Back to announcement
20260615_BUKK_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_32101458_lamp1.pdf
Asset transaction Needs review BUKKSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 52
Page 1
KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM SEHUBUNGAN DENGAN PENAMBAHAN
KEGIATAN USAHA DALAM RANGKA MEMENUHI KETENTUAN PERATURAN OTORITAS JASA
KEUANGAN NOMOR 17/POJK.O4/2020
(“Keterbukaan Informasi”)
PT Bukaka Teknik Utama Tbk
Berkedudukan di Kabupaten Bogor, Indonesia
(“Perseroan”)
Kegiatan Usaha:
Bergerak dalam bidang Konstruksi, Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan,
Pengangkutan dan Pergudangan, Perdagangan besar, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda
motor, Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan, Real estate, dan Pertanian, kehutanan dan perikanan.
Kantor Pusat
Jl. Raya Narogong - Bekasi KM 19,5, Cileungsi, Bogor Jawa Barat 16820
Tel. 021 8232323, Fax. 021 8231150
www.bukaka.com
corsec@bukaka.com
Kantor Perwakilan
Menara 88 Tower A, Unit 21 E-F, Kota Kasablanka, Jl. Kasablanka Raya Kav.88, Jakarta
Selatan
Tel. 021 2961 2688, Fax. 021 2961 2911
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN
BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DAN
KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA SEKSAMA, MENEGASKAN
BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR
DAN TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL DAN RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU
DIHILANGKAN SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG DIBERIKAN DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.
1
Page 2
DEFINISI
OJK : Otoritas Jasa Keuangan adalah lembaga yang
independen dan bebas dari campur tangan pihak lain,
yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang
pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor
21 Tahun 2011. Sejak tanggal 31 Desember 2012, fungsi,
tugas dan wewenang pengaturan dan pengawasan
kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal, beralih
dari Menteri Keuangan dan Bapepam dan LK ke OJK,
sesuai dengan Pasal 55 UU Nomor 21 Tahun 2011, atau
para pengganti dan penerima hak dan kewajiban.
POJK 17/2020 : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha.
Perseroan : PT Bukaka Teknik Utama Tbk, suatu perseroan terbatas
yang didirikan berdasarkan dan tunduk kepada hukum
negara Republik Indonesia dan berkedudukan di
Kabupaten Bogor.
RUPST : Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan .
RUPSLB : Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan
KBLI : Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia sesuai
dengan ketentuan Peraturan Badan Pusat Statistik
Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia (KBLI) yang menjadi acuan dalam
perumusan kegiatan usaha Perseroan.
SABH : Sistem Administrasi Badan Hukum
I. PENDAHULUAN
Keterbukaan Informasi ini disampaikan berkenaan dengan rencana Perseroan untuk
melakukan penambahan kegiatan usaha Perseroan. Acuan yang digunakan oleh Perseroan
dalam melakukan penambahan kegiatan usaha adalah Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor
7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Sesuai dengan
ketentuan POJK 17/2020, perubahan kegiatan usaha Perusahaan Terbuka dapat dilakukan
dengan terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPS, mengumumkan keterbukaan
informasi mengenai perubahan kegiatan usaha kepada pemegang saham bersamaan dengan
pengumuman RUPS, menyediakan data tentang perubahan kegiatan usaha tersebut bagi para
2
Page 3
pemegang saham sejak saat pengumuman RUPS, dan menyampaikan keterbukaan informasi
dan dokumen pendukungnya kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat pada saat
pengumuman RUPS dan Keterbukaan Informasi ini merupakan perbaikan Keterbukaan
Informasi guna pemenuhan permintaan dari Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana
persyaratan persetujuan rencana penambahan Kegiatan Usaha yang diajukan oleh Perseroan.
Dalam hal ini, Perseroan bermaksud untuk meminta persetujuan dari pemegang saham
Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa Perseroan yang akan
diselenggarakan pada 18 Juni 2026.
II. KETERANGAN MENGENAI PERSEROAN
A. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
Perseroan merupakan sebuah perseroan terbatas terbuka yang berkedudukan di Kabupaten
Bogor dan didirikan menurut ketentuan hukum Negara Republik Indonesia sesuai dengan Akta
Pendirian Nomor 149 tanggal 25 Oktober 1978 yang dibuat di hadapan Notaris H. Bebasa
Daeng Lalo, S.H., Notaris di Jakarta sebagaimana telah mendapat pengesahan berdasarkan
Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor Y.A.5/242/7 tanggal 21 Mei 1979.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dimana perubahan
terakhir tertuang dalam Akta Petikan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Perseroan Nomor 9 tanggal 18 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Notaris Egi Anggiawati Padli,
S.H., M.Kn. sebagaimana telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia melalui Keputusan Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar
Perseroan Terbatas Nomor AHU-0149838.AH.01.11 tanggal 4 Juli 2025.
B. MAKSUD DAN TUJUAN PERSEROAN
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir, yaitu Akta Petikan Berita Acara Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa nomor 9 tanggal 18-06-2025 (delapan belas Juni dua ribu
dua puluh lima), maksud dan tujuan Perseroan sesuai Anggaran Dasar terdapat 2 (dua)
kualifikasi, yaitu kegiatan usaha utama melakukan usaha dalam bidang konstruksi, industri
pengolahan, pertambangan dan penggalian, perdagangan besar, reparasi dan perawatan
mobil dan sepeda motor. Adapun kegiatan usaha penunjang Perseroan dalam Anggaran Dasar
meliputi kegiatan usaha pengangkutan dan pergudangan, aktivitas penyewaan dan sewa guna
usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan, real estate, serta pertanian,
kehutanan dan perikanan.
Penjabaran atas kualifikasi kegiatan usaha utama dan penunjang dari Perseroan sesuai
Anggaran Dasar adalah sebagai berikut:
a. Kegiatan Usaha Utama:
1) Konstruksi Bangunan Sipil Elektrikal (42204);
2) Konstruksi Gedung Industri (41013) ;
3
Page 4
3) Konstruksi Bangunan Sipil Jalan (42101);
4) Konstruksi Bangunan Sipil Jembatan, Jalan Layang, FlyOver dan Underpass (42102);
5) Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi (42915);
6) Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan (42912);
7) Konstruksi Gedung Kesehatan (41015) ;
8) Konstruksi Gedung Lainnya (41019) ;
9) Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan
Industri Lainnya (42916) ;
10) Pemasangan Kerangka Baja (43901);
11) Instalasi Listrik (43211);
12) Instalasi Minyak dan Gas (43223) ;
13) Industri Konstruksi Berat Siap Pasang dari Baja untuk Bangunan (25113) ;
14) Industri Barang dari Logam Siap Pasang untuk Konstruksi Lainnya (25119);
15) Industri Tangki, Tandon Air dan Wadah dari Logam (25120) ;
16) Industri Generator Uap, Bukan Ketel Pemanas (25130) ;
17) Industri Penempaan, Pengepresan, Pencetakan dan Pembentukan Logam / Metalurgi
Bubuk (25910) ;
18) Jasa Industri untuk Berbagai Pengerjaan Khusus Logam dan Barang dari Logam
(25920) ;
19) Industri Mesin Pembangkit Listrik (27112) ;
20) Industri Peralatan Listrik Lainnya (27900) ;
21) Industri Bearing, Roda Gigi dan Elemen Penggerak Mesin (28140) ;
22) Industri Mesin Uap, Turbin dan Kincir (28111) ;
23) Industri Mesin untuk Keperluan Umum Lainnya YTDL (28199) ;
24) Industri Mesin Penambangan, Penggalian dan Konstruksi (28240);
25) Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan (28210) ;
26) Industri Komponen dan Suku Cadang Mesin dan Turbin (28113);
27) Industri Bangunan Lepas Pantai dan Bangunan Terapung (30112);
28) Industri Peralatan, Perlengkapan dan Bagian Kapal (30113) ;
29) Industri Peralatan untuk Pelindung Keselamatan (32904);
30) Industri Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih (29101);
31) Industri Penggergajian Kayu (16101) ;
32) Pertambangan Minyak Bumi (06100) ;
33) Pertambangan Gas Alam (06201) ;
34) Pengusahaan Tenaga Panas Bumi (06202);
35) Aktivitas Penunjang Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam (09100) ;
36) Perdagangan Besar Atas Dasar Balas Jasa/Fee atau Kontrak (46100) ;
37) Perdagangan Besar Mesin, Peralatan dan Perlengkapan Lainnya (46599);
38) Perdagangan Besar Barang Logam untuk Bahan Konstruksi (46631) ;
39) Pembangkitan Tenaga Listrik (35101);
4
Page 5
b. Kegiatan Usaha Penunjang:
1. Industri Penggergajian Kayu (16101) ;
2. Reparasi Mesin untuk Keperluan Khusus (33122);
3. Jasa Instalasi Konstruksi Navigasi Laut, Sungai dan Udara (43214) ;
4. Instalasi Pendingin dan Ventilasi Udara (43224) ;
5. Angkutan Bermotor untuk Barang Khusus (49432);
6. Real Estat yang Dimiliki Sendiri atau Disewa (68111);
7. Aktivitas Penyediaan Tenaga Kerja Waktu Tertentu (78200);
8. Penyediaan Sumber Daya Manusia dan Manajemen Fungsi Sumber Daya Manusia
(78300);
9. Jasa Penunjang Pertanian Lainnya (01619);
10. Jasa Penunjang Peternakan Lainnya (01629);
11. Jasa Penunjang Kehutanan Lainnya (02409);
C. SUSUNAN PERMODALAN, SUSUNAN PEMEGANG SAHAM DAN PEMILIK MANFAAT
PERSEROAN
Struktur permodalan Perseroan per tanggal berdasarkan Akta Petikan Berita Acara Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 9, tanggal 18 Juni 2025 adalah sebagai berikut:
Pemegang Saham Jumlah Saham Nilai Nominal Persentase
Saham (Rp)
Modal Dasar 10.000.000.000 3.380.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor:
1. Solihin Jusuf Kalla 789.812.604 266.956.660.152 29,912%
2. Suhaeli Kalla 800.651.790 270.620.305.020 30,323%
3. Achmad Kalla 674.951.762 228.133.695.556 25,562%
4. Masyarakat Warkat 32.740.750 11.066.373.500 1,24%
5. Masyarakat Non Warkat 342.295.094 115.695.741.772 12,963%
Jumlah Modal 2.640.452.000 892.472.776.000 100%
Ditempatkan dan Disetor
Saham Dalam Portepel 7.359.548.000 2.487.527.224.000
Susunan Pemegang Saham Perseroan berdasarkan Akta Petikan Berita Acara Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 9, tanggal 18 Juni 2025 adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Persentase
Solihin Jusuf Kalla 789.812.604 29,912%
Suhaeli Kalla 800.651.790 30,323%
Achmad Kalla 674.951.762 25,562%
Masyarakat Warkat 32.740.750 1,24%
Masyarakat Non Warkat 342.295.094 12,963%
Total 2.640.452.000 100%
5
Page 6
Dari Susunan Pemegang Saham tersebut diatas, untuk saat yang merupakan pengendali dan
pemilik manfaat Perseroan dan telah terdaftar pada Sistem Administrasi Badan Hukum adalah
Suhaeli Kalla, selaku pemilik dan pemegang saham sebesar 30,323% (tiga puluh koma tiga
ratus dua puluh tiga persen), sementara atas nama pak Solihin Jusuf Kalla selaku pemegang
dan pemilik sebesar 29,912% (dua puluh sembilan koma Sembilan ratus dua belas persen) dan
atas nama pak Achmad Kalla selaku pemegang dan pemilik sebesar 25,562% (dua puluh lima
koma lima ratus enam puluh dua persen) belum didaftarkan selaku pemilik manfaat,
mengingat keduanya selaku pemegang saham lebih dari 25% (dua puluh lima persen) dan
berhak untuk terdaftar sebagai pemilik manfaat Perseroan, maka setelah RUPS nantinya
Perseroan akan memberikan kuasa kepada Notaris untuk melakukan penambahan pihak
pemilik Manfaat menjadi:
Pemilik Manfaat Perseroan dalam Rencana Perubahan Pemilik
SABH Saat ini Manfaat Perseroan dalam SABH
Nama Nama Jumlah Persentase
Suhaeli Kalla Suhaeli Kalla 800.651.790 30,323%
Solihin Jusuf Kalla 789.812.604 29,912%
Achmad Kalla 674.951.762 25,562%
Penambahan Pemilik Manfaat tersebut tidak memerlukan proses Penawaran Pembelian
Saham yang sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 9/POJK.04/2018 tentang
Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, karena kedua Pemegang Saham yaitu atas nama Solihin
Jusuf Kalla dan Achmad Kalla bersama dengan Suhaeli Kalla merupakan pemilik manfaat dari
Perseroan, hanya saja keduanya belum terdaftar dalam Sistem Administrasi Badan Hukum.
D. SUSUNAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Akta Petikan Berita Acara Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan nomor 7, tanggal 18 Juni 2025 adalah sebagai berikut:
Direksi
Direktur Utama : Irsal Kamarudin
Direktur : Teguh Wicaksana Sari
Direktur : Abdullah Afifuddin Suhaeli
Direktur : Didin Saepudin
Direktur : Ade Nurkholis
Direktur : Budi Hartono
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Drs. Suhaeli Kalla
Komisaris : Solihin Jusuf Kalla
Komisaris Independen : Ir. Erwin Kurniadi
E. RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
Mengingat bahwa Perseroan merupakan salah satu Badan Usaha yang kegiatan usaha
utamanya bergerak dibidang Konstruksi, maka dalam rencana Penambahan Kegiatan Usaha
6
Page 7
kali ini Perseroan juga mengutamakan bidang Konstruksi, yang mana rencana Penambahan
Kegiatan Usaha tersebut nantinya bertujuan untuk memperluas jangkauan dan aspek bisnis
Perseroan.
Seperti halnya dalam Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya, Perseroan
dalam hal ini akan bertindak selaku Pihak Penunjang yang menjalankan jasa pemeliharaan dan
pembangunan konstruksi di Area Pertambangan dan Penggalian dari Pihak yang memiliki
perizinan Pertambangan.
III. PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA PENAMBAHAN KEGIATAN
USAHA
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana
diubah, Perseroan wajib mengubah Anggaran Dasarnya untuk memuat Penambahan Kegiatan
Usaha, khususnya mengubah pasal 3 Anggaran Dasar tentang maksud dan tujuan Perseroan.
Berdasarkan Undang-Undang tersebut dan POJK 17/2020, perubahan Anggaran Dasar perlu
memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham. Setelah diperolehnya persetujuan
Rapat Umum Pemegang Saham dan izin atau persyaratan lain yang diperlukan, maka kegiatan
usaha tambahan dapat dijalankan.
Hingga saat ini, kegiatan usaha dari Perseroan yaitu melakukan usaha dalam bidang
konstruksi, industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, perdagangan besar, reparasi
dan perawatan mobil dan sepeda motor, pengangkutan dan pergudangan, aktivitas
penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan, real
estate, serta pertanian, kehutanan dan perikanan.
Dalam rencana penambahan Kegiatan Usaha ini, yang turut memerhatikan dengan kebijakan
pemangku kepentingan yang didasarkan pada proyek-proyek strategis Nasional dan swasta.
Saat ini dengan Kegiatan Usaha yang telah ada, Perseroan bermaksud untuk memperluas
proyeksi bisnis yang diharapkan dapat berdampak positif pada perekonomian Perseroan dan
ikut dalam rencana pembangunan Nasional.
Dengan adanya rencana Penambahan Kegiatan Usaha tersebut, maka hal tersebut
membuktikan bahwa Perseroan selalu mencoba mengembangkan aspek-aspek bisnis yang
sejalan dengan maksud dan tujuan Perseroan.
