Skip to content
Back to announcement

20241224_MBAP_Informasi Transaksi Afiliasi_31831060_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review MBAP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 123

Page 1
        LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
        PT MITRABARA ADIPERDANA Tbk
                  (“MBAP”)

               Tanggal Penilaian: 30 Juni 2024




       Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham




                          Lokasi :
                     Grha Baramulti
   Komp. Harmoni Plaza Blok A-8, Jalan Suryopranoto No. 2
        Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir
                  Jakarta Pusat - 10130




NO. FILE : 00068/2.0170-00/BS/02/0044/1/XII/2024
Page 2

          
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6
 YANUAR, ROSYE DAN REKAN
 Business & Property Valuers
 UCl!MSE /ti\JMBEfl 2. 20 0170
 A.REA SERVED    IHCIOt,,fSIA & WC>ftLOWIDE




                benar, lengkap dan tidak menyesatkan, dan Y&R tidak bertanggung jawab untuk melakukan
                pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Y&R juga bergantung kepada
                jaminan dari manajemen MBAP bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
                informasi-informasi yang diberikan menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
     •          Analisis dalam Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini dipersiapkan
                menggunakan data dan informasi sebagaimana diungkapkan diatas. Segala perubahan atas data
                dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat Y&R secara material. Oleh
                karenanya, Y&R tidak bertanggungjawab atas perubahan kesimpulan terhadap Laporan
                Pendapat Kewajaran ini dikarenakan adanya perubahan data dan informasi tersebut.
     •          Y&R tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi ini. Jasa-jasa
                yang diberikan kepada MBAP dalam kaitan dengan Rencana Transaksi ini hanya merupakan
                pemberian Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit,
                atau perpajakan. Y&R tidak melakukan penelitian atas keabsahan Rencana Transaksi dari aspek
                hukum dan implikasi aspek perpajakan dari Rencana Transaksi tersebut.
     •          Pekerjaan yang berkaitan dengan Rencana Transaksi ini tidak merupakan dan tidak dapat
                ditafsirkan dalam bentuk apapun, sebagai suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan
                prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
                dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau
                penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, Y&R tidak
                mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan menganalisa
                suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya diluar Rencana Transaksi dan mungkin tersedia untuk
                MBAP serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap Rencana Transaksi ini.



11. Persyaratan atas Persetujuan Publikasi

     Laporan Pendapat Kewajaran ditujukan untuk kepentingan Manajemen MBAP dalam kaitannya
     dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain, atau untuk kepentingan lain.
     Pendapat kewajaran tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang saham untuk menyetujui
     Rencana Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan dengan Rencana Transaksi dan
     tidak dapat digunakan secara demikian oleh Pemegang Saham.

     Pendapat kewajaran harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari analisis
     dan informasi tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran secara keseluruhan dapat
     menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran.

     Pendapat kewajaran juga disusun berdasarkan kondisi ekonomi dan peraturan yang ada pada saat
     tanggal penilaian. Kami tidak bertanggung jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi pendapat
     kewajaran kami karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal pendapat kewajaran.
     Penggunaan laporan di luar dari ketentuan yang disebutkan dalam lingkup penugasan laporan ini
     harus mendapatkan persetujuan tertulis dari Y&R serta Manajemen MBAP. Pendapat kewajaran tidak
     sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dari Y&R.



12. Konfirmasi Bahwa Penugasan dilakukan berdasarkan Peraturan yang Berlaku

     Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta laporan Pendapat Kewajaran
     yang telah dibuat dengan memenuhi POJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
     Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, SEOJK 17/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian
     Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, POJK 42 Tahun 2020 dan Kade Etik Penilai Indonesia ("KEPI")
     serta Standar Penilaian Indonesia ("SPI") Edisi Vll-2018 serta peraturan perundang-undangan yang
     berlaku di Indonesia.
Page 7
 YANUAR, ROSYE DAN REKAN
 Business & Property Valuers

 AREA SERV£0   NOONESIA .. WORLDWIO£




13. Analisis Kewajaran Rencana Transaksi

    Kewajaran Rencana Transaksi dapat disimpulkan dengan mempertimbangkan analisis-analisis
    sebagai berikut:

        •      Analisis Rencana Transaksi

               Dalam rangka mendukung ekspansi dan pengembangan proyek-proyek PL TS Atap yang telah
               mendapatkan persetujuan dari PLN pada pengajuan kuota di bulan Juli 2024, MMSR
               memerlukan pendanaan tambahan dari pemegang saham, yaitu untuk membiayai kebutuhan
               capital expenditure ("capex'? proyek-proyek PLTS Atap tersebut. Sehubungan dengan hal
               tersebut, MASDAR sebagai salah satu pemegang saham MMSR, mengajukan permintaan
               kepada MBAP untuk memberikan pinjaman pemegang saham, mengingat MASDAR
               memerlukan jangka waktu yang lebih lama untuk memperoleh persetujuan internal, yang akan
               menyebabkan panjangnya proses pemenuhan kebutuhan dana serta keterlambatan
               pelaksanaan proyek bagi MMSR.

               Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi, maka diharapkan MBAP dapat memperoleh
               beberapa manfaat diantaranya:
                 1. MBAP diharapkan dapat memperoleh kontribusi pendapatan tambahan dari
                     proyek-proyek PLTS Atap yang dibiayai melalui pinjaman pemegang saham, serta akan
                     meningkatkan pendapatan lain-lain pada laporan keuangan MBAP.
                 2. Pembiayaan proyek PLTS Atap membuka sumber pendapatan baru yang lebih beragam
                     bagi MBAP, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di sektor energi terbarukan, yang
                     memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.
                 3. Keberhasilan proyek dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasi MBAP,
                     memperbesar laba dan meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan.

               Risiko yang berkenaan dengan Rencana Transaksi ini adalah:
                  1. Risiko kegagalan MMSR dalam menyelesaikan proyek PLTS Atap sesuai jadwal atau
                      kualitas yang diharapkan, dapat mempengaruhi pengembalian investasi dan
                      pendapatan yang direncanakan.
                  2. Jika proyek PLTS Atap mengalami keterlambatan atau kesulitan teknis, hal ini dapat
                      memperlambat aliran pendapatan dan mempengaruhi kemampuan MMSR dalam
                       memberikan pengembalian investasi kepada MBAP.

        •      Analisis Kualitatif dan Kuantitatif

                     Analisis Kualitatif

                     Keuntungan yang akan diperoleh MBAP dari Rencana Transaksi yaitu :
                      1. MBAP dapat mendukung pengembangan entitas anak, yaitu MMSR, dalam sektor
                         energi terbarukan, khususnya proyek Pl TS Atap, yang sejalan dengan visi jangka
                         panjang perusahaan untuk memperluas portofolio bisnisnya.
                      2. Proyek PLTS Atap yang didanai melalui pinjaman pemegang saham diharapkan dapat
                         menghasilkan pendapatan tambahan, yang akan memperkuat kinerja keuangan MBAP
                         secara konsolidasi.
                      3. Pendapatan yang diperoieh dari proyek-proyek PLTS Atap akan berkontribusi pada
                         peningkatan keuntungan MBAP secara keseluruhan, mengoptimalkan pengembalian
                         bagi pemegang saham.

                     Rencana Transaksi telah dipertimbangkan dengan baik, sehingga tidak terdapat kerugian
                     berkenaan dengan Rencana Transaksi.
Page 8
YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Business & Property Valuers
LICENSENVM8£A;I.ZO 0110
ARU SE..-vtO   : tlOONESIA I, WORU)WIOE




                      Analisis Kuantitatif

                      1. MBAP mengeluarkan kas untuk Rencana Transaksi secara bertahap sesuai dengan
                         kebutuhan dan jadwal capex MMSR dalam memenuhi proyeknya. Pada bulan Desember
                         2024, jumlah kas yang dikeluarkan adalah sebesar USD2,512,993 dan pada tahun
                         selanjutnya sampai April 2025 secara bertahap, jumlah kas yang dikeluarkan mencapai
                         total sebesar USD25,546,052.
                      2. Pinjaman pemegang saham kepada MMSR menghasilkan pendapatan keuangan dari
                         bunga yang diterapkan sebesar 9,60%.
                      3. MMSR melakukan peminjaman dana dari MBAP meskipun dengan bunga yang lebih
                         tinggi (9,60%) dibandingkan dengan Suku Sunga Dasar Kredit Bank Indonesia yang
                         rata-rata berkisar di angka 8,14%. Pemilihan tersebut didasarkan pada faktor strategis,
                         kemudahan akses, dan hubungan baik dengan pemegang saham, yang dianggap lebih
                         penting daripada memilih suku bunga yang lebih rendah dari lembaga keuangan lain.
                      4. Dari sisi MBAP, pinjaman dengan bunga lebih tinggi ini mungkin lebih dilihat sebagai
                         strategi yang menguntungkan untuk mendapatkan imbalan yang lebih tinggi atas risiko
                         yang mereka ambil, sekaligus memperkuat hubungan dengan MMSR dan mendukung
                         tujuan jangka panjangnya.
                      5. Atas investasi kepada MMSR akan dicatatkan pada pendapatan lainnya dan akan mulai
                         mendapatkan laba pada tahun 2025.
                      6. Penurunan dalam Total Liabilities to Equity Ratio dan Total Liabilities to Assets Ratio yang
                         terjadi pada periode tersebut menunjukkan bahwa MBAP sedang mengurangi
                         ketergantungannya pada utang untuk pendanaan karena masa konsesi yang sudah
                         hampir habis untuk pendapatan utama dari tambang, dengan kinerja yang baik tanpa
                         bergantung pada utang, MBAP mampu memberikan pinjaman kepada MMSR dalam
                         Rencana Transaksi ini. Rasio liabilitas terhadap ekuitas maupun aset pada akhir masa
                         proyeksi adalah sebesar 33, 14% dan 24,89% (tan pa adanya utang berbunga).

       •       Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan Dana atas Rencana Transaksi

               Analisis kelayakan dilakukan terhadap investasi dan pelunasan utang, dengan hasil sebagai
               berikut:

                                                                             .•. ·· -� .. m�f · ··t .
                 ·.��. ;��:-:·�tttni1nilaw:f-_.:.,:�:�\�.:. ..·-. .-1,1
                                                                    i.· :;·,·:�- �Chi;;rligl4"1�:� :�
                                                                                                  ! ' -   ;,      . �- -...:,.etti,Clf
                                                                                                               : .cmr.:,:,               .· ,...-�i ·';('
                                                                                                                           , . d .. rmiiitJ         �
                  NPV                                                                         10,97%                                            11,65%

                  IRR                                                                 Rp79,S1 Miliar                                    Rp62,70 Miliar

                  Payback Period                                                           10 tahun                                            9 tahun


        •      Analisis Relevan Lainnya

               Faktor-faktor yang relevan dengan Rencana Transaksi sudah dianalisis dan diungkapkan pada
               bab-bab sebelumnya baik secara kualitatif dan kuantitatif beserta pertimbangan manfaat,
               keuntungan, risiko dan kerugian, oleh karena itu kami tidak melakukan analisis atas faktor lain
               yang relevan.
Page 9
      YANUAR, ROSYE DAN REKAN
       Business & Property Valuer-s
      LICE.NSE NUMBER . l 20 . 0110
      t.AEA SERVEO      INOO..ESIA & WORLDWIDE




     14. Pendapat Mengenai Kewajaran Rencana Transaksi

          Berdasarkan analisis atas Rencana Transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis kewajaran nilai
          Rencana Transaksi serta penelaahan atas data dan informasi yang diperoleh dan digunakan
          sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa
          Rencana Transaksi adalah WAJAR.

     Demikian hasil penilaian yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada kode etik dan standar penilaian
     yang berlaku.



     Hormat kami,

It   KJPP YANJ:tA,�-CJS'(E DAN REKAN



        {��                                      )?.i1.I
        i�, \ I "
     Yanuar Bey. S.E.. M.M .. MAPPI (Cert.)
     Pemimpin Rekan

     No. lzin Penilai Publik                      : B-1.08.00044
     No. STTD                                     : STTD.PB-37/PJ-1/PM.02/2023
     Klasifikasi lzin                             : Penilaian Bisnis (B)
     No. MAPPI                                    : 99-5-01230
Page 10
•1�..,
  C 1
    I
         r YANUAR, ROSYE DAN REKAN
            Business & Property Valuer11,
            LOCEHSENUMOER > ,0 "70
            ,.,..,"""o    ""°"'""woou,w,o,




                                             PERNYATAAN PENILAI
         Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda-tangan dibawah ini
         menerangkan bahwa:
         1. Pernyataan dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini, sebatas pengetahuan kami, adalah benar dan
             akurat.
         2. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dinyatakan di dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini dibatasi
             oleh asumsi dan batasan-batasan yang diungkapkan di dalam Laporan, yang mana merupakan hasil
             analisis, opini dan kesimpulan Penilai yang tidak berpihak dan tidak memiliki benturan kepentingan.
         3. Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang terhadap objek
             yang dinilai, maupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada pihak pihak lain yang
             memiliki kepentingan terhadap objek yang dinilai.
         4. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan Pendapat Kewajaran yang telah
             disepakati sebelumnya dengan pemberi tugas.
         5. Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan nilai yang telah ditentukan sebelumnya atau gambaran
             nilai yang diinginkan oleh pemberi tugas, besaran opini nilai, pencapaian hasil yang dinyatakan, atau
             adanya kondisi yang terjadi kemudian (subsequent event) yang berhubungan secara langsung dengan
             penggunaan yang dimaksud.
         6. Penilai telah mengikuti persyaratan pendidikan profesional yang ditetapkan/dilaksanakan oleh
             masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).
         7. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan jenis industri yang dinilai.
         8. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut :
              • ldentifikasi masalah (ldentifikasi batasan, maksud dan tujuan, dan tanggal Pendapat Kewajaran);
              • Pengumpulan data dan wawancara;
              • Analisis Data;
              • Estimasi kewajaran dengan menggunakan Metode dan Pendekatan;
              • Penulisan laporan.
         9. Penilai telah melakukan inspeksi lapangan ke kantor MBAP dan berdiskusi dengan Manajemen MBAP
             terkait objek pendapat kewajaran.
         10. Tidak seorangpun selain yang bertandatangan dibawah ini, yang telah terlibat dalam pelaksanaan
             inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan dan opini sebagaimana yang dinyatakan dalam Laporan
             Pendapat Kewajaran ini.
         11. Analisis, opini, dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta laporan Pendapat Kewajaran yang tel ah
             dibuat dengan memenuhi ketentuan POJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
             Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan
             Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, POJK 42 Tahun 2020 dan Kade Etik Penilai
             Indonesia ("KEPI") serta Standar Penilaian Indonesia ("SPI"} Edisi Vll-2018.
         12. Y&R bertindak secara independen dalam penyusunan Laporan ini tanpa adanya benturan
             kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, Objek Pendapat Kewajaran ataupun
             pihak-pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan Objek Pendapat Kewajaran.
         13. Y&R menyatakan bahwa semua perhitungan dan analisis yang dibuat dalam rangka pemberian atas
             Rencana Transaksi Pinjam Meminjam telah dilakukan dengan benar.
         14. Y&R bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pinjam Meminjam
             yang dihasilkan.

          Jakarta, 17 Desember 2024




          Yanuar Bey. S.E.. M.M .. MAPPI (Cert.) - Penanggung !awab
          No. lzin Penilai Publik            : B-1.08.00044
          No. STTD                           : STTD.PB-37/PJ-1 /PM.02/2023
          No. MAPP!                          : 99-5-01230
Page 11
 YANUAR, ROSYE DAN REKAN
  Business & Property Value"
  LICENSE NUM8EII 2 20 0170
  AUA SERVE!>     INOONESIA l WOR\.DWIOE




Rosye Yunita. S.E.. M.M.. MAPPI (Cert.l - Reviewer
                                                         1/:'Jpr-f�
No. lzin Penilai Publik : B-1.08.00045
No. STTD                : STTD.PB-38/PJ-1 /PM.02/2023
No. MAPPI               : 02-S-01532




Nisa lksi Rosa. S.T. - Penilai
No. MAPPI                : 19-T-09030
No. Register Penilai    : RMK-2020.03609




Prita Pratiwi S.E. - Penilai
No. MAPPI               : 19-P-09029
                                                        �r---
No. Register Penilai    : RMK-2021.04076
Page 12
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                                                            DAFTAR ISI

                                                                                                                                                         Halaman

SERTIFIKAT
PERNYATAAN PENILAI

DAFTAR ISI
DAFTAR FIGUR
DEFINISI DAN ISTILAH

1        PENDAHULUAN ..................................................................................................................................7
1.1      Nomor dan Tanggal Laporan Pendapat Kewajaran .............................................................................. 7
1.2      Status Penilai Publik .................................................................................................................................. 7
1.3      Tanggal Pendapat Kewajaran ................................................................................................................... 8
1.4      Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan.................................................................................. 8
1.5      Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran.......................................................................... 8
1.6      Pernyataan Independensi Penilai ............................................................................................................ 8
1.7      Tanggung Jawab Penilai ............................................................................................................................ 8
1.8      Pengaruh Transaksi Pinjam Meminjam terhadap Keuangan MBAP ................................................... 9
1.9      Keterkaitan Rencana Transaksi dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) d/h
         Bapepam dan LK........................................................................................................................................ 9
1.9.1    Unsur Transaksi Material dalam Rencana Transaksi ............................................................................ 9
1.9.2    Unsur Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan dalam Rencana Transaksi .................. 10
1.10     Penugasan Pemberian Pendapat Kewajaran Profesional .................................................................. 11
1.11     Data, Informasi dan Prosedur ................................................................................................................ 11
1.11.1   Data dan Informasi .................................................................................................................................. 11
1.11.2   Prosedur ................................................................................................................................................... 12
1.12     Informasi Terkait Inspeksi terhadap Objek Pendapat Kewajaran ..................................................... 13
1.13     Ruang Lingkup ......................................................................................................................................... 14
1.14     Asumsi dan Kondisi Pembatas ............................................................................................................... 15
1.15     Konfirmasi Bahwa Objek Pendapat Kewajaran Tidak Sedang atau Telah Dinilai Dalam
         Jangka Waktu Tidak Lebih dari 2 (Dua) Bulan ...................................................................................... 16
1.16     Penjelasan Mengenai Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapat Kewajaran .............................. 17

2        TINJAUAN DAN ANALISIS RENCANA TRANSAKSI .........................................................................18
2.1      Latar Belakang Rencana Transaksi ........................................................................................................ 18
2.2      Objek Rencana Transaksi........................................................................................................................ 18
2.3      Dasar Rencana Transaksi........................................................................................................................ 18
2.4      Besaran Dana Rencana Transaksi ......................................................................................................... 18
2.5      Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen MBAP ........................................................ 19
2.6      Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi ............................ 19
2.7      Analisis Likuiditas dari Rencana ............................................................................................................. 23
2.8      Analisis Manfaat dan Risiko .................................................................................................................... 23
2.9      Sumber Dana Rencana Transaksi .......................................................................................................... 24
2.10     Pihak-Pihak Dalam Rencana Transaksi ................................................................................................. 24
2.10.1   Pihak Penerima Pinjaman “Debitur” ...................................................................................................... 24
2.10.2   Pihak Pemberi Pinjaman “Kreditur” ....................................................................................................... 25
2.11     Informasi Material Lainnya yang Diungkapkan ................................................................................... 26

3        ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF .....................................................................................27
3.1      Analisis Kualitatif...................................................................................................................................... 27



                                                                                                                                                      Halaman - 1
Page 13
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



3.1.1     Struktur Perusahaan ............................................................................................................................... 27
3.1.2     Kinerja Operasional dan Prospek MBAP............................................................................................... 28
3.1.3     Riwayat Transaksi Pinjam-Meminjam Dana dan/atau Penjaminan dan Sifat Kegiatan Usaha
          Perusahaan .............................................................................................................................................. 31
3.1.4     Riwayat Transaksi Deposito Berjangka ................................................................................................. 32
3.1.5     Analisis Industri dan Bisnis ..................................................................................................................... 32
3.1.6     Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Rencana Transaksi .................................... 51
3.1.7     Analisis Dampak Leverage pada Keuangan MBAP ............................................................................... 51
3.1.8     Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan di Masa yang akan datang untuk
          Memastikan Bahwa Pinjaman dapat Dilunasi pada Saat Jatuh Tempo ............................................ 52
3.1.9     Analisis Dampak Keuangan Perusahaan Jika Proyek yang Akan didanai Mengalami
          Kegagalan ................................................................................................................................................. 52
3.2       Analisis Kuantitatif ................................................................................................................................... 53
3.2.1     Kinerja Historis ......................................................................................................................................... 53
3.2.2     Tinjauan Laporan Arus Kas Konsolidasian MBAP ................................................................................ 56
3.2.3     Penilaian Atas Proyeksi Keuangan......................................................................................................... 57
3.2.4     Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan Setelah Rencana Transaksi ............................... 61
3.2.5     Analisis Kemampuan MBAP Memberikan Fasilitas Pinjaman ............................................................ 62
3.2.6     Analisis Kemampuan MMSR Melunasi Pinjaman ................................................................................ 62
3.2.7     Laporan Keuangan Sebelum Rencana Transaksi dan Proforma Setelah Rencana Transaksi ........ 63
3.2.8     Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana Transaksi ..................................... 66
3.2.9     Analisis Tingkat Bunga dari Rencana Transaksi ................................................................................... 67
3.2.10    Analisis Inkremental ................................................................................................................................ 67
3.2.11    Analisis Sensitivitas .................................................................................................................................. 69
3.2.12    Analisis atas Jaminan yang Terkait Dengan Transaksi Pinjam Meminjam........................................ 70

4         ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS RENCANA TRANSAKSI ............71
4.1       Analisis Kelayakan Investasi ................................................................................................................... 71
4.2       Analisis Kelayakan Pelunasan Utang ..................................................................................................... 71
4.3       Analisis Faktor Lain yang Relevan .......................................................................................................... 71

5         ANALISIS KEWAJARAN NILAI RENCANA TRANSAKSI ...................................................................72

6         PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI .................................................................74

7         KUALIFIKASI PENILAI BISNIS ..........................................................................................................75



●       LAMPIRAN - LAMPIRAN




                                                                                                                                                      Halaman - 2
Page 14
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                                                        DAFTAR FIGUR
                                                                                                                                                      Halaman

Figur 1. Unsur Transaksi Material ........................................................................................................................... 9
Figur 2. Hubungan Afiliasi Berdasarkan Struktur Kepemilikan.........................................................................10
Figur 3. Hubungan Afiliasi Berdasarkan Struktur Kepengurusan .....................................................................10
Figur 4. Laporan Keuangan Historis MBAP .........................................................................................................11
Figur 5. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham MMSR ........................................................................24
Figur 6. Struktur Kepemilikan Saham MBAP .......................................................................................................26
Figur 7. Struktur Grup MBAP.................................................................................................................................27
Figur 8. Sejarah Perjalanan MBAP tahun 2015 - 2022 .......................................................................................28
Figur 9. Pendapatan MBAP 2021 – 2023..............................................................................................................29
Figur 10. Produksi Batubara MBAP tahun 2022 – 2023 .....................................................................................29
Figur 11. Spesifikasi Batubara MBAP ...................................................................................................................29
Figur 12. Wilayah Operasional MBAP ...................................................................................................................30
Figur 13. Pasar Ekspor MBAP ................................................................................................................................31
Figur 14. Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran ......................................33
Figur 15. Neraca Pembayaran Indonesia ............................................................................................................33
Figur 16. Rupiah vs Negara Kawasan ...................................................................................................................34
Figur 17. Suku Bunga Kebijakan Negara Kawasan .............................................................................................34
Figur 18. Inflasi IHK dan Komponen .....................................................................................................................35
Figur 19. Peta Inflasi Daerah .................................................................................................................................35
Figur 20. Perkembangan Rasio AL/DPK Perbankan dan Uang Beredar ..........................................................36
Figur 21. Suku Bunga Perbankan dan Suku Bunga Kebijakan BI dan IndONIA ..............................................37
Figur 22. Nilai Transaksi Uang Elektronik dan Nilai Transaksi Digital Banking ................................................38
Figur 23. Perkembangan Harga Batubara ...........................................................................................................38
Figur 24. Proyeksi Rata-rata Harga Batubara menurut Bank Dunia (2021-2024) ...........................................39
Figur 25. Perkembangan Produksi Batubara Dunia ...........................................................................................39
Figur 26. Perkembangan Konsumsi Batubara Dunia .........................................................................................40
Figur 27. Ukuran Pasar Batubara Indonesia .......................................................................................................40
Figur 28. Pembangkit Listrik Dengan Batubara, Dalam Terra Watt Hours, Indonesia 2016-2021 ...............41
Figur 29. Kapasitas Energi Terbarukan Terpasang, dalam MW Indonesia, 2015-2021 ..................................42
Figur 30. Realisasi Produksi dan Penjualan Batubara di Indonesia .................................................................44
Figur 31. Harga Batubara Acuan/HBA Indonesia (Agustus 2023-Juni 2024)....................................................45
Figur 32. Perkembangan Tarif Royalti Batubara di Indonesia (2003-2022) .....................................................46
Figur 33. Produksi Solar Power per Negara .........................................................................................................48
Figur 34. Instalasi Global Solar PV per Negara ....................................................................................................49
Figur 35. Instalasi Global Solar PV per Negara ....................................................................................................49
Figur 36. Proyeksi PLTS ..........................................................................................................................................50
Figur 37. Jumlah Pelanggan per Kelompok .........................................................................................................51
Figur 38. Rasio Leverage Perusahaan Pembanding ...........................................................................................52
Figur 39. Rasio Likuiditas MBAP ............................................................................................................................52
Figur 40. Tinjauan Laba-Rugi Konsolidasian MBAP ............................................................................................53
Figur 41. Laporan Laba (Rugi) MBAP Tahun 2020 – Juni 2024 ..........................................................................54
Figur 42. Posisi Keuangan Konsolidasian MBAP .................................................................................................54
Figur 43. Historis Aset, Liabilitas dan Ekuitas MBAP ..........................................................................................55
Figur 44. Tinjauan Rasio Keuangan Konsolidasian MBAP .................................................................................55
Figur 45. Tinjauan Posisi Keuangan Konsolidasian MBAP .................................................................................56
Figur 46. Komposisi Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi, Investasi dan Pendanaan ................................57
Figur 47. Proyeksi Laba (Rugi) Sebelum Rencana Transaksi .............................................................................58
Figur 48. Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Rencana Transaksi ....................................................................58
Figur 49. Proyeksi Arus Kas Sebelum Rencana Transaksi .................................................................................59



                                                                                                                                                   Halaman - 3
Page 15
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



Figur 50. Proyeksi Laba (Rugi) Setelah Rencana Transaksi ................................................................................60
Figur 51. Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Rencana Transaksi ......................................................................60
Figur 52. Proyeksi Arus Kas Setelah Rencana Transaksi(Dalam Dolar Amerika Serikat) ...............................60
Figur 53. Proyeksi Rasio Keuangan ......................................................................................................................61
Figur 54. Proyeksi Laba (Rugi) ...............................................................................................................................62
Figur 55. Proyeksi Arus Kas ...................................................................................................................................63
Figur 56. Posisi Keuangan MBAP ..........................................................................................................................64
Figur 57. Laba (Rugi) MBAP ...................................................................................................................................65
Figur 58. Arus Kas MBAP........................................................................................................................................66
Figur 59. Arus Kas MBAP........................................................................................................................................66
Figur 60. Tingkat Suku Bunga Pinjaman Bank ....................................................................................................67
Figur 61. Nilai Tambah Posisi Keuangan..............................................................................................................68
Figur 62. Nilai Tambah Laba (Rugi) .......................................................................................................................68
Figur 63. Nilai Tambah Arus Kas ...........................................................................................................................68
Figur 64. Analisis Sensitivitas ................................................................................................................................69




                                                                                                                                                 Halaman - 4
Page 16
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                           DEFINISI DAN ISTILAH

 Arm’s Length Principle           :   Kondisi yang menunjukkan suatu transaksi dilaksanakan sesuai
                                      dengan ketentuan praktik bisnis yang berlaku umum antara lain
                                      apabila Transaksi Afiliasi dilakukan dengan memenuhi prinsip
                                      transaksi yang wajar (POJK 42 Pasal 3 Ayat 1).
 Asumsi                           :   Sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau
                                      keadaan yang mungkin dapat mempengaruhi objek Penilaian atau
                                      pendekatan penilaian dan kewajarannya telah dianalisis oleh Penilai
                                      Bisnis sebagai bagian dari proses Penilaian.
 OJK                              :   Otoritas Jasa Keuangan.
 Kelangsungan Usaha (Going        :   Suatu kondisi yang mencerminkan usaha yang sedang beroperasi
 Concern)                             atau dalam konstruksi, atau suatu premis dalam Penilaian, dimana
                                      Penilai Bisnis menganggap suatu perusahaan akan terus
                                      melanjutkan operasinya secara berkelanjutan.
 Laporan Keuangan                 :   Laporan Keuangan Konsolidasian MBAP untuk periode yang
 Konsolidasian Audit MBAP             berakhir per 31 Desember 2019 dan telah diaudit oleh Kantor
 per 31 Desember 2019                 Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, Akuntan
                                      Publik Yusron, S.E., Ak., CPA dengan No. AP.0243, serta telah
                                      terdaftar di OJK dengan No. STTD.AP-98/PM.22/2018.
 Laporan Keuangan                 :   Laporan Keuangan Konsolidasian MBAP untuk periode yang
 Konsolidasian Audit MBAP             berakhir per 31 Desember 2020 dan telah diaudit oleh Kantor
 per 31 Desember 2020                 Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, Akuntan Publik
                                      Indrajuwana Komala Widjaja dengan No. AP.0696, serta telah
                                      terdaftar di OJK dengan No. STTD.AP-67/PM.22/2018.
 Laporan Keuangan                 :   Laporan Keuangan Konsolidasian MBAP untuk periode yang
 Konsolidasian Audit MBAP             berakhir per 31 Desember 2021 dan telah diaudit oleh Kantor
 per 31 Desember 2021                 Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, Akuntan Publik Dede
                                      Rusli dengan No. AP.1716, serta telah terdaftar di OJK dengan
                                      No. STTD.AP-12/PM.223/2021.
 Laporan Keuangan                 :   Laporan Keuangan Konsolidasian MBAP untuk periode yang
 Konsolidasian Audit MBAP             berakhir per 31 Desember 2022 dan telah diaudit oleh Kantor
 per 31 Desember 2022                 Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, Akuntan
                                      Publik Yusron, S.E., Ak., CPA dengan No. AP.0243, serta telah
                                      terdaftar di OJK dengan No. STTD.AP-98/PM.22/2018.
 Laporan Keuangan                 :   Laporan Keuangan Konsolidasian MBAP untuk periode yang
 Konsolidasian Audit MBAP             berakhir per 31 Desember 2023 dan telah diaudit oleh Kantor
 per 31 Desember 2023                 Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, Akuntan
                                      Publik Yusron, S.E., Ak., CPA dengan No. AP.0243, serta telah
                                      terdaftar di OJK dengan No. STTD.AP-98/PM.22/2018.
 Laporan Keuangan                 :   Laporan Keuangan Konsolidasian Interim MBAP untuk periode yang
 Konsolidasian Interim MBAP           berakhir per 30 Juni 2024 dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan
 per 30 Juni 2024                     Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan, Akuntan Publik
                                      Tombang Lumban Gaol dengan No. AP. 0965, serta telah terdaftar di
                                      OJK dengan No. STTD.KAP-00012/PM.22/2017
 Laporan Pendapat                 :   Laporan tertulis berisi suatu pernyataan yang diberikan oleh Penilai
 Kewajaran                            Bisnis untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan
                                      dilakukan adalah wajar atau tidak wajar.
 Metode Pendapat                  :   Suatu cara atau rangkaian cara tertentu dalam memberikan
 Kewajaran                            pendapat kewajaran.
 Penilai                          :   Orang perseorangan yang dengan keahliannya menjalankan
                                      kegiatan Penilaian di pasar modal.
 MASDAR                           :   Masdar Indonesia Solar Holdings RSC Limited.



                                                                                                Halaman - 5
Page 17
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



 MBAP                             :   PT Mitrabara Adiperdana Tbk.
 MMSR                             :   PT Masdar Mitra Solar Radiance.
 Penilai Bisnis                   :   Penilai yang melakukan kegiatan penilaian bisnis sebagaimana
                                      dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai
                                      yang melakukan kegiatan di pasar modal.
 Penilai Publik                   :   Penilai yang telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan untuk
                                      memberikan jasa penilaian
 Pihak                            :   Orang perseorangan, perusahaan, usaha bersama, asosiasi, atau
                                      kelompok yang terorganisasi.
 POJK 17 Tahun 2020               :   Peraturan    Otoritas    Jasa   Keuangan    Republik   Indonesia
                                      No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
                                      Kegiatan Usaha.
 POJK 42 Tahun 2020               :   Peraturan    Otoritas    Jasa   Keuangan    Republik   Indonesia
                                      No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi Atau Benturan
                                      Kepentingan.
 Premis                           :   Asumsi yang berhubungan dengan suatu kondisi transaksi yang
                                      dapat digunakan pada objek pendapat kewajaran.
 SEOJK 17 Tahun 2020              :   Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
                                      No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian
                                      Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
 Subsquent Event                  :   Kejadian penting setelah Tanggal Pendapat Kewajaran, baik yang
                                      diketahui maupun yang patut diketahui sampai dengan Tanggal
                                      Laporan, wajib diungkapkan dalam laporan.
 Tanggal Laporan                  :   Tanggal ditandatanganinya laporan oleh Penilai Bisnis.
 Tanggal Pendapat                 :   Tanggal pada saat pendapat kewajaran dinyatakan.
 Kewajaran
 Y&R                              :   Kantor Jasa Penilai Publik Yanuar, Rosye & Rekan.




                                                                                             Halaman - 6
Page 18
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



1     PENDAHULUAN

1.1    Nomor dan Tanggal Laporan Pendapat Kewajaran

       Kantor Jasa Penilai Publik Yanuar, Rosye dan Rekan (“Y&R”) ditunjuk oleh
       PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”), berdasarkan persetujuan atas Surat Penawaran Jasa
       Pendapat Kewajaran No. PR.Y&R-00/Y/BS/MBAP/XI/2024/RY/0300 tanggal 06 November 2024,
       dengan maksud untuk memberikan pendapat kewajaran (Fairness Opinion) atas rencana transaksi
       pinjaman pemegang saham dari MBAP kepada PT Masdar Mitra Solar Radiance (“MMSR”), anak
       perusahaan MBAP, yang selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”.

       Rencana Transaksi ini termasuk dalam kriteria transaksi yang terkait dengan Peraturan Otoritas
       Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang "Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
       Kepentingan" (“POJK 42 Tahun 2020”) yang ditetapkan pada tanggal 1 Juli 2020 oleh Ketua Dewan
       Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia. Dimana dalam Pasal 1 ayat 3 POJK 42
       Tahun 2020 menyatakan bahwa “Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang
       dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari perusahaan
       terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau
       Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka
       atau perusahaan terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari perusahaan terbuka atau Afiliasi dari
       anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau Pengendali”.

       Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan berdasarkan Keputusan
       Menteri Keuangan No. 365/KM.1/2020 tanggal 27 Juli 2020, dengan nama Kantor Jasa Penilai
       Publik Yanuar, Rosye dan Rekan dengan Izin KJPP No. 2.20.0170 dan telah terdaftar sebagai
       Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar
       Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PB-37/PJ-1/PM.02/2023. Selanjutnya Y&R telah menyusun
       Laporan     Pendapat     Kewajaran      terhadap     Rencana      Transaksi   dengan    Laporan
       No. 00068/2.0170-00/BS/02/0044/1/XII/2024 tanggal 17 Desember 2024.



1.2    Status Penilai Publik

       Penilai Publik adalah Pemimpin Rekan dari Y&R dengan kualifikasi sebagai berikut:

       Nama Penilai Publik          : Yanuar Bey, S.E., M.M., MAPPI (Cert.)
       No. Izin Penilai Publik      : B-1.08.00044
       No. STTD                     : STTD.PB-37/PJ-1/PM.02/2023
       Klasifikasi Izin             : Penilaian Bisnis (B)
       No. MAPPI                    : 99-S-01230

       Y&R adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar Modal
       serta memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan ini.

       Y&R bertindak secara independen dalam penyusunan laporan ini tanpa adanya benturan
       kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, objek pendapat kewajaran ataupun
       pihak-pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan objek pendapat kewajaran. Y&R juga tidak
       memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

       Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak disusun untuk memberikan keuntungan atau merugikan
       pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh pendapat yang
       dihasilkan.




                                                                                            Halaman - 7
Page 19
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



1.3    Tanggal Pendapat Kewajaran

       Tanggal Pendapat Kewajaran adalah 30 Juni 2024, dimana batas tersebut diambil atas dasar
       pertimbangan kepentingan dan tujuan pendapat kewajaran. Masa berlaku laporan ini adalah
       sampai dengan 31 Desember 2024.



1.4    Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan

       Pemberi tugas kepada Y&R dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:

       •   Nama Perusahaan               : PT Mitrabara Adiperdana Tbk
       •   Alamat                        : Grha Baramulti
                                           Komp. Harmoni Plaza Blok A-8, Jalan Suryopranoto No. 2
                                           Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir
                                           Jakarta Pusat - 10130
       •   Telepon/ Fax                  : (021) 6385 6211
       •   Website                       : www.mitrabaraadiperdana.co.id
       •   Persetujuan Pekerjaan         : Surat      Penawaran     Jasa    Pendapat    Kewajaran
                                           No.      PR.Y&R-00/Y/BS/MBAP/XI/2024/RY/0300   tanggal
                                           06 November 2024.



1.5    Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran

       Maksud dari laporan ini adalah untuk memberikan pendapat kewajaran atas rencana transaksi
       pemberian pinjaman pemegang saham dari MBAP kepada MMSR, yang merupakan anak
       perusahaan MBAP.

       Pendapat kewajaran ini bertujuan untuk memenuhi ketentuan POJK 42 Tahun 2020 tentang
       "Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan" yang ditetapkan pada
       tanggal 1 Juli 2020 oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia.

       Pendapat kewajaran ini tidak digunakan di luar konteks atau tujuan pendapat kewajaran tersebut.



1.6    Pernyataan Independensi Penilai

       Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini, Y&R bertindak secara independen tanpa
       adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan MBAP ataupun pihak-pihak yang
       terafiliasi dengan MBAP. Y&R juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait
       dengan penugasan ini. Berdasarkan Surat Penawaran Jasa Pendapat Kewajaran
       No. PR.Y&R-00/Y/BS/MBAP/XI/2024/RY/0300 tanggal 06 November 2024 yang telah disetujui
       oleh Manajemen MBAP, penugasan Y&R adalah untuk memberikan pendapat kewajaran (fairness
       opinion) atas Rencana Transaksi.



1.7    Tanggung Jawab Penilai

       Dalam batas kemampuan dan keyakinan Y&R sebagai penilai, Y&R menyatakan bahwa semua
       perhitungan dan analisis yang dibuat dalam penyusunan pendapat kewajaran telah dilakukan
       dengan benar dan Y&R bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran yang diterbitkan.




