyerupai jangka waktu employee benefit liability.
imbalan kerja karyawan.
Asumsi kunci liabilitas pensiun lainnya Other key assumptions for pension obligations
sebagian ditentukan berdasarkan kondisi are partly based on current market conditions.
pasar saat ini.
d. Provisi perpajakan d. Provision for taxes
Grup menentukan provisi perpajakan The Group provides for tax provision based on
berdasarkan estimasi atas kemungkinan estimates whether the additional taxes will be
adanya tambahan beban pajak. Jika hasil due. Where the final tax outcome of these
akhir dari hal ini berbeda dengan jumlah yang matters is different from the amounts that were
dicatat semula, maka perbedaan tersebut initially recorded, such differences will impact
akan berdampak terhadap laba/rugi. the profit/loss.
e. Liabilitas asuransi untuk kontrak asuransi e. Insurance liabilities on insurance contracts
dan reasuransi aset and reissuance assets
Aset yang timbul dari kontrak reasuransi juga Assets arising from reinsurance contracts are
dihitung dengan menggunakan asumsi-asumsi also computed using certain actuarial
aktuarial tertentu. Selain itu, pemulihan aset ini assumptions. In addition, the recoverability of
dinilai secara periodik untuk memastikan these assets is assessed on a periodic basis
bahwa jumlahnya mencerminkan jumlah yang to ensure that the balance is reflective of the
pada akhirnya akan diterima, amounts that will ultimately be received, taking
mempertimbangkan faktor-faktor seperti into consideration factors such as counterparty
counterparty dan risiko kredit. Penurunan nilai and credit risk. Impairment is recognised
diakui dimana terdapat bukti objektif bahwa where there is objective evidence that the
Perusahaan tidak dapat menerima jumlah Company may not receive amounts due to it
yang terhutang untuk itu dan jumlah ini dapat and these amounts can be reliably measured.
diukur secara andal.
Halaman - 85 - Page
1296 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 696
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty: (continued)
e. Liabilitas asuransi untuk kontrak asuransi e. Insurance liabilities on insurance contracts
dan reasuransi aset (lanjutan) and reissuance assets (continued)
Cadangan teknis Entitas Anak dicatat di Technical reserves of the Subsidiary recorded
laporan posisi keuangan konsolidasian in the consolidated statement of financial
sebagai bagian dari “Liabilitas lain-lain” position as part of “Other liabilities” are
berdasarkan perhitungan teknis asuransi calculated based on insurance technical
dengan menggunakan asumsi-asumsi calculation using certain actuarial assumptions
aktuarial yaitu asumsi estimasi terbaik dan which are based on best estimate assumptions
margin atas risiko pemburukan. Termasuk and margin for adverse risk. Included in the
dalam cadangan teknis adalah liabilitas technical reserves are liability for future policy
manfaat polis masa depan, estimasi liabilitas benefits, estimated claim liabilities, and
klaim, dan premi yang belum merupakan unearned premium income. The Subsidiary
pendapatan. Entitas Anak menggunakan uses Gross Premium Valuation method in
metode Gross Premium Valuation yang calculating liability for future policy benefits
menghitung liabilitas manfaat polis masa which are based on best estimate assumptions
depan berdasarkan asumsi estimasi terbaik and margin for adverse risk.
dan margin atas risiko pemburukan.
f. Aset pajak tangguhan f. Deferred tax asset
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognized for the
penghasilan terpulihkan (recoverable) pada future recoverable taxable income arising from
periode mendatang sebagai akibat perbedaan temporary difference. Management judgment
temporer yang boleh dikurangkan. Justifikasi is required to determine the amount of
manajemen diperlukan untuk menentukan deferred tax assets that can be recognized,
jumlah aset pajak tangguhan yang dapat based upon the likely timing on level of future
diakui, sesuai dengan waktu yang tepat dan taxable profits together with future strategic
tingkat laba fiskal di masa mendatang sejalan planning.
dengan strategi rencana perpajakan ke depan.
g. Revaluasi aset tetap g. Fixed asset revaluation
Revaluasi aset tetap Grup bergantung pada The Group’s fixed assets revaluation depends
pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai on its selection of certain assumptions used by
independen dalam menghitung jumlah-jumlah the independent appraisal in calculating such
tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara amounts. Those assumptions include among
lain: tingkat diskonto, nilai tukar, tingkat inflasi others: discount rate, exchange rate, inflation
dan tingkat kenaikan pendapatan dan biaya. rate and revenue and cost increase rate. The
Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut Group believes that its assumptions are
adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan reasonable and appropriate and significant
dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat differences in the Group’s assumptions may
mempengaruhi secara material nilai aset tetap materially affect the valuation of its fixed
yang direvaluasi. assets.
h. Konsolidasian entitas terstruktur h. Consolidation of structured entities
Dalam menentukan tingkat pengendalian yang In determining the degree of control exercised,
dimiliki, Grup mempertimbangkan apakah the Group considers whether these entities
entitas tersebut memenuhi definisi Entitas meet the definition of Structured Entities and
Terstruktur dan apakah Grup, secara whether the Group, in substance, controls
substansi, mengendalikan entitas tersebut. such entities.
Ketika Grup, secara substansi, mengendalikan When the Group, in substance, controls the
entitas terstruktur tersebut, entitas tersebut entity to which the financial assets have been
dikonsolidasikan oleh Grup. transferred, the entity is consolidated by the
Group.
Halaman - 86 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1297
Page 697
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi: (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty: (continued)
i. Menentukan jangka waktu kontrak dengan i. Determine the contract term with extension
opsi perpanjangan dan penghentian and contract termination options - the
kontrak - Grup sebagai lessee Group as lessee
Grup menentukan jangka waktu sewa sebagai The Group determines the lease term as non-
jangka waktu sewa yang tidak dapat cancellable term, together with the period
dibatalkan, bersama dengan periode yang covered by the option to extend the lease if it is
dicakup oleh opsi untuk memperpanjang masa determined to be exercised, or any period
sewa jika dipastikan akan dilaksanakan, atau covered by the option to terminate the lease, if
periode apapun yang dicakup oleh opsi untuk it is reasonably certain not to be exercised.
menghentikan sewa, jika cukup wajar untuk
tidak dilakukan.
Grup memiliki beberapa kontrak sewa yang The Group has several lease contracts that
mencakup opsi perpanjangan dan penghentian include extension and contract termination in
jangka waktu sewa. Grup menerapkan the lease terms. The Group applies its
penilaian dalam mengevaluasi apakah dapat judgment in evaluating whether it is certain to
dipastikan jika akan menggunakan opsi untuk exercise the option to extend or terminate the
memperpanjang atau menghentikan sewa. Hal lease. This is done by considering all relevant
tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan facts and circumstances that provide economic
seluruh fakta dan keadaan yang relevan yang incentives to extend or terminate the lease.
memberikan insentif ekonomi untuk melakukan After the commencement date, the Group
perpanjangan atau penghentian sewa. Setelah reassesses the lease term, if there is a
tanggal dimulainya, Grup menilai kembali significant event or change in circumstances
masa sewa, jika terdapat peristiwa atau which is under its control and affects whether
perubahan signifikan dalam keadaan yang the lessee is certain enough to exercise the
berada dalam kendali dan mempengaruhi option to extend or terminate the lease.
apakah lessee cukup pasti untuk
mengeksekusi opsi memperpanjang atau
menghentikan sewa.
j. Penurunan nilai aset non-keuangan j. Impairment of non-financial assets
Grup mengevaluasi penurunan nilai aset The Group assesses impairment of assets
apabila terdapat kejadian atau perubahan whenever events or changes in circumstances
keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai that would indicate that the carrying amount of
tercatat aset tidak dapat dipulihkan kembali. an asset may not be recoverable. The factors
Faktor-faktor penting yang dapat that the Group considers important which could
menyebabkan penelaahan penurunan nilai trigger an impairment review include the
adalah sebagai berikut: following:
a) performa yang tidak tercapai secara a) significant underperformance relative to
signifikan terhadap ekspektasi historis expected historical or projected future
atau proyeksi hasil operasi di masa operating results;
yang akan datang;
b) perubahan yang signifikan dalam cara b) significant changes in the manner of use
penggunaan aset atau strategi bisnis of the acquired assets or the strategy for
secara keseluruhan; dan overall business; and
c) industri atau tren ekonomi yang secara c) significant negative industry or economic
signifikan bernilai negatif. trends.
Halaman - 87 - Page
1298 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 698
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) AND JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
j. Penurunan nilai aset non-keuangan j. Impairment of non-financial assets
(lanjutan) (continued
Grup mengakui kerugian penurunan nilai The Group recognizes an impairment loss
apabila nilai tercatat aset melebihi nilai yang whenever the carrying amount of an asset
dapat dipulihkan. Jumlah terpulihkan adalah exceeds its recoverable amount. The
nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar recoverable amount is the higher of an asset’s
dikurang biaya untuk menjual dengan nilai (or cash-generating unit’s) fair value less costs
pakai aset (atau unit penghasil kas). Jumlah to sell and its value in use. Recoverable
terpulihkan diestimasi untuk aset individual amounts are estimated for individual assets
atau, jika tidak memungkinkan, untuk unit or, if it is not possible, for the cash-generating
penghasil kas yang mana aset tersebut unit to which the asset belongs.
merupakan bagian daripada unit tersebut.
Pembalikan rugi penurunan nilai, untuk aset Reversal on impairment loss for assets other
selain goodwill, diakui jika, dan hanya jika, than goodwill would be recognized if, and only
terdapat perubahan estimasi yang digunakan if, there has been a change in the estimates
dalam menentukan jumlah terpulihkan aset used to determine the assets’ recoverable
sejak pengujian penurunan nilai terakhir kali. amount since the last impairment test was
Pembalikan rugi penurunan nilai tersebut carried out. Reversal on impairment losses will
diakui segera dalam laba rugi, tetapi tidak be immediately recognized in profit or loss, but
boleh melebihi akumulasi rugi penurunan not in excess of any accumulated impairment
nilai yang telah diakui sebelumnya. Rugi loss previously recognized. Impairment losses
penurunan nilai yang diakui atas goodwill relating to goodwill would not be reversed.
tidak dibalik lagi.
k. Additional Tier 1 Perpetual Non- k. Additional Tier 1 Perpetual Non-
Cumulative Capital Securities (”AT-1 Cumulative Capital Securities (”AT-1
Capital”) Capital”)
Dalam mengklasifikasikan AT-1 Capital In classifying AT-1 Capital as a financial
sebagai liabilitas keuangan, Bank telah liability, the Bank has determined that in terms
menetapkan bahwa dalam terms and and conditions, there is a mandatory
conditions, terdapat klausul mandatory redemption clause - redemption for a capital
redemption - redemption for a capital trigger trigger event where when BNI's Capital
event dimana ketika Capital Adequacy Ratio Adequacy Ratio ("CAR") reaches a certain
(“CAR”) BNI mencapai rasio tertentu maka ratio, BNI shall repay the outstanding principal
BNI harus melakukan pelunasan terhadap and interest from AT-1 Capital. This has met
pokok terutang dan bunga dari AT-1 Capital. the criteria for contingent settlement which is
Hal ini telah memenuhi kriteria contingent genuine and unavoidable hence that it will
settlement yang bersifat genuine dan tidak create contractual obligations in the future.
dapat dihindari sehingga akan menimbulkan
kewajiban kontraktual dimasa yang akan
datang.
Dalam mengklasifikasikan AT-1 Capital In classifying AT-1 Capital as a financial
pada liabilitas keuangan, Bank telah liability, the Bank has determined that the
menetapkan bahwa AT-1 Capital tersebut AT-1 Capital has met the classification
telah memenuhi persyaratan klasifikasi requirements as stated above.
sebagaimana disebutkan di atas.
Halaman - 88 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1299
Page 699
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS 4. CASH
Kas terdiri dari: Cash consists of the following:
2024 2023
Rupiah 12,614,225 10,389,188 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 649,059 415,467 United States Dollar
Dolar Singapura 257,628 206,643 Singapore Dollar
Euro Eropa 53,413 59,168 European Euro
Real Arab Saudi 27,076 6,232 Saudi Arabian Real
Dolar Australia 23,560 39,827 Australian Dollar
Pound Sterling Inggris 19,569 37,973 Great Britain Pound Sterling
Dolar Hong Kong 18,310 12,288 Hong Kong Dollar
Franc Swiss 11,385 12,709 Swiss Franc
Dolar Kanada 8,248 4,299 Canadian Dollar
Dirham Uni Emirat Arab 8,029 4,241 United Arab Emirates Dirham
Yen Jepang 7,761 9,546 Japanese Yen
Yuan China 5,567 3,025 Chinese Yuan
Dolar Brunei 2,474 3,073 Brunei Dollar
Ringgit Malaysia 1,463 1,135 Malaysian Ringgit
Dolar Selandia Baru 1,113 1,157 New Zealand Dollar
Won Korea Selatan 406 498 South Korean Won
Dolar Taiwan 358 322 Taiwan Dollar
Baht Thailand 286 242 Thailand Baht
Kroner Norwegia - 168 Norwegia Kroner
1,095,705 818,013
13,709,930 11,207,201
Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk uang The Rupiah balance includes cash in ATMs
pada mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) (Automatic Teller Machines) of Rp4,690,396 and
sejumlah Rp4.690.396 dan Rp5.276.292 masing Rp5,276,292 as of 31 December 2024 and
masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, respectively.
2023.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
2024 2023
Rupiah 43,716,990 57,794,759 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 7,952,064 7,461,673 United States Dollar
51,669,054 65,256,432
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in
Peraturan Bank Indonesia dan Peraturan Anggota accordance with Bank Indonesia (BI) Regulation
Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan pada Regulation of Members of The Board of Governors
Catatan 59a. (PADG) are disclosed in Note 59a.
Halaman - 89 - Page
1300 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 700
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
2024 2023
Rupiah 192,342 602,104 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 10,015,639 23,651,471 United States Dollar
Yen Jepang 7,775,337 7,805,246 Japanese Yen
Dolar Singapura 1,511,752 692,266 Singapore Dollar
Yuan China 1,167,916 1,139,216 Chinese Yuan
Euro Eropa 791,024 675,304 European Euro
Won Korea Selatan 149,697 142,170 South Korean Won
Pound Sterling Inggris 121,862 88,676 Great Britain Pound Sterling
Dolar Australia 118,223 15,940 Australian Dollar
Real Arab Saudi 59,354 55,006 Saudi Arabian Real
Dirham Uni Emirat Arab 38,266 24,758 United Arab Emirates Dirham
Dolar Hong Kong 37,852 27,931 Hong Kong Dollar
Ringgit Malaysia 34,500 10,948 Malaysian Ringgit
Franc Swiss 24,730 62,049 Swiss Franc
Dolar Kanada 15,731 14,723 Canadian Dollar
Baht Thailand 11,717 7,368 Thailand Baht
Dolar Selandia Baru 8,244 7,593 New Zealand Dollar
21,881,844 34,420,665
Total 22,074,186 35,022,769 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (13) (7) Allowance for impairment losses
22,074,173 35,022,762
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 25,703 34,202 Rupiah
Mata uang asing 17,271 18,052 Foreign currencies
Total pihak berelasi 42,974 52,254 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 166,639 567,902 Rupiah
Mata uang asing 21,864,573 34,402,613 Foreign currencies
Total pihak ketiga 22,031,212 34,970,515 Total third parties
Total 22,074,186 35,022,769 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (13) (7) Allowance for impairment losses
22,074,173 35,022,762
Halaman - 90 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1301
Page 701
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan c. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas giro pada bank lain sesuai Collectibility current accounts with other banks
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan in accordance with Financial Service Authority
59b. Rule are disclosed in Note 59b.
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Current accounts with
Giro pada bank lain other banks
Saldo awal 35,022,769 - - 35,022,769 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) 65,872,596 - - 65,872,596 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 17,167,228 - - 17,167,228 originated or purchased
Pembayaran penuh (95,411,752) - - (95,411,752) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (576,655) - - (576,655) other movements
22,074,186 - - 22,074,186
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is
adalah pembayaran kembali repayment *)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Current accounts with
Giro pada bank lain other banks
Saldo awal 15,921,876 - - 15,921,876 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) 104,944,568 - - 104,944,568 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 19,969,895 - - 19,969,895 originated or purchased
Pembayaran penuh (103,860,855) - - (103,860,855) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (1,952,715) - - (1,952,715) other movements
35,022,769 - - 35,022,769
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali
Halaman - 91 - Page
1302 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 702
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Current accounts with
Giro pada bank lain other banks
Saldo awal 7 - - 7 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 16 - - 16 loss allowance
Pembayaran penuh (12) - - (12) Fully repayment
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2 - - 2 originated or purchased
13 - - 13
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Current accounts with
Giro pada bank lain other banks
Saldo awal 8 - - 8 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 8 - - 8 loss allowance
Pembayaran penuh (11) - - (11) Fully repayment
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 2 - - 2 originated or purchased
7 - - 7
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
Halaman - 92 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1303
Page 703
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
e. Tingkat suku bunga per tahun e. Annual interest rates
Dolar Dolar
Amerika Serikat/ Yuan China/ Australia/
United States Dollar Chinese Yuan Australian Dollar
% % %
2024 0.00 - 4.25 0.00 - 0.75 0.00 - 1.55 2024
2023 0.00 - 5.40 0.00 - 0.25 - 2023
Giro pada bank lain selain dalam mata uang Current accounts with other banks stated in
Dolar Amerika Serikat, Yuan China, dan Dolar currency other than United States Dollar,
Australia tidak mendapat bunga. Chinese Yuan, and Australian Dollar do not
earn interest.
7. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA BANK INDONESIA
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
Perincian penempatan pada bank lain dan Placements with other banks and Bank
Bank Indonesia berdasarkan mata uang Indonesia based on currencies are as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Rupiah Rupiah
Bank Indonesia - Deposit Facility 1,030,850 10,667,072 Bank Indonesia - Deposit Facility
Call Money Call Money
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 250,000 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank UOB Indonesia 250,000 - PT Bank UOB Indonesia
Deutsche Bank AG. 184,780 89,873 Deutsche Bank AG.
PT Bank Mega Tbk 150,000 150,000 PT Bank Mega Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 150,000 - PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank DKI 150,000 10,000 PT Bank DKI
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Tengah 100,000 - Jawa Tengah
PT China Construction Bank PT China Construction Bank
Indonesia Tbk 100,000 - Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 100,000 - PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank KB Bukopin Tbk 31,000 6,000 PT Bank KB Bukopin Tbk
PT Bank Victoria International Tbk 15,000 30,000 PT Bank Victoria International Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk - 140,000 PT Bank OCBC NISP Tbk
Standard Chartered Indonesia - 140,000 Standard Chartered Indonesia
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Timur Tbk - 140,000 Jawa Timur Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Selatan Sulawesi Selatan
& Sulawesi Barat - 100,000 & Sulawesi Barat
Subtotal 1,480,780 805,873 Subtotal
Negotiable Certificate of Deposit Negotiable Certificate of Deposit
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk - 37,987 (Persero) Tbk
Deposito berjangka 1,327,238 1,406,876 Time deposits
3,838,868 12,917,808
Halaman - 93 - Page
1304 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 704
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA (lanjutan) BANK INDONESIA (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Perincian penempatan pada bank lain dan Placements with other banks and Bank
Bank Indonesia berdasarkan mata uang Indonesia based on currencies are as follows:
adalah sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
2024 2023
Mata uang asing Foreign currencies
Bank Indonesia - Deposit Facility 9,093,705 28,761,719 Bank Indonesia - Deposit Facility
Call Money Call Money
JP Morgan Chase 498,977 96,273 JP Morgan Chase
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 402,375 - PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Wachovia Bank 333,971 270,217 Wachovia Bank
Standard Chartered Bank, Jakarta 246,358 - Standard Chartered Bank, Jakarta
Bank of New York Mellon 113,470 130,105 Bank of New York Mellon
PT Bank ICBC Indonesia 66,150 - PT Bank ICBC Indonesia
PT Bank IBK Indonesia Tbk - 61,588 PT Bank IBK Indonesia Tbk
Subtotal 1,661,301 558,183 Subtotal
Deposito berjangka Time deposits
Canara Bank New York 885,225 - Canara Bank New York
Woori Bank Seoul 784,815 527,096 Woori Bank Seoul
Bank Mandiri Cayman Island 321,900 - Bank Mandiri Cayman Island
The Chugoku Bank Limited 160,950 153,970 The Chugoku Bank Limited
The San-In Godo Bank 160,950 153,970 The San-In Godo Bank
Bank Mandiri Europe 160,950 - Bank Mandiri Europe
Standard Chartered Indonesia 4,142 181,498 Standard Chartered Indonesia
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 2,829 - Jawa Barat dan Banten Tbk
BRI New York - 384,925 BRI New York
Sumitomo Mitsui Banking Corp - 76,985 Sumitomo Mitsui Banking Corp
Bank IBK Indonesia - 76,985 Bank IBK Indonesia
PT Bank DBS Indonesia - 1,125 PT Bank DBS Indonesia
Subtotal 2,481,761 1,556,554 Subtotal
13,236,767 30,876,456
Total 17,075,635 43,794,264 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (194) (98) impairment losses
17,075,441 43,794,166
Berdasarkan mata uang By currency
2024 2023
Rupiah 3,838,868 12,917,808 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 12,466,277 30,472,536 United States Dollar
Won Korea Selatan 704,340 403,920 South Korean Won
Yuan China 66,150 - Chinese Yuan
13,236,767 30,876,456
Total 17,075,635 43,794,264 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (194) (98) impairment losses
17,075,441 43,794,166
Halaman - 94 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1305
Page 705
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA (lanjutan) BANK INDONESIA (continued)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka 734,966 787,709 Time deposits
Negotiable Certificate Deposit - 37,987 Negotiable Certificate Deposit
734,966 825,696
Mata uang asing Foreign currencies
Call Money 402,375 - Call Money
Deposito Berjangka 482,850 384,925 Time Deposits
885,225 384,925
Total pihak berelasi 1,620,191 1,210,621 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Bank Indonesia - Deposit Facility 1,030,850 10,667,072 Bank Indonesia - Deposit Facility
Call Money 1,480,780 805,873 Call Money
Deposito berjangka 592,272 619,167 Time deposits
3,103,902 12,092,112
Mata uang asing Foreign currencies
Bank Indonesia - Deposit Facility 9,093,705 28,761,719 Bank Indonesia - Deposit Facility
Deposito berjangka 1,998,911 1,171,629 Time deposits
Call Money 1,258,926 558,183 Call Money
12,351,542 30,491,531
Total pihak ketiga 15,455,444
``
42,583,643 Total third parties
Total 17,075,635 43,794,264 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (194) (98) impairment losses
17,075,441 43,794,166
c. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan c. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas penempatan pada bank lain dan Collectibility placement with other bank and
Bank Indonesia sesuai Peraturan OJK Bank Indonesia in accordance with Financial
diungkapkan pada Catatan 59c. Service Authority Rule are disclosed in Note
59c.
Halaman - 95 - Page
1306 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 706
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA (lanjutan) BANK INDONESIA (continued)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia and Bank Indonesia
Saldo awal 43,794,264 - - 43,794,264 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) (311,889,914) - - (311,889,914) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 285,196,141 - - 285,196,141 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (24,856) - - (24,856) other movements
17,075,635 - - 17,075,635
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia and Bank Indonesia
Saldo awal 51,569,342 - - 51,569,342 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) (421,698,466) - - (421,698,466) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 413,896,608 - - 413,896,608 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 26,780 - - 26,780 other movements
43,794,264 - - 43,794,264
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali
Halaman - 96 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1307
Page 707
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK LAIN DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH OTHER BANKS AND
INDONESIA (lanjutan) BANK INDONESIA (continued)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Penempatan pada bank lain Placement with other banks
dan Bank Indonesia and Bank Indonesia
Saldo awal 98 - - 98 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (164) - - (164) loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 260 - - 260 originated or purchased
194 - - 194
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Penempatan pada bank lain Placement with other banks
dan Bank Indonesia and Bank Indonesia
Saldo awal 26 - - 26 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (31) - - (31) loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 103 - - 103 originated or purchased
98 - - 98
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai di atas impairment losses is adequate.
telah memadai.
e. Penempatan pada bank lain dan Bank e. Placements with other banks and Bank
Indonesia yang digunakan sebagai jaminan Indonesia pledged as collateral
Tidak terdapat penempatan pada bank lain There were no placements with other banks
dan Bank Indonesia yang digunakan sebagai dan Bank Indonesia pledged as collateral as of
jaminan pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 and 2023.
2023.
f. Tingkat suku bunga per tahun f. Annual interest rates
Dolar Euro Dolar Won Korea
Amerika Serikat/ Eropa/ Yen Jepang Singapura/ Selatan/ Yuan China/
United States European Japanese Singapore South Chinese
Rupiah Dollar Euro Yen Dollar Korean Won Yuan
% % % % % % %
2024 0.00 - 7.00 2.00 - 5.17 - - - 3.10 - 3.20 3.85 2024
2023 0.00 - 7.25 0.00 - 5.75 - - - 3.10 - 3.55 - 2023
Halaman - 97 - Page
1308 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 708
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK 8. MARKETABLE SECURITIES
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Nilai Nilai Nilai Nilai
nominal/ tercatat/ nominal/ tercatat/
Nominal Carrying Nominal Carrying
value Value value value
Nilai wajar melalui Fair value through profit
laba rugi or loss
Rupiah Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities
(SRBI) 2,553,060 2,848,847 2,606,364 2,548,772 (SRBI)
Reksadana 18,871,845 18,495,796 4,370,420 4,705,367 Mutual funds
Obligasi 1,071,102 1,296,808 627,942 642,116 Bonds
Obligasi subordinasi 119,500 121,725 263,300 268,932 Subordinated bonds
Efek lainnya*) 1,316,703 1,160,733 1,454,651 1,478,167 Other securities*)
23,932,210 23,923,909 9,322,677 9,643,354
Mata uang asing Foreign currencies
Reksadana 20,581 35,705 31,756 39,562 Mutual funds
Sekuritas Valas Bank Indonesia Bank Indonesia Valas Securities
(SVBI) - - 76,985 76,348 (SVBI)
20,581 35,705 108,741 115,910
Total nilai wajar melalui Total fair value through
laba rugi 23,952,791 23,959,614 9,431,418 9,759,264 profit or loss
Nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Reksadana 18,690,000 18,046,755 18,449,995 18,673,630 Mutual funds
Obligasi 4,618,744 4,414,877 5,317,136 5,373,190 Bonds
Obligasi subordinasi 235,300 230,581 336,500 338,136 Subordinated bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities
(SRBI) - - 1,189,390 1,150,731 (SRBI)
23,544,044 22,692,213 25,293,021 25,535,687
Mata uang asing Foreign currencies
Reksadana 804,750 789,302 769,850 780,243 Mutual funds
Obligasi 733,932 705,927 779,088 728,171 Bonds
1,538,682 1,495,229 1,548,938 1,508,414
Total nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through
komprehensif lain 25,082,726 24,187,442 26,841,959 27,044,101 other comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Rupiah Rupiah
Obligasi 300,000 300,000 600,000 542,790 Bonds
Efek lainnya 80 80 - - Other securities
300,080 300,080 600,000 542,790
Mata uang asing Foreign currencies
Obligasi 64,380 64,339 61,588 61,525 Bonds
Efek lainnya 22,871 22,871 - - Other securities
87,251 87,210 61,588 61,525
Total biaya perolehan
diamortisasi 387,331 387,290 661,588 604,315 Total amortised cost
Total efek-efek 48,534,346 37,407,680 Total marketable securities
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (273) (242,941) losses
48,534,073 37,164,739
*) *)
Termasuk di dalam efek-efek lainnya adalah saham yang tercatat di Including in other securities are listed shares - held-for-trading.
bursa - dimiliki untuk diperdagangkan.
Halaman - 98 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1309
Page 709
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Perincian efek-efek berdasarkan mata uang Marketable securities based on currencies are
adalah sebagai berikut: as follow:
2024 2023
Rupiah 46,916,202 35,721,831 Rupiah
Mata uang asing Foreign currency
Dolar Amerika Serikat 1,618,144 1,685,849 United States Dollar
Total 48,534,346 37,407,680 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (273) (242,941) Allowance for impairment losses
48,534,073 37,164,739
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 9,857,620 11,064,596 Rupiah
Mata uang asing 299,795 362,761 Foreign currencies
Total pihak berelasi 10,157,415 11,427,357 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 37,058,582 24,657,235 Rupiah
Mata uang asing 1,318,349 1,323,088 Foreign currencies
Total pihak ketiga 38,376,931 25,980,323 Total third parties
Total 48,534,346 37,407,680 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (273) (242,941) Allowance for impairment losses
48,534,073 37,164,739
c. Berdasarkan penerbit c. By issuer
2024 2023
Korporasi 27,992,999 30,645,586 Corporates
Bank Indonesia 18,495,796 3,775,851 Bank Indonesia
Bank 2,045,551 2,986,243 Banks
Total 48,534,346 37,407,680 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (273) (242,941) Allowance for impairment losses
48,534,073 37,164,739
Halaman - 99 - Page
1310 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 710
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan peringkat d. By rating
2024
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying value
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah
(SRBI) - - 18,495,796 Securities (SRBI)
Reksadana - - 2,848,847 Mutual funds
Obligasi Beragam/Various Beragam/Various 1,296,808 Bonds
Obligasi subordinasi Beragam/Various Beragam/Various 121,725 Subordinated bonds
Efek lainnya Beragam/Various Beragam/Various 1,160,733 Other securities
Subtotal 23,923,909 Subtotal
Mata uang asing Foreign currencies
Reksadana - - 35,705 Mutual funds
Subtotal 35,705 Subtotal
Total nilai wajar melalui laba rugi 23,959,614 Total fair value through profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Reksadana - - 18,046,755 Mutual funds
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa PT Bank Pembangunan Daerah
Barat dan Banten Tbk Pefindo idAA 151,315 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk Pefindo idAA 68,469 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank UOB Indonesia Fitch AAA(idn) 10,797 PT Bank UOB Indonesia
Subtotal 230,581 Subtotal
Obligasi Bonds
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) Pefindo idAAA 958,662 Finansial (Persero)
PT Perusahaan Listrik PT Perusahaan Listrik
Negara (Persero) Pefindo idAAA 547,490 Negara (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero)Tbk Pefindo idAAA 431,283 PT Bank Mandiri (Persero)Tbk
PT Hutama Karya (Persero) Pefindo idAA- 386,870 PT Hutama Karya (Persero)
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Pefindo idAA- 321,884 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) Pefindo idAAA 208,968 Infrastruktur (Persero)
PT Indosat Tbk Pefindo idAAA 197,509 PT Indosat Tbk
PT Permodalan Nasional Madani Pefindo idAA+ 153,314 PT Permodalan Nasional Madani
PT Mandiri Tunas Finance Pefindo idAAA 151,539 PT Mandiri Tunas Finance
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk Pefindo idAAA 119,588 Indonesia (Persero) Tbk
PT Merdeka Battery Materials Tbk Pefindo idA 100,080 PT Merdeka Battery Materials Tbk
PT XL Axiata Tbk Pefindo idAA- 98,009 PT XL Axiata Tbk
PT Pegadaian (Persero) Pefindo idAAA 97,965 PT Pegadaian (Persero)
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Pefindo idAAA 81,513 PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
PT Mora Telematika Indonesia Tbk Pefindo idA+ 83,110 PT Mora Telematika Indonesia Tbk
PT Maybank Indonesia Finance Pefindo idAAA 79,162 PT Maybank Indonesia Finance
PT Bank Pan Indonesia Tbk Pefindo idAA 54,969 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Pefindo idA- 49,917 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia (Persero) Pefindo idAAA 49,456 PT Pupuk Indonesia (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Pefindo idAAA 41,635 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Telkom Indonesia Tbk Pefindo idAAA 36,830 PT Telkom Indonesia Tbk
PT Indonesia Infrastructure Finance Pefindo idAAA 33,308 PT Indonesia Infrastructure Finance
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa PT Bank Pembangunan Daerah
Barat dan Banten Tbk Pefindo idAA 18,450 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan Negara
Negara (Persero) Tbk Pefindo idAAA 15,961 (Persero) Tbk
PT Astra Sedaya Finance Pefindo idAAA 14,574 PT Astra Sedaya Finance
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Pefindo idAAA 11,879 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Lainnya Beragam/various Beragam/various 70,951 Others
Subtotal 4,414,876 Subtotal
22,692,212
Halaman - 100 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1311
Page 711
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan peringkat (lanjutan) d. By rating (continued)
2024
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying value
Mata uang asing Foreign currencies
Reksadana - - 789,303 Mutual funds
Obligasi Bonds
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) Pefindo idAAA 102,442 (Persero)
Merrill Lynch & Co Fitch A 80,794 Merrill Lynch & Co
Wachovia Bank, N.A. Beragam/various Beragam/various 79,579 Wachovia Bank, N.A.
Suntrust Bank Fitch BB+ 79,388 Suntrust Bank
M&T Bank Corporation Beragam/various Beragam/various 78,895 M&T Bank Corporation
JP Morgan Chase Bank, N.A. Beragam/various Beragam/various 77,228 JP Morgan Chase Bank, N.A.
The Huntington National Bank Fitch BB+ 74,587 The Huntington National Bank
PT Pertamina (Persero) Fitch BBB 67,296 PT Pertamina (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Fitch BBB 65,718 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Subtotal 705,927 Subtotal
Subtotal 1,495,230 Subtotal
Total nilai wajar pada penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 24,187,442 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Rupiah Rupiah
Obligasi Bonds
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) Pefindo idAAA 200,000 Infrastruktur (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pefindo idAAA 100,000 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Lainnya Beragam/various Beragam/various 80 Others
Subtotal 300,080 Subtotal
Mata uang asing Foreign currencies
Obligasi Bonds
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pefindo idAAA 64,339 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Lainnya Beragam/various Beragam/various 22,871 Others
Subtotal 87,210 Subtotal
Total biaya perolehan diamortisasi 387,290 Total amortised cost
Total efek-efek 48,534,346 Total marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (273) Allowance for impairment losses
Efek-efek - bersih 48,534,073 Marketable securities - net
Halaman - 101 - Page
1312 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 712
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan peringkat (lanjutan) d. By rating (continued)
2023
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying value
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Reksadana - - 4,705,367 Mutual funds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Issuing Bank Indonesia Rupiah
(SRBI) - - 2,548,772 Securities (SRBI)
Obligasi Beragam/Various Beragam/Various 642,116 Bonds
Obligasi subordinasi Beragam/Various Beragam/Various 268,932 Subordinated bonds
Efek lainnya Beragam/Various Beragam/Various 1,478,167 Other securities
9,643,354
Mata uang asing Foreign currencies
Sekuritas Valas Bank Indonesia Issuing Bank Indonesia Valas
(SVBI) - - 76,348 Securities (SVBI)
Reksadana - - 39,562 Mutual funds
115,910
Total nilai wajar melalui laba rugi 9,759,264 Total fair value through profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Reksadana - - 18,673,630 Mutual funds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Issuing Bank Indonesia Rupiah
(SRBI) - - 1,150,731 Securities (SRBI)
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
PT Bank Pan Indonesia Tbk Pefindo idAA - idA+ 196,203 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa PT Bank Pembangunan Daerah
Barat dan Banten Tbk Pefindo idAA 74,707 Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank UOB Indonesia Fitch AAA(idn) 67,226 PT Bank UOB Indonesia
Subtotal 338,136 Subtotal
Obligasi Bonds
PT Sarana Multigriya PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) Pefindo idAAA 790,249 Finansial (Persero)
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) Pefindo idAAA 608,522 (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero)Tbk Pefindo idAAA 412,450 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Hutama Karya (Persero) Pefindo idAA- 391,263 PT Hutama Karya (Persero)
PT Telkom Indonesia Tbk Pefindo idAAA 327,050 PT Telkom Indonesia Tbk
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pefindo idAA+ 251,933 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk Pefindo idAAA 236,198 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk Pefindo idAAA 229,848 (Persero) Tbk
PT Indosat Tbk Pefindo idAAA 222,130 PT Indosat Tbk
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Pefindo idAA- 221,625 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
PT Permodalan Nasional Madani Pefindo idAA+ 200,567 PT Permodalan Nasional Madani
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Pefindo idAAA 159,090 PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) Pefindo idAAA 120,814 Infrastruktur (Persero)
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA 119,290 (Persero) Tbk
PT XL Axiata Tbk Fitch AAA(idn) 108,530 PT XL Axiata Tbk
PT Mandiri Tunas Finance Pefindo idAAA 102,058 PT Mandiri Tunas Finance
PT Jasa Marga (Persero) Tbk Pefindo idAA 100,899 PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Bank KB Bukopin Tbk Pefindo idAA 89,600 PT Bank KB Bukopin Tbk
PT Pegadaian Pefindo idAAA 89,200 PT Pegadaian
PT Pupuk Indonesia (Persero) Fitch AAA(idn) 76,002 PT Pupuk Indonesia (Persero)
PT Mora Telematika Indonesia Tbk Pefindo idA 58,140 PT Mora Telematika Indonesia Tbk
PT Adhi Karya (Persero) Tbk Pefindo idA- 50,574 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri Taspen Pefindo idAAA 43,012 PT Bank Mandiri Taspen
PT Indonesia Infrastructure Finance Pefindo idAAA 14,819 PT Indonesia Infrastructure Finance
PT BRI Multifinance Indonesia Pefindo idAA 12,418 PT BRI Multifinance Indonesia
PT Bank CIMB Niaga Tbk Pefindo idAA 10,081 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Halaman - 102 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1313
Page 713
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan peringkat (lanjutan) d. By rating (continued)
2023
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying value
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain (lanjutan) comprehensive income (continued)
Rupiah (lanjutan) Rupiah (continued)
Obligasi (lanjutan) Bonds (continued)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Pefindo idAAA 9,943 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Selatan dan
Sulawesi Barat Pefindo idA+ 4,750 Sulawesi Barat
Lainnya Beragam/various Beragam/various 312,135 Others
Subtotal 5,373,190 Subtotal
25,535,687
Mata uang asing Foreign currencies
Reksadana - - 780,243 Mutual funds
Obligasi Bonds
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) Pefindo idAAA 97,688 (Persero)
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA 76,664 (Persero) Tbk
Bank of America Fitch AA 75,970 Bank of America
Wells Fargo Fitch AA- 73,260 Wells Fargo
Suntrust Bank Fitch BBB 72,577 Suntrust Bank
JP Morgan Chase Bank, N.A. Fitch AA 69,517 JPMorgan Chase Bank, N.A.
M&T Bank Corporation Fitch A 68,357 M&T Bank Corporation
The Huntington National Bank Fitch A- 67,254 The Huntington National Bank
PT Pertamina (Persero) Fitch BBB 64,829 PT Pertamina (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Fitch BBB 62,055 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
Subtotal 728,171 Subtotal
1,508,414
Total nilai wajar pada penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 27,044,101 comprehensive income
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Rupiah Rupiah
Obligasi Bonds
Intan Baruprana Finance - - 242,790 Intan Baruprana Finance
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur (Persero) Pefindo idAAA 200,000 Infrastruktur (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pefindo idAA+ 100,000 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
Subtotal 542,790 Subtotal
Mata uang asing Foreign currencies
Obligasi Bonds
PT Bank Mandiri (Persero)Tbk Pefindo idAAA 61,525 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Subtotal 61,525 Subtotal
Total biaya perolehan diamortisasi 604,315 Total amortised cost
Total efek-efek 37,407,680 Total marketable securities
Cadangan kerugian penurunan nilai (242,941) Allowance for impairment losses
Efek-efek - bersih 37,164,739 Marketable securities - net
Halaman - 103 - Page
1314 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 714
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
e. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan e. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas efek-efek sesuai Peraturan OJK Collectibility marketable securities in
diungkapkan pada Catatan 59d. accordance with Financial Service Authority
Rule are disclosed in Note 59d.
f. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian f. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Efek-efek yang diukur pada Marketable securities at
biaya perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 361,524 - 242,791 604,315 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) 2,815 - - 2,815 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 22,951 - - 22,951 originated or purchased
Hapus Buku - - (242,791) (242,791) Write-offs
387,290 - - 387,290
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Marketable securities at fair
wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 28,211,090 310,453 - 28,521,543 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) (7,140,098) 963,271 - (6,176,827) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,784,069 - - 1,784,069 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 33,578 25,079 - 58,657 other movements
22,888,639 1,298,803 - 24,187,442
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah penjualan efek-efek Including in the net measurement is sales of marketable securities *)
Halaman - 104 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1315
Page 715
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
f. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian f. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Efek-efek yang diukur pada Marketable securities at
biaya perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 476,012 - 246,493 722,505 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 131,384 - (7,404) 123,980 originated or purchased
Pembayaran penuh (245,872) - 3,702 (242,170) Full repayment
361,524 - 242,791 604,315
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Efek-efek yang diukur pada nilai Marketable securities at fair
wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 20,592,749 311,623 - 20,904,372 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) 7,857,526 (9) - 7,587,517 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 31,471 - - 31,471 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (656) (1,161) - (1,817) other movements
28,211,090 310,453 - 28,521,543
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah penjualan efek-efek Including in the net measurement is sales of marketable securities *)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Efek-efek yang diukur pada Marketable securities at
biaya perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 151 - 242,790 242,941 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) 119 - - 119 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 3 - - 3 originated or purchased
Hapus Buku - - (242,790) (242,790) Write-offs
273 - - 273
Halaman - 105 - Page
1316 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 716
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
f. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian f. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: (lanjutan) losses are as follows: (continued)
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total*)
Efek-efek yang diukur pada nilai Marketable securities at fair
wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 1,891 2,538 - 4,429 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian**) 699 (65) - 634 loss allowance**)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 544 - - 544 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 30 198 - 228 other movements
3,164 2,671 - 5,835
ΎͿ ΎͿ
Cadangan kerugian penurunan nilai pada efek-efek dengan Allowance for impairment losses on marketable securities classified as
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain fair value through other comprehensive income is recorded in other
dicatat pada penghasilan komprehensif lain, karena nilai comprehensive income, because the carrying value is presented at fair
tercatatnya disajikan sebesar nilai wajarnya. value.
ΎΎͿ ΎΎͿ
Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih penyisihan kerugian Including in the net measurement of loss allowance, is sales of
adalah penjualan efek-efek marketable securities.
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Efek-efek yang diukur pada Marketable securities at
biaya perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 175 - 246,493 246,668 Beginning balance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 151 - - 151 originated or purchased
Pembayaran penuh (175) - (3,703) (3,878) Full repayment
151 - 242,790 242,941
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total*)
Efek-efek yang diukur pada nilai Marketable securities at fair
wajar melalui penghasilan value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 2,852 3,258 - 6,110 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian**) (756) (709) - (1,465) loss allowance**)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli (203) - - (203) originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (2) (11) - (13) other movements
1,891 2,538 - 4,429
ΎͿ ΎͿ
Cadangan kerugian penurunan nilai pada efek-efek dengan Allowance for impairment losses on marketable securities classified as
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain fair value through other comprehensive income is recorded in other
dicatat pada penghasilan komprehensif lain, karena nilai comprehensive income, because the carrying value is presented at fair
tercatatnya disajikan sebesar nilai wajarnya. value.
ΎΎͿ ΎΎͿ
Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih penyisihan kerugian Including in the net measurement of loss allowance, is sales of
adalah penjualan efek-efek marketable securities.
Halaman - 106 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1317
Page 717
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
f. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian f. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai di atas impairment losses stated above is adequate.
telah memadai.
g. Tingkat suku bunga per tahun g. Annual interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Rupiah Dollar
% %
Suku Bunga: Interest Rate:
2024 5.35 - 11.25 2.30 - 6.00 2024
2023 5.35 - 11.25 2.30 - 7.16 2023
9. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 9. BILLS AND OTHER RECEIVABLES
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Surat Keterangan Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) 3,018,683 3,688,683 Letters of Credit
Wesel Ekspor 245,084 182,530 Export Bills
Tagihan lainnya: Other receivables:
- Open account financing dan Open account financing and -
Supply chain financing 6,687,195 8,832,690 Supply chain financing
9,950,962 12,703,903
Mata uang asing Foreign currencies
Wesel Ekspor 2,405,788 5,428,141 Export Bills
Surat Keterangan Berdokumen Domestic Documentary
Dalam Negeri (SKBDN) 87,597 81,085 Letters of Credit
Tagihan lainnya: Other receivables:
- Open account financing dan Open account financing and -
Supply chain financing 691,043 799,271 Supply chain financing
- Tagihan transaksi L/C Sight 160,464 265,095 L/C Sight receivables -
3,344,892 6,573,592
Total 13,295,854 19,277,495 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (52,828) (278,501) impairment losses
13,243,026 18,998,994
Halaman - 107 - Page
1318 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 718
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 9. BILLS AND OTHER RECEIVABLES (continued)
(lanjutan)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Perincian wesel ekspor dan tagihan lainnya Bills and other receivables based on
berdasarkan mata uang adalah sebagai currencies are as follows:
berikut:
2024 2023
Rupiah 9,950,962 12,703,903 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 2,508,712 5,599,710 United States Dollar
Yuan China 835,837 973,882 Chinese Yuan
Euro Eropa 343 - European Euro
3,344,892 6,573,592
Total 13,295,854 19,277,495 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (52,828) (278,501) impairment losses
13,243,026 18,998,994
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 6,121,139 10,004,155 Rupiah
Mata uang asing 87,597 81,085 Foreign currencies
Total pihak berelasi 6,208,736 10,085,240 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 3,829,823 2,699,748 Rupiah
Mata uang asing 3,257,295 6,492,507 Foreign currencies
Total pihak ketiga 7,087,118 9,192,255 Total third parties
Total 13,295,854 19,277,495 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (52,828) (278,501) impairment losses
13,243,026 18,998,994
c. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan c. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas wesel ekspor dan tagihan lainnya Collectibility bills and other receivables in
sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada accordance with Financial Service Authority
Catatan 59e. Rule are disclosed in Note 59e.
Halaman - 108 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1319
Page 719
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 9. BILLS AND OTHER RECEIVABLES (continued)
(lanjutan)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya Bill and other receivables
Saldo awal 17,006,310 2,271,185 - 19,277,495 Beginning balance
Pengalihan dari Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (317,559) 317,559 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - tidak Lifetime ECL not credit -
mengalami penurunan nilai 430,006 (430,006) - - -impaired
Pengukuran kembali bersih*) 12,163,571 (74,679) - 12,088,892 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,174,718 6,290 - 1,181,008 originated or purchased
Pembayaran penuh (17,513,406) (2,017,860) - (19,531,266) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 270,861 8,864 - 279,725 other movements
13,214,501 81,353 - 13,295,854
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment*)
adalah pembayaran kembali
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya Bill and other receivables
Saldo awal 20,102,299 746,384 53,446 20,902,129 Beginning balance
Pengalihan dari Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (7,246,852) 7,246,852 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - tidak Lifetime ECL not credit -
mengalami penurunan nilai 3,360,633 (3,360,633) - - -impaired
Pengukuran kembali bersih*) 15,597,649 (382,101) - 15,215,548 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 4,973,517 - - 4,973,517 originated or purchased
Pembayaran penuh (20,045,174) (1,714,325) - (21,759,499) Fully repayment
Hapus buku - - (53,446) (53,446) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 264,238 (264,992) - (754) other movements
17,006,310 2,271,185 - 19,277,495
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment*)
adalah pembayaran kembali
Halaman - 109 - Page
1320 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 720
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 9. BILLS AND OTHER RECEIVABLES (continued)
(lanjutan)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya Bill and other receivables
Saldo awal 87,124 191,377 - 278,501 Beginning balance
Pengalihan dari Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (419) 419 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 2,230 (2,230) - - -impaired
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian 78,844 (165,188) - (86,344) of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 3,314 63 - 3,377 originated or purchased
Pembayaran penuh (118,430) (24,599) - (143,029) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (418) 741 - 323 other movements
52,245 583 - 52,828
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya Bill and other receivables
Saldo awal 108,650 10,813 53,446 172,909 Beginning balance
Pengalihan dari Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (16,990) 16,990 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 213,559 (213,559) - - -impaired
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement
penyisihan kerugian (118,791) 420,407 - 301,616 of loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 32,619 - - 32,619 originated or purchased
Pembayaran penuh (132,823) (42,702) - (175,525) Fully repayment
Hapus buku - - (53,446) (53,446) Write-off
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 900 (572) - 328 other movements
87,124 191,377 - 278,501
Halaman - 110 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1321
Page 721
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. WESEL EKSPOR DAN TAGIHAN LAINNYA 9. BILLS AND OTHER RECEIVABLES (continued)
(lanjutan)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the above
cadangan kerugian penurunan nilai diatas allowance for impairment losses is adequate.
telah memadai.
e. Tingkat suku bunga per tahun e. Annual interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Rupiah Dollar
% %
Bunga kontrak Contractual rates
2024 0.00 - 8.00 0.00 - 6.00 2024
2023 0.00 - 11.25 0.00 - 8.41 2023
10. TAGIHAN AKSEPTASI 10. ACCEPTANCE RECEIVABLES
a. Berdasarkan pihak dan mata uang a. By party and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Debitur non-bank 9,472,422 9,444,839 Non-bank debtors
Bank 107,089 158,993 Banks
9,579,511 9,603,832
Mata uang asing Foreign currencies
Debitur non-bank 6,287,082 7,906,334 Non-bank debtors
Bank 152,177 58,509 Banks
6,439,259 7,964,843
Total 16,018,770 17,568,675 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (93,249) (477,481) impairment losses
15,925,521 17,091,194
Perincian tagihan akseptasi berdasarkan mata Acceptance receivables based on currencies
uang adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Rupiah 9,579,511 9,603,832 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 5,982,789 7,789,126 United States Dollar
Yuan China 213,509 39,610 Chinese Yuan
Pound Sterling Inggris 173,852 41,205 Great Britain Pound Sterling
Yen Jepang 35,577 19,698 Japanese Yen
Euro Eropa 33,532 68,878 European Euro
Dolar Australia - 1,729 Australian Dollar
Dolar Singapura - 4,259 Singapore Dollar
Franc Swiss - 338 Swiss Franc
6,439,259 7,964,843
Total 16,018,770 17,568,675 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (93,249) (477,481) impairment losses
15,925,521 17,091,194
Halaman - 111 - Page
1322 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 722
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 10. ACCEPTANCE RECEIVABLES (continued)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 2,046,948 2,949,903 Rupiah
Mata uang asing 778,312 209,052 Foreign currencies
Total pihak berelasi 2,825,260 3,158,955 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 7,532,563 6,653,929 Rupiah
Mata uang asing 5,660,947 7,755,791 Foreign currencies
Total pihak ketiga 13,193,510 14,409,720 Total third parties
Total 16,018,770 17,568,675 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (93,249) (477,481) impairment losses
15,925,521 17,091,194
c. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan c. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektibilitas tagihan akseptasi sesuai Collectibility acceptance receivables in
Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 59f. accordance with Financial Service Authority
Rule are disclosed in Note 59f.
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
2024
Kerugian kredit
ekspektasian Kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Kerugian kredit tidak umurnya -
kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Lifetime ECL memburuk/
12 bulan/12- Not Credit- Lifetime ECL
month ECL impaired Credit-impaired Total/Total
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Saldo awal 12,997,505 4,571,170 - 17,568,675 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (5,461,677) 5,461,677 - - 12-month ECL -
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit
kredit tidak memburuk 9,678,270 (9,678,270) - - impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian Transfer from/to
sepanjang umurnya - Lifetime ECL credit -
kredit memburuk - bersih - 58,745 (58,745) - - impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) 17,807,685 3,370,138 58,956 21,236,779 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,241,844 12,216 - 1,254,060 originated or purchased
Pembayaran penuh (22,630,027) (1,711,097) - (24,341,124) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 165,149 135,442 (211) 300,380 other movements
13,798,749 2,220,021 - 16,018,770
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
Halaman - 112 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1323
Page 723
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 10. ACCEPTANCE RECEIVABLES (continued)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
ekspektasian Kerugian kredit
sepanjang ekspektasian
umurnya - sepanjang
Kerugian kredit tidak umurnya -
kredit memburuk/ kredit
ekspektasian Lifetime ECL memburuk/
12 bulan/12- Not Credit- Lifetime ECL
month ECL impaired Credit-impaired Total/Total
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Saldo awal 13,461,588 6,014,626 538,014 20,014,228 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (781,385) 781,385 - - 12-month ECL -
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit
kredit tidak memburuk 529,257 (529,257) - - impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian Transfer from/to
sepanjang umurnya - Lifetime ECL credit -
kredit memburuk - bersih - (14,652) 14,652 - impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) 17,824,338 2,469,141 35,348 20,328,827 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,440,364 15,656 - 1,456,020 originated or purchased
Pembayaran penuh (19,449,990) (4,174,991) (576,434) (24,201,415) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (26,667) 9,262 (11,580) (28,985) other movements
12,997,505 4,571,170 - 17,568,675
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment and impact of
adalah pembayaran kembali dan dampak akuisisi acquisition*)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Saldo awal 41,549 435,932 - 477,481 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer to:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (9,619) 9,619 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not-
kredit tidak memburuk 196,638 (196,638) - - credit impaired
Pengalihan dari/ke
Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to
kredit memburuk - 19,582 (19,582) - lifetime ECL credit-impaired
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (79,431) 41,658 19,658 (18,115) loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 5,076 1,220 - 6,296 originated or purchased
Pembayaran penuh (108,201) (270,462) - (378,663) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 1,399 4,927 (76) 6,250 other movements
47,411 45,838 - 93,249
Halaman - 113 - Page
1324 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 724
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN AKSEPTASI (lanjutan) 10. ACCEPTANCE RECEIVABLES (continued)
d. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian d. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: (lanjutan) impairment losses are as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Saldo awal 37,193 566,623 498,569 1,102,385 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer to:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (3,815) 3,815 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not-
kredit tidak memburuk 15,155 (15,155) - - credit impaired
Pengalihan dari/ke
Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to
kredit memburuk - (3,297) 3,297 - lifetime ECL credit-impaired
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 52,628 293,976 17,379 363,983 loss allowance
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 3,903 592 - 4,495 originated or purchased
Pembayaran penuh (63,201) (406,827) (507,665) (977,693) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (314) (3,795) (11,580) (15,689) other movements
41,549 435,932 - 477,481
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the above
cadangan kerugian penurunan nilai diatas allowance for impairment losses is adequate.
telah memadai.
e. Tingkat suku bunga per tahun e. Annual interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
United States
Dollar
%
Suku Bunga : Interest Rate:
2024 0.00 - 7.52 2024
2023 0.00 - 8.41 2023
Halaman - 114 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1325
Page 725
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 11. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
Dalam melakukan usaha bisnis, BNI melakukan In the normal course of business, BNI enters into
transaksi instrumen keuangan derivatif seperti transactions involving derivative financial
kontrak berjangka mata uang asing, swap mata instruments such as foreign currency forward
uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi contracts, currency swaps, interest rate swaps and
spot untuk keperluan pembiayaan, perdagangan spot transactions for financing, trading and hedging
dan lindung nilai. purposes.
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024
Jumlah nosional Nilai wajar/Fair values
mata uang asing
(jumlah penuh)/
Notional amount Tagihan Liabilitas
in foreign derivatif/ derivatif/
currency Derivative Derivative
Instrumen (full amount) receivables payables Instruments
Terkait Nilai Tukar Exchange Rate Related
Kontrak berjangka - beli Forward contract - buy
AUD 1,000,000 - (727) AUD
CNY 490,150,583 5,156 (4,938) CNY
USD 619,063,138 145,043 (16,782) USD
Kontrak berjangka - jual Forward contract - sell
USD 709,039,849 35,034 (114,357) USD
Swap mata uang asing - beli Foreign currency swaps - buy
EUR 7,000,000 - (1,565) EUR
GBP 2,500,000 - (828) GBP
JPY 35,963,593,684 5,170 (74,125) JPY
SGD 43,000,000 - (1,599) SGD
USD 1,720,986,416 423,786 (55,650) USD
Swap mata uang asing - jual Foreign currency swaps - sell
AUD 200,000 68 - AUD
EUR 118,766,365 43,757 (1,458) EUR
GBP 20,500,000 5,724 (401) GBP
NZD 7,000,000 117 - NZD
SGD 57,890,550 1,953 (6,592) SGD
USD 1,454,456,761 41,171 (256,972) USD
Spot mata uang asing - beli Foreign currency spots - buy
AUD 461,560 3 (5) AUD
EUR 6,550,000 16 (117) EUR
GBP 2,100,000 - (47) GBP
USD 233,043,126 218 (13,280) USD
Spot mata uang asing - jual Foreign currency spots - sell
AUD 8,000,000 41 (160) AUD
CNY 90,000,000 1,484 - CNY
EUR 1,402,632 5 (7) EUR
GBP 97,000 1 - GBP
USD 361,110,000 12,705 (394) USD
OTC Option - beli OTC Option - buy
USD 2,490,000,000 362,558 (73,145) USD
OTC Option - jual OTC Option - sell
USD 2,490,000,000 106,802 (362,141) USD
Terkait Nilai Tukar dan Suku Bunga Exchange and Interest Rate Related
Swap atas suku bunga Interest rate swap
USD 530,138,055 167,815 (139,124) USD
Swap mata uang asing Cross currency swaps and
dan suku bunga interest rate
USD 758,826,078 340,969 (243,174) USD
Risk Free Rate Risk Free Rate
IDR 1,000,000,000,000 22,306 (16,153) IDR
USD 672,791,977 71,076 (95,444) USD
1,792,978 (1,479,185)
Halaman - 115 - Page
1326 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 726
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
2023
Jumlah nosional Nilai wajar/Fair values
mata uang asing
(jumlah penuh)/
Notional amount Tagihan Liabilitas
in foreign derivatif/ derivatif/
currency Derivative Derivative
Instrumen (full amount) receivables payables Instruments
Terkait Nilai Tukar Exchange Rate Related
Kontrak berjangka - beli Forward contract - buy
CNY 416,972,397 7,084 - CNY
USD 543,853,761 3,039 (78,127) USD
Kontrak berjangka - jual Forward contract - sell
CNY 102,000,000 19 - CNY
EUR 4,000,000 - (988) EUR
USD 246,529,197 38,242 (7,255) USD
Swap mata uang asing - beli Foreign currency swaps - buy
EUR 46,764 18 - EUR
JPY 27,529,802,340 72,213 (929) JPY
SGD 15,000,000 969 - SGD
USD 968,073,582 11,349 (198,979) USD
Swap mata uang asing - jual Foreign currency swaps - sell
AUD 11,000,000 270 (50) AUD
EUR 85,959,000 1,228 (16,180) EUR
GBP 15,000,000 294 (1,447) GBP
SGD 88,844,400 8,123 (238) SGD
USD 1,328,878,993 300,017 (6,393) USD
Spot mata uang asing - beli Foreign currency spots - buy
AUD 40,800,000 - (825) AUD
EUR 16,500,000 - (783) EUR
GBP 3,250,000 - (281) GBP
USD 198,539,729 956 (4,759) USD
Spot mata uang asing - jual Foreign currency spots - sell
AUD 35,064,185 482 (40) AUD
EUR 9,900,000 337 - EUR
USD 197,070,000 3,871 (834) USD
Terkait Nilai Tukar dan Suku Bunga Exchange and Interest Rate Related
Swap atas suku bunga Interest rate swap
USD 530,138,055 356,400 (321,987) USD
Swap mata uang asing Cross currency swaps and
dan suku bunga interest rate
USD 776,376,200 157,150 (109,419) USD
Risk Free Rate Risk Free Rate
IDR 1,000,000,000,000 11,408 (4,080) IDR
USD 350,398,400 22,208 (56,868) USD
995,677 (810,462)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Tagihan derivatif Derivatives receivables
Pihak berelasi Related parties
Mata uang asing 341,832 37,939 Foreign currencies
Total pihak berelasi 341,832 37,939 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 22,306 11,407 Rupiah
Mata uang asing 1,428,840 946,331 Foreign currencies
Total pihak ketiga 1,451,146 957,738 Total third parties
Total 1,792,978 995,677 Total
Halaman - 116 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1327
Page 727
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
b. Berdasarkan hubungan (lanjutan) b. By relationship (continued)
2024 2023
Liabilitas derivatif Derivatives payables
Pihak berelasi Related parties
Mata uang asing (154,840) (136,138) Foreign currencies
Total pihak berelasi (154,840) (136,138) Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah (16,153) (4,080) Rupiah
Mata uang asing (1,308,192) (670,244) Foreign currencies
Total pihak ketiga (1,324,345) (674,324) Total third parties
Total (1,479,185) (810,462) Total
Kolektibilitas tagihan derivatif sesuai Peraturan Derivative receivable in accordance with Financial
OJK diungkapkan pada Catatan 59g. Service Authority Rule are disclosed in Note 59g.
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN 12. LOANS
Informasi mengenai pinjaman yang diberikan Information related to loans to related parties are
kepada pihak-pihak berelasi diungkapkan pada disclosed in Note 45i.
Catatan 45i.
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Modal kerja 313,931,090 287,568,933 Working capital
Konsumen 144,437,589 123,294,534 Consumer
Investasi 98,811,980 92,160,057 Investment
Sindikasi 51,506,578 55,902,345 Syndicated
Karyawan 2,893,682 3,633,329 Employee
Program pemerintah 2,652 31,380 Government programs
611,583,571 562,590,578
Mata uang asing Foreign currencies
Modal kerja 85,839,485 65,317,028 Working capital
Sindikasi 45,614,532 41,697,818 Syndicated
Investasi 32,810,919 25,455,452 Investment
Konsumen 22,682 22,480 Consumer
Karyawan 589 1,413 Employee
164,288,207 132,494,191
Total 775,871,778 695,084,769 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (38,684,520) (47,158,131) impairment losses
737,187,258 647,926,638
Halaman - 117 - Page
1328 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 728
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Perincian pinjaman yang diberikan Loans based on currencies are as follows:
berdasarkan mata uang adalah sebagai
berikut:
2024 2023
Rupiah 611,583,571 562,590,578 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 158,597,057 129,252,588 United States Dollar
Euro Eropa 2,198,860 580,870 European Euro
Yen Jepang 1,184,519 985,505 Japanese Yen
Dolar Singapura 1,041,007 1,057,784 Singapore Dollar
Dolar Australia 791,438 - Australian Dollar
Won Korea Selatan 327,873 362,538 South Korean Won
Dolar Hong Kong 120,419 229,647 Hong Kong Dollar
Yuan China 14,493 16,794 Chinese Yuan
Pound Sterling Inggris 12,541 8,465 Great Britain Pound Sterling
164,288,207 132,494,191
Total 775,871,778 695,084,769 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (38,684,520) (47,158,131) impairment losses
737,187,258 647,926,638
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 75,643,457 65,634,971 Working capital
Sindikasi 30,425,373 33,020,748 Syndicated
Investasi 11,427,719 7,524,152 Investment
Karyawan 190,526 156,873 Employee
Konsumen 68,632 77,226 Consumer
117,755,707 106,413,970
Mata uang asing Foreign currencies
Modal kerja 28,408,879 15,286,941 Working capital
Investasi 9,367,350 143,829 Investment
Sindikasi 3,870,753 4,514,580 Syndicated
41,646,982 19,945,350
Total pihak berelasi 159,402,689 126,359,320 Total related parties
Halaman - 118 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1329
Page 729
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
b. Berdasarkan hubungan (lanjutan) b. By relationship (continued)
2024 2023
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 238,287,633 221,933,962 Working capital
Konsumen 144,368,957 123,217,308 Consumer
Investasi 87,384,261 84,635,905 Investment
Sindikasi 21,081,205 22,881,597 Syndicated
Karyawan 2,703,156 3,476,456 Employee
Program pemerintah 2,652 31,380 Government programs
493,827,864 456,176,608
Mata uang asing Foreign currencies
Modal kerja 57,430,606 50,030,087 Working capital
Sindikasi 41,743,779 37,183,238 Syndicated
Investasi 23,443,569 25,311,623 Investment
Konsumen 22,682 22,480 Consumer
Karyawan 589 1,413 Employee
122,641,225 112,548,841
Total pihak ketiga 616,469,089 568,725,449 Total third parties
Total 775,871,778 695,084,769 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (38,684,520) (47,158,131) impairment losses
737,187,258 647,926,638
c. Berdasarkan sektor ekonomi c. By economic sector
2024 2023
Rupiah Rupiah
Perdagangan, restoran dan hotel 117,511,041 121,206,489 Trading, restaurants and hotels
Perindustrian 93,334,411 81,766,078 Manufacturing
Konstruksi 59,281,490 54,008,973 Construction
Pertanian 46,121,348 53,853,092 Agriculture
Jasa dunia usaha 48,625,301 42,996,948 Business services
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehousing
dan komunikasi 45,678,272 36,666,225 and communications
Pertambangan 22,417,498 18,543,179 Mining
Jasa pelayanan sosial 17,902,796 11,769,861 Social services
Listrik, gas dan air 13,377,490 10,031,119 Electricity, gas and water
Lain-lain 147,333,924 131,748,614 Others
611,583,571 562,590,578
Halaman - 119 - Page
1330 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 730
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
c. Berdasarkan sektor ekonomi (lanjutan) c. By economic sector (continued)
2024 2023
Mata uang asing Foreign currencies
Perindustrian 66,246,233 55,895,697 Manufacturing
Pertambangan 29,242,696 30,399,528 Mining
Jasa pelayanan sosial 22,837,062 2,660,966 Social services
Listrik, gas dan air 18,265,799 11,509,631 Electricity, gas and water
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehousing
dan komunikasi 12,146,246 12,605,182 and communications
Perdagangan, restoran dan hotel 7,900,500 9,220,949 Trading, restaurants and hotels
Jasa dunia usaha 3,697,706 4,191,627 Business services
Pertanian 2,768,670 2,585,254 Agriculture
Konstruksi 1,160,025 435,206 Construction
Lain-lain 23,270 2,990,151 Others
164,288,207 132,494,191
Total 775,871,778 695,084,769 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (38,684,520) (47,158,131) impairment losses
737,187,258 647,926,638
d. Berdasarkan penilaian secara kolektif dan d. By assessment as collective and
individual individual
2024 2023
Pokok Principal
Individual 46,827,462 77,708,689 Individual
Kolektif 729,044,316 617,376,080 Collective
775,871,778 695,084,769
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Individual (1,873,107) (36,820,861) Individual
Kolektif (36,811,413) (10,337,270) Collective
(38,684,520) (47,158,131)
737,187,258 647,926,638
e. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan e. By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Kolektabilitas pinjaman sesuai dengan Collectibility loans in accordance with the OJK
peraturan OJK diungkapkan pada Catatan regulation are disclosed in Note 59h.
59h.
f. Pinjaman bermasalah dan cadangan f. Non-performing loans and allowance for
kerugian penurunan nilai berdasarkan impairment losses by economic sector
sektor ekonomi
Rasio kredit bermasalah BNI dan Entitas Anak The non-performing loans ratio of BNI
sesuai dengan peraturan OJK diungkapkan and Subsidiaries in accordance with the OJK
pada Catatan 59h. regulation are disclosed in Note 59h.
Halaman - 120 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1331
Page 731
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
g. Tingkat suku bunga per tahun g. Annual interest rates
Dolar
Amerika Euro Dolar Won Korea Pound Sterling Dolar Dolar
Serikat/ Eropa/ Yen Jepang Singapura/ Selatan/ Yuan China/ Inggris/ Hongkong/ Australia/
United States European Japanese Singapore South Chinese Great Britain Hongkong Australian
Rupiah*) Dollar Euro Yen Dollar Korean Won Yuan Pound Sterling Dollar Dollar
% % % % % % % % % %
Bunga kontrak Contractual rates
2024 0.00 - 22.45 0.00 - 10.22 3.90 - 7.00 0.41 - 3.88 4.00 - 7.25 4.35 - 6.00 6.25 7.60 - 7.70 1.50 - 8.56 6.71 – 7.00 2024
2023 0.00 - 26.62 0.00 - 11.18 4.00 - 7.20 0.50 - 3.51 4.00 - 7.25 4.00 - 5.47 6.00 - 6.00 7.00 - 8.30 0.85 - 9.53 - 2023
Bunga efektif Effective interest rate
2024 0.00 - 29.90 0.10 - 10.22 3.90 - 7.00 0.41 - 3.88 4.00 - 7.36 4.35 - 6.00 6.25 7.60 - 7.00 1.50 - 8.56 6.71 – 7.00 2024
2023 0.00 - 27.00 0.10 - 11.18 4.00 - 7.20 0.50 - 4.37 4.00 - 7.36 4.00 - 5.47 6.00 - 6.00 7.00 - 8.30 0.85 - 9.53 - 2023
*) Tidak termasuk dalam tingkat suku bunga kontrak dan suku bunga *) Not included in the contractual interest rates and effective interest
efektif diatas adalah suku bunga dari transaksi Paylater untuk tanggal rate above are the interest rate from Paylater transactions as of 31
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing sebesar 18,96% - December 2024 and 2023, were 18.96% - 51.48% and 17.98% -
51,48% dan 17,98% - 51,48%. 51.48%, respectively.
h. Pinjaman yang direstrukturisasi h. Restructured loans
Berikut ini adalah jenis dan jumlah kredit yang Below are the types and amounts of
telah direstrukturisasi per 31 Desember 2024 restructured loans as of 31 December 2024
dan 2023: and 2023:
2024 2023
Penurunan suku bunga kredit 25,710,415 23,729,178 Reduction of interest rates
Perpanjangan jangka waktu 24,753,697 25,939,841 Extension of loan maturity dates
Lainnya*) 16,294,208 26,121,994 Others*)
66,758,320 75,791,013
*) Program restrukturisasi lain-lain terutama terdiri dari *) Other restructuring schemes mainly includes additions
penambahan fasilitas kredit, Perjanjian Penyelesaian of loan facilities, debt settlement agreements (PPH)
Hutang (PPH) dan Interest Balloon Payments (IBP). and Interest Balloon Payments (IBP).
Pinjaman yang direstrukturisasi sesuai dengan Restructured loans in accordance with the
peraturan OJK diungkapkan pada Catatan OJK regulation are disclosed in Note 59h.
59h.
BNI telah melakukan restrukturisasi kredit BNI has undertaken credit restructuring for
untuk debitur yang terdampak pandemi Covid- debtors affected by the Covid-19 pandemic in
19 sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa accordance with Financial Services Authority
Keuangan No. 17/POJK.03/2021 (POJK Regulation No. 17/POJK.03/2021 (POJK
17/2021) tentang Perubahan Kedua Atas 17/2021) on the Second Amendment to
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor Financial Services Authority Regulation No.
11/POJK.03/2020 Tentang Stimulus 11/POJK.03/2020 Concerning National
Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Economic Stimulus as a Countercyclical Policy
Countercyclical Dampak Penyebaran Impacting the Spread of Covid-19. This
Coronavirus Disease 2019, dimana peraturan regulation has been extended until 31 March
tersebut diperpanjang sampai dengan 2024, as communicated in the Financial
31 Maret 2024 melalui Siaran Pers OJK No. Services Authority Press Release No. SP
SP 85/DHMS/OJK/XI/2022 tanggal 28 85/DHMS/OJK/XI/2022 dated 28 November
November 2022 tentang Perpanjangan 2022, regarding the Extension of Credit
Kebijakan Restrukturisasi Kredit dan Restructuring Policies in a Targeted and
Pembiayaan secara Targeted dan Sektoral Sectoral to address ongoing impacts of the
Atasi Dampak Lanjutan Pandemi Covid-19. Covid-19 pandemic.
Halaman - 121 - Page
1332 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 732
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
i. Pinjaman sindikasi i. Syndicated loans
Pinjaman sindikasi merupakan pinjaman yang Syndicated loans represent loans provided to
diberikan kepada debitur berdasarkan debtors based on syndication agreements with
perjanjian pembiayaan bersama dengan bank- other banks.
bank lain.
Keikutsertaan Grup dalam pinjaman sindikasi Group participation in syndicated loans with
dengan bank-bank lain adalah sebesar other banks amounted to Rp97,121,110 and
Rp97.121.110 dan Rp97.600.163 masing- Rp97,600,163 as of 31 December 2024 and
masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, respectively.
2023.
Persentase bagian BNI dalam pinjaman BNI’s percentage shares in syndicated loans,
sindikasi, dimana BNI bertindak sebagai in which BNI acts as the lead arranger, is as
pimpinan sindikasi adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
% Partisipasi 5.04% - 100.00% 5.04% - 100.00% % Participation
Keikutsertaan BNI dalam pinjaman sindikasi, BNI’s participation in syndicated loans, in
dimana BNI bertindak sebagai anggota which BNI acts as the syndication member, is
sindikasi adalah sebagai berikut: as follows:
2024 2023
% Partisipasi 0.13% - 50.00% 0.13% - 50.00% % Participation
j. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian j. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Pinjaman yang diberikan Loans
Saldo awal 592,250,284 71,267,952 31,566,533 695,084,769 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (46,089,808) 46,089,808 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
Sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 44,881,133 (44,881,133) - - -impaired
Pengalihan dari/ke kerugian
kredit ekspektasian sepanjang Transfer from/to
umurnya - kredit lifetime ECL credit
memburuk - bersih (314,609) (15,033,813) 15,348,422 - impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) (111,065,027) (16,255,626) (2,016,400) (129,337,053) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 391,171,138 22,311,172 273,118 413,755,428 originated or purchased
Pembayaran penuh (184,273,357) (5,396,143) (661,663) (190,331,163) Fully repayment
Penghapusbukuan (2,939) (109,376) (18,611,521) (18,723,836) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 4,153,490 1,222,187 47,956 5,423,633 other movements
690,710,305 59,215,028 25,946,445 775,871,778
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
Halaman - 122 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1333
Page 733
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
j. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian j. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Pinjaman yang diberikan Loans
Saldo awal 548,586,079 64,916,819 32,685,415 646,188,313 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (50,507,361) 50,507,361 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
Sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 27,382,099 (27,382,099) - - -impaired
Pengalihan dari/ke kerugian
kredit ekspektasian sepanjang Transfer from/to
umurnya - kredit lifetime ECL credit
memburuk - bersih (379,605) (14,142,760) 14,522,365 - impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) (84,580,425) (29,367,056) (3,536,324) (117,483,805) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 307,227,911 30,794,438 4,363,091 342,385,440 originated or purchased
Pembayaran penuh (154,760,114) (4,339,928) (1,831,940) (160,931,982) Fully repayment
Penghapusbukuan (8,904) (108,015) (14,273,418) (14,390,337) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (709,396) 389,192 (362,656) (682,860) other movements
592,250,284 71,267,952 31,566,533 695,084,769
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net remeasurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Pinjaman yang diberikan Loans
Saldo awal 4,116,856 19,078,523 23,962,752 47,158,131 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (1,388,026) 1,388,026 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 2,776,280 (2,776,280) - - -impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to:
kredit memburuk - bersih 308,386 (5,022,780) 4,714,394 - Lifetime ECL credit-impaired -
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian*) (1,792,074) (2,015,723) 7,990,276 4,182,479 loss allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,651,317 7,921,581 118,669 9,691,567 originated or purchased
Pembayaran penuh (1,554,149) (1,955,047) (616,441) (4,125,637) Fully repayment
Penghapusbukuan (2,939) (109,376) (18,611,521) (18,723,836) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 15,520 215,974 270,322 501,816 other movements
4,131,171 16,724,898 17,828,451 38,684,520
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih penyisihan Including in the net remeasurement of loss allowance is repayment *)
kerugian, adalah pembayaran kembali.
Halaman - 123 - Page
1334 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 734
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
j. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian j. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: (lanjutan) impairment losses are as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Pinjaman yang diberikan Loans
Saldo awal 4,126,973 19,560,944 26,646,071 50,333,988 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (1,521,043) 1,521,043 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 3,096,988 (3,096,988) - - -impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to:
kredit memburuk - bersih 589,319 (5,046,193) 4,456,874 - Lifetime ECL credit-impaired -
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian*) (2,551,411) 2,233,912 6,524,986 6,207,487 loss allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,455,725 5,529,000 2,494,908 9,479,633 originated or purchased
Pembayaran penuh (1,062,757) (1,605,474) (1,672,425) (4,340,656) Fully repayment
Penghapusbukuan (8,904) (108,015) (14,273,418) (14,390,337) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (8,034) 90,294 (214,244) (131,984) other movements
4,116,856 19,078,523 23,962,752 47,158,131
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih penyisihan Including in the net remeasurement of loss allowance is repayment *)
kerugian, adalah pembayaran kembali.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai di atas impairment losses above is adequate.
telah memadai.
k. Kredit dihapusbukukan k. Loans written off
Kredit yang telah dihapusbukukan oleh BNI The loans written off by BNI are recorded as
dicatat sebagai kredit ekstra-komtabel di extra-comptable in the administrative account.
dalam rekening administratif.
l. Fasilitas pembiayaan dengan perusahaan l. Financing arrangements with multi-finance
pembiayaan companies
BNI memiliki perjanjian pembiayaan dengan BNI has financing arrangements with several
beberapa lembaga pembiayaan untuk multi-finance companies with respect to motor
membiayai kepemilikan kendaraan bermotor vehicles financing amounting to Rp2,729,935
sebesar Rp2.729.935 dan Rp2.798.494 and Rp2,798,494 as of 31 December 2024
masing-masing pada tanggal 31 Desember and 2023, respectively.
2024 dan 2023.
Halaman - 124 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1335
Page 735
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN (lanjutan) 12. LOANS (continued)
m. Informasi pokok lainnya sehubungan m. Other significant information relating to
dengan pinjaman yang diberikan loans
Grup memiliki agunan atas pinjaman yang The Group holds collateral against loans in the
diberikan dalam bentuk kas, deposito, agunan form of cash, deposits, registered mortgages,
yang diikat dengan hipotik, garansi serta guarantees and other assets held as
jaminan dalam bentuk aset lainnya. collaterals.
Pinjaman karyawan adalah pinjaman yang Loans to employees which carried interest rate
diberikan kepada karyawan dengan tingkat of 3% - 5% per annum are intended for
bunga sebesar 3% - 5% per tahun yang purchase of houses and other necessities with
ditujukan untuk pembelian rumah dan 1 year to 20 years period. The loan principal
keperluan lainnya dengan jangka waktu and interest payments are settled through
berkisar antara 1 tahun sampai 20 tahun. monthly payroll deductions.
Pembayaran pokok pinjaman dan bunga
dilunasi melalui pemotongan gaji setiap bulan.
Informasi pokok lainnya terkait pelampauan Other significant information such as any
Batas Maksimum Pemberian Kredit Bank breach nor violation of Legal Lending Limit as
sesuai dengan peraturan yang ditetapkan OJK required by Regulation of Financial Services
diungkapkan pada Catatan 59h. Authority are disclosed in Note 59h.
13. OBLIGASI PEMERINTAH 13. GOVERNMENT BONDS
Informasi mengenai Obligasi Pemerintah Information related to Government Bonds to
berdasarkan pihak yang berelasi diungkapkan related parties are disclosed in Note 45e.
pada Catatan 45e.
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Nilai Nilai Nilai Nilai
Nominal/ Tercatat/ Nominal/ Tercatat/
Nominal Carrying Nominal Carrying
Value Value Value Value
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap 3,844,241 3,858,064 3,917,793 4,013,012 Fixed rate
Mata uang asing Foreign currencies
Tingkat bunga tetap 109,687 99,009 176,681 174,760 Fixed rate
Total nilai wajar melalui Total fair value through
laba rugi 3,953,928 3,957,073 4,094,474 4,187,772 profit or loss
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap 71,468,504 71,351,417 66,611,736 67,784,249 Fixed rate
Tingkat bunga mengambang 100,000 99,959 100,000 99,957 Floating rate
71,568,504 71,451,376 66,711,736 67,884,206
Mata uang asing Foreign currencies
Tingkat bunga tetap 20,600,172 19,453,065 19,643,203 18,665,126 Fixed rate
Total nilai wajar melalui Total fair value through
penghasilan komprehensif lain 92,168,676 90,904,441 86,354,939 86,549,332 other comprehensive income
Halaman - 125 - Page
1336 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 736
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 13. GOVERNMENT BONDS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
2024 2023
Nilai Nilai Nilai Nilai
Nominal/ Tercatat/ Nominal/ Tercatat/
Nominal Carrying Nominal Carrying
Value Value Value Value
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Rupiah Rupiah
Tingkat bunga tetap, setelah Fixed rate,
diskonto/premi yang belum net of unamortised
diamortisasi, sebesar Rp178.662 discount/premium of Rp178,662
per 31 Desember 2024 dan as of 31 December 2024 and
Rp2.150.144 per 31 Desember 2023 23,749,156 23,927,818 21,255,598 23,405,742 Rp2,150,144 as of 31 December 2023
Mata uang asing Foreign currencies
Tingkat bunga tetap, Fixed rate,
setelah diskonto/premi yang belum net of unamortised discount/
diamortisasi sebesar Rp46.836 premium of Rp46,836 as of
per 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 and Rp81,819
Rp81.819 per 31 Desember 2023 13,235,401 13,282,237 12,875,704 12,957,523 as of 31 December 2023
Total biaya perolehan diamortisasi 36,984,557 37,210,055 34,131,302 36,363,265 Total amortised cost
Total Obligasi Pemerintah 132,071,569 127,100,369 Total Government Bonds
Cadangan kerugian penurunan nilai (2,988) (1,504) Allowance for impairment losses
Obligasi Pemerintah - bersih 132,068,581 127,098,865 Government Bonds – net
Jumlah nominal Obligasi Pemerintah yang The total outstanding nominal amount of
diterima BNI dari program rekapitalisasi Government Bonds received by BNI from the
masing-masing sebesar Rp100.000 pada recapitalization program amounted to
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Rp100,000 as of 31 December 2024 and
2023, respectively.
Jumlah Obligasi Pemerintah yang The total Government Bonds at fair value
dikelompokkan sebagai nilai wajar melalui through other comprehensive income sold
penghasilan komprehensif lain yang dijual during the current year are as follows:
selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
Total dijual/ Kepada pihak ketiga/
Sold To third parties
Nilai nominal/ Nilai nominal/ Harga jual/
Nominal value Nominal value Selling price
2024 7,115,934 4,758,601 4,776,476 2024
2023 12,601,328 7,818,999 8,111,514 2023
Jumlah nilai nominal Obligasi Pemerintah yang Total nominal amount of Government Bonds
telah jatuh tempo pada 31 Desember 2024 which have matured amounted to
dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp14,123,726 and Rp10,467,207 as of
Rp14.123.726 dan Rp10.467.207. 31 December 2024 and 2023, respectively.
Untuk tingkat bunga tetap, harga pasar For fixed interest rate bonds, the market price
Obligasi Pemerintah berkisar antara 54,49% of Government Bonds ranged from 54.49% to
sampai dengan 129,31% dan antara 73,91% 129.31% and from 73.91% to 132.33% as
sampai dengan 132,33% masing-masing pada of 31 December 2024 and 2023, respectively.
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Untuk obligasi tingkat bunga mengambang, For floating interest rate bonds, the market
harga pasar Obligasi Pemerintah adalah price of Government Bonds is 99.96% as of
99,96% pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 and 99.96% as of
99,96% pada tanggal 31 Desember 2023 dari 31 December 2023 of the nominal amounts.
nilai nominal.
Halaman - 126 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1337
Page 737
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 13. GOVERNMENT BONDS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
BNI mengakui adanya keuntungan atau BNI recognised the unrealised gains or losses
kerugian yang belum direalisasi atas from the changes in the market value of the
perubahan nilai pasar Obligasi Pemerintah Government Bonds categorised as fair value
dalam kelompok nilai wajar melalui through other comprehensive income (net of
penghasilan komprehensif lain (bersih setelah taxes) in the amount of Rp715,380 (gain) and
pajak) sebesar Rp715.380 (laba) dan Rp742,928 (gain) for the period/year ended
Rp742.928 (laba) masing-masing untuk 31 December 2024 and 2023, respectively,
periode/tahun yang berakhir pada tanggal both recorded in the equity section of the
31 Desember 2024 dan 2023 yang dicatat consolidated statement of financial position.
pada bagian ekuitas laporan posisi keuangan
konsolidasian.