Dalam rangka mempersiapkan Perseroan untuk menghadapi berbagai tantangan persaingan
usaha yang semakin ketat di masa sekarang ini dan mampu meraih setiap peluang usaha baru
dimasa depan, maka Perseroan berencana untuk melakukan penambahan kegiatan usaha
sebagai berikut:
7
Page 8
No. Kode Keterangan Penjelasan
Judul
KBLI
Kelompok ini mencakup Penambahan KBLI ini
reparasi dan pemeliharaan memberikan peluang bagi
mesin dan peralatan yang Perseroan untuk
diproduksi dalam golongan menyediakan layanan purna
271, seperti reparasi dan jual, pemeliharaan, dan
pemeliharaan mesin tenaga, perbaikan peralatan listrik
distribusi dan khususnya kepada pelanggan lama
Reparasi dan transformator, motor listrik, maupun pelanggan baru. Hal
Pemeliharaan generator dan perangkat ini relevan dengan
1 motor generator, peralatan pengalaman Bukaka dalam
33141 Motor Listrik,
sakelar dan papan hubung, penyediaan produk teknik,
Generator dan peralatan relai dan pengontrol peralatan industri, dan proyek
Transformator industri. energi, sehingga Perseroan
dapat memperluas nilai
layanan tidak hanya pada
tahap produksi atau
konstruksi, tetapi juga pada
tahap pemeliharaan aset
pelanggan.
Kelompok ini mencakup Bagi Perseroan, KBLI ini
- pembuatan kompresor udara memiliki hubungan langsung
dan gas, kompresor untuk dengan kompetensi
refrigerator dan AC, kompresor manufaktur dan rekayasa
untuk kendaraan bermotor, teknik. Perseroan dapat
pompa laboratorium, pompa memanfaatkan pengalaman
air, pompa udara, pompa dalam pembuatan peralatan
vakum atau pompa udara, industri dan peralatan
kompresor udara dan gas pendukung proyek untuk
lainnya, pompa untuk zat cair menyediakan produk atau
baik terpasang alat pengukur komponen yang dibutuhkan
ataupun tidak, pompa yang dalam sistem perpompaan,
didesain untuk mesin kompresi, dan pengendalian
pembakaran dalam, seperti aliran fluida, baik untuk
pompa bahan bakar, oli, dan air proyek pemerintah maupun
Industri Pompa untuk kendaraan bermotor swasta.
Lainnya, dan sebagainya.
Kelompok ini juga mencakup
Kompresor,
- pembuatan pompa vakum
28130 Keran dan
atau pompa udara, kompresor
2 Klep/Katup udara dan gas lainnya;
- pembuatan pompa untuk zat
cair baik untuk alat
8
Page 9
pengukuran baik terukur
ataupun tidak;
- pembuatan pompa yang
didesain untuk mesin
pembakaran dalam,
seperti pompa bahan bakar,
oli, dan air untuk kendaraan
bermotor dan sebagainya;
- pembuatan klep/katup dan
keran untuk keperluan
industri,
mencakup klep/katup regulasi
dan keran pipa masuk;
- pembuatan keran dan katup
untuk kebersihan (sanitasi);
- pembuatan keran dan katup
untuk pemanasan;
- pembuatan pompa tangan.
-
Kelompok ini mencakup Penambahan KBLI ini
kegiatan pembangunan, membuka peluang bagi
pemeliharaan, dan/atau Perseroan untuk
pembangunan kembali pabrik menyediakan layanan
pengolahan bahan kimia dasar; pemeliharaan dan perbaikan
pengolahan pupuk; pabrik atas peralatan listrik lainnya,
Reparasi dan plastik dan pabrik pengolahan baik yang berkaitan dengan
3 Pemeliharaan karet; pengolahan hasil proyek yang dikerjakan
33149
Peralatan Listrik agrokimia; pabrik pengolahan Perseroan maupun proyek
Lainnya kimia lainnya termasuk pabrik pelanggan eksisting. Kegiatan
pengolahan produk farmasi ini mendukung
dan petrokimia. kesinambungan layanan
Perseroan setelah pekerjaan
konstruksi atau pengadaan
selesai dilakukan.
Penambahan KBLI ini
memberikan peluang bagi
Perseroan untuk memperluas
layanan pada pekerjaan
instalasi mekanikal bangunan,
Pemasangan Kelompok ini mencakup khususnya pada proyek
Perlengkapan kegiatan khusus pemasangan gedung industri, fasilitas
kerangka baja sebagai bagian perkantoran, fasilitas publik,
43291 Mekanikal
4 dari pekerjaan yang tercakup workshop, dan proyek
Bangunan dalam konstruksi gedung. infrastruktur yang
membutuhkan dukungan
mekanikal. Hal ini melengkapi
kompetensi Perseroan dalam
bidang konstruksi dan
rekayasa teknik.
9
Page 10
Kelompok ini mencakup Dengan penambahan KBLI ini,
- jasa penunjang atas dasar Perseroan memiliki peluang
balas jasa atau kontrak, yang untuk memberikan layanan
dibutuhkan dalam kegiatan pendukung pada proyek
pertambangan golongan pertambangan dan
pokok 05, 07, dan 08: penggalian, khususnya yang
- jasa eksplorasi, misalnya berkaitan dengan konstruksi
dengan cara tradisional seperti fasilitas, penyediaan
mengambil contoh bijih dan peralatan, pekerjaan struktur,
membuat observasi geologi serta dukungan teknis. Hal ini
pada lokasi tambang yang relevan dengan pengalaman
memiliki potensi berprospek; Perseroan dalam melayani
Aktivitas - jasa pemompaan dan pelanggan dari sektor
Penunjang pengeringan hasil tambang pertambangan dan industri,
atas dasar balas jasa atau termasuk kebutuhan proyek
09900 Pertambangan
5 kontrak; yang memiliki standar teknis
dan Penggalian - uji coba penggalian dan tinggi
Lainnya pengeboran sumur atau
ladang tambang;
- jasa aglomerasi dan
konsentrasi biji besi yang
dilakukan oleh pihak ketiga;
- pengamanan lubang
tambang dan terowongan;
- penghancuran struktur
bangunan dan pembongkaran
komponen
atau peralatan pada fasilitas
pertambangan bawah tanah.
Kelompok ini mencakup Penambahan KBLI ini
aktivitas konsultansi dan memberikan peluang bagi
perancangan enjinering, yang Perseroan untuk memperkuat
mengimplementasikan hukum perannya dalam tahap awal
fisika dan prinsip enjinering proyek, termasuk
dalam perancangan mesin, perencanaan teknis, rekayasa
material, instrumen, struktur, struktur, evaluasi desain, dan
Aktivitas proses, dan sistem, seperti: penyusunan solusi teknis
Enjinering dan https://www.bps.go.id yang sesuai dengan
71109
6 Konsultasi Teknis -permesinan, dan proses kebutuhan pelanggan. Bagi
Terkait Lainnya industri; Bukaka, aktivitas enjinering
- proyek yang melibatkan merupakan bagian yang
teknik sipil, teknik hidrolik, sangat relevan dengan
teknik lalu lintas; pengalaman Perseroan dalam
- jasa nasihat dan konsultansi produk struktur baja,
rekayasa teknik; jembatan, menara, peralatan
industri, dan fasilitas proyek.
10
Page 11
- jasa rekayasa konstruksi
bangunan gedung hunian dan
nonhunian;
- jasa rekayasa pekerjaan
teknik sipil sumber daya air;
- jasa rekayasa untuk pekerjaan
mekanikal dalam bangunan,
jasa rekayasa bangunan
fasilitas olahraga;
Kelompok ini mencakup Penambahan KBLI ini
kegiatan pembangunan, memberikan peluang bagi
pemeliharaan, dan/atau Perseroan untuk masuk ke
pembangunan kembali pekerjaan konstruksi gedung
bangunan dengan metode hunian, khususnya apabila
konvensional yang dipakai proyek tersebut
untuk hunian, seperti rumah membutuhkan struktur baja,
tinggal, rumah tinggal pekerjaan teknik, fabrikasi,
sementara, rumah susun, serta atau integrasi dengan fasilitas
apartemen dan kondominium. industri dan infrastruktur
Kelompok ini juga mencakup pendukung. Hal ini juga dapat
Konstruksi kegiatan perubahan dan mendukung peluang proyek
7 Konvensional renovasi gedung hunian. dari pelanggan lama yang
41011
Gedung Hunian membutuhkan pembangunan
fasilitas hunian bagi tenaga
kerja atau kawasan
operasional.
Kelompok ini mencakup Dengan KBLI ini, Perseroan
kegiatan pembangunan, dapat memperluas peluang
pemeliharaan, dan/ atau untuk mengerjakan proyek
pembangunan kembali gedung perkantoran yang
bangunan dengan metode masih berkaitan dengan
konvensional yang dipakai kebutuhan pelanggan
untuk gedung perkantoran, eksisting, termasuk BUMN,
Konstruksi seperti kantor dan rumah swasta, kontraktor utama,
8 41012 Konvensional kantor (rukan). Kelompok ini dan perusahaan industri.
Gedung juga mencakup kegiatan Pekerjaan tersebut dapat
Perkantoran perubahan dan renovasi dikombinasikan dengan
gedung perkantoran. kemampuan Perseroan dalam
struktur baja, instalasi,
mekanikal, dan rekayasa
teknis.
Kelompok ini mencakup Penambahan KBLI ini
Konstruksi kegiatan pembangunan, memberikan peluang bagi
Konvensional pemeliharaan, dan/atau Perseroan untuk terlibat
9 41016
Gedung pembangunan kembali dalam proyek konstruksi
Pendidikan bangunan dengan metode gedung pendidikan, terutama
konvensional yang dipakai yang membutuhkan struktur
11
Page 12
untuk sarana pendidikan, bangunan yang kuat, efisien,
seperti gedung sekolah, dan dapat diselesaikan
tempat kursus, dan dengan standar teknis yang
laboratorium. Kelompok ini baik. Hal ini juga sejalan
juga mencakup perubahan dan dengan peluang proyek
renovasi gedung Pendidikan. seperti pembangunan kelas
bersama universitas atau
fasilitas pendidikan berskala
besar.
Penambahan KBLI ini relevan
Kelompok ini mencakup dengan kemampuan
kegiatan pembangunan, Perseroan dalam pekerjaan
pemeliharaan, dan/atau struktur baja dan rekayasa
pembangunan kembali bangunan. Perseroan dapat
bangunan dengan metode memanfaatkan pengalaman
Konstruksi konvensional yang dipakai pada pekerjaan struktur
10 Konvensional untuk tempat hiburan, seperti untuk mendukung proyek
41018
Gedung Hiburan bioskop, gedung kebudayaan fasilitas olahraga dan hiburan,
dan Olahraga /kesenian, gedung wisata dan termasuk pekerjaan facade,
rekreasi, serta gedung space frame, rangka baja,
olahraga. Kelompok ini juga serta elemen konstruksi
mencakup perubahan dan khusus lainnya.
renovasi gedung
tempat hiburan dan olahraga.
Kelompok ini mencakup Penambahan KBLI ini
kegiatan pembangunan, memberikan peluang bagi
pemeliharaan, dan/atau Perseroan untuk terlibat
pembangunan kembali dalam pembangunan jalan,
berbagai jenis bangunan jalan baik sebagai pelaksana
pada permukaan tanah, seperti konstruksi maupun penyedia
jalan raya, jalan sedang, jalan struktur dan komponen
Konstruksi Jalan kecil, jalan landasan terbang pendukung. Hal ini juga
42101
11 Pada Permukaan (pacu, taksi, dan parkir), dan relevan dengan kebutuhan
Tanah lapangan penyimpanan peti proyek pelanggan di sektor
kemas (containers yard). pertambangan, industri,
Kegiatan ini dapat disertai energi, dan infrastruktur yang
pembangunan, peningkatan, sering membutuhkan akses
dan pemeliharaan konstruksi jalan operasional.
pagar/tembok penahan jalan
Dengan penambahan KBLI ini,
Kelompok ini mencakup Perseroan dapat memperluas
Konstruksi kegiatan pembangunan cakupan pekerjaan pada
terowongan dengan proyek infrastruktur yang
42104 Terowongan
menggunakan mesin bor membutuhkan dukungan
12 dan/atau bahan peledak, konstruksi berat, struktur,
bekisting, pembesian, dan dan rekayasa teknis. Kegiatan
pengecoran beton; ini dapat mendukung
12
Page 13
pemeliharaan dan perbaikan pengembangan proyek jalan,
bangunan terowongan di sumber daya air, energi, dan
bawah permukaan air, di bukit pertambangan
atau pegunungan, dan di
bawah permukaan tanah.
Kelompok ini mencakup Penambahan KBLI ini
kegiatan konstruksi khusus memberikan fleksibilitas bagi
lainnya yang belum Perseroan untuk menangkap
diklasifikasikan dalam peluang proyek yang
kelompok 43901 s.d. 43905 membutuhkan keahlian
yang memerlukan keahlian konstruksi khusus. Dengan
atau perlengkapan khusus. pengalaman Bukaka dalam
13 Konstruksi fabrikasi, struktur baja,
43909
Khusus Lainnya jembatan, menara, boarding
bridge, dan peralatan
industri, Perseroan memiliki
dasar kompetensi untuk
menawarkan solusi pada
pekerjaan konstruksi yang
bersifat khusus dan teknis.
Kelompok ini mencakup Penambahan KBLI ini
kegiatan pembangunan, memberikan peluang bagi
pemeliharaan, dan/atau Perseroan untuk
pembangunan kembali berpartisipasi dalam proyek
bangunan prasarana sumber prasarana sumber daya air,
daya air seperti bendungan baik yang diselenggarakan
(dam), bendung (weir), oleh pemerintah daerah,
embung, pintu air, lift, pintu pemerintah pusat, BUMN,
pengatur air, talang (viaduk), maupun sektor swasta.
Konstruksi siphon, check dam, tanggul dan Kebutuhan terhadap sistem
Bangunan saluran pengendali banjir, tata air yang baik juga
Prasarana bangunan pengambilan (free semakin penting dalam
14
42911 intake), waduk dan sejenisnya, mendukung kawasan
Sumber Daya Air
serta stasiun pompa. perkotaan, kawasan industri,
pelabuhan, fasilitas publik,
dan proyek infrastruktur
lainnya.
Kelompok ini mencakup Penambahan KBLI Penyiapan
penyiapan lahan untuk Lahan memberikan peluang
kegiatan konstruksi bagi Perseroan untuk
berikutnya. menyediakan layanan awal
sebelum pelaksanaan
Kelompok ini mencakup konstruksi, seperti
43120 Penyiapan Lahan
pembersihan dan pematangan pembersihan lahan, perataan,
15 lahan konstruksi, pembukaan pematangan area, dan
lahan/stabilisasi tanah, pekerjaan persiapan lainnya.
perataan tanah untuk Kegiatan ini penting karena
konstruksi jalan, serta kualitas penyiapan lahan akan
13
Page 14
bangunan gedung dan memengaruhi kelancaran
bangunan sipil lainnya, serta proses konstruksi, stabilitas
persiapan lokasi untuk struktur, efisiensi waktu,
pertambangan. serta keberhasilan proyek
secara keseluruhan.
Kelompok ini mencakup Penambahan KBLI ini
kegiatan pengecatan interior memberikan peluang bagi
dan eksterior bangunan dalam Perseroan untuk
rangka penyelesaian bangunan menyediakan pekerjaan
gedung hunian dan nonhunian finishing dan proteksi
serta bangunan sipil. Kelompok permukaan, khususnya pada
16 ini tidak mencakup pengecatan produk berbasis baja dan
43303 Pengecatan
atap bangunan. logam. Dengan demikian,
Perseroan dapat memberikan
nilai tambah kepada
pelanggan melalui
peningkatan daya tahan dan
umur pakai struktur atau
peralatan yang digunakan
Kelompok ini mencakup Penambahan Kegiatan Usaha
Pemasangan dan kegiatan pemasangan berbagai ini merupakan bentuk
Rekayasa pondasi dan tiang pancang, kesinambungan dan
17 43901
Struktur pengecoran beton dan kebutuhan yang menjadi satu
Bangunan pembesian pondasi untuk kesatuan dari Kegiatan usaha
gedung. Konstruksi.