                                                                                              Halaman - 8
Page 20
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



1.8     Pengaruh Transaksi Pinjam Meminjam terhadap Keuangan MBAP

        Berdasarkan keterangan dari Manajemen, Rencana Transajsi dinilai akan memberikan dampak
        positif bagi kinerja keuangan MBAP secara konsolidasi. Dengan adanya Rencana Transaksi ini,
        berdasarkan aspek komersial/keuangan diharapkan MMSR dapat memberikan pengembalian yang
        ditetapkan oleh pemegang saham melalui bidang usahanya sebagai Pengembang PLTS.



1.9     Keterkaitan Rencana Transaksi dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)
        d/h Bapepam dan LK

1.9.1    Unsur Transaksi Material dalam Rencana Transaksi

         Saat ini, MMSR membutuhkan dana dari MBAP sebagai pemegang saham mayoritas, dalam
         rangka membiayai sebagian besar kebutuhan capital expenditure (“capex”) proyek-proyek solar
         photovoltaic/PV Atap (“PLTS Atap”) yang sudah mendapatkan persetujuan PLN pada pengajuan
         kuota di bulan Juli 2024. Berdasarkan Draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham antara MBAP
         dan MMSR, MBAP selaku pemegang saham mayoritas MMSR dengan ini menyetujui pemberian
         pinjaman kepada MMSR dengan plafon jumlah pinjaman sebesar Rp460.000.000.000,- atau
         USD28,059,046 (dengan kurs JISDOR per 30 Juni 2024 sebesar Rp16.394).

         Nilai Rencana Transaksi akan dibandingkan dengan Ekuitas per 30 Juni 2024, berdasarkan
         Laporan Konsolidasian Interim MBAP untuk periode yang berakhir per 30 Juni 2024 dan telah
         dikeluarkan oleh Kantor Akuntan Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan, Akuntan Publik
         Tombang Lumban Gaol dengan No. AP.0965, serta telah terdaftar di OJK dengan
         No. STTD.KAP-00012/PM.22/2017 (“Laporan Keuangan Konsolidasian Interim per 30 Juni 2024”).
         Berikut adalah perhitungan materialitas dari Nilai Rencana Transaksi:

         Figur 1. Unsur Transaksi Material
                                                                             Persentase Nilai Rencana Transaksi
                Jumlah Ekuitas MBAP            Nilai Rencana Transaksi
                                                                                     Terhadap Ekuitas
                  USD178,139,680                    USD28,059,046                         15,75%

         Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Interim MBAP untuk periode yang berakhir
                  per 30 Juni 2024 dan Draf Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham antara MBAP dan
                  MMSR

         Dari data di atas, diketahui bahwa Ekuitas MBAP per tanggal per 30 Juni 2024 adalah sebesar
         USD178,139,680. Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang
         “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha” (“POJK 17 Tahun 2020”) Pasal 3 ayat (1) Suatu
         transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 20,00%
         (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka. Rencana Transaksi ini tidak
         memenuhi unsur transaksi material karena total Nilai Rencana Transaksi dibanding dengan nilai
         Ekuitas MBAP hanya sebesar 15,75% atau kurang dari 20,00%.




                                                                                                     Halaman - 9
Page 21
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



1.9.2     Unsur Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan dalam Rencana Transaksi

1.9.2.1    Unsur Transaksi Afiliasi dalam Rencana Transaksi

           Unsur Transaksi Afiliasi Berdasarkan Struktur Kepemilikan

           Berikut struktur kepemilikan dalam MBAP yang menggambarkan hubungan afiliasi antara
           MBAP dan MMSR:

           Figur 2. Hubungan Afiliasi Berdasarkan Struktur Kepemilikan




           Sumber : Manajemen MBAP

           MMSR merupakan salah satu Entitas Anak MBAP melalui joint venture dengan Masdar Indonesia
           Solar Holdings RSC Limited (“MASDAR”). Rincian kepemilikan sebesar 52,50% MBAP dan sisanya
           sebesar 47,50% dimiliki oleh MASDAR.

           Berdasarkan struktur kepemilikan tersebut, terlihat bahwa MBAP memiliki hubungan afiliasi
           dengan MMSR sehingga Rencana Transaksi ini akan mengacu kepada aturan POJK 42 Tahun
           2020.

           Unsur Transaksi Afiliasi Berdasarkan Struktur Kepengurusan

           Figur 3. Hubungan Afiliasi Berdasarkan Struktur Kepengurusan
                                     NAMA                               MBAP           MMSR

            Drs. Doddy Sumantyawan Hadidojo Soedaryo                     KU

            Abdullah Fawzy Siddik                                         KI

            Khoirudin                                                    DU              K

            Dani Prastiadi                                                D

            Helmy Paramaditya                                             D

            Yulius Leonardo                                               D

            Siddharth Nath                                                               K

            Fatima Mohamed Eid Almadhloum Alsuwaidi                                      KU

            Yo Angela Soedjana                                                           K

            Widyatama D. Saptodewo                                                       DU




                                                                                         Halaman - 10
Page 22
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                                          NAMA                                          MBAP                          MMSR

                Hans Kartika Putra                                                                                     D

                Thiang Thai Wei                                                                                        D

               Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Interim MBAP untuk periode yang berakhir per
                        30 Juni 2024, dan Akta Perubahan Anggaran Dasar MMSR No. 37 tanggal 29 Mei 2024,
               Keterangan : Komisaris Utama “KU”, Komisaris Independen “KI”, Komisaris “K”, Direktur Utama “DU”, Wakil
                            Direktur Utama “WDU”, Direktur “D”.

               Tabel hubungan afiliasi berdasarkan struktur kepengurusan menunjukkan bahwa terdapat
               hubungan afiliasi yaitu Khoirudin yang menduduki jabatan DU pada MBAP dan K pada MMSR.



1.9.2.2        Unsur Benturan Kepentingan Dalam Rencana Transaksi

               Rencana Transaksi melibatkan beberapa pihak yang menunjukkan hubungan afiliasi. Namun,
               secara kepentingan ekonomis, berdasarkan pernyataan Manajemen MBAP, diketahui tidak
               terdapat benturan kepentingan antara MBAP dan MMSR dalam Rencana Transaksi ini seperti
               yang diatur dalam POJK 42 Tahun 2020.

               Mengenai potensi adanya praktek transfer pricing, berdasarkan informasi dari manajemen
               MBAP dinyatakan bahwa Rencana Transaksi dilaksanakan berdasarkan arm’s length principle.



1.10      Penugasan Pemberian Pendapat Kewajaran Profesional

          •     Dalam menyusun laporan ini, Y&R mengandalkan keakuratan dan kelengkapan informasi
                yang disediakan oleh MBAP serta data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk
                publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan untuk perhitungan
                dan analisis telah dilakukan dengan benar. Y&R tidak terlibat dan tidak melakukan audit
                ataupun verifikasi atas informasi yang disediakan tersebut.

          •     Sebagai tambahan, kami tidak terlibat dalam diskusi dengan MBAP sehubungan dengan
                Rencana Transaksi tersebut dan kami tidak terlibat dalam komunikasi ataupun interaksi
                apapun dalam mencapai konsensus mengenai persyaratan dan kondisi Rencana Transaksi
                tersebut.



1.11      Data, Informasi dan Prosedur

1.11.1        Data dan Informasi

           Kami telah melakukan analisis dan mempertimbangkan data dan informasi yang disediakan
           MBAP untuk tujuan penugasan ini yaitu sebagai berikut:

           a. Laporan Keuangan MBAP

                Figur 4. Laporan Keuangan Historis MBAP
                    Tahun              Auditor               Akuntan Publik                Nomor dan Tanggal                 Opini

                                  Kantor Akuntan        Yusron, S.E., Ak., CPA dengan
                                                                                        No. 00650/2.1025/AU.2/          Wajar dalam
                                  Publik Tanudiredja,      No.AP.0243, serta telah
                  31 Des 2019                                                           02/0243-3/1/IV/2020 tanggal     semua hal
                                  Wibisana, Rintis &     terdaftar di OJK dengan No.
                                                                                        21 April 2020                   yang material
                                  Rekan                    STTD.AP-98/PM.22/2018




                                                                                                                       Halaman - 11
Page 23
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                Tahun            Auditor               Akuntan Publik                 Nomor dan Tanggal                Opini

                            Kantor Akuntan        Indrajuwana Komala Widjaja
                                                                                   No. 00264/2.1032/AU.1/02/       Wajar dalam
                            Publik Purwantono,      dengan No. AP.0696, serta
             31 Des 2020                                                           0696-1/1/III/2021 tanggal 23    semua hal
                            Sungkoro & Surja      telah terdaftar di OJK dengan
                                                                                   Maret 2021                      yang material
                                                   No. STTD.AP-67/PM.22/2018
                            Kantor Akuntan            Dede Rusli dengan No.
                                                                                   No. 00345/2.1032/AU.1/02/       Wajar dalam
                            Publik Purwantono,    AP.1716, serta telah terdaftar
             31 Des 2021                                                           1716-1/1/III/2022 tanggal 29    semua hal
                            Sungkoro & Surja       di OJK dengan No. STTD.AP-
                                                                                   Maret 2022                      yang material
                                                         12/PM.223/2021
                            Kantor Akuntan        Yusron, S.E., Ak., CPA dengan
                                                                                   No. 00430/2.1025/AU.1/02/       Wajar dalam
                            Publik Tanudiredja,      No. AP.0243, serta telah
             31 Des 2022                                                           0243-1/1/III/2023 tanggal 29    semua hal
                            Wibisana, Rintis &     terdaftar di OJK dengan No.
                                                                                   Maret 2023                      yang material
                            Rekan                    STTD.AP-98/PM.22/2018
                            Kantor Akuntan        Yusron, S.E., Ak., CPA dengan    No.
                                                                                                                   Wajar dalam
                            Publik Tanudiredja,      No. AP.0243, serta telah      00318/2.1025/AU.1/02/0243-
             31 Des 2023                                                                                           semua hal
                            Wibisana, Rintis &     terdaftar di OJK dengan No.     2/1/III/2024 tanggal 21 Maret
                                                                                                                   yang material
                            Rekan                    STTD.AP-98/PM.22/2018         2024
                            Kantor Akuntan           Tombang Lumban Gaol
                            Amir Abadi Jusuf,       dengan No. AP.0965, serta                                      Wajar dalam
                                                                                   No. R/024.ARC/tlg/2024
             30 Juni 2024   Aryanto, Mawar &      telah terdaftar di OJK dengan                                    semua hal
                                                                                   tanggal 28 Agustus 2024
                            Rekan                         No. STTD.KAP-                                            yang material
                                                        00012/PM.22/2017
            Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Audit MBAP

         b. Laporan Tahunan MBAP untuk tahun 2023;
         c. Proforma Laporan Keuangan per 30 Juni 2024 yang disiapkan oleh Manajemen MBAP;
         d. Proyeksi keuangan MBAP sebelum dan setelah adanya Rencana Transaksi selama 5 (lima)
            tahun yang disiapkan oleh Manajemen MBAP;
         e. Legalitas perusahaan dan perijinan terkait;
         f. Draf Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham MBAP kepada MMSR;
         g. Surat izin (Permit) PLN Batch Juli 2024 untuk beberapa perusahaan yang menjadi calon
            pelanggan MMSR ;
         h. Dokumen-dokumen lain yang terkait dengan Rencana Transaksi;
         i. Diskusi dengan Manajemen MBAP; dan
         j. Informasi lainnya yang didapat dari berbagai pencarian di S&P Capital IQ, Bursa Efek
            Indonesia, Bank Indonesia dan Website terkait dengan industri yang menunjang analisis.



1.11.2   Prosedur

         Dalam melakukan Rencana Transaksi ini, MBAP telah mempertimbangkan berbagai faktor-faktor
         yang terkait sebelum memutuskan untuk melakukan Rencana Transaksi Afiliasi ini. Beberapa
         tahun terakhir MBAP dan Entitas Anak melakukan sejumlah aksi korporasi. Sebagai bentuk
         komitmen dan sesuai dengan visi dan misi dari MBAP untuk menjaga keberlangsungan bisnis
         MBAP dan Entitas Anak, maka MBAP membantu MMSR dalam melaksanakan konstruksi proyek
         PLTS Atap serta merealisasikan izin yang telah diberikan oleh PLN.

         Rencana Transaksi akan memberikan dampak positif terhadap kepentingan pemegang saham,
         mengingat kontribusi pendapatan lain-lain atas tambahan pendapatan MMSR yang diperoleh
         dari proyek-proyek PLTS Atap oleh MMSR selaku anak perusahaan MBAP akan memperbaiki
         kinerja keuangan MBAP secara konsolidasi. Kebutuhan pinjaman juga telah diproyeksikan dari
         kebutuhan MMSR.

         MMSR membutuhkan dana dari Pemegang Sahamnya, untuk membiayai kebutuhan capex
         proyek-proyek solar PV yang sudah mendapatkan persetujuan PLN pada pengajuan kuota di Juli
         2024.




                                                                                                                   Halaman - 12
Page 24
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



         Dengan adanya Rencana Transaksi ini, berdasarkan aspek komersial diharapkan MMSR dapat
         memberikan pengembalian yang ditetapkan oleh pemegang saham melalui bidang usahanya
         sebagai Pengembang PLTS.



1.12   Informasi Terkait Inspeksi terhadap Objek Pendapat Kewajaran

       Berdasarkan surat tugas No. ST.Y&R-00/BS/MBAP/XI/2024/RY/0090 tanggal 21 November 2024,
       kami melaksanakan inspeksi lapangan pada:

        Hari / Tanggal     :   Jum’at / 22 November 2024
        Lokasi             :   Grha Baramulti
                               Komp. Harmoni Plaza Blok A-8, Jalan Suryopranoto No. 2
                               Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir
                               Jakarta Pusat - 10130
        Tim Survey         :   -   Nisa Iksi Rosa

        Pendamping         :   -   Lita Nadira Oktaviani
                               -   Jacky
                               -   Chandra Lautan

       Adapun dokumentasi terkait hasil pelaksanaan inspeksi lapangan adalah sebagai berikut:




                          Kantor MBAP                                      Ruang Kerja MBAP




                         Kantor MMSR                                       Ruang Kerja MMSR




                                                                                              Halaman - 13
Page 25
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



       Berdasarkan hasil diskusi dengan Manajemen MBAP dan MMSR diketahui bahwa:

        1.   MBAP dan MASDAR adalah pemegang saham MMSR dengan kepemilikan masing-masing
             sebanyak 52,50% dan 47,50%.
        2.   MBAP akan memberikan pinjaman pemegang saham kepada MMSR dengan plafond sebesar
             Rp460.000.000.000,- atau setara dengan USD28,059,046 (dengan kurs JISDOR per 28 Juni 2024
             sebesar Rp16.394) untuk 100% kebutuhan pendanaan Capex proyek-proyek PLTS Atap yang
             telah mendapatkan persetujuan PLN pada pengajuan kuota di bulan Juli 2024
             (”Pinjaman Pemegang Saham”), dengan tanggal jatuh tempo tempo pada tanggal 6 Januari
             2026 (”Tanggal Jatuh Tempo”).
        3.   Biaya bunga yang dikenakan adalah 9,60% p.a. dan penarikan pinjaman dapat dilakukan
             secara bertahap sesuai dengan kebutuhan konstruksi masing-masing proyek.
       4.    MMSR akan melakukan peningkatan modal dasar dari semula Rp250.000.000.000 (dua ratus
             lima puluh miliar Rupiah) terbagi atas 250.000 (dua ratus lima puluh ribu) lembar saham
             menjadi sebesar Rp623.000.000.000 (enam ratus dua puluh tiga miliar Rupiah) terbagi atas
             623.000 (enam ratus dua puluh tiga ribu) lembar saham.
       5.    MASDAR akan memberikan pinjaman pemegang saham atau melakukan setoran modal
             sebesar 47,50% dari Pinjaman Pemegang Saham dan bunganya menjadi tambahan
             kepemilikan saham di MMSR dan MMSR akan melakukan pengembalian 47,50% dari Pinjaman
             Pemegang Saham dan bunganya kepada MBAP menggunakan dana yang diberikan oleh
             MASDAR tersebut.
       6.    Dalam hal MMSR berhasil memenuhi kewajiban pembayaran ke MBAP pada Tanggal Jatuh
             Tempo, dan tidak ada peningkatan modal disetor dan ditempatkan di MMSR, maka modal
             dasar MMSR akan kembali menjadi Rp250.000.000.000 (dua ratus lima puluh miliar Rupiah),
             terbagi atas 250.000 (dua ratus lima puluh ribu) lembar saham.
       7.    Dalam hal MSMR gagal memenuhi kewajiban pembayaran ke MBAP pada Tanggal Jatuh
             Tempo dan MASDAR tidak melakukan penyertaan modal kepada MMSR (dalam bagian
             kontribusi ekuitas MASDAR, yakni sebesar 47,5% dari seluruh tunggakan Pinjaman Pemegang
             Saham) paling lambat pada Tanggal Jatuh Tempo, maka MASDAR memberikan kuasa kepada
             MBAP untuk melakukan konversi atas Pinjaman Pemegang Saham tertunggak beserta
             bunganya menjadi tambahan kepemilikan saham MBAP di MMSR.
        8.   Setoran modal ini diasumsikan menggunakan nilai nominal (par value). Apabila dalam
             pelaksanaannya akan dibutuhkan analisa dan pemenuhan peraturan lebih lanjut, maka MBAP
             akan melakukan pemenuhan peraturan yang dipersyaratkan.


1.13   Ruang Lingkup

       Ruang lingkup yang digunakan dalam penyusunan laporan ini mengacu pada Peraturan Otoritas
       Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
       Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35 Tahun 2020”) dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
       Republik Indonesia No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
       Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“SEOJK 17 Tahun 2020”). Dimana untuk transaksi pinjaman
       pemegang saham, Penilai Bisnis wajib memperhatikan analisis sebagai berikut:

        •    Besaran dana dari objek Rencana Transaksi;
        •    Dampak keuangan dari Rencana Transaksi terhadap kepentingan MBAP;
        •    Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen MBAP terkait dengan Rencana
             Transaksi terhadap kepentingan pemegang saham.

       Dalam melakukan analisis sebagaimana dimaksud di atas, Penilai Bisnis wajib memperhatikan hal
       metode dan pendekatan sebagai berikut:

        •    Analisis atas Rencana Transaksi terkait dengan latar belakang, dasar, objek, sumber dana dan
             pertimbangan bisnis yang digunakan oleh MBAP;


                                                                                             Halaman - 14
Page 26
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        •   Identifikasi dan hubungan antara pihak dalam hal Rencana Transaksi;
        •   Analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati oleh pihak dalam Rencana Transaksi;
        •   Analisis likuiditas dari Rencana Transaksi;
        •   Analisis manfaat dan risiko dari Rencana Transaksi;
        •   Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi;
        •   Analisis kewajaran nilai dari Rencana Transaksi yang akan dilaksanakan; dan
        •   Analisis Kelayakan rencana penggunaan dana atas Rencana Transaksi antara lain;
             a) Analisis kelayakan investasi
             b) Analisis kelayakan pelunasan utang; dan
             c) Analisis atas faktor lain yang relevan.



1.14   Asumsi dan Kondisi Pembatas

       Asumsi

       Beberapa asumsi yang digunakan dalam penyusunan pendapat kewajaran ini adalah:

        •   Y&R menghasilkan Laporan Pendapat Kewajaran yang bersifat non-disclaimer opinion.
        •   Y&R telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
            penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran.
        •   Dalam menyusun laporan ini, Y&R mengandalkan keakuratan dan kelengkapan informasi
            yang disediakan oleh MBAP dan atau data/informasi yang tersedia untuk publik dan informasi
            lainnya serta penelitian yang Y&R anggap relevan.
        •   Pemberi tugas menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut penugasan
            pendapat kewajaran telah diungkapkan seluruhnya kepada Y&R dan tidak ada pengurangan
            atas fakta-fakta yang penting.
        •   Y&R menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah adanya Rencana Transaksi serta
            proforma laporan keuangan yang disampaikan oleh MBAP dengan mencerminkan kewajaran
            proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
        •   Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia,
            yang dapat mempengaruhi operasional MBAP.
        •   Y&R bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang dihasilkan.
        •   Y&R telah memperoleh informasi atas status hukum objek pendapat kewajaran dari pemberi
            tugas.
        •   Laporan Pendapat Kewajaran ini ditujukan hanya untuk memenuhi kepentingan Pasar Modal
            dan pemenuhan aturan OJK.
        •   Laporan Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian,
            kondisi umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan
            Rencana Transaksi pada tanggal pendapat ini diterbitkan.
        •   Y&R mengasumsikan bahwa MBAP merupakan perusahaan yang berkelanjutan usahanya
            dimasa mendatang dan dikelola oleh manajemen yang profesional dan kompeten, maka
            premis yang digunakan untuk penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah premis
            going concern.
        •   Dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini, Y&R menggunakan beberapa asumsi,
            seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban MBAP dan semua pihak yang terlibat
            dalam Rencana Transaksi serta keakuratan informasi mengenai Rencana Transaksi yang
            diungkapkan oleh manajemen MBAP.
        •   Laporan Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan
            sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya
            secara utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
            menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran. Penyusunan Laporan
            Pendapat Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat
            dilakukan melalui analisis yang tidak lengkap.



                                                                                              Halaman - 15
Page 27
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        •   Y&R juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Laporan Pendapat Kewajaran ini
            sampai dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang
            berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan
            Laporan Pendapat Kewajaran ini. Kami tidak bertanggungjawab untuk menegaskan kembali
            atau melengkapi, memutakhirkan (update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi
            dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal pendapat kewajaran ini.

       Batasan-batasan dalam pelaksanaan penugasan ini adalah:

        •   Y&R tidak melakukan proses due diligence terhadap entitas atau pihak-pihak yang melakukan
            Rencana Transaksi.
        •   Dalam melaksanakan analisis, Y&R mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
            kehandalan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain
            yang diberikan kepada Y&R oleh MBAP atau yang tersedia secara umum yang pada
            hakekatnya adalah benar, lengkap dan tidak menyesatkan, dan Y&R tidak bertanggung jawab
            untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Y&R juga
            bergantung kepada jaminan dari manajemen MBAP bahwa mereka tidak mengetahui
            fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan menjadi tidak lengkap atau
            menyesatkan.
        •   Analisis dalam Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini dipersiapkan
            menggunakan data dan informasi sebagaimana diungkapkan diatas. Segala perubahan atas
            data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat Y&R secara material.
            Oleh karenanya, Y&R tidak bertanggungjawab atas perubahan kesimpulan terhadap Laporan
            Pendapat Kewajaran ini dikarenakan adanya perubahan data dan informasi tersebut.
        •   Y&R tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi ini.
            Jasa-jasa yang diberikan kepada MBAP dalam kaitan dengan Rencana Transaksi ini hanya
            merupakan pemberian Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dan bukan jasa-jasa
            akuntansi, audit, atau perpajakan. Y&R tidak melakukan penelitian atas keabsahan Rencana
            Transaksi dari aspek hukum dan implikasi aspek perpajakan dari Rencana Transaksi tersebut.
        •   Pekerjaan yang berkaitan dengan Rencana Transaksi ini tidak merupakan dan tidak dapat
            ditafsirkan dalam bentuk apapun, sebagai suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan
            prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
            dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan,
            atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, Y&R tidak
            mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan
            menganalisa suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya diluar Rencana Transaksi dan mungkin
            tersedia untuk MBAP serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap Rencana
            Transaksi ini.



1.15   Konfirmasi Bahwa Objek Pendapat Kewajaran Tidak Sedang atau Telah Dinilai Dalam Jangka
       Waktu Tidak Lebih dari 2 (Dua) Bulan

       MBAP menjamin untuk memberikan konfirmasi bahwa objek pendapat kewajaran tidak sedang
       atau telah dinilai oleh Penilai Publik lainnya untuk maksud, tujuan, pengguna laporan dan tanggal
       pendapat kewajaran yang sama atau berdekatan (dalam jangka waktu tidak lebih dari dua bulan).

       Bahwa Penilai dibebaskan dari segala bentuk tuntutan/klaim, gugatan ganti rugi yang mungkin
       timbul dari pihak ketiga atau pihak lainnya atas konfirmasi objek pendapat kewajaran yang tidak
       benar dari MBAP dan MBAP akan bertanggung jawab atas segala kerugian dan/atau kewajiban yang
       dialami oleh Penilai dan Y&R.




                                                                                            Halaman - 16
Page 28
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



1.16   Penjelasan Mengenai Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapat Kewajaran

       Berdasarkan informasi dari manajemen, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat
       Kewajaran.




                                                                                         Halaman - 17
Page 29
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



2     TINJAUAN DAN ANALISIS RENCANA TRANSAKSI

2.1    Latar Belakang Rencana Transaksi

       MBAP merupakan perusahaan pertambangan batubara dengan wilayah izin usaha pertambangan
       di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Pada tahun 2023, MBAP memiliki wilayah izin
       usaha pertambangan batubara seluas total 1.736,25 hektar dengan realisasi produksi batubara
       sebesar 3,19 juta ton dengan kapasitas maksimum produksi batubara rata-rata sebesar 5.000.000
       MT/tahun.

       MBAP menjalankan usahanya bersama dengan beberapa Entitas Anak, baik melalui kepemilikan
       langsung maupun tidak langsung, serta melalui skema ventura bersama. MMSR merupakan
       perusahaan patungan antara MBAP dan MASDAR, dengan kepemilikan saham masing-masing
       sebesar 52,50% dan 47,50%. MMSR bergerak dalam sektor pengembangan Pembangkit Listrik
       Tenaga Surya (“PLTS”), khususnya melalui skema penyewaan PLTS Atap di Indonesia. MMSR telah
       memperoleh Izin Usaha No. 0220207260244 yang diterbitkan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan
       Koordinasi Penanaman Modal pada tanggal 23 Desember 2022.

       Dalam rangka mendukung ekspansi dan pengembangan proyek-proyek PLTS Atap yang telah
       mendapatkan persetujuan dari PLN pada pengajuan kuota di bulan Juli 2024, MMSR memerlukan
       pendanaan tambahan dari pemegang saham, yaitu untuk membiayai kebutuhan capital expenditure
       (“capex”) proyek-proyek PLTS Atap tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut, MASDAR sebagai
       salah satu pemegang saham MMSR, mengajukan permintaan kepada MBAP untuk memberikan
       pinjaman pemegang saham, mengingat MASDAR memerlukan jangka waktu yang lebih lama untuk
       memperoleh persetujuan internal, yang akan menyebabkan panjangnya proses pemenuhan
       kebutuhan dana serta keterlambatan pelaksanaan proyek bagi MMSR.

       Sebagai respons terhadap situasi ini dan sebagai bagian dari komitmen MBAP dalam menjaga
       keberlangsungan bisnis serta mendukung kegiatan usaha Entitas Anak, MBAP, selaku pemegang
       saham mayoritas di MMSR, telah menyatakan kesediaannya untuk memberikan Pinjaman
       Pemegang Saham guna membiayai kebutuhan capex pada proyek PLTS yang telah disetujui oleh
       PLN. Pernyataan kesediaan tersebut dituangkan dalam bentuk Draft Perjanjian Pinjaman
       Pemegang Saham antara MBAP dan MMSR untuk dapat diproses lebih lanjut.



2.2    Objek Rencana Transaksi

       Objek Rencana Transaksi adalah Pinjaman Pemegang Saham dari MBAP kepada MMSR, anak
       perusahaan dari MBAP, sesuai yang tertuang pada Draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham
       antara MBAP dan MMSR.



2.3    Dasar Rencana Transaksi

       Dasar Rencana Transaksi ini adalah Draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham antara MBAP dan
       MMSR.



2.4    Besaran Dana Rencana Transaksi

       Besaran nilai pinjaman berdasarkan Draf Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham antara MBAP dan
       MMSR didasarkan pada kebutuhan capex proyek-proyek solar PV yang sudah mendapatkan
       persetujuan PLN pada pengajuan kuota di Juli 2024. MBAP selaku pemegang saham mayoritas
       MMSR dengan ini menyetujui pemberian Pinjaman Pemegang Saham kepada MMSR dengan plafon



                                                                                        Halaman - 18
Page 30
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



       jumlah pinjaman sebesar Rp460.000.000.000,- atau setara dengan USD28,059,046 (dengan kurs
       JISDOR per 28 Juni 2024 sebesar Rp16.394). Jumlah tersebut ditentukan berdasarkan perkiraan
       kebutuhan dana yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan capex proyek-proyek PLTS Atap.



2.5    Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen MBAP

       Dalam proses perencanaan dan pelaksanaan Rencana Transaksi, Manajemen MBAP telah
       mempertimbangkan beberapa faktor penting yang diyakini akan memberikan manfaat strategis
       baik bagi MBAP maupun MMSR, antara lain:

        1.   Hubungan keahlian dan koordinasi internal: MMSR merupakan entitas anak dari MBAP, yang
             memungkinkan adanya komunikasi yang lebih efektif dan efisien dalam proses pengambilan
             keputusan terkait kerjasama dan pengelolaan proyek. Hal ini akan mempermudah koordinasi
             antar pihak terkait dalam merancang dan melaksanakan kebijakan strategis, serta
             mempercepat pelaksanaan proyek-proyek yang sedang berjalan.

        2.   Dukungan terhadap pengembangan proyek PLTS Atap: MBAP, dengan memberikan pinjaman
             pemegang saham kepada MMSR, akan turut mendukung proses konstruksi proyek PLTS Atap
             yang memiliki aspek komersial yang menarik. Proyek ini diharapkan mampu memberikan
             pengembalian investasi yang sesuai dengan harapan pemegang saham, sekaligus berpotensi
             untuk meningkatkan kinerja keuangan MBAP secara konsolidasi, mengingat kontribusi positif
             MMSR terhadap kinerja keuangan perusahaan induk.

        3.   Realisasi izin dari PLN: Dengan adanya izin yang telah diberikan oleh PLN untuk
             pengembangan proyek PLTS Atap, MBAP melihat hal ini sebagai peluang untuk merealisasikan
             potensi proyek tersebut. Pembiayaan yang diberikan akan memastikan bahwa MMSR dapat
             melanjutkan konstruksi dan operasionalisasi proyek sesuai dengan ketentuan yang berlaku,
             serta memanfaatkan izin yang telah diperoleh untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

       Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, Manajemen MBAP meyakini bahwa Rencana
       Transaksi ini tidak hanya akan memberikan manfaat jangka pendek dalam hal pendanaan dan
       pengelolaan proyek, tetapi juga akan memperkuat posisi MBAP di pasar energi terbarukan dalam
       jangka panjang.



2.6    Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi

       Berikut adalah ringkasan Draf Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham antara MBAP dan MMSR, yang
       digunakan sebagai dasar untuk kepentingan Rencana Transaksi:

        Para Pihak           MBAP (selanjutnya disebut “Kreditur”); dan
                             MMSR (selanjutnya disebut “Debitur”).

                             Kreditur dan Debitur secara individual disebut “Pihak” dan secara kolektif
                             disebut “Para Pihak”.

                             Para Pihak terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut :
                              A. Bahwa, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham
                                   Perubahan Anggaran Dasar No. 2 Tanggal 03 September 2024 yang
                                   telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
                                   Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat
                                   Keputusannya         tanggal      09        September      2024




                                                                                            Halaman - 19
Page 31
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                                  No. AHU-0056918.AH.01.02.TAHUN 2024, susunan pemegang saham
                                  Debitur sebagai berikut:
                                   - Kreditur memiliki 81.855 (delapan puluh satu ribu delapan ratus
                                       lima puluh lima) lembar saham, dengan nilai nominal seluruhnya
                                       sebesar Rp81.855.000.000,- (delapan puluh satu miliar delapan
                                       ratus lima puluh lima juta Rupiah) atau sebesar 52,5% (lima puluh
                                       dua koma lima persen) dari jumlah keseluruhan saham yang
                                       telah disetor penuh dalam Debitur;
                                   - Masdar Indonesia Solar Holdings RSC Limited (“MASDAR”)
                                       memiliki 74.060 (tujuh puluh empat ribu enam puluh) lembar
                                       saham,     dengan      nilai    nominal    seluruhnya     sebesar
                                       Rp74.060.000.000,- (tujuh puluh empat miliar enam puluh juta
                                       Rupiah) atau sebesar 47,5% (empat puluh tujuh koma lima
                                       persen) dari jumlah keseluruhan saham yang telah disetor penuh
                                       dalam Debitur;
                               B. Bahwa, Debitur membutuhkan dana dari Pemegang Saham Debitur,
                                  untuk membiayai kebutuhan CAPEX proyek solar PV (“Proyek”) sesuai
                                  dengan surat permohonan Debitur No. 321b/DIR-MMSR/LEG/IX/2024
                                  tertanggal 25 September 2024 (“Surat Permohonan Debitur”).
                               C. Bahwa terkait Surat Permohonan Debitur, MASDAR menyatakan
                                  bahwa MASDAR memerlukan jangka waktu yang lebih lama untuk
                                  persetujuan internal untuk memenuhi permintaan yang diajukan
                                  Debitur, dibandingkan dengan timeline yang diberikan oleh Debitur
                                  untuk mendanai Proyek; oleh karena itu, MASDAR telah meminta
                                  Kreditur, sebagai pemegang saham mayoritas Debitur untuk
                                  memberikan permohonan dana yang diajukan oleh Debitur, guna
                                  mendukung operasional Debitur dalam bentuk Pinjaman Pemegang
                                  Saham sesuai dengan ketentuan Perjanjian ini, sebagaimana tertuang
                                  dalam     Surat     MASDAR       No.    CE-L-LD-24-33276     tertanggal
                                  05 Desember 2024 (“Surat Permohonan MASDAR”).
                               D. Bahwa, Kreditur selaku pemegang saham mayoritas Debitur, bersedia
                                  untuk menyediakan Pinjaman Pemegang Saham untuk memenuhi
                                  kebutuhan CAPEX guna membiayai Proyek, termasuk untuk
                                  memenuhi kontribusi dana MASDAR kepada Debitur.
                               E. Bahwa, sehubungan dengan Surat Permohonan MASDAR dan
                                  pelaksanaan Perjanjian ini, Debitur telah mendapatkan persetujuan
                                  secara tertulis dari para Pemegang Saham Debitur sebagaimana
                                  tertuang     dalam      Keputusan      Sirkuler  Pemegang        Saham
                                  No. 436/DIR-MMSR/LEG/XII/2024 tertanggal 06 Desember 2024.
                               F. Bahwa, Para Pihak bersepakat untuk mengadakan dan
                                  menandatangani Perjanjian ini dengan itikad baik dan saling
                                  menguntungkan.

        Fasilitas            Kreditur dengan ini menyetujui untuk memberikan pinjaman kepada
        Pinjaman             Debitur dengan plafon jumlah pinjaman sampai dengan sebesar
                             Rp460.000.000.000,- (empat ratus enam puluh miliar Rupiah) (selanjutnya
                             disebut sebagai “Fasilitas Pinjaman”).

                             Para Pihak telah sepakat bahwa seluruh biaya yang timbul berkaitan dengan
                             Fasilitas Pinjaman tersebut akan menjadi tanggung jawab Debitur, termasuk
                             namun tidak terbatas pada Bunga, pajak atas Bunga, biaya untuk
                             menyiapkan laporan keuangan Debitur yang diaudit, laporan opini
                             kewajaran, dan biaya notaris (”Biaya”) yang dibutuhkan terkait pelaksanaan
                             Perjanjian ini.



                                                                                              Halaman - 20
Page 32
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)




                             Fasilitas Pinjaman akan ditransfer secara bertahap paling lambat 2 (dua)
                             hari kerja ke rekening yang ditentukan oleh Debitur, setelah Debitur
                             mengajukan surat permohonan pencairan dana kepada Kreditur dan
                             Investment Note telah ditandatangani oleh Pemegang Saham. Fasilitas
                             Pinjaman akan dianggap telah dicairkan dan diterima oleh Debitur apabila
                             Fasilitas Pinjaman telah berhasil dipindahbukukan ke rekening bank yang
                             ditentukan oleh Debitur.



        Jangka    Waktu      Para Pihak dengan ini bersepakat bahwa Jangka Waktu Fasilitas Pinjaman
        Fasilitas            yang diberikan oleh Kreditur kepada Debitur ditetapkan jatuh tempo pada
        Pinjaman             tanggal 6 Januari 2026 (selanjutnya disebut “Tanggal Jatuh Tempo”).

                             Para Pihak sepakat bahwa Debitur wajib melakukan pengembalian atas
                             Fasilitas Pinjaman kepada Kreditur beserta Bunga dan seluruh Biaya yang
                             muncul sehubungan dengan Fasilitas Pinjaman pada atau sebelum Tanggal
                             Jatuh Tempo atau pada saat diakhirinya Perjanjian ini (sesuai dengan
                             ketentuannya), secara penuh dan sekaligus, yang mana yang lebih dahulu
                             tercapai.

        Bunga                Para Pihak telah sepakat bahwa Bunga atas Fasilitas Pinjaman adalah
                             sebesar 9,60% (sembilan koma enam puluh persen) per tahun (“Bunga”)
                             dari nilai tertunggak atas Fasilitas Pinjaman. Debitur bertanggungjawab atas
                             kewajiban pembayaran Bunga kepada Kreditur terhitung sejak tanggal
                             Fasilitas Pinjaman telah berhasil dipindahbukukan ke rekening bank yang
                             ditentukan oleh Debitur, sampai dengan setelah dilakukannya pelunasan
                             atas Fasilitas Pinjaman dengan cara yang telah disepakati berdasarkan
                             Perjanjian ini.

        Pajak dan Biaya      Debitur berkewajiban untuk menanggung seluruh kewajiban perpajakan
        Terkait Lainnya      yang timbul atas Pinjaman Pemegang Saham sesuai dengan Perjanjian ini
                             (termasuk pajak atas Bunga).

                             Bunga dan seluruh Biaya yang terkait dengan Fasilitas Pinjaman dan/atau
                             Perjanjian ini akan ditanggung sepenuhnya oleh Debitur.

        Pembayaran           Pembayaran sebelum Tanggal Jatuh Tempo diperkenankan dan tidak akan
        Kembali              dikenakan denda.

                             Bagian dari Pinjaman Pemegang Saham yang telah dibayarkan kepada
                             Kreditur tidak dapat ditarik kembali oleh Debitur.

