Back to announcement
20240826_DGNS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31718756_lamp5.pdf
Asset transaction Needs review DGNSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 95
Page 1
Kusnanto & rekan Independent Business Appraisers License : 2.19.0162 Indonesia
Page 2
No. : 00112/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 26 Agustus 2024
Kepada Yth.
PT DIAGNOS LABORATORIUM UTAMA Tbk
Gedung Graha Anam
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 11 A – C
Gondangdia, Menteng
Jakarta Pusat 10350
U.p. : Direksi
Hal : Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi
Dengan hormat,
Pada tanggal 13 Maret 2024, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (selanjutnya disebut
“Perseroan”) dan para pemegang saham Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “Investor”)
telah menandatangani Investment Agreement (selanjutnya disebut “IA”), dimana Perseroan
merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.926.750 saham atau setara dengan 97,96%
saham Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “ARSG”) dari Investor dengan nilai transaksi
sebesar USD 24,10 juta dengan rincian sebagai berikut:
• Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham atau setara
dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 2,41 juta
(selanjutnya disebut “Rencana Pembelian Saham”); dan
• Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham atau setara
dengan 88,17% saham ARSG (selanjutnya disebut “Saham ARSG”) dari Investor
dengan nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta (selanjutnya disebut “Rencana
Akuisisi”).
Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk melakukan
penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu atas saham dalam
portepel Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 14/POJK.04/2019 tanggal 30 April 2019 tentang “Perubahan atas Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka
Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu” (selanjutnya disebut
“POJK 14/2019”), dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju
mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan sebesar
USD 21,69 juta, yang akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam
bentuk lain selain uang (inbreng) (selanjutnya disebut “Rencana PMDHMETD”).
Page 3
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Pembelian
Saham, Rencana Akuisisi, dan Rencana PMDHMETD merupakan satu kesatuan transaksi
yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan selanjutnya secara
bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”.
Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, manajemen Perseroan telah menunjuk
Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya
disebut “KR” atau “kami”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas
kewajaran Rencana Transaksi sesuai dengan surat penugasan No. KR/240719-003 tanggal
19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan. Selanjutnya, kami sebagai
KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019
dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan
(selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), menyampaikan pendapat
kewajaran (fairness opinion) (selanjutnya disebut “Pendapat Kewajaran”) atas Rencana
Transaksi.
ALASAN DAN LATAR BELAKANG RENCANA TRANSAKSI
Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan pelayanan penunjang
kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium
pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata, bank darah, bank sperma, bank
transplantasi organ, dan pelayanan penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022,
Perseroan juga bergerak dalam menyediakan aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili
di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng,
Jakarta Pusat 10350, dengan nomor telepon: (021) 1500 358 dan
email: info@diagnos.co.id.
ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Singapura. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian dan pengembangan
eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan
yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal 30 Juni 2024, ARSG memiliki
penyertaan saham pada PT Asa Ren Global Nusantara (selanjutnya disebut “ARGN”)
dengan kepemilikan sebesar 99,99%.
ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang informasi dan komunikasi, aktivitas
profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan manusia dan aktivitas sosial.
2
Page 4
Dalam upaya mengembangkan bisnis dan meningkatkan layanan Perseroan kepada
masyarakat, Perseroan telah mengidentifikasi peluang signifikan untuk memperluas pasar
dan peluang bisnis Perseroan. Saat ini, Perseroan telah berhasil menghasilkan pendapatan
substansial, baik dari pelanggan setia di bawah Grup Bundamedik maupun dari institusi
kesehatan atau rumah sakit lain yang bekerja sama erat dengan Perseroan. Dengan
melayani lebih dari 6.000 pasien setiap minggunya melalui operasi offline Perseroan yang
tersebar di 28 laboratorium di 10 kota berbeda, Perseroan menyadari bahwa integrasi
teknologi ke dalam layanan Perseroan adalah kunci untuk memperluas jangkauan layanan
Perseroan dan memperbesar ukuran pasar Perseroan.
Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan kinerja
keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan salah satu
bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang
kesehatan yang dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa yang saat ini
sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia untuk merevolusi
industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki
Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana Transaksi,
dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan sinergi
Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan diperoleh Perseroan
terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan
datang.
Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG akan
memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana dapat
membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan
biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang
berbeda, namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk mendukung
pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.
Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan
yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara
konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu
bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah yang
dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan keuangan
konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan
kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.
3
Page 5
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang tepat dan
optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan terhadap kesehatan
dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan
fasilitas pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi
perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap
pasien, Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas
dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu meningkatkan
kinerja pendapatan Perseroan.
• Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan
kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan
salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan
penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG
merupakan mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia
untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk
dan jasa yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk
melakukan Rencana Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi
tersebut dapat meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan
usaha Perseroan pada masa yang akan datang.
• Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG akan
memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana
dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat
mengoptimalkan biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki
kapabilitas bisnis yang berbeda, namun akan saling melengkapi kelemahan dan
kekuatan masing-masing, sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna
untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.
• Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan dengan tujuan
bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan yang lebih
terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian
serta menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing
dengan perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi
positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
• Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam melakukan
pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan melalui pertumbuhan
anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham ARSG dan menjalankan
Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang
(inbreng) yang diyakini akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber
pendanaan, efisiensi atas biaya transaksi dan waktu.
4
Page 6
• Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah
yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan
keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital
dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan”.
Selanjutnya, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(selanjutnya disebut “KAP”) Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan (selanjutnya
disebut “TSFBR”), jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp 196,57 miliar. Selanjutnya,
berdasarkan IA, nilai transaksi atas Rencana Transaksi tersebut adalah sebesar
SGD 24,10 juta atau setara dengan Rp 357,89 miliar dengan menggunakan kurs sebesar
Rp 14.850 per USD.
Dengan demikian, jumlah nilai transaksi dari Rencana Transaksi tersebut mencerminkan
182,07% ekuitas Perseroan per tanggal 30 Juni 2024 sehingga berdasarkan keterangan
yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi merupakan transaksi
material, sehingga Perseroan harus memenuhi Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020
tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha”
(selanjutnya disebut “POJK 17/2020”).
Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas saham
dilakukan dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain selain uang
dimaksud wajib memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk menentukan nilai wajar
dari bentuk lain selain uang yang digunakan sebagai penyetoran dan kewajaran transaksi
penyetoran atas saham dalam bentuk lain selain uang.
Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran atas
saham dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019 mensyaratkan
adanya laporan pendapat kewajaran atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai
independen.
Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi.
Selanjutnya, Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana
Transaksi dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan lainnya. Pendapat Kewajaran ini
juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk menyetujui atau tidak
menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas Rencana Transaksi.
5
Page 7
OBJEK TRANSAKSI PENDAPAT KEWAJARAN
Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi adalah sebagai
berikut:
• Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas
392.674 saham atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai
transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan Rencana Pembelian Saham.
• Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas
3.534.076 saham atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari Investor dengan nilai
transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi.
• Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan penambahan modal
dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu sesuai dengan POJK 14/2019,
dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju mengikatkan diri
untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan sebesar USD 21,69 juta, yang
akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain
uang (inbreng) sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.
MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN
Maksud dan tujuan penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi
adalah untuk memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran
Rencana Transaksi dari aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku,
yaitu POJK 17/2020 dan POJK 14.2019.
Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar
Penilaian Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310, SPI320, SPI330 (selanjutnya
disebut “SPI”).
TANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran
diperhitungkan pada tanggal 30 Juni 2024. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan
kepentingan dan tujuan analisis Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi.
JENIS LAPORAN
Jenis Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini merupakan laporan terinci.
6
Page 8
DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN
Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:
1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Rencana Transaksi yang disusun oleh
manajemen Perseroan;
2. Laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya disebut “KAP”)
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (selanjutnya disebut “TSFBR”)
sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00098/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/VIII/2024
tanggal 23 Agustus 2024 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;
3. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00008/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/III/2024 tanggal 27 Februari 2023
dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;
4. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00030/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal 29 Maret 2023 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian;
5. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
laporannya No. 00032/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/III/2022 tanggal 28 Maret 2022 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;
6. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo &
Rekan (selanjutnya disebut “KNMTR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian;
7. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2019 sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah
diaudit oleh KAP KNMTR sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan pendapat
wajar tanpa pengecualian;
8. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh KAP S.O.Liang & Co (selanjutnya disebut
“SOL”) sebagaimana tertuang dalam laporannya tanggal 9 Agustus 2024 dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian;
7
Page 9
9. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP BDO LLP (selanjutnya disebut “BDO”)
sebagaimana tertuang dalam laporannya tanggal 8 Maret 2024 dengan pendapat wajar
tanpa pengecualian;
10. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP BDO sebagaimana tertuang dalam
laporannya tanggal 8 Maret 2024 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dan hal
lain dengan angka perbandingan untuk periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021
sampai dengan 31 Desember 2021;
11. Informasi keuangan konsolidasian Proforma Perseroan untuk periode enam bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sehubungan dengan Rencana Transaksi yang telah
direviu oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 015/3.D1155/SB.3/06.24 tanggal 23 Agustus 2024.
12. Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana
Transaksi untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034 yang
disusun oleh manajemen Perseroan;
13. Laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 30 Juni 2024 yang disusun oleh KJPP KR
sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024
tanggal 23 Agustus 2024;
14. Laporan penilaian 100,00% saham Perseroan per 30 Juni 2024
yang disusun oleh KJPP KR sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00111/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 26 Agustus 2024
15. IA;
16. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris
No. 34 tanggal 19 Juni 2023 yang dibuat oleh Rahayu Ningsih S.H., mengenai
perubahan mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang Rencana
Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan;
17. Anggaran dasar ARSG yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam 2nd Amandement
Constitution of Asa Ren Pte. Ltd. tanggal 20 Desember 2022, mengenai perubahan
anggaran dasar ARSG;
18. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Fergus Richard dengan
posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang terkait
dengan Rencana Transaksi;
19. Informasi mengenai rencana-rencana bisnis yang akan dilakukan oleh Perseroan di
masa mendatang;
8
Page 10
20. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi;
21. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
dan Bloomberg;
22. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
dan Bloomberg;
23. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
dan Bloomberg;
24. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan
untuk penugasan; dan
25. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
analisis lain yang kami anggap relevan.
KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK
Analisis Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dipersiapkan menggunakan data dan
informasi sebagaimana diungkapkan di atas, data dan informasi mana telah kami telaah.
Dalam melaksanakan analisis, kami bergantung pada keakuratan, kehandalan, dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan, informasi atas status hukum Perseroan dan
informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia
secara umum dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran informasi-informasi
tersebut. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil
akhir pendapat kami secara material. Kami juga bergantung kepada jaminan dari
manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
Oleh karenanya, kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas Pendapat
Kewajaran kami dikarenakan adanya perubahan data dan informasi tersebut.
Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana
Transaksi disusun oleh manajemen Perseroan. Kami telah melakukan penelaahan atas
proyeksi laporan keuangan tersebut dan proyeksi laporan keuangan tersebut telah
menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan. Secara garis besar, tidak ada
penyesuaian yang signifikan yang perlu kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan.
9
Page 11
Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga
tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi. Jasa-jasa
yang kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi hanya
merupakan pemberian Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dan bukan jasa-jasa
akuntansi, audit, atau perpajakan. Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan
Rencana Transaksi dari aspek hukum dan implikasi aspek perpajakan. Pendapat Kewajaran
atas Rencana Transaksi hanya ditinjau dari segi ekonomis dan keuangan. Laporan
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi bersifat non-disclaimer opinion dan
merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Selanjutnya, kami juga telah
memperoleh informasi atas status hukum Perseroan dan ARSG berdasarkan anggaran
dasar Perseroan dan ARSG.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga
tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain
itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan
dan menganalisis suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya di luar Rencana Transaksi yang
ada dan mungkin tersedia untuk Perseroan serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut
terhadap Rencana Transaksi.
Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Rencana
Transaksi pada tanggal Pendapat Kewajaran ini diterbitkan.
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan serta semua pihak yang terlibat
dalam Rencana Transaksi. Rencana Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah
dijelaskan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan serta keakuratan informasi
mengenai Rencana Transaksi yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan.
Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara
utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran. Penyusunan Pendapat
Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan
melalui analisis yang tidak lengkap.
Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran sampai
dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi ini tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan
Pendapat Kewajaran ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau
melengkapi, memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi,
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Perhitungan dan analisis
dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar dan kami
bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.
10
Page 12
Kesimpulan Pendapat Kewajaran ini berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang
memiliki dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk,
namun tidak terbatas pada, perubahan kondisi baik secara internal pada Perseroan maupun
secara eksternal, yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan
dan keuangan, serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait
lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah
tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut
di atas, maka Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi mungkin berbeda.
TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI
Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, KR diberikan
kesempatan untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan Laporan
Pendapat Kewajaran.
INDEPENDENSI PENILAI
Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, KR
bertindak secara independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi
dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak
memilki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya,
Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi
oleh kewajaran kesimpulan yang dihasilkan dari proses analisis Pendapat Kewajaran ini dan
KR hanya menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240719-003 tanggal
19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.
KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN (SUBSEQUENT EVENTS)
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal Pendapat
Kewajaran, yaitu tanggal 30 Juni 2024, sampai dengan tanggal diterbitkannya Laporan
Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat Kewajaran
(subsequent events), yang secara signifikan dapat mempengaruhi Pendapat Kewajaran.
PENDEKATAN DAN PROSEDUR PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI
Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan
analisis melalui pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dari
hal-hal sebagai berikut:
I. Analisis atas Rencana Transaksi;
II. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi; dan
III. Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi.
11
Page 13
I. ANALISIS RENCANA TRANSAKSI
Berdasarkan pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi sebagaimana diuraikan di atas, analisis Rencana Transaksi adalah
sebagai berikut:
I.A. Identifikasi dan Analisis Hubungan antara Pihak-pihak yang Bertransaksi
I.A.1. PT Diagnos Laboratorium Tbk
Dalam Rencana Transaksi, Perseroan merupakan pihak yang merencanakan
untuk melakukan beberapa aksi korporasi sebagai berikut:
• Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham
atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai
transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan Rencana Pembelian
Saham.
• Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham
atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari Investor dengan nilai
transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi.
• Perseroan merencanakan untuk melakukan penambahan modal dengan
memberikan hak memesan efek terlebih dahulu sesuai dengan POJK
14/2019, dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor
setuju mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada
Perseroan sebesar USD 21,69 juta, yang akan diperhitungkan sebagai
penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng)
sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Investor
merupakan pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan. Latar
belakang, manajemen, kepemilikan saham, dan kegiatan usaha Perseroan
adalah sebagai berikut:
I.A.1.a. Latar Belakang
Perseroan didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Agustus 2007
dalam rangka Undang- Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun
1968 berdasarkan Akta No. 17 tanggal 29 Agustus 2007, dari Martinef, S.H.,
M.Si., Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. C-02387 HT.01.01-TH.2007 Tahun 2007 tanggal 6 November 2007.
12
Page 14
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Akta No. 34 tanggal 19 Juni 2023 dari Rahayu Ningsih, S.H. Notaris di
Jakarta, mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang
Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan. Perubahan ini telah
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0084623 tanggal 27 Juni 2023.
Kantor pusat Perseroan beralamat di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik
Ditiro No. 11 A – C, Jakarta Pusat 10350, dengan 30 outlet diantaranya
termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat, Denpasar, Padang, Batam
dan Makassar.
I.A.1.b. Manajemen
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024
adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Ivan Rizal Sini
Komisaris : Nurhadi Yudiantho
Komisaris Independen : Martinus Eliatulo Zega
Direksi
Direktur Utama : Mesha Rizal Sini
Direktur : Renobulan Rizal Sini
Direktur : Dilly Dwiasri
Direktur : Fergus Richard
I.A.1.c. Kepemilikan Saham
Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:
(Dalam Rupiah)
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Modal
Kepemilikan
PT Bundamedik Tbk 515.000.000 41,20% 12.875.000.000
PT Bunda Investama Indonesia 485.000.000 38,80% 12.125.000.000
Masyarakat 250.000.000 20,00% 6.250.000.000
Jumlah 1.250.000.000 100,00% 31.250.000.000
I.A.1.d. Kegiatan Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan
pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat
gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam
menyediakan aktivitas klinik swasta.
13
Page 15
I.A.1.e. Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
menyediakan pelayanan penunjang kesehatan.
Dalam menjawab tantangan tersebut, Perseroan mempersiapkan Integrated
Clinical Laboratory System (“ICLS”), dimana Perseroan fokus untuk
menyediakan High Quality Clinical Diagnostics Services yang konsisten,
terpercaya, dan dapat diandalkan untuk semua mitra kerja dan pelanggan.
Dalam ICLS, terdapat tiga komponen penting yang membentuk sebuah
ekosistem laboratorium yang terintegrasi yaitu excellent laboratory, digital
integration, dan diagnos institute. Dalam excellent laboratory, Perseroan fokus
pada tiga macam laboratorium yang dapat membantu memaksimalkan
pengumpulan sampel yaitu clinical laboratory, genomic laboratory, dan digital
PCR laboratory. Setelah mengoptimalkan pengumpulan sample, Perseroan
melakukan pelayanan informasi mengenai hasil sampel kepada masyarakat
melalui proses digitalisasi dengan memberikan pelayanan rumah ke rumah dan
juga customer service, konsultasi melalui daring, dan juga untuk melakukan
pemesanan laboratorium melalui daring. Proses selanjutnya yang dapat
membantu meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium yaitu dengan riset
dan pengembangan serta edukasi masyarakat mengenai kesehatan melalui
Diagnos Institute.