Kelompok ini mencakup Penambahan Kegiatan Usaha
kegiatan penyewaan alat atau ini merupakan bentuk
mesin konstruksi dan kesinambungan dan
perlengkapannya dengan kebutuhan yang menjadi satu
Penyewaan Alat operator, termasuk kesatuan dari Kegiatan usaha
18 43905 Konstruksi penyewaan alat produksi dan Konstruksi.
dengan Operator operasional minyak, gas,
petrokimia, panas bumi,
komunikasi seperti supervisory
control and data acquisition
dan penyewaan derek.
Kelompok ini mencakup Secara operasional, rencana
kegiatan dari perusahaan induk penambahan kegiatan usaha
(holding companies), misalnya tersebut juga mendukung
unit yang memegang aset
diversifikasi sumber
(memiliki dan mengelola
Aktivitas tingkat ekuitas) dari satu atau pendapatan Perseroan.
lebih anak perusahaan dan Perseroan tidak hanya
64120 Perusahaan
hanya bertanggung jawab bergantung pada satu jenis
Induk
19 sebagai pemilik anak produk atau satu segmen
perusahaan. Perusahaan induk proyek, tetapi dapat
dalam kelompok ini tidak mengembangkan pendapatan
memberikan jasa lain kepada
dari berbagai aktivitas yang
perusahaan yang ekuitasnya
dipegang oleh perusahaan saling melengkapi, seperti
14
Page 15
induk, misalnya perusahaan konstruksi infrastruktur,
induk tidak mengatur dan pekerjaan mekanikal, jasa
mengelola unit-unit lain. teknis, aktivitas penunjang
Perusahaan induk ini dapat
pertambangan, perawatan
melakukan aktivitas seperti
pengendalian, konsolidasi peralatan, serta pengelolaan
keuangan, dan bertanggung portofolio usaha melalui
jawab terhadap aktivitas setiap aktivitas perusahaan induk.
anak perusahaan, tetapi bukan Diversifikasi ini diharapkan
aktivitas manajemen aktif anak dapat memperkuat ketahanan
perusahaan tersebut, misalnya usaha Perseroan terhadap
perusahaan induk
fluktuasi permintaan pada
konglomerasi keuangan.
masing-masing sektor.
Kelompok ini mencakup
- aktivitas pengambilan contoh Bahwa dengan adanya
untuk menentukan rencana penambahan
karakteristik bahan atau kegiatan usaha ini, maka lini
proses; bisnis Perseroan menjadi
-aktivitas kalibrasi/metrologi makin luas, yang mana
pada kelompok pengukuran kegiatan usaha ini banyak Jasa
suhu, massa, volume, tekanan, yang dapat digunakan oleh
gaya, torsi, aliran, kekerasan, Perseroan.
densitas, panjang, kelistrikan,
kemagnetan, waktu, frekuensi, Bahkan terkait Pengujian
akustik, getaran, fotometri, Teknis pembangunan Tower,
radiometri, dan Instrumen Perseroan merupakan satu-
Analitik Radiasi Pengion; satunya Pihak di Indonesia
- pengujian yang mencakup uji yang dapat melakukan Jasa
fisik, mekanik, kimia, biologi, Pengujian Teknis.
mikrobiologi, kelistrikan,
ketenaganukliran,
visual/ceklis, desain
model/prototipe, forensik atau
analisis lainnya dari berbagai
jenis
zat/bahan/material/produk di
bidang industri, perdagangan,
energi dan sumber daya
mineral, konstruksi,
Jasa Pengujian transportasi, telekomunikasi,
71204
Teknis farmasi, pangan, pertanian,
20 kehutanan, atau lingkungan
(kualitas air, udara, tanah dan
indikator lingkungan lain);
15
Page 16
-penilai kesesuaian
karakteristik fisik, komposisi
dan kinerja
-pengoperasian laboratorium
secara periodik;
- pengujian atau kalibrasi
secara berkala terhadap
peralatan
kesehatan;
- pengujian karantina hewan,
tumbuhan, dan perikanan;
- pengujian kelautan;
-pengujian mesin dan
peralatan radiasi pengion,
seperti surveymeter,
kontaminasi meter, dosimeter,
dan multimeter sinar-X;
-aktivitas kalibrasi instrumen
industri, seperti mesin,
peralatan, dan alat ukur
industri;
- pengujian elektronika, dan
teknologi lainnya;.
Dari rencana 20 (dua puluh) Kegiatan Usaha yang akan ditambahkan, sebanyak 19 (Sembilan
belas) kegiatan usaha akan dimasukkan ke dalam kualifikasi Kegiatan Utama Perseroan dalam
Anggaran Dasar, diantaranya:
1) Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No. 41011)
2) KonPstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025 No. 41012)
3) Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016)
4) Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI 2025 No. 41018)
5) Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No. 42101)
6) Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104)
7) Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911)
8) Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran dan Klep/Katup (KBLI 2025 No. 28130)
9) Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan Transformator (KBLI 2025 No.
33141)
10) Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149)
11) Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No. 43120)
12) Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291)
13) Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No. 43901)
14) Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No. 43905)
15) Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No. 43909)
16) Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No. 71109)
16
Page 17
17) Jasa Pengujian Teknis (KBLI 2025 No. 71204)
18) Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya (KBLI 2025 No. 09900)
19) Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210)
Dan 1 (satu) Kegiatan Usaha yang menjadi Kegiatan Usaha Penunjang adalah Pengecatan
(KBLI 43303).
Adapun dari total 20 (dua puluh) Kegiatan Usaha yang akan ditambahkan oleh Perseroan,
rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan tidak memerlukan persetujuan atas peraturan
yang harus dipenuhi serta persetujuan dan/atau perizinan dan/atau pemberitahuan dari
pemerintah atau badan atau institusi lain atau pihak ketiga lainnya yang harus dipenuhi oleh
Perseroan selain kewajiban yang diatur POJK Nomor 17/POJK.04/2020.
Dengan adanya beberapa Kontrak Kerja dan Pengadaan yang sedang dan/atau yang
diproyeksikan akan datang yang mengharuskan kegiatan-kegiatan usaha yang akan
ditambahkan tersebut tercantum dan tertera dalam Akta Perseroan, maka dengan adanya
rencana Penambahan Kegiatan Usaha ini, peluang dan potensi keuntungan bisnis Perseroan
diharapkan akan berdampak positif dan hal tersebut dapat bermanfaat dari sisi perekonomian
Perseroan agar pendapatan Perseroan dapat mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Adapun beberapa rencana pengerjaan yang ada, diantaranya:
1. Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung (akan dilakukan)
Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025
No.41012), Pengecatan (KBLI 2025 No.43303), Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No.43120),
Aktivitas Enjineering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No.71109),
Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No.43901), Reparasi dan
Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan Transformator (KBLI 2025 No.33141) dan
Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No.43905) adalah proyek
bangunan gedung bertingkat.
2. EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop (sedang
berjalan/dilakukan)
Penambahan kegiatan usaha Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya
(KBLI 2025 No.09900), Konstruksi Jalan pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No. 42101),
Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No. 43909), Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan
Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149), Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan
(KBLI 2025 No. 43291) adalah untuk melaksanakan proyek pembangunan Transfer Point,
Mine Office Extension & MEM Workshop.
3. Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta
Kelengkapannya (akan dilakukan)
Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025
No. 42911), Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No.43909), Industri Pompa Lainnya,
17
Page 18
Kompresor, Keran dan Klep/Katup (KBLI 2025 No.28130) adalah proyek Pengadaan
Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa.
4. Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang (akan dilakukan)
Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025
No.41011) adalah proyek Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang dengan tender
yang diajukan melalui Smart E-Proc.
5. CSP (Corrugated Steel Plate) (sedang berjalan/dilakukan)
Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No.42104) dan
Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No.43909) merupakan proyek pembuatan
Corrugated Steel Plate yang merupakan salah satu penunjang untuk kebutuhan
konstruksi, drainase, infrastruktur jalan, jembatan kecil, dan fasilitas pendukung lainnya.
6. Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran (akan dilakukan)
Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025
No.41016), Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No.43120), Pengecatan (KBLI 2025 No.43303)
dan Aktivitas Enjineering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No.71109)
merupakan penambahan kegiatan usaha untuk pekerjaan yang meliputi pelaksanaan
pengadaan Desain (DED) dan/atau Pembangunan Kelas Bersama pada Universitas
Padjadjaran berupa Pembangunan Gedung Kelas Bersama.
7. Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang
Kota Makassar (akan dilakukan)
Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga
(KBLI 2025 No.41018) dan Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025
No.43901) merupakan penambahan kegiatan usaha untuk proyek Pengadaan dan
Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota Makassar yang
merupakan proyek yang diadakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
8. Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project (sedang
berjalan/dilakukan)
Penambahan kegiatan usaha Pengujian Teknis (KBLI 2025 No. 71204) merupakan
penambahan kegiatan usaha yang bertujuan untuk menjalankan proyek jasa Steel Tower,
Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project yang merupakan
proyek dari PT Twink Indonesia.
Dari 8 (delapan) rencana proyek besar Perseroan tersebut diatas, ada beberapa yang status
kerjanya akan dilakukan dan diproyeksikan berjalan pada tahun 2026 ini. Adapun pengerjaan
EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop, Steel Tower Test Tower
Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project dan CSP (Corrugated Steel Plate)
merupakan beberapa pengerjaan yang sedang berjalan.
18
Page 19
Berkenaan dengan adanya rencana Penambahan Kegiatan Usaha tersebut, maka Perseroan
telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan. Berikut adalah
ringkasan Revisi Laporan Studi Kelayakan Rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia (KBLI) PT Bukaka Teknik Utama Tbk dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN melalui laporannya berdasarkan Nomor Laporan
00002/2.0138-00/JL/10/0423/1/VI/2026 tertanggal 08-06-2026 (delapan Juni dua ribu dua
puluh enam).
IV. RINGKASAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN MENGENAI RENCANA PENAMBAHAN KBLI
Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan
(“KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN ”), dengan Izin Usaha
berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor:
921/KM.1/2016 dengan nomor izin usaha 2.16.0138 tertanggal 2 September 2016.
Konsultan yang menandatangani laporan Penilaian ini merupakan Konsultan dengan
Kompetensi dan klasifikasi Penilaian Bisnis bersertifikat MAPPI dan sudah terdaftar di
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan perizinan sebagai berikut:
Nama : Ir. Mahrani, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
No. Izin Penilai Publik : B-1.15.00423
No. MAPPI : 98-S-01056
No. STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PB-40/PM.02/2023
Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan ini, Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal,
Deny Kamal dan Rekan bertindak secara independen tanpa adanya benturan kepentingan
dan Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan tidak terafiliasi dengan
Perseroan ataupun dengan pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. Kantor Jasa
Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan juga tidak memiliki kepentingan ataupun
keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Berikut ini adalah ringkasan studi
kelayakan dari Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan atas rencana
Penambahan KBLI, berdasarkan Revisi Laporan Studi Kelayakan Rencana Penambahan
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) PT Bukaka Teknik Utama Tbk No.
00001/2.0138-00/JL/10/0423/1/V/2026 tertanggal 08-05-2026 (Delapan Mei dua ribu dua
puluh enam).
1. MAKSUD DAN TUJUAN
Tujuan studi kelayakan ini adalah untuk memberikan pendapat mengenai kelayakan dari
rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan dalam rangka memenuhi ketentuan-
ketentuan dari POJK 17/2020. Tinjauan dari Laporan Studi Kelayakan mencakup berbagai
aspek yang meliputi aspek makro, aspek pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model
manajemen, dan aspek keuangan.
19
Page 20
Laporan studi kelayakan disusun dalam rangka memenuhi ketentuan yang diatur dalam
POJK No. 17/2020. Peraturan tersebut mensyaratkan adanya laporan studi kelayakan atas
perubahan kegiatan usaha yang disusun oleh penilai.
2. TANGGAL BATAS PISAH STUDI KELAYAKAN
Tanggal batas pisah studi kelayakan adalah tanggal 31-12-2025 (tiga puluh satu Desember
dua ribu dua puluh lima) dengan mengacu pada Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31-12-2025 (tiga puluh satu Desember dua ribu dua puluh lima)
yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Rahman Akbar CPA (Rama Wendra)
berdasarkan Laporan Keuangan PT Bukaka Teknik Utama Tbk dan Entitas Anak (Group)
00049/3.0360/AU.1/03/1806-4/1/III/2026 yang dikeluarkan pada tanggal 27-03-2026 (dua
puluh tujuh Maret dua ribu dua puluh enam).
3. ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan dalam mempersiapkan studi
kelayakan menggunakan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut:
1. Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion
2. Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan telah melakukan penelaahan
atas dokumen yang digunakan dalam proses studi kelayakan penambahan kegiatan
usaha ini;
3. Dalam menyusun laporan ini, data dan informasi yang diperoleh Kantor Jasa Penilai
Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan baik yang disediakan oleh manajemen BUKAKA
dan/atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi
lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan berasal dari sumber yang dapat
dipercaya keakuratannya.
4. Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan menggunakan proyeksi
keuangan yang disampaikan oleh BUKAKA serta telah disesuaikan sehingga
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dengan kemampuan pencapaiannya
(fiduciary duty).
5. Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan bertanggung jawab atas
laporan studi kelayakan dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
6. Laporan Studi Kelayakan ini bersifat terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi
yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
7. Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan Bertanggung jawab atas
laporan studi kelayakan dan Kesimpulan nilai akhir yang dihasilkan.
8. Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan telah memperoleh informasi
atas status hukum objek penilaian dari pemberi tugas.
4. METODE DAN PROSEDUR PENYUSUNAN STUDI KELAYAKAN
Metode yang digunakan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan
dalam Menyusun laporan studi kelayakan berdasarkan POJK No. 35/POJK.04/2020 dan
SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal dan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar Penilaian Indonesia (SPI)
Edisi VII Tahun 2018 dan Edisi Revisi tahun 2020, diantaranya:
20
Page 21
1) Pengumpulan Data
• Pengumpulan data-data primer atas rencana penambahan kegiatan usaha meliputi
data- data rencana investasi dan rencana usaha serta data-data lainnya yang relevan.
Data-data primer ini diperoleh secara langsung melalui wawancara dengan berbagai
pihak, terutama dari manajemen Bukaka pada saat dilakukan investigasi lapangan.
• Pengumpulan data sekunder yang diperoleh dari berbagai instansi atau pihak ketiga
dalam bentuk angka-angka statistik dan berbagai data pendukung yang relevan
dengan tujuan penugasan seperti analisis makro ekonomi, analisis industri dan
analisis manajemen risiko, untuk mengevaluasi pengaruh dari faktor tersebut di
masa mendatang.
2) Analisis Kelayakan
Melakukan Analisis Kelayakan penambahan kegiatan usaha yang mengacu pada Pasal
V SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, yang meliputi:
a. Kelayakan Pasar, analisis ini dilakukan terhadap analisis kondisi pasar, potensi
pasar, sasaran, pesaing usaha, dan strategi pemasaran.
Prospek pasar industri yang masih positif, dimana industri konstruksi Indonesia
masih memiliki prospek yang baik sejalan dengan kebutuhan pembangunan
infrastruktur nasional, termasuk jalan, jembatan, gedung, fasilitas publik,
prasarana sumber daya air, fasilitas industri, energi, dan infrastruktur pendukung
pertambangan. Sektor konstruksi juga masih berperan penting terhadap
perekonomian nasional, antara lain melalui kontribusi terhadap PDB, penyerapan
tenaga kerja, dan keterkaitannya dengan sektor pendukung lainnya. Dalam
dokumen kajian, sektor konstruksi tercatat memberikan kontribusi sebesar 9,48%
terhadap PDB pada triwulan III/2025, serta didukung oleh kebutuhan investasi
infrastruktur nasional yang masih besar.