                             Pada Tanggal Jatuh Tempo, Debitur berkewajiban untuk melakukan
                             pengembalian kepada Kreditur, atas Fasilitas Pinjaman beserta Bunga dan
                             Biaya terkait lainnya yang timbul atas pelaksanaan Perjanjian ini yang
                             tertunggak. Atas pengembalian tersebut diatas, akan memberikan tanda
                             bukti pelunasan Pinjaman kepada Debitur yang akan disampaikan dalam
                             jangka waktu paling lambat 7 (tujuh) hari kalender setelah dilakukannya
                             pembayaran kembali tersebut di atas.
                             Apabila sampai dengan Tanggal Jatuh Tempo, masih terdapat Fasilitas
                             Pinjaman (beserta Bunga dan Biaya terkait lainnya yang timbul atas
                             pelaksanaan Perjanjian ini) yang belum dilunasi oleh Debitur, dan/atau




                                                                                              Halaman - 21
Page 33
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                             terjadi pelanggaran Debitur atas salah satu atau lebih ketentuan material di
                             dalam Perjanjian ini, maka:
                              - Debitur dengan ini menjamin kepada Kreditur untuk memastikan
                                 perubahan/konversi seluruh Fasilitas Pinjaman dan Bunga dan semua
                                 Biaya terkait lainnya yang timbul atas pelaksanaan Perjanjian ini) untuk
                                 selanjutnya dirubah menjadi setoran modal Kreditur pada Debitur;
                              - Sehubungan dengan perubahan/konversi Fasilitas Pinjaman (termasuk
                                 Bunga dan Biaya terkait lainnya yang timbul sehubungan dengan
                                 pelaksanaan Perjanjian ini) untuk selanjutnya dirubah menjadi setoran
                                 modal Kreditur pada Debitur sebagaimana dimaksud dalam
                                 Pasal 5.4.1 di atas, MASDAR selaku salah satu pemegang saham Debitur,
                                 dengan ini menyatakan persetujuannya dan menyatakan tidak ada
                                 keberatan atas dampak perubahan/konversi tersebut;
                              - Terkait konversi Fasilitas Pinjaman tersebut, Debitur berkewajiban
                                 untuk mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dalam
                                 jangka waktu paling lambat 7 (tujuh) hari kalender setelah lewatnya
                                 Tanggal Jatuh Tempo, dengan agenda penerbitan lembaran saham
                                 baru;
                              - Kreditur dan Debitur telah sepakat bahwa dalam hal terjadi konversi
                                 atas Fasilitas Pinjaman termasuk Bunga dan Biaya terkait lainnya
                                 sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian ini), menjadi setoran
                                 modal, maka konversi per lembar saham akan dilakukan dengan
                                 mempergunakan nilai nominal, sebagaimana tercantum dalam
                                 Anggaran Dasar Debitur (par value);
                              - Apabila oleh karena salah satu sebab dan/atau hal lainnya, Bunga dan
                                 Biaya terkait lainnya sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian ini),
                                 yang belum dapat dikonversi sekaligus pada jangka waktu
                                 Pasal 5.4.3 tersebut diatas, maka Debitur wajib untuk memastikan agar
                                 konversi atas bagian yang belum terselesaikan tersebut, untuk
                                 dituangkan dalam bentuk Akta Notaris dan mendapatkan persetujuan
                                 dan/atau surat penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum dan
                                 Hak Asasi Manusia,paling lambat sampai dengan 31 Maret 2026.

        Pilihan Hukum           1.   Perjanjian ini wajib ditafsirkan dan tunduk pada peraturan
        dan                          perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
        Penyelesaian            2.   Setiap dan semua sengketa, perbedaan pendapat dan perselisihan
                                     di antara Para Pihak sehubungan dengan Perjanjian ini, sepanjang
                                     dimungkinkan akan diselesaikan secara musyawarah untuk
                                     mencapai kata mufakat di antara Para Pihak.
                                3.   Apabila penyelesaian secara musyawarah sebagaimana diatur
                                     dalam Pasal 10.2. di atas tidak dapat dicapai, setiap dan semua
                                     sengketa, perbedaan dan perselisihan pendapat yang timbul atau
                                     berkenaan dengan Perjanjian ini atau pelaksanaannya akan
                                     diselesaikan melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) yang
                                     beralamat     di     Jalan   Mampang        Prapatan      No.     2,
                                     Jakarta 12760, Indonesia sesuai ketentuan dan prosedur BANI dan
                                     keputusannya mengikat sebagai keputusan dalam tingkat pertama
                                     dan terakhir.




                                                                                              Halaman - 22
Page 34
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



2.7    Analisis Likuiditas dari Rencana

       Rencana transaksi antara MBAP dan MMSR yang melibatkan pinjaman pemegang saham dengan
       plafon hingga Rp460.000.000.000,- bertujuan untuk membiayai sebagian besar kebutuhan capex
       proyek-proyek PLTS Atap yang telah disetujui oleh PLN. Meskipun Rencana Transaksi ini
       memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, analisis likuiditas perlu dilakukan untuk memastikan
       bahwa baik MBAP sebagai pemberi pinjaman maupun MMSR sebagai penerima pinjaman dapat
       memenuhi kewajiban keuangan mereka tanpa menghadapi permasalahan likuiditas.

       1.   Sumber Pembayaran Pinjaman oleh MMSR
            Sebagai debitur, MMSR akan membayar kembali pinjaman beserta bunga untuk porsi
            kepemilikan MASDAR dan biaya terkait sesuai dengan jangka waktu yang disepakati melalui
            kontribusi pinjaman pemegang saham maupun setoran modal dari MASDAR guna menjaga
            porsi kepemilikan MASDAR di MMSR. Sementara itu pinjaman beserta bunga untuk porsi
            kepemilikan MBAP akan dikonversi menjadi setoran modal MBAP guna menjada porsi
            kepemilikan MBAP di MMSR.

       2.   Kemampuan MBAP untuk Menyediakan Pinjaman
            Sebagai pemberi pinjaman, MBAP telah memastikan bahwa ia memiliki likuiditas yang cukup
            untuk memberikan pinjaman sebesar Rp460.000.000.000,-. dan memastikan arus kas yang
            tersedia sebelum menyetujui pemberian pinjaman.

       3.   Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan MBAP
            Sebagai pemegang saham mayoritas MMSR, MBAP perlu mempertimbangkan dampak jangka
            panjang dari pinjaman ini terhadap posisi keuangan dan likuiditasnya. Pinjaman ini tidak hanya
            memberikan potensi pengembalian investasi melalui bunga atau konversi saham, tetapi juga
            dapat meningkatkan eksposur MBAP terhadap kinerja proyek PLTS Atap sebagai bentuk
            diversifikasi usaha MBAP.



2.8    Analisis Manfaat dan Risiko

       Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi, maka diharapkan MBAP dapat memperoleh beberapa
       manfaat diantaranya:
         1. MBAP diharapkan dapat memperoleh kontribusi pendapatan tambahan dari proyek-proyek
            PLTS Atap yang dibiayai melalui pinjaman pemegang saham, serta akan meningkatkan
            pendapatan lain-lain pada laporan keuangan MBAP.
         2. Pembiayaan proyek PLTS Atap membuka sumber pendapatan baru yang lebih beragam bagi
            MBAP, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di sektor energi terbarukan, yang memiliki
            potensi pertumbuhan jangka panjang.
         3. Keberhasilan proyek dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasi MBAP,
            memperbesar laba dan meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan.

       Risiko yang berkenaan dengan Rencana Transaksi ini adalah:
          1. Risiko kegagalan MMSR dalam menyelesaikan proyek PLTS Atap sesuai jadwal atau kualitas
              yang diharapkan, dapat mempengaruhi pengembalian investasi dan pendapatan yang
              direncanakan.
          2. Jika proyek PLTS Atap mengalami keterlambatan atau kesulitan teknis, hal ini dapat
              memperlambat aliran pendapatan dan mempengaruhi kemampuan MMSR dalam
              memberikan pengembalian investasi kepada MBAP.




                                                                                              Halaman - 23
Page 35
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



2.9      Sumber Dana Rencana Transaksi

         Sumber dana Rencana Transaksi berupa pinjaman pemengang saham kepada MMSR adalah kas
         yang dimiliki MBAP.



2.10     Pihak-Pihak Dalam Rencana Transaksi

2.10.1    Pihak Penerima Pinjaman “Debitur”

          PT Masdar Mitra Solar Radiance (“MMSR”)

          Sejarah Singkat

          MMSR didirikan berdasarkan akta Notaris Irma Bonita, SH. No. 02 tanggal 03 Maret 2016 dengan
          nama PT Cipta Tenaga Surya yang berkedudukan di Kota Administratif Jakarta Pusat. Anggaran
          Dasar MMSR telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir berdasarkan Akta
          Notaris No. 2 tanggal 03 September 2024 oleh Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn., mengenai
          perubahan modal ditempatkan/disetor. Perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum
          dan Hak Asasi Manusia dalam Surat No. AHU-0056918.AH.01.02.TAHUN 2024 pada
          tanggal 09 September 2024.

          Kantor MMSR beralamat di Grha Baramulti Lantai 2, Komplek Harmoni Plaza Blok A – 8, Jalan
          Suryopranoto, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat - 10130.

          Aktivitas Usaha

          Berdasarkan Pasal 3 pada Akta Notaris Liestiani Wang, SH. No. 25 tanggal 21 Februari 2022 yang
          telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
          sebagaimana ternyata dalam Surat Keputusannya tanggal 21 Februari 2022 Nomor AHU-
          0012729.AH.01.02.TAHUN 2022, maksud dan tujuan dari MMSR adalah menjalankan usaha dalam
          bidang:

          a. Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mesin dan peralatan industri
             pengolahan
          b. Instalasi listrik
          c. Konstruksi bangunan sipil elektrikal
          d. Pembangkitan tenaga listrik
          e. Pengoperasoan instalasi penyediaan tenaga listrik

          Susunan Pemegang Saham

          Berdasarkan Akta No. 2 tanggal 03 September 2024 oleh Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn.,
          mengenai perubahan modal ditempatkan/disetor, rincian pemegang saham MMSR dan
          kepemilikan sahamnya masing-masing adalah sebagai berikut:

          Figur 5. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham MMSR
                  Pemegang Saham             Jumlah Saham        Jumlah Modal Saham        Persentase (%)

           PT Mitrabara Adiperdana Tbk               81.855               81.855.000.000              52,50
           Masdar Indonesia Solar Holdings
                                                     74.060               74.060.000.000              47,50
           RSC Limited
                        Jumlah                      155.915              155.915.000.000             100,00

          Sumber : Akta No. 2 tanggal 03 September 2024



                                                                                                  Halaman - 24
Page 36
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



         Pemegang saham mayoritas MMSR berdasarkan komposisi kepemilikan saham diatas adalah
         MBAP dengan kepemilikan sebesar 52,5%.

         Manajemen dan Sumber Daya Manusia

         Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar MMSR
         No. 37 tanggal 29 Mei 2024, susunan Dewan Komisaris dan Direksi MMSR adalah sebagai berikut:

         Dewan Komisaris

         Komisaris Utama            : Fatimah Mohamed Eid Almadhloum Alsuwaidi
         Komisaris                  : Yo Angela Soedjana
         Komisaris                  : Khoirudin
         Komisaris                  : Siddarth Nath

         Direksi

         Direktur Utama             : Widyatama D. Saptodewo
         Direktur                   : Hans Kartika Putra
         Direktur                   : Thiang Thai Wei



2.10.2   Pihak Pemberi Pinjaman “Kreditur”

         PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)

         Sejarah Singkat

         MBAP didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Mei 1992 berdasarkan Akta Notaris H.A.
         Kadir Usman, S.H. No. 34. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam
         Surat Keputusan No. C2-8887.HT.01.01.TH’92 tanggal 28 Oktober 1992. Anggaran Dasar MBAP
         telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir berdasarkan Akta No. 27 dari
         Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn., tanggal 28 Juni 2022, sehubungan dengan perubahan susunan
         dan kewenangan anggota Dewan Komisaris dan Direksi MBAP. Perubahan tersebut telah diterima
         oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat No. AHU-AH.01.09-0028425 pada
         tanggal 1 Juli 2022.

         Kantor pusat MBAP beralamat di Grha Baramulti, Jalan Suryopranoto No. 2, Komplek Harmoni
         Blok A-8, Jakarta Pusat. MBAP memiliki tambang batubara yang terletak di Kabupaten Malinau,
         Provinsi Kalimantan Utara. MBAP memulai tahap produksi pada tahun 2008.

         Aktivitas Usaha

         Berdasarkan Laporan Tahunan MBAP Tahun 2023, kegiatan usaha utama MBAP adalah:

         Pertambangan batubara, perdagangan besar bahan bakar padat, cair, dan gas serta produk yang
         berhubungan dengan itu, dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

         Susunan Pemegang Saham

         Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim MBAP per 30 Juni 2024, struktur
         permodalan MBAP adalah sebagai berikut:




                                                                                           Halaman - 25
Page 37
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Figur 6. Struktur Kepemilikan Saham MBAP
                                                      Saham
                                                                      Presentase                    Jumlah setara
                       Keterangan               ditempatkan dan                       Jumlah
                                                                    Kepemilikan (%)                 dalam Rupiah
                                                  disetor penuh
          PT Wahana Sentosa Cemerlang                736.363.152         60,00         6.461.654     73.636.315.200

          PT Wahana Batubara Indonesia               368.181.600         30,00         3.232.619     36.818.160.000

          Khoirudin (Direktur Utama)                   3.408.100          0,28           29.142        340.810.000

          Ir. Syadaruddin (Direktur)                       2.000          0,00                 17          200.000

          Yulius Leonardo (Direktur)                     184.000          0,01             1.611         18.400.000
          Masyarakat lainnya (dengan masing-
                                                     119.133.100          9,71         1.018.629     11.913.310.000
          masing kepemilikan di bawah 5%)
                         Jumlah                     1.227.271.952       100,00        10.743.672    122.727.195.200

        Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Interim MBAP per 30 Juni 2024

        Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim MBAP untuk periode yang berakhir per
        30 Juni 2024, pemegang saham mayoritas MBAP adalah WSC dengan kepemilikan sebesar
        60,00%.

        Manajemen dan Sumber Daya Manusia

        Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim MBAP untuk periode yang berakhir per
        30 Juni 2024, susunan Dewan Komisaris dan Direksi MBAP adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama                  : Drs. Doddy Sumantyawan Hadidojo Soedaryo
        Komisaris Independen             : Abdullah Fawzy Siddik

        Dewan Direksi
        Direktur Utama                   : Khoirudin
        Direktur                         : Dani Prastiadi
        Direktur                         : Helmy Paramaditya
        Direktur                         : Yulius Leonardo



2.11   Informasi Material Lainnya yang Diungkapkan

       Berdasarkan informasi dari manajemen, tidak ada informasi material lain yang belum diungkapkan
       terkait dengan Rencana Transaksi. Dengan ini Penilai meyakini bahwa informasi-informasi yang
       didapatkan dapat digunakan untuk analisis terkait pendapat kewajaran Rencana Transaksi.




                                                                                                     Halaman - 26
Page 38
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



3     ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF

3.1    Analisis Kualitatif

3.1.1 Struktur Perusahaan

       Sesuai Anggaran Dasar terakhir yang disahkan berdasarkan Berita Acara Rapat Tanggal 7 Juni 2022
       No. 8, kegiatan utama MBAP dan entitas anaknya mencakup pertambangan batubara,
       perdagangan besar bahan bakar padat, cair, dan gas produk yang berhubungan dengan itu, dan
       aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

       MBAP memiliki beberapa entitas anak dan perusahaan ventura (Joint Ventures). Berikut adalah
       struktur grup MBAP:

       Figur 7. Struktur Grup MBAP




       Sumber : Laporan Tahunan MBAP, 2023

       Pemegang saham mayoritas MBAP adalah WSC dengan kepemilikan sebesar 60,00% dan memiliki
       kepemilikan langsung pada beberapa entitas anak yaitu BDMS, PT Mitra Alam Bahari Sentosa
       (“MABS”), PT Mitra Malinau Energi (“MME”), masing-masing sebesar 99,99%, serta PT Masdar Mitra
       Solar Radiance (“MMSR”) sebesar 52,5%.

       Selain itu MBAP memiliki kepemilikan tidak langsung pada beberapa entitas yaitu MMM (melalui
       BDMS) sebesar 99,98%, PT Malinau Hijau Lestasi (“MHL”) (melalui MME) sebesar 99,99%, dan
       PT Mitradelta Bahari Pratama (“MBP”) (melalui MABS) sebesar 75,00%.


                                                                                          Halaman - 27
Page 39
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



3.1.2 Kinerja Operasional dan Prospek MBAP

       Kinerja Operasional MBAP

       Pada tahun 1992, MBAP didirikan di Jakarta sebagai perusahaan pertambangan batubara dan
       memperoleh kuasa pertambangan (KP) eksplorasi tahun 1995 serta KP eksploitasi tahun 2003.
       MBAP memulai penambangan batubara pada tahun 2008, MBAP secara strategis telah
       memanfaatkan sinergi antar entitas anak serta infrastruktur terintegrasi yang memfasilitasi
       kelancaran operasi eksplorasi, produksi, dan distribusi dari hulu ke hilir.

       Figur 8. Sejarah Perjalanan MBAP tahun 2015 - 2022




       Sumber : Laporan Tahunan MBAP, 2023

       Di tengah dinamika industri batubara di tahun 2023, MBAP terus mendiversifikasikan kegiatan
       usaha melalui entitas anak demi menjamin keberlanjutannya dalam jangka panjang. Berbagai
       inisiatif di bidang energi baru dan terbarukan, jasa konsultan pertambangan, budidaya udang dan
       pabrik pellet kayu merupakan ujung tombak MBAP untuk semakin memperkuat landasan
       usahanya di luar sektor pertambangan. Usaha-usaha baru tersebut akan memberikan manfaat dan
       nilai maksimal bagi MBAP, pemegang saham, dan masyarakat di masa depan sesuai misi MBAP
       menjadi korporasi terdepan dalam bidang pengelolaan sumber daya alam terintegrasi yang
       menciptakan nilainilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.




                                                                                          Halaman - 28
Page 40
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



       Pada tahun 2023, jumlah pendapatan MBAP mengalami koreksi sebesar 50,15% dibandingkan
       tahun 2022. Hal ini sejalan dengan penurunan produksi dan penjualan batubara MBAP. Pada tahun
       2023, MBAP memproduksi 2,09 Juta Ton dan dapat menjual sebesar 2,13 Juta ton batubara.

       Figur 9. Pendapatan MBAP 2021 – 2023
                                                                                    (Dalam Ribuan USD)




       Sumber : Laporan Tahunan MBAP, 2023

       Figur 10. Produksi Batubara MBAP tahun 2022 – 2023
                                                                                       (Dalam Juta Ton)




       Sumber : Laporan Tahunan MBAP, 2023

       Produk dan Jasa

       Wilayah izin usaha pertambangan MBAP dan BDMS terletak di Desa Loreh, Kecamatan Malinau
       Selatan, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (dahulu Kalimantan Timur) dengan luas
       masing-masing sebesar 1.736,25 hektar dan 1.030 hektar. Spesifikasi batubara ramah lingkungan
       yang diproduksi dan dipasarkan MBAP adalah sebagai berikut:

       Figur 11. Spesifikasi Batubara MBAP




       Sumber : Laporan Tahunan MBAP, 2023




                                                                                           Halaman - 29
Page 41
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



       Figur 12. Wilayah Operasional MBAP




       Sumber : Laporan Tahunan MBAP, 2023



       Target dan Prospek Usaha MBAP

       Mengacu pada RKAB tahun 2024, MBAP berencana menetapkan target produksi batubara sekitar
       2,1 Juta MT. Namun dengan pertimbangan bahwa batubara merupakan komoditas yang harganya
       bergantung pada mekanisme pasar, maka MBAP belum dapat menyampaikan target pendapatan
       2024.

       Dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi nasional, perkembangan industri batubara,
       serta kinerja usaha MBAP di tahun 2023, MBAP memiliki prospek usaha yang baik pada tahun 2024
       dan tahun-tahun mendatang. Kemudian, MBAP optimis kinerjanya akan terus membaik terlepas
       dari pergerakan harga batubara dan tantangan yang akan dihadapi oleh industri.

       Prospek usaha tersebut antara lain didukung oleh 3 (tiga) peluang pertumbuhan MBAP yang telah
       diidentifikasi, sebagai berikut:

        a.   Percepatan seluruh bisnis entitas anak yang akan meningkatkan penjualan dan pendapatan
             MBAP.
        b.   Potensi menjadi penyedia jasa pertambangan.
        c.   Potensi pengembangan areal bekas tambang.

       Terkait percepatan seluruh bisnis entitas anak, MBAP menargetkan sebanyak 140 kolam budidaya
       entitas anak PT Mitradelta Bahari Pratama memasuki commercial operating date (COD) pada 2024
       dengan kapasitas sekitar 3.000 ton per tahun. MBAP pun mengharapkan pabrik pellet kayu




                                                                                        Halaman - 30
Page 42
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



       PT Malinau Hijau Lestari memasuki tahap (COD) pada 2025 dengan kapasitas 150.000 ton per
       tahun.

       Selain itu, untuk mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan, MBAP akan
       mengoptimalkan sumber daya, antara lain teknologi digital, enterprise resource planning (ERP), serta
       meningkatkan sinergi baik di internal MBAP maupun dengan entitas anak. MBAP meyakini strategi
       dan sinergi tersebut diharapkan dapat mengakomodasi pencapaian target-target yang telah
       ditetapkan serta pengembangan usaha-usaha baru MBAP.

       Aspek Pemasaran MBAP

       Di tahun 2023, MBAP membukukan volume penjualan sebesar 2,1 Juta Ton. Sesuai kebijakan dan
       Peraturan Pemerintah Indonesia mengenai kewajiban penjualan batubara untuk kepentingan
       dalam negeri (domestic market obligation/DMO), pasar domestik merupakan pasar utama yang
       berkontribusi 27% terhadap total penjualan MBAP pada tahun tersebut. Untuk pasar ekspor, Korea
       Selatan merupakan kontributor terbesar dengan menyumbangkan 31% terhadap total penjualan
       MBAP; disusul Singapura 28%; Hong Kong 6% dan New Zealand 5%.

       Figur 13. Pasar Ekspor MBAP




       Sumber : Laporan Tahunan MBAP, 2023



3.1.3 Riwayat Transaksi Pinjam-Meminjam Dana dan/atau Penjaminan dan Sifat Kegiatan Usaha
      Perusahaan

       Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim MBAP untuk periode yang berakhir
       per 30 Juni 2024, saat ini MBAP tidak memiliki fasilitas kredit dengan Pihak Bank maupun pihak
       afiliasi.




                                                                                              Halaman - 31
Page 43
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



3.1.4 Riwayat Transaksi Deposito Berjangka

        Sebagian kas milik MBAP, diinvestasikan dengan jangka waktu pendek (3-12) bulan pada deposito,
        merujuk pada Laporan Keuangan Konsolidasian Interim per 30 Juni 2024, investasi tersebut
        menghasilkan imbal balik sebesar:

                                                                            Tingkat Suku Bunga
                            Mata Uang
                                                                              per 30 Juni 2024

                           Dollar AS/ USD                                       1,25%-5,75%

                        Rupiah Indonesia/IDR                                   2,25% - 6,75%

        Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Interim MBAP per 30 Juni 2024

        MBAP tidak memiliki kas dan setara kas atau investasi jangka pendek dengan pihak berelasi.
        Adanya Rencana Transaksi dengan penetapan bunga sebesar 9,60%, akan menguntungkan bagi
        MBAP terkait dengan pendapatan bunga dibandingkan dengan imbal hasil yang akan didapatkan
        dari deposito berjangka yang biasanya dilakukan oleh MBAP dalam mengelola kas.



3.1.5    Analisis Industri dan Bisnis

3.1.5.1 Makro Ekonomi Indonesia

         Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

         Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung oleh permintaan domestik. PDB triwulan
         II 2024 didukung oleh konsumsi rumah tangga dan investasi. Ekspor barang meningkat didorong
         kenaikan ekspor produk manufaktur dan pertambangan, terutama logam dan bijih logam, serta
         besi baja, ke negara mitra dagang utama, seperti India dan Tiongkok. Berdasarkan lapangan
         usaha (LU), pertumbuhan ekonomi terutama ditopang oleh LU Industri Pengolahan, Konstruksi,
         serta Perdagangan Besar dan Eceran. Sementara itu, secara spasial, pertumbuhan ekonomi yang
         kuat diprakirakan terjadi di mayoritas wilayah, dengan pertumbuhan tertinggi
         di Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), Bali-Nusa Tenggara (Balinusra), dan Kalimantan.
         Pertumbuhan ekonomi pada triwulan III dan triwulan IV 2024 diprakirakan akan tetap baik,
         dengan rencana peningkatan stimulus fiskal dari 2,3% menjadi 2,7% dari PDB serta kinerja ekspor
         yang meningkat dengan kenaikan permintaan dari mitra dagang utama. Dengan berbagai
         perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan berada dalam kisaran
         4,7-5,5%. Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergitas antara stimulus fiskal Pemerintah
         dengan stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi
         berkelanjutan, khususnya dari sisi permintaan.




                                                                                                 Halaman - 32
Page 44
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Figur 14. Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran




         Sumber: Bank Indonesia Triwulan II 2024

        Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap sehat dan mendukung ketahanan eksternal. Defisit
        transaksi berjalan triwulan II 2024 diprakirakan rendah didorong oleh peningkatan surplus neraca
        perdagangan barang yang tercatat sebesar 8,0 miliar dolar AS. Sementara itu, transaksi modal
        dan finansial diprakirakan mencatat surplus di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan
        global. Investasi portofolio pada triwulan II 2024 diprakirakan mencatat net inflows sebesar
        4,3 miliar dolar AS dan berlanjut pada awal triwulan III 2024 (hingga 15 Juli 2024) yang mencatat
        net inflows sebesar 4,4 miliar dolar AS. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juni 2024
        meningkat menjadi sebesar 140,2 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor
        atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar
        kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Secara keseluruhan, NPI 2024 diprakirakan tetap
        baik dengan defisit transaksi berjalan yang rendah dalam kisaran sebesar 0,1% sampai dengan
        0,9% dari PDB. Neraca transaksi modal dan finansial diprakirakan tetap mencatatkan surplus
        didukung oleh peningkatan aliran masuk modal asing baik dalam bentuk Penanaman Modal
        Asing (PMA) maupun investasi portofolio sejalan dengan persepsi positif investor terhadap
        prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik.

        Figur 15. Neraca Pembayaran Indonesia




         *) Angka Sementara
         **) Angka Sangat Sementara
         Sumber: Bank Indonesia Triwulan II 2024


                                                                                             Halaman - 33
Page 45
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



3.1.5.2 Nilai Tukar Rupiah

        Nilai tukar Rupiah menguat dipengaruhi bauran kebijakan moneter yang ditempuh
        Bank Indonesia dalam memitigasi dampak rambatan global. Nilai tukar Rupiah pada Juli 2024
        (hingga 16 Juli 2024) menguat 1,21% dibandingkan dengan posisi akhir Juni 2024. Penguatan nilai
        tukar Rupiah tersebut dipengaruhi oleh komitmen Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai
        tukar Rupiah dan fundamental perekonomian Indonesia yang kuat. Dengan perkembangan
        tersebut, nilai tukar Rupiah melemah 4,84% (ytd) dari level akhir Desember 2023, lebih rendah
        dibandingkan dengan pelemahan Peso Filipina, Baht Thailand, dan Won Korea masing-masing
        sebesar 5,14%, 5,44%, dan 7,03%. Ke depan, nilai tukar Rupiah diprakirakan bergerak stabil dalam
        kecenderungan menguat sejalan dengan menariknya imbal hasil, rendahnya inflasi, dan tetap
        baiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia, serta komitmen Bank Indonesia untuk terus
        menstabilkan nilai tukar Rupiah yang kemudian mendorong berlanjutnya aliran masuk modal
        asing. Bank Indonesia terus mengoptimalkan seluruh instrumen moneter, termasuk penguatan
        strategi operasi moneter pro market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI.
        Bank Indonesia memperkuat koordinasi dengan Pemerintah, perbankan, dan dunia usaha untuk
        mendukung implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam
        (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.

        Figur 16. Rupiah vs Negara Kawasan




         Sumber: Bank Indonesia Triwulan II 2024

        Figur 17. Suku Bunga Kebijakan Negara Kawasan




         Sumber: Bank Indonesia Triwulan II 2024


                                                                                            Halaman - 34
Page 46
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



3.1.5.3 Inflasi

        Inflasi menurun dan tetap terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1%. Inflasi Indeks Harga Konsumen
        (IHK) Juni 2024 tercatat 2,51% (yoy), lebih rendah dari inflasi pada Mei 2024 sebesar 2,84% (yoy).
        Perkembangan ini dipengaruhi oleh rendahnya inflasi inti dan inflasi administered prices (AP)
        yang masing masing sebesar 1,90% (yoy) dan 1,68% (yoy). Inflasi volatile food (VF) turun cukup
        dalam di sebagian besar wilayah Indonesia sehingga tercatat sebesar 5,96% (yoy) dari bulan
        sebelumnya 8,14% (yoy). Perkembangan positif ini dipengaruhi oleh peningkatan pasokan
        pangan seiring berlanjutnya musim panen, serta dampak positif dari eratnya sinergi
        pengendalian inflasi TPIP/TPID melalui GNPIP di berbagai daerah. Ke depan, Bank Indonesia
        meyakini inflasi IHK 2024 tetap terkendali dalam sasarannya. Inflasi inti diprakirakan terjaga
        seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih
        besar dan dapat merespons permintaan domestik, imported inflation yang terkendali sejalan
        dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak positif
        berkembangnya digitalisasi. Inflasi VF diprakirakan tetap terkendali didukung oleh sinergi
        pengendalian inflasi Bank Indonesia dan Pemerintah Pusat dan Daerah. Bank Indonesia terus
        memperkuat kebijakan moneter pro-stability dan meningkatkan sinergi kebijakan dengan
        Pemerintah sehingga inflasi tahun 2024 dan 2025 terkendali dalam sasaran 2,5±1%.

        Figur 18. Inflasi IHK dan Komponen




         Sumber: Bank Indonesia Triwulan II 2024

        Figur 19. Peta Inflasi Daerah




         Sumber: Bank Indonesia Triwulan II 2024


                                                                                             Halaman - 35
Page 47
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



3.1.5.4 Tingkat Suku Bunga

         Untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dan pencapaian sasaran inflasi, Bank Indonesia
         terus mengoptimalkan berbagai instrumen moneter pro market, yaitu SRBI, SVBI, dan SUVBI.
         Kebijakan ini juga dimaksudkan untuk mempercepat upaya pendalaman pasar uang dan
         mendukung aliran masuk modal asing ke dalam negeri. Hingga 15 Juli 2024, posisi instrumen
         SRBI, SVBI, dan SUVBI masing-masing tercatat sebesar Rp775,45 triliun, 1,82 miliar dolar AS, dan
         267 juta dolar AS. Penerbitan SRBI telah mendukung aliran masuk portofolio asing ke dalam
         negeri, tecermin dari kepemilikan nonresiden yang mencapai Rp220,35 triliun (28,42% dari total
         outstanding). Implementasi Primary Dealer (PD) sejak Mei 2024 juga memperkuat efektivitas SRBI
         sebagai instrumen moneter dalam mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah dan pengendalian
         inflasi. Ke depan, Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai inovasi instrumen
         pro-market baik dari sisi volume maupun daya tarik imbal hasil, dan didukung kondisi
         fundamental ekonomi domestik yang kuat, untuk mendorong berlanjutnya aliran masuk
         portofolio asing ke pasar keuangan domestik.

        Figur 20. Perkembangan Rasio AL/DPK Perbankan dan Uang Beredar




        Sumber: Bank Indonesia Triwulan II 2024

        Transmisi kebijakan moneter berjalan makin baik. Suku bunga pasar uang (IndONIA) bergerak
        di sekitar BI Rate, yaitu 6,15% pada 16 Juli 2024. Suku bunga SRBI untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan
        tanggal 12 Juli 2024 tercatat masing-masing pada level 7,30%, 7,39%, dan 7,43% sejalan dengan
        lebih tingginya yield US Treasury jangka pendek dibandingkan dengan tenor jangka panjang.
        Dalam pada itu, imbal hasil SBN tenor 2 dan 10 tahun relatif stabil, per 16 Juli 2024 masing-masing
        sebesar 6,68% dan 6,95%, di tengah yield US Treasury dan premi risiko pasar keuangan global
        yang masih tinggi. Sementara itu, likuiditas perbankan tetap terjaga sejalan dengan tambahan
        insentif likuiditas kebijakan makroprudensial (KLM), ekspansi operasi moneter, dan aliran masuk
        portofolio asing, di samping tingginya kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK), sehingga berdampak
        pada suku bunga perbankan yang tetap terjaga. Suku bunga deposito 1 bulan dan suku bunga
        kredit pada Juni 2024 tercatat masing-masing sebesar 4,63% dan 9,25%, relatif stabil
        dibandingkan dengan perkembangan bulan sebelumnya.

        Pertumbuhan kredit pada triwulan II 2024 tetap tinggi sebesar 12,36% (yoy) didorong oleh
        kuatnya sisi penawaran dan permintaan. Dari sisi penawaran, minat penyaluran kredit terjaga
        didukung oleh pertumbuhan DPK triwulan II 2024 yang kuat sebesar 8,45% (yoy), berlanjutnya
        strategi realokasi alat likuid ke kredit oleh perbankan, serta dukungan Kebijakan Insentif
        Likuiditas Makroprudensial (KLM) Bank Indonesia. Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit
        dipengaruhi oleh permintaan dari korporasi sejalan dengan kinerja penjualan yang tetap tinggi
        dan kemampuan bayar yang tetap kuat. Sementara itu, permintaan kredit dari rumah tangga juga
        terjaga stabil, terutama dari kelas menengah-atas, seiring dengan ekspektasi penghasilan yang
        terjaga.



                                                                                              Halaman - 36
Page 48
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Pertumbuhan kredit yang tinggi tersebut terjadi di sebagian besar sektor ekonomi, terutama pada
        industri, perdagangan, dan pengangkutan. Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan
        kredit ditopang oleh kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi,
        yang masing-masing tumbuh sebesar 15,09% (yoy), 11,68% (yoy), dan 10,80% (yoy) pada
        triwulan II 2024. Pembiayaan syariah tumbuh tinggi sebesar 13,61% (yoy), sementara kredit
        UMKM tumbuh sebesar 5,68% (yoy). Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan
        kredit 2024 diprakirakan berada pada batas atas kisaran 10 12%.

        Figur 21. Suku Bunga Perbankan dan Suku Bunga Kebijakan BI dan IndONIA




        Sumber: Bank Indonesia Triwulan II 2024



3.1.5.5 Pasar Keuangan

         Ketahanan sistem keuangan terjaga baik. Likuiditas perbankan triwulan II 2024 tetap memadai
         tecermin dari rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) masih tercatat tinggi sebesar
         25,36%. Risiko kredit bermasalah perbankan (Non-Performing Loan/NPL) pada Mei 2024 juga
         rendah, sebesar 2,34% (bruto) dan 0,79% (neto). Ketahanan sistem keuangan yang kuat ditopang
         oleh perbankan yang tetap pruden dalam penyaluran kredit/pembiayaan dan memitigasi risiko
         kredit, termasuk risiko dari berakhirnya stimulus restrukturisasi kredit untuk penanganan
         pandemi Covid-19. Ketahanan tersebut didukung oleh tingginya rasio kecukupan modal (Capital
         Adequacy Ratio/CAR) perbankan sebesar 26,14% dan tingginya rasio Cadangan Kerugian
         Penurunan Nilai (CKPN) kredit terhadap total kredit bermasalah bank. Ketahanan perbankan juga
         ditopang oleh kemampuan membayar korporasi dan rumah tangga yang tetap kuat,
         sebagaimana hasil stress test perbankan terkini. Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat
         sinergi kebijakan bersama KSSK dalam memitigasi berbagai risiko yang berpotensi mengganggu
         stabilitas sistem keuangan.

         Kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital pada triwulan II 2024 tetap kuat didukung oleh
         sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Dari sisi nilai besar, transaksi BI-RTGS
         meningkat 13,42% (yoy) sehingga mencapai Rp42.008,08 triliun. Dari sisi ritel, volume transaksi
         BI-FAST tumbuh positif 67,79% (yoy) mencapai 785,95 juta transaksi. Transaksi digital banking
         tercatat 5.363,00 juta transaksi atau tumbuh sebesar 34,49% (yoy), sementara transaksi Uang
         Elektronik (UE) tumbuh 39,24% (yoy) mencapai 3.958,53 juta transaksi. Transaksi QRIS tumbuh
         226,54% (yoy), dengan jumlah pengguna mencapai 50,50 juta dan jumlah merchant 32,71 juta.
         Sementara itu, transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM/D turun 8,42% (yoy) menjadi
         1.759,92 juta transaksi. Transaksi kartu kredit tumbuh 20,92% (yoy) mencapai 114,31 juta
         transaksi. Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh
         6,61% (yoy) menjadi Rp1.057,8 triliun.

         Stabilitas infrastruktur sistem pembayaran tetap terjaga, ditopang interkoneksi struktur industri
         yang makin luas. Dari sisi infrastruktur, kelancaran dan keandalan Sistem Pembayaran Bank


                                                                                              Halaman - 37
Page 49
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



         Indonesia (SPBI) terjaga baik, aman, dan andal, didukung kondisi likuiditas dan operasional yang
         memadai. Dari sisi struktur industri, interkoneksi sistem pembayaran dan perluasan ekosistem
         Ekonomi Keuangan Digital (EKD) terus meningkat. Transaksi pembayaran berbasis Standar
         Nasional Open API Pembayaran (SNAP) yang memfasilitasi interkoneksi di sistem pembayaran
         tumbuh positif didorong perluasan kerja sama antar pelaku industri. Bank Indonesia terus
         menjaga ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang layak edar
         di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk daerah 3T (Terdepan,
         Terluar, Terpencil).

        Figur 22. Nilai Transaksi Uang Elektronik dan Nilai Transaksi Digital Banking




         Sumber: Bank Indonesia Triwulan II 2024



3.1.5.6 Gambaran Umum Industri Batubara Dunia

        Berdasarkan laporan Commodity Markets Outlook edisi April 2024, Harga batubara turun pada
        kuartal pertama tahun 2024, didorong oleh produksi yang sangat tinggi dan pergeseran dari
        penggunaan batubara di sektor listrik. Konsumsi terus beralih dari ekonomi maju
        ke negara-negara seperti China dan India, yang kini menyumbang sekitar 70% dari permintaan
        global. Produksi batubara diperkirakan akan menurun seiring dengan permintaan pada tahun
        2024 dan 2025, terutama karena penurunan produksi di Amerika Serikat dan China. Harga
        batubara diperkirakan akan turun tajam pada tahun 2024 dan terus menurun pada
        tahun 2025 seiring dengan meningkatnya pembangkit listrik tenaga surya untuk memenuhi
        permintaan listrik tambahan. Risiko utama bagi prospek harga adalah pertumbuhan output listrik
        di China yang lebih kuat dari yang diperkirakan, dan kekurangan output dari pembangkit listrik
        tenaga air.

