Skip to content
Back to announcement

20260615_BUKK_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_32101458_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review BUKK

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 156

Page 1
                                                                                        Kantor Pusat :
                                                                                        Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                                        Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                                     KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


          Y DR
        2026
                                                                                        Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                                     Penilaian Properti & Bisnis
                                                                                        Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                                     Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                                        Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                                     Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                                        Telp : 0822-2501-2708
                                                                                        Email : satrio.kjppydr@gmail.com




         REVISI STUDI KELAYAKAN RENCANA PENAMBAHAN KLASIFIKASI
                   BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA (KBLI)
                        PT BUKAKA TEKNIK UTAMA TBK




Kantor Pusat:
Jalan KH. Guru Amin KM.17 No.12A, Kalibata, Pancoran,
Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
Telp    : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312
Email : kjpp.ydr2@gmail.com
Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
Telp     : 0822-2501-2708
Email : satrio.kjppydr@gmail.com




                                                     Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 2
                                                                            Kantor Pusat :
                                                                            Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                            Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                         KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


  Y DR
                                                                            Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                         Penilaian Properti & Bisnis
                                                                            Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                         Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                            Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                         Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                            Telp : 0822-2501-2708
                                                                            Email : satrio.kjppydr@gmail.com

No. Laporan       : 00002/2.0138-00/JL/10/0423/1/VI/2026                                           Jakarta, 08 Juni 2026

Kepada Yth.

PT Bukaka Teknik Utama Tbk
Jl. Raya Narogong Bekasi Km 19,5 RT 003 RW 002,
Kel. Limusnunggal, Kec. Cileungsi
Kab. Bogor, Provinsi Jawa Barat, 16820

Perihal       :   Revisi Laporan Studi Kelayakan Rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
                  Indonesia (KBLI) PT Bukaka Teknik Utama Tbk

Dengan hormat,

Memenuhi permintaan manajemen PT Bukaka Teknik Utama Tbk (“Bukaka atau Perseroan atau Perusahaan”)
sebagaimana yang kami terima, bahwa manajemen Bukaka telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal,
Deny Kamal dan Rekan (“KJPP YDR”) dengan Penawaran Jasa KJPP YDR Nomor: 01/YDR-B/PNR-JL/III/2026
tanggal 12 Maret 2026 yang telah disetujui dan ditandatangani oleh Bukaka, untuk melakukan Pekerjaan Studi
Kelayakan Rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sesuai dengan
Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025, yaitu penambahan kegiatan aktivitas usaha Klasifikasi
Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) berupa Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan
Transformator (KBLI 2025 No. 33141), Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran, Dan Klep/Katup (KBLI
2025 No. 28130), Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149),
Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291), Konstruksi Bangunan Prasarana
Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911), Aktivitas Penunjang Pertambangan Dan Penggalian Lainnya (KBLI
2025 No.09900), Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No. 71109), Konstruksi
Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No. 41011), Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI
2025 No. 41012), Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI 2025 No. 41018),
Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No.42101), Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No.
43909), Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104), Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No. 43120),
Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No. 43901), Penyewaan Alat Konstruksi dengan
Operator (KBLI 2025 No.43905), Pengecatan (KBLI 2025 No. 43303), Konstruksi Konvensional Gedung
Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016), Jasa Pengujian Teknis (KBLI 2025 No.71204), Aktivitas Perusahaan Induk
(KBLI 2025 No. 64210).

Laporan ini merupakan revisi atas Laporan Studi Kelayakan Rencana Penambahan Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) PT Bukaka Teknik Utama Tbk sebelumnya yaitu Laporan No.
00001/2.0138-00/JL/10/0423/1/V/2026, tanggal 08 Mei 2026. Kami menyatakan bahwa membatalkan
laporan sebelumnya. Alasan diterbitkannya laporan revisi ini adalah untuk memenuhi permintaan manajemen
PT Bukaka Teknik Utama Tbk dalam hal memberikan tanggapan atas Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-
126/PM.212/2026, tanggal 02 Juni 2026, perihal Perubahan dan/atau Tambahan Informasi atas Perubahan
Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk.

KJPP YDR adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang memiliki izin berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan
Republik Indonesia Nomor: 921/KM.1/2016 dengan nomor izin usaha 2.16.0138 tertanggal 2 September 2016.



                                         Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 3
                                                                         Kantor Pusat :
                                                                         Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                         Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                      KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


     Y DR
                                                                         Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                      Penilaian Properti & Bisnis
                                                                         Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                      Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                         Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                      Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                         Telp : 0822-2501-2708
                                                                         Email : satrio.kjppydr@gmail.com

1.   Latar Belakang Penugasan

     PT Bukaka Teknik Utama Tbk merupakan sebuah perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (public
     company) yang didirikan di Indonesia. Bidang usaha Perseroan meliputi bidang rekayasa, pengadaan dan
     konstruksi. PT. Bukaka Teknik Utama Tbk berdomisili di Cileungsi - Bogor dengan kantor di Jl. Raya
     Narogong Bekasi Km. 19.5 RT 003 RW 002, Kel. Limusnunggal, Kec. Cileungsi, Kab. Bogor, Provinsi Jawa
     Barat, 16820 dengan nomor telepon (021) 8232323, nomor faksimili (021) 8231150, alamat email:
     corsec@bukaka, dan alamat website https://www.bukaka.com.

     Berdasarkan informasi yang kami terima dari manajemen Perseroan, PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     berencana untuk menambah kegiatan aktivitas usaha dikarenakan adanya peluang pasar, persaingan, dan
     potensi pertumbuhan. Untuk memanfatkan peluang pasar, persaingan, dan potensi pertumbuhan,
     Perseroan membutuhkan penambahan aktivitas usaha selain kegiatan usaha utama Perseroan, yaitu
     penambahan kegiatan aktivitas usaha Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) berupa
     Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan Transformator (KBLI 2025 No. 33141),
     Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran, Dan Klep/Katup (KBLI 2025 No. 28130), Reparasi dan
     Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149), Pemasangan Perlengkapan
     Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291), Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI
     2025 No. 42911), Aktivitas Penunjang Pertambangan Dan Penggalian Lainnya (KBLI 2025 No.09900),
     Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No. 71109), Konstruksi
     Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No. 41011), Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran
     (KBLI 2025 No. 41012), Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI 2025 No.
     41018), Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No.42101), Konstruksi Khusus Lainnya
     (KBLI 2025 No. 43909), Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104), Penyiapan Lahan (KBLI 2025
     No. 43120), Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No. 43901), Penyewaan Alat
     Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No.43905), Pengecatan (KBLI 2025 No. 43303), Konstruksi
     Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016), Jasa Pengujian Teknis (KBLI 2025 No.71204),
     Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210).

     Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Perseroan akan mengakibatkan terjadinya
     penambahan kegiatan usaha penunjang Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa
     Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/POJK.04/2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan
     Kegiatan Usaha Utama” (“POJK No.17/2020”), mengingat bahwa Rencana Transaksi akan mengakibatkan
     terjadinya penambahan aktivitas usaha penunjang Perseroan yaitu Reparasi dan Pemeliharaan Motor
     Listrik, Generator dan Transformator (KBLI 2025 No. 33141), Industri Pompa Lainnya, Kompresor,
     Keran, Dan Klep/Katup (KBLI 2025 No. 28130), Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya
     (KBLI 2025 No. 33149), Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291),
     Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911), Aktivitas Penunjang
     Pertambangan Dan Penggalian Lainnya (KBLI 2025 No.09900), Aktivitas Enjinering dan Konsultasi
     Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No. 71109), Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025
     No. 41011), Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025 No. 41012), Konstruksi
     Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI 2025 No. 41018), Konstruksi Jalan Pada
     Permukaan Tanah (KBLI 2025 No.42101), Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No. 43909),
     Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104), Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No. 43120), Pemasangan
     dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No. 43901), Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator



                                      Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 4
                                                                                Kantor Pusat :
                                                                                Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                                Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                      KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                       Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


     Y DR
                                                                                Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                      Penilaian Properti & Bisnis
                                                                                Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                      Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                                Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                      Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                           Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                                Telp : 0822-2501-2708
                                                                                Email : satrio.kjppydr@gmail.com

     (KBLI 2025 No.43905), Pengecatan (KBLI 2025 No. 43303), Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan
     (KBLI 2025 No. 41016), Jasa Pengujian Teknis (KBLI 2025 No.71204), Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI
     2025 No. 64210).

     Untuk transaksi yang menyebabkan terjadinya Penambahan Kegiatan Usaha Penunjang, Peraturan POJK
     No.17/2020 mensyaratkan adanya laporan studi kelayakan tentang penambahan kegiatan usaha
     penunjang yang disusun oleh penilai independen. Dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi dan
     untuk memenuhi ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Peraturan POJK No.17/2020, maka Perseroan
     perlu menunjuk penilai untuk melaksanakan penyusunan studi kelayakan atas Rencana Penambahan
     Kegiatan Penunjang Usaha (“Studi Kelayakan”).

     Oleh karena itu, Bukaka telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal Deny Kamal dan Rekan
     (“KJPP YDR”) untuk melakukan Pekerjaan Kajian Studi Kelayakan tersebut dengan Penawaran Jasa
     Nomor: 01/YDR-B/PNR-JL/III/2026 tanggal 12 Maret 2026.

2.   Status Penilai

     Konsultan yang menandatangani laporan Penilaian ini merupakan Konsultan dengan Kompetensi dan
     klasifikasi Penilaian Bisnis bersertifikat MAPPI dan sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
     dengan perizinan sebagai berikut:

     Nama                                               :    Ir. Mahrani, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
     No. Izin Penilai Publik                             :   B-1.15.00423
     No. Izin Penilai KI                                 :   26-P/KI. Ekraf-0014
     No. MAPPI                                          :    98-S-01056
     No. RMK                                            :    RMK-2017.00379
     No. STTD OJK (Pasar Modal)                         :    STTD.PB-40/PJ-1/PM.02/2023
     No. STTD OJK (IKNB)                                :    342/PD.021/STTD-P/2025
     Klasifikasi Izin                                   :    Penilai Bisnis

     YDR adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar Modal serta
     memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan ini.

     Dalam mempersiapkan laporan studi kelayakan ini kami bertindak secara profesional tanpa adanya
     benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pemberi tugas, objek studi kelayakan ataupun pihak-
     pihak yang terafiliasi dengan pemberi tugas dan objek studi kelayakan. YDR juga tidak memiliki
     kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini

     Laporan studi kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
     manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan.

3.   Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan

      Nama Pemberi Tugas                       :    PT Bukaka Teknik Utama Tbk
      Bidang Usaha                             :    Rekayasa, pengadaan dan konstruksi




                                      Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 5
                                                                          Kantor Pusat :
                                                                          Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                          Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                      KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                 Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


     Y DR
                                                                          Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                      Penilaian Properti & Bisnis
                                                                          Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                      Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                          Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                      Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                     Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                          Telp : 0822-2501-2708
                                                                          Email : satrio.kjppydr@gmail.com

      Alamat                                   :    Jl. Raya Narogong Bekasi Km. 19.5 RT 003 RW 002,
                                                    Kel. Limusnunggal, Kec. Cileungsi Kab. Bogor,
                                                    Provinsi Jawa Barat, 16820
      Telepon/Fax                              :    021-8232323/021-8231150
      Email                                    :    corsec@bukaka.com
      Website                                  :    www.bukaka.com

4.   Objek Studi Kelayakan dan Kepemilikan

     Yang dimaksud Objek Studi Kelayakan adalah analisis atas rencana penambahan kegiatan usaha
     dengan penambahan 20 KBLI pada Pasal 3 Anggaran Dasar perusahaan yang akan dilakukan oleh
     PT Bukaka Teknik Utama Tbk yaitu:

      No.   Kode KBLI 2025                                          Keterangan
       1.       33141          Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan Transformator
       2.       28130          Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran dan Klep/Katup
       3.       33149          Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya
       4.       43291          Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan
       5.       42911          Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air
       6.       09900          Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya
       7.       71109          Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya
       8.       41011          Konstruksi Konvensional Gedung Hunian
       9.       41012          Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran
      10.       41018          Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga
      11.       42101          Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah
      12.       43909          Konstruksi Khusus Lainnya
      13.       42104          Konstruksi Terowongan
      14.       43120          Penyiapan Lahan
      15.       43901          Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan
      16.       43905          Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator
      17.       43303          Pengecatan
      18.       41016          Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan
      19.       71204          Jasa Pengujian Teknis
      20.       64210          Aktivitas Perusahaan Induk

5.   Jenis Mata Uang yang Digunakan

     Laporan studi kelayakan ini dinyatakan dalam mata uang Rupiah. YDR tidak bertanggung jawab atas
     penggunaan Nilai Tukar selain yang tercantum pada laporan ini.

6.   Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan

     Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan Kajian Studi Kelayakan atas rencana PT Bukaka
     Teknik Utama Tbk yang akan melakukan penambahan kegiatan usaha dengan penambahan 20 KBLI
     pada Pasal 3 Anggaran Dasar perusahaan. Studi ini juga bertujuan untuk mengkaji prospek usaha
     dari PT Bukaka Teknik Utama Tbk ditinjau dari berbagai aspek yang meliputi aspek kelayakan pasar,
     aspek teknis, aspek kelayakan Pola Bisnis, aspek Model Manajemen, serta aspek keuangan dengan
     memperkirakan tingkat kemampulabaan dari operasional rencana pengembangan bisnis ini, sehingga


                                      Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 6
                                                                         Kantor Pusat :
                                                                         Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                         Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                      KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


     Y DR
                                                                         Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                      Penilaian Properti & Bisnis
                                                                         Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                      Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                         Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                      Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                         Telp : 0822-2501-2708
                                                                         Email : satrio.kjppydr@gmail.com

     Pimpinan PT Bukaka Teknik Utama Tbk dapat menyetujui atas usulan penambahan kegiatan usaha
     dengan penambahan 20 KBLI pada Pasal 3 Anggaran Dasar perusahaan tersebut.

     Laporan ini disusun dalam rangka memenuhi ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
     Keuangan Republik Indonesia (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
     Perubahan Kegiatan Usaha. Peraturan tersebut mensyaratkan adanya laporan studi kelayakan atas
     perubahan kegiatan usaha yang disusun oleh penilai. Laporan tidak digunakan di luar konteks atau
     tujuan tersebut dan bukan untuk kepentingan perpajakan.

7.   Tanggal Studi Kelayakan

     Tanggal efektif studi kelayakan adalah 31 Desember 2025, dimana batas tersebut diambil atas dasar
     pertimbangan kepentingan pemberi tugas dan tujuan studi kelayakan. Berdasarkan Pasal 6 ayat 2 (dua)
     POJK No. 17/POJK.04/2020 bahwa masa berlaku di Studi Kelayakan adalah selama 6 (enam) bulan sejak
     tanggal analisis dalam Studi Kelayakan. Sehingga masa berlaku laporan berakhir pada 30 Juni 2026.

8.   Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan

     Dalam melakukan studi kelayakan ini, YDR juga menggunakan informasi dari beberapa sumber informasi
     yang relevan dan handal, yaitu:

      •   Data internal perusahaan terkait dengan studi kelayakan.
      •   Proyeksi keuangan Bukaka untuk tahun 2026 sampai dengan 2030.
      •   Proyeksi keuangan BUKAKA atas penambahan kegiatan usaha untuk tahun 2026 sampai dengan
          2030 yang disediakan manajemen Perseroan.
      •   Laporan keuangan PT Bukaka Teknik Utama Tbk Dan Entitas Anak (“Grup”) Nomor:
          00049/3.0360/AU.1/03/1806-4/1/III/2026 dikeluarkan tanggal 27 Maret 2026, yang telah diaudit per
          31 Desember 2025 oleh Akuntan Publik Rahman Akbar, CPA dari Kantor Akuntan Publik (“KAP”)
          Rama Wendra (McMillan Woods) dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
      •   Laporan keuangan PT Bukaka Teknik Utama Tbk Dan Entitas Anak (“Grup”) Nomor:
          00036/3.0360/AU.1/03/1806-3/1/III/2025 dikeluarkan tanggal 25 Maret 2025, yang telah diaudit per
          31 Desember 2024 oleh Akuntan Publik Rahman Akbar, CPA dari Kantor Akuntan Publik (“KAP”)
          Rama Wendra (McMillan Woods) dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
      •   Laporan keuangan PT Bukaka Teknik Utama Tbk Nomor: 00044/3.0360/AU.1/03/1806-2/1/IV/2024
          dikeluarkan tanggal 4 April 2024, yang telah diaudit per 31 Desember 2023 oleh Akuntan Publik
          Rahman Akbar, CPA dari Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Rama Wendra (McMillan Woods) dengan
          opini wajar dalam semua hal yang material.
      •   Laporan keuangan PT Bukaka Teknik Utama Tbk Nomor: 00025/3.0360/AU.1/03/1806-1/1/III/2023
          dikeluarkan tanggal 21 Maret 2023, yang telah diaudit per 31 Desember 2022 oleh Akuntan Publik
          Rahman Akbar, CPA dari Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Rama Wendra (McMillan Woods) dengan
          opini wajar dalam semua hal yang material.
      •   Laporan keuangan PT Bukaka Teknik Utama Tbk Nomor: 00007/2.0900/AU.1/03/0199-1/1/III/2022
          dikeluarkan tanggal 28 Maret 2022, yang telah diaudit per 31 Desember 2021 oleh Kantor Akuntan
          Publik (“KAP”) Suganda Akna Suhri & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material.




                                      Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 7
                                                                           Kantor Pusat :
                                                                           Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                           Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                        KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


     Y DR
                                                                           Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                        Penilaian Properti & Bisnis
                                                                           Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                        Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                           Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                        Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                           Telp : 0822-2501-2708
                                                                           Email : satrio.kjppydr@gmail.com

       •    Laporan keuangan PT Bukaka Teknik Utama Tbk Nomor: 00022/3.0360/AU.1/03/0202-2/1/III/2021
            dikeluarkan tanggal 9 Maret 2021, yang telah diaudit per 31 Desember 2020 oleh Akuntan Publik
            (“KAP”) Rahman Akbar, CPA dari Kantor Akuntan Publik Rama Wendra (McMillan Woods) dengan
            opini wajar dalam semua hal yang material.
       •    Legalitas Perseroan.
       •    Data-data yang diperoleh dari S&P Capital IQ dan Damodaran.
       •    Data-data ekonomi yang bersifat makro ataupun mikro yang diperoleh dari instansi terkait seperti
            Bank Indonesia.
       •    Wawancara dan diskusi dengan manajemen Perseroan sehubungan dengan penugasan Studi
            Kelayakan atas Penambahan Kegiatan Usaha.
       •    Representation Letter No. 010/BTU-LGL/V/2026, tanggal 6 Mei 2026, sehubungan dengan Penugasan
            Penilaian Studi Kelayakan atas Penambahan Kegiatan Usaha.
       •    Data-data lain sebagai pendukung.

      YDR telah menerima proyeksi keuangan dimana proyeksi keuangan merupakan data yang telah ditelaah
      kewajarannya terlebih dahulu yakni melakukan analisis kewajaran atas proyeksi yang disampaikan.

9.    Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

      Laporan studi kelayakan ini ditujukan terkait POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang transaksi material dan
      perubahan kegiatan usaha yang dihasilkan sehingga untuk setiap publikasi terhadap keseluruhan atau
      sebagian dari laporan, atau referensi yang dipublikasikan, termasuk referensi mengenai laporan keuangan
      perusahaan/objek studi kelayakan, dan/atau laporan direksi/pimpinan perusahaan/objek studi kelayakan,
      dan/atau pernyataan atau kajian lainnya atau pernyataan/edaran apapun dari perusahaan/objek studi
      kelayakan dapat diakses oleh publik sesuai dengan keperluan atas Rencana Transaksi tersebut. Tanda
      tangan Penilai Publik dan cap YDR yang resmi merupakan syarat mutlak laporan studi kelayakan yang
      dihasilkan.

10.   Konfirmasi Bahwa Studi Kelayakan dilakukan berdasarkan OJK, SPI dan KEPI

      Studi kelayakan ini dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) Nomor
      35/POJK.04/2020 dan SEOJK No.17/SEOJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
      Bisnis di Pasar Modal dan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar Penilaian Indonesia (“SPI”)
      Edisi VII Tahun 2018 dan Edisi Revisi Tahun 2020.

11.   Metodologi

      Metodologi yang digunakan dalam menyusun laporan studi kelayakan berdasarkan POJK
      No.35/POJK.04/2020 dan SEOJK No.17/SEOJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
      Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar Penilaian Indonesia
      (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 dan Edisi Revisi Tahun 2020 ini adalah:

      Pengumpulan Data

       • Pengumpulan data-data primer atas rencana penambahan kegiatan usaha meliputi data-data rencana
         investasi dan rencana usaha serta data-data lainnya yang relevan. Data-data primer ini diperoleh


                                        Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 8
                                                                          Kantor Pusat :
                                                                          Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                          Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                       KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


  Y DR
                                                                          Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                       Penilaian Properti & Bisnis
                                                                          Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                       Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                          Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                       Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                          Telp : 0822-2501-2708
                                                                          Email : satrio.kjppydr@gmail.com

         secara langsung melalui wawancara dengan berbagai pihak, terutama dari manajemen Bukaka pada
         saat dilakukan investigasi lapangan.
       • Pengumpulan data sekunder yang diperoleh dari berbagai instansi atau pihak ketiga dalam bentuk
         angka-angka statistik dan berbagai data pendukung yang relevan dengan tujuan penugasan seperti
         analisis makro ekonomi, analisis industri dan analisis manajemen risiko, untuk mengevaluasi
         pengaruh dari faktor tersebut di masa mendatang.

       Analisis Kelayakan

       Melakukan analisis kelayakan penambahan kegiatan usaha yang mengacu pada Pasal V SEOJK
       No.17/SEOJK.04/2020 meliputi:

       a.   Kelayakan Pasar; Analisis kelayakan pasar dilakukan terhadap analisis kondisi pasar, seperti
            pangsa pasar, kesinambungan (sustainability), potensi pasar, sasaran, dan potensi nilai pasar,
            pesaing usaha, dan strategi pemasaran.

       b.   Kelayakan Teknis; Analisis kelayakan teknis dilakukan terhadap analisis Ketersediaan dan Kualitas
            Sumber Daya; Proses Bisnis Kegiatan Usaha Baru.

       c.   Kelayakan Pola Bisnis; Analisis kelayakan pola bisnis dilakukan terhadap analisis Keunggulan
            Kompetitif Bukaka, Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk Bukaka; Kemampuan Untuk
            Menciptakan Nilai Penambahan Kegiatan Usaha.

       d.   Kelayakan Model Manajemen; Analisis kelayakan model manajemen dilakukan terhadap analisis
            ketersediaan tenaga kerja, manajemen kekayaan intelektual, manajemen risiko, kapasitas dan
            kemampuan manajemen, dan kesesuaian struktur organisasi dan manajemen.

       e.   Kelayakan Keuangan; Analisis kelayakan keuangan dilakukan terhadap analisis keuangan seperti
            analisis titik impas (Break Even Analysis), Analisis Profitabilitas (Overall Profitability), Tingkat
            Balikan Investasi (Overall Return on Investment), Analisis Kelayakan Finansial dengan Net Present
            Value (“NPV”), Internal Rate of Return (“IRR”), Payback Period, Profitability Index dan analisis
            sensitivitas.

12.   Pernyataan Independensi Penilai

      Dalam mempersiapkan laporan studi kelayakan kami bertindak secara profesional tanpa adanya benturan
      kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pemberi tugas ataupun pihak- pihak yang terafiliasi dengan
      pemberi tugas.

      KJPP Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan (“YDR”) juga tidak memiliki benturan kepentingan ataupun
      keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan ini tidak dilakukan untuk memberikan
      keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak
      dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan.




                                       Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 9
                                                                           Kantor Pusat :
                                                                           Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                           Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                        KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


  Y DR
                                                                           Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                        Penilaian Properti & Bisnis
                                                                           Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                        Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                           Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                        Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                           Telp : 0822-2501-2708
                                                                           Email : satrio.kjppydr@gmail.com

13.   Asumsi dan Kondisi Pembatas

      1. Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
      2. YDR telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses studi kelayakan
         penambahan kegiatan usaha ini.
      3. Dalam menyusun laporan ini, data dan informasi yang diperoleh YDR baik yang disediakan oleh
         manajemen Bukaka dan/atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik dan
         informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan berasal dari sumber yang dapat dipercaya
         keakuratannya.
      4. YDR menggunakan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh Bukaka serta telah disesuaikan
         sehingga mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
         duty).
      5. YDR bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah
         disesuaikan.
      6. Laporan Studi Kelayakan ini bersifat terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
         rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
      7. YDR Bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan Kesimpulan nilai akhir yang dihasilkan.
      8. YDR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari pemberi tugas.

14.   Tanda Tangan Pimpinan dan Cap Perusahaan Yang Resmi Merupakan Syarat Mutlak Sahnya
      Laporan Studi Kelayakan Yang Terlampir

      Tanda tangan pimpinan dan cap perusahaan yang resmi merupakan syarat mutlak sahnya laporan studi
      kelayakan yang terlampir.

15.   Konfirmasi Bahwa Objek Studi Tidak Sedang atau Telah Dinilai Dalam Jangka Waktu 2 (dua) Bulan

      Dengan ini, Pemberi Tugas memberikan konfirmasi bahwa objek studi kelayakan tidak sedang atau telah
      dianalisis oleh Penilai Publik lainnya untuk maksud, tujuan, pengguna laporan dan tanggal studi yang sama
      atau berdekatan (dalam jangka waktu tidak lebih dari dua bulan). Apabila Pemberi Tugas terbukti
      memberikan informasi yang tidak benar, maka Laporan Studi Kelayakan dinyatakan tidak berlaku.

      Tidak ada KJPP berizin selain KJPP YDR yang diminta oleh Pemberi Tugas dalam waktu yang bersamaan
      untuk melakukan studi kelayakan atas objek yang dimaksud, sampai Laporan Studi Kelayakan diterbitkan.

16.   Tingkat Kedalaman Investigasi

      • Inspeksi.

          Dalam penugasan ini, kami telah melakukan investigasi dengan melakukan Inspeksi terhadap
          Perseroan dan melakukan wawancara dengan Pemberi Tugas, maupun pihak lain yang relevan guna
          mengumpulkan data dan informasi yang relevan untuk mendapatkan keyakinan yang memadai terkait
          dengan maksud dan tujuan penugasan. Dalam melakukan inspeksi kami tidak mengalami keterbatasan
          untuk mengamati kegiatan operasional Perseroan.




                                        Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 10
                                                                           Kantor Pusat :
                                                                           Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                           Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                        KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


  Y DR
                                                                           Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                        Penilaian Properti & Bisnis
                                                                           Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                        Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                           Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                        Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                           Telp : 0822-2501-2708
                                                                           Email : satrio.kjppydr@gmail.com

      • Penelaahan

         Dari hasil inspeksi maupun wawancara dan data / informasi yang diterima maka setelah dilakukan
         penelaahan, kami tidak menemui data atau informasi yang tidak jelas dan tidak dapat ditelaah
         kewajarannya berdasarkan klarifikasi dari Manajemen Perseroan dan/atau pihak terkait lainnya.

      Berikut adalah pihak yang diwawancara dalam hubungannya dengan penugasan yaitu:

                    Nama                                     Jabatan                                 Perusahaan
       Irsal kamarudin                                    Direktur utama                               Bukaka
       Didin Saepudin                                        Direktur                                  Bukaka
       Hariri                                                 Legal                                    Bukaka
       M. Rizki Eka Y.                                        Legal                                    Bukaka
       Farikhin Aziz                                        Marketing                                  Bukaka
       Salim                                                Marketing                                  Bukaka

17.   Hal Lain yang Penting untuk Diungkapkan

      Dalam penugasan ini KJPP YDR bertindak sebagai konsultan penyusunan kajian kelayakan bagi Bukaka.
      Penugasan ini bukanlah merupakan jasa penilaian tetapi adalah jasa lainnya yaitu sebagai konsultan
      penyusunan kajian kelayakan. Sebagai informasi dalam penugasan ini KJPP YDR telah bekerja secara
      profesional dan kolaboratif dengan manajemen Bukaka. KJPP YDR menolak bertanggung jawab atas
      kerugian akibat kesalahan penggunaan isi dokumen ini, validitas data/informasi dari pihak ketiga, ataupun
      kesalahpahaman interpretasi atas informasi di dalam dokumen ini. Hasil pekerjaan ini dapat digunakan
      sebagai bahan perkembangan dan masukan bagi Manajemen Bukaka dalam rencana Penambahan
      Kegiatan Usaha Bukaka dan oleh karenanya tidak membatasi atau mengurangi kewenangan yang dimiliki
      oleh Manajemen Bukaka jika memutuskan hal lain.

      Semua informasi yang terkandung di dalam dokumen laporan ini telah dicek dan disetujui oleh Bukaka.
      Hasil pekerjaan telah dipaparkan secara lengkap dan menyeluruh kepada Bukaka. Penerima atau
      pemegang dokumen ini dilarang mendistribusikan, mereplikasi atau mempublikasi sebagian atau seluruh
      dokumen ini tanpa izin dari Bukaka.

18.   Kejadian Setelah Tanggal Studi Kelayakan

      Dari tanggal Studi Kelayakan, yaitu per tanggal 31 Desember 2025 sampai dengan tanggal penerbitan
      laporan ini, tidak terdapat kejadian penting dalam perseroan yang dapat berpengaruh signifikan terhadap
      hasil studi kelayakan.




                                        Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 11
                                                                           Kantor Pusat :
                                                                           Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                           Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                        KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


  Y DR
                                                                           Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                        Penilaian Properti & Bisnis
                                                                           Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                        Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                           Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                        Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                           Telp : 0822-2501-2708
                                                                           Email : satrio.kjppydr@gmail.com

19.   Analisis Kelayakan

      a. Kelayakan Pasar

         Dari Kajian Kelayakan Pasar, dapat disampaikan bahwa:

         Prospek pasar industri yang masih positif, dimana industri konstruksi Indonesia masih memiliki prospek
         yang baik sejalan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur nasional, termasuk jalan, jembatan,
         gedung, fasilitas publik, prasarana sumber daya air, fasilitas industri, energi, dan infrastruktur
         pendukung pertambangan. Sektor konstruksi juga masih berperan penting terhadap perekonomian
         nasional, antara lain melalui kontribusi terhadap PDB, penyerapan tenaga kerja, dan keterkaitannya
         dengan sektor pendukung lainnya. Dalam dokumen kajian, sektor konstruksi tercatat memberikan
         kontribusi sebesar 9,48% terhadap PDB pada triwulan III/2025, serta didukung oleh kebutuhan investasi
         infrastruktur nasional yang masih besar.

         Kebutuhan pasar sesuai dengan kompetensi Perseroan, dimana penambahan kegiatan usaha masih
         memiliki keterkaitan dengan kompetensi utama Perseroan, yaitu konstruksi, manufaktur teknik, struktur
         baja, peralatan industri, jasa enjiniring, pekerjaan mekanikal, jasa pengujian teknis, serta aktivitas
         penunjang proyek. Dengan demikian, penambahan kegiatan usaha tidak mengubah arah usaha
         Perseroan secara fundamental, melainkan memperluas ruang lingkup usaha yang masih sejalan
         dengan kegiatan Perseroan saat ini.

         Perseroan telah memiliki basis pelanggan yang kuat. Perseroan telah memiliki pelanggan dari berbagai
         sektor strategis, antara lain energi, ketenagalistrikan, telekomunikasi, konstruksi, pertambangan,
         minyak dan gas, transportasi, serta infrastruktur publik. Pelanggan Perseroan mencakup BUMN,
         perusahaan swasta nasional, pemerintah, dan mitra internasional, antara lain:
         • Segmen Steel Tower: PT Centratama Menara Indonesia, PT Andisi, Amman Mineral, PT Poso
            Energy, PT LEN Industri (Persero), TBEA Co., Ltd., Edotco, PT Waskita Karya (Persero), PT
            Siemens Energy, PT Nokia Solutions and Networks Indonesia, dan pelanggan lainnya.
         • Segmen Steel Bridge: CV Bogo Mamberamo Permai, PT Erabaru Timur Lestari, Waskita Abipraya
            JO, PT Persada Nusantara Prima, PT Vale Indonesia Tbk, PT Hutama Karya Infrastruktur, WIKA–
            SPT KSO, dan pelanggan lainnya.
         • Segmen Boarding Bridge: EM Power Engineering Co., Ltd. – Thailand, ANA Motor Service Co., Ltd.
            – Jepang, dan PT Brantas Abipraya (Persero).
         • Segmen Oil and Gas: PT Pertamina Hulu Rokan, PT Pertamina EP, TAC Pertamina, JOB
            Pertamina, PT Chevron Pacific Indonesia, PT Tripatra Engineers and Constructors, dan PT Modern
            Widya Technical.
         • Sektor ketenagalistrikan, telekomunikasi, dan infrastruktur: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero),
            PT Huawei Tech Investment, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, PT Dayamitra Telekomunikasi,
            PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Vale Indonesia.

         Basis pelanggan tersebut menunjukkan bahwa Perseroan telah memiliki rekam jejak dalam melayani
         pelanggan dengan kebutuhan produk teknik, konstruksi, struktur baja, peralatan industri, serta layanan
         pendukung proyek. Hal ini menjadi salah satu dasar yang mendukung rencana penambahan kegiatan



                                        Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 12
                                                                   Kantor Pusat :
                                                                   Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                   Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


Y DR
                                                                   Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                Penilaian Properti & Bisnis
                                                                   Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                   Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                   Telp : 0822-2501-2708
                                                                   Email : satrio.kjppydr@gmail.com

 usaha, karena kegiatan yang ditambahkan masih berkaitan dengan kebutuhan pelanggan lama maupun
 calon pelanggan baru.

 Terdapat peluang proyek yang telah diidentifikasi, dimana rencana penambahan kegiatan usaha
 didukung oleh sejumlah peluang proyek yang relevan dengan bidang usaha Perseroan, antara lain:
 • Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung;
 • EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop;
 • Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta
    Kelengkapannya;
 • Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang;
 • Corrugated Steel Plate;
 • Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran;
 • Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota
    Makassar; dan
 • Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project.

 Peluang proyek tersebut menunjukkan bahwa pasar yang disasar Perseroan mencakup konstruksi
 gedung, fasilitas industri, fasilitas pertambangan, prasarana sumber daya air, fasilitas pendidikan,
 fasilitas olahraga, struktur baja, serta infrastruktur ketenagalistrikan. Dengan demikian, penambahan
 kegiatan usaha memberikan ruang bagi Perseroan untuk memperluas portofolio proyek yang masih
 sejalan dengan pengalaman dan kapabilitas Perseroan.

 Penambahan kegiatan usaha memperluas akses tender dan layanan kepada pelanggan. Penambahan
 KBLI memberikan fleksibilitas bagi Perseroan untuk mengikuti tender atau proyek yang mensyaratkan
 kesesuaian bidang usaha dengan lingkup pekerjaan. Selain itu, penambahan kegiatan usaha juga
 memungkinkan Perseroan memberikan layanan yang lebih lengkap kepada pelanggan eksisting, mulai
 dari pekerjaan konstruksi, instalasi, pemeliharaan, rekayasa teknis, penyewaan alat konstruksi, hingga
 jasa pengujian teknis.

 Penambahan kegiatan usaha mendukung kesinambungan dan diversifikasi pendapatan Perseroan.
 Dengan cakupan kegiatan usaha yang lebih luas, Perseroan dapat memperluas portofolio usaha,
 meningkatkan diversifikasi sumber pendapatan, serta mengurangi ketergantungan pada satu jenis
 produk atau satu segmen proyek tertentu. Hal ini mendukung kesinambungan usaha Perseroan dalam
 jangka menengah dan panjang.

 Strategi pemasaran Perseroan diarahkan pada pasar yang relevan, antara lain dengan menjaga
 hubungan dengan kementerian, BUMN, pemerintah daerah, dan pelaku usaha infrastruktur;
 memperluas kerjasama dengan perusahaan swasta nasional dan internasional; memperkuat jaringan
 pada sektor airport, pelabuhan, energi, konstruksi, dan pertambangan; menjajaki peluang proyek
 dengan skema KPBU; serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pemasaran dan teknis.

 Berdasarkan hal tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa penambahan kegiatan usaha pada aspek
 pasar adalah layak.




                                Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 13
                                                                     Kantor Pusat :
                                                                     Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                     Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                  KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


Y DR
                                                                     Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                  Penilaian Properti & Bisnis
                                                                     Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                  Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                     Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                  Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                     Telp : 0822-2501-2708
                                                                     Email : satrio.kjppydr@gmail.com

b. Kelayakan Teknis

   Berdasarkan hasil kajian teknis, rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan didukung oleh
   keterkaitan rencana penambahan KBLI dengan kompetensi Perseroan, adanya peluang proyek yang
   telah diidentifikasi, kesiapan proses tender/kontrak, ketersediaan sumber daya teknis, serta
   pengalaman Perseroan dalam pekerjaan konstruksi, struktur baja, mekanikal, elektrikal, prasarana
   sumber daya air, aktivitas penunjang pertambangan, dan jasa pengujian teknis.

   Rencana penambahan kegiatan usaha memiliki dasar proyek yang jelas, dimana Perseroan telah
   mengidentifikasi sejumlah peluang pekerjaan yang relevan dengan penambahan KBLI. Proyek-proyek
   tersebut mencakup pekerjaan gedung, fasilitas pertambangan, sistem tata air, struktur baja, fasilitas
   pendidikan, fasilitas olahraga, corrugated steel plate, serta pengujian steel tower. Beberapa proyek
   yang menjadi dasar rencana penambahan kegiatan usaha antara lain:

   • Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung;
   • EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop;
   • Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta
     Kelengkapannya;
   • Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang;
   • Corrugated Steel Plate;
   • Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran;
   • Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota
     Makassar; dan
   • Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project.

   Proses tender dan dokumen pendukung telah tersedia untuk beberapa proyek utama, sehingga rencana
   penambahan kegiatan usaha tidak hanya bersifat administratif, tetapi memiliki hubungan dengan
   kebutuhan proyek yang sedang dan/atau akan diikuti Perseroan. Untuk proyek Pembangunan Sistem
   Tata Air Pompa Ancol, dokumen kualifikasi mencantumkan lingkup pekerjaan meliputi pekerjaan
   pendahuluan, SMKK, struktur rumah pompa, arsitektur, mekanikal, elektrikal, sanitasi dan plumbing,
   dengan jangka waktu pelaksanaan 720 hari kalender sejak SPMK serta HPS sebesar
   Rp202.193.716.717,24. Untuk proyek PT Vale Indonesia, proses tender mencakup pra-kualifikasi
   CSMS, evaluasi teknis dan komersial, serta pemisahan dokumen non-komersial dan komersial.

   RAB dan estimasi pekerjaan telah disusun berdasarkan lingkup proyek dan dokumen pendukung,
   dengan total estimasi nilai pekerjaan sebesar sekitar Rp1.583,93 miliar. Estimasi tersebut berasal dari
   beberapa proyek yang telah diidentifikasi, antara lain EPC Project – Transfer Point, Mine Office
   Extension & MEM Workshop sebesar Rp484,27 miliar; Menara Berlian Gedung sebesar Rp274,63
   miliar; Sistem Tata Air Pompa Ancol sebesar Rp202,20 miliar; Pembangunan Kelas Bersama
   Universitas Padjadjaran sebesar Rp170,00 miliar; Stadion Sudiang Kota Makassar sebesar Rp162,45
   miliar; Hunian BI Karawang sebesar Rp150,00 miliar; Corrugated Steel Plate sebesar Rp137,39 miliar;
   dan Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng sebesar Rp3,33 miliar.




                                  Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 14
                                                                     Kantor Pusat :
                                                                     Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                     Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                  KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


Y DR
                                                                     Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                  Penilaian Properti & Bisnis
                                                                     Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                  Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                     Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                  Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                     Telp : 0822-2501-2708
                                                                     Email : satrio.kjppydr@gmail.com

   Spesifikasi teknis pekerjaan telah mengacu pada kebutuhan masing-masing proyek, antara lain
   spesifikasi struktur, material, standar mutu, metode kerja, alat, tenaga kerja, serta pengujian teknis.
   Untuk pekerjaan struktur baja, Perseroan memiliki pengalaman dan referensi dokumen pekerjaan yang
   mensyaratkan penyediaan tenaga kerja, termasuk tukang las bersertifikat, bahan, peralatan,
   pengiriman, fabrikasi, ereksi, temporary bracing, pengecatan dasar, sambungan, sertifikat pabrik,
   sertifikat tukang las, gambar kerja, serta dokumen hasil pengujian. Untuk proyek Hunian BI Karawang,
   spesifikasi struktur mencakup beton cast in situ dan beton pracetak, pembesian, baja profil, baut,
   angkur, waterproofing, dan fireproofing, termasuk penggunaan mutu beton Fc’ 30 MPa sampai Fc’ 45
   MPa, baja profil ASTM A36, baut ASTM A325, dan angkur ASTM A370.

   Ketersediaan mesin dan teknologi dinilai memadai, dimana penambahan kegiatan usaha pada
   prinsipnya tidak memerlukan pengadaan teknologi khusus yang berbeda secara material dari teknologi
   yang telah digunakan Perseroan. Perseroan akan menggunakan mesin, peralatan kerja, perangkat
   lunak desain, alat inspeksi, alat pengujian, serta teknologi pendukung yang telah tersedia atau lazim
   digunakan dalam kegiatan konstruksi dan manufaktur teknik. Mesin dan teknologi yang digunakan
   mencakup antara lain insulation tester, CNC machining, welding machine, excavator, concrete pump,
   drilling rig, AutoCAD, SAP2000, BIM, project management tools, tower crane, asphalt finisher, hydraulic
   jack, grouting machine, bulldozer, lifting crane, airless spray machine, universal testing machine, NDT
   equipment, ERP, dan financial management system.

   Ketersediaan tenaga ahli dan SDM teknis juga dinilai memadai, karena Perseroan memiliki tenaga ahli
   internal yang berpengalaman pada proyek konstruksi gedung, jembatan, steel tower, pembangkit listrik,
   fasilitas pertambangan, oil and gas, mechanical engineering, serta proyek infrastruktur nasional dan
   internasional. Perseroan juga memiliki personel bersertifikasi pada bidang elektrikal bangunan gedung,
   geoteknik, manajemen konstruksi, manajemen proyek, manajemen mutu konstruksi, teknik bangunan
   gedung, teknik bendungan besar, teknik jalan, teknik jembatan, teknik mekanikal, PLTMGU, PLTS,
   quantity surveyor, serta ahli sistem manajemen mutu konstruksi.

   Dalam pelaksanaan konstruksi, tenaga ahli internal berperan dalam perencanaan, enjinering,
   pengawasan, pengendalian mutu, manajemen proyek, dan keselamatan kerja. Adapun tenaga
   pelaksana lapangan seperti mandor, tukang, operator alat, helper, pekerja sipil, pekerja mekanikal,
   pekerja elektrikal, welder, fitter, rigger, dan painter dapat dipenuhi secara project based melalui
   kombinasi tenaga kerja internal, tenaga kerja kontrak, sub kontraktor, vendor spesialis, maupun tenaga
   eksternal. Meskipun demikian, pengendalian pekerjaan tetap berada di bawah koordinasi Perseroan
   melalui project manager, site manager, engineer, supervisor, QA/QC, HSE, dan tenaga ahli internal.

   Berdasarkan hal tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa penambahan kegiatan usaha pada aspek
   teknis ini adalah layak.

c. Kelayakan Pola Bisnis

   Berdasarkan hasil kajian pola bisnis, rencana penambahan kegiatan usaha didukung oleh kesesuaian
   penambahan kegiatan usaha dengan bisnis eksisting Perseroan, dimana dari aspek pola bisnis,




                                  Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 15
                                                                   Kantor Pusat :
                                                                   Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                   Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


Y DR
                                                                   Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                Penilaian Properti & Bisnis
                                                                   Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                   Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                   Telp : 0822-2501-2708
                                                                   Email : satrio.kjppydr@gmail.com

 Perseroan memiliki keunggulan kompetitif, kemampuan dalam menghadapi persaingan, serta potensi
 penciptaan nilai dari perluasan kegiatan usaha.

 Penambahan kegiatan usaha masih sejalan dengan pola bisnis Perseroan, dimana Bukaka pada
 dasarnya telah bergerak pada bidang konstruksi dan non-konstruksi, termasuk manufaktur teknik,
 struktur baja, steel tower, steel bridge, boarding bridge, pompa, galvanis, special purpose vehicle,
 offshore maintenance services, serta road construction equipment. Penambahan KBLI yang
 direncanakan tidak mengubah arah usaha Perseroan secara fundamental, melainkan memperluas
 cakupan kegiatan yang masih berkaitan dengan kompetensi dan pengalaman Perseroan di bidang
 konstruksi, struktur baja, peralatan teknik, pekerjaan mekanikal, pekerjaan elektrikal, dan jasa
 pendukung proyek.

 Perseroan memiliki keunggulan kompetitif yang dapat mendukung kegiatan usaha baru, antara lain
 tingkat komponen dalam negeri (“TKDN”) yang cukup tinggi, kualitas produk, pengalaman proyek,
 reputasi sebagai penyedia produk teknik dan konstruksi, serta komitmen pelayanan kepada pelanggan.
 Produk dan layanan Perseroan yang telah memiliki posisi pasar mencakup antara lain Steel Tower,
 Steel Bridge, Boarding Bridge, Pompa, Galvanis, Special Purpose Vehicle, Offshore Maintenance
 Services, dan Road Construction Equipment. Dengan pengalaman tersebut, Perseroan memiliki dasar
 yang kuat untuk memperluas layanan kepada pelanggan lama maupun pelanggan baru.

 Kualitas produk dan layanan menjadi bagian penting dari pola bisnis Perseroan, dimana Perseroan
 tidak hanya menawarkan produk atau pekerjaan fisik, tetapi juga layanan yang mencakup rekayasa,
 pengadaan, fabrikasi, konstruksi, instalasi, pemeliharaan, pengujian teknis, serta layanan purna jual.
 Dengan pendekatan tersebut, Perseroan dapat memberikan solusi yang lebih terintegrasi kepada
 pelanggan, sehingga tidak hanya bersaing dari sisi harga, tetapi juga dari sisi kualitas, keandalan,
 ketepatan waktu, kemampuan teknis, dan dukungan layanan.

 Kemampuan pesaing untuk meniru produk tetap menjadi risiko bisnis, mengingat industri konstruksi
 merupakan sektor yang kompetitif dan memiliki banyak pelaku usaha. Namun, risiko tersebut dapat
 dimitigasi melalui penguatan diferensiasi teknis, penyempurnaan desain, peningkatan kualitas,
 pengendalian mutu, sertifikasi teknis, perlindungan kekayaan intelektual apabila dimungkinkan,
 pengamanan data teknis dan rahasia dagang, serta penguatan hubungan jangka panjang dengan
 pelanggan. Selain itu, Perseroan dapat memperkuat model bisnis berbasis solusi terintegrasi, sehingga
 yang ditawarkan tidak hanya berupa produk fisik, tetapi juga paket layanan engineering, fabrikasi,
 instalasi, testing, commissioning, pemeliharaan, dan dukungan teknis.

 Rencana penambahan kegiatan usaha memiliki kemampuan untuk menciptakan nilai, karena dapat
 membuka peluang kegiatan usaha baru, menambah sumber pendapatan baru, dan meningkatkan
 kinerja keuangan Perseroan. Penambahan KBLI memberikan ruang bagi Perseroan untuk mengikuti
 proyek yang mensyaratkan kesesuaian bidang usaha, memperluas portofolio proyek, meningkatkan
 diversifikasi pendapatan, serta memperkuat sinergi antar segmen usaha. Dalam kajian pola bisnis,
 penambahan kegiatan usaha dipandang dapat memberikan kontribusi positif dan nilai tambah bagi
 Perseroan serta pemegang saham.




                                Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 16
                                                                   Kantor Pusat :
                                                                   Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                   Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


Y DR
                                                                   Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                Penilaian Properti & Bisnis
                                                                   Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                   Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                   Telp : 0822-2501-2708
                                                                   Email : satrio.kjppydr@gmail.com

  Analisis SWOT menunjukkan bahwa Perseroan memiliki dasar bisnis yang cukup kuat, dengan
  kekuatan berupa nama dan pengalaman sebagai perusahaan konstruksi, teknologi dalam teknik
  bangunan, tenaga kerja terampil, reputasi kualitas dan keandalan, serta jaringan pemasok yang
  mendukung efisiensi pengadaan material. Peluang usaha berasal dari proyek pemerintah, investasi
  pada proyek pembangkit listrik, serta pemanfaatan jaringan klien grup. Namun demikian, Perseroan
  tetap perlu memperhatikan kelemahan dan ancaman, seperti kebutuhan diversifikasi bisnis, persaingan
  dari perusahaan yang lebih besar dan mapan, perubahan regulasi, perlambatan ekonomi,
  perkembangan teknologi, dan munculnya kompetitor sejenis.

  Berdasarkan hal tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa penambahan kegiatan usaha pada aspek
  bisnis adalah layak.

d. Kelayakan Model Manajemen

  Berdasarkan hasil kajian model manajemen, rencana penambahan kegiatan usaha didukung oleh
  struktur organisasi dan manajemen yang telah berjalan, ketersediaan tenaga kerja, kapasitas tenaga
  ahli, pengalaman manajemen proyek, serta kemampuan Perseroan dalam mengelola kegiatan usaha
  yang beragam melalui sumber daya internal dan dukungan tenaga kerja berbasis proyek.

  Perseroan telah memiliki struktur manajemen dan organ perusahaan yang memadai, yang terdiri dari
  Dewan Komisaris dan Direksi. Berdasarkan informasi laporan keuangan audit per 31 Desember 2025,
  susunan Dewan Komisaris Perseroan terdiri dari Komisaris Utama, Komisaris, dan Komisaris
  Independen, sedangkan Direksi terdiri dari Direktur Utama dan beberapa Direktur yang membawahi
  fungsi strategis Perseroan. Struktur tersebut mendukung pengawasan, pengambilan keputusan, dan
  pelaksanaan operasional Perseroan dalam menjalankan kegiatan usaha eksisting maupun rencana
  penambahan kegiatan usaha.

  Ketersediaan tenaga kerja Perseroan dinilai memadai, dimana jumlah karyawan yang dipekerjakan
  Perseroan sampai Desember 2025 mencapai 1.729 orang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang
  berjumlah 1.611 orang. Komposisi karyawan tersebut tersebar berdasarkan tingkat pendidikan dan
  jabatan, mulai dari S2, S1/D4, D3, D1/D2, SMU, SMP, dan SD, serta berdasarkan jabatan seperti
  general manager, manager, kepala bagian, kepala seksi, asisten, foreman, kepala regu, dan anggota.
  Kapasitas dan kemampuan manajemen didukung oleh tenaga ahli yang relevan dengan penambahan
  KBLI, antara lain tenaga ahli di bidang manajemen proyek, perencanaan struktur, mechanical
  engineering, hydropower, civil & structure, teknik jalan, teknik jembatan, teknik bangunan gedung,
  geoteknik, teknik bendungan besar, teknik mekanikal, elektrikal, manajemen mutu konstruksi, dan K3
  konstruksi. Beberapa tenaga ahli Perseroan memiliki pengalaman pada proyek OKI and Pulp Paper
  Mill, proyek di India, Stasiun KCIC Halim, LG Baterai Karawang, proyek tower PLN, Merangin
  Hydroelectric Power Plant, proyek bandara di Jepang, Thailand, dan India, PLTA Merangin, PLTA
  Malea, serta pekerjaan jembatan dan tol.

  Pemenuhan SDM untuk kegiatan konstruksi dilakukan secara fleksibel dan terkendali, dimana tenaga
  ahli internal digunakan untuk fungsi perencanaan, engineering, manajemen proyek, pengawasan,
  quality control, HSE, dan pengendalian teknis. Untuk tenaga pelaksana lapangan seperti mandor,



                                Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 17
                                                                   Kantor Pusat :
                                                                   Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                   Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


Y DR
                                                                   Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                Penilaian Properti & Bisnis
                                                                   Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                   Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                    Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                   Telp : 0822-2501-2708
                                                                   Email : satrio.kjppydr@gmail.com

 tukang, operator alat, helper, welder, fitter, rigger, painter, dan tenaga kerja proyek lainnya, Perseroan
 dapat memenuhinya melalui tenaga kerja internal, tenaga kerja kontrak, vendor spesialis,
 subkontraktor, atau tenaga eksternal sesuai kebutuhan proyek. Pola ini umum dalam industri konstruksi
 dan memungkinkan Perseroan menjaga efisiensi biaya serta fleksibilitas jumlah tenaga kerja sesuai
 skala dan jadwal proyek.

 Manajemen proyek Perseroan telah memiliki alur kerja yang jelas, dimana setelah ditetapkan sebagai
 pemenang tender, Perseroan akan membentuk tim proyek yang terdiri dari Tim Manajemen Proyek,
 Tim Rekayasa Proyek, Tim Pengadaan, Tim Pelaksanaan Konstruksi, dan Pengawas Proyek. Posisi
 utama yang disiapkan meliputi Project Manager, Project Control, PLC & HMI Engineer, Mechanical
 Engineer, Instrument & Control Engineer, Electrical Engineer, QA/QC, dan HSE. Tim Manajemen
 Proyek bertugas menyusun program kerja, prosedur komunikasi, strategi pengadaan, strategi
 pelaksanaan, rencana pelatihan operasional, serta jadwal pekerjaan. Tim rekayasa melakukan
 pengecekan perhitungan, gambar, dan dokumen teknis, sedangkan tim pengadaan bertanggung jawab
 atas pemesanan material, peralatan, dan subkontrak.

 Manajemen Hak Atas Kekayaan Intelektual juga telah diperhatikan, dimana Perseroan memiliki merek
 “BUKAKA”. Untuk kegiatan usaha baru, Perseroan belum memiliki hak kekayaan intelektual khusus
 yang terpisah. Namun demikian, perlindungan atas merek, desain, dokumen teknis, metode kerja, data
 engineering, serta informasi proprietary dapat tetap dikelola melalui pengendalian internal, dokumentasi
 teknis, kerahasiaan informasi, dan pengamanan know-how Perseroan.

 Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan menjadi bagian dari model manajemen
 Perseroan, dimana Perseroan akan menjalankan rencana penambahan kegiatan usaha dengan
 memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk ketentuan terkait perizinan berusaha, KBLI, jasa
 konstruksi, pengadaan, keselamatan dan kesehatan kerja, lingkungan, ketenagakerjaan, perpajakan,
 serta ketentuan lain yang relevan dengan karakteristik masing-masing proyek. Dalam proyek
 pemerintah maupun swasta, pemenuhan dokumen administrasi, kualifikasi teknis, SBU, NIB, sertifikasi,
 dan persyaratan tender menjadi bagian dari tata kelola pelaksanaan proyek.

 Berdasarkan uraian tersebut, tenaga kerja internal yang dimiliki Perseroan saat ini dinilai telah
 memenuhi kebutuhan kompetensi utama yang memadai untuk mendukung pelaksanaan rencana
 penambahan kegiatan usaha. Adapun penggunaan tenaga kerja eksternal, subkontraktor, vendor
 spesialis, atau tenaga lapangan lainnya bersifat sebagai dukungan pelaksanaan proyek dan akan
 disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pekerjaan.

 Berdasarkan hal tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa penambahan kegiatan usaha pada aspek
 manajemen adalah layak.

 e. Kelayakan Keuangan

 Proyeksi keuangan atas rencana penambahan kegiatan usaha disusun berdasarkan proyek-proyek
 yang telah diidentifikasi oleh Perseroan, yaitu :

 • Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung,


                                Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 18
                                                                                     Kantor Pusat :
                                                                                     Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                                     Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                     KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                             Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


Y DR
                                                                                     Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                     Penilaian Properti & Bisnis
                                                                                     Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                     Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                                     Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                     Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                                 Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                                     Telp : 0822-2501-2708
                                                                                     Email : satrio.kjppydr@gmail.com

 • EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop,
 • Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta
   Kelengkapannya,
 • Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang,
 • Corrugated Steel Plate,
 • Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran,
 • Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota
   Makassar, dan
 • Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project.

 Berdasarkan hasil analisis, penambahan kegiatan usaha memberikan dampak positif terhadap proyeksi
 laba rugi Perseroan. Berdasarkan proyeksi inkremental setelah dan sebelum penambahan kegiatan
 usaha, terdapat tambahan pendapatan kontrak konstruksi dan non-konstruksi sebesar Rp1.088,50
 miliar pada tahun 2026 dan Rp495,44 miliar pada tahun 2027. Sejalan dengan peningkatan pendapatan
 tersebut, beban kontrak konstruksi dan non-konstruksi juga meningkat sebesar Rp978,75 miliar pada
 tahun 2026 dan Rp445,90 miliar pada tahun 2027. Setelah memperhitungkan beban pajak,
 penambahan kegiatan usaha diproyeksikan memberikan tambahan laba bersih sebesar Rp80,90 miliar
 pada tahun 2026 dan Rp36,41 miliar pada tahun 2027.

 Dari sisi posisi keuangan, penambahan kegiatan usaha berdampak pada perubahan beberapa akun
 utama, terutama kas dan setara kas, piutang usaha, utang usaha, dan saldo laba. Kas dan setara kas
 diproyeksikan menurun sebesar Rp28,85 miliar pada tahun 2026 karena kebutuhan modal kerja awal
 proyek, kemudian meningkat menjadi Rp67,78 miliar pada tahun 2027 dan Rp117,32 miliar pada tahun
 2028. Piutang usaha pihak ketiga diproyeksikan sebesar Rp1.088,50 miliar pada tahun 2026 dan
 Rp495,44 miliar pada tahun 2027, kemudian menjadi nihil pada tahun 2028 sejalan dengan asumsi
 piutang telah tertagih. Utang usaha diproyeksikan sebesar Rp978,75 miliar pada tahun 2026 dan
 Rp445,90 miliar pada tahun 2027, kemudian menjadi nihil pada tahun 2028 sejalan dengan asumsi
 kewajiban terkait proyek telah diselesaikan. Saldo laba diproyeksikan meningkat sebesar Rp80,90 miliar
 pada tahun 2026 dan menjadi Rp117,32 miliar pada tahun 2027 dan seterusnya.

 Tingkat diskonto yang digunakan dalam analisis adalah Cost of Equity sebesar 12,31%. Penentuan
 tingkat diskonto dilakukan dengan pendekatan Capital Asset Pricing Model (“CAPM”), dengan
 mempertimbangkan risk free rate sebesar 5,49%, equity risk premium sebesar 7,03%, country default
 spread sebesar 1,87%, dan beta sebesar 1,32. Tingkat diskonto tersebut digunakan untuk
 mendiskontokan manfaat ekonomis inkremental dari rencana penambahan kegiatan usaha.

                                                                                                                   (dalam ribuan rupiah)
                                          Present        Proyeksi        Proyeksi       Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi
                Deskripsi
                                        31 Des 2025        2026            2027           2028               2029               2030
  Outlays (Initial Investment)
  Capital Expenditure                                               0           0                  0                  0                   0
  Perubahan Modal Kerja
  Bersih                                               -109.749.819             0                  0                  0                   0
  Jumlah Outlays                                       -109.749.819             0                  0                  0                   0
  Proceeds
  Laba bersih                                           80.904.617      36.414.841                 0                  0                   0




                                     Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 19
                                                                                  Kantor Pusat :
                                                                                  Jalan KH. Guru Amin Km. 17 No. 12 A, Kalibata, Pancoran,
                                                                                  Kota Adm. Jakarta Selatan – 12740
                   KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL dan REKAN                            Telp : (021) 7971442, 7942258, 7971448, 7982312


Y DR
                                                                                  Email : kjpp.ydr2@gmail.com
                   Penilaian Properti & Bisnis
                                                                                  Kantor Cabang Kota Tangerang Selatan (P) :
                   Nomor Izin : 2.16.0138
                                                                                  Jalan Griya Jakarta Blok.O2 No. 07, Pamulang Barat, Pamulang,
                   Wilayah Kerja Seluruh Indonesia                                Kota Tangerang Selatan, Banten - 15417
                                                                                  Telp : 0822-2501-2708
                                                                                  Email : satrio.kjppydr@gmail.com

                                        Present        Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi
             Deskripsi
                                      31 Des 2025        2026           2027           2028               2029               2030
   Add: beban bukan tunai                                       0             0                0                 0                    0
   Jumlah Prooceds                                     80.904.617    36.414.841                0                 0                    0
   Periode proyeksi (Tahun)                                     1             2                3                 4                    5
   Discount Factor (CoE)                   12,31%           0,890         0,793            0,706             0,628                0,560
   Jumlah Free Cash Flow                              -28.845.202    36.414.841                0                 0                    0
   Present Value                                      -25.683.070    28.868.561                0                 0                    0
   Analisis Kelayakan Inkremental
   1. NPV                                               3.185.490
   2. IRR                                                  26,24%
   3. Profitability Index (PI)                                1,07
   4. Payback period                             1 Tahun 9,5 Bulan


  Hasil analisis kelayakan menunjukkan indikator yang positif, yaitu:
  • Net Present Value (NPV) sebesar Rp3.185.490.000;
  • Internal Rate of Return (IRR) sebesar 26,24%;
  • Profitability Index (PI) sebesar 1,07; dan
  • Payback Period selama 1 tahun 9,5 bulan.