Pada 31 Desember 2024 dan 2023, Obligasi As of 31 December 2024 and 2023, the fixed
Pemerintah dengan tingkat bunga tetap rate government bonds have been sold under
dengan jumlah nominal Rp16.769.460 dan agreements to repurchase at maturity with
Rp7.691.569 telah dijual dengan janji dibeli nominal amount of Rp16,769,460 and
kembali hingga jatuh tempo (lihat Catatan 24). Rp7,691,569, respectively (refer to Note 24).
b. Berdasarkan kisaran tanggal jatuh tempo b. Based on maturity date and type of interest
dan jenis bunga rate
2024
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit of loss
Obligasi tingkat bunga tetap 03/01/2025 - 12/03/2071 Fixed rate bonds
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi tingkat bunga tetap 10/01/2025 - 15/07/2064 Fixed rate bonds
Obligasi tingkat bunga mengambang 25/04/2025 Floating rate bonds
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Obligasi tingkat bunga tetap 10/01/2025 - 15/07/2054 Fixed rate bonds
2023
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit of loss
Obligasi tingkat bunga tetap 04/01/2024 - 12/03/2071 Fixed rate bonds
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi tingkat bunga tetap 15/01/2024 - 15/08/2051 Fixed rate bonds
Obligasi tingkat bunga mengambang 25/04/2025 Floating rate bonds
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Obligasi tingkat bunga tetap 05/01/2024 - 15/05/2048 Fixed rate bonds
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai impairment losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada biaya Government Bond at
perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 36,363,265 - - 36,363,265 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih (291,317) - - (291,317) Net remeasurement
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 585,596 - - 585,596 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 552,511 - - 552,511 other movements
37,210,055 - - 37,210,055
Halaman - 127 - Page
1338 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 738
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 13. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada nilai wajar Government Bond at
melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 86,549,332 - - 86,549,332 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) (14,720,011) - - (14,720,011) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 18,666,108 - - 18,666,108 originated or purchased
Pembayaran penuh (429,531) - - (429,531) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 838,543 - - 838,543 other movements
90,904,441 - - 90,904,441
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah penjualan Obligasi Including in the net measurement is sales of Government Bonds*)
Pemerintah
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada biaya Government Bond at
perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 37,189,018 - - 37,189,018 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) (2,061,543) - - (2,061,543) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 1,382,109 - - 1,382,109 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (146,319) - - (146,319) other movements
36,363,265 - - 36,363,265
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah penjualan Obligasi Including in the net measurement is sales of Government Bonds *)
Pemerintah
Halaman - 128 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1339
Page 739
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 13. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada nilai wajar Government Bond at
melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 82,328,187 - - 82,328,187 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih*) (18,285,352) - - (18,285,352) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 24,012,908 - - 24,012,908 originated or purchased
Pembayaran penuh (1,065,523) - - (1,065,523) Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (440,888) - - (440,888) other movements
86,549,332 - - 86,549,332
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah penjualan Obligasi Including in the net measurement is sales of Government Bonds*)
Pemerintah
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: impairment losses are as follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada biaya biaya Government Bond at
perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 1,504 - - 1,504 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 1,287 - - 1,287 loss allowances
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 96 - - 96 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 101 - - 101 other movements
2,988 - - 2,988
Halaman - 129 - Page
1340 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 740
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 13. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: (lanjutan) impairment losses are as follows: (continued)
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total*)
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada nilai wajar Government Bond at
melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 1,980 - - 1,980 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian 2,048 - - 2,048 loss allowances
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 85 - - 85 originated or purchased
Pembayaran penuh - - - - Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 140 - - 140 other movements
4,253 - - 4,253
ΎͿ ΎͿ
Cadangan kerugian penurunan nilai pada Obligasi Allowance for impairment losses on Government Bonds
Pemerintah dengan klasifikasi nilai wajar melalui classified as fair value through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain dicatat pada penghasilan income is recorded in other comprehensive income,
komprehensif lain, karena nilai tercatatnya disajikan because the carrying value is presented at fair value.
sebesar nilai wajarnya.
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada biaya biaya Government Bond at
perolehan diamortisasi amortised cost
Saldo awal 1,391 - - 1,391 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (172) - - (172) loss allowances
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 293 - - 293 originated or purchased
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (8) - - (8) other movements
1,504 - - 1,504
Halaman - 130 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1341
Page 741
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. OBLIGASI PEMERINTAH (lanjutan) 13. GOVERNMENT BONDS (continued)
c. Nilai tercatat bruto dan cadangan kerugian c. Gross carrying amount and allowance for
penurunan nilai (lanjutan) impairment losses (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for
adalah sebagai berikut: (lanjutan) impairment losses are as follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total*)
Obligasi Pemerintah yang
diukur pada nilai wajar Government Bond at
melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Saldo awal 2,558 - - 2,558 Beginning balance
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian (545) - - (545) loss allowances
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli - - - - originated or purchased
Pembayaran penuh - - - - Fully repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (33) - - (33) other movements
1,980 - - 1,980
ΎͿ ΎͿ
Cadangan kerugian penurunan nilai pada Obligasi Allowance for impairment losses on Government Bonds
Pemerintah dengan klasifikasi nilai wajar melalui classified as fair value through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain dicatat pada penghasilan income is recorded in other comprehensive income,
komprehensif lain, karena nilai tercatatnya disajikan because the carrying value is presented at fair value.
sebesar nilai wajarnya.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai di atas impairment losses above is adequate.
telah memadai.
d. Tingkat suku bunga tetap tahunan d. Annual fixed interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
United States Dolar Singapura/ Euro Eropa/ Yen Jepang/
Rupiah Dollar Singapore Dollar European Euro Japanese Yen
% % % % %
Suku bunga: Interest rate:
2024 4.88 - 12.00 0.50 - 7.75 0.50 - 1.25 0.90 - 1.75 0.57 - 3.00 2024
2023 3.88 - 12.00 0.50 - 7.75 0.50 - 1.25 0.90 - 1.75 0.57 - 3.00 2023
e. Tingkat suku bunga mengambang tahunan e. Annual floating interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
Rupiah Unites States Dollar
% %
Suku bunga: Interest rate:
2024 6.29 - 2024
2023 4.54 - 2023
Halaman - 131 - Page
1342 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 742
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 14. SECURITIES PURCHASED UNDER
DIJUAL KEMBALI AGREEMENTS TO RESELL
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreements to resell
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 terdiri as of 31 December 2024 and 2023 are as follows:
dari:
2024
Pendapatan
Nilai Bunga yang
Jenis Nilai Penjualan Belum Nilai
Sekuritas/ Nominal/ Tanggal Jatuh Kembali/ Direalisasi/ Tercatat/
Type of Nominal Tanggal Dimulai/ Tempo/ Resale Unrealised Carrying
Counterparty Securities Amount Start Date Maturity Date Amount Interest Value
Pihak ketiga/Third parties
Bank BNP Paribas Indonesia OBN 250,000 23/12/2024 06/01/2025 249,769 223 249,546
Bank Capital Indonesia OBN 200,000 09/12/2024 06/01/2025 196,780 178 196,602
Bank Capital Indonesia OBN 200,000 10/12/2024 07/01/2025 196,816 214 196,602
Bank Central Asia Tbk OBN 500,000 19/12/2024 02/01/2025 498,201 89 498,112
Bank China Construction Bank Ind OBN 150,000 09/12/2024 06/01/2025 142,898 129 142,769
Bank China Construction Bank Ind OBN 150,000 09/12/2024 06/01/2025 142,706 129 142,577
Bank China Construction Bank Ind OBN 200,000 10/12/2024 07/01/2025 190,049 207 189,842
Bank China Construction Bank Ind OBN 80,000 17/12/2024 14/01/2025 79,936 188 79,748
Bank CIMB Niaga Tbk OBN 500,000 05/12/2024 02/01/2025 470,041 85 469,956
Bank CIMB Niaga Tbk OBN 350,000 23/12/2024 20/01/2025 340,279 1,171 339,108
Bank DBS Indonesia OBN 100,000 03/12/2024 03/01/2025 97,980 36 97,944
Bank DBS Indonesia OBN 500,000 04/12/2024 02/01/2025 483,785 88 483,697
Bank DBS Indonesia OBN 250,000 12/12/2024 09/01/2025 241,189 349 240,840
Bank DBS Indonesia OBN 50,000 18/10/2024 16/01/2025 49,088 136 48,952
Bank DBS Indonesia OBN 50,000 18/10/2024 16/01/2025 49,088 136 48,952
Bank DBS Indonesia OBN 200,000 25/11/2024 30/01/2025 193,365 1,040 192,325
Bank Indonesia, Jakarta OBN 50,000 23/10/2024 22/01/2025 49,148 187 48,961
Bank Indonesia, Jakarta OBN 50,000 23/10/2024 22/01/2025 49,150 191 48,959
Bank Indonesia, Jakarta OBN 50,000 28/11/2024 26/02/2025 48,305 499 47,806
Bank Indonesia, Jakarta OBN 50,000 28/11/2024 26/02/2025 48,301 496 47,805
Bank Maybank Indonesia Tbk OBN 100,000 12/12/2024 09/01/2025 92,448 134 92,314
Bank Maybank Indonesia Tbk OBN 50,000 12/12/2024 09/01/2025 46,224 67 46,157
Bank Maybank Indonesia Tbk OBN 50,000 12/12/2024 09/01/2025 47,494 69 47,425
Bank National Nobu Tbk OBN 150,000 23/12/2024 06/01/2025 145,511 130 145,381
Bank National Nobu Tbk OBN 100,000 23/12/2024 06/01/2025 97,124 87 97,037
Bank Sinar Mas Tbk OBN 250,000 09/12/2024 06/01/2025 232,079 210 231,869
Bank Victoria International Tbk OBN 100,000 20/12/2024 20/01/2025 98,429 343 98,086
BPD Jawa Barat Dan Banten Tbk OBN 150,000 23/12/2024 06/01/2025 137,829 123 137,706
BPD Jawa Barat Dan Banten Tbk OBN 250,000 30/12/2024 13/01/2025 242,049 519 241,530
BPD Jawa Barat Dan Banten Tbk OBN 250,000 30/12/2024 13/01/2025 242,332 520 241,812
BPD Jawa Timur OBN 250,000 30/12/2024 13/01/2025 230,464 494 229,970
BPD Jawa Timur OBN 250,000 30/12/2024 13/01/2025 230,464 494 229,970
Deutsche Bank, Jakarta OBN 5,000 11/12/2024 08/01/2025 5,078 7 5,071
Deutsche Bank, Jakarta OBN 5,000 18/12/2024 02/01/2025 4,911 - 4,911
Deutsche Bank, Jakarta OBN 5,000 23/12/2024 06/01/2025 4,912 4 4,908
Pan Indonesia Bank Tbk OBN 500,000 17/12/2024 14/01/2025 473,091 1,113 471,978
Standard Chartered Bank, Jkt OBN 5,000 27/12/2024 10/01/2025 4,852 7 4,845
Bank Indonesia OBN 200,000 30/12/2024 06/01/2025 196,305 163 196,142
Bank Indonesia OBN 500,000 31/12/2024 07/01/2025 495,016 495 494,521
HSBC Ltd OBN 321,900 18/12/2024 17/01/2025 326,706 641 326,065
HSBC Ltd OBN 321,900 18/12/2024 17/01/2025 326,706 642 326,064
HSBC Ltd OBN 321,900 23/12/2024 23/01/2025 325,561 642 324,919
HSBC Ltd OBN 160,950 23/12/2024 23/01/2025 162,781 642 162,139
8,226,650 7,985,240 13,317 7,971,923
Halaman - 132 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1343
Page 743
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 14. SECURITIES PURCHASED UNDER
DIJUAL KEMBALI (lanjutan) AGREEMENTS TO RESELL (continued)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under agreements to resell
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 terdiri as of 31 December 2024 and 2023 are as follows:
dari: (lanjutan) (continued)
2023
Pendapatan
Nilai Bunga yang
Jenis Nilai Penjualan Belum Nilai
Sekuritas/ Nominal/ Tanggal Jatuh Kembali/ Direalisasi/ Tercatat/
Type of Nominal Tanggal Dimulai/ Tempo/ Resale Unrealised Carrying
Counterparty Securities Amount Start Date Maturity Date Amount Interest Value
Pihak ketiga/Third parties
Bank Indonesia OBN 3,000,000 29/12/2023 05/01/2024 2,850,197 2,847 2,847,350
Bank Indonesia OBN 2,000,000 29/12/2023 05/01/2024 1,905,534 1,904 1,903,630
Bank Indonesia OBN 1,662,000 29/12/2023 05/01/2024 1,583,499 1,582 1,581,917
Bank Indonesia OBN 1,338,000 29/12/2023 05/01/2024 1,271,188 1,270 1,269,918
Bank Indonesia OBN 1,000,000 29/12/2023 05/01/2024 959,212 1,118 958,094
Bank Indonesia OBN 800,000 28/12/2023 04/01/2024 771,114 898 770,216
Bank Indonesia OBN 800,000 27/12/2023 03/01/2024 766,999 894 766,105
Bank Indonesia OBN 700,000 03/03/2023 01/03/2024 691,222 7,449 683,773
Bank Indonesia OBN 500,000 17/02/2023 16/02/2024 498,290 4,169 494,121
Bank Indonesia OBN 300,000 28/12/2023 04/01/2024 288,369 239 288,130
Bank Indonesia OBN 300,000 27/12/2023 03/01/2024 287,625 192 287,433
Bank Indonesia OBN 250,000 24/02/2023 23/02/2024 249,505 15,830 233,675
PT Bank CIMB Niaga Tbk OBN 200,000 12/10/2023 11/01/2024 197,501 418 197,083
HSBC Ltd OBN 148,372 26/12/2023 25/01/2024 149,034 88 148,946
DBS Bank Ltd OBN 147,965 22/12/2023 05/01/2024 148,272 529 147,743
PT Bank CIMB Niaga Tbk OBN 100,000 12/10/2023 11/01/2024 98,751 209 98,542
Bank Indonesia OBN 100,000 23/06/2023 21/06/2024 102,715 6,243 96,472
Bank Indonesia OBN 100,000 18/08/2023 16/08/2024 102,305 6,227 96,078
Bank Indonesia OBN 100,000 21/07/2023 19/07/2024 101,746 6,193 95,553
Bank Indonesia OBN 100,000 17/02/2023 16/02/2024 99,370 6,305 93,065
Bank Indonesia OBN 50,000 18/08/2023 17/05/2024 50,559 2,340 48,219
Bank Indonesia OBN 50,000 04/08/2023 03/05/2024 50,428 2,334 48,094
Bank Indonesia OBN 50,000 04/08/2023 02/08/2024 50,848 3,095 47,753
Bank Indonesia OBN 50,000 10/02/2023 09/02/2024 50,946 3,232 47,714
Bank Indonesia OBN 50,000 18/08/2023 16/02/2024 49,157 1,518 47,639
Bank Indonesia OBN 50,000 07/07/2023 05/07/2024 50,565 3,073 47,492
Bank Indonesia OBN 50,000 09/06/2023 07/06/2024 49,837 2,984 46,853
Bank Indonesia OBN 50,000 04/08/2023 02/02/2024 48,343 1,499 46,844
Bank Indonesia OBN 50,000 28/04/2023 26/01/2024 49,129 2,308 46,821
Bank Indonesia OBN 50,000 09/06/2023 08/03/2024 48,971 2,233 46,738
Bank Indonesia OBN 50,000 14/07/2023 12/04/2024 48,842 2,260 46,582
Bank Indonesia OBN 50,000 31/03/2023 01/04/2024 49,597 3,077 46,520
Bank Indonesia OBN 50,000 21/07/2023 19/01/2024 47,858 1,487 46,371
Bank Indonesia OBN 50,000 21/07/2023 19/04/2024 48,622 2,251 46,371
Bank Indonesia OBN 50,000 14/07/2023 12/07/2024 49,304 2,997 46,307
Bank Indonesia OBN 30,000 25/10/2023 24/01/2024 29,143 464 28,679
Bank Indonesia OBN 30,000 19/05/2023 17/05/2024 29,839 1,840 27,999
Bank Indonesia OBN 30,000 14/04/2023 12/04/2024 29,825 1,831 27,994
Bank Indonesia OBN 30,000 14/04/2023 12/01/2024 29,340 1,379 27,961
Bank Indonesia OBN 30,000 05/05/2023 03/05/2024 29,749 1,835 27,914
Bank Indonesia OBN 30,000 28/04/2023 26/04/2024 29,693 1,828 27,865
Bank Indonesia OBN 20,000 12/05/2023 10/05/2024 20,003 1,233 18,770
14,596,337 14,063,046 111,702 13,951,344
Kolektabilitas efek-efek dengan janji dijual kembali Collectibility securities purchased under
sesuai dengan peraturan OJK diungkapkan pada agreements to resell in accordance with OJK
Catatan 59i. regulation are disclosed in Note 59i.
Tingkat suku bunga tetap tahunan: Annual fixed interest rates:
Dolar
Amerika Serikat/
Rupiah United States Dollar
% %
Suku bunga kontrak: Contractual interest rate:
2024 6.45 - 6.80 4.37 - 4.57 2024
2023 6.00 - 6.70 5.33 - 5.35 2023
Halaman - 133 - Page
1344 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 744
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. BEBAN DIBAYAR DI MUKA 15. PREPAID EXPENSES
Beban dibayar di muka terdiri dari: Prepaid expenses consist of:
2024 2023
Asuransi 1,559,420 1,806,064 Insurance
Perbaikan dan pemeliharaan 336,954 316,947 Service and maintenance
Sewa dibayar di muka 276,194 330,586 Prepaid rent
Promosi 128,661 64,462 Promotion
Biaya tangguhan 12,590 55,510 Deferred expenses
Lainnya 627,290 169,761 Others
2,941,109 2,743,330
16. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI 16. INVESTMENTS IN ASSOCIATE
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pasar Modal telah The Financial Service Authority (OJK) Capital
menyetujui pernyataan penggabungan usaha Market has approved the statement of merger of
PT BRI Syariah Tbk, PT Bank BNI Syariah dan businesses of PT BRI Syariah Tbk, PT Bank BNI
PT Bank Syariah Mandiri melalui surat No. S- Syariah and PT Bank Syariah Mandiri through
289/D.04/2020 tertanggal 11 Desember 2020 serta letter No. S-289/D.04/2020 dated 11 December
melalui surat OJK Perbankan No. 4/KDK.03/2021 2020 and OJK Perbankan through letter No.
tanggal 27 Januari 2021. Penggabungan usaha 4/KDK.03/2021 dated 27 January 2021. The
tersebut berlaku efektif di tanggal 1 Februari 2021 merger of businesses is effective on 1 February
dan hasil penggabungan usaha akan 2021 and the merger of businesses result will use
menggunakan nama PT Bank Syariah Indonesia name of PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Tbk.
Pada tanggal 19 Desember 2022, PT Bank Syariah On 19 December 2022, PT Bank Syariah Indonesia
Indonesia Tbk (“BSI”) melakukan Penawaran Tbk (“BSI”) undertook a Limited Public Offering
Umum Terbatas dalam rangka penerbitan Hak through the issuance of pre-emptive rights of
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) 4,999,952,795 shares. Group was entitled to buy
sebanyak 4.999.952.795 saham. Grup berhak new 1,242,439,344 shares for Rp1,000 (full
membeli saham baru sebanyak 1.242.439.344 amount) per share. Group increased its capital
saham dengan harga Rp1.000 (nilai penuh) per through the pre-emptive rights to BSI by
lembar saham. Grup menggunakan sebagian 500,000,000 shares with total price of Rp500,000.
HMETD dan meningkatkan penyertaan modal Remaining pre-emptive rights of the Group was
sahamnya terhadap BSI sebanyak 500.000.000 transferred to PT CIMB Sekuritas whereas Group
saham dengan harga Rp500.000. Sisa HMETD gain cash amounted to Rp74,244. Increased
Grup dialihkan ke PT CIMB Sekuritas dimana Grup capital to BSI lead to Group percentage of
mendapatkan kas sebesar Rp74.244. Peningkatan ownership diluted to 23.24% and Group recorded
dalam penyertaan modal terhadap BSI gain from diluted shares of Rp46,794.
menyebabkan persentase kepemilikan terhadap
BSI terdilusi menjadi 23,24% dan Grup
membukukan keuntungan dari saham terdilusi
senilai Rp46.794.
Halaman - 134 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1345
Page 745
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI (lanjutan) 16. INVESTMENT IN ASSOCIATES (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, entitas As of 31 December 2024 and 2023, the associate
asosiasi yang dimiliki oleh Grup adalah sebagai of the Group was as follow:
berikut:
2024
Persentase
Kepemilikan/
Kegiatan Usaha/ Percentage of Nilai tercatat/
Nama Perusahaan Business Activity Ownership Carrying Value Company Name
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Perbankan/Banking 23.24% 12,748,127 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
2023
Persentase
Kepemilikan/
Kegiatan Usaha/ Percentage of Nilai tercatat/
Nama Perusahaan Business Activity Ownership Carrying Value Company Name
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Perbankan/Banking 23.24% 11,283,466 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Berikut ini adalah ringkasan informasi keuangan The following table is the summarised financial
PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang digunakan information for PT Bank Syariah Indonesia Tbk
untuk pencatatan metode ekuitas pada tanggal used for equity method accounting as of
31 Desember 2024 dan 2023, dan untuk tahun 31 December 2024 and 2023, and for the years
yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang then ended, which are accounted for using the
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas. equity method.
2024 2023
Aset 408,613,432 353,624,125 Assets
Liabilitas 363,571,858 314,885,003 Liabilities
Aset bersih 45,041,574 38,739,122 Net assets
2024 2023
Pendapatan 30,854,683 22,251,743 Revenue
Laba bersih periode berjalan 7,005,888 5,703,743 Net income for the period ended
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income
setelah pajak 152,124 34,189 after tax
Jumlah penghasilan komprehensif Total comprehensive income
tahun berjalan 7,158,012 5,737,932 for the year
Jumlah bagian Grup atas penghasilan Total Group’s share of comprehensive income and
komprehensif dan jumlah tercatat pada entitas carrying value of associates are as follows:
asosiasi adalah sebagai berikut:
2024 2023
Saldo awal 11,283,466 10,048,975 Beginning balance
Bagian atas laba bersih 1,628,136 1,325,550 Share of net income
Bagian atas laba komprehensif lain 35,354 7,946 Share of other comprehensive gain
Jumlah bagian atas penghasilan
komprehensif 1,663,490 1,333,496 Total share of comprehensive income
Dividen yang diterima (198,829) (99,005) Dividend received
Jumlah tercatat 12,748,127 11,283,466 Carrying value
Halaman - 135 - Page
1346 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 746
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI (lanjutan) 16. INVESTMENT IN ASSOCIATES (continued)
Rekonsiliasi atas ringkasan informasi keuangan Reconciliation of the summarised financial
yang disajikan terhadap nilai buku dari kepentingan information presented to the carrying amount of its
entitas asosiasi adalah sebagai berikut: interest in associate is as follows:
2024 2023
Saldo awal tahun 38,739,122 33,505,610 Beginning balance of the year
Laba bersih periode berjalan 7,005,888 5,703,743 Net income for the year
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income
setelah pajak 152,124 34,189 after tax
Pembayaran dividen (855,560) (426,019) Dividend payment
Lain-lain - (78,401) Others
45,041,574 38,739,122
Persentase kepemilikan efektif 23.24% 23.24% Percentage of effective ownership
10,485,856 9,021,195
Goodwill 2,262,271 2,262,271 Goodwill
Nilai tercatat 12,748,127 11,283,466 Carrying value
Pada tanggal 31 Desember 2024, nilai wajar As at 31 December 2024, the fair value of the
kepemilikan saham Grup pada PT Bank Syariah Group’s interest in PT Bank Syariah Indonesia,
Indonesia Tbk, perusahaan yang terdaftar pada which is listed on the IDX, was Rp29,266,229 (31
BEI, adalah Rp29.266.229 (31 Desember 2023: December 2023: Rp18,653,201) using the closing
Rp18.653.201) menggunakan harga penutupan price on 30 December 2024.
tanggal 30 Desember 2024.
17. PENYERTAAN SAHAM - BERSIH 17. EQUITY INVESTMENTS - NET
Penyertaan jangka panjang Long-term equity investments
Nilai Wajar/
Fair Value
2024 2023
Klasifikasi nilai wajar melalui Classified as fair value through
penghasilan komprehensif lain 637,280 563,700 other comprehensive income
Penyertaan jangka panjang berdasarkan The classification of long-term equity investments
kolektibilitas sesuai Peraturan OJK diungkapkan based on Financial Service Authority Rule
pada Catatan 59j. collectibility are disclosed in Note 59j.
Grup mengklasifikasikan investasi berikut pada The Group designated certain investment as at fair
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. value through comprehensive income (FVOCI).
Klasifikasi pada nilai wajar melalui penghasilan The FVOCI designation was made because the
komprehensif lain dibuat dengan pertimbangan investments are expected to be held for the long-
investasi akan dimiliki dalam jangka panjang untuk term strategic purposes.
kepentingan strategis.
Halaman - 136 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1347
Page 747
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. PENYERTAAN SAHAM - BERSIH (lanjutan) 17. EQUITY INVESTMENTS - NET (continued)
Penyertaan saham terdiri dari: Equity investment consist of:
2024 2023 2024 2023
Persentase Persentase Biaya Biaya
Kepemilikan/ Kepemilikan/ perolehan/ perolehan/
Percentage Percentage Acquisition Nilai wajar/ Acquisition Nilai wajar/
Nama Perusahaan/Company Name of Ownership of Ownership cost Fair value cost Fair value
Nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain/fair value through
other comprehensive income
PT Fintek Karya Nusantara 9.82% 9.82% 200,000 369,614 200,000 377,547
PT Bank Mizuho Indonesia 1.00% 1.00% 75,375 75,375 75,375 75,375
PT Bank BTPN Tbk 0.11% 0.15% 19,250 26,896 19,250 31,579
PT Penyelesaian Transaksi Elektronik
Nasional (PTEN) 17.50% 17.50% 3,500 71,019 3,500 23,288
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 2.50% 2.50% 7,500 7,500 7,500 7,500
PT Pemeringkat Efek Indonesia 0.14% 0.14% 158 158 158 158
PT Bursa Efek Indonesia 1.20% 1.20% 7,500 7,500 7,500 7,500
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia 1.11% 1.11% 20,000 20,000 - -
Lain-lain/Others 0.03% 0.03% 14,434 14,434 9,236 9,236
347,717 592,496 322,519 532,183
Nilai wajar melalui laba rugi/
fair value through profit or loss
Lain-lain/Others 1.35%-20.00% 2.50% 40,392 44,784 31,517 31,517
388,109 637,280 354,036 563,700
18. ASET LAIN-LAIN - BERSIH 18. OTHER ASSETS - NET
Aset lain-lain - bersih terdiri dari: Other assets - net consist of:
2024 2023
Piutang bunga 4,764,476 4,331,026 Interest receivables
Piutang lain-lain setelah
dikurangi cadangan kerugian Other receivables, net of
penurunan nilai sebesar Rp1.031.857 allowance for impairment losses of
pada tanggal 31 Desember 2024 Rp1,031,857 as of 31 December
dan Rp656.600 pada tanggal 2024 and Rp 656,600 as of
31 Desember 2023 2,515,071 2,679,406 31 December 2023
Piutang terkait transaksi ATM dan Receivables from transactions
kartu kredit 1,579,054 3,662,144 related to ATM and credit card
Agunan yang diambil alih setelah
dikurangi cadangan kerugian Foreclosed collaterals, net of
penurunan nilai sebesar Rp772.964 allowance for impairment losses of
pada tanggal 31 Desember 2024 Rp772,964 as of 31 December 2024
dan Rp788.713 pada tanggal and Rp788,713 as of
31 Desember 2023 914,825 897,057 31 December 2023
Term Deposit Valas Devisa Hasil Foreign Exchange Term Deposit
Ekspor 909,368 2,540,505 from Export Activities
Persediaan kantor 446,588 228,388 Office supplies
Receivables from customers -
Piutang nasabah - Entitas Anak 307,236 371,927 Subsidiary
Beban komisi ditangguhkan 51,111 53,845 Deferred commission expenses
Lain-lain setelah dikurangi cadangan Others, net of allowance for
kerugian penurunan nilai sebesar impairment losses of
Rp27.758 pada tanggal Rp27,758 as of
31 Desember 2024 dan 31 December 2024
Rp27.408 pada tanggal and Rp27,408 as of
31 Desember 2023 2,619,338 2,207,899 31 December 2023
14,107,067 16,972,197
Halaman - 137 - Page
1348 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 748
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. ASET LAIN-LAIN - BERSIH (lanjutan) 18. OTHER ASSETS - NET (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, piutang bunga As of 31 December 2024, interest receivables are
sebagian besar merupakan bunga yang berasal mostly comprised of interest from loans and
dari pinjaman yang diberikan dan Obligasi Government Bonds amounting to Rp2,258,031 and
Pemerintah masing-masing sebesar Rp2.258.031 Rp1,884,514, respectively (31 December 2023:
dan Rp1.884.514 (31 Desember 2023: Rp1,885,321 and Rp1,798,596).
Rp1.885.321 dan Rp1.798.596).
Piutang lain-lain sebagian besar merupakan imbal Other receivables mostly comprised of guarantee
jasa penjaminan, piutang kepada pemerintah dan fee, governments receivables and receivables
piutang transaksi penjaminan emisi efek. from underwriting activities.
BNI telah melakukan upaya penyelesaian atas BNI has made efforts to settle foreclosed
agunan yang diambil alih dengan melakukan upaya collaterals by making an attempt to sell in the form
penjualan dalam bentuk lelang atau of an auction or take over of collateral by investors
pengambilalihan agunan oleh investor atas agunan on foreclosed collaterals.
yang diambil alih.
Properti terbengkalai termasuk di dalam pos “Lain- Abandoned properties are included in “Others”
lain” sebesar Rp2.279 setelah dikurangi cadangan amounting to Rp2,279, net of allowance for
kerugian penurunan nilai sebesar Rp27.715 dan impairment losses of Rp27,715, and accumulated
akumulasi penyusutan properti terbengkalai depreciation of Rp1,995, as of 31 December 2024
sebesar Rp1.995 pada tanggal 31 Desember 2024 and amounting to Rp2,734, net of allowance for
dan sebesar Rp2.734 setelah dikurangi cadangan impairment losses of Rp27,260, and accumulated
kerugian penurunan nilai sebesar Rp27.260 dan depreciation of Rp1,995, as of 31 December 2023.
akumulasi penyusutan properti terbengkalai
sebesar Rp1.995 pada tanggal 31 Desember 2023.
BNI telah melakukan upaya penyelesaian atas BNI has made efforts to resolve abandoned
properti terbengkalai dalam bentuk pemanfaatan properties by utilising them for the Bank's
untuk kegiatan operasional Bank (kantor, outlet, operational activities (offices, outlets, gallery,
galeri, rumah dinas dan gudang kearsipan). official houses and warehouse).
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor Term Deposits of Foreign Exchange from Export
merupakan suatu instrumen dimana dana devisa Proceeds is an instrument where foreign exchange
hasil ekspor dari rekening khusus eksportir from export proceeds from exporters’ special
ditempatkan pada Bank Indonesia melalui rekening account are placed in Bank Indonesia through
Bank sesuai mekanisme pasar. Bank’s accounts in accordance with market
mechanisms.
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk atas aset- impairment losses on the respective assets
aset yang disebutkan di atas telah memadai. outlined above is adequate.
Halaman - 138 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1349
Page 749
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA 19. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE OF
ASSETS
2024
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Saldo akhir/
balance Additions Disposals Reclassification Revaluation Ending balance
Aset kepemilikan langsung: Direct ownership assets:
Tanah 16,364,369 51,946 (32,965) - 785,488 17,168,838 Land
Bangunan 9,245,305 726,526 (676,277) 80,497 593,454 9,969,505 Buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment and
kendaraan bermotor 15,186,865 1,043,181 (403,650) 473,472 - 16,299,868 motor vehicles
Aset dalam Construction
penyelesaian 1,239,297 1,832,400 (250,389) (553,969) - 2,267,339 in progress
42,035,836 3,654,053 (1,363,281) - 1,378,942 45,705,550
Aset sewa pembiayaan: Leased assets:
Aset hak-guna 2,652,014 1,168,843 (710,464) - - 3,110,393 Right-of-use of assets
44,687,850 4,822,896 (2,073,745) - 1,378,942 48,815,943
Akumulasi Accumulated
Penyusutan: depreciation:
Bangunan 3,365,881 579,741 (78,951) - 9,891 3,876,562 Buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment and
kendaraan bermotor 12,317,256 1,092,531 (235,074) - - 13,174,713 motor vehicles
15,683,137 1,672,272 (314,025) - 9,891 17,051,275
Aset sewa pembiayaan: Leased assets:
Aset hak-guna 1,239,857 734,629 (618,054) - - 1,356,432 Right-of-use of assets
16,922,994 2,406,901 (932,079) - 9,891 18,407,707
Nilai buku bersih 27,764,856 30,408,236 Net book value
2023
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Saldo akhir/
balance Additions Disposals Reclassification Revaluation*) Ending balance
Aset kepemilikan langsung: Direct ownership assets:
Tanah 16,023,337 215,683 (3,282) 119,116 9,515 16,364,369 Land
Bangunan 8,723,683 318,036 (11,688) 214,792 482 9,245,305 Buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment and
kendaraan bermotor 13,958,270 1,104,159 (198,916) 323,352 - 15,186,865 motor vehicles
Aset dalam Construction
penyelesaian 707,409 1,192,915 (3,767) (657,260) - 1,239,297 in progress
39,412,699 2,830,793 (217,653) - 9,997 42,035,836
Aset sewa pembiayaan: Leased assets:
Aset hak-guna 2,342,759 705,655 (396,400) - - 2,652,014 Right-of-use of assets
41,755,458 3,536,448 (614,053) - 9,997 44,687,850
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan 2,813,741 559,294 (7,154) - - 3,365,881 Buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment and
kendaraan bermotor 11,345,144 1,159,922 (187,810) - - 12,317,256 motor vehicles
14,158,885 1,719,216 (194,964) - - 15,683,137
Aset sewa pembiayaan: Leased assets:
Aset hak-guna 1,047,680 585,308 (393,131) - - 1,239,857 Right-of-use of assets
15,206,565 2,304,524 (588,095) - - 16,922,994
Nilai buku bersih 26,548,893 27,764,856 Net book value
*) Nilai revaluasi aset tetap merupakan hasil penilaian The revaluation value of fixed assets is the result of *)
kembali aset tetap Entitas Anak. re-appraisal of the Subsidiary fixed assets
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, Grup As of 31 December 2024 and 2023, the Group
melakukan peninjauan kembali atas masa manfaat, performed a review on useful life, depreciation
metode penyusutan, dan nilai residu aset tetap dan method, and residual value of fixed assets and
menyimpulkan bahwa tidak terdapat perubahan concluded that there was no change in those
atas metode dan asumsi tersebut. methodology and assumptions.
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada Depreciation expense for the years ended
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing- 31 December 2024 and 2023 amounted to
masing sebesar Rp1.682.163 dan Rp1.719.216 Rp1,682,163 and Rp1,719,216 are recorded on
dicatat pada beban umum dan administrasi pada general and administrative expense in the
laporan laba rugi. statement of profit or loss.
Aset tetap yang telah terdepresiasi penuh namun The fixed assets that have been fully depreciated
masih digunakan oleh Grup sebesar Rp10.439.599 but still in use by the Group amounted to
dan Rp9.616.323 masing-masing pada tanggal Rp10,439,599 and Rp9,616,323 as of
31 Desember 2024 dan 2023, antara lain berupa 31 December 2024 and 2023, respectively,
perlengkapan kantor dan kendaraan bermotor. including, among others, office equipment and
motor vehicles.
Halaman - 139 - Page
1350 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 750
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 19. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE OF
ASSETS (continued)
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat Management believes that there is no impairment
penurunan nilai aset tetap yang dimiliki Grup in the value of fixed assets owned by the Group
selama tahun berjalan karena manajemen during the year because management believes that
berpendapat bahwa nilai tercatat aset tetap tidak the carrying amounts of fixed assets do not exceed
melebihi estimasi nilai yang dapat diperoleh the estimated recoverable amount.
kembali.
Aset tetap Bank pada tanggal 31 Desember 2024 As of 31 December 2024, the fixed assets of the
diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan Bank were insured against risk of fire and theft with
pencurian dengan nilai pertanggungan sebesar sum insured amounting to Rp17,308,556 (31
Rp17.308.556 (31 Desember 2023: Rp18.714.609). December 2023: Rp18,714,609). Management
Manajemen berpendapat bahwa nilai believes that the sum insured is adequate to cover
pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi possible losses on the assets insured.
kemungkinan kerugian atas aset tersebut.
Aset dalam penyelesaian pada tanggal Construction in progress as of 31 December 2024
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai and 2023 are as follows:
berikut:
2024 2023
Tanah 337 - Land
Bangunan 1,336,241 450,350 Buildings
Peralatan kantor 930,761 788,947 Office equipment
2,267,339 1,239,297
Estimasi persentase tingkat penyelesaian aset The estimated percentage of completion of
dalam penyelesaian pada tanggal 31 Desember construction in progress as of 31 December 2024
2024 adalah berkisar antara 21% - 84% dan is between 21% - 84% and 31 December 2023:
31 Desember 2023: 89% - 97%. Aset dalam 89% - 97%. Those construction in progress as of
penyelesaian pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 and 2023 are estimated to be
2023 tersebut diperkirakan akan selesai masing- completed in 2026 and 2024, respectively.
masing pada tahun 2026 dan 2024.
Tidak ada aset tetap yang dijaminkan. There were no fixed assets pledged as collateral.
Berdasarkan keputusan Ketua Badan Pengawas Based on Decision of Chairman of Bapepam and
Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan LK No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012,
No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 about the presentation and disclosure in financial
tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan report of issuer or a public company in point 27.e,
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik butir by considering the book value of fixed assets (land
27.e, dengan mempertimbangkan nilai buku aset and buildings) that on which revaluation has been
tetap (tanah dan bangunan) yang telah dilakukan conducted in 2015, 2018 and 2021, therefore in
revaluasi pada tahun 2015, 2018 dan 2021, maka 2024, the Group assigned registered independent
pada tahun 2024 Grup telah menugaskan appraisers to appraise (revaluate) its fixed assets
perusahaan jasa penilai terdaftar untuk (land and buildings). The Group has revalued the
melaksanakan penilaian (revaluasi) aset tetap value of that land and buildings not for tax purpose
(tanah dan bangunan). Grup melakukan penilaian rather for the compliance of the aforementioned
kembali atas tanah dan bangunan tersebut bukan Bapepam and LK regulation.
untuk tujuan perpajakan tetapi hanya untuk
pemenuhan ketentuan Bapepam dan LK tersebut.
Penilaian atas tanah dan bangunan dilakukan oleh The valuations of land and buildings are performed
penilai independen eksternal sebagai berikut: by the following external independent appraisers:
a) KJPP Toha Okky Heru & Rekan a) KJPP Toha Okky Heru & Rekan
b) KJPP Rengganis Hamid & Rekan b) KJPP Rengganis Hamid & Rekan
c) KJPP Toto Suharto & Rekan c) KJPP Toto Suharto & Rekan
d) KJPP Abdullah Fitriantoro & Rekan d) KJPP Abdullah Fitriantoro & Rekan
Halaman - 140 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1351
Page 751
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 19. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE OF
ASSETS (continued)
Penilaian dilakukan berdasarkan Standar Penilaian Valuations are performed based on Indonesian
Indonesia, ditentukan berdasarkan transaksi pasar Valuation Standards, determined based on
terkini dan dilakukan dengan ketentuan - ketentuan reference to recent market transactions done on
yang lazim. Metode penilaian yang dipakai adalah arm’s length terms and appropriate requirements.
metode data pasar, metode biaya dan metode The valuation methods used are market value
pendapatan. Elemen-elemen yang digunakan approach, cost approach and income approach.
dalam perbandingan data untuk menentukan nilai Elements used in data comparison to determine
wajar aset antara lain: fair value of assets, among others are as follows:
a) Jenis dan hak yang melekat pada properti a) Types and rights attached to the property
b) Kondisi pasar b) Market condition
c) Lokasi c) Location
d) Karakteristik fisik d) Physical characteristics
e) Karakteristik dalam menghasilkan pendapatan e) Income producing characteristics
f) Karakteristik tanah f) Land characteristics
Informasi mengenai penilaian kembali aset tetap Information on revaluation of land and buildings of
pada tanggal 31 Desember 2024 untuk kelompok the Group on 31 December 2024 located in
aset tanah dan bangunan Grup di Indonesia dan Indonesia and overseas are as follows:
luar negeri adalah sebagai berikut:
Nilai Buku sebelum Nilai Buku Setelah
Revaluasi/ Revaluasi/ Keuntungan
Carrying Amount Carrying Amount after Revaluasi bersih/
Before Revaluation Revaluation Net gain revaluation
Tanah 16,206,563 16,992,051 785,488 Land
Bangunan 5,081,867 5,675,321 593,454 Buildings
Jumlah 21,288,430 22,667,372 1,378,942 Total
Penilaian kembali yang dilakukan atas tanah The revaluation of land resulted in an increase in
menghasilkan jumlah kenaikan nilai tercatat the carrying amount of land amounting to
sebesar Rp785.488 yang terdiri dari kenaikan nilai Rp785,488 which consists of the increase in the
tanah yang dicatat sebagai “Penghasilan carrying amount of land recognised as “Other
Komprehensif Lain” sebesar Rp785.730 dan Comprehensive Income” amounting to Rp785,730
penurunan nilai tanah yang diakui sebagai beban and a decrease in carrying amount of land
pada laba rugi tahun 2024 sebesar Rp242. recognised in 2024 expenses in the profit/loss
amounting to Rp242.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi Increase in carrying amount of buildings from the
bangunan dicatat sebesar Rp593.454. Kenaikan ini revaluation of building is recorded at Rp593,454.
terdiri dari kenaikan nilai bangunan yang dicatat The increase consists of the increase in the
sebagai “Penghasilan Komprehensif Lain” sebesar carrying amount of buildings recognised in “Other
Rp589.920 dan yang diakui sebagai pendapatan Comprehensive Income” amounting to Rp589,920
pada laba rugi tahun 2024 sebesar Rp3.534. and recognised in 2024 income in the profit/loss
amounting to Rp3,534.
Secara total kenaikan nilai tercatat yang timbul dari In total, the increase in the carrying amount from
revaluasi tanah dan bangunan dicatat sebagai revaluation of land and buildings is recognised in
“Penghasilan Komprehensif Lain” adalah sebesar “Other Comprehensive Income” amounting to
Rp1.375.650. Kenaikan nilai tercatat yang timbul Rp1,375,650. The increase of carrying amount
dari revaluasi dicatat sebagai pendapatan pada from revaluation results recognised in 2024 income
tahun 2024 adalah sebesar Rp3.292. amounting to Rp3,292.
Halaman - 141 - Page
1352 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 752
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 19. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE OF
ASSETS (continued)
Jika tanah dan bangunan dicatat sebesar harga If land and buildings were recorded using historical
perolehan, maka dicatat dalam jumlah sebagai cost basis, the amount would be as follows:
berikut:
2024 2023
Tanah 1,772,751 1,773,261 Land
Bangunan Buildings
Harga perolehan 2,984,245 2,972,139 Cost
Akumulasi penyusutan (2,882,207) (2,859,396) Accumulated depreciation
Nilai buku bangunan 102,038 112,743 Net book amount
Jumlah nilai buku bersih 1,874,789 1,886,004 Total net book value
Perubahan cadangan revaluasi aset bersih setelah The movements in the asset revaluation reserve
pajak adalah sebagai berikut: net of tax are as follows:
Cadangan revaluasi aset,
bersih setelah pajak/
Asset revaluation
reserve, net of tax
Saldo per 31 Desember 2023 15,447,829 Balance as of 31 December 2023
Realisasi surplus revaluasi akibat dampak Revaluation surplus realization due to
kehilangan pengendalian 1,263,566 impact of loss of control
Saldo per 31 Desember 2024 16,711,395 Balance as of 31 December 2024
Cadangan revaluasi aset,
bersih setelah pajak/
Asset revaluation
reserve, net of tax
Saldo per 31 Desember 2022 15,441,439 Balance as of 31 December 2022
Realisasi surplus revaluasi akibat dampak Revaluation surplus realization due to
kehilangan pengendalian 6,390 impact of loss of control
Saldo per 31 Desember 2023 15,447,829 Balance as of 31 December 2023
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, selain As of 31 December 2024 and 2023, there is no
tanah dan bangunan, tidak terdapat perbedaan significant difference between the fair value and
yang signifikan antara nilai wajar aset tetap dengan carrying value of fixed assets other than land and
nilai tercatatnya. buildings.
Halaman - 142 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1353
Page 753
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 19. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE OF
ASSETS (continued)
Perhitungan keuntungan/(kerugian) penjualan dan Calculation of gain/(loss) on sale and write-off of
penghapusan aset tetap sebagai berikut: fixed assets as follows:
2024 2023
Harga perolehan 157,689 30,670 Acquisition cost
Akumulasi penyusutan (142,176) (25,967) Accumulated depreciation
Nilai buku aset tetap
yang dijual dan dihapus 15,513 4,703 Book value of disposed fixed assets
Hasil penjualan dan
penghapusan aset tetap 26,713 13,119 Proceeds from disposal of fixed assets
Keuntungan dari penjualan Gain on sale
dan penghapusan aset tetap 11,200 8,416 and write-off of fixed assets
Aset hak-guna pada 31 Desember 2024 dan 2023 Right-of-use of assets as of 31 December 2024
adalah sebagai berikut: and 2023 as follows:
2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Disposals Reclassification balance
Biaya perolehan Cost
Tanah dan bangunan 2,585,309 703,770 (609,772) - 2,679,307 Land and buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment
kendaraan bermotor 66,705 465,073 (100,692) - 431,086 and motor vehicles
2,652,014 1,168,843 (710,464) - 3,110,393
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Tanah dan bangunan 1,188,905 650,647 (557,343) - 1,282,209 Land and buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment
kendaraan bermotor 50,952 83,982 (60,711) - 74,223 and motor vehicles
1,239,857 734,629 (618,054) - 1,356,432
Nilai buku bersih 1,412,157 1,753,961 Net book value
2023
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Disposals Reclassification balance
Biaya perolehan Cost
Tanah dan bangunan 2,268,006 691,141 (373,838) - 2,585,309 Land and buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment
kendaraan bermotor 74,753 14,514 (22,562) - 66,705 and motor vehicles
2,342,759 705,655 (396,400) - 2,652,014
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Tanah dan bangunan 1,011,761 551,497 (374,353) - 1,188,905 Land and buildings
Perlengkapan kantor dan Office equipment
kendaraan bermotor 35,919 33,811 (18,778) - 50,952 and motor vehicles
1,047,680 585,308 (393,131) - 1,239,857
Nilai buku bersih 1,295,079 1,412,157 Net book value
Grup menyewa beberapa aset termasuk rumah The Group has rented a number of assets which
dinas, gedung kantor, ruang ATM, kendaraan dan include official houses, offices, ATM space, vehicle
lain-lain. Rata-rata masa sewa adalah 5 (lima) and others. The average of lease term is 5 (five)
tahun. years.
Halaman - 143 - Page
1354 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 754
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 19. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE OF
ASSETS (continued)
Jumlah pengeluaran kas untuk sewa selama tahun The total cash outflow for leases for the year ended
yang berakhir pada 31 Desember 2024 adalah 31 December 2024 is amounting to Rp870,149 (31
Rp870.149 (31 Desember 2023: Rp240.769). December 2023: Rp240,769).
Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada Depreciation expense for the year ended
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 masing- 31 December 2024 and 2023 amounted to
masing sebesar Rp734.629 dan Rp585.308 dicatat Rp734,629 and Rp585,308 are recorded on
pada beban umum dan administrasi pada laporan general and administrative expense in the
laba rugi. statement of profit or loss.
20. ASET TAKBERWUJUD 20. INTANGIBLE ASSETS
Aset takberwujud terdiri dari: Intangible assets consist of the following:
2024 2023
Goodwill 727,786 727,786 Goodwill
Hubungan pelanggan 15,528 16,637 Customer relationships
743,314 744,423
Pada bulan Mei 2022, Grup telah mengakuisisi PT In May 2022, the Group acquired PT Bank Hibank
Bank Hibank Indonesia. Atas transaksi ini, Grup Indonesia. As a result of this acquisition, the Group
memperoleh goodwill dan aset takberwujud recognised goodwill and certain intangible assets,
tertentu berupa kontrak hubungan pelanggan dan such as contractual customer relationships and
merek dagang. trademarks.
Penurunan nilai atas goodwill Impairment of goodwill
Pengujian penurunan nilai atas goodwill yang Goodwill are tested for impairment annually (as at
dilakukan setiap tahun (pada tanggal 31 31 December) and when circumstances indicate
Desember) dan ketika terdapat suatu indikasi that the carrying value may be impaired.
bahwa nilai tercatatnya mengalami penurunan nilai.
Nilai terpulihkan ditentukan berdasarkan The recoverable amount was determined based on
perhitungan nilai wajar dikurangi biaya yang fair value less cost of disposal calculations that
menggunakan metode Discounted Cash Flow 5 uses the 5 years Discounted Cash Flow method.
tahun. Grup menentukan unit penghasil kas The Group determine the cash generating unit
(“UPK”) sejalan dengan Bank Hibank sebagai UPK (“CGU”) aligned with the Bank Hibank as a
sendiri. Nilai tersebut dikategorikan berada dalam separate CGU. The value is within the category of
kategori pengukuran nilai wajar level 3. fair value measurement level 3.
Asumsi kunci yang digunakan dalam perhitungan Certain key assumptions used in the fair value less
nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual pada cost of disposal calculation at 31 December 2024
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah and 2023 are as follows
sebagai berikut:
2024 2023
Tingkat pertumbuhan 4.95% 4.94% Growth rate
Tingkat diskonto (WACC) 9.97% 9.80% Discount rate (WACC)
Tidak ada penurunan nilai goodwill yang No impairment of the goodwill was identified.
diidentifikasi.
Halaman - 144 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1355
Page 755
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. LIABILITAS SEGERA 21. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
2024 2023
Rupiah Rupiah
Kewajiban sebagai issuer bank (ATM) 1,205,173 2,991,170 Obligation as issuer bank
Simpanan sementara yang Temporary deposit transactions
belum diselesaikan 1,147,547 788,753 not yet settled
Setoran pajak sebagai Tax collection received by BNI as
bank persepsi 421,350 334,092 collecting bank
Kerjasama pihak ketiga 294,763 306,886 Third party agreements
Dana trust 264,505 26,578 Fund deposits for trust
Dana setoran smartpay 222,426 224,059 Fund deposits for smartpay
Dana setoran cek 54,964 58,307 Fund deposits for cheques
Kiriman uang 47,774 135,863 Money transfers
Lainnya 529,897 113,447 Others
4,188,399 4,979,155
Mata uang asing Foreign currencies
Dana trust 981,005 138,534 Fund deposits for trust
Simpanan sementara yang Temporary deposit transactions
belum diselesaikan 198,926 14,424 not yet settled
Setoran pajak sebagai Tax collection received by BNI as
bank persepsi 79,194 77,146 collecting Bank
Kiriman uang 59,205 33,682 Money transfers
Kerjasama pihak ketiga 4,598 50,634 Third party agreements
Lainnya 3,393 1,377 Others
1,326,321 315,797
5,514,720 5,294,952
22. SIMPANAN NASABAH 22. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
Informasi mengenai simpanan berdasarkan pihak Information with respect to transactions with related
yang berelasi diungkapkan pada Catatan 45k. parties are disclosed in Note 45k.
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Tabungan 247,370,321 222,512,910 Savings accounts
Deposito berjangka 201,908,287 208,275,592 Time deposits
Giro 192,230,190 203,157,259 Current accounts
641,508,798 633,945,761
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 113,503,338 142,338,909 Current accounts
Deposito berjangka 40,324,680 24,389,388 Time deposits
Tabungan 10,174,032 9,468,525 Savings accounts
Negotiable Certificate of Deposits - 587,760 Negotiable Certificate of Deposits
164,002,050 176,784,582
805,510,848 810,730,343
Halaman - 145 - Page
1356 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 756
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 22. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Perincian simpanan nasabah berdasarkan Deposits from customers based on currencies
mata uang adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Rupiah 641,508,798 633,945,761 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 151,199,658 165,780,761 United States Dollar
Yen Jepang 6,810,333 7,554,960 Japanese Yen
Dolar Singapura 2,464,309 752,273 Singapore Dollar
Yuan China 2,202,929 1,839,058 Chinese Yuan
Euro Eropa 1,162,954 721,360 European Euro
Dolar Australia 72,228 47,156 Australian Dollar
Dolar Hong Kong 43,879 50,901 Hong Kong Dollar
Pound Sterling Inggris 32,638 28,218 Great Britain Pound Sterling
Franc Swiss 6,948 4,560 Swiss Franc
Won Korea Selatan 2,174 2,253 South Korean Won
Lain-lain 4,000 3,082 Others
164,002,050 176,784,582
805,510,848 810,730,343
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on Law No. 24 dated 22 September
22 September 2004 yang berlaku efektif sejak 2004, effective on 22 September 2005, which
tanggal 22 September 2005, sebagaimana was amended by the Government Regulation
diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 3 dated 13 October 2008, the Indonesia
Pengganti Undang-Undang Republik Deposit Insurance Corporation (LPS) was
Indonesia No. 3 tanggal 13 Oktober 2008, formed to guarantee certain liabilities of
Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) commercial banks under the applicable
dibentuk untuk menjamin liabilitas tertentu guarantee program, which the amount of
bank-bank umum berdasarkan program guarantee can be amended if the situation
penjaminan yang berlaku, yang besaran nilai complies with the valid particular criteria.
jaminannya dapat berubah jika memenuhi
kriteria tertentu yang berlaku.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Based on Government Regulation No. 66 Year
Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal 2008 dated 13 October 2008 regarding The
13 Oktober 2008 mengenai Besarnya Nilai Amount of Deposit Guaranteed by Indonesia
Simpanan yang dijamin Lembaga Penjaminan Deposit Insurance Corporation, the amount of
Simpanan, jumlah simpanan yang dijamin LPS deposits covered by LPS is up to Rp2,000 per
adalah simpanan sampai dengan Rp2.000 depositor per bank.
untuk per nasabah per bank.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, BNI was a
BNI adalah peserta dari program penjaminan participant of the above guarantee program.
tersebut.
Halaman - 146 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1357
Page 757
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 22. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Giro 45,504,242 64,848,639 Current accounts
Deposito berjangka 29,153,150 26,986,048 Time deposits
Tabungan 104,341 146,280 Savings accounts
74,761,733 91,980,967
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 30,233,977 55,991,467 Current accounts
Deposito berjangka 7,829,496 4,088,842 Time deposits
Tabungan 8,605 19,114 Saving accounts
38,072,078 60,099,423
Total pihak berelasi 112,833,811 152,080,390 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Tabungan 247,265,980 222,366,630 Savings accounts
Deposito berjangka 172,755,137 181,289,544 Time deposits
Giro 146,725,948 138,308,620 Current accounts
566,747,065 541,964,794
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 83,269,361 86,347,442 Current accounts
Deposito berjangka 32,495,184 20,300,546 Time deposits
Tabungan 10,165,427 9,449,411 Savings accounts
Negotiable Certificate of Deposits - 587,760 Negotiable Certificate of Deposits
125,929,972 116,685,159
Total pihak ketiga 692,677,037 658,649,953 Total third parties
805,510,848 810,730,343
c. Deposito berjangka berdasarkan jangka c. Time deposits by contractual period
waktu kontrak
2024 2023
<1 bulan 14,835,885 11,607,194 <1 month
1 - <3 bulan 64,523,187 56,575,988 1 - <3 months
3 - <6 bulan 78,146,147 71,419,166 3 - <6 months
6 - 12 bulan 44,610,394 17,281,374 6 - 12 months
>12 bulan 40,117,354 75,781,258 >12 months
242,232,967 232,664,980
d. Simpanan yang diblokir dan dijadikan d. Deposits blocked and pledged as collateral
jaminan
2024 2023
Tabungan 28,835,871 14,832,482 Savings accounts
Giro 16,367,424 16,170,794 Current accounts
Deposito berjangka 13,255,678 7,253,007 Time deposits
Total 58,458,973 38,256,283 Total
Halaman - 147 - Page
1358 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 758
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 22. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
e. Tingkat suku bunga dan bagi hasil per e. Annual interest rates and profit sharing
tahun
Pound
Dolar Amerika Dolar Won Korea Sterling Dolar
Serikat/ Singapura/ Euro Eropa/ Selatan/ Inggris/ Hongkong/
United States Singapore European Yen Jepang/ South Korea Great Britain Hongkong
Rupiah Dollar Dollar Euro Japanese Yen Won Pound Sterling Dollar
% % % % % % % %
2024 0.00 - 8.10 0.00 - 6.25 0.00 - 2.25 0.00 - 0.10 0.00 - 0.07 0.00 - 0.25 0.00 - 0.10 0.00 - 3.70 2024
2023 0.00 - 7.50 0.00 - 6.90 0.00 - 1.75 0.00 - 0.10 0.00 - 0.01 - - - 2023
23. SIMPANAN DARI BANK LAIN 23. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Informasi mengenai simpanan berdasarkan pihak Information with respect to transactions with related
yang berelasi diungkapkan pada Catatan 45l. parties are disclosed in Note 45l.
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Pinjaman pasar uang antar bank 5,700,000 625,000 Interbank money market
Giro 1,481,005 1,320,942 Current accounts
Deposito berjangka 101,541 63,730 Time deposits
Simpanan lainnya 660,371 648,514 Other deposits
7,942,917 2,658,186
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman pasar uang antar bank 6,594,527 4,492,755 Interbank money market
Giro 2,244,398 3,055,587 Current accounts
Deposito berjangka 729,526 740,384 Time deposits
Negotiable Certificate of Deposit 770,760 515,651 Negotiable Certificate of Deposits
Simpanan lainnya 266,336 431,425 Other deposits
10,605,547 9,235,802
18,548,464 11,893,988
Perincian simpanan dari bank lain berdasarkan Deposits from other banks based on
mata uang adalah sebagai berikut: currencies are as follows:
2024 2023
Rupiah 7,942,917 2,658,186 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 7,538,687 5,286,458 United States Dollar
Yen Jepang 2,700,683 3,273,087 Japanese Yen
Dolar Singapura 243,814 566,429 Singapore Dollar
Euro Eropa 79,960 66,188 European Euro
Dolar Hong Kong 31,027 27,217 Hong Kong Dollar
Pound Sterling Inggris 11,376 16,423 Great Britain Pound Sterling
10,605,547 9,235,802
18,548,464 11,893,988
Halaman - 148 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1359
Page 759
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 23. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Interbank call money 1,000,000 - Interbank call money
Giro 22,561 14,351 Current accounts
1,022,561 14,351
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman pasar uang antar bank 2,253,300 1,231,760 Interbank money market
Giro 888,836 1,327,918 Current accounts
Simpanan lainnya - 131,078 Other deposits
3,142,136 2,690,756
Total pihak berelasi 4,164,697 2,705,107 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Pinjaman pasar uang antar bank 4,700,000 625,000 Interbank money market
Giro 1,458,444 1,306,591 Current accounts
Deposito berjangka 101,541 63,730 Time deposits
Simpanan lainnya 660,371 648,514 Other deposits
6,920,356 2,643,835
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman pasar uang antar bank 4,341,227 3,260,995 Interbank money market
Giro 1,355,562 1,727,669 Current accounts
Deposito berjangka 729,526 740,384 Time deposits
Negotiable Certificate of Deposit 770,760 515,651 Negotiable Certificate of Deposit
Simpanan lainnya 266,336 300,347 Other deposits
7,463,411 6,545,046
Total pihak ketiga 14,383,767 9,188,881 Total third parties
18,548,464 11,893,988
Halaman - 149 - Page
1360 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 760
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 23. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
c. Berdasarkan tingkat suku bunga dan bagi c. By annual interest rates and profit sharing
hasil per tahun
Dolar Euro Dolar Won Korea Pound Sterling
Amerika Serikat/ Eropa/ Yen Jepang Singapura/ Selatan/ Yuan China/ Inggris/
United States European Japanese Singapore South Chinese Great Britain
Rupiah Dollar Euro Yen Dollar Korean Won Yuan Pound Sterling
% % % % % % % %
2024 0.00 - 6.90 0.00 - 5.14 - 0.00 - 0.77 0.00 - 3.28 - - - 2024
2023 0.00 - 6.70 0.00 - 6.05 - 0.00 - 0.45 0.00 - 4.20 - - - 2023
d. Simpanan yang diblokir dan dijadikan d. Deposits blocked and pledged as collateral
jaminan
2024 2023
Giro 202,814 42,553 Current accounts
Tabungan 15,793 3,501 Savings accounts
Deposito berjangka 281 4,707 Time deposits
218,888 50,761
24. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI 24. SECURITIES SOLD UNDER AGREEMENTS TO
DIBELI KEMBALI REPURCHASE
2024
Beban Bunga
Nilai yang Belum
Jenis Nilai Pembelian Diamortisasi/ Nilai
Sekuritas/ Nominal/ Tanggal Jatuh Kembali/ Unamortised Bersih/
Pihak lawan/ Type of Nominal Tanggal Dimulai/ Tempo/ Repurchase Interest Net
Counterparty Securities Amount Start Date Maturity Date Amount Expenses Value
Rupiah/Rupiah
Bank Indonesia OBN 4,000,000 30/12/2024 06/01/2025 3,907,625 3,388 3,904,237
Bank Indonesia OBN 1,000,000 30/12/2024 13/01/2025 945,292 2,012 943,280
Bank Indonesia OBN 750,000 09/12/2024 06/01/2025 714,435 642 713,793
Bank Indonesia OBN 650,000 23/12/2024 06/01/2025 630,221 559 629,662
Bank Indonesia OBN 580,000 17/12/2024 14/01/2025 553,006 1,291 551,715
Bank Indonesia OBN 500,000 04/12/2024 02/01/2025 483,766 87 483,679
Bank Indonesia OBN 500,000 05/12/2024 02/01/2025 470,023 84 469,939
Bank Indonesia OBN 500,000 19/12/2024 02/01/2025 498,191 88 498,103
Bank Indonesia OBN 450,000 12/12/2024 09/01/2025 427,339 614 426,725
Bank Indonesia OBN 400,000 10/12/2024 07/01/2025 386,850 417 386,433
Bank Indonesia OBN 350,000 23/12/2024 20/01/2025 340,265 1,161 339,104
Bank Artha Graha OBN 200,000 25/11/2024 30/01/2025 193,351 1,034 192,317
JP Morgan Chase Bank OBN 100,000 03/12/2024 03/01/2025 93,392 33 93,359
Bank Indonesia OBN 5,000 11/12/2024 08/01/2025 5,078 7 5,071
9,985,000 9,648,834 11,417 9,637,417
Mata uang asing/Foreign currencies
JP Morgan Chase Bank OBN 1,219,000 13/04/2023 15/09/2026 1,311,697 159,890 1,151,807
JP Morgan Chase Bank OBN 1,070,000 12/04/2023 15/05/2027 1,162,333 179,543 982,790
Deutsche Bank AG. OBN 1,001,000 12/04/2023 15/05/2027 1,155,548 179,663 975,885
Standard Chartered Bank OBN 1,000,000 12/04/2023 15/05/2027 1,180,802 183,412 997,390
Standard Chartered Bank OBN 700,000 14/04/2023 15/04/2026 762,718 88,896 673,822
Deutsche Bank AG. OBN 700,000 14/04/2023 15/04/2026 744,800 85,930 658,870
JP Morgan Chase Bank OBN 777,389 16/11/2023 16/11/2028 751,317 183,169 568,148
JP Morgan Chase Bank OBN 317,071 16/11/2023 17/04/2028 312,614 67,798 244,816
6,784,460 7,381,829 1,128,301 6,253,528
16,769,460 17,030,663 1,139,718 15,890,945
Halaman - 150 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1361
Page 761
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI 24. SECURITIES SOLD UNDER AGREEMENTS TO
DIBELI KEMBALI (lanjutan) REPURCHASE (continued)
2023
Beban Bunga
Nilai yang Belum
Jenis Nilai Pembelian Diamortisasi/ Nilai
Sekuritas/ Nominal/ Tanggal Jatuh Kembali/ Unamortised Bersih/
Pihak lawan/ Type of Nominal Tanggal Dimulai/ Tempo/ Repurchase Interest Net
Counterparty Securities Amount Start Date Maturity Date Amount Expenses Value
Rupiah/Rupiah
BPD Kalimantan Timur OBN 200,000 15/12/2023 15/1/2024 199,901 587 199,314
200,000 199,901 587 199,314
Mata uang asing/Foreign currencies
JP Morgan Chase Bank OBN 1,219,000 13/4/2023 15/9/2026 1,254,812 156,592 1,098,220
Standard Chartered, Jakarta OBN 1,000,000 12/4/2023 15/5/2027 1,129,594 176,903 952,691
JP Morgan Chase Bank OBN 1,070,000 12/4/2023 15/5/2027 1,111,926 174,026 937,900
Deutsche Bank AG. OBN 1,001,000 12/4/2023 15/5/2027 1,105,434 173,235 932,199
Standard Chartered, Jakarta OBN 700,000 14/4/2023 15/4/2026 729,641 85,943 643,698
Deutsche Bank AG. OBN 700,000 14/4/2023 15/4/2026 712,500 83,084 629,416
JP Morgan Chase Bank OBN 743,675 16/11/2023 16/11/2028 718,734 175,394 543,340
JP Morgan Chase Bank OBN 523,618 17/9/2021 15/5/2024 525,917 16,990 508,927
JP Morgan Chase Bank OBN 303,321 16/11/2023 17/4/2028 299,056 66,190 232,866
BNP Paribas OBN 230,955 12/10/2023 17/1/2024 215,775 3,169 212,606
7,491,569 7,803,389 1,111,526 6,691,863
7,691,569 8,003,290 1,112,113 6,891,177
Tingkat suku bunga tetap tahunan: Annual fixed interest rates:
Dolar
Amerika Serikat/
Rupiah United States Dollar
% %
Suku bunga kontrak: Contractual interest rate:
2024 5.50 - 8.38 1.85 - 4.75 2024
2023 6.65 1.30 - 6.32 2023
25. LIABILITAS AKSEPTASI 25. ACCEPTANCE PAYABLES
a. Berdasarkan pihak dan mata uang a. By party and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Bank 1,416,042 1,519,809 Banks
Kreditur non-bank 201,263 244,375 Non-bank creditors
1,617,305 1,764,184
Mata uang asing Foreign currencies
Bank 2,470,305 3,939,319 Banks
Kreditur non-bank 141,874 45,044 Non-bank creditors
2,612,179 3,984,363
4,229,484 5,748,547
Halaman - 151 - Page
1362 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 762
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. LIABILITAS AKSEPTASI (lanjutan) 25. ACCEPTANCE PAYABLES (continued)
Perincian liabilitas akseptasi berdasarkan mata Acceptance payables based on currencies are as
uang adalah sebagai berikut: follows:
a. Berdasarkan pihak dan mata uang (lanjutan) a. By party and currency (continued)
2024 2023
Rupiah 1,617,305 1,764,184 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 2,534,029 3,897,148 United States Dollar
Euro Eropa 32,271 66,367 European Euro
Yuan China 29,132 15,221 Chinese Yuan
Yen Jepang 16,747 5,627 Japanese Yen
2,612,179 3,984,363
4,229,484 5,748,547
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 850,673 1,049,883 Rupiah
Mata uang asing 50,082 20,717 Foreign currencies
Total pihak berelasi 900,755 1,070,600 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 766,632 714,301 Rupiah
Mata uang asing 2,562,097 3,963,646 Foreign currencies
Total pihak ketiga 3,328,729 4,677,947 Total third parties
4,229,484 5,748,547
26. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 26. ACCRUED EXPENSES
Beban yang masih harus dibayar terdiri dari: Accrued expenses consist of the following:
2024 2023
Biaya teknologi dan Technology and
telekomunikasi 615,258 558,506 telecommunication expenses
Biaya kantor 412,947 467,642 Office expenses
Kewajiban sebagai Bank penerbit 245,037 460,742 Issuer Bank liabilities
Biaya loyalty 48,929 49,905 Loyalty expenses
Biaya promosi 5,418 5,288 Sales promotion expenses
Lain-lain 201,716 121,782 Others
1,529,305 1,663,865
27. PENYISIHAN 27. PROVISIONS
2024 2023
Estimasi kerugian atas komitmen Estimated losses from commitments
dan kontinjensi 2,273,422 2,165,058 and contingencies
Penyisihan atas perkara hukum dan lainnya 9,800 7,674 Provision for legal cases and others
2,283,222 2,172,732
Halaman - 152 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1363
Page 763
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENYISIHAN (lanjutan) 27. PROVISIONS (continued)
a. Perubahan cadangan atas perkara hukum a. The movements of the allowance for legal
adalah sebagai berikut: cases are as follows:
2024 2023
Saldo awal 7,674 14,674 Beginning balance
Penambahan/(pembalikan) selama Addition/(reversal)
tahun berjalan 2,126 (7,000) during the year
9,800 7,674
Bank saat ini masih menghadapi The Bank has a number of outstanding
permasalahan hukum diantaranya dengan litigation cases, including lawsuits with
debitur, pemilik dana dan/atau pihak ketiga. debtors, fund owners and/or third parties.
Saat ini permasalahan hukum tersebut masih Currently, litigation cases are still in legal
dalam proses/upaya hukum. process.
Jumlah klaim terhadap Bank dan estimasi The Bank’s total potential financial exposure
biaya penyelesaian perkara atas tuntutan and estimation on settlement of legal cases
hukum yang belum selesai pada tanggal arising from outstanding lawsuits as of
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing 31 December 2024 and 2023 amounted to
sebesar Rp9.800 dan Rp7.660. Pada tanggal Rp9,800 and Rp7,660, respectively. As of
31 Desember 2024 dan 2023, Manajemen 31 December 2024 and 31 December 2023,
berpendapat bahwa jumlah cadangan atas Management believes that the provision for
perkara hukum telah memadai. legal cases is adequate.
b. Perubahan nilai tercatat bruto pada komitmen b. The movements of gross carrying amount on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as
follows:
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Garansi bank yang diterbitkan Bank guarantees issued
Saldo awal 59,283,219 6,952,682 541,230 66,777,131 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (4,414,085) 4,414,085 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 5,587,210 (5,587,210) - - -impaired
- Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - bersih - (17,941) 17,941 - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) (17,975,199) (5,043,341) (16,566,920) (39,585,460) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 37,901,557 3,505,203 28,410,920 69,817,680 originated or purchased
Pembayaran penuh (12,452,274) (361,736) (11,458,070) (24,272,080) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 1,244,187 89,919 (620,397) 713,709 other movements
69,174,615 3,951,661 324,704 73,450,980
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah pembayaran Including in the net measurement is repayment *)
kembali
Halaman - 153 - Page
1364 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 764
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENYISIHAN (lanjutan) 27. PROVISIONS (continued)
b. Perubahan nilai tercatat bruto pada komitmen b. The movements of gross carrying amount on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as
(lanjutan) follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Garansi bank yang diterbitkan Bank guarantees issued
Saldo awal 56,655,579 5,676,476 776,913 63,108,968 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (3,852,868) 3,852,868 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 1,746,822 (1,746,822) - - -impaired
- Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - bersih 575 (3,240) 2,665 - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) (21,893,089) (4,330,468) (2,172,751) (28,396,308) Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 40,524,918 4,016,438 1,966,140 46,507,496 originated or purchased
Pembayaran penuh (13,737,880) (491,034) (28,139) (14,257,053) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (160,838) (21,536) (3,598) (185,972) other movements
59,283,219 6,952,682 541,230 66,777,131
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih adalah pembayaran Including in the net measurement is repayment *)
kembali
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Irrevocable letters of credit Irrevocable letters of credit
Saldo awal 16,294,584 433,303 126,420 16,854,307 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (1,363,458) 1,363,458 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 1,174,065 (1,174,065) - - -impaired
- Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - bersih - 28,312 (28,312) - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih*) 14,256,127 (156,026) 23,036 14,123,137 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 10,906,658 1,074,960 10,233 11,991,851 originated or purchased
Pembayaran penuh (33,053,635) (488,382) (109,206) (33,651,223) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 636,286 (2,385) 687 634,588 other movements
8,850,627 1,079,175 22,858 9,952,660
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net measurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
Halaman - 154 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1365
Page 765
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENYISIHAN (lanjutan) 27. PROVISIONS (continued)
b. Perubahan nilai tercatat bruto pada komitmen b. The movements of gross carrying amount on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as
(lanjutan) follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Irrevocable letters of credit Irrevocable letters of credit
Saldo awal 15,180,092 585,899 308,204 16,074,195 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (594,357) 594,357 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit –
kredit tidak memburuk 192,452 (192,452) - - -impaired
Pengukuran kembali bersih*) 15,422,555 (283,956) (62,969) 15,075,630 Net remeasurement*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 14,013,076 343,458 218,181 14,574,715 originated or purchased
Pembayaran penuh (27,822,922) (606,614) (341,470) (28,771,006) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (96,312) (7,389) 4,474 (99,227) other movements
16,294,584 433,303 126,420 16,854,307
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih Including in the net measurement is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
c. Perubahan estimasi kerugian pada komitmen c. The movements of estimated losses on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as
follows:
2024
Kerugian Kerugian
kredit kredit
ekspektasian ekspektasian
sepanjang sepanjang
umurnya - umurnya -
Kerugian kredit tidak kredit
kredit memburuk/ memburuk/
ekspektasian Lifetime ECL Lifetime ECL
12 bulan/12- Not Credit- Credit-
month ECL impaired impaired Total/Total
Garansi bank yang diterbitkan Bank guarantees issued
Saldo awal 137,524 1,115,637 507,945 1,761,106 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (2,699) 2,699 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 53,232 (53,232) - - -impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - bersih - (2,444) 2,444 - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian*) 374,867 (705,566) (1,192,635) (1,523,334) loss allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 91,537 721,691 1,099,196 1,912,424 originated or purchased
Pembayaran penuh (6,196) (274,145) - (280,341) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 4,648 10,770 3,401 18,819 other movements
652,913 815,410 420,351 1,888,674
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih penyisihan kerugian Including in the net measurement of loss allowance, is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
Halaman - 155 - Page
1366 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 766
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENYISIHAN (lanjutan) 27. PROVISIONS (continued)
c. Perubahan estimasi kerugian pada komitmen c. The movements of estimated losses on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: (lanjutan) commitments and contingencies are as
follows: (continued)
2023
Kerugian Kerugian
kredit kredit
ekspektasian ekspektasian
sepanjang sepanjang
umurnya - umurnya -
Kerugian kredit tidak kredit
kredit memburuk/ memburuk/
ekspektasian Lifetime ECL Lifetime ECL
12 bulan/12- Not Credit- Credit-
month ECL impaired impaired Total/Total
Garansi bank yang diterbitkan Bank guarantees issued
Saldo awal 89,860 1,081,127 771,395 1,942,382 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (4,467) 4,467 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 83,395 (83,395) - - -impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - bersih 341 (868) 527 - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian*) (90,938) (590,929) (2,029,163) (2,711,030) loss allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 80,926 886,710 1,768,132 2,735,768 originated or purchased
Pembayaran penuh (19,564) (177,870) - (197,434) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (2,029) (3,605) (2,946) (8,580) other movements
137,524 1,115,637 507,945 1,761,106
*) Termasuk di dalam pengukuran kembali bersih penyisihan kerugian Including in the net measurement of loss allowance, is repayment *)
adalah pembayaran kembali.
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/ Lifetime ECL Not Lifetime ECL
12-month ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Irrevocable letters of credit Irrevocable letters of credit
Saldo awal 13,060 52,806 699 66,565 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (1,466) 1,466 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 2,474 (2,474) - - -impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - (12,472) 12,472 - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian*) 11,871 18,094 (47,633) (17,668) loss allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 12,957 155,799 2,502 171,258 originated or purchased
Pembayaran penuh (29,289) (126,797) 31,606 (124,480) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 586 330 354 1,270 other movements
10,193 86,752 - 96,945
Halaman - 156 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1367
Page 767
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENYISIHAN (lanjutan) 27. PROVISIONS (continued)
c. Perubahan estimasi kerugian pada komitmen c. The movements of estimated losses on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as
(lanjutan) follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/ Lifetime ECL Not Lifetime ECL
12-month ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Irrevocable letters of credit Irrevocable letters of credit
Saldo awal 30,261 69,624 308,036 407,921 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (1,751) 1,751 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 1,724 (1,724) - - -impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk - - - - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of
penyisihan kerugian*) 56,746 (29,209) (323,022) (295,485) loss allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 22,314 118,171 68,193 208,678 originated or purchased
Pembayaran penuh (96,766) (103,971) (43,021) (243,758) Full repayment
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 532 (1,836) (9,487) (10,791) other movements
13,060 52,806 699 66,565
2024
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Fasilitas kredit kepada Unused loan facilities
nasabah yang belum ditarik to debtors
Saldo awal 337,325 62 - 337,387 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (10,963) 10,963 - - 12-month ECL-
- Kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Lifetime ECL not credit -
kredit tidak memburuk 3,316 (3,316) - - impaired
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk (168) - 168 - ECL credit-impaired - net
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of loss
penyisihan kerugian*) (280,039) (8,216) - (288,255) allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 38,081 176 - 38,257 originated or purchased
Pembayaran penuh 199,213 331 (168) 199,376 Full repayment
Penghapusbukuan (271) - - (271) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain 1,309 - - 1,309 other movements
287,803 - - 287,803
Halaman - 157 - Page
1368 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 768
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. PENYISIHAN (lanjutan) 27. PROVISIONS (continued)
c. Perubahan estimasi kerugian pada komitmen c. The movements of estimated losses on
dan kontinjensi adalah sebagai berikut: commitments and contingencies are as
(lanjutan) follows: (continued)
2023
Kerugian kredit
Kerugian kredit ekspektasian
ekspektasian sepanjang
sepanjang umurnya -
Kerugian kredit umurnya - kredit kredit
ekspektasian 12 tidak memburuk/ memburuk/
bulan/12-month Lifetime ECL Not Lifetime ECL
ECL Credit-impaired Credit-impaired Total/Total
Fasilitas kredit kepada Unused loan facilities
nasabah yang belum ditarik to debtors
Saldo awal 347,373 - - 347,373 Beginning balance
Pengalihan dari: Transfer from:
- Kerugian kredit ekspektasian
12 bulan (27,489) 27,489 - - 12-month ECL-
Pengalihan dari/ke
kerugian kredit ekspektasian
sepanjang umurnya - Transfer from/to lifetime
kredit memburuk (1,817) - 1,817 - Lifetime ECL credit-impaired -
Pengukuran kembali bersih Net remeasurement of loss
penyisihan kerugian*) (454,075) (7,853) (1,817) (463,745) allowance*)
Aset keuangan baru yang New financial assets
diterbitkan atau dibeli 63,636 - - 63,636 originated or purchased
Pembayaran penuh 390,823 25 - 390,848 Full repayment
Penghapusbukuan (671) - - (671) Write-offs
Valuta asing dan Foreign exchange and
perubahan lain (55) 1 - (54) other movements
337,325 62 - 337,387
Manajemen berpendapat bahwa estimasi kerugian Management believes that the estimated losses on
pada komitmen dan kontinjensi di atas telah commitments and contingencies are adequate.
memadai.
28. LIABILITAS LAIN-LAIN 28. OTHER LIABILITIES
2024 2023
Liabilitas ke pemegang polis 18,446,596 17,010,970 Liabilities to policyholders
Utang bunga 1,216,660 1,145,545 Interest payable
Liabilitas sewa 1,004,213 1,287,369 Lease liabilities
Term Deposit Valas Devisa Hasil Foreign Exchange Term Deposit
Ekspor 909,368 2,540,505 from Export Activities
Setoran jaminan 715,473 509,379 Guarantee deposits
Pendapatan yang belum diakui*) 582,568 436,658 Unearned income*)
Utang nasabah - Entitas anak 204,901 753,482 Payable to customers - Subsidiary
Rekening dalam penyelesaian 201,120 194,275 Unsettled account
Kewajiban pada pihak ketiga 120,182 225,555 Liability to third parties
Utang reasuransi dan komisi 73,892 44,073 Reinsurance payable and commission
Lain-lain 3,088,528 1,977,086 Others
26,563,501 26,124,897
*) *)
Termasuk di dalam pendapatan yang belum diakui adalah klaim Including in unearned income is insurance claim that has been
asuransi yang telah diterima oleh Bank atas Kredit Usaha received by the Bank from Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Rakyat (KUR).
Halaman - 158 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1369
Page 769
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 28. OTHER LIABILITIES (continued)
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor Term Deposits of Foreign Exchange from Export
merupakan suatu instrumen dimana dana devisa Proceeds is an instrument where foreign exchange
hasil ekspor dari rekening khusus eksportir from export proceeds from exporters’ special
ditempatkan pada Bank Indonesia melalui rekening account are placed in Bank Indonesia through
Bank sesuai mekanisme pasar. Bank’s accounts in accordance with market
mechanisms.
Liabilitas ke pemegang polis Liabilities to policyholders
Liabilitas kepada pemegang polis terdiri dari Liabilities to policyholders represent liabilities for
liabilitas manfaat polis masa depan, liabilitas future policy benefits, liabilities to unit-linked
kepada pemegang unit link, estimasi liabilitas klaim holders, estimated claim liabilities (including claims
(termasuk klaim yang sudah terjadi namun belum incurred but not yet reported (“IBNR”)) and
dilaporkan (“IBNR”)) dan cadangan atas premi unearned premium reserves.
yang belum merupakan pendapatan.
Rincian jumlah utang kepada pemegang polis Details of obligation to policyholders represent
adalah sebagai berikut: liabilities are as follows:
2024 2023
Utang klaim 8,256 1,533 Obligation to policyholders
Cadangan atas premi yang belum Unearned premium reserves
mendapatkan pendapatan 106,425 134,610 estimated claim liabilities
Estimasi liabilitas klaim 210,196 259,964 Estimated claim liabilities
Liabilitas manfaat polis Liabilities for future
masa depan 11,381,692 10,176,551 policy benefits
Penyisihan manfaat polis Provision for liabilities
masa depan dan kontribusi yang for future policy benefits
belum menjadi hak 144,248 135,181 and unearned contributions
Liabilitas kepada Liabilities to unit linked
pemegang unit link 6,572,395 6,282,559 holders
Ujrah diterima dimuka 23,384 20,572 Unearned Ujrah
18,446,596 17,010,970
Grup mengakui liabilitas manfaat polis masa The Group recognised liabilities for future policy
depan, penyisihan kontribusi yang belum menjadi benefits, unearned contributions provisions,
hak, estimasi liabilitas klaim dan premi yang belum estimated claim liabilities and unearned premiums
merupakan pendapatan berdasarkan perhitungan as of 31 December 2024 and 2023, based on
internal aktuaris pada tanggal 31 Desember 2024 internal actuary’s calculations.
dan 2023.
a. Liabilitas manfaat polis masa depan a. Liabilities for future policy benefits
Liabilitas manfaat polis masa depan Liabilities for future policy benefits represents
merupakan total dana yang disediakan untuk amount provided for all obligations arising
seluruh kewajiban yang timbul dari from the terms of the policies in force at
persyaratan yang tertera pada polis-polis yang the statement of financial position. The
masih berlaku pada tanggal laporan posisi computation of liabilities for future policy
keuangan. Perhitungan liabilitas manfaat polis benefits is based on the following actuarial
masa depan menggunakan asumsi-asumsi assumptions:
aktuaria sebagai berikut:
Halaman - 159 - Page
1370 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 770
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 28. OTHER LIABILITIES (continued)
Liabilitas ke pemegang polis (lanjutan) Liabilities to policyholders (continued)
a. Liabilitas manfaat polis masa depan (lanjutan) a. Liabilities for future policy benefits (continued)
2024 2023
Metode aktuaria Gross Premium Gross Premium Actuarial methods
Valuation Valuation
and Fund and Fund
Value Value
Tabel mortalitas TMI IV (2019) TMI IV (2019) Mortality tables
Tabel morbiditas Munich Re basis Munich Re basis Morbidity tables
Hospitalisation Hospitalisation
(Health Insurance (Health Insurance
& Cash Plan) & Cash Plan)
Suku bunga tahunan Annual interest rate
Rupiah 6.87% - 7.49% 6.54% - 7.45% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 5.34% - 5.86% 5.40% - 5.86% US Dollar
Asumsi lain yang digunakan dalam Other assumptions used in the calculation of
perhitungan liabilitas manfaat polis masa liabilities for future policy benefits include lapse
depan adalah tingkat lapse, inflasi dan asumsi rate, inflation and expense assumption.
biaya.
Perhitungan liabilitas manfaat polis masa The calculation of the liability for future policy
depan dan cadangan atas premi yang belum benefits and unearned premium reserves as of
merupakan pendapatan pada tanggal 31 December 2024 and 2023 were reviewed
31 Desember 2024 dan 2023 telah diperiksa by the Group’s actuary.
oleh aktuaris Grup.