        Figur 23. Perkembangan Harga Batubara
                                                        Coal $/tonne
                     United                 Northwest       South                   South
           Tahun                Colombia                               Indonesia             Japan      Australia
                     States                  Europe         Africa                  China
            2018      72,84      72,76         91,83        78,03          -        99,45    112,73       71,13
            2019      57,16      51,26         60,17        55,67        50,53      35,20    73,57        54,24
            2020      42,77      45,16         50,13        48,30        45,22      30,64    61,03        44,75
            2021      68,54      100,39       122,60        96,49        95,22      124,70   114,59       83,26
            2022     157,57      248,37       291,28        212,99      127,65      177,78   214,57       174,49
            2023      73,59      99,87        129,54        99,66        84,61      120,65   130,25       103,59

        Sumber: EI Statistical Review of World Energy 73rd edition 2024

        Bank Dunia memproyeksikan rata-rata harga batubara Newcastle tahun 2024 mencapai USD125
        per ton. Harga ini turun 27,7% dibanding rata-rata tahun lalu, serta menjadi rekor terendah sejak
        2021. Proyeksi ini dengan asumsi terdapat penurunan konsumsi batubara di sejumlah wilayah.


                                                                                                      Halaman - 38
Page 50
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Penurunan konsumsi batubara di uni Eropa dan Amerika Serikat diperkiran akan turun signifikan,
        hal tersebut disertai prospek adanya peningkatan pembangkit listrik energi terbarukan.

        Bank Dunia juga menyebutkan bahwa pasokan batubara global telah melebihi permintaan dalam
        dua tahun terakhir. Jika tren ini terus berlanjut, maka rata-rata harga batubara tahun 2024 bisa
        turun lebih rendah dari perkiraan. Di sisi lain, ada beberapa faktor yang bisa mengerek harga
        batubara lebih tinggi dari perkiraan, seperti kenaikan konsumsi batubara di China, atau jika ada
        perlambatan penetrasi pembangkit listrik energi terbarukan.

        Figur 24. Proyeksi Rata-rata Harga Batubara menurut Bank Dunia (2021-2024)




        Sumber: https://databoks.katadata.co.id/energi/statistik/4d7eeb3c8ae5518/bank-dunia-prediksi
                  harga-batu-bara-2024-turun-terendah-sejak-2021

        Menurut data EI statistical review, pada tahun 2023 produksi batubara global mencapai level
        tertinggi sepanjang sejarah yaitu sebesar 179 EJ, melampaui rekor sebelumnya yang ditetapkan
        pada tahun 2022. Wilayah Asia Pasifik menyumbang hampir 80% dari total produksi global,
        dengan aktivitas terkonsentrasi di hanya empat negara yaitu Australia, China, India, dan Indonesia
        (bersama-sama bertanggung jawab atas 97% dari produksi wilayah tersebut). China sendiri
        bertanggung jawab atas lebih dari setengah dari total produksi global. Sedangkan Amerika Utara,
        Amerika Selatan & Tengah, Eropa, dan CIS semuanya mengalami penurunan produksi
        dibandingkan dengan tahun 2022.

        Figur 25. Perkembangan Produksi Batubara Dunia
                                                                                    Growth Rate per
                                                                                        Annum                Share
            Exajoules    2018      2019     2020     2021     2022     2023
                                                                                                             2023
                                                                                    2022     2013-23
          North
                          16,90    15,72     12,07    12,97    13,40   13,21         -1,4%       -4,9%           0,7%
          America
          S. & Cent.
                           2,67     2,61      1,69     1,83     1,80    1,69         -6,1%       -4,7%           0,9%
          America
          Europe           7,08     6,36      5,47     5,82     5,92    4,88        -17,7%       -6,4%           2,7%

          CIS             11,37    11,28     10,43    11,34    11,50   11,34         -1,4%       1,8%            6,3%
                                                                                                            (less than
          Middle East      0,05     0,04      0,04     0,04     0,06    0,09         37,4%      11,2%
                                                                                                                0,05%)
          Africa           6,63     6,48      6,29     6,06     6,15    6,15          0,1%       -0,3%           3,4%

          Asia Pasific   117,83   122,33    120,55   124,66   135,26   141,88         4,9%       2,1%          79,0%

          Total World    162,52   164,82    156,54   162,73   174,09   179,24         3,0%       0,8%         100,0%

        Sumber : EI Statistical Review of World Energy 73rd edition 2024


                                                                                                         Halaman - 39
Page 51
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Konsumsi batubara global melampaui 164 EJ untuk pertama kalinya. Peningkatan sebesar 1,6%
        dibandingkan tahun 2022 tujuh kali lebih tinggi dari tingkat pertumbuhan rata-rata sepuluh tahun
        sebelumnya. Meskipun China adalah konsumen batubara terbesar (56% dari total dunia), pada
        tahun 2023 India melampaui konsumsi gabungan Eropa dan Amerika Utara untuk pertama
        kalinya. Konsumsi batubara di Eropa dan Amerika Utara masing-masing turun di bawah 10 EJ.

        Figur 26. Perkembangan Konsumsi Batubara Dunia
                                                                                    Growth Rate per
                                                                                        Annum              Share
             Exajoules     2018     2019     2020     2021     2022     2023
                                                                                                           2023
                                                                                    2023      2013-23

          North America     14,50    12,49     9,97    11,24    10,54    8,83       -16,2%        -7,6%      5,4%
          S. & Cent.
                             1,38     1,39     1,27     1,38     1,19    1,16        -1,8%        -2,0%      0,7%
          America
          Europe            12,98    11,06     9,57    10,44    10,02    8,39       -16,2%        -6,1%      5,1%
                                                                                 (less than   (less than
          CIS                5,38     5,23     4,88     5,05     5,49    5,49                                3,3%
                                                                                     0,05%)       0,05%)
          Middle East        0,37     0,38     0,37     0,38     0,38    0,38         0,2%        -1,5%      0,2%
                                                                                              (less than
          Africa             4,21     4,45     4,30     4,31     4,12    4,08        -1,0%                  2,,5%
                                                                                                  0,05%)
          Asia Pasific     119,05   121,94   121,91   127,75   129,80   135,70        4,5%         1,8%     82,7%

          Total World      157,87   156,95   152,27   160,56   161,53   164,03       1,6%         0,2%     100,0%

        Sumber : EI Statistical Review of World Energy 73rd edition 2024



3.1.5.7 Gambaran Umum Industri Batubara Indonesia

        Pasar batubara Indonesia diperkirakan akan mengalami CAGR lebih dari 6% selama periode
        perkiraan. Dalam jangka panjang, faktor-faktor seperti peningkatan permintaan listrik dan
        kebijakan pemerintah yang mendukung diperkirakan akan mendorong pasar. Di sisi lain,
        meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan akibat penggunaan batubara merupakan
        hambatan besar yang menghambat pertumbuhan pasar.

        Figur 27. Ukuran Pasar Batubara Indonesia




        Sumber : https://www.mordorintelligence.com/industry-reports/indonesia-coal-market

        Namun demikian, semakin banyaknya cara untuk menambang batubara dan mengambil nilai dari
        batubara dengan menggunakan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon diperkirakan
        akan menciptakan peluang yang sangat besar bagi Pasar Batubara Indonesia.




                                                                                                        Halaman - 40
Page 52
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Tren Pasar Batubara Indonesia

        Berdasarkan angka tahun 2021, Indonesia memiliki 3,2% cadangan batubara global, dengan
        cadangan batubara sekitar 34,869 juta ton. Pada tahun 2021, 66% dari total cadangan batubara
        Indonesia merupakan batubara Antrasit dan Bituminous, dengan sisanya 34% batubara
        sub-bituminus dan lignit.

        Pembangkit listrik yang menggunakan batubara sebagai sumber listriknya lebih memilih
        membeli bahan bakar yang hemat energi, murah, dan mengandung lebih sedikit sulfur sebagai
        bagian dari strategi meminimalkan emisi gas rumah kaca. Produksi batubara Indonesia
        cenderung mengarah pada batubara sub-bituminus yang berenergi lebih rendah dan lebih
        murah. Pada tahun 2021, Indonesia menghasilkan listrik sebesar 309,4 TWh. Dari
        jumlah tersebut, 190 TWh dihasilkan dari batubara, yang merupakan 60% dari total
        pembangkitan listrik. Akibat peningkatan aktivitas, peningkatan kebutuhan listrik diperkirakan
        dapat dipenuhi oleh batubara dalam jangka pendek.

        Meskipun     pemerintah   Indonesia    berencana    untuk    menghentikan  pembangunan
        pembangkit listrik tenaga batubara baru pada tahun 2023, pembangkit listrik yang telah
        disetujui akan dibangun untuk membantu pertumbuhan pasar batubara. Oleh karena itu,
        berkat poin-poin di atas, industri ketenagalistrikan diperkirakan akan mendominasi pasar
        batubara di Indonesia.

        Figur 28. Pembangkit Listrik Dengan Batubara, Dalam Terra Watt Hours, Indonesia 2016-2021




        Sumber : https://www.mordorintelligence.com/industry-reports/indonesia-coal-market



        Meningkatkan Adopsi Energi Terbarukan untuk Menahan Pasar

        Kebutuhan listrik di dalam negeri semakin meningkat sehingga menyebabkan peningkatan
        instalasi berbagai pembangkit listrik. Mayoritas pembangkit listrik di negara ini berasal dari bahan
        bakar fosil. Karena meningkatnya peraturan mengenai pengendalian emisi, pemerintah India
        telah memulai transisi energi dari sumber konvensional ke sumber energi terbarukan.
        Dengan demikian, diperkirakan sebagian besar instalasi pembangkit listrik akan berasal dari
        sumber energi terbarukan di tahun-tahun mendatang.

        Antara tahun 2017 dan 2021, kapasitas terpasang energi terbarukan meningkat hampir 18%.
        Total kapasitas terpasang energi terbarukan adalah 11.157 MW pada tahun 2021 dibandingkan
        dengan 9.459 MW pada tahun 2017. Tingkat pertumbuhan ini diperkirakan akan terus meningkat
        selama periode perkiraan.
        Pemerintah Indonesia menetapkan target energi terbarukan masing-masing sebesar 23% dan
        31% dari total pembangkitan listrik pada tahun 2025 dan 2050. Saat ini, sekitar 13% pembangkit



                                                                                               Halaman - 41
Page 53
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        listrik nasional berasal dari sumber energi terbarukan, terutama pembangkit listrik tenaga air dan
        panas bumi.

        Indonesia kaya akan tenaga surya, dengan potensi sekitar 207 GW, menurut Kementerian Energi
        dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pemerintah Indonesia memprioritaskan pengembangan
        sumber energi terbarukan. Oleh karena itu, Indonesia menyaksikan peningkatan penggunaan
        sumber energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan listrik dan menurunkan emisi.

        Selain itu, pada bulan September 2022, Indonesia mengumumkan rencana untuk menutup
        pembangkit listrik tenaga batubara berkapasitas 15 GW dalam tiga dekade mendatang untuk
        mengurangi emisi karbonnya. Hal ini diharapkan tidak hanya mengurangi emisi karbon tetapi
        juga meningkatkan instalasi energi terbarukan di dalam negeri.

        Misalnya, pada bulan November 2022, perusahaan energi Saudi ACWA Power mengumumkan
        bahwa mereka telah mendapatkan kontrak dari perusahaan utilitas milik negara Indonesia
        PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membangun dua proyek pembangkit listrik tenaga
        surya fotovoltaik (PV) terapung. Kontrak tersebut mencakup proyek Saguling 60MWac dan
        Singkarak, proyek pembangkit listrik tenaga surya terapung berkapasitas 50MWac. Kedua proyek
        tersebut akan memiliki kapasitas gabungan sebesar 110MWac dan dibangun dengan total
        investasi sebesar USD105 juta.

        Demikian pula dengan semakin banyaknya pembangkit listrik berbasis energi terbarukan yang
        sedang dalam tahap pengembangan, sehingga akan mengurangi pangsa pembangkit listrik
        berbasis batubara yang dominan dan, oleh karena itu, menghambat pertumbuhan pasar
        batubara di negara ini.

        Figur 29. Kapasitas Energi Terbarukan Terpasang, dalam MW Indonesia, 2015-2021




        Sumber : https://www.mordorintelligence.com/industry-reports/indonesia-coal-market

        Pasar batubara Indonesia terfragmentasi. Beberapa pemain utama di pasar termasuk PT Adaro
        Energy Tbk, PT Bumi Resources Tbk, PT Indo Tambangraya Megah Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan
        PT Bayan Resources Tbk.



3.1.5.8 Batubara Dalam Ekonomi dan Sosial Nasional Indonesia

        Industri batubara sebagai sumber energi utama, juga berperan menjadi salah satu kontributor
        terbesar terhadap pendapatan negara melalui ekspor. Indonesia sebagai salah satu pengekspor
        batubara terbesar di dunia, menyumbang sekitar 30-40% kebutuhan batubara global. Dengan
        adanya pasar ekspor batubara, terutama ke negara-negara seperti China dan India, berdampak
        sangat signifikan bagi perekonomian nasional. Tahun 2023 sektor batubara menyumbang PNBP
        (Penerimaan Negara Bukan Pajak) kurang lebih 100 triliun rupiah diluar pajak. Selain itu,
        berdasarkan data Ditjen Minerba tahun 2023, perusahaan pertambangan telah menyerap lebih


                                                                                              Halaman - 42
Page 54
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        dari 330 ribu pekerja dan telah menggelontarkan kurang lebih 2,5 triliun rupiah untuk kegiatan
        program pemberdayaan masyarakat sekitar tambang. Hal ini menunjukkan bahwa dampak
        ekonomi dan sosial kegiatan pertambangan batubara ini sangat dirasakan oleh masyarakat.

        Penawaran-permintaan dan harga pasar internasional sangat dipengaruhi oleh kenaikan
        atau penurunan produksi batubara di Indonesia. Mengurangi ekspor batubara untuk memastikan
        pasokan dalam negeri tercukupi adalah langkah yang perlu dipertimbangkan, namun harus
        diimbangi dengan kebijakan yang dapat menjaga stabilitas harga global. Jika produksi batubara
        Indonesia turun drastis maka harga batubara global bisa melonjak, sehingga memengaruhi
        industri global dan mengurangi daya saing internasional. Sebaliknya jika produksi batubara
        Indonesia naik drastis, maka harga batubara akan turun, industri batubara skala kecil akan
        banyak yang gulung tikar dan akan menyisakan masalah lingkungan dan sosial. Namun industri
        batubara skala besar akan berusaha meningkatkan produksi untuk menjaga tingkat revenue
        perusahaan. Jika ini terus menerus dilakukan maka harga batubara akan semakin turun, negara
        akan rugi dalam dua hal yaitu penurunan ketahanan cadangan secara drastis berpengaruh
        kepada menurunnya ketahanan energi dan penerimaan negara dari PNBP akan sangat kecil,
        karena kita menjual volume batubara dalam jumlah besar dengan harga murah.



        Prospek Industri Batubara di Indonesia

        Di Tengah transisi energi pasar global, permintaan batubara yang masih stabil menjadi salah satu
        andalan ekspor Indonesia. Sebagian besar pasokan batubara untuk PLTU di Asia Pasifik berasal
        dari Indonesia, di mana sebanyak kurang lebih 70% PLTU global yang masih beroperasi saat ini
        berada di wilayah Asia Pasifik. Potensi pasar batubara makin terbuka setelah pemerintah India
        memperpanjang mandat produsen Listrik di negaranya untuk mengimpor 6% dari total
        kebutuhan batubara hingga Juni 2024. Kendala transportasi dan permintaan Listrik yang lebih
        tinggi dari sebelumnya membuat pemerintah India mengambil Langkah impor batubara,
        meskipun sebenarnya ketersediaan di dalam negeri masih mencukupi.

        Saat ini batubara masih menjadi sumber utama energi nasional hingga 10-20 tahun ke depan.
        Keunggulan yang dimiliki batubara di antaranya adalah harganya yang murah dibandingkan
        dengan sumber energi lain dan pasokannya yang cukup melimpah. Indonesia memiliki cadangan
        batubara nasional mencapai 35 miliar ton dengan sumber daya 134 miliar ton. Jumlah tersebut
        diperkirakan dapat digunakan hingga 500 tahun ke depan dan apabila sebagian diekspor
        batubara Indonesia masih bisa dimanfaatkan hingga 200 tahun mendatang.

        Produksi batubara Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Produksi batubara Indonesia
        terus meningkat sejak tahun 2020, dimana pada tahun tersebut produksinya sebesar 564 juta ton
        dengan DMO sebesar 132 juta ton dan ekspor 405 juta ton. Untuk tahun 2021, produksi batubara
        mencapai 614 juta ton, dengan DMO sebesar 133 juta ton dan ekspor 435 juta ton. Pada tahun
        2022, produksi batubara Indonesia kembali meningkat di angka 687 juta ton, dengan pasokan
        DMO sebesar 216 juta ton dan untuk ekspor mencapai 465 juta ton.

        Pada tahun 2023 realisasi produksi batubara Indonesia mencapai 775,2 juta ton
        atau 112% melebihi target yang ditetapkan sebesar 694,5 juta ton. Peningkatan produksi
        batubara Indonesia juga telah memenuhi kebutuhan dalam negeri (DMO) sebesar 213 juta ton
        atau 120% melebihi target yang telah ditetapkan sebesar 177 juta ton dan juga kebutuhan ekspor
        sebesar 518 juta ton. Hal tersebut disebabkan adanya demand batubara lebih banyak, karena
        adanya tambahan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (“PLTU”) baru dari proyek-proyek 35 GW yang
        sedang diselesaikan, selain itu juga karena terganggunya pasokan energi alternatif lainnya.




                                                                                            Halaman - 43
Page 55
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Sementara itu, pada tahun 2024, pemerintah telah mencanangkan target produksi batubara
        dipatok sebesar 710 juta ton. Sampai dengan Triwulan II 2024 sejauh ini realisasi produksi
        batubara sudah mencapai 706,39 juta ton.

        Figur 30. Realisasi Produksi dan Penjualan Batubara di Indonesia




        Sumber :     https://modi.esdm.go.id/produksi-batubara

        Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga batubara acuan (HBA)
        Indonesia pada Juni 2024 sebesar USD123 per ton. Harga tersebut naik signifikan
        hingga 7,83% dari Mei 2024 yang sebesar USD114.06 per ton. Namun berdasarkan kelas
        turunannya, semua harga acuannya turun. Tercatat, HBA I ditetapkan sebesar USD88.65 per ton
        pada Juni 2024. Turun dari Mei 2024 yang sebesar USD91.77 per ton. Selanjutnya HBA II sebesar
        USD54.79 per ton pada Juni 2024. Turun dari Mei 2024 sebesar USD56.52 pada Mei 2024. Terakhir,
        HBA III sebesar USD35.82 per ton pada Juni 2024. Turun dari bulan sebelumnya yang sebesar
        USD36.39 per ton. Harga acuan ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber
        Daya Mineral RI Nomor 131.K/MB.01/MEM.B/2024 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan
        Harga Batubara Acuan untuk Bulan Juni Tahun 2024, pada 19 Juni 2024. Sebelumnya, HBA
        ditetapkan berdasarkan rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX),
        Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt's 5900, dengan kualitas yang disetarakan pada nilai
        kalori 6.322 kcal/kg GAR, total moisture 8%, total sulphur 0,8%, dan ash 15%.

        HBA dihitung berdasarkan rata-rata realisasi harga jual batubara satu bulan sebelumnya
        (proporsi 70%), serta realisasi harga dua bulan sebelumnya (proporsi 30%). HBA juga dibedakan
        menjadi empat kategori berdasarkan kualitas batubara, yakni:
        •   HBA: kesetaraan nilai kalor 6.322 kcal/kg GAR, total moisture 12,26%, total sulphur 0,66%,
            dan ash 7,94%.
        •   HBA I: kesetaraan nilai kalor 5.300 kcal/kg GAR, total moisture 21,32%, total sulphur 0,75%,
            dan ash 6,04%.
        •   HBA II: kesetaraan nilai kalor 4.100 kcal/kg GAR, total moisture 35,73%, total sulphur 0,23%,
            dan ash 3,90%.
        •   HBA III: kesetaraan nilai kalor 3.400 kcal/kg GAR, total moisture 44,30%, total sulphur 0,24%,
            dan ash 3,88%.




                                                                                             Halaman - 44
Page 56
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Figur 31. Harga Batubara Acuan/HBA Indonesia (Agustus 2023-Juni 2024)




        Sumber :     https://databoks.katadata.co.id/pasar/statistik/e113effb2d962bb/harga-acuan-batu-
                     bara-indonesia-naik-783-pada-juni-2024

        Meskipun pencapaian produksi batubara menjanjikan, pelaku usaha menghadapi tantangan,
        terutama dari sudut pandang biaya operasional. Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia
        (APBI), mengungkapkan bahwa penambang di tahun 2023 terbebani oleh kenaikan biaya
        operasional penambangan. Kenaikan harga bahan bakar dan stripping ratio yang semakin besar
        sebagai faktor yang membebani margin perusahaan. Selain itu, kenaikan tarif royalti pada tahun
        2022 untuk pemegang IUP dan IUPK-Kelanjutan Operasi Produksi juga menjadi beban tambahan,
        menekan margin usaha perusahaan. Hal ini menunjukkan kompleksitas dalam menjalankan
        usaha di tengah fluktuasi pasar.

        Pelaku usaha tidak hanya menghadapi tantangan biaya operasional, tetapi juga menghadapi
        kendala dalam kewajiban penempatan 30% dana hasil ekspor (DHE) sumber daya alam
        selama 3 bulan di bank domestik, kondisi ini mungkin berlanjut hingga tahun 2025. Selain itu,
        skema pungutan salur dana kompensasi Batubara (DKB) melalui skema Mitra Instansi Pengelola
        (MIP) pada tahun ini menimbulkan keprihatinan karena belum diuji coba dan draft Peraturan
        Presiden serta peraturan pelaksanaannya belum disosialisasikan kepada pelaku usaha. Tingginya
        ketidakpastian regulasi menjadi faktor risiko tambahan bagi industri ini.



3.1.5.9 Perkembangan Tarif Royalti Batubara di Indonesia

        Tarif royalti batubara di Indonesia sudah berubah dalam dua dekade terakhir. Royalti batubara
        adalah bagian dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yakni penerimaan pemerintah pusat
        yang bersumber dari pemanfaatan sumber daya alam. Peraturan Pemerintah (PP) No. 45 Tahun
        2003 mematok tarif royalti batubara di kisaran 2% sampai 7% dari harga jual batubara per Ton,
        tergantung pada kualitas kalori batubara. Kemudian dalam PP No. 81 Tahun 2019 besaran royalti
        masih tetap, tapi ada perubahan pada kelas tarifnya berdasarkan kualitas kalori batubara.

        Jika pada 2003 tarif 7% dikenakan pada batubara open pit >6.100 Kkal/kg, pada 2019 tarif itu
        dikenakan untuk batubara open pit yang kualitasnya lebih rendah, yakni >5.700 Kkal/kg. Tak lama
        kemudian, pada 2022 pemerintah menaikkan tarif royalti batubara ke kisaran 4% sampai 13,5%,
        serta mengubah lagi kelas tarifnya berdasarkan kualitas kalori. Mulai 2022 pemerintah
        juga menerapkan sistem royalti progresif berdasarkan harga batubara acuan (HBA). Artinya, jika
        harga batubara di pasaran sedang tinggi maka tarif royaltinya naik, begitu pula sebaliknya.



                                                                                           Halaman - 45
Page 57
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)




        Pada tahun itu pula pemerintah memberi tarif royalti nol persen untuk pengusaha batubara yang
        melakukan hilirisasi. Hal ini tertuang dalam Pasal 3 ayat 1 PP Nomor 26 Tahun 2022 yang
        berbunyi:

        "Pemegang Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi, lzin Usaha Pertambangan Khusus Operasi
        Produksi, dan lzin Usaha Pertambangan Khusus sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian yang
        melakukan Peningkatan Nilai Tambah batubara dapat diberikan perlakuan tertentu berupa
        pengenaan royalti sebesar 0% (nol persen), terhadap volume batubara dengan mempertimbangkan
        kemandirian energi dan pemenuhan kebutuhan bahan baku industri."

        Royalti nol persen untuk hilirisasi batubara kemudian dipertegas lagi dalam Peraturan
        Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja yang diteken Presiden Jokowi pada
        30 Desember 2022. Pasal 39 angka 1 Perppu Cipta Kerja, yang menyisipkan Pasal 128A ke dalam
        UU Nomor 3 Tahun 2020, menyatakan:

        "Pemberian perlakuan tertentu terhadap kewajiban penerimaan negara sebagaimana dimaksud pada
        ayat (1) untuk kegiatan Pengembangan dan/atau Pemanfaatan Batubara dapat berupa pengenaan
        iuran produksi/royalti sebesar 0% (nol persen)."

        Figur 32. Perkembangan Tarif Royalti Batubara di Indonesia (2003-2022)




        Sumber: Databoks Pertambangan, 2022

        Berikut rincian perkembangan tarif royalti batubara di Indonesia periode 2003-2022:
         •   PP Nomor 45 Tahun 2003
             Batubara open pit:
             ≤ 5.100 Kkal/kg: tarif royalti 3%
             > 5.100-6.100 Kkal/kg: 5%
             > 6.100 Kkal/kg: 7%
             Batubara underground:
             ≤ 5.100 Kkal/kg: 2%
             > 5.100-6.100 Kkal/kg: 4%
             > 6.100 Kkal/kg: 6%
         •   PP Nomor 81 Tahun 2019
             Batubara open pit:
             ≤ 4.700 Kkal/kg: tarif royalti 3%
             > 4.700-5.700 Kkal/kg: 5%
             ≥ 5.700 Kkal/kg: 7%
             Batubara underground:


                                                                                              Halaman - 46
Page 58
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



              ≤ 4.700 Kkal/kg: 2%
              > 4.700-5.700 Kkal/kg: 4%
              ≥ 5.700 Kkal/kg: 6%

         •    PP Nomor 26 Tahun 2022
              Batubara open pit:
              ≤ 4.200 Kkal/kg:
              HBA < USD70: tarif royalti 5%
              USD70 ≤ HBA ≤ USD90: 6%
              HBA ≥ USD90: 8%
              > 4.200-5.200 Kkal/kg:
              HBA < USD70: 7%
              USD70 ≤ HBA ≤ USD90: 8,5%
              HBA ≥ USD90: 10,5%
              ≥ 5.200 Kkal/kg:
              HBA < USD70: 9,5%
              USD70 ≤ HBA ≤ USD90: 11,5%
              HBA ≥ USD90: 13,5%
              Batubara underground:
              ≤ 4.200 Kkal/kg:
              HBA < USD70: 4%
              USD70 ≤ HBA ≤ USD90: 5%
              HBA ≥ USD90: 7%
              > 4.200-5.200 Kkal/kg:
              HBA < USD70: 6%
              USD70 ≤ HBA ≤ USD90: 7,5%
              HBA ≥ USD90: 9,5%
              ≥ 5.200 Kkal/kg:
              HBA < USD70: 8,5%
              USD70 ≤ HBA ≤ USD90: 10,5%
              HBA ≥ USD90: 12,5%
              Hilirisasi batubara: tarif royalti 0%



3.1.5.10 Gambaran Umum Industri Panel Surya Dunia

        Permintaan listrik terus meningkat di seluruh dunia. Untuk memenuhi kebutuhan ini dan
        mengurangi dampak lingkungan, banyak negara beralih ke sumber energi alternatif, terutama
        energi matahari. Karena pemerintah berbagai negara, termasuk Indonesia, memiliki target untuk
        menggunakan energi bersih, investasi di sektor energi surya semakin menarik. Negara-negara
        seperti China, Jerman, dan Amerika Serikat telah menjadi pionir dalam memanfaatkan energi
        matahari untuk menghasilkan listrik, dan keberhasilan mereka telah mendorong pertumbuhan
        industri panel surya secara global. Penggerak pasar utama untuk pasar panel surya global adalah
        meningkatnya permintaan akan energi bersih di seluruh dunia. Banyak negara kini beralih
        ke sumber energi bersih. Dengan pemberian insentif pemerintah dan potongan pajak atas
        pemasangan panel surya, pasar diperkirakan akan mengalami pertumbuhan eksponensial.

        Pasar panel surya global telah menyebar ke Amerika Utara, Eropa, Asia Pasifik, Amerika Latin,
        Timur Tengah, dan Afrika. Asia-Pasifik mendominasi pasar panel surya dan memiliki instalasi
        energi surya terbesar. Tiongkok merupakan produsen panel surya dan energi photovoltaic
        terbesar di Asia Pasifik dan juga di dunia. Pemerintah di India dan Tiongkok tengah
        mempromosikan penggunaan energi surya, dan hal ini telah memberikan pengaruh positif
        terhadap pasar panel surya. Jerman merupakan produsen energi surya terbesar di Eropa diikuti
        oleh Italia, Inggris, Spanyol, dan negara-negara lainnya.



                                                                                           Halaman - 47
Page 59
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)




        Beberapa perusahaan besar yang hadir di pasar panel surya global adalah PHOTONIX Solar
        Private Limited, Urja Global Limited, Vikram Solar Limited, Waaree Group, AcuTech Solar Pvt. Ltd.,
        Tata Power Solar Systems Ltd., HT Solar, GSA, Einnova Solarline, AE Solar, JS Solar, Mysolar USA,
        Jiangsu Runda PV, dan Sunpro Power.

        Kendala utama pasar panel surya global adalah tingginya biaya pemasangan panel surya.
        Diperlukan lahan tertentu untuk pemasangan panel, jumlah lahan yang dibutuhkan bertambah
        seiring dengan peningkatan jumlah energi yang dibutuhkan. Setelah pemasangan panel, lahan
        tersebut tidak dapat digunakan lagi untuk keperluan lain, yang menghambat pertumbuhan panel
        surya.



        Produksi Tenaga Surya Berdasarkan Negara

        Negara-negara di bawah ini mewakili sekitar 74% pasar photovoltaic di seluruh dunia. China
        memiliki kapasitas tenaga surya tertinggi di dunia, dengan kapasitas surya 430 GW per April 2023.
        Amerika Serikat telah menetapkan target tenaga surya untuk memasang kapasitas 215 GW pada
        tahun 2030. Di sisi lain, Jepang telah menetapkan tujuan untuk mencapai masyarakat netral
        karbon pada tahun 2050, dengan tenaga surya memainkan peran penting dalam mencapai tujuan
        ini. Jerman telah menjadi pemimpin dalam energi terbarukan selama bertahun-tahun dan
        bertujuan untuk menghasilkan 65% listriknya dari sumber terbarukan pada tahun 2030.
        Serta India bermaksud mencapai kapasitas tenaga surya 100 GW pada tahun 2022.

        Figur 33. Produksi Solar Power per Negara




        Sumber: https://www.greenmatch.co.uk/solar-energy/solar-pv-statistics

        Angka-angka tersebut mewakili kapasitas produksi tenaga surya, bukan jumlah aktual yang
        diproduksi. Produksi dapat bervariasi berdasarkan kondisi cuaca dan waktu. Di Amerika Serikat,
        industri tenaga surya memasang kapasitas 5,6 gigawatt arus searah (GWdc) pada kuartal kedua
        tahun 2023, meningkat 20% dari Q2 2022. Kapasitas tenaga surya kumulatif yang dipasang hingga
        paruh pertama tahun 2023 adalah 153 GWdc, yang diharapkan tumbuh menjadi 375 GWdc pada
        akhir tahun 2028. Di Inggris Raya, pasar tenaga surya tumbuh pada tingkat pertumbuhan tahunan
        gabungan (CAGR) sebesar 23,53% selama lima tahun ke depan. Hingga Mei 2023, Inggris Raya
        mencatat kapasitas tenaga surya sebesar 15,1 GW di 1.334.453 instalasi, meningkat 6,4% (911
        MW) sejak Mei 2022. Negara ini memiliki target tenaga surya yang ambisius untuk mencapai
        kapasitas terpasang sebesar 40 GW pada tahun 2030.




                                                                                             Halaman - 48
Page 60
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Figur 34. Instalasi Global Solar PV per Negara




        Sumber: https://www.greenmatch.co.uk/solar-energy/solar-pv-statistics

        Laporan Wawasan Pasar Tenaga Surya

        Pasar energi surya global bernilai sekitar £67,8 miliar pada tahun 2022 dan diproyeksikan tumbuh
        menjadi sekitar £161,9 miliar pada tahun 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan
        (CAGR) sekitar 11,5% antara tahun 2023 dan 2030. Hal ini didorong oleh kemajuan teknologi,
        penurunan biaya, dan meningkatnya kesadaran lingkungan.

        Hingga Mei 2023, Inggris memiliki kapasitas tenaga surya sebesar 15,1 GW di 1.334.453 instalasi,
        yang menandai peningkatan sebesar 6,4% (911 MW) sejak Mei 2022. Ini adalah peningkatan
        tahunan tertinggi yang terlihat sejak Desember 2017.

        Segmen pengguna akhir pasar tenaga surya Inggris menjadi perumahan, komersial, industri, dan
        utilitas. National Grid mengantisipasi peningkatan lima kali lipat dalam pembangkitan tenaga
        surya photovoltaic di Inggris, dari 14GW menjadi sekitar 70GW pada tahun 2030.

        Biaya panel surya di Inggris dapat berkisar antara £5.000 hingga £11.000 , tergantung pada
        ukuran sistem dan faktor lainnya. Pada tahun 2023, panel surya standar 250W akan berharga
        £400-£500, tetapi ini dapat bervariasi tergantung pada jenis dan ukuran keseluruhan
        sistem. Biaya rata-rata baterai surya adalah £4.500 . Berikut rincian perkiraan biaya untuk setiap
        ukuran rumah tangga:

        Figur 35. Instalasi Global Solar PV per Negara




        Sumber: https://www.greenmatch.co.uk/solar-energy/solar-pv-statistics


                                                                                             Halaman - 49
Page 61
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Tren masa depan dalam tenaga surya fotovoltaik

        Energi surya diperkirakan akan memainkan peran penting dalam masa depan produksi energi,
        dengan panel surya paling efisien yang tersedia di pasaran memiliki tingkat efisiensi sebesar
        22,8%. Perkembangan dan terobosan terbaru dalam teknologi surya meliputi sel surya yang lebih
        tahan lama, sel surya yang dapat dicetak pada permukaan yang fleksibel, panel surya yang
        melacak matahari dari timur ke barat sepanjang hari, dan pembangkit listrik tenaga surya yang
        bekerja di malam hari. Saat ini, penetrasi tenaga surya photovoltaic dalam produksi listrik per
        negara telah mencapai tingkat yang signifikan yaitu 10% pada tahun 2022 dari sembilan negara.
        Spanyol berada di posisi teratas dengan 19%, diikuti oleh Yunani (17,5%), Chili (17%), dan Belanda
        (15,9%). Artinya, kontribusi tenaga surya fotovoltaik mencapai 6,2% dari total permintaan listrik
        di dunia, sedangkan tingkat penetrasi Uni Eropa dan Tiongkok masing-masing hanya 8,7% dan
        6,5%.

        Figur 36. Proyeksi PLTS




            Sumber: https://www.greenmatch.co.uk/solar-energy/solar-pv-statistics



3.1.5.11 Gambaran Umum Industri Panel Surya Indonesia

        Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan potensi sumber energi surya
        yang dimiliki Indonesia lebih dari 3.200 Giga Watt (GW), namun baru terserap hanya sekitar 200
        Mega Watt (MW). Salah satu langkah yang dilakukan Pemerintah untuk meningkatkan
        pemanfaatan energi baru khususnya tenaga surya, Pemerintah telah memasukkan energi
        terbarukan dalam porsi yang lebih besar (20.923 MW) dalam RUPTL PT PLN (Persero) 2021-2030
        serta menerbitkan Peraturan Presiden tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan
        untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Peraturan ini menawarkan harga listrik yang lebih menarik,
        bertujuan untuk menarik investasi di pembangkit listrik, industri pendukung, dan industri hijau.
        Kementerian ESDM juga telah menetapkan target untuk mengembangkan sekitar 20,9 GW
        pembangkit listrik energi terbarukan pada tahun 2030. Pada tahun 2060, dengan tujuan utama
        untuk menghasilkan lebih dari 700 GW kapasitas listrik dari pembangkit listrik baru dan
        terbarukan, termasuk listrik tenaga surya Indonesia bertujuan untuk memiliki kapasitas
        pembangkit listrik tenaga surya hingga 421 GW pada tahun 2060, yang akan mencapai hampir
        60% dari total kapasitas pembangkit listrik.

        Menurut data Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE)
        Kementerian     ESDM,    hingga   Januari   2024,     realisasi  pemanfaatan  PLTS   atap
        mencapai 149,2 megawatt-peak (MWp). Industri menjadi sektor dominan dengan 82,72 MWp,
        usulan bisnis 21,78 MWp. Sementara itu, rumah tangga sebesar 20,81 MWp. Namun dari segi
        jumlah,   rumah     tangga    ada    di   posisi   tertinggi    dengan  5.805  pelanggan,
        sedangkan bisnis 1.756 pelanggan dan industri 190 pelanggan.




                                                                                             Halaman - 50
Page 62
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Figur 37. Jumlah Pelanggan per Kelompok
          No                           Pelanggan                                    Jumlah Pelanggan

           1    Pemerintah                                                                  251
           2    Sosial                                                                      558
           3    Layanan Khusus                                                               15
           4    Industri                                                                    190
           5    Rumah Tangga                                                              5.805
           6    Bisnis                                                                    1.756

        Sumber: Kementerian ESDM

        Optimisme pengembangan PLTS juga ditunjukkan dari analisa bahwa dalam dua tahun terakhir
        muncul pasar baru, yaitu pemanfaatan PLTS yang tidak saja untuk berjualan listrik tetapi juga
        untuk menghasilkan produk nilai tambah baru, yaitu green hydrogen dan green ammonia. Dari data
        yang dikumpulkan IESR, menunjukan sejak tahun lalu terdapat 10 proyek green hidrogen dan
        ammonia yang akan menggunakan PLTS sebagai sumber listrik hijaunya.



3.1.6    Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Rencana Transaksi

        Keuntungan yang akan diperoleh MBAP dari Rencana Transaksi yaitu :
        1. MBAP dapat mendukung pengembangan entitas anak, yaitu MMSR, dalam sektor energi
           terbarukan, khususnya proyek PLTS Atap, yang sejalan dengan visi jangka panjang
           perusahaan untuk memperluas portofolio bisnisnya.
        2. Proyek PLTS Atap yang didanai melalui pinjaman pemegang saham diharapkan dapat
           menghasilkan pendapatan tambahan, yang akan memperkuat kinerja keuangan MBAP
           secara konsolidasi.
        3. Pendapatan yang diperoleh dari proyek-proyek PLTS Atap akan berkontribusi pada
           peningkatan keuntungan MBAP secara keseluruhan, mengoptimalkan pengembalian bagi
           pemegang saham.

        Rencana Transaksi telah dipertimbangkan dengan baik, sehingga tidak terdapat kerugian
        berkenaan dengan Rencana Transaksi.



3.1.7    Analisis Dampak Leverage pada Keuangan MBAP

        Pengelolaan leverage yang hati-hati dan pemilihan rasio utang yang tepat sangat penting untuk
        memastikan manfaat maksimal bagi perusahaan, sekaligus meminimalkan potensi kerugian dari
        penggunaan utang yang berlebihan. Dampak leverage dalam situasi ini lebih terlihat pada MMSR
        sebagai penerima pinjaman.