Perseroan juga meluncurkan laboratorium baru yaitu Diagnos Genomics yang
merupakan perkembangan dari Diagnos Clinical Laboratory yang memiliki
fokus untuk melakukan pemeriksaan genetik. Pemeriksaan genetik merupakan
cara untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom.
Hasil pemeriksaan genetik membantu menunjukkan kondisi genetik serta
mengetahui kemungkinan seseorang mewarisi kelainan genetik. Program
selanjutnya Perseroan yaitu DNAnswer yang merupakan sebuah layanan di
Diagnos Genomics yang melayani pengujian genetik dengan visi memberikan
layanan berkualitas dan handal. Pemeriksaan genetik ini dapat membantu
pasien-pasien yang ingin mengetahui sifat-sifat yang dibawa dan untuk
mengetahui penyakit-penyakit apa saja yang terkategori sebagai penyakit
bawaan.
Selain itu, Perseroan meluncurkan DNAandMe sebuah platform digital yang
fokus dalam memberikan informasi mengenai diet, nutrisi, dan risiko penyakit
dari masing-masing individu yang sudah melakukan pemeriksaan genetik. Hasil
dari tes yang dilakukan di laboratorium kemudian disajikan secara digital
melalui aplikasi yang dapat membuat penggunanya dapat mengakses hasil dari
tes dimanapun dan kapanpun. Beberapa fitur yang dapat dilihat pada
DNAandMe antara lain adalah reaksi tubuh terhadap alergi, tingkat kebugaran,
karakteristik perilaku, kesehatan gigi, dan sistem kekebalan tubuh.
14
Page 16
Dalam rangka mengembangkan kegiatan usaha Perseroan khususnya pada
bidang laboratorium kesehatan, serta dalam rangka penerapan strategi dan
upaya Perseroan dalam menghadapi pertumbuhan yang pesat dalam bisnis
laboratorium kesehatan, Perseroan merencanakan untuk memperluas
pasarnya dengan melakukan Rencana Akuisisi dengan harapan bahwa
Perseroan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasiaan Perseroan
dan mengurangi risiko bisnis. Langkah strategis ini akan meningkatkan daya
saing kedua perusahaan secara keseluruhan dan berkontribusi pada
pertumbuhan Perseroan, serta berpotensi meningkatkan daya tawar
(bargaining power) dengan pemasok maupun pelanggan.
Dari segi operasional, Perseroan akan terus meningkatkan produktivitas
dengan mengembangkan sistem laboratorium kesehatan khususnya
laboratorium pemeriksaan genetik. Selain dapat menghasilkan proses produksi
yang lebih efektif dan efisien, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan
program efisiensi biaya yang tengah berjalan. Pengembangan kompetensi
karyawan juga akan direalisasikan Perseroan secara berkesinambungan
dengan ARSG. Perseroan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan
menghasilkan hasil laboratorium yang akurat, pelayanan kepada pasien
senyaman dan semaksimal mungkin, serta visualisasi hasil tes yang user
friendly dan sudah dikemas dalam bentuk digital.
I.A.2. Asa Ren Pte. Ltd.
Dalam Rencana Transaksi, ARSG merupakan pihak yang sebanyak 392.674
saham atau setara dengan 9,80% sahamnya akan dibeli oleh Perseroan dari
Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan
Rencana Pembelian Saham dan sebanyak 3.534.076 saham atau setara
dengan 88,17% sahamnya akan diakuisisi oleh Perseroan dari Investor dengan
nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi,
yang mana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju untuk
mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG tersebut kepada Perseroan
sebesar USD 21,69 juta, yang akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal
oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng) akan diperhitungkan
sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang
(inbreng) sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.
15
Page 17
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Perseroan, ARSG merupakan
pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan. Latar belakang,
manajemen, kepemilikan saham dan kegiatan usaha ARSG adalah sebagai
berikut:
I.A.2.a. Latar Belakang
ARSG merupakan suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum
Singapura pada tanggal 1 Maret 2021, terdaftar dengan nomor registrasi
202107180D dan berdomisili di Singapura.
Anggaran dasar ARSG telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan 2nd Amandement Constitution of Asa Ren Pte. Ltd. tanggal
20 Desember 2022 mengenai perubahan anggaran dasar ARSG.
Kantor pusat ARSG beralamat di 231 Bain Street #04 – 49, Bras Basah
Complex, Singapore 180231.
I.A.2.b. Manajemen
Susunan Direksi ARSG pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:
Direksi
Direktur : Aloysius Liang Jiahao
Direktur : Teo Teck San
Direktur : Billy Boen
Direktur : Irawan
16
Page 18
I.A.2.c. Kepemilikan Saham
Susunan pemegang saham ARSG berikut dengan kepemilikannya pada
tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:
(Dalam SGD)
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Modal
Kepemilikan
Aloysius Liang Jiahao 681.000 16,99% 649
Royal Arta Jayamanggala 205.000 5,11% 195
Magzhan Kenesbai 164.000 4,09% 156
Kelvin Davis Hardjono 200.000 4,99% 200.000
Prundjaya Capital Pte. Ltd. 200.000 4,99% 200.000
Sastrawan Kamto 200.000 4,99% 200.000
Selina Loh 200.000 4,99% 200.000
Viko Technologies Pte. Ltd. 200.000 4,99% 200.000
Marcy Venture Partners Fund II LP 436.437 10,89% 3.024.297
SBI Kejora Orbit Fund I, L.P. 293.278 7,32% 2.032.275
Ilumin8.ai Pte. Ltd. 195.519 4,88% 1.354.850
Magzhan Kanesbai 178.572 4,45% 1.237.416
Top Harvest Fund I 157.932 3,94% 1.094.393
Naya Investor Holding Limited 136.863 3,41% 948.395
Top Harvest Fund I (Q), LP 115.794 2,89% 802.398
PT Cakrawala Data Integrasi 97.759 2,44% 677.425
NSV Maxwell Limited 97.759 2,44% 677.425
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk 58.656 1,46% 406.455
Marcy Venture Partners Culture Fund II LP 52.360 1,31% 362.829
Shor Administrative Consultancy LLC 46.045 1,15% 319.068
Orbit Capital (Malaysia) Sdn Bhd 39.104 0,98% 270.970
Ivan Rizal Sini 23.022 0,57% 159.530
Maxime Franzetti 19.552 0,49% 135.485
Stefanus Ade Hadiwidjaja 9.776 0,24% 67.742
Jumlah 4.008.428 100,00% 14.571.953
I.A.2.d. Kegiatan Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian
dan pengembangan eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu
kedokteran.
I.A.3. Investor
Dalam Rencana Transaksi, Investor merupakan pihak yang akan melakukan
beberapa aksi korporasi sebagai berikut:
• Investor merencanakan untuk melakukan penjualan atas 392.674 saham
atau setara dengan 9,80% saham ARSG kepada Perseroan dengan nilai
transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan Rencana Pembelian
Saham.
17
Page 19
• Investor merencanakan untuk melakukan divestasi atas 3.534.076 saham
atau setara dengan 88,17% saham ARSG kepada Perseroan dengan nilai
transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi
dan Investor setuju untuk mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham
ARSG tersebut kepada Perseroan sebesar USD 21,69 juta, yang akan
diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk
lain selain uang (inbreng) akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal
oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng) sehubungan
dengan Rencana PMDHMETD.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Perseroan, Perseroan merupakan
pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Investor. Latar belakang kepemilikan
saham Investor pada ARSG adalah sebagai berikut:
I.A.3.a. Kepemilikan Saham
Kepemilikan saham Investor pada ARSG pada tanggal 30 Juni 2024 adalah
sebagai berikut:
(Dalam SGD)
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Modal
Kepemilikan
Aloysius Liang Jiahao 681.000 16,99% 649
PT Cakrawala Data Integrasi 97.759 2,44% 195
Sastrawan Kamto 200.000 4,99% 156
Kelvin Davis Hardjono 200.000 4,99% 200.000
Top Harvest Fund I 157.932 3,94% 200.000
NSV Maxwell Limited 97.759 2,44% 200.000
Marcy Venture Partners Culture Fund II LP 52.360 1,31% 200.000
Stefanus Ade Hadiwidjaja 9.776 0,24% 200.000
Viko Technologies Pte. Ltd. 200.000 4,99% 3.027.756
Royal Arta Jayamanggala 205.000 5,11% 1.356.400
Prundjaya Capital Pte. Ltd. 200.000 4,99% 1.238.832
SBI Kejora Orbit Fund I, L.P. 293.278 7,32% 949.480
Maxime Franzetti 19.552 0,49% 803.316
Naya Investor Holding Limited 136.863 3,41% 678.200
Ilumin8.ai Pte. Ltd. 195.519 4,88% 678.200
Top Harvest Fund I (Q), LP 115.794 2,89% 406.920
Selina Loh 200.000 4,99% 363.245
Shor Administrative Consultancy LLC 46.045 1,15% 319.433
Magzhan Kenesbai 342.572 8,55% 430.992
Marcy Venture Partners Fund II LP 436.437 10,89% 135.640
Orbit Capital (Malaysia) Sdn Bhd 39.104 0,98% 67.821
Jumlah 3.926.750 97,96% 11.457.235
18
Page 20
I.B. Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi
Pada tanggal 13 Maret 2024, Perseroan dan Investor telah menandatangani IA
sehubungan dengan Rencana Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting
dalam IA adalah sebagai berikut:
• Pihak-pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan IA adalah Perseroan dan
Investor.
• Objek dan Nilai Rencana Transaksi
Objek transaksi berdasarkan IA adalah sebagai berikut:
• Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674
saham atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan
nilai transaksi sebesar USD 2,41 juta.
• Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas
3.534.076 saham atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari
Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta, yang mana
Saham ARSG tersebut akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal
oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng) sehubungan
dengan Rencana PMDHMETD.
• Prasayarat
Prasyarat berdasarkan IA adalah sebagai berikut:
• Prasyarat Investor
Penyelesaian Transfer akan tunduk pada kepuasan atau pelepasan,
tergantung pada keadaan, ketentuan investor berikut:
a) Perseroan telah menyelesaikan uji tuntas yang dilakukan terhadap
Grup Asa Ren dan hasilnya memuaskan Perseroan yang dibuktikan
dengan surat konfirmasi yang diterbitkan Perseroan kepada
Investor;
b) Seluruh persetujuan dan/atau otorisasi yang diperlukan untuk
transaksi, termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan
perusahaan, persetujuan pemegang saham dan persetujuan pihak
ketiga sebagaimana disyaratkan berdasarkan hukum yang berlaku,
dokumen konstitusional Investor dan Grup Asa Ren, dan setiap
perjanjian dan/atau dokumen lain dimana Investor atau Grup Asa
Ren menjadi salah satu pihak, atau yang terikat atau tunduk pada
saham yang dialihkan dan saham dijual, telah diperoleh oleh
Investor;
19
Page 21
c) Tidak adanya perubahan merugikan yang material;
d) Perjanjian Penguncian telah ditandatangani dengan baik oleh
masing-masing Investor dan Perseroan, dalam bentuk yang dapat
diterima oleh Perseroan;
e) Kondisi wajar lainnya yang dapat diidentifikasi oleh Perseroan
berdasarkan kebijakan mutlaknya berdasarkan hasil uji tuntas yang
dilakukan terhadap Grup Asa Ren; dan
f) Dokumen Pengalihan telah ditandatangani dengan baik oleh
Investor dan Perseroan dalam bentuk yang dapat diterima oleh
Perseroan.
• Prasyarat Perseroan
Penyelesaian Transfer akan tunduk pada kepuasan atau pelepasan,
tergantung pada kondisi Perseoran berikut:
a) Investor telah menyelesaikan uji tuntas yang dilakukan terhadap
Perseroan dan hasilnya memuaskan Investor yang dibuktikan
dengan surat konfirmasi yang diterbitkan Investor kepada
Perseroan;
b) Seluruh persetujuan, persetujuan dan/atau otorisasi yang diperlukan
untuk transaksi, termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan
korporasi, persetujuan pemegang saham dan persetujuan pihak
ketiga sebagaimana disyaratkan berdasarkan Hukum Yang Berlaku,
dokumen konstitusi Perseroan, dan setiap perjanjian dan/atau
perjanjian lainnya. dokumen dimana Perusahaan menjadi salah satu
pihak, atau dimana Hak yang Dialihkan terikat atau tunduk padanya,
telah diperoleh oleh Perseroan;
c) Kondisi wajar lainnya yang dapat diidentifikasi oleh Investor
berdasarkan kebijakan mutlaknya berdasarkan hasil uji tuntas yang
dilakukan terhadap Perseroan;
d) Perseroan telah memperoleh pernyataan efektif yang diterbitkan
oleh OJK yang menyatakan Pernyataan Pendaftaran dinyatakan
efektif.
• Hukum yang Berlaku
Perjanjian ini diatur oleh, ditafsirkan, dan dinterpretasikan sesuai dengan
hukum Negara Republik Indonesia.
20
Page 22
I.C. Analisis atas Manfaat dan Risiko dari Rencana Transaksi
Manfaat Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.
• Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.
• Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.
21
Page 23
• Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
Perseroan.
• Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
atas biaya transaksi dan waktu.
• Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
Perseroan di masa yang akan datang.
Risiko Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan
sumber dana untuk investasi lain yang mungkin lebih menguntungkan
dibandingkan dengan Rencana Pembelian Saham dan Rencana Akuisisi.
• Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, bilamana manajemen
Perseroan perlu melakukan suatu proses integrasi atas kegiatan
operasional Perseroan dan ARSG yang dalam pelaksanaannya berpotensi
meningkatnya biaya operasional, maka hal tersebut dapat memberikan
dampak bagi kinerja keuangan konsolidasian Perseroan di masa yang akan
datang.
• Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang menyediakan pelayanan
penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar
diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank
mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak
dalam menyediakan aktivitas klinik swasta, Perseroan tidak terlepas dari
berbagai risiko usaha yang dihadapi, antara lain kebijakan/peraturan
Pemerintah yang berpotensi memberikan dampak bagi kelangsungan
Perseroan.
22
Page 24
II. ANALISIS KUALITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI
II.A. Asa Ren Pte. Ltd.
II.A.1. Latar Belakang
ARSG merupakan suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum
Singapura pada tanggal 1 Maret 2021, terdaftar dengan nomor registrasi
202107180D dan berdomisili di Singapura.
Anggaran dasar ARSG telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan 2nd Amandement Constitution of Asa Ren Pte. Ltd. tanggal
20 Desember 2022 mengenai perubahan anggaran dasar ARSG.
ARSG memiliki kantor pusat di 231 Bain Street #04 – 49, Bras Basah Complex,
Singapore 180231. ARSG mulai beroperasi komersial pada tanggal
1 Maret 2021.
II.A.2. Kegiatan Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian
dan pengembangan eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu
kedokteran.
23
Page 25
II.B. Tinjauan Industri ARSG
II.B.1. Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Dunia
Industri laboratorium kesehatan merupakan jenis industri yang berfokus pada
penyediaan layanan diagnostik medis melalui berbagai tes laboratorium, seperti
tes darah, tes urin, tes genetik, dan analisis lainnya. Industri ini memainkan
peran penting dalam sistem perawatan kesehatan karena hasil dari tes-tes ini
digunakan oleh dokter untuk mendiagnosis, merencanakan, dan memantau
pengobatan bagi pasien. Industri ini juga mencakup laboratorium penelitian
yang melakukan pengembangan teknologi diagnostik baru, serta laboratorium
yang mendukung uji klinis untuk pengembangan obat-obatan.
Pendapatan Laboratorium Medis dan Diagnostik di Amerika Serikat (AS)
(Dalam miliar USD)
18,80
18,60
18,40
18,20
18,00
17,80
17,60
17,40
Q/4 2023 Q/1 2024 Q/2 2024
Pendapatan 17,87 17,92 18,67
Sumber: U.S. Census Bureau
Berdasarkan data yang diperoleh dari dari U.S. Census Bureau, jumlah
pendapatan untuk laboratorium medis dan diagnostik di AS periode
Q/1 2024 dan Q/2 2024 mengalami peningkatan masing-masing sebesar
USD 0,05 miliar dan USD 0,75 miliar atau masing-masing setara dengan 0,28%
dan 4,19%. Selanjutnya, berdasarkan data dari Fortune Business Insight dalam
laporannya dengan judul U.S. Clinical Laboratory Services Market Size, Share
& COVID-19 Impact Analysis, By Test Type, By Age, By Source of Payment,
and By Service Provider, and Country Forecast, 2023-2030, peningkatan
pendapatan laboratorium medis dan diagnostik AS terutama didorong oleh
meningkatnya kebutuhan untuk melakukan tes diagnostik dini dan terjadinya
peningkatan penyakit kronis pada masyarakat AS yang juga disertai dengan
pertumbuhan yang pesat pada industri bioteknologi serta kesehatan di negara
AS secara signifikan.
24
Page 26
Proyeksi Nilai Pasar Layanan Laboratorium Kesehatan di Dunia
(Dalam miliar USD)
300,00
250,00
200,00
150,00
100,00
50,00
0,00
2024 2025 2026 2027 2028
Nilai Pasar 233,95 245,68 258,09 271,24 285,18
Sumber : Precedence Research
Berdasarkan data yang diperoleh dari Precedence Research dalam laporannya
dengan judul Clinical Laboratory Service Market - Global Industry Analysis,
Size, Share, Growth, Trends, Regional Outlook and Forecast 2024 – 2033,
secara keseluruhan, pada tahun 2025 – 2028, nilai pasar layanan laboratorium
kesehatan di dunia diproyeksikan akan terus mengalami peningkatan
masing-masing sebesar USD 11,73 miliar, USD 12,41 miliar, USD 13,15 miliar,
dan USD 13,94 miliar atau masing-masing setara dengan 5,01%, 5,05%,
5,10%,dan 5,14%.
