Skip to content
Back to announcement

20260615_BUKK_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_32101458_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review BUKK

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 52

Page 1
KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM SEHUBUNGAN DENGAN PENAMBAHAN
   KEGIATAN USAHA DALAM RANGKA MEMENUHI KETENTUAN PERATURAN OTORITAS JASA
                       KEUANGAN NOMOR 17/POJK.O4/2020
                            (“Keterbukaan Informasi”)




                              PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                       Berkedudukan di Kabupaten Bogor, Indonesia
                                     (“Perseroan”)

                                        Kegiatan Usaha:
Bergerak dalam bidang Konstruksi, Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan,
Pengangkutan dan Pergudangan, Perdagangan besar, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda
motor, Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
perjalanan, Real estate, dan Pertanian, kehutanan dan perikanan.

                                       Kantor Pusat
          Jl. Raya Narogong - Bekasi KM 19,5, Cileungsi, Bogor Jawa Barat 16820
                           Tel. 021 8232323, Fax. 021 8231150
                                     www.bukaka.com
                                   corsec@bukaka.com

                                   Kantor Perwakilan
   Menara 88 Tower A, Unit 21 E-F, Kota Kasablanka, Jl. Kasablanka Raya Kav.88, Jakarta
                                         Selatan
                       Tel. 021 2961 2688, Fax. 021 2961 2911



 DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN
 BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DAN
 KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI DALAM KETERBUKAAN
 INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA SEKSAMA, MENEGASKAN
 BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR
 DAN TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL DAN RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU
 DIHILANGKAN SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG DIBERIKAN DALAM
 KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.



                                              1
Page 2
                                        DEFINISI

OJK                              :    Otoritas Jasa Keuangan adalah lembaga yang
                                      independen dan bebas dari campur tangan pihak lain,
                                      yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang
                                      pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan
                                      sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor
                                      21 Tahun 2011. Sejak tanggal 31 Desember 2012, fungsi,
                                      tugas dan wewenang pengaturan dan pengawasan
                                      kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal, beralih
                                      dari Menteri Keuangan dan Bapepam dan LK ke OJK,
                                      sesuai dengan Pasal 55 UU Nomor 21 Tahun 2011, atau
                                      para pengganti dan penerima hak dan kewajiban.

POJK 17/2020                     :    Peraturan   Otoritas    Jasa Keuangan    Nomor
                                      17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Material dan
                                      Perubahan Kegiatan Usaha.

Perseroan                        :    PT Bukaka Teknik Utama Tbk, suatu perseroan terbatas
                                      yang didirikan berdasarkan dan tunduk kepada hukum
                                      negara Republik Indonesia dan berkedudukan di
                                      Kabupaten Bogor.

RUPST                            :    Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan .
RUPSLB                           :    Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan
KBLI                             :    Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia sesuai
                                      dengan ketentuan Peraturan Badan Pusat Statistik
                                      Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan
                                      Usaha Indonesia (KBLI) yang menjadi acuan dalam
                                      perumusan kegiatan usaha Perseroan.
SABH                             :    Sistem Administrasi Badan Hukum


                                     I. PENDAHULUAN


 Keterbukaan Informasi ini disampaikan berkenaan dengan rencana Perseroan untuk
 melakukan penambahan kegiatan usaha Perseroan. Acuan yang digunakan oleh Perseroan
 dalam melakukan penambahan kegiatan usaha adalah Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor
 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Sesuai dengan
 ketentuan POJK 17/2020, perubahan kegiatan usaha Perusahaan Terbuka dapat dilakukan
 dengan terlebih dahulu memperoleh persetujuan RUPS, mengumumkan keterbukaan
 informasi mengenai perubahan kegiatan usaha kepada pemegang saham bersamaan dengan
 pengumuman RUPS, menyediakan data tentang perubahan kegiatan usaha tersebut bagi para


                                            2
Page 3
pemegang saham sejak saat pengumuman RUPS, dan menyampaikan keterbukaan informasi
dan dokumen pendukungnya kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat pada saat
pengumuman RUPS dan Keterbukaan Informasi ini merupakan perbaikan Keterbukaan
Informasi guna pemenuhan permintaan dari Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana
persyaratan persetujuan rencana penambahan Kegiatan Usaha yang diajukan oleh Perseroan.


Dalam hal ini, Perseroan bermaksud untuk meminta persetujuan dari pemegang saham
Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa Perseroan yang akan
diselenggarakan pada 18 Juni 2026.


                          II. KETERANGAN MENGENAI PERSEROAN


A. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
Perseroan merupakan sebuah perseroan terbatas terbuka yang berkedudukan di Kabupaten
Bogor dan didirikan menurut ketentuan hukum Negara Republik Indonesia sesuai dengan Akta
Pendirian Nomor 149 tanggal 25 Oktober 1978 yang dibuat di hadapan Notaris H. Bebasa
Daeng Lalo, S.H., Notaris di Jakarta sebagaimana telah mendapat pengesahan berdasarkan
Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor Y.A.5/242/7 tanggal 21 Mei 1979.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dimana perubahan
terakhir tertuang dalam Akta Petikan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Perseroan Nomor 9 tanggal 18 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Notaris Egi Anggiawati Padli,
S.H., M.Kn. sebagaimana telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia melalui Keputusan Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar
Perseroan Terbatas Nomor AHU-0149838.AH.01.11 tanggal 4 Juli 2025.

B. MAKSUD DAN TUJUAN PERSEROAN
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir, yaitu Akta Petikan Berita Acara Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa nomor 9 tanggal 18-06-2025 (delapan belas Juni dua ribu
dua puluh lima), maksud dan tujuan Perseroan sesuai Anggaran Dasar terdapat 2 (dua)
kualifikasi, yaitu kegiatan usaha utama melakukan usaha dalam bidang konstruksi, industri
pengolahan, pertambangan dan penggalian, perdagangan besar, reparasi dan perawatan
mobil dan sepeda motor. Adapun kegiatan usaha penunjang Perseroan dalam Anggaran Dasar
meliputi kegiatan usaha pengangkutan dan pergudangan, aktivitas penyewaan dan sewa guna
usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan, real estate, serta pertanian,
kehutanan dan perikanan.

Penjabaran atas kualifikasi kegiatan usaha utama dan penunjang dari Perseroan sesuai
Anggaran Dasar adalah sebagai berikut:

a. Kegiatan Usaha Utama:
    1) Konstruksi Bangunan Sipil Elektrikal (42204);
    2) Konstruksi Gedung Industri (41013) ;

                                              3
Page 4
3) Konstruksi Bangunan Sipil Jalan (42101);
4) Konstruksi Bangunan Sipil Jembatan, Jalan Layang, FlyOver dan Underpass (42102);
5) Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi (42915);
6) Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan (42912);
7) Konstruksi Gedung Kesehatan (41015) ;
8) Konstruksi Gedung Lainnya (41019) ;
9) Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan
   Industri Lainnya (42916) ;
10) Pemasangan Kerangka Baja (43901);
11) Instalasi Listrik (43211);
12) Instalasi Minyak dan Gas (43223) ;
13) Industri Konstruksi Berat Siap Pasang dari Baja untuk Bangunan (25113) ;
14) Industri Barang dari Logam Siap Pasang untuk Konstruksi Lainnya (25119);
15) Industri Tangki, Tandon Air dan Wadah dari Logam (25120) ;
16) Industri Generator Uap, Bukan Ketel Pemanas (25130) ;
17) Industri Penempaan, Pengepresan, Pencetakan dan Pembentukan Logam / Metalurgi
   Bubuk (25910) ;
18) Jasa Industri untuk Berbagai Pengerjaan Khusus Logam dan Barang dari Logam
   (25920) ;
19) Industri Mesin Pembangkit Listrik (27112) ;
20) Industri Peralatan Listrik Lainnya (27900) ;
21) Industri Bearing, Roda Gigi dan Elemen Penggerak Mesin (28140) ;
22) Industri Mesin Uap, Turbin dan Kincir (28111) ;
23) Industri Mesin untuk Keperluan Umum Lainnya YTDL (28199) ;
24) Industri Mesin Penambangan, Penggalian dan Konstruksi (28240);
25) Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan (28210) ;
26) Industri Komponen dan Suku Cadang Mesin dan Turbin (28113);
27) Industri Bangunan Lepas Pantai dan Bangunan Terapung (30112);
28) Industri Peralatan, Perlengkapan dan Bagian Kapal (30113) ;
29) Industri Peralatan untuk Pelindung Keselamatan (32904);
30) Industri Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih (29101);
31) Industri Penggergajian Kayu (16101) ;
32) Pertambangan Minyak Bumi (06100) ;
33) Pertambangan Gas Alam (06201) ;
34) Pengusahaan Tenaga Panas Bumi (06202);
35) Aktivitas Penunjang Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam (09100) ;
36) Perdagangan Besar Atas Dasar Balas Jasa/Fee atau Kontrak (46100) ;
37) Perdagangan Besar Mesin, Peralatan dan Perlengkapan Lainnya (46599);
38) Perdagangan Besar Barang Logam untuk Bahan Konstruksi (46631) ;
39) Pembangkitan Tenaga Listrik (35101);




                                         4
Page 5
     b. Kegiatan Usaha Penunjang:

     1. Industri Penggergajian Kayu (16101) ;
     2. Reparasi Mesin untuk Keperluan Khusus (33122);
     3. Jasa Instalasi Konstruksi Navigasi Laut, Sungai dan Udara (43214) ;
     4. Instalasi Pendingin dan Ventilasi Udara (43224) ;
     5. Angkutan Bermotor untuk Barang Khusus (49432);
     6. Real Estat yang Dimiliki Sendiri atau Disewa (68111);
     7. Aktivitas Penyediaan Tenaga Kerja Waktu Tertentu (78200);
     8. Penyediaan Sumber Daya Manusia dan Manajemen Fungsi Sumber Daya Manusia
        (78300);
     9. Jasa Penunjang Pertanian Lainnya (01619);
     10. Jasa Penunjang Peternakan Lainnya (01629);
     11. Jasa Penunjang Kehutanan Lainnya (02409);

C. SUSUNAN PERMODALAN, SUSUNAN PEMEGANG SAHAM DAN PEMILIK MANFAAT
   PERSEROAN
Struktur permodalan Perseroan per tanggal berdasarkan Akta Petikan Berita Acara Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 9, tanggal 18 Juni 2025 adalah sebagai berikut:

     Pemegang Saham           Jumlah Saham              Nilai Nominal        Persentase
                                                         Saham (Rp)
 Modal Dasar                  10.000.000.000         3.380.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor:
 1. Solihin Jusuf Kalla         789.812.604          266.956.660.152          29,912%
 2. Suhaeli Kalla               800.651.790          270.620.305.020          30,323%
 3. Achmad Kalla                674.951.762          228.133.695.556          25,562%
 4. Masyarakat Warkat            32.740.750           11.066.373.500           1,24%
 5. Masyarakat Non Warkat       342.295.094          115.695.741.772          12,963%

 Jumlah Modal                 2.640.452.000          892.472.776.000            100%
 Ditempatkan dan Disetor
 Saham Dalam Portepel         7.359.548.000          2.487.527.224.000

Susunan Pemegang Saham Perseroan berdasarkan Akta Petikan Berita Acara Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa Nomor 9, tanggal 18 Juni 2025 adalah sebagai berikut:

                Nama                        Jumlah                     Persentase
 Solihin Jusuf Kalla                789.812.604              29,912%
 Suhaeli Kalla                      800.651.790              30,323%
 Achmad Kalla                       674.951.762              25,562%
 Masyarakat Warkat                  32.740.750               1,24%
 Masyarakat Non Warkat              342.295.094              12,963%
 Total                              2.640.452.000            100%


                                           5
Page 6
  Dari Susunan Pemegang Saham tersebut diatas, untuk saat yang merupakan pengendali dan
  pemilik manfaat Perseroan dan telah terdaftar pada Sistem Administrasi Badan Hukum adalah
  Suhaeli Kalla, selaku pemilik dan pemegang saham sebesar 30,323% (tiga puluh koma tiga
  ratus dua puluh tiga persen), sementara atas nama pak Solihin Jusuf Kalla selaku pemegang
  dan pemilik sebesar 29,912% (dua puluh sembilan koma Sembilan ratus dua belas persen) dan
  atas nama pak Achmad Kalla selaku pemegang dan pemilik sebesar 25,562% (dua puluh lima
  koma lima ratus enam puluh dua persen) belum didaftarkan selaku pemilik manfaat,
  mengingat keduanya selaku pemegang saham lebih dari 25% (dua puluh lima persen) dan
  berhak untuk terdaftar sebagai pemilik manfaat Perseroan, maka setelah RUPS nantinya
  Perseroan akan memberikan kuasa kepada Notaris untuk melakukan penambahan pihak
  pemilik Manfaat menjadi:

Pemilik Manfaat Perseroan dalam     Rencana Perubahan Pemilik
         SABH Saat ini             Manfaat Perseroan dalam SABH
            Nama                                   Nama               Jumlah      Persentase
         Suhaeli Kalla            Suhaeli Kalla                     800.651.790   30,323%
                                  Solihin Jusuf Kalla               789.812.604   29,912%
                                  Achmad Kalla                      674.951.762   25,562%

  Penambahan Pemilik Manfaat tersebut tidak memerlukan proses Penawaran Pembelian
  Saham yang sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 9/POJK.04/2018 tentang
  Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, karena kedua Pemegang Saham yaitu atas nama Solihin
  Jusuf Kalla dan Achmad Kalla bersama dengan Suhaeli Kalla merupakan pemilik manfaat dari
  Perseroan, hanya saja keduanya belum terdaftar dalam Sistem Administrasi Badan Hukum.

  D. SUSUNAN DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN
  Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Akta Petikan Berita Acara Rapat
  Umum Pemegang Saham Tahunan nomor 7, tanggal 18 Juni 2025 adalah sebagai berikut:

   Direksi
   Direktur Utama             :   Irsal Kamarudin
   Direktur                   :   Teguh Wicaksana Sari
   Direktur                   :   Abdullah Afifuddin Suhaeli
   Direktur                   :   Didin Saepudin
   Direktur                   :   Ade Nurkholis
   Direktur                   :   Budi Hartono
   Dewan Komisaris
   Komisaris Utama            :   Drs. Suhaeli Kalla
   Komisaris                  :   Solihin Jusuf Kalla
   Komisaris Independen       :   Ir. Erwin Kurniadi

  E. RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
  Mengingat bahwa Perseroan merupakan salah satu Badan Usaha yang kegiatan usaha
  utamanya bergerak dibidang Konstruksi, maka dalam rencana Penambahan Kegiatan Usaha

                                               6
Page 7
kali ini Perseroan juga mengutamakan bidang Konstruksi, yang mana rencana Penambahan
Kegiatan Usaha tersebut nantinya bertujuan untuk memperluas jangkauan dan aspek bisnis
Perseroan.

Seperti halnya dalam Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya, Perseroan
dalam hal ini akan bertindak selaku Pihak Penunjang yang menjalankan jasa pemeliharaan dan
pembangunan konstruksi di Area Pertambangan dan Penggalian dari Pihak yang memiliki
perizinan Pertambangan.



 III. PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA PENAMBAHAN KEGIATAN
                                      USAHA


Berdasarkan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana
diubah, Perseroan wajib mengubah Anggaran Dasarnya untuk memuat Penambahan Kegiatan
Usaha, khususnya mengubah pasal 3 Anggaran Dasar tentang maksud dan tujuan Perseroan.

Berdasarkan Undang-Undang tersebut dan POJK 17/2020, perubahan Anggaran Dasar perlu
memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham. Setelah diperolehnya persetujuan
Rapat Umum Pemegang Saham dan izin atau persyaratan lain yang diperlukan, maka kegiatan
usaha tambahan dapat dijalankan.

Hingga saat ini, kegiatan usaha dari Perseroan yaitu melakukan usaha dalam bidang
konstruksi, industri pengolahan, pertambangan dan penggalian, perdagangan besar, reparasi
dan perawatan mobil dan sepeda motor, pengangkutan dan pergudangan, aktivitas
penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan, real
estate, serta pertanian, kehutanan dan perikanan.

Dalam rencana penambahan Kegiatan Usaha ini, yang turut memerhatikan dengan kebijakan
pemangku kepentingan yang didasarkan pada proyek-proyek strategis Nasional dan swasta.
Saat ini dengan Kegiatan Usaha yang telah ada, Perseroan bermaksud untuk memperluas
proyeksi bisnis yang diharapkan dapat berdampak positif pada perekonomian Perseroan dan
ikut dalam rencana pembangunan Nasional.

Dengan adanya rencana Penambahan Kegiatan Usaha tersebut, maka hal tersebut
membuktikan bahwa Perseroan selalu mencoba mengembangkan aspek-aspek bisnis yang
sejalan dengan maksud dan tujuan Perseroan.

Dalam rangka mempersiapkan Perseroan untuk menghadapi berbagai tantangan persaingan
usaha yang semakin ketat di masa sekarang ini dan mampu meraih setiap peluang usaha baru
dimasa depan, maka Perseroan berencana untuk melakukan penambahan kegiatan usaha
sebagai berikut:


                                            7
Page 8
No.   Kode                              Keterangan                       Penjelasan
                   Judul
      KBLI
                               Kelompok    ini  mencakup       Penambahan         KBLI      ini
                               reparasi dan pemeliharaan       memberikan peluang bagi
                               mesin dan peralatan yang        Perseroan                untuk
                               diproduksi dalam golongan       menyediakan layanan purna
                               271, seperti reparasi dan       jual, pemeliharaan, dan
                               pemeliharaan mesin tenaga,      perbaikan peralatan listrik
                               distribusi dan   khususnya      kepada pelanggan lama
            Reparasi     dan transformator, motor listrik,     maupun pelanggan baru. Hal
            Pemeliharaan       generator dan perangkat         ini     relevan         dengan
1                              motor generator, peralatan      pengalaman Bukaka dalam
      33141 Motor     Listrik,
                               sakelar dan papan hubung,       penyediaan produk teknik,
            Generator dan peralatan relai dan pengontrol       peralatan industri, dan proyek
            Transformator      industri.                       energi, sehingga Perseroan
                                                               dapat memperluas           nilai
                                                               layanan tidak hanya pada
                                                               tahap      produksi       atau
                                                               konstruksi, tetapi juga pada
                                                               tahap pemeliharaan aset
                                                               pelanggan.



