Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 603
Page 1
Transforming the Future,
Empowering Indonesia
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2024 Laporan
Tahunan
Page 2
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Laporan Tahunan 2024 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk disusun dengan merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, Surat Edaran OJK No. 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional, serta Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER- 2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. BNI juga menyusun Laporan Keberlanjutan secara terpisah yang menggambarkan strategi dan inisiatif keberlanjutan dalam praktik bisnis perbankan, dengan mengacu pada Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. [ACGS B.4.7] Laporan Tahunan ini memuat pernyataan kondisi operasional, keuangan, proyeksi dan rencana, penerapan strategi dan kebijakan, serta tujuan BNI. Pernyataan-pernyataan prospektif dalam laporan Tahunan ini dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi terkini dan kondisi mendatang, serta lingkungan di mana BNI menjalankan kegiatan usaha. Pernyataan-pernyataan tersebut memiliki prospek risiko, ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan perkembangan aktual yang secara material berbeda dari yang dilaporkan. [ACGS C.8.3] Laporan Tahunan ini memuat kata “BNI”, “Perseroan”, atau “Perusahaan”, yang didefinisikan sebagai PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Adakalanya kata “Kami” juga digunakan atas dasar kemudahan untuk menyebut BNI secara umum. Laporan ini disajikan dalam dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, yang dapat dilihat dan diunduh di situs web resmi BNI yaitu www.bni.co.id.
Page 3
Transforming the Future,
Empowering Indonesia
Mengiringi pertumbuhan negeri selama lebih dari tujuh dasawarsa menunjukkan komitmen
kuat BNI memberdayakan berbagai lapisan masyarakat Indonesia. Perjalanan panjang BNI
melayani nasabah juga memberikan kemampuan dalam menavigasi era yang senantiasa
berubah.
Pada perkembangannya, BNI tidak hanya menghadirkan layanan keuangan untuk
berbagai segmen, namun melengkapinya dengan jangkauan global serta inovasi digital
yang menjadikannya sebagai mitra tepercaya dalam berbagai aspek keuangan nasabah.
Transformasi yang dilakukan BNI secara berkesinambungan sejak 2021 mampu mengokohkan
fundamental Perusahaan, meningkatkan praktik tata kelola Perusahaan yang baik serta
mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam perjalanan BNI meningkatkan layanan perbankan
dengan mengoptimalkan perkembangan digital terkini. Peluncuran wondr serta BNIdirect
versi terbaru yang didesain untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dilengkapi berbagai
fitur baru yang relevan, merupakan momen yang menandai transformasi digital tahun ini.
Sebagai bank yang merepresentasikan Indonesia di dunia, BNI senantiasa mengoptimalkan
layanan bagi bisnis asal Indonesia di luar negeri, UMKM milik para diaspora Indonesia, hingga
korporasi Indonesia yang ingin melebarkan sayap ke kancah global. Berbagai kekuatan
tersebut akan mendukung langkah BNI untuk maju pada saat ini dan di masa mendatang.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
1
Page 4
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kesinambungan
Tema
2020 2021 2022
Satukan Energi untuk Melompat Lebih Tinggi BNI untuk Indonesia
Kebangkitan Negeri untuk Negeri Lebih Tangguh
Dalam situasi Indonesia yang masih Menghadapi pandemi COVID-19 Pandemi COVID-19 menyisakan
berjuang menghadapi pandemi, BNI yang belum juga usai tentu berbagai kisah menarik, salah
sebagai salah satu motor penggerak membutuhkan semangat juang satunya adalah tumbuhnya
perekonomian nasional bertekad yang tak berujung. Keberhasilan kesadaran akan pentingnya aspek
menyatukan energi untuk menekan Tim Nasional Bulutangkis Indonesia keberlanjutan. Digelarnya event
penyebaran pandemi sekaligus yang membawa pulang Thomas Cup internasional G20 di Bali, Indonesia,
membangkitkan negeri dari dampak setelah menanti 19 tahun lamanya di tahun 2021-2022 memberikan
negatif pandemi. tentu menginspirasi banyak pihak. penegasan pentingnya posisi
Tema Laporan Tahunan BNI tahun Indonesia dalam tema keberlanjutan
2021 “Melompat Lebih Tinggi untuk di tingkat global, baik peran Indonesia
Negeri” dengan menggunakan dalam pemulihan pasca COVID-19
visual pemain bulutangkis, berupaya maupun keinginan kuat Pemerintah
memberikan gambaran semangat Indonesia untuk mewujudkan net
dan performa BNI yang terus zero emission di tahun 2060. Tema
berfokus untuk melakukan lompatan Laporan Tahunan BNI tahun buku
dan transformasi yang menyeluruh 2022 juga tak lepas dari seluruh niat
dengan kapabilitas digital dan besar tersebut. “Recover Together,
global untuk mencapai kinerja yang Recover Stronger”, demikian tema
unggul sehingga mampu menjadi Presidensi G20, di mana Indonesia
kebanggaan untuk negeri. Tema ini mengajak seluruh dunia untuk
juga selaras dengan tema HUT ke-75 bahu-membahu, saling mendukung
BNI, yakni “Melompat Lebih Tinggi”. untuk pulih bersama serta tumbuh
Di samping itu, BNI patut berbangga lebih kuat dan berkelanjutan.
sebagai BUMN yang ditunjuk Selaras dengan tema Presidensi
oleh Kementerian BUMN sebagai G20 tersebut, BNI bersama seluruh
BUMN Pembina Olahraga Cabang pemangku kepentingan yang terlibat
Bulutangkis. dalam rantai bisnisnya berupaya
mewujudkan Indonesia yang lebih
tangguh. Perwujudan itu dinyatakan
baik dari sisi kinerja bank, penerbitan
Green Bond, hingga berbagai
upaya penting bersama pemangku
kepentingan untuk menciptakan
industri perbankan yang mapan dan
berkelanjutan.
2 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 5
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2023 2024
Menduniakan
Bisnis Indonesia
Transforming the Future,
Empowering Indonesia
BNI Corporate Transformation yang dijalankan
BNI memiliki arah dan tujuan yang jelas. Mengiringi pertumbuhan negeri selama lebih dari
Implementasi transformasi yang bertahap
tujuh dasawarsa menunjukkan komitmen kuat BNI
dan berkesinambungan, yang diharapkan
mampu menavigasi perjalanan atas rute yang
memberdayakan berbagai lapisan masyarakat Indonesia.
telah ditetapkan, semakin memperlihatkan Perjalanan panjang BNI melayani nasabah juga memberikan
hasilnya. Di tengah tantangan ekonomi, serta kemampuan dalam menavigasi era yang senantiasa
kondisi domestik dan global yang semakin berubah.
dinamis, BNI Corporate Transformation ini
terus dijalankan dan memberikan hasil yang Pada perkembangannya, BNI tidak hanya menghadirkan
positif. Aspirasi pemegang saham agar BNI layanan keuangan untuk berbagai segmen, namun
menjadi bank yang mendunia merupakan melengkapinya dengan jangkauan global serta inovasi
salah satu tujuan dari transformasi tersebut. digital yang menjadikannya sebagai mitra tepercaya dalam
Dengan persaingan yang cukup kompetitif,
berbagai aspek keuangan nasabah. Transformasi yang
BNI berupaya memperbaiki proses bisnisnya
agar mampu hadir dan memberikan layanan
dilakukan BNI secara berkesinambungan sejak 2021 mampu
dalam taraf internasional. Dengan target mengokohkan fundamental Perusahaan, meningkatkan
pasar yang begitu luas, tentunya BNI dituntut praktik tata kelola Perusahaan yang baik serta mendorong
untuk dapat menjawab tantangan yang ada. pertumbuhan yang berkelanjutan.
Melalui transformasi inilah, BNI berupaya
menghadirkan layanan jasa keuangan yang Tahun 2024 menjadi tonggak penting dalam perjalanan BNI
agile, adaptif, akuntabel, dan bersaing dengan meningkatkan layanan perbankan dengan mengoptimalkan
unggul. perkembangan digital terkini. Peluncuran wondr serta
BNIdirect versi terbaru yang didesain untuk meningkatkan
pengalaman pelanggan dilengkapi berbagai fitur baru yang
relevan, merupakan momen yang menandai transformasi
digital tahun ini.
Sebagai bank yang merepresentasikan Indonesia di
dunia, BNI senantiasa mengoptimalkan layanan bagi
bisnis asal Indonesia di luar negeri, UMKM milik para
diaspora Indonesia, hingga korporasi Indonesia yang ingin
melebarkan sayap ke kancah global. Berbagai kekuatan
tersebut akan mendukung langkah BNI untuk maju pada
saat ini dan di masa mendatang.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
3
Page 6
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Keunggulan
Kompetitif BNI [ACGS C.2.3]
BNI terus berusaha untuk memberikan
kontribusi terbaik untuk mendorong
pertumbuhan ekonomi dan pembangunan
demi terwujudnya kesejahteraan
masyarakat secara menyeluruh. Dengan
sejarah yang kaya, kondisi finansial yang
kuat, sumber daya manusia yang unggul
dan teknologi yang andal, BNI secara
berkelanjutan bertransformasi bersama
masyarakat Indonesia, menghadirkan solusi
keuangan, digital, dan layanan internasional
yang unggul.
Reputasi dan Pengalaman Bank Nasional dengan
yang Unggul dalam Perbankan Kapasitas Global
Korporasi dan Kelembagaan Jaringan kantor BNI menjadi salah satu yang terluas di
luar negeri, berkedudukan di pusat bisnis dan keuangan
BNI memiliki DNA sebagai corporate banking dengan dunia, seperti Singapura, Hong Kong, Tokyo, New York,
keunggulan jaringan internasional, yang terpatri melalui London, dan Seoul. Di samping itu, BNI juga memiliki
pengalaman panjang dan reputasi global sebagai bank 3 kantor perwakilan di Osaka, Amsterdam, dan Sydney
nasional yang aktif mendukung pelaku usaha Indonesia serta Limited Purpose Branch di Singapura. Didukung
pada berbagai siklus ekonomi. Kredit kepada segmen oleh aliansi strategis dan jaringan bank koresponden di
korporasi masih menjadi segmen kredit dengan luar negeri, BNI memiliki reputasi global sebagai bank
porsi terbesar di BNI dengan share rata-rata 3 (tiga) nasional yang aktif menjembatani bisnis dan investasi
tahun terakhir sebesar 53,6%. Pada Desember 2024, dari Indonesia ke luar negeri dan dari luar negeri ke
komposisi kredit korporasi di BNI mencapai 56,8%. Indonesia. Sejalan dengan mandat yang diberikan
Pada segmen korporasi, BNI fokus melakukan ekspansi Pemerintah Indonesia agar BNI menjadi bank Indonesia
kepada debitur-debitur unggulan yang merupakan key dengan kapasitas global, BNI terus mengoptimalkan
industry player serta mengoptimalkan hubungan kerja keunggulan kompetitif ini untuk memfasilitasi pelaku
sama dengan kelembagaan. usaha, baik korporasi maupun Usaha Kecil Menengah
(UKM), pelaku ekspor untuk masuk ke pasar global, serta
melayani kebutuhan transaksi dan layanan finansial
diaspora Indonesia. Kantor Perwakilan di Sydney,
Australia, menjadi jaringan kantor luar negeri terbaru
yang dibuka Perseroan pada tanggal 5 September
2024. Kantor perwakilan ini merupakan kantor pertama
bank asal Indonesia di Australia, yang didirikan untuk
memfasilitasi perdagangan dan investasi antara
Indonesia dan Australia, serta mendukung komunitas
bisnis Indonesia di Australia.
4 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 7
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Ekosistem Digital yang Komprehensif dan Kompetitif
Layanan keuangan digital BNI tersedia melalui strategi Sementara itu, bagi nasabah korporasi, institusi, dan
one stop solution digital financial services, guna UMKM, pada tahun yang sama BNI juga meluncurkan
menjawab kebutuhan nasabah segmen consumer & kapabilitas baru dari BNIdirect. BNIdirect adalah platform
retail dan business banking secara end to end. Product digital yang dirancang untuk memberikan solusi transaksi
champion dari layanan digital BNI adalah wondr by BNI yang lengkap dan fleksibel.
untuk nasabah individual dan BNIdirect untuk nasabah
bisnis dan institusi. BNIdirect hingga akhir tahun 2024 telah mencatat
sebanyak 173 ribu pengguna.
Pada tahun 2024, BNI meluncurkan aplikasi wondr by BNI
sebagai realisasi perwujudan transformasi BNI dalam Di sisi lain, BNI juga mengembangkan layanan API
menghadirkan inovasi aplikasi perbankan untuk nasabah (Application Programming Interface) yang memberikan
perorangan dalam mempermudah transaksi sekaligus konektivitas lancar antara aplikasi pelanggan dan
perencanaan masa depan masyarakat yang lebih optimal. ekosistem digital BNI. Hingga saat ini, BNI memiliki 280
Dengan 3 Dimensi Keuangan (Transaksi, Insight, dan layanan API yang disetujui regulator, termasuk layanan
Growth) yang memberikan pengalaman pengguna yang seperti disbursement, collection, pembayaran, informasi
lebih baik dalam melakukan transaksi, rekap keuangan, rekening, dan pembukaan rekening digital. Selain layanan
pengecekan aset yang komprehensif, membayar tagihan, keuangan, API BNI juga mencakup fitur non-keuangan,
hingga mengirim uang ke luar negeri. Sampai dengan seperti proses Know Your Customer (KYC) dan data untuk
akhir 2024 wondr by BNI telah memiliki total pengguna penyaluran pinjaman digital.
sebanyak 5,4 juta users dengan porsi pengguna aktif dua
kali lebih tinggi dari active rate aplikasi sebelumnya (BNI
Mobile Banking).
Bank dengan Praktik Keuangan Jaringan Kantor Domestik yang
Berkelanjutan Terdepan di Tersebar Luas untuk Menggapai
Indonesia Seluruh Lapisan Masyarakat
Pada tahun 2024, BNI terus mewujudkan komitmennya Pada tahun 2024, BNI memiliki 1.780 Outlet (KC dan
dalam mendukung keuangan berkelanjutan dengan KCP), 13.388 ATM (tidak termasuk ATM di luar negeri),
menginternalisasi prinsip keuangan berkelanjutan pada dan 213.370 agen Branchless Banking (BNI Agen46)
nilai-nilai, budaya kerja, strategi, kebijakan operasional, yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam mengelola
serta sistem dan prosedur operasionalnya. BNI jaringan kantor, BNI memperhatikan penyebaran yang
menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan dilakukan efektif dan efisien, serta pengalihan transaksi perbankan
dalam bentuk peningkatan sustainable portfolio dan nasabah menuju channel digital, terutama BNI Mobile
pembiayaan kepada sektor ramah lingkungan, serta Banking yang menawarkan pengalaman bertransaksi
upaya proaktif dalam menekan emisi yang dihasilkan yang mudah, cepat, aman, dan nyaman. Saat ini, BNI
dari operasional dan bisnis. BNI secara proaktif mengembangkan format outlet flagship, digital first, dan
memperkenalkan Sustainability Linked Loan (SLL), thematic, yang menawarkan pengalaman perbankan
dengan salah satu aspek utama SLL adalah pemberian yang lebih cepat, unik, dan lengkap bagi nasabah. Dalam
insentif bagi nasabah yang mampu memperbaiki aspek mendukung keuangan inklusif, BNI Agen46 tersebar di
Environmental, Social & Governance (ESG) dalam 34.241 kelurahan/desa di seluruh Indonesia, termasuk
bisnis mereka. Hingga akhir tahun 2024, portofolio SLL daerah yang dikategorikan Terdepan, Terpencil, dan
telah mencapai Rp6,0 triliun. Untuk mendukung debitur Tertinggal (3T). Hingga akhir tahun 2024, BNI Agen46
dalam pelaksanaan transisi energi, BNI menempatkan mencatatkan volume transaksi sebesar Rp51,97 triliun
diri sebagai partner debitur melalui kegiatan BNI ESG dengan jumlah transaksi mencapai 79,35 juta.
Sustainability & Transition (BEST) Event dan TKBI
Technical Assistant Workshop bagi debitur di sektor
energi. Lebih lanjut, berkaitan dengan praktik keuangan
berkelanjutan, BNI saat ini memiliki MSCI ESG Rating
di BBB yang dikaitkan dengan manajemen tenaga kerja
yang kuat, perilaku perusahaan, dan privasi & keamanan
data, serta mempertahankan Risiko Sedang dari Peringkat
Risiko ESG Sustainalytics. [ACGS B.4.3]
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
5
Page 8
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jejak
Langkah
1946
Berdirinya PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk sebagai bank pertama milik
Negara, berfungsi sebagai bank sentral
dan bank umum.
1997
1950 Krisis moneter melanda Asia dan Indonesia.
Sebagaimana bank-bank lain, Selain itu BNI
BNI sebagai bank pembangunan dan diberikan hak juga terkena dampak negatif krisis tersebut, hal
untuk bertindak sebagai bank devisa. ini tercermin dari menurunnya indikator kinerja
finansial.
1955 1999
BNI memperoleh tambahan modal dari
BNI diubah menjadi bank umum Pemerintah melalui program rekapitalisasi
dan membuka cabang pertama perbankan. BNI berhasil memperoleh sertifikat
di luar negeri yang terletak di ISO 9002 sebagai pengakuan standar kualitas
Singapura. yang meliputi Unit Pemrosesan Bersama (UPB).
1960
BNI mendukung perekonomian Indonesia dan
memperkenalkan berbagai layanan perbankan
seperti Bank Terapung dan Bank Keliling.
1968
Sebagai bank umum dengan nama “Bank
Negara Indonesia 1946”, BNI mendapatkan
tugas memperbaiki ekonomi rakyat Indonesia
serta berpartisipasi dalam pembangunan
ekonomi nasional dengan memberdayakan
berbagai sektor industri di Indonesia.
1986
BNI melaksanakan restrukturisasi operasional
dan pembenahan korporasi, termasuk
menyusun visi dan misi serta Performance
Improvement Program (PIP).
1989
Peluncuran logo baru BNI
berupa “bahtera berlayar di
tengah samudra” sebagai
cerminan dan ungkapan
harapan Bank.
6 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 9
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2004
BNI meluncurkan logo dan
identitas korporat baru sejalan
dengan upaya membangun
2013
citra Bank yang kokoh dalam
menghadapi persaingan.
BNI melakukan kemitraan strategis dengan
Sumitomo Life Insurance Company yang membeli
2007 saham baru yang diterbitkan PT BNI Life Insurance
senilai Rp4,2 triliun.
BNI menerbitkan saham baru yang dicatatkan
di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya
bersamaan dengan program divestasi saham
2014
pemerintah. Dengan selesainya kedua program Laba Bersih BNI untuk pertama kalinya menembus
tersebut, kepemilikan publik meningkat menjadi angka dua digit sebesar Rp10,8 triliun sebagai salah
23,64%. satu hasil program transformasi BNI yang dilakukan
sejak 2008.
2008
Di bawah tim Manajemen yang baru, BNI
melangkah meningkatkan nilai di tengah
tantangan krisis ekonomi global, dengan
memperkuat landasan finansial melalui 5 (lima)
strategi utama yaitu kecukupan pencadangan
kerugian, peningkatan kualitas aktiva, fokus
pada profitabilitas, menciptakan model bisnis
yang berkelanjutan, serta mempertahankan
struktur biaya yang efisien.
2009
Pemegang saham BNI menyetujui untuk
memisahkan Unit Usaha Syariah BNI menjadi
entitas bisnis yang independen.
2010
BNI menerbitkan saham baru melalui Penawaran
Umum Terbatas (Rights Issue) sehingga kepemilikan
publik meningkat menjadi 40%.
2012
BNI menerbitkan Global Bond melalui kantor
cabang London senilai USD500 juta. Global Bond ini
didaftarkan pada Bursa Efek Singapura.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
7
Page 10
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2015 2020
Dalam rangka menyesuaikan diri BNI melakukan restatement Visi “Menjadi Lembaga
dengan perubahan lingkungan usaha Keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja
yang dinamis, memenuhi kebutuhan secara berkelanjutan” dan restatement Misi,
seluruh pemangku kepentingan, menjadi “Memperkuat layanan prima dan solusi
dan menyelaraskan dengan regulasi digital kepada seluruh nasabah selaku mitra
terkait pengelolaan konglomerasi bisnis pilihan utama” dan “Memperkuat layanan
lembaga keuangan, BNI melakukan internasional untuk mendukung kebutuhan mitra
restatement visinya: “Menjadi bisnis global.” Hal ini dilakukan untuk memperkuat
Lembaga Keuangan yang Unggul keunggulan BNI dalam bisnis internasional melalui
dalam Layanan dan Kinerja”. jaringan di luar negeri dan dalam negeri, kerja sama
partnership serta pengembangan digital banking
2016
dalam menjawab tantangan dan persaingan agar
BNI selalu unggul dalam layanan dan kinerja
secara berkesinambungan. Selain itu, dalam rangka
Untuk kedua kalinya laba bersih BNI mendukung terbentuknya Bank syariah nasional
mencapai dua digit sebesar Rp11,4 yang berkapasitas global maka BNI bersama Bank
triliun dengan fundamental yang lebih BRI dan Bank Mandiri menandatangani Perjanjian
baik, ditunjukkan dengan coverage ratio Penggabungan BNI Syariah dengan Mandiri Syariah
mencapai 146% dan CAR 19,4%. dan BRI Syariah.
2017 2021
• Penerbitan Tier 2 Subordinated Notes (BNI
Penerbitan Obligasi Berkelanjutan I BNI Tahap I
Tier 2 Capital Bond 2021) di Bursa Efek
Tahun 2017 dengan nilai Rp3 triliun jangka waktu
Indonesia sebesar USD500 juta dengan bunga
5 tahun dengan kupon sebesar 8% per annum.
sebesar 3,75%, serta Additional Tier 1 (“AT-1”)
Obligasi BNI diterbitkan pada tanggal 11 Juli 2017
Perpetual Non-Cumulative Capital Securities
dan listing di BEI pada tanggal 12 Juli 2017.
di Singapore Stock Exchange sebesar
USD600 juta dengan imbal hasil sebesar
2018 4,3% per tahun. Penerbitan Efek Modal AT-1
menjadi monumental karena BNI menjadi
bank pertama di Indonesia yang menerbitkan
Penerbitan Medium Term Notes instrumen permodalan Additional Tier 1.
(MTN) Subordinasi I BNI Tahun 2018 • Penguatan Visi BNI, dari sebelumnya ”Menjadi
dengan nilai Rp100 miliar jangka Lembaga Keuangan yang Unggul dalam
waktu 5 tahun dengan tingkat bunga Layanan dan Kinerja secara Berkelanjutan”,
tetap sebesar 8% per annum. MTN menjadi “Menjadi Lembaga Keuangan yang
telah dicatat oleh OJK dengan tanggal Terunggul dalam Layanan dan Kinerja secara
efektif 8 Juni 2018. Berkelanjutan”. Terdapat penambahan kata
imbuhan “Ter” pada kata “Unggul” yang
2019
menunjukkan komitmen BNI untuk menjadi
yang paling unggul.
• Penggabungan PT Bank BNI Syariah ke dalam
PT Bank BRI Syariah bersama PT Bank Mandiri
BNI menjadi Bank BUMN pertama yang meluncurkan
Syariah menjadi PT Bank Syariah Indonesia
layanan pembukaan rekening secara digital melalui
Tbk ("BSI")
aplikasi mobile banking. Penerbitan Negotiable
• BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”), entitas anak
Certificates of Deposit (NCD) dengan nilai Rp2,39
dari PT BNI Sekuritas, resmi beroperasi di
triliun pada tanggal 25 September 2019.
Singapura.
8 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 11
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2022 2024
• BNI melakukan akuisisi atas PT Bank Mayora. • Pada tanggal 5 Juli 2024, BNI meluncurkan aplikasi
Bank Mayora akan ditransformasi menjadi wondr by BNI. Peluncuran wondr by BNI tersebut
bank digital yang mendukung pengembangan merupakan realisasi perwujudan transformasi BNI
digital BNI dan difokuskan pada segmen Usaha dalam menghadirkan inovasi aplikasi perbankan untuk
Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). menjawab berbagai tantangan dalam meraih tujuan
• Pendirian PT BNI Modal Ventura atau disebut finansial masa depan.
“BNI Ventures” sebagai strategi BNI untuk • BNI melakukan transformasi pada wholesale
mendukung perkembangan ekosistem digital digital platform BNIdirect sebagai langkah strategis
di Indonesia. untuk mengoptimalkan layanan digital wholesale.
• Penambahan penyertaan modal pada PT Bank Transformasi ini menyatukan berbagai layanan
Syariah Indonesia Tbk, di mana kepemilikan transaksi digital yang sebelumnya tersebar di platform
saham milik BNI di BSI terdilusi menjadi terpisah menjadi satu platform yang komprehensif dan
sebesar 23,24%. terpadu, sehingga dapat memberikan efisiensi serta
• Penerbitan Obligasi Berwawasan Lingkungan kemudahan akses bagi nasabah.
(Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia • BNI melakukan relokasi kantor luar negeri (KLN)
(Persero) Tbk Tahun 2022 dengan jumlah pokok Singapura ke lokasi yang lebih strategis. Selain relokasi,
Rp5 triliun. Obligasi ini menjadi produk Green BNI memperoleh hak penamaan atas gedung menjadi
Bond perdana di Indonesia yang dirilis dalam BNI Tower, efektif per tanggal 23 Juli 2024. Kehadiran
bentuk mata uang Rupiah. gedung baru ini diharapkan dapat memudahkan
nasabah dalam menjangkau layanan finansial BNI.
• Sebagai bentuk komitmen BNI untuk memperluas
jangkauan pelayanan perbankan, maka pada tanggal
5 September 2024, BNI meresmikan Kantor Perwakilan
BNI di Sydney, Australia. BNI merupakan bank pertama
dari Indonesia yang membuka kantor di Australia.
• Sebagai bagian dari strategi BNI untuk mendiversifikasi
sumber pendanaan dan mendukung langkah strategis
2023
Perseroan dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis,
maka BNI menerbitkan Global Bonds senilai USD500
juta atau setara Rp7,9 triliun, yang termasuk bagian
• 10 Oktober 2023, BNI melakukan aksi dari penerbitan Euro Medium Term Note (EMTN). Minat
korporasi berupa Pemecahan Saham atau investor yang sangat tinggi tercermin pada kelebihan
stock split dengan rasio 1:2 berlaku efektif permintaan (oversubscribe) hingga 6,4x saat Initial
pada Bursa Efek Indonesia. Aksi korporasi Pricing Guidance (IPG).
ini dilakukan dalam rangka meningkatkan
demand atas saham BNI dengan memperluas
basis investor.
• Pasar merespons positif atas aksi korporasi
ini, terbukti dengan menguatnya harga
saham BNI sehingga nilai kapitalisasi pasar
BNI di akhir tahun 2023 mencapai Rp200,5
triliun, meningkat hingga 16,5% dibandingkan
akhir tahun 2022 sebesar Rp172,0 triliun.
Nilai kapitalisasi pasar ini merupakan yang
tertinggi dalam sejarah BNI sejak melantai di
Bursa Efek Indonesia.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
9
Page 12
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Highlight 2024:
Transformasi BNI
Dalam upaya untuk melakukan
transformasi bisnis secara
menyeluruh pada semua aspek, BNI
telah melaksanakan Program BNI
Corporate Transformation selama
6 wave dari April 2021 hingga April
2024. Setelah periode Program BNI
Corporate Transfomation berakhir,
transformasi tetap dilakukan secara
berkelanjutan yang diselaraskan
dengan Rencana Jangka Panjang/
Corporate Plan 2024 – 2028 dengan
aspirasi BNI tahun 2028 yaitu “The
Bank with Best Technology & People
at the Core to Serve You”. Arah
strategi tersebut menjadi unique
value propositions yang akan
dibangun BNI di masa mendatang
dengan memfokuskan pada 3 (tiga)
area, yaitu Productivity, Platform,
dan Proposition. Dalam mencapai
aspirasi tersebut, terdapat beberapa
inisiatif strategis yang dilaksanakan.
10 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 13
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Business Productivity Digital & Operation
Penguatan Jaringan Bisnis melalui Digitalisasi end to end proses bisnis
Optimalisasi Outlet kredit yang berkelanjutan untuk
mendukung pertumbuhan bisnis yang
Transformasi channel/cabang serta e-channel BNI
untuk meningkatkan customer experience nasabah
berkualitas
serta optimalisasi fungsi Frontliner di outlet untuk
mendukung pencapaian bisnis outlet melalui aktivitas Penyempurnaan end to end credit tools melalui
edukasi layanan dan produk, up selling/cross selling, pengembangan credit tools yang terintegrasi dengan
referral produk-produk BNI dan Anak Perusahaan, dan core banking dan surrounding untuk meningkatkan
follow up data leads. kualitas kredit, efisiensi dan efektivitas kerja dalam
proses kredit namun tetap mengedepankan prudential
banking.
BNI Sebagai Orkestrator Bisnis
Indonesia Ke Global Market Pengembangan Digital Platform baru
dilakukan sebagai bagian dari upaya
BNI Xpora memperkuat peran BNI sebagai bank global
dengan memberikan akses UKM Indonesia ke pasar peningkatan customer experience
global melalui kantor luar negeri, mitra internasional,
pelatihan, pendampingan, serta solusi pembiayaan Development dan enhancement product/fitur/channel
fleksibel, guna mendukung ekspor dan ekspansi bisnis transaction banking yang berfokus pada customer
melalui pilar Go Productive, Go Digital, dan Go Global. convenience dan sistem yang reliable dan secure.
Human Capital
Penguatan Human Capital untuk Peningkatan produktivitas melalui perubahan
behaviour dan ritme kerja di Commercial Business Center (CMC), Kantor Wilayah,
Retail Productive Business Center (RCC), dan Kantor Cabang
Penguatan human capital melalui perubahan behaviour dan ritme kerja di CMC, Wilayah, Kantor Cabang, dan
RCC yang diukur berdasarkan matriks leading indicator untuk mendorong sales/RM yang lebih militan & in-the-
market serta leaders yang hands-on dengan ownership yang tinggi.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
11
Page 14
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Highlight 2024:
wondr by BNI
Pada bulan Juli 2024 tepatnya pada tanggal 5 Juli
2024 BNI telah merilis wondr by BNI, aplikasi mobile
banking baru yang telah dilengkapi dengan teknologi
terkini dengan standar global, menawarkan layanan
yang lebih personal dan disesuaikan dengan
kebutuhan setiap nasabah dalam mengelola
keuangan dan melakukan perencanaan masa
depan. Tagline wondr by BNI yaitu “Jadiin maumu”
diartikan sebagai suatu aplikasi yang dapat
membantu nasabah mewujudkan tujuan finansial
yang diinginkan dengan memberikan pengalaman
perbankan yang lebih praktis. Aplikasi wondr by BNI
dilengkapi dengan 3 Dimensi Keuangan yang unik
(Transaksi, Insight, dan Growth), yang mencerminkan
konsep masa kini, masa lalu, dan masa depan untuk
dapat memberikan pengalaman perbankan terbaik
dalam bertransaksi dan merencanakan masa depan.
Dimensi pertama, Transaksi, memudahkan
pengguna untuk melakukan aktivitas perbankan
di masa kini seperti transaksi sehari-hari layaknya
transfer domestik, transfer luar negeri, transfer
valas, top-up e-wallet, top-up TapCash, pembayaran
QRIS, pembayaran tagihan bulanan (PLN, PDAM),
pembelian pulsa dan paket data, pembayaran biaya
kuliah, donasi dan amal, angsuran BNI Finance
maupun pengaturan jadwal transfer yang semuanya
dapat dilakukan hanya dalam tiga langkah sederhana
untuk memberikan pengalaman bertransaksi yang
lebih praktis. wondr by BNI juga menghadirkan fitur
Lifestyle sebagai solusi untuk kebutuhan gaya hidup
modern, seperti pemesanan dan pembelian tiket
kereta cepat ”Whoosh” Jakarta-Bandung. Nasabah
juga dapat melihat seluruh aset yang dimilikinya
dalam ekosistem BNI dan Perusahaan Anak seperti
Tabungan dan Giro, Tabungan Berjangka, Deposito,
Investasi (Reksa Dana, Obligasi, Saham), DPLK, dan
Bancassurance di satu layar.
12 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 15
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dimensi kedua, Insight, diperuntukkan untuk dapat membantu nasabah dalam melakukan pengecekan
historis pemasukan dan pendapatan di masa lalu dengan lebih mudah. Dilengkapi dengan analisis dan
rekap keuangan mendalam sesuai periode yang ditentukan nasabah dari seluruh transaksi yang dilakukan
di seluruh channel BNI baik melalui ATM, EDC dan juga digital channel, fitur ini diharapkan dapat membantu
nasabah memahami pola pengeluaran dan mengidentifikasi detail finansial yang telah dilakukan untuk
dapat merencanakan keuangan lebih baik.
Dimensi ketiga, Growth, berfokus pada perencanaan masa depan dengan menyediakan berbagai pilihan
produk finansial yang hyper-personalized sesuai dengan kebutuhan dan risk profile Nasabah. wondr by
BNI dapat membantu nasabah merencanakan masa depan dengan berbagai produk seperti membuka
Tabungan Berjangka atau Life Goals (Tapenas) yang dapat disesuaikan sesuai tujuan tabungan, seperti dana
pendidikan, liburan, wisata religi, uang muka rumah, pembelian gadget, pembelian kendaraan, tabungan
pernikahan atau tabungan lainnya dengan opsi perencanaan yang dapat disesuaikan berdasarkan target
atau anggaran bulanan. Nasabah juga dapat membuka Deposito dengan pilihan mata uang IDR, USD, dan
SGD. Transaksi investasi Reksa Dana dapat dengan mudah dilakukan melalui wondr by BNI dengan pilihan
produk yang menyesuaikan risk profile dari masing-masing nasabah.
Hadirnya wondr by BNI merupakan realisasi perwujudan transformasi BNI dalam menghadirkan inovasi
aplikasi perbankan untuk nasabah perorangan dalam mempermudah transaksi sekaligus perencanaan masa
depan masyarakat yang lebih optimal. wondr by BNI diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan
kegiatan perbankan masyarakat yang lebih komprehensif dalam membantu merencanakan masa depan
sesuai dengan aspirasi setiap individu.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
13
Page 16
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Highlight 2024:
Transformasi
BNIdirect
Tahun ini menandai langkah strategis BNI dalam mengoptimalkan layanan digital melalui transformasi
BNIdirect, platform digital wholesale unggulan. Sebelumnya, layanan transaksi digital tersebar di
berbagai platform, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi
dan kemudahan akses bagi nasabah. Transformasi ini telah menjadikan BNIdirect sebagai platform yang
lebih komprehensif, terpadu, dan selaras dengan kebutuhan bisnis modern. Langkah ini mencerminkan
komitmen BNI dalam memperkuat perannya sebagai mitra terpercaya dalam mendukung digitalisasi dan
pertumbuhan bisnis di era yang semakin kompetitif.
2024 The New Cash
Memperkenalkan: Management
Single Sign-On
Supply
Receivables Chain
Financial Dashboard
Digital Onboarding
“One-stop solution for every aspect of business”
Trade Foreign
Mendukung pertumbuhan bisnis pelanggan Exchange
dengan solusi finansial yang efisien hanya
dalam satu akses.
Misi Transformasi BNIdirect Perjalanan Transformasi BNIdirect
Dalam mentransformasi BNIdirect, BNI berfokus Sejak diluncurkan pada 2009, BNIdirect terus
pada empat pilar utama yang menjadi inti dari bertransformasi untuk menjawab kebutuhan
solusi ini: nasabah yang semakin kompleks. Awalnya hadir
1. Otomasi Proses Transaksi: Mengurangi beban sebagai layanan perbankan korporasi berbasis
operasional melalui proses otomatis yang internet, platform ini terus berkembang dengan
meningkatkan produktivitas dan mengurangi menghadirkan berbagai inovasi guna meningkatkan
risiko kesalahan manual. kemudahan, kecepatan, dan keamanan dalam
2. Efisiensi Operasional Nasabah: Memberikan mendukung operasional bisnis.
kemudahan bagi nasabah dalam mengelola
aktivitas keuangan secara cepat dan akurat. Transformasi BNIdirect merupakan langkah strategis
3. Integrasi Layanan dalam Satu Platform: BNI untuk menciptakan platform digital yang
Menggabungkan semua kebutuhan transaksi terintegrasi. Berbagai solusi digital wholesale yang
dalam satu akses yang terpadu. sebelumnya tersebar di beberapa platform, seperti
4. Keamanan Maksimal: Mengadopsi teknologi Cash Management, Receivables, Supply Chain,
terkini untuk melindungi data dan transaksi Trade, dan Foreign Exchange, kini disatukan dalam
nasabah dari ancaman keamanan. satu portal terpadu. Pendekatan ini memberikan
14 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 17
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
akses yang lebih mudah, meningkatkan efisiensi • Basis Giro yang Kuat dan Sustain: Peningkatan
operasional, dan menyederhanakan pengelolaan berkelanjutan dalam volume transaksi melalui
transaksi nasabah. Transformasi ini juga New BNIdirect membantu memperluas basis
memperkuat keandalan layanan guna memenuhi dana murah, menciptakan ekosistem yang lebih
kebutuhan bisnis secara berkelanjutan di era digital. solid dan mendukung kestabilan dana untuk
pertumbuhan bisnis secara berkesinambungan.
Dengan antarmuka yang intuitif dan kapabilitas • Fee-Based Income (FBI): Seiring dengan
yang terus dikembangkan, BNIdirect memastikan meningkatnya aktivitas transaksi pada platform
setiap segmen nasabah, baik korporasi maupun BNIdirect, BNI memperkuat kontribusi fee-
UMKM, mendapatkan solusi yang lebih terstruktur based income yang dihasilkan, mendukung
dan aman untuk mengelola transaksi keuangan. keberlanjutan bisnis dan ekspansi layanan bagi
nasabah.
Manfaat bagi Nasabah • Penguatan Posisi di Pasar Wholesale: Dengan
BNIdirect yang baru dirancang untuk memberikan berbagai inovasi digital dan fokus pada layanan
nilai tambah yang nyata bagi berbagai segmen yang lebih terintegrasi, BNI terus memperkuat
nasabah. Dengan mendukung likuiditas usaha, posisinya sebagai pemimpin di sektor perbankan
efisiensi pengelolaan keuangan, dan memberikan wholesale, baik secara nasional maupun
visibilitas penuh atas keuangan, BNIdirect membantu internasional, dengan memberikan solusi yang
nasabah mengambil keputusan yang lebih cepat dirancang untuk memenuhi kebutuhan bisnis
dan tepat. Selain itu, platform ini memperkuat yang dinamis.
kemampuan nasabah dalam memberdayakan bisnis
lokal dan global, sekaligus membangun hubungan Menuju Masa Depan Digital
jangka panjang dengan mitra usaha. BNIdirect adalah bukti komitmen BNI dalam
mendukung ekosistem bisnis yang lebih efisien,
Dampak Bisnis yang Berkelanjutan bagi BNI terpercaya, dan terintegrasi. Dengan pendekatan
BNIdirect tidak hanya memberikan kemudahan yang customer-centric, platform ini memastikan
transaksi tetapi juga berkontribusi pada nasabah dapat fokus pada pengembangan bisnis
pertumbuhan bisnis nasabah dan BNI itu sendiri: tanpa harus mengkhawatirkan kompleksitas
• Peningkatan Loyalitas Nasabah: Dengan transaksi keuangan.
menyediakan solusi perbankan yang lebih
terintegrasi, modern, dan efisien, BNI mempererat Melalui inovasi ini, BNI tidak hanya menghadirkan
hubungan dengan nasabah, membangun solusi finansial, tetapi juga menjadi mitra strategis
kepercayaan, dan menciptakan hubungan kerja yang mendukung nasabah dalam mencapai tujuan
sama jangka panjang. mereka. Bersama BNIdirect, BNI mengarahkan bisnis
nasabah menuju ketinggian baru, menciptakan
masa depan yang lebih cerah bagi semua pihak
yang terlibat.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
15
Page 18
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pencapaian
2024
Adaptif dalam menghadapi lingkungan bisnis yang dinamis
di 2024 berbekal fundamental keuangan yang sehat dan
platform digital yang kompetitif, BNI melakukan akselerasi
pertumbuhan bisnis baik dari sisi tabungan, penyaluran kredit,
dan transaksi nasabah, sehinggga memberikan hasil yang baik
pada tahun 2024, serta membuat BNI terus bertumbuh positif
dalam memberikan yang terbaik bagi nasabah, pemegang
saham, dan seluruh pemangku kepentingan.
Rp257,5 Triliun Rp775,9 Triliun
Jumlah tabungan Jumlah kredit yang disalurkan
tumbuh 11,0% dibandingkan tumbuh 11,6% dibandingkan
tahun sebelumnya sebesar tahun sebelumnya sebesar
Rp232,0 triliun. Rp695,1 triliun.
Kinerja transaction banking yang solid dalam mendukung CASA
Wholesale segment transaction banking
Jumlah User BNIdirect (dalam ribu) Jumlah Transaksi BNIdirect (dalam juta)
173 1.257
151
921
14,2 % 36,5 %
2023 2024
YoY 2023 2024
YoY
Retail segment transaction banking
Jumlah User (dalam juta) Jumlah Transaksi (dalam juta)
23,4 1.574
BNI Mobile
195 Banking
5,3
16,2 1.043 wondr by BNI
18,1 1.379
44,4 % 50,9 %
2023 2024
YoY 2023 2024
YoY
16 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 19
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Rp66,6 Triliun Rp64,5 Triliun
Jumlah pendapatan bunga Jumlah pendapatan
meningkat 8,3% dibandingkan
operasional
tahun sebelumnya sebesar meningkat 2,8% dibandingkan
Rp61,5 triliun. tahun sebelumnya sebesar
Rp62,7 triliun.
2,0 % 1,1 %
Rasio Non Performing Credit Cost
Loan (NPL) (Bruto)
pembentukan CKPN terhadap
turun 0,1% dibandingkan tahun total kredit (credit cost) turun
sebelumnya sebesar 2,1%. 0,3% sejalan dengan perbaikan
kualitas aset.
Rp21,5 Triliun 21,4 %
Laba tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada Rasio Kewajiban Penyediaan
Modal Minimum (KPMM)
pemilik entitas induk
Jauh di atas batas minimum
meningkat 2,7% dibandingkan yang dipersyaratan regulator
tahun sebelumnya sebesar di 13,8%
Rp20,9 triliun.
AAA /Stable BBB- /Stable
Peringkat Corporate Rating yang Peringkat Corporate Rating
diberikan PEFINDO yang diberikan Fitch
BBB /Stable Baa2 /Stable
Peringkat Corporate Rating
Peringkat Corporate Rating yang
yang diberikan S&P
diberikan Moodys
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
17
Page 20
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Daftar
Isi
Transforming the Future, Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik (AP) dan
Kantor Akuntan Publik (KAP) beserta Jaringan/Asosiasi/ 202
Empowering Indonesia Aliansi
Lembaga dan/atau Profesi Penunjang Pasar Modal 202
Kesinambungan Tema 2
Informasi yang Tersedia pada
Keunggulan Kompetitif BNI 4 205
Situs Web BNI
Jejak Langkah 6
Penghargaan dan Sertifikasi 208
Highlight 2024: Transformasi BNI 10
Highlight 2024: wondr by BNI 12
Highlight 2024: Transformasi BNIdirect 14 Analisis & Pembahasan
Pencapaian 2024 16
04 Manajemen atas Kinerja
01 Performa 2024
Ikhtisar Data Keuangan Penting 22
Bank
Tinjauan Perekonomian dan Industri
Kebijakan Strategis BNI Tahun 2024
220
226
Ikhtisar Kinerja Bisnis 28 Tinjauan Operasi per Segmen Usaha 228
Informasi Saham 31 Digital Banking 282
Ikhtisar Obligasi, Sukuk, dan/atau Obligasi Konversi 34 Tinjauan Kinerja Keuangan Komprehensif 300
Sumber Pendanaan Lainnya 36 Komitmen dan Kontinjensi 331
Kilas Peristiwa 2024 38 Transaksi Spot, Derivatif dan Fasilitas Lindung Nilai 333
02 Laporan Manajemen
Aset Bank yang Dijaminkan 335
Suku Bunga Dasar Kredit 336
Kemampuan Membayar Utang 339
Laporan Dewan Komisaris 45 Tingkat Kolektibilitas Piutang Perusahaan/Tingkat
Laporan Direksi 57 340
Kolektibilitas Pinjaman
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris tentang Pengelolaan Risiko Kredit 343
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2024 PT Bank 76 Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen atas
Negara Indonesia (Persero) Tbk Struktur Modal serta Praktik Manajemen Risiko terkait 352
Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang Tanggung Permodalan
Jawab atas Laporan Tahunan 2024 PT Bank Negara 77 Ikatan yang Material untuk Investasi Barang Modal 354
Indonesia (Persero) Tbk
Investasi Barang Modal yang Direalisasikan dalam
356
03 Profil Perusahaan
Tahun Buku Terakhir
Properti untuk Investasi 357
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi setelah
Informasi Umum Perusahaan 80 357
Tanggal Laporan Akuntan
Identitas Perusahaan 83 Pencapaian Target Tahun 2024 358
Riwayat Singkat Perusahaan 84 Informasi Kelangsungan Usaha 361
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan 86 Rincian Masalah yang Timbul di Tahun 2024 364
Kegiatan Usaha 90 Prospek Usaha Tahun 2025 365
Wilayah Operasional Perusahaan 94 Proyeksi Kinerja Tahun 2025 367
Struktur Organisasi Perusahaan 96 Aspek Pemasaran 369
Daftar Keanggotan Asosiasi 98 Kebijakan Dividen dan Pembagiannya 373
Profil Dewan Komisaris 100 Kontribusi BNI Terhadap Pembangunan Nasional 376
Profil Direksi 114 Informasi tentang Realisasi Penggunaan Dana Hasil
377
Informasi Perubahan Susunan Anggota Direksi dan/atau Penawaran Umum
Anggota Dewan Komisaris yang Terjadi Setelah Tahun 129 Negotiable Certificate of Deposit (NCD) Rupiah & Valas 384
Buku
Informasi Material Mengenai Corporate Action,
Profil Senior Executive President 130 Investasi, Ekspansi, Divestasi, Penggabungan Usaha, 385
Profil Pejabat Eksekutif 134 Akuisisi, dan/atau Restrukturisasi Utang/Modal
Demografi Pegawai 156 Informasi Transaksi Material yang Mengandung
Struktur dan Komposisi Pemegang Saham 168 Benturan Kepentingan dan/atau Transaksi Afiliasi 387
dengan Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi
Informasi Pemegang Saham Utama dan Pengendali
174 Larangan, Batasan dan/atau Hambatan Signifikan untuk
Perusahaan
Melakukan Penyediaan Dana antara Bank dan Entitas 397
Daftar Perusahaan Anak, Perusahaan Cucu, dan/atau
176 Lain dalam Suatu Kelompok Usaha
Perusahaan Asosiasi
Perubahan Peraturan Perundang-undangan yang
Struktur Kelompok Usaha Perusahaan 188 398
Berpengaruh Signifikan terhadap BNI
Kronologis Pencatatan Saham 190
Perubahan Kebijakan Akuntansi dan Dampaknya
Kronologis Pencatatan Efek Lainnya 192 410
Terhadap BNI
Tingkat Kesehatan Bank 411
Laporan Penggunaan Tambahan PMN 412
Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional atau Penugasan
413
Lain
18 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 21
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
05 Fungsi Penunjang Bisnis
Perlindungan Hak Kreditur 1053
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan 1054
Transparansi Tata Cara Pengaduan Nasabah dan
Human Capital 416 1055
Penyelesaian Sengketa kepada Nasabah
Teknologi Informasi 432
Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi 1058
Tata Kelola Teknologi Informasi 444
Kebijakan Insider Trading dan Benturan Kepentingan 1059
Digitalisasi Layanan 451
Pembelian Kembali (Buyback) Saham dan Obligasi 1061
Jaringan dan Layanan 459
Penyimpangan Internal (Internal Fraud) 1062
Customer Experience Center 460
Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka Panjang
Data Management & Analytics 463 1064
Berbasis Kinerja
Fungsi Kualitas Layanan 466 Kebijakan Pengungkapan Informasi Kepemilikan Saham
1070
Dewan Komisaris dan Direksi Serta Pelaksanaannya
Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) 1080
06
Permodalan
Permodalan dan Praktik
Manajemen Risiko
474
Rencana Strategis Bank
Transparansi Penyampaian Laporan
Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara
1084
1091
1092
Negara (LHKPN)
Praktik Manajemen Risiko 476
Praktik Bad Corporate Governance 1094
Pengungkapan Eksposur Risiko 518
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi 1095
07 Tata Kelola Perusahaan
Pelaksanaan Penerapan Aspek dan Prinsip Tata Kelola
1104
Perusahaan Sesuai Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
Penerapan Pedoman Umum Governansi Korporat
Pencapaian Terbaik Penerapan Tata Kelola Perusahaan 604 1111
Indonesia (PUGKI)
Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan Secara Pelaksanaan Penerapan ASEAN Corporate Governance
605 1138
Berkelanjutan Scorecard
Keterkaitan Penerapan Tata Kelola Perusahaan dengan Penerapan Prinsip Tata Kelola Perusahaan untuk Bank
610 1147
Kinerja Bank Sesuai Standar Basel Committee On Banking Supervision
Governance Framework 611
Struktur dan Mekanisme
612
Tata Kelola Perusahaan
Peningkatan Kualitas Penerapan GCG
secara Berkelanjutan
Rapat Umum Pemegang Saham
615
630
08 Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan Perusahaan
Dewan Komisaris 652 Komitmen dan Kebijakan Penerapan Program Tanggung
1154
Jawab Sosial dan Lingkungan
Komisaris Independen 699
Penugasan Khusus 1167
Direksi 703
Penilaian Kinerja Direksi dan Dewan Komisaris 763
Nominasi dan Remunerasi
Keberagaman Direksi dan Dewan Komisaris
Pengungkapan Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris,
768
788
790
09 Komitmen ESG
Kilas Kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST)
Direksi, dan Pemegang Saham Pengendali 1172
BNI 2024
Komite Di Bawah Dewan Komisaris 792 Perkembangan Penerapan LST BNI 2024 1173
Organ Pendukung Dewan Komisaris 858 Komitmen Penerapan LST 1176
Komite Di Bawah Direksi 862 Pengelolaan Risiko LST BNI 1178
Organ Pendukung Direksi 899 Penanggung Jawab Penerapan LST di BNI 1182
Sistem Pengendalian Internal 938 Pengawasan dan Evaluasi Penerapan LST BNI 1184
Sistem Manajemen Risiko 946 Penerapan Keuangan Berkelanjutan di
1185
Tata Kelola Manajemen Risiko Terintegrasi 971 Perusahaan Anak
Audit Eksternal 978 Indeks LST: Ringkasan Praktik Keberlanjutan BNI 1192
Permasalahan Hukum 983
Sanksi Administratif
Pelanggaran Hukum Terkait Ketenagakerjaan, Konsumen,
Kepailitan, Komersial, Persaingan dan/atau Masalah
989
989
10 Laporan Keuangan
Laporan Keuangan 1198
Lingkungan Lampiran Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
Akses Informasi dan Data Perusahaan 990 1521
Republik Indonesia No. 9/SEOJK.03/2020
Kerangka Governansi, Pengelolaan, dan Pengendalian Referensi Silang SEOJK No. 16 /SEOJK.04/2021 1525
1027
Aspek Perpajakan
Program Antipencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
Terorisme, Dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi 1028
Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM)
Kebijakan Anti Korupsi 1033
Kebijakan Anti Gratifikasi & Anti Suap 1035
Kebijakan Pengadaan Barang dan/atau Jasa 1039
Kode Etik Perusahaan 1044
Penyediaan Dana untuk Kegiatan Sosial dan Politik 1048
Penyediaan Dana Untuk Pihak-Pihak Terkait (Related
1049
Party) dan Penyediaan Dana Besar (Large Exposure)
Pemberian Kredit kepada Pihak Terkait 1051
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
19
Page 22
01
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Performa
2024
Ikhtisar Data Keuangan Penting 22
Ikhtisar Kinerja Bisnis 28
Informasi Saham 31
Ikhtisar Obligasi, Sukuk, dan/atau
34
Obligasi Konversi
Sumber Pendanaan Lainnya 36
Kilas Peristiwa 2024 38
Performa
2024
20 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 23
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
21
Page 24
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ikhtisar
Data Keuangan Penting [ACGS C.2.2]
POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali
2024 2023 2023-2024 2022 2021*) 2020**) 2020
dinyatakan lain
(%)
Aset
Kas 13.710 11.207 22,3 13.448 13.684 16.908 17.324
Giro pada Bank Indonesia 51.669 65.256 (20,8) 82.922 48.682 33.550 35.066
Giro pada Bank Lain – Neto 22.074 35.023 (37,0) 15.922 19.570 15.678 16.108
Penempatan pada Bank Lain - Neto 17.076 43.794 (61,0) 51.569 92.290 56.141 61.329
Efek-efek – Neto 48.534 37.165 30,6 28.556 25.803 22.632 29.687
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji
7.972 13.951 (42,9) 16.631 22.011 8.666 8.666
Dijual Kembali – Neto
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya
13.243 18.999 (30,3) 20.729 19.563 17.894 17.894
- Neto
Tagihan Akseptasi – Neto 15.926 17.091 (6,8) 18.912 20.543 20.499 20.576
Tagihan Derivatif – Neto 1.793 996 80,0 685 494 1.461 1.461
Pinjaman yang Diberikan 775.872 695.085 11,6 646.188 582.436 553.106 586.207
CKPN Pinjaman yang Diberikan (38.685) (47.158) (18) (50.334) (50.295) (42.932) (44.228)
Obligasi Pemerintah 132.069 127.099 3,9 121.291 111.429 84.150 90.659
Pajak Dibayar Dimuka 19 643 (97,0) 644 1.051 1.050 1.050
Beban Dibayar Dimuka 2.941 2.743 7,2 3.244 3.096 2.699 2.807
Investasi pada entitas asosiasi 12.748 11.284 13,0 10.049 8.689 - -
Penyertaan Saham – Neto 637 564 12,9 609 830 4.177 813
Aset Lain-Lain 14.107 16.972 (16,9) 13.856 11.849 13.383 13.758
Aset Tetap dan Aset Hak Guna –
30.408 27.765 9,5 26.549 26.883 26.257 27.362
Neto
Aset takberwujud 743 744 (0,1) 753 - - -
Aset Pajak Tangguhan – Neto 6.950 7.441 (6,6) 7.614 6.230 4.591 4.800
Jumlah Aset 1.129.806 1.086.664 4,0 1.029.837 964.838 839.910 891.337
Liabilitas
Liabilitas Segera 5.515 5.295 4,2 4.686 4.554 5.508 5.561
Simpanan Nasabah/Dana Pihak
805.511 810.730 (0,6) 769.269 729.169 631.551 647.572
Ketiga
Simpanan dari Bank Lain 18.548 11.894 55,9 15.245 14.377 9.245 9.023
Liabilitas Derivatif 1,479 810 82,6 775 110 414 414
Efek-efek yang Dijual dengan Janji
15.891 6.891 130,6 2.885 1.829 2.590 2.590
Dibeli Kembali
Liabilitas Akseptasi 4.229 5.748 (26,4) 5.301 5.588 5.423 5.500
Beban yang Masih Harus Dibayar 1.529 1.664 (8.1) 1.441 1.242 1.125 1.182
Utang Pajak 318 823 (61,4) 1.551 1.284 1.060 1.148
Imbalan Kerja 7.147 7.006 2,0 6.880 6.138 5.652 6.344
Penyisihan 2.283 2.173 5,1 2.712 2.276 1.421 1.422
Liabilitas Lain-lain 26.564 26.125 1,7 21.130 20.542 18.038 18.280
Efek-efek yang Diterbitkan 12.975 4.893 165,2 4.897 2.986 2.985 2.985
Pinjaman yang Diterima 42.931 30.950 38,7 35.654 32.458 44.114 44.114
Efek-efek Subordinasi 17.699 16.929 4,5 17.213 15.765 100 100
Jumlah Liabilitas 962.619 931.931 3,3 889.639 838.318 729.226 746.236
22 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 25
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali
2024 2023 2023-2024 2022 2021*) 2020**) 2020
dinyatakan lain
(%)
Simpanan Nasabah - - - - 31.881
Simpanan dari Bank Lain - - - - 349
Sukuk Mudharabah yang
- - - - -
Diterbitkan
Jumlah Dana Syirkah Temporer - - - - 32.230
Ekuitas
Modal Saham 9.055 9.055 0,00 9.055 9.055 9.055 9.055
Tambahan Modal Disetor 17.010 17.010 0,00 17.010 17.010 14.568 14.568
Cadangan Pembayaran Berbasis
323 260 24,2 - - - -
Saham
Transaksi dengan Kepentingan Non
2.257 2.257 0,00 2.257 2.257 2.257 2.257
Pengendali
Cadangan Revaluasi Aset 16.711 15.448 8,2 15.441 15.442 14.882 14.963
Keuntungan/(Kerugian) yang
Belum Direalisasi atas Efek-efek
dan Obligasi Pemerintah yang
(1.465) (896) (63,5) (1.971) 1.949 2.424 2.424
Diukur pada Nilai Wajar melalui
Penghasilan Komprehensif Lain
Setelah Pajak
Selisih Kurs Karena Penjabaran
Laporan Keuangan dalam Mata (97) (58) (67,2) (36) (17) 23 23
Uang Asing
Saldo Laba 118.664 107.236 10,7 94.060 78.250 64.878 66.981
Saham Tresuri 0 (180) (100,0) - (207) (79) (79)
Kepentingan Non Pengendali 4.729 4.601 2,8 4.382 2.781 2.676 2.680
Jumlah Ekuitas 167.187 154.733 8,0 140.198 126.520 110.684 112.872
Jumlah Liabilitas, Dana Syirkah
1.129.806 1.086.664 4,0 1.029.837 964.838 839.910 891.337
Temporer, dan Ekuitas
*) Sejak 1 Februari 2021, BNI Syariah telah resmi bergabung ke Bank Syariah Indonesia sesuai pernyataan efektif dari OJK Pasar Modal melalui surat No.
S-289/D.04/2020 tanggal 11 Desember 2020, serta izin penggabungan dari OJK Perbankan berdasarkan Salinan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. 4/DK.03/2021
tanggal 27 Januari 2021, sehingga tidak lagi dikonsolidasi pada laporan keuangan konsolidasian BNI dan Entitas Anak tahun buku 2021.
**) Kinerja keuangan tahun 2020 yang disajikan dengan memperhitungkan dampak dikeluarkannya kinerja BNI Syariah.
LABA (RUGI) DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali
2024 2023 2023-2024 2022 2021*) 2020**) 2020
dinyatakan lain
(%)
Pendapatan Bunga dan Pendapatan
66.583 61.472 8,3 54.659 50.026 52.144 56.173
Syariah
Beban Bunga dan Beban Syariah (26.103) (20.196) 29,2 (13.338) (11.779) (18.103) (19.021)
Pendapatan Bunga dan
40.480 41.276 (1,9) 41.321 38.247 34.041 37.152
Pendapatan Syariah – Neto
Pendapatan Premi dan Hasil
6.741 6.853 (1,6) 6.221 5.887 5.330 5.330
Investasi
Beban Klaim (5.017) (5.194) (3,4) (4.670) (4.488) (3.859) (3.859)
Pendapatan Premi – Neto 1.724 1.659 3,9 1.551 1.399 1.471 1.471
Pendapatan Operasional Lainnya 22.311 19.812 12,6 18.600 16.219 13.640 13.413
Jumlah Pendapatan Operasional 64.515 62.747 2,8 61.472 55.865 49.152 52.036
Beban Operasional Lainnya (29.688) (27.778) 6,9 (27.059) (24.801) (22.088) (24.214)
Pembentukan Cadangan Kerugian
(8.211) (9.196) (10,7) (11.514) (18.297) (22.038) (22.590)
Penurunan Nilai
Laba Operasional 26.616 25.773 3,3 22.899 12.767 5.026 5.231
Pendapatan (Beban) Bukan
(36) (133) (72,9) (212) (216) (95) (119)
Operasional – Neto
Laba Sebelum Beban Pajak 26.580 25.640 3,7 22.687 12.551 4.931 5.112
Beban Pajak (4.911) (4.534) 8,3 (4.205) (1.574) (1.610) (1.791)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
23
Page 26
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali
2024 2023 2023-2024 2022 2021*) 2020**) 2020
dinyatakan lain
(%)
Laba Tahun Berjalan 21.669 21.106 2,7 18.482 10.977 3.321 3.321
• Pendapatan/(Kerugian)
komprehensif lain periode 997 674 47,9 (3.826) 745 872 872
berjalan setelah pajak
Laba Komprehensif Periode
22.666 21.780 4,1 14.656 11.722 4.193 4.193
Berjalan
• Pemilik Entitas Induk 21.464 20.909 2,7 18.312 10.898 3.280 3.280
• Kepentingan Non-Pengendali 205 197 4,1 170 79 41 41
Laba Komprehensif Tahun Berjalan
yang dapat Diatribusikan kepada:
• Pemilik Entitas Induk 22.539 21.560 4,5 14.594 11.620 4.001 4.001
• Kepentingan Non-Pengendali 127 220 (42,3) 62 102 192 192
Laba per Saham Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk 576 561 2,7 983 585 176 176
(Rupiah penuh)
*) Sejak 1 Februari 2021, BNI Syariah telah resmi bergabung ke Bank Syariah Indonesia sesuai pernyataan efektif dari OJK Pasar Modal melalui
surat No. S-289/D.04/2020 tanggal 11 Desember 2020, serta izin penggabungan dari OJK Perbankan berdasarkan Salinan Keputusan Dewan
Komisioner OJK No. 4/DK.03/2021 tanggal 27 Januari 2021, sehingga tidak lagi dikonsolidasi pada laporan keuangan konsolidasian BNI dan
Entitas Anak tahun buku 2021.
**) Kinerja keuangan tahun 2020 disajikan dengan memperhitungkan dampak dikeluarkannya kinerja BNI Syariah.
ARUS KAS KONSOLIDASIAN
YoY
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain 2024 2023 2023-2024 2022 2021 2020
(%)
Arus Kas dari Aktivitas Operasi (63.218) 10.393 (708,3) 19.953 97.479 74.254
Arus Kas dari Aktivitas Investasi (5.270) (10.771) (51,1) (32.233) (15.656) (11.992)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan 17.718 (8.493) (308,6) 2.725 1.719 (17.139)
Peningkatan/(penurunan) Neto Kas dan Setara
(50,770) (8.871) 472,3 (9.555) 83.542 45.123
Kas
Dampak Kehilangan Pengendalian - - - (37.614) -
Dampak Selisih Kurs (34) (150) (77,3) 116 505 600
Saldo Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 154.879 163.900 (5,5) 173.340 126.908 81.185
Saldo Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun 104.075 154.879 (32,8) 163.900 173.340 126.908
RASIO-RASIO KEUANGAN (BANK ONLY)
YoY
Dalam persen (%) kecuali dinyatakan lain 2024 2023 2023-2024 2022 2021 2020
(%)
Permodalan
Rasio Modal Inti Utama/Common Equity
18,6 18,8 (0,2) 16,1 16,4 15,7
Tier 1 (CET1)
Rasio Modal Inti/Rasio Tier 1 20,0 20,3 (0,3) 17,5 17,7 15,7
Rasio Modal Pelengkap/Rasio Tier 2 1,4 1,7 (0,3) 1,8 2,0 1,1
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
21,4 22,0 (0,6) 19,3 19,7 16,8
Minimum (KPMM)
Aset Tetap terhadap Modal 19,4 18,9 (0,5) 19,8 21,1 25,1
Kualitas Aset
Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non
Produktif Bermasalah terhadap Total Aset 1,5 1,6 (0,1) 2,0 2,8 3,1
Produktif dan Aset Non Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total
1,4 1,5 (0,1) 1,9 2,6 2,9
Aset Produktif
NPL Bruto 2,0 2,1 (0,1) 2,8 3,7 4,3
NPL Netto 0,7 0,6 0,1 0,5 0,7 0,9
Loan at Risk (LaR) 10,3 12,9 (2,6) 16,0 23,3 28,7
24 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 27
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
YoY
Dalam persen (%) kecuali dinyatakan lain 2024 2023 2023-2024 2022 2021 2020
(%)
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
3,9 5,2 (1,3) 6,0 6,5 6,2
Aset Keuangan terhadap Aset Produktif
Pemenuhan CKPN Aset Produktif 3,7 4,7 (1,0) 5,4 5,9 2,9
Pemenuhan CKPN Aset Non Produktif 52,6 47,7 (6,2) 43,4 29,4 13,9
NPL Coverage Ratio 255,8 319,0 (63,2) 278,3 233,4 182,4
LaR Coverage Ratio 48,8 52,7 (3,9) 48,8 37,0 27,0
Rasio Kredit terhadap Total Aset Produktif 66,6 64,0 2,6 64,3 63,2 66,9
Rasio Debitur Inti terhadap Total Kredit di
31,4 35,9 (1,8) 28,6 31,2 30,3
Luar Kredit kepada Bank
Rasio Agunan yang Diambil Alih terhadap
0,2 0.2 0,0 0,2 0,3 0,3
Total Kredit
Profitabilitas
Return on Assets (ROA) 2,5 2,6 (0,1) 2,5 1,4 0,5
Return on Equity (ROE) - Tier 1 Capital Based 15,8 16,8 (1,0) 16,4 10,4 2,9
Return on Equity (ROE) - Equity Based 14,2 15,2 (1,0) 14,9 9,4 2,6
Net Interest Margin (NIM) 4,2 4,6 (0,4) 4,8 4,7 4,5
Pendapatan Operasional Lain terhadap
35,6 32,4 3,2 31,3 29,9 28,3
Pendapatan Operasional
Rasio Laba (Rugi) terhadap Total Aset 2,0 2,0 0,0 1,9 1,1 0,3
Rasio Laba (Rugi) terhadap Total Ekuitas 13,4 14,2 (0,8) 14,1 8,9 2,7
Rasio Liabilitas terhadap Total Aset 85,4 86,1 (0,7) 86,8 87,3 87,4
Rasio Liabilitas terhadap Total Ekuitas 585,9 618,6 (32,7) 657,0 687,9 689,6
Rasio Fee Based Income terhadap Total
72,4 74,2 (1,8) 79,8 84,0 88,4
Pendapatan Operasional Lainnya
Laba Bersih per Saham (EPS) (Rupiah penuh) 576 561 15 983 585 176
Likuiditas
Pinjaman terhadap Total Simpanan (LDR) 96,1 85,8 10,3 84,2 79,7 87,3
Rasio Aset Likuid terhadap Total Aset 15,0 19,9 (4,9) 21,5 24,8 20,2
Rasio Total Aset Likuid terhadap Pendanaan
20,1 25,6 (5,5) 27,6 31,35 25,8
Jangka Pendek
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) 93,3 89,0 4,3 83,4 74,1 75,4
Rasio Current Account/Saving Account
70,4 71,6 (1,2) 72,9 69,4 68,4
(CASA)
Rasio Cost of Fund (CoF) 2,7 2,2 0,5 1,5 1,6 2,6
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran BMPK
• Pihak Terkait Nihil Nihil - Nihil Nihil Nihil
• Pihak Tidak Terkait Nihil Nihil - Nihil Nihil Nihil
Persentase Pelampauan BMPK
• Pihak Terkait Nihil Nihil - Nihil Nihil Nihil
• Pihak Tidak Terkait Nihil Nihil - Nihil Nihil Nihil
Giro Wajib Minimum (GWM)
• GWM Utama Rupiah 6,5 9,5 (3,0) 11,9 7,7 5,4
• GWM Valuta Asing 4,0 4,0 0,0 4,0 4,0 4,0
Posisi Devisa Neto (PDN) 0,9 1,7 (0,8) 1,6 0,9 3,2
Efisiensi
Biaya Operasi Terhadap Pendapatan
70,0 68,4 1,6 68,6 81,2 93,3
Operasional (BOPO)
Rasio Biaya terhadap Pendapatan/Cost to
44,6 42,9 1,7 42,6 43,3 44,2
Income Ratio (CIR)
Rasio Lainnya
Operating Income/Employee (Rp-juta) 2.254 2.182 72 2.195 1.985 1.738
Jumlah Outlet (nilai penuh, tidak diaudit) 2.112 2.122 (10) 2.149 2.183 2.219
Jumlah ATM (nilai penuh, tidak diaudit) 13.388 13.390 (2) 16.125 16.385 18.230
Jumlah Pegawai (nilai penuh, tidak diaudit) 27.203 27.570 (367) 27.170 27.177 27.202
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
25
Page 28
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Aset Pinjaman yang Diberikan
(Rp miliar) (Rp miliar)
1.129.806 775.872
1.086.664
1.029.837 695.085
964.838 646.188
891.337 586.207 582.436
839.910 553.106
2020 2020* 2021 2022 2023 2024 2020 2020* 2021 2022 2023 2024
Jumlah Liabilitas Simpanan Nasabah
(Rp miliar) (Rp miliar)
962.619 810.730 805.511
889.639 931.931 769.269
838.318 729.169
746.236 729.226 647.572 631.551
2020 2020* 2021 2022 2023 2024 2020 2020* 2021 2022 2023 2024
Jumlah Ekuitas Current Account Saving Account (CASA) - Bank Only
(Rp miliar) (%)
167.187 72,9 71,6
126.520 140.198 154.733 68,4 69,4 70,4
110.684
112.872
2020 2020* 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024
26 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 29
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pendapatan Operasional Laba Bersih
(Rp miliar) (Rp miliar)
64.515 21.464
61.472 62.747 20.909
55.865 18.312
52.036
49.152
10.898
3.280 3.280
2020 2020* 2021 2022 2023 2024 2020 2020* 2021 2022 2023 2024
Return on Equity (ROE) - Bank Only
(Menggunakan rata-rata total ekuitas sebagai faktor penyebut)
14,9 15,2
14,2
9,4
2,6
2020 2021 2022 2023 2024
*) Kinerja keuangan tahun 2020 disajikan kembali dengan memperhitungkan dampak dikeluarkannya kinerja BNI Syariah.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
27
Page 30
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ikhtisar
Kinerja Bisnis
Pinjaman yang Diberikan untuk Segmen Business Banking
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
YoY
Uraian 2024 2023 2023-2024 2022 2021 2020
(%)
Korporasi 365.945 317.592 15,2 255.639 229.027 226.473
Menengah 100.422 102.460 )2,0( 112.462 99.132 99.463
Kecil 75.752 84.892 )10,8( 97.210 95.752 84.800
Luar Negeri 75.014 56.611 32,5 67.405 58.446 50.972
Jumlah 617.133 561.555 9,9 532.716 482.357 461.708
365.945
317.592
255.639
226.473 229.027
99.132 112.462 102.460
99.463 100.422
95.752 97.210 84.892
84.800 75.752
58.446 67.405 75.014
50.972 56.611
2020 2021 2022 2023 2024
Luar Negeri Kecil Menengah Korporasi
Pinjaman yang Diberikan untuk Segmen Konsumer
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
YoY
Uraian 2024 2023 2023-2024 2022 2021 2020
(%)
KPR 66.506 58.456 13,8 53.502 49.573 46.038
Kartu Kredit 15.000 13.986 7,3 12.341 11.868 11.647
Payroll 57.952 50.575 14,6 43.064 35.799 30.269
Lainnya 3.034 1.471 106,3 695 1.749 1.923
Jumlah 142.492 124.488 14,5 109.602 98.989 89.877
66.506
58.456 57.952
53.502
49.573 50.575
46.038 43.064
35.799
30.269
11.868 13.986 15.000
11.647 12.341
1.923 1.749 695 1.471 3.034
2020 2021 2022 2023 2024
KPR Kartu Kredit Payroll Lainnya
28 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 31
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pinjaman yang Diberikan untuk Segmen Korporasi Termasuk Luar Negeri berdasarkan Sektor
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
2024
Uraian 2023 2022 2021 2020
Total Loan Komposisi
Perindustrian 119.953 27,2% 105.030 94.346 85.361 72.911
Pertanian 29.327 6,7% 33.662 30.334 34.241 40.954
Jasa dunia usaha 38.789 8,8% 35.473 30.892 26.056 29.236
Listrik, gas, dan air 29.025 6,6% 25.038 19.871 18.454 19.799
Pengangkutan, pergudangan, dan
48.228 10,9% 39.399 36.248 31.785 27.514
komunikasi
Konstruksi 46.412 10,5% 45.764 44.112 43.470 37.707
Perdagangan, restoran, dan hotel 53.895 12,2% 34.139 20.313 23.094 22.355
Pertambangan 45.933 10,4% 38.233 31.912 12.524 12.788
Jasa pelayanan sosial 26.885 6,1% 15.866 13.274 10.127 11.230
Lain-lain 2.511 0,6% 2.325 1.742 2.361 2.952
Jumlah 440.959 100% 374.930 323.044 287.473 277.446
Perindustrian
Pertanian
26,3% 29,7% 29,2% 28,9% 27,2%
Jasa Dunia Usaha
9,0% 6,7% Listrik, Gas, dan Air
14,8% 11,9% 9,4%
8,8% Pengangkutan,
9,6% 9,5%
10,5% 9,1% 6,6% Pergudangan, dan
6,2% 6,7% Komunikasi
7,1% 6,4% 10,9%
11,2% 10,5% Konstruksi
9,9% 11,1% 10,5%
12,2% Perdagangan, Restoran,
13,7% dan Hotel
13,6% 15,1% 12,2%
6,3% 9,1% Pertambangan
8,1% 8,0% 10,4%
4,6% 4,4% 9,9% 10,2% Jasa Pelayanan Sosial
4,0% 1,1% 3,5% 0,8% 4,1% 0,5% 4,2% 0,6% 6,1% 0,6% Lainnya
2020 2021 2022 2023 2024
Pinjaman yang Diberikan untuk Business Banking Segmen Kecil
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
YoY
Uraian 2024 2023 2023-2024 2022 2021 2020
(%)
Branch Credit Management (BCM) 32.223 34.088 (5,5) 37.870 44.230 44.262
Kredit Usaha Rakyat (KUR) 33.166 44.101 (24,8) 52.708 44.008 32.602
Kredit Kepada Lembaga Keuangan (KKLK) 878 192 357,3 128 50 78
BNI Wirausaha (BWU) 9.485 6.546 44,9 6.504 7.464 7.858
Jumlah 75.752 84.927 (10,8) 97.210 95.752 84.800
52.708
44.230
44.262 44.008 44.101
37.870 33.166
32.602 34.088 32.223
9.485
7.858 7.464 6.504 6.546
78 50 128 192 878
2020 2021 2022 2023 2024
BCM KUR KKLK BWU
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
29
Page 32
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja Jumlah Dana Pihak Ketiga - Tidak Termasuk Dana Syirkah Temporer
Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain
YoY 2023-
Uraian 2024 2023 2022 2021 2020* 2020
2024 (%)
Giro 305.734 345.496 )11,5( 314.625 281.398 221.050 224.663
Tabungan 257.544 231.981 11,0 242.695 224.670 211.278 223.686
Deposito 242.233 232.665 4,1 208.798 223.101 199.223 199.223
NCD yang Diterbitkan - 588 )100,0( 3.151 - - -
Jumlah 805.511 810.730 )0,6( 769.269 729.169 631.551 647.572
*) Kinerja 2020 tidak mengikutsertakan kinerja BNI Syariah.
345.496
314.625 305.734
281.398 232.665 257.544
224.663
224.670 242.695 231.981 242.233
223.686 223.101
199.223 208.798
- - 3.151 588 -
2020 2021 2022 2023 2024
Giro Tabungan Deposito NCD yang Diterbitkan
RATING PERUSAHAAN TAHUN 2024
Lembaga Pemeringkat Peringkat
PEFINDO
Corporate Rating AAA/Stable
Moody's
Outlook Stable
Foreign Long Term Bank Deposits Baa2
Local Long Term Bank Deposits Baa2
Baseline Credit Assessment Baa3
Adjusted Baseline Credit Assessment Baa3
Counterparty Risk Assessment Baa2/p-2
Fitch Rating
Long Term Foreign Currency BBB-
Long Term Local Currency BBB-/Stable
Short Term Foreign Currency F3
Viability Rating bb+
National Long Term Rating AA+/Stable
National Short Term Rating F1+
S&P Global Ratings
Outlook Stable
Long Term Foreign Issuer Credit BBB
Long Term Local Issuer Credit BBB
Short Term Foreign Issuer Credit A-2
Short Term Local Issuer Credit A-2
30 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 33
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi
Saham
Sejak 25 November 1996, BNI telah mencatat dan memperdagangkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia
(dahulu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya) dengan kode saham BBNI, serta menjadikan BNI
sebagai bank pemerintah pertama yang menjadi perusahaan terbuka.
Informasi Pergerakan Saham BBNI 2022-2024 di Bursa Efek Indonesia
Jumlah Saham Harga Saham Rata-rata
Beredar (Rp/lembar saham) Volume Kapitalisasi
Periode
(lembar Transaksi Pasar (Rp-juta)
saham)* Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan (lembar saham)
2024
Triwulan I 37.297.312.916 5.375 6.225 5.350 5.900 50.593.808 220.054.142
Triwulan II 37.297.312.916 5.650 5.650 4.300 4.660 77.031.308 173.805.481
Triwulan III 37.297.312.916 4.710 5.825 4.650 5.350 56.792.517 199.540.623
Triwulan IV 37.297.312.916 5.375 5.675 4.710 4.350 47.945.400 162.243.311
2023
Triwulan I 18.648.656.458 9.226 9.626 8.500 9.350 60.516.945 174.364.938
Triwulan II 18.648.656.458 9.350 9.576 8.750 9.150 52.403.504 170.635.207
Triwulan III 18.648.656.458 9.226 10.326 8.676 10.326 60.185.561 192.547.378
Triwulan IV* 37.297.312.916 5.150 5.375 4.790 5.375 51.372.390 200.473.051
2022
Triwulan I 18.648.656.458 6.725 8.500 6.725 8.250 35.964.464 153.851.416
Triwulan II 18.648.656.458 8.200 9.600 7.850 7.850 42.407.747 146.391.947
Triwulan III 18.648.656.458 7.850 9.175 7.225 8.975 28.647.641 167.371.688
Triwulan IV 18.648.656.458 8.900 9.900 8.425 9.225 23.791.038 172.033.858
* Pada tanggal 6 Oktober 2023, BNI secara efektif telah mengimplementasikan stock split (pemecahan saham) dengan rasio pemecahan 1:2
(1 lembar saham menjadi 2 lembar saham). Stock split tidak menyebabkan perubahan nilai kepemilikan saham oleh investor karena jumlah
saham beredar BNI meningkat menjadi 2 kali diikuti harga saham yang menyesuaikan 0,5 kali dari harga sebelumnya. Maka, sejak tanggal
efektif tersebut, saham BNI diperdagangkan dengan harga baru.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
31
Page 34
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Grafik Perbandingan Harga Saham BBNI dan IHSG di Sepanjang Periode 2022-2024
7.671 7.574
7.273 7.316 7.234
7.149 7.041 7.081 7.064 7.528 7.080
7.071 6.951 6.940
6.839 6.805 6.931 7.208 7.289 7.256
6.631 7.229 7.179 7.099 6.633 7.081 7.114
6.912 6.953 6.971
6.888 6.851 6.843 6.916 6.752
6.662
5.750 5.900
6.000 5.350
5.163 5.275 5.250
4.700 4.713 4.575 4.588 5.375 5.250 5.350
4.613 4.613 4.388 4.660
4.263 4.950 4.790 4.970 4.980
4.000 4.588 4.575 4.675 4.525 4.438
3.925 4.488 4.400 4.350
4.125 3.925
3.663
110.366.027
45.148.500
64.080.267
54.292.972
43.734.794
79.804.080
60.072.494
46.550.547
52.859.484
45.525.654
55.340.771
50.079.570
56.658.060
46.182.754
52.679.418
53.534.416
85.735.716
45.735.141
75.633.476
73.146.172
52.810.581
53.919.245
65.138.819
79.821.052
71.083.895
51.202.380
56.661.468
53.591.572
55.781.654
44.881.099
70.606.010
65.862.211
79.597.956
54.907.273
65.397.295
42.327.058
Jan- Feb- Mar- Apr- Mei- Jun- Jul- Ags- Sep- Okt- Nov-Des- Jan- Feb- Mar- Apr- Mei- Jun- Jul- Ags- Sep- Okt- Nov-Des- Jan- Feb- Mar- Apr- Mei- Jun- Jul- Ags- Sep- Okt- Nov-Des-
22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 22 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 23 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24
Rata-rata Volume Perdagangan Saham BBNI Harga Penutupan Saham BBNI IHSG
* Pada tanggal 6 Oktober 2023, BNI secara efektif telah mengimplementasikan stock split (pemecahan saham) dengan rasio pemecahan 1:2
(1 lembar saham menjadi 2 lembar saham). Maka, sejak tanggal efektif tersebut, saham BNI diperdagangkan dengan harga baru.
Kilas Kinerja Saham Perseroan
Pada kuartal pertama tahun 2024, saham BBNI moneter. Sentimen negatif lainnya juga berasal dari
menyentuh level all time high, tepatnya di tanggal deflasi di Indonesia yang terjadi selama lima bulan
13 Maret 2024, dengan harga penutupan Rp6.225 berturut-turut sejak Mei hingga September 2024,
per lembar saham dan kapitalisasi pasar yang mencerminkan daya beli masyarakat yang masih
juga mencapai all time high di level Rp232 triliun. lemah.
Pencapaian ini didukung oleh respons positif dari
market terhadap proses transformasi perusahaan Memasuki kuartal ketiga tahun 2024, saham
yang berjalan dengan baik. BBNI menunjukkan tren penguatan dan sempat
mencatatkan pertumbuhan QoQ tertinggi
Katalis positif juga datang dari respons market dibandingkan peers. Hal tersebut didukung oleh
terhadap hasil keputusan RUPST mengenai arus modal asing masuk (foreign flow) yang masuk
pembagian Dividend Payout Ratio. Pada tahun 2024, ke pasar saham Indonesia sebesar Rp13 trilliun,
BNI membagikan dividen dengan rasio 50% dari dimana saham perbankan menjadi salah satu fokus
total laba bersih tahun buku 2023 kepada pemegang investor dengan total lebih dari 50% foreign flow
saham. Rasio tersebut merupakan rasio tertinggi masuk ke saham-saham bank dengan kapitalisasi
sepanjang sejarah, dimana BNI secara bertahap besar. Penguatan (uptrend) ini menjadi respons
telah meningkatkan Dividend Payout Ratio sejak positif pasar terhadap strategi manajemen BNI, yang
tahun buku 2021 (Tahun Buku 2021: 25%, Tahun Buku terlihat dari recovery NIM, akselerasi pertumbuhan
2022: 30%, Tahun Buku 2023: 50%). Total dividen kredit selama Juli-Agustus, serta konsistensi kualitas
yang dibagikan setara dengan Rp10,45 triliun atau aset dengan CoC terjaga di level 1,0%.
Rp280,49 per lembar saham.
Pada kuartal keempat tahun 2024, meskipun
Memasuki kuartal kedua tahun 2024, market terdapat tren capital outflow, saham perbankan
mengalami volatilitas yang berdampak pada big caps tetap menunjukkan pertumbuhan yang
penurunan harga saham BBNI. Hal ini disebabkan positif. Berdasarkan consensus market, analis
oleh pernyataan The Fed terkait perlambatan pasar modal (sell side) memproyeksikan target
penurunan suku bunga yang memicu aksi jual price (TP) BBNI di level Rp6.327 per lembar saham.
oleh investor, terutama terhadap bank yang Mengacu pada harga penutupan saham BBNI di
memiliki CASA franchise lebih lemah. Selain itu, hari terakhir perdagangan tahun 2024, yaitu di level
pelemahan kurs IDR terhadap USD yang masih Rp4.350 per lembar saham, maka terdapat potensi
berlanjut hingga di atas Rp16.200 per USD turut upside sebesar 45,4%. Hal ini mencerminkan
menurunkan ekspektasi pelonggaran kebijakan kepercayaan pasar terhadap saham BBNI yang tetap
32 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 35
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
terjaga, didukung oleh optimisme terhadap kondisi PENGHENTIAN SEMENTARA
makroekonomi serta inisiatif pemerintah baru dalam PERDAGANGAN SAHAM (SUSPENSION)
meningkatkan perekonomian domestik. DAN/ATAU PENGHAPUSAN PENCATATAN
SAHAM (DELISTING)
BNI melihat peluang pertumbuhan bisnis yang
signifikan dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Dalam kurun waktu tahun buku 2024, BNI tidak
pemerintah terkait peningkatan PDB, pengentasan pernah dikenakan sanksi perdagangan saham baik
kemiskinan, serta berbagai program prioritas berupa penghentian sementara perdagangan saham
sektoral meliputi infrastruktur, ketahanan energi (suspension) maupun penghapusan pencatatan
dan pangan, pemberdayaan UKM, hilirisasi industri saham (delisting) di Bursa.
termasuk pertanian dan perikanan, serta program
perumahan.
Optimisme terhadap kebijakan prioritas ekonomi
pemerintahan baru, yang diiringi dengan proses
transisi yang berjalan lancar serta progress
transformasi perusahaan BNI yang terus
menunjukkan hasil optimal, diharapkan dapat
menjadi katalis positif bagi pergerakan saham BBNI
di masa mendatang.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
33
Page 36
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ikhtisar Obligasi, Sukuk,
dan/atau Obligasi Konversi
Daftar Obligasi yang masih Beredar di Tahun 2024
Tanggal
Nama Obligasi Tanggal Efektif Tenor Mata Uang Nilai
Penerbitan
Global Bonds 2024 05 April 2024 05 April 2024 5 Tahun USD USD500.000.000
Tanggal
Nama Obligasi Tanggal Efektif Tenor Mata Uang Nilai
Penerbitan
Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I Tahun 2022
Seri A 21 Juni 2022 10 Juni 2022 3 tahun Rupiah Rp4.000.000.000.000
Seri B 21 Juni 2022 10 Juni 2022 5 tahun Rupiah Rp1.000.000.000.000
BNI Tier II Capital 30 Maret 2021 30 Maret 2021 5 tahun Dolar AS USD500.000.000
Bond 2021
BNI Additional 24 September 24 September Perpetual, Non Dolar AS USD600.000.000
Tier I Capital Bond 2021 2021 Callable 5,5 tahun
2021
34 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 37
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Harga Tanggal Jatuh Tingkat Suku Bursa Tempat
Peringkat Wali Amanat Status
Penawaran Tempo Bunga Pencatatan
100,00 05 April 2029 5,28% p.a. S&P BBB Singapore HSBC Corp. Aktif/
Exchange (SGX) Ltd Belum Lunas
Fitch BBB-
Harga Tanggal Jatuh Tingkat Suku Bursa Tempat
Peringkat Wali Amanat Status
Penawaran Tempo Bunga Pencatatan
100,00 21 Juni 2025 6,35% p.a. 2023: idAAA Bursa Efek PT Bank Mandiri Aktif/
(Pefindo) Indonesia (BEI) (Persero) Tbk Belum Lunas
2022: idAAA
(Pefindo)
100,00 21 Juni 2027 6,85% p.a. 2023: idAAA Bursa Efek PT Bank Mandiri Aktif/
(Pefindo) Indonesia (BEI) (Persero) Tbk Belum Lunas
2022: idAAA
(Pefindo)
100,00 30 Maret 2026 3,75% 2023: idAAA SGX Listing HSBC Corp Ltd. Aktif/
(Pefindo) Belum Lunas
2022: idAAA
(Pefindo)
100,00 Perpetual. 4,3% 2023: idAAA SGX Listing HSBC Corp Ltd. Aktif/
Opsi first call (Pefindo) Belum Lunas
pertama pada 2022: idAAA
24 Maret 2027 (Pefindo)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
35
Page 38
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sumber
Pendanaan Lainnya
Global Certificate of Deposit (CD) yang Diterbitkan di Tahun 2024
Tanggal
Tanggal Tanggal Nilai Tingkat
Nama NCD Tenor Jatuh Status
Penerbitan Efektif (USD) Diskonto
Tempo
BBNIIJ 0 11/21/2025 22 November 2 Desember 354 days USD 50 Millions 21 November 4,92% Outstanding
2024 2024 (1Y) 2025
Global Certificate of Deposit (CD) yang Dilunasi di Tahun 2024
Tanggal
Tanggal Tanggal Nilai Tingkat
Nama NCD Tenor Jatuh Status
Penerbitan Efektif (USD) Diskonto
Tempo
BBNIIJ 0 10/7/24 12 Oktober 18 Oktober 355 Days USD40 Millions 7 Oktober 6,07% Mature
2023 2023 (1Y) 2024
BBNIIJ 0 10/7/24 11 Oktober 18 Oktober 355 Days USD35 Millions 7 Oktober 6,05% Mature
2023 2023 (1Y) 2024
Surat Utang Senior BNI yang Diterbitkan di Tahun 2024
Tanggal
Tanggal Tanggal Nilai Tingkat
Nama NCD Tenor Jatuh Status
Penerbitan Efektif (USD) Diskonto
Tempo
Global Bonds 5 April 2024 5 April 2024 5 Tahun USD500.000.000 5 April 2029 5,28% Aktif/
Belum
Lunas
36 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 39
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
37
Page 40
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kilas Peristiwa
2024
Januari
3 Januari 22 Januari 27 Januari 31 Januari
Sinergi KJRI dengan Pelindungan Konsumen Indonesia Incorporated Day Kolaborasi Fungsi Anti-Fraud
Indonesia Incorporated HK terkait Edukasi Keuangan Rencana kerja yang disepakati BNI dengan Kementerian
Sinergi KJRI dengan Indonesia untuk Pelajar SMA atau melibatkan kolaborasi strategis Komdigi
Incorporated HK yang dihadiri oleh antara instansi terkait, dengan
sederajat di Jakarta Selatan fokus pada beberapa prioritas
Kolaborasi fungsi Anti-Fraud BNI
Konsul Jenderal RI di Hong Kong dan BNI bersama dengan OJK dengan Kementerian Komdigi dalam
Segenap GM BUMN di Hong Kong utama: hilirisasi industri, sektor rangka penguatan Fraud Detection
menyelenggarakan kegiatan
yang tergabung dalam Indonesia pangan, industri jasa serta sektor System dan pencegahan APU-
Pelindungan Konsumen terkait
Incorporated. Acara ini membahas kesehatan. Acara ini dihadiri oleh PPT terkait sharing data rekening
edukasi keuangan kepada Pelajar
kegiatan strategis dan alignment SMA atau sederajat di Jakarta jajaran pimpinan Kementerian Luar bank khususnya rekening BNI
bisnis antara Indonesia stakeholder Selatan. Acara dihadiri oleh Ibu Negeri, Duta Besar, jajaran pimpinan yang terindikasi disalahgunakan
di Hong Kong untuk mendorong Friderica Widyasari Dewi (Kepala Kementerian BUMN, serta jajaran berdasarkan laporan masyarakat.
dampak positif bagi institusi terkait Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku pimpinan perusahaan BUMN dan
serta perekonomian Indonesia. Usaha Jasa Keuangan OJK), Ibu swasta.
Kusumaningtuti Sandriharmy
Soetiono (Ketua Indonesia Banking
School) dan Bapak Ronny Venir
(Direktur Network and Services BNI).
Februari
8 Februari 21 Februari 25 Februari
Penyerahan Bantuan Kuliah Umum oleh Direktur Financial Planning Education
Pendidikan Program Utama BNI di Institut for Hong Kong’s Diaspora
Indonesia Pintar (PIP) Teknologi Bandung (ITB) Dalam rangka mendukung diaspora
Penyerahan Bantuan Pendidikan Kuliah Umum yang disampaikan di Hong Kong, Direksi BNI yang
Program Indonesia Pintar (PIP) oleh oleh Direktur Utama BNI, Bapak diwakili oleh Direktur Network &
Presiden RI (Bpk. Joko Widodo) yang Royke Tumilaar, di Institut Teknologi Services bersama dengan OJK
disalurkan oleh BNI di Magelang dan Bandung (ITB) yang dihadiri oleh mengadakan program peningkatan
Blora. Rektor ITB. literasi dan inklusi keuangan melalui
edukasi serta penyediaan produk dan
layanan keuangan sesuai kebutuhan
para diaspora di Hong Kong.
Maret
28 Februari - 3 Maret & 2 - 6 Oktober 6-7 Maret & 16 Maret 13 Maret
Inacraft Series BNI Exporters Forum Penyerahan Reward Program
BNI secara proaktif mendukung The 24th Jakarta International Handicraft BEF merupakan Forum ini Spekta kepada BNI Agen46
Trade Fair (Inacraft 2024), Kolaborasi ini antara BNI dan Asosiasi Eksportir dan dilaksanakan untuk berbagi wawasan BNI mengadakan program khusus
Pengusaha Handicraft (ASEPHI). Pameran ini dibuka langsung oleh Presiden RI, dan informasi terkini mengenai untuk BNI Agen46 dengan nama
Joko Widodo. Di Inacraft 2024, Direktur Utama BNI menyampaikan bahwa BNI prospek pasar ekspor ke luar negeri program SPEKTA. BNI Agen46
terus mempererat engagement bersama UMKM Go Global melalui Xpora dengan bagi para pelaku UMKM. Sekitar 50 berkesempatan memenangkan
program one-stop export solution, yang menyediakan layanan konsultasi bisnis UMKM (Ready To Ekspor) segmen hadiah 1 Unit Mobil Toyota Agya
Go Global di booth BNI, memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk kecil hingga menengah berasal dari yang dimenangkan oleh BNI agen46
mendapatkan informasi seputar pemberdayaan, pelatihan, pendampingan, mitra BNI hadir menjajakan berbagai Bapak Ahmad Jazuli lokasi di
program pembiayaan, dan peluang bisnis matching dengan calon pembeli dari komoditas produk ekspor unggulan. Tanjung Karang.
luar negeri.
38 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 41
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
5 - 8 Maret 20 Maret 20 Maret - 7 April
Food Expo 2024 di Tokyo Diskusi Social Engineering Glamlocal Series
Kementerian Perdagangan berkolaborasi dengan KBRI Tokyo, Kementerian bersama Dittipidsiber BNI berkolaborasi dengan Glamlocal
Pertanian, Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Kantor Perwakilan BNI di Jepang, Bareskrim Polri dalam menjalankan 7 series
dan didukung oleh ASEAN Japan Center di Jepang memfasilitasi sejumlah Diskusi mengenai dengan trend event dengan tematik tertentu di
pelaku usaha Indonesia untuk berpartisipasi pada pameran makanan dan fraud, modus dan pencegahan berbagai pusat perbelanjaan seluruh
minuman terbesar di Jepang, sebagai upaya untuk terus mempromosikan serta social engineering termasuk modus Jabodetabek. Event ini dilakukan
memperkuat kehadiran produk makanan dan minuman Indonesia di Jepang. informasi perubahan tarif transfer untuk menjangkau konsumer
Acara ini dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Jepang, Deputi Gubernur Bank bank, file APK, dan lainnya, menjadi pencinta fashion UMKM lokal.
Indonesia, Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Ditjen Pengembangan fokus utama dalam upaya edukasi BNI juga memberikan experience
Ekspor Nasional Kemendag, dan Direktur Japan Indonesia Association. kepada nasabah untuk menjaga menarik kepada nasabah sebagai
data-data pribadi perbankan upaya mendukung program cashless
BNI Tokyo bekerja sama dengan XPORA membawa pelaku usaha makanan menjadi sebagai langkah mitigasi society untuk kemudahan nasabah
dan minuman Indonesia untuk melakukan expo di Indonesia, yang dikunjungi untuk menghindari modus social bertransaksi menggunakan aplikasi
oleh 76.000 visitors dengan 2.879 exhibitors, memungkinkan nasabah untuk engineering. wondr by BNI. Program yang
memperkenalkan produknya ke pasar internasional. dilakukan berupa Program Bebas
Antri, Program Reward Voucher
Belanja, maupun bonus TapCash
April bagi pembukaan rekening baru.
4 - 6 April 5 April 12 – 14 April 19 April
Indonesia In Amsterdam, Penerbitan Global Bonds Indonesia in Chicago, BNI untuk Indonesia Juara
Amsterdam Coffee Festival USD500 juta Specialty Coffee Expo 2024 BNI memberikan apresiasi kepada
2024 Sebagai bagian dari strategi BNI Dalam upaya mendukung UMKM atlet-atlet Indonesia berprestasi
PT Bank Negara Indonesia Tbk untuk mendiversifikasi sumber go global, BNI Kantor Luar Negeri yang mendunia, di antaranya adalah
melalui BNI Xpora terus mendorong pendanaan dan mendukung New York bersama BNI Xpora Muhammad Rian Ardianto & Fajar
UMKM Indonesia menembus langkah strategis Perseroan dalam berpartisipasi dalam pameran kopi Alfianto yang berhasil menjuarai
pasar global. Kali ini, BNI Xpora meningkatkan pertumbuhan bisnis, Specialty Coffee Expo 2024 dengan turnament All England 2024 di
memberangkatkan lima produk maka BNI menerbitkan Global Bonds membawa dua produk kopi specialty kategori Ganda Putra serta Jonatan
UMKM kopi unggulan Indonesia senilai USD500 juta atau setara Rp7,9 UMKM binaannya, yaitu Kopi Christie yang berhasil meraih Juara
dengan citra rasa lokal dari berbagai triliun, yang termasuk bagian dari Bajawa dan Kopi Lampung. Kedua Tunggal Putra pada All England
jenis kopi yang dipamerkan meliputi penerbitan Euro Medium Term Note produk ini telah melalui kurasi yang Badminton Championship 2024 dan
robusta dan arabika yang berasal (EMTN). Minat investor yang sangat dilakukan melalui koordinasi dengan Badminton Asia Championship 2024.
dari Lampung, Jawa Barat, Jawa tinggi tercermin pada kelebihan kantor Atase Perdagangan KBRI
Tengah, Flores, dan Sulawesi Utara. permintaan (oversubscribe) hingga Washington DC dan Specialty Coffee
6,4x saat initial Pricing Guidance Association Indonesia (SCAI) untuk
(IPG). memastikan kualitas dan kelayakan
pasar di Amerika.
Keikutsertaan BNI dalam pameran
ini merupakan bagian dari semangat
dan misi go global yang diusung BNI
Mei Juni mendukung UMKM Indonesia.
24-26 Mei 14 Juni 22 Juni 30 Juni
BNI Java Jazz Festival 2024 Sosialisasi Literasi dan BNI Tanam 78.000 Bibit Program Edukasi Keuangan
BNI Java Jazz Festival 2024 Inklusi Keuangan bersama Mangrove di Teluk Pangpang, Pemagang & Diaspora di
merupakan salah satu festival musik OJK, Bank BNI Edukasi Banyuwangi, Jawa Timur Jepang
terbesar dan paling bergengsi di Masyarakat Pengelola PT Bank Negara Indonesia (Persero) BNI turut berkontribusi dalam
Indonesia. BNI berpartisipasi dalam Tbk menyelenggarakan kegiatan memberikan edukasi dan literasi
memberikan program pembelian Sampah
BNI juga membuka peluang bagi menanam 78.000 bibit mangrove kepada pemagang, pekerja migran
tiket pada saat pre-event dan dalam rangka menyambut dan diaspora di Osaka, Jepang
memberikan program cashback di para pengelola sampah agar dapat
bergabung menjadi BNI Agen46 Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78, dengan tema “Bijak Mengelola
booth tenant pada saat on event dengan tujuan mendukung upaya Keuangan dan Investasi melalui
serta support program akuisisi Kartu dengan berbagai benefit yang bisa
penanganan perubahan iklim Edukasi Keuangan serta Keterbukaan
Kredit BNI. didapatkan. Hal ini sejalan dengan
melalui target Net Zero Emission Informasi Publik”. Kegiatan ini
ketentuan OJK tentang peningkatan
(NZE) Indonesia Tahun 2060. BNI merupakan kerja sama dengan OJK
literasi dan inklusi keuangan
Group juga telah memiliki peta jalan dan Komisi Informasi Pusat (KIP)
di sektor Jasa Keuangan bagi
dekarbonisasi melalui penetapan yang dihadiri oleh Direktur Network
konsumen dan masyarakat. & Services.
target NZE operasional tahun 2028
dan NZE Pembiayaan tahun 2060.
Kegiatan dihadiri oleh Direktur
Network and Services BNI.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
39
Page 42
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Juli
5 Juli 5 - 7 Juli 6 Juli 28 Juli
Launching wondr by BNI wondrRFEST & BNI Loudfest Vol.3 Join Campaign BPJS
BNI mempersembahkan wondr by wondrPARADE BNI menggelar acara musik Ketenagakerjaan dengan BNI
BNI banking app yang memberikan Kegiatan wondrPARADE spektakuler yang bertajuk BNI Hong Kong
solusi bagi masyarakat Indonesia dilaksanakan di beberapa kota Loudfest Vol 3 2024 dalam rangka BPJS TK melakukan sosialisasi
untuk dapat melakukan pengelolaan di Indonesia, seperti Jakarta, memeriahkan hari ulang tahunnya terkait pentingnya perlindungan
keuangan yang lebih terencana Medan, dan Makassar. Kegiatan yang ke-78. Acara berlangsung di asuransi tenaga kerja Indonesia dan
sesuai kebutuhan finansial masing- ini dilaksanakan untuk mengajak Stadion Utama Gelora Bung Karno, PMI wajib memiliki BPJS sebagai
masing melalui fitur 3 Dimensi masyarakat merasakan secara Senayan, Jakarta, dihadiri oleh salah satu perlindungan. Pendaftaran
Keuangan (Transaksi, Insight dan langsung penggunaan aplikasi Menteri BUMN Erick Thohir. BNI dapat dilakukan secara online dan
Growth). Launching wondr by BNI wondr by BNI. Loudfest 2024 merupakan bentuk pembayaran dapat dilakukan melalui
dilaksanakan pada tanggal 5 Juli apresiasi kepada BNI Hi-Movers wondr BNI. Dihadiri oleh Direktur
2024. atas dedikasi dan kerja keras Utama BPJS TK, Segenap pengawas
dalam membawa kemajuan bagi BPJS TK dan PMI Hong Kong.
perusahaan.
Agustus
2 - 4 Agustus 14 Agustus 23 - 26 Agustus 27 Agustus
BNI Expo 2024 Compliance Forum 2024 WOW Indonesia! Perjanjian Kerja Sama Kartu
BNI Expo merupakan event pameran BNI bersinergi dengan KPK Festival Masyarakat Indonesia Luar
yang diadakan oleh BNI untuk menyelenggarakan Compliance WOW Indonesia, memeriahkan Negeri (KMILN) antara BNI &
meningkatkan transaksi consumer Forum “Mewujudkan Budaya Anti perayaan 75 tahun hubungan
loan. Pameran tematik terbesar Korupsi Melalui Penanaman Nilai-
Kementerian Luar Negeri
Indonesia - Amerika Serikat. Dalam Dalam rangka memberikan
di Indonesia yang berlangsung Nilai Integritas”, dengan tujuan acara WOW Indonesia Festival kemudahan bagi diaspora dalam
selama tiga hari di ICE BSD ini, utama meningkatkan pengetahuan 2024, Kegiatan ini diikuti lebih dari menjangkau dan melakukan
berhasil menarik minat lebih dari dan pemahaman pegawai 20.000 Diaspora Indonesia dan transaksi perbankan di luar negeri,
70.000 pengunjung yang antusias khususnya level BOD, BOC, dan C-1, masyarakat lokal. Mitra Xpora yang BNI bekerja sama dengan Dirjen
menikmati beragam penawaran dan tentang tindak pidana korupsi di berpartisipasi dalam kegiatan ini Informasi & Diplomasi Publik
promo menarik dari BNI bersama dunia usaha yaitu dari sisi peraturan sebanyak 5 UKM. Kementerian Luar Negeri untuk
perusahaan anak. Mengusung tema maupun praktiknya di lapangan.
melakukan pengembangan KMILN
“Wondrful Journey”, BNI berhasil Narasumber dalam acara ini adalah
(Kartu Masyarakat Luar Negeri) yang
mengajak seluruh pengunjung Fungsional KPK.
dapat digunakan diaspora Indonesia
untuk merasakan perjalanan digital
di luar negeri.
transaksi yang penuh kejutan dan
kemudahan menggunakan wondr
Penandatanganan kerja sama
by BNI.
dilakukan oleh Direktur Network and
Services BNI dengan didampingi
Direktur Institutional Banking BNI
di Kementerian Luar Negeri pada 27
September Agustus 2024 .
02 September 5 September 8 September 24 September
Malam Apresiasi Atlet Peresmian Kantor BNI UI Half Marathon 2024 BNI ESG Sustainability &
Berprestasi Olimpiade Perwakilan di Sydney Puncak kegiatan BNI UI Half Transition (BEST) Event
Kementerian BUMN bersama BNI Sebagai bagian dari komitmen untuk Marathon 2024 dan menghadirkan BNI menggelar acara BNI ESG and
memberikan apresiasi kepada atlet - memperluas jangkauan pelayanan kategori 5K, 10K, dan 21K (Half Sustainability Transition Event atau
atlet Indonesia yang berhasil meraih perbankan secara global maka BNI Marathon) dengan rute hijau dan BEST Event dengan tema “Energy
medali pada Olimpiade Paris 2024. telah meresmikan Kantor Perwakilan steril di lingkungan kampus dengan Sectors Foresight to Encounter
BNI sebagai mitra pengembangan BNI di Sydney, Australia, yang peserta sebanyak 10.000 pelari. Taksonomi Keuangan Berkelanjutan
prestasi Cabang Olahraga Bulu sekaligus merupakan perwakilan Dihadiri oleh Wakil Komisaris Utama, Indoneasia (TKBI).”
tangkis Indonesia memberikan bank pertama dari Indonesia yang Komisaris, Direktur Institutional
apresiasi kepada Gregoria Mariska membuka kantor di Australia. Banking, Sekretaris Kementerian BEST Event dihadiri oleh Direktur Risk
Tunjung yang berhasil meraih BUMN, Deputi Gubernur BI, Wakil Management BNI dan narasumber
medali perak cabang olahraga Ketua Dewan Komisioner OJK, dan dari berbagai lembaga, termasuk
bulutangkis kategori tunggal Putri. Ketua Ikatan Alumni UI. OJK, Kementerian Lingkungan
Acara yang diselenggarakan di Pos Hidup dan Kehutanan, Kementerian
Bloc Jakarta dihadiri oleh Menteri ESDM, serta International Finance
BUMN serta Wakil Direktur Utama Coporation (IFC), memberikan
BNI dan Direktur Human Capital & wawasan tentang tantangan dan
Compliance BNI. peluang dalam transisi hijau.
40 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 43
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Oktober
3 Oktober 8 Oktober 9 Oktober 10 – 13 Oktober
Peresmian kantor BNI BNI Investor Daily Summit Peluncuran BNIdirect wondr Jakarta Running Fest
Acara BNI Investor Daily Summit BNIdirect dengan kapabilitas baru 2024
Singapura diperkenalkan pertama kali di BNI
Peresmian kantor baru BNI KLN yang dibuka oleh Bapak Presiden wondr Jakarta Running Fest 2024
Investor Daily Summit 2024. merupakan acara lari tahunan
Singapura. Dihadiri oleh Menteri Ir. H. Joko Widodo & dihadiri oleh
BUMN RI, Wamen BUMN, Arsari Rektor BINUS University (Sebagai yang diselenggarakan, biasanya
Group sekaligus Perwakilan Pendiri Pembicara), Vice Rector Global melibatkan berbagai kategori
BNI (Bpk. Hashim Djojohadikusumo), Employability & Entrepreneurship lomba lari, seperti 5K, 10K, dan half
Sekretaris Kementerian BUMN, BINUS dan Direktur Utama BNI marathon. BNI berpartisipasi dalam
Duta Besar KBRI Singapura, beserta segenap Jajaran Direksi BNI. memberikan program pembelian
Direktur Utama BNI beserta jajaran tiket cicilan 0% & BNI Rewards Point
manajemen. pada saat on event serta program
akuisisi Kartu Kredit BNI.
November
11 Oktober 31 Oktober – 3 November 1 November
BNI Exporters Forum BNI Indonesian Masters 2024 Best Indonesian Bank in Hong
BNI Exporter Forum ini merupakan side event Trade Expo Indonesia yang BNI Indonesian Masters 2024 Kong for Serving Indonesia
diselenggarakan oleh BNI di Kota Tangerang. merupakan event golf terbesar di Diaspora
Indonesia yang di ikuti oleh 150 BNI mendapatkan penghargaan
Melalui Xpora, BNI berkomitmen untuk mamajukan UKM Indonesia semakin Go pemain golf professional dari 30 prestisius sebagai Best Indonesian
Global melalui bersinergi dengan Atase Perdagangan Ottawa, Indonesia Trade negara. BNI berpartisipasi dalam Bank in Hong Kong for Serving
Promotion Center (ITPC) Vancouver Kanada & Atase Perdagangan Den Haag memberikan program akuisisi dan Indonesia Diaspora dari Konsulat
Belanda untuk kupas tuntas potensi ekspor di 2 negara tersebut. program cashback di tenant yang Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di
berpartisipasi pada saat on event. Hong Kong. Acara ini juga dihadiri oleh
Kegiatan ini dihadiri oleh 35 UKM Mitra Xpora dari segmen kecil hingga The Chief Executive of Hong Kong SAR
menengah dan 3 diaspora dari Kanada dan Belanda. The Hon. John KC Lee. Penghargaan
di atas diterima oleh General Manager
BNI Hong Kong Farid Faraitody,
sebagai bukti atas komitmen BNI
dalam memberikan layanan terbaik
dan solusi keuangan yang inovatif,
Desember bagi Diaspora dan Pekerja Migran
Indonesia di Hong Kong yang semakin
meningkat jumlahnya.
1 Desember 1 Desember
Rekor MURI untuk wondr by BNI BrightUp Cup 2024
Pemberdayaan Penyandang BNI bersama PBSI kembali menggelar kompetisi bulu tangkis yang dibaur
Disabilitas Pertama dengan hiburan musik melalui wondr by BNI BrightUp Cup 2024. Acara ini
Rekor MURI untuk Pemberdayaan diramaikan sejumlah atlet bulu tangkis Indonesia yang telah menjuarai berbagai
Penyandang Disabilitas Pertama turnamen dunia dan ditutup oleh penampilan band legendaris Sheila on 7. Tim
sebagai Agen Laku Pandai BNI Greysia Polii yang terdiri dari Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, Tontowi
Agen46. Ahmad, Rinov Rivaldy, Fajar Alfian, dan Jafar Hidayatullah berhasil mengalahkan
tim lawan yakni Hendra Setiawan diikuti para atlet antara lain Gregoria Mariska
Tanjung, Marcus Fernaldi Gideon, Yeremia Rambitan, Jonatan Christie, dan
Muhammad Shohibul Fikri.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
41
Page 44
02
Laporan
Manajemen
Laporan Dewan Komisaris 45
Laporan Direksi 57
Surat Pernyataan Anggota Dewan
Komisaris tentang Tanggung Jawab atas
76
Laporan Tahunan 2024 PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk
Surat Pernyataan Anggota Direksi
tentang Tanggung Jawab atas
77
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Laporan
Manajemen
Page 45
Page 46
PRADJOTO Komisaris Utama/Komisaris Independen
Page 47
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan
Dewan Komisaris
Pada tahun 2024, Dewan Komisaris menilai Direksi telah
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Penilaian
didasarkan pada beberapa hal antara lain hasil penilaian KPI Kolegial
Direksi yang pencapaiannya sudah cukup baik jika dibandingkan
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan ukuran lain
yang ditetapkan. Keberhasilan pengelolaan BNI di tengah kondisi
ekonomi yang dinamis menjadi fondasi kuat bagi BNI untuk terus
tumbuh dan berkembang di masa yang akan datang.
PARA PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,
Perkenankanlah kami mewakili seluruh anggota Direksi serta penerapan tata kelola perusahaan yang
Dewan Komisaris menyampaikan rasa syukur baik yang dijalankan BNI selama tahun 2024.
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas pencapaian
kinerja yang baik bagi PT Bank Negara Indonesia MAKROEKONOMI GLOBAL DAN NASIONAL
(Persero) Tbk yang telah melalui tantangan berat SERTA PERBANKAN TAHUN 2024
dalam menjalankan kegiatan usaha dalam industri
perbankan. Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris Kondisi perekonomian global pada tahun 2024
telah menjalankan fungsi dan tugas pengawasan ditandai dengan volatilitas pasar keuangan di
serta memberikan nasihat terhadap strategi dan tengah berbagai gejolak geopolitik, seperti konflik di
kebijakan yang dilakukan oleh Direksi dalam beberapa kawasan dan terpilihnya pemimpin negara
menjalankan bisnis Bank dengan penuh tanggung yang membawa haluan baru. IMF memproyeksikan
jawab, sebagaimana diamanahkan dalam Anggaran pada tahun 2024 akan ditutup dengan pertumbuhan
Dasar Bank serta dan peraturan perundangan- ekonomi global sebesar 3,2%, sedikit lebih rendah
undangan yang berlaku. dibandingkan tahun 2023. Sedangkan, IMF
memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, sedikit naik di 2025.
Dewan Komisaris menjaga objektivitas dan
independensi serta tidak terlibat dalam pengambilan Tantangan ekonomi global yang terlihat semakin
keputusan operasional BNI. Dewan Komisaris prevalensi adalah divergensi arah pertumbuhan
juga telah memastikan bahwa dalam pelaksanaan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi AS yang berada di
kegiatan operasionalnya, BNI telah mengacu kepada atas ekspektasi (3% YoY hingga Triwulan III – 2024)
Anggaran Dasar serta Rencana Bisnis Bank (RBB) berbanding terbalik dengan situasi ekonomi di
yang telah ditetapkan. negara utama lainnya, seperti Jerman dan Inggris.
Selain itu, Tiongkok yang selama ini menjadi
Melalui laporan ini, kami juga akan memaparkan mesin pertumbuhan ekonomi dunia, tumbuh 4,9%
penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Direksi, pada akhir September tahun 2024, lebih rendah
pengawasan terhadap implementasi strategi, dibandingkan rata-rata sebelum pandemi di 6,7%.
pandangan atas prospek usaha yang disusun oleh
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
45
Page 48
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia Lebih lanjut, Dewan Komisaris melakukan penilaian
tahun 2024 terbilang cukup resilien, yakni sebesar atas kinerja Direksi dengan mempertimbangkan
5% hingga Triwulan III – 2024. Namun, pertumbuhan beberapa aspek sebagai dasar penilaian, termasuk
ekonominya tidak merata terutama dari sisi faktor eksternal yaitu kondisi perekonomian dan
konsumsi, dimana daya beli kelompok menengah- industri perbankan. Parameter pencapaian kinerja
bawah cenderung tergerus, terefleksi juga pada Direksi dirumuskan melalui pemenuhan tugas dan
inflasi yang rendah sepanjang 2024 (1,6% YoY per tanggung jawab serta target-target termasuk target
Desember 2024). Entitas Anak. Hasil kajian kemudian dituangkan
dalam rencana target berupa Rencana Bisnis Bank
Ditinjau dari sudut pandang perbankan, ketahanan (RBB) yang kemudian dikonsultasikan kepada
sistem keuangan tetap terjaga sepanjang 2024. Dewan Komisaris untuk dapat dilaporkan kepada
Pertumbuhan kredit perbankan mencapai 10,4% YoY Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
di Desember 2024, didukung oleh kredit modal kerja
(8,4% YoY), investasi (13,6% YoY), dan konsumsi Selain itu, Kementerian BUMN sebagai kuasa
(10,6% YoY). Adapun pertumbuhan kredit tersebut pemegang saham Pemerintah Indonesia, telah
berada di atas pertumbuhan DPK sebesar 4,5% YoY menetapkan ukuran penilaian atas pelaksanaan
(Desember 2024). Dengan tingkat pertumbuhan tugas dan tanggung jawab pengurusan BUMN
sedemikian rupa, posisi loan-to-deposit ratio adalah oleh Direksi. Penilaian kinerja Direksi dan Dewan
sebesar 89% (Desember 2024), naik dibandingkan Komisaris dilaksanakan sekali setiap tahunnya
posisi akhir tahun 2023 (84%). oleh Kementerian BUMN menggunakan Indikator
Pencapaian Kinerja (Key Performance Indicators/
Lebih lanjut, tantangan sektor keuangan berasal KPI). Penilaian atas kinerja Direksi mengacu kepada
dari volatilitas nilai tukar Rupiah. Pemangkasan Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023
suku bunga Fed Fund Rate (FFR) sudah mencapai tentang PedomanTata Kelola dan Kegiatan Korporasi
-100bps sepanjang 2024, tetapi dampaknya kepada Signifikan Badan Usaha Milik Negara, serta Surat
penurunan BI rate (-25bps) tidak sebesar yang Kementerian BUMN No. S-63/Wk.R.MBU/10/2024
diperkirakan sebelumnya. Hal ini dikarenakan tanggal 19 Oktober 2024.
tekanan pelemahan Rupiah, khususnya di
penghujung tahun lalu. Tekanan nilai tukar Kriteria penilaian kinerja Direksi terdiri atas Key
tersebut muncul seiring pasar yang mulai bertahap Performance Indicator (KPI) Direksi secara kolegial
memasukkan risiko kebijakan presiden Amerika dan KPI Direksi secara individual yang disusun
Serikat terpilih (Donald Trump) yang berpotensi sesuai dengan strategi serta fokus BNI di periode
menaikkan risiko inflasi di Amerika Serikat. berjalan yang tertuang pada Rencana Bisnis Bank
(RBB). Untuk KPI Direksi yang bersifat kolegial
Sekalipun penuh dengan tantangan, baik dari sisi dijabarkan ke dalam 5 (lima) program prioritas
riil, finansial, maupun secara industri perbankan; yaitu Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia
sepanjang tahun 2024, kami melihat BNI tetap yang mencakup aspek keuangan dan sosial,
mampu menjaga pertumbuhan bisnis yang baik Inovasi Model Bisnis, Kepemimpinan Teknologi,
dan berisiko rendah. Di tahun yang akan datang, Peningkatan Investasi, serta Pengembangan Talenta.
kemampuan untuk menavigasi dinamika ekonomi Masing-masing program prioritas terdiri dari
global dan domestik merupakan modal yang baik beberapa KPI yang mencerminkan sasaran kinerja
untuk menyambut tahun 2025 yang diperkirakan keuangan dan non-keuangan yang selaras dengan
akan menghadapi banyak tantangan. inisiatif strategis yang telah ditetapkan. Sedangkan
KPI Direksi secara individual disusun sesuai dengan
PENILAIAN ATAS KINERJA DIREKSI tugas, fungsi pokok, dan tanggung jawab masing-
masing anggota Direksi.
Dengan peran utama untuk melakukan pengawasan
atas pengelolaan BNI oleh Direksi, Dewan Komisaris Pencapaian KPI Direksi secara kolegial dan individual
menggunakan sudut pandang pemegang saham dilaporkan dalam laporan berkala kepada Dewan
untuk melihat sejauh mana Direksi mampu Komisaris. Di sisi lain, perhitungan pencapaian KPI
mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki. Direksi secara kolegial dan secara individual ditinjau
Sudut pandang ini menjadi faktor mendasar bagi oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang mengaudit
Dewan Komisaris untuk melakukan pemantauan laporan keuangan BNI untuk kemudian disampaikan
terhadap pencapaian kinerja BNI secara keseluruhan, kepada pemegang saham mayoritas, dalam hal ini
akuntabel dan prudent. Kementerian BUMN.
46 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 49
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pada tahun 2024, Dewan Komisaris menilai Direksi ekonomi serta tetap membawa BNI mencapai kinerja
telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya yang baik. Pengawasan dilakukan terutama namun
dengan baik. Penilaian didasarkan pada beberapa hal tidak terbatas pada evaluasi terhadap Corporate
antara lain hasil penilaian KPI Kolegial Direksi yang Plan BNI dan Rencana Bisnis Bank (RBB), kinerja
pencapaiannya sudah cukup baik jika dibandingkan keuangan tahun 2024 setiap bulan, mengusulkan
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) penunjukan Auditor Eksternal, menyampaikan
dan ukuran lain yang ditetapkan. Di luar pencapaian Laporan Kinerja kepada Kementerian BUMN secara
target yang telah ditetapkan, Dewan Komisaris triwulanan, serta melakukan fungsi pengawasan
memberikan apresiasi terhadap upaya-upaya yang terhadap pelaksanaan pengendalian internal di BNI.
dilakukan oleh Direksi dalam rangka memperkuat Dewan Komisaris juga fokus dalam melaksanakan
kinerja BNI di tengah kondisi yang menantang. Ke pengawasan terhadap pencapaian beberapa aspek
depan, Dewan Komisaris mengamanatkan agar penting rencana bisnis seperti penyaluran kredit,
Direksi senantiasa berkolaborasi dengan pemangku perbaikan kualitas aset, penghimpunan dana pihak
kepentingan terkait sehingga dapat terus menjaga ketiga, produktivitas dan efisiensi. Dalam merancang
dan memelihara kualitas pertumbuhan kinerja BNI. dan merumuskan RBB, Dewan Komisaris berperan
untuk memastikan bahwa aspirasi pemangku
Secara umum, Dewan Komisaris menyambut baik kepentingan, khususnya investor dan pemegang
atas capaian kinerja yang ditunjukkan BNI pada saham, telah terserap dengan baik. Dewan
tahun 2024. Keberhasilan pengelolaan BNI di tengah Komisaris mengapresiasi inisiatif dan kebijakan
kondisi ekonomi yang dinamis menjadi fondasi strategis terkait Corporate Transformation yang
kuat bagi BNI untuk terus tumbuh dan berkembang telah dilakukan sejak tahun 2021 dan diharapkan
di masa yang akan datang. Seperti terlihat pada akan mencapai hasil terbaiknya pada tahun 2025.
kenaikan pinjaman yang diberikan, yang diimbangi
pula dengan penurunan Non Performing Loan (NPL) Dengan berbagai langkah strategis yang telah
bruto. dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, pada tahun
2024 BNI melanjutkan penguatan model bisnis dan
Tabungan sebagai komponen fundamental funding penerapan budaya kerja baru melalui New Way of
juga tumbuh signifikan tahun ini sebesar 11,0% Working (NWOW). Penerapan inisiatif ini dapat
YoY di atas pertumbuhan industri sebesar 6,6% berpengaruh terhadap operasional perbankan BNI
YoY, dapat memberikan gambaran umum tentang memiliki nilai tambah secara berkelanjutan.
pengelolaan BNI pada jalur yang tepat selaras
dengan aspirasi pemegang saham. Pertumbuhan Dewan Komisaris juga senantiasa mengoptimalkan
tabungan tersebut berdampak pada rasio dana fungsi pengawasannya yang dilakukan melalui
murah atau Current Account/Saving Account (CASA) mekanisme rapat Dewan Komisaris, rapat Dewan
terjaga di level 69,9%, memberikan pengaruh positif Komisaris dan Direksi, rapat komite-komite di
terhadap profitabilitas sebagaimana diharapkan bawah Dewan Komisaris; pemberian arahan,
oleh pemegang saham. pendapat atau keputusan Dewan Komisaris; serta
pelaksanaan kunjungan kerja Dewan Komisaris.
PENGAWASAN ATAS PERUMUSAN DAN Secara khusus, Dewan Komisaris berperan penting
IMPLEMENTASI STRATEGI OLEH DIREKSI untuk memastikan terselenggaranya penerapan
prinsip dan praktik GCG pada seluruh tingkatan atau
Hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan jenjang organisasi BNI serta pada Lembaga Jasa
Direksi dibangun dengan saling menghormati Keuangan dalam Konglomerasi Keuangan BNI.
antar keduanya. Terdapat batasan dari tanggung
jawab dan peran yang dijalankan baik oleh Dewan PANDANGAN ATAS PENGELOLAAN
Komisaris maupun Direksi. Direksi berperan SUMBER DAYA MANUSIA
mengelola operasional dan bisnis Bank, sedangkan
Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan Dalam hal pengelolaan Sumber Daya Manusia
atas jalannya pengurusan BNI dan kelompok usaha (SDM), kami menilai implementasi strategi dan
oleh Direksi, memberi nasihat kepada Direksi, kebijakan yang dilakukan oleh Direksi dalam
serta memastikan bahwa BNI melaksanakan aspek bidang Human Capital telah berjalan dengan baik
Governansi dengan baik. sepanjang tahun 2024. Sebagai aspek penting
dalam bisnis perbankan, BNI menempatkan SDM
Secara berkelanjutan, kami senantiasa sebagai mitra strategis dalam pencapaian tujuan
memperhatikan serta fokus mengawasi perumusan melalui penerapan berbagai kebijakan strategis
dan penerapan strategi dan kebijakan BNI sepanjang yang berfokus pada pengembangan kompetensi
tahun 2024, dalam rangka menghadapi tantangan pegawai yang efektif.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
47
Page 50
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dewan Komisaris juga mendukung upaya yang Dewan Komisaris akan terus mendorong Direksi
dilakukan Direksi dalam pengelolaan Human Capital untuk terus memperkuat infrastruktur teknologi
menggunakan Integrated Human Capital Framework informasi Bank. Hal ini sejalan dengan tren jasa
secara terarah dan terukur selaras dengan strategi keuangan global yang mengarah pada keuangan
bisnis BNI. Kami melihat framework ini digunakan digital. Dewan Komisaris juga berharap BNI terus
untuk dapat memberikan added value pada setiap berinovasi dalam digitalisasi layanan, untuk
proses Human Capital yang dilalui oleh pegawai menjadi yang terdepan dalam memberikan layanan
sehingga dapat meningkatkan employee experience. perbankan digital terbaik.
Dewan Komisaris juga mendukung keberlanjutan
penerapan inisiatif NWOW yang tetap dijalankan Untuk itu, Dewan Komisaris mendukung upaya
sepanjang tahun 2024 berkontribusi positif dalam Direksi dalam memberikan nilai tambah kepada
pencapaian kinerja BNI. nasabah melalui beberapa key technologies yang
diadopsi memberikan kontribusi yang signifikan
Dalam setiap tahunnya, kami melihat upaya yang untuk kebutuhan pengembangan produk dan
dilakukan Direksi dalam bidang SDM mampu layanan perbankan digital BNI beberapa tahun
meningkatkan budaya sadar risiko dan budaya terakhir.
kepatuhan melalui beragam program yang telah
diselenggarakan. Kemudian, Dewan Komisaris PROSPEK USAHA TAHUN 2025 DAN
memandang penguatan SDM dalam BNI Corporate PANDANGAN ATAS PROYEKSI KINERJA BNI
Transformation telah berjalan sesuai dengan TAHUN MENDATANG
yang diharapkan. Tema RACE (Risk Culture,
Agile, Collaboration, & Execution Oriented) yang Pada tahun 2025, situasi geopolitik dan perlambatan
diterapkan menjadi poin penting untuk dapat pertumbuhan ekonomi Tiongkok diperkirakan masih
menjalankan transformasi di lingkungan BNI. Dewan akan membayangi kondisi perekonomian global.
Komisaris tiada henti berharap bahwa penguatan Selain itu, adanya pergantian kepemimpinan yang
SDM ini akan memberikan nilai tambah secara baru di negara-negara ekonomi besar, seperti
berkelanjutan, tidak hanya bagi BNI, tetapi juga Amerika Serikat juga turut memengaruhi prospek
bagi BNI Hi-Movers dalam membentuk kepribadian ekonomi dunia. IMF memproyeksi pertumbuhan
setiap individu. ekonomi global di tahun 2025 sedikit naik
dibandingkan 2024.
PANDANGAN ATAS IMPLEMENTASI
TEKNOLOGI INFORMASI DAN UPAYA Kemudian, untuk perekonomian Indonesia,
MEWUJUDKAN DIGITAL BANKING pertumbuhan diproyeksikan berada di rentang
TERDEPAN 4,9-5,4% dan cukup moderat dibandingkan negara
mitra lainnya. Ekspektasi pertumbuhan ekonomi
Kami sepenuhnya menyadari bahwa di masa saat Indonesia diproyeksikan masih berada di atas
ini, Teknologi Informasi (TI) telah menjadi tulang Tiongkok (4,5%), Thailand (3,0%), dan Malaysia
punggung kemajuan bisnis di era digital. Untuk itu, (4.4%); namun di bawah India (6,5%), Filipina
kami mendukung upaya Direksi dalam menjalankan (6,1%), dan Vietnam (6,1%). Adapun pertumbuhan
komitmen untuk memperkuat kapabilitas TI melalui ekonomi Indonesia akan didukung oleh peningkatan
penyusunan Master Plan Teknologi Informasi konsumsi dan investasi seiring kebijakan pemerintah
atau Rencana Strategis TI yang komprehensif, baru yang menyasar langsung perbaikan konsumsi
yang disusun dengan periode 2024-2028 sebagai masyarakat.
kelanjutan dari periode 2022-2025 dan sebagai
penyelarasan terhadap corporate plan 2024-2028. Dalam konteks industri perbankan, BNI
memperkirakan kredit perbankan tumbuh
Dengan Master Plan ini, Dewan Komisaris yakin dalam rentang 9,0-12,5% di 2025 seiring dengan
BNI dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi bertambahnya investasi, kebutuhan modal kerja,
dalam mendukung operasional, meningkatkan dan peningkatan konsumsi. Lebih lanjut, kebijakan
efisiensi, mendorong inovasi, serta selaras dengan makroprudensial yang akomodatif diharapkan
tujuan dan strategi bisnis BNI. Kami melihat hingga dapat membantu penyaluran kredit perbankan.
Desember 2024, BNI telah mencapai progress Adapun risiko ekonomi akan berasal dari sisi global
sebesar 93,23% dari proyek strategis TI yang telah atau eksternal, sehingga perkiraan nilai tukar Rupiah
ditetapkan untuk pelaksanaan di tahun 2024. terhadap Dolar AS akan berada di rentang Rp15.000
Pencapaian ini mencerminkan bahwa komitmen - Rp16.200, yang dipengaruhi oleh masih tingginya
Direksi berhasil dengan baik dalam menjadikan risiko global, terutama potensi kebijakan inward-
penerapan TI yang terintegrasi dalam strategi bisnis looking setelah Donald Trump terpilih menjadi
BNI.
48 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 51
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
presiden AS. Dalam konteks tersebut, ruang besar tersebut dapat mendorong Dewan Komisaris
penurunan suku bunga acuan baik global maupun untuk bertindak jujur, objektif, aktif dan konstruktif,
domestik bersifat terbatas di 2025. serta mampu melindungi kepentingan BNI dan
seluruh pemangku kepentingan.
Memandang kondisi makro ekonomi yang demikian,
Dewan Komisaris menilai arah kebijakan Bank Keberhasilan implementasi Governansi di lingkup
sebagaimana yang disusun Direksi dalam RBB, BNI juga tercermin dari penilaian self assessment
tetap berada pada jalur yang tepat dan menjanjikan, GCG semester I 2024 dan semester II 2024 berada
selaras dengan arah dan tujuan Bank. Direksi dengan pada peringkat 2 (Baik) serta penghargaan dan
sangat baik memperhatikan asumsi dasar dan apresiasi dari pihak luar atas penerapan Governansi
proyeksi ekonomi pada masa mendatang disertai sepanjang tahun 2024, yaitu:
dengan penerapan strategi kebijakan yang positif. 1. Leadership in Corporate Governance dalam
Dengan memaksimalkan kekuatan yang dimiliki, penerapan GCG berdasarkan standar ASEAN
kami yakin BNI akan tetap mampu bertumbuh lebih Corporate Governance Scorecard (ACGS) dari
baik pada masa mendatang. Indonesia Institute for Corporate Directorship
(IICD)
PANDANGAN ATAS PENERAPAN TATA 2. The Most Trusted Company dalam Corporate
KELOLA BANK Governance Perception Index (CGPI) dari The
Indonesia Institute for Corporate Governance
Kami menyadari bahwa aspek Tata Kelola atau (IICG)
Governansi atau GCG, merupakan kunci penting
untuk memastikan tercapainya kinerja bisnis Penghargaan ini menunjukkan bahwa penerapan
yang berkelanjutan. Untuk itu, Dewan Komisaris Governansi di BNI telah dilakukan dengan
mendukung internalisasi Prinsip Governansi menjunjung tinggi perilaku beretika, akuntabilitas,
Korporat Indonesia dalam setiap kegiatan bisnis transparansi, dan keberlanjutan. Lebih dari itu,
BNI. Adapun Prinsip Governansi mencakup hak- kami tetap mengamanatkan kepada Direksi untuk
hak pemegang saham, pemangku kepentingan dan memperhatikan komponen kunci penerapan
pemenuhannya, aturan pokok tentang pengelolaan, Governansi yang mendapat perhatian utama
dan pengawasan atas pengelolaan korporasi di dari Dewan Komisaris di antaranya meliputi
Indonesia, termasuk aspek etika, manajemen risiko, manajemen risiko, sistem pengendalian internal,
dan pengungkapan. dan whistleblowing system.
Dewan Komisaris memandang implementasi SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN
Governansi di lingkup BNI terus mengalami MANAJEMEN RISIKO
peningkatan dari waktu ke waktu. Kami juga
mendukung upaya Direksi dalam mengembangkan Dewan Komisaris menyadari bahwa sistem
perangkat kebijakan yang terus diperbarui, hingga pengendalian internal dan manajemen risiko
evaluasi dan pemantauan Governansi. Hal ini merupakan faktor yang sangat penting dalam
menjadi cerminan komitmen Direksi untuk dapat menjalankan bisnis perbankan. Dewan Komisaris
menerapkan prinsip dan praktik Governansi di memandang, BNI telah memiliki sistem
seluruh elemen operasi dan bisnis Bank. pengendalian internal yang baik dan selaras dengan
profil risiko Bank. Pengendalian internal BNI telah
Salah satu aspek penting dalam keberhasilan dilakukan secara efektif sebagai komponen penting
penerapan prinsip Tata Kelola adalah sinergi dan dalam manajemen Bank, sekaligus menjadi dasar
kolaborasi yang baik antara organ pendukung Dewan bagi kegiatan operasional Bank yang sehat dan
Komisaris dan organ pendukung Direksi. Melalui aman.
keberadaan organ-organ pendukung tersebut,
setiap aspek dalam penerapan prinsip Governansi Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah
dapat terlaksana dan terpantau, baik itu kepatuhan, menjalankan pengawasan terhadap pelaksanaan
manajemen risiko, audit, hingga perkembangan sistem pengendalian internal, dengan menyetujui
SDM dan Teknologi Informasi sebagai salah satu Kebijakan Umum Manajemen Risiko dan Kebijakan
fondasi mewujudkan akuntabilitas Bank. Umum Sistem Pengendalian Intern Dewan
Komisaris juga menjalankan pengawasan terhadap
Dalam rangka mendukung pelaksanaan prinsip penerapan manajemen risiko di segenap Lembaga
GCG di BNI, saat ini komposisi anggota Komisaris Jasa Keuangan (LJK) Konglomerasi Keuangan
Independen BNI mencapai lebih dari 50%. Jumlah dengan menyetujui Kebijakan Umum Manajemen
Komisaris Independen yang mayoritas dan cukup Risiko Terintegrasi.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
49
Page 52
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dalam hal manajemen risiko, Dewan Komisaris laporan WBS serta mendorong Insan BNI berani
terlibat aktif dalam seluruh pengawasan atas dan berpartisipasi dalam melaporkan jika terdapat
pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan pelanggaran atau indikasi fraud. Dengan demikian,
Direksi. Dewan Komisaris berpandangan bahwa BNI tujuan WBS untuk mewujudkan lingkungan kerja
telah menjalankan pengelolaan risiko dengan proaktif yang bersih dan berintegritas menjadi lebih efektif
dan forward looking dan terdokumentasi, melalui dan independen.
proses manajemen risiko antara lain identifikasi,
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko. Lebih lanjut, sejak 2 Maret 2021 BNI telah menjalin
Ketersediaan sistem pengendalian intern yang kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi
efektif sangat penting untuk memastikan bahwa (KPK) terkait penanganan pengaduan dalam
proses manajemen risiko telah dilakukan secara upaya pemberantasan tindak pidana korupsi, yang
terorganisir, efisien, dan sesuai dengan ketentuan penerapannya dilaporkan secara berkala kepada
yang berlaku. Aktivitas pengendalian dilakukan KPK.
dengan memenuhi prinsip segregation of duties
atau pemisahan tugas untuk memastikan bahwa Peran Dewan Komisaris dibantu oleh Komite
tidak ada individu yang memiliki kontrol penuh atas Audit dalam pengelolaan WBS BNI antara lain
suatu transaksi atau proses untuk mencegah potensi untuk melakukan pengawasan guna memastikan
penyalahgunaan. Pelaksanaan manajememen risiko terselenggaranya WBS dengan professional dan
BNI didukung oleh ketersediaan tim pengelola risiko transparan. Dewan Komisaris bersama dengan
yang kompeten dan berpengalaman dalam bidang Komite Audit dan unit-unit lainnya senantiasa
manajemen risiko. melakukan evaluasi dan melakukan tindak lanjut
atas laporan yang diterima. Laporan yang terbukti
Pada tahun 2024, berdasarkan hasil penelaahan kebenarannya berdasarkan hasil pemeriksaan
dan diskusi Dewan Komisaris bersama manajemen, ditindaklanjuti dengan pemberian sanksi
auditor internal, seluruh komite di bawah Dewan administratif berupa pemberian Surat Peringatan
Komisaris, serta auditor independen, Dewan hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun
Komisaris berpandangan bahwa BNI memiliki tindakan lainnya, di antaranya mutasi dan konseling.
kecukupan manajemen risiko yang baik. Pengelolaan
risiko BNI telah berjalan memadai yang tercermin Sepanjang tahun 2024, laporan dugaan tindak
dari hasil penilaian Profil Risiko BNI periode 31 pelanggaran yang diterima melalui mekanisme
Desember 2024 pada Peringkat 2 dan Tingkat WBS sebanyak 296 laporan dengan pengaduan
Kesehatan Bank BNI berada pada peringkat “Sehat”. terbanyak melalui saluran e-mail. Laporan tindak
pelanggaran tersebut ditindaklanjuti dengan proses
PENERAPAN SISTEM PELAPORAN penelitian yang dilakukan oleh Satuan Internal
PELANGGARAN ATAU WHISTLEBLOWING Audit (IAD) dan/atau Senior Operational Risk
SYSTEM (WBS) Executive (SORX)/Satuan Anti Fraud (AFR) atau
Divisi/Satuan/Unit terkait. Dari seluruh laporan yang
Implementasi Whistleblowing System (WBS) telah masuk melalui mekanisme WBS tersebut,
bertujuan untuk mendeteksi dini dan mencegah sebanyak 83,45% atau 247 laporan telah selesai
terhadap dugaan terjadinya penyimpangan ataupun proses pemeriksaannya, di mana beberapa kasus di
pelanggaran dalam setiap aspek kegiatan bisnis antaranya telah diambil tindakan tegas.
Bank. WBS memungkinkan mekanisme pelaporan
yang menjamin kerahasiaan pelapor. WBS menjadi Kami berpendapat bahwa penerapan WBS selama
bentuk partisipasi aktif Insan BNI, mitra, serta tahun 2024 di lingkungan BNI telah berjalan dengan
pihak eksternal lainnya untuk melaporkan dugaan baik. Pencapaian yang berhasil diraih hingga saat
pelanggaran yang terjadi di lingkungan BNI. ini, menunjukkan adanya kesadaran yang cukup
Keberadaan WBS dapat menciptakan iklim kerja tinggi dari segenap insan BNI akan keberadaan
yang transparan, berintegritas tinggi, jujur dan dan manfaat WBS sebagai salah satu alat untuk
bertanggung jawab di lingkungan BNI. memperkuat penerapan tata kelola bank. Kendati
demikian, Dewan Komisaris tetap memberikan
BNI memiliki dan menerapkan mekanisme “WBS arahan kepada Direksi agar sosialisasi penerapan
to CEO” sebagai salah satu mekanisme deteksi dini WBS dilakukan secara berkesinambungan untuk
dalam penerapan WBS. Dalam rangka memperkuat meningkatkan pemahaman dan kepedulian pegawai
WBS yang telah dimiliki, pengelolaan WBS di dalam melaporkan tindak pelanggaran, sehingga
lingkup BNI juga dilakukan dengan menunjuk dapat mewujudkan lingkungan kerja yang bersih,
pihak eksternal, yaitu Deloitte untuk mengelola kondusif dan berintegritas tinggi.
50 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 53
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
FREKUENSI DAN CARA PEMBERIAN melalui pelaksanaan rapat-rapat komite serta
NASIHAT KEPADA ANGGOTA DIREKSI evaluasi, kajian atau penelaahan terhadap hal-
hal yang menjadi tugas Dewan Komisaris.
Kami melaksanakan pemberian nasihat dan saran 3. Arahan dan Pendapat Tertulis
dari Dewan Komisaris kepada Direksi melalui rapat Pemberian arahan dan pendapat Dewan
Dewan Komisaris, rapat komite-komite di bawah Komisaris secara tertulis kepada Direksi
Dewan Komisaris, arahan dan pendapat tertulis, sebagai tanggapan atas laporan pelaksanaan
serta kunjungan kerja Dewan Komisaris. tugas Direksi, permohonan persetujuan atau
konsultasi yang disampaikan oleh Direksi serta
1. Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris terhadap informasi mengenai permasalahan-
Pelaksanaan rapat Dewan Komisaris dilakukan permasalahan yang bersifat strategis dan
secara internal Dewan Komisaris, atau dengan signifikan.
mengundang Direktur Sektor atau Senior 4. Kunjungan Kerja Dewan Komisaris
Executive Vice President yang terkait dengan Pelaksanaan kunjungan kerja Dewan Komisaris
agenda rapat, serta rapat Dewan Komisaris ke lingkungan unit kerja BNI, serta pemberian
bersama Direksi secara rutin. arahan dan pendapat Dewan Komisaris kepada
2. Rapat Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris Direksi berdasarkan hasil kunjungan kerja Dewan
Peran aktif komite-komite di bawah Dewan Komisaris dimaksud.
Komisaris dalam membantu dan mendukung
kelancaran tugas Dewan Komisaris antara lain
Sepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah menyelenggarakan rapat secara internal, atau dengan
mengundang Direktur atau Senior Executive Vice President terkait dengan frekuensi rapat sebanyak 53 (lima
puluh tiga) kali. Sedangkan, rapat gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi telah dilaksanakan sebanyak 7
(tujuh) kali. Seluruh rapat telah dilaksanakan dengan efektif, dengan frekuensi dan tingkat kehadiran Dewan
Komisaris dan Direksi yang tinggi.
PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS
Komite Pendukung Dewan Komisaris
Komite Komite Komite
Komite
Pemantau Nominasi & Tata Kelola
Audit
Risiko Remunerasi Terintegrasi
Pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris dalam mengawasi jalannya pengurusan BNI didukung
oleh Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi & Remunerasi, serta Komite Tata Kelola
Terintegrasi. Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas dukungan keempat komite tersebut dalam
meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris. Selama tahun 2024, Komite
Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi & Remunerasi, serta Komite Tata Kelola Terintegrasi telah
menunjukkan kinerja yang baik dengan menjunjung standar kompetensi dan kualitas yang baik. Penilaian
ini didasari di antaranya oleh realisasi pemenuhan tugas masing-masing komite sesuai dengan Piagam
Komite, kompetensi dan skill, capaian kinerja pada tahun 2024, serta tingkat kehadiran rapat anggota komite
tersebut.
Komite Audit telah melakukan pemantauan dan evaluasi pengendalian internal dan secara efektif membantu
Dewan Komisaris dalam pengawasan atas pelaksanaan fungsi audit internal dan eksternal, termasuk
melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan BNI kepada publik dan/atau pihak
otoritas terkait. Dalam pelaksanaan tugasnya, Komite Audit telah menyelenggarakan rapat dengan Dewan
Komisaris dan rapat dengan mengundang Direktur Sektor/Bidang, Audit Internal, Audit Eksternal, serta
divisi terkait lainnya serta bekerja bersama-sama dengan komite lainnya.
Komite Pemantau Risiko telah melaksanakan tugasnya antara lain dengan memberikan penelaahan dan
rekomendasi atas aspek tata kelola dan manajemen risiko di lingkup BNI, termasuk manajemen risiko
terintegrasi. Sedangkan, Komite Nominasi & Remunerasi telah melakukan tugasnya antara lain menjalankan
pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan nominasi dan remunerasi pada setiap tingkatan organisasi,
mulai dari Dewan Komisaris, Direksi dan pegawai sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
51
Page 54
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sementara, Komite Tata Kelola Terintegrasi menilai Direksi telah berhasil meneruskan program
memberikan masukan berharga atas pengawasan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
yang telah dilakukan terhadap pelaksanaan serta mengembangkan aspek-aspek Lingkungan,
dan implementasi Tata Kelola Terintegrasi Sosial dan Tata Kelola (ESG) secara sistematis dan
dalam Konglomerasi Keuangan BNI, baik yang terpadu untuk menjamin pelaksanaan, pencapaian
mencakup mengenai pelaksanaan Pedoman Tata keberhasilan, serta pengelolaan dampak program
Kelola Terintegrasi, kualitas pelaksanaan fungsi yang sesuai dengan prioritas dan/atau pencapaian
kepatuhan terintegrasi, penerapan manajemen yang ditargetkan.
risiko terintegrasi, kualitas penerapan tata kelola
terintegrasi dengan melakukan evaluasi struktur, Dewan Komisaris berharap agar kinerja yang baik di
proses dan hasil tata kelola terintegrasi, efektivitas tahun 2024 akan secara konsisten dapat dilaksanakan
hasil tata kelola terintegrasi dengan melakukan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,
pemantauan terhadap kinerja keuangan terintegrasi, sehingga pada akhirnya dapat mencapai target net
serta rencana sinergi BNI dan entitas anak maupun zero emisi Gas Rumah Kaca (GRK), serta Tujuan
sinergi antar entitas anak. Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable
Development Goals (SDGs) yang telah menjadi isu
PENGAWASAN ASPEK KEBERLANJUTAN global dan menjadi agenda Pemerintah Indonesia.
DAN DUKUNGAN PELAKSANAAN
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN PERUBAHAN SUSUNAN ANGGOTA DEWAN
LINGKUNGAN KOMISARIS
Dalam beberapa tahun terakhir, BNI telah Selama tahun 2024, terdapat 1 (satu) kali perubahan
menunjukkan upaya besar untuk membentuk atas susunan anggota Dewan Komisaris yang
ekosistem industri hijau di Indonesia, terutama dilakukan dengan tujuan agar Dewan Komisaris
melalui permodalan berbasis Green Bond dan dapat terus memaksimalkan fungsi pengawasan
pendanaan Sustainability Linked Loan (SLL) serta dan pemberian nasihat dengan lebih baik lagi.
skema pembiayaan khusus yang disertai dengan Perubahan komposisi Dewan Komisaris dilakukan
pricing yang menarik untuk green financing. Dewan berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal
Komisaris menyambut dengan sangat baik dan 4 Maret 2024 yang memberhentikan dengan hormat
mendorong BNI untuk dapat meningkatkan inisiatif Susyanto. Atas nama Dewan Komisaris dan BNI
yang telah dilakukan. Hi-Movers, kami mengucapkan terima kasih dan
penghargaan yang tinggi atas pengabdian dan
Dewan Komisaris memberikan apresiasi yang tinggi dedikasi yang telah diberikan selama ini untuk
serta memberikan dukungan penuh atas berbagai kemajuan BNI. RUPS Tahunan juga memberhentikan
upaya implementasi aspek keberlanjutan dan kemudian mengangkat kembali Askolani sebagai
keuangan berkelanjutan BNI yang bertumbuh melalui Komisaris untuk periode kedua, serta mengangkat
berbagai program dan insiatif yang berfokus pada Mohamad Yusuf Permana sebagai anggota
Pilar Keberlanjutan BNI. Selama tahun 2024, kami Komisaris baru.
Dengan demikian, susunan keanggotaan Dewan Komisaris per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
Menjabat*)
Komisaris
Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-20251)
Pradjoto Utama/Komisaris 19 Februari 2024
tanggal 19 September 2023 (Periode Pertama)
Independen
Pahala Nugraha Wakil Komisaris Keputusan RUPS Luar Biasa 2023-2028
19 Februari 2024
Mansury Utama tanggal 19 September 2023 (Periode Pertama)
Komisaris Keputusan RUPS Tahunan 2023-2028
Sigit Widyawan 15 Maret 2023
Independen tanggal 15 Maret 2023 (Periode Kedua)
Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029
Askolani Komisaris 4 Maret 2024
tanggal 4 Maret 2024 (Periode Kedua)
Komisaris Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025
Asmawi Syam 17 Juni 2020
Independen tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
Septian Hario Komisaris Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025
14 Agustus 2020
Seto Independen tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
Komisaris Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025
Iman Sugema 14 Agustus 2020
Independen tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
Erwin Rijanto Komisaris Keputusan RUPS Tahunan 2021-2026
6 Agustus 2021
Slamet Independen tanggal 29 Maret 2021 (Periode Pertama)
52 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 55
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
Menjabat*)
Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027
Fadlansyah Lubis Komisaris 23 Desember 2022
tanggal 31 Agustus 2022 (Periode Pertama)
Keputusan RUPS Tahunan 2023-2028
Robertus Billitea Komisaris 11 September 2023
tanggal 15 Maret 2023 (Periode Pertama)
Mohamad Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029
Komisaris 2 September 2024
Yusuf Permana tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
1)
Mengikuti masa jabatan sebelumnya sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen, 2020-2025
Per 31 Desember 2024 hingga ditandatanganinya Laporan Tahunan ini, tidak terdapat perubahan susunan
dan komposisi Dewan Komisaris.
APRESIASI DAN PENUTUP
Kami senantiasa optimis bahwa BNI di bawah pengurusan dan pengelolaan Direksi saat ini, akan terus
mampu untuk meningkatkan kinerja melalui penerapan kebijakan strategis yang tepat serta menjalankan
pilar Governansi secara konsisten. Tiada henti, Dewan Komisaris tetap mengamanatkan agar manajemen
serta seluruh BNI Hi-Movers, dapat bekerja sama dan bersinergi dengan segenap pemangku kepentingan
lainnya, guna menghasilkan layanan perbankan terbaik yang melampaui ekspektasi nasabah.
Mewakili semua anggota Dewan Komisaris, kami mengucapkan terima kasih kepada Direksi, jajaran
manajemen dan segenap karyawan BNI Hi-Movers atas kerja keras yang telah ditunjukkan sepanjang
tahun 2024. Kepada segenap mitra kerja, pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya, kami juga
menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Semoga segala pencapaian yang berhasil diraih pada
tahun 2024 menjadi fondasi bagi BNI untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan.
Jakarta, 19 Februari 2025
Atas nama Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,
Pradjoto
Komisaris Utama/Komisaris Independen
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
53
Page 56
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dewan Komisaris
Robertus Billitea Fadlansyah Lubis Askolani
Komisaris Komisaris Komisaris
Septian Hario Seto Iman Sugema Pradjoto
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Utama/
Komisaris Independen
54 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 57
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pahala Nugraha Mansury Asmawi Syam Mohamad Yusuf Permana
Wakil Komisaris Utama Komisaris Independen Komisaris
Sigit Widyawan Erwin Rijanto Slamet
Komisaris Independen Komisaris Independen
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
55
Page 58
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
ROYKE TUMILAAR
Direktur Utama
56 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 59
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan
Direksi
Penerapan strategi utama dan transformasi yang telah
dilakukan, berimplikasi positif pada pertumbuhan
kinerja BNI. Hingga akhir tahun 2024, BNI mampu
mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang
solid dan berkelanjutan.
PARA PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,
Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Di tengah kondisi tersebut, BNI terus berupaya
atas rahmat dan hidayah-Nya, kita bersama-sama menjaga kinerjanya, baik melalui program
dapat melalui berbagai tantangan dan dinamika transformasi, maupun strategi pertumbuhan yang
bisnis di sepanjang tahun 2024 yang sangat selektif dan terukur. Kinerja keuangan pada tahun
menantang. Pada kesempatan ini, merupakan 2024 yang cukup solid menunjukkan kemampuan BNI
suatu kehormatan bagi saya mewakili Direksi untuk dapat memenuhi aspirasi pemegang saham,
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, untuk investor, dan seluruh pemangku kepentingan.
menyampaikan Laporan Tahunan tahun buku 2024. Proses transformasi juga dapat dijalankan sesuai
Pencapaian kinerja di tahun 2024, baik operasional dengan target yang telah direncanakan sebelumnya,
dan bisnis BNI patut menjadi apresiasi serta menjadi yang memberikan hasil yang baik bagi pengelolaan
pengalaman berharga bagi kita semua. perbankan dan bisnis yang dilakukan BNI.
Tantangan yang cukup besar bagi perekonomian PEREKONOMIAN GLOBAL DAN NASIONAL
global dan nasional di sepanjang tahun 2024 SERTA INDUSTRI PERBANKAN TAHUN 2024
tentunya memiliki pengaruh langsung terhadap
sektor perbankan. Kondisi geopolitik yang Perekonomian global sepanjang 2024 masih
terus mengalami ketegangan menjadi isu besar ditandai dengan gejolak geopolitik yang diikuti
yang memberikan dampak negatif terhadap dengan beberapa fenomena menarik. Pertama,
keseimbangan rantai perekonomian dunia. Tak terdapat perbedaan trayek pertumbuhan ekonomi
hanya itu, kebijakan sektor keuangan Amerika antar negara utama. Pertumbuhan ekonomi AS
Serikat yang cukup defensif menciptakan capital yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekspektasi,
flight pada pasar modal dan pasar keuangan di berbanding terbalik dengan negara-negara besar
banyak negara, termasuk perekonomian Tiongkok di wilayah Eropa, seperti Jerman, dan Inggris yang
yang mengalami perlambatan, tentunya menjadi ekonominya tumbuh rendah. Kedua, perlambatan
tantangan bagi perekonomian, yang pada akhirnya ekonomi di Tiongkok yang semakin prevalensi dari
akan memberikan pengaruh terhadap sektor sisi permintaan domestik, sebagaimana ditandai
perbankan nasional. dengan lemahnya data-data terkait konsumsi (inflasi
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
57
Page 60
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
yang semakin melambat, penjualan ritel yang ke suku bunga domestik, ketatnya likuiditas, dan
semakin menurun). Lebih lanjut, berbagai institusi volatilitas pasar yang cukup tajam sepanjang 2024.
memproyeksikan ekonomi Tiongkok akan tumbuh
di bawah 5% di jangka menengah. Ketiga, di Asia STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
Tenggara, trayek pertumbuhan ekonomi mengalami BNI TAHUN 2024 SERTA PERTUMBUHAN
momentum yang berbeda. Negara-negara dengan KINERJA
rantai nilai produksi yang lebih dekat dengan pasar
global cenderung bertumbuh di atas ekspektasi. Di tengah kondisi makroekonomi yang dinamis
Keempat, peningkatan risiko geopolitik menciptakan sepanjang 2024 dan berdampak pada lingkungan
ketidakpastian global, terutama setelah terpilihnya bisnis bank, Perseroan senantiasa mencermati
Donald Trump menjadi presiden AS. Dinamika berbagai perkembangan yang terjadi dan
politik AS terkini menimbulkan kekhawatiran pasar memitigasi dampaknya pada realisasi kebijakan
akan diterapkannya kebijakan yang bersifat lebih strategis, pencapaian bisnis di tahun 2024, serta
proteksionis atau inward-looking policies di masa kesinambungan pencapaian bisnis dengan rencana
depan. jangka panjang yang dimiliki Perseroan.
Tentu kondisi ekonomi global yang bergejolak Rencana jangka panjang Perseroan telah tertuang
membawa dampak di sisi pasar keuangan, yaitu dalam dokumen Corporate Plan BNI tahun
kondisi likuiditas yang cenderung ketat dan 2024–2028, yang memiliki aspirasi hingga 2028
penurunan suku bunga acuan (BI-rate) yang sifatnya untuk menjadi Bank dengan SDM dan teknologi
lebih terbatas seiring tekanan nilai tukar Rupiah. terdepan dalam melayani nasabah. Arah strategi
Lebih lanjut, ketidakpastian geopolitik sepanjang tersebut menjadi unique value propositions
2024 membuat investor dari berbagai negara yang akan dibangun BNI di masa mendatang
berada dalam moda waspada (wait and see) dalam dengan memfokuskan pada 3 (tiga) area,
melakukan ekspansi ekonomi. Terpilihnya presiden yaitu Productivity, Platform, dan Proposition.
AS Donald Trump juga menyebabkan adanya Berdasarkan Corporate Plan 2024-2028, fokus
pandangan umum di pasar mengenai potensi Perseroan di tahun 2024 adalah melanjutkan
kenaikan risiko inflasi yang dapat menahan laju perbaikan produktivitas melalui pengembangan
penurunan suku bunga Fed Fund Rate (FFR). kapabilitas, role redesign, optimalisasi jaringan
kantor dan analytics, serta membangun dan
Dalam konteks domestik, pertumbuhan ekonomi memperbaiki platform guna meningkatkan layanan
tergolong cukup baik dan resilien di rentang 5%, dan client experience. Fokus ini dtuangkan dalam
didukung oleh pengeluaran pemerintah (7,5% YoY 6 (enam) strategi utama di 2024 yaitu:
sampai dengan akhir September 2024), investasi 1. Meningkatkan ekspansi bisnis nasabah top tier
konstruksi dan aktivitas hilirisasi tambang. Dengan dengan memperkuat manajemen risiko.
pendorong ekonomi di atas, pertumbuhan kredit 2. Peningkatan digital platform untuk optimalisasi
mencapai 10,4% YoY di Desember 2024) walaupun transactional banking dan cross selling yang
pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) hanya fokus pada peningkatan AUM, CASA dan FBI
mencapai 4,5% YoY (Desember 2024). Kondisi yang sustain.
tersebut menyebabkan posisi loan-to-deposit ratio 3. Memperkuat jaringan bisnis melalui optimalisasi
(LDR) industri perbankan mencapai 89%, lebih tinggi outlet.
dibandingkan akhir 2023 sebesar 84%. Dalam upaya 4. Mengembangkan jaringan bisnis internasional
mendukung penyaluran kredit, BI telah memberikan dalam mendukung penetrasi pasar global.
kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) 5. Memperkuat human capital dan IT untuk
guna memfokuskan pinjaman ke sektor-sektor meningkatkan produktivitas.
prioritas. 6. Optimalisasi BNI Group dalam upaya
memperkuat posisi Perusahaan Anak.
Yang menjadi tantangan ekonomi Indonesia adalah
belanja konsumsi rumah tangga sepanjang 2024 Sejalan dengan strategi utama yang ditetapkan,
cenderung lebih rendah (di bawah 5%) dan belum BNI terus melanjutkan transformasi Perusahaan
menyentuh tingkat pertumbuhan sebelum pandemi. yang sudah memasuki tahun keempat di 2024. Kami
Disinyalir moderatnya pertumbuhan konsumsi menjadikan program transformasi ini lebih dari
rumah tangga memiliki keterkaitan dengan sekadar inisiatif. Ini adalah sebuah langkah besar
stagnannya daya beli untuk kelompok tertentu, yang menandai dedikasi dan komitmen kami untuk
sebagaimana juga dicerminkan oleh angka inflasi terus tumbuh dan berkembang serta beradaptasi
inti yang rendah. Sedangkan tantangan industri terhadap perubahan di tingkat nasional dan global.
perbankan, di antaranya juga muncul dari masih Hasilnya juga tercermin dari tingkat profitabilitas
tingginya suku bunga global yang bertranslasi yang terus meningkat, antara lain terlihat dari
58 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 61
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
rasio Return on Equity (ROE). BNI mencatatkan Agenda transformasi perseroan lainnya juga terus
ROE sebesar 14,2% pada 2024, meningkat sebesar berjalan secara berkelanjutan. BNI berupaya untuk
11,8% dari posisi 2,6% di tahun 2020. Pencapaian membangun pola kerja yang lebih agile, kolaboratif,
ini diperoleh di tengah nilai modal atau ekuitas dan cermat dalam mengelola risiko, sehingga
yang terus meningkat, sehingga menggambarkan pertumbuhan bisnis di setiap segmen bisnis
kenaikan tingkat profitabilitas dari bisnis yang berjalan secara terukur. BNI juga terus memperkuat
sustain. perannya sebagai orkestrator bisnis Indonesia
ke global market melalui perluasan jaringan dan
Adapun fokus transformasi tahun 2024 adalah penguatan kapabilitas bisnis internasional. Saat
peningkatan aspek produktivitas melalui ini, BNI telah hadir di 8 pusat keuangan dunia,
peningkatan peran frontliner (Customer Service dan termasuk Singapura, Hong Kong, Tokyo dan Osaka
Teller) dalam mendukung pemasaran, penguatan (Jepang), New York (Amerika Serikat), Seoul (Korea
tenaga pemasar (sales) dan implementasi model Selatan), London (Inggris), Amsterdam (Belanda),
sales generalist di seluruh kantor wilayah dan serta jaringan kantor terbaru yang diresmikan pada
cabang, yang bertujuan agar BNI dapat memberikan September 2024 di Sydney, Australia. Selain melalui
layanan yang optimal, responsif, serta konsisten cabang luar negeri, Perseroan juga membangun
memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan hubungan kemitraan yang kuat dengan lebih dari
para nasabah, serta pengembangan layanan digital 1.300 bank koresponden di lebih dari 90 negara,
untuk mendukung customer journey. Di tahun 2024, yang mencakup transaksi dalam 16 mata uang.
Perseroan telah merilis aplikasi transaksi untuk Perseroan juga memainkan peranan penting
personal yang dibangun menggunakan platform sebagai payment gateway global dengan bekerja
teknologi terkini, yaitu wondr by BNI. wondr by sama dengan lebih dari 100 perusahaan remitansi
BNI telah diluncurkan pada 5 Juli 2024 bertepatan di lebih dari 20 negara. Pendirian Multinational
dengan ulang tahun ke-78 BNI, dibangun dengan Corporation (MNC) & International Desk di Kantor
riset yang mendalam, mengikuti standar keunggulan Pusat yang terhubung dengan seluruh Kantor Luar
di industri yang tidak hanya di Indonesia, tapi juga Negeri menjadi salah satu keunggulan kompetitif
mengikuti standar global, sehingga diproyeksikan Perseroan dalam menarik dan memfasilitasi
untuk menjadi game changer bagi BNI maupun investasi asing ke Indonesia.
industri perbankan di Indonesia. Kami bersyukur
wondr by BNI mendapatkan akseptasi yang baik Penerapan strategi utama dan transformasi
oleh masyarakat. Hingga akhir Desember 2024 atau yang telah dilakukan, berimplikasi positif pada
6 bulan pasca rilis, wondr by BNI telah diunduh pertumbuhan kinerja BNI. Hingga akhir tahun
oleh 6,1 juta pengguna. Salah satu indikator yang 2024, BNI mampu mencatatkan pertumbuhan
menggembirakan bagi kami adalah tingginya tingkat kinerja keuangan yang solid dan berkelanjutan.
pengguna aktif bertransaksi, yang proporsinya naik Leading indicator utama yang dapat dilihat
hingga ~65% dibandingkan BNI Mobile Banking adalah peningkatan penyaluran kredit terutama di
sebelumnya, menunjukkan animo yang tinggi dari Semester II tahun 2024. Akselerasi kredit di tahun
nasabah atas aplikasi digital ini. 2024 ditopang oleh pembiayaan kepada debitur di
segmen Korporasi yang mencatatkan pertumbuhan
Pada bulan Oktober 2024, Perseroan juga 17,6% YoY di 2024 menjadi Rp441 triliun yang
menghadirkan transformasi BNIdirect, sebuah berasal dari korporasi blue chip baik swasta
platform digital yang dirancang khusus untuk maupun BUMN. Segmen consumer tumbuh 14,5%
nasabah wholesale. Layanan ini kini menyediakan YoY menjadi Rp142,5 triliun, yang dikontribusikan
portal terintegrasi, termasuk Cash Management, terutama dari pertumbuhan personal loan dan kredit
Receivables, Trade, dan Value Chain dalam satu pemilikan rumah (mortgage). Adapun segmen lain
platform. Sepanjang 2024, BNIdirect telah digunakan yang mencatatkan pertumbuhan adalah segmen
sebanyak 173 ribu pengguna, dengan jumlah commercial yang tumbuh sebesar 5,7%. Sementara
transaksi yang terjadi di Sistem BNIdirect meningkat itu, segmen kecil masih berfokus pada perbaikan
lebih dari 30% dibandingkan tahun lalu, dan volume fundamental yaitu perbaikan kualitas aset.
transaksi meningkat sebesar lebih dari 20% secara
YoY. Meningkatnya jumlah transaksi ini kemudian Penguatan peran dari perusahaan anak juga semakin
berkontribusi secara signifikan dalam perolehan terlihat. Sinergi antar BNI Group merupakan salah
dana giro dari perusahaan-perusahaan dan institusi satu strategi utama untuk mendukung kinerja yang
yang menjadi nasabah wholesale Perseroan. sustain. Beberapa sinergi yang telah dilakukan
adalah kerja sama joint financing antara BNI dan BNI
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
59
Page 62
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Finance melalui produk kredit kendaraan bermotor Dari sisi kualitas, seiring dengan akselerasi kredit
(KKB), serta Hibank sebagai future growth engine yang prudent, kualitas aset terus membaik tercermin
BNI pada segmen UMKM dengan memanfaatkan dari penurunan rasio Non-Performing Loan (NPL)
ekosistem BNI Group. Pada tahun 2024, kredit dan yang turun menjadi 2% serta Loan at Risk dan credit
pembiayaan yang disalurkan oleh perusahaan anak cost masing-masing turun menjadi 10,3% dan 1,1%.
mencapai Rp16,2 triliun atau meningkat 79,7% YoY.
Kombinasi dari akselerasi pertumbuhan kredit,
Akselerasi pertumbuhan kredit ini juga tidak lepas peningkatan fee based income, dan konsistensi
dari stabilnya perekonomian nasional di tengah perbaikan kualitas aset, telah mendorong BNI meraih
kondisi global yang sangat dinamis, serta operating laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk
environment yang membaik bagi perbankan, sebagai laba acuan untuk pembagian dividen bagi
terutama sejak Bank Indonesia (BI) memberikan pemegang saham di tahun 2024 mencapai Rp21,5
insentif berupa pelonggaran atas kewajiban triliun, naik 2,7% dibandingkan tahun sebelumnya
pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) dalam sebesar Rp20,9 triliun. Pencapaian laba ini relatif
rupiah kepada bank yang menyalurkan kredit atau inline dengan ekspektasi market.
pembiayaan kepada sektor tertentu, yang berlaku
sejak 1 Juni 2024. Rasio-rasio fundamental juga terjaga dengan baik,
mengindikasikan efektivitas strategi dan kebijakan
BNI melalui insentif tersebut telah memperluas strategis Perseroan. Rasio pinjaman terhadap
cakupan sektor prioritas Kebijakan Likuiditas simpanan atau Loan to Deposit Ratio (LDR) di
Makroprudensial (KLM) dengan turut mencakup tahun 2024 berada di level 96,1%, meningkat
sektor otomotif, perdagangan, listrik, gas, air, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 85,8%. Hal
serta sektor jasa sosial, ekonomi kreatif, dan juga ini menunjukkan peran intermediasi yang berjalan
pembiayaan hijau, di samping sektor hilirisasi non baik dalam koridor yang diatur regulator. Struktur
minerba, perumahan, dan pariwisata yang telah ada permodalan juga terjaga dengan baik. Rasio
sebelumnya. Dengan memanfaatkan insentif ini, Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
perbankan memperoleh tambahan likuiditas yang BNI di tahun 2024 terjaga di level 21,4%. Salah satu
dapat dioptimalkan untuk meningkatkan penyaluran poin penting dari penguatan struktur permodalan ini
kredit kepada masyarakat. Perseroan juga menyikapi tak lepas dari keberhasilan BNI dalam meningkatkan
pemberian insentif ini dengan memperbaiki struktur profitabilitasnya secara sustain. Kami berkomitmen
pendanaan melalui peningkatan proporsi dana ritel untuk menjaga momentum positif dari kinerja ini ke
yang sehat dan sustain dalam rangka memperbaiki depan, antara lain dengan melihat masih baiknya
Cost of Fund (CoF). loan demand, terutama di segmen korporasi, serta
potensi kebijakan moneter dan fiskal yang lebih
Perbaikan proporsi dana ritel terlihat dari ekspansif di 2025.
pencapaian tabungan Perseroan yang mencatatkan
pertumbuhan tertinggi sepanjang sejarah dengan PERAN DIREKSI DALAM PERUMUSAN
pertumbuhan sebesar 11%. Kemampuan BNI STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
menjaga pertumbuhan tabungan di tengah
tantangan likuiditas mencerminkan daya saing Direksi memiliki peran penting dalam perumusan
perusahaan dalam menghadapi tantangan ekonomi, strategi dan kebijakan strategis, dimana secara
baik domestik maupun global. berkala dalam setiap tahunnya telah tertuang
dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) yang kemudian
Pencapaian DPK BNI yang sehat dan sustain dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
terutama berasal dari pertumbuhan tabungan ritel Penyusunan RBB ini juga mengacu pada Corporate
serta program transformasi struktur pendanaan, Plan yang disusun untuk 5 (lima) tahun ke depan
mendukung pencapaian rasio Net Interest Margin dengan fondasi utama adalah visi dan misi yang
(NIM) BNI tahun 2024 di level 4,2%. Selain itu, bisnis telah ditetapkan. Penyusunan Corporate Plan dan
yang terakselarasi menghasilkan Net Interest Income RBB dilakukan Direksi dengan pengawasan dan
(NII) yang tumbuh secara kuartalan sehingga BNI arahan yang diberikan oleh Dewan Komisaris, serta
berhasil mencatatkan total NII sebesar Rp40,4 triliun mengacu pada aspirasi pemegang saham, baik
pada 2024. Kinerja top line yang baik juga didukung pemegang saham mayoritas melalui Kementerian
oleh kenaikan pendapatan non bunga sebesar Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) maupun
11,9% YoY menjadi Rp24 triliun seiring peningkatan pemegang saham minoritas melalui optimalisasi
transaksi dari platform digital BNI. fungsi investor relations.
60 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 63
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Hasil rumusan kebijakan strategis BNI wajib Pada pertengahan tahun 2023, Direksi juga
dijalankan oleh seluruh unit terkait dengan tugas telah memutuskan untuk mengimplementasikan
pokok dan fungsi masing-masing unit. Sebagaimana New Way of Working (NWOW) sebagai cara kerja
tertuang dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja, baru yang lebih lean, agile, dan customer-centric.
Direksi berperan aktif untuk memastikan bahwa Implementasi NWOW ini semakin dipertajam di tahun
setiap unit memahami tugas pokok dan fungsi yang 2024, sebagai cara kerja baru yang menyelaraskan
dijalankan agar rencana kerja yang telah ditetapkan antara budaya kerja yang agile, akuntabel dan
dapat tercapai dengan baik. Di samping itu, Direksi kolaboratif, desain organisasi dengan fungsi yang
juga mengambil peran sebagai pengambil keputusan lengkap dan tanpa duplikasi, mekanisme dan proses
strategis khususnya terkait beberapa hal yang koordinasi dalam organisasi BNI, pengembangan
membutuhkan jenjang pengambilan keputusan kompetensi berbasis kepemimpinan, hingga
tertinggi, baik pengambilan keputusan pada aspek penyelarasan Key Performance Indicator (KPI) di
pengembangan produk, bisnis, pemasaran dan seluruh level organisasi.
penjualan, hingga manajemen risiko dan aspek
Governansi Bank. Direksi juga berperan aktif dalam memastikan bahwa
seluruh rancangan dan rumusan serta target yang
Seluruh strategi dan kebijakan strategis yang telah tertuang dalam RBB dapat dipahami dengan baik
dilaporkan dalam RBB dituangkan menjadi Key dan terlaksana selaras dengan yang diharapkan.
Performance Indicator (KPI) di mana Direksi memiliki Kebijakan top down dan bottom up dalam proses
kaitan langsung dengan berbagai capaian penting pengambilan keputusan dikembangkan sesuai
dalam KPI tersebut. Dengan demikian, mendorong dengan porsi dan perspektifnya, dengan harapan
keterlibatan langsung Direksi dalam merancang dan adanya berbagai inovasi dapat lahir dari jajaran
merumuskan strategi dan kebijakan strategis BNI paling bawah, termasuk keterlibatan komite
serta menjalankan berbagai upaya yang dibutuhkan dan seluruh organ pendukung Direksi. Namun,
untuk dapat merealisasikan rancangan dan rumusan Direksi tetap memiliki kewenangan penuh untuk
kebijakan strategis Bank. Seluruh proses perumusan memastikan setiap keputusan yang diambil
strategi dan keterlibatan Direksi dalam kebijakan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku dan
strategis tersebut diharapkan dapat membuktikan memiliki orientasi sesuai dengan tujuan BNI. Untuk
komitmen BNI untuk menjunjung tinggi prinsip memastikan proses pemantauan kinerja dan strategi
kehati-hatian dan penerapan Good Corporate berjalan, Direksi membentuk fungsi Corporate
Governance (GCG). Planning & Performance Management di tingkat
divisi, serta menjalankan secara berkala beberapa
PROSES YANG DILAKUKAN DIREKSI DALAM komite di tingkat Direksi seperti Komite Manajemen
RANGKA MEMASTIKAN IMPLEMENTASI Kinerja, Komite Perusahaan Anak, Komite Bisnis,
STRATEGI Komite Asset & Liability, Komite Manajemen
Teknologi, Komite Manajemen Risiko Terintegrasi,
Dalam rangka memastikan implementasi strategi Komite Kredit, Komite Kebijakan Perkreditan, dan
dan kebijakan berjalan dengan baik, Direksi Komite Human Capital. [ACGS D.1.5, D.1.6]
melakukan berbagai arahan yang diperlukan
kepada seluruh jajaran agar rancangan dan PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI
rumusan strategi dapat lebih mudah diaplikasikan. TAHUN 2024
Direksi juga mencanangkan BNI Corporate
Transformations sejak 2021 untuk memastikan arah Informasi mengenai keberhasilan strategi yang
strategis dalam Corporate Plan Perseroan 2024- telah dicanangkan pada awal tahun dapat terlihat
2028 dapat tereksekusi dengan baik sesuai dengan dari highlight pencapaian BNI dalam perbandingan
target yang direncanakan melalui pendekatan antara target dengan realisasi sebagaimana yang
project management. Dalam eksekusinya, program tercantum di bawah ini.
transformasi dilakukan dalam beberapa fase atau
wave, dimana setiap wave terdiri dari sejumlah
proyek dengan workplan yang clear hingga dapat
diimplementasikan. Pendekatan ini dilakukan dalam
rangka meningkatkan success rate dari program
transformasi Perseroan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
61
Page 64
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pencapaian Target 2024
Uraian Realisasi 2024 Target 2024
(%)
Penyaluran Kredit (Rp-juta) 775.872 774.977 100,1
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) (Rp-juta) 805.511 856.642 94,0
Non Performing Loan (NPL) Gross (%) 2,0 1,9 105,3
Laba Bersih (Rp-juta) 21.464 21.244 101,0
Return on Asset (ROA) (%) 2,5 2,4 104,2
Return on Equity (ROE) Equity Based (%) 14,2 14,2 100,0
Net Interest Margin (NIM) (%) 4,2 4,0 105,0
Beban Operasional terhadap Pendapatan (BOPO) (%) 70,0 70,3 99,6
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) (%) 21,4 20,3 105,4
Rincian informasi mengenai perbandingan antara tidak terlepas dari fokus dan upaya BI untuk menjaga
target dan realisasi 2024 dapat dilihat pada bab stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian
“Analisis dan Pembahasan Manajemen” dalam global yang belum berakhir. Menghadapi kondisi
laporan tahunan ini. Secara umum, pencapaian tersebut, BNI tetap berupaya memberikan kredit
BNI pada tahun 2024 dibandingkan dengan target kepada nasabah dengan menjalankan sejumlah
tercatat cukup baik, dimana target ekspansi bisnis antisipasi, meliputi:
BNI melalui penyaluran kredit serta penghimpunan 1. Mengimplementasikan end to end credit process
DPK tercapai dengan hasil yang baik. Pencapaian dalam memperkuat manajemen risiko dan
ini juga didukung dengan fondasi aset sehat dan meningkatkan budaya risiko.
berkualitas melalui realisasi NPL yang berada di 2. Menawarkan bisnis ekosistem dan solusi
bawah target tahun 2024. keuangan pada nasabah kelembagaan, Diamond
Clients, nasabah prima, dan universitas terpilih.
Perseroan juga tercatat tetap mampu untuk 3. Meningkatkan pertumbuhan kredit di segmen
menjaga rasio-rasio beban dan biaya secara efisien. kecil dengan fokus pada UMKM berorientasi
Beban Operasional terhadap Pendapatan (BOPO) ekspor melalui program BNI Xpora dan bisnis
dapat direalisasikan di bawah target. Selain itu, Net digital melalui sinergi dengan entitas anak.
Interest Margin (NIM) dapat dikelola secara sehat. 4. Meningkatkan bisnis wealth melalui
Pencapaian ini menghasilkan kinerja yang baik pengembangan layanan dan produk investasi
tercermin dari indikator profitabilitas, yang meliputi yang menarik.
laba bersih, ROA dan ROE mampu mencapai bahkan 5. Menjalin kerja sama dengan fintech, e-commerce,
melebihi target yang telah ditetapkan. Hal ini dan platform digital lainnya untuk memperluas
menunjukkan kemampuan BNI dalam menentukan akses nasabah ke ekosistem keuangan yang
target pertumbuhan bisnis dan mengelola inisiatif lebih lengkap dan saling terhubung.
strategis, termasuk strategi efisiensi yang terus 6. Mendorong kolaborasi lintas sektor, seperti
dilakukan guna menciptakan nilai tambah bagi agribisnis, pendidikan, dan layanan kesehatan,
profitabilitas. untuk menyediakan solusi finansial yang
mendukung kebutuhan spesifik segmen pasar.
Dalam hal permodalan, strategi pengelolaan modal
BNI tergambarkan dari pencapaian target struktur BNI juga tetap menjalankan Strategi Penyaluran
modal, yaitu rasio KPMM tahun 2024 dengan kredit tahun 2024 yang dilakukan dengan sangat
pencapaian di atas target yang telah ditetapkan. selektif salah satunya fokus pada debitur Corporate
Pencapaian target yang cukup positif atas KPMM serta sektor prioritas, value chain, dan cross
tersebut tak lepas dari peningkatan kinerja BNI di selling dengan mengutamakan budaya risiko.
sepanjang beberapa tahun terakhir. Selain itu, BNI terus mengoptimalkan penyediaan
dana/pembiayaan kepada pihak terkait maupun
KENDALA, TANTANGAN, DAN Perusahaan Anak untuk peningkatan bisnis. Fokus
ANTISIPASINYA strategi penanaman dana 2024 adalah pada
peningkatan kualitas kredit dengan mengutamakan
Sepanjang tahun 2024, BNI dihadapkan pada budaya risiko serta ekspansi bisnis secara
berbagai tantangan di antaranya suku bunga BI berkelanjutan dengan beberapa inisiatif antara lain :
yang masih tercatat cukup tinggi dan sempat naik 1. Meningkatkan ekspansi bisnis pada debitur
menjadi 6,25% pada April 2024, sebelum akhirnya Corporate serta sektor prioritas, value chain, dan
kembali menjadi 6,00% pada Desember 2024. Hal ini cross selling dengan mengutamakan budaya
risiko.
62 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 65
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Meningkatkan produktivitas RM antara lain Roadmap ini menjadi pedoman strategis untuk
melalui RM re-allocation. memastikan pengelolaan sumber daya manusia
3. Memperkuat akuisisi berkualitas di Segmen yang efektif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan
Konsumer melalui payroll loan pada segmen bisnis di masa depan.
potensial (al. white collar) and mortgage dan
fokus pada wilayah dengan potensi bisnis yang HC Roadmap BNI berfokus pada tiga pilar utama:
tinggi. 1. High-Performing People: Membangun pegawai
4. Meningkatkan kualitas pipeline manajemen di yang produktif dan memiliki kinerja optimal
seluruh segmen. dalam setiap fungsi dan tanggung jawab.
5. Meningkatkan Risk management melalui 2. Future-Proofed Workforce: Menyiapkan pegawai
peningkatan kapabilitas Risk Culture, Risk dengan keterampilan dan kompetensi yang
Assessment RM and End to End Credit Process relevan untuk memenuhi kebutuhan bisnis saat
tools khususnya pada segmen SME and ini dan masa depan.
Commercial. 3. Impact-Oriented Leaders: Mengembangkan
6. Meningkatkan penetrasi bisnis di seluruh pemimpin yang kompeten, inspiratif, dan
segmen dengan kolaborasi menggali potensi mampu menciptakan dampak positif untuk tim
bisnis cabang dengan sinergi channel Kantor dan perusahaan.
Pusat dan Wilayah.
7. Mengoptimalkan digitalisasi di Cabang Sebagai fondasi dari ketiga pilar tersebut, BNI
dan Shifting to Digital untuk meningkatkan juga mengintegrasikan holistic performance
transaksional nasabah. management, growth oriented – multi faceted talent
8. Peningkatan bisnis Internasional yang management system, teknologi human capital
berkelanjutan melalui cross-border solution & terkini, serta operating model yang mendukung
advisory (Trade, Xpora, Diaspora, Investment & kolaborasi erat antara unit bisnis, finance, dan
Transaction). human capital.
PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA Implementasi HC Roadmap ini memastikan bahwa
pengelolaan Human Capital di BNI selaras dengan
BNI senantiasa menunjukkan komitmennya untuk best practices industri untuk memberikan nilai
mewujudkan visi “Menjadi Lembaga Keuangan tambah bagi bisnis perusahaan. Dengan peta
yang Terunggul dalam Layanan dan Kinerja secara jalan yang jelas, BNI optimis mampu mendorong
Berkelanjutan.” Sebagai bagian dari strategi pencapaian visi dan tujuan strategis secara
tersebut, BNI telah menyusun Human Capital (HC) berkelanjutan.
Roadmap yang terintegrasi dalam Corporate Plan.
Key Objective
To become a leading financial institution through high-performing, future-proofed, and impact
oriented people
High-Performing Future-Proofed Impact-Oriented
People Workforce Leaders
Achieve best-in-class Ensure employee are equipped Line and functional leaders
productivity for key business with skills and competencies who are capable, inspirational,
battlegrounds to meet business needs, today, and able to build teams that
and tomorrow deliver sustainable outcomes
Holistic performance management system
Growth-oriented, multi-faceted talent management system
Next-gen digital human capital tools
Strong collaboration between business, finance & human capital
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
63
Page 66
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Management menyadari bahwa kesejahteraan pegawai merupakan elemen kunci dalam menciptakan
lingkungan kerja yang produktif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, BNI memperkuat inisiatif kesejahteraan
karyawan melalui BNI Holistic Employee Wellbeing Program, yang mencakup tiga aspek utama:
1. Kesehatan Mental dan Fisik
BNI menyediakan program kesejahteraan yang mendukung kesehatan mental dan fisik pegawai, termasuk
layanan konsultasi melalui aplikasi digital yang dapat diakses kapan saja. Program ini memberikan
dukungan personal bagi setiap karyawan untuk meningkatkan kondisi mental dan fisik sesuai kebutuhan
mereka.
Selain itu, BNI menyediakan BNI Little Explorer Daycare, fasilitas penitipan anak dengan layanan lengkap,
untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas karyawan, khususnya karyawan perempuan.
2. Kesehatan Finansial
BNI meluncurkan layanan konsultasi keuangan bagi pegawai melalui aplikasi yang memberikan
panduan perencanaan keuangan pribadi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan,
menciptakan stabilitas finansial, dan mendukung produktivitas karyawan.
Selain itu, BNI juga menyediakan Dana Kesehatan Masa Pensiun (DKMP), program yang bertujuan untuk
memastikan perlindungan kesehatan berkelanjutan bagi pegawai setelah masa kerja berakhir.
3. Kesehatan Sosial
Untuk mendukung keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, BNI membentuk komunitas-
komunitas hobi dan minat melalui 46 Society. Lebih dari 25 komunitas aktif yang memberikan kesempatan
bagi pegawai untuk berprestasi, berkolaborasi, serta menjaga kesehatan mental dan fisik.
Dengan implementasi program ini, BNI optimis dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman,
dan mendukung produktivitas jangka panjang.
ployee Well-B
I Em ein
BN g
HEALTH
Mental & Physical
Consultation
• EAP 2.0
• BNI Daycare
FINANCIAL
Financial
Consultation
• EAP 2.0 -
Financial Checkup
Happy & Healthy • New Dana
BNI Hi-Movers Kesehatan Masa
Pensiun (DKMP)
SOCIAL
Social Communities
46 Society (Komunitas)
BNI juga secara rutin menyelenggarakan program program pelatihan, termasuk program pelatihan
pelatihan dan pengembangan kompetensi yang meningkatkan kompetensi untuk mengelola
karyawan. Hal ini dilakukan sebagai upaya BNI BNI dan dapat memenuhi kebutuhan kompetensi
untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan pegawai. Sepanjang tahun 2024 BNI telah
pegawai, agar dapat merespons perkembangan menyelenggarakan berbagai program pendidikan
dan tantangan dalam industri perbankan. BNI dan pelatihan kepada 272.351 peserta atau rata-rata
University sebagai pengemban mandat dalam setiap pegawai mendapatkan pelatihan sebanyak 10
mengelola pengembangan kompetensi pegawai, kali.
mengembangkan strategi, dan merancang berbagai
64 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 67
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI Sepanjang tahun 2024, BNIdirect mencatatkan
DAN DIGITAL BANKING kinerja yang solid dengan pertumbuhan pengguna
sebesar 14,2% YoY, mencapai 173 ribu pengguna.
Kami senantiasa fokus pada berbagai kebijakan Dari jumlah pengguna tersebut, volume transaksi
dan inisiatif strategis untuk menyempurnakan yang dihasilkan dari platform ini meningkat secara
proses bisnis, ketersediaan sistem, pengembangan signifikan signifikan, tumbuh 23,3% secara YoY.
Teknologi Informasi (TI) untuk enabler digital, Pencapaian ini mempertegas posisi BNIdirect
infrastruktur, jaringan komunikasi serta pelayanan sebagai solusi digital yang terpercaya dan relevan
produk digital Bank yang sejalan dengan bagi nasabah wholesale.
perkembangan industri perbankan. Pengembangan
TI juga ditujukan pada refreshment infrastruktur, baik Sebagai bagian dari transformasi digital BNI,
untuk sistem maupun network, guna mendukung BNIdirect terus berinovasi untuk memenuhi
peningkatan transaksi serta penguatan kapabilitas kebutuhan nasabah dengan menawarkan solusi
Cyber Security. unggulan seperti manajemen kas, rantai pasok,
perdagangan global, dan valuta asing. Keberhasilan
Menghadapi era digital banking, BNI senantiasa ini mencerminkan komitmen BNI untuk menjadi
memperhatikan penyebaran jaringan layanan yang mitra strategis bagi nasabah bisnis, sekaligus
efektif dan efisien, serta fokus dalam pengalihan memperkokoh posisinya sebagai penyedia layanan
transaksi perbankan nasabah menuju channel perbankan digital terdepan di Indonesia. Pada
digital, terutama penggunaan wondr by BNI yang tahun 2024, BNI juga telah menyelesaikan proses
merupakan super app layanan mobile banking mentransformasikan hibank yang sebelumnya
BNI terbaru, dengan fitur-fitur baru yang dapat merupakan hasil akuisisi Bank Mayora untuk menjadi
memenuhi berbagai kebutuhan finansial nasabah bank digital pertama di Indonesia yang berfokus
retail. wondr by BNI telah diunduh lebih dari 6,1 pada segmen UKM. hibank terus memperkokoh
juta kali sepanjang 2024 sejak peluncurannya dan intermediasinya melalui pemberdayaan ekosistem
menunjukkan jumlah pengguna aktif bertransaksi komunitas yang ditargetkan. Hingga Desember 2024,
~65% yang secara konsisten meningkat lebih tinggi portofolio kredit hibank mencatat pertumbuhan
dibandingkan dengan BNI Mobile Banking. Hal signifikan sebesar 75,5% secara tahunan (YoY).
ini menunjukkan bukti komitmen BNI untuk terus Pertumbuhan ini didorong oleh kontribusi besar
menjadi main transaction platform pilihan nasabah. dari segmen UMKM, dengan penyaluran kredit
pada segmen tersebut meningkat sebesar 78%
Seiring dengan kinerja wondr by BNI yang positif, dibandingkan Desember 2023. Selain itu, jumlah
aplikasi mobile banking yang saat ini ada masih debitur UMKM hibank meningkat signifikan hingga
beroperasi dengan jumlah pengguna terdaftar 60 kali lipat jika dibandingkan dengan Desember
mencapai 18,1 juta nasabah. Kami terus berupaya 2023.
mendorong proses migrasi secara bertahap agar
nasabah beralih ke wondr by BNI. Hal ini bertujuan PENGEMBANGAN JARINGAN KERJA DAN
untuk memastikan seluruh nasabah BNI dapat MITRA USAHA
menikmati pengalaman layanan yang lebih baik dan
terpersonalisasi dengan wondr by BNI. Dengan visi besar sebagai bank nasional
berkapasitas global, BNI didukung oleh aliansi
Selain platform transaksi untuk nasabah ritel, BNI strategis dan jaringan bank koresponden di luar
terus meningkatkan layanan digital untuk segmen negeri. BNI juga terus memperluas jaringan kerja
wholesale dengan melakukan transformasi platform yang dimiliki baik dalam cakupan nasional hingga
BNIdirect. BNIdirect yang baru dirancang untuk jaringan global, dengan memanfaatkan jaringan dan
memberikan pengalaman transaksi yang lebih nasabah maupun mitra usaha sebagai target pasar.
efisien dan komprehensif dengan fitur yang dapat Di samping itu, BNI juga menjalin kerja sama lainnya
memberikan nasabah gambaran menyeluruh yang dilakukan dalam rangka memperluas bisnis
dan real-time. Visibilitas data yang jelas tersebut serta meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.
mempermudah akses informasi yang relevan dan
pada akhirnya dapat mendukung perencanaan dan Hingga akhir tahun 2024 BNI memiliki 1.780 outlet
analisis keuangan yang lebih akurat. Semua fitur (KC dan KCP), 13.388 ATM (incl. ATM luar negeri),
ini didukung oleh otomasi dan integrasi layanan, dan 213.370 agen Branchless Banking (BNI Agen46)
yang secara signifikan meningkatkan efisiensi yang tersebar di seluruh Indonesia. Sepanjang
operasional dan memberikan kestabilan dalam tahun 2024, BNI juga terus melakukan transisi
setiap transaksi. Dengan pendekatan ini, BNIdirect pengembangan format outlet super flagship,
memperkuat perannya sebagai solusi keuangan business flagship, digital first dan thematic, yang
digital yang andal bagi nasabah wholesale. menawarkan pengalaman perbankan yang lebih
cepat, unik, dan lengkap bagi nasabah.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
65
Page 68
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dalam mendukung keuangan inklusif, BNI Agen46 selling agar bisnis turunannya dapat digarap
tersebar di 34.241 kelurahan/desa di seluruh secara menyeluruh.
Indonesia, termasuk daerah yang dikategorikan 2. Penguatan Organisasi Kantor Wilayah
Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T). Pada tahun Implementasi dan penyempurnaan fungsi
2024, BNI Agen46 mencatatkan volume transaksi organisasi Kantor Wilayah untuk mendukung
sebesar Rp51,97 triliun dengan jumlah transaksi bisnis dengan pengelolaan risiko yang kuat,
mencapai 79,35 juta transaksi. dan penguatan eksekusi value chain dan cross
selling diutamakan dari top tier clients. Hal ini
KINERJA LAINNYA didukung dengan penguatan jaringan bisnis
(outlet) dengan melakukan digitalisasi outlet
Struktur Organisasi untuk mempermudah transaksi nasabah.
Struktur organisasi menjadi penting dalam rangka 3. Penguatan Fungsi Kantor Luar Negeri
mengikuti perkembangan dan perubahan bisnis, Mengembangkan dan memperkuat jaringan
serta mencapai sebuah tujuan. BNI senantiasa bisnis internasional dalam mendukung penetrasi
melakukan penguatan struktur organisasi secara pasar global dengan implementasi penataan
terus-menerus, sebagaimana dicerminkan dalam fungsi dan organisasi Kantor Luar Negeri (KLN).
Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini, Penataan Organisasi KLN disesuaikan dengan
melalui proses identifikasi dan pengembangan potensi dan optimalisasi serta diperkuat fungsi
suksesor. Secara berkelanjutan BNI juga melakukan alignment antara KLN dan Kantor Pusat dalam
evaluasi terhadap struktur organisasi guna mendukung bisnis KLN.
meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan memastikan 4. Pengembangan Organisasi yang Agile dan Lean
kelangsungan usaha dalam jangka panjang. Pengembangan organisasi yang Agile dan Lean
yang mendukung strategi BNI yang mampu
BNI secara berkelanjutan melakukan penataan dan menjawab potensi, tantangan, serta perubahan
evaluasi organisasi untuk mendukung dan selaras kondisi internal dan eksternal yang cepat dan
dengan visi, misi dan arah strategi BNI ke depan. dinamis. Implementasi organisasi Agile dan Lean
Di mana salah satu inisiatif transformasi yang dilakukan dengan mengubah pola kerja menjadi
berdampak pada penataan struktur organisasi dan lebih simple dan mengurangi layer dan span of
cara kerja organisasi adalah implementasi New control sehingga produktivitas pegawai lebih
Way of Working (NWOW). Inisiatif tersebut telah meningkat.
dilakukan pada tahun 2023, dan terus dilakukan
penyempurnaan organisasi sampai pada tahun Aktivitas Utama serta Jenis Produk dan
2024. Adapun, pengembangan organisasi BNI pada Jasa yang Ditawarkan
tahun 2024 berfokus pada beberapa aspek yaitu: Kegiatan usaha atau aktivitas utama BNI adalah
1. Penguatan Organisasi Kantor Pusat menjalankan layanan perbankan dan kegiatan
Implementasi dan penyempurnaan fungsi usaha penunjang lainnya dengan menghimpun
organisasi Kantor Pusat yang mendukung fungsi dan menyediakan dana bagi masyarakat, serta
bisnis, risk, enablers IT, dan operasional dengan memberikan suku bunga yang kompetitif kepada
mempertimbangkan kolaborasi, business nasabah. Dalam menjalankan aktivitas utama
process excellence dan mitigasi dan pengelolaan tersebut, BNI menawarkan berbagai produk dan
risiko yang kuat dalam rangka menuju proses jasa perbankan, termasuk penyaluran kredit
yang fast, lean, dan accurate. Penguatan kepada debitur usaha kecil, dan menengah, yang
Organisasi Kantor Pusat dilakukan dalam rangka dapat dilihat pada bab Profil Perusahaan dalam
optimalisasi bisnis melalui top tier client dengan pembahasan Produk dan Jasa yang Dihasilkan.
memanfaatkan konsep value chain dan cross
66 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 69
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tingkat Suku Bunga Penghimpunan dan Penyediaan Dana
Tingkat suku bunga penghimpunan dan penyediaan dana untuk mata uang Rupiah yang dimiliki BNI pada
tahun 2024, sebagai berikut:
(efektif % per tahun)
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
Berdasarkan Jenis Kredit
Bulan
Kedit Non UMKM Kredit UMKM Non KPR/
KPR/KPA
Korporasi Ritel Menengah *
Kecil* Mikro Non KPA
Januari 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
Februari 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
Maret 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
April 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
Mei 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
Juni 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
Juli 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
Agustus 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
September 2024 8,63% 8,79% 9,80% 10,43% 11,61% 9,11% 10,45%
Oktober 2024 8,71% 8,88% 9,83% 10,46% 11,62% 9,13% 10,47%
November 2024 8,56% 8,72% 9,71% 10,47% 11,59% 9,03% 10,35%
Desember 2024 8,80% 9,00% 9,96% 10,85% 11,89% 9,32% 10,69%
* Terdapat segmentasi baru pada bulan September 2024
Jumlah, Jenis, dan Lokasi Kantor PERUBAHAN-PERUBAHAN PENTING YANG
Dalam mendukung strategi ekspansi bisnis yang TERJADI PADA BANK DAN KELOMPOK
efektif dan optimal, dilakukan pengelolaan jaringan USAHA BANK
kantor/outlet. Pengelolaan jaringan yang dilakukan
agar jaringan yang ada akan semakin efektif dan Sepanjang tahun 2024 tidak terdapat adanya
efisien sesuai dengan potensi bisnis yang ada di perubahan-perubahan penting yang terjadi pada
wilayah jaringan tersebut berada. Hingga saat BNI ataupun Kelompok Usaha BNI.
ini, BNI terus meningkatkan customer experience
dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis, PROSPEK USAHA 2025, PERKEMBANGAN
dengan menawarkan berbagai produk dan layanan PEREKONOMIAN, DAN TARGET PASAR
yang komprehensif melalui 1 (satu) kantor pusat,
17 kantor wilayah, 10 (sepuluh) jaringan kantor luar Perbaikan dan perubahan kondisi lingkungan
negeri dan 1.838 jaringan kantor yang terdiri dari internal BNI dalam rangka perbaikan berkelanjutan
kantor cabang, kantor cabang pembantu dan sentra melalui BNI Corporate Transformation terus
bisnis. Dari 10 (sepuluh) jaringan kantor luar negeri dilakukan untuk meningkatkan kinerja Bank, dari
tersebut, terdiri dari 6 (enam) kantor luar negeri, 1 berbagai aspek sudah berada pada jalur yang tepat.
(satu) sub-branch, 1 (satu) kantor cabang remittance, Dengan demikian, tidak berlebihan apabila kami
dan 2 (dua) kantor perwakilan yang tersebar di 8 sangat optimis bahwa prospek bisnis BNI pada masa
(delapan) negara. mendatang akan semakin cemerlang dan mampu
mencapai kinerja yang semakin gemilang serta
Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan menangkap berbagai peluang maupun beradaptasi
Pemegang Saham dalam Kelompok Usaha dengan perubahan lingkungan bisnis yang semakin
Bank kompleks pada masa mendatang.
Pada tahun 2024, informasi mengenai kepemilikan
saham (langsung dan tidak langsung) anggota Kendati demikian, kami juga perlu mencermati
Dewan Komisaris dan Direksi yang menjabat dan/ dengan seksama perkembangan ekonomi global
atau diangkat pada tahun buku, adalah sesuai dan nasional disertai dengan penerapan strategi dan
dengan yang diinformasikan pada Bab Profil kebijakan yang tepat, agar mampu merealisasikan
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. capaian yang baik ke depan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
67
Page 70
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global penerapan strategi dan kebijakan sebelumnya.
di 2025 relatif sama dengan 2024, yakni di 3,3% (2024: BNI juga akan terus fokus pada pengelolaan
3,2%). Beberapa risiko, seperti risiko geopolitik, likuiditas yang optimal, pertumbuhan kredit yang
perubahan kepemimpinan dan kebijakan negara- berkelanjutan, serta konsistensi menjaga kualitas
negara perekonomian utama, serta perlambatan aset yang akan mendorong kinerja BNI yang
ekonomi Tiongkok merupakan risiko ekonomi semakin solid.
global ke depan.
PERKEMBANGAN PENERAPAN TATA
Dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Indonesia KELOLA BANK
di tahun 2024 diperkirakan akan ditutup dalam
angka 5%, sama dengan proyeksi pertumbuhan Penerapan Tata Kelola atau yang saat ini disebut
untuk 2025. BNI melihat bahwa pertumbuhan akan Governansi telah menjadi komitmen bagi semua
didukung oleh penguatan konsumsi rumah tangga anggota Dewan Komisaris dan Direksi, serta
dan investasi. Adapun, kenaikan konsumsi rumah seluruh BNI Hi-Movers. Kami secara konsisten
tangga diharapkan terjadi sebagai dampak dari dan berkesinambungan mengimplementasikan 4
kebijakan fiskal yang memiliki dampak langsung pilar Governansi Indonesia yang terdiri dari Etika,
terhadap perbaikan daya beli dan konsumsi. Transparansi, Akuntabilitas, dan Keberlanjutan
(ETAK), yang dapat menopang kinerja Bank serta
Dalam konteks nilai tukar, Rupiah diperkirakan mampu mencapai prospek bisnis yang telah
berada di kisaran Rp15.000-Rp16.200 di 2025. Selain ditetapkan. Keempat pilar tersebut menjadi referensi
dari efek pelebaran defisit neraca transaksi berjalan bagi pengambilan keputusan yang bertanggung
Indonesia, penguatan dolar AS juga akan menjadi jawab, menghindari konflik kepentingan,
salah faktor yang dapat menekan Rupiah ke depan. optimalisasi kinerja, dan peningkatan akuntabilitas.
Adapun risiko ekonomi yang BNI identifikasi ke Implementasi Governansi di lingkungan BNI juga
depan ada beberapa hal. Pertama, risiko dari merujuk pada Peraturan Menteri BUMN No. PER-
momentum pertumbuhan bila aktivitas manufaktur 2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan
tidak membaik. Kedua, kondisi perlambatan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik
ekonomi di mitra-mitra dagang utama Indonesia. Negara, yang menjadikan BNI memiliki standar yang
Ketiga, perlambatan lebih dalam ekonomi tinggi untuk dapat memenuhi aspirasi pemegang
Tiongkok karena kebijakan tarif impor agresif dari saham.
AS berpotensi mendatangkan risiko terhadap
perlambatan ekonomi Indonesia mengingat Secara berkala, BNI menjalankan sosialisasi
konsentrasi ekonomi dengan Tiongkok yang Governansi kepada seluruh karyawan beserta seluruh
signifikan. Lebih lanjut, permasalahan struktural dari pemangku kepentingan, baik melalui himbauan,
Tiongkok, seperti populasi produktif yang menurun, pertemuan, sharing session, webinar, penyampaian
krisis sektor properti, dan tingginya utang swasta modul/materi, pelatihan, penandatanganan pakta
terhadap PDB (mencapai kisaran 190% terhadap integritas, maupun pemasangan media luar
PDB), juga dapat menjadi risiko bagi pertumbuhan ruangan dan publikasi di media massa. Melalui
ekonomi negara tersebut di jangka menengah. sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan
Keempat, faktor geopolitik juga menjadi risiko bagi pemahaman dan kesadaran seluruh pemangku
pertumbuhan ekonomi global, mencakup hubungan kepentingan, khususnya BNI Hi-Movers untuk dapat
antar negara – yakni Rusia-Ukraina, negara-negara melaksanakan etika bisnis di lingkungan BNI.
NATO, dan negara-negara di kawasan Timur Tengah
– serta pergantian kepemimpinan di negara-negara Pada tahun 2024, BNI melakukan beberapa
utama, yang dapat mendatangkan kebijakan penilaian, seperti self assessment yang termasuk
global yang berbeda. Kelima dan terakhir, BNI juga dalam pengukuran Tingkat Kesehatan Bank ataupun
mewaspadai fenomena menurunnya pertumbuhan penilaian dari pihak independen, dengan capaian
ekonomi dari lensa struktural, yakni sebagaimana sebagai berikut:
dapat disebabkan oleh ketidaktersediaan lapangan 1. Penilaian self assessment yang termasuk dalam
kerja yang memadai dan peningkatan ekonomi pengukuran Tingkat Kesehatan Bank
informal. Penilaian ini dilakukan berdasarkan; Peraturan
OJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian
Dengan memperkirakan kondisi makroekonomi Tingkat Kesehatan Bank Umum; Peraturan
global dan nasional, BNI menargetkan pada masa OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata
mendatang untuk tetap bertumbuh pada angka yang Kelola bagi Bank Umum; Surat Edaran OJK
realistis. Target ini akan dicapai dengan melanjutkan No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata
68 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 71
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kelola bagi Bank Umum. Self assessment yang Penilaian Tingkat Kesehatan BNI mengacu kepada
dilakukan BNI dilakukan secara periodik setiap Peraturan OJK No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian
semester, yakni pada bulan Juni dan Desember Tingkat Kesehatan Bank Umum serta Surat Edaran
di setiap tahunnya. Hasilnya, baik pada semester OJK No. 14/SEOJK.03/2017 tentang Penilaian
I 2024 maupun semester II 2024, self assessment Tingkat Kesehatan Bank Umum, yang dilakukan
menunjukkan nilai komposit peringkat 2 dengan berdasarkan 4 (empat) faktor sebagai berikut:
tren stabil, di mana hasil ini mencerminkan 1. Profil Risiko (Risk Profile)
manajemen BNI telah melakukan penerapan Tata Penilaian Profil Risiko dilakukan dengan menilai
Kelola secara umum baik. Hasil self assessment Risiko Inheren (risiko yang melekat pada aktivitas
ini juga merupakan salah satu poin dalam BNI) dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko
penilaian Tingkat Kesehatan Bank; (KPMR) terhadap 8 (delapan) jenis risiko.
2. Penilaian ASEAN Corporate Governance 2. Tata Kelola (Good Corporate Governance)
Scorecard (ACGS) oleh Indonesia Institute for Penilaian Tata Kelola Perusahaan merupakan
Corporate Directorship (IICD) penilaian terhadap kualitas manajemen BNI
Pada tahun 2024, hasil penilaian ACGS atas pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola
menunjukkan score secara keseluruhan Perusahaan.
tertimbang (overall score) BNI adalah 115,56 3. Rentabilitas (Earnings)
poin dan termasuk dalam predikat “Leadership Penilaian atas faktor Rentabilitas meliputi
in Corporate Governance” atau Level 5, di evaluasi terhadap kinerja Rentabilitas, sumber-
mana hal ini berarti praktik GCG yang dilakukan sumber Rentabilitas, kesinambungan rentabilitas
BNI secara keseluruhan sudah mengadopsi (earning’s sustainability), dan manajemen
standar internasional. Pencapaian ini meningkat Rentabilitas.
dibandingkan tahun 2023, di mana BNI 4. Permodalan (Capital)
mendapatkan skor 108,39 juga dengan predikat Penilaian atas faktor Permodalan meliputi
“Leadership in Corporate Governance”; evaluasi terhadap kecukupan Permodalan dan
3. Penilaian Corporate Governance Perception kecukupan pengelolaan Permodalan. Dalam
Index (CGPI) oleh The Indonesian Institute for melakukan penilaian kecukupan Permodalan,
Corporate Governance (IICG) BNI mengaitkan kecukupan modal dengan Profil
Pada tahun 2024, hasil penilaian CGPI Risikonya.
memberikan score 92,45 kepada BNI dan
termasuk dalam predikat “The Most Trusted BNI melakukan penilaian Tingkat Kesehatan
Companies”, meningkat dibandingkan penilaian Bank serta melaporkannya kepada Otoritas Jasa
CGPI tahun 2023 sebesar 92,26 juga dengan Keuangan (OJK) setiap 6 (enam) bulan (semesteran)
predikat “The Most Trusted Companies”. pada periode Juni dan Desember. Pada periode 31
Desember 2024, hasil penilaian Tingkat Kesehatan
Ketiga penilaian tersebut memberikan masukan Bank BNI berada pada peringkat “Sehat” yang
bagi BNI untuk terus melakukan perbaikan ke depan berarti bahwa:
dan memperkuat penerapan pilar Governansi 1. Kondisi Bank secara umum sehat, sehingga
dengan lebih baik. Secara khusus, manajemen dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif
menekankan tentang integritas sebagai yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis
kunci utama penerapan prinsip dan praktik dan faktor eksternal lainnya.
Governansi. Manajemen berkomitmen untuk terus 2. Peringkat faktor-faktor penilaian (Profil Risiko,
membudayakan integritas sebagai bagian yang tak Tata Kelola, Rentabilitas, dan Permodalan)
terpisahkan dari pengembangan kompetensi dan secara umum baik. Apabila terdapat kelemahan,
kapasitas SDM karena hanya dengan integritas, maka secara umum kelemahan tersebut kurang
organisasi BNI akan dapat mencapai visi dan signifikan.
misinya.
Profil risiko BNI, sebagai salah satu faktor penilaian
MANAJEMEN RISIKO DAN TINGKAT TKB periode 31 Desember 2024 berada pada
KESEHATAN BANK peringkat 2 (Low to Moderate).
Tingkat Kesehatan Bank adalah hasil penilaian
kondisi Bank berdasarkan risiko (Risk Based Bank
Rating) dan kinerja Bank. BNI menggunakan
parameter Tingkat Kesehatan Bank untuk
melakukan identifikasi dini permasalahan,
menyusun dan melaksanakan corrective action,
serta menetapkan strategi bisnis di waktu yang akan
datang.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
69
Page 72
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PENILAIAN ATAS KINERJA KOMITE-KOMITE DI BAWAH DIREKSI
Selaras dengan kebutuhan bisnis BNI dan ketentuan regulasi, Direksi membentuk Komite-Komite di bawah
Direksi dalam rangka membantu pelaksanaan tugas dan kepengurusan Direksi, yang diharapkan dapat
menciptakan efektivitas dan efisiensi operasional.
Komite Pendukung Direksi
Komite
Komite Komite
Komite Komite Manajemen
Kebijakan Asset &
Kredit Bisnis Risiko
Perkreditan Liability
Terintegrasi
Komite
Komite Komite Komite Komite
Manajemen
Human Manajemen Manajemen Perusahaan
Risiko & Anti
Capital Kinerja Teknologi Anak
Fraud
Direksi telah melakukan evaluasi atas kinerja skema pembiayaan khusus dengan harga menarik
komite-komite tersebut. Pada tahun 2024, Direksi untuk green financing, dengan harapan dan
menilai bahwa kinerja komite di bawah Direksi optimisme dapat menciptakan dampak positif yang
telah menjalankan tugas dan fungsinya masing- keberlanjutan di sektor industri lainnya. Kemudian,
masing dengan baik serta selaras dengan tujuan BNI berupaya menekan emisi yang dihasilkan agar
pembentukannya. Penilaian ini didasari di antaranya dapat berkontribusi dalam mewujudkan agenda net
oleh realisasi pemenuhan tugas masing-masing zero emission di tahun 2060.
komite sesuai dengan Piagam Komite, kompetensi
dan skill, capaian kinerja pada tahun 2024, serta Sebagai salah satu pionir Green Banking di Indonesia,
tingkat kehadiran rapat anggota komite tersebut. BNI berkomitmen untuk melakukan internalisasi
prinsip keuangan berkelanjutan pada nilai-nilai,
INISIATIF KEUANGAN BERKELANJUTAN budaya kerja, strategi, kebijakan operasional, serta
DAN PENERAPAN LINGKUNGAN, SOSIAL sistem dan prosedur operasionalnya. Komitmen
DAN TATA KELOLA (LST) SERTA KOMITMEN ini diwujudkan BNI dengan penerapan strategi
ATAS TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN yang terintegrasi dengan seluruh aspek kinerja
LINGKUNGAN Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST), serta
memberikan dampak positif bagi pemangku
Inisiatif Keuangan Berkelanjutan (Sustainable kepentingan dan lingkungan hidup.
Finance) dan penerapan Lingkungan, Sosial,
dan Tata Kelola (LST) serta komitmen terhadap BNI sebagai salah satu Agent of Development
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan di Indonesia, selalu memiliki komitmen dalam
(TJSL) merupakan bagian integral dari strategi penerapan ESG, terutama dalam pelaksanaan
bisnis jangka panjang BNI, untuk memastikan transisi hijau. BNI memandang bahwa kebutuhan
keberlanjutan bisnis serta kepatuhan terhadap transisi hijau telah menjadi salah satu hal yang
prinsip-prinsip keberlanjutan yang diakui secara harus dilakukan untuk mencapai masa depan yang
global. Langkah-langkah ini tidak hanya bertujuan berkelanjutan.
untuk meningkatkan kinerja keuangan, tetapi juga
untuk memberikan kontribusi positif terhadap Seiring dengan meningkatnya tantangan perubahan
masyarakat dan lingkungan. iklim dan kebutuhan akan sumber daya yang lebih
berkelanjutan, Taksonomi Keuangan Berkelanjutan
Inisiatif dalam penerapan prinsip keuangan Indonesia (TKBI) menjadi pilar utama dalam
berkelanjutan telah terintegrasi dalam bisnis mengarahkan investasi kita menuju proyek-proyek
fundamental BNI. Dalam hal permodalan, pada yang sustainable dan berguna bagi masyarakat.
tahun 2021, BNI menerbitkan Green Bond senilai
Rp5 triliun dengan rating “idAAA” dari PEFINDO TKBI disusun regulator sebagai respon dalam
dan Opini Pihak Kedua dari Sustainalytics. perkembangan keuangan berkelanjutan nasional
Dari sisi bisnis kredit, BNI juga meningkatkan dan internasional serta menjawab berbagai
portofolio berkelanjutan dengan memperkenalkan tantangan penanganan dan pembiayaan perubahan
Sustainability Linked Loan (SLL), yang memberikan iklim, implementasi transisi menuju Net Zero
insentif bagi nasabah yang meningkatkan aspek ESG Emission (NZE), serta upaya dalam mencapai Tujuan
dalam bisnis mereka. Selain SLL, BNI menawarkan Pembangunan Berkelanjutan.
70 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 73
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pada implementasi TKBI yang dimulai tahun 2024, satu upaya dari Climate Risk Management System
BNI menyadari bahwa diperlukan dukungan pelaku (CRMS) untuk menilai dampak risiko perubahan
dunia usaha yang bergerak ke arah transisi yang sama iklim terhadap portfolio bank. CRST telah dilakukan
untuk dapat mewujudkan target NDC Pemerintah terhadap 50% portfolio kredit BNI untuk seluruh
yang telah ditetapkan, sehingga BNI mengundang segmen, mencakup 6 (enam) sektor industri terpilih
segenap debitur-debitur BNI yang bergerak di sektor dan kredit pemilikan properti (BNI Griya).
energi pada BNI ESG Sustainability & Transition
(BEST) Event pada tanggal 24 September 2024 BNI menyadari bahwa proses transisi memerlukan
untuk mensosialisasikan informasi dan peran pelaku dukungan modal dan investasi yang cukup besar.
usaha dalam implementasi taksonomi di indonesia. Untuk itu BNI menyalurkan Sustainability Linked
Loan yang merupakan program pembiayaan bagi
Untuk mengatasi berbagai kendala yang ditemukan debitur-debitur yang memiliki target sustainability
dalam proses pengklasifikasian TKBI, BNI sesuai dengan strategi bisnisnya dan telah diendorse
mengadakan pelaksanaan Technical Workshop TKBI oleh Second Opinion Party yang merupakan
pada tanggal 11 Desember 2024 yang bertujuan untuk lembaga independen.
menyediakan forum interaktif untuk diskusi guna
meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai BNI memiliki 5 (lima) Pilar Keberlanjutan sebagai
konsep dan tujuan TKBI sekaligus panduan teknis bentuk komitmen terhadap keberlanjutan
dalam pengisian kuisioner TKBI secara tepat. yang disusun berdasarkan misi BNI. Lima Pilar
Keberlanjutan juga merupakan bentuk dukungan
Strategi manajemen risiko BNI dalam melakukan BNI terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
transisi hijau di antaranya melalui penerapan Climate yang mencakup BNI untuk Indonesia, BNI untuk
Risk Stress Test atau CRST yang telah dilaporkan Nasabah, BNI untuk Lingkungan Hidup, BNI untuk
kepada OJK pada bulan Juli 2024 lalu, sebagai salah Masyarakat, dan BNI untuk Pegawai.
BNI UNTUK INDONESIA
Menjalankan bisnis perusahaan dengan mengintegrasikan
kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup serta tata kelola.
BNI UNTUK PEGAWAI
Menciptakan kondisi terbaik bagi
pegawai sebagai tempat kebanggan
untuk berkarya dan berprestasi. BNI UNTUK NASABAH
Memberikan layanan prima, solusi
digital, dan perlindungan keamanan
seluruh nasabah.
PILAR
KEBERLANJUTAN
BNI UNTUK MASYARAKAT
Meningkatkan kepedulian dan
BNI UNTUK LINGKUNGAN
tanggung jawab kepada segenap Meningkatkan kualitas lingkungan
lapisan masyarakat yang sejalan hidup yang sejalan dengan
dengan pengembangan bisnis. pengembangan bisnis.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
71
Page 74
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dalam komitmen pelaksanaan Tanggung Jawab PERUBAHAN SUSUNAN ANGGOTA DIREKSI
Sosial dan Lingkungan (TJSL), BNI memaknai TJSL
tidak hanya mengarah kepada pemenuhan regulasi Dalam rangka memastikan bahwa BNI tetap
semata, melainkan juga mengarah pada Pilar kompetitif, selaras dengan regulasi, serta dapat
Keberlanjutan BNI untuk membangun hubungan merespons perubahan dalam lingkungan bisnis
yang harmonis dan saling menguntungkan dengan perbankan yang dinamis, selama tahun 2024 BNI
lingkungan, komunitas dan pemangku kepentingan, melakukan perubahan susunan anggota Direksi
baik secara lokal, nasional maupun global, dan berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham
memberikan pengaruh positif terhadap pola pikir (RUPS) Tahunan tanggal 4 Maret 2024. RUPS
serta tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Tahunan 2024 memberhentikan dengan hormat
BNI menghindari pelaksanaan program TJSL yang Sdri. Adi Sulistyowati sebagai Wakil Direktur Utama;
hanya sekadar bertujuan untuk meningkatkan Sdr. Sis Apik Wijayanto sebagai Direktur Enterprise
citra BNI di mata masyarakat dan lingkungan and Commercial Banking; Sdr. Muhammad Iqbal
bisnis. Pemahaman tujuan program TJSL yang sebagai Direktur Institutional Banking; Sdr. Silvano
dilaksanakan serta dampak positif yang diharapkan, Winston Rumantir sebagai Direktur Wholesale and
menjadi tujuan utama BNI dalam rangka mencapai International Banking. Kami beserta segenap BNI
tujuan pelaksanaan TJSL yang ideal, objektif, tepat Hi-Movers mengucapkan terima kasih atas dedikasi
sasaran, dan berkesinambungan selaras dengan dan pengabdian yang telah diberikan selama ini
konsep keuangan berkelanjutan untuk mencapai guna kemajuan BNI.
tujuan pembangunan berkelanjutan.
RUPS Tahunan 2024 mengalihkan penugasan
BNI menjalankan strategi dan program TJSL dengan kepada Sdr. Putrama Wahju Setyawan semula
merujuk pada konsep keuangan berkelanjutan menjabat sebagai Direktur Retail Banking menjadi
yang disusun untuk senantiasa menghargai dan Wakil Direktur Utama; dan Sdri. Corina Leyla
mempertimbangkan harapan pemangku kepentingan Karnalies semula menjabat sebagai Direktur
serta mematuhi hukum yang berlaku dan konsisten Digital and Integrated Transaction Banking menjadi
dengan norma-norma perilaku internasional. Untuk Direktur Retail Banking. RUPS Tahunan 2024 juga
dapat mengevaluasi dan memperkuat penerapan mengangkat Sdr. Hussein Paolo Kartadjoemena
keberlanjutan secara berkesinambungan, BNI juga sebagai Direktur Digital and Integrated Transaction
melakukan penilaian penerapan ESG dari Morgan Banking; Sdr. I Made Sukajaya sebagai Direktur
Stanley Capital Investment (MSCI), saat ini memiliki Enterprise and Commercial Banking; Sdr. Munadi
MSCI ESG Rating di BBB yang dikaitkan dengan Herlambang sebagai Direktur Institutional Banking;
manajemen tenaga kerja yang kuat, perilaku dan Sdr. Agung Prabowo sebagai Direktur
perusahaan, dan privasi & keamanan data, serta Wholesale and International Banking. Atas nama
mempertahankan Risiko Sedang dari Peringkat Direksi dan BNI Hi-Movers, kami mengucapkan
Risiko ESG Sustainalytics. selamat datang dan selamat bekerja bagi seluruh
anggota Direksi baru, kami yakin susunan
keanggotaan Direksi saat ini mampu untuk terus
menumbuhkan kinerja yang berkelanjutan bagi BNI.