Rincian liabilitas manfaat polis masa depan Details of liabilities for future policy benefits are
adalah sebagai berikut: as follows:
2024 2023
Asuransi jiwa Life insurance
Perorangan 10,482,014 9,186,453 Individual
Kumpulan 899,678 990,098 Group
11,381,692 10,176,551
Unit Link Unit Link
Perorangan 1,631,586 2,113,937 Individual
Kumpulan 4,940,809 4,168,622 Group
6,572,395 6,282,559
Syariah Sharia
Perorangan 133,835 124,419 Individual
Kumpulan 14 17 Group
133,849 124,436
18,087,936 16,583,546
Halaman - 160 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1371
Page 771
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 28. OTHER LIABILITIES (continued)
Liabilitas ke pemegang polis (lanjutan) Liabilities to policyholders (continued)
a. Liabilitas manfaat polis masa depan (lanjutan) a. Liabilities for future policy benefits (continued)
Termasuk dalam liabilitas manfaat polis masa Included in the above liabilities for future policy
depan adalah saldo dalam mata uang asing benefits are balances in foreign currencies
sebesar USD4.279.829 (nilai penuh) atau amounting to USD4,279,829 (full amount) or
ekuivalen Rp69.171 (2023: USD5.084.024 equivalent Rp69,171 (2023: USD5,084,024
(nilai penuh)). (full amount)).
b. Liabilitas manfaat polis masa depan dan b. Liabilities for future policy benefits and
kontribusi yang belum menjadi hak unearned contributions
Liabilitas manfaat polis masa depan Liabilities for future policy benefits represent
merupakan total penyisihan untuk memenuhi reserves amount provided for such risks
risiko yang timbul pada periode mendatang. arising in future periods. The computation is
Perhitungan menggunakan asumsi-asumsi based on the following actuarial assumptions:
aktuaria sebagai berikut:
2024 2023
Metode aktuaria GPV GPV Actuarial method
hanya untuk hanya untuk
dana tabarru’/ dana tabarru’/
only for only for
tabarru’ funds tabarru’ funds
Tabel mortalita TMI III (2011) TMI III (2011) Mortality tables
Rate reasuransi Rate reasuransi
(Kecelakaan diri (Kecelakaan diri
Grup, Ekawarsa) Grup, Ekawarsa)
/Reinsurance /Reinsurance
rate (Group personal rate (Group personal
accident, Yearly accident, Yearly
term life) term life)
Tabel morbidita Munich Re basis Munich Re basis Morbidity tables
(Health Insurance) (Health Insurance )
Tingkat bagi hasil tahunan Annual profit sharing rate
hanya untuk dana tabarru’ only for tabarru’ funds
Rupiah 6.37% - 6.98% 6.04% - 6.92% Rupiah
Rincian penyisihan manfaat polis masa depan Details of provision for future policy benefits
dan kontribusi yang belum menjadi hak adalah and unearned contributions are as follows:
sebagai berikut:
2024 2023
Syariah Sharia
Penyisihan manfaat polis Provision for future
masa depan 133,849 124,436 policy benefit
Kontribusi yang belum
menjadi hak 10,399 10,745 Unearned contributions
144,248 135,181
Halaman - 161 - Page
1372 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 772
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 28. OTHER LIABILITIES (continued)
Liabilitas ke pemegang polis (lanjutan) Liabilities to policyholders (continued)
c. Premi yang belum merupakan pendapatan c. Unearned premium reserves
Premi yang belum merupakan pendapatan Unearned premium reserves by type of
menurut jenis asuransi adalah sebagai berikut: insurance are as follows:
2024 2023
Asuransi jiwa Life insurance
Perorangan Individual
Kecelakaan diri 18,471 20,584 Personal accident
Kesehatan 3,952 8,491 Health
Ekawarsa 3,541 2,712 Term life
Link 2,066 2,323 Link
28,030 34,110
Kumpulan Group
Kesehatan 68,408 93,172 Health
Ekawarsa 8,584 4,919 Term life
Kecelakaan diri 1,255 2,294 Personal accident
Link 148 115 Link
78,395 100,500
106,425 134,610
d. Estimasi liabilitas klaim d. Estimated claim liabilities
Estimasi liabilitas klaim menurut jenis asuransi Estimated claim liabilities by type of insurance
adalah sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Asuransi jiwa Life insurance
Perorangan Individual
Jangkawarsa 63,865 72,436 Term life
Kesehatan 18,576 13,670 Health
Kecelakaan diri 5,165 4,483 Personal Accident
Ekawarsa 5 514 Term life
Kumpulan Group
Kesehatan 47,726 71,227 Health
Seumur hidup 50,543 75,023 Life time
185,880 237,353
Syariah Sharia
Perorangan Individual
Jangkawarsa 222 86 Term life
Kumpulan Group
Asuransi jiwa kredit 16,415 15,587 Credit life
Kesehatan 6,740 5,863 Health
Kecelakaan diri 939 994 Personal accident
Ekawarsa - 81 Term life
24,316 22,611
210,196 259,964
Halaman - 162 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1373
Page 773
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 28. OTHER LIABILITIES (continued)
Liabilitas ke pemegang polis (lanjutan) Liabilities to policyholders (continued)
e. Utang klaim e. Claim payables
2024 2023
Asuransi jiwa Life insurance
Kesehatan 3,886 703 Health
Kematian 40 396 Death
3,926 1,099
Syariah Sharia
Kesehatan 4,330 434 Health
Kematian - - Death
4,330 434
8,256 1,533
Tabel berikut menyajikan sensitivitas dari nilai The following tables present the sensitivity of the
liabilitas asuransi terhadap perubahan asumsi yang value of insurance liabilities to the movements in
digunakan dalam estimasi liabilitas asuransi. the assumptions used in the estimation of
Korelasi asumsi akan memiliki dampak yang insurance liabilities. The correlation of assumptions
signifikan dalam menentukan cadangan teknis, will have a significant effect in determining the
tetapi untuk menunjukkan dampak akibat ultimate technical reserves, but to demonstrate the
perubahan asumsi, asumsi harus diubah secara impact due to changes in assumptions,
individual. Tabel ini juga menunjukkan dampak assumptions had to be changed on an individual
terhadap cadangan teknis akibat perubahan basis. This table also indicates the impact on the
asumsi aktuaria (tidak diaudit). technical reserve due to the changes in the
actuarial assumptions (unaudited).
Saldo liabilitas asuransi/
Balance of insurance liabilities
Persentase
perubahan/
Percentage of change 2024 2023
Tingkat suku bunga +1% 17,802,313 16,433,969 Interest rate
Tingkat suku bunga -1% 18,761,626 17,287,845 Interest rate
Tingkat mortalitas +10% 18,315,844 16,905,890 Mortality rate
Tingkat mortalitas -10% 18,179,392 16,758,319 Mortality rate
Liabilitas lain-lain Other liabilities
Jumlah beban bunga atas liabilitas sewa sebesar The balances of interest expense from lease
Rp52.631 pada tanggal 31 Desember 2024 dan liabilities amounted to Rp52,631 as of 31 December
Rp43.171 pada tanggal 31 Desember 2023. 2024 and Rp43,171 as of 31 December 2023.
Halaman - 163 - Page
1374 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 774
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 28. OTHER LIABILITIES (continued)
Liabilitas lain-lain (lanjutan) Other liabilities (continued)
Analisis jatuh tempo liabilitas lain-lain terkait sewa The maturity analysis of other liabilities related to
adalah sebagai berikut: lease is as follows:
2024 2023
1 tahun 198,817 183,518 1 year
2 tahun 79,407 310,103 2 years
3 tahun 151,182 175,230 3 years
4 tahun 188,687 198,461 4 years
5 tahun 386,120 420,057 5 years
1,004,213 1,287,369
29. PERPAJAKAN 29. TAXATION
a. Pajak dibayar di muka a. Prepaid taxes
2024 2023
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
BNI - 626,869 BNI
Entitas Anak 18,950 16,515 Subsidiaries
18,950 643,384
b. Utang pajak b. Taxes payable
2024 2023
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
BNI BNI
Pasal 25 200,180 110,481 Article 25
Pasal 29 2,419 569,188 Article 29
202,599 679,669
Entitas Anak Subsidiaries
Pasal 25 4,926 408 Article 25
Pasal 29 15,683 21,843 Article 29
Total pajak penghasilan badan 223,208 701,920 Total corporate income tax
Pajak lainnya Other taxes
BNI 84,312 101,409 BNI
Entitas Anak 10,049 19,644 Subsidiaries
Total pajak lainnya 94,361 121,053 Total other taxes
317,569 822,973
Halaman - 164 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1375
Page 775
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERPAJAKAN (lanjutan) 29. TAXATION (continued)
c. Beban pajak c. Tax expense
2024 2023
BNI BNI
Kini 4,133,787 4,386,618 Current
Tangguhan 410,731 84,783 Deferred
Periode lalu dari hasil
pemeriksaan pajak 313,924 - Previous year tax examination
Pajak penghasilan - BNI 4,858,442 4,471,401 Income tax - BNI
Entitas Anak Subsidiaries
Kini 47,820 75,434 Current
Tangguhan 4,799 (13,325) Deferred
Pajak penghasilan - Entitas Anak 52,619 62,109 Income tax - Subsidiaries
4,911,061 4,533,510
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax
dengan hasil perkalian laba akuntansi sebelum expense and the theoretical tax amount on the
pajak penghasilan dan tarif pajak yang berlaku profit before income tax is as follows:
adalah sebagai berikut:
2024 2023
Laba konsolidasian Consolidated income
sebelum pajak penghasilan 26,580,458 25,639,738 before income tax
Pajak dihitung dengan tarif Tax calculated at applicable
pajak yang berlaku 5,065,757 4,883,074 tax rates
Pendapatan yang tidak dapat
dikurangkan untuk tujuan Income not
perpajakan deductible for tax purpose
BNI (477,139) (327,163) BNI
Entitas Anak 8,519 (22,401) Subsidiaries
Total dampak pajak penghasilan (468,620) (349,564) Total income tax impact
Koreksi hasil pemeriksaan
pajak penghasilan tahun Correction of income tax assessment
sebelumnya – BNI 313,924 - on previous year - BNI
Beban pajak 4,911,061 4,533,510 Tax expense
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak A reconciliation between the income before
penghasilan menurut laba rugi BNI dengan tax as shown in BNI’s profit and loss and
estimasi penghasilan kena pajak adalah estimated taxable income is as follows:
sebagai berikut:
2024 2023
Grup The Group
Laba konsolidasian Consolidated income
sebelum pajak penghasilan 26,580,458 25,639,738 before income tax
Laba sebelum pajak penghasilan Income before income tax
dari Entitas Anak, setelah eliminasi (515,679) (384,139) of Subsidiaries, after elimination
Laba sebelum pajak penghasilan - BNI 26,064,779 25,255,599 Income before income tax - BNI
Halaman - 165 - Page
1376 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 776
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERPAJAKAN (lanjutan) 29. TAXATION (continued)
c. Beban pajak (lanjutan) c. Tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak A reconciliation between the income before
penghasilan menurut laba rugi BNI dengan tax as shown in BNI’s profit and loss and
estimasi penghasilan kena pajak adalah estimated taxable income is as follows:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
2024 2023
Beda waktu Timing differences
- Penyusutan aset tetap 218,674 129,640 Depreciation of fixed assets -
- (Pembalikan)/pembentukan
cadangan kerugian penurunan (Reversal)/addition provision for -
nilai aset produktif - pinjaman impairment losses
yang diberikan (1,099,931) 284,088 on earning assets - loans
- Pembentukan cadangan
hukum, litigasi Provision for -
dan lainnya 2,126 (7,000) legal, litigation and others
- Laba yang belum
direalisasi atas efek Unrealised gain on trading -
yang diperdagangkan dan securities and derivative
transaksi derivatif (179,124) (334,840) transactions
- Pembentukan Provision for -
cadangan imbalan allowance for
kerja (37,058) 218,287 employee benefits
- Amortisasi aset atas hak-guna 52,846 28,857 Right-of-use of asset amortization -
- Pembalikan cadangan
kerugian penurunan nilai aset Reversal provision for impairment -
produktif selain pinjaman earning assets - other than
yang diberikan (729,649) (719,889) loans
- Modifikasi arus kas
kontraktual pinjaman Modification of contractual -
yang diberikan (24,629) (45,370) loans
(1,796,745) (446,227)
Beda tetap Permanent differences
- Kenikmatan karyawan 268,608 288,574 Employees’ fringe benefits -
- Keuntungan atas reksadana (917,424) (797,876) Gain on mutual funds -
- Laba dari cabang luar negeri (881,681) (515,555) Profit from overseas branch offices -
- Lain-lain (980,761) (697,053) Others -
(2,511,258) (1,721,910)
Penghasilan kena pajak - BNI 21,756,776 23,087,462 Taxable income - BNI
Beban pajak penghasilan periode berjalan dan Taxable income for the current period and the
taksiran utang pajak penghasilan BNI adalah estimated corporate income tax payable of BNI
sebagai berikut: are as follows:
2024 2023
Beban pajak penghasilan sesuai Income tax based on the
tarif pajak yang berlaku applicable tax rates
19% x Rp21.756.776 4,133,787 - 19% x Rp21,756,776
19% x Rp23.087.462 - 4,386,618 19% x Rp23,087,462
Beban pajak penghasilan 4,133,787 4,386,618 Corporate income tax expense
Pajak dibayar di muka (3,931,188) (3,706,949) Prepaid tax
Utang pajak Corporate income tax
penghasilan - BNI 202,599 679,669 payable - BNI
Halaman - 166 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1377
Page 777
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERPAJAKAN (lanjutan) 29. TAXATION (continued)
c. Beban pajak (lanjutan) c. Tax expense (continued)
Untuk tahun pajak 2024 dan 2023, For the fiscal years 2024 and 2023, based on
berdasarkan Pasal 65 dari Peraturan Article 65 of Government Regulation No. 55
Pemerintah No. 55 tahun 2022 tentang year 2022 regarding the Adjustment of
Penyesuaian Pengaturan Di Bidang Pajak Arrangements in Income Tax for Domestic
Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Corporate Tax Payers in the Form of Public
Negeri Yang Berbentuk Perseroan Terbuka, Companies, tax payers can obtain a reduction
Wajib Pajak dapat memperoleh penurunan in the PPh rate of 3% (three percent) lower
tarif PPh sebesar 3% (tiga persen) lebih than the rate of domestic corporate tax payers
rendah dari tarif PPh Wajib Pajak Badan as regulated in the Taxation Law, if it meets
dalam negeri sebagaimana diatur dalam the following additional criteria:
Undang-undang Perpajakan tersebut diatas
apabila memenuhi tambahan kriteria sebagai
berikut:
1. Jumlah kepemilikan saham publiknya 1. The public owned 40% (forty percent) or
40% (empat puluh persen) atau lebih dari more of the total paid up shares and those
keseluruhan saham yang disetor dan shares are owned by at least 300 (three
saham tersebut dimiliki paling sedikit oleh hundred) parties.
300 (tiga ratus) pihak.
2. Masing-masing pihak yang dimaksud di 2. Each party can only own less than 5%
atas hanya boleh memiliki saham kurang (five percent) of total paid-up shares.
dari 5% (lima persen) dari keseluruhan
saham yang disetor.
3. Ketentuan tersebut harus dipenuhi oleh 3. The tax payer should fulfill the above
Wajib Pajak dalam waktu paling singkat 6 mentioned criteria at least within 6 (six)
(enam) bulan (183 (seratus delapan months (183 (one hundred and eighty
puluh tiga) hari kalender) dalam jangka three) calendar days) in 1 (one) fiscal
waktu 1 (satu) tahun pajak. year.
4. Pihak-pihak yang memenuhi persyaratan 4. Parties that meet the requirements of 300
300 (tiga ratus) pihak dan 5% (lima (three hundred) parties and 5% (five
persen) sebagaimana di atas, tidak percent) as stated above, do not include:
termasuk: Wajib Pajak Perseroan Public Company Tax Payers who buy
Terbuka yang membeli kembali back their shares; and/or Those who have
sahamnya; dan/atau yang memiliki a special relationship as stipulated in the
hubungan istimewa sebagaimana diatur Income Tax Law with Public Company Tax
dalam Undang-Undang Pajak Payers (reflected in: share ownership by
Penghasilan dengan Wajib Pajak the controlling party and/or major
Perseroan Terbuka (tercermin dari shareholder).
kepemilikan saham oleh pengendali
dan/atau pemegang saham utama).
Berdasarkan Laporan Bulanan Kepemilikan Based on the Monthly Shareholding Report
Saham Nomor DE/I/2025-0034 tanggal Number DE/I/2025-0034 dated 3 January 2025
3 Januari 2025 dan Nomor DE/I/2024-0032 and Number DE/I/2024-0032 dated 3 January
tanggal 3 Januari 2024 dari Biro Administrasi 2024 from the Registrar, Datindo Entrycom,
Efek, Datindo Entrycom, atas kepemilikan regarding BNI’s shares during the year 2024
saham BNI selama tahun 2024 dan tahun and year 2023, BNI has met all criteria
2023, semua kriteria untuk memperoleh mentioned above to obtain a facility of tax rate
fasilitas penurunan tarif pajak tersebut di atas reduction.
telah terpenuhi.
Peraturan Menteri Keuangan No. PMK-136 The MOF Regulation no. PMK-136 Year 2024
Tahun 2024 (PMK-136) telah disahkan di (PMK-136) was enacted in Indonesia, the
Indonesia, yurisdiksi di mana perusahaan jurisdiction in which the company is
didirikan, dan akan berlaku mulai 1 Januari incorporated, and will come into effect from 1
2025. Karena PMK-136 belum efektif pada January 2025. Since the PMK-136 was not
tanggal pelaporan, Grup tidak memiliki effective at the reporting date, the Group has
eksposur pajak saat ini yang terkait. Grup no related current tax exposure. The Group
menerapkan pengecualian untuk mengakui applies the exception to recognising and
dan mengungkapkan informasi tentang aset disclosing information about deferred tax
dan kewajiban pajak tangguhan yang terkait assets and liabilities related to Pillar Two
dengan pajak penghasilan Pilar Dua, income taxes, as provided in the amendments
sebagaimana diatur dalam amandemen PSAK to PSAK 212 issued in December 2023.
212 yang diterbitkan pada bulan Desember
2023.
Halaman - 167 - Page
1378 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 778
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERPAJAKAN (lanjutan) 29. TAXATION (continued)
c. Beban pajak (lanjutan) c. Tax expense (continued)
Grup sedang dalam proses menilai apakah The Group is in the process of assessing
mereka termasuk dalam cakupan model Pilar whether they are within the scope of Pillar Two
Dua dan apakah ada eksposur terhadap PMK- model and if there is any exposure to the
136 ketika peraturan tersebut mulai berlaku. PMK-136 for when it comes into effect. Due to
Karena kompleksitas dalam menerapkan PMK- the complexities in applying the PMK-136 and
136 dan menghitung pendapatan GloBE, calculating GloBE income, the quantitative
dampak kuantitatif dari PMK-136 yang impact of the enacted PMK-136 is not yet
disahkan belum dapat diperkirakan secara reasonably estimable.
wajar.
d. Aset pajak tangguhan - bersih d. Deferred tax assets - net
Aset pajak tangguhan pada tanggal The deferred tax assets as of 31 December
31 Desember 2024 dan 2023 merupakan 2024 and 2023 represent the tax effects on the
pengaruh beda pajak dengan rincian sebagai following:
berikut:
2024
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi
konsolidasian
/
Credited/
(charged) to Dibebankan
Saldo awal/ consolidated ke ekuitas/ Saldo akhir/
Beginning statement of profit Charged to Ending
balance or loss equity balance
Rugi/(laba) yang belum
direalisasi atas
aset keuangan yang Unrealised loss/(gain) on
diukur pada nilai wajar financial assets at fair value
melalui penghasilan through other
komprehensif lain 73,445 - 130,992 204,437 comprehensive income
Cadangan kerugian
penurunan nilai aset
produktif - pinjaman Allowance for impairment losses
yang diberikan 5,312,631 (208,987) - 5,103,644 on earning assets - loans
Cadangan imbalan kerja 798,821 (7,041) (98,826) 692,954 Allowance for employee benefits
Cadangan kerugian
penurunan nilai aset Allowance for impairment
produktif - selain losses on earning assets -
pinjaman yang diberikan 822,199 (207,311) - 614,888 other than loans
Cadangan hukum,
kecurangan (fraud) Allowance for legal,
dan lainnya 1,458 404 - 1,862 fraud and others
(Laba)/rugi yang belum
direalisasi atas efek Unrealised (gain) loss
yang diperdagangkan on trading securities
dan transaksi derivatif (140,591) (34,034) - (174,625) and derivative transactions
Amortisasi Aset-Hak-Guna 19,358 10,041 - 29,399 Right-of-Use Assets amortization
Penyusutan aset tetap 4,433 40,877 (112,085) (66,775) Depreciation of fixed assets
Modifikasi arus kas
kontraktual Modification of contractual
pinjaman yang diberikan 385,046 (4,680) - 380,366 cash flows of loans
Aset pajak tangguhan
BNI - bersih 7,276,800 (410,731) (79,919) 6,786,150 Net deferred tax assets - BNI
Aset pajak tangguhan Net deferred tax assets -
Entitas Anak - bersih 163,818 163,446 Subsidiaries
Aset pajak tangguhan Net consolidated
konsolidasian - bersih 7,440,618 6,949,596 deferred tax assets
Sesuai dengan ketentuan peralihan dalam Based on the transitional provisions in the
Peraturan Menteri Keuangan Republik Regulation of the Minister of Finance of the
Indonesia Nomor 74 Tahun 2024, BNI telah Republic of Indonesia Number 74 of 2024, BNI
melaksanakan perhitungan nilai tercatat has calculated the carrying value of the
cadangan piutang tak tertagih untuk awal allowance for doubtful accounts for the
tahun fiskal 2024 dan selisih lebih sebesar Rp beginning of the fiscal year 2024, and the
23.732.378 akan diakui sebagai biaya yang excess amounting to Rp 23,732,378 will be
dibebankan seluruhnya untuk tahun fiskal recognised as an expense fully charged to the
2025. Terkait dengan hal tersebut, aset pajak fiscal year 2025. In relation to the above, BNI
tangguhan yang akan dimanfaatkan BNI pada will utilize deferred tax assets amounting to
tahun fiskal 2025 sebesar Rp 4.509.152. Rp 4,509,152 in the fiscal year 2025.
Halaman - 168 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1379
Page 779
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERPAJAKAN (lanjutan) 29. TAXATION (continued)
d. Aset pajak tangguhan - bersih (lanjutan) d. Deferred tax assets - net (continued)
Aset pajak tangguhan pada tanggal The deferred tax assets as of 31 December
31 Desember 2024 dan 2023 merupakan 2024 and 2023 represent the tax effects on the
pengaruh beda pajak dengan rincian sebagai following: (continued)
berikut: (lanjutan)
2023
Dikreditkan/
(dibebankan) ke
laporan laba rugi
konsolidasian
/
Credited/
(charged) to Dibebankan
Saldo awal/ consolidated ke ekuitas/ Saldo akhir/
Beginning statement of profit Charged to Ending
balance or loss and equity balance
Rugi/(laba) yang belum
direalisasi atas
aset keuangan yang Unrealised loss/(gain) on
diukur pada nilai wajar financial assets at fair value
melalui penghasilan through other
komprehensif lain 296,083 - (222,638) 73,445 comprehensive income
Cadangan kerugian
penurunan nilai aset
produktif - pinjaman Allowance for impairment losses
yang diberikan 5,258,654 53,977 - 5,312,631 on earning assets - loans
Cadangan imbalan kerja 659,464 41,475 97,882 798,821 Allowance for employee benefits
Cadangan kerugian
penurunan nilai aset Allowance for impairment
produktif - selain losses on earning assets -
pinjaman yang diberikan 958,979 (136,780) - 822,199 other than loans
Cadangan hukum,
kecurangan (fraud) Allowance for legal,
dan lainnya 2,788 (1,330) - 1,458 fraud and others
Laba yang belum
direalisasi atas efek Unrealised gain
yang diperdagangkan on trading securities
dan transaksi derivatif (76,971) (63,620) - (140,591) and derivative transactions
Amortisasi Aset-Hak-Guna 13,875 5,483 - 19,358 Right-of-Use Assets amortization
Penyusutan aset tetap (20,199) 24,632 - 4,433 Depreciation of fixed assets
Modifikasi arus kas
kontraktual Modification of contractual
pinjaman yang diberikan 393,666 (8,620) - 385,046 cash flows of loans
Aset pajak tangguhan
BNI - bersih 7,486,339 (84,783) (124,756) 7,276,800 Net deferred tax assets - BNI
Aset pajak tangguhan Net deferred tax assets -
Entitas Anak - bersih 128,145 163,818 Subsidiaries
Aset pajak tangguhan Net consolidated
konsolidasian - bersih 7,614,484 7,440,618 deferred tax assets
Manajemen berpendapat bahwa aset pajak Management believes that deferred tax assets
tangguhan dapat dipulihkan seluruhnya. are fully realisable.
e. Surat ketetapan pajak e. Tax assessment letters
Pada tanggal 5 Februari 2018, BNI telah On 5 February 2018, BNI received tax
menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang assessment for underpayment of tax (SKPKB)
Bayar (SKPKB) atas PPh Badan untuk tahun which stated that there was an under payment
fiskal 2015 sebesar Rp2.461.364 (termasuk of corporate income tax for fiscal year 2015
denda) dan disetujui BNI sebesar Rp162.130. amounting to Rp2,461,364 (including
Pada tanggal 2 Maret 2018, BNI telah penalties) which was partially agreed by BNI
melakukan pembayaran sebagian SKPKB for the amount of Rp162,130. On 2 March
sebesar Rp1.785.691. Pada tanggal 4 Mei 2018, BNI made a partial payment for the
2018, BNI mengajukan surat keberatan atas amount of Rp1,785,691. On 4 May 2018, BNI
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) submitted Objection Letter for these SKPKB to
ke Direktorat Jenderal Pajak. the Directorate General of Tax.
Halaman - 169 - Page
1380 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 780
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PERPAJAKAN (lanjutan) 29. TAXATION (continued)
e. Surat ketetapan pajak (lanjutan) e. Tax assessment letters (continued)
Pada tanggal 30 April 2019, BNI menerima On 30 April 2019, BNI received Directorate
Keputusan Direktorat Jenderal Pajak yang General of Tax decision which partially
mengabulkan sebagian keberatan BNI dan approved BNI Objection and reduced the
mengurangkan jumlah pajak yang masih harus SKPKB for fiscal year 2015 (including
dibayar dalam SKPKB atas PPh Badan untuk penalties) to become Rp1,212,517 which is
tahun fiskal 2015 (termasuk denda) menjadi partially agreed by BNI amounting to
Rp1.212.517 dan disetujui BNI sebesar Rp163,628. For the overpayment amounting to
Rp163.628. Atas kelebihan pembayaran pajak Rp573,174, after less of STP for fiscal year
di muka sebesar Rp573.174, setelah dikurangi 2019 amounting to Rp481, the Bank has
dengan STP tahun 2019 sebesar Rp481, Bank received a tax refund through compensation
telah menerima restitusi pajak melalui for corporate income tax in 2019. On 26 July
kompensasi pembayaran pajak penghasilan 2019, BNI submitted the request for appeal on
badan tahun 2019. Pada tanggal 26 Juli 2019, the above to the Tax Court. On 24 June 2022,
BNI telah mengajukan permohonan banding BNI received an Appeal Decision from the Tax
keberatan ke Pengadilan Pajak. Pada tanggal Court which partially granted BNI's appeal and
24 Juni 2022, BNI menerima Putusan Banding reduced the amount of tax accrued in the
dari Pengadilan Pajak yang mengabulkan SKPKB on Corporate Income Tax for the 2015
sebagian banding BNI dan mengurangkan fiscal year (including fines) to Rp789,519. On 5
jumlah pajak yang masih harus dibayar dalam October 2022, BNI submitted the Judicial
SKPKB atas PPh Badan untuk tahun fiskal Review to the Supreme Court for the appeal
2015 (termasuk denda) menjadi Rp789.519. decision. On 30 September 2024, the
Pada tanggal 5 Oktober 2022, BNI telah Supreme Court issued a decision confirming
mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali the Tax Court's decision. BNI agreed with the
ke Mahkamah Agung atas putusan banding result of Judicial Review and charged the tax
tersebut. Pada tanggal 30 September 2024, payment to the current year profit or loss.
Mahkamah Agung telah menerbitkan putusan
yang menguatkan putusan Pengadilan Pajak.
BNI telah menerima hasil Peninjauan Kembali
tersebut dan telah membebankan pembayaran
pajak tersebut pada laba rugi tahun berjalan.
30. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN 30. SECURITIES ISSUED
a. Berdasarkan jenis a. By type
2024 2023
Saldo/ Peringkat/ Saldo/ Peringkat/
Balance Rating *) Balance Rating *)
Global Bond, setelah dikurangi
biaya penerbitan yang belum Global Bond, net of
diamortisasi sebesar Rp1.513 BBB*) unamortised issuance cost amounting to
pada tanggal 31 Desember 2024 8,045,987 BBB-**) - - Rp1,513 as of 31 December 2024
Green Bond, setelah dikurangi
biaya penerbitan yang belum Green Bond, net of
diamortisasi sebesar Rp704 unamortised issuance cost amounting to
pada tanggal 31 Desember 2024 Rp704 as of 31 December 2024
dan Rp1.720 pada tanggal and Rp1,720 as of
31 Desember 2023 4,928,510 idAAA***) 4,893,357 idAAA*) 31 December 2023
Total 12,974,497 4,893,357 Total
*) S&P S&P *)
**) Fitch Fitch **)
***) Pefindo S&P ***)
Halaman - 170 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1381
Page 781
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 30. SECURITIES ISSUED (continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Green Bond I PT Bank Negara Indonesia
Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2022
(Persero) Tbk Tahun 2022
Pada tanggal 21 Juni 2022, BNI telah On 21 June 2022, BNI has issued Green Bond
menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia 2022 (“Green Bond I 2022”) with total amount
(Persero) Tbk Tahun 2022 (“Green Bond I of Rp5,000,000 which consists of
2022”) dengan nominal sebesar Rp5.000.000 2 series:
yang terdiri atas 2 seri:
Nominal/ Kupon/ Jatuh tempo/
Amount Coupon Maturity Date
Obligasi Seri A 4,000,000 6.35% 21 Juni/June 2025 Obligation Serie A
Obligasi Seri B 1,000,000 6.85% 21 Juni/June 2027 Obligation Serie B
Green Bond I 2022 ditawarkan dengan nilai Green Bond I 2022 is offered with a value of
100% (seratus persen) dari jumlah pokok 100% (one hundred percent) of the principal
obligasi, dengan kupon dibayarkan setiap amount of the bond, with coupons paid
kuartalan, dan tercatat di Bursa Efek Indonesia quarterly, and listed on the Indonesia Stock
(IDX) pada 22 Juni 2022. Penawaran Umum Exchange (IDX) on 22 June 2022. The Green
Green Bond I 2022 telah mendapatkan Izin Bond I 2022 Public Offering has obtained OJK
Efektif OJK melalui surat OJK Effective Permission through OJK letter No. S-
No. S-93/D.04/2022 tanggal 10 Juni 2022. 93/D.04/2022 dated 10 June 2022.
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Green As of 31 December 2024, BNI Green Bond
Bond 2022 memiliki nilai bersih sebesar 2022 had a net value of Rp4,928,510 after
Rp4.928.510 setelah dikurangi biaya deducting the unamortised issuance fee of
penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp704 (31 December 2023, BNI Green Bond
Rp704 (31 Desember 2023 memiliki nilai 2022 had a net value of Rp4,893,357 after
bersih sebesar Rp4.893.357 setelah dikurangi deducting the unamortised issuance fee of
biaya penerbitan yang belum diamortisasi Rp1,720).
sebesar Rp1.720).
Dana hasil penerbitan obligasi setelah The proceeds from the bond issuance after
dikurangi biaya biaya emisi, seluruhnya akan deducting emission costs will be entirely used
digunakan BNI untuk pembiayaan maupun by BNI to finance and refinance projects in the
pembiayaan kembali proyek-proyek dalam Environmental Based Business Activity
kategori Kegiatan Usaha Berwawasan (hereinafter abbreviated as KUBL or Kegiatan
Lingkungan (KUBL), yaitu proyek-proyek yang Usaha Berwawasan Lingkungan) category,
berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi namely, projects related to renewable
energi, pengolahan sampah menjadi energi energy,energy efficiency, waste processing
dan manajemen limbah, penggunaan sumber into energy, and waste management,
daya alam dan penggunaan tanah yang sustainable use of natural resources and land
berkelanjutan, konservasi keanekaragaman use, conservation of terrestrial and aquatic
hayati darat dan air, transportasi ramah biodiversity, environmentally-friendly
lingkungan, pengelolaan air dan air limbah transportation, sustainable management of
yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, water and wastewater, adaptation to climate
gedung berwawasan lingkungan, dan change, environmentally sound buildings, and
pertanian berkelanjutan, dengan sustainable agriculture, with due observance of
memperhatikan Peraturan OJK OJK Regulation No. 60/POJK.04/2017
No. 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan concerning the Issuance and Terms of Green
Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Bonds.
Lingkungan (Green Bond).
Halaman - 171 - Page
1382 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 782
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 30. SECURITIES ISSUED (continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Green Bond I PT Bank Negara Indonesia
Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2022 (continued)
(Persero) Tbk Tahun 2022 (lanjutan)
BNI telah memperoleh rating idAAA atas BNI has obtained idAAA rating results for
Green Bond I 2022 dari PT Pemeringkat Efek Green Bond I 2022 from PT Pemeringkat Efek
Indonesia (PEFINDO) pada tanggal 8 Maret Indonesia (PEFINDO) on 8 March 2024 and
2024 dan Opini Pihak Kedua yang diberikan also Second-party Opinion which has given by
oleh Sustainalytics pada tanggal 20 September Sustainalytics on 20 September 2024.
2024.
Obligasi Senior BNI Global Bond 2024 Senior bond BNI Global Bond 2024
Pada tanggal 5 April 2024, BNI telah On 5 April 2024, BNI has issued USD
menerbitkan Obligasi Senior denominasi USD, denominated Senior Bond, BNI Global Bond
BNI Global Bond 2024 sebesar nilai nominal 2024 with total nominal value of USD
USD 500.000.000 (nilai penuh) dengan tenor 5 500,000,000 (full amount) with a tenor of 5
tahun. years.
BNI Global Bond 2024 ditawarkan dengan nilai BNI Global Bond 2024 was offered with a
100% (seratus persen) dari nilai pokok obligasi value of 100% (one hundred percent) of the
dengan kupon sebesar 5,28% per tahun yang principal amount of the bond, with coupons of
dibayarkan setiap semester dan tercatat pada 5.28% (five point twenty-eight percent) per
Singapore Exchange (SGX) dengan merujuk annum which paid semi-annually and listed on
pada ketentuan Regulation S (”Reg S”) the Singapore Exchange (SGX) by referring to
berdasarkan US Securities Act. the Regulation S ("Reg S") under the US
Securities Act.
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Global As of 31 December 2024, the net value of BNI
Bond 2024 memiliki nilai bersih sebesar Global Bond 2024 was Rp8,045,987 after
Rp8.045.987 setelah dikurangi biaya deducting unamortised issuance cost
penerbitan yang belum diamortisasi sebesar amounted Rp1,513.
Rp1.513.
Dana hasil penerbitan BNI Global Bond 2024 The proceeds from the issuance of BNI Global
akan digunakan untuk keperluan pembiayaan Bond 2024 will be allocated for BNI’s financing
dan pendanaan umum BNI dalam rangka and general funding purposes to support
pengembangan usaha serta peningkatan business expansion and optimizing the
komposisi struktur dana jangka panjang BNI composition of the long-term fund structure.
BNI telah memperoleh hasil pemeringkatan BNI has obtained ratings for BNI Global Bond
atas BNI Global Bond 2024 dari S&P dan Fitch 2024 from S&P and Fitch with ratings of BBB
dengan peringkat masing-masing BBB dan and BBB-, respectively.
BBB-.
Halaman - 172 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1383
Page 783
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 30. SECURITIES ISSUED (continued)
b. Berdasarkan mata uang b. By currency
2024 2023
Mata uang asing Foreign currencies
Global Bond, Global Bond,
setelah dikurangi diskonto net of unamortised
yang belum diamortisasi sebesar discount cost of
Rp1.513 pada tanggal Rp1,513 as of
31 Desember 2024 8,045,987 - 31 December 2024
Rupiah Rupiah
Green Bond, Green Bond,
setelah dikurangi diskonto net of unamortised
yang belum diamortisasi sebesar discount cost of
Rp704 pada tanggal Rp704 as of
31 Desember 2024 dan sebesar 31 December 2024 and
Rp1.720 pada tanggal Rp1,720 as of
31 Desember 2023 4,928,510 4,893,357 31 December 2023
12,974,497 4,893,357
c. Berdasarkan hubungan c. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 1,891,832 1,764,505 Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Mata uang asing 8,045,987 - Foreign currencies
Rupiah 3,036,678 3,128,852 Rupiah
11,082,665 3,128,852
12,974,497 4,893,357
Informasi mengenai efek-efek yang diterbitkan Information related to securities issued to
kepada pihak-pihak berelasi diungkapkan related parties are disclosed in Note 45m.
pada Catatan 45m.
d. Tingkat suku bunga per tahun d. Annual interest rates
Dolar
Amerika Serikat/
Rupiah United States Dollar
% %
2024 6.35 - 6.85 5,28 2024
2023 6.35 - 6.85 - 2023
Halaman - 173 - Page
1384 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 784
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA 31. BORROWINGS
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2024 2023
Rupiah Rupiah
Pinjaman penerusan 53 53 Two step loans
Kredit likuiditas untuk kredit koperasi Liquidity loan for member of
primer kepada anggotanya 914 914 primary cooperatives
Lain-lain 2,910,116 1,031,535 Others
2,911,083 1,032,502
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman bilateral 35,115,128 21,856,207 Bilateral loans
Bankers acceptance 4,171,560 7,767,787 Bankers acceptance
Pinjaman penerusan 48,504 51,808 Two step loans
Lain-lain 685,169 241,304 Others
40,020,361 29,917,106
42,931,444 30,949,608
Pinjaman bilateral Bilateral loans
BNI memiliki pinjaman bilateral sebagai salah BNI has bilateral loan which is one of the
satu strategi pendanaan Bank untuk menjaga Bank’s strategy to maintain funding profile
komposisi pendanaan jangka pendek dan between short term and long term funding.
jangka panjang. Termasuk di dalam pinjaman Bilateral loans include the following borrowing
bilateral adalah fasilitas pinjaman di bawah ini: facilities:
a) Pinjaman bilateral luar negeri dengan a) Offshore bilateral loan with China
China Development Bank sebesar Development Bank amounting to
USD700.000.000 (nilai penuh) dengan USD700,000,000 (full amount) with tenure
jangka waktu pinjaman selama 10 tahun of 10 years and with interest rate of 6-
serta tingkat suku bunga LIBOR 6 bulan month LIBOR plus a certain margin per
ditambah margin tertentu per tahun dan annum and will mature on 16 September
akan jatuh tempo pada tanggal 16 2025. Regarding to the LIBOR transition,
September 2025. Sehubungan dengan the Bank had amended the agreement for
adanya transisi LIBOR, Bank telah the use of reference rate from 6-month
melakukan amandemen perjanjian LIBOR plus a certain margin per annum to
penggunaan reference rate dari LIBOR 6 6-month SOFR plus a certain margin per
bulan ditambah margin tertentu per tahun annum which already applies. As of 31
menjadi SOFR 6 bulan ditambah margin December 2024 and 2023, outstanding
tertentu per tahun yang telah berlaku. loan less unamortised issuance costs
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan amounted to USD93,392,840 (full amount)
2023, saldo pinjaman setelah dikurangi or equivalent to Rp1,503,158 and
dengan biaya penerbitan yang belum USD186,736,438 (full amount) or
diamortisasi masing-masing sebesar equivalent to Rp2,875,182, respectively.
USD93.392.840 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp1.503.158 dan
USD186.736.438 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp2.875.182.
Halaman - 174 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1385
Page 785
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
b) Pinjaman bilateral luar negeri dengan b) Offshore bilateral loan with China
China Development Bank sebesar Development Bank amounting to
USD189.000.000 (nilai penuh) dengan USD189,000,000 (full amount) with tenure
jangka waktu pinjaman selama 10 tahun of 10 years and with interest rate of 6-
month LIBOR plus a certain margin per
serta tingkat suku bunga LIBOR 6 bulan annum and will mature on 16 September
ditambah margin tertentu per tahun dan 2025. Regarding to the LIBOR transition,
akan jatuh tempo pada tanggal 16 the Bank had amended the agreement for
September 2025. Sehubungan dengan the use of reference rate from 6-month
adanya transisi LIBOR, Bank telah LIBOR plus a certain margin per annum to
melakukan amandemen perjanjian 6-month SOFR plus a certain margin per
penggunaan reference rate dari LIBOR 6 annum which already applies. As of
bulan ditambah margin tertentu per tahun 31 December 2024 and 2023, outstanding
menjadi SOFR 6 bulan ditambah margin loan less unamortised issuance costs
amounted to USD37,698,436 (full amount)
tertentu per tahun yang telah berlaku. or equivalent to Rp606,756 and
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan USD75,369,011 (full amount) or
2023, saldo pinjaman setelah dikurangi equivalent to Rp1,160,457.
dengan biaya penerbitan yang belum
diamortisasi masing-masing sebesar
USD37.698.436 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp606.756 dan USD75.369.011
(nilai penuh) atau ekuivalen Rp1.160.457.
c) Pada tanggal 25 November 2019, BNI c) On 25 November 2019, BNI obtained
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral offshore bilateral loan with CTBC Bank
luar negeri dengan CTBC Bank Co. Ltd., Co. Ltd., MUFG Bank Ltd., Standard
MUFG Bank Ltd., Standard Chartered Chartered Bank (Singapore) Ltd.,
Bank (Singapore) Ltd., Sumitomo Mitsui Sumitomo Mitsui Banking Corporation
Banking Corporation Singapore Branch, Singapore Branch, and United Overseas
dan United Overseas Bank Ltd. sebagai Bank Ltd. as Mandated Lead Arrangers &
Mandated Lead Arrangers & Bookrunners Bookrunners amounting to
senilai USD750.000.000 (nilai penuh) USD750,000,000 (full amount) which was
yang terbagi dalam dua tranche, yaitu split into two tranches, tranche A and
tranche A dan tranche B. Tranche A tranche B. Tranche A amounting to
sebesar USD375.000.000 (nilai penuh) USD375,000,000 (full amount) with tenure
dengan jangka waktu 42 bulan serta of 42 months with interest rate of 3-month
tingkat suku bunga LIBOR 3 bulan LIBOR plus a certain margin per annum
ditambah margin tertentu per tahun dan has matured on 25 May 2023, while
telah jatuh tempo pada tanggal 25 Mei tranche B amounting to USD375,000,000
2023, sedangkan tranche B sebesar (full amount) with tenure of 60 months
USD375.000.000 (nilai penuh) dengan with interest of 3-month LIBOR plus a
jangka waktu 60 bulan serta tingkat suku certain margin per annum has matured on
bunga LIBOR 3 bulan ditambah margin 25 November 2024. Standard Chartered
tertentu per tahun dan telah jatuh tempo Bank (Hong Kong) Ltd acted as the Agent
pada tanggal 25 November 2024. for this loan facility.
Standard Chartered Bank (Hong Kong)
Ltd. bertindak sebagai Agen untuk fasilitas
pinjaman ini.
Halaman - 175 - Page
1386 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 786
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
c) Pada tanggal 25 Februari 2020, BNI c) On 25 February 2020, BNI obtained
memperoleh fasilitas tambahan fasilitas additional offshore bilateral loan with
pinjaman bilateral senilai amounting to USD220,000,000 (full
USD220.000.000 (nilai penuh) yang amount) split into two tranches, tranche A
terbagi dalam dua tranche, yaitu tranche A and tranche B. Tranche A obtained
dan tranche B. Tranche A mendapat additional amounting to USD135,000,000
tambahan sebesar USD135.000.000 (nilai (full amount) with tenure of 39 months
penuh) dengan jangka waktu 39 bulan with interest of 3 months LIBOR plus a
serta tingkat suku bunga LIBOR 3 bulan certain margin per annum and has
ditambah margin tertentu per tahun dan matured on 25 May 2023. While tranche B
telah tempo pada tanggal 25 Mei 2023. obtained additional amounting to
Sedangkan tranche B sebesar USD85,000,000 (full amount) with tenure
USD85.000.000 (nilai penuh) dengan of 57 months with interest rate of 3
jangka waktu 57 bulan serta tingkat suku months LIBOR plus a certain margin per
bunga LIBOR 3 bulan ditambah margin annum and has matured on 25 November
tertentu per tahun dan telah jatuh tempo 2024 and was not renewed.
pada tanggal 25 November 2024 dan
tidak diperpanjang.
Sehubungan dengan adanya transisi Regarding to the LIBOR transition, the
LIBOR, Bank telah melakukan Bank had amended the agreement for the
amendemen perjanjian penggunaan use of reference rate from 3-month LIBOR
reference rate dari LIBOR 3 bulan plus a certain margin per annum to 3-
ditambah margin tertentu per tahun month SOFR plus a certain margin per
menjadi SOFR 3 bulan ditambah margin annum which already applies.
tertentu per tahun yang telah berlaku.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023,
2023, saldo pinjaman setelah dikurangi outstanding loan less unamortised
dengan biaya penerbitan yang belum issuance costs amounted to
diamortisasi masing-masing sebesar USDnil or equivalent to Rpnil and
USDnihil atau ekuivalen Rpnihil dan USD457,405,333 (full amount) or
USD457.405.333 (nilai penuh) atau equivalent to Rp7,042,668, respectively.
ekuivalen Rp7.042.668.
d. BNI, melalui BNI cabang Singapura dan d. BNI, through Singapore and London
London memiliki pinjaman bilateral luar branches, has offshore bilateral loan with
negeri dengan konsorsium bank yang consortium of banks consisting of Bank of
terdiri dari Bank of China (Hong Kong) Bank of China (Hong Kong) Limited,
Limited, CTBC Bank Co., LTD, CITI CTBC Bank Co., LTD, CITI Group Global
Group Global Market Asia Limited, Market Asia Limited, Oversea-Chinese
Oversea-Chinese Banking Corporation Banking Corporation Limited, dan United
Limited, dan United Overseas Bank Overseas Bank Limited amounting to
Limited sebesar USD500.000.000 (nilai USD500,000,000 (full amount) with tenure
penuh) dengan jangka waktu pinjaman of 3 years and with interest of SOFR plus
selama 3 tahun dengan tingkat suku a certain margin per annum and will
bunga SOFR ditambah margin tertentu mature on 28 September 2025. As of
per tahun dan akan jatuh tempo pada 31 December 2024 and 2023, the
tanggal 28 September 2025. Pada tanggal outstanding loan balance under this
31 Desember 2024 dan 2023, saldo facility amounted to USD500,000,000 (full
pinjaman fasilitas tersebut setelah amount) or equivalent to Rp8,047,500 and
dikurangi biaya yang belum diamortisasi to USD500,000,000 (full amount) or
masing-masing sebesar USD500.000.000 equivalent to Rp7,698,500.
(nilai penuh) atau ekuivalen Rp8.047.500
dan USD500.000.000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp7.698.500.
Halaman - 176 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1387
Page 787
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
e) Pada tanggal 22 November 2023, BNI e) On 22 November 2023, BNI obtained
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral onshore bilateral loan with MUFG Bank,
dalam negeri dengan MUFG Bank, Ltd. Ltd. amounting to USD200,000,000 (full
senilai USD200.000.000 (nilai penuh) amount) with a tenure of 3 years. Interest
dengan jangka waktu 3 tahun. Tingkat rate of the borrowing is a fixed interest
suku bunga pinjaman adalah suku bunga rate of 6% per annum for the first year,
tetap 6% per tahun untuk tahun pertama, and then a floating interest rate using 3-
dan selanjutnya menjadi tingkat suku month SOFR plus a certain margin per
bunga mengambang dengan year. This loan facility will mature on 20
menggunakan SOFR 3 bulan ditambah November 2026. As of 31 December
margin tertentu per tahun. Fasilitas ini 2024, the outstanding loan balance under
akan jatuh tempo pada tanggal 20 this facility amounted to USD200,000,000
November 2026. Pada tanggal 31 (full amount) or equivalent to Rp3,219,000
Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas (31 December 2023: USD200,000,000
tersebut sebesar USD200.000.000 (nilai (full amount) or equivalent to
penuh) atau ekuivalen Rp3.219.000 (31 Rp3,079,400).
Desember 2023: USD200.000.000 (nilai
penuh) atau ekuivalen Rp3.079.400).
Persyaratan-persyaratan penting (financial The significant requirements (financial
covenants) dalam perjanjian pinjaman covenants) in the Bank’s loan agreement
Bank antara lain: include the following:
• Rasio Non-Performing Loan (NPL) • Non-Performing Loan (NPL) ratio
maksimum 5%. maximum of 5%.
• Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) • Capital Adequacy Ratio (CAR)
minimum 9% atau sesuai dengan minimum 9% or according to the
ketentuan regulasi yang berlaku. applicable regulation.
• Nilai Rasio Modal Inti (Tier 1 Ratio) • Tier 1 Ratio minimum of 6%.
minimum 6%.
• Nilai Rasio Modal Inti Utama (Core • Core Tier 1 Ratio minimum of 5%.
Tier 1 Ratio) minimum 5%.
• Rasio Return on Average Assets • Return on Average Assets ratio
minimum 0,6%, dengan ketentuan minimum of 0.6%, provided that
bahwa jika nilai Capital Adequacy Capital Adequacy Ratio (CAR) is
Ratio (CAR) sama dengan atau lebih equal to or greater than 12.5%.
besar dari 12,5%.
Pada tahun yang berakhir pada During the years ended 31 December
31 Desember 2024 dan 2023, Bank telah 2024 and 2023, the Bank has fulfilled the
memenuhi persyaratan penting yang terms required set forth in the agreements.
dipersyaratkan dalam perjanjian ini.
Halaman - 177 - Page
1388 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 788
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
f) Pada tanggal 16 Oktober 2024, BNI f) On 16 October 2024, BNI obtained an
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral additional bilateral loan facility with MUFG
tambahan dengan MUFG Bank, Ltd. Bank, Ltd. worth USD100,000,000 (full
senilai USD100.000.000 (nilai penuh) amount) with a term of 4 years calculated
dengan jangka waktu 4 tahun dihitung dari from the drawdown date. The interest rate
tanggal penarikan. Tingkat suku bunga of the loan is based on the SOFR floating
pinjaman menggunakan acuan tingkat interest rate, plus a certain margin. The
suku bunga mengambang SOFR drawdown of this loan was approved on
ditambah margin tertentu. Penarikan atas 18 October 2024 and will mature on 18
pinjaman ini dilakukan pada tanggal 18 October 2028. As of 31 December 2024,
Oktober 2024 dan akan jatuh tempo pada the balance of the loan facility amounted
tanggal 18 Oktober 2028. Pada tanggal 31 to USD99,433,300 (full amount) or
Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas equivalent to Rp1,600,379.
tersebut sebesar USD99.433.300 (nilai
penuh) atau ekuivalen Rp1.600.379.
Persyaratan-persyaratan penting (financial The significant requirements (financial
covenants) dalam perjanjian pinjaman covenants) in the Bank’s loan
Bank antara lain: agreement include the following:
• Rasio Non-Performing Loan (NPL) • Non-Performing Loan (NPL) Net
Neto maksimum 5%. ratio maximum of 5%.
• Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) • Capital Adequacy Ratio (CAR)
minimum 9,9% atau sesuai dengan minimum 9.9% or according to the
ketentuan regulasi yang berlaku. applicable regulation.
Pada tahun yang berakhir pada During the years ended 31 December
31 Desember 2024 dan 2023, Bank telah 2024 and 2023, the Bank has fulfilled
memenuhi persyaratan penting yang the terms required set forth in the
dipersyaratkan dalam perjanjian ini. agreements.
g) Pada tanggal 8 November 2024, BNI g) On 8 November 2024, BNI obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman dengan loan facility with a consortium of banks
konsorsium bank yang terdiri dari Bank of consisting of Bank of America, CIMB
America, CIMB Bank Berhad, CTBC Bank Bank Berhad, CTBC Bank Co., LTD.,
Co.,LTD., DBS Bank LTD., Oversea- DBS Bank LTD., Oversea-Chinese
Chinese Banking Corporation Limited, dan Banking Corporation Limited, and The
The Hongkong and Shanghai Banking Hongkong and Shanghai Banking
Corporation Limited sebesar USD Corporation Limited amounting to USD
600.000.000 (nilai penuh) dengan jangka 600,000,000 (full amount) with a loan
waktu pinjaman selama 4 tahun dengan term of 4 years and SOFR floating
tingkat suku bunga mengambang SOFR interest rate plus a certain margin per
ditambah margin tertentu per tahun. year. The withdrawal of this loan was
Penarikan atas pinjaman ini dilakukan approved on 20 November 2024 and
pada tanggal 20 November 2024 dan will mature on 20 August 2028. As of 31
akan jatuh tempo pada 20 Agustus 2028. December 2024, the balance of the
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo loan facility after deducting unamortized
pinjaman fasilitas tersebut setelah costs amounted to USD 595,579,612
dikurangi biaya yang belum diamortisasi (full amount) or equivalent to
masing-masing sebesar USD595.579.612 Rp9,585,854.
(nilai penuh) atau ekuivalen Rp9.585.854.
Persyaratan-persyaratan penting (financial The significant requirements (financial
covenants) dalam perjanjian pinjaman covenants) in the Bank’s loan
Bank antara lain: agreement include the following:
• Rasio Non-Performing Loan (NPL) • Non-Performing Loan (NPL) Net
Neto maksimum 5%. ratio maximum of 5%.
• Nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) • Capital Adequacy Ratio (CAR)
minimum 9,9% atau sesuai dengan minimum 9.9% or according to the
ketentuan regulasi yang berlaku. applicable regulation.
Pada tahun yang berakhir pada During the years ended 31 December
31 Desember 2024 dan 2023, Bank telah 2024 and 2023, the Bank has fulfilled
memenuhi persyaratan penting yang the terms required set forth in the
dipersyaratkan dalam perjanjian ini. agreements.
Halaman - 178 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1389
Page 789
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
h) Pada tanggal 1 Agustus 2024, BNI h) On 1 August 2024, BNI obtained a loan
memperoleh fasilitas pinjaman dengan facility with Caixabank, SA worth
Caixabank, S.A. senilai USD25.000.000 USD25,000,000 (full amount) with a
(nilai penuh) dengan jangka waktu 6 bulan. term of 6 months. The withdrawal of this
Penarikan atas pinjaman ini dilakukan loan was approved on 2 August 2024
pada tanggal 2 Agustus 2024 dan akan and will mature on 3 February 2025. The
jatuh tempo pada tanggal 3 Februari 2025. interest rate on the loan uses the SOFR
Tingkat suku bunga pinjaman floating interest rate as a reference plus
menggunakan acuan tingkat suku bunga a certain margin that will be paid in full at
mengambang SOFR ditambah margin maturity. As of 31 December 2024, the
tertentu yang akan dibayarkan balance of the loan facility was
sepenuhnya saat jatuh tempo. Pada USD25,000,000 (full amount) or
tanggal 31 Desember 2024, saldo equivalent to Rp402,375.
pinjaman fasilitas tersebut sebesar
USD25.000.000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp402.375.
i) Pada tanggal 2 Agustus 2024, BNI i) On 2 August 2024, BNI obtained a loan
memperoleh fasilitas pinjaman dengan facility with Emirates NBD Bank
Emirates NBD Bank (P.J.S.C) senilai (P.J.S.C) worth USD100,000,000 (full
USD100.000.000 (nilai penuh) dengan amount) with a term of 6 months. The
jangka waktu 6 bulan. Penarikan atas withdrawal of this loan was approved on
pinjaman ini dilakukan pada tanggal 5 5 August 2024 and will mature on 31
Agustus 2024 dan akan jatuh tempo pada January 2025. The interest rate on the
tanggal 31 Januari 2025. Tingkat suku loan uses the SOFR floating interest rate
bunga pinjaman menggunakan acuan as a reference plus a certain margin that
tingkat suku bunga mengambang SOFR will be paid in full at maturity. As of 31
ditambah margin tertentu yang akan December 2024, the balance of the loan
dibayarkan sepenuhnya saat jatuh tempo. facility was USD100,000,000 (full
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo amount) or equivalent to Rp1,609,500.
pinjaman fasilitas tersebut sebesar
USD100.000.000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp1.609.500.
j) Pada tanggal 5 Agustus 2024, BNI j) On 5 August 2024, BNI obtained a loan
memperoleh fasilitas pinjaman dengan facility with Wells Fargo Bank National
Wells Fargo Bank National Association Association worth USD20,000,000 (full
senilai USD20.000.000 (nilai penuh) amount) with a term of 6 months. The
dengan jangka waktu 6 bulan. Penarikan withdrawal of this loan was approved on
atas pinjaman ini dilakukan pada tanggal 7 7 August 2024 and will mature on 3
Agustus 2024 dan akan jatuh tempo pada February 2025. The interest rate of the
tanggal 3 Februari 2025. Tingkat suku loan uses the SOFR floating interest rate
bunga pinjaman menggunakan acuan as a reference plus a certain margin that
tingkat suku bunga mengambang SOFR will be paid in full at maturity. As of 31
ditambah margin tertentu yang akan December 2024, the balance of the loan
dibayarkan sepenuhnya saat jatuh tempo. facility was USD20,000,000 (full amount)
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo or equivalent to Rp321,900.
pinjaman fasilitas tersebut sebesar
USD20.000.000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp321.900.
Halaman - 179 - Page
1390 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 790
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
k) BNI, melalui BNI cabang Tokyo k) BNI, through BNI Tokyo branch, obtained
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral a bilateral offshore loan facility with
luar negeri dengan MUFG Bank, Ltd. MUFG Bank, Ltd. with a maximum facility
dengan maksimum fasilitas of USD100,000,000 (full amount). The
USD100.000.000 (nilai penuh). Tingkat interest rate of the loan uses the SOFR
suku bunga pinjaman menggunakan floating interest rate as a reference plus
acuan tingkat suku bunga mengambang a certain margin. This facility has been
SOFR ditambah margin tertentu. Fasilitas used on 30 December 2024 and 29
ini telah digunakan pada tanggal 30 November 2024, amounting to
Desember 2024 dan 29 November 2024 USD50,000,000 and USD25,000,000,
masing-masing sebesar USD50.000.000 respectively. This facility has a maximum
dan USD25.000.000. Fasilitas ini memiliki maturity of 3 months from the date of
jatuh tempo maksimal 3 bulan sejak withdrawal of each loan, namely on 31
tanggal penarikan masing-masing March 2025 and 28 February 2025. As of
pinjaman, yaitu pada tanggal 31 Maret 31 December 2024, the loan balance of
2025 dan 28 Februari 2025. Pada tanggal the facility was USD75,000,000 (full
31 Desember 2024, saldo pinjaman amount) or equivalent to Rp1,207,125.
fasilitas tersebut adalah sebesar
USD75.000.000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp1.207.125.
l) BNI, melalui BNI cabang Singapura l) BNI, through BNI Singapore branch,
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral obtained a bilateral offshore loan facility
luar negeri dengan Emirates NBD Bank with Emirates NBD Bank (P.J.S.C) of
(P.J.S.C) sebesar USD50.000.000 (nilai USD50,000,000 (full amount) and a
penuh) dan jatuh tempo maksimal 9 bulan maximum maturity of 9 months from the
sejak tanggal penarikan masing-masing date of withdrawal of each loan. The loan
pinjaman. Tingkat suku bunga pinjaman interest rate uses the SOFR floating
menggunakan acuan tingkat suku bunga interest rate as a reference plus a certain
mengambang SOFR ditambah margin margin. The withdrawal of this loan
tertentu. Penarikan atas fasilitas pinjaman facility was approved on 21 June 2024
ini dilakukan pada tanggal 21 June 2024 and will mature on 18 March 2025. As of
dan akan jatuh tempo pada tanggal 18 31 December 2024, the loan balance of
Maret 2025. Pada tanggal 31 Desember the facility was USD50,000,000 (full
2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut amount) or equivalent to Rp804,750.
adalah sebesar USD50.000.000 (nilai
penuh) atau ekuivalen Rp804.750.
m) BNI, melalui BNI cabang Singapura m) BNI, through BNI Singapore branch,
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral obtained a bilateral overseas loan facility
luar negeri dengan Australia and New with Australia and New Zealand Banking
Zealand Banking Group Limited sebesar Group Limited amounting to
AUD78.840.402 (nilai penuh) dan jatuh AUD78,840,402 (full amount) and a
tempo maksimal 1 tahun sejak tanggal maximum maturity of 1 year from the
penarikan pinjaman. Tingkat suku bunga date of loan withdrawal. The loan interest
pinjaman menggunakan acuan tingkat rate uses the Bank Bill Swap Rate
suku bunga Bank Bill Swap Rate (BBSY) (BBSY) interest rate as a reference plus
ditambah margin tertentu. Penarikan atas a certain margin. The withdrawal of this
fasilitas pinjaman ini dilakukan pada loan facility was made on 19 December
tanggal 19 Desember 2024 dan akan jatuh 2024 and will mature on 19 December
tempo pada tanggal 19 Desember 2025. 2025. As of 31 December 2024, the loan
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo balance of the facility was
pinjaman fasilitas tersebut adalah sebesar AUD78,840,402 (full amount) or
AUD78.840.402 (nilai penuh) atau equivalent to Rp789,469.
ekuivalen Rp789.469.
Halaman - 180 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1391
Page 791
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
n) BNI, melalui BNI cabang Singapura n) BNI, through BNI Singapore branch,
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral obtained a bilateral overseas loan facility
luar negeri dengan United Overseas Bank with United Overseas Bank Limited
Limited sebesar SGD90.000.000 (nilai amounting to SGD90,000,000 (full
penuh) dan jatuh tempo maksimal 359 hari amount) and a maximum maturity of 359
sejak tanggal penarikan pinjaman. Tingkat days from the date of loan withdrawal.
suku bunga pinjaman menggunakan The loan interest rate uses the
acuan tingkat suku bunga Singapore Singapore Overnight Rate Average
Overnight Rate Average (SORA). (SORA) interest rate as a reference. The
Penarikan atas fasilitas pinjaman ini withdrawal of this loan facility was made
dilakukan pada tanggal 1 April 2024 dan on 1 April 2024 and will mature on 26
akan jatuh tempo pada tanggal 26 Maret March 2025. As of 31 December 2024,
2025. Pada tanggal 31 Desember 2024, the loan balance of the facility was
saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah SGD90,000,000 (full amount) or
sebesar SGD90.000.000 (nilai penuh) atau equivalent to Rp1,066,012.
ekuivalen Rp1.066.012.
o) BNI, melalui BNI cabang Hongkong o) BNI, through BNI Hongkong branch,
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral obtained a bilateral offshore loan facility
luar negeri dengan MUFG Bank, Ltd. with MUFG Bank, Ltd. with a maximum
dengan maksimum fasilitas USD facility of USD 100,000,000 (full amount).
100.000.000 (nilai penuh). Tingkat suku The loan interest rate uses the SOFR
bunga pinjaman menggunakan acuan floating interest rate as a reference plus
tingkat suku bunga mengambang SOFR a certain margin. This facility has been
ditambah margin tertentu. Fasilitas ini telah used on 22 October 2024, 6 November
digunakan pada tanggal 22 Oktober 2024, 2024 and 3 December 2024, amounting
6 November 2024 dan 3 Desember 2024 to USD60,000,000, USD20,000,000 and
masing-masing sebesar USD60.000.000, USD20,000,000, respectively. This
USD20.000.000 dan USD20.000.000. facility has a maximum maturity of 3
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal months from the date of withdrawal of
3 bulan sejak tanggal penarikan masing- each loan, namely on 22 January 2025,
masing pinjaman, yaitu pada tanggal 22 6 February 2025 and 3 March 2025. As
Januari 2025, 6 Februari 2025 dan 3 Maret of 31 December 2024, the loan balance
2025. Pada tanggal 31 Desember 2024, of the facility was USD100,000,000 (full
saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah amount) or equivalent to Rp1,609,500.
sebesar USD100.000.000 (nilai penuh)
atau ekuivalen Rp1.609.500.
p) BNI, melalui BNI cabang Hongkong p) BNI, through BNI Hongkong branch,
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral obtained a bilateral overseas loan facility
luar negeri dengan China Construction with China Construction Bank (Asia)
Bank (Asia) Corporation Limited dengan Corporation Limited with a maximum
maksimum fasilitas USD100.000.000 (nilai facility of USD100,000,000 (full amount).
penuh). Tingkat suku bunga pinjaman The loan interest rate uses the SOFR
menggunakan acuan tingkat suku bunga floating interest rate as a reference plus
mengambang SOFR ditambah margin a certain margin. This facility has been
tertentu. Fasilitas ini telah digunakan pada used on 26 June 2024 and 26 July 2024,
tanggal 26 Juni 2024 dan 26 Juli 2024 amounting to USD10,000,000 and
masing-masing sebesar USD10.000.000 USD90,000,000, respectively. This
dan USD90.000.000. Fasilitas ini memiliki facility has a maximum maturity of 1 year
jatuh tempo maksimal 1 tahun sejak from the date of withdrawal of each loan,
tanggal penarikan masing-masing namely on 26 June 2025 and 26 July
pinjaman, yaitu pada tanggal 26 Juni 2025 2025. As of 31 December 2024, the loan
dan 26 Juli 2025. Pada tanggal 31 balance of the facility was
Desember 2024, saldo pinjaman fasilitas USD100,000,000 (full amount) or
tersebut adalah sebesar USD100.000.000 equivalent to Rp1,609,500.
(nilai penuh) atau ekuivalen Rp1.609.500.
Halaman - 181 - Page
1392 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 792
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman bilateral (lanjutan) Bilateral loans (continued)
q) BNI, melalui BNI cabang Hongkong q) BNI, through BNI Hongkong branch,
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral obtained a bilateral offshore loan facility
luar negeri dengan The Hongkong and with The Hongkong and Shanghai
Shanghai Banking Corporation Limited Banking Corporation Limited with a
dengan maksimum fasilitas maximum facility of USD50,000,000 (full
USD50.000.000 (nilai penuh). Tingkat amount). The loan interest rate uses the
suku bunga pinjaman menggunakan SOFR floating interest rate as a
acuan tingkat suku bunga mengambang reference plus a certain margin. This
SOFR ditambah margin tertentu. Fasilitas facility has been used on 27 December
ini telah digunakan pada tanggal 27 2024 in the amount of USD50,000,000
Desember 2024 sebesar USD50.000.000 and will mature on 22 December 2025.
dan akan jatuh tempo pada 22 Desember As of 31 December 2024, the loan
2025. Pada tanggal 31 Desember 2024, balance of the facility is USD50,000,000
saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah (full amount) or equivalent to Rp804,750.
sebesar USD50,000,000 (nilai penuh) atau
ekuivalen Rp804.750.
r) BNI, melalui BNI cabang Seoul r) BNI, through BNI Seoul branch, obtained
memperoleh fasilitas pinjaman bilateral a bilateral overseas loan facility with
luar negeri dengan Shinhan Bank Co., Ltd. Shinhan Bank Co., Ltd. with a maximum
dengan maksimum fasilitas facility of KRW30,000,000,000 (full
KRW30.000.000.000 (nilai penuh). amount). This facility has been used on
Fasilitas ini telah digunakan pada tanggal 25 June 2024 in the amount of
25 Juni 2024 sebesar KRW30,000,000,000. This facility has a
KRW30.000.000.000. Fasilitas ini memiliki maximum maturity of 1 year from the
jatuh tempo maksimal 1 tahun sejak date of withdrawal, namely on 25 May
tanggal penarikan, yaitu pada tanggal 25 2025. As of 31 December 2024, the loan
Mei 2025. Pada tanggal 31 Desember balance of the facility was
2024, saldo pinjaman fasilitas tersebut KRW30,000,000,000 (full amount) or
adalah sebesar KRW30.000.000.000 (nilai equivalent to Rp327,600.
penuh) atau ekuivalen Rp327.600.
Pinjaman penerusan Two step loans
Pinjaman penerusan pada tanggal Two step loans as of 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023 mencakup 2023 are step loans from Kreditanstalt fur
pinjaman penerusan dari Kreditanstalt fur Wiederaufbau to finance Industrial Efficiency
Wiederaufbau untuk pembiayaan Industrial and Pollution Control Phase I and II that was
Efficiency and Pollution Control Phase I dan II received in 2001 and 2004.
yang diterima pada tahun 2001 dan 2004.
Berdasarkan Perjanjian Penerusan Pinjaman Based on the two step loans agreements
antara BNI dan Departemen Keuangan No. between BNI and the Ministry of Finance No.
SLA-1145/DP3/2001 tertanggal 30 Maret 2001 SLA-1145/DP3/2001 dated 30 March 2001 and
dan SLA-1174/DP3/2004 tertanggal SLA-1174/DP3/2004 dated 25 August 2004,
25 Agustus 2004, Pemerintah telah menyetujui the Government appointed BNI as an
BNI sebagai bank pelaksana dengan jumlah executing bank with total facilities for each not
fasilitas masing-masing tidak melebihi exceeding DM11,700,000 and EUR9,000,000
DM11.700.000 dan EUR9.000.000 (nilai (full amount). Latest withdrawal date were on
penuh). Tanggal terakhir penarikan pinjaman 30 June 2001 and 30 December 2007,
adalah masing-masing pada tanggal 30 Juni respectively. The terms of the two step loans
are 12 years including 2 years grace period
2001 dan 30 Desember 2007. Jangka waktu
and 40 years including 10 years grace period,
pinjaman penerusan ini adalah masing-masing
respectively.
selama 12 tahun termasuk masa tenggang 2
tahun dan 40 tahun termasuk masa tenggang
10 tahun.
Halaman - 182 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1393
Page 793
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Pinjaman penerusan (lanjutan) Two step loans (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2024, saldo As of 31 December 2024, two step loans for
pinjaman penerusan untuk Phase I dan II Phase I and II amounted to Rp53 and
adalah masing-masing sebesar Rp53 dan EUR2,883,000 (full amount) or equivalent
EUR2.883.000 (nilai penuh) atau ekuivalen Rp48,504, respectively (31 December 2023:
Rp48.504 (31 Desember 2023: EUR3.030.000 EUR3,030,000 (full amount) or equivalent
(nilai penuh) atau ekuivalen Rp51.808). Rp51,808).
Kredit likuiditas untuk kredit koperasi Liquidity loan for members of primary
primer kepada anggotanya cooperatives
Merupakan fasilitas kredit yang diperoleh dari This is a credit facility provided by Bank
Bank Indonesia terutama ditujukan untuk Indonesia specifically for BNI's debtors in
debitur BNI sehubungan dengan program relation to the Government's loan program for
kredit Pemerintah untuk pinjaman investasi small investment loans, working capital loans
usaha kecil, pinjaman modal kerja dan and small business loans. In accordance with
pinjaman pengusaha kecil. Sesuai dengan the Government Regulation, the management
Peraturan Pemerintah, manajemen program of this liquidity loan program was transferred to
kredit likuiditas telah dialihkan ke PT Permodalan Nasional Madani, a State-
PT Permodalan Nasional Madani, Badan Owned Enterprise. The loan will mature on
Usaha Milik Negara, yang akan jatuh tempo various dates based on the completion of such
dalam beberapa tanggal, berdasarkan programs.
penyelesaian dari program-program tersebut.
Tingkat bunga atas fasilitas ini berkisar antara Interest rates on the facility range from 3.00%
3,00% sampai dengan 7,00% per tahun. to 7.00% per annum.
Bankers acceptance Bankers acceptance
Bankers acceptance merupakan pinjaman Bankers acceptance represents interbank
antarbank yang diperoleh BNI dari bank-bank borrowings for liquidity purposes obtained by
luar negeri yang ditujukan untuk meningkatkan BNI from various foreign banks with borrowing
likuiditas dengan jangka waktu pinjaman period of 6 until 12 months.
6 sampai dengan 12 bulan.
2024 2023
United Overseas Bank Ltd. 1,915,305 - United Overseas Bank Ltd.
DZ Bank AG 888,180 - DZ Bank AG
Mashreqbank PSC 563,325 - Mashreqbank PSC
CoBank, Singapore 402,375 1,924,625 CoBank, Singapore
OCBC Ltd., Singapore 402,375 769,850 OCBC Ltd., Singapore
Emirates NBD Bank PJSC - 3,079,400 Emirates NBD Bank PJSC
MUFG Bank, Hong Kong - 769,850 MUFG Bank Hong Kong
The Korea Development The Korea Development
Bank, Singapore Branch - 769,850 Bank, Singapore Branch
Bank of America N.A., Singapore - 454,212 Bank of America N.A., Singapore
4,171,560 7,767,787
Halaman - 183 - Page
1394 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 794
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain Others
PT BNI Multifinance (BNIMF): PT BNI Multifinance (BNIMF):
PT Bank Victoria International Tbk PT Bank Victoria International Tbk
Pada tanggal 25 Juli 2019, berdasarkan On 25 July 2019, based on the Credit
Perjanjian Kredit No. 20, PT Bank Victoria Agreement No. 20, PT Bank Victoria
International Tbk setuju untuk memberikan International Tbk agreed to provide additional
tambahan fasilitas pinjaman modal kerja working capital loan facility with a maximum
dengan jumlah maksimum dana yang available fund amounting to Rp200,000 which
disediakan adalah sebesar Rp200.000 yang was used as an additional working capital for
digunakan sebagai tambahan modal kerja consumer financing and finance lease. This
pembiayaan konsumen dan sewa facility has been matured on 21 December
pembiayaan. Fasilitas pinjaman ini telah jatuh 2023 and extended until 21 December 2024.
tempo pada 21 Desember 2023 dan This facility has matured and was not
diperpanjang sampai dengan 21 Desember renewed.
2024. Fasilitas ini telah jatuh tempo dan tidak
diperpanjang.
Pada tanggal 17 Maret 2021, berdasarkan On 17 March 2021, based on the Credit
Perjanjian Kredit No. 39, PT Bank Victoria Agreement No. 39, PT Bank Victoria
International Tbk setuju untuk memberikan International Tbk agreed to provide additional
tambahan fasilitas fixed loan III line limit fixed loan III line limit facility amounting to
sebesar Rp100.000 yang digunakan sebagai Rp100,000 which was used as an additional
tambahan modal kerja pembiayaan, yang working capital for financing that will mature
berlaku sampai dengan 17 Maret 2024. on 17 March 2024. This facility had been
Fasilitas ini telah dilunasi pada saat jatuh repaid at maturity date and was not renewed.
tempo dan tidak diperpanjang.
Tingkat suku bunga pinjaman berkisar antara Interest rate of the borrowing ranged from
8,00% dan 8,00%-9,50% masing-masing untuk 8.00% and 8.00%-9.50% for withdrawal during
pencairan selama tahun 31 Desember 2024 31 December 2024 and 2023, respectively.
dan 2023.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, the BNIMF has to
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam comply with the terms of the loan agreement
perjanjian pinjaman diantaranya, menjaga which include, maintaining Non-Performing
rasio Non-Performing Finance (“NPF”) Finance (“NPF”) ratio at a maximum of 5.00%.
maksimal 5,00%.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid by the
dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal. BNIMF on schedule.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the
2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rpnihil dan Rp50.833. amounted to Rpnil and Rp50,833, respectively.
PT Bank Mega Tbk PT Bank Mega Tbk
Pada tanggal 30 Maret 2021, BNIMF On 30 March 2021, BNIMF obtained working
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal capital loan facility from PT Bank Mega Tbk
kerja dengan PT Bank Mega Tbk dengan with maximum facility amounting to Rp300,000
maksimum fasilitas sebesar Rp300.000 and tenure of 60 months and will mature on 30
dengan jangka waktu pinjaman 60 bulan dan March 2026.
akan jatuh tempo pada tanggal 30 Maret 2026.
Halaman - 184 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1395
Page 795
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Mega Tbk (lanjutan) PT Bank Mega Tbk (continued)
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,75% Interest rate of the borrowing was 8.75% for
masing-masing untuk pencairan selama tahun withdrawal during 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023. 2023, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp3.819 dan Rp30.625. amounted to Rp3,819 and Rp30,625,
respectively.
PT Bank Pembangunan Daerah Daerah PT Bank Pembangunan Daerah Daerah
Istimewa Yogyakarta Istimewa Yogyakarta
Pada tanggal 18 Oktober 2021, berdasarkan On 18 October 2021, based on Credit
Perjanjian Kredit No. 19, PT Bank Agreement No. 19, PT Bank Pembangunan
Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta agreed
Yogyakarta setuju untuk memberikan fasilitas to provide an additional working capital loan
pinjaman modal kerja tambahan dengan facility with a maximum amount of Rp50,000,
jumlah maksimum Rp50.000, yang berlaku which is valid until 26 September 2024.
hingga 26 September 2024. Selanjutnya, pada Subsequently, on 16 June 2022, based on the
tanggal 16 Juni 2022, berdasarkan Addendum First Addendum to Credit Agreement No. 48,
Pertama terhadap Perjanjian Kredit No. 48, PT PT Bank Pembangunan Daerah Daerah
Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Istimewa Yogyakarta agreed to extend the
Yogyakarta setuju untuk memperpanjang credit term until 26 September 2025.
jangka waktu kredit hingga 26 September
2025.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 9,00% Interest rate of the borrowing was 9.00% for
masing-masing untuk pencairan selama withdrawals during 31 December 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023. 2023, respectively.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a
maximum of 10 times.
b. Menjaga rasio piutang pembiayaan b. Maintaining the financing to asset ratio at
terhadap total aset minimal 40,00%. a minimum of 40.00%.
c. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%. c. Maintaining NPF ratio at a maximum of
5.00%.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid by the
dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal. BNIMF on schedule.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp4.245 dan Rp12.244. amounted to Rp4,245 and Rp12,244,
respectively.
Halaman - 185 - Page
1396 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 796
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Jtrust Indonesia Tbk PT Bank Jtrust Indonesia Tbk
Pada tanggal 19 Desember 2020, Perusahaan On 19 December 2020, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal working capital loan facility with PT Bank Jtrust
kerja dengan PT Bank Jtrust Indonesia Tbk Indonesia Tbk with maximum facility
dengan maksimum fasilitas sebesar Rp50.000 amounting to Rp50,000 and tenure of 48
dengan jangka waktu pinjaman 48 bulan dan months and has matured on 18 December
telah jatuh tempo pada tanggal 18 Desember 2024.
2024.
Pada tanggal 17 Februari 2022, BNIMF On 17 February 2022, BNIMF obtained
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal working capital loan facility with PT Bank Jtrust
kerja dengan PT Bank Jtrust Indonesia Tbk Indonesia Tbk with maximum facility
dengan maksimum fasilitas sebesar amounting to Rp200,000 and tenure of 48
Rp200.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 months which will mature on 17 February
bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 2026.
17 Februari 2026.
Pada tanggal 22 Mei 2024 berdasarkan Akta On 22 May 2024, based on the Credit
No 10, BNIMF memperoleh tambahan fasilitas Agreement No.10, BNIMF obtained working
pinjaman kredit modal kerja dengan PT Bank capital loan facility with PT Bank Jtrust
Jtrust Indonesia Tbk dengan maksimum Indonesia Tbk with maximum facility
fasilitas sebesar Rp300.000 dengan jangka amounting to Rp300,000 and maximum tenure
waktu maksimal pinjaman hingga 60 bulan. of 60 months.
Perusahaan telah menggunakan fasilitas ini The Company has utilised this facility
sebesar Rp220.000 pada tanggal 5 Juni 2024, amounted at Rp220,000 on 5 June 2024, 12
12 Juli 2024, 6 Agustus 2024, 4 September July 2024, 6 August 2024, 4 September 2024,
2024, dan 10 Oktober 2024 masing-masing and 10 October 2024 which each of the
sebesar Rp50.000, Rp50.000, Rp50.000, drawdown amounted to Rp50,000, Rp50,000,
Rp50.000, dan Rp20.000. Rp50,000, Rp50,000 and Rp20,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing after the drawdown date, which is on 5 June
pinjaman, yaitu pada tanggal 5 Juni 2028, 12 2028, 12 July 2028, 6 August 2028, 4
Juli 2028, 6 Agustus 2028, 4 September 2028, September 2028 and 10 October 2028.
dan 10 Oktober 2028.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,50%- Interest rate of the borrowing was 7.50%-
9,50% masing-masing untuk pencairan tanggal 9.50% for withdrawal during of 31 December
31 Desember 2024 dan 2023. 2024 and 2023, respectively.
Halaman - 186 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1397
Page 797
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Jtrust Indonesia Tbk (lanjutan) PT Bank Jtrust Indonesia Tbk (continued)
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a maximum
of 10 times.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%. b. Maintaining NPF ratio at a maximum of
5.00%.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid by the
dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal. BNIMF on schedule.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp203.573 dan Rp7.368. amounted to Rp203,573 and Rp7,368,
respectively.
PT Bank DKI PT Bank DKI
Pada tanggal 16 Juni 2022, berdasarkan On 16 June 2022, based on the Credit
Perjanjian kredit No. 48, PT Bank DKI setuju Agreement No. 48, PT Bank DKI agreed to
untuk memberikan tambahan fasilitas pinjaman provide additional working capital loan facility
modal kerja dengan jumlah maksimum dana with a maximum available fund amounting to
yang disediakan Rp50.000 yang digunakan Rp50,000, which was used as an additional
sebagai tambahan modal kerja pembiayaan working capital for consumer financing and
konsumen dan sewa pembiayaan yang berlaku finance lease that will mature on 22 September
sampai 22 September 2025. 2025.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga current ratio minimal 1 kali. a. Maintaining the current ratio at a minimum
of 1 times.
b. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali. b. Maintaining the gearing ratio at a maximum
of 10 times.
c. Menjaga rasio piutang pembiayaan c. Maintaining the financing to asset ratio at a
terhadap total aset minimal 40,00%. minimum of 40.00%.
d. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%. d. Maintaining NPF ratio at a maximum of
5.00%.
Tingkat suku bunga pinjaman untuk pencairan Interest rate of the borrowing for withdrawal
selama tahun 2024 dan 2023 adalah 8,00%. during 2024 and 2023 was 8.00%.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid by the
dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal. BNIMF on schedule.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the
2023, saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp7.804 dan Rp16.043. amounted to Rp7,804 and Rp16,043,
respectively.
Halaman - 187 - Page
1398 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 798
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pada tanggal 28 Agustus 2018, BNIMF On 28 August 2018, BNIMF obtained working
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal capital facility loan from PT Bank Mandiri
kerja dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Persero) Tbk with maximum facility amounting
dengan maksimum fasilitas sebesar to Rp250,000 and tenure of 60 months and has
Rp250.000 dengan jangka waktu pinjaman 60 matured on 28 August 2023. This facility had
bulan dan telah jatuh tempo pada tanggal 28 been repaid at maturity date and was not
Agustus 2023. Fasilitas ini telah dilunasi pada renewed.
saat jatuh tempo dan tidak diperpanjang.
Pada tanggal 16 September 2019, On 16 September 2019, based on the Credit
berdasarkan Perjanjian Kredit No. 18, PT Agreement No. 18, PT Bank Mandiri (Persero)
Bank Mandiri (Persero) Tbk setuju untuk Tbk agreed to provide additional working
memberikan tambahan fasilitas pinjaman capital loan facility with a maximum available
modal kerja dengan jumlah maksimum dana fund amounting to Rp250,000 which was used
yang disediakan adalah sebesar Rp250.000 as an additional working capital for consumer
yang digunakan sebagai tambahan modal financing and will mature on 20 February 2024.
kerja pembiayaan konsumen dan akan jatuh This facility had been repaid at maturity date
tempo pada tanggal 20 Februari 2024. and was not renewed.
Fasilitas ini telah dilunasi saat jatuh tempo dan
tidak diperpanjang.
Pada tanggal 16 Maret 2020, BNIMF On 16 March 2020, BNIMF obtained additional
memperoleh tambahan fasilitas pinjaman working capital facility loan from
kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk with total facility
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar amounting to Rp250,000 and tenure of
Rp250.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 48 months from the date of withdrawal of each
bulan sejak tanggal penarikan setiap fasilitas. credit facility.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has used this facility amounting to
sebesar Rp219.800 pada 26 Maret 2020, 8 Rp219,800 on 26 March 2020, 8 April 2020, 29
April 2020, 29 April 2020, 6 Mei 2020, 5 Juni April 2020, 6 May 2020, 5 June 2020, 26 June
2020, 26 Juni 2020, 27 Juli 2020, 8 September 2020, 27 July 2020, 8 September 2020, and 14
2020, dan 14 September 2020 masing- September 2020, which each of the drawdown
masing sebesar Rp20.000, Rp15.000, amounted to Rp20,000, Rp15,000, Rp35,000,
Rp35.000, Rp30.000, Rp20.800, Rp8.500, Rp30,000, Rp20,800, Rp8,500, Rp11,000,
Rp11.000, Rp52.000 dan Rp27.500. Rp52,000 and Rp27,500.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, after the drawdown date, respectively on 26
yaitu pada tanggal 26 Maret 2024, 8 April March 2024, 8 April 2024, 28 April 2024, 6
2024, 28 April 2024, 6 Mei 2024, 5 Juni 2024, May 2024, 5 June 2024, 26 June 2024, 27 July
26 Juni 2024, 27 Juli 2024, 8 September 2024, 2024, 8 September 2024, and 14 September
dan 14 September 2024. Fasilitas ini telah 2024. This facility had been repaid at maturity
dilunasi saat jatuh tempo dan tidak date and was not renewed.
diperpanjang.