Kebutuhan pasar sesuai dengan kompetensi Perseroan, dimana penambahan
kegiatan usaha masih memiliki keterkaitan dengan kompetensi utama Perseroan,
yaitu konstruksi, manufaktur teknik, struktur baja, peralatan industri, jasa
enjinering, pekerjaan mekanikal, jasa pengujian teknis, serta aktivitas penunjang
proyek. Dengan demikian, penambahan kegiatan usaha tidak mengubah arah
usaha Perseroan secara fundamental, melainkan memperluas ruang lingkup usaha
yang masih sejalan dengan kegiatan Perseroan saat ini.
Perseroan telah memiliki basis pelanggan yang kuat. Perseroan telah memiliki
pelanggan dari berbagai sektor strategis, antara lain energi, ketenagalistrikan,
telekomunikasi, konstruksi, pertambangan, minyak dan gas, transportasi, serta
infrastruktur publik. Pelanggan Perseroan mencakup BUMN, perusahaan swasta
nasional, pemerintah, dan mitra internasional, antara lain:
21
Page 22
• Segmen Steel Tower: PT Centratama Menara Indonesia, PT Andisi, Amman
Mineral, PT Poso Energy, PT LEN Industri (Persero), TBEA Co., Ltd., Edotco, PT
Waskita Karya (Persero), PT Siemens Energy, PT Nokia Solutions and Networks
Indonesia, dan pelanggan lainnya.
• Segmen Steel Bridge: CV Bogo Mamberamo Permai, PT Erabaru Timur Lestari,
Waskita Abipraya JO, PT Persada Nusantara Prima, PT Vale Indonesia Tbk, PT
Hutama Karya Infrastruktur, WIKA–SPT KSO, dan pelanggan lainnya.
• Segmen Boarding Bridge: EM Power Engineering Co., Ltd. – Thailand, ANA
Motor Service Co., Ltd. – Jepang, dan PT Brantas Abipraya (Persero).
• Segmen Oil and Gas: PT Pertamina Hulu Rokan, PT Pertamina EP, TAC
Pertamina, JOB Pertamina, PT Chevron Pacific Indonesia, PT Tripatra
Engineers and Constructors, dan PT Modern Widya Technical.
• Sektor ketenagalistrikan, telekomunikasi, dan infrastruktur: PT Perusahaan
Listrik Negara (Persero), PT Huawei Tech Investment, PT Tower Bersama
Infrastructure Tbk, PT Dayamitra Telekomunikasi, PT Hutama Karya, PT
Pembangunan Perumahan, dan PT Vale Indonesia.
Basis pelanggan tersebut menunjukkan bahwa Perseroan telah memiliki rekam
jejak dalam melayani pelanggan dengan kebutuhan produk teknik, konstruksi,
struktur baja, peralatan industri, serta layanan pendukung proyek. Hal ini menjadi
salah satu dasar yang mendukung rencana penambahan kegiatan usaha, karena
kegiatan yang ditambahkan masih berkaitan dengan kebutuhan pelanggan lama
maupun calon pelanggan baru.
Terdapat peluang proyek yang telah diidentifikasi, dimana rencana penambahan
kegiatan usaha didukung oleh sejumlah peluang proyek yang relevan dengan
bidang usaha Perseroan, antara lain:
• Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung;
• EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop;
• Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol
Beserta Kelengkapannya;
• Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang;
• Corrugated Steel Plate;
• Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran;
• Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion
Sudiang Kota Makassar; dan
• Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project.
Penambahan kegiatan usaha mendukung kesinambungan dan diversifikasi
pendapatan Perseroan. Dengan cakupan kegiatan usaha yang lebih luas, Perseroan
dapat memperluas portofolio usaha, meningkatkan diversifikasi sumber
pendapatan, serta mengurangi ketergantungan pada satu jenis produk atau satu
segmen proyek tertentu. Hal ini mendukung kesinambungan usaha Perseroan
dalam jangka menengah dan panjang.
22
Page 23
Strategi pemasaran Perseroan diarahkan pada pasar yang relevan, antara lain
dengan menjaga hubungan dengan kementerian, BUMN, pemerintah daerah, dan
pelaku usaha infrastruktur; memperluas kerja sama dengan perusahaan swasta
nasional dan internasional; memperkuat jaringan pada sektor airport, pelabuhan,
energi, konstruksi, dan pertambangan; menjajaki peluang proyek dengan skema
KPBU; serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pemasaran dan teknis.
Dalam hal Kesinambungan, Penambahan kegiatan usaha merupakan langkah
strategis yang mencerminkan adaptasi terhadap dinamika pasar dan kebutuhan
konstruksi yang berkembang. Dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki
dalam mendukung operasional Perseroan, Perseroan dapat memanfaatkan
keahlian dan sumber daya yang dimiliki untuk menyediakan solusi dalam
penambahan kegiatan Usaha. Penambahan kegiatan usaha tersebut dapat
memperluas portofolio usaha dan meningkatkan diversifikasi pendapatan
Atas adanya kontribusi laba usaha dari penambahan kegiatan usaha, menjadi
potensi penambahan pada nilai pasar bagi Perseroan, dimana pangsa pasar untuk
kegiatan usaha baru Perseroan yaitu adalah perusahaan-perusahaan BUMN serta
entitas anaknya yang bergerak dalam industri yang menyangkut konstruksi dari
penambahan usaha serta perusahaan swasta lainnya yang membutuhkan,juga
Perseroan juga akan menembus pasar internasional seperti perseroan di India
serta menembus pasar Eropa dan Timur Tengah.
Berdasarkan hal tersebut, kesimpulan dari tim KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN bahwa penambahan kegiatan usaha pada
aspek pasar adalah Layak.
b. Kelayakan Teknis, analisis ini dilakukan terhadap analisis Ketersediaan dan Kualitas
Sumber Daya. Dari segi kelayakan teknis berupa teknologi yang dilakukan
penilaian, Perseroan memiliki teknologi yang mencukupi guna pemenuhan
kegiatan-kegiatan baru yang akan ditambahkan.
- Berikut table terkait kelayakan teknis Perseroan:
Kode
No. KBLI Penambahan KBLI Mesin dan Teknologi
2025
Insulation tester (megger),
Reparasi dan Pemeliharaan winding machine, vibration
1. 33141 Motor Listrik, Generator dan analyzer, thermal imaging
Transformator camera, oil test kit,
transformator, alignment tools
23
Page 24
CNC machining, balancing
Industri Pompa Lainnya,
machine, pressure test bench,
2. 28130 Kompresor, Keran dan
flow meter, calibration system,
Klep/Katup
CAD/CAM design software
Multimeter digital, oscilloscope,
Reparasi dan Pemeliharaan relay test kit, electrical
3. 33149
Peralatan Listrik Lainnya calibration tools, diagnostic
software
Welding machine, pipe threading
Pemasangan Perlengkapan machine, lifting equipment,
4. 43291
Mekanikal Bangunan HVAC tools, building
management system (BMS)
Excavator, dredger, concrete
Konstruksi Bangunan Prasarana
5. 42911 pump, water level monitoring
Sumber Daya Air
system, geotechnical instruments
Drilling rig, mud pump,
Aktivitas Penunjang compressor, heavy equipment
6. 09900 Pertambangan dan Penggalian (dump truck, excavator), GPS
Lainnya tracking dan fleet management
system
Software desain (AutoCAD,
SAP2000), BIM (building
Aktivitas Enjinering dan
7. 71109 information modelling), GIS,
Konsultasi Teknis Terkait Lainnya
project management tools
(Primavera/MS Project)
Concrete mixer, tower crane,
Konstruksi Konvensional Gedung
8. 41011 scaffolding system, formwork
Hunian
system, BIM
Tower crane, hoist, concrete
Konstruksi Konvensional Gedung pump, steel fabrication tools,
9. 41012
Perkantoran BIM dan project scheduling
software
Struktur baja fabrication tools,
Konstruksi Konvensional Gedung sound dan lightning system
10. 41018
Hiburan dan Olahraga integration, BIM, lifting
equipment
Asphalt finisher, tandem roller,
Konstruksi Jalan Pada Permukaan
11. 42101 motor grader, batching plant,
Tanah
soil compactor
Hydraulic jack, grouting machine,
12. 43909 Konstruksi Khusus Lainnya
core drill, shotcrete machine
Tunnel boring machine (TBM),
rock drill, shotcrete robot,
13. 42104 Konstruksi Terowongan
ventilation system, monitoring
system
Bulldozer, excavator, land
14. 43120 Penyiapan Lahan clearing equipment, GPS survey
tools, drone mapping
24
Page 25
Welding equipment, structural
Pemasangan dan Rekayasa
15. 43901 analysis software, lifting crane,
Struktur Bangunan
stress analysis tools
Crane, excavator, forklift,
Penyewaan Alat Konstruksi
16. 43905 manlift, fleet management
dengan Operator
system
Airless spray machine,
compressor, surface preparation
17. 43303 Pengecatan
tools (sandblasting), coating
thickness gauge
Konstruksi Konvensional Gedung Concrete tools, scaffolding,
18. 41016
Pendidikan finishing tools, BIM
Universal testing machine (UTM),
NDT (ultrasonic, radiography),
19. 71204 Jasa Pengujian Teknis
soil test kit, calibration
equipment
Enterprise resource planning
(ERP), financial management
20. 64210 Aktivitas Perusahaan Induk
system, data analytics tools,
corporate dashboard
- Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya
Tabel 5 - 1 : Pemenuhan SDM Rencana Penambahan Kegiatan Usaha
Internal/
No. Nama Personil Klasifikasi Jenjang Masa Berlaku Eksternal
Perusahaan
1 Andi Kuswandi Elektrikal Bangunan Level 8 06 Oktober 2030 Internal
Gedung
2 Ikhsanul Islah Purwo Elektrikal Bangunan Level 7 06 Oktober 2030 Internal
Wicaksono Gedung
3 M. Hanif Najib Geoteknik Level 7 28 November 2027 Internal
4 Nanang Sugiarto Geoteknik Level 8 05 Desember 2027 Internal
5 Muhammad Samsul Geoteknik Level 7 13 Desember 2027 Internal
Hidayat
6 Endra Satya Manajemen Level 9 10 Agustus 2028 Internal
Prihandito Konstruksi
7 M. Syahriar Manajemen Level 9 04 Agustus 2028 Internal
Fakhrurrozi Konstruksi
8 Muhamad Rizky Manajemen Level 8 07 Agustus 2028 Internal
Aditya Konstruksi
9 Sunardi Manajemen Level 9 12 Oktober 2028 Internal
Konstruksi
10 Adi Pradana Listyo Manajemen Mutu Level 8 30 Maret 2029 Internal
Putro Konstruksi
11 Andri Hermanto Manajemen Mutu Level 9 30 Maret 2029 Internal
Konstruksi
25
Page 26
12 Mohamad Fuad Manajemen Mutu Level 9 30 Maret 2029 Internal
Zamroni Konstruksi
13 Muhammad Lutfi Manajemen Mutu Level 9 16 Maret 2029 Internal
Adnan Konstruksi
14 Tika Insani Putrisia Manajemen Mutu Level 7 30 Maret 2029 Internal
Konstruksi
15 Akhmadi Susanto Manajemen Proyek Level 9 06 Oktober 2030 Internal
16 Heri Winarto Manajemen Proyek Level 9 24 Januari 2030 Internal
17 Hernawan Fajar Manajemen Proyek Level 8 27 Januari 2030 Internal
Sulisriyanto
18 Mirfa Fauzan Manajemen Proyek Level 8 19 Januari 2030 Internal
19 Mohammad Marzuki Manajemen Proyek Level 8 06 Oktober 2030 Internal
20 Mulyadi Manajemen Proyek Level 8 06 Oktober 2030 Internal
21 Ramdhani Ridwan Manajemen Proyek Level 8 06 Oktober 2030 Internal
Permana
22 Teguh Indrawan Manajemen Proyek Level 8 19 Januari 2030 Internal
23 Herry Adike Quantity Surveyor Level 8 06 Oktober 2030 Internal
24 Heri Winarto Teknik Bangunan Level 9 11 Agustus 2027 Internal
Gedung
25 M. Hanif Najib Teknik Bangunan Level 9 13 Juni 2027 Internal
Gedung
26 Nanang Sugiarto Teknik Bangunan Level 9 13 Juni 2027 Internal
Gedung
27 Muhammad Samsul Teknik Bangunan Level 8 06 Oktober 2030 Internal
Hidayat Gedung
28 Faruq Assegaf Teknik Bendungan Level 8 24 Januari 2030 Internal
Besar
29 Muhammad Fadli Teknik Bendungan Level 8 24 Januari 2030 Internal
Fathoni Besar
30 SM Subarjo Teknik Bendungan Level 9 05 Oktober 2028 Internal
Besar
31 Fachrizal Teknik Jalan Level 9 06 Oktober 2028 Internal
32 Ahmad Bahrul Teknik Jembatan Level 8 06 Desember 2028 Internal
Musyafa' Fathoni
33 Indra Teknik Jembatan Level 9 26 September 2028 Internal
34 Vishnu Dewa Putra Teknik Jembatan Level 8 06 Desember 2028 Internal
35 Wawan Septiawan Teknik Jembatan Level 8 06 Desember 2028 Internal
36 Ari Kurniadi Teknik Mekanikal Level 9 26 Juni 2028 Internal
Bratasurya
37 Dailana Sakti Iriawan Teknik Mekanikal Level 8 19 Juni 2028 Internal
38 Endra Satya Teknik Mekanikal Level 9 09 Agustus 2028 Internal
Prihandito
39 Kholiq Ridwan Teknik Mekanikal Level 8 06 Oktober 2030 Internal
40 M. Agus Mandala Teknik Mekanikal Level 7 21 Juni 2028 Internal
Putra
26
Page 27
41 Ari Kurniadi PLTMGU - 22 Juli 2028 Internal
Bratasurya
42 Mohamad Fuad PLTMGU - 22 Juli 2028 Internal
Zamroni
43 Mohammad Marzuki PLTMGU - 22 Juli 2028 Internal
44 Mulyadi PLTMGU - 22 Juli 2028 Internal
45 Ramdhani Ridwan PLTMGU - 22 Juli 2028 Internal
Permana
46 Rizky Adam PLTMGU - 22 Juli 2028 Internal
Abdullah
47 Andi Kuswandi PLTS - 3 Oktober 2028 Internal
48 Ikhsanul Islah Purwo PLTS - 3 Oktober 2028 Internal
Wicaksono
49 Mohamad Fuad PLTS - 3 Oktober 2028 Internal
Zamroni
50 Mohammad Marzuki PLTS - 3 Oktober 2028 Internal
51 Mulyadi PLTS - 3 Oktober 2028 Internal
52 Suci Maretta Salim PLTS - 3 Oktober 2028 Internal
53 Ramdhani Ridwan Ahli Elektrikal Level 9 26 November 2030 Internal
Permana Konstruksi
Bangunan Gedung
54 Hoesnaeri Ahli Sistem Level 9 26 November 2030 Internal
Manajemen Mutu
Konstruksi
55 Mukhtar Dzaki Ahli Madya Sistem Level 8 26 November 2030 Internal
Ramadhan Manajemen Mutu
Konstruksi
56 Bayu Tirta Ahli Geoteknik Level 9 4 Desember 2030 Internal
Dewangga
57 Raffel Muna Prawira Ahli Madya Level 8 4 Desember 2030 Internal
Geoteknik
58 Andrea Astrial Ahli Utama Bidang Level 9 4 Desember 2030 Internal
Pavandro Keahlian Teknik
Mekanikal
Dapat kami jelaskan bahwa sesuai dengan hasil penilaian dari KANTOR JASA PENILAI
PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN , maka terkait kelayakan teknis ini
Perseroan memiliki Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya. Hal tersebut didasari
pada adanya bahan baku mentah, teknologi yang digunakan dan Tenaga Ahli yang
Profesional.
Berdasarkan hal tersebut, dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL
DAN REKAN menilai bahwa aspek teknis ini adalah Layak.
c. Kelayakan Pola Bisnis, analisis ini dilakukan terhadap analisis Keunggulan Kompetitif
Perseroan, kemampuan Pesaing untuk meniru produk Perseroan.