Dengan demikian, susunan anggota Direksi hingga 31 Desember 2024 berjumlah 12 (dua belas) orang terdiri
dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama, dan 10 (sepuluh) orang Direktur.
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
Menjabat*)
Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025
Royke Tumilaar Direktur Utama 19 November 2020
tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Putrama Wahju Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027
Wakil Direktur Utama 2 September 2024
Setyawan tanggal 31 Agustus 2022 (Periode Pertama)
Novita Widya Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025
Direktur Finance 19 November 2020
Anggraini tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025
Corina Leyla Karnalies Direktur Retail Banking 25 Juni 2020
tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
Direktur Risk Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025
David Pirzada 30 November 2020
Management tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Direktur Network and Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025
Ronny Venir 5 November 2020
Services tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
72 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 75
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tanggal Efektif
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
Menjabat*)
Direktur Human Capital Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027
Mucharom 19 Desember 2022
and Compliance tanggal 31 Agustus 2022 (Periode Pertama)
Direktur Technology and Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027
Toto Prasetio 31 Januari 2023
Operations tanggal 31 Agustus 2022 (Periode Pertama)
Direktur Enterprise and RUPS Tahunan 2024-2029
I Made Sukajaya 2 September 2024
Commercial Banking tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Direktur Digital &
Hussein Paolo Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029
Integrated Transaction 2 September 2024
Kartadjoemena tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Banking
Direktur Wholesale and Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029
Agung Prabowo 9 Oktober 2024
International Banking tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Direktur Institutional RUPS Tahunan 2024-2029
Munadi Herlambang*) -
Banking tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
*) Belum efektif
Per 31 Desember 2024 hingga ditandatanganinya tugas dan tanggung jawab masing-masing serta
Laporan Tahunan ini, tidak terdapat perubahan mendukung upaya untuk mewujudkan Visi, Misi,
susunan dan komposisi Direksi. dan Rencana Bisnis Bank pada tahun 2024.
APRESIASI DAN PENUTUP Kepada seluruh pemangku kepentingan lainnya, kami
menyampaikan terima kasih karena senantiasa telah
Akhir kata, izinkan kami, selaku Direksi untuk menjalin kerja sama terbaik sehingga kami dapat
mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang menjalankan kegiatan bisnis di tengah tantangan
tinggi kepada Dewan Komisaris atas segala saran, yang semakin ketat. Memandang ke depan, kami
arahan, dan nasihat yang diberikan kepada Direksi. optimis seluruh pencapaian ini akan menjadi dasar
Penghargaan yang sama juga kami sampaikan bagi BNI untuk dapat mengoptimalkan potensinya
kepada seluruh pemegang saham, nasabah, dan meraih kinerja terbaiknya di masa yang
dan mitra usaha atas dukungan, kepercayaan, akan datang. Semoga Tuhan Yang Esa senantiasa
dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik melimpahkan keberkahan, kesempurnaan, dan
selama ini. Kepada seluruh BNI Hi-Movers, Direksi kemudahan bagi setiap langkah kita dalam
menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas berkarya dan berupaya untuk memajukan BNI serta
dedikasi yang telah diberikan atas karya, komitmen, perekonomian Indonesia.
dedikasi, dan kecintaan dalam melaksanakan
Jakarta, 19 Februari 2025
Atas nama Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk,
Royke Tumilaar
Direktur Utama
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
73
Page 76
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Direksi
Munadi Herlambang* I Made Sukajaya Ronny Venir
Direktur Institutional Direktur Enterprise Direktur Network
Banking & Commercial Banking & Services
Agung Prabowo Corina Leyla Karnalies Royke Tumilaar
Direktur Wholesale Direktur Retail Banking Direktur Utama
& International Banking
* Belum Efektif
74 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 77
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Putrama Wahju Setyawan Novita Widya Anggraini Toto Prasetio
Wakil Direktur Utama Direktur Finance Direktur Technology &
Operations
David Pirzada Mucharom Hussein Paolo Kartadjoemena
Direktur Risk Management Direktur Human Capital Direktur Digital & Integrated
& Compliance Transaction Banking
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
75
Page 78
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Dewan Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
menyatakan bahwa kami telah memeriksa dan menyetujui Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk dan menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk tahun 2024 telah dimuat secara lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi Laporan Tahunan dimaksud.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 19 Februari 2025
Dewan Komisaris
Pradjoto
Komisaris Utama/Komisaris Independen
Pahala Nugraha Mansury
Wakil Komisaris Utama
Sigit Widyawan Askolani Asmawi Syam
Komisaris Independen Komisaris Komisaris Independen
Septian Hario Seto Iman Sugema Erwin Rijanto Slamet
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Fadlansyah Lubis Robertus Billitea Mohamad Yusuf Permana
Komisaris Komisaris Komisaris
76 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 79
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Surat Pernyataan Anggota Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan
bahwa kami telah memeriksa dan menyetujui Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
dan menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
tahun 2024 telah dimuat secara lengkap, dan kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Tahunan dimaksud.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 19 Februari 2025
Direksi
Royke Tumilaar
Direktur Utama
Putrama Wahju Setyawan
Wakil Direktur Utama
Novita Widya Anggraini Corina Leyla Karnalies David Pirzada
Direktur Finance Direktur Retail Banking Direktur Risk Management
Ronny Venir Mucharom Toto Prasetio
Direktur Network & Services Direktur Human Capital Direktur Technology & Operations
& Compliance
I Made Sukajaya Hussein Paolo Kartadjoemena Agung Prabowo
Direktur Enterprise Direktur Digital & Integrated Direktur Wholesale
& Commercial Banking Transaction Banking & International Banking
Munadi Herlambang*
Direktur Institutional Banking
* Belum efektif
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
77
Page 80
03
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil
Perusahaan
Informasi Umum Perusahaan 80 Struktur dan Komposisi Pemegang Saham 168
Identitas Perusahaan 83 Informasi Pemegang Saham Utama dan
174
Pengendali Perusahaan
Riwayat Singkat Perusahaan 84
Daftar Perusahaan Anak, Perusahaan Cucu,
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan 86 176
dan/atau Perusahaan Asosiasi
Kegiatan Usaha 90
Struktur Kelompok Usaha Perusahaan 188
Wilayah Operasional Perusahaan 94
Kronologis Pencatatan Saham 190
Struktur Organisasi Perusahaan 96
Kronologis Pencatatan Efek Lainnya 192
Daftar Keanggotan Asosiasi 98 Informasi Penggunaan Jasa Akuntan
Profil Dewan Komisaris 100 Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik 202
Profil Direksi 114 (KAP) beserta Jaringan/Asosiasi/Aliansi
Informasi Perubahan Susunan Anggota Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
202
Direksi dan/atau Anggota Dewan Komisaris 129 Pasar Modal
yang Terjadi Setelah Tahun Buku Informasi yang Tersedia pada
205
Profil Senior Executive President 130 Situs Web BNI
Profil Pejabat Eksekutif 134 Penghargaan dan Sertifikasi 208
Demografi Pegawai 156
Profil
Perusahaan
78 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 81
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
79
Page 82
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi Umum
Perusahaan [ACGS B.5.1]
Nama Perusahaan Jumlah Pegawai
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk • 2023: 27.570 orang
• 2024: 27.203 orang
Nama Panggilan
BNI Data Jaringan Kantor 2024
• 1 Kantor Pusat
Informasi Perubahan Nama
• 17 Kantor Wilayah
Tidak terdapat perubahan nama pada tahun buku 2024.
• 197 Kantor Cabang
Domisili • 1.583 Kantor Cabang Pembantu
Jakarta • 20 Commercial Business Center
Kegiatan Usaha • 26 Retail Productive Business Center
Perbankan dan Kegiatan Usaha Penunjang Lainnya. • 12 Consumer Loan Processing Center
• 13.388 ATM (termasuk 10 ATM di Luar Negeri)
Segmen Usaha • 330 BNI DigiCS
• Wholesale & International Banking • 6 Perusahaan Anak
• Treasury • 2 Cucu Perusahaan
• Institutional Banking • 10 Jaringan Kantor Luar Negeri
• Enterprises & Commercial Banking
• Retail Banking Informasi lebih rinci terkait jaringan kantor terdapat pada
• Kantor Pusat bagian Wilayah Operasional, Daftar Perusahaan Anak dan
• Perusahaan Anak dan Cucu Perusahaan Asosiasi serta Akses terhadap Perusahaan
Tanggal Pendirian Termasuk Kantor Cabang atau Kantor Perwakilan di Bab
5 Juli 1946 Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Dasar Hukum Pendirian BNI Agen46
• Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 2 tahun 1946 157.632 (2021)
• Lembaran Negara RI No. 70 Tahun 1968 164.979 (2022)
• UU No. 17 Tahun 1968 Tentang Bank Negara Indonesia 1946 185.697 (2023)
• PP No. 19 Tahun 1992 Tentang Penyesuaian Bentuk 213.370 (2024)
Hukum Bank Negara Indonesia Menjadi Perusahaan Perusahaan Anak
Perseroan (Persero) • PT BNI Multifinance
• Akta Pendirian: Akta Notaris No. 131 tanggal 31 Juli 1992 • PT BNI Sekuritas
Jumlah Aset 2024 • PT BNI Life Insurance
Rp1.129.805.637.256.520,00 • BNI Remittance Ltd.
• PT Bank Hibank Indonesia
Modal Dasar • PT BNI Modal Ventura
Rp15.000.000.000.000,00
Perusahaan Cucu
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh • PT BNI Asset Management
Rp9.054.806.974.125,00 • BNI Securities Pte. Ltd.
Pencatatan di Bursa Efek Indonesia Pengaduan Gratifikasi dan Anti Suap
25 November 1996 Compliance Information Management System (CIMS)
Kode Saham dengan alamat www.cims.bni.co.id
BBNI Whistleblowing System
Kepemilikan Saham Telepon: 021 - 57853377
• Pemerintah Republik Indonesia 60% Website: http://bni-transparan.tipoffs.com.sg
• Masyarakat 40% E-mail: bni-transparan@tipoffs.com.sg
Surat: BNI Transparan, P.O. BOX 2646, JKP 10026
SMS/WhatsApp: 0811-970-1946
80 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 83
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
AKSES TERHADAP PERUSAHAAN TERMASUK KANTOR CABANG
ATAU KANTOR PERWAKILAN
KANTOR PUSAT KANTOR WILAYAH
Grha BNI Kantor Wilayah 01 Kantor Wilayah 10
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1 Jl. Pemuda No. 12, Lantai 4 Jl. Jend. Gatot Subroto No. 55
Jakarta 10220 Medan 20151 Jakarta Pusat 10210
Tel. : (62-21) 251 1946 Tel. : (061) 4567110, 4567002 Tel. : (021) 2500025, 5706057
E-mail: bnicall@bni.co.id Fax. : (061) 4567105, 4515754 (Hunting)
PO Box 1946 Fax. : (021) 2500033
Kantor Wilayah 02
Situs Web Jl. Dobi No. 1, Lantai 3 Padang 25138 Kantor Wilayah 11
Website: www.bni.co.id Tel. : (0751) 890005-08 Jl. Dotulolong Lasut No. 1
Fax. : (0751) 890010-11 Manado 95122
Kontak Perusahaan
Tel. : (0431) 868019, 862777
Sekretaris Perusahaan Kantor Wilayah 03
Fax. : (0431) 851852/865458
Okki Rushartomo Jl. Jend. Sudirman No. 132
Grha BNI Lantai 24 Palembang 30126 Kantor Wilayah 12
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 1 Tel. : (0711) 361961-65, 321046 Jl. Lada No. 1 Jakarta 11110
Jakarta 10220 Fax. : (0711) 361966, 374160 Tel. : (021) 6901131, 2601090, 2601148
E-mail: corporate.secretary@bni.co.id Fax. : (021) 6901131, 6901182,
Kantor Wilayah 04
2601165, 2601179
Hubungan Investor Jl. Perintis Kemerdekaan No. 3
Divisi Investor Relations Bandung 40117 Kantor Wilayah 14
Menara Astra lantai 32 Tel. : (022) 4240431-39, 4240534 Gedung BNI Kantor Wilayah Jakarta
Jl. Jenderal Sudirman Kav 5-6 Fax. : (022) 4240432-4214926-4213107 BSD, Lt.7 Kav. Sunburst Lot.1-5
Jakarta 10220 Jl. Pahlawan Seribu Lengkong Gudang
Kantor Wilayah 05
Tel. : (62-21) 8665 6800 BSD City Kota Tangerang Selatan,
Jl. Letjen. M.T. Haryono No. 16
E-mail: ir@bni.co.id Banten
Semarang 50122
Tel. : (021) 80826860
Call Center Tel. : (024) 3556747, 3556746
Fax. : (021) 29514074
Layanan 24 jam BNI Call 1500046 Fax. : (024) 3547686, 3520636
Kontak Layanan dari Luar Negeri: Kantor Wilayah 15
Kantor Wilayah 06
+62-21-30500046 Gedung Jatinegara 88 Office
Jl. Jend. A. Yani No. 286
Jl. Jatinegara Timur No. 88
Media Sosial Gedung Graha Pangeran Lt. 3-4
Jakarta Timur 13310
X: @BNI Surabaya 60292
Tel. : (021) 22898972
Facebook: BNI Tel. : (031) 8292820 - 26
Fax. : (021) 22898972
Instagram: @bni46 Fax. : (031) 8292805, 8292841
Kantor Wilayah 16
Kantor Wilayah 07
Jl. Kelapa II Entrop, Kota Jayapura
Jl. Jend. Sudirman No. 1 Lt. 3
Papua 99224
Makassar 90115
Tel. : (0967) 5355311, 522354
Tel. : (0411) 3620355-56, 3621926
Fax. : (0967) 533316
Fax. : (0411) 3619562, 3625395
Kantor Wilayah 17
Kantor Wilayah 08
Jl. Trikora No. 1
Jl. Raya Puputan Renon No. 27 Lantai
Yogyakarta 55122
2, Renon Denpasar 82265
Tel. : (0274) 376287
Tel. : (0361) 263304 - 08
Fax. : (0274) 2872414
Fax. : (0361) 227874, 263319
Kantor Wilayah 18
Kantor Wilayah 09
Jl. Jend. Basuki Rahmat No. 75 – 77
Jl. Lambung Mangkurat No. 30
Malang 65179
Banjarmasin 70111
Tel. : (0341) 3611945-47
Tel. : (0511) 3353689, 3357063
Fax. : (0341) 324565, 354767
Fax. : (0511) 3354409, 3357066
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
81
Page 84
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
KANTOR LUAR NEGERI SUB-BRANCH LUAR NEGERI PT BNI Life Insurance
Centennial Tower Lantai 10
KANTOR LUAR NEGERI SINGAPURA KANTOR SUB BRANCH OSAKA Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25
BNI Tower Tatsuno Honmachi Building 3rd Floor Jakarta 12930
30 Raffles Place #26-01 & #27-01 3-5-2 Honmachi Chuo-ku Osaka, Tel. : (021) 2953 9999
Singapore 048622 541-0053, Japan Fax. : (021) 2953 9998
Tel. : +65 6225 7755 Tel. : +81 6 4963 2186 Website : www.bni-life.co.id
Fax. : +65 6225 4757 Fax. : +81 6 4963 2486 E-mail : care@bni-life.co.id
Call Center : 1-500-045
KANTOR LUAR NEGERI HONG KONG
G/F Far East Finance Center, REMITTANCE CENTER BNI Remittance Ltd.
16 Harcourt Road, Admiralty, Shop 3, on GF, Keswick Court
Central Hong Kong LIMITED PURPOSE BRANCH (LPB) No. 3 Keswick Street, Causeway Bay
Tel. : +852 25299871, 28618600 City Plaza Hong Kong
Fax. : +852 28656500 810 Geylang Road #01-100/101 Tel. : +852 28908082
Singapore 409286 Fax. : +852 28908182
KANTOR LUAR NEGERI TOKYO
Nurihiko Building South Tower Tel. : +65 6745 1946 PT Bank Hibank Indonesia
1st & 9th Floor, 2-10-2 Kyobashi, Rajawali Place, Lantai 22-23
Chuo-ku, Tokyo 104-0031, Japan KANTOR PERWAKILAN Jl. H.R. Rasuna Said Kav.B4
Tel. : +81 3 5579 9990 Setiabudi, Jakarta Selatan 12910
Fax. : +81 3 3561 3331 Tel. : (021) 86657888/86657899
KANTOR PERWAKILAN AMSTERDAM
Website : www.hibank.co.id
KANTOR LUAR NEGERI LONDON World Trade Center (WTC) Amsterdam,
E-mail : customercare@hibank.co.id
30 King Street, London EC2V 8AG Tower C, 12th Floor,
Call Center : 1500910
United Kingdom Strawinskylaan 1251, 1077 XX
Tel. : +44 20 7776 4646 Amsterdam PT BNI Modal Ventura
Fax. : +44 20 7776 4699 Tel. : +31 618832758 Menara BNI Lantai 2
Jl. Pejompongan Raya No.7,
KANTOR LUAR NEGERI NEW YORK KANTOR PERWAKILAN SYDNEY
Bendungan Hilir, Tanah Abang Jakarta
One Exchange Plaza 5th Floor, 30th floor Salesforce Tower,
Pusat 10210
55 Broadway New York NY. 10006 USA Suite 30.1B.
Website : www.bniventures.co.id
Tel. : +1 212 943 4750 180 George St, Sydney NSW 2000,
Fax. : +1 212 344 5723 Australia
PERUSAHAAN CUCU
KANTOR LUAR NEGERI SEOUL
The Korea Chamber of Commerce PERUSAHAAN ANAK
& Industry (KCCI) Building PT BNI Asset Management
2nd & 5th Floor PT BNI Multifinance Centennial Tower Lantai 19
39, Sejongdaero, Jung-gu, Seoul, Graha Binakarsa Lantai 11 Lot. E-F dan Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25
South Korea 04513 Lantai 12, Jl. HR. Rasuna Said Kav. Jakarta 12930
Tel. : +82 2 6050 1932/1946 C-18, Kuningan, Tel. : (021) 2996 9646
Fax. : +82 2 6050 1929 Jakarta Selatan 12940 (021) 2996 9647
Hotline : (021) 2519 5646 Website: www.bni-am.co.id
Website : www.bnimultifinance.co.id E-mail: customerservices@bni-am.co.id
PT BNI Sekuritas BNI Securities Pte. Ltd.
Sudirman Plaza Indofood Tower BNI Tower
Lantai 16, Jl. Jend. Sudirman 30 Raffles Place #26-01
Kav. 76-78 Jakarta 12910 Singapore 048622
Tel./Call Center : (021) 2554 3946 Websites : https://bnisecurities.com.sg
Fax. : (021) 5793 5831 E-mail: corporate.secretary@
E-mail : customercare@bnisekuritas.co.id bnisecurities.com.sg
Website : www.bnisekuritas.co.id
customer care : 14016
82 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 85
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Identitas
Perusahaan
Slogan “Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa” merupakan filosofi dan
visi Perusahaan untuk memberikan high impact yang dapat dirasakan
oleh seluruh masyarakat Indonesia
Sebagai Bank negara pertama di Indonesia yang berdiri pada tanggal 5 Juli 1946, dan dikenal oleh masyarakat
dengan nama BNI 46, maka pemilihan angka 46 sebagai logo BNI semakin memperkuat signature korporat
sebagai bank milik Pemerintah yang telah melayani selama 78 tahun. Penggunaan warna dalam logo angka
46 pada logo BNI lebih didominasi oleh warna orange yang melambangkan semangat BNI yang terus
bergerak maju berkompetisi dan tangkas menangkap peluang bisnis di era digital untuk menjadi Digital
Financial Institution yang terkemuka. Warna orange, juga menggambarkan suatu gairah baru di mana BNI
selalu melakukan inovasi “tiada henti untuk melayani” semua segmen masyarakat Indonesia, selain itu
warna orange juga menyampaikan pesan bahwa BNI memiliki keyakinan yang kuat untuk mencapai harapan
dan selalu bersinar sepanjang masa. Sedangkan warna turquoise pada logo BNI mencerminkan kekuatan,
kewibawaan serta kemapanan BNI, sekaligus yang menyiratkan citra yang unik dan modern.
Sejak tahun 2021, BNI menetapkan value proposition sebagai Penyedia Solusi Finansial Terintegrasi
Berbasis Digital dengan Keunggulan Internasional. Sebagai Digital Financial Institution yang komprehensif
dan terpercaya, BNI akan terus memberikan pengalaman inovasi digital, baik secara korporasi maupun
konsumer bagi masyarakat di seluruh pelosok negeri hingga mancanegara.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
83
Page 86
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Riwayat Singkat
Perusahaan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Pada tahun 1992, melalui Peraturan Pemerintah
(selanjutnya disebut “BNI”) didirikan oleh Pemerintah No. 19 Tahun 1992 Tanggal 29 April 1992 tentang
Republik Indonesia pada tanggal 5 Juli 1946 melalui Penyesuaian Bentuk Hukum Bank Negara Indonesia
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang 1946 menjadi Perusahaan Perseroan (Persero),
No. 2 Tahun 1946 tentang Pembentukan Bank BNI mengalami penyesuaian bentuk badan hukum
Negara Indonesia (BNI), yang disebut sebagai menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Melalui
UU BNI Tahun 1946 tanggal 5 Juli 1946. Melalui Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 1992 ini, Bank
Peraturan tersebut, BNI yang sebelumnya bernama Negara Indonesia 1946 dinyatakan bubar dengan
“Poesat Bank Indonesia” dengan badan hukum ketentuan bahwa segala hak dan kewajiban,
yayasan, resmi menjadi “Bank Negara Indonesia” kekayaan serta pegawai dari Bank Negara Indonesia
dan melaksanakan fungsi sebagai bank sirkulasi/ 1946 yang ada pada saat pembubarannya beralih
bank sentral dan bank umum. kepada Perusahaan Perseroan (Persero).
BNI memiliki hak tunggal sebagai bank sirkulasi/ Penyesuaian bentuk hukum ini pun tercatat
bank sentral untuk mengatur pengeluaran dan sebagai tonggak awal berdirinya Perusahaan
peredaran Oeang Republik Indonesia (ORI) dalam Perseroan (Persero) Bank Negara Indonesia,
batas-batas wilayah kekuasaan RI. Selain itu, BNI dimana pendiriannya memiliki maksud dan tujuan,
juga menjalankan fungsi sebagai bank umum, sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 2 Bab II
melanjutkan pekerjaan Poesat Bank Indonesia Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 1992, yaitu
sebelumnya. Peresmian BNI dilaksanakan di menyelenggarakan usaha di bidang perbankan
Yogyakarta pada hari ulang tahun pertama dalam arti seluas-luasnya, dan usaha lain yang
Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus menunjang kegiatan usaha tersebut.
1946. Dalam Konferensi Meja Bundar yang berakhir
2 November 1949, status BNI sebagai bank sentral Penyesuaian bentuk hukum menjadi Persero
ditiadakan dan menetapkan De Javasche Bank dikukuhkan melalui Akta Notaris No. 131, tanggal
sebagai Bank Sentral, sedangkan BNI ditetapkan 31 Juli 1992, dibuat di hadapan Muhani Salim,
sebagai Bank Pembangunan. S.H., dan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
Republik Indonesia No. C2-6582. HT.01.01.TH.92
Pada 4 Februari 1955, BNI ditetapkan sebagai bank serta telah diumumkan dalam Berita Negara
umum melalui Undang-Undang Darurat No. 2 Tahun Republik Indonesia No. 73 Tanggal 11 September
1955 tentang Bank Negara Indonesia. Kemudian pada 1992 Tambahan No. 1A.
tahun 1961, UU Darurat tersebut dijadikan undang-
undang serta menjadikan tugas dan kegiatan usaha Pada tahun 1996, BNI mencatatkan sahamnya
BNI untuk membantu dan memajukan kemakmuran di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya
rakyat dan pembangunan perekonomian nasional. (sekarang BEI), langkah ini menjadikan BNI sebagai
bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) pertama
Pada tahun 1965, BNI kembali mengalami yang menjadi perusahaan publik. Pencatatan saham
perubahan nama menjadi “Bank Negara Indonesia di Bursa Efek ini bertujuan untuk memperkuat
Unit III” melalui Penetapan Presiden No. 17 Tahun struktur keuangan dan meningkatkan persaingan
1965 tentang Pengintegrasian Bank-bank Umum usaha di industri perbankan. Langkah aksi korporasi
Negara dan Bank Tabungan Pos ke dalam suatu bank lain yang dilakukan BNI, antara lain, proses
tunggal. rekapitalisasi oleh Pemerintah di tahun 1999,
divestasi saham Pemerintah di tahun 2007, dan
Pada tahun 1968, melalui UU No. 17 Tahun 1968 penawaran umum saham terbatas di tahun 2010.
yang khusus mengatur kegiatan usaha Bank
Negara Indonesia, ditetapkan bahwa nama resmi Pada tanggal 6 Oktober 2023, Perseroan melakukan
“Bank Negara Indonesia Unit III” diganti dengan Pemecahan Saham (“Stock Split”) dengan mengacu
“Bank Negara Indonesia 1946”. Melalui undang- pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
undang tersebut, BNI memiliki mandat untuk Republik Indonesia No. 15/POJK.04/2022 tentang
memperbaiki ekonomi rakyat dan berpartisipasi Pemecahan Saham dan Penggabungan Saham oleh
dalam pembangunan nasional. Perusahaan Terbuka (“POJK No. 15/2022”) setelah
84 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 87
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
mendapatkan Persetujuan RUPS Luar Biasa yang diselenggarakan tanggal 19 September 2023. Stock Split
dilakukan dalam rangka meningkatkan demand atas saham Perseroan dengan memperluas basis investor.
Stock Split dilakukan dengan rasio pemecahan 1:2.
Pada akhir tahun 2024, sebanyak 60% saham BNI dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia dan 40% dimiliki
oleh masyarakat, baik individu maupun institusi, domestik dan asing. BNI juga didukung oleh sejumlah
perusahaan anak guna memperkuat layanan finansial secara terpadu, meliputi PT BNI Multifinance, PT BNI
Sekuritas, PT BNI Life Insurance, BNI Remittance Ltd., PT Bank Hibank Indonesia, dan PT BNI Modal Ventura.
Saat ini, BNI tercatat sebagai salah satu bank nasional terbesar di Indonesia, dari sisi total aset, total kredit,
maupun total dana pihak ketiga. BNI terus menawarkan layanan penyimpanan dana maupun fasilitas
pinjaman baik pada segmen bisnis korporasi, bisnis menengah, maupun bisnis kecil. Beberapa produk dan
layanan terbaik telah disesuaikan dengan kebutuhan nasabah mulai dari usia kanak-kanak, remaja, dewasa,
hingga pensiun.
INFORMASI PERUBAHAN NAMA
Hingga tahun 2024, BNI mengalami 5 (lima) kali perubahan nama dengan rincian penjelasan dalam tabel
berikut:
Tanggal Efektif Perubahan
No. Nama Alasan Perubahan
Nama
1. Bank Negara Indonesia Pada tahun 1946 melalui Peraturan Pemerintah 1946
Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 1946, nama
BNI resmi berubah dari “Poesat Bank Indonesia”
menjadi “Bank Negara Indonesia”.
2. Bank Negara Indonesia Pada tahun 1965, BNI mengubah nama dari Bank 1965
Unit III Negara Indonesia menjadi “Bank Negara Indonesia
Unit III” melalui UU No. 17 Tahun 1965.
3. Bank Negara Indonesia Pada tahun 1968, melalui UU No. 17 Tahun 1968, 1968
1946 Pemerintah mengatur kembali kegiatan usaha BNI
dan mengubah nama Bank Negara Indonesia Unit III
menjadi Bank Negara Indonesia 1946.
4. Perusahaan Perseroan Penyesuaian bentuk hukum oleh Pemerintah 29 April 1992
(Persero) Bank Negara Indonesia melalui Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun
Indonesia 1992 tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian
Bentuk Hukum Bank Negara Indonesia 1946 menjadi
Perusahaan Perseroan (Persero).
5. PT Bank Negara Indonesia Penyesuaian dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 13 Juni 2008
(Persero) Tbk 2007 tentang Perseroan Terbatas, sehingga nama
BNI harus ditambahkan dengan kata “PT” sebagai
Perseroan terbatas dan “Tbk” sebagai perusahaan
terbuka.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
85
Page 88
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Visi, Misi, dan
Budaya Perusahaan [ACGS D.1.4]
VISI
Menjadi Lembaga Keuangan
yang Terunggul dalam Layanan
dan Kinerja secara Berkelanjutan
Penjabaran Visi
1. Menjadi Lembaga Keuangan 3. Terunggul dalam Kinerja
a. Perkembangan teknologi di era digital dan perubahan a. Kinerja keuangan perusahaan merupakan aspek yang
preferensi nasabah menjadikan perbankan harus dinilai dapat meningkatkan nilai bagi nasabah, investor,
mampu mengembangkan proposisi produk dan layanan pegawai, komunitas dan industri.
untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin b. Kinerja perusahaan yang baik merupakan tolak ukur dalam
kompleks. Perkembangan ini didukung oleh produk melihat tingkat kesehatan dan keunggulan perusahaan di
layanan keuangan yang semakin terintegrasi dan saling industri.
melengkapi, termasuk juga dengan dimulainya era c. Kinerja perusahaan yang baik juga meningkatkan
teknologi finansial (tekfin) dalam layanan jasa keuangan. keberlangsungan perusahaan (sustainable growth)
b. Kebutuhan nasabah yang semakin kompleks terhadap melalui perbaikan secara terus-menerus untuk menjadi
layanan keuangan, untuk kebutuhan transaksi perbankan, yang terbaik.
investasi, asuransi, dan alternatif pembiayaan selain d. Kinerja perusahaan didukung dengan kinerja seluruh
kredit. organisasi pada semua level untuk menjadi yang terbaik.
c. Kebijakan regulator (OJK) mendorong dilakukannya tata
kelola terintegrasi (corporate governance, compliance, 4. Secara Berkelanjutan
audit, dan risk management) dalam pengelolaan a. Layanan kepada nasabah dan kinerja perusahaan menjadi
konglomerasi bagi group perusahaan yang memiliki bank gambaran keberhasilan perusahaan yang harus tetap
dan jasa keuangan lainnya. dijaga dalam mendukung eksistensi perusahaan di bidang
industri keuangan.
2. Terunggul dalam Layanan b. Layanan dan kinerja yang terunggul perlu dijalankan untuk
a. Layanan merupakan hal utama yang ditawarkan kepada memberikan timbal balik yang positif kepada shareholder
nasabah dari perusahaan penjual jasa keuangan. dalam jangka waktu yang tidak terbatas.
b. Layanan yang terunggul dan pengalaman interaksi yang
positif (customer experience) akan menjadi nilai tambah
bagi nasabah dalam memilih lembaga keuangan.
c. Layanan dalam lembaga keuangan dituntut untuk dapat
mencakup semua segmen nasabah sehingga menjadikan
lembaga keuangan yang menjadi lifetime financial partner
dan menyediakan total financial solution secara customize
sesuai dengan kebutuhan nasabah, termasuk dalam
melayani ekosistem bisnis secara terintegrasi.
86 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 89
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
MISI
1. Memberikan layanan prima dan solusi digital kepada seluruh nasabah selaku mitra bisnis
pilihan utama.
2. Memperkuat layanan internasional untuk mendukung kebutuhan mitra bisnis global.
3. Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor.
4. Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai tempat kebanggaan untuk berkarya
dan berprestasi.
5. Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada lingkungan dan masyarakat.
6. Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola Perusahaan yang baik bagi industri.
Misi BNI mencakup 5 (lima) stakeholder utama yang berpengaruh terhadap pencapaian Visi BNI dalam
memberikan layanan dan kinerja yang terunggul. 5 (lima) stakeholder utama tersebut adalah:
1 2 3 4 5
Nasabah Investor Pegawai Komunitas Pemerintah
(termasuk
nasabah bisnis Masyarakat
global)
Penjabaran Misi
Adapun penjabaran atas Misi BNI tersebut adalah sebagai berikut: 4. Menciptakan kondisi terbaik bagi karyawan sebagai tempat
1. Memberikan layanan prima dan solusi digital kepada seluruh kebanggaan untuk berkarya dan berprestasi
nasabah selaku mitra bisnis pilihan utama a. Pemberian kesempatan yang sama dan luas bagi
a. Menyediakan produk/jasa-jasa lembaga keuangan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepastian
(termasuk solusi digital) yang lengkap, terpadu, jenjang karier;
berkualitas, terpercaya, dan dapat diandalkan; b. Menciptakan dan mendukung program talent
b. Memberikan layanan “one stop solution” baik untuk management untuk mencetak pemimpin di masa yang
nasabah bisnis maupun individual; akan datang baik untuk BNI maupun untuk Indonesia;
c. Memberikan kualitas produk dan layanan yang best-in- c. Menyediakan fasilitas dan lingkungan kerja yang aman,
class; nyaman, dan harmonis sehingga menunjang sasaran
d. Meningkatkan customer experience dalam proses-proses peningkatan produktivitas.
yang dianggap kritikal oleh nasabah;
e. Secara proaktif melakukan penyesuaian dan perbaikan 5. Meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab kepada
sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan tuntutan lingkungan dan masyarakat
nasabah akan kualitas produk/jasa yang ditawarkan BNI; a. Aktif melayani kebutuhan perbankan untuk segenap
f. Memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi lapisan masyarakat;
baik secara konvensional maupun digital. b. Aktif mencari dan memasuki bisnis baru yang sejalan
dengan peraturan dan regulasi terbaru;
2. Memperkuat layanan internasional untuk mendukung c. Aktif mengembangkan bisnis internasional untuk
kebutuhan mitra bisnis global perluasan bisnis di negara yang prospektif;
a. Memberikan solusi layanan internasional dalam d. Aktif meningkatkan kualitas lingkungan dan komunitas
memenuhi kebutuhan bisnis bagi nasabah institusi sejalan dengan pengembangan bisnis.
maupun perorangan;
b. Menyediakan fasilitas atau media gateway bagi investor 6. Menjadi acuan pelaksanaan kepatuhan dan tata kelola
luar negeri yang menanamkan modal ke dalam negeri; perusahaan yang baik bagi industri
c. Aktif melakukan pengembangan dan perbaikan sesuai a. Pelaksanaan risk management yang terpadu;
kondisi kebutuhan mitra bisnis dan kondisi eksternal yang b. Mengakomodasi whistleblower bagi kepentingan
terjadi. perusahaan;
c. Senior Leadership aktif berkomunikasi dengan workforce
3. Meningkatkan nilai investasi yang unggul bagi investor dan menjadi role model;
a. Pencapaian laba (profitabilitas) usaha maksimal; d. Aktif memperbarui ketentuan, peraturan, serta
b. Pertumbuhan yang berkesinambungan dan dapat melaksanakannya secara disiplin dan tersistem, untuk
dipertanggungjawabkan (sustainable growth); menjadi lembaga keuangan yang terpercaya.
c. Lembaga Keuangan yang sehat;
d. Pengendalian biaya (cost effectiveness);
e. Harga saham yang stabil dan terus meningkat.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
87
Page 90
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
REVIU VISI DAN MISI OLEH DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Visi dan Misi BNI disusun dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan antara lain Dewan Komisaris,
Manajemen, Perusahaan Anak, perwakilan semua lapisan karyawan, masyarakat, investor, nasabah dan
pemerintah, serta ahli-ahli terkait dalam industri keuangan melalui beberapa metode seperti survei,
wawancara, dan diskusi bersama.
Visi dan Misi BNI dituangkan dalam Rencana Jangka Panjang sesuai persetujuan Dewan Komisaris
No. DK/60 tanggal 24 November 2023 dan Dokumen Rencana Bisnis Bank (RBB) 2024-2026 sesuai Persetujuan
Dewan Komisaris No. DK/181 tanggal 14 November 2024.
Setiap tahun Visi dan Misi ditinjau ulang sesuai dengan kondisi BNI terkini sebagai acuan dalam menyusun
strategi bisnis di masa mendatang. Manajemen memastikan bahwa visi dan misi konsisten dengan tujuan
jangka panjang, serta pelaksanaan pencapaian visi dilakukan dengan memanfaatkan inovasi dan teknologi
secara efektif.
STRATEGI PENCAPAIAN VISI DAN MISI
Strategi yang sudah dituangkan dalam dokumen jangka panjang dan jangka pendek yang menjadi acuan
dalam menjalankan bisnis BNI dimana strategi tersebut berikut realisasinya dilaporkan secara berkala ke
pihak regulator (OJK).
88 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 91
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BUDAYA PERUSAHAAN
BNI menetapkan dan memberlakukan “AKHLAK” yang terdiri dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal,
Adaptif, Kolaboratif sebagai nilai utama yang harus diimplementasikan oleh segenap insan BNI dalam
menjalankan/melaksanakan tugas sehari-hari.
Amanah Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
Memegang teguh Terus belajar dan Saling peduli dan Berdedikasi dan Terus berinovasi Membangun kerja sama
kepercayaan yang mengembangkan menghargai pebedaan. mengutamakan dan antusias dalam yang sinergis.
diberikan. kapabilitas. kepentingan Bangsa dan menggerakkan ataupun
• Menghargai setiap Negara. menghadapi perubahan. • Memberi kesempatan
• Memenuhi janji dan • Meningkatkan orang apapun latar kepada berbagai pihak
komitmen; kompetensi diri untuk belakangnya; • Menjaga nama baik • Cepat menyesuaikan untuk berkontribusi
• Bertanggung jawab menjawab tantangan • Suka menolong orang sesama karyawan, diri untuk menjadi yang • Terbuka dalam
atas tugas, keputusan, yang selalu berubah; lain; pimpinan, BUMN, dan lebih baik; bekerja sama untuk
dan tindakan yang • Membantu orang lain • Membangun lingkungan Negara; • Terus-menerus menghasilkan nilai
dilakukan; belajar; kerja yang kondusif. • Rela berkorban untuk melakukan perbaikan; tambah
• Berpegang teguh • Menyelesaikan tugas mencapai tujuan yang • Bertindak proaktif. • Menggerakkan
kepada nilai moral dan dengan kualitas terbaik. lebih besar; pemanfaatan berbagai
etika. • Patuh kepada pimpinan sumber daya untuk
sepanjang tidak tujuan bersama
bertentangan dengan
hukum dan etika.
SOSIALISASI DAN INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN
Penerapan AKHLAK
Penerapan AKHLAK di BNI didukung dan diakselerasi dengan adanya transformasi budaya kerja yang
bertujuan untuk menyelaraskan nilai-nilai yang dimiliki oleh BNI. Core Values AKHLAK (Amanah, Kompeten,
Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) yang diamanatkan oleh Kementerian BUMN. Proses internalisasi
core values AKHLAK telah dilaksanakan selama empat tahun dan akan terus dilakukan melalui berbagai
aktivitas dan metode yang senantiasa dievaluasi agar implementasi dari values tersebut dapat berjalan
dengan optimal.
Pada tahun 2024, BNI melanjutkan program internalisasi dan sosialisasi penerapan AKHLAK antara lain
melakukan program transformasi Budaya Kerja serta melakukan internalisasi transformasi budaya dengan
sosialisasi kepada segenap Kantor Wilayah dan Kantor Pusat. Sosialisasi dilakukan kepada segenap RACE
Captain dan RACE Champion. Selain itu pada tahun 2024 setiap Kantor Wilayah dan Divisi di Kantor Pusat
telah menjalankan setiap program budaya kerja yang disusun.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
89
Page 92
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kegiatan
Usaha
KEGIATAN USAHA BERDASARKAN ANGGARAN DASAR TERAKHIR DAN YANG SUDAH
DIJALANKAN PADA TAHUN BUKU
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar terakhir Perseroan sebagaimana tertuang dalam Akta No. 05 tanggal
04 Maret 2024 yang dibuat oleh Ashoya Ratam S.H., M.Kn dan telah mendapatkan persetujuan perubahan
anggaran dasar dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui surat keputusan No. AHU-0020672.
AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 01 April 2024 dan surat penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran
dasar No. AHU-AH.01.03-0079037 tanggal 01 April 2024, maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan
usaha di bidang perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan untuk
menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar keuntungan guna
meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. Untuk melaksanakan
maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha, sebagai berikut:
Kegiatan
Kegiatan
Kegiatan Usaha Usaha yang
Usaha yang
Berdasarkan Anggaran Dasar Belum
Dijalankan
Dijalankan
1 Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito -
berjangka, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
2 Menyalurkan dana dalam bentuk kredit. -
3 Menerbitkan dan/atau melaksanakan transaksi surat berharga untuk kepentingan -
Perseroan dan/atau nasabah.
4 Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan -
nasabah.
5 Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau meminjamkan dana kepada -
bank lain, baik dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan
wesel unjuk, cek, atau sarana lainnya.
6 Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan -
dengan atau antar pihak ketiga.
7 Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga. -
8 Melakukan kegiatan penitipan barang dan/atau surat berharga untuk kepentingan -
pihak lain berdasarkan suatu kontrak.
9 Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk -
surat berharga yang tidak tercatat di Bursa Efek.
10 Melakukan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain termasuk melakukan -
kegiatan berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
otoritas yang berwenang.
11 Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit, dan kegiatan wali amanat. -
12 Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang -
ditetapkan oleh otoritas yang berwenang.
13 Melakukan kegiatan penyertaan modal pada lembaga jasa keuangan dan/atau -
perusahaan lain yang mendukung industri perbankan, dengan memenuhi ketentuan
yang berlaku.
14 Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan -
kredit, termasuk kegagalan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dengan syarat
harus menarik kembali penyertaannya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
15 Bertindak sebagai pendiri Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dan pengurus -
DPLK sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.
16 Menyelenggarakan kegiatan jasa sistem pembayaran.
17 Melakukan kegiatan pengalihan piutang.
18 Melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan OJK.
90 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 93
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PRODUK DAN JASA YANG DIHASILKAN
BNI merupakan Perseroan yang bergerak dalam bidang perbankan yang memiliki beragam produk
simpanan, produk pinjaman, serta berbagai layanan perbankan. Produk dan jasa yang dihasilkan oleh BNI,
sebagai berikut:
KONSUMER RITEL
» BNI Mastercard Corporate Card
» BNI Kartu Kredit Indonesia
• Kartu Kredit Private Label
» BNI Travelling Card
» BNI Health Card
» BNI Distribution Card
» BNI Gasoline Card
• BNI Kartu Tunai
Kartu Debit
• Kartu Debit Reguler
Simpanan Kartu Kredit » Kartu Debit Silver
• BNI Taplus • Kartu Kredit Reguler » Kartu Debit Gold
• BNI Taplus Muda » BNI Visa Gold » Kartu Debit Taplus Muda
• BNI Taplus Bisnis » BNI Mastercard Gold » Kartu Debit Taplus Anak
• BNI Tappa (Taplus Pegawai/Taplus » BNI JCB Gold » Kartu Debit GPN
Anggota) » BNI Amex Vibe • Kartu Debit Premium
• BNI Tapenas • Kartu Kredit Premium » Kartu Debit Platinum
• BNI Taplus Anak » BNI Mastercard Style Titanium » Kartu Debit Emerald
• BNI Taplus Diaspora » BNI Visa Platinum » Kartu Debit Private
• BNI Simpanan Pelajar » BNI JCB Precious • Kartu Debit Co-Brand
• BNI Pandai » BNI JCB Ultimate » Kartu Debit Garuda
• Tabunganku » BNI Mastercard World » Kartu Debit Citilink
• BNI Dollar (USD/SGD/AUD) » BNI Visa Signature » Kartu Debit Batik Air
• BNI Deposito (IDR/USD/SGD/JPY/ » BNI Visa Infinite » Kartu Debit Lotte Grosir
HKD/EUR/GBP/AUD) • Kartu Kredit Co-Branding » Kartu Debit Indogrosir
• BNI Simponi (DPLK BNI) » Garuda BNI • Kartu Debit Affinity
• Tabungan Indonesia Pintar (PIP) » BNI Pertamina » Kartu Debit Kerjasama
• Emerald Saving » BNI Telkomsel Universitas
• BNI Tabungan RDN (Rekening Dana » BNI Bank BJB » Kartu Debit Kerjasama Anggota
Nasabah) » BNI LOTTE Mart (Alumni/Organisasi/Komunitas)
» BNI Batik Air » Kartu Debit Kerjasama Pegawai
Pinjaman » BNI Siloam Hospitals Perusahaan
• BNI Griya » BNI XL Prioritas • Kartu Debit BNI Emerald
• BNI Griya Multiguna » BNI MAP Club » Kartu Keluarga Sejahtera
• BNI Griya KPR Subsidi • Kartu Kredit Affinity » Kartu Indonesia Pintar
• BNI Fleksi » Kartu Kredit Affinity Universitas » Kartu Tani
• BNI Fleksi Pensiun » Kartu Kredit Affinity Ikatan
• BNI Instan Alumni Layanan Emerald
• BNI Oto » Kartu Kredit Affinity Komunitas/ • Layanan BNI Emerald
Organisasi
» Kartu Kredit Affinity Pegawai Produk Investasi
Perusahaan • Reksa Dana Pasar Uang (dalam IDR
• Kartu Kredit Corporate dan USD)
» BNI Visa Corporate Card Gold • Reksa Dana Pendapatan Tetap
» BNI Visa Corporate Card (dalam IDR dan USD)
Platinum
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
91
Page 94
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
• Reksa Dana Campuran (dalam IDR » BNI Life Steady Protection » Asuransi Jiwa Kredit Kumpulan
dan USD) » BNI Life Ultima Protection » Asuransi Jiwa Kredit BNI Life
• Reksa Dana Saham (dalam IDR dan » Solusi Proteksi Dana Pensiun Proteksi Kredit Produktif +
USD) » Solusi Dana Kesehatan • Telecredit card
• Reksa Dana Terproteksi • Syariah Inbranch » PA Protection Plus
• Surat Berharga Negara Ritel (ORI, » BNI Life Hy End Pro Syariah » Solusi Proteksi Sehat
SR, SBR, ST) » BNI Life Sakinah Multipro Link » Safe Medical Plan +
• Surat Berharga Negara via » BNI Life Wadiah Gold Cendekia » Perisai Plus
mekanisme pasar sekunder dan • Employee Benefit » Bundling
Lelang Kemenkeu dalam IDR (FR, » Optima Group Health » Blife Tapenas
PBS) dan USD (Indon, Indois) » Optima Group Life
• Obligasi Korporasi (dalam IDR dan » Optima Group Protection Digital Banking
USD) » Optima Group Saving • wondr by BNI
• Depo Swap (dalam JPY, USD dan » Optima Manage Care • BNI Mobile Banking
SGD) • Syariah Employee Benefit • BNI SMS Banking
• Market Linked Dual Currency » BLife Ekawarsa Syariah • BNI Internet Banking
Investment » BLife Syariah Dana Hari Tua • BNI Phone Banking
• Referral Brokerage Saham » BNI Life Syariah Mitra Cendekia • BNI DigiCs
• Foreign Exchange » BLife Health Plan Syariah • BNI TapCash
» BLife Asuransi Kecelakaan Diri • BNI Agen46
Produk Asuransi Plus Syariah • BNI QRIS
• In-Branch • Telesaving • BNI Debit Online
» BNI Life MProtection » Proteksi Prima • BNI EDC
» Blife Maksima Sehat » BNI Life Active • BNI EDC Mini ATM
» BNI Life MProtection Plus » BNI Life Definite Protection • BNI iPay
» Blife Perisai Prima » BNI Life Smart Protection Plus • BNI SmartPay
» BNI Life Plan Multi Protection » Safe Medical Plan + • BNI API Digital Services
» Blife Term Pro » PA Protection Plus • BNI Pembukaan Rekening Digital
» Solusi Abadi Plus » Digital (Mobile Banking) (DOA)
» Solusi Pintar » BNI Life Digi Micro Protection • BNI E-Form Program Kartu Pra
» BLife Hy End Pro • Kredit Konsumtif Kerja
» Swadana » BNI Life AJK Collateral • BNI Direct Debit
» Blife Fixed Protection » BNI Life AJK Non Collateral • BNI ATM/CRM
» BNI Life Infinite Protection • Kredit Produktif • BNI ATM Drive Thru
Jasa-Jasa • BNIdirect Mobile • Kredit Kepada Lembaga Linkage
• Kiriman Uang Dalam Negeri • BNIdirect for SME Client (KKLK)
• Kiriman Uang Internasional • Kredit Usaha Rakyat (KUR)
• Safe Deposit Box Produk Pinjaman • BNI Wirausaha (BWU)
• Inkaso • Kredit Modal Kerja (KMK)
• BNI Surat Keterangan Bank • Kredit Investasi (KI) Jasa-Jasa
• Traveller’s Cheque • Kredit Term Loan • Wholesale Solutions
• Uang Kertas Asing • Garansi Bank (GB) » Cash Management
• Stand-by LC (SBLC) * Collection Management
• Surat Kredit Berdokumen Dalam • Virtual Account
BUSINESS BANKING
Negeri (SKBDN) • BNI e-collection
Simpanan • Plafond Letter of Credit (LC) Impor • Auto Debit
• BNI Giro Peorangan • Kredit Ekspor • Cash Pick-Up
• BNI Giro Non-Perorangan • Kredit Impor • Student Payment Center
• BNI Giro Joint Account • Kredit Sindikasi • Autopay
• BNI Giro Persero Perorangan
• Kredit dengan Kontra Garansi * Liquidity Management
• Deposito Berjangka Perusahaan
• Kredit Transaksional • Cash Pooling
• BNI Giro Multi Currency
• Treasury Line • Cash Distribution
Digital Banking • Money Market Line • Range Balance Account
• BNIdirect • Kredit Kepada Pemerintah atau • Depo Swap
- BNIdirect Cash Lembaga Pemerintah • Notional Pooling
- BNIdirect Supply Chain • Cash Collateral Credit (CCC) * Payment Management
- BNIdirect Trade • Bonds Collateral Credit • E-Tax
- BNIdirect Receivables • Supply Chain Financing • E-PBB
- BNIdirect API
92 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 95
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
• E-Tax Kepabeanan – • Export LC: » Sindikasi
PNBP - LC Export Advising * Structured Finance
• Billing Payments - LC Export Collection * Arrangement
• Utility Payments • Inward Documentary * Agen Fasilitas (Facility
• Payroll Collection Agent)
• BNI POPS (Pertamina • Outward Documentary * Agen Jaminan (Security
Ordering and Payment Collection Agent)
Solutions) • Shipping Guarantee * Agen Penampungan
• Integrated Payment • Standby Letters of (Escrow Agent)
Management (ERP) Credit * Agen Pembayaran (Paying
• E-mail/Beneficiary • BNI Trade Online Agent)
Advice • Demand Guarantee » Fund Services
• Smart Commerce Pay • Bank Guarantee * Fund Accounting,
• Transfer Management Undercounter Fund Administration,
• Information • Domestic Bank Pengawasan Pelaporan dan
Management Guarantee Publikasi
* ECOSmart • Confirm LC/SKBDN * Core Banking BNI
* Edupatrol * Trade Finance * Agen Transfer (Transfer
* Remittance • Export & Import LC Agency)
* Intraday Services Negotiation * Performance Bond/Garansi
• Trust Receipt Bank Pelaksanaan
» Trade Products • Bill Collection Financing * Maintenance Bond/
* Trade Services • Open Account Financing Retention Bond/Garansi
• Import LC Issuance • Bills Discounting Bank Pemeliharaan
- Sight LC • LC Refinancing * Payment Bond/Garansi Bank
- Usance LC • Forfaiting Pembayaran
- Back to Back LC • Trade Advance * Custom Bond
(BBLC) Financing
- Transferable Letter
of Credit
• BNI Hong Kong Payment System Treasury
TREASURY & INTERNASIONAL
(HKD Chats) • Foreign Exchange
Produk Pinjaman • BNI New York Payment System » Today
• Corporate Loan (Kredit Modal Kerja, (USD Fedwire) » Tom
Kredit Investasi, dan Kredit Term • BNI Tokyo Payment System (Local » Spot
Loan) Currency Settlement/LCS) » Bank Notes
• Diaspora Loan • Escrow Agent • Investasi
• Overdraft Facility • Safe Deposit Box » Deposit on Call (DOC)
• Pembiayaan Trade • Bare Trust » Money Market Account (MMA)
• Kredit Sindikasi » Obligasi Retail
• Pembiayaan Proyek Produk Financial Institution » Depo Swap
• Discount Bills • Forfaiting & Risk Participation » Market Linked-Dual Currency
• Loan on Bills • Trade Based Refinancing Investment (MLDCI)
• Two Steps and Channeling Loan • Trade Advanced Financing • Lindung Nilai (Hedging)
kepada Perusahaan Lokal dari • Bilateral & Syndicated Term Loan » Currency Forward
Indonesia • Global Payment & Nostro Account * Domestic Non-Deliverable
Forward (DNDF)
Produk Jasa Ritel Produk Custody * PAR Forward
• BNI Current Account (SGD, HKD, • Custodian Services » Currency Swap
CNY, JPY, KRW, dan USD) • Wali Amanat » Currency Option
• BNI Fixed Deposit (SGD, HKD, CNY, • Trust » Interest Rate Swap (IRS)
JPY, KRW, dan USD) * Overnight Index Swap (OIS)
• BNI Saving Account (SGD, HKD, Produk Non-Bank Financial Institution » Cross Currency Swap (CCS)
CNY, JPY, KRW, dan USD) • Loan Facility to Non Bank Financial » Call Spread Option (CSO)
• Demand Deposits Institution * Series of Call Spread
• Negotiable Deposits • Commercial Line to Non Bank • Repo Obligasi/Reverse Repo
• Remittance Financial Institution
• Hospital Guarantee • Intraday to Non Bank Financial
• BNI Singapore Payment System Institution
(MEPS)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
93
Page 96
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Wilayah Operasional
Perusahaan
Hingga tahun buku 2024, BNI memiliki 1 (satu) kantor pusat, 17 (tujuh belas) kantor wilayah,
10 (sepuluh) jaringan kantor luar negeri dan 1.838 jaringan kantor yang terdiri dari kantor cabang,
kantor cabang pembantu dan sentra bisnis. Dari 10 (sepuluh) jaringan kantor luar negeri tersebut, terdiri
dari 6 (enam) kantor luar negeri, 1 (satu) sub-branch luar negeri, 1 (satu) kantor cabang remittance, dan
2 (dua) kantor perwakilan, yang tersebar di 8 (delapan) negara.
Seluruh jaringan kantor BNI senantiasa fokus dalam memberikan pelayanan dan solusi bisnis serta kemudahan transaksi
nasabah, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dalam mendorong pengembangan bisnis nasabah segmen
Corporate & International Banking, Institutional Banking, Enterprises & Commercial Banking, Consumer Banking,
Treasury, Kantor Pusat, dan Entitas Anak, jaringan kantor BNI didukung dengan SDM yang kompeten dan berdedikasi.
Untuk mengakses layanan BNI yang lebih mudah, lebih cepat dan lebih dekat, saat ini BNI juga memiliki 213.370 BNI
Agen46 sebagai jaringan branchless banking yang bertujuan untuk mendukung literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Informasi secara rinci mengenai wilayah operasional BNI yang mencakup jaringan Kantor dan BNI Agen46 per wilayah
adalah sebagai berikut:
W01
W01 (Medan)
Coverage: Sumatera Utara
• 13 Kantor Cabang
• 79 Kantor Cabang Pembantu
• 1 Commercial Business Center
• 1 Retail Productive Business Center
• 1 Consumer Loan Processing Center
• 688 ATM/CRM
• 11.418 BNI Agen46
W02
W02 (Padang)
Coverage: Sumatera Barat, Riau, dan
W03
Kepulauan Riau W09
• 13 Kantor Cabang
• 99 Kantor Cabang Pembantu
• 2 Commercial Bussines Center
• 1 Retail Productive Business Center
• 1 Consumer Loan Processing Center
• 859 ATM/CRM
W10,
• 13.017 BNI Agen46
W12,W14,
W15
W04
W03 (Palembang) W06 (Surabaya) W05 W06
Coverage: Sumatera Selatan, Jambi, Coverage: Jawa Timur Bagian Utara
Bengkulu, Bangka Belitung, dan W18
• 12 Kantor Cabang W17
Lampung W08
• 113 Kantor Cabang Pembantu
• 15 Kantor Cabang • 3 Commercial Business Center
• 102 Kantor Cabang Pembantu • 4 Retail Productive Business Center
• 1 Commercial Business Center • 1 Consumer Loan Processing Center
• 1 Retail Productive Business Center • 949 ATM/CRM
• 1 Consumer Loan Processing Center • 15.603 BNI Agen46
• 838 ATM/CRM
• 17.956 BNI Agen46
W04 (Bandung) W07 (Makassar) W09 (Banjarmasin) W11 (Manado)
Coverage: Jawa Barat Coverage: Sulawesi Barat, Coverage: Kalimantan Barat, Coverage: Sulawesi Utara, Sulawesi
Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan Kalimantan Tengah, Kalimantan Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara
• 15 Kantor Cabang dan Maluku Selatan, Kalimantan Timur, dan
• 110 Kantor Cabang Pembantu Kalimantan Utara • 11 Kantor Cabang
• 1 Commercial Business Center • 11 Kantor Cabang • 56 Kantor Cabang Pembantu
• 2 Retail Productive Business Center • 99 Kantor Cabang Pembantu • 21 Kantor Cabang • 1 Consumer Loan Processing Center
• 1 Consumer Loan Processing Center • 1 Commercial Business Center • 126 Kantor Cabang Pembantu • 456 ATM/CRM
• 1.060 ATM/CRM • 1 Retail Productive Business Center • 2 Commercial Business Center • 9.509 BNI Agen46
• 19.491 BNI Agen46 • 1 Consumer Loan Processing Center • 1 Retail Productive Business Center
• 823 ATM/CRM • 1 Consumer Loan Processing Center
• 8.737 BNI Agen46 • 1.075 ATM/CRM
• 14.527 BNI Agen46
W05 (Semarang) W08 (Denpasar) W10 (Jakarta Senayan) W12 (Jakarta Kota)
Coverage: Jawa Tengah Bagian Utara Coverage: Bali, Nusa Tenggara Barat, Coverage: Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Coverage: Jakarta Utara, Jakarta Pusat,
dan Nusa Tenggara Timur Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat
• 11 Kantor Cabang
• 76 Kantor Cabang Pembantu • 9 Kantor Cabang • 7 Kantor Cabang • 7 Kantor Cabang
• 1 Commercial Business Center • 97 Kantor Cabang Pembantu • 115 Kantor Cabang Pembantu • 89 Kantor Cabang Pembantu
• 1 Retail Productive Business Center • 1 Commercial Business Center • 2 Commercial Business Center • 1 Commercial Business Center
• 1 Consumer Loan Processing Center • 1 Retail Productive Business Center • 2 Retail Productive Business Center • 4 Retail Productive Business Center
• 668 ATM/CRM • 1 Consumer Loan Processing Center • 494 ATM/CRM • 1 Consumer Loan Processing Center
• 16.065 BNI Agen46 • 779 ATM/CRM • 5.127 BNI Agen46 • 474 ATM/CRM
• 12.006 BNI Agen46 • 6.885 BNI Agen46
94 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 97
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jaringan Kantor Luar Negeri 6 Kantor Luar Negeri
• New York, Amerika Serikat
• London, Inggris
• Seoul, Korea Selatan
• Tokyo, Jepang
• Hong Kong
• Singapura
1 Kantor Sub-Branch
Luar Negeri
• Osaka, Jepang
1 Kantor Remittance
• Singapura
2 Kantor Perwakilan
• 1 Amsterdam, Belanda
• 1 Sydney, Australia
9 ATM
• 8 Hong Kong
• 1 Singapura
W11
Ringkasan Jaringan BNI
W16
1 Kantor Pusat
17 Kantor Wilayah
W07
197 Kantor Cabang
Kantor Cabang
1.583
Pembantu
Commercial
20
Business Center
Retail Productive
26
W14 (Jakarta BSD) W16 (Papua) W18 (Malang) Business Center
Coverage: Jakarta Selatan, Coverage: Papua, Papua Barat, Papua Coverage: Jawa Timur Bagian Selatan
Depok, Bogor, dan Banten Tengah, Papua Selatan, Papua Barat
• 14 Kantor Cabang
Daya, dan Papua Pegunungan Consumer Loan
• 10 Kantor Cabang • 69 Kantor Cabang Pembantu 12
• 109 Kantor Cabang Pembantu • 5 Kantor Cabang • 861 ATM/CRM Processing Center
• 1 Commercial Business Center • 37 Kantor Cabang Pembantu • 20.497 BNI Agen46
• 2 Retail Productive Business Center • 171 ATM/CRM
• 1.285 ATM/CRM • 5.950 BNI Agen46
• 12.347 BNI Agen46
330 BNI DigiCS
W15 (Jakarta Kemayoran) W17 (Yogyakarta)
Coverage: Jakarta Timur, Bekasi, Coverage: Yogyakarta dan
Jababeka dan Karawang Jawa Tengah Bagian Selatan
13.388 ATM/CRM
• 8 Kantor Cabang • 15 Kantor Cabang
• 110 Kantor Cabang Pembantu • 97 Kantor Cabang Pembantu
• 2 Commercial Business Center • 1 Commercial Business Center
• 3 Retail Productive Business Center • 2 Retail Productive Business Center
213.370 BNI Agen46
• 992 ATM/CRM • 1 Consumer Loan Processing Center
• 7.819 BNI Agen46 • 906 ATM/CRM
• 16.416 BNI Agen46
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
95
Page 98
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Struktur Organisasi
Perusahaan
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama/Komisaris Independen Pradjoto
- Wakil Komisaris Utama Pahala Nugraha Mansury
- Komisaris Independen Sigit Widyawan
- Komisaris Askolani
Komite Dewan Komisaris - Komisaris Independen Asmawi Syam
- Komisaris Independen Septian Hario Seto
Komite Pemantau Risiko Komite Komite - Komisaris Independen Iman Sugema
Komite Audit
Ketua: Erwin Rijanto Nominasi & Remunerasi Tata Kelola Terintegrasi - Komisaris Independen Erwin Rijanto Slamet
Ketua: Asmawi Syam - Komisaris Fadlansyah Lubis
Slamet Ketua: Pradjoto Ketua: Pradjoto
- Komisaris Robertus Billitea
- Komisaris Mohamad Yusuf Permana
DIREKSI
Direktur Utama
Royke Tumilaar
Direktur Direktur Direktur Direktur
Direktur
Wholesale & Enterprise Institutional Digital & Integrated Direktur Finance
Human Capital
International & Commercial Banking Transaction Banking Novita Widya
& Compliance
Banking Banking Munadi Hussein Paolo Anggraini
Mucharom
Agung Prabowo I Made Sukajaya Herlambang* Kartadjoemena
SEVP Corporate SEVP Retail SEVP Human
SEVP Treasury
Banking Digital Solutions Capital
Ita Tetralastwati
Pancaran Affendi Rian Eriana Kaslan Emmy Nurhayati
Corporate Wholesale Corporate
Corporate Treasury Enterprise Institutional Retail Digital Human Capital
Internal Audit Banking 1 Transaction Compliance Planning &
Banking 3 Hariadi Banking Banking 1 Product & Strategy
Johansyah Andrean Product & Ikhsan Azman Performance
Dipo Nugroho Hendrawan Yogi Bima Sakti Iwan Ariawan Partnership Yenni Sari Dewi
Palonggam Partnership Management
Mesah Roni
I Gede Widya Aldi Advianto
Ginting
Corporate Commercial Anantayoga Human Capital Baskara
Corporate Corporate Institutional Legal
Banking 2 Banking 1 Services
Secretary Banking 4 Banking 2 Sandy
Ditya I Dewa Gde Wholesale Afthon Shodaq
Okki Arief Wibawa Efrizal Dwinanto
Maharhani Ngurah Yoga Retail Digital Noor Accounting
Rushartomo Digital Channel
Harninda Pratama Channel Setyo Susilo
Efransyah
Indra Gunawan
Mudani Policy
Syndication Commercial BNI University
Governance
& Structured Banking 2 Dandy P. Procurement
Hendra Susila
Finance Muh. Evan Marketing Sjamsudin & Fixed Assets
Corporate
Rini Yuniar Zulkarnaen Communications Made Dany
Development &
(Pgs) Duardi Pratiwi B.
Transformation
International R. Pratama Prihandiko HC Business
& Financial Senior Prabawaputra Partner Investor
Institutions Business Relations
Rima Cahyani Executive Yohan Setio
- Efita Praharani
Strategic - Muhammad
- Martinus Project Fadli (Pgs)
Senior Subsidiaries
Matondang
Business Management
- Mahrauza
Executive M. Emil Azhary
Purnaditya
- Ridwan Resmana
- Amalia Savitri - Eben Eser
- Mochamad Roland Perdana Office of Chief
Nainggolan Economist
- Warda
SORX** Leo Putera
Nadjamuddin
Wholesale Rinaldy
Banking
Data
Nyimas Sulistia Management &
Sriwulandari Analytics
Kantor Luar Negeri Billie Setiawan
Seoul - Edy Pramono New York - Olivia Irine Sandra (Pgs)
Overseas Tokyo - Yudhi Zufrial Singapore - Laika Saputra Rudianto
Branch Hong Kong - Farid Faraitody Amsterdam Rep. Office - Dwi Putranto Cahyo Wibowo
London - Roekma Hari Adji Sydney Rep. Office - Rendy Tjahjana
HIBANK
BNI
BNI SEKURITAS
REMITTANCE
BNI ASSET
BNI SECURITIES
MANAGEMENT
Keterangan: Garis supervisi Garis komunikasi & Dewan Komisaris
penyampaian informasi
Garis koordinasi Komite
* Belum efektif
** SORX: Senior Operational Risk Executive
96 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 99
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)
Komite Direksi
Komite Komite Kebijakan Komite Komite Komite Manajemen
Kredit Perkreditan Bisnis Asset & Liability Risiko Terintegrasi
Komite Komite Manajemen Komite Manajemen Komite Manajemen Komite
Human Capital Kinerja Risiko & Anti Fraud Teknologi Perusahaan Anak
Wakil Direktur Utama
Putrama Wahju Setyawan
Direktur Direktur Direktur Direktur
Retail Banking Risk Technology Network
Corina Leyla Management & Operations & Services
Karnalies David Pirzada Toto Prasetio Ronny Venir
SEVP
SEVP Wealth SEVP SEVP
SEVP Remedial Information
Management Credit Risk Operations
& Recovery Technology
Steven Suryana Bun Hendra Anang Basuki
Victor Korompis
Enterprise Risk Corporate & Corporate Distribution
Wholesale Banking
Consumer Wealth Management Enterprise Remedial & IT Strategy & Network & Pension Fund
Digital Delivery Operations
Segment Management Rayendra Credit Risk Recovery Architecture Sales Ikhwani
Alfonso Herry Setiadi
Sri Indira Henny Woe Minarsa Aryani Dwi Ujuan Marihot Ari Pratiwi Beby Lolita Fauzana
Tambunan Munawir
Goenawan Satiti H. P. Indriani
Consumer Operational Commercial Enterprise & Digital
CISO Retail Digital Agen46
Product Risk Credit Risk Commercial Operations
Sonny Setiadi Delivery Rahma Dhoni
Febrian Management Yessy Kurnia Remedial & Muhammad
Recovery (Pgs) Heri Atmoko
Sugiharta Adi Surya Djoko Dyah W. Gunawan Putra
Saridatun
Customer
Operations Application Experience
Card Business Retail Credit Strategy & Credit
Development Center
Grace Risk Retail Collection Development Operations
& Recovery Setiawan Anis Rahmat
Situmeang Made Nariswari Herry Setiadi Erisman (Pgs)
Widjojo Pertinda
Hari Satriyono Munawir (Pgs)
Retail IT Application SORX**
Anti Fraud SORX**
Productive Services Network
Technology
Banking Wilhelmus Max
Digital & Nugroho Gito & Services
I Nyoman Charles
Operations Prasodjo (Pgs)
Astiawan Suryo Utomo
Munajat
Business Senior Credit IT Infrastructure
Program Risk Executive Management Regional
Sunarna Eka Sonny Setiadi Office
Nugraha
- Yanar Siswanto
Kantor Wilayah 09 - Andy Yusdiman
SORX** - Muhammad Jufri
01 - Rustianto 10 - Anak Agung Agustiya
Consumer - Julius D. Aritonang
Banking & 02 - Khairul Salam Novitayanti
- Agus Sutanto
Corporate 03 - Zamzami 11 - Lodewyck Z.S.
- Eko Setiawan
Function 04 - Roy Wahyu Pattihahuan
- Bernardus
Maulana 12 - Rudy Sihombing
Putu Bagus - Retna Mumpuni
05 - I Gst. Nym. 14 - Faizal Arief Setiawan
Kresna - Wirawan Ari Rachmana
Dharma Putra 15 - Koko Prawira Butar Butar
- Badriansyah
06 - Maya Agustina 16 - Soesetyo Priharjanto
- Renosari
07 - Muhammad Arafat 17 - Ariyanto Soewondo Geni
08 - Komang Arya Wira 18 - Muhamad Jauhary
Kusuma Atmaja
BNI BNI
BNI FINANCE
VENTURES LIFE
Direksi Divisi Perusahaan Anak
SEVP Unit Fungsional Anak Usaha BNI Sekuritas
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
97
Page 100
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Daftar Keanggotaan
Asosiasi
BNI telah terdaftar dalam keanggotaan atau organisasi hingga yang berkaitan dengan penerapan keuangan
berkelanjutan per 31 Desember 2024, sebagaimana terlampir pada tabel di bawah ini:
Nama Asosiasi/Organisasi Peran Keanggotaan
Internasional
Information Systems Audit and Control Association (ISACA) Direktur Marcomm
Asosiasi Pengusaha Indonesia – Jepang (APIJ) Wakil Ketua
European Association for Secure Transactions (E.A.S.T) Associate Member
Association Swift International Banking Operation Anggota
Association of Certified Fraud Examiner (ACFE) Anggota
Asia Pacific Loan Market Association (APLMA) Anggota
Contact Center World (CCW) Anggota
European Foundation for Management Development (EFMD) Anggota
Financial Services – Information Sharing and Analysis Center (FS-ISAC) Anggota
International Information System Security Certification Consortium (ISC2) Anggota
International Swaps and Derivatives Association (ISDA) Anggota
International Banking Asociation Jepang (IBA) Anggota
Institute of International Bankers (IIB) Anggota
Japan Indonesia Asociation (JAPINDA) Anggota
Open Compliance and Ethics Group (OCEG) Anggota
Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunications (SWIFT) Anggota
The Institute of Internal Auditors - Indonesia (IIA) Anggota
Nasional
Asosiasi Pasar Uang dan Valuta Asing Indonesia Pendiri
Forum Komunikasi - Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Ketua Forum
Uang Rupiah (SPPUR)
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDP) Wakil Ketua Bidang
Pelatihan
Task Force Cyber Security BUMN Ketua Tim Subtim Bidang
Cyber Security Guideline
Forum Human Capital Indonesia (FHCI) • Ketua Bidang I
• Anggota
Asosiasi Corporate University (Wivata Kinarva Nusantara) Wakil Ketua
Tim Pengembangan Bisnis Komoditas Kopi dan Kakao Kementerian BUMN • Wakil Koordinator II
• Anggota
Forum Komunikasi Kliring Jakarta Sekretaris
Asosiasi Bank Kustodian Indonesia (ABKI) Tim Ahli
Indonesian Bankers Club • Pembina
• Anggota
Forum Komunikasi Direktur Operasional (FKDOP) Kepala Bidang
Kesekretariatan dan
Organisasi
Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB) • Kepala Bidang Riset &
Pengembangan
• Bidang Riset &
Pengembangan
• Pengurus Bidang
Sertifikasi & Etika
Association Cambiste International (ACI) FMA Indonesia Pengurus
Association Bank Appointed Cross Currency Dealers (ACCD) Pengurus
Asosiasi Wali Amanat Indonesia (AWAI) Pengurus
98 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 101
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Asosiasi/Organisasi Peran Keanggotaan
Indonesia Foreign Exchange Market Committee (IFEMC) Pengurus
Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN) Pengurus
Asosiasi SWIFT Indonesia (ASWIFTINDO) Komite Audit
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota
Asosiasi Bank Kustodi Indonesia (ABKI) Anggota
Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI) Anggota
Asosiasi Fintech Indonesia Anggota
Asosiasi SWIFT Indonesia (ASWIFTINDO) Anggota
Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Anggota
Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Anggota
Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO) Anggota
Association of Banks in Singapore (ABS) Anggota
Asosiasi Kartu Kredit Indonesia Anggota
Computer Security Incident Respon Team (CSIRT) BSSN Anggota
Central Counterparty Transaksi Derivatif Suku Bunga dan Nilai Tukar Over the Counter (CCP Anggota
SBNT)
Credit Bureau Singapore Anggota
Certified Practising Accountant - CPA Australia Anggota
Chartered Accountants - CA ANZ Anggota
Financial Industry Dispute Resolution Centre (FIDReC) Anggota
Forum Komunikasi Operasional Kas Perbankan (FKOKP) Anggota
Forum CISO Himpunan Bank Negara Anggota
Forum Hukum BUMN Anggota
Foreign Bank Group Anggota
Foreign Bankers Association Anggota
Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) Anggota
Indonesia Contact Center Association (ICCA) Anggota
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Anggota
Korean Federation of Bank Anggota
Kelompok Kerja Akselerasi Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Sektor Kelautan Anggota
dan Perikanan (Pokja Akselerasi UMKM) Kementerian Kelautan dan Perikanan
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan Anggota
Overseas Bankers Association of Australia Anggota
Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS) Anggota
Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan (PUSAKA) Anggota
PMO Kopi Nusantara Kementerian BUMN Anggota
Primary Dealer Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing Anggota
Perkumpulan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Anggota
Rapi Utama Indonesia (RAPINDO) Anggota
Securities Investor Protection Fund (SIPF) Anggota
Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) BEI Anggota
Singapore Deposit Insurance Corporation (SDIC) Anggota
Tim Kerja PMO Pertashop Kementerian BUMN Anggota
Bankers Association for Risk Management (BARa) • Wakil Direktur Bidang
Risiko Kredit & ESG
• Anggota Tim Bidang
Enterprise Risk
Management
• Anggota Tim Bidang
Standarisasi Kompetensi
Asesor
Forum Manajemen Risiko (FMR) – Kementerian BUMN Anggota Tim Bidang Event
& Talent Development
Komite Kliring Central Counterparty (CCP) dan Penanganan Risiko Member
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
99
Page 102
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil
Dewan Komisaris [ACGS C.2.5, D.4.1, D.4.2]
PRADJOTO
Komisaris Utama/Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 71 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia (1981)
• Master of Economics dari University of Kyoto,
Jepang (1988)
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi
Profesi Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSP LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Periode Menjabat
Perusahaan Mengikuti masa jabatan sebelumnya sebagai Wakil Komisaris
Diangkat pertama kali sebagai Wakil Komisaris Utama/ Utama/Komisaris Independen BNI, yaitu 2020-2025 (Periode
Komisaris Independen BNI melalui keputusan RUPS Tahunan Pertama).
tanggal 17 Maret 2015, yang diaktakan melalui Akta Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara Indonesia Rangkap Jabatan
(Persero) Tbk tanggal 17 Maret 2015 dan mendapatkan BNI:
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 22 Mei • Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
2015. Jabatan beliau berakhir melalui Keputusan RUPS • Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi
Tahunan tahun 2017.
Perusahaan Terbuka Lainnya:
Diangkat kembali sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Independen BNI melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal
20 Februari 2020, yang diaktakan dengan Akta Rapat Institusi Lainnya:
Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Negara • Pendiri/Pimpinan Pradjoto & Associates – Advocates and
Indonesia (Persero) Tbk No. 21 tanggal 20 Februari 2020 dan Legal Consultant (1994-saat ini)
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) • Anggota Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM)
tanggal 17 Juni 2020. (2000-saat ini)
• Anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi)
Kemudian diangkat sebagai Komisaris Utama/Komisaris (2005-saat ini)
Independen BNI melalui keputusan RUPS Luar Biasa tanggal • Dewan Kode Etik Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
19 September 2023, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum (BSMR) (2005-saat ini)
Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Indonesia • Ketua Dewan Pengawas Etika Bisnis Perbankan Perhimpunan
(Persero) Tbk No. 17 tanggal 19 September 2023 dan mendapat Bank-Bank Nasional (PERBANAS) (2009-saat ini)
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 19 Februari • Anggota Badan Pengawas Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
2024 sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen. (2011-saat ini)
100 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 103
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengalaman Kerja • Ketua Dewan Pengawas Etika Bisnis Perbankan Perhimpunan
• Staf Profesional PT Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) Bank-Bank Nasional (Perbanas) (2009-saat ini)
(1981-1995) • Anggota Badan Pengawas Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
• Research Associate Institute of Economic Research Kyoto (2011-saat ini)
University (1993-1994) • Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank
• Pendiri/Pimpinan Pradjoto & Associates – Advocates and Negara Indonesia (Persero) Tbk (2015-2017)
Legal Consultant (1994-saat ini) • Komisaris Utama PT Panah Perak Megasarana (2018-2019)
• Dosen Manajemen Program Pasca Sarjana Management, • Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank
Universitas Atmajaya Yogyakarta (1999-2001) Negara Indonesia (Persero) Tbk (2020-2023)
• Anggota Komisi Ombudsman Nasional (2000) • Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Negara
• Anggota Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) Indonesia (Persero) Tbk (2023-saat ini)
(2000-saat ini)
• Anggota Tim Gabungan Tindak Pidana Korupsi (TGTPK) Hubungan Afiliasi
(2000-2001) Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
• Ketua Ombudsman BPPN (2001-2002) Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
• Komisaris Independen Bank Internasional Indonesia Saham Utama dan Pengendali.
(2002-2006)
• Anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Pernyataan Independensi
(2005-saat ini) Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan
• Dewan Kode Etik Badan Sertifikasi Manajemen Risiko pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
(BSMR) (2005-saat ini)
• Komisaris Independen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
(2005-2015) Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
• Dewan Kode Etik Perhimpunan BankBank Nasional bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
(Perbanas) (2006-2009) Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
• Dewan Penasihat Ikatan Bankir Indonesia (IBI) (2007-2011)
• Penasihat Senior Bank Internasional Indonesia (2009-2011) Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
• Komisaris Independen PT Mahaka Media Tbk (2009-2015) Tidak memiliki lembar saham BBNI
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
101
Page 104
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PAHALA NUGRAHA MANSURY
Wakil Komisaris Utama
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 53 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1994)
• Master of Business Administration dari Leonard N.
Stern School of Business, USA (1999)
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Kualifikasi 7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Lembaga
Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) (2024)
• Certified Risk Governance Professional (CRGP) oleh
Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko (LSPMR)
(2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris • Direktur Finance & Strategy PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perusahaan (2010-2015)
Diangkat pertama kali sebagai Wakil Komisaris Utama BNI • Direktur Treasury & Market PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
melalui keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 19 September (2015-2017)
2023, yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang • Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Saham Luar Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017-2018)
No. 17 tanggal 19 September 2023 dan mendapat persetujuan • Komisaris Utama PT Citilink Indonesia (2017-2018)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 19 Februari 2024. • Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) (2018-2019)
• Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Periode Menjabat (2019-2020)
2023-2028 (Periode Pertama) • Wakil Menteri BUMN Kementerian Badan Usaha Milik
Negara (2020-2023)
Rangkap Jabatan • Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) (2021-2023)
BNI: • Wakil Menteri Luar Negeri Kementerian Luar Negeri
• Anggota Komite Pemantau Risiko (2023-2024)
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi • Wakil Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2023-saat ini)
Perusahaan Terbuka Lainnya:
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Institusi Lainnya: Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Saham Utama dan Pengendali.
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya. Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
Pengalaman Kerja bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
• Senior Vice President Economic & Financial Research Group Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Head PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2003-2005)
• Senior Vice President Corporate Development Group Head Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2005-2006) 677.291 lembar saham
• Senior Vice President Accounting Group Head dan
merangkap Senior Vice President Change Management
Office PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2005)
• Executive Vice President Koordinator Finance & Strategy
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2006-2010)
102 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 105
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
SIGIT WIDYAWAN
Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 59 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Solo, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Negeri Sebelas Maret
(1988)
• Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia (2001)
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Lembaga
Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) (2024)
• Sertifikasi Indonesia Internal Audit Practitioner oleh The
Institute of Internal Auditors Indonesia (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Pengalaman Kerja
Perusahaan • Kepala Bagian Perpajakan – Divisi Produk Beton PT Wijaya
Diangkat pertama kali sebagai anggota Komisaris Independen Karya (Persero) (1994-1997)
BNI melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Maret 2018 • Kepala Bagian Keuangan PT Wijaya Karya Beton (1997-2001)
berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan • Direktur Keuangan Roda Jati Grup (2002-2013)
No. 37 tanggal 20 Maret 2018 dan mendapatkan persetujuan • Direktur PT Roda Pembangunan Jaya (2003-2015)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 7 September 2018. • Komisaris Independen PT Jasamarga (Persero) Tbk (2015-
2018)
Diangkat kembali sebagai anggota Komisaris Independen BNI • Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero)
berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal 15 Maret 2023, Tbk (2018-saat ini)
yang diaktakan melalui Akta Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan No.15 tanggal 15 Maret 2023. Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Periode Menjabat Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
• 2018-2023 (Periode Pertama) Saham Utama dan Pengendali.
• 2023-2028 (Periode Kedua)
Pernyataan Independensi
Rangkap Jabatan Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan
BNI: pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
• Anggota Komite Audit
• Anggota Komite Nonimasi dan Remunerasi Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
Perusahaan Terbuka Lainnya: bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Institusi Lainnya: Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Tidak memiliki lembar saham BBNI
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
103
Page 106
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
ASKOLANI
Komisaris
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 58 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Sriwijaya Palembang (1990)
• Magister of Art Economics and Banking dari University
of Colorado at Denver, USA (1999)
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Lembaga
Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) (2024)
• Certified Governance Oversight Professional (CGOP)
oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Mitra Kalyana
Sejahtera (LSP MKS) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris • Kepala Subdirektorat Penyusunan Anggaran Belanja
Perusahaan Pemerintah Pusat Direktorat Penyusunan APBN, Direktorat
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris BNI melalui Jenderal Anggaran dan Perimbangan Keuangan
Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 30 Agustus 2019, yang Departemen Keuangan (2004)
diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar • Kepala Bidang Perumusan Rekomendasi Kebijakan Belanja
Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 55 tanggal Negara Pusat Kebijakan Belanja Negara, Badan Kebijakan
30 Agustus 2019 dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Fiskal Departemen Keuangan (2006).
Keuangan (OJK) tanggal 20 Desember 2019. • Kepala Bidang Kebijakan PNBP Pusat Kebijakan APBN,
Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (2008)
Diangkat kembali sebagai anggota Komisaris BNI berdasarkan • Kepala Pusat Kebijakan APBN, Badan Kebijakan Fiskal
keputusan RUPS Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan Kementerian Keuangan (2008)
dengan Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan • Direktur PNBP Direktorat PNBP, Direktorat Jenderal
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 03 tanggal 4 Maret Anggaran Kementerian Keuangan (2011)
2024 • Alternate Governor of the OPEC Fund for Indonesia
OPEC Fund for International Development (OFID), Austria
Periode Menjabat (2011-2014)
• 2019-2024 (Periode Pertama) • Governor of the OPEC Fund for Indonesia OPEC Fund for
• 2024-2029 (Periode Kedua) International Development (OFID), Austria (2014)
• Komisaris PT Pertamina Gas (2012-2013)
Rangkap Jabatan • Komisaris PT Angkasa Pura I (Persero) (2013-2014)
BNI: • Komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014-2019)
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi • Direktur Jenderal Anggaran Direktorat Jenderal Anggaran
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi Kementerian Keuangan (2013-2021)
• Direktur Jenderal Bea dan Cukai Direktorat Jenderal Bea
Perusahaan Terbuka Lainnya: dan Cukai Kementerian Keuangan (2021- saat ini)
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. • Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2019-saat ini)
Institusi Lainnya:
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Hubungan Afiliasi
Cukai Kementerian Keuangan (2021-saat ini). Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Pengalaman Kerja Saham Utama dan Pengendali.
• Kepala Bidang Analisa Pengeluaran Rutin Pusat Analis
Belanja Negara, Badan Analisa Fiskal Departemen Keuangan Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
(2003) Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
• Dosen Program Magister dan Perencanaan Kebijakan Publik, bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
(2003-2007)
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
1.752.462 lembar saham
104 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 107
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
ASMAWI SYAM
Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 69 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Hasanuddin (1979)
• Magister Manajemen dari Universitas Padjadjaran (2003)
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Kualifikasi 7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Lembaga
Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) (2024)
• Sertifikasi Indonesia Internal Audit Practitioner oleh The
Institute of Internal Auditors Indonesia (2024)
• Certified Governance Oversight Professional (CGOP)
oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Mitra Kalyana
Sejahtera (LSP MKS) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris • Kepala Divisi Konsumer Banking PT Bank Rakyat Indonesia
Perusahaan (Persero) Tbk (2003-2005)
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen BNI • Kepala Divisi Bisnis Umum PT Bank Rakyat Indonesia
melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Februari 2020, (Persero) Tbk (2005-2007)
yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham • Direktur Bisnis Kelembagaan dan BUMN PT Bank Rakyat
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 21 Indonesia (Persero) Tbk (2007-2015)
tanggal 20 Februari 2020 dan mendapatkan persetujuan • Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 17 Juni 2020. (2015-2017)
• Direktur Utama PT Askrindo (Persero) (2017-2018)
Periode Menjabat • Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) (2018)
2020-2025 (Periode Pertama) • Staf Khusus Menteri BUMN, Kementerian BUMN (2019)
• Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rangkap Jabatan (2019)
BNI: • Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero)
• Ketua Komite Audit Tbk (2020-saat ini)
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Hubungan Afiliasi
Perusahaan Terbuka Lainnya: Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Saham Utama dan Pengendali.
Institusi Lainnya:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Pernyataan Independensi
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan
lain di perusahaan lainnya. pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
Pengalaman Kerja Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
• Pemimpin Divisi Korporasi PT Bank Rakyat Indonesia Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
(Persero) Tbk (1995-1996) bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
• Pemimpin Wilayah BRI Denpasar PT Bank Rakyat Indonesia Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
(Persero) Tbk (1999-2001)
• Pemimpin Wilayah BRI Bandung PT Bank Rakyat Indonesia Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
(Persero) Tbk (2001-2003) Tidak memiliki lembar saham BBNI
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
105
Page 108
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
SEPTIAN HARIO SETO
Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 40 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia (2006)
• Pasca Sarjana International Finance dari SKEMA
Business School, Perancis (2008)
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi
Profesi Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSP LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris • Direktur/Eselon II Kantor Staf Presiden Republik Indonesia
Perusahaan (2015)
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen BNI • Tenaga ahli Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan
melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Februari 2020, Keamanan (2015-2016)
yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham • Tenaga ahli Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (2016)
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 21 • Staf khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan
tanggal 20 Februari 2020 dan mendapatkan persetujuan Investasi (2018-2020)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 14 Agustus 2020. • Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
Periode Menjabat (2020-2024)
2020-2025 (Periode Pertama) • Anggota Dewan Ekonomi Nasional RI (2024-saat ini)
• Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Rangkap Jabatan Tbk (2020-saat ini)
BNI:
• Anggota Komite Pemantau Risiko Hubungan Afiliasi
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Perusahaan Terbuka Lainnya: Saham Utama dan Pengendali.
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Pernyataan Independensi
Institusi Lainnya: Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan
Anggota Dewan Ekonomi Nasional RI (2024-saat ini) pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
Pengalaman Kerja Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
• Pengajar dan Peneliti Departemen Akuntansi, Fakultas Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (2004-2010) bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
• Analis Investasi Ciptadana Asset Management (2005-2006) Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
• Auditor Junior PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia
(2006-2007) Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
• Analis Principia Management Group (2009-2011) Tidak memiliki lembar saham BBNI
• Manajer Keuangan PT Toba Bara Sejahtera Tbk (2011-2015)
106 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 109
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
IMAN SUGEMA
Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 60 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Bogor, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor (1987)
• Master of Economics dari University of New England (1992)
• Ph.D in Economics dari The Australian National
University, Autralia (2000)
• Sertifikasi Indonesia Internal Audit Practitioner oleh The
Institute of Internal Auditors Indonesia (2023)
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Lembaga
Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Pengalaman Kerja
Perusahaan • Senior Lecturer (Lektor Kepala) di Institusi Pertanian Bogor
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen BNI (1990-saat ini)
melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 20 Februari 2020, • Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Perusahaan
yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Gas Negara (Persero) Tbk (2015-2016)
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 21 • Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
tanggal 20 Februari 2020 dan mendapatkan persetujuan (2016-2019)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 14 Agustus 2020. • Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (2020-saat ini)
Periode Menjabat
2020-2025 (Periode Pertama) Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Rangkap Jabatan Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
BNI: Saham Utama dan Pengendali.
• Anggota Komite Audit
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Pernyataan Independensi
Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan
Perusahaan Terbuka Lainnya: pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Institusi Lainnya: Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
Senior Lecturer (Lektor Kepala) di Institusi Pertanian Bogor bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
(1990-saat ini). Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
Tidak memiliki lembar saham BBNI
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
107
Page 110
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
ERWIN RIJANTO SLAMET
Komisaris Independen
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 66 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (1983)
• Pasca Sarjana Master of Science bidang Economics
University of Illinois, USA (1989)
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Lembaga
Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) (2024)
• Certified Governance Oversight Professional (CGOP)
oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Mitra Kalyana
Sejahtera (LSP MKS) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris • Peneliti Utama Departemen Penelitian dan Pengaturan
Perusahaan Bank, Bank Indonesia (2005-2006)
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen BNI • Deputi Direktur Departemen Pengawasan Bank 3, Bank
melalui keputusan RUPS Tahunan tanggal 29 Maret 2021, Indonesia (2006-2008)
yang diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham • Direktur Departemen Pengawasan Bank 3, Bank Indonesia
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 14 (2008-2010)
tanggal 29 Maret 2021 dan mendapatkan persetujuan Otoritas • Direktur Kantor Perwakilan Singapura Bank Indonesia (2010-
Jasa Keuangan (OJK) tanggal 6 Agustus 2021. 2013)
• Direktur Eksekutif Departemen Surveillance Sistem
Periode Menjabat Keuangan Bank Indonesia (2013-2015)
2021-2026 (Periode Pertama) • Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial
Bank Indonesia (2015-2017)
Rangkap Jabatan • Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjaminan
BNI: Simpanan Ex Officio Bank Indonesia Lembaga Penjamin
• Ketua Komite Pemantau Risiko Simpanan (2017-2020)
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi • Deputi Gubernur Bank Indonesia (2015-2020)
• Presiden Komisaris PT Aplikanusa Lintasarta (2021-2023)
Perusahaan Terbuka Lainnya: • Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Tbk (2021-saat ini)
Institusi Lainnya: Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
lain di perusahaan lainnya. Saham Utama dan Pengendali.
Pengalaman Kerja Pernyataan Independensi
• Kepala Seksi Urusan Pengawasan Bank Bukan Devisa Bank, Pernyataan Independensi Komisaris Independen diungkapkan
Bank Indonesia (1992-1996) pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tahunan ini.
• Deputi Kepala Bagian Departemen Luar Negeri/INDRA Bank
Indonesia (1996-1999) Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
• Kepala Bagian Urusan Pemeriksaan Bank 1 Bank Indonesia Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
(1999-1999) bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
• Analis Eksekutif Departemen Penelitian dan Pengaturan Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Bank, Bank Indonesia (1999-2001)
• Kepala Bagian Humas Biro Gubernur Bank Indonesia Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
(2001-2004) Tidak memiliki lembar saham BBNI
• Deputi Kepala Biro Gubernur Bank Indonesia (2004-2005)
108 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 111
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
FADLANSYAH LUBIS
Komisaris
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 57 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Jurusan Hukum dari Universitas Padjadjaran (1992)
• Magister Jurusan Hukum dari University of Wellington,
New Zealand (2002)
• Doktoral Jurusan Hukum dari Universitas Gadjah Mada
(2012)
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko Perbankan
Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Lembaga
Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris • Asisten Deputi Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Aparatur
Perusahaan Negara, Komunikasi dan Informatika, Kedeputian Bidang
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris BNI melalui Politik, Hukum dan Keamanan, Sekretariat Kabinet RI (2011-
Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 31 Agustus 2022, yang 2014)
diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar • Komisaris PT Perkebunan Nusantara VI (2013-2016)
Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 16 tanggal • Staf Ahli Bidang Hukum dan Hubungan Internasional,
31 Agustus 2022 dan mendapat persetujuan Otoritas Jasa Sekretariat Kabinet RI (2014-2015)
Keuangan (OJK) tanggal 23 Desember 2022. • Deputi Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Sekretariat
Kabinet RI (2015-2021)
Periode Menjabat • Komisaris PT Pegadaian (2016-2021)
2022-2027 (Periode Pertama) • Komisaris Utama PT Pupuk Kujang (2021-2022)
• Wakil Sekretaris Kabinet, Sekretariat Kabinet RI (2021-saat
Rangkap Jabatan ini)
BNI: • Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2022-
• Anggota Komite Pemantau Risiko saat ini)
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Hubungan Afiliasi
Perusahaan Terbuka Lainnya: Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Saham Utama dan Pengendali.
Institusi Lainnya:
Wakil Sekretaris Kabinet, Sekretariat Kabinet RI (2021-saat ini). Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
Pengalaman Kerja bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
• Kepala Bagian Aparatur Negara, Biro Aparatur Negara, Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Pemerintah Daerah dan Kesejahteraan Rakyat, Deputi
Sekretaris Kabinet Bidang Hukum, Sekretariat Kabinet RI Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
(2006-2011) 986.860 lembar saham
• Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika pada Asisten
Deputi Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Aparatur Negara,
Komunikasi dan Informatika, Deputi Bidang Politik, Hukum
dan Keamanan, Sekretariat Kabinet RI (2011)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
109
Page 112
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
ROBERTUS BILLITEA
Komisaris
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 58 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Depok, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Jurusan Hukum dari Universitas
Krisnadwipayana (1990)
• Magister Jurusan Hukum Bisnis dari Universitas
Padjadjaran (2009)
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi
Profesi Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSP LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris • Legal Director Indonesian Restructuring Banking Agency/
Perusahaan BPPN (1999-2004)
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris BNI melalui • Board of Commisioner PT Bank Lippo Tbk (2002-2004)
Keputusan RUPS Tahunan tanggal 19 September 2023, yang • Founder Senior Partner Law Firm Radjiman Billitea & Partner
diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham (2004-2012)
Tahunan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 15 • Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan
tanggal 15 Maret 2023, dan telah mendapatkan persetujuan (2012-2019)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 11 September 2023. • Komisaris Independen PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-
2020)
Periode Menjabat • Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia
2023-2028 (Periode Pertama) (Persero) (2020-2023)
• Komisaris Utama PT Bahana Sekuritas (2020-2023)
Rangkap Jabatan • Komisaris PT Bahana Mitra Investa (2020-2023)
BNI: • Deputi Bidang Hukum dan Perundang-Undangan
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (2023-saat ini)
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi • Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2023-saat ini)
Perusahaan Terbuka Lainnya:
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Institusi Lainnya: Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Deputi Bidang Hukum dan Peraturan Perundang-Undangan Saham Utama dan Pengendali.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (2023-saat ini).
Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Pengalaman Kerja Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
• Litigation Lawyer Soemarjono Herman & Rekan Law Firm bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
(1991-1994) Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
• Senior Legal Officer PT BBL Dharmala Finance Tbk.
Subsidiary of Bangkok Bank Limited (1994-1996) Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
• Legal Head PT Profilindo Finance/Nexus Group (1996-1998) 864.066 lembar saham
• Corporate Secretary Nexus Group (1996-1999)
110 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 113
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
MOHAMAD YUSUF PERMANA
Komisaris
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 49 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Gunadarma
(1999)
• Sertifikasi Kompetensi Bidang Manajemen Risiko
Perbankan Kualifikasi 6 oleh Lembaga Sertifikasi
Profesi Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSP LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Pengalaman Kerja
Perusahaan • Kepala Subbagian Penyiapan Undangan, Kementerian
Diangkat pertama kali sebagai Komisaris BNI melalui keputusan Sekretariat Negara Republik Indonesia (2008-2015)
RUPS Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan dengan • Kepala Subbagian Penyiapan Acara Pendamping,
Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (2015-
Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 03 tanggal 4 Maret 2024 2016)
dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) • Kepala Bagian Upacara, Kementerian Sekretariat Negara
tanggal 2 September 2024. Republik Indonesia (2016-2021)
• Komisaris PT Pelayaran Samudera Djakarta Lloyd
Periode Menjabat (2020-2021)
2024-2029 (Periode Pertama) • Komisaris PT Pelabuhan Indonesia I (2021)
• Komisaris PT Pelindo Multi Terminal (2021-2023)
Rangkap Jabatan • Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
BNI: (2023-2024)
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi • Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden, Kementerian
• Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Sekretariat Negara Republik Indonesia (2021-2024)
• Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden,
Perusahaan Terbuka Lainnya: Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. (2024-saat ini)
• Komisaris PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Institusi Lainnya: (2024-saat ini)
Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden,
Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (2024- Hubungan Afiliasi
saat ini) Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya, anggota Direksi, maupun Pemegang
Saham Utama dan Pengendali.
Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
Tidak memiliki lembar saham BBNI
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
111
Page 114
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Komisaris
Hubungan Keluarga Dengan Hubungan Keuangan Dengan Hubungan
Kepengurusan
Pemegang Pemegang di BNI,
Dewan Saham Dewan Saham Perusahaan
Nama Jabatan Direksi Direksi
Komisaris Utama dan Komisaris Utama dan Anak, maupun
Pengendali* Pengendali* Perusahaan
Afiliasi
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Pradjoto Komisaris
Utama/
Komisaris
Independen
Pahala Nugraha Wakil
Mansury Komisaris
Utama
Sigit Widyawan Komisaris
Independen
Askolani Komisaris
Asmawi Syam Komisaris
Independen
Septian Hario Komisaris
Seto Independen
Iman Sugema Komisaris
Independen
Erwin Rijanto Komisaris
Slamet Independen
Fadlansyah Lubis Komisaris
Robertus Billiitea Komisaris
Mohamad Yusuf Komisaris
Permana
* Langsung maupun tidak langsung
PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN ALASAN PERUBAHANNYA
Sepanjang tahun 2024, telah terjadi 1 (satu) kali perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris yang
dilakukan dalam rangka terus meningkatkan kinerja BNI. Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan 4 Maret
2024, perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024
Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2024 sampai dengan 4 Maret 2024 sebanyak 11 (sebelas)
orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, 1 (satu) orang
Wakil Komisaris Utama, 5 (lima) orang Komisaris Independen dan 4 (empat) orang Komisaris. Komposisi
dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif*
1 Pradjoto Komisaris Utama/Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 19 Februari 2024
Independen tanggal 19 September 2023
2 Pahala Nugraha Mansury Wakil Komisaris Utama Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 19 Februari 2024
tanggal 19 September 2023
3 Askolani Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 20 Desember 2019
tangal 30 Agustus 2019
4 Susyanto Komisaris Bogor Keputusan RUPS Tahunan 27 Juli 2020
tanggal 20 Februari 2020
5 Fadlansyah Lubis Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 23 Desember 2022
tanggal 31 Agustus 2022
112 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 115
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Tanggal Efektif*
6 Robertus Billitea Komisaris Depok Keputusan RUPS Tahunan 11 September 2023
tanggal 15 Maret 2023
7 Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 6 Agustus 2021
tanggal 29 Maret 2021
8 Sigit Widyawan Komisaris Independen Solo Keputusan RUPS Tahunan 15 Maret 2023
tanggal 15 Maret 2023
9 Asmawi Syam Komisaris Independen Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 17 Juni 2020
tanggal 20 Februari 2020
10 Septian Hario Seto Komisaris Independen Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 14 Agustus 2020
tanggal 20 Februari 2020
11 Iman Sugema Komisaris Independen Bogor Keputusan RUPS Tahunan 14 Agustus 2020
tanggal 20 Februari 2020
*) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai dengan Peraturan
OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
Komposisi Dewan Komisaris Periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024
Pada tanggal 4 Maret 2024, RUPS Tahunan 2024 memutuskan perubahan susunan pengurus Dewan
Komisaris BNI sebagai berikut:
1. Memberhentikan dengan hormat Susyanto sebagai Komisaris;
2. Memberhentikan dengan hormat Askolani sebagai Komisaris;
3. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Askolani sebagai Komisaris;
b. Mohamad Yusuf Permana sebagai Komisaris.
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris pada periode 4 Maret 2024 sampai dengan 31 Desember
2024 sebanyak 11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama merangkap Komisaris
Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama, 5 (lima) orang Komisaris Independen dan 4 (empat)
orang Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah
ini. [ACGS (B).D.4.1]
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Komisaris
No Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Periode Menjabat Tanggal Efektif*
1 Pradjoto Komisaris Utama/ Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025 19 Februari 2024
Komisaris tanggal 19 September 2023 (Periode
Independen Pertama)**
2 Pahala Nugraha Mansury Wakil Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2023-2028 19 Februari 2024
Utama tanggal 19 September 2023 (Periode Pertama)
3 Sigit Widyawan Komisaris Solo keputusan RUPS Tahunan 2023-2028 15 Maret 2023
Independen tanggal 15 Maret 2023 (Periode Kedua)
4 Askolani Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 4 Maret 2024
tanggal 4 Maret 2024 (Periode Kedua)
5 Asmawi Syam Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 17 Juni 2020
Independen tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
6 Septian Hario Seto Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 14 Agustus 2020
Independen tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
7 Iman Sugema Komisaris Bogor Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 14 Agustus 2020
Independen tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
8 Erwin Rijanto Slamet Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2021-2026 6 Agustus 2021
Independen tanggal 29 Maret 2021 (Periode Pertama)
9 Fadlansyah Lubis Komisaris Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027 23 Desember 2022
tanggal 31 Agustus 2022 (Periode Pertama)
10 Robertus Billitea Komisaris Depok Keputusan RUPS Tahunan 2023-2028 11 September 2023
tanggal 15 Maret 2023 (Periode Pertama)
11 Mohamad Yusuf Permana Komisaris Bogor Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 2 September 2024
tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
*) Dewan Komisaris efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai dengan
Peraturan OJK No. 27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
**) Mengikuti masa jabatan sebelumnya sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen BNI.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
113
Page 116
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil
Direksi [ACGS C.2.5, D.4.1]
ROYKE TUMILAAR
Direktur Utama
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 60 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ekonomi bidang Manajemen di Universitas
Trisakti pada tahun 1987
• Master Business bidang Finance di University of
Technology Sydney, Australia pada tahun 1999
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi
7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi • Pemegang Kewenangan Memutus Kredit (Setingkat Group
Perusahaan Head) Commercial Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Diangkat pertama kali sebagai Direktur Utama BNI melalui (2006)
keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2020, yang • Group Head Regional Commercial Sales II PT Bank Mandiri
diaktakan dengan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Luar (Persero) Tbk (2007)
Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 • Komisaris Utama PT Staco Jasapratama (General Insurance)
September 2020, dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas (2008)
Jasa Keuangan No. SR-376/PB.12/2020 tanggal 19 November • Komisaris PT Mandiri Sekuritas (2009)
2020. • Group Head Regional Commercial Sales I PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2010)
Periode Menjabat • Group Head Jakarta Commercial Sales PT Bank Mandiri
2020-2025 (Periode Pertama). (Persero) Tbk (2011)
• Direktur Tresury, FI & Special Asset Management PT Bank
Rangkap Jabatan Mandiri (Persero) Tbk (2015)
BNI: • Direktur Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di (2015)
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata • Direktur Wholesale Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. (2017)
• Direktur Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perusahaan Terbuka Lainnya: (2018)
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. • Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019)
• Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Institusi Lainnya: (2020-saat ini)
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan Hubungan Afiliasi
lain di perusahaan lainnya. Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengalaman Kerja Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
• Analis Kredit PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1988) kepada pemilik individu.
• Corporate Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1991)
• Relationship Manager – Treasury Division PT Bank Mandiri Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
(Persero) Tbk (1995) Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
• Senior Officer Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
(1999) Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
• Departement Head (Vice President) Corporate Banking
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2005) Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
3.656.941 lembar saham
114 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 117
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PUTRAMA WAHJU SETYAWAN
Wakil Direktur Utama
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 55 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Bekasi, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Kehutanan dari Universitas Gadjah Mada
(1994)
• Magister Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada
(1996)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi
7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Senior Excecutive Vice President Bisnis Menengah PT Bank
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016)
Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan dengan Akta • Direktur Bisnis Menengah PT Bank Negara Indonesia
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara (Persero) Tbk (2016)
Indonesia (Persero) Tbk No.3 tanggal 4 Maret 2024, dan telah • Direktur Bisnis Korporasi PT Bank Negara Indonesia
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No. KEPR- (Persero) Tbk (2018)
103/D.03/2024 tanggal 30 Agustus 2024. • Direktur Treasury dan Internasional PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2020)
Periode Menjabat • Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia (2022)
2022-2027 (Periode Pertama) • Direktur Treasury PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2022-2023)
• Direktur Retail Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Rangkap Jabatan
Tbk (2023-2024)
BNI:
• Wakil Presiden Direktur PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di
Tbk (2024-saat ini)
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.
Hubungan Afiliasi
Perusahaan Terbuka Lainnya: Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Institusi Lainnya: kepada pemilik individu.
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
lain di perusahaan lainnya. Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
3.879.526 lembar saham
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
115
Page 118
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
NOVITA WIDYA ANGGRAINI
Direktur Finance
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 48 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ekonomi bidang Akuntansi dari Universitas
Islam Indonesia (2000)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi
7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi • Department Head Financial Reporting PT Bank Mandiri
Perusahaan (Persero) Tbk (2013)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar • Department Head Performance Management PT Bank
Biasa tanggal 2 September 2020, yang diaktakan dengan Akta Mandiri (Persero) Tbk (2015)
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara • Group Head Accounting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 September 2020, (2017)
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan • Group Head Strategy & Performance Management PT Bank
No. SR-376/PB.12/2020 tanggal 19 November 2020. Mandiri (Persero) Tbk (2020)
• Direktur Finance PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Periode Menjabat (2020- saat ini)
2020-2025 (Periode Pertama)
Hubungan Afiliasi
Rangkap Jabatan Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
BNI: Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata kepada pemilik individu.
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.
Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Perusahaan Terbuka Lainnya: Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Institusi Lainnya:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan 3.143.884 lembar saham
lain di perusahaan lainnya.
Pengalaman Kerja
• SR PS Reporting Regulatory PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2004)
• Team Leader Statutory Reporting PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (2009)
116 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 119
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
CORINA LEYLA KARNALIES
Direktur Retail Banking
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 56 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Fisika dari Universitas Indonesia (1992)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi
7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi • Retail Collection & Recovery Group Head PT Bank CIMB
Perusahaan Niaga Tbk (2006)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS • Collection & Recovery Head Consumer Banking ABN Amro
Tahunan tanggal 20 Februari 2020, yang diaktakan dengan Bank (2007)
Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank • Collection & Recovery Head RBS/A Amro Bank (2007)
Negara Indonesia (Persero) No. 21 tanggal 20 Februari 2020, • VP Deputy Division Head Operations Kartu Kredit &
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Acquiring Bisnis PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
No. SR-171/PB.12/2020 tanggal 25 Juni 2020. (2010)
• VP Deputy Division Head Collection Management PT Bank
Periode Menjabat Negara Indonesia (Persero) Tbk (2013)
2020-2025 (Periode Pertama) • SVP – Pemimpin Divisi Bisnis Kartu PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2015)
Rangkap Jabatan • SVP – Pemimpin Divisi Product Development Management
BNI: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018)
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di • SVP – Pemimpin Divisi Data Management dan Analytic PT
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019)
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. • Direktur Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2020-2023)
Perusahaan Terbuka Lainnya: • Direktur Digital & Integrated Transaction Banking PT Bank
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023-2024)
• Direktur Retail Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Institusi Lainnya: Tbk (2024 – saat ini)
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan Hubungan Afiliasi
lain di perusahaan lainnya. Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengalaman Kerja Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
• Senior Collector/Leader Citibank (1995) kepada pemilik individu.
• Collection Head Standard Chartered Bank (1997)
• Collection & Recovery Head Bank Universal (1999) Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
• Credit Department Manager Bank Universal (2000) Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
• Deputy Card Management Bank Universal (2003) bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
• Operation Credit Card Division Head PT Bank Permata Tbk Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
(2003)
• Credit Support & Risk Management Division Head Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
PT Bank CIMB Niaga Tbk (2005) 3.506.474 lembar saham
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
117
Page 120
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
DAVID PIRZADA
Direktur Risk Management
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 56 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Sains bidang Teknik Elektro di Northeastern
University, Boston, Massachusetts, USA (1990)
• Master Business dari bidang Manajemen Bisnis dari
New Hampshire College Manchester, USA (1992)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi
7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi • Co-Head of Commercial Portfolio Administration The Bank
Perusahaan of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2005)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar • Head of Commercial Portfolio Administration The Bank of
Biasa tanggal 2 September 2020, yang diaktakan dengan Akta Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2007)
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara • Head of Credit and Market Middle Department The Bank of
Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 September 2020, Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd (2009)
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan • Head of Risk Administration Departement The Bank of Tokyo
No. SR-386/PB.12/2020 tanggal 30 November 2020. – Mitsubishi UFJ Ltd (2010)
• Country Chief Risk Officer The Bank of Tokyo – Mitsubishi
Periode Menjabat UFJ Ltd (2015)
2020-2025 (Periode Pertama) • SEVP Wholesale Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2018)
• Direktur Risk Management PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2020-saat ini)
Rangkap Jabatan
BNI:
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di Hubungan Afiliasi
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Perusahaan Terbuka Lainnya: kepada pemilik individu.
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Institusi Lainnya: Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
lain di perusahaan lainnya.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
Pengalaman Kerja 2.859.984 lembar saham
• Account Officer The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd
(1993)
• Senior Analyst The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd
(2000)
118 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 121
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
RONNY VENIR
Direktur Network & Services
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 57 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana bidang Peternakan dari Universitas
Padjadjaran (1993)
• Master bidang Agribisnis dari Institut Pertanian
Bogor (2000)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi
7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi • AVP Pemasaran Usaha Kecil Divisi Usaha Kecil PT Bank
Perusahaan Negara Indonesia (Persero) Tbk (2006)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar • Pemimpin Kelompok Pengembangan Bisnis Divisi Usaha
Biasa tanggal 2 September 2020, yang diaktakan dengan Akta Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2007)
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara • Pemimpin Sentra Kredit Kecil Graha Pangeran Surabaya
Indonesia (Persero) Tbk No. 1 tanggal 2 September 2020, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2008)
dan telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan • Wakil Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil PT Bank Negara
No. SR-361/PB.12/2020 tanggal 5 November 2020. Indonesia (Persero) Tbk (2010)
• Wakil Pemimpin Divisi Bisnis Komersial & Kecil PT Bank
Periode Menjabat Negara Indonesia (Persero) Tbk (2012)
2020-2025 (Periode Pertama) • Pemimpin Bisnis Banking Kantor Wilayah Palembang
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2014)
• Pemimpin Kantor Wilayah 02 (Sumbar, Riau, Kepri) PT Bank
Rangkap Jabatan
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016)
BNI:
• Pemimpin Kantor Wilayah 12 (Jakarta Kota) PT Bank Negara
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di
Indonesia (Persero) Tbk (2017)
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata
• Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil PT Bank Negara
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.
Indonesia (Persero) Tbk (2018)
• SEVP Bisnis Menengah PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Perusahaan Terbuka Lainnya:
Tbk (2018)
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
• SEVP Jaringan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2019)
Institusi Lainnya:
• Direktur Network & Services PT Bank Negara Indonesia
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
(Persero) Tbk (2020-saat ini)
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya.
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Pengalaman Kerja
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
• Pengelola Pemasaran Bisnis Kantor Cabang Tebet PT Bank
Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Negara Indonesia (Persero) Tbk (1995)
kepada pemilik individu.
• Penyelia Pemasaran Produk Kantor Cabang Pecenongan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (1997)
• Manager Koordinasi Pelayanan Bisnis PT Bank Negara Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Indonesia (Persero) Tbk (2003) Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
• Pengelola Pemasaran Kemitraan & Program PT Bank bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2004) Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
• Relationship Manager Pemasaran Usaha Kecil Divisi Usaha
Kecil PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2005) Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
3.539.596 lembar saham
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
119
Page 122
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
MUCHAROM
Direktur Human Capital & Compliance
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 55 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan dari
Universitas Gadjah Mada (1995)
• Magister Manajemen di Bidang International
Business dari Universitas Gadjah Mada (1997)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi
7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi • Pemimpin Kantor Wilayah Makassar PT Bank Negara
Perusahaan Indonesia (Persero) Tbk (2012-2015)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar • General Manager Kantor Luar Negeri BNI Hong Kong (2015-
Biasa tanggal 31 Agustus 2022, yang diaktakan dengan Akta 2016)
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara • Pemimpin Divisi Tata Kelola Kebijakan PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk No. 16 tanggal 31 Agustus 2022, dan Indonesia (Persero) Tbk (2016-2017)
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan • Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis PT Bank Negara
No. KEP-1/D.03/2023 tanggal 2 Januari 2023. Indonesia (Persero) Tbk (2017-2021)
• Pemimpin Divisi Komunikasi Perusahaan & Kesekretariatan
Periode Menjabat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2021-2022)
2022-2027 (Periode Pertama) • Direktur Human Capital & Compliance PT Bank Negara
Indonesia (Persero) (2022-saat ini)
Rangkap Jabatan
BNI: Hubungan Afiliasi
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
kepada pemilik individu.
Perusahaan Terbuka Lainnya:
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
Institusi Lainnya: bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Direksi dalam Laporan Tahunan.
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya. Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
2.541.148 lembar saham
Pengalaman Kerja
• Wakil Pemimpin Divisi Bidang Risiko Operasional PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2008- 2011)
• Head of Network & Service Kantor Wilayah Makassar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2011-2012)
120 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 123
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
TOTO PRASETIO
Direktur Technology & Operations
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 58 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Vordiplom Teknik Mesin dari University of Stuttgart,
Jerman (1989)
• Diplom Ingenieur (Dipl.-ing) Teknik Mesin dari
University of Stuttgart, Jerman (1992)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi
7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi • SEVP Teknologi Informasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perusahaan (2019-2022)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Luar • DirekturTechnology & Operations PT Bank Negara Indonesia
Biasa tanggal 31 Agustus 2022, yang diaktakan dengan Akta (Persero) Tbk (2022-saat ini)
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk No. 16 tanggal 31 Agustus 2022, dan Hubungan Afiliasi
telah mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
No. KEP-13/D.03/2023 tanggal26 Januari 2023. Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Periode Menjabat kepada pemilik individu.
2022-2027 (Periode Pertama)
Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Rangkap Jabatan Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
BNI: bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
2.163.696 lembar saham
Perusahaan Terbuka Lainnya:
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Institusi Lainnya:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya.
Pengalaman Kerja
• Head of IT Project Management PT Bank Mega Tbk (2015-
2017)
• Group Head IT Application Support PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2017-2019)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
121
Page 124
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
I MADE SUKAJAYA
Direktur Enterprise and Commercial Banking
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 56 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Pertanian dari Universitas Udayana
(1992)
• Master (S2) Manajemen Keuangan dari Universitas
Persada Indonesia Y.A.I. (2004)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi
7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Deputy General Manager Kantor Cabang Tokyo PT Bank
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016-2019)
Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan dengan Akta • Wakil Pemimpin Divisi Internasional PT Bank Negara
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2019)
Indonesia (Persero) Tbk No. 3 tanggal 4 Maret 2024, dan telah • Pemimpin Kantor Wilayah 08 Denpasar PT Bank Negara
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan KEPR- Indonesia (Persero) Tbk (2019-2020)
101/D.03/2024 tanggal 30 Agustus 2024. • Pemimpin Divisi Bisnis Korporasi 1 PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2020-2023
Periode Menjabat • Komisaris PT BNI Sekuritas (2022-2024)
2024-2029 (Periode Pertama) • SEVP Remedial & Recovery PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2023-2024)
Rangkap Jabatan • Direktur Enterprise & Commercial Banking PT Bank Negara
BNI: Indonesia (Persero) Tbk (2024-saat ini)
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Hubungan Afiliasi
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Perusahaan Terbuka Lainnya: Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. kepada pemilik individu.
Institusi Lainnya: Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
lain di perusahaan lainnya. Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
576.912 lembar saham
122 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 125
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
HUSSEIN PAOLO KARTADJOEMENA
Direktur Digital and Integrated Transaction Banking
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 45 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana bidang Ekonomi di Harvard University
(2002)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi
7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • SVP Corporate Development PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS (2012)
Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan dengan Akta • General Manager, Corporate Finance & Investor Relations
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara PT Apexindo Pratama Duta Tbk (2014)
Indonesia (Persero) Tbk No. 3 tanggal 4 Maret 2024, dan telah • Chief Executive Officer PT Royal Indo Mandiri (2017)
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan KEPR- • Chief Executive Officer PT Royal Lestari Utama (2018)
102/D.03/2024 tanggal 30 Agustus 2024. • Senior Executive Vice President & Chief Transformation
Officer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020)
Periode Menjabat • Senior Executive Vice President - Corporate Development
2024-2029 (Periode Pertama) & Transformation PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2020-2024)
• Komisaris Utama PT Bank Hibank Indonesia (2023-2024)
Rangkap Jabatan
• Direktur Digital and Integrated Transaction Banking PT Bank
BNI:
Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024-saat ini)
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi
Perusahaan Terbuka Lainnya: dan anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Pemegang Saham Utama dan Pengendali.
Institusi Lainnya: Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
lain di perusahaan lainnya. Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
918.611 lembar saham
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
123
Page 126
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
AGUNG PRABOWO
Direktur Wholesale and International Banking
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 54 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Accounting and Business
Administration, University of Kansas, USA (1994)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi
7 oleh Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan
(LSPP) (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Direktur PT UBS Sekuritas Indonesia (2013-2021)
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS • Direktur Utama PT BNI Sekuritas (2021-2024)
Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan dengan Akta • Direktur Wholesale and International Banking BNI
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara (2024-saat ini)
Indonesia (Persero) Tbk No. 3 tanggal 4 Maret 2024, dan telah
mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan KEPR- Hubungan Afiliasi
120/D.03/2024 tanggal 07 Oktober 2024. Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Periode Menjabat Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
2024-2029 (Periode Pertama) kepada pemilik individu.
Rangkap Jabatan Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
BNI: Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
Perusahaan Terbuka Lainnya: 101.356 lembar saham
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Institusi Lainnya:
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya.
124 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 127
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
MUNADI HERLAMBANG*)
Direktur Institutional Banking
Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 45 tahun
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan dan/atau Sertifikasi
• Sarjana (S1) Jurusan Teknik Kimia dari Institut
Teknologi Sepuluh November (1997)
• Master (S2) International Business dari University of
London (2003)
• Doktor (S3) Bidang Kepemimpinan dan Inovasi
Kebijakan dari Universitas Gadjah Mada (2024)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi
7 oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
(2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan sebagai Anggota Direksi Pengalaman Kerja
Perusahaan • Direktur Keuangan, HC, dan Manajemen Risiko PT Wijaya
Diangkat sebagai Direktur BNI melalui keputusan RUPS Karya Bitumen (2019-2021)
Tahunan tanggal 4 Maret 2024, yang diaktakan dengan Akta • Direktur Hubungan Kelembagaan PT Jasa Raharja
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara (2021-2024)
Indonesia (Persero) Tbk No. 3 tanggal 4 Maret 2024, dan saat • Direktur Institutional Banking PT Bank Negara Indonesia
ini sedang dalam proses Fit & Proper Test OJK. (Persero) Tbk (2024-saat ini)
Periode Menjabat Hubungan Afiliasi
2024-2029 (Periode Pertama) Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi,
Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan
Rangkap Jabatan Pengendali, baik langsung maupun tidak langsung sampai
BNI: kepada pemilik individu.
Merangkap sebagai Ketua/Wakil Ketua/Anggota komite di
bawah Direksi, sebagaimana yang diuraikan pada bab Tata Pendidikan dan Pelatihan Tahun 2024
Kelola Perusahaan sub bab Komite-Komite di bawah Direksi. Pendidikan dan pelatihan di tahun 2024, disajikan terpisah di
bagian Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi anggota
Perusahaan Terbuka Lainnya: Direksi dalam Laporan Tahunan ini.
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Kepemilikan Saham BBNI per 31 Desember 2024
Institusi Lainnya: Tidak memiliki lembar saham BBNI.
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan
lain di perusahaan lainnya.
*)
Belum efektif.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
125
Page 128
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
HUBUNGAN AFILIASI ANGGOTA DIREKSI
Hubungan Afiliasi Direksi
Hubungan Keuangan, Keluarga, dan Kepengurusan Direksi
Hubungan Keluarga dengan Hubungan Keuangan dengan Hubungan
Kepengurusan
Pemegang Pemegang di BNI,
Dewan Saham Dewan Saham Perusahaan
Nama Jabatan Direksi Direksi
Komisaris Utama dan Komisaris Utama dan Anak, maupun
Pengendali* Pengendali* Perusahaan
Afiliasi
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Royke Tumilaar Direktur
Utama
Putrama Wahju Wakil Direktur
Setyawan Utama
Novita Widya Direktur
Anggraini Finance
Corina Leyla Direktur Retail
Karnalies Banking
David Pirzada Direktur Risk
Management
Ronny Venir Direktur
Network and
Services
Mucharom Direktur
Human
Capital and
Compliance
Toto Prasetio Direktur
Technology
and
Operations
I Made Sukajaya Direktur
Enterprise and
Commercial
Banking
Hussein Paolo Direktur
Kartadjoemena Digital and
Integrated
Transaction
Banking
Agung Prabowo Direktur
Wholesale
and
International
Banking
Munadi Direktur
Herlambang** Institutional
Banking
*)
Langsung maupun tidak langsung
**)
Belum efektif
126 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 129
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA DIREKSI DAN ALASAN PERUBAHANNYA
Sepanjang tahun 2024, telah terjadi 1 (satu) kali perubahan komposisi anggota Direksi dalam rangka terus
menumbuhkan kinerja BNI. Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 yang diselenggarakan
pada tanggal 4 Maret 2024, perubahan komposisi anggota Direksi adalah sebagai berikut:
Periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024
Pada periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024, jumlah Direksi BNI sebanyak 12 (dua belas) orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama, dan 10 (sepuluh) orang Direktur.
Tabel Komposisi Direksi Periode 1 Januari 2024 – 4 Maret 2024
Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Periode Menjabat Tanggal Efektif*
Royke Tumilaar Direktur Utama Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025 19 November 2020
tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Adi Sulistyowati Wakil Direktur Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025 6 November 2020
Utama tanggal 2 September 2020 (Periode Kedua)
Novita Widya Direktur Finance Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025 19 November 2020
Anggraini tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Corina Leyla Direktur Digital and Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 26 Juni 2020
Karnalies Integrated tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
Transaction
Banking
Sis Apik Direktur Enterprise Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 26 Juni 2020
Wijayanto and tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
Commercial
Banking
David Pirzada Direktur Risk Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025 1 Desember 2020
Management tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Silvano Winston Direktur Wholesale Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025 1 Desember 2020
Rumantir and International tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Banking
Ronny Venir Direktur Network Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025 6 November 2020
and Services tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Muhammad Direktur Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025 19 November 2020
Iqbal Institutional tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Banking
Putrama Wahju Direktur Retail Bekasi Keputusan RUPS Luar Biasa 31 2022-2027 23 Desember 2022
Setyawan Banking Agustus 2022 (Periode Pertama)
Mucharom Direktur Human Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 31 2022-2027 6 Januari 2023
Capital and Agustus 2022 (Periode Pertama)
Compliance
Toto Prasetio Direktur Technology Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 31 2022-2027 31 Januari 2023
and Operations Agustus 2022 (Periode Pertama)
*)
Direksi efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai dengan Peraturan OJK No.
27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
Periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024
Pada periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024 terdapat perubahan komposisi dan pengalihan penugasan
anggota Direksi sesuai RUPS Tahunan 4 Maret 2024 sebagai berikut:
1. Memberhentikan dengan hormat nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Adi Sulistyowati sebagai Wakil Direktur Utama;
b. Sis Apik Wijayanto sebagai Direktur Enterprise and Commercial Banking;
c. Muhammad Iqbal sebagai Direktur Institutional Banking;
d. Silvano Winston Rumantir sebagai Direktur Wholesale and International Banking;
2. Mengalihkan penugasan nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
a. Putrama Wahju Setyawan semula Direktur Retail Banking menjadi Wakil Direktur Utama;
b. Corina Leyla Karnalies semula Direktur Digital and Integrated Transaction Banking menjadi
Direktur Retail Banking;
3. Mengangkat nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
a. I Made Sukajaya sebagai Direktur Enterprise & Commercial Banking;
b. Hussein Paolo Kartadjoemena sebagai Direktur Digital & Integrated Transaction Banking;
c. Agung Prabowo sebagai Direktur Wholesale & International Banking;
d. Munadi Herlambang sebagai Direktur Institutional Banking;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
127
Page 130
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dengan demikian, komposisi Direksi pada periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024 sebanyak 12 (dua
belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama, dan
10 (sepuluh) orang Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah
ini:
Tabel Komposisi Direksi Periode 4 Maret 2024 – 31 Desember 2024
Nama Jabatan Domisili Dasar Pengangkatan Periode Menjabat Tanggal Efektif*
Royke Tumilaar Direktur Utama Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025 19 November 2020
tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Putrama Wahju Wakil Direktur Bekasi Keputusan RUPS Tahunan 2022-2027 2 September 2024
Setyawan Utama tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Novita Widya Direktur Finance Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025 19 November 2020
Anggraini tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Corina Leyla Direktur Retail Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2020-2025 26 Juni 2020
Karnalies Banking tanggal 20 Februari 2020 (Periode Pertama)
David Pirzada Direktur Risk Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025 1 Desember 2020
Management tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Ronny Venir Direktur Network Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2020-2025 6 November 2020
and Services tanggal 2 September 2020 (Periode Pertama)
Mucharom Direktur Human Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027 6 Januari 2023
Capital and tanggal 31 Agustus 2022 (Periode Pertama)
Compliance
Toto Prasetio Direktur Technology Jakarta Keputusan RUPS Luar Biasa 2022-2027 31 Januari 2023
and Operations tanggal 31 Agustus 2022 (Periode Pertama)
I Made Sukajaya Direktur Enterprise Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 2 September 2024
and Commercial tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Banking
Hussein Paolo Direktur Digital Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 2 September 2024
Kartadjoemena and Integrated tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Transaction
Banking
Agung Prabowo Direktur Wholesale Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 9 Oktober 2024
and International tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Banking
Munadi Direktur Jakarta Keputusan RUPS Tahunan 2024-2029 Belum Efektif
Herlambang** Institutional tanggal 4 Maret 2024 (Periode Pertama)
Banking
*)
Direksi efektif menjabat setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test). Hal ini sesuai dengan Peraturan OJK No.
27/POJK.03/2016 tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
**)
Belum efektif
128 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 131
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi Perubahan Susunan
Anggota Direksi dan/atau Anggota
Dewan Komisaris yang Terjadi Setelah
Tahun Buku
Tidak terdapat perubahan susunan Anggota Direksi dan/atau Anggota Dewan Komisaris setelah tahun buku
2024 sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
129
Page 132
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil Senior Executive
President
ITA TETRALASTWATI RIAN ERIANA KASLAN
SEVP Treasury SEVP Retail Digital Solutions
Usia Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 54 tahun Per 31 Desember 2024 berusia 48 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana bidang Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (1996) • Bachelor of Arts in Business Administration, Clark University,
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6 oleh Lembaga Amerika Serikat (1999)
Sertifikasi Profesional Perbankan (2024) • Master of Business Administration in International Management and
• Kompetensi Bidang Pembiayaan Sub Bidang Pengawasan Jenjang Marketing, Boston University, AS (2006)
Kualifikasi 6 oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (2024) • Kompetensi Manajemen Risiko Level 7 oleh Badan Sertifikasi
• Kompetensi Treasury Dealer Level Advance oleh Lembaga Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR) (2024)
Profesi Perbankan (2023) • Executive Overview Untuk Komisaris PT Bank HiBank Indonesia oleh
LPPI (2024)
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan Riwayat Jabatan:
Diangkat sebagai SEVP Treasury berdasarkan Surat Keputusan Direksi Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. KP/374/DIR/R tanggal 09 Diangkat sebagai SEVP Retail Digital Solutions berdasarkan Surat
November 2020. Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. KP/340/
DIR/R tanggal 28 Juli 2021.
Rangkap Jabatan
BNI Rangkap Jabatan
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI. BNI
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Institusi Lainnya
Komisaris PT BNI Multifinance (2024 – saat ini) (saat ini dalam proses Institusi Lainnya
Fit & Proper Test OJK) Komisaris Utama PT Bank Hibank Indonesia (2024-saat ini).
Pengalaman Kerja Pengalaman Kerja
• Money Market Dealer PT Bank Pembangunan Indonesia (Persero) • AVP, Client Service Manager - Bank of New York Mellon, Boston,
(1998) United of America (1999 - 2000)
• Cash & Liquidity Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (1999) • Executive Vice President, Commonwealth Bank Indonesia, Jakarta,
• Fixed Income Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2007) Head of Digital Strategy & Delivery (2006-2021)
• Money Market Dealer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2008) • Senior Executive Vice President - Retail Digital Solutions PT Bank
• Chief Dealer Treasury Cash & Liquidity Management PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2021-saat ini)
Mandiri (Persero) Tbk (2009) • Komisaris Utama PT BNI Modal Ventura (2022-2024)
• Vice President Treasury Interest Rate Trading PT Bank Mandiri • Komisaris Utama PT Bank Hibank Indonesia (2024 - saat ini)
(Persero) Tbk (2011)
• Vice President Treasury FX Trading PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Hubungan Afiliasi
(2015) Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
• Senior Vice President Market Risk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham
(2016) Utama dan Pengendali.
• Non Executive Director Bank Mandiri Europe Limited (2018)
• Senior Vice President Market & Operasional Risk PT Bank Mandiri Pelatihan di Tahun 2024
(Persero) Tbk (2020) Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
• Senior Executive Vice President Treasury PT Bank Negara Indonesia Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan
(Persero) Tbk (2020-saat ini) ini.
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham
Utama dan Pengendali
Pelatihan di Tahun 2024
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan
ini.
130 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 133
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
VICTOR ERICO KOROMPIS STEVEN SURYANA
SEVP Information Technology SEVP Wealth Management
Usia Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 50 tahun Per 31 Desember 2024 berusia 52 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Bina Nusantara University (1992-1996) • Sarjana Ekonomi Universitas Tarumanegara
• Universitas Indonesia (Master Information Technology) Graduated • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6 oleh Lembaga
with Cum Laude (1999-2001) Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024).
• The Innovative Technology Leader at Standford University (2023)
• Venture Capital Executive Program oleh Berkeley University San Riwayat Jabatan:
Fransisco (2024) Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6 oleh Lembaga Diangkat sebagai SEVP Wealth Management berdasarkan Surat
Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024). Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No.
DIR/062Tanggal 16 May 2023.
Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan Rangkap Jabatan
Diangkat sebagai SEVP Information Technology berdasarkan Surat BNI
Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
DIR/006/R tanggal 20 Januari 2023.
Perusahaan Terbuka Lainnya
Rangkap Jabatan Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
BNI
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI. Institusi Lainnya
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota
Perusahaan Terbuka Lainnya Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di perusahaan
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. lainnya.
Institusi Lainnya
Komisaris Utama PT BNI Modal Ventura (2024 – saat ini) Pengalaman Kerja
• General Manager – Standard Chartered Bank Philippines (2007)
Pengalaman Kerja • Head of Wealth Management - ABN AMRO Bank (Royal bank of
• IBM Business Partner - PT Mitra Integrasi Komputindo (1996-2002) Scotland) (2007-2010)
• AVP, IT Programme Management Office Head – PT Bank Danamon • Group Head, Sales & Marketing – PT Manulife Aset Manajemen
Indonesia Tbk (2001-2014) Indonesia (2010-2011)
• Vice President, IT Cons. Finance, Touchpoint & Payment Head – • SVP & Head of Wealth Management – HSBC Indonesia (2011 – 2019)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2004-2007) • Director, Retail Banking Head – Citibank Indonesia (2019 - 2023)
• Senior VP, IT Electronic Channels and Card Head (2007–2010) • Senior Executive Vice Presiden Wealth Management - PT Bank
• Executive VP, IT Business Solution & System Integration Head – Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023 – saat ini)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2010–2016)
• Acting Chief Information Officer - PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hubungan Afiliasi
(2015–2016) Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
• Senior Vice President, Head of Information Technology - PT Bank anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham
Danamon Indonesia Tbk (2016–2018) Utama dan Pengendali.
• Senior Vice President, Head of Digital Banking Delivery Group -
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2019-2022) Pelatihan di Tahun 2024
• Senior Executive Vice President Information Technology – Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2022–saat ini) Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan
ini.
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham
Utama dan Pengendali.
Pelatihan di Tahun 2024
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan
ini.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
131
Page 134
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BUN HENDRA PANCARAN AFFENDI
SEVP Credit Risk SEVP Corporate Banking
Pgs. SEVP Remedial Recovery
Usia Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 47 tahun Per 31 Desember 2024 berusia 51 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana Teknik, Universitas Tarumanagara (1995-1999) • Organizational Leadership - IMD Business School (2014)
• Magister Manajemen, Universitas Indonesia (2001-2003) • Civil Engineering - Universitas Tarumanegara (1997)
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh Lembaga • Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7 oleh Lembaga
Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024). Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024).
Riwayat Jabatan: Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
• Diangkat sebagai SEVP Credit Risk berdasarkan Surat Keputusan Diangkat sebagai SEVP Corporate Banking berdasarkan Surat
Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. KP/743/DIR/R Keputusan Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. No. KP/742/
tanggal 25 Oktober 2023. DIR/R tanggal 25 Oktober 2023.
• Diangkat sebagai Pengganti Sementara (Pgs) SEVP Remedial
Recovery berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bank Negara Rangkap Jabatan
Indonesia (Persero) Tbk. No KP/093.1/DIR/R tanggal 14 Maret 2024. BNI
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
Rangkap Jabatan
BNI Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI. Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Perusahaan Terbuka Lainnya Institusi Lainnya
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Komisaris BNI Sekuritas (2024)(saat ini dalam proses Fit & Proper Test
OJK).
Institusi Lainnya
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota
Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di perusahaan Pengalaman Kerja
lainnya. • Civil Structural Designer PT Partono Fondas (1997 – 1998)
• Assistant to BOC, RM, Corporate Banking Analyst PT Bank Central
Pengalaman Kerja Asia Tbk (1998 – 2004)
• SVP and Credit Review Division Co Head - PT Bank Ekonomi Rahardja • AVP - Corporate Banking DBS Bank (2004 – 2005)
Tbk. (2010 – 2013) • VP – Corporate Banking ABN AMRO Bank N.V (2005 –2008)
• Director, Head of Research & Analysis, Indonesia – PT ANZ Indonesia • Managing Director – Country Head of Global Corporate & Institutional
(2014 – 2016) Banking MUFG Bank (2008 -2023)
• Executive Vice President, Global Corporate Credit Head - PT Bank • SEVP Corporate Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
CIMB Niaga Tbk (2016-2019) (2023 – saat ini)
• Executive Director, Head of Credit Risk Specialist - PT Bank DBS
Indonesia (2019 – 2023) Hubungan Afiliasi
• Senior Executive Vice President Credit Risk PT Bank Negara Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
Indonesia (Persero) tbk. (2023 – saat ini) anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham
Utama dan Pengendali.
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan Pelatihan di Tahun 2024
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Utama dan Pengendali. Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan
ini.
Pelatihan di Tahun 2024
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan
ini.
132 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 135
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
ANANG BASUKI EMMY NURHAYATI
SEVP Operations SEVP Human Capital
Usia Usia
Per 31 Desember 2024 berusia 55 tahun Per 31 Desember 2024 berusia 60 tahun
Kewarganegaraan Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia Warga Negara Indonesia
Domisili Domisili
Jakarta, Indonesia Jakarta, Indonesia
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
• Sarjana bidang Akuntansi di Universitas Gadjah Mada (1992) Strata 1 Universitas Indonesia – Fakultas Ekonomi.
• Kompetensi Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6 oleh Lembaga
Sertifikasi Profesional Perbankan (LSPP) (2024) Riwayat Jabatan:
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan
Riwayat Jabatan: Diangkat sebagai SEVP Human Capital berdasarkan Surat Keputusan
Dasar Hukum Pengangkatan SEVP Perusahaan Direksi PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Nomor KP/429/DIR/R
Diangkat sebagai SEVP Operations dengan pola Pelaksana tanggal 01 Oktober 2024.
Jabatan (PJ) berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk. No. KP/820/DIR/R tanggal 06 Desember Rangkap Jabatan
2023 dan aktif sebagai SEVP Operations berlaku sejak tanggal BNI
01 Maret 2024. Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
Rangkap Jabatan Perusahaan Terbuka Lainnya
BNI Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Tidak memiliki rangkap jabatan di BNI.
Institusi Lainnya
Perusahaan Terbuka Lainnya Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota
Tidak merangkap jabatan di perusahaan terbuka lainnya. Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di perusahaan
lainnya.
Institusi Lainnya
Tidak memiliki rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Pengalaman Kerja
Dewan Komisaris, anggota komite, maupun jabatan lain di perusahaan • Assistant Vice President Penanganan Non Performing Loan (NPL) -
lainnya. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2010-2011)
• Vice President Human Capital Business Partner Wholesale Banking -
Pengalaman Kerja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2011-2014)
• Department Head, Audit Methodology PT Bank Negara Indonesia • Senior Vice President Human Capital Business Partner Wholesale
(Persero) Tbk (2005–2008) Banking - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2015-2019)
• Branch Manager, Malang & Mojokerto PT Bank Negara Indonesia • Senior Vice President Human Capital Performance and Remuneration
(Persero) Tbk (2008–2010) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020)
• Deputy General Manager, Corporate Audit PT Bank Negara Indonesia • Komisaris Utama – Koperasi Pegawai PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Persero) Tbk (2010–2014) (2019-2021)
• CEO Region 02 (Sumatra Barat, Riau, Kepri) PT Bank Negara • SVP Business Partner – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Indonesia (Persero) Tbk (2013–2014) (2021-2023)
• Chief Audit Executive PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk • Human Capital Business Partner Head - PT Bank Negara Indonesia
(2014–2016) (Persero) Tbk (2023-2024)
• General Manager, Credit Operation PT Bank Negara Indonesia • Senior Executive Vice President Human Capital - PT Bank Negara
(Persero) Tbk (2016–2019) Indonesia (Persero) Tbk (2024-saat ini)
• Chief Learning Officer, BNI Corporate University PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2019–2021) Hubungan Afiliasi
• Chief Audit Executive 2nd PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan
(2021–2024) anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham
• Senior Executive Vice President Operations PT Bank Negara Utama dan Pengendali.
Indonesia (Persero) Tbk. (Maret 2024–saat ini)
Pelatihan di Tahun 2024
Hubungan Afiliasi Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi dan Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan
anggota Dewan Komisaris lainnya maupun dengan Pemegang Saham ini.
Utama dan Pengendali.
Pelatihan di Tahun 2024
Dapat dilihat di bagian Pengembangan Kompetensi Senior Executive
Vice President (SEVP) pada Bab Profil Perusahaan di Laporan Tahunan
ini.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
133
Page 136
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profil
Pejabat Eksekutif
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT UTAMA
Johansyah Okki Rushartomo
Internal Audit Head Corporate Secretary Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 44 tahun.
43 tahun. Meraih gelar Magister di bidang Meraih gelar Sarjana di bidang Teknik
Kenotariatan dari Universitas Jayabaya. Industri dari Institut Teknologi Bandung.
Menjabat sebagai Internal Audit Head Menjabat sebagai Pemimpin Divisi –
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Divisi Komunikasi & Kesekretariatan
No.KP/104/DIR/R tanggal 18 Maret 2024. Perusahaan berdasarkan Surat
Keputusan Direksi No. KP/367/DIR/R
tanggal 19 September 2022 dan
perubahan penamaan unit menjadi
Corporate Secretary Division Head
berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No.KP/208/DIR/R tanggal 31 Mei 2023.
PEMIMPIN DIVISI PADA WAKIL DIREKTORAT UTAMA
Ikhwani Fauzana
Pension Fund Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia
44 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen dari Universitas
Gadjah Mada. Menjabat sebagai Pension
Fund Division Head berdasarkan Surat
Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R
tanggal 6 Desember 2023.
134 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 137
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT WHOLESALE & INTERNATIONAL BANKING
Andrean Palonggam Ditya Maharhani Harninda Dipo Nugroho
Corporate Banking 1 Division Head Corporate Banking 2 Division Head Corporate Banking 3 Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 43 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia 42 tahun.
41 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang Meraih gelar Master of Commerce Meraih gelar Magister di bidang Master
Manajemen dari Universitas Katolik dari University of New South Wales. of Business Administration dari Erasmus
Atma Jaya. Menjabat sebagai Corporate Menjabat sebagai Corporate Banking University Rotterdam. Menjabat sebagai
Banking 1 Division Head berdasarkan 2 Division Head berdasarkan Surat Corporate Banking 3 Division Head
Surat Keputusan Direksi No. KP/820/ Keputusan Direksi No. KP/327/DIR/R berdasarkan Surat Keputusan Direksi
DIR/R tanggal 6 Desember 2023. tanggal 22 Juni 2023. No. KP/328/DIR/R tanggal 22 Juni 2023.
Arief Wibawa Rima Cahyani Rini Yuniar
Corporate Banking 4 Division Head International & Financial Institutions Syndication & Structured Finance
Division Head Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
46 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang 42 tahun. Meraih gelar Master of Business 53 tahun. Meraih gelar Magister di bidang
Teknik Industri dari Universitas Telkom. Innovation dari Monash University. Internal Auditing dari Universitas Gadjah
Menjabat sebagai Corporate Banking Menjabat sebagai International Mada. Menjabat sebagai Syndication
4 Division Head berdasarkan Surat & Financial Institutions Division & Structured Finance Division Head
Keputusan Direksi No. KP/244/DIR/R Head berdasarkan Surat Keputusan berdasarkan Surat Keputusan Direksi
tanggal 12 Juni 2023. No. KP/860/HCE/1/R tanggal 13 Mei 2024. No. KP/820/DIR/R tanggal 6 Desember
2023.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
135
Page 138
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nyimas Sulistia Sriwulandari Hariadi Hendrawan Amalia Savitri
SORX Wholesale & International Treasury Division Head SBX Corporate Banking
Banking
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
36 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang 41 tahun. Meraih gelar Magister di 47 tahun. Meraih gelar Magister di
Manajemen dari Universitas Indonesia. bidang Manajemen dari Universitas bidang Manajemen Keuangan dari
Menjabat sebagai Senior Operational Diponegoro. Menjabat sebagai Treasury Universitas Indonesia. Menjabat sebagai
Risk Executive (SORX) Wholesale & Division Head berdasarkan Surat Senior Business Executive (SBX)
International Banking berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R tanggal 6 Desember 2023. No. KP/591/DIR/R tanggal 10 Juli 2023.
tanggal 6 Desember 2023.
Mochamad Roland Perdana
SBX Corporate Banking
Per 31 Desember 2024 berusia
40 tahun. Meraih gelar Doktor di bidang
Manajemen dari Universitas Brawijaya.
Menjabat sebagai Senior Business
Executive (SBX) berdasarkan Surat
Keputusan Direksi No. KP/200/DIR/R
tanggal 27 Mei 2024.
136 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 139
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT ENTERPRISE & COMMERCIAL BANKING
Yogi Bima Sakti I Dewa Gde Ngurah Yoga Muh. Evan Zulkarnaen
Enterprise Banking Division Head Pratama Pengganti Sementara
Commercial Banking 1 Division Head Commercial Banking 2 Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 54 tahun.
48 tahun. Meraih gelar Sarjana di 45 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Magister di bidang Industri
bidang Management dari Edith Cowan bidang Manajemen dari Universitas Kecil Menengah dari Institut Pertanian
University. Menjabat sebagai Enterprise Katolik Indonesia Atma Jaya. Menjabat Bogor. Menjabat sebagai Pengganti
Banking Division Head berdasarkan sebagai Commercial Banking 1 Division Sementara Commercial Banking 2
Surat Keputusan Direksi No. KP/123/ Head berdasarkan Surat Keputusan Division Head berdasarkan Surat
DIR/R tanggal 24 Maret 2023. Direksi No. KP/595/DIR/R tanggal 14 Juli Keputusan Direksi No. KP/325/DIR/R
2023. tanggal 26 Juli 2024.
Martinus Matondang Mahrauza Purnaditya Ridwan Resmana
SBX Enterprise Banking SBX Enterprise Banking SBX Enterprise Banking
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
53 tahun. Meraih gelar Sarjana di 54 tahun. Meraih gelar Magister di 52 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
bidang Pembangunan dari Universitas bidang Agribisnis dari Institut Pertanian Akuntansi dari Universitas Siliwangi.
Bung Hatta. Menjabat sebagai Senior Bogor. Menjabat sebagai Senior Menjabat sebagai Senior Business
Business Executive (SBX) berdasarkan Business Executive (SBX) berdasarkan Executive (SBX) berdasarkan Surat
Surat Keputusan Direksi No. KP/607/ Surat Keputusan Direksi No. KP/466/ Keputusan Direksi No. KP/200/DIR/R
DIR/R tanggal 21 Juli 2023. DIR/R tanggal 22 Oktober 2024. tanggal 27 Mei 2024.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
137
Page 140
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Eben Eser Nainggolan Warda Nadjamuddin
SBX Enterprise Banking SBX Commercial Banking
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
55 tahun. Meraih gelar Magister di 53 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Industri Kecil dan Menengah bidang Manajemen dari Universitas
dari Institut Pertanian Bogor. Menjabat Sam Ratulangi. Menjabat sebagai Senior
sebagai Senior Business Executive Business Executive (SBX) berdasarkan
(SBX) berdasarkan Surat Keputusan Surat Keputusan Direksi No. KP/403/
Direksi No. KP/312/DIR/R tanggal 17 Juli DIR/R tanggal 27 Juni 2023.
2024.
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT INSTITUTIONAL BANKING
Iwan Ariawan Efrizal
Institutional Banking 1 Division Head Institutional Banking 2 Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
54 tahun. Meraih gelar Magister di 54 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen Keuangan dari bidang Manajemen Pemasaran dari
Universitas Riau. Menjabat sebagai Universitas Negeri Padang. Menjabat
Institutional Banking 1 Division Head sebagai Institutional Banking 2 Division
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Head berdasarkan Surat Keputusan
No. KP/820/DIR/R tanggal 6 Desember Direksi No. KP/219/DIR/R tanggal 5 Juni
2023. 2023.
138 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 141
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT DIGITAL & INTEGRATED TRANSACTION BANKING
I Gede Widya Anantayoga Efransyah Mudani R. Pratama Prabawaputra
Wholesale Transaction Product & Wholesale Digital Channel Division Corporate Development &
Partnership Division Head Head Transformation Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 42 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia
44 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Sarjana di bidang Material 37 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen dan Bisnis dari Engineering dari Institut Teknologi bidang Global Banking and Finance dari
Institut Pertanian Bogor. Menjabat Bandung. Menjabat sebagai Wholesale University of Birmingham. Menjabat
sebagai WholesaleTransaction Product & Digital Channel Division Head sebagai Corporate Development
Partnership Division Head berdasarkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi & Transformation Division Head
Surat Keputusan Direksi No. KP/051/ No. KP/163/DIR/R tanggal 26 April 2024. berdasarkan Surat Keputusan Direksi
DIR/R tanggal 01 Februari 2024. No. KP/040/DIR/R tanggal 29 Januari
2024.
Mesah Roni Ginting Indra Gunawan Duardi Prihandiko
Retail Digital Product & Partnership Retail Digital Channel Division Head Marketing Communications Division
Division Head Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
43 tahun. Meraih gelar Magister di 43 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang 45 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
bidang Manajemen dari Universitas Computer Sciences dari University of Ilmu Komunikasi dari Universitas
Gadjah Mada. Menjabat sebagai Retail Texas. Menjabat sebagai Retail Digital Padjadjaran. Menjabat sebagai
Digital Product & Partnership Division Channel Division Head berdasarkan Marketing Communications Division
Head berdasarkan Surat Keputusan Surat Keputusan Direksi No. KP/062/ Head berdasarkan Surat Keputusan
Direksi No. KP/372/DIR/R tanggal 23 Juni DIR/R tanggal 19 Februari 2024. No. HCE/1/0203/R tanggal 8 Maret 2024.
2023.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
139
Page 142
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT NETWORK & SERVICES
Beby Lolita Indriani Rahma Dhoni Rahmat Pertinda
Distribution Network & Sales Division Agen46 Division Head Customer Experience Center Division
Head Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 47 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia
54 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Magister di bidang Sains 52 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen Perbankan dari Manajemen dari Universitas Indonesia. bidang Ilmu Hukum dari Universitas
Universitas Padjadjaran. Menjabat Menjabat sebagai Agen46 Division Head Trisakti. Menjabat sebagai Customer
sebagai Distribution Network & Sales berdasarkan Surat Keputusan Direksi Experience Center Division Head
Division Head berdasarkan Surat No. KP/153/DIR/R tanggal 03 Mei 2023. berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R No. KP/212/DIR/R tanggal 31 Mei 2023.
tanggal 6 Desember 2023.
Suryo Utomo
SORX Network & Services
Per 31 Desember 2024 berusia
53 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Akuntansi dari Universitas
Diponegoro. Menjabat sebagai Senior
Operational Risk Executive (SORX)
Network & Services berdasarkan Surat
Keputusan Direksi No. KP/595/DIR/R
tanggal 14 Juli 2023.
140 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 143
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT HUMAN CAPITAL & COMPLIANCE
Yenni Sari Dewi Afthon Shodaq Noor Dandy P. Sjamsudin
Human Capital Strategy Division Head Human Capital Services Division Head BNI University Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia 46 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia
Meraih gelar Magister di bidang General Meraih gelar Magister di bidang Finance 53 tahun. Meraih gelar Magister di
Business dari Universitas Gadjah Mada. dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat bidang Finance/Banking dari University
Menjabat sebagai Human Capital sebagai Human Capital Services Division of Monash. Menjabat sebagai BNI
Strategy Division Head berdasarkan Head berdasarkan Surat Keputusan University Division Head berdasarkan
Surat Keputusan Direksi No. KP/250/ Direksi No. KP/259/DIR/R tanggal 13 Juni Surat Keputusan Direksi No. KP/261/
DIR/R tanggal 13 Juni 2023. 2023. DIR/R tanggal 13 Juni 2023.
Ikhsan Azman Sandy Dwinanto Hendra Susila
Compliance Division Head Legal Division Head Policy Governance Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
55 tahun. Meraih gelar Magister di 51 tahun. Meraih gelar Magister 45 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen Agribisnis dari di bidang Manajemen Risiko dari bidang Manajemen Keuangan dari
Institut Pertanian Bogor. Menjabat Universitas Indonesia. Menjabat sebagai Universitas Putra Indonesia YPTK.
sebagai Compliance Division Head Legal Division Head berdasarkan Surat Menjabat sebagai Policy Governance
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Keputusan Direksi No. KP/257/DIR/R Division Head berdasarkan Surat
No. KP/595/DIR/R tanggal 14 Juli 2023. tanggal 13 Juni 2023. Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R
tanggal 6 Desember 2023.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
141
Page 144
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Efita Praharani Muhammad Fadli
Human Capital Business Partner Head Pengganti Sementara
Human Capital Business Partner Head
Per 31 Desember 2024 berusia 57 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia
Meraih gelar Magister di bidang Ilmu 40 tahun. Meraih gelar Magister di
Administrasi dari Universitas Indonesia. bidang Manajemen dari Universitas
Menjabat sebagai Human Capital Bina Nusantara. Menjabat sebagai
Business Partner Head berdasarkan Pengganti Sementara Human Capital
Surat Keputusan Direksi No. KP/252/ Business Partner Head berdasarkan
DIR/R tanggal 13 Juni 2023. Surat Keputusan Direksi No. KP/567/
DIR/R tanggal 19 Desember 2024.
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT FINANCE
Aldi Advianto Baskara Setyo Susilo Made Dany Pratiwi B.
Corporate Planning & Performance Accounting Division Head Procurement & Fixed Assets Division
Management Division Head Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
39 tahun. Meraih gelar Magister di 52 tahun. Meraih gelar Magister di 53 tahun. Meraih gelar Magister di bidang
bidang Business Administration dari bidang Industri Kecil dan Menengah Aktuaria dari Universitas Indonesia.
University of Birmingham. Menjabat dari Institut Pertanian Bogor. Menjabat Menjabat sebagai Procurement & Fixed
sebagai Corporate Planning & sebagai Accounting Division Head Assets Division Head berdasarkan Surat
Performance Management Division berdasarkan Surat Keputusan Direksi Keputusan Direksi No. KP/233/DIR/R
Head berdasarkan Surat Keputusan No. KP/688/DIR/R tanggal 26 September tanggal 6 Juni 2023.
Direksi No. KP/200/DIR/R tanggal 27 Mei 2023.
2024.
142 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 145
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Yohan Setio M. Emil Azhary Leo Putera Rinaldy
Investor Relations Division Head Subsidiaries Management Division Office of Chief Economist
Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 41 tahun.
39 tahun. Meraih gelar Master of 46 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Sarjana di bidang Ilmu
Business Administration (MBA) dari bidang Business Administration dari Ekonomi dari Universitas Indonesia.
University of Cambridge, UK. Menjabat Northeastern University. Menjabat Menjabat sebagai Chief Economist
sebagai Investor Relations Division Head sebagai Subsidiaries Management berdasarkan Surat Keputusan Direksi
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Division Head berdasarkan Surat No. KP/755/DIR/R tanggal 31 Oktober
No. KP/229/DIR/R tanggal 6 Juni 2023. Keputusan Direksi No. KP/237/DIR/R 2023.
tanggal 6 Juni 2023.
Billie Setiawan
Data Management & Analytics Division
Head
Per 31 Desember 2024 berusia 43 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Science
dari University of Greenwich. Menjabat
sebagai Data Management & Analytics
Division Head berdasarkan Surat
Keputusan Direksi No. KP/245/DIR/R
tanggal 12 Juni 2023.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
143
Page 146
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT RETAIL BANKING
Sri Indira Febrian Sugiharta Grace Situmeang
Consumer Segment Division Head Consumer Product Division Head Card Business Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
54 tahun. Meraih gelar Magister di 44 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang 51 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
bidang Manajemen dari Universitas Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor. Hubungan Internasional dari Universitas
Gadjah Mada. Menjabat sebagai Menjabat sebagai Consumer Product Indonesia. Menjabat sebagai Card
Consumer Segment Division Head Division Head berdasarkan Surat Business Division Head berdasarkan
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Keputusan Direksi No. KP/211/DIR/R Surat Keputusan Direksi No. KP/263/
No. KP/270/DIR/R tanggal 14 Juni 2023. tanggal 31 Mei 2024. DIR/R tanggal 14 Juni 2023.
I Nyoman Astiawan Sunarna Eka Nugraha Henny Woe
Retail Productive Banking Division Business Program Division Head Wealth Management Division Head
Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 56 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia 49 tahun.
54 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang Meraih gelar Sarjana di bidang Perikanan Meraih gelar Sarjana di bidang Akuntansi
Manajemen dari Universitas Brawijaya. dari Universitas Diponegoro. Menjabat dari Universitas Tarumanagara.
Menjabat sebagai Retail Productive sebagai Business Program Division Menjabat sebagai Wealth Management
Banking Division Head berdasarkan Head berdasarkan Surat Keputusan Division Head berdasarkan Surat
Surat Keputusan Direksi No. KP/466/ No. DIR/214/R tanggal 09 Desember Keputusan Direksi No. KP/267/DIR/R
DIR/R tanggal 22 Oktober 2024. 2024. tanggal 14 Juni 2023.
144 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 147
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Putu Bagus Kresna
SORX Consumer Banking & Corporate
Function
Per 31 Desember 2024 berusia 52
tahun. Meraih gelar Magister di bidang
Manajemen Keuangan dari Universitas
Indonesia. Menjabat sebagai Senior
Operational Risk Executive (SORX)
Consumer Banking & Corporate
Function berdasarkan Surat Keputusan
Direksi No. KP/244/DIR/R tanggal 12 Juni
2023.
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT RISK MANAGEMENT
Rayendra Minarsa Goenawan Adi Surya Djoko Made Nariswari
Enterprise Risk Management Division Operational Risk Management Division Retail Credit Risk Division Head
Head Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 47 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia
40 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Magister di bidang Master 50 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
bidang Management dari Universitas of Business dari University of Western. Manajemen dari Universitas Indonesia.
Bina Nusantara. Menjabat sebagai Menjabat sebagai Operational Risk Menjabat sebagai Retail Credit Risk
Enterprise Risk Management Division Management Division Head berdasarkan Division Head berdasarkan Surat
Head berdasarkan Surat Keputusan Surat Keputusan Direksi No. KP/878/ Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R
Direksi No. KP/289/DIR/R tanggal 16 Juni DIR/R tanggal 28 Desember 2023. tanggal 6 Desember 2023.
2023.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
145
Page 148
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Wilhelmus Max Charles Aryani Dwi Satiti Ujuan Marihot H. P.
Anti Fraud Head Corporate & Enterprise Credit Risk Corporate Remedial & Recovery
Division Head Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 52 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia
49 tahun. Meraih gelar Sarjana di Meraih gelar Magister di bidang Finance 49 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen dari Universitas dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat bidang Civil Engineering dari University
Gunadarma. Menjabat sebagai sebagai Corporate & Enterprise Credit of Wolverhamton dan Magister di
Anti Fraud Head berdasarkan Surat Risk Division Head berdasarkan Surat bidang Manajemen dari Universitas
Keputusan Direksi No. KP/290/DIR/R Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R Indonesia. Menjabat sebagai Corporate
tanggal 16 Juni 2023. tanggal 6 Desember 2023. Remedial & Recovery Division Head
berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. KP/123/DIR/R tanggal 2 April 2024.
Yessy Kurnia Dyah W. Saridatun Hari Satriyono
Commercial Credit Risk Division Head Enterprise & Commercial Remedial & Retail Collection & Recovery Division
Recovery Division Head Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 54 tahun.
54 tahun. Meraih gelar Magister di 52 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Magister di bidang Finance
bidang Manajemen Agribisnis dari bidang Management Accounting dari dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat
Universitas Pembangunan Nasional Universitas Gadjah Mada. Menjabat sebagai Retail Collection & Recovery
Veteran. Menjabat sebagai Commercial sebagai Enterprise & Commercial Division Head berdasarkan Surat
Credit Risk Division Head berdasarkan Remedial & Recovery Division Head Keputusan Direksi No. KP/286.3/DIR/R
Surat Keputusan Direksi No. KP/123/ berdasarkan Surat Keputusan Direksi tanggal 16 Juni 2023.
DIR/R tanggal 02 April 2024. No. KP/312/DIR/R tanggal 17 Juli 2024.
146 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 149
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Muhammad Jufri Yanar Siswanto Agus Sutanto
SCX Corporate & Enterprise Credit Risk SCX Corporate & Enterprise Credit Risk SCX Corporate & Enterprise Credit Risk
Per 31 Desember 2024 berusia 55 Per 31 Desember 2024 berusia 55 Per 31 Desember 2024 berusia 46 tahun.
tahun. Meraih gelar Magister di bidang tahun. Meraih gelar Magister di bidang Meraih gelar Magister di bidang Finance
Manajemen dari Universitas Trisakti. Agribisnis dari Institut Pertanian Bogor. dari Universitas Indonesia. Menjabat
Menjabat sebagai Senior Credit Risk Menjabat sebagai Senior Credit Risk sebagai Senior Credit Risk Executive
Executive (SCX) berdasarkan Surat Executive (SCX) berdasarkan Surat (SCX) berdasarkan Surat Keputusan
Keputusan Direksi No. KP/123/DIR/R Keputusan Direksi No. KP/408/DIR/R Direksi No. KP/409/DIR/R tanggal 27 Juni
tanggal 02 April 2024. tanggal 27 Juni 2023. 2023.
Renosari Julius D. Aritonang Eko Setiawan
SCX Commercial Credit Risk SCX Commercial Credit Risk SCX Commercial Credit Risk
Per 31 Desember 2024 berusia 51 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 54 tahun.
Meraih gelar Magister di bidang Banking 53 tahun. Meraih gelar Magister di Meraih gelar Magister di bidang Finance
and Financial Law dari Boston University bidang Manajemen Keuangan dan dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat
dan Magister di bidang Hukum Ekonomi Perbankan dari Universitas Indonesia. sebagai Senior Credit Risk Executive
dari Universitas Indonesia. Menjabat Menjabat sebagai Senior Credit Risk (SCX) berdasarkan Surat Keputusan
sebagai Senior Credit Risk Executive Executive (SCX) berdasarkan Surat Direksi No. KP/410/DIR/R tanggal 27 Juni
(SCX) berdasarkan Surat Keputusan Keputusan Direksi No. KP/466/DIR/R 2023.
Direksi No. KP/466/DIR/R tanggal 22 tanggal 22 Oktober 2024.
Oktober 2024.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
147
Page 150
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Bernardus Badriansyah Retna Mumpuni
SCX Commercial Credit Risk SCX Commercial Credit Risk SCX Commercial Credit Risk
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 55 Per 31 Desember 2024 berusia 53 tahun.
54 tahun. Meraih gelar Magister di tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang Meraih gelar Magister di bidang Finance
bidang Manajemen Akuntansi dari Akuntansi dari Universitas Padjadjaran. dari Universitas Gadjah Mada. Menjabat
Universitas Gadjah Mada. Menjabat Menjabat sebagai Senior Credit Risk sebagai Senior Credit Risk Executive
sebagai Senior Credit Risk Executive Executive (SCX) berdasarkan Surat (SCX) berdasarkan Surat Keputusan
(SCX) berdasarkan Surat Keputusan Keputusan Direksi No. KP/591/DIR/R Direksi No. KP/591/DIR/R tanggal 10 Juli
Direksi No. KP/412/DIR/R tanggal 27 Juni tanggal 10 Juli 2023. 2023.
2023.
Wirawan Ari Rachmana
SCX Commercial Credit Risk
Per 31 Desember 2024 berusia
51 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen dari Universitas
Diponegoro. Menjabat sebagai Senior
Credit Risk Executive (SCX) berdasarkan
Surat Keputusan Direksi No. KP/466/
DIR/R tanggal 22 Oktober 2024.
148 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 151
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PEMIMPIN DIVISI PADA DIREKTORAT TECHNOLOGY & OPERATIONS
Ari Pratiwi Herry Setiadi Munawir Sonny Setiadi
IT Strategy & Architecture Division Banking Operations Division Head IT Infrastructure Management Division
Head dan Pengganti Sementara Operations Head dan Pengganti Sementara Chief
Strategy & Development Division Head Information Security Officer Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia 51 Per 31 Desember 2024 berusia 43 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia
tahun. Meraih gelar Doktor di bidang Meraih gelar Sarjana di bidang Akuntansi 52 tahun. Meraih gelar Magister
Ilmu Ekonomi dari Universitas Trisakti. dari Universitas Klabat. Menjabat di bidang Perbankan dari Institut
Menjabat sebagai IT Strategy & sebagai Banking Operations Division Keuangan Perbankan dan Informatika
Architecture Division Head berdasarkan Head berdasarkan Surat Keputusan Asia Perbanas. Menjabat sebagai IT
Surat Keputusan Direksi No. KP/377/ Direksi No. KP/001/DIR/R tanggal 15 Infrastructure Management Division
DIR/R tanggal 26 Juni 2023. Mei 2023. Ybs juga menjabat sebagai Head berdasarkan Surat Keputusan
Pengganti Sementara Operations Direksi No. KP/380/DIR/R tanggal 26
Strategy & Development Division Head Juni 2023. Ybs juga menjabat sebagai
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Pengganti Sementara Chief Information
No. KP/247/DIR/R tanggal 12 Juni 2023. Security Officer Division Head
berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. KP/085/DIR/R tanggal 5 Maret 2024.
Heri Atmoko Alfonso Tambunan Nugroho Gito Prasodjo
Retail Digital Delivery Division Head Wholesale Digital Delivery Division Pengganti Sementara
Head IT Application Services Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia 46 tahun.
46 tahun. Meraih gelar Magister di 51 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang Meraih gelar Magister di bidang Ilmu
bidang Manajemen Sistem Informasi Business Administration dari The Ohio Komputer dari Universitas Indonesia.
dari Universitas Budi Luhur. Menjabat State University. Menjabat sebagai Menjabat sebagai Pengganti Sementara
sebagai Retail Digital Delivery Division Wholesale Digital Delivery Division IT Application Services Division Head
Head berdasarkan Surat Keputusan Head berdasarkan Surat Keputusan berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Direksi No. KP/379/DIR/R tanggal 26 Juni No. KP/1652/HCE/1/R tanggal No. KP/084/DIR/R tanggal 01 Maret 2024.
2023. 27 September 2024.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
149
Page 152
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Setiawan Anis Widjojo Muhammad Gunawan Putra Erisman
Application Development Division Head Digital Operations Division Head Pengganti Sementara
Credit Operations Division Head
Per 31 Desember 2024 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
Meraih gelar Magister di bidang Internal 54 tahun. Meraih gelar Magister di 54 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
Auditing dari Universitas Gadjah bidang Strategic Manajemen dari Keteknikan Pertanian dari Institut
Mada. Menjabat sebagai Application Universitas Gadjah Mada. Menjabat Pertanian Bogor. Menjabat sebagai
Development Division Head berdasarkan sebagai Digital Operations Division Pengganti Sementara Credit Operations
Surat Keputusan Direksi No. KP/378/ Head berdasarkan Surat Keputusan Division Head berdasarkan Surat
DIR/R tanggal 26 Juni 2023. No. KP/002/SEVP/R tanggal 15 Mei 2023. Keputusan Direksi No. KP/576/DIR/R
tanggal 20 Desember 2024.
Munajat
SORX Technology Digital & Operations
Per 31 Desember 2024 berusia
52 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
Manajemen Keuangan dan Perbankan
dari STIE Perbanas. Menjabat sebagai
Senior Operational Risk Executive
(SORX) Technology Digital & Operations
berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. KP/480/DIR/R tanggal 31 Oktober
2024.
150 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 153
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
REGIONAL CEO
Rustianto Khairul Salam Zamzami
Regional CEO pada Kantor Wilayah 01 Regional CEO pada Kantor Wilayah 02 Regional CEO pada Kantor Wilayah 03
Per 31 Desember 2024 berusia 53 Per 31 Desember 2024 berusia 51 Per 31 Desember 2024 berusia 54
tahun. Meraih gelar Magister di bidang tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang tahun. Meraih gelar Magister di
Manajemen dari Universitas Sebelas Manajemen Informatika dari STMIK bidang Manajemen dari STIM LPMI.
Maret. Menjabat sebagai Regional CEO YPTK Padang. Menjabat sebagai Menjabat sebagai Regional CEO pada
pada Kantor Wilayah 01 berdasarkan Regional CEO pada Kantor Wilayah 02 Kantor Wilayah 03 berdasarkan Surat
Surat Keputusan Direksi No. KP/634/ berdasarkan Surat Keputusan Direksi Keputusan Direksi No. KP/312/DIR/R
DIR/R tanggal 16 Agustus 2023. No. KP/284.2/DIR/R tanggal 15 Juni 2023. tanggal 17 Juli 2024.
Roy Wahyu Maulana I Gst. Nym. Dharma Putra Maya Agustina
Regional CEO pada Kantor Wilayah 04 Regional CEO pada Kantor Wilayah 05 Regional CEO pada Kantor Wilayah 06
Per 31 Desember 2024 berusia 54 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia 53 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia 51 tahun.
Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi Meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi
dari Universitas Kristen Indonesia. Agama dan Kebudayaan dari Universitas Pertanian dan Sumberdaya dari Institut
Menjabat sebagai Regional CEO pada Hindu Indonesia. Menjabat sebagai Pertanian Bogor. Menjabat sebagai
Kantor Wilayah 04 berdasarkan Surat Regional CEO pada Kantor Wilayah 05 Regional CEO pada Kantor Wilayah 06
Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R berdasarkan Surat Keputusan Direksi berdasarkan Surat Keputusan Direksi
tanggal 6 Desember 2023. No. KP/284.5/DIR/R tanggal 15 Juni 2023. No. KP/820/DIR/R tanggal 6 Desember
2023.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
151
Page 154
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Muhammad Arafat Komang Arya Wira Kusuma Andy Yusdiman
Regional CEO pada Kantor Wilayah 07 Atmaja Regional CEO pada Kantor Wilayah 09
Regional CEO pada Kantor Wilayah 08
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
54 tahun. Meraih gelar Magister di 46 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang 52 tahun. Meraih gelar Magister di
bidang Manajemen Keuangan dari Teknik dan Manajemen Industri dari bidang Finance dari Universitas Gadjah
Universitas Hasanuddin. Menjabat Institut Teknologi Nasional Malang. Mada. Menjabat sebagai Regional CEO
sebagai Regional CEO pada Kantor Menjabat sebagai Regional CEO pada pada Kantor Wilayah 09 berdasarkan
Wilayah 07 berdasarkan Surat Kantor Wilayah 08 berdasarkan Surat Surat Keputusan Direksi No. KP/820/
Keputusan Direksi No. KP/284.7/DIR/R Keputusan Direksi No. KP/312/DIR/R DIR/R tanggal 6 Desember 2023.
tanggal 15 Juni 2023. tanggal 17 Juli 2024.
Anak Agung Agustiya Lodewyck Z.S. Pattihahuan Rudy Sihombing
Novitayanti Regional CEO pada Kantor Wilayah 11 Regional CEO pada Kantor Wilayah 12
Regional CEO pada Kantor Wilayah 10
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
44 tahun. Meraih gelar Magister di 55 tahun. Meraih gelar Magister di 52 tahun. Meraih gelar Magister di bidang
bidang Ekonomi Pembangunan dari bidang Manajemen dari Institut Bisnis Business Administration University
Universitas Udayana. Menjabat sebagai Nusantara. Menjabat sebagai Regional of Saint Louis. Menjabat sebagai
Regional CEO pada Kantor Wilayah 10 CEO pada Kantor Wilayah 11 berdasarkan Regional CEO pada Kantor Wilayah 12
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Surat Keputusan Direksi No. KP/284.10/ berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. KP/312/DIR/R tanggal 17 Juli 2024. DIR/R tanggal 15 Juni 2023. No. KP/312/DIR/R tanggal 17 Juli 2024.
152 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 155
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Faizal Arief Setiawan Koko Prawira Butar Butar Soesetyo Priharjanto
Regional CEO pada Kantor Wilayah 14 Regional CEO pada Kantor Wilayah 15 Regional CEO pada Kantor Wilayah 16
Per 31 Desember 2024 berusia 54 Per 31 Desember 2024 berusia 44 Per 31 Desember 2024 berusia 51 tahun.
tahun. Meraih gelar Magister di bidang tahun. Meraih gelar Magister di bidang Meraih gelar Magister di bidang Industri
Finance dari Universitas Gadjah Mada. Ekonomi Pembangunan dari Universitas Kecil Menengah dari Institut Pertanian
Menjabat sebagai Regional CEO pada Sumatera Utara. Menjabat sebagai Bogor. Menjabat sebagai Regional CEO
Kantor Wilayah 14 berdasarkan Surat Regional CEO pada Kantor Wilayah 15 pada Kantor Wilayah 16 berdasarkan
Keputusan Direksi No. KP/284.12/DIR/R berdasarkan Surat Keputusan Direksi Surat Keputusan Direksi No. KP/820/
tanggal 15 Juni 2023. No. KP/284.13/DIR/R tanggal 15 Juni DIR/R tanggal 6 Desember 2023.
2023.
Ariyanto Soewondo Geni Muhamad Jauhary
Regional CEO pada Kantor Wilayah 17 Regional CEO pada Kantor Wilayah 18
Per 31 Desember 2024 berusia 54 tahun. Per 31 Desember 2024 berusia
Meraih gelar Magister di bidang Ilmu 48 tahun. Meraih gelar Magister di
Hukum dari Universitas Indonesia. bidang Manajemen dari University of
Menjabat sebagai Regional CEO pada Ateneo De Manila. Menjabat sebagai
Kantor Wilayah 17 berdasarkan Surat Regional CEO pada Kantor Wilayah 18
Keputusan Direksi No. KP/820/DIR/R berdasarkan Surat Keputusan Direksi
tanggal 6 Desember 2023. No. KP/634/DIR/R tanggal 16 Agustus
2023.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
153
Page 156
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PEMIMPIN PADA OVERSEAS BRANCH
Edy Pramono Yudhi Zufrial Farid Faraitody
Seoul Overseas Branch Tokyo Overseas Branch Hong Kong Overseas Branch
General Manager General Manager General Manager
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
43 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang 55 tahun. Meraih gelar Magister di 46 tahun. Meraih gelar Sarjana di bidang
Manajemen dari Universitas Indonesia. bidang Manajemen Agribisnis dari Ilmu Hubungan Internasional dari
Menjabat sebagai Seoul Overseas Institut Pertanian Bogor. Menjabat Universitas Jember. Menjabat sebagai
Branch General Manager berdasarkan sebagai Tokyo Overseas Branch Hong Kong Overseas Branch General
Surat Keputusan No. KP/0097/INT/1/R General Manager berdasarkan Surat Manager berdasarkan Surat Keputusan
tanggal 14 Desember 2023. Keputusan No. KP/0093/INT/1/R tanggal No. KP/0087/INT/1/R tanggal
14 Desember 2023. 14 Desember 2023.
Roekma Hari Adji Olivia Irine Sandra Laika Saputra Rudianto
London Overseas Branch Pengganti Sementara Singapore Overseas Branch
General Manager New York Overseas Branch General Manager
General Manager
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
54 tahun. Meraih gelar Magister di 42 tahun. Meraih gelar Magister 51 tahun. Meraih gelar Master dari
bidang Manajemen dari Universitas di bidang Risk Management dari Columbia University. Menjabat sebagai
Pancasila. Menjabat sebagai London University of Nottingham. Menjabat Singapore Overseas Branch General
Overseas Branch General Manager sebagai Pengganti Sementara New Manager berdasarkan Surat Keputusan
berdasarkan Surat Keputusan York Overseas Branch General Manager No. KP/0076/INT/1/R tanggal
No. KP/101/INT/1/R tanggal 14 Desember berdasarkan Surat Keputusan Direksi 14 Desember 2023.
2023. No. KP/401/DIR/R tanggal 11 September
2024.
154 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 157
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dwi Putranto Cahyo Wibowo Rendy Tjahjana
Head of Amsterdam Representative Head of Sydney Representative Office
Office
Per 31 Desember 2024 berusia Per 31 Desember 2024 berusia
39 tahun. Meraih gelar Magister of 43 tahun. Meraih gelar Magister
Science di bidang Finance and Business of Science di bidang Analytics dari
Economics dari Manchester Business Columbia University dan Magister
School, the University of Manchester. di bidang Business Administration
Menjabat sebagai Head of Amsterdam dari Melbourne Business School,
Representative Office berdasarkan Surat University of Melbourne. Menjabat
Keputusan No. KP/108/INT/1/R tanggal sebagai Head of Sydney Representative
14 Desember 2023. Office berdasarkan Surat Keputusan
No. INT/1/251/R tanggal 12 Agustus
2024.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
155
Page 158
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Demografi
Pegawai
Pada tahun 2024, jumlah pegawai BNI mencapai 27.203 orang, turun 367 orang atau sebesar 1,33%
dibandingkan jumlah pegawai pada tahun 2023 yang tercatat sebanyak 27.570 orang. Secara rinci, informasi
mengenai demografi pegawai BNI berdasarkan jenis kelamin, level jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan
status ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun buku 2024 dan perbandingannya dengan tahun buku
2023 sebagai berikut:
14.378 14.149
Jumlah Pegawai berdasarkan Jenis Kelamin 13.192 13.054
(dalam satuan orang)
Jenis Kelamin 2024 2023
Laki-Laki 13.054 13.192
Perempuan 14.149 14.378
Jumlah 27.203 27.570 Laki-Laki
Perempuan
2023 2024
Jumlah Pegawai berdasarkan Level Jabatan
(dalam satuan orang)
2024 2023
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
Level Jabatan
Persentase Persentase Persentase Persentase
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Pegawai Pegawai Pegawai Pegawai
Pegawai Pegawai Pegawai Pegawai
(%) (%) (%) (%)
Entry-level 9.612 35,3 11.965 44 10.080 36,6 12.403 45,0
Mid-level 3.146 11,6 2.081 7,6 2.873 10,4 1.898 6,9
Senior-level 286 1,1 98 0,4 226 0,8 74 0,3
Executive-level 10 0,0 5 0,0 13 0,0 3 0,0
Total Pegawai 13.054 48,0 14.149 52,0 13.192 47,8 14.378 52,2
11.965
9.612
Laki-Laki
3.146 Perempuan
2.081
286 98 10 5
Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level
2024
12.403
10.080
Laki-Laki
2.873 Perempuan
1.898
226 74 13 3
Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level 2023
156 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 159
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Pegawai berdasarkan Rentang Usia
(dalam satuan orang)
2024
Rentang Level Jabatan Jumlah
Usia
Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Pegawai
(tahun)
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
18-25 710 975 2 1 0 0 0 0 1.688
>25-35 4.767 6.298 570 383 4 3 0 0 12.025
>35-45 2.686 3.258 961 718 68 30 1 0 7.722
>45-55 1.449 1.434 1.611 979 207 61 9 4 5.754
>55 0 0 2 0 7 4 0 1 14
2023
Rentang Level Jabatan Jumlah
Usia
Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Pegawai
(tahun)
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
18-25 776 1.093 3 1 0 0 0 0 1.873
>25-35 5.213 6.888 568 406 2 2 0 0 13.079
>35-45 2.646 3.048 949 664 50 19 1 0 7.377
>45-55 1.445 1.374 1.353 827 173 49 11 3 5.235
>55 0 0 0 0 1 4 1 0 6
2024
Entry-level Mid-level
6.298 1.611
4.767
961 979
3.258
2.686 718
1.449 570
1.434 383
710 975
0 0 2 1 2 0
18-25 >25-35 >35-45 >45-55 >55 18-25 >25-35 >35-45 >45-55 >55
Senior-level Executive-level
207 9
4
68 61
30
0 0 4 3 7 4 0 0 0 0 1 0 0 1
18-25 >25-35 >35-45 >45-55 >55 18-25 >25-35 >35-45 >45-55 >55
Laki-Laki Perempuan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
157
Page 160
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2023
Entry-level Mid-level
6.888 1.353
5.213
949
827
3.048 664
2.646 568
1.445 406
1.374
776 1.093
0 0 3 1 0 0
18-25 >25-35 >35-45 >45-55 >55 18-25 >25-35 >35-45 >45-55 >55
Senior-level Executive-level
173 11
50 49 3
19
0 0 2 2 1 4 0 0 0 0 1 0 1 0
18-25 >25-35 >35-45 >45-55 >55 18-25 >25-35 >35-45 >45-55 >55
Laki-Laki Perempuan
Jumlah Pegawai berdasarkan Tingkat Pendidikan
(dalam satuan orang)
2024 2023
Tingkat Pendidikan
Laki-Laki Perempuan Total Laki-Laki Perempuan Total
Strata 3 13 3 16 9 4 13
Strata 2 1.634 1.274 2.908 1.625 1.219 2.844
Strata 1 10.531 11.620 22.151 10.515 11.731 22.246
Akademi 593 1.249 1.842 724 1.421 2.145
SD-SMA 283 3 286 319 3 322
Jumlah 13.054 14.149 27.203 13.192 14.378 27.570
11.620
10.531
Laki-Laki
Perempuan
1.634 1.274 1.249
13 593 283
3 3
Strata 3 Strata 2 Strata 1 Akademi SD-SMA
2024
158 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 161
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
11.731
10.515
Laki-Laki
Perempuan
1.625 1.219 1.421
9 724 319
4 3
Strata 3 Strata 2 Strata 1 Akademi SD-SMA
2023
Jumlah Pegawai berdasarkan Status Ketenagakerjaan
(dalam satuan orang)
2024 2023
Status Ketenagakerjaan
Laki-Laki Perempuan Total Laki-Laki Perempuan Total
Tetap 12.200 13.178 25.378 12.150 13.310 25.460
Kontrak 521 697 1.218 647 728 1.375
Trainee 333 274 607 395 340 735
Jumlah 13.054 14.149 27.203 13.192 14.378 27.570
13.178 13.310
12.200 12.150
Laki-Laki Laki-Laki
Perempuan Perempuan
2024 2023
521 697 333 274 647 728 395 340
Tetap Kontrak Trainee Tetap Kontrak Trainee
Tingkat Pergantian Pegawai
(dalam satuan orang)
2024 2023
Jumlah Pergantian
Pegawai Persentase Pegawai Persentase Pegawai
Jumlah Pegawai Jumlah Pegawai
(%) (%)
Jumlah Pegawai resign/ 451 1,7 332 1,2
Pemutusan Hubungan
Kerja
Jumlah Pegawai Baru/ 976 3,6 1.685 6,1
pengganti
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
159
Page 162
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Pegawai berdasarkan Generasi
(dalam satuan orang)
2024 2023
Generasi
Laki-Laki Perempuan Total Laki-Laki Perempuan Total
Baby Boomer (59-77 tahun) 2 2 4 - 2 2
Gen X (47-58 tahun) 2.696 2.035 4.731 4.238 3.525 7.763
Gen Y (29-46 tahun) 8.233 9.402 17.635 6.602 7.767 14.369
Gen Z (13-28 tahun) 2.123 2.710 4.833 2.352 3.084 5.436
Jumlah 13.054 14.149 27.203 13.192 14.378 27.570
9.402
8.233
Laki-Laki
2.696 2.710
2.035 2.123 Perempuan
2 2
Baby Boomer Gen X Gen Y Gen Z
2024
(59-77 tahun) (47-58 tahun) (29-46 tahun) (13-28 tahun)
7.767
6.602
4.238
3.525 Laki-Laki
3.084
2.352
Perempuan
2
Baby Boomer Gen X Gen Y Gen Z
2023
(59-77 tahun) (47-58 tahun) (29-46 tahun) (13-28 tahun)
Pegawai Lain Bukan Pegawai BNI
Selain pegawai full-time, di lingkungan kerja BNI juga terdapat pegawai lain yang berasal dari kerja sama alih
daya/outsourcing dengan perusahaan penyedia jasa (vendor) yang bertugas untuk mendukung kelancaran
operasional bank. BNI memastikan bahwa seluruh pegawai, termasuk pegawai alih daya/outsourcing,
memperoleh lingkungan kerja yang dilingkupi oleh sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi hak
asasi manusia. Dalam melakukan kerja sama dengan pihak ketiga, BNI terus berupaya untuk mematuhi
setiap regulasi dan peraturan perundangan yang berlaku. Pada tahun 2024, terdapat 16.089 pegawai yang
merupakan pegawai alih daya/outsourcing.
Jumlah Kecelakaan Kerja
Tahun Frekuensi Kecelakaan Kerja Persentase Kecelakaan Kerja Serius dan Fatal dari Total Pegawai (%)
2024 - -
160 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 163
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI [ACGS B.6.2]
BNI memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh karyawan untuk mengikuti pelatihan dan
pengembangan kompetensi. Pada tahun 2024, BNI telah menyelenggarakan berbagai program pendidikan
dan pelatihan kepada 26.919 karyawan atau 99,98%, dari jumlah karyawan, dengan jumlah peserta pelatihan
sebanyak 272.351 atau rata-rata setiap pegawai mendapatkan pelatihan sebanyak 10 kali.
Rata-rata jam pelatihan per pegawai Jumlah pegawai yang ikut Persentase jumlah pegawai yang ikut
dalam tahun Pelaporan serta dalam program pelatihan serta dalam pelatihan (%)
134,1 jam/pegawai 26.919 99,98%*
* Jumlah pegawai sebanyak 26.925 orang (di luar 278 pegawai dengan status nonaktif yaitu cuti sakit, MPP, dsb). Berdasarkan realisasi per
akhir tahun 2024, terdapat 6 pegawai yang baru aktif pada akhir Desember 2024 dan akan memperoleh onboarding program pada awal
tahun 2025.
Adapun 8 (delapan) bidang pelatihan dan pengembangan kompetensi yang diikuti oleh setiap level jabatan
berdasarkan level jabatan dan kesetaraan gender sepanjang tahun 2024, sebagai berikut:
Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Level Jabatan dan Kesetaraan Gender Tahun 2024
Jumlah Peserta*)
No. Level Jabatan Bidang Pelatihan Tujuan Pelatihan
L P Total
Finance & Human Mengembangkan kapabilitas pegawai yang
263 124 387
Capital berkaitan dengan sektor finance dan human capital
Meningkatkan kemampuan pegawai terkait aspek
IT, Digital & Operations 322 87 409
IT, digital & operations
Leadership Meningkatkan kapabilitas kepemimpinan 744 252 996
Legal, Governance, Mengembangkan kapabilitas pegawai mengenai
856 302 1.158
Audit & Compliance bidang legal, governance, audit & compliance
1. Vice President Meningkatkan kemampuan pegawai terkait
Network & Services 167 27 194
pengelolaan bisnis wilayah
Meningkatkan pengetahuan pegawai terkait retail
Retail Banking 153 34 187
banking
Meningkatkan pemahaman pegawai terkait aspek
Risk and Anti Fraud 166 49 215
pengelolaan risiko dan anti fraud
Wholesale, Treasury & Mengembangkan kapabilitas pegawai terkait
161 50 211
International Banking wholesale, treasury & international banking
Finance & Human Mengembangkan kapabilitas pegawai yang
948 488 1.436
Capital berkaitan dengan sektor finance dan human capital
Meningkatkan kemampuan pegawai terkait aspek
IT, Digital & Operations 1.773 888 2.661
IT, digital & operations
Leadership Meningkatkan kapabilitas kepemimpinan 3.204 1.556 4.760
Legal, Governance, Mengembangkan kapabilitas pegawai mengenai
4.159 2.028 6.187
Audit & Compliance bidang legal, governance, audit & compliance
Assistant Vice
2. Meningkatkan kemampuan pegawai terkait
President Network & Services 1.020 516 1.536
pengelolaan bisnis wilayah
Meningkatkan pengetahuan pegawai terkait retail
Retail Banking 1.053 538 1.591
banking
Meningkatkan pemahaman pegawai terkait aspek
Risk and Anti Fraud 1.150 520 1.670
pengelolaan risiko dan anti fraud
Wholesale, Treasury & Mengembangkan kapabilitas pegawai terkait
1.137 556 1.693
International Banking wholesale, treasury & international banking
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
161
Page 164
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Peserta*)
No. Level Jabatan Bidang Pelatihan Tujuan Pelatihan
L P Total
Finance & Human Mengembangkan kapabilitas pegawai yang
1.980 1.596 3.576
Capital berkaitan dengan sektor finance dan human capital
Meningkatkan kemampuan pegawai terkait aspek
IT, Digital & Operations 5.273 4.141 9.414
IT, digital & operations
Leadership Meningkatkan kapabilitas kepemimpinan 8.021 5.946 13.967
Legal, Governance, Mengembangkan kapabilitas pegawai mengenai
11.481 8.882 20.363
Audit & Compliance bidang legal, governance, audit & compliance
3. Manager Meningkatkan kemampuan pegawai terkait
Network & Services 2.491 1.841 4.332
pengelolaan bisnis wilayah
Meningkatkan pengetahuan pegawai terkait retail
Retail Banking 3.063 2.418 5.481
banking
Meningkatkan pemahaman pegawai terkait aspek
Risk and Anti Fraud 3.375 2.673 6.048
pengelolaan risiko dan anti fraud
Wholesale, Treasury & Mengembangkan kapabilitas pegawai terkait
3.528 2.770 6.298
International Banking wholesale, treasury & international banking
Finance & Human Mengembangkan kapabilitas pegawai yang
3.411 3.551 6.962
Capital berkaitan dengan sektor finance dan human capital
Meningkatkan kemampuan pegawai terkait aspek
IT, Digital & Operations 9.726 10.218 19.944
IT, digital & operations
Leadership Meningkatkan kapabilitas kepemimpinan 19.679 20.722 40.401
Legal, Governance, Mengembangkan kapabilitas pegawai mengenai
24.990 26.446 51.436
Audit & Compliance bidang legal, governance, audit & compliance
Assistant
4. Meningkatkan kemampuan pegawai terkait
Manager Network & Services 4.554 4.487 9.041
pengelolaan bisnis wilayah
Meningkatkan pengetahuan pegawai terkait retail
Retail Banking 7.206 7.772 14.978
banking
Meningkatkan pemahaman pegawai terkait aspek
Risk and Anti Fraud 4.447 4.892 9.339
pengelolaan risiko dan anti fraud
Wholesale, Treasury & Mengembangkan kapabilitas pegawai terkait
5.252 5.458 10.710
International Banking wholesale, treasury & international banking
Finance & Human Mengembangkan kapabilitas pegawai yang
1.959 2.298 4.257
Capital berkaitan dengan sektor finance dan human capital
Meningkatkan kemampuan pegawai terkait aspek
IT, Digital & Operations 6.580 8.740 15.320
IT, digital & operations
Leadership Meningkatkan kapabilitas kepemimpinan 13.898 20.349 34.247
Legal, Governance, Mengembangkan kapabilitas pegawai mengenai
Assistant 18.963 25.066 44.029
Audit & Compliance bidang legal, governance, audit & compliance
(Assistant
5. Meningkatkan kemampuan pegawai terkait
& Pegawai Network & Services 3.009 3.692 6.701
Dasar) pengelolaan bisnis wilayah
Meningkatkan pengetahuan pegawai terkait retail
Retail Banking 4.312 6.607 10.919
banking
Meningkatkan pemahaman pegawai terkait aspek
Risk and Anti Fraud 2.337 3.244 5.581
pengelolaan risiko dan anti fraud
Wholesale, Treasury & Mengembangkan kapabilitas pegawai terkait
2.706 3.202 5.908
International Banking wholesale, treasury & international banking
*) Jumlah peserta tidak sama dengan jumlah pegawai karena setiap pegawai dapat mengikuti/menjadi peserta lebih dari satu pelatihan.
162 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 165
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BIAYA PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Selama tahun 2024, realisasi biaya pendidikan dan pelatihan BNI mencapai sebesar Rp201,0 miliar, turun
41,9% dibandingkan pada tahun 2023. Penurunan ini dikarenakan adanya peningkatan efektivitas delivery
pembelajaran, antara lain internalisasi Self-Directed Learning yang memanfaatkan beragam digital learning
platform.
Biaya Pengembangan Kompetensi (Bank Only)
Peningkatan/ Peningkatan/
2024 2023
Uraian Penurunan Penurunan
(Miliar Rp) (Miliar Rp)
(Miliar Rp) (%)
Pendidikan dan
201,0 346,2 (145,2) (41,9%)
Pelatihan
PENGEMBANGAN KOMPETENSI SENIOR EXECUTIVE VICE PRESIDENT (SEVP)
Nama Pelatihan/Workshop/Konferensi/ Tempat
No. Tanggal Pelaksanaan Jenis Pelatihan Penyelenggara
Seminar Pelaksanaan
Rian Eriana Kaslan - SEVP Retail Digital Solutions
1. Narasumber Acara IDE Katadata 2024 05 Maret 2024 Hotel Kempinski Pembicara Katadata
Financial Frontier: Confronting the
Unpredictable
2. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko JK 7 22 April 2024 LPPI Sertifikasi LSPP
3. Narasumber event Payments Banking Forum 16 Mei sd 17 Mei 2024 Four Season Hotel Pembicara JP Morgan
ASEAN - JP Morgan 2024 Bangkok
4. Moderator dalam Program Masterclass CTO/ 29 Mei 2024 Brilian Tower Moderator BUMN School of
CDIO Excellence
5. Executive Overview untuk Komisaris 01 Oktober 2024 Grha BNI Pelatihan LPPI
6. Narasumber pada Panel Discussions di Tech 24 Oktober 2024 The Ritz Calton - Pembicara Tech in Asia
in Asia Conference 2024 Pasific Place
7. Narasumber event Cloud & AI Summit for 08 November 2024 The Westin Jakarta Pembicara Perbanas with
Financial Service Industry Microsoft
8. Business Essential Oktober s.d. Desember Jakarta In Class BSE
2024
9. Executive Education: Think Bigger: Start 9 s.d. 12 Desember Columbia In Class Columbia
Choosing Innovative Solutions 2024 Business School,
New York
Ita Tetralastwati - SEVP Treasury
1. International Summit 02 Februari 2024 Hotel Borobudur Forum BNI
2. Sharing Session Artificial Intelligence oleh 27 Februari 2024 Menara Sharing Session BNI
Microsoft Pejompongan
3. Workshop Internalisasi BNI Culture 28 Februari 2024 Hall Wisma BNI Workshop BNI
Transformation
4. Mandiri Investment Forum 2024 05 Maret 2024 Fairmont Hotel Forum Bank Mandiri
5. Business Meeting BNI 2024 08 - 09 Maret 2024 Tentrem, Forum BNI
Yogyakarta
6. Asesmen Sertifikasi Manajemen Risiko JK 6 19 April/2024 LSPP Sertifikasi LSPP
7. ACI World Congress 2024 22 - 25 April 2024 Scandinavia Forum ACI
8. Retreat Direksi dan SEVP tahun 2024 8 -12 Mei 2024 London Forum BNI
9. Fasilitator Sespibank Angkatan 78 Tahun 2024 17 Mei 2024 LPPI Forum LPPI
10. Program Executive Education BOD dan SEVP 2 - 7 Juni 2024 Boston Forum Harvard Boston
tahun 2024
11. Pelaksanaan General Asessment Center - 14 Juni 2024 Online Pelatihan DDI
SEVP Tahun 2024
12. Retreat BNI 2024 04 - 08 September 2024 Sydney Forum BNI
13. Sertifikasi Ahli Pembiayaan Bagi Komisaris 02 - 03 Oktober 2024 Hotel Pullman Forum LSPPI
(BNIMF)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
163
Page 166
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/Konferensi/ Tempat
No. Tanggal Pelaksanaan Jenis Pelatihan Penyelenggara
Seminar Pelaksanaan
14. BNI Investor Daily Summit 2024 08 - 09 Oktober 2024 JCC Forum BNI
15. Fasilitator Program Sespibank Angkatan 17 - 11 Oktober 2024 LPPI Forum LPPI
Materi Liquidity Risk
16. Leadershipcamp Sektor WHI 22-23 November 2024 Pullman, Puncak Forum BNI
17. Program Business Essential Batch IV tahun 29 November 2024 by Vidcon Forum Kementerian
2024 via Vidcon BUMN
Anang Basuki - SEVP Operasional
1. Operational Leadership 05 Maret 2024 Raffles Hotel Sharing Session BNI
2. Pembekalan BSMR Level 6 1 April 2024 Grha Sertifikasi LSPP
3. Assessment Sertifikasi Manajemen Risiko JK 7 26 April 2024 LSPP Sertifikasi LSPP
4. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko JK 6 26 April 2024 LPPI Sertifikasi LSPP
5. Business Retreat 8 - 13 Mei 2024 London Seminar BNI
6. Workshop ORIC 2024 17 Mei 2024 BNI - Wen Fasilitator BNI
7. Board Retreat 2nd 2024 5-6 September 24 Sydney, Ausie Seminar BNI
8. Excecutive Education 2024 9 - 13 September 2024 Lausanne, Swiss Pelatihan IMD University
9. Diskusi Collateral Valuation 03 September 2024 Surabaya Sharing Session BNI
10. Diskusi Collateral Valuation 20 September 2024 Bandung Sharing Session BNI
11. Diskusi Collateral Valuation 10 - 11 September 24 Medan Sharing Session BNI
12. Webinar “Transparansi dan Keterbukaan 26 September 2024 Online - Grha Sharing Session BNI
Informasi Publik dalam Implementasi
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di
BNI”
13. Diskusi Collateral Valuation 16 - 17 Oktober 24 Palembang Sharing Session BNI
14. Kesepahaman & Penguatan Tata Kelola 23 Oktober 2024 Jakarta Sharing Session Bank Indonesia
Pengelolaan Kas Titipan
15. Transforming Operations for The Future: Way 01 November 2024 Jakarta Sharing Session BNI
and Strategies for Success
16. BNI Culture Fest 2024 14 November 2024 Jakarta Sharing Session BNI
17. Diskusi Collateral Valuation 21- 23 November 2024 Yogyakarta Sharing Session BNI
18. Business Essential November 2024 s.d. Jakarta In Class BSE
Januari 2025
Victor Erico Korompis - SEVP Information Technology
1. Sharing Session IT BNI NWOW 10 Januari 2024 BNV Pembicara BNI
2. FGD bersama Komisi XI DPR RI 01 Februari 2024 Menara BNI Sharing Session BNI
3. Leadership Divisi STA 02 Februari 2024 Menara BNI Sharing Session BNI
4. Sharing Session IT BNI NWOW 21 Februari 2024 BNV Pembicara BNI
5. Culture Transformation Workshop 27 Februari 2024 Ballroom Wisma Sharing Session BNI
46
6. Operational Leadership Event 05 Maret 2024 Raffles Hotel Sharing Session BNI
7. Assessment Sertifikasi Manajemen Risiko 01 April 2024 Grha BNI Pembekalan LSPP
JK 6 Sertifikasi
8. Sharing Session Maveric 27 Maret 2024 Wilayan 05 Sharing Session BNI
9. Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko 1 April 2024 Grha BNI
JK 6
10. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko JK 6 19 April 2024 LPPI Sertifikasi LSPP
11. Sharing Session Bootcamp Agile 19 Juni 2024 BNU Kota Sharing Session BNI
12. Venture Capital Executive Program 16 s.d. 20 September Berkeley In Class Haas School of
2024 Business
13. Sharing Session Migrasi Office 365 27 September 2024 BNU Kota Pembicara IFM
14. Workshop Tech Refresh 25 Oktober 20024 BNU Kota Pembicara IFM
15. Peresmian Citicon 31 Oktober2024 Citicon Jakarta Sharing Session BNI
164 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 167
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/Konferensi/ Tempat
No. Tanggal Pelaksanaan Jenis Pelatihan Penyelenggara
Seminar Pelaksanaan
Steven Suryana - SEVP Wealth Management
1. Business Meeting Wilayah 14 19 Januari 2024 Aston Sentul Workshop BNI
2. Strategy to Expand Your Investment Value 25 Januari 2024 Grha BNI Workshop BNI
3. Earnings Call dan Press Conference Kinerja 26 Januari 2024 Vidcon - Jakarta Workshop BNI
Full Year 2023
4. Business Meeting Wilayah 10 02 Februari 2024 Pullman Vimala Workshop BNI
Hills
5. The Tech-Powered Future of Indonesia’s 27 Februari 2024 Park Hyatt
Wealth Management Jakarta
6. Sharing Session Artificial Intelligence oleh 27 Februari 2024 Grha BNI Lt. 25 Workshop BNI
Microsoft Jakarta
7. Sharing Session Artificial Intelligence oleh 27 Februari 2024 Grha BNI Lt. 25 Sharing Session BNI
Microsoft Jakarta
8. Narasumber: The Tech-Powered Future of 29 Februari 2024 Park Hyatt Jakarta Narasumber Synpulse
Indonesia’s Wealth Management
9. Leadership Forum 08-10 Maret 2024 Hotel Tentrem, Workshop BNI
Yogyakarta
10. Business Meeting “Synergize and Streamline: 8 Maret 2024 Hotel Tentrem Workshop BNI
Elevating Productivity and Performance” Yogyakarta
11. Leadership Forum 9 Maret 2024 Hotel Tentrem Workshop BNI
Yogyakarta
12. Executive Education BOD dan SEVP tahun 8-11 April 2024 Chicago Executive Nothwestern.
2024 Education Kellogg
13. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko JK 6 26 April 2024 LPPI Sertifikasi LSPP
14. Board Business Meeting 8-12 Mei2024 London, UK Workshop BNI
15. Compliance Forum 14 Agustus 2024 Grha BNI Lt 25 Forum BNI x KPK
16. Pembicara di event Creativepreneur 25 Agustus 2024 Jakarta Seminar Pertamina
Convention Center
17. Board Retreat 6-8 September 2024 Perth, Sydney Workshop BNI
18. Earnings Call dan Press Conference 3Q 2024 25 Oktober 2024 BNI Club Mataram Seminar BNI
19. BNI Investor Daily Summit 2024 8-9 Oktober 2024 Assembly Hall, BNI
JCC Senayan
Bun Hendra - SEVP Credit Risk
1. Kunjungan Supervisi CMC Tangerang 16 Januari 2024 CMC Tangerang - Sharing Session BNI
BSD Plaza
2. Kunjungan Supervisi CMC Makassar 19 Januari 2024 CMC Makassar - Sharing Session BNI
Kantor Wilayah 07
3. Earnings Call dan Press Conference FY2023 26 Januari 2024 Vidcon - Jakarta Seminar BNI
via Vidcon
4. Business & Risk Awareness CMC Head & HoR 26 Januari 2024 Hotel Ambhara - Workshop BNI
Jakarta
5. Business & Risk Awareness CMC Head & HoR 27 Januari 2024 Hotel Ambhara - Workshop BNI
Jakarta
6. Forum Group Discussion bersama Komisi XI 01 Februari 2024 Ballroom Menara FGD BNI
DPR RI BNI
7. Kunjungan Supervisi CMC Medan 02 Februari 2024 CMC Medan - Sharing Session BNI
Kantor Wilayah 01
8. Kunjungan Supervisi CMC Jakarta Kota 06 Februari 2024 CMC Jakarta Kota Sharing Session BNI
- Kantor Wilayah
12
9. Kunjungan Supervisi CMC Jatinegara dan 20 Februari 2024 CMC Jatinegara - Sharing Session BNI
CMC Bekasi Kantor Wilayah 15
10. Sharing Session Artificial Intelligence oleh 27 Februari 2024 BNI Grha Lt. 25 Sharing Session BNI
Microsoft untuk Direksi dan SEVP
11. Onboarding Training Program for Experience 28-29 Februari 2024 Online via Zoom Pelatihan BNI
Hire - Executive Level Meeting
12. Business Meeting BNI 2024 07 - 10 Maret 2024 Yogyakarta Workshop BNI
13. Onboarding Training Program for Experience 13 Maret 2024 Online via Zoom Pelatihan BNI
Hire - Executive Level Materi Kepegawaian Meeting
14. Pemberkalan Sertifikasi Manajemen Risiko 01 April 2024 Grha BNI Pembekalan BNU/LSPP
JK 6 Sertifikasi
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
165
Page 168
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nama Pelatihan/Workshop/Konferensi/ Tempat
No. Tanggal Pelaksanaan Jenis Pelatihan Penyelenggara
Seminar Pelaksanaan
15. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko JK 6 22 April 2024 LPPI Sertifikasi LSPP/BNV
16. Board Retreat BNI 2024 8-12 Mei 2024 London, UK Workshop BNI
17. Opening and Motivational Session Segmen 17 Mei 2024 Hotel Ashley Seminar BNI
Commercial Wahid Hasyim-
Jakarta
18. Kunjungan Supervisi CMC Batam 6 Juni 2024 CMC Batam Kunjungan Kerja BNI
19. Executive Education IMD Business School 24-28 Juni 2024 Lausanne, CH Executive IMD Business
Switzerland Education School
20. Fasilitator Pembukaan Pelatihan Refreshment 12 Juli 2024 Ibis Style Tanah Pelatihan BNI
Commercial Creidur Risk (CCR)- Batch 2 Abang
21. Fasilitator Pembukaan Pelatihan Refreshment 19 Juli 2024 Ibis Style Tanah Pelatihan BNI
Commercial Creidur Risk (CCR)- Batch 2 Abang
22. Kunjungan Supervisi CMC Surabaya Pemuda 8 Agustus 2024 CMC Surabaya Sharing Session BNI
Pemuda
23. Kunjungan Supervisi CMC Denpasar 9 Agustus 2024 CMC Denpasar Sharing Session BNI
24. Compliance Forum 14 Agustus 2024 Grha BNI Lt 25 Forum BNI x KPK
25. Earnings Call dan Press Conference 1H-2024 22 Agustus 2024 BNI Mataram Seminar BNI
26. Kunjungan Supervisi CMC Semarang 28 Agustus 2024 CMC Semarang Sharing Session BNI
27. BOD & SEVP Retreat 6-8 September 2024 Perth,Sydney Workshop BNI
28. Sharing Session “Global Banking Trends 10 September 2024 Grha BNI Lt. 33 Sharing Session BNI
2024”
29. Kunjungan Supervisi CMC Solo 20 September 2024 CMC Solo Sharing Session BNI
30. Press Conference BNI Investor Daily Summit 30 September 2024 BNI Menara Workshop BNI
2024 “Accelerating Resillent Growth” Pejompongan
31. Kunjungan Supervisi CMC Pekanbaru 4 Oktober 2024 CMC Pekanbaru Sharing Session BNI
32. Narasumber Agenda Seminar Nasional FKDK 9 Oktober 2024 Bali Seminar FKDK BPDSI
BPDSI
33. Assessment SEVP 2024 16 Oktober 2024 Online via Zoom Pelatihan BNU
Meeting
34. BNI INT Summit 04 November 2024 Top Golf Jakarta Workshop BNI
35. NTV Business Forum 04 November 2024 Hotel Raffles Workshop
36. Culture Fest bersama KBUMN 14 November 2024 Menara BNI Workshop BNI
Pejompongan
37. BNI INT Summit 04 November 2024 Top Golf Jakarta Workshop BNI
38. NTV Business Forum 04 November 2024 Hotel Raffles Workshop
Pancaran Affendi - SEVP Corporate Banking
1. Earnings Call dan Press Conference FY2023 26 Januari 2024 Vidcon - Jakarta Seminar BNI
via Vidcon
2. Event Indonesia Incorporated Day - 27 Januari 2024 The Laguan Nusa Seminar BNI
Kolaborasi Menuju BUMN Global Dua, Bali
3. ESG Framework in Indonesia bersama 30 Januari 2024 Grha BNI, Lt. 33 Sharing Session BNI
Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi -
Breakfast Meeting
4. Forum Group Discussion bersama Komisi XI 1 Februari 2024 Ballroom Menara FGD BNI
DPR RI BNI
5. Business Meeting Wiayah 10 Tahun 2024 2 Februari 2024 Pullman Ciawi Narasumber BNI
Vimala Hills
6. International Banking & FI Summit (INT 2 Februari 2024 Hotel Borobudur Narasumber BNI
Summit)
7. Sharing Session Artificial Intelligence oleh 27 Februari 2024 BNI Grha Lt. 25 Sharing Session BNI
Microsoft untuk Direksi dan SEVP
8. Workshop Economy Outlook 2024 untuk 28 Februari 2024 Ballroom Kantor Workshop BNI
United Tractors Group (Astra Group) United Tractors
9. Onboarding Training Program for Experience 28 -29 Febuari 2024 Online via Zoom Pelatihan BNI
Hire - Executive Level Meeting
10. Business Meeting BNI 2024 07 - 10 Maret 2024 Yogyakarta Workshop BNI
11. Onboarding Training Program for Experience 13 Maret 2024 Online via Zoom Pelatihan BNI
Hire - Executive Level Materi Kepegawaian Meeting
166 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 169
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nama Pelatihan/Workshop/Konferensi/ Tempat
No. Tanggal Pelaksanaan Jenis Pelatihan Penyelenggara
Seminar Pelaksanaan
12. Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko 01 April 2024 Grha BNI Pembekalan BNU/LSPP
JK 7 Sertifikasi
13. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko JK 7 22 April 2024 LPPI Sertifikasi LSPP/BNV
14. Sharing Session dengan Indonesia Corporate 14 Mei 2024 Grha BNI, Lt. 25 Sharing Session BNI
Councel Assosiation (ICCA) dan Widyawan &
Oartners Linklaters (Linklaters)
15. Board Retreat BNI 2024 8-12 Mei 2024 London, UK Workshop BNI
16. Executive Education: Wharton School 9-14 Juni 2024 Philadelphia, US Pelatihan BNI
17. Closing Remarks Round Table Discussion 15 Juni 2024 Grha BNI Lt. 33 Sharing Session BNI
“The Challenges in Trade Finance and FI
Business Landscape”
18. Compliance Forum “Mewujudkan Budaya 14 Agustus 2024 Online via Zoom Forum BNI
Anti Korupsi Melalui Penamaan Nilai-Nilai Meeting
Intergritas”
19. Earning Call Kinerja BNI 2Q-2024 22 Agustus 2024 Ballroom BNI Seminar BNI
Mataram
20. Sharing Session “Global Banking Trends 10 September 2024 Grha BNI Lt. 33 Sharing Session BNI
2024”
21. Webinar/Seminar “Transparansi dan 26 September 2024 Online via Zoom Seminar BNI
Keterbukaan Informasi Publik dalam Meeting
Implementasi Perlindungan Konsumen dan
Masyarakat di BNI”
22. BNI Investor Daily Summit 2024 8 - 9 Oktober 2024 Assembly Hall, Seminar BNI
JCC Senayan
23. Asessment SEVP 2024 16 Oktober 2024 Online via Zoom Pelatihan BNU/DDI
Meeting
24. Earning Call dan Press Conference 3Q-2024 25 Oktober 2024 BNI Mataram Seminar BNI
25. BNI Culture Fest 2024 14 November 2024 Menara BNI Workshop BNI
Pejompongan
26. WHI Leadership Camp 2024 22 - 23 November 2024 Pullman Ciawi Workshop BNI
Vimala Hills
Emmy Nurhayati - SEVP Human Capital
1. Sharing Session Corporate Plan 10 Januari 2024 BNI Workshop BNI
2. Product Knowledge BNI Sekuritas 7 Mei 2024 BNI In Class BNI
3. Compliance Forum 14 Agustus 2024 Grha BNI Lt 25 Forum BNI x KPK
4. BNI Investor Daily Summit 2024 8 - 9 Oktober 2024 Assembly Hall, Seminar BNI
JCC Senayan
5. WHI Leadership Camp 2024 22 November 2024 Pullman Ciawi Workshop BNI
Vimala Hills
6. Narasumber kegiatan forum malam Aspirasi 3 Desember 2024 Roemah Aspirasi Workshop BNI
(formasi) SP BNI SP BNI
7. BNI INT Summit 2024 (INTSpire) 4 Desember 2024 TopGolf Jakarta Workshop BNI
8. Workshop RHM 4 Desember 2024 BNU, Slipi Workshop BNI
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
167
Page 170
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Struktur dan
Komposisi Pemegang Saham [ACGS C.1.2]
Pemerintah Republik Indonesia Masyarakat
60% 40%
Jalur Pengendali Jalur Non Pengendali
168 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 171
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komposisi Pemegang Saham Perseroan Per 1 Januari 2024
Jumlah Pemegang Kepemilikan
No. Status Pemilik Jumlah Saham
Saham %
Pemodal Nasional
1 Negara Republik Indonesia 1 22.378.387.750 60,00000
2 Perorangan Indonesia 118.458 1.594.259.654 4,27446
3 Koperasi 19 839.218 0,00225
4 Yayasan 39 41.489.470 0,11124
5 Dana Pensiun 133 1.489.922.804 3,99472
6 Asuransi 180 636.524.360 1,70662
7 Bank 8 47.137.900 0,12638
8 Perseroan Terbatas 291 86.263.195 0,23129
9 Lembaga Pemerintah 1 132 0,00000
10 Badan Usaha Lain 5 10.596 0,00003
11 Reksadana 285 898.857.966 2,40998
Sub Total 119.420 27.173.693.045 72,85697
Pemodal Asing
1 Perseorangan Asing 296 3.701.924 0,00993
2 Badan Usaha Asing 1.519 10.119.917.947 27,13310
Sub Total 1.815 10.123.619.871 27,14303
Total 121.235 37.297.312.916 100,00000
Komposisi Pemegang Saham Perseroan Per 31 Desember 2024
Jumlah Pemegang Kepemilikan
No. Status Pemilik Jumlah Saham
Saham %
Pemodal Nasional
1 Negara Republik Indonesia 1 22.378.387.750 60,00000
2 Perorangan Indonesia 181.794 2.272.634.103 6,09329
3 Koperasi 20 2.822.158 0,00757
4 Yayasan 40 47.541.600 0,12747
5 Dana Pensiun 165 1.599.427.408 4,28832
6 Asuransi 188 366.539.178 0,98275
7 Bank 7 6.591.500 0,01767
8 Perseroan Terbatas 377 118.946.444 0,31891
9 Lembaga Pemerintah 1 132 0,00000
10 Badan Usaha Lain 5 10.596 0,00003
11 Reksa dana 290 715.421.858 1,91816
Sub Total 182.888 27.508.322.727 73,75417
Pemodal Asing
1 Perseorangan Asing 337 2.850.660 0,00764
2 Badan Usaha Asing 1.414 9.786.139.529 26,23819
Sub Total 1.751 9.788.990.189 26,24583
Total 184.639 37.297.312.916 100,00000
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
169
Page 172
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Per 1 Januari 2024
No Pemegang Saham Jumlah Saham % Status Lokasi
1 Negara Republik Indonesia 22.378.387.750 60,0000000 Negara Republik Indonesia Indonesia
2 DJS Ketenagakerjaan Program JHT 1.173.238.336 3,1456377 Badan Usaha Lokal Indonesia
3 Retail Individual 678.000.000 1,8178253 Perorangan Indonesia Indonesia
4 BNYM RE BNYMLB RE Employees 228.836.806 0,6135477 Badan Usaha Asing Malaysia
PROVIDENTFD Board-2039927326
5 JPMSE AMS RE AIF CLT RE-Stichting 224.409.068 0,6016762 Badan Usaha Asing Belanda
Depositary APG Emerging Markets
Equity Pool Stock Index Fund
6 JPMCB NA RE-Vanguard Total 203.936.112 0,5467850 Badan Usaha Asing Amerika
International Stock Index Fund Serikat
7 JPMCB NA RE - Vanguard Emerging 202.201.052 0,5421330 Badan Usaha Asing Amerika
Markets Stock Index Fund Serikat
8 DJS Ketenagakerjaan Program JP 195.356.600 0,5237820 Badan Usaha Lokal Indonesia
9 Citibank New York S/A Government 174.500.000 0,4678621 Badan Usaha Asing Norwegia
of Norway - 16
10 HSBC BANK PLC S/A Saudi Central 171.150.176 0,4588807 Badan Usaha Asing Arab Saudi
Bank-No. 2-FE-Invesco HBEU as
Agent
11 State Street Bank-MFS Emerging 165.702.900 0,4442757 Badan Usaha Lokal Amerika
Markets Equity Fund Serikat
12 Citibank New York S/A Government 165.000.000 0,4423911 Badan Usaha Lokal Norwegia
of Norway - 23
13 BNYMSANV RE BNYMSANVLUX RE 151.958.072 0,4074236 Badan Usaha Lokal Luxembourg
S/A Espring INV
14 Citibank Singapore S/A Government 138.503.168 0,3713489 Badan Usaha Asing Singapura
of Singapore
15 Citibank New York S/A Government 138.474.000 0,3712707 Badan Usaha Asing Norwegia
of Norway - 15
16 Morgan Stanley And Co INTL PLC - 138.280.898 0,3707530 Badan Usaha Asing Inggris
Firm AC
17 BNYMSANV RE Sanvlux RE Invesco 135.435.800 0,3631248 Badan Usaha Asing Luxembourg
Funds-2039845493
18 State Street Bank-Ishares Core MSCI 133.705.400 0,3584853 Badan Usaha Asing Amerika
Emerging Markets ETF Serikat
19 THE NT TST Co S/A British Columbia 128.348.500 0,3441226 Badan Usaha Asing Kanada
Investment Management Corporation
20 State Street Bank-Principal Global 126.996.800 0,3404985 Badan Usaha Asing Amerika
Investors Collective Investment Trust Serikat
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar Per 31 Desember 2024
No Pemegang Saham Jumlah Saham % Status Lokasi
1 Negara Republik Indonesia 22.378.387.750 60,0000000 Negara Republik Indonesia Indonesia
2 DJS Ketenagakerjaan Program JHT 1.173.238.336 3,1456377 Dana Pensiun Indonesia
3 Retail Individual 746.000.000 2,0001441 Perorangan Indonesia Indonesia
4 BNYM RE BNYMLB RE Employees 387.462.306 1,0388478 Badan Usaha Asing Malaysia
Providentfd Board-2039927326
5 SSB 52B0 MFS Emerging Markets 269.910.400 0,7236725 Badan Usaha Asing Amerika
Equity Fund -2183964118 Serikat
6 JPMSE AMS RE AIF CLT RE-Stichting 252.313.764 0,6764931 Badan Usaha Asing Belanda
Depositary APG Emerging Markets
Equity Pool
7 JPMCB NA RE-Vanguard Total 208.876.012 0,5600297 Badan Usaha Asing Amerika
International Stock Index Fund Serikat
8 Morgan Stanley and Co INTL PLC - 207.861.721 0,5573102 Badan Usaha Asing Inggris
FIRM AC
9 JPMCB NA RE - Vanguard Emerging 189.362.952 0,5077121 Badan Usaha Asing Amerika
Markets Stock Index Fund Serikat
170 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 173
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Pemegang Saham Jumlah Saham % Status Lokasi
10 DJS Ketenagakerjaan Program JP 177.374.300 0,4755686 Dana Pensiun Indonesia
11 BNYMSANV RE Sanvlux RE Invesco 167.495.100 0,4490809 Badan Usaha Asing Luxembourg
Funds
12 HSBC Bank PLC S/A Saudi Central 155.843.376 0,4178408 Badan Usaha Asing Arab Saudi
Bank-No. 2-FE-Invesco HBEU as
Agent
13 Citibank New York S/A Government 143.304.200 0,3842212 Badan Usaha Asing Norwegia
of Norway - 16
14 SSB AAHA Principal GLB Investors 135.678.700 0,3637761 Badan Usaha Asing Amerika
Collctve INVT TST-2183966095 Serikat
15 SSB 2Q27 Ishares Core MSCI 131.307.700 0,3520567 Badan Usaha Asing Amerika
Emerging Markets ETF -2183966403 Serikat
16 BNYMSANV RE BNYM RE People's 131.033.300 0,3513210 Badan Usaha Asing China
Bank of China
17 BBH Luxembourg S/A Fidelity Funds- 125.753.600 0,3371653 Badan Usaha Asing Luxembourg
Asian Smaller Companies Pool
18 Citibank New York S/A Government 125.152.500 0,3355537 Badan Usaha Asing Norwegia
of Norway - 15
19 NTC-CAPE ANN Global Developing 114.426.800 0,3067964 Badan Usaha Asing Amerika
Markets Fund Serikat
20 HSBC-Fund Services A/C 086 HBAP 112.010.700 0,3003184 Badan Usaha Asing China
- Invesco Ltd A/C Best Investment
Corporation
Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih
1 Januari 2024 31 Desember 2024
Nama Pemegang Saham Presentase Presentase
Jumlah Saham Jumlah Saham
Kepemilikan Kepemilikan
(lembar) (lembar)
% %
Negara Republik Indonesia 22.378.387.750 60,0 22.378.387.750 60,0
Pemegang Saham Memiliki Kurang dari 5%
1 Januari 2024 31 Desember 2024
Kelompok Pemegang Jumlah Jumlah Presentase Jumlah Jumlah Presentase
No
Saham Pemegang Saham Kepemilikan Pemegang Saham Kepemilikan
Saham (lembar) % Saham (lembar) %
Investor Lokal
1 Perorangan Indonesia 118.458 1.594.259.654 4,27446 181.794 2.272.634.103 6,09329
2 Koperasi 19 839.218 0,00225 20 2.822.158 0,00757
3 Yayasan 39 41.489.470 0,11124 40 47.541.600 0,12747
4 Dana Pensiun 133 1.489.922.804 3,99472 165 1.599.427.408 4,28832
5 Asuransi 180 636.524.360 1,70662 188 366.539.178 0,98275
6 Bank 8 47.137.900 0,12638 7 6.591.500 0,01767
7 Perseroan Terbatas 291 86.263.195 0,23129 377 118.946.444 0,31891
8 Lembaga Pemerintah 1 132 0,00000 1 132 0,00000
9 Badan Usaha Lain 5 10.596 0,00003 5 10.596 0,00003
10 Reksadana 285 898.857.966 2,40998 290 715.421.858 1,91816
Sub Total 119.420 4.795.305.295 12,85697 182.887 5.129.934.977 13,75417
Investor Asing
1 Badan Usaha Asing 1.519 10.119.917.947 27,13310 1.414 9.786.139.529 26,23819
2 Perorangan Asing 296 3.701.924 0,00993 337 2.850.660 0,00764
Sub Total 1.815 10.123.619.871 27,14303 1.751 9.788.990.189 26,24583
Total 121.234 14.918.925.166 40,00000 184.638 14.918.925.166 40,00000
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
171
Page 174
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepemilikan Saham (Langsung dan Tidak Langsung) oleh Direksi dan Dewan Komisaris [ACGS C.1.3]
1 Januari 2024
Kepemilikan Langsung Kepemilikan Tidak Langsung
Nama Jabatan Jumlah Saham
Jumlah Persentase Persentase
(lembar)/
Saham Kepemilikan Kepemilikan
Nama
(lembar) (%) (%)
Perusahaan
DIREKSI
Royke Tumilaar Direktur Utama 1.115.346 0,0029904 - -
Putrama Wahju Wakil Direktur Utama 1.686.386 0,0045215 - -
Setyawan1)
Novita Widya Direktur Finance 948.044 0,0025419 - -
Anggraini -
Corina Leyla Karnalies2) Direktur Retail Banking 1.442.034 0,0038663 - -
David Pirzada Direktur Risk Management 880.044 0,0023595 - -
Ronny Venir Direktur Network & Services 1.559.656 0,0041817 - -
Mucharom Direktur Human Capital & Compliance 348.008 0,0009331 - -
Toto Prasetio Direktur Technology & Operations 89.856 0,0002409 - -
I Made Sukajaya 3)
Direktur Enterprise and Commercial 4 0,0000000 - -
Banking -
Hussein Paolo Direktur Digital and Integrated Transaction 301.478 0,0007 - -
Kartadjoemena3) Banking
Agung Prabowo4) Direktur Wholesale & International Banking 101.356 0.0002 - -
-
Munadi Herlambang5) Direktur Institutional Banking 0 0 - -
Adi Sulistyowati 6)
Wakil Direktur Utama 905.706 0,0024283 - -
Sis Apik Wijayanto6) Direktur Enterprise & Commercial Banking 1.579.946 0,0042361 - -
Silvano Winston Direktur Wholesale & International Banking 948.044 0,0025419 - -
Rumantir6)
Muhammad Iqbal6) Direktur Institutional Banking 948.044 0,0025419 - -
DEWAN KOMISARIS
Pradjoto Komisaris Utama (Komisaris Independen) 0 0 - -
Pahala Nugraha Wakil Komisaris Utama 0 0 - -
Mansury
Sigit Widyawan Komisaris Independen 0 0
Askolani 7)
Komisaris 809.086 0,0021693 - -
Asmawi Syam Komisaris Independen 0 0 - -
Septian Hario Seto Komisaris Independen 0 0 - -
Iman Sugema Komisaris Independen 0 0 - -
Erwin Rijanto Slamet Komisaris Independen 0 - - -
Fadlansyah Lubis Komisaris 43.484 0,0001166 - -
Robertus Billitea Komisaris 42.400 0,001137 - -
Mohamad Yusuf Komisaris 0 0 - -
Permana8)
Susyanto9) Komisaris 634.594 0,0017014 - -
Keterangan:
1. Mendapat pengalihan penugasan semula sebagai Direktur Retail Banking menjadi Wakil Direktur Utama sejak 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan
persetujuan OJK sejak 2 September 2024
2. Mendapat pengalihan penugasan semula sebagai Direktur Digital and Integrated Transaction Banking menjadi Direktur Retail Banking sejak 4 Maret 2024
3. Menjabat sebagai Direktur sejak 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak 2 September 2024
4. Menjabat sebagai Direktur Wholesale & International Banking sejak 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak 7 Oktober 2024
5. Menjabat sebagai Direktur Institutional Banking sejak 4 Maret 2024 dan belum efektif
6. Berhenti menjabat sebagai Direktur sejak 4 Maret 2024
7. Jabatannya berakhir dan diangkat kembali berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal 4 Maret 2024 sebagai Komisaris pada periode kedua sejak
4 Maret 2024
8. Menjabat sebagai Komisaris sejak 4 Maret 2024 dan efektif berdasarkan persetujuan OJK sejak 2 September 2024
9. Berhenti menjabat sebagai Komisaris sejak 4 Maret 2024
172 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 175
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Per 31 Desember 2024
Kepemilikan Langsung Kepemilikan Tidak Langsung
Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Jumlah Saham (lembar)/ Persentase Kepemilikan
(lembar) (%) Nama Perusahaan (%)
3.656.941 0,0098048 - -
3.879.526 0,0104016 - -
3.143.884 0,0084293 - -
3.506.474 0,0094014 - -
2.859.984 0,0076681 - -
3.539.596 0,0094902 - -
2.541.148 0,0068132 - -
2.163.696 0,0058012 - -
576.912 0,0015468 - -
918.611 0,0024629 - -
101.356 0,0002718 - -
0 0 - -
- - - -
- - - -
- - - -
- - - -
0 0 - -
677.291 0,0018159 - -
0 0
1.752.462 0,0046986
0 0
0 0
0 0 - -
0 0 - -
986.860 0,0026459 - -
864.066 0,0023167 - -
0 0 - -
- - - -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
173
Page 176
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pemegang Saham dan Persentase Kepemilikan Berdasarkan Klasifikasi Per 31 Desember 2024
Kepemilikan Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
Institusi Lokal 1.093 2.857.300.874 7,66088
Institusi Asing 1.414 9.786.139.529 26,23819
Individu Lokal 181.794 2.272.634.103 6,09329
Individu Asing 337 2.850.660 0,00764
Kepemilikan Saham Pejabat Eksekutif/
Senior Manajemen
KEPEMILIKAN SAHAM PEJABAT EKSEKUTIF [ACGS C.1.4]
Kepemilikan saham pegawai yang merupakan Pejabat Eksekutif/Senior Manajemen menjadi bagian dari
Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi Pegawai yang pengungkapannya tertuang pada Laporan Tahunan
ini halaman 785.