                             Kelompok ini mencakup             Bagi Perseroan, KBLI ini
                             - pembuatan kompresor udara       memiliki hubungan langsung
                             dan gas, kompresor untuk          dengan          kompetensi
                             refrigerator dan AC, kompresor    manufaktur dan rekayasa
                             untuk kendaraan bermotor,         teknik. Perseroan dapat
                             pompa laboratorium, pompa         memanfaatkan pengalaman
                             air, pompa udara, pompa           dalam pembuatan peralatan
                             vakum atau pompa udara,           industri   dan    peralatan
                             kompresor udara dan gas           pendukung proyek untuk
                             lainnya, pompa untuk zat cair     menyediakan produk atau
                             baik terpasang alat pengukur      komponen yang dibutuhkan
                             ataupun tidak, pompa yang         dalam sistem perpompaan,
                             didesain      untuk      mesin    kompresi, dan pengendalian
                             pembakaran dalam, seperti         aliran fluida, baik untuk
                             pompa bahan bakar, oli, dan air   proyek pemerintah maupun
              Industri Pompa untuk kendaraan bermotor          swasta.
              Lainnya,       dan sebagainya.
                             Kelompok ini juga mencakup
              Kompresor,
                             - pembuatan pompa vakum
      28130   Keran      dan
                             atau pompa udara, kompresor
2             Klep/Katup     udara dan gas lainnya;
                             - pembuatan pompa untuk zat
                             cair     baik    untuk    alat

                                            8
Page 9
                              pengukuran baik        terukur
                              ataupun tidak;
                              - pembuatan pompa yang
                              didesain     untuk       mesin
                              pembakaran dalam,
                              seperti pompa bahan bakar,
                              oli, dan air untuk kendaraan
                              bermotor dan sebagainya;
                              - pembuatan klep/katup dan
                              keran     untuk     keperluan
                              industri,
                              mencakup klep/katup regulasi
                              dan keran pipa masuk;
                              - pembuatan keran dan katup
                              untuk kebersihan (sanitasi);
                              - pembuatan keran dan katup
                              untuk pemanasan;
                              - pembuatan pompa tangan.
                                 -
                              Kelompok      ini   mencakup     Penambahan         KBLI     ini
                              kegiatan        pembangunan,     membuka        peluang     bagi
                              pemeliharaan,        dan/atau    Perseroan                untuk
                              pembangunan kembali pabrik       menyediakan            layanan
                              pengolahan bahan kimia dasar;    pemeliharaan dan perbaikan
                              pengolahan pupuk; pabrik         atas peralatan listrik lainnya,
          Reparasi dan        plastik dan pabrik pengolahan    baik yang berkaitan dengan
3         Pemeliharaan        karet;    pengolahan     hasil   proyek      yang    dikerjakan
    33149
          Peralatan Listrik   agrokimia; pabrik pengolahan     Perseroan maupun proyek
          Lainnya             kimia lainnya termasuk pabrik    pelanggan eksisting. Kegiatan
                              pengolahan produk farmasi        ini                mendukung
                              dan petrokimia.                  kesinambungan          layanan
                                                               Perseroan setelah pekerjaan
                                                               konstruksi atau pengadaan
                                                               selesai dilakukan.

                                                               Penambahan         KBLI     ini
                                                               memberikan peluang bagi
                                                               Perseroan untuk memperluas
                                                               layanan pada pekerjaan
                                                               instalasi mekanikal bangunan,
          Pemasangan          Kelompok     ini   mencakup      khususnya     pada      proyek
          Perlengkapan        kegiatan khusus pemasangan       gedung industri, fasilitas
                              kerangka baja sebagai bagian     perkantoran, fasilitas publik,
    43291 Mekanikal
4                             dari pekerjaan yang tercakup     workshop,      dan      proyek
          Bangunan            dalam konstruksi gedung.         infrastruktur             yang
                                                               membutuhkan          dukungan
                                                               mekanikal. Hal ini melengkapi
                                                               kompetensi Perseroan dalam
                                                               bidang      konstruksi     dan
                                                               rekayasa teknik.

                                          9
Page 10
                         Kelompok ini mencakup                   Dengan penambahan KBLI ini,
                         - jasa penunjang atas dasar             Perseroan memiliki peluang
                         balas jasa atau kontrak, yang           untuk memberikan layanan
                         dibutuhkan dalam kegiatan               pendukung pada proyek
                         pertambangan golongan                   pertambangan              dan
                         pokok 05, 07, dan 08:                   penggalian, khususnya yang
                         - jasa eksplorasi, misalnya             berkaitan dengan konstruksi
                         dengan cara tradisional seperti         fasilitas,        penyediaan
                         mengambil contoh bijih dan              peralatan, pekerjaan struktur,
                         membuat observasi geologi               serta dukungan teknis. Hal ini
                         pada lokasi tambang yang                relevan dengan pengalaman
                         memiliki potensi berprospek;            Perseroan dalam melayani
          Aktivitas      - jasa pemompaan dan                    pelanggan      dari     sektor
          Penunjang      pengeringan hasil tambang               pertambangan dan industri,
                         atas dasar balas jasa atau              termasuk kebutuhan proyek
    09900 Pertambangan
5                        kontrak;                                yang memiliki standar teknis
          dan Penggalian - uji coba penggalian dan               tinggi
          Lainnya        pengeboran sumur atau
                         ladang tambang;
                         - jasa aglomerasi dan
                         konsentrasi biji besi yang
                         dilakukan oleh pihak ketiga;
                         - pengamanan lubang
                         tambang dan terowongan;
                         - penghancuran struktur
                         bangunan dan pembongkaran
                         komponen
                         atau peralatan pada fasilitas
                         pertambangan bawah tanah.

                              Kelompok        ini    mencakup    Penambahan          KBLI     ini
                              aktivitas     konsultansi    dan   memberikan peluang bagi
                              perancangan enjinering, yang       Perseroan untuk memperkuat
                              mengimplementasikan hukum          perannya dalam tahap awal
                              fisika dan prinsip enjinering      proyek,                termasuk
                              dalam perancangan mesin,           perencanaan teknis, rekayasa
                              material, instrumen, struktur,     struktur, evaluasi desain, dan
            Aktivitas         proses, dan sistem, seperti:       penyusunan solusi teknis
            Enjinering    dan https://www.bps.go.id              yang       sesuai        dengan
    71109
6           Konsultasi Teknis -permesinan,        dan   proses   kebutuhan pelanggan. Bagi
            Terkait Lainnya   industri;                          Bukaka, aktivitas enjinering
                              - proyek yang melibatkan           merupakan bagian yang
                              teknik sipil, teknik hidrolik,     sangat      relevan      dengan
                              teknik lalu lintas;                pengalaman Perseroan dalam
                              - jasa nasihat dan konsultansi     produk       struktur      baja,
                              rekayasa teknik;                   jembatan, menara, peralatan
                                                                 industri, dan fasilitas proyek.



                                            10
Page 11
                          - jasa rekayasa konstruksi
                          bangunan gedung hunian dan
                          nonhunian;
                          - jasa rekayasa pekerjaan
                          teknik sipil sumber daya air;
                          - jasa rekayasa untuk pekerjaan
                          mekanikal dalam bangunan,
                          jasa      rekayasa    bangunan
                          fasilitas olahraga;

                          Kelompok      ini  mencakup       Penambahan        KBLI       ini
                          kegiatan        pembangunan,      memberikan peluang bagi
                          pemeliharaan,       dan/atau      Perseroan untuk masuk ke
                          pembangunan          kembali      pekerjaan konstruksi gedung
                          bangunan dengan metode            hunian, khususnya apabila
                          konvensional yang dipakai         proyek               tersebut
                          untuk hunian, seperti rumah       membutuhkan struktur baja,
                          tinggal,    rumah      tinggal    pekerjaan teknik, fabrikasi,
                          sementara, rumah susun, serta     atau integrasi dengan fasilitas
                          apartemen dan kondominium.        industri dan infrastruktur
                          Kelompok ini juga mencakup        pendukung. Hal ini juga dapat
          Konstruksi      kegiatan    perubahan     dan     mendukung peluang proyek
7         Konvensional    renovasi gedung hunian.           dari pelanggan lama yang
    41011
          Gedung Hunian                                     membutuhkan pembangunan
                                                            fasilitas hunian bagi tenaga
                                                            kerja      atau      kawasan
                                                            operasional.

                          Kelompok     ini   mencakup        Dengan KBLI ini, Perseroan
                          kegiatan       pembangunan,       dapat memperluas peluang
                          pemeliharaan, dan/      atau      untuk mengerjakan proyek
                          pembangunan          kembali      gedung perkantoran yang
                          bangunan dengan metode            masih berkaitan dengan
                          konvensional yang dipakai         kebutuhan          pelanggan
                          untuk gedung perkantoran,         eksisting, termasuk BUMN,
          Konstruksi      seperti kantor dan rumah          swasta, kontraktor utama,
8   41012 Konvensional    kantor (rukan). Kelompok ini      dan perusahaan industri.
          Gedung          juga    mencakup    kegiatan      Pekerjaan tersebut dapat
          Perkantoran     perubahan     dan   renovasi      dikombinasikan        dengan
                          gedung perkantoran.               kemampuan Perseroan dalam
                                                            struktur    baja,   instalasi,
                                                            mekanikal, dan rekayasa
                                                            teknis.
                          Kelompok     ini  mencakup        Penambahan        KBLI     ini
          Konstruksi      kegiatan       pembangunan,       memberikan peluang bagi
          Konvensional    pemeliharaan,      dan/atau       Perseroan untuk terlibat
9   41016
          Gedung          pembangunan         kembali       dalam proyek konstruksi
          Pendidikan      bangunan dengan metode            gedung pendidikan, terutama
                          konvensional yang dipakai         yang membutuhkan struktur


                                      11
Page 12
                                untuk sarana pendidikan,            bangunan yang kuat, efisien,
                                seperti    gedung    sekolah,       dan      dapat    diselesaikan
                                tempat       kursus,     dan        dengan standar teknis yang
                                laboratorium. Kelompok ini          baik. Hal ini juga sejalan
                                juga mencakup perubahan dan         dengan      peluang     proyek
                                renovasi gedung Pendidikan.         seperti pembangunan kelas
                                                                    bersama universitas atau
                                                                    fasilitas pendidikan berskala
                                                                    besar.

                                                                    Penambahan KBLI ini relevan
                                Kelompok      ini  mencakup         dengan             kemampuan
                                kegiatan        pembangunan,        Perseroan dalam pekerjaan
                                pemeliharaan,       dan/atau        struktur baja dan rekayasa
                                pembangunan           kembali       bangunan. Perseroan dapat
                                bangunan dengan metode              memanfaatkan pengalaman
           Konstruksi           konvensional yang dipakai           pada pekerjaan struktur
10         Konvensional         untuk tempat hiburan, seperti       untuk mendukung proyek
     41018
           Gedung Hiburan       bioskop, gedung kebudayaan          fasilitas olahraga dan hiburan,
           dan Olahraga         /kesenian, gedung wisata dan        termasuk pekerjaan facade,
                                rekreasi,    serta    gedung        space frame, rangka baja,
                                olahraga. Kelompok ini juga         serta elemen konstruksi
                                mencakup perubahan dan              khusus lainnya.
                                renovasi gedung
                                tempat hiburan dan olahraga.

                                Kelompok        ini   mencakup      Penambahan         KBLI     ini
                                kegiatan          pembangunan,      memberikan peluang bagi
                                pemeliharaan, dan/atau              Perseroan untuk terlibat
                                pembangunan              kembali    dalam pembangunan jalan,
                                berbagai jenis bangunan jalan       baik     sebagai     pelaksana
                                pada permukaan tanah, seperti       konstruksi maupun penyedia
                                jalan raya, jalan sedang, jalan     struktur dan komponen
             Konstruksi Jalan   kecil, jalan landasan terbang       pendukung. Hal ini juga
     42101
11           Pada Permukaan     (pacu, taksi, dan parkir), dan      relevan dengan kebutuhan
             Tanah              lapangan penyimpanan peti           proyek pelanggan di sektor
                                kemas       (containers    yard).   pertambangan,         industri,
                                Kegiatan ini dapat disertai         energi, dan infrastruktur yang
                                pembangunan, peningkatan,           sering membutuhkan akses
                                dan pemeliharaan konstruksi         jalan operasional.
                                pagar/tembok penahan jalan

                                                                    Dengan penambahan KBLI ini,
                                Kelompok    ini    mencakup         Perseroan dapat memperluas
           Konstruksi           kegiatan        pembangunan         cakupan pekerjaan pada
                                terowongan           dengan         proyek infrastruktur yang
     42104 Terowongan
                                menggunakan mesin bor               membutuhkan        dukungan
12                              dan/atau bahan peledak,             konstruksi berat, struktur,
                                bekisting, pembesian, dan           dan rekayasa teknis. Kegiatan
                                pengecoran            beton;        ini    dapat     mendukung

                                             12
Page 13
                               pemeliharaan dan perbaikan pengembangan proyek jalan,
                               bangunan terowongan di sumber daya air, energi, dan
                               bawah permukaan air, di bukit pertambangan
                               atau pegunungan, dan di
                               bawah permukaan tanah.

                               Kelompok       ini  mencakup        Penambahan KBLI ini
                               kegiatan konstruksi khusus          memberikan fleksibilitas bagi
                               lainnya        yang    belum        Perseroan untuk menangkap
                               diklasifikasikan       dalam        peluang proyek yang
                               kelompok 43901 s.d. 43905           membutuhkan keahlian
                               yang memerlukan keahlian            konstruksi khusus. Dengan
                               atau perlengkapan khusus.           pengalaman Bukaka dalam
13           Konstruksi                                            fabrikasi, struktur baja,
     43909
             Khusus Lainnya                                        jembatan, menara, boarding
                                                                   bridge, dan peralatan
                                                                   industri, Perseroan memiliki
                                                                   dasar kompetensi untuk
                                                                   menawarkan solusi pada
                                                                   pekerjaan konstruksi yang
                                                                   bersifat khusus dan teknis.

                               Kelompok       ini  mencakup        Penambahan         KBLI      ini
                               kegiatan         pembangunan,       memberikan peluang bagi
                               pemeliharaan, dan/atau              Perseroan                untuk
                               pembangunan           kembali       berpartisipasi dalam proyek
                               bangunan prasarana sumber           prasarana sumber daya air,
                               daya air seperti bendungan          baik yang diselenggarakan
                               (dam),      bendung     (weir),     oleh pemerintah daerah,
                               embung, pintu air, lift, pintu      pemerintah pusat, BUMN,
                               pengatur air, talang (viaduk),      maupun       sektor    swasta.
             Konstruksi        siphon, check dam, tanggul dan      Kebutuhan terhadap sistem
             Bangunan          saluran pengendali banjir,          tata air yang baik juga
             Prasarana         bangunan pengambilan (free          semakin      penting     dalam
14
     42911                     intake), waduk dan sejenisnya,      mendukung             kawasan
             Sumber Daya Air
                               serta stasiun pompa.                perkotaan, kawasan industri,
                                                                   pelabuhan, fasilitas publik,
                                                                   dan proyek infrastruktur
                                                                   lainnya.
                               Kelompok       ini    mencakup      Penambahan KBLI Penyiapan
                               penyiapan       lahan     untuk     Lahan memberikan peluang
                               kegiatan              konstruksi    bagi      Perseroan      untuk
                               berikutnya.                         menyediakan layanan awal
                                                                   sebelum           pelaksanaan
                               Kelompok       ini     mencakup     konstruksi,             seperti
     43120 Penyiapan Lahan
                               pembersihan dan pematangan          pembersihan lahan, perataan,
15                             lahan konstruksi, pembukaan         pematangan       area,     dan
                               lahan/stabilisasi         tanah,    pekerjaan persiapan lainnya.
                               perataan       tanah       untuk    Kegiatan ini penting karena
                               konstruksi       jalan,     serta   kualitas penyiapan lahan akan