  Berdasarkan indikator kelayakan keuangan diatas, rencana penambahan kegiatan usaha Bukaka
  menghasilkan NPV bernilai positif, IRR lebih tinggi dari tingkat diskonto 12,31%, PI lebih besar dari 1,
  dan periode pengembalian investasi selama 1 Tahun 9,5 bulan.

  Analisis sensitivitas juga telah dilakukan terhadap variabel utama, yaitu penurunan laba bersih,
  penurunan pendapatan, serta peningkatan beban kontrak konstruksi dan non-konstruksi. Berdasarkan
  hasil sensitivitas, proyek masih layak sepanjang penurunan laba bersih tidak melebihi sekitar 3,16%,
  penurunan pendapatan tidak melebihi sekitar 0,24%, dan peningkatan beban kontrak konstruksi dan
  non-konstruksi tidak melebihi sekitar 0,26%, dengan asumsi variabel lain tetap (ceteris paribus).

  Berdasarkan hal tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa penambahan kegiatan usaha pada aspek
  keuangan adalah layak.

f. Kesimpulan

  Analisis sudah dilakukan terhadap rencana penambahan kegiatan usaha PT bukaka Teknik Utama Tbk
  dan sudah menggambarkan atas masing - masing KBLI yang akan ditambahkan.

  Dengan demikian, berdasarkan kajian, evaluasi, Analisis Kelayakan Pasar, Analisis Kelayakan Teknis,
  Analisis Kelayakan Pola Bisnis, Analisis Kelayakan Model Manajemen, dan Analisis Kelayakan
  Keuangan, serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan syarat asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat
  terpenuhi, dapat disimpulkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
  adalah layak.

  Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak material
  terhadap Studi Kelayakan Usaha. Perubahan tersebut termasuk, namun tidak terbatas pada,
  perubahan kondisi baik secara internal maupun secara eksternal yaitu kondisi pasar dan perekonomian,



                                    Profesional, Berintegritas & Terpercaya
Page 20

          
Page 21

          
Page 22

          
Page 23
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk

                                                                           DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ..............................................................................................................................................................i
DAFTAR TABEL .....................................................................................................................................................iii
DAFTAR GRAFIK ...................................................................................................................................................iv
DAFTAR GAMBAR ..................................................................................................................................................v
BAB I PENDAHULUAN ...........................................................................................................................................1
    1.1. Latar Belakang Penugasan.....................................................................................................................1
    1.2. Status Penilai ..........................................................................................................................................2
    1.3. Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan ..................................................................................3
    1.4. Objek Studi Kelayakan dan Kepemilikan ................................................................................................3
    1.5. Jenis Mata Uang yang Digunakan ..........................................................................................................3
    1.6. Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan .....................................................................................................4
    1.7. Tanggal Efektif Studi Kelayakan .............................................................................................................4
    1.8. Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan ..............................................................................4
    1.9. Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi .......................................................................................4
    1.10.Konfirmasi bahwa Studi Kelayakan dilakukan berdasarkan OJK, SPI dan KEPI ...................................5
    1.11.Metodologi Studi Kelayakan ...................................................................................................................5
    1.12.Pernyataan Independensi Penilai ...........................................................................................................6
    1.13.Asumsi dan Kondisi Pembatas ...............................................................................................................6
    1.14.Tanda Tangan Pimpinan dan Cap Perusahaan Yang Resmi Merupakan Syarat Mutlak Sahnya
         Laporan Studi Kelayakan Yang Terlampir ..............................................................................................6
  1.15. Tingkat Kedalaman Investigasi ...............................................................................................................6
  1.16. Hal Lain yang Penting untuk Diungkapkan .............................................................................................7
BAB II ANALISIS INTERNAL PEMBERI TUGAS ...................................................................................................8
  2.1.    Gambaran Umum Pemberi Tugas ..........................................................................................................8
  2.2.    Aktivitas Usaha .....................................................................................................................................11
  2.3.    Susunan Pemegang Saham .................................................................................................................13
  2.4.    Susunan Komisaris dan Direksi ............................................................................................................14
  2.5.    Perizinan-Perizinan dan Legalitas ........................................................................................................14
  2.6.    Analisis Kinerja Keuangan Historis .......................................................................................................15
BAB III KAJIAN EKONOMI MAKRO.....................................................................................................................25
  3.1.   Tinjauan Ekonomi Makro ......................................................................................................................25
  3.2.   Kesimpulan Kelayakan Pasar dari Aspek Ekonomi Makro ...................................................................36
BAB IV ANALISA KELAYAKAN PASAR .............................................................................................................37
  4.1.   Kondisi Pasar ........................................................................................................................................37
  4.1.1. Perkembangan Industri Konstruksi di Indonesia ..................................................................................37
  4.1.1. Perkembangan Industri Pertambangan dan Penggalian di Indonesia ..................................................42
  4.2.   Pangsa Pasar .......................................................................................................................................44
  4.3.   Peluang Pasar dari Penambahan KBLI ................................................................................................47
  4.4.   Kesinambungan ....................................................................................................................................48
  4.5.   Potensi Pasar ........................................................................................................................................50
  4.6.   Sasaran .................................................................................................................................................56
  4.7.   Potensi Nilai Pasar ................................................................................................................................58
  4.8.   Pesaing Usaha ......................................................................................................................................58
  4.8.1. Pesaing Usaha Perseroan Bidang Jasa Konstruksi .............................................................................58
  4.8.2. Pesaing Usaha Perseroan Bidang Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya .......61
  4.9.   Strategi Pemasaran ..............................................................................................................................63
  4.10. Kesimpulan Kelayakan Pasar ...............................................................................................................64
BAB V ANALISA KELAYAKAN TEKNIS ..............................................................................................................65



                                                                                                                                                                             i
Page 24
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk

  5.1.   Rencana Perseroan ..............................................................................................................................65
  5.2.   Rencana Pelaksanaan Pekerjaan.........................................................................................................67
  5.2.1. Proses Tender, Kontrak dan Rencana Pekerjaan ................................................................................67
  5.2.2. RAB dan Spesifikasi Pekerjaan ............................................................................................................70
  5.3.   Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya .............................................................................................77
  5.4.   Proses Bisnis Penambahan KBLI .........................................................................................................81
  5.5.   Kesimpulan Kelayakan Teknis ..............................................................................................................82
BAB VI ANALISA KELAYAKAN POLA BISNIS ...................................................................................................83
  6.1    Keunggulan Kompetitif ..........................................................................................................................83
  6.2    Kemampuan Pesaing untuk Meniru Produk..........................................................................................84
  6.3    Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai ..................................................................................................86
  6.4    Analisa SWOT ......................................................................................................................................87
  6.5    Kesimpulan Kelayakan Pola Bisnis.......................................................................................................88
BAB VII ANALISIS KELAYAKAN MODEL MANAJEMEN ...................................................................................89
  7.1.    Ketersediaan Tenaga Kerja ..................................................................................................................89
  7.2.    Kapasitas dan Kemampuan Manajemen atas Penambahan KBLI .......................................................90
  7.3.    Manajemen Hak Atas Kekayaan Intelektual .........................................................................................98
  7.4.    Peraturan Perundang-undangan yang Terkait ......................................................................................99
  7.5.    Analisis Manajemen Risiko ...................................................................................................................99
  7.6.    Kapasitas dan Kemampuan Manajemen ............................................................................................103
  7.7.    Kesesuaian Struktur Organisasi dan Manajemen ..............................................................................104
  7.8.    Kesimpulan Kelayakan Model Manajemen .........................................................................................106
BAB VIII ANALISIS KELAYAKAN KEUANGAN ................................................................................................107
   8.1.    Asumsi-asumsi Proyeksi Keuangan ...................................................................................................107
   8.1.1.  Proyeksi Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung ..............................................................107
   8.1.2.  Proyeksi EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop ............................107
   8.1.3.  Proyeksi Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta
           Kelengkapannya .................................................................................................................................108
   8.1.4. Proyeksi Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang ..................................................................108
   8.1.5. Proyeksi Corrugated Steel Plate .........................................................................................................108
   8.1.6. Proyeksi Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran .....................................................108
   8.1.7. Proyeksi Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang
           Kota Makassar ....................................................................................................................................109
   8.1.8. Proyeksi Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project ...........109
   8.1.9. Dasar Penyusunan Proyeksi dan Asumsi Going Concern .................................................................110
   8.1.10. Penelaahan Penilai dan Penyesuaian atas Proyeksi Manajemen ......................................................110
   8.1.11. Dasar Penggunaan Rencana Proyek dalam Penyusunan Proyeksi Keuangan dan Analisis Studi
           Kelayakan ...........................................................................................................................................111
   8.2.    Biaya Investasi, Biaya Operasional, dan Sumber Pendanaan Penambahan Kegiatan Usaha ..........113
   8.2.1. Biaya Investasi Penambahan Kegiatan Usaha ...................................................................................113
   8.2.2. Biaya Operasional Penambahan Kegiatan Usaha .............................................................................115
   8.2.3. Sumber Pendanaan Penambahan Kegiatan Usaha ...........................................................................116
   8.3.    Proyeksi Laba Rugi .............................................................................................................................116
   8.4.    Proyeksi Posisi Keuangan ..................................................................................................................117
   8.5.    Inkremental Proyeksi Laba Rugi .........................................................................................................120
   8.6.    Inkremental Proyeksi Posisi Keuangan ..............................................................................................121
   8.6.1. Penjelasan Atas Proyeksi Inkremental Liabilitas Pajak Tangguhan ...................................................124
   8.7.    Cut Off Date dalam Analisis Studi Kelayakan .....................................................................................124
   8.8.    Penetapan Tingkat Diskonto ...............................................................................................................124
   8.9.    Analisis Kelayakan Proyek..................................................................................................................127
   8.10. Analisis Sensitivitas Kelayakan Penambahan KBLI baru ...................................................................128
   8.11. Kesimpulan Kelayakan Keuangan ......................................................................................................129



                                                                                                                                                                      ii
Page 25
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk

                                                                            DAFTAR TABEL
Tabel 1 - 1 : Rencana Penambahan KBLI ................................................................................................................................ 3
Tabel 1 - 2 : Pihak yang Diwawancara ..................................................................................................................................... 7
Tabel 2 - 1 : Status atas Proyek Penambahan Kegiatan Usaha ............................................................................................ 10
Tabel 2 - 2 : Susunan Pemegang Saham Bukaka ................................................................................................................. 13
Tabel 2 - 3: Kinerja Laba Rugi Historis .................................................................................................................................. 15
Tabel 2 - 4: Laporan Posisi Keuangan Bukaka ..................................................................................................................... 16
Tabel 2 - 5: Laporan Arus Kas Bukaka .................................................................................................................................. 19
Tabel 2 - 6: Analisis Rasio Keuangan Bukaka ....................................................................................................................... 19
Tabel 2 - 7: Analisis Vertikal Laba Rugi Bukaka .................................................................................................................... 21
Tabel 2 - 8: Analisis Vertikal Laporan Posisi Keuangan Bukaka ........................................................................................... 22
Tabel 2 - 9: Analisis Horizontal Laba Rugi Bukaka ................................................................................................................ 23
Tabel 2 - 10: Analisis Horizontal Laporan Posisi Keuangan Bukaka ..................................................................................... 24
Tabel 3 - 1: Pertumbuhan PDB Dunia .................................................................................................................................... 25
Tabel 3 - 2: Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran ........................................................... 27
Tabel 3 - 3: Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha .................................................... 27
Tabel 3 - 4: Neraca Pembayaran Indonesia ........................................................................................................................... 28
Tabel 4 - 1 : Indikator Konstruksi Hasil Survei Perusahaan Konstruksi Triwulanan, Triwulan III/2024-Triwulan II/2025 ......... 39
Tabel 4 - 2 : Produksi Domestik Bruto (PDB) Sektor Konstruksi, Triwulan I/2024-Triwulan III/2025 ...................................... 40
Tabel 4 - 3: Banyaknya Perusahaan Konstruksi Menurut Provinsi, 2023-2025 ...................................................................... 40
Tabel 4 - 4: Ringkasan Statistik Konstruksi, 2023 dan 2024 .................................................................................................. 41
Tabel 4 - 5 : Pesaing PT Bukaka Teknik Utama Tbk .............................................................................................................. 59
Tabel 4 - 6 : Strategi Menghadapi Pesaing Perseroan di Bidang Konstruksi ......................................................................... 60
Tabel 4 - 7 : Kompetitor PT Bukaka Teknik Utama Tbk di Bidang Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya ........ 61
Tabel 4 - 8 : Strategi Menghadapi Pesaing Perseroan di Bidang Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya ......... 62
Tabel 5 - 1 : Outline Spesifikasi Struktur Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang ..................................................... 72
Tabel 5 - 2 : Rekapitulasi RAB Pekerjaan EPC Project – PT Vale Indonesia ......................................................................... 73
Tabel 5 - 3 : Lingkup Pekerjaan Steel Tower Test Tower Punagaya-Bantaeng 150kV Switching Section II Project .............. 77
Tabel 5 - 4 : Mesin dan Teknologi Penambahan Kegiatan Usaha .......................................................................................... 79
Tabel 7 - 1 : Komposisi Karyawan berdasarkan Pendidikan dan Jabatan .............................................................................. 89
Tabel 7 - 2 : Pemenuhan SDM Rencana Penambahan Kegiatan Usaha ............................................................................... 96
Tabel 8 - 1 : Proyeksi Laba Rugi dengan penambahan kegiatan usaha .............................................................................. 116
Tabel 8 - 2 : Proyeksi Laba Rugi sebelum penambahan kegiatan usaha ............................................................................. 116
Tabel 8 - 3 : Proyeksi Posisi Keuangan dengan penambahan kegiatan usaha .................................................................... 117
Tabel 8 - 4 : Proyeksi Posisi Keuangan sebelum Penambahan Kegiatan Usaha ................................................................. 118
Tabel 8 - 5 : Inkremental Proyeksi Laba Rugi setelah dan sebelum penambahan kegiatan usaha ...................................... 120
Tabel 8 - 6 : Inkremental Proyeksi Posisi Keuangan ............................................................................................................ 121
Tabel 8 - 7 : Beta Perusahaan Pembanding ......................................................................................................................... 126
Tabel 8 - 8 : Cost of Equity ................................................................................................................................................... 126
Tabel 8 - 9 : Analisa Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha Bukaka .............................................................................. 127
Tabel 8 - 10 : Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penurunan Laba Bersih (Laba Bersih setelah proyek dikurangi Laba
Bersih sebelum proyek) ........................................................................................................................................................ 128
Tabel 8 - 11 : Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penurunan Pendapatan (Pendapatan setelah proyek dikurangi
Pendapatan sebelum proyek) ............................................................................................................................................... 128
Tabel 8 - 12 : Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penambahan atau Inkremental Beban Kontrak Konstruksi dan Non
Konstruksi (Beban Kontrak setelah proyek dikurangi Beban Kontrak sebelum proyek) ....................................................... 129




                                                                                                                                                                                       iii
Page 26
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk

                                                               DAFTAR GRAFIK
Grafik 3 - 1: Indeks Ketidakpastian Global .............................................................................................................25
Grafik 3 - 2: Inflasi Global .......................................................................................................................................26
Grafik 3 - 3: Yield UST 10Y dan JGB 10Y serta Indeks Saham AS .......................................................................26
Grafik 3 - 4: Aliran Modal ke Negara Berkembang .................................................................................................26
Grafik 3 - 5: Neraca Perdagangan..........................................................................................................................29
Grafik 3 - 6: Aliran Modal Asing ..............................................................................................................................29
Grafik 3 - 7: Cadangan Devisa ...............................................................................................................................29
Grafik 3 - 8: Rupiah vs Negara Kawasan ...............................................................................................................30
Grafik 3 - 9: Ekspektasi Inflasi ................................................................................................................................31
Grafik 3 - 10: Inflasi IHK dan Komponen ................................................................................................................31
Grafik 3 - 11: Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan IndONIA ......................................................................32
Grafik 3 - 12: Suku Bunga Perbankan ....................................................................................................................32
Grafik 3 - 13: Perkembangan Kredit dan DPK........................................................................................................33
Grafik 3 - 14: Perkembangan Rasio AL/DPK Perbankan .......................................................................................34
Grafik 3 - 15: Rasio Kredit Bermasalah (NPL)........................................................................................................34
Grafik 3 - 16: Nilai Transaksi Digital Banking dan Nilai Transaksi Uang Elektronik ...............................................35
Grafik 3 - 17: Nilai dan Volume Transaksi QRIS dan Nilai Transaksi ATM/Debit dan Kartu Kredit .......................35
Grafik 3 - 18: Uang yang Diedarkan .......................................................................................................................36
Grafik 4 - 1 : Nilai Konstruksi yang diselesaikan, 2023 dan 2024 ..........................................................................42




                                                                                                                                                                         iv
Page 27
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk

                                                     DAFTAR GAMBAR
Gambar 3 - 1: Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan IV 2025 ........................................................................28
Gambar 4 - 1 : Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto Atas dasar Harga berlaku Menurut Lapangan
               Usaha, Triwulan III-2025 ...............................................................................................................37
Gambar 5 - 1: Alur Operasional Kegiatan Usaha Perseroan ................................................................................81
Gambar 7 - 1: Struktur Korporasi ........................................................................................................................104
Gambar 7 - 2: Struktur Organisasi.......................................................................................................................105




                                                                                                                                                               v
Page 28
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                               BAB I
                                          PENDAHULUAN

1.1.    Latar Belakang Penugasan

        PT. Bukaka Teknik Utama Tbk merupakan sebuah perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka
        (public company) yang didirikan di Indonesia. Bidang usaha Perseroan meliputi bidang rekayasa,
        pengadaan dan konstruksi. PT. Bukaka Teknik Utama Tbk berdomisili di Cileungsi - Bogor dengan kantor
        di Jl. Raya Narogong Bekasi Km. 19.5 RT 003 RW 002, Kel. Limusnunggal, Kec. Cileungsi, Kab. Bogor,
        Provinsi Jawa Barat, 16820 dengan nomor telepon (021) 8232323, nomor faksimili (021) 8231150, alamat
        email: legal@bukaka.com, dan alamat website https://www.bukaka.com.

        Berdasarkan informasi yang kami terima dari manajemen Perseroan, PT. Bukaka Teknik Utama Tbk
        berencana untuk menambah kegiatan aktivitas usaha dikarenakan adanya peluang pasar, persaingan,
        dan potensi pertumbuhan. Untuk memanfaatkan peluang pasar, persaingan, dan potensi pertumbuhan,
        Perseroan membutuhkan penambahan aktivitas usaha selain kegiatan usaha utama Perseroan, yaitu :

        1.    Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No. 41011)
        2.    Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025 No. 41012)
        3.    Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016)
        4.    Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI 2025 No. 41018)
        5.    Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No. 42101)
        6.    Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104)
        7.    Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911)
        8.    Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran dan Klep/Katup (KBLI 2025 No. 28130)
        9.    Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan Transformator (KBLI 2025 No. 33141)
        10.   Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149)
        11.   Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No. 43120)
        12.   Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291)
        13.   Pengecatan (KBLI 2025 No. 43303)
        14.   Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No. 43901)
        15.   Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No. 43905)
        16.   Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No. 43909)
        17.   Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No. 71109)
        18.   Jasa Pengujian Teknis (KBLI 2025 No. 71204)
        19.   Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya (KBLI 2025 No. 09900)
        20.   Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210)

        Berdasarkan penjelasan dari manajemen Perseroan, Rencana Perseroan akan mengakibatkan terjadinya
        penambahan kegiatan usaha penunjang Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas
        Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/POJK.04/2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan
        Kegiatan Usaha Utama” (“POJK No.17/2020”), mengingat bahwa Rencana Transaksi akan
        mengakibatkan terjadinya penambahan aktivitas usaha penunjang Perseroan yaitu Reparasi dan
        Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan Transformator (KBLI 2025 No. 33141), Industri Pompa
        Lainnya, Kompresor, Keran, Dan Klep/Katup (KBLI 2025 No. 28130), Reparasi dan Pemeliharaan
        Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149), Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan
        (KBLI 2025 No. 43291), Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911),
        Aktivitas Penunjang Pertambangan Dan Penggalian Lainnya (KBLI 2025 No.09900), Aktivitas
        Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No. 71109), Konstruksi Konvensional


                                                                                                               1
Page 29
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
         Gedung Hunian (KBLI 2025 No. 41011), Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025
         No. 41012), Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI 2025 No. 41018),
         Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No.42101), Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI
         2025 No. 43909), Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104), Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No.
         43120), Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No. 43901), Penyewaan Alat
         Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No.43905), Pengecatan (KBLI 2025 No. 43303), Konstruksi
         Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016), Jasa Pengujian Teknis (KBLI 2025 No.71204),
         Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210).

        Untuk transaksi yang menyebabkan terjadinya Penambahan Kegiatan Usaha Penunjang, Peraturan
        POJK No.17/2020 mensyaratkan adanya laporan studi kelayakan tentang penambahan kegiatan usaha
        penunjang yang disusun oleh penilai independen. Dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi dan
        untuk memenuhi ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Peraturan POJK No.17/2020, maka Perseroan
        perlu menunjuk penilai untuk melaksanakan penyusunan studi kelayakan atas Rencana Penambahan
        Kegiatan Penunjang Usaha (“Studi Kelayakan”)

        Oleh karena itu, Bukaka telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal Deny Kamal dan Rekan
        (“KJPP YDR”) untuk melakukan Pekerjaan Kajian Studi tersebut dengan Penawaran Jasa Nomor:
        01/YDR-B/PNR-JL/III/2026 tanggal 12 Maret 2026.

1.2.    Status Penilai

        Konsultan yang menandatangani laporan Penilaian ini merupakan Konsultan dengan Kompetensi dan
        klasifikasi Penilaian Bisnis bersertifikat MAPPI dan sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
        dengan perizinan sebagai berikut:

        Nama                                      :    Ir. Mahrani, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
        No. Izin Penilai Publik                    :   B-1.15.00423
        No. Izin Penilai KI                        :   26-P/KI. Ekraf-0014
        No. MAPPI                                 :    98-S-01056
        No. RMK                                   :    RMK-2017.00379
        No. STTD OJK (Pasar Modal)                :    STTD.PB-40/PJ-1/PM.02/2023
        No. STTD OJK (IKNB)                       :    342/PD.021/STTD-P/2025
        Klasifikasi Izin                          :    Penilai Bisnis

        YDR adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar Modal serta
        memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan ini.

        Dalam mempersiapkan laporan studi kelayakan ini kami bertindak secara profesional tanpa adanya
        benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pemberi tugas, objek studi kelayakan ataupun pihak-
        pihak yang terafiliasi dengan pemberi tugas dan objek studi kelayakan. YDR juga tidak memiliki
        kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini

        Laporan studi kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
        manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan.

        Untuk transaksi yang menyebabkan terjadinya Penambahan Kegiatan Usaha Penunjang, Peraturan
        POJK No.17/2020 mensyaratkan adanya laporan studi kelayakan tentang penambahan kegiatan usaha
        penunjang yang disusun oleh penilai independen. Dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi dan
        untuk memenuhi ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Peraturan POJK No.17/2020, maka Perseroan


                                                                                                                2
Page 30
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
         perlu menunjuk penilai untuk melaksanakan penyusunan studi kelayakan atas Rencana Penambahan
         Kegiatan Penunjang Usaha (“Studi Kelayakan”).

1.3.    Identitas Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan

        Nama Pemberi Tugas              : PT Bukaka Teknik Utama Tbk
        Bidang Usaha                    : Rekayasa, pengadaan dan konstruksi
        Alamat                          : Jl. Raya Narogong Bekasi Km. 19.5 RT 003 RW 002
                                           Kel. Limusnunggal, Kec. Cileungsi Kab. Bogor
                                          Provinsi Jawa Barat, 16820
        No. Telp/Fax                    : 021-8232323/021-8231150
        Email                           : legal@bukaka.com
        Website                         : www.bukaka.com

1.4.    Objek Studi Kelayakan dan Kepemilikan

        Yang dimaksud Objek Studi Kelayakan adalah analisis atas rencana penambahan kegiatan usaha
        dengan penambahan 20 KBLI pada Pasal 3 Anggaran Dasar perusahaan yang akan dilakukan oleh PT
        Bukaka Teknik Utama Tbk yaitu:

                                        Tabel 1 - 1 : Rencana Penambahan KBLI
          No.    Kode KBLI 2025                                        Keterangan
           1    33141                Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan Transformator
           2    28130                Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran dan Klep/Katup
           3    33149                Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya
           4    43291                Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan
           5    42911                Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air
           6    09900                Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya
           7    71109                Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya
           8    41011                Konstruksi Konvensional Gedung Hunian
           9    41012                Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran
          10    41018                Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga
          11    42101                Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah
          12    43909                Konstruksi Khusus Lainnya
          13    42104                Konstruksi Terowongan
          14    43120                Penyiapan Lahan
          15    43901                Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan
          16    43905                Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator
          17    43303                Pengecatan
          18    41016                Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan
          19    71204                Jasa Pengujian Teknis
          20    64210                Aktivitas Perusahaan Induk

1.5.    Jenis Mata Uang yang Digunakan

        Laporan studi kelayakan ini dinyatakan dalam mata uang Rupiah. YDR tidak bertanggung jawab atas
        penggunaan Nilai Tukar selain yang tercantum pada laporan ini.




                                                                                                            3
Page 31
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
1.6.     Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan

        Maksud penugasan ini adalah untuk memberikan Pendapat Kelayakan atas rencana PT Bukaka Teknik
        Utama Tbk yang akan melakukan penambahan kegiatan usaha dengan penambahan KBLI pada Pasal 3
        Anggaran Dasar perusahaan dalam kaitannya memberikan pendapat kelayakan untuk kepentingan pasar
        modal dan tidak digunakan di luar konteks atau tujuan penugasan tersebut.

        Studi ini juga bertujuan untuk mengkaji prospek usaha dari Bukaka ditinjau dari berbagai aspek yang
        meliputi aspek kelayakan pasar, aspek teknis, aspek kelayakan Pola Bisnis, aspek Model Manajemen,
        serta aspek keuangan dengan memperkirakan tingkat kemampulabaan dari operasional rencana
        pengembangan bisnis ini, Laporan ini disusun dalam rangka memenuhi ketentuan yang diatur dalam
        POJK No. 17/2020, yang mensyaratkan adanya laporan studi kelayakan atas perubahan kegiatan usaha
        yang disusun oleh penilai.

1.7.    Tanggal Efektif Studi Kelayakan

        Tanggal efektif studi kelayakan adalah 31 Desember 2025, dimana batas tersebut diambil atas dasar
        pertimbangan kepentingan pemberi tugas dan tujuan studi kelayakan. Berdasarkan Pasal 6 ayat 2 (dua)
        POJK No. 17/POJK.04/2020 bahwa masa berlaku di Studi Kelayakan adalah selama 6 (enam) bulan
        sejak tanggal analisis dalam Studi Kelayakan. Sehingga masa berlaku laporan berakhir pada 30 Juni
        2026.

1.8.    Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Diandalkan

        Dalam melakukan studi kelayakan ini, YDR juga menggunakan informasi dari beberapa sumber informasi
        yang relevan dan handal, yaitu:

        •   Data internal perusahaan terkait dengan studi kelayakan
        •   Proyeksi keuangan atas penambahan kegiatan usaha
        •   Data-data yang diperoleh dari S&P Capital IQ dan Damodaran
        •   Data-data ekonomi yang bersifat makro ataupun mikro yang diperoleh dari instansi terkait
            seperti Bank Indonesia
        •   Data-data lain sebagai pendukung

        YDR telah menerima proyeksi keuangan dimana proyeksi keuangan merupakan data yang telah ditelaah
        kewajarannya terlebih dahulu yakni melakukan analisis kewajaran atas proyeksi yang disampaikan.

1.9.    Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi

        Laporan studi kelayakan ini ditujukan terkait POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang transaksi material dan
        perubahan kegiatan usaha yang dihasilkan sehingga untuk setiap publikasi terhadap keseluruhan atau
        sebagian dari laporan, atau referensi yang dipublikasikan, termasuk referensi mengenai laporan
        keuangan perusahaan/objek studi kelayakan, dan/atau laporan direksi/pimpinan perusahaan/objek studi
        kelayakan, dan/atau pernyataan atau kajian lainnya atau pernyataan/edaran apapun dari
        perusahaan/objek studi kelayakan dapat diakses oleh publik sesuai dengan keperluan atas Rencana
        Penambahan Kegiatan Usaha tersebut. Tanda tangan Penilai Publik dan cap YDR yang resmi merupakan
        syarat mutlak laporan studi kelayakan yang dihasilkan.




                                                                                                                4
Page 32
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
1.10. Konfirmasi bahwa Studi Kelayakan dilakukan berdasarkan OJK, SPI dan KEPI

        Studi kelayakan ini dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) Nomor
        35/POJK.04/2020 dan SEOJK No.17/SEOJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
        Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar Penilaian
        Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 dan Edisi Revisi Tahun 2020.

1.11.   Metodologi Studi Kelayakan

        Metodologi yang digunakan dalam menyusun laporan studi kelayakan berdasarkan POJK
        No.35/POJK.04/2020 dan SEOJK No.17/SEOJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
        Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) serta Standar Penilaian
        Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018 dan Edisi Revisi Tahun 2020 ini adalah:

        Pengumpulan Data

        • Pengumpulan data-data primer atas rencana penambahan kegiatan usaha meliputi data-data rencana
          investasi dan rencana usaha serta data-data lainnya yang relevan. Data-data primer ini diperoleh
          secara langsung melalui wawancara dengan berbagai pihak, terutama dari manjemen Bukaka pada
          saat dilakukan investigasi lapangan.

        • Pengumpulan data sekunder yang diperoleh dari berbagai instansi atau pihak ketiga dalam bentuk
          angka-angka statistik dan berbagai data pendukung yang relevan dengan tujuan penugasan seperti
          analisis makro ekonomi, analisis industri dan analisis manajemen risiko, untuk mengevaluasi
          pengaruh dari faktor tersebut di masa mendatang.

        Analisis Kelayakan

        Melakukan analisis kelayakan penambahan kegiatan usaha yang mengacu pada Pasal V SEOJK
        No.17/SEOJK.04/2020 meliputi:

        a.   Kelayakan Pasar; Analisis kelayakan pasar dilakukan terhadap analisis kondisi pasar, seperti
             pangsa pasar, kesinambungan (sustainability), potensi pasar, sasaran, dan potensi nilai pasar,
             pesaing usaha, dan strategi pemasaran.

        b.   Kelayakan Teknis; Analisis kelayakan teknis dilakukan terhadap analisis Ketersediaan dan Kualitas
             Sumber Daya; Proses Bisnis Kegiatan Usaha Baru.

        c.   Kelayakan Pola Bisnis; Analisis kelayakan pola bisnis dilakukan terhadap analisis Keunggulan
             Kompetitif Bukaka, Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk Bukaka; Kemampuan Untuk
             Menciptakan Nilai Penambahan Kegiatan Usaha.

        d.   Kelayakan Model Manajemen; Analisis kelayakan model manajemen dilakukan terhadap analisis
             ketersediaan tenaga kerja, manajemen kekayaan intelektual, manajemen risiko, kapasitas dan
             kemampuan manajemen, dan kesesuaian struktur organisasi dan manajemen.

        e.   Kelayakan Keuangan; Analisis kelayakan keuangan dilakukan terhadap analisis keuangan seperti
             analisis titik impas (Break Even Analysis), Analisis Profitabilitas (Overall Profitability), Tingkat
             Balikan Investasi (Overall Return on Investment), Analisis Kelayakan Finansial dengan Net Present
             Value (“NPV”), Internal Rate of Return (“IRR”), Payback Period, Profitability Index dan analisis



                                                                                                                    5
Page 33
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
             sensitivitas.

        Kesimpulan Hasil Kelayakan

        Memberikan Kesimpulan hasil studi kelayakan penambahan kegiatan usaha.

1.12.   Pernyataan Independensi Penilai

        Dalam mempersiapkan laporan studi kelayakan kami bertindak secara profesional tanpa adanya
        benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pemberi tugas ataupun pihak- pihak yang terafiliasi
        dengan pemberi tugas.

        KJPP Yufrizal, Deny Kamal dan Rekan (“YDR”) juga tidak memiliki benturan kepentingan ataupun
        keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan ini tidak dilakukan untuk memberikan
        keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak
        dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan.

1.13.   Asumsi dan Kondisi Pembatas

        1.   Laporan studi kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion
        2.   YDR telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses studi kelayakan
             penambahan kegiatan usaha ini;
        3.   Dalam menyusun laporan ini, data dan informasi yang diperoleh YDR baik yang disediakan oleh
             manajemen Bukaka dan/atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik dan
             informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan berasal dari sumber yang dapat
             dipercaya keakuratannya.
        4.   YDR menggunakan proyeksi keuangan yang disampaikan oleh Bukaka serta telah disesuaikan
             sehingga mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dengan kemampuan pencapaiannya
             (fiduciary duty).
        5.   YDR bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah
             disesuaikan.
        6.   Laporan Studi Kelayakan ini bersifat terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
             rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
        7.   YDR Bertanggung jawab atas laporan studi kelayakan dan Kesimpulan nilai akhir yang dihasilkan.
        8.   YDR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari pemberi tugas.

1.14.   Tanda Tangan Pimpinan dan Cap Perusahaan Yang Resmi Merupakan Syarat Mutlak Sahnya
        Laporan Studi Kelayakan Yang Terlampir

        Tanda tangan pimpinan dan cap perusahaan yang resmi merupakan syarat mutlak sahnya laporan studi
        kelayakan yang terlampir.

1.15.   Tingkat Kedalaman Investigasi

         •   Inspeksi.

             Dalam penugasan ini, kami telah melakukan investigasi dengan melakukan Inspeksi terhadap
             Perseroan dan melakukan wawancara dengan Pemberi Tugas, maupun pihak lain yang relevan
             guna mengumpulkan data dan informasi yang relevan untuk mendapatkan keyakinan yang




                                                                                                                   6
Page 34
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
             memadai terkait dengan maksud dan tujuan penugasan. Dalam melakukan inspeksi kami tidak
             mengalami keterbatasan untuk mengamati kegiatan operasional Perseroan.

         •   Penelaahan

             Dari hasil inspeksi maupun wawancara dan data / informasi yang diterima maka setelah dilakukan
             penelaahan, kami tidak menemui data atau informasi yang tidak jelas dan tidak dapat ditelaah
             kewajarannya berdasarkan klarifikasi dari Manajemen Perseroan dan/atau pihak terkait lainnya.

          Berikut adalah pihak yang diwawancara dalam hubungannya dengan penugasan yaitu:

                                         Tabel 1 - 2 : Pihak yang Diwawancara
                     Nama                                Jabatan                        Perusahaan
        Irsal kamarudin                               Direktur utama                      Bukaka
        Didin Saepudin                                   Direktur                         Bukaka
        Hariri                                            Legal                           Bukaka
        M. Rizki Eka Y.                                   Legal                           Bukaka
        Farikhin Aziz                                   Marketing                         Bukaka
        Salim                                           Marketing                         Bukaka
        Mulyadi                                         Marketing                         Bukaka
        Azzam                                           Marketing                         Bukaka

1.16.   Hal Lain yang Penting untuk Diungkapkan

        Dalam penugasan ini KJPP YDR bertindak sebagai konsultan penyusunan kajian kelayakan bagi Bukaka.
        Penugasan ini bukanlah merupakan jasa penilaian tetapi adalah jasa lainnya yaitu sebagai konsultan
        penyusunan kajian kelayakan. Sebagai informasi dalam penugasan ini KJPP YDR telah bekerja secara
        profesional dan kolaboratif dengan tim Bukaka. KJPP YDR menolak bertanggung jawab atas kerugian
        akibat kesalahan penggunaan isi dokumen ini, validitas data/informasi dari pihak ketiga, ataupun
        kesalahpahaman interpretasi atas informasi di dalam dokumen ini. Hasil pekerjaan ini dapat digunakan
        sebagai bahan perkembangan dan masukan bagi Manajemen Bukaka dalam rencana Penambahan
        Kegiatan Usaha Bukaka dan oleh karenanya tidak membatasi atau mengurangi kewenangan yang dimiliki
        oleh Manajemen Bukaka jika memutuskan hal lain.

        Semua informasi yang terkandung di dalam dokumen laporan ini telah dicek dan disetujui oleh Bukaka.
        Hasil pekerjaan telah dipaparkan secara lengkap dan menyeluruh kepada Bukaka. Penerima atau
        pemegang dokumen ini dilarang mendistribusikan, mereplikasi atau mempublikasi sebagian atau seluruh
        dokumen ini tanpa izin dari Bukaka.




                                                                                                               7
Page 35
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                               BAB II
                                 ANALISIS INTERNAL PEMBERI TUGAS

2.1.   Gambaran Umum Pemberi Tugas

       PT Bukaka Teknik Utama Tbk (“Bukaka atau Perusahaan atau Perseroan”) didirikan sesuai dengan
       Undang-Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No.6 tahun 1968 Undang-Undang No.12 tahun 1970
       berdasarkan Akta No.149 tanggal 25 Oktober 1978 oleh Notaris Haji Bebasa Daeng Lalo, S.H. Akta
       pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.Y.A
       5/242/7 tanggal 21 Mei 1979 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.33 Tambahan
       No.251 tanggal 22 April 1980.

       Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, dengan menyesuaikan UU PT
       tahun 2007 dengan Akta No.16 tanggal 5 November 2008 oleh Notaris Masnah Sari S.H., dan telah
       mendapat pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
       Keputusan No.AHU-06525.AH.01.02 Tahun 2009.

       Pada tahun 2010, Anggaran Dasar Perusahaan diubah sehubungan peningkatan modal dasar dari
       Rp200.000.000 menjadi sebesar Rp2.000.000.000 dan modal ditempatkan dan disetor penuh ditingkatkan
       dari Rp70.306.000 menjadi Rp1.320.226.000 melalui konversi utang Perusahaan kepada kreditor
       sebanyak 2.499.840 saham baru Hak Tanpa Memesan Efek Terlebih Dahulu (HTMETD). Persetujuan atas
       penambahan modal tanpa HTMETD dan peningkatan modal ini telah diaktakan dengan Akta No.7 tanggal
       3 Desember 2010 dari Sripati Marliza, S.H., Notaris di Jakarta. Perubahan ini telah disahkan oleh Menteri
       Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.AHU 60234.AH.01.02
       Tahun 2010 tanggal 27 Desember 2010.

       Tahun 2011, Anggaran Dasar Perusahaan diubah kembali sehubungan dengan penurunan modal dasar,
       modal ditempatkan dan disetor penuh serta nilai nominal saham. Modal dasar yang awalnya
       Rp2.000.000.000 diturunkan menjadi Rp1.352.000.000 terbagi atas 4.000.000.000 (angka penuh) saham.
       Modal ditempatkan dan disetor diturunkan dari semula sebesar Rp1.320.226.000 menjadi Rp892.472.776.

       Penurunan modal disetor dilakukan melalui kuasi reorganisasi dengan cara menurunkan nilai nominal
       saham dari sebelumnya Rp500 (angka penuh) menjadi Rp338 (angka penuh) per saham. Perubahan telah
       diaktakan dengan Akta No.20 tanggal 15 Desember 2011 Notaris H. Fedris S.H., di Bogor, dan telah
       mendapat pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
       Keputusan No.AHU- 08119.AH.01.02 tanggal 16 Februari 2012 Pada tanggal 30 April 2015, Perusahaan
       melakukan perubahan anggaran dasar sehubungan dengan peningkatan modal dasar dari semula
       sebanyak 4.000.000.000 (angka penuh) saham atau seluruhnya berjumlah Rp1.352.000.000 menjadi
       sebanyak 10.000.000.000 (angka penuh) saham atau seluruhnya berjumlah Rp3.380.000.000 dengan nilai
       nominal Rp338 (angka penuh) per saham. Perubahan tersebut telah diaktakan dengan Akta No.26 dibuat
       di hadapan Notaris H. Fedris S.H., di Bogor dan telah mendapat pengesahan Menteri Hukum dan Hak
       Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0935289.AH.01.02 tanggal 15
       Mei 2015.

       Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir Anggaran
       Dasar Perusahaan adalah sebagaimana dimuat dalam Akta Petikan Berita Acara Rapat Umum Pemegang
       Saham Luar Biasa No.9 tanggal 18 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Notaris Egi Anggiawati Padli, S.H.,
       M.Kn., Notaris di Kabupaten Bogor mengenai perubahan kegiatan usaha Perusahaan. Perubahan ini telah



                                                                                                                   8
Page 36
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       disetujui oleh Menteri Hukum Republik Indonesia No.AHU- 0149838.AH.01.11 Tahun 2025 tanggal 4 Juli
       2025.

      Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, PT Bukaka Teknik Utama Tbk menjalankan kegiatan
      usaha utama dalam bidang konstruksi, industri pengolahan, bidang pertambangan dan penggalian, bidang
      perdagangan besar, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor, pembangkit tenaga Listrik dan
      kegiatan usaha penunjang lainnya.

      PT Bukaka Teknik Utama Tbk (Perseroan) didirikan pada tahun 1978 sebagai bengkel perakitan kendaraan
      pemadam kebakaran, dan sejak itu berkembang menjadi perusahaan rekayasa teknik berskala nasional
      yang mengkhususkan diri pada penyediaan produk dan jasa sektor infrastruktur. Dengan pengalaman lebih
      dari empat dekade, Perseroan terus memperkuat fondasi bisnisnya melalui ekspansi ke berbagai lini,
      termasuk energi, transportasi, dan komunikasi. Perseroan juga terlibat dalam berbagai proyek strategis
      nasional dan internasional, menunjukkan kemampuannya dalam menghadirkan solusi teknik berkualitas
      tinggi secara konsisten.

      Secara spesifik, produk dan jasa utama yang dihasilkan oleh Perseroan meliputi menara baja (steel tower),
      jembatan baja (steel bridge), pembangkit listrik (power generation), garbarata (boarding bridge), struktur
      baja (steel structure), peralatan konstruksi jalan, kendaraan khusus (special purpose vehicles), galvanisasi
      baja, pemeliharaan fasilitas lepas pantai, peralatan migas (oil & gas equipment), dan pembangkit listrik
      tenaga air.

      PT Bukaka Teknik Utama Tbk menetapkan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan Indonesia
      terkemuka yang bergerak di bidang engineering, procurement, construction, energy, dan investment di
      tingkat global. Visi ini mencerminkan komitmen jangka panjang Perseroan dalam menjadikan dirinya
      sebagai pelaku utama industri infrastruktur nasional dengan daya saing internasional. Visi tersebut juga
      menunjukkan ambisi Perseroan untuk tidak hanya menguasai pasar domestik, tetapi juga memperluas
      jangkauan dan reputasi di kancah global melalui keunggulan teknis dan inovasi berkelanjutan.

      Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, Perseroan merumuskan misi strategis yang terdiri dari beberapa
      pilar utama. Pertama, merekrut sumber daya manusia yang kompeten dan profesional guna mendorong
      keunggulan operasional. Kedua, memberikan kepuasan dan nilai tambah bagi seluruh pemangku
      kepentingan. Ketiga, menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam seluruh aspek kegiatan
      usaha. Terakhir, Perseroan berkomitmen menjadi entitas yang kompetitif, modern, inovatif, dan peduli
      terhadap lingkungan. Seluruh misi tersebut menjadi pedoman strategis dalam mendukung pertumbuhan
      usaha yang berkelanjutan dan bertanggung jawab di tengah dinamika industri konstruksi dan manufaktur
      nasional.

      Dalam rangka pengembangan usaha, Bukaka mempelajari peluang usaha baru dan menciptakan
      kerjasama berdasarkan kondisi pasar yang berkembang saat ini serta dalam rangka memperluas portofolio
      perusahaan, yaitu dengan rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang
      baru, yang akan dikembangkan oleh Bukaka dengan tujuan untuk memperoleh pendapat pihak independen
      mengenai kelayakan pelaksanaan proyek tersebut ditinjau dari berbagai aspek terkait secara komprehensif,
      memperoleh pendapat berdasarkan praktik terbaik (best practice) proyek Penambahan Klasifikasi Baku
      Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dalam peningkatan pendapatan usaha serta dalam rangka memenuhi
      Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.

      Sehubungan dengan hal-hal tersebut, KJPP YDR ditunjuk oleh Bukaka untuk melakukan Pekerjaan Kajian
      Studi Kelayakan Rencana Penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yaitu:


                                                                                                                     9
Page 37
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk

      1. Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No. 41011)
      2. Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025 No. 41012)
      3. Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016)
      4. Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI 2025 No. 41018)
      5. Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No. 42101)
      6. Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104)
      7. Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911)
      8. Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran dan Klep/Katup (KBLI 2025 No. 28130)
      9. Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan Transformator (KBLI 2025 No. 33141)
      10. Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149)
      11. Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No. 43120)
      12. Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291)
      13. Pengecatan (KBLI 2025 No. 43303)
      14. Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No. 43901)
      15. Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No. 43905)
      16. Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No. 43909)
      17. Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No. 71109)
      18. Jasa Pengujian Teknis (KBLI 2025 No. 71204)
      19. Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya (KBLI 2025 No. 09900)
      20. Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210)

      Adapun Proyek dengan status akan/sedang dilakukan sehubungan penambahan KBLI ini Adalah sebagai
      berikut :
                              Tabel 2 - 1 : Status atas Proyek Penambahan Kegiatan Usaha

        No                                        Pekerjaan                                         Status
        1    Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung - Bangunan gedung bertingkat 27,         Akan
             Pemilik Tender: PT Berlian Global Investindo                                         Dilakukan
        2    EPC Project - Transfer Point, Mine Office Extention & MEM Workshop, Lokasi:          Sedang
             Sorowako, Pemilik Tender: PT Vale Indonesia                                          Dilakukan
        3    Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol               Akan
             Beserta Kelengkapannya, Pemilik Tender: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta              Dilakukan
        4    Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang, Pemilik Tender: Smart E-Proc PT PP         Akan
             Gedung.                                                                              Dilakukan
        5                                                                                         Sedang
             CSP (Corrugated Steel Plate)
                                                                                                  Dilakukan
        6  Pembangunan Kelas Bersama - Universitas Padjadjaran (Gedung Kelas Bersama 10           Akan
           Lantai & Graha Unpad Jatinangor 1500)                                                  Dilakukan
        7 Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion                   Akan
           Sudiang Kota Makassar                                                                  Dilakukan
        8 Steel Tower (Test Tower Punagaya-Bantaeng 150kV Switching Section II Project),          Sedang
           Pemilik Tender : PT. Twink Indonesia.                                                  Dilakukan
      Sumber: Manajemen Perseroan

      Saat ini Bukaka beralamat di Jalan Raya Narogong Bekasi KM 19,5 RT. 003 RW. 002, Kelurahan
      Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor – Jawa Barat 16820. Dengan kantor perwakilan
      beralamat di EightyEight@Kasablanka Office Tower, Tower A Unit 21 E-F, Jl. Casablanca Kav. 88 – Jakarta
      Selatan. Perseroan juga memiliki 2 site plant di Balikpapan dan Duri.



                                                                                                                10
Page 38
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
2.2. Aktivitas Usaha

      Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, PT Bukaka Teknik Utama Tbk menjalankan kegiatan
      usaha utama dalam bidang konstruksi, industri pengolahan, bidang pertambangan dan penggalian, bidang
      perdagangan besar, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor, pembangkit tenaga Listrik dan
      kegiatan usaha penunjang lainnya yang difokuskan pada penyediaan produk serta layanan untuk
      pembangunan infrastruktur strategis nasional dan internasional. Produk-produk utama yang dikembangkan
      Perseroan meliputi menara transmisi, jembatan rangka baja, garbarata (boarding bridge), kendaraan
      khusus, serta sistem peralatan transportasi. Selain itu, Bukaka juga memiliki kapabilitas dalam
      pembangunan pembangkit listrik tenaga mini hidro, peralatan untuk sektor minyak dan gas, serta
      penyediaan layanan galvanisasi logam yang mendukung ketahanan dan keawetan struktur baja.

      Kegiatan usaha Perseroan tidak hanya mencakup produksi manufaktur, tetapi juga layanan instalasi dan
      pemeliharaan, yang memungkinkan Perseroan berperan secara menyeluruh dalam siklus proyek
      konstruksi. Dalam sektor energi, Perseroan melalui entitas anak dan entitas asosiasinya turut
      mengembangkan dan mengoperasikan proyek-proyek pembangkit listrik, seperti PLTM (Pembangkit Listrik
      Tenaga Minihidro), serta investasi dalam sektor pertambangan dan pengolahan mineral. Dengan struktur
      usaha terintegrasi ini, Bukaka mampu mendukung kebutuhan proyek nasional yang menuntut efisiensi,
      kualitas tinggi, serta waktu pelaksanaan yang tepat.

      Selain kegiatan utama, Bukaka juga memiliki sejumlah kegiatan usaha penunjang yang memperkuat rantai
      bisnisnya. Kegiatan tersebut antara lain meliputi jasa penyewaan alat berat, penyediaan solusi logistik
      untuk proyek konstruksi, serta ekspansi usaha ke pasar internasional melalui ekspor produk teknik ke
      negara mitra strategis, seperti India dan kawasan Timur Tengah. Dengan cakupan usaha yang luas dan
      terdiversifikasi, Perseroan menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dan swasta.

      Dalam rangka mencapai maksud dan tujuan tersebut, berdasarkan Akta Petikan Berita Acara Rapat Umum
      Pemegang Saham Luar Biasa No.9 tanggal 18 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Notaris Egi Anggiawati
      Padli, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Bogor mengenai perubahan kegiatan usaha Perusahaan.
      Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum Republik Indonesia No.AHU- 0149838.AH.01.11 Tahun
      2025 tanggal 4 Juli 2025, Perseroan dapat menjalankan kegiatan usaha sebagai berikut:

      a. Kegiatan Usaha Utama:

      1. Konstruksi Bangunan Sipil Elektrikal (42204)
      2. Konstruksi Gedung Industri (41013)
      3. Konstruksi Bangunan Sipil Jalan (42101)
      4. Konstruksi Bangunan Sipil Jembatan, Jalan Layang, FlyOver dan Underpass (42102)
      5. Konstruksi Bangunan Sipil Minyak dan Gas Bumi (42915)
      6. Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan (42912)
      7. Konstruksi Gedung Kesehatan (41015)
      8. Konstruksi Gedung Lainnya (41019)
      9. Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimia, Farmasi, dan Industri
          Lainnya (42916)
      10. Pemasangan Kerangka Baja (43901)
      11. Instalasi Listrik (43211)
      12. Instalasi Minyak dan Gas (43223)
      13. Industri Konstruksi Berat Siap Pasang dari Baja untuk Bangunan (25113)



                                                                                                                11
Page 39
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       14. Industri Barang dari Logam Siap Pasang untuk Konstruksi Lainnya (25119)
       15. Industri Tangki, Tandon Air dan Wadah dari Logam (25120)
       16. Industri Generator Uap, Bukan Ketel Pemanas (25130)
       17. Industri Penempaan, Pengepresan, Pencetakan dan Pembentukan Logam / Metalurgi Bubuk (25910)
       18. Jasa Industri untuk Berbagai Pengerjaan Khusus Logam dan Barang dari Logam (25920)
       19. Industri Mesin Pembangkit Listrik (27112)
       20. Industri Peralatan Listrik Lainnya (27900)
       21. Industri Bearing, Roda Gigi dan Elemen Penggerak Mesin (28140)
       22. Industri Mesin Uap, Turbin dan Kincir (28111)
       23. Industri Mesin untuk Keperluan Umum Lainnya YTDL (28199)
       24. Industri Mesin Penambangan, Penggalian dan Konstruksi (28240)
       25. Industri Mesin Pertanian dan Kehutanan (28210)
       26. Industri Komponen dan Suku Cadang Mesin dan Turbin (28113)
       27. Industri Bangunan Lepas Pantai dan Bangunan Terapung (30112)
       28. Industri Peralatan, Perlengkapan dan Bagian Kapal (30113)
       29. Industri Peralatan untuk Pelindung Keselamatan (32904)
       30. Industri Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih (29101)
       31. Industri Penggergajian Kayu (16101)
       32. Pertambangan Minyak Bumi (06100)
       33. Pertambangan Gas Alam (06201)
       34. Pengusahaan Tenaga Panas Bumi (06202)
       35. Aktivitas Penunjang Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam (09100)
       36. Perdagangan Besar Atas Dasar Balas Jasa/Fee atau Kontrak (46100)
       37. Perdagangan Besar Mesin, Peralatan dan Perlengkapan Lainnya (46599)
       38. Perdagangan Besar Barang Logam untuk Bahan Konstruksi (46631)
       39. Pembangkitan Tenaga Listrik (35101)

      b. Kegiatan Usaha Penunjang:

      1. Industri Penggergajian Kayu (16101)
      2. Reparasi Mesin untuk Keperluan Khusus (33122)
      3. Jasa Instalasi Konstruksi Navigasi Laut, Sungai dan Udara (43214)
      4. Instalasi Pendingin dan Ventilasi Udara (43224)
      5. Angkutan Bermotor untuk Barang Khusus (49432)
      6. Real Estat yang Dimiliki Sendiri atau Disewa (68111)
      7. Aktivitas Penyediaan Tenaga Kerja Waktu Tertentu (78200)
      8. Penyediaan Sumber Daya Manusia dan Manajemen Fungsi Sumber Daya Manusia (78300)
      9. Jasa Penunjang Pertanian Lainnya (01619)
      10. Jasa Penunjang Peternakan Lainnya (01629)
      11. Jasa Penunjang Kehutanan Lainnya (02409)

      Kegiatan bisnis perseroan juga dikelola oleh sepuluh entitas anaknya yang terdiri dari:

      1. PT Bukaka Forging Industries, yang berfokus pada kegiatan usaha manufaktur komponen otomotif.
      2. PT Bukaka Energi, yang menekuni bidang pembangkit tenaga listrik.
      3. PT Bukaka Mega Investama, yang bergerak di bidang jasa, perdagangan, pembangunan, industri,
         pertambangan serta pertanian. Melalui anak usaha ini, Perseroan juga telah menginvestasikan modal
         sebesar 46,61% di PT Kerinci Merangin Hydro, sebuah perusahaan yang akan membangun


                                                                                                             12
Page 40
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
           Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas 350 MW, yang juga merupakan salah satu
           PLTA terbesar di Tanah Air.
       4. PT Bukaka Teknik Utama Balikpapan, yang bergerak di bidang Oil and Gas Services, baik onshore
           maupun offshore.
       5. PT Baja Titian Utama, yang bergerak di bidang Konstruksi dan perdagangan besar.
       6. PT Bukaka Three D Private Limited, India, pengembangan Export Garbarata.
       7. Bukaka International LLC, Oman, pengembangan Oil & Gas Equipment.
       8. PT Mandiri Energi Terbarukan, bergerak di bidang Pembangkit Listrik Tenaga Air.
       9. PT Pembangkit Energi Terbarukan, bergerak dibidang Pembangkit Listrik Tenaga Air.
       10. PT Mutiara Cita Medika, bergerak dibidang jasa Kesehatan.

       Dalam rangka memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham secara berkelanjutan, secara
       konsisten Perseroan melakukan ekspansi bisnis ke berbagai bidang, salah satunya dengan melakukan
       penyertaan saham di PT Poso Energy, PT Malea Energy, PT Bumi Mineral Sulawesi, PT Kerinci Merangin
       Hydro dan lainnya sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Pembangkit Listrik Tenaga Air dan
       Penambangan Nikel/Smelter

       Pada tahun 2025 Kegiatan usaha Perseroan Adalah sebagai berikut :

       •       Mendirikan anak Perusahaan bernama PT Bhara Seva Konstruksi untuk berusaha di bidang Aktivitas
               Penyewaan dan Sewa Alat Konstruksi.
       •       Mendirikan anak Perusahaan bernama Bukaka Oil and Gas Private Limited untuk berusaha di bidang
               pembuatan, perbaikan dan penyedia peralatan serta produk yang berkaitan dengan industri minyak
               dan gas bumi yang berkedudukan dan didirikan di India.
       •       PT Bukaka Teknik Utama Tbk telah menyelesaikan pembangunan Workshop Facility di Nizwa
               Industrial City, Oman, yang siap beroperasi penuh pada tahun 2026 sebagai manufaktur Artificial Lift.
       •       PT Bukaka Teknik Utama Tbk secara aktif memulai ekspansi bisnis ke kawasan Timur Tengah dan
               Afrika Utara (MENA), diantaranya Kuwait dan Libya, dengan fokus pada solusi Artificial Lift dan Flow
               Assurance Technology.
       •       PT Bukaka Teknik Utama Tbk berpartisipasi aktif sebagai exhibitor dan speaker (OPES Talk) dalam
               event minyak dan gas terbesar di Oman, Oman Petroleum & Energy Show (OPES) 2025, yang
               diselenggarakan pada 12–14 Mei 2025 di Muscat.
       •       Di sektor infrastruktur, Bukaka Three D Private Limited saat ini tengah menjalankan project PBB
               (Passenger Boarding Bridge) dengan 100% Made in India manufacturing sebanyak 56 unit untuk
               bandara milik Airport Authority of India (AAI), sebagai wujud kepercayaan terhadap kapabilitas
               manufaktur lokal Bukaka di India.

2.3.   Susunan Pemegang Saham

       Berdasarkan laporan keuangan audit Bukaka per 31 Desember 2025, susunan pemegang saham Bukaka
       adalah sebagai berikut:
                                           Tabel 2 - 2 : Susunan Pemegang Saham Bukaka
                          Pemegang Saham                Jumlah Saham      Persentase       Jumlah Modal Disetor
           Suhaeli Kalla                                    800.651.790          30,32%           270.620.305.020
           Solihin Jusuf Kalla                              789.812.604          29,91%           266.956.660.152
           Ir. Achmad Kalla                                 674.951.762          25,56%           228.133.695.556
           Masyarakat                                       364.188.544          13,80%           123.095.727.872
                                 Jumlah                   2.640.452.000         100,00%           892.472.776.000
       Sumber: Laporan Keuangan Audit Bukaka Per 31 Desember 2025



                                                                                                                       13
Page 41
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
2.4. Susunan Komisaris dan Direksi
       Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Bukaka berdasarkan informasi dari Laporan Keuangan
       Audit Bukaka per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

       Dewan Komisaris
       Komisaris Utama                 :   Suhaeli Kalla
       Komisaris                       :   Solihin Jusuf Kalla
       Komisaris Independen            :   Erwin Kurniadi

       Dewan Direksi
       Direktur Utama                  :   Irsal Kamarudin
       Direktur                        :   Abdullah Afifuddin Suhaeli
       Direktur                        :   Teguh Wicaksana Sari
       Direktur                        :   Didin Saepudin
       Direktur                        :   Budi Hartono
       Direktur                        :   Ade Nurkholis

2.5.   Perizinan-Perizinan dan Legalitas
       Data dan dokumen legalitas yang kami terima dalam rangka penyusunan laporan studi kelayakan ini adalah
       sebagai berikut:

        1.   Akta Pendirian No.149 tanggal 25 Oktober 1978 oleh Notaris Haji Bebasa Daeng Lalo, S.H. Akta
             pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
             No.Y.A 5/242/7 tanggal 21 Mei 1979.
        2.   Akta Perubahan nomor 16 tanggal 5 November 2008 oleh Ny, Masnah Sari, S.H., oleh notaris di
             Bogor mengenai Perubahan Anggaran Dasar. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
             Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan nomor AHU-007736.AH.01.09.Tahun
             2009 tanggal 6 Maret 2009.
        3.   Akta Perubahan nomor 25 tanggal 21 Juli 2020 oleh Egi Anggiawati Padli, S.H., M.Kn, oleh notaris
             di Kabupaten Bogor mengenai perubahan Pasal 9, Pasal 10, Pasal 11, Pasal 12, Pasal 13, Pasal
             14, Pasal 15, PT Bukaka Teknik Utama Tbk. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
             Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan nomor AHU-0134433.AH.01.11. Tahun
             2020 tanggal 14 Agustus 2020.
        4.   Akta Perubahan nomor 28 tanggal 25 Mei 2021 oleh Egi Anggiawati Padli, S.H., M.Kn, oleh notaris
             di Kabupaten Bogor mengenai Perubahan Anggaran Dasar. Akta ini telah disahkan oleh Menteri
             Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan nomor AHU-
             0104841.AH.01.11. Tahun 2021 tanggal 25 Juni 2021.
        5.   Akta Perubahan nomor 9 tanggal 12 Juni 2024 oleh Egi Anggiawati Padli, S.H., M.Kn, oleh notaris
             di Kabupaten Bogor mengenai Perubahan Pengangkatan Kembali, PT Bukaka Teknik Utama Tbk.
             Akta ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
             Surat Keputusan nomor AHU-AH.01.09-0217127 pada tanggal 24 Juni 2024.
        6.   Akta Petikan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan No.7 tanggal 18
             Juni 2025 oleh Notaris Egi Anggiawati Padli, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Bogor tentang
             penetapan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan dan telah mendapat persetujuan dari
             Menteri Hukum Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
             Perseroan No.AHU-AH.01.09-0306013 Tahun 2025 Tanggal 3 Juli 2025.