Halaman - 188 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1399
Page 799
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pada tanggal 16 September 2021, BNIMF On 16 September 2021, BNIMF obtained
memperoleh tambahan fasilitas pinjaman additional working capital facility loan from
kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk with total facility
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar amounting to Rp250,000 and tenure of
Rp250.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 48 months from the date of withdrawal of each
bulan sejak tanggal penarikan setiap fasilitas. credit facility.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has used this facility amounting to
sebesar Rp10.000 pada tanggal 21 Rp10,000 on 21 September 2021 and 22 April
September 2021 dan 22 April 2022 masing- 2022 which each of the drawdown amounted to
masing sebesar Rp5.000. Rp5,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, from the respective withdrawal date, namely
yaitu pada tanggal 21 September 2024 dan 21 September 2024 and 22 April 2026.
22 April 2026.
Pada tanggal 22 Februari 2023, BNIMF On 22 February 2023, BNIMF obtained
memperoleh tambahan fasilitas pinjaman additional working capital facility loan from
kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk with total facility
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar amounting to Rp350,000 and tenure of
Rp350.000 untuk jangka waktu pinjaman 60 months from the date of withdrawal of each
sampai dengan 60 bulan sejak tanggal credit facility, using a revolving scheme.
penarikan setiap fasilitas, dengan
menggunakan skema revolving.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has used this facility amounting to
sebesar Rp367.000 pada tanggal 13 Maret Rp367,000 on 13 March 2023, 3 May 2023, 16
2023, 3 Mei 2023, 16 Mei 2023, 31 Mei 2023, May 2023, 31 May 2023, 5 June 2023, 21 June
5 Juni 2023, 21 Juni 2023, 23 Juni 2023, 27 2023, 23 June 2023, 27 June 2023, 3 July
Juni 2023, 3 Juli 2023, 7 Juli 2023, 13 Juli 2023, 7 July 2023 , 13 July 2023, 20 July 2023,
2023, 20 Juli 2023, 27 Juli 2023, 28 Juli 2023, 27 July 2023, 28 July 2023, 2 August 2023, 7
2 Agustus 2023, 7 Agustus 2023, 9 Agustus August 2023, 9 August 2023, 14 August 2023,
2023, 14 Agustus 2023, 15 Agustus 2023, dan 15 August 2023, and 16 August 2023 which
16 Agustus 2023 masing-masing sebesar each of the drawdown amounted to Rp20,000,
Rp20.000, Rp15.000, Rp35.000, Rp10.000, Rp15,000, Rp35,000, Rp10,000, Rp25,000,
Rp25.000, Rp10.000, Rp33.000, Rp32.000, Rp10,000, Rp33,000, Rp32,000, Rp35,000,
Rp35.000, Rp10.000, Rp15.000, Rp12.000, Rp10,000, Rp15,000, Rp12,000, Rp20,000,
Rp20.000, Rp10.000, Rp10.000, Rp15.000, Rp10,000, Rp10,000, Rp15,000, Rp15,000,
Rp15.000, Rp15.500, Rp12.500, dan Rp15,500, Rp12,500 and Rp17,000.
Rp17.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 60 This facility will mature maximum 60 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, from the respective withdrawal date,
yaitu pada tanggal 13 Maret 2025, 3 Mei respectively on 13 March 2025, 3 May 2025, 16
2025, 16 Mei 2025, 31 Mei 2025, 5 Juni 2025, May 2025, 31 May 2025, 5 June 2025, 21 June
21 Juni 2025, 23 Juni 2025, 27 Juni 2025, 3 2025, 23 June 2025, 27 June 2025, 3 July
Juli 2026, 7 Juli 2025, 13 Juli 2026, 20 Juli 2026, 7 July 2025, 13 July 2026, 20 July 2026,
2026, 27 Juli 2026, 28 Juli 2025, 2 Agustus 27 July 2026, 28 July 2025, 2 August 2025, 7
2025, 7 Agustus 2026, 9 Agustus 2026, 14 August 2026, 9 August 2026, 14 August 2025,
Agustus 2025, 15 Agustus 2025, dan 16 15 August 2025, and 16 August 2026.
Agustus 2026.
Halaman - 189 - Page
1400 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 800
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)
Pada tanggal 22 Februari 2023, BNIMF On 22 February 2023, BNIMF obtained
memperoleh tambahan fasilitas pinjaman additional short-term credit loan facility from
kredit jangka pendek dengan PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri (Persero) Tbk with total facility
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar amounting to Rp150,000 with a revolving
Rp150.000 dengan skema revolving dan scheme and maximum tenure of 12 months
jangka waktu pinjaman sampai dengan 12 from the date of the signing of Credit
bulan sejak tanggal penandatanganan Agreement. This facility has been extended
perjanjian kredit. Fasilitas ini telah and will be matured on 22 February 2025.
diperpanjang dan akan jatuh tempo pada
tanggal 22 Februari 2025.
BNIMF telah melakukan penarikan atas BNIMF has utilised this facility amounted at
fasilitas pinjaman ini sebesar Rp1.475.000 Rp1,475,000 on 31 October 2023, 20
pada tanggal 31 Oktober 2023, 20 November November 2023, 29 February 2024, 27 March
2023, 29 Februari 2024, 27 Maret 2024, 30 2024, 30 April 2024, 30 May 2024, 31 May
April 2024, 30 Mei 2024, 31 Mei 2024, 28 Juni 2024, 28 June 2024, 31 July 2024, 29 August
2024, 31 Juli 2024, 29 Agustus 2024, 30 2024, 30 September 2024, 31 October 2024,
September 2024, 31 Oktober 2024, 29 29 November 2024, 20 December 2024, and
November 2024, 20 Desember 2024, dan 30 30 December 2024 with respective amounts of
Desember 2024 masing-masing sebesar Rp80,000, Rp70,000, Rp75,000, Rp75,000,
Rp80.000, Rp70.000, Rp75.000, Rp75.000, Rp75,000, Rp75,000, Rp75,000, Rp150,000,
Rp75.000, Rp75.000, Rp75.000, Rp150.000, Rp150,000, Rp150,000, Rp100,000,
Rp150.000, Rp150.000, Rp100.000, Rp150,000, Rp100,000, Rp100,000, and
Rp150.000, Rp100.000, Rp100.000, dan Rp50,000, which are due on 8 November 2023,
Rp50.000 yang jatuh tempo pada tanggal 8 20 December 2023, 27 March 2024, 22 April
November 2023, 20 Desember 2023, 27 Maret 2024, 6 May 2024, 3 June 2024, 4 June 2024,
2024, 22 April 2024, 6 Mei 2024, 3 Juni 2024, 5 July 2024, 2 August 2024, 2 September
4 Juni 2024, 5 Juli 2024, 2 Agustus 2024, 2 2024, 3 October 2024, 4 November 2024, 3
September 2024, 3 Oktober 2024, 4 December 2024, 24 December 2024, and 3
November 2024, 3 Desember 2024, 24 January 2025.
Desember 2024, dan 3 Januari 2025.
Pada tanggal 16 Oktober 2023, BNIMF On 16 October 2023, BNIMF obtained
memperoleh tambahan fasilitas pinjaman additional working capital loan facility from PT
kredit modal kerja dengan PT Bank Mandiri Bank Mandiri (Persero) Tbk with total facility
(Persero) Tbk dengan total fasilitas sebesar amounting to Rp500,000 with a maximum
Rp500.000 dengan jangka waktu pinjaman tenure of 72 months from the date of the
sampai dengan 72 bulan sejak tanggal signing of credit agreement with revolving
penandatanganan perjanjian kredit dengan scheme. On 22 February 2024, based on the
skema revolving. Pada tanggal 22 Februari Addendum to the Credit Agreement No. 8,
2024, berdasarkan Addendum Perjanjian BNIMF obtained an additional working capital
Kredit No.8, BNIMF memperoleh tambahan credit loan facility with PT Bank Mandiri
fasilitas pinjaman kredit modal kerja dengan (Persero) Tbk with a total facility of
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan total Rp1,000,000 with a loan term of up to 60
fasilitas sebesar Rp1.000.000 dengan jangka months from the date of signing the credit
waktu pinjaman sampai dengan 60 bulan agreement with a revolving scheme.
sejak tanggal penandatanganan perjanjian
kredit dengan skema revolving.
Halaman - 190 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1401
Page 801
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has utilised this facility amounted at
sebesar Rp1.050.000 pada tanggal 18 Rp1,050,000 on 18 October 2023, 27 October
Oktober 2023, 27 Oktober 2023, 13 November 2023, 13 November 2023, 21 November 2023,
2023, 21 November 2023, 30 November 2023, 30 November 2023, 4 December 2023, 22
4 Desember 2023, 22 Desember 2023, 28 December 2023, 28 December 2023, 10
Desember 2023, 10 Januari 2024, 18 Januari January 2024, 18 January 2024, 5 February
2024, 5 Februari 2024, 27 Februari 2024, 22 2024, 27 February 2024, 22 March 2024, 28
Maret 2024, 28 Maret 2024, 2 April 2024, 22 March 2024, 2 April 2024, 22 April 2024, and 8
April 2024, dan 8 Mei 2024 masing-masing May 2024 which each of the drawdown
sebesar Rp60.000, Rp40.000, Rp50.000, amounted to Rp60,000, Rp40,000, Rp50,000,
Rp25.000, Rp25.000, Rp25.000, Rp46.000, Rp25,000, Rp25,000, Rp25,000, Rp46,000,
Rp29.000, Rp53.000, Rp47.000, Rp100.000, Rp29,000, Rp53,000, Rp47,000, Rp100,000,
Rp150.000, Rp100.000, Rp100.000, Rp150,000, Rp100,000, Rp100,000,
Rp100.000, Rp50.000, dan Rp50.000. Rp100,000, Rp50,000, and Rp50,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 60 This facility will mature maximum 60 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, from the respective withdrawal date,
yaitu pada tanggal 18 Oktober 2025, respectively on 18 October 2025, 27 October
27 Oktober 2026, 13 November 2025, 2026, 13 November 2025, 21 November 2025,
21 November 2025, 30 November 2025, 30 November 2025, 4 December 2025,
4 Desember 2025, 22 Desember 2025, 22 December 2025, and 28 December 2026,
28 Desember 2026, 10 Januari 2027, 10 January 2027, 18 January 2028, 6 February
18 Januari 2028, 6 Februari 2028, 27 Februari 2028, 27 February 2027, 22 March 2027,
2027, 22 Maret 2027, 28 Maret 2027, 28 March 2027, 3 April 2027, 22 April 2027,
3 April 2027, 22 April 2027, dan 8 Mei 2028. and 8 May 2028.
Pada tanggal 20 Juni 2024, BNIMF On 20 June 2024, BNIMF obtained credit loan
memperoleh fasilitas pinjaman kredit dengan facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan total with total facility amounting to Rp750,000 with
fasilitas sebesar Rp750.000 dengan jangka a maximum tenure of 72 months from the date
waktu pinjaman sampai dengan 72 bulan of the signing of Credit Agreement with
sejak tanggal penandatanganan Perjanjian revolving scheme.
Kredit dengan skema revolving.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has utilised this facility amounted at
sebesar Rp535.000 pada tanggal 25 Juni Rp535,000 on 25 June 2024, 27 June 2024, 28
2024, 27 Juni 2024, 28 Juni 2024, 17 Juli June 2024, 17 July 2024, 22 July 2024, 29 July
2024, 22 Juli 2024, 29 Juli 2024, 31 Juli 2024, 2024, 31 July 2024, 15 Agustus 2024, 21
15 Agustus 2024, 21 Agustus 2024, 30 Agustus 2024, 30 Agustus 2024, 23 September
Agustus 2024, 23 September 2024, 25 2024, 25 September 2024, 21 October 2024,
September 2024, 21 Oktober 2024, 25 25 October 2024, 18 November 2024, 26
Oktober 2024, 18 November 2024, 26 November 2024, 11 December 2024 and 17
November 2024, 11 Desember 2024 dan 17 December 2024 which each of the drawdown
Desember 2024 masing-masing sebesar amounted to Rp35,000, Rp77,000, and
Rp35.000, Rp77.000, Rp15.000, Rp35.000, Rp15,000, Rp35,000, Rp40,000, Rp27,000,
Rp40.000, Rp27.000, Rp26.000, Rp50.000, Rp26,000, Rp50,000, Rp45,000, Rp30,000,
Rp45.000, Rp30.000, Rp20.000, Rp30.000, Rp20,000, Rp30,000, Rp15,000, Rp10,000,
Rp15.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp20.000, Rp20,000, Rp20,000, Rp15,000 and Rp25,000.
Rp15.000 dan Rp25.000.
Halaman - 191 - Page
1402 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 802
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing, from the respective withdrawal date,
yaitu pada tanggal 25 Juni 2028, 27 Juni respectively on 25 June 2028, 27 June 2028,
2028, 28 Juni 2028, 17 Juli 2028, 22 Juli 2028, 28 June 2028, 17 July 2028, 22 July 2028, 29
29 Juli 2028, 31 Juli 2028, 15 Agustus 2028, July 2028, 31 July 2028, 15 August 2028, 21
21 Agustus 2028, 30 Agustus 2028, 23 August 2028, 30 August 2028, 23 September
September 2028, 25 September 2028, 21 2028, 25 September 2028, 21 October 2028,
Oktober 2028, 25 Oktober 2028, 18 November 25 October 2028, 18 November 2028, 26
2028, 26 November 2028, 11 Desember 2029, November 2028, 11 December 2029, and 17
dan 17 Desember 2029. December 2029.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a maximum
of 10 times.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%. b. Maintaining the NPF ratio at a maximum of
5.00%.
Tingkat suku bunga pinjaman berkisar antara Interest rate of the borrowing ranged from
7,18%-8,00% dan 7,65%-9,00% masing- 7.18%-8.00% and 7.65%-9.00% for withdrawal
masing untuk pencairan selama tahun 31 during 31 December 2024 and 2023,
Desember 2024 dan 2023. respectively.
Selama tahun 2023, BNIMF telah melakukan During 2023, BNIMF has paid interest and
pembayaran pokok dan bunga atas fasilitas principal from loan facilities from PT Bank
pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Mandiri (Persero) Tbk amounted to Rp576,810.
sebesar Rp576.810.
Pada tanggal 31 December 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp1.525.654 dan Rp772.307. amounted to Rp1,525,654 and Rp772,307,
respectively.
Dalam perjanjian-perjanjian fasilitas pinjaman Under the above-mentioned loans facility
yang disebutkan di atas, BNIMF diharuskan agreements, BNIMF is required to maintain
menjaga rasio-rasio keuangan dan memenuhi certain financial ratios and comply to certain
pembatasan-pembatasan tertentu termasuk restrictions including not exceeding established
tidak melebihi dari batas yang telah ditetapkan, limits, such as, in areas of making any loans or
antara lain, dalam hal melakukan pinjaman, granting any credit, giving any guarantee or
pemberian piutang, pemberian jaminan atau indemnity, disposal of assets, changes in
ganti rugi, pelepasan aset, perubahan bisnis, business, acquisition of other companies or
akuisisi perusahaan dan bisnis, pengeluaran businesses, capital expenditures, transactions
untuk barang modal, transaksi dengan afiliasi with affiliates and write off of receivables.
dan penghapusan piutang.
Halaman - 192 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1403
Page 803
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
Pada tanggal 22 Agustus 2023, BNIMF On 22 August 2023, BNIMF obtained
memperoleh fasilitas pinjaman kredit Installment loan facility from PT Bank Central
Installment loan dengan PT Bank Central Asia Asia with maximum facility amounting to
dengan maksimum fasilitas sebesar Rp105,000 and tenure of 4 years from the date
Rp105.000 dengan jangka waktu pinjaman 4 of withdrawal of each facilities.
tahun sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has utilised this facility amounted at
sebesar Rp105.500 pada tanggal 23 Agustus Rp105,500 on 23 August 2023, 31 August
2023, 31 Agustus 2023, 7 September 2023, 19 2023, 7 September 2023, 19 September 2023,
September 2023, 26 September 2023, 6 26 September 2023, 6 Desember 2023, 16
Desember 2023, 16 Februari 2024, dan 20 February 2024, and 20 February 2024 which
Februari 2024 masing-masing sebesar each of the drawdown amounted to Rp5,000,
Rp5.000, Rp10.000, Rp23.000, Rp11.500, Rp Rp10,000, Rp23,000, Rp11,500, Rp7,000,
7.000, Rp10.000, Rp19.500, dan Rp19.500. Rp10,000, Rp19,500, and Rp19,500.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 4 This facility will mature maximum 4 years after
tahun sejak tanggal penarikan masing-masing the drawdown date, respectively on 23 August
pinjaman, yaitu pada tanggal 23 Agustus 2026, 2026, 21 August 2026, 7 September 2025, 1
21 Agustus 2026, 7 September 2025, 1 September 2025, 20 September 2026, 27
September 2025, 20 September 2026, dan 27 November 2026, 21 January 2027, and 31
November 2026, 21 Januari 2027, dan 31 January 2028.
Januari 2028.
Pada 6 Februari 2024, BNIMF memperoleh On 6 February 2024, BNIMF obtained
fasilitas pinjaman kredit Installment loan Installment loan facility from PT Bank Central
dengan PT Bank Central Asia Tbk dengan Asia with maximum facility amounting to
maksimum fasilitas sebesar Rp350.000 Rp350,000 and tenure of 4 years from the date
dengan jangka waktu pinjaman 4 tahun sejak of withdrawal of each facilities.
tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has utilised this facility amounted at
sebesar Rp95.000 pada tanggal 6 Februari Rp95,000 on 6 February 2024, 23 April 2024,
2024, 23 April 2024, 12 Juni 2024, dan 17 12 June 2024, and 17 October 2024 which
Oktober 2024 masing-masing sebesar each of the drawdown amounted to Rp5,000,
Rp5.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp20.000. Rp20,000, Rp50,000 and Rp20,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 4 This facility will mature maximum 4 years after
tahun sejak tanggal penarikan masing-masing the drawdown date, respectively on 30 January
pinjaman, yaitu pada tanggal 30 Januari 2028, 2028, 4 April 2026, 2 June 2027, and 17
4 April 2026, 2 Juni 2027, dan 17 Oktober October 2027.
2027.
Tingkat suku bunga pinjaman berkisar antara Interest rate of the borrowing ranged from
7,88% dan 7,75% masing-masing untuk 7.88%% and 7.75% for withdrawals as of 31
pencairan per 31 Desember 2024 dan 31 December 2024 and 31 December 2023.
Desember 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp138.909 dan Rp59.938. amounted to Rp138,909 and Rp59,938
respectively.
Halaman - 193 - Page
1404 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 804
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Digital BCA PT Bank Digital BCA
Pada tanggal 13 Desember 2023, BNIMF On 13 December 2023, BNIMF obtained
memperoleh fasilitas pinjaman kredit installment loan facility from PT Bank Digital
installment loan dengan PT Bank Digital BCA BCA with maximum facility amounting to
dengan maksimum fasilitas sebesar Rp100,000 and tenure of 4 years from the date
Rp100.000 dengan jangka waktu pinjaman 4 of withdrawal of each facilities.
tahun sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has utilised this facility amounted at
sebesar Rp100.000 pada tanggal 22 Rp100,000 on 22 December 2023, 24 January
Desember 2023, 24 Januari 2024, 31 Januari 2024, 31 January 2024, and 27 May 2024
2024, dan 27 Mei 2024 masing-masing which each of the drawdown amounted to
sebesar Rp4.500, Rp15.000, Rp30.500, and Rp4,500, Rp15,000, Rp30,500, and Rp50,000.
Rp50.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 4 This facility will mature maximum 4 years after
tahun sejak tanggal penarikan masing-masing the drawdown date, which is on 20 December
pinjaman, yaitu pada tanggal 20 Desember 2027, 20 January 2027, 20 January 2027, and
2027, 20 Januari 2027, 20 Januari 2027, dan 20 May 2028.
20 Mei 2028.
Pada 22 Juli 2024, BNIMF memperoleh On 22 July 2024, BNIMF obtained installment
fasilitas pinjaman kredit Installment loan loan facility from PT Bank Digital BCA with
dengan PT Bank Digital BCA Tbk dengan maximum facility amounting to Rp350,000 and
maksimum fasilitas sebesar Rp350.000 tenure of 5 years from the date of withdrawal of
dengan jangka waktu pinjaman 5 tahun sejak each facilities.
tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini BNIMF has utilised this facility amounted at
sebesar Rp107.000 pada tanggal 30 Agustus Rp107,000 on 30 August 2024, 3 October
2024, 3 Oktober 2024 , 8 November 2024 dan 2024, 8 November 2024, and 4 December
4 Desember 2024, masing-masing sebesar 2024 which each of the drawdown amounted to
Rp35.000, Rp35.000, Rp17.000 dan Rp35,000, Rp35,000, Rp17,000, and
Rp20.000. Rp20,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 4 This facility has a maximum maturity of 4 years
tahun sejak tanggal penarikan masing-masing from the date of withdrawal of each loan,
pinjaman, yaitu pada tanggal 20 Agustus 2028, namely on 20 August 2028, 20 September
20 September 2028, 20 Oktober 2027, dan 20 2028, 20 October 2027 and 20 November 2027.
November 2027.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a maximum
of 10 times.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%. b. Maintaining the NPF ratio at a maximum of
5.00%.
Halaman - 194 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1405
Page 805
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Digital BCA (lanjutan) PT Bank Digital BCA (continued)
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,88% Interest rate of the borrowing ranged from
dan 8,00% pada 31 Desember 2024 dan 2023. 7.88% and 8.00% during 31 December 2024
and 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp178.076 dan Rp4.500. amounted to Rp178,076 and Rp4,500,
respectively.
PT Bank Panin Tbk PT Bank Panin Tbk
Pada tanggal 13 Oktober 2023, BNIMF On 13 October 2023, BNIMF obtained working
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal capital loan facility from PT Bank Panin with
kerja dengan PT Bank Panin dengan maximum facility amounting to Rp100,000 and
maksimum fasilitas sebesar Rp100.000 tenure of 36 months or 48 months from the
dengan jangka waktu pinjaman 36 bulan atau date of withdrawal of each facilities.
48 bulan sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilised this facility amounted at
Rp100.000 pada tanggal 23 November 2023, 5 Rp100,000 on 23 November 2023, 5 December
Desember 2023, 19 Desember 2023 dan 5 2023, 19 December 2023, and 5 January 2024
Januari 2024 masing-masing sebesar which each of the drawdown amounted to
Rp10.000, Rp25.000, Rp 30.000 dan Rp10,000, Rp25,000, Rp30,000 and Rp35,000.
Rp35.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 36 This facility will mature maximum 36 months or
bulan atau 48 bulan sejak tanggal penarikan 48 month after the drawdown date, respectively
masing-masing pinjaman, yaitu pada tanggal on 23 November 2027, 4 December 2026,
23 November 2027, 4 Desember 2026, 18 18 December 2026 and 5 January 2028.
Desember 2026 dan 5 Januari 2028.
Pada tanggal 21 Maret 2024, BNIMF On 21 March 2024, BNIMF obtained additional
memperoleh fasilitas pinjaman kredit credit loan facility from PT Bank Panin with
tambahan dengan PT Bank Panin dengan maximum facility amounting to Rp500,000 and
maksimum fasilitas sebesar Rp500.000 tenure of 36 months or 48 months from the
dengan jangka waktu pinjaman 36 bulan atau date of withdrawal of each facilities.
48 bulan sejak tanggal penarikan fasilitas.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilised this facility amounted at
Rp320.000 pada tanggal 22 April 2024, 2 Mei Rp320,000 on 22 April 2024, 2 May 2024, 14
2024, 14 Mei 2024, 6 Juni 2024, 12 Juni 2024, May 2024, 6 June 2024, 12 June 2024, 3 July
3 Juli 2024, 13 Agustus 2024, 3 Oktober 2024, 2024, 13 August 2024, 3 October 2024 and 23
dan 23 Desember 2024 masing-masing December 2024 which each of the drawdown
sebesar Rp30.000, Rp50.000, Rp50.000, amounted to respectively amounting to
Rp50.000, Rp30.000, Rp50.000, Rp30.000, Rp30,000, Rp50,000, Rp50,000, Rp50,000,
Rp20.000, dan Rp10.000. Rp30,000, Rp50,000, Rp30,000, Rp20,000,
and Rp10,000.
Halaman - 195 - Page
1406 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 806
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Panin Tbk (lanjutan) PT Bank Panin Tbk (continued)
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 36 This facility will mature maximum 36 months
dan 48 bulan sejak tanggal penarikan masing- and 48 months after the drawdown date, which
masing pinjaman, yaitu pada tanggal 22 April is on 22 April 2028, 30 April 2028, 14 May
2028, 30 April 2027, 14 Mei 2027, 6 Juni 2028, 2027, 6 June 2028, 12 June 2028, 3 July
12 Juni 2028, 3 Juli 2028, 13 Agustus 2027, 3 2028, 13 August 2027, 3 October 2028 and 22
Oktober 2028, dan 22 Desember 2028. December 2028.
Tingkat suku bunga pinjaman berkisar antara Interest rate of the borrowing ranged from
8,00% untuk pencairan selama tahun 2024. 8.00% for withdrawals during 2024.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah Interest and principal have been paid by the
dibayarkan oleh BNIMF sesuai dengan jadwal. BNIMF on schedule.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 10 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a
maximum of 10 times.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 5,00%. b. Maintaining the NPF ratio at a maximum
of 5.00%.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut sebelum outstanding loan balance under this facility
dikurangi biaya provisi masing-masing sebesar before deducted by provision cost amounted to
Rp347.118 dan Rp64.792. Rp347,118 and Rp64,792.
PT Bank CTBC Indonesia PT Bank CTBC Indonesia
Pada tanggal 9 Oktober 2021, BNIMF telah On 9 October 2021, BNIMF has obtained a
mendapatkan modal kerja dari PT Bank CTBC working capital loan facility from PT Bank
Indonesia dengan total Rp125.000. Pada CTBC Indonesia amounted at Rp125,000. On
tanggal 9 Oktober 2023, fasilitas ini 9 October 2023, this facility has been extended
diperpanjang dan telah jatuh tempo pada and has matured on 27 October 2024.
tanggal 27 Oktober 2024.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,00% Interest rate of the borrowing is 8.00% for
untuk pencairan selama 31 Desember 2024 withdrawal during 31 December 2024 and
dan 2023. 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, the
2023 saldo pinjaman fasilitas tersebut adalah outstanding loan balance under this facility
masing-masing sebesar Rpnihil dan Rp10.000. amounted to Rpnil and Rp10,000, respectively.
Halaman - 196 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1407
Page 807
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Danamon Indonesia PT Bank Danamon Indonesia
Pada tanggal 25 Februari 2024, BNIMF On 25 February 2024, BNIMF obtained
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal working capital loan facility from PT Bank
kerja dengan PT Bank Danamon Indonesia Danamon Indonesia with maximum facility
dengan maksimum fasilitas sebesar amounting to Rp500,000 and tenure of 48
Rp500.000 dengan jangka waktu pinjaman 48 months.
bulan.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilised this facility amounted at
Rp500.000 pada tanggal 13 Maret 2024, 4 Rp500,000 on 13 March 2024, 4 April 2024, 25
April 2024, 25 April 2024, 2 Mei 2024, 30 Mei April 2024, 2 May 2024, 30 May 2024, 24 June
2024, 24 Juni 2024, 3 Juli 2024, 5 Agustus 2024, 3 July 2024, 5 August 2024, and 4
2024, dan 4 September 2024 masing-masing September 2024 which each of the drawdown
sebesar Rp100.000, Rp50.000, Rp50.000, amounted to Rp100,000, Rp50,000, Rp50,000,
Rp50.000, Rp50.000, Rp50.000, Rp50.000, Rp50,000, Rp50,000, Rp50,000, Rp50,000,
Rp50.000, dan Rp50.000. Rp50,000, and Rp50,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing after the drawdown date, which is on 13 March
pinjaman, yaitu pada tanggal 13 Maret 2028, 4 2028, 4 April 2028, 25 April 2028, 2 May
April 2028, 25 April 2028, 2 Mei 2028, 30 Mei 2028, 30 May 2028, 24 June 2028, 3 July
2028, 24 Juni 2028, 3 Juli 2028, 5 Agustus 2028, 5 August 2028, and 4 September 2028.
2028, dan 4 September 2028.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,00% Interest rate of the borrowing was 8.00% for
untuk pencairan selama 31 Desember 2024. withdrawal during 31 December 2024.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a Menjaga gearing ratio maksimal 7 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a
maximum of 7 times.
b Menjaga rasio NPF maksimal 3,00%. b. Maintaining the NPF ratio at a maximum
of 3.00%.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp434.867 dan Rpnihil. amounted to Rp434,867 and Rpnil,
respectively.
Halaman - 197 - Page
1408 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 808
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Permata PT Bank Permata
Pada tanggal 20 Maret 2024, Perusahaan On 20 March 2024, the Company obtained
memperoleh fasilitas I pinjaman kredit modal working capital loan facility I from PT Bank
kerja dengan PT Permata dengan maksimum Permata with maximum facility amounting to
fasilitas sebesar Rp400.000 dengan jangka Rp400,000 and tenure of 54 months.
waktu pinjaman 54 bulan.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilised this facility amounted at
Rp130.000 pada tanggal 27 Juni 2024, 3 Juli Rp130,000 on 27 June 2024, 3 July 2024, and
2024, dan 5 Agustus 2024 masing-masing 5 August 2024 which each of the drawdown
sebesar Rp30.000, Rp50.000, dan Rp50.000. amounted to Rp30,000, Rp50,000, and
Rp50,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 36 This facility will mature maximum 36 months or
bulan atau 48 bulan sejak tanggal penarikan 48 month after the drawdown date,
masing-masing yaitu pada tanggal 27 Juni respectively on 27 June 2027, 3 July 2027,
2027, 3 Juli 2027, dan 5 Agustus 2027. and 5 August 2027.
BNIMF memperoleh fasilitas II pinjaman kredit BNIMF obtained a working capital credit facility
modal kerja dengan PT Bank Permata dengan II with PT Bank Permata with a maximum
maksimum fasilitas sebesar Rp100.000 facility of Rp100,000 with a loan term from the
dengan jangka waktu pinjaman sejak signing of the Agreement (PK) until November
penandatanganan Perjanjian (PK) sampai 30 30, 2025. BNIMF has used this facility for
November 2025. BNIMF telah menggunakan Rp25,000 and 10,000 on 19 November 2024
fasilitas ini sebesar Rp 25.000 dan 10.000 and 13 December 2024. This facility has a
pada tanggal 19 November 2024 dan 13 maximum maturity of 7 days on 26 November
Desember 2024. Fasilitas ini memiliki jatuh 2024 and 20 December 2024.
tempo maksimal 7 hari pada tanggal 26
November 2024 dan 20 Desember 2024.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,00% Interest rate of the borrowing ranged from
untuk pencairan selama 31 Desember 2024. 8.00% for withdrawals during 31 December
2024.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp112.500 dan Rpnihil. amounted to Rp112,500 and Rpnil,
respectively.
Halaman - 198 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1409
Page 809
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Ganesha PT Bank Ganesha
Pada tanggal 22 Maret 2024, Perusahaan On 22 March 2024, the Company obtained
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal working capital loan facility from PT Bank
kerja dengan PT Bank Ganesha dengan Ganesha with maximum facility amounting to
maksimum fasilitas sebesar Rp100.000 Rp100,000 and tenure of 4 years.
dengan jangka waktu pinjaman 4 tahun.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilised this facility amounted at
Rp 100,000 pada tanggal 19 April 2024, 3 Mei Rp100,000 on 19 April 2024, 3 May 2024, and
2024, dan 5 Juni 2024 masing-masing sebesar 5 June 2024 which each of the drawdown
Rp30.000, Rp30.000, dan Rp40.000. amounted to Rp30,000, Rp30,000, and
Rp40,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
Bulan sejak tanggal penarikan masing-masing after the drawdown date, respectively on 19
pinjaman, yaitu pada tanggal 19 April 2028, 3 April 2028, 3 May 2028, and 5 June 2028
Mei 2028, dan 5 Juni 2028.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 8,00% Interest rate of the borrowing was 8.00% for
untuk pencairan selama 31 Desember 2024. withdrawal during 31 December 2024.
Selama periode pinjaman, BNIMF memiliki During the loan period, BNIMF has to comply
kewajiban untuk memenuhi ketentuan dalam with the terms of the loan agreement which
perjanjian pinjaman diantaranya: include the following:
a. Menjaga gearing ratio maksimal 8 kali. a. Maintaining the gearing ratio at a maximum
of 8 times.
b. Menjaga rasio NPF maksimal 3,00%. b. Maintaining the NPF ratio at a maximum of
3.00%.
c. Menjaga rasio piutang lancar minimal c. Maintaining the Current Receivable ratio at
85,00%. a minimum of 85.00%
Ě͘ Menjaga rasio piutang pembiayaan d. Maintaining the financing to assets ratio at
terhadap total aset minimal 40,00%. a minimum of 40.00%
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp85.625 dan Rpnihil. amounted to Rp85,625 and Rpnil, respectively.
Halaman - 199 - Page
1410 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 810
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Jago Tbk PT Bank Jago Tbk
Pada tanggal 26 Juli 2024, BNIMF On 26 July 2024, BNIMF obtained a working
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal capital loan facility with PT Bank Jago Tbk with
kerja dengan PT Bank Jago Tbk dengan a maximum facility of Rp500,000 with a loan
maksimum fasilitas sebesar Rp500.000 term of 72 months.
dengan jangka waktu pinjaman 72 bulan.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilised this facility amounted at
Rp164.000 pada tanggal 31 Juli 2024, 22 Rp164,000 on 31 July 2024, 22 August 2024,
Agustus 2024, 4 September 2024, 18 Oktober 4 September 2024, 18 October 2024, and 12
2024, dan 12 November 2024 masing-masing November 2024 which each of the drawdown
sebesar Rp49.000, Rp25.000, Rp50.000, amounted to Rp49,000, Rp25,000, Rp50,000,
Rp15.000, dan Rp25.000. Rp15,000, and Rp25,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 60 This facility will mature maximum 60 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing after the drawdown date, respectively on 31
pinjaman yaitu pada tanggal 31 Juli 2029, 22 July 2029, 22 August 2029, 4 September
Agustus 2029, 4 September 2029, 18 Oktober 2029, 18 October 2029, and 12 November
2029, dan 12 November 2029. 2029.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,75% Interest rate of the borrowing was 7.75% for
untuk pencairan selama 31 Desember 2024. withdrawal during 31 December 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- outstanding loan balance under this facility
masing sebesar Rp156.394 dan Rpnihil. amounted to Rp156,394 and Rpnil,
respectively.
PT Bank Maybank Indonesia Tbk PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Pada tanggal 21 Agustus 2024, BNIMF On 21 August 2024, BNIMF obtained working
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal capital loan facility from PT Bank Maybank
kerja dengan PT Bank Maybank Indonesia Indonesia Tbk with maximum facility
dengan maksimum fasilitas sebesar amounting to Rp450,000 and Rp50,000 and
Rp450.000 dan Rp50.000 dengan jangka tenure of 60 months.
waktu pinjaman 60 bulan.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,90% Interest rate of the borrowing was 7.90% for
untuk pencairan selama 31 Desember 2024. withdrawal during 31 December 2024.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has used this facility for Rp40,000 on
Rp40.000 pada tanggal 19 September 2024, 19 September 2024, Rp30,000 on 4 November
Rp30.000 pada tanggal 4 November 2024, dan 2024, and Rp15,000 on 10 December 2024.
Rp 15.000 pada tanggal 10 Desember 2024.
Halaman - 200 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1411
Page 811
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang (lanjutan) a. By type and currency (continued)
Lain-lain (lanjutan) Others (continued)
PT BNI Multifinance (BNIMF): (lanjutan) PT BNI Multifinance (BNIMF): (continued)
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (lanjutan) PT Bank Maybank Indonesia Tbk (continued)
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo maksimal 48 This facility will mature maximum 48 months
bulan sejak tanggal penarikan masing-masing after the drawdown date, respectively on 19
yaitu pada tanggal 19 September 2028, 4 September 2028, 4 November 2028, and 10
November 2028, dan 10 Desember 2028. December 2028.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 31 As of 31 December 2024 and 31 December
Desember 2023, saldo pinjaman fasilitas 2023, the outstanding loan balance under this
tersebut masing-masing sebesar Rp81.875 facility amounted to Rp81,875 and Rpnil,
dan Rpnihil. respectively.
PT Bank of India Indonesia Tbk PT Bank of India Indonesia Tbk
Pada tanggal 15 October 2024, BNIMF On 15 October 2024, BNIMF obtained a
memperoleh fasilitas pinjaman kredit modal working capital loan facility with PT Bank of
kerja dengan PT Bank of India Indonesia, India Indonesia, based on Credit Agreement
berdasarkan Perjanjian Kredit No. 7 dengan No. 7, with a maximum facility amount of
maksimum fasilitas sebesar Rp200.000 Rp200,000 and a loan term of 42 months.
dengan jangka waktu pinjaman 42 bulan.
Tingkat suku bunga pinjaman adalah 7,75% Interest rate of the borrowing was 7.75% for
untuk pencairan selama 31 Desember 2024. withdrawal during 31 December 2024.
BNIMF telah menggunakan fasilitas ini sebesar BNIMF has utilized this facility in the amount of
Rp65.000 pada tanggal 24 Oktober 2024, 30 Rp65,000 on 24 October 2024, 30 October
Oktober 2024, 28 November 2024, dan 16 2024, 28 November 2024, and 16 December
Desember 2024 masing-masing sebesar 2024, with amounts of Rp18,000, Rp12,000,
Rp18.000, Rp12.000, Rp 20.000, dan and Rp20,000, and Rp15,000 respectively.
Rp15.000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo 36 bulan This facility has a maturity of 36 months from
sejak tanggal penarikan masing-masing yaitu the date of each withdrawal, which is on 24
pada tanggal tanggal 24 Oktober 2027, 30 October 2027, 30 October 2027, 28
Oktober 2027, 28 November 2027 dan 16 November 2027, and 16 December 2027.
Desember 2027.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the loan
saldo pinjaman fasilitas tersebut masing- balance of the facility was Rp62,778 and Rpnil
masing sebesar Rp62.778 dan Rpnihil. respectively.
Halaman - 201 - Page
1412 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 812
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 31. BORROWINGS (continued)
b. Berdasarkan hubungan b. By relationship
2024 2023
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 1,525,707 772,360 Rupiah
Mata uang asing 48,504 51,808 Foreign currencies
Total pihak berelasi 1,574,211 824,168 Total related parties
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 1,385,376 260,142 Rupiah
Mata uang asing 39,971,857 29,865,298 Foreign currencies
Total pihak ketiga 41,357,233 30,125,440 Total third parties
42,931,444 30,949,608
c. Tingkat suku bunga per tahun c. Annual interest rates
Dolar Dolar
Dolar Amerika Singapura/ Won Korea Australia/ Euro Eropa/
Serikat//United Singapore Selatan/South Australian European
Rupiah States Dollar Dollar Korean Won Dollar Euro
% % % % % %
2024 7.18 - 9.50 4.52 - 6.00 3.86 3.60 5.26 3.07 - 3.18 2024
2023 7.50 - 9.50 0.90 - 6.54 - - - - 2023
32. EFEK-EFEK SUBORDINASI 32. SUBORDINATED SECURITIES
2024 2023
Saldo/ Peringkat/ Saldo/ Peringkat/
Balance Rating Balance Rating
BNI Tier 2 Subordinated Notes
setelah dikurangi biaya Subordinated Tier 2,
penerbitan yang belum diamortisasi net of unamortised issuance
sebesar Rp1.303 pada tanggal cost amounting to Rp1,303 as of
31 Desember 2024 dan Rp2.287 31 December 2024 and Rp2,287
pada tanggal 31 Desember 2023 8,046,197 Ba2**) 7,696,213 Ba2**) as of 31 December 2023
BB***) BB***)
BNI Additional Tier 1 Capital Securities
setelah dikurangi biaya penerbitan Subordinated Additional Tier 1,
yang belum diamortisasi net of unamortised issuance
sebesar Rp4.014 pada tanggal cost amounting to Rp4,014 as of
31 Desember 2024 dan Rp5.682 31 December 2024 and Rp5,682
pada tanggal 31 Desember 2023 9,652,986 Ba3****) 9,232,518 Ba3****) as of 31 December 2023
17,699,183 16,928,731
**) Moody’s Ba2
***) Fitch BB
****) Moody’s Ba3
Halaman - 202 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1413
Page 813
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. EFEK-EFEK SUBORDINASI (lanjutan) 32. SUBORDINATED SECURITIES (continued)
BNI Tier 2 Subordinated Notes BNI Tier 2 Subordinated Notes
Pada tanggal 30 Maret 2021, BNI telah On 30 March 2021, BNI has issued Tier 2
menerbitkan Tier 2 Subordinated Notes (BNI Tier 2 Subordinated Notes (BNI Tier 2 Capital Bond
Capital Bond 2021) sebesar USD500 juta jangka 2021) with total nominal value of USD500 million
waktu 5 tahun, dengan kupon sebesar 3,75% per with the term of 5 years and coupon of 3.75% per
tahun yang dibayarkan setiap semester, dan annum paid on semi-annual basis, and listed in
tercatat di Singapore Exchange. Tier 2 Singapore Exchange. Tier 2 Subordinated Notes
Subordinated Notes dapat dicatat sebagai can be treated as supplementary capital
komponen modal pelengkap (Tier 2) sesuai components (Tier 2) according to the approval
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan melalui from Financial Services Authority through letter
surat No. S-64/PB.31/2021 tanggal 31 Maret 2021. No. S-64/PB.31/2021 dated 31 March 2021.
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Tier 2 As of 31 December 2024, the net value of BNI Tier
Capital Bond 2021 memiliki nilai bersih sebesar 2 Capital Bond 2021 was Rp8,046,197 after
Rp8.046.197 setelah dikurangi biaya penerbitan deducting unamortised issuance cost amounted
yang belum diamortisasi sebesar Rp1.303 Rp1,303 (31 December 2023: Rp7,696,213).
(31 Desember 2023: Rp7.696.213).
Penggunaan dana hasil penerbitan Tier 2 The proceeds from Tier 2 Subordinated Notes
Subordinated Notes digunakan oleh BNI untuk issuance was used by BNI to strengthen tier 2
memperkuat modal pelengkap (tier 2) dan modal capital and working capital in the context of
kerja dalam rangka pengembangan usaha business development, especially loan
terutama pemberian kredit serta peningkatan disbursement and increase in the composition of
komposisi struktur dana jangka panjang, sesuai the long-term fund structure, in accordance with
dengan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 OJK Regulation No. 11/POJK.03/2016 concerning
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum the Minimum Capital Requirement for Commercial
Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan Banks as amended by OJK Regulation No.
Peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016 dan 34/POJK.03/2016 and will then be used by BNI to
selanjutnya akan digunakan oleh BNI untuk support increase in productive assets.
mendukung peningkatan aset produktif.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, BNI As of 31 December 2024 and 2023, BNI obtained
telah memperoleh hasil pemeringkatan atas Tier 2 the rating of Tier 2 Subordinated Notes from
Subordinated Notes dari Moody’s dan Fitch dengan Moody’s and Fitch with Ba2 and BB rating,
peringkat masing-masing Ba2 dan BB. respectively.
Tier 2 Subordinated Notes ini dapat mengalami This Tier 2 Subordinated Notes can experience
write down dan ditangguhkan pembayaran pokok write down and the payment of principal and
dan bunganya apabila OJK menetapkan bahwa interest will be postponed if the OJK stipulates that
BNI berpotensi terganggu kelangsungan usahanya BNI has the potential to be subject to business
(point of non-viability) sesuai dengan peraturan continuity issues (point of non-viability) in
OJK No. 11/POJK.03/2016 yang diubah dengan accordance with OJK regulations
peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016. Point of non- No. 11/POJK.03/2016 amended by OJK regulation
viability terjadi akibat bank mencapai trigger level No. 34/POJK.03/2016. Point of non-viability occurs
pada indikator permodalan yang ditetapkan OJK, due to a bank achieving a trigger level in the
sesuai SEOJK No. 20/SEOJK.03/2016 Fitur capital indicator set by OJK, according to SEOJK
Konversi Menjadi Saham Biasa atau Write Down No. 20/SEOJK.03/2016 Conversion Features into
terhadap Instrumen Modal Inti Tambahan dan Common Shares or Write Down of Additional Core
Modal Pelengkap. Capital Instruments and Supplementary Capital.
Halaman - 203 - Page
1414 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 814
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. EFEK-EFEK SUBORDINASI (lanjutan) 32. SUBORDINATED SECURITIES (continued)
BNI Additional Tier 1 Capital Securities BNI Additional Tier 1 Capital Securities
Pada tanggal 24 September 2021, BNI telah On 24 September 2021, BNI has issued Additional
menerbitkan Additional Tier 1 Capital Securities Tier 1 Capital Securities (BNI Additional Tier 1
(BNI Additional Tier 1 Capital Bond 2021) sebesar Capital Bond 2021) with total nominal value of
nilai nominal USD600 juta dan tidak memiliki USD600 million perpetual non callable 5.5 years
jangka waktu, dengan opsi call 5,5 tahun, dengan and coupon of 4.30% per annum paid on semi-
kupon sebesar 4,30% per tahun yang dibayarkan annual basis, and listed in Singapore Exchange.
setiap semester, dan tercatat di Singapore Additional Tier 1 Capital Securities can be treated
Exchange. Additional Tier 1 Capital Securities as supplementary capital components (Additional
dapat dicatat sebagai komponen modal inti Tier 1) according to the approval from Financial
tambahan (Additional Tier 1) sesuai persetujuan Services Authority through letter No.
dari Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. S- S-210/PB.31/2021 dated 30 September 2021.
210/PB.31/2021 tanggal 30 September 2021.
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Additional As of 31 December 2024, the net value of BNI
Tier 1 Capital Bond 2021 memiliki nilai bersih Additional Tier 1 Capital Bond 2021 was
sebesar Rp9.652.986 setelah dikurangi biaya Rp9,652,986 after deducting unamortised issuance
penerbitan yang belum diamortisasi sebesar cost amounted Rp4,014 (31 December 2023:
Rp4.014 (31 Desember 2023: Rp9.232.518). Rp9,232,518).
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, BNI As of 31 December 2024 and 2023, BNI obtained
telah memperoleh hasil pemeringkatan atas the rating of Additional Tier 1 Capital Securities
Additional Tier 1 Capital Securities dari Moody’s from Moody’s with Ba3 rating.
Ba3.
Additional Tier 1 Capital Securities yang diterbitkan Additional Tier 1 Capital Securities issued has
telah mengikuti persyaratan POJK comply in accordance with OJK Regulation
No. 11/POJK.03/2016 (Pasal 15) sehingga No. 11/POJK.03/2016 (Article 15) hence the
instrumen keuangan tersebut dapat dikategorikan financial instrument can be categorised as
sebagai Modal Inti Tambahan (Additional Tier 1). supplementary capital components (Additional Tier
Namun, terdapat klausul mandatory redemption - 1). However, there is a mandatory redemption
redemption for a capital trigger event ketika CAR clause - redemption for a capital trigger event
BNI mencapai rasio tertentu maka Bank harus when BNI's CAR reaches a certain ratio, the Bank
melakukan pelunasan terhadap sisa pokok dan shall pay off the remaining principal and interest
bunga dari AT-1. Oleh karena itu, Bank mencatat from AT-1. Therefore, the Bank recorded this BNI
BNI Additional Tier 1 Capital Securities ini sebagai Additional Tier 1 Capital Securities as a liability
instrumen liabilitas pada laporan keuangan instrument in the consolidated financial
konsolidasian. statements.
Additional Tier 1 Capital Securities ini dapat This Additional Tier 1 Capital Securities can
mengalami write down dan ditangguhkan experience write down and the payment of
pembayaran pokok dan bunganya apabila OJK principal and interest will be postponed if the OJK
menetapkan bahwa BNI berpotensi terganggu stipulates that BNI has the potential to be subject
kelangsungan usahanya (point of non-viability) to business continuity issues (point of non-viability)
sesuai dengan peraturan OJK in accordance with OJK regulations No.
No. 11/POJK.03/2016 yang diubah dengan 11/POJK.03/2016 amended by OJK regulation No.
peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016. Point of non- 34/POJK.03/2016. Point of non-viability occurs due
viability terjadi akibat bank mencapai trigger level to a bank achieving a trigger level in the capital
pada indikator permodalan yang ditetapkan OJK, indicator set by OJK, according to SEOJK No.
sesuai SEOJK No. 20/SEOJK.03/2016 Fitur 20/SEOJK.03/2016 Conversion Features into
Konversi Menjadi Saham Biasa atau Write Down Common Shares or Write Down of Additional Core
terhadap Instrumen Modal Inti Tambahan dan Capital Instruments and Supplementary Capital.
Modal Pelengkap.
Halaman - 204 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1415
Page 815
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 33. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR CAPITAL
Modal saham Share capital
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023, BNI’s share
2023, kepemilikan modal saham BNI adalah capital ownership are as follows:
sebagai berikut:
2024
Jumlah lembar
saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of kepemilikan (%)/
shares issued Percentage Jumlah/
Pemegang saham and fully paid of ownership (%) Amount Shareholders
Saham Seri A Dwiwarna Class A Dwiwarna share
Negara Republik Indonesia 1 - - Republic of Indonesia
Saham Seri B Class B shares
Negara Republik Indonesia 434,012,799 1.16 1,627,548 Republic of Indonesia
Masyarakat
(kepemilikan masing-masing Public (ownership less than
dibawah 5% untuk setiap pihak) 144,670,934 0.39 542,516 5% each)
Total saham Seri B 578,683,733 1.55 2,170,064 Total Class B shares
Saham Seri C Class C shares
Negara Republik Indonesia 21,944,374,950 58.84 4,114,570 Republic of Indonesia
Perseroan terbatas Limited liability company
(kepemilikan masing-masing (ownership less
dibawah 5% untuk setiap pihak) 1,207,509,576 3.24 226,408 than 5% each)
Badan usaha asing Foreign investment entities
(kepemilikan masing-masing (ownership less than
dibawah 5% untuk setiap pihak) 9,786,139,529 26.24 1,834,901 5% each)
Putrama Wahju Setyawan (Direktur) 3,879,526 0.01 727 Putrama Wahju Setyawan (Director)
Royke Tumilaar (Direktur) 3,656,941 0.01 686 Royke Tumilaar (Director)
Ronny Venir (Direktur) 3,539,596 0.01 664 Ronny Venir (Director)
Corina Leyla Karnalies (Direktur) 3,506,474 0.01 657 Corina Leyla Karnalies (Director)
Novita Widya Anggraini (Direktur) 3,143,884 0.01 589 Novita Widya Anggraini (Director)
David Pirzada (Direktur) 2,859,984 0.01 536 David Pirzada (Director)
Mucharom (Direktur) 2,541,148 0.01 476 Mucharom (Director)
Toto Prasetyo (Direktur) 2,163,696 0.01 406 Toto Prasetyo (Director)
Askolani (Komisaris) 1,752,462 0.00 329 Askolani (Commissioner)
Fadlansyah Lubis (Komisaris) 986,860 0.00 185 Fadlansyah Lubis (Commissioner)
Hussein Paolo Kartadjoemena (Direktur) 918,611 0.00 172 Hussein Paolo Kartadjoemena (Director)
Robertus Billitea (Komisaris) 864,066 0.00 162 Robertus Billitea(Commissioner)
Pahala Nugraha Mansury (Komisaris) 677,291 0.00 127 Pahala Nugraha Mansury (Commissioner)
I Made Sukajaya (Direktur) 576,912 0.00 108 I Made Sukajaya (Director)
Agung Prabowo (Direktur) 101,356 0.00 19 Agung Prabowo (Director)
Masyarakat
(kepemilikan masing-masing Public (ownership less than
dibawah 5% untuk setiap pihak) 3,749,436,320 10.05 703,021 5% each)
Total saham Seri C 36,718,629,182 98.45 6,884,743 Total Class C shares
Total 37,297,312,916 100.00 9,054,807 Total
Saham treasuri - - Treasury shares
Halaman - 205 - Page
1416 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 816
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 33. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR (lanjutan) CAPITAL (continued)
Modal saham (lanjutan) Share Capital (continued)
2023
Jumlah lembar
saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of kepemilikan (%)/
shares issued Percentage Jumlah/
Pemegang saham and fully paid of ownership (%) Amount Shareholders
Saham Seri A Dwiwarna Class A Dwiwarna share
Negara Republik Indonesia 1 - - Republic of Indonesia
Saham Seri B Class B shares
Negara Republik Indonesia 434,012,799 1.16 1,627,548 Republic of Indonesia
Masyarakat
(kepemilikan masing-masing Public (ownership less than
dibawah 5% untuk setiap pihak) 144,670,934 0.39 542,516 5% each)
Total saham Seri B 578,683,733 1.55 2,170,064 Total Class B shares
Saham Seri C Class C shares
Negara Republik Indonesia 21,944,374,950 58.90 4,114,570 Republic of Indonesia
Perseroan terbatas Limited liability company
(kepemilikan masing-masing (ownership less
dibawah 5% untuk setiap pihak) 1,668,794,017 4.48 312,899 than 5% each)
Badan usaha asing Foreign investment entities
(kepemilikan masing-masing (ownership less than
dibawah 5% untuk setiap pihak) 10,119,917,947 27.16 1,897,485 5% each)
Putrama Wahju Setyawan (Direktur) 1,686,386 0.00 316 Putrama Wahju Setyawan (Director)
Sis Apik Wijayanto (Direktur) 1,579,946 0.00 296 Sis Apik Wijayanto (Director)
Adi Sulistyowati (Direktur) 905,706 0.00 170 Adi Sulistyowati (Director)
Ronny Venir (Direktur) 1,559,656 0.00 292 Ronny Venir (Director)
Corina Leyla Karnalies (Direktur) 1,442,034 0.00 270 Corina Leyla Karnalies (Director)
Royke Tumilaar (Direktur) 1,115,346 0.00 209 Royke Tumilaar (Director)
Muhammad Iqbal (Direktur) 948,044 0.00 178 Muhammad Iqbal (Director)
Novita Widya Anggraini (Direktur) 948,044 0.00 178 Novita Widya Anggraini (Director)
Silvano Winston Rumantir (Direktur) 948,044 0.00 178 Silvano Winston Rumantir (Director)
David Pirzada (Direktur) 880,044 0.00 165 David Pirzada (Director)
Askolani (Komisaris) 809,086 0.00 152 Askolani (Commissioner)
Susyanto (Komisaris) 634,594 0.00 119 Susyanto (Commissioner)
Mucharom (Direktur) 348,008 0.00 65 Mucharom (Director)
Toto Prasetyo (Direktur) 89,856 0.00 17 Toto Prasetyo (Director)
Fadlansyah Lubis (Komisaris) 43,484 0.00 8 Fadlansyah Lubis (Commissioner)
Robertus Billitea (Komisaris) 42,400 0.00 8 Robertus Billitea(Commissioner)
Masyarakat
(kepemilikan masing-masing Public (ownership less than
dibawah 5% untuk setiap pihak) 2,931,046,990 7.87 549,571 5% each)
Total saham Seri C 36,678,114,582 98.45 6,877,146 Total Class C shares
Total 37,256,798,316 100.00 9,047,210 Total
Saham treasuri 40,514,600 7,596 Treasury shares
Halaman - 206 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1417
Page 817
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 33. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR (lanjutan) CAPITAL (continued)
Modal saham (lanjutan) Share capital (continued)
Saham Seri A Dwiwarna adalah saham yang The Class A Dwiwarna share is a share that gives
memberikan hak-hak preferen kepada the holder preferred rights to approve the
pemegangnya untuk menyetujui pengangkatan dan appointment and dismissal of Commissioners and
pemberhentian Komisaris dan Direksi, perubahan Directors, amend the Articles of Association,
Anggaran Dasar, menyetujui pembubaran dan approve the dissolution and liquidation, merger,
likuidasi, penggabungan, dan pengambil alihan BNI and takeover of BNI and all other rights of Class B
dan semua hak-hak lainnya yang dimiliki saham and Class C shares. The Class A Dwiwarna share
Seri B dan saham Seri C. Saham Seri A Dwiwarna may not be transferred to other parties.
tidak dapat dialihkan kepada pihak lain.
Saham Seri B dan Saham Seri C adalah saham Class B and Class C shares are ordinary shares
biasa atas nama yang memiliki hak yang sama. that have the same rights.
Pada tanggal 13 Agustus 2007, Pemerintah On 13 August 2007, the Government of the
Republik Indonesia, melakukan divestasi sebesar Republic of Indonesia divested 3,475,231,980
3.475.231.980 saham Seri C, mewakili 22,54% dari Class C shares, representing 22.54% of
kepemilikan di BNI melalui Penawaran Umum shareholding in BNI through a Second Initial Public
Saham Kedua. Offering (IPO).
Sesuai Keterbukaan Informasi dalam upaya In accordance with the Disclosure of Information in
stabilisasi harga pasar saham di tengah kondisi relation to the stabilisation of stock market price
perekonomian regional dan global yang mengalami amidst stressful and slowing regional and global
tekanan dan perlambatan, Bank telah melakukan economy, the Bank repurchased shares issued by
Pembelian Kembali Saham Perseroan yang telah the Bank listed in the Indonesia Stock Exchange
dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia ("IDX"). This program is consistent with Regulation
(“BEI”). Program ini mengacu pada Peraturan OJK of Financial Services Authority ("OJK")
No. 2/POJK.04/2013 tanggal 26 Agustus 2013 No. 2/POJK.04/2013 dated 26 August 2013 on the
tentang Pembelian Kembali Saham yang Repurchase of Shares Issued by the Issuers or
Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik Public Companies in Significant Fluctuating Market
dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Conditions ("POJK No. 2/POJK.04/2013") and OJK
Signifikan (“POJK No. 2/POJK.04/2013”) dan Surat Circular Letter No. 3/SEOJK.04/2020 dated 9
Edaran OJK No. 3/SEOJK.04/2020 tanggal 9 Maret March 2020 on Other Conditions as Significant
2020 tentang Kondisi Lain sebagai Kondisi Pasar Fluctuating Market Conditions in the
yang Berfluktuasi Secara Signifikan dalam Implementation of Shares Buyback Issued by
Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Issuers or Public Companies.
Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
Pembelian kembali saham Bank telah dilaksanakan The repurchase of shares was executed on
pada tanggal 22 Juli 2021 sampai dengan 22 July 2021 to 21 October 2021, consistent with
21 Oktober 2021, sesuai dengan tanggal the date of Disclosure of Information. The Bank
Keterbukaan Informasi. Bank melakukan repurchased 246,826 lots of Class C Shares, or
pembelian kembali Saham Seri C sejumlah 24,682,600 shares with an average acquisition cost
246.826 lot atau sebanyak 24.682.600 lembar amounting to Rp5,186.90 (full amount) per share.
saham dengan rata-rata biaya perolehan rata-rata
sebesar Rp5.186,90 (nilai penuh) per lembar
saham.
Pada tahun 2022, Bank melakukan alokasi saham In 2022, the Bank has allocated the treasury
treasuri senilai Rp207.475 sebagai Program shares amounting Rp207,475 as Share Ownership
Kepemilikan Saham bagi Manajemen dan Pegawai Program for Management and Bank’s Employees in
Bank dalam bentuk Saham Bonus (lihat Catatan the form of Share Bonus (refer to Note 43).
43).
Halaman - 207 - Page
1418 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 818
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 33. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR (lanjutan) CAPITAL (continued)
Modal saham (lanjutan) Share capital (continued)
Pembelian kembali saham Bank telah dilaksanakan The repurchase of shares was executed on
pada tanggal 12 Juli 2023 sampai dengan 12 July 2023 to 1 August 2023. The Bank
1 Agustus 2023. Bank melakukan pembelian repurchased 202,573 lots, or 20,257,300 shares
kembali Saham sejumlah 202.573 lot atau with an average acquisition cost amounting to
sebanyak 20.257.300 lembar saham dengan rata- Rp8,883.71 (full amount) per share.
rata biaya perolehan rata-rata sebesar Rp8.883,71
(nilai penuh) per lembar saham.
Pemecahan nilai nominal saham BNI Stock split of BNI
Berdasarkan keputusan RUPSLB tanggal Based on the decision of the Extraordinary General
19 September 2023 yang dituangkan dalam Akta Meeting of Shareholders (RUPSLB) dated
No. 18, tanggal 19 September 2023, yang dibuat 19 September 2023, as stated in Deed No. 18
dihadapan Ashoya Ratam S.H., M.KN, pemegang dated 19 September 2023, as recorded in the
saham BNI antara lain menyetujui pemecahan nilai Notarial Deed of Ashoya Ratam, S.H., M.KN., the
nominal saham (stock split) Bank dengan rasio 1:2 shareholders of BNI, among others, approved the
yang berlaku efektif pada tanggal 10 Oktober 2023. nominal value split (stock split) of the bank with a
Sehingga: ratio of 1:2, effective from 10 October 2023.
Therefore:
a. Nilai nominal per Saham Seri A Dwiwarna a. The nominal value per Series A Dwiwarna
dan Seri B dari sebesar Rp7.500 (nilai and Series B shares, originally Rp7,500 (full
penuh) menjadi Rp3.750 (nilai penuh) amount), split to Rp3,750 (full amount), with
dengan ketentuan: the following conditions:
i. 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna tetap i. 1 (one) Series A Dwiwarna share is
dipertahankan sebagai saham Seri A retained as a full-nominal value Series
Dwiwarna milik Negara Republik A Dwiwarna share owned by the
Indonesia dengan nilai nominal sebesar Republic of Indonesia with a nominal
Rp3.750 (nilai penuh); dan value of Rp3,750 (full amount); and
ii. 1 (satu) saham Seri A Dwiwarna ii. 1 (one) Series A Dwiwarna share is
menjadi 1 (satu) saham saham Seri B converted into 1 (one) Series B share
milik Negara Republik Indonesia dengan owned by the Republic of Indonesia
nilai nominal sebesar Rp3.750 (nilai with a nominal value of Rp3,750 (full
penuh). amount).
b. Nilai nominal per Saham Seri C dari b. The nominal value per Series C share is
Rp375 (nilai penuh) menjadi Rp187,5 (nilai split from Rp375 (full amount) to Rp187.5
penuh). (full amount).
Modal ditempatkan setelah pemecahan nilai The issued capital after the nominal value split
nominal saham (stock split) berubah menjadi (stock split) changed as follows:
sebagai berikut:
a. Saham Seri A Dwiwarna - 1 lembar saham a. Series A Dwiwarna shares - 1 share
b. Saham Seri B - 578.683.733 lembar saham b. Series B shares - 578,683,733 shares
c. Saham Seri C - 36.678.114.582 lembar c. Series C shares - 36,678,114,582 shares.
saham
Halaman - 208 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1419
Page 819
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL 33. SHARE CAPITAL AND ADDITIONAL PAID-IN
DISETOR (lanjutan) CAPITAL (continued)
Tambahan modal disetor Additional paid in capital
Perubahan tambahan modal disetor adalah The movements in additional paid in capital are as
sebagai berikut: follows:
Saldo pada tanggal 1 Januari 2010 591,156 Balance as of 1 January 2010
Tambahan modal disetor akibat Penawaran
Umum Saham Terbatas I pada tahun Additional paid in capital due to Right Issue I
2000 (lihat Catatan 1c) 56,883,826 in 2000 (refer to Note 1c)
57,474,982
Pengurangan tambahan modal disetor akibat Reduction of paid in capital due to refund of excess
pengembalian dana rekapitalisasi kepada recapitalization funds to the Government
pemerintah Indonesia (lihat Catatan 1d) (581,474) of Indonesia (refer to Note 1d)
56,893,508
Dieliminasi dengan akumulasi kerugian dalam Elimination against accumulated losses in relation
rangka kuasi-reorganisasi per tanggal to the quasi-reorganization as of 30 June 2003
30 Juni 2003 (lihat Catatan 1e) (54,367,847) (refer to Note 1e)
2,525,661
Tambahan modal disetor akibat Penawaran
Umum Saham Terbatas II pada tahun Additional paid in capital due to Right Issue II
2007 (lihat Catatan 1f) 3,287,218 in 2007 (refer to Note 1f)
Biaya emisi penerbitan saham (195,280) Shares issuance cost
5,617,599
Tambahan modal disetor akibat Penawaran
Umum Saham Terbatas III pada tahun Additional paid in capital due to Right Issue III
2010 (lihat Catatan 1g) 9,196,100 in 2010 (refer to Note 1g)
Biaya emisi penerbitan saham (245,231) Shares issuance cost
14,568,468
Tambahan modal disetor akibat penyertaan Additional paid in capital due to equity
saham pada PT Bank Syariah Indonesia investment at PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Tbk pada tahun 2021 2,441,786 in 2021
17,010,254
34. PENGGUNAAN LABA BERSIH 34. APPROPRIATION OF NET INCOME
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang In accordance with the resolutions of the Annual
Saham Tahunan tanggal 4 Maret 2024 dan General Shareholders’ Meetings held on
15 Maret 2023, pengalokasian laba bersih masing- 4 March 2024 and 15 March 2023, the allocation of
masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal- the net income for the years ended
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah 31 December 2023 and 2022, respectively, are as
sebagai berikut: follows:
2023 2022
Pembagian dividen 10,454,738 7,324,821 Distribution of dividends
Saldo laba 10,454,738 10,987,233 Retained earnings
20,909,476 18,312,054
Rapat Umum Pemegang Saham telah menyetujui General Shareholders’ meeting has approved the
pembagian dividen dari laba bersih tahun 2023 dan dividend distribution of Rp10,454,738 and
2022, sebesar Rp10.454.738 pada tanggal Rp7,324,821 from the 2023 net income on
4 Maret 2024 dan Rp7.324.821 pada tanggal 4 March 2024 and 2022 net income on 15 March
15 Maret 2023. 2023.
Halaman - 209 - Page
1420 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 820
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. CADANGAN UMUM DAN WAJIB 35. GENERAL AND LEGAL RESERVES
Cadangan umum dan wajib pada awalnya dibentuk The general and legal reserves were originally
dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 61 provided in accordance with Indonesian Limited
ayat (1) Undang-undang No. 1/1995 mengenai Liability Company Law No. 1/1995 article 61
Perseroan Terbatas (kemudian diganti dengan paragraph (1) (later superseded by Limited Liability
Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40/2007 Company Law No. 40/2007 article 70), which
pasal 70), yang mengharuskan perusahaan requires Indonesian companies to set up a general
Indonesia untuk membuat penyisihan cadangan and legal reserve amounting to at least 20% of the
umum dan wajib sebesar sekurang-kurangnya 20% issued and paid-up share capital. This particular
dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor law does not regulate the period of time in relation
penuh. Undang-undang tersebut tidak mengatur to the provision of such reserves.
jangka waktu untuk pembentukan penyisihan
tersebut.
36. CADANGAN KHUSUS 36. SPECIFIC RESERVES
Cadangan khusus terdiri dari cadangan yang Specific reserves consist of reserve for investment
dibentuk dalam rangka tujuan investasi dan legal purposes and legal reserve from overseas
reserve dari cabang luar negeri. branches.
Sehubungan dengan adanya penerapan Peraturan In relation with implementation of Regulation of the
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Financial Services Regulatory Authority (POJK)
No. 34/POJK.03/2016 tanggal 22 September 2016 No. 34/POJK.03/2016 dated 22 September 2016
tentang Perubahan atas POJK on Amendments to POJK No. 11/POJK.03/2016
No. 11/POJK.03/2016 tentang "Kewajiban concerning "Minimum Capital Requirement for
Penyediaan Modal Minimum" yang mulai berlaku Commercial Bank" which came into force on
pada tanggal 26 September 2016 ("tanggal 26 September 2016 ("date of enactment"), to
diberlakukannya"), untuk menjaga struktur maintain its capital structure, the Bank has
permodalannya, Bank telah melakukan reklasifikasi reclassified retained earnings that has been
atas saldo laba yang sudah ditentukan appropriated (specific reserve) amounting to
penggunaannya (cadangan khusus) sebesar Rp5,613,100 and reserve of overseas branch
Rp5.613.100 dan cadangan cabang luar negeri amounting to Rp92,276 as of 31 December 2016
sebesar Rp92.276 per 31 Desember 2016, menjadi into the unappropriated retained earnings.
laba ditahan yang tidak ditentukan
penggunaannya.
Reklasifikasi atas saldo laba tersebut telah The reclassification of retained earnings has been
mendapatkan persetujuan melalui berita acara approved through Annual General Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 42 Meeting No. 42 dated 16 March 2017.
tanggal 16 Maret 2017.
37. PENDAPATAN BUNGA 37. INTEREST INCOME
2024 2023
Pinjaman yang diberikan 55,680,548 50,752,741 Loans
Obligasi Pemerintah 6,463,839 6,343,115 Government Bonds
Penempatan pada bank lain dan Placements with other banks and
Bank Indonesia 2,281,994 2,780,518 Bank Indonesia
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 1,133,565 1,090,839 Bills and other receivables
Efek-efek 781,391 352,453 Marketable securities
Lain-lain 241,773 152,030 Others
66,583,110 61,471,696
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, include in
termasuk dalam pendapatan bunga di atas adalah interest income is income from related parties
pendapatan dari pihak berelasi terkait transaksi related to Government Bonds and SPN
Obligasi Pemerintah dan SPN masing-masing transactions amounting to Rp6,401,737 and
sebesar Rp6.401.737 dan Rp6.308.862. Rp6,308,862 respectively.
Halaman - 210 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1421
Page 821
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. BEBAN BUNGA 38. INTEREST EXPENSE
2024 2023
Deposits from customers and
Simpanan nasabah dan bank lain 21,275,769 16,457,684 other banks
Pinjaman yang diterima 3,483,211 2,712,942 Borrowings
Efek-efek yang diterbitkan 1,333,785 1,014,327 Securities issued
Lain-lain 10,140 11,070 Others
26,102,905 20,196,023
39. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN 39. SALARIES AND EMPLOYEES’ BENEFITS
EXPENSE
2024 2023
Gaji, upah dan tunjangan pajak 6,662,642 6,211,889 Salaries, wages and tax allowance
Tunjangan hari raya, kesehatan, Yearly allowance, medical,
kesejahteraan dan lainnya 3,578,496 3,572,066 welfare and others
Bonus, insentif dan tantiem 2,942,782 1,924,715 Bonus, incentives and tantiem
Pendidikan dan pelatihan 249,222 410,181 Training and development
Lainnya 514,989 714,918 Others
13,948,131 12,833,769
Jumlah gaji dan tunjangan, bonus/tantiem, imbalan Total gross salaries and allowances,
kerja jangka panjang yang dibayarkan kepada bonus/tantiem, long-term employment benefits paid
Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit serta to the Boards of Commissioners and Directors,
Senior Executive Vice President (SEVP), Executive Audit Committee and Senior Executive Vice
Vice President (EVP) dan Senior Vice President President (SEVP), Executive Vice President (EVP)
(SVP) masing-masing untuk periode yang berakhir and Senior Vice President (SVP) for the period
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan ended 31 December 2024 and 2023 are as follows:
2023 adalah sebagai berikut:
2024
Imbalan
kerja jangka
Gaji dan panjang/
tunjangan/ Long-term
Salaries and Bonus/tantiem/ employment Jumlah/
allowances Bonus/tantiem benefits Total
Dewan Komisaris 32,020 172,380 4,632 209,032 Board of Commissioners
Direksi 75,344 403,965 10,685 489,994 Board of Directors
Komite Audit 1,430 - - 1,430 Audit Committee
SEVP, EVP dan SVP 261,104 58,016 - 319,120 SEVP, EVP and SVP
369,898 634,361 15,317 1,019,576
2023
Imbalan
kerja jangka
Gaji dan panjang/
tunjangan/ Long-term
Salaries and Bonus/tantiem/ employment Jumlah/
allowances Bonus/tantiem benefits Total
Dewan Komisaris 29,412 90,700 4,259 124,371 Board of Commissioners
Direksi 70,593 224,301 10,794 305,688 Board of Directors
Komite Audit 1,430 - - 1,430 Audit Committee
SEVP, EVP dan SVP 241,192 48,550 - 289,742 SEVP, EVP and SVP
342,627 363,551 15,053 721,231
Halaman - 211 - Page
1422 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 822
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
39. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN (lanjutan) 39. SALARIES AND EMPLOYEES’ BENEFITS
EXPENSE (continued)
Sesuai dengan kebijakan Bank, selain gaji, Under the Bank’s policy, in addition to salaries,
pegawai juga mendapatkan fasilitas dan tunjangan employees are entitled to allowances and benefits,
berupa Tunjangan Hari Raya (THR), fasilitas such as yearly allowance (THR), medical
kesehatan, sumbangan kematian, tunjangan cuti, reimbursements, death allowance, leave
fasilitas jabatan untuk jabatan tertentu, program allowance, functional allowance for certain levels,
pensiun untuk pegawai tetap, insentif sesuai pension plan for permanent employees, incentives
dengan kinerja Bank dan pegawai, dan manfaat based on the Bank and employees’ performance,
untuk pegawai yang berhenti bekerja sesuai and post-employment benefits in accordance with
dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang prevailing Labor Law.
berlaku.
40. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 40. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
2024 2023
Penyusutan (Catatan 19) 2,416,792 2,304,524 Depreciation (Note 19)
Beban tenaga alih daya 1,716,107 1,685,406 Outsourcing expenses
Komunikasi 1,454,144 1,506,764 Communications
Perlengkapan kantor 727,928 798,920 Office supplies
Biaya sewa 679,572 801,699 Rental expenses
Perbaikan dan pemeliharaan 650,787 682,779 Repairs and maintenance
Transportasi 372,913 386,900 Transportation
Jasa profesional 338,563 263,534 Professional services
Listrik dan air 312,693 313,179 Electricity and water
Penelitian dan pengembangan 95,475 124,085 Research and development
Teknologi informasi 50,024 29,318 Information technology
Beban lain-lain 369,592 296,091 Other expenses
9,184,590 9,193,199
41. IMBALAN KERJA 41. EMPLOYEE BENEFITS
2024 2023
Imbalan kerja jangka pendek 3,230,142 2,524,538 Short-term employee benefits
Imbalan pasca kerja jangka panjang Long-term employee benefits
Program pensiun manfaat pasti 1,096,813 1,852,727 Defined benefit pension plan
Imbalan pasca kerja Post employment benefits
lainnya dan imbalan and other long-term employee
kerja jangka panjang lainnya 2,819,762 2,628,569 benefits
3,916,575 4,481,296
7,146,717 7,005,834
Program dana pensiun Bank ini dikelola oleh Dana The pension plan of the Bank is managed by Dana
Pensiun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Pensiun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(“Dana Pensiun”). Kontribusi pegawai adalah (“Dana Pensiun”). The employees’ contributions
sebesar 7,5% dari penghasilan dasar pensiun are 7.5% of the employee’s pension salary-based
karyawan dan sisa jumlah yang diperlukan untuk and the remaining amounts required to fund the
mendanai program tersebut ditanggung oleh BNI. program/pension plan are contributed by BNI.
Halaman - 212 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1423
Page 823
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti Defined benefit pension plan
Penilaian aktuaria atas manfaat pensiun pada The actuarial calculations of pension benefits for
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2024 year ended 31 December 2024 and 2023 are
dan 2023, dilakukan oleh perusahaan konsultan prepared by a registered independent actuarial
aktuaria terdaftar independen, PT Towers Watson consulting firm, PT Towers Watson Purbajaga
Purbajaga dengan menggunakan metode using the “Projected Unit Credit” method.
“Projected Unit Credit”.
Rekonsiliasi status pembiayaan atas program A reconciliation of the funding status of the pension
pensiun berdasarkan laporan aktuaria tanggal plan based on the actuarial reports dated
7 Januari 2025 dan 2 Januari 2024 disajikan 7 January 2025 and dated 2 January 2024 are as
sebagai berikut: follows:
2024 2023
Nilai wajar aset dana pensiun 7,564,079 7,022,652 Fair value of pension plan assets
Nilai kini liabilitas manfaat pasti yang Present value of funded defined
didanai (8,660,892) (8,875,379) benefit obligation
Selisih kurang pendanaan (1,096,813) (1,852,727) Funding deficit
Mutasi nilai kini liabilitas manfaat pasti yang didanai The movements in the present value of funded
selama tahun berjalan adalah sebagai berikut: defined benefit obligations for the year are as
follows:
2024 2023
Pada awal periode 8,875,379 8,306,111 At beginning of the period
Biaya jasa kini 153,017 250,969 Current service cost
Biaya bunga 586,253 463,119 Interest cost
9,614,649 9,020,199
Pengukuran kembali: Remeasurements:
(Keuntungan)/kerugian aktuarial
yang timbul dari perubahan Actuarial (gain)/loss from changes
asumsi keuangan (253,928) 589,020 in financial assumption
Keuntungan aktuarial yang
timbul karena penyesuaian Actuarial gains from
atas demografik - (162,935) changes in demographic
Keuntungan aktuarial yang
timbul karena penyesuaian Actuarial gains from
atas pengalaman (173,029) (26,705) changes in experience
(426,957) 399,380
Pembayaran dari program: Payments from plan:
Iuran peserta 24,677 24,743 Employees’ contributions
Imbalan yang dibayar (551,477) (568,943) Benefits paid
(526,800) (544,200)
8,660,892 8,875,379
Halaman - 213 - Page
1424 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 824
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti (lanjutan) Defined benefit pension plan (continued)
Rekonsiliasi atas perubahan aset bersih selama The reconciliation of the movements of the net
periode/tahun yang berakhir 31 Desember 2024 assets during the period/year ended 31 December
dan 2023 yang diakui di laporan posisi keuangan 2024 and 2023 recognised in the pension fund’s
dana pensiun adalah sebagai berikut: statement of financial position is as follows:
2024 2023
Kewajiban bersih pada awal periode 1,852,727 1,398,025 Net liabilities at beginning of period
Beban tahun berjalan 309,291 250,969 Current year expenses
Kontribusi pemberi kerja (597,878) (198,454) Employer’s contributions
Jumlah yang diakui pada penghasilan Total amount recognised in other
komprehensif lain (467,327) 402,187 comprehensive income
1,096,813 1,852,727
Mutasi nilai wajar aset program untuk The movements in the fair value of plan assets for
periode/tahun yang berakhir adalah sebagai the period/year ended are as follows:
berikut:
2024 2023
Pada awal periode 7,022,652 6,908,086 At beginning of the period
Hasil dari aset program 459,304 463,119 Return on plan assets
Kerugian aktuarial 40,370 (2,807) Actuarial loss
Kontribusi pemberi kerja 597,878 198,454 Employer’s contributions
Kontribusi pekerja 24,677 24,743 Employees’ contributions
Imbalan yang dibayar dan Benefits paid and administrative
beban administrasi (580,802) (568,943) expenses paid
7,564,079 7,022,652
Biaya imbalan pensiun yang dibebankan pada Pension expenses recognised in profit or loss, are
laporan laba rugi adalah sebagai berikut: as follows:
2024 2023
Biaya jasa kini 182,342 170,009 Current service cost
Biaya jasa lalu - (43,152) Past service cost
Bunga bersih 126,949 124,112 Net interest
Biaya yang dibebankan 309,291 250,969 Expense recognised in
pada laporan laba rugi profit or loss
Biaya yang dilaporkan pada Expense recognised in
laba rugi 309,291 250,969 profit or loss
Pengukuran kembali yang diakui Remeasurement effect recognised
pada penghasilan komprehensif lain (467,327) 402,187 in other comprehensive income
Biaya imbalan pasti (158,036) 653,156 Defined benefit cost
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam The key assumptions used in the above calculation
perhitungan di atas adalah: are:
2024 2023
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto 7.00% - 8.00% 6.75% - 8.75% Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 7.00% - 9.00% 7.00% Rate of salary increases
Pendapatan dari dana pensiun Interest credited to defined
iuran pasti 5.50% 5.50% contribution fund
Tingkat kenaikan manfaat pensiun 3.00% 3.00% Pension increase rate
per tahun/annually per tahun/annually
Manfaat lain 2,500,000 2,500,000 Other benefits
Halaman - 214 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1425
Page 825
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti (lanjutan) Defined benefit pension plan (continued)
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam The key assumptions used in the above calculation
perhitungan di atas adalah: (lanjutan) are: (continued)
2024 2023
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 55/56 tahun/years 55 tahun/years Normal retirement age
Tingkat kematian Modifikasi Modifikasi Mortality rate
Tabel Mortalita Tabel Mortalita
Indonesia 2019 Indonesia 2019
(TMI2019)/ (TMI2019)/
Adjusted Mortality Adjusted Mortality
Table Indonesia Table Indonesia
2019 (TMI2019) 2019 (TMI2019)
Tingkat cacat 10% dari tingkat/ 10% dari tingkat/ Disability rate
kematian/10% kematian/10%
from mortality rate from mortality rate
Tingkat pengunduran diri Turnover rate
Umur 20-29 4.2% 4.2% Age 20-29
Umur 30-34 2.8% 2.8% Age 30-34
Umur 35-39 3.0% 3.0% Age 35-39
Umur 40-50 1.7% 1.7% Age 40-50
Umur 51-52 1.3% 1.3% Age 51-52
Umur >52 0.4% 0% Age >52
Sensitivitas dari kewajiban manfaat pasti terhadap The sensitivity of defined benefit obligation to
perubahan asumsi aktuaria adalah sebagai berikut: changes in the weighted assumptions is as follows:
Dampak terhadap kewajiban manfaat pasti/
Impact on defined benefit obligation
Nilai kini kewajiban
manfaat pasti/
Perubahan asumsi/ Present value of
2024 Change in assumption benefit obligation 2024
Kenaikan/increase 1% (801,632)
Tingkat diskonto Penurunan/decrease 1% 959,403 Discount rate
Kenaikan/increase 1% 153,102
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/decrease 1% (144,239) Salary increase rate
Dampak terhadap kewajiban manfaat pasti/
Impact on defined benefit obligation
Nilai kini kewajiban
manfaat pasti/
Perubahan asumsi/ Present value of
2023 Change in assumption benefit obligation 2023
Kenaikan/increase 1% (855,197)
Tingkat diskonto Penurunan/decrease 1% 1,028,803 Discount rate
Kenaikan/increase 1% 176,505
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/decrease 1% (165,617) Salary increase rate
Halaman - 215 - Page
1426 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 826
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti (lanjutan) Defined benefit pension plan (continued)
Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan The sensitivity analysis is based on a change in an
atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya assumption while holding all other assumptions
dianggap konstan. Dalam perhitungan sensitivitas constant. When calculating the sensitivity of the
kewajiban imbalan pasti atas asumsi aktuarial defined benefit obligation to significant actuarial
utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini assumptions the same method (present value of
kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan the defined benefit obligation calculated with the
metode projected unit credit di akhir periode) telah projected unit credit method at the end of the
diterapkan seperti dalam penghitungan kewajiban reporting period) has been applied as when
pensiun yang diakui dalam laporan posisi calculating the pension liability recognised within
keuangan konsolidasian. the consolidated statement of financial position.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, aset As of 31 December 2024 and 2023, plan assets
program terdiri dari: comprise the following:
2024 2023
Obligasi pemerintah 2,863,250 2,042,937 Government bonds
Penempatan langsung 1,907,794 1,677,546 Direct participation
Obligasi 1,318,947 1,477,500 Bonds
Saham 932,663 1,027,890 Shares
Properti 321,461 315,597 Property
Deposito 137,393 278,222 Time deposits
Deposito on call 31,923 29,230 On call deposits
Reksa Dana 50,648 76,138 Mutual funds
Lain-lain - 97,592 Others
7,564,079 7,022,652
Investasi telah terdiversifikasi dengan baik, Investments are well-diversified, such that the
sehingga kinerja buruk satu investasi tidak akan failure of any single investment would not have a
memberikan dampak material bagi seluruh material impact to the overall group of assets. The
kelompok aset. Proporsi terbesar aset investasi largest proportion of assets are invested in debt
ditempatkan pada instrumen utang. Diyakini bahwa instruments. Debt instruments are expected to
instrumen utang memberikan imbal hasil yang contribute best yields in the long term at an
paling baik dalam jangka panjang pada tingkatan acceptable risk level. For defined benefit program,
risiko yang dapat diterima. Untuk program manfaat most of the debt instruments are Government of
pasti sebagian besar instrumen surat utang Indonesia bonds and corporate bonds.
merupakan portofolio obligasi Pemerintah Republik
Indonesia dan obligasi korporasi di Indonesia.