                                             13
Page 14
                             bangunan     gedung      dan      memengaruhi        kelancaran
                             bangunan sipil lainnya, serta     proses konstruksi, stabilitas
                             persiapan    lokasi    untuk      struktur, efisiensi waktu,
                             pertambangan.                     serta keberhasilan proyek
                                                               secara keseluruhan.
                             Kelompok      ini    mencakup     Penambahan        KBLI     ini
                             kegiatan pengecatan interior      memberikan peluang bagi
                             dan eksterior bangunan dalam      Perseroan               untuk
                             rangka penyelesaian bangunan      menyediakan         pekerjaan
                             gedung hunian dan nonhunian       finishing    dan      proteksi
                             serta bangunan sipil. Kelompok    permukaan, khususnya pada
16                           ini tidak mencakup pengecatan     produk berbasis baja dan
     43303   Pengecatan
                             atap bangunan.                    logam. Dengan demikian,
                                                               Perseroan dapat memberikan
                                                               nilai     tambah       kepada
                                                               pelanggan              melalui
                                                               peningkatan daya tahan dan
                                                               umur pakai struktur atau
                                                               peralatan yang digunakan
                             Kelompok       ini     mencakup   Penambahan Kegiatan Usaha
           Pemasangan dan    kegiatan pemasangan berbagai      ini     merupakan      bentuk
           Rekayasa          pondasi dan tiang pancang,        kesinambungan             dan
17   43901
           Struktur          pengecoran         beton     dan  kebutuhan yang menjadi satu
           Bangunan          pembesian pondasi untuk           kesatuan dari Kegiatan usaha
                             gedung.                           Konstruksi.
                             Kelompok       ini     mencakup   Penambahan Kegiatan Usaha
                             kegiatan penyewaan alat atau      ini     merupakan      bentuk
                             mesin      konstruksi        dan  kesinambungan             dan
                             perlengkapannya           dengan  kebutuhan yang menjadi satu
           Penyewaan Alat    operator,               termasuk  kesatuan dari Kegiatan usaha
18   43905 Konstruksi        penyewaan alat produksi dan       Konstruksi.
           dengan Operator   operasional      minyak,     gas,
                             petrokimia,      panas     bumi,
                             komunikasi seperti supervisory
                             control and data acquisition
                             dan penyewaan derek.
                             Kelompok       ini     mencakup Secara operasional, rencana
                             kegiatan dari perusahaan induk penambahan kegiatan usaha
                             (holding companies), misalnya tersebut juga mendukung
                             unit yang memegang aset
                                                               diversifikasi            sumber
                             (memiliki    dan      mengelola
           Aktivitas         tingkat ekuitas) dari satu atau pendapatan              Perseroan.
                             lebih anak perusahaan dan Perseroan               tidak     hanya
     64120 Perusahaan
                             hanya bertanggung jawab bergantung pada satu jenis
           Induk
19                           sebagai       pemilik       anak produk atau satu segmen
                             perusahaan. Perusahaan induk proyek,            tetapi       dapat
                             dalam kelompok ini tidak mengembangkan pendapatan
                             memberikan jasa lain kepada
                                                               dari berbagai aktivitas yang
                             perusahaan yang ekuitasnya
                             dipegang oleh perusahaan saling melengkapi, seperti

                                          14
Page 15
                              induk, misalnya perusahaan konstruksi             infrastruktur,
                              induk tidak mengatur dan pekerjaan mekanikal, jasa
                              mengelola     unit-unit    lain. teknis, aktivitas penunjang
                              Perusahaan induk ini dapat
                                                               pertambangan,       perawatan
                              melakukan aktivitas seperti
                              pengendalian,       konsolidasi peralatan, serta pengelolaan
                              keuangan, dan bertanggung portofolio          usaha     melalui
                              jawab terhadap aktivitas setiap aktivitas perusahaan induk.
                              anak perusahaan, tetapi bukan Diversifikasi ini diharapkan
                              aktivitas manajemen aktif anak dapat memperkuat ketahanan
                              perusahaan tersebut, misalnya usaha Perseroan terhadap
                              perusahaan induk
                                                               fluktuasi permintaan pada
                              konglomerasi keuangan.
                                                               masing-masing sektor.



                              Kelompok ini mencakup
                              - aktivitas pengambilan contoh       Bahwa      dengan      adanya
                              untuk               menentukan       rencana          penambahan
                              karakteristik     bahan       atau   kegiatan usaha ini, maka lini
                              proses;                              bisnis Perseroan menjadi
                              -aktivitas   kalibrasi/metrologi     makin luas, yang mana
                              pada kelompok pengukuran             kegiatan usaha ini banyak Jasa
                              suhu, massa, volume, tekanan,        yang dapat digunakan oleh
                              gaya, torsi, aliran, kekerasan,      Perseroan.
                              densitas, panjang, kelistrikan,
                              kemagnetan, waktu, frekuensi,        Bahkan terkait Pengujian
                              akustik, getaran, fotometri,         Teknis pembangunan Tower,
                              radiometri, dan Instrumen            Perseroan merupakan satu-
                              Analitik Radiasi Pengion;            satunya Pihak di Indonesia
                              - pengujian yang mencakup uji        yang dapat melakukan Jasa
                              fisik, mekanik, kimia, biologi,      Pengujian Teknis.
                              mikrobiologi,         kelistrikan,
                              ketenaganukliran,
                              visual/ceklis,             desain
                              model/prototipe, forensik atau
                              analisis lainnya dari berbagai
                              jenis
                              zat/bahan/material/produk di
                              bidang industri, perdagangan,
                              energi dan sumber daya
                              mineral,              konstruksi,
             Jasa Pengujian   transportasi, telekomunikasi,
     71204
             Teknis           farmasi, pangan, pertanian,
20                            kehutanan, atau lingkungan
                              (kualitas air, udara, tanah dan
                              indikator lingkungan lain);




                                            15
Page 16
                               -penilai              kesesuaian
                               karakteristik fisik, komposisi
                               dan kinerja
                               -pengoperasian laboratorium
                               secara periodik;
                               - pengujian atau kalibrasi
                               secara     berkala      terhadap
                               peralatan
                               kesehatan;
                               - pengujian karantina hewan,
                               tumbuhan, dan perikanan;
                               - pengujian kelautan;
                               -pengujian       mesin       dan
                               peralatan radiasi pengion,
                               seperti           surveymeter,
                               kontaminasi meter, dosimeter,
                               dan multimeter sinar-X;
                               -aktivitas kalibrasi instrumen
                               industri,     seperti      mesin,
                               peralatan, dan alat ukur
                               industri;
                               - pengujian elektronika, dan
                               teknologi lainnya;.


Dari rencana 20 (dua puluh) Kegiatan Usaha yang akan ditambahkan, sebanyak 19 (Sembilan
belas) kegiatan usaha akan dimasukkan ke dalam kualifikasi Kegiatan Utama Perseroan dalam
Anggaran Dasar, diantaranya:

 1)  Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No. 41011)
 2)  KonPstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025 No. 41012)
 3)  Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016)
 4)  Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI 2025 No. 41018)
 5)  Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No. 42101)
 6)  Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104)
 7)  Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911)
 8)  Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran dan Klep/Katup (KBLI 2025 No. 28130)
 9)  Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan Transformator (KBLI 2025 No.
     33141)
 10) Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149)
 11) Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No. 43120)
 12) Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291)
 13) Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No. 43901)
 14) Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No. 43905)
 15) Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No. 43909)
 16) Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No. 71109)


                                            16
Page 17
 17) Jasa Pengujian Teknis (KBLI 2025 No. 71204)
 18) Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya (KBLI 2025 No. 09900)
 19) Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210)

Dan 1 (satu) Kegiatan Usaha yang menjadi Kegiatan Usaha Penunjang adalah Pengecatan
(KBLI 43303).

Adapun dari total 20 (dua puluh) Kegiatan Usaha yang akan ditambahkan oleh Perseroan,
rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan tidak memerlukan persetujuan atas peraturan
yang harus dipenuhi serta persetujuan dan/atau perizinan dan/atau pemberitahuan dari
pemerintah atau badan atau institusi lain atau pihak ketiga lainnya yang harus dipenuhi oleh
Perseroan selain kewajiban yang diatur POJK Nomor 17/POJK.04/2020.

Dengan adanya beberapa Kontrak Kerja dan Pengadaan yang sedang dan/atau yang
diproyeksikan akan datang yang mengharuskan kegiatan-kegiatan usaha yang akan
ditambahkan tersebut tercantum dan tertera dalam Akta Perseroan, maka dengan adanya
rencana Penambahan Kegiatan Usaha ini, peluang dan potensi keuntungan bisnis Perseroan
diharapkan akan berdampak positif dan hal tersebut dapat bermanfaat dari sisi perekonomian
Perseroan agar pendapatan Perseroan dapat mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Adapun beberapa rencana pengerjaan yang ada, diantaranya:

1.   Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung (akan dilakukan)
     Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025
     No.41012), Pengecatan (KBLI 2025 No.43303), Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No.43120),
     Aktivitas Enjineering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No.71109),
     Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No.43901), Reparasi dan
     Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan Transformator (KBLI 2025 No.33141) dan
     Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No.43905) adalah proyek
     bangunan gedung bertingkat.

2.   EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop (sedang
     berjalan/dilakukan)
     Penambahan kegiatan usaha Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya
     (KBLI 2025 No.09900), Konstruksi Jalan pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No. 42101),
     Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No. 43909), Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan
     Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149), Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan
     (KBLI 2025 No. 43291) adalah untuk melaksanakan proyek pembangunan Transfer Point,
     Mine Office Extension & MEM Workshop.

3.   Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta
     Kelengkapannya (akan dilakukan)
     Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025
     No. 42911), Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No.43909), Industri Pompa Lainnya,

                                            17
Page 18
     Kompresor, Keran dan Klep/Katup (KBLI 2025 No.28130) adalah proyek Pengadaan
     Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa.



4.   Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang (akan dilakukan)
     Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025
     No.41011) adalah proyek Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang dengan tender
     yang diajukan melalui Smart E-Proc.

5.   CSP (Corrugated Steel Plate) (sedang berjalan/dilakukan)
     Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No.42104) dan
     Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No.43909) merupakan proyek pembuatan
     Corrugated Steel Plate yang merupakan salah satu penunjang untuk kebutuhan
     konstruksi, drainase, infrastruktur jalan, jembatan kecil, dan fasilitas pendukung lainnya.

6.   Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran (akan dilakukan)
     Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025
     No.41016), Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No.43120), Pengecatan (KBLI 2025 No.43303)
     dan Aktivitas Enjineering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No.71109)
     merupakan penambahan kegiatan usaha untuk pekerjaan yang meliputi pelaksanaan
     pengadaan Desain (DED) dan/atau Pembangunan Kelas Bersama pada Universitas
     Padjadjaran berupa Pembangunan Gedung Kelas Bersama.

7.   Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang
     Kota Makassar (akan dilakukan)
     Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga
     (KBLI 2025 No.41018) dan Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025
     No.43901) merupakan penambahan kegiatan usaha untuk proyek Pengadaan dan
     Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota Makassar yang
     merupakan proyek yang diadakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

8.   Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project (sedang
     berjalan/dilakukan)
     Penambahan kegiatan usaha Pengujian Teknis (KBLI 2025 No. 71204) merupakan
     penambahan kegiatan usaha yang bertujuan untuk menjalankan proyek jasa Steel Tower,
     Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project yang merupakan
     proyek dari PT Twink Indonesia.

Dari 8 (delapan) rencana proyek besar Perseroan tersebut diatas, ada beberapa yang status
kerjanya akan dilakukan dan diproyeksikan berjalan pada tahun 2026 ini. Adapun pengerjaan
EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop, Steel Tower Test Tower
Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project dan CSP (Corrugated Steel Plate)
merupakan beberapa pengerjaan yang sedang berjalan.


                                               18
Page 19
Berkenaan dengan adanya rencana Penambahan Kegiatan Usaha tersebut, maka Perseroan
telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan. Berikut adalah
ringkasan Revisi Laporan Studi Kelayakan Rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia (KBLI) PT Bukaka Teknik Utama Tbk dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN melalui laporannya berdasarkan Nomor Laporan
00002/2.0138-00/JL/10/0423/1/VI/2026 tertanggal 08-06-2026 (delapan Juni dua ribu dua
puluh enam).



  IV. RINGKASAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN MENGENAI RENCANA PENAMBAHAN KBLI


  Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan
  (“KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN ”), dengan Izin Usaha
  berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor:
  921/KM.1/2016 dengan nomor izin usaha 2.16.0138 tertanggal 2 September 2016.

  Konsultan yang menandatangani laporan Penilaian ini merupakan Konsultan dengan
  Kompetensi dan klasifikasi Penilaian Bisnis bersertifikat MAPPI dan sudah terdaftar di
  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan perizinan sebagai berikut:
  Nama : Ir. Mahrani, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
  No. Izin Penilai Publik : B-1.15.00423
  No. MAPPI : 98-S-01056
  No. STTD OJK (Pasar Modal) : STTD.PB-40/PM.02/2023

  Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan ini, Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal,
  Deny Kamal dan Rekan bertindak secara independen tanpa adanya benturan kepentingan
  dan Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan tidak terafiliasi dengan
  Perseroan ataupun dengan pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. Kantor Jasa
  Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan juga tidak memiliki kepentingan ataupun
  keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Berikut ini adalah ringkasan studi
  kelayakan dari Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan atas rencana
  Penambahan KBLI, berdasarkan Revisi Laporan Studi Kelayakan Rencana Penambahan
  Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) PT Bukaka Teknik Utama Tbk No.
  00001/2.0138-00/JL/10/0423/1/V/2026 tertanggal 08-05-2026 (Delapan Mei dua ribu dua
  puluh enam).

1. MAKSUD DAN TUJUAN
   Tujuan studi kelayakan ini adalah untuk memberikan pendapat mengenai kelayakan dari
   rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan dalam rangka memenuhi ketentuan-
   ketentuan dari POJK 17/2020. Tinjauan dari Laporan Studi Kelayakan mencakup berbagai
   aspek yang meliputi aspek makro, aspek pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model
   manajemen, dan aspek keuangan.

                                             19
Page 20
  Laporan studi kelayakan disusun dalam rangka memenuhi ketentuan yang diatur dalam
  POJK No. 17/2020. Peraturan tersebut mensyaratkan adanya laporan studi kelayakan atas
  perubahan kegiatan usaha yang disusun oleh penilai.

2. TANGGAL BATAS PISAH STUDI KELAYAKAN
   Tanggal batas pisah studi kelayakan adalah tanggal 31-12-2025 (tiga puluh satu Desember
   dua ribu dua puluh lima) dengan mengacu pada Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun
   yang berakhir pada tanggal 31-12-2025 (tiga puluh satu Desember dua ribu dua puluh lima)
   yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Rahman Akbar CPA (Rama Wendra)
   berdasarkan Laporan Keuangan PT Bukaka Teknik Utama Tbk dan Entitas Anak (Group)
   00049/3.0360/AU.1/03/1806-4/1/III/2026 yang dikeluarkan pada tanggal 27-03-2026 (dua
   puluh tujuh Maret dua ribu dua puluh enam).

3. ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
   Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan dalam mempersiapkan studi
   kelayakan menggunakan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut:

  1. Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion
  2. Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan telah melakukan penelaahan
     atas dokumen yang digunakan dalam proses studi kelayakan penambahan kegiatan
     usaha ini;
  3. Dalam menyusun laporan ini, data dan informasi yang diperoleh Kantor Jasa Penilai
     Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan baik yang disediakan oleh manajemen BUKAKA
     dan/atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi
     lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan berasal dari sumber yang dapat
     dipercaya keakuratannya.
  4. Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan menggunakan proyeksi
     keuangan yang disampaikan oleh BUKAKA serta telah disesuaikan sehingga
     mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dengan kemampuan pencapaiannya
     (fiduciary duty).
  5. Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan bertanggung jawab atas
     laporan studi kelayakan dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
  6. Laporan Studi Kelayakan ini bersifat terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi
     yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
  7. Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan Bertanggung jawab atas
     laporan studi kelayakan dan Kesimpulan nilai akhir yang dihasilkan.
  8. Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan telah memperoleh informasi
     atas status hukum objek penilaian dari pemberi tugas.

4. METODE DAN PROSEDUR PENYUSUNAN STUDI KELAYAKAN
   Metode yang digunakan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan
   dalam Menyusun laporan studi kelayakan berdasarkan POJK No. 35/POJK.04/2020 dan
   SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
   Pasar Modal dan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar Penilaian Indonesia (SPI)
   Edisi VII Tahun 2018 dan Edisi Revisi tahun 2020, diantaranya:


                                              20
Page 21
1) Pengumpulan Data
   • Pengumpulan data-data primer atas rencana penambahan kegiatan usaha meliputi
     data- data rencana investasi dan rencana usaha serta data-data lainnya yang relevan.
     Data-data primer ini diperoleh secara langsung melalui wawancara dengan berbagai
     pihak, terutama dari manajemen Bukaka pada saat dilakukan investigasi lapangan.

   • Pengumpulan data sekunder yang diperoleh dari berbagai instansi atau pihak ketiga
     dalam bentuk angka-angka statistik dan berbagai data pendukung yang relevan
     dengan tujuan penugasan seperti analisis makro ekonomi, analisis industri dan
     analisis manajemen risiko, untuk mengevaluasi pengaruh dari faktor tersebut di
     masa mendatang.

2) Analisis Kelayakan
   Melakukan Analisis Kelayakan penambahan kegiatan usaha yang mengacu pada Pasal
   V SEOJK No. 17/SEOJK.04/2020, yang meliputi:

   a.   Kelayakan Pasar, analisis ini dilakukan terhadap analisis kondisi pasar, potensi
        pasar, sasaran, pesaing usaha, dan strategi pemasaran.

        Prospek pasar industri yang masih positif, dimana industri konstruksi Indonesia
        masih memiliki prospek yang baik sejalan dengan kebutuhan pembangunan
        infrastruktur nasional, termasuk jalan, jembatan, gedung, fasilitas publik,
        prasarana sumber daya air, fasilitas industri, energi, dan infrastruktur pendukung
        pertambangan. Sektor konstruksi juga masih berperan penting terhadap
        perekonomian nasional, antara lain melalui kontribusi terhadap PDB, penyerapan
        tenaga kerja, dan keterkaitannya dengan sektor pendukung lainnya. Dalam
        dokumen kajian, sektor konstruksi tercatat memberikan kontribusi sebesar 9,48%
        terhadap PDB pada triwulan III/2025, serta didukung oleh kebutuhan investasi
        infrastruktur nasional yang masih besar.