Peningkatan pasar laboratorium dunia dipicu oleh tingginya kebutuhan akan tes
diagnostik dan tingginya kasus penyakit kronis pada penduduk dunia,
sementara itu, adopsi teknologi canggih seperti otomatisasi untuk efisiensi
biaya dan menambah produktivitas turut mendorong pertumbuhan pasar
laboratorium kesehatan dunia dan menghadirkan layanan-layanan terkini untuk
menjawab kebutuhan pasar.
II.B.2. Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Indonesia
Peluang perkembangan suatu negara maju salah satunya ada pada kesehatan.
Sebuah potensi untuk Indonesia menjadi negara maju karena adanya
perolehan demografi dan sektor kesehatan yang memiliki peran yang sangat
penting untuk mewujudkan hal tersebut. Salah satu pilar transformasi
kesehatan yang telah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik
Indonesia adalah dengan melakukan penataan ulang laboratorium kesehatan
yang ada di Indonesia. Laboratorium Kesehatan diklasifikasi menjadi
laboratorium Kesehatan Medis dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat
(Labkesmas). Berbagai upaya tata ulang yang dilakukan oleh pemerintah
adalah dengan menambah jumlah laboratorium hingga menambah
kelengkapan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di Labkesmas.
25
Page 27
Pendapatan Alat Kesehatan di Indonesia
Tahun 2023 - 2025
(Dalam jutaan USD)
Deskripsi 2023 2024* 2025*
Cardiology devices 289,90 324,10 356,20
Dental devices 17,26 19,19 21,15
Diabetes care devices 162,60 186,00 211,70
Diagnostic imaging devices 217,40 231,60 246,30
Endoscopic devices 114,40 124,80 135,60
General & plastic surgery devices 112,80 121,30 130,60
Ophthalmic devices 163,30 179,30 195,20
Orthopedic devices 190,90 206,90 222,00
Other medical devices 747,70 810,30 871,40
*) Proyeksi
Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, jumlah pendapatan alat
kesehatan di Indonesia pada tahun 2023 adalah sebesar USD 2,02 miliar. Alat
kardiologi dan alat visual untuk diagnosik menjadi penyumbang pendapatan
terbesar dengan persentasi sebesar 14,38% dan 10,78%. Jumlah pendapatan
pada tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar USD 187,23 juta atau setara
dengan 9,29% dibandingkan dengan jumlah pendapatan pada tahun 2023.
Peningkatan tersebut terutama pada alat kesehatan kardiologi dengan
kenaikan sebesar USD 34,20 juta atau setara dengan 11,80%. Diproyeksikan
pada tahun 2025 pendapatan alat kesehatan mencapai USD 2,39 miliar
dengan pendapatan terbesar berasal dari alat kesehatan kardiologi dan alat
visual untuk diagnosik. Teknologi digital memungkinkan penyedia layanan
kesehatan untuk memberikan perawatan pasien yang lebih baik, meningkatkan
diagnosis dan pengobatan, dan meningkatkan hasil perawatan kesehatan
secara keseluruhan.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Straits Research, dalam laporannya yang
berjudul The Asia-Pacific (APAC) Genetic Testing Market Study, Opportunities
& Forecast 2020 – 2032, pangsa pasar industri laboratorium diagnostik
Indonesia diproyeksikan akan menjadi sebesar USD 1,41 miliar pada tahun
2032, mengalami pertumbuhan pada tingkat CAGR sebesar 39,30% dihitung
sejak tahun 2020 sampai tahun 2032. Faktor-faktor yang mendorong industri
laboratorium diagnostik Indonesia terus meningkat antara lain populasi
masyarakat di Indonesia yang kian bertumbuh ditambah dengan kesadaran
masyarakat tentang isu kesehatan dan penyakit kronis yang bertambah secara
merata di Indonesia, serta kemampuan daya beli masyarakat kelas menengah
untuk menjangkau fasilitas kesehatan, peluang pangsa pasar uji genetik di
Indonesia menjadi semakin besar. Dengan pertumbuhan yang didukung oleh
pasar industri laboratorium diagnostik, pasar uji genetik di Indonesia
diproyeksikan mencapai USD 3,80 miliar pada tahun 2032 dengan tingkat
CAGR sebesar 38,00% dihitung sejak tahun 2020 sampai tahun 2032. Di
samping itu, pembaharuan teknik dan peralatan diagnostik yang disertai
dengan investasi pada infrastruktur kesehatan turut meningkatkan kapabilitas
layanan di seluruh wilayah Indonesia.
26
Page 28
Salah satu aspek yang terpenting dalam membangun sistem kesehatan
Indonesia adalah dengan ketersediaan alat kesehatan yang mutakhir dan
terkini sehingga dapat melakukan diagnosa dan tindakan kuratif yang tepat dan
cepat. Adanya kemungkinan akan peningkatan penyakit yang muncul pada
musim-musim tertentu maupun penyakit kronis secara umum menimbulkan
kebutuhan yang tinggi akan laboratorium medis dan diagnostik untuk dapat
mempercepat penanganan penyakit, sehingga industri laboratorium kesehatan
akan terus bertumbuh dan memberikan kontribusi yang optimal bagi
perekonomian dan kesehatan nasional.
II.C. Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha
Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
menyediakan pelayanan penunjang kesehatan.
Dalam menjawab tantangan tersebut, Perseroan mempersiapkan ICLS, dimana
Perseroan fokus untuk menyediakan High Quality Clinical Diagnostics Services
yang konsisten, terpercaya, dan dapat diandalkan untuk semua mitra kerja dan
pelanggan. Dalam ICLS, terdapat tiga komponen penting yang membentuk
sebuah ekosistem laboratorium yang terintegrasi yaitu excellent laboratory,
digital integration, dan diagnos institute. Dalam excellent laboratory, Perseroan
fokus pada tiga macam laboratorium yang dapat membantu memaksimalkan
pengumpulan sampel yaitu clinical laboratory, genomic laboratory, dan digital
PCR laboratory. Setelah mengoptimalkan pengumpulan sample, Perseroan
melakukan pelayanan informasi mengenai hasil sampel kepada masyarakat
melalui proses digitalisasi dengan memberikan pelayanan rumah ke rumah dan
juga customer service, konsultasi melalui daring, dan juga untuk melakukan
pemesanan laboratorium melalui daring. Proses selanjutnya yang dapat
membantu meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium yaitu dengan riset
dan pengembangan serta edukasi masyarakat mengenai kesehatan melalui
Diagnos Institute.
Perseroan juga meluncurkan laboratorium baru yaitu Diagnos Genomics yang
merupakan perkembangan dari Diagnos Clinical Laboratory yang memiliki
fokus untuk melakukan pemeriksaan genetik. Pemeriksaan genetik merupakan
cara untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom.
Hasil pemeriksaan genetik membantu menunjukkan kondisi genetik serta
mengetahui kemungkinan seseorang mewarisi kelainan genetik. Program
selanjutnya Perseroan yaitu DNAnswer yang merupakan sebuah layanan di
Diagnos Genomics yang melayani pengujian genetik dengan visi memberikan
layanan berkualitas dan handal. Pemeriksaan genetik ini dapat membantu
pasien-pasien yang ingin mengetahui sifat-sifat yang dibawa dan untuk
mengetahui penyakit-penyakit apa saja yang terkategori sebagai penyakit
bawaan.
27
Page 29
Selain itu, Perseroan meluncurkan DNAandMe sebuah platform digital yang
fokus dalam memberikan informasi mengenai diet, nutrisi, dan risiko penyakit
dari masing-masing individu yang sudah melakukan pemeriksaan genetik. Hasil
dari tes yang dilakukan di laboratorium kemudian disajikan secara digital
melalui aplikasi yang dapat membuat penggunanya dapat mengakses hasil dari
tes dimanapun dan kapanpun. Beberapa fitur yang dapat dilihat pada
DNAandMe antara lain adalah reaksi tubuh terhadap alergi, tingkat kebugaran,
karakteristik perilaku, kesehatan gigi, dan sistem kekebalan tubuh.
Dalam rangka mengembangkan kegiatan usaha Perseroan khususnya pada
bidang laboratorium kesehatan, serta dalam rangka penerapan strategi dan
upaya Perseroan dalam menghadapi pertumbuhan yang pesat dalam bisnis
laboratorium kesehatan, Perseroan merencanakan untuk memperluas
pasarnya dengan melakukan Rencana Akuisisi dengan harapan bahwa
Perseroan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasiaan Perseroan
dan mengurangi risiko bisnis. Langkah strategis ini akan meningkatkan daya
saing kedua perusahaan secara keseluruhan dan berkontribusi pada
pertumbuhan Perseroan, serta berpotensi meningkatkan daya tawar
(bargaining power) dengan pemasok maupun pelanggan.
Dari segi operasional, Perseroan akan terus meningkatkan produktivitas
dengan mengembangkan sistem laboratorium kesehatan khususnya
laboratorium pemeriksaan genetik. Selain dapat menghasilkan proses produksi
yang lebih efektif dan efisien, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan
program efisiensi biaya yang tengah berjalan. Pengembangan kompetensi
karyawan juga akan direalisasikan Perseroan secara berkesinambungan
dengan ARSG. Perseroan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan
menghasilkan hasil laboratorium yang akurat, pelayanan kepada pasien
senyaman dan semaksimal mungkin, serta visualisasi hasil tes yang user
friendly dan sudah dikemas dalam bentuk digital.
II.D. Alasan Dilakukan Rencana Transaksi
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.
28
Page 30
• Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.
• Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.
• Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
Perseroan.
• Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
atas biaya transaksi dan waktu.
• Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
Perseroan di masa yang akan datang.
29
Page 31
II.E. Analisis Keuntungan dan Kerugian dari Rencana Transaksi
Keuntungan Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.
• Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.
• Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.
30
Page 32
• Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
Perseroan.
• Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
atas biaya transaksi dan waktu.
• Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
Perseroan di masa yang akan datang.
Kerugian Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan
sumber dana untuk investasi lain yang mungkin lebih menguntungkan
dibandingkan dengan Rencana Pembelian Saham dan Rencana Akuisisi.
• Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, bilamana manajemen
Perseroan perlu melakukan suatu proses integrasi atas kegiatan
operasional Perseroan dan ARSG yang dalam pelaksanaannya berpotensi
meningkatnya biaya operasional, maka hal tersebut dapat memberikan
dampak bagi kinerja keuangan konsolidasian Perseroan di masa yang akan
datang.
• Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang menyediakan pelayanan
penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar
diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank
mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak
dalam menyediakan aktivitas klinik swasta, Perseroan tidak terlepas dari
berbagai risiko usaha yang dihadapi, antara lain kebijakan/peraturan
Pemerintah yang berpotensi memberikan dampak bagi kelangsungan
Perseroan.
31
Page 33
II.F. Analisis Keuntungan dan Kerugian apabila Perseroan membentuk entitas baru
atau menambah kegiatan usaha baru yang sejenis dengan ARSG/entitas
anaknya
Keuntungan apabila Perseroan membentuk entitas baru atau menambah
kegiatan usaha baru yang sejenis dengan ARSG/entitas anaknya sebagai
berikut:
• Perseroan mungkin tidak perlu mengeluarkan biaya investasi yang besar
seperti yang dikeluarkan Perseroan pada saat melakukan pengalihan
saham ARSG, dan modal belanja perseroan dapat dialihkan untuk
pengembangan produk dan pengembangan bisnis Perseroan.
• Memiliki kesempatan untuk membangun reputasi dan merek produk dari
awal dan mengembangkan arah dan produk yang sesuai dengan visi dan
nilai-nilai pendiri.
• Perseroan tidak perlu melakukan proses integrasi bisnis yang panjang dan
melelahkan dikarenakan penyatuan budaya serta nilai perusahaan yang
mungkin akan berbeda dikarenakan membuat usaha baru dari awal.
Kerugian apabila Perseroan membentuk entitas baru atau menambah kegiatan
usaha baru yang sejenis dengan ARSG/entitas anaknya sebagai berikut:
• Perseroan memerlukan investasi dana dan waktu yang lama untuk memulai
penelitian dan pengembangan layanan kesehatan yang menggunakan
teknologi genetik dan bioinformatik sehingga dapat melakukan analisa
pemeriksaan yang dimiliki oleh ARSG.
• Perseroan harus membentuk tim yang tepat, guna membentuk layanan
pemeriksaaan yang serupa, dimana dalam kondisi industri pemeriksaan
genetik yang masih dini di Indonesia, ketersediaan sumber daya manusia
akan menjadi tantangan yang besar yang menyebabkan resiko bisnis
menjadi semakin lebih besar.
• Perseroan harus membentuk ulang reputasi dan merek produk dari awal
dan akan memposisikan pemain-pemain genetik seperti ARSG yang
menjadi early adopter sebagai saingan usaha yang kemampuan teknis
yang lebih mumpuni.
32
Page 34
III. ANALISIS KUANTITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI
III.A. Analisis atas Kinerja Historis Perseroan
Laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2024 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar
tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan
pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP TSFBR
dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 telah diaudit oleh
KAP TSFBR dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain.
Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP KNMTR dengan pendapat wajar
tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2019 sebagaimana tertuang dalam laporan
keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP KNMTR dengan pendapat wajar
tanpa pengecualian.
Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:
III.A.1. Laporan Posisi Keuangan
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 30/06/24 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 8.264 10.245 28.011 44.720 16.538 1.393
Investasi jangka pendek 1.401 1.696 2.543 6.507 - -
Piutang usaha
Pihak berelasi - neto 30.798 28.551 29.909 16.971 26.594 7.414
Pihak ketiga - neto 12.840 9.729 12.513 24.759 24.222 19
Piutang lain-lain 6.969 6.972 7.033 32.209 30.457 18
Persediaan 3.631 5.142 6.567 7.760 5.813 2.123
Biaya dibayar di muka dan uang muka 31.454 25.467 31.737 20.938 1.530 452
Pajak dibayar di muka 216 3 61 - - -
Jumlah Aset Lancar 95.575 87.805 118.373 153.864 105.154 11.420
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 2.156 1.031 1.020 1.012 763 -
Investasi saham 12.951 12.951 8.445 - - -
Beban dibayar dimuka jangka panjang 1.183 1.233 1.342 - - -
Aset tetap - neto 150.274 140.443 106.387 80.360 15.079 16.365
Aset hak guna usaha - neto 24.147 23.806 2.832 6.747 5.028 -
Aset tak berwujud - neto 1.312 720 681 - - -
Aset tidak lancar lainnya 2.736 3.486 857 - 6.550 -
Piutang lain-lain - pihak berelasi - - - - - 28.138
Beban tangguhan - - - - - 3.300
Jumlah Aset Tidak Lancar 194.758 183.670 121.563 88.119 27.421 47.802
JUMLAH ASET 290.333 271.475 239.936 241.983 132.575 59.222
33
Page 35
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 30/06/24 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak berelasi 775 346 390 92 - -
Pihak ketiga 10.837 5.744 2.688 4.432 15.825 2.035
Utang lain-lain - - 149 - 1.117 1.590
Utang pajak 283 269 675 16.013 12.763 4.535
Beban akrual 2.729 3.178 1.556 3.125 140 393
Uang muka pelanggan 8.788 652 894 - - -
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap 378 546 628 576 132 169
Liabilitas sewa 4.495 3.710 1.811 2.390 635 393
Utang bank 63 - 1.701 - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 28.348 14.444 10.492 26.628 30.612 9.116
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja 2.731 2.156 1.686 3.103 708 512
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap 672 1.505 787 589 237 343
Liabilitas sewa 20.471 21.004 409 2.888 1.273 2.584
Utang bank 34.938 30.000 9.358 - - -
Utang lain-lain - pihak berelasi 6.776 6.776 6.776 6.974 678 201
Liabilitas pajak tangguhan - - - - - 7
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 65.588 61.441 19.016 13.554 2.896 3.646
JUMLAH LIABILITAS 93.936 75.885 29.508 40.182 33.508 12.763
EKUITAS
Modal saham 31.250 31.250 31.250 31.250 25.000 25.000
Tambahan modal disetor 36.707 36.707 36.707 36.707 29 29
Penghasilan (kerugian) komprehensif lain (4.235) (3.884) (2.702) 1.335 (168) (88)
Saldo laba 132.676 131.518 145.173 132.509 74.205 21.519
JUMLAH EKUITAS 196.397 195.590 210.428 201.800 99.066 46.459
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 290.333 271.475 239.936 241.983 132.575 59.222
III.A.2. Aset
Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024,
31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
sebesar Rp 290,33 miliar, Rp 271,48 miliar, Rp 239,94 miliar, Rp 241,98 miliar,
Rp 132,58 miliar, dan Rp 59,22 miliar.
Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 18,86 miliar atau setara dengan 6,95% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan biaya dibayar di muka dan uang muka serta aset
tetap – neto masing-masing sebesar Rp 5,99 miliar dan Rp 9,83 miliar.
Kenaikan biaya dibayar di muka dan uang muka terutama disebabkan oleh
kenaikan uang muka pembelian perlengkapan kantor sebesar Rp 6,04 miliar.
Kenaikan aset tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan aset dalam
penyelesaian sebesar Rp 14,73 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 31,54 miliar atau setara dengan 13,14% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan aset tetap – neto sebesar Rp 34,06 miliar. Kenaikan
aset tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan perbaikan dan sarana
serta peralatan laboratorium masing-masing sebesar Rp 14,78 miliar dan
Rp 18,26 miliar.