        Pada posisi 30 Juni 2024, MBAP tidak memiliki utang, sehingga pemberian pinjaman tidak akan
        mengganggu kinerja operasional MBAP. MBAP hanya perlu memastikan bahwa dana yang
        dipinjamkan memberikan tingkat pengembalian yang baik dengan mempertimbangkan potensi
        risiko di masa depan.

        Jika dibandingkan dengan perusahaan pada industri sejenis yaitu perusahaan batubara,
        perusahaan-perusahaan tersebut memiliki leverage dikarenakan cadangan yang dimiliki masih
        banyak dibandingkan MBAP. Saat ini MBAP hanya memiliki sisa cadangan sampai dengan tahun
        2027.




                                                                                                   Halaman - 51
Page 63
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Berikut adalah rasio leverage perusahaan-perusahan pada industri sejenis dengan MBAP
        per 30 Juni 2024:

        Figur 38. Rasio Leverage Perusahaan Pembanding
                Rasio Leverage pada Perusahaan                                                2024 FQ2 (%)
                          Pembanding                        IDX:ADRO          IDX:BYAN          IDX:PTBA         IDX:BUMI       IDX:ITMG
          EBITDA / Interest Expense                                28,00          105,25             63,44             2,48          137,47
          Total Debt / Equity                                      16,98               3,76          18,27            10,52            0,99
          Total Debt / Total Capital                               14,52           18,27             15,45             9,52            0,98
          Long-Term Debt / Equity                                     6,08         10,52                 3,01          5,74            0,38
          Long-Term Debt / Total Capital                              5,20             0,99              2,54          5,19            0,38
          Total Liabilities / /Total Assets                        24,98               0,76          49,15            31,98           17,80


        1.     IDX:ADRO         ➔   PT Alamtri Resources Indonesia Tbk
        2.     IDX:BYAN         ➔   PT Bayan Resources Tbk.
        3.     IDX:PTBA         ➔   PT Bukit Asam Tbk.
        4.     IDX:BUMI         ➔   PT Bumi Resources Tbk.
        5.     IDX:ITMG         ➔   PT Indo Tambangraya Megah Tbk.


        Berdasarkan data-data di atas, secara umum perusahaan pembanding yang bergerak dalam
        bidang batubara memiliki utang dan rasio solvabilitas untuk menjalankan kegiatan usahanya.



3.1.8    Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan di Masa yang akan datang untuk
         Memastikan Bahwa Pinjaman dapat Dilunasi pada Saat Jatuh Tempo

        Likuiditas MBAP sebagai pemberi pinjaman juga harus dipastikan memiliki rasio yang baik agar
        tidak mengganggu kegiatan operasional ketika memberikan pinjaman ke MMSR.
        Berikut merupakan rasio likuiditas dari MBAP:

        Figur 39. Rasio Likuiditas MBAP
                                                           Forecast          Forecast         Forecast          Forecast        Forecast
                Rasio Likuiditas / Liquidity Ratio          Jul-Dec          Jan-Dec           Jan-Dec          Jan-Dec         Jan-Dec
                                                             FY24              FY25              FY26             FY27            FY28
             Rasio Lancar / Current Ratio                     257,40%          164,19%          176,17%           219,02%         263,17%

             Rasio Cepat / Quick Ratio                        159,43%           97,47%          112,98%           154,48%         198,96%


        MBAP, dalam hal ini sebagai pemberi pinjaman kepada MMSR, menggunakan kasnya sebagai
        sumber pinjaman. Pada tahun kedua proyeksi, diasumsikan MMSR dapat memenuhi
        kewajibannya. Dengan melihat proyeksi rasio likuiditas, kinerja MBAP dinilai cukup dengan
        adanya Rencana Transaksi ini dan tidak menimbulkan dampak negatif kedepannya.

        Dalam perjanjian, terdapat klausul bahwa jika MMSR akan mengonversikan pinjaman yang
        diberikan MBAP ke ekuitasnya, sejumlah outsatnding pinjaman dikalikan dengan persentase
        kepemilikan saham beserta dengan bunganya. Dalam proyeksi ini, konversi saham dilakukan
        dengan nilai nominal. Apabila dalam pelaksanaannya akan dibutuhkan analisa dan pemenuhan
        peraturan lebih lanjut, maka MBAP akan melakukan pemenuhan peraturan yang dipersyaratkan.



3.1.9    Analisis Dampak Keuangan Perusahaan Jika Proyek yang Akan didanai Mengalami
         Kegagalan

        Gagalnya proyek dapat mengarah pada kerugian langsung bagi MBAP, terutama jika pinjaman
        yang diberikan kepada MMSR tidak dapat dilunasi. Proyek yang gagal biasanya menyebabkan


                                                                                                                              Halaman - 52
Page 64
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



         penurunan pendapatan atau bahkan kerugian pada MMSR, yang akhirnya akan mempengaruhi
         kemampuan mereka untuk membayar kembali pinjaman atau bunga yang terutang kepada
         MBAP. Ini bisa memengaruhi kas dan posisi likuiditas MBAP, yang pada gilirannya akan
         mempengaruhi kapasitas perusahaan untuk melakukan investasi lain atau mendanai
         proyek-proyek baru.

         Gagalnya proyek dapat merusak proyeksi keuangan yang telah direncanakan oleh MBAP,
         terutama yang berkaitan dengan pendapatan dan arus kas yang diharapkan dari MMSR. Proyek
         yang gagal mengurangi potensi pendapatan dari dividen atau pembayaran bunga pinjaman, serta
         membatasi peluang ekspansi yang sebelumnya didanai oleh pinjaman tersebut. Ini akan
         mengharuskan MBAP untuk menyesuaikan kembali anggaran dan perencanaan keuangan jangka
         panjang, yang bisa mempengaruhi strategi perusahaan dalam mencapai target pertumbuhannya.



3.2     Analisis Kuantitatif

3.2.1    Kinerja Historis

         Tinjauan Laba (Rugi) MBAP

          Ikhtisar Laba (Rugi) Komprehensif Konsolidasian MBAP adalah sebagai berikut:

         Figur 40. Tinjauan Laba-Rugi Konsolidasian MBAP
                                                                                    (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                       2020           2021            2022               2023          Juni 2024
                   Uraian
                                       Audit          Audit           Audit              Audit          Interim
           Pendapatan                201.207.287     309.840.126     449.535.604        224.087.006    113.652.567

           Beban Pokok Pendapatan   (134.218.223)   (142.046.561)   (183.758.231)      (177.774.272)   (88.515.439)

           Laba Bruto                 66.989.064     167.793.565     265.777.373         46.312.734     25.137.128

           Laba Usaha                 36.503.964     128.651.917     229.987.011         15.822.475     12.222.032
           Laba Sebelum Pajak
                                      37.373.592     128.896.809     230.655.126         30.734.242     14396.798
           Penghasilan
           Laba Tahun Berjalan        27.467.486     100.566.379     179.391.667         21.686.927     11.205.861

         Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Audit dan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
                  MBAP per 30 Juni 2024

         Pendapatan MBAP dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 menunjukkan tren naik, namun
         pada tahun 2023 mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar 50,15% atau
         USD225,448,598 dari tahun 2022. Hal tersebut terutama disebabkan karena penurunan harga
         jual dan volume penjualan. Sedangkan untuk periode 30 Juni 2024 MBAP menunjukkan
         pendapatan sebesar USD113,652,567 atau 50,72% dari pendapatan pada tahun 2023.

         Beban pokok pendapatan menunjukkan tren yang sama dengan pendapatan, yaitu mengalami
         penurunan cukup signifikan di tahun 2023 yaitu sebesar USD177,774,472 atau sebesar 3,26%
         dibandingkan dengan tahun 2022. Penurunan ini terutama disebabkan penurunan volume
         pendapatan dan juga biaya produksi. Pada periode 30 Juni 2024, Beban Pokok Pendapatan MBAP
         tercatat sebesar USD88,515,439. Penyumbang terbesar terhadap Beban Pokok Pendapatan
         adalah kontraktor jasa penambangan.

         MBAP mencatat laba bersih sepanjang tahun historis dengan tren yang fluktuatif sebagaimana
         industri komoditas pada umumnya. Pada tahun 2022, MBAP membukukan laba tahun berjalan
         sebesar USD179,391,667, atau meningkat sebesar 78,39% dibandingkan tahun 2021. Hal ini
         sejalan dengan adanya peningkatan penjualan MBAP pada periode tersebut. Namun, pada



                                                                                                       Halaman - 53
Page 65
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        periode 31 Desember 2023, laba tahun berjalan terkoreksi 87,91%. Hal ini dikarenakan
        menurunnya pendapatan MBAP.

        Figur 41. Laporan Laba (Rugi) MBAP Tahun 2020 – Juni 2024
           500.000.000


           400.000.000


           300.000.000


           200.000.000


           100.000.000


                       -
                                    2020             2021                 2022                2023            Juni 2024

                                       Pendapatan                           Beban pokok pendapatan

                                      Laba bruto                            Laba sebelum pajak penghasilan

                                      Laba tahun berjalan

        Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Audit MBAP (Diolah oleh Y&R)

        Posisi Keuangan Konsolidasian MBAP

        Figur 42. Posisi Keuangan Konsolidasian MBAP
                                                                                          (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                             2020            2021                2022            2023           Juni 2024
                    Uraian
                                             Audit           Audit               Audit           Audit            Audit
          Total Aset Lancar                125.650.152      209.548.134       262.356.421       189.004.430     179.318.288

          Total Aset Tidak Lancar           56.322.950       48.172.305          44.191.350      40.496.220      44.375.773

          Total Aset                       181.973.102      257.720.439      306.547.771        229.500.650     223.694.061
          Total Liabilitas Jangka
                                            33.560.298       52.680.581          48.966.726      50.497.142      39.125.902
          Pendek
          Total Liabilitas Jangka
                                            10.192.628        5.056.197           7.315.285       6.215.711       6.428.479
          Panjang
          Total Liabilitas                  43.752.926       57.736.778          56.282.011      56.712.853      45.554.381

          Total Ekuitas                    138.220.176      199.983.661      250.265.760        172.787.797     178.139.680
          Total Liabilitas dan
                                           181.973.102      257.720.439      306.547.771        229.500.650     223.694.061
          Ekuitas
        Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Audit dan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
                 MBAP per 30 Juni 2024

        Selama tahun historis, total aset MBAP mengalami tren yang cukup naik, namun pada tahun 2023
        mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu tercatat sebesar USD229,500,659 atau turun
        25,11% dari tahun sebelumnya, Penurunan ini mayoritas disebabkan oleh menurunnya aset
        lancar yaitu adanya penarikan investasi jangka pendek. Sedangkan kenaikan tertinggi terjadi pada
        tahun 2021 yaitu sebesar 41,63% dibandingkan tahun 2020, hal ini terutama disebabkan oleh
        peningkatan kas dan setara kas termasuk investasi jangka pendek, serta piutang usaha, karena
        adanya peningkatan harga jual rata-rata batubara. Pada 30 Juni 2024 total aset MBAP tercatat
        sebesar USD223,694,061.

        Jumlah Liabilitas MBAP dari tahun 2020 sampai dengan Juni 2024 cenderung berfluktuatif,
        peningkatan tertinggi terjadi pada tahun 2021 sebesar USD13,983,852 atau meningkat sebesar
        31,96% dibandingkan tahun 2020. Peningkatan tersebut mayoritas disebabkan oleh
        meningkatnya total liabilitas jangka pendek berupa biaya yang masih harus dibayar yaitu biaya


                                                                                                                Halaman - 54
Page 66
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        kontraktor, biaya pemasaran dan lain-lain serta utang pajak. Pada 30 Juni 2024, total liabilitas
        MBAP tercatat sebesar USD45,554,381, menurun sebesar 19,67% dibandingkan tahun 2023.
        Hal ini mayoritas disebabkan oleh menurunnya beban akrual.
        Total ekuitas MBAP sejak tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 menunjukkan tren yang
        meningkat, namun pada tahun 2023 tercatat sebesar USD172,787,797 atau menurun sebesar
        30,96% dari tahun sebelumnya, hal ini disebabkan adanya selisih kurs dan menurunnya saldo
        laba. Pada 30 Juni 2024, saldo laba tercatat sebesar USD178,139,680 atau 3,1% sedikit lebih naik
        dibandingkan tahun 2023.

        Figur 43. Historis Aset, Liabilitas dan Ekuitas MBAP
           350.000.000

           300.000.000

           250.000.000

           200.000.000

           150.000.000

           100.000.000

            50.000.000

                        -
                                     2020         2021             2022                2023                Juni 2024

                                                  Aset      Liabilitas      Ekuitas


        Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Audit MBAP (Diolah oleh Y&R)

        Rasio Keuangan MBAP

        Figur 44. Tinjauan Rasio Keuangan Konsolidasian MBAP
                                              2020         2021           2022                2023           Juni 2024
                        Uraian
                                              Audit        Audit          Audit               Audit           Interim
          LIQUIDITY RATIO

          Current Ratio                        374,40%      397,77%        535,79%             374,29%           458,31%

          Quick Ratio                          335,40%      375,71%        474,65%             324,81%           396,52%

          ACTIVITY RATIO

          Days Account Receivable Turnover            36           52             14                  61               67

          Days Inventory Turnover                     36           30             59                  51               100

          Days Account Payable Turnover               16           21             15                  20               53

          SOLVABILITY RATIO

          Total Liabilities to Equity Ratio     31,65%       28,87%         22,49%              32,82%            25,57%

          Total Liabilities to Assets Ratio     24,04%       22,40%         18,36%              24,71%            20,36%

          PROFITABILITY RATIO

          Gross Profit Margin                   33,29%       54,15%         59,12%              20,67%            22,12%

          Net Profit Margin                     13,65%       32,46%         39,91%               9,68%             9,86%

          Return on Assets (ROA)                19,87%       50,29%         71,68%              12,55%             6,29%

          Return on Equity (ROE)                15,09%       39,02%         58,52%               9,45%             5,01%

        Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Audit dan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
                 MBAP per 30 Juni 2024 (Diolah oleh Y&R)


                                                                                                           Halaman - 55
Page 67
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Rasio Likuiditas

        Figur diatas menunjukkan MBAP memiliki rasio likuiditas yang positif dimana MBAP memiliki
        kemampuan membayar seluruh liabilitas jangka pendeknya melalui aset lancar. Pada
        30 Juni 2024, tercatat kenaikan dari tahun sebelumnya untuk Current Ratio dan Quick Ratio
        masing-masing menjadi sebesar 458,31% dan 396,52%. Hal ini mayoritas dikarenakan adanya
        kenaikan pada aset lancar MBAP yaitu kas dan setara kas.

        Rasio Aktivitas

        Semakin tinggi Days Account Receivable Turnover maka akan semakin lama Piutang Usaha yang
        tertagih, begitu pula sebaliknya. Pada 30 Juni 2024, Days Account Receivable Turnover tercatat
        selama 67 hari, lebih lama 6 hari dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan Piutang Usaha
        MBAP lebih lama tertagih dibandingkan tahun 2023.

        Semakin tinggi Days Inventory Turnover maka akan semakin lama Persediaan yang tersimpan,
        begitu pula sebaliknya. Pada 31 Desember 2023, Days Inventory Turnover tercatat lebih lama
        49 hari dari tahun sebelumnya.

        Semakin tinggi Days Account Payable Turnover maka akan semakin lama Utang Usaha dibayar,
        begitu pula sebaliknya. Pada 31 Desember 2023, Days Account Payable Turnover tercatat selama
        53 hari.

        Rasio Solvabilitas

        Rasio solvabilitas merupakan perbandingan dana yang disediakan oleh MBAP dengan dana yang
        dipinjam dari kreditur. Rasio ini dimaksudkan untuk mengukur sampai seberapa jauh aset MBAP
        dibiayai oleh utang. Pada 30 Juni 2024, rasio solvabilitas MBAP tercatat sebesar 25,57% untuk Total
        Liabilities to Equity Ratio dan 20,36% untuk Total Liabilities to Assets Ratio.

        Rasio Profitabilitas

        Selama tahun historis MBAP terus menunjukkan rasio profitabilitas yang positif, hal ini
        menunjukkan bahwa MBAP mampu mencatatkan labanya. Pada 31 Desember 2023, Net Profit
        Ratio tercatat sebesar 9,86%, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.



3.2.2   Tinjauan Laporan Arus Kas Konsolidasian MBAP

        Figur 45. Tinjauan Posisi Keuangan Konsolidasian MBAP
                                                                                    (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                             2020           2021            2022           2023            2024
                      Uraian
                                             Audit          Audit           Audit          Audit         Interim
          Kas Bersih yang Diperoleh dari
          (Digunakan untuk) Aktivitas       44.616.153    107.270.943     201.315.222      4.182.393     22.508.563
          Operasi
          Kas Bersih Digunakan untuk
                                            15.387.763    (42.547.339)    (28.884.492)    78.105.702     24.124.924
          Aktivitas Investasi
          Kas Bersih yang Diperoleh dari
          (Digunakan untuk) Aktivitas      (43.456.622)   (47.705.867)   (133.036.982)   (99.500.108)    (5.239.343)
          Pendanaan
          Kenaikan Neto Kas dan Setara
                                            16.547.294     17.017.737      39.393.748    (17.212.013)    41.394.144
          Kas
          Kas dan Setara Kas Awal Tahun     29.103.941     46.063.170      63.882.458    101.754.199     84.725.892
          Dampak neto perubahan nilai
                                               411.935        801.551      (1.522.007)       183.706      (489.860)
          tukar atas kas dan setara kas




                                                                                                        Halaman - 56
Page 68
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                                                 2020                2021              2022                2023            2024
                      Uraian
                                                 Audit               Audit             Audit               Audit         Interim
          Kas dan Setara Kas Akhir Tahun        46.063.170       63.882.458           101.754.199       84.725.892      125.630.176

        Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Audit dan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
                 MBAP per 30 Juni 2024

         Dari figur kinerja Arus Kas MBAP tersebut, diketahui bahwa arus kas MBAP mengalami
         pergerakan yang bervariasi. Aktivitas cash flow MBAP untuk periode yang berakhir pada tanggal
         30 Juni 2024, diantaranya adalah:
         • Arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) Aktivitas Operasi MBAP tercatat sebesar
             USD22,508,563 yang berasal dari penerimaan kas dari pelanggan, penghasilan bunga dan
             penerimaan kompensasi ganti rugi terkait aktivitas tambang serta digunakan untuk
             pembayaran kepada pemasok, karyawan, royalti, beban bunga dan pembayaran pajak
             penghasilan.
        •    Arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) Aktivitas Investasi MBAP tercatat
             sebesar USD24,124,924 yang diperoleh dari hasil pelepasan aset tetap, penempatan investasi
             jangka pendek, serta adanya pelepasan aset tetap dan penambahan investasi pada ventura
             bersama.
        •    Arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan MBAP tercatat
             arus kas keluar sebesar USD5,239,343 yang mayoritas digunakan untuk pembayaran dividen
             kas kepada pemegang saham perusahaan.

        Figur 46. Komposisi Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi, Investasi dan Pendanaan
           250.000.000

           200.000.000

           150.000.000

           100.000.000

            50.000.000

                      -
                                 2020                 2021                     2022                 2023              Juni 2024
            (50.000.000)

           (100.000.000)

           (150.000.000)

                    Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi           Kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi

                    Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan


        Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasian Audit MBAP (Diolah oleh Y&R)



3.2.3   Penilaian Atas Proyeksi Keuangan

        Berdasarkan informasi terkait keberadaan MBAP yang didukung oleh pernyataan dan keyakinan
        Manajemen MBAP tentang kelangsungan usahanya, analisis pendapat kewajaran atas Rencana
        Transaksi didasarkan atas premis “going concern”.

        Masa periode proyeksi yang digunakan dalam melakukan analisis keuangan Sebelum dan Setelah
        Rencana Transaksi didasarkan pada proyeksi usaha MBAP, dan sesuai dengan syarat minimal
        waktu proyeksi yang diatur dalam POJK 35 Tahun 2020 yaitu selama 5 (lima) tahun. IUP
        Operasional MBAP telah diperpanjang untuk jangka waktu selama 10 (sepuluh) tahun sampai
        dengan tanggal 31 Juli 2033, yang tertuang dalam Keputusan Menteri Investasi Kepala Badan
        Koordinasi Penanaman Modal No. 1122/1/IUP/PMDN/2022 tanggal 12 Desember 2022.




                                                                                                                        Halaman - 57
Page 69
 KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
 Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



3.2.3.1   Proyeksi Keuangan Sebelum Rencana Transaksi

          Berikut ini adalah asumsi proyeksi keuangan Sebelum Rencana Transaksi:
          1. Kurs yang diterapkan pada proyeksi keuangan diasumsikan dengan dasar kurs JISDOR
             per 30 Juni 2024 yaitu sebesar Rp16.394,- dan diasumsikan tetap selama periode proyeksi.
          2. Pendapatan yang diperoleh MBAP atas penjualan batubara hanya sampai 2027,
             menyesuaikan sisa cadangan batubara yang dimiliki. Setelah tahun 2027, pendapatan MBAP
             didapat dari entitas anak dan investasi lainnya.
          3. Biaya-biaya dasar diasumsikan mengalami kenaikan setiap tahunnya sebesar 3,00% dengan
             pertimbangan inflasi.
          4. Harga penjualan batubara diasumsikan dengan mempertimbangkan HBA, harga pasar,
             proyeksi harga dari Argus dan pemenuhan DMO.
          5. Kenaikan harga bahan bakar didasarkan pada proyeksi yang bersumber dari Indonesia Crude
             Price (“ICP”) dan Pertamina.
          6. Tarif royalti yang diterapkan adalah sebesar 9,50% - 13,50% dari nilai tertinggi dari harga jual
             atau HBA.
          7. Diproyeksikan terdapat pendapatan yang bersumber dari Pendapatan Keuangan dan Bagian
             atas Laba (Rugi) Ventura Bersama.
          8. Pajak yang diterapkan sebesar 22,00% sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia
             No. 17 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan Pasal 17 ayat (1) butir b.

          Berikut adalah proyeksi keuangan MBAP Sebelum Rencana Transaksi:

          Proyeksi Laba (Rugi) MBAP Sebelum Rencana Transaksi

          Figur 47. Proyeksi Laba (Rugi) Sebelum Rencana Transaksi
                                                                                                 (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                          2024               2025             2026            2027            2028           2029
                    Uraian
                                         Jul-Des           Jan-Des          Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des        Jan-Des
           Pendapatan                   103.925.268       183.843.546      225.125.161      189.270.231     57.815.860      55.596.262
           Beban Pokok Pendapatan       (80.545.644)     (141.497.342)    (166.735.966)   (118.102.290)    (37.041.596)    (35.600.002)
           Laba (Rugi) Kotor             23.379.623        42.346.204       58.389.195       71.167.941     20.774.264      19.996.260
           Laba (Rugi) Usaha              9.551.183        12.240.300       25.326.687       42.861.840     11.774.327      11.539.692
           Laba (Rugi) Sebelum
                                         10.764.431        17.406.617       31.097.373       49.260.007     18.105.459      17.949.916
           Pajak
           Laba (Rugi) Bersih
                                          8.082.868        12.721.113       25.615.031       38.786.815     14.463.481      14.338.974
           Tahun Berjalan
           Laba (Rugi)
                                          8.082.868        12.721.113       25.615.031       38.786.815     14.463.481      14.338.974
           Komprehensif


          Proyeksi Posisi Keuangan MBAP Sebelum Rencana Transaksi


          Figur 48. Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Rencana Transaksi
                                                                                                 (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                      2024               2025              2026             2027            2028            2029
                  Uraian
                                     Jul-Des            Jan-Des           Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des          Jan-Des
           Total Aset Lancar        209.794.603        233.152.517       247.162.283      273.969.917     269.904.871     278.571.445
           Total Aset Tidak
                                     65.902.695        107.854.889       118.745.069      117.252.514     114.842.505     112.754.330
           Lancar
           Total Aset            275.697.298           341.007.406       365.907.352      391.222.431     384.747.377     391.325.775
           Total Liabilitas
                                     81.513.656        133.684.188       132.545.654      118.853.104      97.370.553      89.059.534
           Jangka Pendek
           Total Liabilitas
                                      7.004.471          7.422.934         7.846.383        8.067.197       8.611.213       9.161.656
           Jangka Panjang
           Total Liabilitas          88.518.127        141.107.122       140.392.037      126.920.301     105.981.766      98.221.190




                                                                                                                      Halaman - 58
Page 70
 KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
 Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                                         2024              2025              2026             2027            2028            2029
                 Uraian
                                        Jul-Des           Jan-Des           Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des          Jan-Des
           Total Ekuitas               187.179.171       199.900.284       225.515.315      264.302.129     278.765.611     293.104.585
           Total Liabilitas dan
                                       275.697.298       341.007.406       365.907.352      391.222.431     384.747.377     391.325.775
           Ekuitas


          Proyeksi Arus Kas MBAP Sebelum Rencana Transaksi

          Figur 49. Proyeksi Arus Kas Sebelum Rencana Transaksi
                                                                                                   (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                             2024             2025              2026            2027           2028           2029
                    Uraian
                                            Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des       Jan-Des         Jan-Des
           Kas Bersih diperoleh dari
           (digunakan untuk)               24.710.524        36.313.649       35.125.449      44.222.355      13.339.857     17.151.455
           aktivitas operasi
           Kas Bersih diperoleh dari
           (digunakan untuk)              (34.200.190)      (52.054.644)     (17.335.505)    (10.246.045)      9.126.724       (282.823)
           aktivitas investasi
           Kas bersih diperoleh dari
           (digunakan untuk)                6.584.200        23.781.651        1.628.188        2.640.248     (1.874.609)    (4.810.114)
           aktivitas Pendanaan
           KENAIKAN
           (PENURUNAN) NETO                (2.905.466)        8.040.656       19.418.132      36.616.559      20.591.971     12.058.518
           KAS DAN BANK
           KAS DAN BANK AWAL
                                          125.630.176       122.724.710      130.765.366     150.183.498     186.800.057    207.392.028
           TAHUN
           KAS DAN BANK AKHIR
                                          122.724.710       130.765.366      150.183.498     186.800.057     207.392.028    219.450.545
           TAHUN




3.2.3.2   Proyeksi Keuangan Setelah Rencana Transaksi

          Berikut ini adalah asumsi proyeksi keuangan Setelah Rencana Transaksi:


          1. Kurs yang diterapkan pada proyeksi keuangan diasumsikan dengan dasar kurs JISDOR
              per 30 Juni 2024 sebesar Rp16.394,- dan diasumsikan tetap selama periode proyeksi.
          2. Pendapatan yang diperoleh MBAP atas penjualan batubara hanya sampai 2027,
              menyesuaikan sisa cadangan batubara yang dimiliki. Setelah tahun 2027, pendapatan MBAP
              didapat dari entitas anak dan investasi lainnya.
          3. Biaya-biaya dasar diasumsikan mengalami kenaikan setiap tahunnya sebesar 3,00% dengan
              pertimbangan inflasi.
          4. Harga penjualan batubara diasumsikan dengan mempertimbangkan HBA, harga pasar,
              proyeksi harga dari Argus dan pemenuhan DMO.
          5. Kenaikan harga bahan bakar didasarkan pada proyeksi yang bersumber dari Indonesia Crude
              Price (“ICP”) dan Pertamina.
          6. Tarif royalti yang diterapkan adalah sebesar 9,50% - 13,50% dari nilai tertinggi dari harga jual
              atau HBA.
          7. MBAP mengeluarkan kas untuk Rencana Transaksi secara bertahap sesuai dengan kebutuhan
              dan jadwal capex MMSR dalam memenuhi proyeknya. Pada bulan Desember 2024, jumlah kas
              yang dikeluarkan adalah sebesar USD2,512,993 dan pada tahun selanjutnya sampai April 2025
              secara bertahap, jumlah kas yang dikeluarkan mencapai total sebesar USD25,546,052.
          8. Pinjaman pemegang saham kepada MMSR menghasilkan pendapatan keuangan dari bunga
              yang diterapkan sebesar 9,60%.
          9. Sebesar 47,50% pinjaman atau setara dengan USD13,328,047 dibayarkan pada tahun 2025
              dan 52,50% dari pinjaman beserta bunga akan dikonversikan menjadi ekuitas MMSR.
          10. Atas investasi kepada MMSR akan dicatatkan pada pendapatan lainnya dan akan mulai
              mendapatkan laba pada tahun 2025.



                                                                                                                       Halaman - 59
Page 71
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        11. Diproyeksikan terdapat pendapatan yang bersumber dari Pendapatan Keuangan dan Bagian
            atas Laba (Rugi) Ventura Bersama.
        12. Pajak yang diterapkan sebesar 22,00% sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia
            No. 17 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan Pasal 17 ayat (1) butir b.

        Berikut adalah proyeksi keuangan MBAP Setelah Rencana Transaksi:

        Proyeksi Laba (Rugi) MBAP Setelah Rencana Transaksi

        Figur 50. Proyeksi Laba (Rugi) Setelah Rencana Transaksi
                                                                                              (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                        2024             2025             2026              2027             2028              2029
                    Uraian
                                       Jul-Des         Jan-Des          Jan-Des           Jan-Des          Jan-Des           Jan-Des
          Pendapatan                 103.925.268      183.843.546      225.125.161       189.270.231       57.815.860        55.596.262
          Beban Pokok Pendapatan     (80.545.644)    (141.497.342)    (166.735.966)     (118.102.290)     (37.041.596)      (35.600.002)
          Laba (Rugi) Kotor            23.379.623      42.346.204        58.389.195       71.167.941       20.774.264        19.996.260
          Laba (Rugi) Usaha             9.551.183      12.240.300        25.326.687       42.861.840       11.774.327        11.539.692
          Laba (Rugi) Sebelum
                                       10.784.535      18.337.445        31.686.264       50.149.838       19.181.530        18.972.066
          Pajak
          Laba (Rugi) Bersih
                                        8.102.972      13.651.940        26.203.922       39.676.646       15.539.553        15.361.125
          Tahun Berjalan
          Laba (Rugi)
                                        8.102.972      13.651.940        26.203.922       39.676.646       15.539.553        15.361.125
          Komprehensif


        Proyeksi Posisi Keuangan MBAP Setelah Rencana Transaksi

        Figur 51. Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Rencana Transaksi
                                                                                              (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                       2024             2025             2026             2027             2028              2029
                   Uraian
                                       Des               Des              Des             Des              Des                Des
          Total Aset Lancar          209.814.707     219.493.757      233.503.523       260.311.157      256.246.112      264.912.685
          Total Aset Tidak Lancar     65.902.695     122.464.580      135.250.066       134.058.451      131.834.683      129.692.587
          Total Aset                 275.717.402     341.958.337      368.753.589       394.369.608      388.080.794      394.605.271
          Total Liabilitas Jangka
                                      81.513.656     133.684.188      132.545.654       118.853.104       97.370.553       89.059.534
          Pendek
          Total Liabilitas Jangka
                                       7.004.471       7.422.934         7.846.383        8.067.197        8.611.213        9.161.656
          Panjang
          Total Liabilitas            88.518.127     141.107.122      140.392.037       126.920.301      105.981.766       98.221.190
          Total Ekuitas              187.199.275     200.851.215      228.361.552       267.449.307      282.099.028      296.384.081
          Total Liabilitas dan
                                     275.717.402     341.958.337      368.753.589       394.369.608      388.080.794      394.605.271
          Ekuitas




        Proyeksi Arus Kas MBAP Setelah Rencana Transaksi

        Figur 52. Proyeksi Arus Kas Setelah Rencana Transaksi(Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                      2024            2025              2026            2027              2028            2029
                   Uraian
                                     Jan-Des         Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des
          Kas Bersih diperoleh
          dari (digunakan untuk)     24.710.524      36.313.649       35.125.449       44.222.355       13.339.857       17.151.455
          aktivitas operasi
          Kas Bersih diperoleh
          dari (digunakan untuk)    (36.713.182)    (63.200.411)     (17.335.505)     (10.246.045)       9.126.724        (282.823)
          aktivitas investasi
          Kas bersih diperoleh
          dari (digunakan untuk)      6.584.200      23.781.651        1.628.188        2.640.248       (1.874.609)      (4.810.114)
          aktivitas Pendanaan




                                                                                                                      Halaman - 60
Page 72
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                                          2024            2025             2026           2027           2028           2029
                    Uraian
                                         Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des       Jan-Des         Jan-Des
          KENAIKAN
          (PENURUNAN) NETO              (5.418.458)     (3.105.112)      19.418.132      36.616.559    20.591.971      12.058.518
          KAS DAN BANK
          KAS DAN BANK AWAL
                                        125.630.176     120.211.718     117.106.606     136.524.738   173.141.297     193.733.268
          TAHUN
          KAS DAN BANK AKHIR
                                        120.211.718     117.106.606     136.524.738     173.141.297   193.733.268     205.791.786
          TAHUN




3.2.4   Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan Setelah Rencana Transaksi

        Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan oleh pihak Manajemen MBAP, maka
        dapat diperoleh analis rasio atas proyeksi tersebut sebagai berikut:

        Figur 53. Proyeksi Rasio Keuangan
                                           2024           2025            2026            2027          2028            2029
                    Uraian
                                          Jan-Des        Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des      Jan-Des         Jan-Des
          LIQUIDITY RATIO
          Current Ratio                    257,40%         164,19%         176,17%         219,02%      263,17%         297,46%
          Quick Ratio                      159,43%          97,47%         112,98%         154,48%      198,96%         231,07%
          ACTIVITY RATIO (DAYS)
          Account Receivable
                                                   34              26              21           20               -               -
          Turnover
          Inventory Turnover                       89              64              51           43          155             167
          Account Payable Turnover                 40              33              32           22              24              32
          SOLVABILITY RATIO
          Total Liabilities to Equity
                                             47,29%         70,25%          61,48%          47,46%       37,57%          33,14%
          Ratio
          Total Liabilities to Assets
                                             32,10%         41,26%          38,07%          32,18%       27,31%          24,89%
          Ratio
          PROFITABILITY RATIO
          Gross Profit Margin                22,50%         23,03%          25,94%          37,60%       35,93%          35,97%
          Net Profit Margin                   7,80%          7,43%          11,64%          20,96%       26,88%          27,63%
          Rate of Return on Assets            2,94%          3,99%           7,11%          10,06%        4,00%           3,89%
          Rate of Return on Equity            4,33%          6,80%          11,47%          14,84%        5,51%           5,18%


        Current Ratio menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka
        pendeknya menggunakan aset lancar. Rasio ini cenderung tinggi (lebih dari 100%), yang
        menunjukkan bahwa perusahaan memiliki likuiditas yang baik. Adanya penurunan dari 257,4%
        (2024) ke 164,19% (2025) disebabkan adanya Rencana Transaksi yang dibiayai oleh kas MBAP
        langsung.

        Demikian pula dengan quick ratio, yang mengabaikan persediaan. Rasio ini juga menunjukkan
        penurunan (dari 159,43% pada 2024 menjadi 97,47% pada 2025), tetapi masih berada di atas
        ambang batas yang dianggap aman. Namun, penurunan ini bisa menunjukkan bahwa piutang
        yang lebih besar kepada MMSR telah mengurangi aset yang sangat likuid.

        Activity ratio terkait dengan adanya Rencana Transaksi tidak terdampak secara signifikan.
        Namun, MBAP menunjukkan modal kerja yang membaik setiap tahunnya, terutama pada
        kegiatan usaha utamanya yang akan diasumsikan berakhir pada tahun 2027, yang masing masing
        perputarannya adalah 20 hari untuk piutang usaha, 43 hari untuk persediaan dan 22 hari untuk
        utang usaha.




                                                                                                                     Halaman - 61
Page 73
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Penurunan dalam Total Liabilities to Equity Ratio dan Total Liabilities to Assets Ratio yang terjadi pada
        periode tersebut menunjukkan bahwa MBAP sedang mengurangi ketergantungannya pada utang
        untuk pendanaan karena masa konsesi yang sudah hampir habis untuk pendapatan utama dari
        tambang, dengan kinerja yang baik tanpa bergantung pada utang, MBAP mampu memberikan
        pinjaman kepada MMSR dalam Rencana Transaksi ini. Rasio liabilitas terhadap ekuitas maupun
        aset pada akhir masa proyeksi adalah sebesar 33,14% dan 24,89% (tanpa adanya utang
        berbunga).

        Namun, jika pemberian pinjaman kepada anak perusahaan menggunakan utang atau jika
        perusahaan memberi pinjaman tanpa pembayaran segera, ini bisa mempengaruhi solvency ratio
        dalam jangka panjang karena pemberian pinjaman bisa menyebabkan ketidakseimbangan dalam
        struktur utang dan ekuitas.

        Profitability ratio atas adanya Rencana Transaksi akan terlihat terdampak pada level net profit,
        dikarenakan bunga atas pinjaman dan investasi ke MMSR dicatatkan sebagai pendapatan lain-
        lain pada MBAP, net profit MBAP pada akhir tahun proyeksi mencapai 27,63%.



3.2.5   Analisis Kemampuan MBAP Memberikan Fasilitas Pinjaman

        Kemampuan MBAP dalam memberikan fasilitas pinjaman dapat dilihat dari proyeksi rasio
        keuangan yang menunjukkan kinerja yang tetap positif, walaupun sebagian dari dana kas
        tersebut dipinjamkan kepada MMSR. Proyeksi keuangan MBAP mencerminkan bahwa MBAP
        memiliki struktur keuangan yang sehat, dengan rasio-rasio kunci yang tetap berada dalam level
        yang aman, serta menunjukkan kemampuan perusahaan untuk mengelola kewajiban finansial
        dan mempertahankan kestabilan operasional.

        Meskipun MMSR merupakan anak perusahaan yang menjadi penerima pinjaman, kinerja positif
        yang tercatat oleh MBAP menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cadangan likuiditas yang
        cukup dan sistem manajemen risiko yang efektif untuk memastikan bahwa kewajiban pinjaman
        tersebut dapat dipenuhi, tanpa mengganggu kesehatan finansial MBAP secara keseluruhan. Hal
        ini mencerminkan kepercayaan MBAP terhadap potensi dan stabilitas MMSR, serta menunjukkan
        bahwa meskipun terdapat eksposur atas risiko, pinjaman ini dikelola dengan prinsip kehati-hatian
        yang baik.