        Kebutuhan pasar sesuai dengan kompetensi Perseroan, dimana penambahan
        kegiatan usaha masih memiliki keterkaitan dengan kompetensi utama Perseroan,
        yaitu konstruksi, manufaktur teknik, struktur baja, peralatan industri, jasa
        enjinering, pekerjaan mekanikal, jasa pengujian teknis, serta aktivitas penunjang
        proyek. Dengan demikian, penambahan kegiatan usaha tidak mengubah arah
        usaha Perseroan secara fundamental, melainkan memperluas ruang lingkup usaha
        yang masih sejalan dengan kegiatan Perseroan saat ini.

        Perseroan telah memiliki basis pelanggan yang kuat. Perseroan telah memiliki
        pelanggan dari berbagai sektor strategis, antara lain energi, ketenagalistrikan,
        telekomunikasi, konstruksi, pertambangan, minyak dan gas, transportasi, serta
        infrastruktur publik. Pelanggan Perseroan mencakup BUMN, perusahaan swasta
        nasional, pemerintah, dan mitra internasional, antara lain:

                                          21
Page 22
 •   Segmen Steel Tower: PT Centratama Menara Indonesia, PT Andisi, Amman
     Mineral, PT Poso Energy, PT LEN Industri (Persero), TBEA Co., Ltd., Edotco, PT
     Waskita Karya (Persero), PT Siemens Energy, PT Nokia Solutions and Networks
     Indonesia, dan pelanggan lainnya.
 •   Segmen Steel Bridge: CV Bogo Mamberamo Permai, PT Erabaru Timur Lestari,
     Waskita Abipraya JO, PT Persada Nusantara Prima, PT Vale Indonesia Tbk, PT
     Hutama Karya Infrastruktur, WIKA–SPT KSO, dan pelanggan lainnya.
 •   Segmen Boarding Bridge: EM Power Engineering Co., Ltd. – Thailand, ANA
     Motor Service Co., Ltd. – Jepang, dan PT Brantas Abipraya (Persero).
 •   Segmen Oil and Gas: PT Pertamina Hulu Rokan, PT Pertamina EP, TAC
     Pertamina, JOB Pertamina, PT Chevron Pacific Indonesia, PT Tripatra
     Engineers and Constructors, dan PT Modern Widya Technical.
 •   Sektor ketenagalistrikan, telekomunikasi, dan infrastruktur: PT Perusahaan
     Listrik Negara (Persero), PT Huawei Tech Investment, PT Tower Bersama
     Infrastructure Tbk, PT Dayamitra Telekomunikasi, PT Hutama Karya, PT
     Pembangunan Perumahan, dan PT Vale Indonesia.

Basis pelanggan tersebut menunjukkan bahwa Perseroan telah memiliki rekam
jejak dalam melayani pelanggan dengan kebutuhan produk teknik, konstruksi,
struktur baja, peralatan industri, serta layanan pendukung proyek. Hal ini menjadi
salah satu dasar yang mendukung rencana penambahan kegiatan usaha, karena
kegiatan yang ditambahkan masih berkaitan dengan kebutuhan pelanggan lama
maupun calon pelanggan baru.

Terdapat peluang proyek yang telah diidentifikasi, dimana rencana penambahan
kegiatan usaha didukung oleh sejumlah peluang proyek yang relevan dengan
bidang usaha Perseroan, antara lain:

• Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung;
• EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop;
• Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol
  Beserta Kelengkapannya;
• Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang;
• Corrugated Steel Plate;
• Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran;
• Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion
  Sudiang Kota Makassar; dan
• Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project.

Penambahan kegiatan usaha mendukung kesinambungan dan diversifikasi
pendapatan Perseroan. Dengan cakupan kegiatan usaha yang lebih luas, Perseroan
dapat memperluas portofolio usaha, meningkatkan diversifikasi sumber
pendapatan, serta mengurangi ketergantungan pada satu jenis produk atau satu
segmen proyek tertentu. Hal ini mendukung kesinambungan usaha Perseroan
dalam jangka menengah dan panjang.

                                  22
Page 23
   Strategi pemasaran Perseroan diarahkan pada pasar yang relevan, antara lain
   dengan menjaga hubungan dengan kementerian, BUMN, pemerintah daerah, dan
   pelaku usaha infrastruktur; memperluas kerja sama dengan perusahaan swasta
   nasional dan internasional; memperkuat jaringan pada sektor airport, pelabuhan,
   energi, konstruksi, dan pertambangan; menjajaki peluang proyek dengan skema
   KPBU; serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pemasaran dan teknis.

   Dalam hal Kesinambungan, Penambahan kegiatan usaha merupakan langkah
   strategis yang mencerminkan adaptasi terhadap dinamika pasar dan kebutuhan
   konstruksi yang berkembang. Dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki
   dalam mendukung operasional Perseroan, Perseroan dapat memanfaatkan
   keahlian dan sumber daya yang dimiliki untuk menyediakan solusi dalam
   penambahan kegiatan Usaha. Penambahan kegiatan usaha tersebut dapat
   memperluas portofolio usaha dan meningkatkan diversifikasi pendapatan

   Atas adanya kontribusi laba usaha dari penambahan kegiatan usaha, menjadi
   potensi penambahan pada nilai pasar bagi Perseroan, dimana pangsa pasar untuk
   kegiatan usaha baru Perseroan yaitu adalah perusahaan-perusahaan BUMN serta
   entitas anaknya yang bergerak dalam industri yang menyangkut konstruksi dari
   penambahan usaha serta perusahaan swasta lainnya yang membutuhkan,juga
   Perseroan juga akan menembus pasar internasional seperti perseroan di India
   serta menembus pasar Eropa dan Timur Tengah.

   Berdasarkan hal tersebut, kesimpulan dari tim KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
   YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN bahwa penambahan kegiatan usaha pada
   aspek pasar adalah Layak.


b. Kelayakan Teknis, analisis ini dilakukan terhadap analisis Ketersediaan dan Kualitas
   Sumber Daya. Dari segi kelayakan teknis berupa teknologi yang dilakukan
   penilaian, Perseroan memiliki teknologi yang mencukupi guna pemenuhan
   kegiatan-kegiatan baru yang akan ditambahkan.

   -   Berikut table terkait kelayakan teknis Perseroan:
       Kode
No.     KBLI            Penambahan KBLI                     Mesin dan Teknologi
        2025
                                                     Insulation tester (megger),
                 Reparasi dan Pemeliharaan           winding machine, vibration
 1.    33141 Motor Listrik, Generator dan            analyzer, thermal imaging
                 Transformator                       camera, oil test kit,
                                                     transformator, alignment tools



                                      23
Page 24
                                                CNC machining, balancing
              Industri Pompa Lainnya,
                                                machine, pressure test bench,
2.    28130   Kompresor, Keran dan
                                                flow meter, calibration system,
              Klep/Katup
                                                CAD/CAM design software
                                                Multimeter digital, oscilloscope,
              Reparasi dan Pemeliharaan         relay test kit, electrical
3.    33149
              Peralatan Listrik Lainnya         calibration tools, diagnostic
                                                software
                                                Welding machine, pipe threading
              Pemasangan Perlengkapan           machine, lifting equipment,
4.    43291
              Mekanikal Bangunan                HVAC tools, building
                                                management system (BMS)
                                                Excavator, dredger, concrete
              Konstruksi Bangunan Prasarana
5.    42911                                     pump, water level monitoring
              Sumber Daya Air
                                                system, geotechnical instruments
                                                Drilling rig, mud pump,
              Aktivitas Penunjang               compressor, heavy equipment
6.    09900   Pertambangan dan Penggalian       (dump truck, excavator), GPS
              Lainnya                           tracking dan fleet management
                                                system
                                                Software desain (AutoCAD,
                                                SAP2000), BIM (building
              Aktivitas Enjinering dan
7.    71109                                     information modelling), GIS,
              Konsultasi Teknis Terkait Lainnya
                                                project management tools
                                                (Primavera/MS Project)
                                                Concrete mixer, tower crane,
              Konstruksi Konvensional Gedung
8.    41011                                     scaffolding system, formwork
              Hunian
                                                system, BIM
                                                Tower crane, hoist, concrete
              Konstruksi Konvensional Gedung pump, steel fabrication tools,
9.    41012
              Perkantoran                       BIM dan project scheduling
                                                software
                                                Struktur baja fabrication tools,
              Konstruksi Konvensional Gedung sound dan lightning system
10.   41018
              Hiburan dan Olahraga              integration, BIM, lifting
                                                equipment
                                                Asphalt finisher, tandem roller,
              Konstruksi Jalan Pada Permukaan
11.   42101                                     motor grader, batching plant,
              Tanah
                                                soil compactor
                                                Hydraulic jack, grouting machine,
12.   43909   Konstruksi Khusus Lainnya
                                                core drill, shotcrete machine
                                                Tunnel boring machine (TBM),
                                                rock drill, shotcrete robot,
13.   42104   Konstruksi Terowongan
                                                ventilation system, monitoring
                                                system
                                                Bulldozer, excavator, land
14.   43120   Penyiapan Lahan                   clearing equipment, GPS survey
                                                tools, drone mapping



                                  24
Page 25
                                                                Welding equipment, structural
                       Pemasangan dan Rekayasa
      15.     43901                                             analysis software, lifting crane,
                       Struktur Bangunan
                                                                stress analysis tools
                                                                Crane, excavator, forklift,
                       Penyewaan Alat Konstruksi
      16.     43905                                             manlift, fleet management
                       dengan Operator
                                                                system
                                                                Airless spray machine,
                                                                compressor, surface preparation
      17.     43303    Pengecatan
                                                                tools (sandblasting), coating
                                                                thickness gauge
                       Konstruksi Konvensional Gedung           Concrete tools, scaffolding,
      18.     41016
                       Pendidikan                               finishing tools, BIM
                                                                Universal testing machine (UTM),
                                                                NDT (ultrasonic, radiography),
      19.     71204    Jasa Pengujian Teknis
                                                                soil test kit, calibration
                                                                equipment
                                                                Enterprise resource planning
                                                                (ERP), financial management
      20.     64210    Aktivitas Perusahaan Induk
                                                                system, data analytics tools,
                                                                corporate dashboard

        -     Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya

                       Tabel 5 - 1 : Pemenuhan SDM Rencana Penambahan Kegiatan Usaha
                                                                                         Internal/
No.         Nama Personil          Klasifikasi         Jenjang         Masa Berlaku     Eksternal
                                                                                       Perusahaan
1     Andi Kuswandi           Elektrikal Bangunan     Level 8      06 Oktober 2030     Internal
                              Gedung
2     Ikhsanul Islah Purwo    Elektrikal Bangunan     Level 7      06 Oktober 2030     Internal
      Wicaksono               Gedung
3     M. Hanif Najib          Geoteknik               Level 7      28 November 2027    Internal
4     Nanang Sugiarto         Geoteknik               Level 8      05 Desember 2027    Internal
5     Muhammad Samsul         Geoteknik               Level 7      13 Desember 2027    Internal
      Hidayat
6     Endra Satya             Manajemen               Level 9      10 Agustus 2028     Internal
      Prihandito              Konstruksi
7     M. Syahriar             Manajemen               Level 9      04 Agustus 2028     Internal
      Fakhrurrozi             Konstruksi
8     Muhamad Rizky           Manajemen               Level 8      07 Agustus 2028     Internal
      Aditya                  Konstruksi
9     Sunardi                 Manajemen               Level 9      12 Oktober 2028     Internal
                              Konstruksi
10    Adi Pradana Listyo      Manajemen Mutu          Level 8      30 Maret 2029       Internal
      Putro                   Konstruksi
11    Andri Hermanto          Manajemen Mutu          Level 9      30 Maret 2029       Internal
                              Konstruksi


                                                 25
Page 26
12   Mohamad Fuad            Manajemen Mutu      Level 9   30 Maret 2029       Internal
     Zamroni                 Konstruksi
13   Muhammad Lutfi          Manajemen Mutu      Level 9   16 Maret 2029       Internal
     Adnan                   Konstruksi
14   Tika Insani Putrisia    Manajemen Mutu      Level 7   30 Maret 2029       Internal
                             Konstruksi
15   Akhmadi Susanto         Manajemen Proyek    Level 9   06 Oktober 2030     Internal
16   Heri Winarto            Manajemen Proyek    Level 9   24 Januari 2030     Internal
17   Hernawan Fajar          Manajemen Proyek    Level 8   27 Januari 2030     Internal
     Sulisriyanto
18   Mirfa Fauzan            Manajemen Proyek    Level 8   19 Januari 2030     Internal
19   Mohammad Marzuki        Manajemen Proyek    Level 8   06 Oktober 2030     Internal
20   Mulyadi                 Manajemen Proyek    Level 8   06 Oktober 2030     Internal
21   Ramdhani Ridwan         Manajemen Proyek    Level 8   06 Oktober 2030     Internal
     Permana
22   Teguh Indrawan          Manajemen Proyek    Level 8   19 Januari 2030     Internal
23   Herry Adike             Quantity Surveyor   Level 8   06 Oktober 2030     Internal
24   Heri Winarto            Teknik Bangunan     Level 9   11 Agustus 2027     Internal
                             Gedung
25   M. Hanif Najib          Teknik Bangunan     Level 9   13 Juni 2027        Internal
                             Gedung
26   Nanang Sugiarto         Teknik Bangunan     Level 9   13 Juni 2027        Internal
                             Gedung
27   Muhammad Samsul         Teknik Bangunan     Level 8   06 Oktober 2030     Internal
     Hidayat                 Gedung
28   Faruq Assegaf           Teknik Bendungan    Level 8   24 Januari 2030     Internal
                             Besar
29   Muhammad Fadli          Teknik Bendungan    Level 8   24 Januari 2030     Internal
     Fathoni                 Besar
30   SM Subarjo              Teknik Bendungan    Level 9   05 Oktober 2028     Internal
                             Besar
31   Fachrizal               Teknik Jalan        Level 9   06 Oktober 2028     Internal
32   Ahmad Bahrul            Teknik Jembatan     Level 8   06 Desember 2028    Internal
     Musyafa' Fathoni
33   Indra                   Teknik Jembatan     Level 9   26 September 2028   Internal
34   Vishnu Dewa Putra       Teknik Jembatan     Level 8   06 Desember 2028    Internal
35   Wawan Septiawan         Teknik Jembatan     Level 8   06 Desember 2028    Internal
36   Ari Kurniadi            Teknik Mekanikal    Level 9   26 Juni 2028        Internal
     Bratasurya
37   Dailana Sakti Iriawan   Teknik Mekanikal    Level 8   19 Juni 2028        Internal
38   Endra Satya             Teknik Mekanikal    Level 9   09 Agustus 2028     Internal
     Prihandito
39   Kholiq Ridwan           Teknik Mekanikal    Level 8   06 Oktober 2030     Internal
40   M. Agus Mandala         Teknik Mekanikal    Level 7   21 Juni 2028        Internal
     Putra



                                           26
Page 27
41   Ari Kurniadi           PLTMGU              -           22 Juli 2028        Internal
     Bratasurya
42   Mohamad Fuad           PLTMGU              -           22 Juli 2028        Internal
     Zamroni
43   Mohammad Marzuki       PLTMGU              -           22 Juli 2028        Internal
44   Mulyadi                PLTMGU              -           22 Juli 2028        Internal
45   Ramdhani Ridwan        PLTMGU              -           22 Juli 2028        Internal
     Permana
46   Rizky Adam             PLTMGU              -           22 Juli 2028        Internal
     Abdullah
47   Andi Kuswandi          PLTS                -           3 Oktober 2028      Internal
48   Ikhsanul Islah Purwo   PLTS                -           3 Oktober 2028      Internal
     Wicaksono
49   Mohamad Fuad           PLTS                -           3 Oktober 2028      Internal
     Zamroni
50   Mohammad Marzuki       PLTS                -           3 Oktober 2028      Internal
51   Mulyadi                PLTS                -           3 Oktober 2028      Internal
52   Suci Maretta Salim     PLTS                -           3 Oktober 2028      Internal
53   Ramdhani Ridwan        Ahli Elektrikal     Level 9     26 November 2030    Internal
     Permana                Konstruksi
                            Bangunan Gedung
54   Hoesnaeri              Ahli Sistem         Level 9     26 November 2030    Internal
                            Manajemen Mutu
                            Konstruksi
55   Mukhtar Dzaki          Ahli Madya Sistem   Level 8     26 November 2030    Internal
     Ramadhan               Manajemen Mutu
                            Konstruksi
56   Bayu Tirta             Ahli Geoteknik      Level 9     4 Desember 2030     Internal
     Dewangga
57   Raffel Muna Prawira    Ahli Madya          Level 8     4 Desember 2030     Internal
                            Geoteknik
58   Andrea Astrial         Ahli Utama Bidang   Level 9     4 Desember 2030     Internal
     Pavandro               Keahlian Teknik
                            Mekanikal


     Dapat kami jelaskan bahwa sesuai dengan hasil penilaian dari KANTOR JASA PENILAI
     PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN , maka terkait kelayakan teknis ini
     Perseroan memiliki Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya. Hal tersebut didasari
     pada adanya bahan baku mentah, teknologi yang digunakan dan Tenaga Ahli yang
     Profesional.

     Berdasarkan hal tersebut, dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL
     DAN REKAN menilai bahwa aspek teknis ini adalah Layak.

c.   Kelayakan Pola Bisnis, analisis ini dilakukan terhadap analisis Keunggulan Kompetitif
     Perseroan, kemampuan Pesaing untuk meniru produk Perseroan.

                                          27
Page 28
      Hasil dari penilaian tim KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN
      REKAN terhadap kelayakan Pola Bisnis Perseroan adalah terdapatnya keunggulan
      kompetitif dari kualitas produk, kemudian dari sisi kemampuan pesaing untuk menilai
      produk yang dihasilkan oleh Bukaka yang selalu berkomitmen untuk menghadirkan
      desain yang kreatif, penggunaan material yang ramah lingkungan, serta penerapan
      teknologi terbaru dalam setiap tahap produksi.