Informasi Pemegang Saham Utama
dan Pengendali Perusahaan [ACGS C.1.2]
Pemegang saham utama/pengendali Bank baik langsung maupun tidak langsung, adalah Negara Republik
Indonesia, yang diwakili oleh Pemerintah Republik Indonesia/Kementerian Badan Usaha Milik Negara
(BUMN) Republik Indonesia, dengan kepemilikan sebesar 60,00% atau 22.378.387.750 lembar Saham.
Pemerintah Republik Indonesia sekaligus menjadi nama pemilik akhir dari Perseroan.
BAGAN PEMEGANG SAHAM UTAMA
DAN PENGENDALI
Pemerintah Republik Indonesia
60,00000%
Jumlah Saham Persentase Kepemilikan
Nama Pemegang Saham Alamat
(lembar) (%)
Negara Repubilk Indonesia Kantor Kementerian BUMN 22.378.387.750 60,00000
Diwakili oleh Kementerian Badan Jl. Medan Merdeka Selatan No. 13
Usaha Milik Negara RI Jakarta Pusat 10110
DKI Jakarta, Indonesia
Tel. +62 21 29935678
Fax. +62 21 29935740
www.bumn.go.id
174 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 177
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
175
Page 178
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Daftar Perusahaan Anak, Perusahaan Cucu
dan/atau Perusahaan Asosiasi [ACGS C.1.5]
Tahun Beroperasi
Nama Bidang Usaha Domisili Tahun Berdiri
Komersial
PERUSAHAAN ANAK
PT BNI Multifinance Pembiayaan Jakarta 1983 1983
Perantara Perdagangan Efek
PT BNI Sekuritas (Brokerage) dan Penjamin Emisi Jakarta 1995 1995
Efek (Underwriter)
PT BNI Life Insurance Jasa Asuransi Jiwa Jakarta 1996 1997
BNI Remittance Ltd. Jasa Pengiriman Uang Hong Kong 1997 1998
PT Bank Hibank
Perbankan Jakarta 1993 1993
Indonesia
PT BNI Modal Ventura Modal Ventura Jakarta 2022 2022
PERUSAHAAN CUCU
PT BNI Asset
Manajer Investasi Jakarta 2011 2011
Management
Jasa Broker,
Underwriting, dan
BNI Securities Pte. Ltd. Singapura 2021 2021
Aktivitas Advisory
dalam pasar modal
PERUSAHAAN ASOSIASI
PT Pemeringkat Efek
Pemeringkat Efek Jakarta 1994 1994
Indonesia
PT Kustodian Sentral
Kustodian Sentral Jakarta 1998 1998
Efek Indonesia
PT Kliring Penjaminan
Kliring dan Penjaminan Jakarta 1996 1996
Efek Indonesia
PT Bank Mizuho
Perbankan Jakarta 2001 2001
Indonesia
PT Bank SMBC Indonesia
Perbankan Jakarta 1958 1960
Tbk
PT Bank Syariah
Perbankan Jakarta 2021 2021
Indonesia Tbk
*) unaudited
**) consolidated
176 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 179
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kepemilikan oleh BNI
Tahun Penyertaan (%) Jumlah Aset 2024*)
Status Operasi
Modal Terakhir (Rp juta)
2024 2023
2023 99,998% 99,998% Beroperasi 6.075.604
2019 75,00% 75,00% Beroperasi 1.982.755**)
2012 60,00% 60,00% Beroperasi 26.675.991
2009 100,00% 100,00% Beroperasi 8.636
2022 63,92% 63,92% Beroperasi 17.798.871
2022 99,98% 99,98% Beroperasi 517.250
2011 99,90% 99,90% Beroperasi 202.590
2023 75,00% 75,00% Beroperasi 83.241
2014 0,14% 0,14% Beroperasi 416.000
2022 2,50% 2,50% Beroperasi 8.266.760
2024 1,11% 1,11% Beroperasi 4.416.775
2020 1,00% 1,00% Beroperasi 88.274.841
195.538.337
2020 0,11% 0,15% Beroperasi
(per Nov 24)
2021 23,24% 23,24% Beroperasi 408.613.432
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
177
Page 180
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
INFORMASI SINGKAT PERUSAHAAN ANAK
PT BNI Multifinance
Bidang Usaha Pembiayaan
Profil Perusahaan PT BNI Multifinance didirikan tanggal 8 April 1983 berdasarkan Akta Notaris Kartini Muljadi, S.H., No.
21, dengan nama PT BNI-AMEX Leasing, hasil kerja sama antara PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (BNI) dengan American Express Leasing Corporation (AMEX). PT BNI-AMEX Leasing telah diubah
beberapa kali dan yang terakhir menjadi PT BNI Multifinance (“BNI Multifinance”) yang keputusannya
diaktakan dalam Akta No. 103 tanggal 27 Juni 1994. Untuk memperkuat identitas, BNI Multifinance
melakukan perubahan commercial brand menjadi “BNI Finance” sejak Oktober 2023.
BNI Finance beroperasi secara komersial pada tahun 1983 di bidang pembiayaan investasi, modal
kerja, multiguna, dan sewa operasi. Pada tahun 2022, BNI Finance melakukan refocusing bisnis ke
pembiayaan segmen consumer. Sebagai upaya untuk menjadi Market Leader in Consumer Finance,
pada tahun 2023 BNI Finance telah menambah outlet menjadi 30 (tiga puluh) kantor cabang yang
tersebar di beberapa kota besar Indonesia. Dan di tahun 2024, BNI finance kembali melakukan ekspansi
dengan membuka sebanyak 22 outlet baru sehingga sampai dengan saat ini, terdapat 52 kantor cabang
BNI Finance yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dan sebagai mesin pertumbuhan bisnis, BNI
Finance telah bekerja sama dengan 1.655 dealer rekanan.
Dalam proses transformasi yang berkelanjutan, BNI Finance melakukan berbagai langkah strategis,
salah satu adalah penguatan bisnis proses secara digital. Di tahun 2024, BNI Finance meraih sertifikasi
ISO 27001:2022 terkait penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI). Sertifikasi ini
merupakan bukti nyata dari komitmen BNI Finance dalam menjaga keamanan dan kerahasiaan
informasi
Operasional BNI Finance didukung oleh sumber daya yang kompeten dibidang pembiayaan. Saat ini
jumlah karyawan BNI Finance sebanyak 843 karyawan dengan sebaran sebanyak 24% karyawan di
kantor pusat dan 76% karyawan di kantor cabang.
Tahun Pendirian 1983
Jumlah Aset 2024 Rp6.075.604 juta (unaudited)
Kepemilikan Saham 99,998%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Graha Binakarsa lantai 11 Lot. E-F dan lantai 12
Jl. HR. Rasuna Said Kav. C-18
Kuningan, Jakarta Selatan 12940
Pengurus Dewan Komisaris
Perusahaan • Komisaris Utama/Independen : Suhartono
• Komisaris : Hari Satriyono
• Komisaris : Ita Tetralastwati*
Direksi
• Direktur Utama : Yenanto Siem
• Direktur : Albertus Henditrianto
• Direktur : Legendariah
*dalam proses uji kemampuan dan kepatuhan (fit and proper test)
178 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 181
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PT BNI Sekuritas
Bidang Usaha Perantara Perdagangan Efek (Securities Brokerage) dan Penjamin Emisi Efek (Underwriter)
Profil Perusahaan PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas” atau “Perusahaan”) merupakan perusahaan anak dari PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”) dan didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 22 pada tanggal
12 April 1995 di Jakarta (revisi Akta No. 39 tanggal 3 Mei 1995). Perusahaan beroperasi dalam bidang
perantara pedagang efek, penjamin emisi efek, serta kegiatan terkait lainnya berdasarkan persetujuan
dari otoritas terkait (SK No. KEP-19/PM/1995, KEP-020/PM/1995 tanggal 8 Agustus 1995, dan KEP-07/PM-
MI/1995 tanggal 23 Oktober 1995), dengan mengikuti aturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan (”BAPEPAM-LK”) serta peraturan yang berlaku. BNI Sekuritas juga memiliki izin dan tercatat
di Otoritas Jasa Keuangan (”OJK”) sebagai penyedia layanan penjamin emisi efek, perantara pedagang
efek, dan agen penjual reksadana.
Seiring dengan perkembangan regulasi pasar modal dan penerapan independensi manajer investasi
yang sesuai dengan Peraturan Bapepam-LK No. V.D.11, yang dirumuskan dalam Surat Keputusan Ketua
Bapepam-LK No. Kep-480/BL/2009 tertanggal 31 Desember 2009 tentang panduan fungsi manajer
investasi, Divisi Manajer Investasi BNI Sekuritas dipisahkan dan berdiri sebagai entitas terpisah dengan
nama PT BNI Asset Management ("BNI-AM"). Pembentukan BNI-AM ini mendapat persetujuan dalam
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ("RUPSLB") BNI Sekuritas pada 1 Maret 2011, di mana
perusahaan memiliki 99,99% saham BNI-AM.
Pada tahun 2011, SBI Sekuritas Co. Ltd secara resmi terlibat dalam penyetoran modal di BNI Sekuritas.
Langkah ini mengubah struktur kepemilikan saham BNI Sekuritas, dengan BNI memiliki 75% dan SBI
Sekuritas Co. memegang 25%. Pada Oktober 2014, seluruh saham yang dimiliki SBI Sekuritas Co. Ltd.
dialihkan kepada SBI Financial Services Co., Ltd. sehingga per 31 Desember 2018, komposisi kepemilikan
saham BNI Sekuritas tetap sebesar 75% oleh BNI dan 25% oleh SBI Financial Services Co., Ltd. Lebih
lanjut, guna meningkatkan layanan wholesale banking yang memberikan kemudahan kepada nasabah
untuk berinvestasi di mana saja, pada tahun 2021, BNI Sekuritas berkolaborasi dengan BNI Grup untuk
melakukan ekspansi bisnis ke Singapura melalui pendirian BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”)
BNI Sekuritas telah berkiprah selama lebih dari 29 tahun di industri sekuritas dan pasar modal dan
terus berupaya melakukan pengembangan dan meningkatkan kualitas produk dan layanannya agar
dapat memenuhi setiap kebutuhan nasabah. Perkembangan usaha yang diraih BNI Sekuritas sejauh
ini tidak terlepas dari upaya yang konsisten untuk terus-menerus menerapkan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik (Good Corporate Governance atau “GCG”), yang didasari oleh komitmen untuk menjalankan
usaha yang sehat, pada koridor yang tepat, dan patuh pada regulasi yang berlaku. Penerapan GCG
yang konsisten dan berkelanjutan diharapkan akan menciptakan standar kerja yang berkualitas dan
berlandaskan etika. Dalam jangka panjang, hal ini akan meningkatkan nilai Perusahaan sehingga
kepentingan Pemegang Saham (shareholders) dan Pemangku Kepentingan (stakeholders) dapat
terlindungi dengan baik.
Tahun Pendirian 1995
Jumlah Aset 2024 Rp1.982.755 Juta (unaudited)
Kepemilikan Saham 75,00%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Sudirman Plaza Indofood Tower, Lantai 16
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 76-78, Jakarta 12910, Indonesia
Pengurus Dewan Komisaris
Perusahaan • Komisaris Utama/Independen : Rudy Tandjung
• Komisaris : Kenji Nakanishi
• Komisaris : Pancaran Affendi*
Direksi
• Plt. Direktur Utama : Vera Ongyono
• Direktur : Yoga Mulya
• Direktur : Teddy Wishadi**
*) Menjabat sebagai Komisaris sejak tanggal 25 Juni 2024 dan dalam proses Fit and Proper Test OJK
**) Menjabat sebagai Direktur sejak tanggal 26 Juni 2023 dan dalam proses Fit and Proper Test OJK
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
179
Page 182
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PT BNI Life Insurance
Bidang Usaha Jasa Asuransi Jiwa
Profil Perusahaan PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) merupakan Perusahaan Anak BNI yang menjalankan usaha di bidang
asuransi jiwa termasuk usaha asuransi jiwa dengan prinsip Syariah. BNI Life menawarkan berbagai
produk asuransi seperti asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi, pensiun, dan syariah.
Pada awalnya, BNI Life didirikan dengan nama “PT Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya” berdasarkan Akta
Notaris No. 24 tanggal 28 November 1996 di Jakarta. Pada tanggal 26 November 2004, PT Asuransi Jiwa
BNI Jiwasraya telah mengubah namanya menjadi PT BNI Life Insurance, dan telah disahkan dengan
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-31600 HT.01.04.TH.2004
tanggal 29 Desember 2004.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah menjalankan
usaha dalam bidang asuransi jiwa termasuk usaha asuransi jiwa dengan prinsip syariah. Perseroan
memperoleh izin usaha sebagai perusahaan asuransi jiwa berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
Republik Indonesia No. 305/KMK.017/1997 tanggal 7 Juli 1997. Perseroan juga telah memperoleh izin
pembukaan kantor cabang dengan prinsip syariah berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik
Indonesia No. KEP-186/KM.6/2004 tanggal 19 Mei 2004.
Pada awal Mei 2014, Sumitomo Life Insurance Company (“Sumitomo Life”) yang merupakan salah
satu perusahaan asuransi terbesar di Jepang, secara resmi menjadi salah satu pemegang saham
BNI Life. Realisasi penyertaan modal sebesar Rp4,2 triliun dengan kepemilikan saham kerja sama
strategis dengan Sumitomo Life, mempercepat pertumbuhan bisnis dan memberi ruang yang besar
untuk memenangkan peluang bisnis ke depan. Sebagai bukti keseriusan Sumitomo Life dalam
pengembangan bisnis BNI Life, Sumitomo Life menempatkan perwakilan di manajemen BNI Life baik
sebagai Komisaris, Direksi, maupun tenaga ahli profesional.
Operasional bisnis BNI Life didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten di bidang perasuransian.
Saat ini BNI Life telah memiliki 897 pegawai dengan kompetensi yang terus dikembangkan untuk
memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.
BNI Life mengoperasikan 1 (satu) Kantor Layanan yang beralamat di Menara BNI Pejompongan, Jl.
Pejompongan Raya No. 5, Jakarta dan 6 (enam) Service Point sebagai berikut:
1. Bandung: Jl. Burangrang No. 38, Lengkong;
2. Denpasar: Jl. Diponegoro No. 122;
3. Semarang: Jl. Sriwijaya No. 630, Candisari;
4. Surabaya: Gedung Graha Pangeran Lt. XI, Jl. Achmad Yani No. 286;
5. Palembang: Jl. Basuki Rahmat No.24B;
6. Yogyakarta: Jl. Laksda Adisucipto No.27, Gondokusuman.
Pada tahun 2024 BNI Life juga membuka Kantor Operasional yang beralamat di Jalan KS Tubun
Nomor 67, RT 002, RW 003, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Kota Administrasi
Jakarta Pusat.
Untuk menjaga komitmen dalam keberlanjutan usaha, BNI Life terus meningkatkan kualitas dan
perbaikan proses bisnis seperti:
1. Meningkatkan proses bisnis digitalisasi di antaranya penetrasi produk digital & layanan ke nasabah
(e-polis, bPOS, Mobile DigiClaim);
2. Melaksanakan program development pegawai secara berkelanjutan;
3. Melakukan kegiatan CSR berupa bantuan bencana alam, pembangunan/perbaikan tempat ibadah,
bantuan dana sosial, bantuan kesehatan, dan bantuan dana Pendidikan;
4. Pelaksanaan program efisiensi dalam mengurangi sampah plastik, penggunaan kertas dan
konsumsi energi listrik & air;
5. Melakukan evaluasi & finetuning organisasi secara berkala;
6. Pelaksanaan program tanggung jawab sosial, lingkungan dan literasi;
7. Pelaksanaan program pemasaran asuransi jiwa kredit produktif kepada UMKM;
8. Penerapan finetuning terhadap organisasi dengan melakukan review proses bisnis serta
meningkatkan digitalisasi terhadap aktivitas keuangan berkelanjutan.
Tahun Pendirian 1996
Jumlah Aset 2024 Rp26.675.991 Juta (unaudited)
Kepemilikan Saham 60,00%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Centennial Tower Lt. 10, Jl. Gatot Subroto Kav.24-25, Jakarta Selatan
180 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 183
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengurus Dewan Komisaris
Perusahaan • Komisaris : Beby Lolita Indriani
• Komisaris : Takafumi Igarashi
• Komisaris Independen : Alwi Abdurrahman Shihab
Direksi
• Direktur (merangkap Plt. Direktur Utama) : Neny Asriany
• Direktur Keuangan : Agung Turanto Sutarno
• Direktur : Masaaki Fuse
• Direktur : Motoharu Niijima
Dewan Pengawas Syariah
• Ketua : H. Agus Haryadi
• Anggota : H. Utang Ranuwijaya
• Anggota : Hj. Siti Haniatunnisa
BNI Remittance Ltd.
Bidang Usaha Jasa Pengiriman Uang
Profil Perusahaan BNI Remittance Limited didirikan oleh BNI Hong Kong pada tahun 1997 yang awalnya bernama “BNI
Nakertrans Ltd.” Tujuan dari pendirian tersebut adalah untuk membantu memfasilitasi para Pekerja
Migran Indonesia (PMI) yang berada di Hong Kong untuk melakukan pengiriman uang.
Kemudian untuk lebih mengoptimalkan aktivitas bisnis dan menyesuaikan dengan koridor aturan
otoritas setempat, pada tahun 2009, BNI Nakertrans Ltd resmi bergabung sebagai salah satu Perusahaan
Anak BNI dan dilakukan perubahan nama menjadi BNI Remittance Ltd.
Saat ini, BNI Remittance terdaftar sebagai Money Service Operator dengan nomor register 12-08-00768
dan tunduk kepada Hong Kong Custom and Excise Department. BNI Remittance mengelola outlet yang
tersebar di 3 (tiga) area Hong Kong, yaitu Kantor Utama Keswick di Hong Kong Island, Kantor Cabang
Tsuen Wan, dan Kantor Cabang Yuen Long di New Territories.
Di samping pelayanan melalui outlet tersebut, BNI Remittance bekerja sama dengan BNI berupa
program keuangan inklusi, program ini memberikan akses keuangan melalui layanan digital untuk
mempermudah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong dalam melakukan transaksi pengiriman
uang. Keberadaan 8 (delapan) unit mesin ATM BNI di Hong Kong, menjadikan nasabah lebih leluasa
untuk melakukan transaksi keuangan, melalui fitur layanan yang sama dengan mesin ATM di Indonesia
yaitu penarikan tunai, cek saldo, transfer antar rekening BNI/bank lain, pembelian pulsa/tiket dan
pembayaran tagihan. Kemudian sejak pertengahan tahun 2017, layanan BNI Mobile Banking dapat
diaktivasi langsung dari Hong Kong untuk semakin memperkuat layanan digital.
Pada bulan November 2024, BNI Remittance Ltd resmi menempati kantor baru yang berlokasi di Shop
3, G/F, Keswick Court, 3 Keswick Street, Causeway Bay, Hong Kong. Diharapkan, dengan beroperasinya
kantor baru ini, nasabah akan merasa semakin nyaman dalam melakukan transaksi di BNI Remittance
Ltd.
Selain itu, pada tahun 2024, BNI Remittance Ltd. juga telah sukses menyelenggarakan program kelas
kewirausahaan bagi Pekerja Migran Indonesia. Pada bulan Desember 2024, program ini berhasil
meluluskan 22 peserta, di mana sebagian dari mereka telah berhasil memulai usaha di Indonesia
sebagai bekal ketika kembali ke tanah air setelah bekerja di Hong Kong.
Tahun Pendirian 1997
Jumlah Aset 2024 Rp8.636 juta (unaudited)
Kepemilikan Saham 100,00%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Shop 3, on GF, Keswick Court
No. 3 Keswick Street, Causeway Bay Hong Kong
Pengurus Direksi
Perusahaan Direktur : Indra Kusuma
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
181
Page 184
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PT Bank Hibank Indonesia
Bidang Usaha Perbankan
Profil Perusahaan PT Bank Hibank Indonesia (hibank) adalah bank swasta nasional yang beroperasi sejak 28 Juli 1993, yang
sebelumnya bernama PT Bank Mayora, dengan izin usaha Bank Umum sesuai SK Menteri Keuangan
RI No. 719/KMK.017/1993 tanggal 14 Juli 1993 dan menjadi Bank Umum Devisa di tahun 2013 sesuai
Surat Keputusan Gubernur BI No. 15/5/KEP.DPG/2013 tanggal 7 Mei 2013. Sejak 18 Mei 2022, hibank
resmi menjadi salah satu anak usaha BNI Group melalui surat Menkumham No. AHU-AH.01.03-0238599
perihal penerimaan pemberitahuan perubahan anggaran dasar hibank, serta Surat Menkumham
No. AHU-AH.01.09-0013352 perihal penerimaan pemberitahuan perubahan data perseroan hibank.
Perubahan nama PT Bank Mayora menjadi PT Bank Hibank Indonesia selaras dengan keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Mayora tanggal 6 Januari 2023 dan 11
April 2023. Perubahan nama ini telah mendapat Persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia pada 14 April 2023, serta persetujuan dari Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) pada 17 Mei 2023. Adapun nama hibank dipilih untuk mencerminkan identitas yang
selaras dengan visi dan misi yang diusung, serta menggambarkan karakter bank digital yang ramah,
sederhana, bersahabat, serta dapat diandalkan bagi UMKM. Perubahan nama dan logo juga semakin
mempertegas kekuatan serta pengalaman hibank dalam industri keuangan, yang didukung oleh BNI
Group.
hibank memiliki visi untuk menjadi bank UMKM berbasis digital pertama di Indonesia. Untuk itu,
hibank akan terus memantapkan langkah dan perannya sebagai orkestrator ekosistem bagi UMKM,
dengan menyediakan beragam solusi keuangan digital terintegrasi untuk membantu UMKM mencapai
pertumbuhan kinerja yang lebih tinggi dan berkelanjutan.
Pada tahun 2024, hibank telah memperkenalkan layanan Financial Supply Chain Management (FSCM)
untuk memfasilitasi kebutuhan pembiayaan dalam UMKM secara terintegrasi. Melalui layanan
pembiayaan yang diberikan kepada distributor, principal dan supplier, hibank berkomitmen untuk
mendukung ekosistem bisnis UMKM yang lebih luas. Layanan FSCM hibank yang berbasis web,
menawarkan kemudahan bagi nasabah dalam komunitas supply chain untuk melalukan transaksi,
pembayaran pinjaman, dan mengakses laporan transaksi secara real-time.
Tahun Pendirian 1993
Jumlah Aset 2024 Rp17.798.871 Juta (Unaudited)
Kepemilikan Saham 63,92%
Status Operasi Beroperasi
Alamat Rajawali Place Lt. 22-23
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B4, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12910
Pengurus Dewan Komisaris
Perusahaan • Komisaris Utama : Rian Eriana Kaslan
• Komisaris Independen : Rufina Tinawati Marianto
• Komisaris Independen : Joys Djajanto
Direksi
• Direktur Utama : Jenny Wiriyanto
• Direktur : Ricky Budiono
• Direktur : Adi Syaf Putra
• Direktur : Andi M. Andries
• Direktur : Ir. Prihadiyanto
182 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 185
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PT BNI Modal Ventura
Bidang Usaha Modal Ventura
Profil Perusahaan PT BNI Modal Ventura (“BNI Ventures”) merupakan perusahaan anak PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (“BNI”) yang bergerak di bidang usaha modal ventura. BNI Ventures didirikan berdasarkan
Akta No. 17 tanggal 12 April 2022 yang dibuat di hadapan Ariani Lakhsmijati Rachim, S.H., Notaris
di Jakarta Selatan, dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagai badan hukum berdasarkan Keputusan No. AHU-0027437.AH.01.01.Tahun
2022 tanggal 19 April 2022.
Direksi dan Dewan Komisaris BNI Ventures telah lulus uji penilaian kemampuan dan kepatutan bagi
pihak utama BNI Ventures (Fit and Proper test). Adapun izin usaha perusahaan modal ventura diperoleh
BNI Ventures pada tanggal 27 Januari 2023 berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor:
KEP2/D.05/2023.
BNI Ventures telah mendapatkan penyertaan modal sebesar Rp500,1 miliar (lima ratus miliar seratus
juta rupiah) pada tanggal 12 Mei 2022. Komposisi saham BNI Ventures terdiri dari BNI dengan total
kepemilikan sebesar 99,98% (setara 500.000 lembar saham) dan PT BNI Asset Management (BNI-AM)
dengan porsi kepemilikan sebesar 0,02% (setara 100 lembar saham).
Sejak memperoleh izin usaha, BNI Ventures telah aktif dalam mengembangkan ekosistem industri
startup di Indonesia melalui berbagai aktivitas investasi maupun peran sebagai ecosystem builder.
Hingga akhir 2024, BNI Ventures telah melakukan investasi pada 3 startup yang memiliki sinergi erat
dengan BNI Group. Selain itu, BNI Ventures bersama dengan 4 Corporate Ventures Capital (CVC) milik
BUMN lainnya, untuk membentuk Dana Merah Putih Fund (MPF) yang fokus pada penciptaan startup
unicorn baru asli Indonesia.
Tidak hanya pada kegiatan investasi, BNI Ventures juga aktif dalam aktivitas sinergi dan inovasi. Hingga
akhir tahun 2024 BNI Ventures telah merealisasikan lebih dari 6 sinergi dengan BNI Group serta mengelola
BNV Arcade sebagai platform inovasi bagi startup. Selain itu, BNI Ventures turut berpartisipasi dalam
berbagai kegiatan dan program di industri seperti seminar, talkshow serta berperan sebagai Dewan Juri
dan Tim Penilai dalam sesi pitching, speed dating, dan business matchmaking.
Tahun Pendirian 2022
Jumlah Aset 2024 Rp517.250 Juta (unaudited)
Kepemilikan Saham 99,98% : PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
0,02% : PT BNI Asset Management
Status Operasi Beroperasi
Alamat Menara BNI Lantai 2
Jl. Pejompongan Raya No.7, Jakarta Pusat 10210
Pengurus Dewan Komisaris
Perusahaan • Komisaris Utama : Victor Erico Korompis
• Komisaris Independen : Kartika Hendrawan
Direksi
• Direktur Utama : Mardianto E. Danusaputro
• Direktur : Lugas Prancafitri
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
183
Page 186
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
INFORMASI SINGKAT PERUSAHAAN ANAK Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT BNI Asset
TIDAK LANGSUNG Management sebagai berikut:
Dewan Komisaris
PT BNI ASSET MANAGEMENT Komisaris Utama/Komisaris Eko Priyo Pratomo
PT BNI Asset Management (BNI-AM) merupakan Independen
salah satu Pelaku Usaha Jasa Keuangan di industri Komisaris Efrizal
Pasar Modal. Sebagai pelopor bisnis Manajer
Direksi
Investasi di Indonesia, BNI-AM memiliki izin kegiatan
Direktur Utama Mungki Ariwibowo Adil
sebagai Manajer Investasi (MI) dari Otoritas Pasar
Modal dengan izin No. KEP-05/BL/MI/2011. Bisnis Direktur Ade Yusriansyah
Manajer Investasi ini telah dirintis sejak 23 Oktober Direktur Putut Endro Andanawarih
1995 saat masih bergabung dengan PT BNI Sekuritas.
Dengan berkembangnya bisnis MI, tanggal 7 Juli BNI SECURITIES PTE. LTD.
2011 BNI-AM melakukan spin off dari BNI Sekuritas BNI Securities Pte. Ltd. (“BSPL”), perusahaan anak
sebagai Perusahaan Terbatas. PT BNI Sekuritas sepenuhnya yang beroperasi di
luar negeri, didirikan di Singapura pada tanggal 22
BNI-AM memberikan jasa pengelolaan investasi Maret 2021. BSPL didirikan untuk bertindak sebagai
Dana Pihak Ketiga melalui berbagai instrumen penghubung bagi BNI Group dalam hal aktivitas
investasi berupa produk Reksa Dana yang lengkap pasar modal internasional, termasuk menjalin
dan juga Kontrak Pengelolaan Dana. Produk Reksa komunikasi dengan institusi investasi berbasis
Dana yang disediakan adalah produk Reksa Dana global.
Reguler, Reksa Dana Terstruktur, Reksa Dana Khusus
serta pengelolaan dana yang disesuaikan dengan BSPL memiliki izin Capital Markets Services yang
Risk Appetite nasabah, dan periodenya disesuaikan dikeluarkan oleh Monetary Authority of Singapore
dengan kebutuhan nasabah. BNI-AM juga (“MAS”) untuk melakukan aktivitas yang telah
menyediakan jasa Penasehat Investasi sesuai izin diatur oleh MAS, secara khusus di pasar modal,
yang dikeluarkan oleh OJK No. KEP-50/D.04/2017. mencakup perdagangan efek, dengan fokus awal
pada Fixed Income dan lainnya yang sejalan dengan
BNI-AM adalah bagian dari konglomerasi BNI bisnis utama di bidang Capital Markets.
sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia
yang telah masuk dalam jajaran perusahaan publik Pada tahun 2024, BSPL memperoleh lisensi
Indonesia yang diperhitungkan di kelas global. tambahan dari MAS dalam bidang Advising on
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, bisnis BNI- Corporate Finance.
AM tumbuh bersinergi dengan perusahaan anak BNI
lainnya yaitu BNI Life, BNI Sekuritas, BNI Finance, Susunan Direksi BSPL adalah sebagai berikut:
BNI Remittance, dan hibank. Direksi
Executive Director Chew Wen Yu, Edwin
Didukung oleh pemahaman mengenai investasi
Non Executive Dipo Nugroho
Pasar Modal di Indonesia yang kuat serta memiliki Director
Tim Investasi yang profesional dibidangnya, BNI-
AM siap membantu pengelolaan dana para investor
melalui berbagai produk investasi Reksa Dana mulai INFORMASI SINGKAT ENTITAS ASOSIASI
dari Reksa Dana Open-end, Reksa Dana Terproteksi,
maupun alternative investment seperti Reksa Dana PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
Penyertaan Terbatas (RDPT), Kontrak Investasi PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) didirikan
Kolektif Efek Beragun Asset (KIK-EBA), dan lain- pada tanggal 21 Desember 1993 atas prakarsa
lain. Kantor Pusat BNI Asset Management terletak di Badan Pengawas Pasar Modal/BAPEPAM (sekarang
Centennial Tower Lt. 19, Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25, Otoritas Jasa Keuangan) dan Bank Indonesia.
Jakarta Selatan. Sebagai lembaga pemeringkat kredit independen
pertama di Indonesia yang telah teruji keandalannya,
PEFINDO berperan untuk menganalisis probabilitas
gagal bayar suatu perusahaan atau instrumen utang
di Indonesia.
184 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 187
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Telah aktif berkontribusi selama lebih dari 25 tahun Penerapan tersebut didukung oleh sistem utama
untuk memberikan jasa pemeringkatan di Indonesia, KSEI, yaitu The Central Depository and Book Entry
PEFINDO telah melakukan pemeringkatan kepada Settlement System (C-BEST).
lebih dari 1.100 entitas dan berbagai instrumen pasar
modal antara lain Obligasi dan Obligasi Subordinasi, Melihat perkembangan transaksi di pasar modal
Sukuk, Surat Berharga Jangka Menengah (MTN), kita yang sudah sangat cepat, serta perkembangan
Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK- sistem dan teknologi yang sudah semakin maju, KSEI
EBA), Reksa Dana, dan Dana Investasi Real Estat berinisiatif melakukan pengembangan berkelanjutan
dan Surat Berharga Komersial. Dalam rangka atas sistem C-BEST melalui generasi baru C-BEST
mendukung rencana penerbitan obligasi daerah Next Generation (Next-G) pada 8 Agustus 2018.
di Indonesia, PEFINDO sejak tahun 2011 juga telah Peluncuran C-BEST Next-G merupakan upaya KSEI
memulai melakukan analisis dan pemeringkatan dalam mendukung perkembangan Pasar Modal
terhadap pemerintah daerah di Indonesia. Indonesia terutama dari sisi peningkatan jumlah
investor dan peningkatan jumlah penyelesaian
Selain jasa pemeringkatan, PEFINDO juga transaksi. Upaya meningkatkan kepercayaan
memperluas pendapatannya dengan aktif melakukan investor untuk berinvestasi diwujudkan KSEI melalui
riset di pasar modal Indonesia dengan menerbitkan kewajiban kepemilikan Single Investor Identification
indeksnya sendiri yaitu PEFINDO25 dan PEFINDO (SID) pada tahun 2012. SID sebagai nomor identitas
i-Grade serta produk-produk publikasinya yang tunggal bagi investor yang memberikan kemudahan
menjadi salah satu tolak ukur pertimbangan pelaku pada proses identifikasi investor sekaligus landasan
pasar modal di Indonesia seperti Indonesia Sectoral berbagai pengembangan pasar modal lainnya,
Review/ISR dan Indonesia Rating Highlight/IRH dan termasuk fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan
produk-produk lainnya yang memberikan informasi Sekuritas).
tentang pasar modal Indonesia.
Pada tahun 2016, KSEI telah mengimplementasikan
Jumlah lembar saham yang dimiliki BNI di PEFINDO sistem pengelolaan investasi terpadu (S-INVEST),
saat ini mencapai 143 lembar, yang setara dengan sehingga Pasar Modal Indonesia memiliki platform
0,122% kepemilikan. Adapun jumlah lembar saham yang terintegrasi untuk industri pengelolaan
yang dimiliki BNI Sekuritas di PEFINDO saat ini investasi.Terobosan tersebut berhasil mengantarkan
mencapai 15 lembar, yang setara dengan 0,013% KSEI meraih penghargaan sebagai The Best Central
kepemilikan, sehingga total kepemilikan saham BNI Securities Depository in Southeast Asia in 2016 versi
Grup di PEFINDO sebesar 0,14%. Alpha Southeast Asia Magazine dan menjadikan
Indonesia sebagai negara pertama di kawasan Asia
PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA Tenggara yang memiliki sistem pengelolaan investasi
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terpadu. Optimisme dan dedikasi menjadi penyulut
merupakan Lembaga Penyimpanan dan semangat KSEI untuk memajukan Pasar Modal
Penyelesaian (LPP) di Pasar Modal Indonesia yang Indonesia. Dengan dukungan dari pemegang saham
menyediakan layanan jasa Kustodian sentral dan yang terdiri dari SRO (BEI dan KPEI), Perusahaan
penyelesaian transaksi Efek yang teratur, wajar, dan Efek, Bank Kustodian, dan Biro Administrasi Efek,
efisien, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 8 KSEI terus melaju mewujudkan kinerja terbaik
tahun 1995 tentang Pasar Modal. KSEI didirikan di melalui berbagai inisiatif. Beragam inisiatif yang
Jakarta pada 23 Desember 1997 dan memperoleh diterapkan serta riset yang diaplikasikan, terus
izin usaha pada 11 November 1998. dikembangkan secara berkelanjutan agar sesuai
dengan tren industri terkini serta kebutuhan pasar.
KSEI merupakan salah satu Self-Regulatory
Organization (SRO) bersama PT Bursa Efek Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, KSEI
Indonesia (BEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek merupakan perusahaan anak minoritas dengan
Indonesia (KPEI). KSEI mulai menjalankan kegiatan penyertaan langsung, di mana BNI mulai memiliki
operasional penyelesaian transaksi Efek dengan saham kepemilikan sejak 24 September 1998.
warkat pada tanggal 9 Januari 1998, mengambil Jumlah lembar saham yang dimiliki BNI di KSEI saat
alih fungsi sejenis dari PT Kliring Depositori ini mencapai 60 lembar, yang setara dengan 1,00%
Efek Indonesia (KDEI) sebagai Lembaga Kliring kepemilikan. Adapun jumlah lembar saham yang
Penyimpanan dan Penyelesaian (LKPP). Tahun 2000, dimiliki BNI Sekuritas di KSEI saat ini mencapai 90
KSEI bersama SRO lainnya menerapkan transaksi lembar, yang setara dengan 1,50% kepemilikan,
perdagangan dan penyelesaian Efek tanpa warkat sehingga kepemilikan saham BNI Grup di KSEI
(scripless trading) di Pasar Modal Indonesia. sebesar 2,50%.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
185
Page 188
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PT KLIRING PENJAMINAN EFEK INDONESIA PT BANK MIZUHO INDONESIA
PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) PT Bank Mizuho Indonesia (“Bank Mizuho”) pada
didirikan di tahun 1996 dengan fungsi sebagai awalnya didirikan dengan nama PT Fuji Bank
Lembaga Kliring dan Penjaminan atau Central International Indonesia. Perubahan Anggaran Dasar
Counterparty (CCP) untuk pasar modal Indonesia. Bank menyangkut, antara lain, perubahan nama
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 tahun dari PT Bank Fuji International Indonesia menjadi PT
1995 tentang Pasar Modal, Pemerintah Republik Bank Mizuho Indonesia dan perubahan modal Bank
Indonesia kemudian menetapkan KPEI sebagai serta susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi,
bagian dari Self-Regulatory Organization (SRO) sebagai hasil dari penggabungan PT Bank Dai-Ichi
pasar modal Indonesia bersama dengan PT Bursa Kangyo Indonesia (BDKI) dan PT Bank IBJ Indonesia
Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek (IBJ) dengan PT Fuji Bank International Indonesia
Indonesia (KSEI). yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Oktober 2001.
Sebagai sebuah entitas, bidang usaha KPEI Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, Bank Mizuho
adalah menyelenggarakan kegiatan kliring atas merupakan perusahaan anak minoritas dengan
transaksi Bursa dan transaksi di luar Bursa, serta penyertaan langsung, di mana BNI mulai memiliki
menyelenggarakan penjaminan penyelesaian saham kepemilikan sejak 13 Oktober 2003. Jumlah
transaksi Bursa. Perkembangan industri dan ekonomi lembar saham yang dimiliki BNI di Bank Mizuho saat
memungkinkan KPEI untuk mengembangkan ini mencapai 73.847 lembar, yang setara dengan
aktivitas usahanya dengan menyelenggarakan 1,00% kepemilikan.
aktivitas penunjang jasa keuangan lainnya, sesuai
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
mengacu pada peraturan perundang-undangan Bank SMBC Indonesia (Bank SMBCI) sebelumnya
yang berlaku. Tahun 2020 menandai jejak langkah bernama PT Bank BTPN Tbk yang merupakan bank
KPEI dalam berupaya untuk memperluas perannya devisa hasil penggabungan usaha (merger) antara
yaitu sebagai central counterparty (CCP) pasar OTC PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN)
Derivative, sekaligus guna mendukung program dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (Bank
Pemerintah menuju pengembangan pasar keuangan Sumitomo Indonesia) yang efektif pada tanggal 1
yang berintegritas, efisien, dan transparan. Februari 2019.
KPEI terus menerus melakukan peningkatan kualitas Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan
layanan jasa dan produk secara berkelanjutan, serta kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Februari
berupaya untuk melakukan inovasi atas setiap jenis 2019, sejak tanggal 1 Februari 2019 terjadi perubahan
layanan dan produk untuk memenuhi ekspektasi komposisi pemegang saham PT Bank BTPN Tbk.
pelaku pasar. Sebagai pengembangan institusional, Pada 29 Agustus 2024 PT Bank BTPN Tbk resmi
KPEI juga selalu berupaya dalam melakukan berganti nama menjadi PT Bank SMBC Indonesia
perbaikan infrastruktur, riset dan pengembangan, Tbk yang saat ini 91,05% sahamnya dimiliki
serta penerapan praktik terbaik standar internasional Sumitomo Mitsui Banking Corporation, PT Bank
sebagai Central Counterparty (CCP). Negara Indonesia Tbk (BBNI) 0,11%, PT Bank Central
Asia Tbk (BBCA) 1,03% dan Publik 7,81%.
Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, KPEI
merupakan perusahaan anak minoritas dengan
penyertaan langsung, di mana BNI telah
melaksanakan penyertaan modal kepada KPEI sejak
25 September 2024. Jumlah lembar saham yang
dimiliki BNI di KPEI saat ini mencapai 2.500 lembar,
yang setara dengan 1,11% kepemilikan.
186 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 189
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sebelum merger BTPN merupakan bank yang fokus Untuk menangkap peluang ekonomi syariah di
pada penyaluran kredit kepada mass market (ritel), Indonesia yang bertumbuh besar, maka tiga bank
sedangkan Bank Sumitomo Indonesia fokus pada syariah milik Bank BUMN yaitu Bank Syariah
segmen bisnis korporasi. Sebagai hasil merger Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah memutuskan
antara kedua bank tersebut, Bank SMBCI akan untuk membentuk aliansi strategis. Pada 1 Februari
menjadi suatu bank universal yang memiliki bisnis 2021 yang bertepatan dengan 19 Jumadil Akhir 1442
lebih lengkap dan melayani segmen nasabah yang H menjadi penanda sejarah bergabungnya Bank
lebih luas, mulai dari segmen mass market (ritel) Syariah Mandiri, BNI Syariah, ke dalam BRI Syariah
hingga korporasi. menjadi satu entitas dan me-rebranding nama
nya menjadi BSI. Penggabungan ini menyatukan
Terkait dengan afiliasinya dengan BNI, Bank SMBCI kelebihan dari ketiga Bank Syariah sehingga
merupakan perusahaan anak minoritas dengan menghadirkan layanan yang lebih lengkap,
penyertaan langsung, di mana BNI mulai memiliki jangkauan lebih luas, serta memiliki kapasitas
saham kepemilikan sejak 18 April 2004. Jumlah permodalan yang lebih baik. Didukung sinergi
lembar saham yang dimiliki BNI di Bank SMBCI saat dengan perusahaan induk (Mandiri, BNI, dan BRI)
ini mencapai 12.007.137 lembar, yang setara dengan serta komitmen pemerintah melalui Kementerian
0,11% kepemilikan. BUMN, BSI didorong untuk dapat bersaing di tingkat
global.
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk
Bank Syariah Indonesia (“BSI”) merupakan satu Sebagai salah satu pemegang saham pengendali di
entitas baru yang lahir dari hasil bergabungnya tiga BSI, jumlah lembar saham yang dimiliki BNI di BSI
bank syariah milik Bank BUMN yaitu Bank Syariah hingga akhir 2024 mencapai 10.720.230.418 lembar
Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah pada 1 saham atau setara dengan 23,24%.
Februari 2021.
Menilik sejarah dari sisi BNI, Bank BNI Syariah
awalnya merupakan suatu Unit Usaha Syariah
(UUS) dalam organisasi BNI. Kemudian pada
Oktober 2009, Manajemen BNI melalui Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
menyetujui rencana pemisahan (spin off) Unit
Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah
(BUS) dengan mempertimbangkan perkembangan
bisnis perbankan syariah yang semakin maju
serta tuntutan konsumen yang menginginkan
bank syariah murni pada saat itu. Pada Juni 2010,
Manajemen BNI meresmikan pemisahan (spin-off)
Unit Usaha Syariah (UUS) BNI menjadi entitas baru
bernama PT Bank BNI Syariah.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
187
Page 190
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Struktur Kelompok Usaha
Perusahaan
Pembiayaan Sekuritas Asuransi Jiwa
1983 | 99,99% 1995 | 75,00% 1996 | 60,00%
MAYORITAS
25,00%
Manajer Investasi Sekuritas
2011 | 99,90% 2021 | 100,00%
MINORITAS
0,013% 0,122%
Fintech Pasar Modal Sistem pembayaran Peringkat Efek
2018 | 9,82% 1977 | 1,20% 2017 | 17,50% 1994 | 0,14%
Catatan:
Penyertaan oleh BNI
Persentase kepemilikan BNI
Penyertaan oleh BNI Sekuritas
Persentase kepemilikan BNI Sekuritas
Penyertaan oleh BNI Asset Management
Penyertaan oleh Strategic Partner Persentase kepemilikan Strategic Partner
188 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 191
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Remitansi Perbankan Venture Cap.
1996 | 100,00% 2022 | 63,92% 2023 | 99,98%
40,00% 36,08% 0,02%
Mayora Inti
Utama
1,50% 1,00%
*)
Kustodian Sentral Perbankan Perbankan Perbankan Kliring
1998 | 2,50% 2003 | 1,00% 2024 | 0,11% 2021 | 23,24% 2024 | 1,11%
Catatan:
*) Pada tahun 2021, Bank BNI Syariah resmi merger dengan 2 Bank Syariah lainnya menjadi Bank Syariah Indonesia
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
189
Page 192
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologis
Pencatatan Saham
PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM dana rekapitalisasi kepada Pemerintah Indonesia.
Pengembalian tersebut telah disetujui oleh
Pada tanggal 28 Oktober 1996, BNI melakukan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang
penawaran umum perdana atas 1.085.032.000 Saham Luar Biasa pada tanggal 25 Juni 2001.
saham Seri B dengan nilai nominal sebesar Rp500
(nilai penuh) setiap saham dan harga penawaran PENAWARAN UMUM SAHAM TERBATAS II
setiap saham sebesar Rp850 (nilai penuh) kepada
masyarakat di Indonesia. Saham yang ditawarkan Pada tanggal 30 Juli 2007, pada Rapat Umum
tersebut mulai diperdagangkan di Bursa Efek Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Pemegang
Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (sekarang Bursa Saham telah memutuskan untuk melakukan
Efek Indonesia atau BEI) pada tanggal 25 November Penawaran Umum Terbatas II kepada para
1996. pemegang saham dalam rangka penerbitan sampai
dengan sejumlah 1.992.253.110 saham Seri C baru
PENAWARAN UMUM SAHAM TERBATAS I dengan nilai nominal Rp375 (nilai penuh) setiap
lembar saham.
Pada tanggal 30 Juni 1999, BNI melakukan Penawaran
Umum Terbatas I dalam rangka penerbitan Hak Setiap pemegang 20 saham lama yang namanya
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak tercatat dalam Daftar Pemegang Saham BNI pada
151.904.480.000 saham Seri C dengan nilai nominal tanggal 9 Agustus 2007 pukul 16.00 WIB mempunyai 1
sebesar Rp25 (nilai penuh) setiap saham. Setiap (satu) HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan
pemegang 1 (satu) saham lama berhak membeli hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak
35 saham baru dengan harga Rp347,58 (nilai 1 (satu) saham baru dengan harga pelaksanaan
penuh) setiap saham. Dari penawaran umum ini, Rp2.025 (nilai penuh) setiap saham. Dari Penawaran
BNI meningkatkan modal sahamnya sebanyak Umum Terbatas II, BNI mendapatkan tambahan
683.916.500 lembar saham Seri C yang diterbitkan modal disetor sebesar Rp747.094 dan tambahan
kepada masyarakat umum pada tanggal 21 Juli agio saham sebesar Rp3.287.218 dan biaya emisi
1999 dan terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Bursa penerbitan saham sebesar Rp195.280. Perdagangan
Efek Surabaya (sekarang BEI). BNI juga menerbitkan perdana dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus
151.220.563.500 lembar saham Seri C kepada 2007 di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya
Pemerintah Indonesia pada tanggal 7 April 2000 (sekarang BEI).
dan 30 Juni 2000 melalui program rekapitalisasi
berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 52 tahun PENAWARAN UMUM SAHAM TERBATAS III
1999.
Pada tanggal 25 November 2010, dalam Rapat
REKAPITALISASI Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB),
Pemegang Saham telah memutuskan antara lain
Pada tanggal 30 Maret 2000, Menteri Keuangan untuk menyetujui peningkatan modal ditempatkan
menyetujui rekapitalisasi BNI sebesar Rp61,8 triliun, dan disetor BNI melalui Penawaran Umum Terbatas
yang meningkat sebesar Rp9 triliun dibandingkan III (PUT III) dengan penerbitan HMETD sebesar
dengan jumlah yang ditetapkan dalam Peraturan 3.374.715.948 saham Seri C baru dengan nilai
Pemerintah No. 52 tahun 1999. Sehubungan nominal Rp375 (nilai penuh) setiap lembar saham
dengan peningkatan rekapitalisasi tersebut, yang dengan harga pelaksanaan Rp3.100. HMETD
telah disetujui melalui Peraturan Pemerintah No. tersebut dapat diperdagangkan di dalam dan di
32 tahun 2000, BNI menerbitkan tambahan saham luar Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai tanggal 10
Seri C sebanyak 44.946.404.500 saham tanpa Hak Desember 2010 sampai dengan 16 Desember 2010,
Memesan Efek Terlebih Dahulu. dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku
di bidang pasar modal. Dari PUT III tersebut, BNI
Pada tanggal 20 Juli 2001, modal saham BNI mendapatkan tambahan modal disetor sebesar
berkurang sebanyak 1.965.701.500 saham Seri C Rp1.265.518 dan tambahan agio saham, bersih
sehubungan dengan pengembalian kelebihan setelah dikurangkan dengan biaya emisi penerbitan
saham, sebesar Rp8.950.869.
190 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 193
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PELAKSANAAN STOCK SPLIT
Pada tanggal 19 September 2023, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui
pemecahan saham dan perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan tentang Permodalan Perseroan.
Perseroan telah melaksanakan pemecahan saham (Stock Split) dengan rasio pemecahan 1 (satu) saham
lama menjadi 2 (dua) saham baru (1:2) dan telah efektif pada tanggal 06 Oktober 2023 sehingga nilai nominal
per Saham Seri A Dwiwarna dan Seri B menjadi sebesar Rp3.750 (tiga ribu tujuh ratus lima puluh Rupiah)
dan nilai nominal per Saham Seri C menjadi Rp187,50 (seratus delapan puluh tujuh koma lima nol Rupiah).
NAMA BURSA TEMPAT SAHAM PERUSAHAAN DICATATKAN
Seluruh saham BNI telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
Kronologi Pencatatan Saham BNI
Harga
Tanggal Deskripsi Saham Nilai Nominal Jumlah Saham
Penawaran
Sebelum IPO - - - - -
November 1996 Initial Public Offering (IPO) Seri-A @Rp500 - 1
Seri-B @Rp500 850 4.340.127.999
Total modal ditempatkan dan disetor 4.340.128.000
Juni 1999 Rights Issue (1:35) Seri-A @Rp500 - 1
Seri-B @Rp500 850 4.340.127.999
Seri-C @Rp25 347,58 151.904.480.000
Total modal ditempatkan dan disetor 156.244.608.000
Juni 2000 Issuance of new shares without Seri-A @Rp500 - 1
pre-emptive rights Seri-B @Rp500 850 4.340.127.999
Seri-C @Rp25 347,58 196.850.884.500
Total modal ditempatkan dan disetor 201.191.012.500
Juli 2001 Repayment of excess amount in Seri-A @Rp500 - 1
Government Bonds Seri-B @Rp500 850 4.340.127.999
Seri-C @Rp25 347,58 194.885.183.000
Total modal ditempatkan dan disetor 199.225.311.000
Desember 2003 Reverse Stock Split (15:1) Seri-A @Rp7.500 - 1
Seri-B @Rp7.500 12.750 289.341.866
Seri-C @Rp375 5.213,7 12.992.345.533
Total modal ditempatkan dan disetor 13.281.687.400
13 Agustus 2007 Rights Issue (20:3) Seri-A @Rp7.500 - 1
Seri-B @Rp7.500 12.750 289.341.866
Seri-C @Rp375 2.025 14.984.598.643
Total modal ditempatkan dan disetor 15.273.940.510
Agustus 2010 Divestasi Saham Negara RI Seri-A @Rp7.500 - 1
pada BNI eks green shoe Seri-B @Rp7.500 12.750 289.341.866
Seri-C @Rp375 2.025 14.984.598.643
Total modal ditempatkan dan disetor 15.273.940.510
10 Desember 2010 Rights Issue (110.473:500.000) Seri-A @Rp7.500 - 1
Seri-B @Rp7.500 12.750 289.341.866
Seri-C @Rp375 3.100 18.359.314.591
Total modal ditempatkan dan disetor 18.648.656.458
6 Oktober 2023 Stock Split Seri-A @Rp3.750 - 1
(1:2) Seri-B @Rp3.750 - 578.683.733
Seri-C @187,50 - 68.426.325.320
Total modal ditempatkan dan disetor 37.297.312.916
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
191
Page 194
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologis Pencatatan
Efek Lainnya
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, penguatan Bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank
permodalan dengan sumber dana yang cukup Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
dan sebaran tenor yang baik, BNI telah melakukan
beberapa kali penerbitan obligasi dalam mata uang TIER 2 CAPITAL BOND 2021 (GLOBAL BOND)
Rupiah dan Valas. Obligasi tersebut adalah Global
Bond BNI di tahun 2012, kemudian dilanjutkan BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik
dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan BNI modal dalam bentuk Tier 2 Capital Bond yang
tahun 2017 dengan dana yang dikumpulkan sebesar didaftarkan di Bursa Singapura (SGX Listing) dengan
Rp3 triliun dan tenor 5 (lima) tahun. Selanjutnya, jumlah pokok emisi sebesar USD500.000.000
pada tahun 2021 BNI kembali melakukan penerbitan (nilai penuh) memiliki fitur write down dan dapat
Global dengan menerbitkan Tier 2 Capital Bond diperhitungkan sebagai komponen modal Tier 2
dan Additional Tier 1 Capital Bond, dengan dana melalui surat OJK No. S-64/PB.31/2021 tanggal
yang dikumpulkan masing-masing USD500.000.000 31 Maret 2021. Penerbitan Tier 2 Capital Bond
(nilai penuh) dan USD600.000.000 (nilai penuh). tersebut merupakan salah satu strategi BNI dalam
Pada tahun 2022, BNI juga menerbitkan Green penambahan permodalan Bank melalui Tier 2
Bond denominasi Rupiah dengan total dana yang Capital.
dikumpulkan masing-masing sebesar Rp5 triliun
tenor 3 tahun dan 5 tahun. Tier 2 Capital Bond ditawarkan dengan tingkat
bunga tetap sebesar 3,75% p.a. berjangka waktu
GLOBAL BOND 2012 5 (lima) tahun. Bertindak sebagai lembaga dan
profesi penunjang dalam penerbitan Tier 2 Capital
BNI menerbitkan obligasi senior berdenominasi USD Bond tersebut adalah HSBC dan Citi Group.
(global bond) pada 27 April 2012 dengan nilai pokok Konsultan Hukum yang digunakan adalah Ginting
sebesar USD500.000.000 (nilai penuh). Obligasi & Reksodiputro dan Allen & Overy serta HSBC
tersebut diterbitkan di harga 98,89% dengan kupon bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi
sebesar 4,125% yang dibayar setiap 6 bulan sekali. tersebut telah memperoleh hasil pemeringkatan
Obligasi tersebut memiliki jangka waktu 5 (lima) atas surat utang jangka panjang dari Fitch Rating
tahun dan telah jatuh tempo pada 27 April 2017. Bank dengan peringkat BB dan Moody’s Rating Ba2.
telah melunasi seluruh nilai pokok obligasi sebesar
USD500.000.000 (nilai penuh) di harga 100,00%. ADDITIONAL TIER 1 CAPITAL BOND 2021
(GLOBAL BOND)
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI RUPIAH 2017 BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik
modal kembali dalam bentuk Additional Tier 1
Pada tanggal 22 Juni 2017, BNI telah mendapatkan Capital Bond yang didaftarkan di Bursa Singapura
pernyataan efektif dari OJK melalui surat (SGX Listing) dengan jumlah pokok emisi sebesar
No. S-349/D.04/2017 untuk menerbitkan Obligasi USD600.000.000 (nilai penuh) memiliki fitur write
Berkelanjutan I BNI Rupiah Tahap I Tahun 2017 down dan dapat diperhitungkan sebagai komponen
(“Obligasi”). Nilai obligasi yang diterbitkan sebesar modal Tier I melalui surat OJK No. S-210/PB.31/2021
Rp3.000.000.000.000 (nilai penuh), jangka waktu 5 tanggal 30 September 2021.
(lima) tahun, dengan kupon sebesar 8% per tahun
yang akan dibayarkan secara triwulanan. Obligasi Penerbitan Additional Tier 1 Capital Bond tersebut
BNI diterbitkan pada tanggal 11 Juli 2017 dan listing bertujuan untuk meningkatkan Modal Tier 1,
di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Juli 2017. pendanaan umum, dan meningkatkan struktur
Pembayaran kupon pertama kepada para pemegang dana jangka panjang. Additional Tier 1 Capital
obligasi telah dilakukan pada tanggal 11 Oktober Bond ditawarkan dengan tingkat bunga tetap
2017. sebesar 4,30% p.a. berjangka waktu perpetual
(tidak memiliki jatuh tempo) dengan opsi call
Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek setelah 5,5 (lima setengah) tahun. Bertindak sebagai
adalah PT BNI Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, lembaga dan profesi penunjang dalam penerbitan
PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, Additional Tier 1 Capital Bond tersebut adalah BNI
PT Indo Premier Sekuritas dan PT BCA Sekuritas. Sekuritas, JP Morgan dan UBS. Konsultan Hukum
192 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 195
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
yang digunakan adalah Hadiputranto, Hadinoto & Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi
Partners dan Baker McKenzie serta HSBC bertindak Efek adalah PT BNI Sekuritas, PT BCA Sekuritas,
sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi tersebut PT Mandiri Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas,
telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat PT CIMB Niaga Sekuritas, dan PT Maybank Sekuritas.
utang jangka panjang dari Moody’s Rating yaitu Ba3. Bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk.
GLOBAL BOND OBLIGASI BERWAWASAN
LINGKUNGAN (GREEN BOND) I BNI 2022 GLOBAL BOND 2024
Pada tanggal 10 Juni 2022, BNI telah mendapatkan BNI menerbitkan obligasi senior berdenominasi
pernyataan efektif dari OJK melalui surat No. US Dollar pada tanggal 05 April 2024 dengan nilai
S-93/D.04/2022 untuk menerbitkan Obligasi pokok sebesar USD 500.000.000 (nilai penuh) yang
Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank di daftarkan di Bursa Singapura (SGX Listing).
Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022 pada BNI Global Bond 2024 diterbitkan di harga 100%
tanggal 21 Juni 2022. Jumlah Pokok Green Bond yang dengan kupon sebesar 5,28% yang dibayar setiap 6
diterbitkan adalah sebesar Rp5.000.000.000.000 bulan sekali (semi-annually). BNI Global Bond 2024
(lima triliun Rupiah) dengan bunga Green Bond memiliki jangka waktu 5 (lima) tahun dan akan jatuh
sebesar 6,35% (enam koma tiga lima persen) per tempo pada 05 April 2029.
tahun untuk seri A dan 6,85% (enam koma delapan
lima persen) per tahun untuk seri B. Green Bond Dana hasil penerbitan Obligasi ini akan digunakan
I 2022 ditawarkan dengan nilai 100% (seratus untuk keperluan pembiayaan dan pendanaan umum
persen) dari jumlah pokok obligasi, dengan kupon perseroan. Bertindak sebagai lembaga dan profesi
dibayarkan setiap kuartalan, dan tercatat di Bursa penunjang dalam penerbitan Global Bond 2024
Efek Indonesia (IDX) pada 22 Juni 2022. Pembayaran tersebut adalah BNI Securities Pte Ltd, JP Morgan
kupon pertama kepada para pemegang obligasi dan Citi Group. Konsultan Hukum yang digunakan
telah dilakukan pada tanggal 21 September 2022. adalah Ginting & Reksodiputro yang terasosiasi
dengan Allen & Overy Singapore. Kemudian HSBC
Dana hasil penerbitan obligasi setelah dikurangi bertindak sebagaiTrustee dan Paying Agent. Obligasi
biaya biaya emisi, seluruhnya akan digunakan BNI tersebut telah memperoleh hasil pemeringkatan
untuk pembiayaan maupun pembiayaan kembali atas surat utang jangka panjang dari S&P dengan
proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha peringkat BBB dan Fitch Rating dengan peringkat
Berwawasan Lingkungan (KUBL), yaitu proyek- BBB-.
proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan,
efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi energi NAMA BURSA TEMPAT OBLIGASI
dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya PERUSAHAAN DICATATKAN
alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan,
konservasi keanekaragaman hayati darat dan air, Seluruh Efek dengan mata uang Rupiah BNI
transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI),
air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan sedangkan Efek dengan mata uang Valas dicatatkan
iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan pada Bursa Singapura.
pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan
Peraturan OJK No. 60/POJK.04/2017 tentang
Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang
Berwawasan Lingkungan (Green Bond).
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
193
Page 196
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologi Pencatatan Obligasi BNI
Tanggal Tingkat Peringkat Efek
Tanggal Tanggal Mata Nilai Status Wali
Nama Efek Tenor Jumlah Obligasi Jatuh Suku
Terbit Efektif Uang Penawaran Pembayaran 2024 2023 Amanat
Tempo Bunga
Global Bond 27 April 2012 - 5 Tahun USD 500.000.000 98,89 27 April 4,125% p.a Lunas - - HSBC
2017
Obligasi 11 Juli 2017 22 Juni 5 Tahun IDR 3.000.000.000.000 100,00 11 Juli 2022 8,00% p.a Lunas idAAA idAAA PT BRI
Berkelanjutan 2017 (Pefindo) (Pefindo) (Persero)
I BNI Tahap I
Tahun 2017
BNI Tier 2 30 Maret 30 Maret 5 Tahun USD 500.000.000 100,00 30 Maret 3,75% Belum Lunas BB (Fitch) - HSBC
Capital Bond 2021 2021 2026 Ba2 Corp Ltd.
2021 (Moodys)
BNI Additional 24 24 Perpetual, USD 600.000.000 100,00 24 Maret 4,30% Belum Lunas Ba3 - HSBC
Tier 1 Capital September September Non 2027 (Moodys) Corp Ltd.
Bond 2021 2021 2021 Callable 5,5
tahun
Obligasi 21 Juni 2022 10 Juni 3 Tahun IDR 4.000.000.000.000 100,00 21 Juni 6,35% Belum Lunas idAAA - PT Bank
Berwawasan 2022 2025 (Pefindo) Mandiri
Lingkungan (Persero)
(Green Bond) I Tbk
BNI 2022
Obligasi 21 Juni 2022 10 Juni 5 Tahun IDR 1.000.000.000.000 100,00 21 Juni 6,85% Belum Lunas idAAA - PT Bank
Berwawasan 2022 2027 (Pefindo) Mandiri
Lingkungan (Persero)
(Green Bond) I Tbk
BNI 2022
Global Bond 05 April 2024 05 April 5 Tahun USD 500.000.000 100,00 05 April 5,28% p.a Belum Lunas BBB (S&P) - HSBC
2024 2024 2029 BBB- (Fitch) Corp Ltd.
KRONOLOGI PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
Global Bond memiliki bunga tahunan sebesar 4,125% dari jumlah pokok pinjaman. Bunga ini dibayarkan
oleh Bank setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal perdana pembayaran bunga obligasi tersebut jatuh pada
tanggal 29 Oktober 2012 dan pembayaran bunga obligasi terakhir telah dibayarkan pada saat jatuh tempo
pada 27 April 2017.
Kronologi Pembayaran Bunga Global Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 29 Oktober 2012 4,125% Lunas
2 29 April 2013 4,125% Lunas
3 28 Oktober 2013 4,125% Lunas
4 28 April 2014 4,125% Lunas
5 27 Oktober 2014 4,125% Lunas
6 27 April 2015 4,125% Lunas
7 27 Oktober 2015 4,125% Lunas
8 27 April 2016 4,125% Lunas
9 27 Oktober 2016 4,125% Lunas
10 27 April 2017 4,125% Lunas
Obligasi Berkelanjutan I BNI Rupiah Tahap I Tahun 2017 memiliki tingkat suku bunga sebesar 8% per annum
yang dibayarkan periodik setiap 3 bulan dengan jadwal sebagai berikut:
Kronologi Pembayaran Bunga PUB
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 11 Oktober 2017 8% Lunas
2 11 Januari 2018 8% Lunas
3 11 April 2018 8% Lunas
4 11 Juli 2018 8% Lunas
5 11 Oktober 2018 8% Lunas
6 11 Januari 2019 8% Lunas
194 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 197
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
7 11 April 2019 8% Lunas
8 11 Juli 2019 8% Lunas
9 11 Oktober 2019 8% Lunas
10 11 Januari 2020 8% Lunas
11 11 April 2020 8% Lunas
12 11 Juli 2020 8% Lunas
13 11 Oktober 2020 8% Lunas
14 11 Januari 2021 8% Lunas
15 11 April 2021 8% Lunas
16 11 Juli 2021 8% Lunas
17 11 Oktober 2021 8% Lunas
18 11 Januari 2022 8% Lunas
19 11 April 2022 8% Lunas
20 11 Juli 2022 8% Lunas
Tier 2 Capital Bond BNI Tahun 2021 memiliki tingkat suku bunga sebesar 3,75% per annum, yang dibayarkan
periodik setiap 6 bulan dengan pembayaran bunga pertama dilaksanakan pada 30 September 2021 dan
berakhir pada tanggal 30 Maret 2026 dengan jadwal sebagai berikut:
Kronologi Pembayaran Bunga Tier 2 Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 30 September 2021 3,75% Lunas
2 30 Maret 2022 3,75% Lunas
3 30 September 2022 3,75% Lunas
4 30 Maret 2023 3,75% Lunas
5 30 September 2023 3,75% Lunas
6 30 Maret 2024 3,75% Lunas
7 30 September 2024 3,75% Lunas
8 30 Maret 2025 3,75% Belum Lunas
9 30 September 2025 3,75% Belum Lunas
10 30 Maret 2026 3,75% Belum Lunas
Additional Tier 1 Capital Bond BNI Tahun 2021 memiliki tingkat suku bunga sebesar 4,3% per annum dengan
pembayaran bunga pertama dilaksanakan pada 24 Maret 2022 dan berakhir pada tanggal 24 Maret 2027
yang dibayarkan periodik setiap 6 bulan dengan jadwal sebagai berikut:
Kronologi Pembayaran Bunga Additional Tier 1 Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 24 Maret 2022 4,3% Lunas
2 24 September 2022 4,3% Lunas
3 24 Maret 2023 4,3% Lunas
4 24 September 2023 4,3% Lunas
5 24 Maret 2024 4,3% Lunas
6 24 September 2024 4,3% Lunas
7 24 Maret 2025 4,3% Belum Lunas
8 24 September 2025 4,3% Belum Lunas
9 24 Maret 2026 4,3% Belum Lunas
10 24 September 2026 4,3% Belum Lunas
11 24 Maret 2027 4,3% Belum Lunas
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
195
Page 198
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Obligasi berwawasan Lingkungan (Green Bond) I BNI Tahun 2022 memiliki tingkat suku bunga sebesar
6,35% per annum untuk tenor 3 tahun dan suku bunga 6,85% untuk tenor 5 tahun dengan pembayaran
bunga pertama dilaksanakan pada 21 September 2022 dan berakhir pada tanggal 21 Juni 2025 untuk tenor 3
tahun dan 21 Juni 2027 untuk tenor 5 tahun yang dibayarkan periodik setiap 3 bulan dengan jadwal sebagai
berikut:
Kronologi Pembayaran Bunga Obligasi Berwawasan Lingkungan Tenor 3 Tahun
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 21 September 2022 6,35% Lunas
2 21 Desember 2022 6,35% Lunas
3 21 Maret 2023 6,35% Lunas
4 21 Juni 2023 6,35% Lunas
5 21 September 2023 6,35% Lunas
6 21 Desember 2023 6,35% Lunas
7 21 Maret 2024 6,35% Lunas
8 21 Juni 2024 6,35% Lunas
9 21 September 2024 6,35% Lunas
10 21 Desember 2024 6,35% Lunas
11 21 Maret 2025 6,35% Belum Lunas
12 21 Juni 2025 6,35% Belum Lunas
Kronologi Pembayaran Bunga Obligasi Berwawasan Lingkungan Tenor 5 Tahun
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 21 September 2022 6,85% Lunas
2 21 Desember 2022 6,85% Lunas
3 21 Maret 2023 6,85% Lunas
4 21 Juni 2023 6,85% Lunas
5 21 September 2023 6,85% Lunas
6 21 Desember 2023 6,85% Lunas
7 21 Maret 2024 6,85% Lunas
8 21 Juni 202 6,85% Lunas
9 21 September 2024 6,85% Lunas
10 21 Desember 2024 6,85% Lunas
11 21 Maret 2025 6,85% Belum Lunas
12 21 Juni 2025 6,85% Belum Lunas
13 21 September 2025 6,85% Belum Lunas
14 21 Desember 2025 6,85% Belum Lunas
15 21 Maret 2026 6,85% Belum Lunas
16 21 Juni 2026 6,85% Belum Lunas
17 21 September 2026 6,85% Belum Lunas
18 21 Desember 2026 6,85% Belum Lunas
19 21 Maret 2027 6,85% Belum Lunas
20 21 Juni 2027 6,85% Belum Lunas
Kronologi Pembayaran Bunga Global Bond 2024
BNI Global Bond 2024 memiliki bunga tahunan sebesar 5,28% dari jumlah pokok pinjaman. Bunga ini
dibayarkan oleh Bank setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal perdana pembayaran bunga obligasi tersebut
jatuh pada tanggal 04 Oktober 2024 dan pembayaran bunga obligasi terakhir telah dibayarkan pada saat
jatuh tempo pada 05 April 2024. Adapun jadwal pembayaran sebagai berikut:
196 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 199
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Status Pembayaran
1 05 Oktober 2024 5,28% Lunas
2 05 April 2025 5,28% Belum Lunas
3 05 Oktober 2025 5,28% Belum Lunas
4 05 April 2026 5,28% Belum Lunas
5 05 Oktober 2026 5,28% Belum Lunas
6 05 April 2027 5,28% Belum Lunas
7 05 Oktober 2027 5,28% Belum Lunas
8 05 April 2028 5,28% Belum Lunas
9 05 Oktober 2028 5,28% Belum Lunas
10 05 April 2029 5,28% Belum Lunas
MEDIUM TERM NOTES SUBORDINASI RUPIAH 2018
Pada tahun 2018 BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik modal dalam bentuk Medium Term
Notes (MTN) melalui penawaran terbatas dengan nama “MTN Subordinasi I BNITahun 2018” yang memilki
fitur write down yang dapat diperhitungkan sebagai komponen modal dan telah dicatat dalam administrasi
pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dengan tanggal efektif 8 Juni 2018 dengan jumlah pokok emisi sebesar
Rp100 miliar.
Penerbitan MTN Subordinasi tersebut bertujuan untuk memenuhi Peraturan OJK No. 14/POJK.03/2017 Pasal
24 dan Pasal 37 tentang Recovery Plan, di mana bank sistemik wajib memiliki surat utang berkarakteristik
modal paling lambat 31 Desember 2018.
MTN Subordinasi I BNI Tahun 2018 ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,00% p.a. berjangka
waktu 5 (lima) tahun. Bertindak sebagai lembaga dan profesi penunjang dalam penerbitan MTN Subordinasi
tersebut adalah BNI Sekuritas, Danareksa Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas. Konsultan Hukum yang
digunakan adalah Hanafiah Ponggawa & Partners. Notaris yang digunakan adalah Ir. Nanette Cahyanie, S.H.
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bertindak sebagai Paying Agent.
Sesuai dengan POJK No. 07/2017 dan Peraturan No. IX.C.11, dalam rangka penerbitan Obligasi ini, BNI
telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia
(“Pefindo”) untuk periode 06 Maret 2023 sampai dengan 10 Agustus 2023 sesuai dengan suratnya No. RC-
143/PEF-DIR/III/2023 tanggal 6 Maret 2023 dengan peringkat idAA (Double A) terhadap Medium Term Notes
Subordinasi I BNI Tahun 2018. BNI akan melakukan pemeringkatan atas obligasi yang diterbitkan setiap
tahun selama kewajiban atas efek tersebut belum lunas.
Kronologi Penerbitan Medium Term Notes (MTN) BNI
Tanggal Tingkat Peringkat
Tanggal Tanggal Mata Harga Status Wali
Uraian Tenor Jumlah Obligasi Jatuh Suku
Terbit Efektif Uang Penawaran Pembayaran 2020 2019 Amanat
Tempo Bunga
MTN 10 Agustus 10 Agustus 5 tahun IDR 100.000.000.000 100,00% 10 Agustus 8,00% Lunas idAA idAA PT Bank
Subordinasi 2018 2018 2023 (Pefindo) (Pefindo) Rakyat
I BNI Tahun Indonesia
2018 (Persero)
Kronologi Pembayaran Bunga MTN
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga MTN Bunga (%) Status Pembayaran
1 10 November 2018 8% Lunas
2 10 Februari 2019 8% Lunas
3 10 Mei 2019 8% Lunas
4 10 Agustus 2019 8% Lunas
5 10 November 2019 8% Lunas
6 10 Februari 2020 8% Lunas
7 10 Mei 2020 8% Lunas
8 10 Agustus 2020 8% Lunas
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
197
Page 200
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga MTN Bunga (%) Status Pembayaran
9 10 November 2020 8% Lunas
10 10 Februari 2021 8% Lunas
11 10 Mei 2021 8% Lunas
12 10 Agustus 2021 8% Lunas
13 10 November 2021 8% Lunas
14 10 Februari 2022 8% Lunas
15 10 Mei 2022 8% Lunas
16 10 Agustus 2022 8% Lunas
17 10 November 2022 8% Lunas
18 10 Februari 2023 8% Lunas
19 10 Mei 2023 8% Lunas
20 10 Agustus 2023 8% Lunas
BNI telah melakukan penawaran Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
Rupiah scripless (tanpa warkat) dalam dua tahap dengan realisasi penerbitan
sebesar Rp5,22 triliun yang terdiri dari beberapa seri pada tahun 2016. Kemudian
BNI kembali menerbitkan NCD pada tahun 2017, dengan realisasi penerbitan
sebesar Rp2,7 triliun. Selanjutnya pada tahun 2019, BNI menerbitkan NCD
dalam tiga tahap dengan realisasi penerbitan sebesar Rp4,34 triliun yang
terdiri dari beberapa seri.
Pihak Arrangers dari penerbitan NCD Rupiah BNI b. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 Seri B dengan
tersebut adalah BNI Sekuritas, Danareksa Sekuritas, emisi sebesar Rp500 miliar;
Mandiri Sekuritas, dan BCA Sekuritas. Notaris yang c. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 Seri C dengan
digunakan adalah Fathiah Helmi, SE. PT Kustodian emisi sebesar Rp1 triliun.
Sentral Efek Indonesia (KSEI) bertindak sebagai 2. NCD US Dollar BNI Tahun 2022 dengan nilai emisi
Paying Agent. Penerbitan NCD tersebut merupakan sebesar USD31,5 juta.
strategi Bank untuk menambah likuiditas Rupiah.
Pihak Arrangers dari penerbitan NCD BNI tersebut
Pada tahun 2020, BNI berhasil menerbitkan adalah BNI Sekuritas, BCA Sekuritas, dan Trimegah
Negotiable Certificate of Deposit (NCD) Rupiah Sekuritas Indonesia, di mana PT Kustodian Sentral
scripless (tanpa warkat) yang terdiri dari 4 (empat) Efek Indonesia (KSEI) bertindak sebagai Paying
seri sebagai berikut: Agent. Penerbitan NCD tersebut merupakan
1. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri A dengan strategi Bank untuk ekspansi kredit dalam rangka
emisi sebesar Rp400 miliar; pengembangan bisnis.
2. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri B dengan
emisi sebesar Rp580 miliar; Selain itu, BNI juga telah melakukan penerbitan
3. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri C dengan Global Certificate of Deposit (CD) USD scripless
emisi sebesar Rp50 miliar; (tanpa warkat) melalui Kantor Luar Negeri (KLN)
4. NCD Rupiah BNI I Tahun 2020 Seri D dengan New York di Januari 2020. BNI melalui KLN New York
emisi sebesar Rp360 miliar. menjadi Bank Indonesia pertama yang menerbitkan
CD dalam demominasi USD sebagai produk investasi
Pada tanggal 8 Desember 2022, BNI kembali jangka pendek untuk pasar global. Adapun Arranger
melakukan penerbitan Negotiable Certificate of terpilih dari penerbitan CD ini adalah Bank DBS,
Deposit (NCD) scripless, masing-masing dalam Citibank sebagai Issuing & Paying Agent (IPA), dan
denominasi Rupiah dan USD. NCD yang diterbitkan juga terdapat 11 (sebelas) Dealers dalam penerbitan
adalah sebagai berikut: ini, yaitu: Citibank, Credit Suisse, BNP Paribas, DBS,
1. NCD Rupiah BNITahun 2022 dengan nilai emisi HSBC, Mizuho, MUFG, SMBC Nikko, ANZ, UOB dan
sebesar Rp2,5 triliun dengan 3 (tiga) seri yaitu: Credit Agricole. BNI juga telah menerbitkan kembali
a. NCD Rupiah BNI Tahun 2022 Seri A dengan Global Certificate of Deposit (CD) USD scripless
emisi sebesar Rp1 triliun; melalui Kantor Luar Negeri (KLN) New York di bulan
September 2022.
198 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 201
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
NAMA BURSA TEMPAT NCD PERUSAHAAN DICATATKAN
Seluruh NCD BNI telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kronologis Penerbitan Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
Tanggal Tanggal Mata Tanggal Jatuh Tingkat Status
Uraian Tenor Nilai (juta)
Terbit Efektif Uang Tempo Diskonto Pembayaran
NCD BNI Tahun 2016
NCD Tahap I Seri A - 6 Bulan 390.000 16 Desember 2016 7,00% Lunas
NCD Tahap I Seri B - 9 Bulan 20.000 16 Maret 2017 7,20% Lunas
NCD I Seri C 16 Juni - 370 Hari 42.000 23 Juni 2017 7,55% Lunas
Rp
NCD I Seri D 2016 - 18 Bulan 415.000 15 Desember 2017 7,75% Lunas
NCD I Seri E - 24 Bulan 1.231.000 15 Juni 2018 8,25% Lunas
NCD I Seri F - 36 Bulan 925.000 14 Juni 2019 8,40% Lunas
NCD II Seri A - 370 Hari 225.000 2 Oktober 2017 7,20% Lunas
NCD II Seri B 27 - 18 Bulan 390.000 26 Maret 2018 7,60% Lunas
September Rp
NCD II Seri C 2016 - 24 Bulan 770.000 26 September 2018 7,90% Lunas
NCD II Seri D - 36 Bulan 815.000 26 September 2019 8,10% Lunas
NCD BNI Tahun 2017
NCD BNI Tahun 2017 Seri A - 370 Hari 2.195.000 15 Maret 2018 7,55% Lunas
NCD BNI Tahun 2017 Seri B 10 Maret - 18 Bulan 350.000 3 September 2018 7,90% Lunas
Rp
NCD BNI Tahun 2017 Seri C 2017 - 24 Bulan 150.000 28 Februari 2019 8,05% Lunas
NCD BNI Tahun 2017 Seri D - 36 Bulan 5.000 24 Februari 2020 8,35% Lunas
NCD BNI Tahun 2019
NCD BNI I Tahun 2019 Seri A - 3 bulan 60.000 2 Juli 2019 7,30% Lunas
NCD BNI I Tahun 2019 Seri B 28 Maret - 6 bulan 140.000 24 September 2019 7,58% Lunas
NCD BNI I Tahun 2019 Seri C 2019 - 9 bulan 150.000 20 Desember 2019 7,68% Lunas
NCD BNI I Tahun 2019 Seri D - 370 Hari 600.000 1 April 2020 7,77% Lunas
NCD BNI II Tahun 2019 Seri A - 3 bulan 110.000 27 September 2019 7,17% Lunas
NCD BNI II Tahun 2019 Seri B 28 Juni - 6 bulan 150.000 20 Desember 2019 7,50% Lunas
NCD BNI II Tahun 2019 Seri C 2019 - 9 bulan Rp 100.000 20 Maret 2020 7,59% Lunas
NCD BNI II Tahun 2019 Seri D - 370 Hari 640.000 2 Juli 2020 7,62% Lunas
NCD BNI III Tahun 2019 Seri A - 3 bulan 430.000 3 Januari 2020 6,306% Lunas
NCD BNI III Tahun 2019 Seri B - 6 bulan 250.000 1 April 2020 6,50% Lunas
25
NCD BNI III Tahun 2019 Seri C September - 9 bulan 50.000 1 Juli 2020 6,599% Lunas
2019
NCD BNI III Tahun 2019 Seri D - 372 Hari 1.600.000 1 Oktober 2020 6,698% Lunas
NCD BNI III Tahun 2019 Seri E - 372 Hari 60.000 1 Oktober 2020 6,798% Lunas
NCD BNI Tahun 2020
NCD BNI I Tahun 2020 Seri A - 3 bulan 400.000 10 Agustus 2020 5,40% Lunas
NCD BNI I Tahun 2020 Seri B 12 Mei - 6 bulan 580.000 9 November 2020 5,60% Lunas
Rp
2020
NCD BNI I Tahun 2020 Seri C - 9 bulan 50.000 8 Februari 2021 5,70% Lunas
NCD BNI I Tahun 2020 Seri D - 360 Hari 360.000 7 Mei 2021 5,80% Lunas
NCD BNI Tahun 2022
NCD Rupiah BNI Tahun 2022 8 - 180 Hari Rp 1.000.000 6 Juni 2023 5,90% Lunas
Seri A Desember
2022
NCD Rupiah BNI Tahun 2022 8 - 271 Hari Rp 500.000 5 September 2023 6,00% Lunas
Seri B Desember
2022
NCD Rupiah BNI Tahun 2022 8 - 365 Hari Rp 1.000.000 8 Desember 2023 6,20% Lunas
Seri C Desember
2022
NCD Valas BNI Tahun 2022 8 - 180 Hari USD 31,5 6 Juni 2023 4,25% Lunas
Desember
2022
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
199
Page 202
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kronologis Penerbitan Efek Lainnya BNI (Global Certificate of Deposit)
Uraian Tanggal Terbit Tanggal Efektif Tenor
Global CD BNI
Zero Coupon (Tanpa Bunga)
CD BNI Januari 2020 USD CD – Mizuho 13 Januari 2020 17 Januari 2020 188 hari
CD BNI Januari 2020 USD CD – Mizuho 13 Januari 2020 17 Januari 2020 273 hari
CD BNI Januari 2020 USD CD – Mizuho 22 Januari 2020 30 Januari 2020 182 hari
CD BNI Januari 2020 USD CD - Mizuho 22 Januari 2020 30 Januari 2020 274 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 28 Januari 2020 4 Februari 2020 184 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 28 Januari 2020 4 Februari 2020 353 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 4 Februari 2020 11 Februari 2020 184 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 4 Februari 2020 11 Februari 2020 353 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 5 Februari 2020 12 Februari 2020 90 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD -MUFG 5 Februari 2020 12 Februari 2020 182 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 12 Februari 2020 19 Februari 2020 182 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – BNP Paribas 12 Februari 2020 19 Februari 2020 355 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – MUFG 13 Februari 2020 21 Februari 2020 355 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD – Mizuho 14 Februari 2020 21 Februari 2020 355 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD – BNP Paribas 3 Maret 2020 10 Maret 2020 184 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD – MUFG 10 Maret 2020 17 Maret 2020 184 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD – Mizuho 17 Maret 2020 20 Maret 2020 188 hari
CD BNI Juli 2020 USD CD – MUFG 9 Juli 2020 15 Juli 2020 184 hari
CD BNI Juli 2020 USD CD – MUFG 9 Juli 2020 14 Juli 2020 184 hari
CD BNI Agustus 2020 USD CD – MUFG 25 Agustus 2020 28 Agustus 2020 92 hari
CD BNI November 2020 USD CD – MUFG 9 November 2020 17 November 2020 181 hari
CD BNI November 2020 USD CD – MUFG 17 November 2020 20 November 2020 188 hari
CD BNI November 2020 USD CD – MUFG 17 November 2020 20 November 2020 188 hari
CD BNI Januari 2021 USD CD – MUFG 21 Januari 2021 28 Januari 2021 355 hari
CD BNI Desember 2022 USD CD – MUFG 16 Desember 2022 22 Desember 2022 186 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - DBS 18 Januari 2023 26 Januari 2023 175 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - Credit Agricole 27 Januari 2023 03 Februari 2023 89 hari
CD BNI Maret 2023 USD CD - MUFG 08 Maret 2023 15 Maret 2023 184 hari
CD BNI Maret 2023 USD CD - DBS 09 Maret 2023 16 Maret 2023 182 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - Credit Agricole 11 Oktober 2023 18 Oktober 2023 355 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - DBS 12 Oktober 2023 18 Oktober 2023 355 hari
Fixed Coupon (dengan bunga)
CD BNI Januari 2020 USD CD – MUFG 21 Januari 2020 28 Januari 2020 91 hari
CD BNI Februari 2020 USD CD - MUFG 03 Februari 2020 10 Februari 2020 274 hari
CD BNI Maret 2020 USD CD - MUFG 3 Maret 2020 10 Maret 2020 92 hari
CD BNI Juni 2020 USD CD - HSBC 09 Juni 2020 17 Juni 2020 91 hari
CD BNI September 2020 USD CD – Credit Agricole 1 September 2020 10 September 2020 91 hari
CD BNI November 2020 USD CD – Credit Agricole 6 November 2020 13 November 2020 91 hari
CD BNI September 2020 USD CD – Mizuho 3 Desember 2020 10 Desember 2020 90 hari
CD BNI September 2022 USD CD – MUFG 22 September 2022 28 September 2022 182 hari
CD BNI Januari 2023 USD CD - Credit Agricole 27 Januari 2023 03 Februari 2023 89 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD - DBS 12 Oktober 2023 18 Oktober 2023 355 hari
CD BNI Oktober 2023 USD CD – Credit Agricole 11 Oktober 2023 18 Oktober 2023 355 hari
CD BNI November 2024 USD CD – Credit Agricole 22 November 2024 02 Desember 2024 354 hari
200 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 203
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Mata Uang Nilai (juta) Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Diskonto Status Pembayaran
USD 4.000.000 23 Juli 2020 2,35% Lunas
USD 4.000.000 16 Oktober 2020 2,40% Lunas
USD 2.000.000 30 Juli 2020 2,35% Lunas
USD 2.000.000 30 Oktober 2020 2,40% Lunas
USD 6.000.000 6 Agustus 2020 2,35% Lunas
USD 2.000.000 22 Januari 2021 2,50% Lunas
USD 9.800.000 13 Agustus 2020 2,40% Lunas
USD 4.700.000 29 Januari 2021 2,55% Lunas
USD 9.100.000 12 Mei 2020 2,40% Lunas
USD 35.000.000 12 Agustus 2020 2,58% Lunas
USD 4.100.000 19 Agustus 2020 2,40% Lunas
USD 1.500.000 08 Februari 2021 2,50% Lunas
USD 15.000.000 10 Februari 2021 2,55% Lunas
USD 5.000.000 10 Februari 2021 2,55% Lunas
USD 4.800.000 14 Januari 2021 1,75% Lunas
USD 4.000.000 17 September 2020 1,40% Lunas
USD 4.400.000 24 September 2020 1,45% Lunas
USD 15.000.000 15 Januari 2021 1,15% Lunas
USD 23.200.000 14 Januari 2021 1,15% Lunas
USD 12.700.000 28 November 2020 0,90% Lunas
USD 25.000.000 17 Mei 2021 0,95% Lunas
USD 18.000.000 27 Mei 2021 0,95% Lunas
USD 25.000.000 27 Mei 2021 0,95% Lunas
USD 50.000.000 18 Januari 2022 1,10% Lunas
USD 18.600.000 26 Juni 2023 5,45% Lunas
USD 20.000.000 20 Juli 2023 5,58% Lunas
USD 54.000.000 03 Mei 2023 5,40% Lunas
USD 50.000.000 15 September 2023 5,95% Lunas
USD 23.500.000 14 September 2023 5,95% Lunas
USD 35.000.000 07 Oktober 2024 6,05% Lunas
USD 40.000.000 07 Oktober 2024 6,07% Lunas
USD 28.000.000 28 April 2020 2,30% Lunas
USD 74.200.000 10 November 2020 2,33% Lunas
USD 72.600.000 10 Juni 2020 1,68% Lunas
USD 122.600.000 16 September 2020 0,685% Lunas
USD 138.000.000 10 Desember 2020 0,75% Lunas
USD 32.200.000 12 Februari 2021 0,69% Lunas
USD 50.000.000 10 Maret 2021 0,695% Lunas
USD 60.000.000 28 Desember 2022 4,00% Lunas
USD 94.000.000 29 Desember 2022 4,00% Lunas
USD 40.000.000 07 Oktober 2024 6,07% Lunas
USD 35.000.000 07 Oktober 2024 6,05% Lunas
USD 50.000.000 21 November 2025 4,92% Belum Lunas
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
201
Page 204
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik
(AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP)
beserta Jaringan/Asosiasi/Aliansi [ACGS C.6.1, C.6.2]
Nama KAP KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (dahulu KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan
merupakan firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers)
Nama AP Jimmy Pangestu S.E., CPA
Alamat KAP WTC 3, Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31, Jakarta 12920 – INDONESIA
Tel. : (62-21) 50992901/31192901
Fax. : (62-21) 52905555/52905050
Website : www.pwc.com/id
Periode Penugasan KAP 4 (Empat) Tahun
Periode Penugasan AP 4 (Empat) Tahun
Jasa Audit Laporan Keuangan Konsolidasian (termasuk Perusahaan Anak dan Kantor Luar Negeri),
Laporan PUMK, dan Laporan DPLK.
Jasa Non-Audit Agreed Upon Procedures (AUP) Jasa Kustodian, PSA 62, Kustodian, KPI BoD, LTI, LK Agregasi
BUMN dan Jasa Non Assurance Lainnya.
Fee Audit Rp31.373.863.603
Fee Non-Audit Rp18.431.530.701
Lembaga dan/atau
Profesi Penunjang Pasar Modal
Perdagangan dan PT Bursa Efek Indonesia
Pencatatan Saham Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Tel. : (62-21) 5150515
Fax. : (62-21) 5154153
Website : www.idx.co.id
E-mail : listing@idx.co.id
Singapore Exchange Regulation Pte. Ltd.
11 North BuonaVista Drive, #06-07 The Metropolis Tower 2, Singapore
Tel. : +65 6236 8888
Website : sgx.com
E-mail : asksgx@sgx.com
Konsultan Hukum Ginting & Reksodiputro
The Energy Building, lantai 15 SCBD Lot 11A,
JI. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
Tel. : 021 – 2995 1700
Fax. : 021 – 2995 1799
E-mail : indonesia@allenovery.com; daniel.ginting@allenovery.com
Website : www.allenovery.com
Hadiputranto, Hadinoto & Partners
Pacific Century Place, Lv 35 SCBD Lot 10,
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Tel. : 021 – 2960 8888
Fax. : 021 – 2960 8999
Website : www.hhp.co.id
Hanafiah Ponggawa & Partners
Wisma 46 – Kota BNI, lantai 32 dan lantai 41 Main Reception, Jl. Jend. Sudirman Kav.1, Jakarta, 10220,
Indonesia
Tel. : +62 21 5701837
Fax. : +62 21 5701835
Website : https://dentons.hprplawyers.com
202 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 205
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom
Jl. Hayam Wuruk No. 28, Jakarta 10120
Tel. : (62-21) 3508077
Website : www.datindo.com
E-mail : corporatesecretary@datindo.com
Lembaga Pemeringkat Standard & Poor‘s
Efek 30 Cecil Street Prudential Tower 17th Floor
Singapore 049712
Tel. : (65) 6438 2881
Website : www.standardandpoors.com
Moody‘s Investors Service Singapore Pte. Ltd
50 Raffles Place #23-06 Singapore Land Tower, Singapore, 048623
Tel. : (+65) 6398 8300
Website : www.moodys.com
PT Fitch Ratings Indonesia
DBS Bank Tower, Lt. 24 Suite 2403
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5 Jakarta 12940
Tel. : (62-21) 2988 6800
Fax. : (62-21) 2988 6822
Website : www.fitchratings.com
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Equity Tower Lantai 30 SCBD Lot 9
Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190
Tel. : (62-21) 509 684 69
Fax. : (62-21) 509 684 68
Website : www.pefindo.com
Kustodian PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190, Indonesia
Tel. : (62-21) 515 2855
Fax. : (62-21) 5299 1199
Website : www.ksei.co.id
E-mail : helpdesk@ksei.co.id
Wali Amanat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Plaza Mandiri
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38, Jakarta 12190
Tel. : (62-21) 526 5045; 526 5095
Fax. : (62-21) 527 4477; 527 5577
Fax. : (62-21) 5752444
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited
Issuer Services, L24 HSBC Main Building, No.1
Queen’s Road Central, Hong Kong
Web : www.hsbc.com.hk
Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn
Notaris & PPAT Kota Administrasi Jakarta Selatan
Jl. Suryo No. 54, Kebayoran Baru Jakarta 12180
Tel. : (021) 2923 6060
Fax. : (021) 2923 6070
E-mail : notaris@ashoyaratam.com
Konsultan Pajak PB Taxand
Menara Imperium Lantai 27
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.1 Jakarta 12980
Tel. : (021) 835 6363
Fax. : (021) 8379 3939
Website : www.pbtaxand.com
KAP Penjatahan Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali Registered Public Accountants
Obligasi Menara Kuningan Lantai 11
Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-7 Kav.5 Jakarta 12940
Tel. : (021) 5790 3548
Fax. : (021) 5790 3548
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
203
Page 206
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Konsultan Ahli Sustainalytics US Inc.
Lingkungan Four World Trade Center, Floor 48, 150 Greenwich Street
New York, 10007 United States
Tel. : (+65) 6329 7596 (APAC)
Website : www.sustainalytics.com
Arranger The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited
HSBC Main Building, 1 Queen’s Road Central,
Hong Kong
Tel. : (+852) 2748 8288
Website : www.hsbc.com.hk
Citigroup Global Markets Limited
Citigroup Centre, Canada Square
Canary Wharf London E14 5LB United Kingdom
Tel. : (020) 7986 4000
Website : www.citigroup.com
PT. BNI Sekuritas
Sudirman Plaza, Indofood Tower lantai 16
Jl. Jend. Sudirman Lantai 16, Kav 76-78
Jakarta 12910, Indonesia
Tel. : (021) 2554 3946
Fax. : (021) 5793 5831
Website : www.bnisekuritas.co.id
J.P. MORGAN SECURITIES PLC
88 Market Street, 26th Floor, CapitaSpring, Singapore 048948
Tel. : +65 6882 2913
M : +65 8518 7697
UBS Investment Bank
Sequis Tower Level 22 unit 22-1, Jl. Jend Sudirman Kav.71 SCBD Lot 11B,
Jakarta 12190
Tel. : +622125547000
BNI Securities Pte. Ltd
BNI Tower
30 Raffles Place #26-01
Singapore 048622
Website : https://bnisecurities.com.sg
E-mail : corporate.secretary@bnisecurities.com.sg
204 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 207
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi yang Tersedia
pada Situs Web BNI [ACGS B.5.1, C.7.2]
BNI memiliki situs web resmi, yaitu www.bni.co.id,
yang dibuat dengan memperhatikan Peraturan OJK
No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau
Perusahaan Publik. Situs web BNI dapat diakses
oleh masyarakat luas dalam Bahasa Indonesia
dan Inggris. Situs web resmi BNI ditujukan untuk
memenuhi komitmen BNI terhadap pelaksanaan
Undang-Undang Nomor 8 tahun 1995 tentang
Pasar Modal serta meningkatkan pelaksanaan Tata
Kelola perusahaan yang baik (Good Corporate
Governance) khususnya kepada pemegang
saham, pelanggan, masyarakat, pemerintah, serta
pemangku kepentingan lainnya.
Secara rinci, situs web BNI memuat informasi sebagai berikut:
BERANDA
PERSONAL UMKM KORPORASI WEALTH
Berita, promo, dan acara
serta suku bunga dasar Berisi informasi mengenai Berisi informasi mengenai Berisi informasi mengenai Berisi informasi mengenai
kredit. simpanan, pinjaman kartu perbankan UMKM produk perbankan bisnis, produk, layanan, promo,
debit, simpanan pensiun, turunannya seperti internasional, tresuri, dan program priority
bancassurance, dan XPORA. dan solusi wholesale. banking yang dimiliki BNI
simulasi produk. Informasi Informasi di menu Bisnis yaitu BNI Emerald.
di menu Personal dikhususkan untuk
dikhususkan untuk menyajikan solusi bagi
nasabah perorangan. nasabah perseroan/
korporat.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
205
Page 208
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1. Informasi pada situs web BNI diperbarui secara 3. Informasi bagi Pemodal atau Investor yang
berkala dengan informasi yang aktual dan terkini. diungkapkan dalam situs web BNI antara lain:
2. Informasi umum BNI yang diungkapkan dalam a. Prospektus Penawaran Umum;
situs web BNI antara lain: b. Laporan tahunan, untuk periode 5 (lima)
a. Nama, alamat, dan kontak kantor pusat tahun buku terakhir; dan [ACGS C.9.3]
dan/atau kantor perwakilan Emiten atau c. Informasi Keuangan, yang meliputi: [ACGS C.9.1]
Perusahaan Publik; yang meliputi nomor • Laporan keuangan tahunan, untuk periode
telepon, nomor faksimile, dan alamat surat 5 (lima) tahun buku terakhir;
elektronik; [ACGS C.10.1] • Laporan keuangan triwulanan, untuk
b. Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan periode 5 (lima) tahun buku terakhir;
Publik; • Laporan keuangan bulanan, untuk periode
c. Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan 5 (lima) tahun buku terakhir;
Publik; • Laporan keuangan tengah tahunan untuk
d. Penghargaan Perusahaan; periode 5 (lima) tahun buku terakhir
e. Struktur kepemilikan Emiten atau perusahaan • Laporan keberlanjutan tahunan untuk
publik, meliputi: periode 5 (lima) tahun buku terakhir;
• Uraian tentang nama pemegang saham • Laporan dana pensiun tahunan untuk
dan persentase kepemilikannya setiap periode 5 (lima) tahun buku terakhir;
akhir bulan; • Laporan tahunan program kemitraan bina
• Informasi mengenai pemegang saham lingkungan untuk periode 5 (lima) tahun
utama dan pengendali Emiten atau terakhir;
Perusahaan Publik, baik langsung maupun • Presentasi Korporasi dalam bentuk file
tidak langsung, sampai kepada pemilik presentasi, audio dan video untuk periode
individu yang disajikan dalam bentuk 5 (lima) tahun terakhir; dan
skema atau diagram; dan • Ikhtisar data keuangan penting, dalam
• Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, bentuk perbandingan untuk 5 (lima) tahun
perusahaan ventura bersama di mana buku terakhir; antara lain:
Emiten atau Perusahaan Publik memiliki - Pendapatan;
pengendalian bersama entitas, beserta - Laba bruto;
persentase kepemilikan saham, bidang - Laba (rugi);
usaha, dan status operasi perusahaan - Jumlah laba (rugi) yang dapat
tersebut. diatribusikan kepada pemilik entitas
f. Profil Direksi, Dewan Komisaris, Komite, dan induk dan kepentingan non pengendali;
Sekretaris Perusahaan yang meliputi: - Total laba (rugi) komprehensif;
• Foto; - Laba (rugi) per saham;
• Nama; - Jumlah aset;
• Riwayat jabatan, termasuk rangkap - Jumlah liabilitas;
jabatan; - Jumlah ekuitas;
• Riwayat Pendidikan; - Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;
• Hubungan afiliasi anggota Direksi dan - Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;
anggota Dewan Komisaris dengan - Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan;
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan - Rasio lancar;
Komisaris lainnya serta pemegang saham. - Rasio liabilitas terhadap ekuitas; dan
g. Nama dan alamat - Rasio liabilitas terhadap jumlah aset;
• Akuntan Publik yang mengaudit laporan dan
keuangan Emiten atau Perusahaan Publik - Informasi dan rasio keuangan lainnya
dalam tahun berjalan; yang relevan dengan perusahaan dan
• Pemeringkat Efek; jenis industrinya.
• Wali amanat; dan d. Informasi RUPS, yang meliputi: [ACGS C.9.4, C.9.5]
• Biro Administrasi Efek. • Pengumuman dan Pemanggilan;
h. Dokumen Anggaran Dasar [ACGS C.9.6] • Bahan mata acara yang dibahas dalam
RUPS;
• Ringkasan Risalah RUPS.
206 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 209
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
e. Informasi saham, yang meliputi: c. Piagam Unit Audit Internal;
• Jumlah saham beredar; d. Kode Etik;
• Saham bonus; e. Pedoman kerja komite;
• Kronologis pencatatan saham; f. Anggaran Dasar Perusahaan;
• Harga saham. g. Pelaporan Whistleblowing System (WBS);
f. Informasi obligasi dan/atau sukuk, paling h. Pengangkatan dan pemberhentian anggota
kurang meliputi: Komite Audit;
• Nilai obligasi yang belum lunas/terhutang i. Kebijakan manajemen risiko;
(outstanding bond) dana/atau sukuk; j. Kebijakan mekanisme sistem pelaporan
• Hasil pemeringkatan obligasi dan/atau pelanggaran;
sukuk; k. Kebijakan anti korupsi;
• Tanggal jatuh tempo; dan l. Kebijakan terkait seleksi pemasok dan hak
• Tingkat bunga obligasi dan/atau imbal kreditur;
hasil sukuk. m. Kebijakan dalam peningkatan kemampuan
g. Informasi dividen. vendor;
h. Informasi untuk pemodal atau investor, media n. Laporan tata Kelola dan tata Kelola
publik, dan/atau analis. [ACGS C.9.2] terintegrasi.
i. Informasi terkait aksi korporasi yang dilakukan 5. Informasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Emiten atau Perusahaan Publik dan tindakan yang diungkapkan dalam situs web BNI antara
yang dilakukan oleh pihak lain terhadap lain:
Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi: a. Informasi tanggung jawab sosial (CSR)
• Transaksi Afiliasi dan Benturan perusahaan melalui BNI Berbagi telah memuat
Kepentingan Transaksi Tertentu; kebijakan, jenis program, dan biaya yang
• Pembagian Saham Bonus; dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan
• Pembelian Kembali Saham oleh Emiten Publik di dalam laporan keberlanjutan.
atau Perusahaan Publik dalam kondisi b. Informasi terimplementasinya Environmental,
pasar yang berpotensi krisis; dan Social, and Governance (ESG) yang
• Program kepemilikan saham oleh anggota diungkapkan dalam situs web BNI antara
Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan lain: Pencapaian BNI pada bidang ESG, Jenis
karyawan dari Emiten atau Perusahaan Aktivitas, dan video profil ESG BNI.
Publik atau pihak terkendali lain. c. Kebijakan, jenis program, dan biaya
j. Informasi atau Fakta Material selain yang sebagaimana dimaksud pada huruf a terkait
telah diungkapkan dalam Peraturan Otoritas aspek:
Jasa Keuangan. i) Lingkungan hidup;
4. Informasi Tata Kelola Perusahaan yang ii) Praktik ketenagakerjaan, kesehatan, dan
diungkapkan dalam situs web BNI antara lain: keselamatan kerja;
a. Pedoman kerja Direksi, Dewan Komisaris, Tata iii) Pengembangan sosial dan
Kelola Terintegrasi, dan Audit Internal; kemasyarakatan; dan
b. Pengangkatan, pemberhentian, dan/atau iv) Tanggung jawab produk dan/atau layanan,
kekosongan Sekretaris Perusahaan, termasuk dengan disertai informasi pendukungnya.
Sekretaris Perusahaan sementara, serta
informasi pendukungnya;
E-Banking Kontak
Berisi informasi mengenai BNI ATM, BNI SMS Banking, BNI Berisi informasi mengenai Lokasi Kantor Cabang, Jaringan
Internet Banking, wondr by BNI, BNI Mobile Banking, BNI Global, dan Kontak BNI.
Phone Banking, O-Branch, BNI Agen46, TapCash, Debit Online,
LinkAja, BNI Ipay, dan BNI Smartpay.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
207
Page 210
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penghargaan
dan Sertifikasi
PENGHARGAAN
Penghargaan Internasional
Alpha Southeast Asia Alpha Southeast Asia Best FX Awards Indonesia FX Awards Indonesia
17th Annual Award 2023 Financial Institution Awards 2024 Most Active FXall Bank (Taker) Most Active FXall Bank (Maker)
Best Banking API Solution Best Trade Finance Bank
in Indonesia Juni 2024 Juni 2024
Februari 2024 LSEG FX LSEG FX
Alpha Southeast Asia Mei 2024
Alpha Southeast Asia
Asian Banking & Finance Asian Banking & Finance Asian Banking & Finance Retail Asian Banking & Finance
Corporate & Investment Banking Corporate & Investment Banking Banking Awards 2024 Wholesale Banking Awards 2024
Awards 2024 Awards 2024 Digital Business Banking Initiative Indonesian Domestic API Initiative
Green Deal of the Year – Indonesia Project Infrastructure Deal of the of the Year - Indonesia of the Year
Year – Indonesia
Juli 2024 Juli 2024 Juli 2024
Asian Banking & Finance Juli 2024 Asian Banking & Finance Asian Banking & Finance
Asian Banking & Finance
Alpha Southeast Asia Treasury & Alpha Southeast Asia Treasury & Alpha Southeast Asia Treasury & Forbes 2024
FX Awards 2024 FX Awards 2024 FX Awards 2024 World’s Best Employers
Best FX Bank for Structured Best Corporate Treasury Sales and Best FX Bank for CCS, IRS,
Hedging Solutions and Structuring Team Forward & Options Hedging Oktober 2024
Proprietary Trading Ideas Forbes
Juli 2024 Juli 2024
Juli 2024 Alpha Southeast Asia Alpha Southeast Asia
Alpha Southeast Asia
Talent Awards Altogether 2024 Sapphire Stone Membership Corporate Treasurer Awards 2024
Best Employer Brand Highest ATM Debit SOE On Passing the Stone Best for Asset/Liquidity Solutions
Transaction Membership Program
November 2024 Desember 2024
LinkedIn November 2024 November 2024 Corporate Trasurer
Altogether Altogether
208 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 211
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Corporate Trasurer Awards 2024
Financial Institutions Awards -
Best Bank for Payment Solutions
Desember 2024
Corporate Trasurer
Penghargaan Internasional Lainnya
Penghargaan Bulan dan Tahun Penyelenggara
Forbes World’s Best Banks 2024, BNI Peringkat 944 Dunia Juni 2024 Forbes
Apresiasi atas kontribusi dalam meningkatkan hubungan bisnis Indonesia Jepang
Juni 2024 Bank Indonesia
terutama melalui LCS Framework
Asian Banking & Finance Wholesale Banking Awards 2024
Juli 2024 Asian Banking & Finance
Indonesia Domestic Digital Transformation Bank of the Year
Asian Banking & Finance Wholesale Banking Awards 2024
Juli 2024 Asian Banking & Finance
Indonesia Domestic SME Partnership Initiative of the Year
Red Hat APAC Innovation Awards 2024 for Indonesia,
Agustus 2024 Red Hat APAC
Winner in Category Digital Transformation and Hybrid Cloud Infrastructure
Global Retail Banking Innovation Award 2024
September 2024 The Digital Banker
Best Mobile Banking Initiative – Indonesia (wondr by BNI)
BNI Tembus Daftar 1000 Perusahaan Terbaik Dunia 2024 menurut TIME dan Statista September 2024 Majalah Time dan Statista
The Consulate General of Republic of
Best Indonesian Bank in Hong Kong For Serving Indonesia Diaspora November 2024
Indonesia in Hong Kong
BNI Raih World Most Trustworthy Companies 2024 November 2024 Newsweek & Statista
BNI meraih dua penghargaan dalam gelaran Corporate Treasurer Awards 2024 Desember 2024 Corporate Treasure
Penghargaan Nasional
Indonesia Enterprise Risk Indonesia Enterprise Risk ESG Appreciation Night ESG Appreciation Night
Management Award - VI - 2024 Management Award - VI - 2024 ESG Lowest Risk Most Appreciated ESG Report
The Best Indonesia Enterprises The Best of the Best (Juara
Risk Management Award VI - 2024 Umum) Indonesia Enterprises Februari 2024 Februari 2024
Risk Management Award VI - 2024 Investor Daily Indonesia Investor Daily Indonesia
Januari 2024
Economic Review Januari 2024
Economic Review
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
209
Page 212
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
JCB Indonesia Award 2024 JCB Indonesia Award 2024 JCB Indonesia Award 2024 Top Brand Award
Best Issuing Total Sales Volume in Best Issuing International Sales Best New Product in Indonesia Outstanding Achievement in
Mass Affluent Products Volume in Precious Products 2023 - BNI JCB Ultimate Card Building the Top Brand
in Indonesia 2023 in Indonesia 2023
Februari 2024 Februari 2024
Februari 2024 Februari 2024 JCB Indonesia Frontier - Marketing
JCB Indonesia JCB Indonesia
Baznas Awards 2024 Marketeers Omni Brands of the BUMN Corporate 13th Digital Brand Awards 2024
Bank Penyedia Layanan Year 2024 Communications and Platinum Trophy/The Best
Pembayaran Zakat Terbaik 2024 Innovative Digital Operation Sustainability Summit 2024 Conventional Bank in Digital
Digitalisasi Bantuan Operasional Kategori Sustainability - Creating Brand/10 Years in a Row
Februari 2024 Kesehatan Shared Value (CSV)
BAZNAS April 2024
Maret 2024 Maret 2024 Infobank
Marketeers Marketeers
13th Digital Brand Awards 2024 13th Digital Brand Awards 2024 13th Digital Brand Awards 2024 13th Digital Brand Awards 2024
Platinum Trophy/The Best Platinum Trophy/The Best Golden Trophy/The Best Bank Golden Trophy/The Best Bank
Conventional Debit Card in Digital Conventional Credit Card in Savings Account In Digital Mortgage Loan In Digital Brand/5
Brand/10 Years in a Row Digital Brand/10 Years in a Row Brand/5 Years in a Row/2020-2024 Years In A Row/2020-2024 – BNI
– BNI TAPLUS Griya
April 2024 April 2024
Infobank Infobank April 2024 April 2024
Infobank Infobank
13th Digital Brand Awards 2024 13th Digital Brand Awards 2024 13th Digital Brand Awards 2024 13th Digital Brand Awards 2024
The Highest Digital Index/ The Highest Digital Index/ The 2nd Highest Digital Index The 3rd Highest Digital Index/
Conventional Bank E-Money Conventional Bank Debit Card Conventional Bank Savings Account Conventional
Bank
April 2024 April 2024 April 2024
Infobank Infobank Infobank April 2024
Infobank
13th Digital Brand Awards 2024 13th Digital Brand Awards 2024 13th Digital Brand Awards 2024 13th Digital Brand Awards 2024
The 3rd Highest Digital Index/ The 3rd Highest Digital Index/ The Best/Conventional Bank/ The Best/E-Money Bank/KBMI 4
Credit Card Conventional Bank Internet Banking Conventional KBMI 4
Bank April 2024
April 2024 April 2024 Infobank
Infobank April 2024 Infobank
Infobank
210 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 213
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
13th Digital Brand Awards 2024 13th Digital Brand Awards 2024 13th Digital Brand Awards 2024 13th Digital Brand Awards 2024
The 2nd Best/Credit Card The 2nd Best/Debit Card The 2nd Best/Bank Savings The 2nd Best/Internet Banking
Conventional Bank/KBMI4 Conventional Bank/KBMI4 Account/KBMI 4 Conventional Bank/KBMI 4
April 2024 April 2024 April 2024 April 2024
Infobank Infobank Infobank Infobank
NUSANTARA Piagam Penghargaan dari BNPB 13th Digital Brand Awards 2024 Marketeers Youth Choice Award
Nusantara - Investor Pelopor Kegiatan Penanaman Pohon The 3rd Highest Digital Index (YCA) 2024
dalam Rangka Peringatan Hari Mortgage Loan Coventional Bank Peringkat bronze untuk kategori
April 2024 Bumi dan Pemulihan Lingkungan Electronic Money (TapCash)
Otorita IKN Pascabencana Banjir dan Longsor Mei 2024
LSP AREA INDONESIA Mei 2024
April 2024 Marketeers
BNPB
Marketeers Youth Choice Award Piagam Penghargaan Badan SBBI Awards 2024 RAKERKESNAS 2024
(YCA) 2024 Usaha Bayar Iuran Paling Cepat BNI Meraih Merek Prestisius Partisipasi dan Dukungan Rapat
Dream Workplace BUMN 2024 Kategori Layanan Perbankan Kerja Kesehatan Nasional tahun
untuk UMKM Go Global 2024
Mei 2024 Mei 2024
Marketeers BPJS Kesehatan Juni 2024 Juni 2024
Solopos Media Group Kementerian Kesehatan
Penghargaan dari Kementerian Penghargaan dari Menteri Desa, Sustainable Marketino Excellence Indonesian Best Bank in Service
Keuangan Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, (SME) Excellence 2024
Perbendaharaan dan Transmigrasi RI Xpora SME Enabler of the Year The Best Overall Contact Center -
Collecting Agent Performance Komitmen dan Kerjasama dalam Conventional Bank
Tahun 2023 Pengembangan Teknologi Tepat Juli 2024
Guna Nusantara Marketeers Juli 2024
Juli 2024 Marketing Research Indonesia
Kementerian Keuangan Juli 2024 (MRI) & Infobank
Menteri Desa, Pembangunan
Daerah Tertinggal, dan
Transmigrasi RI
Indonesian Best Bank in Service Indonesian Best Bank in Service Indonesian Best Bank in Service Indonesian Best Bank in Service
Excellence 2024 Excellence 2024 Excellence 2024 Excellence 2024
The Best Phone Banking - The Best Call Center - The Best Overall E-Banking The Best Branch ATM
Conventional Bank Conventional Bank
Juli 2024 Juli 2024
Juli 2024 Juli 2024 Majalah Infobank dan Marketing Majalah Infobank dan Marketing
Marketing Research Indonesia Marketing Research Indonesia Research Indonesia (MRI) Research Indonesia (MRI)
(MRI) & Infobank (MRI) & Infobank
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
211
Page 214
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Indonesian Best Bank in Service Indonesian Best Bank in Service Indonesian Best Bank in Service Indonesian Best Bank in Service
Excellence 2024 Excellence 2024 Excellence 2024 Excellence 2024
The 2nd Best Social Media - The 2nd Best Mobile Banking The 2nd Best Overall The 2nd Best SMS Banking
Conventional Bank Digital Channel
Juli 2024 Juli 2024
Juli 2024 Majalah Infobank dan Marketing Juli 2024 Majalah Infobank dan Marketing
Marketing Research Indonesia Research Indonesia (MRI) Majalah Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI)
(MRI) & Infobank Research Indonesia (MRI)
Indonesian Best Bank in Service Piagam Apresiasi Implementasi Penghargaan dari Dharma Financial Literacy Awards 2024
Excellence 2024 Inclusive Job Center Wanita Persatuan Kementerian Program Literasi Keuangan
The 3rd Best Conventional Bank Partisipasi Mendukung Program Sekretariat Negara RI Terbaik
in Service Excellence Pemerintah untuk Pekerja Bank Milik Pemerintah yang
Disabilitas Peduli terhadap Pendidikan Tahun Agustus 2024
Juli 2024 2024 OJK
Majalah Infobank dan Marketing Juli 2024
Research Indonesia (MRI) BPJS Ketenagakerjaan Juli 2024 & Agustus 2024
Kementerian Sekretariat Negara
Katadata ESG Awards 2024 The Best Contact Center The Best Contact Center The Best Contact Center
Finance Sector – Social Champion Indonesia 2024 Indonesia 2024 Indonesia 2024
Pemenang Gold The Best Pemenang Silver Pemenang Gold
Agustus 2024 Customer Experience The Best People Development The Best Agent Digital Media
Katadata ESG Sosial
September 2024 September 2024
Indonesia Contact Center Indonesia Contact Center September 2024
Association (ICCA) Association (ICCA) Indonesia Contact Center
Association (ICCA)
The Best Contact Center The Best Contact Center Penghargaan dari Menteri Desa, Indonesia Human Capital Award
Indonesia 2024 Indonesia 2024 Pembangunan Daerah Tertinggal, 2024
Pemenang Bronze Pemenang Bronze dan Transmigrasi RI The Best Human Capital Director
The Best Agent Digital Chat The Best Agent English Mitra Peduli Desa Wisata 2024 - 2024
September 2024 September 2024 September 2024 September 2024
Indonesia Contact Center Indonesia Contact Center Kementerian Desa PDTT Economic Review
Association (ICCA) Association (ICCA)
Indonesia Human Capital Award Indonesia Human Capital Award Anugerah ESG Republika 2024 Rapat Anev Pengelolaan Materiel
2024 2024 Governance – Sustainability Regident & PNBP T.A. 2024
Best Company In Strategic Best Company In Human Capital Reporting
Sutainability 2024 2024 September 2024
September 2024 Korlantas POLRI
September 2024 September 2024 Republika
Economic Review Economic Review
212 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 215
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penghargaan BAZNAS Penghargaan BAZNAS Penghargaan BAZNAS In-House Counsel Awards 2024
BUMN dengan Pengumpulan BUMN dengan Pelaporan Terbaik BUMN dengan Penyaluran Terbaik Indonesia In-House Counsel Elite
Terbaik 2024 (in the Industrial Banking)
September 2024 September 2024
September 2024 BAZNAS BAZNAS Oktober 2024
BAZNAS Hukum Online
In-House Counsel Awards 2024 Malam Anugerah GCG Awards 2024
CSR Awards 2024 CSR Awards 2024
Indonesia’s Most Respected Best Practices for Anti-Graft
Most Impactful Program on Integrity & Tranparancy in Impact
In-House Counsel 2024 (in the Initiatives and Fostering
Environment Award
Industrial Banking) Transparency
Oktober 2024 Oktober 2024 Oktober 2024
Oktober 2024 Investortrust.id & Bumi Global Investortrust.id & Bumi Global
Hukum Online CNBC Indonesia
Karbon Foundation Karbon Foundation
CSR Awards 2024 ATM Bersama Awards 2024 Penilaian Kinerja Debitur Kategori Prima Awards 2024
SROI Excellent Award The Most Transaction Growth Pinjaman Perbankan Tahun 2023 Best Acquirer Bank-All Features
Issuer
Oktober 2024 Oktober 2024 Oktober 2024
Investortrust.id & Bumi Global Oktober 2024 Kementerian Keuangan Prima
Karbon Foundation Artajasa
Prima Awards 2024 Prima Awards 2024 Annual Report Award 2023 Good Corporate Governance
Best Acquirer Bank (ATM) Best Issuer Bank (ATM) Pemenang Kategori BUMN Award 2024
Keuangan pada Annual Report Penganugerahan CGPI 2023
Oktober 2024 Oktober 2024 Award 2023 Indonesia Most Trusted
Prima Prima Companies Award sebagai
Oktober 2024 Perusahaan Sangat Percaya
KNKG
November 2024
Majalah Swa dan IICG
The Magical Rise Out-Of-Home YPP Awards 2024 Indonesia Client Appreciation Indonesia Client Appreciation
The Most Impactful Campaign Top Corporate Donors – Night 2024 Night 2024
Healthcare Category Coalition Pioneer and Marketing Outstanding Penetration of
November 2024 Excellence Award Co-Brand Corporate Card - KBMI 4
Cityvision November 2024
YPP SCTV Indosiar November 2024 November 2024
PT. Visa Worldwide Indonesia PT. Visa Worldwide Indonesia
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
213
Page 216
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Indonesia Client Appreciation Asia Sustainability Report Rating ESG Appreciation Night ESG Appreciation Night
Night 2024 (ASRRAT) 2024 Appreciated Diversity University Most Appreciated ESG Report
Outstanding Active Growth Gold Rank dalam Asia ESG Report
Signature Credit Cards - KBMI 4 Sustainability Report Rating November 2024
(ASRRAT) 2024 November 2024 Investor Daily Indonesia
November 2024 Investor Daily Indonesia
PT. Visa Worldwide Indonesia November 2024
(National Center for Corporate
Reporting/NCCR)
ESG Appreciation Night Apresiasi Donatur Beasiswa 2024 Anugerah Reksa Bandha 2024 Anugerah Diktisaintek 2024
Appreciated Circular Economy IPB University’s Scholarship Penjual Lelang Eksekusi penghargaan BNI sebagai Most
ESG Report Contributors 2024 Kelompok 1 Juara 3 Innovative Bank for Digital
Campus Transformation
November 2024 November 2024 Desember 2024
Investor Daily Indonesia Institut Pertanian Bogor Kementerian Keuangan Republik Desember 2024
Indonesia Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan
Kekayaan Negara Tinggi, Sains, dan Teknologi
(Kemdiktisaintek) Republik
Indonesia
The 15th IICD Corporate 2024 Mitra Strategis Utama dalam Penghargaan dari BAPPENAS Penghargaan dari BPDPKS
The Best Overall in Corporate Pengelolaan rekening Pemerintah Mitra Utama dalam Pengelolaan Bank Mitra dengan Otomatisasi
Governance Dana Kartu Prakerja Rekening Pemerintah di Transaksi Host to Host Terbaik
Kementerian BPN/Bappenas Tahun 2024 Kategori Himbara
Desember 2024 Desember 2024 dan BSI
IICD Kementerian Koordinator Bidang Desember 2024
Perekonominan BAPPENAS Desember 2024
BPDPKS
Penghargaan BP TAPERA Best Employer Awards 2024 Rekor MURI Penghargaan atas Kegiatan
Perluasan Jasa Layanan Host to Top 5 Student Care Award Bank Nasional Pertama yang Pemberian Beasiswa
Host Rekening Penampung Dana Memberdayakan Penyandang
OIP FLPP Desember 2024 Disabilitas Desember 2024
Telkom University Institut Teknologi Bandung
Desember 2024 Desember 2024
Badan Pengelola Tabungan MURI
Perumahan Rakyat
Dealer Utama SUN Terbaik tahun
2024 untuk Pelaksanaan Kuotasi
Desember 2024
Kementerian Keuangan
214 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 217
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penghargaan Nasional Lainnya
Penghargaan Bulan dan Tahun Penyelenggara
FI & Treasury Gathering Bank Sulselbar: PT BPD Sulawesi Selatan & Sulawesi
Februari 2024
Strategic Alliance of FI & Treasury in Indonesian Market Barat (Bank Sulselbar)
BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 2024 Kementerian Badan Usaha Milik
Maret 2024
Gold Medal Kategori Creating Shared Value (CSV) Negara Republik Indonesia
Top Brand Award 2024
Maret 2024 Majalah Marketing
The Best Mind Share, Market Share, and Commitment Share (Category: KPR)
BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 2024
kategori Social Media and Corporate Campaign dan Gold Medal untuk kategori Maret 2024 Kementerian BUMN
Creating Shared Value (CSV) - “BNI Agen46 Pahlawan Finansial”
Top Brand Award 2024
The Best Mind Share, Market Share, and Commitment Share (Category: Children’s Maret 2024 Majalah Marketing
Savings Account)
Top Brand Award 2024
The Best Mind Share, Market Share, and Commitment Share (Category: Deposit Maret 2024 Majalah Marketing
Account)
BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 2024
Kategori Social Media and Corporate Campaign (Juara 1), Kategori Creating Maret 2024 Kementerian BUMN
Shared Value (Gold Medals)
Indonesia Digital Popular Brand Award 2024
Maret 2024 Infobrand
Kategori Prepaid (Uang Elektronik) dengan produk unggulannya, Tapcash.
13 Digital Brand Awards 2024
th
April 2024 Infobank
The 3rd Highest Digital Index/Mortgage Loan Conventional Bank
Performa Terbaik ATM Bank Mei 2024 Infobank
CNBC Indonesia Top Women Fest
Direktur Finance BNI Novita Widya Anggraini menerima penghargaan sebagai Mei 2024 CNBC Indonesia
“The Most Inspiring Woman Leader: In Finance Industry”.
BNI Masuk 100 Perusahaan Terbesar di Indonesia Versi Fortune Indonesia Agustus 2024 Majalah Fortune
Financial Literacy Award 2024
Agustus 2024 OJK
BNI meraih penghargaan Program Literasi Terbaik.
Reformasi Perpajakan 2024 Agustus 2024 Kementerian Keuangan
Top Social Media Award 2024
September 2024 Majalah Marketing
Peringkat 2 Kategori Kartu Kredit – Kartu Kredit BNI
Top GRC Awards 2024
September 2024 Top Business
#Stars 5
Anugrah ESG Republika 2024
September 2024 Republika
Kategori Governance Sustainability Reporting
Mitra BUMN Champion 2024
BNI mendapatkan penghargaan sebagai Top 3 National Champion Kategori Oktober 2024 Kementerian BUMN
Kreditur/Investor BUMN
Top 100 CEO 2024
BNI Raih Top 100 CEO & Top 200 Future Leader 2024 (CEO of The Year, Bankers of November 2024 Infobank
The Years, 200 Future Leader)
BI Award 2024
November 2024 Bank Indonesia
Penghargaan BNI sebagai Bank Pendukung Pembiayaan Inklusif Terbaik
BI Award 2024
November 2024 Bank Indonesia
Penghargaan Bank dengan Kepatuhan Pelaporan Terbaik KBMI 3 & 4
BI Award 2024
November 2024 Bank Indonesia
Penghargaan Bank dengan Kepatuhan Pelaporan Devisa Terbaik
BI Award 2024
November 2024 Bank Indonesia
Penghargaan BNI sebagai Peserta SKNBI dan KPDHN Terbaik
BI Award 2024
November 2024 Bank Indonesia
Penghargaan Pendukung Pengembangan Pasar Uang Rupiah Terbaik (Repo Award)
Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2024 National Center for Corporate
November 2024
Gold Rank Reporting (NCCR)
CNBC Indonesia Awards 2024
Desember 2024 CNBC Indonesia
Outstanding Banking Transformation of The Year
APRESIASI
Desember 2024 Bank Indonesia
Kontributor Gerakan Bersama Pelindungan Konsumen (GEBER PK) 2024
Peserta Bi-Fast Terbaik – Bank KBMI 3 dan 4 Desember 2024 Bank Indonesia
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
215
Page 218
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sertifikasi
Your reference/letter of Our reference/name Tel. Extension/Email Fax. Extension Date Page Your reference/letter of Our reference/name Tel. Extension/Email Fax. Extension Date Page
MS-2409005 Yuan Handayana +62-21-2903 5015 +62-21-5140 0996 23 December 2024 1/1 MS-2409005 Yuan Handayana +62-21-2903 5015 +62-21-5140 0996 23 December 2024 1/1
Yuan.HANDAYANA@tuv-sud.co.id Yuan.HANDAYANA@tuv-sud.co.id
To Whom It May Concern To Whom It May Concern
Dear Sir/ Madam,
Dear Sir/ Madam,
On behalf of TÜV SÜD Indonesia, I am pleased to inform that:
On behalf of TÜV SÜD Indonesia, I am pleased to inform that:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - Unit Vendor Management Divisi PFA
Plaza BNI BSD Lantai 5 CBD BSD City, Lot 1 No.5 Jl. Pahlawan Seribu Lengkong Gudang PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - Unit Harga Perkiraan Sendiri Divisi PFA
Serpong ID - 15130 Tangerang Selatan Plaza BNI BSD Lantai 5 CBD BSD City, Lot 1 No.5 Jl. Pahlawan Seribu Lengkong Gudang
Serpong ID - 15130 Tangerang Selatan
Has successfully completed ISO 900:2015 Quality Management System Transfer Surveil-
lance Audit as follow: Has successfully completed ISO 900:2015 Quality Management System Transfer Surveil-
The audit has conducted on 11 November 2024 lance Audit as follow:
The audit has conducted on 7 November 2024
For the scope:
Provision of Vendor Management Processes Including Registration, Clarification, Classifica-
For the scope:
tion and Evaluation
Provision of Estimation Processes
Therefore, the organization will be recommended for award certification.
The original certificate is currently in progress. Therefore, the organization will be recommended for award certification.
The original certificate is currently in progress.
This reference letter is given to be used as appropriate. Please do not hesitate to contact us
for any further clarification. Thank you. This reference letter is given to be used as appropriate. Please do not hesitate to contact us
for any further clarification. Thank you.
Yours sincerely,
Yours sincerely,
Yuan Handayana
President Director
PT TÜV SÜD Indonesia Yuan Handayana
President Director
e
PT TÜV SÜD Indonesia
Telephone: +62 21 2903 5015 PT TÜV SÜD Indonesia.
Fax No.: +62 21 5140 0996 Indonesia Stock Exchange Building
www.tuv-sud.co.id Tower I. 8 Floor Suite 806
Jl. Jenderal Sudirman, Kav 52-53, Lot 2
Jakarta Selatan 12190 e
Telephone: +62 21 2903 5015 PT TÜV SÜD Indonesia.
Fax No.: +62 21 5140 0996 Indonesia Stock Exchange Building
www.tuv-sud.co.id Tower I. 8 Floor Suite 806
Jl. Jenderal Sudirman, Kav 52-53, Lot 2
Jakarta Selatan 12190
Certificate of Appreciation ISO 30301:2019 ISO 9001:2015 ISO 9001:2015
Quality Management System Quality Management untuk Unit Quality Management untuk Unit
2024 for Provision of Filing Vendor Management(VM) Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
The Investor and Financial and Archiving Services
Education Council (IFEC) untuk Unit Archive Management November 2024 November 2024
Hong Kong part of Securities PT Tuv Sud Indonesia PT Tuv Sud Indonesia
and Future Commission (SFC) Desember 2024 - Desember 2027
Hong Kong PT Tuv Sud Indonesia
Platinum Greenship New Building Gold Greenship New Building ISO 9001:2015
V.1.2 Plaza BNI V.1.2 Menara BNI Sistem Manajemen Mutu untuk
BNI Contact Center Services
Desember 2020-Desember 2023
s.d 26/10/2025 (sedang dalam proses perpanjangan) Agustus 2023-Maret 2026
Green Building Council Indonesia Green Building Council Indonesia PT SGS Indonesia
Sertifikasi Masa Berlaku Lembaga Pemberi
ISO 27001 : 2013 BSI 2023 – 2025
ISO 9001:2015 Llyod’s Register 26 Juni 2027
Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 Proses Pelaporan Keuangan 26 Maret 2023 - 9 Maret 2026
PT SGS Indonesia
Publikasi dan Proses Pelaporan Pajak Penghasilan (Certificate ID17/03935)
216 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 219
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
217
Page 220
04
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Analisis &
Pembahasan
Manajemen atas
Kinerja Bank
Tinjauan Perekonomian dan Industri 220 Prospek Usaha Tahun 2025 365
Kebijakan Strategis BNI Tahun 2024 226 Proyeksi Kinerja Tahun 2025 367
Tinjauan Operasi per Segmen Usaha 228 Aspek Pemasaran 369
Digital Banking 282 Kebijakan Dividen dan Pembagiannya 373
Tinjauan Kinerja Keuangan Komprehensif 300 Kontribusi BNI terhadap Pembangunan
376
Komitmen dan Kontinjensi 331 Nasional
Transaksi Spot, Derivatif, dan Fasilitas Informasi tentang Realisasi Penggunaan
333 377
Analisis &
Lindung Nilai Dana Hasil Penawaran Umum
Aset Bank yang Dijaminkan 335 Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
384
Rupiah & Valas
Suku Bunga Dasar Kredit 336
Informasi Material Mengenai Corporate
Kemampuan Membayar Utang 339
Action, Investasi, Ekspansi, Divestasi,
Tingkat Kolektibilitas Piutang Perusahaan/ 385
340 Penggabungan Usaha, Akuisisi, dan/atau
Tingkat Kolektibilitas Pinjaman Restrukturisasi Utang/Modal
Pengelolaan Risiko Kredit 343 Informasi Transaksi Material yang
Pembahasan
Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen Mengandung Benturan Kepentingan dan/
atas Struktur Modal serta Praktik 352 387
atau Transaksi Afiliasi dengan Pihak Afiliasi/
Manajemen Risiko terkait Permodalan Pihak Berelasi
Ikatan yang Material untuk Investasi Barang Larangan, Batasan dan/atau Hambatan
354
Modal Signifikan untuk Melakukan Penyediaan
397
Investasi Barang Modal yang Direalisasikan Dana Antara Bank dan Entitas Lain dalam
356 Suatu Kelompok Usaha
dalam Tahun Buku Terakhir
Manajemen atas
Properti untuk Investasi 357 Perubahan Peraturan Perundang-undangan
398
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi yang Berpengaruh Signifikan Terhadap BNI
357 Perubahan Kebijakan Akuntansi dan
setelah Tanggal Laporan Akuntan
410
Rencana Pembelian Kembali Saham Dampaknya Terhadap BNI
357 Tingkat Kesehatan Bank 411
(Buyback)
Pencapaian Target Tahun 2024 358 Laporan Penggunaan Tambahan PMN 412
Informasi Kelangsungan Usaha 361 Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional atau
Kinerja Bank
413
Rincian Masalah yang Timbul di Tahun 2024 364 Penugasan Lain
218 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 221
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
219
Page 222
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tinjauan Perekonomian
dan Industri
Hingga Triwulan III – 2024, Badan Pusat Statistik
(BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia
tetap baik dan menunjukkan resiliensi dengan
capaian sebesar 5% hingga September 2024.
220 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 223
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KONDISI PEREKONOMIAN GLOBAL
Kondisi perekonomian global diperkirakan tetap solid di tahun 2024 seiring dengan IMF yang memproyeksikan
pertumbuhannya mencapai 3,2%, sedikit lebih rendah dibandingkan 2023 di 3,3%.
Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi Antarnegara
7,0
6,7
6,6
6,1
5,8
5,7
5,1
5,0
5,0
4,9
4,8
4,8
3,3
3,0
3,0
3,0
2,8
2,8
2,6
2,5
2,4
2,3
1,7
1,5
1,2
1,1
1.0
0,8
0,8
0,4
0,3
-0,5
-0,2
JPN GER GBR EUR AUS MEX THA KOR SGP USA BRA CHN IDN MYS PHL IND VNM
Pertumbuhan Ekonomi 9M24 (% YoY) Pertumbuhan Ekonomi FY24F (%)
Sumber: IMF, BNI Office of Chief Economist
Namun demikian, tidak semua negara mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi. Jerman yang diproyeksikan
tumbuh 0% pada 2024, hingga 9M24 justru mengalami kontraksi sebesar -0,2%. Inggris dan Jepang pun
hanya bertumbuh 0,4% dan -0,5% hingga 9M24, di bawah proyeksi masing-masing sebesar 1,1% dan 0,3%.
Secara menyeluruh, momentum pertumbuhan ekonomi memang mulai menunjukkan tanda-tanda
pelemahan memasuki Juli 2024, sebagaimana dicerminkan oleh rata-rata kinerja sektor manufaktur yang
masih berada di zona kontraktif (<50) untuk berbagai negara perekonomian utama. Momentum pelemahan
ini mencapai titik terbawahnya di bulan September dan mulai membaik memasuki Triwulan IV-2024.
Utamanya, perbaikan momentum ini terjadi di Tiongkok (51), India (56,4), AS (49,4), dan Vietnam (49,8),
yang mengalami kenaikan indeks PMI manufaktur di Desember 2024 dibandingkan bulan September 2024
(akhir Triwulan III – 2024).
Sektor Manufaktur Mengalami Pelemahan, Namun Membaik Memasuki Triwulan IV – 2024
Jan-24 Feb-24 Mar-24 Apr-24 May-24 Jun-24 Jul-24 Aug-24 Sep-24 Oct-24 Nov-24 Dec-24
GBR 47,0 47,5 50,3 49,1 51,2 50,9 52,1 52,5 51,5 49,9 48,0 47,0
USA 50,7 52,2 51,9 50,0 51,3 51,6 49,6 47,9 47,3 48,5 49,7 49,4
EUR 46,6 46,5 46,1 45,7 47,3 45,8 45,8 45,8 45,0 46,0 45,2 45,1
GER 45,5 42,5 41,9 42,5 45,4 43,5 43,2 42,4 40,6 43,0 43,0 42,5
FRA 43,1 47,1 46,2 45,3 46,4 45,4 44,0 43,9 44,6 44,5 43,1 41,9
CHN 50,9 45,2 53,9 52,2 52,5 51,6 49,4 50,2 49,8 50,4 53,3 51,0
IND 56,5 56,9 59,1 58,8 57,5 58,3 58,1 57,5 56,5 57,5 56,5 56,4
IDN 52,9 52,7 54,2 52,9 52,1 50,7 49,3 48,9 49,2 49,2 49,6 51,2
KOR 51,2 50,7 49,8 49,4 51,6 52,0 51,4 51,9 48,3 48,3 50,6 49,0
PHL 50,9 51,0 50,9 52,2 51,9 51,3 51,2 51,2 53,7 52,9 53,8 54,3
SGP 50,7 50,6 50,7 50,5 50,6 50,4 50,7 50,9 50,9 50,8 51,0 51,1
AUS 50,1 47,8 47,3 49,6 49,7 47,2 47,5 48,5 46,7 47,3 49,4 47,8
MYS 49,0 49,5 48,4 49,0 50,2 49,9 49,7 49,7 49,5 49,5 49,2 48,6
VNM 50,3 50,4 49,9 50,3 50,3 54,7 54,7 52,4 47,3 51,2 50,8 49,8
MEX 50,2 52,3 52,2 51,0 51,2 51,1 49,6 48,5 48,5 48,4 49,9 49,8
BRA 52,8 54,1 53,6 55,9 52,1 52,5 54,0 50,4 53,2 52,9 52,3 50,4
JPN 48,0 47,2 48,2 49,6 50,4 50,0 49,1 49,8 49,7 49,2 49,0 49,6
ITA 48,5 48,7 50,4 47,3 45,6 45,7 47,4 49,4 48,3 46,9 44,5 46,2
Sumber: CEIC, BNI Office of Chief Economist
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
221
Page 224
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ditinjau dari sisi tingkat harga, angka inflasi juga mengalami perlambatan di negara-negara perekonomian
utama. Di Amerika Serikat, inflasi konsumen per November 2024 mencapai 2,6%, turun dari 3,4% pada
Desember 2023, sejalan dengan perlambatan inflasi di Uni Eropa yang per November mencapai 2,5%
YoY (bdk. 3,4% YoY di Desember 2024) dan Inggris sebesar 2,6% YoY (bdk. 4% YoY di Desember 2024). Di
Asia Tenggara, hal yang sama dialami oleh Vietnam, Singapura, Filipina, dan Indonesia; yang semuanya
mengalami perlambatan inflasi sejak akhir 2023.
Perbandingan Angka Inflasi Tahunan di Berbagai Negara
5,7
5,5
4,0
3,9
3,7
3,7
3,7
3,6
3,4
3,4
2,9
2,8
2,7
2,6
2,6
2,6
2,5
2,5
2,2
1,8
1,6
1,5
1,5
1,3
0,9
0,2
-0,3
-0,8
CHN IND IDN MYS PHL SGP THA GBR VNM GER FRA USA JPN EUR
Inflasi Des-2023 (% YoY) Inflasi Nov-2024 (% YoY)
Sumber: CEIC, BNI Office of Chief Economist
Dilandasi oleh perlambatan inflasi yang persisten, penurunan suku bunga acuan dapat dilakukan oleh
berbagai bank sentral di dunia. Di Amerika Serikat, The Fed telah memangkas Fed Fund Rate (FFR) tiga kali
sebesar total 100bps di September (50bps), November (25bps), dan Desember 2024 (25bps), sehingga suku
bunga FFR mencapai 4,25-4,50%. Di kawasan lain, yakni di Eropa, pemotongan suku bunga acuan juga telah
terjadi sebanyak empat kali sampai ke tingkat 3% untuk deposit facility rate. Hal yang sama juga terjadi di
Tiongkok, moderasi pertumbuhan ekonomi dan menurunnya prospek pertumbuhan membuat bank sentral
Tiongkok telah melakukan pemotongan suku bunga loan prime rate (LPR) sebanyak dua sampai tiga kali
sepanjang 2024.
Berbagai Bank Sentral Negara Lain Telah Melakukan Pemotongan Suku Bunga dalam Menghadapi
Moderasi Ekonomi (Per Desember 2024)
7,00
6,5
6,00 6,00
5,00
4,75
4,00 4,33
3,25
3,00
3,15
2,00
1,00
0,00
Jan-21
Feb-21
Mar-21
Apr-21
Mei-21
Jun-21
Jul-21
Ags-21
Sep-21
Okt-21
Nov-21
Des-21
Jan-22
Feb-22
Mar-22
Apr-22
Mei-22
Jun-22
Jul-22
Ags-22
Sep-22
Okt-22
Nov-22
Des-22
Jan-23
Feb-23
Mar-23
Apr-23
Mei-23
Jun-23
Jul-23
Ags-23
Sep-23
Okt-23
Nov-23
Des-23
Jan-24
Feb-24
Mar-24
Apr-24
Mei-24
Jun-24
Jul-24
Ags-24
Sep-24
Okt-24
Nov-24
Des-24
Suku Bunga Kebijakan (%)
EUR IDN GBR IND USA CND
Sumber: CEIC, BNI Office of Chief Economist
Selanjutnya, dari pasar keuangan, berbagai peristiwa menyebabkan pasar keuangan Indonesia bergerak
dinamis di tahun 2024. Di akhir tahun (Triwulan IV), tekanan arus modal keluar pasar finansial Indonesia
cukup tinggi, mencatat angka negatif (Rp-54 triliun di Triwulan IV – 2024), dilandasi oleh berbagai sentimen
global, mencakup ketegangan di Timur Tengah serta pemilihan umum di AS yang menghasilkan Donald
Trump sebagai presiden terpilih AS ke-47.
222 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 225
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Akibat dinamika pasar keuangan yang berjalan sepanjang tahun lalu, kinerja nilai tukar Rupiah dan pasar
modal menunjukkan penurunan. Nilai tukar Rupiah hingga akhir 2024 terdepresiasi -4,6% YTD ke Rp16.102
per USD, bersamaan dengan terkoreksinya IHSG sebanyak -2,7% YTD. Lebih lanjut, imbal hasil obligasi
naik 52bps YTD ke 7,0%. Adapun tren depresiasi Rupiah lebih baik dibandingkan dengan nilai tukar negara-
negara berkembang lainnya (-6,3% YTD).
Kinerja Pasar Modal dan Nilai Tukar Mengalami Pelemahan Sebagai
Dampak Dinamika Pasar Sepanjang 2024
Kinerja Pasar Saham YTD 2024 Perubahan Yield Obligasi YTD 2024
(%) (%)
Japan 19,2 -106,5 Mexico
Malaysia 12,9 -88,6 China
China 12,7 -4,2 Thailand
Afrika Selatan 9,4
-41,4 India
India 8,8
-30,4 Korea Selatan
Philippines 1,2
YTD 2024 Malaysia 8,4 YTD
Russia 0,8
Per 31 Desember 2024 Czech Republic 39,4 Per 31 Desember 2024
-1,1 Thailand
Japan 47,7
-2,7 Indonesia
-9,6 Korea Selatan Indonesia 51,7
-10,4 Brazil South Africa 68,99
-13,7 Mexico Philippines 142,1
Kinerja Nilai Tukar di Tahun 2024
(%YTD)
DXY* 7,1
Malaysia 2,7
Afrika Selatan 0,9
Thailand 0,1
-1,3 ASEAN Avg
-1,7 UK
-2,8 China
-2,9 India
-3,4 Singapore
-4,4 Philippines
-4,6 Indonesia Data per:
-6,3 EM Average - Ex Arg & Tur 31 Des 2024
-6,6 EU
-6,6 Average Ex Arg & Tur *DXY positif
-7,8 Swiss menunjukkan apresiasi
-7,9 Mexico
-8,6 Canada
-8,9 Czech
-9,9 Swedia
-11,5 Japan
-14,3 Korea Selatan
Sumber: Bloomberg, BNI Office of Chief Economist
KONDISI PEREKONOMIAN NASIONAL
Hingga Triwulan III – 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap
baik dan menunjukkan resiliensi dengan capaian sebesar 5% 9M24. Tingkat pertumbuhan tersebut didukung
oleh pengeluaran pemerintah (7,5% YoY di 9M24) dan investasi konstruksi (5,6% YoY di 9M24). Pengeluaran
pemerintah didorong oleh dukungan fiskal bagi penyelenggaraan pemilu presiden serta pilkada serentak
diikuti dengan realisasi belanja barang serta sosial. Selanjutnya, adapun pertumbuhan investasi didukung
oleh investasi mesin & peralatan, serta bangunan & struktur, seiring dengan proyek pembangunan Ibu Kota
Nusantara (IKN) dan penyelesaian program strategis nasional (PSN). Sedangkan, konsumsi rumah tangga
tumbuh moderat di 4,9% YoY 9M24.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
223
Page 226
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Secara sektoral, pertumbuhan ekonomi sepanjang 9M24 yang tinggi terdapat di sektor transportasi dan
pergudangan (9,0% YoY), akomodasi (9,3% YoY), jasa usaha (8,5% YoY) dan jasa kesehatan (9,2% YoY);
sedangkan sektor ekonomi yang kinerja pertumbuhannya lemah sepanjang 9M24 di antaranya adalah
manufaktur (4.3%), sektor pertanian dan perkebunan (0,7% YoY), dan jasa real estate (2,3% YoY). Lemahnya
pertumbuhan pada sektor-sektor jasa primer dan tingginya pertumbuhan pada sektor-sektor jasa tersier
dapat disebabkan oleh dua faktor. Pertama, stagnannya daya beli kelompok calon menengah-bawah. Kedua,
bahwa pertumbuhan sektor jasa tersier lebih banyak didukung oleh kelompok atas.
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Berdasarkan Komponen Pengeluaran (% YoY)
1Q22 2Q22 3Q22 4Q22 1Q23 2Q23 3Q23 4Q23 1Q24 2Q24 3Q24
PDB Agregat 5,02 5,46 5,73 5,01 5,04 5,17 4,94 5,04 5,11 5,05 4,95
Konsumsi Rumah Tangga 4,35 5,52 5,40 4,50 4,53 5,22 5,05 4,47 4,91 4,93 4,91
Konsumsi LNPRT 5,91 5,03 5,99 5,72 6,16 8,59 6,18 18,11 24,29 9,98 11,69
Belanja Pemerintah -6,60 -4,61 -2,50 -4,72 3,31 10,47 -3,93 2,81 19,91 1,42 4,62
Investasi (PMTDB) 4,08 3,09 4,98 3,33 2,11 4,63 5,77 5,02 3,79 4,43 5,15
Ekspor Netto 3,60 37,00 -7,95 84,55 67,02 -1,23 11,90 10,10 1,36 10,15 -1,97
Ekspor 14,40 16,32 19,09 14,95 11,74 -2,91 -3,91 1,64 1,44 8,18 9,09
Impor 16,06 13,06 25,73 6,49 4,15 -3,23 -6,75 -0,15 1,46 7,79 11,47
Sumber: BPS, CEIC, BNI Office of Chief Economist
Dari sisi tingkat harga konsumen, pada akhir 2024, Indonesia mencatat inflasi dari sisi indeks harga konsumen
(IHK) sebesar 1,6% YoY dan merupakan inflasi terendah secara historis. Sepanjang 2024, terdapat lima bulan
(Mei-September) dimana Indonesia mengalami deflasi secara bulanan. Penurunan inflasi sepanjang tahun
lalu utamanya disumbang oleh penurunan harga pangan akibat peningkatan pasokan pangan pasca dampak
El Nino dan intervensi pasar pemerintah. Namun, penurunan harga pangan ini dapat juga menunjukkan
lemahnya permintaan domestik dari kelompok berpenghasilan menengah bawah, yang proporsi konsumsi
makanannya hampir mencapai 40-50% dari keseluruhan belanja. Sementara itu, inflasi inti naik menjadi
2,3% YoY, didorong oleh lonjakan harga perhiasan emas, sehingga sebenarnya inflasi inti tanpa emas tetap
rendah di 1,7% YoY. Inflasi inti yang rendah ini diduga juga terkait dengan masalah struktural seperti pasar
tenaga kerja formal yang lemah dan tingginya informalitas pekerjaan.
Inflasi menurun secara tahunan ke 1,6% YoY di akhir 2024
7,00 4,00
6,00 3,50
6,0
3,00
5,7
5,00
5,5
5,5
5,4
5,3
2,26
2,50
5,0
4,9
4,7
4,00
4,3
4,3
2,00
4,0
3,00
3,6
3,5
3,5
1,50
3,3
3,1
3,0
3,0
2,9
2,8
2,8
2,00
2,6
2,6
2,6
2,6
2,5
1,00
2,3
2,2
2,1
2,1
2,1
1,8
1,7
1,00
1,5
1,6
0,50
0,00 0,00
Oct- 22
Nov-22
Dec- 22
Oct- 23
Nov-23
Dec- 23
Oct- 24
Dec- 24
Feb- 22
Jun- 22
Jul-22
Sep- 22
Feb- 23
Jun- 23
Jul-23
Sep- 23
Feb- 24
Jun- 24
Jul-24
Sep- 24
Nov-24
Apr- 22
Aug- 22
Apr- 23
Aug- 23
Apr- 24
Aug- 24
Jan- 22
Jan- 23
Jan- 24
Mar- 22
May- 22
Mar- 23
May- 23
Mar- 24
May- 24
Inflasi IHK Indonesia (% YoY)
Inflasi Umum (% YoY) Inflasi Inti (% YoY)
Sumber: BPS, BNI Office of Chief Economist
Rendahnya inflasi di sepanjang Semester II – 2024 bersamaan dengan penurunan Fed Fund Rate (FFR) yang
awalnya terjadi di September 2024, serta penguatan Rupiah pada periode tersebut (pada 9M24, rupiah
sempat menguat 1,9% YTD) menjadi pertimbangan Bank Indonesia untuk menurunkan BI-rate sebesar
25bps di September menjadi 6,0%. Tetapi, karena volatilitas pasar yang terjadi di sebagian besar Triwulan
IV – 2024 dan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS yang menaikkan risiko inflasi negara tersebut,
maka trayek penurunan suku bunga kebijakan BI belum berlanjut.
224 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 227
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KONDISI INDUSTRI PERBANKAN
Dari sisi pertumbuhan kredit, trennya menunjukkan pertumbuhan yang solid, dimana Bank Indonesia
mencatat pertumbuhan kredit perbankan per bulan Desember 2024 10,4% YoY. Berdasarkan kelompok
penggunaan, pertumbuhan kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi, masing-masing
sebesar 8,4% YoY, 13,6% YoY, dan 10,6% YoY. Pertumbuhan kredit perbankan ini ditopang oleh pertumbuhan
dana pihak ketiga (DPK) sebesar 4,5% YoY per Desember 2024. Sepanjang 2024, selain memangkas suku
bunga sebanyak satu kali, BI juga memberikan kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) untuk
mendukung penyaluran kredit ke sektor-sektor prioritas, seperti sektor hilirisasi minerba dan pangan, sektor
otomotif, perdagangan dan listrik, gas dan air, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta UMKM.
Ketahanan sistem keuangan tetap terjaga dengan baik pada tahun 2024. Rasio kredit terhadap DPK (LDR)
sebesar 89% per Desember 2024. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan
pada Desember 2024 tergolong kuat sebesar 27%, sehingga mampu menyerap risiko dan mendukung
pertumbuhan kredit. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) perbankan pada
Desember 2024 semakin melandai menjadi sebesar 2,1% (bdk. Januari 2024 sebesar 2,4%).
Pertumbuhan Kredit per Desember 2024 Mencapai 10,4% YoY
14,0%
12,0%
10,0% 10,4%
8,0%
6,0%
4,5%
4,0%
2,0%
0,0%
-2,0%
-4,0%
-6,0%
Jan-21
Feb-21
Mar-21
Apr-21
Mei-21
Jun-21
Jul-21
Ags-21
Sep-21
Okt-21
Nov-21
Des-21
Jan-22
Feb-22
Mar-22
Apr-22
Mei-22
Jun-22
Jul-22
Ags-22
Sep-22
Okt-22
Nov-22
Des-22
Jan-23
Feb-23
Mar-23
Apr-23
Mei-23
Jun-23
Jul-23
Ags-23
Sep-23
Okt-23
Nov-23
Des-23
Jan-24
Feb-24
Mar-24
Apr-24
Mei-24
Jun-24
Jul-24
Ags-24
Sep-24
Okt-24
Nov-24
Des-24
Loan & Deposit Growth
Loan Growth (% YoY) Deposit Growth (% YoY)
Sumber: BI, OJK, BNI Office of Chief Economist
Sepanjang 2024, selain memangkas suku bunga
sebanyak satu kali, BI juga memberikan kebijakan
insentif likuiditas makroprudensial (KLM) untuk
mendukung penyaluran kredit ke sektor-sektor
prioritas, seperti sektor hilirisasi minerba dan
pangan, sektor otomotif, perdagangan dan listrik,
gas dan air, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,
serta UMKM.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
225
Page 228
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kebijakan Strategis
BNI Tahun 2024
Di tengah volatilitas pasar keuangan disertai kondisi membantu nasabah berkembang dari sekadar
likuiditas yang menantang, BNI tetap konsisten melakukan transaksi dasar hingga mencapai tujuan
mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang keuangan mereka.
positif dan berkelanjutan selama tahun 2024.
Stabilisasi margin mulai terlihat seiring dengan BNI juga telah merumuskan aspirasi kebijakan
penguatan strategi BNI dalam pengelolaan likuiditas strategis tahun 2024 yang dilanjutkan sampai dengan
di tengah gejolak pasar keuangan. BNI juga menjaga tahun 2029. Prioritas strategis BNI dalam 5 tahun ke
akselerasi pertumbuhan kredit selama tahun 2024 depan terangkum dalam “3P”: Productivity, Platform
ditopang oleh pembiayaan kepada debitur top tier di dan Proposition untuk mendukung tercapainya
segmen Korporasi Swasta dan BUMN, pembiayaan sasaran keuangan perusahaan Kemudian, dalam
kepada segmen Konsumer terutama ditopang oleh rangkaian rencana jangka panjang (corporate plan)
Kredit Pemilikan Rumah dan kredit tanpa agunan Perseroan, tahun 2024 menjadi tahun bagi BNI untuk
(personal loan), serta pembiayaan kepada segmen berfokus pada produktivitas melalui peningkatkan
UMKM dan Konsumer melalui perusahaan anak produktivitas melalui pengembangan keterampilan,
hibank dan BNI Finance. redesain peran, optimalisasi jaringan kantor dan
analytics. Dengan hasil utama yaitu pelatihan
Sepanjang tahun 2024, BNI mengimplementasikan keterampilan SDM dan leadership transformation,
beragam kebijakan strategis di antaranya melakukan proses kredit yang optimal, dan penyelesaian format
penyesuaian suku bunga pinjaman secara selektif, perubahan jaringan.
melakukan diversifikasi sumber pendanaan,
mengoptimalkan LDR (loan to Deposit Ratio) dalam Berdasarkan Rencana Jangka Panjang BNI yang
level yang tetap aman terutama dengan adanya tercantum di dalam dokumen Corporate Plan BNI
katalis positif dari insentif GWM BI, serta peralihan 2024-2028, BNI menerapkan kebijakan strategis
bauran pinjaman yang difokuskan pada denominasi 2024 dalam rangka mencapai sasaran yang telah
Rupiah. BNI menyadari bahwa tekanan terbesar ditetapkan sebelumnya, sebagaimana tertuang
terhadap Cost of Fund berasal dari pendanaan valas, sebagai berikut:
oleh karena itu sejak awal tahun 2024 BNI mengambil
langkah strategis untuk mengurangi ekspansi kredit 1. Meningkatkan Ekspansi Bisnis melalui Top Tier
valas dan memfokuskan pada pinjaman Rupiah. dengan Memperkuat Manajemen Risiko
BNI akan fokus pada ekspansi bisnis di segmen
Dalam hal pendanaan, salah satu strategi yang Corporate Top Tier dan sektor prioritas dengan
dilakukan BNI adalah mengoptimalkan CASA mengutamakan budaya manajemen risiko yang
franchise terutama dalam jangka panjang, dengan kuat. Produktivitas Relationship Manager (RM)
memanfaatkan channel mobile banking baru BNI akan ditingkatkan melalui re-alokasi yang lebih
yaitu wondr by BNI yang telah diluncurkan pada efisien. Selain itu, BNI juga akan mengakuisisi
tanggal 5 Juli 2024. Aplikasi wondr by BNI dapat konsumer berkualitas melalui produk payroll
memenuhi berbagai kebutuhan finansial nasabah loan dan mortgage, dengan fokus pada wilayah
retail, yang dilengkapi dengan berbagai fitur-fitur yang memiliki potensi bisnis tinggi. Peningkatan
transaksi seperti pembayaran QRIS, top up e-wallet, kualitas pipeline manajemen dan manajemen
virtual account, transfer ke dalam dan luar negeri, risiko akan menjadi prioritas, khususnya untuk
manajemen kartu, fitur monitoring keuangan dan segmen SME dan Commercial.
investasi, serta banyak fitur lainnya.
2. Peningkatan Digital Platform untuk Optimalkan
Melalui wondr by BNI, kami terus memperluas Transactional Banking dan Cross-Selling
layanan dengan memanfaatkan ekosistem BNI Optimalisasi platform digital untuk meningkatkan
untuk memenuhi berbagai kebutuhan nasabah di layanan transaksi dan cross-selling. Platform
era perbankan digital modern ini. Tujuan BNI adalah Mobile Banking untuk konsumer dan BNIdirect
untuk korporasi akan diperkuat agar lebih
226 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 229
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
terintegrasi dan efisien. Penggunaan data cross-border, termasuk perdagangan, diaspora,
analytics akan dimaksimalkan untuk mendukung investasi, dan transaksi internasional. Ekspansi
cross-sell di segmen konsumer dan non- akan dilakukan dengan membuka outlet di
lending. BNI juga akan mengembangkan solusi negara-negara yang memiliki potensi pasar yang
berbasis teknologi untuk instansi pemerintah tinggi, guna mendukung pertumbuhan global
dan universitas guna menarik dana murah. BNI.
Fokusnya adalah pada ekspansi segmen nasabah
berkualitas untuk meningkatkan transaksi dan 5. Memperkuat Human Capital dan IT untuk
dana murah. Meningkatkan Produktivitas
Meningkatkan sumber daya manusia
3. Memperkuat Jaringan Bisnis melalui Optimalisasi (SDM) dengan fokus pada pengembangan
Outlet keterampilan kritikal melalui pelatihan khusus
Dalam rangka memperkuat jaringan bisnis, untuk Relationship Manager di segmen SME,
BNI akan mengoptimalkan outlet di pasar yang Enterprise, Commercial, dan Wealth. Selain itu,
sudah saturasi serta pasar prioritas. Model kapabilitas IT dan keamanan IT akan diperkuat
penjualan dan proses bisnis akan diperkuat untuk untuk mendukung transaksi dan operasi yang
mendukung pembaruan jaringan, sementara lebih efisien dan aman. Manajemen data dan
sinergi antara cabang dan kantor pusat akan analitik akan dioptimalkan untuk memaksimalkan
meningkatkan penetrasi bisnis di berbagai potensi bisnis dan cross-selling, serta mendukung
segmen. BNI juga akan beralih ke digitalisasi keputusan berbasis data.
untuk meningkatkan transaksi nasabah, serta
mengevaluasi implementasi organisasi NWOW 6. Optimalisasi BNI Grup untuk Memperkuat Posisi
Wilayah untuk memastikan efektivitas jaringan Perusahaan Anak
yang ada. Untuk memperkuat posisi perusahaan anak,
BNI akan meningkatkan kapasitas bisnis anak
4. Mengembangkan Jaringan Bisnis Internasional perusahaan guna memberikan kontribusi yang
untuk Mendukung Penetrasi Pasar Global lebih besar bagi BNI. Fokus utama adalah
Memperkuat kapabilitas bisnis internasional meningkatkan profitabilitas dan mencapai
dengan meningkatkan SDM, teknologi, dan target Return on Equity (ROE) yang lebih
proses bisnis untuk menghadapi tantangan tinggi, sehingga mendukung pertumbuhan dan
pasar global. Bisnis internasional akan terus stabilitas keuangan BNI secara keseluruhan.
dikembangkan melalui solusi dan layanan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
227
Page 230
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tinjauan Operasi
per Segmen Usaha
Penjelasan mengenai tinjauan segmen operasi berikut juga disajikan dalam Catatan atas Laporan Keuangan
Konsolidasian yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam Laporan Tahunan ini. Pada tahun 2024,
segmen BNI dibagi berdasarkan 2 (dua) aspek, yaitu:
1. Segmen operasi, yang menggambarkan segmen bisnis BNI berdasarkan kelompok nasabah utama
dan produk sebagai berikut: Wholesale & International Banking, Institutional Banking, Enterprise &
Commercial Banking, Retail Banking, Treasury, Kantor Pusat dan Perusahaan Anak; dan
2. Segmen geografis, yang menggambarkan persebaran bisnis BNI secara geografis, terbagi ke dalam
wilayah Indonesia, Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.
Segmen Segmen
Geografis Operasi
Pembagian
Menggambarkan Berdasarkan kelompok
persebaran Segmen BNI nasabah utama dan
bisnis BNI secara produk
geografis
Dalam rangka mencapai hasil yang maksimal guna memenuhi kebutuhan nasabah secara end-to-end,
dibutuhkan strategi yang memperhatikan kondisi pasar dan portofolio yang seimbang di masing-masing
segmen. Penentuan Segmen Operasi juga bertujuan untuk mengembangkan solusi untuk nasabah
secara end-to-end lintas channel baik fisik maupun digital, ataupun lintas produk. Nasabah akan dapat
memanfaatkan secara maksimal seluruh produk BNI sesuai dengan kebutuhan melalui layanan satu pintu
yang diwakili oleh masing-masing relationship manager.
BNI menggunakan customer analysis and management portofolio, untuk menerjemahkan kebutuhan-
kebutuhan nasabah di sektor Business Banking ke dalam bentuk value-based industry analysis, pengaturan
portofolio sektor Business Banking, review dan penyempurnaan sistem dan prosedur kredit Business
Banking serta melakukan customized loan untuk nasabah-nasabah dengan minimal risk. Berbagai hasil
analisis tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan BNI yang fokus pada prinsip “customer
centric” yang lebih tajam terhadap upaya pemenuhan kebutuhan nasabah.
Dengan adanya pendekatan ini, membuktikan BNI semakin mampu untuk terus berbenah secara menyeluruh
baik yang ada di cabang, wilayah, Kantor Pusat, maupun kantor cabang di luar negeri dalam hal penyediaan
informasi guna pengambilan keputusan dan perbaikan yang dilakukan berdasarkan data dan customer needs
agar lebih memaksimalkan kinerja BNI. Pengadopsian sistem Segmen Operasi tersebut juga berdampak
pada cara pengukuran dan kinerja Segmen Operasi BNI berdasarkan kepemilikan nasabah.
228 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 231
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
SEGMEN OPERASI
Informasi mengenai masing-masing pelaporan per segmen dalam pelaporan Segmen Operasi BNI
mencakup sebagai berikut:
Wholesale &
Retail Banking
International Banking Institutional Banking Enterprise &
Pinjaman yang diberikan,
Commercial Banking Pinjaman yang diberikan
Pinjaman yang diberikan, terdiri dari kredit program
simpanan nasabah dan simpanan nasabah dan dan konsumer serta produk
Pinjaman yang diberikan,
transaksi-transaksi lainnya transaksi-transaksi lainnya simpanan ritel, jasa, dan
simpanan nasabah dan
milik nasabah korporasi, baik milik nasabah Kementerian, investasi lainnya untuk
transaksi-transaksi lainnya
BUMN dan badan usaha Lembaga, dan Perguruan mendorong transaksi closed
milik nasabah dengan skala
swasta termasuk institusi Tinggi. loop nasabah perorangan
menengah/komersial.
keuangan dan nasabah hingga UMKM.
kantor luar negeri.
Kantor Pusat
Perusahaan Anak Mengelola aset dan
liabilitas BNI selain yang
Treasury Seluruh transaksi yang
telah dikelola oleh Segmen
dilakukan oleh Perusahaan
Operasi lainnya, termasuk
Kegiatan treasury Bank Anak yang bergerak
menerima alokasi biaya
seperti foreign exchange, di bidang asuransi,
atas penyediaan jasa servis
money market, fixed income, pembiayaan konsumen,
secara sentralisasi kepada
dan derivative. perbankan, modal ventura,
segmen lainnya serta
sekuritas dan manajemen
pendapatan/biaya yang
investasi
tidak teralokasi ke pelaporan
segmen lainnya.
Adapun informasi mengenai gambaran awal tentang bisnis dari Segmen Operasi tersebut, berikut
disampaikan kontribusi per segmen terhadap laba, kredit yang disalurkan, serta penghimpunan Dana Pihak
Ketiga (DPK) BNI.
Laporan Laba Rugi per Segmen Operasi
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Operasi Nominal Persentase
Rp-miliar % Rp-miliar %
(Rp-milliar) (%)
Wholesale & International Banking 12.538 57,9 11.657 55,2 881 7,6
Institutional Banking 1.702 7,9 1.053 5,0 649 61,7
Enterprise & Commercial Banking 2.668 12,3 2.399 11,4 268 11,2
Retail Banking 9.235 42,6 9.894 46,9 (658) (6,7)
Treasury 2.746 12,7 2.345 11,1 401 17,1
Kantor Pusat (7.683) (35,5) (6.564) (31,1) (1.119) 17,0
Perusahaan Anak 509 2,3 421 2,0 88 20,8
Penyesuaian dan Eliminasi (46) (0,2) (99) (0,5) 53 (53,9)
Laba Rugi Bersih Segmen Operasi 21.669 100,0 21.106 100,0 563 2,7
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
229
Page 232
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Komposisi Laba Rugi per Segmen Operasi
(%)
2,0% 2,3%
(31,1)%
(35,5)%
55,2% Wholesale & International Banking
57,9%
Institutional Banking
2023 2024
11,1% Enterprises & Commercial Banking
12,7% Retail Banking
Treasury
5,0% Kantor Pusat
7,9%
46,9% Perusahaan Anak
11,4% 42,6% 12,3%
Kredit per Segmen Operasi
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Segmen Operasi % % Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-milliar) (%)
Wholesale & International Banking 405.376 52,2 353.141 50,8 52.235 14,8
Institutional Banking 37.523 4,8 16.017 2,3 21.506 134,3
Enterprises & Commercial Banking 100.117 12,9 105.519 15,2 (5.402) (5,1)
Retail Banking 218.534 28,2 213.235 30,7 5.299 2,5
Perusahaan Anak 16.247 2,1 9.043 1,3 7.204 79,7
Penyesuaian dan eliminasi (1.925) (0,2) (1.870) (0,3) (55) 2,9
Total Kredit Segmen Operasi 775.872 100,0 695.085 100,0 80.787 11,6
Komposisi Kredit per Segmen Operasi
(%)
1,3% 2,1%
30,7%
28,2% Wholesale & International Banking
2023 50,8%
2024 52,2% Institutional Banking
Enterprises & Commercial Banking
Retail Banking
12,9% Perusahaan Anak
15,2%
2,3% 4,8%
230 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 233
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dana Pihak Ketiga per Segmen Operasi
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Wholesale & International
224.894 27,9 253.649 31,3 (28.755) (11,3)
Banking
Institutional Banking 117.817 14,6 136.146 16,8 (18.329) (13,5)
Enterprise & Commercial
57.400 7,1 54.701 6,7 2.699 4,9
Banking
Retail Banking 392.561 48,7 357.213 44,1 35.348 9,9
Perusahaan Anak 13.347 1,7 10.236 1,3 3.111 30,4
Penyesuaian dan Eliminasi (508) (0,1) (1.215) (0,1) 707 (58,2)
Total Dana Pihak Ketiga
805.511 100,0 810.730 100,0 (5.219) (0,6)
Segmen Operasi
Dana Pihak Ketiga per Segmen Operasi
(%)
1,3% 1,7%
27,9%
31,3%
Wholesale & International Banking
Institutional Banking
2024
44,1% Enterprises & Commercial Banking
2023 48,7%
Retail Banking
Perusahaan Anak
16,8% 14,6%
6,7% 7,1%
WHOLESALE & INTERNATIONAL BANKING
Segmen Wholesale & International Banking Solution merupakan layanan yang menawarkan segala
kebutuhan finansial (one stop financial solution) guna mendukung kegiatan bisnis nasabah lokal maupun
internasional, baik dari sisi penyaluran kredit, pengelolaan dana serta aktivitas transaksional lainnya secara
komprehensif.
Dalam hal penyaluran kredit, Wholesale & International Banking Solution memberikan solusi kepada
nasabah yang terbagi atas Corporate Finance, Project Finance, Supply Chain Financing maupun Structured
Finance. Dalam pengelolaan dana dan aktivitas transaksional, Wholesale & International Banking Solution
BNI beriorientasi kepada kebutuhan nasabah dalam mengelola transaksi keuangannya.
Kriteria pengelolaan nasabah pada segmen Wholesale & International Banking (WHI) adalah nasabah
non-perorangan baik perusahaan swasta, BUMN, Multi National Company (MNC), non-banking financial
institutions, dan financial institutions dengan parameter sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
231
Page 234
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Parameter Profil Nasabah Wholesale & International Banking
Parameter Profil Nasabah
Perusahaan dengan Gross Annual Sales (GAS) > Rp1,5 triliun (termasuk grup usahanya) dan Maksimum
Size Perusahaan
Kredit > Rp500 miliar dan/atau Average DPK > Rp100 miliar.
a. Domestik:
1. 150 Richest Indonesia versi Globe beserta grupnya; Forbes 500 beserta grupnya; LQ45 beserta
grupnya; BUMN beserta grupnya; Perusahaan Tbk beserta grupnya; Perusahaan Non Tbk beserta
grupnya.
2. Lembaga Keuangan Bank dan Bukan Bank; Dana Pensiun Regulatory dan Non Regulatory; Anak
Nasabah Usaha Bank Himbara; Indonesian Financial Group (IFG); Fintech yang terkait pembiayaan.
3. Perusahaan Multi National (MNC)
Perusahaan segmen corporate dengan kepemilikan saham lebih 50% atau secara mayoritas dimiliki
asing.
b. Luar Negeri:
Kredit dan Dana di Cabang Luar Negeri yang dikelola Kantor Luar Negeri.
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi pengelolaan likuiditas (treasury management).
Wholesale & International Banking Kantor Luar Negeri (KLN) BNI berperan sebagai
mitra strategis bagi perusahaan yang memperluas
Keunggulan Kompetitif operasi mereka ke pasar internasional, dengan
BNI menegaskan posisinya sebagai bank Indonesia menyediakan layanan seperti advisory, pembiayaan
dengan jaringan global terbesar, sejalan dengan proyek (project financing), dan pembiayaan
visi pemerintah untuk menjadikannya institusi terstruktur (structured financing).
berkapasitas global. Jaringan internasional BNI
meliputi Kantor Luar Negeri (KLN) yang tersebar Kantor Luar Negeri (KLN) BNI secara aktif
di pusat-pusat keuangan dunia, seperti Singapura, memfasilitasi transaksi perdagangan lintas
Hong Kong, Tokyo, London, New York, dan Seoul. negara, mulai dari settlement perdagangan hingga
Selain itu, BNI hadir melalui Representative Office pembayaran lintas mata uang, untuk memastikan
di Amsterdam dan Sydney, serta Sub-Branch di kelancaran operasional nasabah korporasi. Dengan
Osaka, memungkinkan jangkauan yang lebih luas ke fokus pada segmen wholesale, BNI terus berinovasi
pasar global. Kehadiran ini memperkuat peran BNI untuk menghadirkan solusi keuangan yang
sebagai mitra strategis dalam mendukung bisnis dirancang guna mendorong pertumbuhan bisnis
internasional, sekaligus memperluas akses layanan global serta meningkatkan daya saing perusahaan
keuangan yang berkontribusi pada pertumbuhan Indonesia di pasar internasional.
ekonomi Indonesia di kancah global. Dengan fokus
pada inovasi, kolaborasi, dan layanan terbaik, BNI Sebagai bentuk komitmen terhadap diaspora
terus menciptakan peluang baru bagi nasabah dan Indonesia, Kantor Luar Negeri (KLN) BNI memberikan
mitra di seluruh dunia. Kantor Luar Negeri (KLN) BNI dukungan kepada pengusaha diaspora di luar negeri
memiliki peran strategis dalam menyediakan solusi melalui solusi keuangan yang dirancang untuk
keuangan terintegrasi bagi nasabah Wholesale and mendukung pengembangan usaha mereka serta
International Banking di luar negeri, mencakup business matching dengan pengusaha Indonesia
grup usaha serta mitra bisnis seperti supplier dan melalui program Xpora. BNI membantu pengusaha
buyer dari debitur BNI. Kantor Luar Negeri (KLN) diaspora berkontribusi pada penguatan ekonomi
BNI berkontribusi aktif dalam pembiayaan kredit Indonesia sekaligus memperkuat hubungan bisnis
sindikasi kelas atas (top-tier syndicated loans) dan lintas negara.
menawarkan skema pembiayaan khusus, seperti
supply chain financing, guna mendukung kelancaran Melalui sinergi dengan berbagai pihak, Kantor Luar
rantai pasok global dan memperkuat stabilitas bisnis Negeri (KLN) BNI juga mendukung pertumbuhan
internasional. perdagangan Indonesia dengan negara lain dan
investasi ke Indonesia dari luar negeri, sejalan
Melalui jaringan internasional yang luas, Kantor dengan strategi perusahaan untuk memperkuat
Luar Negeri (KLN) BNI mendukung kebutuhan jaringan global dan memberikan layanan terbaik
pembiayaan korporasi besar dalam aktivitas kepada nasabah korporasi maupun pengusaha
perdagangan lintas negara, termasuk trade diaspora.
finance, pengelolaan risiko nilai tukar (forex), dan
232 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 235
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Rencana dan Strategi Wholesale & c. Menjalankan one stop financial solution yang
International Banking Tahun 2024 dirancang sesuai kebutuhan tiap-tiap nasabah
Wholesale & International Banking BNI berkomitmen melalui kolaborasi dengan divisi terkait dan
untuk memberikan solusi komprehensif dan perusahaan anak.
menerapkan langkah-langkah strategis yang 2. Strategi bisnis
menjadi prioritas dalam menjaga kinerja solid serta a. Menerapkan “Three Pronged Business Model”
memberikan pendapatan yang optimal. Selama dengan memberikan solusi transaksi kepada
tahun 2024, strategi Wholesale & International bank koresponden di Indonesia, khususnya
Banking BNI dalam mewujudkan komitmennya, bank lokal dan BPD. Ekspansi bisnis ke
antara lain: segmen platinum dan gold serta kolaborasi
dengan bank baru menjadi prioritas utama.
Produktivitas dan Profitabilitas Segmen b. Memberikan solusi terpadu dengan
Wholesale & International Banking mengutamakan cross-selling produk BNI dan
1. Strategi portofolio anak perusahaan. Selain itu fokus strategi juga
a. Berfokus pada sektor prioritas yang diutamakan dengan diversifikasi klien serta
memberikan dampak positif untuk pengembangan sistem yang lebih efisien.
meningkatkan potential market share, kualitas c. Menghimpun dana pihak ketiga berkualitas
aset kredit dan profitabilitas BNI, antara sehat, dengan menawarkan transaksi dalam
lain sektor energi, agribisnis, manufaktur, satu platform terintegrasi dan kemudahan
telekomunikasi dan digital economy. transaksi melalui single sign-on menggunakan
b. Meningkatkan eksposur portofolio ESG BNIdirect sehingga cash management BNI
BNI dengan ekspansi ke sektor energi baru dapat menjadi pilihan utama bagi nasabah
terbarukan, efisiensi energi, pencegahan dan korporasi.
pengendalian polusi, pengelolaan sumber d. Menjadikan BNI International Desk sebagai
daya alam hayati dan penggunaan lahan yang Foreign Direct Investment (FDI) Advisory
berkelanjutan, transportasi ramah lingkungan, Unit yang memberikan solusi terbaik bagi
green building, atau sektor industri lainnya perusahaan-perusahaan asing melalui
yang menerapkan prinsip ESG. kolaborasi dengan stakeholder strategis,
antara lain Kementerian Investasi, Kemenko
Marves, KADIN, dan asosiasi bisnis atau
pengusaha terkait.
PRODUKTIVITAS DAN PROFITABILITAS SEGMEN WHOLESALE & INTERNATIONAL BANKING
Produktivitas Segmen Wholesale & International Banking
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Produktivitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 405.376 353.141 52.235 14,8
Total Dana Pihak Ketiga 224.894 253.649 (28.755) (11,3)
Giro 150.108 197.876 (47.768) (24,1)
Tabungan 447 1.070 (623) (58,2)
Deposito 74.339 54.703 19.637 35,9
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
233
Page 236
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Profitabilitas Segmen Wholesale & International Banking
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Profitabilitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Pendapatan bunga – neto 10.122 11.447 (1.325) (11,6)
Pendapatan operasional lainnya 4.809 4.615 194 4,2
Beban operasional lainnya (4.467) (4.880) 413 (8,5)
Pembentukan cadangan kerugian
2.073 475 1.598 336,4
penurunan nilai
Laba operasional 12.538 11.657 881 7,6
Pendapatan (beban) bukan
- - - -
operasional neto
Laba sebelum beban pajak 12.538 11.657 881 7,6
Pada tahun 2024, kredit Segmen Wholesale & Strategi portofolio
International Banking mampu tumbuh 14,8% YoY. • Melanjutkan fokus utama portofolio bisnis
Pertumbuhan tersebut berfokus pada debitur kepada sektor:
dengan penambahan kriteria diamond plus untuk a. Unggulan yaitu sektor yang memiliki
pertumbuhan yang lebih berkualitas. Sedangkan pertumbuhan PDB yang tinggi dan
Dana Pihak Ketiga terkoreksi 11,3% YoY, seiring produktivitas yang tinggi seperti konstruksi,
dengan kebijakan Bank yang fokus pada dana pihak transportasi & pergudangan, pertambangan
ketiga yang berkualitas dan sehat. & penggalian, informasi & telekomunikasi
serta listrik & gas.
Dari sisi profitabilitas, laba sebelum pajak sebesar b. Potensial, yaitu sektor yang memiliki
Rp12.538 miliar atau mengalami peningkatan 7,6% pertumbuhan PDB rendah dan produktivitas
bila dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan yang tinggi seperti manufaktur, penyediaan
ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan akomodasi & makanan, real estate dan
operasional lainnya sebesar 4,2% yang didominasi keuangan non bank.
oleh Fee Based Income yang sejalan dengan c. Sektor-sektor yang menjadi fokus pemerintah
pertumbuhan volume transaksi dengan salah dalam asta cita seperti agro-maritim,
satu strateginya yaitu optimalisasi BNIdirect yang pendidikan, healthcare, digital economy, food
menawarkan one stop solution dan kemudahan & beverages.
transaksi yang customized sesuai kebutuhan
nasabah serta bisnis Sindikasi. Strategi bisnis
a. Memberikan one stop financial solution yang
Prospek, Potensi dan Strategi Segmen sesuai dengan kebutuhan nasabah korporasi
Wholesale & International Banking Tahun dan mitra korporat melalui kolaborasi dengan
2025 divisi terkait dan anak perusahaan, sehingga BNI
Sebagai salah satu motor penggerak utama bisnis melalui sektor Wholesale & International Banking
BNI, segmen Wholesale & International Banking dapat menjadi pilihan utama nasabah untuk
berkomitmen akan selalu bertumbuh secara membantu mengembangkan perusahaannya
berkelanjutan dan sehat. Optimisme tersebut akan secara berkelanjutan.
terus berlanjut di tahun 2025, terlebih Pemerintah b. Memperkuat posisi sebagai bank berkapasitas
memiliki 8 misi (asta cita) yang diharapkan akan global dengan cara berperan sebagai Investment
menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Indonesia. Gate dan International Desk sebagai Foreign
Dalam rangka menghadapi tantangan dan peluang Direct Investment (FDI) Advisory yang dapat
di tahun 2025, segmen Wholesale & International memberikan solusi terbaik bagi perusahaan-
Banking BNI akan menjalankan rencana strategis perusahaan asing melalui kolaborasi dengan
sebagai berikut: stakeholder strategis.
c. Menjadikan BNI sebagai “Bridge to Indonesia”
khususnya untuk perbankan global yang tidak
memiliki atau memiliki presence terbatas di
Indonesia dengan memanfaatkan Kantor Luar
Negeri (KLN) BNI dan jaringan dalam negeri BNI.
234 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 237
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
DARRICK ROCHILI ROBBY SETIABUDI MADJID
Chief Innovation Officer Direktur Keuangan dan Umum
PT Espay Debit Indonesia Koe PT Petrokimia Gresik
(DANA)
Atas nama DANA Indonesia, kami mengucapkan terima kasih Atas nama PT Petrokimia Gresik, kami berterima kasih kepada
kepada BNI atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin BNI sebagai Mitra dalam mendukung dan membantu kami
dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia. dalam menjalankan program pemerintah Indonesia.
Kemitraan strategis ini memungkinkan kami menghadirkan Bekerja sama dan berkolaborasi dengan perbankan merupakan
solusi inovatif yang mempermudah masyarakat dalam strategi yang sangat efektif untuk mendukung program
mengakses layanan keuangan digital secara aman dan andal. ketahanan dan swasembada pangan pemerintah. Bersama BNI
Dukungan BNI menjadi landasan penting bagi DANA untuk kami dapat mewujudkan program tersebut yang diamanahkan
terus memperluas penerimaan digital dan menjangkau lebih kepada kami.
banyak lapisan masyarakat.
BNI memberikan pelayanan lengkap, tepat, dan tanggap
Kami percaya bahwa sinergi antara DANA dan BNI akan dalam memenuhi kebutuhan kami sebagai bagian dari proses
terus menciptakan nilai yang lebih besar bagi pengguna, keberlanjutan sektor pertanian Indonesia melalui solusi
sekaligus memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif dan pembiayaan, pembayaran digital yang lebih efisien dan
berkelanjutan di Indonesia. Kami optimis untuk melangkah ekosistem transaksi keuangan yang lebih efektif.
bersama dalam inovasi dan pertumbuhan bisnis ke depan.
BAYU ADJIE MEGANANDA HERI SUPRIADI
Executive Vice President Direktur Keuangan dan
Divisi Perbendaharaan Manajemen Risiko
PT PLN (Persero) PT Telkom Indonesia
Kerja sama antara PLN dengan BNI sudah terjalin lebih dari BNI telah menjadi mitra strategis Telkom selama lebih dari 50
40 tahun, pencapaian PLN sampai dengan saat ini tidak lepas tahun, hal ini dapat terwujud karena kemitraan yang dibangun
dari dukungan BNI yang berawal dari pembiayaan hingga total selalu mengedepankan profesionalitas dan sejalan dengan
financial solutions untuk segmen korporat dan individu di strategi bisnis kedua perusahaan.
seluruh PLN Group.
Semoga kemitraan Telkom dan BNI dapat terus mendorong
Sistem BNI juga terus berinovasi mengikuti perkembangan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta membuka lebih
teknologi sehingga lebih memudahkan kami dalam banyak peluang kemajuan di masa mendatang yang mampu
bertransaksi untuk menjalankan operasional perusahaan setiap menciptakan value yang lebih besar bagi kedua perusahaan
harinya. Maka dari itu, kami optimis untuk dapat terus tumbuh sehingga Telkom dan BNI dapat terus tumbuh bersama menjadi
dan berkembang Bersama BNI. perusahaan yang lebih baik dan makin berkontribusi kepada
masyarakat serta bangsa Indonesia.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
235
Page 238
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
INSTITUTIONAL BANKING
Segmen Institutional Banking menyediakan berbagai produk dan jasa layanan perbankan bagi Kementerian,
Lembaga atau Institusi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Segmen
Institutional Banking memberikan solusi perbankan meliputi pengelolaan layanan simpanan (giro dan
deposito), penyaluran gaji dan tunjangan kinerja ASN, penyaluran bantuan sosial, penerimaan negara (Pajak,
PNBP, dan lain-lain), digital banking (virtual account, kolaborasi platform/ekosistem, dan lain-lain), pinjaman
dalam/luar negeri dan pelayanan jasa perbankan lainnya untuk memenuhi kebutuhan Kementerian,
Lembaga, dan Perguruan Tinggi sehingga BNI dapat melayani ekosistem bisnis secara keseluruhan.
Segmen Institutional Banking melayani nasabah yang terbagi dalam klaster Kementerian Keuangan,
Kemenko Marves, Kemenko PMK, Kemenko Polhukam, Kemenko Perekonomian, Badan/Lembaga Negara,
Kemendikdasmen, Kemendikti Saintek, Kementerian Kebudayaan, Self-Regulatory Organization (SRO), SKK
Migas Grup, Social Insurance, dan Perguruan Tinggi yang di dalamnya termasuk Badan Layanan Umum,
Satuan Kerja, dan Pemerintah Daerah.
Parameter Profil Nasabah Institutional Banking
Parameter Profil Nasabah
Institutional Banking Kementerian; Lembaga; Perguruan Tinggi yang dikelola selain di level Kantor Pusat; Lembaga
Pendidikan & Riset (Top 100 Universitas/Perguruan Tinggi yang ditetapkan oleh Dikti Kemendikti
Saintek); Lembaga regulator Hulu & Hilir Migas; Penyelenggara Jaminan Sosial milik Pemerintah;
PEMDA dengan kriteria khusus.
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi 1. Berperan aktif dalam menyalurkan dan
Institutional Banking mengoptimalkan APBN sebagai salah satu
Segmen Institutional Banking merupakan salah sumber likuiditas yang dialokasikan kepada
satu Liquidity Support dalam memenuhi kebutuhan Kementerian, Lembaga, Perguruan Tinggi, dan
likuiditas bank, Gate Opener untuk mengakuisisi Badan Layanan Umum (BLU)/Satker.
ekosistem dan bisnis turunan APBN, serta sebagai 2. Fokus pada pertumbuhan penghimpunan dana
agent of development yang menjadi mitra dari pihak ketiga yang bersumber dari transaksional
Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi penerimaan Lembaga dan BLU, penerimaan
dalam menjalankan program-program pemerintah iuran, pembayaran uang kuliah di Perguruan
antara lain Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tinggi, dan peningkatan Rekening Dana Nasabah
Puskesmas, Program Kartu Prakerja, Kartu Indonesia DHE SDA.
Pintar (KIP), Program Indonesia Pintar (PIP) dan 3. Meningkatkan Fee Based Income melalui
Bantuan Sosial lainnya. peningkatan transaksi keuangan dalam
optimalisasi transaksi APBN maupun Non-APBN
Segmen Institutional Banking telah melakukan pada BNIdirect, Trading Valas, Bank Garansi, dan
digitalisasi layanan keuangan negara melalui Kustodi.
berbagai produk seperti migrasi giro Kementerian 4. Meningkatkan pertumbuhan pinjaman dalam/
menjadi virtual account yang dilengkapi dengan luar negeri pada Kementerian Keuangan,
Cash Management System (CMS), Kartu Kredit Lembaga, dan Perguruan Tinggi serta melakukan
Pemerintah (KKP), serta solusi digital (Govtech) pemantauan rencana realisasi pipeline/komitmen
dalam menunjang Program Pemerintah, ekosistem yang dimiliki sehingga mampu menjaga kualitas
APBN dan value chain yang menjadikan BNI kredit dengan baik.
sebagai mitra utama dalam transaksi operasional 5. Menjadi gate opener bagi BNI untuk
serta berperan memberikan advokasi di lingkup mengembangkan ekosistem bisnis serta menjadi
Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi. Agent of Development pada Kementerian,
Lembaga, dan Perguruan Tinggi.
Rencana dan Strategi Segmen Institutional 6. Menginisiasi layanan dan advokasi untuk
Banking Tahun 2024 menjaga hubungan baik serta eksistensi BNI
Pada tahun 2024 BNI melakukan beberapa upaya dalam ekosistem bisnis dan value chain dengan
guna mengembangkan bisnis pada segmen nasabah Kementerian, Lembaga, dan Perguruan
Institutional Banking, yaitu: Tinggi.
236 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 239
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
7. Meningkatkan jumlah akuisisi Satuan Kerja (Satker) untuk menjadikan BNI sebagai financial partner guna
mendukung serta menyukseskan Program-Program Pemerintah, Tunjangan Guru, dan Aneka Tunjangan
Lainnya.
8. Mengoptimalkan Govtech sebagai solusi digitalisasi ekosistem keuangan serta penyaluran Program
Pemerintah dari Nasabah Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk
meningkatkan pengendapan dana murah (CASA).
9. Segmen Institutional Banking telah melakukan beberapa inisiasi untuk mengembangkan bisnis turunan
antara lain:
a. Berkolaborasi dengan Wilayah, Sentra, Cabang, dan Perusahaan Anak untuk
mengeksekusi strategi bisnis yang terfokus pada peningkatan kinerja value chain nasabah
Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi untuk mengoptimalkan penyerapan dana APBN dan
penyaluran kredit kepada pihak ketiga (vendor, satker dan BLU).
b. Bersinergi dengan Perusahaan Anak dalam memberikan complete solutions kepada nasabah untuk
meningkatkan pencapaian bisnis dengan model eksekusi Parent Account Management (PAM),
Regional Account Management (RAM), dan Subsidiaries Account Management (SAM).
10. Untuk dapat menjadi financial partner terbaik, segmen Institutional Banking berkomitmen pada
continuous people development dalam pengembangan kompetensi dan kapabilitas sumber daya
manusia.
PRODUKTIVITAS DAN PROFITABILITAS SEGMEN INSTITUTIONAL BANKING
Produktivitas Segmen Institutional Banking
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Produktivitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 37.523 16.017 21.506 134,3
Total Dana Pihak Ketiga 117.817 136.146 (18.329) (13,5)
Giro 51.806 51.013 793 1,6
Tabungan 534 440 94 21,4
Deposito 65.477 84.693 (19.216) (22,7)
Profitabilitas Segmen Institutional Banking
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Profitabilitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Pendapatan bunga - neto 2.560 1.821 739 40,6
Pendapatan operasional lainnya 139 119 20 16,8
Beban operasional lainnya (977) (906) (71) 7,9
Pembentukan cadangan
(19) 18 (37) (205,6)
kerugian penurunan nilai
Laba operasional 1.702 1.053 649 61,7
Pendapatan (beban) bukan
- - - -
operasional neto
Laba sebelum beban pajak 1.702 1.053 649 61,7
Pada tahun 2024, segmen Institutional Banking fokus kepada peningkatan Giro Transaksional melalui closed-
loop transaction pada ekosistem nasabah Institutional Banking. Secara YoY, dana pihak ketiga terkoreksi
sebesar 13,5%, hal ini sejalan dengan strategi dana pihak ketiga yang berkualitas dan berkelanjutan.
Sedangkan pada sisi aset, kredit yang diberikan sebesar Rp37.523 miliar mengalami peningkatan 134,3%
secara YoY dengan kontribusi terbesar dari pembiayaan sektor alutsista (alat utama sistem senjata).
Secara profitabilitas tahun 2024, segmen Institusional Banking membuku laba sebelum pajak sebesar
Rp1.702 miliar yang dikontribusi oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih mencapai 40,6% dibandingkan
tahun 2023. Pendapatan operasional lainnya (fee based income) sebesar Rp139 miliar juga mengalami
peningkatan hingga 16,8% yang merupakan sinyal positif meningkatnya peran BNI khususnya dalam
mendorong transaksi operasional melalui Kementerian, Lembaga, atau Perguruan Tinggi.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
237
Page 240
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Prospek Usaha Institutional Banking Tahun 1. APBN masih menjadi salah satu sumber
2025 likuiditas melalui optimalisasi penerimaan dan
Segmen Institutional Banking melihat potensi pengeluaran (transaksional) pada Kementerian,
pengembangan bisnis yang masih sangat besar di Lembaga, dan Perguruan Tinggi.
tahun 2025 dengan fokus pengembangan bisnis yang 2. Mengoptimalkan penghimpunan dana pihak
sejalan dengan fokus prioritas Pemerintah untuk ketiga yang bersumber dari program pemerintah,
tahun 2025 seperti Ketahanan Pangan, Energi & Air, transaksional Lembaga dan BLU, Penerimaan
Pelayanan Kesehatan serta Penguatan Pendidikan. Iuran serta pembayaran uang kuliah di Perguruan
Selain itu Institutional Banking akan meningkatkan Tinggi dan Peningkatan Rekening Dana Nasabah
market share BNI pada penyaluran APBN, penetrasi DHE SDA.
dan bisnis turunan pada Kementerian/Lembaga, 3. Meningkatkan Fee Based Income melalui
Self-Regulatory Organization (SRO), Perguruan peningkatan kerja sama transaksi keuangan
Tinggi dan Social Insurance. yaitu BNIdirect, Trading Valas, Bank Garansi, dan
Kustodi.
Dalam mendukung penyerapan dana APBN, 4. Meningkatkan jumlah akuisisi Satuan Kerja
segmen Institutional Banking akan memanfaatkan (Satker) menjadi mitra perbankan melalui solusi
ekosistem bisnis dan value chain dari nasabah keuangan yang komprehensif dan mendukung
Kementerian, Lembaga dan Perguruan Tinggi serta mensukseskan Program-Program
untuk meningkatkan CASA dengan fokus pada Pemerintah.
closed-loop transaction dan optimalisasi transaksi 5. Mengoptimalkan dan melakukan pengembangan
nasabah. Segmen Institutional Banking juga solusi digital (Govetch) yang bersifat costumized
berupaya melakukan akuisisi Kementerian/Lembaga sebagai pintu masuk ekosistem keuangan
yang dapat membantu dalam memberikan akses dalam layanan transaksi digital untuk Nasabah
ke mitra perusahaan yang terhubung dalam value Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi
chain, sehingga dapat meningkatkan dana murah yang bertujuan untuk mendapatkan CASA murah
(DPK mitra dan payroll pegawai), consumer loan dan Fee Based Income (FBI) serta melakukan
dan ekosistem business banking. percepatan dan monitoring project berjalan.
6. Eksekusi strategi bisnis dengan fokus pada
RAPBN Belanja Kementerian/Lembaga Pusat peningkatan kinerja value chain nasabah
tahun 2025 direncanakan sebesar Rp976,8 triliun. Kementerian, Lembaga, dan Perguruan Tinggi
Anggaran tersebut selain dimanfaatkan untuk untuk memberikan solusi nasabah melalui
mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif optimalisasi dan kolaborasi dengan Wilayah,
dan berkelanjutan, juga dimanfaatkan dalam Sentra, Cabang, dan Perusahaan Anak (RAM dan
mendukung pendanaan proyek yang bersifat SAM) dalam mengoptimalkan penyerapan dana
lintas tahun, penguatan alat utama sistem senjata APBN dan penyaluran kredit kepada pihak ketiga
(alutsista)/peralatan material khusus (almatsus) dan (Vendor, Satker, dan BLU).
program unggulan pendukung strategi kebijakan 7. Meningkatkan pertumbuhan kredit Nasabah
fiskal jangka pendek. Kementerian, Lembaga, dan Perguruan
Tinggi melalui pinjaman dalam/luar negeri
Rencana Kerja Institutional Banking Tahun dan melakukan pemantauan rencana realisasi
2025 pipeline/komitmen yang telah dimiliki serta
Pada tahun 2025, ekonomi dalam negeri diperkirakan menjaga kualitas kredit dengan baik.
akan melanjutkan perbaikan dan pemulihan di 8. Continuous people development melalui
tengah ekonomi global yang menantang. Ke depan, pelatihan untuk menciptakan sumber daya
segmen Institutional Banking akan menjalankan manusia yang handal.
strategi sebagai berikut:
238 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 241
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
DENNI PUSPA PURBASARI PROF. DR. ALI GHUFRON
M.SC., PH.D MUKTI, M.SC., PH.D., AAK.
Direktur Eksekutif Direktur Utama BPJS Kesehatan
Program Management Office
(PMO) Prakerja
BNI sebagai mitra pengelolaan rekening pemerintah dana BNI merupakan salah satu mitra strategis yang sangat
Program Prakerja menjadi bagian yang sangat penting dari mendukung keberhasilan program Jaminan Kesehatan
kesuksesan perjalanan Prakerja. Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan
BNI dapat mengimbagi pace program Prakerja yang Dengan layanan yang komprehensif, BNI memberikan
mengandalkan teknologi untuk menjalankan program dengan dukungan penuh mulai dari menjadi channel pembayaran
kecepatan yang luar biasa dan operation excellent skala yang iuran JKN, pembayaran jaminan pelayanan kesehatan, hingga
besar, tapi tetap selalu berupaya memberikan berbagai inovasi pengelolaan dana operasional dan investasi. Seluruh layanan
dalam pengelolaan Virtual Account dan penyaluran insentif, ini didukung oleh unit usaha BNI, seperti layanan transaksional
pembayaran biaya pelatihan, sehingga pelaksanaan Program perbankan, sekuritas, dan kustodian. Berkat sinergi ini, BPJS
Prakerja dapat melayani lebih cepat, transparan, accountable Kesehatan dapat menjalankan tugas sebagai penyelenggara
dan auditable. Bersama BNI, Program Prakerja berhasil jaminan sosial kesehatan dengan lebih optimal, khususnya
mereformasi pemerintah Indonesia melakukan penyaluran dalam pengelolaan keuangan.
dana bantuan ke masyarakat (G2P) dengan memberikan
voice and choice. Dengan BNI sebagai mitra strategi, Prakerja Kami sangat mengapresiasi kontribusi BNI dalam mendukung
mampu membangun kepercayaan dari publik terhadap terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi
pelayanan publik yang baik dan tetap memberikan dampak masyarakat Indonesia.
yang signifikan bagi Indonesia.
DJOKO SISWANTO PROF. DR. OVA EMILIA, PHD
Kepala SKK Migas Rektor UGM
BNI merupakan mitra strategis SKK Migas dalam mendorong BNI merupakan salah satu mitra terpercaya yang inovatif
transformasi digital di sektor hulu migas dan strategis dalam mewujudkan pelayanan finansial
berkelanjutan
Kemitraan SKK Migas dengan Bank BNI telah memberikan
dampak yang sangat positif, solusi yang dihadirkan Bank Terima kasih kepada BNI yang telah menjadi salah satu mitra
BNI sangat tepat dan sesuai dengan kebutuhan industri hulu terpercaya bagi UGM dalam mendukung pengembangan
migas, seperti kerja sama pendanaan dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat melalui
proyek hulu migas, serta Implementasi teknologi digital untuk program pelayanan finansial yang disediakan.
memperkuat pengelolaan keuangan SKK Migas dan Kontraktor
Kontrak Kerjasama (KKKS) serta mitra kerjanya yang transparan Semoga BNI senantiasa meningkatkan inovasi dan strategi
dan akuntabel. pelayanan berkelanjutan untuk menumbuhkembangkan
ekosistem finansial berkualitas Perguruan Tinggi di masa-masa
Dashboard Pengelolaan Dana dan Trustee SKK Migas serta mendatang.
Platform IOG E-Commerce berperan penting dalam mendukung
ekosistem hulu migas, hal tersebut sangat kami apresiasi.
Semoga selanjutnya komitmen dan inovasi Bank BNI dalam
menyediakan solusi yang relevan dan mendukung kebutuhan
industri hulu migas semakin meningkat, senantiasa diiringi
inisiatif Bank BNI dalam mendorong transformasi digital
dan perbaikan tata kelola yang lebih baik, yang memberikan
dampak positif bagi kemajuan industri hulu migas, pilar
ketahanan energi nasional.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
239
Page 242
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
ENTERPRISE & COMMERCIAL BANKING
BNI pada segmen Enterprise & Commercial Banking terus melakukan ekspansi bisnis di segmen korporasi
unggulan serta sektor prioritas dengan mengutamakan budaya risiko sejalan dengan Implementasi New
Ways of Working (NWOW) yang bertujuan agar pengelolaan nasabah menjadi lebih fokus dengan distribusi
pengelolaan sesuai dengan kapabilitas yang telah ditetapkan. Enterprise Banking diarahkan pada spesialisasi
sektor ekonomi, sedangkan Commercial Banking diarahkan pada penguasaan secara geografis melalui
pembentukan Divisi Commercial Banking 1 yang mengelola area Sumatera dan Jabodetabek dan Divisi
Commercial Banking 2 yang mengelola area Jawa (non-Jabodetabek), Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara,
Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Parameter Profil Nasabah Enterprise & Commercial Banking
Parameter Profil Nasabah
Perusahaan dengan Gross Annual Sales (GAS) > Rp300 miliar s.d Rp1,5 triliun (termasuk grup
usahanya) dan Maksimum Kredit > Rp150 miliar s.d Rp500 miliar dan/atau Average DPK > Rp50
Enterprise Banking miliar s.d Rp100 miliar
Kredit dan Dana nasabah perusahaan Tbk beserta grupnya; perusahaan Non Tbk beserta grupnya;
Lembaga Pendidikan dan Yayasan.
Perusahaan dengan Gross Annual Sales (GAS) > Rp30 miliar s.d Rp300 miliar (termasuk grup
usahanya) dan Maksimum Kredit > Rp10 miliar s.d Rp150 miliar dan/atau Average DPK > Rp10 miliar
Commercial Banking s.d Rp50 miliar.
Kredit dan Dana nasabah perusahaan Tbk beserta grupnya; perusahaan Non Tbk beserta grupnya;
Lembaga Pendidikan dan Yayasan.
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Segmen Enterprise & Commercial Banking
Enterprise & Commercial Banking melakukan inovasi guna menyempurnakan proses
Segmen Enterprise & Commercial Banking bisnis internal dan memberikan solusi yang
mengelola seluruh aktivitas transaksi perbankan menjawab kebutuhan nasabah antara lain:
yang dilakukan oleh nasabah beserta group 1. Pengembangan Risk Acceptance Criteria (RAC)
usahanya dengan memberikan solusi menyeluruh berbasis sektor ekonomi serta kalibrasi klasifikasi
(one stop solution) bagi nasabah dalam memenuhi nasabah sebagai nasabah Prima melalui tools
kebutuhan dan pengelolaan transaksi keuangannya connect sebagai asesmen awal potensi bisnis.
melalui digital platform yang terintegrasi, dengan 2. Pembuatan guidance ekspansi untuk sektor-
produk-produk unggulan seperti wondr by BNI, BNI sektor prioritas dan menyusun arah ekspansi
Cash Management, BNI Debit/Credit Card, Trade pada sektor yang berada di kuadran 1 (sector to
Finance, Bank Garansi, Asuransi, serta produk- be push)
produk Treasury dengan melakukan kolaborasi 3. Skema Sustainability Linked Loan (SLL) dan tim
bersama unit-unit terkait. khusus untuk mendukung ekonomi berkelanjutan
sesuai dengan prinsip Environmental, Social, &
Segmen Enterprise & Commercial Banking Governance (ESG) untuk nasabah Enterprise.
menawarkan keunggulan kompetitif bagi nasabah
dengan memberikan hal-hal berikut ini: Rencana dan Strategi Segmen Enterprise &
1. Solusi komprehensif untuk mendukung Commercial Banking Tahun 2024
operasional nasabah melalui ragam produk Pada tahun 2024, Bisnis Enterprise & Commercial
assets, liabilities, dan transaksional sesuai Banking terus berfokus pada pertumbuhan yang
kebutuhan nasabah melalui beragam channel berkualitas serta melanjutkan perbaikan kualitas
yang tersedia dari kantor cabang, sentra bisnis, kredit. Pertumbuhan bisnis berkualitas ini dilakukan
maupun produk digital unggulan seperti wondr melalui penguatan pipeline management dengan
by BNI dan BNIdirect. mengembangkan risk acceptance criteria (RAC)
2. Relasi yang kuat dengan anchor clients yang untuk menyaring nasabah-nasabah berkualitas
membuka peluang penetrasi value chain dari tinggi. Selain itu, ekspansi juga diarahkan pada
nasabah segmen Corporate dan Institutional target market yang bersumber dari debitur pada
yang memiliki potensi bisnis turunan pada sektor prioritas setiap wilayah, pelaku ekspor, value
segmen pasar Enterprise & Commercial Banking. chain/suppy chain nasabah Corporate Banking, serta
nasabah potensial lainnya.
240 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 243
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Strategi umum Enterprise & Commercial Banking management, trade finance, escrow, payroll
yang dijalankan selama tahun 2024 sebagaimana dan lain sebagainya
yang telah dijelaskan sebelumnya terwujud dalam b. Mendorong aktivitas keuangan nasabah
langkah aksi sebagai berikut: melalui cash management sebagai solusi
1. Pertumbuhan Bisnis Berkualitas & Sustainable transaksi.
a. Ekspansi pada pengusaha pada kuadran c. Kolaborasi dengan unit Transaction Banking
sektor to be push (kuadran 1) yaitu pengusaha untuk penyempurnaan platform transaksi
yang berkualitas baik yang memiliki prospek nasabah menjawab kebutuhan masa depan.
pertumbuhan yang sustain. d. Pengembangan, penataan & penguatan
b. Meningkatkan monitoring aktivitas bisnis di fungsi pengelolaan dana dan transaksi
segenap sentra melalui tools connect untuk nasabah Segmen Enterprise dan Komersial di
peningkatan produktivitas dan mendukung masing-masing Region & Kantor Pusat.
proses percepatan pipeline management.
c. Peningkatan portofolio berbasis ESG melalui 3. Peningkatan Kapabilitas & Kompetensi Pengelola
pemain utama pada industri berbasis ESG di Nasabah
setiap Wilayah. a. Pengembangan SDM pada technical &
d. Mengoptimalkan pembiayaan value chain analytical skill secara berkelanjutan dengan
yang berasal dari anchor bisnis korporasi pelaksanaan pelatihan analisis industri
melalui skema pembiayaan SCF, SPAN, DHE melalui program pembelajaran in class dan
dan skema lainnya. on the spot learning.
b. Memperkuat System Integrated Monitoring
2. Peningkatan Dana & Transaksi tools yang dapat memantau kondisi debitur
a. Optimalisasi data management dan data sehingga diperoleh penetapan account
analytic untuk meningkatkan potensi strategy yang tepat bagi setiap nasabah
bisnis dan cross selling nasabah untuk c. Mengembangkan kemampuan leadership
produk Transaction banking seperti cash dan potensi tim, melalui program coaching
and mentoring.
PRODUKTIVITAS DAN PROFITABILITAS SEGMEN ENTERPRISE & COMMERCIAL BANKING
Produktivitas Segmen Enterprise & Commercial Banking
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Produktivitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 100.117 105.519 (5.402) (5,1)
Total Dana Pihak Ketiga 57.400 54.701 2.699 4,9
Giro 39.448 38.288 1.160 3,0
Tabungan 2.343 3.313 (970) (29,3)
Deposito 15.609 13.100 2.509 19,2
Profitabilitas Segmen Enterprise & Commercial Banking
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Produktivitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Pendapatan bunga – neto 5.028 5.906 (879) (14,9)
Pendapatan operasional lainnya 2.783 2.097 686 32,7
Beban operasional lainnya (2.599) (3.050) 451 (14,8)
Pembentukan cadangan
(2.545) (2.555) 10 (0,4)
kerugian penurunan nilai
Laba operasional 2.668 2.399 269 11,2
Pendapatan (beban) bukan
- - - -
operasional neto
Laba sebelum beban pajak 2.668 2.399 269 11,2
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
241
Page 244
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pada tahun 2024, Kredit Segmen Enterprise & Rencana Kerja Enterprise & Commercial
Commercial Banking terbuku Rp100.117 miliar, Banking Tahun 2025
terkoreksi 5,1% seiring dengan strategi yang fokus Pada tahun 2025, segmen Enterprise & Commercial
pada perbaikan kualitas aset. Sedangkan Dana Pihak Banking akan menjalankan rencana kerja disertai
Ketiga Segmen Enterprise & Commercial Banking dengan penerapan strategi komprehensif, selaras
sebesar Rp57.400 miliar mengalami pertumbuhan dengan aspirasi pada Corporate Plan 2024-2028
hingga 4,9% YoY yang didorong oleh optimalisasi yang dirumuskan sebagai berikut:
transaksi debitur dan nasabah di BNI. 1. Pertumbuhan Bisnis Berkualitas & Sustainable
a. Pertumbuhan bisnis pada sektor prioritas
Pada sisi profitabilitas, segmen Enterprise & dengan membentuk cakupan RM dan produk
Commercial Banking membukukan laba sebelum yang disesuaikan serta mengidentifikasi
bebas pajak sebesar Rp2.668 miliar tumbuh 11,2% sektor target di setiap wilayah melalui evaluasi
YoY. Kontribusi terbesar kenaikan tersebut berasal pertumbuhan sektor, NPL, rating risiko, dan
dari kenaikan Pendapatan Operasional Lainnya. informasi lapangan dari CMC
Kenaikan ini sejalan dengan peningkatan Fee b. Meningkatkan Pembiayaan Hijau &
Based Income yang mencerminkan penguatan Berkelanjutan, menyasar pertumbuhan pada
penetrasi produk-produk transaksional BNI pada energi terbarukan & product eco efficient
nasabah segmen Enterprise & Commercial c. Skema Pembiayaan untuk Program
Banking, serta upaya recovery yang optimal atas Pemerintah, skema pembiayaan makanan
aset-aset berkualitas rendah. Secara kualitas aset, bergizi, Pembangunan perumahan, renovasi
Beban CKPN berhasil ditekan turun hingga -0,4% & Pembangunan sekolah, lumbung pangan
YoY yang di-support oleh perbaikan kualitas aset nasional dll
segmen Enterprise sedangkan untuk segmen d. Pengembangan & Evaluasi Skema Kredit
Commercial, BNI mengambil langkah prudent dengan berfokus ekspansi pada turunan
dalam mengantisipasi kondisi debitur di masa yang bisnis korporasi dan skema pembiayaan SCF
akan datang sejalan dengan konsep Expected Credit Diamond Client Korporasi
Loss (ECL). 2. Peningkatan Dana & Transaksi
a. Peningkatan cross-selling untuk produk
Prospek Usaha Enterprise & Commercial transaction banking seperti cash management,
Banking Tahun 2025 trade finance, escrow, dan payroll
BNI memandang arah kebijakan pemerintah yang b. Membentuk central team untuk monitoring
konsisten mendorong industrialisasi, yang dapat cross-sales dan penetrasi produk non-lending,
memberikan nilai tambah, mengurangi impor dan dengan memanfaatkan data dari RM Connect
meningkatkan ekspor seperti kebijakan hilirisasi, c. Kolaborasi dengan unit Transaction Banking
akan menjadi katalis pertumbuhan. Karena itu, untuk penyempurnaan platform transaksi
pada tahun 2025, segmen Enterprise & Commercial nasabah menjawab kebutuhan masa depan.
Banking akan memperkuat pertumbuhan bisnis 3. Peningkatan Kapabilitas & Kompetensi Pengelola
yang berkualitas dan berkelanjutan dengan fokus Nasabah
utama pada hal-hal berikut: a. Learning journey dan program terstruktur
1. Eksplorasi potensi bisnis dari target market yang serta membangun kompetensi sektor prioritas
telah ditetapkan berdasarkan sektor prioritas RM/SRM
dan value chain nasabah Corporate Banking. b. Melengkapi RM Connect dengan fitur sales
termasuk di antaranya sektor-sektor ekonomi enablement mis., wallet sizing, panduan
yang berkelanjutan sesuai penguatan portofolio pricing & cross selling, performance tracking
ESG. tingkat portfolio dan rekening
2. Implementasi inisiatif-inisiatif untuk pertumbuhan c. Melanjutkan implementasi end-to-end credit
bisnis berkualitas dengan digitalisasi monitoring tools untuk percepatan dan digitalisasi proses
& proses kredit melalui RM Tools (Connect). bisnis sekaligus penyempurnaan credit
Single Integrated Monitoring Tools (SIMON). underwriting & monitoring.
dan end-to-end credit tools serta inisiatif pada d. Optimalisasi RM/SRM dan pemenuhan rasio
Corporate Plan 2024-2028. RM-BA1:1, serta rekrutmen experience hire.
242 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 245
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KPH. ARYA HIDAYAT
HENRY LEO
ADISENO S.H, M.H.
President Director President Director
Paradise Perkasa Group PT SHA SOLO
PT Paradise Perkasa, ingin menyampaikan apresiasi yang tulus Fasilitas Distributor Financing BNI membantu PT SHA Solo
kepada BNI atas support yang signifikan dalam mendukung dalam bertransaksi sebagai mitra PT Pertamina Patra Niaga
pembiayaan sesuai kebutuhan perusahaan kami. BNI telah dengan skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan
menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menyediakan perusahaan. Distributor Financing memberikan benefit berupa
solusi keuangan yang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga fleksibilitas working capital dan kecepatan proses pembayaran
mengakomodir kebutuhan sesuai dengan dinamika bisnis kami penebusan DO sehingga dapat mengoptimalkan perolehan
sejak tahun 2018. profit dan meningkatkan daya tawar perusahaan. Keunggulan
utama fasilitas Distributor Financing dari BNI yang kami
Dalam berbagai kesempatan, BNI memberikan support rasakan adalah rate yang kompetitif dengan didukung layanan
profesional, memberikan pelayanan yang responsif dan solusi transaksi yang cepat, persyaratan yang mudah dan jaminan
yang inovatif. Bantuan dan support yang diberikan tidak hanya keamanan.
sekadar pembiayaan, tetapi juga menjadi mitra strategis yang
memahami sepenuhnya tantangan dan peluang yang dihadapi Dengan fasilitas DF yang kami miliki, kepercayaan
Paradise Perkasa dan Group. PT Pertamina Patra Niaga sebagai supplier meningkat karena
adanya kepastian pembayaran yang tepat waktu, di mana hal
Kepercayaan dan dukungan yang berkelanjutan dari BNI ini berdampak langsung pada potensi peningkatan volume
CMC Tangerang telah memberikan kontribusi positif terhadap penjualan PT SHA Solo dan menunjang hubungan baik antara
pertumbuhan dan kesuksesan perusahaan kami. Oleh karena PT SHA Solo dengan PT Pertamina Patra Niaga.
itu, dengan senang hati, kami merekomendasikan BNI sebagai
mitra finansial yang dapat diandalkan dan terpercaya bagi Harapan kami, ke depannya BNI dapat tumbuh sejalan dengan
perusahaan-perusahaan yang menghargai kualitas layanan perkembangan bisnis PT SHA Solo dan tetap menjadi mitra
yang keberlanjutan dalam hubungan bisnis ke depan. Salam bank utama PT SHA Solo.
