Skip to content
Back to announcement

20240826_DGNS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31718756_lamp5.pdf

Asset transaction Needs review DGNS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 95

Page 1
Kusnanto & rekan
 Independent Business Appraisers
License : 2.19.0162
Indonesia
Page 2
No. : 00112/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024                            26 Agustus 2024



Kepada Yth.

PT DIAGNOS LABORATORIUM UTAMA Tbk
Gedung Graha Anam
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 11 A – C
Gondangdia, Menteng
Jakarta Pusat 10350

U.p. : Direksi

Hal : Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi


Dengan hormat,

Pada tanggal 13 Maret 2024, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (selanjutnya disebut
“Perseroan”) dan para pemegang saham Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “Investor”)
telah menandatangani Investment Agreement (selanjutnya disebut “IA”), dimana Perseroan
merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.926.750 saham atau setara dengan 97,96%
saham Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “ARSG”) dari Investor dengan nilai transaksi
sebesar USD 24,10 juta dengan rincian sebagai berikut:

•   Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham atau setara
    dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 2,41 juta
    (selanjutnya disebut “Rencana Pembelian Saham”); dan

•   Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham atau setara
    dengan 88,17% saham ARSG (selanjutnya disebut “Saham ARSG”) dari Investor
    dengan nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta (selanjutnya disebut “Rencana
    Akuisisi”).

Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk melakukan
penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu atas saham dalam
portepel Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 14/POJK.04/2019 tanggal 30 April 2019 tentang “Perubahan atas Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka
Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu” (selanjutnya disebut
“POJK 14/2019”), dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju
mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan sebesar
USD 21,69 juta, yang akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam
bentuk lain selain uang (inbreng) (selanjutnya disebut “Rencana PMDHMETD”).
Page 3
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Pembelian
Saham, Rencana Akuisisi, dan Rencana PMDHMETD merupakan satu kesatuan transaksi
yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan selanjutnya secara
bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”.

Sehubungan dengan Rencana Transaksi tersebut, manajemen Perseroan telah menunjuk
Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya
disebut “KR” atau “kami”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas
kewajaran Rencana Transaksi sesuai dengan surat penugasan No. KR/240719-003 tanggal
19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan. Selanjutnya, kami sebagai
KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019
dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan
(selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), menyampaikan pendapat
kewajaran (fairness opinion) (selanjutnya disebut “Pendapat Kewajaran”) atas Rencana
Transaksi.


ALASAN DAN LATAR BELAKANG RENCANA TRANSAKSI

Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan pelayanan penunjang
kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium
pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata, bank darah, bank sperma, bank
transplantasi organ, dan pelayanan penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022,
Perseroan juga bergerak dalam menyediakan aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili
di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng,
Jakarta    Pusat    10350,    dengan    nomor    telepon:   (021)    1500    358    dan
email: info@diagnos.co.id.

ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Singapura. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian dan pengembangan
eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan
yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal 30 Juni 2024, ARSG memiliki
penyertaan saham pada PT Asa Ren Global Nusantara (selanjutnya disebut “ARGN”)
dengan kepemilikan sebesar 99,99%.

ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang informasi dan komunikasi, aktivitas
profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan manusia dan aktivitas sosial.




                                           2
Page 4
Dalam upaya mengembangkan bisnis dan meningkatkan layanan Perseroan kepada
masyarakat, Perseroan telah mengidentifikasi peluang signifikan untuk memperluas pasar
dan peluang bisnis Perseroan. Saat ini, Perseroan telah berhasil menghasilkan pendapatan
substansial, baik dari pelanggan setia di bawah Grup Bundamedik maupun dari institusi
kesehatan atau rumah sakit lain yang bekerja sama erat dengan Perseroan. Dengan
melayani lebih dari 6.000 pasien setiap minggunya melalui operasi offline Perseroan yang
tersebar di 28 laboratorium di 10 kota berbeda, Perseroan menyadari bahwa integrasi
teknologi ke dalam layanan Perseroan adalah kunci untuk memperluas jangkauan layanan
Perseroan dan memperbesar ukuran pasar Perseroan.

Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan kinerja
keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan salah satu
bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang
kesehatan yang dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa yang saat ini
sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia untuk merevolusi
industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki
Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana Transaksi,
dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan sinergi
Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan diperoleh Perseroan
terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan
datang.

Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG akan
memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana dapat
membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan
biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang
berbeda, namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk mendukung
pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.

Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan
yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara
konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu
bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah yang
dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan keuangan
konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan
kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.




                                           3
Page 5
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
    keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang tepat dan
    optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan terhadap kesehatan
    dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan
    fasilitas pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi
    perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap
    pasien, Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
    utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas
    dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu meningkatkan
    kinerja pendapatan Perseroan.