27
Page 28
Hasil dari penilaian tim KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN
REKAN terhadap kelayakan Pola Bisnis Perseroan adalah terdapatnya keunggulan
kompetitif dari kualitas produk, kemudian dari sisi kemampuan pesaing untuk menilai
produk yang dihasilkan oleh Bukaka yang selalu berkomitmen untuk menghadirkan
desain yang kreatif, penggunaan material yang ramah lingkungan, serta penerapan
teknologi terbaru dalam setiap tahap produksi.
Selanjutnya yang menjadi penilaian dari tim KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL,
DENY KAMAL DAN REKAN adalah adanya kemampuan untuk menciptakan nilai.
Dengan adanya penambahan kegiatan usaha yang baru, Perseroan berkomitmen
untuk memperluas kegiatan usahanya dalam sektor konstruksi.
Berdasarkan hal tersebut, kesimpulan yang didapat dari hasil penilaian aspek
kelayakan pola bisnis adalah Layak.
d. Kelayakan Model Manajemen, analisis ini dilakukan terhadap analisis ketersediaan
tenaga kerja, manajemen kekayaan intelektual, manajemen resiko, kapasitas dan
kemampuan manajemen, dan kesesuaian struktur organisasi dan manajemen.
Hasil dari Penilaian atas aspek Kelayakan Model Manajemen yang telah dilakukan
penilaian oleh tim KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
adalah Layak. Hal tersebut didasari dengan adanya ketersediaan tenaga kerja,
kapasitas dan kemampuan manajemen setelah adanya penambahan KBLI,
Manajemen Hak Atas Kekayaan Intelektual, Peraturan Perundang-Undangan yang
Terkait yang mana dari beberapa hal tersebut diatas, Perseroan telah memiliki dan
berkompeten.
e. Kelayakan Keuangan, analisis ini dilakukan terhadap analisis keuangan seperti:
- Analisis Titik Impas (Break Even Analysis)
- Analisis Profitabilitas (Overall Profitability)
- Tingkat Balikan Investasi (Overall Return on Investment)
- Analisis Kelayakan Finansial dengan Net Present Value (NPV), Internal Rate of
Return (IRR), Payback Period, Profitability Index dan analisis sensitivitas.
Dari rencana penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan oleh Perseroan, maka
hasil analisis keuangan berdasarkan rencana proyek dan/atau kerjasama yang akan
dijalankan oleh Perseroan adalah sebagai berikut:
Berdasarkan rencana pekerjaan proyek yang telah teridentifikasi dari perusahaan
untuk penambahan kegiatan usaha penambahan KBLI yaitu :
- Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung;
28
Page 29
- EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop;
- Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol
Beserta Kelengkapannya; Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang;
- Corrugated Steel Plate;
- Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran;
- Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion
Sudiang Kota Makassar; dan
- Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project.
Maka berikut adalah business plan yang disampaikan oleh manajemen atas masing –
masing rencana penambahan KBLI :
4.1.1. Proyeksi Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung
Keterangan Estimasi Nilai (Rp 000)
Estimasi Nilai Kontrak 100% 274.625.027
Rincian
Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi &
Non Konstruksi) 55% 151.043.765
Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan 30% 82.387.508
Estimasi Biaya Kontingensi 5% 13.731.251
Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non
Konstruksi) 10% 27.462.503
Estimasi Waktu Pekerjaan Completion
Tahun 1 60%
Tahun 2 40%
Total 100%
4.2.1. Proyeksi EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM
Workshop
Keterangan Estimasi Nilai (Rp 000)
Estimasi Nilai Kontrak 100% 484.275.000
Rincian
Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi &
Non Konstruksi) 55% 266.351.250
Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan 30% 145.282.500
Estimasi Biaya Kontingensi 5% 24.213.750
Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non
Konstruksi) 10% 48.427.500
Estimasi Waktu Pekerjaan Completion
Tahun 1 60%
Tahun 2 40%
Total 100%
4.3.1. Proyeksi Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air
Pompa Ancol Beserta Kelengkapannya
29
Page 30
Keterangan Estimasi Nilai (Rp 000)
HPS 100% 202.200.000
Rincian
Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi & 55%
Non Konstruksi) 111.210.000
Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan 30% 60.660.000
Estimasi Biaya Kontingensi 5% 10.110.000
Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non 10%
Konstruksi) 20.220.000
Estimasi Waktu Pekerjaan Completion
Tahun 1 60%
Tahun 2 40%
Total 100%
4.4.1. Proyeksi Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang
Keterangan Estimasi Nilai (Rp 000)
Estimasi Nilai Kontrak 100% 150.000.000
Rincian
Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi & 55%
Non Konstruksi) 82.500.000
Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan 30% 45.000.000
Estimasi Biaya Kontingensi 5% 7.500.000
Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non 10%
Konstruksi) 15.000.000
Estimasi Waktu Pekerjaan Completion
Tahun 1 60%
Tahun 2 40%
Total 100%
4.5.1. Proyeksi Corrugated Steel Plate
Keterangan Estimasi Nilai (Rp 000)
Estimasi Nilai Kontrak 100% 137.390.000
Rincian
Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi 55%
&Non Konstruksi) 75.564.500
Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan 30% 41.217.000
Estimasi Biaya Kontingensi 5% 6.869.500
Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non 10%
Konstruksi) 13.739.000
Estimasi Waktu Pekerjaan Completion
Tahun 1 100%
Total 100%
4.6.1. Proyeksi Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran
Keterangan Estimasi Nilai (Rp 000)
30
Page 31
Estimasi Nilai Kontrak 100% 170.000.000
Rincian
Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi & 55%
Non Konstruksi) 93.500.000
Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan 30% 51.000.000
Estimasi Biaya Kontingensi 5% 8.500.000
Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non 10%
Konstruksi) 17.000.000
Estimasi Waktu Pekerjaan Completion
Tahun 1 70%
Tahun 2 30%
Total 100%
4.7.1. Proyeksi Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame
Stadion Sudiang Kota Makassar
Keterangan Estimasi Nilai (Rp 000)
Estimasi Nilai Kontrak 100% 162.448.169
Rincian
Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi & 55%
Non Konstruksi) 89.346.493
Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan 30% 48.734.451
Estimasi Biaya Kontingensi 5% 8.122.408
Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non 10%
Konstruksi) 16.244.817
Estimasi Waktu Pekerjaan Completion
Tahun 1 100%
Total 100%
4.8.1. Proyeksi Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching
Section II Project
Keterangan Estimasi Nilai (Rp 000)
Estimasi Nilai Kontrak 100% 3.000.000
Rincian
Estimasi Biaya Pengerjaan (Konstruksi & 50%
Non Konstruksi) 1.500.000
Estimasi Biaya Kontingensi 10% 300.000
Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non 40%
Konstruksi) 1.200.000
Estimasi Waktu Pekerjaan Completion
Tahun 1 100%
Total 100%
Selanjutnya dari business plan yang disampaikan manajemen atas adanya rencana
penambahan kegiatan usaha atas pekerjaan proyek yang telah teridentifikasi, dengan
31
Page 32
memperhatikan kondisi eksisting saat ini serta perkiraan perkembangan kondisi di masa
akan datang yang dapat berpengaruh terhadap kinerja keuangan Bukaka guna melihat
kewajaran pencapaiannya, maka berikut asumsi – asumsi yang digunakan untuk
membentuk proyeksi keuangan perusahaan sebelum dan sesudah adanya penambahan
kegiatan usaha :
1. Periode proyeksi eksplisit terhitung mulai 01 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember
2030.
2. Pendapatan diproyeksikan sesuai dengan business plan yang kami terima dari Pemberi
Tugas.
3. Rata-rata Beban Kontrak Konstruksi dan Non Konstruksi selama periode proyeksi
adalah sebesar 80%.
4. Beban Kontrak Konstruksi dan Non Konstruksi atas atas proyek yang teridentifikasi
sehubungan dengan penambahan kegiatan usaha adalah berdasarkan progres
penyelesaian pekerjaan.
5. Beban Usaha diproyeksikan sesuai dengan business plan yang kami terima dari
Pemberi Tugas.
6. Tarif pajak penghasilan diasumsikan yaitu tarif PPh Final sebesar 2,65%
memperhatikan peraturan atau regulasi yang berlaku.
7. Asumsi perputaran usaha yang membentuk proyeksi keuangan sebelum adanya
penambahan kegiatan usaha diproyeksikan sesuai dengan business plan yang kami
terima dari Pemberi Tugas.
8. Asumsi perputaran piutang usaha atas proyek yang teridentifikasi sehubungan dengan
penambahan kegiatan usaha menggunakan skema penagihan kepada pemberi kerja
yang dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan (invoice issued upon completion of
work).
9. Asumsi perputaran utang usaha atas proyek yang teridentifikasi sehubungan dengan
penambahan kegiatan usaha menggunakan skema pembayaran kepada
pemasok/vendor/subkontraktor yang dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan atau
setelah tagihan diterima sesuai progres penyelesaian pekerjaan (payable upon
completion of work or upon receipt of invoice based on work progress).
Gambaran proyeksi Perseroan jika rencana Penambahan Kegiatan Usaha tersebut
disetujui dan dapat dijalankan sebagaimana mestinya.
Tabel 8 - 1 : Proyeksi Posisi Keuangan dengan penambahan kegiatan usaha
(Dalam Ribuan Rupiah)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 392.038.628 764.724.930 1.103.708.440 1.412.022.673 1.739.804.853
Deposito yang
dibatasi
penggunaannya 295.757.423 295.757.423 295.757.423 295.757.423 295.757.423
32
Page 33
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
Piutang Usaha:
Pihak ketiga -
setelah dikurangi
cadangan
penurunan nilai 1.376.971.931 790.750.770 303.968.575 312.025.354 319.420.555
Pihak berelasi 43.137.199 44.159.579 45.454.233 46.659.012 47.764.860
Piutang retensi 13.952.926 14.283.619 14.702.381 15.092.072 15.449.764
Tagihan bruto
pemberi kerja atas
kontrak konstruksi 10.980.594 11.240.841 11.570.396 11.877.073 12.158.567
Aset keuangan dari
kontrak konsesi 2.107.835.186 2.107.835.186 2.107.835.186 2.107.835.186 2.107.835.186
Piutang lain lain 1.478.821 1.513.870 1.558.253 1.599.555 1.637.465
Persediaan - setelah
dikurangi cadangan
penurunan nilai 569.311.443 582.804.489 599.890.945 615.791.235 630.385.883
Uang muka dan
beban dibayar
dimuka 300.466.053 307.587.291 316.605.026 324.996.738 332.699.370
Pajak dibayar
dimuka 134.033.566 137.210.248 141.232.929 144.976.350 148.412.383
Jumlah aset lancar 5.245.963.769 5.057.868.246 4.942.283.787 5.288.632.670 5.651.326.308
Aset tidak lancar
Uang muka dan
Beban dibayar
dimuka 168.922.014 172.925.574 177.995.345 182.713.165 187.043.584
Piutang pihak yang
berelasi - bersih 3.551.305 3.635.473 3.742.057 3.841.241 3.932.281
Pinjaman direksi dan
karyawan 2.001.604 2.049.044 2.109.117 2.165.019 2.216.332
Aset keuangan dari
kontrak konsesi 14.986.356.916 14.986.356.916 14.986.356.916 14.986.356.916 14.986.356.916
Investasi pada
perusahaan asosiasi 2.811.145.209 2.811.145.209 2.811.145.209 2.811.145.209 2.811.145.209
Aset hak guna 17.375.168 17.375.168 17.375.168 17.375.168 17.375.168
Aset pajak
tangguhan 0 0 0 0 0
Aset tetap -
Perolehan 4.241.028.114 4.241.028.114 4.241.028.114 4.241.028.114 4.241.028.114
Ak. Depresiasi 1.554.097.304 1.684.040.594 1.813.983.884 1.943.927.174 2.073.870.464
Aset Tetap -
bersih 2.686.930.810 2.556.987.520 2.427.044.230 2.297.100.940 2.167.157.650
Goodwill 13.720.045 13.720.045 13.720.045 13.720.045 13.720.045
Aset lain - lain 6.995.629 7.161.430 7.371.387 7.566.767 7.746.105
Jumlah aset
tidak lancar 20.696.998.700 20.571.356.379 20.446.859.472 20.321.984.471 20.196.693.290
33
Page 34
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
JUMLAH ASET 25.942.962.470 25.629.224.625 25.389.143.259 25.610.617.141 25.848.019.598
LIABILITAS DAN
EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka
Pendek
Utang bank dan
lembaga keuangan
lainnya 361.744.482 361.744.482 361.744.482 361.744.482 361.744.482
Utang usaha 1.375.128.306 851.670.408 417.670.748 428.741.237 438.902.680
Utang lancar lainnya 2.633.592 2.696.010 2.775.050 2.848.604 2.916.118
Utang pajak 26.893.712 27.531.110 28.338.258 29.089.372 29.778.809
Uang muka
pelanggan 114.657.231 117.374.681 120.815.830 124.018.090 126.957.398
Beban masih harus
dibayar 348.858.056 357.126.216 367.596.315 377.339.566 386.282.756
Utang yang jatuh
tempo dalam satu
tahun:
Utang lain-lain 0 0 0 0 0
Utang pihak yang
berelasi 20.979.407 20.979.407 20.979.407 20.979.407 20.979.407
Pinjaman bank 827.466.681 827.466.681 827.466.681 827.466.681 827.466.681
Utang sewa
pembiayaan 14.183.268 14.183.268 14.183.268 14.183.268 14.183.268
Liabilitas Sewa 656.005 656.005 656.005 656.005 656.005
Jumlah liabilitas
jangka pendek 3.093.200.739 2.581.428.267 2.162.226.044 2.187.066.712 2.209.867.604
Liabilitas Jangka
Panjang
Utang pihak yang
berelasi 140.761.208 140.761.208 140.761.208 140.761.208 140.761.208
Utang jangka
panjang - setelah
dikurangi bagian
yang jatuh tempo
kurang dari satu
tahun :
Utang lain-lain 15.625.423 15.625.423 15.625.423 15.625.423 15.625.423
Pinjaman bank 13.460.530.755 13.460.530.755 13.460.530.755 13.460.530.755 13.460.530.755
Utang sewa
pembiayaan 22.807.343 22.807.343 22.807.343 22.807.343 22.807.343
34
Page 35
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
Liabilitas sewa 16.960.849 16.960.849 16.960.849 16.960.849 16.960.849
Liabilitas pajak
tangguhan 219.967.189 219.967.189 219.967.189 219.967.189 219.967.189
Liabilitas imbalan
kerja karyawan 52.855.958 54.108.678 55.695.017 57.171.230 58.526.225
Jumlah liabilitas
jangka panjang 13.929.508.725 13.930.761.445 13.932.347.784 13.933.823.997 13.935.178.992
Total liabilitas 17.022.709.464 16.512.189.712 16.094.573.828 16.120.890.709 16.145.046.596
EKUITAS
Modal disetor 892.472.776 892.472.776 892.472.776 892.472.776 892.472.776
Agio saham 689.146 689.146 689.146 689.146 689.146
Transaksi dengan
kepentingan non
pengendali 165.010 165.010 165.010 165.010 165.010
Tambahan modal
disetor lainnya 135.355.862 135.355.862 135.355.862 135.355.862 135.355.862
Komponen lainnya
dari ekuitas 8.397.855 8.397.855 8.397.855 8.397.855 8.397.855
Ekuitas bisnis yang
bergabung 0 0 0 0 0
Pendapatan
komprehensif
lainnya 0 0 0 0 0
Saldo laba 6.339.639.865 6.536.421.772 6.713.956.291 6.909.113.291 7.122.359.862
Kepentingan non
pengendali 1.543.532.491 1.543.532.491 1.543.532.491 1.543.532.491 1.543.532.491
Jumlah Ekuitas 8.920.253.005 9.117.034.912 9.294.569.431 9.489.726.431 9.702.973.002
TOTAL LIABILITAS
DAN EKUITAS 25.942.962.470 25.629.224.625 25.389.143.259 25.610.617.141 25.848.019.598
Proyeksi Laba Rugi Perseroan setelah adanya penambahan Kegiatan-Kegiatan usaha
tersebut diatas:
Tabel 8 - 2 : Incremental Proyeksi Laba Rugi setelah dan sebelum penambahan kegiatan usaha
(Dalam Ribuan Rupiah)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
Pendapatan Kontrak
Konstruksi & Non-Konstruksi 1.088.498.185 495.440.011 0 0 0
Beban Kontrak Konstruksi &
Non-Konstruksi -978.748.367 -445.896.010 0 0 0
LABA (RUGI) KOTOR 109.749.819 49.544.001 0 0 0
BEBAN USAHA
35
Page 36
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
Beban penjualan 0 0 0 0 0
Beban umum dan
administrasi 0 0 0 0 0
Beban keuangan 0 0 0 0 0
Bagian laba/(rugi) perusahaan
asosiasi 0 0 0 0 0
Pendapatan (beban) lainnya 0 0 0 0 0
LABA OPERASIONAL 109.749.819 49.544.001 0 0 0
Beban (Manfaat)
Penghasilan -28.845.202 -13.129.160 0 0 0
LABA (RUGI) BERSIH 80.904.617 36.414.841 0 0 0
Kemudian berdasarkan analisis kelayakan yang disusun oleh KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN , maka laba usaha Perseroan diperkirakan akan
mengalami peningkatan dan laba bersih Perseroan juga akan mengalami peningkatan. Hasil
kriteria kelayakan dari rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan berdasarkan laporan
studi kelayakan uang disusun oleh KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN
REKAN adalah sebagai berikut:
- Net Present Value (NPV) : Rp 3.185.490.000,-
- Internal Rate of Return (IRR) : 26,24%
- Profitability Index (PI) : 1,07
- Payback Period (PP) : 1 Tahun 9,5 Bulan
Analisis Net Present Value (NPV)
Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan terhadap rencana penambahan
kegiatan usaha ini, Hasil perhitungan NPV pada discount rate 12,31% menunjukkan nilai
"Positif" sebesar Rp3.185.490.000 dengan demikian proyek ini Layak.