Sukses.
RETAIL BANKING
Retail Banking BNI merupakan aktivitas usaha yang menyediakan solusi terintegrasi atas kebutuhan
nasabah retail yang mencakup pengelolaan kredit retail produktif, kredit konsumtif, dana pihak ketiga,
layanan transaksi dan solusi keuangan lainnya. Retail Banking meliputi beberapa segmen sebagai berikut:
1. Retail Productive Banking, merupakan segmen yang mengelola pinjaman produktif serta dana pihak
ketiga (DPK) non perorangan sampai dengan Rp10 Miliar, melalui penawaran produk dan layanan
tabungan, giro, deposito, kredit produktif dan pengelolaan transaksi perbankan.
2. Business Program, merupakan segmen yang bertanggung jawab mengelola bisnis terkait program
pemerintah dan kredit produktif sampai dengan Rp1 Miliar.
3. Wealth Management, merupakan segmen yang mengelola nasabah high net worth individual (HNWI)
dengan dana kelolaan mulai dari Rp1 miliar ke atas melalui layanan nasabah prima yang mencakup
pengelolaan portofolio dana nasabah melalui produk perbankan, investasi, dan asuransi.
4. Consumer Banking, merupakan segmen yang mengelola nasabah perorangan dengan AUM (Asset Under
Management) sampai dengan Rp1 Miliar melalui penawaran produk dan layanan tabungan, deposito,
kredit konsumtif dan pengelolaan transaksi perbankan.
Parameter Profil Nasabah Retail Banking
Parameter Profil Nasabah
Retail Productive Nasabah perorangan dan non perorangan dengan Gross Annual Sales (GAS) sampai dengan Rp30 Miliar
Banking (termasuk grup usahanya) dan Maksimum Kredit sd Rp10 Miliar dan/atau Average DPK sampai dengan
Rp10 Miliar.
Business Nasabah perorangan dan non-perorangan dengan Gross Annual Sales (GAS) sampai dengan Rp30
Program miliar (termasuk grup usahanya) serta memiliki kredit produktif BNI atau program pemerintah dengan
maksimum kredit sampai dengan Rp1 Miliar.
Wealth Nasabah perorangan dengan Asset Under Management (AUM) > Rp1 Miliar.
Management
Consumer Nasabah perorangan dengan Asset Under Management (AUM) < Rp1 Miliar.
Banking
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
243
Page 246
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Retail dan features yang diberikan kepada pemegang
Banking kartu. Hal tersebut membuat kartu kredit sampai
BNI menawarkan kemudahan layanan solusi saat ini masih diminati oleh berbagai segmen baik
finansial bagi nasabah, baik melalui channel digital sebagai payment tools maupun kebutuhan kredit
yang inovatif maupun melalui jaringan outlet konsumer.
yang tersebar luas di seluruh Indonesia, hingga
layanan cabang di luar negeri, yang menawarkan Rencana dan Strategi Retail Banking Tahun
kemudahan bertransaksi bagi nasabah. Dengan 2024
portofolio bisnis korporasi yang solid, BNI memiliki Pada tahun 2024, beberapa fokus strategi yang telah
keunggulan kompetitif dalam menggarap potensi diimplementasikan BNI pada segmen Retail Banking
ekosistem dan bisnis dari nasabah turunan segmen adalah sebagai berikut:
Wholesale. Hal ini menjadi salah satu motor 1. Meningkatkan customer journey melalui
pendorong pertumbuhan bisnis Retail Banking. launching wondr by BNI guna peningkatan
transaksional nasabah.
BNI berkomitmen mendorong pertumbuhan UMKM 2. Fokus ekspansi pada segmen berkualitas
di Indonesia dengan terus berinovasi, menawarkan meliputi debitur, selected developer, & selected
layanan yang cepat dan mudah bagi mitra UMKM partner baik untuk kredit produktif maupun
melalui digitalisasi pemrosesan kredit berbasis konsumtif melalui penyempurnaan proses bisnis
aplikasi BNIMove (BNI Mobile Innovation) serta dan peningkatan produktivitas RM/Sales.
mendukung UMKM dapat go global melalui BNI 3. Menggarap potensi pertumbuhan bisnis
Xpora yang menawarkan kemudahan bagi UMKM unorganik melalui linkage dan joint financing
berorientasi ekspor. dengan bersinergi antar perusahaan anak dan
selected partner.
BNI juga terus meningkatkan value proposition 4. Penguatan risk management melalui
dari produk melalui inovasi produk dan layanan, penyempurnaan scoring system dan peningkatan
transformasi dan percepatan proses kredit end to proses kredit berbasis digital.
end, serta penyempurnaan standar operasional. 5. Penguatan bisnis kartu kredit melalui inovasi
Inovasi yang dilakukan untuk menciptakan beragam penerbitan produk baru, revamp produk kartu
layanan perbankan yang dapat memenuhi kebutuhan kredit eksisting, penambahan partner strategic &
nasabah dengan pemanfaatan data analytic penguatan fitur digital.
yang difokuskan kepada payroll-based customer, 6. Mendorong UMKM Go Global melalui program
business owner, dan professional. Langkah tersebut Xpora yakni, menggarap nasabah berorientasi
diharapkan mampu meningkatkan loyalitas ekspor baik sebagai eksportir langsung maupun
dan kepuasan nasabah sekaligus memperbesar tidak langsung.
customer based yang berkualitas. 7. Pembentukan Tim Taskforce Penyempurnaan
Product Life Cycyle yang bertujuan untuk
Potensi transaksi kartu kredit pada tahun 2025 masih melakukan penyelarasan & penyempurnaan
cukup tinggi, meskipun saat ini banyak bermunculan end to end process product life management di
platform kredit digital, namun kartu kredit memiliki BNI terhadap seluruh produk eksisting maupun
pangsa pasar tersendiri, dengan berbagai benefit produk yang baru.
PRODUKTIVITAS DAN PROFITABILITAS SEGMEN RETAIL BANKING
Produktivitas Segmen Retail Banking
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Produktivitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 218.534 213.235 5.298 2,5
Total Dana Pihak Ketiga 392.561 357.213 35.347 9,9
Giro 60.127 55.914 4.213 7,5
Tabungan 253.381 226.180 27.201 12,0
Deposito 79.053 75.119 3.934 5,2
244 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 247
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Profitabilitas Segmen Retail Banking
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Profitabilitas Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Pendapatan bunga – neto 20.890 20.114 776 3,9
Pendapatan operasional lainnya 10.332 9.890 442 4,5
Beban operasional lainnya (15.289) (13.587) (1.702) 12,5
Pembentukan cadangan kerugian
(6.698) (6.523) (175) 2,7
penurunan nilai
Laba operasional 9.235 9.894 (659) (6,7)
Pendapatan (beban) bukan
- - - -
operasional neto
Laba sebelum beban pajak 9.235 9.894 (659) (6,7)
Pada tahun 2024, segmen Retail Banking berhasil Platform BNI Xpora menjembatani eksportir dan
mencatat pertumbuhan kredit dan dana pihak importir serta membantu business matching agar
ketiga masing-masing sebesar 2,5% dan 9,9% transaksinya berjalan aman dan nyaman. Hal ini
dibandingkan dengan posisi yang sama di tahun juga didukung oleh 8 Kantor Cabang BNI di Luar
2023. Pertumbuhan dana pihak ketiga ini didorong Negeri (Singapura, Hong Kong, Tokyo, New York,
oleh meningkatnya produk tabungan hingga 12,0% London, Osaka, Seoul, dan Amsterdam) yang
di tahun 2024. Hal ini sejalan dengan strategi BNI turut memberikan kemudahan akses pendanaan
yang berfokus mendorong peningkatan dana dan transaksi kepada para UMKM Ekspor dan
murah (Giro dan Tabungan) serta optimalisasi Diaspora.
transactional banking dengan memanfaatkan
potensi value chain dan consumer solution nasabah Digital Value Chain
wholesale. • Selain itu untuk kemudahan bagi turunan bisnis
nasabah korporasi dan mitra BNI, juga turut
Pada sisi profitabilitas, segmen Retail Banking memberikan kemudahan akses pendanaan
membuku pendapatan sebelum pajak sebesar melalui skema-skema value chain lending
Rp9.235 miliar, atau terkoreksi sebesar 6,7% YoY berbasis digital, di antaranya melalui platform
yang dipengaruhi langkah antisipatif Bank terkait BNIdirect Supply Chain yang berguna untuk
penyelesaian aset Non Performing Loan pada mengakomodir kebutuhan pembiayaan atas
segmen Retail Productive dan Business Program. transaksi jual beli yang membantu Korporat
Meskipun profitabilitas terkoreksi, Pendapatan mengoptimalkan modal kerja dan pengaturan
Operasional Lainnya mengalami kenaikan sebesar cashflow dalam bekerja sama dengan partner
4,5% YoY, seiring dengan optimalisasi strategi digital bisnis UMKM.
melalui aplikasi wondr by BNI, didominasi oleh
peningkatan transaksi yang men-generate funding Ekosistem Unggulan
related fee. • BNI mendorong pembentukan ekosistem
unggulan pada setiap masing-masing area
Retail Productive Banking & Business layanan BNI, secara khusus dengan melihat
Program besarnya potensi dari segmen UMKM, BNI
Retail Productive Banking & Business Program melakukan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat
adalah segmen BNI yang mengelola kredit kecil dan (KUR) hingga Kredit Komersial dengan fokus
dana pihak ketiga non perorangan sampai dengan kepada sektor produksi low risk segment sebagai
Rp10 miliar. Segmen ini menawarkan kemudahan bentuk support membentuk ekosistem UMKM Go
akses pembiayaan dan kemudahan bertransaksi Global melalui program pemberdayaan UMKM
bagi UMKM. Xpora, digitalisasi transaksi keuangan UMKM
kerja sama dengan startup untuk pencatatan
Retail Productive Banking & Business Program keuangan, dan kolaborasi akses pemasaran
mendukung pengembangan dan pemberdayaan secara online melalui e-commerce.
UMKM, melalui sinergi dan kolaborasi pada 3 aspek
sebagai berikut: Tiga (3) fokus strategi BNI tersebut adalah jawaban
UMKM Ekspor & Diaspora atas tantangan yang dihadapi UMKM, yaitu dengan
• Program pemberdayaan UMKM siap ekspor untuk menjadikan BNI sebagai one stop solution banking
siap bersaing di kancah global melalui Platform yang mendorong UMKM Go Productive, Go Digital
BNI Xpora yang membantu pengembangan dan Go Global melalui berbagai kemudahan-
bisnisnya lebih luas ke pasar internasional. kemudahan bagi UMKM
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
245
Page 248
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Business Program & Retail Productive Banking memberikan pilihan solusi pembiayaan bagi nasabah yang
ingin meningkatkan kapasitas bisnis dengan menambah modal serta memberikan layanan finansial untuk
memudahkan nasabah bertransaksi, sebagai berikut:
1. Kredit Modal Kerja (KMK)
Adalah kredit yang dipergunakan untuk menambah modal kerja suatu perusahaan seperti pembelian
bahan baku, biaya-biaya produksi, pemasaran, dll.
2. Kredit Investasi
Kredit jangka menengah atau panjang untuk pemberlian barang-barang modal beserta jasa yang
diperlukan untuk rehabilitasi, modernisasi, maupun ekspansi proyek yang sudah ada pendirian proyek
yang akan ada.
3. Kredit Ekspor Fast Trex
Fast Trex merupakan salah satu solusi Xpora dalam mendukung UMKM Go Productive dengan
menyediakan pembiayaan yang mudah dan terintegrasi bagi pelaku UMKM berorientasi ekspor (direct
dan indirect).
4. Supply Chain Financing (SCF) Retail
BNI Supply Chain Financing Retail (BNI SCF Retail) adalah solusi pembiayaan BNI kepada Mitra Korporat
melalui percepatan penerimaan pembayaran dari Bowheer maupun dalam melakukan pembayaran
kepada Principal.
5. Kredit Kepada Lembaga Linkage (KKLK)
Sebagai bentuk keberpihakan BNI untuk pengembangan lembaga-lembaga keuangan di Indonesia,
BNI memberikan solusi pembiayaan berupa Kredit kepada Lembaga Keuangan (KKLK). Kredit kepada
Lembaga Keuangan adalah fasilitas kredit yang diberikan kepada dan atau melalui Lembaga Keuangan
untuk diterus pinjamkan kepada end user yang dilakukan dengan cara aliansi strategis (kerja sama).
6. Cash Collateral Credit (CCC)
Cash Collateral Credit (CCC) adalah kredit yang dijamin dengan simpanan dalam bentuk deposito/giro/
tabungan yang diterbitkan BNI, yang dapat digunakan sebagai tambahan modal kerja usaha nasabah.
7. Bond Collateral Credit (BCC)
Merupakan fasilitas kredit yang diberikan kepada nasabah perorangan dan non perorangan berbentuk
Perseroan Terbatas (PT) dengan jaminan kredit berupa Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan
oleh Pemerintah Republik Indonesia yang dapat diperdagangkan. Fasilitas kredit dapat dipergunakan
untuk tambahan modal kerja usaha nasabah.
8. Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang dirancang
untuk meningkatkan akses permodalan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
9. BNI Wirausaha (BWU)
BWU merupakan fasilitas kredit untuk usaha produktif, baik dalam bentuk Kredit Modal Kerja (KMK)
maupun Kredit Investasi (KI), dengan maksimum kredit hingga Rp1 miliar.
Kinerja Retail Productive Banking & Business Program
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Rp-miliar Rp-miliar Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 79.346 85.129 (5.783) (6,8)
Dana Pihak Ketiga 97.959 80.250 17.709 22,1
Fee Based Income 868 768 100 12,9
Kredit segmen Retail Productive Banking dan Business Program tercatat sebesar Rp79.346 miliar atau
terkoreksi -6,8% YoY, di mana pada tahun 2024, fokus utama kredit kecil adalah upaya peningkatan kualitas
portofolio kredit, yang meliputi penyempurnaan proses underwriting kredit dan penguatan fungsi pengelolaan
portofolio Loan at Risk. DPK segmen ini tumbuh 22,1% yang utamanya di topang oleh pertumbuhan giro
retail, sementara FBI tumbuh 12,9% didorong oleh peningkatan transaksional nasabah.
Consumer Retail Banking
Segmen Consumer Retail Banking menargetkan nasabah perorangan dengan kategori affluent, upper mass
dan mass yang dibedakan berdasarkan pengelolaan AUM s.d Rp1 miliar. Selain itu, fokus strategi bisnis
nasabah segmen Consumer Retail Banking dilakukan berdasarkan fokus bisnis payroll, profesi, dan business
owner untuk menyasar secara selektif terhadap kebutuhan transaksi keuangan berbasis solusi. Kebutuhan
transaksi tersebut dikemas dalam bundling package yang menguntungkan sehingga dapat menciptakan
close loop transaction bagi seluruh aktivitas keuangan nasabah.
246 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 249
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI pada segmen Consumer Retail Banking digunakan untuk melakukan tarik tunai di
menawarkan berbagai solusi keuangan bagi nasabah cabang atau ATM BNI. BNI Kartu Tunai juga
baik melalui akses pembiayaan konsumtif yang bekerja sama bersama perusahaan fintech
mudah serta layanan finansial untuk memudahkan melalui penyediaan pinjaman dalam bentuk
nasabah bertransaksi, sebagai berikut: cash loan yang dilakukan dengan skema peer
1. Kredit Kepemilikan Rumah – BNI Griya to peer lending.
BNI Griya merupakan fasilitas kredit yang
ditujukan kepada perorangan untuk kebutuhan BNI memiliki produk simpanan yang beragam
kepemilikan rumah tinggal, apartemen, ruko/ untuk pengelolaan simpanan nasabah atau DPK,
rukan dan rumah peristirahatan (villa) untuk guna memenuhi kebutuhan seluruh nasabah, yang
pembelian kavling/tanah, pembangunan, mencakup produk tabungan, giro, dan deposito.
renovasi, refinancing, take over dan top up.
2. Kredit Tanpa Agunan – BNI Fleksi 1. Produk Tabungan
BNI Fleksi adalah produk Kredit Tanpa Agunan a. Tabungan Plus (Taplus), merupakan Tabungan
BNI yang tersedia bagi para pegawai aktif dan yang memberikan layanan PLUS dengan
pensiunan yang menyalurkan penghasilan, berbagai macam fitur dan manfaat;
pembayaran dan manfaat pensiun melalui BNI. b. Taplus Bisnis, adalah produk tabungan yang
3. BNI Instan diperuntukkan bagi pelaku usaha maupun
BNI Instan adalah produk kredit dengan bukan pelaku usaha, baik perorangan maupun
jaminan Deposito, Tabungan, Giro BNI, maupun non perorangan, yang dilengkapi dengan fitur
Surat Berharga Negara (SBN) yang dapat dan fasilitas yang memberikan kemudahan
diperdagangkan. dan fleksibilitas dalam mendukung usaha
4. Kartu Kredit bisnis;
Kartu kredit merupakan salah satu produk c. TAPPA (Taplus Pegawai/Anggota), merupakan
pinjaman konsumer sebagai alat pembayaran tabungan yang diperuntukkan bagi Pegawai/
dengan menggunakan kartu maupun virtual card Anggota suatu Perusahaan/Lembaga/
yang dapat digunakan oleh individu maupun Asosiasi/Organisasi Profesi yang menjalin
korporasi untuk melakukan pembayaran atas kerja sama dengan BNI yang berfungsi
kewajiban yang timbul seperti transaksi belanja sebagai sarana tabungan, kartu identitas
dan/atau penarikan tunai. Produk-produk kartu Pegawai/Member;
kredit BNI terdiri dari: d. Taplus Muda, merupakan produk simpanan
a. Kartu Kredit Reguler, yang terdiri dari: BNI dalam bentuk tabungan yang diperuntukkan
Visa Gold, BNI Mastercard Gold, BNI JCB bagi kaum muda dengan usia mulai dari 17
Gold, dan BNI Amex Vibe. (tujuh belas) tahun sampai dengan 35 (tiga
b. Kartu Kredit Premium, yang terdiri dari: BNI puluh lima) tahun;
Mastercard Style Titanium, BNI Visa Platinum, e. Taplus Anak, merupakan produk tabungan
BNI JCB Precious, BNI JCB Ultimate, BNI untuk membantu mengajarkan anak-anak
Mastercard World, BNI Visa Signature, dan menabung sejak usia dini, diperuntukkan
BNI Visa Infinite. bagi anak-anak usia di bawah 17 (tujuh belas)
c. Kartu Kredit Co-Branding, yang terdiri dari tahun;
Garuda BNI, BNI Pertamina, BNI Telkomsel, f. Tapenas, merupakan simpanan berjangka
BNI Bank BJB, BNI LOTTE Mart, BNI Batik Air, untuk membantu perencanaan keuangan
BNI Siloam Hospitals, BNI XL Prioritas, dan untuk mewujudkan tujuan masa depan
BNI MAP Club. dengan lebih pasti melalui fitur autodebet
d. Kartu Kredit Affinity, yang terdiri dari: Kartu bulanan dengan pengembangan dana yang
Affinity Universitas, Kartu Affinity Ikatan lebih tinggi dari Tabungan reguler.
Alumni, Kartu Affinity Komunitas/Organisasi, 2. Produk Giro
dan Kartu Affinity Pegawai Perusahaan. Segmen konsumer menawarkan produk Giro
e. Kartu Kredit Corporate, yang terdiri dari: BNI Perorangan kepada nasabahnya sebagai
Visa Corporate Card Gold, BNI Visa Corporate rekening penampungan dan transaksional. Giro
Card Platinum, BNI Mastercard Corporate Perorangan ditawarkan kepada nasabah segmen
Card, BNI Kartu Kredit Indonesia. konsumer dalam bentuk bundling package
f. Kartu Kredit Private Label yang terdiri dari: bersama dengan produk konsumer lainnya.
BNI Travelling Card, BNI Health Card, BNI Fokus penawaran ditujukan kepada nasabah
Distribution Card, dan BNI Gasoline Card. business owner sebagai upaya menggarap cash-
g. BNI Kartu Tunai merupakan pinjaman tanpa to-cash cycle bisnis dari hulu ke hilir sehingga
agunan yang bersifat revolving dan dapat dapat menciptakan one-stop-solution bagi
diubah menjadi cicilan tetap, hanya dapat keuangan nasabah business owner.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
247
Page 250
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Produk Deposito
BNI Deposito merupakan simpanan berjangka dalam berbagai pilihan mata uang (IDR/USD/SGD/JPY/
HKD/EUR/GBP/AUD) dengan tingkat suku bunga yang menarik. BNI Deposito dapat menjadi pilihan
investasi bagi nasabah yang menginginkan imbal hasil yang relatif lebih tinggi.
Kinerja Consumer Retail Banking
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Uraian Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Total Kredit 132.083 122.510 9.573 7,8
Dana Pihak Ketiga 175.566 164.678 10.888 6,6
Fee Based Income 6.241 6.236 5 0,1
Pada tahun 2024, kredit segmen Consumer Retail Banking tumbuh sebesar 7,8%, yang didorong oleh
pertumbuhan produk Griya dan Fleksi. Pencapaian ini sejalan dengan strategi peningkatan kredit berkualitas
yang difokuskan pada selected partner. Sementara DPK dan FBI tumbuh masing-masing 6,6% dan 0,1% YoY,
di mana pertumbuhan transaksi layanan digital perbankan BNI seiring peluncuran aplikasi wondr by BNI.
Wealth Management
Nasabah Wealth Management diklasifikasikan ke dalam dua segmen berdasarkan total penempatan aset
(AUM), yakni BNI Emerald untuk nasabah perorangan yang memiliki total penempatan aset minimal Rp1
miliar dan BNI Private Banking untuk Nasabah perorangan yang memiliki total penempatan aset minimal
Rp15 miliar. BNI Wealth Management bersinergi dengan BNI Group serta Top Tier Manajer Investasi di
Indonesia dalam menyediakan produk Wealth yang komprehensif meliputi Mutual Fund, Bonds, Produk
Treasury, dan Bancassurance.
Kinerja Segmen Wealth Management
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Uraian Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
AUM 204.318 181.222 23.096 12,7
Net Interest Income 2.964 2.842 122 4,3
FBI Investasi 288 269.4 19 6,9
Pada tahun 2024, aset yang dikelola (AUM) Guna mengoptimalkan potensi tersebut, strategi
tumbuh 12,7%, di mana peningkatan ini terutama BNI akan berfokus pada peningkatan CASA Retail
didorong oleh pertumbuhan AUM Obligasi sebesar berbasis transaksi, pengembangan berkelanjutan
25,0%. Peningkatan AUM tersebut mendorong untuk digital channel, peningkatan penetrasi bisnis
pertumbuhan Net Interest Income sebesar 4,3% dari value chain nasabah korporasi, serta penawaran
serta pertumbuhan FBI Investasi sebesar 6,9% bundling package produk sesuai kebutuhan nasabah
sebagai upaya penyediaan one stop solution bagi
Prospek Usaha Consumer Retail Banking nasabah.
Tahun 2025
Pada tahun 2025, ekonomi Indonesia diperkirakan Rencana Kerja Consumer Retail Banking
akan tetap melanjutkan tren perbaikan di tengah Tahun 2025
tingginya ketidakpastian ekonomi global. Sejalan Pada tahun 2025, Segment Consumer Retail Banking
dengan hal tersebut, prospek retail banking di diharapkan menjadi salah satu motor penggerak
tahun 2025 diperkirakan masih tetap kuat dan utama bisnis BNI dengan highlight strategi sebagai
akan tetap menjadi motor utama pertumbuhan berikut:
bisnis. Perbankan dituntut untuk terus melakukan 1. Memperkuat pengembangan bisnis value
peningkatan kapabilitas digital, meningkatkan inklusi chain dan ekosistem nasabah wholesale
keuangan serta menawarkan solusi terintegrasi untuk mendorong pertumbuhan CASA retail,
sehingga dapat meningkatkan experience dan peningkatan PHR nasabah dan cross selling
loyalitas nasabah. Keseluruhan hal tersebut menjadi produk yang berfokus pada peningkatan closed
peluang bagi segmen Retail Banking untuk dapat loop transaction.
terus bertumbuh di tahun 2025. 2. Pengembangan berkelanjutan dari wondr by BNI
& BNIdirect guna peningkatan customer journey
& transaksional nasabah.
248 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 251
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. Peningkatan CASA retail berbasis transaksi dengan fokus pada closed loop transaction dan peningkatan
PHR guna meningkatkan engagement nasabah.
4. Fokus ekspansi berkualitas pada top tier developer & selected partner untuk kredit konsumer.
5. Fokus ekspansi kredit produktif kepada top tier player sektor unggulan Wilayah serta ekosistem bisnis
6. Peningkatan kualitas kredit melalui penyempurnaan proses underwriting serta peningkatan risk culture.
7. Meningkatkan bisnis wealth melalui peningkatan value proposition, penguatan RM dan pengembangan
kapasitas global.
8. Peningkatan bisnis kartu kredit melalui fokus akuisisi pada segment berkualitas, peningkatan transaksi
digital channel serta menggarap ekosistem bisnis.
9. Mendorong UMKM Go Global melalui program Xpora BNI.
I GUSTI AYU AGUNG INDA
CUCUP RUHIAT
TRIMAFO YUDHA
Pemilik Usaha Rumah Komisaris PT Bali Coklat
Tempe Azaki
Sampai dengan saat ini, kami telah melakukan ekspor tempe Kami berterima kasih kepada Bank BNI RCC Denpasar
ke negara Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Amerika Serikat, yang telah memberikan tambahan Fasilitas Kredit untuk
Hong Kong, Thailand, Australia dan Qatar, dan ekspor kripik pembelian bahan baku. Kredit ini sesuai dengan kebutuhan
tempe ke negara Korea Selatan, Jepang, Filipina, Australia, kami dimana tahun ini merupakan pandemi untuk tanaman
dan Saudi Arabia. Seiring dengan pertumbuhan ekspor tentu coklat, yaitu petani banyak yang mengalami gagal panen,
saja ada challenge tersendiri, di antaranya adalah bagaimana sehingga menyebabkan harga melambung tinggi dan suplai
menemukan buyer terpercaya. BNI hadir memfasilitasi itu yang rendah. Agar persediaan tetap terjaga, maka kami harus
semua melalui BNI Xpora. Kami bisa memperkenalkan produk- menaikan batas minimum persediaan (buffer stock) yang
produk olahan kedelai, sehingga bisa dilihat atau terkoneksi berarti meningkatkan kebutuhan modal kerja.
dengan calon buyer yang berada di luar negeri. Bagi para
pelaku UKM yang lain, kita bisa naik kelas dan go global, yang
penting adalah semangat, semangat untuk terus maju bersama
BNI Xpora.
REZA PERAZI ARMADI EKO KUSLEGOWO
Direktur Utama PT Berdayakan CEO of Tall&Co Leather
Usaha Indonesia (Perusahaan
Fintech peer to peer (P2P) Lending)
“Kerja sama dengan BNI ini sejalan dengan visi dan misi kami Kami berterima kasih kepada BNI karena sudah memodali
untuk memberdayakan UMKM di Indonesia. Kemitraan ini usaha tas kulit kami, kami sangat terbantu dengan pemodalan
merupakan wujud komitmen bersama untuk memperluas akses KUR dari BNI untuk memperbesar usaha kami.
keuangan yang inklusif bagi UMKM, sebagai tulang punggung
perekonomian Indonesia. Sinergi ini membuka peluang bagi Benefit yang kami rasakan, yang pasti usaha kami lebih
kami untuk menyediakan pembiayaan yang cepat dan sesuai berkembang dan mendapat kesempatan ikut bazar
kebutuhan para pelaku usaha kecil dan menengah yang belum (pameran-pameran) dari BNI semoga kami terus dipercaya
terjangkau oleh layanan perbankan konvensional. Melalui menjadi binaan BNI.
kolaborasi ini, BNI dan Batumbu menegaskan komitmen
bersama untuk menciptakan ekosistem keuangan yang kuat
dan inklusif, memberdayakan UMKM, serta memperkuat
ketahanan ekonomi Indonesia”.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
249
Page 252
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
FLORENTINA WIDARISNAWATI KOPI HARBOUR 25
CEO of Yasokhy
Terima kasih kepada BNI yang sudah support YASOKHY dalam Kopi Harbour 25 mengucapkan terima kasih kepada BNI
usaha bisnis batiknya. YASOKHY mendapat fasilitas KUR dari atas pinjaman modal KUR sehingga usaha petani kopi dapat
BNI dan kami merasa sangat terbantu untuk ini. BNI juga sangat berjalan lebih lancar dan omzet pun meningkat. Kami sebagai
membantu kami dan nasabah BNI lainnya untuk mengikuti petani kopi sejahtera bersama BNI.
kegiatan pameran dengan fasilitas mesin EDC dan QRIS.
TREASURY c. Forex – SPOT
Jual beli valuta asing di mana penyelesaian
Kegiatan Segmen Treasury transaksi dilakukan 2 (dua) hari kerja setelah
Pada segmen Treasury, BNI memberikan solusi tanggal kesepakatan transaksi.
investasi dengan tetap mengutamakan kebutuhan d. Forex – Bank Notes
dan jenis risiko nasabah melalui penawaran produk- Transaksi yang melibatkan pertukaran
produk perbankan terbaik. Kegiatan usaha Treasury kepemilikan fisik dari mata uang (banknotes)
meliputi transaksi foreign exchange (forex), money yang terlibat dalam transaksi.
market, fixed income dan derivative. Treasury BNI 2. Investasi
tersebar di seluruh Indonesia melalui kantor pusat Produk investasi Treasury terdiri dari Obligasi,
dan kantor regional (Treasury Regional Area) yang Depo Swap, dan Market Linked-Dual Currency
tersebar di berbagai kota besar di Indonesia yaitu Investment (ML-DCI). Rincian terkait produk-
Medan, Batam, Palembang, Bandung, Semarang, produk investasi diuraikan sebagai berikut:
Solo, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Manado, a. Obligasi
dan Makassar. BNI melalui segmen Treasury juga Obligasi adalah bukti utang dari penerbit
memberikan solusi transaksi digital web based (issuer) yang akan dibayar kembali pada saat
melalui BNIFX maupun melalui aplikasi BNI Mobile jatuh tempo sesuai dengan kondisi dan syarat
Banking (FX Mobile dan Fitur Investasi Obligasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Transaksi
Sekunder). obligasi yang dapat dilakukan antara Treasury
dengan Nasabah Individu adalah transaksi
Ragam Produk dan Layanan Treasury berikut:
Produk Treasury BNI diklasifikasikan ke dalam • Pada pasar primer meliputi obligasi
produk Transaksional, produk Investasi, dan produk perusahaan dan Obligasi Pemerintah non-
Lindung Nilai (hedging), dengan rincian sebagai ritel;
berikut: • Pada pasar sekunder meliputi obligasi
perusahaan, Obligasi Pemerintah ritel,
1. Transaksional obligasi;
Produk transaksional ini terdiri dari Forex-TOD, • Pemerintah non-ritel dan obligasi
Forex-TOM, Forex-SPOT, dan Forex-Bank Notes. Pemerintah Negara lain.
Rincian terkait produk-produk transaksional b. Depo Swap
diuraikan sebagai berikut: Depo Swap merupakan produk investasi
a. Forex – TOD dalam mata uang valas dengan tingkat imbal
Jual beli valuta asing di mana kesepakatan hasil yang maksimal dan pokok penempatan
transaksi dan penyelesaian transaksi investasi terjamin 100%. Depo Swap
dilakukan pada hari yang sama. merupakan gabungan transaksi forex berupa
b. Forex – TOM FX Swap dan deposit. Dalam transaksi ini
Jual beli valuta asing di mana penyelesaian nasabah menukarkan mata uang valasnya
transaksi dilakukan 1 (satu) hari kerja setelah menjadi mata uang valas lainnya sekaligus
tanggal kesepakatan transaksi. menukarkan kembali mata uang valas
tersebut di masa yang akan datang pada tenor
250 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 253
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
dan kurs yang telah ditetapkan pada awal dana pokok dengan cara menghitung
kesepakatan transaksi. Keuntungan selisih selisih antara kurs transaksi forward dan
kurs atas transaksi penukaran mata uang kurs acuan pada tanggal tertentu yang
asing tersebut (forex gain) menjadi imbal telah ditetapkan di dalam kontrak (fixing
hasil yang optimal atas investasi penempatan date).
dana nasabah. • PAR Forward
c. Market Linked-Dual Currency Investment (ML- PAR Forward adalah suatu kontrak derivatif
DCI) untuk melakukan serangkaian penjualan/
ML-DCI adalah structured product yang pembelian suatu mata uang (reference
merupakan gabungan antara produk currency) terhadap mata uang lainnya
simpanan valuta asing dan FX Option. Produk (non-reference currency) dalam suatu
ini memberikan imbal hasil yang tinggi jika periode, dimana penyelesaian/penyerahan
dibandingkan dengan produk simpanan dana (settlement) dilakukan lebih dari 2
konvensional karena menggabungkan produk (dua) hari kerja setelah tanggal terjadinya
simpanan dengan view pergerakan nilai tukar. kesepakatan transaksi (trade date).
Produk ini memiliki karakteristik non capital b. Currency Swap
protected/tidak menjamin pokok investasi. Transaksi ‘jual dan beli’ atau ‘beli dan jual’
suatu mata uang terhadap mata uang yang
3. Simpanan lain yang dilaksanakan (secara simultan)
Produk Simpanan Treasury terdiri dari Deposit dalam waktu bersamaan dengan counterparty
on Call (DOC) dan Money Market Account (nasabah) yang sama.
(MMA). Rincian terkait produk-produk c. Currency Option
simpanan diuraikan sebagai berikut: Perjanjian untuk memberikan hak dan bukan
a. Deposit on Call (DOC) kewajiban dari penjual (option writer) kepada
• Penempatan dana jangka waktu minimal 3 pembeli (option holder) untuk membeli atau
(tiga) hari sampai dengan 30 (tiga puluh) menjual sejumlah nominal mata uang tertentu
hari; untuk masa yang akan datang pada harga
• Tingkat suku bunga mengacu tingkat suku yang telah ditetapkan sebelumnya (strike
bunga interbank; price) pada atau sebelum waktu tertentu
• Dapat dicairkan setiap saat; (expiry date).
• Minimal penempatan Rp100 juta atau d. Interest Rate Swap (IRS)
USD75 ribu. Kesepakatan antara dua pihak untuk
b. Money Market Account (MMA) melakukan pertukaran rangkaian pembayaran
• Penempatan dana jangka waktu minimal 1 bunga secara tetap (fixed rate) dalam satu mata
(satu) hari sampai dengan 1 (satu) tahun uang dengan seri atau rangkaian pembayaran
• Tingkat suku bunga mengacu tingkat suku bunga secara fluktuatif (variable rate) dalam
bunga interbank; mata uang yang sama (atau sebaliknya),
• Dapat dicairkan setiap saat; tanpa pertukaran pokok pinjaman.
• Minimal penempatan Rp1 miliar atau e. Overnight Index Swap (OIS)
USD100 ribu. OIS adalah produk derivatif suku bunga
yakni kontrak/perjanjian antara 2 pihak untuk
4. Lindung nilai (Hedging) mempertukarkan aliran suku bunga dalam
a. Currency Forward Rupiah secara periodik selama masa kontrak
Jual beli valuta asing di mana penyelesaian tertentu yang perhitungannya menggunakan
transaksi dilakukan lebih dari 2 (dua) hari basis bunga harian (Daily Compunding).
kerja setelah tanggal transaksi. Kurs yang Skema transaksinya sama dengan Interest
digunakan pada transaksi forward ini Rate Swap (IRS) namun cara perhitungan
memperhitungkan forward points. bunga adalah secara daily compounding
• Domestic Non-Deliverable Forward dengan suku bunga acuan overnight.
(DNDF) f. Cross Currency Swap (CCS)
Transaksi derivatif valuta asing terhadap Kesepakatan antara dua pihak untuk
rupiah yang standar (plain vanilla) berupa menukarkan pokok pinjaman dan pembayaran
transaksi forward dengan mekanisme bunga dalam mata uang yang berbeda.
fixing yang dilakukan di pasar domestik. Pertukaran pokok pinjaman menggunakan
Mekanisme fixing adalah mekanisme nilai tukar pada saat dimulainya transaksi.
penyelesaian transaksi tanpa pergerakan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
251
Page 254
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
g. Call Spread Option (CSO) Rencana dan Strategi Segmen Treasury
Call Spread Option merupakan salah satu Tahun 2024
Structured Product dengan kombinasi 2 (dua) Treasury memiliki misi untuk menjaga kondisi
transaksi Currency Option yakni Buy Call likuiditas yang sehat dan mewujudkan permodalan
Option (pembelian atas hak untuk membeli yang kuat serta memberikan kontribusi laba yang
mata uang tertentu) dan Sell Call Option maksimal melalui penyelenggaraan bisnis Treasury
(penjualan atas hak untuk membeli mata uang yang unggul sebagai pemain aktif di pasar domestik
tertentu), dengan nominal dan jangka waktu dan internasional. Sepanjang tahun 2024, Treasury
transaksi yang sama namun dengan strike BNI menerapkan strategi sebagai berikut:
price yang berbeda untuk masing-masing
Buy Call Option dan Sell Call Option tersebut. Strategi Financial
• Series of Call Spread 1. Melakukan pengelolaan likuiditas Rupiah dan
Series of CSO adalah suatu kontrak atas valas yang optimal.
serangkaian Call Spread Option dalam 2. Mengoptimalkan excess liquidity pada instrumen
suatu periode. yang memberikan return (yield) terbaik dengan
tetap memperhatikan kondisi likuiditas jangka
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Treasury pendek.
Selama tahun 2024, Treasury BNI sebagai salah 3. Meningkatkan portofolio surat berharga dan
satu pelaku utama dalam market di Indonesia, terus forex trading book dengan risiko yang terukur,
menunjukkan kinerja yang baik. Hal ini terlihat baik melalui Pasar Perdana maupun Pasar
melalui penghargaan yang diterima sepanjang Sekunder.
tahun buku seperti Best FX Bank for Structured 4. Optimalisasi pengelolaan surat berharga
Hedging Solutions and Proprietary Trading Ideas banking book dan Posisi Devisa Neto dengan
oleh Alpha Southeast Asia, Best FX Bank for memperhatikan kebutuhan likuditas, kebutuhan
Hedging requirements (Corporates & FIs,) - CCS, nasabah, rasio-rasio yang ada, serta kondisi
IRS, Forward & Options oleh Alpha Southeast Asia, pasar keuangan domestik maupun global.
Best Corporate Treasury Sales and Structuring Team 5. Optimalisasi pengelolaan produk lindung nilai
oleh Alpha Southeast Asia, Best Trade Finance Bank (hedging) untuk mendukung peningkatan
in Indonesia oleh Alpha Southeast Asia, Best Price layanan solusi lindung nilai (hedging) kepada
Taker - LSEG FX, Second Runner Up Most Active nasabah, meningkatkan FBI, dan mendukung
Price Maker - LSEG FX. pendalaman pasar keuangan.
Pada tahun 2024 BNI meluncurkan aplikasi mobile Strategi Non Finansial
banking versi baru yaitu wondr by BNI, dimana pada 1. Melakukan pengembangan/migrasi Treasury
aplikasi tersebut BNI meluncurkan fitur Transaksi Management System (TMS) untuk mendukung
Valuta Asing. Fitur tersebut diluncurkan dengan bisnis Treasury yang lebih optimal.
tujuan memudahkan nasabah untuk bertransaksi 2. Meningkatkan sinergi dengan unit bisnis terkait
valuta asing pada wondr by BNI. Dengan fitur antara lain Corporate Banking, Institutional
Transaksi Valuta Asing pada wondr by BNI, nasabah Banking, Syndication & Corporate Solution,
dapat bertransaksi valuta asing dengan lebih mudah, International, dan Wilayah/Cabang untuk
cepat dan praktis dengan kurs yang kompetitif. melakukan akuisisi nasabah top tier dan diamond
client termasuk melalui regional sales.
Transaksi Treasury senantiasa mengikuti ketentuan 3. Proaktif memberikan edukasi dan menawarkan
peraturan dari Regulator, serta secara aktif terlibat produk lindung nilai (hedging) kepada nasabah
dalam melakukan pengembangan pendalaman sehingga dapat membantu mereka memilih
pasar di antaranya sebagai Agent Bank Indonesia solusi lindung nilai yang tepat sesuai karakteristik
dalam menjalankan operasi moneter untuk stabilitas bisnis dan risk appetite-nya untuk produk FX.
pasar serta sebagai Dealer Utama BNI aktif terlibat 4. Mengembangkan kompetensi dan kapabilitas
dalam penerbitan obligasi pasar perdana untuk SBN Pemasar/RM/Front Liner di unit-unit bisnis/
dan SBSN yang dilakukan oleh pemerintah. Kantor Wilayah/Kantor Cabang terkait produk-
produk Treasury sebagai one stop solution untuk
kebutuhan nasabah serta meningkatkan cross
selling dan market share dari flow customer.
5. Menjadi treasury expert dalam memberikan
knowledge enhancement literasi produk-
produk Treasury kepada pihak internal maupun
eksternal termasuk menjadi narasumber dan
mitra regulator dalam rangka pendalaman pasar
keuangan.
252 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 255
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
6. Meningkatkan customer engagement terutama nasabah-nasabah potensial melalui program customer
loyalty, sharing session/customer gathering/workshop terkait produk-produkTreasury untuk meningkatkan
market share transaksi Treasury.
7. Menetapkan strategi program marketing yang efektif & efisien melalui marketing above/below the line
sesuai dengan kriteria nasabah dan pemasaran produk digital Treasury yang agresif untuk meningkatkan
volume transaksi forex, derivatif dan obligasi dari flow customer.
Produktivitas, Kinerja Operasional dan Bisnis dari Segmen Treasury
Fee Based Income Treasury
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Fee Based Income Nominal Persentase
Rp-miliar Rp-miliar
(Rp-miliar) (%)
Marketable Securities Related 1.859 1.217 642 52,7
FX Related 1.261 1.020 241 23,7
Total Fee Based Income 3.120 2.237 883 39,5
Segmen Treasury BNI terus berfokus untuk melayani Strategi Financial
kebutuhan transaksi nasabah khususnya transaksi 1. Melakukan pengelolaan likuiditas rupiah dan
Forex Related dan Marketable Securities. Pada tahun valas yang optimal.
2024, Treasury BNI mencatat kenaikan pendapatan 2. Mengoptimalkan excess liquidity pada instrumen
berbasis biaya (fee-based income) sebesar 39,5% yang memberikan return (yield) terbaik dengan
(YoY) yang didorong oleh kenaikan volume transaksi tetap memperhatikan kondisi likuiditas jangka
nasabah. pendek.
3. Meningkatkan portofolio surat berharga dan
Prospek dan Potensi forex trading book dengan risiko yang terukur,
Memandang ke depan, proyeksi pertumbuhan baik melalui Pasar Perdana maupun Pasar
ekonomi global maupun domestik akan dihadapkan Sekunder.
pada sejumlah tantangan. Kendati demikian, pasar 4. Optimalisasi pengelolaan surat berharga
dalam negeri diperkirakan akan tetap baik dan banking book dan Posisi Devisa Neto dengan
menjanjikan peluang bisnis yang lebih potensial. memperhatikan kebutuhan likuditas, kebutuhan
nasabah, rasio-rasio yang ada, serta kondisi
Bank Indonesia meyakini bahwa prospek pasar keuangan domestik maupun global.
perekonomian Indonesia pada 2025 akan makin 5. Optimalisasi pengelolaan produk lindung nilai
baik dengan pertumbuhan yang lebih tinggi, inflasi (hedging) untuk mendukung peningkatan
yang rendah dan nilai tukar yang menguat. Di sisi layanan solusi lindung nilai (hedging) kepada
lain, Bank Indonesia juga memperkirakan kredit nasabah, meningkatkan FBI, dan mendukung
perbankan tumbuh dalam rentang 11-13% pada pendalaman pasar keuangan.
tahun 2025 dengan didukung oleh pertumbuhan 6. Optimalisasi transaksi produk treasury segmen
kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit Wholesale dan Retail melalui platform digital BNI
konsumsi. Prospek ini didukung oleh meningkatnya untuk produk Forex dan Obligasi.
investasi dan pembiayaan perbankan seiring dengan 7. Optimalisasi carryover open position USD/IDR
iklim investasi yang semakin baik. Dengan proyeksi dengan pengelolaan risiko yang terukur
kondisi pasar sepanjang tahun 2025, BNI Treasury 8. Optimalisasi produk yield enhancement untuk
optimis akan memperkuat pertumbuhan bisnis yang meningkatkan FBI dan dengan pengelolaan risiko
berkualitas dan berkelanjutan dengan strategi yang yang terukur.
telah di tetapkan. 9. Optimalisasi pengelolaan platform digital BNI
untuk meningkatkan layanan investasi obligasi
Strategi Segmen Treasury di Tahun Mendatang dan penggunaan transaksi valuta asing untuk
Dalam rangka mendukung pencapaian di tahun meningkatkan pengalaman penggunaan kepada
depan, maka strategi pengembangan segmen nasabah.
Treasury di tahun 2025 sebagai berikut: 10. Optimalisasi penggunaan tools pendukung
aktivitas harian dalam transaksi dan pengelolaan
portofolio nasabah.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
253
Page 256
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Strategi Non Finansial
1. Melakukan pengembangan/migrasi Treasury Management System (TMS) untuk mendukung bisnis
Treasury yang lebih optimal
2. Meningkatkan sinergi dengan unit bisnis terkait antara lain Corporate Banking, Institutional Banking,
Syndication & Corporate Solution, International, dan Wilayah/Cabang untuk melakukan akuisisi nasabah
top tier dan diamond client termasuk melalui regional sales.
3. Proaktif memberikan edukasi dan menawarkan produk lindung nilai (hedging) kepada nasabah sehingga
dapat membantu mereka memilih solusi lindung nilai yang tepat sesuai karakteristik bisnis dan risk
appetite-nya untuk produk FX dan Bonds (Bond forward dan Bond Option)
4. Mengembangkan kompetensi dan kapabilitas Pemasar/RM/Front Liner di unit-unit bisnis/Kantor Wilayah/
Kantor Cabang terkait produk-produk Treasury sebagai one stop solution untuk kebutuhan nasabah serta
meningkatkan cross selling dan market share dari flow customer.
5. Menjadi treasury expert dalam memberikan knowledge enhancement literasi produk-produk Treasury
kepada pihak internal maupun eksternal termasuk menjadi narasumber dan mitra regulator dalam
rangka pendalaman pasar keuangan.
6. Meningkatkan customer engagement terutama nasabah-nasabah potensial melalui program
customer loyalty, sharing session/customer gathering/workshop terkait produk-produk Treasury untuk
meningkatkan market share transaksi Treasury.
7. Menetapkan strategi program marketing yang efektif & efisien melalui marketing above/below the line
sesuai dengan kriteria nasabah dan pemasaran produk digital Treasury yang agresif untuk meningkatkan
volume transaksi forex, derivatif dan obligasi dari flow customer.
RAFAEL BUHAY
GUNTAR P.M SIAHAAN
CONCEPCION, JR.
PT Sarinah PT SMART Tbk
Direktur Keuangan dan Chief Financial Officer
Manajemen Risiko
“Terima kasih kepada tim Treasury BNI atas layanan yang Dedikasi dan profesionalisme tim Treasury BNI sangat berperan
andal dan inovatif. Layanan treasury cash management telah penting dalam mengelola sumber daya kami secara efektif.
membantu PT Sarinah mengoptimalkan pengelolaan arus kas,
transaksi valuta asing, dan efisiensi operasional. Kami berharap Kami sangat terkesan dengan solusi inovatif dan dukungan
sinergi ini terus berkembang dan memberikan manfaat lebih cepat yang secara konsisten melebihi harapan kami.
besar di masa mendatang. Sukses selalu untuk BNI!”
Treasury BNI telah menetapkan tolok ukur keunggulan, dan kami
sangat berterima kasih atas kemitraan yang telah terjalin, dan
kami berharap dapat melanjutkan kerja sama yang sukses ini
dan mencapai tonggak sejarah yang lebih besar bersama-
sama.
254 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 257
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
HENNY SANTOSA
PT Best Industry Group
Senior Finance Manager
Terima kasih BNI Treasury telah menjadi mitra bagi group kami
yang senantiasa memberikan layanan terbaik dan harga yang
kompetitif, didukung oleh personel yang komunikatif, andal
dan capable dalam memberikan solusi.
Semoga kerja sama ini dapat berlangsung terus, makin
bertumbuh dan meraih sukses bersama dengan nasabah.
KANTOR PUSAT
Segmen Kantor Pusat mengelola aset dan liabilitas BNI Wide seperti aset non produktif dan share investment
fee Perusahaan anak. Selain itu, segmen Kantor Pusat juga melakukan pengelolaan termasuk menerima
alokasi biaya operasional atas jasa servis yang dilakukan secara sentralisasi kepada segmen lainnya serta
pendapatan serta biaya yang tidak teralokasi ke segmen lainnya.
PERUSAHAAN ANAK
Dalam rangka mendukung visi BNI menjadi Lembaga keuangan yang terunggul dalam layanan dan kinerja
secara berkelanjutan, BNI mendirikan Perusahaan Anak di berbagai bidang industri sesuai dengan kebutuhan
nasabah sebagai one stop financial solution dengan menyediakan produk dan layanan yang terbaik.
Perusahaan Anak berperan sangat penting dalam rangka melengkapi kebutuhan transaksional Masyarakat,
sekaligus berperan dalam peningkatan kinerja BNI secara keseluruhan. Hingga 31 Desember 2024, BNI
memiliki 6 Perusahaan Anak, dengan kepemilikan mayoritas yaitu pada PT BNI Life Insurance 60,00%, PT
BNI Sekuritas 75,00%, PT BNI Finance 99,99%, BNI Remittance Ltd 100,00%, PT Bank Hibank Indonesia
63,92% dan PT BNI Modal Ventura 99,98%.
Pembiayaan Sekuritas Asuransi Jiwa Kiriman Uang Bank Venture Cap.
99,99% 75,00% 60,00% 100,00% 63,92% 99,98%
Sementara kepemilikan saham minoritas BNI antara lain pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk 23,24%,
PT Pemeringkat Efek Indonesia 0,14%, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 2,50%, PT Bank Mizuho Indonesia
1,0%, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia 1,11% dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk 0,11%.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
255
Page 258
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pada tahun 2024, kontribusi Perusahaan Anak terhadap BNI semakin meningkat, seiring dengan peningkatan
laba di seluruh perusahaan anak yang didukung oleh program-program unggulan Perusahaan Anak serta
kerja sama sinergi dengan BNI Induk.
Kinerja Laba Perusahaan Anak BNI
Kenaikan (Penurunan)
2024* 2023
2023-2024
Anak Perusahaan
Jumlah Jumlah Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) (%)
BNI Life 340 334 6 1,9
BNI Sekuritas 86 71 15 21,2
BNI Finance 1,7 (102) 104 101,7
BNI Remittance (2) (3) 0,4 13,8
hibank 132 130 2 1,7
BNI Ventures 7 4 3 79,9
Jumlah 565 434 131 30,2
* Unaudited
Pada tahun 2024, perusahaan anak BNI membukukan Struktur Kepemilikan Saham BNI Life
laba bersih di luar penyesuaian dan eliminasi di (%)
tingkat konsolidasi sebesar Rp565 miliar, tumbuh
sebesar 30,2% (YoY) dibanding dengan laba tahun 0,000003% 0,000003%
2023 (audited) yang tercatat sebesar Rp434 miliar.
Kinerja Perusahaan Anak terus membaik sebagai
hasil dari upaya pengembangan bisnis melalui 39,999993%
transformasi di beberapa perusahaan anak BNI. BNI
Finance yang telah membukukan laba sebesar Rp1,7
miliar dan tumbuh 101,7% (YoY) dari sebelumnya di
tahun 2023 membukukan rugi sebesar Rp102 miliar.
BNI Life membukukan laba sebesar Rp340 miliar dan 60,000000%
tumbuh 1,9% (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya
sebesar Rp334 miliar, hal ini sejalan dengan adanya
peningkatan pada pendapatan premi dan efisiensi
beban operasional. BNI Sekuritas juga membukukan BNI
laba sebesar Rp86 miliar atau tumbuh 21,2% (YoY) Sumitomo Life Insurance Company
dari tahun sebelumnya sebesar Rp71 miliar, sejalan Yayasan Kesejahteraan Pegawai BNI
dengan strategi bisnis yang fokus pada retail Yayasan Dana Swadharma
dan korporasi. hibank mencatatkan laba sebesar
Rp132 miliar dan tumbuh 1,7% (YoY), sejalan
dengan pertumbuhan bisnis melalui ekspansi loan Kondisi perekonomian global yang begitu dinamis
yang sehat dan terukur. dimana masyarakat hidup di tengah ketidakpastian,
membuat perusahaan di setiap industri memerlukan
PT BNI Life Insurance (“BNI Life”) inovasi berkelanjutan dan creative disruption. Tak
BNI Life bergerak di bidang asuransi jiwa termasuk terkecuali pada industri asuransi. Berdasarkan data
asuransi jiwa Syariah. Produk-produk yang AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) pendapatan
ditawarkan BNI Life adalah asuransi seperti asuransi premi industri asuransi jiwa turun 1,2% YoY pada
jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi, pensiun, dan kuartal 3 2024.
syariah. Berikut adalah struktur kepemilikan BNI
Life. Sementara itu, BNI Life mencatat kenaikan premi
sebesar 3,8% YoY, tumbuh positif jika dibandingkan
dengan industri yang mengalami penurunan.
256 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 259
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dalam rangka mempertahankan kinerja tersebut, 5. Efisiensi dan pengelolaan biaya.
BNI Life berkomitmen untuk melakukan inovasi 6. Mengoptimalkan otomasi, digitalisasi, dan
dengan menciptakan produk-produk unggulan, yang Artificial Intelligence.
sesuai dengan kebutuhan dan melakukan perbaikan 7. Penguatan organisasi dan kualitas sumber daya
tiada henti, sehingga BNI Life dapat menjadi pilihan manusia.
dalam layanan dan perlindungan asuransi terbaik 8. Melakukan parallel run implementasi IFRS 17.
bagi masyarakat. 9. Persiapan Spin Off Syariah.
Adapun kebijakan strategis manajemen di tahun Sepanjang tahun 2024, PT BNI Life Insurance
2024 adalah: selalu beradaptasi atas perubahan yang terjadi
1. Meningkatkan premi reguler dan produk yang untuk mendapatkan pertumbuhan premi. Selain
menguntungkan. itu, perusahaan terus berkomitmen untuk
2. Memperbaiki model bisnis dan pengembangan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada
pasar (ekspansi non captive). nasabah. Sejalan dengan ini, BNI Life terus
3. Mengoptimalkan pendapatan investasi dan meningkatkan proses bisnis berbasis digitalisasi
pengelolaan risiko. serta perkembangan di area operasional dengan
4. Meningkatkan mitigasi risiko. penyederhanaan sistem kerja pada area operasional.
Kinerja Keuangan BNI Life
Kenaikan (Penurunan)
2024* 2023
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Posisi Keuangan
Aset 26.656 24.967 1.692 6,8
Aset Produktif/Investasi 25.145 23.353 1.792 7,7
Kewajiban 20.272 18.602 1.670 9,0
Ekuitas 6.384 6.361 23 0,4
Laba Rugi
Total Pendapatan 6.868 6.981 (113) (1,6)
Pendapatan Premi Bruto 5.583 5.380 203 3,8
Pendapatan Hasil Investasi 1.256 1.573 (317) (20,2)
Non LINK 1.038 1.131 (94) (8,3)
LINK 218 442 (223) (50,6)
Pendapatan Lain-Lain 128 127 1 0,8
Total Biaya (6.478) (6.637) 159 (2,4)
Biaya Asuransi/Klaim (5.013) (5.194) 181 (3,5)
Biaya Akuisisi (607) (634) 27 (4,2)
Biaya Usaha (732) (690) (42) 6,1
Non Operasional Expenses
(126) (118) (7) 6,0
(Income)
Laba Sebelum Pajak 390 344 46 13,3
Pajak (50) (11) (39) 372,1
Laba Bersih 340 334 6 1,9
* Unaudited PSAK 71
Pada tahun 2024, terdapat peningkatan pada pertumbuhan total aset dan aset produktif dimana masing-
masing tumbuh sebesar 6,8% YoY dan 7,7% YoY. Pencapaian ini menggambarkan kondisi keuangan yang
kuat dan kemampuan perusahaan untuk mengelola dan meningkatkan nilai aset. Peningkatan kewajiban
mencerminkan strategi keuangan yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan bisnis, menunjukkan
keterlibatan perusahaan dalam mengelola keuangan dengan baik. Peningkatan ekuitas mencerminkan
upaya perusahaan untuk mendukung pertumbuhan melalui strategi pendanaan yang seimbang. Hal ini
memberikan gambaran positif tentang kemampuan perusahaan untuk berkembang dan bersaing di pasar.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
257
Page 260
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Total pendapatan turun sebesar 1,6% (YoY) mencapai Rp6.868 miliar pada tahun 2024. Penurunan total
pendapatan ini dipengaruhi oleh hasil investasi yang menurun. Pendapatan premi bruto mengalami
peningkatan 3,8% (YoY), sementara pendapatan hasil investasi turun sebesar 20,2% (YoY) mencapai Rp1.256
miliar. Total biaya turun 2,4% (YoY), terutama dipengaruhi oleh penurunan biaya asuransi/klaim. Biaya
Usaha meningkat namun dengan persentase yang lebih rendah. Peningkatan atau penurunan biaya ini
dapat mencerminkan strategi pengelolaan biaya yang efisien. Kinerja keuangan perusahaan selama periode
ini menunjukkan pertumbuhan yang positif dan manajemen yang efisien sehingga tahun 2024 laba bersih
BNI Life mencapai Rp340 miliar atau tumbuh 1,9% (YoY).
Kinerja Rasio Keuangan BNI Life
2024* 2023 Kenaikan
Pos Akun
(%) (%) (Penurunan) %
Return On Asset (ROA) 1,3 1,4 (0,1)
Return On Equity (ROE) 5,3 5,2 0,1
Hasil Investasi/Aset Investasi 6,7 5,0 1,7
Risk Based Capital (RBC) 796,7 680,6 116,1
*Unaudited PSAK 71
Kinerja finansial tahun buku 2024 yang baik memberikan pengaruh terhadap pencapaian rasio-rasio keuangan
BNI Life yang juga turut meningkat. Return on Asset (ROA) turun 0,1% dari 1,4% di tahun 2023 menjadi
1,3% di tahun 2024. Return on Equity (ROE) mencapai 5,3%, naik 0,1% dibandingkan tahun sebelumnya
yakni sebesar 5,2%. Meskipun kenaikan ini tergolong moderat, peningkatan ROE dapat diartikan sebagai
hasil yang baik, karena mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memberikan return kepada para
pemegang saham yang meningkat.
Rasio Hasil investasi terhadap aset investasi naik 1,7% dari 5,0% pada Desember tahun 2023 menjadi 6,7%
di tahun 2024. Peningkatan hasil investasi dapat diartikan bahwa strategi investasi perusahaan berhasil
menghasilkan return yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja finansial secara
keseluruhan. Risk-Based Capital (RBC) meningkat 116,1% dari 680,6% menjadi 796,7%. Peningkatan ini
menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kecukupan modal yang lebih besar untuk menanggung risiko.
Hal ini memberikan keyakinan bahwa perusahaan memiliki daya tahan keuangan yang kuat dan mampu
mengatasi tantangan yang timbul seiring waktu.
BNI Life juga kembali meraih berbagai penghargaan pada tahun 2024 sebagai pengakuan atas kinerja yang
telah diraih, di antaranya sebagai berikut:
No Nama Penghargaan Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
1 Indonesia Best CFO Best Life Warta Penghargaan ini diberikan 31 Januari 2024
Award 2024 Performance Insurance Ekonomi pada tanggal 31 Januari 2024
Chief Financial oleh Majalah Warta Ekonomi
officer in kepada perusahaan yang secara
Strengthening konsisten menerapkan GCG
partnership dalam mengelola kegiatan bisnis
relation for yang memberikan dampak
revenue gain positif pada proses pertumbuhan
optimization yang berkesinambungan.
258 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 261
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Nama Penghargaan Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
2 InvestorTrust Best BNI Life Syariah Life Majalah Penghargaan ini diberikan pada 28 Februari 2024
Unit Link Award 2024 Balanced Insurance Investor tanggal 28 Februari 2024 oleh
Fund - Kategori Majalah Investor Penghargaan
Campuran untuk BNI Life di berikan
Syariah Periode sebagai apresiasi salah satu unit
3 Tahun link terbaik serta produk yang
terbukti unggul dari sisi kinerja
3 InvestorTrust Best BNI Life Syariah Life Majalah
dan sekaligus menjadi pemacu
Unit Link Award 2024 Balanced Insurance Investor
bagi perusahaan asuransi jiwa
Fund - Kategori
untuk menerbitkan produk
Campuran
yang berkualitas dan mampu
Syariah Periode
memberikan manfaat optimal
5 Tahun
kepada publik.
4 InvestorTrust Best BNI Life Syariah Life Majalah
Unit Link Award 2024 Balanced Insurance Investor
Fund - Kategori
Campuran
Syariah Periode
7 Tahun
5 InvestorTrust Best BNI Life Syariah Life Majalah
Unit Link Award 2024 Fixed Income Insurance Investor
Fund - Kategori
Pendapatan
Tetap Syariah
Periode 3 Tahun
6 InvestorTrust Best BNI Life Syariah Life Majalah
Unit Link Award 2024 Fixed Income Insurance Investor
Fund - Kategori
Pendapatan
Tetap Syariah
Periode 5 Tahun
7 InvestorTrust Best BNI Life Syariah Life Majalah
Unit Link Award 2024 Fixed Income Insurance Investor
Fund - Kategori
Pendapatan
Tetap Syariah
Periode 7 Tahun
8 InvestorTrust Best BLife Link Life Majalah
Unit Link Award 2024 Pendapatan Insurance Investor
Tetap SL Secure
USD - Kategori
Pendapatan
Tetap USD
Konvensional
Periode 5 Tahun
9 Media Asuransi Best Kelompok Life Media Penghargaan ini diberikan 29 Februari 2024
Unit Link Award 2024 Unitlink Saham Insurance Asuransi pada tanggal 29 Februari 2024
Syariah atas oleh Majalah Media Asuransi
Produk : BNI Life Penghargaan untuk BNI Life
Syariah Equity diberikan berdasar penilaian
Fund kinerja investasi unitlink
dalam 2 tahun terakhir, yaitu
10 Media Asuransi Best Kelompok Life Media
per Desember 2021 hingga
Unit Link Award 2024 Unitlink Pasar Insurance Asuransi
Desember 2023. Penghargaan
Uang Rupiah
ini diharapkan dapat mendorong
atas Produk :
perusahaan asuransi untuk
BLife Link Pasar
memberikan layanan terbaik
Uang Likuid
instrumen proteksi sekaligus
11 Media Asuransi Best Kelompok Life Media investasi
Unit Link Award 2024 Unitlink Insurance Asuransi
Pendapatan
Tetap USD atas
Produk: BLife
Link Pendapatan
Tetap SL Secure
USD
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
259
Page 262
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Nama Penghargaan Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
12 Indonesia Inspiring Indonesia Spesial The Penghargaan ini diberikan pada 21 Maret 2024
Woman Award 2024 Inspiring Award Iconomics tanggal 21 Maret 2024 kepada
Woman Award perempuan yang menginspirasi
2024 dan menunjukkan kekuatan
yang luar biasa untuk mencapai
tujuan dan Impiannya.
Mereka juga memperlihatkan
keberanian, kegigihan, dan
tekad serta mengajarkan banyak
hal untuk kaum perempuan
generasi selanjutnya bahwa
tidak ada yang tidak mungkin
jika kita memiliki keyakinan
dalam diri sendiri dan tekad
untuk menggapainya.
13 The Best “Corporate The Best Life Economic Penghargaan ini diberikan 28 Maret 2024
Secretary & Indonesian Insurance Review pada tanggal 28 Maret 2024
Communication“ Corporate kepada perusahaan yang
2024 Secretary & mampu merencanakan,
Communications mengimplementasikan,
memonitor dan mengevaluasi
strategi dan program Corsec,
Corcomm, PR serta mampu
membuktikan efektivitasnya
dalam pembangunan reputasi
perusahaan. Hal ini diharapkan
akan meningkatkan kepercayaan
nasabah dan stakeholders
terhadap BNI Life.
14 13th Infobank-Isentia The 2nd Highest Life Infobank Penghargaan ini diberikan 01 April 2024
Digital Brand Digital Index Insurance pada tanggal 1 April 2024 di
Recognition 2024 Unit Link ajang 13th Infobank-Isentia
Insurance Digital Brand Recognition 2024
sebagai The 2nd Highest Digital
Index Unit Link Insurance untuk
produk Unitlink (BNI Life Dana
Mantap 2) yang populer di
jagat maya berdasarkan riset
digital brand 2024 serta banyak
diperbincangkan pengguna
internet (buzz) dengan sangat
positif dan memperoleh total
indeks yang sangat bagus.
15 Indonesia Financial Improving Life Warta Penghargaan ini diberikan 16 Mei 2024
Top Leader Awards Financial Insurance Ekonomi pada Tanggal 16 Mei 2024
2024 Navigation Kepada pemimpin perusahaan
Adaptively and industri keuangan yang dengan
Innovatively In konsisten melakukan inovasi,
Disruption Era adaptasi dan pengembangan
bisnis dalam kegiatan
perusahaannya. Penghargaan
ini di harapkan dapat lebih
bersinergi dan berkinerja
lebih baik untuk membangun
Indonesia.
16 Top Global Indonesia TOP Financial Info Penghargaan ini diberikan Pada 30 Mei 2024
Corporate Brand Digital PR Award Sector Ekonomi 30 Mei 2024 atas prestasi PT. BNI
Award 2024 2024 Special Life Insurance yang telah meraih
Achievement for predikat sebagai Indonesia TOP
Financial Sector Digital PR Award 2024 Special
Achievement for Financial
Sector di ajang Top Global
Corporate Brand Award 2024.
260 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 263
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Nama Penghargaan Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
17 50 Most Outstanding The Most Financial Infobank Penghargaan ini diberikan Pada 1 Juni 2024
Women 2024 Outstanding Sector 1 Juni 2024 kepada Pemimpin
Women 2024 in wanita yang memiliki sudut
Finacial sector pandang berbeda yang dapat
& state owned melahirkan ide dan gagasan
enterprice baru serta memberikan motivasi
kepada wanita lain sehingga
dapat terus mendorong Gender
Diversity dalam organisasi.
18 Sharia & Halal Top Indonesia Best Sharia Warta Penghargaan ini diberikan Pada 2 Juli 2024
Brand Sharia Business Business Ekonomi 2 Juli 2024 kepada perusahaan
Unit of Life Unit yang memiliki reputasi dan
Insurance 2024 of Life kinerja keuangan terbaik serta
with Market Insurance produk dan atau jasa syariah
Potential yang inovatif.
Optimization
to Achieve
Target Premium
for Sharia
Insurance
19 Indonesia Re The Most Life Indonesia Penghargaan ini diberikan oleh 25 Juli 2024
International Innivative Insurance RE Indonesia RE pada tanggal 25
Conference 2024 Product Juli 2024 kepada BNI Life sebagai
Development The Most Innovative Product
Development. Penghargaan ini
sebagai bentuk apresiasi, kerja
keras, komitmen, motivasi untuk
terus berinovasi.
20 25 th Insurance The Fastest Life Infobank Penghargaan ini diberikan oleh 26 Juli 2024
Award Gross Premium Insurance Majalah Infobank pada tanggal
Growth Life 26 Juli 2024 kepada BNI Life di
Insurance ajang Insurance Award 2024.
Company
Special Award
Trophy
21 25 th Insurance The Excellent Life Infobank
Award Performance Insurance
Life Insurance
Company 2024
(Gross Premium
> IDR 5 Trillion)
22 Insurance Market Life Insurance Life Media Penghargaan ini diberikan oleh 30 Juli 2024
Leaders Award 2024 Market Leaders Insurance Asuransi Majalah Media Asuransi pada
2024 tanggal 30 Juli 2024 kepada
BNI Life di ajang Insurance
23 Insurance Market Sharia Life Life Media
Award 2024. Penghargaan ini
Leaders Award 2024 Insurance Insurance Asuransi
diberikan kepada perusahaan
Market Leaders
berdasarkan pencapaian premi
2024
dan kinerja terbaik di tahun
2023. Market Leaders dalam
industri apapun punya peran
penting dan pengaruh yang
besar, selain itu hal ini dapat
mendorong perusahaan untuk
terus berinovasi.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
261
Page 264
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Nama Penghargaan Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
24 5th Indonesia Top Asuransi Jiwa Life The Penghargaan ini diberikan oleh 10 September
Insurance Awards 2023 dengan Insurance Iconomics Majalah The Iconomics tanggal 2024
2024 Aset 10 - 25 10 September 2024 kepada
trilliun. BNI Life melalui penilaian dua
parameter, yakni Rank Financial
Indicator (dengan bobot 60%)
dan Rank Financial Growth
Indicator (dengan bobot 40%).
Penilaian berdasarkan Rank
Financial Indicator merupakan
penilaian yang diberikan
berdasarkan angka kinerja
keuangan dalam satu daftar
kelompok perusahaan asuransi.
Adapun Rank Financial Growth
Indicator adalah penilaian yang
diberikan kepada perusahaan
asuransi atas pencapaian atau
progress kinerja keuangan dari
tahun sebelumnya.
25 TOP GRC Awards Top GRC Award Life Top Penghargaan ini diberikan 11 September
2024 2024 5 Stars Insurance Business oleh Majalah Top Business 2024
pada tanggal 11 September
26 TOP GRC Awards The Most Life Top
2024 kepada BNI Life.
2024 Commited GRC Insurance Business
Leaders 2024
Perusahaan yang mendapatkan
penghargaan TOP GRC Awards
ini merupakan perusahaan
yang dinilai telah memiliki
kelengkapan Sistem dan
Infrastruktur GRC yang baik dan
berhasil dalam hal implementasi
GCG, Risk Management, dan
Compliance Management (GRC)
untuk mendukung tumbuhnya
bisnis secara berkelanjutan.
27 Best Sharia Award The Best Sharia Life Infobank Penghargaan ini diberikan oleh 3 Oktober 2024
Infobank 2024 Life Insurance Insurance Infobank pada tanggal 3 Oktober
2024 (Excellent 2024 kepada BNI Life.
Financial
Performance
2023)
28 Best Sharia Award The Best Life Infobank
Infobank 2024 State Owned Insurance
Enterprise
Subsidiary
2024 (Excellent
Financial
Performance
2023)
29 TOP 20 Financial The Best Life Infobank Penghargaan ini diberikan 22 Oktober 2024
Institution & The Performing Insurance oleh Infobank pada tanggal 22
Finance Awards 2024 Life Insurance Oktober 2024 kepada BNI Life.
2024 Based
on financial Penghargaan ini merupakan
Performing penilaian kinerja yang
2021-2023 dilakukan perusahaan yang
berhasil menjaga kinerjanya
selama 3 periode keuangan
tetap stabil dan tumbuh
positif di tengah kondisi
yang menantangkeuangan
perusahaan sepanjang tahun
2023.
262 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 265
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
No Nama Penghargaan Predikat Kategori Pelaksana Uraian Tanggal
30 Stellar Workplace Top 5 Stellar Life Kontan Penghargaan ini diberikan oleh 31 Oktober 2024
Award 2024 Workplace Insurance Kontan pada tanggal 31 Oktober
Award for 2024 kepada BNI Life .
Medium Size
Employer Penghargaan ini diberikan
kepada perusahaan yang sudah
31 Stellar Workplace Stellar Life Kontan
melakukan upaya peningkatan
Award 2024 Workplace Insurance
tingkat komitmen karyawan
Recognition
dalam menilai perilaku
in Employee
berupa kontribusi positif yang
Commitment
memengaruhi kesuksesan
32 Stellar Workplace Stellar Life Kontan perusahaan dalam menciptakan
Award 2024 Workplace Insurance tempat kerja terbaik sehingga
Recognition dapat memiliki karyawan
in Employee dengan keterikatan emosional
Satisfaction (engagement) yang tinggi
kepada perusahaan tempat
mereka bekerja.
33 Digital Financial Kategori Life Media Penghargaan ini diberikan oleh 5 Desember
Excellence Award Asuransi Jiwa Insurance Asuransi Media Asuransi pada tanggal 5 2024
2024 Kelompok di Desember 2024 kepada BNI Life.
Atas 1,5 Triliun
Rupiah. Penghargaan ini di berikan
sebagai apresiasi kepada
perusahaan-perusahaan dalam
industri yang telah berhasil
melakukan transformasi digital
dan memberikan kontribusi
signifikan dalam mendukung
pertumbuhan ekonomi melalui
inovasi digital dan diharapkan
dapat menjadi motivasi bagi
industri keuangan untuk terus
beradaptasi dan berinovasi,
menghadirkan solusi dan
layanan keuangan digital yang
inklusif dan berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
263
Page 266
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PT BNI Sekuritas (“BNI Sekuritas”)
BNI Sekuritas merupakan Perusahaan Anak BNI yang menjalankan usaha yang meliputi perdagangan efek,
termasuk di dalamnya bertindak sebagai perantara pedagang efek, penjamin emisi efek, dan kegiatan lain
yang berhubungan dengan kegiatan tersebut dengan memperhatikan peraturan perundangan-undangan
yang berlaku.
Struktur Kepemilikan Saham BNI Sekuritas
(%)
25%
75%
BNI
SBI Financial Service Co., Ltd
BNI Sekuritas memandang tahun 2024 sebagai periode yang berlandaskan pada satu pilar utama, yaitu
resiliensi. Mengingat ketidakpastian tetap menjadi tantangan utama, terutama dengan diselenggarakannya
pemilihan umum di Indonesia pada tahun tersebut, BNI Sekuritas memprioritaskan strategi yang memperkuat
kemampuan adaptasi Perusahaan terhadap dinamika yang berkembang. Dengan pemantauan cermat
terhadap perubahan ekonomi dan politik, BNI Sekuritas berkomitmen untuk secara tanggap mengidentifikasi
peluang baru demi menghadirkan solusi yang optimal untuk klien dan nasabah.
Kinerja Keuangan BNI Sekuritas
Kenaikan (Penurunan)
2024* 2023
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Neraca
Aset 1.983 2.377 (394) (16,6)
Kewajiban 681 1.206 (525) (43,5)
Ekuitas 1.302 1.172 130 11,1
Laba/Rugi
Pendapatan Operasional 699 586 113 19,3
Brokerage commissions 200 119 81 68,1
Investment management fees 98 115 (17) (14,8)
Brokerage comm. from fix income
29 46 (17) (37,0)
activities
Fees from investment banking
299 257 42 16,3
activities
Increase/(decrease) on net asset
3 1 2 200,0
value of mutual funds
Interest revenue from fund
26 15 11 73,3
separation & bond & dividend
Gain (Loss) on trading of
10 9 1 11,1
marketable securities - net
Margin and overdue revenue 22 14 8 57,1
Pendapatan Operasional Lainnya 12 9 3 33,3
Biaya Usaha (594) (498) (96) 19,3
Pendapatan Lain-lain 31 25 6 24,0
Biaya Bunga dan Keuangan Lainnya (35) (23) (12) 52,2
264 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 267
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan)
2024* 2023
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Total Pendapatan 730 610 120 19,7
Total Biaya (629) (521) (108) 20,7
Laba Sebelum Pajak 101 89 12 13,5
Pajak (15) (19) 4 (21,1)
Laba Setelah Pajak 86 70 16 22,9
*Unaudited
Total Aset BNI Sekuritas tahun 2024 sebesar Rp1.983 miliar mengalami penurunan sebesar 17% dibandingkan
dengan tahun 2023 sebesar Rp2.377 miliar yang terutama disebabkan oleh penurunan piutang transaksi
nasabah berkaitan dengan transaksi perdagangan efek perusahaan.
Kewajiban perusahaan per 31 Desember 2024 mengalami penurunan signifikan terutama disebabkan oleh
penurunan utang transaksi nasabah yang sejalan dengan penurunan piutang transaksi nasabah. Pergerakan
ekuitas BNIS Per 31 Desember 2024 terutama terkait dengan saldo laba ditahan perusahaan.
Kinerja Rasio Keuangan BNI Sekuritas
2024* 2023 Kenaikan
Pos Akun
(%) (%) (Penurunan) %
Return On Asset (ROA) 4,3 3,0 1,3
Return On Equity (ROE) 6,6 6,0 0,6
Beban Operasional Terhadap Pendapatan
Operasional (BOPO)
85,1 85,1 0,0 -
*Unaudited
ROA dan ROE mengalami kenaikan terutama 4. Alpha Southeast Asia 17th Annual Best Deal &
disebabkan oleh peningkatan dari laba konsolidasi Solution Awards 2023 (Best ESG Green Financing
perusahaan FY 2024 dibandingkan dengan laba FY in Indonesia PT OKI Pulp & Paper Mills’s IDR1.5
2023 dari sebesar Rp70 miliar pada Desember 2023 Trillion Green Bond)
menjadi sebesar Rp86 miliar pada Desember 2024. 5. The Asset Triple A Sustainable Finance 2024 (Best
Kenaikan tersebut terutama di dorong oleh kenaikan Green Bond - Financial Institution)
brokerage commission terkait pendapatan komisi 6. The Asset Triple A Sustainable Finance 2024
dari ekuitas dan kenaikan pendapatan investment (Renewable Energy Deal of the Year)
banking dibandingkan dengan tahun 2023. 7. Asian Banking & Finance Awards 2024 (Mergers
and Acquisitions Deal of the Year)
BNI Sekuritas terus meraih berbagai penghargaan 8. Asian Banking & Finance Awards 2024 (Indonesia
sepanjang tahun 2024, sebagai apresiasi atas kinerja dan Equity Deal of The Year - Indonesia)
yang bertumbuh dari tahun ke tahun, di antaranya 9. Euromoney (Best for large cap in Indonesia: BNI
sebagai berikut. Sekuritas)
1. Alpha Southeast Asia 17th Annual Best Deal & 10. Euromoney (Best for research in Indonesia: BNI
Solution Awards 2023 (Best IPO Deal of the Year Sekuritas)
in Asia PT Barito Renewables Energy Tbk’s IDR3.1 11. Corporate Governance Performance Indeks
Trillion IPO) (CGPI) 2024 (Trusted Company)
2. Alpha Southeast Asia 17th Annual Best Deal &
Solution Awards 2023 (Best Deal of The Year & PT BNI Multifinance (“BNI Finance”)
Best Equity Deal of The Year In Asia PT Amman Berdasarkan Anggaran Dasar pasal 3, ruang lingkup
Mineral Internasional Tbk’s IDR10.73 Trillion kegiatan BNI Finance menjalankan kegiatan dalam
(US$720million) IPO) bidang pembiayaan investasi, pembiayaan modal
3. Alpha Southeast Asia 17th Annual Best Deal & kerja, pembiayaan multiguna dan sewa operasi.
Solution Awards 2024 (Best Local Currency Bond Fokus BNI Finance saat ini adalah ke pembiayaan
Deal of the Year in Indonesia PT Bank Mandiri multiguna atau segmen konsumer, dengan produk
(Persero) Tbk’s IDR5 Trillion (US$333.56 million) unggulannya adalah pembiayaan kendaraan roda
Green Bonds) empat (baru) regular khususnya pembiayaan mobil
baru.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
265
Page 268
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Selain itu BNI Finance juga memiliki produk Fleet Strategi bisnis yang dijalankan BNI Finance ditahun
dan Captive yaitu pembiayaan kendaraan passenger 2024 merupakan pengembangan dari strategi tahun
dan non passanger (Bus, Truk dan kendaraan sebelumnya yang mendukung proses transformasi
operasional), alat berat dengan fokus customer dari BNI Finance.
BNI Group.
Strategi bisnis tersebut terbagi dalam 4 aspek yaitu:
Struktur Kepemilikan Saham BNI Finance 1. Business Innovation
(%)
Peningkatan pertumbuhan bisnis konsumer
melalui perluasan jaringan pemasaran/distribusi,
0,002%
meningkatkan hubungan dengan dealer dan
ATPM, sinergi dengan induk dalam bentuk
Joint Financing, pembukaan tabungan BNI bagi
konsumen BNI Finance dan Autodebit.
2. Internal Business Process
Penguatan pengendalian internal dan penguatan
collection management.
3. Finansial
99,998% Penguatan Pendanaan melalui tambahan fasilitas
pinjaman dari induk dan lembaga keuangan
lainnya.
4. Digitalisasi
BNI
Implementasi QR BPKB, WA blast welcome
Koperasi Karyawan PT BNI Finance letter, funding and treasury system, pembayaran
angsuran via wondr by BNI, new operating lease
data migration dan pembaruan website.
5. Human Capital & Organization
Pemenuhan kebutuhan karyawan, peningkatan
kompetensi karyawan dan implementasi human
resource information system.
Kinerja Keuangan BNI Finance
Kenaikan (Penurunan)
2024* 2023
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Neraca
Aset 6.076 3.789 2.287 60,4
Kas dan Bank 99 62 37 59,7
Deposito 50 436 (386) (88,5)
Pembiayaan 5.686 3.024 2.662 88,0
CKPN Pembiayaan (184) (90) (94) 104,4
Sewa Guna Usaha 1.164 516 648 125,6
Pembiayaan Konsumen 4.501 2.464 2.037 82,7
Anjak Piutang 20 44 (24) (54,5)
Liabilitas 5.229 2.938 2.291 78,0
Ekuitas 847 851 (4) (0,5)
Laba/Rugi
Pendapatan Sewa Guna Usaha 86 50 36 72,0
Pendapatan Pembiayaan Konsumen 465 95 370 389,5
Pendapatan Anjak Piutang 3 6 (3) (50,0)
Total Pendapatan Bunga 554 151 403 266,9
Beban Bunga (282) (96) (186) 193,8
Pendapatan Bunga Bersih 272 54 217 394,5
Pendapatan Sewa Operasi 64 72 (8) (11,1)
Fee Based Income 37 33 4 12,1
Pendapatan Recovery 6 12 (6) (50,0)
266 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 269
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan)
2024* 2023
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Pendapatan Operasional lainnya 66 27 39 144,4
Total Pendapatan Operasional 445 199 246 123,6
Total Beban Operasional (306) (220) (86) 39,1
PPOP 139 (21) 160 761,9
Provisi (194) (90) (104) 115,6
Pendapatan (Beban) Lain 11 5 6 120,0
Laba/(Rugi) Bersih Setelah Pajak 1,7 (102) 104 101,7
*Unaudited
Total Aset per Desember 2024 sebesar Rp6,07 triliun, meningkat sebesar 60,4% jika dibandingkan dengan
Desember 2023 sebesar Rp3,8 trilun. Pencapaian ini didukung oleh pertumbuhan pembiayaan segmen
consumer sebesar 82,7% sebagai keberhasilan dari inovasi bisnis yang dilakukan melalui strategi pemasaran
yang berorientasi pada segmented target market, jaringan distribusi di area potensial, dan penguatan
relationship dengan dealer dan ATPM.
Pertumbuhan yang signifikan di sisi aset, menghasilkan pendapatan bunga yang tumbuh positif sebesar
Rp403 miliar sehingga operating income tumbuh 123,6%. Di sisi lain, beban operasional meningkat sebesar
39% sejalan dengan transformasi yang dilakukan di antaranya penambahan cabang, investasi IT untuk
meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Teknologi Informasi, dan rekrutmen SDM yang handal sesuai
dengan tuntutan proses bisnis consumer finance.
Kinerja Rasio Keuangan BNI Finance
2024* 2023 Kenaikan
Pos Akun
(%) (%) (Penurunan) %
Non Performing Financing (NPF) (%) 3,2 1,8 1,4
Return on Asset (ROA) (%) (0,8) (5,4) 4,6
Return on Equity (ROE) (%) 0,2 (31,6) 31,8
Beban Operasional Terhadap Pendapatan
107,5 137,7 (30,2)
Operasional (BOPO) (%)
Debt Equity Ratio (DER) (kali) 6 3,2 2,8
*Unaudited
Debt Equity Ratio (DER) Perseroan berada di angka 6 kali dan masih berada di bawah ambang batas threshold
regulator sebesar maksimal 10 kali. Non-Performing Loan Gross (NPL Gross) mengalami peningkatan dari
1,8% di Desember 2023 menjadi 3,2% per Desember 2024. Manajemen BNI Finance akan memperkuat
fungsi internal kontrol dan collection management serta selalu “prudent” dalam memberikan pembiayaan
baru agar NPL Gross membaik dan terkontrol.
Dengan ekspansi di 2024, perusahaan mulai mencatatkan laba setelah pajak yang positif. Rasio profitabilitas
yaitu Return on Asset (ROA) dan Rasio Return on Equity (ROE) sudah mengalami perbaikan dibandingkan
tahun sebelumnya. Selain itu, rasio efisiensi yaitu BOPO perseroan mengalami perbaikan sebesar 30,2%
dari 137,7% menjadi 107,5% yang menunjukkan bahwa perusahaan lebih efisien dalam pengelolaan beban
operasionalnya.
BNI finance berhasil meraih beberapa penghargaan sepanjang tahun 2024 di antaranya yaitu:
1. The 3rd Best Multifinance Company Asset 1 T - < 5 T : Infobank - 1 April 2024
2. Indonesia Best Multifinance 2024 for Strengthening Transformation and Financing Expansion (Category:
Total Asset 1-5 Trillion) : Warta Ekonomi - 26 September 2024
3. Sertifikasi ISO 27001:2022 : Komite Akreditasi Nasional - 14 Oktober 2024
4. Best BUMN Award 2024 for Implementing Efficiency Effectivity to Strengthen Business Performance:
Warta Ekonomi - 31 Oktober 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
267
Page 270
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI Remittance Limited (“BNI Remittance”)
BNI Remittance merupakan Perusahaan Anak BNI yang bergerak dalam bidang remitansi yang sepenuhnya
dimiliki oleh BNI. BNI Remittance bekerja sama dengan BNI dalam program keuangan inklusi yang memberikan
akses keuangan untuk memenuhi kebutuhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong. Selain bisnis
remitansi, keberadaan BNI Remittance di Hong Kong memiliki peran strategis sebagai representatif layanan
ritel BNI di Hong Kong di mana nasabah BNI yang berada di Hong Kong dapat menggunakan layanan BNI
dengan mudah seperti layanan di tanah air.
Sinergi dengan BNI terus dilakukan dengan berbagai layanan digital BNI yang juga dapat diakses dengan
mudah di Hong Kong, yang pertama adalah layanan BNI Mobile Banking yang saat ini menjadi favorit
nasabah di Hong Kong untuk melakukan transaksi finansial, kemudian pembukaan rekening BNI Taplus
secara digital baik melalui wondr by BNI maupun melalui eForm. BNI Remittance juga aktif terlibat dalam
beberapa kegiatan dengan PMI seperti capacity building, literasi keuangan, kunjungan ke komunitas-
komunitas PMI di Hong Kong, dan lain sebagainya.
Pada tahun 2024, BNI Remittance bersama dengan BNI KLN Hong Kong sedang melakukan kajian untuk
melakukan transformasi bisnis untuk meningkatkan market share dan sebagai langkah responsif terhadap
perubahan pola transaksi nasabah yang saat ini sudah mulai beralih ke channel digital.
Kinerja Keuangan BNI Remittance
Kenaikan (Penurunan)
2024* 2023
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Neraca
Aset 9 11 (3) (24)
Aset Lancar 6 8 (2) (26)
Aset Tetap 0,2 (15) 15 99
Aset Lainnya 3 19 (16) (85)
Liabilitas 2 3 (1) (19)
Liabilitas Jangka Pendek 2 3 (1) (19)
Ekuitas 6 8 (2) (26)
Laba/Rugi
Pendapatan Komisi 3 3 0,1 4
Keuntungan/Kerugian Transaksi
0,8 0,7 0,1 10
Valuta Asing
Pendapatan Komisi Lainnya 5 5 0,8 16
Total Pendapatan 9 9 1 11
Beban Operasional (12) (11) (0,5) 4
Laba Sebelum Pajak (2) (3) 0,5 15
Pajak** -
Laba Setelah Pajak (2) (3) 0,5 15
*) Unaudited
**) Belum terdapat kewajiban pajak bagi BNI Remittance disebabkan akumulasi saldo laba yang masih negatif pada komponen ekuitas
Pada tahun 2024, BNI Remittance masih membukukan laba negatif, peningkatan OPEX sebesar 4%
berkontribusi terhadap pencapaian laba negatif yang disebabkan BNI Remittance pada tahun 2024
melakukan relokasi kantor yang ada di Causeway Bay dimana proses perijinan untuk kantor baru dari
regulator memakan waktu yang cukup lama sehingga mengakibatkan peningkatan pada beban biaya sewa
kantor. Pendapatan BNI Remittance juga belum menunjukkan peningkatan secara YoY yang disebabkan
terjadinya perubahan pola transaksi nasabah yang beralih ke channel digital dan munculnya kompetitor lain
terutama dari non perbankan yang menawarkan kemudahan dan biaya yang lebih murah dalam melakukan
transaksi pengiriman uang.
268 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 271
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja Rasio Keuangan BNI Remittance
2024* 2023 Kenaikan
Pos Akun
(%) (%) (Penurunan) %
Return On Asset (ROA) (%) (26) (17) (7)
Return On Equity (ROE) (%) (33) (23) (10)
Beban Operasional Terhadap Pendapatan
126 128 (2)
Operasional (BOPO) (%)
* Unaudited
ROA dan ROE BNI Remittance tahun 2024 tercatat 1. Penyaluran Kredit untuk mendukung
sebesar minus 26% dan minus 33%, menurun pertumbuhan usaha Bank dilakukan secara
dibandingkan dengan tahun 2023, hal ini seiring selektif, dengan fokus pertumbuhan pemberian
dengan penurunan laba bersih BNI Remittance. kredit kepada UMKM. Bank juga melakukan
beberapa kemitraan dengan Anchor untuk
PT Bank Hibank Indonesia (“hibank”) Supply Chain Ecosystem Financing. Penyaluran
PT Bank Hibank Indonesia (“hibank”) pada 18 Mei kredit secara total ditargetkan sebesar Rp9,03
2022 telah secara resmi menjadi Perusahaan Anak triliun, atau tumbuh sebesar 50% (YoY). Bank
BNI melalui pengambilalihan saham mayoritas yang juga berencana menyalurkan kredit Pay-Later
dilakukan BNI terhadap Bank Mayora, kemudian mulai Januari 2024. Sesuai dengan komitmen
berubah nama menjadi hibank setelah mendapat Bank dalam pemberdayaan segmen UMKM,
persetujuan dari OJK pada 17 Mei 2023. Pada masa komposisi pemberian kredit kepada UMKM
mendatang, hibank akan terus bertransformasi ditingkatkan dari semula 40,00% di tahun 2023
menjadi Bank Digital dengan visi untuk menjadi menjadi 45,00% dari total penyaluran kredit di
“Bank Digital UMKM Unggulan di Indonesia” serta tahun 2024;
membangun pondasi pertumbuhan yang lebih 2. Pertumbuhan penyaluran kredit yang hendak
kokoh dalam berbagai aspek baik perkreditan, dicapai oleh Bank akan tetap memperhatikan
pelayanan jasa, teknologi informasi, sumber daya aspek prudential, dan memitigasi risiko-risiko
manusia, manajemen risiko maupun infrastruktur. yang mungkin timbul, sehingga kualitas aset yang
sehat dan produktif dapat tetap terus terjaga.
Sejak bergabung ke dalam BNI Group, hibank Bank menargetkan rasio kredit bermasalah atau
melakukan berbagai pengembangan aspek kinerja NPL gross berada di kisaran 2,25%;
finansial. Inisiatif perbaikan dilakukan dengan 3. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) secara
mengutamakan sinergitas BNI Group dengan hibank total akan meningkat sebesar 30% di tahun 2024
untuk dapat memberikan nilai tambah dan efisiensi yang akan ditopang oleh perbaikan komposisi
biaya secara grup. hibank telah berperan aktif untuk dana murah, dengan peningkatan rasio CASA
mendukung segmen UMKM melalui ragam produk dari semula 32,9% di tahun 2023 menjadi 37,0%
simpanan dan pinjaman. di tahun 2024. Bank akan meningkatkan transaksi
Nasabah baik Individu maupun Korporasi
Struktur Kepemilikan Saham hibank melalui Digital banking (Internet banking/mobile
(%)
banking retail, Internet banking bisnis) dalam
memberikan solusi layanan perbankan kepada
63,92% nasabah;
4. Pendapatan operasional selain bunga
36,08%
diproyeksikan tumbuh sebesar 137% YoY
sampai dengan akhir tahun 2024. Bank akan
meningkatkan fee based income dari pendapatan
terkait pinjaman, produk-produk Bancassurance,
pendapatan Forex serta pendapatan yang terkait
BNI dengan Digital Banking;
PT Mayora Inti Utama 5. Bank akan terus melakukan review terhadap
kinerja kantor cabang yang dimiliki saat ini serta
secara rutin melakukan peninjauan terhadap
hibank terus melakukan transformasi digital guna tingkat produktivitas, profitabilitas dan tingkat
mencapai kinerja terbaiknya dalam mendukung akuisisi serta transaksi nasabah di semua kantor
operasional bank serta memberikan pelayanan sekaligus potensi bisnis di daerah tersebut. Dari
terbaik kepada nasabah. Pada tahun 2024, hasil review ini, Bank berencana melakukan
hibank mengembangkan strategi utama dengan penutupan terhadap 7 (tujuh) Kantor Cabang
menerapkan beberapa inisiatif sebagai berikut: Pembantu (KCP) di tahun 2024, masing-masing 2
KCP di Tangerang, 4 KCP di Jawa Barat dan 1 KCP
di Surabaya;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
269
Page 272
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
6. Bank akan meluncurkan produk dan aktivitas edukasi dan pembiayaan melalui Hi!Platform.
baru pada tahun 2024 dimana pengembangan Single Hi!Platform dapat memenuhi kebutuhan
produk-produk unggulan dipastikan untuk individu, mikro, maupun SME dalam bertransaksi,
memiliki daya saing dan nilai tambah dan sesuai pengajuan pinjaman, beberapa value added
dengan kebutuhan nasabah terkini. Berbagai service, dan yang terutama akan memberikan
inisiatif telah dilakukan untuk mempercepat konektivitas bagi UMKM tergabung;
proses transformasi dari masing-masing 9. Bank akan mengoptimalkan potensi sinergi
produk dan aktivitas baru sehingga membantu dan kolaborasi dengan BNI Group dan Mayora
pertumbuhan bisnis selama tahun 2023 dan ke Group, untuk meningkatkan competitiveness
depannya; Bank di pasar serta turut mendorong kinerjanya.
7. Target market Bank akan dilakukan melalui Beberapa potensi sinergi dan kolaborasi yang
pendekatan ekosistem komunitas seperti akan dijalankan di antaranya pemanfaatan
komunitas Industri, Asosiasi, maupun Demografi. ATM BNI dan Agen 46 sebagai channel hibank,
Bank akan menjalankan strategi akuisisi Nasabah integrasi API dengan BNI untuk layanan
melalui berbagai channel yang mencakup perbankan bill payment (API sharing biller),
jaringan kantor cabang yang dimiliki, value chain BNI sebagai agregator acquiring QRIS untuk
maupun digital channel; merchant hibank dengan tarif yang kompetitif,
8. Bank akan menjadi orkestrator by connecting the dan penyaluran kredit supplier financing bekerja
dot antar UMKM dimana Hibank menciptakan sama dengan Mayora Group.
pasar UMKM, dan membesarkan pasar melalui
Kinerja KeuanganKenaikan
hibank (Penurunan)
2024* 2023
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Posisi Keuangan
Aset 17.799 14.599 3.200 21,9
Penempatan pada BI 1.948 1.900 48 2,5
Penempatan pada Bank
1.338 655 683 104,3
Lain
Surat Berharga 2.773 5.569 (2.796) (50,2)
Loan 10.561 6.018 4.543 75,5
CKPN (174) (139) (35) 25,2
Liabilitas 13.202 10.128 3.074 30,3
Dana Pihak Ketiga 12.643 9.500 3.143 33,1
Giro 4.426 2.566 1.860 72,5
Tabungan 840 979 (139) (14,2)
Deposito 7.377 5.955 1.422 23,9
Ekuitas 4.597 4.470 127 2,8
Laba Rugi
Pendapatan Operasional 701 547 154 28,2
Pendapatan Bunga Bersih 632 524 108 20,6
Pendapatan Bunga 1.144 846 298 35,2
Beban Bunga (512) (321) (190) 59,5
Pendapatan Operasional
69 23 46 200,0
Lainnya
Beban Operasional (496) (352) (144) 40,9
Pendapatan Operasional
205 195 10 5,1
Sebelum Pencadangan
Provisi (36) (32) (4) 12,5
Laba (Rugi) Operasional 169 163 6 3,7
Laba (Rugi) Non
1 4 (3) (80,0)
Operasional
Laba (Rugi) Setelah Pajak 132 130 2 1,5
* Unaudited
270 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 273
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja Rasio Keuangan hibank
2024* 2023 Kenaikan
Pos Akun
(%) (%) (Penurunan) %
Return On Asset (ROA) 1,1 1,3 (0,2)
Return On Equity (ROE) 3,1 2,9 0,2
Beban Operasional Terhadap Pendapatan
86,1 81,2 4,9
Operasional (BOPO)
Current Account Saving Account (CASA) 41,7 37,3 4,4
Net Interest Margin (NIM) 4,3 4,5 (0,2)
Loan to Deposit Ratio (LDR) 83,5 63,3 20,2
Cost of Fund (COF) 4,5 3,8 0,7
Capital Adequacy Ratio (CAR) 47,2 86,2 (39,0)
* Unaudited
Pada tahun 2024, hibank menunjukkan kinerja yang pertumbuhan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah
sangat baik di antaranya terlihat pada Pendapatan (UMKM). Dukungan ini juga tercermin dalam
Operasional (Gross) yang mengalami peningkatan persentase kredit yang diberikan kepada sektor
sebesar 28,2% (YoY), hal ini menandakan bahwa UMKM, yang mencapai 34,4% pada Desember
Bank telah berhasil dalam meningkatkan tingkat 2024. Angka ini melebihi ketentuan minimum yang
pinjaman yang diberikan. Rasio CASA mengalami ditetapkan oleh Regulator sebesar 20%.
peningkatan menjadi 41,7% pada bulan Desember
2024 dari 37,3% di Desember 2023, yang Rasio Kualitas Kredit Bank (NPL) gross mengalami
mencerminkan bahwa hibank telah menerapkan penurunan menjadi 0,8% pada Desember 2024,
strategi yang tepat dalam manajemen pendanaan. membaik dibandingkan dengan NPL gross periode
sebelumnya yang sebesar 1,2%. Pencapaian ini
Pendapatan selain bunga tumbuh signifikan sebesar menunjukkan komitmen Bank dalam membantu
200,0% (YoY) yang mencerminkan keberhasilan nasabah menghadapi tantangan dan melakukan
Bank dalam berbagai transaksi treasury, fee dari restrukturisasi kredit untuk menjaga kualitas aset.
penjualan produk bancassurance dan wealth
management, serta didukung oleh peningkatan Di sisi lain, Rasio Likuiditas Bank (LDR) pada
transaksi perbankan. Desember 2024 tetap terjaga dengan baik pada
tingkat 83,5% dari sebelumnya pada Desember 2023
Biaya Operasional tercatat meningkat 40,9% sebesar 63,3%.
(YoY) sebagai pengaruh dari upaya meningkatkan
awareness serta mendukung rencana digitalisasi Profil pendanaan Bank tetap terkelola dengan baik
layanan hibank dalam aktivitas rebranding korporasi yang tercermin dalam pertumbuhan positif Portofolio
serta transformasi digital secara komprehensif. Simpanan Giro dan Simpanan Berjangka tercatat
sebesar 72,5% (YoY) dan 23,9% (YoY), sedangkan
Rasio ROE dan ROA pada Desember 2024 tercatat tabungan mengalami sedikit penurunan sebesar
masing-masing sebesar 3,1% dan 1,1%. Rasio 14,2%. Keberlanjutan likuiditas tetap menjadi
tersebut mengalami penurunan dibandingkan fokus yang sangat penting bagi Manajemen Bank
dengan periode serupa setahun sebelumnya seiring mengingat faktor eksternal (domestik dan global).
turunnya laba bersih bank. Pengawasan secara ketat juga terus dilakukan untuk
memastikan kecukupan likuiditas Bank tetap terjaga
Kendati demikian, hibank mencatatkan capaian dalam batas yang aman.
kinerja positif lain sebagaimana yang terlihat dalam
penyaluran kredit yang melonjak sebesar 75,5% Rasio Kecukupan Modal Bank (CAR) yang kuat
(YoY). Pencapaian ini menunjukkan keberhasilan mencapai 47,2% pada Desember 2024, yang
Bank dalam membangun ekosistem melalui pola menunjukkan kestabilan dan keberlanjutan
channeling kepada Perusahaan yang memiliki hibank dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
ekosistem yang kuat. Keberhasilan ini juga mencerminkan dedikasi
dan strategi hibank yang baik dalam menghadapi
Sesuai dengan visi dan misi Bank yang baru, hibank tantangan serta mengoptimalkan peluang di tengah
secara konsisten berperan aktif dalam mendukung dinamika perbankan modern.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
271
Page 274
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Di samping itu, hibank juga meraih berbagai penghargaan pada tahun 2024 sebagai bentuk apresiasi dari
pihak ketiga atas kinerjanya, di antaranya sebagai berikut:
Penghargaan yang Diterima hibank Tahun 2024
No. Nama Penghargaan Tanggal Nama Acara Penyelenggara
1. Top Digital Innovation 20 Februari 2024 Indonesia 20 Top Digital The Iconomics
in Product Offering and Innovation Award 2024
Experience Innovation
2. The 3rd Best Bank Digital 2024 01 April 2024 13th Infobank Digital Brand Infobank
KBMI 1 Recognition 2024
3. The Best Indonesia Sales 29 Mei 2024 7th Indonesia Sales & Economic Review
Marketing VII 2024 Gold Award Marketing Award 2024
4. Indonesia Best Bank 2024 for 31 Juli 2024 Indonesia Best Bank Award Warta Ekonomi
Innovation and Transformation 2024
to Increase MSMEs Financial
Inclusion
5. The Best Indonesia Finance 12 Agustus 2024 Indonesia Finance Award Economic Review
Award VII 2024 Gold Award VII 2024 & Indonesia
Leader Award III 2024
6. Top GRC Award 2024 4 Star 11 September 2024 Top GRC Award 2024 Top Business
7. The Best State Owned 03 Oktober 2024 The Asian Post Best State Infobank
Enterprise Subsidiary 2024 Owned Enterprise 2024
8. The Best Indonesia Annual 11 Oktober 2024 Indonesia Annual Report Economic Review
Report Award 2024 Gold Award III 2024
Award
9. The Best Finance Award 2024 22 Oktober 2024 The Finance Executive Infobank
kategori Bank Beraset 10 T - Forum & Top 20 Financial
<25T Institution 2024
PT BNI Modal Ventura (“BNI Ventures”) BNI Ventures memiliki visi untuk menjadi corporate
BNI Ventures hadir sebagai wujud komitmen BNI venture capital terkemuka di Asia Tenggara,
Group untuk menjawab tantangan dalam menjajaki dengan fokus pada menciptakan nilai sinergi dan
ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang. menghasilkan kinerja investasi yang unggul dan
Dengan fokus pada investasi strategis, BNI Ventures tumbuh secara berkelanjutan. Untuk mencapai
mengedepankan kolaborasi dan sinergi dengan visi tersebut, perusahaan menjalankan berbagai
ekosistem BNI Group. Pendekatan ini tidak hanya kegiatan operasional dalam bentuk investasi
mendorong akselerasi pertumbuhan mitra usaha penyertaan saham (equity participation), pembelian
pada tahap awal (startup) dan bisnis digital yang obligasi konversi (quasi equity participation),
potensial, tetapi juga memperkuat integrasi pendanaan melalui pembelian surat utang yang
layanan keuangan berbasis teknologi, memastikan diterbitkan oleh startup atau tahap pengembangan,
keberlanjutan inovasi, serta menciptakan nilai maupun pembiayaan untuk usaha produktif
tambah bagi BNI Group. Melalui langkah ini, BNI (venture debt). BNI Ventures juga menargetkan
Ventures berkomitmen untuk menjadi katalisator untuk mengelola dana ventura, yang tidak hanya
transformasi digital yang relevan dan berdampak memberikan keuntungan finansial melalui potensi
imbal hasil investasi yang tinggi tetapi juga manfaat
BNI Ventures memimpin langkah strategis dalam strategis berupa akses ke inovasi, perluasan
memperluas jangkauan digital banking sebagai ekosistem bisnis, dan penguatan daya saing BNI
bagian dari visi besar BNI Group untuk beradaptasi Group di sektor ekonomi digital.
dan unggul di era transformasi digital. Sebagai
katalisator utama, BNI Ventures menggandeng Secara bertahap BNI Ventures telah menyusun
mitra strategis seperti fintech, startup, dan penyedia langkah-langkah strategis 5 (lima) fokus utama
teknologi untuk membangun ekosistem keuangan dalam rencana kerja, yaitu:
yang lebih inklusif dan inovatif. Dengan pendekatan 1. Governance, Legal & Compliance
ini, BNI Ventures memperkuat infrastruktur digital Mengawal kegiatan usaha dan operasional
BNI Group melalui sinergi dan investasi strategis, perusahaan dari sisi hukum dan kepatuhan
BNI Ventures memastikan pengembangan yang dengan mengakomodasi kebutuhan perusahaan
berkelanjutan, menciptakan nilai tambah, sekaligus tanpa mengabaikan perlindungan kepentingan
mendorong inklusi keuangan di Indonesia. perusahaan serta kepatuhan terhadap peraturan
yang berlaku.
272 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 275
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Investment & Risk Management 4. Finance & Strategy
Secara proaktif, mengidentifikasi peluang Mengoptimalkan perencanaan dan pengelolaan
investasi dan berinvestasi pada startup yang sumber daya keuangan untuk mencapai target
berpotensi memberikan keuntungan finansial dan tujuan, mendukung eksekusi rencana
dengan risiko yang terkendali, sekaligus strategis, dan menjadi jembatan bagi para
memberikan kontribusi positif terhadap pemegang kepentingan.
pengembangan bisnis dalam ekosistem BNI 5. People & Culture
Group, dengan tetap berpegang pada prinsip Mendorong peningkatan kapabilitas, kinerja
kehati-hatian. Strategi investasi ini juga pegawai dan membangun budaya kerja
difokuskan untuk memperkuat sinergi bisnis yang positif, kreatif, agile serta kolaboratif
dan mendukung pertumbuhan ekosistem digital untuk mendukung pertumbuhan dan sinergi
secara berkelanjutan. perusahaan secara berkelanjutan, sekaligus
3. Synergy & Innovation memperkuat keterlibatan, kemampuan, dan rasa
Berperan aktif dalam mengaktifkan ekosistem kepemilikan pegawai.
dan mendorong inovasi di industri, sekaligus
menjadi jembatan yang menghubungkan solusi
Struktur Kepemilikan Saham BNI Ventures
bisnis dari startup dengan unit-unit bisnis di (%)
dalam BNI Group.
0,02%
99,98%
BNI
BNIAM
Kinerja Keuangan BNI Ventures
Kenaikan (Penurunan)
2024* 2023
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Neraca
Aset 524 511 12 2,4
Aset Lancar 458 463 (5) (1)
Aset Penyertaan Modal Ventura 62 46 16 35,9
Aset Tetap 2 2 (0,1) (3,9)
Aset Lainnya 0,8 0,9 (0,1) (10,9)
Liabilitas 9 4 5 146,4
Ekuitas 515 508 7 1,4
Laba/Rugi
Pendapatan operasional 8 0,6 7 1.069,0
Pendapatan operasional lainnya 25 18 7 38,5
Total Pendapatan 32 18 14 74,7
Beban Operasional (24) (14) (10) 71,9
Laba Sebelum Pajak 8 4 4 85,8
Pajak yang ditangguhkan (0,5) (0,1) (0,4) 253,4
Pajak - - - - -
Laba Setelah Pajak 7 4 3 79,9
*) unaudited
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
273
Page 276
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja Rasio Keuangan BNI Ventures
2024* 2023 Kenaikan
Pos Akun
(%) (%) (Penurunan) %
Return On Asset (ROA) 1,4 0,8 0,6
Return On Equity (ROE) 1,4 0,8 0,6
*Unaudited
Pada tahun 2024, BNI Ventures terus menunjukkan Laba bersih setelah pajak yang berhasil dibukukan
komitmennya dalam mewujudkan pertumbuhan pada tahun 2024 adalah sebesar Rp7,2 miliar
berkelanjutan melalui aktivitas investasi, sesuai atau meningkat signifikan sebesar 79,9%
dengan mandat pendiriannya. Hal ini dibuktikan dibandingkan tahun 2023. Pencapaian ini tidak
dengan terlaksananya satu kegiatan investasi, hanya mencerminkan keberhasilan BNI Ventures
melalui penyertaan pada satu perusahaan rintisan dalam meningkatkan kinerja bisnis, tetapi juga
yang bergerak dalam bidang fintech ecosystem mempertegas posisinya sebagai perusahaan dengan
pada Februari 2024 silam. Selain itu, BNI Ventures potensi pertumbuhan yang konsisten. Kinerja
telah memenuhi capital call Merah Putih Fund yang keuangan yang solid mencerminkan prospek cerah
pertama pada Agustus 2024. Dari sisi lain, kenaikan BNI Ventures sebagai Corporate Venture Capital
liabilitas terutama dipengaruhi oleh pencadangan yang mendukung pengembangan ekosistem digital
biaya sumber daya manusia yang akan dibayarkan di di Indonesia. Dengan adopsi teknologi digital yang
awal tahun berikutnya, serta pembentukan cadangan terus meningkat, peluang investasi pada sektor
atas beban jasa profesional untuk mendukung fintech, fintech enabler, healthtech, edutech, dan
peningkatan aktivitas bisnis Perusahaan. Posisi agritech terus berkembang, seiring dengan potensi
ekuitas Perusahaan juga meningkat seiring dengan pasar digital Indonesia yang besar. Fokus pada
akumulasi saldo laba tahun berjalan. startup berbasis keberlanjutan (ESG) juga menjadi
langkah strategis yang sejalan dengan tren global,
Sebagai bagian dari BNI Group, BNI Ventures membuka peluang baru untuk pertumbuhan
berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid portofolio investasi.
pada tahun 2024. Total pendapatan tercatat sebesar
Rp32 miliar, mengalami peningkatan signifikan BNI Ventures berkomitmen untuk memaksimalkan
sebesar 74,7% dibandingkan tahun sebelumnya. potensi dengan secara konsisten mencari startup
Peningkatan ini didorong oleh pencatatan revaluasi pada tahap awal dan tahap pertumbuhan yang
aset investasi, pendapatan bunga dari investasi memiliki prospek investasi menjanjikan, terutama
convertible notes, serta imbal hasil dari penempatan yang dapat bersinergi dengan ekosistem BNI Grup.
dana. Dalam mewujudkan tujuan tersebut, BNI Ventures
menyelenggarakan program akselerasi dan inkubasi
Sementara itu, biaya operasional tercatat sebesar dengan menggandeng mitra strategis, membuka
Rp24 miliar, naik 71,9% dari tahun sebelumnya. peluang investasi hingga ke pasar global. Program
Kenaikan ini sebagian besar dialokasikan untuk ini dirancang untuk mempercepat pertumbuhan
mendukung pengembangan bisnis, termasuk startup agar mencapai potensi maksimalnya,
penyelenggaraan kegiatan sinergi dan inovasi, serta sekaligus memberikan keuntungan strategis bagi
perekrutan sumber daya manusia guna memenuhi BNI Grup dalam menghadapi persaingan di sektor
kebutuhan strategis perusahaan. ekonomi digital. Selain menjadi sarana BNI untuk
memenangkan pasar ekonomi digital, BNI Ventures
juga berperan dalam mendorong percepatan
transformasi digital di ekosistem BNI Grup.
Profitabilitas Segmen Perusahaan Anak
Secara keseluruhan, pendapatan dan profitabilitas segmen Perusahaan Anak termasuk komponen internal
transfer pricing antar segmen operasi disajikan sebagai berikut:
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Laba (Rugi)
Pendapatan bunga - bersih 990 632 358 56,6
Pendapatan premi – bersih 1.724 1.659 65 3,9
Pendapatan operasional lainnya 989 872 117 13,4
Pembentukan cadangan penurunan
(230) (125) (105) 84,0
nilai
Beban operasional lainnya (2.792) (2.444) (348) 14,2
274 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 277
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023
Pos Akun Nominal Persentase
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar) (%)
Laba operasional 681 594 87 14,6
Pendapatan (beban) bukan
(119) (111) (8) 7,4
operasional – bersih
Laba sebelum beban pajak 561 483 78 16,1
Beban pajak (53) (62) 9 (14,5)
Laba bersih 509 421 88 20,9
Posisi Keuangan
Total Aset 52.994 46.283 6.711 14,5
Total Liabilitas 39.400 32.940 6.460 19.6
PROSPEK, POTENSI, DAN STRATEGI Adapaun strategi utama BNI Life di tahun 2025
SEGMEN PERUSAHAAN ANAK DI TAHUN adalah sebagai berikut:
2025 DAN MASA MENDATANG 1. Meningkatkan premi reguler dan produk yang
menguntungkan.
BNI Life 2. Memperbaiki model bisnis.
Perusahaan selalu berupaya memperkuat 3. Memperbaiki manajemen keuangan.
kapasitasnya dalam menghadapi tantangan di 4. Efisiensi dan pengelolaan biaya.
industri asuransi jiwa, sambil tetap memberikan 5. Meningkatkan mitigasi risiko.
nilai tambah kepada pemangku kepentingan dan 6. Meningkatkan proses bisnis.
meningkatkan keberlanjutan bisnis di masa depan. 7. Pengembangan organisasi dan sumber daya
manusia.
Tingginya angka klaim kesehatan beberapa waktu 8. Persiapan spin off syariah.
belakangan menjadi isu yang hangat di industri
asuransi jiwa. Hal itu terjadi karena adanya inflasi BNI Sekuritas
biaya medis, over-utilisasi benefit, overtreatment BNI Sekuritas akan terus memberikan solusi-solusi
perawatan di rumah sakit serta perubahan iklim terbaik bagi klien dan nasabah serta meningkatkan
yang ekstrem terjadi. Menanggapi hal tersebut, posisi perusahaan di industri pasar modal tanah
BNI Life telah melakukan perbaikan di antaranya air. Adapun strategi bisnis BNI Sekuritas yang akan
penguatan Underwriting serta evaluasi kesesuaian diimplementasikan untuk tahun 2025 yakni terus
produk dan premi. berfokus pada pengembangan solusi dan layanan,
pengembangan pemasaran, dan sinergi dengan
Perusahaan juga sedang mempersiapkan Grup BNI pada sejumlah bisnis perusahaan di
implementasi Pernyataan Standar Akutansi antaranya Retail Brokerage, Institutional Equities
Keuangan (PSAK) 117 yang berlaku efektif sejak Brokerage, Institutional Fixed Income Brokerage,
1 Januari 2025. Persiapan untuk hal tersebut juga Penjamin Emisi Efek dan Advisory.
telah dilakukan, terutama pada persiapan sistem
pelaporan perusahaan. BNI Finance
BNI Finance senantiasa berupaya memperkuat
Selain itu, perusahaan ke depannya akan mengadopsi eksistensinya untuk menjadi top tier di industri
teknologi yang lebih luas, seperti aplikasi mobile, pembiayaan. Berbagai langkah strategis telah
analitik data, dan kecerdasan buatan. Melalui hal disiapkan sejalan dengan transformasi sejak dua
tersebut, perusahaan dapat lebih efektif dan efisien tahun terakhir. Perusahaan akan meningkatkan
dalam mendistribusikan produk serta layanan ke sinergi dengan induk dalam bentuk joint financing
masyarakat dengan jangkauan lebih luas. maupun memanfaatkan database nasabah Bank BNI
untuk diakuisisi menjadi konsumen BNI Finance.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
275
Page 278
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Secara bisnis proses akan dilakukan secara digital 4. Bersaing dan berusaha menjadi yang terdepan
melalui implementasi credit scoring system, Bank dalam kapabilitas SDM dengan budaya yang
Statement Analyst, Dashboard Management dan berorientasi kinerja tinggi.
pengembangan teknologi lainnya yang mampu 5. Meningkatkan efisiensi bisnis melalui digitalisasi
mengoptimalkan proses bisnis yang ada. Dalam proses dan operasional, serta budaya kerja
penyalurannya pembiayaan yang dilakukan, digital.
perusahaan selalu mengedepankan prinsip kehati- 6. Meningkatkan akuisisi nasabah melalui channel
hatian untuk menciptakan pertumbuhan bisnis yang digital.
berkelanjutan.
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang selaras
Adapun langkah strategis yang akan dijalan oleh dengan Visi dan Misi, berikut adalah ringkasan
BNI Finance ditahun 2025 yaitu: rencana kerja dan inisiatif Bank yang optimis dan
1. Pertumbuhan Aset Pembiayaan yang berkualitas penuh harapan selama tahun 2025 sebagai berikut:
2. Penguatan Proses Bisnis 1. Melakukan beberapa kemitraan dengan anchor
3. Penguatan Pengendalian Internal sebagai entry point untuk seluruh rantai bisnis
4. Pengembangan Teknologi Informasi secara holistik serta penyaluran kredit melalui
5. Pengembangan Sumber Daya Manusia & channeling dan joint financing kepada nasabah
Organisasi Fintech Lending yang terseleksi
6. Penguatan Pendanaan 2. Meningkatkan transaksi nasabah, baik individu
7. Sinergi ke Induk dan Group Usaha maupun korporasi, melalui digital banking
dalam memberikan solusi layanan perbankan
BNI Remittance kepada nasabah dan akuisisi nasabah melalui
Saat ini, BNI Remittance bersama dengan BNI pendekatan komunitas.
KLN Hong Kong sedang melakukan kajian secara 3. Meningkatkan fee based income dari pendapatan
komprehensif untuk mempersiapkan transformasi terkait pinjaman, rekening DPK (biaya admin,
bisnis. Hal ini dilakukan sebagai langkah responsif transfer), produk-produk Bancassurance, serta
terhadap perubahan pola transaksi nasabah di Hong pendapatan dari aktivitas Treasury.
Kong. Tahun 2025, ditargetkan transformasi bisnis 4. Mengembangkan produk, fitur, dan layanan
sudah dapat dilakukan sehingga pola bisnis yang electronic channel guna memfasilitasi bisnis
efisien dan peningkatan market share terhadap yang lebih efisien bagi UMKM, meningkatkan
bisnis remittance di Hong Kong dapat di eksekusi akses dan kenyamanan pengguna.
dengan baik. 5. Melakukan review terhadap kinerja kantor
cabang yang dimiliki saat ini, serta secara
hibank rutin melakukan peninjauan terhadap tingkat
Pada tahun 2025, sebagai kelanjutan dari tahapan produktivitas, profitabilitas, dan tingkat akuisisi
proses transformasi yang sudah dilalui, hibank akan serta transaksi nasabah di semua kantor
terus melanjutkan ke tahapan proses selanjutnya, sekaligus potensi bisnis di daerah tersebut.
membangun dan memperkokoh infrastruktur 6. Meluncurkan produk dan aktivitas baru di
dan organisasi yang sudah dilakukan di tahap mana pengembangan produk-produk unggulan
transformasi, untuk memastikan pertumbuhan dipastikan untuk memiliki daya saing dan nilai
bisnis yang berkelanjutan dengan fokus utama pada tambah serta sesuai dengan kebutuhan nasabah
Segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). terkini.
Strategi pengembangan bisnis Bank pada tahun 7. Membentuk Brand Image yang kuat sebagai
2025: digital first bank for UMKM di Indonesia.
8. Memastikan tingkat kesehatan Bank tetap berada
1. Pengembangan bisnis yang prudent pada di level yang sehat serta menjaga stabilitas dan
digital supply chain melalui pendekatan kepada kepercayaan nasabah.
principal, suppliers, distributor, sub-distributor,
dan retailer. BNI Ventures
2. Memperkuat end-to-end visibility pada ekosistem BNI Ventures berkomitmen untuk mengelola
terpilih dalam memperkokoh peran sebagai Venture Fund pada tahun 2025 dengan mengadopsi
orkestrator ekosistem UMKM. pendekatan diversifikasi portofolio. Fokus akan
3. Otomasi proses bisnis untuk mendukung diberikan pada sektor strategis. Pengelolaan dana
digitalisasi proses bisnis dari middle sampai ke akan diarahkan untuk mencapai keseimbangan
back end. antara investasi pada startup tahap awal dan tahap
bertumbuh.
276 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 279
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Peningkatan aktivitas disbursement investasi Adapun keempat program kerja tersebut adalah
juga menjadi salah satu prioritas strategis. Proses investasi dengan nilai tambah sinergi, penerbitan
penyaluran investasi akan dipercepat melalui instrumen Dana Ventura, aktivitas sinergi beserta
peningkatan kapabilitas untuk meningkatkan program inovasi, dan aksi strategis lainnya.
kualitas due diligence. BNI Ventures akan secara
proaktif membangun pipeline investasi yang Aktivitas investasi yang dilakukan akan didorong
kuat dengan scouting startup melalui inkubator, oleh potensi sinergi yang dapat memberikan nilai
akselerator, dan acara startup summit. Selain itu, tambah antara calon investee dengan unit bisnis
kolaborasi dengan venture capital (VC) dan corporate BNI Group. Investasi dapat dilakukan dengan
venture capital (CVC) lain akan ditingkatkan untuk menggunakan instrumen pembelian saham secara
membuka peluang co-investment yang lebih besar. langsung, obligasi konversi, atau instrumen lainnya
yang disepakati para pihak. Proses investasi yang
Selain itu, BNI Ventures akan mengeksplorasi dilakukan tetap memperhatikan prosedur internal
produk pendanaan berbasis hutang ventura sebagai perusahaan serta peraturan otoritas yang berlaku.
alternatif pendanaan startup yang tidak melibatkan Selain itu prinsip kehati-hatian tetap dikedepankan
pelepasan ekuitas. Produk ini dirancang untuk melalui penguatan manajemen risiko dan
memenuhi kebutuhan modal kerja startup dengan pengelolaan portofolio.
menawarkan skema pendanaan yang fleksibel dan
suku bunga kompetitif. Untuk implementasinya, BNI BNI Ventures juga mempersiapkan diri untuk
Ventures akan melakukan riset pasar mendalam, menerbitkan Dana Ventura, sebagai salah satu upaya
meluncurkan program pilot, serta berkolaborasi BNI Ventures dalam meningkatkan skala investasinya
dengan BNI Group untuk menyediakan solusi dengan turut berkolaborasi dengan partner strategis.
pendanaan terintegrasi yang mendukung Selain itu, Dana Ventura juga dapat menjadi sumber
pertumbuhan startup. pendapatan baru yang berkelanjutan yang secara
terpisah akan dikelola dengan struktur yang mandiri
Sebagai bagian dari BNI Group, BNI Ventures akan dan prudent. Dana Ventura BNI Ventures juga dapat
membentuk kemitraan strategis dengan startup memperluas keberagaman portofolio investasinya
yang dapat memberikan nilai tambah langsung pada sektor-sektor lain yang memiliki potensi imbal
pada kinerja grup. Identifikasi startup yang relevan hasil lebih baik di pasar sesuai dengan tema Dana
dengan kebutuhan bisnis BNI Group akan dilakukan Ventura.
untuk memaksimalkan sinergi. Program Inovasi
akan diluncurkan untuk memfasilitasi kolaborasi, Pada tahun 2024, BNI Ventures turut aktif dalam
termasuk integrasi teknologi startup ke dalam mengembangkan industri melalui aktivitas sinergi
ekosistem digital BNI Group seperti layanan dan program inovasi. Rencana program inovasi
pembayaran, lending, dan pengolahan data. untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas di
antaranya adalah inkubator, akselerator dan ventures
Dengan langkah-langkah strategis ini, BNI Ventures builders. Hal ini memberikan indikasi bahwa BNI
bertujuan untuk menciptakan dampak positif Ventures secara serius akan mendorong penciptaan
yang signifikan pada ekosistem digital Indonesia inovasi dan tren industri yang berdampak pada
sekaligus memperkuat posisi BNI Group di era kematangan dan kemandirian pada pelaku usaha
transformasi digital. Indikator keberhasilan rencana rintisan di Indonesia.
kerja ini mencakup peningkatan ROI, percepatan
dan peningkatan volume disbursement investasi, Selain itu, sebagai agen perubahan di lingkungan
serta jumlah kemitraan strategis yang berhasil BNI Group, BNI Ventures juga turut mewujudkan
meningkatkan kinerja BNI Group secara keseluruhan. target dan tujuan dari Bank BNI selaku induk melalui
aksi strategis yang dimandatkan. Selain sebagai
Sejalan dengan pertumbuhan organisasi Perusahaan wujud penatalaksanaan investment vehicle di BNI,
dan perkembangan industri, BNI Ventures transaksi ini juga memberikan bukti bahwa BNI
merencanakan 4 (empat) program kerja yang memiliki komitmen penuh dalam mewujudkan
rencananya akan dijalankan selama tahun 2025. arah kebijakan pemerintah untuk meningkatkan
dan mengoptimalkan potensi ekonomi digital di
Indonesia.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
277
Page 280
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
SEGMEN GEOGRAFIS
Di samping menyajikan segmen operasi berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, Laporan
Keuangan Auditan BNI juga menyajikan informasi segmen geografis yang dapat memberikan gambaran
persebaran bisnis BNI. Segmen geografis BNI terbagi ke dalam wilayah Indonesia, Amerika Serikat, Eropa,
dan Asia. Untuk dapat memberikan gambaran tentang persebaran bisnis dari segmen geografis, berikut
disampaikan kontribusi per wilayah terhadap pendapatan bunga dan jumlah aset BNI.
Komposisi Pendapatan Bunga - Bersih per Segmen Geografis
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Indonesia 39.082 96,5 40.235 97,5 (1.153) (2,9)
Amerika Serikat 311 0,8 352 0,9 (41) (11,6)
Eropa 132 0,3 86 0,2 46 53,3
Asia 953 2,4 629 1,5 324 51,5
Penyesuaian dan Eliminasi 2 0 (26) (0,1) 28 (107,7)
Jumlah Pendapatan Bunga – Bersih 40.480 100,0 41.276 100,0 (796) 1,9
Komposisi Pendapatan Bunga - Bersih per Segmen Geografis
(%)
0,2% 1,5% 0,3% 2,4%
0,9% 0,8%
Indonesia
2023 97,5%
2024 96,5%
Amerika Serikat
Eropa
Asia
278 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 281
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komposisi Aset Bank per Wilayah
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Segmen Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Indonesia 1.022.444 90,5 995.001 91,6 27.443 2,8
Amerika Serikat 21.339 1,9 24.964 2,3 (3.625) (14,5)
Eropa 15.820 1,4 10.200 0,9 5.620 55,1
Asia 77.876 6,9 64.844 6,0 13.032 20,1
Penyesuaian dan Eliminasi (7.673) (0,7) (8.345) (0,8) 672 (8,1)
Jumlah Aset 1.129.806 100,0 1.086.664 100 43.142 4,0
Komposisi Aset Bank per Wilayah
(%)
0,9% 1,4%
2,3% 6,0% 6,9%
1,9%
Indonesia
2023 91,6%
2024 90,5%
Amerika Serikat
Eropa
Asia
Dari tabel dan grafik di atas, terlihat bahwa di tahun 2024 wilayah Indonesia memberikan kontribusi besar
terhadap pendapatan bunga bersih BNI dan juga terhadap total aset Bank. Kontribusi wilayah Indonesia
untuk pendapatan bunga neto Bank tahun 2024 sebesar Rp39,1 triliun atau 96,5% mengalami penurunan
sebesar Rp1,2 triliun atau turun 2,9% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp40,2 trilun. Sedangkan kontribusi
wilayah Indonesia terhadap total aset Bank tahun 2024 sebesar 90,5% mengalami peningkatan sebesar
Rp27,4 triliun atau 2,8% dari tahun sebelumnya.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
279
Page 282
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja keuangan Segmen Geografis tahun 2023-2024 dapat disampaikan sebagai berikut:
Indonesia Amerika Serikat
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Pos Akun 2024 2023 2024 2023
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Laba (Rugi)
Pendapatan bunga – bersih 39.082 40.234 (1.152) (2,9) 311 352 (41) (11,6)
Pendapatan premi – bersih 1.724 1.659 65 3,9 0 - 0 0
Pendapatan operasional 22.055 19.743 2.312 11,7 55 41 14 34,1
Pembentukan Cadangan
(8.046) (9.142) 1.096 (12,0) 15 20 (5) (25,0)
Kerugian Penurunan Nilai
Beban operasional lainnya (29.023) (27.140) (1.883) 6,9 (198) (287) 89 (31,0)
Laba operasional 25.793 25.354 439 1,7 182 126 56 44,4
Pendapatan (beban) bukan
(48) (131) 83 (63,4) 10 - 10 100,0
operasional neto
Laba sebelum beban pajak 25.744 25.223 521 2,1 192 126 66 52,4
Beban pajak (4.911) (4.534) (377) 8,3 0 - 0 0
Laba bersih 20.833 20.690 143 0,7 192 126 66 52,4
Posisi Keuangan
Total Aset 1.022.444 995.001 27.443 2,8 21.339 24.964 (3.625) (14,5)
Total Liabilitas 849.867 834.842 15.025 1,8 21.496 25.143 (3.647) (14,5)
280 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 283
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Eropa Asia
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2024 2023
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
132 86 46 53,3 953 629 324 51,5
0 0 0 0 0 - 0 0
206 180 26 14,4 490 390 100 25,6
40 (23) 63 (273,9) (219) (52) (167) 321,2
(230) (195) (35) 17,9 (687) (625) (62) 9,9
148 48 100 208,3 538 342 196 57,3
0 (1) 1 100 4 1 3 300
148 47 101 214,9 542 343 199 58,0
0 0 0 0 0 0 0 0
148 47 101 214,9 542 343 199 58,0
15.820 10.200 5.620 55,1 77.876 64.844 13.032 20,1
15.985 10.352 5.633 54,4 78.375 65.398 12.977 19,8
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
281
Page 284
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Digital
Banking
BNI menjalankan inisiatif digital banking sebagai Banking dan ATM/CRM. Terdapat berbagai fitur yang
salah satu agenda utama yang bertujuan prominent, seperti Debit Online, SMS Notifikasi
untuk menyediakan layanan perbankan guna maupun Digital Card Issuance. Selain menjalankan
memfasilitasi nasabah dalam melakukan transaksi inisiatif Perusahaan, BNI juga mendukung program
keuangan secara online melalui berbagai platform pemerintah, khususnya inisiatif Bank Indonesia,
digital. Selain melalui internal, inisiatif digital di BNI dalam mendorong akselerasi digitalisasi sistem
dilakukan juga dalam rangka mendukung Blueprint pembayaran serta memperluas kerja sama untuk
Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 yang meningkatkan inklusi keuangan di era ekonomi
dikeluarkan oleh Bank Indonesia, untuk mendorong digital.
industri pembayaran agar mampu bertransformasi
digital dalam kerangka pengembangan open Dalam mendukung kemudahan nasabah dalam
banking, keterbukaan data (data openness), melakukan aktivitas transaksi perbankan, BNI
peningkatan sistem pembayaran retail, serta mempunyai produk unggulan yaitu wondr by BNI
interlink antara bank dengan pelaku jasa keuangan & BNI Mobile Banking untuk nasabah retail serta
digital. BNIdirect untuk nasabah wholesale. Kedua jenis
produk unggulan tersebut telah memenangkan
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) Kinerja berbagai penghargaan nasional dan internasional.
transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Platform ini dilengkapi dengan berbagai fitur yang
Agustus 2024 tetap kuat didukung oleh sistem berfokus pada kebutuhan nasabah (customer-
pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Dari centric), dirancang untuk mendukung aktivitas
sisi nilai besar, transaksi BI-RTGS meningkat 11,73% sehari-hari. Produk-produk digital tersebut didukung
(YoY) sehingga mencapai Rp14.731 triliun. Dari sisi oleh kapabilitas TI yang andal, analitik data canggih
retail, volume transaksi BI-FAST tumbuh 59,12% (advanced data analytics), serta Open API, yang
(YoY) mencapai 312,67 juta transaksi. Transaksi mempermudah nasabah dalam mengakses layanan
digital banking tercatat 1.871,19 juta transaksi favorit mereka.
atau tumbuh sebesar 31,11% (YoY), sementara
transaksi Uang Elektronik (UE) tumbuh 21,53% Hingga 31 Desember 2024, aplikasi BNI Mobile
(yoy) mencapai 1.246,58 juta transaksi. Transaksi Banking yang saat ini masih beroperasi dengan
pembayaran menggunakan kartu ATM/D turun jumlah nasabah mencapai 18,1 juta nasabah dan
6,82% (YoY) menjadi 591,92 juta transaksi. Transaksi dengan jumlah transaksi mencapai 1,4 miliar
kartu kredit tumbuh 22,79% (YoY) mencapai 41,59 transaksi. Sejalan dengan transformasi digital yang
juta transaksi. Transaksi QRIS kembali tumbuh pesat merupakan salah satu agenda utama Perseroan di
sebesar 217,33% (YoY), dengan jumlah pengguna tahun 2024, BNI telah meluncurkan aplikasi baru
mencapai 52,55 juta dan jumlah merchant mencapai bernama wondr by BNI. Peluncuran wondr by BNI
33,77 juta. pada tanggal 5 Juli 2024, bertepatan dengan ulang
tahun BNI ke-78, merupakan realisasi perwujudan
BNI terus melakukan penyempurnaan digital transformasi BNI dalam menghadirkan inovasi
banking dapat memberikan kemudahan, kecepatan, aplikasi perbankan untuk mempermudah transaksi
dan kenyamanan bagi nasabah, yang dapat diakses sekaligus perencanaan masa depan masyarakat
melalui berbagai layanan digital banking yang bisa yang lebih optimal. wondr by BNI ke depannya
diakses melalui perangkat mobile, desktop, dan akan menjadi produk champion digital di segmen
ATM. BNI secara konsisten dan berkesinambungan ritel yang akan menggantikan BNI Mobile Banking
berupaya untuk meningkatkan kapabilitas dan terus existing. Kami terus berupaya mendorong proses
berinovasi dalam pengembangan solusi keuangan migrasi secara bertahap agar nasabah beralih ke
digital yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. wondr by BNI. Hal ini bertujuan untuk memastikan
seluruh nasabah BNI dapat menikmati pengalaman
BNI menghadirkan keunggulan digital melalui layanan yang lebih baik dan terpersonalisasi dengan
beberapa channel kepada segmen retail maupun wondr by BNI, melalui 3 fitur Dimensi Keuangan
wholesale antara lain wondr by BNI, BNI Mobile (Transaction, Insight, dan Growth).
Banking, BNIdirect, SMS Banking maupun Internet
282 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 285
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dilengkapi dengan 3 Dimensi Keuangan yang unik; Transaction, mendukung kebutuhan perbankan nasabah
seperti transfer, pembayaran tagihan, yang semuanya dapat dilakukan dengan langkah cepat, dimana
hal ini memudahkan nasabah dalam pengelolaan transaksi dikesehariannya. Selanjutnya fitur Insight
memungkinkan nasabah untuk melakukan pemantauan dan pengelolaan keuangan yang lebih optimal
berdasarkan data historis yang lengkap setiap harinya. Sementara, Growth berfokus pada perencanaan
masa depan dengan menawarkan berbagai produk finansial yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, seperti
investasi dan tabungan berjangka. Produk-produk ini memberikan peluang bagi nasabah untuk tumbuh dan
berkembang secara finansial sesuai dengan tujuan mereka di masa depan.
RAGAM PRODUK DAN LAYANAN DIGITAL BANKING UNTUK KONSUMER
1. wondr by BNI
Dirilis pada 5 Juli 2024, wondr by BNI merupakan aplikasi mobile banking baru yang telah dilengkapi
dengan teknologi terkini dengan standar global, menawarkan layanan yang lebih personal dan disesuaikan
dengan kebutuhan setiap nasabah dalam mengelola keuangan dan melakukan perencanaan masa depan.
Salah satu keunggulan dari wondr by BNI di antaranya terdapat 3 dimensi keuangan yang akan menjadi
solusi bagi nasabah yaitu Transaction, Insight & Growth. Mengedepankan Hyper-Personalization dengan
memanfaatkan data dan analytics untuk menawarkan layanan yang lebih personal dan disesuaikan
dengan kebutuhan setiap Nasabah. Aplikasi wondr by BNI dilengkapi dengan 3 Dimensi Keuangan yang
unik (Transaction, Insight, dan Growth), yang mencerminkan konsep masa kini, masa lalu, dan masa
depan untuk dapat memberikan pengalaman perbankan terbaik dalam bertransaksi dan merencanakan
masa depan.
Kinerja wondr by BNI
Kinerja wondr by BNI 2024
Pengguna (juta) 5,3
Jumlah Transaksi (juta) 195
Volume Transaksi (Rp-triliun) 191
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
283
Page 286
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. ATM dan CRM
Kanal layanan perbankan, yang siap memfasilitasi nasabah selama 24 jam dalam melakukan transaksi
setor tarik tunai (Cash Recycle Machine/CRM), cek saldo, transfer, pembayaran dan pembelian. Layanan
ATM/CRM BNI saat ini berjumlah 13.388 mesin per Desember 2024 ada di antaranya terdapat 2.990 ATM
Disabilitas yang tersebar di seluruh Indonesia dan terkoneksi dengan Jaringan ATM Link, Merah Putih,
Bersama, Prima, Alto, serta Jaringan Internasional seperti Mastercard, Visa, JCB, APN, Union Pay, dan
Cirrus.
Kinerja ATM
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 912 1.189 (277) (23,2)
Volume Transaksi (Rp-triliun) 630 631 (1) (0,2)
Penurunan transaksi pada ATM/CRM mencerminkan perubahan perilaku pengguna seiring dengan
berkembangnya kanal digital oleh BNI, seperti mobile banking untuk kebutuhan transaksi secara harian
(pembelian pulsa, token listrik, pembayaran e-commerce). Tren digitalisasi dan transaksi cashless,
terutama di kota besar, juga menjadi faktor bergantungnya masyarakat pada uang tunai. Namun, hal ini
tidak sepenuhnya memengaruhi perusahaan dalam melakukan pengoptimalan mesin ATM/CRM, BNI tetap
mengembangkan kanal ATM/CRM melalui kerja sama dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan
segmen yang masih bergantung pada transaksi tunai.
Pengembangan kanal ATM/CRM berfokus kepada pengembangan kemitraan bersama dengan berbagai
pihak ketiga seperti partner e-commerce maupun berbagai BPD di Indonesia untuk menyediakan layanan
perbankan tarik tunai tanpa kartu dan berbagai layanan lainnya. Selain itu, pengembangan kanal ATM/CRM
juga difokuskan kepada pengembangan kanal CRM, di mana nasabah dapat melakukan transaksi setor tarik
tunai tanpa perlu ke cabang. Penggunaan kanal CRM ini dalam jangka panjang memberikan kemudahan
bagi nasabah untuk melakukan transisi dari transaksi cash menjadi digital, sehingga tercipta cashless society
yang didukung oleh berbagai produk perbankan digital BNI.
284 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 287
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. BNI SMS Banking
BNI SMS Banking adalah fasilitas layanan perbankan yang dapat digunakan oleh nasabah untuk
bertransaksi transfer, pembayaran dan pembelian yang dapat diakses melalui aplikasi BNI SMS Banking
(untuk pengguna smartphone berbasis Android & iOS), Syntax SMS dan akses USSD *141#. Layanan
SMS Banking memberikan inklusivitas transaksi perbankan dan kemudahan bagi nasabah BNI yang
ingin bertransaksi keuangan terutama di daerah dengan konektivitas internet yang rendah.
Kinerja SMS Banking
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Pengguna (juta) 12,7 12,6 0,1 0,8
Jumlah Transaksi (juta) 688 660 28 4,2
Volume Transaksi (Rp-triliun) 8,5 16,8 (8) (49,4)
Layanan SMS Banking masih menjadi opsi yang dipilih oleh nasabah dalam melakukan transaksi seperti
halnya transfer baik ke sesama BNI maupun antar bank, BIFAST, top up e-wallet, dan pembayaran
tagihan. Seiring berkembangnya infrastruktur yang mampu menjangkau ke wilayah-wilayah rural,
faktor ini memberikan dampak bagi penggunaan SMS Banking yang semakin menurun. Namun hal ini
tidak menjadi alasan BNI untuk tidak memperhatikan channel ini agar menjadi channel optional yang
mampu mengakomodir kebutuhan nasabah di wilayah-wilayah yang belum memiliki akses internet yang
mumpuni.
4. BNI Internet Banking
Melalui BNI Internet Banking, nasabah dapat menikmati channel layanan perbankan yang dapat diakses
melalui web browser dengan URL Internet Banking BNI. Tidak hanya layanan transaksional saja, BNI
Internet Banking juga memiliki fitur andalan berupa Pengelolaan Finansial Pribadi yang memungkinkan
nasabah untuk membuat perencanaan keuangan sesuai kebutuhan lengkap dengan penjadwalan setoran
secara otomatis, serta dapat digunakan untuk memantau cash flow dan trend pengeluaran/pemasukan
dana dalam bentuk grafik. Selain itu, BNI Internet Banking turut dilengkapi dengan standar keamanan
yang menggunakan dua jenis alat otorisasi transaksi finansial yaitu BNI e-Secure dan BNI m-Secure
sesuai dengan kebutuhan nasabah dalam melakukan transaksi bisnis.
Kinerja Internet Banking
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Pengguna (juta) 2,2 2,2 0 0,0
Jumlah Transaksi (juta) 10,3 13,6 (3) (24,3)
Volume Transaksi (Rp-miliar) 18,9 29,5 (11) (35,9)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
285
Page 288
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
5. BNI Mobile Banking
BNI Mobile Banking merupakan produk unggulan BNI yang memudahkan nasabah untuk bertransaksi
dimanapun dan kapanpun. Terdapat beberapa fitur yang menjadi unggulan para nasabah BNI, yakni
transfer antar bank, pembelian/pembayaran telco dan utilities. Produk BNI Mobile Banking mempunyai
berbagai fitur yang value-added, seperti fitur Pembukaan rekening secara digital, Pembayaran cepat
dengan QRIS Payment, Tarik Tunai Tanpa Kartu baik di ATM maupun mitra BNI seperti Alfamart dan
Indomaret, investasi, transaksi valas di rekening sendiri melalui FX Mobile, International Transfer,
Lifestyle seperti pemesanan taksi (Bluebird) dan kereta cepat (WHOOSH) yang memberikan kemudahan,
kecepatan dan kenyamanan dalam transaksi nasabah.
Kinerja Mobile Banking
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Pengguna (juta) 18,1 16,2 1,90 11,7
Jumlah Transaksi (juta) 1.379 1.043 336 32,2
Volume Transaksi (Rp-triliun) 1.495 1.215 280 23,0
Dengan tumbuhnya kinerja BNI Mobile Banking 8. Digital Card Issuance
baik dari sisi pengguna maupun transaksi hal Penerbitan Kartu Kredit Digital bagi applicant yang
ini menunjukkan bahwa pengembangan yang melakukan pengajuan kartu kredit BNI melalui
terus dilakukan oleh BNI serta bekerja sama channel digital, sehingga pemegang kartu dapat
dengan mitra-mitra unggulan, berdampak positif mempergunakan kartu kredit digitalnya untuk
bagi masyarakat khususnya nasabah. BNI bertransaksi di merchant e-commerce maupun
Mobile Banking terbukti berhasil memberikan melakukan transaksi di BNI Mobile Banking.
kemudahan transaksi secara dimanapun dan
kapanpun. Kapabilitas transaksional ini, pada 9. Virtual Card Number Kartu Kredit BNI
akhirnya, mendorong perbankan yang inklusif Fitur Kartu Kredit BNI yang digunakan sebagai
dan berkelanjutan, terutama untuk nasabah alternatif pembayaran transaksi kartu kredit
yang berada di daerah rural area maupun di luar yang lebih efektif dan efisien serta memberikan
negeri. kenyamanan dan kemudahan dalam transaksi
online (card not present) dengan virtual number
yang unik sebagai pengganti nomor asli kartu
6. BNI Credit Card Mobile kredit yang akan digunakan dalam Kartu Kredit
Selain menggunakan aplikasi Mobile Banking/ Corporate BNI.
wondr by BNI, layanan kartu kredit BNI dapat pula
diakses melalui aplikasi BNI Credit Card Mobile. 10.QRIS Sumber Dana Kartu Kredit
Aplikasi ini memberi kemudahan bagi pemegang Pemerintah Domestik (KKPD)
kartu kredit untuk mendapatkan informasi Fitur pembayaran QRIS dengan sumber
transaksi mereka melalui smartphone. BNI dana Kartu Kredit Pemerintah Domestik
Credit Card Mobile telah dilengkapi fitur seperti menggunakan BNI Mobile Banking bertujuan
informasi tagihan, transaksi terbuku, konversi untuk memfasilitasi pembelanjaan operasional
cicilan, pendaftaran bill payment dan asuransi, dan perjalanan dinas Satuan Kerja (Satker), baik
penarikan dana tunai, serta layanan pengajuan di tingkat pusat maupun daerah dengan skema
increase credit limit maupun pengkinian data pembayaran Kartu Kredit Pemerintah (KKP) yang
dan pengajuan aplikasi kartu kredit baru. BNI pemrosesannya dilakukan melalui principal
Credit Card Mobile juga menyediakan informasi domestik.
terkait promo dan produk Kartu Kredit BNI.
11. Fitur Contactless
7. E-KYC Biometric Face Recognition & Dengan fitur Contactless, pemegang kartu dapat
Liveness melakukan transaksi secara mudah, cepat dan
Penggunaan fitur Biometric Face Recognition & aman dengan hanya mendekatkan atau tap kartu
Liveness sebagai e-KYC pada proses pengajuan kredit pada mesin EDC Contactless, tanpa harus
kartu kredit secara digital memberikan menggunakan PIN (nominal tertentu). Transaksi
kemudahan, keamanan, dan kenyamanan bagi dapat dilakukan kapan saja oleh pemegang kartu
calon pemegang kartu dalam proses pengajuan di merchant dengan simbol contactless.
kartu kredit.
286 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 289
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
12.SMS Notifikasi
Merupakan layanan informasi terhadap transaksi perbankan yang dilakukan oleh nasabah yang
disampaikan melalui SMS ke nomor handphone. yang didaftarkan nasabah untuk notifikasi transaksi
debit/kredit yang dilakukan oleh nasabah, khususnya pemegang rekening BNITaplus/BNI Giro IDR
Perorangan. Melalui SMS Notifikasi, nasabah akan senantiasa terinfo mengenai seluruh transaksi
keuangan yang terjadi di rekeningnya dan mencegah adanya potensi transaksi yang tidak terotorisasi.
13.BNI Debit Online
BNI Debit Online (BDO) adalah salah satu metode pembayaran transaksi online dengan menggunakan
Virtual Card Number (VCN) yang dapat di-request melalui BNI Mobile Banking sehingga memberikan
kenyaman bagi nasabah yang bertransaksi. Selain itu, Virtual Card Number juga meningkatkan keamanan
akun nasabah dengan mencegah nomor kartu debit asli nasabah untuk dapat diketahui oleh pihak ketiga.
14.BNI Agen46
BNI Agen46 merupakan mitra BNI dalam menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat dalam
rangka keuangan inklusif. Selain mitra BNI dalam penyediaan berbagai macam layanan perbankan, BNI
Agen46 juga merupakan partner di dalam berbagai program pemerintah, seperti penyaluran bantuan
sosial maupun subsidi untuk Keluarga Penerima Manfaat.
Transaksi perbankan melalui BNI Agen46 menjadi lebih mudah, lebih cepat dan lebih dekat dengan
masyarakat sekitar, terutama di daerah rural yang belum terjangkau oleh layanan perbankan. Dengan
jumlah agen yang senantiasa meningkat setiap tahunnya, BNI Agen46 berperan sebagai perpanjangan
channel BNI yang dapat menggarap potensi bisnis masyarakat sekitar seperti potensi penerimaan
DPK melalui Tabungan Pandai, transaksi perbankan seperti pembayaran dan pembelian serta dapat
memberikan akses referral untuk produk BNI lainnya seperti penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), BNI
Wirausaha (BWU), Kartu Kredit BNI, dan lain-lain.
Kinerja BNI Agen46
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah BNI Agen46 (agen) 213.370 185.697 27.673 14,9
Jumlah Transaksi (Rp-juta) 79,4 85,5 (6,1) (7,1)
Fee Based Income (Rp-miliar) 225,8 92,2 133,7 144,9
DPK BNI Agen46 (Rp-triliun) 4,8 3,7 1,2 29,7
Jumlah BNI Agen46 terus mengalami peningkatan dan memperluas jangkauan layanan transaksi perbankan
pada masyarakat. Pada tahun 2024 jumlah BNI Agen46 tumbuh 14,9% yang tersebar di 6.196 kecamatan dan
34.241 kelurahan/desa di seluruh Indonesia. Jumlah transaksi yang dihasilkan BNI Agen46 pada tahun 2024
mencapai 79,4 juta transaksi yang di dominasi transaksi transfer, tarik tunai, pembelian pulsa, pembayaran
listrik dan pembelian tiket perjalanan. Peningkatan transaksi chargeable BNI Agen46 memberikan dampak
positif pada pencapaian fee based income yang tumbuh sebesar 144,9% (YoY) di tahun 2024. Hal tersebut
juga berdampak pada peningkatan DPK Operasional BNI Agen46 yang tumbuh sebesar 29,7% (YoY) pada
tahun 2024.
BNI Agen46 ditargetkan akan terus berekspansi dengan jumlah agen tumbuh lebih dari 15% dan fee
based income tumbuh lebih dari 30% dengan fokus ekspansi kepada calon BNI Agen46 yang berkualitas.
Tentunya peningkatan bisnis BNI Agen46 ke depan akan fokus eksekusi bisnis secara masif yang menyasar
komunitas, potensi market captive nasabah dan debitur, value chance ecosystem, serta potensial customer
based dengan diimbangi pengembangan sistem, perluasan kerja sama mitra super agen dan penguatan
marketing campaign.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
287
Page 290
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
15.BNI TapCash
Sebagai bagian dari all-in-one digital financial ecosystem BNI memiliki produk unggulan uang elektronik
berbasis kartu yaitu BNI TapCash. Beberapa keunggulan BNI TapCash yaitu:
a. Pengalaman transaksi cukup dengan tapping
b. Kecepatan transaksi yang cepat
c. Kemudahan kanal top up BNI TapCash melalui beberapa kanal BNI antara lain wondr by BNI, BNI
Mobile Banking, ATM dan CRM, EDC, dan BNI Agen46, serta kanal mitra strategis seperti Tokopedia,
Shopee, Gopay, LinkAja, Blibli, Indomaret, Alfagroup, dan beberapa mitra strategis lainnya.
d. Akseptasi kartu BNI TapCash diberbagai ekosistem pembayaran, seperti tol, parkir, transportasi (KRL,
LRT, MRT, TransJakarta), modern retail store (Alfagroup, Indomaret), tempat pariwisata, institusi
pemerintahan dan berbagai ekosistem pembayaran lainnya.
Kinerja TapCash
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 116,0 93,0 23 24,7
Volume Transaksi (Rp-miliar) 2.779,0 2.259,0 520 23,0
Hingga Desember 2024, BNI mencatatkan Peningkatan transaksi kartu BNITapCash juga
peningkatan jumlah transaksi BNI TapCash didorong oleh sejumlah faktor antara lain,
mencapai 116,0 juta atau meningkat sebesar 24,7% pengembangan mekanisme top up TapCash di
(YoY) dari sebelumnya sebesar 93,0 juta. Volume dalam aplikasi wondr by BNI serta tumbuh di
Transaksi juga meningkat sebesar 23,0% (YoY) atau sektor transportasi khususnya perparkiran karena
mencapai Rp2.779,0 miliar dari Rp2.259,0 miliar di meningkatnya mitra parkir yang berkerja sama
tahun sebelumnya. Pergerakan masyarakat selama dengan BNI. Di samping itu, BNI juga bekerja sama
momentum lebaran merupakan salah satu indikator dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) maupun
peningkatan transaksi BNI TapCash, volume lembaga lainnya untuk menyediakan layanan
penggunaan kartu BNI TapCash meningkat di non-tunai melalui BNITapCash. Kemudian, BNI
berbagai sarana transportasi yang digunakan untuk juga senantiasa melakukan ekspansi ke berbagai
mudik seperti jalan tol, rest area, dan tempat wisata. merchant baru seperti merchant Food and Beverage
(F&B) maupun entertainment.
288 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 291
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
16.BI-FAST
BI-Fast merupakan infrastruktur sistem pembayaran Bank Indonesia untuk memfasilitasi pembayaran
ritel yang dapat diakses setiap saat. BNI sebagai BUMN merupakan peserta BI-Fast sejak kali pertama
diluncurkan pada tahun 2021 lalu. BNI sebagai salah satu bank BUMN telah menjadi peserta dalam
rangka mendukung terciptanya ekosistem digital yang integrated, interoperable, dan interconnected.
Dalam rangka peningkatan layanan, tahun 2024 telah diimplementasikan fitur-fitur baru dalam sistem
transaksi BI- Fast, yang mencakup:
a. Pengembangan API BI FAST: dilakukan untuk mempermudah layanan transfer antar bank dengan
skema BI FAST sesuai standar yang diterbitkan Bank Indonesia (SNAP API).
b. Direct Debit: Fitur ini dirancang untuk mempermudah nasabah dalam pembayaran tagihan bulanan
dengan autodebit, pembayaran tagihan dapat dilakukan secara inklusif antar bank sehingga menjadi
lebih sederhana dan dapat dilakukan secara otomatis melalui platform BI-Fast.
c. RFP (Request for Payment): Fitur ini memungkinkan nasabah untuk dengan mudah membuat
permintaan transfer dana ke nasabah lain. Proses yang lebih lancar ini diharapkan dapat mengurangi
kesulitan dalam transaksi keuangan sehari-hari.
d. Bulk Credit Transfer: Fitur ini memungkinkan nasabah korporasi menggunakan BNIdirect untuk
melakukan transfer kepada beberapa tujuan rekening secara bersamaan.
Manfaat dari inovasi ini termasuk:
a. Cepat:Transaksi yang lebih efisien memungkinkan penghematan waktu.
b. Mudah: Antarmuka pengguna yang intuitif memudahkan dalam melakukan transaksi.
c. Murah: Biaya transaksi yang kompetitif untuk semua jenis pembayaran.
d. Aman: Fitur keamanan terkini untuk melindungi data dan dana nasabah.
e. Handal: Sistem yang stabil dan dapat diandalkan untuk semua transaksi finansial.
Kinerja BI FAST
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 556,6 361,9 194,7 53,8
Volume Transaksi (Rp-miliar) 1.497.075,3 975.821,3 521.254,0 53,4
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
289
Page 292
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Sepanjang tahun 2024, total transaksi BI-Fast yang a. Merchant Presented Mode (MPM) yaitu
dilayani meningkat 54% dengan peningkatan nasabah QR yang ada di Merchant BNI dapat
total nominal transaksi mencapai 53% dari ditransaksikan oleh seluruh penyedia aplikasi
tahun sebelumnya. Data tersebut menunjukkan yang terhubung dalam jaringan QRIS.
adopsi dan kepercayaan yang terus meningkat b. Customer Presented Mode (CPM) yaitu
dari nasabah terhadap sistem pembayaran yang nasabah BNI Mobile Banking dapat
cepat dan efisien. Peningkatan penggunaan bertransaksi QRIS di seluruh merchant
layanan BI-Fast yang signifikan, sejalan jaringan QRIS dengan cukup menunjukkan
dengan upaya peningkatan sistem dan layanan kode QR yang dihasilkan oleh aplikasi BNI
kepada nasabah. Strategi untuk meningkatkan Mobile Banking.
transaksi BI-FAST adalah meliputi peningkatan
infrastruktur teknologi, dan peningkatan fitur Dalam rangka meningkatkan transaksi QRIS, BNI
keamanan. telah melakukan berbagai kolaborasi dengan
mitra strategis seperti Institusi pemerintahan
17. BNI Merchant Business mencakup Kementerian Keuangan dan BPJS
BNI memiliki layanan Merchant Business yang Ketenagakerjaan, fintech, ekosistem pendidikan,
terdiri dari Electronic Data Capture (EDC), Quick rumah sakit, pasar, dan lain-lain.
Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta
transaksi Merchant Online (Acquiring Online) Dari sisi produk, BNI juga melakukan inovasi
sebagai bagian dalam meningkatkan digitalisasi melalui produk-produk baru antara lain QRIS
transaksi keuangan khususnya transaksi retail. TUNTAS (Transfer, Tarik, dan SetorTunai)
Salah satu strategi BNI dalam pengembangan yang memungkinkan pengguna untuk dapat
bisnis merchant adalah akuisisi berkualitas di melakukan transfer dana antar pengguna QRIS
hype location di Indonesia dan layanan after melalui BNI Mobile Banking, serta tarik tunai,
sales yang prima. dan setor tunai di ATM dan CRM, BNI Agen46
dan Kemitraan. Selain itu, untuk memudahkan
Jaringan EDC BNI adalah jaringan yang melayani transaksi internasional melalui QR, BNI akan
transaksi pembayaran menggunakan alat meluncurkan produk QR Cross Border guna
pembayaran berupa kartu (kartu debit, kredit, memudahkan nasabah BNI dapat melakukan
dan prepaid) dan QRIS. Jaringan merchant BNI transaksi pembayaran berbasis QRIS di negara-
memiliki akseptasi luas yang merupakan kerja negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura
sama antara BNI dengan principal global seperti (menyusul negara-negara seperti Jepang,
VISA, MasterCard, JCB, American Express Vietnam, Brunei Darusalam, India, China, dan
(AMEX), China UnionPay, dan Standar Nasional Korea Selatan.
yaitu Gerbang Pembayaran Nusantara (GPN).
BNI juga mendukung kemudahan merchant
BNI juga memiliki layanan unggulan melalui aplikasi BNI Merchant yang menawarkan
yaitu pembayaran melalui QRIS BNI yang beberapa fitur unggulan seperti pembayaran
menggunakan standar kode QR Nasional. merchant di hari yang sama, pendaftaran
Melalui QRIS, Merchant BNI dapat menerima merchant secara digital, notifikasi transaksi
pembayaran dari aplikasi wondr by BNI, BNI secara real time report transaksi, dan kapabilitas
Mobile Banking maupun aplikasi dari penyedia biometric login.
jasa pembayaran lainnya (Aplikasi Bank lain,
aplikasi e-wallet seperti Gojek, DANA, dan lain- Selain EDC dan QRIS, BNI juga memiliki produk
lain). Terdapat 2 jenis pembayaran QRIS yang Online Acquiring yang merupakan layanan yang
digunakan di BNI, yaitu: diberikan untuk merchant e-commerce atau online
merchant. Melalui online acquiring, nasabah
dapat melakukan berbagai jenis transaksi seperti
pembelian barang dan jasa secara online serta
layanan lainnya.
Kinerja QRIS
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 145,4 60,5 84,9 140,3
Volume Transaksi (Rp-miliar) 21.224,5 6.947,9 14.276,6 205,5
290 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 293
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI terus mencatatkan pertumbuhan transaksi QRIS yang pesat seiring dengan meningkatnya transaksi
pembayaran digital. Hingga Desember 2024, transaksi QRIS tumbuh sebesar 140,3% (YoY). Adapun dari sisi
volume transaksi meningkat hingga 205,5% (YoY) mencapai Rp21.224,5 miliar. BNI akan terus memperluas
jaringan dan kerja sama penggunaan QRIS melalui BNI Mobile Banking dan akseptasi merchant QRIS.
Kinerja Bisnis Merchant
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Jumlah Transaksi (juta) 459,0 270,0 189,0 70,0
Volume Transaksi (Rp-miliar) 113.205,9 87.000,0 26.205,9 30,1
Pada tahun 2024, BNI mencatatkan pertumbuhan transaksi sebesar 70% (YoY) dan volume transaksi
meningkat sebesar 30,1% (YoY). Melalui kemitraan strategis dengan jaringan principal seperti VISA,
MasterCard, JCB, American Express (AMEX), China UnionPay, dan Standar Nasional yaitu Gerbang
Pembayaran Nusantara (GPN), serta perluasan jaringan merchant dan layanan after sales yang prima BNI
untuk mendukung peningkatan kinerja bisnis merchant.
18.Source of fund kartu kredit di BNI Mobile Banking/wondr by BNI
Nasabah dapat melakukan transaksi kartu kredit BNI di BNI Mobile Banking atau super apps wondr by
BNI melalui fitur QRIS & fitur bill payment untuk memberikan kemudahan & customer experience yang
lebih baik dalam melakukan transaksi dan pembayaran tagihan biller dengan menggunakan sumber
dana kartu kredit.
19.BNI DigiCS & DigiCS Lite
BNI DigiCS & DigiCS Lite merupakan self-service machine yang menggantikan aktivitas petugas Customer
Service (CS). Dengan BNI DigiCS & DigiCS Lite, nasabah dapat melakukan aktivitas CS secara mandiri
(self-service). Adapun fitur yang dimiliki, di antaranya adalah pembukaan rekening, penggantian kartu,
buka blokir kartu debit, aktivasi e-channel, reset PIN, pembelian dan top up Tapcash, dan cetak mutasi/
history rekening.
Dengan adanya layanan DigiCS & DigiCS Lite, petugas CS di cabang dapat berfokus kepada aktivitas
advisory dan sales CS. Di samping itu layanan ini juga mengurangi waktu tunggu nasabah. Aktivitas
dapat dilakukan dengan cepat, mudah dan aman berkat teknologi yang user friendly.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
291
Page 294
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kinerja produk dan layanan Digital Banking untuk Konsumer dapat dilihat di bawah ini.
Komposisi Pengguna E-Banking*)
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(pengguna) (%) (pengguna) (%) (pengguna) (%)
BNI Mobile Banking 18,13 47 16,28 52 1,86 11,4
(juta)
wondr by BNI (juta) 5,30 14 - - - -
SMS Banking (juta) 12,71 32,2 12,70 41 0,01 0,1
Internet Banking (juta) 2,24 5,7 2,22 7 0,02 0,9
Total 38,38 100 31,19 100 7,19 23
*) Data disajikan berdasarkan jumlah pengguna terdaftar di masing-masing produk, tidak memperhitungkan kemungkinan nasabah terdaftar
sebagai pengguna multi produk.
Komposisi Pengguna E-Banking
(%)
5,7%
7,1%
40,7% 32,2%
Mobile Banking dan
wondr by BNI
2023 52,2%
2024 60,1%
SMS Banking
Internet Banking
Dari komposisi pengguna Digital Banking di atas, dapat diketahui bahwa hingga di penghujung tahun
2024, BNI mobile banking menjadi pilihan utama nasabah dalam bertransaksi, berbagai program dan
pengembangan yang dilakukan oleh BNI menunjukkan dampak yang positif. Hal ini dilakukan oleh BNI untuk
mendukung baik program pemerintah maupun inisiatif internal Perusahaan guna mendukung pertumbuhan
ekonomi di Indonesia melalui sektor keuangan digital.
RAGAM PRODUK DAN LAYANAN DIGITAL BANKING UNTUK KORPORASI
BNIdirect
BNIdirect merupakan platform digital dengan antarmuka modern dan intuitif, dirancang untuk memberikan
pengalaman terbaik bagi pelaku usaha. Dengan fokus pada kemudahan, efisiensi, dan keamanan, BNIdirect
mendukung pengelolaan keuangan bisnis secara optimal melalui fitur-fitur unggulan berikut:
a. 360 view Financial Dashboard
Fitur ini memberikan visibilitas penuh atas kondisi keuangan nasabah, mencakup arus kas, pinjaman,
deposito, dan informasi keuangan lainnya secara real-time. Dengan Financial Dashboard, nasabah dapat
memantau tren cash flow, informasi pinjaman, deposito, hingga kurs valuta asing dalam satu tampilan
yang terintegrasi. Informasi yang disajikan secara menyeluruh ini mendukung pengambilan keputusan
strategis secara cepat dan berbasis data akurat, menjadi elemen kunci dalam kesuksesan bisnis.
b. Single Access to All Solutions
BNIdirect menghadirkan kemudahan akses melalui sistem single sign-on, yang memungkinkan nasabah
mengelola berbagai layanan, seperti Cash Management, Supply Chain, Trade, Receivables, dan lainnya,
dalam satu platform. Dengan sistem ini, nasabah tidak perlu mengingat banyak kredensial untuk
mengakses layanan, sehingga meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam mengelola transaksi
keuangan.
292 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 295
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
c. Proses Onboarding yang Mudah b. Payment Management
Proses onboarding di BNIdirect dirancang untuk Layanan ini memfasilitasi berbagai jenis
mempermudah nasabah memulai layanan pembayaran, termasuk pembayaran massal,
tanpa terjebak prosedur administratif yang payroll, dan pembayaran pajak, dengan
kompleks. Kini, nasabah dapat dengan mudah efisiensi tinggi dan ketepatan waktu. Dengan
membuka rekening Giro dan Tabungan Bisnis dukungan konektivitas internasional, nasabah
melalui platform ini, memastikan akses yang juga dapat melakukan pembayaran dalam
cepat ke solusi keuangan yang dibutuhkan untuk berbagai mata uang secara terintegrasi,
mendukung operasional bisnis. meningkatkan fleksibilitas dalam transaksi
d. Keamanan dengan Autentikasi Multi-Faktor global.
Keamanan menjadi prioritas utama BNIdirect. c. Liquidity Management
Melalui implementasi autentikasi multi-faktor, Fitur ini mengoptimalkan pengelolaan arus
platform ini memastikan hanya pihak yang kas melalui solusi strategis seperti:
berwenang yang dapat mengakses transaksi, • Cash Pooling: Penggabungan saldo
memberikan perlindungan tambahan yang rekening untuk memaksimalkan
esensial di era digital. Pendekatan ini memberikan penggunaan likuiditas perusahaan.
rasa aman bagi nasabah dalam menjalankan • Range Balance & Target Balance:
aktivitas finansial secara daring. Pengelolaan saldo rekening untuk
memastikan kecukupan operasional.
1. BNIdirect Cash • Notional Pooling: Pengelolaan lintas mata
BNIdirect Cash dirancang untuk memberikan uang tanpa memindahkan fisik dana,
kemudahan dan efisiensi dalam transaksi memberikan fleksibilitas yang lebih besar
melalui fitur-fitur komprehensif, seperti dalam mengelola keuangan.
collection management, payment management, d. Online Open Account
liquidity management, transaksi valuta asing, Nasabah dapat membuka rekening Giro dan
perdagangan daring (trade online), serta Deposito secara daring melalui proses real-
manajemen rantai pasok. Keamanan transaksi time, memberikan kenyamanan dan efisiensi
terjamin melalui sistem otorisasi berbasis hard waktu. Solusi ini dirancang untuk mendukung
token (BNI e-Secure) atau soft token (mobile kemudahan akses layanan tanpa melalui
token) yang dikombinasikan dengan pengaturan prosedur administratif yang kompleks.
kewenangan pengguna yang fleksibel sesuai e. Information Management
kebutuhan nasabah. Fitur ini memberikan akses komprehensif
terhadap informasi keuangan, termasuk:
Platform ini dapat diakses melalui web maupun • Saldo Rekening dan Mutasi Rekening
aplikasi seluler, memberikan kenyamanan Koran: Memastikan visibilitas penuh atas
bagi nasabah dengan mobilitas tinggi. Selain kondisi keuangan.
itu, BNIdirect juga menyediakan layanan • Kurs Nilai Tukar dan Suku Bunga: Informasi
multibahasa, mencakup Bahasa Indonesia, terkini untuk mendukung pengambilan
Inggris, dan Mandarin, untuk mendukung keputusan strategis.
berbagai kebutuhan nasabah. Tim khusus yang • Laporan Keuangan: Laporan yang dapat
responsif juga disiapkan untuk memberikan diunduh atau dikirimkan melalui e-mail
pendampingan dalam setiap tahap transaksi, untuk mendukung analisis keuangan yang
baik sebelum (pre-transaction) maupun setelah mendalam.
(post-transaction) proses berlangsung.
Ke depan, BNI akan terus berkomitmen untuk
a. Collection Management menghadirkan solusi-solusi baru yang lebih
BNIdirect Cash mendukung pengumpulan lengkap dan relevan, yang diharapkan mampu
dana secara efisien melalui layanan mendukung kebutuhan bisnis yang semakin
Autodebet, yang memungkinkan otomatisasi kompleks di masa mendatang.
penarikan dana, serta Virtual Account,
yang memberikan identifikasi unik untuk
setiap transaksi. Fitur ini dirancang untuk
mempermudah rekonsiliasi dana secara real-
time, mendukung kelancaran operasional
bisnis.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
293
Page 296
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. BNIdirect Supply Chain 4. BNIdirect API
BNIdirect Supply Chain merupakan solusi yang BNIdirect API memberikan solusi digital bagi
memenuhi kebutuhan Korporat (Anchor) serta nasabah korporasi untuk terintegrasi langsung
Mitra Korporat (Supplier/Buyer) dalam melakukan dengan layanan perbankan BNI secara mudah
transaksi pembiayaan invoice secara elektronik dan aman. Melalui layanan ini, nasabah atau
melalui mekanisme Supply Chain Financing perusahaan dapat mengintegrasikan berbagai
(SCF). Platform ini menawarkan keamanan fitur transaksi keuangan langsung ke sistem
yang terjamin melalui sistem bersertifikasi internal mereka, yang memungkinkan transaksi
dan penerapan authorization matrix approval perbankan dapat dilakukan secara langsung
untuk setiap transaksi. Selain itu, BNIdirect melalui platform perusahaan. Saat ini, BNIdirect
Supply Chain memberikan kemudahan bagi API telah memiliki 280 layanan yang disetujui
nasabah dalam memantau transaksi secara real- oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah
time, termasuk penggunaan fitur monitoring, menerapkan Standar Nasional API Pembayaran
penyimpanan data, dan penyediaan laporan (SNAP), yang merupakan standar inovasi untuk
secara elektronik. meningkatkan keamanan dan keandalan sistem
pembayaran di Indonesia.
Layanan transaksi SCF yang tersedia melalui
BNIdirect Supply Chain mencakup: Layanan BNI API mencakup berbagai fungsi
• Supplier Financing: Pembiayaan kepada Mitra transaksi, seperti disbursement, collection,
Korporat (Supplier) atas tagihan/piutang pembayaran, informasi rekening, dan pembukaan
kepada Korporat yang dapat dibayarkan lebih rekening digital. Selain itu, API ini juga
cepat dengan potongan diskonto. mendukung fitur non-keuangan, seperti proses
• Distributor Financing: Pembiayaan kepada Know Your Customer (KYC) dan manajemen akun
Mitra Korporat (Distributor/Buyer) untuk lainnya. Dukungan ini memungkinkan nasabah
membayar hutang kepada Korporat dengan untuk mempercepat proses bisnis sekaligus
perpanjangan tenor oleh Bank dan biaya/ meningkatkan efisiensi operasional.
bunga yang dibebankan saat pelunasan.
• Receivable Financing: Pembiayaan kepada Melalui BNIdirect API, mitra BNI akan
Korporat (penjual) atas piutang usaha/tagihan mendapatkan panduan langkah demi langkah,
yang belum dibayarkan. mulai dari pendaftaran hingga uji coba aplikasi
• Payable Financing: Fasilitas pembiayaan dalam lingkungan sandbox. Portal ini juga
kepada Korporat (pembeli) untuk melunasi dilengkapi dengan spesifikasi teknis yang
hutang kepada Mitra Korporat (Supplier) komprehensif, halaman khusus untuk meninjau
sebelum tanggal jatuh tempo. kesalahan sampel, dan pelacakan perubahan
dokumentasi, sehingga memberikan pengalaman
3. BNIdirect Trade integrasi yang mulus bagi mitra.
Sebagai bagian dari inovasi digital BNI, BNIdirect
Trade menghadirkan layanan GB Online yang BNI mendukung bisnis Nasabah baik di dalam
dirancang untuk mendukung efisiensi dan negeri maupun luar negeri melalui layanan
efektivitas pengelolaan jaminan bank bagi API One Gate Payment (OGP), Rekening Dana
nasabah. Dengan berbagai fitur unggulan seperti Lender (RDL), Virtual Account (VA), dan berbagai
e-Application untuk pengajuan secara online, layanan API lainnya sesuai dengan kebutuhan
e-Tracking untuk memantau status penerbitan bisnis Nasabah. Hal tersebut terefleksi pada
secara real-time, e-Reporting untuk menyajikan peningkatan nilai volume transaksi BNIdirect
laporan jaminan bank yang diterbitkan dan API pada 2024 sebesar 58,11% dari tahun
diterima, serta e-Checking yang memungkinkan sebelumnya.
verifikasi keabsahan dokumen melalui platform
digital, GB Online memberikan kemudahan dan BNIdirect Business
keamanan dalam setiap transaksi. Selain itu,
fitur BNI m-BG Checking memperkuat layanan Sebagai wujud komitmen BNI dalam mendukung
ini dengan menyediakan validasi dokumen transformasi digital di sektor usaha mikro, kecil,
melalui aplikasi mobile menggunakan QR Code, dan menengah (UMKM), berbagai kapabilitas
sehingga memastikan fleksibilitas dan keandalan baru akan segera dihadirkan melalui BNIdirect
layanan di mana saja dan kapan saja. Sepanjang khusus untuk UMKM. Platform ini dirancang untuk
2024, layanan ini telah memberikan kontribusi mempermudah pelaku UMKM dalam memantau
signifikan dalam mendukung pertumbuhan arus kas secara real-time, mengelola likuiditas
transaksi digital BNI sekaligus memperkuat dengan lebih baik, memenuhi kebutuhan transaksi
posisi BNI sebagai mitra terpercaya dalam solusi lainnya, serta menghadirkan tampilan yang lebih
perbankan korporasi. segar dan modern. Kehadiran kapabilitas ini
294 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 297
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
diharapkan mampu memberikan pengalaman yang tinggi. Dengan BNIdirect Mobile, nasabah dapat
lebih personal dan memudahkan transaksi bagi melakukan transaksi secara instan dan praktis, serta
nasabah. memantau aktivitas transaksi secara real-time kapan
saja dan di mana saja.
Dalam mendukung UMKM untuk go global, BNIdirect
dilengkapi dengan fitur unggulan, seperti transfer Kemudahan ini didukung oleh fitur keamanan
internasional yang cepat, pengelolaan multi-mata canggih yang dirancang untuk memastikan setiap
uang dalam satu rekening, serta integrasi dengan transaksi terlindungi. Sistem keamanan mencakup
berbagai solusi keuangan digital lainnya. penggunaan M-PIN, hard token (BNI e-Secure),
dan soft token (mobile token) sebagai alat otorisasi
Value utama yang ditawarkan BNI untuk nasabah transaksi. Kombinasi teknologi ini tidak hanya
UMKM adalah: “Simplify Transaction, Personalized, memberikan perlindungan maksimal, tetapi juga
and Comprehensive Financial Report.” memastikan proses transaksi tetap efisien dan
1. Simplify Transaction mudah digunakan.
BNIdirect memungkinkan nasabah UMKM untuk
lebih efisien dalam mengelola transaksi harian Dengan inovasi ini, BNIdirect Mobile
tanpa melalui proses yang rumit. Platform mendukung pengalaman bisnis yang lebih cepat,
ini mempermudah transaksi pembayaran aman, dan nyaman, selaras dengan kebutuhan
dan penerimaan, baik melalui transfer bank, nasabah di era digital yang dinamis.
pembayaran digital, maupun sistem pembayaran
lainnya, dengan kecepatan dan keamanan yang • Keunggulan BNIdirect Mobile
lebih baik. a. Diakses melalui device yang berbasis Android
2. Personalized dan iOS
Layanan ini memungkinkan UMKM untuk b. Tampilan sesuai ukuran layer
mengkategorikan dan menandai transaksi c. Tidak perlu membawa token
berdasarkan jenis, seperti pengeluaran untuk d. Keamanan berlapis
bahan baku, pembayaran gaji, atau biaya e. Auto update fitur BNIdirect Mobile (tidak perlu
operasional lainnya. Fitur ini membantu UMKM install ulang)
memantau transaksi yang sering terjadi dan • Keamanan BNIdirect Mobile
memberikan perhatian khusus pada area yang a. Autentifikasi transaksi menggunakan hard
memerlukan pengelolaan lebih mendetail. token (BNI e-Secure) atau soft token (mobile
3. Comprehensive Financial Report token)
UMKM diberikan kemudahan dalam menyusun b. Akses ke menu yang sensitif diperlukan M-PIN
laporan keuangan yang terintegrasi, sehingga c. Komunikasi data antara Device dan App
mendukung pengambilan keputusan bisnis yang server ter-enkripsi AES 256
lebih cepat dan tepat. Fitur ini mempermudah d. Verifikasi Web Application Firewall (WAF)
perencanaan bisnis, pengajuan kredit, hingga • Syarat dan Ketentuan Menjadi Nasabah
analisis keuangan. Nasabah juga dapat Pengguna BNIdirect Mobile
memantau posisi keuangan mereka secara real- a. Sudah terdaftar pada aplikasi BNIdirect versi
time, termasuk saldo kas, piutang, dan kewajiban, web
yang membantu mengelola keuangan dengan b. Untuk nasabah baru, menggunakan Aplikasi
lebih efektif, mendorong pertumbuhan usaha, Pendaftaran BNIdirect/BNIdirect Mobile
dan meningkatkan daya saing. dengan menambahkan fitur BNIdirect Mobile
dan mencantumkan nomor mobile/HP
BNIdirect Mobile masing-masing user
c. Untuk nasabah lama (existing), menggunakan
BNIdirect Mobile merupakan pelengkap dari aplikasi maintenance BNIdirect/BNIdirect
BNIdirect versi website yang dirancang untuk Mobile untuk ditambahkan fitur BNIdirect
memfasilitasi nasabah dalam melakukan transaksi Mobile dan nomor mobile/HP masing-masing
melalui perangkat telepon pintar. Aplikasi ini tersedia user.
untuk sistem operasi Android dan iOS, memberikan
fleksibilitas akses bagi nasabah dengan mobilitas
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
295
Page 298
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Landing Page BNIdirect BNIdirect Mobile
296 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 299
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kinerja BNIdirect
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 Persentase
Nominal
(%)
Volume Transaksi (Rp-triliun) 7.931 6.433 1.498 23,3
Jumlah Pengguna 172.670 151.207 21.463 14,2
Pertumbuhan jumlah pengguna BNIdirect yang mencapai 14,2% tahun 2024 berhasil meningkatkan volume
transaksi BNIdirect sebesar 23,3%. Hal tersebut mencerminkan tingginya adopsi dan kepercayaan Nasabah
terhadap solusi digital yang ditawarkan BNI untuk mendukung efisiensi dan produktivitas dalam pengelolaan
keuangan.
BNI Xpora
Sejalan dengan perkembangan Xpora sebagai ekosistem UMKM berorientasi ekspor, BNI mendukung
peningkatan potensi UMKM Indonesia agar dapat mengembangkan bisnisnya menuju UMKM Go Productive,
Go Digital, & Go Global serta menjadi pusat layanan bagi para diaspora Indonesia yang berada di luar
negeri. Terkait dengan Go Digital, portal BNI Xpora dengan alamat www.xpora.bni.co.id yang memberikan
berbagai rekomendasi solusi keuangan dan solusi digital secara komprehensif serta terintegrasi melalui
pengembangan bisnis yang tepat sesuai dengan tingkat pengalaman pelaku usaha melalui Cek Level Bisnis,
menyediakan akses wawasan bisnis melalui video pembelajaran yang bisa diikuti melalui modul pelatihan
dan inspirasi, membuka kesempatan ekspor ke pasar Internasional melalui Ekspansi Market (Business
Matching) dengan diaspora ataupun global buyer, menyediakan alat digital penunjang kegiatan usaha
melalui SME Tools, dan berbagai layanan lainnya.
Hingga 31 Desember 2024, program BNI Xpora telah mendorong 43.089 pelaku UMKM untuk meraih pasar
global. Dari layanan Xpora, nilai penyaluran kredit ekspor BNI untuk UMKM di 2024 mencapai Rp33,61
triliun, dan tumbuh sebesar 8,46% dari tahun sebelumnya.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
297
Page 300
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI DPLK Sure
BNI DPLK SURE merupakan aplikasi untuk Trade Finance Overseas
mendukung bisnis DPLK BNI dalam memberikan Salah satu bisnis unggulan BNI yang sekarang
kemudahan dan solusi pengelolaan perencanaan masih terus dikembangkan adalah Trade Finance
pensiun nasabah DPLK BNI. Layanan yang terdapat untuk mendukung misi BNI yaitu Memperkuat
pada BNI DPLK SURE terdiri dari pembukaan Layanan Internasional untuk Mendukung
rekening, setoran, klaim, informasi saldo, serta Kebutuhan Mitra Bisnis Global. Untuk itu, BNI terus
pengelolaan dana sesuai dengan paket investasi berusaha meningkatkan performa dari aplikasi
yang dipilih oleh nasabah. Selain itu BNI DPLK Trade Finance yang dimiliki. Guna mengadopsi
SURE juga terhubung dengan BNI Mobile Banking, SWIFT Changes 2023 dimana terdapat impact pada
ATM BNI, dan BNIdirect sehingga nasabah dapat pemrosesan transaksi trade, pada tahun 2024 BNI
melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja. telah melakukan upgrade aplikasi Trade Finance
Paket Investasi DPLK BNI terdiri dari berbagai (TiPlus) pada overseas branches (KCLN) Singapura
Produk, yaitu Deposito, Obligasi, Reksa dana, Reksa dan Hong Kong. Pembaruan format SWIFT ini juga
dana Syariah, dan lain-lain. merupakan salah satu upaya BNI memenuhi aspek
compliance terhadap regulasi terbaru.
Kemudian di luar layanan utama untuk Nasabah
tersebut, terdapat modul lain dalam DPLK SURE, Kontribusi Digital Banking terhadap Kinerja
seperti modul rekonsiliasi, integrasi, daily accrual, Keuangan BNI
modul pelaporan ke regulator dan operational Ragam produk dan layanan digital banking yang
monitoring, yang memperkuat keandalan DPLK dikembangkan BNI terus memperkuat citra BNI
SURE, sekaligus memenuhi persyaratan dari sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia.
regulator. Selain itu, produk dan layanan digital banking
juga memberikan dampak positif terhadap kinerja
Sejak tahun 2001, DPLK BNI berhasil menjadi market keuangan BNI secara keseluruhan, dalam bentuk
leader dalam industri pengelolaan dana pensiun di peningkatan Current Account Saving Account
Indonesia. Hingga 31 Desember 2024, AUM (Asset (CASA) dan perolehan Fee Based Income.
Under Management) DPLK BNI mencapai Rp33,3
triliun dengan jumlah nasabah lebih dari 900 ribu, Total CASA BNI di Desember 2024 mencapai
yang terdiri dari nasabah korporasi dan individu. Rp563,3 triliun. Pencapaian ini turut didukung oleh
keberhasilan BNI dalam melakukan peningkatan
kapabilitas digital yang mampu meningkatkan
engagement dan pengalaman transaksi nasabah.
298 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 301
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Berikut disampaikan kontribusi produk dan layanan digital banking yang dikembangkan BNI terhadap
pencapaian fee based income:
2024 2023 Kenaikan (Penurunan)
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
ATM & e-channel 1.549 61,5 1.466 69,6 83 5,7
Payment Point Online
Banking (PPOB) & Bill 383 15,2 311 14,8 72 23,1
Payment
Wholesale Digital
587 23,3 321 15,3 266 82,9
Transaction Platform
Jumlah 2.519 100,0 2.098 100,0 421 20,1
Pada tahun 2024, total fee based income dari layanan digital mencapai Rp2,5 triliun. Fee dari ATM &
e-channel mengalami peningkatan terutama dipengaruhi oleh implementasi sistem pembayaran nasional
(BI Fast) yang memiliki tarif transaksi lebih rendah. Saat ini lebih dari 90% transaksi transfer antar bank
yang dilakukan oleh nasabah BNI telah dilakukan melalui BI Fast. Hal ini merupakan bentuk dukungan BNI
terhadap program pemerintah dalam mengintegrasikan sistem pembayaran nasional.
Fee dari PPOB & Bill Payment di tahun 2024 mengalami peningkatan 23,1% dibanding tahun lalu. Sementara
Fee dari Wholesale Digital Transactional Platform meningkat 82,9% dibanding tahun 2023 tercermin dari
nilai transaksi melalui BNIdirect meningkat 23,3% secara Year-on Year.
Hal ini menunjukkan keberhasilan strategi BNI dalam meningkatkan transaksi digital oleh nasabah sehingga
layanan digital BNI terutama Mobile Banking di Segmen Retail dan BNIdirect di Segmen Business Banking
telah juga digunakan untuk bertransaksi selain pengiriman uang.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
299
Page 302
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tinjauan Kinerja Keuangan
Komprehensif
PENYAJIAN DAN KESESUAIAN DENGAN STANDAR AKUNTANSI YANG BERLAKU DI
INDONESIA
Pembahasan tinjauan kinerja keuangan berikut diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk dan Perusaaan Anak yang disusun oleh manajemen Bank sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Laporan Keuangan Konsolidasian BNI pada tanggal dan tahun-
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, 2023, dan 2022 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi,
Rianto & Rekan (dahulu KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dan merupakan firma anggota jaringan
PricewaterhouseCoopers) dengan partner penanggung jawab adalah Jimmy Pangestu, S.E., CPA (2023 dan
2022: Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec,. CPA), auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan
oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan opini tanpa modifikasian, sebagaimana tercantum dalam
laporannya masing-masing tertanggal 22 Januari 2025, 25 Januari 2024 dan 20 Januari 2023. Karena informasi
keuangan konsolidasian di atas diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan, dengan demikian
informasi tersebut bukan merupakan penyajian yang lengkap dari Laporan Keuangan Konsolidasian
Auditan. Penyajian nilai untuk akun-akun yang dijelaskan dalam laporan ini merupakan nilai bersih setelah
dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai, kecuali dinyatakan lain.
Laporan Keuangan Tahunan audit dirilis dalam waktu kurang dari 60 hari sejak akhir tahun keuangan yaitu
pada tanggal 22 Januari 2025. [ACGS (B) C.1.1]
ANALISIS KINERJA KEUANGAN
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Aset 1.129.806 1.086.664 1.029.837 43.142 4,0 56.827 5,5
Liabilitas 962.619 931.931 889.639 30.688 3,3 42.292 4,8
Ekuitas 167.187 154.733 140.198 12.454 8,1 14.535 10,4
ASET
Total Aset tahun 2024 mencapai Rp1.130 triliun BNI sebagai penyalur kredit. Di sisi lain, kontribusi
mengalami pertumbuhan sebesar Rp43,1 triliun atau terbesar lainnya dari aset produktif berupa Obligasi
4,0% dibanding capaian tahun 2023. Pertumbuhan Pemerintah yaitu 11,7% terhadap Total Aset yang
Total Aset BNI didukung oleh Aset Keuangan maupun mengalami peningkatan 3,9% dari Rp127,1 triliun di
Aset Non-Keuangan. tahun 2023 menjadi Rp132,1 triliun di tahun 2024.
Aset Keuangan tahun 2024 mencapai Rp1.076 Sedangkan Aset Non-Keuangan tumbuh 6,3%
triliun tumbuh sebesar 3,9% secara tahunan mencapai Rp53,8 triliun pada tahun 2024. Kontributor
utamanya berasal dari pertumbuhan Pinjaman yang terbesar berupa Aset Tetap dan Aset Hak Guna (Neto)
Diberikan dengan kontribusi terhadap Total Aset sebesar Rp30,4 triliun yang tumbuh 9,5% secara
mencapai 68,7% di tahun 2024 dari 64,0% di tahun tahunan.
sebelumnya. Hal ini mencerminkan bisnis utama
300 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 303
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Aset
(Rp miliar)
1.129.806
1.086.664
1.029.837
2022 2023 2024
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Aset Keuangan
Kas 13.710 11.207 13.448 2.503 22,3 (2.241) (16,7)
Giro pada Bank
51.669 65.256 82.922 (13.587) (20,8) (17.666) (21,3)
Indonesia
Giro pada bank
22.074 35.023 15.922 (12.949) (37,0) 19.101 120,0
lain - Neto
Penempatan
pada bank
17.076 43.794 51.569 (26.718) (61,0) (7.775) (15,1)
lain dan Bank
Indonesia - Neto
Efek-efek - Neto 48.534 37.165 28.556 11.369 30,6 8.609 30,1
Efek-efek yang
dibeli dengan
7.972 13.951 16.631 (5.979) (42,9) (2.680) (16,1)
janji dijual
kembali - Neto
Wesel ekspor
dan tagihan 13.243 18.999 20.729 (5.756) (30,3) (1.730) (8,3)
lainnya - Neto
Tagihan
15.926 17.091 18.912 (1.165) (6,8) (1.821) (9,6)
akseptasi - Neto
Tagihan
1.793 996 685 797 80,0 311 45,4
derivatif
Pinjaman yang
775.872 695.085 646.188 80.787 11,6 48.897 7,6
diberikan
CKPN Pinjaman
(38.685) (47.158) (50.334) 8.473 (18,0) 3.176 (6,3)
yang diberikan
Obligasi
Pemerintah - 132.069 127.099 121.291 4.970 3,9 5.808 4,8
Neto
Penyertaan
637 564 609 73 12,9 (45) (7,4)
saham - Neto
Aset lain-lain -
14.107 16.972 13.856 (2.865) (16,9) 3.116 22,5
Neto
Jumlah Aset
1.075.997 1.036.044 980.984 39.953 3,9 55.060 5,6
Keuangan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
301
Page 304
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Aset Non-Keuangan
Pajak dibayar di
19 643 644 (624) (97,0) (1) (0,2)
muka
Beban dibayar
2.941 2.743 3.244 198 7,2 (501) (15,4)
di muka
Investasi pada
12.748 11.284 10.049 1.464 13,0 1.235 12,3
entitas asosiasi
Aset tetap dan
Aset Hak Guna 30.408 27.765 26.549 2.643 9,5 1.216 4,6
- Neto
Aset
743 744 753 (1) (9) (1,2)
takberwujud (0,1)
Aset pajak
tangguhan - 6.950 7.441 7.614 (491) (6,6) (173) (2,3)
Neto
Jumlah Aset
53.809 50.620 48.853 3.189 6,3 1.767 3,6
Non-Keuangan
Total Aset 1.129.806 1.086.664 1.029.837 43.142 4,0 56.827 5,5
Kas
Pada tahun 2024, BNI mencatatkan kas sebesar Rp13,7 triliun naik 22,3% dibandingkan posisi tahun 2023
sebesar Rp11,2 triliun. Peningkatan terdapat pada kas dalam mata uang Rupiah sebesar 21,4% sebesar
Rp2,2 triliun di tahun 2024, sementara kas dalam mata uang asing mengalami kenaikan yang didominasi
mata uang USD. Porsi kas dalam mata uang Rupiah tetap dominan sebesar 92,0% terhadap total kas BNI.
Giro pada Bank Indonesia
BNI dan Perusahaan Anak dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib Minimum (GWM) dalam mata uang
Rupiah dalam kegiatannya sebagai bank umum dan syariah, serta GWM dalam mata uang asing dalam
kegiatannya melakukan transaksi mata uang asing.
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
2023-2024 2022-2023
Pos Akun
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Rupiah 43.717 84,6 57.795 88,6 76.037 91,7 (14.078) (24,4) (18.242) (24,0)
Dolar
Amerika 7.952 15,4 7.461 11,4 6.885 8,3 491 6,6 576 8,4
Serikat
Jumlah 51.669 100,0 65.256 100,0 82.922 100,0 (13.587) (20,8) (17.666) (21,3)
Pada tahun 2024, BNI membukukan Giro pada Bank Indonesia sebesar Rp51,7 triliun atau turun 20,8% dari
tahun lalu sebesar Rp65,3 triliun. Penurunan ini sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia yang memberikan
insentif berupa pelonggaran atas kewajiban pemenuhan GWM dalam rupiah kepada Bank yang menyalurkan
kredit atau pembiayaan kepada sektor-sektor prioritas yang ditetapkan Bank Indonesia.
2024 2023 2022
Giro Wajib Minimum (GWM)
(%) (%) (%)
GWM - Rupiah 6,5 9,5 11,9
GWM - Valas 4,0 4,0 4,0
302 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 305
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Per 31 Desember 2024, GWM Primer BNI untuk mata uang Rupiah adalah 6,5% dan 9,5% per 31 Desember 2023.
Sedangkan GWM untuk Valuta Asing sebesar 4,0% pada masing-masing tahun 2024 dan 2023. Penurunan
GWM Primer pada mata uang Rupiah disebabkan tahun ini BNI mendapatkan insentif pengurangan GWM
sebesar 2,6% sesuai Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) Bank Indonesia. Dengan memanfaatkan
insentif ini, perbankan memperoleh tambahan likuiditas yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan
penyaluran kredit kepada masyarakat dan tercermin pertumbuhan kredit BNI tahun 2024 tumbuh sehat
11,6% secara tahunan dengan rasio LDR di level 96,1%.
Giro pada Bank Lain
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
2023-2024 2022-2023
Pos Akun
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Rupiah 192 0,9 602 1,7 385 2,4 (410) (68,1) 217 56,4
Valuta Asing 21.882 99,1 34.421 98,3 15.537 97,6 (12.539) (36,4) 18.884 121,5
Cadangan
kerugian
- - - - - - - - - - - -
penurunan
nilai
Jumlah – neto 22.074 100,0 35.023 100,0 15.922 100,0 (12.949) (37,0) 19.101 120,0
Giro pada Bank Lain tahun 2024 mencapai Rp22,1 triliun dengan kolektibilitas lancar yang mengalami
penurunan 37,0% dibanding tahun 2023 sebesar Rp35,0 triliun. Penurunan terutama pada Giro pada Bank
Lain dalam mata uang Valuta Asing (Valas) yang mencapai Rp12,5 triliun atau turun 36,4% dibanding posisi
tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh kegiatan operasional dengan bank counterparty dalam rangka
optimalisasi likuiditas. Kontribusi akun ini terhadap Total Aset adalah sebesar 2,0% di tahun 2024, menurun
dibandingkan dengan porsi tahun sebelumnya yaitu sebesar 3,2%.
Penempatan pada Bank Lain dan Bank Indonesia
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
2023-2024 2022-2023
Pos Akun
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Deposit 10.125 59,3 39.429 90,0 49.389 95,8 (29.304) (74,3) (9.960) (20,2)
Call money 3.142 18,4 1.364 3,1 911 1,8 1.778 130,4 453 49,7
Deposito
3.809 22,3 2.963 6,8 1.269 2,5 846 28,6 1.694 133,5
berjangka
Negotiable
Certificate - - 38 0,1 - - (38) (100) 38 100,0
Deposits
Cadangan
kerugian
- - - - - - - - - - - -
penurunan
nilai
Jumlah - neto 17.076 100,0 43.794 100,0 51.569 100,0 (26.718) (61,0) (7.775) (15,1)
Penempatan pada Bank lain dan Bank Indonesia tercatat senilai Rp17,1 triliun atau turun 61,0% dari tahun
sebelumnya. Penurunan ini disebabkan BNI fokus kepada peningkatan aset produktif yang memiliki imbal
hasil yang lebih tinggi seperti pinjaman yang diberikan. Suku bunga per tahun untuk akun ini dalam mata
uang Rupiah adalah masing-masing 0,0-7,0% dan 0,0-7,3%, sedangkan untuk valuta asing (USD) sebesar 2,0-
5,2% dan 0,0%-5,7% untuk tahun 2024 dan 2023.
Efek-efek
Efek-efek merupakan salah satu alternatif penempatan dana yang dilakukan BNI selain pada pos pinjaman
yang diberikan. Di samping mendapatkan pendapatan bunga dari investasi efek-efek ini, BNI juga
mendapatkan pendapatan yang bersifat non bunga atas transaksi penjualan dan mark to market atas
efek-efek ini. Per 31 Desember 2024, Bank membukukan total efek-efek sebesar Rp48,5 triliun, naik 30,6%
dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp37,2 triliun. Komposisi efek-efek yang dimiliki BNI
adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
303
Page 306
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Efek-efek Berdasarkan Jenis
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
Efek-efek 2023-2024 2022-2023
Securities Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Reksa dana 21.721 44,8 24.199 64,7 19.350 67,2 (2.478) (10,2) 4.849 25,1
Obligasi 6.782 14,0 7.348 19,6 7.021 24,4 (566) (7,7) 327 4,7
Obligasi
352 0,7 607 1,6 604 2,1 (255) (42,0) 3 0,5
Subordinasi
Sertifikat
Bank - - - - 78 0,3 - - (78) (100,0)
Indonesia
Sekuritas
Rupiah
Bank 18.496 38,1 3.700 9,9 - - 14.796 399,9 3.700 100,0
Indonesia
(SRBI)
Sekuritas
Valas Bank
- - 76 0,2 - - (76) (100,0) 76 100,0
Indonesia
(SVBI)
Efek
1.183 2,4 1.478 4,0 1.750 6,1 (295) (19,9) (272) (15,5)
Lainnya
Cadangan
kerugian
(0,3) (0,0) (243) (247) 243 (99,9) 4 (1,6)
penurunan
nilai
Jumlah - neto 48.534 100,0 37.165 100,0 28.556 100,0 11.369 30,6 8.609 30,1
Efek-efek Berdasarkan Jenis dan Klasifikasi Aset Keuangan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
Efek-efek 2023-2024 2022-2023
Securities Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Nilai Wajar Melalui Laporan Laba Rugi
Reksa dana 2.885 5,9 4.745 12,7 5.425 18,8 (1.860) (39,2) (680) (12,5)
Sekuritas
Rupiah Bank
18.496 38,1 2.549 6,8 - - 15.947 625,6 2.549 100,0
Indonesia
(SRBI)
Sekuritas
Valas Bank
- - 76 0,2 - - (76) (100,0) 76 100,0
Indonesia
(SVBI)
Obligasi 1.297 2,7 642 1,7 3 - 655 102,0 639 21.300,0
Obligasi
122 0,3 269 0,7 6 - (147) (54,6) 263 4.383,0
Subordinasi
Efek lainnya 1.160 2,4 1 0,0 1.742 6,0 1.159 115.800,3 (1.741) (99,9)
Jumlah Nilai
Wajar Melalui
23.959 49,4 8.282 22,1 7.176 24,9 15.678 189,3 1.106 15,4
Laporan Laba
Rugi
Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif lain
SBI - - - - 78 0,3 - - (78) (100,0)
Reksadana 18.836 38,8 19.454 52,0 13.926 48,3 (618) (3,2) 5.528 39,7
Obligasi
5.121 10,6 6.101 16,3 6.303 21,9 (980) (16,1) (202) (3,2)
lainnya
Obligasi
231 0,5 338 0,9 597 2,1 (107) (31,7) (259) (43,4)
Subordinasi
304 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 307
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
Efek-efek 2023-2024 2022-2023
Securities Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Sekuritas
Rupiah Bank
- - 1.151 3,1 - - (1.151) (100,0) 1.151 100,0
Indonesia
(SRBI)
Efek Lainnya - - 1.477 3,9 - - (1.477) (100,0) 1.477 100,0
Efek
Beragunan - - - - - - - - - -
Aset
Jumlah Nilai
Wajar Melalui
Penghasilan 24.188 49,8 28.521 76,2 20.904 72,6 (4.333) (15,2) 7.617 36,4
Komprehensif
Lain
Biaya Perolehan Diamortisasi
Obligasi
364 0,7 605 1,6 716 2,5 (241) (39,8) (111) (15,5)
lainnya
Efek lainnya 23 0,0 - - 7 - 23 100,0 (7) (100,0)
Jumlah Biaya
Perolehan 387 0,8 605 1,6 723 2,5 (218) (36,0) (118) (16,3)
Diamortisasi
Cadangan
kerugian
(0,3) (243) (247) 243 (99,9) 4 (1,6)
penurunan
nilai
Jumlah - neto 48.534 100,0 37.165 100,0 28.556 100,0 11.369 30,6 8.609 30,1
Pada tahun 2024, pertumbuhan efek-efek yang dimiliki oleh BNI adalah 30,6% atau sebesar Rp11,4 triliun.
Peningkatan tersebut utamanya dikontribusikan oleh peningkatan efek-efek dengan jenis instrumen yang
baru diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tahun 2024 yaitu Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dengan
total portofolio sebesar Rp18,5 triliun.
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Efek-Efek 2024 2023 2022
2023-2024 2022-2023
Berdasarkan
Penerbit Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Korporasi 27.993 57,7 30.646 81,9 25.352 88,0 (2.653) (8,7) 5.294 20,9
Bank 2.045 4,2 2.986 8,0 3.373 11,7 (941) (31,5) (387) (11,5)
Bank
18.496 38,1 3.776 10,1 78 0,3 14.720 389,8 3.698 4.741,0
Indonesia
Sub Jumlah 48.535 100,0 37.408 100,0 28.803 100,0 11.126 29,7 8.605 29,9
Cadangan
kerugian
(0,3) (243) (247) 243 (99,9) 4 (1,6)
penurunan
nilai
Jumlah -
48.534 37.165 28.556 11.369 30,6 8.609 30,1
neto
Apabila dilihat dari komposisi penerbit efek-efek tersebut, efek-efek yang diterbitkan oleh korporasi memiliki
porsi terbesar yang mencapai 57,7% atau setara dengan Rp28,0 triliun di tahun 2024 turun dibandingkan
dengan tahun sebelumnya sebesar Rp30,6 triliun (gross).
Dilihat dari sisi kolektibilitas, efek-efek yang dimiliki BNI sebagian besar masuk dalam kategori lancar dengan
porsi masing-masing sebesar 99,3% dan 98,6% untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 dan 2023. Manajemen menilai jumlah cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-efek yang dimiliki
oleh Bank telah memadai.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
305
Page 308
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual dan lindung nilai. Instrumen yang dipakai BNI
Kembali diklasifikasikan berdasarkan jenis risiko terkait nilai
Hingga 31 Desember 2024, terdapat efek-efek yang tukar, suku bunga, dan keduanya. Berdasarkan nilai
dibeli dengan janji dijual kembali sebesar Rp8,0 tukar, tagihan derivatif berupa kontrak berjangka
triliun dengan klasifikasi lancar turun sebesar 42,9% jual/beli, swap mata uang asing jual/beli, spot mata
dimana posisi yang sama tahun lalu outstanding uang asing jual/beli, dan option mata uang asing
pada akun ini sebesar Rp14,0 triliun. Penurunan jual/beli. Instrumen terkait suku bunga adalah swap
terbesar adalah dengan counterpart Bank Indonesia atas suku bunga sedangkan instrumen terkait nilai
dimana penurunan transaksi Reverse Repo sebesar tukar dan suku bunga adalah swap mata uang asing
Rp12,5 triliun. Suku bunga kontraktual untuk efek- dan suku bunga Dolar AS.
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali pada
posisi 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 Secara kumulatif, tagihan derivatif BNI senilai
masing-masing adalah sebesar 6,5%-6,8% dan Rp1,8 triliun di tahun 2024 mengalami peningkatan
6,0%-6,7%. sebesar 80,0% dari pencapaian tahun 2023 sebesar
Rp1 triliun. Dari total tagihan derivatif tersebut,
Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya instrumen swap mata uang asing-jual dalam Dolar
Pada tahun 2024, BNI membukukan wesel ekspor AS membukukan nominal terbesar USD1,5 miliar
dan tagihan lainnya senilai Rp13,2 triliun dengan di tahun 2024 dari USD1,3 miliar di tahun 2023.
penurunan sebesar 30,3% dari tahun 2023 sebesar Seluruh tagihan derivatif per 31 Desember 2024
Rp19,0 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan termasuk dalam klasifikasi lancar.
oleh penurunan transaksi Wesel Ekspor dalam mata
uang valas sebesar Rp2,8 triliun atau 21,7%, dimana Pinjaman yang Diberikan
total transaksi Wesel Ekspor di tahun 2024 mencapai Pinjaman yang Diberikan adalah bisnis utama
sebesar Rp10 triliun, dari Rp12,7 triliun di tahun BNI dengan kontribusi sebesar 68,7% terhadap
sebelumnya. Wesel ekspor dan tagihan lainnya Total Aset di tahun 2024 dan 64,0% di tahun 2023.
dalam mata uang Rupiah memiliki porsi dominan Berdasarkan jenis kredit, BNI memberikan pinjaman
dengan porsi sebesar 74,8% dan 65,9% masing- dalam bentuk kredit modal kerja, kredit investasi,
masing untuk tahun 2024 dan 2023. Wesel ekspor kredit konsumen, kredit sindikasi, kredit karyawan,
dan tagihan lainnya berupa Surat Keterangan dan kredit program pemerintah.
Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), wesel ekspor,
open account financing dan supply chain financing. Pinjaman yang Diberikan BNI mencapai Rp775,9
triliun tumbuh 11,6% dibandingkan tahun
Tagihan Akseptasi sebelumnya sebesar Rp695,1 triliun. Pertumbuhan
Berdasarkan pihak penerima, Tagihan Akseptasi pinjaman yang diberikan didorong oleh Kredit
BNI dibedakan menjadi debitur non-bank dan bank. Konsumer yang mengalami kenaikan sebesar 17,1%
Pada tahun 2024, tagihan akseptasi BNI mencapai atau Rp21,1 triliun, dimana posisi saat ini menjadi
Rp15,9 triliun turun 6,8% dibandingkan periode sebesar Rp144,5 triliun dan posisi tahun 2023 adalah
sebelumnya senilai Rp17,1 triliun. Penurunan sebesar Rp109,4 triliun. Pinjaman BNI diberikan
ini terutama dipengaruhi oleh turunnya tagihan dalam mata uang Rupiah dan valas. Kredit dalam
akseptasi kepada nasabah dalam mata uang valas Rupiah masih memiliki porsi terbesar yaitu 78,8%
dari pihak debitur non-bank sebesar Rp1,6 triliun (2024) dan 80,9% (2023). Sementara itu, kredit dalam
(gross) di tahun 2024. Berdasarkan kolektibilitas valas didominasi oleh mata uang Dolar AS dengan
Peraturan OJK, seluruh Tagihan Akseptasi sebagian kontribusi 20,4% dan 18,6% terhadap total kredit
besar tergolong pada klasifikasi lancar dengan tahun 2024 dan 2023.
pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai
yang sudah dibentuk sesuai dengan ketentuan yang Per 31 Desember 2024, tingkat suku bunga dasar
berlaku. Manajemen berpendapat bahwa jumlah kredit (prime lending rate) tercatat mencapai 8,8%
cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk untuk segmen korporasi, 9,0% untuk segmen retail,
tersebut telah memadai. 10,0%-11,9% untuk segmen UMKM, dan 9,3% untuk
kredit konsumtif kepemilikan rumah (KPR), serta
Tagihan Derivatif 10,7% untuk kredit konsumtif selain KPR.
Dalam melakukan usaha bisnis, BNI melakukan
transaksi instrumen keuangan derivatif seperti
kontrak berjangka mata uang asing, swap mata
uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi
spot untuk keperluan pembiayaan, perdagangan,
306 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 309
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Pinjaman yang Diberikan
(Rp miliar) Kredit modal kerja memiliki porsi terbesar atas
portofolio kredit BNI (gross) sebesar 51,5% dan
695.085 775.872
646.188 50,8% di tahun 2024 dan 2023. Secara kumulatif,
portofolio kredit tersebut terdiversifikasi dengan
baik dengan kontribusi dari jenis yang lain dengan
porsi yang relatif besar adalah kredit investasi
(17%); kredit konsumen (18,6%): dan kredit sindikasi
(12,5%) di tahun 2024. Komposisi kredit berdasarkan
jenis kredit adalah sebagai berikut:
2022 2023 2024
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
Kredit per 2023-2024 2022-2023
Jenis Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Modal kerja 399.771 51,5 352.886 50,8 350.624 54,3 46.885 13,8 2.262 0,7
Investasi 131.623 17,0 117.616 16,9 133.840 20,7 14.007 11,9 (16.224) (12,1)
Konsumen 144.460 18,6 123.317 17,7 109.424 16,9 21.143 17,1 13.893 12,7
Karyawan 2.894 0,4 3.635 0,5 4.151 0,6 (741) (20,4) (516) (12,4)
Sindikasi 97.121 12,5 97.600 14,0 48.079 7,4 (479) (0,5) 49.521 103,0
Program
3 0,0 31 0,0 70 0,0 (28) (91,5) (39) (55,7)
Pemerintah
Jumlah -
775.872 100,0 695.085 100,0 646.188 100,0 80.787 11,6 48.897 7,6
bruto
Cadangan
Kerugian
(38.685) (47.158) (50.334) 8.474 (18) 3.176 (6,3)
Penurunan
Nilai
Jumlah -
737.187 647.927 595.854 89.261 13,8 52.073 8,7
neto
Terkait dengan pinjaman sindikasi, keikutsertaan BNI dalam pinjaman sindikasi dengan bank-bank lain
adalah sebesar Rp97,1 triliun dan Rp97,6 triliun masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023.
Pinjaman sindikasi merupakan pinjaman yang diberikan kepada debitur berdasarkan perjanjian pembiayaan
bersama dengan bank-bank lain. Persentase bagian BNI dalam pinjaman sindikasi, dimana BNI bertindak
sebagai pimpinan sindikasi adalah sebesar 5,0%-100,0% di tahun 2024 dan 5,0%-100,0% di tahun 2023.
Pinjaman karyawan adalah pinjaman yang diberikan kepada karyawan BNI dengan tingkat bunga sebesar
0%-5% per tahun yang ditujukan untuk pembelian rumah dan keperluan lainnya dengan jangka waktu berkisar
antara 1 tahun sampai 20 tahun. Pembayaran pokok pinjaman dan bunga dilunasi melalui pemotongan gaji
setiap bulan. Kredit Program Pemerintah terdiri dari Kredit Ketahanan Pangan (KKP) Two Steps Loan (TSL),
Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS), dan Revitalisasi Perkebunan yang dapat didanai sebagian dan/atau
seluruhnya oleh Pemerintah.
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
Kredit per 2023-2024 2022-2023
Jenis Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Korporasi 365.945 47,2 317.592 45,7 255.639 39,6 48.353 15,2 61.963 24,2
Rupiah 287.996 37,1 252.995 36,4 207.969 32,2 35.001 13,8 45.026 21,7
Valas 77.949 10,0 64.597 9,3 47.670 7,4 13.352 20,7 16.927 35,5
Menengah 100.422 12,9 102.460 14,7 112.462 17,4 (2.038) (19,9) (10.002) (8,9)
Rupiah 89.175 11,5 91.224 13,1 99.092 15,3 (2.049) (2,2) (7.868) (7,9)
Valas 11.247 1,4 11.236 1,6 13.370 2,1 11 0,1 (2.134) (16,0)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
307
Page 310
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
Kredit per 2023-2024 2022-2023
Jenis Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Kecil 75.752 9,8 84.892 12,2 97.210 15,0 (9.140) (10,8) (12.318) (12,7)
Rupiah 75.747 9,8 84.876 12,2 97.115 15,0 (9.129) (10,8) (12.239) (12,6)
Valas 5 0,0 16 0,0 95 0,0 (11) (68,8) (79) (83,2)
Konsumer 142.492 18,4 124.487 17,9 109.602 17,0 18.005 14,5 14.885 13,6
Rupiah 142.469 18,4 124.463 17,9 109.577 17,0 18.006 14,5 14.886 13,6
Valas 23 0,0 24 0,0 25 0,0 (1) (4,2) (1) (4,0)
Luar Negeri 75.014 9,7 56.611 8,1 67.405 10,4 18.043 32,5 (10.794) (16,0)
Rupiah - - - - - - - - - -
Valas 75.014 9,7 56.611 8,1 67.405 10,4 18.043 32,5 (10.794) (16,0)
Perusahaan
16.247 2,1 9.043 1,3 3.870 0,6 7.204 79,7 5.173 133,7
Anak
Rupiah 16.197 2,1 9.033 1,3 3.834 0,6 7.165 79,3 5.199 135,6
Valas 50 0,0 10 0,0 36 0,0 40 400,0 (27) (73,0)
Total
775.872 100,0 695.085 100,0 646.188 100,0 80.787 11,6 48.897 7,6
Pinjaman
Total
611.584 78,8 562.591 80,9 517.587 80,1 48.993 8,7 45.004 8,7
Rupiah
Total
164.288 21,2 132.494 19,1 128.601 19,9 31.794 24,0 3.893 3,0
Valas
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Kredit per 2024 2023 2022
2023-2024 2022-2023
Sektor
Ekonomi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Perdagangan,
restoran, dan 125.412 16,2 130.427 18,8 109.753 17,0 (5.015) (3,8) 20.674 18,8
hotel
Perindustrian 159.581 20,6 137.662 19,8 133.896 20,7 21.919 15,9 3.766 2,8
Pertanian 48.890 6,3 56.438 8,1 57.131 8,8 (7.548) (13,4) (693) (1,2)
Jasa dunia
52.323 6,7 47.189 6,8 47.153 7,3 5.134 10,9 36 0,1
usaha
Konstruksi 60.442 7,8 54.444 7,8 55.865 8,6 5.998 11,0 (1.421) (2,5)
Pengangkutan,
pergudangan, 57.825 7,5 49.271 7,1 44.962 7,0 8.554 17,4 4.309 9,6
dan komunikasi
Listrik, gas,
31.643 4,1 21.541 3,1 22.073 3,4 10.102 46,9 (532) (2,4)
dan air
Jasa pelayanan
40.740 5,3 14.431 2,1 23.240 3,6 26.309 182,3 (8.809) (37,9)
sosial
Pertambangan 51.660 6,7 48.943 7,0 39.063 6,0 2.717 5,6 9.880 25,3
Lain-lain 147.356 19,0 134.739 19,4 113.052 17,5 12.617 9,4 21.687 19,2
Sub Jumlah 775.872 100,0 695.085 100,0 646.188 100,0 80.787 11,6 48.897 7,6
Cadangan
kerugian (38.685) (47.158) (50.334) (8.473) (18,0) 3.176 (6,3)
penurunan nilai
Jumlah - neto 737.187 647.927 595.854 89.260 13,8 52.073 8,7
Apabila dilihat dari sektor ekonomi, pinjaman yang diberikan BNI juga terdiversifikasi dengan baik sehingga
tidak terpapar risiko konsentrasi kredit pada sektor ekonomi tertentu. Tiga sektor ekonomi yang memiliki
kontribusi tertinggi atas pinjaman yang diberikan di tahun 2024 adalah sektor perindustrian atau manufaktur
dengan porsi 20,6%; perdagangan, restoran dan hotel (16,2%); dan konstruksi (7,8%). Di tahun sebelumnya
porsi penyaluran kredit untuk ketiga sektor tersebut relatif tidak berubah masing-masing sebesar 19,8%;
18,8%; dan 7,8%.
308 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 311
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pinjaman Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
yang Diberikan 2023-2024 2022-2023
Kantor Luar Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
Negeri (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
BNI Tokyo 7.524 10,0 6.510 11,5 7.659 11,4 1.014 15,6 (1,149) (15,0)
BNI Hong
18.967 25,3 8.618 15,2 9.281 13,8 10.349 120,1 (663) (7,1)
Kong
BNI Singapura 18.215 24,3 18.900 33,4 17.278 25,6 (685) (3,6) 1,622 9,4
BNI New York 14.039 18,7 12.621 22,3 17.467 25,9 1.418 11,2 (4,846) (27,7)
BNI London 13.137 17,5 7.531 13,3 13.161 19,5 5.606 74,4 (5,630) (42,8)
BNI Seoul 3.132 4,2 2.431 4,3 2.559 3,8 701 28,8 (128) (5,0)
Jumlah 75.014 100,0 56.611 100,0 67.405 100,0 18.403 32,5 (10,794) (16,0)
Dilihat berdasarkan sebaran Kantor Luar Negeri (KLN), pinjaman yang diberikan BNI KLN mengalami
peningkatan sebesar Rp18,4 triliun atau 32,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kenaikan pinjaman
yang diberikan KLN didominasi oleh BNI Hong Kong dan BNI London masing-masing meningkat sebesar
Rp10,3 triliun dan Rp5,6 triliun atau meningkat 120,1% dan 74,4% dibanding tahun sebelumnya.
BNI Tokyo BNI Hong Kong BNI Singapura
(Rp miliar) (Rp miliar) (Rp miliar)
7.659 18.967 18.900 18.215
7.524 17.278
6.510
9.281
8.618
2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
BNI New York BNI London BNI Seoul
(Rp miliar) (Rp miliar) (Rp miliar)
17.467 13.161 13.137 3.132
14.039
12.621
2.559
7.531
2.431
2022 2023 2024 2022 2023 2024 2022 2023 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
309
Page 312
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
Kolektibilitas 2023-2024 2022-2023
Pinjaman Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Lancar 731.053 94,2 646.349 93,0 605.232 93,7 84.704 13,1 41.117 6,8
Dalam
Perhatian 29.566 3,8 33.901 4,9 22.795 3,5 (4.335) (12,8) 11.106 48,7
Khusus
Kurang
3.838 0,5 2.954 0,4 3.123 0,5 884 30 (169) (5,4)
Lancar
Diragukan 2.138 0,3 2.822 0,4 1.471 0,2 (684) (24,2) 1.351 91,8
Macet 9.277 1,2 9.059 1,3 13.567 2,1 218 2,4 (4.508) (33,2)
Sub Jumlah 775.872 100,0 695.085 100,0 646.188 100,0 80.787 11,6 48.897 7,6
Cadangan
kerugian
(38.685) (47.158) (50.334) 8.473 (18,0) 3.176 (6,3)
penurunan
nilai
Jumlah -
737.187 647.927 595.854 89.260 13,8 52.073 8,7
neto
Dalam hal kolektibilitas sesuai Peraturan OJK, BNI memprioritaskan debitur-debitur yang pailit dan
kolektiblitas pinjaman yang diberikan BNI sebagian bermasalah hukum. dimana telah dilakukan upaya-
besar masuk dalam kategori lancar dengan porsi upaya yang maksimal. Jika dibandingkan dengan
sebesar 94,2% dan 93,0% untuk tahun 2024 total pinjaman yang diberikan bank saja, rasio
dan 2023. Rasio kredit bermasalah secara gross penghapusan aset pinjaman yang diberikan relatif
(sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan rendah pada kisaran 2,4%. Sedangkan penerimaan
nilai) BNI dan Perusahaan Anak per 31 Desember kembali pinjaman yang dihapus buku (recovery)
2024 dan 2023 masing-masing sebesar 2,0% dan sebesar Rp6,0 triliun dengan recovery rate di tahun
2,1%. Sedangkan rasio kredit bermasalah - Bank 2024 sebesar 32,2%, turun dibandingkan tahun 2023
Saja secara neto untuk periode yang sama mencapai sebesar 35,9%.