                                                                                                                14
Page 42
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
         7. Akta Petikan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.9 tanggal 18 Juni 2025
             yang dibuat di hadapan Notaris Egi Anggiawati Padli, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Bogor
             mengenai perubahan kegiatan usaha Perusahaan. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri
             Hukum Republik Indonesia No.AHU-0149838.AH.01.11 Tahun 2025 tanggal 4 Juli 2025.
         8. Nomor Induk Berusaha (NIB) nomor 9120008241544 yang dikeluarkan oleh Menteri
             Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal pada tanggal 22 Februari 2023.
         9. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) nomor 01.315.811.8-054.000.

2.6.   Analisis Kinerja Keuangan Historis
       Tinjauan Laba Rugi

                                                       Tabel 2 - 3: Kinerja Laba Rugi Historis
                                                                                                                  (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                                                               Periode Historis
                          KETERANGAN                              2021            2022              2023             2024            2025
                                                                 Audited         Audited           Audited          Audited         Audited
        Pendapatan dari kontrak konstruksi dan -
                                                               3.858.936.726   4.146.850.937    5.128.345.025     6.280.698.282   3.940.576.336
        konstruksi
        Beban                                                  3.127.359.658   3.458.639.887    4.163.595.379     5.135.149.368   2.862.994.800
        Laba Kotor                                               731.577.068     688.211.050      964.749.646     1.145.548.914   1.077.581.536

        Beban Administrasi dan Umum
             Beban penjualan                                     (9.526.465)    (12.658.583)     (16.432.239)       -16.562.783     -30.343.056
             Beban umum dan administrasi                       (136.741.887)   (134.091.902)    (205.124.344)      -369.320.880    -268.343.428
             Beban keuangan                                    (115.563.376)    (62.810.501)     (68.425.496)      -210.026.155    -487.331.761
             Bagian laba/(rugi) perusahaan asosiasi               73.063.825      54.556.870      209.549.884       209.517.712     264.152.680
             Pendapatan (beban) lainnya                           24.338.447      26.750.968     (45.907.631)        10.375.181     -47.844.166
        Total Beban Administrasi dan Umum                      (164.429.456)   (128.253.148)    (126.339.826)     (376.016.925)   (569.709.731)

        LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                          567.147.612     559.957.902       838.409.820       769.531.989     507.871.805
        Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan                       (85.053.430)    (97.679.914)    (127.389.304)      -139.191.101    -245.865.653
        LABA TAHUN BERJALAN                                     482.094.182     462.277.988       711.020.516       630.340.888     262.006.152

        PENYESUAIAN PROFORMA                                                                                       (98.205.397)     48.980.110
        LABA TAHUN BERJALAN SEBELUM EFEK
        PENYESUAIAN LABA ENTITAS YANG
                                                                                                                   532.135.491     310.986.262
        BERGABUNG
        PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
        Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
        Surplus revaluasian                                                                                                       1.326.281.089
             Keuntungan/(kerugian) aktuarial                     (5.386.502)     11.576.259         (321.562)       57.285.913         -359.362
             Bagian penghasilan komprehensif lain
                   entitas asosiasi                                   87.337      1.217.015        (3.973.582)          534.159        -737.774
             Pajak penghasilan terkait                             1.185.031      -2546777              70.743      -12.579.973          89.444
        PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN                             (4.114.134)     10.246.497        (4.224.401)       45.240.099   1.325.273.397

        LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                        477.980.048     472.524.485       706.796.115      577.375.590    1.636.259.659


       Berdasarkan data laporan keuangan historis PT Bukaka Teknik Utama Tbk selama periode 2021 hingga
       2025, terlihat adanya fluktuasi kinerja pada sisi pendapatan, beban usaha, dan laba periode berjalan.
       Pendapatan perusahaan mengalami kenaikan 7,46% pada 2022 sebesar Rp4,15 triliun, dan melonjak
       tajam 23,65% di tahun 2023 ke Rp5,13 triliun. Pada 2024, pendapatan mengalami kenaikan signifikan
       sebesar 22,47%, naik ke Rp6,28 triliun. Namun Pada 2025, pendapatan mengalami penurunan yang
       signifikan dibanding tahun 2024 sebesar 37,26%, turun ke Rp3,94 triliun. Penurunan tajam ini
       kemungkinan dipengaruhi oleh berkurangnya volume proyek atau adanya keterlambatan realisasi kontrak
       baru yang berdampak langsung terhadap pendapatan operasional perusahaan.




                                                                                                                                                  15
Page 43
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       Pada sisi beban usaha, pola pergerakan cenderung mengikuti tren pendapatan, meskipun dalam beberapa
       tahun perubahannya tidak simetris. Beban usaha meningkat sebesar 10,60% di 2022, dan kembali naik
       20,38% pada 2023. Pada tahun 2024 beban usaha mengalami kenaikan tercatat sebesar 23,33% menjadi
       Rp5,13 triliun, seiring dengan kenaikan pendapatan Namun, tahun 2025 mencatat penurunan beban usaha
       paling signifikan sebesar 44,25% menjadi Rp2,86 triliun, seiring dengan penurunan pendapatan.
       Penurunan ini menunjukkan bahwa perusahaan melakukan efisiensi operasional atau pengurangan biaya
       sebagai respons terhadap penurunan pendapatan. Strategi pengendalian biaya ini menjadi faktor penting
       dalam menjaga profitabilitas perusahaan.

      Laba Sebelum Pajak

      Selama periode historis yaitu 31 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2025, rata-rata laba
      sebelum pajak terhadap pendapatan sebesar 12,98%, dimana porsi terbesar pada beban umum dan
      administrasi. Dimana beban umum dan administrasi cenderung mengalami kenaikan, adapun di tahun 2025
      terdapat penurunan yang disebabkan adanya efisiensi terhadap biaya gaji dan tunjangan, biaya keperluan
      kantor, biaya representasi, biaya perawatan aset kantor, sumbangan sosial dan beban kerugian piutang.

      Laba Bersih Tahun Berjalan

      Berdasarkan data laporan keuangan historis PT Bukaka Teknik Utama Tbk selama periode 2021 hingga
      2025, terlihat adanya fluktuasi kinerja pada sisi pendapatan, beban usaha, dan laba periode berjalan.
      Pendapatan perusahaan mengalami kenaikan 7,46% pada 2022 sebesar Rp4,15 triliun, dan melonjak
      tajam 23,65% di tahun 2023 ke Rp5,13 triliun. Pada 2024, pendapatan mengalami kenaikan signifikan
      sebesar 22,47%, naik ke Rp6,28 triliun. Namun Pada 2025, pendapatan mengalami penurunan yang
      signifikan dibanding tahun 2024 sebesar 37,26%, turun ke Rp3,94 triliun. Penurunan tajam ini
      kemungkinan dipengaruhi oleh berkurangnya volume proyek atau adanya keterlambatan realisasi kontrak
      baru yang berdampak langsung terhadap pendapatan operasional perusahaan.

      Tinjauan Posisi Keuangan

                                           Tabel 2 - 4: Laporan Posisi Keuangan Bukaka
                                                                                                (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                                         Periode Historis
                KETERANGAN                    2021           2022             2023           2024            2025
                                             Audited        Audited         Audited         Audited         Audited
        ASET
        Aset Lancar
          Kas dan setara kas                586.852.180    513.535.195     504.103.549      418.904.326    766.370.180
          Deposito yang dibatasi
                                               2.287.495     2.267.757      11.642.757      163.468.104    295.757.423
          penggunaannya
          Piutang usaha
          Pihak ketiga - setelah
          dikurangi cadangan                276.108.931    324.470.379     289.180.341      321.742.783    390.776.238
          penurunan nilai
          Pihak berelasi                      94.818.317    47.331.642      10.509.520       14.070.819     51.411.641
          Piutang retensi                     24.034.600    23.545.775       4.715.812       12.207.826      9.762.708
          Tagihan bruto pemberi kerja
                                              22.643.784     5.534.087                                       3.709.551
          atas kontrak konstruksi
          Aset keuangan dari kontrak
                                                                                            394.191.342   2.107.835.186
          konsesi
          Piutang lain-lain                    1.607.918     1.224.166        1.073.047       2.516.418      1.994.625
          Persediaan - setelah dikurangi




                                                                                                                          16
Page 44
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                                                            Periode Historis
                KETERANGAN                    2021             2022              2023               2024            2025
                                             Audited          Audited          Audited            Audited          Audited
          cadangan penurunan nilai           670.012.584     763.491.414      585.804.951         648.774.279     506.180.362
          Uang muka dan beban dibayar
                                             401.117.641     453.468.598      273.252.776         259.476.516     250.259.707
          dimuka
          Pajak dibayar dimuka                36.556.416     117.267.234      259.994.664         233.606.360      157.754.847
        Jumlah Aset Lancar                 2.116.039.866   2.252.136.247    1.940.277.417       2.468.958.773    4.541.812.468

        Aset Tidak Lancar
          Uang muka dan beban dibayar
                                             209.415.597     137.317.782      371.603.837         147.807.293     100.195.165
          dimuka
          Piutang pihak yang berelasi -
                                               1.806.250       1.750.000         1.750.000          7.855.704        7.517.185
          bersih
          Pinjaman direksi dan
                                               2.445.399       2.379.973         2.689.625          1.553.946        1.949.237
          karyawan
          Aset keuangan dari kontrak
                                                       -     618.795.386    1.895.575.256      15.319.283.881   14.986.356.916
          konsesi
          Investasi pada perusahaan
                                           1.904.989.382   2.294.611.267    3.234.439.569       2.580.186.647    2.811.145.209
          asosiasi
          Aset hak guna                                                                                            17.375.168
          Aset pajak tangguhan                51.115.037      49.124.351       60.087.828
          Aset tetap • setelah dikurangi
                                             932.264.018     894.660.626      865.867.718       1.352.439.728    2.816.874.100
          akumulasi penyusutan
          Goodwill                             1.232.277       1.232.277        1.232.277                   -       13.720.045
          Aset lain-lain                       7.162.516       7.356.358        6.165.003           9.175.823        9.276.355
        Jumlah Aset Tidak Lancar           3.110.430.476   4.007.228.020    6.439.411.113      19.418.303.022   20.764.409.380
        JUMLAH ASET                        5.226.470.342   6.259.364.267    8.379.688.530      21.887.261.795   25.306.221.848


                                                                           Periode Historis
               KETERANGAN                    2021             2022               2021              2024            2025
                                            Audited          Audited           Audited            Audited         Audited
        LIABILITAS DAN EKUITAS

        Liabilitas Jangka Pendek
        Utang bank dan lembaga
                                            633.013.147     758.977.474       634.065.764        465.675.240      361.744.482
        keuangan lainnya
        Utang usaha                         460.580.521     449.562.020       441.793.964        689.736.424      743.368.546
        Utang lancar lainnya                  6.610.563       2.659.721         3.126.140          5.374.541          980.998
        Utang pajak                          30.411.459      36.713.754        46.899.534         58.460.609       25.067.182
        Uang muka pelanggan                 284.163.469     127.535.354       144.489.235        111.770.378      105.501.990
        Beban masih harus dibayar           329.764.289     374.104.912       562.261.149        610.693.801      616.374.960
        Utang yang jatuh tempo dalam
        satu tahun:
        Utang lain-lain                               -               -                 -                  -
        Utang pihak yang berelasi                     -               -                 -         18.227.019       20.979.407
        Pinjaman bank                                 -               -        87.514.212        219.456.000      827.466.681
        Utang sewa pembiayaan                19.540.894      12.039.494        12.849.449         10.208.022       14.183.268
        Liabilitas Sewa                                                                                               656.005
        Jumlah Liabilitas Jangka
                                           1.764.084.342   1.761.592.729    1.932.999.447       2.189.602.034    2.716.323.519
        Pendek

        Liabilitas Jangka Panjang
        Utang pihak yang berelasi             2.824.911       2.692.990       160.388.523        258.997.734      140.761.208
        Utang jangka panjang- setelah
        dikurangi bagian yang jatuh
        tempo kurang dari satu tahun:
        Utang lain-lain                       3.218.519      10.942.612         9.465.173           9.702.228       15.625.423
        Pinjaman bank                                 -     538.155.285     1.648.865.993      12.417.927.925   13.460.530.755
        Utang sewa pembiayaan                12.974.504       5.805.342        13.751.321           3.701.379       22.807.343



                                                                                                                                 17
Page 45
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                                                        Periode Historis
               KETERANGAN                 2021             2022               2021             2024            2025
                                         Audited          Audited           Audited           Audited         Audited
        Liabilitas sewa                                                                                -       16.960.849
        Liabilitas pajak tangguhan                                                            58.081.860      219.967.189
        Liabilitas imbalan kerja
                                         124.748.043     112.074.324        80.090.964        14.045.813       17.540.066
        karyawan
        Jumlah Liabilitas Jangka
                                         143.765.977     669.670.553     1.912.561.974     12.762.456.939   13.894.192.833
        Panjang

        Jumlah Liabilitas               1.907.850.319   2.431.263.282    3.845.561.421     14.952.058.973   16.610.516.352

        Ekuitas
        Modal saham                      892.472.776     892.472.776       892.472.776       892.472.776      892.472.776
        Agio saham                           689.146         689.146           689.146           689.146          689.146
        Transaksi dengan kepentingan
                                             165.010         165.010           165.010           165.010          165.010
        non pengendali
        Tambahan modal disetor
                                           1.347.763      40.196.097        40.196.097        40.095.547      135.355.862
        lainnya
        Komponen lainnya dari ekuitas        (14.552)        543.591           844.874          1.358.384        8.397.855
        Ekuitas bisnis yang bergabung                                                       1.642.673.304                -
        Pendapatan komprehensif
                                         (58.762.654)    (48.516.159)      (52.740.067)       (9.136.630)    1.319.667.628
        lainnya
        Saldo laba                      2.467.345.077   2.917.846.364    3.608.684.003      4.329.302.201    4.795.424.728
        Jumlah Saldo Laba               3.303.242.566   3.803.396.825    4.490.311.839      6.897.619.738    7.152.173.005
        Kepentingan non pengendali         15.377.457      24.704.160       43.815.270         37.583.084    1.543.532.491

        Jumlah Ekuitas                  3.318.620.023   3.828.100.985    4.534.127.109      6.935.202.822    8.695.705.496

        JUMLAH LIABILITAS DAN
                                        5.226.470.342   6.259.364.267    8.379.688.530     21.887.261.795   25.306.221.848
        EKUITAS


        Aset

        Pergerakan total aset PT Bukaka Teknik Utama Tbk menunjukkan tren pertumbuhan tahunan yang
        impresif. Dari tahun 2021 ke 2022, total aset meningkat sebesar 19,74% menjadi Rp6,26 triliun, dan naik
        sebesar 33,87% mencapai Rp8,38 triliun di tahun 2023. Pada 2024, aset melonjak tajam sebesar
        161,19%, menjadi Rp21,88 triliun dan pada 2025, aset kembali naik sebesar 15,62%, menjadi Rp25,30
        triliun Kenaikan yang konsisten ini mencerminkan ekspansi usaha yang aktif dan strategi investasi yang
        agresif dalam memperkuat posisi perusahaan di sektor manufaktur dan infrastruktur.

        Liabilitas dan Ekuitas

        Liabilitas perusahaan mengalami fluktuasi yang sepanjang lima tahun terakhir. Dari tahun 2021 ke 2022,
        liabilitas naik 27,43% menjadi Rp2,43 triliun. Tahun 2023 mencatat kenaikan sebesar 58,17%, diikuti
        dengan kenaikan yang cukup signifikan pada 2024 sebesar 288,81%, menjadi Rp14,92 triliun. Tahun
        2025 liabilitas Perusahaan mencatat kenaikan sebesar 11,09% sehingga menjadi Rp16,61 triliun.
        Perubahan ini menandakan fleksibilitas perusahaan dalam pengelolaan struktur utang yang disesuaikan
        dengan kebutuhan ekspansi dan strategi pendanaan jangka menengah.

        Dari sisi ekuitas, tren pertumbuhan juga terlihat konsisten dengan peningkatan nilai perusahaan. Tahun
        2022 mencatat kenaikan ekuitas sebesar 15,35%, yaitu sebesar Rp3,82 triliun, yang kemudian naik
        kembali 18,44% pada 2023. Nilai ekuitas kembali naik 52,96% pada 2024, lalu tumbuh sebesar 25,39%
        pada 2025 menjadi Rp8,69 triliun. Kenaikan ini mengindikasikan akumulasi laba ditahan dan peningkatan
        kekuatan modal perusahaan, serta mencerminkan kinerja keuangan yang membaik secara menyeluruh.




                                                                                                                             18
Page 46
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
         Tinjauan Arus Kas

                                             Tabel 2 - 5: Laporan Arus Kas Bukaka
                                                                                                    (Dalam Ribuan Rupiah)

                  KETERANGAN                   2021            2022              2023              2024             2025
                                              Audited         Audited           Audited           Audited          Audited
         Arus kas bersih diperoleh dari
                                             589.471.617     205.700.816      1.096.643.732       208.138.784     287.028.428
         Aktivitas Operasi
         Arus kas bersih dipergunakan
                                            (516.122.970)   (924.803.437)    (2.303.408.657)   (3.577.775.132)   (763.453.610)
         untuk Aktivitas Investasi
         Arus kas bersih dipergunakan
                                            (218.458.990)    638.811.295      1.207.847.091     3.338.068.737    (936.947.250)
         untuk Aktivitas Pendanaan
         Kenaikan bersih kas dan setara
                                            (145.110.343)    (80.291.326)         1.082.166      (31.567.611)     477.627.568
         kas
         Kas dan setara kas pada awal
                                            (363.538.355)   (508.617.720)     (581.934.705)       602.124.293     418.904.326
         tahun
         Kas dan setara kas akhir tahun     (508.617.720)   (581.934.705)     (591.366.351)       418.904.326     766.370.180



        Arus kas dari aktivitas operasi

        Kegiatan aktivitas ini diperoleh dari penerimaan pelanggan serta pembayaran-pembayaran. Adapun
        tahun 2025 kas dari aktivitas operasi yang diterima oleh Perusahaan cukup tinggi yaitu sebesar
        Rp 287.028.428 ribu yang disebabkan meningkatnya adanya laba yang diterima.

        Arus kas dari aktivitas investasi

        Tahun 2025 perusahaan menunjukkan adanya kas keluar dari aktivitas investasi sebesar Rp 763.453.610
        ribu.

        Arus kas dari aktivitas pendanaan

        Tahun 2025 perusahaan menunjukkan adanya kas keluar dari aktivitas pendanaan sebesar Rp
        936.947.250 ribu.

        Rasio Keuangan
                                          Tabel 2 - 6: Analisis Rasio Keuangan Bukaka
                                                                                                    (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                    2021             2022            2023           2024          2025
                     Keterangan
                                                   31 Des           31 Des          31 Des         31 Des        31 Des
         Rasio Solvabilitas
         Net Debt to Equity Ratio                   0,6 X            0,6 X            0,8X          0,8X           1,9X


         Rasio Profitabilitas
         Margin Laba Usaha                          14,7%            13,5%           16,3%         12,3%          12,9%
         Margin Laba Bersih                         12,5%            11,1%           13,9%         10,0%           6,6%
         ROA (2025 disetahunkan)                    9,1%             7,5%             8,4%          2,6%           6,5%
         ROE (2025 disetahunkan)                    14,4%            12,3%           15,6%          8,3%          18,8%


         Rasio Likuiditas
         Rasio Kas                                   0,31             0,21            0,13          0,03           0,05



                                                                                                                                 19
Page 47
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                               2021            2022        2023        2024         2025
                   Keterangan
                                              31 Des          31 Des      31 Des      31 Des       31 Des
         Rasio Lancar                           1,20           1,28        1,00         1,13        1,67
         Rasio Cepat                            0,82           0,85        0,70         0,83        1,49

        Berdasarkan data rasio keuangan dari tahun 2021 hingga 2025, dapat dilakukan analisis terhadap tiga
        aspek utama, yaitu solvabilitas, profitabilitas, dan likuiditas perusahaan.

        Rasio Solvabilitas

        Rasio solvabilitas yang tercermin dari Net Debt to Equity Ratio menunjukkan kecenderungan peningkatan
        leverage selama periode pengamatan. Rasio ini tercatat sebesar 0,6x pada tahun 2021 dan 2022,
        kemudian meningkat menjadi 0,8x pada tahun 2023 dan 2024, serta naik cukup signifikan menjadi 1,9x
        pada tahun 2025. Secara rata-rata, Net Debt to Equity Ratio selama periode 2021–2025 berada pada
        kisaran 0,94x. Kondisi ini mengindikasikan bahwa porsi utang bersih terhadap ekuitas cenderung
        meningkat, khususnya pada tahun 2025, sehingga struktur permodalan perusahaan menjadi lebih agresif
        dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian, meskipun perusahaan masih menunjukkan
        kapasitas ekuitas yang memadai, peningkatan rasio ini tetap perlu dicermati karena dapat mencerminkan
        kenaikan eksposur terhadap risiko pendanaan dan beban kewajiban.

        Rasio Profitabilitas

        Dari sisi profitabilitas, kinerja perusahaan menunjukkan fluktuasi dengan kecenderungan melemah pada
        beberapa indikator, meskipun masih terdapat kemampuan menghasilkan laba usaha yang relatif terjaga.
        Margin Laba Usaha berada pada kisaran 12,3% hingga 16,3%, dengan rata-rata sekitar 13,9%, di mana
        level tertinggi tercatat pada tahun 2023 sebesar 16,3% sebelum menurun menjadi 12,3% pada tahun
        2024 dan sedikit membaik menjadi 12,9% pada tahun 2025.

        Sementara itu, Margin Laba Bersih menunjukkan tren penurunan yang lebih nyata, dari 12,5% pada tahun
        2021, 11,1% pada tahun 2022, meningkat ke 13,9% pada tahun 2023, lalu turun menjadi 10,0% pada
        tahun 2024 dan 6,6% pada tahun 2025, dengan rata-rata sekitar 10,8% selama periode pengamatan.
        ROA tercatat sebesar 9,1% pada tahun 2021, 7,5% pada tahun 2022, 8,4% pada tahun 2023, turun ke
        2,6% pada tahun 2024, dan menjadi 6,5% pada tahun 2025 (disetahunkan). Adapun ROE tercatat
        sebesar 14,4% pada tahun 2021, 12,3% pada tahun 2022, 15,6% pada tahun 2023, 8,3% pada tahun
        2024, dan meningkat menjadi 18,8% pada tahun 2025 (disetahunkan). Secara umum, data tersebut
        menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba atas penjualan, aset, dan
        ekuitas mengalami fluktuasi, dengan tekanan yang cukup terlihat pada margin laba bersih dan ROA,
        sementara ROE pada tahun 2025 menunjukkan pemulihan yang cukup kuat.

        Rasio Likuiditas

        Dari sisi likuiditas, posisi kas perusahaan menunjukkan pelemahan sepanjang periode 2021–2025. Rasio
        Kas menurun dari 0,31 pada tahun 2021 menjadi 0,21 pada tahun 2022, 0,13 pada tahun 2023, dan 0,03
        pada tahun 2024, sebelum sedikit meningkat menjadi 0,05 pada tahun 2025. Di sisi lain, Rasio Lancar
        dan Rasio Cepat menunjukkan pola yang lebih berfluktuasi. Rasio Lancar tercatat sebesar 1,20 pada
        tahun 2021, meningkat menjadi 1,28 pada tahun 2022, turun ke 1,00 pada tahun 2023, kemudian naik
        menjadi 1,13 pada tahun 2024 dan 1,67 pada tahun 2025. Rasio Cepat tercatat sebesar 0,82 pada tahun
        2021, 0,85 pada tahun 2022, 0,70 pada tahun 2023, 0,83 pada tahun 2024, dan meningkat menjadi 1,49



                                                                                                                20
Page 48
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
         pada tahun 2025. Secara rata-rata, Rasio Lancar berada pada kisaran 1,26x dan Rasio Cepat sekitar
         0,94x. Hal ini menunjukkan bahwa, walaupun kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban
         jangka pendek sempat tertekan pada tahun 2023–2024 dan posisi kas relatif terbatas, kondisi likuiditas
         secara umum menunjukkan perbaikan pada tahun 2025.

        Secara keseluruhan, PT Bukaka Teknik Utama Tbk. menunjukkan profil keuangan yang masih cukup
        memadai, namun dengan dinamika yang perlu dicermati lebih lanjut. Dari aspek solvabilitas, peningkatan
        Net Debt to Equity Ratio, terutama pada tahun 2025, mengindikasikan kenaikan leverage perusahaan.
        Dari aspek profitabilitas, margin laba usaha relatif terjaga, namun margin laba bersih dan ROA
        menunjukkan tekanan dibandingkan level awal periode, meskipun ROE pada tahun 2025 memperlihatkan
        pemulihan. Sementara itu, dari aspek likuiditas, posisi kas masih terbatas, tetapi rasio lancar dan rasio
        cepat menunjukkan perbaikan pada tahun 2025. Oleh karena itu, pengelolaan struktur permodalan,
        penguatan kualitas laba, dan pemeliharaan kecukupan likuiditas tetap menjadi aspek penting yang perlu
        diperhatikan guna menjaga kesinambungan kinerja keuangan perusahaan

        Common Size Laporan Keuangan Periode 31 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2025

        Berikut common size/analisis vertikal dan horizontal laporan keuangan periode 31 Desember 2021
        sampai dengan 31 Desember 2025.

        Analisis Vertikal

        Analisis vertikal pada dasarnya adalah bagian dari analisis laporan keuangan dengan cara menyajikan
        kembali laporan keuangan dalam bentuk persentase, dimana laporan laba rugi dinyatakan dalam bentuk
        persentase terhadap pendapatan, sedangkan laporan posisi keuangan dinyatakan dalam persentase
        terhadap total aset maupun liabilitas dan ekuitas.

                                              Tabel 2 - 7: Analisis Vertikal Laba Rugi Bukaka
                                                         (Dalam Ribuan Rupiah)
                            Keterangan                             2021           2022           2023      2024      2025
          Pendapatan dari kontrak konstruksi dan non
                                                                 100,00%         100,00%        100,00%   100,00%   62,74%
          konstruksi
          Beban dari kontrak konstruksi dan non konstruksi        81,04%         83,40%         81,19%    81,76%    45,58%
          Laba Kotor                                              18,96%         16,60%         18,81%    18,24%    17,16%


          Beban Administrasi dan Umum
              Beban penjualan                                     -0,25%          -0,31%        -0,32%    -0,26%    -0,48%
               Beban umum dan administrasi                        -3,54%          -3,23%        -4,00%    -5,88%    -4,27%
               Beban keuangan                                     -2,99%          -1,51%        -1,33%    -3,34%    -7,76%
               Bagian laba/(rugi) perusahaan asosiasi             1,89%           1,32%          4,09%    3,34%      4,21%
               Pendapatan (beban) lainnya                         0,63%           0,65%         -0,90%    0,17%     -0,76%
          Total Beban Administrasi dan Umum                       -4,26%          -3,09%        -2,46%    -5,99%    -9,07%


          LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                          14,70%         13,50%         16,35%    12,25%     8,09%
          Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan                       -2,20%         -2,36%         -2,48%    -2,22%    -3,91%
          LABA TAHUN BERJALAN                                     12,49%         11,15%         13,86%    10,04%     4,17%

          PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
          Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
               Keuntungan/(kerugian) aktuarial                    -0,14%          0,28%         -0,01%    0,91%     -0,01%




                                                                                                                             21
Page 49
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                            Keterangan                                2021              2022        2023          2024       2025
              Bagian penghasilan komprehensif lain
             entitas asosiasi                                        0,00%             0,03%       -0,08%        0,01%      -0,01%
             Pajak penghasilan terkait                               0,03%             -0,06%       0,00%        -0,20%      0,00%
         PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN                                -0,11%            0,25%       -0,08%        0,72%      21,10%


         LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                            12,39%            11,39%      13,78%        9,19%      26,05%



                                   Tabel 2 - 8: Analisis Vertikal Laporan Posisi Keuangan Bukaka
                                                                                                              (Dalam Ribuan Rupiah)
                                Keterangan                                    2021        2022       2023         2024       2025
         ASET
         Aset Lancar
         Kas dan setara kas                                                   11,23%      8,20%       6,02%        1,91%     3,50%
         Deposito yang dibatasi penggunaannya                                  0,04%      0,04%       0,14%        0,75%     1,35%
         Piutang usaha
         Pihak ketiga - setelah dikurangi cadangan penurunan nilai             5,28%      5,18%       3,45%        1,47%     1,79%
         Pihak berelasi                                                        1,81%      0,76%       0,13%        0,06%     0,23%
         Piutang retensi                                                       0,46%      0,38%       0,06%        0,06%     0,04%
         Tagihan bruto pemberi kerja atas kontrak konstruksi                   0,43%      0,09%       0,00%        1,80%     9,63%
         Piutang lain-lain                                                     0,03%      0,02%       0,01%        0,01%     0,01%
         Persediaan - setelah dikurangi
         cadangan penurunan nilai                                             12,82%     12,20%       6,99%        2,96%     2,31%
         Uang muka dan beban dibayar dimuka                                    7,67%      7,24%       3,26%        1,19%     1,14%
         Pajak dibayar dimuka                                                  0,70%      1,87%       3,10%        1,07%     0,72%
         Jumlah Aset Lancar                                                   40,49%     35,98%      23,15%       11,28%    20,75%

          Aset Tidak Lancar
          Uang muka dan beban dibayar dimuka                                   4,01%      2,19%       4,43%        0,68%     0,46%
          Piutang pihak yang berelasi - bersih                                 0,03%      0,03%       0,02%        0,04%     0,03%
          Pinjaman direksi dan karyawan                                        0,05%      0,04%       0,03%        0,01%     0,01%
          Aset keuangan dari kontrak konsesi                                   0,00%      9,89%      22,62%       69,99%    68,47%
          Investasi pada perusahaan asosiasi                                  36,45%     36,66%      38,60%       11,79%    12,84%
          Aset pajak tangguhan                                                 0,98%      0,78%       0,72%        0,00%     0,00%
          Aset tetap • setelah dikurangi akumulasi penyusutan                 17,84%     14,29%      10,33%        6,18%    12,87%
          Goodwill                                                             0,02%      0,02%       0,01%        0,00%     0,06%
          Aset lain-lain                                                       0,14%      0,12%       0,07%        0,04%     0,04%
          Jumlah Aset Tidak Lancar                                            59,51%     64,02%      76,85%       88,72%    94,87%

         JUMLAH ASET                                                         100,00%    100,00%     100,00%      100,00%    115,62%

                               Keterangan                                    2021         2022       2023         2024       2025
         LIABILITAS DAN EKUITAS
         Liabilitas Jangka Pendek
         Utang bank dan lembaga keuangan lainnya                              12,11%      12,13%      7,57%         2,13%     1,65%
         Utang usaha                                                           8,81%       7,18%      5,27%         3,15%     3,40%
         Utang lancar lainnya                                                  0,13%       0,04%      0,04%         0,02%     0,00%
         Utang pajak                                                           0,58%       0,59%      0,56%         0,27%     0,11%
         Uang muka pelanggan                                                   5,44%       2,04%      1,72%         0,51%     0,48%
         Beban masih harus dibayar                                             6,31%       5,98%      6,71%         2,79%     2,82%
         Utang yang jatuh tempo dalam satu tahun:
            Utang lain-lain                                                    0,00%       0,00%      0,00%         0,00%     0,00%
            Utang pihak yang berelasi                                          0,00%       0,00%      0,00%         1,00%     3,78%
            Pinjaman bank                                                      0,00%       0,00%      1,04%         0,08%     0,10%
            Utang sewa pembiayaan                                              0,37%       0,19%      0,15%         0,05%     0,06%
         Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                      33,75%      28,14%     23,07%        10,00%    12,41%

          Liabilitas Jangka Panjang
          Utang pihak yang berelasi                                           0,05%        0,04%      1,91%         1,18%     0,64%
          Utang jangka panjang- setelah dikurangi bagian yang jatuh
          tempo kurang dari satu tahun:




                                                                                                                                      22
Page 50
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                  Keterangan                         2021         2022          2023        2024        2025
             Utang lain-lain                                          0,06%        0,17%        0,11%        0,04%      0,07%
             Pinjaman bank                                            0,00%        8,60%       19,68%       56,74%     61,50%
             Utang sewa pembiayaan                                    0,25%        0,09%        0,16%        0,02%      0,10%
          Liabilitas imbalan kerja karyawan                           2,39%        1,79%        0,96%        0,06%      0,08%
          Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                            2,75%       10,70%       22,82%       58,31%     63,48%

          Jumlah Liabilitas                                          36,50%       38,84%       45,89%       68,31%     75,89%

          Ekuitas
          Modal saham                                                17,08%       14,26%       10,65%        4,08%      4,08%
          Agio saham                                                  0,01%        0,01%        0,01%        0,00%      0,00%
          Transaksi dengan kepentingan non pengendali                 0,00%        0,00%        0,00%        0,00%      0,00%
          Tambahan modal disetor lainnya                              0,03%        0,64%        0,48%        0,18%      0,62%
          Komponen lainnya dari ekuitas                               0,00%        0,01%        0,01%        0,01%      0,04%
          Pendapatan komprehensif lainnya                            -1,12%       -0,78%       -0,63%       -0,04%      6,03%
          Saldo laba                                                 47,21%       46,62%       43,06%       19,78%     21,91%
          Jumlah Saldo Laba                                          63,20%       60,76%       53,59%       31,51%     32,68%
          Kepentingan non pengendali                                  0,29%        0,39%        0,52%        0,17%      7,05%
          Jumlah Ekuitas                                             63,50%       61,16%       54,11%       31,69%     39,73%

          JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                             100,00%       100,00%    100,00%       100,00%    115,62%



      Analisis Horizontal

      Analisis horizontal pada dasarnya adalah bagian dari analisis laporan keuangan dengan cara
      membandingkan data keuangan dari dua atau lebih periode yang berbeda untuk melihat perubahan
      nominal maupun persentase dari setiap pos akun. Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengidentifikasi
      tren pertumbuhan, penurunan, atau anomali dalam kinerja keuangan perusahaan dari waktu ke waktu.
      Analisis ini biasanya diterapkan pada laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan guna mengevaluasi
      konsistensi, stabilitas, serta arah perkembangan keuangan perusahaan.

                                         Tabel 2 - 9: Analisis Horizontal Laba Rugi Bukaka
                                                       (Dalam Ribuan Rupiah)
                               Keterangan                               2022         2023           2024             2025
        Pendapatan dari kontrak konstruksi dan non konstruksi             7,46%      23,67%           22,47%         -37,26%
        Beban dari kontrak konstruksi dan non konstruksi                 10,59%      20,38%           23,33%         -44,25%
        Laba Kotor                                                       -5,93%      40,18%           18,74%          -5,93%

        Beban Administrasi dan Umum
          Beban penjualan                                                32,88%       29,81%           0,79%           83,20%
          Beban umum dan administrasi                                    -1,94%       52,97%          80,05%          -27,34%
          Beban keuangan                                                -45,65%        8,94%         206,94%          132,03%
          Bagian laba/(rugi) perusahaan asosiasi                        -25,33%      284,09%          -0,02%           26,08%
          Pendapatan (beban) lainnya                                      9,91%     -271,61%        -122,60%         -561,14%
        Total Beban Administrasi dan Umum                               -22,00%       -1,49%         197,62%           51,51%

        LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                  -1,27%       49,73%              -8,22%       -34,00%
        Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan                               14,85%       30,42%               9,26%        76,64%
        LABA TAHUN BERJALAN                                             -4,11%       53,81%             -11,35%       -58,43%

        PENYESUAIAN PROFORMA
        LABA TAHUN BERJALAN SEBELUM EFEK
        PENYESUAIAN LABA ENTITAS YANG BERGABUNG
        PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
        Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
        Surplus revaluasian
          Keuntungan/(kerugian) aktuarial                              -314,91%     -102,78%       17714,89%          -99,37%



                                                                                                                                23
Page 51
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                Keterangan                              2022          2023             2024             2025
          Bagian penghasilan komprehensif lain
          entitas asosiasi                                             1293,47%      -426,50%           -113,44%       -238,12%
          Pajak penghasilan terkait                                    -314,91%      -102,78%         -17882,64%       -100,71%
        PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN                                   -349,06%      -141,23%          -1170,92%       2829,42%

        LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                 -1,14%       49,58%             -18,31%       183,40%

                                   Tabel 2 - 10: Analisis Horizontal Laporan Posisi Keuangan Bukaka
                                                                                                       (Dalam Ribuan Rupiah)
                                   Keterangan                            2022           2023              2024           2025
        ASET
        Aset Lancar
        Kas dan setara kas                                                 -12,49%           -1,84%        -16,90%       82,95%
        Deposito yang dibatasi penggunaannya                                -0,86%       413,40%          1304,03%       80,93%
        Piutang usaha
        Pihak ketiga - setelah dikurangi cadangan penurunan nilai          17,52%        -10,88%              11,26%     21,46%
        Pihak berelasi                                                     -50,08%       -77,80%              33,89%    265,38%
        Piutang retensi                                                     -2,03%       -79,97%           158,87%      -20,03%
        Tagihan bruto pemberi kerja atas kontrak konstruksi                -75,56%      -100,00%         #DIV/0!        #DIV/0!
        Aset keuangan dari kontrak konsesi
        Piutang lain-lain                                                  -23,87%       -12,34%           134,51%      -20,74%
        Persediaan - setelah dikurangi
        cadangan penurunan nilai                                           13,95%        -23,27%              10,75%    -21,98%
        Uang muka dan beban dibayar dimuka                                 13,05%        -39,74%              -5,04%     -3,55%
        Pajak dibayar dimuka                                              220,78%        121,71%           -10,15%      -32,47%
        Jumlah Aset Lancar
                                                                            6,43%        -13,85%              27,25%     83,96%
        Aset Tidak Lancar
        Uang muka dan beban dibayar dimuka                                 -34,43%       170,62%           -60,22%      -32,21%
        Piutang pihak yang berelasi - bersih                                -3,11%           0,00%         348,90%       -4,31%
        Pinjaman direksi dan karyawan                                       -2,68%        13,01%           -42,22%       25,44%
        Aset keuangan dari kontrak konsesi                                               206,33%           708,16%       -2,17%
        Investasi pada perusahaan asosiasi                                 20,45%         40,96%           -20,23%        8,95%
        Aset hak guna
        Aset pajak tangguhan                                                -3,89%        22,32%          -100,00%      #DIV/0!
        Aset tetap • setelah dikurangi akumulasi penyusutan                 -4,03%           -3,22%           56,19%    108,28%
        Goodwill                                                            0,00%            0,00%        -100,00%      #DIV/0!
        Aset lain-lain                                                      2,71%        -16,19%              48,84%      1,10%
        Jumlah Aset Tidak Lancar
                                                                           28,83%         60,69%           201,55%        6,93%
        JUMLAH ASET
                                                                           19,76%         33,87%           161,19%       15,62%




                                                                                                                                  24
Page 52
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                               BAB III
                                      KAJIAN EKONOMI MAKRO

    3.1. Tinjauan Ekonomi Makro

        Perekonomian Global dan Domestik

        Perekonomian dunia masih dalam tren melambat dengan ketidakpastian yang meningkat. Pertumbuhan
        ekonomi Amerika Serikat (AS) pada 2026 diprakirakan meningkat dipengaruhi dorongan investasi sektor
        teknologi termasuk artificial intelligence (AI) dan stimulus pemotongan pajak. Pertumbuhan ekonomi
        Jepang, Tiongkok, dan India pada 2026 diprakirakan melambat akibat pelemahan permintaan domestik
        dan ekspor di tengah investasi Al yang juga meningkat.

                                          Tabel 3 - 1: Pertumbuhan PDB Dunia




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

                                        Grafik 3 - 1: Indeks Ketidakpastian Global




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

        Dari pasar keuangan global, ruang penurunan Fed Funds Rate (FFR) berkurang dan disertai masih
        tingginya yield UST sejalan defisit fiskal AS yang masih besar. Ketidakpastian pasar keuangan global
        juga meningkat terutama dipicu oleh kebijakan tarif resiprokal AS serta meluasnya eskalasi ketegangan
        geopolitik. Perkembangan ini mendorong penguatan indeks mata uang dolar AS terhadap mata uang
        negara maju (DXY) dan mengakibatkan peningkatan aliran modal ke emerging market (EM) tertahan.


                                                                                                                25
Page 53
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                               Grafik 3 - 2: Inflasi Global




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

                             Grafik 3 - 3: Yield UST 10Y dan JGB 10Y serta Indeks Saham AS




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

                                    Grafik 3 - 4: Aliran Modal ke Negara Berkembang




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025




                                                                                             26
Page 54
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
         Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan makin perlu ditingkatkan agar sesuai dengan kapasitas
         perekonomian. Pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025 diprakirakan lebih tinggi ditopang oleh kenaikan
         permintaan domestik sejalan dengan membaiknya keyakinan pelaku ekonomi dan peningkatan stimulus
         fiskal.

        Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), LU utama seperti LU lndustri Pengolahan, LU Perdagangan Besar
        dan Eceran, serta LU lnformasi dan Komunikasi menunjukkan kinerja positif. Secara spasial,
        pertumbuhan ekonomi yang tinggi tercatat di wilayah Bali-Nusa Tenggara (Balinusra), diikuti Jawa dan
        Kalimantan didorong kenaikan permintaan domestik.

                     Tabel 3 - 2: Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

        Dari domestik, Bank Indonesia akan terus memperkuat bauran kebijakan melalui penguatan bauran
        kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang bersinergi dengan kebijakan stimulus
        fiskal dan sektor riil Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

        Pertumbuhan ekonomi keseluruhan tahun 2025 diprakirakan berada di kisaran 4,7-5,5%. Pada 2026,
        pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,9-5,7%. NPI 2025 diprakirakan tetap
        berdaya tahan dengan transaksi berjalan yang masih sehat dalam kisaran defisit 0,5% sampai dengan
        surplus 0,3% dari PDB.

                   Tabel 3 - 3: Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025


                                                                                                               27
Page 55
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                 Gambar 3 - 1: Pertumbuhan Ekonomi Regional Triwulan IV 2025




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

        Neraca Pembayaran Indonesia

        Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) perlu terus diperkuat di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
        NPI triwulan IV 2025 diprakirakan tetap baik ditopang neraca perdagangan yang pada November 2025
        kembali mencatat surplus sebesar 2,7 miliar dollar AS didukung oleh ekspor nonmigas berbasis sumber
        daya alam seperti logam mulia dan perhiasan/permata, nikel dan barang daripadanya, serta bahan bakar
        mineral.

        Sementara itu, aliran modal triwulan IV 2025 mencatat net inflows terutama ditopang kenaikan cukup
        tinggi pada bulan Desember 2025 yang bersumber dari penerbitan global bond, setelah sebelumnya pada
        bulan Oktober dan November 2025 ercatat rendah sejalan dengan ketidakpastian global yang masih
        tinggi. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Desember 2025 meningkat menjadi sebesar 156,5 miliar
        dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar
        negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

                                       Tabel 3 - 4: Neraca Pembayaran Indonesia




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025




                                                                                                                28
Page 56
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                            Grafik 3 - 5: Neraca Perdagangan




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

                                             Grafik 3 - 6: Aliran Modal Asing




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

        Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Desember 2025 meningkat menjadi sebesar 156,5 miliar dolar
        AS, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri
        Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

                                             Grafik 3 - 7: Cadangan Devisa




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025


                                                                                                             29
Page 57
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
         Nilai Tukar Rupiah

        Kebijakan nilai tukar Bank Indonesia terus diperkuat untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dari
        dampak peningkatan ketidakpastian global. Nilai tukar Rupiah pada 20 Januari 2026 tercatat sebesar
        Rp16.945 per dolar AS, melemah 1,53% (ptp) bila dibandingkan dengan level akhir Desember 2025.
        Pelemahan nilai tukar tersebut dipengaruhi aliran keluar modal asing akibat meningkatnya ketidakpastian
        pasar keuangan global. Selain itu, kenaikan permintaan valas oleh perbankan dan korporasi domestik
        sejalan dengan kegiatan ekonomi turut memengaruhi kinerja Rupiah. Guna menjaga stabilitas nilai tukar
        Rupiah, Bank Indonesia menempuh intensitas langkah stabilisasi melalui intervensi di pasar NDF baik di
        off-shore maupun on-shore (DNDF) dan pasar spot. Respons kebijakan ini dapat menjaga volatilitas nilai
        tukar Rupiah dan tetap konsisten dengan upaya pencapaian sasaran inflasi 2,5±1% pada 2026.

                                         Grafik 3 - 8: Rupiah vs Negara Kawasan




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

        Inflasi

        Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2025 terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1%, dengan lnflasi IHK
        Desember 2025 sebesar 2,92% (yoy). lnflasi inti tetap terjaga rendah sebesar 2,38% (yoy), sejalan
        pertumbuhan ekonomi yang masih di bawah kapasitas serta didukung konsistensi suku bunga kebijakan
        moneter Bank Indonesia dalam menjangkar ekspektasi inflasi sesuai dengan sasarannya dan imported
        inflation yang tetap terkendali. Inflasi kelompok administered prices (AP) terjaga rendah sebesar 1,93%
        (yoy). Sementara itu, inflasi kelompok volatile food (VF) masih relatif tinggi sebesar 6,21 % (yoy)
        disumbang terutama oleh komoditas bawang merah seiring pasokan yang terbatas akibat gangguan
        cuaca dan kenaikan harga benih.

        Bank Indonesia meyakini inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap terjaga rendah dalam sasaran 2,5±1%.
        lnflasi inti diprakirakan tetap rendah seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas
        ekonomi yang masih besar, imported inflation yang terkendali, dan dampak positif dari digitalisasi.
        Sementara itu, inflasi VF diprakirakan tetap terkendali didukung oleh sinergi pengendalian inflasi oleh
        Tim Pengendalian lnflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) dan penguatan implementasi Program Ketahanan
        Pangan Nasional.




                                                                                                                     30
Page 58
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                             Grafik 3 - 9: Ekspektasi Inflasi




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025


                                         Grafik 3 - 10: Inflasi IHK dan Komponen




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

        Suku Bunga

        Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Januari 2026 memutuskan untuk
        mempertahankan Bl-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga
        Lending Facilitysebesar 5,50%. Keputusan ini konsisten dengan fokus kebijakan saat ini pada upaya
        stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak meningkatnya ketidakpastian global guna mendukung
        pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

        Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter
        dan kebijakan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini dan tetap mencermati ruang penurunan
        suku bunga Bl-Rate lebih lanjut dengan prakiraan inflasi 2026-2027 yang terkendali dalam sasaran
        2,5±1%, serta turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Kebijakan makroprudensial Bank
        Indonesia tetap diarahkan untuk mendorong pertumbuhan (pro-growth) termasuk dengan meningkatkan


                                                                                                              31
Page 59
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
         efektivitas kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) untuk mempercepat penurunan suku
         bunga dan meningkatkan pertumbuhan kredit/pembiayaan ke sektor riil, khususnya sektor-sektor prioritas
         Pemerintah.

        Kebijakan moneter Bank Indonesia terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi
        dengan tetap menjaga stabilitas perekonomian. Kebijakan moneter ditempuh melalui penurunan suku
        bunga Bl-Rate, stabilisasi nilai tukar Rupiah, dan ekspansi likuiditas moneter. Sejak September 2024, Bl-
        Rate telah turun sebesar 150 bps, yaitu 25 bps pada September 2024 dan 125 bps selama tahun 2025
        menjadi 4,75% hingga Desember 2025, yang merupakan level terendah sejak tahun 2022. Kebijakan
        stabilisasi nilai tukar Rupiah terus diperkuat dengan intervensi di pasar off-shore melalui NDF dan
        intervensi di pasar domestik melalui pasar spot, DNDF, serta pembelian SBN di pasar sekunder.

        Ekspansi likuiditas Rupiah juga ditempuh Bank Indonesia melalui penurunan posisi instrumen moneter
        SRBI dari Rp916,97 triliun pada awal tahun 2025 menjadi Rp730,90 triliun pada akhir tahun 2025, serta
        berlanjut turun menjadi Rp694,04 triliun pada 20 Januari 2026. Bank Indonesia juga membeli SBN
        sebagai bentuk sinergi erat antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal, yang pada 2026 (hingga 20
        Januari 2026) mencapai Rp23,69 triliun, termasuk pembelian di pasar sekunder sebesar Rp 13,21 triliun.
        Pembelian SBN di pasar sekunder dilakukan sesuai mekanisme pasar, terukur, transparan, dan konsisten
        dengan program moneter dalam menjaga stabilitas perekonomian sehingga dapat terus menjaga
        kredibilitas kebijakan moneter.

                             Grafik 3 - 11: Suku Bunga Kebijakan Bank Indonesia dan IndONIA




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

                                          Grafik 3 - 12: Suku Bunga Perbankan




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025




                                                                                                                    32
Page 60
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
         Penguatan kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) dan akselerasi digitalisasi sistem
         pembayaran terus ditempuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. lmplementasi penguatan KLM
         yang berlaku pada 16 Desember 2025 diarahkan untuk mempercepat penurunan suku bunga
         kredit/pembiayaan perbankan, melalui, peningkatan besaran insentif bagi bank yang lebih cepat
         menurunkan suku bunga kredit baru sejalan dengan penurunan suku bunga kebijakan Bank Indonesia.
         Hingga minggu pertama Januari 2026, total insentif KLM mencapai Rp397,9 triliun, yang disalurkan
         kepada kelompok bank BUMN sebesar Rp182,9 triliun, BUSN sebesar Rp174, 7 triliun, BPD sebesar
         Rp33,1 triliun, dan KCBA sebesar Rp7,2 triliun. Secara sektoral, insentif KLM disalurkan kepada sector-
         sektor prioritas yang mencakup sektor Pertanian, lndustri, dan Hilirisasi, sektor Jasa termasuk Ekonomi
         Kreatif, sektor Konstruksi, Real Estate, dan Perumahan, serta sektor UMKM, Koperasi, lnklusi, dan
         Berkelanjutan.

        Kredit perbankan pada 2025 tumbuh sebesar 9,69% (yoy), berada dalam kisaran prakiraan Bank
        Indonesia sebesar 8-11 % (yoy). Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit investasi,
        kredit modal kerja, dan kredit konsumsi pada 2025 masing-masing sebesar 21,06% (yoy), 4,52% (yoy),
        dan 6,58% (yoy). Capaian tersebut sejalan dengan upaya Bl untuk menurunkan suku bunga dan
        memperkuat kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) serta realisasi program prioritas.

        Pemerintah di tengah kondisi makro dan keuangan yang terjaga. Sementara dari sisi permintaan, pelaku
        usaha perlu terus didorong untuk melakukan ekspansi usaha dengan memanfaatkan fasilitas pinjaman
        yang belum digunakan (undisbursed loan) yang tercatat masih cukup besar pada Desember 2025, yaitu
        mencapai Rp2.439,2 triliun atau 22, 12% dari plafon kredit yang tersedia. Dari sisi penawaran, kapasitas
        pembiayaan bank tetap memadai ditopang oleh rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK)
        sebesar 28,57% dan DPK yang tumbuh tinggi sebesar 13,83% (yoy) pada Desember 2025. Selainitu,
        minat penyaluran kredit perbankan terus membaik, tecermin dari persyaratan pemberian kredit (lending
        requirement) yang semakin longgar, kecuali pada segmen kredit konsumsi dan UMKM akibat masih
        tingginya risiko kredit pada kedua segmen tersebut.

                                       Grafik 3 - 13: Perkembangan Kredit dan DPK




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

        Ketahanan sistem keuangan terjaga baik didukung likuiditas perbankan yang memadai, kapasitas
        permodalan yang terjaga pada level tinggi, dan risiko kredit yang rendah. Rasio kecukupan modal (Capital
        Adequacy Ratio/CAR) perbankan pada November 2025 tercatat tinggi sebesar 26,05%, tergolong kuat
        dalam menyerap risiko dan mendukung pertumbuhan kredit. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing
        Loan/NPL) perbankan secara agregat tetap rendah sebesar 2,21% (bruto) dan 0,86% (neto) pada
        November 2025. Hasil stress testBank Indonesia menunjukkan ketahanan perbankan yang tetap kuat



                                                                                                                   33
Page 61
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
         dalam menghadapi berbagai risiko, ditopang oleh kemampuan bayar dan profitabilitas korporasi yang
         terjaga.

        Pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital pada triwulan IV 2025 tetap tinggi didukung oleh
        sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Volume transaksi pembayaran digital mencapai 14,26
        miliar transaksi atau tumbuh 39,21% (yoy) pada triwulan IV 2025 didukung oleh perluasan akseptasi
        pembayaran digital. Volume transaksi melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh
        sebesar 12, 10% (yoy) dan 15, 10% (yoy), termasuk transaksi ORIS yang terus tumbuh tinggi mencapai
        139,99% (yoy). Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant. Dari
        sisi infrastruktur, volume transaksi ritel yang diproses melalui Bl-FAST mencapai 1.358,65 juta transaksi
        atau tumbuh 30,44% (yoy) dengan nilai transaksi mencapai Rp3.442,26 triliun pada triwulan IV 2025.
        Sementara itu, volume transaksi nilai besar yang di proses melalui BI-RTGS tercatat sebanyak 2,88 juta
        transaksi atau tumbuh 3,82% (yoy), dengan nilai sebesar Rp65.069,78 triliun pada triwulan IV 2025. Dari
        sisi pengelolaan uang Rupiah, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 12,90% (yoy) menjadi Rp1
        .359,94 triliun pada triwulan IV 2025

                                  Grafik 3 - 14: Perkembangan Rasio AL/DPK Perbankan




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

                                      Grafik 3 - 15: Rasio Kredit Bermasalah (NPL)




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

        Stabilitas sistem pembayaran tetap terjaga ditopang oleh infrastruktur yang stabil dan struktur industri
        yang sehat. lnfrastruktur yang stabil tecermin pada penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia


                                                                                                                    34
Page 62
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
         (SPBI) dan sistem pembayaran industri yang lancar dan andal serta kecukupan pasokan uang dalam
         jumlah dan kualitas yang memadai pada triwulan IV 2025.

        Struktur industri yang sehat tergambar pada interkoneksi antarpelaku dalam sistem pembayaran yang
        terus menguat dan diikuti oleh ekosistem Ekonomi Keuangan Digital (EKD) yang meluas. Perluasan
        adopsi Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) mendukung penguatan interkoneksi, tecermin
        dari transaksi pembayaran berbasis SNAP yang terus meningkat. Ke depan, Bank Indonesia akan terus
        memastikan keamanan dan keandalan infrastruktur SPBI, baik ritel maupun wholesale, serta infrastruktur
        sistem pembayaran industri.

        Selain itu, struktur industri sistem pembayaran akan terus diperkuat, khususnya pada aspek manajemen
        risiko dan keandalan infrastruktur teknologi pelaku industri, sejalan dengan implementasi Peraturan
        Bank Indonesia Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pengaturan lndustri Sistem Pembayaran (PBI PISP).
        Bank Indonesia konsisten menjaga ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dengan kualitas
        yang layak edar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), termasuk daerah
        Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T) serta untuk pemenuhan kebutuhan uang dalam rangka Hari Besar
        Keagamaan Nasional (HBKN).

                       Grafik 3 - 16: Nilai Transaksi Digital Banking dan Nilai Transaksi Uang Elektronik




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

                Grafik 3 - 17: Nilai dan Volume Transaksi QRIS dan Nilai Transaksi ATM/Debit dan Kartu Kredit




        Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025




                                                                                                                 35
Page 63
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                           Grafik 3 - 18: Uang yang Diedarkan




         Sumber: Laporan Kebijakan Moneter Triwulan IV-2025

    3.2. Kesimpulan Kelayakan Pasar dari Aspek Ekonomi Makro

        Berdasarkan hasil kajian, evaluasi, dan analisis terhadap aspek ekonomi makro, dengan
        mempertimbangkan kondisi perekonomian nasional, perkembangan industri, kebijakan pemerintah,
        tingkat inflasi, suku bunga, nilai tukar, serta faktor-faktor eksternal lainnya yang dapat memengaruhi
        kegiatan usaha Perseroan, maka rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan dari aspek ekonomi
        makro adalah layak.




                                                                                                                 36
Page 64
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                              BAB IV
                                    ANALISA KELAYAKAN PASAR

4.1.   Kondisi Pasar
4.1.1. Perkembangan Industri Konstruksi di Indonesia
       Pembangunan infrastruktur merupakan mobil penggerak pembangunan nasional. Keberadaan infrastruktur
       yang memadai akan berkontribusi pada kelancaran produksi maupun distribusi barang dan jasa yang dapat
       meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara dan meningkatkan pemerataan ekonomi di berbagai wilayah.
       Pembangunan infrastruktur merupakan bagian integral dari pembangunan kelembagaan dan
       perekonomian yang bertumpu pada peningkatan produktivitas.

       Saat ini, pemerintah berfokus pada meningkatkan investasi, baik investasi dalam negeri maupun luar negeri
       guna menaikkan ekspansi ekonomi Indonesia. Khususnya investasi di bidang infrastruktur dalam rangka
       peningkatan konektivitas di seluruh Indonesia. Pembangunan infrastruktur di Indonesia menjadi salah satu
       faktor meningkatnya peran sektor konstruksi terhadap perekonomian Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari
       besarnya kontribusi sektor konstruksi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 9,48% pada triwulan
       III/2025.

       Peran sektor konstruksi berkaitan erat dengan penyerapan tenaga kerja, penanaman modal, jumlah proyek
       infrastruktur dan bangunan, hubungan timbal balik dengan sektor-sektor pendukung, bahkan menjadi
       fasilitator dalam pergerakan dan pertumbuhan barang dan jasa. Pemerataan pembangunan untuk semua
       sektor juga didukung oleh sektor konstruksi antara lain ketahanan pangan di tiap daerah, pemenuhan
       kebutuhan listrik dan energi nasional, peningkatan sarana pendidikan dan kesehatan, akses jalan yang
       memadai untuk pengangkutan barang dan jasa, dan peningkatan daya tarik pariwisata.

        Gambar 4 - 1 : Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto Atas dasar Harga berlaku Menurut Lapangan Usaha,
                                                      Triwulan III-2025




       Sumber: Badan Pusat Statistik (Konstrusi dalam Angka-2025)

       Industri konstruksi Indonesia tengah berada di jalur pertumbuhan positif. Menurut BCI Central, pasar
       konstruksi diperkirakan akan tumbuh 5,48% pada 2025, didorong oleh permintaan yang stabil di sektor
       bangunan. Selain itu, pemerintah juga memproyeksikan kebutuhan investasi infrastruktur nasional periode
       2025–2029 mencapai US$ 625,37 miliar (Rp10.162 triliun), mencakup proyek konektivitas, pengendalian
       banjir, dan pasokan air. Sektor ini pun menjadi penyerap tenaga kerja signifikan, dengan 13,8 juta orang
       per tahun atau 9,6% dari total angkatan kerja nasional, menurut riset LPEM FEB UI.



                                                                                                                      37
Page 65
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       Industri konstruksi Indonesia sedang berada dalam momentum penting. Data Badan Pusat Statistik
       mencatat konstruksi menyumbang lebih dari sepuluh persen pada Produk Domestik Bruto kuartal akhir
       2024. Kontribusi besar ini diperkuat oleh proyeksi pertumbuhan jangka panjang yang menempatkan
       Indonesia sebagai pasar konstruksi terbesar di Asia Tenggara. Laporan ASEAN Briefing memperkirakan
       nilai pasar konstruksi Indonesia dapat melampaui 535 miliar dolar Amerika pada 2030. Pendorong utama
       datang dari pembangunan infrastruktur, perumahan, energi, dan kawasan industri yang terus berkembang
       seiring kebutuhan populasi dan urbanisasi.

      Pemerintah memegang peranan besar dalam menjaga akselerasi ini. Pagu anggaran Kementerian PUPR
      tahun 2025 mencapai 75,63 triliun rupiah, kemudian diperkuat menjadi 116,23 triliun rupiah melalui
      pembahasan RAPBN. Fokus utamanya meliputi pembangunan infrastruktur ketahanan pangan, ketahanan
      energi, renovasi sarana pendidikan, serta keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara. Belanja
      infrastruktur ini bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka peluang luas bagi
      kontraktor nasional. Sejumlah proyek prioritas yang tercatat dalam Komite Percepatan Penyediaan
      Infrastruktur Prioritas memperlihatkan arah kebijakan jelas. Proyek transportasi, ketenagalistrikan, energi,
      dan jalan tol menjadi tulang punggung. Skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha semakin
      digalakkan untuk menutup kebutuhan pembiayaan. Kontraktor dituntut tidak hanya menyiapkan kapasitas
      teknis, tetapi juga memahami model pembiayaan dan mitigasi risiko yang terkait.