3.2.6   Analisis Kemampuan MMSR Melunasi Pinjaman

        Proyeksi Laba (Rugi) MMSR

        Figur 54. Proyeksi Laba (Rugi)
                                                                                         (Dalam Miliar Rupiah)
                   Uraian             2024         2025         2026         2027         2028           2029
          Pendapatan                      5,36        31,80        73,82        91,77       102,27        110,28
          Beban Pokok Pendapatan         (0,27)       (1,85)       (6,54)      (11,11)      (12,91)       (21,65)
          Laba (Rugi) Kotor               5,09        29,95        67,28        80,66        89,36         88,63
          Beban Operasional             (17,46)      (33,21)      (42,00)      (46,01)      (49,47)       (51,91)
          Laba (Rugi) Operasional      (12,38)        (3,26)       25,28        34,65        39,89         36,72
          Laba (Rugi) Sebelum
                                        (12,90)      (40,79)       18,39        27,79        33,60         31,92
          Pajak
          Pajak                               -            -            -            -            -             -
          Laba (Rugi) Bersih           (12,90)      (40,79)        18,39        27,79        33,60         31,92




                                                                                                      Halaman - 62
Page 74
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Proyeksi Arus Kas MMSR

        Figur 55. Proyeksi Arus Kas
                                                                                        (Dalam Miliar Rupiah)
                   Uraian             2024         2025        2026         2027          2028          2029
          Arus Kas Bersih dari
                                                     42,89        98,50        70,49        76,48         76,48
          Aktivitas Operasi
          Arus Kas Bersih untuk
                                                   (481,19)      (96,88)      (73,29)      (59,55)       (59,55)
          Aktivitas Investasi
          Arus Kas Bersih dari
          (untuk) Aktivitas                         485,15        21,08        (6,75)       (7,35)        (7,35)
          Pendanaan
          Kenaikan (Penurunan)
          Bersih Kas dan Setara                      46,85        22,71        (9,55)        9,59          9,59
          Kas
          Kas dan Setara Kas Awal
                                                     55,94       102,79       125,50       115,95        125,54
          Tahun
          Kas dan Setara Kas Akhir
                                        55,94       102,79       125,50       115,95       125,54        135,13
          Tahun


         Rencana Transaksi diasumsikan dilakukan pada Desember 2024 dengan pelunasan dijadwalkan
         pada Januari 2026.

        Berdasarkan proyeksi keuangan MMSR, pemberian pinjaman dari MBAP sebesar USD28,059,046
        akan berdampak positif pada kemampuan MMSR untuk menjalankan usahanya serta
        mendapatkan keuntungan dikarenakan MMSR telah memiliki beberapa Letter of Intent untuk
        pembangunan PLTS Atap, hal ini memberikan kepastian keberlangsungan usaha bagi MMSR.



3.2.7   Laporan Keuangan Sebelum Rencana Transaksi dan Proforma Setelah Rencana Transaksi

        Proforma Laporan Keuangan MBAP atas Rencana Transaksi disusun berdasarkan asumsi sebagai
        berikut:
        1.   Laporan keuangan yang digunakan sebagai dasar penyusunan analisis merupakan Laporan
             Keuangan Konsolidasian Interim MBAP per 30 Juni 2024.
        2.   Proforma laporan keuangan setelah Rencana Transaksi disusun dengan asumsi bahwa
             MMSR selaku Entitas Anak dilakukan berdasarkan Draf Perjanjian Pinjaman Pemegang
             Saham antara MBAP dan MMSR.
        3.   Transaksi yang dilakukan dengan mata uang Rupiah akan dikonversi ke mata uang Amerika
             Serikat dengan kurs per 30 Juni 2024 sebesar Rp16.394,-.
        4.   Pinjaman pada tahun 2024 diberikan MBAP sesuai dengan kebutuhan MMSR dalam
             menjalankan operasionalnya.
        5.   Sumber dana pinjaman berasal dari kas dan akan dicatatkan pada akun Piutang lain-lain.
        6.   Bunga atas pinjaman yang telah dikeluarkan dicatatkan pada laba rugi.

        Berikut adalah Proforma untuk Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba (Rugi) dan Laporan Arus
        Kas dengan menggunakan Laporan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim MBAP per
        30 Juni 2024:




                                                                                                     Halaman - 63
Page 75
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Proforma Posisi Keuangan MBAP

        Figur 56. Posisi Keuangan MBAP
                                                                                  (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                                         Laporan Keuangan                           Proforma Laporan
                                                         Sebelum Rencana                            Keuangan Setelah
                                Uraian                       Transaksi            Penyesuaian       Rencana Transaksi
                                                           30 Juni 2024                                30 Juni 2024

          Aset Lancar

          Kas dan setara kas                                    125.630.176           (2.512.993)          123.117.183

          Investasi Jangka Pendek                                             -                 -                     -

          Piutang usaha                                           20.902.811                    -           20.902.811

          Piutang lain-lain, neto                                  2.518.015           2.533.096             5.051.111

          Persediaan, neto                                        24.177.657                    -           24.177.657

          Uang muka dan Biaya dibayar di muka                      1.330.330                    -            1.330.330

          Tagihan pajak pertambahan nilai                          2.288.510                    -            2.288.510

          Pajak pertambahan nilai dibayar di muka                  2.470.789                    -            2.470.789

          Aset lancar lainnya                                                 -                 -                     -

          Total Aset Lancar                                     179.318.288               20.104           179.338.392

          Aset Tidak Lancar

          Aset eksplorasi dan evaluasi                                        -                 -                     -

          Investasi pada entitas asosiasi                                     -                 -                     -

          Investasi pada ventura bersama                           3.262.721                    -            3.262.721

          Aset pertambangan, neto                                  1.322.977                    -            1.322.977

          Aset hak-guna                                                       -                 -                     -

          Aset tetap, neto                                        19.145.264                    -           19.145.264

          Intangible asset, net and others                                    -                 -                     -

          Uang muka investasi                                      4.634.629                    -             4634629

          Deferred pra-op                                                     -                 -                     -

          Aset pajak tangguhan, neto                               2.058.768                    -            2.058.768

          Pajak penghasilan yang dapat dikembalikan                6.471.036                    -             6471036

          Tagihan pajak penghasilan                                           -                 -                     -

          Aset tidak lancar lainnya                                2.036.541                    -            2.036.541

          Kas yang dibatasi penggunaannya                          5.443.836                    -            5.443.836

          Total Aset Tidak Lancar                                 44.375.772                    -           44.375.772

          Total Aset                                            223.694.060               20.104           223.714.164

          Liabilitas Jangka Pendek

          Utang usaha                                             12.876.028                    -           12.876.028

          Utang lain-lain                                                 9.721                 -                9.721

          Uang muka pelanggan                                                 -                 -                     -

          Beban akrual                                            22.581.795                    -           22.581.795

          Utang pajak                                              1.518.340                    -            1.518.340

          Utang sewa pembiayaan                                     501.999                     -              501.999

          Utang Bank yang jatuh tempo dalam satu tahun                        -                 -                     -

          Liabilitas sewa                                                     -                 -                     -
          Provisi untuk reklamasi dan penutupan
                                                                   1.491.346                    -            1.491.346
          tambang




                                                                                                         Halaman - 64
Page 76
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                                                            Laporan Keuangan                                 Proforma Laporan
                                                            Sebelum Rencana                                  Keuangan Setelah
                               Uraian                           Transaksi              Penyesuaian           Rencana Transaksi
                                                               30 Juni 2024                                     30 Juni 2024

          Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                            146.673                      -               146.673

          Total Liabilitas Jangka Pendek                              39.125.902                         -            39.125.902

          Liabilitas Jangka Panjang

          Liabilitas pajak tangguhan                                         15.279                      -                15.279
          Utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian
                                                                                  -                      -                         -
          yang jatuh tempo dalam satu tahun
          Utang sewa pembiayaan                                             856.187                      -               856.187

          Utang bank                                                              -                      -                         -

          Liabilitas imbalan kerja                                     2.800.208                         -             2.800.208
          Penyisihan untuk reklamasi dan penutupan
                                                                       2.756.805                         -             2.756.805
          tambang
          Liabilitas sewa                                                         -                      -                         -

          Total Liabilitas Jangka Panjang                              6.428.479                         -             6.428.479

          Total Liabilitas                                            45.554.381                         -            45.554.381

          Ekuitas
          Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
          pemilik entitas induk
          Modal saham                                                 10.743.672                         -            10.743.672

          Tambahan modal disetor                                      15.415.593                         -            15.415.593

          Selisih akuisisi kepentingan nonpengendali                        237.206                      -               237.206

          Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan                (956.624)                         -             (956.624)

          Saldo laba - belum ditentukan penggunaannya                149.151.158               20.104                149.171.262

          Cadangan umum                                                2.148.734                         -             2.148.734
          Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
                                                                    176.739.739                          -          176.739.739
          pemilik entitas induk
          Kepentingan nonpengendali                                    1.399.940                         -             1.399.940

          Total Ekuitas                                             178.139.679                          -          178.139.679

          Total Liabilitas dan Ekuitas                              223.694.060                20.104               223.714.164




        Proforma Laba (Rugi) MBAP

        Figur 57. Laba (Rugi) MBAP
                                                                                        (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                                           Laporan Keuangan                                  Proforma Laporan
                                                           Sebelum Rencana                                   Keuangan Setelah
                              Uraian                           Transaksi              Penyesuaian            Rencana Transaksi
                                                             30 Juni 2024                                       30 Juni 2024

          Penjualan                                              113.652.567                         -              113.652.567

          Beban Pokok Penjualan                                  (88.515.439)                        -              (88.515.439)

          Laba (Rugi) Kotor                                       25.137.128                         -               25.137.128

          Laba (Rugi) Usaha                                       12.222.032                         -               12.222.032

          Laba (Rugi) Sebelum Pajak                               14.396.798                         -               14.396.798

          Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan                       11.205.861                         -               11.205.861

          Laba (Rugi) Komprehensif                                10.351.883                         -               10.351.883




                                                                                                                   Halaman - 65
Page 77
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Proforma Arus Kas MBAP

        Figur 58. Arus Kas MBAP
                                                                                        (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                                         Laporan Keuangan                                   Proforma Laporan
                                                         Sebelum Rencana                                    Keuangan Setelah
                              Uraian                         Transaksi                Penyesuaian           Rencana Transaksi
                                                             30 Juni 2024                                      30 Juni 2024
          Kas Bersih diperoleh dari (digunakan untuk)
                                                                    22.508.562                       -                 22.508.562
          aktivitas operasi
          Kas Bersih diperoleh dari (digunakan untuk)
                                                                    24.124.924             (2.512.993)                 21.611.931
          aktivitas investasi
          Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk)
                                                                    (5.239.342)                      -                 (5.239.342)
          aktivitas Pendanaan
          Kenaikan neto kas dan setara kas                          40.904.284            (2.512.993)                  38.391.291

          Kas dan setara kas awal tahun                             84.725.892                       -                 84.725.892

          Kas dan setara kas akhir tahun                           125.630.176            (2.512.993)                 123.117.183



        Berdasarkan analisis terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian Interim MBAP per 30 Juni 2024
        dan proforma laporan keuangan Setelah Rencana Transaksi di atas, diketahui dampak keuangan
        atas Rencana Transaksi per 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:

        1. Terjadi penurunan pada sisi Aset Lancar, yakni pada akun Kas sebesar USD2,512,993 yang
           diberikan kepada MMSR yang membutuhkan modal kerja dan investasi.
        2. Terjadi peningkatan pada akun Piutang Lain-lain sebesar USD2,533,096 yang merupakan
           besaran pinjaman yang diberikan beserta bunganya pada tahun 2024.
        3. Terjadi peningkatan Ekuitas yang disebabkan adanya bunga terkait Rencana Transaksi.
        4. Bunga dari Rencana transaksi diasumsikan belum dibayar pada tahun pertama sehingga
           diasumsikan hanya dicatatkan pada piutang dan kas yang keluar diasumsikan senilai
           pinjaman.



3.2.8   Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana Transaksi

        Cash Management

        Cash management merujuk pada proses yang digunakan MBAP untuk mengelola kas dan setara
        kas (seperti uang tunai, saldo rekening bank, dan investasi jangka pendek). Tujuan utamanya
        adalah memastikan MBAP memiliki cukup likuiditas untuk memenuhi kewajiban jangka pendek
        sambil memaksimalkan keuntungan dari penggunaan kas yang ada.

        Adapun posisi terkait dengan Manajemen yang dilakukan oleh MBAP terkait Rencana Transaksi
        adalah sebagai berikut:


        Figur 59. Arus Kas MBAP
                                                                                          (Dalam Dolar Amerika Serikat)

                              Uraian                        2024            2025         2026              2027            2028


          Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi         24.710.524     36.313.649     35.125.449        44.222.355      13.339.857

          Arus Kas Bersih untuk Aktivitas Investasi     (36.713.182)   (63.200.411)   (17.335.505)   (10.246.045)         9.126.724
          Arus Kas Bersih dari (untuk) Aktivitas
                                                          6.584.200     23.781.651      1.628.188         2.640.248      (1.874.609)
          Pendanaan
          Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
                                                        (5.418.458)     (3.105.112)    19.418.132        36.616.559      20.591.971
          Setara Kas




                                                                                                                      Halaman - 66
Page 78
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                             Uraian                        2024         2025            2026          2027            2028


          Kas dan Setara Kas Awal Tahun                125.630.176   120.211.718     117.106.606   136.524.738    173.141.297

          Kas dan Setara Kas Akhir Tahun               120.211.718   117.106.606     136.524.738   173.141.297    193.733.268



         Dengan kondisi kas yang baik, tidak ada kendala bagi MBAP untuk memberikan tambahan
         pinjaman kepada MMSR.

         Financial Covenant

         Berdasarkan Draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham MBAP dengan MMSR tidak terdapat
         financial covenant yang diatur atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan.



3.2.9    Analisis Tingkat Bunga dari Rencana Transaksi

         Analisis tingkat suku bunga untuk Rencana Transaksi pinjaman ini dilakukan dengan
         membandingkan jika MMSR melakukan pinjaman kepada bank. Berikut merupakan
         perbandingan tingkat bunga pinjaman dari perbankan:

         Figur 60. Tingkat Suku Bunga Pinjaman Bank
          Indonesian Bank Base Credit Interest Rate / Suku Bunga Dasar Kredit Bank
                                                                                               Corporate Credit (%)
                                          Indonesia
          Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk                                                                          8,00

          Bank Mandiri (Persero), Tbk                                                                                   8,05

          Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk                                                                          8,05

          Bank Central Asia, Tbk                                                                                        7,90

          Bank CIMB Niaga, Tbk                                                                                          8,25

          Bank OCBC Nisp, Tbk                                                                                           8,25

          Bank UOB Indonesia                                                                                            8,50

          Rata-rata                                                                                                     8,14

          Pinjaman dari MBAP ke MMSR                                                                                    9,60

         Sumber : OJK dan Draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham antara MBAP dengan MMSR

         MMSR melakukan peminjaman dana dari MBAP meskipun dengan bunga yang lebih tinggi (9,60%)
         dibandingkan dengan Suku Bunga Dasar Kredit Bank Indonesia yang rata-rata berkisar di angka
         8,14%. Pemilihan tersebut didasarkan pada faktor strategis, kemudahan akses, dan hubungan
         baik dengan pemegang saham, yang dianggap lebih penting daripada memilih suku bunga yang
         lebih rendah dari lembaga keuangan lain.

         Dari sisi MBAP, pinjaman dengan bunga lebih tinggi ini mungkin lebih dilihat sebagai strategi yang
         menguntungkan untuk mendapatkan imbalan yang lebih tinggi atas risiko yang mereka ambil,
         sekaligus memperkuat hubungan dengan MMSR dan mendukung tujuan jangka panjangnya.



3.2.10   Analisis Inkremental

3.2.10.1 Kontribusi Nilai Tambah terhadap MBAP

         Analisis nilai tambah atau inkremental merupakan selisih antara proyeksi Sebelum dan Setelah
         adanya Rencana Transaksi. Berikut adalah nilai tambah untuk Posisi Keuangan, Laba (Rugi) dan
         Arus Kas:


                                                                                                                 Halaman - 67
Page 79
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



        Nilai Tambah Posisi Keuangan MBAP

        Figur 61. Nilai Tambah Posisi Keuangan
                                                                                                         (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                         2024                 2025              2026               2027              2028                2029
                   Uraian
                                         Des                   Des               Des               Des               Des                  Des
          Total Aset Lancar                20.104       (13.658.760)        (13.658.760)     (13.658.760)         (13.658.760)         (13.658.760)
          Total Aset Tidak Lancar                  -      14.609.691           16.504.997     16.805.937           16.992.177           16.938.256
          Total Aset                       20.104              950.932          2.846.237      3.147.177            3.333.417            3.279.496
          Total Liabilitas Jangka
                                                   -                    -                -                  -                   -                     -
          Pendek
          Total Liabilitas Jangka
                                                   -                    -                -                  -                   -                     -
          Panjang
          Total Liabilitas                         -                   -                 -                  -                   -                     -
          Total Ekuitas                    20.104              950.932          2.846.237      3.147.177            3.333.417            3.279.496
          Total Liabilitas dan
                                           20.104              950.932          2.846.237      3.147.177            3.333.417            3.279.496
          Ekuitas




        Proyeksi Arus Kas MBAP Setelah Rencana Transaksi

        Nilai Tambah Laba (Rugi) MBAP

        Figur 62. Nilai Tambah Laba (Rugi)
                                                                                                         (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                         2024              2025                  2026           2027                 2028                 2029
                   Uraian
                                        Jul-Des          Jan-Des               Jan-Des        Jan-Des              Jan-Des              Jan-Des
          Pendapatan                               -                   -                 -                  -                   -                     -
          Beban Pokok
          Pendapatan                               -                   -                 -                  -                   -                     -
          Laba (Rugi) Kotor                        -                   -                 -                  -                   -                     -
          Laba (Rugi) Usaha                        -                   -                 -                  -                   -                     -
          Laba (Rugi) Sebelum
                                           20.104              930.828           588.891            889.832         1.076.071            1.022.151
          Pajak
          Laba (Rugi) Bersih
                                           20.104              930.828           588.891            889.832         1.076.071            1.022.151
          Tahun Berjalan
          Laba (Rugi)
                                           20.104              930.828           588.891            889.832         1.076.071            1.022.151
          Komprehensif




        Nilai Tambah Arus Kas MBAP

        Figur 63. Nilai Tambah Arus Kas
                                                                                                         (Dalam Dolar Amerika Serikat)
                                              202                      2025                2026                   2027                  2028
                       Uraian
                                            Jul-Des                  Jan-Des             Jan-Des                Jan-Des               Jan-Des
          Kas Bersih diperoleh dari
          (digunakan untuk) aktivitas                     -                      -                   -                      -                     -
          operasi
          Kas Bersih diperoleh dari
          (digunakan untuk) aktivitas           (2.512.993)          (11.145.767)                    -                      -                     -
          investasi
          Kas bersih diperoleh dari
          (digunakan untuk) aktivitas                     -                      -                   -                      -                     -
          Pendanaan
          Kenaikan (penurunan)
                                             (2.512.993)             (11.145.767)                    -                      -                     -
          neto kas dan bank




                                                                                                                                    Halaman - 68
Page 80
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



                                             202             2025               2026               2027             2028
                     Uraian
                                           Jul-Des         Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des          Jan-Des


          Kas dan bank awal tahun                    -      (2.512.993)       (13.658.760)       (13.658.760)     (13.658.760)


          Kas dan bank akhir tahun         (2.512.993)     (13.658.760)       (13.658.760)       (13.658.760)     (13.658.760)



         Berikut adalah analisis inkremental untuk mengukur nilai tambah dari Rencana Transaksi dengan
         mempertimbangkan:
         1. Adanya pemberian pinjaman pemegang saham kepada MMSR akan memberikan nilai
             tambah bagi MBAP, karena dari Rencana Transaksi tersebut MBAP akan memperoleh
             tambahan pendapatan dari bunga yang dibayarkan oleh MMSR.
         2. Kas MBAP akan berkurang atas adanya pemberian pinjaman ke MMSR, namun MBAP akan
             mendapatkan bunga sebagai imbalan atas pemberian pinjaman tersebut.
         3. Pada tahun kedua, MMSR membayar pinjamannya sebesar 47,50% dari total utang dan
             52,50% utang beserta bunga akan dikonversikan ke ekuitas MMSR.
         4. Pada tahun 2025, setelah konversi pinjaman, nilai investasi pada ventura bersama akan
             bertambah dan senilai 52,50% pinjaman beserta bunganya dan tahun berikutnya nilai
             investasi yang dicatatkan bertambah sesuai dengan kinerja positif MMSR.
         5. MMSR masih mencatatkan kerugian pada tahun 2025 dalam menjalankan usahanya dan
             mulai mecatatkan laba pada tahun berikutnya. Kenaikan laba dari MMSR akan menambah
             pendapatan pada bagian atas laba (rugi) ventura bersama.



3.2.10.2 Biaya atau Pendapatan yang Relevan

         Tidak ada biaya atau pendapatan yang relevan terkait dengan adanya Rencana Transaksi dari sisi
         MBAP. Rencana Transaksi bagi MBAP ini hanya akan mempengaruhi pendapatan bunga yang
         didapatkan dan pendapatan lainnya dari keuntungan yang didapatkan dari kinerja MMSR.



3.2.10.3 Informasi Non-Keuangan yang Relevan

         Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen MBAP, tidak terdapat informasi
         non-keuangan yang relevan dan signifikan terkait dengan Rencana Transaksi, selain yang telah
         diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran.



3.2.11   Analisis Sensitivitas

         Analisis sensitivitas dilakukan terhadap faktor yang mempengaruhi hasil rasio keuangan yang
         berkaitan dengan Rencana Transaksi. Dikarenakan Rencana Transaksi berhubungan dengan
         Pinjam Meminjam dana, maka asumsi yang diterapkan untuk analisis sensitivitas adalah mengacu
         pada rata-rata bunga pinjaman dan bunga tertinggi yang ditawarkan bank.

         Rasio profitabilitas merupakan rasio yang akan berdampak signifikan terhadap Rencana
         Transaksi. Analisis sensitivitas diasumsikan dengan penerapan bunga sebesar 8,14% dan 8,60%
         dengan hasil sebagai berikut:

         Figur 64. Analisis Sensitivitas
             Rasio Keuangan          Suku Bunga          2024         2025              2026         2027         2028

          Gross Profit Margin          9,60%              22,50%          23,03%        25,94%       37,60%         35,93%




                                                                                                                Halaman - 69
Page 81
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



             Rasio Keuangan          Suku Bunga     2024         2025        2026      2027       2028
                                       8,14%         22,50%       23,03%      25,94%   37,60%       35,93%
                                       8,50%         22,50%       23,03%      25,94%   37,60%       35,93%
                                       9,60%          7,80%        7,43%      11,64%   20,96%       26,88%
          Net Profit Margin            8,14%          7,80%        7,41%      11,64%   20,96%       26,88%
                                       8,50%          7,80%        7,38%      11,64%   20,96%       26,88%
                                       9,60%          4,32%        6,36%      11,36%   14,68%        5,19%
          Rate of Return on Equity     8,14%          4,32%        6,35%      11,36%   14,68%        5,19%
                                       8,50%          4,32%        6,32%      11,36%   14,68%        5,19%
                                       9,60%          2,93%        3,73%       7,00%    9,91%        3,76%
          Rate of Return on Assets     8,14%          2,93%        3,72%       7,00%    9,91%        3,76%
                                       8,50%          2,93%        3,71%       7,00%    9,91%        3,76%


         Berdasarkan hasil analisis sensitivitas di atas, pergerakan atas bunga yang diterapkan akan
         berdampak pada penerimaan pendapatan lain-lain MBAP, pinjaman ini akan berdampak hanya
         selama 2 tahun sesuai dengan yang tertera dalam Draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham.



3.2.12   Analisis atas Jaminan yang Terkait Dengan Transaksi Pinjam Meminjam

         Berdasarkan Draft Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham, atas pinjaman ini tidak terdapat
         jaminan yang ditetapkan. Sebagai pemberi pinjaman, MBAP memahami bahwa pemberian
         pinjaman kepada MMSR akan memberikan balikan yang positif seiring dengan kinerja MMSR yang
         sangat baik dan stabil. MMSR dengan kepastian kontrak dari beberapa pengguna jasa akan
         menunjukkan prospek pertumbuhan yang positif serta manajemen yang kompeten. Meskipun
         pinjaman ini tidak dilengkapi dengan jaminan, MBAP percaya bahwa kinerja keuangan yang baik
         dari MMSR tersebut akan meminimalkan risiko bagi MBAP sebagai pemberi pinjaman.




                                                                                                Halaman - 70
Page 82
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



4     ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS RENCANA TRANSAKSI

4.1   Analisis Kelayakan Investasi

       Analisis kelayakan investasi ditinjau dari proyeksi keuangan MMSR dalam menjalankan kegiatan
       usahanya. Analisis kelayakan dilakukan dengan memperhitungkan Net Present Value (”NPV”),
       Internal Rate of Return (”IRR”) dan Payback Period (”PP”) dari proyeksi usahanya ke depan, sesuai
       dengan asumsi-asumsi proyeksi berdasarkan kontrak-kontrak usaha yang diperoleh
       selama 15 hingga 25 tahun dan sebelumnya telah dianalisis oleh manajemen untuk memastikan
       bahwa dengan menjalankan usaha yang direncanakan, MMSR akan dapat berkontribusi positif
       kepada pemegang saham.

       Asumsi-asumsi yang digunakan untuk mengidentifikasi kelayakan investasi adalah sebagai berikut:
       - Masa proyeksi selama 26 tahun, dari tahun 2024 sampai 2049.
       - Mulai menunjukkan arus kas kumulatif positif pada tahun 2033.
       - Tingkat diskonto mengacu pada Damodaran Per 2024 dengan rate pada industri sejenis yang
          dijalankan oleh MMSR yaitu sebesar 8,61%.

       Dengan asumsi tersebut didapatkan nilai kelayakan investasi dengan hasil sebagai berikut:

       -   IRR                      : 10,97%
       -   NPV                      : Rp79,51 Miliar
       -   Payback Period           : 10 tahun



4.2   Analisis Kelayakan Pelunasan Utang

       Analisis kelayakan pelunasan utang dalam Rencana Transaksi adalah dengan memperhitungkan
       NPV, IRR dan PP dari proyeksi yang sama seperti pada analisis kelayakan investasi, namun dengan
       batasan asumsi terkait dengan porsi pendanaan yang didapat dari Rencana Transaksi
       dan disesuaikan dengan kepemilikan saham MBAP sebesar 52,50%.

       Asumsi-asumsi yang digunakan untuk mengidentifikasi kelayakan pelunasan utang adalah sebagai
       berikut:
       - Masa proyeksi selama 26 tahun, dari tahun 2024 sampai 2049.
       - Mulai menunjukkan arus kas kumulatif positif pada tahun 2033.
       - Tingkat diskonto mengacu pada Suku Bunga Dasar Kredit Bank Indonesia sebesar 8,14%
          sebagaimana dimaksud pada 3.2.9 Analisis Tingkat Bunga dari Rencana Transaksi.

       Dengan asumsi tersebut didapatkan nilai kelayakan pelunasan utang dengan hasil sebagai berikut:

       -   IRR                      : 11,65%
       -   NPV                      : Rp62,70 Miliar
       -   Payback Period           : 9 tahun



4.3   Analisis Faktor Lain yang Relevan

       Faktor-faktor yang relevan dengan Rencana Transaksi sudah dianalisis dan diungkapkan pada
       bab-bab sebelumnya baik secara kualitatif dan kuantitatif beserta pertimbangan manfaat,
       keuntungan, risiko dan kerugian. Sehingga kami tidak melakukan analisis atas faktor lain yang
       relevan.




                                                                                            Halaman - 71
Page 83
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



5    ANALISIS KEWAJARAN NILAI RENCANA TRANSAKSI

     Kewajaran Rencana Transaksi dapat disimpulkan dengan mempertimbangkan analisis-analisis
     sebagai berikut:

      •   Analisis Rencana Transaksi

          Dalam rangka mendukung ekspansi dan pengembangan proyek-proyek PLTS Atap yang telah
          mendapatkan persetujuan dari PLN pada pengajuan kuota di bulan Juli 2024, MMSR
          memerlukan pendanaan tambahan dari pemegang saham, yaitu untuk membiayai kebutuhan
          capital expenditure (“capex”) proyek-proyek PLTS Atap tersebut. Sehubungan dengan hal
          tersebut, MASDAR sebagai salah satu pemegang saham MMSR, mengajukan permintaan
          kepada MBAP untuk memberikan pinjaman pemegang saham, mengingat MASDAR
          memerlukan jangka waktu yang lebih lama untuk memperoleh persetujuan internal, yang akan
          menyebabkan panjangnya proses pemenuhan kebutuhan dana serta keterlambatan
          pelaksanaan proyek bagi MMSR.

          Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi, maka diharapkan MBAP dapat memperoleh
          beberapa manfaat diantaranya:
            1. MBAP diharapkan dapat memperoleh kontribusi pendapatan tambahan dari
                proyek-proyek PLTS Atap yang dibiayai melalui pinjaman pemegang saham, serta akan
                meningkatkan pendapatan lain-lain pada laporan keuangan MBAP.
            2. Pembiayaan proyek PLTS Atap membuka sumber pendapatan baru yang lebih beragam
                bagi MBAP, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di sektor energi terbarukan, yang
                memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.
            3. Keberhasilan proyek dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasi MBAP,
                memperbesar laba dan meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan.

          Risiko yang berkenaan dengan Rencana Transaksi ini adalah:
             1. Risiko kegagalan MMSR dalam menyelesaikan proyek PLTS Atap sesuai jadwal atau
                 kualitas yang diharapkan, dapat mempengaruhi pengembalian investasi dan
                 pendapatan yang direncanakan.
             2. Jika proyek PLTS Atap mengalami keterlambatan atau kesulitan teknis, hal ini dapat
                 memperlambat aliran pendapatan dan mempengaruhi kemampuan MMSR dalam
                 memberikan pengembalian investasi kepada MBAP.

      •   Analisis Kualitatif dan Kuantitatif

          -   Analisis Kualitatif

              Keuntungan yang akan diperoleh MBAP dari Rencana Transaksi yaitu :
               1. MBAP dapat mendukung pengembangan entitas anak, yaitu MMSR, dalam sektor
                  energi terbarukan, khususnya proyek PLTS Atap, yang sejalan dengan visi jangka
                  panjang perusahaan untuk memperluas portofolio bisnisnya.
               2. Proyek PLTS Atap yang didanai melalui pinjaman pemegang saham diharapkan dapat
                  menghasilkan pendapatan tambahan, yang akan memperkuat kinerja keuangan MBAP
                  secara konsolidasi.
               3. Pendapatan yang diperoleh dari proyek-proyek PLTS Atap akan berkontribusi pada
                  peningkatan keuntungan MBAP secara keseluruhan, mengoptimalkan pengembalian
                  bagi pemegang saham.

              Rencana Transaksi telah dipertimbangkan dengan baik, sehingga tidak terdapat kerugian
              berkenaan dengan Rencana Transaksi.




                                                                                        Halaman - 72
Page 84
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



          -     Analisis Kuantitatif

                1. MBAP mengeluarkan kas untuk Rencana Transaksi secara bertahap sesuai dengan
                   kebutuhan dan jadwal capex MMSR dalam memenuhi proyeknya. Pada bulan Desember
                   2024, jumlah kas yang dikeluarkan adalah sebesar USD2,512,993 dan pada tahun
                   selanjutnya sampai April 2025 secara bertahap, jumlah kas yang dikeluarkan mencapai
                   total sebesar USD25,546,052.
                2. Pinjaman pemegang saham kepada MMSR menghasilkan pendapatan keuangan dari
                   bunga yang diterapkan sebesar 9,60%.
                3. MMSR melakukan peminjaman dana dari MBAP meskipun dengan bunga yang lebih
                   tinggi (9,60%) dibandingkan dengan Suku Bunga Dasar Kredit Bank Indonesia yang
                   rata-rata berkisar di angka 8,14%. Pemilihan tersebut didasarkan pada faktor strategis,
                   kemudahan akses, dan hubungan baik dengan pemegang saham, yang dianggap lebih
                   penting daripada memilih suku bunga yang lebih rendah dari lembaga keuangan lain.
                4. Dari sisi MBAP, pinjaman dengan bunga lebih tinggi ini mungkin lebih dilihat sebagai
                   strategi yang menguntungkan untuk mendapatkan imbalan yang lebih tinggi atas risiko
                   yang mereka ambil, sekaligus memperkuat hubungan dengan MMSR dan mendukung
                   tujuan jangka panjangnya.
                5. Atas investasi kepada MMSR akan dicatatkan pada pendapatan lainnya dan akan mulai
                   mendapatkan laba pada tahun 2025.
                6. Penurunan dalam Total Liabilities to Equity Ratio dan Total Liabilities to Assets Ratio yang
                   terjadi pada periode tersebut menunjukkan bahwa MBAP sedang mengurangi
                   ketergantungannya pada utang untuk pendanaan karena masa konsesi yang sudah
                   hampir habis untuk pendapatan utama dari tambang, dengan kinerja yang baik tanpa
                   bergantung pada utang, MBAP mampu memberikan pinjaman kepada MMSR dalam
                   Rencana Transaksi ini. Rasio liabilitas terhadap ekuitas maupun aset pada akhir masa
                   proyeksi adalah sebesar 33,14% dan 24,89% (tanpa adanya utang berbunga).

      •   Analisis Kelayakan Rencana Penggunaan Dana atas Rencana Transaksi

          Analisis kelayakan dilakukan terhadap investasi dan pelunasan utang, dengan hasil sebagai
          berikut:

                     Keterangan                Kelayakan Investasi              Kelayakan Pelunasan Utang

              NPV                                    10,97%                              11,65%

              IRR                                 Rp79,51 Miliar                      Rp62,70 Miliar

              Payback Period                        10 tahun                             9 tahun




      •   Analisis Relevan Lainnya

          Faktor-faktor yang relevan dengan Rencana Transaksi sudah dianalisis dan diungkapkan pada
          bab-bab sebelumnya baik secara kualitatif dan kuantitatif beserta pertimbangan manfaat,
          keuntungan, risiko dan kerugian, oleh karena itu kami tidak melakukan analisis atas faktor lain
          yang relevan.




                                                                                                       Halaman - 73
Page 85
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



6    PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI

     Berdasarkan analisis atas Rencana Transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis kewajaran
     nilai Rencana Transaksi serta penelaahan atas data dan informasi yang diperoleh dan digunakan
     sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa
     Rencana Transaksi adalah WAJAR.




                                                                                             Halaman - 74
Page 86
KJPP YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Pendapat Kewajaran Pinjaman Pemegang Saham – PT Mitrabara Adiperdana Tbk (“MBAP”)



7    KUALIFIKASI PENILAI BISNIS

     Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan berdasarkan Keputusan
     Menteri Keuangan No. 365/KM.1/2020 tanggal 27 Juli 2020, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik
     Yanuar, Rosye dan Rekan (“Y&R”) dengan Izin KJPP No. 2.20.0170.