0,7% dan 0,6%.
Obligasi Pemerintah
Penghapusan Aset Pinjaman yang Diberikan Obligasi Pemerintah adalah instrumen keuangan
dan Perolehan Kembali yang masuk pada kriteria berisiko rendah namun
Pada tahun 2024, BNI melakukan penghapusan aset menawarkan tingkat suku bunga yang kompetitif.
pinjaman yang diberikan sebesar Rp18,7 triliun, Di sisi lain, instrumen ini juga turut membantu
lebih tinggi dibandingkan tahun 2023 yang mencapai pendanaan Pemerintah dalam mengelola APBN.
Rp14,3 triliun. Dalam pelaksanaannya. Manajemen
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
Kolektibilitas 2023-2024 2022-2023
Pinjaman Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Nilai Wajar
melalui
3.957 3,0 4.188 3,3 1.775 1,5 (231) (5,5) 2.413 135,9
Laporan Laba
Rugi
Nilai Wajar
melalui
Penghasilan 90.905 68,8 86.549 68,1 82.328 67,9 4.356 5,0 4.221 5,1
Komprehensif
Lain
Biaya
Perolehan
37.210 28,2 36.363 28,6 37.189 30,6 847 2,3 (826) (2,2)
yang
Diamortisasi
Jumlah 132.072 100,0 127.100 100,0 121.292 100,0 4.972 3,9 5.808 4,8
Suku Bunga
131.972 99,9 127.001 99,9 121.192 99,9 4.971 3,9 5.809 4,8
Tetap
Suku Bunga
100 0,1 99 0,1 100 0,1 1 1,0 (1) (1,0)
Mengambang
Jumlah 132.072 100,0 127.100 100,0 121.292 100,0 4.972 3,9 5.808 4,8
310 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 313
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Obligasi Pemerintah merupakan instrumen Untuk tingkat bunga tetap, harga pasar Obligasi
keuangan yang masuk pada kriteria berisiko rendah Pemerintah berkisar antara 81,0% sampai dengan
namun menawarkan tingkat suku bunga yang 129,3% dan antara 73,9% sampai dengan 132,3%
kompetitif. Di sisi lain, instrumen ini juga turut masing-masing pada tanggal 31 Desember 2024
membantu pendanaan Pemerintah dalam mengelola dan 2023. Sementara itu, harga pasar Obligasi
APBN. Per 31 Desember 2024, BNI mencatatkan Pemerintah dengan tingkat bunga mengambang
Obligasi Pemerintah sebesar Rp132,1 triliun atau adalah 100,0% dan 100,0% pada tanggal
meningkat sebesar 3,9% jika dibandingkan dengan 31 Desember 2024 dan 2023.
posisi yang sama pada tahun 2023. BNI memiliki
Obligasi Pemerintah dalam mata uang Rupiah Dalam instrumen keuangan Obligasi Pemerintah,
maupun valas. Transaksi Obligasi Pemerintah dalam terdapat Obligasi Pemerintah dari program
Rupiah mencapai Rp99,2 triliun atau meningkat rekapitalisasi, jumlah obligasi rekapitalisasi pada
4,1% di tahun 2024, dibandingkan posisi tahun tanggal 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023
sebelumnya sebesar Rp95,3 triliun. Sementara itu, adalah masing-masing sebesar Rp100 miliar.
transaksi Obligasi Pemerintah dalam valas senilai
Rp32,8 triliun dan Rp31,8 triliun di tahun 2024 dan Pada tahun 2024, tingkat suku bunga kontrak Obligasi
2023. Kontribusi akun ini terhadap total aset BNI di Pemerintah untuk suku bunga tetap adalah 4,9%-
tahun 2024 dan 2023 masing-masing sebesar 11,7%. 12,0% dalam mata uang Rupiah, 0,5-7,8% dalam
Dolar AS, dan 0,5%-1,3% dalam Dolar Singapura.
Dilihat dari jenis suku bunga Obligasi Pemerintah, Sedangkan tingkat suku bunga kontrak untuk suku
transaksi Obligasi Pemerintah dengan suku bunga bunga tetap pada tahun sebelumnya untuk ketiga
tetap memiliki porsi dominan sebesar 99,9% di jenis mata uang tersebut adalah sebesar 3,9%-
tahun 2024 dan 2023. Sedangkan untuk obligasi 12,0%, 0,5-7,8%, dan 0,5%-1,3% . Di sisi lain, tingkat
suku bunga mengambang, porsi transaksi Obligasi suku bunga mengambang tahunan untuk Obligasi
Pemerintah adalah sebesar 0,1% dan 0,1% di tahun Pemerintah di tahun 2024 adalah sebesar 6,0% dari
2024 dan 2023. 4,5% di tahun sebelumnya.
Pajak Dibayar di Muka dan Beban Dibayar di Muka
BNI membukukan pajak dan beban dibayar di muka untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024 sebesar Rp19 miliar dan Rp2,9 triliun. Di tahun sebelumnya kedua akun tersebut masing-masing
mencapai Rp0,6 triliun dan Rp2,7 triliun.
Penyertaan Saham dan Investasi pada Entitas Asosiasi
2024 2023 2022
(%) (%) (%)
PT Bursa Efek Indonesia 1,2 1,2 1,2
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 2,5 2,5 2,5
PT Pemeringkat Efek Indonesia 0,1 0,2 0,6
PT Bank Mizuho Indonesia 1 1,0 1,0
PT Bank SMBC Indonesia Tbk 0,1 0,2 0,2
PT PANN Pembiayaan Maritim - 48,4 48,4
PT Fintek Karya Nusantara 9,8 9,8 9,3
PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN) 17,5 17,5 17, 5
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 23,2 23,2 23,2
Pada tahun 2024, penyertaan saham dan Investasi pada Entitas asosiasi BNI neto mencapai Rp13,4 triliun,
lebih tinggi dibandingkan posisi tahun 2023 sebesar Rp11,8 triliun dari pengakuan porsi laba PT Bank Syariah
Indonesia Tbk sepanjang tahun 2024.
Aset Lain-lain
Pada tahun 2024, Aset Lain-lain neto BNI mencapai Rp14,1 triliun turun 16,9% dibandingkan posisi tahun
2023 senilai Rp17,0 triliun. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan beberapa akun di antaranya piutang
transaksi ATM dan kartu kredit serta Devisa Hasil Ekspor (DHE) BI.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
311
Page 314
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Aset Tetap
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Tanah 17.169 16.364 16.023 805 4,7 341 2,1
Bangunan 9.970 9.246 8.724 724 7,3 522 6,0
Perlengkapan
Kantor dan
16.300 15.187 13.958 1.113 6,8 1.229 8,8
Kendaraan
Bermotor
Total Biaya
43.439 40.797 38.705 2.642 6,1 2.092 5,4
Perolehan
Aset Dalam
2.267 1.239 707 1.028 45,3 532 75,2
Penyelesaian
Aset Hak Guna 3.110 2.652 2.343 458 14,7 309 13,2
Total Biaya
48.816 44.688 41.755 4.128 8,5 2.933 7,0
Perolehan
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 3.877 3.366 2.814 511 15,2 552 19,6
Perlengkapan
Kantor dan
13.175 12.317 11.345 858 7,0 972 8,6
Kendaraan
Bermotor
Aset Hak Guna 1.356 1.240 1.047 116 9,4 193 18,4
Total Akumulasi
18.408 16.923 15.206 1.485 8,8 1.717 11,3
Penyusutan
Nilai Buku Neto 30.408 27.765 26.549 2.643 9,5 1.216 4,6
Pada tahun 2024, BNI membukukan nilai aset tetap cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif –
bersih senilai Rp30,4 triliun naik sebesar 9,5% dari selain pinjaman yang diberikan.
tahun 2023 sebesar Rp27,8 triliun. Seluruh aset tetap
BNI tidak ada yang dijaminkan. Adapun aset hak LIABILITAS
guna per 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp1,7
triliun (neto). Selain itu, manajemen berkeyakinan Pada tahun 2024, Liabilitas BNI tumbuh 3,3%
bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset tetap menjadi Rp963 triliun yang didominasi oleh
yang dimiliki BNI selama tahun berjalan karena kenaikan simpanan dari Bank Lain, Efek-efek yang
manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat Dijual dengan janji Dibeli kembali, Efek-efek yang
aset tetap tidak melebihi estimasi nilai yang dapat Diterbitkan dan Pinjaman Yang Diterima. DPK BNI
diperoleh kembali. Kontribusi aset tetap (neto) turun 0,6% menjadi Rp805,5 triliun sejalan dengan
terhadap total aset BNI di tahun 2024 sebesar 2,7% penurunan Current Account Saving Account (CASA)
dan 2023 sebesar 2,6%. sebesar Rp14,2 triliun menjadi Rp563,3 triliun atau
penurunan 2,5% dari tahun sebelumnya.
Pada tahun 2024, Bank melakukan penilaian
kembali aset tetap untuk objek tanah dan bangunan, Jumlah Liabilitas
(Rp miliar)
sesuai dengan ketentuan keputusan Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal Dan Lembaga Keuangan 962.619
931.931
No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan 889.639
Emiten atau Perusahaan Publik butir 27.e, dengan
mempertimbangkan nilai buku aset tetap (tanah dan
bangunan).
Aset Pajak Tangguhan - Neto
Pada tahun 2024, Aset Pajak Tangguhan Neto BNI
adalah sebesar Rp6,9 triliun. Pencapaian ini lebih
rendah dibandingkan posisi tahun sebelumnya
Rp7,4 triliun yang dipengaruhi oleh pembebanan 2022 2023 2024
312 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 315
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Liabilitas Keuangan
Liabilitas Segera 5.515 5.295 4.686 220 4,2% 609 13,0%
Simpanan
Nasabah/Dana 805.511 810.730 769.269 (5.219) -0,6% 41.461 5,4%
Pihak Ketiga
Simpanan dari
18.548 11.894 15.245 6.654 55,9% (3.351) -22,0%
Bank Lain
Liabilitas Derivatif 1.479 810 775 669 82,6% 35 4,5%
Efek-efek yang
Dijual dengan Janji 15.891 6.891 2.885 9.000 130,6% 4.006 138,9%
Dibeli Kembali
Liabilitas Akseptasi 4.229 5.748 5.301 (1.519) -26,4% 447 8,4%
Beban yang Masih
1.529 1.664 1.441 (135) -8,1% 223 15,5%
Harus Dibayar
Liabilitas Lain-lain 26.564 26.125 21.130 439 1,7% 4.995 23,6%
Efek-efek yang
12.975 4.893 4.897 8.082 165,2% (4) -0,1%
Diterbitkan
Pinjaman yang
42.931 30.950 35.654 11.981 38,7% (4.704) -13,2%
Diterima
Efek-efek
17.699 16.929 17.213 770 4,5% (284) -1,6%
Subordinasi
Jumlah Liabilitas
952.871 921.929 878.496 30.942 3,4% 43.433 4,9%
Keuangan
Liabilitas Non Keuangan
Utang Pajak 318 823 1.551 (505) -61,4% (728) -46,9%
Imbalan Kerja 7.147 7.006 6.880 141 2,0% 126 1,8%
Penyisihan 2.283 2.173 2.712 110 5,1% (539) -19,9%
Jumlah Liabilitas
9.748 10.002 11.143 (254) -2,5% (1.141) -10,2%
Non Keuangan
Jumlah Liabilitas 962.619 931.931 889.639 30.688 3,3% 42.292 4,8%
Liabilitas Keuangan di tahun 2024 mengalami Simpanan Nasabah
kenaikan sebesar Rp30,9 triliun atau 3,4% dari Sepanjang tahun 2024, BNI membukukan total DPK
tahun sebelumnya yang didominasi oleh kenaikan senilai Rp805,5 triliun di tengah kondisi likuiditas
Pinjaman yang diterima sebesar Rp12 triliun atau industri perbankan yang ketat. Portofolio DPK BNI
38,7%, Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli terdiversifikasi dengan baik dengan komposisi
kembali sebesar Rp9,0 triliun atau 130,6% dan tabungan dan giro (CASA) secara konsolidasi
Simpanan Bank Lain sebesar Rp6,7 triliun atau sebesar 69,9% setara 563,3 triliun, sedangkan
55,9% dari bulan sebelumnya. deposito berjangka 30,1% setara Rp242,2 triliun di
tahun 2024.
Liabilitas Non Keuangan di tahun 2024 mengalami
penurunan sebesar Rp254 miliar atau 2,5% dari Pencapaian DPK ini terutama didorong dari
tahun sebelumnya yang didominasi oleh penurunan Tabungan yang mampu tumbuh 11,0% dibanding
Utang Pajak sebesar Rp505 miliar atau 61,4%. pencapaian tahun sebelumnya, menjadi sebesar
Rp257,5 Triliun di 2024 sehingga CASA Ratio dapat
Liabilitas Segera terjaga di level 69,9% atau sebesar Rp563,3 triliun.
Liabilitas segera BNI mengalami kenaikan sebesar Peningkatan Tabungan ini sesuai dengan strategi
Rp220 miliar atau 4,2% menjadi Rp5,5 triliun dari kami untuk lebih fokus pada penghimpunan dana
posisi sebelumnya sebesar Rp5,3 triliun. Kenaikan murah melalui peningkatan kapabilitas layanan
pos ini seiring dengan peningkatan simpanan digital nasabah melalui peluncuran wondr by BNI di
sementara dalam tahap penyelesaian sebesar 5 Juli 2024.
Rp543,2 miliar dan Dana Trust sebesar Rp1,1 triliun
dibanding tahun 2023, di sisi lain terdapat penurunan DPK dalam bentuk Deposito meningkat sebesar
kewajiban BNI sebagai issuer bank (ATM) di tahun Rp9,6 triliun atau 4,1% dari tahun sebelumnya
2024 sebesar Rp1,8 triliun. menjadi Rp242,2 triliun di tahun 2024.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
313
Page 316
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ditinjau dari sisi mata uang, DPK BNI dalam mata
uang Rupiah memiliki porsi dominan yakni 79,6% Jumlah Simpanan Nasabah
(Rp miliar)
dan 78,2% di tahun 2024 dan 2023 sejalan dengan
penyaluran pinjaman yang juga didominasi dalam 810.730 805.511
769.269
mata uang Rupiah. Di sisi lain, porsi DPK dalam valas
sebesar 20,4% dan 21,8% di tahun 2024 dan 2023.
Dari DPK dalam valas yang mencapai Rp164,0 triliun
tersebut, DPK dalam mata uang Dolar AS memiliki
porsi dominan yang mencapai Rp151,2 triliun di
tahun 2024 dan Rp165,8 triliun di tahun 2023.
Pada tahun 2024, tingkat suku bunga dan bagi hasil
per tahun untuk DPK dalam mata uang Rupiah
sebesar 0,00%-8,10%; 0,00%-6,25% (Dolar AS); 2022 2023 2024
0,00%-2,25% (Dolar Singapura); 0,00%-0,10% (Euro
Eropa) dan 0,00%-0,07% (Yen Jepang). Sementara
tahun sebelumnya tingkat suku bunga dan bagi
hasil per tahun untuk DPK dalam mata uang Rupiah
sebesar 0,00%-7,50%; 0,00%-6,90% (Dolar AS);
0,00%-1,75% (Dolar Singapura); 0,00%-0,10% (Euro
Eropa) dan 0,00% (Yen Jepang).
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
Simpanan 2023-2024 2022-2023
Berdasarkan Jenis Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Giro 305.734 37,9 345.496 42,6 314.625 40,9 (39.762) (11,5) 30.871 9,8
Rupiah 192.231 23,8 203.157 25,1 211.972 27,6 (10.926) (5,4) (8.815) (4,2)
Mata Uang Asing 113.503 14,1 142.339 17,6 102.653 13,3 (28.836) (20,3) 39.686 38,7
Tabungan 257.544 32,0 231.982 28,6 242.695 31,5 25.562 11,0 (10.713) (4,4)
Rupiah 247.370 30,7 222.513 27,4 230.379 29,9 24.857 11,2 (7.866) (3,4)
Mata Uang Asing 10.174 1,3 9.469 1,2 12.316 1,6 705 7,4 (2.847) (23,1)
Total Giro dan
563.278 69,9 577.478 71,2 557.320 72,4 (14.200) (2,5) 20.158 3,6
Tabungan
Deposito 242.233 30,1 232.664 28,7 208.798 27,1 9.569 4,1 23.866 11,4
Rupiah 201.908 25,1 208.275 25,7 185.146 24,1 (6.367) (3,1) 23.129 12,5
Mata Uang Asing 40.325 5,0 24.389 3,0 23.652 3,1 15.936 65,3 737 3,1
Negotiable
Certificate of
0 0 588 0,1 3.151 0,4 (588) (100,0) (2.563) (81,3)
Deposit (NCD)
yang Diterbitkan
Rupiah 0 0 0 0 1.920 0,2 0 0 (1.920) (100,0)
Mata Uang Asing 0 0 588 0,1 1.231 0,2 (588) (100,0) (643) (52,2)
Total Simpanan
805.511 100,0 810.730 100,0 769.269 100,0 (5.219) (0,6) 41.461 5,4
Nasabah
Rupiah 641.509 79,6 633.945 78,2 629.417 81,8 7.564 1,2 4.529 0,7
Mata Uang Asing 164.002 20,4 176.785 21,8 139.852 18,2 (12.783) (7,2) 36.932 26,4
Komposisi Simpanan Nasabah
Persentase (%)
37,9
2024 32,0
30,1
42,6
2023 28,6
28,7
40,9
2022 31,5
27,1
Giro Tabungan Deposit
314 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 317
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Simpanan dari Bank Lain
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
2023-2024 2022-2023
Pos Akun
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Giro 3.725 20,1 4.376 36,8 4.206 27,6 (651) (14,9) 170 4,0
Deposito
832 4,5 804 6,8 903 5,9 28 3,5 (99) (11,0)
berjangka
Simpanan
926 5,0 1.080 9,1 1.173 7,7 (154) (14,3) (93) (7,9)
lainnya
Pinjaman
pasar uang 12.294 66,3 5.118 43,0 8.175 53,6 7.176 140,2 (3.057) (37,4)
antar bank
Negotiable
Certificate
771 4,2 516 4,3 788 5,2 255 49,4 (272) (34,5)
of Deposit
(NCD)
Jumlah 18.548 100,0 11.894 100,0 15.245 100,0 6.654 55,9 (3.351) (22,0)
Pada tahun 2024, Simpanan dari Bank Lain BNI mencapai Rp18,5 triliun mengalami peningkatan sebesar
55,9% dibandingkan posisi tahun 2023 senilai Rp11,9 triliun. Peningkatan tersebut terdapat pada instrumen
Pasar Uang Antar Bank (PUAB) sebesar Rp12,3 triliun naik sebesar Rp7,2 triliun atau 140,2% dibandingkan
posisi 2023 sebesar Rp5,1 triliun.
Tingkat suku bunga dan bagi hasil per tahun untuk simpanan dari bank lain dalam mata uang Rupiah di
tahun 2024 sebesar 0,00%-6,90% (Rupiah); 0,00%-5,14% (Dolar AS); 0,00%-0,77% (Yen Jepang); dan 0,00%-
3,28% (Dolar Singapura). Untuk tahun 2023, tingkat suku bunga dan bagi hasil per tahun untuk akun ini dari
keempat jenis mata uang tersebut masing-masing sebesar 0,00%-6,70% (Rupiah); 0,00%-6,05% (Dolar AS);
0,00%-0,45% (Yen Jepang); dan 0,00%-4,20% (Dolar Singapura).
Liabilitas Derivatif
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pihak berelasi 155 136 118 19 14,0 18 15,3
Pihak ketiga 1.324 674 657 650 96,4 17 2,6
Jumlah 1.479 810 775 669 82,6 35 4,5
BNI melakukan transaksi instrumen keuangan derivatif dalam menjalankan usaha bisnis, seperti kontrak
berjangka mata uang asing, swap mata uang asing, swap atas suku bunga dan transaksi spot untuk keperluan
pembiayaan, perdagangan dan lindung nilai. Liabilitas derivatif BNI mengalami peningkatan sebesar Rp669
miliar atau 82,6% menjadi Rp1,5 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp810 miliar. Peningkatan liabilitas
derivatif khususnya berasal dari liabilitas derivatif kepada pihak ketiga sebesar 96,4% atau Rp650 miliar.
Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali
Pada tahun 2024, BNI mencatatkan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli naik sebesar Rp9,0 triliun atau
130,6% dari Rp6,9 triliun di tahun 2023 menjadi Rp15,9 triliun. Adapun tingkat suku bunga tahunan untuk
efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali adalah 5,50%-8,38% (Rupiah) dan 1,85%-4,75% (Dolar AS)
untuk tahun 2024.
Liabilitas Akseptasi
Pada tahun 2024, BNI mencatatkan penurunan liabilitas akseptasi sebesar Rp1,5 triliun atau 26,4% dari
Rp5,7 triliun di tahun 2023 menjadi Rp4,2 triliun dari tahun sebelumnya. Penurunan ini berasal dari tagihan
akseptasi kepada pihak ketiga dari tahun sebelumnya Rp4,7 triliun menjadi Rp3,3 triliun di tahun 2024.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
315
Page 318
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Beban yang Masih Harus Dibayar
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Kewajiban sebagai
245 461 308 (216) (46,9) 153 49,7
Bank Penerbit
Biaya Kantor 413 467 474 (54) (11,6) (7) (1,5)
Biaya Teknologi dan
615 559 510 56 10,0 49 9,6
Telekomunikasi
Biaya Loyalty 49 50 48 (1) (2,0) 2 4,2
Biaya Promosi 5 5 6 0 0,0 (1) (16,7)
Lain-Lain 202 122 95 80 65,6 27 28,4
Jumlah 1.529 1.664 1.441 (135) (8,1) 223 15,5
Pada tahun 2024, beban yang masih harus dibayar BNI mencapai Rp1,5 triliun. Nilai akun tersebut relatif
menurun 8,1% dibandingkan posisi tahun 2023 yang mencapai Rp1,7 triliun. Penurunan beban yang masih
harus dibayar khususnya berasal dari kewajiban BNI sebagai bank penerbit sebesar Rp216 miliar menjadi
Rp245 miliar.
Utang Pajak
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pajak penghasilan
223 702 1.392 (479) (68,2) (690) (49,6)
badan
Pajak lainnya 95 121 159 (26) (21,5) (38) (35,9)
Jumlah - neto 318 823 1.551 (505) (61,4) (728) (46,9)
Pada tahun 2024, BNI membukukan penurunan utang pajak sebesar 61,4% dari Rp823 miliar di tahun 2023
menjadi Rp318 miliar. Penurunan ini sejalan dengan penurunan utang pajak penghasilan badan dari Rp702
miliar di tahun 2023 menjadi Rp223 miliar di tahun 2024 dengan penurunan sebesar 68,2% atau turun Rp479
miliar dari tahun sebelumnya.
Imbalan Kerja
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Imbalan kerja
3.230 2.525 3.157 705 27,9 (632) (20,0)
jangka pendek
Imbalan pasca
kerja jangka 3.917 4.481 3.723 (564) (12,6) 758 20,4
panjang
Jumlah 7.147 7.006 6.880 141 2,0 126 1,8
Pada tahun 2024, imbalan kerja mencapai Rp7,1 triliun, naik 2,0% dibandingkan posisi tahun 2023 sebesar
Rp7,0 triliun. BNI membukukan peningkatan imbalan kerja jangka pendek sebesar Rp3,2 triliun naik 27,9%
dari Rp2,5 triliun di tahun 2023. Untuk imbalan kerja jangka panjang turun sebesar Rp564 miliar atau 12,6%
yang didominasi oleh program pensiun manfaat pasti turun sebesar Rp756 miliar.
Penyisihan
Akun penyisihan BNI terdiri dari estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi serta penyisihan atas
perkara hukum dan lainnya. Pada tahun 2024, BNI membukukan penyisihan sebesar Rp2,3 triliun, mengalami
peningkatan dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp2,2 triliun. Peningkatan provisi ini berasal
316 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 319
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
dari estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi yaitu sebesar Rp2,3 triliun dari sebelumnya sebesar
Rp2,2 triliun. Hal ini disebabkan adanya pembentukan provisi atas akun-akun off balance sheet sebagai
dampak implementasi PSAK 109 di tahun 2020. Sementara itu cadangan perkara hukum dan lainnya naik
sebesar Rp2,1 miliar dibandingkan posisi sebelumnya.
Liabilitas Lain-Lain
Pada tahun 2024, liabilitas lain-lain mengalami peningkatan sebesar 1,7% menjadi Rp26,6 triliun dari Rp26,1
triliun pada tahun 2023. Kenaikan tersebut didorong oleh Liabilitas kepada pemegang polis naik sebesar
Rp1,4 triliun dan disisi lain terdapat penurunan Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor (TD DHE) sebesar
Rp1,6 triliun dibandingkan tahun 2023.
Efek-efek yang Diterbitkan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Berdasarkan 2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Hubungan (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pihak berelasi 1.892 1.764 1.785 128 7,3 (21) (1,2)
Pihak ketiga 11.083 3.129 3.112 7.954 254,2 17 0,5
Jumlah 12.975 4.893 4.897 8.082 165,2 (4) (0,1)
Pada tanggal 5 April 2024, BNI telah menerbitkan Obligasi Senior denominasi USD, BNI Global Bond 2024
sebesar nilai nominal USD 500.000.000 (nilai penuh) dengan tenor 5 tahun. Pada tanggal 31 Desember 2024,
BNI Global Bond 2024 memiliki nilai bersih sebesar Rp8,0 triliun setelah dikurangi biaya penerbitan yang
belum diamortisasi sebesar Rp1,5 triliun.
Pinjaman yang Diterima
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Jenis Pinjaman yang 2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Diterima (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pinjaman
49 52 56 (3) (5,8) (4) (7,1)
penerusan
Kredit likuiditas
untuk kredit
1 1 1 - 0,0 - -
koperasi primer
kepada anggotanya
Pinjaman bilateral 35.115 21.856 28.916 13.259 60,7 (7.060) (24,4)
Bankers
4.171 7.768 6.066 (3.597) (46,3) 1.702 28,1
acceptance
Lain-lain 3.595 1.273 615 2.322 182,4 658 107,0
Jumlah 42.931 30.950 35.654 11.981 38,7 (4.704) (13,2)
Pinjaman yang diterima BNI terdiri dari beragam pinjaman yakni pinjaman penerusan, kredit likuiditas untuk
kredit koperasi primer kepada anggotanya, pinjaman bilateral, bankers acceptance dan pinjaman lain-lain.
Total pinjaman yang diterima untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp42,9
triliun atau naik 38,7% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp30,9 triliun.
Peningkatan ini didominasi oleh pinjaman bilateral sebesar 60,7% menjadi Rp35,1 triliun di tahun 2024 dari
Rp21,9 triliun di tahun sebelumnya.
Efek-efek Subordinasi
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Berdasarkan 2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Hubungan (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
MTN Subordinasi - - 100 - - (100) (100)
BNI Tier 2 8.046 7.696 7.780 350 4,5 (84) (1,1)
BNI Additional Tier 9.653 9.233 9.333 420 4,5 (100) (1,1)
Jumlah 17.699 16.929 17.213 770 4,5 (284) (1,7)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
317
Page 320
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pada tanggal 31 Desember 2024, BNI Tier 2 Subordinated Notes memiliki nilai bersih sebesar Rp8,0 triliun
setelah dikurangi biaya penerbitan yang belum diamortisasi sebesar Rp1,3 triliun, dan telah memperoleh
hasil pemeringkatan dari Moody's dan Fitch dengan peringkat masing-masing Ba2 dan BB.
EKUITAS
Pada tahun 2024, jumlah ekuitas BNI tercatat sebesar Rp167,2 triliun naik 8,0% dari tahun 2023 sebesar
Rp154,7 triliun. Peningkatan yang signifikan ini berasal dari kenaikan saldo laba sebesar 10,7% atau setara
Rp11,4 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebagai dampak dari pertumbuhan laba BNI.
Jumlah Ekuitas
(Rp miliar)
167.187
154.733
140.198
2022 2023 2024
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Modal saham: modal
ditempatkan dan disetor 9.055 9.055 9.055 - 0,0 - -
penuh
Tambahan modal disetor 17.010 17.010 17. 010 - 0,0 - -
Cadangan Pembayaran
323 260 - 63 24,2 260 100,0
Berbasis Saham
Transaksi dengan
kepentingan non 2.257 2.257 2.257 - 0,0 - -
pengendali
Cadangan revaluasi aset 16.711 15.448 15.441 1.263 8,2 7 0,0
Keuntungan/Kerugian Neto
yang Belum Direalisasikan
atas Efek-efek dan
Obligasi Pemerintah
(1.465) (896) (1.971) (569) 63,5 1.075 (54,5)
dalam Kelompok Nilai
Wajar melalui Penghasilan
Komprehensif Lain Setelah
Pajak
Selisih kurs penjabaran
laporan keuangan dalam (97) (58) (36) (39) 67,2 (22) (62,1)
mata uang asing
Saldo laba 118.664 107.236 94.060 11.428 10,7 13.176 14,0
Kepentingan non-
4.729 4.601 4.382 128 2,8 219 5,0
pengendali
Modal saham diperoleh
0 (180) - 180 (100,0) (180) -
kembali
Jumlah Ekuitas 167.187 154.733 140.198 12.454 8,0 14.535 10,4
318 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 321
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jumlah Ekuitas BNI di tahun 2024 tercatat Rp167,2 Keuntungan/Kerugian Neto yang Belum
triliun atau naik 8,0% dibanding tahun lalu sebagai Direalisasikan atas Efek-efek dan Obligasi
dampak dari semakin meningkatnya profitabilitas Pemerintah dalam Kelompok Nilai Wajar
BNI dibandingkan tahun lalu, sebagaimana akan melalui Penghasilan Komprehensif Lain
dijelaskan secara rinci pada poin-poin di bawah ini. Setelah Pajak
Kerugian Neto yang belum direalisasikan dari
Modal Saham kenaikan nilai wajar efek-efek dan Obligasi
Pada tahun 2024, modal saham di BNI mencapai Pemerintah yang diukur pada nilai wajar melalui
Rp9,1 triliun. Pencapaian tersebut tidak mengalami penghasilan komprehensif lain setelah dikurangi
perubahan dari 2023 sebesar Rp9,1 triliun. pajak tangguhan di BNI sebesar Rp1,5 triliun di 2024.
Kerugian meningkat sebesar Rp569 miliar dari tahun
Tambahan Modal Disetor 2023 yang mengalami kerugian unrealized sebesar
Tambahan modal disetor/agio saham di BNI Rp896 miliar. Peningkatan tersebut dikarenakan
mencapai Rp17,0 triliun di 2024. Pencapaian tersebut perhitungan mark to market atas surat berharga
tidak mengalami perubahan dari 2023 sebesar FVOCI dan AC dengan turunnya tingkat suku bunga
Rp17,0 triliun. acuan di pasar di tahun 2024 dibanding tahun 2023.
Cadangan Revaluasi Aset Selisih Kurs Penjabaran Laporan Keuangan
Cadangan revaluasi aset pada tahun 2024 tercatat dalam Mata Uang Asing
sebesar Rp16,7 triliun, mengalami kenaikan sebesar Pada tahun 2024, kerugian dari selisih kurs karena
1,3 triliun atau 8,2% dari tahun 2023 sebesar Rp15,4 penjabaran laporan keuangan dalam mata uang
miliar. Hal ini dikarenakan adanya pencatatan asing di BNI mencapai Rp97 miliar. Kerugian tersebut
realisasi hasil revaluasi aset tetap tanah dan mengalami peningkatan Rp39 miliar dibandingkan
bangunan yang dilaksanakan di tahun 2024. tahun 2023 sebesar Rp58 miliar.
Cadangan Pembayaran Berbasis Saham Saldo Laba
Mengacu pada PSAK 102 tentang pembayaran Pada tahun 2024, saldo laba mencapai Rp118,7
berbasis saham, bank wajib membentuk triliun, mengalami peningkatan Rp11,4 triliun atau
pencadangan Pembayaran Berbasis Saham sesuai 10,7% dibandingkan dengan tahun 2023 sebesar
dengan harga pasar saat tanggal pemberian (Grant Rp107,2 triliun. Peningkatan pencapaian profit tahun
Date). Perseroan memiliki program remunerasi 2024 ini didukung oleh ekspansi bisnis BNI yang
kepemilikan saham untuk Direksi, Dewan Komisaris sehat pada segmen berisiko rendah, peningkatan
non independen serta pegawai yang pembagiannya fee based income dan perbaikan kualitas aset.
sudah dilakukan pada tahun 2022. Namun pembukaan Kenaikan saldo laba ini telah dikurangi pembayaran
periode lock up atas pembagian tersebut dilakukan cash dividend atas laba tahun buku 2023 sebesar
bertahap hingga tahun 2025 mendatang. Sebagai Rp10,5 triliun.
dampak program dan mekanisme pembukaan lock
up periode yang masih sampai tahun 2025 tersebut, Jumlah Saldo Laba
maka bank menyisihkan pencadangan pembayaran (Rp miliar)
berbasis saham senilai Rp323 miliar di tahun 2024. 118.664
107.236
Transaksi dengan Kepentingan Non 94.060
Pengendali
Pada tahun 2024, transaksi dengan kepentingan
non pengendali tercatat sebesar Rp2,3 triliun
tidak mengalami perubahan dari tahun 2023. Nilai
transaksi dengan kepentingan pengendali adalah
seluruh penerimaan dari Sumitomo Life setelah
dikurangi dengan biaya transaksi atas kemitraan
strategis akuisi 40% saham BNI Life oleh Sumitomo
Life pada tahun 2013. 2022 2023 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
319
Page 322
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kepentingan Non-Pengendali
Kepentingan non pengendali atas aset neto perusahaan anak yang konsolidasi di BNI pada tahun 2024
mencapai Rp4,7 triliun mengalami peningkatan sebesar 2,8% atau Rp128 miliar dari Rp4,6 triliun di tahun
2023. Peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan dari laba perusahaan anak BNI.
Saham Treasuri: Modal Saham yang Diperoleh Kembali
Pada tahun 2024, Bank melakukan alokasi modal saham diperoleh kembali (treasury share) seluruhnya
sebagai Program Kepemilikan Saham bagi Manajemen dan Pegawai Bank dalam bentuk Saham Bonus.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Pada tahun 2024, BNI berhasil membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik
entitas induk sebesar Rp21,5 triliun yang tumbuh 2,7% secara tahunan dan Laba Komprehensif periode
berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp22,5 triliun atau tumbuh 4,5%
secara tahunan. Pertumbuhan laba tersebut terutama karena peningkatan Pendapatan Operasional selain
Bunga sebesar 12,6% YoY, salah satunya dari fee based income digital sebagai hasil dari upaya Perseroan
membangun kapabilitas transaksional dan layanan digital baik untuk Segmen Retail melalui wondr by BNI
maupun Segmen Wholesale melalui BNIdirect.
Laba Bersih (Laba yang Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk -
sebagai acuan pembagian dividen)
(Rp miliar)
20.909 21.464
18.312
2022 2023 2024
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pendapatan bunga
dan pendapatan 66.583 61.472 54.659 5.111 8,3 6.813 12,5
syariah
Beban bunga
dan pendapatan (26.103) (20.196) (13.338) (5.907) 29,2 (6.858) 51,4
syariah
Pendapatan bunga
dan pendapatan 40.480 41.276 41.321 (796) (1,9) (45) (0,1)
syariah – neto
Pendapatan premi-
1.724 1.659 1.551 65 3,9 108 7,0
neto
Pendapatan
22.311 19.812 18.600 2.499 12,6 1.212 6,5
operasional lainnya
Total pendapatan
64.515 62.747 61.472 1.768 2,8 1.275 2,1
operasional
Beban operasional
(29.688) (27.778) (27.059) (1.910) 6,9 (719) 2,7
lainnya
Pembentukan
cadangan kerugian (8.211) (9.196) (11.514) 985 (10,7) 2.318 (20,1)
penurunan nilai
Laba operasional 26.616 25.773 22.899 843 3,3 2.874 12,6
320 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 323
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pendapatan
(beban) bukan (36) (133) (212) 97 (72,9) 79 (37,3)
operasional-neto
Laba sebelum
26.580 25.640 22.687 940 3,7 2.953 13,0
beban pajak
Beban pajak (4.911) (4.534) (4.205) (377) 8,3 (329) 7,8
Laba tahun
21.669 21.106 18.482 563 2,7 2.624 14,2
berjalan
Penghasilan
komprehensif
997 674 (3.826) 323 47,9 4.500 (117,6)
lain, setelah pajak
penghasilan
Jumlah laba
komprehensif 22.666 21.780 14.656 886 4,1 7.124 48,6
periode berjalan
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas
21.464 20.909 18.312 555 2,7 2.597 14,2
induk
Kepentingan non
205 197 170 8 4,1 27 15,9
pengendali
Jumlah laba komprehensif periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas
22.539 21.560 14.594 979 4,5 6.966 47,7
induk
Kepentingan non
127 220 62 (93) (42,3) 158 254,8
pengendali
Laba per Saham
Diatribusikan
kepada Pemilik 576 561 983 15 2,7 (422) (42,9)
Entitas Induk (EPS)
(Rupiah penuh)
Pendapatan Bunga dan Syariah
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
2023-2024 2022-2023
Pos Akun
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Pinjaman
yang 55.681 83,6 50.753 82,6 46.102 84,3 4.928 9,7 4.651 10,1
diberikan
Obligasi
Pemerintah 7.245 10,9 6.695 10,9 6.077 11,1 550 8,2 618 10,2
dan efek-efek
Penempatan
pada bank
2.282 3,4 2.781 4,5 1.537 2,8 (499) (17,9) 1.244 80,9
lain dan Bank
Indonesia
Wesel ekspor
dan tagihan 1.133 1,7 1.091 1,8 577 1,1 42 3,8 514 89,1
lainnya
Lain-lain 242 0,4 152 0,2 366 0,7 90 59,2 (214) (58,5)
Jumlah
66.583 100,0 61.472 100,0 54.659 100,0 5.111 8,3 6.813 12,5
Total
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
321
Page 324
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
83,6
10,9
-
2024
3,4
1,7
0,4
82,6
10,9
-
2023
4,5
1,8
0,2
84,3
11,1
-
2022
2,8
1,1
0,7
Pinjaman yang diberikan Obligasi Pemerintah dan efek-efek Margin, pendapatan bagi hasil dan bonus syariah
Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia Wesel ekspor dan tagihan lainnya Lain-lain
Pada tahun 2024, BNI membukukan pendapatan bunga sebesar Rp66,6 triliun, mengalami kenaikan 8,3%
YoY. Pendapatan bunga dari pinjaman yang diberikan masih memberikan kontribusi terbesar yaitu sebesar
83,6% dari total pendapatan bunga di tahun 2024. Kemudian diikuti oleh pendapatan bunga dari Obligasi
Pemerintah dan Efek-Efek sebesar 10,9%.
Beban Bunga
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
2023-2024 2022-2023
Pos Akun
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Simpanan
nasabah dan 21.276 81,6 16.458 81,5 10.726 80,4 4.818 29,3 5.732 53,4
bank lain
Pinjaman
3.483 13,3 2.713 13,4 1.279 9,6 770 28,4 1.434 112,1
yang diterima
Efek-efek
yang 1.334 5,1 1.014 5,0 979 7, 3 320 31,6 35 3,6
diterbitkan
Lain-lain 10 0 11 0,1 354 2,7 (1) (9,1) (343) (96,9)
Jumlah 26.103 100,0 20.196 100,0 13.338 100,0 5.907 29,2 6.858 51,4
322 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 325
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
81,5
13,3
-
2024
5,1
0
81,5
13,4
2023 -
5,0
0,1
80,4
9,6
2022 -
7,3
2,7
Simpanan nasabah dan bank lain Pinjaman yang diterima Bagi hasil Mudharabah
Efek-efek yang diterbitkan Lain-lain
Komposisi beban bunga pada tahun 2024 Pendapatan Premi - Neto
mengalami kenaikan sebesar Rp5,9 triliun atau Akun ini merupakan porsi dari BNI Life sebagai
29,2% dibandingkan dengan periode sebelumnya. salah satu anak perusahaan BNI yang berkontribusi
Selain didominasi oleh simpanan nasabah dan bank terhadap pendapatan BNI secara konsolidasi.
lain yang menjadi sumber utama pendanaan BNI Pada tahun 2024, Premi neto BNI Life mencapai
dengan kontribusi sebesar 81,6% di tahun 2024 dan Rp1,7 triliun naik 3,9% atau sebesar Rp65 miliar
81,5% di tahun 2023, kenaikan beban bunga juga dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar
dipengaruhi oleh kenaikan beban bunga pinjaman Rp1,7 triliun. Selain itu, perolehan pendapatan
yang diterima sebesar Rp770 miliar atau 28,4% dan investasi juga dipengaruhi oleh fluktuasi harga pasar
beban bunga atas efek-efek yang diterbitkan sebesar efek-efek dan Obligasi Pemerintah yang menjadi
Rp320 miliar atau 31,6% dari tahun sebelumnya. sarana investasi BNI Life untuk pengembangan
portofolionya.
Pendapatan Bunga Neto
Pada tahun 2024, BNI membukukan pendapatan
bunga neto sebesar Rp40,5 triliun turun tipis 1,9% Pendapatan Premi - Neto
(Rp miliar)
dibanding tahun sebelumnya, disebabkan kenaikan
beban bunga yang lebih agresif sebesar 29,2% 1.659
1.724
YoY dibanding kenaikan pendapatan bunga yang 1.551
sebesar 8,3% YoY. Kenaikan beban bunga yang
signifikan tersebut, sebagai dampak dari ketatnya
likuiditas yang mengakibatkan tren kenaikan suku
bunga di pasar.
Pendapatan Bunga dan
Pendapatan Syariah – Neto
(Rp miliar)
41.321 41.276 40.480
2022 2023 2024
2022 2023 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
323
Page 326
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pendapatan Operasional Lainnya
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Provisi dan komisi
10.249 10.120 9.738 129 1,3 382 3,9
lainnya
Laba dari entitas
1.523 1.328 1.083 195 14,7 245 22,6
asosiasi
Penerimaan
Kembali aset
6.025 5.030 3.780 995 19,8 1.250 33,1
yang telah
dihapusbukukan
Keuntungan/
(kerugian) yang
belum direalisasi
dari perubahan
nilai wajar aset 145 73 15 72 98,6 58 386,7
keuangan yang
diukur pada nilai
wajar melalui laba
rugi
Keuntungan dari
penjualan dari
aset keuangan
yang diukur pada
nilai wajar melalui 1.769 1.180 1.332 589 49,9 (152) (11,4)
penghasilan
komprehensif lain
dan nilai wajar
melalui laba rugi
Laba selisih kurs
1.262 1.019 1.597 243 23.8 (578) (36,2)
– neto
Lainnya 1.338 1.061 1.055 277 26,1 6 (0,6)
Jumlah 22.311 19.812 18.600 2.500 12,6 1.212 6,5
Pada tahun 2024, BNI membukukan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp22,3 triliun naik 12,6% dari
posisi tahun 2023 sebesar Rp19,8 triliun. Kenaikan terbesar berasal dari penerimaan kembali aset yang telah
dihapusbukukan sebesar Rp6,0 triliun naik sebesar 19,8% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. BNI
juga mencatat pendapatan operasional dari laba entitas asosiasi PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebesar
Rp1,5 triliun, meningkat 14,7% dibandingkan periode Desember 2023 sebesar Rp1,3 triliun. Pendapatan dari
provisi dan komisi lainnya juga mengalami kenaikan sebesar Rp129 miliar atau 1,3% dibandingkan realisasi
tahun sebelumnya.
Pendapatan Operasional Lainnya
(Rp miliar)
22.311
19.812
18.600
2022 2023 2024
324 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 327
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Beban Operasional Lainnya
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
2023-2024 2022-2023
Pos Akun
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Beban
gaji dan 13.948 47,0 12.834 46,2 12.456 46,0 1.114 8,7 378 3,0
tunjangan
Beban
umum dan 9.185 30,9 9.193 33,1 8.792 32,5 (8) (0,1) 401 4,6
administrasi
Beban
1.136 3,8 1.067 3,8 1.116 4,1 69 6,5 (49) (4,4)
promosi
Premi
penjaminan 1.567 5,3 1.476 5,3 1.412 5,2 91 6,2 64 4,5
simpanan
Lain-lain 3.852 13,0 3.208 11,5 3.283 12,2 644 20,1 (75) (2,3)
Jumlah 29.688 100,0 27.778 100 27.059 100,0 1.910 6,9 719 2,7
Jumlah Beban Operasional Lainnya Laba Sebelum Beban Pajak
(Rp miliar)
Pada tahun 2024, BNI membukukan laba sebelum
29.688 pajak sebesar Rp26,6 triliun, naik 3,7% dibandingkan
27.778
27.059
tahun 2023 sebesar Rp25,6 triliun.
Laba Sebelum Beban Pajak
(Rp miliar)
26.580
25.640
22.687
2022 2023 2024
Pada tahun 2024, beban operasional lainnya
mengalami kenaikan sebesar 6,9% atau Rp1,9 triliun
menjadi Rp29,7 triliun dari posisi Rp27,8 triliun di
tahun 2023. Peningkatan tersebut untuk menunjang 2022 2023 2024
ekspansi bisnis BNI sepanjang tahun 2024.
Peningkatan beban operasional lainnya didominasi Beban Pajak
beban lain-lain yang tumbuh 20.1% YoY disebabkan Pada tahun 2024, BNI membukukan beban pajak
tahun ini BNI meningkatkan investasi layanan senilai Rp4,9 triliun naik 8,3% dibandingkan pada
digital perbankan melalui peluncuran wondr by BNI tahun 2023 sebesar Rp4,5 triliun. Kenaikan beban
dan BNIdirect untuk peningkatan transaksi nasabah pajak tersebut terutama disebabkan karena adanya
dan diharapkan menjadi katalis peningkatan bisnis kenaikan laba sebelum pajak sebesar Rp940 miliar
ke depannya. dari tahun 2023 sebesar Rp25,6 triliun menjadi
Rp26,6 triliun pada tahun 2024.
Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan
Nilai Penghasilan Komprehensif Lain, Setelah
Pada tahun 2024, pembentukan beban cadangan Pajak Penghasilan
kerugian penurunan nilai mengalami penurunan Pada tahun 2024, laba komprehensif lain BNI berada
sebesar Rp985 miliar atau sebesar 10,7% menjadi pada posisi keuntungan sebesar Rp997 miliar,
Rp8,2 triliun dari tahun 2023 sebesar Rp9,2 triliun. dari tahun 2023 sebesar Rp674 miliar. Hal tersebut
Pembentukan beban cadangan kerugian penurunan didominasi oleh keuntungan yang berasal dari
nilai ini seiring dengan perbaikan kualitas aset yang revaluasi aset tetap di tahun 2024.
konsisten dan dampak dari akselerasi bisnis di
segmen berisiko rendah.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
325
Page 328
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Laba Komprehensif Periode Berjalan
Atribusi laba dan penghasilan komprehensif BNI mencapai Rp22,7 triliun. Pencapaian tersebut mengalami
kenaikan sebesar Rp886 miliar atau 4,1% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp21,8 triliun.
Jumlah Laba Komprehensif Periode Berjalan
(Rp miliar)
22.666
21.780
14.656
2022 2023 2024
Laba per Saham Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Laba tahun berjalan per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan diatribusikan kepada
pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah lembar saham biasa yang beredar pada tahun
bersangkutan.
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023*) 2022 2023-2024 2022-2023
Perihal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Laba tahun
berjalan yang
dapat diatribusikan
21.464 20.909 18.312 555 2,7 2.597 14,2
kepada pemilik
entitas induk
(Rp-miliar)
Rata-rata
tertimbang jumlah
lembar saham
37.290 37.257 18.638 33 0,1 18.619 99,9
biasa yang beredar
(juta lembar
saham)
Laba per saham
dasar diatribusikan
kepada pemilik 576 561 492 15 2,7 70 14,1
entitas induk
(Rupiah penuh)**)
*)
Di tahun 2023 BNI melakukan aksi korporasi berupa pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:2 yang efektif mulai 6 Oktober 2023. Stock split tidak menyebabkan
perubahan nilai kepemilikan saham oleh investor karena jumlah saham yang beredar naik menjadi 2 kali lipat diikuti harga saham yang menyesuaikan 0,5 kali dari
harga sebelumnya.
**)
Laba per lembar tahun 2022 dihitung kembali dengan laba bersih tahun 2022 di bagi dengan jumlah lembar saham 2022 yang di kali 2 (mengikuti rasio stock split 2023
1:2)
326 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 329
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pada tahun 2024, Laba per Saham Diatribusikan Laporan Arus Kas Konsolidasian
kepada Pemilik Entitas Induk tercatat sebesar Rp576 Pada tahun 2024, BNI membukukan penurunan
meningkat dari tahun 2023 sebesar Rp561 atau naik arus kas bersih sebesar Rp50,8 triliun, naik sebesar
sebesar 2,7%. 472,3% dibandingkan penurunan arus kas bersih
pada tahun 2023 sebesar Rp8,9 triliun. Penurunan
Laba per Saham Dasar arus kas bersih dipengaruhi oleh aktivitas pendanaan
(Rp)
pembayaran dividen atas laba berjalan tahun buku
576
561 2023 serta, aktivitas investasi atas pembelian Efek-
Efek dan Obligasi Pemerintah selama tahun 2024.
Arus kas bersih dari Aktivitas Operasi, Investasi dan
492 Pendanaan pada tahun 2024 masing-masing sebesar
Rp63,2 triliun, Rp5,2 triliun, dan Rp17,7 triliun.
Kas dan Setara Kas di Akhir Tahun
(Rp miliar)
163.900
154.879
2022 2023 2024 104.075
2022 2023 2024
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Perihal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Kas neto diperoleh
dari aktivitas (63.218) 10.393 19.953 (73.611) (708,3) (9.560) (47,9)
operasi
Kas neto
digunakan untuk (5.270) (10.771) (32.233) (5.501) (51,1) 21.462 (66,6)
aktivitas investasi
Kas neto diperoleh
dari/(digunakan
17.718 (8.493) 2.725 26.211 (308,6) (11.218) (411,7)
untuk) aktivitas
pendanaan
Peningkatan/
(penurunan) neto (50.770) (8.871) (9.555) (41.899) 472,3 684 7,2
kas dan setara kas
Dampak kehilangan
- - - - - - -
pengendalian
Arus kas bersih
setelah dampak
(50.770) (8.871) (9.555) (41.899) 472,3 684 7,2
kehilangan
pengendalian
Dampak selisih
(34) (150) 115 116 77,3 (265) (2,3)
kurs
Kas dan setara kas
154.879 163.900 173.340 (9.021) (5,5) (9.440) (5,4)
di awal tahun
Kas dan setara kas
104.075 154.879 163.900 (50.804) (32,8) (9.021) (5,5)
di akhir tahun
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
327
Page 330
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pada tahun 2024, BNI membukukan kas neto yang Pada tahun 2024, kas bersih yang diperoleh untuk
digunakan dari aktivitas operasi sebesar Rp63,2 aktivitas pendanaan tercatat sebesar Rp17,7 triliun.
triliun di tahun 2024 dan yang diperoleh di tahun Terdapat 2 aktivitas pendanaan yang mendominasi
2023 sebesar Rp10,4 triliun. Aktivitas arus kas operasi yaitu penerimaan pinjaman yang diterima sebesar
tersebut dipengaruhi oleh simpanan nasabah Rp29,0 triliun serta pembayaran pinjaman yang
sebesar Rp5,2 triliun di tahun 2024 sedangkan di diterima sebesar Rp16,6 triliun. Selain itu juga
posisi tahun 2023 sebesar Rp41,5 triliun. Selain itu terdapat penambahan efek-efek yang dijual
dari sisi aset operasi, penurunan arus kas aktivitas dengan janji dibeli kembali (neto) Rp8,4 triliun dan
operasi juga dipengaruhi oleh Pinjaman yang penerimaan atas Efek-Efek Diterbitkan (neto) sebesar
digunakan sebesar Rp36,2 triliun dari sebelumnya Rp8,2 triliun, di sisi lain terdapat pembayaran
sebesar Rp63,3 triliun di tahun 2023 menjadi Rp99,5 dividen sebesar Rp10,5 triliun.
triliun di tahun 2024.
Kas dan Setara Kas Akhir Periode
Arus Kas dari Aktivitas Investasi Pada tahun 2024, BNI membukukan defisit
Pada tahun 2024, BNI membukukan penggunaan penurunan neto kas dan setara kas sebesar Rp50,8
kas neto yang dalam aktivitas investasi sebesar triliun yang didominasi oleh arus kas pinjaman yang
Rp5,3 triliun yang didominasi oleh pembelian diterima dari aktivitas operasional dan pembayaran
Obligasi Pemerintah (neto) sebesar Rp1,2 triliun dividen dari aktivitas pendanaan sehingga kas
serta pembelian atas Efek-Efek (neto) sebesar Rp974 dan setara kas akhir tahun 2024 adalah sebesar
miliar dan pengurangan aset tetap sebesar Rp3,1 Rp104,1triliun.
triliun.
Laporan Perubahan Ekuitas
PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2024 DAN 2023 FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2024 AND 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Kerugian yang
belum direalisasi
atas efek-efek
dan Obligasi
Pemerintah
yang diukur
pada nilai
wajar melalui
penghasilan
komprehensif Selisih
lain setelah kurs karena
pajak/ penjabaran
Unrealised laporan Saldo laba/Retained earnings
losses keuangan
on marketable dalam mata Dicadangkan/
Transaksi securities uang asing/ Appropriated
Modal dengan and Government Exchange
ditempatkan kepentingan Bonds at difference on Cadangan Cadangan Cadangan
dan disetor nonpengendali/ fair value translation of revaluasi umum pembayaran Total ekuitas
penuh/ Tambahan Transactions through other foreign aset/ dan wajib/ Saham berbasis saham/ pemilik entitas Kepentingan
Issued and modal disetor/ with comprehensive currency Asset General Tidak treasuri/ Share-based induk/Total nonpengendali/
Catatan/ fully paid-up Additional non-controlling income - financial revaluation and legal dicadangkan/ Treasury payment equity owners Non-controlling Total ekuitas/
Notes capital paid-in capital interest net of tax statements reserve reserves Unappropriated*) shares reserve of parent interest Total equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 9,054,807 17,010,254 2,256,999 (896,178) (58,367) 15,447,829 2,778,412 104,457,102 (179,960) 260,116 150,131,014 4,601,506 154,732,520 Balance as of 31 December 2023
Laba tahun berjalan - - - - - - - 21,882,818 - - 21,882,818 205,798 22,088,616 Profit for the year
Laba komprehensif lainnya Other comprehensive income
untuk tahun berjalan 8,13 - - - (568,881) (38,631) 1,263,566 - - - - 656,054 (78,332) 577,722 for the year
Pembagian dividen 34 - - - - - - - (10,454,738) - - (10,454,738) - (10,454,738) Distribution of dividends
Saham treasuri - - - - - - - - 179,960 - 179,960 - 179,960 Treasury shares
Penambahan cadangan pembayaran Additional of share-based
berbasis saham 43 - - - - - - - - - 62,473 62,473 - 62,473 payment reserve
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 9,054,807 17,010,254 2,256,999 (1,465,059) (96,998) 16,711,395 2,778,412 115,885,182 - 322,589 162,457,581 4,728,972 167,186,553 Balance as of 31 December 2024
*) Termasuk di dalam saldo laba tidak dicadangkan adalah pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja. *) Included in unappropriated retained earnings is the remeasurement of post employment benefit.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
Halaman - 8 - Page
328 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 331
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
KEMAMPUAN BEROPERASI SERTA KEMAMPUAN MENGHASILKAN LABA DAN
MELAKUKAN EFISIENSI
Selisih Selisih
2024 2023 2022
Perihal 2023-2024 2022-2023
(%) (%) (%)
(%) (%)
Kualitas Aset
Non Performing Loan (NPL) 2,0 2,1 2,8 (0,1) (0,7)
NPL Coverage Ratio 255,8 319,0 278,3 (63,2) 40,7
Profitabilitas
Return on Assets (ROA) 2,5 2,6 2,5 (0,1) 0,1
Return on Equity (ROE) 15,8 16,8 16,4 (1,0) 0,4
Return on Equity (ROE) - Equity Based 14,2 15,2 14,9 (1,0) 0,3
Net Interest Margin (NIM) 4,2 4,6 4,8 (0,4) (0,2)
Efisiensi
Beban Operasional terhadap Pendapatan
70,0 68,4 68,6 1,6 (0,2)
Operasional (BOPO)
Cost to Income (CIR) 44,6 42,9 42,6 1,7 0,3
Likuiditas
Loan to Deposit Ratio (LDR) 96,1 85,8 84,2 10,3 1,6
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) 93,3 89,0 83,4 4,3 5,6
Rasio Kualitas Aset 2. Return on Equity (ROE)
1. Rasio Non Performing Loan (NPL) Return on Equity (ROE) - Equity Based BNI tercatat
NPL BNI per 31 Desember 2024 mengalami sebesar 14,2% seiring dengan pencapaian laba
penurunan dari tahun sebelumnya sebesar BNI di tahun 2024 ini sebesar Rp21,5 triliun.
2,1% menjadi 2,0%, sementara NPL Neto 3. Net Interest Margin (NIM)
mengalami peningkatan dari 0,6% menjadi 0,7%. Net Interest Margin (NIM) BNI mengalami
Pencapaian ini tidak terlepas dari kebijakan perlambatan dari 4,6% di tahun 2023 menjadi
BNI dalam pengelolaan aset produktif yang 4,2% di tahun 2024 yang dipengaruhi oleh
prudence di tengah ekspansi pinjaman yang persentase kenaikan beban bunga yang cukup
diberikan di antaranya dengan selektif memilih signifikan, di atas pertumbuhan pendapatan
sektor penerima kredit yang berfokus pada bunga.
debitur Top Tier beserta bisnis turunannya
didukung pengelolaan atas debitur bermasalah Rasio Efisiensi
melalui skema remedial and restructuring untuk 1. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan
mendukung perbaikan kondisi keuangan dan Operasional
bisnis debitur menjadi kunci pengelolaan NPL Rasio BOPO (Beban Operasional terhadap
BNI. Pendapatan Operasional) BNI mengalami
2. NPL Coverage Ratio peningkatan menjadi 70,0% di tahun 2024
NPL Coverage Ratio BNI 31 Desember 2024 terjaga dari 68,4% di tahun 2023. Hal ini seiring
pada level 255,8% seiring dengan perbaikan dengan peningkatan beban bunga akibat
kualitas yang dilakukan, terlihat dari penurunan tekanan likuiditas di pasar, yang berdampak
rasio NPL. Perbaikan rasio NPL disertai dengan pada penurunan NIM.
menjaga NPL coverage ratio membuktikan BNI 2. Cost to Income Ratio (CIR)
senantiasa melakukan pertumbuhan bisnis Cost to Income Ratio (CIR) adalah salah satu
secara sehat dan prudent. rasio yang dapat mengukur tingkat efisiensi
atas beban operasional yang dikeluarkan untuk
Rasio Profitabilitas mendapatkan pendapatan secara optimal.
1. Return on Asset (ROA) CIR BNI naik 1,7% dari 42,9% pada tahun 2023
Return on Assets (ROA) BNI periode 31 Desember menjadi 44,6% di tahun 2024 seiring dengan
2024 berada pada level 2,5% seiring dengan kenaikan beban operasional pada tahun 2024
pencapaian laba BNI di tahun 2024 yang tumbuh terutama pada digitalization cost, karena saat ini
2,7%. kami memang menginvestasikan lebih banyak
resources pada upaya peningkatan layanan
digital kami melalui peluncuran wondr by BNI
dan BNIdirect.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
329
Page 332
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rasio Likuiditas
1. Pinjaman terhadap Total Simpanan (LDR)
Pinjaman terhadap Total Simpanan melaporkan rasio pinjaman yang disalurkan terhadap simpanan yang
dihimpun oleh BNI. Pada tahun 2024, LDR BNI tercatat sebesar 96,1%, meningkat 10,3% dibandingkan
tahun 2023 sebesar 85,8%. LDR 2024 jadi 96,1% karena BNI dapat insentif pengurangan GWM sekitar 3%,
dari semula GWM 9% menjadi sekitar 6% diiringi dengan mengurangi porsi dana special rate sehingga
diharapkan Cost of Fund lebih efisien.
2. Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)
Pada tahun 2024, Rasio Intermediasi Makroprudensial BNI mengalami peningkatan menjadi sebesar
93,3% dibandingkan tahun 2023 sebesar 89,0%. Level rasio RIM BNI telah memenuhi ketentuan regulator
yaitu pada range 84%-94%.
Rasio Kepatuhan
Selisih Selisih
2024 2023 2022
Perihal 2023-2024 2022-2023
(%) (%) (%)
(%) (%)
Giro Wajib Minimum (GWM)
GWM (Rupiah) 6,5 9,5 11,9 (3,0) (3,4)
GWM (Valuta Asing) 4,0 4,0 4,0 - -
Posisi Devisa Neto 0,9 1,7 1,6 (0,8) 0,1
Persentase Pelanggaran BMPK Nihil Nihil Nihil - -
Persentase Pelampauan BMPK Nihil Nihil Nihil - -
1. Giro Wajib Minimum (GWM)
Secara konsisten, BNI mampu menjaga tingkat kecukupan likuiditas yang optimal untuk mendukung
operasional harian dan memenuhi ketentuan Bank Indonesia melalui Giro Wajib Minimum (GWM). Pada
tahun 2024, posisi GWM Rupiah BNI sebesar 6,5% dan GWM Valuta Asing sebesar 4,0% mengalami
penurunan dibandingkan posisi tahun 2023 terutama pada GWM Rupiah sebesar 3,0%. Giro Wajib
Minimum (GWM) BNI tersebut telah sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 24/4/PBI/2022
tanggal 1 Maret 2022 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum Dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi
Bank Umum Konvensional dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Nomor 2 tahun 2023 tanggal
1 April 2023. Penurunan GWM Rupiah disebabkan BNI mendapatkan insentif kelonggaran GWM sesuai
dengan Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) Bank Indonesia.
2. Posisi Devisa Neto
Posisi Devisa Neto (PDN) BNI untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 tercatat
sebesar 0,9%, lebih kecil dibandingkan posisi periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,7%. Angka
tersebut masih jauh di bawah jumlah maksimum yang ditetapkan BI pada PBI No. 5/13/PBI/2003 tentang
Posisi Devisa Neto Bank Umum sebagaimana telah diubah terakhir dengan PBI No. 17/5/PBI/2015, yaitu
sebesar 20% dari modal.
3. Pemenuhan Kepatuhan terkait Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
Sepanjang tahun 2024, tidak terdapat Pelanggaran maupun Pelampauan BMPK. BNI memiliki kebijakan
yang memadai serta melakukan pemantauan dengan memonitor batas maksimum pemberian kredit
atau BMPK dan House Limit untuk debitur besar.
330 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 333
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Komitmen dan
Kontinjensi
BNI memiliki komitmen dan kontinjensi dengan rincian yang dinyatakan dalam nilai kontrak sebagai berikut:
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Tagihan Komitmen
Pembelian
berjangka mata
211.120 95.743 95.553 115.377 120,5 190 0,2
uang asing yang
belum diselesaikan
Lain-lain 87 83 84 4 5,3 (1) (1,2) ¯
Jumlah 211.207 95.826 95.637 115.381 120,4 189 0,2
Liabilitas Komitmen
Fasilitas kredit
kepada nasabah
¯
yang belum 57.553 55.883 57.335 1.670 3,0 (1.452) (2,5)
digunakan
Irrevocable Letters
of Credit yang ¯
9.953 16.854 16.074 (6,901) (40,9) 780 4,9
masih berjalan
Penjualan
berjangka mata
¯
uang asing yang 210.838 95.576 96.358 115.262 120,6 (782) (0,8)
belum diselesaikan
Lain-lain 87 84 85 3 3,6 (1) (1,2) ¯
Jumlah 278.431 168.397 169.852 110.034 65,3 (1.455) (0,9) ¯
Tagihan Kontinjensi
Garansi Bank yang
27.162 23.426 20.691 3.736 15,9 2.735 13,2
diterima
Pendapatan
bunga dalam 11.790 12.030 11.673 (240) (2,0) ¯ 357 3,1
penyelesaian
Lain-lain 533 459 382 74 16,1 77 20,2
Jumlah 39,485 35.915 32.746 3.570 9,9 3.169 9,7
Liabilitas Kontinjensi
Garansi yang
diterbitkan
29.531 29.116 26.927 415 1,4 2.189 8,1
dalam bentuk
Performance Bond
Advance Payment
12,002 11.951 10.809 51 0,4 1.142 10,6
Bonds
Standby Letters of
20.640 15.062 12.868 5.578 37,0 2.194 17,1
Credit
Garansi Bank
9.717 9.465 10.412 252 2,7 (947) (9,1) ¯
lainnya
Bid Bonds 1.560 1.183 2.092 377 31,9 (909) (43,5) ¯
Shipping 0 - - - -
Lain-lain 3.120 2.001 571 1.119 55,9 1.430 250,4
Jumlah 76.570 68.778 63.679 7.792 11,3 5.099 8,0
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
331
Page 334
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang terjadi dalam kegiatan normal Bank yang mempunyai risiko kredit,
dijelaskan pada tabel berikut:
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2023-2024
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%)
Garansi Bank yang diterbitkan
Pihak yang berelasi 22.790 22.324 466 2,1
Pihak ketiga 50.661 44.453 6.208 14,0
Irrevocable Letters of Credit
Pihak yang berelasi 3.908 12.276 (8.368) (68,2)
Pihak ketiga 6.044 4.578 1.466 32,0
Fasilitas Kredit kepada debitur yang belum digunakan
Pihak yang berelasi 16.172 9.205 6.967 75,7
Pihak ketiga 41.381 46.679 (5.298) (11,3)
Jumlah 140.956 139.515 1.441 1,0
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang mempunyai risiko kredit berdasarkan kolektibilitas dijelaskan
dalam tabel berikut:
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Pos Akun
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Lancar 137.900 135.987 133.206 1.913 1,4 2.781 2,1
Dalam Perhatian
2.128 2.879 2.735 (751) (26,1) 144 5,3
Khusus
Kurang Lancar 42 68 39 (26) (38,2) 29 74,4
Diragukan 54 80 65 (26) (32,5) 15 23,1
Macet 832 501 473 331 66,1 28 5,9
Jumlah 140.956 139.515 136.518 1.441 1,0 2.997 2,2
Tagihan komitmen pada tahun 2024 meningkat 120,4% atau sebesar Rp115,4 triliun yang didominasi
oleh Pembelian Berjangka Mata Uang Asing yang belum diselesaikan. Jumlah liabilitas komitmen pada
tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar Rp110,0 triliun atau 65,3% dibandingkan dengan tahun 2023
yang sebagian besar dipengaruhi oleh peningkatan Penjualan berjangka mata uang asing yang belum
diselesaikan. Tagihan kontinjensi pada tahun 2024 meningkat sebesar 9,9% dibandingkan tahun 2023 yang
didominasi oleh peningkatan Garansi Bank yang diterima sebesar 15,9% dan lainnya sebesar 16,1%. Posisi
liabilitas kontinjensi meningkat sebesar 11,3% di tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 yang dipengaruhi oleh
kenaikan Standby Letter of Credit sebesar 37,0% dan lain-lain sebesar 55,9%. Secara garis besar fluktuasi
dari pergerakan pos komitmen dan kontinjensi ini sejalan dengan pertumbuhan kredit, mengingat debitur
semakin mengoptimalkan penggunaan produk dan layanan BNI yang beragam dengan fitur yang bersaing.
332 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 335
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Transaksi Spot, Derivatif,
dan Fasilitas Lindung Nilai
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) oleh broker atas instrumen serupa yang memiliki
secara aktif melakukan transaksi instrumen karakteristik pasar yang sama.
keuangan derivatif baik untuk kepentingan Bank
maupun untuk memenuhi kebutuhan nasabah. BNI memiliki keahlian dan pengalaman dalam
Melalui penerapan strategi yang terstruktur, BNI mengeksekusi instrumen derivatif dengan strategi
memanfaatkan instrumen derivatif termasuk SPOT, yang seimbang antara kebutuhan internal Bank
Forward, Currency Swap, Interest Rate Swap, Cross dan nasabah. Fokus pada kepatuhan, efisiensi, dan
Currency Swap serta Option untuk mengelola akurasi memungkinkan BNI untuk memberikan nilai
eksposur terhadap risiko pasar, seperti risiko mata tambah yang signifikan bagi investor.
uang asing dan risiko tingkat suku bunga.
Dengan langkah ini, BNI tidak hanya menjaga
Semua instrumen derivatif diakui dalam laporan stabilitas keuangannya tetapi juga memberikan
posisi keuangan konsolidasian pada nilai wajar solusi inovatif untuk pengelolaan risiko bagi para
sesuai standar akuntansi yang berlaku. Aset derivatif nasabah. Kombinasi ini menciptakan keunggulan
dicatat apabila nilai wajar kontrak menunjukkan kompetitif yang mendukung visi BNI sebagai mitra
angka positif, dan Liabilitas derivatif dicatat apabila keuangan terpercaya di tingkat nasional maupun
nilai wajar kontrak menunjukkan angka negatif. global.
Perubahan nilai wajar dicatat langsung pada laporan Dengan komitmen untuk mengutamakan prinsip
laba rugi konsolidasian, sehingga mencerminkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), BNI
dampak real-time dari pergerakan pasar. Pengukuran terus berinovasi dalam memberikan nilai tambah
nilai wajar didasarkan pada model diskonto arus yang optimal bagi pemegang saham dan seluruh
kas (discounted cash flow), model penentuan harga pemangku kepentingan.
keuangan (pricing models), atau harga yang dikutip
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
333
Page 336
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tagihan dan Liabilitas Derivatif berdasarkan Jenis dan Mata Uang
2024 2023
Jumlah Nilai Wajar Jumlah Nilai Wajar
Instrumen Nosional Mata Tagihan Liabilitas Nosional Mata Tagihan Liabilitas
Uang Asing Derivatif Derivatif Uang Asing Derivatif Derivatif
(jumlah penuh) (Rp-juta) (Rp-juta) (jumlah penuh) (Rp-juta) (Rp-juta)
Terkait Nilai Tukar
Kontrak Berjangka -
Beli
AUD 1.000.000 - (727) - - -
CNY 490.150.583 5.156 (4.938) 416.972.397 7.084 -
USD 619.063.138 145.043 (16.782) 543.853.761 3.039 (78.127)
Kontrak Berjangka -
Jual
CNY - - - 102.000.000 19 -
EUR - - - 4.000.000 - (988)
USD 709.039.849 35.034 (114.357) 246.529.197 38.242 (7.255)
Swap Mata Uang
Asing - Beli
EUR 7.000.000 - (1.565) 46.764 18 -
GBP 2.500.000 - (828) - - -
JPY 35.963.593.684 5.170 (74.125) 27.529.802.340 72.213 (929)
SGD 43.000.000 - (1.599) 15.000.000 969 -
USD 1.720.986.416 423.786 (55.650) 968.073.582 11.349 (198.979)
Swap Mata Uang
Asing - Jual
AUD 200.000 68 - 11.000.000 270 (50)
EUR 118.766.365 43.757 (1.458) 85.959.000 1.228 (16.180)
GBP 20.500.000 5.724 (401) 15.000.000 294 (1.447)
NZD 7.000.000 117 - - - -
SGD 57.890.550 1.953 (6.592) 88.844.400 8.123 (238)
USD 1.454.456.761 41.171 (256.972) 1.328.878.993 300.017 (6.393)
Spot Mata Uang Asing
- Beli
AUD 461.560 3 (5) 40.800.000 - (825)
EUR 6.550.000 16 (117) 16.500.000 - (783)
GBP 2.100.000 - (47) 3.250.000 - (281)
USD 233.043.126 218 (13.280) 198.539.729 956 (4.759)
Spot Mata Uang Asing
- Jual
AUD 8.000.000 41 (160) 35.064.185 482 (40)
CNY 90.000.000 1.484 - - - -
EUR 1.402.632 5 (7) 9.900.000 337 -
GBP 97.000 1 - - - -
USD 361.110.000 12.705 (394) 197.070.000 3.871 (834)
OTC Option Beli
USD 2.490.000.000 362.558 (73.145) - - -
OTC Option Jual
USD 2.490.000.000 106.802 (362.141) - - -
Terkait Nilai Tukar dan
Suku Bunga
Swap Atas Suku Bunga
USD 530.138.055 167.815 (139.124) 530.138.055 356.400 (321.987)
Swap Mata Uang
Asing dan Suku Bunga
USD 758.826.078 340.969 (243.174) 776.376.200 157.150 (109.419)
Risk Free Rate
IDR 1.000.000.000.000 22.306 (16.153) 1.000.000.000.000 11.408 (4.080)
USD 672.791.977 71.076 (95.444) 350.398.400 22.208 (56.868)
Jumlah 1.792.978 (1.479.185) 995.677 (810.462)
334 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 337
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tagihan dan Liabilitas Derivatif berdasarkan Hubungan
Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2023-2024
(Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%)
Tagihan Derivatif
Pihak Berelasi
Mata Uang Asing 341.832 37.939 303.893 801,0
Pihak Ketiga
Rupiah 22.306 11.407 10.899 95,5
Mata Uang Asing 1.428.840 946.331 482.509 51,0
Jumlah 1.792.978 995.677 797.301 80,1
Liabilitas Derivatif
Pihak Berelasi
Mata Uang Asing (154.840) (136.138) (18.702) 13,7
Pihak Ketiga
Rupiah (16.153) (4.080) (12.073) 295,9
Mata Uang Asing (1.308.192) (670.244) (637.948) 95,2
Jumlah (1.479.185) (810.462) (668.723) 82,5
Seluruh tagihan derivatif pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 diklasifikasikan ke dalam golongan
lancar berdasarkan hasil penelaahan dan evaluasi manajemen Bank.
Aset Bank yang
Dijaminkan
Hingga tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, BNI tidak menjaminkan aset Bank.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
335
Page 338
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Suku Bunga Dasar
Kredit
Berdasarkan Peraturan OJK No. 37/POJK.03/2019, Secara umum SBDK dihitung berdasarkan 3 (tiga)
sebagaimana diperbaharui melalui POJK No. 13 komponen, yaitu Harga Pokok Dana untuk Kredit
Tahun 2024 tanggal 30 Juli 2024 tentangTransparansi (HPDK) yang timbul dari kegiatan penghimpunan
dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dana nasabah, beban operasional yang dikeluarkan
bagi Bank Umum Konvensional (BUK), ditetapkan untuk kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran
bahwa Bank Umum Konvensional wajib menyusun, kredit serta komponen profit margin yang
mengumumkan, dan menyampaikan SBDK. ditetapkan Perusahaan dalam kegiatan penyaluran
kredit. Perhitungan SBDK belum memperhitungkan
Implementasi SBDK bertujuan memberikan komponen premi risiko dari debitur, yang besarnya
kejelasan kepada nasabah dan memudahkan tergantung dari penilaian terhadap risiko masing-
nasabah dalam menimbang manfaat, biaya dan masing debitur. Dengan demikian besarnya suku
risiko kredit yang ditawarkan oleh Perusahaan. bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum
Selain itu, SBDK dimaksudkan untuk mendorong tentu sama dengan SBDK.
persaingan yang sehat dalam industri perbankan
antara lain melalui terciptanya disiplin pasar (market BNI diwajibkan untuk melaporkan perhitungan SBDK
discipline) yang lebih baik. kepada OJK dan masyarakat. Dengan berlakunya
POJK No. 13 Tahun 2024, terdapat beberapa
Selain itu, SBDK digunakan sebagai indikator perubahan atas penyusunan SBDK per September
besaran suku bunga kredit yang akan dikenakan 2024, di antaranya metode/rujukan penyusunan
kepada nasabah yang mengajukan kredit pada BNI. SBDK dan penambahan Segmentasi Kredit, dari
Karena itu, BNI terus melakukan pembaruan SBDK yang sebelumnya 5 (lima) segmentasi menjadi 7
sesuai dengan pergerakan suku bunga acuan yang (tujuh) segmentasi.
ditetapkan Bank Indonesia.
Penyampaian SBDK oleh BNI pada tahun 2024 sebagai berikut:
(efektif % per tahun)
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
Berdasarkan Jenis Kredit
Bulan
Kedit Non UMKM Kredit UMKM Non KPR/
KPR/KPA
Korporasi Ritel Menengah *
Kecil* Mikro NonKPA
Januari 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
Februari 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
Maret 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
April 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
Mei 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
Juni 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
Juli 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
Agustus 2024 8,05% 8,30% - - - 7,40% 8,80%
September 2024 8,63% 8,79% 9,80% 10,43% 11,61% 9,11% 10,45%
Oktober 2024 8,71% 8,88% 9,83% 10,46% 11,62% 9,13% 10,47%
November 2024 8,56% 8,72% 9,71% 10,47% 11,59% 9,03% 10,35%
Desember 2024 8,80% 9,00% 9,96% 10,85% 11,89% 9,32% 10,69%
* Terdapat segmentasi baru pada tahun 2024 pada bulan September
336 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 339
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
DAMPAK PERUBAHAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP KINERJA BNI
10,45% 10,47% 10,35%
8,75%
9,11% 9,13% 9,03%
8,80%
8,79% 8,88%
8,72%
8,30%
8,63% 8,71%
8,56%
8,05%
7,40%
6,00%
6,25%
6,00%
Dec-23 Jan-24 Feb-24 Mar-24 Apr-24 May-24 Jun-24 Jul-24 Aug-24 Sep-24 Oct-24 Nov-24
BI Rate SBDK Corporation SBDK Retail SBDK KPR SBDK Non KPR
Sepanjang tahun 2024, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak 1 (satu) kali, yaitu pada
24 April 2024 sebesar 25bps menjadi 6,25%, kemudian diturunkan kembali pada 18 September 2024 sebesar
25bps menjadi 6,00%. Kemudian, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20 November 2024
memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 6,00%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%,
dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%. Keputusan mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% tetap
konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability yaitu untuk penguatan stabilisasi nilai tukar
Rupiah serta langkah pre-emptive dan forward looking untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam
sasaran 2,5±1% pada 2024.
Pergerakan suku bunga acuan tersebut tidak memengaruhi SBDK secara langsung. Terlihat pada SBDK
Korporasi, Ritel, KPR, dan Non-KPR dari BNI yang tidak mengalami perubahan dari bulan Januari sampai
dengan Agustus 2024.
AKSELERASI PERTUMBUHAN FEE BASED INCOME
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022
2023-2024 2022-2023
Pos Akun
Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Jumlah Komposisi Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Recurring
15.669 96,2 14.438 97,7 13.629 92,0 1.231 8,5 809 5,9
Fee
Non
Recurring 617 3,8 344 2,3 1.191 8,0 273 79,4 (847) (71,1)
Fee
Jumlah 16.286 100,0 14.783 100,0 14.820 100,0 1.504 10,2 (38) (0,3)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
337
Page 340
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Perkembangan Fee Based Income
(Rp miliar)
16.286
14.820 14.783
2022 2023 2024
Pada tahun 2024, Fee based income mencapai Rp16,3 triliun secara konsolidasian atau tumbuh 10,2% dari
tahun sebelumnya sebesar Rp14,8 triliun. Peningkatan terbesar di recurring fee yang mampu tumbuh 8,5%
YoY, terutama didorong dari fee yang berbasis transaksi digital seperti Fee Billpayment yang tumbuh 25,2%
YoY, fee cash management (API, Cash Pooling) yang mampu tumbuh 82,8% YoY sebagai dampak positif dari
peningkatan layanan digital perbankan melalui peluncuran wondr by BNI dan BNIdirect di tahun ini.
338 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 341
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kemampuan
Membayar Utang
Hingga akhir tahun buku 2024, BNI memiliki tingkat likuiditas dan solvabilitas yang baik yang ditunjukkan
oleh kemampuan BNI dalam memenuhi segala kewajiban jatuh tempo secara tepat waktu, baik terhadap
pembayaran pokok utang ataupun beban bunganya.
1. Likuiditas Bank: Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek
Kemampuan BNI dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dilakukan dengan pengelolaan likuiditas
yang baik. Dalam rangka meningkatkan ketahanan likuiditas jangka pendek, BNI senantiasa menjaga
kecukupan likuiditas dengan melakukan pengelolaan beberapa indikator antara lain Primary Reserve
(Giro Wajib Minimum dan Kas), Secondary Reserve (cadangan likuiditas), dan Liquidity Coverage Ratio
(LCR) sesuai ketentuan regulator.
LCR merupakan rasio perbandingan antara High Quality Liquid Assets (HQLA) dengan estimasi total
arus kas keluar bersih (net cash outflow) selama 30 hari ke depan dalam skenario krisis. Pada Desember
2024, LCR BNI mencapai 147,95% (bank only) dan 150,67% (konsolidasi), di atas ketentuan regulator yang
menetapkan pemenuhan LCR paling rendah 100%.
BNI menjaga Net Stable Funding Ratio (NFSR) dalam rangka pengelolaan likuiditas untuk jangka waktu
yang lebih panjang (1 tahun), dengan meningkatkan stabilitas pendanaan Bank yang disesuaikan dengan
komposisi aset dan rekening administratif. NSFR merupakan rasio perbandingan jumlah dana stabil
yang tersedia (Available Stable Funding) dengan jumlah dana stabil yang dibutuhkan (Required Stable
Funding). Per Desember 2024, NSFR BNI sebesar 132,48% (bank only) dan 133,08% (konsolidasi), di atas
ketentuan regulator yang menetapkan pemenuhan NSFR paling rendah 100%.
2024 2023 2022 Selisih 2023-2024 Selisih 2022-2023
Perihal
(%) (%) (%) (%) (%)
Liquidity Coverage Ratio (LCR)
Bank Saja 147,95 191,5 219,0 (43,55) (27,5)
Konsolidasian 150,67 197,2 223,4 (46,53) (26,2)
Net Stable Funding Ratio (NFSR)
Bank Saja 132,48 145,3 164,1 (12,82) (18,8)
Konsolidasian 133,08 146,4 165,7 (13,32) (19,3)
2. Solvabilitas Bank: Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang
Permodalan Bank merupakan komponen terpenting dalam mengukur kemampuan membayar utang
jangka panjang (rasio solvabilitas). Karena itu, BNI senantiasa memastikan bahwa permodalan yang
dimiliki mampu memenuhi ketentuan Rasio Kecukupan Modal Capital Adequacy Ratio (CAR).
2024 2023 2022 Selisih 2023-2024 Selisih 2022-2023
Perihal
(%) (%) (%) (%) (%)
Capital Adequacy Ratio (CAR)-Tier I 20,0 20,3 17,5 (0,3) 2,8
Capital Adequacy Ratio (CAR)-Tier II 1,4 1,7 1,8 (0,3) (0,1)
Capital Adequacy Ratio (CAR) (Risiko
21,4 22,0 19,3 (0,6) 2,7
Kredit, Pasar dan Operasional)
Rasio kecukupan modal BNI (Capital Adequacy Ratio - CAR) adalah rasio modal terhadap aset tertimbang
menurut risiko/Risk Weighted Assets - RWA). Di tahun 2024, CAR BNI adalah sebesar 21,4% turun 0,6%, dari
22,0% di tahun 2023, tetapi masih menunjukkan bahwa struktur permodalan BNI memiliki kapabilitas untuk
dapat mengimbangi risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional di mana rasio tersebut lebih tinggi dari
rasio kecukupan modal minimum yang ditetapkan oleh regulator.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
339
Page 342
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tingkat Kolektibilitas
Piutang Perusahaan/Tingkat
Kolektibilitas Pinjaman
Kualitas Aset
2024 2023 2022 Selisih 2023-2024 Selisih 2022-2023
Perihal
(%) (%) (%) (%) (%)
Non-Performing Loan (NPL) Neto 0,7 0,6 0,5 0,1 0,1
Non-Performing Loan (NPL) Gross 2,0 2,1 2,8 (0,1) (0,7)
Non-Performing Loan (NPL) Coverage
Ratio/Rasio Kecukupan Pencadangan
255,8 319,0 278,3 (63,2) 40,7
Kerugian terhadap Pinjaman yang
Bermasalah
Pada Desember 2024, NPL Gross Ratio BNI tercatat 2,0% membaik 0,1% dibanding tahun sebelumnya. Hal
ini sebagai dampak perbaikan kualitas kredit yang terus dilakukan melalui upaya-upaya selektif ekspansi
pada sektor-sektor unggulan yang memiliki risiko rendah, penguatan proses underwriting kredit, serta
peningkatan proses monitoring kredit. Seiring penurunan NPL, level pencadangan risiko kredit juga kami
jaga agar tetap memadai, yang terlihat dari NPL Coverage Ratio yang terjaga di level 255,8% di tahun ini.
Restrukturisasi Pinjaman yang Diberikan
Jumlah total pinjaman yang direstrukturisasi per 31 Desember 2024 sebesar Rp66,8 triliun mengalami
penurunan sebesar Rp9,0 triliun atau 11,9% dari tahun sebelumnya sebesar 75,8 triliun.
Pinjaman yang Direstrukturisasi berdasarkan Kategori Restrukturisasi
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Kategori
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Penurunan suku
25.710 23.729 27.824 1.981 8,3 (4,095) (14,7)
bunga kredit
Perpanjangan
24.754 25.940 26.100 (1.186) (4,6) (160) (0,6)
jangka waktu kredit
Skema
restrukturisasi 16.294 26.122 38.135 (9.828) (37,6) (12,013) (31,5)
lainnya
Jumlah 66.758 75.791 92.059 (9.033) (11,9) (16,268) (17,7)
Cadangan kerugian
(27.930) (33.615) (36.560) 5.685 (16,9) 2.945 (8,1)
penurunan nilai
Jumlah – neto 38.829 42.176 55.499 (3.347) (7,9) (13.323) (24,0)
340 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 343
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pinjaman yang Direstrukturisasi per Kolektibilitas
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Perihal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Lancar 34.478 40.863 62.684 (6.385) (15,6) (21.821) (34,8)
Dalam Perhatian 25.255 29.500 19.183 (4.245) (14,4) 10.317 53,8
Khusus
Kurang Lancar 2.954 2.388 2.804 566 23,7 (416) (14,8)
Diragukan 667 678 723 (11) (1,6) (45) (6,2)
Macet 3.404 2.362 6.665 1.042 44,1 (4.303) (64,6)
Jumlah 66.758 75.791 92.059 (9.033) (11,9) (16.268) (17,7)
Pinjaman yang Direstrukturisasi per Jenis Sektor Usaha
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Perihal
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Jasa dunia usaha 6.942 9.129 11.250 (2.187) (24,0) (2.121) (18,9)
Jasa pelayanan 823 995 1.339 (172) (17,3) (344) (25,7)
sosial
Konstruksi 13.093 13.156 14.570 (63) (0,5) (1.414) (9,7)
Lain-lain 3.546 3.765 6.908 (219) (5,8) (3.143) (45,5)
Listrik, gas, dan air 788 364 428 424 116,5 (64) (15,0)
Pengangkutan, 5.279 5.258 6.963 21 0,4 (1.705) (24,5)
pergudangan, dan
Komunikasi
Perdagangan, 9.406 13.292 19.741 (3.886) (29,2) (6.449) (32,7)
Restoran dan hotel
Pertambangan 5.771 7.743 1.283 (1.972) (25,5) 6.460 503,5
Perindustrian 19.517 19.073 24.557 444 2,3 (5.484) (22,3)
Pertanian 1.593 3.016 5.020 (1.423) (47,2) (2.004) (39,9)
Jumlah 66.758 75.791 92.059 (9.033) (11,9) (16.268) (17,7)
Penurunan jumlah restrukturisasi kredit didorong dari penurunan pada sektor-sektor yang paling terdampak
seperti sektor Perdagangan, Restoran dan Hotel yang turun sebesar Rp3,9 triliun atau sebesar 29,2%, sektor
Jasa dunia usaha yang turun Rp2,2 triliun atau sebesar 24,0%, sektor Pertanian yang turun Rp1,4 triliun atau
sebesar 47,2% dan sektor pertambangan turun Rp2,0 triliun atau 25,5% dari posisi tahun sebelumnya.
Pinjaman yang Direstrukturisasi per Jenis Peruntukan
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Peruntukan
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Kredit Modal Kerja 50.651 54.956 60.116 (4.305) (7,8) (5.160) (8,6)
Kredit Investasi 12.561 17.095 26.191 (4.534) (26,5) (9.096) (34,7)
Kredit Konsumtif 3.546 3.740 5.752 (194) (5,2) (2.012) (35,0)
Jumlah 66.758 75.791 92.059 (9.033) (11,9) (16.268) (17,7)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
341
Page 344
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Jumlah Pinjaman yang direstrukturisasi mengalami penurunan signifikan atau sebesar Rp9,0 triliun jika
dibandingkan dengan tahun 2023 atau mengalami penurunan sebesar 11.9%. Komposisi Pinjaman yang
direstrukturisasi per 31 Desember 2024 didominasi oleh Kredit Modal Kerja sebesar Rp51 triliun atau sebesar
75,9% dari total pinjaman yang direstrukturisasi.
Pinjaman yang Direstrukturisasi per Jenis Segmen
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Segmen
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Persentase Nominal Persentase
(Rp-miliar) (%) (Rp-miliar) (%)
Konsumer 935 3.738 5.766 (2.803) (75,0) (2.028) (35,2)
Korporasi 45.692 49.319 48.418 (3.627) (7,4) 901 1,9
Kecil 8.646 9.328 13.543 (682) (7,3) (4.215) (31,1)
Menengah 11.485 13.406 24.332 (1.921) (14,3) (10.926) (44,9)
Jumlah 66.758 75.791 92.059 (9.033) (11,9) (16.268) (17,7)
Segmen yang mengalami penurunan pinjaman yang direstrukturisasi berasal dari segmen korporasi yang
mengalami penurunan sebesar Rp3,6 triliun atau sebesar 7,4% (YoY), diikuti oleh segmen menengah turun
sebesar Rp1,9 triliun atau sebesar 14,3% (YoY) dan segmen konsumer yang mengalami penurunan sebesar
Rp2,8 triliun atau sebesar 75,0% (YoY).
342 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 345
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengelolaan
Risiko Kredit
Pengelolaan risiko kredit di BNI merupakan proses faktor Enviromental, Social and Corporate
yang sangat penting dilakukan dalam rangka Governance (ESG), serta melakukan review
menjaga kualitas aset bank, serta mengelola potensi pada Industry Risk Appetite, Risk Acceptance
kerugian yang mungkin timbul akibat kegagalan Criteria, Risk Appetite Statement untuk Risiko
debitur dalam memenuhi kewajiban kredit. BNI Kredit, dan Loan Exposure Limit.
senantiasa menjalankan strategi untuk melakukan b. Mendukung ekspansi kredit yang berkualitas
pemberian pinjaman kepada nasabah dengan melalui penyusunan guidance kuadran sektor
kualitas kredit yang baik. Di samping itu, proses ekspansi dalam menggarap potensi bisnis
kredit juga dilakukan dengan sangat prudent dan masing-masing sektor industri pada masing-
pelaksanaan pemantauan pinjaman dengan sangat masing wilayah.
ketat. c. Memperkuat manajemen risiko yang lebih
baik dengan mengembangkan infrastruktur
STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2024 teknologi serta inovasi digital melalui data
driven berbasis analytics customer experience
Strategi dan kebijakan pengelolaan risiko kredit dan perluasan partnership.
BNI dilakukan secara berkesinambungan agar d. Terus berperan dalam mendukung bisnis
dapat menghasilkan pertumbuhan kredit yang UMKM melalui BNI Xpora untuk meningkatkan
berkualitas. BNI juga terus mengoptimalkan credit potensi UMKM Go Global.
risk management dan melakukan enhancement e. Pengembangan solusi yang mendukung
dalam setiap tahapan proses kredit yang diawali value chain antara lain review terhadap
dengan penentuan target market berdasarkan sektor produk Supply Chain Financing/Open Account
prioritas, pengembangan pipeline management Financing dan Garansi Bank (termasuk
dengan pre screening, dan Risk Acceptance Criteria penerapan scoring untuk produk Garansi
(RAC) yang lebih dipertajam dari sebelumnya, Bank) sehingga mendukung solusi transaksi
penguatan pada proses underwriting, monitoring yang dapat meningkatkan baki debet dan fee
kredit, hingga credit remedial & recovery. based income (FBI).
Pada tahun 2024, BNI kembali melanjutkan inisiatif 2. Pengembangan underwriting process
New Way of Working (NWOW) dengan penguatan a. Mengintegrasikan seluruh aplikasi
pada credit risk management di seluruh segmen proses kredit secara end-to-end melalui
kredit di BNI dengan dibantu oleh SEVP Credit pengembangan Loan Management System
Risk dan Senior Credit Risk Executive (SCX) serta (LMS) pada seluruh segmen yang diharapkan
penguatan fungsi risiko di segenap unit operasional. memiliki dampak terhadap peningkatan
efisiensi, produktivitas, dan kualitas aset.
Dalam upaya perbaikan kredit, BNI melakukan b. Checklist self-assessment untuk kriteria
peningkatan budaya risiko melalui program pemenuhan ESG sesuai dengan sektor
transformasi end-to-end proses kredit termasuk industri.
penguatan strategi pengelolaan LaR. Pada tahun c. Peningkatan pemahaman atas sektor industri
2024, BNI telah menetapkan kebijakan strategis yang yang dibiayai melalui penyusunan Credit
didukung oleh inisiatif penguatan manajemen risiko Guidance untuk sektor prioritas.
dan disiplin proses kredit. Strategi dan kebijakan d. Penyesuaian segmentasi yang berbasis
BNI dalam rangka penguatan manajemen risiko customer centric serta fine tuning credit
yang telah dilakukan pada tahun 2024 pada segmen scoring dan Risk Acceptance Criteria
corporate, enterprise, dan commercial banking berdasarkan sektor industri.
antara lain sebagai berikut: e. Mengimplementasikan credit risk analytics
melalui sensitivity analysis dan stress
1. Pengembangan Pipeline Management testing portofolio kredit beserta perubahan
a. Meningkatkan ekspansi bisnis pada Diamond kondisi ekonomi, review metodologi risiko
Clients, Diamond+ Clients, Wave Clients, kredit, risk-based pricing, serta enhancement
debitur KLN, Target Market Wilayah, value impairment model.
chain, supply chain financing, ekspansi f. Optimalisasi tools underwriting yang
pada sektor to be pushed & potential, dan disesuaikan dengan kebijakan BNI dan
Cross Selling dengan mempertimbangkan mengakomodasi kebutuhan bisnis.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
343
Page 346
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
g. Enhancement tools verifikasi (antara lain d. Pelaksanaan Credit Risk Review untuk KLN
PACE) dalam upaya meningkatkan kualitas dan melakukan enhancement kapabilitas
verifikasi pada segmen Commercial. SDM KLN yang menjalankan fungsi risiko
untuk mendukung pengembangan trade dan
3. Penguatan Proses Monitoring investment center.
a. Optimalisasi penggunaan dan pengembangan
Single Integrated Monitoring Tool (SIMON) 5. Penguatan Remedial & Recovery
sebagai tools monitoring debitur. Mengoptimalkan penyelamatan dan
b. Penggunaan tools pemantauan a.l. EWS penyelesaian kredit menggunakan strategi
Moody’s, Bloomberg, dan Checklist konvensional seperti melakukan restrukturisasi
Monitoring sebagai screening awal untuk pada debitur NPL yang masih memiliki prospek
action terhadap debitur. dan memenuhi 3 (tiga) pilar, lelang secara masif,
c. Pemantauan kondisi debitur secara intensif, mengoptimalkan kerja sama dengan Pihak
disertai dengan evaluasi dan penanganan Ketiga dan strategi non-konvensional antara lain
menyeluruh terhadap debitur untuk program percepatan penjualan agunan kredit
mengetahui tingkat pinjaman debitur yang bermasalah.
lebih sustain dan penanganan debitur
bermasalah dengan lebih progresif antara Sementara itu, untuk rencana dan strategis
lain dengan restrukturisasi, strategic investor, pengelolaan risiko pada segmen kredit retail pada
phase out ataupun downsizing melalui tahun 2024 tetap dilakukan secara komprehensif
penjualan jaminan (join effort unit bisnis, dan prudent, serta senantiasa melakukan perbaikan
risiko, dan remedial recovery). antara lain:
d. Penetapan action plan berdasarkan hasil 1. Meningkatkan ekspansi bisnis kredit retail yang
pemantauan terhadap performa debitur KLN selektif melalui:
yang meliputi historis utilisasi fasilitas kredit, a. Fokus ekspansi BNI Fleksi kepada segmen
pemenuhan covenant, ketepatan pembayaran low risk melalui:
kewajiban, transaksi, dan penilaian adanya • Optimalisasi pemberian BNI Fleksi Aktif
potensi gugatan hukum. pada fixed income selected institusi dan
e. Melaksanakan Komite Kredit Risk Portofolio perusahaan Corporate Client berdasarkan
dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan penetapan klasifikasi institusi.
risiko kredit yang dapat memengaruhi tingkat • Optimalisasi pemberian BNI Fleksi Pensiun
kesehatan bank dengan melakukan asesmen kepada peserta Taspen, ASABRI, dan Dana
risiko kredit sebagai dasar untuk menentukan Pensiun BUMN/BUMD selected sesuai
kecukupan pencadangan, pembahasan dengan Risk Acceptance Criteria (RAC)
perkembangan kondisi berikut dengan yang ditetapkan.
kualitas portofolio, dan penetapan strategi • Otomasi persetujuan BNI Fleksi pada
tindak lanjut atas pengelolaan kredit. channel mobile banking untuk segmen
f. Manajemen portofolio kredit Business selected berdasarkan kriteria RAC yang
Banking melalui pemantauan kualitas kredit telah ditetapkan.
untuk menjaga ketercapaian target bankwide. • Penyesuaian ketentuan BNI Fleksi untuk
pembiayaan kepada calon debitur
4. Meningkatkan Kapabilitas dan Kompetensi yang bekerja di perusahaan yang
Sumber Daya Manusia termasuk dalam Warning List dengan
a. Meningkatkan kompetensi melalui memperhatikan prinsip kehati-hatian
penyelenggaraan Risk Awareness/pelatihan/ (prudential principle).
sertifikasi dan mitigasi risiko melalui b. Fokus ekspansi Kartu Kredit kepada segmen
penyediaan data/informasi industri sesuai low risk melalui:
dengan spesialisasi industri. • Optimalisasi akuisisi melalui channel
b. Enhancement kapabilitas Corporate dan staff dengan relaksasi tanpa fixed line
Enterprise Credit Risk Manager (CRC) sesuai kepada segmen selected (memiliki
dengan spesialisasi industri kelolaan dan history SLIK baik, lolos scoring, telah ber-
Commercial Cedit Risk (CCR) melalui berbagai payroll/nasabah, pegawai tetap selected
pembekalan baik soft skill maupun hard skill. company).
c. Meningkatkan kapabilitas SDM dalam • Kalibrasi pada scoring eForm Kartu Kredit,
manajemen risiko melalui program agar hasil otomasi decision lebih optimal
pengembangan Risk Culture yang fokus dan • Selektif dalam memberikan kartu kredit
terstruktur sesuai dengan AKHLAK. dengan mekanisme Pre Embossed atau
pemberian referensi manajemen untuk
pengajuan kartu kredit.
344 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 347
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
c. Fokus ekspansi BNI Griya kepada segmen low 7. Pembentukan Head of Retail Productive Credit
risk melalui: Risk (HRP) yang bertanggung jawab terhadap
• Optimalisasi ekspansi BNI Griya ekpansi dan kualitas kredit atas portfolio wilayah
pembelian rumah baru di developer kelolaan, serta memiliki fungsi pemutus kredit
kerja sama dengan BNI (segmen primary sesuai kewenangan.
market) khususnya di top highly selected 8. Memperkuat digital capability melalui inovasi
developer, highly selected developer, berkelanjutan antara lain:
selected developer, dan local selected a. Pengembangan sistem mobile collection
developer. untuk meningkatkan penagihan produk
• Optimalisasi BNI Griya untuk segmen konsumer dan business program (dhi. BNI
fixed income selected institusi, nasabah Griya, BNI Fleksi, KUR, dan BWU).
payroll BNI, nasabah Emerald, dan debitur b. Penyempurnaan assessment (terstandardisasi
eksisting BNI Griya/Business Banking secara digital melalui BNIMove meliputi
dengan performance baik. radius 10 km dan RAC Keuangan) pada kredit
• Penyesuaian ketentuan BNI Griya untuk business program.
pembiayaan kepada calon debitur Non c. Perluasan fitur produk yang dapat diakses
fixed income segmen secondary market melalui BNIMove (KUR, BWU, dan BWU
(dhi. pembelian properti baru di developer Pandu).
non-kerja sama, pembelian properti d. Integrasi BNIMove dengan sistem Financial
second, take over, top up, renovasi/ Supply Chain Management (FSCM) untuk
pembangunan, refinancing, dan BNI mempermudah pencairan kredit pada produk
Griya Multiguna) dengan memperhatikan BWU retail financing.
prinsip kehati-hatian (prudential principle). e. Pengembangan otomasi pre-screening
d. Ekspansi kredit retail melalui kerja sama serta capability tools lainnya yang terkait
dengan pihak ketiga yang berbasis teknologi underwriting dalam rangka mendukung
finansial, mitra digital, dan pemanfaatan data proses bisnis untuk produk business program
leads. f. Enhancement tools verifikasi (antara lain
2. Penguatan peran manajemen risiko khususnya PACE) dalam upaya meningkatkan kualitas
dalam ekspansi Business Program pada: verifikasi pada kredit retail productive.
a. Penyusunan Risk Acceptence Criteria (RAC) g. Penerapan Surat Keputusan Kredit (SKK) dan
Produk BNI Wirausaha Pinjaman Andalan Perjanjian Kredit (PK) otomasi standardisasi
UMKM (BWU Pandu) untuk graduasi debitur dan percepatan waktu penyusunan SKK & PK
fasilitas KUR. untuk BNI Fleksi dan BNI Griya Pembelian.
b. Penyusunan RAC Produk BNI Wirausaha h. Penyimpanan Dokumentasi Kredit Terpadu
(BWU) linkage channeling. (PDKT) untuk kredit konsumer.
c. Penguatan analisis risiko dan mitigasinya i. Otomasi penutupan asuransi kredit (untuk
pada setiap pengusulan Fasilitas Kredit BNI Fleksi) melalui ePolis.
Investasi Inti Plasma. j. Automation Instruction Credit (ASIC)
d. Implementasi non-relationship based yang merupakan proses otomasi perintah
sebagai strategi pengelolaan ekspansi pembukuan kredit dan maintenance rekening
yang berkualitas dengan fokus pemisahan pinjaman serta sarana pendokumentasian
pengelolaan ekspansi di unit bisnis dan fokus underlying proses transaksi.
pengelolaan kualitas di unit RCR pada segmen k. E-Office365 sebagai sarana komunikasi dan
business program. percepatan proses pengambilan keputusan
3. Mengimplementasikan penggunaan credit dalam rangka validasi SKK, PK, dan pencairan
scoring dalam melakukan proses kredit s.d. Rp10 kredit melalui automation dan integrasi
Miliar pada kredit retail productive. dokumen dengan real-time collaboration
4. Penajaman dalam pengelolaan portofolio kredit yang dilengkapi fitur OneDrive dan sharepoint
retail productive dengan penetapan kategori serta sistem keamanan dan proteksi data
wilayah dan unit berdasarkan indikator kualitas yang terjamin.
kredit yang menjadi acuan kebijakan ekspansi di 9. Peningkatan kapabilitas SDM melalui pelatihan
wilayah dan unit. end to end kredit proses.
5. Remapping kelolaan Retail Productive Credit 10. Memaksimalkan strategi yang telah dijalankan
Risk (RPR) untuk meningkatkan efektivitas pada tahun sebelumnya sebagai berikut:
pengelolaan kredit retail productive. a. Optimalisasi penggunaan WA Interaktif.
6. Meningkatkan risk culture melalui transformasi b. Optimalisasi Legal Action Collection (gugatan
end- to-end proses kredit dengan cara simplifikasi sederhana, surat somasi lawyer, cessie,
proses kredit berdasarkan segmen dengan tetap kepailitan, dan Jaksa Pengacara).
memperhatikan prinsip kehati-hatian. c. Percepatan lelang berdasarkan klasifikasi
potensi agunan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
345
Page 348
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dalam hal terdapat portofolio kredit bermasalah Selain itu, untuk meminimalisasi risiko pada saat
pada segmen-segmen Corporate Banking, pemberian kredit untuk segmen Business Banking
Enterprise Banking, Commercial Banking, dan telah terdapat aplikasi Direktori Debitur Ditolak (3D),
Retail Banking, BNI melakukan upaya-upaya di mana melalui aplikasi tersebut unit Bisnis mela-
penyelamatan kredit yang dimaksud dengan kukan akses data dalam melakukan verifikasi terkait
aktivitas collection, remedial dan/atau recovery. debitur atau calon debitur yang ditolak.
Dalam rangka menghindari adanya praktik Korupsi,
Kolusi, dan Nepotisme (KKN) termasuk gratifikasi Segmen retail juga terus melakukan penyempurnaan
dalam proses pemberian kredit, BNI memperkuat digitalisasi kredit secara end to end melalui
pelaksanaan Pakta Integritas dengan mewajibkan pengembangan Loan Management System (LMS)
debitur atau calon debitur menandatangani Pakta yang akan mempermudah dan mempercepat
Integritas sebelum pelaksanaan penandatanganan proses akuisisi debitur, serta memperkuat proses
perjanjian kredit (PK). underwriting lebih standar dengan risiko yang
terukur.
Dalam pengelolaan risiko kredit BNI senantiasa
melakukan perbaikan melalui: PEMANTAUAN KREDIT
1. Penyusunan electronic Pedoman Perusahaan (e-
PP) sebagai pedoman pelaksanaan pemberian Secara cermat, BNI melakukan pemantauan kredit
kredit. dan kondisi industri debitur serta penagihan kredit
2. Memonitor batas maksimum pemberian kredit secara intensif guna menciptakan pertumbuhan
atau BMPK dan House Limit untuk debitur besar. aset yang berkualitas. Bentuk pemantauan terse-
3. Penerapan PSAK 71 dalam rangka pencadangan but diwujudkan antara lain dengan melihat kondisi
risiko kredit atau ECL. usahanya baik secara tidak langsung (secara online)
maupun secara langsung, melakukan review kela-
PENYEMPURNAAN PROSES PEMBERIAN yakan pinjaman debitur, dan pemantauan pemba-
KREDIT yaran kewajiban debitur. Pada prinsipnya proses
pemantauan kredit tersebut berdasarkan pada peni-
BNI senantiasa melakukan penyempurnaan alur laian atas 3 (tiga) pilar dalam ketentuan OJK tentang
proses pemberian kredit pada Business Banking kualitas aktiva produktif.
(Segmen Corporate, Enterprise, Commercial dan
Retail Banking). Penyempurnaan alur proses pem- Berbagai upaya yang dilakukan BNI dalam proses
berian kredit yang dilakukan meliputi: monitoring kualitas kredit pada segmen Business
1. Penajaman fungsi unit bisnis dalam melakukan Banking antara lain:
perencanaan daftar prospek, pemasaran, 1. Pengembangan dan penguatan Single Integrated
melakukan penilaian kelayakan kredit secara Monitoring Tools (SIMON) sebagai early
menyeluruh (termasuk analisa first way out dan warning system untuk mendeteksi debitur yang
second way out) dan pemantauan debitur. berpotensi bermasalah serta memonitor action
2. Penajaman fungsi unit risiko yang dimulai dari plan-nya.
tahap Pipeline Management, melakukan analisis 2. Penajaman analisis manajemen portofolio
risiko kredit (deep dive) dan identifikasi-mitigasi/ melalui monitoring secara intensif terhadap
risk control, serta menganalisis dan memantau kecukupan dan ketersediaan dana di rekening
informasi terkait dengan kredit dan industri debitur untuk pemenuhan kewajibannya.
debitur. 3. Mengoptimalkan pengelolaan portofolio LaR
3. Implementasi fungsi collateral valuation pada dengan melakukan 4M (mapping, menurunkan,
Credit Operations yang dilakukan secara menghindarkan, dan mengendalikan).
bertahap untuk melakukan check & balance 4. Penetapan action plan berdasarkan hasil
terhadap hasil penilaian Kantor Jasa Penilai pemantauan terhadap performa debitur KLN
Publik (KJPP), perhitungan CEV agunan, penilaian yang meliputi historis utilisasi fasilitas kredit,
agunan pada segmen retail, implementasi fungsi pemenuhan covenant, ketepatan pembayaran
advisory terkait dengan struktur fasilitas kredit kewajiban, transaksi, dan penilaian adanya
dalam komite kredit, serta credit operations potensi gugatan hukum.
documentary. 5. Melaksanakan Komite Kredit Risk Portofolio
4. Simplifikasi alur proses pencairan kredit BNI dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan
Fleksi dengan tetap memperhatikan mitigasi risiko kredit yang dapat memengaruhi tingkat
risiko dari setiap tahapan. kesehatan bank dengan melakukan assessment
5. Review terkait tiering kewenangan validasi risiko kredit sebagai dasar untuk menentukan
dokumen kredit (SKK & PK) dan pencairan kredit kecukupan pencadangan, pembahasan
pada unit Retail Credit Operations. perkembangan kondisi berikut dengan kualitas
346 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 349
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
portofolio, dan penetapan strategi tindak lanjut 17. Menyampaikan pemberitahuan kepada
atas pengelolaan kredit. debitur dan pemilik agunan untuk segera
6. Manajemen portofolio kredit Business Banking memperpanjang dokumen agunan yang akan
melalui pemantauan kualitas kredit untuk menja- jatuh tempo melalui Notaris/PPAT yang ditunjuk
ga ketercapaian target bankwide. Bank.
Sedangkan untuk pemantauan kredit pada kredit PENYELAMATAN DAN PENYELESAIAN
retail dilakukan dengan: KREDIT
1. Menetapkan threshold kualitas kredit (Pra NPL BNI senantiasa melaksanakan beragam upaya
dan NPL) untuk setiap program dan kerja sama penanganan kredit bermasalah secara optimal
dengan pihak ketiga. yang diikuti dengan peningkatan coverage ratio
2. Pemantauan dan pembatasan proses kredit BNI secara prudent guna memperkuat fundamental
Griya dan BNI Fleksi terhadap segmen-segmen keuangan dan menjaga kualitas kredit. Dalam hal
tertentu pada Kantor Cabang yang masuk dalam ini, termasuk kredit yang sudah dihapus buku juga
corrective action dan institusi tempat bekerja terus diupayakan penyelesaiannya secara maksimal
debitur yang masuk dalam warning list untuk memperkecil kerugian Bank.
3. Melakukan review performance developer yang
bekerja sama dengan BNI Griya secara triwulanan Upaya penanganan kredit bermasalah pada segmen
4. Pemantauan penerapan implementasi non- Corporate, Enterprise & Commercial Banking,
relationship based dan penetapan threshold dan Retail secara umum ditempuh melalui 2 (dua)
Corrective Action KUR & BWU strategi, yaitu penyelamatan dan penyelesaian
5. Melakukan supervisi kepada unit pemroses kredit kredit. Strategi penyelamatan dilakukan antara lain:
retail productive dalam rangka evaluasi proses
perkreditan dan pemaparan kualitas kredit. 1. Restrukturisasi (restructuring, reconditioning,
6. Penyesuaian ketentuan Debt Service Payment reschedulling) terhadap debitur yang dinilai
Account (DSPA) dan Debt Service Reserve masih prospektif sesuai 3 (tiga) pilar (prospek
Account (DSRA) sehingga dapat meningkatkan usaha, performance, dan kemampuan
enggagement dengan debitur pada kredit retail membayar).
productive 2. Proaktif melakukan pemantauan dan Joint Effort
7. Penyempurnaan ketentuan Cycle Payment Date Loan at Risk (LaR).
sehingga penetapannya sesuai dengan Cash 3. Meningkatkan penagihan angsuran pokok &
to Cash Cycle dari debitur pada kredit retail bunga.
productive 4. Penjualan agunan dalam rangka downsizing
8. Peningkatan monitoring debitur melalui aplikasi fasilitas kredit untuk menyesuaikan kemampuan
SIMON dengan penguatan fungsi RPR sebagai debitur.
approval SIMON
9. Melakukan pemantauan secara rutin atas Sedangkan strategi penyelesaian diterapkan kepada
Implementasi tools SIMON. debitur yang dinilai sudah tidak memiliki prospek,
10. Pemantauan intensif atas ketersediaan dana dan atau kemampuan membayar, antara lain:
debitur untuk pembayaran kewajibannya kepada
Bank. 1. Penjualan agunan (lelang dan non lelang).
11. Segmentasi prioritas penagihan berdasarkan 2. Penyelesaian utang melalui investor strategis.
analisa scoring historis transaksi dan historis 3. Legal action melalui litigasi, kepailitan/PKPU,
pembayaran kartu kredit. gugatan perdata, dan penagihan terhadap
12. Memprioritaskan penagihan berdasarkan penjamin utang (personal guarantee dan
segmentasi institusi warning list untuk produk company guarantee).
BNI Fleksi.
13. Peningkatan produktivitas collection melalui Selain upaya tersebut di atas, dilakukan juga
implementasi aplikasi Mobile Collection untuk alternatif proses penyelamatan atau penyelesaian
produk kartu kredit. kredit melalui inisiatif program maupun secara non
14. Penyampaian kenaikan kualitas kredit kepada konvensional, antara lain yaitu:
sentra/cabang.
15. Penyesuaian tanggal jatuh tempo debitur 1. Percepatan penyelesaian aset bermasalah
berdasarkan payment behaviour. melalui program lelang dengan meningkatkan
16. Kerja sama buyback guarantee kepada developer koordinasi dan kerja sama dengan pihak terkait
terkait. (DJKN/KPKNL dan ATR/BPN).
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
347
Page 350
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Program percepatan penyelesaian aset 1. Pengembangan Pipeline Management
bermasalah melalui skema yang governed a. Melanjutkan perluasan portofolio Corporate
(cessie atau program lainnya). Banking, Enterprise Banking, dan Commercial
3. Penguatan kerja sama dengan pihak ketiga Banking yang berfokus pada sektor prioritas.
(Lawyer, Collection Agent, JPN, Sekuritas dan b. Ekspansi kredit yang berkualitas untuk
lain-lain). memperbaiki market share, dengan fokus pada
4. Investor Gathering. industri prospektif di seluruh segmen dengan
melakukan review Industry Risk Appetite, Risk
Sebagaimana telah disebutkan di atas, penanganan Acceptance Criteria, Risk Appetite Statement
kredit bermasalah untuk kredit retail ditempuh untuk Risiko Kredit dan Loan Exposure Limit
melalui 2 (dua) strategi, yaitu penyelamatan dan serta penajaman guidance kuadran sektor
penyelesaian kredit. Strategi penyelamatan dan ekspansi dalam menggarap potensi bisnis
penyelesaian kredit yang dilakukan antara lain: masing-masing sektor industri pada masing-
masing wilayah.
1. Program Perbaikan Kualitas Aset dan Percepatan c. Mempertimbangkan faktor Enviromental,
Recovery (PPKA) terhadap debitur yang Social and Corporate Governance (ESG)
mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajiban dalam melakukan ekspansi kredit.
namun masih memiliki prospek dan dinilai layak d. Enhancement pipeline process untuk debitur
melalui restrukturisasi dan/atau diskon khusus. KLN melalui implementasi IRA dan RAC.
2. Optimalisasi buyback guarantee dan situs/web e. Enhancement credit risk analytics khususnya
Lelang Agunan. sensitivity analysis dan stress testing
3. Optimalisasi Legal Action Collection (gugatan komoditas sebagai respons terhadap
sederhana, cessie, somasi, kepailitan, dan JPN). perubahan makro.
4. Percepatan lelang berdasarkan klasifikasi potensi f. Peningkatan lebih lanjut dalam solusi
agunan dan optimalisasi situs web Lelang transaksi melalui optimalisasi solusi transaksi
Agunan, serta kerja sama pihak ketiga (dhi. Agen untuk meningkatkan ekspansi pasar global,
Properti). fee based income, dan CASA yang sustain
5. Penyelesaian kredit melalui pengalihan piutang melalui Xpora, Supply Chain Financing/Open
NPL dan Hapus Buku (cessie-pengalihan atau Account Financing, dan trade finance lainnya.
penjualan tagihan kredit milik bank terhadap g. Enhancement aplikasi 3D (Direktori Debitur
debitur kepada pihak lain atau investor sesuai Ditolak) dalam upaya penguatan pre-
kriteria yang ditetapkan Bank). screening.
6. Optimalisasi remedial and recovery melalui
kerja sama dengan pihak ketiga (dhi. agensi 2. Pengembangan Underwriting Process
penagihan). a. Self assessment kriteria pemenuhan
ESG sesuai dengan sektor industri untuk
KINERJA PENGELOLAAN RISIKO KREDIT meningkatkan kinerja ESG BNI.
TAHUN 2024 b. Implementasi Loan Management System
(LMS) pada seluruh segmen yang
Rasio NPL Gross BNI pada akhir tahun 2024, mengintegrasikan seluruh proses kredit mulai
mengalami perbaikan dibandingkan akhir tahun dari proses Pipeline Management, analysis,
2023, yaitu dari 2,1% menjadi 2,0% atau membaik approval, administration serta remedial
0,1% (YoY). Hal yang sama juga terlihat pada rasio & recovery yang berdampak terhadap
LaR yang membaik 2,6% (YoY) dari Desember 2023 peningkatan efisiensi, produktivitas, dan
12,90% menjadi 10,3% pada Desember 2024. Dengan kualitas aset.
perbaikan kualitas kredit, BNI juga mencatatkan c. Mendukung ekspansi kredit yang berkualitas
penurunan pencadangan kerugian sebesar 10,7%. melalui pembuatan kajian risiko berdasarkan
sektor prioritas.
STRATEGI DAN RENCANA KERJA DI TAHUN d. Penyesuaian segmentasi yang berbasis
MENDATANG customer centric dan Risk Acceptance Criteria
berdasarkan sektor industri.
Pada tahun 2025, BNI akan tetap melakukan e. Enhancement credit risk analytics melalui
optimalisasi program yang telah dilakukan pada sensitivity analysis dan stress testing
tahun sebelumnya. BNI juga telah menetapkan portofolio kredit beserta perubahan kondisi
kebijakan strategis pada segmen Corporate Banking, ekonomi, review metodologi risiko kredit,
Enterprise Banking, dan Commercial Banking risk-based pricing, dan enhancement
dengan menerapkan beberapa strategi dan rencana impairment model.
kerja sebagai berikut:
348 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 351
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
f. Memperkuat serta mengoptimalkan tools bermasalah dengan lebih progresif antara
underwriting yang disesuaikan dengan lain dengan restrukturisasi, strategic investor,
kebijakan dan mengakomodasi kebutuhan phase out ataupun downsizing melalui
bisnis. penjualan jaminan (join effort unit bisnis,
g. Implementasi PACE 2.0 sebagai alat bantu risiko dan remedial recovery).
dalam meningkatkan kualitas verifikasi
rekening koran pada segmen Commercial. 4. Meningkatkan Kapabilitas dan Kompetensi
Sumber Daya Manusia
3. Penguatan Proses Monitoring a. Meningkatkan kapabilitas SDM dalam
a. Penguatan dan enhancement Single manajemen risiko melalui program
Integrated Monitoring Tools (SIMON) secara pengembangan Risk Culture yang fokus dan
berkelanjutan untuk seluruh segmen. terstruktur sesuai dengan AKHLAK.
b. Pengembangan lanjutan Checklist Monitoring b. Meningkatkan kapabilitas dan kompetensi
fase II untuk segmen Corporate & Enterprise SDM baik soft skill maupun hard skill melalui
serta inisiasi pengembangan Checklist training, sosialisasi terkait sistem & otomasi
Monitoring untuk segmen Commercial yang proses perkreditan, serta sertifikasi.
dapat membantu pengelola dalam memantau c. Enhancement pelaksanaan Credit Risk Review
kondisi debitur setiap kuartalnya. dan kapabilitas SDM KLN yang menjalankan
c. Penggunaan tools pemantauan a.l. EWS fungsi risiko untuk mendukung penyaluran
Moody’s, Bloomberg, Checklist Monitoring kredit, pengembangan trade, dan investment
sebagai screening awal untuk action terhadap center.
debitur dan perluasan penggunaan EWS
Moody’s untuk KLN. 5. Penguatan Remedial & Recovery
d. Pemantauan kondisi debitur secara intensif, Mengoptimalkan penyelamatan dan
disertai dengan evaluasi dan penanganan penyelesaian kredit menggunakan strategi
menyeluruh terhadap debitur untuk konvensional seperti melakukan restrukturisasi
mengetahui tingkat pinjaman debitur yang pada debitur NPL yang masih memiliki prospek
lebih sustain dan penanganan debitur dan memenuhi 3 (tiga) pilar, lelang secara masif,
bermasalah dengan lebih progresif antara mengoptimalkan kerja sama dengan Pihak
lain dengan restrukturisasi, strategic investor, Ketiga, dan program percepatan penjualan
phase out ataupun downsizing melalui agunan kredit bermasalah.
penjualan jaminan (join effort unit bisnis,
risiko dan remedial recovery). 6. Perluasan implementasi ASIC pada semua
e. Penetapan action plan berdasarkan hasil segmen Corporate & Enterprise untuk rekening
pemantauan terhadap performa debitur KLN pinjaman yang mempunyai booking office di
yang meliputi historis utilisasi fasilitas kredit, seluruh Indonesia.
pemenuhan covenant, ketepatan pembayaran
kewajiban, transaksi, dan penilaian adanya 7. Document Management System (DMS) untuk
potensi gugatan hukum. pengelolaan dokumen kredit secara digital.
f. Penyempurnaan pelaksanakan Komite Kredit
Risk Portofolio dalam rangka mengoptimalkan 8. Collateral Management System (CMS) sebagai
pengelolaan risiko kredit yang dapat otomasi database jaminan kredit.
memengaruhi tingkat kesehatan bank
dengan melakukan assessment risiko kredit Sementara itu, untuk rencana dan strategis untuk
sebagai dasar untuk menentukan kecukupan perbaikan kualitas kredit pada segmen kredit retail
pencadangan, pembahasan perkembangan pada tahun 2025 antara lain:
kondisi berikut dengan kualitas portofolio, 1. Fokus ekspansi bisnis yang mengutamakan
dan penetapan strategi tindak lanjut atas budaya risiko dengan fokus pada segmen low
pengelolaan kredit. risk:
g. Manajemen portofolio kredit Business a. BNI GRIYA pada fixed income selected
Banking melalui pemantauan kualitas kredit (Pegawai BUMN/BUMD/BHMN, Instansi
dengan lebih presisi untuk ketercapaian target Pemerintah, Lembaga Pendidikan Anggota
bankwide. TNI/Polri), Diamond Client, Deal Team, dan
h. Pemantauan kondisi debitur secara intensif, Nasabah Dana, Emerald, Debitur Eksisting.
disertai dengan evaluasi dan penanganan Mengoptimalkan penetrasi pada selected
menyeluruh terhadap debitur untuk developer (Top Highly Developer Selected,
mengetahui tingkat pinjaman debitur yang Highly Selected, dan Top 10 Wilayah Local
lebih sustain dan penanganan debitur Selected).
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
349
Page 352
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
b. BNI FLEKSI pada Fixed Income Selected c. Kartu Kredit
(Pegawai BUMN/BUMD/BHMN, PTN, CASN/ 1) Pemberian Referensi Manajemen secara
ASN, Regulator, Lembaga Tinggi/Instansi selektif untuk pengajuan kartu kredit
Pemerintah) dan pegawai institusi kelolaan berdasarkan historis kualitas kredit yang
kantor pusat. dihasilkan dari channel tersebut.
c. KARTU KREDIT pada nasabah dana, payroll, 2) Increase credit limit kartu kredit yang
selected company, dan referensi manajemen dilakukan secara selected kepada
yang memiliki mature relationship dengan pemegang kartu yang loyal dan aktif
BNI. menggunakan layanan perbankan BNI.
2. Kerja sama channeling dengan pihak ketiga 3) Selektif dalam memberikan kartu kredit
(fintech dan lembaga keuangan lainnya) dengan dengan mekanisme Pre Embossed dengan
penetapan RAC yang terukur untuk produk fleksi, penambahan corrective action kepada
kartu kredit, dan Linkage Channeling. wilayah pengusul.
3. Melakukan penyusunan dan review Risk 4) Bekerja sama dengan anak perusahaan
Acceptance Criteria (RAC) untuk penyaluran BNI untuk menggarap potensi market baru
kredit retail melalui pemetaan risiko debitur dengan tetap prudent.
(High – Low Risk). 5) Perbaikan dan perluasan channel telesales
4. Melakukan assessment proses kredit (debitur fintech, debitur griya, debitur
untuk peningkatan ekspansi bisnis dengan fleksi, dan user wondr by BNI) sebagai
mengutamakan budaya risiko secara prudent: channel akuisisi Kartu Kredit.
a. BNI Griya 6) Optimalisasi akuisisi Kartu Kredit melalui
1) Simplifikasi proses kredit untuk pada channel e-form dengan assessment kredit
selected developer (Top Highly Developer card for card dari selected bank.
Selected, Highly Selected, dan Top 10 d. Kredit BWU
Wilayah Local Selected) dengan tetap 1) Pengembangan produk BWU Pandu Mikro
menjalankan proses verifikasi. Digital untuk meningkatkan ekspansi kredit
2) Penyesuaian ketentuan pemrosesan BNI program kepada value chain dan mitra
Griya dalam rangka perbaikan kualitas digital, melalui kemudahan persyaratan
kredit pada LNC atau Kantor Cabang yang agunan tambahan namun dengan
memiliki kualitas kredit NPL BNI Griya di tetap memperhatikan mitigasi risiko
atas threshold. melalui pemilihan potensi yang berbasis
3) Ekspansi pada segmen non fixed income transaksional serta ekosistem digital.
secondary market dilakukan dengan 2) Penyempurnaan perhitungan Perputaran
berpegang pada prinsip kehati-hatian serta Modal Kerja (PMK) untuk fasilitas kredit
mengacu pada ketentuan yang berlaku. KMK pada segmen business program.
b. BNI Fleksi b. Retail Productive
1) Perluasan pasar penyaluran BNI Fleksi 1) Meningkatkan fungsi manajemen risiko
Pensiun (BFP) kepada Corporate Client. dalam pengembangan skim khusus untuk
2) Penyesuian kebijakan untuk BNI Fleksi Aktif mendukung pertumbuhan kredit retail
berdasarkan profiling perusahaan untuk productive.
segmen pegawai Perusahaan Swasta. 2) Penyempurnaan perhitungan Perputaran
3) Pengayaan fitur BNI Fleksi Aktif. Modal Kerja (PMK) untuk segmen kredit
4) Mengoptimalkan dataleads melalui retail productive.
program BNI Fleksi Mobile Banking Digital 3) Penyempurnaan dalam pengelolaan
Loan dengan filtering debitur eligible pada portofolio kredit retail productive dengan
datamart. penetapan kategori wilayah dan unit
berdasarkan indikator kualitas kredit yang
menjadi acuan kebijakan ekspansi di
wilayah dan unit.
350 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 353
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
5. Meningkatkan risk awareness dan budaya risiko b. Peningkatan intensitas kunjungan/visit debitur
terutama untuk kredit retail melalui berbagai EWS (Early Warning System) Yes oleh petugas
channel digital antara lain: ujian pegawai collection pengelola BNI Griya di cabang STA.
melalui menu “deep46” pada aplikasi pegawai, c. Segmentasi debitur Pra NPL untuk prioritas
menu "Knowledege" pada aplikasi BNI Move, penagihan (dunning, visit, dan penagihan
penyampaian rutin lesson learned ke segenap digital).
unit pemroses kredit retail dan lain-lain. d. Peningkatan porsi penagihan di Kol-4 dari
6. Melakukan brevet dan pelatihan secara berkala penagihan internal (inhouse) ke pihak ketiga
terkait ketentuan dan proses kredit retail (agensi penagihan).
kepada unit pemroses kredit termasuk Head of e. Inisiasi pengendalian DSRA/DSPA tidak
Retail Productive Credit (HRP) maupun Retail terpenuhi produk RPB melalui pemanfaatan
Productive Credit Risk (RPR) yang bertindak otomasi reminder (WhatsApp blast/SMS/
sebagai pemutus kredit sehingga putusan kredit voice blast).
semakin berkualitas. f. Percepatan eksekusi debitur account hand
7. Penambahan jumlah Head of Retail Productive over (AHO) produk RPB.
Credit Risk (HRP) dan implementasi Retail g. Bekerja sama dengan agen properti dan Balai
Productive Credit Risk (RPR) clustering untuk Lelang Swasta (BLS) dan e-Commerce.
memperkuat fungsi majemen risiko kredit retail h. Fokus pada nilai likuidasi, tidak berpenghuni,
productive. dan nilai jaminan di atas baki debet sebagai
8. Memperkuat digital capability melalui potensi cessie.
enhancement underwriting process melalui : 10. Memperkuat digital capability dalam menjaga
a. Pengembangan aplikasi PACE 2.0 untuk kualitas kredit melalui inovasi:
otomasi analisa mutasi rekening koran calon a. Memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence
debitur dan debitur existing. (AI) untuk meningkatkan produktivitas
b. Optimalisasi penggunaan sistem BNIdirect penagihan.
Supply Chain yang telah terintegrasi dengan b. Pengembangan web lelang untuk monitoring
BNI Move untuk proses pencairan kredit proses lelang (dhi. dari persiapan lelang
produk BWU retail financing. sampai hasil lelang).
9. Mengoptimalkan upaya perbaikan kualitas kredit 11. Memberikan kemudahan akses database
dan recovery segmen retail melalui: Perjanjian Kerja sama (PKS) developer BNI Griya
a. Penerapan hapus buku dan hapus tagih dalam menunjang aktivitas operasional collateral
Business Program Pendanaan Usaha Mikro valuation segmen retail.
dan Usaha Kecil (PUMK) sesuai kebijakan
yang akan diatur oleh Kementerian BUMN.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
351
Page 354
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Struktur Modal dan Kebijakan
Manajemen atas Struktur
Modal serta Praktik Manajemen
Risiko terkait Permodalan
Rincian Struktur Modal Bank
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Komponen Modal (Bank Saja) 2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Nominal Persentase (%) Nominal Persentase (%)
Modal Inti (Rp-miliar) 142.043 130.938 118.936 11.105 8,5 12.002 10,1
Modal Pelengkap (Rp-miliar) 10.264 11.079 12.400 (815) (7,4) (1.321) (10,7)
Total Modal Inti dan Modal Pelengkap
152.307 142.016 131.336 10.291 7,2 10.680 8,1
(Rp-miliar
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
660.200 609.161 586.142 51.039 8,4 23.019 3,9
untuk Risiko Kredit (Rp miliar)
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
37.411 34.967 92.999 2.444 7,0 (58.032) (62,40)
untuk Risiko Operasional (Rp miliar)
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
14.162 2.812 2.244 11.350 403,6 568 25,3
untuk Risiko Pasar (Rp miliar)
Rasio Modal Inti (%) 20,0 20,2 17,5 (0,2) 2,7
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum untuk Risiko Kredit, Risiko 21,4 22,0 19,3 (0,6) 2,6
Operasional, dan Risiko Pasar (%)
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal Bank [ACGS B.3.1]
Untuk mengantisipasi tantangan ekonomi domestik maupun global serta peningkatan eksposur risiko yang
dihadapi oleh BNI, dibutuhkan suatu sistem pengelolaan permodalan yang efektif dan terintegrasi, yang
mampu mendukung pencapaian dan pertumbuhan kinerja secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan
daya saing BNI. Pengelolaan permodalan BNI dilakukan dengan mempertahankan posisi modal yang
kuat guna mendukung pertumbuhan bisnis dan mempertahankan investor, deposan, pelanggan, dan
kepercayaan pasar serta memastikan pemenuhan kecukupan modal untuk memenuhi ketentuan regulator
dan untuk meng-cover risiko yang dikelola oleh Bank.
Dalam pengelolaan permodalan, BNI memelihara modal sesuai dengan tingkat risiko dan di-review secara
periodik. BNI juga mempertimbangkan faktor-faktor seperti pengembalian modal yang optimal pada
pemegang saham, menjaga keseimbangan antara keuntungan yang lebih tinggi dengan gearing ratio serta
keamanan yang diberikan oleh posisi modal yang sehat. Hal ini dilakukan karena BNI memiliki komitmen
yang kuat untuk selalu menjaga komposisi struktur modal sesuai dengan ketentuan dan tidak melanggar
ketentuan batas minimum yang diterapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator perbankan.
352 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 355
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dasar Penentuan Kebijakan 2. Menghitung Kewajiban Penyediaan Modal
1. Modal Inti Minimum sesuai dengan profil risiko BNI.
Modal inti adalah modal bank yang terdiri dari Profil risiko BNI, sebagai salah satu faktor
modal inti utama dan modal inti tambahan penilaian TKB periode 31 Desember 2024 berada
sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan pada peringkat 2 (Low to Moderate). Sebagai
(POJK) tentang “Kewajiban Penyediaan Modal dampak dari profil risiko BNI yang berada pada
Minimum Bank Umum”. Modal inti BNI naik 8,5% tingkat Low to Moderate dan sesuai perhitungan
atau meningkat dari Rp130,9 triliun pada tahun menggunakan Internal Capital Adequacy
2023 menjadi Rp142,0 triliun pada tahun 2024. Assessment Process (ICAAP), maka CAR
Peningkatan ini berasal dari laba Bank sepanjang minimum sesuai profil risiko sebesar 9,80%.
tahun 2024 dan saldo surplus revaluasi aset tetap
tahun 2024 sebesar Rp1,3 triliun. 3. Selain menghitung KPMM berdasarkan modal
minimum sesuai profil risiko, BNI juga menghitung
2. Modal Pelengkap (maksimum 100% dari modal tambahan modal sebagai penyangga (buffer),
inti) apabila terjadi krisis keuangan dan ekonomi yang
Modal pelengkap (mengacu pada modal bank) dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan.
terdiri dari cadangan umum aset produktif dan Tambahan modal tersebut berupa capital
instrumen modal yang memenuhi persyaratan conservation buffer, countercyclical buffer, dan
Tier 2. Modal pelengkap BNI turun 7,4% dari capital surcharge untuk Bank Sistemik. Tambahan
Rp11,1 triliun pada tahun 2023 menjadi Rp10,3 modal penyangga dilakukan sesuai dengan
triliun pada tahun 2024. Penurunan ini sebesar ketentuan Regulator.
Rp1,5 triliun didominasi oleh amortisasi Surat a. Capital Conservation Buffer adalah tambahan
Berharga berkarakteristik Modal yang dimiliki modal yang berfungsi sebagai penyangga
sebesar USD 500.000.000. Penurunan modal (buffer) apabila terjadi kerugian pada periode
pelengkap dipengaruhi oleh amortisasi nilai krisis.
obligasi subordinasi yang dapat diperhitungkan b. Countercyclical Buffer adalah tambahan
sebagai komponen modal pelengkap. modal yang berfungsi sebagai penyangga
(buffer) untuk mengantisipasi kerugian apabila
Praktik Manajemen Risiko terkait Permodalan terjadi pertumbuhan kredit perbankan yang
Untuk mengukur kemampuan modal BNI dalam berlebihan sehingga berpotensi mengganggu
menyerap risiko, dilakukan dengan menghitung stabilitas sistem keuangan.
KPMM sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh c. Capital Surcharge adalah tambahan kapasitas
Regulator, yaitu dengan tahapan: permodalan yang berfungsi untuk mengurangi
1. Menghitung kecukupan penyediaan modal dampak negatif terhadap stabilitas sistem
minimum sesuai metode pengukuran Aset keuangan dan perekonomian dalam hal terjadi
Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). kegagalan Bank Sistemik melalui peningkatan
a. Risiko Kredit: Pendekatan Standar kemampuan Bank Sistemik dalam menyerap
(Standardized Approach) kerugian.
b. Risiko Pasar: Pendekatan Standar
(Standardized Approach) Apabila ditambah dengan modal penyangga (buffer)
c. Risiko Operasional: Pendekatan Standar yaitu Conservation Buffer 2,50%, Countercyclical
(Standardized Approach) Buffer 0,00% dan Capital Surcharge 1,50%, maka
batas rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
(KPMM) BNI adalah 13,80%.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
353
Page 356
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Ikatan yang Material untuk
Investasi Barang Modal
Selama tahun 2024, BNI mencatatkan adanya ikatan yang material untuk investasi barang modal sebagai
berikut:
No. Nama Proyek Pemasok
1 Pembangunan Gedung Pantai Indah Kapuk 2 - PT Virama Karya
- PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
- PT Alien Desain Nusantara
- PT Kanta Karya Utama
2 Office Automation - PT Air Mas Perkasa
- PT Belpin Blessin Indonesia
- PT Berca Hardayaperkasa
- PT Bhinneka Mentaridimensi
- PT Bismacindo Perkasa
- PT Datascrip
- PT Digital Teknologi Nusa
- PT Multipolar Technology
- PT Nextindo Global Solusi
- PT Nusantara Compnet Integrator
- PT Pandu Siwi Sentosa
- PT Sentra Paramitra
3 Maverick MMP 1 - KJPP Toha, Okky, Heru, dan Rekan
- PT Accenture
- PT Adi Data Informatika
- PT Bhinneka Mentaridimensi
- PT Deloitte Konsultan Indonesia
- PT Dymar Jaya Indonesia
- PT Fan Integrasi Teknologi
- PT Idpay Asia Jaya
- PT Indocyber Global Teknologi
- PT Ipsos Market Research
- PT Karlin Mastrindo
- PT Mastersystem Infotama
- PT Mitra Integrasi Informatika
- PT Niagaprima Paramitra
- PT NTT Indonesia Technology
- PT Nusantara Compnet Integrator
- PT Phintraco Technology
- PT Sentra Paramitra
- PT Swadharma Duta Data
4 Treasury Management System - PT Aurionpro Solutions Indonesia
5 Enterprise License - PT Metrocom Global Solusi
- PT Multipolar Technology
6 Base 24 Extension - PT Abhimata Persada
7 LMS Wholesale - PT FIS Systems Indonesia
8 Sewa #26 & 27 30 Raffles Place - ADM Design & Build (S) Pte Ltd
- Crimsign Graphic Pte Ltd
- Oxley Beryl Pte Ltd
9 Renovasi Grha BNI - PT Setara Karya Permata
- PT Alien Bangun Nusantara
- PT Bumi Inti Persada Raya
- PT Solargard Indonesia
- PT Grafindo Triutama
- PT Karya Perdana Baru
- PT Grahacipta Hadiprana
10 Enterprise License Agreement – Dynatrace - PT Mitra Integrasi Informatika
354 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 357
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tujuan Ikatan
Sebagaimana yang telah direncanakan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) BNI, ikatan yang material yang
dilakukan BNI untuk investasi barang modal memiliki tujuan untuk memastikan adanya komitmen pihak-
pihak yang terlibat dalam investasi untuk melaksanakan transaksi pembelian barang modal.
Sumber Dana
BNI menggunakan sumber dana yang berasal dari sisa anggaran investasi, total beban penyusutan, dan
pembagian atau persentase laba bersih dari tahun buku sebelumnya sebagai sumber pendanaan atas
belanja modal.
Mata Uang yang Menjadi Denominasi
Seluruh transaksi yang dilakukan dalam rangka pengikatan material investasi barang modal adalah dalam
mata uang Rupiah.
Langkah yang Direncanakan dalam Melindungi Risiko Mata Uang Asing
BNI tidak melakukan proteksi atau perlindungan atas risiko perlindungan mata uang asing karena seluruh
pengikatan investasi barang modal dilakukan dalam mata uang Rupiah.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
355
Page 358
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Investasi Barang Modal yang
Direalisasikan dalam
Tahun Buku Terakhir
BNI mengeluarkan dana untuk investasi Barang Modal (Capital Expenditure) untuk membeli sejumlah aset
tetap atau menambah nilai aset tetap yang diharapkan dapat memberikan nilai manfaat di masa depan.
Jenis Investasi Barang Modal
Pada tahun 2024, realisasi investasi barang modal BNI tercatat sebesar Rp3.894 miliar yang terdiri dari
bangunan dan tanah, perabotan otomasi, perabotan non-otomasi, dan kendaraan masing-masing sebesar
Rp1.689 miliar, Rp1.869 miliar, Rp274 miliar, dan Rp62 miliar.
Tujuan Investasi Barang
Modal BNI melakukan pembelian barang modal tersebut bertujuan mendukung dan menunjang aktivitas
operasional kegiatan perusahaan secara menyeluruh.
Nilai Investasi Barang Modal yang Dikeluarkan
Tabel berikut menjelaskan rincian nilai investasi barang modal.
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
Jenis Investasi 2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Barang Modal (Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Nominal
Persentase (%) Persentase (%)
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
Bangunan dan 1.689 1.027 404 662 64,5 623 154,2
Tanah
Perabotan Otomasi 1.869 1.236 899 633 51,2 337 37,5
Perabotan Non 274 207 146 67 32,4 61 41,8
Otomasi
Kendaraan 62 1 3 61 6.100,0 (2) (66,7)
Jumlah 3.894 2.471 1.452 1.423 57.6 1.019 70,2
356 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 359
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Properti
untuk Investasi
Hingga tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, BNI tidak memiliki aset properti yang
digunakan untuk tujuan investasi.
Informasi dan Fakta Material yang
Terjadi setelah Tanggal
Laporan Akuntan
Tidak terdapat informasi dan fakta material yang terjadi antara periode setelah tanggal Laporan akuntan per
tanggal 22 Januari 2025 sampai dengan disahkannya Laporan Tahunan ini. [ACGS C.8.1, C.8.2, C.8.3]
Rencana Pembelian Kembali
Saham (Buyback)
Perseroan telah melakukan Pengumuman Rencana Pembelian Kembali Saham (Buyback) yang dikeluarkan
oleh Perusahaan terbuka dan Rencana Pengalihan Saham Hasil Buyback pada tanggal 4 Februari 2025.
Kemudian Perseroan melakukan Pengkinian Keterbukaan Informasi dalam rangka Rencana Buyback dan
Rencana Pengalihan Saham Hasil Buyback pada tanggal 17 Februari 2025. Selanjutnya, rencana Buyback
dan pengalihan saham hasil Buyback akan dimintakan persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Tahun Buku 2024..
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
357
Page 360
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pencapaian Target
Tahun 2024 [ACGS C.2.1]
ASUMSI-ASUMSI YANG DIGUNAKAN Selanjutnya untuk proyeksi nilai tukar pada 2024
DALAM PERUMUSAN TARGET TAHUN 2024 diperkirakan di rentang Rp15.200-Rp16.200 per
dolar AS. Nilai tukar Rupiah memang berfluktuasi
Pada saat proses penyusunan target 2024 di sepanjang tahun seiring pergerakan berbagai faktor,
akhir tahun 2023, pertumbuhan ekonomi global mencakup penurunan suku bunga Fed Fund Rate
diproyeksikan lebih rendah di level 2,9% dan (FFR) di AS di Semester II-2024, serta berbagai
perekonomian diwarnai dengan peningkatan risiko konflik geopolitik yang tersebar sepanjang tahun,
berbagai faktor geopolitik (pada saat itu, proyeksi yang membuat pasar mencari safe haven dan
pertumbuhan ekonomi FY2023 diperkirakan mendorong penguatan US dolar dibandingkan
berada di 3,0%). Seiring berjalannya tahun 2024, dengan mata uang negara berkembang (EMs). BNI
pertumbuhan ekonomi diperkirakan lebih baik mempertahankan rentang proyeksi nilai tukar ini
dibandingkan ekspektasi awal, sehingga IMF sepanjang 2024. Per 31 Desember 2024, rata-rata
memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia di nilai tukar Rupiah adalah sebesar Rp15.844 per dolar
3,2%; selain itu, realisasi pertumbuhan ekonomi AS.
FY2023 juga direvisi naik menjadi 3,3%.
Proyeksi suku bunga BI-rate untuk tahun 2024
Perbaikan pertumbuhan ekonomi global, adalah 6,0-6,5%. Proyeksi ini dipertahankan hingga
peningkatan investasi serta penyelenggaraan akhir 2024. BI-rate di awal tahun adalah sebesar
pemilihan umum di 2024, yang diharapkan menjadi 6,0%. Sepanjang 2024, BI menaikkan suku bunga
katalis ekonomi tahun lalu, menjadi landasan BNI satu kali di April 2024 menjadi 6,25% dan kemudian
melihat bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia memangkas kembali di September 2024 ke level
tetap resilien di rentang 4,8-5,2% YoY. Lebih lanjut, 6,0% sejalan dengan pemangkasan suku bunga FFR.
pertumbuhan investasi diproyeksikan akan didorong Di akhir tahun, suku bunga kebijakan BI ditutup di
dari investasi mesin & peralatan, serta bangunan & level 6,0% seiring dengan tekanan pelemahan nilai
struktur, seiring dengan proyek pembangunan Ibu tukar di kuartal keempat 2024.
Kota Nusantara (IKN) dan penyelesaian program
strategis nasional (PSN) menjelang masa akhir Dengan pertimbangan pergerakan ekonomi
pemerintahan Presiden Joko Widodo. Rentang makro dan pasar keuangan, BNI memperkirakan
pertumbuhan ekonomi ini dipertahankan sepanjang pertumbuhan kredit di industri perbankan untuk
2024 dan tidak mengalami revisi. 2024 sebesar 7,0-12,0%, yang ditopang oleh
pertumbuhan DPK sebesar 5,0-10,0%. Proyeksi
Dari sisi tingkat harga konsumen, inflasi 2024 ini dipertahankan sepanjang 2024. Realisasi
diperkirakan masih tetap dalam rentang proyeksi pertumbuhan kredit di 2024 ditutup di 10,4% FY2024
Bank Indonesia. Pada awalnya, BNI melihat inflasi dan sejalan dengan proyeksi BNI; sedangkan
masih mencapai rentang yang lebih tinggi, yakni realisasi pertumbuhan DPK adalah 4,5% FY2024 dan
2,8-4%. Namun seiring dengan realisasi inflasi yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan proyeksi
rendah, di Triwulan IV-2024, BNI merevisi proyeksi BNI. BNI tidak menyesuaikan proyeksi pertumbuhan
inflasi bergeser ke rentang 1,5-2,5%. Beberapa DPK dikarenakan hingga November 2024, realisasi
hal yang menjadi latar belakang rendahnya inflasi pertumbuhan DPK masih sejalan dengan rentang
sepanjang 2024, yaitu pertama, adanya normalisasi proyeksi BNI (November 2024: 7,5% YoY); sedangkan
harga pangan, yang sempat naik tinggi, setelah realisasi yang di bawah rentang proyeksi baru terjadi
berakhirnya El Nino di Mei 2024. Kedua, masih di Desember 2024. Dengan realisasi demikian, posisi
lemahnya daya beli masyarakat khususnya dari loan-to-deposit (LDR) ratio pada Desember 2024
kelompok berpenghasilan menengah kebawah. adalah sebesar 88,6% dan naik dibandingkan tahun
Ketiga, masalah struktural seperti pasar tenaga 2023 (83,8%).
kerja formal yang lemah dan tingginya informalitas
pekerjaan; yang melatarbelakangi semakin Berdasarkan kondisi eksternal tersebut, BNI
dalamnya pelemahan daya beli. Pada akhir 2024, memandang bahwa beberapa asumsi makro dan
inflasi ditutup di batas bawah proyeksi, yakni 1,6% target bisnis 2024 perlu mengalami penyesuaian
YoY, dengan inflasi inti sebesar 2,3% YoY sehingga BNI melakukan revisi RBB 2024, dengan
asumsi-asumsi menjadi sebagai berikut:
358 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 361
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Proyeksi dan Realisasi Variabel Makroekonomi 2024
Indikator Proyeksi 2024 Realisasi 2024
Pertumbuhan Ekonomi (%) 4,8 – 5,2 5,0*
Tingkat Inflasi (%) 1,5 – 2,5 1,6
Nilai Tukar Rupiah (Rp/USD) 15.200 – 16.200 15.844
BI-7 Days Repo Rate (%) 6,0-6,5 6,0
Pertumbuhan Kredit (%) 7,0 – 12,0 10,4
Pertumbuhan DPK (%) 5,0 – 10,0 4,5
*) Angka estimasi sementara
Sumber: BPS, BI, BNI Office of Chief Economist
PERBANDINGAN ANTARA TARGET DAN REALISASI TAHUN 2024
Perbandingan antara Target dan Realisasi Bisnis Tahun 2024
Pencapaian Realisasi
Realisasi Tahun 2024 Target Tahun 2024
Perihal Terhadap Target Tahun 2024
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
(%)
Kredit yang diberikan 775.872 774.977 100,1
Simpanan dari Nasabah 805.511 856.642 94,0
Giro 305.734 357.266 85,6
Tabungan 257.544 264.175 97,5
Deposito 242.233 235.200 103,0
Secara umum, BNI mampu mencapai target yang ditetapkan di tahun 2024. Pencapaian yang baik ini diperoleh
dengan cara adaptif terhadap lingkungan bisnis yang dinamis di 2024 berbekal fundamental keuangan
yang sehat dan platform digital yang kompetitif. Beberapa strategi yang dilakukan untuk mengoptimalkan
pencapaian bisnis, di antaranya:
• Optimalisasi insentif KLM (Kebijakan Likuiditas Makroprudensial) di semester II untuk mengelola
likuiditas guna menekan Cost of Fund (CoF).
• Optimalisasi LDR, yang diikuti dengan akselerasi pertumbuhan kredit
• Meningkatkan akuisisi CASA khususnya tabungan, memanfaatkan momentum rilis wondr by BNI yang
akseptasi nya positif dari nasabah.
• Optimalisasi data analytics untuk men-generate leads dan mendorong cross selling.
Melalui disiplin eksekusi dari strategi-strategi di atas, BNI berhasil menutup tahun 2024 dengan pencapaian
yang cukup positif.
Perbandingan antara Target dan Realisasi Profitabilitas serta Rasio-rasio Keuangan Penting Lainnya
Tahun 2024
Pencapaian Realisasi
Perihal Realisasi Tahun 2024 Target Tahun 2024 Terhadap Target Tahun 2024
(%)
Pendapatan Bunga Neto
40.480 40.014 101,2
(Rp-miliar)
Laba Bersih (Rp-miliar) 21.464 21.244 101,0
Return on Asset (ROA) (%) 2,5 2,4 104,2
Return on Equity (ROE) (%) 15,8 15,8 100,0
Return on Equity (ROE) -
14,2 14,2 100,0
Equity Based (%)
Net Interest Margin (NIM) (%) 4,2 4,0 105,0
Beban Operasional terhadap
70,0 70,3 99,6
Pendapatan (BOPO) (%)
Cost to Income Ratio (CIR) (%) 44,6 43,8 101,8
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
359
Page 362
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Realisasi profitabilitas BNI menunjukkan kinerja yang cukup memuaskan, dengan indikator profitabilitas
seperti Laba bersih, Net Interest Margin (NIM), Return on Equity (ROE), dan Return On Asset (ROA) mampu
melampaui target yang telah ditetapkan. Laba bersih BNI pada tahun buku 2024 tercatat sebesar Rp21,5
triliun, atau tumbuh 2,7% YoY. Pencapaian laba ini berada 101,0% dari target dan inline dengan ekspektasi
market (consensus).
Perbandingan antara Target dan Realisasi Struktur Modal dan Kualitas Aset Tahun 2024
Pencapaian Realisasi
Perihal Realisasi Tahun 2024 (%) Target Tahun 2024 (%) Terhadap Target Tahun 2024
(%)
Rasio Kewajiban
Penyediaan Modal 21,4 20,3 105,4
Minimum (KPMM)
Non Performing Loan (NPL)
2,0 1,9 105,3
Gross
Strategi pengelolaan modal BNI tergambarkan dari pencapaian target struktur modal, yaitu rasio
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) tahun 2024 dengan pencapaian di atas target yang telah
ditetapkan. Pencapaian target dari Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) tersebut disebabkan
oleh profitabilitas BNI yang meningkat di tahun 2024, sehingga memungkinkan peningkatan akumulasi
modal terjadi secara organik. Tidak hanya itu, keberhasilan BNI juga terlihat dari pengelolaan kualitas aset
produktif. Realisasi Non Performing Loan (NPL) Gross mampu ditekan dari tahun sebelumnya di level 2,14%
serta mencapai target yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukkan komitmen kuat BNI untuk terus menjaga
kualitas aset yang dimilikinya.
Perbandingan antara Target dan Realisasi di Bidang Sumber Daya Manusia Tahun 2024
Pencapaian Realisasi
Perihal Realisasi Tahun 2024 Target Tahun 2024 Terhadap Target Tahun 2024
(%)
Jumlah Karyawan (orang) 27.203 27.200 100,0
Jumlah pegawai yang 26.919 26.925 99,98
ikut serta dalam pelatihan
(orang)
Biaya Pendidikan dan 200,98 200,98 100,0
Pelatihan (Rp-miliar)
Sebagai salah satu faktor permodalan yang penting bagi keberlangsungan Bank, BNI menyadari bahwa
untuk mencapai semua target yang ditetapkan dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten
dan profesional. Untuk itu, BNI senantiasa menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan SDM sebagai
investasi dalam meraih keterampilan, pengetahuan, dan kreativitas karyawan yang dapat meningkatkan
produktivitas dan daya saing Bank.
Pada tahun 2024, jumlah karyawan BNI mencapai 27.203 orang dengan investasi pada pembiayaan
penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan mencapai Rp201 miliar. Realisasi biaya Pendidikan dan pelatihan
tersebut setara dengan 3,8% dari total gross salary, lebih tinggi dari level yang diatur oleh regulator dalam
POJK No. 24 tahun 2022 sebesar 3,5% dari gross salary. Biaya pendidikan dan pelatihan tersebut merupakan
investasi yang penting bagi BNI di masa yang akan datang.
360 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 363
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi
Kelangsungan Usaha
HAL-HAL YANG BERPOTENSI Dividen Demografi Akan Menjadi Katalis
BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP Pertumbuhan Konsumsi Indonesia dalam
KELANGSUNGAN USAHA BANK DI TAHUN Jangka Menengah
2024 Pertumbuhan konsumsi Indonesia, yang
merepresentasikan 54% perekonomian pun
BNI mengidentifikasi beberapa risiko ekonomi yang diperkirakan akan tetap solid ke depan seiring
mungkin dihadapi kedepan. Pertama, risiko dari dengan profil demografi yang mendukung.
momentum pertumbuhan bila aktivitas manufaktur Indonesia saat ini sedang mengalami puncak dari
tidak membaik. Kedua, kondisi perlambatan dividen demografi karena angka dependency ratio
ekonomi di mitra-mitra dagang utama Indonesia, (perbandingan usia non-produktif dengan produktif)
seperti Tiongkok. Ketiga, risiko perlambatan lebih sedang mencapai level terendahnya dimana >50%
dalam ekonomi Tiongkok karena kebijakan tarif populasi negara ini terdiri dari millennial (lahir
impor agresif dari AS ke depan, yang berpotensi di 1981-1996) dan Generasi-Z (lahir di 1997-2012).
memengaruhi perlambatan ekonomi Indonesia Konsumsi Indonesia juga akan didukung oleh
mengingat konsentrasi ekonomi dengan Tiongkok pertumbuhan kelas calon menengah dan menengah
cukup signifikan. Lebih lanjut, permasalahan (aspiring middle class and middle class) yang saat
struktural dari Tiongkok seperti populasi produktif ini mencapai 66% dari total populasi.
yang menurun, krisis sektor properti, dan tingginya
utang swasta terhadap PDB juga dapat menjadi Maka dari itu, BNI melihat potensi pertumbuhan
risiko bagi pertumbuhan ekonomi negara tersebut konsumsi dapat lebih tinggi dalam jangka menengah
di jangka menengah. Keempat, faktor geopolitik ketika PDB per kapita Indonesia sudah menembus
juga menjadi risiko bagi pertumbuhan ekonomi level USD5000. Pengalaman negara-negara
global, mencakup hubungan antarnegara seperti lain menunjukkan bahwa ketika PDB perkapita
konflik Rusia-Ukraina, ketegangan dengan NATO, menembus level tersebut, maka pertumbuhan
serta situasi di kawasan Timur Tengah – termasuk konsumsi berpotensi meningkat sebesar 2-3% dalam
perubahan kepemimpinan di negara-negara jangka menengah didukung oleh konsumsi yang
besar yang dapat membawa perubahan kebijakan lebih terdiversifikasi. Sebagai gambaran, semakin
global. Kelima dan terakhir, BNI juga mewaspadai tinggi PDB per kapita sebuah negara, maka proporsi
fenomena perlambatan pertumbuhan ekonomi konsumsi barang tahan lama (durable goods) dan
dari perspektif struktural, yang dapat dipicu oleh jasa juga akan meningkat.
kurangnya lapangan kerja yang memadai serta
meningkatnya proporsi ekonomi informal. ASSESSMENT MANAJEMEN ATAS HAL-
HAL YANG BERPOTENSI BERPENGARUH
Investasi Akan Tetap Menjadi Motor SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN
Pertumbuhan Ekonomi di Jangka Menengah USAHA BANK
Dalam konteks jangka menengah, BNI memandang Secara umum, BNI melakukan analisis skenario
pertumbuhan ekonomi akan ditopang dan didorong mencakup 2 (dua) besaran krisis, yaitu likuiditas dan
oleh investasi serta konsumsi yang lebih berkualitas. solvabilitas. Skenario stress likuiditas untuk melihat
BNI mengkalkulasi pertumbuhan ekonomi Indonesia dampak kondisi stress terhadap kondisi likuiditas
perlu ditingkatkan ke rata-rata level 6% hingga BNI yang ditunjukkan oleh indikator likuiditas yaitu
tahun 2045 (vs. pertumbuhan saat ini di 5%) agar GWM, LCR, dan NSFR. Sedangkan skenario stress
Indonesia dapat menghindari jebakan ekonomi kelas solvabilitas untuk melihat dampak kondisi stress
menengah (middle-income trap). Untuk mencapai terhadap kualitas aset (NPL Gross dan NPL Net),
target tersebut, pertumbuhan investasi perlu naik rentabilitas (ROA, ROE, dan BOPO) serta permodalan
ke level 8% dari rata-rata 2021-2024 di 4%. Investasi (KPMM dan KPMM CET 1) BNI. Untuk setiap kondisi
akan diarahkan kepada sektor-sektor manufaktur krisis meliputi skenario kondisi krisis idiosyncratic,
dan jasa berteknologi tinggi, termasuk hilirisasi SDA market-wide shock, dan kombinasi keduanya.
dan pertanian (agro-downstream).
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
361
Page 364
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1. Skenario Stress Test Likuiditas Adapun perubahan pendapatan, nilai
Skenario stress likuiditas dibagi menjadi 3 (tiga) pencadangan, dan unrealized gain/loss serta
skenario, yaitu idiosyncratic, market wide, dan other comprehensive income Bank akan
combination yang disusun berdasarkan skenario ditransmisikan lebih lanjut memengaruhi Laba/
granular stress test Bank Indonesia dan skenario rugi periode berjalan yang berdampak terhadap
perhitungan LCR yang disesuaikan dengan modal Bank. Pada akhirnya perubahan Laba/rugi
kondisi internal BNI. dan ATMR tersebut akan berpengaruh terhadap
Kecukupan Penyediaan Modal Bank (KPMM).
2. Skenario Stress Test Solvabilitas
Uji stress aspek solvabilitas disusun guna ASUMSI YANG DIGUNAKAN MANAJEMEN
mendapatkan dampak perubahan faktor DALAM MELAKUKAN ASSESSMENT
internal (idiosyncratic), serta faktor eksternal ATAS HAL-HAL YANG BERPOTENSI
(market wide) maupun secara bersama-sama, BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP
baik secara langsung maupun tidak langsung KELANGSUNGAN USAHA BANK
terhadap solvabilitas Bank. Skenario tersebut
saling berkaitan dengan uji stress pada indikator- Beberapa asumsi yang menjadi pertimbangan
indikator kualitas aset, rentabilitas, maupun BNI dalam melakukan assessment terhadap
permodalan. kelangsungan usaha antara lain:
1. Asumsi Stress Test Likuiditas
Sejumlah faktor internal maupun eksternal Asumsi stress test likuiditas untuk masing-
(market wide) dalam kondisi stress diskenariokan masing skenario adalah sebagai berikut:
saling berdiri sendiri maupun saling berkaitan a. Skenario Idiosyncratic
memengaruhi beberapa variabel kinerja Bank. Stress likuiditas yang dipicu oleh penurunan
Perubahan tersebut selanjutnya ditransmisikan kepercayaan atau reputasi BNI yang dapat
ke dalam pos-pos Neraca dan Laba/Rugi sehingga diakibatkan oleh berbagai macam penyebab
berdampak terhadap rasio keuangan Bank. seperti penurunan rating BNI, kegagalan IT,
Keterkaitan antara masing-masing indikator terjadinya fraud internal yang signifikan atau
solvabilitas pada masing-masing skenario stress peristiwa risiko lainnya yang berdampak pada
tersebut pada akhirnya akan berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap
rasio Permodalan (KPMM). BNI yang dapat memicu penarikan DPK
secara besar-besaran oleh nasabah.
Skenario uji stress dilakukan dalam 3 skenario, b. Skenario Market-wide
dalam skenario pertama kondisi shock dipicu oleh Stress likuiditas yang dipicu oleh penurunan
faktor internal (idiosyncratic) berupa penurunan likuiditas di pasar antar bank akibat
kualitas kredit khususnya pada sejumlah Debitur memburuknya kondisi perekonomian secara
yang bergeser dari kualitas lancar menjadi keseluruhan, baik domestik dan/atau global
default, selanjutnya dalam skenario kedua sehingga menyebabkan penarikan DPK
faktor pemicu yang diperhitungkan berasal secara signifikan serta sulitnya memperoleh
dari faktor eksternal. Adapun skenario ketiga pendanaan di pasar, baik melalui likuidasi
bersifat kombinasi faktor pemicu dari internal aset yang dimiliki maupun melalui pinjaman
(idiosyncratic) bersama-sama dengan eksternal antar Bank.
(market wide). c. Skenario Combination
Stress likuiditas dipicu oleh stress akibat
Sejumlah gangguan tersebut ditransmisikan ke kombinasi peristiwa idiosyncratic dan market-
dalam kinerja keuangan Bank berupa perubahan wide.
pada sejumlah variabel. Perubahan kualitas
portofolio kredit, Net Open Position, maupun
harga pasar pada portofolio surat berharga dan
obligasi akan memengaruhi nilai Aset Tertimbang
Menurut Risiko (ATMR).
362 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 365
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Asumsi Stress Test Solvabilitas b. Skenario Market-wide Stress solvabilitas
Asumsi stress test solvabilitas untuk masing- dipicu oleh kondisi keuangan global yang
masing skenario adalah sebagai berikut: ketat, gejolak keuangan pasar, dan resesi
a. Skenario Idiosyncratic Stress solvabilitas ekonomi yang akan berdampak pada kondisi
dipicu strategi pertumbuhan kredit yang solvabilitas Bank baik pada sisi risiko kredit
kurang akurat dan disertai dengan proses maupun risiko pasar, di antaranya:
pemantauan kredit yang kurang tepat, • Menurunnya tingkat pertumbuhan PDB
sehingga menyebabkan beberapa debitur • Kenaikan inflasi
default dengan mengunakan MEV pada • Kenaikan tingkat suku bunga
skenario baseline. Penentuan debitur default • Perubahan nilai tukar
ditetapkan berdasarkan hasil assessment • Pemburukan harga komoditas
dampak kondisi makroekonomi terhadap • Pemburukan makro ekonomi lainnya
portofolio kredit BNI periode Q2 2024. • Risiko Pasar meningkat akibat tingginya
Diproyeksikan terdapat shadow NPL yield obligasi pemerintah
(kolektibiltas 1 restruk non COVID dan Pra c. Skenario Combination
NPL) sebesar Rp30,27 triliun dan diasumsikan Stress solsvabilitas dipicu oleh stress pada
sebesar 25% (Rp7,56 triliun) dari total shadow kondisi idiosyncratic dan market-wide yang
NPL akan default. berpengaruh secara bersamaan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
363
Page 366
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rincian Masalah
yang Timbul di Tahun 2024
Di tengah berbagai tantangan yang terjadi sepanjang 2024 dan berdampak pada lingkungan bisnis bank,
Perseroan senantiasa mencermati berbagai perkembangan yang terjadi dan memitigasi dampaknya pada
kinerja bisnis di tahun 2024. Adapun rincian masalah yang timbul, dampak, serta upaya penanganan yang
dilakukan oleh BNI, sebagai berikut:
Tren Kenaikan Suku Bunga
Tren suku bunga global yang tinggi (higher for longer) serta kondisi geopolitik & ekonomi global yang
bergejolak di 2024 membawa dampak di sisi pasar keuangan berupa kondisi likuiditas yang cenderung
ketat dan penurunan suku bunga acuan (BI-rate) yang sifatnya lebih terbatas seiring tekanan nilai tukar
Rupiah. Sejak April 2024, BI rate berada di level 6,25% dan baru mengalami penurunan 1x sebesar 25 bps
di September 2024.
Dampaknya Terhadap BNI:
Tekanan pada biaya DPK (Cost of Fund) yang semakin diperkuat oleh kondisi likuiditas yang ketat sehingga
menyebabkan kenaikan pada interest expense dan menekan Net Interest Margin (NIM). Menyikapi
kondisi ini, BNI mengambil langkah pro-aktif untuk mengoptimalkan insentif dari Bank Indonesia berupa
pelonggaran atas kewajiban pemenuhan giro wajib minimum (GWM) dalam rupiah kepada bank yang
menyalurkan kredit atau pembiayaan kepada sektor tertentu yang berlaku sejak 1 Juni 2024. Dengan
memanfaatkan insentif ini, Perseroan memperoleh tambahan likuiditas yang dapat dioptimalkan untuk
meningkatkan penyaluran kredit kepada masyarakat sekaligus memperbaiki struktur DPK sehingga
berdampak pada membaiknya NIM. Strategi lainnya yang dilakukan Perseroan adalah dengan melakukan
penguatan e-channel BNI baik retail maupun corporate untuk memperkuat transaksi dan peningkatan
CASA.
Pelemahan Daya Beli Masyarakat
Terdapat indikasi terjadinya pelemahan daya beli masyarakat, antara lain tergambar dari belanja konsumsi
rumah tangga sepanjang 2024 yang cenderung lebih rendah di bawah 5%, dan belum menyentuh tingkat
pertumbuhan sebelum pandemi. Moderatnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga dipengaruhi oleh
stagnannya daya beli untuk kelompok masyarakat menengah ke bawah, sebagaimana juga dicerminkan
oleh angka inflasi inti yang rendah.
Dampaknya Terhadap BNI:
Peningkatan risiko kredit, khususnya pada kredit kecil, yang belum sepenuhnya pulih dari pandemi
COVID-19. Sebagai langkah mitigasi, BNI melakukan pertumbuhan yang selektif dan prudent di segmen
kecil dengan orientasi pertumbuhan pada value chain nasabah wholesale, optimalisasi data leads, serta
penerapan scoring model untuk menjaga proses penilaian kredit berjalan cepat dan akurat berbasis data
dan model statistika, serta menjaga kualitas kredit yang disalurkan.
364 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 367
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Prospek Usaha
Tahun 2025
Berdasarkan asesmen kondisi makro ekonomi seperti bisa mencapai 60% (lebih tinggi dibandingkan tarif
yang telah diungkapkan di bagian sebelumnya, BNI impor ke Tiongkok 15-20% pada periode pertama
memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia kepemimpinan Trump). Diikuti dengan potensi
di 2024 akan ditutup di kisaran 5% (angka PDB di pemotongan pajak pendapatan dan berlanjutnya
Triwulan IV-2024 baru akan dipublikasikan di Februari insentif fiskal di AS, BNI melihat risiko inflasi AS
2025). Untuk tahun 2025, BNI memproyeksikan bisa lebih tinggi di 2025, sehingga ruang penurunan
pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran suku bunga acuan AS/Fed Fund Rate (FFR) akan
4,9%-5,4% didukung oleh konsumsi rumah tangga lebih rendah daripada perkiraan sebelumnya.
dan investasi. Faktor utama yang akan mendorong Sebagai gambaran, konsensus pasar telah merevisi
peningkatan konsumsi adalah efek belanja fiskal penurunan FFR di 2025 hanya sebesar 25bps
yang lebih diarahkan kepada permintaan domestik, dibandingkan perkiraan September-2024 di 100bps.
sedangkan faktor utama yang mendorong investasi
adalah aktivitas belanja modal dari sektor swasta. Ekspektasi pasar mengenai pemotongan suku
Hal ini sejalan dengan tren historis, di mana investasi bunga FFR terus menurun
swasta cenderung meningkat sekitar empat kuartal
setelah Pemilu. Selain itu, terbentuknya kabinet dan -25
jelasnya arah kebijakan pemerintahan baru yang pro-
pertumbuhan dan pro-konsumsi dapat memberikan
keyakinan yang lebih tinggi bagi investor. -75
-100 -100 -100
Selanjutnya, BNI memproyeksikan inflasi akan
-125
mencapai rentang 2,5-3,5% di 2025 lebih tinggi
dibandingkan tahun lalu yang berada di 1,6%. FOMC Sep-24 FOMC Nov-24 FOMC Des-24
Dua faktor utama yang dapat menyebabkan inflasi
meningkat di 2025 adalah, pertama, efek kenaikan Total Pemotongan FFR di 2024
tarif PPN untuk barang mewah dan penerapan cukai
Proyeksi Pemotongan FFR di 2025
minuman berpemanis. Kedua, peningkatan inflasi
inti seiring membaiknya konsumsi rumah tangga
secara merata. Sumber: Bloomberg, BNI Office of Chief Economist
Dari sisi risiko, BNI melihat sumber terbesarnya Oleh karena itu, seiring dengan penguatan Dollar
tetap akan berasal dari faktor eksternal terutama index serta imbal hasil US Treasury tenor 10-tahun
setelah terpilihnya Donald Trump sebagai presiden >4,0%, BNI melihat rata-rata nilai tukar Rupiah
Amerika Serikat (AS) periode 2025-2029. Dengan berpotensi dapat mencapai rata-rata Rp15.000 –
terpilihnya DonaldTrump, terdapat risiko bahwa arah 16.200/USD di 2025, sehingga ruang bagi Bank
kebijakan AS akan berorientasi ke dalam (inward Indonesia menurunkan suku bunga acuan bersifat
looking) dan berpotensi lebih agresif dibandingkan terbatas. Saat ini BNI memperkirakan penurunan
periode 2017-2020. Secara spesifik, pemerintahan BI Rate berkisar 50-75bps sepanjang 2025. Lebih
Trump mempunyai wacana menerapkan besaran lanjut, dengan mempertimbangkan faktor-faktor di
tarif impor secara luas sebesar 10-20%, dimana atas, BNI memproyeksikan pertumbuhan kredit dan
khusus untuk Tiongkok tarif tersebut direncakan DPK masing-masing akan berada pada rentang 9,0-
12,5% dan 8,0-11,0%.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
365
Page 368
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Proyeksi Variabel Makroekonomi, Rencana Bisnis Bank 2025-2027
2024F 2025F 2026F 2027F
Pertumbuhan PDB (%, FY) 4,8 – 5,2 4,9 – 5,4 5,0 – 5,6 5,1 – 5,7
Inflasi (%, FY) 1,5 – 2,5 2,5 – 3,5 2,5 – 3,5 2,4 – 3,4
BI7DRRR (%) 6,00 – 6,50 5,00 – 5,75 4,25 – 5,00 4,00 – 4,75
Nilai Tukar (Rp/USD, rerata) 15.200 – 16.200 15.000 – 16.200 14.800 – 15.800 14.400 – 15.300
Pertumbuhan DPK (% yoy) 5,0 – 10,0 8,0 – 11,0 9,0 – 11,0 9,0 – 12,0
Pertumbuhan Kredit (% yoy) 7,0 – 12,0 9,0 – 12,5 9,0 – 13,0 9,5 – 13,0
Sumber: Perhitungan BNI Office of Chief Economist
366 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 369
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Proyeksi Kinerja
Tahun 2025
Dengan memperhatikan prospek dan potensi bisnis serta kondisi makro dan mikro yang secara umum
masih positif untuk pertumbuhan bisnis, BNI telah Menyusun Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2025 dengan
beberapa hal penting sebagai berikut:
Indikator Kinerja Proyeksi Tahun 2025
Pertumbuhan Neraca yang berkualitas
Pertumbuhan Kredit 8%-10%
Pertumbuhan DPK 9%-11%
CASA Ratio >70%
NPL Gross < 2.0%
Credit Cost (Biaya CKPN terhadap Total Kredit) 1.0%-1.1%
Profitabilitas
Net Interest Margin (NIM) 4,0%-4,2%
Return on Equity (ROE) - Equity Based 14,0%-15,0%
Struktur Modal
Capital Adequacy Ratio (CAR) >20%
Kebijakan Dividen
Proyeksi Pembayaran Dividen di tahun 2025 minimal 25%
Pertumbuhan kredit secara historis memiliki korelasi yang kuat dengan pertumbuhan PDB. Dengan masih
terjaganya stabilitas perekonomian domestik, peningkatan peran intermediasi perbankan juga diperkirakan
akan terus berlanjut. Penyaluran kredit di 2025 diproyeksikan akan melanjutkan tren positif pada sektor yang
resilient dan sektor-sektor yang menjadi prioritas pemerintah. Dari sisi internal, BNI juga memiliki aspirasi
untuk tumbuh lebih baik pada level 8,0%-10,0% dibandingkan tahun 2024 (year on year). Selain dari segmen
korporasi dan konsumer yang menjadi mesin pertumbuhan utama, BNI melihat peluang pertumbuhan
kredit yang lebih baik dari segmen kecil dan menengah.
DPK industri perbankan diperkirakan masih dapat tumbuh sehat, meskipun likuiditas perbankan mungkin
akan cukup ketat pada paruh pertama 2025. Namun dengan menjaga fokus pertumbuhan DPK pada dana
retail dan dana transaksional, melanjutkan optimalisasi dan pengembangan wondr by BNI (personal
banking super-app) dan BNIdirect (business banking transactional platform), serta platform digital lainnya
yang memperkuat customer journey, serta mendorong seluruh jaringan outlet dan perusahaan anak untuk
meningkatkan produktivitas dan melihat potensi bisnis unggulan di masing-masing wilayah, Perseroan
memproyeksikan pertumbuhan DPK di kisaran 9,0%-11,0% year on year (YoY).
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
367
Page 370
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dari sisi kualitas aset, melalui transformasi yang Dalam mencapai proyeksi yang telah ditetapkan,
berjalan sejak 2021, Perseroan melakukan perbaikan Berdasarkan Rencana Bisnis yang tercantum di
fundamental pada proses kredit dan manajemen dalam dokumen Rencana Bisnis Bank (RBB) 2025-
risiko, termasuk penggunaan credit scoring dan 2027, BNI telah menetapkan 6 (enam) kebijakan
digitalisasi di segmen kecil, serta optimalisasi value strategis di 2025 sebagai upaya untuk terus tumbuh
chain segmen korporasi yang akan memungkinkan sejalan dengan permintaan pasar, yang meliputi:
untuk tumbuh secara sehat di segmen kecil dan 1. Branch Transformation meliputi penataan
menengah. Seiring dengan pertumbuhan kredit yang jaringan distribusi, baik konvensional maupun
selektif dan prudent, rasio NPL terus menunjukkan digital serta integrasinya, peningkatan
perbaikan yang impresif dan berkelanjutan dengan produktivitas RM, sales dan outlet, serta
proyeksi di 2025 akan membaik di bawah 2,0%. streamlining proses melalui digitalisasi, dan
penguatan back office.
Proyeksi pertumbuhan neraca yang berkualitas 2. Peningkatan Tabungan dan Deposito Ritel, serta
tersebut diharapkan dapat memberikan dampak Giro berbasis transaksi.
yang positif terhadap peningkatan profitabilitas BNI 3. Pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan
di tahun 2025, sehingga NIM diproyeksikan akan di seluruh segmen, dengan fokus utama pada
berada di level 4,0%-4,2% dan ROE Equity Based segmen korporasi dan turunannya, serta
pada kisaran 14,0% hingga 15,0%. Proyeksi kenaikan consumer dan wealth yang berkualitas.
profitabilitas ini diharapkan mampu memperkuat 4. Peningkatan kualitas aset untuk mendorong
permodalan yang tercermin dari Capital Adequacy penurunan Loan at Risk (LAR).
Ratio (CAR) yang terjaga di atas 20%. Level ini 5. Pengembangan platform digital yang unggul,
memberikan BNI kemampuan untuk memenuhi termasuk pengembangan berkelanjutan dari
kebutuhan ekspansi bisnis dan investasi BNI Group, wondr by BNI dan BNIdirect, serta platform yang
serta dividen yang menjanjikan tanpa berdampak mendukung customer journey.
negatif pada kecukupan modal. 6. Penguatan enablers termasuk Transformasi
human capital, penguatan arsitektur IT, serta
Dengan proyeksi kinerja yang semakin baik perbaikan cost efficiency ratio dan operations
tersebut, Perseroan optimis laba tahun 2025 akan excellence.
meningkat. Hal ini sejalan dengan komitmen BNI
dalam memberikan value yang optimal bagi seluruh
pemangku kepentingan, terutama para pemegang
saham.
368 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 371
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Aspek
Pemasaran
STRATEGI PEMASARAN
BNI berkomitmen selalu menghadirkan produk dan mengusung tema “Leading a Wondrous Nation”.
layanan terbaik untuk meningkatkan pangsa pasar yaitu upaya BNI menjadi lembaga keuangan
dan memperkuat citra merek, serta menciptakan yang terunggul dalam layanan dan kinerja untuk
nilai tambah bagi seluruh stakeholders. Di era mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tema ini
digitalisasi yang terus berkembang. BNI secara menegaskan kembali misi BNI dalam mewujudkan
konsisten memperkuat strategi transformasi digital tujuan besar, untuk selalu melayani negeri dan
sehingga menjadi lembaga keuangan terkemuka menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia.
yang unggul dalam menghadapi perubahan dan
kebutuhan pasar yang cepat serta persaingan bisnis Dalam hal digital marketing, untuk menjangkau
yang semakin ketat. segmen market yang luas, BNI mengoptimalkan
platform digital yang telah dimiliki dan dikelola
Dalam mengomunikasikan produk dan layanan oleh BNI (own media). Salah satunya adalah
terbaiknya, BNI menjalankan strategi komunikasi penggunaan media sosial organik milik BNI. Data
pemasaran yang terintegrasi dan peningkatan per 31 Desember 2024, Instagram @bni46 memiliki
penggunaan media-media digital baik secara 1.766.438 followers. Facebook BNI memiliki 411.835
korporat untuk publikasi perusahaan maupun fans, Twitter/X @BNI memiliki 1.245.035 followers,
produk-produk yang dimiliki BNI. Pesan tersebut kemudian TikTok @bni46 dengan followers saat
dimulai dari aspirasi BNI menjadi bank BUMN ini sebanyak 521.500 dan Youtube memiliki 42.200
berkapabilitas global, hingga komitmen BNI menjadi subscribers dengan lebih dari 8.000 total posts
bank berbasis digital. sepanjang 2024 dengan tingkat engagement
rate yang tinggi menjadikan media sosial BNI
BNI memiliki aspirasi untuk menjadi bank BUMN merupakan salah satu yang terbaik pada bidang
berkapabilitas global yang menjembatani pelaku usaha perbankan.
bisnis di ranah global. BNI memperkuat posisi
keberadaannya di luar negeri sebagai pintu bagi Komunikasi pemasaran juga dilakukan melalui
para investor, diaspora, dan nasabah potensial campaign di media konvensional seperti televisi,
untuk mendorong kinerja international banking. radio, OOH & public transportation, sebagai strategi
Selain itu BNI terus mengembangkan produk untuk menjangkau audience secara offline dengan
dan layanan berbasis digital baik untuk segmen jumlah viewers yang lebih massive. Selain campaign
wholesale maupun retail sehingga pada akhirnya di media konvensional, BNI menggunakan media
dapat berkontribusi signifikan untuk pertumbuhan online seperti publisher, KOL/influencers, dan media
ekonomi Indonesia. Gagasan inilah yang menjadi digital lainnya yang bertujuan untuk memperluas
dasar dari corporate message BNI dan ditegaskan jangkauan audience di seluruh segmen. Untuk target
pada peringatan HUT ke-78 di tahun 2024 dengan segmen tertentu/spesifik, BNI selalu aktif melakukan
berbagai aktivasi melalui event-event, sponsorship
dan branding di area-area premium dan strategis.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
369
Page 372
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
PANGSA PASAR
Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Pos Akun 2024 2023 2022 Persentase
Nominal Tren
(%)
Berdasarkan Aset Industri Perbankan
Industri*) (Rp-miliar) 12.172 11.428 10.488 744 6,5
BNI (Rp-miliar) 1.130 1.087 1.030 43 4,0
Pangsa Pasar terhadap Industri (%) 9,3 9,5 9,8 - (0,2)
Berdasarkan Outstanding Kredit Industri Perbankan
Industri*) (Rp-miliar) 7.657 6.966 6.275 691 9,9
BNI (Rp-miliar) 776 695 646 81 11,7
Pangsa Pasar terhadap Industri (%) 10,1 10,0 10,3 - 0,1
Berdasarkan Outstanding Dana Pihak Ketiga Industri Perbankan
Industri*) (Rp-miliar) 8.751 8.216 7.647 535 6,5
BNI (Rp-miliar) 806 811 769 (5) (0,6)
Pangsa Pasar terhadap Industri (%) 9,2 9,9 10,1 - (0,7)
Perbandingan Capital Adequacy Ratio (CAR) dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
Industri*) (%) 27,0 27,9 25,2 - (0,9)
BNI (%) 21,4 22,0 19,3 - (0,6)
Perbandingan Rasio Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
Industri*) (%) 79,0 76,8 77,1 - 2,2
BNI (%) 70,0 68,4 68,6 - 1,6
Perbandingan Rasio Return On Asset (ROA) dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
Industri*) (%) 2,7 2,7 2,5 - 0,0
BNI (Rp-miliar) 2,5 2,6 2,5 - (0,1)
Perbandingan Rasio Pinjaman terhadap Total Simpanan (LDR) dengan Rata-Rata Industri Bank Umum
Industri*) (%) 87,5 84,8 82,1 - 2,7
BNI (%) 96,1 85,8 84,2 - 10,3
*) Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Posisi per Oktober 2024
PANGSA PASAR BERDASARKAN ASET
BNI terus memposisikan dirinya sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia dalam hal aset. Pada tahun
2024, aset BNI naik menjadi Rp1.130 triliun, dengan nilai pangsa pasar berdasarkan aset terhadap industri
sebesar 9,3%.
PANGSA PASAR BERDASARKAN DANA PIHAK KETIGA (DPK)
Dalam hal penghimpunan dana, BNI mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu bank terbesar
di Indonesia. Pada tahun 2024, DPK BNI mencapai Rp806 triliun, pangsa pasar BNI dalam hal DPK adalah
sebesar 9,2%.
PANGSA PASAR BERDASARKAN PINJAMAN YANG DIBERIKAN
Dengan memperhatikan kualitas kredit, BNI juga mampu mengoptimalkan pinjaman yang diberikan
mencapai sebesar Rp776 triliun pada tahun 2024 dengan perbandingan dengan pangsa pasar sebesar 10,1%.
370 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 373
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PERBANDINGAN KINERJA SAHAM BNI DAN INDEKS LQ-45 (YTD) DI TAHUN 2024
-14,8%
-19,1%
1-Jan 1-Feb 1-Mar 1-Apr 1-Mei 1-Jun 1-Jul 1-Ags 1-Sep 1-Okt 1-Nov 1-Des
BNI LQ45
Di tengah berbagai tantangan eksternal sepanjang pihak ketiga, dengan prioritas pada pendanaan dari
tahun 2024, BNI mampu menjaga kinerja yang segmen ritel yang lebih kokoh. Dalam perjalanan ini,
solid, menghasilkan return yang optimal bagi para BNI memulai dua langkah besar untuk mendukung
pemegang saham, dan memperkuat kepercayaan visi strategisnya.
pasar. Komitmen BNI terhadap transformasi yang
berorientasi pada penguatan fundamental tercermin Transformasi kantor cabang menjadi salah satu
dalam perbaikan struktur biaya dana (Cost of Fund), inisiatif utama. Pendekatan baru ini bertujuan
peningkatan portofolio kepada nasabah blue chip, untuk mengembangkan peran kantor cabang yang
serta penurunan profil risiko yang ditunjukkan sebelumnya berfokus pada transaksi dan layanan,
melalui rasio NPL dan Credit Cost yang lebih baik. menjadi lebih berorientasi pada sales culture.
Transformasi ini memastikan BNI dapat terus Transformasi ini dilakukan secara bertahap sejak
meningkatkan ROE (Return on Equity) secara tahun 2024, menciptakan pola kerja yang lebih
berkelanjutan. produktif dan relevan dengan kebutuhan nasabah.
Seiring dengan dimulainya era pemerintahan yang Langkah lain yang tidak kalah penting adalah
baru, BNI optimis menjadi salah satu garda terdepan transformasi digital. Sebagai salah satu bank
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sistemik terbesar di Indonesia, BNI terus
melalui optimalisasi berbagai peluang strategis. BNI memprioritaskan layanan dan produk yang
melihat prospek pertumbuhan bisnis yang signifikan agile melalui transformasi digital. Komitmen ini
dan berkelanjutan sejalan dengan visi pemerintah tercermin dari berbagai inovasi yang diluncurkan
untuk meningkatkan PDB, pengentasan kemiskinan, sepanjang tahun 2024. Pada 9 Oktober 2024, BNI
serta mendukung berbagai program sektoral seperti memperkenalkan BNIdirect dengan kapabilitas baru
pembangunan infrastruktur, ketahanan energi dan sebagai platform layanan wholesale banking yang
pangan, pemberdayaan UKM, hilirisasi industri mendukung transaksi bisnis secara digital, lengkap
termasuk pertanian dan perikanan, serta program dengan fitur single sign-on untuk kemudahan akses
perumahan. Optimisme terhadap kebijakan layanan terintegrasi. Sebelumnya, pada 5 Juli
prioritas ekonomi pada pemerintahan baru, yang 2024, BNI juga meluncurkan aplikasi perbankan
diiringi dengan proses transisi yang berjalan lancar, digital terbaru untuk segmen ritel, wondr by BNI,
diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan yang berhasil mencatatkan indikator kinerja positif
kredit di sektor perbankan. dengan kontribusi signifikan terhadap pendanaan
murah (CASA). Saat ini, 70% nasabah tabungan BNI
Tahun 2024 menjadi momen penting bagi BNI merupakan pengguna wondr by BNI, mendukung
untuk melanjutkan transformasi perusahaan. Fokus perbaikan Cost of Fund (CoF) yang berkontribusi
utama diarahkan pada penguatan struktur dana pada peningkatan Net Interest Margin (NIM).
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
371
Page 374
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Melalui langkah-langkah strategis yang solid Pencapaian ini diiringi dengan pencapaian beberapa
dan didukung oleh kinerja keuangan yang terus rekor bagi Perseroan; (1) Nilai kapitalisasi pasar
membaik, BNI berhasil menjaga kepercayaan (market cap) sebesar Rp232 triliun merupakan yang
pemegang saham dan masyarakat. Fundamental terbesar yang pernah dibukukan dalam sejarah
yang kuat dan transformasi yang konsisten telah Perseroan; (2) Market cap terus meningkat didukung
memberikan prospek positif terhadap kinerja BNI kepercayaan yang tinggi dari investor, meskipun
di masa mendatang. Kepercayaan ini tercermin dari sepanjang tahun 2024 BNI mencatatkan nilai jual
performa saham BNI (BBNI) yang mencatatkan hasil bersih oleh investor asing (Net Foreign Sell) sebesar
positif sepanjang tahun 2024. -Rp868,7 miliar atau setara dengan 0,5% dari total
market cap akibat faktor eksternal; dan (3) BBNI
Hingga penutupan perdagangan di Bursa Efek masih tercatat sebagai salah satu emiten dengan
Indonesia pada 31 Desember 2024, saham BBNI tingkat likuiditas perdagangan (turnover) yang
ditutup pada harga Rp4.350 per lembar, mencatatkan tinggi di tahun 2024, dengan total nilai perdagangan
penurunan sebesar -19,1% year on year (YoY), (trading value) mencapai Rp71 triliun.
sedikit lebih rendah dibandingkan penurunan
indeks LQ-45 sebesar -14,8% YoY. Hal ini dipengaruhi BNI percaya bahwa kinerja saham yang baik ini
oleh ketidakpastian global, fluktuasi nilai tukar dan merupakan cerminan dari kualitas kinerja BNI
ketatnya likuiditas di akhir tahun 2024. Namun sepanjang tahun 2024, yang didukung oleh strategi
secara rata-rata harian harga saham bulanan jangka panjang yang tepat. Pada masa mendatang
sepanjang tahun 2024, mayoritas perform lebih baik BNI akan terus berkomitmen untuk meningkatkan
dibandingkan tahun 2023 dengan rata-rata harga profitabilitas secara berkelanjutan, menciptakan
saham FY24 sebesar Rp5.239 atau naik sebesar nilai tambah yang optimal bagi seluruh pemangku
11,1% dibandingkan rata-rata harga saham FY23. kepentingan, terutama pemegang saham.
Hal ini menunjukkan masih besarnya kepercayaan Strategi ini bertujuan untuk memastikan BNI tetap
investor terhadap BNI. menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung
pertumbuhan ekonomi nasional.
372 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 375
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kebijakan
Dividen dan Pembagiannya [ACGS C.2.4]
DASAR KEBIJAKAN PEMBAGIAN DIVIDEN DIVIDEN YANG DIBAGIKAN DI TAHUN 2024
DAN RIWAYAT PEMBAGIAN DIVIDEN
BNI menjalankan kebijakan pembayaran dividen
tunai merujuk pada Pasal 21 ayat (2) huruf b jo. RUPS Tahunan BNI untuk tahun buku 2023 yang
Pasal 26 Anggaran Dasar Bank. Dalam Anggaran diselenggarakan pada tanggal 4 Maret 2024 telah
Dasar tersebut diatur bahwa dalam RUPS Tahunan menyetujui penggunaan Laba Bersih Tahun Buku
Direksi wajib menyampaikan usulan penggunaan 2023 sebesar Rp20.909.476.149.342,- dengan rincian
laba bersih jika Bank mempunyai laba positif sebagai berikut:
kepada RUPS Tahunan mengenai besarnya jumlah
dividen kepada Pemegang Saham. Dividen 1. Sebesar 50% atau sejumlah
hanya dibayarkan berdasarkan keputusan yang Rp10.454.738.074.671,- atau sebesar
diambil dalam RUPS Tahunan. Perseroan wajib Rp280,49516984960 per saham ditetapkan
melaksanakan pembayaran dividen tunai kepada sebagai Dividen Tunai. Pembayarannya
Pemegang Saham yang berhak paling lambat 30 dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
(tiga puluh) hari setelah diumumkannya Ringkasan a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia
Risalah RUPS yang memutuskan pembagian sebesar Rp6.277.029.672.896,46 disetorkan ke
dividen tunai. Kemudian, merujuk pada Pasal 70 dan rekening Kas Umum Negara.
Pasal 71 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang b. Dividen untuk Tahun Buku 2023 dibayarkan
Perseroan Terbatas mengatur bahwa seluruh laba secara proporsional kepada setiap Pemegang
bersih setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan Saham yang namanya tercatat dalam daftar
dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen, Pemegang Saham pada tanggal pencatatan
kecuali ditentukan lain dalam RUPS. Penggunaan (Recording Date).
laba bersih termasuk penentuan jumlah penyisihan c. Direksi diberi kuasa dan wewenang dengan
untuk cadangan diputuskan oleh RUPS. Dividen hak substitusi untuk melakukan:
hanya boleh dibagikan apabila Bank mempunyai i. Penetapan jadwal dan tata cara pembagian
saldo laba yang positif. yang berkaitan dengan pembayaran
Dividen untuk tahun buku 2023 sesuai
BNI telah memiliki dan menjalankan Pedoman dengan ketentuan yang berlaku.
Kebijakan Dividen dan telah dipublikasi pada situs ii. Pemotongan pajak Dividen sesuai
web BNI. Dalam Pedoman Kebijakan pembagian Peraturan perpajakan yang berlaku.
dividen BNI adalah minimum 25% dari laba bersih iii. Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan
per tahun selaras dengan prospektus BNI, yang ketentuan yang berlaku.
jumlahnya ditentukan pada saat RUPS. Pedoman 2. Sebesar 50% atau senilai Rp10.454.074.671,-
Kebijakan dividen BNI mengatur antara lain: ditetapkan sebagai Saldo Laba Ditahan.
1. Tujuan Kebijakan Dividen.
2. Prinsip Pembagian Dividen. Berdasarkan keputusan tersebut, maka RUPS telah
3. Pertimbangan Perseroan dalam pembagian menyetujui pembayaran dividen dari laba bersih
Dividen. sebesar Rp10.454.738.074.671,- atau sekurang-
4. Jenis Dividen kurangnya sebesar Rp280,49516984960 per lembar
5. Besaran Dividen yang diberikan saham yang akan dibagikan kepada pemegang
6. Mekanisme persetujuan usulan pembagian saham dengan jadwal dan tata cara pembagian
Dividen dividen tunai Tahun Buku 2023 sebagai berikut:
7. Jangka waktu pelaksanaan pembayaran Dividen
8. Ketentuan perpajakan atas pembagian Dividen
9. Kewenangan Otoritas Jasa Keuangan dan
Perseroan dalam keadaan tertentu
10. Komunikasi kebijakan
11. Periode pengkinian Kebijakan Dividen
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
373
Page 376
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
No Keterangan Tanggal
Akhir Periode Perdagangan Saham dengan Hak Dividen (Cum Dividen)
• Pasar Reguler dan Negosiasi 14 Maret 2024
• Pasar Tunai 18 Maret 2024
Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen)
• Pasar Reguler dan Negosiasi 15 Maret 2024
• Pasar Tunai 19 Maret 2024
Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date) 18 Maret 2024
Tanggal Pembayaran Dividen Tunai 2 April 2024
Keterangan: Dengan memperhatikan best practice internasional, maka perseroan melakukan pembayaran di tahun 2024 dalam kurun waktu
kurang dari 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal RUPS yang menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk dibayarkan sebagai dividen tunai.
[ACGS A.1.1]
Tata cara pembagian dividen tunai dari laba bersih diinvestasikan di wilayah Republik Indonesia.
BNI Tahun Buku 2023 adalah sebagai berikut: Bagi WPOP DN yang tidak memenuhi ketentuan
1. Dividen Tunai dibagikan kepada Pemegang investasi sebagaimana disebutkan di atas,
Saham yang namanya tercatat dalam Daftar maka Dividen Tunai yang diterima oleh yang
Pemegang Saham (“DPS”) atau recording date bersangkutan akan dikenakan pajak penghasilan
dan/atau pemilik saham pada sub rekening efek (“PPh”) sesuai dengan ketentuan perundang-
di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) undangan yang berlaku, dan PPh tersebut wajib
pada penutupan perdagangan tanggal 18 Maret disetor sendiri oleh WPOP DN yang bersangkutan
2024. sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah
2. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya No. 9 Tahun 2021 tentang Perlakuan Perpajakan
dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI, Untuk Mendukung Kemudahan Berusaha.
pembayaran dividen tunai dilaksanakan melalui 5. Pemegang saham dapat memperoleh konfirmasi
KSEI dan didistribusikan pada tanggal 2 April pembayaran dividen melalui perusahaan efek
2024 ke dalam Rekening Dana Nasabah (RDN) dan atau bank kustodian di mana Pemegang
pada perusahaan efek dan/atau bank kustodian saham membuka rekening efek, selanjutnya
di mana Pemegang Saham membuka rekening pemegang saham wajib bertanggung jawab
efek. Sedangkan bagi Pemegang Saham yang melakukan pelaporan penerimaan dividen
sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan termaksud dalam pelaporan pajak pada tahun
kolektif KSEI, maka pembayaran dividen tunai pajak yang bersangkutan sesuai peraturan
akan ditransfer ke rekening Pemegang Saham. perundang-undangan perpajakan yang berlaku.
3. Dividen tunai tersebut dikenakan pajak sesuai 6. Bagi Pemegang Saham yang merupakan Wajib
dengan peraturan perundang-undangan Pajak Luar Negeri yang pemotongan pajaknya
perpajakan yang berlaku. akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan
4. Berdasarkan peraturan perundang-undangan Penghindaran Pajak Berganda (“P3B”) wajib
perpajakan yang berlaku, dividen tunai tersebut memenuhi persyaratan Peraturan Direktur
akan dikecualikan dari objek pajak jika diterima Jenderal Pajak No. PER-25/PJ/2018 tentang Tata
oleh pemegang saham wajib pajak badan dalam Cara Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak
negeri (“WP Badan DN”) dan Perseroan tidak Berganda serta menyampaikan dokumen bukti
melakukan pemotongan Pajak Penghasilan atas rekam atau tanda terima DGT/SKD yang telah
dividen tunai yang dibayarkan kepada WP Badan diunggah ke laman Direktorat Jenderal Pajak
DN tersebut. Dividen tunai yang diterima oleh kepada KSEI atau BAE dengan tenggat waktu
pemegang saham wajib pajak orang pribadi sesuai peraturan dan ketentuan KSEI, tanpa
dalam negeri (“WPOP DN”) akan dikecualikan adanya dokumen dimaksud, dividen tunai yang
dari objek pajak sepanjang dividen tersebut dibayarkan akan dikenakan PPh Pasal 26 sebesar
20%.
374 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 377
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Riwayat pembagian dan pembayaran Dividen 5 (lima) tahun terakhir adalah sebagai berikut:
Tahun Pembagian Dividen
2024 2023 2022 2021 2020
(untuk hasil (untuk hasil usaha (untuk hasil usaha (untuk hasil usaha (untuk hasil usaha
usaha tahun 2023) tahun 2022) tahun 2021) tahun 2020) tahun 2019)
Dividen Kas yang 10.454,7 7.324,8 2.724,6 820,1 3.846,1
Dibagikan
(Rp-miliar)
Dividen per 280,5 196,4 146,3 44,0 206,2
Lembar Saham
(Rp)
Persentase Jumlah 50% dari 40% dari 25% dari 25% dari 25% dari
Dividen Terhadap laba bersih laba bersih laba bersih laba bersih laba bersih
Laba Bersih (%) tahun berjalan tahun berjalan tahun berjalan tahun berjalan tahun berjalan
yang dapat yang dapat yang dapat yang dapat yang dapat
diatribusikan diatribusikan diatribusikan diatribusikan diatribusikan
kepada pemilik kepada pemilik kepada pemilik kepada pemilik kepada pemilik
entitas induk entitas induk entitas induk entitas induk entitas induk
tahun buku 2023 tahun buku 2022 tahun buku 2021 tahun buku 2020 tahun buku 2019
Tanggal 5 Maret 2024 16 Maret 2023 17 Maret 2022 31 Maret 2021 24 Februari 2020
Pengumuman
Tanggal 2 April 2024 14 April 2023 14 April 2022 30 April 2021 24 Maret 2020
Pembayaran
Perkembangan Jumlah Dividen Kas yang
Dibagikan 5 Tahun Terakhir
(Rp miliar) 10.454,7
7.324,8
3.846,1
2.724,6
820,1
2020 2021 2022 2023 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
375
Page 378
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kontribusi BNI
terhadap Pembangunan Nasional
BNI senantiasa tepat waktu dalam hal pembayaran kewajiban pajak atas PPh Badan, PPh Pemotongan/
Pemungutan, PPN, dan PBB. BNI juga menyampaikan dokumen kewajiban perpajakan seperti SPT tahunan
maupun bulanan serta dokumen kewajiban pada lembaga regulator dengan tepat waktu. BNI juga senantiasa
menjalankan peran sebagai wajib pajak dan pemotong/pemungut pajak sebagai bentuk kontribusi kepada
negara. Kontribusi terbesar BNI sebagai wajib pajak adalah memenuhi kewajiban PPh Badan.
Pembayaran Pajak 2022-2024 (Bank Only)
Kenaikan (Penurunan) Kenaikan (Penurunan)
2024 2023 2022 2023-2024 2022-2023
Jenis Pajak
(Rp-miliar) (Rp-miliar) (Rp-miliar) Nominal Nominal
Persentase (%) Persentase (%)
(Rp-miliar) (Rp-miliar)
PPN 537 653 557 (116) (17,76) 96 17,2
PPh Pemotongan/ 6.125 4.910 3.568 1.215 24,74 1.342 37,6
Pemungutan*)
PPh Badan 4.131 4.387 4.997 (255) (5,82) (610) (12,2)
Pajak Lainnya 101 111 103 (11) (9,74) 8 7,8
Jumlah 10.894 10.061 9.225 833 8,3 836 9,1
*) PPh Pemotongan/Pemungutan terdiri dari PPh Pasal 21/26, 15, 22, 23/26, dan PPh Pasal 4 ayat (2).
Perkembangan Jumlah Pembayaran Pajak 2022 - 2024 (Rp-miliar)
6.125
4.997 4.910
4.387
4.131
3.568
557 653 537
103 111 101
2022 2023 2024
PPN PPH (Potput) PPh Badan Pajak Lainnya
376 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 379
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi tentang
Realisasi Penggunaan Dana
Hasil Penawaran Umum
PENAWARAN UMUM EFEK SAHAM
Pada tanggal 25 November 2010, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Pemegang
Saham telah memutuskan antara lain untuk menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh
BNI melalui Penawaran Umum Terbatas III (PUT III) dengan penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(HMETD) sebesar 3.374.715.948 saham Seri C baru dengan nilai nominal Rp375 (nilai penuh) setiap lembar
saham. HMETD tersebut dapat diperdagangkan di dalam dan di luar Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai tanggal
10 Desember 2010 sampai dengan 16 Desember 2010, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku di
bidang pasar modal.
Total Perolehan Dana
Dari PUT III tersebut, Nilai bersih realisasi setelah dikurangkan dengan biaya emisi penerbitan saham adalah
sebesar Rp10,2 triliun. Rencana Penggunaan Dana yang bersumber dari Hasil Penawaran Umum Terbatas
III digunakan untuk:
1. 80% digunakan untuk penyaluran kredit Korporasi, Komersial, Usaha Kecil, serta Konsumsi.
2. 15% digunakan untuk pengembangan infrastruktur pada teknologi informasi, outlet, ATM dan lain-lain.
3. 5% digunakan untuk pengembangan anak perusahaan yaitu BNI Life, BNI Syariah, BNI Sekuritas dan BNI
Finance.
Saldo Dana
Pada 31 Desember 2018, Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas III adalah Nihil atau dengan kata lain sudah
disalurkan 100% dari dana yang diperoleh.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas III Nominal
Nilai bersih realisasi hasil penawaran umum (setelah dikurangi biaya-biaya) Rp10.216.388.163.029
Realisasi Penggunaan Dana
Sekitar 80% digunakan untuk penyaluran kredit korporasi, usaha komersial, per 31 Desember 2014 Rp8.173.110.530.423,-
usaha kecil serta konsumsi
Sekitar 15% digunakan untuk pengembangan infrastruktur pada teknologi per 31 Desember 2014 Rp1.532.458.224.454,-
informasi, outlet, ATM dan lain-lain
Sekitar 5% digunakan untuk pengembangan Perusahaan Anak BNI Life, BNI per 31 Desember 2014 Rp510.819.408.152,-
Syariah, BNI Sekuritas dan BNI Finance
Sisa Hasil Penggunaan Dana Nihil
Pada tahun 2024, BNI tidak memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana
hasil penawaran umum sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.
PENAWARAN UMUM EFEK BERSIFAT UTANG
MTN Subordinasi
BNI menerbitkan MediumTerm Notes (MTN) Subordinasi dengan tujuan untuk memperkuat modal pelengkap
(tier 2) dan modal kerja dalam rangka pengembangan usaha terutama pemberian kredit serta peningkatan
komposisi struktur perhimpunan dana jangka panjang, sesuai dengan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
OJK No. 34/POJK.03/2016.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
377
Page 380
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
MTN Subordinasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus termasuk tidak dijamin oleh Bank atau Perusahaan
Anak, Negara Republik Indonesia atau pihak ketiga lainnya dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan
bank yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Simpanan atau penggantinya sesuai dengan peraturan
perundang undangan yang berlaku dan mengikuti ketentuan pasal 19 ayat (1) huruf f Peraturan OJK No. 11/
POJK.03/2016, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016
dan merupakan kewajiban Bank yang disubordinasi, sesuai dengan ketentuan perjanjian penerbitan MTN
Subordinasi. Hak pemegang MTN Subordinasi adalah junior dengan hak-hak kreditur perusahaan lain.
Keterangan tentang MTN Subordinasi yang Ditawarkan
MTN Subordinasi diterbitkan sebesar Rp100.000.000.000,00 memiliki periode pembayaran kupon sebesar
8% p.a dan setiap 3 bulan (kuartalan), dengan basis perhitungan bunga 30/360 dengan tenor selama 5 (lima)
tahun.
Nama Medium Term Notes Subordinasi I BNI Tahun 2018
Jumlah Pokok Rp100.000.000.000
Harga Penawaran 100,0% dari nilai pokok MTN Subordinasi
Jangka Waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal Emisi
Tingkat Suku Bunga 8,0% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Triwulanan
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 10 November 2018
Jaminan MTN Subordinasi ini tidak dijamin dengan agunan khusus termasuk tidak dijamin
oleh BNI atau Perusahaan Anak, Negara Republik Indonesia atau pihak ketiga
lainnya dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan bank yang dilaksanakan
oleh lembaga penjaminan simpanan atau penggantinya sesuai dengan peraturan
perundang undangan yang berlaku dan mengikuti ketentuan pasal 19 ayat (1) huruf
f Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2016 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016 dan merupakan kewajiban BNI yang
disubordinasi, sesuai dengan perjanjian penerbitan MTN Subordinasi. Hak pemegang
MTN Subordinasi adalah junior dengan hak-hak kreditur lain pada saat likuidasi sesuai
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Peringkat Efek idAA (double A flat) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Tujuan Penggunaan Dana MTN Subordinasi
Penerbitan MTN Subordinasi tersebut bertujuan untuk memenuhi Peraturan OJK No. 14/POJK.03/2017 pasal
24 dan pasal 37 tentang Recovery Plan, di mana bank sistemik wajib memiliki surat utang berkarakteristik
modal paling lambat 31 Desember 2018.
Sisa Saldo Dana MTN Subordinasi
Sampai dengan 31 Desember 2024, BNI tidak lagi memiliki saldo dana dari MTN Subordinasi. Seluruh MTN
Subordinasi telah dilunasi.
Jadwal Pembayaran Bunga MTN
Subordinasi Tingkat suku bunga sebesar 8% per tahun yang dibayarkan periodik setiap 3 (tiga) bulan dengan
jadwal sebagai berikut:
Pembayaran Bunga MT Subordinasi
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
1 10 November 2018 8,0
2 10 Februari 2019 8,0
3 10 Mei 2019 8,0
4 10 Agustus 2019 8,0
5 10 November 2019 8,0
6 10 Februari 2020 8,0
7 10 Mei 2020 8,0
8 10 Agustus 2020 8,0
9 10 November 2020 8,0
378 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 381
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
10 10 Februari 2021 8,0
11 10 Mei 2021 8,0
12 10 Agustus 2021 8,0
13 10 November 2021 8,0
14 10 Februari 2022 8,0
15 10 Mei 2022 8,0
16 10 Agustus 2022 8,0
17 10 November 2022 8,0
18 10 Februari 2023 8,0
19 10 Mei 2023 8,0
20 10 Agustus 2023 8,0
Tier II Capital Bond 2021
BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik modal dalam bentuk Tier II Capital Bond yang didaftarkan
di Bursa Singapura (SGX Listing) dengan jumlah pokok emisi sebesar USD500.000.000,00 memiliki fitur write
down dan dapat diperhitungkan sebagai komponen modal Tier II melalui surat OJK No. S-64/PB.31/2021
tanggal 31 Maret 2021. Penerbitan Tier II Capital Bond tersebut merupakan salah satu strategi BNI dalam
penambahan permodalan Bank melalui Tier 2 Capital.
Tier II Capital Bond ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 3,75% p.a. berjangka waktu 5 (lima)
tahun. Bertindak sebagai lembaga dan profesi penunjang dalam penerbitan Tier II Capital Bond tersebut
adalah HSBC dan Citi Group. Konsultan Hukum yang digunakan adalah Ginting & Reksodiputro dan Allen
& Overy serta HSBC bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi tersebut telah memperoleh hasil
pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari Fitch Rating dengan peringkat BB dan Moody’s Rating
Ba2.
Keterangan tentang Tier II Capital Bond yang Ditawarkan
Tier II Capital Bond diterbitkan sebesar USD500.000.000,00 memiliki periode pembayaran kupon sebesar
3.75% p.a dan setiap 6 bulan (semesteran), dengan basis perhitungan bunga 30/360 dengan tenor selama
5 tahun.
Nama SS Tier II Capital Bond 2021
Jumlah Pokok USD500.000.000,00
Harga Penawaran 100,0% dari nilai pokok
Jangka Waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal emisi
Tingkat Suku Bunga 3,75% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Semesteran
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 30 September 2021
Loss Absorption Permanent write-down (partial diperbolehkan) sebesar yang di-
tentukan oleh issuer dan atas persetujuan OJK
Peringkat Efek Fitch Rating dengan peringkat BB Moody’s Rating Ba2.
Tujuan Penggunaan Dana Tier II Capital Bond
Penerbitan Tier II Capital Bond tersebut bertujuan untuk meningkatkan permodalan Bank melalui Modal Tier
II, untuk kebutuhan pendanaan umum dan meningkatkan pendanaan jangka panjang.
Saldo Dana Tier II Capital Bond
Sampai dengan 31 Desember 2024 sisa saldo dana dari Tier II Capital Bond sebesar Rp8.046 miliar atau
dengan kata lain sudah disalurkan 100% dari dana yang diperoleh.
Jadwal Pembayaran Bunga Tier II Capital Bond
Tingkat suku bunga sebesar 3,75% per tahun yang dibayarkan periodik setiap 6 (enam) bulan dengan jadwal
sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
379
Page 382
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pembayaran Bunga Tier II Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
1 30 September 2021 3,75%
2 30 Maret 2022 3,75%
3 30 September 2023 3,75%
4 30 Maret 2023 3,75%
5 30 September 2024 3,75%
6 30 Maret 2024 3,75%
7 30 September 2024 3,75%
8 30 Maret 2025 3,75%
9 30 September 2025 3,75%
10 30 Maret 2025 3,75%
Additional Tier I Capital Bond 2021
BNI menerbitkan instrumen utang berkarakteristik modal dalam bentuk Additional Tier I Capital Bond yang
didaftarkan di Bursa Singapura (SGX Listing) dengan jumlah pokok emisi sebesar USD600.000.000,00
memiliki fitur write down dan dapat diperhitungkan sebagai komponen modal Tier I melalui surat OJK
No. S-210/PB.31/2021 tanggal 30 September 2021.
Penerbitan Additional Tier I Capital Bond tersebut bertujuan untuk meningkatkan Modal Tier I,
pendanaan umum, dan meningkatkan struktur dana jangka panjang. Additional Tier I Capital Bond
ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 4,30% p.a. berjangka waktu perpetual (tidak memiliki
jatuh tempo) dengan opsi call setelah 5,5 (lima setengah) tahun. Bertindak sebagai lembaga dan
profesi penunjang dalam penerbitan Additional Tier I Capital Bond tersebut adalah BNI Sekuritas,
JP Morgan dan UBS. Konsultan Hukum yang digunakan adalah Hadiputranto, Hadinoto & Partners
dan Baker McKenzie serta HSBC bertindak sebagai Trustee dan Paying Agent. Obligasi tersebut telah
memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari Moody’s Rating yaitu Ba3.
Keterangan tentang Additional Tier I Capital Bond yang Ditawarkan
Additional Tier I Capital Bond diterbitkan sebesar USD600.000.000,00 memiliki periode pembayaran kupon
sebesar 4,3% p.a dan setiap 6 bulan (semesteran), dengan basis perhitungan bunga 30/360 dengan tenor
selama 5,5 tahun hingga tanggal opsi call.
Nama Additional Tier I Capital Bond BNI Tahun 2021
Jumlah Pokok USD600.000.000,00
Harga Penawaran 100,0% dari nilai pokok
Jangka Waktu Perpetual, Non Callable 5,5 tahun sejak tanggal Emisi
Tingkat Suku Bunga 4,3% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Semesteran
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 24 Maret 2022
Loss Absorption Write-down permanen (full atau partial) pada saat kondisi Point of Non-Viability
ditentukan oleh OJK.
Peringkat Efek Moody’s Rating Ba3.
Tujuan Penggunaan Dana Additional Tier I Capital Bond
Penerbitan Additional Tier I Capital Bond tersebut bertujuan untuk meningkatkan permodalan Bank melalui
Modal Tier II, untuk kebutuhan pendanaan umum dan meningkatkan pendanaan jangka panjang.
Saldo Dana Additional Tier I Capital Bond
Sampai dengan 31 Desember 2024 sisa saldo dana dari Additional Tier I Capital Bond sebesar Rp9.653 miliar
atau dengan kata lain sudah disalurkan 100% dari dana yang diperoleh.
380 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 383
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jadwal Pembayaran Bunga Additional Tier I Capital Bond
Tingkat suku bunga sebesar 4,30% per tahun yang dibayarkan periodik setiap 6 (enam) bulan dengan jadwal
sebagai berikut:
Pembayaran Bunga Additional Tier I Capital Bond
Bunga Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
1 24 Maret 2022 4,3%
2 24 September 2023 4,3%
3 24 Maret 2023 4,3%
4 24 September 2024 4,3%
5 24 Maret 2024 4,3%
6 24 September 2025 4,3%
7 24 Maret 2025 4,3%
8 24 September 2026 4,3%
9 24 Maret 2026 4,3%
10 24 September 2026 4,3%
11 24 Maret 2027 4,3%
Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I
BNI telah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK melalui surat No. S-93/D.04/2022 di tanggal 10 Juni 2022
untuk menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk Tahun 2022 (“Green Bond”). Green Bond diterbitkan dengan nilai Rp5.000.000.000.000,00 dan terdiri
dari 2 (dua) seri, yaitu seri A dan B, dengan tenor berturut-turut yaitu 3 tahun dan 5 tahun serta besar kupon
berturut-turut yaitu sebesar 6,35% dan 6,85%. Green Bond kemudian diterbitkan pada tanggal 21 Juni 2022
dan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 22 Juni 2022. BNI telah memperoleh Rating idAAA
atas Green Bond dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dan Opini Pihak Kedua yang diberikan oleh
Sustainalytics.
Nama Obligasi Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk Tahun 2022
Jumlah Pokok Obligasi Sebesar Rp5.000.000.000.000,00
Harga Penawaran 100,00% dari jumlah pokok Obligasi
Jangka Waktu Seri A: 3 (tiga) tahun sejak tanggal Emisi Seri
B: 5 (lima) tahun sejak tanggal Emisi
Satuan Pemindahbukuan Rp1 atau kelipatannya
Satuan/Perdagangan Rp5.000.000 atau kelipatannya
Tingkat Suku Bunga Obligasi Seri A: 6,35% per tahun
Seri B: 6,85% per tahun
Jenis Tingkat Suku Bunga Tetap
Periode Pembayaran Bunga Triwulanan
Tanggal Pembayaran Bunga Pertama 21 September 2022
Jaminan Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh
harta kekayaan Bank baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik
yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi
Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab
Undang-Undang Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi ini adalah paripassu tanpa
hak preferen dengan hak-hak kreditur lainnya baik yang ada sekarang maupun di
kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur yang dijamin secara khusus dengan kekayaan
Bank baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
Peringkat Efek idAAA (triple A) dari Pefindo
Dana Pelunasan Obligasi (Sinking Bank tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi dengan
Fund) pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan
tujuan rencana penggunaan dana emisi.
Pembelian Kembali (Buyback) Green Bond ini mempunyai opsi untuk pembelian kembali (buyback) berdasarkan
syarat-syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan
Wali Amanat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan
Obligasi ini sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian
Perwaliamanatan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
381
Page 384
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Rencana Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I
Dana hasil penerbitan Green Bond setelah dikurangi biaya emisi, seluruhnya akan digunakan BNI untuk
pembiayaan maupun pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan
Lingkungan (KUBL), yaitu proyek-proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi,
pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan
penggunaan tanah yang berkelanjutan, konservasi keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi
ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, gedung
berwawasan lingkungan, dan pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 60/
POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green
Bond).
Informasi Perubahan Penggunaan Dana
Sepanjang tahun 2024 tidak terdapat perubahan penggunaan dana.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond) I
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Rencana Penggunaan Realisasi Penggunaan
Umum Dana Dana
Pembiayaan Pembiayaan Sisa Dana
Jumlah maupun maupun Hasil
Jenis Penawaran pembiayaan pembiayaan
Tanggal Biaya Jumlah
Penawaran Umum Hasil Kembali Total Kembali Total
Efektif Penawaran Penawaran
Umum Hasil Bersih proyek- (Rp- proyek- (Rp-
Umum Umum
Penawaran (Rp-miliar) proyek dalam miliar) proyek dalam miliar) (Rp-miliar)
(Rp-miliar)
Umum kategori kategori
(Rp-miliar) KBUL* (Rp- KBUL* (Rp-
miliar) miliar)
Obligasi
Berwawasan
Lingkungan
(Green
10 Juni
Bond) I PT 5.000 16 4.929 4.929 4.929 4.929 4.929 -
2022
Bank Negara
Indonesia
(Persero) Tbk
Tahun 2022
*) Kategori KUBL (Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan): proyek-proyek yang berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi,
pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan,
konservasi keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi
perubahan iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond).
Saldo Dana
Sampai dengan 31 Desember 2024 sisa saldo dana dari Green Bond sebesar Rp4.929 miliar atau dengan
kata lain sudah disalurkan 100% dari dana yang diperoleh.