Hasil yang diharapkan dari aset program The expected return on plan assets is determined
ditentukan dengan mempertimbangkan imbal hasil by considering the expected returns available on
yang diharapkan atas aset yang mengacu pada the assets in accordance with the current
kebijakan investasi. Hasil investasi bunga tetap investment policy. Expected yields on fixed interest
didasarkan pada hasil pengembalian bruto pada investments are based on gross redemption yields
tanggal pelaporan. Hasil yang diharapkan dari as of the reporting date. Expected returns on equity
investasi ekuitas dan properti mencerminkan and property investments reflect long-term real
tingkat imbal hasil jangka panjang aktual yang rates of return experienced in the respective
terjadi untuk tiap-tiap pasar. markets.
Bank terekspos beberapa risiko atas program The Bank is exposed to a number of risks through
imbalan kerja seperti risiko yang terekspos pada its employee benefit plans such as the exposed
program manfaat pasti adalah adanya tingkat hasil risks in defined benefit pension plan is the lower
investasi dibawah asumsi discount rate dan return on investment compared to assumption on
kenaikan gaji aktual yang lebih besar dari asumsi. discount rate and the increase in the actual salary
Hal tersebut menimbulkan peningkatan iuran yang is higher than its assumption. These will cause an
dibayarkan kepada Dana Pensiun. increase in benefit paid to Pension Fund.
Halaman - 216 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1427
Page 827
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun manfaat pasti (lanjutan) Defined benefit pension plan (continued)
Untuk memastikan bahwa posisi investasi yang To ensure that the result of investments is
telah diatur dalam kerangka Asset Liability consistent with the Asset Liability Management
Management (ALMA), Bank melakukan (ALMA) framework, the Bank performs monitoring
pemantauan terhadap investasi atas program over the investment for the pension program (for
pensiun (baik iuran pasti maupun manfaat pasti) both defined benefit and contribution plans) and
dan memastikan tingkat investasi dimaksud performs action to ensure the return of investments
mencapai tingkat diskonto yang digunakan. Selain will meet the applicable discount rate. Apart from
itu, dilakukan implementasi kebijakan penyesuaian that, implementation of salary adjustment policy
gaji sesuai dengan asumsi yang telah digunakan has been performed in accordance to the
dalam perhitungan aktuaria untuk mengurangi assumptions used by actuarial calculation to reduce
selisih hasil perhitungan atas proyeksi imbalan the gap on the calculation of projected post-
kerja pasca kerja dengan realisasinya. employment benefits with its realization.
Rata-rata durasi kewajiban manfaat pasti pada The average duration of the defined benefit
tanggal 31 Desember 2024 adalah 10,42 tahun obligation as of 31 December 2024 is 10.42 years
(31 Desember 2023: 9,00 tahun). (31 December 2023: 9.00 years).
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat Expected maturity analysis of undiscounted
pensiun yang tidak terdiskonto untuk Entitas Induk pension benefit for Parent Only is as follows:
adalah sebagai berikut:
Kurang dari 2 sampai 5
1 tahun/ tahun/ Lebih dari 5
Less than a Between 2 to tahun/ Jumlah/
year 5 years Over 5 years Total
31 Desember 2024 31 December 2024
Pensiun 608,201 2,910,741 27,847,409 31,366,351 Pension
Cuti besar 152,254 619,185 2,166,152 2,937,591 Long leave
Penghargaan masa kerja 86,275 311,127 1,867,703 2,265,105 Gratuity
Total 846,730 3,841,053 31,881,264 36,569,047 Total
Kurang dari 2 sampai 5
1 tahun/ tahun/ Lebih dari 5
Less than a Between 2 to tahun/ Jumlah/
year 5 years Over 5 years Total
31 Desember 2023 31 December 2023
Pensiun 533,638 2,804,070 21,221,091 24,558,799 Pension
Cuti besar 106,013 629,952 2,060,639 2,796,604 Long leave
Penghargaan masa kerja 31,959 353,650 1,754,823 2,140,432 Gratuity
Total 671,610 3,787,672 25,036,553 29,495,835 Total
Program pensiun iuran pasti Defined contribution pension plan
Bank juga memiliki program pensiun iuran pasti, The Bank also has a defined contribution pension
untuk karyawannya yang dikelola oleh Dana plan for its employees which is managed by Dana
Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk, dimana kontribusi iuran Indonesia (Persero) Tbk, whereby the contribution
bank adalah sebesar 1,5% sampai dengan 6,5% of the Bank is 1.5% to 6.5% of the employees’
dari gaji karyawan sesuai jabatan karyawan, salaries according to the position of each
sedangkan kontribusi iuran karyawan adalah employee, while the contribution of employees is
sebesar 0,5% dari upah yang ditetapkan oleh Bank 0.5% of the employees’ salaries, determined by the
untuk karyawan tetap yang dipekerjakan sebelum Bank for employees hired before 1 September
tanggal 1 September 2005. Untuk karyawan tetap 2005. For employees hired after 1 September
yang dipekerjakan mulai tanggal 1 September 2005, the Bank and its employees contribute
2005, kontribusi Bank dan karyawan adalah 11.5% and 3.5%, respectively, of the employees’
masing-masing sebesar iuran 11,5% dan 3,5% dari salaries.
gaji karyawan.
Karyawan tetap yang bergabung dengan Bank Permanent employees who joined the Bank prior to
sebelum bulan September 2005, memiliki hak atas September 2005 are entitled to defined benefits
program pensiun manfaat pasti ditambah dengan pension plan plus defined contribution pension
program pensiun iuran pasti, atau imbalan kerja plan, or the benefits provided for under the Labor
yang disediakan sesuai dengan Undang-Undang Law No. 11 Tahun 2020 and its implementing
No. 11 Tahun 2020 dan peraturan penerapan regulation PP No. 35 Tahun 2021, whichever is
terkaitnya PP No. 35 Tahun 2021, mana yang lebih higher.
tinggi.
Halaman - 217 - Page
1428 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 828
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Program pensiun iuran pasti (lanjutan) Defined contribution pension plan (continued)
Beban pensiun iuran pasti yang telah dibebankan Defined contribution pension expense that was
pada laporan laba rugi adalah sebesar Rp271.374 charged to profit or loss amounted to Rp271,374
dan Rp246.060 masing-masing untuk periode and Rp246,060 for the period ended 31 December
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2024 and 2023, respectively.
2023.
Liabilitas atas imbalan pasca kerja meliputi uang The liability for post employment benefits consisted
jasa, uang pisah dan pesangon sesuai dengan of service payments, severance and termination
Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020, PP benefits based on Undang-Undang Cipta Kerja No.
35/2021 dan kompensasi lainnya. 11/2020, PP 35/2021 and other compensations.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long-term employee benefits
Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti Other long-term employee benefits such as long
berimbalan jangka panjang, imbalan cacat service leave, permanent disability benefit and
permanen dan penghargaan jubilee dihitung jubilee awards are calculated using the projected
dengan menggunakan metode projected unit credit unit credit method and discounted to present value.
dan didiskontokan ke nilai kini.
Penilaian aktuarial atas imbalan kerja jangka The actuarial valuation of other long-term
panjang lainnya untuk periode/tahun yang berakhir employee benefits for the period/year ended
tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 31 December 2024 and 31 December 2023 were
dilakukan oleh perusahaan konsultan aktuaria prepared by a registered independent actuarial
terdaftar independen, PT Towers Watson consulting firm, PT Towers Watson Purbajaga
Purbajaga dengan menggunakan metode using the “Projected Unit Credit” method as stated
“Projected Unit Credit” sebagaimana yang in its reports dated 7 Januari 2025 and 2 January
tercantum dalam laporan masing-masing pada 2024, respectively.
tanggal 7 Januari 2025 dan 2 Januari 2024.
Perubahan liabilitas imbalan kerja yang diakui Bank The movements of the employee benefits liability
pada laporan posisi keuangan konsolidasian recognised by the Bank in the consolidated
adalah sebagai berikut: statement of financial position are as follows:
2024 2023
Liabilitas bersih pada awal periode 2,628,569 2,324,859 Net liability at the beginning of the period
Expense recognised during
Biaya selama tahun berjalan 467,541 600,541 the current year
Penyesuaian atas Perubahan Metode Adjustments for Changes in
Atribusi - laba rugi (4,510) - Attribution Methods - Profit and Lost
Jumlah yang diakui pada penghasilan Total amount recognised in
komprehensif lain (56,020) 112,469 other comprehensive income
Penyesuaian atas Perubahan
Metode atribusi Adjustments for Changes in Attribution
Komprehensif lain - - other comprehensive income
Pembayaran imbalan (215,818) (409,300) Actual benefit payments
2,819,762 2,628,569
Biaya imbalan kerja yang dibebankan Bank pada Employee benefits expense recognised by Bank in
laporan laba rugi: profit or loss:
2024 2023
Biaya jasa kini 299,719 358,023 Current service cost
Biaya bunga 171,094 155,674 Interestcost
(Keuntungan)/Kerugian aktuaria Net actuarial (Gain)/Lost
periode berjalan - bersih (5,062) 86,844 recognised in current period
Penyesuaian atas Perubahan Adjustments for Changes
Metode atribusi (2,720) - in Attribution
Biaya yang dibebankan pada Expense recognised in
laba rugi 463,031 600,541 profit or loss
Halaman - 218 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1429
Page 829
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan pasca kerja lainnya dan imbalan kerja Post employment benefits and other long-term
jangka panjang lainnya (lanjutan) employee benefits (continued)
Biaya imbalan kerja yang dibebankan Bank pada Employee benefits expense recognised by Bank in
laporan laba rugi: (lanjutan) profit or loss: (continued)
2024 2023
Biaya imbalan pasti yang diakui pada Defined benefit cost recognised in
laba rugi 465,751 600,541 profit or loss
Pengukuran kembali yang diakui pada Remeasurement effect recognised
penghasilan komprehensif lainnya (56,020) 112,469 in other comprehensive income
Biaya imbalan pasti 409,731 713,010 Defined benefit cost
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam The key assumptions used in the above calculation
perhitungan di atas adalah: are:
2024 2023
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto per tahun 7.00% 6.75% Annual discount rate
Tingkat kenaikan gaji 7.00 - 9.00% 7.00% Rate of salary increases
Pendapatan dari dana pensiun Interest credited to defined
iuran pasti 5.50% 5.50% contribution fund
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 55-56 tahun/years 55 tahun/years Normal retirement age
Tingkat kematian Modifikasi Modifikasi Mortality rate
Tabel Mortalita Tabel Mortalita
Indonesia 2019 Indonesia 2019
(TMI2019)/ (TMI2019)/
Adjusted Mortality Adjusted Mortality
Table Indonesia Table Indonesia
2019 (TMI2019) 2019 (TMI2019)
Tingkat cacat 10% dari tingkat/ 10% dari tingkat/ Disability rate
kematian/10% kematian/10%
from mortality rate from mortality rate
Tingkat pengunduran diri Turnover rate
Umur 20-29 4.2% 4.2% Age 20-29
Umur 30-34 2.8% 2.8% Age 30-34
Umur 35-39 3.0% 3.0% Age 35-39
Umur 40-50 1.7% 1.7% Age 40-50
Umur 51-52 1.3% 1.3% Age 51-52
Umur >52 0.4% 0% Age >52
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasca kerja The sensitivity of other post benefit obligation to
lainnya terhadap perubahan asumsi aktuaria changes in the actuarial assumptions is as follows:
adalah sebagai berikut:
Dampak
imbalan kerja jangka panjang lainnya/
Impact on
other long-term employee benefits
Nilai kini kewajiban
imbalan kerja/
Perubahan Asumsi/ Present value of Biaya jasa kini/
2024 Change in Assumption benefit obligation Current service cost 2024
Kenaikan/increase 1% (151,165) (4,838)
Tingkat diskonto Penurunan/decrease 1% 169,753 5,465 Discount rate
Kenaikan/increase 1% 241,009 8,751
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/decrease 1% (200,400) (6,986) Salary increase rate
Halaman - 219 - Page
1430 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 830
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. IMBALAN KERJA (lanjutan) 41. EMPLOYEE BENEFITS (continued)
Imbalan pasca kerja lainnya dan imbalan kerja Post employment benefits and other long-term
jangka panjang lainnya (lanjutan) employee benefits (continued)
Dampak
imbalan kerja jangka panjang lainnya/
Impact on
other long-term employee benefits
Nilai kini kewajiban
imbalan kerja/
Perubahan Asumsi/ Present value of Biaya jasa kini/
2023 Change in Assumption benefit obligation Current service cost 2023
Kenaikan/increase 1% (145,466) (5,338)
Tingkat diskonto Penurunan/decrease 1% 163,528 6,074 Discount rate
Kenaikan/increase 1% 228,078 8,466
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/decrease 1% (191,423) (6,789) Salary increase rate
Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan The sensitivity analysis is based on a change in an
atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya actuarial assumption while holding all other
dianggap konstan. Dalam perhitungan sensitivitas assumptions constant. When calculating the
kewajiban imbalan pasti atas asumsi aktuarial sensitivity of the defined benefit obligation to
utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini significant actuarial assumptions, the same method
kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan (present value of the defined benefit obligation
metode projected unit credit di akhir periode calculated with the projected unit credit method at
pelaporan) telah diterapkan seperti dalam the end of the reporting period) has been applied
penghitungan kewajiban pensiun yang diakui as when calculating the pension liability recognised
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. within the consolidated statement of financial
position.
42. LABA PER SAHAM DASAR/DILUSIAN 42. BASIC/DILUTED EARNINGS PER SHARE
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS ATTRIBUTABLE TO EQUITY HOLDERS OF THE
INDUK PARENT ENTITY
Laba tahun berjalan per saham dasar dihitung Basic earnings per share is computed by dividing
dengan membagi laba tahun berjalan diatribusikan income for the year attributable to owners of the
kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata parent entity by the weighted average number of
tertimbang jumlah lembar saham biasa yang outstanding common shares during the related
beredar pada tahun bersangkutan. year.
2024 2023
Laba tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada Income for the year attributable
pemilik entitas induk 21,463,599 20,909,476 to owners of the parent entity
Rata-rata tertimbang jumlah lembar Weighted average number
saham biasa yang beredar of outstanding ordinary shares
(dalam nilai penuh) 37,289,742,787 37,256,798,316 (in full amount)
Laba per saham dasar Basic earnings per
diatribusikan kepada share attributable to equity holders
pemilik entitas induk of the parent entity
(dalam Rupiah penuh) 576 561 (in full Rupiah amount)
Bank dan Entitas Anak tidak memiliki potensi Bank and Subsidiaries have no dilutive potential
saham yang bersifat dilutif. shares.
Halaman - 220 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1431
Page 831
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. PEMBAYARAN BERBASIS SAHAM 43. SHARE-BASED PAYMENT
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Based on the decision of the BNI’s Shareholders
Saham (RUPS) Tahunan BNI tanggal 29 Maret Annual General Meeting held on 29 March 2021,
2021 yang diaktakan dengan akta No. 14, yang notarized by deed No. 14, made before Notary
dibuat dihadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., Fathiah Helmi, S.H., on the same date, the
dengan tanggal yang sama, RUPS telah shareholders approved the granting of authority
menyetujui untuk mengalihkan secara keseluruhan and approved to transfer all of the shares from the
saham hasil pembelian kembali (buyback) tahun 2020 buyback that has been registered as
2020 yang disimpan sebagai saham treasuri treasury shares of 19,579,700 for the purpose of
sebanyak 19.579.700 saham dalam rangka the Employee Shares Ownership Program and the
Program Kepemilikan Saham oleh Pegawai dan Board of Directors and the Board of
Program Kepemilikan Saham oleh Direksi dan Commissioners share ownership program.
Dewan Komisaris.
Selanjutnya, berdasarkan Surat Kementerian Furthermore, according to the Letter of the Ministry
Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) No. SR- of State-Owned Enterprises (KBUMN) No. SR-
33/Wk2.MBU.A/10/2021 tanggal 1 Oktober 2021, 33/Wk2.MBU.A/10/2021 dated 1 October 2021, the
Menteri Negara BUMN telah menetapkan besarnya Minister of State-Owned Enterprises has
Jumlah Tantiem untuk Direksi dan Dewan determined the amount of Tantiem for the Board of
Komisaris atas kinerja Tahun Buku 2020. Directors and Board of Commissioners for the
Menindaklanjuti hal tersebut, dengan performance of Fiscal Year 2020. Following up on
memperhatikan ketentuan POJK this, taking into account to POJK No.45/POJK
No.45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata 03/2015 concerning the Implementation of Good
Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank Corporate Governance in Providing Remuneration
Umum dan berdasarkan keputusan manajemen for Commercial Banks and based on
bahwa 20% dari jumlah Tantiem dibayarkan management’s decision that 20% of the amount of
sebagai remunerasi yang harus ditangguhkan dan Tantiem is paid as remuneration which must be
dibayarkan dalam bentuk saham untuk Direksi dan deferred and paid in the form of shares for Board of
Dewan Komisaris non Independen, serta dalam Directors and non Independent Board of
bentuk deposito bagi Komisaris Independen. Commissioners, as well as in the form of
deposits for Independent Commissioners.
Bank telah memberikan saham sebagaimana The Bank has granted 5,724,673 shares as
disebutkan di atas pada tanggal 30 Desember mentioned above on 30 December 2021 with the
2021 sebanyak 5.724.673 lembar saham dengan opening lock-up period and the distribution are as
pembukaan periode lock-up beserta pembagiannya follows:
sebagai berikut:
1. Periode lock-up tahap I pada tanggal 5 Juni 1. First phase of the lock-up period on 5 June
2022 dengan jumlah saham sebesar 2022 with a total of 1,642,746 shares;
1.642.746 lembar saham;
2. Periode lock-up tahap II pada tanggal 5 Juni 2. Lock-up period phase II on 5 June 2023 with a
2023 dengan jumlah saham sebesar total of 1,642,738 shares;
1.642.738 lembar saham;
3. Periode lock-up tahap III pada tanggal 5 Juni 3. Lock-up period phase III on 5 June 2024 with a
2024 dengan jumlah saham sebesar total of 1,642,726 shares, and;
1.642.726 lembar saham; dan
4. Periode lock-up tahap IV pada tanggal 5 Juni 4. Lock-up period phase IV on 5 June 2025 with
2025 dengan jumlah saham sebesar 796.463 a total of 796,463 shares.
lembar saham.
Saham diberikan kepada Direksi dan Dewan Shares are granted to Board of Directors and
Komisaris tertentu berdasarkan pada pencapaian Board of Commissioners based on Bank’s
performa kinerja Bank. Harga eksekusi yang performance target achievement. The exercise
diberikan sama dengan harga pasar pada tanggal price of the granted options is equal to the market
pemberian yaitu sebesar Rp6.750 (nilai penuh). price at the grant date amounting to Rp6,750 (full
amount).
Halaman - 221 - Page
1432 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 832
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. PEMBAYARAN BERBASIS SAHAM (lanjutan) 43. SHARE-BASED PAYMENT (continued)
Selain itu, berdasarkan Keputusan Rapat Umum Other than that, based on the decision of the BNI’s
Pemegang Saham (RUPS) Tahunan BNI tanggal 15 Shareholders Annual General Meeting held on 15
Maret 2022 yang diaktakan dengan akta No. 22, March 2022, notarized by deed No. 22, made
yang dibuat dihadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., before Notary Fathiah Helmi, S.H., on the same
dengan tanggal yang sama, RUPS telah menyetujui date, the shareholders approved the granting of
untuk mengalihkan secara keseluruhan saham hasil authority and approved to transfer all of the shares
pembelian kembali (buyback) tahun 2021 yang from the 2021 buyback that has been registered as
disimpan sebagai saham treasuri sebanyak treasury shares of 24,682,600 for the purpose of
24.682.600 saham dalam rangka Program the Employee Shares Ownership Program and the
Kepemilikan Saham oleh Pegawai dan Program Board of Directors and the Board of
Kepemilikan Saham oleh Direksi dan Dewan Commissioners share ownership program.
Komisaris.
Selanjutnya, berdasarkan Surat Kementerian Badan Furthermore, according to the Letter of the Ministry
Usaha Milik Negara (KBUMN) No. SR- of State-Owned Enterprises (KBUMN) No. SR-
23/Wk2.MBU.A/07/2022 tanggal 25 Juli 2022, 23/Wk2.MBU.A/07/2022 dated 25 July 2022, the
Menteri Negara BUMN telah menetapkan besarnya Minister of State-Owned Enterprises has
Jumlah Tantiem untuk Direksi dan Dewan Komisaris determined the amount of Tantiem for the Board of
atas kinerja Tahun Buku 2021. Menindaklanjuti hal Directors and Board of Commissioners for the
tersebut, dengan memperhatikan ketentuan POJK performance of Fiscal Year 2021. Following up on
No.45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata this, taking into account to POJK No.45/POJK
Kelola Dalam Pemberian Remunerasi Bagi Bank 03/2015 concerning the Implementation of Good
Umum dan berdasarkan keputusan manajemen Corporate Governance in Providing Remuneration
bahwa 10% dari jumlah Tantiem dibayarkan sebagai for Commercial Banks and based on
remunerasi yang harus ditangguhkan dan management’s decision that 10% of the amount of
dibayarkan dalam bentuk saham untuk Direksi dan Tantiem is paid as remuneration which must be
Dewan Komisaris Non Independen, serta dalam deferred and paid in the form of shares for Board of
bentuk deposito bagi Komisaris Independen. Directors and non Independent Board of
Commissioners, as well as in the form of deposits
for Independent Commissioners.
Bank telah memberikan saham sebagaimana The Bank has granted 3,001,097 shares as
disebutkan di atas pada tanggal 29 Juli 2022 mentioned above on 29 July 2022 with the opening
sebanyak 3.001.097 lembar saham dengan lock-up period and the distribution are as follows:
pembukaan periode lock-up beserta pembagiannya
sebagai berikut:
1. Periode lock-up tahap I pada tanggal 5 Juni 1. First phase of the lock-up period on 5 June
2023 dengan jumlah saham sebesar 922.460 2023 with a total of 922,460 shares;
lembar saham;
2. Periode lock-up tahap II pada tanggal 5 Juni 2. Lock-up period phase II on 5 June 2024 with a
2024 dengan jumlah saham sebesar 1.039.325 total of 1,039,325 shares; and
lembar saham; dan
3. Periode lock-up tahap III pada tanggal 5 Juni 3. Lock-up period phase III on 5 June 2025 with a
2025 dengan jumlah saham sebesar 1.039.312 total of 1,039,312 shares.
lembar saham.
Saham diberikan kepada Direksi, Dewan Komisaris Shares are granted to Board of Directors, Board of
dan karyawan tertentu tersebut berdasarkan pada Commissioners and several employee based on
pencapaian performa kinerja Bank. Harga eksekusi Bank’s performance target achievement. The
yang diberikan sama dengan harga pasar pada exercise price of the granted options is equal to the
tanggal pemberian yaitu sebesar Rp7.850 (nilai market price at the grant date amounting to
penuh). Rp7,850 (full amount).
Halaman - 222 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1433
Page 833
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. PEMBAYARAN BERBASIS SAHAM (lanjutan) 43. SHARE-BASED PAYMENT (continued)
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Based on the decision of the BNI Annual General
Saham (RUPS) Tahunan BNI tanggal 15 Maret Meeting of Shareholders (GMS) dated 15 March
2023 yang diaktakan dengan Akta No. 15 yang 2023 which was notarized by Deed No. 15 made
dibuat dihadapan Notaris Ashoya Ratam, SH, before Notary Ashoya Ratam, SH, M.Kn., on the
M.Kn., dengan tanggal yang sama, RUPS telah same date, the GMS has agreed to (1) Grant
menyetujui untuk (1) Memberikan wewenang dan authority and power to Series A Dwiwarna
kuasa kepada Pemegang Saham Seri A Dwiwarna Shareholders to determine the amount of bonuses
untuk menetapkan besarnya Tantiem untuk Tahun for the 2022 Financial Year (two thousand and
Buku 2022 (dua ribu dua puluh dua), serta twenty two), as well as determining
menetapkan gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas salaries/honorariums, allowances, facilities and
dan insentif lainnya termasuk namun tidak terbatas other incentives including but not limited to Long
pada Long Term Incentive, bagi anggota Dewan Term Incentives, for members of the Board of
Komisaris untuk Tahun 2023 (dua ribu dua puluh Commissioners for 2023 (two thousand twenty
tiga). (2) Memberikan wewenang dan kuasa three). (2) Grant authority and power to the Board
kepada Dewan Komisaris dengan terlebih dahulu of Commissioners by first obtaining written
mendapatkan persetujuan tertulis dari Pemegang approval from the Series A Dwiwarna Shareholders
Saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan to determine the amount of Tantiem for the 2022
besarnya Tantiem untuk Tahun Buku 2022 (dua Financial Year (two thousand twenty two), as well
ribu dua puluh dua), serta menetapkan as determine the salary/honorarium, allowances,
gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas dan insentif facilities and other incentives including but not
lainnya termasuk namun tidak terbatas pada Long limited to Long Term Incentives, for members of
Term Incentive, bagi anggota Direksi untuk Tahun the Board of Directors for 2023 (two thousand
2023 (dua ribu dua puluh tiga). twenty three).
Selanjutnya, berdasarkan Surat Kementerian Furthermore, based on the Letter of the Ministry of
Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) No. SR- State-Owned Enterprises (KBUMN) No. SR-
25/Wk2.MBU.A/07/2023 tanggal 4 Juli 2023 25/Wk2.MBU.A/07/2023 dated 4 July 2023 was
kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Dewan then followed up with Board of Commissioners
Komisaris No. DK/84 tanggal 5 Juli 2023, pada Letter No. DK/84 dated 5 July 2023, on
tanggal 15 Februari 2024 Bank telah melakukan 15 February 2024 the Bank has paid share-based
pembayaran remunerasi berbasis saham dalam remuneration in the form of Long Term Incentive of
bentuk Long Term Incentive sebanyak 15.637.000 15,637,000 shares with the opening of the lock-up
lembar saham dengan pembukaan periode lock-up period in 2026 taking into account the holding
pada tahun 2026 dengan memperhatikan period provisions in accordance with the Long
ketentuan holding period sesuai ketentuan Long Term Incentive provisions BUMN in BUMN
Term Incentive BUMN pada Peraturan Menteri Ministerial Regulation No. PER-3/MBU/03/2023
BUMN No. PER-3/MBU/03/2023 tentang Organ concerning Organs and Human Resources of
dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik State-Owned Enterprises.
Negara.
Saham dialokasikan kepada Direksi dan Dewan Shares are allocated to the Board of Directors and
Komisaris yang menjabat sepanjang tahun 2023 Board of Commissioners who serve throughout
dan akan dimiliki sepenuhnya (eksekusi) setelah 2023 and will be fully owned (executed) after the
tanggal lock up dan holding period berdasarkan lock up date and holding period based on the
pada pencapaian performa kinerja Bank pada Bank's performance achievements in 2023-2025 as
tahun 2023-2025 sebagaimana yang telah agreed between members of the Board of Directors
diperjanjikan antara anggota Direksi dan Dewan and Board of Commissioners and the Ministry of
Komisaris dengan Kementerian BUMN. Harga BUMN . The execution price is the fair value price
eksekusi adalah harga fair value tahun 2026 yang in 2026 which has been calculated by an
telah dihitung oleh konsultan independen yaitu independent consultant, namely Rp4,704 (full
sebesar Rp4.704 (nilai penuh). amount).
Halaman - 223 - Page
1434 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 834
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. PEMBAYARAN BERBASIS SAHAM (lanjutan) 43. SHARE-BASED PAYMENT (continued)
Program Employee Stock Allocation (“ESA”) Employee Stock Allocation (“ESA”) Program
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Based on the decision of the BNI’s Shareholders
Saham (RUPS) Tahunan BNI tanggal 15 Maret Annual General Meeting held on 15 March 2022,
2022 yang diaktakan dengan akta No. 22, yang notarized by deed No. 22, made before Notary
dibuat dihadapan Notaris Fathiah Helmi, S.H., Fathiah Helmi, S.H., on the same date, the
dengan tanggal yang sama, RUPS telah shareholders approved the granting of authority
menyetujui untuk mengalihkan secara keseluruhan and approved to transfer all of the shares from the
saham hasil pembelian kembali (buyback) tahun 2021 buyback that has been registered as treasury
2021 yang disimpan sebagai saham treasuri shares of 24,682,600 for the purpose of the
sebanyak 24.682.600 saham dalam rangka Employee Shares Ownership Program and the
Program Kepemilikan Saham oleh Pegawai dan Board of Directors and the Board of
Program Kepemilikan Saham oleh Direksi dan Commissioners Shares Ownership program.
Dewan Komisaris. Menyetujui memberikan kuasa Approved and grant power and authority to
dan wewenang pelaksanaan Program Kepemilikan implement the Share Ownership Program for
Saham bagi Pegawai dan/atau Program Employees and/or Share Ownership Program for
Kepemilikan Saham bagi Direksi dan Dewan the Board of Directors and the Board of
Komisaris baik bersumber dari saham treasuri Commissioners, whether sourced from treasury
maupun sumber lainnya. shares or other source.
Bank telah memberikan saham sebagaimana The Bank has granted shares as mentioned above
disebutkan di atas pada tanggal 2 Juni 2022 on 2 June 2022 as many as 67,795,400 shares
sebanyak 67.795.400 lembar saham yang with the opening lock-up period and the distribution
mempunyai pembukaan periode lock-up dengan are as follows:
tahapan sebagai berikut:
1. Pembukaan periode lock-up tahap I pada 1. First phase of the lock-up period on 2 June
tanggal 2 Juni 2023 dengan jumlah saham 2023 with a total of 47,938,100 shares;
sebesar 47.938.100 lembar saham,
2. Pembukaan periode lock-up tahap II pada 2. Lock-up period phase II on 2 June 2024 with a
tanggal 2 Juni 2024 dengan jumlah saham total of 10,854,800 shares; and
sebesar 10.854.800 lembar saham, dan
3. Pembukaan periode lock-up tahap III pada ϯ͘ Lock-up period phase III on 2 June 2025 with
tanggal 2 Juni 2025 dengan jumlah saham a total of 9,002,500 shares͘
sebesar 9.002.500 lembar saham.
Saham diberikan kepada direksi dan karyawan Shares are granted to directors and to selected
tertentu berdasarkan pada pencapaian performa employees based on Bank’s performance target
kinerja Bank. Harga eksekusi yang diberikan sama achievement. The exercise price of the granted
dengan harga pasar pada tanggal pemberian yaitu options is equal to the market price at the grant
sebesar Rp8.850 (nilai penuh). date amounting to Rp8,850 (full amount).
Pada tanggal 29 Desember 2022, Bank On 29 December 2022, The Bank has granted
memberikan saham sebanyak 10.355.756 lembar shares as many as 10,355,756 shares with the
saham yang mempunyai pembukaan periode lock- opening lock-up period and the distribution are as
up dengan tahapan sebagai berikut: follows:
1. Pembukaan periode lock-up tahap I pada 1. First phase of the lock-up period on 2 June
tanggal 2 Juni 2023 dengan jumlah saham 2023 with a total of 7,975,689 shares;
sebesar 7.975.689 lembar saham;
2. Pembukaan periode lock-up tahap II pada 2. Lock-up period phase II on 2 June 2024 with a
tanggal 2 Juni 2024 dengan jumlah saham total of 622,400 shares;
sebesar 622.400 lembar saham;
3. Pembukaan periode lock-up tahap III pada 3. Lock-up period phase III on 2 June 2025 with
tanggal 2 Juni 2025 dengan jumlah saham a total of 1,551,800 shares; and
sebesar 1.551.800 lembar saham; dan
4. Pembukaan periode lock-up tahap I pada 4. First phase of the lock-up period on 29 March
tanggal 29 Maret 2023 dengan jumlah saham 2023 with a total of 102,933 shares;
sebesar 102.933 lembar saham;
Halaman - 224 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1435
Page 835
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. PEMBAYARAN BERBASIS SAHAM (lanjutan) 43. SHARE-BASED PAYMENT (continued)
Program Performance Stock Bonus Performance Stock Bonus Program
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Based on the decision of the BNI Annual General
Saham (RUPS) Tahunan BNI tanggal 15 Maret Meeting of Shareholders (GMS) dated 15 March
2023 yang diaktakan dengan Akta No. 15 yang 2023 which was notarized by Deed No. 15 made
dibuat dihadapan Notaris Ashoya Ratam, SH, before Notary Ashoya Ratam, SH, M.Kn., on the
M.Kn., dengan tanggal yang sama, RUPS telah same date, the GMS has decided to agreed the
menyetujui untuk pembelian kembali saham buyback of the Company's shares which have
Perseroan (buyback) dan pengalihan saham hasil been issued and listed on the Indonesia Stock
buyback yang disimpan sebagai saham treasuri Exchange (IDX) for the full nominal amount
(treasury stock), dengan nilai buyback sebesar- buyback maximum Rp905,000 for the purpose of
sebesarnya Rp905.000, dalam rangka program the Employee Stock Ownership Program and/or
Kepemilikan Saham bagi Pegawai dan/atau the Management Ownership Program for Directors
Program Kepemilikan Saham bagi Direksi dan and Board of Commissioners as one of the options
Dewan Komisaris sebagai salah satu opsi for utilizing from buybacks which are held as
pengalihan saham hasil pembelian kembali treasury stock. Approved and grant power and
(buyback) yang disimpan sebagai saham treasuri authority to implement the Employee Stock
(treasury stock). Menyetujui memberikan kuasa Ownership Program and/or the Management
dan wewenang pelaksanaan Program Kepemilikan Ownership Program to Company Directors to
Saham bagi Pegawai dan/atau Program implement the Employee Stock Ownership
Kepemilikan Saham bagi Direksi dan Dewan Program; in compliance with applicable laws and
Komisaris kepada Direksi Perseroan untuk regulations.
melaksanakan Program Kepemilikan Saham bagi
Pegawai; dengan tetap memperhatikan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Pada tanggal 16 April 2024, Bank memberikan On 16 April 2024, The Bank has granted shares as
saham sebanyak 24.877.600 lembar saham, yang many as 24,877,600 shares with the opening lock-
akan dimiliki sepenuhnya (eksekusi) setelah up period and the distribution are as based on
tanggal lock up dan holding period berdasarkan Bank’s performance target achievement which has
pada pencapaian performa kinerja Bank tahun been set or a year after allocation date and vested.
2024 yang telah ditetapkan; dan atau setelah 1
(satu) tahun tanggal alokasi dan vesting.
Harga saham Performance Stock Bonus sama The exercise price of the granted options is equal
dengan harga pasar pada tanggal pemberian yaitu to the market price at the grant date amounting to
sebesar Rp5.200 (nilai penuh). Rp5,200 (full amount).
44. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 44. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
2024 2023
Tagihan komitmen Commitment receivables
Pembelian berjangka mata uang asing Unsettled purchased of foreign
yang belum diselesaikan 211,119,603 95,742,672 currency futures
Lain-lain 87,401 83,611 Others
211,207,004 95,826,283
Liabilitas komitmen Commitment payables
Penjualan berjangka mata uang asing Sales of foreign currency
yang belum diselesaikan 210,837,973 95,576,152 futures unresolved
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan 57,552,807 55,883,261 Unused loan facilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan 9,952,660 16,854,306 letters of credit
Lainnya 87,401 83,611 Others
278,430,841 168,397,330
Halaman - 225 - Page
1436 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 836
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 44. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
(continued)
2024 2023
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Garansi bank yang diterima 27,161,836 23,425,868 Bank guarantees received
Pendapatan bunga dalam Interest receivable on non
penyelesaian 11,789,678 12,030,214 performing assets
Lainnya 533,640 458,646 Others
39,485,154 35,914,728
Liabilitas kontinjensi Contingent payables
Garansi yang diterbitkan dalam bentuk: Guarantees issued in the form of:
Performance bonds 29,531,031 29,116,032 Performance bonds
Standby letters of credit 20,640,452 15,062,455 Standby letters of credit
Advance payment bonds 12,001,829 11,950,470 Advance payment bonds
Bid bonds 1,560,292 1,182,756 Bid bonds
Garansi bank lainnya 9,717,376 9,465,418 Other bank guarantees
Lainnya 3,119,342 2,000,569 Others
76,570,322 68,777,700
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang terjadi Commitments and contingent transactions in the
dalam kegiatan normal Grup yang mempunyai normal course of the Group’s activities that have
risiko kredit adalah sebagai berikut: credit risk are as follows:
2024 2023
Garansi bank yang diterbitkan Bank guarantees issued
Pihak berelasi (Catatan 45r) 22,790,386 22,324,075 Related parties (Note 45r)
Pihak ketiga 50,660,594 44,453,056 Third parties
Irrevocable letters of credit Irrevocable letters of credit
Pihak berelasi (Catatan 45s) 3,908,349 12,275,824 Related parties (Note 45s)
Pihak ketiga 6,044,311 4,578,482 Third parties
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan Unused loan facilities
Pihak berelasi (Catatan 45t) 16,171,508 9,204,717 Related parties (Note 45t)
Pihak ketiga 41,381,299 46,678,544 Third parties
140,956,447 139,514,698
Informasi tambahan terkait kolektabilitas yang The following additional information presented in
disajikan merupakan informasi yang disyaratkan relation to collectibility required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards are disclosed in
Standar Akuntansi Indonesia diungkapkan pada Note 59k.
Catatan 59k.
Halaman - 226 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1437
Page 837
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS
Dalam kegiatan normal usaha, Bank melakukan In the normal course of business, the Bank enters
transaksi dengan pihak berelasi karena hubungan into certain transactions with parties which are
kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua related to the management and/or owned by the
transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah same ultimate shareholder. All transactions with
dilakukan dengan kebijakan dan syarat yang telah related parties have met the agreed terms and
disepakati bersama. conditions.
a. Jenis hubungan a. Type of relationships
Hubungan pihak berelasi sebagai Related party relationship as the
pemegang saham utama controlling shareholder
Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian The Government of Republic of Indonesia through
Keuangan the Ministry of Finance
Pengendalian melalui Pemerintah Republik Control through The Government of The
Indonesia Republic of Indonesia
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
Kesehatan Kesehatan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
Ketenagakerjaan Ketenagakerjaan
Kementerian Keuangan Republik Indonesia Ministry of Finance of the Republic of Indonesia
Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara
Perum BULOG dan Entitas Anak Perum BULOG and Subsidiaries
Perum DAMRI Perum DAMRI
Perum Jasa Tirta I Perum Jasa Tirta I
Perum Jasa Tirta II Perum Jasa Tirta II
Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan
Penerbangan Indonesia Navigasi Penerbangan Indonesia
Perum Percetakan Negara Republik Indonesia Perum Percetakan Negara Republik Indonesia
Perum Percetakan Uang Republik Indonesia Perum Percetakan Uang Republik Indonesia
(“Perum Peruri”) dan Entitas Anak (“Perum Peruri”) and Subsidiaries
Perum Perhutani dan Entitas Anak Perum Perhutani and Subsidiaries
Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta
Perum Perumnas Perum Perumnas
Perum Produksi Film Negara Perum Produksi Film Negara
PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan Entitas Anak PT Adhi Karya (Persero) Tbk and Subsidiaries
PT Amarta Karya (Persero) PT Amarta Karya (Persero)
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan Entitas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) and
Anak Subsidiaries
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) PT Asuransi Jiwasraya (Persero)
PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik
Indonesia (Persero) Indonesia (Persero)
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) dan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) and
Entitas Anak Subsidiaries
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero)
dan Entitas Anak and Subsidiaries
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Entitas Anak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk and Subsidiaries
Halaman - 227 - Page
1438 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 838
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Pengendalian melalui Pemerintah Republik Control through The Government of The
Indonesia (lanjutan) Republic of Indonesia (continued)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk and
Entitas Anak Subsidiaries
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Barata Indonesia (Persero) PT Barata Indonesia (Persero)
PT Bio Farma (Persero) PT Bio Farma (Persero)
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
PT Boma Bisma Indra (Persero) PT Boma Bisma Indra (Persero)
PT Brantas Abipraya (Persero) PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Danareksa (Persero) dan Entitas Anak PT Danareksa (Persero) and Subsidiaries
PT Djakarta Lloyd (Persero) dan Entitas Anak PT Djakarta Lloyd (Persero) and Subsidiaries
PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero)
PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero)
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan Entitas PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk and
Anak Subsidiaries
PT Hutama Karya (Persero) dan Entitas Anak PT Hutama Karya (Persero) and Subsidiaries
PT Indah Karya (Persero) PT Indah Karya (Persero)
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)
PT Indra Karya (Persero) PT Indra Karya (Persero)
PT Industri Kapal Indonesia (Persero) PT Industri Kapal Indonesia (Persero)
PT Industri Kereta Api (Persero) dan Entitas Anak PT Industri Kereta Api (Persero) and Subsidiaries
PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Entitas Anak PT Jasa Marga (Persero) Tbk and Subsidiaries
PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Entitas Anak PT Kereta Api Indonesia (Persero) and Subsidiaries
PT Krakatau Steel (Persero) dan Entitas Anak PT Krakatau Steel (Persero) and Subsidiaries
PT Len Industri (Persero) dan Entitas Anak PT Len Industri (Persero) and Subsidiaries
PT PDI Pulau Batam (Persero) PT PDI Pulau Batam (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Entitas PT Pelabuhan Indonesia (Persero) and
Anak Subsidiaries
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) and
Entitas Anak Subsidiaries
PT PANN (Persero) dan Entitas Anak PT PANN (Persero) and Subsidiaries
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk and
Entitas Anak Subsidiaries
Halaman - 228 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1439
Page 839
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
a. Jenis hubungan (lanjutan) a. Type of relationships (continued)
Pengendalian melalui Pemerintah Republik Control through The Government of The
Indonesia (lanjutan) Republic of Indonesia (continued)
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan Entitas PT Perkebunan Nusantara III (Persero) and
Anak Subsidiaries
PT Pertamina (Persero) dan Entitas Anak PT Pertamina (Persero) and Subsidiaries
PT Perusahaan Listrik Negara (“PLN”) (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (“PLN”) (Persero)
dan Entitas Anak and Subsidiaries
PT Pos Indonesia (Persero) dan Entitas Anak PT Pos Indonesia (Persero) and Subsidiaries
PT Primissima (Persero) PT Primissima (Persero)
PT Pupuk Indonesia Holding Company (Persero) PT Pupuk Indonesia Holding Company (Persero)
dan Entitas Anak and Subsidiaries
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) and
Entitas Anak Subsidiaries
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) dan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) and
Entitas Anak Subsidiaries
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan Entitas PT Semen Indonesia (Persero) Tbk and
Anak Subsidiaries
PT Semen Kupang (Persero) PT Semen Kupang (Persero)
PT Taspen (Persero) dan Entitas Anak PT Taspen (Persero) and Subsidiaries
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan Entitas PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk and
Anak Subsidiaries
PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) PT Varuna Tirta Prakasya (Persero)
PT Virama Karya (Persero) PT Virama Karya (Persero)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan Entitas Anak PT Waskita Karya (Persero) Tbk and Subsidiaries
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan Entitas Anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk and Subsidiaries
PT Yodya Karya (Persero) PT Yodya Karya (Persero)
Pengendalian Kegiatan Bank Control on Bank’s Activities
Manajemen Kunci Key Management
Berdasarkan Kepemilikan dan/atau By Ownership and/or Management
Kepengurusan
Dana Pensiun (“DP”) BNI Dana Pensiun (“DP”) BNI
Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”) BNI Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”) BNI
PT Asuransi Tripakarta PT Asuransi Tripakarta
Halaman - 229 - Page
1440 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 840
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
b. Giro pada bank lain b. Current accounts with other banks
2024 2023
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 40,263 50,137 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 2,357 1,368 Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk 354 749 Negara (Persero) Tbk
42,974 52,254
c. Penempatan pada bank lain dan Bank c. Placements with other banks and Bank
Indonesia Indonesia
2024 2023
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1,097,013 97,300 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk 473,178 648,420 Negara (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 50,000 464,901 Indonesia (Persero) Tbk
1,620,191 1,210,621
d. Efek-efek d. Marketable securities
2024 2023
PT Danareksa (Persero) 2,758,639 2,750,852 PT Danareksa (Persero)
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 1,980,975 2,532,018 Indonesia (Persero)
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia 1,675,069 1,321,967 of The Republic of Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1,278,725 1,252,790 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT PLN (Persero) 719,619 784,178 PT PLN (Persero)
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 689,192 1,117,420 Indonesia (Persero) Tbk
PT Hutama Karya (Persero) 386,870 391,263 PT Hutama Karya (Persero)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 221,354 240,173 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 117,269 396,403 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Pertamina (Persero) 69,078 72,214 PT Pertamina (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) 65,718 62,056 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 49,917 50,574 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 49,456 76,002 Company (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 41,635 9,943 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk 24,487 240,464 Negara (Persero) Tbk
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) 24,465 9,693 Aluminium (Persero)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 4,825 119,177 PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Pembangunan PT Pembangunan
Perumahan (Persero) Tbk 122 170 Perumahan (Persero) Tbk
10,157,415 11,427,357
Halaman - 230 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1441
Page 841
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
e. Obligasi Pemerintah e. Government Bonds
2024 2023
The Government of
Pemerintah Republik Indonesia 126,661,172 125,021,175 The Republic of Indonesia
f. Wesel ekspor dan tagihan lainnya f. Bills and other receivables
2024 2023
PT Brantas Abipraya (Persero) 1,905,957 1,848,749 PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 1,638,492 1,260,603 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Hutama Karya (Persero) 993,367 1,549,938 PT Hutama Karya (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 668,801 1,432,156 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Danareksa (Persero) 321,559 310,588 PT Danareksa (Persero)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 254,117 150,573 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 203,485 1,168,480 Indonesia (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 106,144 611,292 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 104,616 1,746,168 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Krakatau Steel (Persero) 12,198 6,693 PT Krakatau Steel (Persero)
6,208,736 10,085,240
g. Tagihan akseptasi g. Acceptance receivables
2024 2023
PT Pembangunan PT Pembangunan
Perumahan (Persero) Tbk 1,218,513 1,410,741 Perumahan (Persero) Tbk
PT Hutama Karya (Persero) 445,931 484,791 PT Hutama Karya (Persero)
PT Perkebunan PT Perkebunan
Nusantara III (Persero) 292,727 - Nusantara III (Persero)
PT Len Industri (Persero) 266,911 150,809 PT Len Industri (Persero)
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 211,199 73,208 Company (Persero)
PT Danareksa (Persero) 146,704 350,329 PT Danareksa (Persero)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 59,769 275,728 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 41,509 79,200 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Brantas Abipraya (Persero) 38,703 86,405 PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Rajawali Nusantara PT Rajawali Nusantara
Indonesia (Persero) 34,070 36,935 Indonesia (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 31,933 64,903 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 17,884 105,675 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Krakatau Steel (Persero) 10,861 - PT Krakatau Steel (Persero)
PT Pertamina (Persero) 8,546 - PT Pertamina (Persero)
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk - 40,231 Indonesia (Persero) Tbk
2,825,260 3,158,955
Halaman - 231 - Page
1442 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 842
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
h. Tagihan derivatif h. Derivative receivables
2024 2023
PT PLN (Persero) 228,720 8,319 PT PLN (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 57,994 19,279 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 31,689 1,855 Indonesia (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 20,471 8,486 Company (Persero)
PT Pertamina (Persero) 2,567 - PT Pertamina (Persero)
PT Garuda Indonesia (Persero) 391 - PT Garuda Indonesia (Persero)
341,832 37,939
i. Pinjaman yang diberikan i. Loans
2024 2023
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia 36,774,522 11,969,049 of The Republic of Indonesia
Perum BULOG 19,742,438 15,683,736 Perum BULOG
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 14,511,463 13,976,854 PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Waskita Karya (Persero) Tbk 11,476,159 11,546,283 PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT PLN (Persero) 8,538,268 7,950,153 PT PLN (Persero)
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 7,821,688 4,518,679 Indonesia (Persero) Tbk
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 7,577,536 7,026,449 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) 7,540,939 8,330,263 PT Perkebunan Nusantara III (Persero)
PT Krakatau Steel (Persero) 4,699,123 4,613,234 PT Krakatau Steel (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 4,687,982 3,352,414 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Pertamina (Persero) 4,288,892 6,677,809 PT Pertamina (Persero)
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 4,055,706 4,746,715 Company (Persero)
PT Garuda Indonesia (Persero) 3,695,998 3,591,933 PT Garuda Indonesia (Persero)
PT Len Industri (Persero) 3,583,348 3,813,123 PT Len Industri (Persero)
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) 3,244,823 1,062,328 Aluminium (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 3,019,880 3,667,076 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Bio Farma (Persero) 2,171,366 1,602,806 PT Bio Farma (Persero)
PT Aviasi Pariwisata PT Aviasi Pariwisata
Indonesia (Persero) 2,065,008 2,223,742 Indonesia (Persero)
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 1,995,018 1,285,844 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Hutama Karya (Persero) 1,813,312 1,655,238 PT Hutama Karya (Persero)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 1,667,599 2,229,313 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Rajawali Nusantara PT Rajawali Nusantara
Indonesia (Persero) 925,702 702,235 Indonesia (Persero)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) 870,708 879,049 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 631,450 998,328 Indonesia (Persero)
PT Pembangunan PT Pembangunan
Perumahan (Persero) Tbk 540,958 412,127 Perumahan (Persero) Tbk
PT Pos Indonesia (Persero) 369,777 303,997 PT Pos Indonesia (Persero)
PT Barata Indonesia (Persero) - 335,884 PT Barata Indonesia (Persero)
Lain-lain 1,093,026 1,204,659 Others
159,402,689 126,359,320
Halaman - 232 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1443
Page 843
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
j. Investasi pada entitas asosiasi dan j. Investment in associates and equity
penyertaan saham investments
2024 2023
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 12,748,127 11,283,466 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Fintek Karya Nusantara 369,614 377,547 PT Fintek Karya Nusantara
13,117,741 11,661,013
k. Simpanan nasabah k. Deposits from customers
2024 2023
Entitas dikendalikan melalui Entities controlled through the
Pemerintah Republik Indonesia 112,692,952 151,973,948 Government of Republic of Indonesia
Manajemen Kunci 140,859 106,442 Key Management
112,833,811 152,080,390
l. Simpanan dari bank lain l. Deposits from other banks
2024 2023
Entitas dikendalikan melalui Entities controlled through the
Pemerintah Republik Indonesia 4,164,697 2,705,107 Government of Republic of Indonesia
m. Efek-efek yang diterbitkan m. Securities issued
2024 2023
BPJS Ketenagakerjaan 629,938 629,800 BPJS Ketenagakerjaan
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia 619,938 719,771 of The Republic of Indonesia
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 352,030 116,059 Indonesia (Persero) Tbk
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 85,976 91,960 Indonesia (Persero)
DPLK BNI 59,982 59,973 DPLK BNI
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 55,983 55,975 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Asabri (Persero) 39,996 39,987 PT Asabri (Persero)
PT Reasuransi Indonesia PT Reasuransi Indonesia
Utama (Persero) 19,998 19,994 Utama (Persero)
DP BNI 14,995 14,993 DP BNI
PT Pertamina (Persero) 12,996 5,997 PT Pertamina (Persero)
PT Danareksa (Persero) - 9,996 PT Danareksa (Persero)
1,891,832 1,764,505
Halaman - 233 - Page
1444 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 844
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
n. Pinjaman yang diterima n. Borrowings
2024 2023
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1,525,654 772,307 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia 48,557 51,861 of The Republic of Indonesia
1,574,211 824,168
o. Efek-efek subordinasi o. Subordinated securities
2024 2023
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3,218 3,078 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
p. Liabilitas derivatif p. Derivative payables
2024 2023
PT PLN (Persero) 69,964 80 PT PLN (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 37,180 4,264 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Pertamina (Persero) 26,893 121,447 PT Pertamina (Persero)
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 20,803 2,895 Indonesia (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) - 7,452 Company (Persero)
154,840 136,138
q. Liabilitas akseptasi q. Acceptance payables
2024 2023
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 834,268 893,585 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Rajawali Nusantara PT Rajawali Nusantara
Indonesia (Persero) 41,394 - Indonesia (Persero)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk 18,084 - PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 7,006 20,457 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 3 - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk - 138,134 Indonesia (Persero) Tbk
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) - 10,754 Aluminium (Persero)
PT Bank Tabungan PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk - 4,467 Negara (Persero) Tbk
PT Biro Klasifikasi Indonesia - 2,905 PT Biro Klasifikasi Indonesia
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk - 298 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
900,755 1,070,600
Halaman - 234 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1445
Page 845
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
r. Garansi bank yang diterbitkan r. Bank guarantees issued
2024 2023
PT Pertamina (Persero) 4,728,735 2,512,652 PT Pertamina (Persero)
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 3,114,170 2,119,528 Company (Persero)
PT Hutama Karya (Persero) 2,964,796 3,522,061 PT Hutama Karya (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1,942,939 1,696,927 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 1,761,163 1,661,600 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 1,648,980 2,490,682 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 1,596,544 1,677,400 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Danareksa (Persero) 1,549,760 1,608,943 PT Danareksa (Persero)
PT Len Industri (Persero) 781,896 646,521 PT Len Industri (Persero)
PT Brantas Abipraya (Persero) 551,718 652,926 PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Pembangunan PT Pembangunan
Perumahan (Persero) Tbk 514,688 680,357 Perumahan (Persero) Tbk
PT PLN (Persero) 363,999 1,038,203 PT PLN (Persero)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk 301,927 471,088 PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) 164,897 143,017 PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk 150,375 185,112 PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 96,802 111,384 Indonesia (Persero) Tbk
Perum Peruri 89,932 7,456 Perum Peruri
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 72,760 5,915 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) 62,792 68,938 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
PT Pengembangan Pariwisata PT Pengembangan Pariwisata
Indonesia ITDC (Persero) 58,199 53,671 Indonesia ITDC (Persero)
PT Industri Kereta Api (Persero) 50,870 614,178 PT Industri Kereta Api (Persero)
PT Asuransi Tripakarta 48,287 67,756 PT Asuransi Tripakarta
PT Aviasi Pariwisata PT Aviasi Pariwisata
Indonesia (Persero) 45,025 36,719 Indonesia (Persero)
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 38,019 33,821 Indonesia (Persero)
PT Rajawali Nusantara PT Rajawali Nusantara
Indonesia (Persero) 36,551 112,136 Indonesia (Persero)
PT Virama Karya (Persero) 35,649 24,120 PT Virama Karya (Persero)
PT Indra Karya (Persero) 6,655 7,358 PT Indra Karya (Persero)
PT Krakatau Steel (Persero) 5,249 34,452 PT Krakatau Steel (Persero)
PT Amarta Karya (Persero) 2,403 - PT Amarta Karya (Persero)
PT Pos Indonesia (Persero) 1,701 1,746 PT Pos Indonesia (Persero)
PT Barata Indonesia (Persero) 1,650 13,483 PT Barata Indonesia (Persero)
Perum Perumnas 601 601 Perum Perumnas
PT Industri Telekomunikasi PT Industri Telekomunikasi
Indonesia (Persero) 308 - Indonesia (Persero)
PT Garuda Indonesia (Persero) 196 1,066 PT Garuda Indonesia (Persero)
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) 76 222 Aluminium (Persero)
PT Bio Farma (Persero) 74 633 PT Bio Farma (Persero)
PT Djakarta Lloyd (Persero) - 11,460 PT Djakarta Lloyd (Persero)
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia - 4,206 of The Republic of Indonesia
PT Pelayaran Nasional PT Pelayaran Nasional
Indonesia (Persero) - 3,614 Indonesia (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) - 1,159 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Yodya Karya (Persero) - 911 PT Yodya Karya (Persero)
PT Primissima (Persero) - 53 PT Primissima (Persero)
22,790,386 22,324,075
Halaman - 235 - Page
1446 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 846
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
s. Irrevocable Letters of Credit s. Irrevocable Letters of Credit
2024 2023
PT Pertamina (Persero) 1,017,057 853,704 PT Pertamina (Persero)
PT Industri Kereta Api (Persero) 573,806 - PT Industri Kereta Api (Persero)
PT Pembangunan PT Pembangunan
Perumahan (Persero) Tbk 548,384 641,546 Perumahan (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 413,435 524,532 Company (Persero)
Perum BULOG 398,922 8,336,405 Perum BULOG
PT Len Industri (Persero) 337,571 402,481 PT Len Industri (Persero)
PT Hutama Karya (Persero) 185,879 233,435 PT Hutama Karya (Persero)
PT PLN (Persero) 135,576 419,602 PT PLN (Persero)
PT Danareksa (Persero) 91,521 164,632 PT Danareksa (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 82,114 97,909 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Krakatau Steel (Persero) 27,117 93,358 PT Krakatau Steel (Persero)
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 22,597 31,917 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Perum Peruri 21,665 5,508 Perum Peruri
PT Perkebunan Nusantara III PT Perkebunan Nusantara III
(Persero) 11,122 - (Persero)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 11,051 145,884 PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Pelayaran Nasional PT Pelayaran Nasional
Indonesia (Persero) 10,802 - Indonesia (Persero)
PT Brantas Abipraya (Persero) 10,256 21,852 PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 8,682 271,156 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) 792 - Aluminium (Persero)
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia - 29,003 of The Republic of Indonesia
PT Rajawali Nusantara PT Rajawali Nusantara
Indonesia (Persero) - 2,900 Indonesia (Persero)
3,908,349 12,275,824
t. Fasilitas pinjaman yang belum ditarik t. Unused loan facilities
2024 2023
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
Republik Indonesia 5,841,173 4,112,175 of The Republic of Indonesia
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk 3,687,389 32,635 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
PT Pupuk Indonesia Holding PT Pupuk Indonesia Holding
Company (Persero) 2,713,792 1,264,028 Company (Persero)
PT Krakatau Steel (Persero) 1,208,377 1,155,151 PT Krakatau Steel (Persero)
PT PLN (Persero) 1,014,647 - PT PLN (Persero)
PT Bank Rakyat PT Bank Rakyat
Indonesia (Persero) Tbk 902,905 521,379 Indonesia (Persero) Tbk
PT Len Industri (Persero) 211,191 288,728 PT Len Industri (Persero)
Perum BULOG 155,218 11,000 Perum BULOG
PT Hutama Karya (Persero) 152,571 130,451 PT Hutama Karya (Persero)
PT Rajawali Nusantara PT Rajawali Nusantara
Indonesia (Persero) 115,156 20,955 Indonesia (Persero)
Manajemen Kunci 61,177 57,198 Key Management
PT Brantas Abipraya (Persero) 25,000 25,000 PT Brantas Abipraya (Persero)
PT Pertamina (Persero) 19,261 938 PT Pertamina (Persero)
PT Virama Karya (Persero) 15,556 22,569 PT Virama Karya (Persero)
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk 10,226 641 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 5,206 7,146 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Indonesia Asahan PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) 5,073 133 Aluminium (Persero)
BPJS Kesehatan 5,026 - BPJS Kesehatan
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) 3,957 286 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)
PT Bahana Pembinaan Usaha PT Bahana Pembinaan Usaha
Indonesia (Persero) 3,579 - Indonesia (Persero)
Halaman - 236 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1447
Page 847
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
t. Fasilitas pinjaman yang belum ditarik t. Unused loan facilities (continued)
(lanjutan)
2024 2023
PT Aviasi Pariwisata PT Aviasi Pariwisata
Indonesia (Persero) 2,944 767 Indonesia (Persero)
PT Perkebunan Nusantara III PT Perkebunan Nusantara III
(Persero) 2,188 646 (Persero)
PT Pembangunan PT Pembangunan
Perumahan (Persero) Tbk 1,934 2,406 Perumahan (Persero) Tbk
Perum Peruri 1,711 89 Perum Peruri
PT Danareksa (Persero) 1,277 50,000 PT Danareksa (Persero)
PT Bio Farma (Persero) 1,095 - PT Bio Farma (Persero)
PT Adhi Karya (Persero) Tbk 966 - PT Adhi Karya (Persero) Tbk
PT Asuransi Tripakarta 961 - PT Asuransi Tripakarta (Persero)
PT Waskita Karya (Persero) Tbk 821 - PT Waskita Karya (Persero) Tbk
PT Garuda Indonesia (Persero) 447 4,751 PT Garuda Indonesia (Persero)
PT Primissima (Persero) 393 - PT Primissima (Persero)
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) 270 - PT Asuransi Jiwasraya (Persero)
PT Djakarta Lloyd (Persero) 21 - PT Djakarta Lloyd (Persero)
PT Jasa Marga (Persero) - 1,100,000 PT Jasa Marga (Persero)
PT Pelayaran Nasional PT Pelayaran Nasional
Indonesia (Persero) - 300,000 Indonesia (Persero)
PT Pos Indonesia (Persero) - 95,645 PT Pos Indonesia (Persero)
16,171,508 9,204,717
u. Gaji dan tunjangan u. Salaries and employees’ benefits
2024
Imbalan kerja Pesangon
Imbalan kerja jangka panjang pemutusan
jangka pendek/ lainnya/ kontrak kerja/
short-term other long- termination
benefit term benefit benefit Total
Dewan Komisaris 32,020 172,380 4,632 209,032 Board of Commissioners
Direksi 75,344 403,965 10,685 489,994 Board of Directors
Komite Audit 1,430 - - 1,430 Audit Committee
SEVP, EVP dan SVP 261,104 58,016 - 319,120 SEVP, EVP and SVP
369,898 634,361 15,317 1,019,576
2023
Imbalan kerja Pesangon
Imbalan kerja jangka panjang pemutusan
jangka pendek/ lainnya/ kontrak kerja/
short-term other long- termination
benefit term benefit benefit Total
Dewan Komisaris 29,412 90,700 4,259 124,371 Board of Commissioners
Direksi 70,593 224,301 10,794 305,688 Board of Directors
Komite Audit 1,430 - - 1,430 Audit Committee
SEVP, EVP dan SVP 241,192 48,550 - 289,742 SEVP, EVP and SVP
342,627 363,551 15,053 721,231
Halaman - 237 - Page
1448 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 848
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 45. RELATED PARTY TRANSACTIONS (continued)
(lanjutan)
Rincian saldo transaksi dengan pihak-pihak The details of balances of transactions with related
berelasi pada tanggal 31 Desember 2024 dan parties as of 31 December 2024 and 2023 are as
2023 adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
Aset Assets
Giro pada bank lain 42,974 52,254 Current accounts with other banks
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia 1,620,191 1,210,621 and Bank Indonesia
Efek-efek 10,157,415 11,427,357 Marketable securities
Obligasi pemerintah 126,661,172 125,021,175 Government bonds
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 6,208,736 10,085,240 Bills and other receivables
Tagihan akseptasi 2,825,260 3,158,955 Acceptance receivables
Tagihan derivatif 341,832 37,939 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan 159,402,689 126,359,320 Loans
Investasi pada entitas asosiasi Investment in associates
dan penyertaan saham 13,117,741 11,661,013 and equity investments
Jumlah aset kepada pihak-pihak
berelasi 320,378,010 289,013,874 Total assets with related parties
Jumlah aset konsolidasian 1,129,805,637 1,086,663,986 Total consolidated assets
Persentase jumlah aset kepada Percentage of total assets with
pihak-pihak berelasi terhadap related parties to total
jumlah aset konsolidasian 28.4% 26.6% consolidated assets
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah 112,833,811 152,080,390 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 4,164,697 2,705,107 Deposits from other banks
Efek-efek yang diterbitkan 1,891,832 1,764,505 Securities issued
Pinjaman yang diterima 1,574,211 824,168 Borrowings
Efek-efek subordinasi 3,218 3,078 Subordinated securities
Liabilitas derivatif 154,840 136,138 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 900,755 1,070,600 Acceptance payables
Jumlah liabilitas kepada
pihak-pihak berelasi 121,523,364 158,583,986 Total liabilities with related parties
Jumlah liabilitas konsolidasian 962,619,084 931,931,466 Total consolidated liabilities
Persentase jumlah liabilitas kepada Percentage of total liabilities with
pihak-pihak berelasi terhadap related parties to total
jumlah liabilitas konsolidasian 12.6% 17.0% consolidated liabilities
46. INFORMASI SEGMEN 46. SEGMENT INFORMATION
Grup menerapkan Konsep 3 Dimensi untuk The Group applies the 3 Dimensional Concept for
penilaian kinerja secara internal yaitu Dimensi internal performance assessment, namely
Segmen, Dimensi Channel dan Dimensi Produk. Segment, Channel and Product Dimensions. For
Untuk kepentingan pelaporan Segmen, maka the purpose of Segment reporting, what is reported
yang dilaporkan adalah berdasarkan Dimensi is based on the Segment Dimension.
Segmen.
Halaman - 238 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1449
Page 849
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 46. SEGMENT INFORMATION (continued)
Dibawah ini adalah penjelasan mengenai Below is an explanation of the reporting of each
pelaporan masing-masing segmen per segment as of 31 December 2024 and 2023:
31 Desember 2024 dan 2023:
• Wholesale & International Banking: • Wholesale & International Banking:
termasuk pinjaman yang diberikan, simpanan including loans, customer deposits and other
nasabah dan transaksi-transaksi lainnya milik transactions belonging to corporate
nasabah korporasi, baik BUMN dan badan customers, both BUMN and private business
usaha swasta termasuk institusi keuangan dan entities including financial institutions and
nasabah kantor cabang luar negeri. overseas branch customers.
• Institutional Banking: termasuk pinjaman • Institutional Banking: including loans,
yang diberikan, simpanan nasabah dan dan customer deposits and other transactions
transaksi-transaksi lainnya milik nasabah belonging to customers of Ministries,
Kementerian, Lembaga Pemerintah, yayasan Government Institutions, foundations and
dan universitas. universities.
• Enterprises & Commercial Banking: • Enterprises & Commercial Banking :
termasuk pinjaman yang diberikan, simpanan including loans, customer deposits and other
nasabah dan dan transaksi-transaksi lainnya transactions belonging to customers of
milik nasabah dengan skala middle/commercial.
menengah/komersial.
• Retail Banking: termasuk pinjaman yang • Retail Banking: including loans, customer
diberikan, simpanan nasabah dan transaksi- deposits and other transactions belonging to
transaksi lainnya milik nasabah SME, kredit consumer customers including SME, credit
program dan konsumer termasuk kredit program, and consumer financing loans
pembiayaan konsumsi termasuk kredit including home ownership loans, credit cards,
kepemilikan rumah, kartu kredit serta produk other products and services such as third party
dan jasa lainnya seperti dana pihak ketiga, funds, payment transactions and other
transaksi pembayaran dan transaksi-transaksi transactions belonging to customers individual.
lainnya milik nasabah perorangan.
• Treasury: terkait dengan kegiatan treasuri • Treasury: related to the Bank’s treasury
Bank termasuk transaksi valuta asing, money activities including foreign exchange
market, fixed income dan pasar modal. transactions, money market, fixed income, and
capital market.
• Kantor Pusat: terutama mengelola aset dan • Head Office: mainly manages the Group’s
liabilitas Grup selain yang telah dikelola oleh assets and liabilities in addition to those
segmen operasi lainnya termasuk menerima already managed by other operating segments
alokasi biaya atas penyediaan jasa servis including receiving cost allocation for
secara sentralisasi kepada segmen lainnya centralised service provision to other
serta pendapatan/biaya yang tidak teralokasi segments as well as revenues/costs that are
ke pelaporan segmen lainnya. not allocated to other segment reporting.
• Entitas Anak: seluruh transaksi yang • Subsidiaries: all transactions conducted by
dilakukan oleh Entitas Anak yang bergerak di Subsidiaries engaged in insurance, consumer
bidang asuransi, pembiayaan konsumen, financing, banking, venture capital and
perbankan, modal ventura dan sekuritas. securities.
Kinerja diukur berdasarkan laba segmen sebelum Performance is measured based on segment profit
pajak penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam before income tax, as included in the internal
laporan internal manajemen yang ditelaah oleh management reports that are reviewed by the
Manajemen Bank. Keuntungan segmen digunakan Bank’s Management. Segment profit is used to
untuk mengukur kinerja dimana manajemen measure performance of that business segment as
berkeyakinan bahwa informasi tersebut paling management believes that such information is the
relevan dalam mengevaluasi hasil segmen tersebut most relevant in evaluating the results of those
relatif terhadap entitas lain yang beroperasi dalam segments relative to other entities that operate
industri tersebut. within these industries.
Halaman - 239 - Page
1450 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 850
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 46. SEGMENT INFORMATION (continued)
Informasi yang berkaitan dengan segmen usaha Information relating to the Group’s main business
yang utama dari Grup pada tahun 31 Desember segments as of 31 December 2024 and 2023 is
2024 dan 2023 disajikan dalam tabel di bawah ini: presented in the table below:
2024
Wholesale & Enterprises & Penyesuaian
International Commercial dan
Banking/ Institutional Banking/ Retail eliminasi/
Wholesale & Banking/ Enterprises & Banking/ Kantor Adjustment
International Institutional Commercial Retail Treasuri/ Pusat/ Entitas Anak/ and Konsolidasian/
Banking Banking Banking Banking Treasury Head Office Subsidiaries elimination**) Consolidation
Pendapatan Interest Income
Bunga - Bersih*) 10,122,463 2,559,885 5,027,781 20,890,487 887,462 - 990,152 1,975 40,480,205 - Net*)
Pendapatan
Premi - Bersih - - - - - - 1,723,862 (52) 1,723,810 Premium Income - Net
Pendapatan
Operasional Other Operating
Lainnya 4,809,272 138,977 2,783,360 10,331,957 2,066,255 1,687,952 988,617 (495,485) 22,310,905 Income
Pembentukan
Cadangan Allowance for
Penurunan Nilai 2,073,048 (19,029) (2,544,728) (6,698,305) 5,030 (796,695) (229,883) - (8,210,562) Impairment Losses
Beban
Operasional Other Operating
Lainnya (4,466,624) (977,464) (2,598,799) (15,288,903) (213,018) (3,800,879) (2,792,025) 449,267 (29,688,445) expenses
Laba (Rugi) Operating Income
Operasional 12,538,159 1,702,369 2,667,614 9,235,236 2,745,729 (2,909,622) 680,723 (44,295) 26,615,913 (Loss)
Pendapatan
(Beban) Bukan Non Operating
Operasional - Income (Expense)
Bersih - - - - - 85,292 (119,418) (1,329) (35,455) - Net
Laba Sebelum
Pajak 12,538,159 1,702,369 2,667,614 9,235,236 2,745,729 (2,824,330) 561,305 (45,624) 26,580,458 Income Before Tax
Beban Pajak - - - - - (4,858,442) (52,619) - (4,911,061) Tax Expense
Laba Bersih 12,538,159 1,702,369 2,667,614 9,235,236 2,745,729 (7,682,772) 508,686 (45,624) 21,669,397 Net Income
Total aset 462,848,837 42,843,155 114,311,685 249,516,512 214,904,399 - 52,993,895 (7,612,846) 1,129,805,637 Total asset
Total liabilitas 240,519,814 126,003,254 61,388,620 419,836,159 78,574,962 - 39,400,245 (3,103,970) 962,619,084 Total liabilities
2023
Wholesale & Enterprises & Penyesuaian
International Commercial dan
Banking/ Institutional Banking/ Retail eliminasi/
Wholesale & Banking/ Enterprises & Banking/ Kantor Adjustment
International Institutional Commercial Retail Treasuri/ Pusat/ Entitas Anak/ and Konsolidasian/
Banking Banking Banking Banking Treasury Head Office Subsidiaries elimination**) Consolidation
Pendapatan Interest Income
Bunga - Bersih*) 11,446,981 1,821,300 5,906,465 20,113,753 1,381,170 - 631,793 (25,789) 41,275,673 - Net*)
Pendapatan
Premi - Bersih - - - - - - 1,659,301 - 1,659,301 Premium Income - Net
Pendapatan
Operasional Other Operating
Lainnya 4,615,372 119,494 2,097,474 9,889,645 1,300,476 1,458,900 871,994 (540,926) 19,812,429 Income
Pembentukan
Cadangan Allowance for
Penurunan Nilai 475,060 18,027 (2,554,956) (6,523,155) 4,723 (490,611) (125,490) - (9,196,402) Impairment Losses
Beban
Operasional Other Operating
Lainnya (4,880,168) (905,945) (3,049,512) (13,586,703) (341,513) (3,039,442) (2,443,353) 468,971 (27,777,665) expenses
Laba (Rugi) Operating Income
Operasional 11,657,245 1,052,876 2,399,471 9,893,540 2,344,856 (2,071,153) 594,245 (97,744) 25,773,336 (Loss)
Pendapatan
(Beban) Bukan Non Operating
Operasional – Income (Expense)
Bersih - - - - - (21,236) (111,153) (1,209) (133,598) - Net
Laba Sebelum
Pajak 11,657,245 1,052,876 2,399,471 9,893,540 2,344,856 (2,092,389) 483,092 (98,953) 25,639,738 Income Before Tax
Beban Pajak - - - - - (4,471,401) (62,109) - (4,533,510) Tax Expense
Laba Bersih 11,657,245 1,052,876 2,399,471 9,893,540 2,344,856 (6,563,790) 420,983 (98,953) 21,106,228 Net Income
Total aset 408,673,828 18,535,540 122,112,729 246,767,432 252,636,198 - 46,283,112 (8,344,853) 1,086,663,986 Total asset
Total liabilitas 270,141,046 144,998,599 58,257,384 380,439,627 48,958,503 - 32,940,170 (3,803,863) 931,931,466 Total liabilities
*) termasuk komponen internal transfer pricing antar segmen operasi *) Includes components of internal transfer pricing between operating segment
**) termasuk eliminasi internal transfer pricing atau reklasifikasi antar segmen operasi **) Includes elimination of internal transfer pricing or reclassification between operating
dan eliminasi terhadap entitas anak segment and elimination of subsidiaries
Halaman - 240 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1451
Page 851
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 46. SEGMENT INFORMATION (continued)
Informasi yang berkaitan dengan segmen geografis Information concerning the geographical segments
BNI dan Entitas Anak disajikan dalam tabel di of BNI and Subsidiaries are set out in the tables
bawah ini: below:
2024
Penyesuaian
dan eliminasi/
Eropa/ Adjustment and Konsolidasian
Indonesia New York Europe Asia elimination /Consolidated
Pendapatan Bunga - Bersih 39,082,359 310,656 131,855 953,360 1,975 40,480,205 Interest Income - Net
Pendapatan Premi - Bersih 1,723,862 - - - (52) 1,723,810 Premium Income - Net
Pendapatan Operasional
lainnya 22,055,143 55,224 205,713 490,310 (495,485) 22,310,905 Other Operating Income
(Pembentukan)/pemulihan
Cadangan Kerugian (Allowance)/ Reversal
Penurunan Nilai (8,045,756) 14,741 39,908 (219,455) - (8,210,562) For Impairment Losses
Beban Operasional Lainnya (29,023,006) (198,415) (229,741) (686,550) 449,267 (29,688,445) Other Operating Expenses
Laba Operasional 25,792,602 182,206 147,735 537,665 (44,295) 26,615,913 Operating Income
Pendapatan/(Beban) Bukan Non Operating Income/
Operasional - Bersih (48,201) 9,611 (18) 4,482 (1,329) (35,455) (Expenses) - Net
Laba Sebelum Beban Pajak 25,744,401 191,817 147,717 542,147 (45,624) 26,580,458 Income Before Tax Expense
Beban Pajak (4,911,061) - - - - (4,911,061) Tax Expense
Laba Bersih 21,669,397 Net Income
Total aset 1,022,444,178 21,338,584 15,819,954 77,875,767 (7,672,846) 1,129,805,637 Total assets
Total liabilitas 849,866,678 21,495,924 15,985,094 78,375,360 (3,103,972) 962,619,084 Total liabilities
2023
Penyesuaian
dan eliminasi/
Eropa/ Adjustment and Konsolidasian
Indonesia New York Europe Asia elimination /Consolidated
Pendapatan Bunga - Bersih 40,234,359 351,958 86,419 628,726 (25,789) 41,275,673 Interest Income - Net
Pendapatan Premi - Bersih 1,659,301 - - - - 1,659,301 Premium Income - Net
Pendapatan Operasional
lainnya 19,742,487 40,524 179,927 390,417 (540,926) 19,812,429 Other Operating Income
(Pembentukan)/pemulihan
Cadangan Kerugian (Allowance)/ Reversal
Penurunan Nilai (9,141,600) 20,295 (23,101) (51,996) - (9,196,402) For Impairment Losses
Beban Operasional Lainnya (27,140,368) (286,850) (194,887) (624,531) 468,971 (27,777,665) Other Operating Expenses
Laba Operasional 25,354,179 125,927 48,358 342,616 (97,744) 25,773,336 Operating Income
Pendapatan/(Beban) Bukan Non Operating Income/
Operasional - Bersih (131,043) (365) (1,684) 703 (1,209) (133,598) (Expenses) - Net
Laba Sebelum Beban Pajak 25,223,136 125,562 46,674 343,319 (98,953) 25,639,738 Income Before Tax Expense
Beban Pajak (4,533,510) - - - - (4,533,510) Tax Expense
Laba Bersih 21,106,228 Net Income
Total aset 995,000,675 24,964,345 10,199,820 64,843,999 (8,344,853) 1,086,663,986 Total assets
Total liabilitas 834,842,015 25,143,135 10,351,738 65,398,441 (3,803,863) 931,931,466 Total liabilities
Halaman - 241 - Page
1452 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 852
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO 47. RISK MANAGEMENT
Untuk mengantisipasi tantangan ekonomi domestik To anticipate domestic and global economic
maupun global serta peningkatan eksposur risiko challenges and also increase risk exposures faced
yang dihadapi oleh BNI, dibutuhkan suatu sistem by BNI, an effective and integrated risk and capital
pengelolaan risiko dan permodalan yang efektif management system is needed, which is able to
dan terintegrasi, yang mampu mendukung support the achievement and growth of sustainable
pencapaian dan pertumbuhan kinerja secara performance while enhancing the competitiveness
berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing of the Bank.
Bank.
Risiko adalah potensi kerugian akibat terjadinya Risk is the potential loss due to certain events. Risk
suatu peristiwa tertentu. Risiko dalam konteks in the banking context is a potential event, either an
perbankan merupakan suatu kejadian potensial, expected or an unexpected that has a negative
baik yang diperkirakan (expected) maupun yang impact on bank income and capital of the Bank.
tidak diperkirakan (unexpected) yang berdampak
negatif terhadap pendapatan dan permodalan
Bank.
Manajemen risiko merupakan serangkaian Risk management is a set of methodologies and
metodologi dan prosedur yang digunakan untuk procedures used to identify, measure, monitor, or
mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan control the risks arising from the entire Bank’s
mengendalikan risiko yang timbul dari seluruh business activities, including the efforts to mitigate
kegiatan usaha Bank, termasuk upaya untuk and/or minimise financial or non-financial losses
memitigasi dan/atau meminimalkan kerugian that may arise from products or activities of the
finansial maupun non-finansial yang mungkin Bank, the relationship between the Bank and its
timbul dari produk atau aktivitas Bank, hubungan customer and also within the internal Bank.
antara Bank dengan nasabah maupun dalam
internal Bank.
Informasi tambahan manajemen risiko yang The following additional information risk
merupakan informasi yang disyaratkan oleh management that is required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not required by Indonesian
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Accounting Standards is disclosed in Note 59l.
Akuntansi Indonesia diungkapkan pada Catatan
59l.
Penerapan Manajemen Risiko didasari oleh The Risk Management implementation is based on
kebutuhan akan keseimbangan fungsi bisnis the need to maintain balance between the business
dengan pengelolaan risiko, dimana Manajemen functions with the risk management, where Risk
Risiko menjadi strategic partner dari Unit Bisnis Management becoming a strategic partner for the
untuk mengoptimalkan pendapatan dari Unit Bisnis Business Unit to optimise the revenue from the
secara keseluruhan. Business Unit as a whole.
Dalam rangka penerapan Manajemen Risiko yang In order to implement effective Risk Management,
efektif, baik untuk BNI secara individu maupun both for BNI individually and as a Consolidated and
secara Konsolidasi dan Terintegrasi dengan Entitas Integrated subsidiaries, the application of risk
Anak, penerapan manajemen risiko dilakukan management is done through 4 (four) pillars of risk
melalui 4 (empat) pilar penerapan manajemen management: (i) Active control from board of
risiko yaitu: (i) Pengawasan aktif direksi dan dewan directors and board of commissioners; (ii) The
komisaris; (ii) Kecukupan kebijakan, dan prosedur adequacy of policies and risk management
manajemen risiko serta penetapan limit risiko; (iii) procedures and, ie. risk limit determination; (iii) The
Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, adequacy of identification process, measurement,
pemantauan, dan pengendalian risiko serta Sistem monitoring, and risk control and Risk Management
Informasi Manajemen Risiko; dan (iv) Sistem Information Systems; and (iv) Overall internal
pengendalian internal yang menyeluruh. control systems.
Penerapan manajemen risiko di BNI secara umum Implementation of risk management in BNI is
terangkum dalam kerangka manajemen risiko. undertaken within the risk management framework.
Kerangka manajemen risiko ini dituangkan dalam This risk management framework is outlined in the
kebijakan, prosedur, limit-limit transaksi, policies, procedures, transaction limits, authorities
kewenangan dan ketentuan lain serta diaplikasikan and other regulations as well as being applied in
dalam perangkat manajemen risiko, yang berlaku the risk management tools, which is applicable in
di seluruh lingkup aktivitas usaha. the whole scope of business activities.
Halaman - 242 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1453
Page 853
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Secara berkala dilakukan evaluasi terhadap Periodic evaluation is applied to risk management
kebijakan dan prosedur manajemen risiko agar policies and procedures to ensure it reflects the
sesuai dengan perkembangan bisnis dan Bank’s current business and regulations.
perubahan regulasi.
Sebagai bagian dari Strategi Manajemen Risiko, As part of the Risk Management Strategy, BNI
BNI menetapkan Risk Appetite Statement (RAS). establishes a Risk Appetite Statement (RAS). RAS
RAS merupakan jenis dan tingkat risiko yang is the type and level of risk that a Bank can
sanggup diambil/dihadapi Bank yang berada dalam take/face within its risk capacity in order to achieve
kapasitas risiko yang dimiliki dalam rangka business objectives. The BNI Risk Appetite
mencapai tujuan bisnis. Adapun Risk Appetite Statement is as follows:
Statement BNI sebagai berikut:
Risk Risk
Risk Appetite Statement Risk Appetite Statement
Appetite Appetite
Permodalan Memelihara modal sesuai dengan Capital Maintaining capital according to the
tingkat risiko dan di-review secara level of risk and reviewed periodically.
periodik.
Rentabilitas Memelihara rentabilitas secara Rentability Maintain sustainable profitability in the
berkesinambungan dalam jangka long term to support capital growth
panjang untuk mendukung and bank performance.
pertumbuhan permodalan dan kinerja
bank.
Risiko Kredit a. Memelihara pertumbuhan kredit Credit Risk a. Maintaining quality credit growth
yang berkualitas fokus pada sektor focusing on priority sectors.
prioritas. Pemberian kredit kepada Lending to the industrial sector
sektor industri dan kegiatan usaha and high-risk business activities is
berisiko tinggi dilakukan dengan carried out very carefully and
sangat hati-hati dan selektif. selectively.
b. Mengelola risiko konsentrasi pada b. Manage concentration risk at a
level yang menghasilkan return level that generates optimum
optimum. returns.
c. Meningkatkan kualitas kredit dan c. Improving credit quality and
efektivitas pengelolaan kredit effectiveness in managing non-
bermasalah. performing loans.
Risiko Pasar Memelihara tingkat Risiko Pasar Market Risk Maintaining the level of Market Risk in
sesuai ketentuan dengan tetap accordance with regulations while
memperhatikan pencapaian target taking into account the achievement of
bisnis. business targets.
Risiko Memelihara ketersediaan likuiditas Liquidity Risk Maintaining the availability of liquidity
Likuiditas sesuai ketentuan dengan tetap in accordance with the provisions by
memperhatikan pencapaian target taking into account the achievement of
bisnis. business targets.
Risiko a. Intolerance pada internal fraud. Operational a. Intolerance to internal fraud.
Operasional b. Integritas sepenuhnya terintegrasi Risk b. Integrity is fully integrated into all
ke dalam semua proses decision-making and planning
pengambilan keputusan dan processes.
perencanaan.
c. Bank memiliki risk appetite yang c. Bank has a low risk appetite for
rendah atas risiko operasional operational risks so it needs
sehingga perlu perbaikan terus continuous improvement in the
menerus terhadap Kualitas Quality of Risk Identification and
Identifikasi dan Pengendalian Control.
Risiko.
d. Manajemen risiko yang kuat untuk d. Strong risk management for
keberlangsungan layanan IT. continuity of IT services.
e. Menjaga implementasi proyek IT e. Maintain the implementation of IT
sesuai jadwal yang telah ditetapkan. projects according to a
predetermined schedule.
f. Business Continuity Management f. Strong Business Continuity
(BCM) yang kuat untuk Management (BCM) to minimise
meminimalkan dampak external the impact of external events on
event terhadap SDM, layanan dan HR, BNI services and assets.
aset BNI.
Risiko Meminimalisir potensi kerugian akibat Legal Risk Minimizing potential losses due to
Hukum permasalahan hukum dalam kegiatan legal issues in BNI's business
usaha BNI. activities.