      Selanjutnya yang menjadi penilaian dari tim KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL,
      DENY KAMAL DAN REKAN adalah adanya kemampuan untuk menciptakan nilai.
      Dengan adanya penambahan kegiatan usaha yang baru, Perseroan berkomitmen
      untuk memperluas kegiatan usahanya dalam sektor konstruksi.

      Berdasarkan hal tersebut, kesimpulan yang didapat dari hasil penilaian aspek
      kelayakan pola bisnis adalah Layak.

d. Kelayakan Model Manajemen, analisis ini dilakukan terhadap analisis ketersediaan
   tenaga kerja, manajemen kekayaan intelektual, manajemen resiko, kapasitas dan
   kemampuan manajemen, dan kesesuaian struktur organisasi dan manajemen.

      Hasil dari Penilaian atas aspek Kelayakan Model Manajemen yang telah dilakukan
      penilaian oleh tim KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
      adalah Layak. Hal tersebut didasari dengan adanya ketersediaan tenaga kerja,
      kapasitas dan kemampuan manajemen setelah adanya penambahan KBLI,
      Manajemen Hak Atas Kekayaan Intelektual, Peraturan Perundang-Undangan yang
      Terkait yang mana dari beberapa hal tersebut diatas, Perseroan telah memiliki dan
      berkompeten.

e.    Kelayakan Keuangan, analisis ini dilakukan terhadap analisis keuangan seperti:
        - Analisis Titik Impas (Break Even Analysis)
        - Analisis Profitabilitas (Overall Profitability)
        - Tingkat Balikan Investasi (Overall Return on Investment)
        - Analisis Kelayakan Finansial dengan Net Present Value (NPV), Internal Rate of
            Return (IRR), Payback Period, Profitability Index dan analisis sensitivitas.

     Dari rencana penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan oleh Perseroan, maka
     hasil analisis keuangan berdasarkan rencana proyek dan/atau kerjasama yang akan
     dijalankan oleh Perseroan adalah sebagai berikut:

     Berdasarkan rencana pekerjaan proyek yang telah teridentifikasi dari perusahaan
     untuk penambahan kegiatan usaha penambahan KBLI yaitu :

        -   Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung;


                                          28
Page 29
         -   EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop;
         -   Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol
             Beserta Kelengkapannya; Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang;
         -   Corrugated Steel Plate;
         -   Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran;
         -   Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion
             Sudiang Kota Makassar; dan
         -   Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project.

   Maka berikut adalah business plan yang disampaikan oleh manajemen atas masing –
   masing rencana penambahan KBLI :

4.1.1.    Proyeksi Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung
                  Keterangan              Estimasi           Nilai (Rp 000)
 Estimasi Nilai Kontrak                     100%                    274.625.027
 Rincian
 Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi &
 Non Konstruksi)                             55%                    151.043.765
 Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan    30%                     82.387.508
 Estimasi Biaya Kontingensi                   5%                     13.731.251
 Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non
 Konstruksi)                                 10%                     27.462.503

           Estimasi Waktu Pekerjaan                           Completion
     Tahun 1                                                     60%
     Tahun 2                                                     40%
                     Total                                      100%

4.2.1.    Proyeksi EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM
    Workshop
                   Keterangan              Estimasi           Nilai (Rp 000)
 Estimasi Nilai Kontrak                      100%                  484.275.000
 Rincian
 Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi &
 Non Konstruksi)                              55%                  266.351.250
 Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan     30%                  145.282.500
 Estimasi Biaya Kontingensi                    5%                    24.213.750
 Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non
 Konstruksi)                                  10%                    48.427.500

             Estimasi Waktu Pekerjaan                         Completion
 Tahun 1                                                         60%
 Tahun 2                                                         40%
                       Total                                    100%

4.3.1.   Proyeksi Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air
    Pompa Ancol Beserta Kelengkapannya


                                           29
Page 30
                  Keterangan                  Estimasi            Nilai (Rp 000)
 HPS                                           100%                    202.200.000
 Rincian
 Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi &        55%
 Non Konstruksi)                                                      111.210.000
 Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan       30%                    60.660.000
 Estimasi Biaya Kontingensi                      5%                    10.110.000
 Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non          10%
 Konstruksi)                                                           20.220.000

           Estimasi Waktu Pekerjaan                      Completion
     Tahun 1                                                60%
     Tahun 2                                                40%
                     Total                                 100%

4.4.1.    Proyeksi Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang
                   Keterangan              Estimasi               Nilai (Rp 000)
 Estimasi Nilai Kontrak                     100%                       150.000.000
 Rincian
 Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi &     55%
 Non Konstruksi)                                                       82.500.000
 Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan    30%                       45.000.000
 Estimasi Biaya Kontingensi                   5%                        7.500.000
 Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non       10%
 Konstruksi)                                                           15.000.000

           Estimasi Waktu Pekerjaan                      Completion
 Tahun 1                                                    60%
 Tahun 2                                                    40%
                     Total                                 100%

4.5.1.    Proyeksi Corrugated Steel Plate
                   Keterangan                 Estimasi            Nilai (Rp 000)
 Estimasi Nilai Kontrak                        100%                    137.390.000
 Rincian
 Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi          55%
 &Non Konstruksi)                                                      75.564.500
 Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan       30%                    41.217.000
 Estimasi Biaya Kontingensi                      5%                     6.869.500
 Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non          10%
 Konstruksi)                                                           13.739.000

           Estimasi Waktu Pekerjaan                      Completion
     Tahun 1                                               100%
                     Total                                 100%

4.6.1.     Proyeksi Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran
                  Keterangan                Estimasi             Nilai (Rp 000)


                                       30
Page 31
 Estimasi Nilai Kontrak                       100%                   170.000.000
 Rincian
 Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi &      55%
 Non Konstruksi)                                                      93.500.000
 Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan     30%                     51.000.000
 Estimasi Biaya Kontingensi                    5%                      8.500.000
 Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non        10%
 Konstruksi)                                                          17.000.000


           Estimasi Waktu Pekerjaan                     Completion
     Tahun 1                                               70%
     Tahun 2                                               30%
                     Total                                100%

4.7.1.    Proyeksi Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame
    Stadion Sudiang Kota Makassar
                   Keterangan              Estimasi             Nilai (Rp 000)
 Estimasi Nilai Kontrak                      100%                    162.448.169
 Rincian
 Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi &      55%
 Non Konstruksi)                                                       89.346.493
 Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan     30%                      48.734.451
     Estimasi Biaya Kontingensi                5%                       8.122.408
 Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non        10%
 Konstruksi)                                                           16.244.817

           Estimasi Waktu Pekerjaan                     Completion
     Tahun 1                                              100%
                     Total                                100%

4.8.1.    Proyeksi Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching
    Section II Project
                    Keterangan             Estimasi         Nilai (Rp 000)
 Estimasi Nilai Kontrak                     100%                    3.000.000
 Rincian
 Estimasi Biaya Pengerjaan (Konstruksi &     50%
 Non Konstruksi)                                                    1.500.000
 Estimasi Biaya Kontingensi                  10%                      300.000
 Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non       40%
 Konstruksi)                                                        1.200.000

           Estimasi Waktu Pekerjaan                     Completion
     Tahun 1                                              100%
                     Total                                100%

Selanjutnya dari business plan yang disampaikan manajemen atas adanya rencana
penambahan kegiatan usaha atas pekerjaan proyek yang telah teridentifikasi, dengan


                                      31
Page 32
         memperhatikan kondisi eksisting saat ini serta perkiraan perkembangan kondisi di masa
         akan datang yang dapat berpengaruh terhadap kinerja keuangan Bukaka guna melihat
         kewajaran pencapaiannya, maka berikut asumsi – asumsi yang digunakan untuk
         membentuk proyeksi keuangan perusahaan sebelum dan sesudah adanya penambahan
         kegiatan usaha :

         1. Periode proyeksi eksplisit terhitung mulai 01 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember
            2030.
         2. Pendapatan diproyeksikan sesuai dengan business plan yang kami terima dari Pemberi
            Tugas.
         3. Rata-rata Beban Kontrak Konstruksi dan Non Konstruksi selama periode proyeksi
            adalah sebesar 80%.
         4. Beban Kontrak Konstruksi dan Non Konstruksi atas atas proyek yang teridentifikasi
            sehubungan dengan penambahan kegiatan usaha adalah berdasarkan progres
            penyelesaian pekerjaan.
         5. Beban Usaha diproyeksikan sesuai dengan business plan yang kami terima dari
            Pemberi Tugas.
         6. Tarif pajak penghasilan diasumsikan yaitu tarif PPh Final sebesar 2,65%
            memperhatikan peraturan atau regulasi yang berlaku.
         7. Asumsi perputaran usaha yang membentuk proyeksi keuangan sebelum adanya
            penambahan kegiatan usaha diproyeksikan sesuai dengan business plan yang kami
            terima dari Pemberi Tugas.
         8. Asumsi perputaran piutang usaha atas proyek yang teridentifikasi sehubungan dengan
            penambahan kegiatan usaha menggunakan skema penagihan kepada pemberi kerja
            yang dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan (invoice issued upon completion of
            work).
         9. Asumsi perputaran utang usaha atas proyek yang teridentifikasi sehubungan dengan
            penambahan kegiatan usaha menggunakan skema pembayaran kepada
            pemasok/vendor/subkontraktor yang dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan atau
            setelah tagihan diterima sesuai progres penyelesaian pekerjaan (payable upon
            completion of work or upon receipt of invoice based on work progress).

            Gambaran proyeksi Perseroan jika rencana Penambahan Kegiatan Usaha tersebut
            disetujui dan dapat dijalankan sebagaimana mestinya.


                          Tabel 8 - 1 : Proyeksi Posisi Keuangan dengan penambahan kegiatan usaha
                                                                                              (Dalam Ribuan Rupiah)
                       Proyeksi             Proyeksi               Proyeksi              Proyeksi              Proyeksi
     Deskripsi
                         2026                 2027                   2028                  2029                  2030
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas      392.038.628           764.724.930        1.103.708.440         1.412.022.673         1.739.804.853
Deposito yang
dibatasi
penggunaannya           295.757.423           295.757.423          295.757.423           295.757.423           295.757.423

                                                       32
Page 33
                          Proyeksi         Proyeksi              Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
      Deskripsi
                            2026             2027                  2028              2029              2030
 Piutang Usaha:
 Pihak ketiga -
 setelah dikurangi
 cadangan
 penurunan nilai         1.376.971.931      790.750.770          303.968.575       312.025.354       319.420.555
 Pihak berelasi             43.137.199       44.159.579           45.454.233        46.659.012        47.764.860
 Piutang retensi            13.952.926       14.283.619           14.702.381        15.092.072        15.449.764
 Tagihan bruto
 pemberi kerja atas
 kontrak konstruksi        10.980.594        11.240.841           11.570.396        11.877.073         12.158.567
 Aset keuangan dari
 kontrak konsesi         2.107.835.186     2.107.835.186        2.107.835.186     2.107.835.186     2.107.835.186
 Piutang lain lain           1.478.821         1.513.870            1.558.253         1.599.555         1.637.465
 Persediaan - setelah
 dikurangi cadangan
 penurunan nilai          569.311.443       582.804.489          599.890.945       615.791.235       630.385.883
Uang muka dan
beban dibayar
dimuka                    300.466.053       307.587.291          316.605.026       324.996.738       332.699.370
 Pajak dibayar
 dimuka                   134.033.566       137.210.248          141.232.929       144.976.350       148.412.383

Jumlah aset lancar       5.245.963.769     5.057.868.246        4.942.283.787     5.288.632.670     5.651.326.308

 Aset tidak lancar
 Uang muka dan
 Beban dibayar
 dimuka                   168.922.014       172.925.574          177.995.345       182.713.165       187.043.584
 Piutang pihak yang
 berelasi - bersih           3.551.305         3.635.473            3.742.057         3.841.241         3.932.281
 Pinjaman direksi dan
 karyawan                    2.001.604         2.049.044            2.109.117         2.165.019         2.216.332
 Aset keuangan dari
 kontrak konsesi        14.986.356.916    14.986.356.916       14.986.356.916    14.986.356.916    14.986.356.916
 Investasi pada
 perusahaan asosiasi     2.811.145.209     2.811.145.209        2.811.145.209     2.811.145.209     2.811.145.209
 Aset hak guna              17.375.168        17.375.168           17.375.168        17.375.168        17.375.168
 Aset pajak
 tangguhan                           0                     0                0                 0                 0
 Aset tetap -
 Perolehan               4.241.028.114     4.241.028.114        4.241.028.114     4.241.028.114     4.241.028.114
Ak. Depresiasi           1.554.097.304     1.684.040.594        1.813.983.884     1.943.927.174     2.073.870.464
 Aset Tetap -
 bersih                  2.686.930.810     2.556.987.520        2.427.044.230     2.297.100.940     2.167.157.650
 Goodwill                   13.720.045        13.720.045           13.720.045        13.720.045        13.720.045
 Aset lain - lain             6.995.629         7.161.430            7.371.387         7.566.767         7.746.105

 Jumlah aset
 tidak lancar           20.696.998.700    20.571.356.379       20.446.859.472    20.321.984.471    20.196.693.290


                                                      33
Page 34
                         Proyeksi        Proyeksi              Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi
     Deskripsi
                           2026            2027                  2028             2029             2030

JUMLAH ASET            25.942.962.470   25.629.224.625       25.389.143.259   25.610.617.141   25.848.019.598

LIABILITAS DAN
EKUITAS

Liabilitas
Liabilitas Jangka
Pendek
Utang bank dan
lembaga keuangan
lainnya                   361.744.482     361.744.482          361.744.482      361.744.482      361.744.482
Utang usaha             1.375.128.306     851.670.408          417.670.748      428.741.237      438.902.680
Utang lancar lainnya        2.633.592       2.696.010            2.775.050        2.848.604        2.916.118
Utang pajak                26.893.712      27.531.110           28.338.258       29.089.372       29.778.809
Uang muka
pelanggan                114.657.231      117.374.681          120.815.830      124.018.090      126.957.398
Beban masih harus
dibayar                  348.858.056      357.126.216          367.596.315      377.339.566      386.282.756
Utang yang jatuh
tempo dalam satu
tahun:
Utang lain-lain                     0                    0                0                0                0
Utang pihak yang
berelasi                  20.979.407       20.979.407           20.979.407       20.979.407       20.979.407
Pinjaman bank            827.466.681      827.466.681          827.466.681      827.466.681      827.466.681
Utang sewa
pembiayaan                14.183.268       14.183.268           14.183.268       14.183.268        14.183.268
Liabilitas Sewa              656.005          656.005              656.005          656.005           656.005

Jumlah liabilitas
jangka pendek           3.093.200.739    2.581.428.267        2.162.226.044    2.187.066.712    2.209.867.604

Liabilitas Jangka
Panjang
Utang pihak yang
berelasi                 140.761.208      140.761.208          140.761.208      140.761.208      140.761.208
Utang jangka
panjang - setelah
dikurangi bagian
yang jatuh tempo
kurang dari satu
tahun :
Utang lain-lain            15.625.423       15.625.423           15.625.423       15.625.423       15.625.423
Pinjaman bank          13.460.530.755   13.460.530.755       13.460.530.755   13.460.530.755   13.460.530.755
Utang sewa
pembiayaan                22.807.343       22.807.343           22.807.343       22.807.343        22.807.343

                                                    34
Page 35
                              Proyeksi               Proyeksi                Proyeksi             Proyeksi                Proyeksi
       Deskripsi
                                2026                   2027                    2028                 2029                    2030
 Liabilitas sewa               16.960.849              16.960.849             16.960.849           16.960.849              16.960.849
 Liabilitas pajak
 tangguhan                    219.967.189             219.967.189            219.967.189          219.967.189             219.967.189
 Liabilitas imbalan
 kerja karyawan                   52.855.958           54.108.678             55.695.017             57.171.230             58.526.225

 Jumlah liabilitas
 jangka panjang            13.929.508.725         13.930.761.445          13.932.347.784      13.933.823.997          13.935.178.992

 Total liabilitas          17.022.709.464         16.512.189.712          16.094.573.828      16.120.890.709          16.145.046.596

 EKUITAS
 Modal disetor                892.472.776             892.472.776            892.472.776          892.472.776             892.472.776
 Agio saham                       689.146                 689.146                689.146              689.146                 689.146
 Transaksi dengan
 kepentingan non
 pengendali                         165.010                165.010                  165.010              165.010                 165.010
 Tambahan modal
 disetor lainnya              135.355.862             135.355.862            135.355.862          135.355.862             135.355.862
 Komponen lainnya
 dari ekuitas                      8.397.855             8.397.855             8.397.855              8.397.855              8.397.855
 Ekuitas bisnis yang
 bergabung                                 0                        0                    0                       0                      0
 Pendapatan
 komprehensif
 lainnya                                0                       0                      0                    0                       0
 Saldo laba                 6.339.639.865           6.536.421.772          6.713.956.291        6.909.113.291           7.122.359.862
Kepentingan non
pengendali                  1.543.532.491           1.543.532.491          1.543.532.491        1.543.532.491           1.543.532.491

Jumlah Ekuitas              8.920.253.005           9.117.034.912          9.294.569.431        9.489.726.431           9.702.973.002

 TOTAL LIABILITAS
 DAN EKUITAS               25.942.962.470         25.629.224.625          25.389.143.259      25.610.617.141          25.848.019.598

               Proyeksi Laba Rugi Perseroan setelah adanya penambahan Kegiatan-Kegiatan usaha
               tersebut diatas:

                         Tabel 8 - 2 : Incremental Proyeksi Laba Rugi setelah dan sebelum penambahan kegiatan usaha
                                                                                                         (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                   Proyeksi              Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi       Proyeksi
                      Deskripsi
                                                    2026                  2027             2028              2029           2030
         Pendapatan Kontrak
         Konstruksi & Non-Konstruksi            1.088.498.185           495.440.011                  0                0             0
         Beban Kontrak Konstruksi &
         Non-Konstruksi                          -978.748.367       -445.896.010                     0                0             0
         LABA (RUGI) KOTOR                        109.749.819         49.544.001                     0                0             0
         BEBAN USAHA

                                                               35
Page 36
                                   Proyeksi           Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi    Proyeksi
           Deskripsi
                                    2026               2027           2028           2029        2030
  Beban penjualan                               0                0              0           0         0
  Beban umum dan
  administrasi                                  0                0              0          0          0
  Beban keuangan                                0                0              0          0          0
  Bagian laba/(rugi) perusahaan
  asosiasi                                   0                0                 0          0          0
  Pendapatan (beban) lainnya                 0                0                 0          0          0
  LABA OPERASIONAL                 109.749.819       49.544.001                 0          0          0
  Beban (Manfaat)
  Penghasilan                      -28.845.202       -13.129.160                0          0          0
  LABA (RUGI) BERSIH                80.904.617        36.414.841                0          0          0

Kemudian berdasarkan analisis kelayakan yang disusun oleh KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN , maka laba usaha Perseroan diperkirakan akan
mengalami peningkatan dan laba bersih Perseroan juga akan mengalami peningkatan. Hasil
kriteria kelayakan dari rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan berdasarkan laporan
studi kelayakan uang disusun oleh KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN
REKAN adalah sebagai berikut:

          -   Net Present Value (NPV)       :        Rp 3.185.490.000,-
          -   Internal Rate of Return (IRR) :        26,24%
          -   Profitability Index (PI)      :        1,07
          -   Payback Period (PP)           :        1 Tahun 9,5 Bulan

    Analisis Net Present Value (NPV)
    Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan terhadap rencana penambahan
    kegiatan usaha ini, Hasil perhitungan NPV pada discount rate 12,31% menunjukkan nilai
    "Positif" sebesar Rp3.185.490.000 dengan demikian proyek ini Layak.