      Beberapa faktor kunci yang mendorong pertumbuhan industri konstruksi di Indonesia antara lain:
     •    Pembangunan Infrastruktur Indonesia terus berinvestasi dalam proyek-proyek infrastruktur besar seperti
          jalan tol, bandara, pelabuhan, dan jalur kereta api. Inisiatif pemerintah ini membuka peluang signifikan bagi
          perusahaan konsultan dan kontraktor konstruksi.
     •    Pertumbuhan Ekonomi Dengan prediksi pertumbuhan ekonomi yang stabil di atas 5% per tahun, permintaan
          akan properti komersial dan residensial diperkirakan akan terus meningkat. Hal ini menciptakan peluang
          bagi pengembangan gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan proyek-proyek konstruksi
          lainnya.
     •    Peningkatan Investasi Investasi asing dan domestik yang terus mengalir ke Indonesia turut mendorong
          pembangunan berbagai fasilitas baru, menciptakan proyek-proyek potensial bagi industri konstruksi.
     •    Kebijakan Pemerintah yang Mendukung Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan berbagai kebijakan
          untuk mempermudah proses bisnis di sektor konstruksi, termasuk penyederhanaan perizinan dan prosedur
          pembangunan.
     •    Inovasi Teknologi Adopsi teknologi baru seperti Building Information Modeling (BIM), konstruksi modular,
          dan bangunan hijau membuka peluang baru dan meningkatkan efisiensi dalam industri ini
      Ibu Kota Nusantara menjadi katalis utama. Pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan telah berjalan
      dengan berbagai paket pekerjaan fisik, mulai dari gedung kementerian, perumahan ASN, jaringan jalan,
      hingga fasilitas dasar seperti SPAM dan sanitasi. Kontraktor yang terlibat mendapatkan kesempatan
      strategis untuk menunjukkan kemampuan dalam proyek skala besar dan kompleks yang menjadi etalase
      pembangunan nasional.

      Perkembangan teknologi juga menjadi syarat. Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga
      telah menerbitkan pedoman implementasi Building Information Modeling untuk pekerjaan jalan, jembatan,
      underpass, dan terowongan. Dengan aturan ini, kontraktor wajib menyiapkan standar BIM internal, mulai
      dari template model, kode objek, hingga protokol koordinasi. Lebih dari seratus proyek pemerintah sudah
      menerapkan BIM sehingga kompetensi ini menjadi kunci untuk memenangkan tender.




                                                                                                                          38
Page 66
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       Selain inovasi digital, tren global menuntut pembangunan berkelanjutan. Green Building Council Indonesia
       aktif mengkampanyekan sertifikasi Greenship dan Net Zero untuk gedung baru maupun eksisting. IFC
       melalui EDGE mendorong pengembang membuktikan efisiensi energi, air, dan material. Kontraktor yang
       mampu mengintegrasikan standar hijau sejak tahap desain akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan
       investor dan akses pembiayaan internasional. Dorongan dekarbonisasi memberi peluang baru sekaligus
       tantangan. Kontraktor harus mampu menyesuaikan spesifikasi material, efisiensi energi, dan manajemen
       limbah konstruksi. Regulasi dan kesadaran publik membuat standar ini bukan lagi pilihan, melainkan
       kebutuhan. Penerapan konsep hijau juga berpotensi membuka akses pasar baru, terutama dari investor
       global yang semakin memperhatikan aspek ESG.

      Meski prospek cerah, tantangan tetap nyata. Volatilitas harga material akibat fluktuasi nilai tukar dan
      perubahan suku bunga dapat mengganggu margin proyek. Kontraktor harus menyiapkan strategi lindung
      nilai, menyusun klausul eskalasi harga yang transparan, serta menjaga likuiditas dengan pengaturan termin
      pembayaran yang realistis. Selain itu, kesiapan tenaga kerja menjadi faktor penting. Data BPS
      menunjukkan sektor konstruksi menyerap lebih dari delapan juta tenaga kerja, tetapi sebagian besar masih
      membutuhkan sertifikasi resmi. Program pelatihan dan sertifikasi kompetensi harus dipercepat agar
      produktivitas meningkat seiring kompleksitas proyek.

      Peluang di segmen perumahan tetap besar, mengingat backlog yang tinggi dan urbanisasi yang cepat.
      Infrastruktur transportasi dan energi akan terus menjadi prioritas, sejalan dengan strategi pemerintah untuk
      memperkuat konektivitas dan transisi energi. Kawasan industri baru, termasuk data center dan fasilitas
      logistik, akan membuka ruang bagi kontraktor spesialis. Semua ini menegaskan bahwa kontraktor perlu
      membangun kapabilitas lintas disiplin dan beradaptasi dengan standar global.

       Tabel 4 - 1 : Indikator Konstruksi Hasil Survei Perusahaan Konstruksi Triwulanan, Triwulan III/2024-Triwulan II/2025




      Sumber: Badan Pusat Statistik (Konstrusi dalam Angka-2025).




                                                                                                                              39
Page 67
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                Tabel 4 - 2 : Produksi Domestik Bruto (PDB) Sektor Konstruksi, Triwulan I/2024-Triwulan III/2025




      Sumber: Badan Pusat Statistik (Konstrusi dalam Angka-2025)

                           Tabel 4 - 3: Banyaknya Perusahaan Konstruksi Menurut Provinsi, 2023-2025




     Sumber: Badan Pusat Statistik




                                                                                                                   40
Page 68
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       Keberadaan perusahaan konstruksi di Indonesia merupakan hal yang penting terkait proyek pembangunan
       fasilitas dan infrastruktur yang masih terus ditingkatkan. Pada tahun 2025, terdapat 199.006 perusahaan
       konstruksi yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Dari data di atas, jika diamati, lokasinya
       perusahaan- perusahaan konstruksi tersebut masih terpusat di Pulau Jawa. Pada tahun 2025 tercatat
       sebanyak 80.534 perusahaan.

                               Tabel 4 - 4: Ringkasan Statistik Konstruksi, 2023 dan 2024




      Sumber : Badan Pusat Statistik dalam Konstruksi Dalam Angka-2025

      Dari data Badan Pusat Statistik dalam Konstruksi Dalam Angka-2025, Nilai Konstruksi yang diselesaikan
      pada tahun 2023 sebesar 1.612.404 miliar dan tahun 2024 sebesar 1.730.3798 miliar, dengan laju
      pertumbuhan sebesar 7,32%. yang terdiri dari :

      • Konstruksi Gedung pada pada tahun 2023 sebesar 542.351 miliar dan tahun 2024 sebesar 584.881
        miliar.
      • Konstruksi Bangunan Sipil pada pada tahun 2023 sebesar 920.188 miliar dan tahun 2024 sebesar
        985.190 miliar.
      • Konstruksi Khusus pada pada tahun 2023 sebesar 149.865 miliar dan tahun 2024 sebesar 160.308
        miliar.

     Salah satu indikator penting yang mencerminkan fluktuasi aktivitas konstruksi di Indonesia adalah Indeks
     Nilai Konstruksi yang Diselesaikan. Indeks ini memberikan gambaran perkembangan realisasi fisik pekerjaan
     konstruksi yang berhasil diselesaikan dalam satu triwulan pada suatu wilayah tertentu, sehingga menjadi
     indikator utama dalam menilai dinamika sektor konstruksi.


                                                                                                                 41
Page 69
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     Pergerakan dan fluktuasi Indeks Nilai Konstruksi yang diselesaikan dapat diamati lebih lanjut pada gambar
     berikut, yang memberikan visualisasi tren jangka pendek dan panjang, sekaligus menjadi referensi untuk
     analisis dinamika sektor konstruksi di Indonesia.

                              Grafik 4 - 1 : Nilai Konstruksi yang diselesaikan, 2023 dan 2024




     Sumber: Indikator Konstruksi, Triwulan IV-2024

     Pada triwulan IV tahun 2023, indeks nilai konstruksi yang diselesaikan tercatat sebesar 168,49, sementara
     pada triwulan IV tahun 2024, nilainya meningkat menjadi 183,52. Peningkatan ini mencerminkan
     pertumbuhan sebesar 8,92 persen secara tahunan (y-on-y), yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam
     nilai konstruksi yang diselesaikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

     Secara triwulanan (q-to-q), indeks nilai konstruksi yang diselesaikan pada triwulan IV tahun 2024 juga
     mengalami pertumbuhan sebesar 5,07 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Pertumbuhan ini lebih
     tinggi dibandingkan dengan q-to-q pada triwulan IV tahun 2023, yang tercatat sebesar 4,61 persen,
     mencerminkan akselerasi positif dalam sektor konstruksi.

     Kesimpulannya, industri konstruksi Indonesia memasuki fase transformasi menuju 2030. Pertumbuhan pasar
     yang signifikan, dukungan kebijakan, implementasi teknologi digital, serta standar hijau menjadi kombinasi
     yang menuntut kesiapan tinggi. Kontraktor tidak hanya harus fokus pada kemampuan teknis, tetapi juga
     memahami dinamika regulasi, pembiayaan, dan tren global. Dengan strategi yang tepat, industri konstruksi
     Indonesia berpeluang menjadi pemain utama di kawasan sekaligus menopang agenda pembangunan
     nasional.

4.1.1. Perkembangan Industri Pertambangan dan Penggalian di Indonesia
     Industri pertambangan di Indonesia merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peranan penting
     dalam pembentukan aktivitas ekonomi nasional, baik melalui kontribusinya terhadap ekspor, penerimaan
     negara, penyerapan tenaga kerja, maupun penyediaan bahan baku bagi sektor industri lanjutan. Struktur
     industri ini mencakup kegiatan eksplorasi, penambangan, pengolahan, pengangkutan, serta kegiatan



                                                                                                                  42
Page 70
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     penunjang pertambangan untuk berbagai komoditas, antara lain batubara, nikel, tembaga, bauksit, timah,
     emas, dan mineral lainnya.

     Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan industri pertambangan di Indonesia menunjukkan
     kecenderungan menuju penguatan nilai tambah dalam negeri. Sektor ini tidak lagi dipandang semata sebagai
     kegiatan ekstraksi sumber daya, melainkan semakin terintegrasi dengan agenda hilirisasi, pengolahan
     mineral, pembangunan fasilitas pemurnian, serta pengembangan rantai pasok industri berbasis sumber daya
     alam. Dengan demikian, posisi industri pertambangan semakin erat kaitannya dengan perkembangan sektor
     industri, energi, infrastruktur, dan manufaktur berbasis mineral. Karakteristik industri pertambangan juga
     menunjukkan bahwa sektor ini merupakan industri yang padat modal, padat risiko, dan sangat dipengaruhi
     oleh faktor eksternal, seperti harga komoditas global, kebijakan pemerintah, kondisi geopolitik, biaya energi,
     kesiapan infrastruktur, serta aspek lingkungan dan sosial. Oleh karena itu, dinamika industri pertambangan
     pada umumnya ditentukan tidak hanya oleh ketersediaan cadangan, tetapi juga oleh efisiensi operasional,
     kemampuan pengelolaan risiko, keberlanjutan izin usaha, dan akses terhadap pasar.

     Industri pertambangan di Indonesia, khususnya sektor minyak bumi, gas, dan batubara, mencatatkan
     capaian positif sepanjang semester I-2025 berdasarkan target APBN 2025. Catatan kinerja ini melahirkan
     harapan bagi perkembangan industri pertambangan pada tahun ini. Menurut catatan Kementerian Energi
     dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hasil tambang minyak bumi, gas, dan batubara masih sesuai dengan
     target kinerja. Pada sektor minyak bumi, misalnya, produksi minyak bumi di Indonesia secara rata-rata
     mencapai 602.400 barel per hari (MBOPD) hingga semester I-2025. Capaian ini mendekati target dalam
     Undang-Undang Nomor 63 Tahun 2024 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun
     Anggaran 2025, yakni sebesar 605.000 barel per hari. Artinya, hingga Juni 2025, rata-rata produksi minyak
     bumi di Indonesia telah mencapai 99,5 persen.

     Tren Komoditas Mineral 2025

     Nikel tetap menjadi komoditas paling strategis dalam tren pertambangan Indonesia 2025-2026. Dengan
     pertumbuhan industri baterai kendaraan listrik global, permintaan akan bijih nikel berkualitas tinggi terus
     meningkat. Indonesia, sebagai penghasil nikel terbesar di dunia, mendominasi pasar dengan produksi
     mencapai 40% dari total produksi global. Namun, kebijakan pemerintah yang melarang ekspor bijih nikel
     mentah mendorong industri untuk fokus pada pemrosesan nilai tambah. Nickel Pig Iron (NPI), ferronickel,
     dan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) menjadi area pertumbuhan utama. Smelter Indonesia
     dengan kapasitas produksi yang terus berkembang membutuhkan pasokan bijih nikel saprolite (Ni 1.5-2.0%)
     dan limonite (Ni 0.8-1.2%) yang konsisten dan berkualitas. Harga nikel 2025 diprediksi akan berfluktuasi
     dipengaruhi oleh dinamika permintaan EV global dan stabilitas pasokan dari produsen utama lainnya seperti
     Filipina dan Myanmar. Supplier lokal yang dapat menjamin konsistensi kuantitas dan kualitas akan memiliki
     keunggulan kompetitif signifikan.

     Pasir Silika dengan kandungan SiO2 tinggi (99.74%) terus mengalami pertumbuhan permintaan di berbagai
     sektor. Industri kaca float, panel surya, keramik, dan konstruksi adalah konsumen utama yang tidak
     menunjukkan tanda-tanda penurunan. Tren pertambangan Indonesia menunjukkan bahwa pasar domestik
     semakin ketat dalam hal spesifikasi teknis dan mesh grade yang dibutuhkan. Supplier yang dapat
     menyediakan berbagai variasi ukuran butir (8-200 mesh) dengan konsistensi tinggi akan menjadi mitra pilihan
     bagi industri manufaktur nasional. Ekspor pasir silika juga terus berkembang, khususnya ke pasar Asia
     Tenggara dan Asia Selatan, membuka peluang pertumbuhan volume yang signifikan di tahun-tahun
     mendatang.




                                                                                                                      43
Page 71
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     Permintaan Aluminium Ingot grade ADC12 dan A7 terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri
     foundry dan die casting di Indonesia. Sektor otomotif, elektronik, dan industri berat menciptakan demand
     yang berkelanjutan untuk material ini. Di tahun 2025-2026, ekspektasinya adalah peningkatan investasi
     dalam industri manufaktur advanced yang memerlukan material berkualitas premium. Trader mineral yang
     dapat menyediakan aluminium ingot dengan standar internasional akan menjadi supplier strategis bagi
     industri ini.

     Pasir Zirkon dengan kandungan ZrO2 65%+ memiliki aplikasi spesifik dalam industri keramik premium,
     refraktori, dan coating. Meskipun volume pasarnya lebih kecil dibanding produk lain, margin keuntungan
     relatif lebih tinggi. Tren komoditas mineral 2025 untuk zirkon menunjukkan peningkatan permintaan dari
     sektor keramik tile dan industri aerospace, membuka peluang pertumbuhan bagi supplier dengan spesialisasi
     produk ini.

     Tantangan dan Risiko Industri Pertambangan 2025-2026

     Regulasi Lingkungan yang Semakin Ketat. Komitmen Indonesia terhadap target net-zero emissions akan
     menghasilkan regulasi lingkungan yang lebih ketat. Perusahaan tambang yang tidak siap untuk memenuhi
     standar baru ini akan menghadapi risiko operasional yang serius. Namun, perusahaan yang proaktif
     mengadopsi praktik sustainability akan mendapatkan akses ke market premium dan partnership dengan
     buyer internasional yang semakin peduli dengan aspek ESG (Environmental, Social, Governance).

     Kompetisi Global dan Price Pressure. Dengan membukanya pasar global dan kompetisi dari produsen
     mineral di negara lain, tekanan harga akan terus ada. Efisiensi operasional dan inovasi dalam proses
     produksi menjadi kunci untuk mempertahankan margin keuntungan.

     Ketergantungan pada Investasi Infrastruktur. Pertumbuhan industri tambang sangat tergantung pada
     infrastruktur transportasi dan logistik yang memadai. Investasi pemerintah dalam pelabuhan, jalan, dan
     dermaga akan menentukan efisiensi supply chain secara keseluruhan

4.2. Pangsa Pasar

     PT Bukaka Teknik Utama Tbk merupakan perusahaan yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang
     manufaktur, konstruksi, rekayasa teknik, serta penyediaan produk dan layanan pendukung infrastruktur.
     Kegiatan usaha Perseroan selama ini berkaitan erat dengan penyediaan produk teknik seperti steel tower,
     steel bridge, boarding bridge, peralatan minyak dan gas, struktur baja, serta berbagai produk dan jasa
     konstruksi lainnya yang digunakan dalam proyek-proyek infrastruktur strategis.

     Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bukaka telah memiliki basis pelanggan yang berasal dari berbagai
     sektor strategis, antara lain sektor energi, ketenagalistrikan, telekomunikasi, konstruksi, pertambangan,
     minyak dan gas, transportasi, serta infrastruktur publik. Pelanggan Perseroan tidak hanya berasal dari
     perusahaan swasta nasional, tetapi juga BUMN, pemerintah, dan mitra internasional. Hal ini menunjukkan
     bahwa produk dan layanan Bukaka telah memiliki rekam jejak penggunaan pada berbagai proyek berskala
     nasional maupun internasional.

4.2.1. Pelanggan Segmen Steel Tower

     Pada segmen Steel Tower, Perseroan telah melayani pelanggan dari sektor telekomunikasi, energi,
     kelistrikan, konstruksi, dan infrastruktur transmisi. Pelanggan pada segmen ini antara lain:



                                                                                                                 44
Page 72
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
      •     PT Centratama Menara Indonesia;
      •     PT Andisi;
      •     Amman Mineral;
      •     PT Poso Energy;
      •     PT LEN Industri (Persero);
      •     TBEA Co., Ltd.;
      •     Edotco;
      •     PT Dian Karya;
      •     Indisi;
      •     Pendekar Konstruksi Persada;
      •     PT Waskita Karya (Persero);
      •     PT Siemens Energy;
      •     PT Nokia Solutions and Networks Indonesia;
      •     Sangkan; dan
      •     Link Net.

     Keberadaan pelanggan tersebut menunjukkan bahwa Perseroan telah memiliki pengalaman dalam
     penyediaan struktur menara dan produk pendukung infrastruktur untuk sektor-sektor yang membutuhkan
     standar teknis tinggi, khususnya pada proyek telekomunikasi, energi, dan transmisi.

  4.2.2. Pelanggan Segmen Steel Bridge

     Pada segmen Steel Bridge, pelanggan Perseroan berasal dari perusahaan BUMN, kontraktor nasional,
     swasta nasional, serta perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan dan infrastruktur. Pelanggan pada
     segmen ini antara lain:

      •     CV Bogo Mamberamo Permai;
      •     PT Erabaru Timur Lestari;
      •     Waskita Abipraya JO;
      •     WG–Pelita KSO;
      •     PT Persada Nusantara Prima;
      •     PT Vale Indonesia Tbk;
      •     PT Hutama Karya Infrastruktur;
      •     WIKA–SPT KSO;
      •     PT Duta Irindo;
      •     CV Putra Tama Abadi; dan
      •     CV Tri Puma.

     Daftar pelanggan tersebut memperlihatkan bahwa Perseroan telah memiliki pengalaman dalam penyediaan
     produk dan pekerjaan struktur baja untuk proyek jembatan, pekerjaan sipil, dan infrastruktur transportasi. Hal
     ini menjadi salah satu dasar yang mendukung perluasan kegiatan usaha Perseroan di bidang konstruksi.




                                                                                                                      45
Page 73
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
4.2.3. Pelanggan Segmen Boarding Bridge

     Pada segmen Boarding Bridge, Perseroan telah melayani pelanggan dari pasar domestik dan internasional,
     khususnya untuk kebutuhan fasilitas bandar udara dan infrastruktur transportasi udara. Pelanggan pada
     segmen ini antara lain:

      •    EM Power Engineering Co., Ltd. – Thailand;
      •    ANA Motor Service Co., Ltd. – Jepang; dan
      •    PT Brantas Abipraya (Persero).

     Keberadaan pelanggan internasional pada segmen ini menunjukkan bahwa produk Perseroan telah
     memperoleh penerimaan di luar pasar domestik. Hal ini memperkuat posisi Bukaka sebagai produsen dan
     penyedia produk infrastruktur transportasi yang memiliki daya saing regional.

4.2.4. Pelanggan Segmen Oil and Gas

     Pada segmen Oil and Gas, Perseroan memiliki pelanggan dari perusahaan BUMN dan perusahaan besar di
     sektor minyak dan gas. Pelanggan pada segmen ini antara lain:

      •    PT Pertamina Hulu Rokan;
      •    PT Pertamina EP;
      •    TAC Pertamina;
      •    JOB Pertamina;
      •    PT Chevron Pacific Indonesia;
      •    PT Tripatra Engineers and Constructors; dan
      •    PT Modern Widya Technical.

     Pelanggan pada segmen ini menunjukkan bahwa Perseroan memiliki pengalaman dalam mendukung
     kebutuhan sektor minyak dan gas, baik melalui penyediaan peralatan, komponen, jasa teknik, maupun
     layanan pendukung lainnya. Hal ini relevan dengan penambahan KBLI aktivitas penunjang pertambangan
     dan penggalian lainnya.

4.2.5. Pelanggan dari Sektor Ketenagalistrikan, Telekomunikasi, dan Infrastruktur

     Selain pelanggan berdasarkan segmen utama di atas, Perseroan juga memiliki hubungan usaha dengan
     sejumlah perusahaan besar lainnya yang bergerak pada sektor ketenagalistrikan, telekomunikasi, konstruksi,
     dan infrastruktur, antara lain:

      •    PT Perusahaan Listrik Negara (Persero);
      •    PT Centratama Menara Indonesia;
      •    PT Huawei Tech Investment;
      •    PT Tower Bersama Infrastructure Tbk;
      •    PT Dayamitra Telekomunikasi;
      •    PT Tasei Pulau Intan;
      •    PT Murinda Iron Steel;
      •    PT Hutama Karya;
      •    PT Pembangunan Perumahan; dan


                                                                                                                  46
Page 74
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
      •     PT Vale Indonesia.

     Basis pelanggan tersebut menunjukkan bahwa Bukaka telah memiliki pengalaman kerja sama dengan
     perusahaan-perusahaan besar yang memiliki kebutuhan terhadap produk teknik, konstruksi, struktur baja,
     peralatan industri, serta layanan pendukung proyek. Dengan demikian, penambahan KBLI ini memiliki
     keterkaitan yang kuat dengan rekam jejak pelanggan dan kegiatan usaha Perseroan yang telah berjalan.

4.3. Peluang Pasar dari Penambahan KBLI

     Dengan penambahan KBLI, Perseroan menyasar pangsa pasar pada proyek-proyek yang masih berkaitan
     dengan kompetensi inti Perseroan, khususnya konstruksi, struktur baja, infrastruktur, fasilitas industri, dan
     aktivitas penunjang pertambangan. Beberapa peluang proyek yang menjadi sasaran Perseroan antara lain:

     1. Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung
        Proyek bangunan gedung bertingkat 27 lantai dengan pemilik tender PT Berlian Global Investindo.

     2. EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop
        Proyek berlokasi di Sorowako dengan pemilik tender PT Vale Indonesia. Proyek ini berkaitan dengan
        fasilitas pendukung operasional pertambangan dan industri.

     3. Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta Kelengkapannya
        Proyek dengan pemilik tender Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang berkaitan dengan infrastruktur
        sumber daya air dan pengendalian tata air.

     4. Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang
        Proyek dengan pemilik tender melalui Smart E-Proc PT PP Gedung, yang berkaitan dengan
        pembangunan gedung hunian.

     5. CSP (Corrugated Steel Plate)
        Produk dan pekerjaan struktur baja yang dapat digunakan untuk kebutuhan konstruksi, drainase,
        infrastruktur jalan, jembatan kecil, dan fasilitas pendukung lainnya.

     6. Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran
        Meliputi Gedung Kelas Bersama 10 lantai dan Graha Unpad Jatinangor 1.500, yang berkaitan dengan
        pembangunan fasilitas pendidikan.

     7. Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota Makassar
        Proyek yang berkaitan dengan pekerjaan struktur baja untuk fasilitas olahraga dan infrastruktur publik.

     8. Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project
        Proyek dengan pemilik tender PT Twink Indonesia, yang berkaitan dengan infrastruktur ketenagalistrikan
        dan transmisi.

     Berdasarkan basis pelanggan eksisting dan peluang proyek yang disasar tersebut, penambahan KBLI
     konstruksi dan aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya dinilai memiliki dasar pasar yang
     relevan. Penambahan KBLI tersebut memberikan fleksibilitas bagi Perseroan untuk mengikuti tender atau
     proyek yang mensyaratkan kesesuaian KBLI dengan lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan.



                                                                                                                     47
Page 75
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     Dengan pengalaman dalam melayani pelanggan BUMN, swasta nasional, pemerintah, dan mitra
     internasional, Perseroan memiliki posisi yang relatif baik untuk memperluas kegiatan usaha pada sektor
     konstruksi dan aktivitas penunjang pertambangan. Hal ini juga didukung oleh kondisi Indonesia sebagai
     negara berkembang yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur, fasilitas industri, energi,
     pertambangan, dan fasilitas publik secara berkelanjutan.

     Secara keseluruhan, pangsa pasar atas penambahan KBLI ini mencakup pasar konstruksi gedung,
     konstruksi infrastruktur, fasilitas industri, struktur baja, sistem tata air, proyek ketenagalistrikan, serta
     pekerjaan pendukung pada sektor pertambangan dan penggalian. Dengan rekam jejak pelanggan yang telah
     terbentuk, kemampuan manufaktur dan rekayasa teknik, serta pengalaman proyek nasional dan
     internasional, Perseroan memiliki dasar yang memadai untuk menangkap peluang pasar dari penambahan
     kegiatan usaha tersebut.

4.4. Kesinambungan

     Di tengah dinamika perekonomian global dan nasional, sektor infrastruktur Indonesia masih memiliki prospek
     pertumbuhan yang relatif kuat. Sebagai negara berkembang, Indonesia masih membutuhkan pembangunan
     infrastruktur secara berkelanjutan, baik dalam bentuk jalan, jembatan, gedung, fasilitas publik, prasarana
     sumber daya air, fasilitas industri, infrastruktur energi, maupun fasilitas pendukung sektor pertambangan dan
     penggalian. Kebutuhan tersebut memberikan ruang bagi perusahaan yang memiliki kompetensi teknis,
     pengalaman proyek, kapasitas manufaktur, serta kemampuan konstruksi dan rekayasa seperti PT Bukaka
     Teknik Utama Tbk.

     Bukaka merupakan salah satu perusahaan konstruksi, manufaktur teknik, dan jasa penunjang konstruksi
     yang telah memiliki pengalaman panjang di Indonesia. Perseroan memiliki rekam jejak dalam penyediaan
     produk dan layanan untuk proyek-proyek infrastruktur strategis, antara lain melalui produk steel tower, steel
     bridge, boarding bridge, struktur baja, peralatan industri, peralatan minyak dan gas, serta layanan teknik
     lainnya. Dengan pengalaman tersebut, Perseroan memiliki posisi yang memadai untuk memperluas cakupan
     kegiatan usaha, baik untuk melayani pelanggan eksisting maupun membuka peluang pasar baru yang masih
     selaras dengan kompetensi inti Perseroan.

     Rencana penambahan kegiatan usaha melalui KBLI 2025 yang meliputi bidang reparasi dan pemeliharaan
     peralatan listrik, industri pompa, kompresor, keran dan klep/katup, pemasangan perlengkapan mekanikal
     bangunan, konstruksi prasarana sumber daya air, aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian,
     aktivitas enjinering dan konsultasi teknis, konstruksi gedung, konstruksi jalan, konstruksi terowongan,
     konstruksi khusus, penyiapan lahan, pemasangan dan rekayasa struktur bangunan, penyewaan alat
     konstruksi dengan operator, pengecatan, jasa pengujian teknis, serta aktivitas perusahaan induk merupakan
     langkah strategis Perseroan untuk memperkuat kesinambungan usaha.

     Penambahan KBLI tersebut tidak dimaksudkan sebagai perubahan arah usaha yang terlepas dari kegiatan
     Perseroan saat ini, melainkan sebagai perluasan ruang lingkup usaha yang masih memiliki keterkaitan
     dengan kemampuan dan pengalaman Perseroan. Sebagian besar kegiatan yang ditambahkan memiliki
     hubungan langsung dengan rantai nilai usaha Perseroan, mulai dari rekayasa teknik, manufaktur peralatan,
     konstruksi, instalasi, pemeliharaan, pengujian teknis, hingga dukungan terhadap proyek infrastruktur dan
     sektor pertambangan. Dengan demikian, penambahan kegiatan usaha tersebut dapat memperkuat posisi
     Perseroan sebagai penyedia solusi teknik dan konstruksi yang lebih terintegrasi.




                                                                                                                     48
Page 76
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     Dari sisi pasar, penambahan KBLI memberikan fleksibilitas bagi Perseroan untuk mengikuti peluang tender
     atau proyek yang mensyaratkan kesesuaian bidang usaha dengan lingkup pekerjaan. Dalam praktiknya,
     banyak proyek pemerintah, BUMN, swasta nasional, maupun mitra internasional mensyaratkan kesesuaian
     KBLI sebagai bagian dari kelengkapan administrasi dan kualifikasi peserta tender. Oleh karena itu,
     penambahan KBLI dapat membuka akses Perseroan terhadap peluang pasar baru yang sebelumnya belum
     dapat diikuti secara optimal karena keterbatasan cakupan kegiatan usaha yang tercantum dalam perizinan
     atau anggaran dasar.

     Selain membuka peluang pasar baru, penambahan KBLI juga dapat meningkatkan kemampuan Perseroan
     dalam memberikan layanan yang lebih lengkap kepada pelanggan eksisting. Pelanggan Perseroan yang
     selama ini berasal dari sektor konstruksi, energi, ketenagalistrikan, telekomunikasi, pertambangan, minyak
     dan gas, serta infrastruktur memiliki kebutuhan yang tidak hanya terbatas pada pengadaan produk, tetapi
     juga mencakup pekerjaan pendukung seperti instalasi, konstruksi, pemeliharaan, rekayasa teknis, pengujian,
     penyewaan alat konstruksi, dan pekerjaan lapangan lainnya. Dengan cakupan KBLI yang lebih sesuai,
     Perseroan dapat menawarkan solusi yang lebih menyeluruh dan meningkatkan nilai tambah kepada
     pelanggan.

     Secara operasional, rencana penambahan kegiatan usaha tersebut juga mendukung diversifikasi sumber
     pendapatan Perseroan. Perseroan tidak hanya bergantung pada satu jenis produk atau satu segmen proyek,
     tetapi dapat mengembangkan pendapatan dari berbagai aktivitas yang saling melengkapi, seperti konstruksi
     infrastruktur, pekerjaan mekanikal, jasa teknis, aktivitas penunjang pertambangan, perawatan peralatan,
     serta pengelolaan portofolio usaha melalui aktivitas perusahaan induk. Diversifikasi ini diharapkan dapat
     memperkuat ketahanan usaha Perseroan terhadap fluktuasi permintaan pada masing-masing sektor.

     Dalam konteks kesinambungan usaha, penambahan KBLI juga sejalan dengan kebutuhan Perseroan untuk
     terus beradaptasi terhadap dinamika pasar. Industri konstruksi dan infrastruktur terus berkembang mengikuti
     kebutuhan pembangunan nasional, perkembangan teknologi, perubahan standar teknis, serta kebutuhan
     efisiensi proyek. Oleh karena itu, Perseroan perlu memiliki cakupan kegiatan usaha yang cukup luas namun
     tetap relevan dengan kompetensi yang dimiliki, sehingga dapat merespons peluang usaha secara lebih cepat
     dan tepat.

     Dengan adanya penambahan KBLI tersebut, Perseroan diharapkan dapat:

    1. Memperluas akses terhadap peluang proyek baru
       Penambahan KBLI memberikan ruang bagi Perseroan untuk mengikuti proyek-proyek konstruksi,
       infrastruktur, sumber daya air, fasilitas industri, dan aktivitas penunjang pertambangan yang relevan
       dengan kemampuan Perseroan.

    2. Meningkatkan layanan kepada pelanggan eksisting
       Perseroan dapat menyediakan layanan yang lebih lengkap kepada pelanggan lama, tidak hanya dalam
       bentuk produk teknik atau fabrikasi, tetapi juga instalasi, konstruksi, pemeliharaan, pengujian teknis, dan
       dukungan proyek lainnya.

    3. Memperkuat posisi Perseroan sebagai penyedia solusi terintegrasi
       Dengan cakupan usaha yang lebih luas, Perseroan dapat memperkuat perannya sebagai mitra strategis
       dalam proyek infrastruktur, energi, pertambangan, dan konstruksi.




                                                                                                                     49
Page 77
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
    4. Mendukung diversifikasi pendapatan
         Penambahan kegiatan usaha memungkinkan Perseroan memperoleh sumber pendapatan tambahan dari
         kegiatan yang masih berkaitan dengan rantai bisnis utama.

    5. Meningkatkan daya saing dalam proses tender
       Kesesuaian KBLI dengan lingkup pekerjaan dapat memperkuat posisi Perseroan dalam mengikuti
       tender pemerintah, BUMN, swasta nasional, maupun proyek internasional.

    6. Menjaga kesinambungan usaha jangka panjang
       Dengan memperluas kegiatan usaha yang tetap sejalan dengan kompetensi inti, Perseroan dapat
       menjaga relevansi bisnis dan meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan
       pasar.

     Dengan mempertimbangkan pengalaman, kapasitas, serta rekam jejak Perseroan, penambahan KBLI
     tersebut dinilai memiliki keterkaitan yang kuat dengan kegiatan usaha Bukaka yang telah berjalan.
     Penambahan ini tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan aspek administratif, tetapi juga sebagai strategi
     untuk memperluas peluang pasar, memperkuat layanan kepada pelanggan, meningkatkan fleksibilitas
     usaha, dan mendukung kesinambungan pertumbuhan Perseroan ke depan.

     Secara keseluruhan, rencana penambahan kegiatan usaha tersebut mencerminkan langkah Perseroan
     untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan konstruksi, manufaktur teknik, dan jasa
     penunjang konstruksi yang memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dengan
     tetap memperhatikan kompetensi inti, pengalaman proyek, serta kebutuhan pelanggan, Perseroan
     diharapkan dapat memanfaatkan penambahan KBLI ini untuk mendukung pertumbuhan usaha yang
     berkelanjutan dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur nasional.

4.5. Potensi Pasar

     Berdasarkan data makroekonomi yang digunakan Perseroan, laporan World Economic Outlook Dana
     Moneter Internasional atau International Monetary Fund (“IMF”) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi
     global tahun 2026 sebesar 3,1% dan tahun 2027 sebesar 3,2%. Proyeksi tersebut mencerminkan adanya
     perlambatan ekonomi global yang dipengaruhi oleh dinamika geopolitik, tekanan inflasi, volatilitas harga
     komoditas, serta kondisi keuangan global yang masih menghadapi ketidakpastian. Untuk Indonesia, IMF
     memproyeksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,0% pada tahun 2026, dengan inflasi diperkirakan
     mencapai 3,0% dan tingkat pengangguran sebesar 4,9%.

     Meskipun kondisi global masih diwarnai ketidakpastian, Indonesia sebagai negara berkembang masih
     memiliki kebutuhan pembangunan infrastruktur yang besar dan berkelanjutan. Kebutuhan tersebut tidak
     hanya terbatas pada pembangunan jalan, jembatan, gedung, dan fasilitas publik, tetapi juga mencakup
     infrastruktur sumber daya air, fasilitas industri, fasilitas pendidikan, fasilitas energi, fasilitas pertambangan,
     bangunan pendukung kegiatan ekonomi, serta prasarana penunjang lainnya. Dengan karakteristik geografis
     Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki kondisi tanah, iklim, topografi, dan kebutuhan
     infrastruktur yang berbeda di setiap wilayah, industri konstruksi di Indonesia memiliki bentuk dan jenis
     pekerjaan yang sangat beragam.

     Keberagaman tersebut memberikan peluang bagi PT Bukaka Teknik Utama Tbk untuk memperluas cakupan
     layanan melalui penambahan KBLI yang tetap berkaitan dengan kompetensi Perseroan di bidang manufaktur
     teknik, konstruksi, rekayasa struktur, peralatan industri, jasa pemeliharaan, serta jasa pendukung proyek.
     Sebagai salah satu perusahaan konstruksi dan jasa penunjang konstruksi yang memiliki pengalaman


                                                                                                                          50
Page 78
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     panjang di Indonesia, Perseroan memiliki posisi yang relevan untuk menangkap peluang pasar dari
     kebutuhan pembangunan nasional, baik yang berasal dari pemerintah, BUMN, swasta nasional, maupun
     mitra internasional.

     Dalam konteks tersebut, potensi pasar atas penambahan kegiatan usaha Perseroan dapat dijelaskan
     sebagai berikut:

     1. Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan Transformator (KBLI 2025 No. 33141)

     Kebutuhan terhadap motor listrik, generator, dan transformator terus meningkat sejalan dengan
     pembangunan infrastruktur energi, fasilitas industri, gedung komersial, fasilitas publik, kawasan
     pertambangan, serta proyek ketenagalistrikan. Peralatan tersebut merupakan komponen penting dalam
     menjaga keandalan operasional suatu fasilitas, sehingga membutuhkan layanan reparasi dan pemeliharaan
     secara berkala.

     Penambahan KBLI ini memberikan peluang bagi Perseroan untuk menyediakan layanan purna jual,
     pemeliharaan, dan perbaikan peralatan listrik kepada pelanggan lama maupun pelanggan baru. Hal ini
     relevan dengan pengalaman Bukaka dalam penyediaan produk teknik, peralatan industri, dan proyek energi,
     sehingga Perseroan dapat memperluas nilai layanan tidak hanya pada tahap produksi atau konstruksi, tetapi
     juga pada tahap pemeliharaan aset pelanggan.

     2. Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran, dan Klep/Katup (KBLI 2025 No. 28130)

     Pompa, kompresor, keran, dan klep/katup merupakan peralatan utama yang banyak digunakan dalam proyek
     industri, sumber daya air, minyak dan gas, pertambangan, fasilitas pengolahan, sistem tata air, serta
     infrastruktur utilitas. Indonesia yang memiliki kebutuhan pembangunan fasilitas air, drainase, pengendalian
     banjir, industri, dan energi memberikan peluang pasar yang luas bagi penyedia peralatan mekanikal tersebut.

     Bagi Perseroan, KBLI ini memiliki hubungan langsung dengan kompetensi manufaktur dan rekayasa teknik.
     Perseroan dapat memanfaatkan pengalaman dalam pembuatan peralatan industri dan peralatan pendukung
     proyek untuk menyediakan produk atau komponen yang dibutuhkan dalam sistem perpompaan, kompresi,
     dan pengendalian aliran fluida, baik untuk proyek pemerintah maupun swasta.

     3. Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149)

     Sejalan dengan meningkatnya pembangunan gedung, fasilitas industri, infrastruktur publik, dan proyek
     energi, kebutuhan terhadap peralatan listrik yang andal semakin besar. Peralatan listrik yang digunakan
     dalam fasilitas konstruksi dan industri membutuhkan pemeliharaan untuk menjaga kinerja, keselamatan, dan
     umur ekonomis aset.

     Penambahan KBLI ini membuka peluang bagi Perseroan untuk menyediakan layanan pemeliharaan dan
     perbaikan atas peralatan listrik lainnya, baik yang berkaitan dengan proyek yang dikerjakan Perseroan
     maupun proyek pelanggan eksisting. Kegiatan ini mendukung kesinambungan layanan Perseroan setelah
     pekerjaan konstruksi atau pengadaan selesai dilakukan.

     4. Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291)

     Pembangunan gedung dan fasilitas industri di Indonesia tidak hanya membutuhkan pekerjaan struktur, tetapi
     juga instalasi perlengkapan mekanikal seperti sistem utilitas, peralatan mekanikal, instalasi pendukung
     operasional gedung, dan komponen teknis lainnya. Dengan semakin kompleksnya kebutuhan gedung


                                                                                                                   51
Page 79
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     modern, pekerjaan mekanikal menjadi bagian penting dalam memastikan bangunan dapat berfungsi secara
     optimal.

     Penambahan KBLI ini memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperluas layanan pada pekerjaan
     instalasi mekanikal bangunan, khususnya pada proyek gedung industri, fasilitas perkantoran, fasilitas publik,
     workshop, dan proyek infrastruktur yang membutuhkan dukungan mekanikal. Hal ini melengkapi kompetensi
     Perseroan dalam bidang konstruksi dan rekayasa teknik.

     5. Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911)

     Indonesia memiliki karakteristik geografis yang sangat beragam, mulai dari wilayah pesisir, dataran rendah,
     kawasan pegunungan, daerah aliran sungai, hingga wilayah dengan intensitas hujan tinggi. Kondisi tersebut
     menciptakan kebutuhan besar terhadap pembangunan dan perbaikan prasarana sumber daya air, seperti
     bendung, saluran air, sistem pengendalian banjir, pompa air, drainase, dan fasilitas tata air lainnya.

     Penambahan KBLI ini memberikan peluang bagi Perseroan untuk berpartisipasi dalam proyek prasarana
     sumber daya air, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, pemerintah pusat, BUMN, maupun
     sektor swasta. Kebutuhan terhadap sistem tata air yang baik juga semakin penting dalam mendukung
     kawasan perkotaan, kawasan industri, pelabuhan, fasilitas publik, dan proyek infrastruktur lainnya.

     6. Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya (KBLI 2025 No. 09900)

     Sektor pertambangan di Indonesia masih menjadi salah satu sektor strategis, khususnya dengan adanya
     kebutuhan terhadap mineral, batu bara, nikel, dan komoditas lainnya yang mendukung industri pengolahan,
     energi, serta ekspor. Kegiatan pertambangan membutuhkan berbagai fasilitas pendukung seperti jalan
     tambang, workshop, mine office, transfer point, struktur baja, peralatan mekanikal, serta pekerjaan konstruksi
     dan pemeliharaan.

     Dengan penambahan KBLI ini, Perseroan memiliki peluang untuk memberikan layanan pendukung pada
     proyek pertambangan dan penggalian, khususnya yang berkaitan dengan konstruksi fasilitas, penyediaan
     peralatan, pekerjaan struktur, serta dukungan teknis. Hal ini relevan dengan pengalaman Perseroan dalam
     melayani pelanggan dari sektor pertambangan dan industri, termasuk kebutuhan proyek yang memiliki
     standar teknis tinggi.

     7. Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No. 71109)

     Industri konstruksi modern tidak hanya membutuhkan pelaksanaan fisik, tetapi juga perencanaan, rekayasa,
     konsultasi teknis, desain, perhitungan struktur, dan pemilihan metode kerja yang tepat. Dengan semakin
     kompleksnya proyek infrastruktur, kebutuhan terhadap jasa enjinering dan konsultasi teknis akan terus
     meningkat.

     Penambahan KBLI ini memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat perannya dalam tahap awal
     proyek, termasuk perencanaan teknis, rekayasa struktur, evaluasi desain, dan penyusunan solusi teknis yang
     sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Bagi Bukaka, aktivitas enjinering merupakan bagian yang sangat
     relevan dengan pengalaman Perseroan dalam produk struktur baja, jembatan, menara, peralatan industri,
     dan fasilitas proyek.




                                                                                                                      52
Page 80
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     8. Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No. 41011)

     Pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan kebutuhan hunian yang terus meningkat memberikan peluang pada
     pembangunan gedung hunian, baik dalam bentuk apartemen, rumah susun, hunian karyawan, maupun
     fasilitas tempat tinggal pendukung kawasan industri dan proyek. Indonesia sebagai negara berkembang
     masih membutuhkan penyediaan hunian yang layak dan terjangkau di berbagai wilayah.

     Penambahan KBLI ini memberikan peluang bagi Perseroan untuk masuk ke pekerjaan konstruksi gedung
     hunian, khususnya apabila proyek tersebut membutuhkan struktur baja, pekerjaan teknik, fabrikasi, atau
     integrasi dengan fasilitas industri dan infrastruktur pendukung. Hal ini juga dapat mendukung peluang proyek
     dari pelanggan lama yang membutuhkan pembangunan fasilitas hunian bagi tenaga kerja atau kawasan
     operasional.

     9. Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025 No. 41012)

     Pembangunan gedung perkantoran masih menjadi bagian dari kebutuhan pengembangan bisnis, kawasan
     industri, proyek energi, proyek pertambangan, dan fasilitas pendukung pemerintahan maupun swasta.
     Gedung perkantoran tidak hanya dibutuhkan di kota besar, tetapi juga di kawasan industri, kawasan proyek,
     pelabuhan, dan pusat kegiatan ekonomi baru.

     Dengan KBLI ini, Perseroan dapat memperluas peluang untuk mengerjakan proyek gedung perkantoran
     yang masih berkaitan dengan kebutuhan pelanggan eksisting, termasuk BUMN, swasta, kontraktor utama,
     dan perusahaan industri. Pekerjaan tersebut dapat dikombinasikan dengan kemampuan Perseroan dalam
     struktur baja, instalasi, mekanikal, dan rekayasa teknis.

     10. Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI 2025 No. 41018)

     Pembangunan fasilitas hiburan dan olahraga, seperti stadion, arena olahraga, gedung serbaguna, dan
     fasilitas publik lainnya, merupakan bagian dari kebutuhan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas
     fasilitas masyarakat. Proyek jenis ini sering membutuhkan struktur bentang lebar, space frame, facade, dan
     pekerjaan baja khusus.

     Penambahan KBLI ini relevan dengan kemampuan Perseroan dalam pekerjaan struktur baja dan rekayasa
     bangunan. Perseroan dapat memanfaatkan pengalaman pada pekerjaan struktur untuk mendukung proyek
     fasilitas olahraga dan hiburan, termasuk pekerjaan facade, space frame, rangka baja, serta elemen
     konstruksi khusus lainnya.

     11. Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No. 42101)

     Sebagai negara kepulauan dengan wilayah yang luas, Indonesia masih membutuhkan pembangunan dan
     peningkatan jaringan jalan untuk mendukung konektivitas antar wilayah, distribusi logistik, pengembangan
     kawasan industri, pertambangan, perkebunan, dan pariwisata. Jalan merupakan infrastruktur dasar yang
     menjadi penghubung bagi kegiatan ekonomi.

     Penambahan KBLI ini memberikan peluang bagi Perseroan untuk terlibat dalam pembangunan jalan, baik
     sebagai pelaksana konstruksi maupun penyedia struktur dan komponen pendukung. Hal ini juga relevan
     dengan kebutuhan proyek pelanggan di sektor pertambangan, industri, energi, dan infrastruktur yang sering
     membutuhkan akses jalan operasional.




                                                                                                                    53
Page 81
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     12. Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No. 43909)

     Industri konstruksi memiliki banyak jenis pekerjaan khusus yang tidak selalu dapat dikategorikan sebagai
     pekerjaan konstruksi umum. Pekerjaan khusus tersebut dapat mencakup pekerjaan struktur tertentu,
     pekerjaan teknis dengan metode khusus, pekerjaan pendukung proyek industri, dan konstruksi yang
     membutuhkan keahlian spesifik.

     Penambahan KBLI ini memberikan fleksibilitas bagi Perseroan untuk menangkap peluang proyek yang
     membutuhkan keahlian konstruksi khusus. Dengan pengalaman Bukaka dalam fabrikasi, struktur baja,
     jembatan, menara, boarding bridge, dan peralatan industri, Perseroan memiliki dasar kompetensi untuk
     menawarkan solusi pada pekerjaan konstruksi yang bersifat khusus dan teknis.

     13. Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104)

     Kebutuhan pembangunan infrastruktur di Indonesia semakin kompleks, termasuk kebutuhan terhadap
     terowongan untuk transportasi, jalan, pengaliran air, utilitas, proyek energi, dan fasilitas pendukung tertentu.
     Kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari pegunungan, kawasan berbukit, dan wilayah dengan kontur
     tanah yang beragam dapat menciptakan kebutuhan terhadap konstruksi terowongan pada proyek tertentu.

     Dengan penambahan KBLI ini, Perseroan dapat memperluas cakupan pekerjaan pada proyek infrastruktur
     yang membutuhkan dukungan konstruksi berat, struktur, dan rekayasa teknis. Kegiatan ini dapat mendukung
     pengembangan proyek jalan, sumber daya air, energi, dan pertambangan.

     14. Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No. 43120)

     Indonesia memiliki karakteristik tanah dan kontur wilayah yang sangat beragam di setiap pulau, mulai dari
     tanah subur, lahan rawa, tanah berbukit, tanah aluvial, kawasan pesisir, hingga daerah pegunungan. Kondisi
     tersebut menyebabkan setiap proyek konstruksi membutuhkan tahapan penyiapan lahan yang tepat agar
     pembangunan dapat dilakukan secara aman, efisien, dan sesuai dengan target teknis pelanggan.

     Penambahan KBLI Penyiapan Lahan memberikan peluang bagi Perseroan untuk menyediakan layanan awal
     sebelum pelaksanaan konstruksi, seperti pembersihan lahan, perataan, pematangan area, dan pekerjaan
     persiapan lainnya. Kegiatan ini penting karena kualitas penyiapan lahan akan memengaruhi kelancaran
     proses konstruksi, stabilitas struktur, efisiensi waktu, serta keberhasilan proyek secara keseluruhan.

     15. Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No. 43901)

     Pekerjaan pemasangan dan rekayasa struktur bangunan merupakan salah satu bidang yang sangat relevan
     dengan kompetensi Bukaka. Banyak proyek di Indonesia membutuhkan struktur baja, rangka bangunan,
     jembatan, menara, space frame, dan elemen struktur lainnya yang memerlukan perencanaan serta
     pemasangan yang presisi.

     Penambahan KBLI ini memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat posisinya dalam pekerjaan
     struktur bangunan, baik untuk gedung, fasilitas industri, stadion, jembatan, maupun infrastruktur lainnya.
     Dengan pengalaman dalam steel bridge, steel tower, dan struktur baja, Perseroan dapat menawarkan
     layanan yang lebih terintegrasi mulai dari fabrikasi sampai pemasangan.




                                                                                                                        54
Page 82
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     16. Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No. 43905)

     Proyek konstruksi membutuhkan alat berat dan alat konstruksi yang memadai agar pekerjaan dapat
     diselesaikan secara tepat waktu dan efisien. Di Indonesia, kebutuhan alat konstruksi sangat dipengaruhi oleh
     banyaknya proyek infrastruktur, kondisi lokasi proyek yang beragam, serta kebutuhan pelaksanaan
     pekerjaan yang memerlukan alat khusus dan operator berpengalaman.

     Penambahan KBLI ini memberikan peluang bagi Perseroan untuk menyediakan layanan penyewaan alat
     konstruksi dengan operator, baik untuk mendukung proyek internal maupun proyek pelanggan. Kegiatan ini
     dapat menjadi sumber pendapatan tambahan dan sekaligus memperkuat kemampuan Perseroan dalam
     memberikan solusi proyek yang lebih lengkap.

     17. Pengecatan (KBLI 2025 No. 43303)

     Pengecatan dalam industri konstruksi dan manufaktur tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi
     juga sebagai perlindungan terhadap korosi, cuaca, kelembaban, dan kondisi lingkungan yang ekstrem. Hal
     ini sangat penting bagi struktur baja, jembatan, menara, fasilitas industri, pelabuhan, dan peralatan luar
     ruang.

     Penambahan KBLI ini memberikan peluang bagi Perseroan untuk menyediakan pekerjaan finishing dan
     proteksi permukaan, khususnya pada produk berbasis baja dan logam. Dengan demikian, Perseroan dapat
     memberikan nilai tambah kepada pelanggan melalui peningkatan daya tahan dan umur pakai struktur atau
     peralatan yang digunakan.

     18. Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016)

     Indonesia masih membutuhkan pengembangan fasilitas pendidikan, baik melalui pembangunan gedung
     sekolah, kampus, ruang kelas, laboratorium, maupun fasilitas pendukung pendidikan lainnya. Peningkatan
     kualitas pendidikan dan pemerataan akses pendidikan mendorong kebutuhan pembangunan gedung
     pendidikan di berbagai daerah.

     Penambahan KBLI ini memberikan peluang bagi Perseroan untuk terlibat dalam proyek konstruksi gedung
     pendidikan, terutama yang membutuhkan struktur bangunan yang kuat, efisien, dan dapat diselesaikan
     dengan standar teknis yang baik. Hal ini juga sejalan dengan peluang proyek seperti pembangunan kelas
     bersama universitas atau fasilitas pendidikan berskala besar.

     19. Jasa Pengujian Teknis (KBLI 2025 No. 71204)

     Dalam proyek konstruksi, manufaktur, energi, dan pertambangan, pengujian teknis menjadi bagian penting
     untuk memastikan kualitas, keamanan, dan kesesuaian standar. Pengujian dapat dilakukan terhadap
     material, struktur, komponen, peralatan, maupun hasil pekerjaan konstruksi.

     Penambahan KBLI ini memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat layanan quality control dan
     technical assurance kepada pelanggan. Kegiatan ini mendukung kebutuhan proyek yang menuntut
     kepatuhan terhadap standar teknis, keselamatan, dan mutu, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan
     pelanggan terhadap produk dan layanan Perseroan.




                                                                                                                    55
Page 83
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     20. Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210)

     Seiring dengan perkembangan usaha dan kepemilikan Perseroan pada berbagai entitas anak dan entitas
     asosiasi, aktivitas perusahaan induk menjadi penting untuk mendukung pengelolaan portofolio usaha,
     pengawasan investasi, dan koordinasi strategis antar unit usaha. Hal ini relevan bagi Perseroan yang
     memiliki kegiatan usaha terdiversifikasi pada sektor konstruksi, manufaktur, energi, pertambangan, dan jasa
     pendukung.

     Penambahan KBLI ini memberikan landasan bagi Perseroan untuk mengelola aktivitas holding secara lebih
     terstruktur. Dengan pengelolaan perusahaan induk yang baik, Perseroan dapat memperkuat sinergi antar
     entitas, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, serta mendukung pertumbuhan usaha secara
     berkelanjutan.

     Berdasarkan uraian di atas, penambahan KBLI Perseroan memiliki potensi pasar yang relevan dengan
     kebutuhan pembangunan Indonesia sebagai negara berkembang. Keberagaman bentuk konstruksi di
     Indonesia, mulai dari gedung, jalan, jembatan, terowongan, prasarana sumber daya air, fasilitas pendidikan,
     fasilitas industri, fasilitas pertambangan, hingga pekerjaan struktur khusus, memberikan peluang bagi
     Perseroan untuk memperluas cakupan layanan dan meningkatkan partisipasi dalam proyek-proyek strategis.

     Kondisi geografis Indonesia yang beragam juga menciptakan kebutuhan konstruksi yang berbeda di setiap
     wilayah, sehingga memerlukan penyedia jasa yang memiliki kemampuan teknis, pengalaman lapangan, serta
     fleksibilitas dalam memberikan solusi. Dengan pengalaman Bukaka dalam manufaktur teknik, struktur baja,
     konstruksi, peralatan industri, dan layanan pendukung proyek, penambahan KBLI tersebut dapat
     memperkuat posisi Perseroan dalam menangkap peluang pasar baru maupun memberikan layanan
     tambahan kepada pelanggan eksisting.

     Dengan demikian, rencana penambahan kegiatan usaha tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi
     juga memiliki dasar pasar yang jelas. Penambahan KBLI dapat meningkatkan fleksibilitas Perseroan dalam
     mengikuti tender, memperluas portofolio jasa, meningkatkan diversifikasi pendapatan, dan memperkuat
     kesinambungan usaha Perseroan di tengah kebutuhan pembangunan infrastruktur nasional yang masih
     berkelanjutan.

4.6. Sasaran

     Rencana penambahan kegiatan usaha (KBLI 2025) difokuskan pada instrumentasi dan kontrol, sasaran
     pasar utamanya adalah proyek-proyek besar di berbagai sektor, terutama Pelanggan yang sudah ada dan
     pelanggan baru yang membutuhkan jasa konstruksi yang andal antara lain:

    1. Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung
       Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025 No.41012),
       Pengecatan (KBLI 2025 No.43303), Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No.43120), Aktivitas Enjineering dan
       Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No.71109), Pemasangan dan Rekayasa Struktur
       Bangunan (KBLI 2025 No.43901), Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan
       Transformator (KBLI 2025 No.33141) dan Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025
       No.43905) adalah proyek bangunan gedung bertingkat 27 lantai dengan pemilik tender PT Berlian Global
       Investindo yang berlokasi di Jln. Raya Prapen No.39 – Surabaya, Provinsi Jawa Timur – Indonesia,
       dengan target nominal proyek mencapai Rp274.625.027.000,-




                                                                                                                   56
Page 84
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
    2. EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop
         Penambahan kegiatan usaha Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya (KBLI 2025
         No.09900), Konstruksi Jalan pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No. 42101), Konstruksi Khusus Lainnya
         (KBLI 2025 No. 43909), Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149),
         Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291) adalah untuk melaksanakan
         proyek pembangunan Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop dengan pemilik tender PT
         Vale Indonesia yang berlokasi di Sorowako. Proyek ini berkaitan dengan fasilitas pendukung operasional
         pertambangan dan industri, dengan target nominal proyek mencapai Rp484.275.000.000,-.

     3. Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta Kelengkapannya
        Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911),
        Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No.43909), Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran dan
        Klep/Katup (KBLI 2025 No.28130) adalah proyek Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan
        Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta Kelengkapannya dengan pemilik tender Pemerintah Provinsi DKI
        Jakarta yang berlokasi di Ancol, Jakarta Utara, dengan nilai proyek mencapai Rp202.200.000.000,-.

     4. Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang
        Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No.41011) adalah
        proyek Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang dengan tender yang diajukan melalui Smart E-
        Proc PT PP Gedung yang berlokasi di Karawang dengan nilai proyek mencapai Rp150.000.000.000,-.

     5. CSP (Corrugated Steel Plate)
        Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No.42104) dan Konstruksi Khusus
        Lainnya (KBLI 2025 No.43909) merupakan proyek pembuatan Corrugated Steel Plate yang merupakan
        salah satu penunjang untuk kebutuhan konstruksi, drainase, infrastruktur jalan, jembatan kecil, dan
        fasilitas pendukung lainnya dengan nilai proyek mencapai Rp137.390.000.000,-.

     6. Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran
        Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No.41016),
        Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No.43120), Pengecatan (KBLI 2025 No.43303) dan Aktivitas Enjineering
        dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No.71109) merupakan penambahan kegiatan usaha
        untuk pekerjaan yang meliputi pelaksanaan pengadaan Desain (DED) dan/atau Pembangunan Kelas
        Bersama pada Universitas Padjadjaran berupa Pembangunan Gedung Kelas Bersama 10 lantai dan
        Graha Unpad Jatinangor 1.500 yang berlokasi di dalam Kampus Unpad Jatinangor dengan nilai proyek
        mencapai Rp170.000.000.000,-.

     7. Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota Makassar
        Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI 2025
        No.41018) dan Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No.43901) merupakan
        penambahan kegiatan usaha untuk proyek Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan
        Space Frame Stadion Sudiang Kota Makassar yang merupakan proyek yang diadakan oleh Kementerian
        Pekerjaan Umum dan pelaksanaan tender dilakukan melalui KSO (Wika Gedung-Bumi Karsa-Wika KSO)
        yang berlokasi di Stadion Sudiang Kota Makassar dengan nilai proyek mencapai Rp162.448.169.220,-.

     8. Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project
        Penambahan kegiatan usaha Pengujian Teknis (KBLI 2025 No. 71204) merupakan penambahan
        kegiatan usaha yang bertujuan untuk menjalankan proyek jasa Steel Tower, Test Tower Punagaya–
        Bantaeng 150 kV Switching Section II Project yang merupakan proyek dari PT Twink Indonesia yang


                                                                                                                  57
Page 85
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
         berlokasi di kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan dengan nilai proyek mencapai
         Rp3.000.000.000,-.

     Seiring dengan perkembangan usaha dan kepemilikan PT Bukaka Teknik Utama Tbk (“Perseroan”) pada
     berbagai entitas anak, entitas asosiasi, dan investasi strategis, penambahan kegiatan usaha Aktivitas
     Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210) menjadi relevan untuk mendukung pengelolaan portofolio usaha
     Perseroan secara lebih terstruktur.

     Sasaran pasar dari kegiatan ini tidak ditujukan langsung kepada konsumen akhir, melainkan kepada entitas
     anak, entitas asosiasi, perusahaan investasi, dan unit usaha dalam kelompok usaha Perseroan. Melalui
     fungsi sebagai perusahaan induk, Perseroan dapat melakukan pengawasan, koordinasi strategis,
     pengelolaan investasi, serta optimalisasi sinergi antar entitas yang bergerak pada sektor konstruksi,
     manufaktur, energi, minyak dan gas, pertambangan, perdagangan, dan jasa pendukung.