Halaman - 243 - Page
1454 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 854
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
47. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 47. RISK MANAGEMENT (continued)
Sebagai bagian dari Strategi Manajemen Risiko, As part of the Risk Management Strategy, BNI
BNI menetapkan Risk Appetite Statement (RAS). establishes a Risk Appetite Statement (RAS). RAS
RAS merupakan jenis dan tingkat risiko yang is the type and level of risk that a Bank can
sanggup diambil/dihadapi Bank yang berada dalam take/face within its risk capacity in order to achieve
kapasitas risiko yang dimiliki dalam rangka business objectives. The BNI Risk Appetite
mencapai tujuan bisnis. Adapun Risk Appetite Statement is as follows: (continued)
Statement BNI sebagai berikut: (lanjutan)
Risk Risk
Risk Appetite Statement Risk Appetite Statement
Appetite Appetite
Risiko a. Menghasilkan pendapatan yang Strategic a. Generate sustainable income with
Stratejik berkelanjutan dengan risiko yang Risk manageable risk.
terjaga.
b. Memelihara kecukupan permodalan b. Maintaining capital adequacy that
berada di atas ketentuan minimum is above the minimum regulatory
regulator dan memenuhi kebutuhan requirements and meets needs
saat normal maupun krisis. during normal and crisis times.
c. Menjaga kinerja bisnis yang c. Maintain sustainable business
berkelanjutan dengan risiko yang performance with controlled risks.
terjaga.
d. Menjaga Tingkat Kesehatan Bank d. Maintaining the Bank's Health
minimal pada predikat Sehat. Level at a minimum of the Healthy
predicate.
Risiko Meminimalisir secara berkelanjutan Compliance Minimising on an ongoing basis fines
Kepatuhan denda dari Regulator sehingga Risk from Regulators so that they decrease
menurun dari waktu ke waktu. over time.
Risiko a. Menjaga rating BNI tetap Reputation a. Maintaining BNI's investment
Reputasi investment grade. Risk grade rating.
b. Meningkatkan kepercayaan dan b. Increase trust and positive
persepsi positif melalui Customer perceptions through Customer
Journey untuk mendukung Journey to support business
pertumbuhan bisnis. growth.
Agar penerapan manajemen risiko dapat berjalan Risk Governance is formed to enforce the
secara efektif, BNI menyusun Risk Governance effectiveness of risk management implementation,
sebagai bagian dari sistem Tata Kelola and as a part of Corporate Governance system,
Perusahaan (Corporate Governance) yang fokus which focuses on structure, process and approach
pada struktur, proses dan pendekatan pengelolaan to risk management in achieving the business
risiko dalam upaya pencapaian tujuan bisnis. goals.
Inisiatif dan langkah-langkah penyempurnaan telah Initiatives and corrective actions have been taken
dilakukan untuk meletakkan landasan yang kuat to build a solid foundation for BNI’s risk
dalam manajemen risiko di BNI yang mencakup management, covering aspect of organization,
aspek-aspek organisasi, strategi, sistem informasi strategies, information system and operations, and
dan operasi, serta pengembangan sumber daya human capital. BNI has taken some anticipatory
manusia. BNI juga telah melakukan langkah- actions related to humanity and personal aspects
langkah antisipatif yang menyentuh aspek humanis of each individual of BNI by implementing risk
dan personal setiap individu BNI, yaitu dengan culture enhancement to build a strong risk culture
membangun budaya risiko yang kuat yang that is part of the BNI’s company culture. BNI
merupakan bagian dari budaya perusahaan BNI. constantly strives to improve employee’s risk
BNI terus berupaya untuk meningkatkan budaya culture in order to create a strong risk culture.
risiko segenap insan BNI agar tercipta budaya
risiko yang kuat.
Terkait dengan produk atau aktivitas baru yang Related to new product or activity, a
akan diterbitkan, penilaian yang komprehensif comprehensive assessment for each of inherent
dilakukan terhadap risiko yang melekat pada risk in those new product or activity is done to
produk atau aktivitas baru untuk memastikan ensure the potential risk that may occur is
bahwa potensi risiko yang mungkin timbul telah mitigated.
dimitigasi dengan baik.
Pengelolaan risiko kredit, risiko likuiditas, risiko The management of BNI’s credit, liquidity, market
pasar dan operasional BNI sebagaimana diuraikan and operational risks, as described in Notes 48 to
pada Catatan 48 sampai dengan Catatan 51 51 are consistent with Regulator’s definition
adalah sesuai dengan definisi dari Regulator (tidak (unaudited).
diaudit).
Halaman - 244 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1455
Page 855
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT 48. CREDIT RISK
Pengelolaan kredit Bank diarahkan untuk The Bank’s loan management is aimed to support
melakukan ekspansi kredit dan mengelola kualitas the loan expansion and to manage the quality of
setiap kredit sejak saat diberikan sampai dengan each loan from the time the loan was granted until
dilunasi oleh debitur dan untuk mencegah kredit the loan is fully repaid by the debtors and to
tersebut menjadi kredit bermasalah (Non- prevent the loan becoming a Non-Performing Loan
Performing Loan/NPL). Pengelolaan kredit yang (NPL). Effective loan management is intended to
efektif dapat meminimalkan kerugian dan minimise the risk of losses and optimise the use of
mengoptimalkan penggunaan modal yang capital allocated for credit risk.
dialokasikan untuk risiko kredit.
Pengelolaan risiko kredit BNI selain bertujuan The purpose of BNI’s credit risk management other
untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh than to comply with Regulatory requirement is to
Regulator, juga untuk meminimalkan kemungkinan minimise the possible losses resulting from the
kerugian yang timbul akibat debitur gagal debtors’ failure to pay credit facility and other
memenuhi kewajibannya atas fasilitas kredit yang financial contracts at the minimum level, both on
diberikan dan kontrak keuangan lainnya, baik pada the individual and loan portfolio level.
tingkat individu debitur maupun portofolio kredit
secara keseluruhan.
BNI telah memiliki kebijakan dan prosedur BNI already has loan policies and procedures for
perkreditan serta kebijakan manajemen risiko kredit credit and credit risk management that was
yang diputuskan melalui forum Komite Kebijakan decided in the Credit Policy Committee (KKP),
Perkreditan (KKP), Komite Prosedur Perkreditan Credit Procedures Committee (KPP), Risks
(KPP), Komite Manajemen Risiko dan Anti Fraud Management and Anti Fraud Committee sub
sub Komite Manajemen Risiko (KRA-RMC) yang division of Risk Management (KRA-RMC)
beranggotakan Direksi dan beberapa anggota consisting of Board of Directors and several
manajemen senior serta Rapat Direksi (Radisi) members of senior management and also Board of
serta disetujui oleh Dewan Komisaris. Kebijakan Directors meetings and approved by Board of
Perkreditan Bank disetujui oleh Dewan Komisaris Commissioner. Bank Credit Policies is approved by
dan ditinjau paling lama setiap 3 (tiga) tahun sekali. Board of Commissioner and reviewed at least once
Selanjutnya kebijakan dan prosedur tersebut in 3 (three) years. These policies and procedures
dituangkan dalam Pedoman Perusahaan (PP) are written in the Credit Company Guidelines (PP)
Perkreditan dan Pedoman Perusahaan Manajemen and Credit Risk Management Company Guidelines.
Risiko Kredit.
Pedoman Perusahaan (PP) Perkreditan These Credit Company Guidelines (PP) provide
memberikan pedoman secara lengkap dan complete and detailed guidance on loan
terperinci atas kegiatan manajemen kredit dari saat management activities from loan proposal, analysis
pengajuan kredit, proses analisis, persetujuan, process, approval, monitoring, documentation,
pemantauan, pendokumentasian, pengendalian, controls, restructuring and the settlements of non-
penyelamatan/restrukturisasi dan penyelesaian performing loans, so that credit quality can be
kredit bermasalah, sehingga kualitas kredit dapat maintained by taking into account the business
terjaga dengan tetap memperhatikan target bisnis targets set (unaudited).
yang ditetapkan (tidak diaudit).
Dalam rangka mendukung proses pemberian kredit To support a prudent loan granting process, BNI
yang lebih hati-hati, BNI melakukan penelaahan conducts periodic reviews and enhances its loan
dan penyempurnaan kebijakan perkreditan dan and credit risk management policies in line with
kebijakan manajemen risiko kredit secara periodik current business developments.
sesuai dengan perkembangan bisnis terkini.
Halaman - 245 - Page
1456 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 856
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
Pengelolaan risiko kredit diterapkan pada tingkat Credit risk management is implemented both at the
individu dan tingkat portofolio. Pada tingkat individu individual and portfolio level. At the individual level,
pinjaman untuk kredit produktif, setiap usulan for productive loans, each loan granting proposal is
pemberian kredit dilakukan melalui proses analisis made through a process of analysis by the
kredit oleh Unit Bisnis dan ditinjau oleh unit risiko Business Unit and reviewed by the credit risk unit.
kredit. Mekanisme proses persetujuan kredit The credit approval process mechanism is through
dilakukan melalui rapat Komite Kredit. Komite a Credit Committee meeting. The Credit Committee
Kredit merupakan lembaga pemutus kredit constitutes the decision maker for credit approval,
yang beranggotakan pemutus dari Unit Bisnis which consists of representatives from Business
dan Unit Risiko Bisnis, dengan demikian proses Units and the Credit Risk Unit, so that the loan
pemberian kredit menjadi lebih komprehensif dan granting process becomes more comprehensive
hati-hati. and prudent.
Untuk mempercepat proses ekspansi bisnis To accelerate the process of business expansion in
segmen kecil, fungsi pemasaran dan proses small segment, the marketing and credit analysis
analisa kredit dilakukan oleh Relationship Manager process function is performed by the Relationship
yang berada di bawah Unit Bisnis yaitu dengan Manager under the Business Unit by conducting
melakukan analisa bisnis dan analisa risiko serta business analysis and risk analysis as well as
memberikan mitigasi risiko yang diperlukan providing risk mitigation against the proposed
terhadap calon debitur yang diusulkan. debtor candidates.
Adapun untuk segmen menengah dan korporasi As for the middle and corporate segment these are
dilakukan oleh Relationship Manager dan Business performed by Relationship Managers and Business
Analyst yang berada di Unit Bisnis dengan tugas Analyst who are in the Business Unit and have the
memproses usulan dari calon debitur, sementara task of processing the proposals from prospective
analisis dan review risiko calon debitur di segmen debtors, while the analysis and risk review of
Korporasi dan Menengah dilakukan oleh fungsi prospective debtors in the Corporate and Middle
Credit Risk Manager yang berada di bawah Unit segment are performed by Credit Risk Manager
Risiko. who is under the Risk Unit.
Penerapan four eyes principles dalam proses The application of four eyes principles in the
perkreditan di BNI diimplementasikan dalam proses lending process at BNI is implemented in the credit
persetujuan kredit yang dilakukan melalui Komite approval process through Credit Committees, that
Kredit, yaitu forum bersama pejabat pemutus kredit is a forum of credit decision makers who have the
yang mempunyai wewenang memutus kredit yang authority to approve the credit in accordance with
diusulkan sesuai dengan limit yang ditetapkan. the specified limit. The members of the Credit
Anggota Komite Kredit terdiri dari pejabat unit Committee consist of business unit officers and
bisnis dan unit risiko bisnis. Dengan demikian business risk unit officers. Thus the process of
proses pemberian kredit menjadi lebih granting credit becomes more comprehensive and
komprehensif dan hati-hati. prudent.
Unit bisnis dan unit risiko bisnis berperan sebagai Business units and business risk units act as first
first line of defense (risk owner) yang bertugas line of defense (risk owner) in charge of managing
mengelola dan mengendalikan risiko kredit pada and controlling credit risk in daily operations of the
kegiatan operasional harian unit tersebut. unit.
Proses analisis dan persetujuan kredit dilakukan Loan analysis and approval process is conducted
melalui serangkaian proses penilaian tingkat risiko through several assessment processes of the
kredit calon debitur, yang diantaranya dengan applicant’s credit risks, i.e. through internal rating
menggunakan internal rating system (untuk kredit system (for productive loans) and credit scoring on
produktif) dan credit scoring pada decision engine the iDEAS decision engine which has been
iDEAS yang telah terintegrasi dengan Loan integrated with Loan Origination System (for
Origination System (untuk kredit konsumtif dan consumer loans and productive retail loans up to
kredit produktif segmen ritel sampai dengan Rp5 IDR5 billion), followed by the related risk mitigation
miliar), sekaligus juga strategi mitigasi risikonya. strategy. The results of the credit analysis and risk
Hasil proses analisis dan penilaian tingkat risiko assessment process will be forwarded to the Credit
kredit kemudian diajukan kepada Komite Kredit Committee for approval.
untuk mendapatkan persetujuan.
Halaman - 246 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1457
Page 857
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
Kredit yang bermasalah dikelola oleh Divisi Non-performing loan is managed by Corporate
Corporate Remedial & Recovery untuk segmen Remedial & Recovery Division for corporate
Korporasi, Divisi Enterprise & Commercial segment, Enterprise & Commercial Remedial &
Remedial & Recovery untuk segmen Enterprise, Recovery Division for Enterprise, Commercial &
Komersial dan Ritel produktif serta Divisi Retail productive Retail and Retail Collection & Recovery
Collection & Recovery untuk segmen Konsumer Division for Consumer and Program segment, to
dan Program, agar penyelamatan/penyelesaian ensure better credit recovery and settlement, and
kredit dapat dilakukan secara lebih baik dan to enable the Business Unit to focus on the
memampukan Unit Usaha untuk dapat fokus pada management of performing debtors and loan
pengelolaan debitur lancar dan melakukan expansion.
ekspansi kredit.
Untuk menjaga agar portofolio Bank tidak To prevent the Bank portfolio from being
terkonsentrasi pada debitur dan sektor ekonomi concentrated to certain debtors and economic
tertentu, maka telah ditetapkan pembatasan kredit sectors, credit restrictions have been set according
sesuai risk appetite, sedangkan untuk to the risk appetite, while to anticipate exceeding
mengantisipasi pelampauan BMPK BNI telah the Legal Lending Limit, BNI has set limits on the
menetapkan limit BMPK yang disebut house limit Maximum Limit of Credit License called House
dengan batas yang lebih prudent dibandingkan limit Limit with a more prudent limit than the limit of
BMPK sesuai ketentuan regulator. Maximum Credit Granting in accordance with the
provisions of the regulator.
Untuk mengatur komposisi portofolio pinjaman BNI, To manage the composition of BNI loan portfolio,
setiap tahun sekali ditetapkan batas maksimum the loan exposure limit is determined annually to
pinjaman (Loan Exposure Limit) yang bertujuan diversify loan portfolio among different industry
untuk mendiversifikasi portofolio pinjaman sectors and industry sub sector in order to optimise
berdasarkan sektor industri dan sub sektor industri return regarding risk in each sector and to reduce
untuk mengoptimalkan pendapatan dengan concentration risk. In the determination of optimal
mempertimbangkan risiko di masing-masing sektor concentration in industry sectors, the Bank has
industri serta mengurangi risiko konsentrasi. Dalam developed a method of Credit Portfolio
penentuan konsentrasi tiap sektor industri yang Optimisation (CPO) by calculating the correlation of
optimal, Bank mengembangkan metode Credit risk return from each industry sectors. Furthermore,
Portfolio Optimisation (CPO) dengan the Bank monitors the status of the space available
memperhitungkan korelasi risk-return dari tiap based on Loan Exposure Limit (LEL) periodically.
sektor industri. Selanjutnya Bank memonitor status
kelonggaran ekspansi pinjaman (space available)
secara periodik berdasarkan Loan Exposure Limit
(LEL).
Pengembangan manajemen risiko kredit dilakukan The development of credit risk management is
secara bertahap sesuai dengan kerangka kerja conducted in stages, and in line with the framework
yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan. Sejak set by Financial Service Authority. As of 1 January
1 Januari 2023, BNI telah mengimplementasikan 2023, BNI has implemented the calculation of
perhitungan ATMR Risiko Kredit dengan Credit Risk Weighted Assets using the standard
pendekatan Standar sesuai SEOJK approach according to SEOJK
No.24/SEOJK.03/2021 tentang Perhitungan Aset No.24/SEOJK.03/2021 concerning Calculation of
Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Kredit Risk Weighted Assets for Credit Risk Using a
Dengan Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Standard Approach for Commercial Banks
Bank Umum (tidak diaudit). (unaudited).
Sebagai bagian dari pengukuran risiko kredit dan As part of the measurement of credit risk and to
untuk mengantisipasi terjadinya perubahan faktor anticipate the occurrence of macro-factors changes
makro yang berpengaruh pada Bank, BNI secara affecting the Bank, BNI periodically performs stress
berkala melakukan stress testing risiko kredit untuk testing of credit risk to assess changes in loan
menilai perubahan portofolio kredit dan portfolio and its impact to the Bank and the Bank’s
pengaruhnya bagi Bank serta kemampuan Bank ability to face such condition.
menghadapi kondisi tersebut.
Halaman - 247 - Page
1458 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 858
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(i) Eksposur maksimum risiko kredit. (i) Maximum exposure of the credit risk.
Eksposur risiko kredit terhadap aset-bersih Credit risk exposures relating to the assets-net
sesudah cadangan kerugian penurunan nilai of allowance for impairment losses on the
pada laporan posisi keuangan konsolidasian consolidated statement of financial position as
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan of 31 December 2024 and 2023 are as
2023 adalah sebagai berikut: follows:
Eksposur maksimum/
Maximum exposure
Keterangan 2024 2023 Description
Giro pada Bank Indonesia 51,669,054 65,256,432 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 22,074,173 35,022,762 Current accounts with other banks
Penempatan pada bank lain dan Placements with other banks
Bank Indonesia 17,075,441 43,794,166 and Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
- Nilai wajar melalui laporan laba rugi 23,959,614 9,759,264 Fair value through profit or loss -
- Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other -
komprehensif lain 24,181,607 27,039,672 comprehensive income
- Biaya perolehan diamortisasi 387,017 361,374 Amortised cost -
Efek-efek yang dibeli Securities purchased under
dengan janji dijual kembali 7,971,923 13,951,344 agreement to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 13,243,026 18,998,994 Bills and other receivables
Tagihan akseptasi 15,925,521 17,091,194 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan 737,187,258 647,926,638 Loans
Obligasi Pemerintah Government Bonds
- Nilai wajar melalui laba rugi 3,957,073 4,187,772 Fair value through profit or loss -
- Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other -
komprehensif lain 90,900,188 86,547,352 comprehensive income
- Biaya perolehan diamortisasi 37,207,067 36,361,761 Amortised cost -
Aset lain-lain - bersih*) 9,165,837 11,044,503 Other assets - net*)
1,054,904,799 1,017,343,228
*) Aset lain-lain - bersih terdiri dari piutang bunga, piutang terkait transaksi *) Other assets - net consist of interest receivables, receivables
ATM dan kartu kredit, piutang lain-lain dan piutang nasabah - Entitas from transactions related to ATM and credit card, other
anak. receivables and receivables from customers - Subsidiary.
Eksposur risiko kredit terhadap rekening Credit risk exposures relating to consolidated
administratif konsolidasian pada tanggal- administrative accounts ítems as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 31 December 2024 and 2023 are as follows:
sebagai berikut:
Eksposur maksimum/
Maximum exposure
Keterangan 2024 2023 Description
Fasilitas kredit kepada debitur
yang belum digunakan 57,552,807 55,883,261 Unused loan facilities
Irrevocable letters of credit yang Outstanding irrevocable
masih berjalan 9,952,660 16,854,306 letters of credit
Garansi yang diterbitkan 73,450,980 66,777,131 Guarantees issued
140,956,447 139,514,698
Halaman - 248 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1459
Page 859
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(i) Eksposur maksimum risiko kredit (lanjutan) (i) Maximum exposure of the credit risk
(continued)
Tabel di atas menggambarkan eksposur The table above represents credit risk
maksimum atas risiko kredit bagi Grup pada exposures of the Group as of 31 December
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Untuk 2024 and 2023. For assets on the
aset pada laporan posisi keuangan consolidated statement of financial position,
konsolidasian, eksposur di atas ditentukan the exposures set out above are based on net
berdasarkan nilai tercatat bersih seperti yang carrying value as reported in the consolidated
diungkapkan pada laporan posisi keuangan statement of financial position.
konsolidasian.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the total
masing-masing sebesar 69.88% dan 63,65% maximum credit risk exposure toward asset in
adalah jumlah eksposur risiko kredit the consolidated statement of financial position
maksimum terhadap aset pada laporan posisi from loans is 69.88% and 63.65%,
keuangan konsolidasian yang berasal dari respectively.
pinjaman yang diberikan.
Manajemen yakin akan kemampuan Bank Management is confident in its ability to control
untuk mengendalikan dan memelihara and sustain exposure of credit risk to the Bank
eksposur risiko kredit yang berasal dari kredit resulting from its loans based on the following:
yang diberikan, berdasarkan hal-hal sebagai
berikut:
• Proses peningkatan pengelolaan kredit • The process of improving credit
secara berkelanjutan melalui management in a sustainable manner by
penyempurnaan end to end credit improving end to end credit process,
process, pengembangan produk product development credit organization
penyempurnaan organisasi perkreditan, improvement, credit capability
peningkatan kemampuan SDM di bidang improvement of human resources and
perkreditan dan pengembangan development of technology based for
perangkat kredit berbasis teknologi. credit application.
• BNI telah memiliki pedoman tertulis • BNI has documented credit policies and
mengenai kebijakan dan proses kredit manual procedures that cover all aspects
yang mencakup seluruh aspek pemberian of the Bank’s lending activities. Each loan
kredit yang dilakukan. Setiap pemberian transaction must adhere to the
kredit harus senantiasa mengacu pada requirements of the Bank’s policy.
kebijakan tersebut.
• BNI telah menetapkan risk appetite dan • BNI has set risk appetite and risk
risk tolerance yang selaras dengan tolerance in accordance with the Bank’s
sasaran strategis Bank, yang digunakan strategic objectives, which are used as a
sebagai acuan tingkat risiko yang akan reference level of risk to be taken by the
diambil Bank dalam pencapaian sasaran Bank in achieving business goals.
bisnis.
• BNI telah melakukan stress test risiko • BNI has performed stress test on credit
kredit untuk menilai kemampuan Bank risk to assess the ability of the Bank to
bertahan dalam kondisi tidak normal serta stay in the abnormal condition and as an
sebagai alat untuk pengambilan instrument for decision making for the
keputusan Bank. Bank.
• BNI telah memiliki sistem deteksi dini • BNI has an early problem detection
permasalahan melalui ”early warning system through “early warning system”
system” dan pemantauan yang disiplin. and disciplined monitoring.
• Seluruh kredit diberikan dengan agunan • All loans are secured by collaterals,
kecuali untuk jenis kredit tertentu seperti except for certain loans such as credit
kartu kredit, personal loans dan fasilitas cards, personal loans and interbank loans.
antar bank.
Halaman - 249 - Page
1460 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 860
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(ii) Analisa eksposur maksimum terhadap risiko (ii) Analysis of maximum exposure to credit risk
kredit setelah memperhitungkan dampak after taking into account the impact of
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya collateral and other credit risk mitigation
BNI menentukan struktur kredit termasuk BNI sets loan structure for every debtor
penentuan covenant yang tepat sesuai through appropriate covenants that aligns with
kebutuhan dan kondisi debitur, sehingga kredit debtor needs and condition. This is to ensure
yang diberikan benar-benar efektif dan the debtor uses the loan according to its
menguntungkan bagi debitur maupun Bank. original purpose so that the Bank and the
Jenis agunan yang yang dimiliki oleh Bank debtor’s interests are fulfilled. Collateral types
adalah kas, deposito, agunan yang diikat held by the Bank are cash, deposits, registered
dengan hipotik dan hak tanggungan, garansi/ mortgages, guarantees and other registered
penjaminan pihak ketiga (termasuk penjaminan securities over assets. Estimates of fair value
kredit oleh perusahaan asuransi) serta jaminan of collaterals held by the Bank is based on the
dalam bentuk aset lainnya. Perkiraan nilai value of collaterals assessed internally or
wajar dari agunan yang digunakan oleh Bank externally by the independent appraisers.
didasarkan pada nilai agunan yang dinilai oleh
penilai internal maupun eksternal.
Ketentuan coverage atau kecukupan agunan The collateral coverage criteria for each
untuk tiap segmen ditentukan sebagai berikut: segment is divided as follows: (unaudited)
(tidak diaudit)
Jumlah Coverage Minimal /
Segmen/Segment Jenis Agunan/Collateral
Minimum Coverage Amount
Aset tetap/Fixed Asset
Kas/Cash
Standby letter of credit (“SBLC”)
Korporasi/ Tanah dan Bangunan/Land and Building 100% dari limit kredit/from credit
Wholesale Piutang/Receivable limit
Kendaraan/Vehicle
Agunan lain yang diterima oleh Bank/Other
collaterals held by the Bank
Aset tetap/Fixed Asset
Kas/Cash
SBLC
Menengah/ Tanah dan Bangunan/Land and Building 125% dari limit kredit/from credit
Middle Piutang/Receivable limit
Kendaraan/Vehicle
Agunan lain yang diterima oleh Bank/Other
collaterals held by the Bank
Aset tetap/Fixed Asset
110% dari limit kredit/from credit
Kecil/Retail Kas/Cash
limit
SBLC
Nilai tercatat dari aset keuangan bank selain The carrying amounts of financial assets other
kredit yang diberikan dan efek-efek yang dibeli than bank loans and securities purchased
dengan janji dijual kembali pada umumnya under agreements to resell is generally equal
menggambarkan eksposur maksimum atas to the maximum exposure of credit risk.
risiko kredit.
Halaman - 250 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1461
Page 861
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(ii) Analisa eksposur maksimum terhadap risiko (ii) Analysis of maximum exposure to credit risk
kredit setelah memperhitungkan dampak after taking into account the impact of
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya collateral and other credit risk mitigation.
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan eksposur The table below shows the net maximum
maksimum bersih atas risiko kredit untuk efek- exposure to credit risk on securities purchased
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali under agreements to resell on 31 December
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2024 and 2023:
2023:
2024
Eksposur
maksimum/ Agunan/ Eksposur Bersih/
Maximum Collateral Net Exposure
Keterangan exposure Description
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under agreements
dijual kembali 7,971,923 8,226,650 (254,727) to resell
2023
Eksposur
maksimum/ Agunan/ Eksposur Neto/
Maximum Collateral Net Exposure
Keterangan exposure Description
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under agreements
dijual kembali 13,951,344 14,102,758 (151,414) to resell
(iii) Informasi kualitas kredit atas aset keuangan (iii) The information on the credit quality of
per tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 financial assets as of 31 December 2024 and
sebagai berikut: 2023 are as follows:
2024
Belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai/ Jatuh tempo
Neither past due nor impaired dan tidak
mengalami
penurunan
nilai/ Mengalami
Past-due penurunan
Grup 1/ Grup 2/ Grup 3/ Grup 4/ Grup 5/ but not nilai/
Group 1 Group 2 Group 3 Group 4 Group 5 impaired Impaired Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia - 51,669,054 - - - - - 51,669,054 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - 22,074,186 - - - - - 22,074,186 other banks
Penempatan pada Placements with
bank lain dan other banks and
Bank Indonesia 3,439,474 13,636,161 - - - - - 17,075,635 Bank Indonesia
Efek-efek 23,030,204 25,187,153 - - - - 316,989 48,534,346 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji under agreements
dijual kembali 7,281,260 690,663 - - - - - 7,971,923 to resell
Wesel ekspor dan Bills and other
tagihan lainnya 4,216,205 9,079,649 - - - - - 13,295,854 receivables
Tagihan akseptasi 147,257 10,682,441 3,815,368 - 1,321,400 52,304 - 16,018,770 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan Loans
Modal kerja 24,151,410 313,967,462 9,949,258 135,707 23,209,245 18,612,263 9,745,230 399,770,575 Working capital
Investasi 6,695,321 108,089,121 4,522,200 30,826 6,926,294 2,764,903 2,594,234 131,622,899 Investment
Konsumen 15,313,455 110,549,579 9,333,575 668,108 2,467,561 3,261,194 2,866,799 144,460,271 Consumer
Sindikasi 811,737 89,539,671 136,379 - 1,700,791 4,912,686 19,846 97,121,110 Syndicated
Karyawan 7,840 2,726,811 105,998 10,944 1,091 14,892 26,695 2,894,271 Employee
Program Pemerintah - 2,652 - - - - - 2,652 Government programs
Obligasi Pemerintah 7,948,761 124,122,808 - - - - - 132,071,569 Government Bonds
Aset lain-lain – bersih*) - 9,165,837 - - - - - 9,165,837 Other assets – net*)
Total 93,042,924 891,183,248 27,862,778 845,585 35,626,382 29,618,242 15,569,793 1,093,748,952 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (38,834,065) impairment losses
Bersih 1,054,914,887 Net
*) Aset lain-lain - bersih terdiri dari piutang bunga, piutang terkait transaksi ATM, *) Other assets – net consist of interest receivables, receivables from transactions
piutang lain-lain dan kartu kredit dan piutang nasabah - Entitas anak. related to ATM and credit card, other receivables and receivables from customers -
Subsidiary.
Halaman - 251 - Page
1462 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 862
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(iii) Informasi kualitas kredit atas aset keuangan (iii) The information on the credit quality of
per tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 financial assets as of 31 December 2024 and
sebagai berikut: (lanjutan) 2023 are as follows: (continued)
2023
Belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai/ Jatuh tempo
Neither past due nor impaired dan tidak
mengalami
penurunan
nilai/ Mengalami
Past-due penurunan
Grup 1/ Grup 2/ Grup 3/ Grup 4/ Grup 5/ but not nilai/
Group 1 Group 2 Group 3 Group 4 Group 5 impaired Impaired Total
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia - 65,256,432 - - - - - 65,256,432 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - 35,022,769 - - - - - 35,022,769 other banks
Penempatan pada Placements with
bank lain dan other banks and
Bank Indonesia 40,378,216 3,416,048 - - - - - 43,794,264 Bank Indonesia
Efek-efek 9,458,882 27,706,008 - - - - 242,790 37,407,680 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji under agreements
dijual kembali 8,770,692 5,180,652 - - - - - 13,951,344 to resell
Wesel ekspor dan Bills and other
tagihan lainnya 5,656,544 13,620,951 - - - - - 19,277,495 receivables
Tagihan akseptasi 133,917 15,598,617 251,132 - 1,585,009 - - 17,568,675 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan Loans
Modal kerja 18,408,118 270,735,291 7,445,718 67,725 26,475,606 21,084,484 8,669,019 352,885,961 Working capital
Investasi 5,306,583 90,546,012 3,977,560 37,227 9,524,570 4,252,563 3,970,994 117,615,509 Investment
Konsumen 13,541,275 92,995,563 9,237,358 364,107 2,543,918 2,553,524 2,081,269 123,317,014 Consumer
Sindikasi 1,842,840 85,184,057 2,855,292 - 1,702,494 5,995,634 19,846 97,600,163 Syndicated
Karyawan 3,380 3,364,755 150,610 4,973 2,046 14,555 94,423 3,634,742 Employee
Program Pemerintah - 31,380 - - - - - 31,380 Government programs
Obligasi Pemerintah 9,572,999 117,527,370 - - - - - 127,100,369 Government Bonds
Aset lain-lain – bersih*) - 11,701,003 - - - - - 11,701,003 Other assets – net*)
Total 113,073,446 837,886,908 23,917,670 474,032 41,833,643 33,900,760 15,078,341 1,066,164,800 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (48,158,663) impairment losses
Bersih 1,018,006,137 Net
*) Aset lain-lain – bersih terdiri dari piutang bunga, piutang terkait transaksi ATM dan kartu *) Other assets – net consist of interest receivables, receivables from
kredit dan piutang lain-lain. transactions related to ATM and credit card and other receivables.
Pengelompokkan kualitas kredit atas aset The credit quality classifications of financial
keuangan berdasarkan kebijakan internal Grup assets based on the Group's internal policies
adalah sebagai berikut: are as follows:
- Grup 1 : Debitur baru (kurang dari 6 bulan). - Group 1 : New customers (less than 6
months).
- Grup 2 : Nasabah lama yang tidak memiliki - Group 2 : Existing customers with no
historis pernah menunggak dalam 3 tahun history of overdue for the past 3 years.
terakhir.
- Grup 3 : Nasabah lama yang memiliki - Group 3 : Existing customers with history
historis pernah menunggak (dibawah of overdue below 90 days in the past
90 hari) dalam 3 tahun terakhir. 3 years.
- Grup 4 : Nasabah lama yang memiliki - Group 4 : Existing customers with history
historis pernah menunggak diatas 90 hari of default more than 90 days in the past
dalam 3 tahun terakhir. 3 years.
- Grup 5 : Nasabah lama yang pinjamannya - Group 5 : Existing customers with loans
pernah/telah direstrukturisasi. that was/has been restructured.
Halaman - 252 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1463
Page 863
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(iv) Analisis umur pinjaman yang jatuh tempo (iv) The aging analysis of past due but not
tetapi tidak mengalami penurunan nilai pada impaired loans as 31 December 2024 and
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: 2023:
2024
Kurang dari Lebih dari
30 hari/ 31 sampai 60 hari/
Less than 60 hari/ More than
30 days 31 to 60 days 60 days Total
Modal kerja 432,936 1,522,980 16,656,347 18,612,263 Working capital
Investasi 45,311 9,800 2,709,792 2,764,903 Investment
Konsumen 150,284 640,029 2,470,881 3,261,194 Consumer
Sindikasi - - 4,912,686 4,912,686 Syndicated
Karyawan 1 - 14,891 14,892 Employee
Total 628,532 2,172,809 26,764,597 29,565,938 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (234,532) (312,537) (15,886,181) (16,433,250) impairment losses
Bersih 394,000 1,860,272 10,878,416 13,132,688 Net
2023
Kurang dari Lebih dari
30 hari/ 31 sampai 60 hari/
Less than 60 hari/ More than
30 days 31 to 60 days 60 days Total
Modal kerja 754,109 505,625 19,824,750 21,084,484 Working capital
Investasi 41,080 40,932 4,170,551 4,252,563 Investment
Konsumen 35,764 546,984 1,970,776 2,553,524 Consumer
Sindikasi - - 5,995,634 5,995,634 Syndicated
Karyawan 127 4 14,424 14,555 Employee
Total 831,080 1,093,545 31,976,135 33,900,760 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (432,039) (220,420) (20,884,338) (21,536,797) impairment losses
Bersih 399,041 873,125 11,091,797 12,363,963 Net
(v) Konsentrasi risiko aset keuangan (v) Concentration of risks of consolidated financial
konsolidasian dengan eksposur risiko kredit assets with credit risk exposure
Tabel berikut menggambarkan rincian The following table provides details of the
eksposur kredit Grup pada nilai tercatat (tanpa Group’s credit exposures at their carrying
memperhitungkan agunan atau pendukung amounts (without taking into account any
kredit lainnya), yang dikategorikan collateral held or other credit support), as
berdasarkan area geografis pada tanggal- categorised by geographical region as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Untuk 31 December 2024 and 2023. For this table,
tabel ini, Grup telah mengalokasikan eksposur the Group has allocated exposures to the
area berdasarkan wilayah geografis tempat regions based on the geographical area where
mereka beroperasi. activities are undertaken.
Halaman - 253 - Page
1464 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 864
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
48. RISIKO KREDIT (lanjutan) 48. CREDIT RISK (continued)
(v) Konsentrasi risiko aset keuangan (v) Concentration of risks of consolidated financial
konsolidasian dengan eksposur risiko kredit assets with credit risk exposure (continued).
(lanjutan).
2024
Jawa & Indonesia Timur/ Lain-lain *)/
Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi East Indonesia Others *) Total
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 50,993,488 - - - - 675,566 51,669,054 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 8,763,015 5 11 5 6 13,311,144 22,074,186 other banks
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia 9,526,846 - - - - 7,548,789 17,075,635 and Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 18,495,795 - - - - 5,463,819 23,959,614 profit or loss
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan other comprehensive
komprehesif lain 20,955,867 - - - - 3,231,575 24,187,442 income
Biaya perolehan diamortisasi 300,000 - - - - 87,290 387,290 Amortised cost
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 6,142,073 - - - - 1,829,850 7,971,923 agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan
lainnya 13,240,154 18,747 35,783 1,170 - - 13,295,854 Bill and other receivables
Tagihan akseptasi 15,507,287 44,821 4,909 88,752 - 373,001 16,018,770 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan 559,740,206 57,676,921 28,278,891 32,063,331 8,043,697 90,068,732 775,871,778 Loans
Obligasi pemerintah Government Bonds
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 1,507,795 - - - - 2,449,278 3,957,073 profit or loss
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan other comprehensive
komprehensif lain 68,548,658 - - - - 22,355,783 90,904,441 income
Biaya perolehan diamortisasi 26,615,754 - - - - 10,594,301 37,210,055 Amortised cost
Aset lain-lain - bersih**) 6,212,394 469,693 40,097 632,808 9,926 1,800,919 9,165,837 Other assets - net**)
Total 806,549,332 58,210,187 28,359,691 32,786,066 8,053,629 159,790,047 1,093,748,952 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (38,834,065) impairment losses
Neto 1,054,914,887 Net
2023
Jawa & Indonesia Timur/ Lain-lain *)/
Bali Sumatera Kalimantan Sulawesi East Indonesia Others *) Total
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 64,306,677 - - - - 949,755 65,256,432 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 15,013,952 5 12 6 6 20,008,788 35,022,769 other banks
Penempatan pada bank lain Placements with other banks
dan Bank Indonesia 40,360,778 - - - - 3,433,486 43,794,264 and Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 2,625,120 - - - - 7,134,144 9,759,264 profit or loss
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan other comprehensive
komprehesif lain 22,972,680 - - - - 4,071,421 27,044,101 income
Biaya perolehan diamortisasi 542,790 - - - - 61,525 604,315 Amortised cost
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 9,651,897 - - - - 4,299,447 13,951,344 agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan
lainnya 18,150,430 150,944 54,792 12,906 - 908,423 19,277,495 Bill and other receivables
Tagihan akseptasi 16,737,263 167,267 2,380 287,950 227 373,588 17,568,675 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan 506,284,830 56,532,718 28,431,932 31,610,823 7,869,246 64,355,220 695,084,769 Loans
Obligasi pemerintah Government Bonds
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi 2,086,261 - - - - 2,101,511 4,187,772 profit or loss
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan other comprehensive
komprehensif lain 68,781,674 - - - - 17,767,658 86,549,332 income
Biaya perolehan diamortisasi 16,335,373 - - - - 20,027,892 36,363,265 Amortised cost
Aset lain-lain - bersih**) 9,514,266 413,927 38,414 386,724 10,971 1,336,701 11,701,003 Other assets - net**)
Total 793,363,991 57,264,861 28,527,530 32,298,409 7,880,450 146,829,559 1,066,164,800 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (48,158,663) impairment losses
Neto 1,018,006,137 Net
*) Termasuk kantor cabang luar negeri dan Entitas Anak *) Includes overseas branches and Subsidiaries
**) Aset lain-lain – bersih terdiri dari piutang bunga, piutang terkait **) Other assets – net consist of interest receivables, receivables
transaksi ATM dan kartu kredit, piutang lain-lain, dan piutang nasabah from transactions related to ATM and credit card, other
- Entitas anak. receivables, and receivables from customers - Subsidiary.
Halaman - 254 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1465
Page 865
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. RISIKO LIKUIDITAS 49. LIQUIDITY RISK
Risiko likuiditas berhubungan dengan adanya Liquidity risk relates to the possibility that the Bank
kemungkinan Bank tidak mampu untuk memenuhi will be unable to meet short-term obligations to
kewajiban jangka pendek terhadap deposan, depositors, investors and creditors, as well as fulfill
investor dan kreditur, serta pemenuhan giro wajib Statutory Reserve Requirements due to, among
minimum (GWM) yang diantaranya disebabkan others, limited access to financing or the inability to
keterbatasan akses pendanaan atau liquidate assets at reasonable prices.
ketidakmampuan untuk melikuidasi aset yang
dimiliki dengan harga yang wajar.
Manajemen Risiko Likuiditas dilakukan oleh Divisi Liquidity Risk Management is carried out by the
Enterprise Risk Management (ERM), Divisi Enterprise Risk Management (ERM), Treasury
Treasury (TRS), dan Kantor Cabang Luar Negeri. Division (TRS), and Branch Offices of Foreign
Kebijakan dan Prosedur Risiko Likuiditas disusun Affairs. Liquidity Risk Policies and Procedures was
oleh Divisi ERM, selanjutnya dilaksanakan oleh prepared by the ERM Division, subsequently
Divisi TRS dan segenap Kantor Cabang Luar implemented by the TRS Division and all Branch
Negeri, yang diwujudkan dalam manajemen Offices of Foreign Affairs, which is manifested in
strategi likuiditas. the liquidity strategy management.
Divisi ERM juga melakukan monitoring terhadap ERM Division also monitors the implementation of
pelaksanaan manajemen likuiditas yang dilakukan the liquidity management performed by the
oleh Divisi Treasury tersebut. Treasury Division.
Divisi ERM menyusun Kebijakan Risiko Likuiditas ERM Division prepares Liquidity Risk Policy
berupa Pedoman Penerapan Manajemen Risiko Guidelines in Liquidity Risk Management
Likuiditas, yang lebih lanjut dijabarkan ke dalam Implementation Guidelines, which is further
Prosedur Manajemen Risiko Likuiditas yang berisi elaborated into the Liquidity Risk Management
panduan pelaksanaan manajemen risiko likuiditas, Procedures which contains guidelines for liquidity
antara lain berupa: risk management practices, which include:
a. Ketersediaan Alat Likuid: Kas, GWM, Secondary a. Availability Liquidity Tools: Cash, Statutory
Reserve, Early Warning Signal (EWS) Reserve Requirement, Secondary Reserve,
Likuiditas, Liquidity Contingency Plan Head Early Warning Signal (EWS) for Liquidity,
Office maupun Kantor Cabang Luar Negeri; Liquidity Contingency Plan Head Office or
Branch Office of Foreign Affairs;
b. Pengukuran Risiko Likuiditas : Rasio Likuiditas, b. Measurement of Liquidity Risk: Liquidity Ratio,
Proyeksi Arus Kas, Profil Maturitas, Rasio Cash Flow Projection, Maturity Profile, Liquidity
Kecukupan Likuiditas dan Stress testing; Adequacy Ratio and Stress testing;
c. Pemantauan Risiko Likuiditas; c. Liquidity Risk Monitoring;
d. Pengendalian Risiko Likuiditas; dan d. Liquidity Risk Management;
e. Penetapan Limit Likuiditas: Pagu Kas Bank Wide e. Determination of Liquidity Limit: Cash Ceiling
dan Wilayah (Rupiah dan Valas), Safety Level, Bank Wide and Regional Are (Rupiah and
Limit Profil Maturitas. Pembatasan Kredit Valas Valas), Safety Level, Maturity Profile Limit.
berdasarkan ketersediaan likuiditas valas. Credit in Foreign Currency Limit based on the
availability of liquidity for Foreign Currency.
Divisi ERM juga menyusun risk appetite dan risk ERM Division also prepares risk appetite and risk
tolerance Risiko Likuiditas yang selaras dengan tolerance for Liquidity Risk in accordance with the
sasaran strategis Bank, yang digunakan sebagai Bank’s strategic objectives, which are used as a
acuan tingkat risiko yang akan diambil Bank dalam reference level of risk to be taken by the Bank in
pencapaian sasaran bisnis. achieving business goals.
Dalam mengelola likuiditas, selain mengelola In managing liquidity, beside addition to managing
primary reserve (kas dan GWM), BNI menjaga dan primary reserve (cash and statutory reserve
mempertahankan secondary reserve untuk requirement), BNI keeps and maintains secondary
memastikan likuiditas berada pada level yang reserve to ensure liquidity is at a safe level. In
aman. Sebagai antisipasi pemenuhan secondary anticipation of fulfilling the ideal secondary reserve,
reserve yang ideal, BNI menjaga dan BNI preserves and maintains a tertiary reserve.
mempertahankan tertiary reserve.
Halaman - 255 - Page
1466 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 866
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. RISIKO LIKUIDITAS (lanjutan) 49. LIQUIDITY RISK (continued)
Penetapan dan pemantauan limit, yaitu Safety The setting and monitoring of limits, i.e. Safety
Level dan Pembatasan Kredit Valas berdasarkan Level and Credit Limitation for Foreign Currency
ketersediaan Likuiditas Valas dilakukan secara based on the availability of Liquidity for Foreign
berkala oleh Divisi ERM. Sedangkan ketersediaan Currency is conducted periodically by the ERM
atas keseluruhan reserve dipantau secara harian, Division. While the availability of the whole reserve
mingguan, dan bulanan oleh Divisi TRS dan Divisi is monitored daily, weekly, and monthly by the TRS
ERM. Division and the ERM Division.
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo The table below shows the remaining contractual
kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan maturities of the financial liabilities based on
undiscounted cash flows. undiscounted cash flows.
2024
Kurang dari Lebih dari
1 Bulan/ 1-3 3-6 6 - 12 12 Bulan/
Less than Bulan/ Bulan/ Bulan/ More than
1 Month Months Months Months 12 Months Total
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 5,514,720 - - - - 5,514,720 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 659,303,325 79,978,318 37,378,681 30,280,627 1,583,846 808,524,797 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 14,395,602 1,443,612 1,262,723 1,414,936 31,591 18,548,464 Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 1,479,185 - - - - 1,479,185 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 532,009 2,600,816 1,015,831 72,457 8,372 4,229,485 Acceptance payables
Efek-efek yang
diterbitkan - 80,625 4,293,079 246,704 10,637,428 15,257,836 Securities issued
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 9,689,028 49,678 136,599 186,278 6,679,566 16,741,149 agreements to repurchase
Pinjaman yang diterima 4,223,302 6,501,505 16,280,117 17,127,735 3,464,181 47,596,840 Borrowings
Efek-efek subordinasi - 358,516 - 8,406,016 19,101,144 27,865,676 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain*) 19,641,982 - - - - 19,641,982 Other liabilities*)
Total 714,779,153 91,013,070 60,367,030 57,734,753 41,506,128 965,400,134 Total
Total aset lancar **) 105,169,035 8,036,442 3,603,644 2,649,837 117,141,416 236,600,374 Total liquid assets**)
KOMITMEN DAN COMMITMENT AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Fasilitas kredit kepada
debitur yang belum
digunakan 57,552,807 - - - - 57,552,807 Unused loan facilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan 2,864,725 4,637,284 843,350 368,650 1,238,651 9,952,660 letters of credit
Garansi yang diterbitkan 11,336,806 8,350,111 9,944,176 19,245,410 24,574,477 73,450,980 Guarantees issued
Total 71,754,338 12,987,395 10,787,526 19,614,060 25,813,128 140,956,447 Total
2023
Kurang dari Lebih dari
1 Bulan/ 1-3 3-6 6 - 12 12 Bulan/
Less than Bulan/ Bulan/ Bulan/ More than
1 Month Months Months Months 12 Months Total
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 5,294,952 - - - - 5,294,952 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 669,126,328 62,871,280 17,190,524 63,410,848 939,977 813,538,957 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 8,432,524 1,761,870 607,451 1,042,214 49,929 11,893,988 Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 810,462 - - - - 810,462 Derivative payables
Liabilitas akseptasi 216,460 1,059,755 371,901 2,833,350 1,267,081 5,748,547 Acceptance payables
Efek-efek yang
diterbitkan - 80,625 97,750 34,250 5,195,500 5,408,125 Securities issued
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali - 45,959 183,241 782,482 6,457,085 7,468,767 agreements to repurchase
Pinjaman yang diterima 2,180,351 3,118,741 1,879,318 9,317,895 17,893,124 34,389,429 Borrowings
Efek-efek subordinasi - 342,968 342,968 685,936 18,272,775 19,644,647 Subordinated securities
Liabilitas lain-lain*) 18,512,179 - - - - 18,512,179 Other liabilities*)
Total 704,573,256 69,281,198 20,673,153 78,106,975 50,075,471 922,710,053 Total
Total aset lancar **) 133,755,042 23,078,513 1,509,876 7,770,428 116,267,177 282,381,036 Total liquid assets**)
*) Liabilitas lain-lain terdiri dari utang ke pemegang polis, setoran jaminan, *) Other liabilities consist of obligation to policyholders, guarantee deposits,
rekening dalam penyelesaian, utang reasuransi dan komisi, serta utang unsettled account, reinsurance payable and commission, and payable to
nasabah - Entitas Anak. customer - Subsidiary.
**) Aset lancar terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, **) Liquid assets consist of cash, current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia dan Obligasi Pemerintah accounts with other banks, placement with other banks and Bank Indonesia
and Government Bonds.
Halaman - 256 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1467
Page 867
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. RISIKO LIKUIDITAS (lanjutan) 49. LIQUIDITY RISK (continued)
2023
Kurang dari Lebih dari
1 Bulan/ 1-3 3-6 6 - 12 12 Bulan/
Less than Bulan/ Bulan/ Bulan/ More than
1 Month Months Months Months 12 Months Total
KOMITMEN DAN COMMITMENT AND
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Fasilitas kredit kepada
debitur yang belum
digunakan 55,883,261 - - - - 55,883,261 Unused loan facilities
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan 6,278,916 7,131,859 1,850,556 930,774 662,201 16,854,306 letters of credit
Garansi yang diterbitkan 10,774,762 6,876,173 5,998,340 15,338,665 27,789,191 66,777,131 Guarantees issued
Total 72,936,939 14,008,032 7,848,896 16,269,439 28,451,392 139,514,698 Total
Dalam rangka meningkatkan ketahanan likuiditas, In order to increase liquidity resilience, BNI
BNI menerapkan perhitungan rasio kecukupan implements Liquidity Coverage Ratio (LCR) and
likuiditas yaitu Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) calculations and
Net Stable Funding Ratio (NSFR) dan mengelola manages requirement of the Liquidity Adequacy
rasio Kecukupan Likuiditas tersebut sesuai Ratio subject to regulators, either individually
ketentuan regulator, baik secara individu (Entitas (Parent Entity) or consolidated with Subsidiaries
Induk) maupun konsolidasi dengan Entitas Anak (unaudited).
(tidak diaudit).
LCR bertujuan untuk meningkatkan ketahanan LCR aims to improve the Bank’s short-term liquidity
likuiditas jangka pendek dengan memelihara High resilience by maintaining High Quality Liquid
Quality Liquid Assets (HQLA) yang memadai untuk Assets (HQLA) to meet liquidity needs over the
memenuhi kebutuhan likuiditas BNI selama periode next 30 days under stress conditions, while NSFR
30 hari ke depan dalam kondisi stress, sedangkan aims to reduce liquidity risk related to longer term
NSFR bertujuan untuk mengurangi risiko likuiditas funding sources requiring BNI to fund activities with
terkait sumber pendanaan untuk jangka waktu sufficient stable funding sources in order to mitigate
yang lebih panjang dengan mensyaratkan BNI future financial hardship risks.
mendanai aktivitas dengan sumber dana stabil
yang memadai dalam rangka memitigasi risiko
kesulitan pendanaan pada masa depan.
Laporan rasio Kecukupan Likuiditas BNI tersebut BNI Liquidity Adequacy Ratio are reported monthly
dilaporkan secara bulanan dan triwulanan kepada and quarterly to the Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (tidak diaudit). (unaudited).
50. RISIKO PASAR 50. MARKET RISK
Risiko pasar adalah risiko kerugian yang timbul Market risk is the risk of loss due to the adverse
akibat perubahan faktor pasar yang tidak sesuai volatility of market price movements against BNI’s
dengan posisi yang diambil oleh BNI baik pada financial assets and liabilities (on balance sheet)
posisi aset dan liabilitas keuangan dan rekening including administrative accounts (off balance
administratif. Risiko Pasar melekat pada hampir sheet). Market risk is embedded in the Bank’s
seluruh aktivitas Bank, baik trading book maupun business activities, both in trading and banking
banking book yang mencakup Risiko Suku Bunga books, which cover Interest Rate risks and Foreign
dan Risiko Nilai Tukar. Exchange risks.
Pengelolaan Risiko Pasar BNI dilakukan melalui Market Risk Management is done through
koordinasi beberapa Divisi terkait, yaitu Divisi coordination with BNI’s several related divisions
Enterprise Risk Management (Divisi ERM) yang such as: Enterprise Risk Management Division
bertanggung jawab kepada Direktur Risk (ERM) which report to the Director of Risk
Management (Dir. RMT), Policy Governance (Divisi Management (Dir.RMT), Policy Governance
PGV) yang bertanggung jawab kepada Direktur Division (PGV) which report to the Director of
Human Capital & Compliance (Dir. HCC), Divisi Direktur Human Capital & Compliance (Dir. HCC),
Treasury (Divisi TRS) dan Kantor Cabang Luar and Treasury Division (TRS) as well as Overseas
Negeri dalam pengawasan Divisi Internasional branches supervised by the International &
International & Financial Institution (Divisi INT) Financial Institutions Division (INT) which report to
yang bertanggung jawab kepada Direktur the Director of Wholesale & International Banking
Wholesale & International Banking (Dir. WHI). (Dir. WHI). The Market Risk Management is also
Dalam mengelola Risiko Pasar, Direksi didukung supported by Risk Management Committee (RMC)
oleh Risk Management Committee (RMC) dan and Assets and Liabilities Committee (ALCO) and
Komite Aset dan Liabilitas (ALCO) serta dalam supervised by the Board of Commissioners through
pengawasannya didukung oleh Komisaris melalui the Risk Monitoring Committee.
Komite Pemantau Risiko.
Halaman - 257 - Page
1468 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 868
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
50. RISIKO PASAR (lanjutan) 50. MARKET RISK (continued)
BNI telah memiliki Aplikasi Manajemen Risiko BNI has Market Risk Tools to support the
Pasar untuk mendukung proses pengelolaan Risiko implementation of the Market Risk Process. The
Pasar. Pengukuran potensi risiko pasar untuk measurement of potential market risk, for internal
pengendalian internal BNI dilakukan secara harian control purposes, is conducted on a daily basis
menggunakan Model Internal - Value at Risk (VaR) using an Internal Model - Value at Risk (VaR)
Methodology, sedangkan pengukuran risiko pasar Methodology. On the other hand, the market risk
dalam rangka perhitungan Kewajiban Penyediaan measurement for Capital Adequacy Ratio
Modal Minimum dilakukan secara bulanan purposes, is conducted on a monthly basis using
menggunakan Metode Standar. BNI juga the Standard Method. BNI also conducts on a
melakukan pengukuran risiko suku bunga pada quarterly basis the measurement of interest rate
banking -(IRRBB) secara triwulanan menggunakan risk on banking book-(IRRBB) using net interest
Pendapatan bunga bersih (NII) dan pendekatan income perspective (NII) and economic value of
nilai ekonomis dari ekuitas (EVE) serta pengukuran equity perspective (EVE) and the measurement for
Risiko Nilai Tukar pada banking book melalui foreign exchange risk on banking book by
perhitungan Posisi Devisa Neto (PDN) secara calculating the Net Open Position (NOP) both daily
harian dan bulanan sesuai ketentuan Regulator and monthly in accordance with the Regulator’s
(tidak diaudit). regulation (unaudited).
Sehubungan dengan penggunaan Model Internal In line with the use of the Internal Model (VaR) in
(VaR) dalam pengukuran Risiko Pasar, BNI telah measuring market risk, BNI conducts Back Testing
melakukan proses validasi melalui Back Testing periodically to assess the accuracy of the VaR
secara periodik untuk menilai akurasi pengukuran methodologies used. Stress Testing has also been
VaR yang digunakan. Selain itu, BNI telah conducted for the financial instruments that are
melakukan proses Stress Testing terhadap exposed to foreign exchange risk and interest rate
instrumen keuangan yang terekspos risiko nilai risk (limited to bond positions) in order to assess
tukar dan risiko suku bunga (portofolio obligasi) the Bank’s resilience in encountering extreme
untuk menilai ketahanan Bank dalam menghadapi change of risk factors in abnormal market
perubahan faktor pasar yang ekstrim pada saat conditions. Stress Testing is done every 6 (six)
kondisi pasar abnormal. Stress Testing dilakukan months or in case there is an abnormal condition
setiap 6 (enam) bulan sekali atau periode yang whichever is earlier.
lebih pendek jika terjadi kondisi abnormal.
Limit Risiko Pasar BNI sebagai bagian dari proses BNI Market Risk limit as a part of the risk
pengendalian Risiko Pasar ditetapkan dan dikaji controlling process is set and reviewed periodically
ulang secara periodik oleh Divisi ERM dan Divisi by ERM and PGV which are independent from risk
PGV yang independen terhadap risk taking units taking units (TRS and overseas branches). The
(Divisi TRS dan kantor cabang luar negeri). Limit- Market Risk limits are as follows:
limit Risiko Pasar adalah sebagai berikut:
a. Limit Risiko Pasar pada trading book: a. Market Risk limits on trading book:
(i) Limit Value at Risk (VaR) dan limit Stressed (i) Value at Risk (VaR) limit and Stressed
Value at Risk (SVaR) Value at Risk (SVaR) limit
(ii) Limit nominal transaksi (ii) Transaction nominal limit
(iii) Limit nominal open position (iii) Open position limit
(iv) Limit Budget Loss (iv) Budget Loss limit
(v) Limit Early Warning Signal Forex (v) Early Warning Signal Limit for Forex
(vi) Limit Early Warning Signal Surat Berharga (vi) Early Warning Signal Limit for Securities
(vii) Limit Off Market Price (vii) Off Market Price Limit
(viii) Limit Kewajaran Kuotasi Jibor (viii) Fairness Limit for Jibor Quotations
b. Limit Risiko Pasar pada banking book: b. Market Risk limits on banking book:
(i) Limit IRRBB (EVE dan NII) (i) IRRBB Limit (EVE and NII)
(ii) Limit Posisi Devisa Neto internal BNI. (ii) Internal BNI Net Open Position Limit.
Halaman - 258 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1469
Page 869
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
50. RISIKO PASAR (lanjutan) 50. MARKET RISK (continued)
Divisi ERM juga menyusun risk appetite dan risk ERM Division also prepares risk appetite and risk
tolerance Risiko Pasar yang selaras dengan tolerance for Market Risk in accordance with the
sasaran strategis Bank, yang digunakan sebagai Bank’s strategic objectives, which are used as a
acuan tingkat risiko yang akan diambil Bank dalam reference level of risk to be taken by the Bank in
pencapaian sasaran bisnis. achieving business goals.
Pemantauan Risiko Pasar dilakukan melalui Market Risk monitoring is conducted through
laporan yang memberikan informasi mengenai reports which give information about the market
eksposur risiko pasar dan kepatuhan terhadap risk exposures and the limit compliance. The VaR
limit-limit. Laporan VaR diberikan kepada reports are submitted to BNI management on a
manajemen BNI secara berkala (harian, mingguan periodic basis (daily, weekly, and monthly) through
dan bulanan) melalui laporan sirkulasi atau forum circular reports or RMC forum. Specifically the
RMC. Khusus terkait dengan laporan report for interest rate risk on banking book is
perkembangan Risiko Suku Bunga pada banking submitted to management on a monthly basis
book disampaikan kepada manajemen setiap bulan through the ALCO forum.
melalui forum Asset & Liabilities Committee
(ALCO).
BNI menggunakan model Value at Risk (VaR) BNI uses Value at Risk model (VaR) to measure
untuk menghitung potensi risiko pasar yang timbul potential market risk arising from possible changes
akibat perubahan faktor pasar yang dapat of market factors which can affect the market value
mempengaruhi nilai pasar pada portofolio produk of the Bank portfolio. The scope of Market Risk is
Bank. Cakupan Risiko Pasar adalah sebagai as follows:
berikut:
a. Risiko Nilai Tukar pada trading book dan a. Foreign exchange risk on trading book and
banking book. banking book.
b. Risiko Suku Bunga pada trading book dan b. Interest rate risk on trading book and banking
banking book (tidak termasuk aset- book (excluding held-to-maturity assets/
aset/investasi yang dimiliki hingga jatuh tempo). investments).
Metode untuk menghitung VaR yang digunakan The VaR method used in BNI is Variance
BNI adalah Variance Covariance/Risk Metrics. Covariance/Risk Metrics. This method uses
Metode ini menggunakan formula dengan formulas with some parameters such as volatility
memasukkan parameter-parameter seperti and correlation. It assumes that any changes that
volatilitas dan korelasi. Metode ini mengasumsikan occurs in the risk factors affecting the normal
bahwa segala perubahan dalam faktor risiko yang market conditions will follow normal distribution.
mempengaruhi kondisi pasar normal akan For abnormal market condition, Stressed VaR
mengikuti distribusi normal. Sedangkan untuk calculation is applied.
kondisi pasar harian yang tidak normal, dilakukan
perhitungan Stressed VaR.
VaR tidak menyediakan informasi potensi laba atau VaR does not provide information for potential gain
rugi pada kondisi pasar yang ekstrim atau stress. or loss in the extreme or stress market condition.
BNI melakukan stress testing untuk kondisi pasar BNI performs stress testing in the extreme market
yang ekstrim tersebut. condition.
Pengukuran VaR adalah estimasi maksimum The VaR calculation is an estimate using a 99%
potensi kerugian Risiko Pasar untuk 1 (satu) hari confidence level of the potential loss that is not
ke depan dengan tingkat keyakinan 99% dengan expected to be exceeded if the current market risk
posisi portofolio yang dimiliki tidak berubah. positions were to be held unchanged for one day.
Penggunaan tingkat keyakinan 99% berarti dalam The use of a 99% confidence level means that,
rentang waktu satu hari, kerugian harian yang within a one day horizon, losses exceeding the
melebihi VaR dalam kondisi pasar normal tidak VaR figure should occur, on average under normal
akan terjadi lebih dari 1 (satu) kali dalam 100 hari. market conditions, not more than once every one
hundred days.
Halaman - 259 - Page
1470 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 870
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
50. RISIKO PASAR (lanjutan) 50. MARKET RISK (continued)
Karena VaR adalah bagian dari pengelolaan Risiko Since VaR is an integral part of the Bank’s market
Pasar Bank, limit-limit VaR telah dibentuk untuk risk management, VaR limits have been
seluruh trading operation dan eksposur perlu established for all trading operations and
ditinjau oleh manajemen secara harian terhadap exposures are required to be reviewed daily
limit-limit. against the limits by management.
Tabel dibawah ini menunjukkan VaR agregat pada The table below presents the aggregate VaR on
portofolio trading book dan banking book milik the Bank’s trading book and banking book portfolio:
Bank: (tidak diaudit) (unaudited)
2024
Risiko mata Risiko nilai wajar suku bunga/
uang asing/ Fair value interest rate risk
Foreign
exchange risk Trading book Banking book
2024 - 31 Desember 31,225 1,448 243,371 2024 - 31 December
2024 - Rata-rata harian 16,795 3,309 236,462 2024 - Average daily
2024 - Tertinggi 34,205 7,551 275,954 2024 - Highest
2024 - Terendah 1,740 1,396 186,284 2024 - Lowest
2023
Risiko mata Risiko nilai wajar suku bunga/
uang asing/ Fair value interest rate risk
Foreign
exchange risk Trading book Banking book
2023 - 31 Desember 13,732 2,892 251,871 2023 - 31 December
2023 - Rata-rata harian 12,495 4,008 268,548 2023 - Average daily
2023 - Tertinggi 23,217 9,249 316,015 2023 - Highest
2023 - Terendah 8,533 1,497 222,009 2023 - Lowest
(i) Risiko tingkat suku bunga (i) Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga timbul pada Interest rate risks arise from financial
instrumen keuangan yang mempunyai instruments which have the loss possibilities
kemungkinan kerugian akibat perubahan from changes in interest rates that will affect
tingkat suku bunga yang akan berdampak future cash flows or fair value of the financial
pada arus kas masa depan atau nilai wajar instruments.
instrumen keuangan.
Komite Manajemen Risiko dan Anti Fraud Sub BNI’s Risk Management and Anti Fraud
Komite Manajemen Risiko (KRA-RMC) BNI, Committee sub Committee Risk Management
bertanggung jawab untuk menetapkan, (KRA-RMC) held responsible for determining,
melaksanakan serta menjaga kebijakan executing and overseeing the interest rate risk
pengelolaan risiko tingkat suku bunga sesuai management policy in accordance with the
dengan pedoman umum BNI. Tujuan utama overall guidelines of BNI. The main objective
Komite Manajemen Risiko dan Anti Fraud Sub of the Risk Management and Anti Fraud
Komite Manajemen Risiko (KRA-RMC) BNI Committee sub Committee Risk Management
adalah memaksimalkan hasil usaha BNI (KRA-RMC) is to maximise BNI’s returns
dengan tetap memperhatikan limit risiko yang within the predetermined risk limits.
ditetapkan.
Halaman - 260 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1471
Page 871
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
50. RISIKO PASAR (lanjutan) 50. MARKET RISK (continued)
(i) Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) (i) Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini merupakan kisaran tingkat The tables below summarise the range of
suku bunga kontraktual per tahun untuk aset contractual interest rates per annum for
dan liabilitas konsolidasian yang signifikan significant consolidated assets and liabilities
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023: as of 31 December 2024 and 2023:
2024
Dolar
Amerika Euro Dolar Won Korea Pound Sterling Dolar Dolar
Serikat/ Eropa/ Yen Jepang Singapura/ Selatan/ Yuan China/ Inggris/ Hongkong/ Australia/
United States European Japanese Singapore South Chinese Great Britain Hongkong Australian
Rupiah Dollar Euro Yen Dollar Korean Won Yuan Pound Sterling Dollar Dollar
% % % % % % % % % %
ASET ASSETS
Penempatan pada Placements with
bank lain dan other banks and
Bank Indonesia 0.00 - 7.00 2.00 - 5.17 - - - 3.10 - 3.20 3.85 - - - Bank Indonesia
Efek-efek 5.35 - 11.25 2.30 - 6.00 - - - - - - - - Marketable securities
Tagihan Akseptasi - 0.00 - 7.52 - - - - - - - - Acceptance receivable
Efek-efek yang dibeli
dengan janji Securities Purchase
dijual kembali 6.45 - 6.80 4.37 - 4.57 - - - - - - - - under agrrement to resell
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya 0.00 - 8.00 0.00 - 6.00 - - - - - - - - Bills and other receivables
Pinjaman yang
diberikan 0.00 - 22.45 0.00 - 10.22 3.90 - 7.00 0.41 - 3.88 4.00 - 7.25 4.35 - 6.00 6.25 7.60 - 7.70 1.50 - 8.56 6.71 - 7.00 Loans
Obligasi Pemerintah Government Bonds
- Tingkat bunga tetap 4.88- 12.00 0.50 - 7.75 0.90-1.75 0.57 - 3.00 0.50 - 1.25 - - - - - Fixed interest rate -
- Tingkat bunga
mengambang 6.29 - - - - - - - - - Floating interest rate -
LIABILITAS LIABILITIES
Simpanan nasabah 0.00 - 8.10 0.00 - 6.25 0.00 - 0.10 0.00 - 0.07 0.00 - 2.25 0.00 - 0.25 - 0.00 - 0.10 0.00 - 3.70 - Deposits from customers
Simpanan dari
bank lain 0.00 - 6.90 0.00 - 5.14 - 0.00 - 0.77 0.00 - 3.28 - - - - - Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual Securities sold
dengan janji dibeli under agreements to
kembali 5.50 - 8.38 1.85 - 4.75 - - - - - - - - repurchase
Efek-efek yang
diterbitkan 6.35 - 6.85 5.28 - - - - - - - - Securities issued
Pinjaman yang
diterima 7.18 - 9.50 4.52 - 6.00 3.07 - 3.18 - 3.86 3.60 - - - 5.26 Borrowings
Efek-efek subordinasi - 3.75 - 4.30 - - - - - - - - Subordinated securities
2023
Dolar Euro Dolar Won Korea
Amerika Serikat/ Eropa/ Yen Jepang Singapura/ Selatan/ Yuan China/
United States European Japanese Singapore South Chinese
Rupiah Dollar Euro Yen Dollar Korean Won Yuan
% % % % % % %
ASET ASSETS
Penempatan pada
bank lain dan Placements with other banks
Bank Indonesia 0.00 - 7.25 0.00 - 5.75 - - - 3.10 - 3.55 - and Bank Indonesia
Efek-efek 5.35 - 11.25 2.30 - 7.16 - - - - - Marketable securities
Tagihan Akseptasi - 0.00 - 8.41 - - - - - Acceptance receivable
Efek-efek yang dibeli
dengan janji Securities Purchase
dijual kembali 6.00 - 6.70 5.33 - 5.35 - - - - - under agrrement to resell
Wesel ekspor dan
tagihan lainnya 0.00 - 11.25 0.00 - 8.41 - - - - 0.00 Bills and other receivables
Pinjaman yang diberikan 0.00 - 26.62 0.00 - 11.18 4.00 -7.20 0.50 - 3.51 4.00 - 7.25 4.00 - 5.47 6.00 - 6.00 Loans
Obligasi Pemerintah Government Bonds
- Tingkat bunga tetap 3.88 -12.00 0.50 - 7.75 0.90 - 1.75 0.57 - 3.00 0.50 - 1.25 - - Fixed interest rate -
- Tingkat bunga
mengambang 4.54 - - - - - - Floating interest rate -
LIABILITAS LIABILITIES
Simpanan nasabah 0.00 - 7.50 0.00 - 6.90 0.00 - 0.10 0.00 - 0.01 0.00 - 1.75 - - Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 0.00 - 6.70 0.00 - 6.05 - 0.00 - 0.45 0.00 - 4.20 - - Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual
dengan janji dibeli Securities sold under
kembali 6.65 1.30 - 6.32 - - - - - agreements to repurchase
Efek-efek yang
diterbitkan 6.35 - 6.85 - - - - - - Securities issued
Pinjaman yang diterima 7.50 - 9.50 0.90 - 6.54 - - - - - Borrowings
Efek-efek subordinasi 8.00 3.75 - 4.30 - - - - - Subordinated securities
Halaman - 261 - Page
1472 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 872
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
50. RISIKO PASAR (lanjutan) 50. MARKET RISK (continued)
(i) Risiko tingkat suku bunga (lanjutan) (i) Interest rate risk (continued)
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas The following tables demonstrate the
terhadap kemungkinan perubahan suku bunga sensitivity to a reasonable possible change in
dalam Rupiah yang wajar, dengan semua IDR interest rates, with all other variables held
variabel lainnya tetap konstan, dalam laporan constant, in the Bank’s profit or loss. The
laba rugi Bank. Sensitivitas laporan laba rugi sensitivity of profit or loss is the effect of the
adalah dampak dari perubahan asumsi suku changes in interest rates assumptions on the
bunga pada laporan laba rugi pada periode profit or loss for the period. The total sensitivity
tersebut. Sensitivitas total laba atau rugi of profit or loss is based on the assumption
didasarkan pada asumsi bahwa ada that there are parallel shifts in the yield curve.
pergeseran paralel kurva hasil.
2024
Perubahan Pengaruh terhadap
persentase/ laporan laba rugi/
Percentage Impact to
Change profit or loss
±25 bps ±320,582
±50 bps ±641,164
2023
Perubahan Pengaruh terhadap
persentase/ laporan laba rugi/
Percentage Impact to
Change profit or loss
±25 bps ±401,363
±50 bps ±802,725
BNI memiliki eksposur terhadap risiko tingkat BNI has exposure to interest rate risks in
suku bunga dalam mata uang Dolar Singapore Dollar, United States Dollar, Euro
Singapura, Dolar Amerika Serikat, Euro dan and others. BNI assessed that the impact of
lainnya. BNI telah melakukan penilaian atas those interest rate risks is not significant.
dampak dari risiko tingkat suku bunga tersebut
dan hasilnya tidak signifikan.
(ii) Risiko mata uang (ii) Currency risk
Risiko valuta asing timbul sebagai akibat Foreign currency risks arise from the
adanya aset dan liabilitas keuangan dalam consolidated financial assets and liabilities
valuta asing dan rekening administratif and administrative accounts in foreign
konsolidasian baik pada sisi aset currency positions, both on the consolidated
konsolidasian maupun liabilitas konsolidasian. assets and liabilities. BNI’s foreign currency
Posisi valuta asing BNI dapat dikelompokkan position is divided into two activities: the
dalam dua aktivitas yaitu: trading book, yang trading book, which is prepared to generate
dilakukan dalam rangka memperoleh profit from the exchange rate, and the
keuntungan transaksi valuta asing, dan banking book, which is prepared to control
banking book, yang dilakukan dalam rangka BNI’s overall Net Open Position.
mengendalikan Posisi Devisa Neto BNI secara
keseluruhan.
BNI memiliki kebijakan untuk menjaga BNI’s policy is to maintain foreign currency
eksposur mata uang asing dalam batas yang exposure within acceptable limits and within
wajar dan berdasarkan peraturan yang existing regulatory guidelines. The
berlaku. Manajemen berkeyakinan bahwa saat Management believes that its current profile
ini eksposur mata uang asing atas aset dan of foreign currency exposure on its assets
liabilitas masih dalam batas yang konservatif. and liabilities is within conservative limits.
Informasi tambahan risiko pasar yang merupakan The following additional information market risk that
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang is required by applicable regulations and is not
berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi yang required by Indonesian Accounting Standards is
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesia disclosed in Note 59m.
diungkapkan pada Catatan 59m.
Halaman - 262 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1473
Page 873
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
51. RISIKO OPERASIONAL 51. OPERATIONAL RISK
Informasi tambahan risiko operasional yang The following additional information operational risk
merupakan informasi yang disyaratkan oleh that is required by applicable regulations and is not
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan required by Indonesian Accounting Standards is
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar disclosed in Note 59n.
Akuntansi Indonesia diungkapkan pada Catatan
59n.
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN LIABILITIES
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan The table below summarises the comparison
antara nilai tercatat dan nilai wajar dari semua aset between the carrying amounts and fair values of all
dan liabilitas keuangan disajikan per kategori dari financial assets and liabilities presented per
instrumen keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan category of financial instruments. The fair values
adalah berdasarkan informasi relevan yang disclosed are based on relevant information
tersedia pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 available as of 31 December 2024 and 2023, and
dan 2023, dan tidak diperbaharui untuk not updated to reflect changes in market conditions
mencerminkan perubahan dalam kondisi pasar which have occurred after this date.
yang telah terjadi setelah tanggal ini.
2024 2023
Nilai Tercatat/ Nilai wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai wajar/
Carrying Value Fair value Carrying Value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Kas 13,709,930 13,709,930 11,207,201 11,207,201 Cash
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Efek-efek 23,959,614 23,959,614 9,759,264 9,759,264 Marketable securities
Obligasi Pemerintah 3,957,073 3,957,073 4,187,772 4,187,772 Government Bonds
Tagihan derivatif 1,792,978 1,792,978 995,677 995,677 Derivatives receivable
29,709,665 29,709,665 14,942,713 14,942,713
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi Pemerintah 90,904,441 90,904,441 86,549,332 86,549,332 Government Bonds
Efek-efek 24,187,442 24,187,442 27,044,101 27,044,101 Marketable securities
Penyertaan saham 637,280 637,280 563,700 563,700 Equity investments
115,729,163 115,729,163 114,157,133 114,157,133
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Pinjaman yang diberikan 737,187,258 737,187,258 647,926,638 647,926,638 Loans
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 51,669,054 51,669,054 65,256,432 65,256,432 Bank Indonesia
Obligasi Pemerintah 37,210,055 36,984,557 36,363,265 35,257,128 Government Bonds
Giro pada Current accounts with
bank lain 22,074,173 22,074,173 35,022,762 35,022,762 other banks
Tagihan akseptasi 15,925,521 15,925,521 17,091,194 17,091,194 Acceptance receivables
Penempatan pada bank Placements with other banks
lain dan Bank Indonesia 17,075,441 17,075,441 43,794,166 43,794,166 and Bank Indonesia
Wesel ekspor dan Bills and
tagihan lainnya 13,243,026 13,243,026 18,998,994 18,998,994 other receivables
Aset lain-lain - bersih*) 9,533,153 9,533,153 11,701,003 11,701,003 Other assets - net*)
Efek-efek yang
dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali 7,971,923 7,971,923 13,951,344 13,951,344 agreement to resell
Efek-efek 387,017 387,290 361,374 364,361 Marketable securities
912,276,621 912,051,396 890,467,172 889,364,022
1,071,425,379 1,071,200,154 1,030,774,219 1,029,671,069
Halaman - 263 - Page
1474 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 874
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
2024 2023
Nilai Tercatat/ Nilai wajar/ Nilai Tercatat/ Nilai wajar/
Carrying Value Fair value Carrying Value Fair value
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Liabilitas derivatif 1,479,185 1,479,185 810,462 810,462 Derivative payables
Liabilitas keuangan lainnya Other financial liabilities
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 305,733,528 305,733,528 345,496,168 345,496,168 Current accounts
Tabungan 257,544,353 257,544,353 231,981,435 231,981,435 Savings account
Deposito berjangka 242,232,967 242,232,967 232,664,980 232,664,980 Time deposits
Negotiable Certificate Negotiable Certificate
of Deposit - - 587,760 587,760 of Deposit
Pinjaman yang diterima 42,931,444 42,931,444 30,949,608 30,949,608 Borrowings
Liabilitas lain-lain**) 19,641,982 19,641,982 18,512,179 18,512,179 Other liabilities**)
Efek-efek subordinasi 17,699,183 17,079,032 16,928,731 15,857,891 Subordinated securities
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Pinjaman pasar uang
antar bank 12,294,527 12,294,527 5,117,755 5,117,755 Inter-bank call money
Giro 3,725,403 3,725,403 4,376,529 4,376,529 Current accounts
Deposito berjangka 831,067 831,067 804,114 804,114 Time deposit
Negotiable Certificate Negotiable Certificate
of Deposit 770,760 770,760 515,651 515,651 of Deposit
Simpanan lainnya 926,707 926,707 1,079,939 1,079,939 Other deposits
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 15,890,945 15,890,945 6,891,177 6,891,177 agreements to repurchase
Efek-efek yang diterbitkan 12,974,497 13,167,926 4,893,357 4,998,160 Securities issued
Liabilitas segera 5,514,720 5,514,720 5,294,952 5,294,952 Obligation due immediately
Liabilitas akseptasi 4,229,484 4,229,484 5,748,547 5,748,547 Acceptance payables
942,941,567 942,514,845 911,842,882 910,876,845
944,420,752 943,994,030 912,653,344 911,687,307
*) Aset lain-lain - bersih terdiri dari piutang bunga, piutang terkait *) Other assets - net consist of interest receivables, receivables from
transaksi ATM dan kartu kredit, piutang lain-lain dan piutang dari transactions related to ATM and credit card, other receivables and
nasabah - Entitas anak. receivables from customers - Subsidiary.
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari utang ke pemegang polis, setoran **) Other liabilities consist of obligation to policyholders, guarantee
jaminan, rekening dalam penyelesaian, utang reasuransi dan komisi, deposits, unsettled account, reinsurance payable and commission,
serta utang nasabah - Entitas Anak. and payable to customers - Subsidiary.
Bank menggunakan hirarki berikut untuk The Bank adopts the following hierarchy for
menentukan dan mengungkapkan nilai wajar dari determining and disclosing the fair value of
instrumen keuangan: financial instruments:
(i) Tingkat 1: Harga dikutip (tidak disesuaikan) dari (i) Level 1: Quoted prices in active market for the
pasar yang aktif untuk aset atau liabilitas same/identical financial asset or liability;
keuangan yang identik;
(ii) Tingkat 2: Input selain harga yang dikutip dari (ii) Level 2: Inputs other than quoted market prices
pasar yang disertakan pada Tingkat 1 yang included in Level 1 that are observable for the
dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas financial asset or liability, either directly (as a
keuangan, baik secara langsung (yaitu sebagai price) or indirectly (as derived from price);
sebuah harga) atau secara tidak langsung
(yaitu sebagai turunan dari harga);
(iii) Tingkat 3: Input untuk aset atau liabilitas (iii) Level 3: Inputs for the financial assets or
keuangan yang tidak didasarkan pada data liability that are not based on observable
pasar yang dapat diobservasi (informasi yang market data (unobservable information).
tidak dapat diobservasi).
Halaman - 264 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1475
Page 875
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen The table below shows the financial instruments
keuangan yang diukur pada nilai wajar yang measured at fair value grouped according to the
dikelompokkan berdasarkan hirarki nilai wajar: fair value hierarchy:
2024
Nilai wajar/Fair value
Nilai tercatat/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Efek-efek 23,959,614 1,160,733 22,777,322 21,559 Marketable securities
Obligasi Pemerintah 3,957,073 3,957,073 - - Government Bonds
Tagihan derivatif 1,792,978 - 1,792,978 - Derivative receivables
29,709,665 5,117,806 24,570,300 21,559
Nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan comprehensive income
komprehensif lain
Obligasi Pemerintah 90,904,441 66,807,204 24,097,237 - Government Bonds
Efek-efek 24,187,442 19,281,464 4,905,978 - Marketable securities
Penyertaan saham 637,280 - - 637,280 Equity investments
115,729,163 86,088,668 29,003,215 637,280
145,438,828 90,045,742 53,573,515 658,839
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Liabilitas derivatif 1,479,185 - 1,479,185 - Derivatives payable
1,479,185 - 1,479,185 -
2023
Nilai wajar/Fair value
Nilai tercatat/ Tingkat/ Tingkat/ Tingkat/
Carrying value Level 1 Level 2 Level 3
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Efek-efek 9,759,264 1,478,167 8,266,881 14,216 Marketable securities
Obligasi Pemerintah 4,187,772 4,187,772 - - Government Bonds
Tagihan derivatif 995,677 - 995,677 - Derivative receivables
14,942,713 5,665,939 9,262,558 14,216
Nilai wajar melalui Fair value through other
penghasilan comprehensive income
komprehensif lain
Obligasi Pemerintah 86,549,332 79,039,214 7,510,118 - Government Bonds
Efek-efek 27,044,101 20,352,097 6,692,004 - Marketable securities
Penyertaan saham 563,700 - - 563,700 Equity investments
114,157,133 99,391,311 14,202,122 563,700
129,099,846 105,057,250 23,464,680 577,916
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Nilai wajar melalui Fair value through
laporan laba rugi profit or loss
Liabilitas derivatif 810,462 - 810,462 - Derivatives payable
810,462 - 810,462 -
Halaman - 265 - Page
1476 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 876
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Teknik penilaian dan input signifikan atas nilai Valuation technique and significant input for fair
wajar tingkat 3 untuk beberapa penyertaan saham value of level 3 for investments as 31 December
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah 2024 and of 2023 are as follows:
sebagai berikut:
Teknik
Penilaian/
Valuation 2024 2023
Akun Technique Input Signifikan/Significant Input % % Account
Nilai wajar melalui laba rugi
penghasilan komprehensif Fair value through hother
lain comprehensive income
Tingkat diskonto/Discount rate 16.05 17.32
Tingkat bunga bebas risiko/Risk-free rate 6.89 6.97
Diskon Marketabilitas/Discount for lack of
Arus Kas yang Marketability (DLOM) 36.00 32.00
PT Penyelesaian Transaksi Didiskontokan/ Diskon Minoritas/Discount for Lack of PT Penyelesaian Transaksi
Elektronik Nasional (PTEN) Discounted cashflow Control (DLOC) 35.00 35.00 Elektronik Nasional (PTEN)
- Arus Kas yang Tingkat diskonto/Discount rate 19.33 12.65
Didiskontokan/ Tingkat pertumbuhan
Discounted cashflow (90%) perpetuitas/Perpetuity Growth 3.00 3.00
- Metode Pembanding Diskon Marketabilitas/Discount for lack of
Perusahaan Tercatat di Marketability (DLOM) 30.00 30.00
Bursa Efek (GCM)/ Diskon Minoritas/Discount for Lack of
Guideline Publicly Traded Control (DLOC) 30.00 30.00
PT Fintek Karya Nusantara Company Method (10%) PT Fintek Karya Nusantara
Tingkat votalita/Votality rate - -
Tingkat bunga bebas risiko/Risk-free rate - -
- Backsolve-Model Opsi Periode keluar/ Time to exit - -
Harga/- Backsolve-Option Diskon Marketabilitas/Discount for lack of
PT Fintek Karya Nusantara Pricing Model Matketability (DLOM) - - PT Fintek Karya Nusantara
Tidak terdapat perpindahan antara tingkat 1 dan There is no transfer between level 1 and level 2 of
tingkat 2 hirarki nilai wajar. the fair value hierarchy.