    Analisis Internal Rate of Return (IRR)
    Dalam penambahan bidang usaha baru ini, perseroan tidak ada penambahan investasi
    baru, akan tetapi membutuhkan modal kerja bersih atas pengerjaan proyek yang
    teridentifikasi sehingga IRR atas rencana penambahan kegiatan usaha ini adalah 26,24%
    lebih tinggi dibandingkan discount rate sebesar 12,31%, dengan demikian proyek ini Layak.

    Analisis Payback Period
    Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan atas penambahan kegiatan usaha
    baru payback period dapat dicapai dalam jangka waktu 1 Tahun 9,5 Bulan.

    Analisis Profitability Index (PI).
    Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan pada indikator PI menunjukkan nilai 1,07
    pada discount rate sebesar 12,31% atau lebih "besar" dari 1 (satu). Dengan demikian,
    penambahan kegiatan usaha perseroan ini menguntungkan.

    Berikut proyeksi dari perhitungan kelayakan keuangan


                                                36
Page 37
                            Tabel 8 - 3 : Analisa Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha Bukaka
                                                                                                  (Dalam Ribuan Rupiah)
                              Present          Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi
      Deskripsi
                            31 Des 2025          2026             2027              2028           2029           2030
Outlays (Initial
Investment)
Capital Expenditure                                    0                    0              0              0              0
Perubahan Modal                                        -
Kerja Bersih                                 109.749.819                    0              0              0              0
                                                       -
Jumlah Outlays
                                             109.749.819                    0              0              0              0
Proceeds
Laba bersih                                   80.904.617        36.414.841                 0              0              0
Add: beban bukan tunai                                 0                 0                 0              0              0
Jumlah Proceeds                               80.904.617        36.414.841                 0              0              0
Periode proyeksi
                                                           1                2              3              4              5
(Tahun)
Discount Factor (@CoE) 12,31%                      0,890             0,793           0,706          0,628             0,560
Jumlah Free Cash Flow                        -28.845.202        36.414.841               0              0                 0
Present Value                                -25.683.070        28.868.561               0              0                 0

Analisis Kelayakan Incremental

1. NPV                          3.185.490
2. IRR                     26,24%
3. Profitability Index
(PI)                       1,07
4. Payback period          1 Tahun 9,5 Bulan

   Analisis Sensitivitas Kelayakan Penambahan KBLI baru
   Analisis sensitivitas bertujuan untuk mengetahui seberapa sensitif proyeksi kinerja proyek
   atas setiap perubahan variabel penting yang dipilih dimana akan mempengaruhi
   kelayakan proyek. Hasil analisis sensitivitas proyek yang dilakukan oleh KANTOR JASA
   PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN adalah sebagai berikut:

           Tabel 8 - 4 : Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penurunan Laba Bersih (Laba Bersih setelah proyek
                                               dikurangi Laba Bersih sebelum proyek)
                                                                                              (Dalam Ribuan Rupiah)
                                       Skenario Perubahan Penurunan Laba Bersih
      VARIABEL                  0%                -1%           -3,160%                               -5%
       2026                    80.904.617         80.095.570     78.350.499                          76.859.386
       2027                    36.414.841         36.050.692     35.265.243                          34.594.099
       2028                             0                  0              0                                   0
       2029                             0                  0              0                                   0

                                                      37
Page 38
         2030                            0                          0                       0                   0
         NPV                     3.185.490                  2.176.450                       0          -1.859.713
      Kelayakan                   Layak                     Layak            Break even
                                                                                                   Tidak Layak
                                                                                Point

    Dalam tabel analisis sensitivitas ini terlihat variable sensitivitas Penurunan Laba Bersih
    yang memberikan informasi, bahwa proyek akan mencapai titik Breakeven saat
    Penurunan Laba Bersih mengalami penurunan maksimal sebesar 3,16%, dan proyek
    menjadi tidak layak saat penurunan perubahan laba bersih melampaui 3,16%, dengan
    catatan variable lain tetap (ceteris paribus).


           Tabel 8 - 5 : Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penurunan Pendapatan (Pendapatan setelah proyek
                                               dikurangi Pendapatan sebelum proyek)
                                                                                            (Dalam Ribuan Rupiah)
                                       Skenario Perubahan Penurunan Pendapatan
       VARIABEL                 0%                -0,1%           -0,24%         -0,5%
        2026                1.088.498.185       1.087.409.687 1.085.882.958 1.083.055.694
        2027                  495.440.011         494.944.571   494.249.666    492.962.811
        2028                             0                  0               0             0
        2029                             0                  0               0             0
        2030                             0                  0               0             0
         NPV                    3.185.490           1.859.640               0    -3.443.762
      Kelayakan                  Layak              Layak       Break  even
                                                                              Tidak Layak
                                                                   Point

Dalam tabel analisis sensitivitas ini terlihat variable sensitivitas Penurunan Pendapatan yang
memberikan informasi, bahwa proyek akan mencapai titik Breakeven saat Penurunan
Pendapatan mengalami penurunan maksimal sebesar 0,24%, dan proyek menjadi tidaklayak
saat penurunan perubahan pendapatan melampaui 0,24%, dengan catatan variable lain tetap
(ceteris paribus).

         Tabel 8 - 6 : Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penambahan atau Incremental Beban Kontrak Konstruksi
                dan Non Konstruksi (Beban Kontrak setelah proyek dikurangi Beban Kontrak sebelum proyek).
                                                                                             (Dalam Ribuan Rupiah)
                             Skenario Perubahan Penambahan atau Incremental beban Kontrak
      VARIABEL                                 Konstruksi & Non Konstruksi
                                0%               0,1%              0,26%             0,5%
        2026                  -978.748.367    -979.727.115         -981.293.616    -983.642.109
        2027                  -445.896.010    -446.341.906         -447.055.569    -448.125.490
        2028                              0               0                   0                0
        2029                              0               0                   0                0
        2030                              0               0                   0                0
        NPV                       3.185.490      1.960.544                    0       -2.939.242
                                                                 Break even
      Kelayakan                  Layak             Layak                         Tidak Layak
                                                                    Point

Dalam tabel analisis sensitivitas ini terlihat variable sensitivitas Penambahan Beban Kontrak
Konstruksi dan Non Konstruksi setelah Penambahan Usaha yang memberikan informasi,
bahwa proyek akan mencapai titik Breakeven saat Beban Kontrak Konstruksi dan Non

                                                       38
Page 39
Konstruksi setelah Penambahan Usaha mengalami peningkatan maksimal sebesar 0,26%, dan
proyek menjadi tidak layak saat peningkatan Beban Kontrak Konstruksi dan Non Konstruksi
setelah Penambahan Usaha melampaui 0,26%, dengan catatan variable lain tetap (ceteris
paribus).

Maka kesimpulan yang dapat ditarik atas rencana penambahan kegiatan usaha berdasarkan
penilaian beberapa aspek kelayakan keuangan tersebut diatas terkait rencana penambahan
kegiatan usaha perseroan adalah Layak.

5. KESIMPULAN

   Dari metode berbagai analisis yang telah dilakukan KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
   YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN , dari Kelayakan Pasar, secara garis besar Perseroan
   dapat melihat dan menimbang potensi Pasar yang ada, dengan adanya inovasi dan potensi
   proyek-proyek strategis Nasional dan Swasta, maka rencana penambahan Kegiatan Usaha
   yang ditinjau dari Kelayakan Pasar adalah Layak.

   Secara Kelayakan Teknis, Perseroan juga memiliki pengalaman dan sumber daya manusia
   yang berkompeten, sehingga penilaian studi yang didasarkan dari Kelayakan Teknis juga
   dinyatakan Layak oleh KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN

   Kelayakan Pola Bisnis, dengan keunggulan kompetitif yang telah dimiliki oleh Perseroan,
   rencana penambahan Kegiatan Usaha yang ditinjau dari Kelayakan Pola Bisnis juga
   dinyatakan Layak oleh KANTOR JASA PENILAI PUBLIK YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN

   Dari Kelayakan Model Manajemen juga sangat layak, karena Perseroan sendiri memiliki
   Sumber Daya Manusia yang banyak dan dalam menjalankan usahanya, Perseroan memiliki
   komposisi tenaga ahli dan manajemen risiko yang baik.

   Dari segi Kelayakan Keuangan, dari beberapa rencana investasi dan proyek-proyek yang
   dapat diperoleh oleh Perseroan dalam waktu dekat, dari analisis Net Present Value (NPV),
   rencana penambahan kegiatan usaha ini menunjukkan nilai positif dan layak dan
   menguntungkan. Hal tersebut dapat dilihat adanya incremental proyeksi keuangan.

                                Tabel 8 - 7 : Incremental Proyeksi Posisi Keuangan
                                                                                            (Dalam Ribuan Rupiah)
                          Proyeksi          Proyeksi           Proyeksi              Proyeksi        Proyeksi
       Deskripsi
                            2026              2027               2028                  2029            2030
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas         -28.845.202      67.775.456       117.319.457        117.319.457         117.319.457
Deposito yang dibatasi
penggunaannya                        0              0                      0                    0                   0
Piutang Usaha:                       0              0                      0                    0                   0
Pihak ketiga - setelah   1.088.498.185    495.440.011                      0                    0                   0

                                                 39
Page 40
                            Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi
        Deskripsi
                              2026             2027             2028             2029             2030
 dikurangi
 cadangan penurunan
 nilai
  Pihak berelasi                       0                0                0                0                0
  Piutang retensi                      0                0                0                0                0
  Tagihan bruto pemberi
 kerja atas kontrak
 konstruksi                            0                0                0                0                0
  Aset keuangan dari
 kontrak konsesi                       0                0                0                0                0
  Piutang lain lain                    0                0                0                0                0
  Persediaan - setelah
 dikurangi cadangan
 penurunan nilai                       0                0                0                0                0
Uang muka dan beban
dibayar dimuka                         0                0                0                0                0
  Pajak dibayar
 dimuka                                0                0                0                0                0

Jumlah aset lancar        1.059.652.984     563.215.467      117.319.457      117.319.457      117.319.457

 Aset tidak lancar
 Uang muka dan Beban
 dibayar dimuka                        0                0                0                0                0
 Piutang pihak yang
 berelasi - bersih                     0                0                0                0                0
 Pinjaman direksi dan
 karyawan                              0                0                0                0                0
 Aset keuangan dari
 kontrak konsesi                       0                0                0                0                0
 Investasi pada
 perusahaan asosiasi                   0                0                0                0                0
 Aset hak guna                         0                0                0                0                0
 Aset pajak tangguhan                  0                0                0                0                0
 Aset tetap -
 Perolehan                             0                0                0                0                0
Ak. Depresiasi                         0                0                0                0                0
 Aset Tetap -
 bersih                                0                0                0                0                0
 Goodwill                              0                0                0                0                0
 Aset lain - lain                       0                0                0                0                0

  Jumlah aset
 tidak lancar                          0                0                0                0                0

 JUMLAH ASET              1.059.652.984     563.215.467      117.319.457      117.319.457      117.319.457

 LIABILITAS DAN
 EKUITAS

                                                 40
Page 41
                           Proyeksi        Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
       Deskripsi
                             2026            2027           2028           2029           2030

Liabilitas
Liabilitas Jangka
Pendek
Utang bank dan
lembaga keuangan
lainnya                              0              0                0              0              0
Utang usaha                978.748.367    445.896.010                0              0              0
Utang lancar lainnya                 0              0                0              0              0
Utang pajak                          0              0                0              0              0
Uang muka pelanggan                  0              0                0              0              0
Beban masih harus
dibayar                               0               0              0              0              0
Utang yang jatuh
tempo dalam satu
tahun:
Utang lain-lain                       0               0              0              0              0
Utang pihak yang
berelasi                              0               0              0              0              0
Pinjaman bank                         0               0              0              0              0
Utang sewa
pembiayaan                            0               0              0              0              0
Liabilitas Sewa                       0               0              0              0              0

Jumlah liabilitas
jangka pendek              978.748.367    445.896.010                0              0              0

Liabilitas Jangka
Panjang
Utang pihak yang
berelasi                              0               0              0              0              0
Utang jangka panjang -
setelah dikurangi
bagian yang jatuh
tempo kurang dari satu
tahun :                               0               0              0              0              0
Utang lain-lain                       0               0              0              0              0
Pinjaman bank                         0               0              0              0              0
Utang sewa
pembiayaan                            0               0              0              0              0
Liabilitas sewa                       0               0              0              0              0
Liabilitas pajak
tangguhan                             0               0              0              0              0
Liabilitas imbalan kerja
karyawan                              0               0              0              0              0

Jumlah liabilitas                     0               0              0              0              0

                                               41
Page 42
                           Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
         Deskripsi
                             2026            2027            2028            2029            2030
 jangka panjang

 Total liabilitas         978.748.367     445.896.010                 0               0               0

 EKUITAS
 Modal disetor                        0               0               0               0               0
 Agio saham                           0               0               0               0               0
 Transaksi dengan
 kepentingan non
 pengendali                           0               0               0               0               0
 Tambahan modal
 disetor lainnya                      0               0               0               0               0
 Komponen lainnya dari
 ekuitas                              0               0               0               0               0
 Ekuitas bisnis yang
 bergabung                            0               0               0               0               0
 Pendapatan
 komprehensif lainnya               0               0               0               0               0
 Saldo laba                80.904.617     117.319.457     117.319.457     117.319.457     117.319.457
Kepentingan non
pengendali                            0               0               0               0               0

Jumlah Ekuitas             80.904.617     117.319.457     117.319.457     117.319.457     117.319.457

 TOTAL LIABILITAS
 DAN EKUITAS             1.059.652.984    563.215.467     117.319.457     117.319.457     117.319.457

 Berdasarkan kajian, evaluasi terhadap aspek pasar, aspek pola bisnis, aspek model
 manajemen, aspek teknis dan aspek keuangan dengan syarat seluruh aspek tersebut
 terpenuhi, maka disimpulkan bahwa penambahan kegiatan usaha yang akan dilakukan oleh
 Perseroan adalah layak.



 V. KETERSEDIAAN TENAGA AHLI SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN
                                    USAHA



 Tenaga ahli mencerminkan pentingnya kontribusi dalam membawa pengetahuan mendalam
 dan pengalaman praktis untuk menyediakan berbagai solusi bagi proyek yang sedang berjalan
 di Perseroan.
 Berkenaan dengan rencana Penambahan Kegiatan Usaha, saat ini Perseroan telah memiliki
 beberapa Tenaga Ahli yang telah sesuai dengan kualifikasi yang ada yang dapat mendukung
 Penambahan Kegiatan Usaha, dimana tenaga ahli tersebut berasal dari tenaga ahli yang telah
 bekerja pada Perseroan, sehingga Perseroan tidak memerlukan biaya untuk merekrut tenaga
 ahli dari luar.