34
Page 36
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami
penurunan sebesar Rp 2,05 miliar atau setara dengan 0,85% dibandingkan
dengan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh penurunan kas dan bank serta piutang lain-lain
masing-masing sebesar Rp 16,71 miliar dan Rp 25,18 miliar yang disertai
dengan kenaikan piutang usaha – pihak berelasi dan aset tetap – neto masing-
masing sebesar Rp 12,94 miliar dan Rp 26,03 miliar. Penurunan kas dan bank
terutama disebabkan oleh penurunan kas dan bank – PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk sebesar Rp 30,44 miliar. Penurunan piutang lain-lain – PT Bunda
Investama Indonesia terutama disebabkan oleh penurunan piutang lain-lain
pihak berelasi sebesar Rp 25,01 miliar. Kenaikan piutang usaha – pihak
berelasi terutama disebabkan oleh piutang usaha – PT Bundamedik Tbk dan
PT Jonlin Sapta Medika masing-masing sebesar Rp 20,40 miliar dan
Rp 6,77 miliar. Kenaikan aset tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan
perbaikan dan prasarana sebesar Rp 5,04 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 109,41 miliar atau setara dengan 82,53% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan kas dan bank, biaya dibayar di muka dan uang muka
serta aset tetap – neto masing-masing sebesar Rp 28,18 miliar,
Rp 19,41 miliar, dan Rp 65,28 miliar. Kenaikan kas dan bank terutama
disebabkan oleh kenaikan kas dan bank – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan
PT Bank Central Asia Tbk masing-masing sebesar Rp 23,05 miliar dan
Rp 1,77 miliar. Kenaikan biaya dibayar di muka dan uang muka terutama
disebabkan oleh kenaikan uang muka pembelian perlengkapan kantor sebesar
Rp 18,68 miliar. Kenaikan aset tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan
aset tetap – tanah sebesar Rp 43,66 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 73,35 miliar atau setara dengan 123,86% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan piutang usaha – pihak berelasi, piutang
usaha – pihak ketiga, dan piutang lain-lain masing-masing sebesar
Rp 19,18 miliar, Rp 24,20 miliar dan Rp 30,44 miliar yang disertai dengan
penurunan piutang lain-lain – pihak berelasi sebesar Rp 28,14 miliar. Kenaikan
piutang usaha – pihak berelasi terutama disebabkan oleh kenaikan piutang
usaha – PT Bundamedik dan PT Morula Indonesia masing-masing sebesar
Rp 14,82 miliar dan Rp 2,92 miliar. Kenaikan piutang usaha – pihak ketiga
terutama disebabkan oleh kenaikan piutang usaha – PT Dawa Daya Kahuripan
dan lain-lain masing-masing sebesar Rp 2,16 miliar dan Rp 14,11 miliar.
Kenaikan piutang usaha – pihak berelasi terutama disebabkan oleh kenaikan
piutang lain-lain – PT Bundamedik sebesar Rp 19,31 miliar.
35
Page 37
III.A.3. Liabilitas
Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024,
31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
sebesar Rp 93,94 miliar, Rp 75,89 miliar, Rp 29,51 miliar,
Rp 40,18 miliar, Rp 33,51 miliar, dan Rp 12,76 miliar.
Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 18,05 miliar atau setara dengan 23,79% dibandingkan dengan
jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan utang usaha – pihak ketiga, uang muka pelanggan,
dan utang bank masing-masing sebesar Rp 5,09 miliar, Rp 8,14 miliar, dan
Rp 5,00 miliar. Kenaikan utang usaha – pihak ketiga terutama disebabkan oleh
kenaikan utang usaha – PT Citas Otis Elevator dan Enigma Saintia Solusindo
masing-masing sebesar Rp 1,14 miliar dan 0,92 miliar. Kenaikan uang muka
pelanggan terutama disebabkan oleh kenaikan uang muka pelanggan – uang
muka sewa bangunan sebesar Rp 8,00 miliar. Kenaikan utang bank terutama
disebabkan oleh kenaikan utang bank – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
sebesar Rp 5,00 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
kenaikan sebesar Rp 46,38 miliar atau setara dengan 157,17% dibandingkan
dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini
terutama disebabkan oleh kenaikan liabilitas sewa dan utang bank
masing-masing sebesar Rp 22,49 miliar dan Rp 18,94 miliar. Kenaikan liabilitas
sewa terutama disebabkan oleh kenaikan liabilitas sewa – PT Bunda Investama
Indonesia sebesar Rp 22,57 miliar. Kenaikan utang bank terutama disebabkan
oleh kenaikan utang bank – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar
Rp 30,00 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
penurunan sebesar Rp 10,68 miliar atau setara dengan 26,57% dibandingkan
dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh penurunan utang pajak sebesar Rp 15,34 miliar.
Penurunan utang pajak terutama disebabkan oleh penurunan pajak kini
sebesar Rp 15,52 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
kenaikan sebesar Rp 6,67 miliar atau setara dengan 19,92% dibandingkan
dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini
terutama disebabkan oleh kenaikan utang lain-lain jangka panjang – pihak
berelasi sebesar Rp 6,30 miliar. Kenaikan utang lain-lain jangka panjang
terutama disebabkan oleh kenaikan utang lain-lain jangka
panjang – PT Bundamedik Tbk dan PT Citra Ananda masing-masing sebesar
Rp 5,37 miliar dan Rp 1,43 miliar.
36
Page 38
Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
kenaikan sebesar Rp 20,75 miliar atau setara dengan 162,55% dibandingkan
dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini
terutama disebabkan oleh kenaikan utang usaha – pihak ketiga dan utang
pajak masing-masing sebesar Rp 13,79 miliar dan Rp 8,23 miliar. Kenaikan
utang usaha – pihak ketiga terutama disebabkan oleh kenaikan utang
usaha – PT Tridinamika Jaya Instrument sebesar Rp 8,59 miliar.
III.A.4. Ekuitas
Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024,
31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
sebesar Rp 196,34 miliar, Rp 196,69 miliar, Rp 210,43 miliar, Rp 201,80 miliar,
Rp 99,07 miliar, dan Rp 46,46 miliar,
Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 0,81 miliar atau setara dengan 0,41% dibandingkan dengan jumlah
ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan
oleh laba periode berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
Rp 1,16 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
penurunan sebesar Rp 14,84 miliar atau setara dengan 7,05% dibandingkan
dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
sebesar Rp 13,66 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
kenaikan sebesar Rp 8,63 miliar atau setara dengan 4,28% dibandingkan
dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
Rp 12,67 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
kenaikan sebesar Rp 102,73 miliar atau setara dengan 103,70% dibandingkan
dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan tambahan modal disetor dan laba tahun berjalan
yang dibukukan oleh Perseroan masing-masing sebesar Rp 36,68 miliar dan
Rp 64,30 miliar.
Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
kenaikan sebesar Rp 52,61 miliar atau setara dengan 113,23% dibandingkan
dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
Rp 52,69 miliar.
37
Page 39
III.A.5. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
30/06/24 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
Keterangan
(6 Bulan) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban pokok pendapatan 55,52% 58,96% 50,75% 50,20% 52,66% 61,03%
Laba bruto 44,48% 41,04% 49,25% 49,80% 47,34% 38,97%
Beban penjualan dan pemasaran -5,28% -6,69% -6,74% -4,33% -1,08% -2,11%
Beban umum dan administrasi -38,91% -44,04% -34,51% -18,60% -9,69% -11,20%
Pendapatan (beban) lain-lain - neto -0,23% 0,37% 0,98% 0,68% -0,01% -1,03%
Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan 0,06% -9,32% 8,99% 27,56% 36,56% 24,63%
Manfaat (beban) pajak penghasilan 1,37% -0,06% -2,42% -6,28% -7,80% -6,56%
Laba (rugi) periode/tahun berjalan 1,43% -9,37% 6,57% 21,28% 28,76% 18,07%
Penghasilan (rugi) komprehensif lain -0,43% -0,81% -2,09% 0,50% -0,04% -0,16%
Jumlah laba (rugi) komprehensif periode/tahun berjalan 1,00% -10,18% 4,47% 21,78% 28,72% 17,91%
III.A.6 Pendapatan Neto
Pendapatan neto Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
sebesar Rp 81,05 miliar, Rp 145,70 miliar, Rp 192,89 miliar, Rp 302,18 miliar,
Rp 183,17 miliar, dan Rp 51,34 miliar.
Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp 47,19 miliar atau setara
dengan 24,47% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini disebabkan oleh
penurunan pendapatan referensi dokter dan klien korporasi – pihak ketiga
masing-masing sebesar Rp 14,07 miliar dan Rp 23,89 miliar.
Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 109,30 miliar atau
setara dengan 36,17% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini disebabkan oleh
penurunan pendapatan klien korporasi – pihak ketiga dan pendapatan referensi
dokter - pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 59,84 miliar dan
Rp 32,04 miliar.
Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 119,01 miliar atau setara
dengan 64,97% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini disebabkan oleh
kenaikan pendapatan referensi dokter – pihak berelasi dan pendapatan klien
korporasi - pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 11,32 miliar dan
Rp 65,34 miliar.
38
Page 40
Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 131,83 miliar atau setara
dengan 256,80% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini disebabkan oleh
kenaikan pendapatan referensi dokter – pihak berelasi dan pendapatan klien
korporasi - pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 63,05 miliar dan
Rp 20,73 miliar.
III.A.7. Laba (Rugi) Periode Tahun Berjalan
Laba periode/tahun berjalan Perseroan untuk periode enam bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing
adalah sebesar Rp 1,16 miliar, Rp 12,67 miliar, Rp 64,30 miliar,
Rp 52,69 miliar, Rp 9,28 miliar. Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp 13,66 miliar.
Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp 26,32 miliar atau setara
dengan 207,82% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan
oleh penurunan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan, beban
pokok pendapatan, dan pendapatan lain-lain masing-masing sebesar
Rp 47,19 miliar, Rp11,98 miliar, dan Rp 1,36 miliar.
Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 51,64 miliar atau setara
dengan 80,30% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan
oleh penurunan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban
pokok pendapatan masing-masing sebesar Rp 109,30 miliar dan
Rp 53,80 miliar.
Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 11,62 miliar atau setara
dengan 22,05% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan
oleh kenaikan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban
pokok pendapatan masing-masing sebesar Rp 119,01 miliar dan
Rp 55,22 miliar.
Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 43,41 miliar atau setara
dengan 468,07% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama disebabkan
oleh kenaikan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban
pokok pendapatan masing-masing sebesar Rp131,83 miliar dan
Rp 65,13 miliar.
39
Page 41
III.A.8. Laporan Arus Kas
(Dalam jutaan Rupiah)
30/06/24 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
Keterangan
(6 Bulan) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 84.069 149.595 193.088 311.268 137.605 51.905
Pembayaran kas kepada pemasok dan beban usaha (39.795) (73.187) (117.796) (185.778) (83.116) (27.033)
Pembayaran kas kepada karyawan (32.084) (63.132) (61.203) (52.746) (21.473) (11.516)
Pembayaran beban keuangan (422) (475) (772) - - -
Penerimaan penghasilan keuangan 66 392 750 2.317 167 29
Pembayaran pajak penghasilan - (10) (20.082) (16.185) (6.955) (2.190)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Operasi 11.834 13.184 (6.016) 58.875 26.228 11.196
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penjualan aset tetap 117 650 - - - -
Perolehan aset tetap (15.557) (38.324) (34.096) (67.841) (5.864) (2.782)
Perolehan aset tak berwujud (693) (208) (757) - - -
Penerimaan (pembayaran) atas pemberian pinjaman
kepada pihak berelasi - - 25.354 (1.219) 28.138 (26.457)
Peningkatan investasi jangka panjang - (4.506) (7.195) - - -
Peningkatan aset keuangan lancar lainnya - - (857) (6.507) - -
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi (16.133) (42.389) (17.550) (75.568) 22.274 (29.239)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran liabilitas sewa (1.439) (2.042) (3.202) (646) (2.563) (1.755)
Pembayaran dividen - - - (6.000) - -
Pembayaran utang pembelian aset tetap (1.243) (3.810) (715) (4.254) (370) (5.096)
Penerbitan modal saham - - - 6.250 - -
Penerimaan pinjaman bank 5.000 38.978 11.606 - - -
Pembayaran pinjaman bank - (21.686) (833) - - -
Penerimaan hasil penerbitan saham pada penawaran
umum perdana saham - - - 43.228 - -
Pemberian (pembayaran) pinjaman kepada pihak berelasi - - - 6.296 (30.424) -
Penerimaan modal disetor - - - - - 24.750
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan 2.318 11.439 6.857 44.874 (33.358) 17.899
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
SETARA KAS (1.981) (17.766) (16.709) 28.182 15.145 (144)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 10.245 28.011 44.720 16.538 1.393 1.537
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 8.264 10.245 28.011 44.720 16.538 1.393
Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Operasi
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2021, 2020, 2019, dan 2018
masing-masing adalah sebesar Rp 11,83 miliar, Rp 13,18 miliar,
Rp 58,88 miliar, Rp 26,23 miliar, dan Rp 11,20 miliar. Arus kas bersih yang
digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp 6,02 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar Rp 11,83 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 84,07 miliar
yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 39,80 miliar dan Rp 32,08 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 13,18 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 149,60 miliar
yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 73,19 miliar dan Rp 63,13 miliar.
40
Page 42
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 6,02 miliar
terutama berasal dari pembayaran kas kepada pemasok, pembayaran kas
kepada karyawan, dan pembayaran pajak penghasilan masing-masing sebesar
Rp 117,80 miliar, Rp 61,20 miliar, dan Rp 20,08 miliar yang disertai dengan
penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 193,09 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 58,88 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 311,27 miliar
yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 185,78 dan Rp 52,75 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 26,23 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 137,61 miliar
yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 83,12 miliar dan Rp 21,47 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 11,20 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 51,91 miliar
yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 27,03 miliar dan Rp 11,52 miliar.
Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Investasi
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar Rp 16,13 miliar, Rp 42,39 miliar,
Rp 17,55 miliar, Rp 75,57 miliar, dan Rp 29,24 miliar. Arus kas bersih yang
diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 22,27 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar
Rp 16,13 miliar terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar
Rp 15,56 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 42,39 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi jangka
panjang masing-masing sebesar Rp 38,32 miliar dan Rp 4,51 milar.
41
Page 43
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 17,55 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi jangka
panjang masing-masing sebesar Rp 34,10 miliar dan Rp 7,20 miliar yang
disertai dengan penerimaan atas pemberian pinjaman kepada pihak berelasi
sebesar Rp 25,35 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 75,57 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 67,84 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 22,27 miliar
terutama berasal dari penerimaan atas pemberian pinjaman kepada pihak
berelasi sebesar Rp 28,14 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 29,24 miliar
terutama berasal dari pembayaran atas pemberian pinjaman kepada pihak
berelasi sebesar Rp 26,24 miliar.
Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Pendanaan
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar Rp 2,32 miliar, Rp 11,44 miliar, Rp 6,86 miliar,
Rp 44,87 miliar, dan Rp 17,90 miliar. Arus kas bersih yang digunakan untuk
aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 33,36 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar
Rp 2,32 miliar terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar
Rp 5,00 miliar yang disertai dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar
Rp 1,44 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 11,44 miliar
terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 38,98 miliar yang
disertai dengan pembayaran pinjaman bank sebesar Rp 21,69 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 6,86 miliar
terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 11,61 miliar yang
disertai dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar Rp 3,20 miliar.
42
Page 44
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 44,87 miliar
terutama berasal dari penerimaan hasil penerbitan pada penawaran umum
perdana saham sebesar Rp 43,23 miliar.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 33,36 miliar
terutama berasal dari pembayaran pinjaman kepada pihak berelasi sebesar
Rp 30,42 miliar.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 17,90 miliar
terutama berasal dari penerimaan modal disetor sebesar Rp 24,75 miliar.
III.A.9. Rasio-rasio Keuangan
Keterangan 30/06/24 31/12/23 31/12/22 31/12/21 31/12/20 31/12/19
Rasio Likuiditas
Lancar 3,37 6,08 11,28 5,78 3,44 1,25
Rasio Pengelolaan Aset
Perputaran jumlah aset 0,56 0,54 0,80 1,25 1,38 0,87
Ekuitas terhadap jumlah aset 0,68 0,72 0,88 0,83 0,75 0,78
Rasio Solvabilitas
Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset 0,32 0,28 0,12 0,17 0,25 0,22
Jumlah liabilitas terhadap ekuitas 0,48 0,39 0,14 0,20 0,34 0,27
Rasio Profitabilitas
Marjin laba bruto 44,48% 41,04% 49,25% 49,80% 47,34% 38,97%
Marjin laba (rugi) tahun berjalan 1,43% -9,37% 6,57% 21,28% 28,76% 18,07%
Imbal hasil aset 0,80% -5,03% 5,28% 26,57% 39,74% 15,66%
Imbal hasil ekuitas 1,18% -6,98% 6,02% 31,86% 53,18% 19,96%
III.A.10. Pengelolaan Aset
Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan Perseroan
dalam menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi Perseroan. Pada
tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023, 2022 2021, 2020, dan
2019, rasio perputaran jumlah aset masing-masing adalah 0,56; 0,54;
0,80; 1,25; 1,38; dan 0,87.
Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas
Perseroan terhadap jumlah aset Perseroan. Pada tanggal-tanggal
30 Juni 2024, 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio
ekuitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,68; 0,72; 0,88;
0,83; 0,75; dan 0,78.
43
Page 45
III.A.11. Solvabilitas
Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh
liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.
Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan
2019, rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,32;
0,28; 0,12; 0,17; 0,25; dan 0,22, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap
ekuitas masing-masing adalah 0,48; 0,39; 0,14; 0,20; 0,34; dan 0,27.
III.A.12. Profitabilitas
Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2022,
2021, 2020, dan 2019, masing-masing adalah 0,80%, 5,28%, 26,57%, 39,74%,
dan 15,66%.
Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024,
31 Desember 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah 1,18%;
6,02%, 31,86%, 53,18%, dan 19,96%.