     Saat ini, Perseroan memiliki sejumlah entitas anak dan investasi strategis, antara lain PT Bukaka Forging
     Industries, PT Bukaka Energi, PT Bukaka Mega Investama, PT Bukaka Teknik Utama Balikpapan, PT Baja
     Titian Utama, PT Bukaka Three D Private Limited di India, Bukaka International LLC di Oman, PT Mandiri
     Energi Terbarukan, PT Pembangkit Energi Terbarukan, serta PT Mutiara Cita Medika. Selain itu, Perseroan
     juga memiliki penyertaan saham pada beberapa perusahaan strategis seperti PT Poso Energy, PT Malea
     Energy, PT Bumi Mineral Sulawesi, dan PT Kerinci Merangin Hydro yang bergerak di bidang pembangkit
     listrik tenaga air, pertambangan nikel, dan smelter.

     Dengan adanya penambahan KBLI Aktivitas Perusahaan Induk, Perseroan dapat lebih fokus dalam
     mengelola dua segmen besar kegiatan usahanya, yaitu segmen konstruksi dan segmen non-konstruksi.
     Segmen konstruksi mencakup kegiatan infrastruktur, struktur baja, peralatan teknik, dan jasa pendukung
     konstruksi, sedangkan segmen non-konstruksi mencakup pembangkit listrik, energi, minyak dan gas,
     pertambangan, investasi, serta kegiatan pendukung lainnya.

     Dengan demikian, sasaran pasar dari Aktivitas Perusahaan Induk adalah pengelolaan dan pengembangan
     ekosistem usaha grup Bukaka secara menyeluruh, agar seluruh entitas dalam kelompok usaha Perseroan
     dapat berjalan lebih terarah, efisien, dan selaras dengan strategi pertumbuhan Perseroan.

4.7. Potensi Nilai Pasar

     Berdasarkan estimasi nilai proyek atas penambahan KBLI yang akan dilaksanakan oleh Bukaka,
     diproyeksikan Perseroan dapat menerima peningkatan pendapatan sebesar Rp1.583.938.196.220, Atas
     adanya kontribusi pendapatan dari penambahan kegiatan usaha, menjadi potensi penambahan pada nilai
     pasar bagi Perseroan.

4.8. Pesaing Usaha

4.8.1. Pesaing Usaha Perseroan Bidang Jasa Konstruksi

     Dalam bidang jasa konstruksi, Perseroan menghadapi persaingan dari perusahaan-perusahaan konstruksi
     nasional, baik yang berstatus BUMN, perusahaan terbuka, maupun perusahaan swasta yang bergerak pada
     segmen konstruksi gedung, infrastruktur, pekerjaan sipil, EPC, konstruksi industrial, pekerjaan fondasi, serta
     pekerjaan penunjang konstruksi lainnya. Karakteristik persaingan dalam industri ini dipengaruhi oleh
     kapasitas teknis, pengalaman proyek, kemampuan pendanaan, rekam jejak penyelesaian pekerjaan,



                                                                                                                      58
Page 86
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     ketersediaan sumber daya manusia teknis, kepemilikan atau akses terhadap alat berat, serta kemampuan
     memenuhi standar kualitas, keselamatan kerja, dan ketentuan pengadaan proyek.

     Secara umum, perusahaan konstruksi berskala besar memiliki keunggulan dalam hal pengalaman proyek,
     kapasitas pendanaan, akses terhadap proyek-proyek strategis, serta kemampuan melaksanakan pekerjaan
     dengan nilai kontrak besar. Sementara itu, perusahaan konstruksi berskala menengah atau spesialis masih
     memiliki ruang bersaing pada proyek yang lebih spesifik, seperti konstruksi gedung, pekerjaan fondasi,
     pekerjaan sipil, konstruksi industrial, pekerjaan baja, mekanikal-elektrikal, atau subkontrak dari kontraktor
     utama. Dengan demikian, tingkat persaingan pada bidang jasa konstruksi dapat dikategorikan cukup tinggi,
     terutama pada proyek yang memiliki persyaratan teknis, administratif, permodalan, serta rekam jejak
     pengalaman yang ketat.

     Beberapa pelaku usaha yang dapat dipandang sebagai pesaing Perseroan dimana perusahaan-perusahaan
     tersebut memiliki cakupan usaha yang relatif sebanding dalam industri jasa konstruksi, meskipun terdapat
     perbedaan dalam skala usaha, spesialisasi pekerjaan, jenis proyek, wilayah operasi, serta sumber
     pendapatan utama antara lain sebagai berikut:

                                         Tabel 4 - 5 : Pesaing PT Bukaka Teknik Utama Tbk
      No.             Perusahaan              Ruang Lingkup Usaha yang Relevan                      Keterangan Persaingan
                                                                                           Salah satu kontraktor besar nasional
                                              Konstruksi gedung, infrastruktur, EPC,
      1      PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                                                 dengan pengalaman proyek infrastruktur
                                              industri beton, dan proyek strategis
                                                                                           skala besar.
                                              Konstruksi gedung, infrastruktur, EPC,       Pesaing utama pada proyek pemerintah,
      2      PT PP (Persero) Tbk
                                              properti, dan investasi infrastruktur        BUMN, dan swasta berskala besar.
                                                                                           Memiliki pengalaman besar pada proyek
                                              Jalan   tol,    jembatan,       gedung,
      3      PT Waskita Karya (Persero) Tbk                                                infrastruktur nasional, khususnya jalan tol
                                              bendungan, dan infrastruktur lainnya
                                                                                           dan pekerjaan sipil besar.
                                              Konstruksi gedung, transportasi, EPC,        Pesaing pada proyek konstruksi sipil,
      4      PT Adhi Karya (Persero) Tbk
                                              properti, dan infrastruktur                  gedung, dan transportasi perkotaan.
                                                                                           Kuat pada proyek infrastruktur nasional,
                                              Infrastruktur jalan, jembatan, jalan tol,
      5      PT Hutama Karya (Persero)                                                     terutama jalan tol dan proyek strategis
                                              dan EPC
                                                                                           pemerintah.
                                              Gedung, sipil, irigasi, jalan, jembatan,     Berkompetisi pada proyek konstruksi
      6      PT Nindya Karya
                                              dan infrastruktur                            pemerintah dan pekerjaan sipil umum.
                                              Bendungan, sumber daya air, gedung,          Pesaing kuat pada proyek sumber daya air
      7      PT Brantas Abipraya (Persero)
                                              jalan, dan infrastruktur                     dan konstruksi sipil.
                                              Konstruksi infrastruktur, jalan, gedung,
             PT Jaya Konstruksi Manggala                                                   Relevan sebagai pesaing jasa konstruksi
      8                                       mekanikal-elektrikal, dan perdagangan
             Pratama Tbk                                                                   sipil dan infrastruktur perkotaan.
                                              aspal
                                              Konstruksi        gedung       bertingkat,
                                                                                           Pesaing utama pada segmen konstruksi
      9      PT Total Bangun Persada Tbk      komersial, perkantoran, hotel, dan
                                                                                           gedung premium dan high-rise building.
                                              properti
                                              Konstruksi gedung, hotel, pabrik,            Berkompetisi pada proyek konstruksi
      10     PT Nusa Raya Cipta Tbk
                                              infrastruktur ringan, dan pekerjaan sipil    swasta, komersial, dan industrial.
                                              Konstruksi gedung, pekerjaan fondasi,        Relevan pada konstruksi gedung, fondasi,
      11     PT Acset Indonusa Tbk
                                              struktur, dan infrastruktur                  dan proyek teknik sipil kompleks.
                                              Fondasi, bore pile, retaining wall, dan      Pesaing spesialis pada pekerjaan fondasi
      12     PT Indonesia Pondasi Raya Tbk
                                              pekerjaan struktur bawah                     dan substructure.
                                                                                           Pesaing pada pekerjaan sipil, cut and fill,
                                              Jasa konstruksi, pekerjaan sipil, alat
      13     PT PP Presisi Tbk                                                             infrastruktur, serta pekerjaan berbasis alat
                                              berat, mining services, dan infrastruktur
                                                                                           berat.
             PT Paramita Bangun Sarana        Konstruksi bangunan industri, pabrik,        Relevan sebagai pesaing pada segmen
      14
             Tbk                              gudang, dan fasilitas produksi               konstruksi industrial dan fasilitas produksi.
                                              Konstruksi gedung, apartemen, hotel,         Pesaing pada segmen konstruksi gedung
      15     PT Totalindo Eka Persada Tbk
                                              dan properti komersial                       dan proyek properti.




                                                                                                                                           59
Page 87
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
      No.             Perusahaan              Ruang Lingkup Usaha yang Relevan                   Keterangan Persaingan

             PT Berdikari Pondasi Perkasa    Fondasi, ground improvement, dan            Pesaing spesialis pada pekerjaan fondasi
      16
             Tbk                             pekerjaan struktur bawah                    dan konstruksi bawah tanah.
                                             Infrastruktur, jembatan, konstruksi baja,   Relevan pada pekerjaan konstruksi baja,
      17     PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                             peralatan jalan, dan EPC tertentu           jembatan, dan infrastruktur teknik.
                                             Konstruksi gedung, sipil, dan pekerjaan     Pesaing pada proyek konstruksi skala
      18     PT Lancartama Sejati Tbk
                                             penunjang konstruksi                        menengah dan pekerjaan sipil umum.


     Strategi dalam Menghadapi Persaingan Bidang Konstruksi

     Dalam menghadapi tingkat persaingan yang cukup tinggi pada bidang jasa konstruksi, Perseroan perlu
     menerapkan strategi usaha yang berfokus pada penguatan kompetensi teknis, efisiensi biaya, pengelolaan
     risiko proyek, serta peningkatan kualitas pelaksanaan pekerjaan. Industri konstruksi memiliki karakteristik
     persaingan yang dipengaruhi oleh rekam jejak proyek, kemampuan pendanaan, ketepatan waktu
     penyelesaian pekerjaan, kualitas hasil pekerjaan, kepatuhan terhadap aspek keselamatan kerja, serta
     kemampuan Perseroan dalam memenuhi persyaratan tender dan kebutuhan pemberi kerja. Oleh karena itu,
     strategi Perseroan perlu diarahkan untuk menjaga daya saing sekaligus memitigasi risiko penurunan margin
     akibat kompetisi harga.

     Beberapa strategi yang dapat dilakukan Perseroan dalam menghadapi persaingan bidang konstruksi antara
     lain sebagai berikut :

                             Tabel 4 - 6 : Strategi Menghadapi Pesaing Perseroan di Bidang Konstruksi
      No.               Strategi                                                  Penjelasan
                                             Perseroan dapat memfokuskan sumber daya pada jenis pekerjaan konstruksi yang
            Penguatan spesialisasi dan       sesuai dengan pengalaman, keahlian teknis, dan rekam jejak Perseroan, sehingga
       1
            kompetensi teknis                tidak hanya bersaing berdasarkan harga, tetapi juga berdasarkan kualitas, keandalan,
                                             dan kemampuan penyelesaian proyek.
                                             Perseroan perlu menerapkan proses seleksi tender secara lebih disiplin dengan
            Selektivitas dalam mengikuti     mempertimbangkan tingkat profitabilitas, risiko teknis, risiko pembayaran, kapasitas
       2
            tender                           sumber daya, dan kesesuaian proyek dengan kompetensi Perseroan. Hal ini penting
                                             untuk menghindari proyek dengan margin rendah atau risiko pelaksanaan yang tinggi.
                                             Perseroan dapat meningkatkan pengendalian biaya melalui perencanaan kebutuhan
                                             material, tenaga kerja, alat berat, subkontraktor, dan jadwal pelaksanaan secara lebih
       3    Efisiensi biaya proyek
                                             terukur. Efisiensi ini dapat membantu menjaga margin usaha di tengah tekanan
                                             persaingan harga.
                                             Perseroan perlu memperkuat sistem manajemen proyek, termasuk pengendalian
                                             jadwal, biaya, mutu, keselamatan kerja, dan administrasi kontrak. Pengelolaan proyek
       4    Penguatan manajemen proyek
                                             yang baik dapat mengurangi risiko keterlambatan, pembengkakan biaya, klaim, serta
                                             penalti dari pemberi kerja.
                                             Perseroan dapat menjaga hubungan jangka panjang dengan pemilik proyek, BUMN,
            Pengembangan hubungan            pemerintah, pengembang swasta, dan pihak pemberi kerja lainnya melalui konsistensi
       5
            dengan pemberi kerja             kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, serta pelayanan purna proyek yang baik.
                                             Hubungan yang kuat dapat meningkatkan peluang perolehan proyek berulang.
                                             Perseroan dapat mempertimbangkan diversifikasi proyek ke beberapa segmen yang
                                             masih memiliki prospek, seperti infrastruktur, konstruksi industrial, fasilitas energi,
       6    Diversifikasi segmen proyek      pekerjaan sipil, mekanikal-elektrikal, konstruksi baja, atau proyek penunjang
                                             pertambangan. Diversifikasi ini dapat mengurangi ketergantungan pada satu segmen
                                             pasar tertentu.
                                             Perseroan dapat menjalin kerja sama dengan kontraktor utama, penyedia teknologi,
                                             pemasok material, sub kontraktor spesialis, maupun pihak pembiayaan untuk
       7    Penguatan kemitraan strategis
                                             meningkatkan kapasitas pelaksanaan proyek. Kemitraan strategis juga dapat
                                             membantu Perseroan mengikuti proyek dengan skala yang lebih besar.




                                                                                                                                       60
Page 88
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
      No.              Strategi                                                  Penjelasan
                                             Perseroan perlu memastikan ketersediaan tenaga kerja teknis, manajer proyek,
            Peningkatan kualitas SDM dan     engineer, dan tenaga ahli yang memiliki kompetensi serta sertifikasi sesuai kebutuhan
       8
            sertifikasi                      proyek. Hal ini penting untuk memenuhi persyaratan tender dan menjaga kualitas
                                             pelaksanaan pekerjaan.

                                             Perseroan dapat menerapkan teknologi seperti Building Information Modeling (BIM),
            Pemanfaatan teknologi
       9                                     sistem monitoring proyek, digital project management, dan perencanaan berbasis data
            konstruksi
                                             untuk meningkatkan efisiensi, akurasi perencanaan, dan pengendalian proyek.

                                             Perseroan perlu memperkuat fungsi administrasi kontrak, dokumentasi perubahan
            Penguatan pengelolaan kontrak    pekerjaan, klaim tambahan pekerjaan, serta pengendalian termin pembayaran.
      10
            dan klaim                        Strategi ini penting untuk menjaga arus kas dan mengurangi risiko sengketa
                                             kontraktual.


4.8.2. Pesaing Usaha Perseroan Bidang Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya

     Dalam industri aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya, persaingan usaha terutama
     berasal dari perusahaan-perusahaan yang bergerak pada jasa kontraktor pertambangan, pengupasan
     lapisan tanah penutup, penggalian, pengangkutan material tambang, penyediaan alat berat, pekerjaan sipil
     tambang, serta jasa teknis dan operasional pendukung kegiatan pertambangan. Karakteristik persaingan
     dalam industri ini relatif tinggi karena pelaku usaha umumnya memerlukan kapasitas alat berat yang
     memadai, tenaga kerja teknis berpengalaman, kemampuan manajemen proyek, rekam jejak keselamatan
     kerja, serta kemampuan pendanaan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan investasi peralatan.

     Secara umum, perusahaan dengan skala besar memiliki keunggulan berupa kapasitas armada alat berat,
     pengalaman proyek, hubungan kontraktual dengan pemilik tambang, sistem keselamatan kerja, serta
     kemampuan pembiayaan. Sementara itu, pelaku usaha berskala menengah atau baru umumnya masih dapat
     bersaing pada proyek-proyek yang lebih spesifik, pekerjaan subkontrak, jasa pendukung teknis, pekerjaan
     sipil tambang, atau layanan berbasis kebutuhan khusus dari pemilik konsesi pertambangan. Dengan
     demikian, tingkat persaingan dalam industri ini dapat dikategorikan cukup tinggi, terutama pada proyek
     dengan nilai kontrak besar dan persyaratan teknis, operasional, serta keselamatan kerja yang ketat

     Perseroan memiliki beberapa kompetitor, diantaranya yang apabila dilihat dari perusahaan yang terdaftar di
     Bursa Efek Indonesia baik swasta maupun pemerintah dalam industri yang berkaitan dengan Konstruksi
     pada Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya, diantaranya:

       Tabel 4 - 7 : Kompetitor PT Bukaka Teknik Utama Tbk di Bidang Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya
      No.            Perusahaan              Ruang Lingkup Usaha yang Relevan                   Keterangan Persaingan
                                             Kontraktor pertambangan, overburden        Salah satu pemain terbesar di jasa
      1     PT Pamapersada Nusantara         removal, coal getting, hauling, dan mine   kontraktor pertambangan, khususnya
                                             services                                   batubara.
                                             Alat berat, kontraktor tambang melalui
                                                                                        Memiliki ekosistem kuat dari penyediaan
      2     PT United Tractors Tbk           PAMA,       dan       jasa     pendukung
                                                                                        alat berat sampai jasa kontraktor tambang.
                                             pertambangan
                                             Kontrak pertambangan, rekayasa,            Pesaing kuat pada jasa pertambangan
      3     PT Petrosea Tbk                  konstruksi, logistik, dan jasa pendukung   terintegrasi dan proyek berbasis kontrak
                                             tambang                                    jangka panjang.
                                             Jasa      kontraktor       pertambangan,
            PT Delta Dunia Makmur Tbk / PT                                              Salah satu kontraktor tambang besar
      4                                      pengupasan tanah, penambangan, dan
            Bukit Makmur Mandiri Utama                                                  dengan skala operasi nasional.
                                             pengangkutan
                                             Kontraktor pertambangan, pengupasan
                                                                                        Berkompetisi pada segmen             jasa
      5     PT Darma Henwa Tbk               lapisan tanah, coal hauling, dan mine
                                                                                        operasional tambang batubara.
                                             operation




                                                                                                                                     61
Page 89
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
      No.               Perusahaan              Ruang Lingkup Usaha yang Relevan                    Keterangan Persaingan
                                                Jasa      pertambangan       batubara,
                                                                                           Berfokus pada jasa pertambangan dengan
      6       PT Samindo Resources Tbk          overburden removal, coal getting,
                                                                                           kontrak pada tambang batubara.
                                                hauling, dan road maintenance
                                                Jasa pertambangan, pekerjaan sipil
                                                                                           Relevan terutama pada segmen nikel dan
      7       PT Hillcon Tbk                    tambang,       pengangkutan,      dan
                                                                                           mineral, selain batubara.
                                                penunjang pertambangan mineral
                                                                                           Memiliki     cakupan       usaha     jasa
              PT ABM Investama Tbk / PT         Kontraktor pertambangan, jasa energi,
      8                                                                                    pertambangan dan pendukung energi
              Cipta Kridatama                   logistik, dan operasional tambang
                                                                                           yang cukup luas.
                                                Jasa     kontraktor     pertambangan,      Kuat pada jasa pertambangan batubara,
      9       PT Saptaindra Sejati              overburden removal, coal hauling, dan      terutama dalam ekosistem grup energi
                                                mining services                            besar.
                                                Kontraktor pertambangan, pengupasan        Salah satu kontraktor tambang besar yang
      10      PT Putra Perkasa Abadi
                                                tanah, penggalian, dan hauling             berkembang pesat di Indonesia.
                                                Kontraktor pertambangan, civil works,      Pesaing pada segmen jasa pertambangan
      11      PT Madhani Talatah Nusantara
                                                earthmoving, dan mining services           dan pekerjaan tanah skala besar.
                                                Kontraktor pertambangan, hauling,          Berkompetisi pada segmen kontraktor
      12      PT Ricobana Abadi                 pengupasan tanah, dan jasa pendukung       tambang batubara dan jasa operasional
                                                tambang                                    tambang.
                                                                                           Relevan     untuk      jasa    penunjang
                                                Mining contractor, hauling,         port
      13      PT Kalimantan Prima Persada                                                  pertambangan terintegrasi dari pit sampai
                                                management, dan coal logistics
                                                                                           logistik.
                                                Jasa kontraktor pertambangan, operasi      Pemain internasional dengan pengalaman
      14      PT Thiess Contractors Indonesia
                                                tambang, dan jasa teknis pertambangan      panjang pada proyek tambang besar.
                                                                                           Pesaing pada kontrak pertambangan
                                                Mining contractor, mine development,
      15      PT Macmahon Mining Services                                                  berskala besar, terutama mineral dan
                                                dan jasa operasional tambang
                                                                                           batubara.


     Strategi dalam Menghadapi Persaingan Bidang Aktivitas Penunjang Pertambangan Dan Penggalian
     Lainnya.

     Dalam menghadapi persaingan pada bidang aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya,
     Perseroan perlu menerapkan strategi yang berfokus pada penguatan kemampuan teknis, efisiensi
     operasional, keandalan armada dan peralatan, kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja, serta
     kemampuan memenuhi kebutuhan operasional pemilik tambang secara tepat waktu dan berkelanjutan.
     Karakteristik industri ini menuntut pelaku usaha untuk memiliki kapasitas peralatan yang memadai, tenaga
     kerja berpengalaman, sistem manajemen proyek yang baik, serta kemampuan menjaga kesinambungan
     layanan di lokasi tambang yang umumnya memiliki kompleksitas operasional tinggi.

     Beberapa strategi yang dapat diterapkan Perseroan antara lain sebagai berikut:

          Tabel 4 - 8 : Strategi Menghadapi Pesaing Perseroan di Bidang Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya
      No.                 Strategi                                                  Penjelasan
                                                Perseroan perlu memastikan bahwa tenaga kerja, operator, teknisi, dan manajemen
               Penguatan kompetensi teknis      lapangan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan jasa penunjang
          1
               dan operasional                  pertambangan, termasuk pemahaman atas kondisi lapangan, standar keselamatan,
                                                dan target produksi klien.
                                                Perseroan perlu menjaga tingkat kesiapan alat, kendaraan operasional, dan
               Pemeliharaan dan kesiapan
          2                                     peralatan pendukung melalui program preventive maintenance, monitoring utilisasi
               alat kerja
                                                alat, serta perencanaan penggantian suku cadang secara memadai.
                                                Perseroan dapat meningkatkan efisiensi melalui pengendalian konsumsi bahan
          3    Efisiensi biaya operasional      bakar, optimalisasi tenaga kerja, pengaturan jadwal kerja, manajemen logistik, serta
                                                pemilihan metode kerja yang lebih produktif tanpa menurunkan kualitas layanan.
                                                Perseroan perlu memilih kontrak atau proyek yang sesuai dengan kapasitas,
               Selektivitas dalam memperoleh    pengalaman, dan kemampuan pendanaan Perseroan, dengan mempertimbangkan
          4
               kontrak                          risiko lokasi, risiko pembayaran, durasi kontrak, margin, serta kebutuhan investasi
                                                alat.




                                                                                                                                       62
Page 90
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
        No.              Strategi                                                Penjelasan
                                             Perseroan perlu menjaga kepatuhan terhadap aspek keselamatan dan kesehatan
              Penguatan standar K3 dan       kerja, lingkungan, serta ketentuan teknis di sektor pertambangan. Rekam jejak
        5
              kepatuhan regulasi             keselamatan yang baik dapat menjadi salah satu keunggulan kompetitif dalam
                                             memperoleh kontrak baru.
                                             Perseroan dapat memperkuat daya saing melalui ketepatan waktu pelaksanaan
              Peningkatan kualitas layanan   pekerjaan, respons cepat terhadap kebutuhan operasional klien, pelaporan
        6
              kepada pemilik tambang         pekerjaan yang transparan, serta kemampuan menyelesaikan pekerjaan sesuai
                                             target yang disepakati.
                                             Perseroan dapat mengembangkan cakupan layanan, antara lain pekerjaan
              Diversifikasi jasa penunjang   pengupasan tanah, pengangkutan material, penyediaan alat berat, pekerjaan sipil
        7
              pertambangan                   tambang, perawatan jalan tambang, logistik tambang, atau jasa teknis lainnya sesuai
                                             kebutuhan pasar.
                                             Perseroan dapat menjalin kerja sama dengan pemilik tambang, kontraktor utama,
        8     Kemitraan strategis            pemasok alat berat, penyedia suku cadang, lembaga pembiayaan, dan sub
                                             kontraktor spesialis untuk memperkuat kapasitas pelaksanaan proyek.
                                             Perseroan perlu memperhatikan mekanisme termin pembayaran, eskalasi biaya,
              Penguatan manajemen kontrak
        9                                    perubahan lingkup pekerjaan, serta dokumentasi pekerjaan tambahan agar risiko
              dan arus kas
                                             keterlambatan pembayaran dan sengketa kontrak dapat diminimalkan.
                                             Perseroan dapat menggunakan sistem monitoring alat, pelaporan digital, fleet
              Pemanfaatan teknologi
        10                                   management, GPS tracking, dan analisis produktivitas untuk meningkatkan efisiensi,
              operasional
                                             transparansi, serta pengendalian kinerja operasional di lapangan.



4.9. Strategi Pemasaran

     Kegiatan pemasaran memiliki peran penting dalam membangun kesadaran publik luas akan produk dan jasa
     yang dihasilkan oleh Perseroan dan entitas anaknya, baik produk konstruksi maupun non konstruksi. Berikut
     strategi pemasaran yang dilakukan:

    •    Menjalin hubungan baik dan kerja sama saling menguntungkan dengan stakeholder pembangunan
         infrastruktur nasional di antaranya adalah Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Usaha Milik Negara
         bidang Konstruksi dan Pengelolaan Sarana Prasarana Umum, ketenagalistrikan maupun Energi sesuai
         dengan lini bisnis Perseroan.
    •    Menjalin kerja sama dengan badan/ lembaga/ perusahaan asing yang bergerak di bidang pengelolaan
         airport dan Pelabuhan internasional untuk pemasaran produk Passenger Boarding Bridge maupun
         Passenger Boarding Bridge Seaport.
    •    Memperluas kerjasama dan membangun network dengan perusahaan swasta nasional maupun
         internasional yang selaras dengan bisnis Perseroan.
    •    Mendaftarkan diri menjadi anggota pada beberapa asosiasi/perkumpulan pada bidang-bidang usaha
         yang menjadi unit bisnis Perseroan seperti asosiasi di bidang ketenagalistrikan, jasa konstruksi,
         konstruksi rancang bangun dan lain sebagainya.
    •    Identifikasi dan penjajakan Perseroan untuk berpartisipasi dalam proyek infrastruktur dengan skema
         KPBU (kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha).
    •    Meningkatkan kapasitas internal Perseroan terutama sumber daya manusia di bidang pemasaran agar
         mampu secara efektif memasarkan produk Perseroan kepada calon konsumen potensial dengan tepat
         sasaran dengan mengikuti beberapa pelatihan, seminar maupun workshop yang sesuai dengan tujuan
         tersebut.
    •    Meningkatkan kapasitas internal dengan merekrut tenaga ahli yang mahir di bidang yang dibutuhkan.

     Dengan kombinasi strategi ini, Perseroan mampu menjalankan bisnisnya dengan lebih dinamis dan berdaya
     saing tinggi, serta berpotensi untuk meraih proyek- proyek yang signifikan dalam industri yang bersangkutan.




                                                                                                                                   63
Page 91
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
4.10. Kesimpulan Kelayakan Pasar

Berdasarkan hasil kajian, evaluasi, dan analisis terhadap pangsa pasar, potensi pasar, sasaran pasar,
kesinambungan usaha, pesaing usaha, serta strategi pemasaran Perseroan, dengan syarat asumsi-asumsi yang
digunakan dalam Studi Kelayakan ini dapat terpenuhi, maka rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan dari
aspek kelayakan pasar adalah layak.




                                                                                                             64
Page 92
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                              BAB V
                                    ANALISA KELAYAKAN TEKNIS

5.1.   Rencana Perseroan

       Dalam rangka mendukung pengembangan kegiatan usaha dan memperluas cakupan pelayanan kepada
       pelanggan, PT Bukaka Teknik Utama Tbk (“Perseroan”) berencana melakukan penambahan beberapa
       kegiatan usaha berdasarkan KBLI 2025. Penambahan kegiatan usaha tersebut dilakukan dengan
       mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, serta kapabilitas Perseroan yang selama ini telah bergerak
       di bidang konstruksi, manufaktur teknik, struktur baja, peralatan industri, jasa penunjang konstruksi, serta
       layanan pendukung proyek infrastruktur.

       Rencana penambahan KBLI tersebut tidak dimaksudkan sebagai perubahan arah usaha yang terlepas dari
       kegiatan Perseroan saat ini, melainkan sebagai perluasan ruang lingkup usaha yang masih memiliki
       keterkaitan dengan kegiatan operasional dan portofolio proyek Perseroan. Dengan penambahan KBLI
       dimaksud, Perseroan diharapkan memiliki fleksibilitas yang lebih besar untuk mengikuti peluang tender,
       memenuhi persyaratan administrasi proyek, serta memberikan layanan yang lebih lengkap kepada
       pelanggan, baik pelanggan eksisting maupun calon pelanggan baru.

       Adapun rencana kegiatan Perseroan atas penambahan KBLI tersebut antara lain dikaitkan dengan
       beberapa peluang proyek yang telah diidentifikasi oleh Perseroan sebagai berikut:

       1. Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung
          Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025 No.41012),
          Pengecatan (KBLI 2025 No.43303), Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No.43120), Aktivitas Enjineering dan
          Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No.71109), Pemasangan dan Rekayasa Struktur
          Bangunan (KBLI 2025 No.43901), Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan
          Transformator (KBLI 2025 No.33141) dan Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025
          No.43905) adalah penambahan kegiatan usaha untuk melaksanakan proyek bangunan gedung
          bertingkat 27 lantai dengan pemilik tender PT Berlian Global Investindo yang berlokasi di Jln. Raya
          Prapen No.39 – Surabaya, Provinsi Jawa Timur – Indonesia, dengan target nominal proyek mencapai
          Rp274.625.027.000,-

       2. EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop
          Penambahan kegiatan usaha Aktivitas Penunjang Pertambangan dan Penggalian Lainnya (KBLI 2025
          No.09900), Konstruksi Jalan pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No. 42101), Konstruksi Khusus
          Lainnya (KBLI 2025 No. 43909), Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025 No.
          33149), Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291) adalah untuk
          melaksanakan proyek pembangunan Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop dengan
          pemilik tender PT Vale Indonesia yang berlokasi di Sorowako. Proyek ini berkaitan dengan fasilitas
          pendukung operasional pertambangan dan industri, dengan target nominal proyek mencapai
          Rp484.275.000.000,-.

       3. Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta
          Kelengkapannya
          Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No.
          42911), Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No.43909), Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran
          dan Klep/Katup (KBLI 2025 No.28130) adalah proyek Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan


                                                                                                                      65
Page 93
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
          Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta Kelengkapannya dengan pemilik tender Pemerintah Provinsi DKI
          Jakarta yang berlokasi di Ancol, Jakarta Utara, dengan nilai proyek mencapai Rp202.200.000.000,-.

      4. Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang
         Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No.41011) adalah
         proyek Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang dengan tender yang diajukan melalui Smart E-
         Proc PT PP Gedung yang berlokasi di Karawang dengan nilai proyek mencapai Rp150.000.000.000,-.

      5. Corrugated Steel Plate
         Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No.42104) dan Konstruksi Khusus
         Lainnya (KBLI 2025 No.43909) merupakan proyek pembuatan Corrugated Steel Plate yang merupakan
         salah satu penunjang untuk kebutuhan konstruksi, drainase, infrastruktur jalan, jembatan kecil, dan
         fasilitas pendukung lainnya dengan nilai proyek mencapai Rp137.390.000.000,-.

      6. Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran
         Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No.41016),
         Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No.43120), Pengecatan (KBLI 2025 No.43303) dan Aktivitas Enjineering
         dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No.71109) merupakan penambahan kegiatan usaha
         untuk pekerjaan yang meliputi pelaksanaan pengadaan Desain (DED) dan/atau Pembangunan Kelas
         Bersama pada Universitas Padjadjaran berupa Pembangunan Gedung Kelas Bersama 10 lantai dan
         Graha Unpad Jatinangor 1.500 yang berlokasi di dalam Kampus Unpad Jatinangor dengan nilai proyek
         mencapai Rp170.000.000.000,-.

      7. Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota Makassar
         Penambahan kegiatan usaha Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI 2025
         No.41018) dan Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No.43901) merupakan
         penambahan kegiatan usaha untuk proyek Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan
         Space Frame Stadion Sudiang Kota Makassar yang merupakan proyek yang diadakan oleh
         Kementerian Pekerjaan Umum dan pelaksanaan tender dilakukan melalui KSO (Wika Gedung-Bumi
         Karsa-Wika KSO) yang berlokasi di Stadion Sudiang Kota Makassar dengan nilai proyek mencapai
         Rp162.448.169.220,-.

      8. Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project
         Penambahan kegiatan usaha Pengujian Teknis (KBLI 2025 No. 71204) merupakan penambahan
         kegiatan usaha yang bertujuan untuk menjalankan proyek jasa Steel Tower, Test Tower Punagaya–
         Bantaeng 150 kV Switching Section II Project yang merupakan proyek dari PT Twink Indonesia yang
         berlokasi di kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan dengan nilai proyek mencapai
         Rp3.000.000.000,-.

     Seiring dengan perkembangan usaha dan kepemilikan PT Bukaka Teknik Utama Tbk (“Perseroan”) pada
     berbagai entitas anak, entitas asosiasi, dan investasi strategis, penambahan kegiatan usaha Aktivitas
     Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210) menjadi relevan untuk mendukung pengelolaan portofolio usaha
     Perseroan secara lebih terstruktur. Sasaran pasar dari kegiatan ini tidak ditujukan langsung kepada
     konsumen akhir, melainkan kepada entitas anak, entitas asosiasi, perusahaan investasi, dan unit usaha
     dalam kelompok usaha Perseroan. Melalui fungsi sebagai perusahaan induk, Perseroan dapat melakukan
     pengawasan, koordinasi strategis, pengelolaan investasi, serta optimalisasi sinergi antar entitas yang
     bergerak pada sektor konstruksi, manufaktur, energi, minyak dan gas, pertambangan, perdagangan, dan
     jasa pendukung.


                                                                                                               66
Page 94
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     Saat ini, Perseroan memiliki sejumlah entitas anak dan investasi strategis, antara lain PT Bukaka Forging
     Industries, PT Bukaka Energi, PT Bukaka Mega Investama, PT Bukaka Teknik Utama Balikpapan, PT Baja
     Titian Utama, PT Bukaka Three D Private Limited di India, Bukaka International LLC di Oman, PT Mandiri
     Energi Terbarukan, PT Pembangkit Energi Terbarukan, serta PT Mutiara Cita Medika. Selain itu, Perseroan
     juga memiliki penyertaan saham pada beberapa perusahaan strategis seperti PT Poso Energy, PT Malea
     Energy, PT Bumi Mineral Sulawesi, dan PT Kerinci Merangin Hydro yang bergerak di bidang pembangkit
     listrik tenaga air, pertambangan nikel, dan smelter.

     Dengan adanya penambahan KBLI Aktivitas Perusahaan Induk, Perseroan dapat lebih fokus dalam
     mengelola dua segmen besar kegiatan usahanya, yaitu segmen konstruksi dan segmen non-konstruksi.
     Segmen konstruksi mencakup kegiatan infrastruktur, struktur baja, peralatan teknik, dan jasa pendukung
     konstruksi, sedangkan segmen non-konstruksi mencakup pembangkit listrik, energi, minyak dan gas,
     pertambangan, investasi, serta kegiatan pendukung lainnya.

     Dengan demikian, rencana dari Aktivitas Perusahaan Induk adalah pengelolaan dan pengembangan
     ekosistem usaha grup Bukaka secara menyeluruh, agar seluruh entitas dalam kelompok usaha Perseroan
     dapat berjalan lebih terarah, efisien, dan selaras dengan strategi pertumbuhan Perseroan.

5.2. Rencana Pelaksanaan Pekerjaan

5.2.1. Proses Tender, Kontrak dan Rencana Pekerjaan

      Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha, Perseroan telah mengidentifikasi sejumlah
      peluang proyek yang relevan dengan kompetensi dan pengalaman Perseroan di bidang konstruksi,
      rekayasa teknik, pekerjaan struktur, prasarana sumber daya air, aktivitas penunjang pertambangan, serta
      jasa pengujian teknis. Proyek-proyek tersebut menjadi dasar bagi Perseroan untuk memperluas cakupan
      kegiatan usaha melalui penambahan KBLI, sekaligus memberikan fleksibilitas dalam mengikuti proses
      tender, memenuhi persyaratan administrasi, dan melaksanakan pekerjaan sesuai lingkup yang
      dipersyaratkan oleh pemberi kerja.

      Adapun proses tender dan rencana pelaksanaan pekerjaan atas beberapa proyek yang menjadi sasaran
      Perseroan adalah sebagai berikut:

      1. Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta
         Kelengkapannya

          Proyek ini merupakan pekerjaan konstruksi pembangunan sistem tata air pompa Ancol beserta
          kelengkapannya yang berlokasi di Ancol, Jakarta Utara. Pemberi pekerjaan proyek ini adalah
          Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

          Prosedur tender dilakukan melalui mekanisme pengadaan barang/jasa pemerintah dengan mengacu
          pada Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta
          perubahannya dan aturan turunannya. Dokumen penawaran disusun untuk membantu peserta tender
          dalam menyiapkan data kualifikasi dan kelengkapan administrasi yang dipersyaratkan dalam proses
          pengadaan.

          Nilai HPS (harga perhitungan sendiri), yang mencakup RAB dan jasa konstruksi, adalah sebesar
          Rp202.200.000.000. Adapun proses tender telah sampai pada tahap selesai pemasukan dokumen
          secara elektronik melalui Dokumen No. 10086485000.



                                                                                                                 67
Page 95
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       2. Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang

          Proyek ini merupakan pekerjaan pembangunan hunian BI Karawang yang berlokasi di Karawang.
          Pemilik tender adalah Smart E-Proc PT PP Gedung.

          Prosedur tender dilakukan berdasarkan dokumen spesifikasi teknis sesuai standar prosedur PT PP
          Gedung, yang mencakup antara lain dokumen DOR, lingkup pekerjaan, resume STC dan GTC, gambar,
          spesifikasi teknis, schedule, RAB/BQ, serta formulir perhitungan TKDN.

          Nilai harga perhitungan sendiri, yang mencakup RAB dan jasa konstruksi, adalah sebesar
          Rp150.000.000.000. Proses tender dilakukan melalui sistem Smart E-Proc PT PP Gedung.

      3. EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop

          Proyek ini merupakan pekerjaan EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop
          yang berlokasi di Sorowako. Pemilik tender proyek ini adalah PT Vale Indonesia. Proyek tersebut
          berkaitan dengan pembangunan fasilitas pendukung operasional pertambangan dan industri.

          Prosedur tender dilakukan melalui tahapan pra-kualifikasi, termasuk pemenuhan dokumen Contractor
          Safety Management System (CSMS). Dokumen pra-kualifikasi CSMS dapat dikirimkan terlebih dahulu
          sebelum batas pengumpulan proposal melalui email IGP.Procurement.Receiving.Cell@Vale.com
          dengan subjek TE#1060R2 Procurement & Construction IGP Sorowako Limonite Ore, untuk kemudian
          dilakukan proses review oleh panitia tender. Apabila terdapat kekurangan pemenuhan persyaratan,
          panitia tender akan menyampaikan kepada masing-masing peserta untuk dilakukan perbaikan.

          Nilai harga perhitungan sendiri, yang mencakup RAB dan jasa konstruksi, adalah sebesar
          Rp484.275.000.000. Proses tender telah memasuki tahap Pre-Bid Meeting TE#00001060R2
          Procurement & Construction IGP Sorowako Limonite Ore. Berdasarkan hasil Minutes of Meeting
          (“MOM”), PT Vale Indonesia (“PTVI”) menyampaikan bahwa pemenuhan KBLI bersifat wajib
          (mandatory), namun PTVI masih memberikan kesempatan kepada kontraktor untuk melengkapi
          persyaratan administrasi tersebut sampai dengan tahap award tender, sebagaimana telah
          diinformasikan dalam informasi lelang.

          Berdasarkan informasi manajemen, bahwasannya PT Bukaka Teknik Utama Tbk segera membutuhkan
          FS Penambahan KBLI sebagai salah satu prasyarat pemenuhan KBLI proyek tersebut.

      4. Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung

          Proyek ini merupakan pekerjaan pemborongan pembangunan Menara Berlian Gedung, yaitu bangunan
          gedung bertingkat 27 lantai dengan luas bangunan sekitar 25.086,11 m². Lokasi proyek berada di Jln.
          Raya Prapen No. 39, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pemilik tender adalah PT Berlian
          Global Investindo.

          Prosedur tender atau proses awal kerja sama dilakukan melalui dokumen Pra Memorandum of
          Understanding (Pra-MoU) Nomor: 01/BTC/PRA MOU-CED/MOU/X/2025. Nilai proyek, yang mencakup
          RAB dan jasa konstruksi, adalah sebesar Rp274.625.027.000.

          Saat ini proses pekerjaan/tender telah berjalan secara paralel melalui tahapan Pra-MoU, sebagaimana
          tercantum dalam dokumen Pra Memorandum of Understanding Nomor: 01/BTC/PRA MOU-
          CED/X/2025.


                                                                                                                68
Page 96
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       5. Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran

          Proyek ini merupakan pekerjaan pembangunan fasilitas pendidikan berupa Pembangunan Kelas
          Bersama Universitas Padjadjaran, yang mencakup Gedung Kelas Bersama 10 lantai dan Graha Unpad
          Jatinangor 1.500. Lokasi rencana proyek berada di dalam kawasan Kampus Universitas Padjadjaran,
          Jatinangor. Pemilik tender adalah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi – Universitas
          Padjadjaran.

          Prosedur tender direncanakan melalui mekanisme E-Procurement Universitas Padjadjaran. Nilai
          proyek, yang mencakup RAB dan jasa konstruksi, diperkirakan sebesar Rp170.000.000.000.

          Proses pekerjaan atau tender saat ini masih berada pada tahap awal. Undangan tender direncanakan
          dikirimkan pada bulan Februari 2026, dan proyek masih dalam tahap penyusunan Detailed Engineering
          Design (DED), yang selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan RAB.

      6. Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota Makassar

          Proyek ini merupakan pekerjaan pengadaan dan pemasangan struktur baja facade dan space frame
          Stadion Sudiang Kota Makassar yang berlokasi di Makassar. Pemilik tender adalah Kementerian
          Pekerjaan Umum, dengan pelaksanaan tender melalui KSO Wika Gedung–Bumi Karsa–Wika KSO.

          Prosedur tender dilakukan melalui mekanisme lelang pada sistem e-procurement Kementerian
          Pekerjaan Umum melalui KSO terkait. Nilai proyek, yang mencakup RAB dan jasa konstruksi, adalah
          sebesar Rp162.448.169.220.

          Saat ini proses tender masih berlangsung melalui e-proc Kementerian Pekerjaan Umum dengan
          pelaksanaan melalui KSO Wika Gedung–Bumi Karsa–Wika KSO.

      7. Corrugated Steel Plate

          Proyek Corrugated Steel Plate merupakan peluang pekerjaan yang berkaitan dengan penyediaan
          produk atau komponen struktur baja bergelombang yang dapat digunakan untuk kebutuhan konstruksi,
          drainase, infrastruktur jalan, jembatan kecil, terowongan, dan fasilitas pendukung lainnya. Produk ini
          memiliki karakteristik sebagai elemen struktur baja yang mendukung kebutuhan konstruksi sipil dan
          infrastruktur, khususnya pada pekerjaan yang membutuhkan material dengan kekuatan, fleksibilitas
          pemasangan, serta efisiensi waktu pelaksanaan.

          Dalam kaitannya dengan pengalaman Perseroan pada pekerjaan struktur baja, Bukaka telah memiliki
          rekam jejak dalam pelaksanaan pekerjaan Steel Structure Works, antara lain melalui
          kontrak/subkontrak dengan PT Daiwa Tetra Manunggal Konstruksi untuk proyek PT Daiwa Manunggal
          Logistik Properti – New Logistic Center Project. Berdasarkan dokumen Sub Contract Document for Steel
          Structure Works, Bukaka bertindak sebagai Subcontractor untuk pekerjaan struktur baja pada proyek
          tersebut. Dokumen tersebut juga mencantumkan nilai kontrak sebesar Rp137.390.000.000 termasuk
          PPN, dengan ruang lingkup pekerjaan berupa Building Works for Daiwa Manunggal Logistic Center
          Phase 2 Project.

          Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Perseroan telah memiliki kapabilitas dalam pekerjaan
          struktur baja, termasuk pekerjaan yang membutuhkan fabrikasi, pemasangan, dan pengelolaan proyek
          struktur baja dalam skala komersial/industrial. Dengan demikian, rencana pengembangan pekerjaan



                                                                                                                   69
Page 97
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
          Corrugated Steel Plate dinilai masih memiliki keterkaitan dengan pengalaman dan kompetensi
          Perseroan pada bidang konstruksi khusus, struktur baja, serta pekerjaan baja siap pasang untuk
          kebutuhan infrastruktur.

          Informasi terkait pemilik tender dan prosedur tender untuk peluang Corrugated Steel Plate saat ini masih
          dalam tahap identifikasi. Namun demikian, berdasarkan pengalaman Perseroan pada pekerjaan
          struktur baja serta adanya rekam jejak kontrak pekerjaan dengan PT Daiwa Tetra Manunggal
          Konstruksi, kegiatan ini memiliki dasar teknis yang relevan dengan kemampuan Perseroan. Nilai
          estimasi pekerjaan yang digunakan dalam kajian adalah sebesar Rp137.390.000.000.

      8. Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project

          Proyek ini merupakan pekerjaan Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching
          Section II Project yang berlokasi di Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Pemilik pekerjaan
          adalah PT Twink Indonesia.

          Nilai proyek, yang mencakup RAB dan jasa konstruksi, adalah sebesar Rp3.000.000.000. Proses
          pekerjaan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kerja No. 001/SPK-PMO/26-IF10015/2026 tanggal 13
          Februari 2026, dengan nomor kontrak PO/PST/2602/00037.

      Berdasarkan estimasi tersebut, rencana penambahan KBLI memiliki potensi nilai pekerjaan yang material
      bagi Perseroan. Realisasi nilai pekerjaan tetap akan bergantung pada hasil tender, negosiasi komersial,
      penandatanganan kontrak, jadwal pelaksanaan, progres pekerjaan, termin pembayaran, serta pemenuhan
      persyaratan teknis dan administratif dari masing-masing pemberi kerja.

5.2.2. RAB dan Spesifikasi Pekerjaan

      Rencana Anggaran Biaya (“RAB”) dan Spesifikasi pekerjaan disusun dengan memperhatikan dokumen
      tender dan informasi yang disampaikan oleh penyedia pekerjaan, RAB disusun dengan
      mempertimbangkan lingkup pekerjaan, volume pekerjaan, spesifikasi teknis, kebutuhan material,
      kebutuhan tenaga kerja, peralatan, durasi pelaksanaan, metode kerja, biaya mobilisasi dan demobilisasi,
      biaya sub kontraktor/vendor apabila diperlukan, serta komponen pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

      Berdasarkan dokumen dan informasi yang tersedia, estimasi nilai pekerjaan atas proyek-proyek yang
      menjadi dasar rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan adalah sebagai berikut:

      1. Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta
         Kelengkapannya

          Sesuai dengan Dokumen Kualifikasi No.260/PN.01.01 tanggal 26 September 2025 untuk Pengadaan
          Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol beserta kelengkapannya sesuai
          Kelompok Kerja (Pokja) Tertentu 7, Unit Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Balaikota, Badan
          Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Provinsi DKI Jakarta, Tahun Anggaran 2025. Uraian singkat dan
          lingkup pekerjaan mencakup Pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Spesifikasi Umum yaitu :

           •   Pekerjaan Pendahuluan
           •   Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi
           •   Pekerjaan Struktur Rumah Pompa
           •   Pekerjaan Arsitektur Rumah Pompa



                                                                                                                     70
Page 98
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
           •   Pekerjaan Mekanikal Rumah Pompa
           •   Pekerjaan Elektrikal Rumah Pompa
           •   Pekerjaan Sanitasi dan Plumbing

          Dengan Lokasi pekerjaan: Ancol Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

                                     Gambar 5 - 1 : Peta Lokasi peningkatan Pompa Ancol




           Sumber : Dokumen Tender Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol


          Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan: 720 (tujuh ratus dua puluh) hari kalender sejak SPMK. Dengan
          keterangan sumber dana dimana Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan: APBD 2025-2027
          Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tertuang dalam DPA Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
          Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025 Nomor 086/P-DPA/2025 Tanggal 28 April
          2025. Dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 202.193.716.800,00 (Dua ratus dua miliar seratus sembilan
          puluh tiga juta tujuh ratus enam belas ribu delapan ratus rupiah) dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
          sebesar Rp. 202.193.716.717,24 (Dua ratus dua miliar seratus sembilan puluh tiga juta tujuh ratus enam
          belas ribu tujuh ratus tujuh belas koma dua puluh empat rupiah).

          Dengan kualifikasi persyaratan yaitu peserta yang berbadan usaha harus memiliki perizinan berusaha
          di bidang Jasa Konstruksi. Memiliki NIB dan SIUJK untuk KBLI 2017; atau NIB berbasis resiko dan
          Sertifikat Standar yang telah terverifikasi sesuai dengan SBU yang dipersyaratkan. Dalam hal sertifikat
          standar belum terverifikasi, peserta menyampaikan NIB, sertifikat standar belum terverifikasi dan
          tangkapan layar laman OSS yang mencantumkan bahwa sertifikat standar sedang menunggu verifikasi;

          Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Besar, serta disyaratkan sub bidang
          klasifikasi/layanan, Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Besar serta
          disyaratkan sub klasifikasi Jasa Pelaksana Konstruksi Saluran Air, Pelabuhan, Dam dan Prasarana
          Sumber Daya Air Lainnya (SI001) KBLI 2017 atau sub klasifikasi Konstruksi Bangunan Prasarana
          Sumber Daya Air (BS010) KBLI 2020. Mempunyai status valid keterangan wajib pajak berdasarkan
          hasil konfirmasi status wajib pajak; Memiliki akta pendirian perusahaan dan akta perubahan perusahaan


                                                                                                                    71
Page 99
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
          (apabila ada perubahan) dan memiliki pengalaman paling kurang 1 (satu) Pekerjaan Konstruksi dalam
          kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah atau swasta termasuk pengalaman
          subkontrak.

      2. Pekerjaan Hunian BI Karawang

          Sesuai dengan dokumen permintaan penawaran harga melalui Smart E-Proc PT PP Gedung, proyek
          Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang merupakan pekerjaan baja/konstruksi pada area proyek
          gedung pemerintah dan swasta yang berlokasi di Karawang. Dokumen yang menjadi dasar penawaran
          mencakup DOR, lingkup pekerjaan, resume STC/GTC, gambar, spesifikasi teknis, schedule, RAB/BQ,
          serta formulir perhitungan TKDN. Nilai estimasi pekerjaan adalah sebesar Rp150.000.000.000,-.

          Dari sisi spesifikasi, pekerjaan ini harus mematuhi dan mengikuti dokumen spesifikasi teknis pekerjaan
          baja struktural no. SP-PTW-S-06 10 00 dimana uraian atas outline spesifikasi struktur yang mencakup
          penggunaan beton cast in situ dan beton pracetak, pembesian, baja profil, baut, angkur, waterproofing,
          dan fireproofing. Material struktur utama antara lain mencakup mutu beton Fc' 30 MPa sampai dengan
          Fc' 45 MPa sesuai elemen pekerjaan, pembesian BJTP-280 dan BJTS-420B, baja profil ASTM A36
          dengan Fy 250 MPa, baut ASTM A325, serta angkur ASTM A370. Spesifikasi tersebut menunjukkan
          bahwa pekerjaan membutuhkan pengendalian mutu material, pemasangan struktur, koordinasi gambar
          kerja, serta pengawasan teknis yang memadai.

                    Tabel 5 - 1 : Outline Spesifikasi Struktur Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang




            Sumber : Dokumen Tender Pekerjaan Hunian BI Karawang




                                                                                                                   72
Page 100
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       3. EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop

          Berdasarkan dokumen Pre-Bid Meeting TE#00001060R2 Procurement & Construction IGP Sorowako
          Limonite Ore tanggal 4 Juli 2025, proyek EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM
          Workshop merupakan proyek PT Vale Indonesia yang berlokasi di Sorowako dan berkaitan dengan
          pembangunan fasilitas pendukung operasional pertambangan dan industri. Proses tender dilakukan
          melalui evaluasi teknis dan evaluasi komersial, dengan pemisahan dokumen non-komersial dan
          dokumen komersial.

          Dari sisi teknis, pekerjaan mencakup fasilitas Transfer Point, Mine Office Extension, dan MEM
          Workshop, termasuk pekerjaan sipil, struktur, akses/jalan, instalasi mekanikal, pekerjaan elektrikal,
          pekerjaan pendukung operasional tambang, serta koordinasi dengan item yang disuplai oleh pemberi
          kerja. Berdasarkan hasil klarifikasi, beberapa pekerjaan seperti dust collector disuplai oleh PTVI namun
          pemasangan dilakukan oleh kontraktor, PHO parsial dimungkinkan, serta terdapat dokumen tambahan
          seperti revisi remarks BOQ, list long lead item, standard scaffolding, DED MOE, dan approved
          manufacture list. Nilai estimasi pekerjaan yang digunakan dalam kajian adalah sebesar
          Rp484.275.000.000,-.

          Berikut adalah rekapitulasi RAB yang disampaikan oleh manajemen Bukaka kepada PTVI atas rencana
          pekerjaan EPC Project :

                          Tabel 5 - 2 : Rekapitulasi RAB Pekerjaan EPC Project – PT Vale Indonesia




           Sumber : Dokumen Prakualifikasi Tender Pekerjaan EPC Project – PT Vale Indonesia




                                                                                                                     73
Page 101
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       4. Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung

          Berdasarkan dokumen Pra Memorandum of Understanding (Pra-MoU) Nomor 01/BTC/PRA MOU-
          CED/X/2025, proyek Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung merupakan pekerjaan
          pembangunan Menara Berlian Building yang berlokasi di Jln. Raya Prapen No. 39, Surabaya, Provinsi
          Jawa Timur. Pemilik proyek adalah PT Berlian Global Investindo (Berlians Group). Nilai proyek
          dianggarkan sebesar Rp274.625.027.000,-.

          Lingkup pekerjaan adalah Pekerjaan Fisik Standart dan Non Fisik Standart, dimana Pekerjaan Non
          Fisik Standart terdiri dari peningkatan mutu arsitektur, site development, mekanikal elektrikal, elevator
          dan eskalator dengan nilai anggaran per masing – masing pekerjaan adalah sebagai berikut :

                               Gambar 5 - 2 : Anggaran Pembangunan Menara Berlian Gedung




          Sumber : Dokumen TPra-MoU Pekerjaan Menara Berlian Gedung


          Dokumen Pra-MoU menunjukkan bahwa proyek direncanakan sebagai pekerjaan gedung bertingkat,
          dengan tahapan persiapan awal pada 24 November 2025 dan pelaksanaan kegiatan ditargetkan dapat
          dimulai pada 9 Januari 2026 sampai dengan 19 Juni 2027 dimana Jangka waktu Pelaksanaan
          Pekerjaan akan dihitung sejak 14 hari diterbitkannya SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja). Berdasarkan
          informasi manajemen, proyek ini merupakan bangunan gedung bertingkat 27 lantai dengan luas
          bangunan sekitar 25.086,11 m2.

      5. Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran

          Berdasarkan Surat Undangan/Permintaan Mengikuti Tender Nomor 340/UN6.WR2/TU.00/2026 tanggal
          2 Februari 2026 dari Universitas Padjadjaran, Perseroan diundang untuk mengikuti proses tender
          Pembangunan Kelas Bersama. Lingkup pekerjaan mencakup Desain (DED) dan/atau Pembangunan
          Gedung Kelas Bersama, dengan sumber dana berasal dari Universitas Padjadjaran dan metode
          pemilihan berupa tender cepat/seleksi.

          Rencana proyek mencakup pembangunan Gedung Kelas Bersama 10 lantai dan Graha Unpad
          Jatinangor 1.500, dengan titik rencana lokasi berada di dalam Kampus Universitas Padjadjaran,
          Jatinangor. Dokumen tender dapat diperoleh melalui e-procurement Unpad atau Universitas
          Padjadjaran, dan peserta tender diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi dan teknis




                                                                                                                      74
Page 102
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
          sebagaimana tercantum dalam Dokumen Pemilihan/Dokumen Tender. Nilai estimasi pekerjaan yang
          digunakan dalam kajian adalah sebesar Rp170.000.000.000,-.

          Konsep desain dan Lokasi pekerjaan tertuang pada dokumen undangan sebagai berikut :

        Gambar 5 - 3 : Konsep Desain dan Lokasi Pekerjaan Gedung Kelas Bersama 10 lantai & Graha Unpad Jatinangor
                                                           1500




          Sumber : Dokumen Undangan Pekerjaan Pembangunan Kelas Bersama dan Graha Unpad Jatinangor 1500



                                                                                                                    75
Page 103
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
          Berdasarkan informasi manajemen Bukaka, proses pembuatan DED dan RAB masih dalam tahap
          diskusi dengan pihak manajemen Universitas Padjadjaran untuk dapat menyesuaikan dengan
          permintaan pelanggan.

      6. Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota Makassar

          Berdasarkan Surat Penawaran Harga PT Bukaka Teknik Utama Tbk Nomor 3439.2/BTU/JBT-
          MRK/ABD/IX/2025 tanggal 26 September 2025 kepada WEGE–Bumi Karsa–WIKA KSO, proyek ini
          mencakup pengadaan dan pemasangan struktur baja facade dan space frame Stadion Sudiang Kota
          Makassar. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari proyek pembangunan Stadion Sudiang Kota
          Makassar yang pelaksanaannya dilakukan melalui KSO terkait.

          Lingkup pekerjaan Bukaka meliputi supply material plat/profil SS400/BJPS 400, fabrikasi, bolt/nut A325,
          anchor bolt tanam/embedded, chemical anchor, pekerjaan grouting, hot dipped galvanized dan painting
          4 layer untuk struktur baja, hot dipped galvanize untuk space frame, pengujian material plat/profil baja
          dan baut, penyediaan metode pekerjaan, serta erection struktur baja. Pekerjaan erection juga
          mencakup penyediaan bedeng pekerja dan gudang, tenaga kerja, mobile crane 100 ton, hyap crane 7
          ton, manlift, truk service, genset, tools, total station, peralatan K3, serta asuransi tenaga kerja.

          Spesifikasi teknis utama mencakup material baja untuk struktur box girder utama yang mengacu pada
          JIS G3101 SS400/BJPS 400 dengan Fy minimum 250 MPa dan Fu 400 MPa, serta baut/mur ASTM
          A325/JIS B1181 grade 8.8 hot dipped galvanized. Nilai penawaran sebelum PPN adalah sebesar
          Rp146.349.702.000,- dan setelah PPN 11% menjadi Rp162.448.169.220,-. Harga bersifat unit price,
          dengan waktu pelaksanaan 8,5 bulan setelah kontrak ditandatangani dan uang muka diterima.

      7. Corrugated Steel Plate

          Proyek Corrugated Steel Plate merupakan peluang pekerjaan yang berkaitan dengan penyediaan
          produk atau komponen struktur baja bergelombang yang dapat digunakan untuk kebutuhan konstruksi,
          drainase, infrastruktur jalan, jembatan kecil, terowongan, dan fasilitas pendukung lainnya. Produk ini
          memiliki karakteristik sebagai elemen struktur baja yang mendukung kebutuhan konstruksi sipil dan
          infrastruktur, terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan kekuatan material, fleksibilitas
          pemasangan, efisiensi waktu, dan daya tahan struktur.

          Sebagai dasar pengalaman teknis yang relevan, Perseroan telah memiliki rekam jejak dalam pekerjaan
          Steel Structure Works melalui kontrak/subkontrak dengan PT Daiwa Tetra Manunggal Konstruksi untuk
          proyek PT Daiwa Manunggal Logistik Properti – New Logistic Center Project. Berdasarkan dokumen
          Sub Contract Document for Steel Structure Works, Bukaka bertindak sebagai subcontractor untuk
          pekerjaan Building Works for Daiwa Manunggal Logistic Center Phase 2 Project. Dokumen subkontrak
          tersebut mencantumkan nilai pekerjaan sebesar Rp124.900.000.000,- ditambah PPN
          Rp12.490.000.000,- sehingga total nilai kontrak sebesar Rp137.390.000.000,-.

          Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Perseroan memiliki kemampuan dalam pekerjaan struktur
          baja, fabrikasi, erection, pengendalian mutu, dan pengelolaan pekerjaan struktur berskala industrial.
          Oleh karena itu, rencana pengembangan pekerjaan Corrugated Steel Plate dinilai masih memiliki
          keterkaitan yang kuat dengan kompetensi Perseroan dalam bidang konstruksi khusus, struktur baja,
          pekerjaan terowongan, serta pekerjaan baja siap pasang untuk kebutuhan infrastruktur. Nilai estimasi
          pekerjaan yang digunakan dalam kajian adalah sebesar Rp137.390.000.000,-.