                                               42
Page 43
Selanjutnya, kualifikasi dan pengalaman tenaga ahli dari Perseroan yang diperuntukkan
sebagai Tenaga Ahli atas kegiatan-kegiatan usaha yang akan ditambahkan oleh Perseroan
adalah sebagai berikut:

 Nama                Kualifikasi           Pengalaman
                                           • Proyek OKI and Pulp paper Mill, Sumatera
 Heri Winarto, S.T   Project Manager
                                              Selatan
                                           • Project Manager, SRP Window Magic, India
                                           • Project Manager, SRP ONGC, India
                                           • Penggantian Tower 150Kv Proyek Batu Hijau
 Nanang Sugiarto,
                     Perencana Struktur      CCPP-1 Transmission & Distribution PT
 S.T
                                             Amman Mineral Nusa Tenggara
                                           • Tower LPS 35M Proyek Fabrication &
                                             Erection Structure LPS Tahap III Pertamina
                                             Refinery III
                                           • Tower 150Kv Pekerjaan Pembangunan SUTT
                                             150Kv Serang-Serang Selatan/Baros PT PLN
                                             UIP JBB
 Dailana Sakti
                     Mechanical Engineer   • Proyek EPCI Jaringan Listrik PLN PT EMP Riau
 Iriawan
                                           • Mobil Pemadam Kebakaran 5000L, Pelindo,
                                             Pontianak
                                           • Proyek Hanggar Pondok Cabe
                                           • Proyek Pembangunan dan Pemasangan PLTA
 SM Subarjo          Site Manager            Merangin
                                           • Proyek Pembangunan PLTA Malea
                                           • Penggantian dan/atau duplikasi jembatan CH
                                             di Pulau Jawa
 Indra               Manager Engineer
                                           • Proyek Pemasangan Struktur atas Jembatan
                                             Steel Box Girder Ciujung Toll Jakarta-Merak
                                           • Penggantian Tower 150Kv Proyek Batu Hijau
                                             (Nusa Tenggara)
 M. Hanif Najib      Perencana Struktur
                                           • Pembangunan SUTT 150Kv Serang-Serang
                                             Selatan
                                           • Konstruksi SUTT 150Kv Tigaraksa
 Mulyadi             Electrical Engineer   • Konstruksi SUTT 150Kv Jatigedong,
                                             Ngimbang
                                           • Manager Project Supply Spare Part Pumping
 Endra Satyra
                     Project Manager         Unit, Oman
 Prihandito
                                           • Project Coordinator KCIC Halim, Jakarta




                                           43
Page 44
Dari rencana beberapa Pekerjaan diatas yang terkait dengan adanya Penambahan Kegiatan
Usaha Perseroan, sumber daya dan fasilitas yang dimiliki oleh Perseroan telah cukup dan
kebutuhan tenaga ahli atas kegiatan-kegiatan usaha tersebut juga telah dimiliki oleh
Perseroan.

Sehubungan dengan tabel tersebut, Perseroan telah mempersiapkan tenaga ahli, sumber
daya manusia, mesin, teknologi yang mana seluruhnya berasal dari Perseroan. Sehingga
Perseroan tidak memerlukan biaya lagi guna merekrut tenaga ahli yang diperlukan untuk
menjalankan kegiatan usaha tersebut.



Dengan adanya kondisi tersebut, Perseroan menganalisa bahwa tenaga ahli tetap dapat
melakukan kinerjanya, baik untuk kegiatan usaha yang sudah ada dan kegiatan usaha yang
akan ditambahkan dengan baik sesuai standar kerja yang telah ditentukan oleh Perseroan.

Perseroan telah menunjang kinerja tenaga ahli dengan Sumber Daya Manusia yang cukup,
teknologi dan mesin yang memadai. Sehingga hal tersebut membuat kinerja tenaga ahli lebih
mudah untuk menjalankan tugas dan pekerjaannya.



   VI. PENJELASAN TENTANG PENGARUH PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA PADA KONDISI
                              KEUANGAN PERSEROAN



Adapun Proyeksi tentang pengaruh penambahan kegiatan usaha pada kondisi Keuangan
Perseroan yang telah dilakukan penelaahan adalah sebagai berikut, yang mana disajikan
dalam bentuk tabel pertama merupakan perhitungan laba rugi dengan penambahan kegiatan
usaha dan Laba Rugi sebelum penambahan kegiatan usaha dijalankan.

1.1. Proyeksi Laba Rugi

                               Tabel 1 - 8 : Proyeksi Laba Rugi dengan penambahan kegiatan usaha
                                                                                                        (Dalam Ribuan Rupiah)
                                        Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi             Proyeksi
              Deskripsi
                                          2026             2027             2028              2029                 2030
     Pendapatan Kontrak Konstruksi
     & Non-Konstruksi                5.133.520.686    4.647.677.052    4.262.293.336    4.375.266.706         4.491.234.470
     Beban Kontrak Konstruksi &
     Non-Konstruksi                  -4.215.162.175   -3.768.091.942   -3.410.251.737   -3.500.641.488        -3.593.427.046
     LABA (RUGI) KOTOR               918.358.510      879.585.110      852.041.599      874.625.218           897.807.424
     BEBAN USAHA
     Beban penjualan                 -15.421.812      -15.830.572      -16.250.166      -16.680.881           -17.123.013
     Beban umum dan administrasi     -189.848.391     -194.880.380     -200.045.744     -205.348.016          -210.790.827
     Beban keuangan                  -487.331.761     -487.331.761     -487.331.761     -487.331.761          -487.331.761
     Bagian laba/(rugi) perusahaan
     asosiasi                        140.236.078      143.953.078      147.768.597      151.685.249           155.705.712
     Pendapatan (beban) lainnya      -5.406.817       -5.550.126       -5.697.234       -5.848.241            -6.003.250
     LABA OPERASIONAL                360.585.808      319.945.349      290.485.292      311.101.568           332.264.284
     Beban (Manfaat) Penghasilan     -136.038.298     -123.163.442     -112.950.773     -115.944.568          -119.017.713
     LABA (RUGI) BERSIH              224.547.509      196.781.907      177.534.519      195.157.000           213.246.571




                                                           44
Page 45
                                 Tabel 1 - 9 : Proyeksi Laba Rugi sebelum penambahan kegiatan usaha
                                                                                                                        (Dalam Ribuan Rupiah)
                                            Proyeksi              Proyeksi            Proyeksi              Proyeksi            Proyeksi
               Deskripsi
                                             2026                   2027               2028                   2029                2030
     Pendapatan Kontrak Konstruksi                                                                                            4.491.234.47
     & Non-Konstruksi                  4.045.022.500        4.152.237.041         4.262.293.336         4.375.266.706         0
                                                                                                                              -
     Beban Kontrak Konstruksi &                                                                                               3.593.427.04
     Non-Konstruksi                    -3.236.413.808       -3.322.195.932        -3.410.251.737        -3.500.641.488        6
     LABA (RUGI) KOTOR                 808.608.692          830.041.109           852.041.599           874.625.218           897.807.424
     BEBAN USAHA
     Beban penjualan                   -15.421.812          -15.830.572           -16.250.166           -16.680.881           -17.123.013
     Beban umum dan administrasi       -189.848.391         -194.880.380          -200.045.744          -205.348.016          -210.790.827
     Beban keuangan                    -487.331.761         -487.331.761          -487.331.761          -487.331.761          -487.331.761
     Bagian laba/(rugi) perusahaan
     asosiasi                          140.236.078          143.953.078           147.768.597           151.685.249           155.705.712
     Pendapatan (beban) lainnya        -5.406.817           -5.550.126            -5.697.234            -5.848.241            -6.003.250
     LABA OPERASIONAL                  250.835.989          270.401.348           290.485.292           311.101.568           332.264.284
     Beban (Manfaat) Penghasilan       -107.193.096         -110.034.282          -112.950.773          -115.944.568          -119.017.713
     LABA (RUGI) BERSIH                143.642.893          160.367.066           177.534.519           195.157.000           213.246.571



Berdasarkan hasil analisis, penambahan kegiatan usaha memberikan dampak positif terhadap
proyeksi laba rugi Perseroan. Berdasarkan proyeksi inkremental setelah dan sebelum
penambahan kegiatan usaha, terdapat tambahan pendapatan kontrak konstruksi dan non-
konstruksi sebesar Rp1.088,50 miliar pada tahun 2026 dan Rp495,44 miliar pada tahun 2027.
Sejalan dengan peningkatan pendapatan tersebut, beban kontrak konstruksi dan non-
konstruksi juga meningkat sebesar Rp978,75 miliar pada tahun 2026 dan Rp445,90 miliar pada
tahun 2027. Setelah memperhitungkan beban pajak, penambahan kegiatan usaha
diproyeksikan memberikan tambahan laba bersih sebesar Rp80,90 miliar pada tahun 2026 dan
Rp36,41 miliar pada tahun 2027.

Kemudian dapat kami sampaikan juga hasil penelaahan dari KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN, terkait proyeksi posisi keuangan dari Perseroan apabila
penambahan kegiatan usaha tersebut dijalankan dan seluruh kontrak atau Kerjasama terkait
penambahan kegiatan-kegiatan usaha tersebut dapat dijalankan dengan baik, maka proyeksi
posisi keuangan dari Perseroan adalah sebagai berikut:

1.2. Proyeksi Posisi Keuangan

                             Tabel 8 - 10 : Proyeksi Posisi Keuangan dengan penambahan kegiatan usaha
                                                                                                                     (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                       Proyeksi            Proyeksi       Proyeksi            Proyeksi       Proyeksi
                     Deskripsi
                                                         2026                2027           2028                2029           2030
     ASET
     Aset Lancar
     Kas dan setara kas                             392.038.628       764.724.930       1.103.708.440       1.412.022.673     1.739.804.853
     Deposito yang dibatasi penggunaannya           295.757.423       295.757.423       295.757.423         295.757.423       295.757.423
     Piutang Usaha:
     Pihak ketiga - setelah dikurangi               1.376.971.931     790.750.770       303.968.575         312.025.354       319.420.555


                                                                    45
Page 46
                                                     Proyeksi            Proyeksi       Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi
                   Deskripsi
                                                       2026                2027           2028             2029             2030
 cadangan penurunan nilai
  Pihak berelasi                                   43.137.199        44.159.579       45.454.233       46.659.012       47.764.860
  Piutang retensi                                  13.952.926        14.283.619       14.702.381       15.092.072       15.449.764
  Tagihan bruto pemberi kerja atas kontrak
 konstruksi                                        10.980.594        11.240.841       11.570.396       11.877.073       12.158.567
  Aset keuangan dari kontrak konsesi               2.107.835.186     2.107.835.186    2.107.835.186    2.107.835.186    2.107.835.186
  Piutang lain lain                                1.478.821         1.513.870        1.558.253        1.599.555        1.637.465
  Persediaan - setelah dikurangi cadangan
 penurunan nilai                                   569.311.443       582.804.489      599.890.945      615.791.235      630.385.883
Uang muka dan beban dibayar dimuka                 300.466.053       307.587.291      316.605.026      324.996.738      332.699.370
  Pajak dibayar dimuka                             134.033.566       137.210.248      141.232.929      144.976.350      148.412.383

Jumlah aset lancar                                 5.245.963.769     5.057.868.246    4.942.283.787    5.288.632.670    5.651.326.308

 Aset tidak lancar
 Uang muka dan Beban dibayar dimuka                168.922.014       172.925.574      177.995.345      182.713.165      187.043.584
 Piutang pihak yang berelasi - bersih              3.551.305         3.635.473        3.742.057        3.841.241        3.932.281
 Pinjaman direksi dan karyawan                     2.001.604         2.049.044        2.109.117        2.165.019        2.216.332
 Aset keuangan dari kontrak konsesi                14.986.356.916    14.986.356.916   14.986.356.916   14.986.356.916   14.986.356.916
 Investasi pada perusahaan asosiasi                2.811.145.209     2.811.145.209    2.811.145.209    2.811.145.209    2.811.145.209
 Aset hak guna                                     17.375.168        17.375.168       17.375.168       17.375.168       17.375.168
 Aset pajak tangguhan                              0                 0                0                0                0
 Aset tetap - Perolehan                            4.241.028.114     4.241.028.114    4.241.028.114    4.241.028.114    4.241.028.114
Ak. Depresiasi                                     1.554.097.304     1.684.040.594    1.813.983.884    1.943.927.174    2.073.870.464
 Aset Tetap - bersih                               2.686.930.810     2.556.987.520    2.427.044.230    2.297.100.940    2.167.157.650
 Goodwill                                          13.720.045        13.720.045       13.720.045       13.720.045       13.720.045
 Aset lain - lain                                  6.995.629         7.161.430        7.371.387        7.566.767        7.746.105

  Jumlah aset tidak lancar                         20.696.998.700    20.571.356.379   20.446.859.472   20.321.984.471   20.196.693.290

 JUMLAH ASET                                       25.942.962.470    25.629.224.625   25.389.143.259   25.610.617.141   25.848.019.598

 LIABILITAS DAN EKUITAS

 Liabilitas
 Liabilitas Jangka Pendek
 Utang bank dan lembaga keuangan lainnya           361.744.482       361.744.482      361.744.482      361.744.482      361.744.482
 Utang usaha                                       1.375.128.306     851.670.408      417.670.748      428.741.237      438.902.680
 Utang lancar lainnya                              2.633.592         2.696.010        2.775.050        2.848.604        2.916.118
 Utang pajak                                       26.893.712        27.531.110       28.338.258       29.089.372       29.778.809
 Uang muka pelanggan                               114.657.231       117.374.681      120.815.830      124.018.090      126.957.398
 Beban masih harus dibayar                         348.858.056       357.126.216      367.596.315      377.339.566      386.282.756
 Utang yang jatuh tempo dalam satu tahun:
 Utang lain-lain                                   0                 0                0                0                0
 Utang pihak yang berelasi                         20.979.407        20.979.407       20.979.407       20.979.407       20.979.407
 Pinjaman bank                                     827.466.681       827.466.681      827.466.681      827.466.681      827.466.681
 Utang sewa pembiayaan                             14.183.268        14.183.268       14.183.268       14.183.268       14.183.268
 Liabilitas Sewa                                   656.005           656.005          656.005          656.005          656.005

 Jumlah liabilitas jangka pendek                   3.093.200.739     2.581.428.267    2.162.226.044    2.187.066.712    2.209.867.604

 Liabilitas Jangka Panjang
 Utang pihak yang berelasi                         140.761.208       140.761.208      140.761.208      140.761.208      140.761.208
 Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian
 yang jatuh tempo kurang dari satu tahun :
 Utang lain-lain                                   15.625.423        15.625.423       15.625.423       15.625.423       15.625.423
 Pinjaman bank                                     13.460.530.755    13.460.530.755   13.460.530.755   13.460.530.755   13.460.530.755
 Utang sewa pembiayaan                             22.807.343        22.807.343       22.807.343       22.807.343       22.807.343
 Liabilitas sewa                                   16.960.849        16.960.849       16.960.849       16.960.849       16.960.849
 Liabilitas pajak tangguhan                        219.967.189       219.967.189      219.967.189      219.967.189      219.967.189
 Liabilitas imbalan kerja karyawan                 52.855.958        54.108.678       55.695.017       57.171.230       58.526.225



                                                                    46
Page 47
                                                 Proyeksi            Proyeksi       Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi
                    Deskripsi
                                                   2026                2027           2028             2029             2030

 Jumlah liabilitas jangka panjang              13.929.508.725    13.930.761.445   13.932.347.784   13.933.823.997   13.935.178.992

 Total liabilitas                              17.022.709.464    16.512.189.712   16.094.573.828   16.120.890.709   16.145.046.596

 EKUITAS
 Modal disetor                                 892.472.776       892.472.776      892.472.776      892.472.776      892.472.776
 Agio saham                                    689.146           689.146          689.146          689.146          689.146
 Transaksi dengan kepentingan non pengendali   165.010           165.010          165.010          165.010          165.010
 Tambahan modal disetor lainnya                135.355.862       135.355.862      135.355.862      135.355.862      135.355.862
 Komponen lainnya dari ekuitas                 8.397.855         8.397.855        8.397.855        8.397.855        8.397.855
 Ekuitas bisnis yang bergabung                 0                 0                0                0                0
 Pendapatan komprehensif lainnya               0                 0                0                0                0
 Saldo laba                                    6.339.639.865     6.536.421.772    6.713.956.291    6.909.113.291    7.122.359.862
Kepentingan non pengendali                     1.543.532.491     1.543.532.491    1.543.532.491    1.543.532.491    1.543.532.491

Jumlah Ekuitas                                 8.920.253.005     9.117.034.912    9.294.569.431    9.489.726.431    9.702.973.002

 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                  25.942.962.470    25.629.224.625   25.389.143.259   25.610.617.141   25.848.019.598

                          Tabel 8 - 11 : Proyeksi Posisi Keuangan sebelum Penambahan Kegiatan Usaha
                                                                                                            (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                 Proyeksi            Proyeksi       Proyeksi         Proyeksi       Proyeksi
                    Deskripsi
                                                   2026                2027           2028             2029           2030
 ASET
 Aset Lancar
  Kas dan setara kas                           420.883.830       696.949.474      986.388.983      1.294.703.216    1.622.485.396
  Deposito yang dibatasi penggunaannya         295.757.423       295.757.423      295.757.423      295.757.423      295.757.423
  Piutang Usaha:
  Pihak ketiga - setelah dikurangi
 cadangan penurunan nilai                      288.473.746       295.310.759      303.968.575      312.025.354      319.420.555
  Pihak berelasi                               43.137.199        44.159.579       45.454.233       46.659.012       47.764.860
  Piutang retensi                              13.952.926        14.283.619       14.702.381       15.092.072       15.449.764
  Tagihan bruto pemberi kerja atas kontrak
 konstruksi                                    10.980.594        11.240.841       11.570.396       11.877.073       12.158.567
  Aset keuangan dari kontrak konsesi           2.107.835.186     2.107.835.186    2.107.835.186    2.107.835.186    2.107.835.186
  Piutang lain lain                            1.478.821         1.513.870        1.558.253        1.599.555        1.637.465
  Persediaan - setelah dikurangi cadangan
 penurunan nilai                               569.311.443       582.804.489      599.890.945      615.791.235      630.385.883
Uang muka dan beban dibayar dimuka             300.466.053       307.587.291      316.605.026      324.996.738      332.699.370
  Pajak dibayar dimuka                         134.033.566       137.210.248      141.232.929      144.976.350      148.412.383