Nilai wajar instrumen keuangan yang The fair value of financial instruments traded in an
diperdagangkan dalam pasar aktif (contohnya surat active market (i.e. measured and available-for-sale
berharga yang diukur dan tersedia untuk dijual), securities), is based on quoted market price at
ditentukan dengan berdasarkan harga pasar yang reporting date. A market is regarded as active if
dikutip pada tanggal pelaporan. Suatu pasar quoted prices are readily and regularly available
dianggap aktif apabila informasi mengenai harga from exchange, dealer or broker, industry group
kuotasian dapat diakses dengan mudah dan pricing service or regulatory agency, and those
tersedia secara berkala dari suatu bursa, pedagang prices represent actual and regularly occurring
efek, broker, kelompok penilai harga pasar industri market transaction on an arm’s length basis. The
tertentu, regulator dan harga tersebut quoted market price used for financial asset held
mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan by Group is bid price. These instruments are
regular pada tingkat yang wajar. Harga pasar included in Level 1. Instruments included in Level 1
dikutip untuk aset keuangan yang dimiliki Grup comprise primarily of securities classified as fair
adalah harga penawaran (bid price). Instrumen- value through profit or loss and fair value through
instrumen tersebut digolongkan dalam Tingkat 1. other comprehensive income.
Instrumen yang termasuk dalam Tingkat 1
umumnya meliputi investasi yang diklasifikasikan
sebagai surat berharga yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi dan yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
Halaman - 266 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1477
Page 877
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak The fair value of financial instruments that are not
diperdagangkan di pasar aktif (contohnya derivatif traded in an active market (i.e over-the-counter
over-the-counter) ditentukan dengan teknik derivatives) is determined by using valuation
penilaian. Teknik-teknik penilaian tersebut techniques. These valuation techniques maximise
menggunakan data pasar yang dapat diobservasi the use of observable market data where it is
dan sedapat mungkin meminimalisir penggunaan available and rely as little as possible on entity’s
estimasi spesifik dari entitas. Apabila seluruh input specific estimates. If all significant inputs required
yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar for the fair value of an instrument are observable,
instrumen keuangan dapat diobservasi, maka the instrument is included in Level 2. Otherwise, if
instrumen keuangan tersebut dikategorikan dalam one or more of the significant inputs is not based
Tingkat 2. Sebaliknya, jika salah satu atau lebih on observable market data, the instrument is
data tidak didasarkan pada data pasar yang dapat included in Level 3.
diobservasi, instrumen ini termasuk dalam
Tingkat 3.
Teknik penilaian spesifik yang digunakan untuk Specific valuation techniques used to value
melakukan penilaian pada instrumen keuangan, financial instruments include:
antara lain:
• Harga yang dikutip dari pasar atau pedagang • Quoted market prices or dealer quotes for
efek instrumen serupa similar instruments
• Nilai wajar dari swap tingkat suku bunga yang • Fair value of interest rate swap is calculated as
diperhitungkan sebagai nilai kini dari estimasi the present value of estimated future cashflow
arus kas masa datang berdasarkan kurva based on observable yield curves
imbal hasil yang dapat diobservasi
• Nilai wajar dari kontrak berjangka valuta asing • Fair value of foreign exchange contracts is
yang ditentukan berdasarkan kurs berjangka determined using forward exchange rates at
pada tanggal pelaporan keuangan, dan reporting date, and
• Teknik-teknik lainnya, seperti analisis arus kas • Other techniques, such as discounted cash
diskontoan yang digunakan untuk menentukan flow analysis, are used to determine fair value
nilai wajar instrumen keuangan lainnya for other financial instruments
(i) Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, (i) Current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada bank lain dan Bank accounts with other banks, placements with
Indonesia, efek-efek, wesel ekspor dan other banks and Bank Indonesia, marketable
tagihan lainnya, efek-efek yang dibeli dengan securities, bills and other receivables,
janji dijual kembali, penyertaan saham, tagihan securities purchases under agreements to
akseptasi dan aset lain-lain: resell and other assets, equity investments,
acceptance receivables and other assets:
Penempatan pada bank lain dan Bank Placements with other banks and Bank
Indonesia merupakan penanaman dana dalam Indonesia represent placements in the form of
bentuk Bank Indonesia Deposit Facility, Term Bank Indonesia Deposit Facility, Term Deposit,
Deposit, Deposit Facility Syariah, call money, Sharia Deposit Facility, call money, “fixed-
penempatan “fixed-term”, deposito berjangka term” placements, time deposits and others.
dan lain-lain.
Estimasi nilai wajar penyertaan saham The fair value for equity investment are based
ditetapkan berdasarkan harga pasar atau on the market prices or broker/dealer price
harga kuotasi perantara (broker). Jika quotations. When this information is not
informasi ini tidak tersedia, nilai wajar available, the fair value is estimated using
diestimasi dengan menggunakan harga pasar quoted market prices for securities with similar
kuotasian yang serupa atau dinilai dengan characteristics or using valuation model.
menggunakan metode penilaian.
Nilai tercatat dari kas dan setara kas, serta The carrying amount of cash and cash
penempatan dengan suku bunga equivalents, as well as placements with
mengambang adalah perkiraan yang layak floating rates are a reasonable approximation
atas nilai wajar. of fair value.
Halaman - 267 - Page
1478 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 878
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
(i) Giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, (i) Current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada bank lain dan Bank accounts with other banks, placements with
Indonesia, efek-efek, wesel ekspor dan other banks and Bank Indonesia, marketable
tagihan lainnya, efek-efek yang dibeli dengan securities, bills and other receivables,
janji dijual kembali, penyertaan saham, tagihan securities purchases under agreements to
akseptasi dan aset lain-lain: (lanjutan) resell and other assets, equity investments,
acceptance receivables and other assets:
(continued)
Estimasi nilai wajar terhadap penempatan The estimated fair values of fixed interest
dengan suku bunga tetap, efek-efek, wesel bearing placements, marketable securities,
ekspor dan tagihan lainnya, tagihan akseptasi bills and other receivables, acceptance
dan aset lain-lain ditetapkan berdasarkan receivables and other assets were based on
diskonto arus kas dengan menggunakan suku discounted cash flows using prevailing money
bunga pasar uang yang berlaku untuk utang market interest rates for debts with similar
dengan risiko kredit dan sisa jatuh tempo yang credit risk and remaining maturity. Since the
serupa. Karena sisa jatuh tempo di bawah satu maturity is less than one year, the carrying
tahun sehingga nilai tercatat dari penempatan amounts of fixed rate placements, bills and
dengan suku bunga tetap, wesel ekspor dan other receivables, securities purchased under
tagihan lainnya, efek-efek yang dibeli dengan agreements to resell, acceptance receivables
janji untuk dijual kembali, tagihan akseptasi and other assets were a reasonable
dan aset lain-lain adalah perkiraan yang layak approximation of their fair value.
atas nilai wajar.
(ii) Pinjaman yang diberikan (ii) Loans
Portofolio kredit Bank secara umum terdiri dari Generally, the Bank’s portfolio consists of
pinjaman yang diberikan dengan suku bunga loans with floating interest rate and short-term
mengambang dan pinjaman yang diberikan loans with fixed interest rate. Loans are stated
jangka pendek dengan suku bunga tetap. at amortised cost. The estimated fair value of
Pinjaman yang diberikan dinyatakan loans represents the discounted amount of
berdasarkan amortised cost. Nilai wajar dari estimated future cash flows expected to be
pinjaman yang diberikan menunjukkan nilai received by the Bank using the current market
diskon dari perkiraan arus kas masa depan rates.
yang diharapkan akan diterima oleh Bank
dengan menggunakan suku bunga pasar saat
ini.
Nilai tercatat dari pinjaman yang diberikan The carrying amount of floating rate loans and
dengan suku bunga mengambang dan nilai short-term fixed rate loans are the reasonable
tercatat atas pinjaman jangka pendek dengan approximation of their fair values.
suku bunga tetap adalah perkiraan yang layak
atas nilai wajar.
(iii) Liabilitas segera, simpanan nasabah dan (iii) Obligations due immediately, deposits from
simpanan dari bank lain, liabilitas akseptasi customers and deposits from other banks,
dan liabilitas lain-lain acceptance payables and other liabilities
Estimasi nilai wajar liabilitas segera, simpanan The estimated fair value of obligations due
tanpa jatuh tempo, termasuk simpanan tanpa immediately, deposits with no stated maturity,
bunga adalah sebesar jumlah yang harus which include non-interest bearing deposits,
dibayarkan kembali sewaktu-waktu. are the amounts repayable on demand.
Estimasi nilai wajar terhadap simpanan The estimated fair values of fixed interest-
dengan tingkat suku bunga tetap dan liabilitas bearing deposits and acceptance payables are
akseptasi ditetapkan berdasarkan diskonto based on discounted cash flows using interest
arus kas dengan menggunakan suku bunga rates for new debts with similar remaining
utang baru dengan sisa jatuh tempo yang maturity. Since the maturity is below one year,
serupa. Karena sisa jatuh tempo dibawah satu the carrying amounts of fixed rate deposits,
tahun sehingga nilai tercatat dari simpanan acceptance payables and other liabilities are
dengan suku bunga tetap, liabilitas akseptasi the reasonable approximation of their fair
dan liabilitas lain-lain adalah perkiraan yang values.
layak atas nilai wajar.
Halaman - 268 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1479
Page 879
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
52. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS 52. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND
KEUANGAN (lanjutan) LIABILITIES (continued)
(iv) Efek-efek dan Obligasi Pemerintah (iv) Marketable securities and Government Bonds
Nilai wajar untuk efek-efek dan Obligasi The fair value for amortised cost marketable
Pemerintah yang dimiliki hingga jatuh tempo securities and Government Bonds are based
ditetapkan berdasarkan harga pasar atau on the market prices or broker/dealer price
harga kuotasi perantara (broker)/pedagang quotations. When this information is not
efek (dealer). Jika informasi ini tidak tersedia, available, the fair value is estimated using
nilai wajar diestimasi dengan menggunakan quoted market prices for securities with similar
harga pasar kuotasi efek yang memiliki credit, maturity and yield characteristics or
karakteristik kredit, jatuh tempo dan yield yang using internal valuation model.
serupa atau dinilai dengan menggunakan
metode penilaian.
(v) Efek-efek yang diterbitkan, pinjaman yang (v) Securities issued, borrowings, securities sold
diterima, dan efek-efek yang dijual dengan under agreements to repurchase and
janji dibeli kembali dan efek-efek subordinasi. subordinated securities.
Nilai wajar agregat berdasarkan model Their aggregate fair values are based on
diskonto arus kas menggunakan kurva yield discounted cash flow model using current yield
terkini yang tepat untuk sisa periode jatuh curve appropriate for the remaining term to
temponya. maturity.
53. MANAJEMEN MODAL 53. CAPITAL MANAGEMENT
Tujuan manajemen permodalan Bank adalah untuk The Bank’s capital management objective is to
mempertahankan posisi modal yang kuat untuk maintain a strong capital position to support
mendukung pertumbuhan bisnis dan business growth and to maintain investor,
mempertahankan investor, deposan, pelanggan depositor, customer and market confidence. In
dan kepercayaan pasar. Dalam pengelolaan managing its capital, the Bank considers factors
permodalan, Bank mempertimbangkan faktor-faktor such as: providing optimal capital rate of return to
seperti: pengembalian modal yang optimal pada shareholders, maintaining a balance between high
pemegang saham, menjaga keseimbangan antara return gearing ratio and safety provided by a sound
keuntungan yang lebih tinggi dengan gearing ratio capital position.
serta keamanan yang diberikan oleh posisi modal
yang sehat.
Informasi tambahan manajemen modal yang The following additional information capital
merupakan informasi yang disyaratkan oleh management that is required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not required by Indonesian
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Accounting Standards is disclosed in Note 59o.
Akuntansi Indonesia diungkapkan pada Catatan
59o.
54. AKTIVITAS JASA LAINNYA 54. OTHER ACTIVITIES
BNI menyediakan jasa kustodi, trustee, BNI provides custodian, trustee, investment
pengelolaan investasi dan reksadana kepada management and mutual fund services to third
pihak-pihak ketiga. Aset yang terdapat dalam parties. Assets that are held in other activities are
aktivitas jasa lainnya tidak termasuk dalam laporan not included in these consolidated financial
keuangan konsolidasian ini. Jumlah komisi yang statements. Total fees received from these
diterima dari pemberian jasa ini adalah masing- services amounted to Rp82,345 and Rp94,343 for
masing sebesar Rp82.345 dan Rp94.343 untuk the year ended 31 December 2024 and 2023,
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal respectively.
31 Desember 2024 dan 2023.
Halaman - 269 - Page
1480 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 880
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. AKTIVITAS JASA LAINNYA (lanjutan) 54. OTHER ACTIVITIES (continued)
Kegiatan Jasa Kustodian Custodian Services
Jasa Kustodian BNI mendapat izin operasi oleh BNI Custodian Services has obtained an operating
Bapepam dan LK berdasarkan Surat license based on the Decision Letter of Bapepam
Keputusan No. KEP-162/PM/1991 tertanggal and LK No. KEP-162/PM/1991 dated 9 December
9 Desember 1991. Kustodian BNI merupakan 1991. BNI’s Custodian Department, which is part of
bagian dari Divisi Operasional, dimana jasa-jasa the Operational Division, provides a full range of
yang ditawarkan adalah sebagai berikut: custodian services such as:
a. Penyimpanan (safekeeping) dan administrasi a. Safekeeping and administration of marketable
(administration) atas efek-efek maupun securities and other valuable assets;
dokumen berharga lainnya;
b. Penyelesaian transaksi (settlement) jual dan b. Settlement and handling services for script and
beli efek berbentuk warkat (script) maupun scriptless trading transactions;
tanpa warkat (scriptless);
c. Pengurusan hak-hak nasabah atas c. Corporate action services related to the rights
kepemilikan efek-efek yang disimpan sehingga of the marketable securities;
hak tersebut efektif di rekening nasabah
(corporate action);
d. Perwalian (proxy) pada Rapat Umum d. Proxy services for its customers’ shareholder
Pemegang Saham dan Rapat Umum meetings and bond holder meetings;
Pemegang Obligasi;
e. Penyampaian laporan (reporting) dan e. Generate reports and information regarding
informasi (information) yang terkait dengan customers’ marketable securities which are
efek-efek dan/atau dokumen berharga milik kept and administered by BNI’s custodian
nasabah yang disimpan dan diadministrasikan department.
oleh Kustodian BNI.
Untuk memenuhi kebutuhan investor dalam In order to fulfill the investors’ needs in investing in
melakukan investasi pada berbagai instrumen efek- various marketable securities and instruments,
efek, Kustodian BNI memfasilitasinya dengan BNI’s Custodian Operations facilitates various
menyediakan beragam layanan: services as follows:
a. Kustodian umum untuk melayani investor yang a. General custodian which provides services to
melakukan investasi pada instrumen pasar investors investing in capital markets or money
modal dan pasar uang di Indonesia; markets in Indonesia;
b. Sub-Registry untuk melayani investor yang b. Sub-Registry service provider for settlement
melakukan transaksi dan investasi pada Surat of Government Debenture Debt (SUN - either
Utang Negara (SUN - Obligasi Pemerintah Government Bonds or Surat Perbendaharaan
atau Surat Perbendaharaan Negara) serta Negara) and SBI transactions;
Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
c. Kustodian reksadana (mutual fund) dan c. Custodian for mutual funds and discretionary
kontrak pengelolaan dana (discretionary fund) funds issued and managed by investment
yang diterbitkan dan dikelola oleh manajer manager;
investasi;
d. Kustodian Euroclear bagi nasabah yang akan d. Euroclear Custodian for customer who is
melakukan investasi dan penyelesaian conducting investment and settlement of
transaksi efek-efek yang tercatat di Euroclear securities transactions listed in Euroclear
Operations Centre, Brussels. Kustodian BNI Operations Center, Brussels. BNI Custodian is
merupakan anggota langsung dari Euroclear. a direct member of Euroclear.
Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan As of 31 December 2024 and 2023. BNI’s
2023, Kustodian BNI memiliki 173 nasabah dan custodians operations has 173 customers and 189
189 nasabah (tidak diaudit). Nasabah utama terdiri customers (unaudited), respectively. The
dari dana pensiun, perusahaan asuransi, bank, customers are primarily pension funds, insurance
yayasan, perusahaan sekuritas, reksadana, companies, banks, foundations, securities
institusi/ badan hukum lain dan perseorangan. Nilai companies,mutual funds, other institution/ legal
portofolio yang disimpan pada tanggal entities and individual customers with total portfolio
31 Desember 2024 dan 2023 adalah masing- value as of 31 December 2024 and 2023 amounted
masing sebesar Rp276.777.612 dan to Rp276,777,612 and Rp261,346,086,
Rp261.346.086 (tidak diaudit). respectively (unaudited).
Halaman - 270 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1481
Page 881
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
54. AKTIVITAS JASA LAINNYA (lanjutan) 54. OTHER ACTIVITIES (continued)
Kegiatan Jasa Kustodian (lanjutan) Custodian Services (continued)
BNI mengasuransikan portofolio nasabah yang BNI carries insurance on custodian services
disimpan di Kustodian terhadap kemungkinan against potential losses from safekeeping and
kerugian yang timbul dari penyimpanan dan transit of securities in accordance with OJK,
pemindahan efek-efek sesuai dengan ketentuan previously Bapepam and LK regulation.
OJK, dahulu Bapepam dan LK.
Kegiatan Wali Amanat Trust Operations
BNI mendapat izin operasi untuk kegiatan wali BNI has obtained the operating license for trustee
amanat berdasarkan Surat Keputusan services based on Decision Letter of Capital
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Market and Financial Institutions Supervisory
Keuangan No. 01/STTD-WA/PM/1996 tertanggal Agency No. 01/STTD-WA/PM/1996 dated
27 Maret 1996. Jasa-jasa yang ditawarkan oleh 27 March 1996. The Trustee Services Business
wali amanat adalah sebagai berikut: (TSB) provides a full range of the following
services:
a. Jasa Wali Amanat untuk obligasi dan medium- a. Trustee for bond and medium-term notes
term notes (MTN) (MTN)
b. Jasa Agen Pengelola Rekening Penampungan b. Escrow Account Agent
c. Jasa Agen Pembayaran c. Paying Agent
d. Jasa Penampungan Dana IPO d. Initial Public Offering / IPO Receiving Bank
e. Jasa Agen Penjaminan e. Security Agent
BNI selaku Wali Amanat, telah mengelola 117 BNI as a Trustee, has 117 bonds and MTN issued
emisi dengan nilai emisi (obligasi dan MTN) amounting to Rp25,814,067 as of 31 December
sebesar Rp25.814.067 pada tanggal 31 Desember 2024 and 63 bonds and MTN issued amounting to
2024 dan 63 emisi dengan nilai emisi (obligasi dan Rp31,051,866 as of 31 December 2023
MTN) sebesar Rp31.051.866 pada tanggal (unaudited).
31 Desember 2023 (tidak diaudit).
55. KREDIT KELOLAAN 55. CHANNELLING LOANS
BNI mengelola dana yang langsung dikeluarkan BNI administers loans directly disbursed by the
oleh Pemerintah Republik Indonesia (didanai oleh Government of the Republic of Indonesia (financed
kreditur luar negeri) yang ditujukan kepada by overseas creditors) to the borrowers of certain
penerima pinjaman untuk keperluan pembiayaan specified projects. These borrowers are approved
proyek tertentu. Penerima pinjaman ini telah by the Government of the Republic of Indonesia.
disetujui oleh Pemerintah Republik Indonesia. Payments received by BNI from borrowers are
Pembayaran yang diterima oleh BNI dari penerima remitted back to the Government. BNI bears no
pinjaman dikembalikan lagi ke Pemerintah. BNI credit risk on these transactions. These loans are
tidak menanggung risiko kredit atas transaksi- not the assets of BNI and funds received from the
transaksi tersebut. Pinjaman tersebut bukan Government of Republic of Indonesia are not the
merupakan aset BNI dan dana yang diterima dari liabilities of BNI. These loans are not recognised in
Pemerintah Republik Indonesia bukan merupakan BNI’s consolidated financial statements. BNI
liabilitas BNI. Pinjaman tersebut tidak dibukukan receives fees for administering the loans of 0.25%
dalam laporan keuangan konsolidasian BNI. BNI from the average of loans outstanding balance in
memperoleh pendapatan atas pengelolaan Rupiah and 0.15% of the average of loan
pinjaman tersebut sebesar 0,25% dari rata-rata outstanding balance in United States Dollar.
saldo baki debet pinjaman dalam mata uang
Rupiah dan 0,15% dari rata-rata saldo baki debet
pinjaman dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.
Halaman - 271 - Page
1482 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 882
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
55. KREDIT KELOLAAN (lanjutan) 55. CHANNELLING LOANS (continued)
Jumlah kredit yang dikelola oleh BNI atas nama Following is the outstanding loans balance
Pemerintah tersebut pada tanggal-tanggal administered by BNI on behalf of the Government
31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai as of 31 December 2024 and 2023:
berikut:
2024 2023
Sektor Sector
Listrik, gas dan air 4,098 4,098 Electricity, gas and water
Pertanian 2,876 2,876 Agriculture
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehouse and
dan komunikasi 2,747 2,747 communications
Perdagangan, restoran dan hotel 2,258 2,259 Trading, restaurant and hotel
Jasa pelayanan sosial 1,876 1,876 Social services
Jasa dunia usaha 1,680 1,680 Business services
Perindustrian 1,125 1,125 Manufacturing
Konstruksi 6 6 Construction
Lain-lain 9,399 9,402 Others
Total 26,065 26,069 Total
56. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 56. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing
pendanaan pada laporan arus kas konsolidasian activities in the consolidated cash flow statement
adalah sebagai berikut: are as follows:
1 Januari/ Arus kas/ Lain-lain/ 31 Desember/
January 2024 Cash flow Others December 2024
Pinjaman yang diterima 30,949,608 12,424,936 (443,100) 42,931,444 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 6,891,177 8,430,894 568,874 15,890,945 agreements to repurchase
Efek-efek yang diterbitkan 4,893,357 8,187,500 (106,360) 12,974,497 Securities issued
Efek-efek subordinasi 16,928,731 - 770,453 17,699,184 Subordinated securities
Saham treasuri (179,960) - 179,960 - Treasury Shares
Pembayaran Dividen - (10,454,738) 10,454,738 - Payment of dividends
Pembayaran liabilitas sewa 1,287,369 (870,149) 586,993 1,004,213 Payment of lease liabilities
60,770,282 17,718,443 12,011,558 90,500,283
1 Januari/ Arus kas/ Lain-lain/ 31 Desember/
January 2023 Cash flow Others December 2023
Pinjaman yang diterima 35,654,206 (3,661,311) (1,043,287) 30,949,608 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 2,885,286 4,011,546 (5,655) 6,891,177 agreements to repurchase
Efek-efek yang diterbitkan 4,896,875 - (3,518) 4,893,357 Securities issued
Efek-efek subordinasi 17,213,150 - (284,419) 16,928,731 Subordinated securities
Saham treasuri - (179,960) - (179,960) Treasury Shares
Pembayaran dividen - (7,324,821) 7,324,821 - Payment of dividend
Pembayaran liabilitas sewa 1,146,127 (240,769) 382,011 1,287,369 Payment of lease liabilities
61,795,644 (7,395,315) 6,369,953 60,770,282
Halaman - 272 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1483
Page 883
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
57. ANALISIS KUALITAS KREDIT 57. CREDIT QUALITY ANALYSIS
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
Peningkatan Risiko Kredit Secara Signifikan Significant Increase in Credit Risk
Ketika menentukan apakah risiko gagal bayar pada When determining whether the risk of default on
instrumen keuangan telah meningkat secara financial instruments has increased significantly
signifikan sejak pengakuan awal, Bank since initial recognition, the Bank considers
mempertimbangkan informasi yang wajar dan reasonable and supported relevant information
terdukung, serta relevan yang tersedia tanpa biaya that is available without excessive costs or efforts.
atau upaya yang berlebihan. Hal tersebut This includes quantitative and qualitative
mencakup informasi dan analisa kuantitatif dan information and analysis, based on historical
kualitatif, berdasarkan pada pengalaman historis experience and credit expert assessments and
dan penilaian pakar kredit dan termasuk perkiraan including forward-looking estimates.
masa depan (forward-looking).
Tujuan dari penilaian ini adalah untuk The purpose of this assessment is to identify
mengidentifikasi apakah peningkatan risiko kredit whether a significant increase in credit risk of
secara signifikan atas eksposur telah terjadi exposure has occurred by comparing:
dengan membandingkan:
• Probability of default (PD) atas umur tersisa • Probability of default (PD) for the remaining
pada tanggal pelaporan; dengan age at the reporting date; with
• Probability of default (PD) atas umur tersisa • Probability of default (PD) for the estimated
yang diestimasi pada saat pengakuan awal remaining age at initial recognition of the
eksposur (jika relevan, disesuaikan dengan exposure (if relevant, adjusted for change in
perubahan ekspektasi pembayaran di muka). expectations of prepayment).
Bank menggunakan kriteria berikut dalam Bank use these criteria for determining whether
menentukan apakah peningkatan risiko kredit there has been a significant increase in credit :
secara signifikan atas eksposur telah terjadi:
• pengujian kuantitatif berdasarkan perubahan • quantitative test based on movement in
probability of default (PD); probability of default (PD);
• indikator kualitatif; • qualitative indicators;
• tertunggak lebih dari 30 hari. • a backstop of 30 days past due.
Credit Risk Grades Credit Risk Grades
Bank mengalokasikan setiap eksposur ke credit The Bank allocated each exposure to credit risk
risk grades berdasarkan variasi data yang grades based on a variety of data that is
ditentukan dapat memprediksi risiko gagal bayar determined to predict the risk of default and apply
dan menerapkan pengalaman atas kredit. Credit credit experience judgement. Credit risk grades are
risk grades ditetapkan menggunakan faktor determined using qualitative and quantitative
kualitatif dan kuantitatif yang dapat factors that can indicate the risk of default. These
mengindikasikan risiko gagal bayar. Faktor-faktor factors vary depending on the nature of the
ini bervariasi tergantung pada sifat eksposur dan exposure and the type of borrower.
jenis peminjam.
Credit risk grades ditetapkan dan dikalibrasi Credit risk grades are determined and calibrated in
sedemikian rupa sehingga risiko terjadinya gagal such a way that the risk of default is increasing
bayar meningkat secara eksponensial seiring exponentially as credit risk rating decreases, for
dengan penurunan rating risiko kredit, sebagai example, the difference between credit risk rating
contoh, selisih antara credit risk rating grades 1 grades 1 and 2 is smaller than the difference
dan 2 lebih kecil dari pada selisih antara credit risk between credit risk rating grades 2 and 3.
rating grades 2 dan 3.
Setiap eksposur dialokasikan ke credit risk grades Each exposure is allocated to credit risk grades at
pada pengakuan awal berdasarkan informasi yang initial recognition based on available information
tersedia tentang peminjam. Eksposur ini dipantau about the borrower. This exposure is monitored on
secara berkelanjutan, dan dapat mengakibatkan an ongoing basis, and can result in the exposure
eksposur dipindahkan ke credit risk grades yang being transferred to different credit risk grades.
berbeda. Pemantauan biasanya menggunakan Monitoring usually uses the following data:
data berikut: laporan keuangan, penggunaan financial statements, use of credit facilities and
fasilitas kredit, dan estimasi kondisi ekonomi. estimates of economic conditions.
Halaman - 273 - Page
1484 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 884
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
57. ANALISIS KUALITAS KREDIT (lanjutan) 57. CREDIT QUALITY ANALYSIS (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
Penentuan Struktur Probability of Default Determination of the Probability of Default
Structure
Credit risk grades adalah input utama dalam Credit risk grades are the main input in determining
penentuan struktur PD term structure atas the PD term structure of the exposure. The Bank
eksposur. Bank mengumpulkan informasi kinerja collects performance and default information about
dan gagal bayar tentang eksposur risiko kredit credit risk exposures, which are analyzed by
yang dianalisa berdasarkan yurisdiksi atau wilayah jurisdiction or region and by product and borrower
dan menurut jenis produk dan peminjam serta type as well as credit risk assessment. For some
penilaian risiko kredit. Untuk beberapa portofolio, portfolios, information purchased from external
informasi yang dibeli dari penilai kredit eksternal credit analyst is also used.
juga digunakan.
Bank menggunakan model statistik untuk The Bank uses a statistical model to analyze the
menganalisa data yang dikumpulkan dan collected data and produce an estimate of the
menghasilkan perkiraan probability of default (PD) probability of default (PD) for the remaining life and
atas umur tersisa dan bagaimana hal ini how this is expected to change as a result of the
diperkirakan akan berubah sebagai akibat dari passage of time.
berlalunya waktu.
Analisa ini mencakup identifikasi dan kalibrasi This analysis includes the identification and
hubungan antara perubahan tingkat gagal bayar calibration of the relationship between changes in
dan perubahan dalam faktor-faktor makro ekonomi default rates and changes in key macroeconomic
utama serta analisa mendalam tentang dampak factors as well as an in-depth analysis of the
faktor-faktor lain tertentu (misalkan restrukturisasi) impact of other certain factors (e.g. restructuring)
pada risiko gagal bayar. Untuk sebagian besar on the risk of default. For most exposures, the
eksposur, indikator makro ekonomi utama meliputi: main macroeconomic indicators include: GDP
pertumbuhan PDB, suku bunga acuan, dan tingkat growth, benchmark interest rates, and the
pengangguran. Untuk eksposur pada industri unemployment rate. For exposures in certain
dan/atau wilayah tertentu, analisa dapat mencakup industries and/or regions, the analysis can include
harga komoditas dan/atau harga properti yang commodity prices and/or relevant property prices.
relevan.
Penentuan Terjadinya Peningkatan Risiko Determination of Significant Increase in Credit
Kredit Secara Signifikan Risk
Bank mempergunakan sejumlah kriteria untuk Bank uses several criteria for determining that
menentukan telah terjadi peningkatan risiko kredit credit risk has increased significantly.
secara signifikan.
Kriteria tersebut ditetapkan menggunakan faktor The criteria are determined using qualitative and
kuantitatif dan kualitatif termasuk penentuan quantitative factors including determination based
berdasarkan status hari tunggakan yang dapat on arrear day status that can indicate significant
mengindikasikan telah terjadi peningkatan risiko increase in credit risk since initial recognition.
kredit yang signifikan terhadap saat awal diberikan.
Bank dimungkinkan menggunakan penilaian dari The Bank can also use the judgment of credit
analis kredit dan jika memungkinkan, pengalaman analysts and, if possible, relevant historical
historis yang relevan, dalam menentukan bahwa experience, in determining that the exposure may
eksposur mungkin saja telah mengalami have experienced a significant increase in credit
peningkatan risiko kredit yang signifikan risk based on certain qualitative indicators that are
berdasarkan indikator kualitatif tertentu yang considered to indicate this and their effects may
dianggap dapat mengindikasikan hal tersebut not be fully reflected in quantitative analysis in a
dimana pengaruhnya mungkin belum sepenuhnya comprehensive manner on a timely manner.
tercermin pada saat dilakukan analisis kuantitatif
secara komprehensif dan tepat waktu.
Halaman - 274 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1485
Page 885
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
57. ANALISIS KUALITAS KREDIT (lanjutan) 57. CREDIT QUALITY ANALYSIS (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
Penentuan Terjadinya Peningkatan Risiko Determination of Significant Increase in Credit
Kredit Secara Signifikan (lanjutan) Risk (continued)
Bank menentukan bahwa peningkatan risiko kredit The Bank determines that a significant increase in
secara signifikan belum terjadi apabila masih credit risk has not occurred if it is still less than 30
kurang dari 30 hari tunggakan. Hari tunggakan days in arrears. Arrear days are determined by
ditentukan dengan menghitung jumlah hari sejak counting the number of days from the initial due
tanggal jatuh tempo awal dimana pembayaran date where full payment has not been received.
penuh belum diterima. Tanggal jatuh tempo The due date is determined without considering the
ditentukan tanpa mempertimbangkan masa grace period that might be available to the
tenggang yang mungkin tersedia bagi peminjam. borrower.
Bank memantau efektivitas kriteria yang digunakan The Bank monitors the effectiveness of the criteria
dalam mengidentifikasi peningkatan risiko kredit used in identifying significant increases in credit
yang signifikan dengan cara reviu berkala. risk by periodic review.
Modifikasi Aset Keuangan Modification of Financial Assets
Ketentuan kontraktual pinjaman dapat dimodifikasi Loan contractual terms can be modified for a
untuk beberapa alasan, termasuk perubahan number of reasons, including changes in market
kondisi pasar, retensi pelanggan dan faktor-faktor conditions, customer retention and other factors
lain yang tidak terkait dengan penurunan kredit not related to the current credit decline. Loans with
saat ini. Pinjaman yang ketentuan kontraktualnya modified contractual terms can cause the initial
dimodifikasi dapat menyebabkan pinjaman awal loan to be derecognized and recognized the
dihentikan pengakuannya dan pinjaman hasil modified loan as a new loan at fair value.
modifikasi diakui sebagai pinjaman baru pada nilai
wajar.
Ketika ketentuan kontraktual pinjaman dimodifikasi When the contractual terms of the loan are
dan tidak mengakibatkan penghentian pengakuan, modified and do not result in termination of
penentuan terjadinya peningkatan risiko kredit recognition, determining the occurrence of a
secara signifikan dilakukan dengan cara significant increase in credit risk is done by
membandingkan: comparing:
• Sisa PD sepanjang umur pada tanggal • PD remaining life at reporting date based on
pelaporan berdasarkan ketentuan yang modified provision; with
dimodifikasi; dengan
• Sisa PD sepanjang umur yang diestimasi • Residual PD throughout the estimated age
berdasarkan data pada saat pengakuan awal based on data at initial recognition and initial
dan ketentuan kontraktual awal. contractual provisions.
Definisi Gagal Bayar (Default) Definition of Failed Payment (Default)
Grup menganggap aset keuangan dalam keadaan The Group considers financial assets as default
default/gagal bayar ketika: when:
• Debitur tidak mungkin membayar kewajiban • The debtor is unlikely to pay its credit
kreditnya kepada secara penuh, tanpa obligation in full, without assistance (recourse)
bantuan (recourse) dari Grup; atau from the Group; or
• Debitur telah melewati jatuh tempo lebih dari • The debtors have past due more than 90 days
90 hari atas kewajiban kredit material apapun for any material credit obligations to the
kepada Grup. Group.
Halaman - 275 - Page
1486 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 886
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
57. ANALISIS KUALITAS KREDIT (lanjutan) 57. CREDIT QUALITY ANALYSIS (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
Definisi Gagal Bayar (Default) (lanjutan) Definition of Failed Payment (Default)
(continued)
Dalam menilai apakah debitur dalam keadaan In assessing whether a debtor is in default, the
default/gagal bayar, Grup mempertimbangkan Group considers the following indicators:
indikator berikut:
• Kualitatif seperti pelanggaran persyaratan • Qualitative such as violations of the terms of
perjanjian (covenants); the agreement (covenants);
• Kuantitatif seperti status tunggakan; dan • Quantitative such as arrears status; and
• Berdasarkan data yang dikembangkan secara • Based on data developed internally and
internal dan diperoleh dari sumber eksternal. obtained from external sources.
Input, Asumsi, dan Teknik yang Digunakan Inputs, Assumptions, and Techniques Used in
dalam Mengestimasi Penurunan Nilai Estimating Impairment
Penggunaan informasi perkiraan masa depan Use of forward-looking information
(forward-looking)
Grup menggunakan informasi forward-looking The Group uses forward-looking information in
dalam menilai apakah telah terjadinya peningkatan assessing whether there has been a significant
risiko kredit secara signifikan dan pengukuran increase in credit risk and measurement of
kerugian kredit ekspektasian. Berdasarkan saran expected credit losses. Based on advice from the
dari Komite Manajemen Risiko, pakar ekonomi dan Risk Management Committee, economists and
pertimbangan berbagai informasi aktual dan consideration of various actual information and
perkiraan eksternal, Grup merumuskan pandangan external forecast, the Group formulated a base
dasar (base case) tentang pergerakan variabel case for the movement of relevant economic
ekonomi yang relevan di masa depan serta variables in future as well as forecasts of other
perkiraan skenario lain yang mungkin terjadi. possible scenarios. This process involves
Proses ini meliputi pengembangan dua atau lebih developing two or more additional economic
skenario ekonomi tambahan dan scenarios and considering the relative probabilities
mempertimbangkan probabilitas relatif dari of the possible outputs. External information
keluaran (output) yang mungkin. Informasi includes economic data and estimation published
eksternal mencakup data ekonomi dan perkiraan by, such as government agencies and selected
yang diterbitkan oleh, seperti badan pemerintah private sector analysts and academics.
dan analis sektor swasta dan akademisi terpilih.
Pandangan dasar (base case) mencerminkan The base case reflects the output with the highest
keluaran dengan probabilitas yang paling tinggi dan probability and is used in strategic planning and
digunakan dalam perencanaan strategis dan budgeting. Another scenario, reflects more
anggaran. Skenario yang lain, mencerminkan optimistic outputs and more pessimistic outputs.
keluaran yang lebih optimis dan keluaran yang
lebih pesimis.
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
Input utama dalam pengukuran kerugian kredit The main inputs in measuring expected credit loss
ekspektasian adalah variabel berikut : are the following variables:
• Probability of default (PD); • Probability of default (PD);
• Loss of given default (LGD); • Loss of given default (LGD);
• Exposure at default (EAD). • Exposure at default (EAD).
Halaman - 276 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1487
Page 887
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
57. ANALISIS KUALITAS KREDIT (lanjutan) 57. CREDIT QUALITY ANALYSIS (continued)
Input, Asumsi, dan Teknik yang Digunakan Inputs, Assumptions, and Techniques Used in
dalam Mengestimasi Penurunan Nilai (lanjutan) Estimating Impairment (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Loss
(lanjutan) (continued)
Parameter ini umumnya berasal dari model statistik These parameters generally come from statistical
yang dikembangkan secara internal dan data models that are developed internally and other
historis lainnya. Parameter ini disesuaikan untuk historical data. This parameter is adjusted to reflect
mencerminkan informasi forward-looking. forward-looking information.
Estimasi PD adalah estimasi pada tanggal tertentu, PD estimation is an estimate on a certain date,
yang dihitung berdasarkan model peringkat which is calculated based on a statistical ranking
statistik, dan dinilai menggunakan rating yang model, and is assessed using a rating that is
disesuaikan dengan berbagai kategori dari debitur adjusted to various categories of debtors and
dan eksposur. Model statistik ini didasarkan pada exposures. This statistical model is based on data
data yang disusun secara internal yang terdiri dari compiled internally consisting of quantitative and
faktor kuantitatif dan kualitatif. qualitative factors.
LGD adalah besarnya kerugian jika terjadi gagal LGD is the amount of loss if there is a default. LGD
bayar. Parameter LGD diestimasi secara historis parameters are historically estimated based on the
berdasarkan tingkat pemulihan atas klaim terhadap level of recovery of claims against debtors who
debitur yang gagal bayar. Model LGD default. The LGD model considers the structure,
mempertimbangkan struktur, jaminan, senioritas collateral, claim seniority, the debtor industry, and
klaim, industri debitur, dan biaya pemulihan setiap the cost of recovering any collateral that is an
jaminan yang merupakan bagian integral dari aset integral part of a financial asset.
keuangan.
EAD merepresentasikan estimasi eksposur jika EAD represents the estimated exposure in case of
terjadi gagal bayar. EAD suatu aset keuangan default. EAD of a financial asset is the gross
adalah jumlah tercatat bruto. Untuk komitmen carrying amount. For loan commitments and
pinjaman dan jaminan keuangan, EAD mencakup financial guarantees, EAD includes the amount
jumlah yang telah ditarik, serta jumlah potensial di that has been withdrawn, as well as potential future
masa depan yang akan ditarik, yang diestimasi amounts to be withdrawn, which are estimated
berdasarkan pengamatan historis dan perkiraan based on historical observations and forward-
berwawasan ke depan (forward-looking). looking estimates.
Ketika pemodelan parameter dilakukan secara When parameter modelling is done collectively,
kolektif, instrumen keuangan dikelompokkan financial instruments are grouped according to the
berdasarkan kesamaan karakteristik risiko yang similarity of risk characteristics which include:
meliputi:
• jenis instrumen; • type of instrument;
• peringkat risiko kredit; • credit risk rating;
• jenis agunan; • type of collateral;
• tanggal pengakuan awal; • date of initial recognition;
• sisa waktu jatuh tempo; • remaining due date;
• industri; dan • industry; and
• lokasi geografis debitur. • debtor’s geographical location.
Halaman - 277 - Page
1488 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 888
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
58. BEBAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN 58...TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN
LINGKUNGAN (TJSL) LINGKUNGAN (TJSL) EXPENSE
Beban TJSL yang telah dibebankan pada laporan TJSL expense that was charged to profit or loss
laba rugi untuk periode yang berakhir pada tanggal amounted to Rp134,755 and Rp135,958 for the
31 Desember 2024 dan 2023 adalah masing- period ended 31 December 2024 and 2023,
masing sebesar Rp134.755 dan Rp135.958. respectively.
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA STANDARDS
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards:
Akuntansi Indonesia:
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current accounts with Bank Indonesia
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib The Bank is required to maintain Minimum
Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah Statutory Reserves (GWM) in Rupiah for
dalam kegiatannya sebagai bank umum, serta conventional bank and Minimum Statutory
GWM dalam mata uang asing dalam Reserves in foreign currencies for foreign
kegiatannya melakukan transaksi mata uang exchange transactions.
asing.
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the Bank's
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank telah sesuai Minimum Statutory Reserve complied with
dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. Bank Indonesia (BI) Regulation PBI No.
24/4/PBI/2022 tanggal 1 Maret 2022 tentang 24/4/PBI/2022 dated 1 March 2022 and
Giro Wajib Minimum Bank Umum Dalam Regulation of Members of The Board of
Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Governors (PADG) No. 24/8/PADG/2022
Konvensional dan Peraturan Anggota Dewan dated 30 June 2022 concerning Minimum
Gubernur (PADG) No. 24/8/PADG/2022 Statutory Reserve of Commercial Banks with
tanggal 30 Juni 2022, yang masing-masing BI in Rupiah and foreign currency, which are
sebesar: as follows:
2024 2023
Rupiah Rupiah
- GWM Primer 6.40% 6.80% Primary Statutory Reserve -
Harian*) 0.00% 0.00% Daily*)
Rata-rata*) 6.40% 6.80% Average*)
- PLM**) 5.00% 5.00% MPLB**) -
Mata uang asing 4.00% 4.00% Foreign Currencies
Harian 2.00% 2.00% Daily
Rata-rata 2.00% 2.00% Average
*) Berdasarkan PADG Nomor 12 Tahun 2023 tanggal 27 *) Based on PADG No. 12/2023 dated 27 September 2023, Bank
September 2023, Bank mendapatkan insentif berupa gets incentives in the form of relaxation of the Statutory Reserves
kelonggaran GWM dalam Rupiah pada 31 Desember 2024 in Rupiah on 31 December 2024 amounting to 2.60% because
sebesar 2,60% karena Bank melakukan penyediaan dana untuk Bank provides funds for certain and inclusive economic activities.
kegiatan ekonomi tertentu dan inklusif. GWM dalam Rupiah yang The Statutory Reserves in Rupiah that must be fulfilled by the
harus dipenuhi Bank pada 31 Desember 2024 yang seharusnya Bank on 31 December 2024 which should be 9.00% with daily
sebesar 9,00% dengan ketentuan harian 0,00% dan rata-rata provisions of 0.00% and an average of 9.00% become 6.40%
9,00% menjadi sebesar 6,40% dengan ketentuan harian 0,00% with daily provisions of 0.00% and an average of 6.40%.
dan rata-rata 6,40%.
**) Berdasarkan PADG Nomor 18 Tahun 2023 tanggal 29 November **) Based on PADG No. 18/2023 dated 29 November 2023, the
2023, kebijakan pemenuhan Penyangga Likuiditas policy regarding fulfillment of Macroprudential Liquidity Buffer
Makroprudensial (PLM) ditetapkan sebesar 5,00%. (MPLB) is set at 5.00%.
Halaman - 278 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1489
Page 889
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
a. Giro pada Bank Indonesia (lanjutan) a. Current accounts with Bank Indonesia
(continued)
Giro Wajib Minimum (GWM) adalah simpanan Minimum Statutory Reserve is a minimum
minimum yang wajib dipelihara oleh Bank reserve that should be maintained by the Bank
dalam bentuk saldo Rekening Giro pada Bank in Current Accounts with Bank Indonesia.
Indonesia. Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity Buffer (MPLB) are
Makroprudensial (PLM) adalah cadangan the minimum reserves that should be
minimum yang wajib dipelihara oleh Bank maintained by the Bank which comprised of
berupa Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Certificates of Bank Indonesia (SBI),
Sertifikat Deposito Bank Indonesia (SDBI), Certificates Deposit of Bank Indonesia (SDBI),
Sukuk Bank Indonesia (SukBI) dan/atau Surat Sukuk of Bank Indonesia (SukBI), and/or
Berharga Negara (SBN). Giro RIM adalah Government Securities (SBN). RIM Current
tambahan simpanan minimum yang wajib Account is an additional reserve that should be
dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo maintained by the Bank in the form of Current
Rekening Giro pada Bank Indonesia. Accounts with Bank Indonesia. Based on
Berdasarkan PADG No. 23/7/PADG/2021 PADG No. 23/7/PADG/2021 dated 26 April
tanggal 26 April 2021, besaran dan parameter 2021, the amount and parameters used in
yang digunakan dalam pemenuhan Giro RIM fulfilling RIM Current Account are the lower
adalah batas bawah target sebesar 84% dan target limit of 84% and the upper target limit of
batas atas target sebesar 94% dengan 94% with a Capital Adequacy Ratio (CAR)
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum incentive of 14%.
(KPMM) insentif sebesar 14%.
Rasio Giro Wajib Minimum untuk rekening The ratio of the Minimum Statutory Reserve
Rupiah dan mata uang asing pada tanggal 31 requirement for its Rupiah and foreign
Desember 2024 dan 2023 masing-masing currencies accounts as of 31 December 2024
sebesar: and 2023, are as follows:
2024 2023
Rupiah Rupiah
- GWM Primer 6.51% 9.53% Primary Statutory Reserve -
Harian 0.00% 0.00% Daily
Rata-rata 6.51% 9.53% Average
- PLM 14.77% 15.05% MPLB -
Mata uang asing 4.01% 4.01% Foreign currencies
Harian 2.00% 2.00% Daily
Rata-rata 2.01% 2.01% Average
BNI telah memenuhi ketentuan Bank BNI has complied with the Bank Indonesia
Indonesia tentang Giro Wajib Minimum pada regulations regarding the Minimum Statutory
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. Reserve as of 31 December 2024 and
2023.
Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada The further disclosures on current accounts
Bank Indonesia diungkapkan pada Catatan 5. with Bank Indonesia are presented in Note 5.
b. Giro pada bank lain b. Current accounts with other banks
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Seluruh giro pada bank lain pada tanggal- All current accounts with other banks as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 31 December 2024 and 2023 are classified as
diklasifikasikan lancar. current.
Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada The further disclosures on current accounts
bank lain diungkapkan pada Catatan 6. with other banks are presented in Note 6.
Halaman - 279 - Page
1490 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 890
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
c. Penempatan pada bank lain dan Bank c. Placements with other banks and Bank
Indonesia Indonesia
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
Seluruh penempatan pada bank lain dan Bank All placements with other banks and Bank
Indonesia pada tanggal-tanggal 31 Desember Indonesia as of 31 December 2024 and
2024 dan 2023 diklasifikasikan sebagai lancar. 2023 are classified as current.
Pengungkapan lebih lanjut pada penempatan The further disclosures on placement with
pada bank lain dan Bank Indonesia other banks and Bank Indonesia are presented
diungkapkan pada Catatan 7. in Note 7.
d. Efek-efek d. Marketable securities
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
2024 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Pokok/ Allowance for Pokok/ Allowance for
Principal impairment losses Principal impairment losses
Lancar 48,210,907 (273) 36,873,566 (151) Current
Kurang lancar*) 316,989 - 291,324 - Substandard*)
Macet - - 242,790 (242,790) Loss
48,534,346 (273) 37,407,680 (242,941)
ΎͿ ΎͿ
Cadangan kerugian penurunan nilai pada efek-efek dengan Allowance for impairment losses on marketable securities
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain classified as fair value through other comprehensive
dicatat pada penghasilan komprehensif lain, karena nilai income is recorded in other comprehensive income,
tercatatnya disajikan sebesar nilai wajarnya. because the carrying value is presented at fair value.
Pengungkapan lebih lanjut pada efek-efek The further disclosures on marketable
diungkapkan pada Catatan 8. securities are presented in Note 8.
e. Wesel ekspor dan tagihan lainnya e. Bills and other receivables
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
2024 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Pokok/ Allowance for Pokok/ Allowance for
Principal impairment losses Principal impairment losses
Lancar 13,295,854 (52,828) 19,277,495 (278,501) Current
13,295,854 (52,828) 19,277,495 (278,501)
Pengungkapan lebih lanjut pada wesel ekspor The further disclosures on bills and other
dan tagihan lainnya diungkapkan pada receivables are presented in Note 9.
Catatan 9.
Halaman - 280 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1491
Page 891
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
f. Tagihan akseptasi f. Acceptance receivables
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
2024 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Pokok/ Allowance for Pokok/ Allowance for
Principal impairment losses Principal impairment losses
Lancar 15,966,466 (85,551) 17,568,675 (477,481) Current
Dalam perhatian khusus 52,304 (7,698) - - Special mention
16,018,770 (93,249) 17,568,675 (477,481)
Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan The further disclosures on acceptance
akseptasi diungkapkan pada Catatan 10. receivables are presented in Note 10.
g. Tagihan dan liabilitas derivatif g. Derivative receivable and payables
Berdasarkan hasil penelaahan dan evaluasi Based on the Bank’s management review and
manajemen Bank, seluruh tagihan derivatif evaluation, all derivative receivables as of 31
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 December 2024 and 2023 are classified as
digolongkan lancar. current.
Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan dan The further disclosures on derivative
liabilitas derivatif diungkapkan pada Catatan receivables and payables are presented in
11. Note 11.
h. Pinjaman yang diberikan h. Loans
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan By Financial Service Authority Rule
OJK collectibility
2024 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Pokok/ impairment Pokok/ impairment
Principal losses Principal losses
Lancar 731,053,036 (12,730,108) 646,348,458 (15,011,241) Current
Dalam perhatian khusus 29,565,938 (16,433,250) 33,900,760 (21,536,797) Special mention
Kurang lancar 3,837,708 (2,248,250) 2,954,368 (1,989,252) Substandard
Diragukan 2,137,988 (1,221,285) 2,822,349 (1,994,520) Doubtful
Macet 9,277,108 (6,051,627) 9,058,834 (6,626,321) Loss
775,871,778 (38,684,520) 695,084,769 (47,158,131)
Pengungkapan lebih lanjut pada pinjaman The further disclosures on loans are presented
yang diberikan diungkapkan pada Catatan 12. in Note 12.
Halaman - 281 - Page
1492 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 892
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
h. Pinjaman yang diberikan (lanjutan) h. Loans (continued)
Pinjaman bermasalah dan cadangan Non-performing loans and allowance for
kerugian penurunan nilai berdasarkan impairment losses by economic sector
sektor ekonomi
2024 2023
Cadangan Cadangan
kerugian kerugian
penurunan nilai/ penurunan nilai/
Allowance for Allowance for
Pokok/ impairment Pokok/ impairment
Principal losses Principal losses
Perindustrian 3,995,256 (2,403,477) 3,489,493 (2,548,143) Manufacturing
Perdagangan, Trading, restaurants
restoran dan hotel 4,251,648 (2,532,619) 3,764,179 (2,467,235) and hotels
Pertanian 1,133,250 (734,684) 852,957 (485,270) Agriculture
Jasa dunia usaha 556,739 (347,782) 1,711,936 (1,438,661) Business services
Pengangkutan, pergudangan Transportation, warehousing
dan komunikasi 1,649,543 (1,314,101) 656,816 (507,106) and communications
Konstruksi 429,856 (322,748) 853,233 (614,290) Construction
Jasa pelayanan sosial 237,474 (127,783) 286,902 (158,832) Social services
Pertambangan 66,177 (40,113) 785,105 (674,164) Mining
Listrik, gas dan air 39,368 (25,659) 236,446 (227,038) Electricity, gas and water
Lain-lain 2,893,493 (1,672,196) 2,198,484 (1,489,354) Others
15,252,804 (9,521,162) 14,835,551 (10,610,093)
Rasio kredit bermasalah BNI dan Entitas Anak The non-performing loans ratio of BNI
secara gross (sebelum dikurangi cadangan and Subsidiaries on a gross basis (before
kerugian penurunan nilai) sesuai dengan deducting the allowance for impairment
peraturan OJK yang berlaku pada tanggal losses) in accordance with the OJK
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing regulation as of 31 December 2024 and
sebesar 1,97% dan 2,13% (rasio untuk BNI 2023 were 1.97% and 2.13%, respectively (the
saja 1,97% dan 2,14% masing-masing pada ratios for BNI only were 1.97% and 2.14% as
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023), of 31 December 2024 and 2023, respectively),
sedangkan rasio kredit bermasalah BNI dan while the non-performing loans ratio of BNI
Entitas Anak secara neto pada tanggal and Subsidiaries on a net basis as of
31 Desember 2024 dan 2023 masing-masing 31 December 2024 and 2023 were 0.74% and
sebesar 0,74% dan 0,61% (rasio untuk BNI 0.61%, respectively (the ratios for BNI only
saja 0,74% dan 0,61% masing-masing pada were 0.74% and 0.61% as of
tanggal 31 Desember 2024 dan 2023). 31 December 2024 and 2023, respectively).
Pengungkapan lebih lanjut pada pinjaman The further disclosures on loans are presented
yang diberikan diungkapkan pada Catatan 12. in Note 12.
Halaman - 282 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1493
Page 893
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
h. Pinjaman yang diberikan (lanjutan) h. Loans (continued)
Pinjaman yang direstrukturisasi Restructured loans
Jumlah kredit yang telah direstrukturisasi dan The total of restructured loans that are
dalam kategori kredit bermasalah berdasarkan categorised as non-performing loan based on
peraturan OJK pada tanggal 31 Desember OJK’s regulation amounted to Rp7,024,794
2024 dan 2023 adalah masing-masing sebesar and Rp5,428,100 as of 31 December 2024
Rp7.024.794 dan Rp5.428.100. and 2023, respectively.
Informasi pokok lainnya sehubungan Other significant information relating to
dengan pinjaman yang diberikan loans
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, there is
tidak terdapat pelanggaran maupun neither any breach nor violation of Legal
pelampauan Batas Maksimum Pemberian Lending Limit (LLL) to related parties and third
Kredit (BMPK) kepada pihak berelasi dan parties as required by Regulation of Financial
pihak ketiga sesuai dengan peraturan yang Services Authority.
ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan.
i. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual i. Securities purchased under agreements to
kembali resell
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Securities purchased under agreements to
kembali yang diungkapkan pada Catatan 14 resell disclosed in Note 14 are classified by
diklasifikasikan berdasarkan kolektabilitas Financial Service Authority rule collectability as
sesuai dengan peraturan OJK sebagai lancar. current.
j. Penyertaan saham - bersih j. Equity investments - net
Penyertaan jangka panjang berdasarkan The classification of long-term equity
kolektibilitas sesuai Peraturan OJK adalah: investments based on Financial Service
Authority Rule collectibility are as follows:
2024 2023
Lancar 593,137 563,700 Current
Total 593,137 563,700 Total
Pengungkapan lebih lanjut pada penyertaan The further disclosures on equity investment -
saham - bersih diungkapkan pada Catatan 17. net are presented in Note 17.
Halaman - 283 - Page
1494 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 894
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
k. Komitmen dan Kontinjensi k. Commitments and Contingencies
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang Commitments and contingent transactions that
mempunyai risiko kredit berdasarkan have credit risk by collectability are as follows:
kolektibilitas adalah sebagai berikut:
2024 2023
Lancar 137,900,021 135,986,477 Current
Dalam perhatian khusus 2,128,420 2,879,288 Special mention
Kurang lancar 41,844 67,806 Substandard
Diragukan 54,329 80,154 Doubtful
Macet 831,833 500,973 Loss
140,956,447 139,514,698
Pengungkapan lebih lanjut pada komitmen dan The further disclosures on commitments and
kontinjensi diungkapkan pada Catatan 44. contingencies are presented in Note 44.
l. Manajemen risiko l. Risk management
Penerapan Manajemen Risiko BNI The implementation of BNI Risk Management
berlandaskan pada regulasi nasional maupun is based on national and international
internasional, meliputi Peraturan Otoritas Jasa regulations, including Financial Services
Keuangan (POJK), Surat Edaran Otoritas Jasa Authority Regulations (POJK), Financial
Keuangan (SEOJK), Peraturan Bank Services Authority Circular Letters (SEOJK),
Indonesia (PBI), Surat Edaran Bank Indonesia Bank Indonesia Regulations (PBI), Bank
(SEBI), dan dokumen Basel Committee on Indonesia Circular Letters (SEBI), and Basel
Banking Supervision (BCBS). Committee on Banking Supervision (BCBS).
Beberapa regulasi yang terkait dengan Some of the agreements related to the Bank’s
Manajemen Risiko Bank adalah sebagai Risk Management are as follows:
berikut:
1. POJK No. 18/POJK.03/2016, dated 16
1. POJK No.18/POJK.03/2016 tanggal 16 March 2016 and SEOJK
Maret 2016 dan SEOJK No.34/SEOJK.03/2016
No.34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 dated 1 September of 2016 concerning the
September 2016 tentang Penerapan Implementation of Risk Management for
Manajemen Risiko bagi Bank Umum. Commercial Banks.
2. POJK No. 38/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2. POJK No. 38/POJK.03/2017 dated 12 July
2017 dan SEOJK No. 43/SEOJK.03/2017 2017 and SEOJK No. 43/SEOJK.03/2017
tanggal 19 Juli 2017 tentang Prinsip Kehati- dated 19 July 2017 concerning Prudential
hatian dan Laporan dalam rangka Principles and Reports within the
Penerapan Manajemen Risiko secara framework of the Application of
Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan Consolidated Risk Management for Banks
Pengendalian terhadap Perusahaan Anak. that Control Subsidiaries.
3. POJK No.17/POJK.03/2014 tanggal 19 3. POJK No.17/POJK.03/2014 dated 19
November 2014 dan SEOJK No.14/ November 2014 and SEOJK No.14/
SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 SEOJK.03 /2015 dated 25 May 2015
tentang Penerapan Manajemen Risiko concerning the Implementation of
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan. Integrated Risk Management for Financial
Conglomerates.
Halaman - 284 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1495
Page 895
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
BNI juga melakukan pengelolaan terhadap BNI also has risk management for other risks
risiko lainnya sesuai aturan Regulator, yaitu (i) as regulated by Regulator, as follows (i) legal
risiko hukum untuk mengurangi kemungkinan risk to minimise possible losses from lawsuits
kerugian dari tuntutan hukum atau kelemahan or weakness in juridical aspects such as the
aspek yuridis seperti ketiadaan peraturan absence of laws and regulations, or
perundang-undangan yang mendukung atau weaknesses such as non-compliance with the
kelemahan perikatan seperti tidak dipenuhinya terms of the engagements validity of contracts
syarat sahnya kontrak atau pengikatan agunan or imperfect binding of collaterals; (ii)
yang tidak sempurna; (ii) risiko reputasi untuk reputation risk to minimise possible losses due
mengurangi kemungkinan kerugian akibat to stakeholder’s declining levels of trust which
menurunnya tingkat kepercayaan pemangku comes from the negative perception of the
kepentingan (stakeholder) yang bersumber Bank; (iii) strategic risk to minimise possible
dari persepsi negatif terhadap Bank; (iii) risiko losses arising from inappropriate or improper
stratejik untuk mengurangi kemungkinan implementation of the Bank’s strategy and
kerugian akibat ketidaktepatan dalam business decisions, or strategy that is not
pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu responsive to external changes; and
keputusan stratejik serta kegagalan dalam (iv) compliance risk to minimise possible
mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis; losses of the Bank from non-compliance or
dan (iv) risiko kepatuhan untuk mengurangi failure to implement the prevailing laws and
kemungkinan kerugian karena Bank tidak regulations.
mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan
perundang-undangan dan ketentuan.
Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengelola The initiatives taken to manage legal risk,
risiko hukum, risiko reputasi, risiko stratejik reputation risk, strategic risk and compliance
dan risiko kepatuhan seperti tersebut di atas risk as described above, among others, are as
diantaranya adalah: follows:
• Mengelola Pedoman Perusahaan untuk • Manage Operational Guidance Manual for
manajemen risiko hukum, risiko reputasi, legal risk, reputation risk, strategic risk,
risiko stratejik, dan risiko kepatuhan; and compliance risk;
• Melakukan analisis aspek risiko hukum • Analysis of the legal aspects and
dan uji kepatuhan terhadap produk atau compliance test for existing and new
aktivitas existing dan baru; product or activities;
• Melakukan kaji ulang berkala terhadap • Conduct periodic reviews of the standard
format standar perjanjian, khususnya format of the agreement, especially the
perjanjian kredit, guna memastikan credit agreement, to ensure compliance
kesesuaian dengan peraturan perundang- with statutory regulations;
undangan;
• Melakukan kaji ulang secara berkala • Conduct periodic reviews of contracts and
terhadap kontrak dan perjanjian antara BNI agreements between BNI and other
dengan pihak lain, antara lain dengan cara parties, among others by reassessing the
melakukan penilaian kembali terhadap effectiveness of the enforcement process
efektivitas proses enforcement guna to check the validity of rights in existing
mengecek validitas hak dalam kontrak dan contracts and agreements;
perjanjian yang ada;
• Melakukan pengelolaan komplain/keluhan • Manage customer complaints by
nasabah dengan optimalisasi fungsi optimizing the function of Online Request
sarana Online Request Management Management (ORM) facilities, then resolve
(ORM), selanjutnya menyelesaikan the issue;
permasalahan tersebut;
Halaman - 285 - Page
1496 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 896
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengelola The initiatives taken to manage legal risk,
risiko hukum, risiko reputasi, risiko stratejik reputation risk, strategic risk and compliance
dan risiko kepatuhan seperti tersebut di atas risk as described above, among others, are as
diantaranya adalah: (lanjutan) follows: (continued)
• Mengelola jumlah pemberitaan negatif • Managing the amounts of negative news
yang ada di media, baik media cetak on media, whether printed or electronic
maupun media elektronik dan media, and follow up the proclamation in
menindaklanjuti pemberitaan tersebut accordance with the prevailing policies;
sesuai dengan ketentuan; • The strategic planning done through a
• Melakukan perencanaan strategis melalui series of strategic planning process to
serangkaian proses untuk penyelarasan align the corporate strategy and strategy
strategi perusahaan dengan strategi unit; unit;
• Melakukan pemantauan pencapaian • Planning the completion of a business that
rencana bisnis yang telah ditetapkan, has been determined, is done by
dilakukan dengan membandingkan target comparing the target to the realisation of
terhadap realisasi bisnis; the business;
• Melakukan sertifikasi kepatuhan terhadap • Compliance certification to all policies and
kebijakan dan prosedur sesuai dengan procedures in accordance with applicable
ketentuan; dan regulations; and
• Melakukan pemantauan terhadap jenis, • Monitoring of types, significance and
signifikansi dan frekuensi pelanggaran frequency of violations of regulations (BNI
terhadap ketentuan (track record compliance track record).
kepatuhan BNI).
Sesuai dengan Surat Edaran OJK (SEOJK) In accordance with the Circular Letter of
No.14/SEOJK.03/2015, BNI selaku Entitas Financial Services Authority regulations
Utama Konglomerasi Keuangan wajib (SEOJK) No. 14/SEOJK.03/2015, BNI as the
menerapkan Manajemen Risiko Terintegrasi parent entity of a financial conglomerate has to
secara komprehensif dan efektif. Tujuan implement the integrated risk management
penerapan manajemen risiko terintegrasi comprehensively and effectively. The purpose
tersebut yaitu untuk mengelola seluruh risiko of the implementation of integrated risk
yang melekat pada aktivitas/kegiatan usaha management implementation is to manage the
konglomerasi keuangan BNI serta whole inherent risks in the financial
menciptakan keunggulan kompetitif dan conglomerate’s business activities, and also to
memelihara pertumbuhan yang create competitive advantages and maintain
berkesinambungan sehingga dapat sustainable growth, so that it can increase the
meningkatkan nilai (shareholder value) financial conglomeration shareholder value of
konglomerasi keuangan BNI secara BNI as a whole.
keseluruhan.
Secara umum, seluruh Lembaga Jasa Generally, all of the Financial Services
Keuangan (LJK) anggota Konglomerasi Institutions (FSI) as part of the BNI Financial
Keuangan BNI, baik BNI sebagai LJK Induk Conglomeration, where BNI as the Parent FSI
(Entitas Utama) dan masing-masing LJK Anak (Main Entity) and each Subsidiaries FSI have
telah menerapkan manajemen risiko, antara implemented risk management, among others
lain dengan membentuk unit risiko pada by establishing a risk unit in each FSI. Risk
masing-masing LJK. Manajemen risiko pada management in each FSI is operating
masing-masing LJK Anak secara operasional separately from the business unit and
dilakukan terpisah dari unit bisnis dan conducts its function independently. To
menjalankan fungsinya secara independen. support the implementation of risk
Untuk mendukung penerapan manajemen management, the FSI have established
risiko, pada organisasi LJK Anak juga dibentuk internal control units/function in their
unit/fungsi internal yang melakukan organizational structure, which monitors the
pemantauan kepatuhan terhadap kontrol compliance with internal controls regularly and
internal secara rutin dan berkala. periodically on a regular basis.
Halaman - 286 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1497
Page 897
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
Disamping itu, Dewan Komisaris dan Direksi In addition, the Boards of Commissioners and
pada masing-masing LJK Anak secara aktif Directors of the respective Subsidiaries
juga melakukan pemantauan, dan evaluasi actively monitor and evaluate the internal
melalui laporan-laporan yang disampaikan controls of the Subsidiaries, through the
oleh setiap LJK Anak untuk selanjutnya reports submitted by the respective
digunakan sebagai salah satu bahan Subsidiaries, as a basis in formulating and
pertimbangan dalam menetapkan kebijakan
developing appropriate policies for the
pada LJK Anak.
Subsidiaries.
BNI selaku Entitas Utama telah melakukan As the Parent Entity, BNI coordinates with its
koordinasi dengan LJK Anak untuk FSI Subsidiaries regarding the implementation
menerapkan manajemen risiko sesuai of risk management policies as defined by
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, antara lain Indonesia Financial Services Authority, among
dengan melakukan pemantauan dan others by implementing risk monitoring and
pengukuran risiko yang dituangkan dalam measurement in the form of consolidated
bentuk penilaian Kecukupan Penyediaan
Capital Adequacy Ratio (CAR) assessment,
Modal Minimum (KPMM) Konsolidasi, KPMM
Terintegrasi, penilaian Tingkat Kesehatan integrated Capital Adequacy Ratio (CAR)
Bank (TKB) konsolidasi, serta penilaian Profil assessment, the Bank’s consolidated
Risiko Konsolidasi dan penilaian Profil Risiko soundness rating consolidated assessment,
Terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI consolidated risk profile and also integrated
(tidak diaudit). risk profile assessment on BNI Financial
Conglomeration (unaudited).
Penilaian profil risiko BNI individu The risk profile assessment of BNI reflects the
menggambarkan risiko yang melekat dalam inherent risk of the Bank’s business, including
kegiatan bisnis Bank (inherent risk) termasuk the risk control system for 8 (eight) type of risk
kualitas penerapan Manajemen Risiko yang are assessed are Credit Risk, Market Risk,
mencerminkan sistem pengendalian risiko (risk Liquidity Risk, Operational Risk, Legal Risk,
control system) pada 8 (delapan) jenis risiko Reputation Risk, Strategic Risk, and
yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko
Compliance Risk. The risk profile of BNI has
Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum,
Risiko Reputasi, Risiko Stratejik, dan Risiko been performed based on attachment of
Kepatuhan. Penilaian Profil Risiko BNI telah SEOJK No. 14/SEOJK.03/2017 about the
dilakukan sesuai dengan lampiran SEOJK No. Bank’s Soundness Rating Assessment.
14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian Tingkat
Kesehatan Bank Umum.
Berdasarkan hasil laporan terakhir atas Based on the results of a recent self-
penilaian sendiri (self-assessment), peringkat assessment report, inherent risk rank of BNI
risiko inheren BNI posisi 31 Desember 2024 as of 31 December 2024 is low to moderate
adalah low to moderate dengan peringkat and the quality of the risk management
kualitas penerapan manajemen risiko yang implementation rank is satisfactory, therefore
memadai (satisfactory) sehingga peringkat the risk profile composite rank of BNI is 2 (low
komposit Profil Risiko BNI adalah 2 (low to
to moderate) (unaudited).
moderate) (tidak diaudit).
Halaman - 287 - Page
1498 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 898
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
Penilaian Profil Risiko Terintegrasi merupakan Integrated Risk Profile assessment is the
penilaian terhadap 10 (sepuluh) jenis Risiko assessment of the 10 (ten) types of risks
berdasarkan Risiko Inheren dan Kualitas based on Inherent Risks and the integrated
Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) Implementation of Risk Management Quality
terintegrasi. Kesepuluh jenis Risiko tersebut (KPMR). The ten types of Risks being
adalah Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko assessed are Credit Risk, Market Risk,
Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Hukum, Liquidity Risk, Operational Risk, Legal Risk,
Risiko Reputasi, Risiko Stratejik, Risiko Reputation Risk, Strategic Risk, Compliance
Kepatuhan, Risiko Transaksi Intra-Grup dan Risk, Intra Group Transactions Risk and
Risiko Asuransi. Penilaian Profil Risiko BNI Insurance Risk. Assessment of the Integrated
Terintegrasi tersebut telah dilakukan sesuai Risk Profile has complied with the SEOJK No.
dengan lampiran SEOJK No. 14/SEOJK.03/2015 dated 25 May 2015 about
14/SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 Integrated Risk Management Implementation
tentang Penerapan Manajemen Risiko for Financial Conglomerate.
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
Penilaian Profil Risiko Terintegrasi dilakukan Integrated Risk Profile assessment is
semesteran. Berdasarkan hasil laporan conducted semi annually. Based on the results
terakhir secara penilaian sendiri (self of the last self- assessment report, the
assessment), peringkat risiko inheren posisi 31 inherent risk rank of BNI as of 31 December
Desember 2024 adalah low to moderate 2024 is low to moderate with the quality of the
dengan peringkat kualitas penerapan risk management implementation rank as
manajemen risiko yang memadai (satisfactory) satisfactory, therefore the composite rank of
sehingga peringkat komposit Profil Risiko BNI’s Risk Profile as a financial
Konglomerasi Keuangan BNI adalah 2 (low to conglomeration is 2 (low to moderate)
moderate) (tidak diaudit). (unaudited).
Tingkat Kesehatan Bank (TKB) BNI posisi BNI Bank Soundness Level (TKB) self
31 Desember 2024 yang dilakukan secara self assessment for the position as of
assessment berada pada Peringkat 2 (PK 2) 31 December 2024 which is in Rank 2 (PK 2)
dengan predikat “sehat” atau stabil with the predicate “healthy” or stable
dibandingkan dengan TKB BNI posisi compared to the TKB BNI at the position in
31 Desember 2023 (tidak diaudit). 31 December 2023 (unaudited).
1. Profil Risiko 1. Risk Profile
Hasil penilaian Profil Risiko BNI posisi The results of the BNI Risk Profile
31 Desember 2024 masih stabil di assessment for the position 31 December
Peringkat 2 (Low to Moderate). 2024 are still stable at Rank 2 (Low to
Moderate).
2. Rentabilitas 2. Rentability
Terjadi penurunan tren risiko pada The decreasing of risk trend which
parameter Rentabilitas yang dipicu oleh occurred in Rentability parameter which
pencapaian rasio profitabilitas yang telah was triggered by improvement of the
membaik dan sesuai target. achievement of a profitability ratio as target.
3. Permodalan 3. Capital
Penurunan tren risiko pada parameter The decreasing risk trend in the capital
permodalan diakibatkan peningkatan rasio parameter was due to an increase in the
CAR BNI karena peningkatan total modal BNI’s total capital component due to an
BNI secara modal tier 1 melalui laba increase of BNI’s tier 1 capital from
ditahan serta penerbitan Additional Tier 1 retained earnings as well as issuance of
Capital Securities dan peningkatan modal Additional Tier 1 Capital Securities and
tier 2 melalui penerbitan subdebt. increase of tier 2 capital due to subdebt
issuance.
4. Tata Kelola 4. Governance
Tata kelola BNI posisi 31 Desember 2024 BNI’s governance for the position of
dibandingkan dengan posisi 31 Desember 31 December 2024 is relatively stable
2023 relatif stabil. compared to the position in 31 December
2023.
Halaman - 288 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1499
Page 899
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
Guna melakukan penguatan fungsi In order to strengthen the risk management
manajemen risiko, BNI juga melakukan function, BNI has also carried out several
beberapa upaya antara lain: efforts, including:
1. Simulasi Kondisi Terburuk dan Stress 1. Worst Condition Simulation and Stress
Testing. Testing.
Stress testing merupakan salah satu alat Stress testing is one of the risk
manajemen risiko yang digunakan BNI management tools used by BNI to evaluate
untuk mengevaluasi dampak suatu the impact of a severe but plausible
skenario yang severe namun mungkin scenario on the Bank's financial condition.
terjadi (plausible) terhadap kondisi finansial BNI carries out stress testing periodically
Bank. BNI melakukan stress testing secara as a basis for consideration for decisions
berkala sebagai salah satu dasar and directions of the board of directors and
pertimbangan untuk keputusan dan arahan board of commissioners or in making Bank
direksi dan dewan komisaris atau dalam decisions as well as in compliance with
pengambilan keputusan Bank serta applicable regulatory provisions both in
sebagai pemenuhan atas ketentuan Indonesia and regulatory provisions at each
regulasi yang berlaku baik di Indonesia Foreign Office (KLN). Apart from being a
maupun ketentuan regulator pada masing- basis for decision making and compliance
masing Kantor Luar Negeri (KLN). Selain with regulations, stress testing also aims to
sebagai dasar pengambilan keputusan dan estimate the magnitude of losses that will
pemenuhan regulasi, stress testing juga arise as well as the resilience of the Bank's
bertujuan untuk mengestimasi besarnya capital in absorbing these losses and
kerugian yang akan timbul serta ketahanan identifying steps that must be taken to
modal Bank dalam menyerap kerugian mitigate risks and maintain the resilience of
tersebut dan mengidentifikasi langkah- the Bank's capital. In terms of liquidity, the
langkah yang harus dilakukan untuk stress test functions to estimate the
memitigasi risiko dan menjaga ketahanan adequacy of the Bank's liquid assets to
modal Bank. Dalam hal likuiditas, stress fulfill obligations, both contractual and
test berfungsi untuk mengestimasi behavioral.
kecukupan alat likuid Bank untuk
memenuhi kewajiban, baik kontraktual
maupun behavioral.
Hasil stress testing yang dilakukan BNI The results of stress testing carried out by
sepanjang tahun 2023 menunjukkan bahwa BNI throughout 2023 show that BNI's
permodalan BNI masih mampu untuk capital is still able to absorb losses that will
menyerap kerugian yang akan timbul serta arise and is able to maintain sufficient
mampu menjaga kecukupan likuiditas liquidity with rapid anticipation in terms of
dengan antisipasi yang cepat pada sisi asset and liability management as well as
pengelolaan aset dan liabilitas serta the readiness of policies to support funding
kesiapan kebijakan pendukung rencana plans. Apart from that, BNI has also
pendanaan. Selain itu, BNI juga telah established risk mitigation for possible
menetapkan mitigasi risiko atas losses that may arise.
kemungkinan kerugian yang akan timbul.
Halaman - 289 - Page
1500 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 900
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
2. Penyusunan Rencana Aksi (Recovery 2. Preparation of Recovery Plan and
Plan) dan Rencana Resolusi (Resolution Resolution Plan.
Plan).
Recovery Plan merupakan rencana untuk The Recovery Plan is a plan to overcome
mengatasi (mencegah, memulihkan dan (prevent, recover and repair) financial
memperbaiki) permasalahan keuangan problems that may occur at Systemic
yang mungkin terjadi di Bank Sistemik. Banks. The preparation of the Recovery
Penyusunan Recovery Plan merupakan Plan is a fulfillment of OJK Regulation No.
pemenuhan atas Peraturan OJK No. 14/POJK.03/2017 dated 4 April 2017
14/POJK.03/2017 tanggal 4 April 2017 concerning Action Plans (Recovery Plan)
tentang Rencana Aksi (Recovery Plan) for Systemic Banks, which is intended to
bagi Bank Sistemik, yang dimaksudkan overcome early financial problems that may
untuk mengatasi secara dini permasalahan occur in systemic Banks through a "bail in"
keuangan yang mungkin terjadi pada Bank mechanism so that it is hoped that these
sistemik melalui mekanisme “bail in” financial problems will not trigger a
sehingga permasalahan keuangan tersebut systemic impact on the national financial
diharapkan tidak sampai memicu dampak system. BNI as a Systemic Bank is obliged
sistemik bagi sistem keuangan nasional. to prepare a Recovery Plan to the OJK
BNI sebagai Bank Sistemik wajib every year on a regular basis at least 1
menyusun Recovery Plan kepada OJK (one) time in 1 (one) year and submit an
setiap tahun secara berkala paling sedikit 1 updated Action Plan to the OJK no later
(satu) kali dalam 1 (satu) tahun dan than the end of November.
menyampaikan pengkinian Rencana Aksi
kepada OJK paling lama akhir bulan
November.
Resolution Plan merupakan rencana The Resolution Plan is a handling or
penanganan atau penyelesaian oleh resolution plan by the Deposit Insurance
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ketika Corporation (LPS) when the Bank is
Bank dinyatakan sebagai bank gagal, declared as a failed bank, contained in the
tertuang dalam dokumen Resolution Plan Resolution Plan document which is
yang di-review secara periodik setiap 2 reviewed periodically every 2 (two) years.
(dua) tahun sekali. Penyusunan Resolution The preparation of the Resolution Plan is a
Plan merupakan pemenuhan atas fulfillment of the Deposit Insurance
Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan Corporation Regulation No. 1 of 2021
No. 1 Tahun 2021 tentang Rencana concerning Resolution Plans for
Resolusi bagi Bank Umum. Rencana Commercial Banks. The Resolution Plan is
Resolusi merupakan komitmen Bank, a commitment of the Bank, controlling
pemegang saham pengendali dan/atau shareholders and/or other parties to realise
pihak lain untuk mewujudkan resolusi Bank an effective Bank resolution to reduce
yang efektif guna mengurangi gangguan systemic disruption to financial system
sistemik ke stabilitas sistem keuangan stability and minimise the use of public
serta meminimalisir penggunaan dana funds (APBN) in Bank resolutions. The
publik (APBN) dalam resolusi Bank. Resolution Plan contains information about
Rencana Resolusi berisi informasi the Bank that is in line with the Action Plan
mengenai Bank yang sejalan dengan which is equipped with analysis of
Rencana Aksi yang dilengkapi dengan resolution options and potential obstacles
analisa opsi resolusi dan potensi hambatan to implementing resolution options, as well
pelaksanaan opsi resolusi, serta strategi as communication strategies before
komunikasi sebelum dilakukannya handling Bank solvency problems by the
penanganan permasalahan solvabilitas resolution authority.
Bank oleh otoritas resolusi.
Halaman - 290 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1501
Page 901
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
l. Manajemen risiko (lanjutan) l. Risk management (continued)
3. Penilaian Risk Maturity Index (RMI). 3. Risk Maturity Index (RMI) Assessment.
Risk Maturity Index (RMI) merupakan Risk Maturity Index (RMI) is an index used
indeks yang digunakan untuk mengukur to measure the effectiveness and quality of
efektivitas dan kualitas penerapan implementing risk management in
manajemen risiko dalam melindungi dan protecting and creating value. Based on the
menciptakan nilai. Berdasarkan Surat Letter of the Ministry of BUMN No. S-
Kementerian BUMN No. S-31/Wk2.MBU.A/ 31/Wk2.MBU.A/ 09/2020 which was
09/2020 dimana disampaikan dalam submitted in order to implement the
rangka mengimplementasikan rencana strategic plan of the Ministry of BUMN for
strategis Kementerian BUMN tahun 2020– 2020–2024, in accordance with Minister of
2024, sesuai Peraturan Menteri BUMN No. BUMN Regulation No. PER-
PER-08/MBU/08/2020 perlu dilakukan 08/MBU/08/2020 requires strengthening
penguatan terhadap fungsi Manajemen the Risk Management function, one of
Risiko salah satunya menetapkan nilai RMI which is determining the RMI value as one
sebagai salah satu indikator kinerja utama of the main performance indicators for
peningkatan pengelolaan Risiko BUMN. improving BUMN Risk management. BNI's
Hasil assessment RMI BNI telah mencapai RMI assessment results have achieved a
skor “Managed” (tidak direviu dan tidak "Managed" score (not reviewed and
diaudit). unaudited).
Dalam rangka pemenuhan kepatuhan In order to fulfill compliance with BUMN
terhadap Peraturan Menteri BUMN No. PER- Ministerial Regulation No. PER-02/
02/ MBU/03/2023, maka akan dilakukan MBU/03/2023, an ongoing RMI assessment
penilaian RMI secara berkelanjutan dengan will be carried out taking into account the
memperhatikan keputusan deputi bidang decision of the deputy for finance and risk
keuangan dan manajemen risiko KBUMN No. management of KBUMN No. SK-
8/DKU.MBU/12/2023 dated 6 December 2023
SK-8/DKU.MBU/12/2023 tanggal 6 Desember
concerning RMI technical instructions. The
2023 tentang Petunjuk teknis RMI. Penilaian RMI assessment will be carried out based on
RMI akan dilakukan berbasis kinerja, yaitu performance, namely combining RMI
menggabungkan penilaian RMI berdasarkan 5 assessments based on 5 dimensions, namely
dimensi yaitu (1) budaya & kapabilitas risiko, (1) risk culture & capability, (2) risk
(2) organisasi & tata kelola risiko, (3) kerangka organization & governance, (3) risk &
risiko & kepatuhan, (4) proses & kontrol risiko, compliance framework, (4) risk processes &
dan (5) model, data, dan teknologi risiko, controls, and (5) risk models, data and
dengan realisasi kinerja yang terdiri dari technology, with performance realization
Tingkat Kesehatan Peringkat Akhir (final consisting of Final Rating Health Level and
rating) dan Peringkat Komposit Risiko. Risk Composite Rating.
Pengungkapan lebih lanjut pada manajemen The further disclosures on risk management
risiko diungkapkan pada Catatan 47. are presented in Note 47.