                                                                                                                     76
Page 104
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       8. Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project

          Berdasarkan Surat Perintah Kerja No. 001/SPK-PMO/26-IF10015/2026 tanggal 13 Februari 2026 dan
          Surat Pesanan/PO No. PO/PST/2602/00037 dari PT Twink Indonesia, proyek Steel Tower Test Tower
          Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project merupakan pekerjaan standard test untuk
          proyek Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Seksi 2. Lokasi proyek berada di Kabupaten Bantaeng,
          Provinsi Sulawesi Selatan.

          Lingkup pekerjaan dalam PO mencakup desain/general arrangement/testing programme, pengadaan
          load cell dan kalibrasi load cell pra dan pasca tes, erection tower U11, rigging, pengadaan sling dan
          winch, pemasangan load cell dan penyetelan alat test, dismantling load cell dan peralatan tes,
          dismantling tower U11, dokumentasi, report, serta jasa pengelasan.

          Berikut adalah informasi pekerjaan test tower :

        Tabel 5 - 3 : Lingkup Pekerjaan Steel Tower Test Tower Punagaya-Bantaeng 150kV Switching Section II Project




           Sumber : Dokumen Surat Perintah Kerja Pekerjaan Test Tower Punagaya - Bantaeng

          Nilai pekerjaan dalam PO adalah sebesar Rp3.000.000.000,- ditambah PPN sebesar Rp330.000.000,-
          sehingga total nilai pekerjaan sebesar Rp3.330.000.000,-.

5.3.   Ketersediaan dan Kualitas Sumber Daya

       • Bahan Baku Mentah

          Dalam rencana penambahan kegiatan usaha yang meliputi Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik,
          Generator dan Transformator (KBLI 2025 No. 33141), Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran dan
          Klep/Katup (KBLI 2025 No. 28130), Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025
          No. 33149), Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291), Konstruksi
          Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911), Aktivitas Penunjang Pertambangan dan


                                                                                                                      77
Page 105
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
          Penggalian Lainnya (KBLI 2025 No. 09900), Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya
          (KBLI 2025 No. 71109), Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No. 41011), Konstruksi
          Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025 No. 41012), Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan
          dan Olahraga (KBLI 2025 No. 41018), Konstruksi Jalan pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No. 42101),
          Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No. 43909), Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104),
          Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No. 43120), Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025
          No. 43901), Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No. 43905), Pengecatan (KBLI
          2025 No. 43303), Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016), Jasa Pengujian
          Teknis (KBLI 2025 No. 71204), serta Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210), Perseroan
          pada prinsipnya tidak terlibat secara langsung dalam kegiatan pengolahan bahan baku mentah.

          Kegiatan usaha yang akan dijalankan Perseroan lebih berfokus pada penyediaan produk teknik,
          pekerjaan konstruksi, jasa rekayasa, pemasangan, pemeliharaan, pengujian teknis, serta aktivitas
          pendukung proyek. Dengan demikian, kebutuhan sumber daya Perseroan lebih banyak berkaitan
          dengan material konstruksi, komponen teknik, peralatan mekanikal dan elektrikal, suku cadang, alat
          kerja, serta tenaga ahli yang diperlukan dalam pelaksanaan proyek, bukan bahan baku mentah yang
          harus diolah sejak tahap awal.

          Dalam pelaksanaannya, apabila terdapat kebutuhan material seperti baja, logam, komponen mesin,
          peralatan listrik, cat, bahan konstruksi, maupun perlengkapan mekanikal, Perseroan akan memperoleh
          material tersebut dari pemasok atau vendor yang memenuhi standar kualitas, spesifikasi teknis, dan
          persyaratan proyek. Oleh karena itu, risiko terkait ketersediaan bahan baku mentah relatif terbatas,
          karena Perseroan tidak bergantung pada proses eksplorasi, ekstraksi, atau pengolahan awal bahan
          mentah sebagai bagian utama dari kegiatan usaha yang ditambahkan.

          Dengan pendekatan tersebut, ketersediaan sumber daya untuk mendukung penambahan KBLI lebih
          ditentukan oleh kemampuan Perseroan dalam mengelola rantai pasok, memilih pemasok yang
          kompeten, menjaga kualitas material, serta memastikan kesesuaian spesifikasi teknis dengan
          kebutuhan proyek. Hal ini sejalan dengan karakteristik usaha Perseroan sebagai perusahaan
          konstruksi, manufaktur teknik, rekayasa, dan jasa penunjang konstruksi yang berfokus pada
          penyediaan solusi teknis dan pelaksanaan proyek, bukan pada pengolahan bahan baku mentah.

      • Mesin dan Teknologi yang Digunakan

          Dalam rencana penambahan kegiatan usaha yang meliputi Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik,
          Generator dan Transformator (KBLI 2025 No. 33141), Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran dan
          Klep/Katup (KBLI 2025 No. 28130), Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025
          No. 33149), Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291), Konstruksi
          Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911), Aktivitas Penunjang Pertambangan dan
          Penggalian Lainnya (KBLI 2025 No. 09900), Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya
          (KBLI 2025 No. 71109), Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No. 41011), Konstruksi
          Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025 No. 41012), Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan
          dan Olahraga (KBLI 2025 No. 41018), Konstruksi Jalan pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No. 42101),
          Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No. 43909), Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104),
          Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No. 43120), Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025
          No. 43901), Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No. 43905), Pengecatan (KBLI
          2025 No. 43303), Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016), Jasa Pengujian
          Teknis (KBLI 2025 No. 71204), serta Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210), Perseroan



                                                                                                                 78
Page 106
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
          pada prinsipnya tidak memerlukan pengadaan teknologi khusus yang bersifat baru atau berbeda secara
          material dari teknologi yang telah digunakan dalam kegiatan usaha Perseroan saat ini.

          Rencana penambahan kegiatan usaha tersebut masih memiliki keterkaitan dengan kompetensi dan
          aktivitas Perseroan yang telah berjalan, khususnya di bidang konstruksi, manufaktur teknik, fabrikasi
          baja, peralatan mekanikal, pekerjaan elektrikal, jasa enjinering, instalasi, pemeliharaan, pengujian
          teknis, serta dukungan proyek. Oleh karena itu, mesin, peralatan, dan teknologi yang akan digunakan
          dalam pelaksanaan kegiatan usaha tambahan pada umumnya merupakan mesin, peralatan kerja,
          sistem desain, perangkat lunak teknik, alat inspeksi, alat pengujian, serta teknologi pendukung
          operasional yang telah tersedia atau lazim digunakan dalam kegiatan usaha Perseroan.

          Dengan demikian, penambahan KBLI tidak menimbulkan kebutuhan investasi teknologi yang signifikan
          di luar kemampuan dan sumber daya yang telah dimiliki Perseroan. Apabila dalam pelaksanaan proyek
          tertentu diperlukan peralatan khusus, Perseroan dapat memenuhinya melalui penggunaan aset yang
          telah tersedia, pengadaan tambahan secara selektif, sewa alat, kerja sama dengan vendor, atau
          pemanfaatan dukungan dari mitra kerja yang memenuhi standar teknis dan keselamatan proyek.

          Secara umum, mesin dan teknologi yang digunakan dalam penambahan kegiatan usaha Perseroan
          dapat diringkas sebagai berikut :

                                 Tabel 5 - 4 : Mesin dan Teknologi Penambahan Kegiatan Usaha
                       Kode
              No.                                 Penambahan KBLI                               Mesin dan Teknologi
                     KBLI 2025
                                                                                        Insulation tester (megger), winding
                                   Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik,             machine, vibration analyzer, thermal
               1.     33141
                                   Generator dan Transformator                          imaging camera, oil test kit,
                                                                                        transformator, alignment tools
                                                                                        CNC machining, balancing machine,
                                   Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran dan         pressure test bench, flow meter,
               2.     28130
                                   Klep/Katup                                           calibration system, CAD/CAM design
                                                                                        software
                                                                                        Multimeter digital, oscilloscope, relay
                                   Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik
               3.     33149                                                             test kit, electrical calibration tools,
                                   Lainnya
                                                                                        diagnostic software
                                                                                        Welding machine, pipe threading
                                                                                        machine, lifting equipment, HVAC
               4.     43291        Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan
                                                                                        tools, building management system
                                                                                        (BMS)
                                                                                        Excavator, dredger, concrete pump,
               5.     42911        Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air        water level monitoring system,
                                                                                        geotechnical instruments
                                                                                        Drilling rig, mud pump, compressor,
                                   Aktivitas Penunjang Pertambangan dan                 heavy equipment (dump truck,
               6.      9900
                                   Penggalian Lainnya                                   excavator), GPS tracking dan fleet
                                                                                        management system
                                                                                        Software desain (AutoCAD,
                                   Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait   SAP2000), BIM (building information
               7.     71109
                                   Lainnya                                              modelling), GIS, project management
                                                                                        tools (Primavera/MS Project)
                                                                                        Concrete mixer, tower crane,
               8.     41011        Konstruksi Konvensional Gedung Hunian                scaffolding system, formwork system,
                                                                                        BIM
                                                                                        Tower crane, hoist, concrete pump,
               9.     41012        Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran           steel fabrication tools, BIM dan
                                                                                        project scheduling software
                                                                                        Struktur baja fabrication tools, sound
                                   Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan
               10.    41018                                                             dan lightning system integration, BIM,
                                   Olahraga
                                                                                        lifting equipment




                                                                                                                                  79
Page 107
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                       Kode
               No.                             Penambahan KBLI                          Mesin dan Teknologi
                     KBLI 2025
                                                                               Asphalt finisher, tandem roller, motor
               11.     42101     Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah
                                                                               grader, batching plant, soil compactor
                                                                               Hydraulic jack, grouting machine,
               12.     43909     Konstruksi Khusus Lainnya
                                                                               core drill, shotcrete machine
                                                                               Tunnel boring machine (TBM), rock
               13.     42104     Konstruksi Terowongan                         drill, shotcrete robot, ventilation
                                                                               system, monitoring system
                                                                               Bulldozer, excavator, land clearing
               14.     43120     Penyiapan Lahan                               equipment, GPS survey tools, drone
                                                                               mapping
                                                                               Welding equipment, structural
               15.     43901     Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan     analysis software, lifting crane, stress
                                                                               analysis tools
                                                                               Crane, excavator, forklift, manlift, fleet
               16.     43905     Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator
                                                                               management system
                                                                               Airless spray machine, compressor,
                                                                               surface preparation tools
               17.     43303     Pengecatan
                                                                               (sandblasting), coating thickness
                                                                               gauge
                                                                               Concrete tools, scaffolding, finishing
               18.     41016     Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan
                                                                               tools, BIM
                                                                               Universal testing machine (UTM),
               19.     71204     Jasa Pengujian Teknis                         NDT (ultrasonic, radiography), soil
                                                                               test kit, calibration equipment
                                                                               Enterprise resource planning (ERP),
               20.     64210     Aktivitas Perusahaan Induk                    financial management system, data
                                                                               analytics tools, corporate dashboard


      • Tenaga Ahli dan Sumber Daya Manusia

          Ketersediaan tenaga ahli dan sumber daya manusia merupakan salah satu faktor utama dalam
          mendukung kelayakan teknis rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan. Kegiatan konstruksi,
          pekerjaan struktur baja, pekerjaan mekanikal-elektrikal, prasarana sumber daya air, aktivitas penunjang
          pertambangan, pengujian teknis, serta pengelolaan proyek membutuhkan kombinasi antara tenaga ahli
          internal yang memiliki kompetensi teknis dan sertifikasi, serta tenaga pelaksana lapangan yang
          disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing proyek.

          Berdasarkan informasi manajemen, Perseroan telah memiliki tenaga ahli internal yang berpengalaman
          pada proyek konstruksi gedung, jembatan, steel tower, pembangkit listrik, fasilitas pertambangan, oil
          and gas, mechanical engineering, serta proyek infrastruktur nasional dan internasional.

          Perseroan juga memiliki personel internal bersertifikasi dalam berbagai klasifikasi keahlian yang relevan
          dengan penambahan kegiatan usaha, antara lain elektrikal bangunan gedung, geoteknik, manajemen
          konstruksi, manajemen proyek, manajemen mutu konstruksi, teknik bangunan gedung, teknik
          bendungan besar, teknik jalan, teknik jembatan, teknik mekanikal, PLTMGU, PLTS, quantity surveyor,
          ahli elektrikal konstruksi bangunan gedung, ahli sistem manajemen mutu konstruksi, dan ahli geoteknik.

          Dalam pelaksanaan konstruksi, selain tenaga ahli profesional yang berperan dalam perencanaan,
          enjinering, pengawasan, pengendalian mutu, manajemen proyek, dan keselamatan kerja, Perseroan
          juga membutuhkan tenaga kerja pelaksana lapangan seperti mandor, tukang, operator alat, helper,
          pekerja sipil, pekerja mekanikal, pekerja elektrikal, welder, fitter, rigger, painter, dan tenaga lapangan
          lainnya. Tenaga kerja pelaksana tersebut pada umumnya bersifat project based dan dapat dipenuhi
          melalui kombinasi tenaga kerja internal, tenaga kerja kontrak, subkontraktor, vendor spesialis, maupun
          tenaga kerja eksternal sesuai kebutuhan proyek.



                                                                                                                            80
Page 108
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
          Meskipun sebagian tenaga kerja pelaksana berasal dari pihak eksternal, pengendalian pekerjaan tetap
          dilakukan oleh Perseroan melalui project manager, site manager, engineer, supervisor, QA/QC, HSE,
          dan tenaga ahli internal. Dengan demikian, aspek perencanaan, pengawasan, pengendalian mutu,
          pengendalian waktu, keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap spesifikasi teknis tetap berada di
          bawah koordinasi dan tanggung jawab Perseroan.

          Berdasarkan uraian tersebut, ketersediaan SDM Perseroan dinilai memadai untuk mendukung rencana
          penambahan kegiatan usaha. Perseroan memiliki tenaga ahli internal yang relevan, personel
          bersertifikasi, pengalaman proyek, serta fleksibilitas untuk memenuhi kebutuhan tenaga pelaksana
          lapangan melalui pola kerja berbasis proyek, subkontraktor, vendor spesialis, atau tenaga eksternal
          yang memenuhi persyaratan teknis dan keselamatan kerja.

5.4.   Proses Bisnis Penambahan KBLI

                                Gambar 5 - 1: Alur Operasional Kegiatan Usaha Perseroan




       Sumber: Manajemen Perseroan, diolah

       Setelah diumumkan sebagai pemenang tender, Perseroan akan segera membentuk dan menetapkan
       tenaga ahli dan personel utama dengan kualifikasi sesuai dengan persyaratan yang diminta oleh
       perusahaan pelanggan dengan membentuk Tim.

       Manajemen Proyek, Tim Rekayasa Proyek, Tim Pengadaan, Tim Pelaksanaan Konstruksi, dan Pengawas
       Proyek, yang terdiri dari posisi-posisi sebagai berikut:
          • Project Manager (PM)
          • Project Control (PC)
          • PLC & HMI Engineer
          • Mechanical Engineer
          • Instrument & Control Engineer
          • Electrical Engineer
          • QA/QC
          • HSE man
       Tim Manajemen Proyek bertanggung jawab untuk melaksanakan koordinasi internal untuk menyusun
       program menyeluruh, prosedur komunikasi, strategi pengadaan barang, strategi pelaksanaan konstruksi,
       rencana pelatihan operasi sistem dan urutan kerja yang dituangkan dalam jadwal dan sesuai waktu yang



                                                                                                                81
Page 109
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       telah disepakati. Kemudian Tim Rekayasa akan melakukan pengecekan hasil perhitungan, gambar, dan
       dokumen lain yang setelah diverifikasi oleh document engineer baru dapat diimplementasikan. Selanjutnya
       dilakukan pengadaan bahan, material, peralatan dan sub kontrak yang diperlukan oleh Tim Pengadaan
       Proyek yang bertanggung jawab memesan dan menerima alat dan bahan dari vendor yang sudah ada
       dalam vendor list.

       Selanjutnya, Tim Pelaksanaan Konstruksi akan menangani dan melaksanakan pekerjaan konstruksi secara
       keseluruhan hingga tahap uji coba dan uji operasi (testing & commissioning), sesuai dengan rencana yang
       telah ditentukan seperti yang tertuang dalam jadwal pelaksanaan. Tim Pelaksana Konstruksi diharuskan
       untuk selalu mendahulukan keselamatan dan kesehatan kerja serta keamanan lingkungan, dengan tidak
       melupakan mutu/kualitas hasil pekerjaan. Selama masa kontrak, pengawas proyek akan bertanggung
       jawab untuk selalu memonitor dan mengontrol kegiatan proyek.

5.5.   Kesimpulan Kelayakan Teknis

       Berdasarkan hasil kajian, evaluasi, dan analisis terhadap aspek teknis, rencana penambahan kegiatan
       usaha Perseroan dinilai memiliki kesesuaian dengan pengalaman, kompetensi, sumber daya, peralatan,
       teknologi, serta kemampuan pelaksanaan pekerjaan yang dimiliki Perseroan. Penambahan kegiatan usaha
       tersebut juga didukung oleh rencana proyek yang relevan dengan bidang usaha Perseroan, termasuk
       kegiatan konstruksi, enjinering, mekanikal, pengujian teknis, penyewaan alat konstruksi dengan operator,
       serta kegiatan pendukung lainnya. Dengan mempertimbangkan kesiapan teknis, ketersediaan sumber
       daya, proses pelaksanaan pekerjaan, dan asumsi-asumsi yang digunakan dalam Studi Kelayakan ini, maka
       rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan dari aspek kelayakan teknis adalah layak.




                                                                                                                  82
Page 110
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                              BAB VI
                                  ANALISA KELAYAKAN POLA BISNIS
6.1     Keunggulan Kompetitif

        Pada dasarnya Bukaka merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan non konstruksi
        yang dimana penambahan kegiatan usaha utama ini masih sejalan dengan bisnis Bukaka yang sedang
        berlangsung saat ini. Pengalaman jangka panjang di industri eksisting selama ini dapat memberikan
        keunggulan kompetitif bagi Bukaka dalam menjalankan kegiatan bisnis dalam penambahan kegiatan
        usaha utama ini.

        Keunggulan kompetitif yang dimiliki Perseroan adalah sebagai berikut:

        1. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi
           Perseroan memiliki dan menjual beberapa produk unggulan dengan nilai TKDN cukup tinggi, sehingga
           produk Perseroan dapat bersaing dan lebih berpotensi memenuhi kriteria untuk proyek-proyek yang
           mengharuskan tingkat TKDN tertentu.

            Adapun produk unggulan tersebut seperti :
           • Segmen Steel Tower adalah kegiatan usaha manufaktur dan konstruksi jaringan transmisi
               tegangan tinggi dan ekstra tinggi di Indonesia, serta tower telekomunikasi.
           • Segmen usaha Steel Bridge, Perseroan mengerjakan kegiatan Engineering, Procurement,
               Fabrikasi, Konstruksi dan penyewaan alat-alat khusus konstruksi.
           • Perseroan telah membangun reputasi unggul sebagai satu-satunya produsen garbarata di
               Indonesia dan bahkan termasuk dalam lima produsen garbarata terkenal di dunia.
           • Segmen Pompa merupakan salah satu bidang usaha yang telah ditekuni Perseroan selama lebih
               dari tiga decade
           • Galvanis yang merupakan salah satu metode perlindungan baja terhadap korosi, dengan lapisan
               zinc.
           • Special Purpose Vehicle di Indonesia dimana kendaraan yang diproduksi dijamin dengan
               pengawasan ketat terhadap keamanannya serta cara pengoperasiannya yang mudah.
           • Segmen bisnis Offshore Maintenance Services, menyediakan kebutuhan konstruksi dan
               perawatan di industri minyak dan gas dengan menyiapkan desain, konstruksi, fabrikasi, instalasi,
               dan perawatan.
           • Segmen usaha Road Construction Equipment (RCE), Perseroan menghasilkan produk-produk
               seperti Asphalt Mixing Plant, Stone Crushing Plant Concrete Batching Plant, Asphalt Patch Mixer,
               Asphalt Sprayer, Asphalt Distributor, Aggregate Blending Machine serta Road Maintenance Truck.

        2. Kualitas Produk
           Produk yang dimiliki dan dijual Perseroan memiliki efisiensi penggunaan yang spesifik, mudah dirakit
           dan digunakan, berkualitas tinggi buatan dari negara Jerman serta Italia, yang dijual dengan harga
           relatif kompetitif.

        3. Komitmen Layanan Kepuasan Pelanggan
           Perseroan berkomitmen dalam menjaga hubungan baik dengan pelanggan seperti memberikan
           produk yang berkualitas, pengiriman yang tepat waktu, serta layanan purna jual dan services.



                                                                                                                  83
Page 111
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
        Selain keunggulan kompetitif Perseroan yang telah dimiliki saat ini, keunggulan kompetitif Perseroan
        terkait kegiatan usaha baru adalah efisiensi operasional. Perseroan telah memiliki pengalaman dan SDM
        yang kompeten untuk menjalankan proyek dengan cara yang paling hemat biaya dan waktu namun
        dengan tetap mempertahankan standar kualitas yang tinggi. Efisiensi ini akan dicapai dengan
        manajemen proyek yang efektif serta penggunaan teknologi yang meningkatkan perencanaan dan
        pengelolaan proyek. Perseroan juga memiliki komitmen dalam memahami kebutuhan unik dari
        pelanggan sehingga dapat memberikan pelayanan yang sangat sesuai dengan kebutuhan dan
        permintaan pelanggan.

        Keunggulan kompetitif Bukaka pada dasarnya dapat dipandang sebagai faktor pendukung prospek
        usaha. Akan tetapi, keunggulan dimaksud perlu dibuktikan melalui kemampuan Perseroan dalam
        menghasilkan perolehan kontrak, menjaga utilisasi kapasitas, dan mempertahankan profitabilitas pada
        tingkat yang wajar. Dengan demikian, keunggulan kompetitif tidak cukup dinilai hanya dari karakter
        usaha, tetapi juga dari bukti realisasi manfaat ekonominya.

6.2     Kemampuan Pesaing untuk Meniru Produk

        Industri konstruksi adalah sektor yang sangat kompetitif, dengan banyak perusahaan yang menawarkan
        berbagai layanan dan proyek di seluruh Indonesia. Mengingat banyaknya pesaing yang sudah mapan
        dalam industri ini, Bukaka harus berinovasi dan menciptakan keunikan dalam setiap proyek yang
        dikerjakan. Untuk itu, Bukaka berkomitmen untuk menghadirkan desain yang kreatif, penggunaan
        material ramah lingkungan, serta penerapan teknologi terbaru dalam setiap tahap konstruksi.

        Dengan fokus pada kualitas, keamanan, dan ketepatan waktu, Bukaka berusaha untuk memberikan nilai
        tambah yang signifikan bagi para pelaku kepentingan. Inovasi dalam proses konstruksi, seperti
        penerapan metode Building Information Modeling (BIM), akan membantu Bukaka untuk meningkatkan
        efisiensi dan mengurangi biaya, sekaligus menghasilkan bangunan yang berkualitas tinggi. Selain itu,
        Bukaka akan memperhatikan kebutuhan pasar dengan menyesuaikan penawaran produk dan layanan
        sesuai dengan tren terkini di industri, sehingga mampu bersaing dengan pesaing yang ada dan menarik
        minat pelanggan baru. Dengan strategi ini. Bukaka bertujuan untuk menjadi pemimpin dalam industri
        konstruksi di Indonesia dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

        Dalam kaitannya dengan risiko kemampuan pesaing untuk meniru produk, Bukaka pada prinsipnya
        dapat melakukan sejumlah langkah mitigasi yang tidak hanya berfokus pada perlindungan atas produk
        secara fisik, tetapi juga pada penguatan keunggulan yang lebih sulit direplikasi oleh pesaing.
        Berdasarkan analisis Penilai, mitigasi yang efektif pada umumnya perlu diarahkan agar Perseroan tidak
        semata-mata bersaing pada bentuk atau spesifikasi dasar produk, melainkan pada keseluruhan nilai
        tambah yang melekat pada kemampuan rekayasa, kualitas, keandalan, pelayanan, dan integrasi solusi
        kepada pelanggan.

        Upaya mitigasi yang dapat dilakukan oleh Perseroan diantaranya sebagai berikut:

        • Meningkatkan diferensiasi teknis produk melalui penyempurnaan desain, peningkatan kinerja,
          penyesuaian spesifikasi sesuai kebutuhan pelanggan, serta inovasi yang berkelanjutan. Dengan
          adanya pengembangan produk secara terus-menerus, pesaing pada umumnya akan menghadapi
          tingkat kesulitan yang lebih tinggi untuk meniru produk secara setara, karena proses imitasi tidak
          hanya menyalin bentuk produk, tetapi juga harus mengejar perkembangan teknis yang dilakukan



                                                                                                                84
Page 112
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
            Perseroan.

        • Penguasaan proses produksi dan pengendalian mutu. Dalam praktiknya, pesaing mungkin dapat
          meniru bentuk dasar suatu produk, namun belum tentu mampu menghasilkan kualitas, presisi,
          konsistensi, dan reliabilitas yang sama. Oleh karena itu, penguatan standard operating procedure,
          quality control, quality assurance, sertifikasi teknis, serta dokumentasi proses produksi yang baik
          dapat menjadi lapisan perlindungan tidak langsung yang memperbesar hambatan imitasi.

        • Memperkuat perlindungan hukum atas kekayaan intelektual, sepanjang dimungkinkan sesuai
          karakteristik produk dan proses usaha Perseroan. Perlindungan tersebut dapat berupa pendaftaran
          paten, desain industri, merek, hak cipta atas gambar teknik tertentu, maupun pengamanan atas
          rahasia dagang. Dalam hal perlindungan formal tidak sepenuhnya tersedia atau tidak mencakup
          seluruh aspek produk, Perseroan tetap dapat menerapkan pengamanan internal atas data teknis,
          formula desain, metode kerja, serta informasi manufaktur yang bersifat proprietary agar tidak mudah
          diakses atau digunakan oleh pihak lain.

        • Penguatan hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Dalam banyak kasus, pelanggan tidak
          hanya mempertimbangkan produknya semata, tetapi juga mempertimbangkan keandalan pemasok,
          kemampuan dukungan teknis, ketepatan waktu, jaminan purna jual, dan rekam jejak pelaksanaan.
          Dengan memperkuat relasi usaha, layanan purna jual, dukungan teknis, dan responsivitas terhadap
          kebutuhan pelanggan, Bukaka dapat mengurangi risiko berpindahnya pelanggan kepada produk
          tiruan yang mungkin secara harga lebih kompetitif namun belum terbukti setara dari sisi kualitas dan
          layanan.

        • Mengembangkan model bisnis berbasis solusi terintegrasi, sehingga yang ditawarkan kepada pasar
          bukan hanya produk sebagai barang, tetapi juga paket nilai yang mencakup engineering, fabrikasi,
          instalasi, pengujian, commissioning, pemeliharaan, dan dukungan teknis. Pendekatan ini penting
          karena pesaing mungkin lebih mudah meniru produk secara fisik dibanding meniru keseluruhan
          sistem layanan dan kemampuan implementasi yang terintegrasi. Dengan demikian, sumber
          keunggulan Perseroan menjadi lebih luas dan lebih sulit direplikasi.

        • Peningkatan efisiensi biaya dan kecepatan inovasi. Dalam kondisi tertentu, walaupun pesaing
          mampu meniru produk, Perseroan masih dapat mempertahankan daya saing apabila mampu
          memproduksi secara lebih efisien, menjaga lead time yang lebih baik, dan lebih cepat menghadirkan
          pengembangan produk berikutnya. Oleh karena itu, investasi pada peningkatan proses, otomasi
          tertentu, penguatan rantai pasok, serta pengembangan kapabilitas riset dan pengembangan dapat
          menjadi bagian penting dari strategi mitigasi.

        • Melakukan segmentasi pasar secara selektif, dengan lebih berfokus pada segmen-segmen yang
          menuntut spesifikasi teknis tinggi, keandalan, sertifikasi, pengalaman pelaksanaan, dan dukungan
          teknis yang kuat. Pada segmen tersebut, keputusan pelanggan pada umumnya tidak semata-mata
          ditentukan oleh harga, sehingga risiko substitusi oleh produk tiruan relatif dapat ditekan. Sebaliknya,
          pada segmen yang lebih standar dan sensitif terhadap harga, Perseroan perlu menerapkan
          pendekatan yang lebih hati-hati karena hambatan imitasi umumnya lebih rendah.

        • Dari perspektif tata kelola internal, mitigasi juga dapat dilakukan melalui pengamanan sumber daya
          manusia kunci dan know-how perusahaan. Mengingat sebagian kemampuan yang sulit ditiru sering
          kali melekat pada pengalaman teknis, keterampilan tim engineering, dan pengetahuan praktis dalam


                                                                                                                    85
Page 113
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
            pelaksanaan proyek, maka kebijakan retensi tenaga ahli, pembatasan akses informasi sensitif,
            perjanjian kerahasiaan, dan sistem transfer pengetahuan yang terkelola dengan baik menjadi
            penting untuk menjaga agar keunggulan teknis Perseroan tidak mudah berpindah ke pesaing.

6.3     Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai

        Dengan adanya penambahan Kode Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang baru, Bukaka
        berkomitmen untuk memperluas kegiatan usahanya dalam sektor konstruksi. Bukaka memiliki
        kemampuan yang kuat untuk mengelola proyek Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator
        dan Transformator (KBLI 2025 No. 33141), Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran, Dan
        Klep/Katup (KBLI 2025 No. 28130), Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI
        2025 No. 33149), Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291),
        Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911), Aktivitas Penunjang
        Pertambangan Dan Penggalian Lainnya (KBLI 2025 No.09900), Aktivitas Enjinering dan Konsultasi
        Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No. 71109), Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025
        No. 41011), Konstruksi Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025 No. 41012), Konstruksi
        Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI 2025 No. 41018), Konstruksi Jalan Pada
        Permukaan Tanah (KBLI 2025 No.42101), Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No. 43909),
        Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104), Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No. 43120),
        Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No. 43901), Penyewaan Alat Konstruksi
        dengan Operator (KBLI 2025 No.43905), Pengecatan (KBLI 2025 No. 43303), Konstruksi Konvensional
        Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016), Jasa Pengujian Teknis (KBLI 2025 No.71204), dan Aktivitas
        Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210).

        Dengan rencana penambahan kegiatan usaha ini, Bukaka bertekad untuk mengambil bagian aktif dalam
        memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Melalui proyek-proyek ini, Bukaka akan menjawab
        kebutuhan masyarakat yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Dalam melakukan semua kegiatan ini,
        BUKAKA akan tetap mengedepankan prinsip kualitas, keamanan, dan ketepatan waktu dalam setiap
        proyek yang dikerjakan. Ini juga akan menjadi langkah strategis bagi Bukaka untuk memasuki segmen-
        segmen pasar baru, sehingga memperkuat posisinya sebagai salah satu kontraktor terkemuka di
        Indonesia.

        Dengan keunggulan kompetitif yang sudah dimiliki, Perseroan dapat menciptakan nilai yang diantaranya:

        • Menambahan kegiatan usaha baru
           Teknologi dalam kegiatan usaha konstruksi yang semakin berkembang pesat akan memberikan
           dampak positif terhadap potensi pasar yang berkelanjutan. Hal ini akan berdampak pada permintaan
           beragamnya jasa instalasi dan konstruksi infrastruktur sehingga Perseroan berpeluang untuk
           mengembangkan kegiatan usahanya lebih luas lagi dengan mempertimbangkan permintaan yang
           berkesinambungan dari pasar.

        • Menambah sumber pendapatan baru
           Permintaan yang berkesinambungan dari pasar dapat dimanfaatkan oleh Perseroan atas
           penambahan kegiatan usaha yang akan dijalankan sehingga dapat menambah sumber pendapatan
           baru bagi Perseroan.




                                                                                                                86
Page 114
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
        • Meningkatkan kinerja keuangan Perseroan
           Penjualan atas penambahan kegiatan usaha yang dijalankan Perseroan akan menghasilkan laba
           bagi Perseroan sehingga akan meningkatkan kinerja keuangan Perseroan.

        Ketiga hal di atas dapat memberikan kontribusi yang positif dan nilai tambah bagi Perseroan. Dengan
        bertambahnya segmen usaha tersebut Perseroan mengharapkan terciptanya suatu sinergi yang dapat
        memberikan kontribusi positif dengan adanya penambahan KBLI tersebut. Rencana penambahan
        kegiatan usaha baru yang dilakukan Perseroan akan meningkatkan kinerja keuangan Perseroan dan
        memberikan nilai tambah investasi bagi para pemegang saham Perseroan.

6.4     Analisa SWOT

        Analisis SWOT (strength, weakness, opportunity and threat) terdiri atas faktor internal yang bisa dikontrol
        dan faktor eksternal atau lingkungan yang mungkin sulit dikontrol. Kedua sisi dianalisis supaya dapat
        disusun suatu strategi sehingga tercapai keberhasilan dan mempunyai daya saing.Dari faktor internal
        bisa diidentifikasi kekuatan dan kelemahan (strength and weakness) sedangkan dari faktor eksternal
        berupa peluang dan ancaman (opportunity and threat).

        Berikut adalah analisa SWOT Bukaka setelah penambahan Kegiatan Usaha:
        • Strengths
           1. Nama yang kuat dan pengalaman yang kaya sebagai perusahan konstruksi
           2. Teknologi canggih dalam teknik bangunan
           3. Tenaga kerja yang terampil
           4. Reputasi yang kuat dalam hal kualitas dan keandalan.
           5. memiliki jaringan pemasok yang kuat untuk memastikan pengadaan material yang hemat biaya.
        • Weakness
           1. Bisnis kurang terdiversifikasi.
           2. Tidak ada pendapatan berkelanjutan.
           3. Kurangnya paparan atas rencana proyek pemerintah.
        • Opportunities
           1. Proyek pemerintah dapat menambah nilai perolehan kontrak Bukaka di masa depan.
           2. Pemerintah melakukan investasi lebih ke proyek pembangkit listrik, oleh karena itu Bukaka
               memiliki peluang untuk pengembangan proyek di sektor energi.
           3. Bukaka memiliki kesempatan menggunakan jaringan klien dari grup.
        • Threats
           1. Perubahan peraturan yang dapat meningkatkan biaya operasional.
           2. Kemerosotan ekonomi yang mempengaruhi investasi konstruksi.
           3. Lonjakan persaingan, terutama dari perusahaan yang lebih besar dan mapan.
           4. Kemajuan teknologi dalam industri ini juga dapat menjadi ancaman yang besar.
           5. Munculnya kompetitor yang bergerak di bidang sejenis.




                                                                                                                      87
Page 115
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
6.5     Kesimpulan Kelayakan Pola Bisnis

        Berdasarkan hasil kajian, evaluasi, dan analisis terhadap aspek pola bisnis, yang mencakup keunggulan
        kompetitif Perseroan, kemampuan pesaing untuk meniru produk dan/atau jasa, kemampuan Perseroan
        dalam menciptakan nilai tambah, serta kesesuaian rencana penambahan kegiatan usaha dengan strategi
        dan kompetensi Perseroan, maka rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan dari aspek kelayakan
        pola bisnis adalah layak.




                                                                                                                88
Page 116
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                              BAB VII
                              ANALISIS KELAYAKAN MODEL MANAJEMEN

7.1.   Ketersediaan Tenaga Kerja

       Untuk kelancaran dan keseimbangan dalam aktivitas Perusahaan dibutuhkan sumber daya manusia
       dengan kemampuan dan pengalaman yang sesuai dengan bidang yang telah ditetapkan dalam struktur
       organisasi perusahaan. Bukaka telah memiliki sumber daya manusia berkualitas untuk manajemen
       Perusahaan dengan latar belakang pendidikan serta penuh dengan pengalaman di bidang masing-masing
       yang ditempatkan dalam posisi strategis Perusahaan. Latar pendidikan dan pengalaman personil tersebut
       telah membentuk profesionalisme mereka dalam kemampuan atau skill individu yang berperan penting
       dalam mengatur dan menjaga harmonisasi Perusahaan.

       Berikut susunan Direksi dan Dewan Komisaris Bukaka Hingga 31 Desember 2025 beserta profil nya:

       Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Bukaka berdasarkan informasi dari Laporan Keuangan
       Audit Bukaka per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

       Dewan Komisaris
       Komisaris Utama                   :   Suhaeli Kalla
       Komisaris                         :   Solihin Jusuf Kalla
       Komisaris Independen              :   Erwin Kurniadi

       Dewan Direksi
       Direktur Utama                    :   Irsal Kamarudin
       Direktur                          :   Abdullah Afifuddin Suhaeli
       Direktur                          :   Teguh Wicaksana Sari
       Direktur                          :   Didin Saepudin
       Direktur                          :   Budi Hartono
       Direktur                          :   Ade Nurkholis

       Karyawan merupakan aset penting bagi Perseroan, oleh karena itu Perseroan sangat memperhatikan
       kesejahteraan karyawan dengan mematuhi regulasi yang berlaku dan memperhatikan keamanan serta
       kenyamanan dalam bekerja. Perseroan menggunakan tenaga kerja yang sudah ada baik tenaga ahli,
       tenaga produksi, tenaga sales & marketing dan tenaga finance & accounting untuk penambahan kegiatan
       usaha baru, yang dialokasikan sesuai dengan kompleksitas proyek.

       Jumlah karyawan yang dipekerjakan oleh Perseroan sampai Desember 2025 mencapai 1.729 orang,
       meningkat dibandingkan karyawan yang dipekerjakan di tahun 2024 yang berjumlah 1.611 orang.

                          Tabel 7 - 1 : Komposisi Karyawan berdasarkan Pendidikan dan Jabatan
            Berdasarkan
                                  2025            2024         Berdasarkan Jabatan       2025         2024
             Pendidikan
        S2                            29                  26   General Manager                    8            8
        S1/D4                        600                 504   Manager                           12           15
        D3                           125                 106   Kepala Bagian                     25           20
        D1/D2                         20                  23   Kepala Seksi                      55           57
        SMU                          873                 896   Asisten                          358          272
        SMP                           61                  41   Foreman                          264          215


                                                                                                                   89
Page 117
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
             Berdasarkan
                                      2025            2024         Berdasarkan Jabatan       2025           2024
              Pendidikan
        SD                                   21              15    Kepala Regu                    357            360
                                                                   Anggota                        650            664
               Jumlah              1.729                   1.611          Jumlah                1.729          1.611
       Sumber: Manajemen Perseroan

7.2.   Kapasitas dan Kemampuan Manajemen atas Penambahan KBLI

       Dalam rencana penambahan KBLI baru ini diperlukan tenaga kerja yang berkompeten dibidangnya dalam
       kaitannya dengan penambahan KBLI baru. Tenaga ahli mencerminkan pentingnya kontribusi dalam
       membawa pengetahuan mendalam dan pengalaman praktis untuk menyediakan berbagai solusi bagi
       proyek yang sedang berjalan di Perseroan. Bersumber dari manajemen Perseroan, beberapa tenaga ahli
       terkait penambahan kegiatan usaha memiliki rincian riwayat hidup sebagai berikut:

             1. Nama                              :    Heri Winarto, S.T.
                Usia                              :    48 tahun
                Pendidikan terakhir               :    Fakultas Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945, Lulus
                                                       Tahun 2006
                Pengalaman kerja lima             : •        (Juni 2024-sekarang) PT. Bukaka Teknik Utama sebagai
                (5) tahun terakhir                           Project Manager Proyek OKI and Pulp paper Mill,
                                                             Sumatera Selatan
                                                       •     (Oktober 2024-Februari 2025) PT. Bukaka Teknik Utama
                                                             sebagai Project Manager, SRP Window Magic, India
                                                       •     (November 2023-Agustus 2024) PT. Bukaka Teknik
                                                             Utama sebagai Project Manager, SRP ONGC, India
                                                       •     (Oktober 2022-Agustus 2023) PT. Bukaka Teknik Utama
                                                             sebagai Construction Manager, Proyek Stasiun KCIC
                                                             Halim, Jakarta
                                                       •     (February 2022-September 2023) PT. Bukaka Teknik
                                                             Utama sebagai Project Manager, Proyek LG Baterai
                                                             Karawang
                                                       •     (Juli 2021-Januari 2022) PT. Bukaka Teknik Utama
                                                             sebagai Project Manager, Proyek Kerry Taste KIIC
                                                             Karawang
                                                       •     (Oktober 2019-Februari 2022) PT. Bukaka Teknik Utama
                                                             sebagai Project Manager, Proyek Eclat Textile Indonesia,
                                                             Kendal




                                                                                                                        90
Page 118
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
               Pelatihan dan sertifikasi   : • (2025) SKK Manajemen Proyek Jenjang 9, oleh Lembaga
                                              • Sertifikasi Profesi Kompetensi Konstruksi Mandiri
                                              • (2023) ISO 9001:2015 oleh Bukaka Learning Center
                                              • (2023) ISO 37001:2016 oleh Bukaka Learning Center
                                              • (2023) Scrum and Agile oleh Bukaka Learning Center
                                              • (2023) Project Management Basic oleh Bukaka Learning
                                                   Center
                                              • (2022) SKK Ahli Teknik Bangunan Gedung Jenjang 9,
                                                   oleh Lembaga Sertifikat Profesi Astekindo Konstruksi
                                                   Mandiri
                                              • (2022) Problem Solving and Decision Making, oleh
                                                   Bukaka Learning Center

           2. Nama                            : Nanang Sugiarto, S.T.
              Usia                            : 46 tahun
              Pendidikan terakhir             : Fakultas Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh November,
                                                lulus Tahun 2004
               Pengalaman kerja lima          : • (Januari-Februari 2025) PT Bukaka Teknik Utama,
               (5) tahun terakhir                    sebagai Perencana Struktur Penggantian Tower 150Kv
                                                     Proyek Batu Hijau CCPP-1 Transmission & Distribution
                                                     PT Amman Mineral Nusa Tenggara
                                                • (September 2024-Oktober 2024) PT Bukaka Teknik
                                                     Utama, sebagai Perencana Struktur Tower LPS 35M
                                                     Proyek Fabrication & Erection Structure LPS Tahap III
                                                     Pertamina Refinery III
                                                • (Juli 2023-Desember 2023) PT Bukaka Teknik Utama,
                                                     sebagai Perencana Struktur Tower 150Kv Pekerjaan
                                                     Pembangunan         SUTT       150Kv      Serang-Serang
                                                     Selatan/Baros PT PLN UIP JBB
                                                • (Agustus 2022-Maret 2023) PT Bukaka Teknik Utama,
                                                     sebagai Perencana Struktur Tower 150Kv Merangin
                                                     Hydroelectric Power Plant 350MV PT Kerinci Merangin
                                                     Hidro
                                                • (Januari 2022-April 2022) PT Bukaka Teknik Utama,
                                                     sebagai Koordinator Pelaksana Tes Tower 500Kv Proyek
                                                     Desain, Suplai dan Pemasangan Transmisi 500Kv Muara
                                                     Tawar, Bekasi, PT PLN UIP JBB
                                                • (Juli 2021-Agustus 2021) PT Bukaka Teknik Utama,
                                                     sebagai Koordinator Pelaksana Tes Steel Pole Type DSP
                                                     150Kv Proyek Incomer GI 150Kv Muara Tawar, Bekasi,
                                                     PT PLN UIP JBB




                                                                                                               91
Page 119
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
               Pelatihan dan sertifikasi   : • (2023) Transform Tower Design with OpenTower Bentley
                                              • (2022) SKK Ahli Teknik Bangunan Gedung Jenjang 9, oleh
                                                   LSP Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia
                                              • (2022) SKK Ahli Madya Geoteknik Jenjang 8, oleh
                                                   Lembaga Sertifikat Profesi Astekindo Konstruksi Mandiri
                                              • (2021) Awareness Sistem Manajemen Lab ISO 17024:
                                                   2017 oleh Ruma Mutu Indonesia
                                              • (2021) Internal Auditor Sistem Manajemen Lab ISO 17024:
                                                   2017 oleh Ruma Mutu Indonesia

           3. Nama                            : Dailana Sakti Iriawan
              Usia                            : 33 Tahun
              Pendidikan terakhir             : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin, Universitas Pasundan,
                                                Lulus tahun 2014
               Pengalaman kerja lima          : • (Mei 2025-sekarang) PT. Bukaka Teknik Utama,
               (5) tahun terakhir                    sebagai Mechanical Engineer Proyek EPCI Jaringan
                                                     Listrik PLN PT EMP Riau
                                                • (Maret 2025-April 2025) PT. Bukaka Teknik Utama,
                                                     sebagai Mechanical Engineer, Mobil Pemadam
                                                     Kebakaran 5000L, Pelindo, Pontianak
                                                • (Januari 2025-Februari 2025) PT. Bukaka Teknik
                                                     Utama sebagai Mechanical Engineer, Mobil Distribusi
                                                     Aspal, Pelindo, Pontianak
                                                • (Desember 2024) PT. Bukaka Teknik Utama, sebagai
                                                     Mechanical Engineer, Proyek Hanggar Pondok Cabe
                                                • (November 2024) PT. Bukaka Teknik Utama, sebagai
                                                     Mechanical Engineer, Proyek Bridge Astara,
                                                     Tangerang
                                                • (Oktober 2024) PT. Bukaka Teknik Utama, sebagai
                                                     Mechanical Engineer, Proyek Piping Pelindo, Benoa
                                                     Bali
                                                • (Juni 2024-sekarang) PT. Bukaka Teknik Utama
                                                     sebagai Site Engineer, Maintenance Bandara Dhoho
                                                     Kediri
                                                • (Januari 2024-Februari 2024) PT. Bukaka Teknik
                                                     Utama, sebagai Mechanical Engineer, Proyek PBB
                                                     Glass Saga Airport, Jepang
                                                • (Januari 2023-Februari 2023) PT. Bukaka Teknik
                                                     Utama, sebagai Mechanical Engineer, Ubon
                                                     Ratchathani Airport, Thailand
                                                • (November 2023-Desember 2022) PT. Bukaka Teknik
                                                     Utama, sebagai Mechanical Engineer, Sendai V Airport,
                                                     Jepang
                                                • (Juli 2022-Agustus 2022) PT. Bukaka Teknik Utama,
                                                     sebagai      Mechanical        Engineer, Ahmedabad
                                                     International Airport (Adani), India



                                                                                                              92
Page 120
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
               Pelatihan dan sertifikasi   : • (2025) Leadership, oleh Next Leader
                                              • (2025) API Spec 11E Pumping Unit 20th Edition, oleh
                                                   Bukaka Learning Center
                                              • (2025) API Spec Q1 10th Edition, oleh Bukaka Learning
                                                   Center
                                              • (2024) Integrated ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001
                                                   Based On ISO 19011, oleh Yosi Trianggono, Asta
                                                   Consultant
                                              • (2023) Awareness SMK3, oleh WQA
                                              • (2023) Awareness ISO 37001:2016, oleh Robere
                                              • (2023) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bahaya
                                                   Kebakaran, oleh Damkar Kabupaten Bogor
                                              • (2023) SKK Ahli Madya Teknik Mekanikal Jenjang 8, oleh
                                                   Lembaga Sertifikasi Kompetensi Petakindo Konstruksi
                                                   Mandiri
                                              • (2022) Awareness ISO 45001, oleh Bukaka Learning
                                                   Center
                                              • (2022) Ahli Muda K3 Konstruksi, oleh PT Upaya Riksa
                                                   Patra
                                              • (2021) Refreshment ISO 9001:2015, oleh Bukaka
                                                   Learning Center
          4. Nama                         : SM Subarjo
             Usia                         : 60 Tahun
             Pendidikan terakhir          : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil, Institut Teknologi
                                             Bandung, lulus tahun 1991
             Pengalaman kerja lima           :   •   (2021-2025) PT Bukaka Teknik Utama sebagai GM
             (5) tahun terakhir                      Operational & Technical Pembangunan PLTA Merangin
                                                     350 MW
                                                 •   (2019-2021) PT Bukaka Teknik Utama sebagai GM
                                                     Operational & Technical Pembangunan PLTA Malea
             Pelatihan dan sertifikasi       :   •   (2025) Green Hydrogen, Germany Training Days
                                                 •   (2024) Observer (Assessor) for Hydropower Sustainable
                                                     Standard (HSS) Assessment in Asahan 3 HPP
                                                 •   (2024) Participant in Accredited Assesor Training of
                                                     Hydropower Sustainable Standard (HSS)
                                                 •   (2024) Internal Assessor of Hydropower Sustainable
                                                     Standard oleh Hydropower Sustainable Alliance
                                                 •   (2024) Participant in 10th World Water Forum, Bali,
                                                     Indonesia
                                                 •   (2023) Participant in World Hydropower Congress, Bali,
                                                     Indonesia


          5. Nama                            :   Indra
             Usia                            :   41 Tahun
             Pendidikan terakhir             :   Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil, Universitas Diponegoro
                                                 (UNDIP), Lulus tahun 2007




                                                                                                                93
Page 121
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
             Pengalaman kerja lima        : • (Januari 2024 - Sekarang) PT Bukaka Teknik Utama sebagai
             (5) tahun terakhir                  Civil & Structure Department Head, Divisi Engineering
                                             • (Januari 2022 - Desember 2023) PT Bukaka Teknik Utama
                                                 sebagai Manajer Teknik Proyek Penggantian dan atau
                                                 duplikasi Jembatan CH di Pulau Jawa
                                             • (April 2021 - Desember 2021) PT Bukaka Teknik Utama
                                                 sebagai Engineer Leader Proyek Pengadaan dan
                                                 Pemasangan Struktur Atas Jembatan Steel Box Girder
                                                 Ciujung Toll Jakarta-Merak
                                             • (April 2020 - Desember 2021) PT Bukaka Teknik Utama
                                                 sebagai Engineer Leader Proyek Pengadaan dan
                                                 Pemasangan Struktur Atas Jembatan I Girder Batang
                                                 Serangan Toll Binjai Brandan
             Pelatihan dan sertifikasi    : • (2025) Capacity Building Value for Money oleh IIGF Institute
                                             • (2024) Training Kerjasama Pemerintah dengan Badan
                                                 Usaha (KPBU) oleh IIGF Institute
                                             • (2024) Leadership for Department Head oleh Next Leader
                                                 Consulting
                                             • (2024) Training Master Improvement Story & Strategy For
                                                 Management oleh Bukaka Learning Center
                                             • (2024) Ahli Madya Teknik Jalan oleh HPJI
                                             • (2024) Ahli Madya Teknik Jembatan oleh HPJI
                                             • (2024) Ahli Madya K3 Konstruksi oleh ATAKI


          6. Nama                            : M.Hanif Najib
             Usia                            : 36 tahun
             Pendidikan terakhir             : Fakultas Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara, lulus Tahun
                                               2010
             Pengalaman kerja lima           : • (Januari-Februari 2025) PT Bukaka Teknik Utama, sebagai
             (5) tahun terakhir                    Perencana Struktur Penggantian Tower 150Kv Proyek Batu
                                                   Hijau CCPP-1 Transmission & Distribution PT Amman Mineral
                                                   Nusa Tenggara
                                               • (September 2024-Oktober 2024) PT Bukaka Teknik Utama,
                                                   sebagai Perencana Struktur Tower LPS 35M Proyek
                                                   Fabrication & Erection Structure LPS Tahap III Pertamina
                                                   Refinery III
                                               • (Juli 2023-Desember 2023) PT Bukaka Teknik Utama, sebagai
                                                   Perencana Struktur Tower 150Kv Pekerjaan Pembangunan
                                                   SUTT 150Kv Serang-Serang Selatan/Baros PT PLN UIP JBB
                                               • (Januari 2022-April 2022) PT Bukaka Teknik Utama, sebagai
                                                   Pelaksana Tes Tower 500Kv Proyek Desain, Suplai dan
                                                   Pemasangan Transmisi 500Kv Muara Tawar, Bekasi, PT PLN
                                                   UIP JBB
                                               • (Juli 2021-Agustus 2021) PT Bukaka Teknik Utama, sebagai
                                                   Pelaksana Tes Steel Pole Type DSP 150Kv Proyek Incomer
                                                   GI 150Kv Muara Tawar, Bekasi, PT PLN UIP JBB
             Pelatihan dan sertifikasi       : • (2023) Transform Tower Design with OpenTower Bentley
                                                • (2022) SKK Ahli Teknik Bangunan Gedung Jenjang 9, oleh
                                                   LSP Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia


                                                                                                               94
Page 122
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                                 • (2022) SKK Ahli Muda Geoteknik Jenjang 7, oleh Lembaga
                                                   Sertifikat Profesi Astekindo Konstruksi Mandiri
                                                 • (2021) Awareness Sistem Manajemen Lab ISO 17024: 2017
                                                   oleh Ruma Mutu Indonesia
                                                 • (2024) Sertifikat Kompetensi Insinyur Profesional Madya, oleh
                                                   Persatuan Insinyur Indonesia

          7. Nama                            : Mulyadi
             Usia                            : 35 Tahun
             Pendidikan terakhir             : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro, Universitas Mercu Buana,
                                               lulus tahun 2017
             Pengalaman kerja lima           :   •    (2025) PT Bukaka Teknik Utama, sebagai Project Electrical
             (5) tahun terakhir                       Engineer Konstruksi Peremajaan Jaringan Kelistrikan dan
                                                      Genset,
                                                 •    (2023-2024) PT Bukaka Teknik Utama, sebagai Project
                                                      Electrical Engineer Konstruksi SUTT 150KV Tigaraksa, PT
                                                      PLN
                                                 •    (2022-2023) PT Bukaka Teknik Utama, sebagai Project
                                                      Electrical Engineer Konstruksi SUTT 150KV Kendawangan-
                                                      Marau Section 1, PT PLN
                                                 •    (2018-2021) PT Bukaka Teknik Utama, sebagai Project
                                                      Electrical Engineer Konstruksi SUTT 150KV Jatigedong-
                                                      Ngimbang, PT PLN
             Pelatihan dan sertifikasi       :   •    (2024) Financial Management, Bukaka Learning Center
                                                 •    (2023) Awareness ISO 37001:2016, Bukaka Learning Center

          8. Nama                            : Endra Satya Prihandito
             Usia                            : 39 tahun
             Pendidikan terakhir             : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin,                  Universitas
                                               Muhammadiyah Yogyakarta, lulus tahun 2009
             Pengalaman kerja lima           :   •    (2025-sekarang) PT Bukaka Teknik Utama sebagai General
             (5) tahun terakhir                       Manager Project Supply Spare Part Pumping Unit, Medco
                                                      Oman LLC
                                                 •    (2025-sekarang) PT Bukaka Teknik Utama sebagai General
                                                      Manager Project Supply Beam Pump Major Overhaul, Medco
                                                      Oman LLC
                                                 •    (Oktober 2022-Agustus 2023) PT Bukaka Teknik Utama
                                                      sebagai Project Coordinator, Proyek Stasiun KCIC Halim,
                                                      Jakarta
                                                 •    (February 2022-September 2023) PT Bukaka Teknik Utama
                                                      sebagai Project Coordinator, Proyek LG Baterai Karawang
                                                 •    (Juli 2021-Januari 2022) PT Bukaka Teknik Utama sebagai
                                                      Project Coordinator, Proyek Kerry Taste KIIC Karawang
                                                 •    (Oktober 2019-Februari 2022) PT Bukaka Teknik Utama
                                                      sebagai Project Coordinator, Proyek Eclat Textile Indonesia,
                                                      Kendal


      Selain tenaga ahli utama tersebut, Perseroan juga telah memiliki dukungan SDM internal bersertifikasi
      dalam berbagai bidang keahlian yang relevan dengan rencana penambahan kegiatan usaha. Berikut
      adalah pemenuhan SDM dalam rencana penambahan kegiatan usaha :


                                                                                                                     95
Page 123
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                             Tabel 7 - 2 : Pemenuhan SDM Rencana Penambahan Kegiatan Usaha
                                                                                                            Internal/
        No.          Nama Personil                       Klasifikasi        Jenjang     Masa Berlaku        Eksternal
                                                                                                          Perusahaan
        1     Andi Kuswandi                    Elektrikal Bangunan Gedung   Level 8   06 Oktober 2030     Internal
        2     Ikhsanul Islah Purwo Wicaksono   Elektrikal Bangunan Gedung   Level 7   06 Oktober 2030     Internal
        3     M. Hanif Najib                   Geoteknik                    Level 7   28 November 2027    Internal
        4     Nanang Sugiarto                  Geoteknik                    Level 8   05 Desember 2027    Internal
        5     Muhammad Samsul Hidayat          Geoteknik                    Level 7   13 Desember 2027    Internal
        6     Endra Satya Prihandito           Manajemen Konstruksi         Level 9   10 Agustus 2028     Internal
        7     M. Syahriar Fakhrurrozi          Manajemen Konstruksi         Level 9   04 Agustus 2028     Internal
        8     Muhamad Rizky Aditya             Manajemen Konstruksi         Level 8   07 Agustus 2028     Internal
        9     Sunardi                          Manajemen Konstruksi         Level 9   12 Oktober 2028     Internal
        10    Adi Pradana Listyo Putro         Manajemen Mutu Konstruksi    Level 8   30 Maret 2029       Internal
        11    Andri Hermanto                   Manajemen Mutu Konstruksi    Level 9   30 Maret 2029       Internal
        12    Mohamad Fuad Zamroni             Manajemen Mutu Konstruksi    Level 9   30 Maret 2029       Internal
        13    Muhammad Lutfi Adnan             Manajemen Mutu Konstruksi    Level 9   16 Maret 2029       Internal
        14    Tika Insani Putrisia             Manajemen Mutu Konstruksi    Level 7   30 Maret 2029       Internal
        15    Akhmadi Susanto                  Manajemen Proyek             Level 9   06 Oktober 2030     Internal
        16    Heri Winarto                     Manajemen Proyek             Level 9   24 Januari 2030     Internal
        17    Hernawan Fajar Sulisriyanto      Manajemen Proyek             Level 8   27 Januari 2030     Internal
        18    Mirfa Fauzan                     Manajemen Proyek             Level 8   19 Januari 2030     Internal
        19    Mohammad Marzuki                 Manajemen Proyek             Level 8   06 Oktober 2030     Internal
        20    Mulyadi                          Manajemen Proyek             Level 8   06 Oktober 2030     Internal
        21    Ramdhani Ridwan Permana          Manajemen Proyek             Level 8   06 Oktober 2030     Internal
        22    Teguh Indrawan                   Manajemen Proyek             Level 8   19 Januari 2030     Internal
        23    Herry Adike                      Quantity Surveyor            Level 8   06 Oktober 2030     Internal
        24    Heri Winarto                     Teknik Bangunan Gedung       Level 9   11 Agustus 2027     Internal
        25    M. Hanif Najib                   Teknik Bangunan Gedung       Level 9   13 Juni 2027        Internal
        26    Nanang Sugiarto                  Teknik Bangunan Gedung       Level 9   13 Juni 2027        Internal
        27    Muhammad Samsul Hidayat          Teknik Bangunan Gedung       Level 8   06 Oktober 2030     Internal
        28    Faruq Assegaf                    Teknik Bendungan Besar       Level 8   24 Januari 2030     Internal
        29    Muhammad Fadli Fathoni           Teknik Bendungan Besar       Level 8   24 Januari 2030     Internal
        30    SM Subarjo                       Teknik Bendungan Besar       Level 9   05 Oktober 2028     Internal
        31    Fachrizal                        Teknik Jalan                 Level 9   06 Oktober 2028     Internal
        32    Ahmad Bahrul Musyafa' Fathoni    Teknik Jembatan              Level 8   06 Desember 2028    Internal
        33    Indra                            Teknik Jembatan              Level 9   26 September 2028   Internal
        34    Vishnu Dewa Putra                Teknik Jembatan              Level 8   06 Desember 2028    Internal
        35    Wawan Septiawan                  Teknik Jembatan              Level 8   06 Desember 2028    Internal
        36    Ari Kurniadi Bratasurya          Teknik Mekanikal             Level 9   26 Juni 2028        Internal
        37    Dailana Sakti Iriawan            Teknik Mekanikal             Level 8   19 Juni 2028        Internal
        38    Endra Satya Prihandito           Teknik Mekanikal             Level 9   09 Agustus 2028     Internal
        39    Kholiq Ridwan                    Teknik Mekanikal             Level 8   06 Oktober 2030     Internal
        40    M. Agus Mandala Putra            Teknik Mekanikal             Level 7   21 Juni 2028        Internal
        41    Ari Kurniadi Bratasurya          PLTMGU                       -         22 Juli 2028        Internal
        42    Mohamad Fuad Zamroni             PLTMGU                       -         22 Juli 2028        Internal
        43    Mohammad Marzuki                 PLTMGU                       -         22 Juli 2028        Internal
        44    Mulyadi                          PLTMGU                       -         22 Juli 2028        Internal
        45    Ramdhani Ridwan Permana          PLTMGU                       -         22 Juli 2028        Internal
        46    Rizky Adam Abdullah              PLTMGU                       -         22 Juli 2028        Internal
        47    Andi Kuswandi                    PLTS                         -         3 Oktober 2028      Internal
        48    Ikhsanul Islah Purwo Wicaksono   PLTS                         -         3 Oktober 2028      Internal
        49    Mohamad Fuad Zamroni             PLTS                         -         3 Oktober 2028      Internal
        50    Mohammad Marzuki                 PLTS                         -         3 Oktober 2028      Internal
        51    Mulyadi                          PLTS                         -         3 Oktober 2028      Internal
        52    Suci Maretta Salim               PLTS                         -         3 Oktober 2028      Internal



                                                                                                                        96
Page 124
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                                                                                         Internal/
        No.           Nama Personil                Klasifikasi           Jenjang      Masa Berlaku       Eksternal
                                                                                                       Perusahaan
        53    Ramdhani Ridwan Permana     Ahli Elektrikal Konstruksi     Level 9   26 November 2030    Internal
                                          Bangunan Gedung
        54    Hoesnaeri                   Ahli Sistem Manajemen Mutu     Level 9   26 November 2030    Internal
                                          Konstruksi
        55    Mukhtar Dzaki Ramadhan      Ahli Madya Sistem Manajemen    Level 8   26 November 2030    Internal
                                          Mutu Konstruksi
        56    Bayu Tirta Dewangga         Ahli Geoteknik                 Level 9   4 Desember 2030     Internal
        57    Raffel Muna Prawira         Ahli Madya Geoteknik           Level 8   4 Desember 2030     Internal
        58    Andrea Astrial Pavandro     Ahli Utama Bidang Keahlian     Level 9   4 Desember 2030     Internal
                                          Teknik Mekanikal


      Dengan dukungan tenaga ahli tersebut, Perseroan memiliki kemampuan untuk menjalankan
      penambahan kegiatan usaha secara lebih terukur, khususnya pada bidang reparasi dan pemeliharaan
      peralatan listrik, industri pompa dan peralatan mekanikal, pemasangan perlengkapan mekanikal,
      konstruksi sumber daya air, aktivitas penunjang pertambangan, enjinering dan konsultasi teknis,
      konstruksi gedung, konstruksi jalan, konstruksi khusus, konstruksi terowongan, penyiapan lahan,
      pemasangan struktur bangunan, penyewaan alat konstruksi dengan operator, pengecatan, jasa
      pengujian teknis, serta aktivitas perusahaan induk.