44
Page 46
III.B. Analisis atas Kinerja Historis ARSG
Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk periode enam bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 telah diaudit oleh KAP S.O.Liang & Co
dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan konsolidasian
ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit
oleh KAP BDO dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan
konsolidasian ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP BDO dengan pendapat wajar tanpa
pengecualian dan hal lain. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk
periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021.
Ikhtisar data keuangan penting ARSG adalah sebagai berikut:
III.B.1. Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(Dalam ribuan SGD)
Keterangan 30/06/24 31/12/23 31/12/22 31/12/21*
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 4.535 5.689 780 64
Piutang usaha 2.518 963 342 7
Piutang lain-lain 33 20 8.310 333
Persediaan 50 42 48 75
Biaya dibayar di muka dan uang muka 375 50 26 1
Refundable deposits 3 3 12 -
Jumlah Aset Lancar 7.512 6.767 9.517 480
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap 741 816 1.313 801
Aset tak berwujud 702 497 403 -
Investasi - - 47 24
Refundable deposits 8 9 9 6
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.451 1.322 1.772 831
JUMLAH ASET 8.964 8.089 11.290 1.310
*) Tidak Diaudit
45
Page 47
(Dalam ribuan SGD)
Keterangan 30/06/24 31/12/23 31/12/22 31/12/21*
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha 244 42 753 557
Utang lain-lain dan akrual 267 186 - -
Liabilitas kontrak 2.177 879 386 -
Liabilitas sewa 51 47 88 46
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.739 1.154 1.227 603
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas sewa 14 21 404 -
Liabilitas imbalan pasca kerja 25 20 10 -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 38 41 414 -
JUMLAH LIABILITAS 2.777 1.195 1.640 603
EKUITAS
Modal saham 14.572 14.572 14.572 1.001
Tambahan modal disetor (2.715) (2.715) (2.695) -
Perbedaan dalam translasi 228 120 50 (2)
Defisit (5.898) (5.083) (2.278) (305)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk 6.186 6.894 9.649 693
Kepentingan non-pengendali 0 0 0 14
JUMLAH EKUITAS 6.186 6.894 9.649 708
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 8.964 8.089 11.290 1.310
*) Tidak Diaudit
III.B.2. Aset
Jumlah aset ARSG pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023,
2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar SGD 8,96 juta SGD 8,09 juta,
SGD 11,29 juta, dan SGD 1,31 juta.
Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah aset ARSG mengalami kenaikan sebesar
SGD 0,88 juta atau setara dengan 10,81% dibandingkan dengan jumlah aset
pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan piutang usaha sebesar SGD 1,56 juta yang disertai penurunan
dengan kas dan bank sebesar SGD 1,15 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset ARSG mengalami penurunan
sebesar SGD 3,20 juta atau setara dengan 28,35% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh penurunan piutang lain-lain sebesar SGD 8,30 juta yang
disertai kenaikan dengan kas dan bank sebesar SGD 4,91 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset ARSG mengalami kenaikan
sebesar SGD 9,98 juta atau setara dengan 761,62% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan piutang lain-lain sebesar SGD 7,98 juta.
46
Page 48
III.B.3. Liabilitas
Jumlah liabilitas ARSG pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023,
2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar SGD, 2,78 juta, SGD 1,20 juta,
SGD 1,64 juta. dan SGD 0,60 juta.
Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah liabilitas ARSG mengalami kenaikan
sebesar SGD 1,58 juta atau setara dengan 132,39% dibandingkan dengan
jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan liabilitas kontrak sebesar SGD 1,30 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas ARSG mengalami
penurunan sebesar SGD 0,45 juta atau setara dengan 27,13% dibandingkan
dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini
terutama disebabkan oleh penurunan utang usaha dan utang lain-lain serta
liabilitas sewa masing-masing sebesar SGD 0,53 juta dan SGD 0,38 juta yang
disertai dengan kenaikan liabilitas kontrak sebesar SGD 0,49 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas ARSG mengalami kenaikan
sebesar SGD 1,04 juta atau setara dengan 172,14% dibandingkan dengan
jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan utang usaha dan utang lain-lain, liabilitas kontrak,
dan liabilitas sewa masing-masing sebesar SGD 0,20 juta, SGD 0,39 juta, dan
SGD 0,45 juta.
III.B.4. Ekuitas
Jumlah ekuitas ARSG pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023,
2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar SGD 6,19 juta, SGD 6,89 juta,
SGD 9,65 juta, dan SGD 0,71 juta.
Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah ekuitas ARSG mengalami penurunan
sebesar SGD 0,71 juta atau setara dengan 10,27% dibandingkan dengan
jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh rugi bersih periode berjalan yang dibukukan oleh ARSG
sebesar SGD 0,82 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas ARSG mengalami penurunan
sebesar SGD 2,76 juta atau setara dengan 28,56% dibandingkan dengan
jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh rugi bersih tahun berjalan yang dibukukan oleh ARSG sebesar
SGD 2,80 juta.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas ARSG mengalami kenaikan
sebesar SGD 8,94 juta dibandingkan dengan jumlah ekuitas pada tanggal
31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan modal
saham sebesar SGD 13,57 juta yang disertai dengan penurunan tambahan
modal disetor sebesar SGD 2,70 juta.
47
Page 49
III.B.5. Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
(Dalam ribuan SGD)
30/06/24 31/12/23 31/12/22 31/12/21*
Keterangan
(6 Bulan) (1 Tahun) (1 Tahun) (9 Bulan)
Pendapatan bersih 439 429 216 156
Beban pokok pendapatan 243 334 210 128
Laba kotor 195 95 6 28
Beban operasi (1.219) (2.755) (1.777) (378)
Beban keuangan (6) (28) (38) (2)
Pendapatan bunga 111 129 - -
Pendapatan (beban) lain-lain 103 (245) (163) 47
Rugi sebelum beban pajak penghasilan (816) (2.804) (1.973) (305)
Beban pajak penghasilan - - - -
Rugi bersih periode/tahun berjalan (816) (2.804) (1.973) (305)
Pendapatan (rugi) komprehensif lainnya 108 69 53 (2)
Jumlah rugi komprehensif periode/tahun berjalan (708) (2.735) (1.920) (308)
*) Tidak Diaudit
III.B.6 Pendapatan Bersih
Pendapatan bersih ARSG untuk periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember2023, 2022, serta untuk periode sejak tanggal pendirian
1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021 masing-masing adalah sebesar
SGD 0,44 juta, SGD 0,43 juta, SGD 0,22 juta, dan SGD 0,16 juta.
Pendapatan bersih ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar SGD 0,21 juta atau setara
dengan 98,87% dibandingkan dengan pendapatan bersih untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
III.B.7. Rugi Bersih Periode/Tahun Berjalan
Rugi periode/tahun berjalan ARSG untuk periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2023, 2022 serta untuk periode sejak tanggal pendirian
1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021 masing-masing adalah sebesar
SGD 0,82 juta, SGD 2,80 juta, SGD 1,97 juta, dan SGD 0,31 juta.
Rugi tahun berjalan ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar SGD 0,83 juta atau setara
dengan 42,17% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
48
Page 50
III.B.8. Laporan Arus Kas Konsolidasian
(Dalam ribuan SGD)
30/06/24 31/12/23 31/12/22 31/12/21*
Keterangan
(6 Bulan) (1 Tahun) (1 Tahun) (9 Bulan)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 170 286 249 151
Pembayaran kas kepada pemasok (442) (1.515) (580) (206)
Pembayaran kas kepada karyawan (824) (1.482) (971) (266)
Pembayaran untuk beban keuangan (6) (28) (38) (2)
Penerimaan pendapatan bunga 111 129 - -
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi (990) (2.610) (1.339) (323)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (9) (369) (339) (231)
Investasi pada aset finansial - - (23) (24)
Investasi pada aset takberwujud (39) (94) - -
Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi (48) (463) (362) (254)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerbitan modal saham - 8.088 2.587 700
Pembayaran liabilitas sewa (24) (45) (146) (59)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Pendanaan (24) 8.043 2.440 641
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS (1.063) 4.970 739 64
Pengaruh pergerakan valuta asing yang belum terealisasi (91) (62) (22) -
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 5.689 780 64 -
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 4.535 5.689 780 64
*) Tidak Diaudit
Arus Kas untuk Aktivitas Operasi
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk
periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021
masing-masing adalah sebesar SGD 0,99 juta, SGD 2,61 juta, SGD 1,34 juta,
dan SGD 0,32 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar SGD 0,99 juta
terutama berasal dari pembayaran kas kepada karyawan sebesar
SGD 0,82 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar SGD 2,61 juta
terutama berasal dari pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar SGD 1,51 juta dan SGD 1,48 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar SGD 1,34 juta
terutama berasal dari pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar SGD 0,58 juta dan SGD 0,97 juta.
49
Page 51
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk periode
sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021 sebesar
SGD 0,32 juta terutama berasal dari pembayaran kas kepada pemasok dan
pembayaran kas kepada karyawan masing-masing sebesar SGD 0,21 juta dan
SGD 0,27 juta yang disertai dengan penerimaan kas dari pelanggan sebesar
SGD 0,15 juta.
Arus Kas untuk Aktivitas Investasi
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk
periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021
masing-masing adalah sebesar SGD 0,05 juta, SGD 0,46 juta, SGD 0,36 juta,
dan SGD 0,25 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar SGD 0,05 juta
terutama berasal dari investasi pada aset takberwujud sebesar SGD 0,04 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar SGD 0,46 juta
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar SGD 0,37 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar SGD 0,36 juta yang
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar SGD 0,34 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk periode
sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021 sebesar
SGD 0,25 juta yang terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar
SGD 0,23 juta.
Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Pendanaan
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan ARSG untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar
SGD 0,03 juta. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan ARSG
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan untuk periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga
31 Desember 2021 masing-masing adalah sebesar SGD 0,03 juta,
SGD 8,04 juta, SGD 2,44 juta, dan SGD 0,64 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan ARSG untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar
SGD 0,03 juta yang seluruhnya berasal dari pembayaran liabilitas sewa.
50
Page 52
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar SGD 8,04 juta yang
terutama berasal dari penerbitan modal saham sebesar SGD 8,09 juta.
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar SGD 2,44 juta yang
terutama berasal dari penerbitan modal saham sebesar SGD 2,59 juta.
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan ARSG untuk
periode sejak tanggal pendirina 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021
sebesar SGD 0,64 juta yang terutama berasal dari penerbitan modal saham
sebesar SGD 0,70 juta.
III.B.9. Rasio-rasio Keuangan
Keterangan 30/06/24 31/12/23 31/12/22 31/12/21*
Rasio Likuiditas
Lancar 2,74 5,86 7,76 0,80
Rasio Pengelolaan Aset
Perputaran jumlah aset 0,10 0,05 0,02 0,14
Ekuitas terhadap jumlah aset 0,69 0,85 0,85 0,54
Rasio Solvabilitas
Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset 0,31 0,15 0,15 0,46
Jumlah liabilitas terhadap ekuitas 0,45 0,17 0,17 0,85
Rasio Profitabilitas
Marjin laba kotor 44,55% 22,16% 2,78% 17,93%
Marjin rugi -185,94% -653,86% -914,63% -195,38%
Imbal hasil aset -18,21% -34,67% -17,47% -27,97%
Imbal hasil ekuitas -26,38% -40,68% -20,44% -51,79%
*) Tidak Diaudit
III.B.10. Pengelolaan Aset
Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan ARSG dalam
menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi ARSG. Pada tanggal-tanggal
30 Juni 2024, 31 Desember 2023, 2022, dan 2021, rasio perputaran jumlah
aset masing-masing adalah 0,10; 0,05; 0,02; dan 0,14.
Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas ARSG
terhadap jumlah aset ARSG. Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024,
31 Desember 2023, 2022, dan 2021, rasio ekuitas terhadap jumlah aset
masing-masing adalah 0,69; 0,85; 0,85; dan 0,54.
51
Page 53
III.B.11. Solvabilitas
Solvabilitas menunjukkan kemampuan ARSG untuk memenuhi seluruh
liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.
Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023, 2022, dan 2021, rasio
jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,31; 0,15; 0,15;
dan 0,46, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas masing-masing
adalah 0,45; 0,17; 0,17; dan 0,85.
III.B.12. Profitabilitas
Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan ARSG dalam menghasilkan
laba bersih dari aset yang dimilikinya.
Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan ARSG dalam
menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan.
52
Page 54
III.C. Analisis atas Laporan Proforma
Analisis atas Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma Perseroan Sebelum
dan Setelah Rencana Transaksi.
Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai proforma laporan posisi
keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana Transaksi
yang telah direviu oleh KAP TSFBR.
Ikhtisar data keuangan penting proforma pada tanggal 30 Juni 2024:
(Dalam jutaan Rupiah)
Setelah
Keterangan 30/06/24 Penyesuaian Rencana
Transaksi
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank 8.264 54.721 62.985
Investasi jangka pendek 1.401 - 1.401
Piutang usaha
Pihak berelasi - neto 30.798 - 30.798
Pihak ketiga - neto 12.840 30.378 43.218
Piutang lain-lain 6.969 399 7.368
Persediaan 3.631 597 4.228
Biaya dibayar di muka dan uang muka 31.454 4.521 35.975
Pajak dibayar di muka 216 - 216
Aset lancar lainnya - 32 32
Jumlah Aset Lancar 95.575 90.648 186.222
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 2.156 - 2.156
Investasi saham 12.951 - 12.951
Beban dibayar dimuka jangka panjang 1.183 - 1.183
Aset tetap - neto 150.274 8.944 159.218
Aset hak guna usaha - neto 24.147 - 24.147
Aset tak berwujud - neto 1.312 8.468 9.779
Goodwill - 108.969 108.969
Aset tidak lancar lainnya 2.736 100 2.835
Jumlah Aset Tidak Lancar 194.758 126.481 321.239
JUMLAH ASET 290.333 217.129 507.462
53
Page 55
(Dalam jutaan Rupiah)
Setelah
Keterangan 30/06/24 Penyesuaian Rencana
Transaksi
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak berelasi 775 - 775
Pihak ketiga 10.837 2.950 13.787
Utang lain-lain - pihak ketiga - 588 588
Utang pajak 283 236 519
Beban akrual 2.729 2.401 5.130
Uang muka pelanggan 8.788 26.267 35.055
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun :
Utang pembelian aset tetap 378 - 378
Liabilitas sewa 4.495 612 5.107
Utang bank 63 - 63
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 28.348 33.053 61.401
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja 2.731 296 3.027
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo satu tahun:
Utang pembelian aset tetap 672 - 672
Liabilitas sewa 20.471 165 20.636
Utang bank 34.938 - 34.938
Utang lain-lain - pihak berelasi 6.776 - 6.776
`
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 65.588 461 66.049
JUMLAH LIABILITAS 93.936 33.514 127.450
EKUITAS
Modal saham 31.250 - 31.250
Modal proforma - 357.891 357.891
Tambahan modal disetor 36.707 (174.277) (137.570)
Kerugian komprehensif lain (4.235) - (4.235)
Saldo laba 132.676 - 132.676
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk 196.397 183.615 380.012
Kepentingan non-pengendali - - -
JUMLAH EKUITAS 196.397 183.615 380.012
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 290.333 217.129 507.462
(Dalam jutaan Rupiah)
Setelah
Keterangan 30/06/24 Penyesuaian Rencana
Transaksi
Pendapatan neto 81.046 5.295 86.341
Beban pokok pendapatan 45.000 2.936 47.937
Laba bruto 36.045 2.359 38.404
Beban penjualan dan pemasaran (4.280) (1.426) (5.706)
Beban umum dan administrasi (31.533) (13.285) (44.819)
Pendapatan (beban) lain-lain - neto (183) 2.507 2.324
Laba sebelum manfaat pajak penghasilan 49 (9.845) (9.797)
Manfaat pajak penghasilan 1.109 - 1.109
Laba periode berjalan 1.158 (9.845) (8.688)
Rugi komprehensif lain (351) - (351)
Jumlah laba (rugi) komprehensif periode berjalan 807 (9.845) (9.039)
54
Page 56
Asumsi dasar yang digunakan oleh Perseroan dalam penyusunan informasi
keuangan konsolidasian proforma adalah sebagai berikut:
• Laporan posisi keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain Perseoran untuk periode enam bulan yang
berakhir tanggal 30 Juni 2024 telah disusun dan disajikan sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan telah diaudit.
• Laporan posisi keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian ARSG untuk periode enam
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 telah disusun dan disajikan
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku dan telah diaudit
dengan opini wajar tanpa modifikasian.
• Berdasarkan rencana Perseroan untuk melakukan investasi dalam bentuk
saham pada ARSG.
Penyesuaian-penyesuaian dalam penyusunan informasi keuangan
konsolidasian proforma
• Pencatatan Perseroan atas pengeluaran kas untuk pembelian 3.926.750
saham ARSG dengan harga keseluruhan sejumlah Rp 357.891.458.919
(USD 24.100.434) dengan memperoleh persentase kepemilikan sebesar
97,80% pada ARSG.
Rincian akusisi saham ARSG dan Entitas Anaknya adalah sebagai berikut :
Harga per Nilai
Pembelian Saham Lembar saham
saham Transaksi
Saham Biasa dan Saham Preferen (Dalam USD) 392.674 6,14 2.410.043
Saham Biasa dan Saham Preferen (Dalam Rupiah) 392.674 91.142 35.789.136.777
• Pencatatan Perseroan atas penerbitan saham untuk ditukarkan dengan
saham ARSG (inbreng) sebanyak 612.900 saham biasa dan 2.912.176
saham preferen dengan harga keseluruhan sejumlah Rp 322.102.231.000
(USD 21.690.385) dengan memperoleh persentase kepemilikan sebesar
88,17% pada ARSG.