Jumlah aset lancar                             4.186.310.786     4.494.652.779    4.824.964.330    5.171.313.213    5.534.006.851

 Aset tidak lancar
 Uang muka dan Beban dibayar dimuka            168.922.014       172.925.574      177.995.345      182.713.165      187.043.584
 Piutang pihak yang berelasi - bersih          3.551.305         3.635.473        3.742.057        3.841.241        3.932.281
 Pinjaman direksi dan karyawan                 2.001.604         2.049.044        2.109.117        2.165.019        2.216.332
 Aset keuangan dari kontrak konsesi            14.986.356.916    14.986.356.916   14.986.356.916   14.986.356.916   14.986.356.916
 Investasi pada perusahaan asosiasi            2.811.145.209     2.811.145.209    2.811.145.209    2.811.145.209    2.811.145.209
 Aset hak guna                                 17.375.168        17.375.168       17.375.168       17.375.168       17.375.168
 Aset pajak tangguhan                          0                 0                0                0                0
 Aset tetap - Perolehan                        4.241.028.114     4.241.028.114    4.241.028.114    4.241.028.114    4.241.028.114
Ak. Depresiasi                                 1.554.097.304     1.684.040.594    1.813.983.884    1.943.927.174    2.073.870.464
 Aset Tetap - bersih                           2.686.930.810     2.556.987.520    2.427.044.230    2.297.100.940    2.167.157.650
 Goodwill                                      13.720.045        13.720.045       13.720.045       13.720.045       13.720.045
 Aset lain - lain                              6.995.629         7.161.430        7.371.387        7.566.767        7.746.105

  Jumlah aset tidak lancar                     20.696.998.700    20.571.356.379   20.446.859.472   20.321.984.471   20.196.693.290

 JUMLAH ASET                                   24.883.309.486    25.066.009.158   25.271.823.802   25.493.297.683   25.730.700.140



                                                                47
Page 48
                                                         Proyeksi            Proyeksi       Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi
                        Deskripsi
                                                           2026                2027           2028             2029             2030

     LIABILITAS DAN EKUITAS

     Liabilitas
     Liabilitas Jangka Pendek
     Utang bank dan lembaga keuangan lainnya           361.744.482       361.744.482      361.744.482      361.744.482      361.744.482
     Utang usaha                                       396.379.939       405.774.398      417.670.748      428.741.237      438.902.680
     Utang lancar lainnya                              2.633.592         2.696.010        2.775.050        2.848.604        2.916.118
     Utang pajak                                       26.893.712        27.531.110       28.338.258       29.089.372       29.778.809
     Uang muka pelanggan                               114.657.231       117.374.681      120.815.830      124.018.090      126.957.398
     Beban masih harus dibayar                         348.858.056       357.126.216      367.596.315      377.339.566      386.282.756
     Utang yang jatuh tempo dalam satu tahun:
     Utang lain-lain                                   0                 0                0                0                0
     Utang pihak yang berelasi                         20.979.407        20.979.407       20.979.407       20.979.407       20.979.407
     Pinjaman bank                                     827.466.681       827.466.681      827.466.681      827.466.681      827.466.681
     Utang sewa pembiayaan                             14.183.268        14.183.268       14.183.268       14.183.268       14.183.268
     Liabilitas Sewa                                   656.005           656.005          656.005          656.005          656.005

     Jumlah liabilitas jangka pendek                   2.114.452.372     2.135.532.258    2.162.226.044    2.187.066.712    2.209.867.604

     Liabilitas Jangka Panjang
     Utang pihak yang berelasi                         140.761.208       140.761.208      140.761.208      140.761.208      140.761.208
     Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian
     yang jatuh tempo kurang dari satu tahun :
     Utang lain-lain                                   15.625.423        15.625.423       15.625.423       15.625.423       15.625.423
     Pinjaman bank                                     13.460.530.755    13.460.530.755   13.460.530.755   13.460.530.755   13.460.530.755
     Utang sewa pembiayaan                             22.807.343        22.807.343       22.807.343       22.807.343       22.807.343
     Liabilitas sewa                                   16.960.849        16.960.849       16.960.849       16.960.849       16.960.849
     Liabilitas pajak tangguhan                        219.967.189       219.967.189      219.967.189      219.967.189      219.967.189
     Liabilitas imbalan kerja karyawan                 52.855.958        54.108.678       55.695.017       57.171.230       58.526.225

     Jumlah liabilitas jangka panjang                  13.929.508.725    13.930.761.445   13.932.347.784   13.933.823.997   13.935.178.992

     Total liabilitas                                  16.043.961.097    16.066.293.703   16.094.573.828   16.120.890.709   16.145.046.596

     EKUITAS
     Modal disetor                                     892.472.776       892.472.776      892.472.776      892.472.776      892.472.776
     Agio saham                                        689.146           689.146          689.146          689.146          689.146
     Transaksi dengan kepentingan non pengendali       165.010           165.010          165.010          165.010          165.010
     Tambahan modal disetor lainnya                    135.355.862       135.355.862      135.355.862      135.355.862      135.355.862
     Komponen lainnya dari ekuitas                     8.397.855         8.397.855        8.397.855        8.397.855        8.397.855
     Ekuitas bisnis yang bergabung                     0                 0                0                0                0
     Pendapatan komprehensif lainnya                   0                 0                0                0                0
     Saldo laba                                        6.258.735.249     6.419.102.315    6.596.636.834    6.791.793.834    7.005.040.405
    Kepentingan non pengendali                         1.543.532.491     1.543.532.491    1.543.532.491    1.543.532.491    1.543.532.491

    Jumlah Ekuitas                                     8.839.348.389     8.999.715.455    9.177.249.974    9.372.406.974    9.585.653.545

     TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                      24.883.309.486    25.066.009.158   25.271.823.802   25.493.297.683   25.730.700.140



Berdasarkan Inkremental proyeksi laba rugi setelah dan sebelum penambahan kegiatan usaha
atas penambahan kegiatan usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk, maka terdapat inkremental
pada beberapa akun proyeksi laporan laba rugi perusahaan yaitu :
 - Pendapatan Kontrak Konstruksi & Non-Konstruksi




                                                                        48
Page 49
     Terdapat peningkatan akun pendapatan Kontrak Konstruksi & Non Konstruksi dimana
     pada tahun 2026 terjadi peningkatan sebesar Rp1.088 miliar dan peningkatan pada
     tahun 2027 sebesar Rp495 miliar.
 - Beban Kontrak Konstruksi & Non-Konstruksi
     Terdapat peningkatan akun Beban Kontrak Konstruksi & Non Konstruksi dimana pada
     tahun 2026 terjadi peningkatan biaya sebesar Rp978 miliar dan peningkatan pada tahun
     2027 sebesar Rp445 miliar.
 - Laba (Rugi) Kotor
     Terdapat peningkatan akun Laba (Rugi) Kotor dimana pada tahun 2026 terjadi
     peningkatan sebesar Rp109 miliar dan peningkatan pada tahun 2027 sebesar Rp49
     miliar.
 - Laba Operasional
     Terdapat peningkatan akun Laba (Rugi) Operasional dimana pada tahun 2026 terjadi
     peningkatan sebesar Rp109 miliar dan peningkatan pada tahun 2027 sebesar Rp49
     miliar.
 - Beban (Manfaat) Penghasilan
     Terdapat peningkatan akun Beban (Manfaat) penghasilan dimana pada tahun 2026
     terjadi peningkatan beban sebesar Rp28 miliar dan meningkat pada tahun 2027 sebesar
     Rp13 miliar.
 - Laba (Rugi) Bersih
     Terdapat peningkatan akun Laba (Rugi) Bersih dimana pada tahun 2026 terjadi
     peningkatan sebesar Rp80 miliar dan meningkat pada tahun 2027 sebesar Rp36 miliar.
Dari sisi posisi keuangan, penambahan kegiatan usaha berdampak pada perubahan beberapa
akun utama, terutama kas dan setara kas, piutang usaha, utang usaha, dan saldo laba. Kas dan
setara kas diproyeksikan menurun sebesar Rp28,85 miliar pada tahun 2026 karena kebutuhan
modal kerja awal proyek, kemudian meningkat menjadi Rp67,78 miliar pada tahun 2027 dan
Rp117,32 miliar pada tahun 2028. Piutang usaha pihak ketiga diproyeksikan sebesar
Rp1.088,50 miliar pada tahun 2026 dan Rp495,44 miliar pada tahun 2027, kemudian menjadi
nihil pada tahun 2028 sejalan dengan asumsi piutang telah tertagih. Utang usaha
diproyeksikan sebesar Rp978,75 miliar pada tahun 2026 dan Rp445,90 miliar pada tahun 2027,
kemudian menjadi nihil pada tahun 2028 sejalan dengan asumsi kewajiban terkait proyek
telah diselesaikan. Saldo laba diproyeksikan meningkat sebesar Rp80,90 miliar pada tahun
2026 dan menjadi Rp117,32 miliar pada tahun 2027 dan seterusnya.

Berdasarkan hasil kajian, evaluasi, dan analisis terhadap aspek kelayakan keuangan, dengan
mempertimbangkan asumsi-asumsi proyeksi keuangan, proyeksi laporan posisi keuangan,
yang digunakan dalam Studi Kelayakan ini, maka rencana penambahan kegiatan usaha
Perseroan dari aspek kelayakan keuangan adalah layak




                                            49
Page 50
                  VII. INFORMASI PENYELENGGARAAN RUPST DAN RUPSLB



Perseroan akan menyelenggarakan RUPST dan RUPSLB 2025 untuk antara lain memperoleh
persetujuan atas rencana Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan yang rencananya akan
diselenggarakan oleh Perseroan pada hari Rabu, tanggal 18-06-2026 (delapan belas Juni dua
ribu dua puluh enam) pada pukul 10:00 WIB (Waktu Indonesia Barat), yang akan
diselenggarakan di alamat dan tempat kedudukan Perseroan, yaitu Jl. Raya Narogong – Bekasi
KM 19,5, Cileungsi, Bogor Jawa Barat, 16820.

Berkenaan dengan agenda Penambahan Kegiatan Usaha Perseroan, nantinya akan terdapat
mata acara khusus mengenai pembahasan studi kelayakan tentang Penambahan Kegiatan
Usaha Perseroan tersebut.

RUPSLB Perseroan akan diselenggarakan dengan mengacu pada ketentuan Anggaran Dasar
Perseroan dan Peraturan OJK yang berlaku sehubungan dengan penyelenggaraan RUPS.
Sesuai dengan POJK No. 15/POJK.04/2020, usulan dan pelaksanaan persyaratan kehadiran
dan pengambilan keputusan dalam RUPS untuk mata acara terkait agenda Persetujuan atas
rencana perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang antara lain namun tidak terbatas pada
ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar tentang Maksud dan Tujuan Perseroan, Pasal 5 tentang
Saham dan Pasal 6 tentang Pengganti Surat Saham.

Dengan demikian, agenda atau mata acara RUPSLB Perseroan antara lain:

   1. Pembahasan dan persetujuan atas studi kelayakan tentang Perubahan Kegiatan Usaha
        Perseroan berdasarkan POJK 17 Tahun 2020 tentang Transaksi Material dan
        Perubahan Kegiatan Usaha;
   2.   Persetujuan atas rencana Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Pasal 3 tentang
        Kegiatan Usaha Perseroan dan Penyesuaian KBLI 2025 sesuai dengan Peraturan Badan
        Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang KBLI 2025;
   3.   Persetujuan atas rencana perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang antara lain
        namun tidak terbatas pada ketentuan Pasal 5 tentang Saham dan Pasal 6 tentang
        Pengganti Surat Saham;
   4.   Persetujuan untuk memberikan pengesahan/ratifikasi terhadap tindakan-tindakan
        Perseroan yang dilakukan sebelum tanggal pelaksanaan RUPS ini sehubungan dengan
        proses kredit yang dilaksanakan oleh Perseroan dan/atau anak perusahaan Perseroan
        dengan Bank dan/atau Lembaga Keuangan lainnya;
   5.   Persetujuan atas rencana Perseroan untuk menjaminkan Sebagian besar asset
        Perseroan dan/atau menerbitkan jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) kepada
        Bank dan/atau Lembaga Keuangan lain sebagaimana relevan.

Adapun ketentuan kuorum Kehadiran Rapat untuk agenda atau mata acara RUPSLB adalah
sebagai berikut:


                                            50
Page 51
   a. Berdasarkan Pasal 12 ayat 3 Anggaran Dasar Perseroan, disebutkan bahwa Rapat dapat
      dilangsungkan apabila dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 2/3
      (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah
      dikeluarkan oleh Perseroan. Kuorum Kehadiran ini berlaku untuk Agenda Pertama,
      Agenda Kedua dan Agenda Ketiga RUPSLB.

   b. Berdasarkan Pasal 11 ayat 4 huruf a Anggaran Dasar Perseroan, disebutkan bahwa
      Rapat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili lebih
      dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah
      yang telah dikeluarkan oleh Perseroan. Kuorum Kehadiran ini berlaku untuk Agenda
      Keempat RUPSLB.

   c. Berdasarkan Pasal 15 ayat 3 Anggaran Dasar Perseroan, disebutkan bahwa Rapat dapat
      dilangsungkan apabila dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/4
      (tiga per empat) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang
      telah dikeluarkan oleh Perseroan. Kuorum Kehadiran ini berlaku untuk Agenda Kelima
      RUPSLB.

Beberapa hal yang menjadi catatan dan dapat diperhatikan oleh Para Pemegang Saham terkait
agenda Perubahan Anggaran Dasar adalah:

   a. RUPS Perseroan dapat diselenggarakan apabila RUPS tersebut dihadiri oleh pemegang
      saham yang mewakili paling sedikit 2/3 (dua pertiga) bagian dari jumlah seluruh saham
      dengan hak suara yang sah, dan keputusan adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 2/3
      (dua pertiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam
      RUPS;
   b. Dalam hal kuorum sebagaimana dimaksud dalam huruf a tidak tercapai, RUPS kedua
      dapat diadakan dengan ketentuan RUPS kedua adalah sah dan berhak mengambil
      keputusan jika RUPS dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 3/5
      (tiga perlima) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah dan
      keputusan RUPS kedua adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua)
      bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS; dan
   c. Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua sebagaimana dimaksud pada huruf b
      tidak tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPS ketiga adalah sah
      dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dengan hak
      suara yang saha dimana kuorum pengambilan keputusan telah ditetapkan oleh OJK
      atas permintaan Perseroan.

Jika rencana Penambahan Kegiatan Usaha sebagaimana disebutkan di atas tidak memperoleh
persetujuan dari RUPSLB, maka rencana tersebut baru dapat diajukan kembali 12 (dua belas)
bulan setelah pelaksanaan RUPSLB tersebut.




                                            51
Page 52

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.19 MB
Published15 Jun 2026
Pages52
Characters168,867
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 58 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bukaka Teknik Utama Tbk p.1 ×17
linked person 1. Solihin Jusuf Kalla p.5 ×7
linked org 2. Suhaeli Kalla p.5 ×9
linked person Irsal Kamarudin p.6
linked person Teguh Wicaksana p.6
linked person Ade Nurkholis p.6
linked person Budi Hartono p.6
linked org Huawei Tech p.22
linked org PT Dayamitra Telekomunikasi p.22
linked org PT Hutama Karya p.22 ×2
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×5
possible org negara Republik Indonesia p.2 ×2
possible person 3. Achmad Kalla p.5 ×6
possible org PT Waskita Karya (Persero) p.22
possible org Vale Indonesia Tbk p.22 ×2
possible org Tower Bersama Infrastructure Tbk p.22 ×2
possible org PT Pembangunan Perumahan p.22
possible — Mulyadi p.43
unresolved org Menteri Keuangan dan Bapepam dan LK p.2
unresolved org Bapepam p.2 ×2
unresolved org Pusat Statistik p.2 ×3
unresolved org I. PENDAHULUAN Keterbukaan Informasi p.2
unresolved person H. Bebasa Daeng Lalo · Notaris p.3 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor Y.A. p.3
unresolved person Egi Anggiawati Padli p.3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.3
unresolved org D. SUSUNAN DIREKSI p.6
unresolved person Ir. Erwin Kurniadi E. RENCANA PENAMBAHAN KEGIATAN p.6 ×2
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum. p.18
unresolved org PT Twink Indonesia. p.18
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal p.19 ×12
unresolved org Deny Kamal dan Rekan p.19 ×14
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.19
unresolved person Ir. Mahrani p.19 ×2
unresolved org PT Andisi p.22
unresolved org PT Poso Energy p.22
unresolved org PT LEN Industri (Persero) p.22
unresolved org TBEA Co., Ltd. p.22
unresolved org PT Siemens Energy p.22
unresolved org PT Nokia Solutions p.22
unresolved org PT Erabaru Timur Lestari p.22
unresolved org PT Persada Nusantara Prima p.22
unresolved org PT Hutama Karya Infrastruktur p.22
unresolved org EM Power Engineering Co., Ltd. p.22
unresolved org ANA Motor Service Co., Ltd. p.22
unresolved org PT Brantas Abipraya (Persero) p.22
unresolved org PT Pertamina Hulu Rokan p.22
unresolved org PT Pertamina EP p.22
unresolved org PT Chevron Pacific Indonesia p.22
unresolved org PT Tripatra Engineers p.22
unresolved org PT Modern Widya Technical. p.22
unresolved org PT Huawei Tech Investment p.22
unresolved person Sumatera Heri Winarto p.43
unresolved org PT PLN UIP JBB Dailana Sakti Mechanical Engineer p.43
unresolved org PT EMP Riau Iriawan p.43
unresolved — SM Subarjo p.43

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 11530 ms 12 Sep 2026 22:09
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result