      Kecukupan kompetensi tenaga kerja internal Perseroan didukung oleh keberadaan tenaga ahli utama
      yang memiliki pengalaman pada bidang manajemen proyek, perencanaan struktur, teknik sipil, teknik
      mekanikal, teknik elektrikal, konstruksi bangunan gedung, jembatan, infrastruktur, pembangkit listrik,
      serta proyek nasional dan internasional. Selain itu, Perseroan juga telah memiliki tenaga ahli internal
      bersertifikasi yang mencakup bidang elektrikal bangunan gedung, geoteknik, manajemen konstruksi,
      manajemen mutu konstruksi, manajemen proyek, quantity surveyor, teknik bangunan gedung, teknik
      bendungan besar, teknik jalan, teknik jembatan, teknik mekanikal, PLTMGU, PLTS, ahli elektrikal
      konstruksi bangunan gedung, sistem manajemen mutu konstruksi, dan keahlian teknis lainnya.

      Dengan komposisi dan kompetensi tenaga kerja internal tersebut, Perseroan dinilai telah memiliki
      kapasitas yang memadai untuk menjalankan fungsi utama dalam rencana penambahan kegiatan usaha,
      khususnya pada aspek perencanaan, pengelolaan proyek, pengawasan teknis, pengendalian mutu,
      pengendalian waktu, keselamatan kerja, koordinasi pelaksanaan, serta pengendalian pekerjaan
      konstruksi dan non-konstruksi. Oleh karena itu, pada tahap awal rencana penambahan kegiatan usaha,
      Perseroan tidak memerlukan pembentukan struktur sumber daya manusia baru secara signifikan,
      melainkan dapat mengoptimalkan tenaga kerja internal yang telah tersedia, dengan tetap melakukan
      penambahan, pelatihan, atau sertifikasi lanjutan apabila dibutuhkan sesuai dengan karakteristik proyek
      dan persyaratan pemberi kerja.

      Dalam pelaksanaan kegiatan konstruksi, selain membutuhkan tenaga ahli profesional yang memiliki
      kompetensi teknis, sertifikasi, dan pengalaman proyek, Perseroan juga membutuhkan tenaga kerja
      pelaksana lapangan, seperti mandor, tukang, operator alat, helper, pekerja sipil, pekerja mekanikal,
      pekerja elektrikal, welder, fitter, rigger, painter, dan tenaga lapangan lainnya. Tenaga kerja pelaksana
      tersebut pada umumnya bersifat project based dan dapat dipenuhi melalui kombinasi antara tenaga kerja
      internal Perseroan, tenaga kerja kontrak, subkontraktor, vendor spesialis, maupun tenaga kerja eksternal
      yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing proyek.




                                                                                                                     97
Page 125
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       Meskipun sebagian tenaga kerja pelaksana dapat berasal dari pihak eksternal, pengendalian pekerjaan
       tetap dilakukan oleh Perseroan melalui tenaga ahli internal, project manager, site manager, engineer,
       quality control, safety officer, supervisor, dan personel manajemen proyek yang dimiliki Perseroan.
       Dengan demikian, tenaga kerja eksternal berperan sebagai pelaksana pekerjaan lapangan, sedangkan
       aspek perencanaan, pengawasan, pengendalian mutu, pengendalian waktu, keselamatan kerja, serta
       kepatuhan terhadap spesifikasi teknis tetap berada di bawah koordinasi dan tanggung jawab Perseroan.

         Pemenuhan tenaga kerja eksternal dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan pengalaman,
         kompetensi, rekam jejak, kemampuan teknis, serta kesesuaian dengan standar keselamatan dan mutu
         proyek. Untuk pekerjaan tertentu yang memerlukan keahlian khusus, seperti pengelasan, pemasangan
         struktur baja, pekerjaan mekanikal, elektrikal, pengecatan khusus, pengujian teknis, atau pengoperasian
         alat berat, Perseroan dapat menggunakan tenaga kerja bersertifikat, vendor spesialis, atau subkontraktor
         yang telah memenuhi persyaratan teknis proyek.

         Dengan pola tersebut, Perseroan tidak harus memiliki seluruh tenaga kerja pelaksana konstruksi secara
         permanen. Perseroan tetap dapat menjaga efisiensi biaya dan fleksibilitas operasional dengan
         menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan volume pekerjaan dan jadwal proyek. Di sisi lain,
         keberadaan tenaga ahli internal Perseroan memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh tenaga
         pelaksana eksternal tetap terkendali, sesuai spesifikasi, memenuhi standar mutu, dan dilaksanakan
         dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja.

         Berdasarkan uraian tersebut, tenaga kerja internal yang dimiliki Perseroan saat ini dinilai telah memenuhi
         kebutuhan kompetensi utama yang memadai untuk mendukung pelaksanaan rencana penambahan
         kegiatan usaha. Adapun penggunaan tenaga kerja eksternal, subkontraktor, vendor spesialis, atau
         tenaga lapangan lainnya bersifat sebagai dukungan pelaksanaan proyek dan akan disesuaikan dengan
         kebutuhan masing-masing pekerjaan.

7.3.     Manajemen Hak Atas Kekayaan Intelektual

       1. Merek Bukaka dengan nomor pendaftaran IDM000268845 kelas 6 terkait perpanjangan waktu
          perlindungan merek terdaftar yang berlaku sampai dengan tanggal 19 Desember 2028 oleh Direktor
          Jenderal Kekayaan Intelektual, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
       2. Merek Bukaka dengan nomor pendaftaran IDM000268844 kelas 7 terkait perpanjangan waktu
          perlindungan merek terdaftar yang berlaku sampai dengan tanggal 19 Desember 2028 oleh Direktor
          Jenderal Kekayaan Intelektual, Menteri Hukum danHak Asasi Manusia Republik Indonesia.
       3. Merek Bukaka dengan nomor pendaftaran IDM000268843 kelas 8 terkait perpanjangan waktu
          perlindungan merek terdaftar yang berlaku sampai dengan tanggal 19 Desember 2028 oleh Direktor
          Jenderal Kekayaan Intelektual, Menteri Hukum danHak Asasi Manusia Republik Indonesia.
       4. Merek Bukaka dengan nomor pendaftaran IDM000268842 kelas 9 terkait perpanjangan waktu
          perlindungan merek terdaftar yang berlaku sampai dengan tanggal 19 Desember 2028 oleh Direktor
          Jenderal Kekayaan Intelektual, Menteri Hukum danHak Asasi Manusia Republik Indonesia.
       5. Merek Bukaka dengan nomor pendaftaran IDM000268839 kelas 11 terkait perpanjangan waktu
          perlindungan merek terdaftar yang berlaku sampai dengan tanggal 19 Desember 2028 oleh Direktor
          Jenderal Kekayaan Intelektual, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
       6. Merek Bukaka dengan nomor pendaftaran IDM000277233 kelas 37 terkait perpanjangan waktu
          perlindungan merek terdaftar yang berlaku sampai dengan tanggal 19 Desember 2028 oleh Direktor
          Jenderal Kekayaan Intelektual, Menteri Hukum danHak Asasi Manusia Republik Indonesia.



                                                                                                                      98
Page 126
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
    7. Merek Bukaka dengan nomor pendaftaran IDM000261058 kelas 12 terkait perpanjangan waktu
         perlindungan merek terdaftar yang berlaku sampai dengan tanggal 19 Desember 2028 oleh Direktor
         Jenderal Kekayaan Intelektual, Menteri Hukum danHak Asasi Manusia Republik Indonesia.

       Sementara ini perseroan tidak/belum memiliki HAKI untuk kegiatan usaha baru.

7.4.     Peraturan Perundang-undangan yang Terkait

         Beberapa peraturan perundangan-undangan yang terkait dengan pengembangan proyek dan
         penambahan kegiatan usaha Perseroan, antara lain adalah:

         1. Undang-Undang Perseroan Terbatas No 40 Tahun 2007;
         2. Peraturan perundang-undangan terkait penilaian adalah Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang
            Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
         3. Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 59/PMK.03/2022 tentang Perubahan atas PMK No.
            231/PMK.03/2019 tentang Tata Cara Pendaftaran Penghapusan NPWP, Pengukuhan dan Pencabutan
            Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak, serta Pemotongan dan/atau Pemungutan, Penyetoran, dan
            Pelaporan Pajak Bagi Instansi Pemerintah.
         4. POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
         5. POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
            Perusahaan Terbuka.
         6. Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
         7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perizinan
            Berusaha Berbasis Risiko.
         8. PP 28 Tahun 2025 tentang regulasi yang mengatur kerangka perizinan berusaha berbasis risiko dan
            pemenuhan persyaratan perizinan sesuai klasifikasi kegiatan usaha/KBLI.

7.5.     Analisis Manajemen Risiko

         Risiko adalah suatu peristiwa yang mungkin terjadi dan memiliki dampak terhadap aktivitas operasional
         maupun target dari perusahaan. Untuk mengatasi ataupun meminimalkan risiko yang akan muncul, maka
         perlu dilakukan pengelolaan atau manajemen terhadap risiko yang dilaksanakan oleh semua pihak dalam
         perusahaan, dimulai dengan proses identifikasi kejadian potensial yang mungkin muncul selama
         operasional perusahaan hingga diperoleh berbagai strategi sebagai mitigasi risiko-risiko dari kejadian
         potensial tersebut. Sistem Manajemen Risiko dilakukan Perseroan secara proaktif sebagai upaya mencapai
         pertumbuhan keuangan maupun operasional yang sehat dan berkelanjutan. Pengelolaan Risiko Perseroan
         diawasi secara ketat salah satunya dengan melakukan identifikasi terhadap seluruh faktor risiko utama yang
         ada di setiap lini usaha serta mengukur risiko tersebut dan potensi dampaknya sesuai ketentuan dan tata
         cara Perusahaan.

         Kemungkinan risiko-risiko yang dapat terjadi selama operasional Perseroan beserta rencana mitigasi oleh
         perusahaan adalah sebagai berikut:

         Risiko Kredit
         Risiko kredit sebagian besar berasal dari piutang usaha yang diberikan kepada pelanggan dari penjualan
         produk-produk barang dan jasa. Risiko ini mengandung potensi kerugian keuangan bagi Perseroan. Untuk
         itu, kebijakan Perseroan terkait pengelolaan risiko kredit pelanggan dilakukan dengan cara memantau
         kondisi saldo piutang pelanggan secara teratur serta menetapkan batasan kredit bagi semua pelanggan


                                                                                                                      99
Page 127
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       dengan memperhatikan kriteria penilaian secara internal.

      Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing
      Bisnis Perseroan terekspos pada risiko mata uang asing yang timbul akibat fluktuasi nilai wajar atau arus
      kas masa mendatang dari suatu instrument keuangan yang disebabkan oleh perubahan dari nilai tukar mata
      uang asing. Pengelolaan yang dilakukan oleh Perseroan adalah dengan cara memantau fluktuasi mata
      uang secara berkala.

      Risiko Tingkat Suku Bunga
      Bisnis Perseroan terekspos pada risiko Tingkat suku bunga yang timbul karena adanya fluktuasi nilai wajar
      atau arus kas masa mendatang dari suatu instrumen keuangan yang disebabkan oleh perubahan suku
      bunga pasar. Dampak perubahan dalam tingkat suku bunga terhadap Perseroan dapat diminimalisir karena
      Perseroan memiliki utang bank jangka pendek dengan tingkat suku bunga tetap.

      Risiko Harga
      Bisnis Perseroan terekspos pada risiko yang timbul akibat perubahan harga bahan baku, yaitu baja,
      mengingat baja merupakan salah satu komoditas yang diperdagangkan secara internasional sehingga
      harganya cenderung mengalami fluktuasi. Sebagai langkah mitigasinya, Perseroan telah menjalin kerja
      sama dengan pemasok besar bahan baku/ material sesuai dengan kebutuhan bisnis Perseroan.
      Risiko Likuiditas
      Bisnis Perseroan dapat terekspos pada Risiko likuiditas yang timbul akibat Perseroan tidak dapat memenuhi
      liabilitasnya pada saat jatuh tempo. Perseroan berkewajiban menjaga keseimbangan arus kas untuk
      menjaga ketersediaan dana yang ukup untuk memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang jatuh tempo.
      Sebagai Langkah mitigasinya, Perseroan senantiasa melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas
      arus kas masuk (cash-in) dan arus kas keluar (cashout). Perseroan mempergunakan dana yang diperoleh
      dari pelunasan piutang dari pelanggan yang memiliki jangka waktu kredit satu bulan untuk melunasi liabilitas
      jangka pendek maupun jangka panjang yang jatuh tempo.

      Selain risiko di atas risiko-risiko yang dapat terjadi selama operasional Perseroan beserta rencana mitigasi
      oleh perusahaan adalah sebagai berikut:

      Risiko Modal
      Pada dasarnya hampir semua bidang bisnis memerlukan adanya modal penunjang bisnis, bisnis ini dapat
      dikatakan sebagai bisnis yang membutuhkan modal yang cukup mengingat hasil dari bisnis ini pun juga
      sangat menguntungkan. Estimasi modal yang salah seperti perhitungan volume pekerjaan atau kebutuhan
      material yang tidak akurat. Keterlambatan pembayaran dari pemberi kerja (owner) juga menjadi tantangan
      besar, terutama jika perseroan bergantung pada skema pembayaran bertahap. Selain itu, fluktuasi harga
      material konstruksi atau bahan bakar dapat meningkatkan biaya operasional secara signifikan, sehingga
      memengaruhi margin keuntungan.
      Untuk memitigasi risiko modal, Perseroan perlu menjaga struktur permodalan yang sehat dan seimbang
      antara penggunaan ekuitas, utang, dan pendanaan internal. Pengelolaan modal dilakukan dengan
      mempertimbangkan kemampuan arus kas, kebutuhan investasi, tingkat leverage yang wajar, serta
      kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan secara tepat waktu. Juga melalui
      penyusunan rencana pendanaan yang terukur, pengendalian belanja modal, optimalisasi penggunaan kas
      operasional, serta evaluasi berkala terhadap kebutuhan modal kerja dan investasi. Selain itu, Perseroan
      perlu memastikan bahwa setiap penggunaan dana memiliki dasar proyeksi yang memadai, termasuk


                                                                                                                     100
Page 128
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       mempertimbangkan skenario konservatif apabila terjadi penurunan pendapatan, kenaikan biaya
       pendanaan, atau keterlambatan realisasi proyek.

      Dalam hal kebutuhan pendanaan eksternal diperlukan, Perseroan perlu mempertimbangkan sumber
      pendanaan dengan biaya modal yang kompetitif dan jangka waktu yang sesuai dengan karakteristik proyek
      atau aset yang dibiayai. Perseroan juga perlu menjaga rasio keuangan utama, seperti debt to equity ratio,
      debt service coverage ratio, dan interest coverage ratio, agar tetap berada pada tingkat yang dapat diterima
      oleh kreditur maupun investor.

      Risiko Persaingan
      Salah satu tantangan utama dalam usaha ini, yang dapat mempengaruhi peluang memenangkan proyek
      dan keberlangsungan bisnis. Risiko terhadap persaingan harga, persaingan kualitas, persaingan teknologi
      dan inovasi, persaingan relasi dan jejaring, persaingan kapasitas, persaingan lokasi dan persaingan
      branding dan reputasi.

      Untuk memitigasi risiko persaingan, Perseroan perlu menjaga keunggulan kompetitif melalui peningkatan
      kualitas layanan, ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan, efisiensi biaya, serta penguatan hubungan
      dengan pelanggan utama dan mitra strategis. Perseroan juga perlu melakukan pemantauan secara berkala
      terhadap perkembangan industri, strategi pesaing, perubahan harga pasar, serta kebutuhan pelanggan,
      sehingga Perseroan dapat menyesuaikan strategi usaha secara lebih responsif. Perseroan dapat
      memperkuat diferensiasi usaha melalui peningkatan kapabilitas teknis, pengembangan produk atau layanan
      yang lebih spesifik, peningkatan standar operasional, serta pemanfaatan pengalaman dan rekam jejak
      proyek yang telah dimiliki. Diferensiasi tersebut penting agar Perseroan tidak hanya bersaing berdasarkan
      harga, tetapi juga berdasarkan kualitas, keandalan, kapasitas pelaksanaan, dan reputasi usaha. Perseroan
      juga perlu menjaga efisiensi operasional dan disiplin dalam penetapan harga agar tetap mampu
      mempertahankan margin usaha yang wajar.

      Risiko Aset
      Perseroan sering kali menggunakan alat berat dan peralatan lainnya yang rentan terhadap kerusakan,
      pencurian, atau kehilangan. Ketidaksesuaian spesifikasi material yang diterima dari pemasok juga dapat
      berdampak pada kualitas pekerjaan dan menyebabkan kerugian tambahan karena harus mengganti
      material yang tidak memenuhi standar.

      Untuk memitigasi risiko aset, Perseroan perlu melakukan pengelolaan aset secara tertib, terdokumentasi,
      dan sesuai dengan kebutuhan operasional. Perseroan juga perlu melakukan inventarisasi dan rekonsiliasi
      aset secara periodik antara catatan akuntansi, dokumen kepemilikan, dan kondisi fisik aset di lapangan.
      Dalam hal terdapat aset yang sudah tidak produktif, mengalami penurunan manfaat ekonomis, atau tidak
      lagi mendukung kegiatan usaha, Perseroan perlu melakukan evaluasi atas opsi perbaikan, penggantian,
      optimalisasi pemanfaatan, atau pelepasan aset.

      Risiko Tenaga Ahli
      Kurangnya tenaga kerja berpengalaman, terutama untuk posisi penting seperti insinyur atau supervisor,
      dapat memperlambat proyek dan menurunkan kualitas hasil pekerjaan. Selain itu, rotasi tenaga kerja yang
      tinggi atau kekurangan tenaga kerja di lokasi tertentu dapat mengganggu jadwal proyek. Kesalahan teknis
      akibat kurangnya pelatihan atau pengawasan juga menjadi ancaman yang signifikan.




                                                                                                                     101
Page 129
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       Untuk memitigasi risiko tenaga ahli, Perseroan perlu memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang
       memiliki kompetensi, pengalaman, serta sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan operasional dan
       pengembangan usaha. Menyusun perencanaan kebutuhan tenaga ahli secara berkala, termasuk pemetaan
       posisi kunci, rencana suksesi, dan strategi retensi bagi tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus. Juga
       menjaga kesinambungan kapasitas tenaga ahli melalui dokumentasi standar kerja, prosedur operasional,
       dan basis pengetahuan yang memadai.

       Risiko Lingkungan
       Usaha Perseroan sering dihadapkan pada kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, panas berlebihan,
       atau angin kencang, yang dapat menghentikan aktivitas di lapangan. Selain itu, proyek yang tidak
       memperhatikan dampak lingkungan, seperti pengelolaan limbah atau kebisingan, dapat menimbulkan
       konflik dengan masyarakat sekitar atau dikenakan sanksi oleh pihak berwenang.

       Untuk memitigasi risiko lingkungan, Perseroan perlu memastikan bahwa seluruh kegiatan usaha
       dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup,
       termasuk pemenuhan perizinan, persetujuan lingkungan, serta standar pengelolaan dan pemantauan
       lingkungan yang berlaku. Menerapkan prosedur operasional yang memperhatikan aspek lingkungan, antara
       lain melalui pengelolaan limbah, pengendalian emisi, efisiensi penggunaan energi dan air, serta penerapan
       standar keselamatan dan kesehatan kerja yang relevan. Selain itu, pelaksanaan inspeksi, audit internal,
       dan evaluasi berkala terhadap kepatuhan lingkungan perlu dilakukan. Dalam hal terdapat potensi dampak
       lingkungan yang signifikan, Perseroan perlu menyiapkan langkah mitigasi, rencana tanggap darurat, serta
       mekanisme komunikasi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk masyarakat sekitar dan instansi
       berwenang.

       Risiko terkait Peraturan Pemerintah
       Perseroan harus beradaptasi dengan perubahan regulasi pemerintah, seperti kebijakan baru tentang pajak,
       persyaratan keselamatan kerja, atau aturan lingkungan. Kompleksitas birokrasi dalam pengurusan izin
       proyek juga sering kali menyebabkan penundaan. Di sisi lain, ketidakstabilan ekonomi, seperti inflasi atau
       kenaikan suku bunga, dapat memengaruhi biaya material dan pembiayaan proyek.

       Untuk memitigasi risiko terkait perubahan atau penerapan peraturan pemerintah, Perseroan perlu
       melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan regulasi yang relevan dengan kegiatan
       usaha. Perseroan juga perlu memastikan bahwa seluruh kegiatan usaha telah dilaksanakan sesuai dengan
       ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk pemenuhan dokumen perizinan,
       pelaporan berkala, serta kewajiban administratif kepada instansi terkait. Dalam hal terdapat perubahan
       regulasi yang berdampak terhadap kegiatan usaha, Perseroan perlu melakukan penyesuaian atas
       kebijakan internal, prosedur operasional, kontrak kerja sama, dan rencana bisnis secara tepat waktu. Selain
       itu, Perseroan dapat memitigasi risiko regulasi melalui konsultasi dengan penasihat hukum, konsultan pajak,
       konsultan teknis, atau pihak profesional lainnya yang relevan

       Risiko Operasional
       Kesalahan dalam manajemen proyek, seperti jadwal yang tidak realistis atau alokasi sumber daya yang
       tidak efisien, dapat menyebabkan keterlambatan dan pembengkakan biaya. Gangguan rantai pasok, seperti
       keterlambatan pengiriman material atau ketidaksesuaian stok dengan kebutuhan proyek, juga menjadi
       kendala operasional yang sering dihadapi. Risiko keselamatan kerja, seperti kecelakaan di lokasi proyek,
       dapat menimbulkan biaya tambahan serta masalah hukum.



                                                                                                                     102
Page 130
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       Untuk memitigasi risiko operasional, Perseroan perlu menerapkan sistem pengendalian internal, prosedur
       operasional standar, serta mekanisme pengawasan yang memadai atas seluruh aktivitas usaha.
       Pengelolaan tersebut mencakup perencanaan kegiatan operasional, pengendalian biaya, pemantauan
       kualitas pekerjaan, pengelolaan jadwal pelaksanaan, serta evaluasi berkala terhadap efektivitas proses
       bisnis. Perseroan juga perlu memastikan bahwa setiap aktivitas operasional didukung oleh sumber daya
       manusia, aset, teknologi, dan sistem kerja yang memadai. Hal ini dapat dilakukan melalui penyusunan
       standar kerja yang terdokumentasi, pemeliharaan aset secara berkala, pelatihan karyawan, serta
       penerapan sistem pelaporan internal yang memungkinkan manajemen mengidentifikasi potensi kendala
       operasional secara dini. Selain itu, Perseroan perlu menyiapkan rencana kontinjensi untuk mengantisipasi
       gangguan operasional, seperti keterlambatan pasokan, kerusakan peralatan, gangguan sistem,
       keterbatasan tenaga kerja, maupun perubahan kondisi pasar.

       Risiko Keuangan
       Perseroan dapat menghadapi risiko arus kas yang tidak stabil akibat pembayaran yang terlambat dari
       pemberi kerja. Kesalahan dalam pengelolaan anggaran atau ketergantungan pada pinjaman bank untuk
       pendanaan operasional dapat meningkatkan risiko keuangan. Selain itu, proyek yang berjalan lebih lama
       dari jadwal dapat mengurangi profitabilitas karena biaya tetap yang terus berjalan.

       Untuk memitigasi risiko keuangan, Perseroan perlu menerapkan pengelolaan keuangan yang prudent
       melalui perencanaan arus kas, pengendalian biaya, serta pemantauan posisi likuiditas, solvabilitas, dan
       profitabilitas secara berkala.

       Perseroan juga perlu menyusun proyeksi keuangan secara konservatif dengan mempertimbangkan
       berbagai skenario, termasuk potensi penurunan pendapatan, kenaikan biaya operasional, perubahan
       tingkat suku bunga, fluktuasi nilai tukar, maupun keterlambatan penerimaan kas dari pelanggan. Selain itu,
       evaluasi terhadap struktur pendanaan perlu dilakukan secara berkala agar komposisi antara utang, ekuitas,
       dan pendanaan internal tetap berada pada tingkat yang sehat dan sesuai dengan kemampuan arus kas
       Perseroan.

       Upaya Perseroan dalam mencegah dan meminimalisir dampak maupun kerugian akibat potensi risiko
       utama adalah dengan menerapkan strategi mitigasi risiko yang efektif dengan identifikasi, evaluasi, dan
       pengendalian risiko yang sesuai.

7.6.   Kapasitas dan Kemampuan Manajemen

       Melihat pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan Perseroan sebelumnya, Perseroan berkapasitas dan
       mampu dalam membentuk serta menetapkan tenaga ahli dan personel utama dengan kualifikasi sesuai
       dengan persyaratan yang diminta oleh perusahaan pelanggan. Dalam implementasinya, Perseroan mampu
       membentuk Tim Manajemen Proyek, Tim Rekayasa Proyek, Tim Pengadaan, Tim Pelaksanaan Konstruksi,
       dan Pengawas Proyek, yang terorganisir agar pekerjaan terstruktur dengan hasil yang baik dan memuaskan
       pelanggan. Seluruh tenaga yang terdapat dalam tim adalah tenaga ahli dan/atau teknisi yang berkompeten
       serta telah berpengalaman & mempunyai reputasi yang baik selama empat dekade dalam melaksanakan
       proyek-proyek nasional dan internasional.

       Berdasarkan kapasitas dan kemampuan manajemen Perseroan yang sukses dalam menjalankan proyek-
       proyek nasional dan internasional yang telah diselesaikan sebelumnya, ditambah dengan ketersediaan
       tenaga ahli dan tim yang terorganisir, menunjukkan bahwa manajemen Perseroan akan mampu



                                                                                                                    103
Page 131
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       menjalankan kegiatan usaha baru yakni Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan
       Transformator (KBLI 2025 No. 33141), Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran, Dan Klep/Katup
       (KBLI 2025 No. 28130), Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149),
       Pemasangan Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291), Konstruksi Bangunan
       Prasarana Sumber Daya Air (KBLI 2025 No. 42911), Aktivitas Penunjang Pertambangan Dan
       Penggalian Lainnya (KBLI 2025 No.09900), Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya
       (KBLI 2025 No. 71109), Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No. 41011), Konstruksi
       Konvensional Gedung Perkantoran (KBLI 2025 No. 41012), Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan
       dan Olahraga (KBLI 2025 No. 41018), Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah (KBLI 2025
       No.42101), Konstruksi Khusus Lainnya (KBLI 2025 No. 43909), Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No.
       42104), Penyiapan Lahan (KBLI 2025 No. 43120), Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI
       2025 No. 43901), Penyewaan Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No.43905), Pengecatan (KBLI
       2025 No. 43303), Konstruksi Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016), Jasa Pengujian
       Teknis (KBLI 2025 No.71204), dan Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210), karena memiliki
       kapasitas kemampuan yang akan memberikan hasil yang baik dan memuaskan.


7.7.   Kesesuaian Struktur Organisasi dan Manajemen

       Berikut adalah struktur organisasi Perseroan adalah sebagai berikut:

                                            Gambar 7 - 1: Struktur Korporasi




       Sumber: Manajemen Perseroan




                                                                                                             104
Page 132
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                          Gambar 7 - 2: Struktur Organisasi




      Sumber: Manajemen Perseroan

      Saat ini, Perseroan telah memiliki komisaris dan direksi yang cukup memadai untuk mendukung kegiatan
      usaha barunya yaitu Reparasi dan Pemeliharaan Motor Listrik, Generator dan Transformator (KBLI
      2025 No. 33141), Industri Pompa Lainnya, Kompresor, Keran, Dan Klep/Katup (KBLI 2025 No. 28130),
      Reparasi dan Pemeliharaan Peralatan Listrik Lainnya (KBLI 2025 No. 33149), Pemasangan
      Perlengkapan Mekanikal Bangunan (KBLI 2025 No. 43291), Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber
      Daya Air (KBLI 2025 No. 42911), Aktivitas Penunjang Pertambangan Dan Penggalian Lainnya (KBLI
      2025 No.09900), Aktivitas Enjinering dan Konsultasi Teknis Terkait Lainnya (KBLI 2025 No. 71109),
      Konstruksi Konvensional Gedung Hunian (KBLI 2025 No. 41011), Konstruksi Konvensional Gedung
      Perkantoran (KBLI 2025 No. 41012), Konstruksi Konvensional Gedung Hiburan dan Olahraga (KBLI
      2025 No. 41018), Konstruksi Jalan Pada Permukaan Tanah (KBLI 2025 No.42101), Konstruksi Khusus
      Lainnya (KBLI 2025 No. 43909), Konstruksi Terowongan (KBLI 2025 No. 42104), Penyiapan Lahan (KBLI
      2025 No. 43120), Pemasangan dan Rekayasa Struktur Bangunan (KBLI 2025 No. 43901), Penyewaan
      Alat Konstruksi dengan Operator (KBLI 2025 No.43905), Pengecatan (KBLI 2025 No. 43303), Konstruksi
      Konvensional Gedung Pendidikan (KBLI 2025 No. 41016), Jasa Pengujian Teknis (KBLI 2025 No.71204),
      dan Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 2025 No. 64210). Perseroan telah memperhatikan dan
      mempertimbangkan susunan manajemen yang lengkap dengan adanya pembagian konsentrasi manajerial
      di bidang utama yaitu finansial, operasional dan pemasaran. Menurut keterangan manajemen, pada
      penambahan kegiatan usaha baru tidak ada perubahan/penambahan struktur organisasi. Tetapi,
      mengoptimalkan dengan struktur yang ada.


                                                                                                             105
Page 133
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
7.8. Kesimpulan Kelayakan Model Manajemen

      Berdasarkan hasil kajian, evaluasi, dan analisis terhadap aspek model manajemen, yang mencakup
      ketersediaan tenaga kerja, kapasitas dan kemampuan manajemen, kesesuaian struktur organisasi,
      pengelolaan Hak Atas Kekayaan Intelektual, manajemen risiko, serta kesiapan Perseroan dalam
      menjalankan kegiatan usaha yang akan ditambahkan, maka rencana penambahan kegiatan usaha
      Perseroan dari aspek kelayakan model manajemen adalah layak.




                                                                                                       106
Page 134
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                              BAB VIII
                                  ANALISIS KELAYAKAN KEUANGAN

8.1. Asumsi-asumsi Proyeksi Keuangan

     Kami telah menganalisis laporan keuangan historis Bukaka, dengan memperhatikan kondisi eksisting saat
     ini serta perkiraan perkembangan kondisi dimasa akan datang yang dapat berpengaruh terhadap kinerja
     keuangan Bukaka guna melihat kewajaran pencapaiannya.

     Berdasarkan rencana pekerjaan proyek yang telah teridentifikasi dari perusahaan untuk penambahan
     kegiatan usaha penambahan KBLI yaitu :
     • Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung;
     • EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop;
     • Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta Kelengkapannya;
     • Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang;
     • Corrugated Steel Plate;
     • Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran;
     • Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota Makassar;
        dan
     • Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project.

     Maka berikut adalah business plan yang disampaikan oleh manajemen atas masing – masing rencana
     penambahan KBLI :

8.1.1. Proyeksi Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung

                                 Keterangan                          Estimasi            Nilai (Rp 000)
      Estimasi Nilai Kontrak                                          100%                           274.625.027
      Rincian
           Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi & Non Konstruksi)     55%                            151.043.765
           Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan                    30%                             82.387.508
           Estimasi Biaya Kontingensi                                   5%                             13.731.251
           Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non Konstruksi)           10%                             27.462.503

                         Estimasi Waktu Pekerjaan                               Completion
          Tahun 1                                                                  60%
          Tahun 2                                                                  40%
                                    Total                                         100%



8.1.2. Proyeksi EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop

                                  Keterangan                         Estimasi                Nilai (Rp 000)
      Estimasi Nilai Kontrak                                          100%                             484.275.000
      Rincian
           Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi & Non Konstruksi)     55%                            266.351.250
           Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan                    30%                            145.282.500
           Estimasi Biaya Kontingensi                                   5%                             24.213.750
           Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non Konstruksi)           10%                             48.427.500

                         Estimasi Waktu Pekerjaan                               Completion
          Tahun 1                                                                  60%
          Tahun 2                                                                  40%
                                    Total                                         100%



                                                                                                                     107
Page 135
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
8.1.3. Proyeksi Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta
       Kelengkapannya

                                  Keterangan                         Estimasi                Nilai (Rp 000)
      HPS                                                             100%                             202.200.000
      Rincian
           Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi & Non Konstruksi)     55%                            111.210.000
           Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan                    30%                             60.660.000
           Estimasi Biaya Kontingensi                                  5%                              10.110.000
           Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non Konstruksi)           10%                             20.220.000

                         Estimasi Waktu Pekerjaan                               Completion
          Tahun 1                                                                  60%
          Tahun 2                                                                  40%
                                    Total                                         100%



8.1.4. Proyeksi Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang

                                  Keterangan                         Estimasi                Nilai (Rp 000)
      Estimasi Nilai Kontrak                                          100%                             150.000.000
      Rincian
           Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi & Non Konstruksi)     55%                             82.500.000
           Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan                    30%                             45.000.000
           Estimasi Biaya Kontingensi                                  5%                               7.500.000
           Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non Konstruksi)           10%                             15.000.000

                         Estimasi Waktu Pekerjaan                               Completion
          Tahun 1                                                                  60%
          Tahun 2                                                                  40%
                                    Total                                         100%

8.1.5. Proyeksi Corrugated Steel Plate

                                  Keterangan                         Estimasi                Nilai (Rp 000)
      Estimasi Nilai Kontrak                                          100%                             137.390.000
      Rincian
           Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi & Non Konstruksi)     55%                             75.564.500
           Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan                    30%                             41.217.000
           Estimasi Biaya Kontingensi                                  5%                               6.869.500
           Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non Konstruksi)           10%                             13.739.000

                         Estimasi Waktu Pekerjaan                               Completion
          Tahun 1                                                                 100%
                                    Total                                         100%



8.1.6. Proyeksi Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran

                                  Keterangan                         Estimasi                Nilai (Rp 000)
      Estimasi Nilai Kontrak                                          100%                             170.000.000
      Rincian
           Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi & Non Konstruksi)     55%                             93.500.000
           Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan                    30%                             51.000.000
           Estimasi Biaya Kontingensi                                  5%                               8.500.000
           Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non Konstruksi)           10%                             17.000.000

                         Estimasi Waktu Pekerjaan                               Completion
          Tahun 1                                                                  70%
          Tahun 2                                                                  30%
                                    Total                                         100%



                                                                                                                     108
Page 136
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
8.1.7. Proyeksi Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang
       Kota Makassar

                                  Keterangan                         Estimasi                  Nilai (Rp 000)
      Estimasi Nilai Kontrak                                          100%                               162.448.169
      Rincian
           Estimasi Biaya Bahan Baku (Konstruksi & Non Konstruksi)     55%                               89.346.493
           Estimasi Biaya Tenaga Pelaksana Lapangan                    30%                               48.734.451
           Estimasi Biaya Kontingensi                                  5%                                 8.122.408
           Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non Konstruksi)           10%                               16.244.817

                         Estimasi Waktu Pekerjaan                                 Completion
          Tahun 1                                                                   100%
                                    Total                                           100%

8.1.8. Proyeksi Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project

                                  Keterangan                         Estimasi                  Nilai (Rp 000)
      Estimasi Nilai Kontrak                                          100%                                 3.000.000
      Rincian
           Estimasi Biaya Pengerjaan (Konstruksi & Non Konstruksi)     50%                                1.500.000
           Estimasi Biaya Kontingensi                                  10%                                  300.000
           Estimasi Keuntungan (Konstruksi & Non Konstruksi)           40%                                1.200.000

                         Estimasi Waktu Pekerjaan                                 Completion
          Tahun 1                                                                   100%
                                    Total                                           100%

     Selanjutnya dari business plan yang disampaikan manajemen atas adanya rencana penambahan kegiatan
     usaha atas pekerjaan proyek yang telah teridentifikasi, dengan memperhatikan kondisi eksisting saat ini serta
     perkiraan perkembangan kondisi dimasa akan datang yang dapat berpengaruh terhadap kinerja keuangan
     Bukaka guna melihat kewajaran pencapaiannya, maka berikut asumsi – asumsi yang digunakan untuk
     membentuk proyeksi keuangan perusahaan sebelum dan sesudah adanya penambahan kegiatan usaha :

     1. Periode proyeksi eksplisit terhitung mulai 01 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2030.
     2. Pendapatan diproyeksikan sesuai dengan business plan yang kami terima dari Pemberi Tugas.
     3. Rata-rata Beban Kontrak Konstruksi dan Non Konstruksi selama periode proyeksi adalah sebesar 80%.
     4. Beban Kontrak Konstruksi dan Non Konstruksi atas atas proyek yang teridentifikasi sehubungan dengan
        penambahan kegiatan usaha adalah berdasarkan progres penyelesaian pekerjaan.
     5. Beban Usaha diproyeksikan sesuai dengan business plan yang kami terima dari Pemberi Tugas.
     6. Tarif pajak penghasilan diasumsikan yaitu tarif PPh Final sebesar 2,65% memperhatikan peraturan atau
        regulasi yang berlaku.
     7. Asumsi perputaran usaha yang membentuk proyeksi keuangan sebelum adanya penambahan kegiatan
        usaha diproyeksikan sesuai dengan business plan yang kami terima dari Pemberi Tugas.
     8. Asumsi perputaran piutang usaha atas proyek yang teridentifikasi sehubungan dengan penambahan
        kegiatan usaha menggunakan skema penagihan kepada pemberi kerja yang dilakukan setelah
        penyelesaian pekerjaan (invoice issued upon completion of work).
     9. Asumsi perputaran utang usaha atas proyek yang teridentifikasi sehubungan dengan penambahan
        kegiatan usaha menggunakan skema pembayaran kepada pemasok/vendor/subkontraktor yang
        dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan atau setelah tagihan diterima sesuai progres penyelesaian
        pekerjaan (payable upon completion of work or upon receipt of invoice based on work progress).




                                                                                                                       109
Page 137
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
8.1.9. Dasar Penyusunan Proyeksi dan Asumsi Going Concern

      Dalam penyusunan proyeksi keuangan Studi Kelayakan ini, Penilai menggunakan asumsi bahwa
      Perseroan tetap melanjutkan kegiatan usahanya secara berkelanjutan selama periode proyeksi. Asumsi
      tersebut digunakan dalam penyusunan proyeksi laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan Perseroan
      sebelum dan sesudah adanya rencana penambahan kegiatan usaha.

      Namun demikian, perlu diklarifikasi bahwa dampak inkremental dari rencana penambahan kegiatan usaha
      tidak disusun berdasarkan asumsi bahwa seluruh kegiatan usaha baru akan menghasilkan tambahan
      pendapatan secara berulang sepanjang seluruh periode proyeksi. Dampak inkremental tersebut disusun
      berdasarkan proyek-proyek yang telah teridentifikasi oleh Perseroan pada tanggal penilaian, dengan
      memperhatikan business plan, dokumen pengadaan proyek yang tersedia, serta estimasi waktu
      penyelesaian masing-masing pekerjaan.

      Berdasarkan asumsi tersebut, tambahan pendapatan dan beban kontrak konstruksi dan non-konstruksi
      atas rencana penambahan kegiatan usaha diproyeksikan terjadi pada tahun 2026 dan 2027, sejalan
      dengan estimasi waktu penyelesaian proyek-proyek yang menjadi dasar proyeksi. Setelah tahun 2027,
      tidak terdapat tambahan inkremental atas pendapatan dan beban kontrak konstruksi dan non-konstruksi
      pada tahun 2028 sampai dengan 2030, karena proyek-proyek yang menjadi dasar proyeksi penambahan
      kegiatan usaha diasumsikan telah selesai sesuai dengan periode penyelesaian pekerjaan.

      Dengan demikian, tidak adanya tambahan inkremental pada tahun 2028 sampai dengan 2030 tidak
      dimaksudkan sebagai indikasi bahwa Perseroan tidak melanjutkan kegiatan usahanya. Perseroan tetap
      diasumsikan beroperasi secara berkelanjutan, sedangkan proyeksi inkremental hanya mencerminkan
      dampak keuangan dari proyek-proyek yang telah teridentifikasi sehubungan dengan rencana penambahan
      kegiatan usaha pada tanggal penilaian.

      Proyeksi keuangan dalam Studi Kelayakan ini juga tidak disusun berdasarkan asumsi likuidasi,
      penghentian usaha, atau kondisi dimana perseroan tidak mampu melanjutkan kegiatan operasionalnya.
      Realisasi proyeksi tetap bergantung pada terpenuhinya asumsi-asumsi utama yang digunakan, termasuk
      keberhasilan Perseroan memperoleh dan/atau melaksanakan proyek yang telah teridentifikasi,
      penyelesaian pekerjaan sesuai jadwal, kemampuan mengelola biaya proyek, ketersediaan modal kerja,
      kemampuan penagihan kepada pemberi kerja, serta tidak adanya perubahan material atas kondisi
      ekonomi, industri, regulasi, dan faktor lain yang dapat memengaruhi kegiatan usaha Perseroan.

8.1.10. Penelaahan Penilai dan Penyesuaian atas Proyeksi Manajemen

      Proyeksi keuangan dalam Studi Kelayakan ini disusun berdasarkan business plan, informasi proyek, dan
      asumsi-asumsi yang disampaikan oleh Manajemen Perseroan. Informasi tersebut antara lain mencakup
      nilai proyek yang telah teridentifikasi, estimasi waktu penyelesaian pekerjaan, struktur biaya proyek,
      estimasi pendapatan, estimasi beban kontrak konstruksi dan non-konstruksi, beban usaha, tarif pajak, serta
      asumsi perputaran piutang usaha dan utang usaha.

      Penilai telah melakukan penelaahan atas kewajaran asumsi proyeksi dengan memperhatikan kondisi
      historis Perseroan, karakteristik proyek yang teridentifikasi, dokumen pengadaan proyek yang tersedia,
      struktur biaya yang disampaikan oleh Manajemen Perseroan, serta pola biaya historis Perseroan.
      Penelaahan tersebut dilakukan untuk menilai apakah asumsi yang digunakan masih wajar dan relevan
      dengan tujuan penugasan serta rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan.


                                                                                                                   110
Page 138
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       Dalam penyusunan proyeksi keuangan, terdapat penyesuaian yang dilakukan oleh Penilai terhadap
       penyajian proyeksi Manajemen, khususnya dalam membentuk proyeksi sebelum dan sesudah
       penambahan kegiatan usaha serta proyeksi inkremental. Penyesuaian tersebut dilakukan agar dampak
       keuangan yang disajikan hanya mencerminkan tambahan manfaat dan beban yang relevan dengan
       rencana penambahan kegiatan usaha, serta tidak mencampurkan dampak dari kegiatan usaha eksisting
       Perseroan yang tidak berkaitan langsung dengan penambahan KBLI.

      Penyesuaian yang dilakukan Penilai terutama mencakup penyajian dampak penambahan kegiatan usaha
      dalam bentuk proyeksi inkremental, pengelompokan proyek yang relevan dengan rencana penambahan
      KBLI, penyesuaian periode pengakuan pendapatan dan beban sesuai estimasi progres penyelesaian
      pekerjaan, serta penelaahan kewajaran struktur biaya berdasarkan data historis Perseroan dan dokumen
      pengadaan proyek yang tersedia.

      Dengan demikian, proyeksi keuangan yang digunakan dalam Studi Kelayakan ini merupakan hasil
      penelaahan Penilai atas business plan dan asumsi yang disampaikan oleh Manajemen Perseroan.
      Sepanjang asumsi Manajemen dinilai wajar dan didukung oleh dokumen serta data yang relevan, asumsi
      tersebut digunakan dalam proyeksi. Namun, apabila diperlukan untuk tujuan analisis, Penilai melakukan
      penyesuaian pada penyajian, pengelompokan, dan perhitungan agar proyeksi yang digunakan
      mencerminkan dampak yang relevan dari rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan.

8.1.11. Dasar Penggunaan Rencana Proyek dalam Penyusunan Proyeksi Keuangan dan Analisis Studi
        Kelayakan

      Penyusunan proyeksi keuangan dalam Studi Kelayakan ini menggunakan periode proyeksi eksplisit sejak
      tanggal 1 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2030. Periode tersebut digunakan untuk
      menggambarkan kondisi keuangan Perseroan sebelum dan sesudah adanya rencana penambahan
      kegiatan usaha, serta untuk menilai dampak inkremental yang timbul dari proyek-proyek yang telah
      teridentifikasi.

      Dalam penyusunan proyeksi keuangan, penilai menggunakan rencana proyek yang telah teridentifikasi
      oleh perseroan sebagai dasar pembentukan proyeksi sebelum dan sesudah adanya rencana penambahan
      kegiatan usaha. Rencana proyek tersebut disusun berdasarkan informasi yang disampaikan oleh
      manajemen perseroan, business plan, serta dokumen-dokumen pendukung yang tersedia pada tanggal
      penilaian, antara lain dokumen tender, dokumen penawaran, HPS/RAB, permintaan penawaran harga, Pra-
      MoU, SPK/kontrak, dan/atau dokumen pendukung proyek lainnya yang relevan.

      Penilai melakukan penelaahan atas kewajaran data tersebut dan melakukan penyesuaian pada penyajian
      proyeksi, khususnya untuk membedakan kondisi sebelum penambahan kegiatan usaha, setelah
      penambahan kegiatan usaha, serta dampak inkremental dari rencana penambahan kegiatan usaha.

      Berdasarkan data dan dokumen yang disampaikan oleh Manajemen Perseroan, proyek-proyek yang
      menjadi dasar proyeksi penambahan kegiatan usaha diproyeksikan memberikan dampak keuangan pada
      tahun 2026 dan 2027. Oleh karena itu, peningkatan pendapatan dan beban kontrak konstruksi dan non-
      konstruksi antara proyeksi sebelum dan sesudah penambahan kegiatan usaha hanya tercermin pada tahun
      2026 dan 2027.

      Pada tahun 2028 sampai dengan 2030, tidak terdapat perbedaan saldo pos Pendapatan Kontrak
      Konstruksi dan Non-Konstruksi serta Beban Kontrak Konstruksi dan Non-Konstruksi antara proyeksi


                                                                                                              111
Page 139
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       sebelum dan sesudah penambahan kegiatan usaha, karena berdasarkan data dan dokumen yang
       disampaikan Manajemen Perseroan, proyek-proyek yang menjadi dasar proyeksi inkremental diasumsikan
       telah selesai pada tahun 2026 dan 2027. Dengan demikian, proyeksi tahun 2028 sampai dengan 2030 tidak
       menunjukkan tambahan dampak inkremental dari rencana penambahan kegiatan usaha.

      Akun Pendapatan Kontrak Konstruksi dan Non-Konstruksi serta Beban Kontrak Konstruksi dan Non-
      Konstruksi mengacu pada nomenklatur akun dalam laporan keuangan historis Perseroan yang telah
      diaudit. Dalam proyeksi sebelum penambahan kegiatan usaha, akun tersebut mencerminkan pendapatan
      dan beban langsung dari kegiatan usaha eksisting perseroan. Dalam proyeksi setelah penambahan
      kegiatan usaha, akun tersebut mencerminkan pendapatan dan beban eksisting Perseroan ditambah
      dengan pendapatan dan beban dari proyek-proyek yang telah teridentifikasi sehubungan dengan rencana
      penambahan kegiatan usaha.

      Penilai telah mengidentifikasi dan menelaah proyek-proyek tersebut berdasarkan dokumen yang tersedia.
      Namun demikian, penggunaan rencana proyek tersebut sebagai dasar proyeksi tidak dimaksudkan sebagai
      jaminan bahwa seluruh proyek pasti akan diperoleh, dimenangkan, atau dilaksanakan oleh Perseroan.
      Realisasi proyeksi sangat bergantung pada kemampuan manajemen perseroan dalam memenuhi asumsi-
      asumsi yang digunakan dalam proyeksi, termasuk keberhasilan memperoleh pekerjaan, penyelesaian
      proses pengadaan, penandatanganan kontrak final, pelaksanaan pekerjaan, pengelolaan biaya, serta
      penagihan kepada pemberi kerja.

      Dalam penugasan ini, Penilai memperoleh surat pernyataan manajemen (management representation
      letter) yang menyatakan bahwa data, informasi, dokumen, dan keterangan yang diberikan kepada penilai
      adalah benar, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan pengetahuan manajemen
      perseroan. Berdasarkan surat pernyataan tersebut, penilai menggunakan data dan informasi yang
      disampaikan oleh manajemen perseroan sebagai salah satu dasar dalam menyusun asumsi proyeksi dan
      melakukan analisis kelayakan atas rencana penambahan kegiatan usaha perseroan.

      Penilai tidak melakukan audit, pemeriksaan hukum, uji tuntas legal, ataupun konfirmasi independen secara
      langsung kepada pemberi kerja, pemilik proyek, pemasok, vendor, subkontraktor, dan/atau pihak ketiga
      lainnya, kecuali secara khusus dinyatakan lain dalam laporan. Dengan demikian, penilai tidak memberikan
      jaminan atas kepastian diperolehnya proyek, kepastian pelaksanaan proyek, maupun ketercapaian
      proyeksi keuangan. Tanggung jawab penilai terbatas pada penelaahan kewajaran asumsi dan analisis
      kelayakan berdasarkan data, informasi, dokumen pendukung, serta representasi manajemen perseroan
      yang tersedia pada tanggal penilaian.

      Penilai juga tidak memiliki kewenangan untuk mengendalikan keputusan bisnis manajemen perseroan
      setelah tanggal penilaian, termasuk apabila manajemen memutuskan untuk tidak melanjutkan, menunda,
      mengubah, atau tidak melaksanakan rencana penambahan kegiatan usaha dan/atau rencana proyek yang
      menjadi dasar proyeksi. Oleh karena itu, pendapat kelayakan dalam laporan ini harus dibaca dengan
      memperhatikan asumsi-asumsi, kondisi pembatas, dan ketergantungan pada data serta representasi
      manajemen perseroan.

      Penilai menyatakan bahwa dalam penugasan ini, penilai bertindak secara independen tanpa adanya
      benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Bukaka ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan
      Bukaka. Penilai juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan lain terkait dengan penugasan ini
      selain fee penugasan yang kami terima. Laporan Studi Kelayakan ini tidak ditujukan untuk memberikan



                                                                                                                 112
Page 140
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi
       oleh nilai yang dihasilkan.

8.2. Biaya Investasi, Biaya Operasional, dan Sumber Pendanaan Penambahan Kegiatan Usaha

     Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan, Penilai telah melakukan penelaahan
     terhadap kebutuhan biaya investasi, biaya operasional, dan sumber pendanaan yang relevan dengan
     rencana proyek yang telah teridentifikasi oleh Perseroan. Berdasarkan informasi dan business plan yang
     disampaikan oleh Manajemen Perseroan, rencana penambahan kegiatan usaha terutama berkaitan dengan
     peluang pekerjaan proyek konstruksi dan non-konstruksi yang telah teridentifikasi, yaitu :

     • Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung;
     • EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop;
     • Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta Kelengkapannya;
     • Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang;
     • Corrugated Steel Plate;
     • Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran;
     • Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota Makassar;
       dan
     • Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project.

     Daftar proyek tersebut telah digunakan sebagai dasar penyusunan proyeksi keuangan sebelum dan sesudah
     adanya rencana penambahan kegiatan usaha.

8.2.1. Biaya Investasi Penambahan Kegiatan Usaha

         Berdasarkan karakteristik rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan, biaya investasi tidak berupa
         pembelian aset tetap baru secara material, seperti pembangunan pabrik baru, pembelian tanah, bangunan,
         atau mesin produksi utama baru. Kegiatan usaha yang akan ditambahkan terutama ditujukan untuk
         memperluas cakupan kegiatan Perseroan agar selaras dengan peluang pekerjaan yang telah
         teridentifikasi, sehingga kebutuhan investasi lebih banyak melekat pada kebutuhan modal kerja proyek,
         kesiapan sumber daya, penggunaan peralatan yang telah dimiliki, serta dukungan operasional untuk
         pelaksanaan pekerjaan. Dengan demikian, dalam proyeksi keuangan, tidak terdapat tambahan investasi
         aset tetap secara material yang secara khusus diatribusikan sebagai belanja modal atas penambahan
         kegiatan usaha baru.

         Adapun nilai ekonomi proyek yang menjadi dasar proyeksi penambahan kegiatan usaha adalah sebagai
         berikut:

         1. Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol Beserta
            Kelengkapannya

            Proyek ini merupakan pekerjaan konstruksi pembangunan sistem tata air pompa Ancol beserta
            kelengkapannya yang berlokasi di Ancol, Jakarta Utara. Pemberi pekerjaan proyek ini adalah
            Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Nilai HPS (harga perhitungan sendiri), yang mencakup RAB dan jasa
            konstruksi, adalah sebesar Rp202.200.000.000. Adapun proses tender telah sampai pada tahap selesai
            pemasukan dokumen secara elektronik melalui Dokumen No. 10086485000.




                                                                                                                  113
Page 141
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       2. Pekerjaan Pembangunan Hunian BI Karawang

          Proyek ini merupakan pekerjaan pembangunan hunian BI Karawang yang berlokasi di Karawang.
          Pemilik tender adalah Smart E-Proc PT PP Gedung. Nilai harga perhitungan sendiri, yang mencakup
          RAB dan jasa konstruksi, adalah sebesar Rp150.000.000.000. Proses tender dilakukan melalui sistem
          Smart E-Proc PT PP Gedung.

      3. EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop

          Proyek ini merupakan pekerjaan EPC Project – Transfer Point, Mine Office Extension & MEM Workshop
          yang berlokasi di Sorowako. Pemilik tender proyek ini adalah PT Vale Indonesia. Proyek tersebut
          berkaitan dengan pembangunan fasilitas pendukung operasional pertambangan dan industri. Nilai
          harga perhitungan sendiri, yang mencakup RAB dan jasa konstruksi, adalah sebesar
          Rp484.275.000.000. Proses tender telah memasuki tahap Pre-Bid Meeting TE#00001060R2
          Procurement & Construction IGP Sorowako Limonite Ore.

      4. Pekerjaan Pemborongan Menara Berlian Gedung

          Proyek ini merupakan pekerjaan pemborongan pembangunan Menara Berlian Gedung, yaitu bangunan
          gedung bertingkat 27 lantai dengan luas bangunan sekitar 25.086,11 m². Lokasi proyek berada di Jln.
          Raya Prapen No. 39, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pemilik tender adalah PT Berlian
          Global Investindo. Prosedur tender atau proses awal kerja sama dilakukan melalui dokumen Pra
          Memorandum of Understanding (Pra-MoU) Nomor: 01/BTC/PRA MOU-CED/MOU/X/2025. Nilai proyek,
          yang mencakup RAB dan jasa konstruksi, adalah sebesar Rp274.625.027.000.

      5. Pembangunan Kelas Bersama Universitas Padjadjaran

          Proyek ini merupakan pekerjaan pembangunan fasilitas pendidikan berupa Pembangunan Kelas
          Bersama Universitas Padjadjaran, yang mencakup Gedung Kelas Bersama 10 lantai dan Graha Unpad
          Jatinangor 1.500. Lokasi rencana proyek berada di dalam kawasan Kampus Universitas Padjadjaran,
          Jatinangor. Pemilik tender adalah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi – Universitas
          Padjadjaran. Prosedur tender direncanakan melalui mekanisme E-Procurement Universitas
          Padjadjaran. Nilai proyek, yang mencakup RAB dan jasa konstruksi, diperkirakan sebesar
          Rp170.000.000.000.

      6. Pengadaan dan Pemasangan Struktur Baja Facade dan Space Frame Stadion Sudiang Kota Makassar

          Proyek ini merupakan pekerjaan pengadaan dan pemasangan struktur baja facade dan space frame
          Stadion Sudiang Kota Makassar yang berlokasi di Makassar. Pemilik tender adalah Kementerian
          Pekerjaan Umum, dengan pelaksanaan tender melalui KSO Wika Gedung–Bumi Karsa–Wika KSO.
          Prosedur tender dilakukan melalui mekanisme lelang pada sistem e-procurement Kementerian
          Pekerjaan Umum melalui KSO terkait. Nilai proyek, yang mencakup RAB dan jasa konstruksi, adalah
          sebesar Rp162.448.169.220.

      7. Corrugated Steel Plate

          Proyek Corrugated Steel Plate merupakan peluang pekerjaan yang berkaitan dengan penyediaan
          produk atau komponen struktur baja bergelombang yang dapat digunakan untuk kebutuhan konstruksi,
          drainase, infrastruktur jalan, jembatan kecil, terowongan, dan fasilitas pendukung lainnya. Produk ini



                                                                                                                   114
Page 142
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
          memiliki karakteristik sebagai elemen struktur baja yang mendukung kebutuhan konstruksi sipil dan
          infrastruktur, khususnya pada pekerjaan yang membutuhkan material dengan kekuatan, fleksibilitas
          pemasangan, serta efisiensi waktu pelaksanaan. Dalam kaitannya dengan pengalaman Perseroan
          pada pekerjaan struktur baja, Bukaka telah memiliki rekam jejak dalam pelaksanaan pekerjaan Steel
          Structure Works, antara lain melalui kontrak/subkontrak dengan PT Daiwa Tetra Manunggal Konstruksi
          untuk proyek PT Daiwa Manunggal Logistik Properti – New Logistic Center Project. Berdasarkan
          dokumen Sub Contract Document for Steel Structure Works, Bukaka bertindak sebagai Subcontractor
          untuk pekerjaan struktur baja pada proyek tersebut. Dokumen tersebut juga mencantumkan nilai
          kontrak sebesar Rp137.390.000.000 termasuk PPN, dengan ruang lingkup pekerjaan berupa Building
          Works for Daiwa Manunggal Logistic Center Phase 2 Project.

      8. Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching Section II Project

          Proyek ini merupakan pekerjaan Steel Tower Test Tower Punagaya–Bantaeng 150 kV Switching
          Section II Project yang berlokasi di Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Pemilik pekerjaan
          adalah PT Twink Indonesia. Nilai proyek, yang mencakup RAB dan jasa konstruksi, adalah sebesar
          Rp3.000.000.000. Proses pekerjaan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kerja No. 001/SPK-
          PMO/26-IF10015/2026 tanggal 13 Februari 2026, dengan nomor kontrak PO/PST/2602/00037.

      Berdasarkan nilai proyek tersebut, total nilai proyek yang menjadi dasar business plan penambahan
      kegiatan usaha adalah sekitar Rp1.583.938.196 ribu atau sekitar Rp1,58 triliun. Nilai tersebut bukan
      merupakan biaya investasi aset tetap Perseroan, melainkan nilai pekerjaan proyek yang menjadi dasar
      estimasi pendapatan, beban kontrak, kebutuhan modal kerja, dan potensi laba atas rencana penambahan
      kegiatan usaha.