Analisis Internal Rate of Return (IRR)
Dalam penambahan bidang usaha baru ini, perseroan tidak ada penambahan investasi
baru, akan tetapi membutuhkan modal kerja bersih atas pengerjaan proyek yang
teridentifikasi sehingga IRR atas rencana penambahan kegiatan usaha ini adalah 26,24%
lebih tinggi dibandingkan discount rate sebesar 12,31%, dengan demikian proyek ini Layak.
Analisis Payback Period
Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan atas penambahan kegiatan usaha
baru payback period dapat dicapai dalam jangka waktu 1 Tahun 9,5 Bulan.
Analisis Profitability Index (PI).
Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan pada indikator PI menunjukkan nilai 1,07
pada discount rate sebesar 12,31% atau lebih "besar" dari 1 (satu). Dengan demikian,
penambahan kegiatan usaha perseroan ini menguntungkan.
Berikut proyeksi dari perhitungan kelayakan keuangan
36
Page 37
Tabel 8 - 3 : Analisa Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha Bukaka
(Dalam Ribuan Rupiah)
Present Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
31 Des 2025 2026 2027 2028 2029 2030
Outlays (Initial
Investment)
Capital Expenditure 0 0 0 0 0
Perubahan Modal -
Kerja Bersih 109.749.819 0 0 0 0
-
Jumlah Outlays
109.749.819 0 0 0 0
Proceeds
Laba bersih 80.904.617 36.414.841 0 0 0
Add: beban bukan tunai 0 0 0 0 0
Jumlah Proceeds 80.904.617 36.414.841 0 0 0
Periode proyeksi
1 2 3 4 5
(Tahun)
Discount Factor (@CoE) 12,31% 0,890 0,793 0,706 0,628 0,560
Jumlah Free Cash Flow -28.845.202 36.414.841 0 0 0
Present Value -25.683.070 28.868.561 0 0 0
Analisis Kelayakan Incremental
1. NPV 3.185.490
2. IRR 26,24%
3. Profitability Index
(PI) 1,07
4. Payback period 1 Tahun 9,5 Bulan
Analisis Sensitivitas Kelayakan Penambahan KBLI baru
Analisis sensitivitas bertujuan untuk mengetahui seberapa sensitif proyeksi kinerja proyek
atas setiap perubahan variabel penting yang dipilih dimana akan mempengaruhi
kelayakan proyek. Hasil analisis sensitivitas proyek yang dilakukan oleh KANTOR JASA
PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN adalah sebagai berikut:
Tabel 8 - 4 : Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penurunan Laba Bersih (Laba Bersih setelah proyek
dikurangi Laba Bersih sebelum proyek)
(Dalam Ribuan Rupiah)
Skenario Perubahan Penurunan Laba Bersih
VARIABEL 0% -1% -3,160% -5%
2026 80.904.617 80.095.570 78.350.499 76.859.386
2027 36.414.841 36.050.692 35.265.243 34.594.099
2028 0 0 0 0
2029 0 0 0 0
37
Page 38
2030 0 0 0 0
NPV 3.185.490 2.176.450 0 -1.859.713
Kelayakan Layak Layak Break even
Tidak Layak
Point
Dalam tabel analisis sensitivitas ini terlihat variable sensitivitas Penurunan Laba Bersih
yang memberikan informasi, bahwa proyek akan mencapai titik Breakeven saat
Penurunan Laba Bersih mengalami penurunan maksimal sebesar 3,16%, dan proyek
menjadi tidak layak saat penurunan perubahan laba bersih melampaui 3,16%, dengan
catatan variable lain tetap (ceteris paribus).
Tabel 8 - 5 : Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penurunan Pendapatan (Pendapatan setelah proyek
dikurangi Pendapatan sebelum proyek)
(Dalam Ribuan Rupiah)
Skenario Perubahan Penurunan Pendapatan
VARIABEL 0% -0,1% -0,24% -0,5%
2026 1.088.498.185 1.087.409.687 1.085.882.958 1.083.055.694
2027 495.440.011 494.944.571 494.249.666 492.962.811
2028 0 0 0 0
2029 0 0 0 0
2030 0 0 0 0
NPV 3.185.490 1.859.640 0 -3.443.762
Kelayakan Layak Layak Break even
Tidak Layak
Point
Dalam tabel analisis sensitivitas ini terlihat variable sensitivitas Penurunan Pendapatan yang
memberikan informasi, bahwa proyek akan mencapai titik Breakeven saat Penurunan
Pendapatan mengalami penurunan maksimal sebesar 0,24%, dan proyek menjadi tidaklayak
saat penurunan perubahan pendapatan melampaui 0,24%, dengan catatan variable lain tetap
(ceteris paribus).
Tabel 8 - 6 : Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penambahan atau Incremental Beban Kontrak Konstruksi
dan Non Konstruksi (Beban Kontrak setelah proyek dikurangi Beban Kontrak sebelum proyek).
(Dalam Ribuan Rupiah)
Skenario Perubahan Penambahan atau Incremental beban Kontrak
VARIABEL Konstruksi & Non Konstruksi
0% 0,1% 0,26% 0,5%
2026 -978.748.367 -979.727.115 -981.293.616 -983.642.109
2027 -445.896.010 -446.341.906 -447.055.569 -448.125.490
2028 0 0 0 0
2029 0 0 0 0
2030 0 0 0 0
NPV 3.185.490 1.960.544 0 -2.939.242
Break even
Kelayakan Layak Layak Tidak Layak
Point
Dalam tabel analisis sensitivitas ini terlihat variable sensitivitas Penambahan Beban Kontrak
Konstruksi dan Non Konstruksi setelah Penambahan Usaha yang memberikan informasi,
bahwa proyek akan mencapai titik Breakeven saat Beban Kontrak Konstruksi dan Non
38
Page 39
Konstruksi setelah Penambahan Usaha mengalami peningkatan maksimal sebesar 0,26%, dan
proyek menjadi tidak layak saat peningkatan Beban Kontrak Konstruksi dan Non Konstruksi
setelah Penambahan Usaha melampaui 0,26%, dengan catatan variable lain tetap (ceteris
paribus).
Maka kesimpulan yang dapat ditarik atas rencana penambahan kegiatan usaha berdasarkan
penilaian beberapa aspek kelayakan keuangan tersebut diatas terkait rencana penambahan
kegiatan usaha perseroan adalah Layak.
5. KESIMPULAN
Dari metode berbagai analisis yang telah dilakukan KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN , dari Kelayakan Pasar, secara garis besar Perseroan
dapat melihat dan menimbang potensi Pasar yang ada, dengan adanya inovasi dan potensi
proyek-proyek strategis Nasional dan Swasta, maka rencana penambahan Kegiatan Usaha
yang ditinjau dari Kelayakan Pasar adalah Layak.
Secara Kelayakan Teknis, Perseroan juga memiliki pengalaman dan sumber daya manusia
yang berkompeten, sehingga penilaian studi yang didasarkan dari Kelayakan Teknis juga
dinyatakan Layak oleh KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Kelayakan Pola Bisnis, dengan keunggulan kompetitif yang telah dimiliki oleh Perseroan,
rencana penambahan Kegiatan Usaha yang ditinjau dari Kelayakan Pola Bisnis juga
dinyatakan Layak oleh KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Dari Kelayakan Model Manajemen juga sangat layak, karena Perseroan sendiri memiliki
Sumber Daya Manusia yang banyak dan dalam menjalankan usahanya, Perseroan memiliki
komposisi tenaga ahli dan manajemen risiko yang baik.
Dari segi Kelayakan Keuangan, dari beberapa rencana investasi dan proyek-proyek yang
dapat diperoleh oleh Perseroan dalam waktu dekat, dari analisis Net Present Value (NPV),
rencana penambahan kegiatan usaha ini menunjukkan nilai positif dan layak dan
menguntungkan. Hal tersebut dapat dilihat adanya incremental proyeksi keuangan.
Tabel 8 - 7 : Incremental Proyeksi Posisi Keuangan
(Dalam Ribuan Rupiah)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas -28.845.202 67.775.456 117.319.457 117.319.457 117.319.457
Deposito yang dibatasi
penggunaannya 0 0 0 0 0
Piutang Usaha: 0 0 0 0 0
Pihak ketiga - setelah 1.088.498.185 495.440.011 0 0 0
39
Page 40
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
dikurangi
cadangan penurunan
nilai
Pihak berelasi 0 0 0 0 0
Piutang retensi 0 0 0 0 0
Tagihan bruto pemberi
kerja atas kontrak
konstruksi 0 0 0 0 0
Aset keuangan dari
kontrak konsesi 0 0 0 0 0
Piutang lain lain 0 0 0 0 0
Persediaan - setelah
dikurangi cadangan
penurunan nilai 0 0 0 0 0
Uang muka dan beban
dibayar dimuka 0 0 0 0 0
Pajak dibayar
dimuka 0 0 0 0 0
Jumlah aset lancar 1.059.652.984 563.215.467 117.319.457 117.319.457 117.319.457
Aset tidak lancar
Uang muka dan Beban
dibayar dimuka 0 0 0 0 0
Piutang pihak yang
berelasi - bersih 0 0 0 0 0
Pinjaman direksi dan
karyawan 0 0 0 0 0
Aset keuangan dari
kontrak konsesi 0 0 0 0 0
Investasi pada
perusahaan asosiasi 0 0 0 0 0
Aset hak guna 0 0 0 0 0
Aset pajak tangguhan 0 0 0 0 0
Aset tetap -
Perolehan 0 0 0 0 0
Ak. Depresiasi 0 0 0 0 0
Aset Tetap -
bersih 0 0 0 0 0
Goodwill 0 0 0 0 0
Aset lain - lain 0 0 0 0 0
Jumlah aset
tidak lancar 0 0 0 0 0
JUMLAH ASET 1.059.652.984 563.215.467 117.319.457 117.319.457 117.319.457
LIABILITAS DAN
EKUITAS
40
Page 41
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
Liabilitas
Liabilitas Jangka
Pendek
Utang bank dan
lembaga keuangan
lainnya 0 0 0 0 0
Utang usaha 978.748.367 445.896.010 0 0 0
Utang lancar lainnya 0 0 0 0 0
Utang pajak 0 0 0 0 0
Uang muka pelanggan 0 0 0 0 0
Beban masih harus
dibayar 0 0 0 0 0
Utang yang jatuh
tempo dalam satu
tahun:
Utang lain-lain 0 0 0 0 0
Utang pihak yang
berelasi 0 0 0 0 0
Pinjaman bank 0 0 0 0 0
Utang sewa
pembiayaan 0 0 0 0 0
Liabilitas Sewa 0 0 0 0 0
Jumlah liabilitas
jangka pendek 978.748.367 445.896.010 0 0 0
Liabilitas Jangka
Panjang
Utang pihak yang
berelasi 0 0 0 0 0
Utang jangka panjang -
setelah dikurangi
bagian yang jatuh
tempo kurang dari satu
tahun : 0 0 0 0 0
Utang lain-lain 0 0 0 0 0
Pinjaman bank 0 0 0 0 0
Utang sewa
pembiayaan 0 0 0 0 0
Liabilitas sewa 0 0 0 0 0
Liabilitas pajak
tangguhan 0 0 0 0 0
Liabilitas imbalan kerja
karyawan 0 0 0 0 0
Jumlah liabilitas 0 0 0 0 0
41
Page 42
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
jangka panjang
Total liabilitas 978.748.367 445.896.010 0 0 0
EKUITAS
Modal disetor 0 0 0 0 0
Agio saham 0 0 0 0 0
Transaksi dengan
kepentingan non
pengendali 0 0 0 0 0
Tambahan modal
disetor lainnya 0 0 0 0 0
Komponen lainnya dari
ekuitas 0 0 0 0 0
Ekuitas bisnis yang
bergabung 0 0 0 0 0
Pendapatan
komprehensif lainnya 0 0 0 0 0
Saldo laba 80.904.617 117.319.457 117.319.457 117.319.457 117.319.457
Kepentingan non
pengendali 0 0 0 0 0
Jumlah Ekuitas 80.904.617 117.319.457 117.319.457 117.319.457 117.319.457
TOTAL LIABILITAS
DAN EKUITAS 1.059.652.984 563.215.467 117.319.457 117.319.457 117.319.457
Berdasarkan kajian, evaluasi terhadap aspek pasar, aspek pola bisnis, aspek model
manajemen, aspek teknis dan aspek keuangan dengan syarat seluruh aspek tersebut
terpenuhi, maka disimpulkan bahwa penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan oleh
Perseroan adalah layak.
V. KETERSEDIAAN TENAGA AHLI SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN
USAHA
Tenaga ahli mencerminkan pentingnya kontribusi dalam membawa pengetahuan mendalam
dan pengalaman praktis untuk menyediakan berbagai solusi bagi proyek yang sedang berjalan
di Perseroan.
Berkenaan dengan rencana Penambahan Kegiatan Usaha, saat ini Perseroan telah memiliki
beberapa Tenaga Ahli yang telah sesuai dengan kualifikasi yang ada yang dapat mendukung
Penambahan Kegiatan Usaha, dimana tenaga ahli tersebut berasal dari tenaga ahli yang telah
bekerja pada Perseroan, sehingga Perseroan tidak memerlukan biaya untuk merekrut tenaga
ahli dari luar.