Halaman - 291 - Page
1502 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 902
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
m. Risiko pasar m. Market risk
Risiko mata uang Currency risk
Berikut adalah Posisi Devisa Neto (PDN), Presented below is the Net Open Position
dalam nilai absolut, BNI pada tanggal (NOP), in absolute amounts, of BNI as of
31 Desember 2024 per mata uang, sesuai 31 December 2024 by currency, based on
dengan peraturan Bank Indonesia: Bank Indonesia regulations:
2024
Aset/ Liabilitas/ Posisi Devisa Neto/
Mata Uang Assets Liabilities Net Open Position Currencies
KESELURUHAN (LAPORAN AGGREGATE (STATEMENT
POSISI KEUANGAN DAN OF FINANCIAL POSITION AND
REKENING ADMINISTRATIF) ADMINISTRATIVE ACCOUNTS)
Dolar Amerika Serikat 504,259,275 504,848,665 589,390 United States Dollar
Yen Jepang 24,568,493 24,514,414 54,079 Japanese Yen
Euro Eropa 19,194,866 19,296,896 102,030 European Euro
Dolar Singapura 7,016,224 7,139,863 123,639 Singapore Dollar
Yuan China 5,773,744 5,585,695 188,049 Chinese Yuan
Pound sterling Inggris 1,252,126 1,286,866 34,740 British Pound Sterling
Dolar Hong Kong 908,009 891,483 16,526 Hong Kong Dollar
Lain-lain 5,049,417 4,913,311 210,189 *) Others
1,318,642
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL
POSITION
Dolar Amerika Serikat 290,730,836 295,940,547 5,209,711 United States Dollar
Yen Jepang 16,231,952 16,223,421 8,531 Japanese Yen
Dolar Singapura 4,393,175 4,523,324 130,149 Singapore Dollar
Yuan China 3,095,469 2,965,492 129,977 Chinese Yuan
Euro Eropa 3,925,460 2,227,695 1,697,765 European Euro
Dolar Hong kong 364,731 233,401 131,330 Hong Kong Dollar
Pound sterling Inggris 419,095 130,399 288,696 British Pound Sterling
Lain-lain 3,291,288 2,113,416 1,177,872 *) Others
8,774,031
Total Modal Tier I dan Tier II
dikurangi penyertaan pada Total Tier I and II Capital less
Entitas Anak (Catatan 53) 152,307,417 investment in Subsidiaries (Note 53)
Rasio PDN (Keseluruhan) 0.87% NOP Ratio (Aggregate)
Rasio PDN (Laporan Posisi NOP Ratio (Statement of
Keuangan) 5.76% Financial Position)
*) Merupakan penjumlahan absolut dari selisih antara aset dan *) Sum of the absolute values of the difference between assets and
liabilitas dari beberapa mata uang asing lainnya liabilities of some foreign currencies
Halaman - 292 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1503
Page 903
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
m. Risiko mata uang (lanjutan) m. Currency risk (continued)
Berikut adalah Posisi Devisa Neto (PDN), Presented below is the Net Open Position, in
dalam nilai absolut, BNI pada tanggal absolute amounts, of BNI as of 31 December
31 Desember 2023 per mata uang, sesuai 2023 by currency, based on Bank Indonesia
dengan peraturan Bank Indonesia: regulations:
2023
Aset/ Liabilitas/ Posisi Devisa Neto/
Mata Uang Assets Liabilities Net Open Position Currencies
KESELURUHAN (LAPORAN AGGREGATE (STATEMENT
POSISI KEUANGAN DAN OF FINANCIAL POSITION AND
REKENING ADMINISTRATIF) ADMINISTRATIVE ACCOUNTS)
Dolar Amerika Serikat 482,966,619 483,490,720 524,101 United States Dollar
Yen Jepang 29,024,960 28,947,537 77,423 Japanese Yen
Euro Eropa 15,405,504 15,588,925 183,421 European Euro
Dolar Singapura 7,949,228 8,142,772 193,544 Singapore Dollar
Yuan China 5,144,957 5,127,937 17,020 Chinese Yuan
Pound sterling Inggris 1,074,447 1,182,796 108,349 British Pound Sterling
Dolar Hong Kong 718,810 610,388 108,422 Hong Kong Dollar
Lain-lain 5,081,804 4,253,755 1,177,646 *) Others
2,389,926
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL
POSITION
Dolar Amerika Serikat 294,512,516 297,006,830 2,494,314 United States Dollar
Yen Jepang 15,239,293 16,812,444 1,573,151 Japanese Yen
Dolar Singapura 3,422,170 2,664,391 757,779 Singapore Dollar
Yuan China 2,893,282 2,593,590 299,692 Chinese Yuan
Euro Eropa 2,110,783 861,731 1,249,052 European Euro
Dolar Hong kong 411,655 241,927 169,728 Hong Kong Dollar
Pound sterling Inggris 213,355 91,092 122,263 British Pound Sterling
Lain-lain 2,179,517 1,078,579 1,100,938 *) Others
7,766,917
Total Modal Tier I dan Tier II
dikurangi penyertaan pada Total Tier I and II Capital less
Entitas Anak (Catatan 53) 142,016,389 investment in Subsidiaries (Note 53)
Rasio PDN (Keseluruhan) 1.68% NOP Ratio (Aggregate)
Rasio PDN (Laporan Posisi NOP Ratio (Statement of
Keuangan) 5.47% Financial Position)
*) Merupakan penjumlahan absolut dari selisih antara aset dan *) Sum of the absolute values of the difference between assets and
liabilitas beberapa mata uang asing lainnya liabilities of some foreign currencies
Pengungkapan lebih lanjut pada risiko pasar The further disclosures on market risk are
diungkapkan pada Catatan 50. presented in Note 50.
Halaman - 293 - Page
1504 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 904
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
n. Risiko operasional n. Operational risk
Dalam rangka menerapkan manajemen risiko In order to implement operational risk
operasional, BNI mengacu pada ketentuan management, BNI made reference to Bank
Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan, Indonesia or Financial Authority Regulations,
serta International Best Practices. BNI juga and also International Best Practices. BNI also
memiliki prosedur manajemen risiko has operational risk management procedures
operasional yang disusun dan dievaluasi that are prepared and evaluated periodically
secara berkala sebagai pedoman bagi as guidelines for all units in implementing the
segenap unit kerja dalam melaksanakan operational risk management framework that
kerangka kerja manajemen risiko operasional has been established by the Bank.
yang telah ditetapkan oleh Bank.
Strategi Manajemen Risiko Operasional The Operational Risk Management Strategy is
dirumuskan sesuai strategi dan tujuan bisnis formulated according to the overall business
secara keseluruhan dengan memperhatikan strategy and objectives by taking into account
tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) the level of risk to be taken (risk appetite) and
dan toleransi risiko (risk tolerance). risk tolerance.
Tata kelola manajemen risiko operasional Operational risk management governance is
diimplementasikan berdasarkan konsep Three implemented based on the Three Lines Model
Lines Model yang membedakan antara Satuan concept which differentiates between Risk
Kerja Operasional (Risk Taking Unit) yang Taking Units (RTU) that have the role as Risk
merupakan Risk and Control Owner, Satuan and Control Owner, Risk Management Units
Kerja Manajemen Risiko yang independen, that are independent to RTU, and Internal
dan Satuan Kerja Audit Intern. Fungsi Risk Audit that independent to RTU and Risk
Taking Unit dijalankan oleh Satuan Kerja Management Unit. The Risk Taking Unit
Operasional dan spesifik untuk konteks risiko functions are carried out by the Operation
operasional bermitra dengan Senior Units and together with the Senior Operational
Operational Risk Executive (SORX) dalam Risk Executive (SORX) mitigating the potential
memitigasi risiko yang dihadapi. Satuan Kerja operational risks. Risk Management Units and
Manajemen Risiko bersama dengan Satuan Compliance Unit are monitoring risks and
Kerja Kepatuhan bertugas memantau risiko providing policies/ procedures related to risk
dan menyediakan kebijakan/ prosedur terkait management to minimise risks, and reviewing
manajemen risiko untuk meminimalisir risiko , new bank products. Internal Audit is ensuring
serta me-review produk bank baru. Satuan the effectiveness of risk management and
Kerja Audit Intern bertugas memastikan internal control.
efektivitas pengelolaan risiko dan
pengendalian intern.
Dalam menerapkan manajemen risiko In order to implement operational risk
operasional, Bank perlu diperlengkapi dengan management, Banks also need to be equipped
tools dan metodologi. Tools dan metodologi with tools and methodologies. Tools applied in
yang diterapkan dalam manajemen risiko operational risk management include:
operasional antara lain:
1) Escalation 1) Escalation
Merupakan proses penyampaian setiap It is the process of reporting every
kejadian risiko operasional signifikan significant operational risk event to the
kepada Direksi dengan tujuan informasi Board of Directors with the aim that
dan kejadian dapat tersampaikan dan information and events can be reported and
diselesaikan dengan cepat dan tepat. resolved quickly and precisely.
Halaman - 294 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1505
Page 905
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
n. Risiko operasional (lanjutan) n. Operational risk (continued)
Dalam menerapkan manajemen risiko In order to implement operational risk
operasional, Bank perlu diperlengkapi dengan management, Banks also need to be equipped
tools dan metodologi. Tools dan metodologi with tools and methodologies. Tools applied in
yang diterapkan dalam manajemen risiko operational risk management include:
operasional antara lain: (lanjutan) (continued)
2) Capital 2) Capital
Modal Minimum Risiko Operasional dan Minimum Operational Risk Capital and
ATMR untuk Risiko Operasional RWA for Operational Risk are used as
dipergunakan sebagai salah satu elemen one of the elements in calculating the
dalam menghitung besarnya perhitungan capital adequacy ratio (Capital Adequacy
kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio). The RWA calculation method for
Ratio). Metode perhitungan ATMR untuk Operational Risk refers to applicable
Risiko Operasional mengacu pada regulations from the Financial Services
regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan Authority using standard approach
yang berlaku dengan menggunakan method.
pendekatan standar.
3) ICAAP (Internal Capital Adequacy 3) ICAAP (Internal Capital Adequacy
Assessment Process) Assessment Process)
Proses yang dilakukan Bank untuk The process carried out by the Bank to
menetapkan kecukupan modal sesuai determine capital adequacy in accordance
dengan profil risiko Bank dan penetapan with the Bank's risk profile and
strategi untuk memelihara tingkat determining strategies to maintain capital
permodalan. levels.
4) Risk Control Self-Assessment (RCSA)/ 4) RCSA (Risk Control Self-Assessment) /
Process, Risk, Control, & Monitoring PRCM (Process, Risk, Control, &
(PRCM) Monitoring)
RCSA merupakan sebuah proses RCSA is a process of identifying,
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan measuring, monitoring and controlling
pengendalian risiko yang dilakukan secara risks that is carried out periodically
periodik secara self-assessment oleh through self-assessment by the RTU,
segenap unit kerja, yang bertujuan untuk which aims to evaluate potential
mengevaluasi potensi kelemahan kontrol weaknesses in the existing controls so
yang ada sehingga risiko dapat terjadi. that risks may occur.
PRCM merupakan sebuah pendekatan PRCM is an approach or framework for
atau kerangka berpikir dalam memetakan mapping key processes, key risks, key
key process, key risk, key control, dan control and monitoring on which RCSA
monitoring yang menjadi sebuah dasar activities can be implemented.
aktivitas RCSA dapat diimplementasikan.
5) Operational Risk Event (ORE) 5) Operational Risk Event Management
Management (ORE)
Merupakan sebuah proses untuk It is a process for identifying an
mengidentifikasi sebuah kejadian risiko operational risk event, recording, reporting
operasional, mencatat, melaporkan, serta and analyzing existing events as a means
menganalisis kejadian yang ada sebagai of preparing the necessary follow-up
suatu sarana untuk menyusun tindak actions as future preventive actions and
lanjut yang diperlukan sebagai tindakan necessary remediation actions.
preventif kedepannya maupun tindakan
remediasi yang diperlukan.
Halaman - 295 - Page
1506 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 906
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
n. Risiko operasional (lanjutan) n. Operational risk (continued)
Dalam menerapkan manajemen risiko In order to implement operational risk
operasional, Bank perlu diperlengkapi dengan management, Banks also need to be equipped
tools dan metodologi. Tools dan metodologi with tools and methodologies. Tools applied in
yang diterapkan dalam manajemen risiko operational risk management include:
operasional antara lain: (lanjutan) (continued)
6) Control Improvement Plan (CIP) 6) Control Improvement Plan (CIP)
Merupakan mekanisme untuk It is a mechanism for identifying,
mengidentifikasi, menetapkan, dan establishing and monitoring control
memantau perbaikan kontrol dalam suatu improvements in a business process
proses bisnis yang dapat bersumber dari which can be sourced from the results of
hasil aktivitas RCSA, tindak lanjut RCSA activities, as follow-up to
kejadian risiko operasional, arahan operational risk incidents, management
manajemen, hasil diskusi rutin unit kerja, direction, results of routine RTU
dan lain-lain. Hal ini bertujuan agar discussions, etc. This CIP also aimed to
perbaikan dan peningkatan kontrol ensure that control improvements and
dilakukan secara berkelanjutan serta enhancements are carried out on an
merupakan cerminan dari budaya risiko ongoing basis and as a reflection of a
yang kuat. strong risk culture.
7) Lesson Learned 7) Lessons Learned
Merupakan penyusunan kajian mendalam It is the preparation of an in-depth study of
atas kejadian risiko operasional yang material operational risk events with the
bersifat material dengan tujuan agar aim that lessons can be learned and
pelajaran dapat dipetik dan tindak lanjut follow-up actions can be formulated so
dapat dirumuskan agar kejadian yang that the same incident will not happen
sama tidak akan terjadi lagi. again.
8) Reporting 8) Reporting
Pelaporan risiko operasional merupakan Operational risk reporting is a media for
media komunikasi dan informasi perihal communication and information regarding
pengendalian risiko operasional kepada operational risk control to management as
manajemen sebagai pertimbangan dalam a consideration in making strategic
pengambilan keputusan strategis. decisions.
9) Risk Taxonomy 9) Risk Taxonomy
Bank menetapkan taksonomi risiko The Bank has set a risk taxonomy as a
sebagai suatu acuan dalam pemetaan reference in mapping all existing work
semua perangkat kerja yang ada tools so that identification becomes more
sehingga identifikasi menjadi lebih granular and follow-up actions taken can
granular dan tindak lanjut yang diambil be more focused.
dapat menjadi lebih berfokus.
Halaman - 296 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1507
Page 907
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
n. Risiko operasional (lanjutan) n. Operational risk (continued)
Kerangka kerja manajemen risiko operasional The operational risk management framework
dapat berjalan dengan baik apabila ditopang can run well if it is supported by a strong
oleh pondasi yang kuat dalam bentuk foundation in the form of several main aspects
beberapa aspek utama sebagai berikut: as follows:
1) Organization and Technology 1) Organization and Technology
Dalam menjalankan manajemen risiko To implement operational risk
operasional diperlukan dukungan management, requires organizational
organisasi yang memiliki gambaran jelas support that has a clear picture of duties
terkait tugas dan tanggung jawab yang and responsibilities that are fully
dipahami secara utuh oleh semua unit understood by units. Check & Balance
kerja. Check & Balance terjadi dalam occurs within the organization so that the
organisasi sehingga proses manajemen operational risk management process can
risiko operasional dapat berjalan sesuai run as planned.
dengan yang direncanakan.
Penggunaan dan penerapan teknologi The use and application of information
informasi dapat mendukung proses technology can support operational risk
manajemen risiko operasional dimana management processes, where with bank
dengan kompleksitas bank, otomasi proses complexity, process automation and control
dan otomasi proses kontrol akan dapat process automation are expected to be
memaksimalkan upaya mitigasi risiko. able to maximise risk mitigation efforts. And
Serta adanya data yang terintegrasi untuk the existence of integrated data for
risiko operasional dapat menghasilkan operational risks can produce complete and
informasi yang lengkap dan akurat yang accurate information that can be used in
dapat digunakan dalam pengelolaan risiko managing operational risks and as
operasional serta sebagai data pendukung supporting data in decision making by
dalam pengambilan keputusan oleh management.
manajemen.
2) Risk Culture, Conduct, and Cultural 2) Risk Culture, Conduct, and Cultural
Mindset Mindset
Pondasi yang terpenting dan fundamental The most important and fundamental
adalah budaya risiko yang kuat, perilaku foundation is a strong risk culture,
pegawai yang sesuai atas risk & control, appropriate employee behavior regarding
dan mindset yang tepat atas manajemen risk & control, and the right mindset for risk
risiko. Dengan terpenuhinya aspek ini, management. By fulfilling this aspect, the
maka proses manajemen risiko dapat risk management process can run
berjalan dengan efektif dimana garda effectively, where the front guard dealing
terdepan yang berhadapan dengan risiko with risk can optimally mitigate risk and this
dapat secara optimal memitigasi risiko dan will also be complemented by other
hal ini juga akan dilengkapi oleh metodologi methodologies so that risk management
lainnya sehingga upaya manajemen risiko efforts can be maximally beneficial.
dapat bermanfaat secara maksimal.
Terkait dengan kelangsungan usaha bila Regarding the business resilience when
terjadi kondisi disaster (bencana), BNI juga disaster occurs, BNI has Business Continuity
sudah mempunyai prosedur Business Management (BCM) procedures, which is a
Continuity Management (BCM), yaitu suatu formal mechanism which combined strategies,
mekanisme formal yang merupakan kombinasi procedures and organizations developed to
antara strategi, prosedur, dan organisasi yang ensure operational continuity of critical
dikembangkan untuk memastikan functions under certain levels of services when
kelangsungan operasional dari fungsi-fungsi a disturbance or disaster is encountered. This
usaha yang kritikal pada tingkat layanan procedures is applied for all business units in
tertentu pada saat terjadi gangguan atau BNI for both domestic and overseas.
bencana. Prosedur ini mencakup semua unit
usaha yang ada di BNI, baik di dalam negeri
maupun di luar negeri.
BNI memiliki infrastruktur yang dibutuhkan BNI has the infrastructure needed to
dalam implementasi BCM seperti Data Center implement BCM such as Data Center (DC),
(DC), Disaster Recovery Center (DRC), dan Disaster Recovery Center (DRC), and BCM
Lokasi Alternatif Gedung BCM. Alternative Building.
Halaman - 297 - Page
1508 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 908
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
o. Manajemen modal o. Capital management
Pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, As of 31 December 2024 and 2023, the Bank
Bank telah memenuhi semua persyaratan has complied with all capital requirements.
modal yang diwajibkan.
Rasio Liabilitas Penyediaan Modal Minimum Capital Adequacy Ratio
Rasio Liabilitas Penyediaan Modal Minimum The Capital Adequacy Ratio (CAR) is the ratio
(Capital Adequacy Ratio (CAR)) adalah rasio of the Bank’s capital over its Risk - Weighted
modal terhadap aset tertimbang menurut risiko Assets (RWA). Based on Bank Indonesia
(Risk - Weighted Assets (RWA)). Berdasarkan regulations, the total capital for credit risk
peraturan Bank Indonesia, jumlah modal untuk consists of core capital (Tier I) and
risiko kredit terdiri dari Modal Inti ("Tier I") dan supplementary capital (Tier II) less
Modal Pelengkap ("Tier II") dikurangi investments in Subsidiaries. In accordance
penyertaan pada Entitas Anak. Sesuai dengan with OJK Regulation No. 11/POJK.03/2016,
Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016, OJK Regulation No. 34/POJK.03/2016, OJK
Peraturan OJK No. 34/POJK.03/2016, dan Regulation No. 27 of 2022 concerning the
Peraturan OJK No. 27 Tahun 2022 tentang Minimum Capital Requirement for Commercial
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Banks and OJK Circular Letter
Umum dan Surat Edaran OJK No.9/SEOJK.03/2020 on Transparency and
No.9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi Publication Conventional Commercial Bank
dan Publikasi Laporan Bank Umum Report, since the end of the month of
Konvensional, sejak akhir bulan September September 2016, Specific Reserves can no
2016, Cadangan Tujuan tidak dapat lagi longer be taken into account as a component
diperhitungkan sebagai komponen Modal of Bank’s Capital.
Bank.
Rasio Kecukupan Modal (hanya BNI) pada The Capital Adequacy Ratio of BNI (BNI only)
tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 as of 31 December 2024 and 2023 is as
adalah sebagai berikut: follows:
2024 2023
BNI - tanpa memperhitungkan BNI - without considering
risiko pasar market risk
Aset Tertimbang Menurut Risiko 660,200,271 609,160,539 Risk Weighted Assets
Total Modal 152,307,417 142,016,389 Total Capital
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum BNI 23.07% 23.31% Capital Adequacy Ratio
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum yang diwajibkan Minimum Capital Adequacy Ratio
oleh Otoritas Jasa Keuangan 9.80% 9.80% required by Financial Service Authority
BNI - dengan memperhitungkan BNI - considering
risiko pasar dan kredit market and credit risks
Aset Tertimbang Menurut Risiko 674,362,768 611,972,160 Risk Weighted Assets
Total Modal 152,307,417 142,016,389 Total Capital
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum BNI 22.59% 23.21% Capital Adequacy Ratio
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum yang diwajibkan Minimum Capital Adequacy Ratio
oleh Otoritas Jasa Keuangan 9.80% 9.80% required by Financial Service Authority
Halaman - 298 - Page Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1509
Page 909
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
59. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 59...ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah The following additional information presented
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh below is information required by applicable
regulasi yang berlaku dan bukan/tidak merupakan regulations and is not information required by
informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Indonesian Accounting Standards: (continued)
Akuntansi Indonesia: (lanjutan)
o. Manajemen modal (lanjutan) o. Capital management (continued)
Rasio Liabilitas Penyediaan Modal Minimum Capital Adequacy Ratio (continued)
(lanjutan)
Rasio Kecukupan Modal (hanya BNI) pada The Capital Adequacy Ratio of BNI (BNI only)
tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 as of 31 December 2024 and 2023 is as
adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
2024 2023
BNI - dengan memperhitungkan BNI - considering
risiko operasional, mulai berlaku operational risk, effective
sejak 1 Januari 2010 since 1 January 2010
Aset Tertimbang Menurut Risiko 711,773,633 646,939,036 Risk Weighted Assets
Total Modal 152,307,417 142,016,389 Total Capital
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum BNI 21.40% 21.95% Capital Adequacy Ratio
Rasio Liabilitas Penyediaan
Modal Minimum yang diwajibkan Minimum Capital Adequacy Ratio
oleh Otoritas Jasa Keuangan 9.80% 9.80% required by Financial Service Authority
Halaman - 299 - Page
1510 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 910
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
ASET ASSETS
Kas 13,616,467 11,123,073 Cash
Giro pada Bank Indonesia 50,993,488 64,306,677 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 21,826,713 34,799,576 Current accounts with other banks
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (6) (2) Less: Allowance for impairment losses
21,826,707 34,799,574
Penempatan pada bank lain dan Placements with other banks and
Bank Indonesia 13,173,121 40,778,538 Bank Indonesia
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (6) (1) Less: Allowance for impairment losses
13,173,115 40,778,537
Efek-efek 40,837,596 27,178,454 Marketable securities
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (270) (242,941) Less: Allowance for impairment losses
40,837,326 26,935,513
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual kembali 7,281,260 9,948,586 under agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 13,295,854 19,277,495 Bills and other receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (52,828) (278,501) Less: Allowance for impairment losses
13,243,026 18,998,994
Tagihan akseptasi 16,002,813 17,544,789 Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (93,171) (477,362) Less: Allowance for impairment losses
15,909,642 17,067,427
Tagihan derivatif 1,792,978 995,677 Derivative receivables
Pinjaman yang diberikan 761,550,303 687,912,534 Loans
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (38,328,597) (46,925,323) Less: Allowance for impairment losses
723,221,706 640,987,211
Obligasi Pemerintah setelah penyesuaian Government Bonds adjusted for
amortisasi diskonto dan premi 112,491,067 113,494,401 amortization of discount and premium
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2,988) (1,504) Less: Allowance for impairment losses
112,488,079 113,492,897
Pajak dibayar di muka - 626,869 Prepaid taxes
Beban dibayar di muka 2,805,977 2,668,856 Prepaid expenses
Investasi pada entitas asosiasi 12,748,127 11,283,466 Investment in associates
Penyertaan saham - bersih 5,952,954 5,937,637 Equity investments - net
Aset lain-lain - bersih 12,198,918 14,586,449 Other assets - net
Aset tetap 47,342,360 43,260,975 Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (17,793,691) (16,349,491) Less: Accumulated depreciation
29,548,669 26,911,484
Aset pajak tangguhan - bersih 6,786,150 7,276,800 Deferred tax assets - net
TOTAL ASET 1,084,424,589 1,048,725,727 TOTAL ASSETS
Lampiran – 1/1 – Schedule
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1511
Page 911
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 5,486,691 5,149,449 Obligations due immediately
Simpanan nasabah 792,672,134 801,708,861 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 18,513,894 11,846,032 Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 1,479,185 810,462 Derivative payables
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 15,890,945 6,891,177 agreements to repurchase
Liabilitas akseptasi 4,213,527 5,724,660 Acceptance payables
Beban yang masih harus dibayar 1,264,319 1,463,839 Accrued expenses
Utang pajak Taxes payable
- Pajak penghasilan badan 202,599 679,669 Corporate income tax -
- Pajak lainnya 84,312 101,409 Other taxes -
Total utang pajak 286,911 781,078 Total taxes payable
Imbalan kerja 6,877,242 6,728,829 Employee benefits
Penyisihan 2,283,222 2,172,732 Provision
Liabilitas lain-lain 7,023,812 7,671,839 Other liabilities
Efek-efek yang diterbitkan 13,045,283 4,998,280 Securities issued
Pinjaman yang diterima 39,586,461 29,919,191 Borrowings
Efek-efek subordinasi 17,699,183 16,928,731 Subordinated securities
TOTAL LIABILITAS 926,322,809 902,795,160 TOTAL LIABILITIES
Lampiran – 1/2 – Schedule
1512 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 912
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
EKUITAS EQUITY
Modal saham: Share capital:
- Seri A Dwiwarna - nilai nominal Class A Dwiwarna -
Rp3.750 per saham Rp3,750 par value per share
(dalam Rupiah penuh) (in full Rupiah amount)
- Seri B - nilai nominal Class B – Rp3,750 -
Rp3.750 per saham par value per share
(dalam Rupiah penuh) (in full Rupiah amount)
- Seri C - nilai nominal Class C – Rp187.5 -
Rp187,5 per saham par value per share
(dalam Rupiah penuh) (in full Rupiah amount)
Modal dasar: Share capital - Authorised:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham Class A Dwiwarna - 1 share -
- Seri B – 578.683.733 saham Class B – 578,683,733 shares -
- Seri C – 68.426.325.320 saham Class C – 68,426,325,320 shares -
Modal ditempatkan dan disetor penuh: Issued and fully paid:
- Seri A Dwiwarna - 1 saham Class A Dwiwarna - 1 share -
- Seri B – 578.683.733 saham Class B – 578,683,733 shares -
- Seri C – 36.678.114.582 saham 9,054,807 9,054,807 Class C – 36,678,114,582 shares -
Tambahan modal disetor 19,633,584 19,633,584 Additional paid-in capital
Cadangan pembayaran berbasis saham 322,589 260,116 Share-based payment reserve
Cadangan revaluasi aset 16,646,723 15,383,157 Asset revaluation reserve
Kerugian yang belum direalisasi Unrealised loss on available-
atas efek-efek dan Obligasi Pemerintah for-sale marketable securities
dalam kelompok tersedia untuk dijual, and Government Bonds,
setelah pajak (1,426,665) (959,372) net of tax
Exchange difference in
Selisih kurs karena penjabaran laporan translation of foreign currency
keuangan dalam mata uang asing (97,232) (58,923) financial statements
Saldo laba Retained earnings
Sudah ditentukan penggunaannya Appropriated
Cadangan umum dan wajib 2,778,412 2,778,412 General and legal reserves
Cadangan khusus - - Specific reserves
Tidak ditentukan penggunaannya 111,189,562 100,018,746 Unappropriated
113,967,974 102,797,158
Saham treasuri - (179,960) Treasury shares
TOTAL EKUITAS 158,101,780 145,930,567 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1,084,424,589 1,048,725,727 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Lampiran – 1/3 – Schedule
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1513
Page 913
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
PENDAPATAN BUNGA 64,923,225 60,520,375 INTEREST INCOME
BEBAN BUNGA (25,435,146) (19,850,706) INTEREST EXPENSE
PENDAPATAN BUNGA - BERSIH 39,488,079 40,669,669 INTEREST INCOME - NET
PENDAPATAN OPERASIONAL
LAINNYA OTHER OPERATING INCOME
Provisi dan komisi lainnya 10,551,324 10,445,335 Other fee and commission
Laba dari entitas asosiasi 1,629,349 1,326,932 Income from investment in associates
Penerimaan kembali aset yang telah
dihapusbukukan 6,025,183 5,029,766 Recovery of assets written off
Keuntungan yang belum
direalisasi dari perubahan nilai wajar Unrealised gain on changes
aset keuangan yang diukur in fair value of financial assets
pada nilai wajar melalui laba rugi 121,796 63,732 at fair through profit or loss
Keuntungan dari penjualan aset keuangan Gain on sale of financial assets
yang diukur pada nilai wajar melalui at fair value through comprehensive
penghasilan komprehensif lain dan income and fair value through
nilai wajar melalui laba rugi 1,737,167 1,153,663 profit or loss
Laba selisih kurs - bersih 1,261,260 1,019,260 Foreign exchange gains - net
Lain-lain 491,696 442,674 Others
TOTAL PENDAPATAN TOTAL OTHER OPERATING
OPERASIONAL LAINNYA 21,817,775 19,481,362 INCOME
PEMBENTUKAN CADANGAN KERUGIAN ALLOWANCE FOR
PENURUNAN NILAI (7,980,678) (9,070,912) IMPAIRMENT LOSSES
BEBAN OPERASIONAL LAINNYA OTHER OPERATING EXPENSES
Gaji dan tunjangan (12,859,782) (11,891,511) Salaries and employees’ benefits
Umum dan administrasi (8,313,035) (8,501,261) General and administrative
Beban promosi (1,048,227) (996,481) Promotion expense
Premi penjaminan (1,567,476) (1,476,244) Guarantee premium
Lain-lain (3,557,167) (2,937,787) Others
TOTAL BEBAN OPERASIONAL LAINNYA (27,345,687) (25,803,284) TOTAL OPERATING EXPENSES
LABA OPERASIONAL 25,979,489 25,276,835 OPERATING INCOME
PENDAPATAN/(BEBAN) BUKAN NON-OPERATING
OPERASIONAL - BERSIH 85,290 (21,236) INCOME/(EXPENSES) - NET
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 26,064,779 25,255,599 INCOME BEFORE TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK TAX EXPENSE
Kini (4,447,711) (4,386,618) Current
Tangguhan (410,731) (84,783) Deferred
TOTAL BEBAN PAJAK (4,858,442) (4,471,401) TOTAL TAX EXPENSE
LABA TAHUN BERJALAN 21,206,337 20,784,198 INCOME FOR THE YEAR
Lampiran – 2/1 – Schedule
1514 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 914
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
LABA TAHUN BERJALAN 21,206,337 20,784,198 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN: INCOME:
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Keuntungan revaluasi aset tetap 1,263,566 - Gain on revaluation of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of post
imbalan kerja 517,551 (504,986) employment benefit
Pajak penghasilan terkait dengan Income tax relating to
komponen pendapatan components of other
komprehensif lain (98,335) 95,945 comprehensive income
Pos-pos yang akan Items that will be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Penyesuaian akibat penjabaran Translation adjustment
laporan keuangan dalam of foreign currency
mata uang asing (38,309) (21,764) financial statements
Keuntungan/(kerugian) dari perubahan nilai Gain/(losses) on changes
wajar aset keuangan yang diukur in fair value of financial assets
pada nilai wajar melalui pendapatan at fair value through other
komprehensif lain (576,904) 1,380,217 comprehensive income
Pajak penghasilan terkait dengan Income tax relating to
komponen pendapatan components of other
komprehensif lain 109,612 (335,688) comprehensive income
LABA/(RUGI) KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN GAIN/(LOSS) FOR THE YEAR
SETELAH PAJAK 1,177,181 613,724 AFTER TAXES
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 22,383,518 21,397,922 INCOME FOR THE YEAR
Lampiran – 2/2 – Schedule
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1515
Page 915
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
1516
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Rugi yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Pemerintah
yang diukur
pada nilai wajar
melalui
penghasilan Selisih
komprehensif lain kurs karena
setelah pajak/ penjabaran
Unrealised laporan Saldo laba/Retained earnings
losses keuangan
on marketable dalam mata Dicadangkan/
securities uang asing/ Appropriated
Modal and Government Exchange
ditempatkan Bonds, at fair difference from Cadangan Cadangan Cadangan
dan disetor value through translation of revaluasi umum kompensasi
penuh/ Tambahan other foreign aset/ dan wajib/ berbasis saham/
Issued and modal disetor/ comprehensive currency Asset General Tidak Saham Share-based
fully paid-up Additional income - financial revaluation and legal dicadangkan/ treasuri/ compensation Total ekuitas/
capital paid-in capital net of tax statements reserve reserves Unappropriated*) Treasury shares reserve Total equity
Transforming the Future, Empowering Indonesia
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 9,054,807 19,633,584 (959,372) (58,923) 15,383,157 2,778,412 100,018,746 (179,960) 260,116 145,930,567 Balance as of 31 December 2023
Laba tahun berjalan - - - - - - 21,625,554 - - 21,625,554 Income for the year
Other comprehensive income
Laba komprehensif lainnya untuk tahun berjalan - - (467,293) (38,309) 1,263,566 - - - - 757,964 for the year
Pembagian dividen - - - - - - (10,454,738) - - (10,454,738) Distribution of dividends
Saham treasuri - - - - - - - 179,960 - 179,960 Treasury shares
Cadangan pembayaran berbasis saham - - - - - - - - 62,473 62,473 Share-based payment
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 9,054,807 19,633,584 (1,426,665) (97,232) 16,646,723 2,778,412 111,189,562 - 322,589 158,101,780 Balance as of 31 December 2024
*) Termasuk di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja. *) Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
Lampiran – 3/1 – Schedule
Page 916
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Rugi yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Pemerintah
yang diukur
pada nilai wajar
melalui
penghasilan Selisih
komprehensif lain kurs karena
setelah pajak/ penjabaran
Unrealized laporan Saldo laba/Retained earnings
losses keuangan
on marketable dalam mata Dicadangkan/
securities uang asing/ Appropriated
Modal and Government Exchange
ditempatkan Bonds, at fair difference from Cadangan Cadangan Cadangan
dan disetor value through translation of revaluasi umum kompensasi
penuh/ Tambahan other foreign aset/ dan wajib/ berbasis saham/
Issued and modal disetor/ comprehensive currency Asset General Tidak Saham Share-based
fully paid-up Additional income - financial revaluation and legal dicadangkan/ treasuri/ compensation Total ekuitas/
capital paid-in capital net of tax statements reserve reserves Unappropriated*) Treasury shares reserve Total equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2022 9,054,807 19,633,584 (2,003,902) (37,159) 15,383,157 2,778,412 86,968,410 - - 131,777,309 Balance as of 31 December 2022
Laba tahun berjalan - - - - - - 20,375,157 - - 20,375,157 Income for the year
Other comprehensive income
Laba komprehensif lainnya untuk tahun berjalan - - 1,044,530 (21,764) - - - - - 1,022,766 for the year
Pembagian dividen - - - - - - (7,324,821) - - (7,324,821) Distribution of dividends
Saham treasuri - - - - - - - (179,960) - (179,960) Treasury shares
Cadangan pembayaran berbasis saham - - - - - - - - 260,116 260,116 Share-based payment
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 9,054,807 19,633,584 (959,372) (58,923) 15,383,157 2,778,412 100,018,746 (179,960) 260,116 145,930,567 Balance as of 31 December 2023
*) Termasuk di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja. *) Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2024
1517
Lampiran – 3/2 – Schedule
Page 917
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga 64,637,509 59,996,938 Receipts from interest income
Pembayaran beban bunga (25,435,146) (19,602,509) Payments of interest expense
Pendapatan operasional lainnya 24,866,571 18,016,066 Other operating income
Beban operasional lainnya (26,671,306) (27,619,639) Other operating expenses
Pendapatan (beban) bukan operasional - bersih 85,290 (21,236) Non-operating income (expense) - net
Pembayaran pajak penghasilan (4,297,912) (5,077,826) Payment of income tax
Arus kas sebelum perubahan dalam Cash flows before changes in
aset dan liabilitas operasi 33,185,006 25,691,794 operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset dan liabilitas Changes in operating assets and
operasi: liabilities:
(Kenaikan)/penurunan aset operasi: (Increase)/decrease in operating assets:
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank lain (324,265) (120,097) other banks
Efek-efek dan Obligasi
Pemerintah yang diukur Marketable securities and
pada nilai wajar melalui Government Bonds at fair value
laporan laba rugi (15,388,114) (333,239) through profit or loss
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual kembali 2,667,326 1,446,686 under agreements to resell
Wesel ekspor dan tagihan lainnya 5,981,641 1,624,634 Bills and other receivables
Pinjaman yang diberikan (92,306,852) (59,673,241) Loans
Tagihan akseptasi 1,541,976 2,425,696 Acceptance receivables
Biaya dibayar di muka (137,121) 523,435 Prepaid expenses
Penempatan term deposit valas Foreign exchange term deposit
devisa hasil ekspor 1,631,137 (2,540,505) from export activities
Aset lain-lain 1,106,157 373,977 Other assets
(Decrease)/increase in operating
(Penurunan)/kenaikan liabilitas operasi: liabilities:
Liabilitas segera 337,242 463,089 Obligations due immediately
Simpanan nasabah (9,036,727) 38,914,259 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 6,667,862 (3,321,556) Deposits from other banks
Beban yang masih harus dibayar (199,520) 224,262 Accrued expenses
Imbalan kerja (557,192) 733,456 Employee benefits
Liabilitas akseptasi (1,511,133) 467,160 Acceptance payables
Utang pajak (17,097) (48,402) Taxes payable
Kewajiban atas penempatan Liabilites related to
term deposit valas foreign exchange term
devisa hasil ekspor (1,631,137) 2,540,505 deposit from export activities
Liabilitas lain-lain 1,673,893 (93,483) Other liabilities
Kas bersih (digunakan untuk)/ Net cash (used in)/
diperoleh dari aktivitas operasi (66,316,918) 9,298,430 provided from operating activities
CASH FLOWS FROM INVESTING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI ACTIVITIES
Penjualan efek-efek
yang diukur pada nilai wajar melalui Proceed of marketable
penghasilan komprehensif lain dan securities measured at fair value
biaya perolehan yang through other comprehensive income
diamortisasi 92,241,948 53,505,429 and amortised cost
Pembelian efek-efek
yang diukur pada nilai wajar melalui Placement of marketable
penghasilan komprehensif lain dan securities measured at fair value
biaya perolehan yang through other comprehensive income
diamortisasi (93,951,947) (56,048,294) and amortised cost
Lampiran – 4/1 – Schedule
1518 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 918
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2024 2023
CASH FLOWS FROM INVESTING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI ACTIVITIES
(lanjutan) (continued)
Penjualan dari Obligasi Proceed from Government Bonds
Pemerintah yang diukur pada nilai wajar at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive
dan biaya perolehan yang income and
diamortisasi 118,012,386 49,685,651 amortised cost
Pembelian dari Obligasi
Pemerintah yang diukur pada nilai wajar Placement of Government Bonds
melalui penghasilan komprehensif lain at fair value through
dan biaya perolehan yang other comprehensive income
diamortisasi (114,537,958) (54,264,953) and amortised cost
Pembelian aset tetap (2,522,674) (2,129,821) Acquisition of fixed assets
Hasil penjualan aset tetap 2,343 3,298 Proceeds from sale of fixed assets
Penyertaan pada Entitas Anak - (800,000) Capital injection in Subsidiary
Kas bersih digunakan untuk Net cash used in
aktivitas investasi (755,902) (10,048,690) investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM FINANCING
PENDANAAN ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman
yang diterima 26,387,881 15,162,991 Receipt from borrowings
Pembayaran pinjaman
yang diterima (16,277,534) (20,455,830) Borrowings payment
Penerimaan efek-efek yang Proceed in securities sold
dijual dengan janji dibeli kembali 9,351,740 6,382,251 under agreements to repurchase
Pembayaran efek-efek yang Payment of securities sold
dijual dengan janji dibeli kembali (920,846) (2,370,705) under agreements to repurchase
Penerimaan efek-efek yang diterbitkan 8,187,500 - Receipt in securities issued
Saham tresuri - (179,960) Treasury Shares
Pembayaran liabilitas sewa (891,782) (211,769) Payment of lease liability
Pembayaran dividen (10,454,738) (7,324,821) Payment of dividends
Kas bersih diperoleh dari/ Net cash provided from/
(digunakan untuk) aktivitas pendanaan 15,382,221 (8,997,843) (used in) financing activities
PENURUNAN BERSIH NET DECREASE IN
KAS DAN SETARA KAS (51,690,599) (9,748,103) CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS PADA CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 150,884,688 160,782,453 AT BEGINNING OF YEAR
Pengaruh perubahan kurs Effect of foreign currency
mata uang asing (31,741) (149,662) exchange rate changes
KAS DAN SETARA KAS PADA CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 99,162,348 150,884,688 AT END OF YEAR
Lampiran – 4/2 – Schedule
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1519
Page 919
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2024 DAN 2023 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing
pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai activities in the cash flow statement is as follows:
berikut:
1 Januari/ Arus kas/ Lain-lain/ 31 Desember/
January 2024 Cash flow Others December 2024
Pinjaman yang diterima 29,919,191 10,110,347 (443,077) 39,586,461 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 6,891,177 8,430,894 568,874 15,890,945 agreements to repurchase
Efek-efek yang diterbitkan 4,998,280 8,187,500 (140,497) 13,045,283 Securities issued
Efek-efek subordinasi 16,928,731 - 770,453 17,699,184 Subordinated securities
Saham treasuri (179,960) - 179,960 - Treasury shares
Pembayaran dividen - (10,454,738) 10,454,738 - Payment of dividends
Liabilitas sewa 1,233,958 (891,782) 634,019 976,195 Lease liabilities
59,791,377 15,382,221 12,024,470 87,198,068
1 Januari/ Arus kas/ Lain-lain/ 31 Desember/
January 2023 Cash flow Others December 2023
Pinjaman yang diterima 35,158,141 (5,292,840) 53,890 29,919,191 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 2,885,286 4,011,546 (5,655) 6,891,177 agreements to repurchase
Efek-efek yang diterbitkan 4,997,198 - 1,082 4,998,280 Securities issued
Efek-efek subordinasi 17,213,150 - (284,419) 16,928,731 Subordinated securities
Pembayaran dividen - (7,324,821) 7,324,821 - Payment of dividends
Saham treasuri - (179,960) - (179,960) Treasury shares
Liabilitas sewa 1,082,863 (211,769) 362,864 1,233,958 Lease liabilities
61,336,638 (8,997,844) 7,452,583 59,791,377
1. Ikhtisar kebijakan akuntansi yang penting 1. Summary of significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan tersendiri Basis of preparation of the separate financial
entitas induk. statements of the parent entity.
Laporan keuangan tersendiri entitas induk disusun The separate financial statements of the parent
sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi entity are prepared in accordance with the
Keuangan (“PSAK”) 227, “Laporan Keuangan statement of Financial Accounting Standards
Tersendiri”. (“SFAS”) 227, “Separate Financial Statements”.
PSAK 227 mengatur dalam hal entitas menyajikan SFAS 227 regulates that when an entity presents
laporan keuangan tersendiri maka laporan tersebut the separate financial statements, such financial
hanya dapat disajikan sebagai informasi tambahan statements should be presented as supplementary
dalam laporan keuangan konsolidasian. Laporan information to the consolidated financial
keuangan tersendiri adalah laporan yang disajikan statements. Separate financial statements are
oleh entitas induk yang mencatat investasi pada those presented by a parent entity, in which the
entitas anak, entitas asosiasi, dan pengendalian investments of subsidiaries, associated entities
bersama entitas berdasarkan kepemilikan ekuitas and jointly controlled entities are accounted for on
langsung bukan berdasarkan pelaporan hasil dan the basis of the direct equity interest rather than on
aset bersih investee. the basis of the reported results and net assets of
the investees.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam Accounting policies adopted in the preparation of
penyusunan laporan keuangan tersendiri entitas the parent entity separate financial statements are
induk adalah sama dengan kebijakan akuntansi the same as the accounting policies adopted in the
yang diterapkan dalam penyusunan laporan preparation of the consolidated financial
keuangan konsolidasian sebagaimana statements as disclosed in Note 2 to the
diungkapkan pada Catatan 2 atas laporan consolidated financial statements, except for
keuangan konsolidasian, kecuali untuk penyertaan investments in Subsidiaries which are stated at
pada Entitas Anak yang disajikan pada biaya cost.
perolehan.
2. Penyertaan Saham 2. Equity Investment
Informasi mengenai Entitas Anak yang dimiliki Information pertaining to Subsidiaries of the Bank
Bank diungkapkan pada Catatan 1j atas laporan is disclosed in Note 1j to the consolidated financial
keuangan konsolidasian. statements.
Lampiran – 5 – Schedule
1520 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 920
Lampiran
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
Republik Indonesia No. 9/SEOJK.03/2020:
Transparansi dan Publikasi Laporan
Bank Umum Konvensional
Keterangan Halaman
1. Informasi Umum
a. Ikhtisar Data Keuangan Penting Ikhtisar data keuangan penting memuat informasi keuangan yang disajikan
dalam bentuk perbandingan paling kurang 2 (dua) tahun buku atau sejak memulai usaha jika Bank tersebut
menjalankan kegiatan usahanya kurang dari 2 (dua) tahun, paling sedikit memuat:
1) Pendapatan bunga bersih;
2) Laba operasional;
3) Laba sebelum pajak;
4) Laba bersih;
5) Total laba (rugi) komprehensif;
6) Laba bersih per saham;
7) Jumlah aset;
8) Jumlah liabilitas;
9) Jumlah ekuitas;
10) Aset produktif;
11) Dana pihak ketiga;
22-25
12) Pinjaman yang diterima;
13) Rasio KPMM;
14) Return on Asset (ROA);
15) Return on Equity (ROE);
16) Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan;
17) Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO);
18) Cost to Income Ratio (CIR);
19) Persentase pelanggaran dan pelampauan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK);
20) Rasio Giro Wajib Minimum (GWM);
21) Rasio Posisi Devisa Neto (PDN); dan
22) Informasi dan rasio keuangan lain yang relevan dengan industri perbankan.
b. Profil Bank
Profil Bank paling sedikit memuat:
1) Nama Bank, termasuk apabila terdapat perubahan nama, alasan perubahan, dan tanggal efektif perubahan
80, 85
nama pada tahun buku;
2) Akses terhadap Bank, termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan yang memungkinkan masyarakat
dapat memperoleh informasi mengenai Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi:
a) Alamat;
80-82
b) Nomor telepon;
c) Alamat surat elektronik; dan
d) Alamat situs web;
3) Riwayat singkat Bank; 84-85
4) Visi dan misi Bank; 86-87
5) Kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun buku,
90-93
serta jenis barang dan/atau jasa yang dihasilkan;
6) Struktur organisasi Bank paling sedikit sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat di bawah direksi, disertai
96-97
dengan nama dan jabatan;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1521
Page 921
Keterangan Halaman
7) Susunan dan komposisi pemegang saham, yaitu nama pemegang saham dan persentase kepemilikan, termasuk:
a) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Bank;
b) Anggota direksi dan anggota dewan komisaris yang memiliki saham Bank;
168-174
c) Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham yang masing-masing
memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham Bank;
d) Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Bank, baik langsung maupun tidak
langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk skema atau bagan;
8) Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama dimana bank memiliki pengendalian
bersama entitas, beserta persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total aset, dan status operasi Bank 176-177
(jika ada);
9) Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas anak; 178-183
10) Profil direksi dan dewan komisaris, paling sedikit, memuat:
a) Susunan direksi, dewan komisaris beserta jabatan, dan ringkasan riwayat hidupnya;
b) Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab;
c) Foto terbaru;
d) Usia;
e) Kewarganegaraan;
f) Riwayat pendidikan;
g) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
100-126
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota direksi dan dewan komisaris pada Bank yang
bersangkutan;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota direksi, anggota dewan komisaris, dan/atau anggota komite
serta jabatan lain (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Bank;
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti anggota direksi dan dewan komisaris dalam
meningkatkan kompetensi dalam tahun buku (jika ada); dan
i) Hubungan afiliasi dengan anggota direksi lain, anggota dewan komisaris, dan pemegang saham utama
(jika ada) meliputi nama pihak yang terafiliasi.
11) Dalam hal terdapat perubahan susunan anggota direksi dan/atau anggota dewan komisaris yang terjadi
setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian laporan publikasi keuangan dan
127-129
informasi kinerja keuangan tahunan, maka susunan yang dicantumkan dalam laporan tahunan yaitu
susunan anggota direksi dan/atau anggota dewan komisaris yang sebelum dan setelah perubahan;
12) Profil singkat pejabat eksekutif, termasuk susunan pejabat eksekutif beserta jabatan dan ringkasan riwayat
130-155
hidup.
13) Jumlah karyawan dan deskripsi sebaran tingkat pendidikan dan usia karyawan dalam tahun buku; dan 156-167
14) Penghargaan dan/atau sertifikasi yang diterima Bank baik yang berskala nasional maupun internasional
dalam tahun buku terakhir (jika ada), yang memuat:
a) Nama penghargaan dan/atau sertifikasi; 208-216
b) Badan atau lembaga yang memberikan; dan
c) Masa berlaku penghargaan dan/atau sertifikasi (jika ada);
2. Informasi Kinerja Keuangan
a. Laporan direksi
Uraian singkat mengenai kinerja Bank, yang paling sedikit meliputi:
1) Strategi dan kebijakan yang ditetapkan oleh manajemen Bank, termasuk untuk UUS apabila Bank memiliki
58-60
UUS;
2) Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan; 61-62
3) Kendala yang dihadapi Bank; 62-63
4) Gambaran tentang prospek usaha; 67-68
5) Penerapan tata kelola Bank; 68-69
6) Perubahan komposisi anggota direksi dan alasan perubahan (jika ada); 72-73
7) Struktur organisasi; 66
8) Aktivitas utama; 66
9) Teknologi informasi; 65
10) Jenis produk dan jasa yang ditawarkan, termasuk penyaluran kredit kepada debitur usaha mikro, kecil, dan
66
menengah;
11) Tingkat suku bunga penghimpunan dan penyediaan dana; 67
12) Perkembangan perekonomian dan target pasar; 67-68
13) Jaringan kerja dan mitra usaha di dalam dan/atau di luar negeri; 65-66
1522 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 922
Keterangan Halaman
14) Jumlah, jenis, dan lokasi kantor; 67
15) Kepemilikan direksi, dewan komisaris, dan pemegang saham dalam kelompok usaha Bank; 67
16) Perubahan-perubahan penting yang terjadi pada Bank dan kelompok usaha Bank dalam tahun yang
67
bersangkutan;
17) Hal-hal penting yang diperkirakan terjadi pada masa mendatang; dan 67-68
18) Sumber daya manusia meliputi jumlah, tingkat pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sumber daya
63-64
manusia.
b. Laporan dewan komisaris
Laporan dewan komisaris paling sedikit memuat:
1) Susunan dewan komisaris, beserta jabatan, dan ringkasan riwayat hidup; 52-53
2) Penilaian terhadap kinerja direksi mengenai pengelolaan Bank; 46-47
3) Pengawasan terhadap implementasi strategi Bank; 47
4) Pandangan atas prospek usaha Bank yang disusun oleh direksi; 48-49
5) Pandangan atas penerapan tata kelola Bank; 49
6) Perubahan komposisi anggota dewan komisaris dan alasan perubahan (jika ada); dan 52-53
7) Frekuensi dan cara pemberian nasihat kepada anggota direksi; 51
c. Analisis dan pembahasan manajemen
Analisis dan pembahasan manajemen yang memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan keuangan dan
informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi dalam Tahun Buku, paling
sedikit mengenai:
1) Tinjauan kinerja per segmen usaha termasuk UUS, paling sedikit mengenai:
a. Pendapatan; dan 228-281
b. Profitabilitas;
2) Tinjauan kinerja keuangan yang mencakup perbandingan kinerja keuangan tahun berjalan dengan tahun
sebelumnya, penjelasan mengenai penyebab adanya perubahan dan dampak perubahan tersebut, yang
paling sedikit mengenai:
a. Penanaman dana (investasi dan pemberian kredit/pembiayaan) dan total aset;
b. Dana pihak ketiga dan sumber pendanaan lain;
300-328
c. Ekuitas;
d. Pendapatan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan total laba (rugi) komprehensif;
e. Arus kas; dan
f. Suku bunga dasar kredit;
3) Analisis kualitas aset produktif dan rasio keuangan yang relevan; 300, 303, 329-330
4) Struktur permodalan Bank; 352-353
5) Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada); dan 357
6) Aspek pemasaran atas produk Bank, paling sedikit mengenai strategi pemasaran dan pangsa pasar; 369-370
3. Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
Eksposur risiko dan permodalan meliputi laporan eksposur risiko dan permodalan periode tahunan sebagaimana
474-601
diatur dalam bagian II Laporan publikasi eksposur risiko dan permodalan.
4. Informasi Tata Kelola
Dalam hal Bank menggabungkan laporan pelaksanaan tata kelola dalam Laporan Publikasi Keuangan dan Informasi
Kinerja Keuangan Tahunan, maka ruang lingkup dan pedoman pengisian mengacu pada POJK mengenai penerapan 604-1151
tata kelola bagi bank umum.
5. Laporan Keberlanjutan
a. Laporan Keberlanjutan sebagaimana diatur dalam POJK mengenai penerapan keuangan berkelanjutan bagi
lembaga jasa keuangan, emiten, dan perusahan publik. Dalam hal bank menggabungkan laporan keberlanjutan Laporan
dalam laporan publikasi keuangan dan informasi kinerja keuangan tahunan, maka ruang lingkup dan pedoman Keberlanjutan
pengisian laporan mengacu pada POJK dimaksud.
b. Laporan pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan
perundangundangan mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan perseroan terbatas.
1) Informasi mengenai pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan meliputi kebijakan, jenis program,
dan biaya yang dikeluarkan, antara lain terkait aspek:
a) lingkungan hidup; Laporan
Keberlanjutan
b) praktik ketenagakerjaan; Laporan
Keberlanjutan
c) praktik kegiatan institusi yang sehat; Laporan
Keberlanjutan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1523
Page 923
Keterangan Halaman
d) konsumen; dan Laporan
Keberlanjutan
e) pengembangan masyarakat. Laporan
Keberlanjutan
2) Dalam hal Bank menyajikan informasi mengenai pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan
sebagaimana dimaksud pada angka 1) pada laporan tersendiri seperti laporan pelaksanaan tanggung
Laporan
jawab sosial dan lingkungan, Bank dikecualikan untuk mengungkapkan informasi mengenai pelaksanaan
Keberlanjutan
tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam laporan publikasi keuangan dan informasi kinerja keuangan
tahunan.
6. Laporan Keuangan Tahunan
Laporan keuangan tahunan yaitu Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik dan Kantor
1198-1520
Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.
7. Informasi terkait dengan Kelompok Usaha Bank
a. Bank yang merupakan bagian dari suatu kelompok usaha dan/atau memiliki Entitas Anak, harus menambahkan
dengan:
1) struktur kelompok usaha Bank yang meliputi:
a) struktur kelompok usaha Bank, antara lain terdiri dari Bank, Entitas Anak, perusahaan terelasi (sister
company), Entitas Induk sampai dengan ultimate shareholder;
b) struktur keterkaitan kepengurusan dalam kelompok usaha Bank; dan 188-189
c) pemegang saham yang bertindak atas nama pemegang saham lain. Pengertian pemegang saham
yang bertindak atas nama pemegang saham lain adalah pemegang saham perorangan atau entitas
yang memiliki tujuan bersama yaitu mengendalikan Bank, berdasarkan atau tidak berdasarkan suatu
perjanjian;
2) transaksi antara Bank dengan pihak-pihak berelasi dalam kelompok usaha Bank, memperhatikan:
a) informasi transaksi dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan Bank maupun yang dilakukan oleh
setiap entitas di dalam kelompok usaha Bank yang bergerak di bidang keuangan;
b) pihak-pihak berelasi yaitu pihak-pihak sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan;
c) jenis transaksi dengan pihak-pihak berelasi, antara lain:
(1) kepemilikan silang;
(2) transaksi dari suatu kelompok usaha yang bertindak untuk kepentingan kelompok usaha yang lain; 387-396
(3) pengelolaan likuiditas jangka pendek dalam kelompok usaha;
(4) penyediaan dana yang diberikan atau diterima oleh entitas lain dalam satu kelompok usaha;
(5) eksposur kepada pemegang saham mayoritas antara lain dalam bentuk pinjaman, komitmen, dan
kontinjensi; dan
(6) pembelian, penjualan, dan/atau penyewaan aset dengan entitas lain dalam suatu kelompok usaha,
termasuk yang dilakukan dengan repurchase agreement (repo);
3) transaksi dengan pihak-pihak berelasi yang dilakukan oleh setiap entitas dalam kelompok usaha Bank yang
387-396
bergerak di bidang keuangan;
4) penyediaan dana, komitmen maupun fasilitas lain yang dapat dipersamakan dengan itu dari setiap entitas
yang berada dalam satu kelompok usaha dengan Bank kepada debitur dan/atau pihak-pihak yang telah 397, 1048
memperoleh penyediaan dana dari Bank; dan
5) adanya larangan, batasan, dan/atau hambatan signifikan lain untuk melakukan transfer dana atau dalam
rangka pemenuhan modal yang dipersyaratkan oleh otoritas yang berwenang antara Bank dengan entitas 397
lain dalam satu kelompok usaha.
8. Informasi Tambahan bagi Bank yang merupakan Emiten dan/atau Perusahaan Publik
Bank yang merupakan Emiten dan/atau Perusahaan Publik menambahkan ruang lingkup informasi sebagaimana
diatur dalam ketentuan mengenai bentuk dan isi laporan tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
1524 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 924
Referensi SEOJK Nomor 16/SEOJK.04/2021:
Laporan Tahunan Emiten atau
Perusahaan Publik
Keterangan Halaman
I. Ketentuan Umum
1. Dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini yang dimaksud dengan:
a. Laporan Tahunan adalah laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris dalam melakukan
pengurusan dan pengawasan terhadap emiten atau perusahaan publik dalam kurun waktu 1 (satu) tahun
buku kepada rapat umum pemegang saham yang disusun berdasarkan ketentuan dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai Laporan Tahunan emiten atau perusahaan publik.
b. Emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum.
c. Perusahaan Publik adalah perseroan yang sahamnya telah dimiliki paling sedikit oleh 300 (tiga ratus)
pemegang saham dan memiliki modal disetor paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) atau
suatu jumlah pemegang saham dan modal disetor yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
d. Perusahaan Terbuka adalah Emiten yang telah melakukan penawaran umum efek bersifat ekuitas atau
Perusahaan Publik.
e. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) adalah laporan yang diumumkan kepada masyarakat yang
memuat kinerja ekonomi, keuangan, sosial, dan lingkungan hidup suatu lembaga jasa keuangan, Emiten,
dan Perusahaan Publik dalam menjalankan bisnis berkelanjutan.
f Direksi:
1) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah Direksi
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; dan
2) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah organ
yang melaksanakan pengurusan badan hukum tersebut sebagaimana dimaksud dalam peraturan
perundang- undangan mengenai badan hukum tersebut.
g. Dewan Komisaris:
1) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah Dewan
Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Direksi dan
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; dan
2) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah organ
yang melakukan pengawasan badan hukum tersebut sebagaimana dimaksud dalam peraturan
perundang- undangan mengenai badan hukum tersebut.
h. Rapat Umum Pemegang Saham yang selanjutnya disingkat RUPS:
1) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah RUPS
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Rencana dan
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka; dan
2) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah
organ yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada organ yang melaksanakan fungsi
pengurusan dan fungsi pengawasan, dalam batas yang ditentukan dalam peraturan perundang-
undangan dan/atau anggaran dasar yang mengatur badan hukum tersebut.
2. Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik merupakan sumber informasi penting bagi investor atau
pemegang saham sebagai salah satu dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi dan sarana
pengawasan terhadap Emiten atau Perusahaan Publik.
3. Seiring dengan perkembangan pasar modal dan meningkatnya kebutuhan investor atau pemegang saham atas
keterbukaan informasi, Direksi dan Dewan Komisaris dituntut untuk menyajikan informasi yang berkualitas,
akurat, dan akuntabel melalui Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
4. Laporan Tahunan yang disusun secara teratur dan informatif dapat memberikan kemudahan bagi investor atau
pemegang saham dan pemangku kepentingan dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan.
5 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini merupakan pedoman bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang wajib
diterapkan dalam menyusun Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan.
II. Bentuk Laporan Tahunan
1. Laporan Tahunan disajikan dalam bentuk dokumen cetak dan salinan dokumen elektronik.
2. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk dokumen cetak, dicetak pada kertas yang berwarna terang,
berkualitas baik, berukuran A4, dijilid, dan dapat diperbanyak dengan kualitas yang baik.
3. Laporan Tahunan dapat menyajikan informasi berupa gambar, grafik, tabel, dan/atau diagram dengan
mencantumkan judul dan/atau keterangan yang jelas, sehingga mudah dibaca dan dipahami.
4. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk salinan dokumen elektronik merupakan Laporan Tahunan yang
dikonversi dalam format pdf.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1525
Page 925
Keterangan Halaman
III. Isi Laporan Tahunan
1. Laporan Tahunan paling sedikit memuat informasi mengenai:
a. Ikhtisar data keuangan penting; 22
b. Informasi saham (jika ada); 31
c. Laporan Direksi; 57
d. Laporan Dewan Komisaris; 45
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik; 80
f. Analisis dan pembahasan manajemen; 220
g. Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; 604
h. Tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik;
i. Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit; dan 1198
j. Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan
76-77
Tahunan;
2. Uraian Isi Laporan Tahunan
a. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Ikhtisar Data Keuangan Penting memuat informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk perbandingan
selama 3 (tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika Emiten atau Perusahaan Publik tersebut
menjalankan kegiatan usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit memuat:
1) pendapatan/penjualan;
2) laba bruto;
3) laba (rugi);
4) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non
pengendali;
5) total laba (rugi) komprehensif;
6) jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan
kepentingan non pengendali;
7) laba (rugi) per saham; 22-25
8) jumlah aset;
9) jumlah liabilitas;
10) jumlah ekuitas;
11) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;
12) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;
13) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan;
14) rasio lancar;
15) rasio liabilitas terhadap ekuitas;
16) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan
17) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan Emiten atau Perusahaan Publik dan jenis
industrinya;
b. Informasi Saham
Informasi Saham (jika ada) paling sedikit memuat:
1) saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan (jika ada) yang disajikan dalam bentuk
perbandingan selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit meliputi:
a) jumlah saham yang beredar;
b) kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;
c) harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat
saham dicatatkan; dan 31-33
d) volume perdagangan pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;
Informasi pada huruf a) diungkap oleh Emiten yang merupakan Perusahaan Terbuka yang sahamnya
tercatat maupun tidak tercatat di Bursa Efek;
Informasi pada huruf b), c), dan huruf d) hanya diungkapkan jika Emiten merupakan Perusahaan
Terbuka dan sahamnya tercatat di Bursa Efek;
1526 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 926
Keterangan Halaman
2) dalam hal terjadi aksi korporasi, seperti pemecahan saham (stock split), penggabungan saham
(reverse stock), dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham, informasi saham
sebagaimana dimaksud pada angka 1) ditambahkan penjelasan paling sedikit mengenai:
a) tanggal pelaksanaan aksi korporasi;
b) rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, 31-33
saham
c) jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi; dan
d) jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada); dan
e) harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi;
3) dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham (suspension), dan/atau penghapusan
pencatatan saham (delisting) dalam tahun buku, Emiten atau Perusahaan Publik menjelaskan alasan
33
penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham
(delisting) tersebut; dan
4) dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan
pencatatan saham (delisting) sebagaimana dimaksud pada angka 3) masih berlangsung hingga akhir
periode Laporan Tahunan, Emiten atau Perusahaan Publik menjelaskan tindakan yang dilakukan untuk 33
menyelesaikan penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan
pencatatan saham (delisting) tersebut;
c. Laporan Direksi
Laporan Direksi paling sedikit memuat:
1) uraian singkat mengenai kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit meliputi:
a) strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik; 58-60
b) peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan
60-61
Publik;
c) proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi strategi Emiten atau Perusahaan
61
Publik;
d) perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan; dan 61-62
e) kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik; 62-63
2) gambaran tentang prospek usaha; 67-68
3) penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; dan 68-69
4) perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya (jika ada); 72-73
d. Laporan Dewan Komisaris
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat:
1) Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik; 46-47
2) Pengawasan terhadap implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik; 47
3) Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi; 48-49
4) Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; 49
5) Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya (jika ada); dan 52-53
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik
Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat:
1) Nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila terdapat perubahan nama, alasan perubahan,
80, 85
dan tanggal efektif perubahan nama pada tahun buku;
2) Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan yang
memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Emiten atau Perusahaan Publik,
meliputi:
a) Alamat;
b) Nomor telepon; 80-82
c) Nomor faksimile;
d) Alamat surat elektronik; dan
e) Alamat Situs Web;
3) Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik; 84-85
4) Visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik; 86-87
5) Kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun buku,
90-93
serta jenis barang dan/atau jasa yang dihasilkan;
6) Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik; 94-95
7) Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan
96-97
struktur 1 (satu) tingkat di bawah Direksi, disertai dengan nama dan jabatan;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1527
Page 927
Keterangan Halaman
8) daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional maupun internasional yang berkaitan
98-99
dengan penerapan keuangan berkelanjutan
9) Profil Direksi, paling sedikit memuat:
a) Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab;
b) Foto terbaru;
c) Usia;
d) Kewarganegaraan;
e) Riwayat pendidikan;
f) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota Direksi pada Emiten atau Perusahaan Publik
yang bersangkutan; 114-128
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
g) hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham
utama, dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu,
meliputi nama pihak yang terafiliasi;
h) perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat
perubahan komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
10) Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) Nama;
b) Foto terbaru;
c) Usia;
d) Kewarganegaraan;
e) Riwayat pendidikan;
f) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota Dewan Komisaris yang bukan merupakan
Komisaris Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan;
(2) Dasar hukum penunjukan pertama kali sebagai anggota Dewan Komisaris yang merupakan
Komisaris Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan; 100-113
(3) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(4) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
g) Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, pemegang saham utama, dan
pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi
nama pihak yang terafilias
h) Pernyataan independensi Komisaris Independen dalam hal Komisaris Independen telah
menjabat lebih dari 2 (dua) periode (jika ada);
i) Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak
terdapat perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut;
11) Dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang
terjadi setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan,
129
susunan yang dicantumkan dalam Laporan Tahunan adalah susunan anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris yang terakhir dan sebelumnya;
12) Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status
156-167
ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun buku;
13) Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada akhir tahun buku, yang terdiri dari:
a) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Emiten atau Perusahaan
Publik;
b) Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham Emiten atau Perusahaan 168-174
Publik; dan
c) Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham yang masing-
masing memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham emiten atau perusahaan publik;
14) Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk informasi mengenai
172-173
pemegang saham yang terdaftar dalam daftar pemegang saham untuk kepentingan kepemilikan tidak
langsung anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
1528 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 928
Keterangan Halaman
15) Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan klasifikasi:
a) Kepemilikan institusi lokal;
b) Kepemilikan institusi asing; 174
c) Kepemilikan individu lokal; dan
d) Kepemilikan individu asing;
16) Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik
langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk 174
skema atau bagan;
17) Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama dimana Emiten atau
Perusahaan Publik memiliki pengendalian bersama entitas, beserta persentase kepemilikan saham,
bidang usaha, total aset, dan status operasi Emiten atau Perusahaan Publik tersebut (jika ada); 176-187
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas anak tersebut;
18) Kronologi pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, dan harga penawaran dari awal
pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama Bursa Efek dimana saham Emiten atau Perusahaan 190-191
Publik dicatatkan (jika ada);
19) Informasi pencatatan efek lainnya selain efek sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang belum
jatuh tempo pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan, tingkat suku 192-201
bunga/imbal hasil, tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada);
20) Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta jaringan/
asosiasi/aliansinya meliputi:
a) nama dan alamat;
b) periode penugasan;
c) informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan; 202
d) biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-masing penugasan yang diberikan
selama tahun buku; dan
e) dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan jasa
non audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut; dan
21) Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal selain AP dan KAP; 202-204
f. Analisis dan Pembahasan Manajemen
Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan keuangan dan
informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi dalam tahun buku,
yaitu paling sedikit memuat:
1) Tinjauan operasi per segmen operasi sesuai dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan Publik,
paling sedikit mengenai:
a) Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya; 228-281
b) Pendapatan/penjualan; dan
c) Profitabilitas;
2) Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua) tahun
buku terakhir, penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan dampak perubahan tersebut,
paling sedikit mengenai:
a) Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset;
b) Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total liabilitas; 300-328
c) Ekuitas;
d) Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan total laba (rugi)
komprehensif; dan
e) Arus kas
3) Kemampuan membayar utang dengan menyajikan perhitungan rasio yang relevan; 339
4) Tingkat kolektibilitas piutang emiten atau perusahaan publik dengan menyajikan perhitungan rasio
340-342
yang relevan;
5) Struktur modal (capital structure) dan kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure)
352-353
tersebut disertai dasar penentuan kebijakan dimaksud;
6) Bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal dengan penjelasan paling
sedikit meliputi:
a) Tujuan dari ikatan tersebut;
b) Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan tersebut; 354-355
c) Mata uang yang menjadi denominasi; dan
d) Langkah yang direncanakan emiten atau perusahaan publik untuk melindungi risiko dari posisi
mata uang asing yang terkait;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1529
Page 929
Keterangan Halaman
7) Bahasan mengenai investasi barang modal yang direalisasikan dalam tahun buku terakhir, paling
sedikit meliputi:
a) Jenis investasi barang modal; 356
b) Tujuan investasi barang modal; dan
c) Nilai investasi barang modal yang dikeluarkan;
8) Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada); 357
9) Prospek usaha dari emiten atau perusahaan publik dikaitkan dengan kondisi industri, ekonomi secara
umum dan pasar internasional disertai data pendukung kuantitatif dari sumber data yang layak 365
dipercaya;
10) Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku dengan hasil yang dicapai (realisasi),
mengenai:
a) Pendapatan/penjualan;
b) Laba (rugi); 358-360
c) Struktur modal (capital structure);
d) Kebijakan dividen; atau
e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik;
11) Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun mendatang,
mengenai:
a) Pendapatan/penjualan;
b) Laba (rugi); 367-368
c) Struktur modal (capital structure);
d) Kebijakan dividen; atau
e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik;
12) Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai
369-370
strategi pemasaran dan pangsa pasar;
13) Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir (jika ada), paling sedikit:
a) Kebijakan dividen;
b) Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi dividen non kas;
c) Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas); dan 373-375
d) Jumlah dividen per tahun yang dibayar;
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak membagikan dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir,
maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
14) Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum, dengan ketentuan:
a) Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban menyampaikan laporan realisasi
penggunaan dana, maka diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum
secara kumulatif sampai dengan akhir tahun buku; dan 377-383
b) Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, maka
Emiten menjelaskan perubahan tersebut;
15) Informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan/
peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi Afiliasi, dan transaksi yang 385-396
mengandung benturan kepentingan, yang terjadi pada tahun buku, antara lain memuat:
a) Tanggal, nilai, dan objek transaksi;
b) Nama pihak yang melakukan transaksi;
c) Sifat hubungan Afiliasi (jika ada);
d) Penjelasan mengenai kewajaran transaksi; dan
e) Pemenuhan ketentuan terkait;
f) dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud
dalam huruf a) sampai dengan huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik juga mengungkapkan
informasi:
1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms- length
principle); dan
2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms- length
principle);
g) Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah diungkapkan dalam laporan
keuangan tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan pengungkapan dalam laporan
keuangan tahunan tersebut.
1530 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 930
Keterangan Halaman
h) Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang
merupakan hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang
telah disetujui pemegang saham independen, ditambahkan informasi mengenai tanggal
pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan
tersebut;
i) Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut;
16) Perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap Emiten
398-409
atau Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada); dan
17) Perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada); 410
g. Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik
Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1) RUPS, paling sedikit memuat:
a) Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku
meliputi:
1) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang
direalisasikan pada tahun buku; dan 630-651
2) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang belum
direalisasikan beserta alasan belum direalisasikan;
b) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak independen dalam pelaksanaan
RUPS untuk melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
2) Direksi, mencakup antara lain:
a) Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi;
b) Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter) Direksi;
c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Direksi, termasuk rapat bersama Dewan
Komisaris, dan tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk tingkat
kehadiran dalam RUPS;
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi:
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi, termasuk program
orientasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada); dan
703-762
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Direksi dalam tahun buku
(jika ada);
e) penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada
tahun buku paling sedikit memuat:
(1) prosedur penilaian kinerja; dan
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
kehadiran dalam rapat; dan
f) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang mendukung pelaksanaan
tugas Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
3) Dewan Komisaris, mencakup antara lain:
a) Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris;
b) Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau piagam (charter) Dewan Komisaris;
c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Dewan Komisaris, termasuk rapat bersama
Direksi, dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk tingkat
kehadiran dalam RUPS;;
d) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris:
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk
program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika ada); dan
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Dewan Komisaris dalam
tahun buku (jika ada);
652-698
e) penilaian terhadap kinerja anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dan pelaksanaannya,
paling sedikit memuat:
(1) Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja;
(2) Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
kehadiran dalam rapat; dan
(3) Pihak yang melakukan penilaian;
f) penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan
Komisaris pada tahun buku meliputi:
(1) prosedur penilaian kinerja; dan
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
kehadiran dalam rapat;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1531
Page 931
Keterangan Halaman
4) Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan dan proses nominasi anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
b) prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain:
768-787
(1) prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris;
(2) struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji, tunjangan, tantiem/bonus
dan lainnya; dan
(3) besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
5) Dewan Pengawas Syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang menjalankan kegiatan usaha
berdasarkan prinsip syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar, paling sedikit memuat:
a) nama; BNI tidak memiliki
b) dasar hukum pengangkatan dewan pengawas syariah; Dewan Syariah
karena tidak
c) periode penugasan dewan pengawas syariah; memiliki produk
d) tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah; dan syariah
e) frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan Prinsip Syariah
di Pasar Modal terhadap Emiten atau Perusahaan Publik;
6) Komite Audit, mencakup antara lain:
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) Usia;
c) Kewarganegaraan;
d) Riwayat pendidikan;
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum untuk pengangkatan sebagai anggota komite;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan 792-810
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota Komite Audit;
g) Pernyataan independensi Komite Audit;
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan
i) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Komite Audit dan tingkat kehadiran anggota
Komite Audit dalam rapat tersebut;
j) Pelaksanaan kegiatan Komite Audit pada tahun buku sesuai dengan yang dicantumkan dalam
pedoman atau piagam (charter) Komite Audit;
7) Komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) Usia;
c) Kewarganegaraan;
d) Riwayat pendidikan;
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota komite;
810-826
g) Pernyataan independensi komite;
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan
i) Uraian tugas dan tanggung jawab;
j) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite;
k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota
komite dalam rapat tersebut;
l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan
m) dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik
cukup mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l)
dan mengungkapkan:
(1) alasan tidak dibentuknya komite; dan
(2) pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi;
1532 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 932
Keterangan Halaman
8) Komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik dalam rangka mendukung fungsi dan tugas
Direksi (jika ada) dan/atau komite yang mendukung fungsi dan tugas Dewan Komisaris, paling sedikit
memuat:
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) Usia;
c) Kewarganegaraan;
d) Riwayat pendidikan;
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan 826-898
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota komite;
g) Pernyataan independensi komite;
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan
i) Uraian tugas dan tanggung jawab;
j) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite;
k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota
komite dalam rapat tersebut;
l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan
9) Sekretaris Perusahaan, mencakup antara lain:
a) nama;
b) domisili;
c) riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) dasar hukum penunjukan sebagai Sekretaris Perusahaan; dan
899-905
(2) pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
d) riwayat pendidikan;
e) pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti dalam tahun buku; dan
f) uraian singkat pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan pada tahun buku;
10) Unit Audit Internal, mencakup antara lain:
a) Nama kepala Unit Audit Internal;
b) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai Kepala Audit Internal; dan
(2) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau
Perusahaan Publik;
909-925
c) Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada);
d) Pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti dalam tahun buku;
e) Struktur dan kedudukan Unit Audit Internal;
f) Uraian tugas dan tanggung jawab;
g) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) Unit Audit Internal; dan
h) Uraian singkat pelaksanaan tugas Unit Audit Internal pada tahun buku;
11) Uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal control) yang diterapkan oleh Emiten atau
Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai:
a) Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-
undangan lainnya; dan 938-945
b) Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal;
c) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan sistem pengendalian internal;
12) Sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
mengenai:
a) Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik;
b) Jenis risiko dan cara pengelolaannya; dan 946-970
c) Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik;
d) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit atas kecukupan sistem
manajemen risiko;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1533
Page 933
Keterangan Halaman
13) Perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan Publik, entitas
anak, anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada), antara lain meliputi:
a) Pokok perkara/gugatan; 983-988
b) Status penyelesaian perkara/gugatan; dan
c) Pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau Perusahaan Publik;
14) Informasi tentang sanksi administratif yang dikenakan kepada Emiten atau Perusahaan Publik,
anggota Dewan Komisaris dan Direksi, oleh otoritas Pasar Modal dan otoritas lainnya pada tahun 989
buku (jika ada);
15) Informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik meliputi:
a) Pokok-pokok kode etik;
b) Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya; dan 1044-1047
c) Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan
karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;
16) Uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang berbasis kinerja kepada
manajemen dan/atau karyawan yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada), antara
lain berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management stock ownership program/
MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership program/
ESOP); Dalam hal pemberian kompensasi berupa program kepemilikan saham oleh manajemen
(management stock ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan
(employee stock ownership program/ESOP), informasi yang diungkapkan paling sedikit memuat: 1064-1069
a) jumlah saham dan/atau opsi;
b) jangka waktu pelaksanaan;
c) persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak; dan
d) harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan;
17) Uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapan informasi mengenai:
a) Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari
kerja setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan 1070-1079
Terbuka; dan
b) Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud;
18) Uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) di Emiten atau Perusahaan
Publik (jika ada), antara lain meliputi:
a) Cara penyampaian laporan pelanggaran;
b) Perlindungan bagi pelapor;
c) Penanganan pengaduan; 1080-1083
d) Pihak yang mengelola pengaduan; dan
e) Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit meliputi:
(1) Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun buku; dan
(2) Tindak lanjut pengaduan;
19) Uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas jasa (kickbacks),
1033-1034
fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik; dan
b) pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;
20) Penerapan atas Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang menerbitkan Efek Bersifat
Ekuitas atau Perusahaan Publik, meliputi:
a) pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan; dan/atau 1104-1110
b) penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif
pelaksanaannya (jika ada);
h. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik
1) Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan
Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) penjelasan strategi keberlanjutan; Laporan
Keberlanjutan
halaman 14-15
b) ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup); Laporan
Keberlanjutan
halaman 6-8
c) profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik; Laporan
Keberlanjutan
halaman 20-22
1534 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 934
Keterangan Halaman
d) penjelasan Direksi; Laporan
Keberlanjutan
halaman 16-19
e) tata kelola keberlanjutan; Laporan
Keberlanjutan
halaman 140-141
f) kinerja keberlanjutan; Laporan
Keberlanjutan
halaman 58-129
g) verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada; Laporan
Keberlanjutan
halaman 25, 150-
153
h) lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada; dan Laporan
Keberlanjutan
halaman 191
i) tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan balik laporan tahun sebelumnya; N.A
2) Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka 1), harus disusun sesuai Pedoman Teknis
Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik
sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
3) Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada angka 1) dapat:
a) diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar bagian tanggung jawab sosial dan
lingkungan, seperti penjelasan Direksi terkait Laporan Keberlanjutan diungkapkan dalam bagian
terkait Laporan Direksi; dan/atau
b) merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan tetap
mengacu pada Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi
Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti profil Emiten atau
Perusahaan Publik;
4) Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud pada angka 1) merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan secara terpisah dengan
Laporan Tahunan;
5) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, informasi yang
diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan dimaksud harus:
a) memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada angka 1); dan
b) disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi
Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
6) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, maka dalam
bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan memuat informasi bahwa informasi mengenai
tanggung jawab sosial dan lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan yang
disajikan secara terpisah dari Laporan Tahunan; dan
7) Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang disajikan secara terpisah dengan
Laporan Tahunan harus disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan Tahunan.
i Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit
Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia dan telah diaudit oleh Akuntan. Laporan keuangan dimaksud memuat
pernyataan mengenai pertanggungjawaban atas laporan keuangan sebagaimana diatur dalam peraturan
1198-1520
perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai tanggung jawab Direksi atas
laporan keuangan atau peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai
laporan berkala Perusahaan Efek dalam hal Emiten merupakan Perusahaan Efek; dan
j Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan
Tahunan
Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan
Tahunan disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris
76-77
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1535
Page 935
Halaman ini sengaja dikosongkan 1536 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 936
Page 937
2024 Laporan
Tahunan
Transforming the Future,
Empowering Indonesia
Names mentioned 122 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Penyediaan Dana Untuk Pihak-Pihak Terkait Governance Framework
p.1
unresolved
org
Kebijakan Insider Trading
· Komisaris
p.1
unresolved
person
Di Bawah
· Komisaris
p.1
unresolved
person
Organ Pendukung
· Komisaris
p.1
unresolved
org
Bank Sesuai Standar Basel Committee
p.1
unresolved
person
PAKTA INTEGRITAS
· KOMISARIS
p.4
unresolved
org
Negara Indonesia (Persero) Tbk
· Bank membagi kategori Rapat Dewan Komisaris
p.4 ×3
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara
p.8 ×4
unresolved
org
Milik Negara
p.8 ×14
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara Pendanaan
p.8
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara No. Kelola
p.8
unresolved
org
Menteri Negara Badan Usaha Saham Perusahaan Terbuka
p.8
unresolved
org
Kementerian
p.12
unresolved
person
PGV
· Komisaris
p.12
unresolved
org
Bank No. IN
p.12
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER-
p.14
unresolved
org
Milik Negara. Selain
p.14
unresolved
org
Kementerian BUMN.
p.19 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia
p.19
unresolved
org
Milik Daerah
p.20
unresolved
org
Bank Buku IV
p.20
unresolved
org
Milik Negara Tahun
p.21
unresolved
org
Bank Umum. GCG
p.21
unresolved
org
Departemen Pelindungan Konsumen
p.25
unresolved
org
PT RSM Indonesia ASEAN
p.25
unresolved
person
Piagam
· Komisaris
p.26 ×7
unresolved
—
Anggaran Dasar BNI mendefinisikan
p.29
unresolved
—
sebagai pemegang saham Seri A Dwiwarna,
p.29
unresolved
—
1) Saham Seri A Dwiwarna yang hanya khusus
p.29
unresolved
—
Pengendali, dan Beneficial Owner BNI [ACGS C.1.1]
p.29
unresolved
org
BNI merupakan Bank BUMN sehingga pihak
p.29
unresolved
org
Bank BUMN
p.29
unresolved
—
Pemilikan Saham yang Mencapai
p.29
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek
p.29
unresolved
org
Kementerian Badan Usaha Milik Negara
p.29
unresolved
org
Kementerian Badan Usaha Milik Negara, yakni
p.29
unresolved
—
senantiasa terlindungi sehingga diharapkan dapat
p.29
unresolved
—
Transforming the Future, Empowering
p.29
unresolved
org
Menteri BUMN No. PER-
p.32 ×2
unresolved
org
Menteri
p.33 ×3
unresolved
person
Ashoya Ratam
· Notaris
p.36 ×6
unresolved
org
Sentral Efek Indonesia
p.37 ×3
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.37 ×3
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Tanudiredja
p.38 ×5
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.38 ×8
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Pengganti
p.40 ×4
unresolved
org
Menteri BUMN Nomor PER-
p.40 ×2
unresolved
person
SILVANO WINSTON RUMANTIR
· Direktur
p.41 ×2
unresolved
person
Putrama W. Setyawan
· Wakil Direktur Utama
p.41 ×3
unresolved
org
Kementerian BUMN No. SR-
p.44
unresolved
org
Dana Pensiun Perseroan Berdasarkan Keputusan RUPS
p.46
unresolved
person
Consumer Banking
· Direktur
p.47 ×2
unresolved
person
Institutional Banking
· Direktur
p.47
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Nomor Peng-
p.49
unresolved
org
Kementerian Hukum dan HAM
p.49
unresolved
person
Pedoman
· Komisaris
p.51
unresolved
person
Solo
· Komisaris Independen
p.54 ×2
unresolved
person
Bogor
· Komisaris Independen
p.54 ×4
unresolved
person
RUPSLB
· Wakil Komisaris Utama
p.55 ×3
unresolved
person
RUPST
· Komisaris Independen
p.55 ×8
unresolved
—
Pembidangan Tug
· Anggota
p.57
unresolved
person
Sigit
· Komisaris
p.58 ×4
unresolved
person
Asmawi
· Komisaris
p.58 ×3
unresolved
person
Septian
· Komisaris
p.58 ×3
unresolved
person
Iman
· Komisaris
p.58 ×3
unresolved
person
Erwin
· Komisaris
p.58 ×3
unresolved
person
Fadlansyah
· Komisaris
p.58 ×4
unresolved
person
Robertus
· Komisaris
p.58 ×4
unresolved
person
PARTISIPASI
· KOMISARIS
p.63
unresolved
org
Sertifikasi Manajemen Risiko
p.63
unresolved
org
Pengawas Ikatan Bankir Indonesia
p.63
unresolved
org
Pengawas Perhimpunan Bank Nasional
· Wakil Komisaris Utama
p.63 ×2
unresolved
person
Perhimpunan Advokat
· Komisaris
p.63
unresolved
person
Independensi
· Komisaris
p.63
unresolved
—
KEP/024/DK/2024 tanggal 22 Oktober 2024 tentang
· 11. Rapat Dewan Komisaris melalui Media
p.64
unresolved
—
Rakom
· Komisaris
p.64
unresolved
—
pokoknya memuat ketentuan mengenai:
· Rapat Internal Dewan Komisaris;
p.64
unresolved
—
Radikom
· Komisaris
p.64
unresolved
org
PT RAP Indonesia Tata Kelola Risiko Terintegrasi
p.79
unresolved
person
Pedoman Tata Tertib Kerja
· Komisaris
p.81
unresolved
person
Test Calon
· Komisaris
p.82
unresolved
person
Kesekretariatan
· Komisaris
p.82
unresolved
org
Pengawasan
p.84
unresolved
person
Organ Sekretariat
· Komisaris
p.97
unresolved
person
Sekretariat
· Komisaris
p.97
unresolved
org
Milik Negara. Informasi Komite. Apabila
p.97
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.