Jadwal Pembayaran Bunga
Pembayaran Bunga Green Bond
Bunga Seri A Seri B
Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
1 21 September 2022 6,35% 21 September 2022 6,85%
2 21 Desember 2022 6,35% 21 Desember 2022 6,85%
3 21 Maret 2023 6,35% 21 Maret 2023 6,85%
4 21 Juni 2023 6,35% 21 Juni 2023 6,85%
5 21 September 2023 6,35% 21 September 2023 6,85%
6 21 Desember 2023 6,35% 21 Desember 2023 6,85%
7 21 Maret 2024 6,35% 21 Maret 2024 6,85%
8 21 Juni 2024 6,35% 21 Juni 2024 6,85%
9 21 September 2024 6,35% 21 September 2025 6,85%
382 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 385
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pembayaran Bunga Green Bond
Bunga Seri A Seri B
Ke- Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%) Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Bunga (%)
10 21 Desember 2024 6,35% 21 Desember 2025 6,85%
11 21 Maret 2025 6,35% 21 Maret 2026 6,85%
12 21 Juni 2025 6,35% 21 Juni 2026 6,85%
13 21 September 2025 6,85%
14 21 Desember 2025 6,85%
15 21 Maret 2026 6,85%
16 21 Juni 2026 6,85%
17 21 September 2026 6,85%
18 21 Desember 2026 6,85%
19 21 Maret 2027 6,85%
20 21 Juni 2027 6,85%
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
383
Page 386
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Negotiable Certificate
of Deposit (NCD) Rupiah & Valas
BNI telah menerbitkan Negotiable Certificate of 3. Pada semester I 2017, BNI menerbitkan NCD
Deposit (NCD) Rupiah dan Valas scripless (tanpa Rupiah scripless dengan total realisasi emisi
warkat) yang bertujuan untuk likuiditas serta sebesar Rp2,7 triliun.
memperkuat struktur dan komposisi pendanaan 4. Pada scripless I 2019, BNI menerbitkan NCD
Rupiah. Rincian NCD yang diterbitkan BNI adalah Rupiah scripless sebanyak dua kali dengan total
sebagai berikut: realisasi emisi sebesar Rp950 miliar (NCD Rupiah
1. Pada semester I 2016, BNI berhasil menerbitkan I BNI Tahun 2019) dan Rp1 triliun (NCD Rupiah II
NCD Rupiah scripless untuk pertama kalinya BNI Tahun 2019).
dengan emisi sebesar Rp3,0 triliun dalam 6 seri 5. Pada Semester II 2019, BNI kembali menerbitkan
tenor (6 bulan sampai dengan 3 tahun). NCD Rupiah scripless dengan nilai emisi sebesar
2. Pada semester II 2016, BNI kembali menerbitkan Rp2,39 triliun.
NCD Rupiah scripless dengan total realisasi 6. Pada Semester I 2020, BNI menerbitkan NCD
emisi sebesar Rp2,2 triliun, dari target semula Rupiah scripless dengan nilai emisi sebesar
Rp1 triliun (oversubscribe). Oversubscription ini Rp1,39 triliun.
menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan dan 7. Pada Semester II 2022, BNI menerbitkan NCD
minat investor kepada BNI. Rupiah scripless dengan nilai emisi sebesar
Rp2,5 Triliun dan NCD USD scripless dengan nilai
emisi sebesar USD31,5 juta (eq. Rp500 miliar).
Tahap Average Rate
Tanggal Mata Uang Principal (Rp-miliar) Jumlah (Rp-miliar)
Penerbitan (%)
1 16 Juni 2016 Rupiah 3.023 2.598 8,20%
2 27 September 2016 Rupiah 2.200 1.877 6,70%
3 10 Maret 2017 Rupiah 2.700 2.483 7,00%
4 28 Maret 2019 Rupiah 1.000 950 7,70%
5 28 Juni 2019 Rupiah 1.000 1.000 7,55%
6 25 September 2019 Rupiah 2.390 2.232 6,61%
7 12 Mei 2020 Rupiah 1.390 611,6 5,60%
8 8 Desember 2022 Rupiah 2.500 2.390 6,04%
9 8 Desember 2022 USD 500 489 4,25%
384 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 387
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi Material Mengenai Corporate
Action, Investasi, Ekspansi, Divestasi,
Penggabungan Usaha, Akuisisi, dan/
atau Restrukturisasi Utang/Modal
INFORMASI MATERIAL MENGENAI REALISASI ATAS RENCANA AKSI KORPORASI
Sepanjang tahun 2024, BNI tidak melakukan rencana aksi korporasi seperti penjualan aset, dan setoran
modal.
INFORMASI MATERIAL MENGENAI PENERBITAN SURAT UTANG
1. Tanggal Kejadian : 5 April 2024 dan 8 April 2024
2. Jenis Informasi atau Fakta : Informasi atau Fakta Material Lainnya:
Material Penerbitan Surat Utang Senior BNI 2024 sebesar USD500.000.000 (lima ratus juta
Dolar Amerika Serikat) dan terdaftar pada Singapore Stock Exchange.
3. Uraian Informasi atau Fakta : Pada tanggal 5 April 2024, Perseroan telah menerbitkan Surat Utang Senior BNI
Material 2024 sebesar USD 500.000.000 (lima ratus juta Dolar Amerika Serikat) dengan
bunga sebesar 5,28% (lima koma dua delapan persen) per tahun dengan merujuk
pada ketentuan Regulation S (”Reg S”) berdasarkan US Securities Act, yang
selanjutnya telah terdaftar pada Singapore Stock Exchange pada tanggal 8 April
2024.
Surat Utang Senior BNI 2024 tersebut merupakan bagian dari penerbitan program
Euro Medium Term Note yang dibentuk pada tanggal 6 Mei 2020 (dan telah
diperbaharui pada tanggal 22 Maret 2021 dan 26 Maret 2024) (selanjutnya disebut
”Program EMTN”). Berdasarkan Program EMTN, Perseroan dapat menerbitkan
surat utang secara bertahap dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya
USD2.000.000.000 (dua miliar Dolar Amerika Serikat).
Dana hasil penerbitan Surat Utang Senior BNI 2024 sebesar USD500.000.000
dengan jangka waktu 5 (lima) tahun tersebut akan digunakan untuk keperluan
pembiayaan dan pendanaan umum Perseroan.
4. Dampak kejadian, informasi : Pembentukan dan rencana penerbitan Surat Utang Senior BNI 2024 tersebut akan
atau fakta material tersebut memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan Perseroan.
terhadap kegiatan operasional,
hukum, kondisi keuangan, atau
kelangsungan usaha Emiten
atau Perusahaan Publik.
5. Keterangan lain-lain : Penawaran Surat Utang Senior BNI 2024 ini bukan merupakan penawaran umum
di Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No. 8 tahun 1995
tentang Pasar Modal sebagaimana telah diubah Undang-Undang No. 4 Tahun
2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dan peraturan
pelaksanaannya.
Rencana penerbitan Surat Utang Senior BNI 2024 memiliki nilai kurang dari
20% ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per tanggal
31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis
& Rekan (firma anggota jaringan PricewaterhouseCoopers) selaku auditor
independen, dan karenanya bukan merupakan Transaksi Material sebagaimana
Peraturan OJK No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
385
Page 388
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
INFORMASI MATERIAL MENGENAI INFORMASI MATERIAL MENGENAI
INVESTASI EKSPANSI, DIVESTASI, PENGGABUNGAN
USAHA, AKUISISI, DAN RESTRUKTURISASI
Pada 26 September 2024, Perseroan telah efektif UTANG/MODAL
melakukan penyertaan modal kepada PT Kliring
Penjaminan Efek Indonesia (“KPEI”) suatu entitas Selama tahun 2024, Perseroan tidak melakukan
yang memiliki fungsi sebagai Lembaga Kliring dan kegiatan ekspansi, divestasi, penggabungan usaha,
Penjaminan untuk Pasar Modal Indonesia sebesar akuisisi, dan restrukturisasi utang/modal sehingga
Rp20.000.000.000,- (Dua Puluh Miliar Rupiah) informasi terkait tujuan, nilai transaksi, dan sumber
atau sebanyak 2.500 lembar saham. Pelaksanaan dana kegiatan ekspansi, divestasi, penggabungan
penyertaan modal ini dimaksudkan sebagai bentuk usaha, akuisisi, dan restrukturisasi utang/modal
dukungan atas inisiatif pengembangan Central tidak disajikan. [ACGS A.3.1]
Counterparty untuk Transaksi Derivatif Suku
Bunga dan Nilai Tukar Over-The-Counter (“CCP-
SBNT”) yang merupakan bagian dari implementasi
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan,
serta Peraturan Bank Indonesia Nomor 6 Tahun 2024
tentang Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing. Dengan
pelaksanaan penyertaan modal ini Perseroan
memiliki kepemilikan saham sebanyak 1,11% di
KPEI. Penyertaan Modal juga dilakukan oleh Bank
Indonesia Bersama 7 Bank Umum lain.
Dalam rangka penyertaan modal kepada KPEI,
Perseroan telah memperoleh persetujuan dan/
atau izin yang diperlukan dan telah memenuhi
persyaratan-persyaratan dalam rangka penyertaan
modal sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk
namun tidak terbatas pada perolehan persetujuan
penyertaan dari otoritas/regulator yang terkait.
386 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 389
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Informasi Transaksi Material
yang Mengandung Benturan
Kepentingan dan/atau Transaksi Afiliasi
dengan Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi
Dalam rangka melindungi kepentingan pemegang Selama tahun 2024 tidak terdapat transaksi material
saham dan pemangku kepentingan, setiap transaksi maupun transaksi yang mengadung benturan
material khususnya yang mengandung benturan kepentingan yang memerlukan persetujuan
kepentingan dan/atau transaksi afiliasi dilakukan pemegang saham independen/minoritas dalam
melalui prosedur yang memadai. [ACGS A.8.1] RUPS.
Direksi BNI juga memastikan bahwa transaksi TRANSAKSI AFILIASI DENGAN PIHAK
material maupun transaksi afiliasi/pihak berelasi AFILIASI/PIHAK BERELASI
dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang
berlaku umum. Dewan Komisaris dan Komite Audit Definisi Pihak Afiliasi/Berelasi
berperan dalam memastikan transaksi dilaksanakan Yang dimaksud dengan afiliasi adalah:
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum 1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan
dan dilakukan melalui prosedur yang memadai, keturunan sampai derajat kedua, baik secara
antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip horizontal maupun vertikal.
transaksi yang wajar (arm’s length principle), serta 2. Hubungan antara pihak dengan pegawai,
menunjuk pihak independen untuk mengevaluasi direktur, atau komisaris dari pihak tersebut.
kewajaran nilai transaksi. [ACGS A.3.1, A.8.1, A.9.1] 3. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan di mana
terdapat 1 (satu) atau lebih anggota direksi atau
Transaksi material dan transaksi afiliasi/pihak dewan komisaris yang sama.
berelasi dilakukan berpedoman pada peraturan 4. Hubungan antara perusahaan dan pihak, baik
perundang-undangan antara lain PSAK, Peraturan langsung maupun tidak langsung, mengendalikan
OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut.
dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42”), 5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang
serta Peraturan OJK No. 32/POJK.03/2018 tentang dikendalikan, baik langsung maupun tidak
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Bank langsung, oleh pihak yang sama.
Umum). 6. Hubungan antara perusahaan dan pemegang
saham utama.
TRANSAKSI MATERIAL DAN TRANSAKSI
YANG MENGANDUNG BENTURAN Kebijakan Perusahaan terkait Mekanisme
KEPENTINGAN Penelaahan (Review) dan Persetujuan atas
Transaksi dan Pemenuhan Peraturan dan
Dengan memperhatikan POJK 42, terhadap transaksi Ketentuan Terkait
afiliasi/pihak berelasi yang memenuhi batasan BNI melakukan transaksi dengan pihak afiliasi/
nilai transaksi material, Perseroan menerapkan berelasi yang dijalankan dengan mengacu pada
ketentuan bahwa transaksi wajib terlebih dahulu PSAK 7 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak
memperoleh persetujuan pemegang saham Berelasi” dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
independen atau pemegang saham minoritas No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
(disinterested shareholders). Dalam RUPS, suara dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42”),
setuju harus diberikan oleh lebih dari 50% pemegang dan Peraturan Otoritas Jasak Keuangan No. 38/
saham yang tidak berkepentingan atas transaksi POJK.03/2019 tentang Batas Maksimum Pemberian
(disinterested shareholders). Pemegang saham Kredit dan Penyediaan Dana Besar bagi Bank Umum.
pengendali yang memiliki benturan kepentingan
dianggap menyetujui keputusan yang dibuat oleh Berdasarkan POJK 42, Transaksi Afiliasi didefinisikan
pemegang saham minoritas. [ACGS A.9.2] sebagai setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan
terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan terbuka
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
387
Page 390
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
atau afiliasi dari anggota Direksi, anggota Dewan Dewan Komisaris bersama dengan Direksi terus
Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau mengembangkan, mengadopsi, mengungkapkan
Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau dan menyempurnakan kebijakan terkait transaksi
transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka afiliasi/berelasi, serta menjalankan proses yang
atau perusahaan terkendali untuk kepentingan kuat untuk menyetujui, meninjau, dan memantau
Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi transaksi tersebut apabila terdapat konflik
dari anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, kepentingan yang melekat. Hal ini termasuk
Pemegang Saham Utama, atau Pengendali. membentuk dan atau melibatkan Komite Audit.
Komite Audit BNI memiliki tugas untuk me-review
Seluruh transaksi afiliasi di BNI dilakukan dan memberikan rekomendasi atas transaksi pihak
berdasarkan prosedur yang memadai untuk afiliasi/berelasi yang signifikan, dan menyampaikan
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan hal tersebut kepada Dewan Komisaris guna
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum. menentukan apakah transaksi tersebut merupakan
kepentingan terbaik bagi Perusahaan. Jika demikian,
Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris maka Komite Audit dapat menentukan persyaratan
atas Transaksi Afiliasi yang adil dan reasonable. [ACGS C.4.1]
BNI dalam menjalankan transaksi afiliasi senantiasa
memperhatikan POJK 42. Dengan merujuk pada PENGUNGKAPAN TRANSAKSI AFILIASI/
peraturan tersebut, Direksi menyatakan bahwa BERELASI
setiap transaksi afiliasi telah melalui prosedur
yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi POJK 42 mengatur mengenai kewajiban
afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis prosedur bagi Perusahaan Terbuka termasuk
yang berlaku umum, antara lain melalui proses pengecualiannya, dalam hal melaksanakan
penelaahan, dilakukan dengan memenuhi prinsip Transaksi Afiliasi. Sesuai Pasal 8 dan Pasal 9 POJK
transaksi yang wajar (arms-length principle), 42, Transaksi Afiliasi yang merupakan kegiatan
memperhatikan ketentuan terhadap Pasal 3 POJK usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan
42, serta melalui prosedur persetujuan berdasarkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,
tiering kewenangan khususnya terhadap transaksi berulang, dan/atau berkelanjutan, diungkapkan
dengan pihak berelasi yang material/signfikan. dalam laporan tahunan atau laporan keuangan
Dewan Komisaris dan Komite Audit berperan tahunan Perusahaan Terbuka.
dalam melakukan prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan Pada tahun 2024, transaksi afiliasi/berelasi yang
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum dijalankan BNI dalam rangka menghasilkan
antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,
transaksi yang wajar (arms-length principle). [ACGS berulang, dan/atau berkelanjutan adalah sebagai
A.8.1, A.9.1] berikut:
Pengungkapan Transaksi Pihak Afiliasi/Berelasi [ACGS C.4.2]
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak yang Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
Bertransaksi Afiliasi/Berelasi Rp
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Pinjaman yang Pengendalian melalui 180.259.621
(BPJS) Kesehatan diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 5.026.165.185
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Efek-efek yang Pengendalian melalui 629.937.505.333
(BPJS) Ketenagakerjaan diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia
Kementerian Keuangan Republik Indonesia Efek-efek Pengendalian melalui 1.675.069.413.441
Pemerintah Republik Indonesia
Efek-efek yang Pengendalian melalui 619.938.497.312
diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia
Obligasi Pemerintah Pengendalian melalui 126.661.172.018.732
Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 48.557.045.663
diterima Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 36.774.521.685.704
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 5.841.173.354.281
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
Perum BULOG dan Entitas Anak Irrevocable Letters Pengendalian melalui 398.922.121.141
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
388 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 391
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak yang Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
Bertransaksi Afiliasi/Berelasi Rp
Pinjaman yang Pengendalian melalui 19.742.437.677.134
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 155.217.734.949
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
Perum Percetakan Uang Republik Indonesia Garansi bank Pengendalian melalui 89.931.586.172
(“Perum Peruri”) dan Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 21.664.626.944
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 124.997.642.360
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 1.710.762.283
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
Perum Perumnas Garansi bank Pengendalian melalui 600.708.256
Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 127.875.981.917
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan Entitas Efek-efek Pengendalian melalui 49.917.012.084
Anak Pemerintah Republik Indonesia
Wesel ekspor dan Pengendalian melalui 104.616.414.732
tagihan lainnya Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 59.768.561.562
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 1.648.980.340.583
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 11.051.002.535
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 1.667.598.621.058
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 965.677.837
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Amarta Karya (Persero) Garansi bank Pengendalian melalui 2.402.903.050
Pemerintah Republik Indonesia
PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Pinjaman yang Pengendalian melalui 44.274.139
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 269.712.660
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Efek-efek yang Pengendalian melalui 39.996.032.084
Republik Indonesia (Persero) diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) dan Garansi bank Pengendalian melalui 45.025.133.436
Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 2.065.008.106.641
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 2.943.963.147
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia Efek-efek Pengendalian melalui 1.980.974.733.644
(Persero) dan Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Efek-efek yang Pengendalian melalui 85.975.640.880
diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 38.019.424.023
Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 631.452.026.818
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 3.578.754.283
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Entitas Giro pada bank lain Pengendalian melalui 40.262.568.346
Anak Pemerintah Republik Indonesia
Penempatan pada Pengendalian melalui 1.097.013.340.003
bank lain dan Bank Pemerintah Republik Indonesia
Indonesia
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
389
Page 392
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak yang Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
Bertransaksi Afiliasi/Berelasi Rp
Efek-efek Pengendalian melalui 1.278.725.065.288
Pemerintah Republik Indonesia
Wesel ekspor dan Pengendalian melalui 668.800.314.797
tagihan lainnya Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 41.508.981.201
Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan Derivatif Pengendalian melalui 57.994.021.775
Pemerintah Republik Indonesia
Investasi pada Pengendalian melalui 12.748.126.558.168
entitas asosiasi dan Pemerintah Republik Indonesia
penyertaan saham
Efek-efek yang Pengendalian melalui 55.982.782.107
diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 1.525.653.953.451
diterima Pemerintah Republik Indonesia
Efek-efek Pengendalian melalui 3.218.478.599
subordinasi Pemerintah Republik Indonesia
Liabilitas derivatif Pengendalian melalui 37.180.391.561
Pemerintah Republik Indonesia
Liabilitas Akseptasi Pengendalian melalui 834.267.224.219
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 1.942.938.879.652
Pemerintah Republik Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan Giro pada bank lain Pengendalian melalui 2.357.286.359
Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Penempatan pada Pengendalian melalui 50.000.000.000
bank lain dan Bank Pemerintah Republik Indonesia
Indonesia
Efek-efek Pengendalian melalui 689.191.896.376
Pemerintah Republik Indonesia
Wesel ekspor dan Pengendalian melalui 203.484.517.318
tagihan lainnya Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan Derivatif Pengendalian melalui 31.688.802.667
Pemerintah Republik Indonesia
Efek-efek yang Pengendalian melalui 352.030.375.559
diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia
Liabilitas derivatif Pengendalian melalui 20.802.514.529
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 96.802.421.825
Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 7.821.687.896.386
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 902.904.988.272
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Giro pada bank lain Pengendalian melalui 354.460.010
Pemerintah Republik Indonesia
Penempatan pada Pengendalian melalui 473.177.550.251
bank lain dan Bank Pemerintah Republik Indonesia
Indonesia
Efek-efek Pengendalian melalui 24.486.656.740
Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan Akseptasi Pengendalian melalui 1.000.000
Pemerintah Republik Indonesia
PT Barata Indonesia (Persero) Garansi bank Pengendalian melalui 1.649.520.662
Pemerintah Republik Indonesia
PT Bio Farma (Persero) Pinjaman yang Pengendalian melalui 2.171.366.376.651
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 1.094.969.983
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
390 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 393
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak yang Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
Bertransaksi Afiliasi/Berelasi Rp
Garansi bank Pengendalian melalui 74.400.000
Pemerintah Republik Indonesia
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Garansi bank Pengendalian melalui 164.897.120.199
Pemerintah Republik Indonesia
PT Brantas Abipraya (Persero) Wesel ekspor dan Pengendalian melalui 1.905.956.488.564
tagihan lainnya Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 38.703.348.125
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 551.717.728.630
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 10.256.091.828
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 25.000.000.000
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Danareksa (Persero) dan Entitas Anak Efek-efek Pengendalian melalui 2.758.638.784.000
Pemerintah Republik Indonesia
Wesel ekspor dan Pengendalian melalui 321.559.467.813
tagihan lainnya Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 146.703.744.656
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 1.549.759.701.688
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 91.520.942.167
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 370.052.407.864
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 1.276.863.209
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Djakarta Lloyd (Persero) dan Entitas Anak Pinjaman yang Pengendalian melalui 110.792.997.226
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 21.365.623
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan Tagihan Derivatif Pengendalian melalui 390.748.133
Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 3.695.997.525.163
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 446.520.016
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
Garansi Bank Pengendalian melalui 196.250.000
Pemerintah Republik Indonesia
PT Hutama Karya (Persero) dan Entitas Anak Efek-efek Pengendalian melalui 386.870.400.000
Pemerintah Republik Indonesia
Wesel ekspor dan Pengendalian melalui 993.367.141.919
tagihan lainnya Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 445.931.142.858
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 2.964.795.832.456
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 185.879.475.513
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 1.813.311.642.966
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 152.570.798.954
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) Efek-efek Pengendalian melalui 24.465.475.280
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 791.975.345
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 3.244.823.056.789
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
391
Page 394
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak yang Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
Bertransaksi Afiliasi/Berelasi Rp
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 5.072.763.175
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 76.075.200
Pemerintah Republik Indonesia
PT Indra Karya (Persero) Garansi bank Pengendalian melalui 6.654.954.387
Pemerintah Republik Indonesia
PT Industri Kereta Api (Persero) dan Entitas Garansi bank Pengendalian melalui 50.870.260.484
Anak Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 573.806.355.277
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
PT Industri Telekomunikasi Indonesia Garansi bank Pengendalian melalui 308.072.518
(Persero) Pemerintah Republik Indonesia
PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan Entitas Efek-efek Pengendalian melalui 4.825.057.560
Anak Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 150.374.783.508
Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 14.511.462.813.927
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 272.956
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Efek-efek Pengendalian melalui 41.635.462.230
Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 8.681.769.696
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 4.687.981.821.471
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 5.205.826.588
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Krakatau Steel (Persero) dan Entitas Anak Wesel ekspor dan Pengendalian melalui 12.198.147.099
tagihan lainnya Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 10.860.808.950
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 5.249.468.381
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 27.116.725.950
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 4.699.123.467.623
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 1.208.377.429.417
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Len Industri (Persero) dan Entitas Anak Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 266.911.335.996
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi Bank Pengendalian melalui 781.895.847.770
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 337.571.241.955
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 211.190.749.404
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 3.583.347.905.064
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Efek-efek Pengendalian melalui 65.718.283.155
Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Garansi Bank Pengendalian melalui 62.791.568.453
Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 870.707.856.243
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 3.956.960.827
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Irrevocable Letters Pengendalian melalui 10.801.487.806
dan Entitas Anak of Credit Pemerintah Republik Indonesia
392 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 395
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak yang Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
Bertransaksi Afiliasi/Berelasi Rp
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Efek-efek Pengendalian melalui 122.127.936
dan Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 1.218.513.113.471
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi Bank Pengendalian melalui 514.688.045.623
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 548.384.084.871
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 540.958.445.525
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 1.933.554.475
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Garansi Bank Pengendalian melalui 58.198.855.995
(Persero) Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 67.924.581.814
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 292.727.490.600
Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 11.122.297.625
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 7.540.938.939.984
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 2.187.737.755
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Pertamina (Persero) dan Entitas Anak Efek-efek Pengendalian melalui 69.078.054.895
Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 8.545.582.147
Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan Derivatif Pengendalian melalui 2.567.652.733
Pemerintah Republik Indonesia
Efek-efek yang Pengendalian melalui 12.996.002.989
diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia
Liabilitas Derivatif Pengendalian melalui 26.893.175.416
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi Bank Pengendalian melalui 4.728.735.075.224
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 1.017.057.252.609
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 4.288.890.195.329
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 19.261.164.263
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Perusahaan Listrik Negara (“PLN”) Efek-efek Pengendalian melalui 719.619.280.747
(Persero) dan Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan derivatif Pengendalian melalui 228.720.194.900
Pemerintah Republik Indonesia
Liabilitas derivatif Pengendalian melalui 69.963.823.603
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 363.998.928.063
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 135.576.230.886
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 8.538.267.520.696
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 1.014.647.434.792
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Pos Indonesia (Persero) dan Entitas Anak Garansi bank Pengendalian melalui 1.700.582.143
Pemerintah Republik Indonesia
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
393
Page 396
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak yang Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
Bertransaksi Afiliasi/Berelasi Rp
Pinjaman yang Pengendalian melalui 369.776.603.848
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
PT Primissima (Persero) Pinjaman yang Pengendalian melalui 3.560.316
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 392.617.442
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Pupuk Indonesia Holding Company Efek-efek Pengendalian melalui 49.455.500.000
(Persero) dan Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 211.198.870.275
Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan Derivatif Pengendalian melalui 20.470.826.194
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi Bank Pengendalian melalui 3.114.170.473.267
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 413.434.811.203
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 4.055.706.475.560
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 2.713.791.668.349
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 34.069.896.000
dan Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Liabilitas akseptasi Pengendalian melalui 41.394.179.407
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi Bank Pengendalian melalui 36.551.391.071
Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 925.702.116.441
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 115.156.377.054
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) Efek-efek yang Pengendalian melalui 19.998.016.042
dan Entitas Anak diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan Efek-efek Pengendalian melalui 117.269.293.980
Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Wesel ekspor dan Pengendalian melalui 1.638.492.267.855
tagihan lainnya Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 31.933.062.744
Pemerintah Republik Indonesia
Liabilitas Akseptasi Pengendalian melalui 7.005.734.836
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 72.760.244.417
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 82.114.257.174
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 3.019.879.556.918
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 10.226.197.613
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan Efek-efek Pengendalian melalui 221.354.083.701
Entitas Anak Pemerintah Republik Indonesia
Wesel ekspor dan Pengendalian melalui 254.116.638.456
tagihan lainnya Pemerintah Republik Indonesia
Investasi pada Pengendalian melalui 369.614.560.000
entitas asosiasi dan Pemerintah Republik Indonesia
penyertaan saham
Garansi bank Pengendalian melalui 1.596.543.919.713
Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 7.577.536.214.515
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
394 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 397
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pihak Afiliasi/Berelasi/Pihak yang Jenis Transaksi Nilai Transaksi
Sifat Hubungan Afiliasi/Berelasi
Bertransaksi Afiliasi/Berelasi Rp
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 3.687.388.755.183
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Virama Karya (Persero) Garansi bank Pengendalian melalui 35.648.676.410
Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 54.444.321.155
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 15.555.678.845
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan Entitas Liabilitas Akseptasi Pengendalian melalui 18.084.383.770
Anak Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 301.927.001.862
Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 11.476.159.039.155
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Fasilitas pinjaman Pengendalian melalui 820.897.045
yang belum ditarik Pemerintah Republik Indonesia
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan Entitas Wesel ekspor dan Pengendalian melalui 106.144.434.550
Anak tagihan lainnya Pemerintah Republik Indonesia
Tagihan akseptasi Pengendalian melalui 17.883.554.478
Pemerintah Republik Indonesia
Liabilitas Akseptasi Pengendalian melalui 3.189.000
Pemerintah Republik Indonesia
Garansi bank Pengendalian melalui 1.761.163.470.708
Pemerintah Republik Indonesia
Irrevocable Letters Pengendalian melalui 22.596.814.802
of Credit Pemerintah Republik Indonesia
Pinjaman yang Pengendalian melalui 1.995.018.367.071
diberikan Pemerintah Republik Indonesia
Manajemen Kunci Pinjaman yang Pengendalian Kegiatan Bank 236.666.767.453
diberikan
Fasilitas pinjaman Pengendalian Kegiatan Bank 61.177.068.710
yang belum ditarik
Simpanan Nasabah Pengendalian Kegiatan Bank 140.859.001.012
Dana Pensiun (“DP”) BNI Efek-efek yang Berdasarkan Kepemilikan dan/ 14.995.388.064
diterbitkan atau Kepengurusan
Dana Pensiun Lembaga Keuangan (“DPLK”) Efek-efek yang Berdasarkan Kepemilikan dan/ 59.981.552.257
BNI diterbitkan atau Kepengurusan
PT Asuransi Tripakarta Garansi bank Berdasarkan Kepemilikan dan/ 48.286.694.443
atau Kepengurusan
Pinjaman yang Berdasarkan Kepemilikan dan/ 44.442.790
diberikan atau Kepengurusan
Fasilitas pinjaman Berdasarkan Kepemilikan dan/ 961.205.177
yang belum ditarik atau Kepengurusan
Entitas dikendalikan melalui Pemerintah Simpanan dari Bank Pengendalian melalui 4.164.696.998.874
Republik Indonesia lain Pemerintah Republik Indonesia
Entitas dikendalikan melalui Pemerintah Simpanan Nasabah Pengendalian melalui 112.692.952.012.042
Republik Indonesia Pemerintah Republik Indonesia
Total 484.771.618.480.790
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
395
Page 398
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Realisasi Saldo dan Transaksi Pihak-Pihak Afiliasi/Berelasi
Informasi mengenai saldo dan transaksi masing-masing pihak afiliasi/berelasi yang dibukukan BNI dapat
dilihat pada Catatan atas Laporan Keuangan Nomor 45. Transaksi dengan Pihak Berelasi sebagai dokumen
yang tidak terpisahkan dari laporan tahunan ini. Adapun realisasi saldo dan transaksi pihak-pihak afiliasi/
berelasi dapat disampaikan sebagai berikut:
Realisasi Saldo dan Transaksi Pihak Berelasi pada Periode Tahun Buku 2023 dan 2024
Persentase dari
Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
2024 2023 Jumlah Aset
Saldo Pihak Berelasi dalam Aset
(Rp-miliar) (Rp-miliar) 2024 2023 Nominal
Persentase (%)
(%) (%) (Rp-miliar)
Giro pada bank lain 43 52 0,0 0,0 (9) (17,3)
Penempatan pada bank lain 1.620 1.211 0,1 0,1 409 33,8
Efek-efek yang dimiliki 10.157 11.428 0,9 1,1 (1,271) (11,1)
Obligasi Pemerintah 126.661 125.021 11,2 11,5 1.640 1,3
Wesel ekspor dan tagihan 6.209 10.085 0,5 0,9 (3.876) (38,4)
lainnya
Tagihan akseptasi 2.825 3.159 0,3 0,3 (334) (10,6)
Tagihan derivatif 342 38 0.0 0,0 304 800,0
Pinjaman yang diberikan 159.403 126.359 14,1 11,6 33.044 26,2
Investasi pada entitas asosiasi 13.118 11.661 1,2 1,1 1.457 12,5
dan penyertaan saham
Total Aset dari Pihak-pihak 320.378 289.014 28,4 26,6 31.364 10,9
Berelasi
Total Aset 1.129.806 1.086.664 100,0 100,0 43.142 4,0
Saldo aset dari pihak-pihak berelasi mengalami kenaikan sebesar Rp31,4 triliun atau 10,9% dibanding tahun
sebelumnya. Kenaikan tersebut didominasi oleh peningkatan saldo pihak berelasi pinjaman yang diberikan
sebesar Rp33,0 triliun atau sebesar 26,2% dari tahun sebelumnya.
Persentase dari
Kenaikan (Penurunan) 2023-2024
Saldo Pihak Berelasi dalam 2024 2023 Jumlah Aset
Liabilitas (Rp-miliar) (Rp-miliar) 2024 2023 Nominal
Persentase (%)
(%) (%) (Rp-miliar)
Simpanan nasabah 112.834 152.080 11,7 16,3 (39.246) (25,8)
Simpanan bank lain 4.165 2.705 0,4 0,3 1.460 54,0
Efek-efek yang diterbitkan 1.892 1.765 0,2 0,2 127 7,2
Pinjaman yang diterima 1.574 824 0,2 0,1 750 91,0
Efek-efek Subordinasi 3 3 0,0 0,0 0 0,0
Liabilitas derivatif 155 136 0,0 0,0 19 14,0
Liabilitas akseptasi 901 1.071 0,1 0,1 (170) (15,9)
Total Liabilitas dari Pihak-pihak 121.523 158.584 12,6 17,0 (37.061) (23,4)
Berelasi
Total Liabilitas 962.619 931.931 100,0 100,0 30.688 3,3
Saldo liabilitas dari pihak-pihak berelasi mengalami penurunan sebesar Rp37,1 triliun atau 23,4% dibanding
tahun sebelumnya. Penurunan tersebut didominasi oleh penurunan saldo pihak berelasi simpanan nasabah
sebesar Rp39,2 triliun atau 25,8%.
396 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 399
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Larangan, Batasan dan/atau Hambatan
Signifikan untuk Melakukan Penyediaan
Dana antara Bank dan Entitas Lain dalam
Suatu Kelompok Usaha
BNI melakukan penyediaan dana kepada pihak terkait (individu maupun kelompok, termasuk Pejabat
Eksekutif, Direksi, dan Komisaris Bank) berdasarkan pada kebijakan internal, dan telah dilaksanakan secara
wajar dengan syarat yang wajar dengan persetujuan Dewan Komisaris. Transaksi penyediaan dana kepada
pihak terkait dijelaskan dalam bab Transaksi Material Benturan Kepentingan dan Transaksi dengan Pihak
Afiliasi/Pihak Berelasi.
Total Penyediaan Dana Bank kepada Pihak Terkait Hingga Desember 2024
Perihal Nilai (Rp-miliar)
Total Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait 2.192
Modal 152.307
BMPK (10% dari Modal) 15.231
Over (Under) terhadap BMPK 13.039 (Under BMPK)
Jenis Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait Hingga Desember 2024
Pihak Terkait Jenis Penyediaan Dana Penyediaan Dana (Rp-miliar)
PT Bank Syariah Indonesia (Tbk) Securities 14
BNI Finance Loans, Bank Guarantees 1.657
BNI Life Insurance Bank Guarantees 4
BNI Sekuritas Loans 200
Hibank Bank Guarantees 151
Perseorangan Loans 167
Total Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait 2.192
Modal 152.307
BMPK (10% dari Modal) 15.231
Over (Under) terhadap BMPK 13.039 (Under BMPK)
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
397
Page 400
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Perubahan Peraturan
Perundang-undangan yang
Berpengaruh Signifikan terhadap BNI
Dampak dan Dampak
Peraturan Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
Perundang-undangan atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
dan Anak Perusahaan Keuangan
Undang-Undang - Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) - Mengubah ketentuan- - BNI wajib memuat Tidak
Nomor 1 Tahun 2024 yang dipilih wajib telah mendapat pengakuan ketentuan yang perlindungan anak berdampak
tentang Perubahan dari Menteri dengan berinduk kepada PSrE dianggap multi tafsir dalam produk, terhadap
Kedua atas Undang- induk yang diselenggarakan oleh Menteri. - Untuk memberikan layanan dan fitur Laporan
Undang Nomor 11 - Mutual Recognition dilakukan oleh PSrE kepastian hukum yang diselenggarakan Keuangan.
Tahun 2008 tentang Asing yang telah terdaftar di Indonesia. dan melindungi oleh BNI melalui
Informasi dan - Bagi transaksi elektronik yang memiliki risiko kepentingan umum Sistem Elektronik.
Transaksi Elektronik tinggi maka BNI harus menggunakan Tanda terhadap pemanfaatan - BNI wajib
Tangan Elektronik yang diamankan dengan teknologi informasi menggunakan
Sertifikat Elektronik. dan transaksi penggunaan tanda
- Penyusunan kontrak internasional elektronik tangan elektronik
dengan klausula baku yang dibuat oleh dengan sertifikat
Penyelenggara Sistem Elektronik harus diatur elektronik untuk
dengan hukum Indonesia apabila pengguna transaksi elektronik
layanan berasal dan berada di yurisdiksi yang memiliki risiko
Indonesia, pelaksanaan kontrak berada dalam tinggi.
yurisdiksi Indonesia dan penyelenggara - BNI wajib
Sistem Elektronik melakukan kegiatan usaha menjalankan
di wilayah Indonesia. perintah dari
- Dilarang dengan sengaja: Pemerintah dalam
1. Menyerang kehormatan/nama baik orang rangka menciptakan
lain dengan menggunakan Informasi ekosistem digital
Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik; dan terdapat risiko
2. Menggunakan Informasi Elektronik dikenakan sanksi
dan/atau Dokumen Elektronik dengan administratif jika BNI
ancaman kekerasan, pencemaran dan tidak menjalankan
membuka rahasia dengan tujuan untuk perintah tersebut.
menguntungkan diri sendiri atau orang - BNI wajib menyusun
lain; klausula baku dalam
3. Menyebarkan Informasi dan/atau Dokumen kontrak elektronik
Elektronik yang berisi informasi bohong/ internasional dalam
menyesatkan yang dapat menimbulkan melakukan transaksi
kerugian materil bagi konsumen serta elektronik yang
kerusuhan di masyarakat; dituangkan dalam
4. Mengirimkan Informasi dan/atau Dokumen kontrak elektronik
Elektronik yang berisi ancaman kekerasan internasional sesuai
kepada pengguna layanannya. dengan ketentuan
- Penyelenggara Sistem Elektronik dapat dalam Undang-
memutus akses jika terdapat temuan dan Undang No. 1 Tahun
perintah dari Pemerintah terkait adanya 2024.
Informasi dan/atau Dokumen Elektronik yang
mengandung konten terlarang dalam Sistem
Elektronik BNI.
- Penyelenggara Sistem Elektronik wajib
menjalankan perintah dari Pemerintah dalam
rangka menciptakan ekosistem digital dan
terdapat risiko dikenakan sanksi administratif
jika BNI tidak menjalankan perintah tersebut.
Peraturan Pemerintah - Mengatur mengenai penghapusan piutang Untuk memberikan - BNI wajib Tidak
Nomor 47 Tahun 2024 macet bagi UMKM di berbagai sektor kemudahan akses memastikan debitur- berdampak
tentang Penghapusan ekonomi yang memberikan landasan hukum pembiayaan usaha mikro, debitur yang terhadap
Piutang Macet pada bagi BNI untuk menghapus tagihan piutang kecil dan menengah akan dilakukan Laporan
Usaha Mikro, Kecil, macet UMKM dengan cara penghapusbukuan melalui penghapusbukuan penghapusbukuan Keuangan,
dan Menengah dan penghapustagihan piutang macet. dan penghapustagihan. maupun karena
(UMKM) - Penghapusbukuan piutang macet oleh BNI penghapustagihan kredit telah
dilakukan terhadap: piutang macet telah dilakukan
1. Piutang macet yang telah dilakukan upaya sesuai dengan hapus buku
restrukturisasi sesuai ketentuan yang kriteria kredit sebelum
berlaku pada BNI; dan atau pembiayaan dilakukan
2. BNI telah melakukan upaya penagihan yang dapat hapus tagih
secara optimal termasuk upaya dihapusbukukan dan
restrukturisasi, tetapi tetap tidak tertagih. dihapustagihkan
sesuai ketentuan PP
No. 47 Tahun 2024.
398 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 401
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dampak dan Dampak
Peraturan Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
Perundang-undangan atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
dan Anak Perusahaan Keuangan
Penghapusbukuan piutang macet tidak - BNI perlu menyusun
menghapus hak tagih BNI terhadap piutang ketentuan
macet tersebut. internal perihal
- BNI melakukan penghapustagihan piutang penghapusbukuan
macet yang telah dihapusbukukan berupa: dan
1. Kredit atau pembiayaan UMKM yang penghapustagihan
merupakan program pemerintah yang piutang macet sesuai
sumber dananya dari BNI dan sudah dengan ketentuan PP
selesai programnya saat berlakunya PP ini No. 47 Tahun 2024.
2. Kredit atau pembiayaan UMKM di luar
program pemerintah yang penyalurannya
menggunakan dana dari BNI
3. Kredit atau pembiayaan UMKM akibat
terjadinya bencana alam berupa gempa,
likuefaksi atau bencana alam lainnya yang
ditetapkan oleh pemerintah pusat, daerah
dan/atau instansi yang berwenang
- Kredit atau pembiayaan yang dapat
dihapustagihkan harus memenuhi kriteria:
1. Nilai pokok piutang macet paling banyak
Rp500 Juta per debitur per nasabah;
2. Telah dihapusbukukan min. 5 (lima) tahun
pada saat PP ini mulai berlaku;
3. Bukan kredit atau pembiayaan yang
dijamin dengan asuransi atau penjaminan
kredit atau pembiayaan dan
4. Tidak terdapat agunan kredit atau
pembiayaan atau terdapat agunan kredit
atau pembiayaan namun dalam kondisi
tidak memungkinkan untuk dijual atau
agunan sudah habis terjual tetapi tidak
dapat melunasi pinjaman/kewajiban
nasabah.
- BNI menyampaikan laporan realisasi
pelaksanaan penghapustagihan
piutang macet kepada Menteri yang
menyelenggarakan urusan pemerintahan di
bidang BUMN.
Peraturan Menteri - Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dapat menjadi Dalam rangka BNI wajib memberikan Tidak
Keuangan Nomor Mitra Kerja dalam pengelolaan kelebihan melaksanakan bunga atau imbal berdampak
44 Tahun 2024 dan kekurangan Kas Pemerintah dengan pengelolaan kelebihan hasil atas penempatan terhadap
tentang Strategi mengajukan permohonan untuk menjadi dan kekurangan kas uang negara sebagai Laporan
dan Pelaksanaan Mitra Kerja kepada Dirjen Perbendaharaan pemerintah pusat yang salah satu instrumen Keuangan.
Pengelolaan Kelebihan selaku Kuasa Bendahara Umum Negara lebih efektif, optimal pengelolaan kelebihan
dan Kekurangan Kas (BUN) Pusat. dan adaptif terhadap kas pemerintah pusat.
Pemerintah Pusat - Salah satu instrumen pengelolaan kelebihan perkembangan praktik
dan kekurangan kas pemerintah pusat pengelolaan kas.
dilakukan dengan penempatan uang negara
pada Bank Umum dan penarikan uang negara
dari Rekening Penempatan pada Bank Umum.
- Kuasa BUN Pusat dapat melakukan
penempatan uang negara pada Bank Umum
setelah berkoordinasi dengan Gubernur BI.
Penempatan Uang Negara dilaksanakan
dalam bentuk overnight, deposit on call dan
time deposit dan Bank Umum memberikan
bunga atau imbal hasil atas penempatan
uang negara tersebut.
- Penarikan atas penempatan uang negara
pada Bank Umum dilakukan pada saat jatuh
tempo atau sebelum jatuh tempo dengan
berpedoman pada Perjanjian pelaksanaan
penempatan uang negara pada Bank Umum.
Peraturan Menteri - Larangan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Memberikan kepastian - Larangan bagi BNI Tidak
Keuangan Nomor 47 untuk melayani pembukaan rekening hukum bagi LJK untuk: berdampak
Tahun 2024 tentang keuangan baru maupun transaksi baru dalam menyampaikan a. Melakukan terhadap
Perubahan Ketiga Atas terkait rekening keuangan lama milik orang laporan yang berisi pembukaan rekening Laporan
Peraturan Menteri pribadi dan/atau entitas yang menolak untuk informasi keuangan keuangan baru Keuangan.
Keuangan Nomor 70/ mematuhi ketentuan prosedur identifikasi untuk kepentingan maupun transaksi
PMK.03/2017 tentang rekening keuangan dan dokumentasi. perpajakan serta untuk baru terkait
Petunjuk Teknis - Larangan bagi LJK untuk melakukan mengatur ketentuan rekening keuangan
Mengenai Akses kesepakatan dan/atau praktik dengan maksud anti penghindaran lama terhadap
Informasi Keuangan dan tujuan untuk menghindari kewajiban sesuai dengan standar orang pribadi dan/
Untuk Kepentingan sebagaimana diatur dalam peraturan pelaporan umum atau entitas yang
Perpajakan perundang-undangan yang mengatur (common reporting menolak mengikuti
mengenai akses informasi keuangan untuk standard). prosedur identifikasi
kepentingan perpajakan. rekening keuangan
dan dokumentasi;
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
399
Page 402
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dampak dan Dampak
Peraturan Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
Perundang-undangan atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
dan Anak Perusahaan Keuangan
- Larangan bagi LJK untuk membuat b. Melakukan
pernyataan palsu atau menyembunyikan atau kesepakatan dan/
mengurangkan informasi yang sebenarnya atau praktik dengan
dari informasi yang wajib disampaikan. maksud dan tujuan
- Perubahan mengenai ketentuan pengenaan untuk menghindari
sanksi dalam hal terdapat indikasi kewajiban
pelanggaran atas pemenuhan ketentuan sebagaimana diatur
mengenai akses informasi keuangan untuk dalam peraturan
kepentingan perpajakan. perundang-
undangan yang
mengatur mengenai
akses informasi
keuangan untuk
kepentingan
perpajakan;
c. Membuat pernyataan
palsu atau
menyembunyikan
atau mengurangkan
informasi yang
sebenarnya dari
informasi yang wajib
disampaikan.
Peraturan Menteri - Pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban - Penataan peraturan BNI perlu menyesuaikan Tidak
Keuangan Nomor 81 perpajakan oleh Wajib Pajak dilaksanakan perundang-undangan sistem pelaporan dan berdampak
Tahun 2024 tentang secara elektronik yaitu melalui portal wajib dalam lingkup proses mekanisme penyetoran terhadap
Ketentuan Perpajakan pajak, laman/aplikasi lain yang terintegrasi bisnis, teknologi pajak sesuai dengan Laporan
Dalam Rangka dengan sistem administrasi dirjen pajak dan/ informasi dan Sistem Inti Administrasi Keuangan.
Pelaksanaan Sistem atau contact center. basis data untuk Perpajakan (SIAP).
Inti Administrasi - Penyetoran dan pelaporan kewajiban melaksanakan
Perpajakan perpajakan bagi Wajib Pajak Badan yang pembaruan sistem
memiliki Kantor Cabang dilakukan secara administrasi
terpusat. perpajakan yang lebih
- Perubahan jatuh tempo penyetoran dan transparan, efektif,
pelaporan pajak menjadi serentak tanggal 15 efisien, akuntabel dan
(lima belas) bulan berikutnya untuk seluruh fleksibel.
jenis pajak. - Penguatan pada
- Perubahan format dokumen bukti potong peraturan sebelumnya.
pajak, format laporan SPT Tahunan PPh - Penyesuaian kebijakan
Badan, dan sebagainya. keuangan negara
dengan situasi
ekonomi.
Peraturan Menteri - Wajib Pajak usaha Bank dapat membebankan - Memberikan − BNI perlu melakukan Telah
Keuangan Nomor 74 penghapusan piutang tak tertagih melalui kemudahan dalam penyesuaian diterapkan
Tahun 2024 tentang pembentukan cadangan yaitu pembebanan penghitungan perhitungan pada
Pembentukan atas penghapusan piutang tak tertagih biaya pembentukan cadangan BNI yang perhitungan
Cadangan Piutang Tak melalui penyisihan yang dibentuk sejak awal cadangan piutang tak dihitung sesuai beban pajak
Tertagih yang Boleh pengakuan piutang. tertagih bagi usaha SAK pada setiap dan aset pajak
Dikurangkan dari - Perhitungan cadangan dihitung sesuai bank dan badan usaha kualitas kredit tangguhan
Penghasilan Bruto Standar Akuntasi Keuangan (SAK) lain yang menyalurkan berdasarkan staging
dengan Batasan tertentu (diterapkan pada kredit, sewa guna untuk keperluan
penghitungan nilai tercatat cadangan piutang usaha dengan hak perhitungan
tak tertagih pada akhir tahun pajak yang opsi, Perusahaan perpajakan.
ditentukan oleh OJK pada setiap kelompok pembiayaan − BNI perlu melakukan
kualitas piutang meliputi kelompok kualitas konsumen dan penyesuaian
piutang berdasarkan tahapan baik, kurang perusahaan anjak perhitungan
baik dan buruk (staging) atau kelompok piutang untuk cadangan BNI yang
kualitas piutang lainnya (berdasarkan keperluan perpajakan. dihitung sesuai
kolektabilitas). - Penyelarasan SAK pada setiap
ketentuan perpajakan kualitas kredit
atas perhitungan berdasarkan staging
biaya pembentukan untuk keperluan
cadangan piutang tak perhitungan
tertagih bagi Bank perpajakan.
untuk keperluan
perpajakan.
400 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 403
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dampak dan Dampak
Peraturan Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
Perundang-undangan atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
dan Anak Perusahaan Keuangan
Peraturan Otoritas − Kewajiban pelaporan kepemilikan atau setiap Dalam rangka BNI perlu melakukan Tidak
Jasa Keuangan Nomor perubahan kepemilikan saham perusahaan meningkatkan kualitas penyesuaian mengenai berdampak
4 Tahun 2024 tentang terbuka berlaku bagi: keterbukaan informasi kewajiban pelaporan terhadap
Laporan Kepemilikan 1. Anggota direksi atau anggota dewan oleh pemegang saham terhadap laporan Laporan
Atau Setiap Perubahan komisaris yang memiliki saham dengan tertentu dan pengawasan kepemilikan atau setiap Keuangan.
Kepemilikan Saham hak suara baik langsung maupun tidak yang dilakukan terhadap perubahan kepemilikan
Perusahaan Terbuka langsung. laporan kepemilikan saham perusahaan
Dan Laporan Aktivitas 2. Setiap pihak yang memiliki saham dengan saham, penyesuaian terbuka dan laporan
Menjaminkan Saham hak suara paling sedikit 5% (lima persen), dengan standar aktivitas menjaminkan
Perusahaan Terbuka termasuk ketika mengalami penurunan internasional/hasil studi saham perusahaan
persentasi kepemilikan saham dengan komparasi di negara terbuka.
hak suara menjadi kurang dari 5% (lima lain dan memperluas
persen). cakupan pengaturan
3. Pihak yang merupakan pengendali sehingga mencakup
Perusahaan Terbuka. jenis transaksi lain yang
− Jangka waktu pemenuhan kewajiban dilakukan oleh pemegang
pelaporan sebagai berikut: saham Perusahaan
1. Pelaporan kepemilikan atau setiap Terbuka seperti aktivitas
perubahan kepemilikan saham Perusahaan menjaminkan saham.
Terbuka wajib dilakukan segera paling
lambat 5 (lima) hari kerja sejak terjadinya
kepemilikan hak suara atas saham atau
setiap perubahan kepemilikan hak suara
atas saham Perusahaan Terbuka;
2. Pelaporan aktivitas menjaminkan saham
Perusahaan Terbuka segera paling lambat
5 (lima) hari kerja sejak ditandatanganinya
Perjanjian aktivitas menjaminkan saham
Perusahaan Terbuka yang menyebabkan
terpenuhinya jumlah penjaminan saham
sebesar 5% (lima persen) dari hak suara;
3. Dalam hal OJK telah menyediakan sistem
pelaporan secara elektronik, penyampaian
laporan sebagaimana huruf a dan b wajib
dilakukan segera paling lambat 3 (tiga) hari
kerja.
Peraturan Otoritas Jasa − Lembaga Jasa Keuangan (LJK) wajib Integrasi ketentuan - BNI wajib Tidak
Keuangan Nomor 12 menyusun dan menyampaikan kebijakan OJK terkait penerapan menyampaikan berdampak
Tahun 2024 tentang strategi anti Fraud dan laporan kejadian Fraud, strategi anti Fraud yang laporan penerapan terhadap
Penerapan Strategi Anti baik yang bersifat laporan rutin maupun telah berlaku di beberapa Strategi Anti Fraud Laporan
Fraud Bagi Lembaga insidental, dan sanksi denda keterlambatan sektor jasa keuangan kepada OJK. Keuangan.
Jasa Keuangan penyampaian yang disesuaikan dengan dan perluasan cakupan - BNI wajib
kompleksitas kegiatan usaha. menjadi berlaku bagi menyampaikan
- LJK wajib menetapkan program kerja untuk seluruh LJK laporan kejadian
mencapai sasaran penerapan strategi anti Fraud berdampak
fraud. signifikan kepada
- LJK wajib menyampaikan laporan penerapan OJK dalam jangka
strategi anti fraud setiap semester. waktu paling lama
- LJK wajib menyampaikan laporan perubahan 3 (tiga) hari kerja
strategi anti fraud paling lambat 7 (tujuh) hari setelah diketahui
kerja sejak perubahan dilakukan. terjadinya Fraud yang
- LJK wajib menerapkan Fraud Detection berdampak signifikan
System disertai peningkatan pemahaman
pihak internal dan eksternal yang terkait, dan
didukung penerapan manajemen risiko yang
memadai
POJK No. 4 Tahun • Anggota Direksi atau anggota Dewan Dalam rangka BNI wajib melakukan Tidak
2024 tentang Laporan Komisaris yang memiliki saham dengan hak meningkatkan kualitas pelaporan kepada berdampak
Kepemilikan Atau suara baik langsung maupun tidak langsung keterbukaan informasi OJK atas laporan terhadap
Setiap Perubahan wajib menyampaikan laporan kepemilikan oleh pemegang Kepemilikan atau Setiap Laporan
Kepemilikan Saham hak suara atas saham dan setiap perubahan saham tertentu dan Perubahan Kepemilikan Keuangan.
Perusahaan Terbuka kepemilikan hak suara atas saham pengawasan yang Saham Perusahaan
Dan Laporan Aktivitas Perusahaan terbuka kepada OJK. dilakukan terhadap Terbuka dari anggota
Menjaminkan Saham • Laporan tersebut wajib disampaikan laporan kepemilikan Direksi atau anggota
Perusahaan Terbuka segera paling lambat 5 (lima) hari kerja saham, penyesuaian Dewan Komisaris
sejak terjadinya kepemilikan hak suara atas dengan standar yang memiliki saham
saham atau setiap perubahan kepemilikan internasional/hasil studi dengan hak suara baik
hak suara atas saham Perusahaan Terbuka. komparasi di negara langsung maupun tidak
lain dan memperluas langsung.
cakupan pengaturan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
401
Page 404
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dampak dan Dampak
Peraturan Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
Perundang-undangan atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
dan Anak Perusahaan Keuangan
• Laporan kepemilikan hak suara atas saham
atau setiap perubahan kepemilikan hak
suara atas saham Perusahaan Terbuka
memuat paling sedikit:
1) nama, tempat tinggal, dan
kewarganegaran;
2) nama saham Perusahaan Terbuka;
3) jumlah saham dan persentase
kepemilikan saham dengan hak suara
atas saham Perusahaan Terbuka sebelum
dan setelah transaksi;
4) jenis transaksi yang dilakukan;
5) jumlah saham yang dibeli, dijual, atau
dialihkan;
POJK No. 5 Tahun • Penyesuaian status pengawasan bank dan Penyelarasan dan BNI telah melakukan Tidak
2024 tentang tindakan pengawasan. pengkinian ketentuan updating terhadap berdampak
Penetapan Status • Diberlakukan bagi bank selain bank sistemik. sehubungan dengan Pedoman Perusahaan terhadap
Pengawasan • Penyesuaian mekanisme pendirian dan diterbitkannya UU menyesuaikan dengan Laporan
dan Penanganan permodalan bank perantara. tentang Pengembangan ketentuan sebagaimana Keuangan.
Permasalahan Bank dan Penguatan Sektor diatur dalam POJK
Umum Keuangan (UU P2SK).
PADG No. 3 Tahun • Penambahan instrumen Operasi Pasar Penguatan strategi BNI telah melakukan Tidak
2024 tentang Terbuka (OPT) berupa transaksi repo dan operasi moneter yang updating terhadap berdampak
Perubahan Keempat transaksi domestic non deliverable forward terintegrasi dengan Pedoman Perusahaan terhadap
atas PADG No. 22/23/ dengan mekanisme non lelang. pengembangan pasar menyesuaikan dengan Laporan
PADG/2020 tentang • BI dapat menerima seluruh atau sebagian uang dan pasar valuta ketentuan sebagaimana Keuangan.
Pelaksanaan Operasi pengajuan transaksi repo OPT konvensional asing. diatur dalam PADG.
Pasar Terbuka dengan mekanisme non lelang yang
diajukan peserta OPT konvensional.
• BI dapat menolak pengajuan transaksi
DNDF secara nonlelang berdasarkan
pertimbangan tertentu.
PBI No. 2 Tahun 2024 • Penyelenggara melakukan evaluasi Sebagai mitigasi Risiko BNI wajib menyusun Tidak
tentang Keamanan secara berkala terhadap rencana strategis Siber, diperlukan strategi dan kebijakan berdampak
Sistem Informasi dan Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan pengaturan dan Keamanan Sistem terhadap
Ketahanan Siber bagi Siber (KKS) sesuai dengan perkembangan pengawasan keamanan Informasi dan Laporan
Penyelenggara Sistem risiko siber. sistem informai dan Ketahanan Siber Keuangan.
Pembayaran, Pelaku • Kebijakan, standar, dan prosedur KKS ketahanan siber bagi dan melakukan
Pasar Uang dan Pasar mencakup aspek manusia, proses, dan Penyelenggara Sistem evaluasi kebijakan
Valuta Asing, serta manusia yang paling sedikit terdiri atas: Pembayaran, pelaku secara berkala dan
Pihak Lain yang Diatur - Pengamananan data, sistem aplikasi, Pasar Uang, dan Pasar mengaktifkan tim
dan Diawasi BI dan infrastruktur teknologi informasi; Valuta Asing, serta pihak tanggap Insiden Siber
- Pengamanan pihak ketiga; dan lain yang diatur dan di level organisasi.
- Pelindungan konsumen dan fraud. diawasi oleh BI
• Penyelenggara membentuk tim tanggap
insiden Siber di level organisasi yang
berperan dalam penanganan insiden siber.
PBI No. 5 Tahun 2024 1. PBI SK SP menyesuaikan beberapa Sebagai pemenuhan BNI wajib memenuhi Tidak
tentang Standarisasi terminologi terutama menyesuaikan atas UU P2SK yang kepemilikan sertifikat berdampak
Kompetensi di Bidang terminologi Sistem Pembayaran dan antara lain mengatur Pelatihan Berbasis terhadap
Sistem Pembayaran Pengolahan Uang Rupiah (SPPUR) menjadi mengenai penguatan Kompetensi Sistem Laporan
(PBI SK SP) dan PADG SP (Sistem Pembayaran) yang di dalamnya kualitas sumber Pembayaran dan/atau Keuangan.
No. 17 Tahun 2024 mencakup pula kegiatan pengolahan uang daya manusia pada Sertifikat Kompetensi
tentang Pelaksanaan rupiah. sektor keuangan Sistem Pembayaran
Standardisasi 2. SK SP mencakup Kegiatan Sistem termasuk pada sektor paling lambat 6 bulan
Kompetensi di Bidang Pembayaran yang antara lain terdiri atas: sistem pembayaran terhitung sejak tanggal
Sistem Pembayaran • kegiatan operasional sistem sehingga BI mengatur efektif menduduki
pembayaran; kembali pelaksanaan jabatan.
• kegiatan operasional jasa pengolahan Standardisasi
uang rupiah; Kompetensi SP
• kegiatan usaha penukaran valuta asing di Bidang Sistem
dan pembawaan uang kertas asing; Pembayaran.
3. SK SP dilakukan melalui penerapan:
• Standar Kompetensi Kerja Nasional
Indonesia (SKKNI) Bidang Sistem
Pembayaran; dan
• Jenjang Kualifikasi Nasional Indonesia
(KKNI) Bidang Sistem Pembayaran.
4. Jenjang Kualifikasi Sistem Pembayaran
terdiri atas:
• Jenjang Kualifikasi Sistem Pembayaran
4 bagi Pelaksana;
• Jenjang Kualifikasi Sistem Pembayaran
5 bagi Penyelia; dan
• Jenjang Kualifikasi Sistem Pembayaran
6 bagi Pejabat Eksekutif dan Anggota
Direksi.
402 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 405
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dampak dan Dampak
Peraturan Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
Perundang-undangan atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
dan Anak Perusahaan Keuangan
5. Penerapan SK SP dilakukan melalui:
• Pelatihan Berbasis Kompetensi
(PBK) Sistem Pembayaran yang
diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan
Kerja (LPK) Sistem Pembayaran; dan
• Sertifikasi Kompetensi Sistem
Pembayaran yang diselenggarakan oleh
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Sistem
Pembayaran.
PBI No. 6 Tahun 2024 • Pengaturan terkait peran Pelaku, jenis-jenis, BI melakukan BNI telah melakukan Tidak
tentang Pasar Uang cakupan transaksi, dan bentuk perizinan pengaturan, penyesuaian terhadap berdampak
dan Pasar Valuta Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA) pengembangan, dan Pedoman Perusahaan terhadap
Asing • Kewenangan BI dalam menetapkan pengawasan secara internal yang terkait. Laporan
penggunaan standar identitas bagi pelaku menyeluruh (end-to- Keuangan.
Transaksi PUVA, mengatur mekanisme dan end) terhadap Produk,
menetapkan waktu Transaksi PUVA (serta Harga Acuan (Pricing),
kewajiban pelaku untuk memenuhinya). Pelaku PUVA, dan
• Bentuk Perizinan di Pasar Uang dan Pasar penyelenggaraan
Valuta Asing. Infrastruktur Pasar
Keuangan untuk
mewujudkan Pasar Uang
dan Pasar Valuta Asing
yang lebih tertata dan
berfungsi secara baik
(well functioning money
market and foreign
exchange market).
PADG No. 6 Tahun 1. Kewajiban bank terkait pemasukan dan Dalam rangka BNI telah melakukan Tidak
2024 tentang penempatan DHE SDA untuk memastikan penguatan mekanisme penyesuaian terhadap berdampak
Perubahan atas PADG antara lain: pengawasan Pedoman Perusahaan terhadap
No. 4 Tahun 2023 • pemasukan dan penempatan dana atas pemasukan, internal yang terkait. Laporan
tentang Devisa Hasil yang berasal dari DHE SDA oleh Bank penempatan, dan Keuangan.
Ekspor dan Devisa tetap dilakukan melalui instrumen yang pemanfaatan DHE
Pembayaran Impor tersedia di dalam negeri. SDA ke dalam sistem
• Eksportir dengan Nilai Ekspor kurang keuangan Indonesia
dari USD250.000,00 yang memasukkan guna mendukung
DHE SDA ke dalam Reksus DHE SDA optimalisasi
telah menyerahkan surat pernyataan pemanfaatan DHE
sukarela. sehingga dilakukan
2. Terkait pemanfaatan DHE SDA penambahan
• Pengalihan dari transaksi term pengaturan untuk
deposit operasi pasar terbuka Bank dan LPEI dalam
konvensional dalam valuta asing di BI pengelolaan DHE SDA
menjadi transaksi swap Bank ke BI harus guna memperjelas
disertai dengan surat pernyataan dari kewajiban yang diatur
Eksportir. dalam Peraturan Bank
• BI dapat meminta Bank untuk Indonesia mengenai
menyampaikan informasi tentang Devisa Hasil Ekspor dan
pemanfaatan instrumen penempatan Devisa Pembayaran
berupa agunan kredit rupiah dan Impor.
transaksi FX swap Eksportir dengan
Bank.
POJK No. 12 Tahun • Jenis perbuatan yang tergolong fraud: Peningkatan • BNI wajib menyusun Tidak
2024 tentang korupsi, penyalahgunaan aset, kecurangan kompleksitas kegiatan dan menyampaikan berdampak
Penerapan Strategi laporan keuangan, penipuan, pembocoran usaha di sektor jasa kebijakan strategi terhadap
Anti Fraud bagi informasi rahasia, dan atau tindakan keuangan, LJK semakin anti fraud dan Laporan
Lembaga Jasa lain yang dapat dipersamakan dengan terpapar eksposur laporan kejadian Keuangan.
Keuangan Fraud sesuai dengan ketentun peraturan terjadinya fraud yang fraud (laporan
perundang-undangan. berdampak kerugian rutin/insidental),
• LJK memastikan organisasi yang baik kepada industri jasa menerapkan Fraud
dikendalikan (antara lain perusahaan anak keuangan, pemerintah, Detection System,
dan/atau yayasan) memiliki kebijakan SAF dan/atau kepada dan memiliki unit
dan melaksanakannya. masyarakat. kerja atau fungsi
• Perubahan ruang lingkup pihak yang terlibat penerapan strategi
dalam menerapkan SAF meliputi LJK non anti fraud.
Bank. • BNI wajib
• Kriteria kejadian fraud yang wajib dilaporkan memastikan
dalam Laporan Kejadian Fraud berdampak perusahaan
signifikan di antaranya: anak memiliki
a. Pelanggaran signifikan terhadap kebijakan SAF dan
ketentuan peraturan perundang- melaksanakannya.
undangan yang dilakukan oleh pelaku • BNI wajib
fraud; menyampaikan
b. Kejadian fraud yang dapat Laporan Penerapan
membahayakan kelangsungan usaha SAF pertama kali
LJK; dan/atau kejadian fraud yang paling lambat 31
berpotensi menjadi perhatian publik Januari 2025.
atau menurunkan reputasi LJK.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
403
Page 406
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dampak dan Dampak
Peraturan Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
Perundang-undangan atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
dan Anak Perusahaan Keuangan
PBI No. 7 Tahun 1. Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN) Perlunya instrumen BNI telah melakukan Tidak
2024 tentang adalah rasio Kewajiban Jangka Pendek kebijakan penyesuaian terhadap berdampak
Rasio Pendanaan terhadap Modal Bank yang dihitung secara makroprudensial Pedoman Perusahaan terhadap
Luar Negeri Bank harian. BI menetapkan batasan RPLN paling untuk mengelola internal yang terkait. Laporan
dan PADG No. tinggi sebesar 30% dengan penambahan sumber pendanaan Keuangan.
7 Tahun 2024 atau pengurangan persentase parameter luar negeri jangka
tentang Peraturan kontrasiklikal. pendek bank dengan
Pelaksanaan Rasio 2. Kewajiban Jangka Pendek yang mempertimbangkan
Pendanaan Luar diperhitungkan dalam RPLN terdiri atas siklus keuangan
Negeri Bank ULN Bank Jangka Pendek, Surat Utang dan ekonomi, serta
Valas Domestik Jangka Pendek, dan/atau pendekatan berbasis
TPR Jangka Pendek. risiko dan penguatan
3. Komponen yang tidak termasuk dalam terhadap prinsip
perhitungan Kewajiban Jangka Pendek kehati-hatian dalam
adalah sebagai berikut: pengelolaan pendanaan
a. ULN Jangka Pendek luar negeri Bank.
b. Giro milik bukan Penduduk
c. Giro atau deposito milik bukan
Penduduk yang diperuntukkan sebagai
penyimpanan sementara dana setoran
modal sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan OJK.
d. Giro, tabungan, dan deposito:
• milik perwakilan negara asing dan
lembaga internasional, termasuk
anggota staf perwakilan negara asing
dan lembaga internasional;
• milik bukan Penduduk yang
ditempatkan di kantor cabang luar
negeri Bank yang berkantor pusat
di Indonesia dan digunakan untuk
penyaluran kredit atau pembiayaan
kepada bukan Penduduk;
e. kewajiban bank kepada bukan Penduduk
yang timbul:
• dari transaksi lindung nilai;
• akibat transaksi repurchase
agreement (repo) instrumen
valuta asing yang diterbitkan oleh
Pemerintah atau BI;
f. dana usaha kantor cabang dari Bank
yang berkedudukan di luar negeri
sampai dengan 100% dari dana usaha
yang dinyatakan (declared dana usaha);
dan/atau
g. bentuk pendanaan lainnya yang
ditetapkan oleh Bank Indonesia.
POJK No. 13 Tahun • Perubahan definisi Suku Bunga Dasar Kredit Mengacu kepada UU BNI telah melakukan Tidak
2024 tentang (SBDK) menjadi indikasi suku bunga efektif P2SK dimana bank penyesuaian terhadap berdampak
Transparansi dan terendah, agar tidak tercampur dengan umum wajib melakukan Pedoman Perusahaan terhadap
Publikasi Suku suku bunga yang bersifat khusus/kebijakan transparansi suku bunga internal yang terkait. Laporan
Bunga Dasar Kredit tertentu. untuk mendorong Keuangan.
bagi Bank Umum • SBDK yang ditetapkan Bank, efisiensi penetapan suku
Konvensional mempertimbangkan suku bunga acuan bunga perbankan guna
seperti BI 7 days repo rate dan suku bunga mendukung pembiayaan
penjaminan LPS. perekonomian dalam
• Media pengumuman SBDK kepada bentuk transparansi
masyarakat melalui situs web, setiap kantor komponen perhitungan
BUK, dan kanal digital. suku bunga dasar
• Bank wajib memelihara 5 tahun informasi kredit bank yaitu HPDK,
SBDK secara historis. overhead, dan margin.
PADG No. 10 Tahun 1. Kegiatan keuangan dalam Transaksi Bilateral Untuk mendorong BNI telah melakukan Tidak
2024 tentang Rupiah dan Won mencakup: penggunaan rupiah dan penyesuaian terhadap berdampak
Penyelesaian a. Pembukaan atau Penunjukan (Special won untuk penyelesaian Pedoman Perusahaan terhadap
Transaksi Bilateral Purpose Non-Resident Account) SNA transaksi bilateral antara internal yang terkait. Laporan
antara Indonesia Rupiah dan SNA Won; Indonesia dan Korea Keuangan.
dan Korea Selatan b. Pengelolaan SNA Won; Selatan.
menggunakan Rupiah c. Pembukaan atau Penunjukan Sub-SNA
dan Won Won;
d. Pengelolaan Saldo Sub-SNA Won dan
Saldo Sub-SNA Rupiah, mencakup:
• Pengelolaan Saldo Sub-SNA Won;
• Penambahan Saldo Sub-SNA Won;
• Pengurangan Saldo Sub-SNA Won;
dan
• Pengelolaan Saldo Sub-SNA Rupiah;
e. Transfer Rupiah dan Won; dan
f. Pembiayaan.
404 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 407
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dampak dan Dampak
Peraturan Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
Perundang-undangan atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
dan Anak Perusahaan Keuangan
2. Transaksi Won terhadap Rupiah berupa:
a. transaksi spot;
b. transaksi forward;
c. transaksi swap;
d. transaksi cross currency swap;
e. transaksi domestic non-deliverable
forward; dan/atau
f. transaksi lain yang ditetapkan
berdasarkan kesepakatan antara BI dan
Bank of Korea.
3. Pelaksanaan transaksi dalam skema
Transaksi Bilateral Rupiah dan Won
dikecualikan dari larangan untuk melakukan
transaksi domestic non-deliverable forward
di Korea Selatan dalam mata uang won
terhadap rupiah.
PADG No. 11 Tahun 1. Ruang lingkup pengaturan, pengembangan, Pengaturan, BNI telah melakukan Tidak
2024 tentang Transaksi dan pengawasan transaksi Pasar Valuta pengembangan, penyesuaian terhadap berdampak
Pasar Valuta Asing Asing yang meliputi: dan pengawasan di Pedoman Perusahaan terhadap
• Penunjukan jenis transaksi Pasar Valuta Pasar Valuta Asing internal yang terkait. Laporan
Asing; dilaksanakan dengan Keuangan.
• Underlying Transaksi Pasar Valuta Asing; perspektif transformatif
dan yang sejalan dengan
• larangan dan batasan transaksi Pasar arah transformasi
Valuta Asing Bank Indonesia serta
2. Pengaturan mengenai produk pasar valuta memperhatikan
asing mencakup kontrak dan konfirmasi international best
tertulis, termasuk penggunaan kontrak practice guna
pintar (smart contract), kurs acuan yang mendukung likuiditas
dapat digunakan dalam transaksi pasar valuta asing domestik
valuta asing, dan transaksi pasar valuta yang optimal dan
asing. efisien sehingga
mampu mengakselerasi
terwujudnya Pasar
Valuta Asing yang
modern dan maju.
PADG No. 13 Tahun • Mengatur terkait bentuk dan jenis Sebagai dasar BNI telah melakukan Tidak
2024 tentang Transaksi instrumen Pasar Uang, penggunaan harga pengaturan dan penyesuaian terhadap berdampak
Pasar Uang acuan di Pasar Uang, penerbitan instrumen pengawasan Pedoman Perusahaan terhadap
Pasar Uang. terhadap mekanisme internal yang terkait. Laporan
• Pengaturan terkait pelaksanaan Transaksi Transaksi Pasar Uang Keuangan.
Pasar Uang yang mencakup jenis transaksi, serta mekanisme
kriteria, kualifikasi pelaku, mekanisme pembentukan Harga
transaksi, waktu transaksi, penyelesaian Acuan (Pricing) di Pasar
transaksi, standardisasi transaksi pasar Uang.
uang.
POJK No. 15 Tahun • Bank wajib memiliki proses pelaporan • Penekanan atas • BNI telah menyusun Berdampak
2024 tentang keuangan yang berintegritas untuk pentingnya perilaku kebijakan terhadap
Integritas Pelaporan memastikan kebenaran, keakuratan, serta berintegritas dari dan prosedur Laporan
Keuangan Bank transparansi Informasi Keuangan dan Direksi, Dewan pengendalian Keuangan
Laporan Keuangan yang dihasilkan. Komisaris, Dewan internal dalam dimana
• Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Pengawas Syariah, proses pelaporan BNI harus
Eksekutif dilarang melakukan Tindakan yang dan setiap orang keuangan Bank. memastikan
dengan sengaja menyebabkan: lainnya dalam • BNI wajib proses
o Informasi Keuangan dan/atau penyusunan membentuk unit pelaporan
Laporan Keuangan Bank tidak laporan keuangan kerja khusus atau keuangan
mencerminkan kondisi Bank yang sejalan dengan menunjuk Pejabat yang
sebenarnya; UU Perbankan Eksekutif yang berintegritas.
o Manipulasi Informasi Keuangan dan/ sebagaimana telah bertanggung
atau Laporan Keuangan Bank; diubah terakhir jawab terhadap
o Laporan Keuangan Bank tidak sesuai dengan UU P2SK. pencegahan
degan standar Akuntansi Keuangan dan • Penerapan kecurangan atau
ketentuan OJK mengenai pencatatan pengendalian manipulasi dalam
transaksi keuangan; dan/atau internal dalam Informasi Keuangan
o Informasi Keuangan dan/atau Laporan proses pelaporan dan/atau Laporan
Keuangan Bank tidak sesuai dengan keuangan atau Keuangan Bank.
ketentuan peraturan perundang- internal control
undangan di sektor jasa keuangan. over financial
• Bank wajib menyusun dan menetapkan reporting (ICOFR)
kebijakan dan prosedur pengendalian pada beberapa
internal dalam proses pelaporan keuangan negara untuk
Bank (penetapan dilakukan oleh Direktur mendorong laporan
Utama setelah mendapat persetujuan dari keuangan yang
Dewan Komisaris). dapat diandalkan
dan sesuai dengan
standar akuntan di
keuangan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
405
Page 408
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dampak dan Dampak
Peraturan Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
Perundang-undangan atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
dan Anak Perusahaan Keuangan
• Bank wajib membentuk unit kerja khusus
yang dapat dirangkap oleh unit kerja yang
menangani fungsi manajemen risiko, fungsi
kepatuhan, atau fungsi anti fraud.
• Direksi wajib menyampaikan laporan
pengendalian internal dalam proses
pelaporan keuangan Bank kepada OJK.
Laporan pengendalian internal dalam
proses pelaporan keuangan Bank wajib
paling sedikit memuat:
o pernyataan Direksi mengenai tanggung
jawab Direksi atas penerapan
pengendalian internal dalam proses
pelaporan keuangan Bank; dan
o hasil penilaian Direksi terhadap
efektivitas pengendalian internal dalam
proses pelaporan keuangan Bank.
• Pihak Terafiliasi dilarang melakukan
intervensi kepada Direksi, Dewan Komisaris,
Pemegang Saham Pengendali, dan/atau
Pejabat Eksekutif dalam proses pelaporan
keuangan Bank. Tindakan intervensi adalah
tindakan yang:
o merugikan atau berpotensi merugikan
Bank; dan/atau
o menyebabkan Bank tidak patuh terhadap
ketentuan peraturan perundang-
undangan dalam proses pelaporan
keuangan.
PADG No. 14 1. Penunjukan Bank sebagai Bank ACCD Dalam rangka BNI telah melakukan Tidak
Tahun 2024 tentang Indonesia oleh BI dilakukan dengan mendorong penyesuaian terhadap berdampak
Perubahan Kedua mempertimbangkan: pengembangan Pedoman Perusahaan terhadap
atas PADG No. a. ukuran (size); transaksi bilateral internal yang terkait. Laporan
22/20/PADG/2020 b. keterkaitan (interconnectedness); dan menggunakan rupiah Keuangan.
tentang Penyelesaian c. kompleksitas (complexity). dan yen.
Transaksi Bilateral 2. Pembukaan SNA Rupiah dilakukan
antara Indonesia dan dengan:
Jepang menggunakan a. pembukaan rekening baru SNA Rupiah
Rupiah dan Yen di Bank ACCD Indonesia; atau
melalui Bank b. penunjukan rekening yang telah dimiliki
oleh Bank ACCD Jepang di Bank ACCD
Indonesia.
3. Pembukaan SNA Yen dilakukan dengan:
a. pembukaan rekening baru SNA Yen di
Bank ACCD Jepang; atau
b. penunjukan rekening yang telah dimiliki
oleh Bank ACCD Indonesia di Bank ACCD
Jepang.
PADG No. 15 Tahun 1. Penyelesaian Transaksi Bilateral Dalam rangka BNI telah melakukan Tidak
2024 tentang Menggunakan Rupiah dan Yuan (Local mendorong penggunaan penyesuaian terhadap berdampak
Perubahan atas PADG Currency Settlement) yang selanjutnya rupiah dan yuan. Pedoman Perusahaan terhadap
No. 23/16/PADG/2021 disebut LCS Rupiah dan Yuan adalah internal yang terkait. Laporan
tentang Penyelesaian penyelesaian transaksi yang dilakukan Keuangan.
Transaksi Bilateral secara bilateral oleh pelaku usaha di
antara Indonesia Indonesia dan di Tiongkok dengan
dan Tiongkok menggunakan rupiah dan yuan, baik
menggunakan Rupiah yuan onshore maupun yuan offshore.
dan Yuan melalui 2. Penunjukan Bank sebagai Bank ACCD
Bank Indonesia oleh BI dilakukan dengan
mempertimbangkan:
a. ukuran (size);
b. keterkaitan (interconnectedness); dan
c. kompleksitas (complexity).
3. Pembukaan SNA Rupiah dilakukan dengan:
a. pembukaan rekening baru SNA Rupiah
di Bank ACCD Indonesia; atau
b. penunjukan rekening yang telah dimiliki
oleh Bank ACCD Tiongkok di Bank ACCD
Indonesia.
4. Pembukaan Sub-SNA Yuan dilakukan
dengan:
a. pembukaan rekening baru Sub-SNA
Yuan di Bank ACCD Indonesia; atau
b. penunjukan rekening yang telah dimiliki
oleh Nasabah Indonesia di Bank ACCD
Indonesia untuk menjadi Sub-SNA Yuan.
406 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 409
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dampak dan Dampak
Peraturan Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
Perundang-undangan atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
dan Anak Perusahaan Keuangan
SEOJK No. 13/ PUJK wajib menyusun dan menyampaikan Sebagai panduan PUJK BNI wajib Tidak
SEOJK.08/2024 laporan sebagai berikut: terkait penyusunan menyampaikan Laporan berdampak
tentang Penyusunan 1. laporan Literasi Keuangan dan penyampaian Literasi dan Inklusi terhadap
dan Penyampaian a. laporan rencana kegiatan untuk laporan rencana dan Keuangan kepada OJK. Laporan
Laporan Rencana dan meningkatkan Literasi Keuangan; dan laporan realisasi literasi Keuangan.
Laporan Realisasi b. laporan realisasi kegiatan untuk keuangan dan inklusi
Literasi Keuangan dan meningkatkan Literasi Keuangan. keuangan, termasuk
Inklusi Keuangan 2. laporan Inklusi Keuangan mengenai bentuk,
a. laporan rencana kegiatan untuk penyusunan, dan tata
meningkatkan Inklusi Keuangan; dan cara penyampaian
b. laporan realisasi kegiatan untuk laporan literasi dan
meningkatkan Inklusi Keuangan. inklusi keuangan.
PADG No. 22 Tahun • Pelapor Laporan Pelaksanaan Standardisasi Dalam rangka BNI wajib Tidak
2024 tentang Kompetensi di Bidang Sistem Pembayaran meningktakan efisiensi menyampaikan berdampak
Laporan Pelaksanaan adalah Pelaku SK SP dan Penyelenggara SK penyampaian laporan laporan Pelaksanaan terhadap
Standardisasi SP dan wajib menyusun dan menyampaikan dan meningkatkan Standardisasi Laporan
Kompetensi di Bidang laporan kepada BI secara lengkap, akurat, kualitas data laporan, Kompetensi di Bidang Keuangan.
Sistem Pembayaran kini, utuh, dan tepat waktu. Bank Indonesia telah Sistem Pembayaran
• Pelapor harus menunjuk dan mendaftarkan mengembangkan sistem kepada BI.
petugas dan penanggung jawab laporan ke pelaporan berbasis
dalam sistem pelaporan Bank Indonesia. metadata yang dapat
• Laporan yang disampaikan Pelapor terdiri mengakomodasi
atas: penyampaian
- Laporan berkala, yang disampaikan Laporan Pelaksanaan
secara triwulanan dan tahunan, serta Standardisasi
- Laporan insidental. Kompetensi di Bidang
• Laporan wajib disampaikan Pelapor secara Sistem Pembayaran
triwulanan, tahunan, dan insidental sesuai secara daring.
dengan batas waktu yang ditetapkan oleh
BI.
PADG No. 23 Tahun a. Kewajiban Dealer Utama PUVA: menjadi Pengaturan, BNI telah melakukan Tidak
2024 tentang Dealer market maker, aktif dalam transaksi OPT, pengembangan, dan pendaftaran ke BI untuk berdampak
Utama Pasar Uang aktif melakukan transaksi Pasar Uang dan pengawasan Pasar menjadi Dealer Utama terhadap
dan Pasar Valuta transaksi Pasar Valuta Asing, dan memenuhi Uang dan Pasar Valuta Pasar Uang dan Pasar Laporan
Asing kewajiban lain untuk melakukan aktivitas Asing diarahkan untuk Valuta Asing. Keuangan.
di Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing membangun Pasar
yang ditetapkan oleh BI, memberikan Uang dan Pasar Valuta
data, informasi, laporan, keterangan, dan/ Asing yang modern dan
atau penjelasan terkait pelaksanaan peran maju dalam mendukung
sebagai Dealer Utama PUVA kepada BI. efektivitas kebijakan
b. Aktivitas Dealer Utama PUVA: mengakses moneter, stabilitas
fasilitas yang disediakan untuk Dealer sistem keuangan, dan
Utama PUVA, mengikuti transaksi OPT sinergi pembiayaan
dengan peserta berupa Dealer Utama PUVA, ekonomi.
memperoleh informasi terkait peran sebagai
Dealer Utama PUVA, dan/atau aktivitas lain
yang ditetapkan oleh BI.
c. Penyampaian data, informasi, laporan,
keterangan, dan/atau penjelasan oleh Dealer
Utama PUVA kepada BI: survei, pelaporan,
dan/atau cara lain yang ditetapkan oleh
Bank Indonesia.
d. Pelaporan Dealer Utama PUVA: laporan
berkala dan laporan insidental.
SEOJK No. 18/ SEOJK ini mengatur mengenai penilaian Sebagai BNI wajib Tidak
SEOJK.08/2024 sendiri terhadap pemenuhan ketentuan petunjuk pelaksanaan melakukan penilaian berdampak
tentang Penilaian pelindungan konsumen dan masyarakat di tentang penilaian sendiri sendiri terhadap terhadap
Sendiri terhadap sektor jasa keuangan, antara lain: terhadap pemenuhan pemenuhan ketentuan Laporan
Pemenuhan a. bentuk dan penyusunan laporan hasil ketentuan pelindungan pelindungan konsumen Keuangan.
Ketentuan penilaian sendiri; konsumen dan dan masyarakat di
Pelindungan b. penyampaian laporan hasil penilaian masyarakat di sektor sektor jasa keuangan
Konsumen dan sendiri; jasa keuangan. dan menyampaikannya
Masyarakat di Sektor c. penanggung jawab laporan; dan kepada OJK.
Jasa Keuangan d. tata cara penyampaian laporan hasil
penilaian sendiri.
POJK No. 26 Tahun 1) Penyesuaian cakupan perusahaan anak Penyelarasan dan BNI wajib memastikan Tidak
2024 tentang (investee) Bank Umum agar selaras dengan pengkinian ketentuan bahwa penyertaan berdampak
Perluasan Kegiatan UU P2SK. sehubungan dengan modal yang dilakukan terhadap
Usaha Perbankan 2) Bank Umum yang melaksanakan kegiatan diterbitkannya UU P2SK. (oleh BNI dan Laporan
usaha secara konvensional dilarang Perusahaan Anak) Keuangan.
melakukan Penyertaan Modal selain telah sesuai ketentuan
kepada LJK dan/atau perusahaan lain yang sebagaimana diatur
mendukung industri perbankan. dalam POJK.
3) Dalam hal perusahaan anak Bank Umum
yang berupa lembaga jasa keuangan
melakukan kegiatan penyertaan modal,
Bank Umum wajib memastikan kegiatan
penyertaan modal oleh perusahaan anak
Bank Umum dilakukan pada:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
407
Page 410
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dampak dan Dampak
Peraturan Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
Perundang-undangan atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
dan Anak Perusahaan Keuangan
a. lembaga jasa keuangan;
b. perusahaan lain yang mendukung
industri perbankan;
c. lembaga nonkeuangan yang mendukung
pembiayaan perbankan syariah.
d. (khusus penyertaan modal oleh
perusahaan anak dari Bank Umum
yang melaksanakan kegiatan usaha
berdasarkan Prinsip Syariah).
4) Pengalihan piutang oleh Bank mencakup
Bank Umum, Bank Umum Syariah, BPR dan
BPR Syariah.
5) Penjaminan oleh Bank Umum dengan
mengacu pada standar/praktik yang berlaku
secara internasional.
6) Implementasi TTE dan perjanjian
elektronik dalam penyelenggaraan
produk Bank, sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan.
7) Aktivitas Bank sebagai penyelenggara
Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing
(KUPVA).
POJK No. 28 Tahun 1) Ruang lingkup pihak yang tergolong Untuk mendukung BNI wajib memiliki dan Tidak
2024 tentang sebagai Pelaku, yaitu orang perseorangan, penguatan pengawasan menerapkan kebijakan berdampak
Pengelolaan Informasi korporasi, badan usaha baik yang berbentuk dan penegakan hukum dan prosedur terkait terhadap
Rekam Jejak Pelaku badan hukum maupun yang tidak berbentuk serta peningkatan SIPELAKU. Laporan
melalui Sistem badan hukum, atau badan lainnya. integritas sektor jasa Keuangan.
Informasi Pelaku di 2) Ruang lingkup pihak yang tergolong keuangan, diperlukan
Sektor Jasa Keuangan sebagai Pengguna, yaitu LJK dan pihak penyediaan data dan
yang melaksanakan kegiatan di sektor jasa informasi Rekam Jejak
keuangan. Pelaku di sektor jasa
3) Persyaratan bagi Pengguna untuk keuangan melalui
memperoleh Hak Akses SIPELAKU. Sistem Informasi Pelaku
4) Kriteria pertimbangan Pengguna dalam di Sektor Jasa Keuangan
mengakses dan menggunakan Rekam Jejak (SIPELAKU).
dalam SIPELAKU.
5) Cakupan dan sumber data dan/atau
informasi yang terkandung dalam Rekam
Jejak dalam SIPELAKU.
6) Kewajiban dan larangan bagi Pengguna
dalam penggunaan dan pengelolaan Rekam
Jejak SIPELAKU.
7) Sanksi administratif atas pelanggaran
kewajiban dan larangan yang diatur dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
POJK No. 30 Tahun • Pemegang Saham Pengendali (PSP) Penyelarasan dan • BNI wajib meminta Tidak
2024 tentang dan/atau Pemegang Saham Pengendali pengkinian ketentuan persetujuan berdampak
Konglomerasi Terakhir (PSPT) Konglomerasi Keuangan terkait Konglomerasi OJK untuk terhadap
Keuangan dan wajib membentuk Perusahaan Induk Keuangan dan pembentukan PIKK Laporan
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) dalam hal Perusahaan induk dan selanjutnya Keuangan.
Konglomerasi Konglomerasi Keuangan (KK) memenuhi Konglomerasi keuangan melakukan
Keuangan kriteria: sehubungan dengan RUPS (setelah
a. total aset LJK Konglomerasi Keuangan diterbitkannya UU P2SK. mendapatkan
paling sedikit Rp100.000.000.000.000,00 persetujuan OJK)
(seratus triliun rupiah), dan paling sedikit yang memuat
berjumlah 2 (dua) LJK pada 2 (dua) agenda persetujuan
sektor yang berbeda di Konglomerasi perubahan
Keuangan; atau anggaran dasar
b. total aset LJK Konglomerasi Keuangan sebagaimana diatur
paling sedikit Rp20.000.000.000.000,00 dalam POJK.
(dua puluh triliun rupiah) sampai dengan • BNI wajib menyusun
kurang dari Rp100.000.000.000.000,00 rencana strategis
(seratus triliun rupiah), dan paling sedikit Konglomerasi
berjumlah 3 (tiga) LJK pada 3 (tiga) Keuangan dan
sektor yang berbeda di Konglomerasi memiliki piagam
Keuangan. korporasi
• Pembentukan PIKK wajib mendapatkan Konglomerasi
persetujuan OJK. Keuangan.
• LJK yang ditunjuk sebagai PIKK Operasional,
menyampaikan dokumen paling lambat 6
bulan setelah memenuhi kondisi sebagai KK
yang wajib membentuk PIKK.
• PIKK Operasional wajib melakukan
RUPS yang memuat agenda persetujuan
perubahan anggaran dasar (setelah
mendapatkan persetujuan OJK) yang paling
sedikit memuat:
408 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 411
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dampak dan Dampak
Peraturan Pokok Pengaturan Latar Belakang Penyesuaian yang terhadap
Perundang-undangan atau Perubahan Signifikan yang Baru Penerbitan Peraturan Dilakukan BNI Laporan
dan Anak Perusahaan Keuangan
a. wewenang, tanggung jawab, dan masa
jabatan direktur yang membawahkan
fungsi atau unit pengelolaan
Konglomerasi Keuangan;
b. klausul bahwa anggota direksi yang
membawahkan fungsi atau unit
pengelolaan Konglomerasi Keuangan
wajib memperoleh persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan sebelum
menjalankan tindakan, tugas, dan
fungsinya; dan
c. larangan terhadap PIKK yang paling
sedikit sebagaimana diatur dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.
• PIKK wajib menyusun rencana strategis
Konglomerasi Keuangan dalam bentuk
rencana korporasi Konglomerasi Keuangan
(disusun oleh direksi PIKK dan disetujui oleh
dewan komisaris PIKK).
• PIKK wajib menyusun dan memiliki piagam
korporasi Konglomerasi Keuangan.
POJK No. 44 Tahun • Bank dan Pihak Terafiliasi wajib Penyelarasan BNI wajib melakukan Tidak
2024 tentang Rahasia merahasiakan informasi mengenai Nasabah sehubungan dengan penyesuaian terhadap berdampak
Bank Penyimpan dan Simpanannya dan/atau diterbitkannya UU P2SK. Pedoman Perusahaan terhadap
Nasabah Investor dan Investasinya. internal yang terkait. Laporan
• Dalam hal: Keuangan.
a. Nasabah Penyimpan sekaligus sebagai
Nasabah debitur;
b. Nasabah Penyimpan sekaligus sebagai
Nasabah penerima fasilitas;
c. Nasabah Investor sekaligus sebagai
Nasabah penerima fasilitas; atau
d. Nasabah Investor sekaligus sebagai
Nasabah debitur,
kewajiban Bank dan Pihak Terafiliasi
merahasiakan informasi mengenai Nasabah
dilakukan dalam kedudukannya sebagai
Nasabah Penyimpan dan Simpanannya dan/
atau Nasabah Investor dan Investasinya.
• Kewajiban merahasiakan informasi
mengenai Nasabah Penyimpan dan
Simpanannya dan/atau Nasabah Investor
dan Investasinya tidak berlaku antara lain
untuk:
a. kepentingan peradilan dalam perkara
perdata antara Bank dan Nasabah,
Nasabah dan Nasabah, dan terkait
dengan Nasabah;
b. kepentingan peradilan dalam perkara
pidana;
c. permintaan kurator yang ditetapkan
berdasarkan putusan pengadilan niaga
mengenai kepailitan atau permintaan
likuidator yang ditetapkan berdasarkan
penetapan pengadilan dalam rangka
pemberesan harta;
d. permintaan, persetujuan, atau kuasa dari
Nasabah Penyimpan dan/atau Nasabah
Investor yang dibuat secara tertulis;
e. permintaan ahli waris yang sah dari
Nasabah Penyimpan dan/atau Nasabah
Investor yang telah meninggal dunia;
f. tukar menukar informasi antar-Bank;
• Dalam melakukan pembukaan Rahasia
Bank, Bank wajib memiliki prosedur internal
mengenai pembukaan Rahasia Bank.
• OJK berwenang memberikan izin tertulis
membuka Rahasia Bank untuk:
a. kepentingan peradilan dalam perkara
pidana;
b. memenuhi bantuan timbal balik dalam
masalah pidana; dan
c. penyelesaian piutang yang sudah
diserahkan kepada Panitia Urusan
Piutang Negara.
• Dalam rangka tukar menukar informasi
antar Bank, direksi Bank atau yang setara
dapat memberitahukan Rahasia Bank
kepada Bank lain.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
409
Page 412
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Perubahan Kebijakan Akuntansi
dan Dampaknya Terhadap BNI
Perubahan Penomoran PSAK dan ISAK dalam SAK Indonesia
Penjelasan atas Perubahan Kebijakan : Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia telah
Akuntansi yang Diberlakukan mengesahkan Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia
(KSPKI) dan perubahan penomoran Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK)
dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Perubahan ini bertujuan
untuk membedakan PSAK dan ISAK yang merujuk ke IFRS Accounting
Standards serta PSAK dan ISAK yang tidak merujuk standar tersebut.
Perubahan penomoran ini tidak memengaruhi substansi pengaturan
dalam masing-masing PSAK dan ISAK dalam SAK Indonesia.
Dampak Terhadap BNI : Perubahan ini tidak memiliki dampak yang material pada pelaporan
maupun substansial terhadap kebijakan akuntansi pada BNI dan
perusahaan anak.
Amandemen PSAK 116: Sewa
Penjelasan atas Perubahan Kebijakan : Amandemen PSAK 116 bertujuan untuk mengatasi kesenjangan
Akuntansi yang Diberlakukan bagaimana penjual-penyewa harus mengukur aset hak pakai yang timbul
dari penyewaan kembali. Amandemen PSAK 116 saat ini telah mengatur
bagaimana mengukur kewajiban sewa, penjual-penyewa menentukan
'pembayaran sewa' dan revisi pembayaran sewa. Namun dengan
adanya amandemen ini tidak mengakibatkan penjual-penyewa mengakui
sejumlah keuntungan atau kerugian yang berkaitan dengan hak pakai
yang dimilikinya.
Dampak Terhadap BNI : Amandemen ini tidak memiliki dampak signifikan terhadap BNI dan
perusahaan anak karena pada dasarnya kebijakan akuntansi BNI masih
relevan dengan amandemen ini.
Amandemen PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan
Penjelasan atas Perubahan Kebijakan : Amendemen PSAK 201 mengklarifikasi salah satu kriteria dalam
Akuntansi yang Diberlakukan mengklasifikasikan liabilitas sebagai jangka panjang yaitu mensyaratkan
entitas memiliki hak untuk menangguhkan penyelesaian liabilitas
setidaknya selama 12 bulan setelah periode pelaporan. Ketika entitas
mengklasifikasikan liabilitas yang timbul dari perjanjian pinjaman sebagai
liabilitas jangka panjang dan liabilitas tersebut tunduk pada persyaratan
yang harus dipatuhi oleh entitas dalam waktu dua belas bulan sejak
tanggal pelaporan, entitas mengungkapkan informasi dalam catatan
yang memungkinkan pengguna laporan keuangan memahami risiko
bahwa liabilitas dapat dibayar kembali dalam waktu dua belas bulan sejak
periode pelaporan.
Dampak Terhadap BNI : Amandemen ini tidak memiliki dampak yang material pada pelaporan
maupun substansial terhadap kebijakan akuntansi pada BNI dan
perusahaan anak.
Amandemen PSAK 207 : Laporan Arus Kas dan PSAK 107 : Instrumen Keuangan: Pengungkapan
Penjelasan atas Perubahan Kebijakan : Amandemen PSAK 207 dan PSAK 107 yang mewajibkan pengungkapan
Akuntansi yang Diberlakukan spesifik mengenai Supplier Finance Arrangement (SFA). Amandemen
ini menanggapi investor yang mengatakan bahwa mereka sangat
membutuhkan lebih banyak informasi tentang SFA agar dapat menilai
bagaimana pengaturan ini memengaruhi kewajiban, arus kas, dan risiko
likuiditas suatu entitas.
Dampak Terhadap BNI : Amandemen ini tidak memiliki dampak yang material pada pelaporan
maupun substansial terhadap kebijakan akuntansi pada BNI dan
perusahaan anak.
410 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 413
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tingkat Kesehatan Bank
Tingkat Kesehatan Bank (TKB) merupakan hasil dengan cakupan penilaian dilakukan berdasarkan
penilaian kondisi Bank yang dilakukan terhadap 4 (empat) faktor sebagai berikut:
risiko dan kinerja Bank. Beberapa manfaat dari 1. Profil Risiko (Risk Profile)
penilaian Tingkat Kesehatan Bank antara lain Penilaian Profil Risiko dilakukan dengan
sebagai sarana bagi Bank untuk melakukan menilai Risiko Inheren (risiko yang melekat
identifikasi dini permasalahan Bank, menetapkan pada aktivitas Bank) dan Kualitas Penerapan
strategi bisnis di waktu yang akan datang, menyusun Manajemen Risiko (KPMR) terhadap 8
dan melaksanakan corrective action atas kelemahan/ (delapan) jenis risiko.
permasalahan, memberikan dasar bagi proses 2. Tata Kelola (Good Corporate Governance)
pengaitan modal dengan risiko, sebagai salah satu Penilaian Tata Kelola merupakan penilaian
dasar dalam pengambilan keputusan serta untuk terhadap kualitas manajemen Bank atas
meningkatkan daya saing. pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola.
3. Rentabilitas (Earnings)
Penilaian Tingkat Kesehatan BNI dilakukan sesuai Penilaian atas faktor Rentabilitas meliputi
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) evaluasi terhadap kinerja Rentabilitas,
No. 4/POJK.03/2016 tentang Penilaian Tingkat sumber-sumber Rentabilitas, kesinambungan
Kesehatan Bank Umum dan Peraturan Menteri Rentabilitas, dan manajemen Rentabilitas.
(Permen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 4. Permodalan (Capital)
No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Penilaian atas faktor Permodalan meliputi
Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan evaluasi terhadap kecukupan Permodalan dan
Usaha Milik Negara. kecukupan pengelolaan Permodalan. Dalam
melakukan penilaian kecukupan Permodalan,
A. Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan BNI mengaitkan kecukupan modal dengan
Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Profil Risikonya.
Berdasarkan POJK No. 4/POJK.03/2016, penilaian
Tingkat Kesehatan Bank dilakukan menggunakan Penilaian Tingkat Kesehatan Bank disampaikan
pendekatan risiko (Risk-based Bank Rating) baik kepada regulator (OJK) setiap 6 (enam) bulan
secara individu maupun secara konsolidasi, (semesteran) pada periode Juni dan Desember.
Hasil penilaian Tingkat Kesehatan Bank BNI periode
31 Desember 2024, disajikan dalam tabel sebagai
berikut:
Penilaian (Peringkat)
Faktor Penilaian
Per 31 Desember 2024 Per 31 Desember 2023
Profil Risiko (Risk Profile) 2 2
Tata Kelola (Good Corporate Governance) 2 2
Rentabilitas (Earnings) 2 2
Permodalan (Capital) 2 2
Peringkat Komposit Tingkat Kesehatan Bank 2 2
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
411
Page 414
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Hasil penilaian Tingkat Kesehatan Bank BNI periode 31 Desember 2024 tergolong “Sehat” (Peringkat
Komposit 2) yang berarti bahwa:
1. Kondisi BNI secara umum sehat, sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan
dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya.
2. Peringkat faktor-faktor penilaian (Profil Risiko, Tata Kelola, Rentabilitas, dan Permodalan) secara umum
baik. Apabila terdapat kelemahan, maka secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan.
B. Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan Ketentuan Kementerian Badan Usaha Milik Negara
(BUMN)
Berdasarkan Permen BUMN No. PER-2/MBU/03/2023, Tingkat Kesehatan BUMN dinilai menggunakan
Peringkat (Rating) yang didasarkan pada Pemeringkatan yang dilakukan oleh Perusahaan Pemeringkat
Nasional, Perusahaan Pemeringkat Internasional, maupun Perusahaan Pemeringkat Nasional yang
terafiliasi dengan Perusahaan Pemeringkat Internasional.
Pemeringkatan yang dilakukan untuk penilaian Tingkat Kesehatan dilaksanakan 1 (satu) kali dalam
1 (satu) tahun berdasarkan kinerja laporan keuangan audit konsolidasi tahun buku yang bersangkutan
dan disampaikan kepada Kementerian BUMN paling lambat pada bulan Mei tahun berjalan.
Dalam rangka memenuhi Pasal 80 ayat (1) Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara, Penilaian Tingkat
Kesehatan Bank melalui Pemeringkatan (Rating) dilakukan oleh Lembaga Pemeringkat Internasional
(Fitch Ratings, Moody’s, dan S&P) dan Lembaga Pemeringkat Nasional (Pefindo) dengan hasil Tingkat
Kesehatan untuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai berikut:
Peringkat Akhir (Final Rating)
Lembaga Pemeringkat Peringkat Tingkat Kesehatan Klasifikasi
Fitch Ratings BBB-/Stable AAA Sangat Sehat
Moody’s Baa2/Stable AAA Sangat Sehat
S&P BBB/Stable AAA Sangat Sehat
Pefindo idAAA/Stable AAA Sangat Sehat
Dengan demikian, Tingkat Kesehatan untuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk adalah AAA dengan
klasifikasi Sangat Sehat.
Laporan Penggunaan
Tambahan PMN
Selama tahun 2024, BNI tidak menerima adanya tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN).
412 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 415
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pelaksanaan Proyek Strategis
Nasional atau Penugasan Lain
Sepanjang tahun 2024, BNI tidak mencatatkan adanya penunjukan BNI dalam Proyek Strategis Nasional
(PSN) yang diberikan oleh pemerintah. Namun, terdapat penugasan lain yang diberikan oleh pemerintah
yakni penyaluran bantuan sosial, dengan detail informasi sebagai berikut:
Tahun
Dasar Hukum Dimulainya Penugasan Pemerintah Kompensasi Keterangan
Penugasan
PKS No. 02/5.4/PKS/ 2017 Penyaluran Bantuan Sosial DPK Jumlah Penerima: 5.757.453
HK.01/01/2024 dan Program Sembako Nominal: Rp13.556.445.600.000
No. INS1/004/PKS/2024
PKS No. 4/3.4/ 2016 Penyaluran Bantuan Sosial DPK Jumlah Penerima: 2.781.066
HK.01/1/2024 dan Program PKH Nominal: Rp7.264.380.958.326
No. INS1/006/PKS/2024
PKS No. 2023 Penyaluran dan DPK Jumlah Penerima: 9.709 Puskesmas
HK.01.03/A/651/2024 Pengelolaan Dana Bantuan Nominal: Rp8.100.000.000.000
Operasional Kesehatan
Puskesmas Tahun
Anggaran 2024
PKS No. 11/PMO/PK.P- Penyaluran Dana Insentif Jumlah Penerima: 1.530.968 Penerima
KP/PKS/08/2021 dan 2020 dalam Program Kartu DPK Nominal: Rp6.430.065.600.000
No. DIR/612.1 Prakerja Tahun Anggaran 2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
413
Page 416
05
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Fungsi
Penunjang Bisnis
Human Capital 416
Teknologi Informasi 432
Tata Kelola Teknologi Informasi 444
Digitalisasi Layanan 451
Jaringan dan Layanan 459
Customer Experience Center 460
Data Management & Analytics 463
Fungsi Kualitas Layanan 466
Fungsi
Penunjang Bisnis
414 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 417
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
s Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
415
Page 418
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Human
Capital
HUMAN CAPITAL ROADMAP
BNI telah melakukan penyusunan Corporate Plan untuk mewujudkan visi “Menjadi Lembaga Keuangan
yang Terunggul dalam Layanan dan Kinerja secara Berkelanjutan”. Salah satu bagian dalam Corporate Plan
adalah aspek Human Capital yang selanjutnya di tahun 2024 disusun dalam Human Capital (HC) Roadmap
sebagai strategi pengelolaan Human Capital yang terintegrasi. Tahapan penyusunan HC Roadmap di tahun
2024 meliputi tiga fase yaitu fase “Diagnose”, “Design”, dan “Deliver”. Fase “Deliver” tersebut akan dimulai
pada tahun 2025.
Key Objective
To become a leading financial institution through high-performing, future-proofed, and impact
oriented people
High-Performing Future-Proofed Impact-Oriented
People Workforce Leaders
Achieve best-in-class Ensure employee are equipped Line and functional leaders
productivity for key business with skills and competencies who are capable, inspirational,
battlegrounds to meet business needs, today, and able to build teams that
and tomorrow deliver sustainable outcomes
Holistic performance management system
Growth-oriented, multi-faceted talent management system
Next-gen digital human capital tools
Strong collaboration between business, finance & human capital
Melalui implementasi HC Roadmap, BNI memastikan pengelolaan human capital sesuai dengan best
practice di industri dalam memberikan value bagi bisnis perusahaan untuk mendorong pencapaian visi dan
tujuan BNI. Secara garis besar, komponen dalam HC Roadmap BNI terdiri dari:
1. Key Objective : Tujuan pengelolaan HC untuk memastikan pencapaian visi BNI melalui pegawai yang
berkinerja tinggi, dan pemimpin yang dapat memberikan dampak dan value bagi tim dan perusahaan.
2. High-Performing People : Pegawai dengan produktivitas yang optimal sesuai dengan fungsi dan tanggung
jawabnya.
3. Future-Proofed Workforce : Pegawai yang disiapkan untuk mempunyai skill dan kompetensi untuk
memenuhi kebutuhan bisnis saat ini dan masa depan.
4. Impact-Oriented Leaders : Pemimpin yang kompeten, inspirasional, dan dapat membangun timnya
untuk menghasilkan output yang optimal.
5. Enablers : HC Roadmap didukung dengan enablers sebagai fondasi yang terdiri dari kebijakan
performance manajemen secara holistik, kebijakan talent management, pengembangan human capital
tools & technology serta didukung dengan kolaborasi yang kuat dari unit business, finance, & human
capital.
416 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 419
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Selain hal-hal tersebut di atas, pada tahun 2024 BNI tetap berfokus untuk mendorong
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui transformasi budaya kerja yang diinisiasi sejak
tahun 2023 serta penguatan program well-being untuk mendorong produktivitas pegawai.
TRANSFORMASI BUDAYA UNTUK MENDORONG KINERJA BISNIS SECARA
BERKELANJUTAN
VISI
Strategi Menjadi lembaga keuangan yang
terunggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan
BNI Strategic Objectives 2021-2025
Tema Transformation 2022-2025: RACE
Tema
Transformation
2022-2025: RACE Risk Culture Agile Collaboration Execution
Oriented
Core Values
manah ompeten armonis oyal daptif olaboratif
Kami Insan BNI,
Kami Insan BNI, memiliki menetapkan integritas
Kami Insan BNI,
kompetensi dan sebagai nilai yang hakiki
berkomitmen Kami Insan
karakter terbaik sebagai dalam membangung
memberikan layanan BNI, senantiasa
sikap dasar dalam kepercayaan dari seluruh
terbaik kepada proaktif berinovasi
Beliefs menjalankan kegiatan pemangku kepentingan,
pelanggan untuk dan melakukan
usaha, berorientasi mendahulukan
tumbuh bersama dan penyempurnaan untuk
pada pencapaian kinerja kepentingan perusahaan
membangun hubungan memberikan hasil yang
unggul untuk membawa dan menjalankan
kemitraan yang saling optimal.
perusahaan sebagai kegiatan usaha dengan
menguntungkan.
Market Leader. prinsip Good Corporate
Governance (GCG).
Sejak tahun 2023, BNI telah memiliki framework Pengelolaan Transformasi Budaya BNI yang
diimplementasikan dan dimonitor hingga saat ini. Komponen utama penyusun framework adalah:
1. Tema Transformasi menjadi elemen budaya yang dinilai penting dan perlu menjadi fokus dalam proses
Transformasi BNI agar BNI dapat #LompatLebihTinggi.
2. Core Values merupakan prinsip-prinsip yang diyakini penting dalam menjalanan organisasi BNI, sekaligus
merupakan identitas dan perekat Budaya Kerja BUMN untuk mendukung peningkatan kinerja secara
berkelanjutan.
3. Beliefs merupakan hipotesa/asumsi/hal yang diyakini oleh BNI sebagai sesuatu yang baik dan benar,
dibentuk oleh pengalaman dan mengarahkan behavior pegawai yang diharapkan.
BNI optimis ketiga hal tersebut dapat mendorong pertumbuhan kinerja BNI secara berkelanjutan sehingga
mampu mewujudkan strategic objective BNI dan Visi BNI.
BNI menyadari bahwa internalisasi transformasi budaya yang efektif membutuhkan dukungan change agent
yang dapat menjadi role model. Dalam rangka internalisasi transformasi budaya, telah dibentuk tim RACE
Network sebagai jaringan change agent yang bertugas untuk menginternalisasikan transformasi budaya
kerja ke BNI & BNI Group.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
417
Page 420
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
MILESTONE TRANSFORMASI BUDAYA KERJA
2022 2023 – 2024
Penyusunan kerangka transformasi budaya kerja melalui Launching kerangka pengelolaan transformasi budaya kerja
leadership alignment culture transformation. & penyusunan program budaya kerja unit beserta dengan
pembentukan race champion (culture change agent) dan
pembekalan melalui program trainee for trainer.
2024 & Beyond
Monitoring secara berkelanjutan dengan melakukan culture
site visit, Focus Group Discussion, Implementation Program
Presentation & Pelaksanaan BNI Culture Fest. Internalisasi atas
program budaya yang telah diinisiasi selanjutnya dimonitor
untuk memastikan pelaksanaannya secara sustainable dengan
salah satu milestone transformasi yang dilakukan pada tahun ini
adalah BNI Culture Fest.
STRUKTUR ORGANISASI PENGELOLA HUMAN CAPITAL BNI
BNI memiliki organisasi pengelolaan Human Capital yang disupervisi oleh Direktur Human Capital &
Compliance dan SEVP Human Capital. Organisasi pengelolaan Human Capital di BNI terdiri atas Divisi
Human Capital Strategy yang berwenang untuk menetapkan kebijakan terkait Human Capital. Divisi Human
Capital Services yang berperan melakukan operasionalisasi kebijakan terkait Human Capital, BNI University
yang bertanggung jawab dalam melakukan pengembangan kapabilitas pegawai, serta HC Business Partner
yang berfungsi dalam menjalankan peran sebagai strategic partner. Dalam pelaksanaan fungsinya, untuk
memastikan keselarasan dengan strategi dan tujuan perusahaan, maka fungsi HC berkolaborasi erat dengan
fungsi bisnis dan finance.
418 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 421
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Direktur Human Capital & Compliance
SEVP Human Capital
Human Capital Human Capital HC Business
BNI University Compliance Legal Policy Governance
Strategy Services Partner
HC Policy &
Talent Acquisition Banking Academy 1
Analytics
Department Department
Department
HC Individual
Performance Outsourcing
Banking Academy 2
Management & & Partnership
Job Evaluation Department
Department
Department
Strategy,
HC Culture & HC Benefit Services
Governance &
Engagement & Operation
Assessment
Department Department
Department
HC Career
Management & HC Digital Services
Development Department Learning Consultant
Department
HC Talent
Management Industrial Relation
& Succession Department
Department
Employee
HC Compensation &
Misconduct
Benefit Department
Department
PROFIL PEGAWAI Peningkatan Produktivitas Pegawai melalui
Penguatan Performance Culture
Hingga 31 Desember 2024, jumlah pegawai BNI Pencapaian strategi dan bisnis BNI tentunya tidak
mencapai 27.203 orang, atau mengalami penurunan lepas dari upaya dan peran pegawai (Hi-Movers)
sebesar 367 orang (1,3%) dibandingkan jumlah dalam meningkatkan produktivitasnya. Performance
pegawai per 31 Desember 2023 yang tercatat cycle yang dijalankan di BNI merupakan sebuah
sebanyak 27.570 orang. Jumlah pegawai BNI siklus berkelanjutan yang terdiri atas Goal Setting
pada tahun 2024 sejalan dengan strategi BNI untuk menetapkan sasaran kinerja yang dituju,
untuk melakukan peningkatan produktivitas yang Performance Driving yang bertujuan untuk
diiringi dengan optimalisasi perbaikan bisnis mendorong tercapainya kinerja dan Performance
proses & digitalisasi layanan. Hal ini tercermin dari Evaluation sebagai mekanisme untuk mengevaluasi
produktivitas pegawai yang diukur berdasarkan kinerja pegawai.
matriks pengukuran earning per employee (EPE)
Rp779,6 juta/pegawai atau meningkat sebesar 3,4% Produktivitas yang optimal dimulai dari pengelolaan
dari tahun 2023. kinerja yang transparan, terukur, dan berkelanjutan.
Dengan memanfaatkan performance monitoring
Informasi mengenai profil atau demografi pegawai tools, memungkinkan line manager memantau
BNI, dapat dilihat di Bab Profil Perusahaan dalam kinerja unitnya secara berkala dengan berbasis data
Laporan Tahunan ini. yang akurat.
IMPLEMENTASI STRATEGI PENGELOLAAN Selain teknologi, kami menyadari bahwa
HUMAN CAPITAL TAHUN 2024 manusia tetap menjadi elemen terpenting dalam
mendukung pengembangan kinerja. Untuk itu,
Pada tahun 2024, strategi pengelolaan Human kami mengintegrasikan coaching ke dalam proses
Capital BNI berfokus pada peningkatan produktivitas pengelolaan kinerja, dengan peran sentral oleh line
pegawai melalui penguatan performance culture manager.
dalam implementasi end-to-end human capital
strategy yang antara lain mencakup strategic Sebagai pihak yang paling memahami dinamika
workforce planning, disiplin performance kerja unitnya, line manager dilatih untuk
management, learning & development, career memberikan coaching secara efektif. Mereka tidak
management, reward & recognition, serta employee hanya membantu pegawai memahami kekuatan
well being. dan tantangan unitnya, namun juga berperan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
419
Page 422
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
sebagai mentor yang memberikan panduan praktis BNI tetap melakukan rekrutmen pegawai
dalam mencapai target kinerja. Dengan pendekatan melalui beberapa program, di antaranya Officer
coaching yang personal dan berbasis solusi, Development Program (ODP) dan Assistant
line manager mampu menciptakan lingkungan Development Program (ADP). Pelaksanaan program
kerja yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan
pertumbuhan timnya. talenta sesuai dengan kebutuhan bisnis bank saat
ini serta memastikan mempersiapkan talenta untuk
Pendekatan terpadu ini merupakan salah satu aspek menjadi leaders di masa yang akan datang.
yang dapat mendorong produktivitas pegawai
melalui peningkatan produktivitas unit secara Rekrutmen pegawai dilakukan melalui sejumlah
keseluruhan, penyelesaian proyek yang lebih tepat sourcing channel untuk mendapatkan pegawai
waktu, dan kepuasan pegawai terhadap proses terbaik yang akan berkarier bersama BNI, antara lain
pengelolaan kinerja. Selain itu, hubungan antara line melalui:
manager dan unitnya juga menjadi lebih harmonis, 1. Campus hiring yang dilakukan melalui kerja
berkontribusi pada penciptaan budaya kerja yang sama dengan sejumlah perguruan tinggi.
inklusif dan berorientasi pada hasil. 2. Kerja sama dengan instansi seperti Kementerian
BUMN, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan
Strategic Workforce Planning yang Selaras (LPDP), perkumpulan mahasiswa diaspora.
dengan Strategi Bisnis BNI 3. Early Recruitment Program (ERP) yang
merupakan jalur rekrutmen khusus melalui
Sebagai respons atas perubahan tren bisnis pemberian beasiswa kepada mahasiswa
perbankan dan tantangan ke depan, BNI memerlukan berprestasi dari Perguruan Tinggi unggulan
SDM yang memiliki kapabilitas unggul untuk untuk menjadi calon pegawai BNI.
dapat bersaing baik pada skala nasional maupun 4. Program Kementerian BUMN seperti Program
global. Salah satu prioritas dalam pengelolaan Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) sebagai bentuk
Human Capital di BNI adalah untuk memastikan komitmen BNI dalam menyediakan lapangan
ketersediaan pegawai pada fungsi-fungsi yang kerja.
mendukung tercapainya strategi bisnis BNI. Strategi
workfoce planning pada tahun ini berfokus untuk End to End Performance Cycle yang Didukung
memperkuat bisnis corporate & international oleh Aplikasi Terintegrasi
banking, IT & digital serta peningkatan CASA & FBI.
Selaras dengan penguatan performance culture,
untuk memudahkan pegawai seluruh tahapan
dalam performance cycle di BNI didukung oleh
DigiHC sebagai platform digital yang dapat diakses
oleh segenap pegawai melalui gadget. Penggunaan
aplikasi ini memudahkan segenap pegawai untuk
memantau dan mengelola kinerja secara terintegrasi.
Goal Setting
Goal Setting
Daily Planner On Going
Feedback
Performance Performance
Evaluation Driving
Multirater Performance Reward
Evaluation System
Performance Cycle Performance Boosting with DigiHC
420 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 423
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Mempersiapkan Pemimpin melalui Growth- berdasarkan hasil asesmen. Selanjutnya, pegawai
Oriented & Multi-Faceted Talent Management akan melakukan one-on-one discussion dengan
System atasan langsung untuk menyepakati rencana
Pada tahun ini, kami berkomitmen untuk terus pengembangan yang akan dilakukan pada tahun
memperkuat strategi pengelolaan talenta yang berikutnya. Data IDP tersebut akan menjadi
bertujuan untuk mempersiapkan pemimpin pedoman BNI University dalam menyediakan
masa depan yang tangguh, adaptif, dan mampu program peningkatan kapabilitas yang selaras
menghadapi tantangan bisnis yang dinamis. Melalui dengan kebutuhan pegawai.
sistem manajemen talenta yang berorientasi pada
pertumbuhan (growth-oriented) dan menyeluruh 3. Career Acceleration
(multi-faceted), kami menciptakan ekosistem Sejalan dengan misi KBUMN dan strategi
pengembangan yang terintegrasi, relevan, dan perusahaan untuk memfasilitasi talenta
sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sejumlah muda dengan kompetensi yang mumpuni
program terkait dengan pembangan karier telah untuk mengisi posisi pimpinan, maka BNI
dilaksanakan pada tahun 2024, di antaranya: menyediakan program percepatan karier (career
1. Competency Enhancement acceleration). Program ini merupakan jalur yang
Sebagai langkah awal, kami melakukan memungkinkan pegawai untuk dipromosikan ke
Competency Enhancement Program dengan posisi yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang
menyusun kamus kompetensi baru yang lebih cepat dari standar. Seleksi bagi pegawai
selaras dengan kebutuhan strategis organisasi. yang mengikuti program ini dilakukan dengan
Kamus kompetensi ini tidak hanya mencakup ketat untuk memastikan bahwa pegawai tersebut
kemampuan teknis (hard competency), namun memiliki kompetensi dan learning agility yang
juga kompetensi kepemimpinan (leadership tinggi. Melalui program ini, diharapkan talent
competency) dan perilaku (soft competency), memiliki akses langsung ke peluang yang
yang menjadi landasan dalam end-to-end human dapat mempersiapkan mereka untuk peran
capital management yang antara lain mencakup kepemimpinan yang lebih luas dalam organisasi.
proses rekrutmen, pengembangan, dan promosi
pegawai. Penyusunan kamus kompetensi ini 4. Global Postgraduate Program (GPP)
bertujuan untuk memastikan bahwa setiap Untuk meningkatkan daya saing pegawai BNI
individu memiliki panduan yang jelas untuk agar memiliki kompetensi di tingkat global, BNI
meningkatkan kapabilitas mereka sesuai dengan memberikan kesempatan pada talenta terbaik
tuntutan bisnis dan transformasi organisasi. untuk mengembangkan diri melalui pemberian
Beasiswa S2 di Top 30 Universitas Terbaik di
Dalam pembaruan kompetensi ini, BNI telah Dunia. Sebagai bagian dari upaya membangun
menetapkan dua kategori besaran kompetensi pemimpin dengan wawasan global, kami
yaitu the 9 wonders atau 9 kompetensi yang melanjutkan Global Postgraduate Program (GPP).
harus dimiliki oleh seluruh pegawai dan role Program ini memberikan kesempatan kepada
specific competency sebagai kompetensi yang pegawai berbakat untuk melanjutkan pendidikan
diperlukan individu dapat melaksanakan tugas pascasarjana di universitas terkemuka dunia.
dan tanggung jawab yang berkaitan dengan Melalui GPP, kami membekali peserta dengan
peran atau posisi tertentu secara efektif. wawasan global, jejaring internasional, dan
kemampuan untuk menghadapi tantangan bisnis
2. Individual Development Plan di skala internasional.
Untuk mendukung perjalanan pengembangan
individu, kami menerapkan Individual 5. Sucession Planning
Development Plan (IDP) yang personal sesuai Selain fokus pada pengembangan individu, kami
dengan kebutuhan setiap pegawai. IDP juga memperkuat proses succession planning
dirancang untuk membantu pegawai dalam sebagai bagian dari strategi pengelolaan
mengidentifikasi tujuan pengembangan, talenta yang menyeluruh. Succession planning
peluang pelatihan, dan exposure yang relevan. dirancang untuk mengidentifikasi,
Dengan pendekatan yang berfokus pada mengembangkan, dan mempersiapkan
kebutuhan individu, BNI memastikan setiap pegawai potensial yang dapat mengisi peran-
pegawai mendapatkan panduan yang jelas untuk peran kunci dalam organisasi. Proses ini
mengoptimalkan potensinya. dilakukan secara sistematis dengan melibatkan
evaluasi kompetensi, kinerja, dan potensi, serta
Setiap pegawai diwajibkan menyusun rencana mencocokkannya dengan kebutuhan bisnis
pengembangan atau Individual Development jangka panjang.
Plan (IDP) yang terdiri dari hard competency,
soft competency dan leadership competency
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
421
Page 424
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Melalui succession planning yang terintegrasi, Pengembangan Kompetensi Pegawai dalam
BNI tidak hanya memastikan kesinambungan Mendukung Produktivitas Bisnis
kepemimpinan di masa depan, tetapi juga Dalam rangka mendukung peningkatan kinerja
menciptakan peluang bagi talent untuk secara berkesinambungan dan berdaya saing global,
berkembang. Hal ini menjadi bagian penting BNI telah menyusun program pengembangan yang
dalam membangun stabilitas dan ketahanan selaras dengan visi, misi, dan strategi perusahaan.
organisasi di tengah perubahan bisnis yang Saat ini terdapat perubahan mindset pengelolaan
dinamis. Human Capital menjadi Co-Creation Centric 20 : 40
: 40, dengan mengkolaborasikan peran HC Unit as
6. Self Development Program (SDP) Strategic Partner (20%), Leader as Coach(40%), dan
Selain mendukung peningkatan kapabilitas Employee as Performer(40%). Sehingga sebagai
pegawai melalui Studi di Top 30 Global bagian dari pengelolaan HC, dalam melaksanakan
Universities, BNI juga mendukung pegawai pengelolaan pengembangan pegawai diciptakan
yang ingin menyelesaikan pendidikan akademik pembagian tanggung jawab antara pegawai sebagai
Strata-1, Strata-2, dan Strata-3 di universitas fokus utama pengembangan, atasan langsung
terbaik Indonesia secara mandiri melalui sebagai coach yang memberikan motivasi dan
program Self Development Program. menggali potensi pegawai, dan Tim Human Capital
sebagai strategic partner yang menyinergikan
7. Executive Development Program for BOD - 1 seluruh infrastruktur dan elemen yang mendukung
BNI menyusun program pengembangan pengembangan kapabilitas pegawai BNI.
khusus untuk pegawai di level BoD-1 melalui
serangkaian executive training yang bekerja Manajemen pengembangan pegawai dilakukan
sama dengan sejumlah sekolah bisnis unggulan untuk memenuhi 3 Aspek Pengembangan Pegawai
berskala global dan coaching/mentoring dengan yang terdiri atas Hard Competency (Knowledge
profesional dan senior leaders dari perusahaan and Skill), Soft Competency (termasuk di dalamnya
terkemuka. terkait Behavioral Competency and Motivation),
serta Leadership Competency berdasarkan Learning
Value Chain (LVC), dengan tahapan sebagai berikut.
No. Tahapan Keterangan
Melakukan analisis kebutuhan pengembangan pegawai, berdasarkan proses Development
1. Learning Need Diagnostic
Need Analysis (DNA) dan Learning Need Analysis (LNA).
Learning Design & Menyusun program pengembangan berdasarkan gap kompetensi pegawai sesuai jenjang
2.
Development dan posisi, baik untuk current roles maupun future roles.
Learning Delivery & Mengimplementasikan program pengembangan dengan memperhatikan proporsi: 10%
3.
Deployment (Formal Learning) – 20% (Social Learning) – 70% (Experiential Learning).
Melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan berdasarkan
respon terhadap pelaksanaan pembelajaran, peningkatan pengetahuan, perubahan sikap,
Learning Impact
4. hingga dampak terhadap pencapaian target bisnis.
Measurement
Hasil evaluasi akan menjadi dasar melakukan perbaikan (continuous improvement) pada
setiap tahapan yang ada dalam LVC.
Di luar evaluasi pembelajaran (Learning Impact Measurement) tersebut di atas, secara berkala dilakukan
evaluasi pemanfaatan anggaran pendidikan dan pelatihan yang dapat menunjukkan total realisasi biaya
pelatihan bagi segenap pegawai serta biaya pelatihan per pegawai. Hal ini dilakukan untuk memastikan
kesesuaian penggunaan anggaran terhadap ketentuan regulator serta pemilihan metode delivery terbaik
(best practices).
Terdapat beragam infrastruktur pembelajaran yang dimanfaatkan dalam proses peningkatan kompetensi
pegawai, utamanya untuk menanamkan budaya Self Directed Learning. Digital platform yang digunakan
dalam proses pengembangan salah satunya adalah BNI Smarter sebagai media pembelajaran utama
seluruh pegawai BNI, kemudian juga dilakukan kolaborasi bersama Digital Learning Platform ternama
seperti GoFluent, LinkedIn Learning, Moody’s, dan sebagainya.
Untuk mempersiapkan pegawai yang future ready dan global savvy, BNI University juga berkolaborasi
dengan beragam Institusi Pendidikan Internasional lainnya seperti IMD, Harvard Business School, Columbia
Business School, dan sebagainya bagi selected talent untuk memersiapkan pegawai sebagai Future Leaders
BNI.
422 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 425
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
TESTIMONI LEADERSHIP DEVELOPMENT PROGRAM TESTIMONI BRANCH MANAGEMENT
COURSE PROGRAM
HENDRO WIDARTO
HESTI NATALIA LODOROHI
Branch Business Manager Branch Manager
Kantor Cabang Ende, Kantor Cabang Malang,
Kantor Wilayah 08 Kantor Wilayah 18
Terima kasih kepada BNI yang telah memberikan kesempatan Branch Management Course (BMC) memberikan pengalaman
ini. Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk mengikuti pembelajaran yang berharga dan memberikan banyak
Firstline Management Leadership Program (FMLP). Setiap perubahan dalam cara saya memandang dan menjalankan
sesi pelatihan sangat menarik dengan diskusi dua arah yang peran sebagai Branch Manager di salah satu Kantor Cabang
saling terkait, memberikan banyak perspektif baru dalam cara BNI. Melalui program pelatihan ini saya mendapatkan bekal
pandang saya. Sebagai seorang pemimpin, kita tidak hanya yang sangat lengkap dan aplikatif. Dengan materi yang
fokus pada hasil, tetapi juga menghargai setiap proses yang komprehensif dan relevan, saya dapat memahami berbagai
ada. Tim yang berkembang dan terbentuk melalui proses, di aspek operasional, layanan, bisnis, dan keterampilan kredit
mana kita pun wajib turut serta dalam proses tersebut untuk yang sebelumnya menjadi gap dalam kemampuan saya.
membangun tim yang memiliki integritas, kecerdasan, dan
energi. Saya merasa sangat beruntung bisa belajar langsung dari para
pengajar yang merupakan praktisi berpengalaman minimal
Sebagaimana kata Jack Welch, “Before you are a leader, ditingkat RCEO, General Manager, bahkan para jajaran Direktur
success is all about growing yourself. When you become a dan juga pakar manajemen dan bisnis. Wawasan mereka
leader, success is all about growing others.” sangat aplikatif dan memberikan saya perspektif yang sangat
strategis tentang bagaimana mengelola Kantor Cabang secara
Sebagai seorang pemimpin, kita harus bisa menginspirasi menyeluruh.
tim serta mengarahkan mereka untuk memiliki tujuan yang
lebih bermakna. Ketika mereka memiliki tujuan yang jelas, Saya belajar tentang bagaimana mengambil Keputusan
mereka akan bertanggung jawab penuh terhadap pekerjaan berbasis data sekaligus tetap peka terhadap kebutuhan tim
mereka. Tidak ada formula yang pasti untuk menjadi seorang dan pelanggan. Semua materi yang disampaikan tidak hanya
pemimpin, namun yang pasti, seorang pemimpin bertanggung meningkatkan kompetensi saya secara profesional tetapi juga
jawab terhadap orang-orang (tim) yang bertanggung jawab memperbaiki kemampuan teknis, serta membuka wawasan
terhadap hasil. saya tentang kepemimpinan yang efektif. Pelatihan ini adalah
investasi berharga yang benar-benar membuat saya lebih siap
Dengan program seperti ini, BNI melalui BNI University telah menghadapi tantangan dan membawa Kantor Cabang saya
memulai persiapan untuk mencetak pemimpin-pemimpin baru menuju pencapaian yang lebih baik.
yang akan membawa BNI menjadi lebih kuat, lebih tangguh,
dan lebih besar dalam menghadapi berbagai tantangan serta
perubahan yang terus ada, baik yang berasal dari dalam
maupun luar organisasi.
Strategi Reward & Remuneration yang remunerasi yang diterapkan BNI adalah total
Optimal rewards, yang merupakan satu kesatuan paket
Remunerasi pegawai disesuaikan dengan ketentuan rewards/penghargaan yang diberikan kepada
internal dengan tetap memperhatikan perundang- pegawai baik bersifat cash maupun non cash.
undangan yang berlaku, di antaranya sesuai atau di
atas standar upah minimum yang ditetapkan oleh Mendukung Performance Culture melalui Strategi
pemerintah. Penetapan struktur dan skala upah Remunerasi yang Selaras
dalam bentuk range gaji sesuai bobot pekerjaan dan Untuk mendukung terciptanya budaya kerja berbasis
dilakukan review secara periodik untuk memastikan kinerja (performance culture), BNI menerapkan
competitiveness remunerasi BNI di market. Adapun strategi remunerasi yang menyelaraskan
pemberian remunerasi di BNI tidak membedakan penghargaan dengan pencapaian kinerja. Strategi
jenis kelamin perempuan atau laki–laki serta tidak ini mencakup:
membedakan ras, dan suku, namun ditetapkan • Review Insentif Secara Berkala: Peninjauan
berdasarkan jabatan dan mendorong performance menyeluruh terhadap skema insentif untuk
culture. memastikan relevansi dan efektivitas dalam
memotivasi pegawai mencapai kinerja terbaik
BNI menerapkan strategi Reward & Remuneration mereka.
bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dalam • Pemberian Penghargaan Berbasis Kinerja:
menarik, memotivasi dan mempertahankan targeted Komponen reward yang bersifat variabel, seperti
talented group dengan kinerja dan kompetensi bonus tahunan, insentif, discretionary bonus,
yang unggul untuk mendukung tercapainya visi & dan program retention, diberikan berdasarkan
misi BNI, pencapaian strategi, serta mewujudkan evaluasi kinerja perusahaan, unit, dan individu.
Employee Value Proposition (EVP). Adapun filosofi
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
423
Page 426
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
• Penghargaan untuk Pegawai Berprestasi: BNI Pasti (PPIP), Jaminan Hari Tua, serta Jaminan
mengapresiasi kontribusi pegawai melalui Best Pensiun. Bagi pegawai yang akan memasuki usia
Employee Award dan penghargaan masa bakti, pensiun, BNI juga memberikan benefit berupa
yang bertujuan untuk meningkatkan semangat Masa Persiapan Pensiun, serta seminar atau
kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang workshop terkait dengan wirausaha, kesehatan,
positif. serta financial management untuk memberikan
pembekalan kepada calon pensiunan agar tetap
Penyelarasan Kebijakan di BNI Group sejahtera dan produktif di masa pensiun.
Sebagai bagian dari grup yang terintegrasi, kebijakan 4. WE (Working Environment), merupakan
Reward & Remuneration di BNI diselaraskan kondisi lingkungan kerja yang kondusif dapat
dengan BNI Group untuk memastikan konsistensi memengaruhi kinerja pegawai, sehingga
dan keselarasan strategi dalam mendukung menciptakan kondisi tersebut untuk mendukung
tujuan bersama. Penyelarasan ini meliputi struktur kinerja yang optimal, di antaranya ruang kerja,
remunerasi, manfaat tambahan, dan program ruang menyusui dan fasilitas olahraga di
pengembangan pegawai, sehingga menciptakan lingkungan kerja
sinergi antar unit usaha dalam grup. 5. GO (Growth Opportunities), merupakan
kesempatan yang diberikan kepada pegawai
Filosofi Total Rewards: FoR MoRe Benefit WE GO untuk dapat mengembangkan potensi dan
[ACGS B.6.3] kariernya, di antara pengembangan karier dari
Filosofi Total Rewards di BNI adalah pendekatan clerical menjadi officer melalui Program ODP
holistik dalam memberikan penghargaan kepada Internal, pemberian Beasiswa S2 ke Luar Negeri,
pegawai, mencakup: pelaksanaan magang di Kantor Luar Negeri
1. FoR (Foundational Rewards), merupakan (KLN), serta penugasan ke Perusahaan Anak dan
penghasilan tetap yang diterima pegawai berupa di BUMN lain.
gaji & tunjangan yang bersifat tetap.
2. MoRe (Motivational Rewards), merupakan MENCIPTAKAN LINGKUNGAN KERJA YANG
komponen reward yang bersifat variabel dan INKLUSIF, KONDUSIF DAN PRODUKTIF
diberikan sebagai upaya untuk meningkatkan UNTUK SELURUH PEGAWAI
motivasi pegawai dalam bekerja dan
meningkatkan performance culture yang Meningkatkan Employee Experience melalui
diberikan berdasarkan kinerja perusahaan, Infrastructure Digital yang Terintegrasi
kinerja unit, serta kinerja individu pegawai, baik BNI memiliki aplikasi terintegrasi yang bertujuan
bersifat short term maupun long term reward, meningkatkan employee experience dan efektivitas
antara lain dalam bentuk annual bonus, insentif, pengelolaan Human Capital, di antaranya DigiHC
discretionary bonus, program kepemilikan saham dan BNI Smarter. DigiHC merupakan aplikasi yang
pegawai, retention program, serta recognition digunakan oleh BNI Hi-Movers sehari-hari sebagai
berupa Best Employee Award dan Penghargaan one apps for all terkait human capital mulai dari
Masa Bakti. presensi, survei, rencana kerja dan realisasi harian,
3. Benefit, merupakan reward yang diberikan informasi finansial, on-going feedback hingga
sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan mendapatkan update informasi terkait kebijakan
bagi pegawai saat bekerja di BNI maupun pasca human capital terkini.
bekerja, di antaranya meliputi jaminan kesehatan
saat masih aktif melalui program asuransi Untuk meningkatkan kompetensi pegawai, terdapat
kesehatan dan mandatory program BPJS aplikasi BNI Smarter yang dapat digunakan oleh
Kesehatan, maupun persiapan dana kesehatan seluruh pegawai untuk merencanakan, memantau
masa pensiun melalui Program Dana Kesehatan dan mencatat realisasi pembelajaran sesuai dengan
Masa Pensiun (DKMP), serta benefit untuk masa kebutuhan pengembangannya.
pensiun berupa Program Pensiun Manfaat
Pasti (PPMP) dan/atau Program Pensiun Iuran
424 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 427
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Apresiasi bagi Pegawai Berkinerja Unggul melalui Best Employee Award
Sebagai bentuk apresiasi tertinggi dari Manajemen kepada pegawai yang telah menunjukkan kinerja
unggul & menjadi role model bagi unit kerja masing-masing, maka pada tanggal 3 Juli 2024 BNI kembali
melaksanakan acara Best Employee kepada 50 (lima puluh) pegawai yang secara konsisten memberikan
kinerja terbaik bagi perusahaan. Penghargaan tersebut langsung diberikan dan dihadiri oleh segenap jajaran
Direksi dan Dewan Komisaris.
TESTIMONI DARI PEGAWAI TESTIMONI DARI PEGAWAI
A. ARDHIZA SAVITRI
SEPTIAJI TRI WIBISONO
Branch Business Manager Commercial Banking Relationship
– Pekalongan Branch Office – Manager Makassar Commercial
Regional Office 5 Business Center Commercial
Banking 2 Division
Apresiasi manajemen melalui BEE Award, tidak hanya memberi Kepercayaan perusahaan yang diberikan melalui penghargaan
saya kesempatan untuk belajar dan berkembang secara “Top 50 BNI Best Employee 2024” tidak hanya membuat saya
langsung, namun juga menjadi penguat langkah untuk terus merasa dihargai, tetapi juga memperkuat rasa bangga dan
belajar, bertumbuh dan memberi yang terbaik bagi BNI. Saat loyalitas saya terhadap BNI serta memotivasi saya dalam
ini, saya diberikan amanah baru untuk mengawal bisnis dan meningkatkan kinerja dan keinginan untuk berkontribusi
layanan di barisan terdepan sebagai Branch Business Manager. signifikan untuk kemajuan BNI di masa yang akan datang.
Saya yakin kesempatan ini akan mampu menambah ketajaman
saya dalam mengelola bisnis dan menjadi kesempatan terbaik Terima kasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi yang telah
baik career development saya ke depan. diberikan manajemen BNI kepada saya. Penghargaan ini
sangat berarti dan memotivasi saya untuk terus memberikan
Terimakasih saya sampaikan pada BNI dan segenap rekan- yang terbaik dalam setiap tugas dan tanggung jawab yang
rekan serta leader di BNI Regional Office 05 yang berhasil diberikan.
membangun lingkungan kerja yang positif dan terus
memotivasi saya dan Hi Movers BNI lainnya untuk terus Saya bangga menjadi insan BNI Hi-Movers!
berkarya dan berprestasi.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
425
Page 428
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Respectful Working Place (RWP) sebagai kesetaraan, dan transparansi, BNI memastikan
Upaya Mencipatakan Lingkungan Kerja yang seluruh kebijakan dan tindakan senantiasa selaras
Aman, Nyaman, dan Menghargai Kesetaraan dengan prinsip-prinsip HAM yang diakui secara
BNI menjunjung tinggi prinsip kesetaraan internasional. Melalui pendekatan kolaboratif
dan martabat setiap individu dengan dengan para pemangku kepentingan, BNI senantiasa
mengimplementasikan kebijakan tegas terhadap berupaya menciptakan lingkungan kerja yang aman,
pelecehan seksual dan diskriminasi dalam bentuk menghormati keberagaman, serta mendukung
apa pun. BNI berkomitmen menciptakan lingkungan perlindungan hak-hak individu dan komunitas di
kerja yang inklusif dan menghormati keberagaman, sekitar kami. Komitmen ini menjadi fondasi dalam
dengan menyediakan saluran pelaporan yang menjaga kepercayaan dan memberikan dampak
aman, mekanisme penanganan yang transparan, positif bagi masyarakat luas.
serta edukasi berkelanjutan guna meningkatkan
kesadaran dan pencegahan terhadap tindakan yang Rekrutmen Pegawai Disabilitas
melanggar nilai-nilai tersebut. Salah satu upaya BNI untuk menciptakan inklusivitas
antara lain dengan menyiapkan lingkungan kerja
Menindaklanjuti arahan KBUMN melalui Surat no. yang ramah disabilitas baik secara infrastruktur
SE-1/MBU/01/2024 tanggal 18 Januari 2024, BNI telah dan kesempatan berkarier di BNI, maka dari itu
menetapkan aturan dalam Pedoman Perusahaan BNI secara konsisten setiap tahunnya melakukan
Nomor Instruksi IN/013/HCS/001 terkait penerapan rekrutmen pegawai disabilitas yang bertujuan
Respectful Working Place (RWP) yang bertujuan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh
untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, masyarakat yang ingin bekerja, berkontribusi, dan
nyaman, menghargai serta melindungi harkat dan berkarier di BNI.
martabat manusia, mengedepankan sikap saling
menghormati, bebas dari diskriminasi, pengucilan Lingkungan Kerja yang Sehat, Nyaman dan
atau pembatasan, perundungan dan pelecehan Aman untuk Meningkatkan Produktivitas
serta berbagai bentuk kekerasan lainnya baik mental Pegawai [ACGS B.6.1]
maupun fisik bagi segenap pegawai BNI Group. BNI berkomitmen untuk menyediakan lingkungan
kerja yang aman, sehat, dan layak bagi seluruh
Kebijakan Mengenai Pekerja Anak dan/atau karyawan. Melalui penerapan standar keselamatan
Pekerja Paksa kerja yang tinggi, pelatihan rutin, dan fasilitas
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan kesehatan yang memadai, BNI juga memastikan
etika, BNI memastikan bahwa seluruh aktivitas perlindungan terhadap risiko kerja sekaligus
operasional senantiasa mematuhi hukum menciptakan suasana kerja yang dapat mendukung
ketenagakerjaan nasional maupun standar kesejahteraan karyawan. Komitmen dan inisiatif
internasional yang melarang pekerja anak dan ini didukung dengan kebijakan proaktif untuk
pekerja paksa. Melalui proses rekrutmen yang terus meningkatkan kualitas lingkungan kerja
ketat dan audit yang dilakukan secara berkala, BNI dalam rangka meningkatkan produktivitas dan
menjaga komitmen untuk melindungi hak asasi kenyamanan bersama.
pekerja serta mendukung praktik ketenagakerjaan
yang adil dan berkelanjutan. Selain itu BNI menyadari salah satu aspek yang
penting untuk menjaga produktivitas pegawai terus
Komitmen Penegakan Hak Asasi Manusia bertumbuh dan berkelanjutan adalah penguatan
Sebagai wujud tanggung jawab terhadap pada aspek well-being pegawai, sehingga pada
pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif, tahun 2024 BNI melakukan inisiasi program well-
BNI berkomitmen untuk menegakkan Hak Asasi being pegawai melalui BNI Holistic Employee
Manusia (HAM) dalam setiap aspek operasional Wellbeing Program yang berfokus pada sehat
Bank. Dengan mengedepankan nilai-nilai keadilan, mental & fisik, sehat finansial dan sehat sosial.
426 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 429
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
yee Well
Emplo -Be
I i ng
BN
HEALTH
Mental & Physical
Consultation
• EAP 2.0
• BNI Daycare
FINANCIAL
Financial
Consultation
• EAP 2.0 -
Financial Checkup
Happy & Healthy • New Dana
BNI Hi-Movers Kesehatan Masa
Pensiun (DKMP)
SOCIAL
Social Communities
46 Society (Komunitas)
1. Menjaga Kesehatan Mental dan Fisik Pegawai BNI Little Explorers
BNI Employee Assistance Program 2.0
BNI senantiasa berupaya untuk menyediakan
tempat kerja yang sehat, nyaman dan aman,
melalui program-program wellbeing terutama BNI menyediakan fasilitas pendukung kinerja
yang mendukung kesehatan mental dan pegawai melalui BNI Little Explorer Daycare
fisik pegawai. BNI menyadari pegawai yang yang diperuntukkan bagi pegawai yang memiliki
sehat secara mental dan fisik tentunya dapat anak serta untuk mendukung kesejahteraan
mendukung untuk dapat bekerja lebih optimal dan produktivitas para pegawai perempuan
dan produktif. Pada tahun 2024, BNI bekerja BNI. BNI Little Explorer Daycare merupakan
sama dengan konsultan untuk menyediakan program penitipan anak khusus pegawai BNI
layanan pihak ketiga (employee assistance dengan fasilitas lengkap mencakup area bermain
program) dengan menggunakan aplikasi yang dengan open-ended toys untuk melatih imajinasi
dapat diakses pegawai. Melalui aplikasi tersebut anak, infrastruktur yang terjamin kebersihan
pegawai dapat berkonsultasi dengan para ahli dan keamanannya, tenaga profesional yang
terkait kesehatan mental dan kesehatan fisik serta dilengkapi dengan kunjungan rutin dari Ahli
dapat menyusun program untuk mendukung Psikolog Anak dan Dokter Spesialis Anak serta
peningkatan kondisi mental dan fisik yang menyediakan makanan bergizi yang dibuat
dipersonalisasikan sesuai dengan kebutuhan dan dipantau oleh Ahli Gizi. Program ini juga
serta tujuan kesehatan masing-masing pegawai. dilengkapi dengan kurikulum berkualitas yang
telah disesuaikan dengan tumbuh kembang anak
dilengkapi dengan jadwal kegiatan rutin. Untuk
memaksimalkan keamanan serta kepercayaan
pegawai terhadap program ini, orang tua dapat
memonitor kegiatan harian anak melalui aplikasi
khusus parents yang terhubung langsung secara
real time ke dalam sistem CCTV area daycare.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
427
Page 430
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Fasilitas BNI Little Explorers Daycare
Front Desk BNI Little Explorers Daycare Area Bermain Area Bermain
Ruang Tidur Anak Multifunctional Room Ruang Belajar Anak
Didukung dengan aplikasi yang memudahkan bagi pegawai dalam monitoring aktivitas dan perkembangan
anak selama berada di daycare.
428 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 431
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
TESTIMONI PEGAWAI PROGRAM DAYCARE TESTIMONI PEGAWAI PROGRAM DAYCARE
ARNI WIJAYATI
ANDHIKA NUGRAHA PURWANDAKA
SYAHPUTRA
AMGR Payroll Business Partnership
AMGR Business Development – - Payroll Business Value Proposition
Business Development Department & Cust. Journey Department -
– Commercial Banking 1 Division Consumer Segment Division
Saya merasa sangat terbantu sebagai pegawai yang Manfaat dari daycare yang diadakan di kantor yaitu jadi
pasangannya bekerja serta tidak berdomisili di kota tersebut lebih dekat dengan anak. Mengurangi kekhawatiran sebagai
sehingga membuat kami merasa lebih tenang dan nyaman working parent saat bekerja dan berpisah sementara dengan
menitipkan anak di daycare yang berlokasi satu gedung anak, karena sekarang kalau ada apa-apa lebih cepat bertemu
dengan tempat saya bekerja. dengan anak.
Selain mudah dipantau dengan adanya daycare tersebut juga Dengan adanya daycare di kantor, orang tua dapat bekerja
sangat membantu proses tumbuh kembang anak dengan lebih fokus karena drama-drama lebih ter-minimalisir. Saya
dibekali kurikulum yang diberikan oleh daycare. juga merasa lebih happy karena secara tidak langsung waktu
bertemu dengan anak lebih banyak karena berangkat dan
Program ini sangat penting terutama bagi pegawai yang pulang kerja bareng.
pasangannya juga bekerja sehingga tidak bisa menitipkan anak
ke orang lain, dan program ini diharapkan terus dilanjutkan
dan diperbesar untuk kapasitasnya sehingga lebih banyak lagi
pegawai yang bisa memanfaatkan program tersebut.
2. Menjaga Kesehatan Finansial Pegawai
Dalam upaya mendukung kesejahteraan pegawai, BNI menyediakan layanan konsultasi dengan financial
planner melalui aplikasi yang dapat diakses pegawai. Inisiatif ini dirancang untuk membantu pegawai
mengelola keuangan pribadi dengan lebih bijaksana dan terencana. Program ini bertujuan tidak hanya
untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan
dalam kehidupan sehari-hari. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pegawai,
menciptakan stabilitas finansial dan mendukung produktivitas pegawai dalam bekerja.
TESTIMONI PEGAWAI TESTIMONI PEGAWAI
FARAH DIBA
AZIZAH YULIA SAFITRI NURAISYAH PUTRIE
Retail Relationship Manager - AMGR Business Owner Partnership -
Retail Productive Business Center Business Owner Value Proposition &
Jatinegara Customer Journey Dept - Consumer
Segment Division
Program ini sangat membantu saya dalam proses saya Melalui aplikasi naluri saya bisa berkonsultasi dengan para
mencapai kesehatan mental, fisik maupun finansial utamanya ahli terkait seringkalinya muncul perasaan yang mengganggu
karena difasilitasi oleh Manajemen secara menyeluruh serta namun saya bingung untuk mengatasi perasaan tersebut
tidak dipungut biaya apapun dimana biaya konsultasi dengan seperti apa. Selain itu juga, saya bisa menyampaikan dengan
profesional cukup mahal. apa adanya perasaan yang saya rasakan tanpa khawatir
diketahui oleh rekan kerja lainnya, sehingga dengan adanya
Program ini juga membuat saya untuk lebih aware dengan program EAP ini saya merasa terbantu dan sangat bermanfaat
diri sendiri dan merasa lebih didukung oleh manajemen dan untuk saya.
memiliki tempat untuk bercerita terkait profesional maupun
personal. Setelah melakukan konsultasi dengan para ahli di aplikasi
naluri, saya bisa mengetahui dengan jelas dan sadar atas
kondisi yang sedang saya alami sehingga dengan sesegera
mungkin saya akan mengembalikan mood ataupun mengatasi
perasaan tidak enak yang dirasakan agar tidak memengaruhi
kinerja saya di lingkungan kerja.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
429
Page 432
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dana Kesehatan Masa Pensiun (DKMP): Investasi Sehat untuk Masa Depan Sejahtera [ACGS B.6.3]
BNI memahami bahwa masa pensiun adalah waktu untuk menikmati hasil kerja keras dengan tenang dan
nyaman. Salah satu tantangan utama di masa pensiun adalah memastikan akses yang berkelanjutan terhadap
layanan kesehatan berkualitas. Untuk menjawab kebutuhan ini, BNI menghadirkan Dana Kesehatan Masa
Pensiun (DKMP), sebuah program inovatif yang dirancang untuk memberikan perlindungan kesehatan yang
menyeluruh bagi pegawai di masa pensiun.
Dengan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di usia lanjut, DKMP menjadi solusi strategis untuk
memastikan pegawai tidak hanya mendapatkan perlindungan finansial, tetapi juga rasa tenang di masa
depan. DKMP memberikan manfaat berupa jaminan akses terhadap perawatan kesehatan, mengurangi
kekhawatiran akan biaya kesehatan yang tidak terduga, dan membantu pegawai menikmati masa pensiun
dengan kualitas hidup yang optimal.
3. Menjaga Kesehatan Sosial
BNI meyakini bahwa membangun keseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi yang sehat
dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas
pegawai. Untuk mendorong dan mewujudkan hal tersebut salah satunya dilakukan upaya melalui
pembentukan komunitas bagi pegawai dengan tujuan untuk memfasilitasi pegawai mengembangkan
hobi dan bakat serta menjaga kesehatan fisik dan mental.
BNI memiliki lebih dari 25 komunitas yang terbentuk berdasarkan hobi dan minat pegawai yang mana
dikumpulkan dalam sebuah wadah bernama “46 Society”. 46 Society tersebut selain menjadi wadah
pegawai dalam berkolaborasi juga menjadi wadah pegawai untuk berprestasi dalam berbagai ajang
untuk mewakili BNI.
TESTIMONI KOMUNITAS TESTIMONI KOMUNITAS
46 VOLI 46 CYCLIST
Persatuan Bola Voli BNI 46 (PBV BNI 46) adalah komunitas Sejak diresmikannya hingga saat ini 46Cyclist sudah berusia 12
yang memfasilitasi pegawai untuk mengembangkan bakat dan tahun, Manajemen BNI selalu memberikan dukungan baik dari
minat dalam olahraga voli, serta memperkuat semangat tim, segi pendanaan maupun dukungan perijinan, seperti beberapa
Worklife Balance dan meningkatkan citra BNI melalui kompetisi event besar yang telah dilakukan oleh 46Cyclist dihadiri oleh
internal dan eksternal. perwakilan Hi-Movers Cyclist dari seluruh Kantor Wilayah BNI
dan Kantor Pusat.
Dalam melaksanakan kegiatan komunitas, kami selalu
menerapkan kolaborasi dengan segenap unit di setiap wilayah Tujuan didirikannya 46Cyclist adalah sebagai upaya menjaga
serta menjaga komunikasi dengan Manajemen BNI secara kebugaran tubuh melalui kegiatan bersepeda yang berdampak
efektif dan efisien sehingga selalu mendapatkan hasil yang pada peningkatan produktivitas Hi-Movers, mempererat
baik dan menjaga kesehatan serta motivasi dalam bekerja hubungan antar pegawai baik antar unit/divisi/cabang dan juga
sehari-hari. mengurangi gap antara level management dan pegawai serta
mengkampanyekan olahraga bersepeda menjadi icon olahraga
Kami sangat berterima kasih kepada BNI 46 atas dukungan di BNI (perwujudan program BNI go green dan Bike to Work).
penuh terhadap komunitas bola voli pegawai. Dukungan
ini tidak hanya memperkuat semangat kami, tetapi juga Hi-Movers Cyclist yang melakukan kegiatan bersepeda secara
meningkatkan kualitas permainan dan mempereratkan bersama baik dalam kelompok besar/kecil maupun individual
silaturahmi antar anggota tim. Kami bangga menjadi bagian dapat meningkatkan rasa bahagia, puas, dan berdampak pada
dari tim BNI 46 yang peduli dengan keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental. Hi-Movers Cyclist yang memiliki
pekerjaan dan hobi. Terima kasih atas kesempatan ini! well-being tinggi dapat mengatasi tantangan dan rintangan
dalam pekerjaan sehari-hari, dapat bersosialisasi dan mampu
mengelola stress dengan baik.
DAMPAK ATAS INISIATIF STRATEGIS PENGELOLAAN HUMAN CAPITAL TAHUN 2024
Seluruh strategi dan inisiatif yang diimplementasikan BNI dalam pengelolaan Human Capital selama tahun
2024, bertujuan untuk mewujudkan Highly Engaged & Highly Productive Employee selaras dengan framework
pengelolaan Human Capital. Adapun dampak dari sejumlah implementasi strategi dan inisiatif tersebut
430 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 433
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
dapat terlihat dari hasil Employee Engagement Human Capital harus berperan proaktif dalam
Score (EES) yang diukur melalui e-NPS sebesar 35% menciptakan kebijakan dan inisiatif yang selaras
naik dari tahun sebelumnya sebesar 34%. dengan strategi perusahaan, mampu mengatasi
tantangan, dan memanfaatkan peluang untuk
Realisasi jumlah pegawai pada tahun 2024 adalah mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
sebesar 27.203 pegawai dengan produktivitas 1. Penyempurnaan Kebijakan Performance
pegawai yang diukur berdasarkan matriks Management
pengukuran earning per employee (EPE) Rp779,6 Mendorong kinerja optimal melalui pengelolaan
juta/pegawai atau meningkat sebesar 3,4% dari kinerja yang terstruktur dan berbasis data AI,
tahun 2023. melalui:
• Penyempurnaan end-to-end performance
APRESIASI DAN PENGHARGAAN TAHUN management cycle yang mencakup
2024 goal setting, performance driving, dan
performance appraisal
Dalam setiap tahunnya, BNI mengikuti berbagai • Peningkatan kapabilitas first-line leaders
kegiatan yang melibatkan pihak eksternal baik dalam mengelola kinerja unitnya.
dalam skala nasional maupun internasional 2. Penguatan Program Rekrutmen dan Onboarding
sebagai sarana evaluasi atas pengelolaan Human bertujuan untuk mendapatkan talenta terbaik
Capital yang diterapkan BNI. Pada tahun 2024, BNI dengan proses rekrutmen yang cepat dan akurat
kembali meraih apresiasi dan penghargaan dalam sesuai dengan kebutuhan organisasi antara lain
pengelolaan Human Capital antara lain sebagai melalui:
berikut: • Peningkatan kolaborasi antara Human Capital
1. Forbes World’s Best Employer – Forbes dan unit dalam pelaksanaan rekrutmen.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) • Optimalisasi proses onboarding untuk
membukukan pencapaiannya dalam daftar mempercepat adaptasi dan produktivitas
World’s Best Employers 2024 yang dirilis pegawai baru.
oleh Forbes, menempati peringkat ke-718. 3. Penyempurnaan kebijakan pengelolaan karier
Pengakuan ini menegaskan komitmen BNI dalam pegawai
menciptakan lingkungan kerja yang unggul dan Inisiatif ini bertujuan untuk menyediakan jalur
mendukung kesejahteraan serta pengembangan karier (termasuk generalis & spesialis) dengan
karier pegawai berbasis kompetensi melalui Al. Penyempurnaan
2. Best Employer Brand – LinkedIn Talent Award kebijakan pengelolaan karier bertujuan untuk
Dalam LinkedInTalent Awards 2024 untuk kategori memastikan kesesuaian dengan kebutuhan
Perusahaan di atas 10.000 pegawai, BNI diakui organisasi.
sebagai salah satu perusahaan yang memimpin 4. Peningkatan Kapabilitas Pegawai
masa depan dunia kerja dengan menunjukkan Meningkatkan kompetensi pegawai untuk
adaptabilitas, inovasi, dan kreativitas. mendukung pencapaian bisnis antara lain
3. Indonesia Human Capital Award X – Economic melalui program pelatihan yang disesuaikan
Review dengan analisis kebutuhan kompetensi individu
Dalam kegiatan ini, BNI meraih 3 (tiga) dan organisasi.
penghargaan yaitu: 5. Penyempurnaan Strategic Workforce Planning
• The Best Human Capital Director – 2024 Memastikan workforce planning yang tepat
• Best Company in Strategic Sutainability 2024 selaras dengan transformasi digital dan
• Best Company in Human Capital 2024 perbaikan proses bisnis
4. Stellar Workplace Award 2024 – Kontan & 6. Penguatan Program Budaya dan Risk Culture
OneGML Membentuk budaya kerja yang selaras dengan
• Stellar Workplace Recoginition in Employee nilai dan visi perusahaan antara lain melalui
Commitment • Re-alignment program budaya BNI.
• Stellar Workplace Recognition in Employee • Penguatan budaya risiko (risk culture) untuk
Satisfaction mendukung tata kelola yang baik.
7. Optimalisasi total reward
INISIATIF STRATEGIS PENGELOLAAN Meningkatkan kepuasan dan motivasi pegawai
HUMAN CAPITAL TAHUN 2025 melalui kebijakan total reward yang kompetitif
untuk mendorong performance culture
Selaras dengan Human Capital Roadmap 2025 – 8. Advancing Human Capital Technology &
2029. Tahun 2025 menjadi momen krusial bagi BNI Digitalization
untuk memperkuat pengelolaan Human Capital Optimalisasi penggunaan teknologi untuk
(HC) sebagai elemen strategis dalam mendukung mendukung efisiensi dan efektivitas pengelolaan
keberhasilan transformasi bisnis yang dinamis. Human Capital.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
431
Page 434
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Teknologi
Informasi
TEKNOLOGI INFORMASI DALAM VISI DAN MISI TEKNOLOGI INFORMASI BNI
PENCAPAIAN BISNIS DAN TRANSFORMASI
BNI
VISI
Dalam rangka memperkuat daya saing dan
pertumbuhan bisnis di era digital, Teknologi Menjadi pendukung utama untuk
Informasi (TI) memainkan peran penting dalam mendorong transformasi BNI
pencapaian bisnis dan transformasi BNI. TI menuju pertumbuhan bisnis yang
mendukung transformasi bisnis BNI dari segi berkelanjutan.
operasional, peningkatan layanan nasabah, serta
penciptaan inovasi yang relevan dengan kebutuhan
pasar yang semakin dinamis.
Visi ini selaras dengan visi BNI yaitu “Menjadi
Sepanjang tahun 2024, BNI terus melakukan Lembaga Keuangan yang Terunggul dalam Layanan
berbagai inisiatif untuk mendukung transformasi dan Kinerja secara Berkelanjutan”. TI sebagai
digital, dengan merujuk pada Corporate Plan enabler mendukung BNI dalam mewujudkan visi
guna menjawab kebutuhan perkembangan bisnis untuk menjadi lembaga keuangan yang terunggul
dan mengoptimalkan operasional bank. Dengan dalam layanan dan kinerja dengan mendorong BNI
pernyataan aspirasi “4-t-6 Technology Formula of bertransformasi untuk pertumbuhan bisnis yang
Transforming BNI with IMPACT” atau disingkat “46 berkelanjutan dengan menyediakan pengalaman
with IMPACT”, dirumuskan visi, misi, dan program terbaik bagi nasabah dan meningkatkan efisiensi
utama TI yang akan menjadi acuan pemetaan secara keseluruhan.
proyek TI dalam rencana strategis 5 tahun ke
depan. Inisiatif TI yang dilakukan BNI berfokus
pada 4 (empat) misi TI, yaitu Enterprise Agility Misi
agar cepat beradaptasi terhadap perubahan pasar
dan lingkungan secara produktif, Data Driven 1. Fostering Core of Excellence with
Transformation dimana keputusan, tindakan, dan Enterprise Agility
proses bisnis dipandu oleh wawasan yang diperoleh 2. Catalyst for Data Driven Transformation
dari analisis data, Future-Proof Innovation agar 3. Fortify Resilience with Future-proof
tetap relevan dan efektif dengan kebutuhan pasar di Innovation
masa depan, serta Revolutionize Beyond Ecosystem 4. Revolutionize beyond Ecosystem
guna mencakup kolaborasi lintas industri dalam
penggunaan teknologi baru.
Dalam mendukung pencapaian bisnis dan Penjabaran dari Visi TI tersebut disampaikan dalam
transformasi, TI BNI juga berperan aktif dalam 4 Misi TI BNI, sebagai berikut:
menyediakan solusi TI yang sesuai dengan
kebutuhan bisnis. Hal ini ditunjukkan melalui 1. Fostering Core of Excellence with Enterprise
investasi TI yang nilai realisasinya naik 154% dari Agility
tahun sebelumnya. Investasi ini digunakan untuk Misi ini berkaitan pada upaya untuk
memenuhi permintaan bisnis dan menyiapkan meningkatkan produktivitas melalui inisiatif
kapabilitas TI yang Reliable, Available, Scalable, dan yang berkelanjutan meliputi transformasi SDM,
Secure (IT RASS). peningkatan kolaborasi antar tim, sentralisasi
fungsi kerja pada bidang tertentu (Center of
Excellence), dan adopsi pendekatan agile dalam
aktivitas organisasi TI dalam rangka membangun
fondasi yang kuat bagi BNI dalam perjalanan
transformasi yang berkelanjutan.
432 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 435
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Catalyst for Data Driven Transformation tersebut, pelatihan dan pengembangan
Misi ini berkaitan pada peran TI sebagai kompetensi karyawan, peningkatan awareness
pendorong utama dalam mengubah cara bank dan ownership terhadap tata kelola TI, serta
beroperasi dengan memanfaatkan data secara pemantauan kinerja terhadap KPI yang relevan.
maksimal, dimana TI tidak hanya menjadi Hal ini menunjukkan bahwa proses dan tata
pendukung teknis, tetapi juga menjadi katalisator kelola TI BNI telah sejalan dengan best practice.
dalam mengubah budaya organisasi, proses Hal ini didukung oleh upaya peningkatan
bisnis, dan pengambilan keputusan yang IT Maturity melalui pemenuhan gap hasil
didorong oleh data. Dengan memanfaatkan data assessment, termasuk pemenuhan kewajiban
secara efektif, bank dapat membuat keputusan kepada regulator dan pemegang saham.
bisnis yang lebih baik, meningkatkan efisiensi,
memberikan pengalaman pelanggan yang lebih 2. INDI 4.0 Level 4 (Sudah Menerapkan)
personal, dan meningkatkan daya saing dan Dalam rangka memenuhi pelaksanaan asesmen
relevansi di era digital. Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI
4.0) untuk BUMN yang tertuang dalam MoU
3. Fortify Resilience with Future-proof Innovation antara KBUMN dan Kemenperin No. MoU-
Misi ini berkaitan pada upaya untuk memperkuat 03/MBU/04/2021 No. 1 Tahun 2021, BNI telah
ketahanan bank terhadap berbagai risiko, baik melakukan self-assessment INDI 4.0 dan
itu dari dalam maupun luar organisasi. Hal ini melaporkan hasilnya kepada Kementerian
mencakup kemampuan untuk menghadapi BUMN per 30 Desember 2024 dengan hasil level
gangguan, perubahan regulasi, serangan 4 (tingkat: sudah menerapkan). Pengawalan
siber, dan ketidakpastian bisnis lainnya. Dalam tingkat pencapaian INDI 4.0 ini dapat dipenuhi
implementasi-nya, hal tersebut didukung oleh melalui evaluasi berkala dan adaptasi terhadap
inovasi teknologi yang tidak hanya relevan saat perubahan lingkungan bisnis, investasi
ini, tetapi juga dapat bertahan dan berkembang berkelanjutan dalam teknologi, pengembangan
di masa depan. sumber daya manusia termasuk pembentukan
budaya inovasi dan kreativitas, serta melakukan
4. Revolutionize beyond Ecosystem implementasi tata kelola yang kuat. Keberhasilan
Misi ini berkaitan pada upaya untuk melakukan penjagaan level INDI 4.0 ini menunjukkan
transformasi yang inovatif di luar batasan kesiapan BNI sebagai bank yang sesuai dengan
ekosistem perbankan tradisional. Dengan misi standar industri.
ini, BNI terus berkembang melalui proposisi
yang inovatif dan mencari peluang baru di 3. Kapabilitas Disaster Recovery
luar layanan perbankan konvensional dengan Guna memastikan keberlangsungan operasional
ekspansi ekosistem, dimana hal ini juga dapat TI, termasuk apabila terjadi bencana maupun
membantu BNI untuk menjaga keunggulan gangguan massal, BNI memanfaatkan sistem
kompetitif. cadangan pemulihan bencana, dengan
penempatan baik pada pusat data terpisah yang
KEUNGGULAN TEKNOLOGI INFORMASI BNI difungsikan sebagai Disaster Recovery Center
(DRC) maupun dengan konfigurasi redundansi
BNI memiliki berbagai keunggulan dalam bidang TI yang difungsikan sebagai High Availability (HA).
yang mampu mendukung bisnis BNI terus tumbuh, Selanjutnya, guna memastikan kesiapan sistem
yaitu: cadangan dalam menghadapi kondisi darurat,
1. IT Maturity Level 4 (Predictable) dilakukan pengujian proses pengalihan operasi
Guna membantu pencapaian tujuan bisnis melalui dari sistem utama ke sistem kedua atau cadangan
penggunaan teknologi informasi yang efektif dan (Switch Over) dan kembali lagi ke sistem utama
efisien, BNI mengimplementasikan framework (Switch Back). Aktivitas Switch Over dan Switch
COBIT 5 dan COBIT 2019 sebagai acuan tata Back (SO-SB) ini dilakukan untuk menguji sistem
kelola dan manajemen TI. Keberhasilan dalam kedua atau cadangan dalam menjalankan
penerapan framework COBIT tersebut diukur layanan, terutama pada aplikasi kritikal dan
sebagai tingkat IT Maturity, yang menunjukkan transaksional. Inisiatif otomasi ini memberikan
seberapa baik praktik-praktik TI diterapkan dan rasa aman dan kepercayaan bagi nasabah.
diintegrasikan.
4. Optimalisasi Core Banking
IT Maturity BNI berhasil dipertahankan pada BNI telah berhasil meningkatkan kapasitas
kapabilitas level 4 (predictable) melalui evaluasi dan kapabilitas sistem Core Banking melalui
berkala, upaya peningkatan berkelanjutan, berbagai inisiatif optimalisasi. Hasil dari upaya
komitmen manajemen dalam memberikan ini sangat signifikan, dengan percepatan proses
dukungan terhadap inisiatif peningkatan End-of-Day (EOD) sebesar 242%, percepatan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
433
Page 436
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
proses End-of-Month (EOM) sebesar 233%, dan Personalization dengan memanfaatkan data dan
percepatan proses repost transaction mencapai analytics untuk menawarkan layanan yang lebih
500%. Peningkatan ini tidak hanya memperkuat personal dan disesuaikan dengan kebutuhan
efisiensi operasional, tetapi juga memastikan setiap Nasabah, wondr by BNI dilengkapi dengan
layanan yang lebih cepat dan akurat bagi 3 Dimensi Keuangan yaitu Transaksi, Insight, dan
nasabah. Growth sebagai fitur unggulan untuk memberikan
pengalaman perbankan terbaik dalam bertransaksi
5. Pengamanan Endpoint Berkelanjutan dan merencanakan masa depan.
BNI secara berkelanjutan melakukan penjagaan
dan peningkatan pengamanan terhadap end Meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat
point, yaitu perangkat yang terhubung ke menjadikan fiturTransaksi di wondr by BNI bertujuan
jaringan komputer baik di sisi server dan client untuk mendukung kebutuhan keuangan yang cepat,
yang menjadi titik akhir dalam pertukaran data, aman dan nyaman secara real-time bagi Nasabah.
termasuk pengamanan dari ancaman eksternal. Fitur seperti transfer domestik, transfer luar negeri,
Hal ini dilakukan sebagai pengawalan keandalan top-up e-wallet, top-up TapCash, pembayaran
keamanan sistem TI BNI sekaligus untuk QRIS, pembayaran tagihan, dan pengaturan jadwal
melindungi data sensitif dari ancaman keamanan transfer yang semuanya dapat dilakukan hanya
siber. dalam tiga langkah sederhana untuk memudahkan
nasabah dalam pengelolaan transaksi harian.
6. IT Competency Model Setiap proses dalam fitur Transaksi di wondr by
Sebagai penjagaan kualitas sumber daya BNI mengedepankan desain flow yang intuitif dan
manusia, Satuan Kerja TI (SKTI) BNI menerapkan self explanatory berdasarkan riset mendalam untuk
kerangka kerja terstandar untuk mengelola dan memberikan pengalaman pengguna yang jauh lebih
mengembangkan kompetensi pegawai di bidang menyenangkan.
TI, termasuk keterampilan, manajemen kinerja,
komunitas dan jalur karier. Pemanfaatan IT Sejalan dengan meningkatnya literasi keuangan
Competency Model ini memungkinkan pegawai masyarakat Indonesia, wondr by BNI menghadirkan
agar mampu meningkatkan keahlian yang fitur Insight untuk dapat membantu Nasabah
sejalan dengan aktivitas kesehariannya dalam BNI dalam melakukan pengecekan kesehatan
mendukung tujuan perusahaan. keuangannya. Transaksi Nasabah yang dilakukan
di seluruh channel BNI baik melalui ATM, EDC dan
REALISASI PROGRAM juga digital channel akan langsung muncul dan
PENYELENGGARAAN TI dikelompokan dengan kategorisasi yang telah
disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern
TI BNI berperan aktif dalam pemenuhan dukungan seperti Makanan & Minuman, Top Up e-wallet,
solusi TI dalam menjawab kebutuhan perkembangan Tagihan Bulanan,Transportasi, Belanja, Lifestyle, dan
bisnis melalui program penyelenggaraan TI, lain-lain. Fitur ini juga akan memberikan gambaran
khususnya dalam konteks mendukung pencapaian dengan diagram yang mudah dimengerti mengenai
bisnis dan transformasi BNI. Pada 2024, kami telah perbandingan pemasukan dan pengeluaran dari
melakukan beberapa inisiatif yang dilakukan untuk Nasabah dalam satu bulan. Hal ini diharapkan dapat
mendukung strategi bisnis bank dan pertumbuhan membantu masyarakat Indonesia untuk lebih bijak
BNI. Beberapa program penyelenggaraan TI BNI dalam mengelola keuangannya.
beserta persentase capaian dan evaluasinya, adalah
sebagai berikut: Perencanaan masa depan menjadi hal yang marak
dilakukan oleh masyarakat Indonesia saat ini,
Pengembangan Layanan Perbankan pada selain memberikan pengalaman bertransaksi dan
area Retail melihat behaviour spending yang mumpuni, wondr
Pengembangan ini berfokus untuk memberikan by BNI juga dilengkapi dengan fitur Growth yang
pengalaman pengguna yang optimal, meningkatkan berfokus pada perencanaan masa depan dengan
adopsi layanan, serta mendukung pertumbuhan menyediakan berbagai pilihan produk finansial yang
bisnis. Salah satu hasil pengembangan TI yang hyper-personalized sesuai dengan kebutuhan dan
menjadi unggulan di tahun 2024 adalah wondr by risk profile Nasabah, seperti tabungan berjangka,
BNI. deposito dan juga instrument investasi, untuk
mengajak para Nasabah tumbuh dan berkembang
wondr by BNI merupakan banking app baru dari BNI secara finansial sesuai impian masa depannya
yang dilengkapi dengan teknologi terkini dengan masing-masing. wondr by BNI juga memberikan
standar global, dilengkapi dengan tampilan yang lebih akses kepada penggunanya untuk dapat melihat
modern dan fresh, serta memberikan pengalaman seluruh aset yang dimilikinya dalam ekosistem BNI
pengguna yang lebih baik. Mengedepankan Hyper- dan juga Perusahaan Anak seperti Tabungan dan
434 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 437
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Giro, Tabungan Berjangka, Investasi (Reksa Dana, Pengembangan Layanan Perbankan pada
Obligasi, Saham, DPLK, dan Bancassurance) di satu area Wholesale
layar. Pengembangan ini berfokus untuk menciptakan
ekosistem digital yang mendukung efisiensi,
personalisasi, dan otomatisasi layanan bagi
nasabah korporasi. Pembentukan ekosistem ini
diwujudkan dengan diluncurkannya platform
wholesale unggulan dalam bentuk BNIdirect.
BNIdirect merupakan wujud nyata komitmen BNI
dalam mempercepat transformasi digital di sektor
wholesale banking. Dengan menyediakan fitur-
fitur mutakhir, sistem keamanan yang andal, serta
pendekatan inovatif yang berfokus pada kebutuhan
pengguna, platform ini dirancang untuk memenuhi
kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Sebagai
solusi terkemuka, BNIdirect menghadirkan layanan
terpadu (one-stop solution) untuk berbagai
kebutuhan keuangan nasabah.
BNI memastikan BNIdirect memiliki antarmuka yang
ramah pengguna (user-friendly interface), dirancang
untuk kemudahan navigasi, serta memberikan
aksesibilitas 24/7 secara real-time melalui berbagai
platform, baik melalui web (https://direct.bni.co.id/)
Pengembangan aplikasi wondr by BNI telah maupun aplikasi seluler. Selain itu, platform ini
mencapai release pertama dengan peluncurannya mendukung fitur multibahasa (Bahasa Indonesia,
pada 5 Juli 2024. Selanjutnya, sampai dengan Inggris, dan Mandarin), memberikan fleksibilitas
akhir tahun 2024 ini, wondr by BNI berada dalam kepada nasabah dari berbagai latar belakang. Untuk
fase koeksistensi dengan BNI Mobile Banking, meningkatkan kenyamanan, BNI menyediakan
dimana proses migrasi fitur-fitur yang ada sedang dedicated team yang siap membantu nasabah, mulai
berlangsung, untuk penyelesaian beberapa bulan dari masa pra-transaksi hingga pasca-transaksi,
ke depan. Setelah migrasi fitur-fitur tersebut selesai guna memastikan pengalaman layanan yang
dilengkapi, wondr by BNI akan menggantikan BNI optimal di setiap langkah penggunaan platform ini.
Mobile Banking sebagai kanal digital pribadi bagi Keamanan tetap menjadi fokus utama. BNIdirect
nasabah BNI. menawarkan fitur pengelolaan hak akses pengguna
yang fleksibel, dilengkapi dengan sistem otorisasi
wondr by BNI telah diunduh lebih dari 6,1 juta melalui hard token (BNI e-Secure) atau soft token
kali sepanjang 2024 sejak peluncurannya dan (mobile token). Dengan fitur ini, nasabah memiliki
menunjukkan jumlah pengguna aktif bertransaksi kontrol penuh atas setiap transaksi yang dilakukan,
±65% yang secara konsisten meningkat lebih tinggi memastikan perlindungan maksimal di setiap tahap
dibandingkan dengan BNI Mobile Banking. Hal operasional.
ini menunjukkan bukti komitmen BNI untuk terus
menjadi main transaction platform pilihan nasabah.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
435
Page 438
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Per Oktober 2024, BNIdirect dengan kapabilitas baru Peningkatan Kapabilitas Sistem dan
resmi diperkenalkan kepada publik. Kini, BNIdirect Infrastruktur TI secara Hygiene
menawarkan akses terpadu ke banyak produk Peningkatan Kapabilitas Sistem dan Infrastruktur TI
wholesale seperti Cash Management, Supply Chain, secara Hygiene bertujuan untuk memastikan bahwa
Trade, dan lainnya dengan pengembangan fitur- sistem dan infrastruktur teknologi informasi tetap
fitur yang semakin memudahkan nasabah dalam andal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan bisnis
bertransaksi. yang berkembang.
Pengguna BNIdirect telah mencapai 173 ribu Optimalisasi Core Banking
nasabah per Desember 2024, meningkat sebesar BNI telah berhasil meningkatkan kapasitas dan
14,2% dari posisi yang sama di tahun sebelumnya. kapabilitas sistem Core Banking melalui berbagai
Dari jumlah tersebut, volume transaksi BNIdirect inisiatif optimalisasi. Hasil dari upaya ini sangat
yang dihasilkan mencapai Rp7.931 triliun dan signifikan, dengan percepatan proses End-of-Day
meningkat sebesar 23,3% dari tahun sebelumnya. (EOD) sebesar 242%, percepatan proses End-of-
Month (EOM) sebesar 233%, dan percepatan proses
Peningkatan Kapabilitas Internal Bank repost transaction mencapai 500%. Peningkatan
sebagai Enterprise Support ini tidak hanya memperkuat efisiensi operasional,
Pemenuhan ini berfokus untuk memperkuat efisiensi tetapi juga memastikan layanan yang lebih cepat
operasional, meningkatkan kualitas layanan, dan dan akurat bagi nasabah.
mendukung strategi transformasi digital secara
menyeluruh. Beberapa solusi yang diluncurkan bagi Configuration Management Database
pemenuhan dukungan Enteprise Support mencakup Peningkatan incident dan problem management
Operational Data Store, Master Data Management, agar dapat digunakan sebagai referensi analisis
dan BNI Anti Money Laundering System. dampak dari problem yang terjadi.
Operational Data Store REALISASI PROGRAM ASPIRASI PEMEGANG
Dengan adanya implementasi Operational Data SAHAM TAHUN 2024
Store (ODS), memungkinkan data histori transaksi
dapat diperoleh dan tercatat dalam waktu mencapai BNI mendukung serta mengakomodasi
near real-time untuk mendukung kebutuhan Aspirasi Pemegang Saham (APS) untuk
permintaan informasi, analitik, dan pelaporan yang menumbuhkembangkan BNI melalui berbagai
lebih cepat. program TI pada tahun 2024 sebagai berikut:
Master Data Management 1. Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI)
BNI mengimplementasikan Master Data Sebagai bentuk komitmen TI BNI dalam selalu
Management (MDM) sebagai sistem pengelolaan menyelaraskan strategi dengan kebutuhan dan
data utama yang memastikan konsistensi, akurasi, arah bisnis Bank, RSTI telah diperbaharui di 2024
dan integritas data di sistem dan proses bank. MDM sebagai bentuk penyelarasan terhadap Corporate
mengintegrasikan, memusatkan, dan mengelola Plan BNI periode tahun 2024-2028. Pengkinian
data penting, seperti data nasabah, produk, akun, RSTI dilakukan agar penyelenggaraan TI terus
dan transaksi, sehingga menghasilkan Single View mengikuti Kebijakan Direksi, strategi bisnis,
of Customer yang dapat diandalkan. dan pelaksanaan transformasi BNI, dengan
mempertimbangkan tren TI serta regulasi di
BNI Anti Money Laundering (AML) System sektor perbankan baik lokal maupun global.
Pengembangan BNI AML System dirancang untuk
mencegah dan mendeteksi pencucian uang serta RSTI ini menjadi peta jalan bagi transformasi
pendanaan terorisme. BNI menerapkan program digital BNI, dengan tujuan utama untuk
AML yang komprehensif untuk memastikan mengoptimalkan penggunaan teknologi
kepatuhan terhadap regulasi, khususnya POJK dalam mendukung operasional, meningkatkan
No. 8 Tahun 2023, dan menjaga integritas sistem efisiensi, dan mendorong inovasi. Penyusunan
keuangan. Dengan enhancement BNI AML System, RSTI ini didasarkan pada visi dan misi BNI,
BNI terhindar dari risiko exposure pengenaan denda sejalan dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor
± Rp126,4 miliar di tahun 2024. PER-02/MBU/02/2018 tentang Prinsip Tata Kelola
Teknologi Informasi dan Keputusan Menteri
BUMN Nomor K-145/MBU/05/2021 tentang
Master Plan Teknologi Informasi Kementerian
Badan Usaha Milik Negara Tahun 2021-2024.
436 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 439
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Per Desember 2024, BNI telah mencapai progres budaya inovasi dan kreativitas, serta melakukan
sebesar 92,04% dari proyek strategis TI yang implementasi tata kelola yang kuat. Keberhasilan
telah ditetapkan untuk pelaksanaan di tahun penjagaan level INDI 4.0 ini menunjukkan
2024. Pencapaian ini mencerminkan komitmen kesiapan BNI sebagai bank yang sesuai dengan
TI untuk terus mendukung upaya berkelanjutan standar industri.
BNI dalam mengintegrasikan strategi TI ke dalam
strategi bisnis perusahaan. 4. Program Digital Talent BUMN
Untuk mendukung Program Digital Talent
2. Evaluasi atas Efektivitas Penyelenggaraan BUMN, dari tahun 2022 Bank telah melakukan
Teknologi Informasi (TI) pengembangan kapabilitas pegawai IT & Digital
Berkaitan dengan evaluasi penyelenggaraan TI, yang terdiri dari IT & Digital Bootcamp, IT
Kementrian BUMN menetapkan kerangka kerja Capability Training, Digital Capability Training,
tata kelola TI yang berstandar internasional serta IT Security Training, Data Management Training,
menetapkan prioritas implementasinya sebagai dan Certification. Pembelajaran dilaksanakan
pedoman untuk mengevaluasi tata kelola, kinerja antara lain melalui classical training, online
serta pemanfaatan teknologi di setiap BUMN. training, webinar suplemen pengetahuan, dan
Framework untuk penilaian penyelenggaraan daily exercise employee program, serta modul
TI tersebut menggunakan Control Objective for pembelajaran pada BNI Smarter.
Information and Related Technologies (COBIT)
2019 dengan model kapabilitas proses 2 (dua) Realisasi pelaksanaan program pengembangan
dimensi, yaitu berdasarkan dimensi kategori Digital Talent hingga Q4 2024 adalah sebesar
proses (domain) dan kategori level capability. 94,18% atau 27.305 pegawai dari total
28.991 pegawai BNI Group. Implementasi
IT Maturity BNI berhasil dipertahankan pada pengembangan digital talent dilakukan melalui
kapabilitas level 4 (predictable) melalui evaluasi pelaksanaan learning plan pengembangan
berkala, upaya peningkatan berkelanjutan, kapabilitas talent digital berdasarkan learning
komitmen manajemen dalam memberikan roadmap yang telah disusun sesuai dengan
dukungan terhadap inisiatif peningkatan development need analysis.
tersebut, pelatihan dan pengembangan
kompetensi karyawan, peningkatan awareness 5. Profiling Keamanan Siber dan Memastikan
dan ownership terhadap tata kelola TI, serta Kesiapan SDM, Proses, dan Infrastruktur
pemantauan kinerja terhadap KPI yang relevan. Teknologi Pendukung Keamanan Siber
Hal ini menunjukkan bahwa proses dan tata BNI telah melakukan profiling keamanan siber
kelola TI BNI telah sejalan dengan best practice. untuk memahami risiko dan memastikan kesiapan
Hal ini didukung oleh upaya peningkatan SDM, proses, serta infrastruktur teknologi
IT Maturity melalui pemenuhan gap hasil dengan memperhatikan prinsip Confidentiality,
assessment, termasuk pemenuhan kewajiban Integrity, dan Availability (CIA) serta peraturan
kepada regulator dan pemegang saham. perundang-undangan yang berlaku.
3. Tindak Lanjut Hasil Assessment INDI 4.0 Terkait kesiapan SDM, BNI telah memberikan
Dalam rangka memenuhi pelaksanaan asesmen pelatihan dan awareness kesadaran tentang
Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI keamanan informasi kepada segenap pegawai
4.0) untuk BUMN yang tertuang dalam MoU melalui program Learning Mandatory-Security
antara KBUMN dan Kemenperin No. MoU- Awareness dengan partisipasi per akhir bulan
03/MBU/04/2021 No. 1 Tahun 2021, BNI telah Desember 2024 mencapai 25.132 dari total
melakukan self-assessment INDI 4.0 dan 26.176 pegawai (96%). Sementara dalam
melaporkan hasilnya kepada Kementerian prosesnya, Bank juga telah menerapkan dan
BUMN per 30 Desember 2024 dengan hasil level memperbarui dokumen kebijakan dan prosedur
4 (tingkat: sudah menerapkan). Pengawalan untuk mendeteksi dan merespons insiden,
tingkat pencapaian INDI 4.0 ini dapat dipenuhi hingga Desember 2024, telah dilakukan review
melalui evaluasi berkala dan adaptasi terhadap sebanyak total 50 dokumen prosedur/standar
perubahan lingkungan bisnis, investasi dan 5 dokumen prosedur/standar baru telah
berkelanjutan dalam teknologi, pengembangan diimplementasikan. Pembaruan infrastruktur
sumber daya manusia termasuk pembentukan teknologi, termasuk perangkat keamanan
(security devices), terus dilakukan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
437
Page 440
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengembangan Solusi Berdasarkan IT 4. Operational Services
Application Architecture Menjamin operasional bank berjalan lancar,
BNI telah menyusun Rencana Strategis TI (RSTI) aman, dan patuh. Terdiri atas 5 (lima) fokus
untuk mengoptimalkan dan menyelaraskan tujuan kapabilitas:
bisnis dengan strategi TI. Langkah ini memudahkan a. Remittance: Layanan pengiriman uang antar
bank dalam menciptakan solusi TI yang efektif dan bank, baik domestik maupun internasional.
efisien, sehingga biaya pengembangan TI dapat b. Statements: Penyediaan laporan transaksi
dioptimalkan. Salah satu bagian dari RSTI adalah rekening nasabah secara berkala.
Enterprise Architecture berbasis TOGAF Framework c. Merchant: Layanan pengelolaan pembayaran
yang disusun sebagai standar pengembangan, yang untuk pedagang, termasuk pemrosesan kartu
mencakup Arsitektur Bisnis, Arsitektur Aplikasi, kredit, debit dan metode pembayaran lainnya.
Arsitektur Teknologi, Arsitektur Data, dan Arsitektur d. Clearing & Settlement: Proses penyelesaian
Keamanan. transaksi antar bank untuk memastikan dana
ditransfer dengan benar.
Enterprise Architecture BNI ini telah menjadi standar e. Loan Operation: Pengelolaan dan administrasi
dalam pengembangan sistem dan aplikasi TI, baik pinjaman, mulai dari pengajuan hingga
untuk produk Digital Bank maupun Open Banking. pelunasan.
Keselarasan antar komponen Enterprise Architecture 5. Enterprise Support
mendukung BNI dalam memberikan solusi inovatif Menyediakan dukungan bagi seluruh fungsi di
untuk penyempurnaan proses bisnis, sehingga tingkat perusahaan. Terdiri atas 4 (empat) fokus
mempermudah integrasi solusi BNI dengan para kapabilitas, yaitu:
stakeholder. a. Finance & Accounting: Pengelolaan keuangan
dan akuntansi bank, termasuk pelaporan
Enterprise Architecture Landscape telah mengadopsi keuangan, pengendalian anggaran, dan audit.
Banking Industry Architecture Network (BIAN) dan b. Human Resources Management: Manajemen
dikelompokkan sebagai berikut: sumber daya manusia, mencakup rekrutmen,
1. Channels pelatihan, pengembangan, dan pengelolaan
Mencakup seluruh channel interaksi yang kinerja karyawan.
menghubungkan bank dengan nasabahnya. c. Content & Document Management: Sistem
Terdiri atas 3 (tiga) fokus kapabilitas, yaitu: pengelolaan konten dan dokumen untuk
a. Bank (Assisted) Channels (Subdomain) menyimpan, mengatur, dan mengakses
memfasilitasi interaksi langsung dengan informasi secara efisien.
petugas. d. Team Collaboration: Alat dan platform
b. Customer Channels (Subdomain) mendukung yang mendukung kolaborasi tim, seperti
swalayan nasabah. komunikasi, berbagi dokumen, dan
c. Open Banking. manajemen proyek.
2. Customer Relationship Management 6. Integration
Mengelola hubungan nasabah secara Menjamin interoperabilitas antar sistem yang
komprehensif, mulai dari Customer, Marketing, mencakup API Management, Messaging, dan
Sales, hingga Service. Data Integration. Terdiri atas 3 (tiga) fokus
3. Products & Services kapabilitas, yaitu:
Mencakup portofolio produk dan layanan bank. a. API Management: Pengelolaan Application
Terdiri atas 6 (enam) fokus kapabilitas, yaitu: Programming Interface (API) untuk
a. Credit Card: Layanan pembelian dengan kartu memungkinkan komunikasi dan pertukaran
kredit, termasuk manfaat tambahan seperti data antar aplikasi dengan aman dan efisien.
poin reward dan cashback. b. Enterprise Service Bus: Infrastruktur
b. Treasury: Pengelolaan likuiditas, investasi, perantara yang mengintegrasikan berbagai
dan risiko keuangan bank. aplikasi dan layanan dalam organisasi, guna
c. Trade Finance: Dukungan terhadap proses memungkinkan komunikasi dan pertukaran
perdagangan, seperti letter of credit dan bank data yang lancar.
guarantee. c. Transaction Switch: Sistem yang memproses
d. Loan, Payment: Layanan pinjaman dan dan mengarahkan transaksi keuangan antar
berbagai metode pembayarannya. berbagai sistem pembayaran dan jaringan.
e. Card Management: Pengelolaan siklus hidup 7. Risk & Compliance
dari kartu perbankan. Mengelola risiko dan memastikan kepatuhan,
f. Core Banking: Sistem inti utama yang mencakup Operational Risk Management, Market
mengelola operasi harian bank. Risk Management, Credit Risk Management, dan
Financial Crime Compliance. Terdiri atas 6 (enam)
fokus kapabilitas, yaitu:
438 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 441
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
a. Credit Risk: Pengelolaan risiko terkait BNI juga aktif meningkatkan keandalan layanan digital
kemungkinan gagal bayar oleh peminjam melalui penguatan kapasitas dan kapabilitas sistem.
atau pihak lain yang berhutang kepada bank. Hal ini dilakukan dengan mengimplementasikan
b. Enterprise Risk: Manajemen risiko secara teknologi terkini yang sesuai dengan kebutuhan
menyeluruh di seluruh organisasi BNI, bisnis BNI. Melalui peremajaan infrastruktur
mencakup berbagai jenis risiko yang dapat yang berkesinambungan, BNI mengadopsi
memengaruhi strategi bank. paradigma Software-Defined-Everything yang
c. Operational Risk: Pengelolaan risiko yang bertujuan untuk menyederhanakan tata kelola dan
timbul dari kegagalan proses internal, operasional infrastruktur Teknologi Informasi (TI).
manusia, sistem, atau faktor eksternal yang Dalam penerapannya, BNI mengimplementasikan
dapat mengganggu operasional bank. Software-Defined Data Center (SDDC), Cloud dan
d. Asset & Liabilities Management: Pengelolaan Virtualisasi, Software-Defined Storage berbasis
aset dan kewajiban bank untuk memastikan Hyperconverged, serta Software-Defined Network
keseimbangan antara risiko dan keuntungan, (SDN) dan Software-Defined Wide Area Network
serta menjaga likuiditas dan profitabilitas. (SD-WAN), guna mendukung keberlanjutan layanan
e. Regulatory: Kepatuhan terhadap peraturan dan meningkatkan efisiensi operasional.
dan regulasi yang berlaku di sektor perbankan
untuk memastikan operasi bank sesuai Sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur
dengan hukum dan standar industri. TI, BNI juga telah menerapkan tools Configuration
f. Anti Money Laundering: Program untuk Management Database (CMDB), sebuah tools untuk
mencegah dan mendeteksi pencucian mendukung implementasi IT Service Management
uang serta pendanaan terorisme, termasuk (ITSM) sebagai upaya meningkatkan kualitas dan
verifikasi identitas nasabah dan pemantauan keandalan layanan TI. Selain itu, BNI memanfaatkan
transaksi mencurigakan. berbagai tools Real-Time Monitoring yang tidak
8. Enterprise Information System hanya digunakan untuk pengawasan, tetapi
Mengelola data dan informasi perusahaan yang juga untuk perencanaan kapasitas prediktif dan
mencakup Big Data, Data Science, Business automated task operation, melalui penerapan
Intelligence, dan Data Governance. Terdiri atas 2 Artificial Intelligence (AI). Dengan dukungan
(dua) fokus kapabilitas, yaitu: teknologi yang canggih, bersama tim Helpdesk
a. Business Intelligence & Analytics: dan IT Service Management, BNI memastikan
Pengumpulan, analisis, dan penyajian data pemantauan dan remediasi layanan yang optimal
bisnis untuk mendukung pengambilan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, guna memberikan
keputusan yang lebih baik. layanan yang terbaik dan berkesinambungan
b. Information Governance: Kerangka kerja dan kepada seluruh nasabah.
kebijakan untuk mengelola informasi secara
efektif dan aman, mencakup pengelolaan data, Dengan upaya-upaya ini, BNI berkomitmen untuk
kepatuhan atas regulasi, dan perlindungan terus menjaga keandalan dan ketersediaan layanan
informasi sensitif, serta untuk memastikan digital yang prima, sehingga nasabah dapat merasa
integritas dan keamanan data aman dan nyaman dalam memanfaatkan berbagai
produk dan layanan perbankan digital yang
Infrastruktur Teknologi Informasi disediakan.
Bank Negara Indonesia (BNI) didukung dengan 3
Data Center (DC) dan bersertifikasi dari Uptime Penggunaan Platform Pemantauan dan
Institute untuk mendukung keberlangsungan Manajemen Kinerja di BNI
layanan digital yang optimal bagi seluruh nasabah. BNI telah mengimplementasikan platform
Sebagai bagian dari komitmen untuk memberikan pemantauan dan manajemen kinerja aplikasi
layanan yang handal, BNI secara konsisten berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis
melakukan pengujian Disaster Recovery Plan (DRP), dan mengoptimalkan performa aplikasi,
yang mencakup peningkatan aktivitas uji keandalan infrastruktur, dan pengalaman pengguna. Platform
sistem melalui Switch Over & Switch Back (SOSB). ini berperan penting dalam membantu tim DevOps,
Proses ini bertujuan untuk memastikan sistem Developer, dan TI BNI mendeteksi masalah performa
cadangan dapat berfungsi dengan baik, terutama dengan cepat dan memastikan sistem berjalan
pada aplikasi-aplikasi kritikal dan transaksional. secara efisien.
Dengan pencapaian uptime minimal 99,90% di
tahun 2024, BNI terus berupaya untuk memberikan Fitur-fitur utama yang digunakan di BNI meliputi:
pelayanan yang optimal, berkelanjutan, dan 1. Full Stack Monitoring: Pemantauan menyeluruh
meningkatkan tingkat ketersediaan layanan, guna dari front-end hingga back-end aplikasi, termasuk
memberikan rasa aman dan nyaman bagi nasabah server, database, dan jaringan.
dalam menggunakan berbagai layanan digital BNI.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
439
Page 442
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Real User Monitoring: Pemantauan aktivitas pengguna secara nyata untuk memahami pengalaman
pengguna secara langsung.
3. Synthetic Monitoring: Pengujian aplikasi secara otomatis dengan simulasi pengguna untuk mendeteksi
masalah sebelum pengguna nyata mengalaminya.
4. Infrastructure Monitoring: Pemantauan infrastruktur IT seperti server, jaringan, dan perangkat keras
untuk memastikan kinerja optimal.
5. Distributed Tracing: Pelacakan alur permintaan melalui berbagai layanan dan komponen aplikasi untuk
mengidentifikasi sumber masalah kinerja.
6. AI-Powered Root Cause Analysis: Analisis penyebab masalah kinerja menggunakan kecerdasan buatan
untuk menemukan akar masalah dengan cepat.
7. Auto Discovery & Auto Instrumentation: Deteksi otomatis dan penerapan alat pemantauan pada
komponen aplikasi tanpa intervensi manual.
8. Cloud-Native Monitoring: Pemantauan aplikasi yang berjalan di lingkungan cloud untuk memastikan
kinerja dan skalabilitas.
Aplikasi-aplikasi BNI yang dipantau dengan platform ini mencakup berbagai layanan perbankan digital dan
sistem internal, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional dan kualitas layanan
kepada nasabah.
Pengendalian Keamanan Informasi
POJK COBIT
ISO NIST
27001
PLAN DO IDENTIFY DETECT
ACT CHECK PROTECT RESPOND
RECOVER
BNI terus memperkuat keamanan siber dengan melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan komitmen
dalam melindungi data nasabah serta menjaga keberlanjutan operasional TI tetap aman. Beberapa yang
dilakukan BNI antara lain:
1. Penguatan fungsi kemanan informasi dengan mengembangkan fungsi CISO (Chief Information Security
Officer) dalam usaha untuk fokus terhadap keamanan siber BNI;
2. Implementasi governance, regulation dan compliance yang senantiasa dilakukan agar keamanan
informasi dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan internal, ketentuan perundangan-
undangan serta best practice yang berlaku;
3. Implementasi arsitektur security pengamanan informasi terhadap asset, data, application, endpoint,
network dan parameter security yang senantiasa dilakukan untuk memastikan prinsip kerahasiaan
(confidentiality), keutuhan (integrity), dan ketersediaan (availability) dapat berjalan dengan baik;
440 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 443
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
4. Bekerja sama dengan badan resmi negara (dhi. e. Secara berkala melakukan pengujian
BI, OJK, Kementrian BUMN dan BSSN), principal keamanan terhadap aplikasi BNI untuk
perangkat security dan komunitas penggiat penguatan aplikasi BNI dari serangan siber.
cybersecurity lainnya untuk mendapatkan
informasi terkait ancaman dan kelemahan, 3. Detect
teknologi dan produk terbaru, serta dukungan a. Implementasi solusi security menggunakan
ketika terjadi insiden; sistem keamanan machine learning dan
5. Hingga akhir tahun 2024, BNI telah melakukan artificial intelligence;
Audit Keamanan Informasi di lingkup BNI yang b. Implementasi solusi security untuk
dilakukan oleh Internal Audit (IAD) BNI dan telah pengamanan end point dengan improvement
tersertifikasi ISO 27001:2013 – The Information pada kontrol, privasi data dan perlindungan
Security Management System in The Provision serangan siber;
of Open API Services dengan hasil Kriteria c. Melakukan pemantauan proaktif 24x7 atas
“Certified”. ancaman cyber; dan
d. Secara terus menerus melakukan review atas
BNI berkomitmen untuk terus mengembangkan kontrol-kontrol security yang telah diterapkan
cybersecurity, dalam rangka mengawal inovasi dan pembaharuannya.
layanan perbankan sehingga aspek kepercayaan dan
kenyamanan nasabah dapat selalu terjaga dengan 4. Respond
baik. Upaya ini secara konsisten dilakukan seiring a. Mekanisme perlindungan nasabah terhadap
dengan arah perkembangan bisnis menuju digital transaksi fraud yang diakibatkan oleh malware
banking. BNI juga telah mengimplementasikan banking maupun social engineering;
beberapa upaya yang dilakukan untuk menjamin b. Threat Hunting melalui mekanisme deteksi
keberlanjutan bisnis dari ancaman cybercrime yang dan melakukan takedown website palsu yang
terbagi menjadi beberapa domain antara lain: mengatasnamakan BNI;
1. Identify 5. Recover
a. Implementasi governance, regulation dan a. Bekerja sama dengan badan resmi negara
compliance yang senantiasa dilakukan agar (dhi. BI, OJK dan BSSN), principal perangkat
keamanan informasi dapat berjalan dengan security dan komunitas penggiat cybersecurity
baik dan sesuai dengan ketentuan internal, lainnya untuk mendapatkan informasi terkait
ketentuan perundangan-undangan, ketentuan ancaman dan kelemahan, teknologi dan
regulatory serta best practice yang berlaku; produk terbaru, serta dukungan ketika terjadi
b. Melakukan pengembangan aspek-aspek insiden;
security di setiap pengembangan aplikasi
dengan penerapan framework Secure SDLC Penguatan pada ke 5 domain di atas merupakan
sehingga security terlibat dalam seluruh fase, upaya BNI untuk meningkatkan cyber maturity
baik demand maupun delivery. Selain itu, dengan berfokus pada Cyber Security Framework
security berperan aktif dalam security testing, (CSF) Upaya peningkatan cyber maturity tersebut
baik setelah project selesai maupun berkala dilakukan pada aspek people, proses, dan teknologi
pada environment testing dan production. BNI menggunakan pendekatan yang holistik. Dari
sisi people, peningkatan kesadaran keamanan
2. Protect siber menjadi langkah krusial. Selain itu, program
a. Implementasi arsitektur security pengamanan pelatihan lanjutan bagi tim IT Security dan
informasi terhadap asset, data, application, incident response harus diperkuat agar memiliki
endpoint, network dan perimeter security kemampuan untuk mengidentifikasi, menganalisis,
yang senantiasa dilakukan untuk memastikan dan merespons serangan dengan cepat. Penguatan
prinsip kerahasiaan (confidentiality), keutuhan budaya keamanan siber di seluruh organisasi, mulai
(integrity), dan ketersediaan (availability) dari level eksekutif hingga staf operasional, akan
dapat berjalan dengan baik; membantu mengurangi risiko yang disebabkan
b. Implementasi multi-layer of defense oleh faktor manusia. Sebagai tambahan, BNI sedang
perangkat keamanan yang mengacu pada memproses untuk meningkatkan sumber daya siber
standar internasional sebagaimana yang dengan talent acquisition professional siber maupun
telah diterapkan di perbankan nasional; dengan program pelatihan untuk meningkatkan
c. Edukasi kepada pegawai untuk meningkatkan skill dari sumber daya siber yang dimiliki. Dalam
kewaspadaan terhadap keamanan cyber dan proses ini talent siber yang mendukung BNI telah
melakukan simulasi phishing kepada pegawai mengalami peningkatan 3 kali lipat pada periode
secara berkala; 2022 - 2024.
d. Edukasi awareness berkelanjutan dengan
program pengembangan kompetensi Sumber
Daya Manusia; dan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
441
Page 444
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dari sisi proses, BNI secara berkesinambungan BNI memberikan perhatian lebih terhadap tren
mengembangkan kebijakan dan prosedur yang serangan cyber yang saat ini semakin meluas ke
matang serta selaras dengan Cyber Security nasabah, serta menerapkan beberapa pengamanan
Framework (CSF). Ini mencakup pembuatan ataupun pada sisi nasabah, di antaranya:
pengkinian semua prosedur yang mendukung 1. Mekanisme multi-factor authentication dan
pengamanan dan perlindungan siber. Penerapan face recognition (liveness detection) untuk
proses audit keamanan siber secara berkala meningkatkan keamanan dan mengurangi risiko
telah dilakukan guna mengidentifikasi gaps dan penyalahgunaan indentitas nasabah.
memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan. 2. Edukasi yang terus menerus dilakukan kepada
Saat ini BNI sudah memiliki tim cybersecurity nasabah tentang perlindungan diri melalui
governance yang bertugas memantau penerapan pengamanan password, pengamanan internet
kebijakan serta memastikan koordinasi antar divisi banking, pengamanan mobile banking,
berjalan efektif dalam menanggapi ancaman siber. pengamanan transaksi pada ATM dan lain-lain.
Dari sisi teknologi, investasi pada teknologi Rencana Strategis TI BNI
keamanan yang terkini sangat penting untuk Sepanjang tahun buku, program TI BNI telah
mengantisipasi ancaman siber yang selalu terbukti mampu menopang pertumbuhan bisnis
berevolusi sesuai perkembangan teknologi. secara konsisten melalui perluasan akses pasar dan
BNI telah mengimplementasikan solusi next- efisiensi operasional. Upaya peningkatan kapabilitas
generation firewall, intrusion prevention systems teknologi digital diharapkan dapat membawa BNI
(IPS), yang didukung tim Security Operation menjadi bank yang mampu bersaing di era digital
Center yang bekerja 24 x 7 untuk meningkatkan serta menginspirasi industri jasa perbankan di masa
deteksi dan respons ancaman secara terintegrasi. mendatang.
Teknologi endpoint detection and response (EDR)
juga menjadi krusial dalam memantau aktivitas Sebagai pedoman pelaksanaan dukungan TI untuk
endpoint. Selain itu, penerapan enkripsi data end- mencapai tujuan bisnis dan mendukung Corporate
to-end, manajemen identitas, integrasi sistem Plan BNI saat ini, telah disusun Rencana Strategis
security information and event management (SIEM) TI (RSTI) 2024-2028. Rencana inisiatif RSTI tersebut
akan memastikan keamanan yang kuat dan proaktif. merupakan 4 misi yang diturunkan dari Visi TI, dan
Dengan menggabungkan elemen people, proses, selanjutnya dijabarkan menjadi enam program
dan teknologi, bank BNI dapat mencapai cyber utama TI.
maturity yang lebih tinggi secara berkelanjutan dan
adaptif terhadap ancaman yang terus berkembang.
Fostering Core of
Excellence with
Catalyst for Fortify Resilience with REVOLUTIONIZE
ENTERPRISE DATA DRIVEN FUTURE-PROOF BEYOND
AGILITY TRANSFORMATION INNOVATION ECOSYSTEM
P1 P2 P3 P4 P5 P6
Inspiring Maximazing Productivity Automate IT Cultivate Transforming in
Innovation and Growth with Optimization Resilience Sustainable the Digital and
Transformation Data Insights through and Hygiene Technology with a Cognitive Age
through and Innovative Automation for Smooth Unified, Scalable to Empower
Collaboration and Personalization and Data-driven Operations and & Future-ready People and
Agile IT Efficiency Reliable Delivery Platform Improve Customer
Experience
442 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 445
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penjabaran atas enam program utama TI adalah 5. Cultivate Sustainable Technology with a Unified,
sebagai berikut: Scalable & Future-ready Platform
1. Inspiring Innovation and Transformation through Program ini menyoroti pentingnya membangun
Collaboration and Agile IT sebuah fondasi teknologi yang kokoh, fleksibel,
Program ini menggarisbawahi pentingnya dan siap menghadapi tantangan masa depan.
kolaborasi dan penerapan metodologi Agile Hal ini berarti menciptakan platform terpadu
dalam organisasi TI untuk mendorong inovasi yang dapat berkembang seiring pertumbuhan
dan transformasi berkelanjutan di BNI. bisnis bank, sekaligus memastikan keberlanjutan
2. Maximizing Growth with Data Insights and teknologi dalam jangka panjang.
Innovative Personalization 6. Transforming in the Digital and Cognitive Age
Program ini berupaya untuk memanfaatkan data to Empower People and Improve Customer
secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan Experience
bisnis melalui pemahaman yang mendalam Program ini menggarisbawahi pentingnya bank
terhadap nasabah dan penyediaan layanan yang untuk beradaptasi dengan perubahan pesat di
dipersonalisasi. era digital dan memanfaatkan teknologi kognitif
3. Productivity Optimization through Automation untuk memberikan layanan yang lebih baik
and Data-driven Efficiency kepada pelanggan. Inti dari program ini adalah
Program ini berupaya untuk meningkatkan transformasi digital yang mendalam, di mana
produktivitas dan efisiensi operasional teknologi tidak hanya menjadi alat, tetapi juga
bank melalui otomatisasi proses bisnis dan menjadi pendorong utama dalam memberikan
pemanfaatan data secara optimal. nilai tambah bagi pelanggan dan masyarakat.
4. Automate IT Resilience and Hygiene for Smooth
Operations and Reliable Delivery RSTI ini akan terus di-review dan diperbarui sesuai
Program ini menyoroti pentingnya otomatisasi dengan pembaruan Corporate Plan, Kebijakan
dalam menjaga ketahanan dan keamanan Direksi, strategi bisnis, dan strategi transformasi
sistem TI di BNI. Dengan otomatisasi, BNI dapat BNI. Peninjauan ini juga mempertimbangkan
memastikan operasi berjalan lancar, pengiriman tren teknologi informasi serta regulasi di sektor
layanan tidak terganggu, dan risiko keamanan perbankan, baik lokal maupun global. Langkah ini
siber dapat diminimalisir. merupakan bentuk komitmen TI BNI untuk selalu
menyelaraskan strategi dengan kebutuhan dan arah
bisnis Bank.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
443
Page 446
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tata Kelola
Teknologi Informasi [ACGS (B).D.5.1]
Dalam pengembangan TI, BNI terus berupaya untuk memperkuat ketahanan Bank terhadap berbagai risiko,
baik itu dari dalam maupun luar organisasi, termasuk kemampuan untuk menghadapi gangguan/disruption,
perubahan regulasi, serangan siber, serta ketidakpastian bisnis lainnya. Dalam penerapannya, ketahanan
Bank terhadap risiko tersebut didukung oleh inovasi teknologi yang tidak hanya relevan saat ini, tetapi juga
dapat bertahan dan berkembang di masa depan. [ACGS (B).D.5.1]
BNI terus memperkuat keamanan siber (cyber security) dengan menjalankan berbagai inisiatif guna
mewujudkan komitmen dalam melindungi data nasabah serta menjaga keberlanjutan operasional TI tetap
aman. Beberapa upaya yang dilakukan BNI berkaitan dengan keamanan siber di antaranya melakukan
penguatan fungsi kemanan informasi dengan mengembangkan fungsi CISO (Chief Information Security
Officer); serta penerapan governance, regulation dan compliance yang dilakukan agar keamanan informasi
dapat berjalan dengan baik. BNI juga menerapkan arsitektur keamanan informasi yang efektif melibatkan
perlindungan terhadap aset, data, application, endpoint, network dan parameter security dengan mengadopsi
pendekatan defense-in-depth untuk memastikan prinsip kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity),
dan ketersediaan (availability) dapat berjalan dengan baik.
Dalam rangka memastikan keberlangsungan operasional Teknologi Informasi (TI,) termasuk jika dalam
menghadapi bencana maupun gangguan massal, BNI telah memanfaatkan sistem cadangan pemulihan
bencana. Hal ini mencakup penempatan pada pusat data terpisah yang difungsikan sebagai Disaster
Recovery Center (DRC), serta penerapan konfigurasi redundansi yang berfungsi sebagai High Availability
(HA), guna menjaga kelangsungan Layanan TI secara optimal
Tata kelola/governansi TI disusun dalam rangka memastikan seluruh risiko utama telah diidentifikasi,
dikelola, dan dilaporkan kepada Direksi.
IMPLEMENTASI TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
Tata Kelola Teknologi Informasi (TI) adalah kerangka kerja dan proses yang digunakan untuk memastikan
bahwa TI BNI selaras dengan tujuan strategis dalam mendukung pencapaian nilai bisnis yang optimal.
Penerapan Tata Kelola Teknologi Informasi bertujuan untuk mengelola risiko dalam bidang Information
Technology (IT), meningkatkan efektivitas dan efisiensi, serta memastikan bahwa IT BNI selaras dengan
peraturan yang berlaku.
Penerapan Tata Kelola TI di BNI dilakukan melalui penyelarasan Rencana Strategis TI dengan strategi
bisnis, optimalisasi sumber daya, pemanfaatan TI, pengukuran kinerja, dan penerapan manajemen risiko
yang efektif dengan tetap memenuhi ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia.
Implementasi Tata Kelola TI di BNI mencakup hal-hal sebagai berikut:
Pengawasan
Aktif Direksi dan
Dewan Komisaris
Kecukupan Kebijakan dan
Prosedur Penggunaan TI
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan dan Pengendalian Risiko
Penggunaan TI
Sistem Pengendalian Intern
atas Penggunaan TI
444 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 447
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penggunaan TI di BNI diatur dalam kebijakan, standar, dan prosedur yang diterapkan secara konsisten dan
berkesinambungan sesuai ketentuan regulasi Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2022 perihal Penyelenggaraan
Teknologi Informasi oleh Bank Umum.
01 02 03 04
Tata Kelola TI Bank Arsitektur TI Bank Manajemen Risiko TI Ketahanan dan
Keamanan Siber
05 06 07
Penggunaan Pihak Pengelolaan Data dan
Penempatan Sistem Perlindungan Data
Penyedia Jasa TI Elektronik Pribadi
08 09 10 11
Penyedia Jasa TI Pengendalian Intern dan Penilaian Tingkat
Oleh Bank Audit Intern Pelaporan Maturitas Digital
Bank
Saat ini, Tata Kelola TI BNI secara garis besar dibagi atas 4 (empat) cakupan, yaitu: Perencanaan,
Pengembangan, Operasional, dan Pengamanan TI.
Perencanaan Pengembangan Operasional
TI TI TI
Pengamanan TI
PERENCANAAN TEKNOLOGI INFORMASI
Perencanaan TI mencakup beberapa proses dan aktivitas, antara lain:
1. Penyusunan IT Strategic Plan yang menggambarkan roadmap, strategi teknologi BNI, visi dan misi
Satuan Kerja Teknologi Informasi, prinsip-prinsip utama yang menjadi acuan dalam pengembangan
dan penggunaan TeknoIogi Informasi untuk memenuhi kebutuhan bisnis saat ini dan akan datang, serta
selaras dengan rencana strategis jangka panjang BNI.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
445
Page 448
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
IT Strategic Plan terdiri atas beberapa bagian dengan adanya aktivitas Architecture Review Forum
yaitu: (ARF) dan Release Control Board (RCB).
a. IT Business Alignment 1. ARF merupakan aktivitas peninjauan dan
b. IT Enterprise Architecture & IT Resource evaluasi lebih lanjut terhadap arsitektur yang
Capability diusulkan dalam proyek TI, guna memastikan
c. IT Roadmap keselarasan dengan standar dan strategi
d. IT Investment Plan arsitektur di BNI. Dalam ARF dilakukan evaluasi
atas desain arsitektur, identifikasi potensi risiko
2. Rencana Tahunan TI yang mencakup: dan masalah yang mungkin timbul, kepatuhan
a. Rencana Pengembangan Aplikasi TI terhadap standar dan pedoman yang telah
b. Rencana Pengembangan Infrastruktur TI ditetapkan, sekaligus mendorong potensi inovasi
c. Rencana Pendidikan dan Pelatihan SDM TI di dalamnya. Dengan ARF, BNI dapat memastikan
d. Rencana Peningkatan Tata Kelola TI bahwa setiap proyek TI berjalan sesuai rencana,
e. Anggaran Biaya Investasi dan Biaya mengurangi kemungkinan pengulangan
Operasional pekerjaan, dan meningkatkan kualitas serta
f. Indikator kinerja Satuan Kerja TI tingkat risiko kecepatan penyelesaian proyek TI.
terkait, dan skala prioritas proyek TI, dikaitkan 2. RCB bertujuan untuk melakukan review dan
dengan bisnis bank dan Rencana Strategis TI. verifikasi atas kesiapan promosi baik secara
administrasi maupun secara teknikal, antara
PENGEMBANGAN TATA KELOLA TEKNOLOGI lain kelengkapan dokumen, perizinan, kesiapan
INFORMASI infrastruktur untuk selanjutnya memberikan
persetujuan atas rencana promosi dari setiap
Tata Kelola TI juga mencakup proses pengembangan pengembangan yang telah dilakukan. Dalam
TI secara end-to-end dengan penerapan Software RCB dilakukan evaluasi terhadap rencana rilis,
Development Life Cycle (SDLC), baik secara waterfall koordinasi dengan tim yang terlibat untuk
dan agile. Pada tahun 2024, BNI menyusun prosedur meminimalisir dampak negatif, memastikan
New SDLC dengan pengembangan alur pada fase kepatuhan terhadap standar dan regulasi.
demand dan delivery. Fase demand dimulai dari Dengan adanya RCB, BNI dapat memastikan
proses pendaftaran inisiatif pengembanganTI, define bahwa setiap rilis dapat dilakukan dengan aman,
requirement, implementation approach selection, efisien, dan sesuai dengan tujuan bisnis.
prioritization sampai dengan terbentuknya project
charter. Fase delivery dimulai dari project kick off, Selain itu, untuk penetapan standar layanan serta
detailing requirement & design, development, sarana dan prasarana pendukung, kami telah
testing, deployment preparation, release control mengimplementasikan Kritikalitas Aplikasi. Melalui
board, migration, Production Trial Run (PTR), go live, penilaian kritikalitas aplikasi, akan ditentukan
sampai dengan project closure. prioritas, alokasi sumber daya, dan strategi mitigasi
risiko yang dibutuhkan terhadap suatu aplikasi.
Dalam fase demand, terdapat pengkayaan aktivitas
atau proses perencanaan untuk memastikan kualitas OPERASIONAL TATA KELOLA TEKNOLOGI
proyek yang akan diimplementasikan memberikan INFORMASI
manfaat bagi Bank, yaitu:
1. Penyusunan Feasibility Study (FS), merupakan Operasional Tata Kelola TI mencakup beberapa
proses penjabaran tujuan implementasi proyek, proses dan aktivitas, antara lain pengelolaan
ruang lingkup proyek secara ringkas, kebutuhan operasional data center, pengelolaan sistem
anggaran, serta manfaat yang akan didapatkan dan jaringan komunikasi, pengelolaan insiden/
Bank. FS digunakan sebagai tolok ukur uji permasalahan sistem, pengelolaan operasional
kelayakan usulan proyek TI (cost & benefit Sistem TI Oleh Pihak Ketiga, Pengelolaan Risiko
analysis). pada Operasional TI.