     Penilai Bisnis yang menandatangani laporan pendapat kewajaran ini merupakan Penilai Bisnis
     bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

     No. Izin Penilai Publik        : B-1.08.00044
     No. STTD                       : STTD.PB-37/PJ-1/PM.02/2023
     Klasifikasi Izin               : Penilaian Bisnis (B)
     No. MAPPI                      : 99-S-01230




                                                                                        Halaman - 75
Page 87
LAMPIRAN KEUANGAN
Page 88
SEBELUM RENCANA TRANSAKSI
Page 89
Sebelum Rencana Transaksi
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                             2024          2025          2026            2027            2028            2029
                            Keterangan
                                            Jul-Des       Jan-Des       Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des


ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                          122.724.710   130.765.366   150.183.498     186.800.057     207.392.028     219.450.545
Investasi Jangka Pendek                               -             -             -               -               -               -
Piutang usaha                                 9.742.869    13.201.284    13.225.782      10.461.826               -               -
Piutang lain-lain, neto                      26.621.412    33.744.781    29.287.460      26.314.218      21.392.218      17.442.246
Persediaan, neto                             19.611.214    24.642.013    23.100.813      14.034.558      15.694.660      16.252.686

Uang muka dan Biaya dibayar di muka           9.454.370     9.454.370     9.454.370       9.454.370       9.454.370       9.454.370

Tagihan pajak pertambahan nilai                       -             -             -               -               -               -

Pajak pertambahan nilai dibayar di muka      14.779.074    15.379.633    15.246.974      14.501.262      12.713.637      12.713.637
Aset lancar lainnya                           6.860.954     5.965.070     6.663.387      12.403.628       3.257.960       3.257.960
Jumlah Aset Lancar                          209.794.603   233.152.517   247.162.283     273.969.917     269.904.871     278.571.445


ASET TIDAK LANCAR
Aset eksplorasi dan evaluasi
Investasi pada entitas asosiasi
Investasi pada ventura bersama                9.583.721     9.583.721    22.587.190      22.587.190      22.587.190      22.587.190
Aset pertambangan, neto                       1.168.077      885.514       596.551                -               -               -
Aset hak-guna
Aset tetap, neto                             45.613.301    87.201.254    85.164.174      84.359.187      82.131.459      80.062.600
Intangible asset, net and others                      -             -             -               -               -               -
Uang muka investasi                                   -             -             -               -               -               -
Deferred pra-op                               1.933.040     1.920.330     1.901.015       1.881.699       1.862.383       1.843.067
Aset pajak tangguhan, neto                    1.676.715     1.561.768     1.799.285       1.733.031       1.570.066       1.570.066

Pajak penghasilan yang dapat dikembalikan
Tagihan pajak penghasilan
Aset tidak lancar lainnya                        55.571        11.994           6.546           1.099           1.099           1.099
Kas yang dibatasi penggunaannya               5.872.270     6.690.308     6.690.308       6.690.308       6.690.308       6.690.308
Jumlah Aset Tidak Lancar                     65.902.695   107.854.889   118.745.069     117.252.514     114.842.505     112.754.330


JUMLAH ASET                                 275.697.298   341.007.406   365.907.352     391.222.431     384.747.377     391.325.775
Page 90
Sebelum Rencana Transaksi
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                                             2024           2025           2026           2027           2028           2029
                           Keterangan
                                                            Jul-Des        Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des
LIABILITAS DAN EKUITAS


LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                   8.722.090     12.888.912     14.618.943      7.192.695      2.408.238      3.146.728
Utang lain-lain                                                       -              -              -              -              -              -
Uang muka pelanggan                                                   -              -              -              -              -              -
Beban akrual                                                 31.343.403     32.906.819     31.202.603     21.225.306     18.396.107     14.625.992
Utang pajak                                                  15.834.907     23.380.449     23.832.375     27.062.551     18.984.216     19.259.334
Utang sewa pembiayaan                                         4.768.828     17.124.801     15.266.217     13.397.815     13.034.591     13.034.591


Utang Bank yang jatuh tempo dalam satu tahun                 20.844.428     47.383.208     47.625.516     49.974.736     44.547.401     38.992.889
Liabilitas sewa                                                       -              -              -              -              -              -


Provisi untuk reklamasi dan penutupan tambang                         -              -              -              -              -              -
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                                -              -              -              -              -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                              81.513.656    133.684.188    132.545.654    118.853.104     97.370.553     89.059.534


LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas pajak tangguhan                                            -              -              -              -              -              -


Utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang jatuh
tempo dalam satu tahun                                                -              -              -              -              -              -
Utang sewa pembiayaan                                                 -              -              -              -              -              -
Utang bank                                                            -              -              -              -              -              -
Liabilitas imbalan kerja                                      3.328.590      4.002.123      4.687.253      5.224.064      5.768.080      6.318.523


Penyisihan untuk reklamasi dan penutupan tambang              3.675.881      3.420.811      3.159.130      2.843.133      2.843.133      2.843.133
Liabilitas sewa                                                       -              -              -              -              -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                              7.004.471      7.422.934      7.846.383      8.067.197      8.611.213      9.161.656


JUMLAH LIABILITAS                                            88.518.127    141.107.122    140.392.037    126.920.301    105.981.766     98.221.190


EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk
Modal saham                                                  10.743.672     10.743.672     10.743.672     10.743.672     10.743.672     10.743.672
Tambahan modal disetor                                       15.415.593     15.415.593     15.415.593     15.415.593     15.415.593     15.415.593


Selisih akuisisi kepentingan nonpengendali                      237.206        237.206        237.206        237.206        237.206        237.206


Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan                         -              -              -              -              -              -


Saldo laba - belum ditentukan penggunaannya                 157.234.026    169.955.138    195.570.169    234.356.984    248.820.466    263.159.439
Cadangan umum                                                 2.148.734      2.148.734      2.148.734      2.148.734      2.148.734      2.148.734
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk                                                       185.779.231    198.500.344    224.115.375    262.902.189    277.365.671    291.704.645
Kepentingan nonpengendali                                   1.399.940,00   1.399.940,00   1.399.940,00   1.399.940,00   1.399.940,00   1.399.940,00
JUMLAH EKUITAS                                              187.179.171    199.900.284    225.515.315    264.302.129    278.765.611    293.104.585
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                               275.697.298    341.007.406    365.907.352    391.222.431    384.747.377    391.325.775
Page 91
cek                                                             -              -               -               -               -              -
                                                      161.019.906    173.741.018     199.356.049     238.142.864     252.606.346    266.945.319


Sebelum Rencana Transaksi
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                                       2024            2025            2026            2027           2028           2029
                          Keterangan
                                                      Jul-Des        Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des        Jan-Des


PENJUALAN                                             103.925.268    183.843.546     225.125.161     189.270.231     57.815.860     55.596.262
BEBAN POKOK PENJUALAN                                 (80.545.644)   (141.497.342)   (166.735.966)   (118.102.290)   (37.041.596)   (35.600.002)
LABA (RUGI) KOTOR                                      23.379.623     42.346.204      58.389.195      71.167.941     20.774.264     19.996.260


Beban penjualan                                        (9.988.565)    (14.880.183)    (14.745.680)    (13.079.133)             -              -
Beban umum dan administrasi                            (4.661.084)     (8.513.144)     (8.885.085)     (6.451.679)      (349.541)      (360.889)
Pendapatan operasi lain                                 5.899.757              -               -               -               -              -
Beban operasi lain                                     (5.078.549)     (6.712.577)     (9.431.742)     (8.775.290)    (8.650.397)    (8.095.679)
Exchange gain (loss)                                            -              -               -               -               -              -
LABA (RUGI) USAHA                                       9.551.183     12.240.300      25.326.687      42.861.840     11.774.327     11.539.692


Pendapatan keuangan                                     2.564.731       4.814.210       4.783.367       4.987.319      4.933.114      5.069.414
Pajak atas pendapatan keuangan                                  -              -               -               -               -              -
Beban keuangan                                           (130.615)       (125.428)        (69.327)        (30.718)       (28.628)       (28.302)
Bagian atas rugi ventura bersama                       (1.220.867)       477.535        1.056.645       1.441.566      1.426.646      1.369.111
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                              10.764.431     17.406.617      31.097.373      49.260.007     18.105.459     17.949.916

PAJAK                                                  (2.681.563)     (4.685.505)     (5.482.342)    (10.473.192)    (3.641.978)    (3.610.942)

LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN                       8.082.868     12.721.113      25.615.031      38.786.815     14.463.481     14.338.974


PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                   -              -               -               -               -              -

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF                         8.082.868     12.721.113      25.615.031      38.786.815     14.463.481     14.338.974
Page 92
Sebelum Rencana Transaksi
Laporan Arus Kas
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                                              2024               2025               2026               2027               2028               2029
                           Keterangan
                                                             Jul-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des


Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas
Operasi                                                       24.710.524         36.313.649         35.125.449         44.222.355         13.339.857         17.151.455
Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas
Investasi                                                    (34.200.190)       (52.054.644)       (17.335.505)       (10.246.045)         9.126.724           (282.823)
Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas
Pendanaan                                                      6.584.200         23.781.651          1.628.188          2.640.248         (1.874.609)        (4.810.114)
Kenaikan neto kas dan setara kas                              (2.905.466)         8.040.656         19.418.132         36.616.559         20.591.971         12.058.518
Kas dan setara kas awal tahun                                125.630.176        122.724.710        130.765.366        150.183.498        186.800.057        207.392.028
Kas dan setara kas akhir tahun                               122.724.710        130.765.366        150.183.498        186.800.057        207.392.028        219.450.545


cek                                                                    -                  -                  -                  -                  -                  -

Sebelum Rencana Transaksi
Rasio Keuangan
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
Dalam Satuan


                                                              2024               2025               2026               2027               2028               2029
                           Keterangan
                                                             Jul-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des


LIQUIDITY RATIO
Current Ratio                                                    257,37%            174,41%            186,47%            230,51%            277,19%            312,79%
Quick Ratio                                                      162,51%            107,69%            123,29%            165,97%            212,99%            246,41%


ACTIVITY RATIO
Account Receivable Turnover                                                34                 26                 21                 20                  -                  -

Inventory Turnover                                                         89                 64                 51                 43             155                167
Account Payable Turnover                                                   40                 33                 32                 22                 24                 32


SOLVABILITY RATIO
Total Liabilities to Equity Ratio                                 47,29%             70,59%             62,25%             48,02%             38,02%             33,51%
Total Liabilities to Assets Ratio                                 32,11%             41,38%             38,37%             32,44%             27,55%             25,10%


PROFITABILITY RATIO
Gross Profit Margin                                               22,50%             23,03%             25,94%             37,60%             35,93%             35,97%
Net Profit Margin                                                    7,78%              6,92%           11,38%             20,49%             25,02%             25,79%
Rate of Return on Assets                                             2,93%              3,73%              7,00%              9,91%              3,76%              3,66%
Rate of Return on Equity                                             4,32%              6,36%           11,36%             14,68%                5,19%              4,89%
Page 93
SETELAH RENCANA TRANSAKSI
Page 94
Setelah Rencana Transaksi
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                                 2024          2025          2026          2027          2028          2029
                  Keterangan
                                                Jul-Des       Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des


JUMLAH ASET                                     275.717.402   341.958.337   368.753.589   394.369.608   388.080.794   394.605.271


LIABILITAS DAN EKUITAS


LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                       8.722.090    12.888.912    14.618.943     7.192.695     2.408.238     3.146.728
Utang lain-lain                                           -             -             -             -             -             -
Uang muka pelanggan                                       -             -             -             -             -             -
Beban akrual                                     31.343.403    32.906.819    31.202.603    21.225.306    18.396.107    14.625.992
Utang pajak                                      15.834.907    23.380.449    23.832.375    27.062.551    18.984.216    19.259.334
Utang sewa pembiayaan                             4.768.828    17.124.801    15.266.217    13.397.815    13.034.591    13.034.591
Utang Bank yang jatuh tempo dalam satu
tahun                                            20.844.428    47.383.208    47.625.516    49.974.736    44.547.401    38.992.889
Liabilitas sewa                                           -             -             -             -             -             -
Provisi untuk reklamasi dan penutupan
tambang                                                   -             -             -             -             -             -
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                    -             -             -             -             -             -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                  81.513.656   133.684.188   132.545.654   118.853.104    97.370.553    89.059.534


LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas pajak tangguhan                                -             -             -             -             -             -


Utang jangka panjang, setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                  -             -             -             -             -             -
Utang sewa pembiayaan                                     -             -             -             -             -             -
Utang bank                                                -             -             -             -             -             -
Liabilitas imbalan kerja                          3.328.590     4.002.123     4.687.253     5.224.064     5.768.080     6.318.523
Penyisihan untuk reklamasi dan penutupan
tambang                                           3.675.881     3.420.811     3.159.130     2.843.133     2.843.133     2.843.133
Liabilitas sewa                                           -             -             -             -             -             -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                  7.004.471     7.422.934     7.846.383     8.067.197     8.611.213     9.161.656


JUMLAH LIABILITAS                                88.518.127   141.107.122   140.392.037   126.920.301   105.981.766    98.221.190


EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk
Modal saham                                      10.743.672    10.743.672    10.743.672    10.743.672    10.743.672    10.743.672
Tambahan modal disetor                           15.415.593    15.415.593    15.415.593    15.415.593    15.415.593    15.415.593


Selisih akuisisi kepentingan nonpengendali         237.206       237.206       237.206       237.206       237.206       237.206


Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan             -             -             -             -             -             -


Saldo laba - belum ditentukan penggunaannya     157.254.130   170.906.070   198.416.406   237.504.162   252.153.883   266.438.936
Cadangan umum                                     2.148.734     2.148.734     2.148.734     2.148.734     2.148.734     2.148.734
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk                           185.799.335   199.451.275   226.961.612   266.049.367   280.699.088   294.984.141
Kepentingan nonpengendali                         1.399.940     1.399.940     1.399.940     1.399.940     1.399.940     1.399.940
JUMLAH EKUITAS                                  187.199.275   200.851.215   228.361.552   267.449.307   282.099.028   296.384.081
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                   275.717.402   341.958.337   368.753.589   394.369.608   388.080.794   394.605.271
Page 95
cek                                           -              -               -               -               -              -
                                    161.040.010    174.691.950     202.202.286     241.290.042     255.939.763    270.224.816


Setelah Rencana Transaksi
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                     2024            2025            2026            2027           2028           2029
                  Keterangan
                                    Jul-Des        Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des        Jan-Des


PENJUALAN                           103.925.268    183.843.546     225.125.161     189.270.231     57.815.860     55.596.262
BEBAN POKOK PENJUALAN               (80.545.644)   (141.497.342)   (166.735.966)   (118.102.290)   (37.041.596)   (35.600.002)
LABA (RUGI) KOTOR                    23.379.623     42.346.204      58.389.195      71.167.941     20.774.264     19.996.260


Beban penjualan                      (9.988.565)    (14.880.183)    (14.745.680)    (13.079.133)             -              -
Beban umum dan administrasi          (4.661.084)     (8.513.144)     (8.885.085)     (6.451.679)      (349.541)      (360.889)
Pendapatan operasi lain               5.899.757              -               -               -               -              -
Beban operasi lain                   (5.078.549)     (6.712.577)     (9.431.742)     (8.775.290)    (8.650.397)    (8.095.679)
Exchange gain (loss)                          -              -               -               -               -              -
LABA (RUGI) USAHA                     9.551.183     12.240.300      25.326.687      42.861.840     11.774.327     11.539.692


Pendapatan keuangan                   2.584.835       7.051.452       4.783.367       4.987.319      4.933.114      5.069.414
Pajak atas pendapatan keuangan                -              -               -               -               -              -
Beban keuangan                         (130.615)       (125.428)        (69.327)        (30.718)       (28.628)       (28.302)
Bagian atas rugi ventura bersama     (1.220.867)       (828.879)      1.645.536       2.331.398      2.502.718      2.391.262
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK            10.784.535     18.337.445      31.686.264      50.149.838     19.181.530     18.972.066

PAJAK                                (2.681.563)     (4.685.505)     (5.482.342)    (10.473.192)    (3.641.978)    (3.610.942)

LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN     8.102.972     13.651.940      26.203.922      39.676.646     15.539.553     15.361.125


PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                 -              -               -               -               -              -

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF       8.102.972     13.651.940      26.203.922      39.676.646     15.539.553     15.361.125
Page 96
Setelah Rencana Transaksi
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                             2024               2025               2026               2027               2028               2029
                  Keterangan
                                            Jul-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des


Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan
untuk) Aktivitas Operasi                     24.710.524         36.313.649         35.125.449         44.222.355         13.339.857         17.151.455
Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan
untuk) Aktivitas Investasi                  (36.713.182)       (63.200.411)       (17.335.505)       (10.246.045)         9.126.724           (282.823)
Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan
untuk) Aktivitas Pendanaan                    6.584.200         23.781.651          1.628.188          2.640.248         (1.874.609)        (4.810.114)
Kenaikan neto kas dan setara kas             (5.418.458)        (3.105.112)        19.418.132         36.616.559         20.591.971         12.058.518
Kas dan setara kas awal tahun               125.630.176        120.211.718        117.106.606        136.524.738        173.141.297        193.733.268
Kas dan setara kas akhir tahun              120.211.718        117.106.606        136.524.738        173.141.297        193.733.268        205.791.786


cek                                                   -                  -                  -                  -                  -                  -

Setelah Rencana Transaksi
Rasio Keuangan
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
Dalam Satuan


                                             2024               2025               2026               2027               2028               2029
                  Keterangan
                                            Jul-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des


LIQUIDITY RATIO
Current Ratio                                   257,40%            164,19%            176,17%            219,02%            263,17%            297,46%
Quick Ratio                                     159,43%             97,47%            112,98%            154,48%            198,96%            231,07%


ACTIVITY RATIO
Account Receivable Turnover                               34                 26                 21                 20                  -                  -

Inventory Turnover                                        89                 64                 51                 43             155                167
Account Payable Turnover                                  40                 33                 32                 22                 24                 32


SOLVABILITY RATIO
Total Liabilities to Equity Ratio                47,29%             70,25%             61,48%             47,46%             37,57%             33,14%
Total Liabilities to Assets Ratio                32,10%             41,26%             38,07%             32,18%             27,31%             24,89%


PROFITABILITY RATIO
Gross Profit Margin                              22,50%             23,03%             25,94%             37,60%             35,93%             35,97%
Net Profit Margin                                   7,80%              7,43%           11,64%             20,96%             26,88%             27,63%
Rate of Return on Assets                            2,94%              3,99%              7,11%           10,06%                4,00%              3,89%
Rate of Return on Equity                            4,33%              6,80%           11,47%             14,84%                5,51%              5,18%
Page 97
Setelah Rencana Transaksi
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                             2024          2025          2026            2027            2028            2029
                   Keterangan
                                            Jul-Des       Jan-Des       Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des


ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                          120.211.718   117.106.606   136.524.738     173.141.297     193.733.268     205.791.786
Investasi Jangka Pendek                               -             -             -               -               -               -
Piutang usaha                                 9.742.869    13.201.284    13.225.782      10.461.826               -               -
Piutang lain-lain, neto                      29.154.509    33.744.781    29.287.460      26.314.218      21.392.218      17.442.246
Persediaan, neto                             19.611.214    24.642.013    23.100.813      14.034.558      15.694.660      16.252.686

Uang muka dan Biaya dibayar di muka           9.454.370     9.454.370     9.454.370       9.454.370       9.454.370       9.454.370

Tagihan pajak pertambahan nilai                       -             -             -               -               -               -

Pajak pertambahan nilai dibayar di muka      14.779.074    15.379.633    15.246.974      14.501.262      12.713.637      12.713.637
Aset lancar lainnya                           6.860.954     5.965.070     6.663.387      12.403.628       3.257.960       3.257.960
Jumlah Aset Lancar                          209.814.707   219.493.757   233.503.523     260.311.157     256.246.112     264.912.685


ASET TIDAK LANCAR
Aset eksplorasi dan evaluasi
Investasi pada entitas asosiasi
Investasi pada ventura bersama                9.583.721    24.193.412    39.092.187      39.393.128      39.579.367      39.525.447
Aset pertambangan, neto                       1.168.077      885.514       596.551                -               -               -
Aset hak-guna                                         -             -             -               -               -               -
Aset tetap, neto                             45.613.301    87.201.254    85.164.174      84.359.187      82.131.459      80.062.600
Intangible asset, net and others                      -             -             -               -               -               -
Uang muka investasi                                   -             -             -               -               -               -
Deferred pra-op                               1.933.040     1.920.330     1.901.015       1.881.699       1.862.383       1.843.067
Aset pajak tangguhan, neto                    1.676.715     1.561.768     1.799.285       1.733.031       1.570.066       1.570.066

Pajak penghasilan yang dapat dikembalikan             -             -             -               -               -               -
Tagihan pajak penghasilan                             -             -             -               -               -               -
Aset tidak lancar lainnya                        55.571        11.994           6.546           1.099           1.099           1.099
Kas yang dibatasi penggunaannya               5.872.270     6.690.308     6.690.308       6.690.308       6.690.308       6.690.308
Jumlah Aset Tidak Lancar                     65.902.695   122.464.580   135.250.066     134.058.451     131.834.683     129.692.587
Page 98
INKREMENTAL
Page 99
INKREMENTAL
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                             2024          2025           2026           2027           2028           2029
                          Keterangan
                                            Jul-Des       Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des


ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                          (2.512.993)   (13.658.760)   (13.658.760)   (13.658.760)   (13.658.760)   (13.658.760)
Investasi Jangka Pendek                               -             -              -              -              -              -
Piutang usaha                                         -             -              -              -              -              -
Piutang lain-lain, neto                      2.533.096              -              -              -              -              -
Persediaan, neto                                      -             -              -              -              -              -

Uang muka dan Biaya dibayar di muka                   -             -              -              -              -              -

Tagihan pajak pertambahan nilai                       -             -              -              -              -              -

Pajak pertambahan nilai dibayar di muka               -             -              -              -              -              -
Aset lancar lainnya                                   -             -              -              -              -              -
Jumlah Aset Lancar                              20.104    (13.658.760)   (13.658.760)   (13.658.760)   (13.658.760)   (13.658.760)


ASET TIDAK LANCAR
Aset eksplorasi dan evaluasi                          -             -              -              -              -              -
Investasi pada entitas asosiasi                       -             -              -              -              -              -
Investasi pada ventura bersama                        -   14.609.691     16.504.997     16.805.937     16.992.177     16.938.256
Aset pertambangan, neto                               -             -              -              -              -              -
Aset hak-guna                                         -             -              -              -              -              -
Aset tetap, neto                                      -             -              -              -              -              -
Intangible asset, net and others                      -             -              -              -              -              -
Uang muka investasi                                   -             -              -              -              -              -
Deferred pra-op                                       -             -              -              -              -              -
Aset pajak tangguhan, neto                            -             -              -              -              -              -

Pajak penghasilan yang dapat dikembalikan             -             -              -              -              -              -
Tagihan pajak penghasilan                             -             -              -              -              -              -
Aset tidak lancar lainnya                             -             -              -              -              -              -
Kas yang dibatasi penggunaannya                       -             -              -              -              -              -
Jumlah Aset Tidak Lancar                              -   14.609.691     16.504.997     16.805.937     16.992.177     16.938.256


JUMLAH ASET                                     20.104       950.932      2.846.237      3.147.177      3.333.417      3.279.496
Page 100
INKREMENTAL
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                                           2024          2025          2026          2027          2028          2029
                      Keterangan
                                                          Jul-Des       Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des
LIABILITAS DAN EKUITAS


LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                         -             -             -             -             -             -
Utang lain-lain                                                     -             -             -             -             -             -
Uang muka pelanggan                                                 -             -             -             -             -             -
Beban akrual                                                        -             -             -             -             -             -
Utang pajak                                                         -             -             -             -             -             -
Utang sewa pembiayaan                                               -             -             -             -             -             -


Utang Bank yang jatuh tempo dalam satu tahun                        -             -             -             -             -             -
Liabilitas sewa                                                     -             -             -             -             -             -


Provisi untuk reklamasi dan penutupan tambang                       -             -             -             -             -             -
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                              -             -             -             -             -             -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                     -             -             -             -             -             -


LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas pajak tangguhan                                          -             -             -             -             -             -


Utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam satu tahun                                        -             -             -             -             -             -
Utang sewa pembiayaan                                               -             -             -             -             -             -
Utang bank                                                          -             -             -             -             -             -
Liabilitas imbalan kerja                                            -             -             -             -             -             -


Penyisihan untuk reklamasi dan penutupan tambang                    -             -             -             -             -             -
Liabilitas sewa                                                     -             -             -             -             -             -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                    -             -             -             -             -             -


JUMLAH LIABILITAS                                                   -             -             -             -             -             -


EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk
Modal saham                                                         -             -             -             -             -             -
Tambahan modal disetor                                              -             -             -             -             -             -


Selisih akuisisi kepentingan nonpengendali                          -             -             -             -             -             -


Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan                       -             -             -             -             -             -


Saldo laba - belum ditentukan penggunaannya                   20.104       950.932      2.846.237     3.147.177     3.333.417     3.279.496
Cadangan umum                                                       -             -             -             -             -             -
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk                                                 20.104       950.932     2.846.237     3.147.177     3.333.417     3.279.496
Kepentingan nonpengendali                                           -             -             -             -             -             -
JUMLAH EKUITAS                                                20.104       950.932     2.846.237     3.147.177     3.333.417     3.279.496
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                 20.104       950.932     2.846.237     3.147.177     3.333.417     3.279.496
Page 101
INKREMENTAL
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                                    2024          2025           2026           2027           2028           2029
                       Keterangan
                                                   Jul-Des       Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des


PENJUALAN                                                    -             -              -              -              -              -
BEBAN POKOK PENJUALAN                                        -             -              -              -              -              -
LABA (RUGI) KOTOR                                            -             -              -              -              -              -


Beban penjualan                                              -             -              -              -              -              -
Beban umum dan administrasi                                  -             -              -              -              -              -
Pendapatan operasi lain                                      -             -              -              -              -              -
Beban operasi lain                                           -             -              -              -              -              -
Exchange gain (loss)                                         -             -              -              -              -              -
LABA (RUGI) USAHA                                            -             -              -              -              -              -


Pendapatan keuangan                                    20.104      2.237.242              -              -              -              -
Pajak atas pendapatan keuangan                               -             -              -              -              -              -
Beban keuangan                                               -             -              -              -              -              -
Bagian atas rugi ventura bersama                             -    (1.306.414)      588.891        889.832       1.076.071      1.022.151
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                              20.104       930.828        588.891        889.832      1.076.071      1.022.151


PAJAK                                                        -             -              -              -              -              -

LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN                      20.104       930.828        588.891        889.832      1.076.071      1.022.151


PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                -             -              -              -              -              -

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF                        20.104       930.828        588.891        889.832      1.076.071      1.022.151



INKREMENTAL
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                                    2024          2025           2026           2027           2028           2029
                       Keterangan
                                                   Jan-Des       Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des


Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Operasi                                            -             -              -              -              -              -
Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi                                (2.512.993)   (11.145.767)             -              -              -              -
Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan                                          -             -              -              -              -              -
Kenaikan neto kas dan setara kas                   (2.512.993)   (11.145.767)             -              -              -              -
Kas dan setara kas awal tahun                                -    (2.512.993)   (13.658.760)   (13.658.760)   (13.658.760)   (13.658.760)
Kas dan setara kas akhir tahun                     (2.512.993)   (13.658.760)   (13.658.760)   (13.658.760)   (13.658.760)   (13.658.760)
Page 102
INKREMENTAL
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
Dalam %


                                             2024              2025             2026             2027             2028             2029
                          Keterangan
                                            Jul-Des           Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des


ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                  -2,05%         -10,45%             -9,09%           -7,31%           -6,59%           -6,22%
Investasi Jangka Pendek                               0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Piutang usaha                                         0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Piutang lain-lain, neto                               9,52%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Persediaan, neto                                      0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%

Uang muka dan Biaya dibayar di muka                   0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%

Tagihan pajak pertambahan nilai                       0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%

Pajak pertambahan nilai dibayar di muka          -53,58%           -61,21%          -56,30%          -14,47%          -74,37%          -74,37%
Aset lancar lainnya                                   0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Jumlah Aset Lancar                                  0,01%             -5,86%           -5,53%           -4,99%           -5,06%           -4,90%


ASET TIDAK LANCAR
Aset eksplorasi dan evaluasi                          0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Investasi pada entitas asosiasi                       0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Investasi pada ventura bersama                        0,00%       152,44%              73,07%           74,40%           75,23%           74,99%
Aset pertambangan, neto                               0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Aset hak-guna                                         0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Aset tetap, neto                                      0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Intangible asset, net and others
Uang muka investasi                                   0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Deferred pra-op
Aset pajak tangguhan, neto                            0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%

Pajak penghasilan yang dapat dikembalikan             0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Tagihan pajak penghasilan                             0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Aset tidak lancar lainnya                             0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Kas yang dibatasi penggunaannya                       0,00%           0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Jumlah Aset Tidak Lancar                            0,00%          13,55%           13,90%           14,33%           14,80%           15,02%


JUMLAH ASET                                         0,01%             0,28%            0,78%            0,80%            0,87%            0,84%
Page 103
INKREMENTAL
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
Dalam %


                                                           2024              2025            2026            2027            2028            2029
                      Keterangan
                                                          Jul-Des           Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des
LIABILITAS DAN EKUITAS


LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                         0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Utang lain-lain                                                     0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Uang muka pelanggan                                                 0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Beban akrual                                                        0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Utang pajak                                                         0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Utang sewa pembiayaan                                               0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%


Utang Bank yang jatuh tempo dalam satu tahun                        0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Liabilitas sewa                                                     0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%


Provisi untuk reklamasi dan penutupan tambang                       0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                              0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                   0,00%             0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%


LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas pajak tangguhan                                          0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%


Utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam satu tahun                                        0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Utang sewa pembiayaan                                               0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Utang bank                                                          0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Liabilitas imbalan kerja                                            0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%


Penyisihan untuk reklamasi dan penutupan tambang                    0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Liabilitas sewa                                                     0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                  0,00%             0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%


JUMLAH LIABILITAS


EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk
Modal saham                                                         0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Tambahan modal disetor                                              0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%


Selisih akuisisi kepentingan nonpengendali                          0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%


Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan                       0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%


Saldo laba - belum ditentukan penggunaannya                         0,01%           0,56%           1,46%           1,34%           1,34%           1,25%
Cadangan umum                                                       0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk                                                     0,01%             0,48%           1,27%           1,20%           1,20%           1,12%
Kepentingan nonpengendali                                           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%           0,00%
JUMLAH EKUITAS                                                    0,01%             0,48%           1,26%           1,19%           1,20%           1,12%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     0,01%             0,28%           0,78%           0,80%           0,87%           0,84%
Page 104
INKREMENTAL
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
Dalam %


                                                    2024              2025             2026             2027             2028             2029
                       Keterangan
                                                   Jul-Des           Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des


PENJUALAN                                                  0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
BEBAN POKOK PENJUALAN                                      0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
LABA (RUGI) KOTOR                                          0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%


Beban penjualan                                              0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Beban umum dan administrasi                                  0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Pendapatan operasi lain                                      0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Beban operasi lain                                           0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Exchange gain (loss)                                         0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
LABA (RUGI) USAHA                                          0,00%             0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%


Pendapatan keuangan                                          0,78%           46,47%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Pajak atas pendapatan keuangan                               0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Beban keuangan                                               0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Bagian atas rugi ventura bersama                             0,00%       -273,57%             55,73%           61,73%           75,43%           74,66%
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                    0,19%            5,35%            1,89%            1,81%            5,94%            5,69%


PAJAK                                                        0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%

LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN                          0,25%             7,32%            2,30%            2,29%            7,44%            7,13%


PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF                            0,25%             7,32%            2,30%            2,29%            7,44%            7,13%



INKREMENTAL
Laporan Arus Kas Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                                    2024              2025             2026             2027             2028             2029
                       Keterangan
                                                   Jan-Des           Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des


Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Operasi                                            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi                                          7,35%           21,41%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan                                          0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Kenaikan neto kas dan setara kas                        86,49%          -138,62%              0,00%            0,00%            0,00%            0,00%
Kas dan setara kas awal tahun                              0,00%             -2,05%       -10,45%              -9,09%           -7,31%           -6,59%
Kas dan setara kas akhir tahun                             -2,05%        -10,45%              -9,09%           -7,31%           -6,59%           -6,22%
Page 105
PROFORMA
Page 106
PROFORMA
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                               30 Juni 2024                            30 Juni 2024
                      Keterangan                                  Penyesuaian
                                            Sebelum Transaksi                        Setelah Transaksi


ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                 125.630.176         (2.512.993)          123.117.183
Investasi Jangka Pendek                                       -                 -                     -
Piutang usaha                                       20.902.811                  -            20.902.811
Piutang lain-lain, neto                               2.518.015         2.533.096             5.051.111
Persediaan, neto                                    24.177.657                  -            24.177.657

Uang muka dan Biaya dibayar di muka                   1.330.330                 -             1.330.330

Tagihan pajak pertambahan nilai                       2.288.510                 -             2.288.510

Pajak pertambahan nilai dibayar di muka               2.470.789                 -             2.470.789
Aset lancar lainnya                                           -                 -                     -
Jumlah Aset Lancar                                 179.318.288            20.104            179.338.392


ASET TIDAK LANCAR
Aset eksplorasi dan evaluasi                                  -                 -                     -
Investasi pada entitas asosiasi                               -                 -                     -
Investasi pada ventura bersama                        3.262.721                 -             3.262.721
Aset pertambangan, neto                               1.322.977                 -             1.322.977
Aset hak-guna                                                 -                 -                     -
Aset tetap, neto                                    19.145.264                  -            19.145.264
Intangible asset, net and others                              -                 -                     -
Uang muka investasi                                   4.634.629                 -             4.634.629
Deferred pra-op                                               -                 -                     -
Aset pajak tangguhan, neto                            2.058.768                 -             2.058.768

Pajak penghasilan yang dapat dikembalikan             6.471.036                 -             6.471.036
Tagihan pajak penghasilan                                     -                 -                     -
Aset tidak lancar lainnya                             2.036.541                 -             2.036.541
Kas yang dibatasi penggunaannya                       5.443.836                 -             5.443.836
Jumlah Aset Tidak Lancar                            44.375.772                  -            44.375.772


JUMLAH ASET                                        223.694.060            20.104            223.714.164
Page 107
PROFORMA
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                                         30 Juni 2024                            30 Juni 2024
                      Keterangan                                             Penyesuaian
                                                      Sebelum Transaksi                        Setelah Transaksi
LIABILITAS DAN EKUITAS


LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                   12.876.028                   -           12.876.028
Utang lain-lain                                                     9.721                  -                9.721
Uang muka pelanggan                                                     -                  -                    -
Beban akrual                                                  22.581.795                   -           22.581.795
Utang pajak                                                     1.518.340                  -            1.518.340
Utang sewa pembiayaan                                            501.999                   -              501.999


Utang Bank yang jatuh tempo dalam satu tahun                            -                  -                    -
Liabilitas sewa                                                         -                  -                    -


Provisi untuk reklamasi dan penutupan tambang                   1.491.346                  -            1.491.346
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                           146.673                   -              146.673
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                               39.125.902                   -           39.125.902


LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas pajak tangguhan                                        15.279                   -               15.279


Utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam satu tahun                                            -                  -                    -
Utang sewa pembiayaan                                            856.187                   -              856.187
Utang bank                                                              -                  -                    -
Liabilitas imbalan kerja                                        2.800.208                  -            2.800.208

Penyisihan untuk reklamasi dan penutupan tambang
                                                                2.756.805                  -            2.756.805
Liabilitas sewa                                                         -                  -                    -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                               6.428.479                   -            6.428.479


JUMLAH LIABILITAS                                             45.554.381                   -           45.554.381


EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk
Modal saham                                                   10.743.672                   -           10.743.672
Tambahan modal disetor                                        15.415.593                   -           15.415.593


Selisih akuisisi kepentingan nonpengendali                       237.206                   -              237.206


Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan                    (956.624)                 -             (956.624)


Saldo laba - belum ditentukan penggunaannya                  149.151.158             20.104           149.171.262
Cadangan umum                                                   2.148.734                  -            2.148.734
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk                                                176.739.739             20.104           176.759.843
Kepentingan nonpengendali                                       1.399.940                  -            1.399.940
JUMLAH EKUITAS                                               178.139.679             20.104           178.159.783
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                223.694.060             20.104           223.714.164
Page 108
PROFORMA
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                                      30 Juni 2024                             30 Juni 2024
                       Keterangan                                         Penyesuaian
                                                   Sebelum Transaksi                         Setelah Transaksi


PENJUALAN                                                 113.652.567                   -           113.652.567
BEBAN POKOK PENJUALAN                                      (88.515.439)                 -           (88.515.439)
LABA (RUGI) KOTOR                                          25.137.128                   -            25.137.128


Beban penjualan                                            (10.970.423)                 -           (10.970.423)
Beban umum dan administrasi                                 (5.986.850)                 -            (5.986.850)
Pendapatan operasi lain                                              -                  -                     -
Beban operasi lain                                                   -                  -                     -
Exchange gain (loss)                                                 -                  -                     -
LABA (RUGI) USAHA                                           8.179.855                   -             8.179.855


Pendapatan keuangan                                          3.209.294                  -             3.209.294
Pajak atas pendapatan keuangan                                (641.859)                 -              (641.859)
Beban keuangan                                                 (88.048)                 -               (88.048)
Bagian atas rugi ventura bersama                              (304.621)                 -              (304.621)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                  10.354.621                   -            10.354.621


PAJAK                                                       (3.190.937)                 -            (3.190.937)

LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN                           7.163.684                   -             7.163.684


PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                 (853.978)                 -              (853.978)

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF                             6.309.706                   -             6.309.706



PROFORMA
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
(Dalam Dolar AS)


                                                      30 Juni 2024                             30 Juni 2024
                       Keterangan                                         Penyesuaian
                                                   Sebelum Transaksi                         Setelah Transaksi


Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Operasi                                          22.508.562                   -            22.508.562
Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi                                        24.124.924          (2.512.993)           21.611.931
Kas Bersih yang Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan                                         (5.239.342)                 -            (5.239.342)
Kenaikan neto kas dan setara kas                           40.904.284          (2.512.993)           38.391.291
Kas dan setara kas awal tahun                              84.725.892                   -            84.725.892
Kas dan setara kas akhir tahun                            125.630.176          (2.512.993)          123.117.183
Page 109
 DRAFT PERJANJIAN PINJAMAN
PEMEGANG SAHAM MBAP-MMSR
Page 110
     PERJANJIAN PINJAMAN PEMEGANG SAHAM                  SHAREHOLDER LOAN AGREEMENT
              No.: _______________                           No.: _______________


Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham ini This Shareholder Loan Agreement (hereinafter
(selanjutnya disebut sebagai “Perjanjian”) dibuat referred to as the “Agreement”) is made and
dan ditandatangani pada tanggal ____________, executed on ____________, by and between:
oleh dan antara:

1.      PT Mitrabara Adiperdana, Tbk, suatu 1.           PT Mitrabara Adiperdana, Tbk, a public
        perusahaan terbuka yang didirikan                listed company established under the laws
        berdasarkan hukum Negara Republik                of the Republic of Indonesia, with its
        Indonesia, beralamat di Grha Baramulti           registered office at Grha Baramulti lantai
        lantai 2, Komplek Harmoni Plaza Blok A-8,        2, Komplek Harmoni Plaza Blok A-8, Jl.
        Jl. Suryopranoto No. 2, Jakarta Pusat            Suryopranoto No. 2, Jakarta Pusat 10130,
        10130, dalam hal ini diwakili oleh               represented herein by Khoirudin in his
        Khoirudin dalam kedudukannya sebagai             capacity as President Director, therefore
        Direktur Utama, dari dan oleh karenanya          duly authorized to act on behalf of PT
        berhak bertindak untuk dan atas nama PT          Mitrabara Adiperdana, Tbk, hereinafter
        Mitrabara Adiperdana, Tbk, selanjutnya           referred to as the “Creditor”.
        disebut “Kreditur”.

2.      PT Masdar Mitra Solar Radiance, suatu 2.         PT Masdar Mitra Solar Radiance, a limited
        perseroan terbatas yang didirikan                liability company established under the
        berdasarkan hukum Negara Republik                laws of the Republic of Indonesia, with its
        Indonesia, beralamat di Grha Baramulti           registered office at Grha Baramulti, 2nd
        lantai 2, Komplek Harmoni Plaza Blok A-8,        Floor, Harmoni Plaza Complex Block A-8, Jl.
        Jl. Suryopranoto No. 2, Jakarta Pusat            Suryopranoto No. 2, Central Jakarta
        10130, dalam hal ini diwakili oleh               10130, represented herein by Widyatama
        Widyatama D. Saptodewo dan Thai Wei              D. Saptodewo and Thai Wei Thiang, in their
        Thiang, dalam kedudukannya masing-               respective capacities as President Director
        masing sebagai Direktur Utama dan                and Director, therefore duly authorized to
        Direktur, dari dan oleh karenanya berhak         act on behalf of PT Masdar Mitra Solar
        bertindak untuk dan atas nama PT Masdar          Radiance, hereinafter referred to as the
        Mitra Solar Radiance, selanjutnya disebut        “Debtor”.
        “Debitur”.

Kreditur dan Debitur, masing-masing dapat disebut The Creditor and the Debtor, each be referred to
sebagai “Pihak” dan secara bersama-sama disebut as a “Party” and collectively as the “Parties”.
sebagai “Para Pihak”.

Para Pihak terlebih dahulu menerangkan hal-hal The Parties hereby declare as follows:
sebagai berikut :
A.      Bahwa, berdasarkan Akta Pernyataan A.          Whereas, pursuant to the Deed of
        Keputusan Pemegang Saham Perubahan             Shareholders' Resolution on Amendments
        Anggaran Dasar Nomor 2 Tanggal 03              to the Articles of Association Number 2
        September 2024 yang telah mendapatkan          dated September 3, 2024, which has



                                                                                   Page 1 of 14
Page 111
     persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak           received approval from the Minister of
     Asasi Manusia Republik Indonesia                 Law and Human Rights of the Republic of
     sebagaimana ternyata dalam Surat                 Indonesia as stated in its Decision Letter
     Keputusannya tanggal 09 September 2024           dated September 9, 2024, Number AHU-
     Nomor AHU-0056918.AH.01.02.TAHUN                 0056918.AH.01.02.YEAR       2024,     the
     2024, susunan pemegang saham Debitur             shareholding composition of Debtor as
     sebagai berikut:                                 follows:

     -   Kreditur memiliki 81.855 (delapan        -   The Creditor holds 81,855 (eighty-one
         puluh satu ribu delapan ratus lima           thousand eight hundred fifty-five) shares,
         puluh lima) lembar saham, dengan             with a total nominal value of IDR
         nilai nominal seluruhnya sebesar Rp          81,855,000,000 (eighty-one billion eight
         81.855.000.000,- (delapan puluh satu         hundred fifty-five million Rupiah),
         miliar delapan ratus lima puluh lima         representing 52.5% (fifty-two point five
         juta Rupiah) atau sebesar 52,5% (lima        percent) of the total issued and fully paid
         puluh dua koma lima persen) dari             shares in the Debtor;
         jumlah keseluruhan saham yang telah
         disetor penuh dalam Debitur;

     -   Masdar Indonesia Solar Holdings RSC      -   Masdar Indonesia Solar Holdings RSC
         Limited (“Masdar”) memiliki 74.060           Limited (“Masdar”) holds 74,060 (seventy-
         (tujuh puluh empat ribu enam puluh)          four thousand sixty) shares, with a total
         lembar saham, dengan nilai nominal           nominal value of IDR 74,060,000,000
         seluruhnya         sebesar       Rp          (seventy-four billion sixty million Rupiah),
         74.060.000.000,- (tujuh puluh empat          representing 47.5% (forty-seven point five
         miliar enam puluh juta Rupiah) atau          percent) of the total issued and fully paid
         sebesar 47,5% (empat puluh tujuh             shares in the Debtor;
         koma lima persen) dari jumlah
         keseluruhan saham yang telah disetor
         penuh dalam Debitur;

     sehingga seluruhnya berjumlah 155.915            therefore, the total amount is 155,915
     (seratus lima puluh lima ribu sembilan           (one hundred fifty-five thousand nine
     ratus lima belas) lembar saham dengan            hundred fifteen) shares with a total
     nilai nominal seluruhnya sebesar Rp              nominal value of IDR 155,915,000,000
     155.915.000.000,- (seratus lima puluh            (one hundred fifty-five billion nine
     lima miliar sembilan ratus lima belas juta       hundred     fifteen   million  Rupiah)
     Rupiah) (“Pemegang Saham”).                      (“Shareholders”).