Rincian inbreng saham ARSG dan Entitas Anaknya adalah sebagai berikut:
Harga per Nilai
Pembelian Saham Lembar saham
saham Transaksi
Saham Biasa dan Saham Preferen (Dalam USD) 3.534.076 6,14 21.690.385
Saham Biasa dan Saham Preferen (Dalam Rupiah) 3.534.076 91.142 322.102.231.000
55
Page 57
• Penyesuaian atas kas setara kas sebesar Rp 54.721.174.271 dengan
perincian sebagai berikut:
(Dalam Rupiah)
Keterangan Jumlah
Kas masuk dari penerbitan saham untuk penerbitan saham 35.789.136.777
Kas keluar untuk akuisisi 9,80% saham ARSG
dan entitas anak (35.789.136.777)
Kas dan setara kas ARSG dan entitas anak pada
saat diakuisisi 54.721.174.271
Neto 54.721.174.271
Jumlah dana yang dikeluarkan untuk pembelian 9,80% saham pada ARSG
pemegang saham sebelumnya, dengan nilai transaksi sebesar
Rp 35.789.136.777.
• Pencatatan berupa goodwill atas pembelian dengan diskon dilakukan
pengukurannya berdasarkan PSAK 103 - “Kombinasi Bisnis” berupa selisih
atas nilai wajar perolehan diatas nilai wajar neto aset dan liabilitas
teridentifikasi ARSG adalah sebesar Rp 108.969.476.377, dengan rincian
sebagai berikut:
(Dalam Rupiah)
Keterangan Jumlah
Imbalan yang secara efektif dialihkan atas perolehan
investasi ARSG 35.789.136.777
Aset Neto ARSG (74.645.230.460)
Aset Neto ARSG - Nilai Wajar (174.276.660.940)
Nilai inbreng Saham 322.102.231.000
Goodwill 108.969.476.377
Sesuai dengan PSAK 103 - “Kombinasi Bisnis”, Goodwill dicatat sementara
sebagai aset takberwujud pada tanggal akuisisi sampai dengan pengukuran
alokasi harga beli (PPA/Purchase Price Allocation).
56
Page 58
• Penyesuaian sehubungan dengan Akuisisi ARSG dan entitas anaknya yang
dilakukan penyesuaian atas saldo ARSG pada informasi keuangan
proforma konsolidasian yang diambil dari laporan keuangan ARSG yang
telah diaudit oleh auditor independen sebagai berikut:
(Dalam Rupiah)
Keterangan 30/06/24
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 54.721.174.271
Piutang usaha
Pihak ketiga 30.378.124.031
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 398.692.531
Persediaan - neto 597.489.766
Uang muka dan biaya dibayar di muka 4.520.606.891
Aset lancar lainnya 31.590.359
Jumlah Aset Lancar 90.647.677.848
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 8.944.150.051
Aset takberwujud - neto 8.467.700.350
Aset tidak lancar lainnya 99.754.582
Jumlah Aset Tidak Lancar 17.511.604.984
JUMLAH ASET 108.159.282.832
Penyesuaian pada informasi laporan keuangan proforma konsolidasian
atas akun ARSG:
Kas dan setara kas
Merupakan saldo rekening giro di bank pada sebesar Rp 5.960.441.869
(SGD 493.962) dan deposito berjangka sebesar Rp 48.760.732.402
(SGD 4.040.967) pada tanggal 30 Juni 2024 milik ARSG.
Piutang usaha
Merupakan saldo piutang usaha milik ARSG yang terdiri dari piutang usaha
pihak ketiga sebesar Rp 30.378.124.031 (SGD 2.517.538) termasuk
cadangan penurunan nilai piutang sebesar Rp 166.181.215 (SGD 13.772)
pada tanggal 30 Juni 2024.
57
Page 59
Piutang lain-lain – Pihak ketiga
Merupakan saldo piutang lain-lain milik ARSG yang terdiri dari piutang
pihak ketiga sebesar Rp 284.952.759 (SGD 23.615) dan pajak dibayar di
muka sebesar Rp 113.739.772 (SGD 9.426) pada tanggal 30 Juni 2024.
Persediaan
Merupakan saldo persediaan neto milik ARSG sebesar Rp 597.489.766
(SGD 49.516) terdiri dari persediaan barang jadi dan bahan lainnya pada
tanggal 30 Juni 2024.
Aset Tetap
Merupakan aset tetap milik ARSG dengan nilai perolehan sebesar
Rp 646.217.456.798 dan akumulasi penyusutan sebesar
Rp 192.657.877.671 pada tanggal 30 Juni 2024 dengan perincian sebagai
berikut:
(Dalam Rupiah)
Biaya Akumulasi
Keterangan Nilai Tercatat
Perolehan Penyusutan
Harga perolehan
Mesin dan peralatan 7.354.616.833 (1.473.126.728) 5.881.490.105
Renovasi bangunan di sewa 1.180.222.079 (264.089.608) 916.132.471
Peralatan kantor 886.074.571 (320.416.496) 565.658.075
Perlengkapan kantor 1.117.149.961 (480.057.614) 637.092.347
Aset hak-guna
Bangunan 1.550.883.898 (604.693.526) 946.190.372
Jumlah 12.088.947.342 (3.142.383.972) 8.946.563.370
Aset Takberwujud - Neto
Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak komputer dan riset dan
pengembangan sebesar Rp 8.467.700.350 (SGD 701.747).
58
Page 60
(Dalam Rupiah)
Keterangan 30/06/24
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
Pihak ketiga 2.949.620.037
Utang lain-lain
Pihak ketiga 588.355.349
Utang pajak 235.829.630
Beban akrual 2.400.674.203
Liabilitas sewa 611.981.752
Pendapatan diterima di muka 26.266.997.211
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 33.053.458.183
ASET TIDAK LANCAR
Liabilitas sewa 164.853.889
Liabilitas imbalan pasca-kerja 295.740.299
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 460.594.189
JUMLAH LIABILITAS 33.514.052.372
Utang Usaha dan Lainnya
Merupakan saldo utang usaha dan utang lain-lain kepada pemasok pihak
ketiga milik ARSG sebesar Rp 3.537.975.386 (SGD 293.204) kepada pihak
ketiga dan sebesar pada tanggal 30 Juni 2024.
Pendapatan Diterima di Muka
Merupakan saldo liabilitas kontrak atas penerimaan pelangan sebesar
Rp 26.266.997.211 (SGD 2.176.835) pada tanggal 30 Juni 2024.
59
Page 61
Liabilitas Sewa
Merupakan saldo liabiltias atas sewa hak-guna sebesar Rp 776.835.641
(SGD 64.379) pada tanggal 30 Juni 2024 dengan rincian sebagai berikut:
(Dalam Rupiah)
Bagian jangka Bagian jangka Jumlah
Keterangan
pendek panjang Liabilitas
Liabilitas sewa hak-guna
Bangunan 611.981.752 164.853.889 776.835.641
Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja
Merupakan saldo milik ARP atas liabilitas cadangan imbalan pasca-kerja
karyawan sebesar Rp 295/740.299 (SGD 24.509) pada tanggal
30 Juni 2024.
III.D. Analisis atas Laporan Penilaian 97,96% Saham ARSG
KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162
tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk
oleh manajemen Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat
penugasan No. KR/240719-003 tanggal 19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh
manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat sebagai penilai
independen atas nilai pasar 97,96% saham ARSG. Hasil penilaian atas 97,96%
saham ARSG tersebut tertuang dalam laporan penilaian 97,96% saham Asa
Ren Pte. Ltd. dengan No. 00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal
23 Agustus 2024 dengan ringkasan sebagai berikut:
1. Pihak-pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan
dan Investor.
2. Objek Penilaian
Objek Penilaian adalah nilai pasar 97,96% saham ARSG.
3. Tujuan Penilaian
Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat
independen tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam
mata uang SGD dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 30 Juni 2024.
60
Page 62
4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas
Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan serta peraturan-peraturan Pemerintah yang
berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.
Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas
didasarkan pada proyeksi laporan keuangan ARGN yang disusun oleh
manajemen ARGN. Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan,
berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja ARGN pada tahun-
tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa yang
akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi
laporan keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan
kinerja ARGN yang dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar.
Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami
lakukan terhadap target kinerja ARGN yang dinilai dan telah mencerminkan
kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami bertanggung jawab atas
pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi laporan keuangan
berdasarkan kinerja historis ARGN dan informasi manajemen ARGN
terhadap proyeksi laporan keuangan ARGN tersebut. Kami juga
bertanggung jawab atas laporan penilaian ARSG dan kesimpulan nilai
akhir.
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua
kondisi dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari
tanggal penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung
jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
(update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan
dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan
dan ARSG atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah
benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab
untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi
tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan
dan ARSG bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.
61
Page 63
Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan
informasi sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data
dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami
secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan
atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun
pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi
sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.
Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta
asumsi-asumsi yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta
asumsi sesuai data pasar akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh
karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data yang
digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan
penilaian ini telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang
profesional, kami tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan
terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis
tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan
analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan
sebagai dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-
disclaimer opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik
kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi
operasional Perseroan dan ARSG.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak
merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu
penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas
informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum.
Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum
ARSG berdasarkan anggaran dasar ARSG.
5. Metode Penilaian yang Digunakan
Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah
metode diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode
penyesuaian aset bersih (adjusted net asset method), dan metode
kapitalisasi kelebihan pendapatan (capitalized excess earning method).
Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
dilaksanakan oleh ARGN di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai
dengan perkiraan atas perkembangan usaha ARGN. Dalam melaksanakan
penilaian dengan metode ini, operasi ARGN diproyeksikan sesuai dengan
perkiraan atas perkembangan usaha ARGN. Arus kas yang dihasilkan
berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto
yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari
arus kas tersebut.
62
Page 64
Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih,
nilai dari semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan
menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah
menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank). Nilai pasar
keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh dengan menghitung selisih
antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai
pasar liabilitas.
Metode kapitalisasi kelebihan pendapatan yang digunakan dalam penilaian
AGRN merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan
aset. Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas
harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk
komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti
kas/bank atau utang bank).
Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud seperti hak paten,
lisensi, biaya riset dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan
siap bekerja dan daftar langganan, juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak
berwujud tersebut diperoleh dengan melakukan penilaian terhadap tiap-tiap
aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar ekuitas (net worth) kemudian
diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai seluruh aset dan liabilitas
yang telah disesuaikan.
Sebagai langkah selanjutnya perlu dihitung arus kas bersih dari perusahaan
yang dinilai. Selisih antara arus kas bersih dengan pendapatan yang
diharapkan merupakan kelebihan pendapatan yang dihasilkan oleh aset
berwujud bersih. Nilai aset takberwujud kemudian dihitung dengan cara
mengkapitalisasikan kelebihan pendapatan tersebut dengan tingkat
kapitalisasi yang sesuai. Langkah berikutnya adalah menghitung indikasi
nilai pasar saham dengan menjumlahkan nilai aset berwujud bersih dan
nilai aset takberwujud.
Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling
sesuai untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh
pihak manajemen Perseroan dan ARSG. Tidak tertutup kemungkinan untuk
diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat
memberikan hasil yang berbeda.
Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut
direkonsiliasi dengan melakukan pembobotan.
6. Kesimpulan Penilaian
Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami
terima dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang
mempengaruhi penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek
Penilaian pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar SGD 34,00 juta.
63
Page 65
III.E. Analisis atas Laporan Penilaian 100,00% Saham Perseroan
KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162
tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk
oleh manajemen Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat
penugasan No. KR/240719-003 tanggal 19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh
manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat sebagai penilai
independen atas nilai pasar 100,00% saham Perseroan. Hasil penilaian
atas 100,00% saham Perseroan tersebut tertuang dalam
laporan penilaian 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
dengan No. 00111/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 26 Agustus 2024
dengan ringkasan sebagai berikut:
1. Pihak-pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan
dan Investor.
2. Objek Penilaian
Objek Penilaian adalah nilai pasar 100,00% saham Perseroan.
3. Tujuan Penilaian
Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat
independen tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam
mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 30 Juni 2024.
4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas
Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang
berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.
64
Page 66
Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas
didasarkan pada proyeksi laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh
manajemen Perseroan. Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan,
berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja Perseroan pada
tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa
yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi
laporan keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan
kinerja Perseroan yang dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar.
Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami
lakukan terhadap target kinerja Perseroan yang dinilai dan telah
mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami
bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
laporan keuangan berdasarkan kinerja historis Perseroan dan informasi
manajemen Perseroan terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan
tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian Perseroan
dan kesimpulan nilai akhir.
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua
kondisi dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari
tanggal penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung
jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
(update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan
dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan
atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar,
lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab untuk
melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut.
Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa
mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-
informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.
Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan
informasi sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data
dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami
secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan
atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun
pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi
sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.
65
Page 67
Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-
asumsi yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi
sesuai data pasar akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena
itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data yang digunakan
dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang
terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini telah
dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami
tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya
perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan,
diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan analisis
transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai
dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer
opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat
informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional
Perseroan.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak
merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu
penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas
informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum.
Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum
Perseroan berdasarkan anggaran dasar Perseroan.
5. Metode Penilaian yang Digunakan
Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah
metode diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode
penyesuaian aset bersih (adjusted net asset method), dan metode
pembanding perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly traded
company method).
Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
dilaksanakan oleh Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi
sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Dalam
melaksanakan penilaian dengan metode ini, operasi Perseroan
diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha
Perseroan. Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi
menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko.
Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus kas tersebut.
Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih,
nilai dari semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan
menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah
menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank). Nilai pasar
keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh dengan menghitung selisih
antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai
pasar liabilitas.
66
Page 68
Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam
penilaian ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak
diperoleh informasi mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan
aset yang setara, namun diperkirakan data saham perusahaan terbuka
yang ada dapat digunakan sebagai data perbandingan atas nilai saham
yang dimiliki oleh Perseroan.
Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling
sesuai untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh
pihak manajemen Perseroan. Tidak tertutup kemungkinan untuk
diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat
memberikan hasil yang berbeda.
Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut
direkonsiliasi dengan melakukan pembobotan.
6. Kesimpulan Penilaian
Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami
terima dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang
mempengaruhi penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek
Penilaian pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp 602,20 miliar.
III.F. Analisis Inkremental
Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami juga
melakukan analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara lain
sebagai berikut:
• Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi
yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan
Perseroan;
• Biaya atau pendapatan yang relevan;
• Informasi non-keuangan yang relevan; dan
• Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
67
Page 69
III.F.1. Kontribusi Nilai Tambah terhadap Perseroan
Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034:
Sebelum Rencana Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Keterangan
(6 Bulan) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 82.461 183.369 205.280 230.194 254.542 277.182
Beban pokok pendapatan 45.790 99.336 108.589 117.290 127.464 136.485
Laba bruto 36.670 84.033 96.692 112.904 127.078 140.696
Beban usaha 36.320 78.025 81.463 81.074 84.767 86.927
Laba usaha 351 6.009 15.229 31.831 42.311 53.769
Beban lain-lain (161) (3.095) (3.079) (3.047) (2.954) (2.608)
Laba sebelum pajak penghasilan 190 2.914 12.150 28.784 39.357 51.161
Beban pajak penghasilan - - (2.566) (6.332) (8.659) (11.256)
Laba bersih tahun berjalan 190 2.914 9.584 22.452 30.699 39.906
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 31/12/34
Keterangan
(1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 301.932 328.999 358.604 390.996 426.443
Beban pokok pendapatan 146.886 158.552 171.086 184.692 199.402
Laba bruto 155.047 170.447 187.518 206.304 227.041
Beban usaha 90.622 95.158 99.828 104.625 109.892
Laba usaha 64.425 75.289 87.690 101.678 117.149
Beban lain-lain (2.153) (1.626) (1.025) (387) (161)
Laba sebelum pajak penghasilan 62.272 73.663 86.666 101.291 116.988
Beban pajak penghasilan (13.700) (16.206) (19.066) (22.284) (25.737)
Laba bersih tahun berjalan 48.572 57.457 67.599 79.007 91.251
Setelah Rencana Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Keterangan
(6 Bulan) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 92.269 222.949 281.814 348.449 423.143 494.262
Beban pokok pendapatan 52.532 121.607 154.535 190.304 233.156 272.862
Laba bruto 39.736 101.343 127.278 158.145 189.988 221.400
Beban usaha (46.737) (104.170) (109.942) (111.717) (117.397) (121.381)
Laba (rugi) usaha (7.000) (2.828) 17.336 46.428 72.591 100.019
Beban lain-lain (438) (3.352) (3.325) (3.305) (3.177) (2.791)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan (7.438) (6.179) 14.012 43.123 69.414 97.228
Beban pajak penghasilan - - (2.566) (6.332) (8.659) (15.623)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan (7.438) (6.179) 11.446 36.791 60.756 81.606
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 31/12/34
Keterangan
(1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 570.207 635.226 699.600 756.801 818.884
Beban pokok pendapatan 316.163 352.844 389.082 419.459 452.143
Laba bruto 254.044 282.382 310.518 337.342 366.741
Beban usaha (126.762) (133.086) (139.600) (146.338) (153.644)
Laba (rugi) usaha 127.282 149.296 170.918 191.004 213.097
Beban lain-lain (2.291) (1.712) (1.077) (635) (466)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 124.991 147.584 169.841 190.369 212.631
Beban pajak penghasilan (27.498) (32.469) (37.365) (41.881) (46.779)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan 97.493 115.116 132.476 148.488 165.852
68
Page 70
Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan neto dan
laba tahun berjalan Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp 3,04 triliun dan Rp 0,45 triliun.
Selanjutnya, proyeksi jumlah penjualan neto dan laba tahun berjalan Perseroan
setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp 5,34 triliun dan
Rp 0,84 triliun.
Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
tersebut di atas, setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan
berpotensi memperoleh tambahan laba tahun berjalan untuk periode enam
bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034, sehingga diharapkan
dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan
datang.
III.F.2. Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, tidak
terdapat biaya atau pendapatan yang relevan yang signifikan terkait dengan
Rencana Transaksi, selain yang telah diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran.
III.F.3. Informasi Non-Keuangan yang Relevan
III.F.3.a. Jasa yang dihasilkan
Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak dalam menyediakan
pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat
gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
bank mata, bank darah bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
penunjang medik lainnya. Saat ini, Perseroan memiliki total sebaran sebanyak
30 outlet diantaranya termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat,
Denpasar, Padang, Batam dan Makassar. Perseroan mulai beroperasi secara
operasional sejak tahun 2008. Dengan demikian, jasa yang dihasilkan oleh
DGNS adalah layanan penunjang kesehatan sebagai berikut:
• Laboratorium X-Ray;
• Laboratorium pemeriksaan darah;
• Pemeriksaan kesehatan homecare;
• Laboratorium patologi klinik;
• Laboratorium patologi anatomi; dan
• Laboratorium genetik.
III.F.3.b. Pasar Geografis
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis Perseroan meliputi
Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Bali, dan Pulau Sulawesi.
69
Page 71
III.F.3.c. Pesaing Usaha
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha Perseroan adalah
sebagai berikut:
• PT Prodia Widyahusada Tbk;
• PT Simponi Sigmanera; dan
• PT Bio Medika.
III.F.3.d. Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan
Perseroan adalah sebagai berikut:
• Mengoptimalkan layanan Lab Genomic dan laboratorium medik yang
tersedia;
• Memperbanyak dan memperluas jangkauan wilayah layanan Perseroan
dengan menambah outlet dan jejaring Perseroan;
• Mengembangkan produk layanan laboratorium yang baru dengan bekerja
sama dengan fasilitas-fasilitas kesehatan;
• Melakukan kegiatan akreditasi terhadap mutu dan kualitas layanan
Perseroan;
• Terbuka dan menerapkan perkembangan teknologi dalam layanan
laboratorium; dan
• Melakukan kerjasama dengan penyedia layanan kesehatan, untuk
mempercepat tumbuhnya jaringan Perseroan.
III.F.3.e. Prosedur Pengambilan Keputusan atas Rencana Transaksi
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses
pengambilan keputusan atas Rencana Transaksi telah dilakukan melalui
proses yang sesuai prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana
atas Rencana Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan dari Direktur
Utama dan Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan rencana
atas Rencana Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis
internal, sebagaimana konfirmasi dengan manajemen Perseroan. Dengan
demikian, manajemen telah mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh
perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai transaksi dengan
memperhatikan alternatif lain.
70
Page 72
IV. ANALISIS ATAS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI
Analisis kewajaran Rencana Transaksi secara lengkap adalah sebagai berikut:
1. Sebagaimana tercantum dalam IA, Perseroan merencanakan untuk
melakukan akuisisi atas 3.926.750 saham atau setara dengan 97,96%
saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 24,10 juta.
Selanjutnya, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh KJPP KR terhadap
97,96% saham ARSG sebagaimana termuat dalam laporannya
No. 00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024,
nilai pasar 97,96% saham ARSG adalah sebesar SGD 34,00 juta atau
setara dengan USD 25,07 juta dengan menggunakan kurs Bloomberg pada
tanggal 30 Juni 2024 yaitu sebesar USD 0,73746 per SGD.
Dengan demikian, nilai transaksi sebesar USD 24,10 juta adalah lebih
rendah dari nilai pasar 97,96% saham ARSG sebesar USD 25,07 juta
sehingga Perseroan berpotensi membukukan keuntungan. Selisih nilai
transaksi sebesar 3,87% tersebut telah sesuai dengan POJK 35/2020,
persentase mana tidak melebihi 7,50% dari nilai pasar 97,96% saham
ARSG sebesar USD 25,07 juta.
2. Sebagaimana tercantum dalam IA, Perseroan merencanakan untuk
melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek
terlebih dahulu sesuai dengan POJK 14/2019, dimana dalam rangka
penyelesaian Rencana Akuisisi, ARSG setuju mengikatkan diri untuk
mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan dengan harga saham
inbreng sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana
PMDHMETD.
Berdasarkan IA, Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas
Saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta
atau setara dengan Rp 322,10 miliar dengan menggunakan kurs yaitu
sebesar Rp 14.850 per USD sehubungan dengan Rencana Akuisisi.
Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, susunan pemegang saham
Perseroan adalah sebagai berikut:
(Dalam Rupiah)
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah Modal
Kepemilikan
PT Bundamedik Tbk 515.000.000 27,28% 51.500.000.000
PT Bunda investama Indonesia 485.000.000 25,69% 48.500.000.000
Masyarakat 250.000.000 13,24% 25.000.000.000
Investor 637.826.200 33,79% 63.782.620.000
Jumlah 1.887.826.200 100,00% 188.782.620.000
71
Page 73
Selanjutnya, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh KJPP KR terhadap
100,00% saham Perseroan sebagaimana termuat dalam laporannya
No. 00111/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 26 Agustus 2024,
nilai pasar 100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 602,20 miliar.
Dengan pertimbangan nilai kapitalisasi pasar Perseroan adalah sebesar
Rp 909,47 miliar dan setelah Rencana Transaksi menjadi efektif,
kepemilikan Investor adalah sebesar 33,79%, maka secara teoritis,
peningkatan modal ditempatkan dan disetor pada Perseroan yang
dilakukan oleh Investor adalah sebesar Rp 307,28 miliar, dengan
perhitungan sebagai berikut:
(Dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Nilai Pasar Persentase
Nilai kapitalisasi pasar Perseroan 602.196 66,21%
Nilai transaksi atas Rencana Transaksi 307.277 33,79%
Nilai kapitalisasi pasar Perseroan setelah
Rencana Transaksi 909.473 100,00%
Dengan demikian, nilai transaksi sebesar Rp 322,10 miliar adalah lebih
tinggi dari nilai pasar atas 33,79% saham Perseroan sebesar
Rp 307,28 miliar, sehingga Perseroan berpotensi membukukan
keuntungan. Selisih nilai transaksi sebesar 4,82% tersebut telah sesuai
dengan POJK 35/2020, persentase mana tidak melebihi 7,50% dari nilai
pasar atas 33,79% saham Perseroan sebesar Rp 307,28 miliar.
3. Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034:
Sebelum Rencana Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Keterangan
(6 Bulan) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 82.461 183.369 205.280 230.194 254.542 277.182
Beban pokok pendapatan 45.790 99.336 108.589 117.290 127.464 136.485
Laba bruto 36.670 84.033 96.692 112.904 127.078 140.696
Beban usaha 36.320 78.025 81.463 81.074 84.767 86.927
Laba usaha 351 6.009 15.229 31.831 42.311 53.769
Beban lain-lain (161) (3.095) (3.079) (3.047) (2.954) (2.608)
Laba sebelum pajak penghasilan 190 2.914 12.150 28.784 39.357 51.161
Beban pajak penghasilan - - (2.566) (6.332) (8.659) (11.256)
Laba bersih tahun berjalan 190 2.914 9.584 22.452 30.699 39.906
72
Page 74
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 31/12/34
Keterangan
(1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 301.932 328.999 358.604 390.996 426.443
Beban pokok pendapatan 146.886 158.552 171.086 184.692 199.402
Laba bruto 155.047 170.447 187.518 206.304 227.041
Beban usaha 90.622 95.158 99.828 104.625 109.892
Laba usaha 64.425 75.289 87.690 101.678 117.149
Beban lain-lain (2.153) (1.626) (1.025) (387) (161)
Laba sebelum pajak penghasilan 62.272 73.663 86.666 101.291 116.988
Beban pajak penghasilan (13.700) (16.206) (19.066) (22.284) (25.737)
Laba bersih tahun berjalan 48.572 57.457 67.599 79.007 91.251
Setelah Rencana Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Keterangan
(6 Bulan) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 92.269 222.949 281.814 348.449 423.143 494.262
Beban pokok pendapatan 52.532 121.607 154.535 190.304 233.156 272.862
Laba bruto 39.736 101.343 127.278 158.145 189.988 221.400
Beban usaha (46.737) (104.170) (109.942) (111.717) (117.397) (121.381)
Laba (rugi) usaha (7.000) (2.828) 17.336 46.428 72.591 100.019
Beban lain-lain (438) (3.352) (3.325) (3.305) (3.177) (2.791)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan (7.438) (6.179) 14.012 43.123 69.414 97.228
Beban pajak penghasilan - - (2.566) (6.332) (8.659) (15.623)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan (7.438) (6.179) 11.446 36.791 60.756 81.606
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 31/12/34
Keterangan
(1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 570.207 635.226 699.600 756.801 818.884
Beban pokok pendapatan 316.163 352.844 389.082 419.459 452.143
Laba bruto 254.044 282.382 310.518 337.342 366.741
Beban usaha (126.762) (133.086) (139.600) (146.338) (153.644)
Laba (rugi) usaha 127.282 149.296 170.918 191.004 213.097
Beban lain-lain (2.291) (1.712) (1.077) (635) (466)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 124.991 147.584 169.841 190.369 212.631
Beban pajak penghasilan (27.498) (32.469) (37.365) (41.881) (46.779)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan 97.493 115.116 132.476 148.488 165.852
Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan neto dan
laba tahun berjalan Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp 3,04 triliun dan Rp 0,45 triliun.
Selanjutnya, proyeksi jumlah penjualan neto dan laba tahun berjalan
Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar
Rp 5,34 triliun dan Rp 0,84 triliun.
Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
tersebut di atas, setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan
berpotensi memperoleh tambahan laba tahun berjalan untuk periode enam
bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034, sehingga
diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa
yang akan datang.
73
Page 75
4. Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian
Perseroan sebelum dan setelah Rencana Transaksi untuk periode enam
bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034 masing-masing
adalah sebesar Rp 0,22 triliun dan Rp 0,40 triliun. Dengan demikian, jumlah
nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian Perseroan setelah
Rencana Transaksi untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2025 – 2034 lebih besar daripada jumlah nilai kini dari
proyeksi laba tahun/periode berjalan konsolidasian Perseroan sebelum
Rencana Transaksi untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2025 – 2034. Dalam perhitungan nilai kini, digunakan tingkat
diskonto sebesar 10,07%, yang merupakan biaya modal ekuitas Perseroan,
yang ditentukan dengan capital asset pricing model (CAPM) dengan
menggunakan persamaan sebagai berikut:
ke = Rf + ( β x RPm ) – RBDS
dimana:
ke = Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu,
atau biaya modal ekuitas/saham biasa
Rf = Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko
(risk free rate)
β = Beta
RPm = Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
premium)
Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas
risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk
jangka panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal
30 Juni 2024, maka instrumen bebas risiko yang dipakai yaitu obligasi
Indonesia berjangka panjang dalam mata uang Rupiah dengan jangka
waktu 10 tahun dengan tingkat yield rata-rata sebesar 7,06%, yang
diperoleh dari Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) dan angka tersebut
akan digunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko.
74
Page 76
RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan
tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity
market risk premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara
(country-specific risk premiums) seperti volatilitas harga saham untuk
menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutsertakan
risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi
perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat
premi risiko sebesar 6,45%, yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran
(New York University Business School) tahun 2023 yang diterbitkan pada
bulan Juli tahun 2024.
Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas.
Beta akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity
risk premium. Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding diperoleh
dari riset Aswath Damodaran (New York University Business School)
sampai dengan tahun 2023 sebesar 0,74.
Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan
CAPM dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar
1,79% diperoleh biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak
dalam perhitungan di bawah ini:
ke = Rf + ( β x RPm ) – RBDS
= 7,06% + ( 0,74 x 6,45% ) – 1,79%
= 10,07%
Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan Perseroan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033
adalah sebagai berikut:
Sebelum Rencana Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Laba bersih tahun berjalan 190 2.914 9.584 22.452 30.699 39.906
Faktor diskonto 0,9532 0,8660 0,7868 0,7148 0,6494 0,5900
Nilai kini 181 2.524 7.540 16.048 19.936 23.544
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 31/12/34
Laba bersih tahun berjalan 48.572 57.457 67.599 79.007 91.251
Faktor diskonto 0,5360 0,4870 0,4425 0,4020 0,3652
Nilai kini 26.035 27.982 29.913 31.761 33.325
Jumlah nilai kini 218.788
75
Page 77
Setelah Rencana Transaksi
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Laba (rugi) bersih tahun berjalan (7.438) (6.179) 11.446 36.791 60.756 81.606
Faktor diskonto 0,9532 0,8660 0,7868 0,7148 0,6494 0,5900
Nilai kini (7.090) (5.351) 9.005 26.298 39.455 48.147
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 31/12/34
Laba (rugi) bersih tahun berjalan 97.493 115.116 132.476 148.488 165.852
Faktor diskonto 0,5360 0,4870 0,4425 0,4020 0,3652
Nilai kini 52.256 56.061 58.621 59.692 60.569
Jumlah nilai kini 397.664
5. Berdasarkan perhitungan nilai kini (present value) atas Rencana Transaksi
diperoleh hasil bahwa net present value (NPV) Rencana Transaksi adalah
sebesar Rp 0,19 triliun dengan tingkat diskonto 11,03% untuk tahun
2024 – 2028, 10,72% untuk tahun 2029, dan 10,31% untuk tahun
2030 – 2038. Selanjutnya, hasil perhitungan internal rate of return (IRR)
Rencana Transaksi adalah sebesar 14,16% atau lebih besar dari biaya
modalnya. Dengan demikian, Rencana Transaksi adalah layak.
Perhitungan NPV dan IRR atas Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Keterangan
(6 Bulan) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Arus kas bersih 19.652 (8.718) 2.621 14.379 29.613 41.031
Investasi awal (395.753) - - - - -
Nilai kekal - - - - - -
Arus kas bersih (376.101) (8.718) 2.621 14.379 29.613 41.031
Faktor diskonto 0,9490 0,8547 0,7698 0,6933 0,6244 0,5639
Nilai kini arus kas bersih (356.920) (7.451) 2.018 9.969 18.490 23.137
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 31/12/34 31/12/35
Keterangan
(1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Arus kas bersih 48.220 56.673 63.599 68.779 73.751 78.503
Investasi awal - - - - - -
Nilai kekal - - - - - -
Arus kas bersih 48.220 56.673 63.599 68.779 73.751 78.503
Faktor diskonto 0,5112 0,4634 0,4201 0,3808 0,3452 0,3129
Nilai kini arus kas bersih 24.650 26.262 26.718 26.191 25.459 24.564
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/36 31/12/37 31/12/38
Keterangan Nilai Kekal
(1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Arus kas bersih 67.063 84.745 86.021 -
Investasi awal - - - -
Nilai kekal - - - 1.211.559
Arus kas bersih 67.063 84.745 86.021 1.211.559
Faktor diskonto 0,2836 0,2571 0,2331 0,2331
Nilai kini arus kas bersih 19.019 21.788 20.051 282.414
Kriteria kelayakan:
Net Present Value 186.360
Internal Rate of Return 14,16%
76
Page 78
6. Berdasarkan proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum
dan setelah Rencana Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2024 yang telah direviu oleh KAP TSFBR, setelah Rencana
Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi menurunkan rasio DER
(debt to equity ratio) Perseroan dari 47,83% menjadi 33,54% yang
diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan
dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
7. Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.
8. Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.
9. Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.
77
Page 79
10. Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
Perseroan.
11. Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
atas biaya transaksi dan waktu.
12. Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
Perseroan di masa yang akan datang.
KESIMPULAN
Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data, dan informasi yang diperoleh
dari manajemen Perseroan yang digunakan dalam penyusunan laporan ini, penelaahan atas
dampak keuangan Rencana Transaksi sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah wajar.
78
Page 80
DISTRIBUSI PENDAPAT KEWAJARAN INI
Pendapat Kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau untuk
kepentingan lain. Pendapat Kewajaran ini tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang
saham untuk menyetujui Rencana Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan
dengan Rencana Transaksi dan tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang
saham.
Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran ini secara
keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang
mendasari Pendapat Kewajaran ini.
Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung
jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran kami karena peristiwa-
peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran ini. Pendapat Kewajaran ini tidak
sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel perusahaan
(corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.
Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN
Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan
Izin Penilai : B-1.09.00153
STTD : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI : 06-S-01996
79
Page 81
Lampiran A
PERNYATAAN PENILAI
1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.
2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
3. KR tidak memiliki pinjaman dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi
dengan Perseroan.
4. Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
merugikan pihak manapun.
5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.
6. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan
dengan benar dan kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.