42
Page 43
Selanjutnya, kualifikasi dan pengalaman tenaga ahli dari Perseroan yang diperuntukkan
sebagai Tenaga Ahli atas kegiatan-kegiatan usaha yang akan ditambahkan oleh Perseroan
adalah sebagai berikut:
Nama Kualifikasi Pengalaman
• Proyek OKI and Pulp paper Mill, Sumatera
Heri Winarto, S.T Project Manager
Selatan
• Project Manager, SRP Window Magic, India
• Project Manager, SRP ONGC, India
• Penggantian Tower 150Kv Proyek Batu Hijau
Nanang Sugiarto,
Perencana Struktur CCPP-1 Transmission & Distribution PT
S.T
Amman Mineral Nusa Tenggara
• Tower LPS 35M Proyek Fabrication &
Erection Structure LPS Tahap III Pertamina
Refinery III
• Tower 150Kv Pekerjaan Pembangunan SUTT
150Kv Serang-Serang Selatan/Baros PT PLN
UIP JBB
Dailana Sakti
Mechanical Engineer • Proyek EPCI Jaringan Listrik PLN PT EMP Riau
Iriawan
• Mobil Pemadam Kebakaran 5000L, Pelindo,
Pontianak
• Proyek Hanggar Pondok Cabe
• Proyek Pembangunan dan Pemasangan PLTA
SM Subarjo Site Manager Merangin
• Proyek Pembangunan PLTA Malea
• Penggantian dan/atau duplikasi jembatan CH
di Pulau Jawa
Indra Manager Engineer
• Proyek Pemasangan Struktur atas Jembatan
Steel Box Girder Ciujung Toll Jakarta-Merak
• Penggantian Tower 150Kv Proyek Batu Hijau
(Nusa Tenggara)
M. Hanif Najib Perencana Struktur
• Pembangunan SUTT 150Kv Serang-Serang
Selatan
• Konstruksi SUTT 150Kv Tigaraksa
Mulyadi Electrical Engineer • Konstruksi SUTT 150Kv Jatigedong,
Ngimbang
• Manager Project Supply Spare Part Pumping
Endra Satyra
Project Manager Unit, Oman
Prihandito
• Project Coordinator KCIC Halim, Jakarta
43
Page 44
Dari rencana beberapa Pekerjaan diatas yang terkait dengan adanya Penambahan Kegiatan
Usaha Perseroan, sumber daya dan fasilitas yang dimiliki oleh Perseroan telah cukup dan
kebutuhan tenaga ahli atas kegiatan-kegiatan usaha tersebut juga telah dimiliki oleh
Perseroan.
Sehubungan dengan tabel tersebut, Perseroan telah mempersiapkan tenaga ahli, sumber
daya manusia, mesin, teknologi yang mana seluruhnya berasal dari Perseroan. Sehingga
Perseroan tidak memerlukan biaya lagi guna merekrut tenaga ahli yang diperlukan untuk
menjalankan kegiatan usaha tersebut.
Dengan adanya kondisi tersebut, Perseroan menganalisa bahwa tenaga ahli tetap dapat
melakukan kinerjanya, baik untuk kegiatan usaha yang sudah ada dan kegiatan usaha yang
akan ditambahkan dengan baik sesuai standar kerja yang telah ditentukan oleh Perseroan.
Perseroan telah menunjang kinerja tenaga ahli dengan Sumber Daya Manusia yang cukup,
teknologi dan mesin yang memadai. Sehingga hal tersebut membuat kinerja tenaga ahli lebih
mudah untuk menjalankan tugas dan pekerjaannya.
VI. PENJELASAN TENTANG PENGARUH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PADA KONDISI
KEUANGAN PERSEROAN
Adapun Proyeksi tentang pengaruh penambahan kegiatan usaha pada kondisi Keuangan
Perseroan yang telah dilakukan penelaahan adalah sebagai berikut, yang mana disajikan
dalam bentuk tabel pertama merupakan perhitungan laba rugi dengan penambahan kegiatan
usaha dan Laba Rugi sebelum penambahan kegiatan usaha dijalankan.
1.1. Proyeksi Laba Rugi
Tabel 1 - 8 : Proyeksi Laba Rugi dengan penambahan kegiatan usaha
(Dalam Ribuan Rupiah)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
Pendapatan Kontrak Konstruksi
& Non-Konstruksi 5.133.520.686 4.647.677.052 4.262.293.336 4.375.266.706 4.491.234.470
Beban Kontrak Konstruksi &
Non-Konstruksi -4.215.162.175 -3.768.091.942 -3.410.251.737 -3.500.641.488 -3.593.427.046
LABA (RUGI) KOTOR 918.358.510 879.585.110 852.041.599 874.625.218 897.807.424
BEBAN USAHA
Beban penjualan -15.421.812 -15.830.572 -16.250.166 -16.680.881 -17.123.013
Beban umum dan administrasi -189.848.391 -194.880.380 -200.045.744 -205.348.016 -210.790.827
Beban keuangan -487.331.761 -487.331.761 -487.331.761 -487.331.761 -487.331.761
Bagian laba/(rugi) perusahaan
asosiasi 140.236.078 143.953.078 147.768.597 151.685.249 155.705.712
Pendapatan (beban) lainnya -5.406.817 -5.550.126 -5.697.234 -5.848.241 -6.003.250
LABA OPERASIONAL 360.585.808 319.945.349 290.485.292 311.101.568 332.264.284
Beban (Manfaat) Penghasilan -136.038.298 -123.163.442 -112.950.773 -115.944.568 -119.017.713
LABA (RUGI) BERSIH 224.547.509 196.781.907 177.534.519 195.157.000 213.246.571
44
Page 45
Tabel 1 - 9 : Proyeksi Laba Rugi sebelum penambahan kegiatan usaha
(Dalam Ribuan Rupiah)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
Pendapatan Kontrak Konstruksi 4.491.234.47
& Non-Konstruksi 4.045.022.500 4.152.237.041 4.262.293.336 4.375.266.706 0
-
Beban Kontrak Konstruksi & 3.593.427.04
Non-Konstruksi -3.236.413.808 -3.322.195.932 -3.410.251.737 -3.500.641.488 6
LABA (RUGI) KOTOR 808.608.692 830.041.109 852.041.599 874.625.218 897.807.424
BEBAN USAHA
Beban penjualan -15.421.812 -15.830.572 -16.250.166 -16.680.881 -17.123.013
Beban umum dan administrasi -189.848.391 -194.880.380 -200.045.744 -205.348.016 -210.790.827
Beban keuangan -487.331.761 -487.331.761 -487.331.761 -487.331.761 -487.331.761
Bagian laba/(rugi) perusahaan
asosiasi 140.236.078 143.953.078 147.768.597 151.685.249 155.705.712
Pendapatan (beban) lainnya -5.406.817 -5.550.126 -5.697.234 -5.848.241 -6.003.250
LABA OPERASIONAL 250.835.989 270.401.348 290.485.292 311.101.568 332.264.284
Beban (Manfaat) Penghasilan -107.193.096 -110.034.282 -112.950.773 -115.944.568 -119.017.713
LABA (RUGI) BERSIH 143.642.893 160.367.066 177.534.519 195.157.000 213.246.571
Berdasarkan hasil analisis, penambahan kegiatan usaha memberikan dampak positif terhadap
proyeksi laba rugi Perseroan. Berdasarkan proyeksi inkremental setelah dan sebelum
penambahan kegiatan usaha, terdapat tambahan pendapatan kontrak konstruksi dan non-
konstruksi sebesar Rp1.088,50 miliar pada tahun 2026 dan Rp495,44 miliar pada tahun 2027.
Sejalan dengan peningkatan pendapatan tersebut, beban kontrak konstruksi dan non-
konstruksi juga meningkat sebesar Rp978,75 miliar pada tahun 2026 dan Rp445,90 miliar pada
tahun 2027. Setelah memperhitungkan beban pajak, penambahan kegiatan usaha
diproyeksikan memberikan tambahan laba bersih sebesar Rp80,90 miliar pada tahun 2026 dan
Rp36,41 miliar pada tahun 2027.
Kemudian dapat kami sampaikan juga hasil penelaahan dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN, terkait proyeksi posisi keuangan dari Perseroan apabila
penambahan kegiatan usaha tersebut dijalankan dan seluruh kontrak atau Kerjasama terkait
penambahan kegiatan-kegiatan usaha tersebut dapat dijalankan dengan baik, maka proyeksi
posisi keuangan dari Perseroan adalah sebagai berikut:
1.2. Proyeksi Posisi Keuangan
Tabel 8 - 10 : Proyeksi Posisi Keuangan dengan penambahan kegiatan usaha
(Dalam Ribuan Rupiah)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 392.038.628 764.724.930 1.103.708.440 1.412.022.673 1.739.804.853
Deposito yang dibatasi penggunaannya 295.757.423 295.757.423 295.757.423 295.757.423 295.757.423
Piutang Usaha:
Pihak ketiga - setelah dikurangi 1.376.971.931 790.750.770 303.968.575 312.025.354 319.420.555
45
Page 46
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
cadangan penurunan nilai
Pihak berelasi 43.137.199 44.159.579 45.454.233 46.659.012 47.764.860
Piutang retensi 13.952.926 14.283.619 14.702.381 15.092.072 15.449.764
Tagihan bruto pemberi kerja atas kontrak
konstruksi 10.980.594 11.240.841 11.570.396 11.877.073 12.158.567
Aset keuangan dari kontrak konsesi 2.107.835.186 2.107.835.186 2.107.835.186 2.107.835.186 2.107.835.186
Piutang lain lain 1.478.821 1.513.870 1.558.253 1.599.555 1.637.465
Persediaan - setelah dikurangi cadangan
penurunan nilai 569.311.443 582.804.489 599.890.945 615.791.235 630.385.883
Uang muka dan beban dibayar dimuka 300.466.053 307.587.291 316.605.026 324.996.738 332.699.370
Pajak dibayar dimuka 134.033.566 137.210.248 141.232.929 144.976.350 148.412.383
Jumlah aset lancar 5.245.963.769 5.057.868.246 4.942.283.787 5.288.632.670 5.651.326.308
Aset tidak lancar
Uang muka dan Beban dibayar dimuka 168.922.014 172.925.574 177.995.345 182.713.165 187.043.584
Piutang pihak yang berelasi - bersih 3.551.305 3.635.473 3.742.057 3.841.241 3.932.281
Pinjaman direksi dan karyawan 2.001.604 2.049.044 2.109.117 2.165.019 2.216.332
Aset keuangan dari kontrak konsesi 14.986.356.916 14.986.356.916 14.986.356.916 14.986.356.916 14.986.356.916
Investasi pada perusahaan asosiasi 2.811.145.209 2.811.145.209 2.811.145.209 2.811.145.209 2.811.145.209
Aset hak guna 17.375.168 17.375.168 17.375.168 17.375.168 17.375.168
Aset pajak tangguhan 0 0 0 0 0
Aset tetap - Perolehan 4.241.028.114 4.241.028.114 4.241.028.114 4.241.028.114 4.241.028.114
Ak. Depresiasi 1.554.097.304 1.684.040.594 1.813.983.884 1.943.927.174 2.073.870.464
Aset Tetap - bersih 2.686.930.810 2.556.987.520 2.427.044.230 2.297.100.940 2.167.157.650
Goodwill 13.720.045 13.720.045 13.720.045 13.720.045 13.720.045
Aset lain - lain 6.995.629 7.161.430 7.371.387 7.566.767 7.746.105
Jumlah aset tidak lancar 20.696.998.700 20.571.356.379 20.446.859.472 20.321.984.471 20.196.693.290
JUMLAH ASET 25.942.962.470 25.629.224.625 25.389.143.259 25.610.617.141 25.848.019.598
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank dan lembaga keuangan lainnya 361.744.482 361.744.482 361.744.482 361.744.482 361.744.482
Utang usaha 1.375.128.306 851.670.408 417.670.748 428.741.237 438.902.680
Utang lancar lainnya 2.633.592 2.696.010 2.775.050 2.848.604 2.916.118
Utang pajak 26.893.712 27.531.110 28.338.258 29.089.372 29.778.809
Uang muka pelanggan 114.657.231 117.374.681 120.815.830 124.018.090 126.957.398
Beban masih harus dibayar 348.858.056 357.126.216 367.596.315 377.339.566 386.282.756
Utang yang jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang lain-lain 0 0 0 0 0
Utang pihak yang berelasi 20.979.407 20.979.407 20.979.407 20.979.407 20.979.407
Pinjaman bank 827.466.681 827.466.681 827.466.681 827.466.681 827.466.681
Utang sewa pembiayaan 14.183.268 14.183.268 14.183.268 14.183.268 14.183.268
Liabilitas Sewa 656.005 656.005 656.005 656.005 656.005
Jumlah liabilitas jangka pendek 3.093.200.739 2.581.428.267 2.162.226.044 2.187.066.712 2.209.867.604
Liabilitas Jangka Panjang
Utang pihak yang berelasi 140.761.208 140.761.208 140.761.208 140.761.208 140.761.208
Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian
yang jatuh tempo kurang dari satu tahun :
Utang lain-lain 15.625.423 15.625.423 15.625.423 15.625.423 15.625.423
Pinjaman bank 13.460.530.755 13.460.530.755 13.460.530.755 13.460.530.755 13.460.530.755
Utang sewa pembiayaan 22.807.343 22.807.343 22.807.343 22.807.343 22.807.343
Liabilitas sewa 16.960.849 16.960.849 16.960.849 16.960.849 16.960.849
Liabilitas pajak tangguhan 219.967.189 219.967.189 219.967.189 219.967.189 219.967.189
Liabilitas imbalan kerja karyawan 52.855.958 54.108.678 55.695.017 57.171.230 58.526.225
46
Page 47
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
Jumlah liabilitas jangka panjang 13.929.508.725 13.930.761.445 13.932.347.784 13.933.823.997 13.935.178.992
Total liabilitas 17.022.709.464 16.512.189.712 16.094.573.828 16.120.890.709 16.145.046.596
EKUITAS
Modal disetor 892.472.776 892.472.776 892.472.776 892.472.776 892.472.776
Agio saham 689.146 689.146 689.146 689.146 689.146
Transaksi dengan kepentingan non pengendali 165.010 165.010 165.010 165.010 165.010
Tambahan modal disetor lainnya 135.355.862 135.355.862 135.355.862 135.355.862 135.355.862
Komponen lainnya dari ekuitas 8.397.855 8.397.855 8.397.855 8.397.855 8.397.855
Ekuitas bisnis yang bergabung 0 0 0 0 0
Pendapatan komprehensif lainnya 0 0 0 0 0
Saldo laba 6.339.639.865 6.536.421.772 6.713.956.291 6.909.113.291 7.122.359.862
Kepentingan non pengendali 1.543.532.491 1.543.532.491 1.543.532.491 1.543.532.491 1.543.532.491
Jumlah Ekuitas 8.920.253.005 9.117.034.912 9.294.569.431 9.489.726.431 9.702.973.002
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 25.942.962.470 25.629.224.625 25.389.143.259 25.610.617.141 25.848.019.598
Tabel 8 - 11 : Proyeksi Posisi Keuangan sebelum Penambahan Kegiatan Usaha
(Dalam Ribuan Rupiah)
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 420.883.830 696.949.474 986.388.983 1.294.703.216 1.622.485.396
Deposito yang dibatasi penggunaannya 295.757.423 295.757.423 295.757.423 295.757.423 295.757.423
Piutang Usaha:
Pihak ketiga - setelah dikurangi
cadangan penurunan nilai 288.473.746 295.310.759 303.968.575 312.025.354 319.420.555
Pihak berelasi 43.137.199 44.159.579 45.454.233 46.659.012 47.764.860
Piutang retensi 13.952.926 14.283.619 14.702.381 15.092.072 15.449.764
Tagihan bruto pemberi kerja atas kontrak
konstruksi 10.980.594 11.240.841 11.570.396 11.877.073 12.158.567
Aset keuangan dari kontrak konsesi 2.107.835.186 2.107.835.186 2.107.835.186 2.107.835.186 2.107.835.186
Piutang lain lain 1.478.821 1.513.870 1.558.253 1.599.555 1.637.465
Persediaan - setelah dikurangi cadangan
penurunan nilai 569.311.443 582.804.489 599.890.945 615.791.235 630.385.883
Uang muka dan beban dibayar dimuka 300.466.053 307.587.291 316.605.026 324.996.738 332.699.370
Pajak dibayar dimuka 134.033.566 137.210.248 141.232.929 144.976.350 148.412.383
Jumlah aset lancar 4.186.310.786 4.494.652.779 4.824.964.330 5.171.313.213 5.534.006.851
Aset tidak lancar
Uang muka dan Beban dibayar dimuka 168.922.014 172.925.574 177.995.345 182.713.165 187.043.584
Piutang pihak yang berelasi - bersih 3.551.305 3.635.473 3.742.057 3.841.241 3.932.281
Pinjaman direksi dan karyawan 2.001.604 2.049.044 2.109.117 2.165.019 2.216.332
Aset keuangan dari kontrak konsesi 14.986.356.916 14.986.356.916 14.986.356.916 14.986.356.916 14.986.356.916