8.2.2. Biaya Operasional Penambahan Kegiatan Usaha

      Biaya operasional atas rencana penambahan kegiatan usaha terutama terdiri dari biaya yang berhubungan
      langsung dengan pelaksanaan proyek, yaitu biaya bahan baku konstruksi dan non-konstruksi, biaya tenaga
      pelaksana lapangan, biaya kontingensi, serta biaya operasional lain yang diperlukan dalam pelaksanaan
      pekerjaan. Berdasarkan business plan Manajemen Perseroan, sebagian besar proyek menggunakan
      asumsi struktur biaya sebagai berikut:

      •   estimasi biaya bahan baku konstruksi dan non-konstruksi sebesar 55% dari nilai proyek;
      •   estimasi biaya tenaga pelaksana lapangan sebesar 30% dari nilai proyek;
      •   estimasi biaya kontingensi sebesar 5% dari nilai proyek;
      •   estimasi keuntungan konstruksi dan non-konstruksi sebesar 10% dari nilai proyek.

      Struktur biaya tersebut mengacu pada business plan yang disampaikan oleh Manajemen Perseroan
      dengan memperhatikan dokumen-dokumen pengadaan proyek yang tersedia, antara lain dokumen tender,
      dokumen penawaran, HPS/RAB, permintaan penawaran harga, SPK/kontrak, dan/atau dokumen
      pendukung proyek lainnya yang relevan. Selain itu, beban kontrak atas proyek yang teridentifikasi
      sehubungan dengan penambahan kegiatan usaha dihitung berdasarkan progres penyelesaian pekerjaan.
      Penilai juga memperhatikan rata-rata beban operasional Perseroan berdasarkan data historis 5 tahun
      terakhir periode 2021–2025, yaitu sebesar sekitar 80%. Berdasarkan pertimbangan tersebut, estimasi biaya
      operasional atas penambahan kegiatan usaha dinilai masih relevan dan sesuai dengan karakteristik
      proyek, pola biaya historis, serta struktur biaya yang lazim pada pekerjaan konstruksi dan non-konstruksi
      Perseroan. Dengan demikian, biaya operasional penambahan kegiatan usaha tidak diproyeksikan sebagai



                                                                                                                  115
Page 143
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
       beban tetap baru yang bersifat permanen, melainkan sebagai biaya proyek yang melekat pada
       pelaksanaan pekerjaan yang telah teridentifikasi dan diakui sesuai dengan progres penyelesaian
       pekerjaan.

8.2.3. Sumber Pendanaan Penambahan Kegiatan Usaha

      Sumber pendanaan atas rencana penambahan kegiatan usaha terutama berasal dari modal kerja internal
      Perseroan, pola penagihan proyek, serta skema pembayaran kepada pemasok, vendor, dan/atau
      subkontraktor sesuai progres penyelesaian pekerjaan. Berdasarkan asumsi yang digunakan dalam
      proyeksi, perputaran piutang usaha atas proyek yang teridentifikasi menggunakan skema penagihan
      kepada pemberi kerja setelah penyelesaian pekerjaan atau setelah invoice diterbitkan sesuai progres
      pekerjaan. Sementara itu, perputaran utang usaha menggunakan skema pembayaran kepada pemasok,
      vendor, atau subkontraktor setelah penyelesaian pekerjaan atau setelah tagihan diterima sesuai progres
      penyelesaian pekerjaan.

      Dengan demikian, rencana penambahan kegiatan usaha tidak diasumsikan membutuhkan tambahan
      pinjaman bank baru atau pendanaan eksternal khusus dalam bentuk belanja modal aset tetap. Kebutuhan
      pendanaan lebih diarahkan pada pengelolaan modal kerja proyek. Berdasarkan hal tersebut, sumber
      pendanaan penambahan kegiatan usaha dapat disimpulkan berasal dari kombinasi antara pengelolaan
      modal kerja proyek, pemanfaatan hubungan komersial dengan pemberi kerja dan pemasok/vendor, serta
      kapasitas keuangan internal Perseroan. Tidak terdapat asumsi tambahan belanja modal aset tetap baru
      yang material maupun tambahan fasilitas pinjaman bank khusus yang digunakan secara langsung untuk
      membiayai rencana penambahan kegiatan usaha.

8.3. Proyeksi Laba Rugi

                              Tabel 8 - 1 : Proyeksi Laba Rugi dengan penambahan kegiatan usaha
                                                                                                        (Dalam Ribuan Rupiah)
                                        Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi         Proyeksi            Proyeksi
               Deskripsi
                                          2026              2027              2028             2029                2030
      Pendapatan Kontrak Konstruksi
      & Non-Konstruksi                  5.133.520.686     4.647.677.052     4.262.293.336     4.375.266.706    4.491.234.470
      Beban Kontrak Konstruksi &
      Non-Konstruksi                   -4.215.162.175    -3.768.091.942    -3.410.251.737    -3.500.641.488 -3.593.427.046
      LABA (RUGI) KOTOR                 918.358.510       879.585.110       852.041.599        874.625.218    897.807.424
      BEBAN USAHA
      Beban penjualan                    -15.421.812       -15.830.572       -16.250.166       -16.680.881      -17.123.013
      Beban umum dan administrasi       -189.848.391      -194.880.380      -200.045.744      -205.348.016     -210.790.827
      Beban keuangan                    -487.331.761      -487.331.761      -487.331.761      -487.331.761     -487.331.761
      Bagian laba/(rugi) perusahaan
      asosiasi                            140.236.078       143.953.078       147.768.597       151.685.249      155.705.712
      Pendapatan (beban) lainnya           -5.406.817        -5.550.126        -5.697.234        -5.848.241       -6.003.250
      LABA OPERASIONAL                   360.585.808       319.945.349       290.485.292       311.101.568      332.264.284
      Beban (Manfaat) Penghasilan       -136.038.298      -123.163.442      -112.950.773      -115.944.568     -119.017.713
      LABA (RUGI) BERSIH                 224.547.509       196.781.907       177.534.519       195.157.000      213.246.571

                             Tabel 8 - 2 : Proyeksi Laba Rugi sebelum penambahan kegiatan usaha
                                                                                                      (Dalam Ribuan Rupiah)
                                        Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi
               Deskripsi
                                          2026              2027              2028             2029               2030
      Pendapatan Kontrak Konstruksi
      & Non-Konstruksi                4.045.022.500     4.152.237.041     4.262.293.336     4.375.266.706     4.491.234.470
      Beban Kontrak Konstruksi &      -3.236.413.808    -3.322.195.932    -3.410.251.737    -3.500.641.488 -3.593.427.046



                                                                                                                                116
Page 144
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                                 Proyeksi              Proyeksi            Proyeksi                Proyeksi          Proyeksi
                    Deskripsi
                                                   2026                  2027                  2028                 2029               2030
       Non-Konstruksi

       LABA (RUGI) KOTOR                         808.608.692           830.041.109         852.041.599             874.625.218      897.807.424
       BEBAN USAHA
       Beban penjualan                            -15.421.812         -15.830.572           -16.250.166             -16.680.881      -17.123.013
       Beban umum dan administrasi               -189.848.391        -194.880.380          -200.045.744            -205.348.016     -210.790.827
       Beban keuangan                            -487.331.761        -487.331.761          -487.331.761            -487.331.761     -487.331.761
       Bagian laba/(rugi) perusahaan
       asosiasi                                   140.236.078         143.953.078           147.768.597             151.685.249      155.705.712
       Pendapatan (beban) lainnya                  -5.406.817          -5.550.126            -5.697.234              -5.848.241       -6.003.250
       LABA OPERASIONAL                           250.835.989         270.401.348           290.485.292             311.101.568      332.264.284
       Beban (Manfaat) Penghasilan               -107.193.096        -110.034.282          -112.950.773            -115.944.568     -119.017.713
       LABA (RUGI) BERSIH                         143.642.893         160.367.066           177.534.519             195.157.000      213.246.571



8.4. Proyeksi Posisi Keuangan

                                Tabel 8 - 3 : Proyeksi Posisi Keuangan dengan penambahan kegiatan usaha
                                                                                                                           (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                            Proyeksi            Proyeksi         Proyeksi           Proyeksi        Proyeksi
                        Deskripsi
                                                              2026                2027             2028               2029            2030
     ASET
     Aset Lancar
      Kas dan setara kas                                    392.038.628         764.724.930      1.103.708.440      1.412.022.673    1.739.804.853
      Deposito yang dibatasi penggunaannya                  295.757.423         295.757.423        295.757.423        295.757.423      295.757.423
      Piutang Usaha:
      Pihak ketiga - setelah dikurangi
     cadangan penurunan nilai                              1.376.971.931        790.750.770       303.968.575        312.025.354      319.420.555
      Pihak berelasi                                          43.137.199         44.159.579        45.454.233         46.659.012       47.764.860
      Piutang retensi                                         13.952.926         14.283.619        14.702.381         15.092.072       15.449.764
      Tagihan bruto pemberi kerja atas kontrak
     konstruksi                                               10.980.594        11.240.841          11.570.396         11.877.073       12.158.567
      Aset keuangan dari kontrak konsesi                   2.107.835.186     2.107.835.186       2.107.835.186      2.107.835.186    2.107.835.186
      Piutang lain lain                                        1.478.821         1.513.870           1.558.253          1.599.555        1.637.465
      Persediaan - setelah dikurangi cadangan
     penurunan nilai                                        569.311.443         582.804.489       599.890.945        615.791.235      630.385.883
      Uang muka dan beban dibayar dimuka                    300.466.053         307.587.291       316.605.026        324.996.738      332.699.370
     Pajak dibayar dimuka                                   134.033.566         137.210.248       141.232.929        144.976.350      148.412.383

     Jumlah aset lancar                                    5.245.963.769     5.057.868.246       4.942.283.787      5.288.632.670    5.651.326.308

     Aset tidak lancar
     Uang muka dan Beban dibayar dimuka                      168.922.014       172.925.574         177.995.345        182.713.165      187.043.584
     Piutang pihak yang berelasi - bersih                      3.551.305         3.635.473           3.742.057          3.841.241        3.932.281
     Pinjaman direksi dan karyawan                             2.001.604         2.049.044           2.109.117          2.165.019        2.216.332
     Aset keuangan dari kontrak konsesi                   14.986.356.916    14.986.356.916      14.986.356.916     14.986.356.916   14.986.356.916
     Investasi pada perusahaan asosiasi                    2.811.145.209     2.811.145.209       2.811.145.209      2.811.145.209    2.811.145.209
     Aset hak guna                                            17.375.168        17.375.168          17.375.168         17.375.168       17.375.168
     Aset pajak tangguhan                                              0                 0                   0                  0                0
     Aset tetap - Perolehan                                4.241.028.114     4.241.028.114       4.241.028.114      4.241.028.114    4.241.028.114
     Ak. Depresiasi                                        1.554.097.304     1.684.040.594       1.813.983.884      1.943.927.174    2.073.870.464
     Aset Tetap - bersih                                   2.686.930.810     2.556.987.520       2.427.044.230      2.297.100.940    2.167.157.650
     Goodwill                                                13.720.045           13.720.045          13.720.045      13.720.045       13.720.045
     Aset lain - lain                                           6.995.629          7.161.430           7.371.387        7.566.767       7.746.105


     Jumlah aset tidak lancar                             20.696.998.700    20.571.356.379      20.446.859.472     20.321.984.471   20.196.693.290




                                                                                                                                                     117
Page 145
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                                        Proyeksi          Proyeksi        Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi
                        Deskripsi
                                                          2026              2027            2028             2029             2030
     JUMLAH ASET                                       25.942.962.470   25.629.224.625   25.389.143.259   25.610.617.141   25.848.019.598

     LIABILITAS DAN EKUITAS

     Liabilitas
     Liabilitas Jangka Pendek
     Utang bank dan lembaga keuangan lainnya              361.744.482     361.744.482      361.744.482      361.744.482      361.744.482
     Utang usaha                                        1.375.128.306     851.670.408      417.670.748      428.741.237      438.902.680
     Utang lancar lainnya                                   2.633.592       2.696.010        2.775.050        2.848.604        2.916.118
     Utang pajak                                           26.893.712      27.531.110       28.338.258       29.089.372       29.778.809
     Uang muka pelanggan                                  114.657.231     117.374.681      120.815.830      124.018.090      126.957.398
     Beban masih harus dibayar                            348.858.056     357.126.216      367.596.315      377.339.566      386.282.756
     Utang yang jatuh tempo dalam satu tahun:
     Utang lain-lain                                               0                0                0                0                0
     Utang pihak yang berelasi                            20.979.407       20.979.407       20.979.407       20.979.407       20.979.407
     Pinjaman bank                                       827.466.681      827.466.681      827.466.681      827.466.681      827.466.681
     Utang sewa pembiayaan                                14.183.268       14.183.268       14.183.268       14.183.268       14.183.268
     Liabilitas Sewa                                         656.005          656.005          656.005          656.005          656.005

     Jumlah liabilitas jangka pendek                    3.093.200.739    2.581.428.267    2.162.226.044    2.187.066.712    2.209.867.604

     Liabilitas Jangka Panjang
     Utang pihak yang berelasi                           140.761.208      140.761.208      140.761.208      140.761.208      140.761.208
     Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian
     yang jatuh tempo kurang dari satu tahun :
     Utang lain-lain                                       15.625.423       15.625.423       15.625.423       15.625.423       15.625.423
     Pinjaman bank                                     13.460.530.755   13.460.530.755   13.460.530.755   13.460.530.755   13.460.530.755
     Utang sewa pembiayaan                                 22.807.343       22.807.343       22.807.343       22.807.343       22.807.343
     Liabilitas sewa                                       16.960.849       16.960.849       16.960.849       16.960.849       16.960.849
     Liabilitas pajak tangguhan                           219.967.189      219.967.189      219.967.189      219.967.189      219.967.189
     Liabilitas imbalan kerja karyawan                     52.855.958       54.108.678       55.695.017       57.171.230       58.526.225

     Jumlah liabilitas jangka panjang                  13.929.508.725   13.930.761.445   13.932.347.784   13.933.823.997   13.935.178.992

     Total liabilitas                                  17.022.709.464   16.512.189.712   16.094.573.828   16.120.890.709   16.145.046.596

     EKUITAS
     Modal disetor                                        892.472.776      892.472.776      892.472.776      892.472.776      892.472.776
     Agio saham                                               689.146          689.146          689.146          689.146          689.146
     Transaksi dengan kepentingan non pengendali              165.010          165.010          165.010          165.010          165.010
     Tambahan modal disetor lainnya                       135.355.862      135.355.862      135.355.862      135.355.862      135.355.862
     Komponen lainnya dari ekuitas                          8.397.855        8.397.855        8.397.855        8.397.855        8.397.855
     Ekuitas bisnis yang bergabung                                  0                0                0                0                0
     Pendapatan komprehensif lainnya                                0                0                0                0                0
     Saldo laba                                         6.339.639.865    6.536.421.772    6.713.956.291    6.909.113.291    7.122.359.862
     Kepentingan non pengendali                         1.543.532.491    1.543.532.491    1.543.532.491    1.543.532.491    1.543.532.491

     Jumlah Ekuitas                                     8.920.253.005    9.117.034.912    9.294.569.431    9.489.726.431    9.702.973.002

     TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                      25.942.962.470   25.629.224.625   25.389.143.259   25.610.617.141   25.848.019.598


                              Tabel 8 - 4 : Proyeksi Posisi Keuangan sebelum Penambahan Kegiatan Usaha
                                                                                                                  (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                        Proyeksi          Proyeksi        Proyeksi         Proyeksi        Proyeksi
                        Deskripsi
                                                          2026              2027            2028             2029            2030
     ASET
     Aset Lancar



                                                                                                                                            118
Page 146
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                                  Proyeksi          Proyeksi        Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi
                        Deskripsi
                                                    2026              2027            2028             2029             2030
      Kas dan setara kas                           420.883.830      696.949.474      986.388.983     1.294.703.216    1.622.485.396
      Deposito yang dibatasi penggunaannya         295.757.423      295.757.423      295.757.423       295.757.423      295.757.423
      Piutang Usaha:
      Pihak ketiga - setelah dikurangi
     cadangan penurunan nilai                      288.473.746      295.310.759      303.968.575      312.025.354      319.420.555
      Pihak berelasi                                43.137.199       44.159.579       45.454.233       46.659.012       47.764.860
      Piutang retensi                               13.952.926       14.283.619       14.702.381       15.092.072       15.449.764
      Tagihan bruto pemberi kerja atas kontrak
     konstruksi                                      10.980.594       11.240.841       11.570.396       11.877.073       12.158.567
      Aset keuangan dari kontrak konsesi          2.107.835.186    2.107.835.186    2.107.835.186    2.107.835.186    2.107.835.186
      Piutang lain lain                               1.478.821        1.513.870        1.558.253        1.599.555        1.637.465
      Persediaan - setelah dikurangi cadangan
     penurunan nilai                               569.311.443      582.804.489      599.890.945      615.791.235      630.385.883
      Uang muka dan beban dibayar dimuka           300.466.053      307.587.291      316.605.026      324.996.738      332.699.370
     Pajak dibayar dimuka                          134.033.566      137.210.248      141.232.929      144.976.350      148.412.383

     Jumlah aset lancar                           4.186.310.786    4.494.652.779    4.824.964.330    5.171.313.213    5.534.006.851

     Aset tidak lancar
     Uang muka dan Beban dibayar dimuka             168.922.014      172.925.574      177.995.345      182.713.165      187.043.584
     Piutang pihak yang berelasi - bersih             3.551.305        3.635.473        3.742.057        3.841.241        3.932.281
     Pinjaman direksi dan karyawan                    2.001.604        2.049.044        2.109.117        2.165.019        2.216.332
     Aset keuangan dari kontrak konsesi          14.986.356.916   14.986.356.916   14.986.356.916   14.986.356.916   14.986.356.916
     Investasi pada perusahaan asosiasi           2.811.145.209    2.811.145.209    2.811.145.209    2.811.145.209    2.811.145.209
     Aset hak guna                                   17.375.168       17.375.168       17.375.168       17.375.168       17.375.168
     Aset pajak tangguhan                                     0                0                0                0                0
     Aset tetap - Perolehan                       4.241.028.114    4.241.028.114    4.241.028.114    4.241.028.114    4.241.028.114
     Ak. Depresiasi                               1.554.097.304    1.684.040.594    1.813.983.884    1.943.927.174    2.073.870.464
     Aset Tetap - bersih                          2.686.930.810    2.556.987.520    2.427.044.230    2.297.100.940    2.167.157.650
     Goodwill                                       13.720.045       13.720.045       13.720.045       13.720.045       13.720.045
     Aset lain - lain                                 6.995.629        7.161.430        7.371.387        7.566.767       7.746.105


     Jumlah aset tidak lancar                    20.696.998.700   20.571.356.379   20.446.859.472   20.321.984.471   20.196.693.290

     JUMLAH ASET                                 24.883.309.486   25.066.009.158   25.271.823.802   25.493.297.683   25.730.700.140

     LIABILITAS DAN EKUITAS

     Liabilitas
     Liabilitas Jangka Pendek
     Utang bank dan lembaga keuangan lainnya       361.744.482      361.744.482      361.744.482      361.744.482      361.744.482
     Utang usaha                                   396.379.939      405.774.398      417.670.748      428.741.237      438.902.680
     Utang lancar lainnya                            2.633.592        2.696.010        2.775.050        2.848.604        2.916.118
     Utang pajak                                    26.893.712       27.531.110       28.338.258       29.089.372       29.778.809
     Uang muka pelanggan                           114.657.231      117.374.681      120.815.830      124.018.090      126.957.398
     Beban masih harus dibayar                     348.858.056      357.126.216      367.596.315      377.339.566      386.282.756
     Utang yang jatuh tempo dalam satu tahun:
     Utang lain-lain                                         0                0                0                0                0
     Utang pihak yang berelasi                      20.979.407       20.979.407       20.979.407       20.979.407       20.979.407
     Pinjaman bank                                 827.466.681      827.466.681      827.466.681      827.466.681      827.466.681
     Utang sewa pembiayaan                          14.183.268       14.183.268       14.183.268       14.183.268       14.183.268
     Liabilitas Sewa                                   656.005          656.005          656.005          656.005          656.005

     Jumlah liabilitas jangka pendek              2.114.452.372    2.135.532.258    2.162.226.044    2.187.066.712    2.209.867.604

     Liabilitas Jangka Panjang
     Utang pihak yang berelasi                     140.761.208      140.761.208      140.761.208      140.761.208      140.761.208




                                                                                                                                      119
Page 147
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                                        Proyeksi          Proyeksi         Proyeksi             Proyeksi             Proyeksi
                           Deskripsi
                                                          2026              2027             2028                 2029                 2030
     Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian
     yang jatuh tempo kurang dari satu tahun :
     Utang lain-lain                                       15.625.423       15.625.423        15.625.423           15.625.423           15.625.423
     Pinjaman bank                                     13.460.530.755   13.460.530.755    13.460.530.755       13.460.530.755       13.460.530.755
     Utang sewa pembiayaan                                 22.807.343       22.807.343        22.807.343           22.807.343           22.807.343
     Liabilitas sewa                                       16.960.849       16.960.849        16.960.849           16.960.849           16.960.849
     Liabilitas pajak tangguhan                           219.967.189      219.967.189       219.967.189          219.967.189          219.967.189
     Liabilitas imbalan kerja karyawan                     52.855.958       54.108.678        55.695.017           57.171.230           58.526.225

     Jumlah liabilitas jangka panjang                  13.929.508.725   13.930.761.445    13.932.347.784       13.933.823.997       13.935.178.992

     Total liabilitas                                  16.043.961.097   16.066.293.703    16.094.573.828       16.120.890.709       16.145.046.596

     EKUITAS
     Modal disetor                                        892.472.776      892.472.776       892.472.776          892.472.776          892.472.776
     Agio saham                                               689.146          689.146           689.146              689.146              689.146
     Transaksi dengan kepentingan non pengendali              165.010          165.010           165.010              165.010              165.010
     Tambahan modal disetor lainnya                       135.355.862      135.355.862       135.355.862          135.355.862          135.355.862
     Komponen lainnya dari ekuitas                          8.397.855        8.397.855         8.397.855            8.397.855            8.397.855
     Ekuitas bisnis yang bergabung                                  0                0                 0                    0                    0
     Pendapatan komprehensif lainnya                                0                0                 0                    0                    0
     Saldo laba                                         6.258.735.249    6.419.102.315     6.596.636.834        6.791.793.834        7.005.040.405
     Kepentingan non pengendali                         1.543.532.491    1.543.532.491     1.543.532.491        1.543.532.491        1.543.532.491

     Jumlah Ekuitas                                     8.839.348.389    8.999.715.455     9.177.249.974        9.372.406.974        9.585.653.545

     TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                      24.883.309.486   25.066.009.158    25.271.823.802       25.493.297.683       25.730.700.140



8.5. Inkremental Proyeksi Laba Rugi

                        Tabel 8 - 5 : Inkremental Proyeksi Laba Rugi setelah dan sebelum penambahan kegiatan usaha
                                                                                                                       (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                        Proyeksi            Proyeksi          Proyeksi             Proyeksi      Proyeksi
                         Deskripsi
                                                          2026                2027              2028                 2029          2030
      Pendapatan Kontrak Konstruksi &
      Non-Konstruksi                                    1.088.498.185      495.440.011                     0                    0               0
      Beban Kontrak Konstruksi & Non-
      Konstruksi                                         -978.748.367      -445.896.010                    0                    0               0
      LABA (RUGI) KOTOR                                   109.749.819        49.544.001                    0                    0               0
      BEBAN USAHA
      Beban penjualan                                               0                 0                    0                    0               0
      Beban umum dan administrasi                                   0                 0                    0                    0               0
      Beban keuangan                                                0                 0                    0                    0               0
      Bagian laba/(rugi) perusahaan asosiasi                        0                 0                    0                    0               0
      Pendapatan (beban) lainnya                                    0                 0                    0                    0               0
      LABA OPERASIONAL                                    109.749.819        49.544.001                    0                    0               0
      Beban (Manfaat) Penghasilan                         -28.845.202       -13.129.160                    0                    0               0
      LABA (RUGI) BERSIH                                   80.904.617        36.414.841                    0                    0               0

     Berdasarkan Inkremental proyeksi laba rugi setelah dan sebelum penambahan kegiatan usaha atas
     penambahan kegiatan usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk, maka terdapat inkremental pada beberapa
     akun proyeksi laporan laba rugi perusahaan yaitu :




                                                                                                                                                     120
Page 148
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     Pendapatan Kontrak Konstruksi & Non-Konstruksi
     Terdapat peningkatan akun pendapatan Kontrak Konstruksi & Non Konstruksi dimana pada tahun 2026
     terjadi peningkatan sebesar Rp1.088 miliar dan peningkatan pada tahun 2027 sebesar Rp495 miliar.
     Beban Kontrak Konstruksi & Non-Konstruksi
     Terdapat peningkatan akun Beban Kontrak Konstruksi & Non Konstruksi dimana pada tahun 2026 terjadi
     peningkatan biaya sebesar Rp978 miliar dan peningkatan pada tahun 2027 sebesar Rp445 miliar.
     Laba (Rugi) Kotor
     Terdapat peningkatan akun Laba (Rugi) Kotor dimana pada tahun 2026 terjadi peningkatan sebesar Rp109
     miliar dan peningkatan pada tahun 2027 sebesar Rp49 miliar.
     Laba Operasional
     Terdapat peningkatan akun Laba (Rugi) Operasional dimana pada tahun 2026 terjadi peningkatan sebesar
     Rp109 miliar dan peningkatan pada tahun 2027 sebesar Rp49 miliar.
     Beban (Manfaat) Penghasilan
     Terdapat peningkatan akun Beban (Manfaat) penghasilan dimana pada tahun 2026 terjadi peningkatan
     beban sebesar Rp28 miliar dan meningkat pada tahun 2027 sebesar Rp13 miliar.
     Laba (Rugi) Bersih
     Terdapat peningkatan akun Laba (Rugi) Bersih dimana pada tahun 2026 terjadi peningkatan sebesar Rp80
     miliar dan meningkat pada tahun 2027 sebesar Rp36 miliar.

8.6. Inkremental Proyeksi Posisi Keuangan

     Penyesuaian pada inkremental laporan posisi keuangan memperhatikan proyeksi laporan posisi keuangan
     perusahaan sebelum adanya penambahan kegiatan usaha dan dibandingkan dengan proyeksi laporan posisi
     keuangan setelah adanya penambahan kegiatan usaha Perseroan yang disajikan sebagai berikut :

                                                 Tabel 8 - 6 : Inkremental Proyeksi Posisi Keuangan
                                                                                                              (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                          Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi        Proyeksi
                        Deskripsi
                                                            2026           2027           2028           2029            2030
     ASET
     Aset Lancar
      Kas dan setara kas                                   -28.845.202     67.775.456    117.319.457   117.319.457     117.319.457
      Deposito yang dibatasi penggunaannya                           0              0              0             0               0
      Piutang Usaha:                                                 0              0              0             0               0
      Pihak ketiga - setelah dikurangi
     cadangan penurunan nilai                            1.088.498.185    495.440.011              0            0               0
      Pihak berelasi                                                 0              0              0            0               0
      Piutang retensi                                                0              0              0            0               0
      Tagihan bruto pemberi kerja atas kontrak
     konstruksi                                                      0              0              0            0               0
      Aset keuangan dari kontrak konsesi                             0              0              0            0               0
      Piutang lain lain                                              0              0              0            0               0
      Persediaan - setelah dikurangi cadangan
     penurunan nilai                                                 0              0              0            0               0
      Uang muka dan beban dibayar dimuka                             0              0              0            0               0
     Pajak dibayar dimuka                                            0              0              0            0               0

     Jumlah aset lancar                                  1.059.652.984    563.215.467    117.319.457   117.319.457     117.319.457




                                                                                                                                      121
Page 149
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                                       Proyeksi        Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                        Deskripsi
                                                         2026            2027           2028           2029           2030
     Aset tidak lancar
     Uang muka dan Beban dibayar dimuka                           0               0              0              0              0
     Piutang pihak yang berelasi - bersih                         0               0              0              0              0
     Pinjaman direksi dan karyawan                                0               0              0              0              0
     Aset keuangan dari kontrak konsesi                           0               0              0              0              0
     Investasi pada perusahaan asosiasi                           0               0              0              0              0
     Aset hak guna                                                0               0              0              0              0
     Aset pajak tangguhan                                         0               0              0              0              0
     Aset tetap - Perolehan                                       0               0              0              0              0
     Ak. Depresiasi                                               0               0              0              0              0
     Aset Tetap - bersih                                          0               0              0              0              0
     Goodwill                                                     0               0              0              0              0
     Aset lain - lain                                             0               0              0              0              0


     Jumlah aset tidak lancar                                     0               0              0              0              0

     JUMLAH ASET                                       1.059.652.984   563.215.467    117.319.457    117.319.457    117.319.457

     LIABILITAS DAN EKUITAS

     Liabilitas
     Liabilitas Jangka Pendek
     Utang bank dan lembaga keuangan lainnya                      0              0               0              0              0
     Utang usaha                                        978.748.367    445.896.010               0              0              0
     Utang lancar lainnya                                         0              0               0              0              0
     Utang pajak                                                  0              0               0              0              0
     Uang muka pelanggan                                          0              0               0              0              0
     Beban masih harus dibayar                                    0              0               0              0              0
     Utang yang jatuh tempo dalam satu tahun:
     Utang lain-lain                                              0               0              0              0              0
     Utang pihak yang berelasi                                    0               0              0              0              0
     Pinjaman bank                                                0               0              0              0              0
     Utang sewa pembiayaan                                        0               0              0              0              0
     Liabilitas Sewa                                              0               0              0              0              0

     Jumlah liabilitas jangka pendek                    978.748.367    445.896.010               0              0              0

     Liabilitas Jangka Panjang
     Utang pihak yang berelasi                                    0               0              0              0              0
     Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian
     yang jatuh tempo kurang dari satu tahun :                    0               0              0              0              0
     Utang lain-lain                                              0               0              0              0              0
     Pinjaman bank                                                0               0              0              0              0
     Utang sewa pembiayaan                                        0               0              0              0              0
     Liabilitas sewa                                              0               0              0              0              0
     Liabilitas pajak tangguhan                                   0               0              0              0              0
     Liabilitas imbalan kerja karyawan                            0               0              0              0              0

     Jumlah liabilitas jangka panjang                             0               0              0              0              0

     Total liabilitas                                   978.748.367    445.896.010               0              0              0

     EKUITAS
     Modal disetor                                                0               0              0              0              0
     Agio saham                                                   0               0              0              0              0
     Transaksi dengan kepentingan non pengendali                  0               0              0              0              0




                                                                                                                                   122
Page 150
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                                            Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
                      Deskripsi
                                              2026           2027          2028          2029          2030
     Tambahan modal disetor lainnya                   0              0             0             0             0
     Komponen lainnya dari ekuitas                    0              0             0             0             0
     Ekuitas bisnis yang bergabung                    0              0             0             0             0
     Pendapatan komprehensif lainnya                  0              0             0             0             0
     Saldo laba                              80.904.617    117.319.457   117.319.457   117.319.457   117.319.457
     Kepentingan non pengendali                       0              0             0             0             0

     Jumlah Ekuitas                          80.904.617    117.319.457   117.319.457   117.319.457   117.319.457

     TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS          1.059.652.984   563.215.467   117.319.457   117.319.457   117.319.457


     Berdasarkan Inkremental proyeksi posisi keuangan setelah dan sebelum penambahan kegiatan usaha atas
     penambahan kegiatan usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk, maka terdapat inkremental pada beberapa
     akun proyeksi posisi keuangan perusahaan yaitu :

     Kas dan Setara Kas
     Berdasarkan proyeksi inkremental atas rencana penambahan kegiatan usaha, akun Kas dan Setara Kas
     pada tahun 2026 diproyeksikan mengalami penurunan sebesar Rp28 miliar. Penurunan tersebut terutama
     dipengaruhi oleh kebutuhan modal kerja pada tahap awal pelaksanaan proyek yang telah diidentifikasi oleh
     Perseroan. Pada tahun-tahun berikutnya, saldo Kas dan Setara Kas diproyeksikan menjadi sebesar Rp67
     miliar pada tahun 2027 dan sebesar Rp117 miliar pada tahun 2028, sejalan dengan asumsi penerimaan kas
     dari proyek dan pola penyelesaian kewajiban operasional yang digunakan dalam proyeksi. Dengan demikian,
     perubahan saldo Kas dan Setara Kas tersebut merupakan dampak inkremental yang diproyeksikan dari
     pelaksanaan proyek sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan.

     Piutang Usaha Pihak Ketiga – Setelah dikurangi cadangan penurunan nilai
     Berdasarkan proyeksi inkremental atas rencana penambahan kegiatan usaha, akun Piutang Usaha Pihak
     Ketiga – Setelah dikurangi cadangan penurunan nilai menunjukkan saldo sebesar Rp1.088 miliar pada tahun
     2026 dan Rp495 miliar pada tahun 2027. Saldo tersebut terutama berasal dari piutang usaha yang timbul
     sehubungan dengan pelaksanaan proyek yang telah diidentifikasi oleh Perseroan. Selanjutnya, saldo piutang
     usaha menurun pada tahun 2027 dan menjadi nihil pada tahun 2028, sejalan dengan asumsi bahwa piutang
     atas proyek tersebut telah tertagih seluruhnya sesuai dengan pola penagihan dan penerimaan kas yang
     digunakan dalam proyeksi.
     Utang Usaha
     Berdasarkan proyeksi inkremental atas rencana penambahan kegiatan usaha, akun Utang Usaha
     diasumsikan mencerminkan saldo sebesar Rp978 miliar pada tahun 2026 dan Rp445 miliar pada tahun 2027.
     Saldo tersebut terutama berasal dari kewajiban operasional yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan
     proyek yang telah diidentifikasi oleh Perseroan, termasuk kewajiban kepada pemasok, vendor, atau pihak
     ketiga terkait. Selanjutnya, saldo utang usaha menurun pada tahun 2027 dan menjadi nihil pada tahun 2028,
     sejalan dengan asumsi bahwa seluruh kewajiban usaha terkait proyek telah diselesaikan sesuai dengan pola
     pembayaran dan penyelesaian pekerjaan yang digunakan dalam proyeksi.
     Saldo Laba
     Berdasarkan proyeksi inkremental atas rencana penambahan kegiatan usaha, akun Saldo Laba
     menunjukkan saldo sebesar Rp80 miliar pada tahun 2026 dan Rp117 miliar pada tahun 2027. Peningkatan
     saldo laba tersebut terutama mencerminkan akumulasi laba bersih yang dihasilkan dari pelaksanaan proyek
     yang telah diidentifikasi oleh Perseroan sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha. Pada



                                                                                                                   123
Page 151
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     tahun-tahun berikutnya, saldo laba diasumsikan tetap mencerminkan akumulasi hasil usaha dari proyek,
     sepanjang tidak terdapat distribusi dividen atau penyesuaian ekuitas lainnya dalam periode proyeksi.

8.6.1. Penjelasan Atas Proyeksi Inkremental Liabilitas Pajak Tangguhan

      Dalam proyeksi laporan posisi keuangan, akun Liabilitas Pajak Tangguhan diproyeksikan tidak mengalami
      perubahan selama periode 2026 sampai dengan 2030. Asumsi tersebut digunakan karena rencana
      penambahan kegiatan usaha tidak diproyeksikan menimbulkan tambahan perbedaan temporer material
      yang berdampak langsung terhadap pengakuan liabilitas pajak tangguhan Perseroan.
      Kenaikan pendapatan yang timbul dari rencana penambahan kegiatan usaha terutama berasal dari
      pendapatan kontrak konstruksi dan non-konstruksi atas proyek-proyek yang telah teridentifikasi.
      Berdasarkan asumsi proyeksi, tambahan pendapatan tersebut dikenakan pajak dengan memperhatikan
      karakteristik perpajakan yang relevan, yaitu menggunakan asumsi tarif PPh Final sebesar 2,65%. Dengan
      demikian, dampak pajak atas tambahan pendapatan proyek telah tercermin pada akun Beban (Manfaat)
      Penghasilan dalam proyeksi laba rugi, bukan melalui perubahan akun liabilitas pajak tangguhan. Asumsi
      tarif PPh Final sebesar 2,65% juga telah dinyatakan dalam asumsi proyeksi keuangan Perseroan.
      Selain itu, dalam proyeksi inkremental laporan posisi keuangan, rencana penambahan kegiatan usaha tidak
      menimbulkan tambahan aset tetap, aset hak guna, investasi pada perusahaan asosiasi, atau pos lain yang
      secara langsung menimbulkan perbedaan temporer baru yang material. Dampak inkremental rencana
      penambahan kegiatan usaha terutama tercermin pada akun aset lancar dan liabilitas jangka pendek, yaitu
      piutang usaha, utang usaha, kas dan setara kas, serta saldo laba yang timbul dari pelaksanaan proyek.
      Berdasarkan pertimbangan tersebut, saldo Liabilitas Pajak Tangguhan diasumsikan tetap selama periode
      proyeksi 2026 sampai dengan 2030, karena tidak terdapat dasar yang memadai untuk memproyeksikan
      perubahan liabilitas pajak tangguhan secara material akibat rencana penambahan kegiatan usaha. Apabila
      di kemudian hari terdapat transaksi, aset, kewajiban, atau perbedaan temporer baru yang material, maka
      pengaruhnya terhadap pajak tangguhan perlu dievaluasi kembali sesuai dengan Standar Akuntansi
      Keuangan dan ketentuan perpajakan yang berlaku.

8.7. Cut Off Date dalam Analisis Studi Kelayakan

     Dalam melakukan Analisis Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha ini, kami menggunakan cut off date
     31 Desember 2025 di mana batas tersebut diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan
     dilaksanakan studi kelayakan penambahan Kegiatan Usaha.

8.8. Penetapan Tingkat Diskonto

     Penentuan Biaya Modal untuk Ekuitas

     Penentuan biaya modal untuk ekuitas mengikuti peraturan POJK 35/2020 dimana tingkat diskonto untuk
     ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Asset Pricing Model (CAPM). Model ini menyatakan
     bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko ditambah premium unutk menutup risiko sistematis dari
     sekuritas saham. Dengan formula sebagai berikut:

                                         Ke = Rf + ß (Rm-Rf) Ke = Rf + ß Rp
     Di mana :
     Rf = tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
     ß = risiko sistimatis
     Rm = tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas



                                                                                                                124
Page 152
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     Rp = selisih antara Rm dengan Rf

     Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak memiliki
     kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus Indonesia, instrumen bebas risiko yang dapat dipilih adalah tingkat
     bunga obligasi Pemerintah untuk jangka panjang.

     Terkait dengan tanggal Studi Kelayakan yang jatuh pada tanggal 31 Desember 2025, maka instrumen bebas
     risiko yang dipilih didasarkan pada obligasi Pemerintah dengan bunga tetap yang dikeluarkan oleh
     Pemerintah, yaitu Government Bond dalam mata uang rupiah yang bersumber dari S&P Capital IQ dengan
     tenor 5 tahun adalah sebesar 5,49%, maka yield tersebut akan digunakan sebagai tingkat kembalian bebas
     risiko (Rf). Menurut kami Government Bond dalam mata uang rupiah yang bersumber dari S&P Capital IQ
     dengan tenor 5 tahun, dimana tenor 5 tahun merupakan tenor government Bond terpendek yang tersedia dan
     tenor tersebut sudah dapat merefleksikan secara wajar tingkat balikan investasi bebas risiko (Rf) untuk Objek
     Studi Kelayakan dengan memperhatikan proyeksi yang disampaikan manajemen sehingga angka tersebut
     akan digunakan sebagai tingkat kembalian bebas risiko (Rf).

     Rp (Equity Risk Premium - ERP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan tingkat
     kembalian investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market risk premium memasukkan premi
     untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premiums) seperti volatilitas harga saham untuk
     menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutkan risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat
     diskonto yang mengakomodasi perubahan- perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
     negara berkembang (emerging market).

     Premi risiko pasar (Rm-Rf) ditentukan dengan menggunakan hasil riset/studi terkini dari Aswath Damodaran
     1 Januari 2026 yang memprediksi bahwa risk premium untuk pasar negara berkembang (emerging market)
     seperti Indonesia adalah 7,06% dengan Country Default Spread sebesar 1,87%.

     ß (Beta) Beta merupakan pengukur tingkat kepekaan pengembalian saham terhadap pengembalian pasar
     saham secara keseluruhan (seperti index yang dikeluarkan oleh S&P 500 atau IHSG). Untuk Bukaka kami
     menggunakan Beta dari industri pada sektor yang sama yang terdapat di Bursa Efek Indonesia.

     Dalam perhitungan digunakan beta dari perusahaan-perusahaan tersebut sebagai beta untuk menghitung
     cost of equity Bukaka, dimana beta tersebut dihitung dari rata-rata unlevered beta. Cara ini dilakukan untuk
     menetralisir pengaruh leverage yang ada di masing-masing perusahaan terhadap beta. Perusahaan yang
     sama dengan leverage yang berbeda akan memiliki cost of equity yang berbeda pula, oleh karena itu
     pengaruh leverage yang ada di tiap perusahaan perlu dinetralisir dengan cara menghitung unlevered beta.

     Unlevered beta dihitung dengan formula sebagai berikut :

                                                             𝛽𝐿
                                              𝛽𝑢 =
                                                     (1 + (1 − 𝑇)𝑥𝐷𝐸𝑅

     T               = Tarif Pajak Penghasilan Badan
     DER             = Debt to equity ratio
     βL              = Beta levered. yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara obyektif
                        dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan pengembalian
                        portofolio pasar apabila dibandingkan dengan portofolio pasar dengan pengaruh hutang
      βu             = Beta unlevered. yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara obyektif


                                                                                                                     125
Page 153
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
                       dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan pengembalian
                       portofolio pasar apabila dibandingkan dengan portofolio pasar tanpa pengaruh hutang
        Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan ini kemudian di-
        relevered dengan tingkat leverage yang berlaku dipasar untuk memperoleh beta yang sesuai untuk
        mendiskonto tersebut dengan formula sebagai berikut:

                                           Tabel 8 - 7 : Beta Perusahaan Pembanding

                         Nama Perusahaan                                Ticker                 Beta Unlevered

             PT Indonesia Pondasi Raya Tbk                              IDPR                       0,42
             PT Jasa Marga (Persero) Tbk                               JSMR                        0,38
             PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk                    JKON                       0,60
             PT Nusa Konstruksi EnjiniringTbk                           DGIK                       0,34
             PT Nusa Raya Cipta Tbk                                    NRCA                        1,77
             PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk                          BDKR                        0,30
             PT Pratama Widya Tbk                                      PTPW                        0,73
             PT Surya Semesta Internusa Tbk                             SSIA                       0,81
             PT Total Bangun Persada Tbk                                TOTL                       0,98
             PT Benteng Api Technic Tbk                                 BATR                       0,24
                                             Average                                               0,66

        Selanjutnya rata-rata beta unlevered perusahaan pembanding yang diperoleh yaitu sebesar 0,66
        kemudian di-levered-kan kembali dengan menggunakan tingkat leverage (DER) market yaitu sebesar
        101,1% dengan formula sebagai berikut:

                                            𝛽𝐿 = 𝛽𝑢 × (1 + (1 − 𝑇)𝑥𝐷𝐸𝑅)

        Dengan persamaan tersebut diatas dan berdasarkan rata-rata beta unlevered dari perusahaan
        pembanding yaitu sebesar 0,66, dengan tarif pajak sebesar 0% (nol) dan DER sebesar 101,1% % maka
        diperoleh beta levered perusahaan sebesar 1,32.

        Sesuai dengan AKB yang digunakan, yaitu arus kas bersih untuk ekuitas (Free Cash Flow to Equity),
        maka tingkat diskonto yang digunakan adalah tingkat diskonto yang merupakan biaya modal ekuitas.

        Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas adalah

                                                  Tabel 8 - 8 : Cost of Equity
                            Keterangan                                                Jumlah
         Risk Free Rate (Rf)                                                           5,49%
         Equity Risk Premium (Rpm)                                                     7,03%
         CDS                                                                           1,87%
         β (Beta)                                                                       1,32
         Cost of Equity                                                               12,31%
        Sumber: Data Olahan

        Berdasarkan perhitungan diatas, maka Cost Of Equity yang digunakan dalam Studi Kelayakan ini adalah
        12,31%, menurut kami merupakan tingkat diskonto yang wajar.




                                                                                                                126
Page 154
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
8.9. Analisis Kelayakan Proyek

     Analisa kelayakan proyek, dilakukan dengan membandingkan antara pengorbanan ekonomis yang
     dilakukan Bukaka dalam kaitannya penambahan kegiatan usaha atas proyek – proyek yang teridentifikasi
     oleh perusahaan.

     Kelayakan dari Penambahan Kegiatan Usaha ini dihitung dari manfaat ekonomis yang diantisipasi dimasa
     mendatang dari Penambahan Kegiatan Usaha yang dihitung dari selisih dari Free Cash Flow To Equity
     Bukaka sebelum penambahan, dengan Free Cash Flow To Equity setelah penambahan.

                                    Tabel 8 - 9 : Analisa Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha Bukaka
                                                                                                                     (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                 Present          Proyeksi        Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
                     Deskripsi
                                               31 Des 2025          2026            2027           2028           2029           2030
      Outlays (Initial Investment)
      Capital Expenditure                                                    0               0              0            0              0
      Perubahan Modal Kerja Bersih                               -109.749.819                0              0            0              0
      Jumlah Outlays                                             -109.749.819                0              0            0              0
      Proceeds
      Laba bersih                                                 80.904.617      36.414.841                0            0              0
      Add: beban bukan tunai                                                 0               0              0            0              0
      Jumlah Prooceds                                             80.904.617      36.414.841                0            0              0
      Periode proyeksi (Tahun)                                               1               2              3            4              5
      Discount Factor (CoE)                        12,31%              0,890           0,793          0,706          0,628         0,560
      Jumlah Free Cash Flow                                       -28.845.202     36.414.841                0            0              0
      Present Value                                               -25.683.070     28.868.561                0            0              0
      Analisis Kelayakan Inkremental
      1. NPV                                                        3.185.490
      2. IRR                                                          26,24%
      3. Profitability Index (PI)                                          1,07
      4. Payback period                                    1 Tahun 9,5 Bulan

     Berdasarkan analisis kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha dengan mempertimbangkan asumsi-asumsi
     yang telah dilakukan diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut :

               ▪ Net Present Value (NPV)                     :     Rp 3.185.490.000,-
               ▪ Internal Rate of Return (IRR)               :     26,24%
               ▪ Profitability Index (PI)                    :     1,07
               ▪ Payback Period (PP)                         :     1 Tahun 9,5 Bulan

     Analisis Net Present Value (NPV)
     Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan terhadap rencana penambahan kegiatan usaha ini,
     Hasil perhitungan NPV pada discount rate 12,31% menunjukkan nilai "Positif" sebesar Rp3.185.490.000
     dengan demikian proyek ini Layak.

     Analisis Internal Rate of Return (IRR)
     Dalam penambahan bidang usaha baru ini, perseroan tidak ada penambahan investasi baru, akan tetapi
     membutuhkan modal kerja bersih atas pengerjaan proyek yang teridentifikasi sehingga IRR atas rencana



                                                                                                                                   127
Page 155
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     penambahan kegiatan usaha ini adalah 26,24% lebih tinggi dibandingkan discount rate sebesar 12,31%,
     dengan demikian proyek ini Layak.

     Analisis Payback Period
     Berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan atas penambahan kegiatan usaha baru payback period
     dapat dicapai dalam jangka waktu 1 Tahun 9,5 Bulan.

     Analisis Profitability Index (PI).
     Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan pada indikator PI menunjukkan nilai 1,07 pada discount rate
     sebesar 12,31% atau lebih "besar" dari 1 (satu). Dengan demikian, penambahan kegiatan usaha perseroan
     ini menguntungkan.

8.10. Analisis Sensitivitas Kelayakan Penambahan KBLI baru

     Analisis sensitivitas bertujuan untuk mengetahui seberapa sensitif proyeksi kinerja proyek atas setiap
     perubahan variable penting yang dipilih dimana akan mempengaruhi kelayakan proyek. Hasil analisis
     sensitivitas proyek ini adalah sebagai berikut:

             Tabel 8 - 10 : Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penurunan Laba Bersih (Laba Bersih setelah proyek
                                                  dikurangi Laba Bersih sebelum proyek)
                                                                                                        (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                             Skenario Perubahan Penurunan Laba Bersih
                   VARIABEL
                                               0%                   -1%              -3,160%                  -5%
      2026                                     80.904.617            80.095.570        78.350.499               76.859.386
      2027                                     36.414.841            36.050.692        35.265.243               34.594.099
      2028                                              0                     0                 0                        0
      2029                                              0                     0                 0                        0
      2030                                              0                     0                 0                        0
      NPV                                       3.185.490             2.176.450                 0               -1.859.713
                                                                                    Break even
       Kelayakan                              Layak              Layak                                    Tidak Layak
                                                                                       Point


     Dalam tabel analisis sensitivitas ini terlihat variable sensitivitas Penurunan Laba Bersih yang memberikan
     informasi, bahwa proyek akan mencapai titik Breakeven saat Penurunan Laba Bersih mengalami penurunan
     maksimal sebesar 3,16%, dan proyek menjadi tidak layak saat penurunan perubahan laba bersih melampaui
     3,16%, dengan catatan variable lain tetap (ceteris paribus).

             Tabel 8 - 11 : Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penurunan Pendapatan (Pendapatan setelah proyek
                                                  dikurangi Pendapatan sebelum proyek)
                                                                                                        (Dalam Ribuan Rupiah)
                                                             Skenario Perubahan Penurunan Pendapatan
                   VARIABEL
                                                0%                 -0,1%              -0,24%                 -0,5%
      2026                                   1.088.498.185         1.087.409.687     1.085.882.958            1.083.055.694
      2027                                     495.440.011           494.944.571       494.249.666              492.962.811
      2028                                               0                     0                 0                        0
      2029                                               0                     0                 0                        0
      2030                                               0                     0                 0                        0
      NPV                                        3.185.490            1.859.640                  0               -3.443.762
                                                                                    Break even
       Kelayakan                              Layak              Layak                                    Tidak Layak
                                                                                       Point




                                                                                                                                128
Page 156
KJPP YUFRIZAL, DENY KAMAL DAN REKAN
Public Appraisers and Business Advisory & Corporate Finance
Studi Kelayakan terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk
     Dalam tabel analisis sensitivitas ini terlihat variable sensitivitas Penurunan Pendapatan yang memberikan
     informasi, bahwa proyek akan mencapai titik Breakeven saat Penurunan Pendapatan mengalami penurunan
     maksimal sebesar 0,24%, dan proyek menjadi tidak layak saat penurunan perubahan pendapatan melampaui
     0,24%, dengan catatan variable lain tetap (ceteris paribus).

        Tabel 8 - 12 : Analisis Sensitivitas terhadap Perubahan Penambahan atau Inkremental Beban Kontrak Konstruksi
                  dan Non Konstruksi (Beban Kontrak setelah proyek dikurangi Beban Kontrak sebelum proyek)
                                                                                                (Dalam Ribuan Rupiah)
                                              Skenario Perubahan Penambahan atau Inkremental beban Kontrak
                   VARIABEL                                    Konstruksi & Non Konstruksi
                                             0%                0,1%               0,26%                0,5%
      2026                                 -978.748.367        -979.727.115       -981.293.616           -983.642.109
      2027                                 -445.896.010        -446.341.906       -447.055.569          -448.125.490
      2028                                            0                   0                  0                      0
      2029                                            0                   0                  0                      0
      2030                                            0                   0                  0                      0
      NPV                                     3.185.490           1.960.544                  0             -2.939.242
                                                                                Break even
       Kelayakan                           Layak             Layak                                 Tidak Layak
                                                                                   Point


     Dalam tabel analisis sensitivitas ini terlihat variable sensitivitas Penambahan Beban Kontrak Konstruksi dan
     Non Konstruksi setelah Penambahan Usaha yang memberikan informasi, bahwa proyek akan mencapai titik
     Breakeven saat Beban Kontrak Konstruksi dan Non Konstruksi setelah Penambahan Usaha mengalami
     peningkatan maksimal sebesar 0,26%, dan proyek menjadi tidak layak saat peningkatan Beban Kontrak
     Konstruksi dan Non Konstruksi setelah Penambahan Usaha melampaui 0,26%, dengan catatan variable lain
     tetap (ceteris paribus).


8.11. Kesimpulan Kelayakan Keuangan

     Berdasarkan hasil kajian, evaluasi, dan analisis terhadap aspek kelayakan keuangan, dengan
     mempertimbangkan asumsi-asumsi proyeksi keuangan, kebutuhan investasi, biaya operasional, sumber
     pendanaan, proyeksi laporan laba rugi, proyeksi laporan posisi keuangan, analisis inkremental, tingkat
     diskonto, serta indikator kelayakan investasi yang digunakan dalam Studi Kelayakan ini, maka rencana
     penambahan kegiatan usaha Perseroan dari aspek kelayakan keuangan adalah layak.




                                                                                                                        129

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.11 MB
Published15 Jun 2026
Pages156
Characters596,532
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 150 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BUKAKA TEKNIK UTAMA TBK p.1 ×428
linked person Irsal kamarudin · Direktur utama p.10 ×3
linked org PT Centratama Menara Indonesia p.11 ×5
linked org Huawei Tech p.11 ×2
linked org PT Dayamitra Telekomunikasi p.11 ×3
linked org PT Hutama Karya p.11 ×7
linked org Pemerintah Provinsi p.37 ×6
linked org PT Bukaka Mega Investama p.39 ×5
linked org PT Kerinci Merangin Hydro p.39 ×7
linked org PT Bumi Mineral Sulawesi p.40 ×5
linked org Suhaeli Kalla p.40 ×3
linked person Solihin Jusuf Kalla p.40 ×3
linked person Erwin Kurniadi p.41 ×2
linked person Teguh Wicaksana p.41 ×2
linked person Budi Hartono p.41 ×2
linked person Ade Nurkholis p.41 ×2
linked org Total Bangun Persada Tbk p.86 ×2
linked org Nusa Raya Cipta Tbk p.86 ×2
linked org Acset Indonusa Tbk p.86 ×2
linked org Indonesia Pondasi Raya Tbk p.86 ×2
linked org PP Presisi Tbk p.86 ×2
linked org PT Paramita Bangun Sarana p.86
linked org Totalindo Eka Persada Tbk p.86 ×2
linked org Lancartama Sejati Tbk p.87 ×2
linked org PT Pamapersada Nusantara p.88
linked org United Tractors Tbk p.88 ×2
linked org Delta Dunia Makmur Tbk p.88 ×2
linked org Bukit Makmur Mandiri Utama p.88
linked org Darma Henwa Tbk p.88 ×2
linked org Samindo Resources Tbk p.89 ×2
linked org ABM Investama Tbk p.89 ×2
linked org Madhani Talatah p.89
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×5
possible org PT Waskita Karya (Persero) p.11 ×6
possible org Vale Indonesia Tbk p.11 ×4
possible org Tower Bersama Infrastructure Tbk p.11 ×4
possible org PT Pembangunan Perumahan p.11 ×3
possible — Mulyadi · Marketing p.34
possible org Negara Republik Indonesia p.35
possible org PT PP p.37 ×10
possible org PT Malea Energy p.40 ×3
possible person Ir. Achmad Kalla p.40
possible org Wijaya Karya (Persero) Tbk p.86 ×2
possible org Adhi Karya (Persero) Tbk p.86 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.88
possible org Petrosea Tbk p.88 ×2
possible org Hillcon Tbk p.89 ×2
unresolved person KH. Guru Amin Km. p.1 ×20
unresolved org KJPP YUFRIZAL p.1 ×108
unresolved org DENY KAMAL dan REKAN p.1 ×22
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal p.2
unresolved org KJPP YDR p.2 ×12
unresolved org Pusat Statistik p.2 ×8
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.3 ×3
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal Deny Kamal dan Rekan p.4 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Yufrizal Deny Kamal p.4 ×2
unresolved person Ir. Mahrani p.4 ×4
unresolved — Izin Penilai KI p.4 ×2
unresolved — MAPPI p.4 ×2
unresolved — RMK p.4 ×2
unresolved — STTD p.4 ×2
unresolved — STTD OJK (IKNB) p.4 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan dan Pasar Modal p.4 ×2
unresolved person Akuntan Publik Rahman Akbar p.6 ×5
unresolved org Suganda Akna Suhri & Rekan p.6
unresolved org Kantor Akuntan Publik Rama Wendra p.7
unresolved org Bank Indonesia p.7 ×21
unresolved person Didin Saepudin · Direktur p.10 ×3
unresolved person Bukaka · Direktur p.10 ×2
unresolved — Hariri · Legal p.10 ×2
unresolved — M. Rizki Eka Y. · Legal p.10 ×2
unresolved — Farikhin Aziz · Marketing p.10 ×2
unresolved — Salim · Marketing p.10 ×2
unresolved org PT Andisi p.11 ×2
unresolved org PT Poso Energy p.11 ×5
unresolved org PT LEN Industri (Persero) p.11 ×2
unresolved org TBEA Co., Ltd. p.11 ×2
unresolved org PT Siemens Energy p.11 ×2
unresolved org PT Nokia Solutions p.11 ×2
unresolved org PT Erabaru Timur Lestari p.11 ×2
unresolved org PT Persada Nusantara Prima p.11 ×2
unresolved org PT Hutama Karya Infrastruktur p.11 ×2
unresolved org EM Power Engineering Co., Ltd. p.11 ×2
unresolved org ANA Motor Service Co., Ltd. p.11 ×2
unresolved org PT Brantas Abipraya (Persero) p.11 ×3
unresolved org PT Pertamina Hulu Rokan p.11 ×2
unresolved org PT Pertamina EP p.11 ×2
unresolved org PT Chevron Pacific Indonesia p.11 ×2
unresolved org PT Tripatra Engineers p.11 ×2
unresolved org PT Modern Widya Technical. p.11
unresolved org PT Huawei Tech Investment p.11 ×2
unresolved org Teknik Utama Tbk p.19
unresolved — Azzam · Marketing p.34
unresolved person Haji Bebasa Daeng Lalo p.35 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.35 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.35 ×8
unresolved person Sripati Marliza p.35
unresolved person H. Fedris S.H. p.35 ×2
unresolved person Egi Anggiawati Padli · Notaris p.35 ×10
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.36 ×4
unresolved org PT Berlian Global Investindo p.37 ×5
unresolved org Pemerintah Provinsi DKI p.37 ×5
unresolved org PT. Twink Indonesia. p.37 ×5
unresolved org PT Bukaka Forging Industries p.39 ×3
unresolved org PT Bukaka Energi p.39 ×3
unresolved org PT Bukaka Teknik Utama Balikpapan p.40 ×3
unresolved org PT Baja Titian Utama p.40 ×3
unresolved org PT Bukaka Three D Private Limited p.40 ×4
unresolved org Bukaka International LLC p.40 ×3
unresolved org PT Mandiri Energi Terbarukan p.40 ×3
unresolved org PT Pembangkit Energi Terbarukan p.40 ×3
unresolved org PT Mutiara Cita Medika p.40
unresolved org PT Bhara Seva Konstruksi p.40
unresolved org Gas Private Limited p.40
unresolved person Masnah Sari p.41
unresolved org Menteri Investasi p.42
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal p.42
unresolved org Kementerian PUPR p.65 ×2
unresolved org Kota Nusantara. Belanja p.65
unresolved org Kota Nusantara p.65
unresolved org Direktorat Jenderal Bina Marga p.65
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.70
unresolved org PT Dian Karya p.72
unresolved org PT Duta Irindo p.72
unresolved org PT Modern Widya Technical. Pelanggan p.73
unresolved org PT Tasei Pulau Intan p.73
unresolved org PT Murinda Iron Steel p.73
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum p.84 ×6
unresolved org PT Mutiara Cita Medika. Selain p.85 ×2
unresolved org PT Nindya Karya p.86
unresolved org PT Jaya Konstruksi Manggala p.86
unresolved org Pratama Tbk p.86
unresolved org PT Saptaindra Sejati p.89
unresolved org PT Putra Perkasa Abadi p.89
unresolved org PT Madhani Talatah Nusantara p.89
unresolved org PT Ricobana Abadi p.89
unresolved org PT Kalimantan Prima Persada p.89
unresolved org PT Thiess Contractors Indonesia p.89
unresolved org PT Macmahon Mining Services p.89
unresolved org Milik Negara p.90
unresolved org Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Prosedur p.94
unresolved org PT Berlian Global Investindo. Prosedur p.95
unresolved org Kementerian Pendidikan Tinggi p.96
unresolved org PT Daiwa Tetra Manunggal Konstruksi p.96 ×3
unresolved org PT Daiwa Manunggal Logistik Properti p.96 ×2
unresolved org PT Twink Indonesia. Nilai p.97
unresolved org Pelayanan Pengadaan Barang p.97

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 27795 ms 12 Sep 2026 22:10
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '35'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result