80
Page 82
Lampiran B
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Sebelum Rencana Transaksi
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Keterangan
(6 Bulan) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 82.461 183.369 205.280 230.194 254.542 277.182
Beban pokok pendapatan 45.790 99.336 108.589 117.290 127.464 136.485
Laba bruto 36.670 84.033 96.692 112.904 127.078 140.696
Beban usaha 36.320 78.025 81.463 81.074 84.767 86.927
Laba usaha 351 6.009 15.229 31.831 42.311 53.769
Beban lain-lain (161) (3.095) (3.079) (3.047) (2.954) (2.608)
Laba sebelum pajak penghasilan 190 2.914 12.150 28.784 39.357 51.161
Beban pajak penghasilan - - (2.566) (6.332) (8.659) (11.256)
Laba bersih tahun berjalan 190 2.914 9.584 22.452 30.699 39.906
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 31/12/34
Keterangan
(1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 301.932 328.999 358.604 390.996 426.443
Beban pokok pendapatan 146.886 158.552 171.086 184.692 199.402
Laba bruto 155.047 170.447 187.518 206.304 227.041
Beban usaha 90.622 95.158 99.828 104.625 109.892
Laba usaha 64.425 75.289 87.690 101.678 117.149
Beban lain-lain (2.153) (1.626) (1.025) (387) (161)
Laba sebelum pajak penghasilan 62.272 73.663 86.666 101.291 116.988
Beban pajak penghasilan (13.700) (16.206) (19.066) (22.284) (25.737)
Laba bersih tahun berjalan 48.572 57.457 67.599 79.007 91.251
81
Page 83
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Rencana Transaksi
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Keterangan
(6 Bulan) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 92.269 222.949 281.814 348.449 423.143 494.262
Beban pokok pendapatan 52.511 122.476 155.509 191.396 234.363 274.176
Laba bruto 39.758 100.473 126.305 157.053 188.781 220.085
Beban usaha (46.737) (104.170) (109.942) (111.717) (117.397) (121.381)
Laba (rugi) usaha (6.979) (3.697) 16.363 45.337 71.384 98.705
Beban lain-lain (438) (3.352) (3.325) (3.305) (3.177) (2.791)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan (7.417) (7.049) 13.038 42.031 68.207 95.914
Beban pajak penghasilan - - (1.285) (6.092) (8.393) (15.333)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan (7.417) (7.049) 11.754 35.939 59.814 80.580
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 31/12/34
Keterangan
(1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Pendapatan neto 570.207 635.226 699.600 756.801 818.884
Beban pokok pendapatan 316.163 352.844 389.082 419.459 452.143
Laba bruto 254.044 282.382 310.518 337.342 366.741
Beban usaha (126.762) (133.086) (139.600) (146.338) (153.644)
Laba (rugi) usaha 127.282 149.296 170.918 191.004 213.097
Beban lain-lain (2.291) (1.712) (1.077) (635) (466)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 124.991 147.584 169.841 190.369 212.631
Beban pajak penghasilan (27.498) (32.469) (37.365) (41.881) (46.779)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan 97.493 115.116 132.476 148.488 165.852
82
Page 84
Lampiran C
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Sebelum Rencana Transaksi
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Laba bersih tahun berjalan 190 2.914 9.584 22.452 30.699 39.906
Faktor diskonto 0,9532 0,8660 0,7868 0,7148 0,6494 0,5900
Nilai kini 181 2.524 7.540 16.048 19.936 23.544
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 31/12/34
Laba bersih tahun berjalan 48.572 57.457 67.599 79.007 91.251
Faktor diskonto 0,5360 0,4870 0,4425 0,4020 0,3652
Nilai kini 26.035 27.982 29.913 31.761 33.325
Jumlah nilai kini 218.788
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Setelah Rencana Transaksi
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Laba (rugi) bersih tahun berjalan (7.438) (6.179) 11.446 36.791 60.756 81.606
Faktor diskonto 0,9532 0,8660 0,7868 0,7148 0,6494 0,5900
Nilai kini (7.090) (5.351) 9.005 26.298 39.455 48.147
(Dalam jutaan Rupiah)
Proyeksi
Keterangan
31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 31/12/34
Laba (rugi) bersih tahun berjalan 97.493 115.116 132.476 148.488 165.852
Faktor diskonto 0,5360 0,4870 0,4425 0,4020 0,3652
Nilai kini 52.256 56.061 58.621 59.692 60.569
Jumlah nilai kini 397.664
83
Page 85
Lampiran D
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Perhitungan Studi Kelayakan atas Rencana Transaksi
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2038
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/24 31/12/25 31/12/26 31/12/27 31/12/28 31/12/29
Keterangan
(6 Bulan) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Arus kas bersih 19.652 (8.718) 2.621 14.379 29.613 41.031
Investasi awal (395.753) - - - - -
Nilai kekal - - - - - -
Arus kas bersih (376.101) (8.718) 2.621 14.379 29.613 41.031
Faktor diskonto 0,9490 0,8547 0,7698 0,6933 0,6244 0,5639
Nilai kini arus kas bersih (356.920) (7.451) 2.018 9.969 18.490 23.137
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/30 31/12/31 31/12/32 31/12/33 31/12/34 31/12/35
Keterangan
(1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Arus kas bersih 48.220 56.673 63.599 68.779 73.751 78.503
Investasi awal - - - - - -
Nilai kekal - - - - - -
Arus kas bersih 48.220 56.673 63.599 68.779 73.751 78.503
Faktor diskonto 0,5112 0,4634 0,4201 0,3808 0,3452 0,3129
Nilai kini arus kas bersih 24.650 26.262 26.718 26.191 25.459 24.564
(Dalam jutaan Rupiah)
31/12/36 31/12/37 31/12/38
Keterangan Nilai Kekal
(1 Tahun) (1 Tahun) (1 Tahun)
Arus kas bersih 67.063 84.745 86.021 -
Investasi awal - - - -
Nilai kekal - - - 1.211.559
Arus kas bersih 67.063 84.745 86.021 1.211.559
Faktor diskonto 0,2836 0,2571 0,2331 0,2331
Nilai kini arus kas bersih 19.019 21.788 20.051 282.414
Kriteria kelayakan:
Net Present Value 186.360
Internal Rate of Return 14,16%
84
Page 86
Lampiran E
Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi
Pada tanggal 13 Maret 2024, Perseroan dan Investor telah menandatangani IA sehubungan
dengan Rencana Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting dalam IA adalah sebagai
berikut:
• Pihak-pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan IA adalah Perseroan dan Investor.
• Objek dan Nilai Rencana Transaksi
Objek transaksi berdasarkan IA adalah sebagai berikut:
• Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham atau
setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar
USD 2,41 juta.
• Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas
3.534.076 saham atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari Investor dengan
nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta, yang mana Saham ARSG tersebut akan
diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain
uang (inbreng) sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.
• Prasayarat
Prasyarat berdasarkan IA adalah sebagai berikut:
• Prasyarat Investor
Penyelesaian Transfer akan tunduk pada kepuasan atau pelepasan, tergantung
pada keadaan, ketentuan investor berikut:
a) Perseroan telah menyelesaikan uji tuntas yang dilakukan terhadap Grup Asa Ren
dan hasilnya memuaskan Perseroan yang dibuktikan dengan surat konfirmasi
yang diterbitkan Perseroan kepada Investor;
b) Seluruh persetujuan dan/atau otorisasi yang diperlukan untuk transaksi,
termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan perusahaan, persetujuan
pemegang saham dan persetujuan pihak ketiga sebagaimana disyaratkan
berdasarkan hukum yang berlaku, dokumen konstitusional Investor dan Grup
Asa Ren, dan setiap perjanjian dan/atau dokumen lain dimana Investor atau
Grup Asa Ren menjadi salah satu pihak, atau yang terikat atau tunduk pada
saham yang dialihkan dan saham dijual, telah diperoleh oleh Investor;
c) Tidak adanya perubahan merugikan yang material;
85
Page 87
d) Perjanjian Penguncian telah ditandatangani dengan baik oleh masing-masing
Investor dan Perseroan, dalam bentuk yang dapat diterima oleh Perseroan;
e) Kondisi wajar lainnya yang dapat diidentifikasi oleh Perseroan berdasarkan
kebijakan mutlaknya berdasarkan hasil uji tuntas yang dilakukan terhadap Grup
Asa Ren; dan
f) Dokumen Pengalihan telah ditandatangani dengan baik oleh Investor dan
Perseroan dalam bentuk yang dapat diterima oleh Perseroan.
• Prasyarat Perseroan
Penyelesaian Transfer akan tunduk pada kepuasan atau pelepasan, tergantung
pada kondisi Perseoran berikut:
a) Investor telah menyelesaikan uji tuntas yang dilakukan terhadap Perseroan dan
hasilnya memuaskan Investor yang dibuktikan dengan surat konfirmasi yang
diterbitkan Investor kepada Perseroan;
b) Seluruh persetujuan, persetujuan dan/atau otorisasi yang diperlukan untuk
transaksi, termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan korporasi,
persetujuan pemegang saham dan persetujuan pihak ketiga sebagaimana
disyaratkan berdasarkan Hukum Yang Berlaku, dokumen konstitusi Perseroan,
dan setiap perjanjian dan/atau perjanjian lainnya. dokumen dimana Perusahaan
menjadi salah satu pihak, atau dimana Hak yang Dialihkan terikat atau tunduk
padanya, telah diperoleh oleh Perseroan;
c) kondisi wajar lainnya yang dapat diidentifikasi oleh Investor berdasarkan
kebijakan mutlaknya berdasarkan hasil uji tuntas yang dilakukan terhadap
Perseroan;
d) Perseroan telah memperoleh pernyataan efektif yang diterbitkan oleh OJK yang
menyatakan Pernyataan Pendaftaran dinyatakan efektif.
• Hukum yang Berlaku
Perjanjian ini diatur oleh, ditafsirkan, dan dinterpretasikan sesuai dengan hukum Negara
Republik Indonesia.
86
Page 88
Lampiran E
Analisis atas Laporan Penilaian 97,96% Saham ARSG
KJPP KR telah ditunjuk oleh manajemen Perseroan sebagai penilai independen sesuai
dengan surat penugasan KR/240719-003 tanggal 19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh
manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas nilai
pasar 97,96% saham ARSG. Hasil penilaian atas 97,96% saham ARSG
tersebut tertuang dalam laporan penilaian 97,96% saham Asa Ren Pte. Ltd. dengan
No. 00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024 dengan ringkasan
sebagai berikut:
1. Pihak-pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan dan
Investor.
2. Objek Penilaian
Objek Penilaian adalah nilai pasar 97,96% saham Asa Ren Pte. Ltd.
3. Tujuan Penilaian
Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang
nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang SGD dan/atau
ekuivalensinya pada tanggal 30 Juni 2024.
4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas
Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan
tanggal penerbitan laporan penilaian ini.
Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan
pada proyeksi laporan keuangan ARGN yang disusun oleh manajemen ARGN. Dalam
penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan
kinerja ARGN pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di
masa yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan
keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja ARGN yang
dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada
penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja ARGN yang
dinilai dan telah mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami
bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi laporan
keuangan berdasarkan kinerja historis ARGN dan informasi manajemen ARGN terhadap
proyeksi laporan keuangan ARGN tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan
penilaian ARSG dan kesimpulan nilai akhir.
87
Page 89
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian.
Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal surat ini.
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi
lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan dan ARSG atau yang tersedia secara
umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami
tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap
informasi-informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen
Perseroan dan ARSG bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.
Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut
dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung
jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan,
kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan
informasi sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.
Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan
mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini
telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak
dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan
yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian
sebagai dasar untuk melakukan analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam
data yang dijadikan sebagai dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat
non-disclaimer opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali
terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional
Perseroan dan ARSG.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan
tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut
juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran
hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum ARSG
berdasarkan anggaran dasar ARSG.
88
Page 90
5. Metode Penilaian yang Digunakan
Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode penyesuaian aset
bersih (adjusted net asset method), dan metode kapitalisasi kelebihan pendapatan
(capitalized excess earning method).
Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan
oleh ARGN di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan perkiraan atas
perkembangan usaha ARGN. Dalam melaksanakan penilaian dengan metode ini,
operasi ARGN diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha
ARGN. Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini
dengan tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai
kini dari arus kas tersebut.
Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari
semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya,
kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti
kas/bank atau utang bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh
dengan menghitung selisih antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak
berwujud) dan nilai pasar liabilitas.
Metode kapitalisasi kelebihan pendapatan yang digunakan dalam penilaian AGRN
merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan aset. Dengan metode
ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas harus disesuaikan menjadi nilai
pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya
(seperti kas/bank atau utang bank).
Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud seperti hak paten, lisensi, biaya riset
dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan siap bekerja dan daftar
langganan, juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak berwujud tersebut diperoleh dengan
melakukan penilaian terhadap tiap-tiap aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar ekuitas
(net worth) kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai seluruh aset dan
liabilitas yang telah disesuaikan.
Sebagai langkah selanjutnya perlu dihitung arus kas bersih dari perusahaan yang dinilai.
Selisih antara arus kas bersih dengan pendapatan yang diharapkan merupakan
kelebihan pendapatan yang dihasilkan oleh aset berwujud bersih. Nilai aset takberwujud
kemudian dihitung dengan cara mengkapitalisasikan kelebihan pendapatan tersebut
dengan tingkat kapitalisasi yang sesuai. Langkah berikutnya adalah menghitung indikasi
nilai pasar saham dengan menjumlahkan nilai aset berwujud bersih dan nilai aset
takberwujud.
89
Page 91
Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen
Perseroan dan ARSG. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan
dan metode penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang berbeda.
Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
melakukan pembobotan.
6. Kesimpulan Penilaian
Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan
dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian,
maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
30 Juni 2024 adalah sebesar SGD 34,00 juta.
90
Page 92
Lampiran F
Analisis atas Laporan Penilaian 100,00% Saham Perseroan
KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal
15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di OJK
dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal dari
OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk oleh manajemen
Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat penugasan KR/240719-003
tanggal 19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan untuk memberikan
pendapat sebagai penilai independen atas nilai pasar 100,00% saham Perseroan. Hasil
penilaian atas 100,00% saham Perseroan tersebut tertuang dalam laporan penilaian
100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk dengan
No. 00111/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 26 Agustus 2024 dengan ringkasan
sebagai berikut:
1. Pihak-pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan dan
Investor.
2. Objek Penilaian
Objek Penilaian adalah nilai pasar 100,00% saham Perseroan.
3. Tujuan Penilaian
Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang
nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau
ekuivalensinya pada tanggal 30 Juni 2024.
4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas
Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan
tanggal penerbitan laporan penilaian ini.
91
Page 93
Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan
pada proyeksi laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh manajemen Perseroan.
Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan
berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana
manajemen di masa yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap
proyeksi laporan keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan
kinerja Perseroan yang dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis
besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja
Perseroan yang dinilai dan telah mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
duty). Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
laporan keuangan berdasarkan kinerja historis Perseroan dan informasi manajemen
Perseroan terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan tersebut. Kami juga
bertanggung jawab atas laporan penilaian Perseroan dan kesimpulan nilai akhir.
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian.
Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan (update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi
lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum yang
pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak
bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-
informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan
bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi
yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut
dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung
jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan,
kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan
informasi sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.
92
Page 94
Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan
mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini
telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak
dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan
yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian
sebagai dasar untuk melakukan analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam
data yang dijadikan sebagai dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat
non-disclaimer opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali
terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional
Perseroan.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan
tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut
juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran
hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum
Perseroan berdasarkan anggaran dasar Perseroan.
5. Metode Penilaian yang Digunakan
Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode penyesuaian aset
bersih (adjusted net asset method), dan metode pembanding perusahaan tercatat di
bursa efek (guideline publicly traded company method).
Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan
oleh Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan perkiraan atas
perkembangan usaha Perseroan. Dalam melaksanakan penilaian dengan metode ini,
operasi Perseroan diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha
Perseroan. Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini
dengan tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai
kini dari arus kas tersebut.
Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari
semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya,
kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti
kas/bank atau utang bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh
dengan menghitung selisih antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak
berwujud) dan nilai pasar liabilitas.
Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian ini
karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai data
perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh Perseroan.
93
Page 95
Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen
Perseroan. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan dan metode
penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang berbeda.
Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
melakukan pembobotan.
6. Kesimpulan Penilaian
Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan
dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian,
maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
30 Juni 2024 adalah sebesar Rp 602,20 miliar.
94
Names mentioned 52 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Asa Ren Pte. Ltd.
p.2 ×10
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.3 ×4
unresolved
org
PT Asa Ren Global Nusantara
p.3
unresolved
org
Bambang & Rekan
p.6
unresolved
org
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
p.8
unresolved
org
TSFBR
p.8 ×8
unresolved
org
Tjahjo & Rekan
p.8
unresolved
org
BDO LLP
p.9 ×4
unresolved
org
KJPP KR
p.9 ×5
unresolved
org
Bank Indonesia
p.10 ×3
unresolved
org
Diagnos Laboratorium Tbk
p.13 ×2
unresolved
person
Martinef
p.13
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.13 ×2
unresolved
person
Rahayu Ningsih
p.14
unresolved
org
Prundjaya Capital Pte. Ltd.
p.18 ×2
unresolved
org
Viko Technologies Pte. Ltd.
p.18 ×2
unresolved
org
Pte. Ltd.
p.18 ×2
unresolved
org
Naya Investor Holding Limited
p.18 ×2
unresolved
org
PT Cakrawala Data Integrasi
p.18 ×2
unresolved
org
NSV Maxwell Limited
p.18 ×2
unresolved
org
Shor Administrative Consultancy LLC
p.18 ×2
unresolved
org
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
p.26
unresolved
org
KNMTR
p.34 ×2
unresolved
org
PT Jonlin Sapta Medika
p.36
unresolved
org
PT Morula Indonesia
p.36
unresolved
org
PT Dawa Daya Kahuripan
p.36
unresolved
org
PT Citas Otis Elevator
p.37
unresolved
org
PT Citra Ananda
p.37
unresolved
org
PT Tridinamika Jaya Instrument
p.38
unresolved
org
TSFBR. Ikhtisar
p.54
unresolved
—
Pembat
· Penilai
p.62 ×4
unresolved
org
PT Simponi Sigmanera
p.71
unresolved
org
PT Bio Medika. III.
p.71
unresolved
org
PT Bunda
p.72
unresolved
org
KJPP Kusnanto
p.80 ×2
unresolved
org
KJPP KUSNANTO & REKAN
p.80
unresolved
person
Willy D. Kusnanto
· Pimpinan Rekan
p.80
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.364
11580 ms
12 Sep 2026 22:59
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi '
'adalah sebagai'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi adalah '
'sebagai',
'object_truncated': True,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}