2. Prioritisasi usulan proyek TI, merupakan proses
review serta analisa kelayakan usulan proyek TI PENGAMANAN TATA KELOLA TEKNOLOGI
mengacu pada FS, sehingga dapat dipastikan INFORMASI
usulan proyek yang diprioritaskan dapat
memberikan manfaat (business value) terbaik Pengamanan Tata Kelola TI di BNI berfokus pada
bagi Bank. cyber security framework yang terbagi atas 3 (tiga)
pilar, yaitu:
Dalam fase delivery terdapat pengkayaan aktivitas 1. Governance: mencakup security awareness,
atau proses implementasi untuk memastikan ketentuan pengamanan informasi, arsitektur
kualitas delivery atau hasil pengembangan telah keamanan dan pengembangan kapabilitas tim
optimal dan sesuai dengan kebutuhan user, yaitu dan organisasi;
446 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 449
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2. Protection: terdiri dari mekanisme multi layer Pengembangan TI BNI telah berhasil memenuhi
defense, asesmen keamanan (penetration testing persyaratan untuk dapat melakukan upgrade
dan vulnerability Assessment), serta manajemen ISO 9001:2008 menjadi ISO 9001:2015 dengan
insiden dan forensik; ditetapkannya mekanisme serta standar mutu yang
3. Operation: mencakup Security Operation Center fokus pada performa Bank dengan pendekatan
(SOC) 24x7, threat intelligence, keamanan jaringan pemikiran berbasis risiko (risk based thinking).
dan endpoint serta user access management Pencapaian ini memungkinkan unit TI akan lebih
BNI senantiasa menjaga keseimbangan antara proaktif dalam mencegah dan mengurangi efek yang
aspek People, Process dan Technology dalam tidak dikehendaki dan selalu memperbaiki system
pemilihan kerangka kerja (framework). Atas secara berkelanjutan (continual improvement) serta
pertimbangan tersebut, implementasi Tata Kelola dapat mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015.
TI di BNI mengadopsi berbagai kerangka kerja
yang sesuai dengan area layanan TI di BNI. International Standard to Manage
Information Security – ISO/IEC 27001
Control Objectives for Information and ISO 27001 merupakan standar internasional
Related Technologies (COBIT) untuk system manajemen keamanan informasi
COBIT (Control Objectives for Information and atau lebih sering disebut dengan Information
Related Technologies) adalah kerangka kerja Security Management System (ISMS). ISO 27001
manajemen dan tata kelola TI yang membantu BNI merupakan standar information security framework
dalam mengelola TI untuk memenuhi kebutuhan yang banyak dipilih, memiliki akseptasi yang luas,
para pemangku kepentingan. Melalui pengelolaan dipercaya oleh beragam organisasi, dan menjadi
kelompok proses dan enabler-nya, COBIT acuan framework information security lainnya
memetakan tujuan bisnis menjadi tujuan TI, serta seperti NIST Cybersecurity Framework, SANS, dan
mengukur pencapaian dan tingkat kematangan lain-lain. Dengan demikian, standarisasi ISO 27001
(maturity) proses TI. dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan
TI dan berkorelasi positif untuk mendorong tingkat
Pengelolaan kerangka kerja COBIT di BNI didasarkan kepercayaan baik nasabah dan business partner/
pada sinergi antara tujuan bisnis dan tujuan TI, pihak ketiga maupun organisasi.
dengan fokus pada data dan informasi. Kerangka
kerja ini fleksibel dan dapat mengikuti arah kerja Dalam rangka memperkuat daya saing BNI dengan
perusahaan, serta dapat digunakan bersamaan peers serta industri fintech, maka standarisasi
dengan standar kerangka kerja lainnya. Dengan ISO 27001 menjadi pencapaian penting untuk
demikian, COBIT membantu BNI dalam memastikan mendapatkan manfaat-manfaat sebagai berikut:
bahwa pengelolaan TI sejalan dengan strategi bisnis 1. Menjadikan BNI lebih kompetitif pada industri
dan memberikan nilai tambah yang optimal. perbankan, fintech, dan lembaga keuangan
lainnya dalam memberikan citra positif dan
Information Technology Information Library persepsi yang baik dalam mengamankan
(ITIL) nasabah dan business partner/pihak ketiga.
ITIL adalah kerangka kerja standar untuk IT Service 2. Meningkatkan tata kelola keamanan informasi
Management (ITSM), yang digunakan TI BNI dalam sesuai standar nasional dan/atau internasional
menyelaraskan layanan pendukung TI kepada bisnis yang berlaku sehingga relatif akan lebih mudah
BNI. ITIL berfokus pada proses, prosedur, task dan mendapatkan izin dari pihak regulator.
service level IT untuk mendukung strategi Bank, 3. Memberi kemudahan bagi BNI untuk
memberikan nilai tambah, serta menjaga tingkat meningkatkan kontrol terkait keamanan
kompetensi TI. Dengan ITIL tersebut, operasional informasi terhadap proses bisnis digital banking.
TI BNI menetapkan baseline sebagai tolok ukur
layanan, sebagai landasan untuk perencanaan, KOMITE PENGARAH TI
implementasi dan pengukuran pencapaiannya.
BNI telah membentuk komite pengarah teknologi
International Organization for informasi melalui Surat Keputusan Direksi No.
Standardization 9001 (ISO 9001) KP/364/DIR/R tanggal 13 Agustus 2021 perihal
TI BNI telah menerapkan ISO 9001 sejak tahun 2007 Penataan Komite Manajemen Teknologi (KMT).
dengan ruang lingkup yaitu IT Operation dan IT Komite Manajemen Teknologi dibentuk dengan
Security Management. ISO 9001 merupakan standar tujuan membantu Dewan Komisaris dan Direksi
sistem manajemen mutu (Quality Management dalam melaksanakan pengawasan terhadap kegiatan
Systems) yang didesain untuk memastikan bahwa Teknologi Informasi (TI). Informasi terperinci tentang
BNI dapat memenuhi permintaan stakeholder Komite Manajemen Teknologi telah disampaikan
sekaligus mematuhi kebutuhan regulator terkait pada Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan
produk maupun aktivitasnya. Tahunan ini Struktur keanggotaan KMT ini
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
447
Page 450
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
telah dilakukan pengkinian melalui Memo CDV internasional guna meningkatkan kapabilitas SDM TI
No. CDV/2/1209/R tanggal 23 Desember 2024, perihal serta pemenuhan formasi sesuai dengan kebutuhan
Updating SK KMT. bisnis yang berkembang serta menciptakan SDM
TI yang mampu menjadi talenta digital dalam
PROGRAM PENGEMBANGAN DAN mendukung transformasi digital BNI. Penerapan
SERTIFIKASI SDM TI IT Skill-based Organization ini terus ditanamkan
sebagai budaya di Satuan Kerja Teknologi Informasi
Dalam rangka meningkatkan kualitas rencana (SKTI) agar organisasi menjadi semakin agile dan
strategis TI dan menciptakan competitive advantage berorientasi digital.
bagi bisnis BNI. Bank menyadari diperlukan
penyesuaian program agar pengembangan yang Berbagai upaya yang dilakukan diharapkan dapat
dilakukan tetap selaras dengan terhadap perubahan mencapai SDM TI dalam SKTI yang kompeten serta
di era digital. Untuk itu, BNI melakukan penyesuaian selaras dengan kebutuhan industri. Di samping itu,
kapabilitas baik sisi process, technology, serta BNI juga terus meningkatkan engagement SDM
people. TI agar senantiasa selaras dengan tujuan serta visi
misi IT BNI.
BNI melalui Satuan KerjaTI membekali SDMTI dengan
berbagai macam pelatihan untuk mengembangkan AUDIT PENYELENGGARAAN TI
soft skill maupun hard skill. Pengembangan soft
skill dilakukan melalui pelatihan digital leadership, BNI senantiasa melakukan audit berkala sebagai
technology presentation skill, serta communication bentuk komitmen BNI dalam melakukan Tata
& negotiation skill. Sedangkan pembekalan hard skill Kelola Teknologi yang baik. BNI melakukan audit
dilakukan dengan pelatihan project management, IT penyelenggaraan Teknologi Informasi secara
architecture, programming, CI/CD, secure coding, mandiri yang dilakukan oleh Internal Audit yang
cloud security, dan sebagainya. dilakukan BNI berpedoman terhadap Peraturan
Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 Tentang
Sepanjang tahun 2024, BNI telah mengikutsertakan Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
SDM TI untuk mengikuti beragam pendidikan dan Signifikan Badan Usaha Milik Negara terutama
pelatihan, beberapa di antaranya adalah: pasal 210. Dalam pelaksanaannya audit yang
1. COBIT (Control Objective for Information and dilakukan Bank mencakup evaluasi atas pelaksanaan
Related Technology) 2019 Certification Rencana Strategis TI dan evaluasi atas efektivitas
2. Professional Scrum Master (PSM) & Certification penyelenggaraan TI.
3. Project Management Inbound Bootcamp
4. Data Analytic & Visualization Audit yang dilakukan BNI selain sebagai bentuk
5. Business Intelligence pemenuhan BNI atas aspek regulatory dan
6. Professional Scrum Product Owner (PSPO) compliance, juga merupakan untuk memeriksa
7. Business Technology Requirement Architecture tingkat kesiapan BNI dalam mengelola
(BTRA) Teknologi Informasi. Pada tahun 2024, BNI telah
8. Open shift essentials: Hybrid cloud, Multi cloud, menindaklanjuti 24 aktivitas audit atas berbagai
GitOps aktivitas seperti audit mandatory security BI, audit
9. Google Analytics 4 proyek strategis, audit pengadaan TI, dan aktivitas
10. Couchbase audit lainnya.
11. Design Thinking
12. Microsoft Excel Dashboard & Report SINERGI PENERAPAN TEKNOLOGI
13. Modern Application Development Training INFORMASI DENGAN PERUSAHAAN ANAK
14. Record of Processing Activities (ROPA)
15. Web Methods Integration Server Pengembangan Teknologi Informasi BNI
16. Agile Working and Scrum Methodology mengadopsi IT Agile and Lean Organization yang
dapat memperkuat kolaborasi/sinergi antara BNI
BNI juga telah mendukung dan memfasilitasi SDM TI dan perusahaan anak dengan tujuan efisiensi dan
untuk juga mengikuti pelatihan secara online dalam optimalisasi sumber daya TI, sehingga meningkatkan
berbagai platform pembelajaran seperti Udemy, efektivitas dan efisiensi biaya dalam memberikan
LinkedIn Learning, dan platform lainnya. nilai tambah untuk menunjang aktivitas layanan
dan bisnis. Beberapa potensial sinergi digital untuk
IT SKILL-BASED ORGANIZATION mendukung perusahaan anak di antaranya:
1. Sinergi Kapablitas & Integrasi
Dalam rangka menjawab tantangan di masa yang a. BNI Multifinance
akan datang, TI BNI telah melakukan penerapan IT Melakukan sinergi dalam integrasi proses
Skill-based Organization yang berstandar industri Joint Financing dan Collection Payment.
448 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 451
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
b. BNI Life 11. Infobank Banker of The Year – Toto Prasetio
Melakukan sinergi dalam integrasi proses tanggal 29 November 2024
pembuatan polis asuransi dan autodebit
pembayaran premi asuransi. RENCANA PENGEMBANGAN TEKNOLOGI
c. hibank INFORMASI KE DEPAN
Melakukan sinergi dalam integrasi transaksi
ATM & EDC melalui aggregator. BNI akan terus melakukan pengembangan teknologi
d. BNI Sekuritas informasi pengembangan layanan TI yang andal
Melakukan sinergi dalam integrasi proses dan aman dengan mengutamakan asas manfaat,
transaksi RDN dan Investor Account selaras dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor
Management. PER-2/MBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola
e. BNI Ventures dan Kegiatan Korporasi Badan Usaha Milik Negara.
f. BNI Asset Management Pengembangan layanan TI dilakukan sesuai praktik
2. Sinergi Teknologi terbaik dan mengacu pada Rencana Strategis TI.
3. Sinergi Sumber Daya Satuan Kerja TI telah mendefinisikan empat misi
Pemanfaatan infrastruktur dan jaringan BNI yang strategis yang tertuang dalam Rencana Strategis TI,
luas untuk mendukung ekspansi perusahaan yaitu Enterprise Agility, Data Driven Transformation,
anak di berbagai wilayah. Future-Proof Innovation dan Revolutionize Beyond
Ecosystem.
PENGHARGAAN BIDANG TI 2024
Sesuai dengan hal tersebut, BNI akan terus
Selama tahun 2024, berbagai upaya yang dilakukan melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan
BNI dalam bidang TI kembali mencapai hasil yang kapabilitas TI ke depannya. Pada tahun 2025, BNI
baik yang dibuktikan dengan perolehan penghargaan akan melakukan peningkatan security dan beberapa
di bidang IT sebagai berikut: fokus TI, yaitu:
1. Indonesia Domestic Digital Transformation Bank 1. Ecosystem Value Chain Command Center
of the Year di ajang Asian Banking & Finance Inisiatif yang menghubungkan semua informasi
Awards 2024 tanggal 4 Juli 2024. yang diperlukan dari beragam sumber informasi
2. Indonesia Domestic SME Partnership Initiative untuk keperluan peran/divisi terkait, dan dapat
of the Year di ajang Asian Banking & Finance menampilkan informasi, wawasan, dan analisis
Awards 2024 tanggal 4 Juli 2024. untuk nasabah dan ekosistem secara terintegrasi.
3. Winner in Category Digital Transformation and Inisiatif strategis ini memiliki kapabilitas utama
Hybrid Cloud Infrastructure di ajang Red Hat sebagai berikut:
APAC Innovation Awards 2024 (Penyelenggara: a. Ecosystem value chain & deep tier analysis
Red Hat APAC) tanggal 29 Agustus 2024. b. Analisis & peringatan perilaku transaksi
4. Best Mobile Banking Initiative – Indonesia (wondr c. Customer 360 terintegrasi, wawasan, dan
by BNI) di ajang Global Retail Banking Innovation rekomendasi
Award 2024 (Penyelenggara: The Digital Banker)
tanggal 5 September 2024. Dengan kapabilitas utama tersebut, inisiatif
5. The 2nd Best - Mobile Banking di ajang Infobank Ecosystem Value Chain Command Center dapat
21st Banking Service Excellence Awards (BSEA) memberikan kontribusi terhadap peningkatan
2024 tanggal 2 Juli 2024. produktivitas cabang (pendapatan/cabang) dan
6. The 2nd Best - SMS Banking di Infobank 21st meningkatkan produktivitas RM (pencairan
Banking Service Excellence Awards (BSEA) 2024 pinjaman bulan/RM).
tanggal 2 Juli 2024.
7. Platinum Trophy – 10 Consecutive Years in 2. Integrated & Connected Experience
E-Banking (Penyelenggara: Infobank 21st Banking Inisiatif yang mengintegrasikan berbagai channel
Service Excellence Awards (BSEA) 2024 tanggal untuk menjaga konsistensi dan pengalaman
2 Juli 2024. brand yang terpadu di semua titik kontak. Inisiatif
8. Golden Trophy – 5 Consecutive Years in Digital strategis ini memiliki kapabilitas utama sebagai
Channel (Penyelenggara: Infobank 21st Banking berikut.
Service Excellence Awards (BSEA) 2024) tanggal a. Strategi layanan terpadu
2 Juli 2024. b. Contact center as engagement hub
9. The Best Overall – E-Banking (Penyelenggara: c. Orchestrated operations
Infobank 21st Banking Service Excellence Awards
(BSEA) 2024 tanggal 2 Juli 2024. Dengan kapabilitas utama tersebut, inisiatif
10. The 2nd Best Overall – Digital Channel Integrated & Connected Experience dapat
(Penyelenggara: Infobank 21st Banking Service memberikan kontribusi terhadap perbaikan CIR.
Excellence Awards (BSEA) 2024) tanggal 2 Juli
2024
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
449
Page 452
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Intelligent Document Processing b. Operasi terpusat
Inisiatif untuk menyederhanakan alur kerja c. Lean operating model
yang padat dengan dokumen serta secara
otomatis dapat menangkap, menganalisis, dan Dengan kapabilitas utama tersebut, inisiatif
memproses informasi. Inisiatif strategis ini Centralized Common Function, Capabilities and
memiliki kapabilitas utama sebagai berikut. COE dapat memberikan kontribusi terhadap
a. Klasifikasi dokumen otomatis perbaikan CIR.
b. Ekstraksi data cepat
c. Manajemen dokumen yang komprehensif 7. Secure, Hygiene and Modernize IT
Secure, Hygiene and Modernize IT adalah inisiatif
Dengan kapabilitas utama tersebut, inisiatif untuk standarisasi TI dan lanskap aplikasi secara
Intelligent Document Processing dapat keseluruhan berdasarkan tujuan yang dilayani
memberikan kontribusi terhadap perbaikan pada setiap lapisan untuk operasi yang optimal
%NPL. dan pengelolaan kompleksitas.
4. Workforce Transformation Inisiatif strategis ini memiliki kapabilitas utama
Inisiatif yang mendorong pertumbuhan sebagai berikut.
talenta melalui upskilling, penggunaan AI, dan a. Rasionalisasi aplikasi & manajemen lifecycle
meningkatkan pengembangan talenta untuk b. Next-Gen security operations
memperkuat kapabilitas. Inisiatif strategis ini c. Adopsi inovasi teknologi
memiliki kapabilitas utama sebagai berikut.
a. Platform HC terintegrasi Dengan kapabilitas utama tersebut, inisiatif
b. Pembentukan kompetensi Secure, Hygiene and Modernize IT dapat
c. Pemantauan kinerja memberikan kontribusi terhadap target Rencana
Jangka Panjang berupa perbaikan CIR.
Dengan kapabilitas utama tersebut, inisiatif
Workforce Transformation dapat memberikan 8. Centralized IT Monitoring & Automated
kontribusi terhadap peningkatan produktivitas Operations
cabang (pendapatan/cabang) dan meningkatkan Centralized IT Monitoring & Automated
produktivitas RM (pencairan pinjaman bulan/ Operations adalah inisiatif untuk satu tampilan
RM). untuk pemantauan dan observabilitas di berbagai
lingkungan TI BNI dengan menggabungkan data
5. Data Analytics and Generative AI dari sumber Ops-Dev-Infra dengan memanfaatkan
Data Analytics and Generative AI adalah inisiatif AI/ML untuk mengungkap wawasan. Inisiatif
untuk meningkatkan wawasan melalui analitik strategis ini memiliki kapabilitas utama sebagai
data berkelanjutan dan meningkatkan kapabilitas berikut.
BNI dengan Generative AI. Inisiatif strategis ini a. Manajemen layanan yang disederhanakan
memiliki kapabilitas utama sebagai berikut. b. Resilient operations
a. Penerapan AI yang dapat diskalakan c. AI ops
b. Self-service analytics
c. Tata kelola data yang kuat Dengan kapabilitas utama tersebut, inisiatif
Centralized IT Monitoring & Automated
Dengan kapabilitas utama tersebut, inisiatif Operations dapat memberikan kontribusi
Data Analytics and Gen AI dapat memberikan terhadap perbaikan CIR.
kontribusi terhadap pertumbuhan pinjaman &
pertumbuhan simpanan. 9. Subsidiary Synergy
Subsidiary Synergy adalah inisiatif untuk
6. Centralized Common Function, Capabilities and meningkatkan sinergi anak perusahaan,
COE mengoptimalkan keselarasan dalam integrasi
Centralized Common Function, Capabilities sistem, menyederhanakan proses, dan
and COE adalah inisiatif untuk menyentralisasi memastikan sumber daya dapat bekerja sama
fungsi dan kapabilitas umum (Bank Wide) untuk secara seamless. Inisiatif strategis ini memiliki
meningkatkan efisiensi, keamanan, kepatuhan, kapabilitas utama sebagai berikut.
dan mengurangi biaya. a. Channel digital terintegrasi
b. Inisiatif bisnis bersama
Inisiatif strategis ini memiliki kapabilitas utama c. Harmonisasi infrastruktur
sebagai berikut.
a. Enterprise-wide COE Dengan kapabilitas utama tersebut, inisiatif
Subsidiary Synergy dapat memberikan kontribusi
terhadap pertumbuhan EAT perusahaan anak.
450 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 453
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Digitalisasi
Layanan
Sebagai salah satu pionir digital banking, BNI terus pada khususnya. Beberapa key-technologies yang
mendorong inovasi digital untuk mengakselerasi diadopsi memberikan kontribusi yang signifikan
transformasi digital di seluruh lini bisnis dan untuk kebutuhan pengembangan produk dan
operasional BNI. Dengan menjalankan inovasi layanan perbankan digital BNI beberapa tahun
digital, BNI yakin akan memberikan kontribusi terakhir.
yang kuat dalam pencapaian operasional serta
profitabilitas yang baik Informasi mengenai produk-produk layanan BNI
yang didukung dengan pengembangan teknologi
Di masa saat ini, perkembangan teknologi digital, di antaranya adalah sebagai berikut:
informasi dan digital seperti bertumbuhnya
pemanfaatan internet, Artificial Intelligence (AI), BNIdirect
Data Analytics, Cloud, dan tren Internet of Things
(IoT) telah membawa perubahan di berbagai bidang BNIdirect menawarkan berbagai fitur unggulan untuk
industri. Hal ini ditandai dengan meningkatnya mendukung kebutuhan segmen nasabah dengan
pemanfaatan jaringan komunikasi dan internet menyediakan dedicated team untuk membantu
untuk berbagai keperluan, proses otomasi yang nasabah baru selama masa pre-transaction hingga
terintegrasi dengan pemanfaatan AI, pengambilan post-transaction di dalam platform.
keputusan menggunakan insight yang didapatkan 1. Integrated Solution
dari analisis data, optimalisasi penggunaan BNIdirect menyatukan berbagai layanan
Cloud untuk kebutuhan bisnis maupun personal, keuangan yang sebelumnya tersebar di platform
serta terhubungnya berbagai perangkat sehari- berbeda ke dalam satu sistem terpusat. Integrasi
hari dengan internet. Dinamika ini kemudian ini tidak hanya menyederhanakan pengelolaan
memengaruhi perilaku nasabah serta mendorong keuangan, tetapi juga meningkatkan efisiensi
penciptaan model bisnis yang lebih inovatif dan operasional dengan mengurangi waktu dan
adaptif. biaya yang diperlukan. Sebagai one-stop
solution, BNIdirect mendukung nasabah dalam
Memperhatikan hal ini, BNI senantiasa berbenah menjalankan transaksi yang kompleks dengan
dengan berbagai inovasi untuk menciptakan lebih terorganisir.
produk serta layanan baru sesuai kebutuhan 2. Financial Dashboard dan Digital Onboarding
nasabah. BNI berkomitmen untuk selalu menjaga BNIdirect menyediakan dashboard keuangan
dan meningkatkan kualitas layanan serta proaktif yang memberikan visibilitas 360 derajat yang
dalam mendorong dan mengembangkan solusi mencakup arus kas, pinjaman, deposito, dan
digital bagi para nasabah. Untuk itu, BNI terus tren keuangan berbasis data real-time. Dengan
beradaptasi dengan perubahan perilaku nasabah ke tampilan informatif yang mudah diakses,
arah digital dengan terus menggali inovasi maupun nasabah dapat mengambil keputusan strategis
mempelajari tren terkini pemanfaatan teknologi. secara lebih cepat dan tepat. Selain itu, proses
digital onboarding memungkinkan nasabah
Dalam rangka mengoptimalkan inovasi baik dari mendaftarkan diri, mengatur layanan, dan
sisi teknologi maupun optimalisasi proses bisnis, memulai transaksi tanpa melalui prosedur
sejak tahun 2007 BNI memanfaatkan jasa Lembaga manual, menciptakan pengalaman onboarding
Riset dan Advisory Internasional Independen yang lebih lancar dan efisien.
untuk mendapatkan referensi, gambaran, tren, dan
wawasan mengenai teknologi dan perkembangan
industri global pada umumnya serta perbankan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
451
Page 454
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNIDIRECT PARTNERSHIP • BNI Smart Tenant
Smart Tenant merupakan solusi ekosistem
Melalui kemitraan strategis dengan berbagai pengelolaan kawasan yang dikembangkan
lembaga seperti sekolah/universitas, institusi BNI bersama mitra penyedia solusi platform
layanan kesehatan, dan pemerintah, BNIdirect untuk memenuhi kebutuhan digitalisasi dalam
memperluas kemampuannya dalam menyediakan pengelolaan kawasan. Dengan mengintegrasikan
solusi pengelolaan arus kas yang terintegrasi. berbagai layanan, Smart Tenant mendukung
Kolaborasi ini memungkinkan BNIdirect untuk pengelola kawasan, tenant, dan regulator dalam
memberikan layanan yang lebih sesuai dengan memenuhi kebutuhan manajemen, monitoring,
kebutuhan masing-masing sektor, baik itu untuk hingga transaksi secara efisien dalam satu
pengelolaan keuangan di lingkungan pendidikan, ekosistem digital. Solusi ini mencerminkan
layanan kesehatan, maupun administrasi komitmen BNI untuk mendorong transformasi
pemerintahan. Dengan dukungan mitra-mitra digital yang meningkatkan kemudahan,
tersebut, BNIdirect dapat memastikan solusi yang transparansi, dan efisiensi pengelolaan
lebih efektif, efisien, dan dapat diandalkan dalam kawasanan berdaya saing.
mendukung operasional keuangan yang semakin
kompleks di setiap sektor. BNIdirect BUSINESS
• Campus Financial Ecosystem (CFEST) Dalam mendukung UMKM go global, BNIdirect
CFEST merupakan solusi digital terintegrasi menghadirkan berbagai fitur unggulan yang
dari BNI yang dirancang untuk mendukung dirancang khusus untuk kebutuhan spesifik UMKM,
transformasi ekosistem pendidikan tinggi. CFEST membantu membangun ekosistem bisnis yang
menghadirkan kemudahan bagi universitas, terpadu. Value utama yang ditawarkan melalui
dosen, mahasiswa, dan orang tua dalam BNIdirect adalah "SimplifyTransaction, Personalized,
mengelola aktivitas akademik hingga transaksi and Comprehensive Financial Report", yang menjadi
keuangan secara digital. Dengan sistem yang inti dari pengalaman nasabah UMKM.
modern dan berbasis cashless, CFEST tidak
hanya mempercepat digitalisasi di lingkungan Platform ini mempermudah pengelolaan transaksi
kampus, tetapi juga memperkuat peran BNI harian secara efisien tanpa proses yang rumit,
dalam mendorong inovasi di sektor pendidikan. mendukung pembayaran dan penerimaan dengan
cepat, aman, dan terpercaya. BNIdirect juga
• BNI Smart Healthcare dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan
BNI Smart Healthcare merupakan solusi nasabah untuk mengkategorikan dan menandai
digital ekosistem layanan kesehatan yang transaksi berdasarkan jenisnya, memberikan
mengintegrasikan sistem BNI dengan mitra panduan yang lebih baik untuk memantau transaksi
penyedia teknologi kesehatan untuk mendukung yang sering terjadi, sekaligus memberikan perhatian
transformasi di industri kesehatan. Solusi khusus pada area yang memerlukan pengelolaan
ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi lebih detail.
operasional, mempercepat digitalisasi, dan
mendorong kolaborasi antara pasien, rumah Selain itu, BNIdirect menyederhanakan proses
sakit, tenaga kesehatan, dan perusahaan persetujuan (simple approval process) dengan
pendukung layanan kesehatan. Dengan desain antarmuka pengguna (UI/UX) yang modern
pendekatan yang terintegrasi, BNI Smart dan intuitif. Tampilan baru ini memastikan nasabah
Healthcare memperkuat komitmen BNI dalam UMKM dapat dengan mudah memahami dan
menghadirkan inovasi berbasis teknologi untuk mengakses fitur-fitur yang ada, tanpa memerlukan
mendukung pertumbuhan sektor kesehatan yang pelatihan yang intensif. Fitur ini juga mendukung
lebih modern. perjalanan pengguna (user journey) yang
sederhana, menjadikan pengalaman bertransaksi
lebih menyenangkan dan efisien.
452 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 455
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Untuk mendukung pengambilan keputusan 1. Software Development Kits (SDKs)
strategis, BNIdirect menyediakan laporan keuangan SDK berfungsi sebagai alat penting yang
terintegrasi yang memudahkan UMKM dalam memberdayakan developer untuk membuat
perencanaan bisnis, pengajuan kredit, dan analisis aplikasi dan terhubung dengan API BNI. Di dalam
keuangan. Dengan akses real-time terhadap posisi Portal Layanan Digital BNI API, SDK dapat diakses
keuangan seperti saldo kas, piutang, dan kewajiban, dalam berbagai bahasa, termasuk JavaScript,
nasabah dapat mengelola keuangan mereka PHP, dan Python, menyediakan sumber daya
secara efektif, mendorong pertumbuhan usaha, yang serbaguna dan komprehensif bagi para
dan meningkatkan daya saing, baik di pasar lokal pengembang.
maupun global. 2. Lingkungan sandbox yang kaya fitur dan
otomatisasi pengisian sandbox
Melalui pemahaman yang mendalam terhadap Pengembang dapat mengakses lingkungan
kebutuhan UMKM, BNIdirect tidak hanya menjadi sandbox dalam hitungan menit, dan
platform transaksi, tetapi juga mitra strategis yang memungkinkan mereka untuk dapat melakukan
mendukung keberlanjutan dan kesuksesan bisnis serangkaian uji coba sebelum merilis aplikasi.
UMKM di era digital. 3. Postman Collection
Fitur ini memberikan kemudahan bagi klien
Dengan fitur-fitur tersebut, BNI melalui BNIdirect atau calon klien dengan menyederhanakan
ingin memastikan bahwa setiap kebutuhan transaksi proses pengujian layanan untuk mengimpor
nasabah, baik yang berskala besar maupun data dengan menyajikan representasi visual dari
kecil, dapat terpenuhi dengan mudah, aman, dan permintaan dan respons dari setiap layanan.
terpercaya. 4. Fitur otomatisasi pengisian data sampel
Fitur ini memungkinkan generasi otomatis data
BNIdirect API sampel, memudahkan mitra atau calon mitra
dalam menguji layanan dan mendapatkan
BNI menyediakan fasilitas open banking dalam sampel respons melalui Portal Layanan Digital
menjangkau berbagai ekosistem digital khususnya BNI API.
yang relevan dengan gaya hidup terkini masyarakat, 5. SNAP API
melalui API services yang dapat diakses oleh Inisiatif Standardisasi Open Application
berbagai e-commerce, platform ride hailing, Programming Interface (API) oleh Bank
teknologi finansial (fintech), beragam perusahaan Indonesia untuk mendorong industri system
rintisan (startup) universitas, Perusahaan BUMN, pembayaran yang kuat, kompetitif, dan inovatif
Kementerian, dan sebagainya. Inisiasi digital yang sambil meningkatkan keamanan dan keandalan
dilaksanakan BNI melalui layanan open banking infrastruktur sistem pembayaran. BNI senantiasa
mencakup produk, digital platform, dan perluasan berkomitmen untuk meningkatkan solusi
layanan pada ekosistem berbasiskan model transaksi digital di Indonesia melalui lebih dari
business to business to consumer (B2B2C). Pada 280 layanan API yang disetujui oleh regulator.
tahun 2024, BNIdirect API telah dilengkapi dengan
lima fitur baru untuk meningkatkan pengalaman Bukti komitmen BNI dalam inovasi digital
pengguna dan memenuhi kebutuhan yang terus melalui Open API salah satunya adalah dengan
berkembang dari nasabah seperti: dimenangkannya enam penghargaan dari tahun
2020 hingga 2024, salah satunya adalah ‘The Best
Overall Developer Portal’ secara berturut-turut sejak
2020 hingga 2022, dan yang terbaru adalah menjadi
‘Indonesia Domestic Digital Transformation Bank
of the Year’, ‘Indonesia Domestic SME Partnership
Initiative of the Year’, dan ‘Indonesia Domestic API
Initiative of the Year’ oleh Asian Banking & Finance
Awards 2024.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
453
Page 456
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNIdirect RECEIVABLES BNI CREDIT CARD MOBILE
BNI Receivables hadir untuk mendukung kebutuhan Selain menggunakan aplikasi Mobile Banking,
nasabah dalam pengelolaan penerimaan dana secara layanan kartu kredit BNI dapat pula di akses
efektif. Layanan ini dirancang untuk mempermudah melalui aplikasi BNI Credit Card Mobile. Aplikasi
identifikasi mitra atau pelanggan yang melakukan ini memberi kemudahan bagi pemegang kartu
pembayaran melalui fitur Virtual Account, yang kredit untuk mendapatkan informasi transaksi
berfungsi sebagai nomor identifikasi unik. Setiap mereka melalui smartphone. BNI Card Mobile telah
transaksi yang dilakukan pada Virtual Account dilengkapi fitur seperti informasi tagihan, transaksi
secara otomatis tercatat dan terbuku langsung ke terbuku, konversi cicilan, pendaftaran bill payment
rekening utama nasabah, sehingga memastikan dan asuransi, penarikan dana tunai, serta layanan
proses rekonsiliasi berjalan cepat, akurat, dan tanpa pengajuan increase credit limit maupun pengkinian
kesalahan. data dan pengajuan aplikasi kartu kredit baru. BNI
Credit Card Mobile juga menyediakan informasi
Melalui platform BNI Receivables, nasabah dapat terkait promo dan produk Kartu Kredit BNI.
memanfaatkan berbagai fitur unggulan, seperti:
• Identifikasi Pembayaran Secara Real-Time: E-KYC BIOMETRIC FACE RECOGNITION &
Memastikan transparansi dan kemudahan LIVENESS
pemantauan pembayaran dari mitra atau
pelanggan. Penggunaan fitur Biometric Face Recognition &
• Laporan Transaksi yang Komprehensif: Liveness sebagai e-KYC pada proses pengajuan
Memberikan pelaporan yang detail dan dapat kartu kredit secara digital memberikan kemudahan,
disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. keamanan dan kenyamanan bagi calon pemegang
• Efisiensi Rekonsiliasi: Mengurangi beban kerja kartu dalam proses pengajuan kartu kredit.
manual dan risiko kesalahan dalam pencatatan
transaksi. DIGITAL CARD ISSUANCE
Dengan fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi, Penerbitan Kartu Kredit Digital bagi applicant yang
BNI Receivables mendukung nasabah dari berbagai melakukan pengajuan kartu kredit BNI melalui
sektor, termasuk korporasi, institusi pendidikan, channel digital, sehingga pemegang kartu dapat
hingga e-commerce, dalam mengelola aliran dana mempergunakan kartu kredit digitalnya untuk
secara efisien. bertransaksi di merchant e-commerce maupun
melakukan transaksi di BNI Mobile Banking.
BNIdirect TRADE
VIRTUAL CARD NUMBER KARTU KREDIT
Sebagai bagian dari inovasi digital BNI, BNIdirect BNI
Trade menghadirkan layanan GB Online yang
dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan Fitur Kartu Kredit BNI yang digunakan sebagai
efektivitas dalam pengelolaan jaminan bank alternatif pembayaran transaksi kartu kredit
bagi nasabah. Layanan ini dilengkapi dengan yang lebih efektif dan efisien serta memberikan
berbagai fitur unggulan, seperti e-Application kenyamanan dan kemudahan dalam transaksi online
untuk pengajuan secara daring, e-Tracking untuk (card not present) dengan virtual number yang unik
pemantauan status penerbitan secara real-time, sebagai pengganti nomor asli kartu kredit yang akan
e-Reporting yang menyajikan laporan jaminan bank digunakan pada Kartu Kredit Corporate BNI.
yang diterbitkan maupun diterima, serta e-Checking
yang memungkinkan verifikasi keabsahan dokumen QRIS SUMBER DANA KARTU KREDIT
melalui platform digital. Selain itu, layanan ini PEMERINTAH DOMESTIK (KKPD)
diperkuat dengan fitur BNI m-BG Checking, yang
memungkinkan validasi dokumen secara mobile Fitur pembayaran QRIS dengan sumber dana
menggunakan QR Code, memberikan fleksibilitas Kartu Kredit Pemerintah Domestik menggunakan
dan keandalan layanan kapan pun dan di mana pun. BNI Mobile Banking bertujuan untuk memfasilitasi
pembelanjaan operasional dan perjalanan dinas
Satuan Kerja (Satker), baik di tingkat pusat maupun
daerah dengan skema pembayaran Kartu Kredit
Pemerintah (KKP) yang pemrosesannya dilakukan
melalui principal domestik.
454 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 457
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
FITUR CONTACTLESS BNI Agen46 menawarkan berbagai fitur unggulan
yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan
Dengan fitur Contactless, pemegang kartu kredit nasabah dan agen secara optimal. Fitur-fitur ini
dapat melakukan transaksi secara mudah, cepat dan mengakomodir pembukaan rekening, setoran/
aman dengan hanya mendekatkan atau tap kartu penarikan tunai, transfer dana ke sesama rekening
kredit pada mesin EDC Contactless, tanpa harus BNI maupun antarbank, pembelian produk digital
menggunakan PIN (nominal tertentu). Transaksi (seperti pulsa, paket data, tiket transportasi),
dapat dilakukan kapan saja oleh pemegang kartu di pembayaran tagihan (seperti PLN, PDAM, IPL,
merchant dengan simbol contactless. SPC), pencairan bantuan pemerintah (seperti PKH,
sembako, dan subsidi) serta referal produk BNI
BNI MOBILE BANKING lainnya (seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), BNI
Wirausaha (BWU), dan Kartu Kredit BNI).
BNI Mobile Banking adalah salah satu layanan digital
BNI yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan Pada tahun 2024, Agen46 menghadirkan rilisan
nasabah (customer-centric) dan memberikan berbagai fitur baru yang dirancang untuk
kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan meningkatkan pengalaman pengguna dan
secara menyeluruh (end-to-end), mulai dari memenuhi kebutuhan yang terus berkembang:
proses onboarding pengguna hingga aktivitas • Agen46 Self Registration: Fasilitas baru untuk
transaksional. masyarakat mendaftar menjadi agen secara
mandiri melalui platform digital, tanpa perlu
Hingga saat ini, BNI telah melakukan berbagai datang ke kantor cabang.
pengembangan produk dan layanan perbankan • Pembukaan Rekening Simpanan Pelajar:
digital yang berfokus pada BNI Mobile Banking. Mendukung literasi keuangan generasi muda
Tentunya, hal ini dilakukan mengingat BNI Mobile dengan membuka akses tabungan yang mudah
Banking menawarkan kemudahan nasabah dan terjangkau untuk pelajar.
bertransaksi dengan mudah, di manapun dan • Fitur Incoming Remittance: Memudahkan
kapanpun. Pada tahun 2024, pengembangan pengiriman uang lintas negara, memperluas
platform mobile banking kami berfokus pada tiga layanan agen untuk melayani nasabah dengan
aspek utama: peningkatan keamanan (security), kebutuhan transaksi Internasional.
perbaikan fitur yang sudah ada, dan pengoptimalan • Pembaruan Fitur PLN: Memberikan pengalaman
layanan untuk memberikan pengalaman terbaik pembayaran tagihan listrik yang lebih mudah,
bagi nasabah. Langkah strategis ini sejalan dengan cepat, dan akurat.
komitmen kami untuk menjaga kepercayaan • Pembelian Tiket Ferizy ASDP: Meningkatkan
pengguna sekaligus memastikan bahwa layanan experience nasabah saat melakukan pembelian
kami tetap relevan, responsif, dan aman di tengah tiket Ferizy terutama untuk melakukan
perkembangan teknologi dan ancaman siber. pengecekan status transaksi secara real-time.
• Pembelian Tiket PELNI: Mempermudah agen
BNI AGEN46 dalam melayani customer yang membutuhkan
tiket PELNI dengan proses yang cepat dan efisien.
BNI Agen46 adalah layanan keagenan dari BNI • Kustomisasi Username: Memberikan keleluasaan
yang memberikan kesempatan kepada masyarakat kepada agen untuk memilih dan menyesuaikan
untuk menjadi perpanjangan tangan BNI dalam username mereka, sehingga lebih personal.
menyediakan layanan perbankan. Dengan BNI • Integrasi Digital Handling Complaint:
Agen46, nasabah dapat mengakses layanan Pengembangan sistem handling complaint online
perbankan tanpa harus datang ke kantor cabang, terintegrasi agar dapat diakses secara mudah,
sehingga meningkatkan inklusi keuangan di efisien tanpa biaya sehingga memudahkan
berbagai wilayah Indonesia. BNI Agen46 dalam mengelola operasional dan
bisnisnya.
Hingga saat ini BNI Agen46 menawarkan beberapa • Media Promosi Mandiri: BNI Agen46 dapat
channel transaksi yang memudahkan nasabah mendesain dan mencetak poster serta spanduk
Agen46 dan agen dalam menjalankan layanan promosi secara langsung melalui aplikasi
perbankan, yaitu Mobile Apps Android/iOS, Web, BNI Agen46 untuk memudahkan peningkatan
dan Electronic Data Capture (EDC). efektivitas pemasaran lokal mereka.
• Peningkatan Security: Implementasi sistem
keamanan terbaru pada aplikasi BNI Agen46.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
455
Page 458
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
wondr by BNI 7. Performa Tinggi dan Skalabel pada Sistem
Backend
Tahun 2024 menandai komitmen kami untuk terus Arsitektur microservices mendukung
menghadirkan layanan mobile banking yang pemrosesan cepat, skalabilitas yang andal, serta
modern, aman, dan sesuai dengan kebutuhan uptime hingga 99,99%, menjaga keandalan
nasabah. Melalui berbagai inovasi strategis, kami layanan meskipun terjadi lonjakan aktivitas.
fokus pada peningkatan performa teknologi, 8. Single Sign-On untuk Operasional yang Efisien
pengalaman pengguna, dan efisiensi operasional. Sistem Single Sign-On (SSO) mempermudah
Berikut adalah pencapaian utama kami: akses bagi tim operasional, meningkatkan
1. Modernisasi Platform Aplikasi Mobile efisiensi dalam mendukung layanan nasabah.
Kami memperbarui arsitektur aplikasi mobile 9. Dashboard Monitoring Terpadu
dengan teknologi terkini untuk meningkatkan Dashboard all-in-one memberikan pengawasan
performa, stabilitas, dan skalabilitas. Langkah real-time atas kinerja aplikasi dan sistem
ini memastikan aplikasi tetap andal dan mampu backend, memastikan masalah teknis dapat
memenuhi kebutuhan nasabah yang terus diatasi sebelum memengaruhi pengguna.
berkembang.
2. Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik Dengan inovasi-inovasi ini, kami terus berkomitmen
Antarmuka yang intuitif dan proses transaksi untuk menghadirkan layanan yang relevan, aman,
yang lebih mudah mendukung kenyamanan dan terintegrasi dengan kebutuhan finansial
pengguna. Keamanan menjadi prioritas dengan maupun gaya hidup nasabah.
penerapan otentikasi multi-faktor dan enkripsi
data. Hasilnya, tingkat kepuasan nasabah BNI DigiCS & DigiCS LITE
meningkat secara signifikan. [ACGS B.4.1]
3. Digitalisasi Proses KYC melalui Video Call BNI DigiCS & DigiCS Lite merupakan self-service
Implementasi sistem KYC berbasis video call machine yang menggantikan aktivitas petugas
memudahkan pengguna melakukan verifikasi Customer Service (CS). Dengan BNI DigiCS &
identitas tanpa harus ke kantor cabang, DigiCS Lite, nasabah dapat melakukan aktivitas
memastikan efisiensi dan keamanan data sesuai CS secara mandiri (self-service), Adapun fitur yang
regulasi. dimiliki, di antaranya adalah pembukaan rekening,
4. Fitur Personal Finance Management (PFM) penggantian kartu, buka blokir kartu debit, aktivasi
Kami menghadirkan fitur PFM yang membantu e-channel, reset pin, pembelian dan top up Tapcash,
nasabah mengelola keuangan melalui pencatatan dan cetak mutasi/history rekening.
otomatis, pengkategorian transaksi, dan
rekomendasi finansial berbasis AI, menjadikan Dengan adanya layanan DigiCS & DigiCS Lite,
aplikasi solusi finansial holistik. petugas CS di cabang dapat berfokus kepada
5. Integrasi Gaya Hidup Digital aktivitas advisory dan sales CS. Disamping itu
Aplikasi kami kini terintegrasi dengan layanan layanan ini juga mengurangi waktu tunggu nasabah.
gaya hidup, seperti pembelian tiket kereta Aktivitas dapat dilakukan dengan cepat, mudah dan
whoosh, menjadikan pengalaman yang aman berkat teknologi yang user friendly. Informasi
seamless bagi kebutuhan finansial dan gaya selengkapnya dapat diakses melalui https://
hidup nasabah. digitalservices.bni.co.id.
6. Aplikasi Mobile Native yang Fleksibel
Aplikasi kami dirancang untuk kompatibel
di berbagai perangkat, dengan pengalaman
hyper-personalized yang disesuaikan dengan
kebutuhan individu nasabah.
456 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 459
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI DPLK SURE BNI NEW PREPAID SYSTEM
BNI DPLK SURE merupakan aplikasi yang BNI telah mengembangkan sistem guna mendukung
mendukung bisnis DPLK BNI dalam memberikan bisnis produk kartu prepaid Bank BNI yaitu TapCash.
kemudahan dan solusi pengelolaan perencanaan Beberapa fitur yang sudah beroperasi dan dapat
pensiun nasabah DPLK BNI. Layanan yang terdapat digunakan oleh Nasabah adalah, Top-up Online
pada BNI DPLK SURE terdiri dari pembukaan TapCash dan Retry Update Balance. Fitur Retry
rekening, setoran, klaim, informasi saldo, serta Update Balance merupakan fitur unggulan yang
pengelolaan dana sesuai dengan paket investasi ada dalam BNI New Prepaid System, karena fitur ini
yang dipilih oleh nasabah. Selain itu BNI DPLK dapat memberikan kemudahan bagi nasabah untuk
SURE juga terhubung dengan BNI Mobile Banking, memastikan saldo berhasil terupdate meskipun
ATM BNI, dan BNIdirect sehingga nasabah dapat terjadi kegagalan dalam proses Update Balance.
melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja. Melalui fitur tersebut, Nasabah diberikan hingga 3
Paket Investasi DPLK BNI terdiri dari berbagai (tiga) kali kesempatan untuk melakukan tap Update
Produk, yaitu Deposito, Obligasi, Reksadana, Balance agar saldo pada kartu dapat tersinkronisasi
Reksadana Syariah, dan lain-lain. dengan benar. Selanjutnya, BNI New Prepaid System
juga dilengkapi dengan fitur Reversal Pending End
Kemudian di luar layanan utama untuk Nasabah of Day (EOD). Fitur ini dirancang untuk memberikan
tersebut, terdapat modul lain dalam DPLK SURE, perlindungan tambahan kepada nasabah dalam
seperti modul rekonsiliasi, integrasi, daily accrual, situasi di mana proses top-up mengalami status
modul pelaporan ke regulator dan operational pending. Jika saldo yang berada dalam status
monitoring, yang memperkuat keandalan DPLK pending tersebut tidak diupdate hingga akhir hari
SURE, sekaligus memenuhi persyaratan dari (End of Day), maka secara otomatis sistem akan
regulator. melakukan reversal, mengembalikan saldo pending
tersebut ke rekening nasabah. Dengan adanya fitur
Sejak tahun 2001, DPLK BNI berhasil menjadi market ini, nasabah dapat merasa lebih tenang karena saldo
leader dalam industri pengelolaan dana pensiun di mereka tetap terjamin dan tidak hilang.
Indonesia. Hingga 31 Desember 2024, AUM (Asset
Under Management) DPLK BNI mencapai Rp33,3 Kombinasi berbagai fitur ini menunjukkan komitmen
triliun dengan jumlah nasabah lebih dari 900 ribu, BNI New Prepaid System untuk memberikan layanan
yang terdiri dari nasabah korporasi dan individu. yang lebih andal, aman dan ramah pengguna.
Sehingga meningkatkan kepuasan nasabah dalam
bertransaksi
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
457
Page 460
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
SIMPONI DPLK BNI TapcashGO
Website DPLK Simponi merupakan aplikasi yang BNI TapCash merupakan uang elektronik berbasis
mendukung pengembangan bisnis DPLK (Dana chip sebagai pengganti uang tunai yang dapat
Pensiun Lembaga Keuangan) dan untuk mendukung diisi. ulang dan digunakan untuk pembayaran pada
pertumbuhan bisnis dengan mengintegrasikan merchant-merchant yang bekerja sama dengan BNI.
teknologi informasi, sumber daya manusia, produk
dan jasa perbankan yang lengkap serta potensi pasar Berikut merupakan bebrapa keuntungan dengan
yang dimiliki. Program pensiun dari Dana Pensiun menggunakan BNI TapCash. Transaksi pembayaran
Lembaga Keuangan PT. Bank Negara Indonesia lebih cepat (transaksi < 2 detik). Dapat dimiliki oleh
(DPLK BNI) beroperasi sejak 1994 berdasarkan UU Nasabah BNI maupun non Nasabah. Dapat diisi
Dana Pensiun. Program ini terbuka untuk semua ulang (top up). Tidak ada nilai minimum transaksi.
kalangan, termasuk pegawai negeri/swasta, BUMN/ Dapat dipindahtangankan kepada pihak manapun.
BUMD, profesional, dan pelaku usaha, yang Tidak memerlukan PIN dan tanda tangan.
menginginkan kesejahteraan di masa pensiun.
BI SNAP (STANDAR NASIONAL OPEN API
Aplikasi ini memberikan kemudahan dan solusi PEMBAYARAN)
pengelolaan perencanaan pensiun nasabah DPLK
BNI. Layanan yang terdapat pada SIMPONI DPLK BI SNAP merupakan standarisasi messaging yang
BNI terdiri dari pembukaan rekening, fast tracking berlaku nasional, yang mengatur penyelenggaraan
pencairan, pengkinian data, informasi saldo, serta Open Application Programming Interfaces (API)
pengelolaan dana sesuai dengan paket investasi Pembayaran guna meningkatkan akses dan layanan
yang dipilih oleh nasabah. Paket Investasi DPLK pembayaran digital di Indonesia.
BNI terdiri dari berbagai Produk, yaitu Deposito, SNAP BI bertujuan untuk:
Obligasi, Reksadana, Reksadana Syariah, dan lain- • Menjamin keamanan data nasabah
lain. Selain layanan utama untuk Nasabah tersebut, • Mencegah penyalahgunaan data pribadi
terdapat layanan lain, seperti informasi maps • Menciptakan industri sistem pembayaran yang
cabang, dashboard, consolidate saldo, e-statement, sehat, kompetitif, dan inovatif
e-claim, autodebet, historis transaksi, mutasi RC. • Mendorong integrasi, interkoneksi,
interoperabilitas, serta keamanan dan keandalan
Tahun 2024 ini dilakukan upgrade sistem dalam
upaya untuk terus memberikan pengalaman terbaik SNAP BI menstandarkan beberapa hal, seperti:
kepada pengguna. Pembaharuan sistem tersebut • Protokol komunikasi
dirancang untuk meningkatkan tiga aspek utama • Tipe arsitektur API
yang meliputi keamanan sistem yang lebih terjamin, • Struktur dan format dana
performa yang lebih cepat dan responsif, serta fitur • Metode otentikasi, otorisasi, dan enkripsi
baru untuk kebutuhan terkini pengguna. • Ketentuan tentang pengelolaan akses API
• Format permintaan dan tanggapan data
BNI MERCHANT (EDC DAN QRIS)
Merupakan aplikasi berbasis mobile yang digunakan
oleh merchant BNI dalam mendukung transaksi
harian baik itu QRIS maupun EDC. BNI Merchant
dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan antara
lain pembayaran merchant di hari yang sama,
pendaftaran merchant secara digital, notifikasi
transaksi secara real time dan teknologi biometric
login. Ke depannya akan ditambahkan beberapa
fitur unggulan antara lain fitur kasir dan fitur layanan
after sales.
458 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 461
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Jaringan dan
Layanan
BNI senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan Flagship, Business Flagship, Thematic dan Digital
layanan perbankan terbaik kepada nasabah melalui First yang memberikan kemudahan bagi nasabah
kombinasi layanan digital dan layanan tatap muka dalam melakukan transaksi perbankan dengan
untuk meningkatkan customer experience dalam proses layanan yang terintegrasi secara digital baik
memudahkan nasabah melakukan transaksi di melalui e-channel dan wondr. Melalui fitur-fitur yang
BNI. BNI juga terus melakukan pengembangan terdapat pada format outlet baru tersebut termasuk
jaringan dan layanan dengan melakukan Branch dengan adanya penempatan Branch Digital Assistant
Transformation sebagai salah satu fokus utama BNI diseluruh jaringan kantor, BNI meyakini nasabah
dalam menjawab berbagai kebutuhan nasabah. akan merasakan pengalaman perbankan yang cepat,
mudah, aman dan tentunya juga transparan dengan
STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2024 dukungan teknologi digital. Hadir juga BNI banking
café yang menambah kenyamanan nasabah dalam
Dalam persaingan industri perbankan yang bertransaksi di Outlet maupun e-Channel BNI. Selain
semakin kompetitif dan cepat di era digital saat ini, itu, dalam melakukan penetrasi akuisisi bisnis di
BNI terus berkomitmen melakukan transformasi area Perumahan, Sekolah, Universitas dan Public
layanan perbankan guna memenuhi tuntutan Area juga dilakukan dengan optimalisasi 16 (enam
nasabah yang semakin kompleks. Pada tahun 2024, belas) O-branch di tahun 2024 menjadi banking café
BNI fokus melakukan transformasi cabang untuk mobile.
meningkatkan layanan kepada nasabah dengan
e-channel dan digital yang reliable melalui BNI ATM, STRATEGI DAN RENCANA KERJA TAHUN
CRM, DigiCS, wondr & BNIdirect; pertumbuhan 2025
produktivitas outlet dan efisiensi proses operasional.
Transformasi cabang tersebut didukung dengan: BNI akan terus berkomitmen memberikan layanan
• Optimalisasi jaringan kantor, penguatan jaringan perbankan guna memenuhi kebutuhan nasabah
kantor yang optimal dengan 4 (empat) format yang semakin kompleks. Pada tahun 2025, BNI
outlet baru untuk penetrasi bisnis seluruh melanjutkan transformasi jaringan dan layanan
segmen nasabah, dengan memperhatikan melalui Branch Transformation dengan menjalankan
sebaran dan coverage market. strategi dan rencana kerja sebagai berikut:
• Memperkuat sales model & business process
yang mendukung produktivitas cabang. 1. Optimalisasi jaringan distribusi, baik jaringan
• Optimalisasi O-branch menjadi banking kantor maupun e-channel & digital yang
café mobile untuk penetrasi akuisisi di area terintegrasi sejalan dengan customer journey
Perumahan, Sekolah, Universitas dan Public dan model operasi berbasis advisory & service-
Area. to-sales.
• Penempatan Branch Digital Assistant, agar 2. Memperkuat sales model & sales management
mengoptimalkan Shifting Transaction to Digital sesuai dengan tipe outlet dan potensi masing-
untuk meningkatkan transaksional nasabah. masing daerah.
3. Mengoptimalkan peluang pertumbuhan bisnis
KINERJA TAHUN 2024 turunan (value chain) dari ekosistem nasabah
wholesale secara close-loop mulai dari nasabah
Hingga Desember tahun 2024, selaras dengan wholesale, distributor, supplier, sampai dengan
strategi dan kebijakan terkait jaringan dan layanan, payroll, serta menggarap potensi bisnis unggulan
telah dilakukan penyesuaian atas 246 jaringan kantor untuk meningkatkan CASA & FBI.
BNI dalam 4 (empat) format baru outlet yaitu Super 4. Streamlining proses di outlet melalui digitalisasi
dan percepatan migrasi transaksi ke channel
digital.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
459
Page 462
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Customer
Experience Center
Customer Experience Center dibentuk oleh BNI Customer Experience Center telah merealisasikan
dengan beberapa fungsi yaitu sebagai touch point, rencana strategis dan kebijakan, sebagai berikut:
voice of customer, financial advisor, mediasi ke 1. Meningkatkan kompetensi pegawai melalui
regulator, pelindungan konsumen, dan telesales. pelatihan yang dapat membentuk digital mindset,
Salah satu fungsi utama Customer Experience analytical thinking, communication skill, sales
Center adalah menjadi salah satu touch point BNI skill, dan service oriented.
yang selalu memberikan layanan terbaik dengan 2. Percepatan penyelesaian komplain melalui
cepat, mudah dan murah bagi nasabah untuk akurasi penginputan data dan perbaikan Service
mendapatkan informasi, melakukan transaksi dan Level Agreement (SLA) terhadap penyelesaian
memperoleh solusi atas setiap permasalahan komplain.
melalui platform omni channel yang terintegrasi 3. Review dan pembuatan Standard Operating
sehingga tercipta persepsi positif melalui customer Procedure (SOP) sebagai perbaikan proses,
journey untuk membangun hubungan yang kuat peningkatan kualitas layanan, dan mitigasi risiko
dengan nasabah dan mendorong pertumbuhan terhadap pelaksanaan aktivitas pegawai.
bisnis yang repetitive. 4. Optimalisasi layanan digital untuk meningkatkan
service & sales.
Layanan Customer Experience Center terdiri dari: 5. Perbaikan proses bisnis melalui optimalisasi data
- Layanan Telepon 24 Jam: BNI Call 1500046 (akses analytic dan voice of customer yang mendukung
dari dalam negeri) atau +62 21-30500046 (akses bisnis perusahaan.
dari luar negeri), 1500098 (Nasabah Emerald), 6. Optimalisasi fungsi pengawasan terhadap
dan 1500146 (Merchant Care dan Agen46) pelaksanaan aktivitas kerja sesuai SOP,
- E-mail: bnicall@bni.co.id. manajemen kewenangan dan pengaturan akses
- BNI Live Chat: Chat with us di www.bni.co.id, data untuk menurunkan risiko fraud operasional.
WhatsApp 0811-588-1946, Tanya BNI di BNI
Mobile Banking, dan BNI Call Virtual Assistant.
- Social Media Platform: Instagram di PRESTASI TAHUN 2024
@bni46, Facebook di BNI, dan X di @BNI &
@BNICustomerCare. Berbagai strategi dan kebijakan yang telah
- CX wondr merupakan layanan video call yang diimplementasikan, berhasil membuat Customer
terhubung dari aplikasi wondr by BNI untuk Experience Center meraih prestasi sepanjang tahun
mempermudah nasabah yang mengalami 2024, di antaranya adalah:
kendala pada saat aktivasi atau saat pembukaan 1. The Best Call Center dari Bank Service Excellence
rekening tabungan melalui aplikasi wondr by Award 2024
BNI. 2. The Best Overall Contact Center dari Bank Service
- CX Sales merupakan outbound campaign untuk Excellence Award 2024
menyampaikan penawaran produk BNI kepada 3. The Best Phone Banking dari Bank Service
nasabah potensial. Excellence Award 2024
4. The 2nd Best Social Media dari Bank Service
STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2024 Excellence Award 2024
5. Pemenang Gold Kategori The Best Customer
Customer Experience Center berkomitmen untuk Experience dari The Best Contact Center
selalu menjaga dan meningkatkan kualitas layanan Indonesia 2024
dengan melakukan penyempurnaan berkelanjutan 6. Pemenang Silver Kategori The Best People
melalui berbagai inovasi yang fokus pada customer Development dari The Best Contact Center
centric untuk meningkatkan customer experience Indonesia 2024
sebagai wujud mendukung strategi BNI menuju 7. Pemenang Gold Kategori The Best Agent Digital
bisnis yang berkelanjutan. Pada tahun 2024, Media Sosial dari The Best Contact Center
Indonesia 2024
8. Pemenang Bronze Kategori The Best Agent Digital
Chat dari The Best Contact Center Indonesia 2024
460 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 463
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
9. Pemenang Bronze Kategori The Best Agent Sebagai wujud nyata atas komitmen pelindungan
English dari The Best Contact Center Indonesia konsumen, BNI telah membentuk Departemen
2024 Pelindungan Konsumen di bawah Divisi Customer
Experience Center yang bertujuan agar implementasi
Selain itu, Customer Experience Center juga pelindungan konsumen dapat dirasakan secara
menjadi tempat benchmarking di bidang Customer nyata oleh konsumen dan masyarakat dengan
Experience bagi perusahaan lain di Indonesia, hal fungsi dan ruang lingkup antara lain melaksanakan
ini menunjukkan bahwa BNI menjadi tolak ukur perencanaan dan pelaksanaan, sosialisasi dan
Customer Experience Center di Indonesia. edukasi pelindungan konsumen, melakukan
pemantauan dan evaluasi atas aktivitas pelindungan
STRATEGI DAN RENCANA KERJA TAHUN konsumen serta melakukan pelaporan kepada
2025 Manajemen BNI (Direksi dan Dewan Komisaris) dan
kepada regulator (Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Sejalan dengan Corporate Plan BNI tahun 2024-2028, dan Bank Indonesia (BI)).
Customer Experience Center berkomitmen untuk
menjaga dan meningkatkan kualitas layanan serta BNI telah memiliki kebijakan pelindungan konsumen
mendukung terciptanya branch transformation, melalui pedoman perusahaan yang dipedomani
peningkatan transaksi dan pertumbuhan market oleh segenap insan BNI. Dengan adanya pedoman
share. Strategi dan rencana kerja tahun 2025 perusahaan pelindungan konsumen, maka segenap
dituangkan ke dalam 5 (lima) fokus utama, sebagai insan BNI diharapkan memiliki pemahaman yang
berikut: baik dalam rangka implementasi pelindungan
1. Penambahan fitur Customer Experience pada konsumen termasuk dalam melakukan aktivitas
aplikasi wondr by BNI untuk memudahkan produk dan layanan BNI sesuai ketentuan yang
nasabah retail dalam bertransaksi dan diatur oleh regulator, antara lain:
berinteraksi dengan BNI. 1. Desain produk dan/atau layanan.
2. Penambahan fitur Customer Experience pada 2. Penyediaan informasi produk dan/atau layanan.
aplikasi BNIdirect agar nasabah wholesale lebih 3. Penyampaian informasi produk dan/atau
mudah, murah, dan cepat dalam menyampaikan layanan.
pengaduan dan melacak status penyelesaian 4. Pemasaran produk dan/atau layanan.
pengaduan. 5. Penyusunan perjanjian terkait produk dan/atau
3. Perbaikan proses penjualan yang layanan.
mengedepankan Customer Experience melalui 6. Pemberian layanan atas penggunaan produk
penggunaan desain baru untuk penjualan multi dan/atau layanan.
produk sehingga sales semakin produktif dan 7. Penanganan pengaduan dan penyelesaian
berdampak pada pencapaian fee based income. sengketa atas produk dan/atau layanan.
4. Integrasi seluruh nomor telepon call center untuk
meningkatkan Customer Experience yang lebih BNI secara proaktif telah melaksanakan berbagai
baik. langkah strategis dalam implementasi pelindungan
5. Menjaga konsistensi dalam meningkatkan konsumen dan masyarakat antara lain dengan
Customer Experience melalui peningkatan melakukan sosialisasi dan edukasi pelindungan
kompetensi SDM atau people development. konsumen baik secara daring maupun secara luring.
PELINDUNGAN KONSUMEN Sosialisasi dan edukasi secara daring dilakukan
melalui media sosial Instagram dan Tiktok dengan
BNI senantiasa berkomitmen dalam memperhatikan nama akun @cxc.protection yang berisi konten-
pelindungan konsumen dan masyarakat dengan konten edukasi dengan tema, antara lain:
memberikan layanan terbaik dan penyampaian 1. Tips Aman Bertransaksi Keuangan
produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah serta 2. Waspada Modus Kejahatan Perbankan
sebagai wujud kepatuhan kepada regulator sesuai 3. Hindari Judi Online (Judol)
dengan ketentuan yang berlaku, termasuk POJK 4. Waspada Jebakan Investasi Ilegal/Bodong
No. 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen 5. Pengenalan Produk dan Layanan Resmi BNI
dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan dan
Peraturan Bank Indonesia No. 3 Tahun 2023 tentang
Pelindungan Konsumen Bank Indonesia serta
peraturan perundang-undangan terkait lainnya.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
461
Page 464
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kontribusi BNI dalam melaksanakan implementasi PELINDUNGAN DATA PRIBADI
pelindungan konsumen secara konsisten dan masif
melalui media sosial telah mendapatkan Apresiasi BNI menyadari bahwa kepercayaan Nasabah
Kontributor Gerakan Bersama Pelindungan merupakan aset yang sangat berharga. Oleh karena
Konsumen (Geber PK) 2024 dari BI. itu, BNI berkomitmen untuk memastikan informasi
atau Data Pribadi Nasabah tetap aman selama
Selanjutnya BNI juga telah melaksanakan berbagai Pemrosesan Data Pribadi (dan selama Masa Retensi)
agenda sosialisasi dan edukasi pelindungan sesuai dengan UU No. 27 tahun 2022 tanggal
konsumen secara luring antara lain: 17 Oktober 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
1. Edukasi Pelindungan Konsumen kepada
Mahasiswa dan Pelajar se-Jakarta Selatan di Dalam mengimplementasikan komitmen
Indonesia Banking School Kemang Jakarta pada tersebut, BNI telah membentuk Pejabat/Petugas
tanggal 22 Januari 2024 bersama OJK. Pelindungan Data Pribadi (Data Protection Officer/
2. Edukasi Pelindungan Konsumen kepada DPO) yang bertanggung jawab untuk memantau
Mahasiswa di Klungkung Bali pada tanggal 3 serta memastikan pemenuhan kepatuhan atas
Juni 2024 bersama BI. Pelindungan Data Pribadi. Selama tahun 2024, BNI
3. Edukasi Pelindungan Konsumen kepada telah melakukan penyesuaian pada kebijakan dan
Masyarakat dan Komunitas Peduli Sampah di prosedur internal, pelatihan dan sosialisasi kepada
Bantargebang Bekasi pada tanggal 14 Juni 2024 segenap pegawai, perekaman pemrosesan data
bersama OJK. pribadi, penilaian dampak pelindungan data pribadi,
4. Edukasi Pelindungan Konsumen kepada aktivitas manajemen risiko terhadap pihak ketiga,
Mahasiswa di Universitas Trisakti Jakarta pada mekanisme pengelolaan kegagalan pelindungan
tanggal 15 Oktober 2024 bersama OJK. data pribadi dan menggunakan sistem elektronik
yang dilengkapi dengan tingkat keamanan yang
Peran aktif Direksi BNI sebagai wujud komitmen dan memadai berdasarkan peraturan yang berlaku.
keseriusan BNI dalam melaksanakan implementasi
pelindungan konsumen juga dapat dilihat dengan Saat ini, pemberian persetujuan Nasabah (consent)
keikutsertaan Direksi BNI dalam berbagai agenda untuk mendapatkan layanan yang optimal dengan
pelindungan konsumen, antara lain: menerima promosi/info/penawaran produk/
1. Edukasi Pelindungan Konsumen bersama layanan BNI dapat dilakukan pada berbagai kanal
Direktur Network & Services kepada Pekerja yang tersedia di antaranya melalui Kantor Cabang
Migran Indonesia di Hong Kong pada tanggal 25 terdekat, wondr, BNI Mobile Banking, dan DigiCS.
Februari 2024. Pemberian data pribadi kepada Grup Usaha
2. Edukasi Pelindungan Konsumen bersama BNI dan/atau Mitra Usaha dilakukan atas dasar
Direktur Network & Services kepada Pekerja persetujuan Nasabah terkait, dan atas hal tersebut
Migran Indonesia di Jepang (Tokyo dan Osaka) BNI telah memiliki Pemberitahuan Privasi (yang
pada tanggal 29-30 Juni 2024. dapat diakses pada tautan https://www.bni.co.id/
3. Edukasi Pelindungan Konsumen bersama id-id/individu/pemberitahuan-privasi) sebagai
Direktur Network & Services kepada Pekerja bentuk transparansi tentang bagaimana BNI
Konstruksi di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada mengumpulkan, menggunakan dan melindungi
tanggal 16 Agustus 2024. data pribadi Nasabah.
Saat ini BNI juga telah memiliki standar layanan dan Guna memberikan pelindungan data pribadi terbaik,
infrastruktur yang ramah serta memudahkan para BNI berkomitmen untuk senantiasa mengevaluasi
penyandang disabilitas dalam mengakses layanan implementasi pelindungan data pribadi secara
keuangan baik produk simpanan maupun dukungan berkala sejalan dengan perkembangan teknologi
modal usaha berupa kredit/pembiayaan bagi pelaku dan peraturan yang berlaku.
UMKM disabilitas. Berbagai fasilitas ini semakin
memudahkan nasabah penyandang disabilitas
untuk bertransaksi dan berinteraksi dengan BNI.
462 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 465
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Data Management
& Analytics
STRATEGI DAN KEBIJAKAN TAHUN 2024 Di tahun 2024, BNI pada Data Management &
Analytics berfokus pada beberapa hal sebagai
Data Management & Analytics merupakan strategi berikut:
penting bagi BNI dalam mengelola, menyimpan, dan 1. Peningkatan kapabilitas sumber daya manusia
menganalisis data untuk mendukung pengambilan (SDM) dalam bidang data engineering, data
keputusan bisnis yang lebih baik, efisien, dan akurat. analytics, data science, dan data visualization
Dengan menggabungkan pengelolaan data yang melalui on the job development, training dan
baik dan teknik analitik yang canggih, BNI dapat sertifikasi yang diharapkan dapat mengakselerasi
menciptakan keunggulan kompetitif, meningkatkan inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan
efisiensi operasional, dan mempercepat inovasi industri.
bisnis untuk menunjang capaian Visi BNI menjadi 2. Peningkatan kinerja bisnis dan perwujudan
lembaga keuangan yang unggul dalam layanan dan value creation yang berkelanjutan melalui
kinerja secara berkelanjutan. pengembangan advanced analytics dan
penerapan teknologi terbaru untuk mendorong
Dalam penerapannya terdapat 3 (tiga) strategi kunci inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Data Management & Analytics Division (DMA) yang 3. Meningkatkan tingkat keberhasilan (success rate)
diharapkan mampu mendukung kinerja bisnis BNI dan kontribusi terhadap dampak bisnis yang
serta aspek kepatuhan regulator, yaitu signifikan melalui penerapan strategi yang lebih
1. Pengembangan kapabilitas SDM melalui pelatihan terfokus, pengoptimalkan proses operasional,
dan sertifikasi untuk mempercepat adaptasi serta pemanfaatan data dan teknologi untuk
terhadap perubahan, membangun budaya mengambil keputusan yang lebih tepat.
data-savvy, serta meningkatkan pemahaman 4. Peningkatan kinerja bank secara keseluruhan
penggunaan data dalam pengambilan keputusan melalui monitoring komprehensif, disertai
bisnis. dengan peningkatan kapabilitas monitoring
2. Penerapan advanced analytics untuk inisiatif bisnis menggunakan solusi otomasi,
menghasilkan leads berkualitas yang yang juga meningkatkan visibilitas dan
berkontribusi pada peningkatan kinerja bisnis, aksesibilitas dashboard; serta perbaikan proses
terutama pada saluran digital channel. operasional dengan penerapan solusi otomasi
3. Penggunaan teknologi terbaru dan peningkatan pada Regulatory Report Solution (RRS), diikuti
kemampuan teknologi untuk memberikan nilai dengan penguatan proses bisnis melalui
tambah bagi nasabah ritel melalui penerapan penambahan kapasitas dan kapabilitas alat
personalisasi produk yang disesuaikan dengan Business Intelligence.
kebutuhan menggunakan sistem rekomendasi. 5. Peningkatan kapasitas dan kapabilitas Big Data
untuk mendukung pengolahan informasi yang
Selama tahun 2024, BNI berhasil melakukan lebih besar dan lebih kompleks, serta peningkatan
analisis potensi bisnis, potensi leads, laporan ketersediaan dan kehandalan Data Platform
maupun dashboard yang telah dimanfaatkan guna memastikan akses yang cepat, aman, dan
untuk mendukung pencapaian target bisnis. BNI konsisten terhadap data yang dibutuhkan dalam
terus melakukan improvement yang berkelanjutan pengambilan keputusan strategis.
pada aspek manajemen data, memodernisasi 6. Penguatan fungsi data governance untuk
laporan dalam bentuk dashboard dan kapabilitas memastikan pengelolaan data yang lebih
sistem dan SDM data analytics yang berkualitas terstruktur, transparan, dan aman, yang
yang diharapkan meningkatkan kualitas hasil selaras dengan implementasi Undang-
analisis sehingga membantu dalam pengambilan Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP)
keputusan. BNI juga menghasilkan analisis berbasis guna mematuhi regulasi, melindungi privasi
AI menggunakan state-of-the-art method yang pengguna, dan meningkatkan kepercayaan
dimanfaatkan untuk peningkatan bisnis, operasional stakeholder terhadap pengelolaan data.
dan risiko. Hasil analisis terwujud dalam beberapa
projects prioritas transformasi digital RACE untuk
mendorong pertumbuhan bisnis setiap segmen.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
463
Page 466
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
INOVASI TAHUN 2024 d. Penyediaan Sistem Notifikasi Datamart
Menyediakan sistem notifikasi otomatis untuk
Divisi DMA terus melakukan perbaikan yang memantau ketersediaan tabel-tabel pada
berkelanjutan dengan berfokus pada penyediaan datamart. Sistem ini memeriksa tabel-tabel
data dan analytics untuk mendukung Proyek pembentuk datamart yang diekstrak langsung
Transformasi BNI. Pada tahun 2024, activity highlight dari server database sebelum dimuat ke
dari Divisi DMA antara lain: dalam datamart, memastikan kelengkapan
1. Peningkatan kapasitas war room untuk dan keakuratan data yang tersedia untuk
mendukung visualisasi data yang lebih efektif dan kebutuhan operasional dan analitik.
dapat diakses oleh lebih banyak pengguna, serta e. Implementasi Undang-Undang Perlindungan
kemudahan akses dashboard melalui integrasi Data Pribadi (UU PDP)
login pengguna LDAP, yang diharapkan dapat Mendukung implementasi UU PDP
meningkatkan jumlah viewer dan mempermudah yang disahkan pada 20 September 2022
penggunaan oleh berbagai pihak terkait. sebagai upaya kepatuhan BNI terhadap
2. Sebagai bagian dari upaya untuk mendukung regulasi pemerintah. Upaya dukungan
transformasi digital dan pengelolaan data yang kepatuhanmeliputi pembuatan Records
terintegrasi, Data Management and Governance of Processing Activities (ROPA) dengan
terus mengembangkan inisiatif strategis yang tujuan untuk mendokumentasikan aktivitas
berfokus pada efisiensi, akurasi, dan kepatuhan pemrosesan data pribadi bank, pengadaan
terhadap regulasi. Beberapa aktivitas utama Konsultan UU PDP untuk membantu
yang dilakukan meliputi: penerapan best practice implementasi UU
a. Ekspansi Kapasitas Server Dashboard. PDP, serta sharing persiapan penerapan UU
Melakukan ekspansi kapasitas server PDP pada Perusahaan Anak (subsidiaries) BNI
Dashboard melalui penambahan node dan KLN BNI.
untuk memungkinkan akses oleh lebih 3. Peluncuran BNI Campaign Management,
banyak pengguna secara bersamaan mencakup sentralisasi pengelolaan leads,
dalam satu waktu. Langkah ini bertujuan tracking dan pemantauan program campaign,
untuk mendukung peningkatan efisiensi serta evaluasi program melalui campaign
operasional dan skalabilitas sistem analitik analitik. Diharapkan dengan adanya campaign
yang digunakan oleh berbagai unit kerja. management dapat meningkatkan efektivitas
b. Ekspansi Kapasitas Big Data campaign.
Mengembangkan infrastruktur Big Data 4. Di awal tahun 2024, BNI akan meluncurkan
dengan menambahkan 11 node baru serta serangkaian inovasi digital, termasuk
meningkatkan kapasitas penyimpanan. implementasi chatbot product knowledge di
Inisiatif ini memungkinkan akses data yang aplikasi New Digisiales, analitik transaksi judi
lebih cepat dan kapasitas pengolahan yang online dan fraud menggunakan graph analytics
lebih besar, sekaligus memenuhi kebutuhan serta machine learning, serta pengembangan
analisis data yang semakin kompleks. analisis merchant dan produk recommendation
c. Implementasi SSDP (Self-Service Data untuk consumer banking. Selain itu, akan
Preparation) dilakukan analisis credit card revolving dan
Menerapkan SSDP untuk mendukung aplikasi churn, penentuan cabang transaksi berdasarkan
self-service di wilayah Regional Control lokasi, serta clustering branch transformation.
Function (RCF). Solusi ini memungkinkan Tak ketinggalan, peluncuran PMS Digital
penyediaan data secara end-to-end melalui Assistant dan fase pertama dari Generative AI
akses berbasis web, sehingga mendukung oleh BNI untuk semakin memperkuat layanan
penerapan konsep SSOT (Single Source of dan pengalaman nasabah
Truth). Dengan ini, pengolahan data menjadi
lebih akurat dan efisien.
464 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 467
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
STRATEGI DAN RENCANA KERJA TAHUN 5. Implementasi campaign management untuk
2025 mendukung peningkatan bisnis dan sentralisasi
leads management.
Divisi DMA mendukung pertumbuhan bisnis selaras 6. Implementasi metode advanced analytics untuk
dengan Rencana Bisnis Bank dengan meningkatkan memberikan leads/solusi/rekomendasi, maupun
kapabilitas sistem dan sumber daya manusia, inovasi berbasis AI sebagai perwujudan value
laporan yang jelas dan transparan, memberikan creation bagi bisnis.
hasil analisis yang sangat baik, serta memperkuat 7. Eksplorasi data teknologi terkini yang ada di
fungsi Governansi. Pada tahun 2025, Divisi DMA market untuk mengoptimalkan proses kerja di
akan berfokus pada pelaksanaan strategi sebagai DMA maupun optimalisasi proses bisnis.
berikut: 8. Mendukung terbentuknya data culture yang kuat
1. Efektivitas analytics/leads yang berdampak pada melalui self service dashboard.
peningkatan kinerja bisnis meliputi segment, 9. Peningkatan kapabilitas Sumber Daya Manusia
product, dan channel. (SDM) melalui development, training dan
2. Improvement platform data management untuk sertifikasi.
berbagai kebutuhan support bisnis.
3. Implementasi Data Lake House untuk mendukung
skalabilitas pemrosesan, penyimpanan dan
analisis data dalam mendukung berbagai jenis
laporan, dashboard dan analytics.
4. Implementasi Metadata Management Platform
untuk mendukung data governance framework
dan single source of truth.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
465
Page 468
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Fungsi Kualitas
Layanan
LAYANAN YANG UNGGUL TINGKATKAN segenap frontliner. Program ini bertujuan
KEPUASAN NASABAH DAN KEBERHASILAN untuk mendukung peningkatan standar
BISNIS BNI kompetensi dalam pemahaman produk
dan layanan BNI, budaya kerja, prinsip
Peningkatan kualitas layanan merupakan salah kehati-hatian serta implementasi budaya
satu strategi penting bagi BNI dalam mempercepat risiko dan anti-fraud awareness.
pertumbuhan bisnis, baik untuk menarik nasabah
baru maupun mempertahankan loyalitas nasabah FLA terdiri dari 3 (tiga) tahap metode
yang sudah ada. Dengan meningkatkan kualitas pembelajaran sebagai berikut:
layanan, BNI dapat menghadapi persaingan yang
semakin ketat, memanfaatkan peluang pertumbuhan • Basic
di era digital, serta semakin memperkuat posisinya Metode pembelajaran pada tahap ini
di pasar perbankan. Senantiasa menciptakan dilakukan secara self-learning dengan
layanan yang prima di seluruh touch point yang format penyampaian berupa e-learning,
mendukung upaya BNI menjadi Lembaga Keuangan post test, dan micro learning. Frontliner
yang Terunggul dalam Layanan dan Kinerja secara akan mendapatkan materi terkait
berkelanjutan yang pada akhirnya akan bermuara pengantar dan pengetahuan umum
pada terciptanya experience positif, yang dapat perusahaan, produk dan layanan
membangun hubungan jangka panjang serta BNI yang dapat di akses melalui fitur
meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah Frontliner Academy di BNI Smarter.
terhadap BNI.
• Intermediate
INISIATIF DAN STRATEGI PENGEMBANGAN Tahap ini dilaksanakan setelah peserta
LAYANAN menyelesaikan seluruh rangkaian
pembelajaran pada tahap Basic yang
Seiring dengan semakin maraknya persaingan di materinya disesuaikan dengan posisi
bisnis perbankan, BNI secara konsisten melakukan jabatan (Customer Service Dedicated,
inisiatif dan strategi penyempurnaan untuk Teller Dedicated, BNI Digital Assistant
menghasilkan nilai tambah atas kualitas layanan dan Frontliner sebagai Roster). Pada
yang diselaraskan dengan kebutuhan nasabah. tahap ini para peserta juga akan
Dalam upaya pengembangan kualitas layanan mendapatkan format penyampaian
di tahun 2024, BNI menerapkan 3 (tiga) langkah materi seperti halnya pada tahap Basic.
strategis yakni Peningkatan Preferensi Nasabah,
Peningkatan Produktivitas Outlet, dan Optimalisasi • Advance
Proses Bisnis Digital. Merupakan tahapan pembelajaran
yang dilaksanakan setelah para
1. Peningkatan Preferensi Nasabah peserta menyelesaikan tahap Basic dan
a. Memberikan layanan yang cepat, Intermediate. Di tahap akhir program
personalized, solutif dan create business FLA ini pelatihan dibagi dalam dua sesi
melalui peningkatan kapabilitas petugas di yaitu Self Learning dan sesi In Class
seluruh touch point nasabah. Strategi ini Training.
meliputi:
Untuk mengevaluasi pemahaman
i) Frontliner Academy (FLA) peserta terhadap materi dan
Program pembelajaran yang disampaikan pelaksanaan pelatihan akan dilakukan
dalam platform pembelajaran terintegrasi evaluasi pada setiap tahapan yaitu
yang mudah diakses dengan materi dalam Evaluasi Circle-1 (Learning Reaction)
bentuk soft skills maupun hard skills sesuai untuk tahap Advance; Evaluasi Circle-2
dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh (Learning Gain) untuk tahap Basic,
466 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 469
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Intermediate dan Advance; Evaluasi melalui aspek 7P yaitu: Product, Price,
Circle-3 (on The Job Behaviour) khusus Place, Promotion, People, Process, dan
untuk tahap Advance dan Evaluasi Physical Environment serta kepuasan
Circle-4 (Result) khusus untuk tahap pegawai dengan aspek penilaian meliputi
Advance dengan target pembukaan Koordinasi, Komunikasi dan Kerjasama;
rekening New CIF (tidak termasuk Hasil Kerja/Output; Proses Kerja;
nasabah Walk in yang datang ke outlet/ Komitmen/SLA; Pegawai; dan Penyediaan
banking hall). Data/Informasi.
ii) Sharing Informasi Seputar Operasional ii) Service Experience Index (SEI)
dan Layanan (SIS OLA) Cabang/Outlet Metode pengukuran dan pemantauan
Merupakan program yang diinisiasi untuk yang dilakukan secara periodik dan
meningkatkan performa kualitas petugas berkelanjutan atas kualitas layanan
frontliner dalam memberikan layanan BNI yang mencakup seluruh Wilayah,
dan solusi sesuai dengan ekspektasi Cabang dan Outlet. SEI diukur melalui
nasabah, personalisasi layanan sesuai 3 (tiga) dimensi yang memiliki tingkat
segmen dan kebutuhan nasabah. Program independensi yang kuat sehingga hasil
yang dilaksanakan secara online ini juga pengukurannya dapat memperlihatkan
sebagai upaya percepatan pencapaian kondisi layanan outlet secara lebih riil
target bisnis dan meningkatkan potensi yang meliputi :
bisnis atas setiap nasabah yang datang 1. Dimensi 1: Performa Layanan BNI pada
melalui peningkatan kualitas layanan dan Industri Perbankan Nasional
product knowledge. 2. Dimensi 2: Customer Experience
iii) BNI Excellence Leader (BEL) 3. Dimensi 3: People Competency
Program Refreshment kepada Leader SEI juga sebagai salah satu upaya BNI
yang dilaksanakan guna meningkatkan untuk mendorong segenap outlet dalam
pemahaman dan pengetahuan aspek- peningkatan bisnis melalui perbaikan
aspek layanan yang menjadi poin dalam dan peningkatan atas kualitas layanannya
penilaian layanan serta menjadikan Leader kepada nasabah serta memberikan
sebagai role model dalam aktivitas layanan dukungan terhadap pencapaian target
secara konsisten dan berkelanjutan. layanan dan bisnis BNI.
iv) Fun Referral iii) Branch Visit & Fact Finding
Program yang dilaksanakan bekerja Program yang dilaksanakan untuk
sama dengan BNI Life yang merupakan meningkatkan kualitas layanan,
salah satu enabler untuk meningkatkan operasional dan risk awareness dan
awareness serta kepercayaan diri segenap memastikan kondisi layanan di outlet
Frontliners dan Pimpinan di Outlet dalam baik konvensional maupun Emerald
menawarkan produk asuransi BNI Life telah sesuai dengan standar yang telah
guna percepatan bisnis BNI dan BNI Life. ditentukan.
v) TFT Petugas Customer Service iv) Monitoring CCTV Online
Program Quick Win untuk meningkatkan Pengukuran konsistensi pelayanan
kapabilitas petugas Customer Service petugas frontliner saat melayani nasabah
yang akan menjadi fasilitator dengan di cabang/outlet yang dimonitor secara
pembekalan materi yang komprehensif. real time melalui media CCTV.
v) Monitoring CCTV Outlet
b. Pengukuran dan pemantauan performa Sarana monitoring aktivitas layanan
kualitas layanan dalam mengakselerasi bisnis frontliner melalui rekaman CCTV outlet
di outlet dan sebagai salah satu media untuk sehingga sesuai dengan standar layanan
mendapatkan feedback dari nasabah secara yang telah ditetapkan.
langsung terkait peningkatan bisnis, layanan vi) BNI Service Rating
dan operasional. Salah satu media atau alat bantu dalam
i) Customer Satisfaction Survey (CSS) melakukan pengukuran tingkat kepuasan
Survei yang dilaksanakan untuk (feedback) nasabah atas layanan yang di
mengidentifikasi dan mengukur tingkat berikan BNI melalui penilaian (rating) yang
kepuasan nasabah eksternal dan internal diberikan secara langsung oleh nasabah
BNI atas kualitas layanan yang diberikan. untuk kemudian dilakukan tindak lanjut
Survei ini merupakan voice of customer perbaikan/penyempurnaan (evaluasi) di
yang mengevaluasi kepuasan nasabah setiap Kantor Cabang dan outlet.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
467
Page 470
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Peningkatan Produktivitas Outlet merujuk pada jenis lokasi dan model bisnis
Meningkatkan kapabilitas petugas layanan yang digunakan untuk menyediakan layanan
yang mampu mengidentifikasi kebutuhan perbankan kepada nasabah yang bervariasi
nasabah dengan solusi service melalui antara lain tergantung pada tiering kota
peningkatan transaksi digital melalui shifting (Top Metro, Metro, Urban dan Rural) dan
transaction to digital serta memperkuat dan kompleksitas transaksi.
mengoptimalkan perangkat otomasi dan
digital untuk peningkatan kualitas layanan Penentuan format outlet dalam rangka
kepada nasabah. Aktivitas yang dilakukan melakukan diferensiasi sesuai dengan lokasi
berupa: dan kebutuhan spesifik nasabah. Outlet
tersebut didukung layout yang mengusung
a. Pelatihan Selling Skill for Roster konsep zoning serta dilengkapi dengan
Merupakan salah satu pengembangan e-channel dan digital tools yang terintegrasi.
kapabilitas untuk kritikal posisi frontliner (CS
dan Teller) dalam meningkatkan kemampuan New Format Outlet:
petugas yang akan di shifting ke Roster (Sales • Super Flagship
Farmer) Merupakan format outlet untuk kantor
cabang yang berfungsi sebagai financial
b. New Channel Model supermarket bagi seluruh nasabah
BNI telah melakukan Program Corporate terutama bagi nasabah wholesale dan
Transformation sebagai upaya priority banking serta didominasi portofolio
transformasi bisnis secara menyeluruh di AUM (Asset Under Management) Emerald
semua aspek dan memutuskan 5 (lima) dan jumlah diamond client yang tinggi dan
format outlet, untuk kantor cabang dan kantor hanya berada di tiering kota Top Metro.
cabang pembantu yaitu Super Flagship,
Business Flagship, Thematic, Digital First dan
Smart Conventional. Format outlet tersebut
• Business Flagship
Format outlet ini diperuntukkan bagi kantor cabang yang memiliki fasilitas relatif lengkap,
baik dari sisi people, kewenangan, infrastruktur dan memungkinkan untuk dilengkapi dengan
business lounge (sesuai kebutuhan), terutama untuk mendukung aktivitas nasabah wholesale
dan commercial atau SME (Small Medium Enterprise) dengan jumlah transaksi yang tinggi.
Kantor cabang Business Flagship dapat berfungsi sebagai community center bagi seluruh
nasabah terutama nasabah wholesale yang berada di tiering kota Top Metro, Metro dan
Urban.
468 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 471
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
• Thematic
Merupakan format untuk kantor cabang pembantu yang disesuaikan dengan gaya hidup di sekitar
outlet, seperti lokasi wisata/tourism (experience center), pendidikan/edukasi, bisnis (community
center), upscale residence, rumah sakit serta dapat disesuaikan juga dengan lingkup bisnis yang
ditangani outlet OBO (Optimalisasi Bisnis Outlet) atau untuk melayani transaksi wholesale. Outlet
Thematic berada di tiering kota Top Metro, Metro dan Urban.
• Digital First
Format outlet ini diperuntukkan bagi kantor cabang pembantu yang didominasi oleh transaksi
sederhana (simple transaction) dan dapat diselesaikan di mesin e-channel yang tersedia secara
lengkap. Outlet Digital First terdapat di tiering kota Top Metro, Metro dan Urban serta berada
di mall, stasiun atau bandara, untuk memfasilitasi transaksi nasabah yang bersifat fast moving
transaction.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
469
Page 472
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
• Smart Conventional
Format outlet ini diperuntukkan bagi kantor cabang dan kantor cabang pembantu. Smart
Conventional relatif sama dengan kondisi saat ini (eksisting), namun dilengkapi dengan mesin
e-channel dan layanan nasabah menggunakan flow yang berorientasi pada transaksi digital. Outlet
Smart Conventional terdapat di tiering kota Urban dan Rural.
3. Optimalisasi Proses Bisnis Digital iv) T-Care
Strategi layanan seluruh digital channel Mesin yang dapat digunakan untuk
berupa layanan perbankan berbasis otomasi dan melakukan transaksi perbankan secara
self service yang dapat dinikmati oleh nasabah/ Self Service tanpa harus mengantri di
calon nasabah dengan mengedepankan proses Teller.
digital melalui layanan yang cepat, handal dan
personalized. Implementasinya berupa: b. Biometric Fingerprint
Merupakan media verifikasi kebenaran
a. Layanan Digital Cabang identitas nasabah/calon nasabah dengan
i) DigiCS matching fingerprint dalam pembukaan
Mesin layanan Customer Service yang rekening atau maintenance data dan otorisasi
dapat digunakan secara Self-Service Supervisor. Biometric Fingerprint ini juga
dengan beragam fitur yang dapat sebagai sarana untuk mempercepat dan
diakses oleh nasabah BNI maupun non- mempermudah proses pembukaan rekening
nasabah BNI yang datang langsung BNI bagi nasabah baru serta memitigasi
(Walk in Customer). risiko proses tanpa kehadiran nasabah.
ii) DigiCS Lite Dengan sarana ini dapat memitigasi risiko
Digital channel BNI untuk meningkatan operasional (fraud) yang disebabkan
customer experience melalui kecepatan pembukaan rekening, maintenance data dan
layanan digital sekaligus edukasi transaksi tanpa kehadiran nasabah serta
nasabah. DigiCS ini dapat memitigasi penyalahgunaan User ID/Password.
risiko fraud layanan petugas.
iii) BNI SPRINT (Self Service Passbook Modul biometric fingerprint terdiri dari:
Printer) • Enroll (perekaman sidik jari nasabah)
Channel BNI yang berfungsi dalam • Pembukaan Rekening
pencetakan histori transaksi rekening • Transaksi
ke dalam buku tabungan dalam bentuk • Maintenance data nasabah
struk (receipt) dan dapat dikirim melalui • Otorisasi Supervisor
e-mail dengan menggunakan Kartu
Debit Chip sebagai alat verifikasinya. Hingga 31 Desember 2024, biometric
BNI SPRINT berfungsi mengoptimalkan fingerprint telah diimplementasikan pada
tugas customer service di Kantor 1.765 dari 1.780 outlet dengan data sebagai
Cabang dalam melayani Nasabah berikut:
sebagai salah satu wujud branchless • 197 KC (100%)
transformation di era digital. • 1.568 KCP (99,05%)
470 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 473
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PRESTASI BNI DALAM MEMBERIKAN LAYANAN BERKUALITAS DI SETIAP TOUCH POINT
BNI senantiasa berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan di setiap touch point yang
bermuara pada terciptanya sebuah kepuasan dan loyalitas nasabah. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya
untuk mewujudkan Visi BNI menjadi Lembaga Keuangan yang Terunggul dalam Layanan dan Kinerja secara
berkelanjutan. Pada tahun 2024, BNI kembali berhasil meraih beberapa penghargaan dengan kualifikasi yang
memuaskan. Penghargaan yang diberikan kepada BNI salah satunya adalah penghargaan yang diberikan
oleh Majalah Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI) untuk kategori Conventional Bank yaitu:
1. The Best Overall Contact Center
2. The Best Phone Banking
3. The Best Call Center
4. The Best Overall E-Banking
5. The Best Branch ATM
6. The 2nd Best Social Media
7. The 2nd Best Mobile Banking
8. The 2nd Best Overall Digital Channel
9. The 2nd Best SMS Banking
10. The 3rd Best Conventional Bank in Service Excellence
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
471
Page 474
06
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Permodalan dan
Praktik
Manajemen Risiko
Permodalan 474
Praktik Manajemen Risiko 476
Pengungkapan Eksposur Risiko 518
Permodalan
dan Praktik
Manajemen Risiko
472 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 475
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
o Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
473
Page 476
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Permodalan
KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS STRUKTUR 2. Menghitung KPMM sesuai dengan profil risiko
MODAL BNI. Berdasarkan POJK No. 11/POJK.03/2016
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Tujuan pengelolaan struktur modal dan kecukupan Bank Umum sebagaimana telah beberapa kali
permodalan adalah untuk memastikan bahwa BNI diubah terakhir dengan POJK No. 27 Tahun 2022
senantiasa menjaga kecukupan permodalan untuk tanggal 26 Desember 2022, menyebutkan bahwa
meng-cover risiko dan mendukung strategi bisnis Bank dengan profil risiko peringkat 2 (low to
BNI, serta dalam rangka memenuhi ketentuan moderate) harus memiliki minimal CAR sebesar
regulator. BNI dalam memperhitungkan kecukupan 9% sampai dengan kurang dari 10%. KPMM BNI
modal mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa sesuai profil risiko BNI sebesar 9,80%.
Keuangan (OJK) di antaranya sebagai berikut: 3. Selain menghitung KPMM sesuai profil risiko,
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/ BNI juga menghitung tambahan modal sebagai
POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan penyangga (buffer), apabila terjadi krisis
Modal Minimum Bank Umum sebagaimana keuangan dan ekonomi yang dapat mengganggu
telah beberapa kali diubah terakhir dengan stabilitas sistem keuangan. Tambahan modal
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 Tahun tersebut berupa:
2022 tanggal 26 Desember 2022. a. Capital Conservation Buffer sebesar 2,5%
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 26/ (dua koma lima persen) dari Aset Tertimbang
SEOJK.03/2016 tanggal 14 Juli 2016 tentang Menurut Risiko (ATMR).
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank b. Countercyclical Buffer sebesar 0% (nol
Umum sesuai Profil Risiko dan Pemenuhan persen) dari Aset Tertimbang Menurut Risiko
Capital Equivalency Maintained Assets. (ATMR).
c. Capital Surcharge untuk Bank Sistemik
Untuk mengukur kemampuan modal BNI dalam sebesar 1,5% (satu koma lima persen) dari
menyerap risiko, BNI melakukan perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR).
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
yaitu dengan tahapan sebagai berikut: Secara struktur permodalan, hingga Desember
1. Menghitung kecukupan penyediaan modal 2024, BNI memiliki modal inti (Tier-1) sebesar
minimum sebesar 8% dari total ATMR dengan Rp142.043.039 juta (bank only) dan Rp147.431.803
menggunakan metode pengukuran Aset juta (konsolidasi) serta modal pelengkap (Tier-
Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) sesuai
2) sebesar Rp10.264.378 juta (bank only) dan
ketentuan regulator, sebagai berikut:
Rp10.456.938 juta (konsolidasi) dengan rasio CAR
a. Risiko Kredit: Pendekatan Standar
Tier-1 mencapai 19,96% (bank only) dan 20,24%
(Standardized Approach).
b. Risiko Pasar: Pendekatan Standar (konsolidasi).
(Standardized Approach).
c. Risiko Operasional: Pendekatan Standar Pada posisi 31 Desember 2024, BNI memiliki CAR
(Standardized Approach). sebesar 21,40% (bank only) dan 21,67% (konsolidasi).
Pada tahun 2024, total CAR minimum BNI berada
di level 13,80% dan telah memenuhi ketentuan
regulator.
474 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 477
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
RINCIAN STRUKTUR MODAL
Uraian rincian struktur modal disajikan sebagai berikut:
Struktur Permodalan
Uraian 2024 (Rp-miliar) 2023 (Rp-miliar)
Modal Inti (Tier 1) 142.043 130.938
Modal Inti Utama (CET 1) 132.386 121.699
Modal Pelengkap (Tier 2) 10.264 11.079
Total Modal Tersedia 152.307 142.016
ATMR untuk Risiko Kredit 660.200 609.161
ATMR untuk Risiko Pasar 14.162 2.812
ATMR untuk Risiko Operasional 37.411 34.967
Total ATMR 711.774 646.939
Rasio CAR 21,40% 21,95%
Rasio CET 1 18,60% 18,81%
Rasio Tier 1 19,96% 20,24%
Rasio Tier 2 1,44% 1,71%
CAR Minimum Berdasarkan Profil Risiko 9,80% 9,80%
CAR Minimum + Buffer 13,80% 13,80%
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
475
Page 478
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Praktik
Manajemen Risiko
Pada tahun 2024, kondisi sektor jasa keuangan Di lingkungan BNI, praktik manajemen risiko sejalan
terjaga stabil dan kontributif terhadap pertumbuhan dengan strategi bisnis yang mengedepankan
nasional, didukung oleh tingkat permodalan yang sifat proaktif dan forward looking dengan tujuan
kuat dan solvabilitas yang tinggi serta profil risiko untuk memaksimalkan nilai tambah bagi seluruh
yang manageable di tengah masih tingginya stakeholder (pemangku kepentingan), mengelola
ketidakpastian global akibat meningkatnya tensi modal secara komprehensif, serta memastikan
perang dagang dan geopolitik serta normalisasi profitabilitas dan pertumbuhan bisnis yang
harga komoditas global. Perekonomian global berkelanjutan. Dalam menjalankan kegiatan usaha,
secara umum menunjukkan pelemahan, dengan BNI terus mengembangkan inovasi produk dan jasa.
data perekonomian AS tercatat lebih rendah dari Didukung dengan teknologi digital dan jaringan yang
ekspektasi di tengah inflasi yang masih sticky. handal, BNI secara konsisten menerapkan proses
Hal ini mendorong pasar menaikkan ekspektasi Manajemen Risiko pada setiap proses aktivitas
pemangkasan Fed Fund Rate (FFR) sebanyak 2 (dua) bisnis maupun operasional yang menjadikan BNI
kali di 2024, lebih tinggi dari guidance The Fed yang menjadi Bank yang sehat dan tumbuh secara
sebanyak 1 (satu) kali. berkesinambungan.
Tensi geopolitik global terpantau meningkat Guna menjaga Manajemen Risiko berjalan secara
sejalan dengan tingginya dinamika politik di AS, efektif, pelaksanaannya harus didasarkan pada Tata
serta potensi instabilitas di Timur Tengah dan di Kelola Risiko yang mengatur dengan jelas peran dan
Rusia akibat eskalasi perang di wilayah perbatasan tanggung jawab, proses pengambilan keputusan,
Ukraina. keterkaitan antar fungsi-fungsi pengelolaan risiko,
serta penetapan kebijakan yang memastikan bahwa
Perkembangan tersebut menyebabkan premi risiko risiko dikelola dengan baik.
meningkat dan kenaikan yield secara global. Hal
ini mendorong aliran modal keluar (outflow) dari Selain itu, BNI menerapkan praktik perbankan
negara emerging markets, termasuk Indonesia, yang bertanggung jawab dengan fokus pada
sehingga pasar keuangan emerging markets keuangan berkelanjutan dan pengelolaan aspek
mayoritas melemah. lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST). Setiap
tahun, BNI menetapkan target untuk meningkatkan
Di domestik, kinerja perekonomian masih kinerja ekonomi dan pembiayaan hijau. Untuk
terjaga stabil. Tingkat inflasi inti masih terjaga mencapai target kinerja ekonomi, BNI menjalankan
dan surplus neraca perdagangan berlanjut yang transformasi digital dan memperkuat kinerja
mengindikasikan ketahanan eksternal tetap terjaga. intermediasi sejalan dengan pemulihan nasional.
Pertumbuhan ekonomi yang masih baik juga terlihat
dari pendapatan dan penyerapan tenaga kerja Sementara itu, pada pengelolaan portofolio hijau,
yang tumbuh. Namun demikian, perlu dicermati BNI terus berupaya untuk meningkatkan portofolio
pemulihan daya beli yang saat ini berlangsung hijau dan pencapaian kinerja lingkungan dari green
relatif lambat. bond. BNI akan menilai calon debitur berdasarkan
pengelolaan LST mereka. Penilaian awal aspek
Menghadapi kondisi-kondisi tersebut, LST dalam proses kredit dilaksanakan sesuai
mengharuskan BNI untuk menerapkan pola dengan kebijakan yang berlaku di BNI. Di bawah
pengelolaan risiko secara terintegrasi untuk pengelolaan Divisi Enterprise Risk Management, dan
mengidentifikasi, mengukur, memantau dan Policy Governance, BNI mengelola portofolio hijau
mengendalikan seluruh eksposur risiko. Dengan dan secara berkala melakukan evaluasi terhadap
demikian, dibutuhkan praktik manajemen risiko kebijakan kredit dan aspek LST yang relevan.
yang baik yang berperan penting dalam melindungi
modal dan mengoptimalkan return terhadap risiko
usaha.
476 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 479
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Sebagai bank milik negara yang menjadi penggerak 10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 5
utama dalam pelaksanaan keuangan berkelanjutan Tahun 2024 tanggal 27 Maret 2024 tentang
di Indonesia, BNI berkomitmen untuk terus Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan
menginternalisasi prinsip-prinsip keberlanjutan, Permasalahan Bank Umum
salah satunya dengan komitmen pembiayaan untuk 11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 37/
aktivitas keberlanjutan. POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019 tentang
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank
DASAR PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO BANK
Penerapan Manajemen Risiko BNI berlandaskan pada
regulasi nasional maupun internasional, meliputi Risiko adalah potensi kerugian akibat terjadinya
Undang-Undang (UU), Peraturan Kementerian suatu peristiwa tertentu. Risiko dalam konteks
Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Peraturan perbankan merupakan suatu kejadian potensial,
Lembaga Penjamin Simpanan (PLPS), Peraturan baik yang diperkirakan (expected) maupun yang
Otoritas Jasa Keuangan (POJK), Peraturan Bank tidak diperkirakan (unexpected) yang berdampak
Indonesia (PBI), dan dokumen Basel Committee on negatif terhadap pendapatan dan permodalan Bank.
Banking Supervision (BCBS). Beberapa regulasi
yang terkait dengan Manajemen Risiko Bank antara Manajemen risiko adalah serangkaian
lain: metodologi dan prosedur yang digunakan untuk
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 4 mengidentifikasi, mengukur, memantau dan
Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang mengendalikan risiko yang timbul dari seluruh
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan kegiatan usaha Bank, termasuk upaya untuk
2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 27 memitigasi dan/atau meminimalkan kerugian
Tahun 2022 tanggal 17 Oktober 2022 tentang finansial maupun non finansial yang mungkin
Pelindungan Data Pribadi timbul dari produk atau aktivitas Bank, hubungan
3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara antara Bank dengan nasabah, pihak ketiga lain
(BUMN) No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret maupun dalam internal Bank.
2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara Kebijakan manajemen risiko dirancang untuk
4. Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan bahwa Bank dapat mengelola risiko
No. 2 Tahun 2024 tanggal 13 Agustus 2024 dengan cara terstruktur, mengurangi potensi
tentang Rencana Resolusi bagi Bank Umum kerugian yang bisa mengganggu stabilitas
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4/ keuangan, serta mendukung pertumbuhan jangka
POJK.03/2016 tanggal 26 Januari 2016 tentang panjang.
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/ Selama tahun 2024, BNI telah memiliki kecukupan
POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang kebijakan, toleransi risiko dan limit risiko yang
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank secara berkala dikaji ulang dan mendapat
Umum, sebagaimana telah dicabut sebagian persetujuan Direksi dan/atau Dewan Komisaris. BNI
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. juga telah memiliki kecukupan proses identifikasi,
13/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko
Penyelenggaraan Produk Bank Umum secara berkesinambungan terhadap seluruh faktor
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 38/ risiko yang bersifat material dengan didukung oleh
POJK.03/2017 tanggal 12 Juli 2017 tentang Sistem Informasi Manajemen Risiko. Efektivitas
Penerapan Manajemen Risiko secara Konsolidasi Pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen Risiko
bagi Bank yang Melakukan Pengendalian BNI meliputi:
terhadap Perusahaan Anak 1. Ketersediaan informasi yang akurat, lengkap,
8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/ informatif, tepat waktu, serta dapat digunakan
POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 tentang Dewan Komisaris, Direksi, dan unit kerja terkait
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi dalam penerapan Manajemen Risiko untuk
Konglomerasi Keuangan menilai, memantau dan memitigasi risiko yang
9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/ dihadapi BNI baik risiko keseluruhan maupun per
POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan jenis risiko.
Modal Minimum Bank Umum sebagaimana 2. Efektivitas penerapan Manajemen Risiko
telah beberapa kali diubah terakhir dengan mencakup kebijakan, prosedur dan penetapan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27 Tahun limit risiko.
2022 tanggal 26 Desember 2022
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
477
Page 480
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
3. Efektivitas pengelolaan risiko model melalui 6. Informasi tersedia yang terbaik
Model Risk Management Framework yang BNI mengakomodir masukan manajemen risiko
mencakup Model Risk Assessment, Model Control berdasarkan informasi historis dan terkini sebagai
Framework, Model Life Cycle Management, dasar ekspektasi masa datang. Manajemen
Model Inventory dan Policy & Governance risiko secara eksplisit menangani keterbatasan
dalam rangka meminimalisir potensi kerugian dan ketidakpastian yang berhubungan dengan
yang terjadi pada proses pengembangan, informasi dan ekspektasi. BNI menyampaikan
implementasi dan penggunaan model. informasi terbaru, jelas dan tersedia bagi
4. Ketersediaan informasi tentang hasil (realisasi) stakeholders yang relevan.
penerapan Manajemen Risiko dibandingkan 7. Faktor Sumber Daya Manusia (SDM) dan Budaya
dengan target yang ditetapkan BNI sesuai dengan Perilaku SDM dan budaya secara signifikan
kebijakan dan strategi penerapan manajemen memengaruhi seluruh aspek manajemen risiko
risiko. baik setiap level maupun tahapan.
8. Perbaikan Berkelanjutan (Continuous
Prinsip Manajemen Risiko Improvement)
Untuk mengimplementasikan manajemen risiko BNI selalu melakukan perbaikan proses
yang efektif, BNI menerapkan prinsip-prinsip manajemen risiko secara berkelanjutan melalui
sebagai berikut: pembelajaran dan pengalaman.
1. Terintegrasi
BNI menerapkan manajemen risiko sebagai Tujuan Penerapan Manajemen Risiko di BNI
aktivitas terintegrasi atas setiap bagian dari Penerapan Manajemen Risiko di BNI memiliki tujuan
suatu organisasi. sebagai berikut:
2. Terstruktur dan Komprehensif 1. Mengelola risiko yang melekat pada produk,
BNI mengimplementasikan suatu pendekatan aktivitas dan kegiatan usaha/bisnis BNI yang
terstruktur dan komprehensif pada manajemen relatif kompleks.
risiko yang akan memberikan kontribusi dengan 2. Memberikan gambaran kepada Manajemen
hasil yang konsisten dan dapat dibandingkan. mengenai kemungkinan kerugian yang dapat
3. Dapat Disesuaikan (Customized) dialami BNI pada masa mendatang.
BNI menyusun kerangka dan proses manajemen 3. Meningkatkan metode dan proses pengambilan
risiko yang disesuaikan dengan konteks keputusan yang sistematis atas dasar
organisasi baik internal maupun eksternal sesuai ketersediaan informasi risiko.
tujuan organisasi. 4. Memelihara dan meningkatkan penilaian Profil
4. Inklusif Risiko BNI secara individu, konsolidasi maupun
BNI menyesuaikan dan melibatkan stakeholders terintegrasi sebagai Konglomerasi Keuangan.
sesuai dengan pengetahuan, pandangan 5. Mengelola struktur permodalan BNI yang
dan persepsinya. Hal ini akan menghasilkan memadai untuk meng-cover risiko yang mungkin
kesadaran dan terinformasinya manajemen timbul.
risiko. 6. Memberikan dasar pengukuran kinerja BNI yang
5. Dinamis lebih akurat.
Risiko dapat timbul, berubah atau hilang sesuai 7. Menciptakan dan memelihara posisi strategis
dengan perubahan konteks organisasi baik dan reputasi BNI.
internal maupun eksternal. BNI telah menerapkan 8. Menciptakan keunggulan kompetitif
manajemen risiko mengantisipasi, mendeteksi, dan memelihara pertumbuhan yang
menerima dan merespons perubahan dan berkesinambungan sehingga dapat
kejadian dengan tepat dan sesuai waktu. meningkatkan nilai bagi pemegang saham
(shareholder value) BNI.
9. Menerapkan manajemen risiko di BNI sebagai
center of excellence didukung oleh kompetensi
yang memadai dan memahami setiap aspek
risiko yang dihasilkan dari aktivitas-aktivitas
serta produk-produk Bank.
478 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 481
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
FRAMEWORK MANAJEMEN RISIKO
Framework manajemen risiko dimulai dari penetapan strategi risiko dan risk appetite yang selaras dengan
strategi dan tujuan bisnis BNI. Manajemen risiko dijalankan berdasarkan risk operating model yang
mencakup Risk Governance, Risk Management Process, Policy serta Tools & Metodologi. Manajemen risiko
didukung oleh kecukupan Teknologi Informasi, kecukupan kualitas dan kuantitas SDM, serta penguatan risk
awareness melalui internalisasi budaya risiko.
Framework manajemen risiko digambarkan pada bagan sebagai berikut:
Strategi dan Tujuan Bisnis
Alignment
1 Strategi Risiko dan Risk Appetite
Risk Operating Model
Proses Manajemen Kebijakan Tools &
2 Tata Kelola Risiko 3 Risiko 4 Manajemen Risiko 5 Metodologi
6 Teknologi
KomiteInformasi
Audit
7 SDM & Risk Culture
1. Strategi Risiko dan Risk Appetite Strategi manajemen risiko disusun dengan
Strategi manajemen risiko dirumuskan selaras mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:
dengan strategi bisnis secara keseluruhan dengan a. Perkembangan ekonomi dan industri serta
memperhatikan tingkat risiko yang akan diambil dampaknya pada eksposur risiko BNI.
(risk appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance). b. Organisasi BNI, termasuk kecukupan sumber
Tujuan penetapan strategi manajemen risiko daya manusia dan infrastruktur pendukung.
adalah untuk memastikan bahwa eksposur risiko c. Kondisi keuangan termasuk kemampuan
telah dikelola secara terkendali sesuai dengan untuk menghasilkan laba, dan kemampuan
kebijakan dan prosedur internal serta peraturan BNI dalam mengelola risiko yang timbul
perundang-undangan dan ketentuan lain yang sebagai akibat perubahan faktor eksternal
berlaku. dan internal.
d. Bauran serta diversifikasi portofolio internal.
Strategi manajemen risiko disusun mencakup
beberapa prinsip yakni: Strategi manajemen risiko BNI mencakup
a. Berorientasi jangka panjang untuk Pernyataan Selera Risiko (Risk Appetite
memastikan kelangsungan usaha BNI. Statement) dan Nilai Ambang Risiko di level
b. Bersifat komprehensif, dapat mengendalikan enterprise/korporat yang memuat risk capacity,
dan mengelola risiko BNI baik secara risk appetite, risk tolerance, dan risk limit secara
individu maupun secara konsolidasi dengan handal dan dapat dipertanggungjawabkan serta
Perusahaan Anak dan terintegrasi dalam memberikan nilai yang paling optimal bagi BNI
Konglomerasi Keuangan BNI. dengan ketentuan antara lain:
c. Terpenuhinya kecukupan modal yang
dipersyaratkan serta alokasi sumber daya
yang memadai.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
479
Page 482
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
K C A PAC I T RISK APPETITE STATEMENT BNI
RIS Y
OLERA
KT NC
IS PPET
KA Jenis dan besarnya eksposur risiko diukur dengan
R
I
E
S
menggunakan metodologi pengukuran risiko yang
TE
RI
RISK dikaitkan dengan risk appetite, risk tolerance,
LIMIT
limit yang telah ditetapkan serta ketersediaan dan
perencanaan modal.
Manfaat penetapan Risk Appetite Statement:
a. Risk appetite statement yang jelas dan eksplisit
merupakan bagian dari strategi penerapan
a. Risk Capacity (Kapasitas Risiko) manajemen risiko agar pelaksanaan manajemen
Merupakan maksimum risiko yang dapat risiko dapat lebih efektif.
ditanggung oleh Bank berdasarkan b. Adanya risk appetite statement akan memberikan
ketersediaan modal, kemampuan borrowing, arahan yang lebih jelas bagi segenap pegawai
likuiditas dan sesuai dengan batasan dalam mengambil keputusan, sehingga
ketentuan Regulator. mendorong konsistensi pengambilan keputusan
b. Risk Appetite (Selera Risiko) yang sejalan dengan sasaran strategis Bank.
Tingkat Risiko yang akan diambil (Risk c. Pemahaman yang sama dari segenap unit
Appetite) merupakan tingkat dan jenis Risiko terhadap risk appetite yang telah ditetapkan
yang bersedia diambil oleh Bank dalam dapat meningkatkan kesadaran segenap unit
rangka mencapai sasaran Bank. dan individu terhadap risiko, sehingga dapat
c. Risk Tolerance (Toleransi Risiko) memperkuat budaya risiko.
Merupakan tingkat dan jenis Risiko yang d. Risk appetite membantu memberikan
secara maksimum ditetapkan oleh Bank. kepastian dan mengelola ekspektasi pemangku
Toleransi Risiko merupakan penjabaran dari kepentingan (stakeholder) Bank.
tingkat Risiko yang akan diambil. e. Adanya risk appetite akan membantu Manajemen
d. Risk Limit (Batasan Risiko) dalam mengalokasikan sumber daya pada
Merupakan batasan untuk memantau agar unit usaha yang tepat (prioritas utama) agar
eksposur risiko tidak menyimpang terlalu mendapatkan hasil yang diharapkan (expected
besar dari risk target dan tetap berada dalam return) sesuai dengan sumber daya yang
risk appetite dan/atau risk tolerance yang diinvestasikan.
ditetapkan untuk dilakukan oleh unit bisnis. f. Risk appetite akan mendorong setiap unit untuk
meningkatkan perencanaan strategisnya dengan
cara mengidentifikasi risiko yang dapat diambil
dan risiko yang harus dihindari.
g. Adanya risk appetite yang diselaraskan
dengan sasaran bisnis Bank diharapkan dapat
mendorong peningkatan pencapaian kinerja
Bank (pertumbuhan, efisiensi, laba, peningkatan
harga saham dan lain-lain).
h. Adanya keselarasan antara perencanaan
strategis, pengelolaan permodalan dan
pengelolaan kinerja dengan pengelolaan risiko.
i. Memperkuat sistem pengendalian intern.
j. Memenuhi ketentuan Regulator.
480 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 483
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
BNI menetapkan risk appetite dan risk tolerance yang selaras dengan sasaran strategis Bank, yang digunakan
sebagai acuan tingkat risiko yang akan diambil Bank dalam pencapaian sasaran bisnis. Adapun Risk Appetite
Statement (RAS) BNI tahun 2024, sebagai berikut:
Jenis Risiko Risk Appetite Statement
Permodalan Memelihara modal sesuai dengan tingkat risiko dan di-review secara periodik
Rentabilitas Memelihara rentabilitas secara berkesinambungan dalam jangka panjang untuk mendukung
pertumbuhan permodalan dan kinerja Bank
Risiko Kredit a. Memelihara pertumbuhan kredit yang berkualitas fokus pada sektor prioritas. Pemberian kredit kepada
sektor industri dan kegiatan usaha berisiko tinggi dilakukan dengan sangat hati-hati dan selektif
b. Mengelola risiko konsentrasi pada level yang menghasilkan return optimum
c. Meningkatkan kualitas kredit dan efektivitas pengelolaan kredit bermasalah
Risiko Pasar Memelihara tingkat Risiko Pasar sesuai ketentuan dengan tetap memperhatikan pencapaian target bisnis
Risiko Likuiditas Memelihara ketersediaan likuiditas sesuai ketentuan dengan tetap memperhatikan pencapaian target
bisnis
Risiko a. Intolerance pada internal fraud
Operasional b. Integritas sepenuhnya terintegrasi ke dalam semua proses pengambilan keputusan dan perencanaan
c. Bank memiliki risk appetite yang rendah atas risiko operasional sehingga perlu perbaikan terus
menerus terhadap kualitas Identifikasi dan Pengendalian Risiko
d. Manajemen risiko yang kuat untuk keberlangsungan layanan IT
e. Menjaga implementasi proyek IT sesuai jadwal yang ditetapkan
f. Business Continuity Management (BCM) yang kuat untuk meminimalkan dampak external event
terhadap SDM, layanan dan aset BNI
Risiko Hukum Meminimalisir potensi kerugian akibat permasalahan hukum dalam kegiatan usaha BNI
Risiko Stratejik a. Menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan dengan risiko yang terjaga
b. Memelihara kecukupan permodalan berada di atas ketentuan minimum regulator dan memenuhi
kebutuhan saat normal maupun krisis
c. Menjaga kinerja bisnis yang berkelanjutan dengan risiko yang terjaga
d. Menjaga Tingkat Kesehatan Bank minimal pada predikat Sehat
Risiko Kepatuhan Meminimalisir secara berkelanjutan denda dari Regulator sehingga menurun dari waktu ke waktu
Risiko Reputasi a. Menjaga rating BNI tetap invesment grade
b. Meningkatkan kepercayaan dan persepsi positif melalui Customer Journey untuk mendukung
pertumbuhan bisnis
Tata kelola penetapan strategi manajemen risiko terdiri dari:
a. Strategi Manajemen Risiko menjadi salah satu dasar (acuan) dalam penetapan strategi bisnis yang
dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) BNI yang ditetapkan secara tahunan dan disampaikan
kepada Regulator.
b. Strategi manajemen risiko disusun dan dipersiapkan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko, diputus
oleh Direksi melalui Rapat Komite Manajemen Risiko & Anti Fraud Sub Komite Manajemen Risiko dan
dimintakan persetujuan kepada Dewan Komisaris.
2. Tata Kelola Risiko
Mengatur peran dan tanggung jawab, keterkaitan antar fungsi, serta penetapan kebijakan untuk
memastikan bahwa risiko dikelola dengan baik. Dalam implementasinya, tata kelola manajemen risiko
diimplementasikan berdasarkan konsep Three Lines Model. Fungsi dan peran masing-masing lini dalam
model tata kelola risiko tiga lini (three lines model) sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
481
Page 484
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
DEWAN KOMISARIS
Akuntabilitas terhadap pemangku kepentingan atas pengawasan organisasi
Peran Dewan Komisaris: Integritas, Kepemimpinan, dan Transparansi
DIREKSI AUDIT INTERNAL
AUDIT EKSTERNAL
Tindakan (termasuk pengelolaan risiko) untuk
mencapai tujuan-tujuan organisasi Asurans yang independen
Risk Taking Unit or 1st Line Roles Risk Control Unit or 2nd Line Roles Risk Assurance Unit or 3rd Line
Bertanggungjawab terhadap Bertanggungjawab dalam penyusunan Roles Bertanggungjawab dalam
risiko yang diambil, eksekusi framework, kebijakan, prinsip dan menilai secara independen
dan hasilnya (day to day risk metodologi pengelolaan risiko Bank. efektivitas implementasi
management & control). • Menyiapkan usulan strategi dan manajemen risiko.
• Bertanggungjawab kebijakan manajemen risiko • Melakukan audit intern secara
terhadap pengelolaan dan termasuk risk appetite dan limit. independen dan periodik
pengendalian risiko yang • Menyusun kerangka, kebijakan, terhadap implementasi
melekat pada aktivitas prinsip, perangkat, metodologi, dan manajemen risiko dan
keseharian (day to day) standar pengelolaan risiko. pengendalian intern.
bisnis atau fungsinya. • Sebagai risk oversight unit, • Menyusun rekomendasi
• Mengidentifikasi, melakukan agregasi dan pelaporan dan masukan/corrective
mengukur, memantau, risiko secara keseluruhan. action serta memantau
dan mengendalikan risiko • Memberikan advice atau pelaksanaannya.
yang melekat pada aktivitas rekomendasi kepada 1st Line Roles • Melaporkan hasil audit ke
bisnis/fungsi sesuai dengan dalam mengimplementasikan Komite Audit dan key stake
strategi/kebijakan/parameter kebijakan risiko sesuai kewenangan. holder sesuai kewenangan
risiko yang telah diterapkan • Melakukan eskalasi permasalahan/
oleh 2nd Line Roles keputusan penting ke Senior
Management/Direksi/Risk
Management Committee.
Legend:
Akuntabilitas, Delegasi, Mengarahkan, Menyediakan Keselarasan, Komunikasi,
Pelaporan Sumber Daya, dan Pengawasan Koordinasi, dan Kolaborasi
Penerapan three lines model harus diiringi juga Proses manajemen risiko di BNI meliputi identifikasi,
oleh fungsi pengendalian intern di BNI dan segenap pengukuran, pemantauan dan pengendalian
Perusahaan Anak untuk memastikan fungsi kontrol terhadap seluruh risiko serta disclosure atau
yang melekat telah dijalankan secara optimal. pengungkapan atas proses-proses tersebut.
3. Proses Manajemen Risiko 1) Identifikasi Risiko
Dilakukan secara proaktif terhadap seluruh
aktivitas bisnis dalam rangka menganalisa
1 2
sumber, tingkat kemungkinan timbulnya risiko
serta dampak yang ditimbulkannya.
Identifikasi 2) Pengukuran Risiko
Risiko Pengukuran Dilakukan dalam rangka mengetahui besarnya
Risiko
eksposur risiko sebagai acuan untuk melakukan
pengendalian risiko serta untuk keperluan
3 perhitungan kewajiban penyediaan modal
Pemantauan
Risiko
4 minimum.
3) Pemantauan Risiko
Dilakukan untuk memastikan bahwa risiko telah
Pengendalian
Risiko dikelola dengan baik, antara lain dengan:
a) Melakukan pemantauan kepatuhan terhadap
regulasi
5 b) Pemantauan terhadap risk appetite dan risk
tolerance yang telah ditetapkan
Disclosure c) Mengukur kekuatan modal BNI dalam
menyerap risiko saat kondisi stress melalui
perhitungan stress testing
d) Pemantauan terhadap pemenuhan mitigasi
risiko yang telah dilakukan
482 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 485
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
4) Pengendalian Risiko Kebijakan Manajemen Risiko dijabarkan ke
Difokuskan pada risiko yang dapat mengganggu dalam Prosedur Manajemen Risiko yang bersifat
kelangsungan usaha Bank. Proses pengendalian operasional yang digunakan sebagai acuan
risiko disesuaikan dengan eksposur risiko pelaksanaan pengelolaan risiko bagi setiap Unit
maupun tingkat dan toleransi risiko yang akan Pengelola Risiko dan didokumentasikan secara
diambil. memadai.
5) Menyampaikan Laporan Risiko (Disclosure),
yang mencakup: Selanjutnya, Prosedur Manajemen Risiko
a) Laporan Manajemen Risiko kepada Regulator dijabarkan ke dalam Petunjuk Teknis Manajemen
b) Laporan Manajemen Risiko kepada Direksi Risiko yang memuat secara rinci tata cara
c) Laporan Informasi Manajemen Risiko kepada pelaksanaan terkait suatu produk dan/atau
public aktivitas spesifik.
4. Kebijakan Manajemen Risiko Kebijakan, Prosedur dan Petunjuk Teknis
BNI telah memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Manajemen Risiko di-review secara berkala
yaitu Kebijakan Umum Manajemen Risiko, menyesuaikan perubahan regulasi dan
Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi perkembangan bisnis Bank.
dan Permodalan Terintegrasi, serta Kebijakan
Umum Sistem Pengendalian Intern, sebagai 5. Tools dan Metodologi
Pedoman Perusahaan yang menjadi aturan pokok Dalam menerapkan manajemen risiko, BNI telah
dalam pelaksanaan aktivitas perusahaan dalam dilengkapi dengan tools dan metodologi dalam
mengelola risiko dan pengendalian intern di BNI meningkatkan kualitas penerapan manajemen
dan Konglomerasi Keuangan serta lebih berfokus risiko. Beberapa tools dan metodologi yang telah
pada risiko yang relevan dalam aktivitas usaha/ diterapkan, antara lain namun tidak terbatas
bisnis BNI. pada:
1) Risiko Kredit : • Internal Rating System (IRS 2.0), merupakan aplikasi untuk menilai eksposur risiko kredit
dari setiap debitur
• RM Tools, aplikasi untuk meningkatkan efisiensi proses kredit dengan digitalisasi dari
berbagai proses agar lebih terintegrasi sehingga mampu mengoptimalkan sales journey
RM
• Loan Management System (LMS), merupakan tools penyempurnaan digitalisasi kredit
secara end to end untuk mempermudah dan mempercepat proses akuisisi debitur, serta
memperkuat proses underwriting lebih standar dengan risiko yang terukur
• Single Integrated Monitoring (SIMON), merupakan tools monitoring debitur sebagai early
warning system untuk mendeteksi debitur yang berpotensi bermasalah serta melakukan
monitor atas action plan-nya
• Central Limit System, sebagai one stop information terkait limit dan facility grade untuk
setiap debitur atau grup
• Model Risk Management (MRM), merupakan metodologi untuk mengoptimalkan proses
validasi, meningkatkan efisiensi model life cycle, dan mengurangi munculnya risiko
model dari model yang diimplementasikan
2) Risiko Pasar : Kondor Global Risk (KGR) Market Risk merupakan aplikasi yang digunakan untuk
pemantauan risiko pasar
3) Risiko Operasional : New Periskop yang di dalamnya mencakup modul Risk Control Self Assessment (RCSA),
Operational Risk Event (ORE), dan Business Continuity Management (BCM)
6. Teknologi Informasi
Manajemen risiko didukung oleh kecukupan Teknologi Informasi. BNI telah memiliki kecukupan Teknologi
Informasi dalam pengelolaan tools dan metodologi manajemen risiko. Aktivitas pengelolaan tersebut
didiukung oleh Satuan Kerja Teknologi Informasi (SKTI) yang bertanggung jawab atas memberikan
arahan dan rencana hingga ekesekusi atas implementasi seluruh inisiatif strategis Teknologi Informasi
BNI.
7. Sumber Daya Manusia (SDM) dan Risk Culture
Salah satu inisiatif untuk peningkatan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko adalah melalui peningkatan
kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengembangan budaya risiko yang kuat. Budaya risiko (risk
culture) merupakan bentuk kolektif tata nilai, persepsi, perilaku dan sikap dari setiap pegawai BNI terhadap
risiko dan pengelolaannya. Budaya risiko juga sekaligus menjadi perekat untuk mempersatukan seluruh
persepsi dan perspektif pegawai untuk meraih tujuan yang telah ditetapkan. Keberadaan Budaya Risiko
sangat memengaruhi efektivitas implementasi manajemen risiko dan pada akhirnya pencapaian kinerja
BNI secara berkelanjutan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
483
Page 486
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Dalam rangka meningkatkan risk culture dan Risiko Kepatuhan, RisikoTransaksi Intra-Grup dan
risk awareness, BNI telah mengimplementasikan Risiko Asuransi. Identifikasi Risiko menggunakan
beberapa program budaya risiko selama tahun data atau informasi yang lengkap, akurat dan
2024, antara lain: relevan.
a. Peningkatan dan pemeliharaan Operational
Risk Awareness melalui sosialisasi dalam 2. Pengukuran Risiko Terintegrasi
bentuk materi antara lain video, poster, Pengukuran Risiko secara terintegrasi dilakukan
wallpaper Personal Computer (PC), bulletin, melalui penilaian Profil Risiko Terintegrasi,
dan pelatihan online maupun offline yang penetapan Risk Appetite Terintegrasi, Limit Risiko
dilakukan secara berkesinambungan. Terintegrasi, Leading Risk Indicator segenap LJK
b. Peningkatan awareness terhadap manajemen anggota Konglomerasi Keuangan BNI, KPMM
risiko ESG melalui poster himbauan untuk Terintegrasi, dan Pengukuran Stress Testing
membatasi konsumsi Air Minum Dalam Terintegrasi.
Kemasan (AMDK).
c. Pendampingan Perusahaan Anak dalam 3. Pemantauan Risiko Terintegrasi
menerapkan Manajemen Risiko meliputi BNI sebagai Entitas Utama melakukan
Penilaian Risk Maturity Index (RMI) Tahun pemantauan Risiko Terintegrasi pada
2024, kecukupan metode scoring sebagai Konglomerasi Keuangan BNI berdasarkan hasil
tools credit process di BNI Finance, dan penilaian/perhitungan:
Metodologi Model Internal dengan BNI Asset a. Profil Risiko setiap LJK anggota Konglomerasi
Management dan BNI Life. Keuangan BNI
d. Pendampingan Penerapan Manajemen Risiko b. Profil Risiko Terintegrasi
di Kantor Luar Negeri (KLN) yaitu Pelatihan c. Leading Risk Indicator masing-masing
Basic Risk Management dengan fokus pada Lembaga Jasa Keuangan anggota
penguatan fungsi Risk Management & Konglomerasi Keuangan
Internal Control (RMIC) Kantor Luar Negeri d. Risk Appetite Terintegrasi
(KLN). e. Limit Risiko Terintegrasi
f. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Selain itu, BNI juga melakukan penguatan behavior (KPMM) Terintegrasi
melalui inisiasi yang membawa semangat baru
dalam meningkatkan budaya kerja dan kinerja Selain melakukan pemantauan berdasarkan
sebagai bagian implementasi atas semangat penilaian di atas, BNI sebagai Entitas Utama
transformasi untuk mendorong pencapaian kinerja juga secara aktif melakukan On Site Visit dan
melalui BNI Culture Fest 2024. Off Site Review atas penerapan manajemen
risiko di masing-masing LJK. Pemantauan risiko
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO difokuskan pada risiko yang signifikan dan
TERINTEGRASI kecukupan perangkat pengelolaan Manajemen
Risiko di masing-masing LJK anggota KK BNI.
BNI juga perlu memperhatikan seluruh Risiko yang
melekat dalam Konglomerasi Keuangan BNI yang 4. Pengendalian Risiko Terintegrasi
dapat memengaruhi kelangsungan usahanya. BNI sebagai Entitas Utama melakukan
Anggota Konglomerasi Keuangan BNI per 31 pengendalian risiko secara terintegrasi terutama
Desember 2024 antara lain BNI Finance, BNI Life, BNI risiko yang dapat mengganggu kelangsungan
Sekuritas, BNI Asset Management, BNI Securities usaha Konglomerasi Keuangan BNI.
Pte. Ltd., dan hibank.
Metode pengendalian risiko terintegrasi
Proses Manajemen Risiko Terintegrasi dilakukan antara lain dengan:
BNI sebagai Entitas Utama bersama setiap Lembaga a. Menetapkan limit-limit risiko, yaitu:
Jasa Keuangan (LJK) anggota Konglomerasi 1) Limit Risiko secara keseluruhan (limit
Keuangan BNI wajib melakukan proses Manajemen terintegrasi Konglomerasi Keuangan BNI)
Risiko terhadap setiap risiko sesuai dengan jenis 2) Limit untuk setiap jenis risiko
risiko yang wajib dikelola secara terintegrasi. 3) Limit Risiko setiap LJK anggota
Konglomerasi Keuangan BNI yang
1. Identifikasi Risiko Terintegrasi mempunyai Eksposur Risiko
Konglomerasi Keuangan BNI wajib mengelola b. Menetapkan metode mitigasi risiko yang
10 (sepuluh) jenis risiko, meliputi Risiko Kredit, sesuai.
Risiko Pasar, Risiko Operasional, Risiko Likuiditas,
Risiko Hukum, Risiko Stratejik, Risiko Reputasi,
484 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 487
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
c. Mekanisme persetujuan atau eskalasi Kondisi perekonomian global terjaga sejalan dengan
apabila terjadi pelampauan limit risiko secara meredanya tekanan di pasar keuangan global
keseluruhan. terutama setelah kepastian kembali terpilihnya
d. Mekanisme feedback/corrective action atas Trump sebagai Presiden AS, serta pelonggaran
hasil pemantauan profil Risiko Terintegrasi kebijakan moneter di berbagai negara utama
sebagai respons tekanan inflasi yang melambat.
Metode pengendalian Risiko Terintegrasi
senantiasa dilakukan kaji ulang secara berkala. Di tengah tantangan global, perekonomian
domestik tetap stabil, dengan inflasi inti yang
Kebijakan dan Prosedur terkendali. Hal ini memberikan dampak positif
Dalam penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi, terhadap kinerja dan kualitas kredit perbankan
BNI sebagai Entitas Utama menetapkan kebijakan di Indonesia dan juga kinerja kredit di BNI. BNI
dan prosedur sebagai berikut: menangkap potensi tersebut melalui berbagai
1. Kebijakan Umum Manajemen Risiko Terintegrasi inisiatif untuk mendorong pertumbuhan kredit yang
dan Permodalan Terintegrasi prudent dengan pencapaian yang terus membaik.
2. Prosedur Manajemen Risiko Terintegrasi Pada posisi Desember 2024, realisasi kredit BNI
Prosedur Manajemen Risiko Terintegrasi sebesar Rp761,55 triliun atau tumbuh 10,7% YoY
mencakup, namun tidak terbatas pada: dari Rp687,91 triliun pada Desember 2023. Capaian
a. Organisasi, akuntabilitas, dan jenjang delegasi ini meningkat dibandingkan pertumbuhan tahun
kewenangan dalam pelaksanaan Manajemen sebelumnya sebesar 7,0% YoY.
Risiko Terintegrasi
b. Prosedur Risk Appetite Terintegrasi Pendorong utama pertumbuhan kredit BNI adalah
c. Prosedur Limit Risiko Terintegrasi segmen Korporasi yang membukukan peningkatan
d. Prosedur Profil Risiko Terintegrasi sebesar 20,06% YoY, disusul oleh segmen bisnis
e. Prosedur Manajemen Risiko Transaksi Intra- Konsumer sebesar 14,48% yang sebagian besar
Grup disalurkan dalam bentuk pemilikan rumah
f. Prosedur Permodalan Terintegrasi dan payroll loan. Untuk menjaga kualitas aset,
g. Prosedur Leading Risk Indicator penyaluran kredit BNI difokuskan pada nasabah
h. Prosedur Lini Bisnis Baru Top Tier di sejumlah industri serta terus berupaya
i. Prosedur Stress Testing Terintegrasi membangun hubungan keseluruhan dengan
j. Prosedur Budaya Risiko Terintegrasi nasabah untuk memastikan solusi keuangan yang
terintegrasi (close loop transaction).
JENIS RISIKO DAN CARA PENGELOLAANNYA
Kualitas kredit BNI terus membaik sepanjang 2024
Terdapat 8 (delapan) jenis risiko yang dikelola oleh dan terus menunjukkan pemulihan. Tren yang
BNI sebagai Bank dan 10 (sepuluh) jenis risiko yang menggembirakan terlihat dari berkurangnya rasio
dikelola oleh BNI sebagai konglomerasi keuangan kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) gross
yaitu risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko secara bertahap yang didorong oleh penerapan
operasional, risiko hukum, risiko stratejik, risiko disiplin manajemen risiko dalam penyaluran dan
reputasi, risiko kepatuhan, risiko transaksi intra- pemantauan kredit. Rasio NPL gross BNI pada
group, dan risiko asuransi. Desember 2024 tercatat sebesar 1,97%, turun dari
posisi akhir tahun 2023 sebesar 2,1%. Perbaikan
PENGELOLAAN RISIKO KREDIT NPL BNI didukung oleh membaiknya kualitas kredit
di segmen Korporasi dari 0,93% menjadi 0,70%.
Risiko Kredit adalah risiko kerugian akibat kegagalan
pihak lain dalam memenuhi kewajibannya kepada Tren yang sama terjadi pada jumlah kredit yang
Bank, termasuk risiko kredit akibat kegagalan debitur, direstrukturisasi. Hingga Desember 2024, BNI
risiko kredit akibat terkonsentrasinya penyediaan mencatat jumlah kredit yang masuk ke dalam
dana (risiko konsentrasi kredit), risiko kredit akibat restrukturisasi sebesar Rp66,56 triliun (bank only),
kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk), turun dibandingkan periode akhir 2023 lalu yang
risiko kredit akibat kegagalan settlement (settlement mencapai Rp75,3 triliun. Khusus kredit yang
risk) dan risiko kredit akibat country risk. direstrukturisasi terkait dengan pandemi COVID-19
juga mengalami perbaikan dimana pada posisi
Risiko kredit dapat bersumber dari berbagai Desember 2024 sebesar Rp7,42 triliun atau 0,97%
aktivitas bisnis Bank, seperti pemberian pinjaman, dari total pinjaman membaik dibanding Desember
pembelian surat berharga, akseptasi, transaksi antar 2023 sebesar Rp26,6 triliun atau 3,87% dari total
Bank, transaksi pembiayaan perdagangan, transaksi pinjaman.
nilai tukar dan derivatif, serta kewajiban komitmen
dan kontinjensi, di mana pemberian pinjaman
merupakan sumber risiko kredit yang terbesar.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
485
Page 488
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BNI juga mengukur rasio Loan at Risk (LaR) mengembangkan tools Central Limit System
untuk menggambarkan cakupan risiko kredit sebagai one stop information terkait limit dan
yang lebih luas. LaR merupakan penjumlahan facility grade untuk setiap debitur atau grup.
dari kredit dengan kolektibilitas 1 (lancar) yang 3. Melakukan mekanisme kontrol yang lebih baik
direstrukturisasi, kolektibilitas 2 (Dalam Perhatian untuk memastikan tools monitoring terhadap
Khusus) serta kolektibiltas 3, 4 dan 5 yang tergolong debitur dilaksanakan dengan konsisten, disiplin
Kredit Bermasalah (NPL). Pada Desember 2024, dan berkualitas agar BNI dapat menetapkan
total LaR BNI mencapai Rp78,6 triliun atau 10,3% action plan yang tepat untuk masing-masing
dari total kredit, membaik dari tahun sebelumnya debitur dan di-monitor pelaksanaannya.
sebesar Rp89,0 triliun atau 12,9% dari total kredit. 4. Pelaksanaan remedial action yang lebih cepat
Perbaikan rasio LaR terjadi pada semua segmen dan lebih awal untuk mempercepat perbaikan
didukung oleh penurunan kredit restrukturisasi kinerja debitur yang berpotensi bermasalah serta
sejalan dengan upaya perbaikan end to end credit dapat memitigasi potensi risiko.
process dan juga didukung oleh kebijakan BNI yang 5. Melakukan pelatihan kredit secara berkala dan
semakin memperketat analisis kelayakan kredit mendalam guna meningkatkan pengetahuan
dengan memanfaatkan big data, pengembangan dan kemampuan kredit serta meningkatkan
tools dan early warning system, yang membantu kesadaran atas risiko.
mengurangi potensi kredit bermasalah di masa
depan. Tata Kelola dan Organisasi
Penerapan four eyes principles dalam proses
Sejalan dengan perbaikan kualitas kredit, maka rasio perkreditan di BNI diimplementasikan dalam proses
biaya terhadap kredit (cost of credit) terus membaik, persetujuan kredit yang dilakukan melalui Komite
di mana hingga Desember 2024 tercatat sebesar Kredit, yaitu forum bersama pejabat pemutus kredit
1,1% turun dibandingkan periode 2023 sebesar 1,3%. yang mempunyai wewenang memutus kredit yang
Ke depannya, BNI akan terus mengendalikan cost of diusulkan sesuai dengan limit yang ditetapkan.
credit baik dalam jangka menengah maupun jangka Anggota Komite Kredit terdiri dari pejabat unit bisnis
panjang pada kisaran 1,0%. Meskipun kualitas kredit dan unit risiko bisnis. Unit bisnis dan unit risiko
relatif membaik, BNI tetap mengantisipasi potensi bisnis berperan sebagai first line roles (risk owner)
penurunan kualitas kredit dengan melakukan yang bertugas mengelola dan mengendalikan
penguatan rasio pencadangan atau coverage ratio risiko kredit pada kegiatan operasional harian unit
di level yang memadai. Pada akhir 2024, rasio NPL tersebut.
coverage dan rasio LaR coverage terjaga di level
255,8% dan 48,8%. BNI telah melakukan perubahan kewenangan
memutus perkreditan terkait dengan implementasi
Saat ini, BNI telah menyusun konsep dan mekanisme NWOW dari aspek organisasi, salah satunya dengan
pelaksanaan proses kredit end-to-end yang lebih penambahan fungsi baru pada pejabat pemutus
prudent, terukur dengan kontrol yang konsisten kredit yaitu Senior Business Executive (SBX) dan
dan disiplin sebagai upaya membangun credit risk Senior Credit Risk Executive (SCX) pada Segmen
culture yang lebih baik, yaitu sebagai berikut: Corporate, Enterprise, Commercial serta unit
1. Menetapkan Risk Acceptance Criteria guna Remedial Recovery.
menerapkan ekspansi BNI yang agresif, selektif
dan berkualitas. Hal ini dimaksudkan agar BNI Sebagai salah satu upaya dalam percepatan
dalam melakukan ekspansi tetap dapat menjaga perbaikan kualitas kredit, BNI membentuk organisasi
kualitas kreditnya yang tidak hanya mencakup Tim Optimalisasi Penanganan LaR. Pembentukan
pinjaman untuk bisnis dalam negeri namun juga organisasi ini dilakukan untuk pemantauan
bisnis Internasional melalui Kantor Luar Negeri. kualitas kredit serta penanganan debitur kualitas
2. Pengembangan tools dalam rangka meningkatkan rendah yang lebih cepat dan intensif yang fokus
kualitas serta efisiensi proses analisa kredit pada proses pengelolaan, keputusan, action plan
yang terdiri dari Pengembangan RM Tools, Loan dan monitoring debitur Loan at Risk (LaR) sesuai
Management System (LMS), Credit Scoring dengan target dan sasaran yang ditetapkan.
Model untuk memproses incoming aplikasi Selain Organisasi Tim Optimalisasi Penanganan
kredit sampai dengan Rp10 Miliar, Internal Rating LaR, Unit Remedial Recovery juga memiliki peran
System (IRS 2.0) Aplikasi untuk menilai eksposur dalam penanganan kredit debitur bermasalah. BNI
risiko kredit dari setiap debitur, Single Integrated melakukan pelaksanaan remedial action yang lebih
Monitoring (SIMON) Framework, Credit Card cepat dan lebih awal untuk mempercepat perbaikan
Behavior and Collection, KUR Behaviour and kinerja debitur yang berpotensi bermasalah serta
Collection, Nasabah Prima dan Dashboard Turn dapat memitigasi potensi risiko.
Around Time Control dan Monitoring. BNI juga
486 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 489
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Satuan Kerja Manajemen Risiko dan unit Tata Kelola Kebijakan dan prosedur Perkreditan dan Manajemen
Kebijakan berperan sebagai second line roles yang Risiko Kredit telah dilakukan pembakuan ke dalam
bertugas mempersiapkan infrastruktur perkreditan Pedoman Perusahaan. Pedoman Perusahaan yang
seperti penyusunan kebijakan dan prosedur digunakan saat ini sudah tersedia dalam bentuk
perkreditan, penetapan limit kewenangan memutus pedoman online yaitu BNI e-PP (electronic Pedoman
kredit, menyiapkan sistem rating dan scoring, Perusahaan).
bersama unit bisnis memantau portofolio kredit,
serta mempersiapkan tools lain yang diperlukan Proses Manajemen Risiko
untuk menunjang aktivitas perkreditan. Proses manajemen risiko kredit diimplementasikan
dalam seluruh proses perkreditan, dimulai dari
Internal Audit (IAD) sebagai third line roles turut pemasaran kredit sampai dengan kredit tersebut
aktif menjaga kualitas portofolio kredit melalui lunas. Proses tersebut berlangsung secara
immediately post review, yaitu melakukan berkesinambungan dalam suatu value chain
pemeriksaan terhadap beberapa debitur segera activity yang diawali dengan penetapan strategi
setelah kredit dicairkan. IAD juga melakukan dan perencanaan, customer insight, perencanaan
pemeriksaan terhadap debitur secara sampling untuk portofolio, pengembangan produk, pemrosesan
menjaga kualitas debitur yang telah mendapatkan kredit, administrasi kredit, pemantauan yang intensif
fasilitas kredit. dan optimisasi portofolio.
Kebijakan dan Prosedur Pada aktivitas operasional perkreditan dalam lingkup
Penetapan Kebijakan dan Prosedur Manajemen individual nasabah, proses manajemen risiko kredit
Risiko Kredit antara lain ditujukan untuk mendukung dilaksanakan baik oleh Unit Bisnis maupun Unit
pemberian kredit yang sehat, mengidentifikasi dan Risiko Bisnis melalui tahapan identifikasi (antara lain
menangani kredit bermasalah serta memantau verifikasi kebenaran data), pengukuran (penggunaan
dan mengendalikan Risiko Kredit. Kebijakan dan perangkat analisa kredit melalui scoring dan rating),
Prosedur Perkreditan disusun sebagai dasar untuk pemantauan (review dan monitoring scoring &
melakukan aktivitas dalam proses perkreditan rating debitur, serta early warning system secara
agar kualitas kredit dapat terjaga dengan tetap berkala, melalui kunjungan kepada nasabah), serta
memperhatikan target bisnis yang ditetapkan. BNI pengendalian (antara lain melalui penetapan limit,
memiliki Kebijakan Perkreditan Bank (KPB) yang covenant, dan faktor mitigasi risiko kredit lainnya).
diputus oleh Forum Komite Kebijakan Perkreditan
dan Bisnis dan disetujui oleh Dewan Komisaris. 1. Identifikasi Risiko Kredit
Selanjutnya KPB diterjemahkan ke dalam Pedoman Identifikasi risiko kredit dilakukan dalam rangka
Perusahaan Perkreditan yang diputus oleh Forum menganalisa sumber dan kemungkinan timbulnya
Komite Prosedur Perkreditan (KPP). risiko kredit yang berpotensi berdampak
negatif terhadap pencapaian sasaran Bank,
Kebijakan tersebut disusun dalam prosedur yang dilaksanakan berkala disesuaikan dengan
perkreditan lebih rinci sebagai pedoman yang karakteristik produk dan jenis aktivitasnya.
mengatur aktivitas end to end credit process
agar kualitas kredit dapat terjaga dengan tetap Identifikasi risiko kredit dilakukan di level
memperhatikan target bisnis yang ditetapkan. transaksional (individual) maupun portofolio.
Beberapa prosedur perkreditan adalah Prosedur Di level indivual antara lain dalam penilaian
Perkreditan Business Banking Segmen Korporasi, kualitas kredit dilakukan berdasarkan analisa
Segmen Komersial, Segmen Kecil, Credit Manual terhadap prospek usaha, kinerja keuangan
for Overseas Branch, Perkreditan Konsumer, Kartu dan kemampuan membayar debitur. Di level
Kredit, Trade Finance, Hukum Perkreditan dan portofolio dengan mengidentifikasi risiko
Penatalaksanaan Administrasi Kredit. konsentrasi berdasarkan faktor idiosinkratik yaitu
faktor yang secara spesifik terkait pada masing-
Selain itu BNI juga sudah memiliki Kebijakan Umum masing debitur dan faktor sistematik yaitu faktor-
Manajemen Risiko yang diturunkan dalam bentuk faktor ekonomi makro dan faktor keuangan
Prosedur Manajemen Risiko Kredit dan secara detail yang dapat memengaruhi kinerja/kondisi pasar.
dituangkan dalam bentuk Petunjuk Teknis seperti Identifikasi risiko kredit di level portofolio juga
petunjuk teknis penetapan Loan Exposure Limit, dilakukan dengan penyusunan analisa Risiko
Credit Risk Premium, Stress Testing Risiko Kredit, Industri pada sektor ekonomi prospektif.
Internal Rating Based, Scoring System, Perhitungan
Aset Tertimbang Menurut Risiko, Industry Risk
Rating dan Validasi Model Kredit.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
487
Page 490
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Pengukuran Risiko Kredit BNI menggunakan metode Standardized
Pengukuran risiko kredit merupakan bagian dan Approach untuk perhitungan Aset Tertimbang
rangkaian yang tidak terpisahkan dari proses Menurut Risiko (ATMR) Risiko Kredit dalam
penerapan manajemen risiko kredit dimana Bank menilai kecukupan pemenuhan Kewajiban
akan menghitung eksposur risiko kredit sehingga Penyediaan Modal Minimum (KPMM). Dalam
dapat memperkirakan dampak kerugian yang rangka melengkapi sistem pengukuran risiko
mungkin ditimbulkan, dimana hasil pengukuran kredit, dilakukan stress testing yaitu dengan
risiko akan digunakan untuk melakukan mengestimasi potensi kerugian bank pada
pengendalian risiko kredit. kondisi pasar yang tidak normal dengan
menggunakan scenario tertentu guna melihat
Untuk pemrosesan kredit segmen wholesale, sensitivitas kinerja BNI terhadap perubahan
BNI telah memiliki model pemeringkatan (rating) faktor risiko dan mengidentifikasi faktor yang
debitur berupa Internal Rating System, sementara berdampak signifikan terhadap portofolio dan
untuk segmen retail digunakan sistem scoring kecukupan permodalan BNI. Stress testing
debitur untuk membantu dalam menganalisa risiko kredit dilakukan secara berkala atau
kualitas debitur dalam proses approval kredit. dapat juga dilakukan setiap saat disesuaikan
Sistem pemeringkatan internal (Internal dengan kebutuhan dengan memperhatikan
Rating System) ditujukan agar Bank dapat kondisi perekonomian atau sesuai kebutuhan/
mengidentifikasi secara dini perubahan profil permintaan regulator.
risiko debitur. Saat ini sistem pemeringkatan
internal BNI digunakan untuk menentukan BNI menyusun metodologi/model stress testing
besarnya cadangan yang harus dibentuk. risiko kredit dengan memperhatikan karakteristik
Sementara untuk segmen retail digunakan produk atau aktivitasnya serta diselaraskan
sistem scoring, yang meliputi Application score dengan ketentuan regulator. Apabila hasil stress
(untuk produk Griya, Non Griya, Credit Card, testing menunjukkan kerentanan akan dilakukan
KUR, dan Segmen Kecil hingga Rp10 miliar), strategi yang sesuai.
Behavior score (untuk produk Credit Card dan
KUR), dan Collection score (untuk produk Credit 3. Pemantauan Risiko Kredit
Card dan KUR). Application score digunakan Pemantauan risiko kredit dilakukan terhadap
untuk membantu menganalisa kualitas debitur seluruh eksposur risiko kredit, terutama yang
dalam proses approval kredit. Behavior score bersifat material serta kerugian yang dapat
digunakan sebagai tools monitoring/early ditimbulkan oleh seluruh aktivitas fungsional.
warning system, dunner strategy, maupun Pemantauan risiko bertujuan untuk melihat
tactical cross sell/up sell. Sedangkan Collection dan memastikan pelaksanaan seluruh proses
score digunakan dalam mengoptimalkan proses pengelolaan risiko kredit berjalan baik dan potensi
collection kredit. risiko kredit yang ada masih dalam limit risiko
yang diperkenankan. Pemantauan risiko kredit
Untuk mengatur komposisi portofolio pinjaman, dilakukan pada level transaksional (individual)
BNI telah memiliki Loan Exposure Limit (LEL) dan di level portofolio. Di level individual antara
yang berfungsi membatasi risiko konsentrasi lain dengan memantau kondisi bisnis dan
eksposur pinjaman berdasarkan sektor ekonomi keuangan terkini debitur, memantau kepatuhan
pada masing-masing segmen bisnis kredit, dan terhadap persyaratan dalam Perjanjian Kredit
menjadi pedoman unit bisnis untuk melakukan atau kontrak transaksi lainnya, menilai kecukupan
ekspansi pinjaman. Untuk menilai risiko setiap agunan secara berkala, memantau potensi kredit
jenis industri, BNI telah memiliki Industry Risk bermasalah secara tepat waktu untuk dilakukan
Rating (IRR) serta Standar Rasio Keuangan yang tindakan perbaikan.
digunakan sebagai salah satu referensi dalam
penilaian kualitas debitur dari sisi industri. Selain Pemantauan risiko kredit di level portofolio
itu BNI juga telah menetapkan sektor ekonomi antara lain dilakukan melalui pemantauan
prospektif dan Industry Risk Appetite menjadi portofolio pinjaman yaitu pertumbuhan, kualitas
guideline bagi unit bisnis sebagai salah satu dan konsentrasi pinjaman, pemantauan eksposur
rangkaian proses pada pipeline management pinjaman dibandingkan dengan Loan Exposure
untuk mendapatkan calon nasabah yang Limit, maupun pemantauan Batas Maksimum
berkualitas. Pemberian Kredit.
488 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 491
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Dalam mendukung proses pemantauan risiko dalam parameternya telah terdapat penajaman
kredit BNI telah memiliki beberapa tools aspek Environmental, Social and Governance (ESG),
yang sudah diimplementasikan seperti Single sedangkan untuk segmen ritel produktif sampai
Integrated Monitoring (SIMON), Dashboard dengan Rp10 Miliar digunakan sistem scoring
Monitoring BNIMove, RM Tools (Connect) dan debitur untuk membantu analisa kualitas debitur
Behavior & Collection Modelling. Selain itu BNI dalam proses approval kredit.
saat ini juga sedang mengembangkan tools
untuk mendukung seluruh proses manajemen Selain itu, dalam rangka meningkatkan kapabilitas
risiko kredit berupa Loan Monitoring System dan kualitas penerapan manajemen risiko kredit,
(LMS) Retail dan LMS Wholesale. BNI telah membenahi manajemen risiko dan proses
kredit antara lain:
4. Pengendalian Risiko Kredit 1. Enhancement Internal Rating Based (IRB) Model
Pengendalian Risiko Kredit dilakukan dalam beserta Rating System Structure, yang bertujuan
rangka mencegah terjadinya kerugian yang sebagai solusi untuk:
lebih dalam akibat Risiko Kredit yang didukung a. Memberikan hasil terbaik (best return),
dengan beberapa perangkat manajemen risiko mengevaluasi dan menganalisis strategi dan
kredit baik pada tataran eksposur individu menopang proses pengambilan keputusan
maupun portofolio. Beberapa cara pengendalian dengan mengembangkan risk based pricing,
Risiko Kredit antara lain melalui mitigasi risk based performance dan portfolio
risiko kredit, penetapan tingkat kewenangan management.
persetujuan kredit, sistem untuk mendeteksi b. Melakukan pemantauan (tools monitoring)
kredit bermasalah lebih awal, pengelolaan risiko terhadap performance debitur Korporasi,
portofolio, penetapan target risiko konsentrasi Menengah dan Kecil.
dalam Rencana Bisnis Bank, serta analisis risiko c. Perhitungan CKPN sesuai dengan PSAK 109.
konsentrasi secara berkala.
Manfaat enhancement IRB Model bagi BNI antara
Dalam lingkup keseluruhan portofolio, lain:
pemantauan dan pelaporan eksposur kredit a. Meningkatkan kualitas kredit BNI.
dilakukan secara berkala kepada Manajemen b. Membantu unit bisnis dalam melakukan
antara lain melalui Laporan Portofolio Pinjaman. seleksi calon debitur.
Di samping itu juga dilakukan pemantauan c. Menjadi early warning signal dalam
terhadap konsentrasi kredit, baik konsentrasi memantau debitur kelolaan, sehingga
terhadap sektor ekonomi tertentu maupun mengurangi provision yang perlu dibentuk.
konsentrasi terhadap segmen tertentu. Secara 2. Implementasi Integrated Decision Automated
berkala dalam Forum Komite Manajemen Risiko System (IDEAS) yang dapat menjadi tools bagi
& Anti Fraud Sub Komite Manajemen Risiko BNI untuk bergerak lebih fleksibel dan cepat
(KRA-RMC) dilakukan evaluasi atas pencapaian dalam menangkap perubahan pasar yang dinamis
target, penetapan langkah-langkah dan dan kompetitif, dengan tetap meminimalkan
koordinasi tindak lanjut perbaikan, serta evaluasi risiko melalui implementasi credit scorecard
atas efektivitas langkah-langkah perbaikan yang melalui penggunaan data customer yang lebih
telah dilakukan. komprehensif pada seluruh customer life cycle.
Saat ini decision engine IDEAS telah terintegrasi
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Kredit dengan beberapa surrounding system di BNI
Sistem informasi manajemen risiko kredit antara lain:
mengenai portofolio kredit, kualitas aset, a. eLO Konsumtif untuk produk BNI Griya dan
remedial recovery, pencadangan, perhitungan BNI Fleksi
Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko b. eLO Produktif untuk produk Kredit Usaha
Kredit dan Stress Testing Risiko Kredit. Rakyat (KUR), BNI Wirausaha (BWU) dan
Branch Credit Management (BCM)
Perangkat dan Metode c. eFORM Credit Card
Dalam rangka mendukung operasional proses d. Common Collection (CWX) produk Credit
bisnis dan pengelolaan risiko kredit, BNI telah Card
memiliki beberapa perangkat manajemen risiko e. Cardlink – core system credit card
kredit baik pada tataran eksposur individu maupun f. Behavior nasabah berdasarkan transaksi
portofolio. Untuk pemrosesan kredit pada eksposur iCONS dan Cardlink
individu segmen wholesale, BNI telah memiliki g. Program Digital Loan Fleksi Mbanking
model rating berupa Internal Rating System dimana
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
489
Page 492
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Untuk menjaga agar portofolio Bank tidak depan. Proyeksi perubahan kerugian kredit harus
terkonsentrasi pada debitur dan sektor ekonomi mencerminkan perubahan kondisi terkait pada
tertentu, maka telah ditetapkan pembatasan satu periode. Perhitungan pengakuan kerugian atas
kredit sesuai risk appetite dan risk tolerance, Divisi risiko di masa mendatang (Expected Credit Loss/
Enterprise Risk Management juga menyusun ECL) membutuhkan estimasi forward looking dari
Industry Risk Appetite (IRA) yang menggunakan Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD)
faktor-faktor pertimbangan antara lain Industry dan Exposure at Default (EAD).
Risk Rating (IRR), Sektor Ekonomi Prospektif
serta Environmental Impact dari sektor ekonomi Sesuai dengan persyaratan akuntansi, cakupan
yang mengacu pada implementasi kaidah asset keuangan yang dinilai untuk perhitungan
Environmental Social and Governance sesuai Expected Loss atau Cadangan Kerugian Penurunan
POJK No. 51 Tahun 2017 tentang Penerapan Nilai (CKPN) berdasarkan PSAK 109 adalah:
Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa a. Aset keuangan yang merupakan instrumen
Keuangan, emiten dan Perusahaan, sedangkan utang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
untuk mengantisipasi pelampauan BMPK BNI atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
telah menetapkan house limit dengan batas yang komprehensif lainnya atau Fair Value through
lebih prudent dibandingkan limit BMPK sesuai Other Comprehensive Income (FVOCI) termasuk
ketentuan Regulator. pinjaman dan efek utang.
b. Komitmen pinjaman yang dikeluarkan tidak
Untuk mengatur konsentrasi portofolio pinjaman, diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau Fair
BNI telah memiliki Loan Exposure Limit (LEL) Value through Profit or Loss (FVTPL).
yang berfungsi membatasi risiko konsentrasi c. Kontrak penjaminan keuangan yang diterbitkan
eksposur pinjaman di setiap sektor ekonomi pada yang berada dalam lingkup PSAK 109 dan tidak
masing-masing segmen bisnis, dan menjadi diukur pada FVTPL.
pedoman ekspansi pinjaman selama satu tahun.
Untuk penilaian terhadap risiko industri, BNI Perhitungan penurunan nilai dilakukan melalui
mengimplementasikan Industry Risk Rating (IRR) 2 (dua) metode, yaitu penurunan nilai secara
serta standar rasio keuangan yang digunakan individual atau kolektif:
sebagai salah satu referensi dalam penilaian a. Penurunan Nilai Individual
kualitas debitur dari sisi sektor industri. Menurut PSAK 109, ECL untuk kredit secara
individu dihitung dengan menggunakan
Sebagai bagian dari pengukuran risiko kredit metode Discounted Cash Flow yang sudah
dan untuk mengantisipasi terjadinya perubahan mempertimbangkan scenario forward looking
faktor makro yang berpengaruh pada bank, BNI yang ada berdasarkan 3 (tiga) skenario yaitu
secara berkala melakukan stress testing risiko kondisi ekonomi wajar, optimis dan pesimis.
kredit untuk menilai perubahan portofolio kredit b. Penurunan Nilai Kolektif
dan pengaruhnya bagi bank serta kemampuan Penurunan nilai dengan metodologi kolektif
bank menghadapi kondisi tersebut. diterapkan pada portofolio yang tidak memenuhi
kriteria portofolio yang dihitung secara individual.
Untuk mengintegrasikan dokumentasi dalam Perhitungan penurunan nilai secara kolektif
proses perkreditan, BNI telah menggunakan menggunakan komponen Probability of Default
aplikasi e-PAK untuk kredit korporasi yang (PD), Loss Given Default (LGD), dan Exposure at
membantu end-to end process kredit berikut Default (EAD).
pendokumentasiannya yang dilakukan dengan
mengintegrasikan beberapa tools yang telah Definisi gagal bayar yang dipergunakan dalam
ada. perhitungan Probability of Default dan Loss Given
Default untuk portofolio kredit, selain mengacu pada
Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan peraturan regulator tentang Penilaian Kualitas Aset
Nilai (CKPN) Bank Umum dan perubahannya di masa datang, BNI
Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan juga menggunakan definisi gagal bayar yaitu jumlah
Nilai (CKPN) BNI mengikuti implementasi dari hari tunggakan lebih dari 90 (sembilan puluh) hari,
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) internal rating default, atau kolektibilitas sama
No. 109 “Instrumen Keuangan” sebagai standar dengan atau lebih dari 3 (tiga). Untuk portofolio
akuntansi yang mengatur tentang instrumen non kredit, definisi gagal bayar mengacu pada
keuangan dan berlaku efektif per tanggal 1 Januari peraturan regulator tentang penilaian Kualitas Aset
2020. PSAK 109 mensyaratkan penyertaan informasi Bank Umum dan penilaian rating yang dipublikasi
yang berkaitan dengan kejadian masa lalu, kondisi oleh lembaga pemeringkat eksternal. Berdasarkan
saat ini dan perkiraan kondisi ekonomi masa pendekatan umum perhitungan penurunan nilai
490 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 493
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
PSAK 109, aset keuangan dikategorikan ke dalam Loss Given Default (LGD)
3 (tiga) stage. Setiap stage menunjukkan kualitas Dalam menghitung CKPN PSAK 109, perkiraan
kredit dari aset keuangan terkait, yaitu: nilai Loss Given Default (LGD) mempertimbangkan
data recovery BNI dari akun gagal bayar. Terdapat
1. Stage 1: mencakup instrumen keuangan yang 2 (dua) segmentasi LGD, yaitu Secured LGD dan
tidak mengalami peningkatan risiko kredit secara Unsecured LGD. Secured LGD terdiri dari Model
signifikan dibandingkan dengan tingkat risiko Terapresiasi, Model Terdepresiasi dan Model Statis.
pada pengakuan awal atau memiliki risiko kredit Untuk Unsecured LGD terdiri dari Model Selisih
rendah pada tanggal pelaporan. Untuk aset-aset Baki Debet yang Terdiskonto. Di dalam perhitungan
ini akan berlaku perhitungan ECL paling lama 12 LGD, terdapat komponen Recovery Secured yaitu
(dua belas) bulan atau sesuai dengan sisa tenor. merupakan recovery yang dipenuhi oleh agunan
2. Stage 2: mencakup instrumen keuangan yang atau porsi LGD dari collateral recovery yang
mengalami peningkatan risiko kredit sejak telah didiskonto sesuai workout period. Recovery
pengakuan awal (kecuali risiko kredit pada Unsecured merupakan recovery yang berasal dari
tanggal pelaporan yang tergolong rendah) cash recovery yang teah didiskonto sesuai dengan
namun mengalami kondisi atau memenuhi workout period. Direct Cost yaitu biaya langsung
syarat gagal bayar/default. Untuk aset-aset ini, yang timbul pada saat proses penagihan atau
akan berlaku perhitungan ECL sepanjang sisa eksekusi jaminan.
tenor atau sesuai dengan ekspektasi sisa tenor.
ECL seumur hidup adalah ekspektasi kerugian Collateral Recovery/Recovery Secured dibagi
kredit yang diharapkan dari semua kejadian gagal menjadi 3 (tiga) tipe, yaitu agunan terapresiasi,
bayar yang mungkin terjadi selama perkiraan agunan terdepresiasi dan agunan statis.
umur dari instrumen keuangan tersebut. Penentuan dan pengelolaan/mengubah rules untuk
3. Stage 3: mencakup instrumen keuangan yang mengelompokkan segmentasi agunan ke dalam
telah terbukti mengalami penurunan nilai secara ketiga tipe agunan tersebut dilakukan secara berkala.
objektif pada tanggal pelaporan. Tahap ini terdiri
dari debitur yang mengalami gagal bayar. Untuk perhitungan Recovery Rate Unsecured,
populasi yang menjadi observasi adalah rekening-
Probability of Default (PD) rekening yang pernah mengalami default namun
Probability of Default (PD) merupakan komponen masih berstatus default hingga akhir periode cut off
utama dalam perhitungan CKPN dan untuk menilai modelling dan memiliki usia default melebihi batas
potensi default suatu kelompok debitur berdasarkan work out period.
indikator kualitas aktiva produktif pada masing-
masing aset. Untuk memenuhi kaidah dan prinsip Exposure at Default (EAD)
PSAK 109, PD perlu dibentuk menjadi suatu transisi Exposure at Default (EAD) merupakan estimasi
yang memiliki dimensi waktu yang dikenal sebagai nilai tercatat pada saat terjadi gagal bayar, dengan
PD forward looking. mempertimbangkan arus kas instrumen keuangan
terkait, serta kemungkinan penarikan tambahan dari
PD forward looking akan mendefinisikan potensi limit kredit sampai dengan tanggal gagal bayar. EAD
gagal bayar tidak terbatas 1 (satu) tahun namun juga mempertimbangkan jadwal pembayaran dan
hingga tenor terpanjang yang dimiliki oleh bank. amortisasi serta perubahan dalam utilisasi saldo
PD forward looking akan didistribusikan pada setiap yang belum ditarik menjelang terjadinya kegagalan
masing-masing tahun/bulan proyeksi tenor fasilitas. bayar.
Distribusi ini dikenal sebagai PD forward looking
term strucuture. Pemodelan EAD akan dilakukan berdasarkan
karakteristik dari instrumen keuangan terkait, yang
PD forward looking term structure diperlukan untuk dibagi ke dalam beberapa kategori yaitu kredit
perhitungan CKPN disesuaikan dengan stage pada angsuran, kredit revolving, produk trade finance dan
masing-masing fasilitas. Dalam menghasilkan treasury.
nilai PD, BNI menggunakan 3 (tiga) pendekatan
berdasarkan ketersediaan data portofolio, yaitu Beberapa fasilitas akan dikenakan tarif faktor
Model Vasicek, Model Skalar Bayesian (Internal konversi kredit atau Credit Conversion Factor
Rating), dan Model Transisi Matriks. (CCF) di dalam term structure EAD-nya. CCF akan
dikenakan kepada fasilitas yang memiliki kriteria
sebagai berikut:
1. Memiliki kelonggaran tarik yang dapat digunakan
kembali jika dilakukan pembayaran pokok.
2. Mekanisme pencairan kredit dapat dilakukan
tanpa melaui mekanisme analisa risiko kredit.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
491
Page 494
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Expected Credit Loss (ECL) tresuri dan investigasi terjadinya off market dan
Secara garis besar, CKPN diukur dengan nilai me-review penggunaan limit. Selain itu, untuk
Expected Credit Loss (ECL) seumur hidup, jika melengkapi fungsi manajemen risiko pasar yang
terdapat peningkatan risiko kredit secara signifikan telah ada BNI juga memiliki fungsi Middle Office yang
sejak pengakuan awal. Jika pada tanggal pelaporan, bertugas melakukan pemantauan, pengendalian
tidak ada peningkatan risiko kredit secara signifikan dan pelaporan terhadap risiko-risiko pada transaksi
sejak pengakuan awal, maka pengukuran CKPN dari Tresuri.
aset keuangan dilakukan maksimum ECL 12 (dua
belas) bulan. Fungsi back office berada di Divisi Banking
Operations yaitu melakukan aktivitas konfirmasi,
PENGELOLAAN RISIKO PASAR pembukuan dan settlement transaksi Tresuri.
Risiko pasar adalah risiko pada posisi neraca dan Kebijakan dan Prosedur
rekening administratif, termasuk transaksi derivatif, Dalam rangka mendukung target bisnis dengan
akibat perubahan secara keseluruhan dari kondisi tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, BNI telah
pasar, termasuk risiko perubahan harga option. memiliki Pedoman Perusahaan untuk Bisnis Tresuri
dan Internasional. Selain itu agar pengelolaan
Sebagai Bank, BNI dilarang melakukan transaksi Risiko Pasar berjalan efektif, BNI berpedoman pada
ekuitas (saham) dan komoditas. Penerapan Pedoman Perusahaan Manajemen Risiko Pasar.
manajemen risiko untuk risiko ekuitas dan komoditas Pedoman Perusahaan berisi tentang tata laksana dan
diterapkan dalam hal melakukan konsolidasi metodologi serta model pengelolaan risiko pasar,
dengan Perusahaan Anak. Sebagian besar Risiko yang disusun dan di-review serta divalidasi secara
Pasar Trading Book bersumber dari aktivitas bisnis periodik oleh Divisi Enterprise Risk Management.
Tresuri baik Dalam Negeri maupun Kantor Luar
Negeri, sementara Risiko Pasar Banking Book, Proses Manajemen Risiko
khususnya Interest Rate Risk in Banking Book dan Identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
Posisi Devisa Neto (PDN) bersumber dari seluruh pengendalian risiko pasar dilakukan oleh unit yang
aktivitas perusahaan. BNI senantiasa memantau independen dari unit bisnis.
dan mengelola risiko pasar secara bijak (prudent) 1. Identifikasi Risiko Pasar
dan berkesinambungan (sustain). BNI melakukan identifikasi risiko disesuaikan
dengan risiko pasar yang melekat pada aktivitas
Tata Kelola dan Organisasi bisnis Bank. Tujuan Identifikasi Risiko Pasar
Dalam rangka pengelolaan risiko pasar yang efektif adalah:
dan independen, aktivitas bisnis Tresuri dibagi a. Menentukan transaksi/produk yang terekspos
menjadi 3 (tiga) bagian yaitu front office, middle Risiko Pasar
office, dan back office. Front office sebagai unit bisnis b. Mengelompokkan Risiko Pasar berdasarkan
berupaya mencapai target bisnis dengan melakukan kriteria yang ada
aktivitas bisnis dan berhubungan dengan nasabah. c. Memudahkan pengukuran Risiko Pasar dan
Namun sebagai bagian dari sistem pengendalian pengendaliannya
internal, front office juga berfungsi sebagai first
line roles yang akan berupaya membatasi dan 2. Pengukuran Risiko Pasar
mengantisipasi risiko pasar yang disebabkan Pengukuran Risiko Pasar secara periodik
perubahan nilai tukar dan suku bunga sesuai limit- dilakukan terhadap seluruh portofolio trading
limit yang telah ditetapkan. Dalam melakukan book dan banking book yang terekspos Risiko
aktivitasnya, bisnis Tresuri dibatasi dengan Risk Pasar. BNI melakukan pengukuran Risiko Pasar
Appetite dan Risk Limit yang diusulkan oleh Divisi dengan menggunakan Metode Standar sesuai
Enterprise Risk Management ke Komite Manajemen POJK No. 23/SEOJK.02/2022 dan Metode Internal.
Risiko & Anti Fraud Sub Komite Manajemen Risiko Metode Standar digunakan untuk menghitung
(KRA-RMC). Limit kewenangan transaksi Tresuri Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
diusulkan oleh Divisi Policy Governance melalui Risiko Pasar, sementara pengelolaan risiko pasar
Komite Kebijakan Perkreditan dan Bisnis, sedangkan harian menggunakan Metode Internal (Value at
counterparty limit ditetapkan oleh Unit Risiko Bisnis. Risk) dan sensitivity (DV01) untuk surat berharga.
Divisi Enterprise Risk Management sebagai second Cakupan portofolio yang dihitung dalam KPMM
line roles melakukan fungsi pemantauan risiko dengan menggunakan Metode Standar adalah
pasar dan kepatuhan terhadap limit risiko baik portofolio trading book untuk risiko suku bunga
limit risiko pasar, limit kewenangan maupun limit dan portofolio trading book dan banking book
counterpart, melakukan validasi terhadap fixing untuk risiko nilai tukar baik portofolio Dalam
price, memeriksa kewajaran harga atas transaksi Negeri maupun Kantor Luar Negeri.
492 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 495
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Untuk kepentingan internal, BNI juga telah a. Value at Risk Limit (VaR Limit), yang
melakukan perhitungan dengan Metode Internal, merupakan maksimum potensi kerugian yang
perhitungan Value at Risk (VaR), yaitu suatu nilai mungkin terjadi pada waktu tertentu di masa
yang menggambarkan potensi maksimum atas datang dengan tingkat kepercayaan tertentu.
kerugian yang dialami oleh Bank sebagai akibat b. Stress Value at Risk Limit (SVaR Limit), yang
pergerakan pasar yang memengaruhi eksposur merupakan pengukuran risiko pasar yang
risiko Bank dalam kondisi pasar yang normal. disesuaikan dengan kondisi tidak normal di
pasar atau maksimum potensi kerugian saat
Eksposur risiko pasar (Value at Risk) Dalam pasar tidak normal.
Negeri dan Kantor Luar Negeri senantiasa c. Budget Loss Limit yang dipergunakan untuk
dipantau secara harian dan disampaikan kepada membatasi realisasi kerugian aktivitas bisnis.
Manajemen secara mingguan dan bulanan. d. Management Action Trigger (MAT), yaitu
Kebijakan valuasi harga yang digunakan saat batasan untuk melakukan tindakan terhadap
ini untuk instrumen yang aktif diperdagangkan risiko perubahan nilai yang merugi (early
adalah mark-to-market sedangkan metode warning signal). MAT melengkapi budget loss
valuasi untuk instrumen yang kurang aktif limit berupa persentase tertentu dari budget
diperdagangkan menggunakan harga wajar dari loss limit.
sumber yang independen. e. Limit pembelian surat berharga yang
digunakan untuk membatasi konsentrasi
Risiko Suku Bunga dalam Banking Book atau pembelian surat berharga korporat
Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB) berdasarkan rating dan jenis mata uang surat
merupakan Risiko akibat pergerakan suku bunga berharga.
di pasar yang berlawanan dengan posisi Banking f. Limit Interest Rate Risk in Banking Book
Book, yang berpotensi memberikan dampak (IRRBB) menggunakan metode Pendapatan
terhadap permodalan dan pendapatan Bank baik Bunga Bersih (NII) dan Pendekatan Nilai
untuk saat ini maupun pada masa mendatang. Ekonomis dari Ekuitas (EVE) untuk membatasi
risiko suku bunga dalam banking book.
3. Pemantauan Risiko Pasar g. Nominal open position limit, yaitu batas
Proses pemantauan dan pelaporan Risiko Pasar maksimum nominal open position yang dapat
dilakukan secara periodik, mencakup: dilakukan dealer.
a. Pemantauan dan pelaporan besarnya Risiko h. Dollar Value of 1 Basis Point (DV01) limit,
Pasar atas seluruh portofolio Bank yang untuk melengkapi nominal open position
terekspos Risiko Pasar. limit ditetapkan DV01 limit, yaitu batasan
b. Pemantauan dan pelaporan terhadap sensitivitas harga surat berharga terhadap
kepatuhan limit Risiko Pasar (realisasi perubahan tingkat suku bunga.
eksposur Risiko Pasar dibandingkan limitnya). i. Delta option limit, merupakan batasan
c. Rekomendasi tindak lanjut atas terjadinya sensitivitas harga options terhadap harga
pelampauan limit dan/atau terjadinya kondisi aset yang mendasari.
pasar yang tidak normal, dan/atau terjadinya j. Limit internal PDN keseluruhan (absolute),
kondisi lainnya yang mengarah pada yaitu batas maksimum pengelolaan PDN.
peningkatan potensi Risiko Pasar.
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Pasar
Perkembangan risiko pada portofolio banking Sistem informasi manajemen risiko pasar
book secara keseluruhan dipantau ketat secara digunakan untuk mendukung pelaksanaan
periodik sesuai metode pengukuran yang proses identifikasi, pengukuran, pemantauan
ditetapkan regulator, yaitu pemantauan Posisi dan pengendalian risiko pasar. Sistem Informasi
Devisa Neto (PDN) untuk risiko nilai tukar dan gap Manajemen Risiko Pasar dibangun dengan cara
risiko suku bunga banking book (interest rate risk mengkuantifikasi eksposur risiko pasar yang
in banking book gap), serta disampaikan kepada dilakukan secara periodik. Proses kuantifikasi
manajemen melalui Forum Komite Manajemen dilakukan dalam bentuk laporan-laporan yang
Risiko dan Anti Fraud Sub Komite Manajemen terkait dengan eksposur risiko pasar diantaranya
Risiko. perbandingan antara parameter risiko pasar
terhadap limit, perhitungan ATMR risiko pasar,
4. Pengendalian Risiko Pasar dan stress testing risiko pasar yang disusun
Pengendalian Risiko Pasar dilakukan dalam dalam bentuk laporan secara harian, mingguan
rangka mencegah terjadinya kerugian yang lebih dan bulanan.
dalam akibat Risiko Pasar melalui penetapan
limit-limit risiko pasar di Divisi Treasury maupun
Kantor Luar Negeri antara lain sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
493
Page 496
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Perangkat dan Metode ekonomi dan faktor pasar pada saat itu. Masing-
Dalam rangka peningkatan kapabilitas risiko masing Kantor Luar Negeri juga melakukan Stress
pasar, telah dikembangkan perangkat pendukung Testing sesuai ketentuan internal dan ketentuan
pemantauan yang dapat meningkatkan kualitas regulator setempat. Hasil stress testing tersebut
dan akurasi hasil pemantauan, antara lain sebagai digunakan untuk menyiapkan Contingency Plan
berikut: agar risiko yang terjadi tetap dapat dimitigasi dan
a. Sesuai ketentuan regulator, BNI melakukan dikelola dengan baik.
pengukuran dampak perubahan suku bunga pada
Banking Book (Interest Rate Risk in The Banking PENGELOLAAN RISIKO LIKUIDITAS
Book/IRRBB). Metode perhitungan dilakukan
dengan 2 (dua) pendekatan, yaitu metode Net Risiko likuiditas merupakan risiko akibat
Interest Income (NII) dan metode Economic Value ketidakmampuan untuk memenuhi kewajiban yang
of Equity (EVE). BNI melakukan simulasi shock jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas dan/
suku bunga dengan 6 (enam) skenario sesuai Basel atau dari aset likuid berkualitas tinggi.
dan melihat dampaknya terhadap profitabilitas
dan modal BNI. Dengan mempertimbangkan Risiko likuiditas berhubungan dengan adanya
kompleksitas data, produk, dan model yang kemungkinan Bank tidak mampu memenuhi
digunakan, saat ini telah dikembangkan aplikasi kewajiban jangka pendek terhadap deposan, investor
perhitungan IRRBB sehingga diharapkan hasil dan kreditur, serta pemenuhan giro wajib minimum
yang diperoleh menjadi lebih akurat. yang diantaranya disebabkan keterbatasan akses
b. Aplikasi pemantauan Off Market Price Limit pendanaan atau ketidakmampuan untuk melikuidasi
merupakan aplikasi untuk memantau kewajaran aset yang dimiliki dengan harga yang wajar.
harga transaksi (likely and reasonable) yaitu
sesuai dengan kisaran fluktuasi harian rate/harga Pengelolaan risiko likuiditas bertujuan untuk
pasar (expected daily fluctuations possible) saat meminimalkan kemungkinan ketidakmampuan
itu. Bank dalam memperoleh sumber pendanaan arus
c. Aplikasi pemantauan limit kewenangan transaksi kas, dan membangun kekuatan likuiditas struktural
merupakan aplikasi untuk memantau Transaction neraca Bank untuk mendukung pertumbuhan jangka
Limit (Deal Ticket Size), Position Limit, dan Stop panjang yang berkesinambungan.
Loss Limit (Budget Loss Limit).
d. Aplikasi pemantauan Credit Counterparty Limit Risiko Likuiditas BNI dapat terjadi akibat
dimana terdapat pengembangan perhitungan ketidakmampuan memperoleh sumber pendanaan
Forex Counterparty Limit dengan menggunakan arus kas yang disebabkan oleh:
Faktor Konversi Kredit (FKK). 1. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang
e. Aplikasi pemantauan Value at Risk (VaR) untuk berasal dari aset produktif maupun yang berasal
Head Office (HO) maupun Kantor Luar Negeri dari penjualan aset termasuk aset likuid.
(KLN). 2. Ketidakmampuan menghasilkan arus kas yang
berasal dari penghimpunan dana, transaksi antar
Sedangkan untuk memperoleh data pasar diperoleh Bank, dan pinjaman yang diterima.
dari Reuters, Bloomberg dan sumber independen
lainnya. Tata Kelola dan Organisasi
Manajemen Risiko Likuiditas dilakukan oleh Divisi
Langkah-langkah memperkuat pengelolaan risiko Enterprise Risk Management (ERM), Divisi Treasury
pasar dalam rangka menghadapi perubahan kondisi (TRS), dan Kantor Luar Negeri. Kebijakan dan
ekonomi sepanjang 2024 antara lain melakukan Prosedur Manajemen Risiko Likuiditas disusun oleh
pemantauan secara aktif terhadap pergerakan Divisi Enterprise Risk Management, selanjutnya
faktor pasar yang berpotensi memberikan dampak dilaksanakan oleh Divisi Treasury dan segenap
pada Bank. Bank melakukan pemantauan terhadap Kantor Luar Negeri yang diwujudkan dalam
indikator pasar melalui perangkat Early Warning manajemen strategi likuiditas. Divisi Enterprise Risk
Signal Forex dan Warning Signal Suku Bunga. Management juga melakukan monitoring terhadap
pelaksanaan manajemen likuiditas yang dilakukan
Untuk mengetahui potensi dampak perubahan oleh Divisi Treasury tersebut.
kondisi internal dan eksternal pada bank, telah
dilakukan Scenario Analysis dan Stress Testing Kebijakan dan Prosedur
secara periodik dan insidentil. Stress Testing secara BNI menyusun Kebijakan Umum Manajemen Risiko
periodik menggunakan skenario yang mengacu yang lebih lanjut dijabarkan ke dalam Prosedur
pada ketentuan Regulator dan skenario internal Manajemen Risiko Likuiditas yang berisi panduan
Bank. Skenario StressTesting insidentil dan Scenario pelaksanaan manajemen risiko likuiditas, antara lain
Analysis menyesuaikan kondisi faktor makro berupa:
494 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 497
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
1. Ketersediaan Alat Likuid: Kas, Giro Wajib 3. Pemantauan Risiko Likuiditas
Minimum (GWM), Secondary Reserve (Cadangan Dalam mengelola likuiditas, selain mengelola
Likuiditas), Tertiary Reserve, EWS (Early Warning primary reserve (kas dan GWM), BNI menjaga
Signal) Likuiditas, Liquidity Contigency Plan dan mempertahankan secondary reserve untuk
Head Office maupun Kantor Luar Negeri memastikan likuiditas berada pada level yang
2. Pengukuran Risiko Likuiditas: Rasio Likuiditas aman. Sebagai cadangan secondary reserve,
Proyeksi Arus Kas, Profil Maturitas, Rasio BNI menjaga dan mempertahankan tertiary
Kecukupan Likuiditas, dan Stress testing reserve. Penetapan dan pemantauan limit, yaitu
3. Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan limit Pagu Kas BNI Wide, limit Safety Level, limit
Net Stable Funding Ratio (NSFR) Profil Maturitas, dan pembatasan Kredit Valas
4. Pemantauan Risiko Likuiditas berdasarkan Ketersediaan Dana dilakukan secara
5. Pengendalian Risiko Likuiditas berkala oleh Divisi Enterprise Risk Management.
6. Penetapan Limit Likuiditas: Pagu Kas Wilayah Penetapan dan pemantauan limit dilakukan
dan Bank Wide, limit Safety Level, Limit Profil secara berkala, antara lain:
Maturitas dan Limit Pembatasan Kredit Valas a. Limit Pagu Kas BNI Wide yang merupakan
berdasarkan ketersediaan likuiditas Valas. batasan optimal pemeliharaan saldo kas
Rupiah BNI secara total yang terdiri dari
Proses Manajemen Risiko Kas Cabang/Sentra dan Kas Lainnya (Kas
Pengelolaan risiko likuiditas bertujuan untuk Replenish ATM, Kas ATM dan Kas CRM) serta
meminimalkan kemungkinan ketidakmampuan saldo kas valas BNI.
Bank dalam memperoleh sumber pendanaan arus b. Limit Safety Level merupakan jumlah
kas, dan membangun kekuatan likuiditas struktural Secondary Reserve (Cadangan Likuiditas)
neraca bank untuk mendukung pertumbuhan jangka yang minimal harus dipelihara untuk
panjang yang berkesinambungan. mengantisipasi penarikan DPK berdasarkan
volatilitas tiap jenis DPK dan volatilitas
1. Identifikasi Risiko Likuiditas disponible pinjaman dengan tingkat
Identifikasi Risiko Likuiditas merupakan proses keyakinan (confidence level) tertentu.
memperoleh dan menganalisis sumber-sumber c. Limit Profil Maturitas merupakan batasan
risiko likuiditas yang melekat pada seluruh gap maturitas behavioral secara kumulatif
aktivitas bisnis/transaksi/produk yang dapat sampai dengan 1 (satu) bulan. Limit tersebut
memberikan dampak finansial bagi Bank. merupakan kondisi atas limit profil maturitas
Setiap aktivitas/produk/transaksi dianalisis dan Rupiah dan limit profil maturitas valas.
dibedakan untuk memastikan bahwa setiap d. Pembatasan Kredit Valas berdasarkan
risiko likuiditas telah diidentifikasi, diukur secara Ketersediaan Likuiditas Valas adalah
akurat, dikelola sesuai dengan metode yang mekanisme pengendalian jumlah maksimum
tepat, dan dikendalikan dengan baik. dana valas yang dapat disalurkan untuk
pemberian onshore loan, offshore loan dan
2. Pengukuran Risiko Likuiditas local loan yang berasal dari sumber dana
Metode Pengukuran Risiko Likuiditas meliputi konvensional dan dana non-konvensional,
rasio likuiditas termasuk Liquidity Coverage Ratio serta merupakan mekanisme mitigasi risiko
(LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR), profil likuiditas berdasarkan ketersediaan dana
maturitas, proyeksi arus kas, stress testing dan dan bukan merupakan limit risiko kredit.
proses pemantauan dan/atau pelaporan Risiko Sedangkan ketersediaan atas keseluruhan
Likuiditas dilakukan secara periodik, mencakup: reserve dipantau secara harian, mingguan,
a. Pemantauan dan pelaporan besarnya Risiko dan bulanan oleh Divisi Treasury dan Divisi
Likuiditas atas seluruh aktivitas/produk Bank Enterprise Risk Management.
yang terekspos Risiko Likuiditas;
b. Pemantauan dan pelaporan terhadap 4. Pengendalian Risiko Likuiditas
kepatuhan limit Risiko Likuiditas (realisasi Pengendalian risiko likuiditas dilakukan dalam
eksposur Risiko Likuiditas dibandingkan rangka mencegah terjadinya kerugian yang lebih
limitnya); mendalam akibat risiko likuiditas, yang dilakukan
c. Pemantauan EWS Likuiditas untuk mengetahui dengan menetapkan limit-limit pada pemantauan
potensi peningkatan Risiko Likuiditas; dan risiko likuiditas. Penetapan dan pemantauan limit
d. Rekomendasi tindak lanjut atas terjadinya dilakukan secara berkala, antara lain:
pelampauan limit dan/atau terjadinya kondisi a. Limit Pagu Kas BNI Wide, dikaji ulang secara
pasar yang tidak normal, dan/atau terjadinya semiannual
kondisi lainnya yang mengarah pada
peningkatan potensi Risiko Likuiditas.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
495
Page 498
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
b. Limit Safety Level yang menentukan batasan pasar (Market Wide Scenario). Skenario spesifik
minimum cadangan likuiditas yang perlu pada bank (Idiosyncratic Scenario) menggunakan
dimiliki oleh Bank dan diterapkan sesuai asumsi Bank berada dalam kesulitan likuiditas
kondisi likuiditas yang terjadi (normal/ akibat hilangnya kepercayaan investor/deposan
moderat/ketat) pada bank.
c. Limit Profil Maturitas, yang terdiri atas limit
profil maturitas Rupiah dan limit profil Sedangkan skenario stress pada pasar (Market Wide
maturitas valas Scenario) menggunakan asumsi terjadi gangguan
pada pasar/sistem keuangan secara keseluruhan
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Likuiditas yang berakibat pada terganggunya operasional
Sistem informasi manajemen risiko likuiditas bank.
digunakan untuk mendukung pelaksanaan
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan Hasil stress testing dari skenario tersebut akan
pengendalian risiko likuiditas. Sistem informasi digunakan untuk liquidity funding plan agar risiko
manajemen risiko likuiditas menyediakan yang terjadi tetap dapat dimitigasi dan dikelola
informasi terkait risiko likuiditas dalam kondisi dengan baik.
normal maupun krisis dalam bentuk laporan
secara harian, mingguan dan bulanan. Sistem Rasio Kecukupan Likuiditas
informasi manajemen risiko likuiditas mengenai Dalam rangka meningkatkan ketahanan likuiditas
perbandingan antara parameter likuiditas jangka pendek, BNI melakukan pengelolaan
terhadap limit dan StressTesting Risiko Likuiditas. Liquidity Coverage Ratio (LCR) dengan cara
memelihara High Quality Liquid Asset (HQLA) yang
Perangkat dan Metode memadai untuk memenuhi kebutuhan likuiditas
Dalam mengelola risiko likuiditas, BNI menggunakan selama periode 30 (tiga puluh) hari ke depan dalam
proyeksi arus kas harian dan profil maturitas skenario stress, sedemikian rupa sehingga bank
bulanan, baik secara kontraktual maupun behavioral, dapat mempertahankan rasio kecukupan likuiditas
agar dapat menetapkan strategi yang sesuai dan tersebut selalu di atas 100% (seratus persen) baik
akurat untuk mengantisipasi kondisi likuiditas bank secara Individu (bank only) maupun konsolidasi
di masa mendatang. dengan Entitas Anak. Selain Rasio LCR, untuk
mengelola ketahanan likuiditas jangka panjang
Early Warning Signal (EWS) Likuiditas BNI juga melakukan pengelolaan rasio Net Stable
EWS Likuiditas dijabarkan dalam indikator-indikator Funding Ratio (NSFR) dengan cara memelihara
internal dan eksternal pada kondisi normal, kondisi dana stabil untuk mendanai aset yang stabil. BNI
moderat atau kondisi ketat (tight) baik untuk Rupiah mempertahankan rasio NSFR di atas 100% (seratus
maupun valuta asing. Indikator Internal yang persen) untuk posisi Individual maupun konsolidasi
digunakan antara lain tren dana nasabah, konsentrasi dengan Entitas anak.
nasabah dominan, dan rasio-rasio likuiditas bank.
Indikator eksternal yang digunakan antara lain PENGELOLAAN RISIKO OPERASIONAL
tren tingkat suku bunga BI Rate, INDONIA, TERM
SOFR, Outstanding Likuiditas di Pasar (Market Net Risiko Operasional terjadi karena adanya
Liquidity) dan Fed Fund Rate (FFR). ketidakcukupan atau tidak berfungsinya proses
internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem,
Penetapan likuditas bank dalam kondisi Normal, atau adanya kejadian eksternal yang memengaruhi
Moderat, atau Ketat (tight) menjadi acuan dalam operasional Bank. Kejadian Risiko Operasional
penetapan Safety Level (batasan cadangan likuiditas) merupakan kejadian risiko yang melekat pada setiap
yang harus disediakan oleh bank. Selanjutnya proses bisnis dan operasional yang dijalankan Bank
penetapan kondisi likuiditas tersebut akan menjadi dan dapat memicu terjadinya Risiko Reputasi, Risiko
panduan dalam Liquidity Contigency Plan (LCP), Hukum, Risiko Kepatuhan, serta Risiko lainnya
yaitu seperangkat panduan dalam kondisi likuiditas apabila tidak dikelola dengan baik.
ketat yang mencakup namun tidak terbatas pada
langkah-langkah alternatif strategi. Kebijakan dan Prosedur
Dalam rangka menerapkan manajemen risiko
Stress Testing Likuiditas operasional, BNI mengacu pada ketentuan Otoritas
Untuk mengetahui ketahanan likuiditas di periode Jasa Keuangan, Bank Indonesia, serta International
krisis, telah dilakukan stress testing likuiditas Best Practices. BNI juga memiliki prosedur
secara periodik. Skenario stress testing dilakukan manajemen risiko operasional yang disusun dan
dengan menggunakan skenario spesifik pada bank dievaluasi secara berkala sebagai pedoman bagi
(Idiosyncratic Scenario) dan skenario stress pada segenap unit kerja dalam melaksanakan kerangka
496 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 499
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
kerja manajemen risiko operasional yang telah akar permasalahan dan menyusun tindak lanjut
ditetapkan oleh Bank. Strategi Manajemen Risiko yang diperlukan melalui tindakan preventif ke
Operasional dirumuskan sesuai strategi dan tujuan depannya dan tindakan remediasi yang diperlukan.
bisnis secara keseluruhan dengan memperhatikan Selain itu, BNI memiliki mekanisme pelaporan
tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) dan Risiko Operasional sebagai pertimbangan dalam
toleransi risiko (risk tolerance). pengambilan keputusan strategis dan eskalasi
kepada Manajemen dengan tujuan kecepatan
Tata Kelola dan Organisasi informasi atas kejadian risiko operasional disertai
Tata kelola manajemen risiko operasional dengan tindak lanjut.
diimplementasikan berdasarkan konsep Three Lines
Model yang membedakan antara Satuan Kerja Dalam perhitungan Modal Minimum Risiko
Operasional (Risk Taking Unit) yang merupakan Risk Operasional dan Aset Tertimbang Menurut Risiko
and Control Owner, Satuan Kerja Manajemen Risiko (ATMR) untuk Risiko Operasional BNI menggunakan
yang independen, dan Satuan Kerja Audit Intern. Pendekatan Standar sesuai dengan dengan
Satuan Kerja Operasional dalam konteks risiko regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang
operasional bermitra dengan Senior Operational dipergunakan sebagai salah satu elemen dalam
Risk Executive (SORX) dalam memitigasi risiko yang mengukur kecukupan modal (Capital Adequacy
dihadapi pada area cakupan atau sektor masing- Ratio).
masing. Satuan Kerja Manajemen Risiko bertugas
memantau risiko dan menyediakan kebijakan/ Proses manajemen risiko operasional memerlukan
prosedur terkait manajemen risiko serta mereviu dukungan organisasi dengan gambaran jelas terkait
produk bank baru. Satuan Kerja Audit Intern tugas dan tanggung jawab yang dipahami secara
bertugas memastikan efektivitas pengelolaan risiko utuh oleh semua unit kerja. Check & Balance terjadi
dan pengendalian intern. dalam organisasi sehingga proses manajemen
risiko operasional dapat berjalan sesuai dengan
Proses Manajemen Risiko yang direncanakan.
BNI menjalankan proses Risk Control Self-
Assessment (RCSA) yang merupakan sebuah Penggunaan dan penerapan teknologi informasi
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan dapat mendukung proses manajemen risiko
pengendalian risiko operasional yang dilakukan operasional dimana dengan kompleksitas bank,
periodik secara self-assessment oleh segenap unit otomasi proses dan otomasi proses kontrol dapat
kerja, yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi memaksimalkan upaya mitigasi risiko. Serta adanya
kelemahan kontrol yang ada sehingga risiko dapat data yang terintegrasi untuk risiko operasional
dimitigasi sedini mungkin. Pada proses identifikasi dapat menghasilkan informasi yang lengkap dan
risiko, telah ditetapkan taksonomi risiko operasional akurat yang dapat digunakan dalam pengelolaan
sebagai acuan dalam pemetaan semua risiko yang risiko operasional serta sebagai data pendukung
ada, sehingga identifikasi menjadi lebih granular dalam pengambilan keputusan oleh manajemen.
dan tindak lanjut serta prioritas yang diambil dapat Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BNI telah
menjadi lebih fokus. mengembangkan Operational Risk Management
System (ORMS) yang diberi nama New PERISKOP
Proses RCSA dengan mekanisme atau pendekatan (Perangkat Risiko Operasional).
Process, Risk, Control dan Monitoring (PRCM)
merupakan dasar pelaksanaan Control Testing (CT) Pondasi yang terpenting dan fundamental dalam
oleh SORX untuk mengidentifikasikan Control manajemen risiko operasional di BNI adalah budaya
Improvement Plan (CIP) atau perbaikan kontrol yang risiko yang kuat, perilaku pegawai yang sesuai atas risk
dibutuhkan. Selain bersumber dari aktivitas RCSA, & control, dan mindset yang tepat atas manajemen
CIP juga dapat dihasilkan dari tindak lanjut kejadian risiko. Dengan terpenuhinya aspek ini, maka proses
risiko operasional serta proses identifikasi lainnya manajemen risiko dapat berjalan dengan efektif
Hal ini bertujuan agar perbaikan dan peningkatan dimana garda terdepan yang berhadapan dengan
kontrol dilakukan secara berkelanjutan serta risiko dapat secara optimal memitigasi risiko
merupakan cerminan dari budaya risiko yang kuat. dan hal ini juga akan dilengkapi oleh metodologi
lainnya, sehingga upaya manajemen risiko dapat
Terkait dengan kejadian risiko operasional, BNI bermanfaat secara maksimal. Upaya-upaya untuk
menetapkan mekanisme identifikasi kejadian meningkatkan budaya risiko operasional dilakukan
risiko operasional, mencatat, melaporkan dan antara lain melalui berbagai program risk awareness
menganalisis kejadian yang ada melalui prosedur yang disampaikan secara konsisten, berkelanjutan,
Operational Risk Event (ORE) Management. dan fokus melalui berbagai macam media seperti
ORE sebagai suatu sarana untuk menganalisa buletin, poster, PC wallpaper, video, dsb.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
497
Page 500
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT digital capabilty dengan bisnis model berbasis
data, Bank melakukan penguatan manajemen
Gangguan atau bencana yang diakibatkan oleh risiko khususnya terkait dengan risiko digital serta
faktor alam, perbuatan manusia, ataupun gangguan meningkatkan ketahanan siber (cyber resilience)
sistem dapat terjadi pada fungsi-fungsi usaha BNI melalui penguatan keamanan siber (cyber security).
yang kritikal sehingga menyebabkan terganggunya Standar penerapan manajemen risiko digital
aktivitas bisnis dan layanan BNI. Untuk dan keamanan siber juga dilengkapi pengujian
mengantisipasi kejadian tersebut maka BNI telah ketahanan dan keamanan siber, serta didukung
menerapkan Manajemen Keberlangsungan Usaha pelaporan efektif terhadap penerapan manajemen
(Business Continuity Management/BCM) di segenap risiko digital dan keamanan siber sehingga tercipta
unit baik di dalam maupun di luar negeri, yang layanan yang efektif, efisien dan aman.
diharapkan dapat meminimalisir risiko operasional
pada saat terjadinya kondisi darurat atau bencana. Tata Kelola dan Kebijakan
Strategi manajemen risiko digital dan keamanan
Penerapan kebijakan tersebut sejalan dengan siber diimplementasikan dalam koridor tata kelola
peraturan Regulator yang mewajibkan Bank untuk yang efektif dan menyeluruh, sehingga menciptakan
melaksanakan proses pengendalian risiko yang pengelolaan manajemen risiko yang bersifat
dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank, proaktif dan forward looking. Penerapan tata kelola
serta selaras dengan persyaratan pada dokumen menajemen risiko di BNI dilakukan melalui Kebijakan
Basel II yang mewajibkan Bank untuk memiliki Umum Manajemen Risiko (KUMR), framework,
pengelolaan keberlangsungan usaha dan rencana dan prosedur yang diterapkan secara konsisten
darurat (Business Continuity Management dan dan berkesinambungan sesuai ketentuan regulasi.
Contingency Plan). Untuk Kantor Luar Negeri, Penerapan tata kelola manajemen risiko yang
selain peraturan Regulator dan Basel II, BCM berbasis People, Process, dan Technology, menjadi
diimplementasikan sesuai dengan regulasi BCM di pondasi utama penyelenggaraan manajemen risiko
negara setempat. digital dan keamanan siber Bank dalam memenuhi
ekspektasi nasabah, stakeholder dan regulator.
Kebijakan dan prosedur sebagai bagian dari tata Manajemen risiko digital dilakukan atas 8 (delapan)
kelola telah mengatur proses dalam BCM mulai klasifikasi risiko digital, yaitu:
dari penilaian potensi risiko dan ancaman (Threat 1. Cybersecurity Risk yaitu risiko ancaman serangan
Risk Assessment - TRA), mengidentifikasi proses cyber atas bisnis digital, identifikasi dan respon
bisnis yang kritikal (Business Impact Analysis atas insiden cyber.
- BIA) bagi kelangsungan bisnis BNI, membuat 2. Data Privacy Risk yaitu risiko akibat keterbatasan
rencana penanganan kondisi darurat (Emergency pengamanan informasi atas aktivitas
Response Plan – ERP) dan membuat Strategi penggunaan, pengolahan, penyimpanan,
Pemulihan (Recovery Strategy). Tata kelola BCM transmisi, serta potensi pelanggaran privasi dan
juga memastikan dilakukannya proses pengujian kebocoran data.
dan simulasi BCM dari unit kritikal dan pengkinian 3. Third Party Digital Risk adalah risiko kerentanan
dokumen BCM secara teratur. Hal ini memastikan cyber dan kelemahan pengamanan informasi
setiap unit dapat mengevalusi rencana yang atas kerja sama pihak ketiga maupun eksternal
ditetapkan, memperbaikinya, dan meningkatkan yang memiliki akses ke infrastruktur atau data
kesiapan dalam menghadapi kondisi krisis atau Bank.
bencana. 4. Workforce Risk adalah risiko yang diakibatkan
oleh kekurangan keterampilan TI & Digital
BNI juga telah memiliki Kerangka Kerja (Framework) pegawai serta employee/vendor/outsource yang
BCM yang salah satunya mengatur struktur bekerja any device, any where, any time atas
organisasi dimana Crisis Management Team privasi, kepatuhan hingga otentikasi, akses, dan
(CMT) disusun berdasarkan potensi skenario- lain-lain.
skenario krisis yang dapat terjadi. CMT BNI terdiri 5. Process Automation Risk adalah risiko proses
dari gabungan unit-unit kerja yang bekerja sesuai otomatisasi digital atas perkembangan
dengan keahliannya dalam menangani krisis yang transformasi digital.
relevan sehingga upaya penanganan kondisi krisis 6. Resiliency Risk adalah risiko ketahanan dalam
akan menjadi lebih efektif. operasional dan infrastruktur saat tumbuh
semakin digital.
MANAJEMEN RISIKO DIGITAL 7. Compliance Risk adalah risiko ketidakpatuhan
atas perubahan peraturan, ketidaktersediaannya
Seiring dengan perkembangan inovasi bisnis ketentuan, atau kegagalan dalam penerapan
perbankan yang mengutamakan platform-based standar/regulasi yang berlaku dari implementasi
dan fully digital melalui pengembangan advanced model bisnis berbasis digital.
498 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 501
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
8. Cloud Related Risk adalah risiko keamanan 4. Pengendalian Risiko Digital
berbasis cloud, dengan menjaga visibilitas Pengendalian risiko digital dilakukan untuk
keamanan penggunaan layanan cloud serta mengelola risiko residual, mengacu pada
pengamanan atas Cloud Service Provider (CSP). kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan,
limit risiko, serta kontrol risiko yang telah
Proses Manajemen Risiko diimplementasikan. Dalam pengendalian risiko
Dalam mengelola risiko digital dan siber, BNI digital, strategi pengendalian risiko antara
menerapkan manajemen risiko yang komprehensif lain dengan memperkuat kontrol risiko seperti
untuk melakukan identifikasi, penilaian, pengukuran, peningkatan solusi pengamanan, pengelolaan
pemantauan dan pengendalian risiko bisnis digital, aset teknologi informasi, manajemen akses, dan
mencakup analisis dan identifikasi risiko yang lain-lain.
melekat pada layanan digital, serta pengendalian
pengamanan (security control) untuk memitigasi Manajemen risiko digital Bank diterapkan melalui
risiko dan memastikan antara lain terpenuhinya kolaborasi antara first line dan second line, serta third
prinsip-prinsip kerahasiaan (confidentiality), line sebagai evaluator dan reviewer implementasi
integritas (integrity), keaslian (authentication), manajemen risiko. Dalam penerapannya, Bank juga
ketersediaan (availability), serta tidak terbantahkan memiliki beberapa program penguatan pengelolaan
(nonrepudiation). Penjabaran proses manajemen risiko digital dan keamanan siber antara lain dengan
risiko digital adalah sebagai berikut: melakukan:
1. Identifikasi Risiko Digital 1. Digital Product Risk Assessment yaitu
Identifikasi risiko dilakukan secara proaktif proses assessment yang bertujuan untuk
terhadap seluruh aktivitas, proses, dan produk mengidentifikasi risiko yang terkait dengan
digital dengan melakukan: teknologi informasi dan produk digital sebelum
a. Identifikasi aset berisiko berupa aset diimplementasikan/dilakukan enhancement/
informasi, sistem, sumber daya manusia, dan perubahan. Proses ini mencakup penilaian
framework/pedoman perusahaan keamanan, kepatuhan, dan dampak operasional
b. Sumber ancaman dari produk atau teknologi baru/eksisting guna
c. Kerentanan mengurangi potensi risiko serta memastikan
d. Severity dari kerentanan yang ada bahwa produk digital sesuai dengan standar
yang ditetapkan, termasuk pada inovasi besar
Identifikasi risiko digital dilakukan pada seluruh BNI di tahun 2024 yaitu peluncuran wondr by BNI
environment Bank serta pada seluruh tahapan dan Corporate Portal BNI.
pengembangan, production, maintenance dan 2. Thematic Review yaitu aktivitas analisis
kondisi ad-hoc layanan digital. kerentanan secara komprehensif oleh second
line melalui black box testing pada environment
2. Pengukuran Risiko Digital production Bank dengan mensimulasikan
Pengukuran risiko dilakukan dalam rangka serangan nyata untuk mengidentifikasi
mengetahui perkembangan dan besarnya kelemahan yang tidak terdeteksi oleh metode
eksposur risiko digital sebagai acuan untuk yang telah dijalankan first line.
melakukan pengendalian. Risiko yang telah 3. Pengujian Ketahanan Siber (Cyber Resiliency)
diidentifikasi diukur serta dipetakan sesuai sebagai pemantauan kapabilitas dan maturitas
dengan likelihood dan impact yang melekat pada people, process, dan technology Bank dalam
risiko digital, diikuti dengan penerapan kontrol prevensi, deteksi, dan remediasi dapat dilakukan
antara lain preventive, deterrent, detective, melalui program seperti Table-Top Exercise,
corrective, maupun compensating control. Computer Security Incident Response Team
(CSIRT), Social Engineering Technique Program
3. Pemantauan Risiko Digital (SETP), dan lain-lain.
Pemantauan risiko dilakukan untuk memastikan 4. Digital Risk Research & Development merupakan
bahwa risiko telah dikelola dengan baik, proses penelitian serta pengembangan metode
antara lain dengan melakukan pemantauan dalam manajemen risiko digital, mencakup
performance layanan digital melalui log analisis tren ancaman, pengembangan tools dan
monitoring, Security Operation Center (SOC), teknik untuk mitigasi risiko, serta inovasi dalam
vulnerability assessment, penetration testing, proses manajemen risiko digital.
threat intelligence, pengujian Cyber Resiliency,
thematic review, dan lain-lain.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
499
Page 502
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Program penguatan pengelolaan risiko digital 1. Identifikasi Risiko Hukum
tersebut dilakukan secara continuous, sehingga Identifikasi risiko hukum dilakukan secara berkala
menghasilkan suatu risk reponse yang efektif, cepat dan berkesinambungan. Proses identifikasi risiko
dan efisien. hukum dilakukan dengan menganalisis seluruh
sumber risiko hukum yang sekurang-kurangnya
PENGELOLAAN RISIKO HUKUM dilakukan terhadap risiko hukum dari produk dan
aktivitas usaha BNI serta risiko hukum dari produk
Risiko hukum merupakan risiko akibat tuntutan dan aktivitas baru melalui proses pengendalian
hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis. manajemen risiko hukum yang layak sebelum
Risiko hukum BNI dapat bersumber antara lain diperkenalkan atau dijalankan. Proses identifikasi
dari kelemahan aspek yuridis yang disebabkan risiko hukum yang melekat pada Bank dilakukan
oleh lemahnya perikatan yang dilakukan oleh dengan menggunakan indikator/parameter:
BNI, ketiadaan dan/atau perubahan peraturan a. Faktor Litigasi, berupa estimasi kerugian
perundang-undangan yang menyebabkan suatu karena proses litigasi dibandingkan dengan
transaksi yang telah dilakukan BNI menjadi tidak modal Bank.
sesuai dengan ketentuan, dan proses litigasi baik b. Faktor Kelemahan Perikatan, berupa scoring
yang timbul dari gugatan pihak ketiga terhadap BNI hasil review Perjanjian Non Standar dan
maupun BNI terhadap pihak ketiga. Perjanjian Standar.
c. Faktor Ketiadaan/Perubahan Perundang-
Tata Kelola dan Organisasi undangan, berupa persentase produk BNI
Manajemen risiko hukum dilakukan oleh Divisi Legal yang belum diatur secara tegas dan memiliki
di bawah pengawasan aktif Direktur Human Capital kompleksitas tinggi/jumlah produk BNI.
& Compliance. Dalam melakukan pengelolaan risiko
hukum, Divisi Legal bekerja sama dengan Unit 2. Pengukuran Risiko Hukum
Pengelolaan Hukum atau staff yang menangani Pengukuran risiko hukum dilakukan dengan
fungsi hukum yang terdapat pada Divisi/Satuan/ menggunakan indikator/parameter berupa
Kantor Wilayah atau unit organisasi lainnya dimana potensi kerugian akibat faktor litigasi, pembatalan
Satuan Kerja Bidang Hukum dimaksud berfungsi perjanjian yang disebabkan oleh kelemahan
sebagai ‘legal watch’, yang menyediakan analisis/ perikatan, dan ketiadaan atau terjadinya
nasihat hukum kepada unit organisasi dan/atau perubahan peraturan perundang-undangan yang
pegawai pada setiap jenjang organisasi untuk menyebabkan produk BNI menjadi tidak sejalan
meminimalkan kemungkinan dampak negatif dengan ketentuan yang ada.
dari kelemahan aspek yuridis, ketiadaan dan/atau
perubahan peraturan perundang-undangan dan Sebagai bagian dari pengukuran risiko hukum,
proses litigasi. Dalam pengelolaan risiko hukum, indikator/parameter serta besarnya bobot dan
Divisi Legal bekerja sama dengan Divisi Enterprise rasio yang digunakan untuk mengukur profil
Risk Management dalam melakukan penilaian risiko hukum ditetapkan oleh Divisi Legal,
dan pemantauan implementasi Manajemen Risiko dengan memperhatikan masukan dari Direksi,
Hukum secara berkala. Divisi Enterprise Risk Management dan unit
lainnya maupun ketentuan regulator. Parameter
Kebijakan dan Prosedur profil risiko hukum terdiri dari Risiko Inheren dan
Implementasi manajemen risiko hukum mengacu Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR).
pada Pedoman Perusahaan Manajemen Risiko Hasil pengukuran Risiko Hukum tercermin dalam
Hukum serta kebijakan lain yang berkaitan dengan Profil Risiko Hukum.
pengelolaan risiko hukum. Guna menghasilkan
kebijakan Manajemen Risiko Hukum yang tepat, 3. Pemantauan Risiko Hukum
Divisi Legal dan Divisi Enterprise Risk Management Pemantauan risiko hukum dilakukan dengan
melakukan evaluasi dan pengkinian kebijakan mengevaluasi eksposur risiko hukum yang
dan prosedur pengendalian Risiko Hukum secara melekat terutama yang bersifat material atau
berkala, sesuai dengan perkembangan ketentuan yang berdampak pada permodalan BNI.
dan perundang-undangan yang berlaku.
Pemantauan risiko hukum meliputi:
Proses Manajemen Risiko a. Faktor Litigasi, melakukan supervisi dan/atau
Dalam menjalankan fungsi pengelolaan Risiko penanganan perkara pidana maupun perkara
Hukum, BNI menerapkan proses manajemen risiko perdata.
hukum yang terdiri dari:
500 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 503
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
b. Faktor Kelemahan Perikatan, berkoordinasi g. Divisi Legal memberikan pelatihan atau
dengan unit bisnis terkait dalam rangka penyuluhan terkait mitigasi permasalahan
penyusunan perjanjian kerja sama agar sesuai hukum kepada unit di BNI untuk meningkatkan
dengan kebutuhan bisnis dan ketentuan pemahaman/legal risk awareness.
produknya serta melindungi kepentingan BNI.
c. Faktor Ketiadaan/Perubahan Perundang- 5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Hukum
Undangan, berkoordinasi dengan unit Sistem informasi manajemen risiko hukum
bisnis terkait dalam rangka pemenuhan digunakan untuk mendukung pelaksanaan
kelengkapan dokumen agar kepentingan BNI proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,
dapat terlindungi serta menjaga Service Level dan pengendalian risiko hukum. Sistem
Agreement (SLA) terhadap penerapan setiap informasi manajemen risiko hukum yang dimiliki
produk/aktivitas BNI. BNI antara lain tersedianya informasi untuk:
a. Laporan periodik yang disampaikan
Hasil pemantauan yang mencakup evaluasi bersamaan dengan profil risiko yang
terhadap eksposur risiko hukum tersebut disusun disampaikan secara berkala, antara lain:
dalam suatu Sistem Informasi Manajemen Risiko 1) Data potensi kerugian
Hukum (SIM Risiko Hukum) yang menyediakan 2) Legal review, hasil review perjanjian
laporan eksposur risiko hukum secara berkala standar dan perjanjian non standar
(bulanan, triwulanan dan tahunan) termasuk 3) Ketiadaan/perubahan perundang-
tindak lanjut yang diperlukan. undangan atas produk/aktivitas Bank yang
baru maupun perubahannya
4. Pengendalian Risiko Hukum b. Laporan insidentil
Pengendalian risiko hukum dilakukan terutama 1) Laporan Daftar Perkara Aktif
terhadap kegiatan yang dapat membahayakan 2) Laporan Perkara kepada Direksi dan/atau
kelangsungan usaha BNI. Dewan Komisaris
Pengendalian Risiko Hukum meliputi: PENGELOLAAN RISIKO STRATEJIK
a. Melakukan penilaian/assessment berupa
kajian yuridis dalam hal terdapat produk bank Risiko Stratejik adalah risiko akibat ketidaktepatan
baru atau terdapat penambahan/perubahan dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan
fitur atas produk BNI. suatu keputusan stratejik serta kegagalan dalam
b. Memberikan advis hukum dan/atau mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. Risiko
pendampingan hukum dalam hal terdapat stratejik BNI dapat bersumber dari kelemahan dalam
Risiko Hukum dalam aktivitas operasionalnya. proses formulasi strategi dan ketidaktepatan dalam
c. Melakukan kaji ulang secara berkala terhadap perumusan strategi serta kurang sejalan dengan visi
format standar perjanjian, khususnya dan misi BNI, sistem informasi manajemen yang
perjanjian kredit, guna memastikan kurang memadai, hasil analisa lingkungan internal
kesesuaian dengan peraturan perundang- dan eksternal yang kurang tepat, penetapan tujuan
undangan serta ketentuan lain yang berlaku. stratejik yang terlalu agresif, ketidaktepatan dalam
d. Melakukan kaji ulang secara berkala terhadap implementasi stategi, dan kegagalan mengantisipasi
kontrak dan perjanjian antara BNI dengan perubahan lingkungan bisnis mencakup kegagalan
pihak lain, antara lain dengan cara melakukan dalam mengantisipasi perubahan teknologi,
penilaian kembali (scoring) terhadap kontrak perubahan kondisi makro ekonomi, dinamika
dan perjanjian tersebut. kompetisi di pasar, dan perubahan kebijakan
e. Divisi Legal bersama dengan Region Legal otoritas terkait.
melakukan pemantauan secara intensif atas
permasalahan hukum, khususnya gugatan Pengelolaan risiko stratejik terbagi menjadi 2 (dua)
dengan dasar Perbuatan Melawan Hukum kategori, di antaranya:
yang melibatkan BNI sebagai pihak Tergugat 1. Berdasarkan jangka waktu, perencanaan stratejik
maupun Turut Tergugat. terbagi atas:
f. Dalam melaksanakan transaksi melalui a. Rencana Jangka Panjang: Sistem perencanaan
penerbitan garansi seperti garansi bank, BNI yang memiliki periode implementasi
perjanjian gadai, Bank telah menyusun contoh selama 5 (lima) tahun.
format dokumen yang dapat dipergunakan b. Rencana Jangka Pendek: Sistem perencanaan
sebagai acuan unit bisnis dalam pelaksanaan BNI yang memiliki periode implementasi
transaksi terkait dengan mengacu pada selama 1 (satu) tahun sampai dengan 3 (tiga)
ketentuan perundang-undangan yang tahun.
berlaku.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
501
Page 504
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. Berdasarkan ruang lingkup, perencanaan dengan perkembangan eksternal dan internal Bank
stratejik dibagi atas: serta ketentuan dan perundang-undangan yang
a. Rencana secara Bank Wide: Perencanaan berlaku.
yang berlaku dan mengikat seluruh organisasi
yang ada di dalam perusahaan. Proses Manajemen Risiko
b. Rencana secara Divisi/Satuan/Unit, Kantor Dalam menjalankan fungsi pengendalian Risiko
Wilayah, Kantor Cabang, Sentra dan Unit lain: Stratejik, BNI menerapkan kebijakan manajemen
Perencanaan yang berlaku terbatas pada unit risiko stratejik dalam sebuah alur proses yang terdiri
yang bersangkutan. dari:
Tata Kelola dan Organisasi 1. Identifikasi Risiko Stratejik
Manajemen Risiko Stratejik dilakukan oleh Divisi Identifikasi risiko stratejik dilakukan secara
Corporate Planning & Performance Management, di berkala dan berkesinambungan. Proses
bawah pengawasan aktif Direktur Finance. identifikasi risiko stratejik dilakukan dengan:
a. Mengidentifikasi faktor-faktor risiko stratejik
Pengelolaan Risiko Stratejik dilakukan melalui yang melekat pada setiap aktivitas fungsional
serangkaian proses perencanaan strategis yang berpotensi merugikan BNI, misal
berupa planning and budgeting yang mencakup karena adanya kebijakan yang kurang
penyelarasan strategi perusahaan dengan strategi sejalan dengan visi dan misi BNI, kurang
unit serta cascading target bank wide menjadi target responsif terhadap perubahan-perubahan
unit yang dituangkan dalam dokumen perencanaan. yang terjadi, implementasi kebijakan yang
tidak sesuai rencana stratejik, atau karena
Dokumen perencanaan strategis meliputi: implementasinya tidak sesuai dengan jadwal
1. Corporate Plan yang telah ditetapkan.
Dokumen rencana korporasi yang disusun untuk b. Analisa risiko terutama terhadap strategi yang
mencapai tujuan Bank dalam jangka panjang membutuhkan banyak sumber daya dan/
selama 5 (lima) tahun. Dokumen Corporate atau berisiko tinggi, seperti strategi masuk
Plan di-review setiap 5 (lima) tahun sekali untuk ke pangsa pasar yang baru, strategi akuisisi,
disesuaikan dengan perubahan lingkungan divestasi, atau strategi diversifikasi dalam
bisnis. bentuk produk dan jasa.