Investasi pada perusahaan asosiasi 2.811.145.209 2.811.145.209 2.811.145.209 2.811.145.209 2.811.145.209
Aset hak guna 17.375.168 17.375.168 17.375.168 17.375.168 17.375.168
Aset pajak tangguhan 0 0 0 0 0
Aset tetap - Perolehan 4.241.028.114 4.241.028.114 4.241.028.114 4.241.028.114 4.241.028.114
Ak. Depresiasi 1.554.097.304 1.684.040.594 1.813.983.884 1.943.927.174 2.073.870.464
Aset Tetap - bersih 2.686.930.810 2.556.987.520 2.427.044.230 2.297.100.940 2.167.157.650
Goodwill 13.720.045 13.720.045 13.720.045 13.720.045 13.720.045
Aset lain - lain 6.995.629 7.161.430 7.371.387 7.566.767 7.746.105
Jumlah aset tidak lancar 20.696.998.700 20.571.356.379 20.446.859.472 20.321.984.471 20.196.693.290
JUMLAH ASET 24.883.309.486 25.066.009.158 25.271.823.802 25.493.297.683 25.730.700.140
47
Page 48
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Deskripsi
2026 2027 2028 2029 2030
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank dan lembaga keuangan lainnya 361.744.482 361.744.482 361.744.482 361.744.482 361.744.482
Utang usaha 396.379.939 405.774.398 417.670.748 428.741.237 438.902.680
Utang lancar lainnya 2.633.592 2.696.010 2.775.050 2.848.604 2.916.118
Utang pajak 26.893.712 27.531.110 28.338.258 29.089.372 29.778.809
Uang muka pelanggan 114.657.231 117.374.681 120.815.830 124.018.090 126.957.398
Beban masih harus dibayar 348.858.056 357.126.216 367.596.315 377.339.566 386.282.756
Utang yang jatuh tempo dalam satu tahun:
Utang lain-lain 0 0 0 0 0
Utang pihak yang berelasi 20.979.407 20.979.407 20.979.407 20.979.407 20.979.407
Pinjaman bank 827.466.681 827.466.681 827.466.681 827.466.681 827.466.681
Utang sewa pembiayaan 14.183.268 14.183.268 14.183.268 14.183.268 14.183.268
Liabilitas Sewa 656.005 656.005 656.005 656.005 656.005
Jumlah liabilitas jangka pendek 2.114.452.372 2.135.532.258 2.162.226.044 2.187.066.712 2.209.867.604
Liabilitas Jangka Panjang
Utang pihak yang berelasi 140.761.208 140.761.208 140.761.208 140.761.208 140.761.208
Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian
yang jatuh tempo kurang dari satu tahun :
Utang lain-lain 15.625.423 15.625.423 15.625.423 15.625.423 15.625.423
Pinjaman bank 13.460.530.755 13.460.530.755 13.460.530.755 13.460.530.755 13.460.530.755
Utang sewa pembiayaan 22.807.343 22.807.343 22.807.343 22.807.343 22.807.343
Liabilitas sewa 16.960.849 16.960.849 16.960.849 16.960.849 16.960.849
Liabilitas pajak tangguhan 219.967.189 219.967.189 219.967.189 219.967.189 219.967.189
Liabilitas imbalan kerja karyawan 52.855.958 54.108.678 55.695.017 57.171.230 58.526.225
Jumlah liabilitas jangka panjang 13.929.508.725 13.930.761.445 13.932.347.784 13.933.823.997 13.935.178.992
Total liabilitas 16.043.961.097 16.066.293.703 16.094.573.828 16.120.890.709 16.145.046.596
EKUITAS
Modal disetor 892.472.776 892.472.776 892.472.776 892.472.776 892.472.776
Agio saham 689.146 689.146 689.146 689.146 689.146
Transaksi dengan kepentingan non pengendali 165.010 165.010 165.010 165.010 165.010
Tambahan modal disetor lainnya 135.355.862 135.355.862 135.355.862 135.355.862 135.355.862
Komponen lainnya dari ekuitas 8.397.855 8.397.855 8.397.855 8.397.855 8.397.855
Ekuitas bisnis yang bergabung 0 0 0 0 0
Pendapatan komprehensif lainnya 0 0 0 0 0
Saldo laba 6.258.735.249 6.419.102.315 6.596.636.834 6.791.793.834 7.005.040.405
Kepentingan non pengendali 1.543.532.491 1.543.532.491 1.543.532.491 1.543.532.491 1.543.532.491
Jumlah Ekuitas 8.839.348.389 8.999.715.455 9.177.249.974 9.372.406.974 9.585.653.545
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 24.883.309.486 25.066.009.158 25.271.823.802 25.493.297.683 25.730.700.140
Berdasarkan Inkremental proyeksi laba rugi setelah dan sebelum penambahan kegiatan usaha
atas penambahan kegiatan usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk, maka terdapat inkremental
pada beberapa akun proyeksi laporan laba rugi perusahaan yaitu :
- Pendapatan Kontrak Konstruksi & Non-Konstruksi
48
Page 49
Terdapat peningkatan akun pendapatan Kontrak Konstruksi & Non Konstruksi dimana
pada tahun 2026 terjadi peningkatan sebesar Rp1.088 miliar dan peningkatan pada
tahun 2027 sebesar Rp495 miliar.
- Beban Kontrak Konstruksi & Non-Konstruksi
Terdapat peningkatan akun Beban Kontrak Konstruksi & Non Konstruksi dimana pada
tahun 2026 terjadi peningkatan biaya sebesar Rp978 miliar dan peningkatan pada tahun
2027 sebesar Rp445 miliar.
- Laba (Rugi) Kotor
Terdapat peningkatan akun Laba (Rugi) Kotor dimana pada tahun 2026 terjadi
peningkatan sebesar Rp109 miliar dan peningkatan pada tahun 2027 sebesar Rp49
miliar.
- Laba Operasional
Terdapat peningkatan akun Laba (Rugi) Operasional dimana pada tahun 2026 terjadi
peningkatan sebesar Rp109 miliar dan peningkatan pada tahun 2027 sebesar Rp49
miliar.
- Beban (Manfaat) Penghasilan
Terdapat peningkatan akun Beban (Manfaat) penghasilan dimana pada tahun 2026
terjadi peningkatan beban sebesar Rp28 miliar dan meningkat pada tahun 2027 sebesar
Rp13 miliar.
- Laba (Rugi) Bersih
Terdapat peningkatan akun Laba (Rugi) Bersih dimana pada tahun 2026 terjadi
peningkatan sebesar Rp80 miliar dan meningkat pada tahun 2027 sebesar Rp36 miliar.
Dari sisi posisi keuangan, penambahan kegiatan usaha berdampak pada perubahan beberapa
akun utama, terutama kas dan setara kas, piutang usaha, utang usaha, dan saldo laba. Kas dan
setara kas diproyeksikan menurun sebesar Rp28,85 miliar pada tahun 2026 karena kebutuhan
modal kerja awal proyek, kemudian meningkat menjadi Rp67,78 miliar pada tahun 2027 dan
Rp117,32 miliar pada tahun 2028. Piutang usaha pihak ketiga diproyeksikan sebesar
Rp1.088,50 miliar pada tahun 2026 dan Rp495,44 miliar pada tahun 2027, kemudian menjadi
nihil pada tahun 2028 sejalan dengan asumsi piutang telah tertagih. Utang usaha
diproyeksikan sebesar Rp978,75 miliar pada tahun 2026 dan Rp445,90 miliar pada tahun 2027,
kemudian menjadi nihil pada tahun 2028 sejalan dengan asumsi kewajiban terkait proyek
telah diselesaikan. Saldo laba diproyeksikan meningkat sebesar Rp80,90 miliar pada tahun
2026 dan menjadi Rp117,32 miliar pada tahun 2027 dan seterusnya.
Berdasarkan hasil kajian, evaluasi, dan analisis terhadap aspek kelayakan keuangan, dengan
mempertimbangkan asumsi-asumsi proyeksi keuangan, proyeksi laporan posisi keuangan,
yang digunakan dalam Studi Kelayakan ini, maka rencana penambahan kegiatan usaha
Perseroan dari aspek kelayakan keuangan adalah layak
49
Page 50
VII. INFORMASI PENYELENGGARAAN RUPST DAN RUPSLB
Perseroan akan menyelenggarakan RUPST dan RUPSLB 2025 untuk antara lain memperoleh
persetujuan atas rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan yang rencananya akan
diselenggarakan oleh Perseroan pada hari Rabu, tanggal 18-06-2026 (delapan belas Juni dua
ribu dua puluh enam) pada pukul 10:00 WIB (Waktu Indonesia Barat), yang akan
diselenggarakan di alamat dan tempat kedudukan Perseroan, yaitu Jl. Raya Narogong – Bekasi
KM 19,5, Cileungsi, Bogor Jawa Barat, 16820.
Berkenaan dengan agenda Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan, nantinya akan terdapat
mata acara khusus mengenai pembahasan studi kelayakan tentang Penambahan Kegiatan
Usaha Perseroan tersebut.
RUPSLB Perseroan akan diselenggarakan dengan mengacu pada ketentuan Anggaran Dasar
Perseroan dan Peraturan OJK yang berlaku sehubungan dengan penyelenggaraan RUPS.
Sesuai dengan POJK No. 15/POJK.04/2020, usulan dan pelaksanaan persyaratan kehadiran
dan pengambilan keputusan dalam RUPS untuk mata acara terkait agenda Persetujuan atas
rencana perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang antara lain namun tidak terbatas pada
ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar tentang Maksud dan Tujuan Perseroan, Pasal 5 tentang
Saham dan Pasal 6 tentang Pengganti Surat Saham.
Dengan demikian, agenda atau mata acara RUPSLB Perseroan antara lain:
1. Pembahasan dan persetujuan atas studi kelayakan tentang Perubahan Kegiatan Usaha
Perseroan berdasarkan POJK 17 Tahun 2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha;
2. Persetujuan atas rencana Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Pasal 3 tentang
Kegiatan Usaha Perseroan dan Penyesuaian KBLI 2025 sesuai dengan Peraturan Badan
Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang KBLI 2025;
3. Persetujuan atas rencana perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang antara lain
namun tidak terbatas pada ketentuan Pasal 5 tentang Saham dan Pasal 6 tentang
Pengganti Surat Saham;
4. Persetujuan untuk memberikan pengesahan/ratifikasi terhadap tindakan-tindakan
Perseroan yang dilakukan sebelum tanggal pelaksanaan RUPS ini sehubungan dengan
proses kredit yang dilaksanakan oleh Perseroan dan/atau anak perusahaan Perseroan
dengan Bank dan/atau Lembaga Keuangan lainnya;
5. Persetujuan atas rencana Perseroan untuk menjaminkan Sebagian besar asset
Perseroan dan/atau menerbitkan jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) kepada
Bank dan/atau Lembaga Keuangan lain sebagaimana relevan.
Adapun ketentuan kuorum Kehadiran Rapat untuk agenda atau mata acara RUPSLB adalah
sebagai berikut:
50
Page 51
a. Berdasarkan Pasal 12 ayat 3 Anggaran Dasar Perseroan, disebutkan bahwa Rapat dapat
dilangsungkan apabila dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 2/3
(dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah
dikeluarkan oleh Perseroan. Kuorum Kehadiran ini berlaku untuk Agenda Pertama,
Agenda Kedua dan Agenda Ketiga RUPSLB.
b. Berdasarkan Pasal 11 ayat 4 huruf a Anggaran Dasar Perseroan, disebutkan bahwa
Rapat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili lebih
dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah
yang telah dikeluarkan oleh Perseroan. Kuorum Kehadiran ini berlaku untuk Agenda
Keempat RUPSLB.
c. Berdasarkan Pasal 15 ayat 3 Anggaran Dasar Perseroan, disebutkan bahwa Rapat dapat
dilangsungkan apabila dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/4
(tiga per empat) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang
telah dikeluarkan oleh Perseroan. Kuorum Kehadiran ini berlaku untuk Agenda Kelima
RUPSLB.
Beberapa hal yang menjadi catatan dan dapat diperhatikan oleh Para Pemegang Saham terkait
agenda Perubahan Anggaran Dasar adalah:
a. RUPS Perseroan dapat diselenggarakan apabila RUPS tersebut dihadiri oleh pemegang
saham yang mewakili paling sedikit 2/3 (dua pertiga) bagian dari jumlah seluruh saham
dengan hak suara yang sah, dan keputusan adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3
(dua pertiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam
RUPS;
b. Dalam hal kuorum sebagaimana dimaksud dalam huruf a tidak tercapai, RUPS kedua
dapat diadakan dengan ketentuan RUPS kedua adalah sah dan berhak mengambil
keputusan jika RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/5
(tiga perlima) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah dan
keputusan RUPS kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua)
bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS; dan
c. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua sebagaimana dimaksud pada huruf b
tidak tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPS ketiga adalah sah
dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dengan hak
suara yang saha dimana kuorum pengambilan keputusan telah ditetapkan oleh OJK
atas permintaan Perseroan.
Jika rencana Penambahan Kegiatan Usaha sebagaimana disebutkan di atas tidak memperoleh
persetujuan dari RUPSLB, maka rencana tersebut baru dapat diajukan kembali 12 (dua belas)
bulan setelah pelaksanaan RUPSLB tersebut.
51
Page 52
Names mentioned 58 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Keuangan dan Bapepam dan LK
p.2
unresolved
org
Bapepam
p.2 ×2
unresolved
org
Pusat Statistik
p.2 ×3
unresolved
org
I. PENDAHULUAN Keterbukaan Informasi
p.2
unresolved
person
H. Bebasa Daeng Lalo
· Notaris
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor Y.A.
p.3
unresolved
person
Egi Anggiawati Padli
p.3
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.3
unresolved
org
D. SUSUNAN DIREKSI
p.6
unresolved
person
Ir. Erwin Kurniadi E. RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN
p.6 ×2
unresolved
org
Kementerian Pekerjaan Umum.
p.18
unresolved
org
PT Twink Indonesia.
p.18
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal
p.19 ×12
unresolved
org
Deny Kamal dan Rekan
p.19 ×14
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.19
unresolved
person
Ir. Mahrani
p.19 ×2
unresolved
org
PT Andisi
p.22
unresolved
org
PT Poso Energy
p.22
unresolved
org
PT LEN Industri (Persero)
p.22
unresolved
org
TBEA Co., Ltd.
p.22
unresolved
org
PT Siemens Energy
p.22
unresolved
org
PT Nokia Solutions
p.22
unresolved
org
PT Erabaru Timur Lestari
p.22
unresolved
org
PT Persada Nusantara Prima
p.22
unresolved
org
PT Hutama Karya Infrastruktur
p.22
unresolved
org
EM Power Engineering Co., Ltd.
p.22
unresolved
org
ANA Motor Service Co., Ltd.
p.22
unresolved
org
PT Brantas Abipraya (Persero)
p.22
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Rokan
p.22
unresolved
org
PT Pertamina EP
p.22
unresolved
org
PT Chevron Pacific Indonesia
p.22
unresolved
org
PT Tripatra Engineers
p.22
unresolved
org
PT Modern Widya Technical.
p.22
unresolved
org
PT Huawei Tech Investment
p.22
unresolved
person
Sumatera Heri Winarto
p.43
unresolved
org
PT PLN UIP JBB Dailana Sakti Mechanical Engineer
p.43
unresolved
org
PT EMP Riau Iriawan
p.43
unresolved
—
SM Subarjo
p.43
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
11530 ms
12 Sep 2026 22:09
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}