B.   Bahwa, Debitur membutuhkan dana dari B.          Whereas, the Debtor requires funding
     Pemegang Saham Debitur, untuk                    from its Shareholders to finance the CAPEX
     membiayai kebutuhan CAPEX proyek solar           needs for the rooftop solar PV project
     PV (“Proyek”) sesuai dengan surat                (“Project”) in accordance with the
     permohonan Debitur No. 321b/DIR-                 Debtor’s request letter No. 321b/DIR-
     MMSR/LEG/IX/2024     tertanggal    25            MMSR/LEG/IX/2024 dated 25 September
     September 2024 (“Surat Permohonan                2024 ("Debtor's Request Letter").
     Debitur”).




                                                                                Page 2 of 14
Page 112
C.      Bahwa terkait Surat Permohonan Debitur, C.          Whereas, in relation to Debtor’s Request
        Masdar menyatakan bahwa Masdar                      Letter, Masdar, has informed that it
        memerlukan jangka waktu yang lebih lama             requires a longer timeframe for internal
        untuk persetujuan internal untuk                    approval to fulfill the request submitted by
        memenuhi permintaan yang diajukan                   the Debtor, than the timeline provided by
        Debitur, dibandingkan dengan timeline               Debtor to fund the Project; therefore
        yang diberikan oleh Debitur untuk                   Masdar has requested Creditor, as the
        mendanai Proyek; oleh karena itu, Masdar            majority shareholders of Debtor to grant
        telah    meminta     Kreditur,    sebagai           the fund request submitted by the Debtor,
        pemegang saham mayoritas Debitur untuk              in order to support the Debtor’s
        memberikan permohonan dana yang                     operations by providing a Shareholder
        diajukan oleh Debitur, guna mendukung               Loan in accordance with this Agreement,
        operasional Debitur dalam bentuk                    as stated in Masdar Letter No. CE-L-LD-24-
        Pinjaman Pemegang Saham sesuai dengan               33276 dated 05 December 2024 ("Masdar
        ketentuan Perjanjian ini, sebagaimana               Request Letter").
        tertuang dalam Surat Masdar No. CE-L-LD-
        24-33276 tertanggal 05 Desember 2024
        (“Surat Permohonan Masdar”).

D.      Bahwa, Kreditur selaku pemegang saham D.            Whereas, the Creditor, as the majority
        mayoritas Debitur, bersedia untuk                   shareholder of Debtor, is willing to provide
        menyediakan Pinjaman Pemegang Saham                 Shareholder Loan to fulfill the CAPEX
        untuk memenuhi kebutuhan CAPEX guna                 needs to finance the Project, including by
        membiayai Proyek, termasuk untuk                    carrying Masdar’s capital contribution
        memenuhi kontribusi dana Masdar                     obligation to the Debtor.
        kepada Debitur.

E.      Bahwa, sehubungan dengan Surat E.                   Whereas, in connection with Masdar's
        Permohonan Masdar dan pelaksanaan                   Request Letter and the execution of this
        Perjanjian ini, Debitur telah mendapatkan           Agreement, the Debtor has obtained
        persetujuan secara tertulis dari para               written approval from the Debtor's
        Pemegang Saham Debitur sebagaimana                  Shareholders, as mentioned in the
        tertuang dalam Keputusan Sirkuler                   Shareholders Circular Resolution No.
        Pemegang        Saham      No.     436/DIR-         436/DIR-MMSR/LEG/XII/2024 dated 06
        MMSR/LEG/XII/2024          tertanggal   06          Desember 2024.
        Desember 2024.

F.      Bahwa, Para Pihak sepakat untuk F.                  Whereas, the Parties agree to enter into
        mengadakan        dan      menandatangani           and execute this Agreement in good faith
        Perjanjian ini dengan itikad baik dan saling        and for mutual benefit.
        menguntungkan.

OLEH KARENA ITU, berdasarkan pertimbangan-           NOW, THEREFORE, in consideration of the
pertimbangan tersebut di atas, Para Pihak telah      foregoing, the Parties have agreed to create and
bersepakat untuk membuat dan menandatangani          execute this Agreement under the following terms
Perjanjian ini dengan syarat-syarat dan ketentuan-   and conditions:
ketentuan sebagai berikut:




                                                                                      Page 3 of 14
Page 113
                    PASAL 1                                         ARTICLE 1
              FASILITAS PINJAMAN                                  LOAN FACILITY

1.1.    Kreditur dengan ini menyetujui untuk 1.1        The Creditor hereby agrees to provide a
        memberikan pinjaman kepada Debitur              loan to the Debtor up to the amount of IDR
        dengan plafon jumlah pinjaman sampai            460,000,000,000.- (four hundred sixty
        dengan sebesar Rp 460.000.000.000,-             billion Rupiah) (hereinafter referred to as
        (empat ratus enam puluh miliar Rupiah)          the “Loan Facility”).
        (selanjutnya disebut sebagai “Fasilitas
        Pinjaman”).

1.2.    Para Pihak sepakat bahwa seluruh biaya 1.2      The Parties agree that all costs that arise
        yang timbul berkaitan dengan Fasilitas          thereof this Loan Facility shall become the
        Pinjaman tersebut akan menjadi tanggung         full responsibility of the Debtor, including
        jawab Debitur, termasuk namun tidak             but not limited to the Interest, tax of the
        terbatas pada Bunga, pajak atas Bunga,          Interest, costs for preparing audited report
        biaya    untuk    menyiapkan     laporan        of the Debtor, fairness opinion report, and
        keuangan Debitur yang diaudit, laporan          notary fees (“Costs”) that arise from the
        opini kewajaran, dan biaya notaris              execution of this Agreement.
        (”Biaya”) yang dibutuhkan terkait
        pelaksanaan Perjanjian ini.

1.3.    Fasilitas Pinjaman akan ditransfer secara 1.3   The Loan Facility will be disbursed to the
        bertahap paling lambat 2 (dua) hari kerja       Debtor’s designated Bank account in
        ke rekening yang ditentukan oleh Debitur,       tranches no later than 2 (two) working
        setelah Debitur mengajukan surat                days after the Debtor has issued a request
        permohonan pencairan dana kepada                letter to disburse the Loan Facility to
        Kreditur dan Investment Note telah              Creditor and the Investment Note has
        ditandatangani oleh Pemegang Saham.             been signed by the Shareholders. The Loan
        Fasilitas Pinjaman akan dianggap telah          Facility will be considered to have been
        dicairkan dan diterima oleh Debitur             disbursed and accepted by the Debtor if
        apabila Fasilitas Pinjaman telah berhasil       and when the Loan Facility has been
        dipindahbukukan ke rekening bank yang           successfully disbursed to the Debtor’s
        ditentukan oleh Debitur.                        designated Bank account.

                  PASAL 2                                         ARTICLE 2
       JANGKA WAKTU FASILITAS PINJAMAN                      TERM OF LOAN FACILITY

2.1     Para Pihak dengan ini bersepakat bahwa 2.1      The Parties hereby agree that the term of
        Jangka Waktu Fasilitas Pinjaman yang            the Loan Facility granted by the Creditor to
        diberikan oleh Kreditur kepada Debitur          the Debtor shall mature and is payable on
        ditetapkan jatuh tempo pada tanggal 6           6 January 2026 (hereinafter referred to as
        Januari 2026 (selanjutnya disebut “Tanggal      the “Maturity Date”).
        Jatuh Tempo”).




                                                                                  Page 4 of 14
Page 114
2.2    Para Pihak sepakat bahwa Debitur wajib 2.2           The Parties agree that the Debtor must
       melakukan pengembalian atas Fasilitas                repay the Loan Facility including its
       Pinjaman kepada Kreditur beserta Bunga               Interest and all Costs that arise due to the
       dan seluruh Biaya yang muncul                        Loan Facility, to the Creditor in full and at
       sehubungan dengan Fasilitas Pinjaman                 once before or at the Maturity Date or
       pada atau sebelum Tanggal Jatuh Tempo                upon termination of this Agreement (as
       atau pada saat diakhirinya Perjanjian ini            provided hereunder), whichever is the
       (sesuai dengan ketentuannya), secara                 earliest to occur.
       penuh dan sekaligus, yang mana yang
       lebih dahulu tercapai.

                    PASAL 3                                             ARTICLE 3
                    BUNGA                                               INTEREST

Para Pihak telah sepakat bahwa Bunga atas           The Parties have agreed that the interest on the
Fasilitas Pinjaman adalah sebesar 9,60% (sembilan   Loan Facility shall be 9.60% (nine point sixty
koma enam puluh persen) per tahun (“Bunga”) dari    percent) per annum (“Interest”) of the outstanding
nilai tertunggak atas Fasilitas Pinjaman. Debitur   Loan Facility. Debtor is responsible for paying
bertanggungjawab atas kewajiban pembayaran          Interest to the Creditor, calculated from the date
Bunga kepada Kreditur terhitung sejak tanggal       of the Loan Facility has been successfully
Fasilitas Pinjaman telah berhasil dipindahbukukan   transferred to the Debtor’s designated Bank
ke rekening bank yang ditentukan oleh Debitur,      account, until the full payment of the Loan Facility
sampai dengan setelah dilakukannya pelunasan        as agreed in this Agreement.
atas Fasilitas Pinjaman dengan cara yang telah
disepakati berdasarkan Perjanjian ini.

                   PASAL 4                                            ARTICLE 4
       PAJAK DAN BIAYA TERKAIT LAINNYA                     TAXES AND OTHER RELEVANT COSTS

Debitur berkewajiban untuk menanggung seluruh       Debtor shall be obliged to bear all tax liabilities
kewajiban perpajakan yang timbul atas Fasilitas     arising from the Loan Facility in accordance with
Pinjaman sesuai dengan Perjanjian ini (termasuk     this Agreement (including taxes on Interest).
pajak atas Bunga).

Bunga dan seluruh Biaya yang terkait dengan Interest and all Costs associated with the Loan
Fasilitas Pinjaman dan/atau Perjanjian ini akan Facility and/or this Agreement will be borne
ditanggung sepenuhnya oleh Debitur.             entirely by Debtor.

                 PASAL 5                                                ARTICLE 5
            PEMBAYARAN KEMBALI                                         REPAYMENT

5.1    Pembayaran sebelum Tanggal Jatuh             5.1.    Repayment before the Maturity Date is
       Tempo diperkenankan dan tidak akan                   permitted and shall not incur any
       dikenakan denda.                                     penalties.




                                                                                       Page 5 of 14
Page 115
5.2   Bagian dari Fasilitas Pinjaman yang telah     5.2.   Portions of the Loan Facility that have
      dibayarkan kepada Kreditur tidak dapat               been repaid to the Creditor cannot be
      ditarik kembali oleh Debitur.                        withdrawn by the Debtor.

5.3   Pada Tanggal Jatuh Tempo, Debitur 5.3.               On the Maturity Date, the Debtor is
      berkewajiban        untuk      melakukan             obligated to make full repayment to the
      pengembalian kepada Kreditur, atas                   Creditor for the outstanding amounts of
      Fasilitas Pinjaman beserta Bunga dan Biaya           the Loan Facility (including Interest and
      lainnya yang timbul atas pelaksanaan                 other Costs that arise due to the execution
      Perjanjian ini yang tertunggak. Atas                 of this Agreement). Upon such repayment,
      pengembalian tersebut diatas, akan                   the Creditor will provide a repayment
      memberikan tanda bukti pelunasan                     receipt, which shall be delivered to the
      Pinjaman kepada Debitur yang akan                    Debtor within a period of no later than 7
      disampaikan dalam jangka waktu paling                (seven) calendar days after the repayment
      lambat 7 (tujuh) hari kalender setelah               is made.
      dilakukannya      pembayaran      kembali
      tersebut di atas.

5.4   Apabila sampai dengan Tanggal Jatuh 5.4.             If, by the Maturity Date, there are still
      Tempo, masih terdapat Fasilitas Pinjaman             amounts of the Loan Facility (including the
      (beserta Bunga dan Biaya lainnya yang                loan interest and other relevant Costs that
      timbul atas pelaksanaan Perjanjian ini)              arise due to the execution of this
      yang belum dilunasi oleh Debitur,                    Agreement, that have not been fully
      dan/atau terjadi pelanggaran Debitur atas            repaid by the Debtor, and/or material
      salah satu atau lebih ketentuan material di          violation of the Debtor of the conditions as
      dalam Perjanjian ini, maka:                          stated in this Agreement, then:

      5.4.1   Debitur dengan ini menjamin                  5.4.1   The Debtor hereby warrant to the
              kepada        Kreditur      untuk                    Creditor     to     execute     the
              memastikan perubahan/konversi                        conversion of the entire Loan
              seluruh Fasilitas Pinjaman dan                       Facility and its Interest and other
              Bunga dan semua Biaya lainnya                        Costs that arise due to the
              yang timbul atas pelaksanaan                         execution of this Agreement) as
              Perjanjian ini) untuk selanjutnya                    capital contribution of the
              dirubah menjadi setoran modal                        Creditor in the Debtor;
              Kreditur pada Debitur;

      5.4.2   Sehubungan                dengan             5.4.2   In connection with the conversion
              perubahan/konversi        Fasilitas                  of the Loan Facility (including
              Pinjaman (termasuk Bunga dan                         Interest and other Costs that arise
              Biaya lainnya yang timbul                            due to the execution of this
              sehubungan dengan pelaksanaan                        Agreement)        into      capital
              Perjanjian ini) untuk selanjutnya                    contribution of the Creditor in the
              dirubah menjadi setoran modal                        Debtor as mentioned in Article
              Kreditur        pada      Debitur                    5.4.1 above, Masdar, as one of the
              sebagaimana dimaksud dalam                           Shareholder of the Debtor, hereby
              Pasal 5.4.1 di atas, Masdar selaku                   expresses its consent and states
              salah satu pemegang saham



                                                                                     Page 6 of 14
Page 116
        Debitur, dengan ini menyatakan                that it has no objection to the
        persetujuannya dan menyatakan                 implications of such conversion;
        tidak ada keberatan atas dampak
        konversi tersebut;

5.4.3   Terkait konversi Fasilitas Pinjaman   5.4.3   Regarding the conversion of the
        tersebut, Debitur berkewajiban                Loan Facility, the Debtor is
        untuk mengadakan Rapat Umum                   obligated to hold an Extraordinary
        Pemegang Saham Luar Biasa                     General Meeting of Shareholders
        dalam jangka waktu paling lambat              within a period of no later than 7
        7 (tujuh) hari kalender setelah               (seven) calendar days after the
        lewatnya Tanggal Jatuh Tempo,                 Maturity Date, with the agenda of
        dengan     agenda        penerbitan           issuing new shares;
        lembaran saham baru;

5.4.4   Kreditur dan Debitur telah sepakat    5.4.4   The Creditor and Debtor have
        bahwa dalam hal terjadi konversi              agreed that the conversion of the
        atas Fasilitas Pinjaman termasuk              Loan Facility (including Interest
        Bunga      dan     Biaya    lainnya           and other Costs that arise due to
        sehubungan dengan pelaksanaan                 the execution of this Agreement
        Perjanjian ini), menjadi setoran              into equity, then the conversion of
        modal, maka konversi per lembar               each share will be completed
        saham akan dilakukan dengan                   referring to the nominal value, as
        mempergunakan nilai nominal,                  stated in the Debtor’s Articles of
        sebagaimana tercantum dalam                   Association (par value);
        Anggaran Dasar Debitur (par
        value);

5.4.5   Apabila oleh karena salah satu        5.4.5   In the event that, for any reason or
        sebab dan/atau hal lainnya, Bunga             other circumstances, the Interest
        dan Biaya         terkait lainnya             and/or other relevant Costs that
        sehubungan dengan pelaksanaan                 arise due to the execution of this
        Perjanjian ini), yang belum dapat             Agreement) cannot be fully
        dikonversi sekaligus pada jangka              converted within the time frame
        waktu Pasal 5.4.3 tersebut diatas,            specified in Article 5.4.3 above,
        maka Debitur wajib untuk                      the Debtor is required to ensure
        memastikan agar konversi atas                 that the conversion of the
        bagian yang belum terselesaikan               outstanding         portion       is
        tersebut, untuk dituangkan dalam              documented in the form of a
        bentuk     Akta      Notaris   dan            Notarial Deed and obtain approval
        mendapatkan            persetujuan            and/or receipt confirmation from
        dan/atau      surat    penerimaan             the Ministry of Law and Human
        pemberitahuan dari Menteri                    Rights, at the latest on 31 March
        Hukum       dan       Hak    Asasi            2026.
        Manusia,paling lambat sampai
        dengan 31 Maret 2026.




                                                                        Page 7 of 14
Page 117
                  PASAL 6                                          ARTICLE 6
      PERNYATAAN DAN JAMINAN DEBITUR               DEBTOR'S REPRESENTATIONS AND WARRANTIES

6.1    Debitur tanpa syarat dan tidak dapat 6.1         The     Debtor     unconditionally     and
       dicabut kembali dengan ini menyatakan            irrevocably, hereby represents and
       dan menjamin kepada Kreditur atas hal-hal        warrants to the Creditor the following:
       sebagai berikut:

       6.1.1   bahwa Debitur untuk kepentingan          6.1.1. that the Debtor has full power and
               penandatanganan Perjanjian ini                  authority to execute and sign this
               memiliki kuasa penuh dan                        Agreement, having obtained all
               wewenang untuk membuat dan                      necessary approvals required by
               menandatangani Perjanjian ini,                  its articles of association and
               antara lain telah memperoleh                    applicable laws, including but not
               semua        persetujuan     yang               limited to receive the Loan Facility
               disyaratkan oleh anggaran dasar                 as stipulated in this Agreement.
               dan     peraturan      perundang-
               undangan yang berlaku, termasuk
               tetapi tidak terbatas untuk
               menerima Fasilitas Pinjaman
               sebagaimana ditetapkan dalam
               Perjanjian ini.
       6.1.2   bahwa      sehubungan      dengan        6.1.2. that in connection with the
               penandatanganan               dan               execution and performance of this
               pelaksanaan dari Perjanjian ini,                Agreement, the Debtor has
               Debitur     telah    mendapatkan                obtained all required approvals
               seluruh      persetujuan     yang               for the execution of this
               dibutuhkan untuk keperluan                      Agreement, and the Debtor action
               penandatanganan Perjanjian ini,                 to execute this Agreement shall
               dan tindakan Debitur untuk                      not violate any legal provisions,
               melaksanakan Perjanjian ini tidak               decrees, or regulations applicable
               akan melanggar dengan cara                      to the terms or execution set forth
               apapun suatu ketentuan hukum,                   in this Agreement.
               ketetapan atau peraturan yang
               berlaku terhadap ketentuan-
               ketentuan atau pelaksanaan-
               pelaksanaan yang ditetapkan
               dalam Perjanjian ini.

6.2    Para Pihak dengan ini menegaskan bahwa 6.2       The Parties hereby affirm that this
       Perjanjian ini tidak akan ditandatangani         Agreement will not be executed and
       dan dilaksanakan oleh mereka tanpa               performed by them without the provisions
       adanya ketentuan dari Pasal 6.1. di atas,        of Section 6.1 above; therefore, in the
       oleh karena itu bilamana terdapat                event of any inaccuracies and/or untruths
       ketidakakuratan dan/atau ketidakbenaran          in the provisions of Section 6.1 that
       dari ketentuan Pasal 6.1. di atas yang           subsequently result in material and/or
       kemudian      mengakibatkan     kerugian         immaterial losses to third parties, the
       material dan/atau immaterial terhadap            Debtor hereby states and agrees to release



                                                                                  Page 8 of 14
Page 118
       pihak ketiga, Debitur dengan ini                      the Creditor from liability incurred by such
       menegaskan dan bersepakat untuk                       third parties due to the inaccuracies
       melepaskan           Kreditur         dari            and/or untruths of data and information
       pertanggungjawaban yang diderita oleh                 obtained before, during, and/or after the
       pihak lainnya akibat dari ketidakakuratan             execution and performance of this
       dan/atau ketidakbenaran data dan                      Agreement. The representations made by
       informasi yang diperoleh sebelum, selama,             the Debtor shall remain valid and binding
       dan/atau sesudah penandatanganan dan                  until the termination of this Agreement.
       pelaksanaan Perjanjian ini. Pernyataan
       yang diberikan oleh Debitur tersebut akan
       tetap berlaku dan mengikat sampai
       dengan berakhirnya Perjanjian ini.

                 PASAL 7                                               ARTICLE 7
  HAL-HAL YANG WAJIB UNTUK DILAKSANAKAN                        OBLIGATIONS OF THE DEBTOR
                 DEBITUR

Debitur wajib untuk:                                 The Debtor shall be obligated to:

7.1 Mentaati semua undang-undang, peraturan 7.1              Comply with all applicable laws,
    pemerintah, kebijakan pemerintah, petunjuk               government regulations, government
    atau instruksi dari pemerintah yang berlaku.             policies, guidelines, or instructions from
                                                             the government.


7.2    Segera memberitahukan kepada Kreditur 7.2             Immediately notify the Creditor in writing
       secara tertulis tentang adanya setiap                 of any matters concerning the Debtor,
       perkara yang menyangkut Debitur, baik                 whether civil, administrative, tax claims,
       perkara perdata, tata usaha negara,                   investigations, or criminal matters that
       tuntutan pajak, penyidikan maupun                     may affect the Debtor's business or assets.
       perkara pidana yang akan mempengaruhi
       usaha maupun harta kekayaan Debitur.

                      PASAL 8                                            ARTICLE 8
                KEJADIAN KELALAIAN                                   EVENT OF DEFAULT


8.1     Satu atau lebih dari tindakan atau 8.1               One or more of the following actions or
        peristiwa di bawah ini merupakan                     events constitutes an Event of Default:
        Kejadian Kelalaian.

        8.1.1    Kelalaian     Debitur      untuk           8.1.1.    Debtor's failure to pay the Loan
                 membayar Fasilitas Pinjaman                          Facility (including interest and
                 (termasuk Bunga dan Biaya terkait                    other relevant Costs that arise
                 lainnya sehubungan dengan                            due to the execution of this
                 pelaksanaan Perjanjian ini) pada                     Agreement) on time and in the
                 waktu     dan    dengan      cara                    manner specified in this
                                                                      Agreement;



                                                                                         Page 9 of 14
Page 119
                sebagaimana ditentukan dalam
                Perjanjian ini;


        8.1.2   Debitur lalai atau tidak memenuhi            8.1.2.   Debtor's failure to comply with
                syarat-syarat atau ketentuan-                         the    material    terms   and
                ketentuan        material   dalam                     conditions set forth in this
                Perjanjian ini; atau                                  Agreement; or

        8.1.3   Suatu aksi korporasi, proses                 8.1.3.   Any corporate action, legal
                hukum atau prosedur atau                              proceedings or other procedure
                langkah lain terhadap Debitur                         or step is taken against the
                diambil sehubungan dengan                             Debtor in relation to the
                penangguhan           pembayaran,                     suspension of payments, a
                moratorium utang, pembubaran,                         moratorium of any indebtedness,
                pemberesan,            pengurusan,                    winding-up,           dissolution,
                pengurusan yudisial, pengawasan                       administration,            judicial
                sementara atau reorganisasi                           management,            provisional
                (melalui pengaturan sukarela,                         supervision or reorganisation (by
                scheme of arrangement atau                            way of voluntary arrangement,
                lainnya)    atau     pengangkatan                     scheme of arrangement or
                likuidator, kurator, pengurus,                        otherwise) or the appointment of
                pengurus      yudisial,    kurator                    a        liquidator,     receiver,
                administratif, pengurus wajib,                        administrator, judicial manager,
                pengawas       sementara      atau                    administrative           receiver,
                pejabat sejenis lainnya.                              compulsory manager, provisional
                                                                      supervisor or other similar
                                                                      officer.


8.2     Jika    terjadi    Kejadian   Kelalaian 8.2          If an Event of Default occurs as referred to
        sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8.1 di              in Article 8.1 above, the Loan Facility shall
        atas, maka Fasilitas Pinjaman menjadi                become due and payable immediately,
        jatuh tempo dan wajib dibayarkan pada                and the Creditor has the right to exercise
        saat itu dan Kreditur berhak untuk                   its rights as mentioned on this Agreement.
        melaksanakan hak-haknya sebagaimana
        diatur dalam Perjanjian ini.


                 PASAL 9                                            ARTICLE 9
      PERUBAHAN KETENTUAN PERJANJIAN                    AMENDMENT OF AGREEMENT PROVISIONS

Dalam hal dilakukan perubahan atas ketentuan-        If any changes are made to the provisions of this
ketentuan dalam Perjanjian ini, maka perubahan       Agreement, such changes shall be governed by a
tersebut akan diatur dalam suatu perjanjian atau     separate agreement or letter signed by the Parties,
surat tersendiri yang ditandatangani oleh Para       which shall constitute an integral part of this
Pihak, dimana perjanjian atau surat tersebut         Agreement.




                                                                                      Page 10 of 14
Page 120
merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak
terpisahkan dari Perjanjian ini.


                 PASAL 10                                           ARTICLE 10
 PILIHAN HUKUM DAN PENYELESAIAN SENGKETA               GOVERNING LAW AND DISPUTE RESOLUTION

10.1    Perjanjian ini wajib ditafsirkan dan tunduk 10.1     This Agreement shall be interpreted and
        pada peraturan perundang-undangan                    governed by the laws applicable in the
        yang berlaku di Negara Republik Indonesia.           Republic of Indonesia.


10.2    Setiap dan semua sengketa, perbedaan 10.2            Any and all disputes, disagreements, and
        pendapat dan perselisihan di antara Para             conflicts between the Parties regarding
        Pihak sehubungan dengan Perjanjian ini,              this Agreement shall, to the extent
        sepanjang dimungkinkan akan diselesaikan             possible, be settled through mutual
        secara musyawarah untuk mencapai kata                deliberation to reach a consensus among
        mufakat di antara Para Pihak.                        the Parties.


10.3    Apabila penyelesaian secara musyawarah 10.3          If the settlement through deliberation as
        sebagaimana diatur dalam Pasal 10.2. di              provided in Article 10.2 above cannot be
        atas tidak dapat dicapai, setiap dan semua           achieved, any and all disputes,
        sengketa, perbedaan dan perselisihan                 disagreements, and conflicts arising from
        pendapat yang timbul atau berkenaan                  or relating to this Agreement or its
        dengan Perjanjian ini atau pelaksanaannya            implementation shall be resolved through
        akan diselesaikan melalui Badan Arbitrase            the Indonesian National Arbitration Board
        Nasional Indonesia (BANI) yang beralamat             (BANI) with its office address at Jalan
        di Jalan Mampang Prapatan No. 2, Jakarta             Mampang Prapatan No. 2, Jakarta 12760,
        12760, Indonesia sesuai ketentuan dan                Jakarta, Indonesia, in accordance with
        prosedur BANI dan keputusannya                       BANI's provisions and procedures, and its
        mengikat sebagai keputusan dalam tingkat             decision shall be binding as a first and final
        pertama dan terakhir.                                decision.

                   PASAL 11                                             ARTICLE 11
                KORESPONDENSI                                        CORRESPONDENCE
Semua korespondensi antara Para Pihak                All correspondence between the Parties regarding
berkenaan dengan pelaksanaan Perjanjian ini          the implementation of this Agreement must be
harus dibuat secara tertulis, dan dianggap berlaku   made in writing and shall be deemed effective if
secara efektif bilamana pemberitahuan dan/atau       the notice and/or communication is sent directly
komunikasi dikirimkan sendiri oleh pihak pengirim    by the sender or using a registered courier service
atau dengan menggunakan jasa kurir tercatat yang     evidenced by a receipt, or by using facsimile
dibuktikan dengan tanda terima, atau dengan          facilities, the receipt of which is then confirmed to
menggunakan         fasilitas    faksimili   yang    the sender at the following addresses or emails:
penerimaannya kemudian dikonfirmasikan kepada
pihak pengirim ke alamat atau email sebagai
berikut:



                                                                                       Page 11 of 14
Page 121
    -   Kepada Kreditur:                                 -   To the Creditor:
        PT Mitrabara Adiperdana, Tbk                         PT      Mitrabara    Adiperdana,  Tbk
        Grha Baramulti lantai 2                              Grha Baramulti, 2nd Floor
        Komplek Harmoni Plaza Blok A – 8                     Harmoni Plaza Complex Block A-8
        Jl. Suryopranoto No. 2                               Jl. Suryopranoto No. 2 Central Jakarta
        Jakarta Pusat 10130                                  10130
        Telepon: (+6221) 6385 6211                           Phone:       (+6221)      6385   6211
        Faksimili: (+6221) 6385 2326                         Fax: (+6221) 6385 2326
        E-mail :                                             E-mail :
        corsec@mitrabaraadiperdana.co.id                     corsec@mitrabaraadiperdana.co.id

    -   Kepada Debitur :                                 -   To the Debtor:
        PT Masdar Mitra Solar Radiance                       PT Masdar Mitra Solar Radiance
        Grha Baramulti lantai 2                              Grha Baramulti, 2nd Floor
        Komplek Harmoni Plaza Blok A – 8                     Harmoni Plaza Complex Block A-8
        Jl. Suryopranoto No. 2                               Jl. Suryopranoto No. 2 Central Jakarta
        Jakarta Pusat 10130                                  10130
        Telepon: (+6221) 6385 6211                           Phone:       (+6221)      6385   6211
        Faksimili: (+6221) 6385 2326                         Fax: (+6221) 6385 2326
        E-mail :                                             E-mail :
        widyatama_s@solar-radiance.co.id                     widyatama_s@solar-radiance.co.id

atau ke alamat dan/atau nomor telepon dan email      or to any address and/or phone number and email
lain yang akan ditunjuk secara tertulis oleh pihak   that may be designated in writing by the receiving
penerima ke pihak pengirim.                          party to the sending party.

                   PASAL 12                                            ARTICLE 12
                KETENTUAN LAIN                                      OTHER PROVISIONS

12.1    Perjanjian ini mengatur semua hak dan 12.1.          This Agreement governs all rights and
        kewajiban dan hubungan hukum Para                    obligations and legal relationships of the
        Pihak yang lahir sehubungan dengan                   Parties arising from the loan between the
        pinjam meminjam antara Kreditur dengan               Creditor     and     the    Debtor,    and
        Debitur, dan sekaligus menganulir setiap             simultaneously cancels any and all oral or
        dan semua kesepakatan lisan maupun                   written agreements reached prior to the
        tulisan    yang     tercapai    sebelum              signing of this Agreement.
        penandatanganan Perjanjian ini.

12.2    Apabila di kemudian hari dirasakan syarat- 12.2.     If in the future it is felt that the terms and
        syarat dan ketentuan-ketentuan yang                  conditions agreed upon and set forth in
        telah disepakati dan dituangkan dalam                this     Agreement         are     incomplete,
        Perjanjian ini kurang lengkap, kurang                inadequate, and/or require additional
        sesuai,      dan/atau        memerlukan              changes/improvements, then it shall first



                                                                                       Page 12 of 14
Page 122
        tambahan/perubahan/penyempurnaan,                      be discussed among the Parties, and once
        maka hal tersebut akan terlebih dahulu                 an agreement is reached, the result shall
        dimusyawarahkan oleh Para Pihak dan                    be documented in a written addendum
        setelah dicapai suatu kesepakatan, maka                attached to this Agreement and shall form
        hasilnya akan dituangkan dalam suatu                   an inseparable unity with this Agreement.
        addendum       secara    tertulis      yang
        dilampirkan     dan    karena      sifatnya
        merupakan satu-kesatuan yang tidak
        terpisahkan dengan Perjanjian ini.

12.3    Debitur tidak dapat memindahkan hak dan 12.3.          The Debtor may not transfer its rights and
        kewajibannya, baik untuk sebagian atau                 obligations, in whole or in part, arising
        seluruhnya, yang timbul berdasarkan                    from this Agreement to a third party
        Perjanjian ini kepada pihak ketiga tanpa               without obtaining prior written consent
        mendapatkan persetujuan secara tertulis                from the Creditor.
        terlebih dahulu dari Kreditur.

12.4     Para Pihak sepakat bahwa dalam hal            12.4.   The Parties agree that in the event of any
         terdapat suatu ketidaksesuaian antara                 conflict between the English version and
         versi bahasa Inggris dan versi bahasa                 the Bahasa Indonesia version of this
         Indonesia dari Perjanjian ini, versi bahasa           Agreement, the English version will prevail
         Inggris akan berlaku dan versi bahasa                 and the Bahasa Indonesia version of this
         Indonesia dari Perjanjian ini akan diubah             Agreement will be amended to conform
         agar sesuai dengan ketentuan-ketentuan                with the provisions in the English version
         dalam versi bahasa Inggris dari Perjanjian            of this Agreement.
         ini.
Perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua),           This Agreement is made in 2 (two) copies, both of
seluruhnya bermeterai cukup dan mempunyai              which are duly stamped and have the same legal
kekuatan hukum yang sama untuk Para Pihak, dan         force for the Parties, and is signed by the Parties on
ditandatangani oleh Para Pihak pada tanggal dan        the date and at the place mentioned at the
tempat yang telah disebutkan pada awal Perjanjian      beginning of this Agreement.
ini.

        Halaman ini sengaja dikosongkan                          This page originally left blank




                                                                                         Page 13 of 14
Page 123
   KREDITUR / CREDITOR              DEBITUR / DEBTOR
PT Mitrabara Adiperdana, Tbk   PT Masdar Mitra Solar Radiance




         KHOIRUDIN              WIDYATAMA D. SAPTODEWO
      Direktur Utama /               Direktur Utama /
     President Director             President Director




                                     THIANG THAI WEI
                                         Direktur /
                                         Director




                                                    Page 14 of 14

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.2 MB
Published24 Dec 2024
Pages123
Characters392,281
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 89 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MITRABARA ADIPERDANA Tbk p.1 ×319
linked person Amir Abadi Jusuf p.16 ×3
linked org Masdar Indonesia p.16 ×6
linked org Masdar Mitra Solar Radiance. p.17 ×14
linked person Abdullah Fawzy Siddik p.21 ×2
linked person Dani Prastiadi p.21 ×2
linked person Helmy Paramaditya p.21 ×2
linked person Yulius Leonardo p.21 ×3
linked person Yo Angela Soedjana p.21 ×2
linked person Chandra Lautan p.24
linked org PT Wahana Sentosa Cemerlang p.37
linked org PT Mitradelta Bahari Pratama p.38 ×3
linked org Adaro Energy Tbk p.53 ×2
linked org Indo Tambangraya Megah Tbk p.53 ×5
linked org Bukit Asam Tbk p.53 ×5
linked org Bayan Resources Tbk. p.53 ×5
linked org Bank Mandiri p.78
linked org Bank Central Asia p.78
linked org Bank CIMB Niaga p.78
linked org Bank OCBC Nisp p.78
linked org Bank UOB Indonesia p.78
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.12 ×7
possible — Khoirudin p.21
possible org Bursa Efek Indonesia p.23
possible org Negara Republik Indonesia p.33 ×2
possible person Ir. Syadaruddin p.37
possible org Bumi Resources Tbk p.53 ×4
possible org Alamtri Resources Indonesia Tbk p.63 ×2
possible org Bank Rakyat Indonesia p.78
unresolved org Bank Indonesia p.8 ×30
unresolved org KJPP YANJ p.9
unresolved org KJPP YANUAR p.12 ×75
unresolved org Bapepam p.12 ×4
unresolved org Rintis & Rekan p.16 ×3
unresolved person Akuntan Publik Yusron p.16 ×3
unresolved org Mawar dan Rekan p.16
unresolved org Masdar Indonesia Solar Holdings RSC Limited p.16 ×4
unresolved org PT Masdar Mitra Solar Radiance. Penilai Bisnis p.17
unresolved org Menteri Keuangan p.17 ×3
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.17 ×5
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Yanuar p.17 ×3
unresolved org Rosye & Rekan p.17
unresolved org Rosye dan Rekan p.18 ×3
unresolved org KJPP p.18 ×2
unresolved person Yanuar Bey p.18
unresolved org Kementerian Keuangan dan Pasar Modal p.18
unresolved org Mawar & Rekan p.20
unresolved person Yusron p.22 ×3
unresolved org Menteri Investasi p.29
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal p.29
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.30 ×2
unresolved org Menteri p.33
unresolved org Arbitrase Nasional Indonesia p.33
unresolved person Irma Bonita p.35
unresolved org PT Cipta Tenaga Surya p.35
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.35 ×2
unresolved person Akta Notaris Liestiani Wang p.35 ×4
unresolved org RSC Limited p.35
unresolved person Akta Notaris H.A. Kadir Usman p.36 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman p.36
unresolved org PT Mitra Malinau Energi p.38
unresolved org PT Malinau Hijau Lestasi p.38
unresolved org PT Malinau Hijau Lestari p.42
unresolved org Bank Indonesia Triwulan II p.44 ×9
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.53 ×3
unresolved org Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI p.55
unresolved org PHOTONIX Solar Private Limited p.59
unresolved org Urja Global Limited p.59
unresolved org Vikram Solar Limited p.59
unresolved org AcuTech Solar Pvt. Ltd. p.59
unresolved org Tata Power Solar Systems Ltd. p.59
unresolved org PT PLN (Persero) p.61
unresolved org Kementerian ESDM p.61
unresolved org Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi p.61
unresolved org Kementerian ESDM Optimisme p.62
unresolved org Menteri Investasi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal p.68
unresolved org Bank Indonesian Bank Base Credit Interest Rate p.78
unresolved org Bank CIMB Niaga, Tbk | 8,25 Bank p.78
unresolved org PT Masdar Mitra Solar p.110
unresolved org PT Masdar p.110
unresolved org Menteri Hukum dan Hak p.111
unresolved org Minister of Asasi Manusia Republik Indonesia p.111
unresolved org Ministry of Law and Human p.116
unresolved org Arbitrase p.120
unresolved org PT Masdar Mitra Solar Radiance Grha Baramulti p.121
unresolved org PT Masdar Mitra Solar Radiance KHOIRUDIN p.123

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 9881 ms 12 Sep 2026 22:55
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': 'Publik : Yanuar Bey, S.E., M.M., MAPPI (Cert.)',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': '2024-06-30',
 'value': '38'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result