2. Rencana Bisnis Bank (RBB)
Dokumen rencana kegiatan usaha Bank jangka 2. Pengukuran Risiko Stratejik
pendek (satu tahun) dan jangka menengah (tiga Pengukuran risiko stratejik dilakukan dengan
tahun). Dokumen Rencana Bisnis Bank dan menggunakan 4 (empat) parameter, yaitu:
Business Plan Unit di-review pada Semester I, kesesuaian strategi dengan kondisi lingkungan
setiap tahun berjalan bahkan dapat dilakukan bisnis, strategi berisiko tinggi dan strategi
dalam jangka waktu yang lebih pendek jika berisiko rendah, posisi bisnis Bank terhadap
terjadi perubahan lingkungan yang signifikan. pesaing dan pencapaian realisasi Rencana Bisnis
3. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Bank (RBB).
Dokumen rencana strategis yang memuat
sasaran dan tujuan BNI yang hendak dicapai dan Selain itu, dalam pengukuran kualitas penerapan
disusun dengan mempertimbangkan faktor risiko manajemen risiko dapat ditinjau dari hasil tata
yang dapat memengaruhi pencapaian sasaran kelola, kerangka manajemen risiko, proses
yang ditetapkan. Dokumen Rencana Kerja dan manajemen risiko, sistem informasi dan Sumber
Anggaran Perusahaan (RKAP) disusun secara Daya Manusia (SDM), serta sistem pengendalian
tahunan. risiko.
Kebijakan dan Prosedur Penilaian profil risiko stratejik secara detail
Kebijakan terkait Manajemen Risiko Stratejik telah dituangkan dalam laporan profil risiko stratejik
diatur dalam Kebijakan Umum Manajemen Risiko dengan berpedoman pada Prosedur Penilaian
(KUMR) dan Kebijakan Umum Manajemen Risiko Profil Risiko BNI.
Terintegrasi dan Permodalan Terintegrasi (KUMRT).
Selain itu, terkait manajemen risiko stratejik juga 3. Pemantauan Risiko Stratejik
telah diatur dalam Prosedur Manajemen Risiko BNI telah memiliki proses pemantauan risiko
Stratejik, Prosedur Perencanaan Strategis dan stratejik yang dilakukan secara berkala.
Prosedur Penyelenggaraan Produk Bank. Evaluasi Pemantauan risiko stratejik dilakukan dengan
dan/atau pengkinian kebijakan dan prosedur memperhatikan historis kerugian pada masa lalu
manajemen risiko dilakukan secara berkala, sesuai yang disebabkan oleh risiko stratejik dan/atau
penyimpangan pelaksanaan rencana strategi.
502 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 505
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Issue-issue stratejik yang timbul akibat perubahan Mekanisme pengendalian risiko stratejik
operasional dan lingkungan bisnis yang memiliki dilakukan terhadap hasil-hasil pemantauan
dampak negatif terhadap kondisi bisnis atau faktor-faktor sebagai berikut:
kondisi keuangan BNI dilaporkan kepada a. Pencapaian kinerja BNI dibandingkan target
Direksi secara berkala disertai dengan analisa proporsional maupun target tahun berjalan
dampak terhadap risiko stratejik dan Tindakan secara bulanan dalam forum Rapat Direksi
perbaikan yang diperlukan. Perubahan kondisi (Radisi) yang dapat mengambil tindakan
makro (eksternal) menjadi salah satu faktor strategis untuk mengelola risiko stratejik.
utama perusahaan yang dapat memengaruhi b. Realisasi strategi Business Plan tiap-tiap
kondisi bisnis BNI. Dalam rangka meminimalisir Divisi/Satuan sehingga dapat diidentifikasi
dampak negatif dari hal tersebut, BNI selalu permasalahan implementasi strategi dan
mengikuti perubahan kondisi makro agar dapat program kerja untuk segera diperbaiki agar
dipergunakan untuk me-review implementasi target keuangan yang telah ditetapkan dapat
strategi. tercapai secara triwulanan.
c. Realisasi terhadap target Rencana Bisnis
Mekanisme untuk memantau pencapaian rencana Bank untuk dilaporkan kepada Otoritas Jasa
bisnis yang telah ditetapkan, dilakukan dengan Keuangan (OJK) secara triwulanan.
membandingkan realisasi bisnis terhadap target d. Pencapaian kinerja Bank dan seluruh unit
yang telah ditetapkan, sebagai berikut: dilakukan secara semesteran dalam forum
a. Pemantauan pencapaian kinerja dan strategi Business Meeting di Kantor Pusat dan Kantor
BNI dilakukan secara bulanan. Wilayah.
b. Pemantauan kinerja Divisi/Unit/Satuan berupa
realisasi strategi Business Plan dilakukan Direksi selalu memantau realisasi pelaksanaan
secara triwulanan. strategi dan pencapaian target yang tercantum
c. Pemantauan realisasi pencapaian Rencana dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) secara berkala.
Bisnis Bank secara triwulanan. Apabila terdapat pelaksanaan strategi dan
d. Pemantauan issue-issue stratejik dan market pencapaian RBB yang tidak sesuai target maka
share BNI. Direksi meminta unit terkait untuk melakukan
e. Pemantauan pencapaian kinerja perusahaan perbaikan.
dan seluruh unit dilakukan secara semesteran
dalam forum Business Meeting di Kantor 5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Stratejik
Pusat dan Kantor Wilayah. Sistem informasi manajemen risiko stratejik
digunakan untuk mendukung pelaksanaan proses
Untuk ruang lingkup bank wide, BNI telah identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
menetapkan satuan kerja yang menganalisis dan pengendalian risiko stratejik. Sistem informasi
memantau realisasi strategi bisnis dan program manajemen risiko stratejik yang dimiliki BNI
kerja terhadap target, dalam hal ini Divisi antara lain tersedianya informasi untuk:
Corporate Planning & Perfomance Management a. Laporan Pemantauan Kinerja BNI setiap bulan
(CPM) termasuk untuk target-target keuangan. melalui forum Rapat Direksi (Radisi)
b. Laporan Pemantauan Realisasi Rencana
Sedangkan untuk ruang lingkup Divisi/Satuan/ Bisnis Bank (RBB) kepada Otoritas Jasa
Unit ditunjuk unit penunjang dan/atau unit Keuangan (OJK)
tertentu lainnya untuk menganalisa dan c. Laporan Pemantauan Realisasi Business
memantau realisasi strategi bisnis dan program Plan (BP) masing-masing unit kerja kepada
kerja terhadap target implementasi strategi Direktur Sektor terkait
Divisi/Satuan/Unit tersebut secara berkala.
PENGELOLAAN RISIKO KEPATUHAN
4. Pengendalian Risiko Stratejik
Pengendalian risiko stratejik dilakukan dengan Risiko Kepatuhan adalah risiko akibat Bank tidak
membandingkan realisasi kinerja keuangan mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan
dengan target yang disampaikan kepada Direksi perundang-undangan dan ketentuan. Risiko
untuk memastikan bahwa risiko yang diambil kepatuhan BNI dapat bersumber antara lain dari
masih dalam batas toleransi dan melaporkan perilaku hukum yakni perilaku/aktivitas BNI yang
deviasi yang signifikan kepada Direksi. Sistem menyimpang atau melanggar dari ketentuan atau
pengendalian risiko tersebut disetujui dan peraturan perundang-undangan dan perilaku
dikaji ulang secara berkala oleh Direksi untuk organisasi yakni perilaku/aktivitas BNI yang
memastikan kesesuaiannya secara berkelanjutan. menyimpang atau bertentangan dari standar secara
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
503
Page 506
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
umum. Pengelolaan risiko kepatuhan dilakukan c. Berbagai pilihan fasilitas produk dan layanan
melalui penerapan sistem pengendalian internal BNI, seperti layanan transaksi kiriman uang
secara konsisten. Pada praktiknya, risiko kepatuhan maka perbankan dapat menjadi pintu masuk
melekat pada risiko Bank yang terkait pada bagi harta kekayaan yang merupakan hasil
peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain dari tindak pidana atau merupakan pendanaan
yang berlaku, seperti Kewajiban Penyediaan Modal kegiatan terorisme ke dalam sistem keuangan
Minimum (KPMM), Batas Maksimum Pemberian yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk
Kredit (BMPK), Non Performing Loan (NPL), Posisi kepentingan pelaku kejahatan.
Devisa Neto (PDN), dan Giro Wajib Minimum (GWM). d. Pemanfaatan sistem teknologi informasi pada
sektor bisnis perbankan dapat mengakibatkan
Tata Kelola dan Organisasi Data Pribadi seseorang sangat mudah untuk
BNI memiliki fungsi manajemen risiko kepatuhan dikumpulkan dan dipindahkan dari satu pihak
yang memadai dengan wewenang dan tanggung ke pihak lain tanpa sepengetahuan pemilik
jawab yang jelas untuk masing-masing satuan atau data pribadi.
unit kerja yang melaksanakan fungsi manajemen
risiko kepatuhan. Manajemen Risiko Kepatuhan 2. Pengukuran Risiko Kepatuhan
dilakukan oleh Divisi Compliance (CMP) yang Pengukuran risiko kepatuhan dilakukan dengan
berada di bawah pengawasan aktif Direktur Human menggunakan indikator/parameter berupa:
Capital & Compliance. a. Jenis dan signifikansi pelanggaran yang
dilakukan.
Kebijakan dan Prosedur b. Frekuensi pelanggaran terhadap ketentuan
Implementasi Manajemen Risiko Kepatuhan (track record kepatuhan BNI).
mengacu pada Pedoman Perusahaan Manajemen c. Pelanggaran terhadap ketentuan transaksi
Risiko Kepatuhan serta Kebijakan dan Prosedur keuangan tertentu.
terkait lainnya antara lain Pedoman Perusahaan Tata
Kerja Kepatuhan, Kebijakan Anti Pencucian Uang, Sebagai bagian dari pengukuran risiko
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan kepatuhan, indikator/parameter serta besarnya
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal bobot dan rasio yang digunakan untuk mengukur
(APU PPT dan PPPSPM), Prosedur Penerapan profil risiko kepatuhan ditetapkan oleh Divisi
Progam APU PPT PPPSPM, Piagam Kepatuhan Compliance dengan memperhatikan masukan
(Compliance Charter), Pedoman Perusahaan dari Direksi, Divisi Enterprise Risk Management
Prosedur Penanganan Benturan Kepentingan, dan Unit lainnya serta ketentuan Regulator.
Pedoman Perusahaan Pengendalian Gratifikasi,
Pedoman Perusahaan Sistem Manajemen Anti Penilaian profil risiko kepatuhan secara detail
Penyuapan, dan Pedoman Perusahaan Penilaian dituangkan dalam laporan profil risiko kepatuhan
Risiko Kepatuhan. dengan berpedoman pada Prosedur Penilaian
Profil Risiko BNI. Penilaian Risiko Kepatuhan
Proses Manajemen Risiko dilakukan dengan melakukan assessment atau
Dalam rangka memberikan kontribusi bagi pengujian kepatuhan atas kebijakan yang akan/
pertumbuhan bisnis BNI yang sehat dan telah berlaku, produk/aktivitas baru, maupun
berkelanjutan, Divisi Compliance membantu opini kepatuhan atas transaksi yang akan
Direktur Human Capital & Compliance dalam dilakukan BNI.
pelaksanaan fungsi kepatuhan dan melakukan
proses manajemen risiko kepatuhan antara lain: Selain itu, pengukuran risiko kepatuhan dilakukan
melalui Compliance Index (secara periodik) yang
1. Identifikasi Risiko Kepatuhan merupakan nilai untuk menunjukkan tingkat
Identifikasi risiko kepatuhan dilakukan untuk kepatuhan suatu unit yang diukur berdasarkan
mengenali seluruh jenis risiko yang melekat parameter dan kriteria yang telah ditetapkan.
pada setiap aktivitas fungsional yang berpotensi Penetapan parameter Compliance Index (CIX)
merugikan BNI, yaitu faktor-faktor yang dapat berdasarkan kejadian/peristiwa/event yang
meningkatkan eksposur risiko kepatuhan seperti: terjadi dari adanya nilai, perilaku, dan tindakan
a. Jenis dan kompleksitas kegiatan usaha BNI, yang tidak sesuai dengan ketentuan, dimana
termasuk produk dan aktivitas baru. jenis parameter diurutkan berdasarkan tingkat
b. Jumlah (volume) dan materialitas (potensi) kerugian yang terjadi paling besar
ketidakpatuhan BNI terhadap kebijakan sampai tingkatan yang lebih kecil.
dan prosedur intern, ketentuan dan/atau
peraturan perundang-undangan serta praktik
dan standar etika bisnis yang sehat.
504 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 507
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. Pemantauan Risiko Kepatuhan kepatuhan dengan tembusan kepada Dewan
Pemantauan risiko kepatuhan meliputi Komisaris dan Laporan Profil Risiko Kepatuhan.
pemantauan dan melaporkan Risiko Kepatuhan
yang terjadi kepada Direksi baik sewaktu-waktu PENGELOLAAN RISIKO REPUTASI
pada saat terjadinya Risiko Kepatuhan maupun
secara berkala terhadap: Risiko Reputasi adalah risiko akibat menurunnya
a. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) tingkat kepercayaan pemangku kepentingan
b. Posisi Devisa Neto (PDN) (stakeholder) yang bersumber dari persepsi negatif
c. Giro Wajib Minimum (GWM) dalam Rupiah terhadap Bank. Risiko reputasi bersumber dari
dan valas kejadian-kejadian yang telah merugikan reputasi
d. Kredit bermasalah (Non-Performing Loan) Bank, misalnya pemberitaan negatif di media massa,
e. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum pelanggaran etika bisnis, dan keluhan nasabah serta
(KPMM) hal lain yang dapat menyebabkan Risiko Reputasi,
f. Denda dan teguran regulator, misalkan misalnya kelemahan pada tata kelola, budaya
pelanggaran Sistem Layanan Informasi perusahaan, dan praktik bisnis Bank serta adanya
Keuangan (SLIK) strategi komunikasi Bank yang kurang efektif.
g. Implementasi peraturan/regulasi baru
h. Kewajiban laporan kepada pihak eksternal Tata Kelola dan Organisasi
i. Peringkat Komposit Risiko Kepatuhan BNI. BNI memiliki fungsi manajemen risiko reputasi
yang memadai dengan wewenang dan tanggung
4. Pengendalian Risiko Kepatuhan jawab yang jelas untuk masing-masing satuan atau
Pengendalian risiko kepatuhan dilakukan dengan unit kerja yang melaksanakan fungsi manajemen
tindakan atau langkah-langkah yang bersifat risiko reputasi. Manajemen risiko reputasi dilakukan
exante (preventif) untuk memastikan bahwa oleh Divisi Corporate Secretary (CSE), Divisi
kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta Customer Experience Center (CXC), dan Divisi
kegiatan usaha yang dilakukan oleh BNI telah Investor Relations (IRN). Pemantauan terhadap
sesuai dengan ketentuan Otoritas jasa Keuangan pemberitaan (news management) dan pengelolaan
(OJK), Bank Indonesia (BI) dan Kementerian krisis komunikasi serta monitoring opini/komentar
Badan Usaha Milik Negara (KBUMN), serta news media atau social media dilakukan oleh Divisi
peraturan perundang-undangan yang berlaku, Corporate Secretary (CSE). Pengelolaan komplain/
serta memastikan kepatuhan BNI terhadap keluhan nasabah dilakukan oleh Divisi Customer
komitmen yang dibuat oleh Bank kepada Experience Center (CXC). Sedangkan menjaga rating
Regulator (dhi. OJK dan BI), dan/atau otoritas BNI tetap investment grade, mengkomunikasikan
pengawas lain yang berwenang. Pengendalian kinerja dan strategi perusahaan kepada analyst dan
Risiko Kepatuhan dilakukan terhadap unit investor, memantau dan menganalisis kinerja saham
organisasi yang ada di dalam negeri (meliputi perusahaan, bursa, dan peers serta mengelola
Kantor Pusat dan Perusahaan Anak) dan juga unit hubungan kerja sama dengan pihak terkait pasar
organisasi yang ada di luar negeri, dimana BNI modal Indonesia dilakukan oleh Divisi Investor
harus memastikan memiliki tingkat kepatuhan Relations (IRN).
yang memadai terhadap peraturan perundang-
undangan di negara Kantor Luar Negeri (KLN) Kebijakan dan Prosedur
BNI. Kebijakan terkait manajemen risiko reputasi telah
diatur dalam Kebijakan Umum Manajemen Risiko
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Kepatuhan (KUMR) dan Kebijakan Umum Manajemen Risiko
Sistem informasi manajemen risiko kepatuhan Terintegrasi dan Permodalan Terintegrasi (KUMRT).
digunakan untuk mendukung pelaksanaan Adapun prosedur manajemen risiko reputasi yang
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, telah disusun antara lain Pedoman Perusahaan:
dan pengendalian risiko kepatuhan. Informasi 1. Prosedur Manajemen Risiko Reputasi
yang akurat, lengkap, dan tepat waktu dapat 2. Manajemen Krisis
digunakan untuk menilai, memantau, dan 3. Pengelolaan Hubungan Media
memitigasi risiko yang dihadapi Bank dalam 4. Pelindungan Konsumen
rangka menentukan langkah-langkah perbaikan 5. Penyelesaian Pengaduan Nasabah
(corrective action).
Proses Manajemen Risiko
Hasil identifikasi, pengukuran, pemantauan, Divisi Corporate Secretary (CSE), Divisi Customer
dan pengendalian risiko kepatuhan dituangkan Experience Center (CXC), dan Divisi Investor
dalam Laporan Kepatuhan kepada Direktur Relations (IRN) melaksanakan fungsi dan proses
Utama melalui Direktur yang membawahi fungsi manajemen risiko reputasi, antara lain melalui
proses sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
505
Page 508
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1. Identifikasi Risiko Reputasi Penilaian profil risiko reputasi secara detail
Identifikasi risiko reputasi dilakukan dari dituangkan dalam laporan profil risiko reputasi
beberapa sumber data/atau informasi antara dengan berpedoman pada Prosedur Penilaian
lain pemberitaan media massa, situs web BNI Profil Risiko BNI.
dan analisis jejaring sosial, pengaduan/komplain
nasabah melalui layanan nasabah maupun 3. Pemantauan Risiko Reputasi
media massa dan media sosial, serta kuesioner Pemantauan risiko reputasi dilakukan terhadap:
kepuasan nasabah. a. Pemberitaan (news management) dan
pengelolaan krisis komunikasi serta
Risiko reputasi timbul antara lain karena: monitoring opini/komentar news media atau
a. Pemberitaan media dan/atau rumor mengenai media sosial serta pemilihan strategi untuk
BNI yang bersifat negatif merespons opini yang berkembang di media
b. Strategi komunikasi BNI yang kurang efektif sosial.
c. Informasi/jasa/layanan yang kurang memadai b. Komplain/keluhan nasabah baik di media
d. Gangguan/kerusakan perangkat dan sistem cetak, media online dan media sosial maupun
teknologi informasi melalui BNI Call.
Proses identifikasi stakeholder (pihak yang Evaluasi secara harian, mingguan, bulanan,
berkepentingan) perusahaan juga dilakukan dari triwulan dan tahunan atas risiko reputasi yang
waktu ke waktu guna mengantisipasi adanya dihadapi BNI, dituangkan dalam Laporan Media
pergeseran dan/atau perubahan perhatian Monitoring.
terhadap perusahaan (stakeholder mapping).
Pemetaan tersebut dilakukan secara berkala dan 4. Pengendalian Risiko Reputasi
tertulis untuk kemudian didistribusikan pada unit BNI segera menindaklanjuti dan mengatasi
terkait. adanya keluhan nasabah dan gugatan hukum
yang dapat meningkatkan eksposur Risiko
BNI harus mencatat dan menatausahakan setiap Reputasi dan juga telah mengembangkan
kejadian yang terkait dengan Risiko Reputasi, mekanisme dalam melakukan pengendalian
termasuk jumlah kerugian yang diakibatkan risiko reputasi yang efektif.
kejadian dimaksud dalam suatu administrasi Pengendalian risiko reputasi antara lain:
data. Pencatatan dan penatausahaan data a. Pencegahan terjadinya peristiwa yang
tersebut disusun dalam suatu data yang dapat menimbulkan risiko reputasi
digunakan untuk memproyeksikan kerugian pada b. Pemulihan reputasi BNI setelah peristiwa yang
suatu periode dan aktivitas tertentu. Masing- menimbulkan risiko reputasi, yaitu respons
masing kelompok data dan/atau informasi segera BNI untuk memulihkan reputasi dan
ditangani secara berbeda sesuai dengan dampak mencegah terjadinya pemburukan reputasi
risiko reputasi yang ditimbulkannya. BNI
c. Melakukan pengembangan kompetensi staff
2. Pengukuran Risiko Reputasi kehumasan/hubungan masyarakat di Divisi
Pengukuran risiko reputasi dilakukan dengan Corporate Secretary (CSE), Kantor Wilayah/
menggunakan indikator/parameter: Regional agar memiliki kemampuan dan
a. Pengaruh Reputasi dari Pemilik Bank dan kepekaan dalam merespon issue dan opini
Perusahaan Terkait yang berkembang
b. Pelanggaran Etika Bisnis d. Menetapkan Service Level Agreement (SLA)
c. Kompleksitas Produk dan Kerja Sama Bisnis sebagai standar kecepatan melakukan respon
Bank atas komplain nasabah
d. Frekuensi, Materialitas, dan Eksposur e. Penetapan standar Crisis Contingency Plan
Pemberitaan Negatif Bank yang diimplementasikan ketika terjadi krisis
e. Frekuensi, Materialitas, dan Keluhan Nasabah dari skala ringan hingga skala berat
Sebagai bagian dari pengukuran risiko reputasi, Mitigasi Risiko Reputasi maupun kejadian yang
indikator/parameter serta besarnya bobot dan menimbulkan Risiko Reputasi dilakukan dengan
rasio yang digunakan untuk mengukur profil mempertimbangkan materialitas permasalahan
risiko reputasi ditetapkan oleh Divisi Corporate dan biaya. Meskipun demikian, dapat saja Risiko
Secretary (CSE), Divisi Customer Experience Reputasi tersebut diterima sepanjang masih
Center (CXC), dan Divisi Investor Relations (IRN) sesuai dengan tingkat Risiko yang akan diambil.
dengan memperhatikan masukan dari Direksi,
Divisi Enterprise Risk Management (ERM) dan
Unit lainnya serta ketentuan Regulator.
506 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 509
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
5. Sistem Informasi Manajemen Risiko Reputasi penyempurnaan proses dan cakupan pelaporan
Sistem informasi manajemen risiko reputasi antara lain apabila terdapat perubahan kegiatan
digunakan untuk mendukung pelaksanaan proses usaha, produk, transaksi, dan faktor Risiko yang
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan bersifat material. Untuk menilai hubungan
pengendalian risiko reputasi. Sistem informasi keuangan yang material secara intra-grup antar
manajemen risiko reputasi yang dimiliki BNI LJK dalam Konglomerasi Keuangan BNI diukur
antara lain tersedianya informasi untuk: berdasarkan nilai transaksi keuangan BNI dengan
a. Sistem Informasi Pemantauan Media LJK anggota Konglomerasi Keuangan BNI,
b. Kejadian yang menimbulkan risiko reputasi, maupun antar sesama LJK dalam Konglomerasi
baik secara tertulis maupun melalui sistem Keuangan BNI.
elektronik termasuk pembahasan dalam
board/management meeting 4. Pengendalian Risiko Transaksi Intra-Group
c. Mekanisme sistem peringatan dini untuk Pengendalian risiko transaksi intra-grup pada
memberikan sinyal kepada manajemen Konglomerasi Keuangan BNI dilakukan dengan
sehingga dapat melakukan tindakan dan memperhatikan:
mitigasi yang dibutuhkan a. Komposisi parameter risiko inheren transaksi
intra-group pada penilaian profil risiko
PENGELOLAAN RISIKO TRANSAKSI INTRA- terintegrasi;
GROUP b. Pemenuhan asas arm’s length (kewajaran
transaksi) terkait transaksi intra-grup;
Risiko transaksi intra-group merupakan risiko akibat c. Ketersediaan dan kelengkapan dokumentasi
ketergantungan suatu entitas baik secara langsung transaksi intra-grup; dan
maupun tidak langsung terhadap entitas lainnya d. Pemenuhan ketentuan hukum/regulator yang
dalam satu Konglomerasi Keuangan dalam rangka berlaku untuk setiap transaksi intra-grup
pemenuhan kewajiban perjanjian tertulis maupun
perjanjian tidak tertulis, baik yang diikuti perpindahan PENGELOLAAN RISIKO ASURANSI
dana dan/atau tidak diikuti perpindahan dana.
Risiko asuransi merupakan risiko akibat kegagalan
Proses manajemen risiko transaksi intra-group, perusahaan asuransi memenuhi kewajiban kepada
antara lain: pemegang polis sebagai akibat dari ketidakcukupan
proses seleksi risiko (underwriting), penetapan
1. Identifikasi Risiko Transaksi Intra-Group premi (pricing), penggunaan reasuransi, dan/atau
Identifikasi risiko transaksi intra-grup dilakukan penanganan klaim.
dengan melakukan analisis terhadap jenis Proses manajemen risiko asuransi, antara lain:
produk dan/atau transaksi antar LJK dalam 1. Identifikasi Risiko Asuransi
Konglomerasi Keuangan BNI yang dapat Identifikasi risiko asuransi grup dilakukan
menimbulkan risiko transaksi intra-grup dalam dengan melakukan analisis terhadap faktor yang
Konglomerasi Keuangan BNI. dapat meningkatkan eksposur risiko asuransi
seperti ketidakcukupan proses seleksi risiko
2. Pengukuran Risiko Transaksi Intra-Group (underwriting), penetapan premi (pricing),
Pengukuran risiko transaksi intra-grup bertujuan penggunaan reasuransi, dan/atau penanganan
untuk memperoleh peringkat tingkat risiko klaim.
transaksi intra-grup Konglomerasi Keuangan.
Hal-hal yang perlu dilakukan oleh BNI sebagai 2. Pengukuran Risiko Asuransi
entitas utama dalam melakukan pengukuran Pengukuran risiko-risiko yang asuransi
risiko transaksi intra-grup adalah menyusun yang dihadapi BNI dapat dilakukan dengan
metodologi pengukuran risiko transaksi intra- menggunakan parameter Risiko Teknikal,
grup serta melakukan evaluasi terhadap Dominasi Risiko Asuransi terhadap Keseluruhan
kesesuaian asumsi, sumber data, dan prosedur Lini Usaha, Bauran Risiko Produk dan Jenis
yang digunakan untuk mengukur risiko transaksi Manfaat serta Struktur Reasuransi.
intra-grup.
3. Pemantauan Risiko Asuransi
3. Pemantauan Risiko Transaksi Intra-Group Pemantauan Risiko Asuransi meliputi
Pemantauan risiko transaksi intra-grup dilakukan pemantauan dan melaporkan Risiko Asuransi
dengan melakukan evaluasi terhadap eksposur yang terjadi kepada Direksi baik sewaktu-waktu
Risiko Transaksi intra-grup yang bersifat material pada saat terjadinya Risiko Asuransi maupun
atau yang berdampak pada kondisi permodalan secara berkala terhadap:
Konglomerasi Keuangan; serta melakukan
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
507
Page 510
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
a. Rasio Cadangan Teknis terhadap Premi Neto • Risiko Likuiditas
b. Claim Ratio Divisi Enterprise Risk Management (ERM) telah
c. Rasio Premi Netto terhadap Modal Sendiri melakukan pemantauan likuiditas KLN melalui
d. Lapse Ratio pemenuhan Profil Maturitas dan Reserve
e. Dominasi risiko asuransi terhadap Requirement secara periodik menggunakan
keseluruhan lini usaha pendekatan traffic light.
f. Pengelolaan Reasuransi
Sehubungan dengan implementasi New Way of
Evaluasi secara bulanan atas risiko asuransi Working (NWOW), di Kantor Luar Negeri (KLN)
yang dihadapi Konglomerasi Keuangan BNI, terdapat penguatan fungsi manajemen risiko KLN
dituangkan dalam Laporan Leading Risk Indicator dari sisi first line (1st), second line (2nd) maupun third
yang disampaikan kepada Direktur Sektor Risk line (3rd):
Management. • Sisi 1st line, KLN memiliki fungsi Risk Management
& Internal Control (RMIC) di bawah supervisi Risk
4. Pengendalian Risiko Asuransi & Business Support Deputy General Manager.
Pengendalian risiko asuransi dilakukan dengan Disamping itu, juga terdapat fungsi SORX
menjaga rasio-rasio risiko asuransi tetap berada Wholesale & International Banking (SORX1)
pada threshold-nya dan menjalankan inisiasi yang memiliki garis koordinasi ke RMIC KLN.
perbaikan untuk memperbaiki rasio yang masih SORX1 telah menyediakan tools Process, Risk,
dinilai berisiko tinggi dan memastikan bahwa Control & Monitoring (PRCM) sebagai panduan
risiko yang diambil masih dalam batas toleransi RMIC melakukan control testing atas risk control
dan melaporkan pemburukan yang signifikan yang ditetapkan.
kepada Direksi. • Sisi 2nd line, telah dibentuk Tim Manajemen
Risiko KLN di bawah supervisi Divisi Enterprise
PENGELOLAAN RISIKO KANTOR LUAR Risk Management (ERM) yang juga memiliki
NEGERI (KLN) garis koordinasi dengan RMIC, berfungsi untuk
memastikan pelaksanaan framework manajemen
BNI telah memiliki tools untuk pengelolaan risiko berjalan dengan baik di KLN. Disamping itu
manajemen risiko KLN, diantaranya risiko kredit, juga, terdapat penguatan risiko Operasional dan
risiko pasar dan risiko likuiditas. risiko Kepatuhan KLN di bawah supervisi Divisi
• Risiko Kredit Operational Risk Management (ORM) dan Divisi
Divisi Enterprise Risk Management (ERM) telah Compliance (CMP).
melaksanakan identifikasi dan pemantauan risiko • Sisi 3rd line, fungsi Internal Audit dilaksanakan
kredit KLN menggunakan model Internal Rating oleh Internal Audit Head Office (IAD).
Based (IRB) melalui tools Internal Rating System
2.0 (IRS) yang dipantau secara triwulanan sebagai Saat ini, BNI memiliki 8 (delapan) KLN terdiri dari
early warning system apabila terjadi penurunan 6 (enam) KLN dengan license sebagai Branch dan
rating debitur. 2 (dua) KLN dengan license sebagai Representative
Office, masing-masing KLN memiliki kompleksitas
Di samping itu, dalam proses kredit untuk operasional yang berbeda satu dengan lainnya
penetapan pipeline, Divisi Enterprise Risk sehingga perlu ditetapkan minimum requirement
Management (ERM) telah menetapkan Risk standard yang harus dipenuhi oleh setiap KLN.
Acceptance Criteria (RAC) untuk sektor ekonomi
yang direkomendasikan, mencakup 5 (lima) Divisi Enterprise Risk Management (ERM) telah
aspek yaitu Pasar; Operasional; Lingkungan, menetapkan minimum requirement standard dalam
Sosial dan Tata Kelola; Rekanan; dan Price. bentuk parameter/indikator yang wajib dipenuhi
oleh setiap KLN menggunakan pendekatan
• Risiko Pasar Penilaian Kualitas Penerapan Manajemen Risiko
Divisi Enterprise Risk Management (ERM) melalui (KPMR) sesuai yang ditetapkan dalam SEOJK No.14/
fungsi Middle Office telah menetapkan limit SEOJK.03/2017 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan
untuk transaksi Tresuri terdiri dari Budget Loss Bank.
Limit untuk transaksi Forex dan Securities FVOCI,
Deal Ticket Size Limit, dan Net Open Position PENGELOLAAN RISIKO PRODUK DAN
Limit serta telah ditetapkan Management Action AKTIVITAS BARU
Trigger (MAT) melalui MAT Traffic Light sebagai
batasan untuk melakukan tindakan terhadap Setiap rencana pengembangan produk Bank melalui
perubahan nilai yang merugi. proses manajemen risiko antara lain identifikasi,
pengukuran, pemantauan dan pengendalian yang
mencakup 8 (delapan) jenis risiko antara lain yaitu
508 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 511
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
risiko kredit, pasar, likuiditas, operasional, hukum, mempercepat proses, dengan tetap memperhatikan
stratejik, kepatuhan dan reputasi yang dikemas semua potensi risiko dan menetapkan mitigasinya.
dalam kajian risiko produk dan aktivitas baru bank
secara komprehensif. Pengelolaan risiko produk Rencana penerbitan produk Bank baru untuk jangka
Bank dilaksanakan berdasarkan ketentuan internal waktu 1 (satu) tahun dilaporkan kepada Regulator dhi.
yang mengacu pada ketentuan regulator. Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia (apabila
produk tersebut terdapat aktivitas Penyediaan Jasa
Dalam rangka penerbitan produk baru, BNI memiliki Pembayaran dan Penyelenggaraan Infrastruktur
kebijakan dan prosedur untuk mengelola risiko yang Pembayaran) dalam Rencana Penyelenggaraan
melekat pada produk baru yang mencakup: Produk Bank (RPPB) yang dimuat dalam Rencana
1. Kajian bisnis untuk mengetahui apakah produk Bisnis Bank (RBB).
baru memberikan keuntungan atau sejalan
dengan visi dan misi BNI. Pada bulan Juli 2024 tepatnya pada tanggal 5
2. Sistem, prosedur (Standard Operating Juli 2024 BNI telah merilis wondr by BNI, aplikasi
Procedures) dan kewenangan dalam pengelolaan mobile banking baru yang telah dilengkapi
produk baru. dengan teknologi terkini dengan standar global,
3. Identifikasi seluruh risiko (risiko kredit, pasar, menawarkan layanan yang lebih personal dan
likuiditas, operasional, hukum, reputasi, stratejik disesuaikan dengan kebutuhan setiap nasabah
dan kepatuhan) yang melekat pada produk baru, dalam mengelola keuangan dan melakukan
baik yang terkait dengan aktivitas usaha maupun perencanaan masa depan. Selain itu, pada bulan
nasabah. Oktober 2024, BNI juga melakukan pengembangan
4. Masa uji coba metode pengukuran dan produk berupa Corporate Portal BNI yang
pemantauan risiko terhadap produk baru. merupakan aplikasi berbasis desktop website yang
5. Sistem informasi akuntansi untuk produk baru. mengintegrasikan channel-channel wholesale BNI
6. Analisa hukum untuk produk baru. menjadi Single Access (SSO/Single Sign On), serta
7. Transparansi informasi kepada nasabah. menyediakan fitur Hybrid Digital Onboarding. Atas
8. Pelindungan nasabah sesuai dengan ketentuan inovasi tersebut, BNI telah melakukan kajian risiko
tentang Pelindungan Konsumen. pada setiap fitur yang terdapat pada wondr by BNI
9. Pelindungan Data Pribadi. (baik fitur pengembangan maupun fitur baru) serta
Corporate Portal BNI.
Mengingat saat ini telah memasuki era digital
dan adanya demand yang tinggi dari nasabah PENILAIAN PROFIL RISIKO BNI
untuk produk-produk Bank berbasis digital, maka
untuk pengembangan produk berbasis digital, BNI Penilaian Profil Risiko merupakan gambaran
memastikan kesiapan penerapan manajemen risiko keseluruhan risiko yang melekat pada aktivitas
khususnya pengendalian pengamanan (security operasional Bank. Profil Risiko disusun sebagai
control) untuk memastikan terpenuhinya prinsip salah satu komponen penilaian dalam laporan
kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), Tingkat Kesehatan Bank yang disusun secara
keaslian (authentication), ketersediaan (availability), triwulanan untuk BNI Individu dan semesteran
dan tidak terbantahkan (non repudiation). untuk Konglomerasi Keuangan BNI (Terintegrasi).
Selain itu, sebagai penyelenggara Inovasi Teknologi PROFIL RISIKO BNI SECARA INDIVIDU
Sektor Keuangan (ITSK), BNI menerapkan prinsip
(1) Tata kelola, (2) Manajemen risiko, (3) Keamanan Penilaian Profil Risiko merupakan penilaian terhadap
dan keandalan sistem informasi, termasuk Risiko inheren dan Kualitas Peneparan Manajemen
ketahanan siber, (4) Pelindungan konsumen dan Risiko dalam aktivitas operasional Bank. Risiko
pelindungan data pribadi, serta (5) Pemenuhan yang wajib dinilai terdiri dari atas 8 (delapan) jenis
ketentuan peraturan perundang-undangan. BNI juga risiko. Dalam menilai Profil Risiko, Bank wajib pula
menerapkan manajemen risiko siber sesuai praktik memperhatikan cakupan penerapan manajemen
terbaik, mencakup aspek pelindungan terhadap risiko sebagaimana ketentuan regulator.
kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi
dalam mendukung kelangsungan proses bisnis. Penilaian Risiko Inheren
Penilaian Risiko Inheren merupakan penilaian atas
Dalam rangka perbaikan dan percepatan proses risiko yang melekat pada kegiatan bisnis Bank, baik
dalam pengembangan produk/ aktivitas Bank, BNI yang dapat dikuantifikasikan maupun yang tidak,
telah membentuk unit khusus yaitu Tim Project yang berpotensi memengaruhi posisi keuangan
Product Life Cycle Management (PMU) sebagai Bank.
fungsi advisory yang membantu produk owner
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
509
Page 512
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Karakteristik risiko inheren Bank ditentukan oleh Umum. Kualitas Penerapan Manajemen Risiko Bank
faktor internal maupun eksternal, antara lain strategi sangat bervariasi menurut skala, kompleksitas dan
bisnis, karakteristik bisnis, kompleksitas produk dan tingkat Risiko yang dapat ditoleransi oleh Bank.
aktivitas Bank, industri dimana Bank melakukan Dengan demikian, dalam menilai Kualitas Penerapan
kegiatan usaha, serta kondisi makro ekonomi. Manajemen Risiko perlu diperhatikan karakteristik
dan kompleksitas usaha Bank. Penilaian kualitas
Penilaian atas risiko inheren dilakukan dengan penerapan Manajemen Risiko merupakan penilaian
memperhatikan parameter/indikator yang bersifat terhadap 4 (empat) aspek yang saling terkait yaitu:
kuantitatif maupun kualitatif. Penetapan tingkat 1. Tata kelola Risiko
risiko inheren atas masing-masing jenis Risiko 2. Kerangka Manajemen Risiko
mengacu pada prinsip-prinsip umum penilaian 3. Proses Manajemen Risiko, kecukupan sumber
Tingkat Kesehatan Bank Umum. Penetapan tingkat daya manusia dan kecukupan sistem informasi
risiko inheren untuk masing-masing jenis risiko manajemen
dikategorikan ke dalam: 4. Kecukupan sistem pengendalian Risiko, dengan
1. Peringkat 1 (Low) memperhatikan karakteristik dan kompleksitas
2. Peringkat 2 (Low to Moderate) usaha Bank
3. Peringkat 3 (Moderate)
4. Peringkat 4 (Moderate to High) Penetapan tingkat KPMR dilakukan secara
5. Peringkat 5 (High) komprehensif dan mengidentifikasi kekuatan serta
kelemahan setiap pilar Manajemen Risiko. Tingkat
Penilaian Kualitas Penerapan Manajemen KPMR untuk masing-masing Risiko dikategorikan
Risiko dalam 5 (lima) tingkat yaitu:
Penilaian kualitas penerapan Manajemen Risiko 1. Peringkat 1 (Strong)
mencerminkan penilaian terhadap kecukupan 2. Peringkat 2 (Satisfactory)
sistem pengendalian Risiko yang mencakup seluruh 3. Peringkat 3 (Fair)
pilar penerapan Manajemen Risiko sebagaimana 4. Peringkat 4 (Marginal)
diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan 5. Peringkat 5 (Unsatisfactory)
mengenai penerapan Manajemen Risiko bagi Bank
Hasil Penilaian Profil Risiko BNI
Hasil self assessment Profil Risiko BNI secara Individu posisi 31 Desember 2024 adalah peringkat 2 (Low to
Moderate) dengan Peringkat Risiko Inheren Low to Moderate dan peringkat Kualitas Penerapan Manajemen
Risiko (KPMR) Satisfactory, dengan detail sebagai berikut:
Jenis Risiko Risiko Inheren Kualitas Penerapan Manajemen Risiko Risiko Komposit
Risiko Kredit Moderate Fair 3
Risiko Pasar Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Likuiditas Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Operasional Moderate Fair 3
Risiko Hukum Low Satisfactory 1
Risiko Stratejik Moderate Satisfactory 2
Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Reputasi Low Satisfactory 1
Peringkat Komposit Low to Moderate Satisfactory 2
PENILAIAN PERINGKAT KOMPOSIT RISIKO BNI
Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara dan Petunjuk Teknis No. SK-7/DKU.MBU/10/2023 tentang
Petunjuk Teknis Pelaporan Manajemen Risiko Badan Usaha Milik Negara, BUMN wajib melakukan penilaian
peringkat komposit risiko yang dilakukan secara self-assessment setiap triwulan dalam rangka memberikan
evaluasi yang mendorong BUMN meningkatkan penerapan manajemen risiko yang memberikan
perlindungan dan penciptaan nilai bagi BUMN.
510 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 513
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penilaian peringkat komposit risiko didasarkan pada 2 (dua) variabel penilaian, yaitu (1) penilaian terhadap
Kualitas Penerapan Manajemen Risiko, dan (2) penilaian terhadap Pencapaian Kinerja. Hasil penilaian
peringkat komposit risiko BNI triwulan IV tahun 2024 berada di Peringkat 2 (risiko terkendali baik).
PROFIL RISIKO BNI SECARA TERINTEGRASI
Berdasarkan hasil penilaian Profil Risiko Terintegrasi yang telah dilakukan terhadap 10 (sepuluh) jenis
risiko per 31 Desember 2024 adalah peringkat 2 (low to moderate) dengan Peringkat Risiko Inheren Low
to Moderate, sedangkan penilaian Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) BNI secara Terintegrasi
Satisfactory, yang berarti bahwa:
1. Kemungkinan kerugian yang dihadapi Konglomerasi Keuangan secara keseluruhan tergolong rendah
selama periode waktu tertentu di masa datang.
2. Kualitas Penerapan Manajemen Risiko secara komposit memadai, meskipun terdapat kelemahan minor
yang perlu mendapat perhatian manajemen tetapi kelemahan tersebut dapat diselesaikan pada aktivitas
bisnis normal.
Hasil penilaian Profil Risiko Terintegrasi secara detail sebagai berikut:
Jenis Risiko Risiko Inheren Kualitas Penerapan Manajemen Risiko Risiko Komposit
Risiko Kredit Moderate Fair 3
Risiko Pasar Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Likuiditas Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Operasional Moderate Fair 3
Risiko Hukum Low Satisfactory 1
Risiko Stratejik Moderate Satisfactory 2
Risiko Kepatuhan Low to Moderate Satisfactory 2
Risiko Reputasi Low Satisfactory 1
Risiko Transaksi Intragroup Low Satisfactory 1
Risiko Asuransi Low to Moderate Fair 2
Peringkat Komposit Low to Moderate Satisfactory 2
RISK MATURITY INDEX (RMI)
Risk Maturity Index (RMI) atau Indeks Kematangan Risiko merupakan indeks yang digunakan untuk mengukur
tingkat kualitas rancangan dan efektivitas penerapan Manajemen Risiko dalam melindungi dan menciptakan
nilai. Dalam rangka pemenuhan kepatuhan terhadap Peraturan Menteri BUMN No. PER-02/MBU/03/2023
tanggal 24 Maret 2023, BNI wajib melakukan penilaian RMI secara berkelanjutan dengan memperhatikan
keputusan deputi bidang keuangan dan manajemen risiko KBUMN No. SK-8/DKU.MBU/12/2023 tanggal 6
Desember 2023 tentang Petunjuk Teknis Penilaian Indeks Kematangan Risiko (Risk Maturity Index). Penilaian
RMI dilakukan berbasis kinerja, yaitu menggabungkan penilaian RMI berdasarkan 5 (lima) dimensi yaitu (1)
budaya & kapabilitas risiko, (2) organisasi & tata kelola risiko, (3) kerangka risiko & kepatuhan, (4) proses
& kontrol risiko, dan (5) model, data, dan teknologi risiko, dengan realisasi kinerja yang terdiri dari Tingkat
Kesehatan Peringkat Akhir (final rating) dan Peringkat Komposit Risiko.
BNI telah menerapkan penilaian RMI sejak tahun 2021, dan secara periodik dilakukan penyempurnaan.
Sesuai dengan arahan KBUMN, maka BNI telah melakukan penilaian RMI tahun 2024 dengan periode
observasi penilaian 1 Januari s.d. 31 Desember 2023 yang dilakukan oleh penilai independen untuk menilai
maturitas pengelolaan risiko. Penilaian RMI pada tahun 2024 dilakukan dengan ruang lingkup entitas
yaitu BNI dan Perusahaan Anak BNI yaitu BNI Sekuritas, BNI Finance, BNI Life, BNI Ventures, hibank, BNI
Asset Management dan BNI Securities. Hasil penilaian RMI BNI 2024 berada pada spektrum Good Practice
Phase sub tingkat Fase Praktik yang Baik (+). Hal ini menunjukan komitmen BNI bahwa telah menerapkan
pengelolaan risiko yang matang baik dari aspek budaya dan kapabilitas, pemenuhan organisasi dan tata
kelolanya, framework dan ketentuan yang menaungi, proses dan kontrol terhadap risiko serta model, data
dan teknologi informasi yang menjadi enabler pengelolaan risiko yang semakin optimal.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
511
Page 514
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Berdasarkan hasil penilaian RMI tahun 2024, BNI PENINGKATAN KAPABILITAS SDM TERKAIT
telah menerapkan dimensi praktik manajemen risiko MANAJEMEN RISIKO
yang kuat, antara lain:
1. Dimensi Budaya dan Kapabilitas Risiko: BNI Dalam rangka penerapan manajemen risiko yang
telah memiliki program-program penanaman berkualitas, BNI melakukan pengelolaan Sumber
budaya risiko yang telah secara rutin dijalankan. Daya Manusia (SDM) dan pengembangan kualitas
Terdapat juga kurikulum peningkatan keahlian SDM yang dimiliki secara berkelanjutan:
risiko yang telah disesuaikan dengan tingkat 1. Pembentukan Unit Risk Academy, melalui
jabatan. program-program berikut:
2. Dimensi Organisasi dan Tata Kelola Risiko: a. Workshop User RM Tool Connect
BNI telah memenuhi Organ Pengelola Risiko b. Effective Collaborative Leadership &
sesuai dengan PER-2/MBU/03/2023, dan Collection Strategy
menerapkan Model Tata Kelola Risiko Tiga Lini c. Pelatihan Strategi Perbaikan Kualitas Kredit
dengan Baik. BNI juga telah melakukan evaluasi (Restrukturisasi) Tahun 2024
dan optimalisasi berkala sebagai bentuk d. Pelatihan Risk Based Planning & Risk
penyempurnaan tata kelola risiko. Modeling KBUMN
3. Dimensi Kerangka Risiko dan Kepatuhan: BNI e. Pelatihan Effevtive Model Risk Management
telah berhasil menerapkan kerangka manajemen (MRM)
risiko yang efektif untuk risiko-risiko utama, f. Analisis Industri Perkebunan Kelapa Sawit
terutama dalam mitigasi risiko kerahasiaan data g. Webinar “Early Warning Systems: Detecting
dan rencana keberlangsungan perusahaan. and Preventing Liquidity Risks”
4. Dimensi Proses dan Kontrol Risiko: BNI telah h. Workshop Penyelarasan Pedoman Perusahaan
mengimplementasikan proses identifikasi, (PP) Prosedur Manajemen Risiko Operasional
penilaian, perlakuan, dan pelaporan risiko secara i. Association of Certified Anti-Money
efektif, dengan pemahaman dan pelaksanaan Laundering Specialist (ACAMS)
yang baik di setiap lini. j. Webinar Anti Fraud Awareness “Social
5. Dimensi Model, Data, dan Teknologi Risiko: BNI Engineering: Definisi, Jenis, dan Cara
telah memiliki sistem informasi yang digunakan Pencegahan”
secara konsisten untuk mendukung pengelolaan k. Webinar Anti Fraud Awareness “Hindari Judi
sebagian risiko utama. BNI juga telah Online dan Pinjaman Online Ilegal”
memiliki tim risk model dan analytics khusus, l. Webinar Anti Fraud Awareness “Cerdas dan
menggunakan tools dan metodologi untuk Bijak Mengelola Keuangan Pribadi”
mengelola risiko utama, serta menggunakan m. Seminar Anti – Fraud 360
kerangka pemertahanan kualitas data risiko. n. Pelatihan Procurement Fraud
o. Pembuatan Video Operational Risk
Dari keseluruhan penilaian oleh pihak independen, Management
BNI telah memetakan beberapa area perbaikan yang p. Workshop Firm - Wide Stress Testing using
dilakukan baik dalam jangka pendek, menengah dan Web App & Mobile App
panjang. Banyak inisiatif yang telah dikembangkan q. Workshop Framework BCM & Penyusunan
BNI dalam hal mendukung kinerja Bank. Seperti Playbook CMT Pandemi - CMT Cyber
halnya penguatan terhadap pengelolaan risiko siber r. Training Preliminary Proactive Control Design
sesuai dengan framework manajemen risiko IT & Forum (PCDF)
digital, penguatan risiko pasar dan likuiditas dengan s. Pelatihan Pelaporan Data Operasional Emisi
pengembangan simulasi dan stress test untuk Karbon Tahun 2024
antisipasi kondisi global dan domestik yang dinamis, t. Green House Gas (GHG) Calculation,
serta peningkatan pengelolaan risiko kepatuhan Mitigation, Audit, & Reporting
dengan makin maraknya RegTech (Regulatory u. Pelatihan Pengklasifikasian Taksonomi
Technology yang artinya penerapan teknologi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI)
fungsi pelaporan regulator, e.g. LBUT/Antasena, v. Pelatihan Manajemen Risiko bagi Risk
SIPENA). Management & Internal Control (RMIC)
Kantor Luar Negeri (KLN)
w. Sharing Session Pengelolaan Kredit Non-
Performing Loan (NPL) dan Hapus Buku di
KLN Singapura dan KLN Hong Kong
512 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 515
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
x. Workshop Risk Maturity Index (RMI) LAPORAN KEGIATAN MANAJEMEN RISIKO
y. Workshop Quality Assurance Improvement TAHUN 2024
Programs
z. Brevet ORIC SORX2 Sehubungan dengan penerapan manajemen risiko
aa. Pelatihan/Sertifikasi Financial Risk yang efektif dan efisien, telah dilakukan pengelolaan
Management (FRM) risiko melalui beberapa kegiatan manajemen risiko,
bb.Workshop Reinforcement AMGR, MGR, sebagai berikut:
AVP, ORIC, SORX1, SORX2, dan SORX3
cc. Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang (JK) 1. Laporan Kegiatan Manajemen Risiko BNI secara
4 (empat), 5 (lima), 6 (enam), dan 7 (tujuh) Individu
dd.Training on Trainers (ToT) Jenjang a. Pelaksanaan review Risk Appetite
Kualifikasi 6 (enam) dan 7 (tujuh) Statement (RAS) BNI secara periodik serta
ee. Aspek Hukum Perkreditan: Strategi Hukum mengkomunikasikan hasil review Risk
Appetite Statement (RAS) 2024 kepada
2. Sertifikasi Manajemen Risiko dan Refreshment segenap unit BNI untuk dipedomani dalam
Kepemilikan Sertifikat Manajemen Risiko aktivitas bisnis BNI.
bagi SDM ditetapkan untuk Anggota Direksi, b. Penyusunan strategi dan penerapan
Anggota Dewan Komisaris, Pihak Independen manajemen risiko dalam Rencana Bisnis Bank
Komite Pemantau Risiko, Pejabat Eksekutif dan (RBB) BNI tahun 2024/2026 melalui koordinasi
Pejabat selain Pejabat Eksekutif pada satuan secara langsung dengan masing-masing unit
kerja manajemen risiko, satuan kerja kepatuhan pengelola risiko.
dan satuan kerja audit internal serta satuan c. Pelaksanaan review parameter perhitungan
kerja operasional utama yang mengambil dan Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank
melaksanakan keputusan atas risiko antara lain (TKB) BNI melalui koordinasi dengan masing-
perkreditan, tresuri, teknologi informasi dan masing unit pengelola risiko untuk selanjutnya
keuangan. Bagi yang telah mendapat Sertifikasi diimplementasikan dalam penilaian Profil
Manajemen Risiko, maka BNI tetap melaksanakan Risiko BNI secara triwulanan dan Tingkat
edukasi dengan program refreshment untuk Kesehatan Bank (TKB) BNI secara semesteran.
memelihara kompetensi pemegang atau d. Review Kebijakan Manajemen Risiko BNI
pemilik Sertifikat Manajemen Risiko di bidang setiap 1 (satu) kali dana 1 (satu) tahun
manajemen risiko Bank, minimal 1 (satu) kali yaitu Kebijakan Umum Manajemen Risiko,
dalam 1 (satu) tahun setelah diterbitkan Sertifikat Kebijakan Umum Manajemen Risiko
Manajemen Risiko. Bentuk kegiatan program Terintegrasi dan Permodalan Terintegrasi
pemeliharaan antara lain inhouse training, serta Kebijakan Umum Sistem Pengendalian
seminar, sosialisasi ketentuan dari otoritas yang Intern.
berwenang, workshop, lokakarya, e-learning, e. Review Pedoman Perusahaan (PP) Manajemen
dan/atau portofolio pekerjaan, yang terkait Risiko antara lain Prosedur Manajemen
dengan Manajemen Risiko Bank. Risiko Kredit, Pasar, Likuiditas, Operasional,
Hukum, Kepatuhan dan Reputasi. Selain itu,
3. Metode E-Learning juga dilakukan review atas Prosedur Rencana
Edukasi manajemen risiko juga dilakukan BNI Aksi (Recovery Plan), Prosedur Rencana
melalui metode e-learning yang bisa dilakukan Resolusi, Prosedur Internal Capital Adequacy
secara mandiri oleh segenap pegawai BNI Assessment Process, Prosedur Penetapan
melalui portal BNISmarter. Hal ini bertujuan Risk Appetite Statement, Prosedur Risk
untuk meningkatkan pengetahuan dan risk Maturity Index, Prosedur dan Petunjuk Teknis
awareness segenap pegawai BNI melalui materi- Penilaian Profil Risiko.
materi yang telah disiapkan sebagai bahan f. Pelaksanaan penilaian tingkat kematangan
pembelajaran. risiko (Risk Maturity Index) dengan ruang
lingkup entitas yaitu BNI dan Perusahaan
4. Sosialisasi dan Pendidikan Anak BNI yaitu BNI Sekuritas, BNI Finance,
BNI mendukung segenap pegawai mengikuti BNI Life, BNI Ventures, hibank, BNI Asset
pendidikan dan sosialisasi melalui seminar dan Management dan BNI Securities.
training yang diselenggarakan pihak eksternal g. Penyusunan Laporan Publikasi Eksposur
maupun internal. Risiko dan Permodalan secara triwulanan dan
review Long Form Report (Manajemen Risiko)
serta Annual Report secara tahunan melalui
koordinasi dengan divisi dan unit terkait.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
513
Page 516
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
h. Analisis/assessment risiko pada produk 5) Sosialisasi kepada segenap Perusahaan
Bank baru dan aktivitas Bank beserta review Anak terkait Kebijakan Umum Manajemen
pemenuhan tindak lanjut atas mitigasi risiko Risiko Terintegrasi dan Permodalan
yang direkomendasikan dalam dokumen Terintegrasi di BNI serta ketentuan
kajian risiko, melalui koordinasi intens antara Kementerian BUMN No. PER-2/
unit bisnis dan unit risiko serta koordinasi MBU/03/2023
dengan regulator baik dengan Otoritas Jasa 6) Pelatihan Basic Risk Management dengan
Keuangan maupun Bank Indonesia. fokus pada penguatan fungsi Risk
i. Penyusunan tindak lanjut atas hasil uji Management & Internal Control (RMIC)
resolvabilitas yang dilakukan Lembaga KLN
Penjamin Simpanan melalui koordinasi 7) Dukungan terhadap permintaan kajian
dengan divisi dan unit terkait untuk selanjutnya risiko atas layanan Wealth Management
disampaikan ke Lembaga Penjamin Simpanan KLN Singapore dan Ijin Masuk Pasar Bank
sesuai timeline. Indonesia dalam rangka Funding Non
j. Penyusunan Internal Risk Analysis (IRA) Konvensional Jangka Panjang Luar Negeri
mencakup analisis 8 (delapan) jenis risiko, 8) Dukungan terhadap kebutuhan
pemantauan Risk Appetite, Risk Tolerance dan pelaksanaan audit internal maupun
trigger level Recovery Plan secara bulanan. eksternal ke KLN
k. Implementasi Tata Kelola dan Kegiatan 9) Dukungan terhadap project Standardisasi
Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik & Sentralisasi Overseas Branch
Negara yaitu penyusunan Rencana Kerja o. Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
dan Anggaran Perusahaan (RKAP) BNI (ATMR) Risiko Kredit, Risiko Pasar dan Risiko
secara tahunan beserta realisasinya secara Operasional
triwulanan. p. Perhitungan stress testing risiko kredit melalui
l. Pengkinian Dokumen Rencana Aksi Pemulihan perhitungan Bottom Up Stress Test dan Stress
BNI tahun 2024. Test Recovery Plan
m. Keikutsertaan BNI dalam COP29 yaitu q. Review Loan Exposure Limit (LEL) dan review
Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan perhitungan Credit Risk Premium (CRP), serta
Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung pemantauan space available pinjaman secara
di Baku, Azerbaijan pada November berkala dan pemantauan realisasi Credit Risk
2024 serta penyelenggaraan acara BNI Appetite
ESG and Sustainability Transition Event r. Penyusunan analisis/kajian portofolio
atau BEST Event dengan tema “Energy pinjaman, pemantauan realisasi 25 Debitur
Sectors Foresight to Encounter Taksonomi Inti, dan perhitungan serta pelaporan kualitas
Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI)” kredit BNI termasuk kredit restrukturisasi
yang membahas taksonomi keuangan kepada regulator
berkelanjutan, landscape perkembangan s. Review Industry Risk Rating (IRR), Industry
regional, serta langkah-langkah penerapannya Risk Appetite, Risk Appetite Criteria (RAC)
di Indonesia. per sektor ekonomi prospektif untuk segmen
n. Pelaksanaan pendampingan kepada wholesale dan retail
Perusahaan Anak dan KLN antara lain: t. Pemantauan sistem pemeringkatan debitur
1) Pendampingan manajemen risiko kredit Business Banking di segmen korporasi,
ke Perusahaan Anak melalui review menengah, dan kecil serta pemantauan Early
metodologi perhitungan profil risiko kredit Warning System (EWS) di segmen korporasi
dan sharing session metodologi credit dan perusahaan terbuka
scoring u. Pemantauan risiko pasar, meliputi Value at
2) Sharing session terkait Metodologi dan Risk (VaR), Stress Value at Risk (SVaR), Budget
Pelaksanaan Climate Risk Stress Test Loss dan Management Action Trigger (MAT),
(CRST) dengan BNI Singapore EWS Forex, EWS Surat Berharga, Off Market
3) Sosialisasi terkait Operational Risk Price (middle office), dan Kewajaran Kuotasi
Management Framework ke Perusahaan JIBOR
Anak v. Evaluasi perhitungan Interest Rate Risk in
4) Sharing session termasuk check point Banking Book (IRRBB)
secara rutin terkait implementasi Undang-
Undang Pelindungan Data Pribadi di
segenap Perusahaan Anak
514 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 517
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
w. Review limit Risiko Likuiditas, meliputi Pagu salah satu dasar pertimbangan untuk keputusan
kas BNI Wide dan Wilayah baik Rupiah dan arahan Direksi dan Dewan Komisaris atau
maupun Valas, Limit Profil Maturitas baik dalam pengambilan keputusan Bank serta sebagai
Rupiah maupun Valas, Safety Level baik pemenuhan atas ketentuan regulasi yang berlaku
Rupiah maupun Valas, dan EWS Likuiditas baik di Indonesia maupun ketentuan regulator
baik Rupiah maupun Valas pada masing-masing Kantor Luar Negeri (KLN).
x. Pemantauan likuiditas secara periodik, Selain sebagai dasar pengambilan keputusan dan
meliputi Primary Reserve (PR), Cadangan pemenuhan regulasi, stress testing juga bertujuan
Likuiditas (CL), Rasio Intermediasi untuk mengestimasi besarnya kerugian yang akan
Makroprudensial (RIM), Indikator Pemberian timbul serta ketahanan modal Bank dalam menyerap
Kredit Valas, Rasio LDR, serta Rasio AL/DPK kerugian tersebut, dan mengidentifikasi langkah-
dan AL/NCD langkah yang harus dilakukan untuk memitigasi
y. Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) risiko dan menjaga ketahanan modal Bank.
dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) Individu Dalam hal likuiditas, stress test berfungsi untuk
serta Konsolidasi mengestimasi kecukupan alat likuid Bank untuk
memenuhi kewajiban, baik kontraktual maupun
2. Laporan Kegiatan Manajemen Risiko BNI secara behavioral.
secara Konsolidasi dan Terintegrasi
a. Penyusunan review Risk Appetite Statement Dalam pelaksanaan stress testing, BNI melakukan
Terintegrasi 2 (dua) pendekatan yakni dengan menggunakan
b. Review Kebijakan Umum Manajemen Risiko skenario historis atau hipotesis untuk mengukur
Terintegrasi dan Permodalan Terintegrasi. dampak dari suatu kondisi atau rangkaian peristiwa
c. Penilaian Profil Risiko Terintegrasi yang ekstrim (scenario stress testing) dan pengujian
d. Perhitungan kecukupan Kewajiban Penyediaan terhadap besarnya sensitivitas eksposur, aktivitas
Modal Minimum secara Konsolidasi dan maupun risiko Bank terhadap suatu variabel
Terintegrasi atau parameter tertentu (sensitivity analysis).
e. Review metodologi Leading Risk Indicator Pelaksanaan stress testing di BNI mencakup jenis-
(LRI) jenis risiko utama yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar,
f. Review metodologi profil risiko terintegrasi. dan Risiko Likuiditas dimana dalam perhitungannya
g. Penilaian Tingkat Kesehatan Bank secara menggunakan model statistik maupun model
Konsolidasi. finansial yang dikembangkan oleh BNI dengan
h. Pelaksanaan forum diskusi yang membahas mempertimbangkan data historis maupun hipotesis.
terkait issue penting baik bisnis maupun
risiko di segenap Perusahaan Anak. Hasil stress testing yang dilakukan BNI sepanjang
i. Pelaksanaan Monthly Risk Forum dengan tahun 2024 menunjukkan bahwa permodalan BNI
agenda membahas key risk indicator dari masih mampu untuk menyerap kerugian yang akan
masing-masing Perusahaan Anak untuk dapat timbul serta mampu menjaga kecukupan likuiditas
memperkuat penerapan manajemen risiko dengan antisipasi yang cepat pada sisi pengelolaan
Perusahaan Anak. aset dan liabilitas serta kesiapan kebijakan
j. Check point secara rutin terkait update pendukung rencana pendanaan. Selain itu, BNI juga
progress penilaian Risk Maturity Index telah menetapkan mitigasi risiko atas kemungkinan
segenap Perusahaan Anak dengan ruang kerugian yang akan timbul.
lingkup entitas yaitu BNI dan Perusahaan Anak
BNI yaitu BNI Sekuritas, BNI Finance, BNI Life, RENCANA AKSI PEMULIHAN
BNI Ventures, hibank, BNI Asset Management
dan BNI Securities, serta koordinasi terkait Rencana Aksi Pemulihan merupakan rencana untuk
tindak lanjut segenap Perusahaan Anak atas mengatasi permasalahan keuangan yang mungkin
rekomendasi perbaikan RMI sebagai bentuk terjadi di Bank tertuang dalam dokumen Rencana
pemantauan Entitas Utama. Aksi Pemulihan yang di-review secara periodik.
Penyusunan Rencana Aksi Pemulihan merupakan
SIMULASI KONDISI TERBURUK DAN STRESS pemenuhan atas Peraturan OJK Nomor 5 Tahun
TESTING 2024 tanggal 27 Maret 2024 tentang Penetapan
Status Pengawasan dan Penanganan Permasalahan
Stress testing merupakan salah satu alat manajemen Bank Umum, yang dimaksudkan sebagai komitmen
risiko yang digunakan BNI untuk mengevaluasi Bank, pemegang saham pengendali dan/atau
dampak suatu skenario yang severe namun mungkin pihak lain untuk menangani permasalahan dengan
terjadi (plausible) terhadap kondisi finansial Bank. menggunakan sumber daya Bank sendiri dan
BNI melakukan stress testing secara berkala sebagai pendekatan bisnis Bank.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
515
Page 518
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Penyusunan Rencana Aksi Pemulihan BNI memiliki BNI tidak wajib menyampaikan Rencana Resolusi
tujuan: berkala periode 2024 karena berdasarkan hasil
1. Memastikan BNI telah memiliki rencana untuk penilaian perubahan kondisi keuangan BNI,
mengatasi permasalahan keuangan yang didapatkan hasil bahwa baik komponen Total Aset,
mungkin terjadi. Total Kewajiban, dan/atau Total Ekuitas pada laporan
2. Memastikan BNI telah menetapkan opsi publikasi keuangan audited posisi 30 Juni 2022
pemulihan (recovery options) sebagai pilihan (sesuai tanggal laporan penyampaian Rencana
tindakan yang akan dilakukan untuk merespons Resolusi pertama kali) dibandingkan dengan kondisi
tekanan keuangan (financial stress) yang dialami. pada posisi 30 Juni 2024 untuk data individual
3. Memastikan BNI telah memiliki mekanisme seluruhnya kurang dari 20% (dua puluh persen),
terkait dengan penerapan, evaluasi dan pengujian sebagai batasan perubahan kondisi keuangan yang
(stress testing) serta pengkinian rencana aksi material.
pemulihan.
Pada tahun 2024, BNI menyampaikan tindak lanjut
BNI telah menyampaikan Dokumen Rencana Aksi hasil uji resolvabilitas yang dilakukan Lembaga
Pemulihan tahun 2024/2025 kepada Otoritas Jasa Penjamin Simpanan (LPS) atas Dokumen Rencana
Keuangan (OJK) sesuai timeline. Resolusi yang pertama kali disampaikan BNI pada
tahun 2022.
RENCANA RESOLUSI
CLIMATE RISK STRESS TEST (CRST)
Rencana Resolusi merupakan rencana penanganan
atau penyelesaian oleh Lembaga Penjamin Climate Risk Stress Test (CRST) bertujuan untuk
Simpanan (LPS) Ketika Bank dinyatakan sebagai menganalisa dan mengevaluasi dampak perubahan
Bank dalam Resolusi, tertuang dalam dokumen iklim terhadap kinerja keuangan dan tingkat
Rencana Resolusi yang di-review setiap 2 (dua) kesehatan lembaga keuangan menggunakan
tahun sekali, apabila Bank mengalami perubahan simulasi Network for Greening the Financial System
kondisi keuangan yang signifikan terhadap aset, (NGFS). BNI telah melaporkan hasil perhitungan
kewajiban, dan/atau ekuitas sesuai Peraturan Climate Risk Stress Test (CRST) sesuai arahan OJK
Lembaga Penjamin Simpanan. Penyusunan dengan cakupan 6 (enam) sektor produktif dan
Rencana Resolusi merupakan pemenuhan atas kredit pemilikan properti (mortgage), dengan detail
Peraturan Lembaga Penjamin Simpanan No. 2 sebagai berikut:
Tahun 2024 tentang Rencana Resolusi bagi Bank 1. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
Umum. Rencana Resolusi merupakan komitmen 2. Pertambangan dan Penggalian
Bank, pemegang saham pengendali dan/atau pihak 3. Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air panas dan Udara
lain untuk mewujudkan resolusi Bank yang efektif Dingin
guna mengurangi gangguan sistemik ke stabilitas 4. Konstruksi
sistem keuangan serta meminimalisir penggunaan 5. Pengangkutan dan Pergudangan
dana publik (APBN) dalam resolusi Bank. 6. Industri pengolahan (diutamakan pada industri
logam, kertas, kimia dan tekstil)
Penyusunan Rencana Resolusi BNI memiliki tujuan:
1. Memastikan BNI telah memiliki rencana untuk Dalam upaya mendukung komitmen terhadap
mengatasi permasalahan ketika Bank dinyatakan keberlanjutan dan mitigasi perubahan iklim, BNI
sebagai Bank Dalam Resolusi. telah mengembangkan Climate Risk Stress Test
2. Memastikan BNI telah menetapkan opsi resolusi (CRST) Tool. Tools ini dirancang guna membantu BNI
(resolution options) sebagai pilihan tindakan dalam melakukan perhitungan CRST yang bertujuan
yang akan dilakukan untuk merespon gangguan untuk menganalisa dan mengevaluasi dampak
sistemik ke stabilitas sistem keuangan yang perubahan iklim terhadap kinerja keuangan dan
dialami. tingkat kesehatan lembaga keuangan menggunakan
3. Memastikan BNI telah memiliki mekanisme simulasi skenario Network for Greening the Financial
terkait dengan penerapan, evaluasi dan pengujian System (NGFS) sesuai dengan arahan OJK. Skenario
(stress testing) serta pengkinian rencana resolusi. NGFS yang digunakan dalam stress test meliputi
516 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 519
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
skenario orderly (Net Zero 2050), disorderly (delayed Sebagai bagian dari langkah strategis untuk
transition), dan hot house world (Current policies) mendukung ekonomi hijau, BNI telah memperluas
dengan time horizon jangka pendek (tahun 2024, cakupan perhitungan emisi pembiayaan yang
2025, 2026) dan jangka panjang (tahun 2030, 2040 sebelumnya hanya mencakup segmen Korporasi,
dan 2050). Selain melakukan perhitungan Stress Enterprise dan Menengah, kini mencakup segmen
Test terhadap perubahan iklim, tools CRST juga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah
dikembangkan untuk melakukan perhitungan emisi ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh
pembiayaan BNI menggunakan metodologi PCAF segmen pembiayaan BNI berkontribusi dalam
(Partnership for Carbon Accounting Financials). upaya pengurangan emisi karbon. Perluasan ini juga
sejalan dengan komitmen BNI untuk mendukung
pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan dan ramah
lingkungan.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
517
Page 520
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan
Eksposur Risiko
1. RISIKO KREDIT
Pengungkapan Informasi Kualitatif terkait Risiko Kredit secara Umum
Keterangan Definisi
Informasi Kualitatif terkait Risiko Kredit secara Umum Pengungkapan Informasi Kualitatif terkait Risiko Kredit
secara Umum telah disampaikan melalui Laporan Penerapan
Manajemen Risiko untuk Risiko Kredit sebagai bagian dari
Laporan Tingkat Kesehatan Bank pada periode 31 Desember
2024
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset
1) Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset - Bank secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Nilai Terrcatat Bruto CKPN
Tagihan Tagihan CKPN
Nilai Bersih
yang Telah yang Belum CKPN (d+e) Stage 2 dan (Pendekatan
Stage 1 (a+b-c)
Jatuh Jatuh Stage 3 IRB)
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 15.228.783 746.321.521 38.328.598 34.314.319 4.014.278 723.221.706
2 Surat Berharga 316.989 127.184.192 35.871 - 35.871 127.465.309
3 Transaksi
Rekening 929.702 137.032.311 - - - 137.962.012
Administratif
4 Total 16.475.473 1.010.538.023 38.364.469 34.314.319 4.050.150 988.649.027
518 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 521
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2) Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset - Bank secara Konsolidasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Nilai Terrcatat Bruto CKPN
Tagihan Tagihan CKPN
Nilai Bersih
yang Telah yang Belum CKPN (d+e) Stage 2 dan (Pendekatan
Stage 1 (a+b-c)
Jatuh Jatuh Stage 3 IRB)
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 15.313.935 760.570.701 38.684.520 34.553.349 4.131.171 737.200.116
2 Surat Berharga 316.989 130.273.925 35.875 - 35.875 130.555.039
3 Transaksi
Rekening 929.702 140.956.448 - - - 141.886.149
Administratif
4 Total 16.560.625 1.031.801.074 38.720.395 34.553.349 4.167.046 1.009.641.304
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
519
Page 522
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo
1) Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo - Bank Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada
15.498.518
periode pelaporan terakhir
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak
11.733.800
periode pelaporan terakhir
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan
196.588
yang belum jatuh tempo
4 Nilai Hapus Buku 18.668.815
5 Perubahan Lain 7.178.857
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir
15.545.771
periode pelaporan terakhir (1+2-3-4+5)
2) Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo - Bank secara Konsolidasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada
15.567.452
periode pelaporan terakhir
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak
11.735.122
periode pelaporan terakhir
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan
196.588
yang belum jatuh tempo
4 Nilai Hapus Buku 18.668.815
5 Perubahan Lain 7.193.753
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir
15.630.924
periode pelaporan terakhir (1+2-3-4+5)
520 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 523
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset (CRB)
A. KUALITATIF
Berdasarkan pengungkapan tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset, “Tagihan yang Telah Jatuh Tempo”
mengacu pada kategori portofolio tagihan yang telah jatuh tempo sebagaimana Lampiran A Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan No. SEOJK 24/SEOJK.03/2021. Sedangkan definisi “Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai” merupakan tagihan yang teridentifikasi mengalami penurunan nilai, yaitu berada pada
stage 2 (aset kurang baik) dan stage 3 (aset tidak baik). Terdapat juga “Tagihan yang telah jatuh tempo (lebih
dari 90 hari) yang tidak dianggap mengalami penurunan nilai”, hal tersebut dapat terjadi apabila terdapat
tagihan yang memenugi “Tagihan yang Telah Jatuh Tempo” tapi masih berada pada stage 1.
Sebagai wujud komitmen konvergensi International Financial Reporting Standards (IFRS), Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) telah mengesahkan PSAK 109 tentang Aset
Keuangan. PSAK 109 disahkan dengan mengadopsi dari IFRS 9 yang memuat konsep perhitungan kerugian
kredit di masa mendatang / Expected Credit Loss (ECL). Proses pengembangan model di BNI sudah dilakukan
oleh tim pengembang model, serta di validasi oleh validator eksternal dan internal.
Adapun penetapan ECL diklasifikasikan setiap segmen dengan tujuan untuk mengklasifikasikan debitur yang
memiliki karakteristik yang sejenis, sehingga diperoleh proyeksi Probability of Default (PD) yang digunakan
dalam perhitungan ECL lebih akurat.
Model yang digunakan dalam pembentukan CKPN bank adalah :
• Model matriks transisi adalah metode pemodelan yang menggunakan perubahan kualitas aset produktif
dalam periode tertentu sebagai basisnya.
• Model Skalar Bayesian merupakan model perhitungan PD untuk aset yang telah memiliki rating internal.
• Model Vasicek diterapkan untuk segmentasi yang bergantung pada peringkat rating eksternal dalam
proses pemodelannya.
Perhitungan CKPN untuk aset-aset yang diklasifikasikan sebagai Amortized Cost akan dihitung dengan
horison forward looking yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat risiko (staging) masing-masing, yakni
untuk 12 bulan kedepan untuk stage 1 (performing), serta selama umur tagihan (lifetime) untuk stage 2
(under performing) dan stage 3 (non performing). Stage ditentukan dengan adanya Significant Increase in
Credit Risk (SICR), dan juga staging debitur ditentukan berdasarkan kombinasi :
1. Rating Internal
2. Rating Eksternal
3. Historis Restruk
4. Penetapan Bunga
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
521
Page 524
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
B. KUANTITATIF
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
1) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Individu
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No. Kategori Portofolio Sulawesi,
Sumatera Jawa (Excl.
Bali & Nusa Jakarta & Kantor Luar
dan Jakarta dan Total
Tenggara dan Banten Negeri
Kalimantan Banten)
Papua
a b c d e f g h
1 Tagihan kepada
- - 785 184.109.560 33.143.596 217.253.942
Pemerintah
2 Tagihan kepada Entitas
12.322.735 1.402.504 17.535.577 84.741.113 252.632 116.254.562
Sektor Publik
3 Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 1.068.538 300.235 600.519 55.819.668 17.723.021 75.511.980
5 Tagihan berupa
- - - - - -
Covered Bond
6 Tagihan kepada
Perusahaan Efek
11.751 30.780 127.865 22.591.270 - 22.761.666
dan Lemabaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
Subordinasi, Ekuitas, - - - 125.414 - 125.414
dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Properti
16.034.236 13.893.589 26.430.354 12.387.584 1.277 68.747.040
Rumah Tinggal
9 Kredit Beragun Properti
2.483.944 1.800.790 4.705.684 948.387 121 9.938.925
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengolahan 20.714 64.163 37.933 3.574 - 126.384
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau
18.157 12.289 41.048 23.693 589 95.776
Pensiunan
12 Tagihan kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 30.727.844 27.142.642 43.117.273 49.463.919 5.318 150.456.996
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada
86.920.107 51.892.889 76.481.853 171.093.620 30.243.183 416.631.652
Korporasi
14 Tagihan yang Telah
851.162 671.850 2.730.336 1.461.537 528.666 6.243.552
Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya 3.404.335 2.529.343 4.737.764 46.828.647 779.439 58.279.529
Total 153.863.523 99.741.074 176.546.991 629.597.988 82.677.842 1.142.427.417
522 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 525
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi, Bali & Jawa (Excl.
Sumatera dan Kantor Luar
Nusa Tenggara dan Jakarta dan Jakarta & Banten Total
Kalimantan Negeri
Papua Banten)
i j k l m n
- - 10.345 226.326.889 27.678.094 254.015.328
11.434.375 1.308.638 20.806.057 70.021.961 227.344 103.798.375
- - - - - -
670.248 354.096 628.267 45.942.961 15.913.201 63.508.773
- - - - - -
8.191 38.478 155.214 23.088.299 - 23.290.182
- - - 110.096 - 110.096
14.549.071 13.393.179 23.613.009 9.934.487 422 61.490.168
2.128.545 1.034.211 4.109.018 741.266 125 8.013.165
27.607 63.461 28.442 562 - 120.072
26.323 16.728 57.339 31.595 1.479 133.463
27.780.613 26.511.455 45.361.621 43.066.803 1.965 142.722.456
81.406.864 36.104.775 71.854.405 160.245.553 27.723.485 377.335.082
714.242 605.627 2.026.043 1.136.865 292.803 4.775.579
3.212.305 2.508.589 4.591.192 44.899.812 606.977 55.818.874
141.958.384 81.939.237 173.240.952 625.547.149 72.445.895 1.095.131.617
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
523
Page 526
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
No. Kategori Portofolio Sulawesi,
Sumatera Jawa (Excl.
Bali & Nusa Jakarta & Kantor Luar
dan Jakarta dan Total
Tenggara dan Banten Negeri
Kalimantan Banten)
Papua
a b c d e f g h
1 Tagihan kepada
- - 785 189.119.165 33.143.596 222.263.546
Pemerintah
2 Tagihan kepada Entitas
12.322.735 1.402.504 17.535.577 84.741.113 252.632 116.254.562
Sektor Publik
3 Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 1.102.247 300.235 607.766 58.172.922 17.723.021 77.906.191
5 Tagihan berupa
- - - - - -
Covered Bond
6 Tagihan kepada
Perusahaan Efek
11.751 30.780 127.865 22.928.960 - 23.099.356
dan Lemabaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
Subordinasi, Ekuitas, - - - 748.360 - 748.360
dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Properti
16.093.555 13.893.589 26.528.258 13.051.092 1.277 69.567.770
Rumah Tinggal
9 Kredit Beragun Properti
2.569.429 1.800.790 5.348.553 4.251.399 121 13.970.291
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengolahan 20.714 64.163 37.933 3.574 - 126.384
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau
18.157 12.289 41.048 23.693 589 95.776
Pensiunan
12 Tagihan kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 30.755.423 27.142.642 43.125.823 55.248.729 5.318 156.277.934
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada
86.935.034 51.892.889 76.684.309 175.441.797 30.243.183 421.197.211
Korporasi
14 Tagihan yang Telah
851.177 671.850 2.730.543 1.462.956 528.666 6.245.192
Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya 3.404.335 2.529.343 4.737.764 47.863.388 779.439 59.314.270
Total 154.084.556 99.741.074 177.506.223 653.057.148 82.677.842 1.167.066.842
524 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 527
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
Sulawesi, Bali & Jawa (Excl.
Sumatera dan Kantor Luar
Nusa Tenggara dan Jakarta dan Jakarta & Banten Total
Kalimantan Negeri
Papua Banten)
i j k l m n
- - 10.345 233.518.357 27.678.094 261.206.796
11.434.375 1.308.638 20.806.057 70.021.961 227.344 103.798.376
- - - - - -
675.136 354.096 642.968 47.754.160 15.913.201 65.339.561
- - - - - -
8.191 38.478 155.214 23.501.986 - 23.703.869
- - - 11.948.126 - 11.948.126
14.571.774 13.393.179 23.697.158 10.442.135 422 62.104.668
2.177.376 1.034.211 4.388.488 2.646.743 125 10.246.943
27.607 63.461 28.442 562 - 120.072
26.323 16.728 57.339 31.595 1.479 133.464
27.801.099 26.511.455 45.363.809 45.385.811 1.965 145.064.139
81.413.559 36.104.775 71.862.899 162.411.158 27.723.485 379.515.876
714.254 605.627 2.028.568 1.142.702 292.803 4.783.954
3.212.305 2.508.589 4.591.192 46.566.905 606.977 57.485.968
142.061.999 81.939.237 173.632.479 655.372.201 72.445.895 1.125.451.811
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
525
Page 528
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
1) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Perusahaan
Tagihan Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada berupa
Entitas Sektor Multilateral kepada Bank Lemabaga
Pemerintah Covered Bond
Publik dan Lembaga Jasa
Internasional Keuangan
Lainnya
a b c d e f g h
31 Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan,
- 6.613.154 - - - -
dan Perikanan
2 Pertambangan dan
- 3.295.440 - - - -
Penggalian
3 Industri pengolahan - 11.026.822 - - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas,
Uap/Air Panas dan - 8.740.803 - - - -
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air,
Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan - - - - - -
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi - 18.679.143 - - - -
7 Perdagangan besar dan
eceran; Reparasi dan
- 19.853.423 - - - -
Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan
- 8.944.218 - - - -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi
dan Penyediaan Makan - - - - - -
Minum
10 Informasi dan
- 4.176.020 - - - -
Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan
- 7.919.390 - 75.511.980 - 22.761.666
Asuransi
12 Real Estat - 179.999 - - - -
13 Aktivitas Profesional,
- 56.113 - - - -
Ilmiah, dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan
dan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, - 781.160 - - - -
Agen Perjalanan, dan
Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi
Pemerintahan,
217.253.942 - - - - -
Pertahanan, dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan
Manusia dan Aktivitas - - - - - -
Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan
- - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - -
526 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 529
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Tagihan
Surat Kredit untuk kepada
Kredit
Berharga/ Kredit Pengadaan Kredit Usaha
Beragun Tagihan Tagihan
Piutang Beragun Tanah, Pegawai Mikro,
Properti kepada yang Telah Aset
Subordinasi, Properti Pengolahan atau Usaha
Rumah Korporasi Jatuh Tempo Lainnya
Ekuitas, dan Komersial Tanah, dan Pensiunan Kecil dan
Tinggal
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Ritel
Lainnya
i j k l m n o p q
- 319.377 523.018 - - 6.910.141 32.755.788 399.750 -
- 64.347 11.656 - - 422.398 46.888.910 96.920 -
- 739.596 592.462 - - 5.017.545 121.259.755 1.596.233 -
- 19.933 6.983 - - 123.061 22.271.932 11.161 -
- 5.283 4.810 - - 81.923 274.462 2.548 -
- 254.865 100.273 126.384 - 2.242.783 31.003.021 137.408 -
- 5.076.309 3.347.718 - - 36.304.902 37.521.753 1.638.965 -
- 244.609 160.457 - - 2.724.648 17.713.644 298.799 -
- 420.587 1.115.284 - - 2.782.526 12.617.503 185.089 -
- 36.057 6.925 - - 203.695 20.225.737 39.747 -
- 3.065 - - - 73.304 8.539.128 534 -
- 108.013 205.093 - - 906.757 18.794.183 35.761 -
- 23.723 4.619 - - 162.435 455.956 7.019 -
- 148.986 69.453 - - 1.448.011 4.702.364 155.150 -
- - - - - 9.506 2.154 9 -
- 8.244 15.340 - - 184.828 361.464 2.729 -
- 96.497 58.627 - - 609.176 2.159.295 12.371 -
- 16.868 14.561 - - 258.956 403.911 5.968 -
- 134.215 182.662 - - 930.305 239.025 2.468 -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
527
Page 530
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Perusahaan
Tagihan Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada berupa
Entitas Sektor Multilateral kepada Bank Lemabaga
Pemerintah Covered Bond
Publik dan Lembaga Jasa
Internasional Keuangan
Lainnya
20 Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi
Kerja: Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
- - - - - -
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuh Sendiri
21 Aktivitas Badan
Internasional dan
- - - - - -
Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - 25.988.877 - - - -
24 Lainnya - - - - - -
Total 217.253.942 116.254.562 - 75.511.980 - 22.761.666
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Perusahaan
Tagihan Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada berupa
Entitas Sektor Multilateral kepada Bank Lemabaga
Pemerintah Covered Bond
Publik dan Lembaga Jasa
Internasional Keuangan
Lainnya
a b c d e f g h
31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan,
- 7.376.252 - - - -
dan Perikanan
2 Pertambangan dan
- 100.199 - - - -
Penggalian
3 Industri pengolahan - 11.595.646 - - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas,
Uap/Air Panas dan - 6.173.022 - - - -
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air,
Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan - - - - - -
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi - 21.215.205 - - - -
7 Perdagangan besar dan
eceran; Reparasi dan
- 15.957.504 - - - -
Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan
- 6.974.048 - - - -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi
dan Penyediaan Makan - - - - - -
Minum
528 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 531
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Tagihan
Surat Kredit untuk kepada
Kredit
Berharga/ Kredit Pengadaan Kredit Usaha
Beragun Tagihan Tagihan
Piutang Beragun Tanah, Pegawai Mikro,
Properti kepada yang Telah Aset
Subordinasi, Properti Pengolahan atau Usaha
Rumah Korporasi Jatuh Tempo Lainnya
Ekuitas, dan Komersial Tanah, dan Pensiunan Kecil dan
Tinggal
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Ritel
Lainnya
- 3.048 4.400 - - 8.641 933 528 -
- - - - - 8.062 - 382 -
- 53.216.181 3.153.528 - 88.541 24.114.153 - 819.406 -
- 7.807.240 361.055 - 7.235 64.929.241 38.440.734 794.606 -
125.414 - - - - - - - 58.279.529
125.414 68.747.040 9.938.925 126.384 95.776 150.456.996 416.631.652 6.243.552 58.279.529
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Tagihan
Surat Kredit untuk kepada
Kredit
Berharga/ Kredit Pengadaan Kredit Usaha
Beragun Tagihan Tagihan
Piutang Beragun Tanah, Pegawai Mikro,
Properti kepada yang Telah Aset
Subordinasi, Properti Pengolahan atau Usaha
Rumah Korporasi Jatuh Tempo Lainnya
Ekuitas, dan Komersial Tanah, dan Pensiunan Kecil dan
Tinggal
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Ritel
Lainnya
i j k l m n o p q
- 459.795 474.918 - - 9.979.521 36.798.792 377.207 -
- 59.726 7.320 - - 307.933 43.354.460 141.670 -
- 873.642 428.838 - - 5.214.469 104.061.940 981.175 -
- 15.014 10.233 - - 130.844 23.539.606 10.757 -
- 14.293 6.782 - - 125.869 294.393 1.850 -
- 265.005 59.930 120.072 - 1.722.999 23.358.786 267.411 -
- 5.441.152 3.061.873 - - 39.535.503 35.810.836 1.116.159 -
- 368.961 103.806 - - 2.278.343 15.680.211 175.585 -
- 355.686 302.712 - - 3.142.590 11.399.981 265.742 -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
529
Page 532
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Perusahaan
Tagihan Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada berupa
Entitas Sektor Multilateral kepada Bank Lemabaga
Pemerintah Covered Bond
Publik dan Lembaga Jasa
Internasional Keuangan
Lainnya
10 Informasi dan
- 5.788.061 - - - -
Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan
- 4.723.971 - 63.508.772 - 23.290.181
Asuransi
12 Real Estat - 212.449 - - - -
13 Aktivitas Profesional,
- 49.827 - - - -
Ilmiah, dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan
dan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, - 1.361.101 - - - -
Agen Perjalanan, dan
Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi
Pemerintahan,
241.784.178 - - - - -
Pertahanan, dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan
Manusia dan Aktivitas - - - - - -
Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan
- - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi
Kerja: Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
- - - - - -
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuh Sendiri
21 Aktivitas Badan
Internasional dan
- - - - - -
Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - 22.271.090 - - - -
24 Lainnya 12.231.150 - - - - -
Total 254.015.328 103.798.376 - 63.508.772 - 23.290.181
530 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 533
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Tagihan
Surat Kredit untuk kepada
Kredit
Berharga/ Kredit Pengadaan Kredit Usaha
Beragun Tagihan Tagihan
Piutang Beragun Tanah, Pegawai Mikro,
Properti kepada yang Telah Aset
Subordinasi, Properti Pengolahan atau Usaha
Rumah Korporasi Jatuh Tempo Lainnya
Ekuitas, dan Komersial Tanah, dan Pensiunan Kecil dan
Tinggal
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Ritel
Lainnya
- 31.178 6.762 - - 282.047 15.194.783 4.453 -
- 3.340 2.305 - - 57.742 6.638.112 1.448 -
- 60.867 86.766 - - 921.962 16.802.043 143.754 -
- 36.915 12.195 - - 210.032 529.486 11.345 -
- 185.462 56.862 - - 1.571.470 4.925.845 111.685 -
- - - - - 5.255 1.252 - -
- 11.854 20.777 - - 199.327 416.132 1.149 -
- 82.517 46.246 - - 652.663 1.803.901 9.299 -
- 15.622 10.345 - - 164.121 150.064 661 -
- 34.739 57.486 - - 350.959 157.746 404 -
- 3.968 1.172 - - 17.768 1.502 252 -
- 1.340 - - - 10.023 2.822 103 -
- 47.258.235 2.995.767 - 123.257 20.158.582 9.794 653.498 -
- 5.910.859 260.073 - 10.206 55.682.436 36.402.594 499.974 -
110.096 - - - - - - - 55.818.874
110.096 61.490.167 8.013.166 120.072 133.463 142.722.456 377.335.082 4.775.579 55.818.874
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
531
Page 534
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Perusahaan
Tagihan Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada berupa
Entitas Sektor Multilateral kepada Bank Lemabaga
Pemerintah Covered Bond
Publik dan Lembaga Jasa
Internasional Keuangan
Lainnya
a b c d e f g h
31 Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan,
- 6.613.154 - - - -
dan Perikanan
2 Pertambangan dan
- 3.295.440 - - - -
Penggalian
3 Industri pengolahan - 11.026.822 - - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas,
Uap/Air Panas dan - 8.740.803 - - - -
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air,
Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan - - - - - -
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi - 18.679.143 - - - -
7 Perdagangan besar dan
eceran; Reparasi dan
- 19.853.423 - - - -
Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan
- 8.944.218 - - - -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi
dan Penyediaan Makan - - - - - -
Minum
10 Informasi dan
- 4.176.020 - - - -
Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan
- 7.919.390 - 77.906.191 - 23.036.903
Asuransi
12 Real Estat - 179.999 - - - -
13 Aktivitas Profesional,
- 56.113 - - - -
Ilmiah, dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan
dan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, - 781.160 - - - -
Agen Perjalanan, dan
Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi
Pemerintahan,
222.263.546 - - - - -
Pertahanan, dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
532 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 535
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Tagihan
Surat Kredit untuk kepada
Kredit
Berharga/ Kredit Pengadaan Kredit Usaha
Beragun Tagihan Tagihan
Piutang Beragun Tanah, Pegawai Mikro,
Properti kepada yang Telah Aset
Subordinasi, Properti Pengolahan atau Usaha
Rumah Korporasi Jatuh Tempo Lainnya
Ekuitas, dan Komersial Tanah, dan Pensiunan Kecil dan
Tinggal
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Ritel
Lainnya
i j k l m n o p q
- 331.775 860.635 - - 6.973.122 32.755.788 399.750 -
- 69.642 31.209 - - 423.042 46.888.910 96.920 -
- 888.518 2.251.131 - - 5.112.466 121.971.793 1.596.233 -
- 19.933 189.307 - - 124.700 22.271.932 11.161 -
- 5.283 5.295 - - 82.391 416.601 2.548 -
- 286.369 189.144 126.384 - 2.252.021 31.008.351 137.408 -
- 5.387.257 4.324.917 - - 37.656.529 38.311.805 1.638.980 -
- 253.898 163.165 - - 2.767.036 18.118.195 299.244 -
- 445.925 1.197.576 - - 2.801.532 12.658.653 185.089 -
- 36.811 77.613 - - 204.690 20.349.054 39.747 -
- 3.065 9.186 - - 83.128 8.915.005 534 -
- 109.049 484.174 - - 907.559 19.003.549 36.223 -
- 94.756 13.401 - - 163.671 815.888 7.019 -
- 168.536 130.054 - - 1.448.813 4.763.037 155.150 -
- - - - - 9.506 2.154 9 -
- 8.244 19.694 - - 184.828 361.464 2.729 -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
533
Page 536
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Perusahaan
Tagihan Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada berupa
Entitas Sektor Multilateral kepada Bank Lemabaga
Pemerintah Covered Bond
Publik dan Lembaga Jasa
Internasional Keuangan
Lainnya
17 Aktivitas Kesehatan
Manusia dan Aktivitas - - - - - -
Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan
- - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi
Kerja: Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
- - - - - -
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuh Sendiri
21 Aktivitas Badan
Internasional dan
- - - - - -
Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - 25.988.877 - - - -
24 Lainnya - - - - - 62.453
Total 222.263.546 116.254.562 - 77.906.191 - 23.099.356
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Perusahaan
Tagihan Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada berupa
Entitas Sektor Multilateral kepada Bank Lemabaga
Pemerintah Covered Bond
Publik dan Lembaga Jasa
Internasional Keuangan
Lainnya
a b c d e f g h
31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan,
- 7.376.252 - - - -
dan Perikanan
2 Pertambangan dan
- 100.199 - - - -
Penggalian
3 Industri pengolahan - 11.595.646 - - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas,
Uap/Air Panas dan - 6.173.022 - - - -
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air,
Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan - - - - - -
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi - 21.215.205 - - - -
7 Perdagangan besar dan
eceran; Reparasi dan
- 15.957.504 - - - -
Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
534 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 537
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Tagihan
Surat Kredit untuk kepada
Kredit
Berharga/ Kredit Pengadaan Kredit Usaha
Beragun Tagihan Tagihan
Piutang Beragun Tanah, Pegawai Mikro,
Properti kepada yang Telah Aset
Subordinasi, Properti Pengolahan atau Usaha
Rumah Korporasi Jatuh Tempo Lainnya
Ekuitas, dan Komersial Tanah, dan Pensiunan Kecil dan
Tinggal
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Ritel
Lainnya
- 117.665 58.627 - - 616.683 2.159.295 12.371 -
- 51.128 19.617 - - 258.956 403.911 5.968 -
- 157.436 193.218 - - 946.823 561.857 2.468 -
- 3.048 4.434 - - 8.641 933 528 -
- - - - - 8.062 - 382 -
- 53.254.119 3.156.164 - 88.541 24.126.030 - 820.123 -
- 7.807.240 361.055 - 7.235 68.962.579 38.440.734 794.606 -
748.360 68.074 230.675 - - 155.126 1.018.302 - 59.314.270
748.360 69.567.770 13.970.291 126.384 95.776 156.277.934 421.197.211 6.245.192 59.314.270
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Tagihan
Surat Kredit untuk kepada
Kredit
Berharga/ Kredit Pengadaan Kredit Usaha
Beragun Tagihan Tagihan
Piutang Beragun Tanah, Pegawai Mikro,
Properti kepada yang Telah Aset
Subordinasi, Properti Pengolahan atau Usaha
Rumah Korporasi Jatuh Tempo Lainnya
Ekuitas, dan Komersial Tanah, dan Pensiunan Kecil dan
Tinggal
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Ritel
Lainnya
i j k l m n o p q
- 470.319 507.542 - - 9.979.541 36.798.792 377.207 -
- 85.051 11.657 - - 307.938 43.354.460 141.668 -
- 1.010.309 1.260.758 - - 5.247.115 104.430.469 981.175 -
- 15.014 10.233 - - 130.851 23.539.606 10.757 -
- 14.293 7.349 - - 125.869 294.393 1.850 -
- 303.249 94.248 120.072 - 1.725.482 23.409.060 272.635 -
- 5.652.598 3.664.638 - - 40.321.588 36.324.301 1.116.665 -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
535
Page 538
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Perusahaan
Tagihan Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada berupa
Entitas Sektor Multilateral kepada Bank Lemabaga
Pemerintah Covered Bond
Publik dan Lembaga Jasa
Internasional Keuangan
Lainnya
8 Pengangkutan dan
- 6.974.048 - - - -
Pergudangan
9 Penyediaan Akomodasi
dan Penyediaan Makan - - - - - -
Minum
10 Informasi dan
- 5.788.061 - - - -
Komunikasi
11 Aktivitas Keuangan dan
- 4.723.971 - 65.339.560 - 23.703.868
Asuransi
12 Real Estat - 212.449 - - - -
13 Aktivitas Profesional,
- 49.827 - - - -
Ilmiah, dan Teknis
14 Aktivitas Penyewaan
dan Sewa Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi,
Ketenagakerjaan, - 1.361.101 - - - -
Agen Perjalanan, dan
Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi
Pemerintahan,
248.975.646 - - - - -
Pertahanan, dan
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan
Manusia dan Aktivitas - - - - - -
Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan
- - - - - -
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - -
20 Aktivitas Rumah Tangga
sebagai Pemberi
Kerja: Aktivitas yang
Menghasilkan Barang
- - - - - -
dan Jasa oleh Rumah
Tangga yang Digunakan
untuk Memenuhi
Kebutuh Sendiri
21 Aktivitas Badan
Internasional dan
- - - - - -
Badan Ekstra
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - 22.271.090 - - - -
24 Lainnya 12.231.150 - - - - -
Total 261.206.796 103.798.376 - 65.339.560 - 23.703.868
536 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 539
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Tagihan
Surat Kredit untuk kepada
Kredit
Berharga/ Kredit Pengadaan Kredit Usaha
Beragun Tagihan Tagihan
Piutang Beragun Tanah, Pegawai Mikro,
Properti kepada yang Telah Aset
Subordinasi, Properti Pengolahan atau Usaha
Rumah Korporasi Jatuh Tempo Lainnya
Ekuitas, dan Komersial Tanah, dan Pensiunan Kecil dan
Tinggal
Instrumen Konstruksi Portofolio
Modal Ritel
Lainnya
- 377.193 108.905 - - 2.307.414 16.090.511 175.585 -
- 373.492 574.359 - - 3.147.729 11.402.046 265.742 -
- 44.071 153.566 - - 283.511 15.211.300 4.453 -
- 3.340 6.746 - - 57.742 6.638.112 1.448 -
- 61.388 133.837 - - 922.764 16.952.922 146.182 -
- 96.686 22.610 - - 211.405 873.970 11.345 -
- 198.560 92.623 - - 1.571.555 5.096.224 111.685 -
- - - - - 5.255 1.252 - -
- 11.854 23.456 - - 199.327 416.132 1.149 -
- 82.517 46.389 - - 652.663 1.803.901 9.299 -
- 15.622 10.345 - - 164.121 150.064 661 -
- 34.923 63.750 - - 352.982 158.474 404 -
- 3.968 1.222 - - 17.768 1.502 263 -
- 1.340 - - - 10.023 2.822 103 -
- 47.286.126 2.997.790 - 123.257 20.171.182 9.794 653.705 -
- 5.962.755 454.919 - 10.206 57.150.315 36.402.594 499.974 -
11.948.126 - - - - - 153.176 - 57.485.967
11.948.126 62.104.668 10.246.943 120.072 133.463 145.064.140 379.515.877 4.783.955 57.485.967
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
537
Page 540
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
1) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank Secara Individu
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
> 1 thn s.d. > 3 thn s.d. Non
< 1 tahun > 5 thn Total
3 thn 5 thn Kontraktual
a b c d e f g h
1 Tagihan kepada
25.273.574 41.421.801 35.440.947 61.289.159 53.828.461 217.253.942
Pemerintah
2 Tagihan kepada Entitas
50.034.683 12.999.868 8.052.088 36.207.916 8.960.007 116.254.562
Sektor Publik
3 Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 46.566.369 3.590.455 2.711.204 1.289.860 21.354.092 75.511.980
5 Tagihan berupa
- - - - - -
Covered Bond
6 Tagihan kepada
Perusahaan Efek
2.798.033 12.435.616 5.910.751 1.617.266 - 22.761.666
dan Lemabaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
Subordinasi, Ekuitas, - - - - 125.414 125.414
dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Properti
5.217.740 3.110.362 6.845.205 53.573.733 - 68.747.040
Rumah Tinggal
9 Kredit Beragun Properti
1.569.397 1.938.992 2.497.436 3.933.099 - 9.938.925
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengolahan 99.476 24.896 2.012 - - 126.384
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau
3.867 4.929 9.664 77.316 - 95.776
Pensiunan
12 Tagihan kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 40.509.721 31.533.955 32.823.086 43.108.963 2.481.271 150.456.996
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada
156.763.120 46.497.902 97.380.409 111.535.677 4.454.544 416.631.652
Korporasi
14 Tagihan yang Telah
2.612.576 1.706.728 426.478 1.497.770 - 6.243.552
Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 58.279.529 58.279.529
Total 331.448.555 155.265.505 192.099.280 314.130.759 149.483.317 1.142.427.417
538 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 541
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
< 1 tahun > 1 thn s.d. 3 thn > 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Non Kontraktual Total
i j k l m n
72.513.655 37.058.346 26.501.624 51.439.414 66.502.289 254.015.328
46.055.892 11.657.090 11.053.797 34.733.734 297.863 103.798.376
- - - - - -
43.718.664 6.557.927 1.649.606 1.570.296 10.012.279 63.508.772
- - - - - -
586.571 10.883.127 7.501.429 4.319.055 - 23.290.182
- - - - 110.096 110.096
6.044.346 2.606.302 5.774.177 47.065.343 - 61.490.168
1.239.494 1.664.589 2.074.955 3.034.128 - 8.013.166
113.002 4.979 2.091 - - 120.072
4.573 8.704 10.776 109.411 - 133.464
34.531.251 34.511.177 33.575.028 38.437.218 1.667.782 142.722.456
145.498.314 44.055.207 85.604.840 98.932.643 3.244.077 377.335.081
1.848.325 803.594 844.994 1.278.666 - 4.775.579
- - - - 55.818.874 55.818.874
352.154.087 149.811.042 174.593.317 280.919.908 137.653.260 1.095.131.612
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
539
Page 542
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2024
No. Kategori Portofolio Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
> 1 thn s.d. > 3 thn s.d. Non
< 1 tahun > 5 thn Total
3 thn 5 thn Kontraktual
a b c d e f g h
1 Tagihan kepada
27.368.236 41.558.134 35.440.947 61.360.947 56.535.281 222.263.546
Pemerintah
2 Tagihan kepada Entitas
50.034.683 12.999.868 8.052.088 36.207.916 8.960.007 116.254.562
Sektor Publik
3 Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - -
Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 46.677.766 3.598.739 2.728.494 1.306.279 23.594.912 77.906.191
5 Tagihan berupa
- - - - - -
Covered Bond
6 Tagihan kepada
Perusahaan Efek
2.928.298 12.538.678 5.991.808 1.640.571 - 23.099.356
dan Lemabaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
Subordinasi, Ekuitas, - - - - 748.360 748.360
dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Properti
5.761.082 3.191.548 6.902.801 53.637.116 75.224 69.567.770
Rumah Tinggal
9 Kredit Beragun Properti
3.576.799 2.189.781 2.786.536 5.186.500 230.675 13.970.291
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengolahan 99.476 24.896 2.012 - - 126.384
Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau
3.867 4.929 9.664 77.316 - 95.776
Pensiunan
12 Tagihan kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 41.914.902 31.646.834 32.850.671 43.502.054 6.363.472 156.277.934
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada
159.273.381 46.903.164 97.683.300 112.103.992 5.233.373 421.197.211
Korporasi
14 Tagihan yang Telah
2.613.072 1.707.194 426.694 1.497.770 462 6.245.192
Jatuh Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 59.314.270 59.314.270
Total 340.251.563 156.363.765 192.875.016 316.520.462 161.056.035 1.167.066.842
540 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 543
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
< 1 tahun > 1 thn s.d. 3 thn > 3 thn s.d. 5 thn > 5 thn Non Kontraktual Total
i j k l m n
78.341.048 37.325.510 26.517.007 51.503.524 67.519.706 261.206.795
46.055.892 11.657.090 11.053.797 34.733.734 297.863 103.798.376
- - - - - -
44.438.990 6.677.116 1.658.143 1.575.184 10.990.128 65.339.561
- - - - - -
786.446 10.957.899 7.620.469 4.319.055 20.000 23.703.869
- - - - 11.948.126 11.948.126
6.469.011 2.679.476 5.782.708 47.121.578 51.896 62.104.669
2.101.668 1.880.297 2.182.194 3.887.929 194.854 10.246.942
113.002 4.979 2.091 - - 120.072
4.573 8.704 10.776 109.411 - 133.464
35.294.359 34.589.143 33.601.807 38.443.237 3.135.593 145.064.139
146.984.456 44.354.061 85.809.071 99.124.211 3.244.077 379.515.876
1.849.597 805.165 850.247 1.278.687 257 4.783.953
- - - - 57.485.967 57.485.967
362.439.042 150.939.440 175.088.310 282.096.550 154.888.467 1.125.451.809
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
541
Page 544
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
1) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah - Bank Secara Individu
31 Desember 2024
Wilayah
No. Keterangan Sulawesi,
Sumatera Jawa (Excl.
Bali & Nusa Jakarta & Kantor Luar
dan Jakarta dan Total
Tenggara dan Banten Negeri
Kalimantan Banten)
Papua
a b c d e f g h
1 Tagihan 163.115.806 103.602.518 194.782.081 670.577.895 86.291.139 1.218.369.440
2 Tagihan yang
Mengalami Penurunan
Nilai
a. Belum jatuh tempo 11.475.974 3.815.891 16.236.902 40.354.901 - 71.883.667
b. Telah jatuh tempo 2.260.923 1.643.832 6.824.341 6.306.039 277.419 17.312.555
3 CKPN - Stage 1 883.537 732.123 1.167.011 2.171.796 189.514 5.143.980
4 CKPN - Stage 2 1.800.338 956.794 2.983.974 10.982.436 - 16.723.542
5 CKPN - Stage 3 2.120.605 1.010.585 6.733.408 8.512.517 67.759 18.444.875
6 Tagihan yang dihapus
1.730.025 1.802.753 8.046.289 6.475.832 613.917 18.668.815
buku
2) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2024
Wilayah
No. Keterangan Sulawesi,
Sumatera Jawa (Excl.
Bali & Nusa Jakarta & Kantor Luar
dan Jakarta dan Total
Tenggara dan Banten Negeri
Kalimantan Banten)
Papua
a b c d e f g h
1 Tagihan 163.353.616 103.602.518 195.773.511 724.889.386 86.291.139 1.273.910.170
2 Tagihan yang
Mengalami Penurunan
Nilai
a. Belum jatuh tempo 11.490.388 3.815.891 16.253.324 40.440.869 - 72.000.471
b. Telah jatuh tempo 2.277.357 1.643.832 6.854.443 6.344.145 277.419 17.397.196
3 CKPN - Stage 1 884.922 732.123 1.172.608 2.281.983 189.514 5.261.149
4 CKPN - Stage 2 1.801.804 956.794 2.984.847 11.032.874 - 16.776.319
5 CKPN - Stage 3 2.137.024 1.010.585 6.769.524 8.646.233 67.759 18.631.126
6 Tagihan yang dihapus
1.730.025 1.802.753 8.046.289 6.475.832 613.917 18.668.815
buku
542 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 545
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Wilayah
Sulawesi, Bali & Jawa (Excl.
Sumatera dan Kantor Luar
Nusa Tenggara dan Jakarta dan Jakarta & Banten Total
Kalimantan Negeri
Papua Banten)
i j k l m n
152.538.579 86.471.551 194.780.409 696.792.977 77.872.524 1.208.456.040
13.067.363 4.594.862 21.497.011 55.107.842 1.006.874 95.273.951
2.644.302 1.610.719 6.387.370 6.549.388 145.596 17.337.375
854.709 703.768 1.111.441 1.958.359 216.206 4.844.485
2.218.980 1.245.444 3.117.054 12.938.960 161.415 19.681.853
2.664.202 1.110.346 10.703.386 10.044.501 351.331 24.873.766
1.600.187 1.418.736 3.507.497 7.863.917 - 14.390.337
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Wilayah
Sulawesi, Bali & Jawa (Excl.
Sumatera dan Kantor Luar
Nusa Tenggara dan Jakarta dan Jakarta & Banten Total
Kalimantan Negeri
Papua Banten)
i j k l m n
152.654.469 86.471.551 195.217.086 752.704.710 77.872.524 1.264.920.340
13.097.598 4.594.862 21.524.877 55.424.706 1.006.874 95.648.918
2.649.916 1.610.719 6.420.616 6.555.352 145.596 17.382.199
855.279 703.768 1.113.598 2.014.992 216.206 4.903.844
2.222.026 1.245.444 3.117.850 12.959.096 161.415 19.705.832
2.674.064 1.110.346 10.749.630 10.138.139 351.331 25.023.510
1.600.187 1.418.736 3.507.497 7.863.917 - 14.390.337
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
543
Page 546
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
1) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi -
Bank Secara Individu (dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2024
1 Pertanian,
Kehutanan, dan 49.180.133 2.183.278 1.132.927 300.815 376.001 755.057 1.488.683
Perikanan
2 Pertambangan
51.704.587 5.692.552 149.675 90.882 973.178 70.672 252.992
dan Penggalian
3 Industri
160.932.041 19.019.447 3.997.082 400.210 1.737.061 10.304.118 5.727.340
pengolahan
4 Pengadaan
Listrik, Gas, Uap/
32.151.571 780.955 33.662 76.661 57.320 22.502 239.567
Air Panas dan
Udara Dingin
5 Pengelolaan
Air, Pengelolaan
Air Limbah,
377.653 18.741 5.699 1.972 5.607 3.150 5.159
Pengelolaan
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi 60.412.334 15.031.369 423.456 119.642 6.990.017 411.842 1.145.292
7 Perdagangan
besar dan
eceran; Reparasi
110.875.505 6.963.821 3.627.188 717.807 1.704.136 2.064.940 4.335.120
dan Perawatan
Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan
dan 33.237.176 5.175.146 1.560.591 138.438 1.686.094 1.291.050 382.883
Pergudangan
9 Penyediaan
Akomodasi dan
18.160.722 2.016.064 784.282 130.116 322.843 632.093 670.430
Penyediaan
Makan Minum
10 Informasi dan
28.038.148 142.035 87.347 42.565 11.832 47.600 21.852
Komunikasi
11 Aktivitas
Keuangan dan 105.952.400 6.107 1.645 75.468 1.965 793 117.350
Asuransi
12 Real Estat 22.263.849 8.206.481 81.449 58.180 1.942.179 58.871 774.771
13 Aktivitas Profesi,
Ilmiah, dan 767.142 32.230 17.108 6.471 6.005 13.382 22.436
Teknis
14 Aktivitas
Penyewaan
dan Sewa
Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi, 7.988.293 465.656 413.998 46.005 103.440 264.009 582.169
Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan,
dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi
Pemerintahan,
Pertahanan, dan 219.102.642 - 16 1.063.508 - 7 2.962
Jaminan Sosial
Wajib
544 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 547
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
1) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi -
Bank Secara Individu (dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
16 Pendidikan 586.694 33.847 6.107 4.881 10.324 3.378 5.045
17 Aktivitas
Kesehatan
3.032.428 72.530 30.024 21.258 20.273 17.652 21.895
Manusia dan
Aktivitas Sosial
18 Kesenian,
Hiburan, dan 731.433 107.718 14.149 4.928 8.313 8.182 2.776
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa
1.522.371 23.925 3.216 20.270 6.294 1.619 2.139
Lainnya
20 Aktivitas Rumah
Tangga sebagai 18.895 251 1.729 290 67 1.201 722
Pemberi Kerja
21 Aktivitas Badan
Internasional dan
Badan Ekstra 8.712 - 665 119 - 283 498
Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 82.881.951 2.606.626 1.813.903 742.707 519.857 1.099.941 2.448.328
23 Bukan Lapangan
169.240.176 3.299.266 1.546.938 1.080.783 240.736 569.859 418.407
Usaha
24 Lainnya 59.202.586 5.621 1.579.699 - - 802.674 -
Total 1.218.369.440 71.883.667 17.312.555 5.143.980 16.723.542 18.444.875 18.668.815
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2023
1 Pertanian,
Kehutanan, dan 57.070.903 3.011.633 882.221 449.964 440.427 813.157 806.999
Perikanan
2 Pertambangan
48.024.345 5.634.493 338.658 142.487 1.006.557 212.434 899.913
dan Penggalian
3 Industri
148.262.813 22.571.237 3.940.861 558.481 1.839.861 14.411.305 2.426.581
pengolahan
4 Pengadaan
Listrik, Gas, Uap/
30.142.263 179.356 239.764 93.194 18.635 245.206 36.692
Air Panas dan
Udara Dingin
5 Pengelolaan
Air, Pengelolaan
Air Limbah,
465.773 38.995 3.832 3.086 12.283 1.982 3.376
Pengelolaan
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi 56.940.007 16.806.227 1.232.125 131.639 7.243.670 1.078.258 1.402.258
7 Perdagangan
besar dan
eceran; Reparasi
109.255.168 9.451.602 3.053.243 600.553 1.947.119 2.290.152 4.088.154
dan Perawatan
Mobil dan
Sepeda Motor
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
545
Page 548
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
8 Pengangkutan
dan 30.225.587 13.608.120 726.376 91.621 2.585.878 1.312.792 256.130
Pergudangan
9 Penyediaan
Akomodasi dan
16.876.371 2.983.186 946.221 188.619 617.318 751.479 584.788
Penyediaan
Makan Minum
10 Informasi dan
21.315.320 168.719 10.840 31.245 37.186 6.386 110.564
Komunikasi
11 Aktivitas
Keuangan dan 99.097.600 289.702 119.574 142.590 30.813 118.126 -
Asuransi
12 Real Estat 21.365.107 8.927.007 645.641 82.386 2.349.874 525.596 347.324
13 Aktivitas Profesi,
Ilmiah, dan 936.955 73.475 30.130 7.151 11.703 21.447 16.546
Teknis
14 Aktivitas
Penyewaan
dan Sewa
Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi, 9.049.816 733.406 514.976 39.754 156.776 481.714 338.876
Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan,
dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi
Pemerintahan,
Pertahanan, dan 243.898.629 2.961 - 666.046 642 - -
Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan 729.253 236.101 2.282 2.812 76.138 1.133 9.630
17 Aktivitas
Kesehatan
2.848.780 45.644 21.709 22.152 8.287 12.410 1.697
Manusia dan
Aktivitas Sosial
18 Kesenian,
Hiburan, dan 345.747 102.982 962 1.767 4.507 302 825
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa
605.905 2.625 588 6.069 495 184 181.492
Lainnya
20 Aktivitas Rumah
Tangga sebagai 25.677 4.131 773 317 559 521 -
Pemberi Kerja
21 Aktivitas Badan
Internasional dan
Badan Ekstra 14.763 852 150 102 137 47 341
Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 72.567.384 1.989.113 1.572.759 622.554 440.248 1.037.920 2.182
23 Bukan Lapangan
169.423.031 8.408.248 1.444.712 959.884 852.739 733.245 2.875.971
Usaha
24 Lainnya 68.968.842 4.135 1.608.978 12 - 817.969 -
Total 1.208.456.040 95.273.951 17.337.375 4.844.485 19.681.853 24.873.766 14.390.337
546 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 549
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi -
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2024
1 Pertanian,
Kehutanan, dan 49.592.694 2.194.091 1.133.250 305.537 376.647 755.381 1.488.683
Perikanan
2 Pertambangan
51.730.846 5.697.411 149.691 90.976 974.097 70.688 252.992
dan Penggalian
3 Industri
163.546.200 19.048.091 4.007.664 416.541 1.739.020 10.314.700 5.727.340
pengolahan
4 Pengadaan
Listrik, Gas, Uap/
32.334.109 780.977 33.669 78.547 57.325 22.508 239.567
Air Panas dan
Udara Dingin
5 Pengelolaan
Air, Pengelolaan
Air Limbah,
520.327 18.750 5.705 3.431 5.609 3.157 5.159
Pengelolaan
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi 60.563.328 15.036.030 439.302 120.312 6.991.080 427.688 1.145.292
7 Perdagangan
besar dan
eceran; Reparasi
114.322.007 6.992.157 3.654.090 736.396 1.707.667 2.098.047 4.335.120
dan Perawatan
Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan
dan 33.696.577 5.175.146 1.562.696 142.693 1.686.094 1.292.710 382.883
Pergudangan
9 Penyediaan
Akomodasi dan
18.330.601 2.042.285 784.305 131.156 322.858 634.976 670.430
Penyediaan
Makan Minum
10 Informasi dan
28.232.443 142.035 87.347 43.331 11.832 47.600 21.852
Komunikasi
11 Aktivitas
Keuangan dan 108.290.254 6.107 6.940 80.183 1.965 6.088 117.350
Asuransi
12 Real Estat 22.263.849 8.206.481 100.872 60.939 1.942.179 77.831 774.771
13 Aktivitas Profesi,
Ilmiah, dan 1.206.978 32.230 17.108 7.947 6.005 13.382 22.436
Teknis
14 Aktivitas
Penyewaan
dan Sewa
Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi, 8.129.378 465.659 413.998 47.133 103.441 264.009 582.169
Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan,
dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi
Pemerintahan,
Pertahanan, dan 223.353.297 - 16 1.063.508 - 7 2.962
Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan 591.012 33.847 6.107 4.895 10.324 3.378 5.045
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
547
Page 550
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi -
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
17 Aktivitas
Kesehatan
3.061.067 72.530 30.024 21.464 20.273 17.652 21.895
Manusia dan
Aktivitas Sosial
18 Kesenian,
Hiburan, dan 770.722 107.718 14.149 5.159 8.313 8.182 2.776
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa
1.894.527 24.217 3.278 21.876 6.362 1.681 2.139
Lainnya
20 Aktivitas Rumah
Tangga sebagai 18.971 251 1.770 291 67 1.242 722
Pemberi Kerja
21 Aktivitas Badan
Internasional dan
Badan Ekstra 8.712 - 665 119 - 283 498
Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 82.937.456 2.606.786 1.816.590 742.905 519.894 1.102.421 2.448.328
23 Bukan Lapangan
205.669.044 3.312.049 1.548.262 1.135.750 285.268 664.841 418.407
Usaha
24 Lainnya 62.845.769 5.621 1.579.699 65 - 802.674 -
Total 1.273.910.170 72.000.471 17.397.196 5.261.149 16.776.319 18.631.126 18.668.815
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2023
1 Pertanian,
Kehutanan, dan 57.114.249 3.022.083 882.221 450.141 440.924 813.157 806.999
Perikanan
2 Pertambangan
48.058.561 5.641.327 340.920 142.567 1.007.471 216.321 899.913
dan Penggalian
3 Industri
149.628.359 22.607.701 3.940.861 566.856 1.842.092 14.411.305 2.426.581
pengolahan
4 Pengadaan
Listrik, Gas, Uap/
30.142.270 179.356 239.764 93.194 18.635 245.206 36.692
Air Panas dan
Udara Dingin
5 Pengelolaan
Air, Pengelolaan
Air Limbah,
466.336 38.995 3.832 3.092 12.283 1.982 3.376
Pengelolaan
dan Daur Ulang
Sampah
6 Konstruksi 57.083.914 16.823.657 1.237.823 132.129 7.244.639 1.091.491 1.402.258
7 Perdagangan
besar dan
eceran; Reparasi
111.394.399 9.473.290 3.068.431 609.435 1.947.776 2.315.452 4.088.154
dan Perawatan
Mobil dan
Sepeda Motor
548 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 551
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai CKPN CKPN CKPN Tagihan yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Belum Jatuh Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 dihapus buku
Tempo Tempo
8 Pengangkutan
dan 30.676.744 13.608.458 726.376 95.846 2.586.239 1.312.792 256.130
Pergudangan
9 Penyediaan
Akomodasi dan
17.201.183 3.248.215 946.221 189.091 633.167 754.715 584.788
Penyediaan
Makan Minum
10 Informasi dan
21.491.964 168.719 10.840 32.045 37.186 6.386 110.564
Komunikasi
11 Aktivitas
Keuangan dan 100.403.352 295.938 126.023 145.402 33.185 124.575 -
Asuransi
12 Real Estat 21.584.989 8.934.663 660.168 83.335 2.349.874 544.833 347.324
13 Aktivitas Profesi,
Ilmiah, dan 1.351.854 73.475 30.130 8.474 11.703 21.447 16.546
Teknis
14 Aktivitas
Penyewaan
dan Sewa
Guna Usaha
Tanpa Hak Opsi, 9.268.296 733.406 514.976 41.320 156.776 481.714 338.876
Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan,
dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi
Pemerintahan,
Pertahanan, dan 251.022.434 2.961 - 666.046 642 - -
Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan 731.910 236.101 2.282 2.821 76.138 1.133 9.630
17 Aktivitas
Kesehatan
2.848.923 45.644 21.709 22.154 8.287 12.410 1.697
Manusia dan
Aktivitas Sosial
18 Kesenian,
Hiburan, dan 345.747 102.982 962 1.767 4.507 302 825
Rekreasi
19 Aktivitas Jasa
615.082 2.647 588 6.133 500 184 181.492
Lainnya
20 Aktivitas Rumah
Tangga sebagai 25.773 4.176 773 318 559 555 -
Pemberi Kerja
21 Aktivitas Badan
Internasional dan
Badan Ekstra 14.763 852 150 102 137 47 341
Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 72.612.638 1.991.888 1.573.458 622.740 440.373 1.040.494 2.182
23 Bukan Lapangan
211.151.967 8.408.248 1.444.712 988.549 852.739 809.038 2.875.971
Usaha
24 Lainnya 69.684.634 4.135 1.608.978 288 - 817.969 -
Total 1.264.920.341 95.648.917 17.382.198 4.903.845 19.705.832 25.023.508 14.390.339
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
549
Page 552
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1) Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan - Bank Secara Individu
31 Desember 2024
No. Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
Jenis Eksposur
> 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
120 hari 180 hari
a b c d e f
1 Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang
1.135.521 2.401.620 7.840.994 11.378.135
Telah Jatuh Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk dalam
316.989 - - 316.989
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Total 1.452.510 2.401.620 7.840.994 11.695.124
2) Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2024
No. Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
Jenis Eksposur
> 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
120 hari 180 hari
a b c d e f
1 Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang
1.138.807 2.401.784 7.922.186 11.462.777
Telah Jatuh Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk dalam
316.989 - - 316.989
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Total 1.455.796 2.401.784 7.922.186 11.779.766
Pengungkapan Tambahan terkait Perlakuan terhadap Aset Bermasalah (CRB-A)
A. KUALITATIF
Aset non-performing adalah Aset yang dikategorikan sebagai “Kurang Lancar”, “Diragukan”, atau “Macet”
sesuai dengan POJK No.40/POJK.03/2019 tentang Kualitas Aset Bank Umum
Restrukturisasi Aset adalah upaya perbaikan yang dilakukan Bank dalam kegiatan perkreditan terhadap
pihak lawan yang mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya. Kriteria Aset yang direstrukturisasi
ialah pihak lawan mengalami kesulitan pembayaran pokok dan/atau bunga Kredit; dan masih memiliki
prospek usaha yang baik dan diinilai mampu memenuhi kewajiban setelah direstrukturisasi
550 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 553
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d. 120 hari > 120 hari s.d. 180 hari > 180 hari Total
g h i j
1.098.798 2.586.571 8.374.097 12.059.467
291.324 - 242.790 534.114
1.390.122 2.586.571 8.616.887 12.593.581
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d. 120 hari > 120 hari s.d. 180 hari > 180 hari Total
g h i j
1.100.803 2.586.925 8.443.151 12.130.878
291.324 - 242.790 534.114
1.392.127 2.586.925 8.685.941 12.664.992
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
551
Page 554
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
B. KUANTITATIF
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
1) Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Individu (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Performing
Tagihan yang Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
(Kualitas L dan DPK)
Mengalami Memiliki Tunggakan > Memiliki Tunggakan ≤
Penurunan Nilai 90 Hari 90 Hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 127.184.192 35.872 - - 316.989 - - -
2 Kredit
a. Korporasi 386.364.794 11.154.336 8.718.649 5.898.157 - - - -
b. Ritel 136.200.201 3.440.838 3.695.202 1.921.243 - - - -
3 Transaksi
Rekening 137.034.006 - 582.065 - 345.942 - - -
Administratif
2) Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Performing
Tagihan yang Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
(Kualitas L dan DPK)
Mengalami Memiliki Tunggakan > Memiliki Tunggakan ≤
Penurunan Nilai 90 Hari 90 Hari
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 130.273.925 35.875 - - 316.989 - - -
2 Kredit
a. Korporasi 393.056.151 11.198.145 8.718.649 5.898.157 - - - -
b. Ritel 143.896.020 3.670.956 3.779.844 2.004.721 - - - -
3 Transaksi
Rekening 140.956.448 - 582.065 - 345.942 - - -
Administratif
552 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 555
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing
1) Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing -
Bank secara Individu (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Performing Non Performing
(Kualitas L dan (Kualitas KL, D, Stage 1 Stage 2 Stage 3
DPK) dan M)
Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat
- - - - - - - - - -
Berharga
2 Kredit
a. Korporasi 29.382.960 9.233.176 4.919.692 3.188.142 1.101.882 24.465 23.528.156 5.542.235 9.672.614 6.854.618
b. Ritel 4.530.848 878.126 1.436.813 727.379 775.257 16.487 3.681.772 818.527 1.510.631 770.490
3 Transaksi
Rekening 2.281.272 - 17.579 - 1.821.151 - 464.920 - 12.779 -
Administratif
2) Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing -
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Performing Non Performing
(Kualitas L dan (Kualitas KL, D, Stage 1 Stage 2 Stage 3
DPK) dan M)
Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat
- - - - - - - - - -
Berharga
2 Kredit
a. Korporasi 29.434.198 9.237.013 4.919.692 3.188.142 1.101.882 24.465 23.553.235 5.543.212 9.698.772 6.857.478
b. Ritel 4.565.356 883.847 1.483.543 773.939 785.724 16.576 3.698.839 820.754 1.564.337 820.456
3 Transaksi
Rekening 2.281.272 - 17.579 - 1.821.151 - 464.920 - 12.779 -
Administratif
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
553
Page 556
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Kualitatif terkait Teknik MRK (CRC)
Keterangan Definisi
Kebijakan penilaian kembali agunan Pada perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Kredit
(ATMR Kredit) dengan menggunakan Standardized
Approach, Bank dapat mengakui keberadaan Agunan,
Garansi, Penjaminan atau Asuransi Kredit sebegai teknik
Mitigasi Risiko Kredit (MRK) yang dapat mengurangi nilai
ATMR Kredit. Penggunaan Teknik Mitigasi Risiko Kredit atas
Agunan dapat berupa uang tunai yang disimpan pada Bank
penyedia dana; giro, tabungan atau deposito yang diterbitkan
oleh Bank penyedia dana; emas yang disimpan pada Bank
penyedia dana; Surat Utang Negara (SUN) yang diterbitkan
oleh pemerintah Republik Indonesia yang meliputi obligasi
negara dan surat perbendaharaan negara sebagaimana
dimaksud dalam Undang-Undang mengenai surat utang
negara; Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebagaimana
dimaksud dalam Undang-Undang mengenai surat berharga
syariah negara; Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Sertifikat
Bank Indonesia Syariah (SBIS); dan surat-surat berharga yang
memiliki peringkat dan diperingkat oleh lembaga pemeringkat
yang diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan. Sedangkan pada
Teknik MRK Garansi, Garansi-garansi yang diakui merupakan
garansi yang diberikan oleh pihak-pihak yang termasuk
dalam cakupan Kategori Portofolio Pemerintah Indonesia,
Pemerintah Negara Lain, bank pembangunan multilateral
dan lembaga internasional, Bank, dan perusahaan efek dan
lembaga jasa keuangan lain.Pada teknik MRK Penjaminan atau
Asuransi dapat digunakan bila kredit dijamin oleh Lembaga
penjamin atau perusahaan asuransi berstatus Asuransi.Teknik
MRK dapat diakui apabila telah sesuai dengan kriteria dan
syarat berdasarkan ketentuan SEOJK No. 24/SEOJK.03/2021
tentang Perhitungan ATMR Risiko Kredit.
Agunan pada Bank dilakukan review secara berkala dengan
ketentuan dilakukan minimal 1 kali dalam rentang 24 bulan
pada debitur kualitas 1 dan 2, atau minimal 1 kal dalam
rentang 12 bulan untuk kredit berkualitas 3, 4, dan 5.
Pengungkapan Penggunaan Peringkat Kredit Eksternal (CRD)
Bank menggunakan lembaga pemeringkat sesuai dengan ketentuan Lembaga Pemeringkat berdasarkan
SEOJK 24/SEOJK.03/2021, yakni Pefindo dan Fitch Rating Indonesia untuk peringkat-peringkat bermata uang
IDR serta S&P, Moody’s, dan Fitch International untuk peringkat-peringkat bermata uang selain IDR. Adapun
Kategori portofolio yang menggunakan peringkat ialah kategori portofolio Tagihan Kepada Pemerintah,
Tagihan kepada Entitas Sektor Publik, Tagihan kepada Bank, Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga
Jasa Keuangan Lainnya, dan Tagihan kepada Korporasi
554 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 557
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK
1) Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK - Bank Individual (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan yang
Dijamin
Tagihan Tagihan
Tagihan Tagihan dengan
yang Tidak yang Dijamin
yang Dijamin yang Dijamin Garansi,
Dijamin dengan
dengan dengan Penjaminan
dengan Derivatif
Teknik MRK Agunan dan/atau
Teknik MRK Kredit
Asuransi
Kredit
a b c d e
1 Kredit 689.531.252 33.690.454 3.922.153 29.768.301
2 Surat Berharga 127.465.308 - - -
3 Total 816.996.560 33.690.454 3.922.153 29.768.301
4 Kredit dan Surat Berharga yang telah
5.636.112 532.100 2.738 529.362
jatuh tempo
2) Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK - Bank Konsolidasi (dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan yang
Dijamin
Tagihan Tagihan
Tagihan Tagihan dengan
yang Tidak yang Dijamin
yang Dijamin yang Dijamin Garansi,
Dijamin dengan
dengan dengan Penjaminan
dengan Derivatif
Teknik MRK Agunan dan/atau
Teknik MRK Kredit
Asuransi
Kredit
a b c d e
1 Kredit 701.962.459 35.237.657 5.469.357 29.768.301
2 Surat Berharga 130.555.039 - - -
3 Total 832.517.497 35.237.657 5.469.357 29.768.301
4 Kredit dan Surat Berharga yang telah
5.721.264 532.100 2.738 529.362
jatuh tempo
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
555
Page 558
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK
1) Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK - Bank Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik
Risiko
Kategori Portofolio MRK MRK
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 215.624.730 6.061.746 215.433.956 1.629.211 225.019 0,1%
2 Tagihan kepada Entitas
106.420.219 22.011.551 98.660.355 9.834.343 47.300.591 43,6%
Sektor Publik
3 Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral - - - - - 0,0%
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 62.218.644 24.893.021 56.190.025 13.293.336 26.536.103 38,2%
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa 22.655.436 174.256 22.640.563 106.230 15.703.894 69,0%
Keuangan Lain1)
5 Tagihan berupa Covered
- - - - - 0,0%
Bond
6 Tagihan kepada Korporasi -
362.232.546 40.510.611 360.917.046 18.064.240 343.263.531 90,6%
Eksposur Korproasi Umum2)
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa - - - - - 0,0%
Keuangan Lain3)
Eksposur Pembiayaan
36.334.866 - 36.334.866 - 33.342.596 91,8%
Khusus4)
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
125.414 - 125.414 - 283.534 226,1%
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 137.810.302 42.856.024 116.805.627 12.646.694 103.227.950 79,7%
Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti - - - - - 0,0%
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak 68.667.295 675.278 68.179.341 67.528 33.853.192 49,6%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Bergantung 12.213 46 10.841 5 9.951 91,8%
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Tidak 9.787.460 156.893 7.251.870 15.689 6.243.397 85,9%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung 135.776 - 110.137 - 116.781 106,0%
Secara Material pada Arus
Kas Properti
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengolahan Tanah, 125.969 4.154 125.684 415 126.157 100,0%
dan Konstruksi
556 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 559
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik
Risiko
Kategori Portofolio MRK MRK
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
11 Tagihan yang Telah Jatuh
6.181.709 618.434 5.649.609 61.843 4.858.204 85,1%
Tempo
12 Aset Lainnya 58.279.529 - 58.279.529 - 45.061.483 77,3%
Total 1.086.612.106 137.962.012 1.046.714.863 55.719.535 660.152.383 59,9%
1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran A
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lainnya yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1).
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana
Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2) Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK - Bank Konsolidasi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik
Risiko
Kategori Portofolio MRK MRK
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 220.634.335 6.061.746 220.443.561 1.629.211 225.019 0,1%
2 Tagihan kepada Entitas
106.420.219 22.011.551 98.660.355 9.834.343 47.300.591 43,6%
Sektor Publik
3 Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral - - - - - 0,0%
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 64.606.143 24.913.576 58.576.351 13.300.047 27.545.320 38,3%
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa 22.930.673 330.388 22.915.800 168.683 15.838.970 68,6%
Keuangan Lain1)
5 Tagihan berupa Covered
- - - - - 0,0%
Bond
6 Tagihan kepada Korporasi -
366.083.016 42.168.357 363.247.765 18.756.378 345.950.580 90,6%
Eksposur Korproasi Umum2)
Tagihan kepada Perusahaan
Efek dan Lembaga Jasa - - - - - 0,0%
Keuangan Lain3)
Eksposur Pembiayaan
36.357.817 - 36.357.817 - 33.365.547 91,8%
Khusus4)
7 Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
748.360 - 748.360 - 1.840.900 246,0%
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan 143.476.114 43.243.840 122.445.954 12.801.820 108.546.128 80,3%
Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti - - - - - 0,0%
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak 69.419.951 869.605 68.931.203 135.602 34.274.675 49,6%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
557
Page 560
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik Penerapan FKK dan Teknik
Risiko
Kategori Portofolio MRK MRK
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Bergantung 12.213 46 10.841 5 9.951 91,8%
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Tidak 13.588.151 734.521 11.052.560 246.365 9.509.059 84,2%
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung 135.776 - 110.137 - 116.781 106,0%
Secara Material pada Arus
Kas Properti
10 Kredit untuk Pengadaan
Tanah, Pengolahan Tanah, 125.969 4.154 125.684 415 126.157 100,0%
dan Konstruksi
11 Tagihan yang Telah Jatuh
6.183.349 618.434 5.651.249 61.843 4.859.364 85,1%
Tempo
12 Aset Lainnya 59.314.270 - 59.314.270 - 46.048.140 77,6%
Total 1.110.036.355 140.956.219 1.068.591.908 56.934.712 675.557.182 60,0%
1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran A
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lainnya yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1).
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana
Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko
1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
31 Desember 2024
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada
216.569.462 112.010 358.156
Pemerintah
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada
Entitas Sektor 32.639.102 72.822.514
Publik
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan
kepada Bank
Pembangunan
- - - -
Multilateral
dan Lembaga
Internasional
558 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 561
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
23.539 - - 217.063.168
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
376.219 2.656.863 - 108.494.697
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- - - -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
559
Page 562
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
31 Desember 2024
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada
6.369.805 3.378.681 28.105.105
Bank 26.596.736
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
dan Lemabaga 2.187.526 339.618 - 1.518
Jasa Keuangan
Lain1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35% 50%
5 Tagihan berupa
- - - - - -
Covered Bond
Kategori Portofolio 20% 50% 65%5)
6 Tagihan kepada
Korporasi
- Eksposur 22.812.491
20.443.411 -
Korproasi
Umum2)
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
dan Lemabaga - - -
Jasa Keuangan
Lain3)
Eksposur
Pembiayaan - -
Khusus4)
Kategori Portofolio
7 Tagihan berupa
Surat Berharga/
Piutang
Subordinasi,
Ekuitas, dan
Instrumen
Modal Lainnya
Kategori Portofolio 45%
8 Tagihan kepada
Usaha Mikro,
6.465.213
Usaha Kecil dan
Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65%5) 70%
9 Kredit Beragun
Properti
Kredit Beragun
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
Tidak - 6.241.372 3.242.832 14.564.136
11.221.500
6.826.687 - 6.419.350
Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
560 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 563
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
4.524.982 508.053 - - 69.483.361
20.218.131 - - - 22.746.793
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% Lainnya
dan Teknik MRK
- - -
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 80% 85% 100% 130% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
11.351.024 - 37.280.089
284.789.576
- 2.304.696 - 378.981.287
- - - - - -
- 23.027.735 7.929.540 5.377.591 - - 36.334.866
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% 250% 400%5) Lainnya
dan Teknik MRK
20.000 - 105.414 - - 125.414
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 85% 100% Lainnya
dan Teknik MRK
105.502.228
830.063 16.654.817 - 129.452.321
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- -
18.386.871 1.344.122 - - - 68.246.869
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
561
Page 564
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
31 Desember 2024
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
tanpa
pendekatan
pembagian
kredit5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin)5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
2.043 56 190 864
Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun
Properti
Komersial yang
Pembayarannya
Tidak - - - - - 786.833 -
Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
tanpa
pendekatan
pembagian
kredit5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin)5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun
Properti
Komersial yang
Pembayarannya
Bergantung 17.347
Secara
Material pada
Arus Kas
Properti
Kredit untuk
Pengadaan
Tanah,
Pengolahan
Tanah, dan
Konstruksi
Kategori Portofolio 50%
10 Tagihan yang
Telah Jatuh 2.474.595
Tempo
562 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 565
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
- -
- -
- -
420 6.187 1.087 - 10.846
3.721.466 1.905.181 854.078 - - 7.267.559
- -
- -
- -
23.758 63.550 5.482 - 110.137
126.100 - - 126.100
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
2.680.687 556.170 - 5.711.452
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
563
Page 566
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
31 Desember 2024
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kategori Portofolio 0% 20%
11 Aset Lainnya 13.626.708 -
1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran A
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021 (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1),
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana
Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
5) Tidak applicable sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
31 Desember 2024
No Bobot Risiko
Tagihan Bersih Laporan Posisi Keuangan Tagihan Bersih TRA (sebelum pengenaan FKK)
1 < 40% 332.590.298 32.076.215
2 40%-70% 147.325.332 33.236.546
3 75% 148.299.222 38.254.530
4 80% 23.027.735 -
5 85% 41.154.365 2.050.906
6 90%-100% 342.770.042 32.006.348
7 105-130% 5.447.323 46
8 150% 6.090.908 337.422
9 250% 105.414 -
10 400% - -
11 1250% - -
2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
31 Desember 2024
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada
221.579.067 112.010 358.156
Pemerintah
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada
Entitas Sektor 32.639.102 72.822.514
Publik
564 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 567
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% 1250%5) Lainnya
dan Teknik MRK
43.820.607 827.183 - 5.031 58.279.529
31 Desember 2024
Rata-Rata FKK Tagihan Bersih (Setelah pengenaan FKK dan Teknik MRK)
39,65% 345.308.928
36,38% 159.417.738
40,27% 163.705.121
0,00% 23.027.735
10,00% 41.359.456
46,98% 357.806.974
10,00% 5.447.328
77,22% 6.351.481
0,00% 105.414
0,00% -
0,00% -
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
23.539 - - 222.072.772
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
376.219 2.656.863 - 108.494.697
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
565
Page 568
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
31 Desember 2024
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan
kepada Bank
Pembangunan
- - - -
Multilateral
dan Lembaga
Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada
27.995.258 6.369.805 3.425.463 28.105.105
Bank
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
dan Lemabaga 2.187.526 339.618 337.690 1.518
Jasa Keuangan
Lain1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25% 35% 50%
5 Tagihan berupa
- - - - - -
Covered Bond
Kategori Portofolio 20% 50% 65%5)
6 Tagihan kepada
Korporasi
- Eksposur 23.115.704 20.443.411 -
Korproasi
Umum2)
Tagihan kepada
Perusahaan Efek
dan Lemabaga - - -
Jasa Keuangan
Lain3)
Eksposur
Pembiayaan - -
Khusus4)
Kategori Portofolio
7 Tagihan berupa
Surat Berharga/
Piutang
Subordinasi,
Ekuitas, dan
Instrumen
Modal Lainnya
Kategori Portofolio 45%
8 Tagihan kepada
Usaha Mikro,
6.465.213
Usaha Kecil dan
Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60% 65%5)
70%
9 Kredit Beragun
Properti
566 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 569
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
5.472.716 508.053 - - 71.876.399
20.218.131 - - - 23.084.483
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% Lainnya
dan Teknik MRK
- - -
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 80% 85% 100% 130% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
11.351.024 - 37.901.672 286.887.637 - 2.304.696 - 382.004.143
- - - - - -
- 23.027.735 7.952.491 5.377.591 - - 36.357.817
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% 250% 400%5) Lainnya
dan Teknik MRK
20.000 - 728.360 - - 748.360
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 85% 100% Lainnya
dan Teknik MRK
107.345.163 940.343 20.497.055 - 135.247.775
Tagihan Bersih Setelah FKK
75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
- -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
567
Page 570
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
31 Desember 2024
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kredit Beragun
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
Tidak - 6.296.187 3.289.131 14.721.554 11.340.830 6.858.159 - 6.819.765
Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
tanpa
pendekatan
pembagian
kredit5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin)5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun
Properti Rumah
Tinggal yang
Pembayarannya
2.043 56 190 864
Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun
Properti
Komersial yang
Pembayarannya
Tidak - - - - -
1.371.086
-
Bergantung
Secara Material
pada Arus Kas
Properti
tanpa
pendekatan
pembagian
kredit5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin)5)
dengan
menggunakan
pendekatan
pembagian
kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun
Properti
Komersial yang
Pembayarannya
Bergantung 17.347
Secara
Material pada
Arus Kas
Properti
568 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 571
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
18.393.837 1.347.341 - - - 69.066.804
- -
- -
- -
420 6.187 1.087 - 10.846
3.870.825 5.202.936 854.078 - - 11.298.925
- -
- -
- -
23.758 63.550 5.482 - 110.137
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
569
Page 572
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
31 Desember 2024
Kategori Portofolio Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
0% 10% 15% 20% 25% 30% 35% 37,5% 40% 45% 50% 52,5% 60% 65% 67,5% 70%
Kredit untuk
Pengadaan
Tanah,
Pengolahan
Tanah, dan
Konstruksi
Kategori Portofolio 50%
10 Tagihan yang
Telah Jatuh 2.475.556
Tempo
Kategori Portofolio 0% 20%
11 Aset Lainnya 13.718.613 -
1) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain sebagaimana Lampiran A
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
2) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori portofolio tagihan kepada korporasi - eksposur korporasi umum sebagaimana Lampiran A Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021 (tidak termasuk angka 3) dan angka 4)).
3) Merupakan tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain yang tidak tergolong dalam kategori portofolio sebagaimana angka 1),
4) Merupakan tagihan yang termasuk dalam cakupan kategori tagihan kepada korporasi - eksposur pembiayaan khusus (dengan dan tanpa peringkat) sebagaimana
Lampiran A Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
5) Tidak applicable sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No 24/SEOJK.03/2021.
31 Desember 2024
No Bobot Risiko
Tagihan Bersih Laporan Posisi Keuangan Tagihan Bersih TRA (sebelum pengenaan FKK)
1 < 40% 346.475.341 32.137.738
2 40%-70% 155.609.016 33.588.397
3 75% 172.044.721 38.294.547
4 80% 23.027.735 -
5 85% 48.541.912 2.995.250
6 90%-100% 351.624.514 33.602.818
7 105-130% 5.464.755 46
8 150% 6.610.745 337.422
9 250% 728.360 -
10 400% - -
11 1250% - -
570 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 573
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
31 Desember 2024
Tagihan Bersih Setelah
Tagihan Bersih Setelah Memperhitungkan Dampak Mitigasi Risiko Kredit
FKK dan Teknik MRK
75% 80% 85% 90% 100% 105% 110% 112,5% 130% 150% 250% 400% 1250% Lainnya
126.100 - - 126.100
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% Lainnya
dan Teknik MRK
2.681.366 556.170 - 5.713.092
Tagihan Bersih Setelah FKK
100% 150% 1250%5) Lainnya
dan Teknik MRK
44.675.801 914.825 - 5.031 59.314.270
31 Desember 2024
Rata-Rata FKK Tagihan Bersih (Setelah pengenaan FKK dan Teknik MRK)
39,65% 352.370.705
36,42% 160.938.640
40,27% 166.652.115
0,00% 23.027.735
20,10% 45.392.292
46,65% 364.626.097
10,00% 5.447.328
77,22% 6.439.123
0,00% 728.360
0,00% -
0,00% -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
571
Page 574
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko
1) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Individual
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih ATMR
1 Total Eksposur kepada QCCP 5.031 101
2 Eksposur yang ditransaksikan dengan QCCP - -
(tidak termasuk initial margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC - -
(ii) transaksi derivatif melalui bursa - -
(iii) securities financing transactions - -
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan) - -
3 Initial margin yang terpisah (segregated) - -
4 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated) - -
5 Prefunded default fund contribution 5.031 101
6 Unfunded default fund contribution - -
7 Total Eksposur kepada NonQCCP - -
8 Eksposur yang ditransaksikan melalui nonQCCP (tidak termasuk - -
initial margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC - -
(ii) transaksi derivatif melalui bursa - -
(iii) securities financing transactions - -
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan) - -
9 Initial margin yang terpisah (segregated) - -
10 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated) - -
11 Prefunded default fund contribution - -
12 Unfunded default fund contribution - -
13 Total Eksposur kepada QCCP dan NonQCCP 5.031 101
572 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 575
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
2) Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko - Bank Konsolidasi
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih ATMR
1 Total Eksposur kepada QCCP 5.031 101
2 Eksposur yang ditransaksikan dengan QCCP - -
(tidak termasuk initial margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC - -
(ii) transaksi derivatif melalui bursa - -
(iii) securities financing transactions - -
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan) - -
3 Initial margin yang terpisah (segregated) - -
4 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated) - -
5 Prefunded default fund contribution 5.031 101
6 Unfunded default fund contribution - -
7 Total Eksposur kepada NonQCCP - -
8 Eksposur yang ditransaksikan melalui nonQCCP (tidak termasuk - -
initial margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC - -
(ii) transaksi derivatif melalui bursa - -
(iii) securities financing transactions - -
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting diperbolehkan) - -
9 Initial margin yang terpisah (segregated) - -
10 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated) - -
11 Prefunded default fund contribution - -
12 Unfunded default fund contribution - -
13 Total Eksposur kepada QCCP dan NonQCCP 5.031 101
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
573
Page 576
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Pengungkapan Kualitatif mengenai Counterparty Credit Risk
Kualitatif
Banks harus menyediakan:
(a) Tujuan manajemen risiko dan Tujuan manajemen risiko dan kebijakan terkait risiko kredit akibat kegagalan pihak
kebijakan terkait risiko kredit lawan (Counterparty Credit Risk/ CCR) adalah
akibat kegagalan pihak lawan 1. Memenuhi ketentuan regulator agar Bank memiliki kebijakan, proses dan sistem untuk
(counterparty credit risk), mengelola risiko kredit akibat kegagalan pihak lawan/ CCR dan diimplementasikan
termasuk: sesuai dengan kompleksitas eksposur BNI yang menimbulkan CCR.
2. Menstandardisasi pengelolaan risiko kredit akibat kegagalan pihak lawan/ CCR
meliputi identifikasi, pengukuran, manajemen, persetujuan dan pelaporan internal
CCR.
Dalam melakukan transaksi Counterparty BNI harus menilai kelayakan kredit dari
Counterparty tersebut dan memperhitungkan akibat dari risiko kredit yang bersifat
settlement dan pre-settlement.
574 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 577
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Kualitatif
Banks harus menyediakan:
(b) Metode yang digunakan untuk Eksposur Counterparty Credit Risk/ CCR yang dihitung di BNI berdasarkan prinsip kehati-
menerapkan limit operasi yang hatian mencakup Transaksi Derivatif FX Forward, FX Swap, Cross Currency Swap (CCS)
didefinisikan pada internal dan Interest Rate Swap (IRS). Metode yang digunakan dalam penetapan limit operasi
capital untuk counterparty credit untuk Counterparty Credit Exposures terdiri atas limit terhadap (i) debitur Financial
exposures dan untuk eksposur Institution (FI) dan (ii) Debitur Non Financial Institution (Non-FI).
CCP; 1. Penetapan Limit terhadap Financial Institution (FI)
Limit operasi terhadap Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi Derivatif
debitur FI dilakukan melalui penetapan Counterparty Limit (CL). CL diberikan kepada
bank dalam negeri maupun luar negeri, remittance agency dan lembaga keuangan
dalam negeri lainnya yang dijamin oleh pemerintah berstatus koresponden.
Analisis pemberian atau penambahan CL dilaksanakan oleh Unit Bisnis dan Unit
Risiko di Kantor Pusat, namun Unit Bisnis lain (seperti Trade Finance atau Tresuri)
dan Kantor Cabang Luar Negeri dapat mengajukan masukan pemberian atau
penambahan CL.
Penetuan Batas Maksimum Counterparty Limit :
a. Batas maksimum Fasilitas CL baru dan review pada umumnya ditetapkan dalam
bentuk Global Line dan tidak melebihi Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
BNI
b. Untuk koresponden luar negeri, Batas Maksimum fasilitas CL baru dan review
ditentukan oleh kategori koresponden yang didasarkan pada :
1) Credit Rating, minimal salah satu dari 3 (tiga) lembaga internasional yaitu S&P,
Moody's, Fitch; serta
2) Country Risk, berdasarkan International Country Risk Guide (ICRG).
Matriks Maksimum Fasilitas CL berdasarkan Credit Rating dan Country Risk :
a. Koresponden kategori I dalam penetapan dan review CL menggunakan analisis
Counterparty Limit Application Package (CLAP), dan menggunakan formulir
Global Line. Besarnya CL ditetapkan maksimum sebesar BMPK untuk negara
berisiko "very low", "low", "moderate" dan maksimum USD 10 juta untuk negara
berisiko "high" serta tidak melebihi BMPK
b. Koresponden Kategori II dalam penetapan dan review CL menggunakan analisis
CLAP dan menggunakan formulir Global Line. Besarnya CL ditetapkan maksimum
sebesar BMPK untuk negara berisiko "very low", "low", "moderate" dan maksimum
USD 10 juta untuk negara berisiko "high" serta tidak melebihi BMPK
c. Koresponden Kategori III dalam penetapan dan review CL menggunakan analisis
CLAP dan menggunakan formulir Global Line. Besarnya CL maksimum sebesar
USD 10 juta untuk negara berisiko "very low", "low", "moderate" dan tidak melebihi
BMPK. Untuk negara berisiko "high" tidak diberikan CL
Dimana penjelasan kategori koresponden sebagai berikut :
Kategori I adalah koresponden dengan credit rating > BBB- s/d AAA
Kategori II adalah koresponden dengan credit rating > CCC+ s/d BB+
Kategori III adalah koresponden dengan credit rating < CCC+ dan/atau koresponden
yang tidak memiliki rating
2. Penetapan Limit terhadap Non-Financial Institution (Non-FI)
Penerapan limit operasi terhadap Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi
Derivatif dilakukan dengan pemberian Treasury Line kepada nasabah. Treasury line
adalah fasilitas yang diberikan kepada nasabah (debitur dan non debitur) yang
merupakan batasan maksimum eksposur risiko transaksi derivatif sesuai dengan
ketentuan yang diatur oleh Regulator.
Proses Pengusulan Fasilitas Treasury Line untuk masing-masing jenis nasabah adalah
sebagai berikut:
a. Debitur
Proses pemberian fasilitas Treasury Line kepada debitur dilakukan sebagaimana
proses pemberian fasilitas kredit.
1) Apabila debitur mengajukan fasilitas Treasury Line tidak bersamaan dengan
pemberian fasilitas kredit, maka proses pengusulan menggunakan formulir
fasilitas Treasury Line.
2) Apabila debitur mengajukan fasilitas Treasury Line bersamaan dengan
pemberian fasilitas kredit, maka proses pengusulanTreasury Line menggunakan
Perangkat Aplikasi Kredit (PAK).
Debitur dapat melakukan transaksi derivatif dengan BNI tanpa set fasilitasTreasury
Line sepanjang menyerahkan jaminan berupa Marginal Deposit.
b. Non Debitur
1) Dapat langsung melakukan transaksi dengan Unit Tresuri BNI tanpa set fasilitas
Treasury Line dan wajib menyerahkan jaminan berupa Marginal Deposit
sebesar 1,2 x Faktor Konversi Kredit (FKK) x Notional Transaksi.
2) Transaksi didasarkan pada perjanjian transaksi derivatif.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
575
Page 578
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Kualitatif
Banks harus menyediakan:
(c) Kebijakan yang berkaitan Kebijakan yang berkaitan dengan garansi/ jaminan terhadap Eksposur Counterparty
dengan garansi dan mitigasi Credit Risk dhi. Transaksi Derivatif yang dilakukan di BNI digolongkan sebagai berikut :
risiko dan penilaian terkait a. Debitur
counterparty risk, termasuk 1) Jaminan disesuaikan dengan jaminan ketentuan segmen Business Banking yang
eksposur towards CCP; berlaku yaitu :
• Jaminan full cover, kewenangan memutus di Komite Kredit sesuai kewenangan
atas dasar Total Eksposur
• Jaminan full cover berupa kombinasi cash, collateral dan aset lain.
2) Syarat pemenuhan jaminan mengacu pada syarat pemenuhan kecukupan jaminan
untuk jenis Kredit Modal Kerja
3) Dalam hal terdapat pertimbangan lain, maka besarnya jaminan dapat ditetapkan
atas dasar analisa risiko dan potensi bisnis untuk mendapat persetujuan Komite
Kredit.
Untuk debitur tanpa set Treasury Line, jaminan berupa Marginal Deposit sebesar
1,2 x FKK x Notional Transaksi.
b. Non Debitur
1) Jaminan berupa Marginal Deposit sebesar 1,2 x FKK x Notional Transaksi dan
langsung melakukan transaksi dengan Unit Tresuri BNI berdasarkan Perjanjian
Transaksi Derivatif
2) Jaminan pada butir b.1) di atas diblokir dan diikat gadai disertai surat kuasa
pencairan pada tanggal jatuh tempo transaksi.
Mitigasi risiko dan penilaian terkait Eksposur Counterparty Credit Risk dhi. Transaksi
Derivatif yang dilakukan di BNI dilakukan antara lain melalui Monitoring Fasilitas
Treasury Line dan Review Fasilitas Treasury Line
a. Monitoring Fasilitas Treasury Line
• Debitur
Dilakukan oleh unit Manajemen Risiko dan Tresuri.
• Non Debitur
Dilakukan oleh unit Tresuri dengan memastikan jaminan masih diblokir dan diikat
gadai sampai jatuh tempo transaksi.
b. Review Fasilitas Treasury Line
1. Debitur
Dilakukan oleh unit Bisnis dan Risiko.
2. Non Debitur
Dilakukan oleh unit Tresuri
Utilisasi fasilitas Treasury Line dilakukan dengan menghitung Faktor Konversi Kredit
(FKK) transaksi. FKK merupakan prosentase yang menunjukkan besarnya risiko kredit
yang timbul akibat transaksi Forex atau Derivatif pada tenor tertentu. Tabel FKK direview
secara berkala (setiap 6 bulan) oleh Unit Manajemen Risiko dan disampaikan kepada
unit terkait.
(d) Kebijakan terkait eksposur Kebijakan terkait mitigasi eksposur wrong-way risk di BNI dilakukan melalui :
wrong-way risk; 1. Pemantauan rutin guna mengidentifikasi secara dini penyimpangan pergerakan
indikator transaksi terhadap prediksi pasar semula, antara lain berupa aktivitas mark
to market maupun stress test untuk dibandingkan dengan Budget Loss Limit,
2. Pelaksanaan Stress Test berdasarkan skenario perubahan Suku Bunga dan Nilai Tukar
secara berkala (setiap 6 bulan) maupun insidentil untuk mengukur tingkat risiko/
dampak yang mungkin terjadi dan dilaporkan kepada Manajemen,
3. Apabila telah terjadi pelampauan terhadap tiering tertentu dari Budget Loss
Limit maka dilakukan langkah-langkah koreksi dan mitigasi melalui mekanisme
Management Action Trigger (MAT) secara berjenjang.
(e) Dampak pada nilai jaminan yang Pada saat terjadi penurunan peringkat kredit maka dilakukan mekanisme freeze limit
dibutuhkan untuk menyediakan yang bersifat sementara, untuk dilakukan kajian yang lebih mendalam terkait potensi
penurunan peringkat kredit. risiko yang dihadapi. Selanjutnya dapat dilakukan langkah mitigasi berupa Top Up nilai
jaminan.
576 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 579
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Analisis Tagihan Bersih Risiko Kredit akibat Kegagalan Pihak Lawan Berdasarkan Pendekatan yang
Digunakan
a b c d e f
Alpha
Potential digunakan
Replacement Future untuk Tagihan
No EEPE ATMR
Cost (RC) Exposure perhitungan Bersih
(PFE) regulatory
EAD
1 SA-CCR (untuk derivatif) 21.713.934 4.942.712 1,4 37.319.304 19.833.311
2 Metode Internal Model - -
(untuk derivatif dan SFT)
3 Pendekatan sederhana - -
untuk mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
4 Pendekatan komprehensif - -
untuk mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
5 VaR untuk SFT - -
6 Total 19.833.311
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
577
Page 580
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Eksposur CCR Berdasarkan Portofolio dan Bobot Risiko Berdasarkan Pendekatan Standar
a b c d e f g h i
Total Tagihan
Bobot Risiko 0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya
Bersih
Kategori Portofolio
Tagihan kepada Pemerintah dan
176.098 - - - - - - - 176.098
Bank Sentral
Tagihan kepada Entitas Sektor
- - 416.886 8.543.121 - - - - 8.960.007
Publik
Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral dan - - - - - - - - -
Lembaga Internasional
Tagihan kepada Bank Lain - - 6.929.361 16.221.595 - - - - 23.150.956
Tagihan kepada perusahaan
- - - - - - - - -
sekuritas
Tagihan kepada Korporasi
- - - - - - - 4.444.936
4.444.936
Tagihan Kepada Usaha Mikro,
- - - - - 2.481.271 - - 2.481.271
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
Aset lainnya - - - - - - - - -
Total 176.098 - 7.346.247 24.764.716 - 6.926.208 - - 39.213.269
Tagihan Bersih Derivatif Kredit
a b
Proteksi yang dibeli Proteksi yang dijual
Nilai Notional - -
Single-name credit default swaps - -
Index credit default swaps - -
Total return swaps - -
Credit options - -
Derivatif kredit lainnya - -
Total Nilai Notional - -
Nilai wajar - -
Nilai wajar positif (aset) - -
Nilai wajar negatif (kewajiban) - -
578 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 581
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Kualitatif mengenai Eksposur Sekuritisasi
Indonesia
Pengungkapan Kualitatif
A) Bank harus mendeskripsikan tujuan manajemen risiko
dan kebijakan untuk aktivitas sekuritisasi dan fitur utama dari
aktivitas ini berdasarkan kerangka di bawah ini. Jika bank
mempunyai posisi sekuritisasi pada laporan posisi keuangan
dan transaksi rekening administratif, bank harus menjelaskan
poin-poin dibawah ini dengan aktivitas berbeda pada setiap
regulatory books.
(a) Tujuan bank terkait sekuritisasi dan aktivitas re-sekuritisasi, BNI melakukan aktivitas sekuritisasi sebagai bagian dari
termasuk aktivitas pemindahan risiko kredit dari eksposur transaksi bisnis berupa investasi surat berharga. Dalam
sekuritisasi yang mendasari dari bank kepada entitas aktivitas sekuritisasi, BNI berkedudukan sebagai Investor
lain, tipe risiko yang diasumsikan dan tipe risiko yang dalam pembelian Efek Beragun Aset (EBA). Aktivitas
dipertahankan. sekuritisasi BNI dilaksanakan sesuai dengan praktik kehati-
hatian, tata kelola yang baik dan tetap mempertimbangkan
aspek bisnis dan risiko.
Risiko yang mungkin timbul pada aktivitas sekuritisasi BNI
sebagai Investor diantaranya:
(1) Risiko kredit/ gagal bayar
Investor akan mengalami kerugian jika issuer/ emiten Surat
Berharga mengalami penurunan kinerja/ performance,
yang mempengaruhi kemampuan bayar atas coupon dan
principal surat berharga.
(2) Risiko suku bunga dimana Surat Berharga dapat
mengalami fluktuasi harga akibat pengaruh perubahan
suku bunga. Harga Surat Berharga akan turun bila terjadi
peningkatan suku bunga.
(3) Pelunasan lebih awal
Bila terjadi pelunasan lebih awal (early call) akan
mempengaruhi yield yang diterima.
(b) Bank harus menyediakan daftar: Dalam hal sekuritisasi EBA, BNI berperan sebagai investor,
sehingga tidak menyediakan daftar Special Purpose Entities
special purpose entities (SPEs) dimana bank berlaku
(SPEs).
sebagai sponsor (namun tidak sebagai originator seperti
Asset Backed Commercial Paper (ABCP) conduit),
mengindikasikan dimana bank mengkonsolidasi SPE
kepada lingkup regulatory consolidation;
entitas terafiliasi (i) yang diatur atau disarankan bank dan
(ii) yang menginvestasikan tidak hanya pada eksposur
sekuritisasi yang telah disekuritisasi oleh bank atau di SPE
yang telah disponsori bank; dan
daftar entitas dengan dukungan implisit dari bank dan
berhubungan dengan dampak pada permodalan bagi
mereka
(c) Rangkuman kebijakan akuntansi bank terkait aktivitas Kebijakan Akuntansi dalam hal Sekuritisasi EBA sebagai
sekuritisasi. berikut:
1. Surat berharga yang dibeli dikategorikan berdasarkan
bisnis model yang mengelola Surat Berharga dan
karakteristik arus kas kontraktual Surat Berharga. Kategori
tersebut antara lain:
a. Diukur pada biaya perolehan diamortisasi
b. Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain (Fair Value through Other
Comprehensive Income - FVOCI)
c. Diukur pada nilai wajar melalui laba/rugi (Fair Value
through Profit or Loss - FVTPL)
2. Surat berharga yang dibeli dicatat pada saat tanggal
transaksi kecuali dinyatakan lain oleh regulator terkait
untuk dicatat pada tanggal penyelesaian
3. Dalam hal pembelian efek berupa obligasi yang dibeli
antara tanggal pembayaran bunga, maka pembayaran
bunga tersebut bukan merupakan bagian dari biaya
perolehan, tetapi dimasukkan dalam pos pendapatan
bunga yang masih akan diterima
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
579
Page 582
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Indonesia
Pengungkapan Kualitatif
4. Pada saat pengakuan awal, Bank mencatat transaksi Surat
Berharga/Efek sebesar nilai wajar, yaitu :
Kategori Surat Berharga Pencatatan Saat Pembelian
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi Sebesar
nilai wajar Surat Berharga dengan memperhitungkan
pendapatan/ beban transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung pada perolehan Surat Berharga
Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain (FVOCI) Sebesar nilai wajar Surat Berharga dengan
memperhitungkan pendapatan/beban transaksi yang
dapat diatribusikan secara langsung pada perolehan Surat
Berharga
Diukur pada nilai wajar melalui laba/rugi (FVTPL) Sebesar
nilai wajar Surat Berharga
5. Kualitas/kolektibilitas Surat Berharga ditetapkan menjadi :
(1) Lancar
(3) Kurang Lancar
(5) Macet
6. Penyisihan Kerugian Surat Berharga
Penyisihan kerugian Surat Berharga dihitung menggunakan
dua pendekatan yaitu perhitungan berdasarkan POJK
yang disebut dengan Penyisihan Penilaian Kualitas Aset
(PPKA) serta perhitungan berdasarkan PSAK 71 yang
disebut Expected Credit Loss (ECL).
7. Dalam hal sekuritisasi EBA, BNI berperan sebagai investor
dalam pembelian KIK EBA PT Indonesia Power yang
tergolong pada kategori diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (FVOCI).
(d) Jika dapat diterapkan, nama institusi peringkat kredit BNI tidak menggunakan institusi peringkat kredit (ECAIs)
(ECAIs) yang digunakan untuk sekuritisasi untuk agen yang dalam hal sekuritisasi EBA, mengingat BNI berperan sebagai
digunakan. investor.
(e) Bank harus menjelaskan fungsi asesmen internal Asesmen risiko internal wajib dilakukan oleh BNI dalam
rangka mengidentifikasi risiko, memantau risiko, dan
mengevaluasi risiko investasi. Asesmen risiko mencakup
analisa limit dan nilai pembelian obligasi serta review limit
dan review aktivitas investasi.
Asesmen internal dalam rangka pembelian surat berharga
terutama dilakukan dengan penetapan limit-limit yang sesuai
dengan indikator/ kriteria tertentu, antara lain :
1. Limit Pembelian Surat Berharga
BNI dapat melakukan pembelian Surat Berharga (BNI
sebagai investor) jika issuer/ emiten Surat Berharga
telah memiliki limit pembelian yang ditetapkan oleh Unit
Bisnis dan Risiko. Penetapan limit tersebut antara lain
memperhatikan:
a. Rating Issuer/Emiten
b. Rating Surat Berharga
c. Performance Issuer/Emiten
2. Limit Konsentrasi Surat Berharga
Memperhatikan konsentrasi surat berharga berdasarkan
issuer (Surat Berharga Korporasi dan Pemerintah) serta
konsentrasi berdasarkan jenis currency (IDR dan Valas).
3. Limit Tingkat Likuiditas Surat Berharga Korporasi
Dengan mempertimbangkan rating Surat Berharga
Korporasi dan klasifikasi Surat Berharga.
580 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 583
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
No Indonesia
Traditional Sintetis Sub-total Traditional Sintetis Sub-total Traditional Sintetis Sub-total
1 Retail (total) –
- - - - - - - - -
antara lain
2 Kredit perumahan - - - - - - - - -
3 Kartu kredit - - - - - - - - -
4 Eksposur ritel
- - - - - - - - -
lainnya
5 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
6 Non-retail (total)
- - - - - - - - -
– antara lain
7 Kredit korporasi - - - - - - - - -
8 Kredit komersil - - - - - - - - -
9 Sewa dan piutang - - - - - - - - -
10 Non-retail lainnya - - - - - - - - -
11 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book
Bank sebagai originator Bank sebagai sponsor Bank sebagai investor
No Indonesia
Traditional Sintetis Sub-total Traditional Sintetis Sub-total Traditional Sintetis Sub-total
1 Retail (total) –
- - - - - - - - -
antara lain
2 Kredit perumahan - - - - - - - - -
3 Kartu kredit - - - - - - - - -
4 Eksposur ritel
- - - - - - - - -
lainnya
5 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
6 Non-retail (total)
- - - - - - - - -
– antara lain
7 Kredit korporasi - - - - - - - - -
8 Kredit komersil - - - - - - - - -
9 Sewa dan piutang - - - - - - - - -
10 Non-retail lainnya - - - - - - - - -
11 Re-sekuritisasi - - - - - - - - -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
581
Page 584
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book ketika Bank sebagai Originator atau Sponsor dan Persyaratan
Permodalannya
Nilai eksposur
(berdasarkan Bobot Risiko)
No >100% to
≤20% >20% to 50% >50% to 100% 1250%
<1250%
Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko
Bobot Risiko
1 Total eksposur - - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - - -
3 Dimana underlying
- - - - -
sekuritisasi
4 ritel - - - - -
5 non-ritel - - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - -
7 Senior - - - - -
8 Non-senior - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - -
10 Dimana underlying
- - - - -
sekuritisasi
11 ritel - - - - -
12 non-ritel - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - -
14 Senior - - - - -
15 Non-senior - - - - -
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan Persyaratan Permodalannya - Bank sebagai Investor
Nilai eksposur
(berdasarkan Bobot Risiko)
No >100% to
≤20% >20% to 50% >50% to 100% 1250%
<1250%
Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko Bobot Risiko
Bobot Risiko
1 Total eksposur - - - - -
2 Sekuritisasi tradisional - - - - -
3 Dimana underlying
- - - - -
sekuritisasi
4 ritel - - - - -
5 non-ritel - - - - -
6 Dimana re-sekuritisasi - - - - -
7 Senior - - - - -
8 Non-senior - - - - -
9 Sekuritisasi sintetis - - - - -
10 Dimana underlying
- - - - -
sekuritisasi
11 ritel - - - - -
12 non-ritel - - - - -
13 Dimana re-sekuritisasi - - - - -
14 Senior - - - - -
15 Non-senior - - - - -
582 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 585
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Nilai eksposur ATMR
Capital charge after cap
(berdasarkan regulatory approach) (berdasarkan regulatory approach)
IRB RBA IRB RBA IRB RBA
IRB SA/ IRB SA/ IRB SA/
(termasuk 1250% (termasuk 1250% (termasuk 1250%
SFA SSFA SFA SSFA SFA SSFA
IAA) IAA) IAA)
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
Nilai eksposur ATMR
Capital charge after cap
(berdasarkan regulatory approach) (berdasarkan regulatory approach)
IRB RBA IRB RBA IRB RBA
IRB SA/ IRB SA/ IRB SA/
(termasuk 1250% (termasuk 1250% (termasuk 1250%
SFA SSFA SFA SSFA SFA SSFA
IAA) IAA) IAA)
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - -
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
583
Page 586
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
2. RISIKO PASAR
Pengungkapan Risiko Pasar Menggunakan Pendekatan Standar
1. Bank Secara Individu
Beban Modal Pendekatan Standar Beban Modal Pendekatan Standar Posisi
Risiko
Posisi Desember 2024 Desember 2023
Risiko GIRR 469.733,08
Risiko CSR nonsekuritisasi 211.079,44
Risiko CSR sekuritisasi nonCTP -
Risiko CSR sekuritisasi CTP -
Risiko Ekuitas -
Risiko Komoditas -
Risiko Nilai Tukar 112.101,24
DRC - nonsekuritisasi -
DRC - sekuritisasi nonCTP -
DRC - sekuritisasi CTP -
RRAO -
Total 792.913,76
2. Bank secara konsolidasi dengan entitas anak
Beban Modal Pendekatan Standar Beban Modal Pendekatan Standar Posisi
Risiko
Posisi Desember 2024 Desember 2023
Risiko GIRR 472.256,21
Risiko CSR nonsekuritisasi 212.749,87
Risiko CSR sekuritisasi nonCTP -
Risiko CSR sekuritisasi CTP -
Risiko Ekuitas 33.759,10
Risiko Komoditas -
Risiko Nilai Tukar 112.076,60
DRC - nonsekuritisasi 21.266,10
DRC - sekuritisasi nonCTP -
DRC - sekuritisasi CTP -
RRAO -
Total 852.107,88
Pengungkapan Risiko Pasar Menggunakan Metode Internal
31 Desember 2024
No Jenis Risiko
VaR rata-rata harian VaR Maksimum VaR Minimum VaR Akhir Periode
1 Risiko Suku Bunga 269.649 351.999 187.516 301.467
2 Risiko Nilai Tukar 8.287 20.486 3.277 10.659
3 Risiko Option - - - -
Total 277.936 372.486 190.793 312.126
584 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 587
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB secara Individu
Dalam Juta Rupiah EVE NII
Periode T T-1 T T-1
Parallel Up (621.647) 2.296.568 (3.147.981) (2.605.851)
Parallel Down 327.217 (4.176.526) 3.352.213 2.768.027
Steepener (6.356.751) (308.096)
Flattener 4.457.396 (324.472)
Short Rate Up 3.115.055 731.009
Short Rate Down (5.858.776) (3.392.722)
Nilai Maksimum Negatif Absolut 6.356.751 4.176.526 3.147.981 2.605.851
Modal Tier 1
142.119.632 138.206.082 39.259.572 38.581.491
(untuk EVE) atau Projected Income (untuk NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1
4,47% 3,02% 8,02% 6,75%
(untuk EVE) atau Projected Income ( NII)
T = Periode Laporan Desember 2024
T - 1 = Periode Laporan September 2024
dalam jutaan Rupiah
31 Desember 2023
VaR rata-rata harian VaR Maksimum VaR Minimum VaR Akhir Periode
272.556 325.264 223.506 254.764
12.495 23.217 8.533 13.732
- - - -
285.051 348.481 232.039 268.496
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
585
Page 588
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB Individu
Analisis Kualitatif
1 Risiko suku bunga dalam Banking Book atau Interest Rate Risk in the Banking Book, yang selanjutnya disingkat IRRBB,
merupakan risiko saat ini maupun pada masa datang terhadap permodalan dan rentabilitas (earning) Bank dan
Perusahaan Anak yang disebabkan pergerakan suku bunga di pasar yang berdampak pada posisi Banking Book.
Termasuk dalam IRRBB adalah gap risk yang muncul dari term structure pada instrumen-instrumen banking book; basis
risk yang menggambarkan dampak perubahan relative suku bunga instrument-instrument finansial yang dinilai dengan
menggunakan kurva suku bunga yang berbeda; option risk yang muncul dari posisi derivatif finansial atau dari unsur
risiko opsi yang melekat di instrument-instrument finansial.
2 Bank dan Perusahaan Anak mengelola eksposur IRRBB menggunakan pendekatan nilai ekonomis (economic value)
serta pendekatan rentabilitas/pendapatan (earning based measures). Sebagai penerapan segregation of duty, terdapat
pemisahan antara unit yang berfungsi mengelola risiko suku bunga dan unit yang memonitoring risiko suku bunga
yang timbul.
Untuk tujuan pengendalian dan mitigasi risiko suku bunga dalam banking book, Bank dan Perusahaan Anak menetapkan
pengendalian baik secara kuantitatif berupa penerapan limit dan risk appetite. Bank dan Perusahaan Anak juga melakukan
pengendalian risiko yang bersifat kualitatif seperti strategi pengelolaan, transfer risiko melalui mekanisme Funds Tranfer
Pricing (FTP) dan juga strategi lindung nilai (hedging).
3 Perhitungan IRRBB dilakukan secara triwulanan yang selanjutnya akan menjadi bagian dari Profil Risiko, bagian dari Self
Assessment Tingkat Kesehatan Bank, bagian dari Informasi Kuantitatif Eksposur Risiko, dan bagian dari Pengungkapan
Praktik Manajemen Risiko.
Dalam rangka pengukuran atas eksposur IRRBB, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan nilai ekonomis (economic
value) serta rentabilitas (earning) sebagai dasar metode pengukuran. Pengukuran nilai ekonomis dari ekuitas (economic
value of equity) yang selanjutnya disebut EVE mengukur perubahan nilai ekonomis atas asset, liability dan rekening
administratif (off balance sheet) Bank dan Perusahaan Anak yang disebabkan pergerakan suku bunga. Untuk saat ini,
Bank dan Perusahaan Anak mengukur perubahan EVE ( EVE) sebagai penurunan maksimum dari nilai ekonomis
banking book dalam enam standar skenario bunga yang didefinisikan oleh Basel Committee on Banking Supervision
(BCBS) dan OJK sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB No. SEOJK/12/2018.
Pengukuran rentabilitas bank (earning-based measure) melihat perkiraan perubahan pendapatan bunga bersih yang
selanjutnya disingkat NII (net interest income) yang disebabkan pergerakan suku bunga di pasar untuk periode tertentu.
Untuk ini Bank dan Perusahaan Anak mengukur perubahan NII ( NII) sebagai penurunan maksimum dari NII bila terjadi
skenario kenaikan atau penurunan suku bunga secara parallel seperti yang didefinisikan oleh Basel Committee on
Banking Supervision (BCBS) dan SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dibandingkan dengan perencanaan keuangan Bank
dan Perusahaan Anak untuk periode 12 bulan.
4 Dalam pengukuran EVE, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB
No. SEOJK/12/2018, dimana skenario shock suku bunga yang digunakan meliputi:
1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
3) shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan
suku bunga jangka panjang meningkat (short rates down and long rates up);
4) shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan
suku bunga jangka panjang menurun (short rates up and long rates down);
5) shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up); dan
6) shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down).
Dalam pengukuran NII, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB
No. SEOJK/12/2018, dimana skenario shock suku bunga yang digunakan meliputi:
1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
Kedepannya untuk tujuan pengendalian risiko, Bank dan Perusahaan Anak juga akan mengevaluasi eksposur IRRBB
dengan menggunakan skenario stress internal untuk pengukuran EVE dan NII.
5 Tidak terdapat perbedaan metodologi maupun asumsi-asumsi permodelan dalam rangka perhitungan yang digunakan
dalam sistem manajemen internal. Dengan kata lain, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan Standardized Approach
sebagai acuan dalam peritungan IRRBB sebagai untuk keperluan pengelolaan internal.
6 Saat ini Bank memiliki instrumen lindung nilai berupa Interest Rate Swap (IRS) untuk meng-offset potensi kerugian yang
muncul apabila terdapat potential loss pada surat berharga AFS. Bank juga melakukan MTM secara harian terhadap
instrumen IRS tersebut.
586 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 589
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Analisis Kualitatif
7 a Untuk metode Metode EVE, Bank dan Perusahaan Anak menghitung seluruh arus kas dari nilai pokok dan pembayaran
bunga dimana termasuk margin komersial (client rate) yang didiskonto dengan risk free rate pada saat tanggal
pelaporan;
b Bank dan Perusahaan Anak menggunakan model replikasi portfolio dan atau uniform slotting method dalam
menentukan slotting serta rata-rata jatuh tempo penilaian ulang (repricing maturities) atas NMD dengan
memperhatikan caps dan ketentuan atas jangka waktu rata-rata sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB.
Bank dan Perusahaan Anak mempunyai eksposur suku bunga dari posisi Non-Maturity Deposits (NMDs) yang
berasal dari nasabah wholesale dan retail. Untuk mengelola risiko suku bunga dimaksud Bank dan Perusahaan Anak
melakukan permodelan dua tahap sesuai dengan ketentuan SEOJK IRRBB. Di tahap pertama Bank dan Perusahaan
Anak melakukan analisa perubahan volume untuk menentukan porsi NMD yang stabil dalam arti mempunyai
kemungkinan kecil untuk ditarik nasabah. Di tahap kedua Bank dan Perusahaan Anak mengukur proporsi simpanan
inti dari NMD stabil yang tidak akan ditarik nasabah walaupun ada perubahan bunga pasar yang besar sementara
Bank dan Perusahaan Anak tidak menyesuaikan bunga NMD dimaksud.
Dimensi utama yang memengaruhi jatuh tempo NMDs inti (Core Deposits) adalah elastisitas bunga simpanan
terhadap perubahan suku bunga pasar, volatilitas volume simpanan dan faktor lain termasuk perilaku nasabah dan
makroekonomi.
Dengan memperhatikan batasan-batasan permodelan NMD yang berlaku untuk Standardized Approach, Bank
dan Perusahaan Anak menentukan distribusi dan rata-rata jatuh tempo repricing maturity dengan menggunakan
replicating portfolio approach dan atau uniform slotting method tergantung dengan ketersediaan dan reliabilitas data
untuk setiap kategori NMD yang relevan yang pada saat ini terdiri dari NMD wholesale, NMD retail transaksional dan
NMD retail non-transaksional. Parameter permodelan didasarkan atas pengamatan historis, analisa statistis dan juga
professional judgement.
c Bank dan Perusahaan Anak melakukan permodelan atau estimasi risiko untuk menentukan prepayment rate dari
pinjaman berbunga tetap dan early withdrawal rate untuk deposito berjangka bila risiko ini tidak dimitigasi secara
memadai misalnya melalui ketentuan denda.
Dalam mengestimasi prepayment rate, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan metode statistik dengan
berdasarkan data historis dalam menganalisa tingkat pelunasan kredit yang dipercepat. Beberapa dimensi utama
yang memengaruhi tingkat pelunasan nasabah antara lain: suku bunga pasar, suku bunga kredit, nominal kredit, dan
beberapa faktor lainnya.
Sedangkan dalam mengestimasi early withdrawal rate, Bank dan Perusahaan Anak menggunakan metode Exponential
Weighted Moving Average (EWMA). Model ini mengasumsikan bahwa hasil proyeksi esok hari dipengaruhi oleh data
aktual hari ini dan data lampau. Beberapa dimensi utama yang memengaruhi tingkat penarikan nasabah antara lain:
suku bunga deposito, nominal deposito dan beberapa faktor lainnya.
d Tidak terdapat asumsi lain yang digunakan oleh Bank dan Perusahaan Anak diluar asumsi-asumsi yang ditetapkan
oleh SEOJK IRRBB.
e Bank dan Perusahaan Anak menghitung IRRBB untuk setiap mata uang yang material dan kemudian
mengagregasikannya. Metodologi agregasi dilakukan dengan cara penjumlahan sederhana.
Analisis Kuantitatif
1 Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk Rupiah antara lain:
- Wholesale selama 1,01 tahun
- Retail Transaksional selama 2,15 tahun
- Retail Non Transaksional selama 1,31 tahun
Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk USD antara lain:
- Wholesale selama 0,81 tahun
- Retail Transaksional selama 2,04 tahun
- Retail Non Transaksional selama 1,16 tahun
2 Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk Rupiah antara lain:
- Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk USD antara lain:
- Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
587
Page 590
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Laporan Perhitungan IRRBB secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Dalam Juta Rupiah EVE NII
Periode T T-1 T T-1
Parallel Up (6.155) 2.766.734 (3.114.315) (2.706.931)
Parallel Down (342.507) (4.440.463) 3.318.547 2.869.107
Steepener (6.922.874) (1.061.165)
Flattener 5.082.35 630.323
Short Rate Up 3.899.955 1.532.843
Short Rate Down (6.695.067) (4.299.691)
Nilai Maksimum Negatif Absolut 6.922.874 4.440.463 3.114.315 2.706.931
Modal Tier 1 147.431.803 143.500.145 40.603.033 39.881.101
(untuk EVE) atau Projected Income (untuk NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 4,70% 3,09% 7,67% 6,79%
(untuk EVE) atau Projected Income ( NII)
T = Periode Laporan Desember 2024
T - 1 = Periode Laporan September 2024
588 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 591
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Analisis Kualitatif
1 Risiko suku bunga dalam Banking Book atau Interest Rate Risk in the Banking Book, yang selanjutnya disingkat IRRBB,
merupakan risiko saat ini maupun pada masa datang terhadap permodalan dan rentabilitas (earning) Bank yang
disebabkan pergerakan suku bunga di pasar yang berdampak pada posisi Banking Book.
Termasuk dalam IRRBB adalah gap risk yang muncul dari term structure pada instrumen-instrumen banking book; basis
risk yang menggambarkan dampak perubahan relative suku bunga instrumen-instrumen finansial yang dinilai dengan
menggunakan kurva suku bunga yang berbeda; option risk yang muncul dari posisi derivatif finansial atau dari unsur
risiko opsi yang melekat di instrument-instrumen finansial.
2 Bank mengelola eksposur IRRBB menggunakan pendekatan nilai ekonomis (economic value) serta pendekatan
rentabilitas/pendapatan (earning based measures). Sebagai penerapan segregation of duty, Divisi Tresuri bertindak
sebagai unit yang berfungsi mengelola risiko suku bunga dan Divisi Manajemen Risiko bertindak sebagai unit yang
melaporkan pengelolaan risiko suku bunga yang timbul.
Untuk tujuan pengendalian dan mitigasi risiko suku bunga dalam banking book, Bank menetapkan pengendalian baik
secara kuantitatif berupa penerapan limit dan risk appetite. Bank juga melakukan pengendalian risiko yang bersifat
kualitatif seperti strategi pengelolaan, transfer risiko melalui mekanisme Funds Tranfer Pricing (FTP) dan juga strategi
lindung nilai (hedging).
3 Perhitungan IRRBB dilakukan secara triwulanan yang selanjutnya akan menjadi bagian dari Profil Risiko, bagian dari Self
Assessment Tingkat Kesehatan Bank, bagian dari Informasi Kuantitatif Eksposur Risiko, dan bagian dari Pengungkapan
Praktik Manajemen Risiko.
Dalam rangka pengukuran atas eksposur IRRBB, Bank menggunakan nilai ekonomis (economic value) serta rentabilitas
(earning) sebagai dasar metode pengukuran. Pengukuran nilai ekonomis dari ekuitas (economic value of equity) yang
selanjutnya disebut EVE mengukur perubahan nilai ekonomis atas asset, liability dan rekening administratif (off balance
sheet) Bank yang disebabkan pergerakan suku bunga. Untuk saat ini, Bank mengukur perubahan EVE ( EVE) sebagai
penurunan maksimum dari nilai ekonomis banking book dalam enam standar skenario bunga yang didefinisikan
oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS) dan OJK sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB no
SEOJK/12/2018.
Pengukuran rentabilitas bank (earning-based measure) melihat perkiraan perubahan pendapatan bunga bersih yang
selanjutnya disingkat NII (net interest income) yang disebabkan pergerakan suku bunga di pasar untuk periode tertentu.
Untuk ini Bank mengukur perubahan NII ( NII) sebagai penurunan maksimum dari NII bila terjadi skenario kenaikan atau
penurunan suku bunga secara parallel seperti yang didefinisikan oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS)
dan SEOJK IRRBB no SEOJK/12/2018, dibandingkan dengan perencanaan keuangan Bank untuk periode 12 bulan.
4 Dalam pengukuran EVE, Bank menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB No. SEOJK/12/2018, dimana skenario
shock suku bunga yang digunakan meliputi:
1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
3) shock suku bunga yang melandai (steepener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek menurun dan
suku bunga jangka panjang meningkat (short rates down and long rates up);
4) shock suku bunga yang mendatar (flattener shock) dengan perpaduan suku bunga jangka pendek meningkat dan
suku bunga jangka panjang menurun (short rates up and long rates down);
5) shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up); dan
6) shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down).
Dalam pengukuran NII, Bank menggunakan standardized approach SEOJK IRRBB No. SEOJK/12/2018, dimana skenario
shock suku bunga yang digunakan meliputi:
1) shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up);
2) shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down);
Kedepannya untuk tujuan pengendalian risiko, Bank juga akan mengevaluasi eksposur IRRBB dengan menggunakan
skenario stress internal untuk pengukuran EVE dan NII.
5 Tidak terdapat perbedaan metodologi maupun asumsi-asumsi permodelan dalam rangka perhitungan yang digunakan
dalam sistem manajemen internal. Dengan kata lain, Bank menggunakan Standardized Approach sebagai acuan dalam
peritungan IRRBB sebagai untuk keperluan pengelolaan internal.
6 Bank memiliki instrumen lindung nilai berupa Interest Rate Swap (IRS) untuk meng-offset potensi kerugian yang muncul
apabila terdapat potential loss pada surat berharga AFS. Bank juga melakukan MTM secara harian terhadap instrumen
IRS tersebut.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
589
Page 592
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Analisis Kualitatif
7 a. Untuk metode EVE, bank menghitung seluruh arus kas dari nilai pokok dan pembayaran bunga dimana termasuk
margin komersial (client rate) yang didiskonto dengan risk free rate pada saat tanggal pelaporan;
b. Bank menggunakan model replikasi portfolio dan atau metode uniform dalam menentukan slotting serta rata-rata
jatuh tempo penilaian ulang (repricing maturities) atas NMD dengan memperhatikan caps dan ketentuan atas jangka
waktu rata-rata sebagaimana tercantum dalam SEOJK IRRBB.
Bank mempunyai eksposur suku bunga dari posisi Non-Maturity Deposits (NMDs) yang berasal dari nasabah
wholesale dan retail. Untuk mengelola risiko suku bunga dimaksud Bank melakukan permodelan dua tahap sesuai
dengan ketentuan SEOJK IRRBB. Di tahap pertama Bank melakukan analisa perubahan volume untuk menentukan
porsi NMD yang stabil dalam arti mempunyai kemungkinan kecil untuk ditarik nasabah. Di tahap kedua Bank
mengukur proporsi simpanan inti dari NMD stabil yang tidak akan ditarik nasabah walaupun ada perubahan bunga
pasar yang besar sementara Bank tidak menyesuaikan bunga NMD dimaksud.
Dimensi utama yang memengaruhi jatuh tempo NMDs inti (Core Deposits) adalah elastisitas bunga simpanan
terhadap perubahan suku bunga pasar, volatilitas volume simpanan dan faktor lain termasuk perilaku nasabah dan
makroekonomi.
Dengan memperhatikan batasan-batasan permodelan NMD yang berlaku untuk Standardized Approach, Bank
menentukan distribusi dan rata-rata jatuh tempo repricing maturity dengan menggunakan replicating portfolio
approach dan atau uniform slotting method tergantung dengan ketersediaan dan reliabilitas data untuk setiap
kategori NMD yang relevan yang pada saat ini terdiri dari NMD wholesale, NMD retail transaksional dan NMD retail
non-transaksional. Parameters permodelan didasarkan atas pengamatan historis, analisa statistis dan juga penilai
manajemen.
c Bank melakukan permodelan atau estimasi risiko untuk menentukan prepayment rate dari pinjaman berbunga tetap
dan early withdrawal rate untuk deposito berjangka bila risiko ini tidak dimitigasi secara memadai misalnya melalui
ketentuan denda.
Dalam mengestimasi prepayment rate, Bank menggunakan metode statistik dengan berdasarkan data historis
dalam menganalisa tingkat pelunasan kredit yang dipercepat. Beberapa dimensi utama yang memengaruhi tingkat
pelunasan nasabah antara lain: suku bunga pasar, suku bunga kredit, nominal kredit, dan beberapa faktor lainnya.
Sedangkan dalam mengestimasi early withdrawal rate, Bank menggunakan metode Exponential Weighted Moving
Average (EWMA). Model ini mengasumsikan bahwa hasil proyeksi esok hari dipengaruhi oleh data aktual hari ini
dan data lampau. Beberapa dimensi utama yang memengaruhi tingkat penarikan nasabah antara lain: suku bunga
deposito, nominal deposito dan beberapa faktor lainnya.
d Tidak terdapat asumsi lain yang digunakan oleh Bank diluar asumsi-asumsi yang ditetapkan oleh SEOJK IRRBB.
e Bank menghitung IRRBB untuk setiap mata uang yang material dan kemudian mengagregasikannya. Metodologi
agregasi dilakukan dengan cara penjumlahan sederhana.
Analisis Kuantitatif
1 Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk Rupiah antara lain:
- Wholesale selama 1,01 tahun
- Retail Transaksional selama 2,15 tahun
- Retail Non Transaksional selama 1,31 tahun
Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) untuk USD antara lain:
- Wholesale selama 0,81 tahun
- Retail Transaksional selama 2,04 tahun
- Retail Non Transaksional selama 1,16 tahun
2 Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk Rupiah antara lain:
- Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama untuk USD antara lain:
- Wholesale pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
- Retail Non Transaksional pada jangka waktu 5 tahun
590 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 593
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
3. RISIKO LIKUIDITAS
Pengungkapan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Individu
Posisi Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut),
outstanding kewajiban
Nilai outstanding dan komitmen dikalikan
kewajiban dan komitmen/ tingkat penarikan (run-off
nilai tagihan kontraktual rate) atau nilai tagihan
kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan
(inflow rate).
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
1 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 175.929.525
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
2 Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan yang 399.933.940 28.349.082
berasal dari nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil,
terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 232.886.244 11.644.312
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 167.047.696 16.704.770
3 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi, 376.829.505 95.277.596
terdiri dari:
a. Simpanan operasional 277.374.926 60.102.586
b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban 99.454.579 35.175.010
lainnya yang bersifat non-operasional
c. surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan
- -
oleh bank
4 Pendanaan dengan agunan (secured funding) 530.667
5 Arus kas keluar lainnya (additional requirement), terdiri 260.764.472 126.482.075
dari:
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 112.000.263 112.000.263
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan - -
likuiditas
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas 6.563.142 656.314
kredit dan fasilitas likuiditas
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual lainnya - -
terkait penyaluran dana
f. arus kas keluar atas kewajiban kontijensi pendanaan 130.917.689 2.542.120
lainnya
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 11.283.378 11.283.378
TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW) 250.639.421
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
6 Pinjaman dengan agunan Secured lending 8.220.390 -
7 Tagihan berasal dari pihak lawan (counterparty) 57.164.951 17.530.205
8 Arus kas masuk lainnya 116.733.451 114.200.155
TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW) 182.118.792 131.730.360
TOTAL ADJUSTED VALUE1
TOTAL HQLA 175.929.525
TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH (NET CASH OUTFLOWS) 118.909.061
LCR (%) 147,95%
Keterangan:
1 Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas
maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan
dalam LCR.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
591
Page 594
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Analisis Perkembangan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Individu
Analisis
1 LCR Individual (Bank Only) posisi Triwulan IV 2024 sebesar 147,95% di atas ketentuan yang dipersyaratkan sebesar 100%.
2 LCR Triwulan IV 2024 turun 0,32% dibanding Triwulan III 2024 sebelumnya 148,27% menjadi 147,95% disebabkan
peningkatan Net Cash Outflow sebesar Rp6,94 triliun.
3 Komposisi HQLA per Triwulan IV 2024 masih didominasi oleh HQLA Level 1 sebesar 99,36%. Sedangkan HQLA Level 2A
sebesar 0,51% dan Level 2B sebesar 0,13%, masih di bawah batas maksimum HQLA yang dipersyaratkan.
4 Likuiditas bank dapat dijaga dengan baik sesuai regulasi dan mendukung kegiatan bisnis bank.
5 Tidak ada arus kas masuk dan arus kas keluar dari perhitungan LCR yang tidak tercakup dalam template LCR.
592 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 595
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak Posisi Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai (haircut),
outstanding kewajiban
Nilai outstanding dan komitmen dikalikan
kewajiban dan komitmen/ tingkat penarikan (run-off
nilai tagihan kontraktual rate) atau nilai tagihan
kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan
(inflow rate).
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
1 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 181.310.377
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
2 Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan yang
berasal dari nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil, 403.722.223 28.714.280
terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 233.158.841 11.657.942
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 170.563.382 17.056.338
3 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi,
381.489.848 96.911.959
terdiri dari:
a. Simpanan operasional 279.185.740 60.553.633
b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban
102.304.108 36.358.326
lainnya yang bersifat non-operasional
c. surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan
- -
oleh bank
4 Pendanaan dengan agunan (secured funding) 530.667
5 Arus kas keluar lainnya (additional requirement), terdiri
263.226.340 127.121.005
dari:
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 112.000.263 112.000.263
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan
- -
likuiditas
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas
8.356.645 825.084
kredit dan fasilitas likuiditas
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual lainnya
- -
terkait penyaluran dana
f. arus kas keluar atas kewajiban kontijensi pendanaan
131.122.023 2.548.250
lainnya
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 11.747.409 11.747.409
TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW) 253.277.912
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
6 Pinjaman dengan agunan Secured lending 9.475.677 34.401
7 Tagihan berasal dari pihak lawan (counterparty) 32.536.656 17.802.975
8 Arus kas masuk lainnya 118.256.724 115.107.430
TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW) 160.269.057 132.944.806
TOTAL ADJUSTED VALUE1
TOTAL HQLA 181.310.377
TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH (NET CASH OUTFLOWS) 120.333.106
LCR (%) 150,67%
Keterangan:
1 Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas
maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan
dalam LCR.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
593
Page 596
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Analisis Perkembangan Liquidity Coverage Ratio Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Analisis
1 LCR BNI Konsolidasi posisi Triwulan IV 2024 sebesar 150,67% di atas ketentuan yang dipersyaratkan sebesar 100%.
2 LCR BNI Konsolidasi Triwulan IV 2024 sebesar 150,67% turun 1,65% dibanding Triwulan III 2024 sebesar 152,33%
disebabkan peningkatan Net Cash Outflow sebesar Rp7,32 triliun.
3 Likuiditas BNI konsolidasi dapat dijaga dengan baik sesuai regulasi dan mendukung kegiatan bisnis bank.
4 Tidak ada arus kas masuk dan arus kas keluar dari perhitungan LCR yang tidak tercakup dalam template LCR.
594 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 597
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Net Stable Funding Ratio Bank secara Individu
Posisi Desember 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
< 6 bulan - 1 Total
Jangka < 6 bulan ³ 1 tahun
Komponen ASF tahun Nilai
Waktu
Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
1 Modal: 177.705.552 - - - 177.705.552
2 Modal sesuai POJK KPMM 177.705.552 - - - 177.705.552
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
4 Simpanan yang berasal dari nasabah
perorangan dan pendanaan yang berasal 320.563.841 29.580.204 25.602.353 2.544.231 378.290.629
dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil:
5 Simpanan stabil 225.227.935 - - - 225.227.935
6 Simpanan kurang stabil 95.335.906 29.580.204 25.602.353 2.544.231 153.062.694
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah
144.169.560 35.794.478 9.610.884 13.683.062 203.257.984
korporasi:
8 Simpanan operasional 144.169.560 - - - 144.169.560
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari
- 35.794.478 9.610.884 13.683.062 59.088.424
nasabah korporasi
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset
- - - - -
yang saling bergantung
11 Liabilitas lainnya : - - 34.633 5.181 39.813
12 NSFR liabilitas derivatif - - -
13 Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak
- - 34.633 5.181 39.813
masuk dalam kategori di atas
14 Total ASF 759.293.978
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
< 6 bulan - 1 Total
Jangka < 6 bulan ³ 1 tahun
Komponen RSF tahun Nilai
Waktu
Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan
- 612.884 238.964 13.453.434 14.305.282
NSFR
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain
10.770.936 - - - 10.770.936
untuk tujuan operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan
Dalam Perhatian Khusus (performing) dan - 83.660.051 129.131.591 255.103.902 467.895.544
surat berharga
18 Kepada lembaga keuangan yang dijamin
- 728.126 - - 728.126
oleh HQLA Level 1
19 Kepada lembaga keuangan yang dijamin
bukan dengan HQLA Level 1 dan
- 671.021 1.950.358 34.590 2.655.969
pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 Kepada perusahaan non-keuangan,
nasabah perorangan dan nasabah usaha
mikro dan usaha kecil, Pemerintah
- 69.731.953 123.092.588 190.674.934 383.499.475
Indonesia, pemerintah negara lain, Bank
Indonesia, bank sentral negara lain dan
entitas sektor publik, yang di antaranya:
21 Memenuhi kualifikasi untuk
mendapat bobot risiko 35% atau
- 7.872.352 14.634.599 6.622.766 29.129.717
kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak
- 1.420.992 1.844.873 48.325.536 51.591.401
sedang dijaminkan, yang di antaranya:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
595
Page 598
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
< 6 bulan - 1 Total
Jangka < 6 bulan ³ 1 tahun
Komponen RSF tahun Nilai
Waktu
Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
23 Memenuhi kualifikasi untuk
mendapat bobot risiko 35% atau
- 313.250 532.644 14.625.242 15.471.136
kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
24 Surat Berharga yang tidak sedang
dijaminkan, tidak gagal bayar, dan tidak
- 11.107.958 2.243.773 16.068.842 29.420.573
masuk sebagai HQLA, termasuk saham
yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas
- - - - -
yang saling bergantung
26 Aset lainnya : 756 24.936.326 549.878 51.527.857 77.846.586
27 Komoditas fisik yang diperdagangkan,
- - - -
termasuk emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya
yang dicatat sebagai initial margin untuk
kontrak derivatif dan kas atau aset lain - - 17.000 17.000
yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 136.672 23.833 110.033 270.538
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum
- - - -
dikurangi dengan variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk
756 24.760.692 526.044 51.400.824 76.688.317
dalam kategori di atas**)
32 Rekening Administratif 1.547.379 714.110 930.590 3.360.744
33 Total RSF 584.219.330
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
132,48%
Funding Ratio (%))
Analisis Perkembangan Net Stable Funding Ratio Bank secara Individu
Analisis Kualitatif
1 NSFR Individu posisi Desember 2024 sebesar 132,48% dan masih berada di atas ketentuan yang dipersyaratkan yaitu
100%.
2 NSFR Individu posisi Desember 2024 dibanding NSFR posisi September 2024 menurun dari 136,57% menjadi 132,48%.
Pada posisi Desember 2024, terdapat peningkatan dari sisi Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) sekitar 2,55% dan
dari sisi Pendanaan Stabil yang Dibutuhkan (RSF) sekitar 5,71%.
3 Laju peningkatan Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) sebesar Rp18,86 triliun. Sedangkan laju peningkatan Total
Pendanaan Stabil yang Dibutuhkan (RSF) sebesar Rp30,98 triliun yang didominasi oleh laju peningkatan Pinjaman dengan
kategori Lancar dan Dalam Perhatian Khusus (performing) dan surat berharga.
596 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 599
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Pengungkapan Net Stable Funding Ratio Bank secara Konsolidasi
dengan Entitas Anak Posisi Desember 2024
dalam jutaan Rupiah
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
< 6 bulan - 1 Total
Jangka < 6 bulan ³ 1 tahun
Komponen ASF tahun Nilai
Waktu
Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
1 Modal:
- - -
184.153.312 184.153.312
2 Modal sesuai POJK KPMM 184.147.168 - - - 184.147.168
3 Instrumen modal lainnya 6.144 - - - 6.144
4 Simpanan yang berasal dari nasabah
perorangan dan pendanaan yang berasal 321.497.663 32.202.752 25.742.699 2.568.014 382.011.128
dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil :
5 Simpanan stabil 225.420.632 70.521 28.709 20.553 225.540.416
6 Simpanan kurang stabil
96.077.031 32.132.231 25.713.990 2.547.461
156.470.712
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah
146.120.883 37.975.513 9.735.261 13.683.062 207.514.719
korporasi :
8 Simpanan operasional 146.120.883 151.240 26.377 - 146.298.500
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari
- 37.824.273 9.708.884 13.683.062 61.216.219
nasabah korporasi
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset
- - - - -
yang saling bergantung
11 Liabilitas lainnya : 159.997 - 445.155 3.200.292 3.805.444
12 NSFR liabilitas derivatif - - -
13 Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak
159.997 - 445.155 3.200.292 3.805.444
masuk dalam kategori di atas
14 Total ASF 777.484.603
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
< 6 bulan - 1 Total
Jangka < 6 bulan ³ 1 tahun
Komponen RSF tahun Nilai
Waktu
Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan
- 711.560 281.038 13.465.673 14.458.271
NSFR
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain
10.778.624 286.486 - - 11.065.110
untuk tujuan operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan
Dalam Perhatian Khusus (performing) dan 13.196 85.870.144 131.479.079 260.126.200 477.488.619
surat berharga
18 Kepada lembaga keuangan yang
- 728.126 - - 728.126
dijamin oleh HQLA Level 1
19 kepada lembaga keuangan yang dijamin
bukan dengan HQLA Level 1 dan
13.196 858.558 1.950.607 76.103 2.898.464
pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 kepada perusahaan non-keuangan,
nasabah perorangan dan nasabah usaha
mikro dan usaha kecil, Pemerintah
- 71.611.562 125.198.183 195.318.218 392.127.962
Indonesia, pemerintah negara lain, Bank
Indonesia, bank sentral negara lain dan
entitas sektor publik, yang di antaranya:
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
597
Page 600
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa
< 6 bulan - 1 Total
Jangka < 6 bulan ³ 1 tahun
Komponen RSF tahun Nilai
Waktu
Tertimbang
Nilai Nilai Nilai Nilai
Tercatat Tercatat Tercatat Tercatat
21 memenuhi kualifikasi untuk
mendapat bobot risiko 35% atau
- 9.751.961 16.740.194 11.266.049 37.758.204
kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak
- 1.538.993 1.999.308 48.455.531 51.993.832
sedang dijaminkan, yang di antaranya :
23 Memenuhi kualifikasi untuk
mendapat bobot risiko 35% atau
- 431.250 687.079 14.755.237 15.873.567
kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
24 Surat Berharga yang tidak sedang
dijaminkan, tidak gagal bayar , dan tidak
- 11.132.905 2.330.981,15 16.276.349 29.740.235
masuk sebagai HQLA, termasuk saham
yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas
- - - - -
yang saling bergantung
26 Aset lainnya : 513.325 24.936.326 586.828 51.810.107 77.846.586
27 Komoditas fisik yang diperdagangkan,
- - - -
termasuk emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya
yang dicatat sebagai initial margin untuk
kontrak derivatif dan kas atau aset lain - - 17.000 17.000
yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 136.672 23.833 110.033 270.538
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum
- - - -
dikurangi dengan variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk
513.325 24.799.655 562.995 51.683.074 77.559.049
dalam kategori di atas**)
32 Rekening Administratif 1.691.142 714.110 955.493 3.360.744
33 Total RSF 584.219.330
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
133,08%
Funding Ratio (%))
Analisis Perkembangan Net Stable Funding Ratio Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Analisis Kualitatif
1 NSFR Konsolidasi posisi Desember 2024 sebesar 133,08% dan berada di atas ketentuan yang dipersyaratkan yaitu 100%.
2 NSFR Konsolidasi posisi Desember 2024 dibanding NSFR posisi September 2024 menurun dari 137,33% menjadi 133,08%.
Pada posisi Desember 2024, terdapat peningkatan dari sisi Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) sekitar 2,52%, dan
peningkatan dari sisi Pendanaan Stabil yang Dibutuhkan (RSF) sekitar 5,79%.
3 Laju peningkatan Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) sebesar 19,09 T. Sedangkan laju peningkatan Total Pendanaan
Stabil yang Dibutuhkan (RSF) sebesar 31,98 T yang didominasi oleh laju peningkatan Pinjaman dengan kategori Lancar
dan Dalam Perhatian Khusus (performing) dan surat berharga.
598 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 601
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
Tabel Aset Terikat (Encumbrance/ENC)
dalam Juta Rupiah
a b c d
Aset yang disimpan
atau diperjanjikan
dengan bank sentral
Aset Terikat Aset tidak terikat
namun belum Total
(Encumbered) (unencumbered)
digunakan untuk
menghasilkan
likuiditas
Aset-aset dalam laporan posisi
keuangan dapat disajikan 10.892.911 90.701.675 73.770.695 175.365.281
terperinci sepanjang dibutuhkan
Analisis Kualitatif
a. Aset terikat (Encumbered Assets) adalah aset bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual
oleh Bank. Aset terikat yang tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum
digunakan untuk menghasilkan likuiditas. Saat ini Bank memiliki aset terikat sebesar Rp10,89 T dalam bentuk transaksi
repo.
b. Saat ini, Bank memiliki aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia sebesar Rp90,70 T berupa GWM
Sekunder (PLM) . Aset yang diperjanjikan dengan Bank Indonesia tersebut belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas
namun tetap diperhitungkan sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK Liquidity Coverage Ratio Bagi Bank Umum.
c. Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi syarat sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK Liquidity
Coverage Ratio Bagi Bank Umum. Saat ini Bank memiliki aset tidak terikat sebesar Rp73,77 T, antara lain berupa Kas,
Penempatan pada Bank Indonesia, Surat Berharga Pemerintah, Surat Berharga Korporasi.
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
599
Page 602
Performa Laporan Profil Analisis dan Pembahasan Fungsi
2024 Manajemen Perusahaan Manajemen atas Kinerja Bank Penunjang Bisnis
4. RISIKO OPERASIONAL
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional Bank secara Individu
31 Desember 2024
No Pendekatan yang digunakan Komponen Faktor Pengali Modal Minimum
Indikator Bisnis Kerugian Intern Risiko Operasional ATMR
(KIB) (FPKI) (MMRO)
1 Pendekatan Standar 4.813.384 0,62 2.992.869 37.410.865
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2024
No Pendekatan yang digunakan Komponen Faktor Pengali Modal Minimum
Indikator Bisnis Kerugian Intern Risiko Operasional ATMR
(KIB) (FPKI) (MMRO)
1 Pendekatan Standar 4.838.206 0,63 3.037.782 37.972.275
600 Transforming the Future, Empowering Indonesia
Page 603
Permodalan & Praktik Tata Kelola Tanggung Jawab Sosial Komitmen Laporan
Manajemen Risiko Perusahaan dan Lingkungan ESG Keuangan
(dalam Juta Rupiah)
31 Desember 2023
Faktor Pengali Kerugian Modal Minimum Risiko
Komponen Indikator Bisnis (KIB) ATMR
Intern (FPKI) Operasional (MMRO)
4.450.593 0,63 2.797.350 34.966.876
(dalam Juta Rupiah)
31 Desember 2023
Faktor Pengali Kerugian Modal Minimum Risiko
Komponen Indikator Bisnis (KIB) ATMR
Intern (FPKI) Operasional (MMRO)
4.515.914 0,63 2.862.050 35.775.619
Laporan Tahunan 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
601
Names mentioned 188 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. PER-
p.2
unresolved
org
Milik Negara. BNI
p.2
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.4 ×8
unresolved
org
bank Indonesia
p.6 ×19
unresolved
org
Bank Terapung
p.8
unresolved
org
Bank Keliling.
p.8
unresolved
org
PT BNI Life Insurance
p.9
unresolved
org
PT Bank BNI Syariah
p.10
unresolved
org
PT Bank BRI Syariah
p.10
unresolved
org
PT Bank Mandiri BNI
p.10
unresolved
org
Bank BUMN
p.10
unresolved
org
PT Bank Mayora.
p.11 ×3
unresolved
org
PT BNI Modal Ventura
p.11 ×2
unresolved
org
Syariah Indonesia Tbk
p.11
unresolved
org
Negara Indonesia (Persero) Tbk
p.20 ×4
unresolved
org
Indonesia (Persero) Tbk
p.20 ×5
unresolved
person
Organ Pendukung
· Komisaris
p.21
unresolved
org
Bank Rasio Agunan
p.27
unresolved
org
Bank Deposits
p.32 ×2
unresolved
org
HSBC Corp.
p.37 ×3
unresolved
org
Kementerian Sinergi KJRI
p.40
unresolved
org
Kementerian Komdigi
p.40
unresolved
org
Kementerian
p.40
unresolved
org
Financial Planning Education
· Direktur
p.40
unresolved
person
Joko Widodo
p.40
unresolved
person
Ahmad Jazuli
p.40
unresolved
org
Kementerian Perdagangan
p.41
unresolved
org
Bank BNI Edukasi
p.41
unresolved
org
Menteri BUMN Erick Thohir. BNI
p.42
unresolved
org
Kementerian Luar Negeri Indonesia
p.42
unresolved
org
Kementerian Luar Negeri
p.42 ×2
unresolved
org
Kementerian Bloc
p.42
unresolved
person
Coporation
· Wakil Direktur Utama
p.42 ×2
unresolved
person
Hashim Djojohadikusumo
p.43
unresolved
org
MAKROEKONOMI GLOBAL DAN NASIONAL (Persero) Tbk
p.47
unresolved
org
Bank Ditinjau
p.48
unresolved
org
Menteri BUMN No. PER-
p.48 ×2
unresolved
org
Milik Negara
p.48 ×3
unresolved
org
Kementerian BUMN No. S-
p.48
unresolved
person
Pencapaian KPI
· Komisaris
p.48
unresolved
person
Governansi
· Komisaris
p.51
unresolved
person
PENILAIAN KOMITE DI BAWAH
· KOMISARIS
p.53 ×2
unresolved
person
Mansury
· Utama
p.54
unresolved
—
Seto
· Independen
p.54
unresolved
—
Slamet
· Independen
p.54
unresolved
org
Milik
p.70
unresolved
org
Bank Umum. Self
p.71
unresolved
person
Silvano
p.74
unresolved
—
Winston Rumantir
· Direktur
p.74
unresolved
person
Munadi MSCI ESG Rating
p.74
unresolved
—
Herlambang
· Direktur
p.74
unresolved
person
Institutional
· Direktur
p.76
unresolved
org
Enterprise
· Direktur Institutional
p.76 ×3
unresolved
org
PT BNI Multifinance
p.82 ×2
unresolved
org
PT BNI Sekuritas Jumlah Aset
p.82
unresolved
org
PT BNI Life Insurance Rp
p.82
unresolved
org
BNI Remittance Ltd.
p.82 ×2
unresolved
org
PT Bank Hibank Indonesia Modal Dasar
p.82
unresolved
org
PT BNI Modal Ventura Rp
p.82
unresolved
org
PT BNI Asset Management Rp
p.82
unresolved
org
PT BNI Life Insurance Centennial Tower
p.84
unresolved
org
PT Bank Hibank Indonesia
p.84
unresolved
org
Bank Negara Indonesia Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
p.86
unresolved
org
Bank Sentral
p.86
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C
p.86
unresolved
org
Bank Tabungan
p.86
unresolved
person
REVIU VISI DAN MISI OLEH
· KOMISARIS
p.90
unresolved
org
Rangkap Jabatan (Persero) Tbk
p.102
unresolved
org
Sertifikasi Manajemen Risiko
p.102 ×2
unresolved
org
Pengawas Etika Bisnis Perbankan Perhimpunan (Persero) Tbk
p.102
unresolved
org
Pengawas Ikatan Bankir Indonesia
p.102 ×2
unresolved
org
PT Panah Perak Megasarana
p.103
unresolved
org
PT Bank Universitas Atmajaya Yogyakarta
p.103
unresolved
org
Bank Internasional Indonesia
p.103 ×2
unresolved
person
Independensi
· Komisaris Independen
p.103 ×6
unresolved
org
PT Citilink Indonesia
p.104
unresolved
org
Menteri BUMN Kementerian Badan Usaha Milik Negara
p.104
unresolved
org
Menteri Luar Negeri Kementerian Luar Negeri
p.104
unresolved
org
PT Wijaya Diangkat
p.105
unresolved
org
Karya
· Komisaris Independen
p.105
unresolved
org
PT Roda Pembangunan Jaya
p.105
unresolved
org
Jasamarga (Persero) Tbk
p.105 ×2
unresolved
org
Departemen Keuangan
p.106 ×2
unresolved
org
Kebijakan
p.106
unresolved
org
Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan
p.106
unresolved
org
Kebijakan Fiskal
p.106
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.106 ×5
unresolved
org
PT Pertamina Gas
p.106
unresolved
org
Direktorat Jenderal Anggaran
p.106
unresolved
org
Direktorat Jenderal Bea Perusahaan Terbuka
p.106
unresolved
org
Direktorat Jenderal Bea
p.106
unresolved
org
Analisa Fiskal Departemen Keuangan
p.106
unresolved
org
PT Bank Rakyat Indonesia Perusahaan
p.107
unresolved
org
PT Askrindo (Persero)
p.107
unresolved
org
PT Asuransi Jiwasraya (Persero)
p.107
unresolved
org
Menteri BUMN
p.107
unresolved
org
Menteri Koordinator Bidang Politik
p.108
unresolved
org
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
p.108 ×2
unresolved
org
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Periode Menjabat
p.108
unresolved
org
Departemen Akuntansi
p.108
unresolved
org
Toba Bara Sejahtera Tbk
p.108 ×2
unresolved
org
Gas Negara (Persero) Tbk
p.109
unresolved
person
Rangkap
· Komisaris
p.109
unresolved
org
Departemen Penelitian dan Pengaturan Perusahaan
p.110
unresolved
org
Departemen Pengawasan Bank
p.110 ×2
unresolved
org
Departemen Surveillance Sistem Periode Menjabat
p.110
unresolved
org
Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia
p.110
unresolved
org
Bank Indonesia Lembaga Penjamin
p.110
unresolved
org
Bank Bukan Devisa Bank
p.110
unresolved
org
Departemen Luar Negeri
p.110
unresolved
org
Departemen Penelitian dan Pengaturan
p.110
unresolved
org
PT Perkebunan Nusantara VI
p.111
unresolved
org
PT Pupuk Kujang
p.111
unresolved
org
Bank Lippo Tbk
p.112 ×2
unresolved
org
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia
p.112
unresolved
org
PT Bahana Sekuritas
p.112
unresolved
org
PT Bahana Mitra Investa
p.112
unresolved
org
Kementerian Badan Usaha Milik Negara
p.112 ×2
unresolved
org
Litigation Lawyer Soemarjono Herman & Rekan
p.112
unresolved
org
BBL Dharmala Finance Tbk.
p.112 ×2
unresolved
org
Bangkok Bank Limited
p.112
unresolved
org
PT Profilindo Finance
p.112
unresolved
org
Kementerian Diangkat
p.113
unresolved
org
Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia
p.113 ×3
unresolved
org
Kementerian Sekretariat Negara
p.113
unresolved
org
PT Pelayaran Samudera Djakarta Lloyd Periode Menjabat
p.113
unresolved
org
PT Pelindo Multi Terminal
p.113
unresolved
person
Bogor
· Komisaris
p.114
unresolved
org
PT Bank Mandiri Perusahaan
p.118
unresolved
org
Mandiri (Persero) Tbk
p.118 ×2
unresolved
org
PT Bank No. SR-
p.118
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.