•   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan
    kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan
    salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan
    penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG
    merupakan mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
    apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia
    untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk
    dan jasa yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk
    melakukan Rencana Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi
    tersebut dapat meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
    kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan
    usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

•   Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG akan
    memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana
    dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat
    mengoptimalkan biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki
    kapabilitas bisnis yang berbeda, namun akan saling melengkapi kelemahan dan
    kekuatan masing-masing, sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna
    untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.

•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan dengan tujuan
    bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan yang lebih
    terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian
    serta menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing
    dengan perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi
    positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya
    memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam melakukan
    pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan melalui pertumbuhan
    anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham ARSG dan menjalankan
    Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang
    (inbreng) yang diyakini akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber
    pendanaan, efisiensi atas biaya transaksi dan waktu.



                                             4
Page 6
•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah
    yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan
    keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital
    dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan”.

Selanjutnya, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
(selanjutnya disebut “KAP”) Tanubrata, Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan (selanjutnya
disebut “TSFBR”), jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp 196,57 miliar. Selanjutnya,
berdasarkan IA, nilai transaksi atas Rencana Transaksi tersebut adalah sebesar
SGD 24,10 juta atau setara dengan Rp 357,89 miliar dengan menggunakan kurs sebesar
Rp 14.850 per USD.

Dengan demikian, jumlah nilai transaksi dari Rencana Transaksi tersebut mencerminkan
182,07% ekuitas Perseroan per tanggal 30 Juni 2024 sehingga berdasarkan keterangan
yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi merupakan transaksi
material, sehingga Perseroan harus memenuhi Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020
tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha”
(selanjutnya disebut “POJK 17/2020”).

Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas saham
dilakukan dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain selain uang
dimaksud wajib memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk menentukan nilai wajar
dari bentuk lain selain uang yang digunakan sebagai penyetoran dan kewajaran transaksi
penyetoran atas saham dalam bentuk lain selain uang.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran atas
saham dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019 mensyaratkan
adanya laporan pendapat kewajaran atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai
independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi.

Selanjutnya, Pendapat Kewajaran ini hanya dapat digunakan sehubungan dengan Rencana
Transaksi dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan lainnya. Pendapat Kewajaran ini
juga tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi untuk menyetujui atau tidak
menyetujui Rencana Transaksi atau mengambil tindakan tertentu atas Rencana Transaksi.




                                            5
Page 7
OBJEK TRANSAKSI PENDAPAT KEWAJARAN

Objek transaksi dalam Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi adalah sebagai
berikut:

•   Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas
    392.674 saham atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai
    transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan Rencana Pembelian Saham.

•   Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas
    3.534.076 saham atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari Investor dengan nilai
    transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi.

•   Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan penambahan modal
    dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu sesuai dengan POJK 14/2019,
    dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju mengikatkan diri
    untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan sebesar USD 21,69 juta, yang
    akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain
    uang (inbreng) sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.


MAKSUD DAN TUJUAN PENDAPAT KEWAJARAN

Maksud dan tujuan penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi
adalah untuk memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran
Rencana Transaksi dari aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku,
yaitu POJK 17/2020 dan POJK 14.2019.

Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan
OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar
Penilaian Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310, SPI320, SPI330 (selanjutnya
disebut “SPI”).


TANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN

Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran
diperhitungkan pada tanggal 30 Juni 2024. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan
kepentingan dan tujuan analisis Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi.


JENIS LAPORAN

Jenis Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini merupakan laporan terinci.




                                           6
Page 8
DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN

Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai berikut:

1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Rencana Transaksi yang disusun oleh
   manajemen Perseroan;

2. Laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
   30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya disebut “KAP”)
   Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (selanjutnya disebut “TSFBR”)
   sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00098/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/VIII/2024
   tanggal 23 Agustus 2024 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

3. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00008/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/III/2024 tanggal 27 Februari 2023
   dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

4. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00030/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal 29 Maret 2023 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian;

5. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00032/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/III/2022 tanggal 28 Maret 2022 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;

6. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo &
   Rekan (selanjutnya disebut “KNMTR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;

7. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2019 sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk
   tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah
   diaudit   oleh   KAP      KNMTR     sebagaimana     tertuang  dalam   laporannya
   No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;

8. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk periode enam bulan yang berakhir pada
   tanggal 30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh KAP S.O.Liang & Co (selanjutnya disebut
   “SOL”) sebagaimana tertuang dalam laporannya tanggal 9 Agustus 2024 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian;




                                           7
Page 9
9. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP BDO LLP (selanjutnya disebut “BDO”)
   sebagaimana tertuang dalam laporannya tanggal 8 Maret 2024 dengan pendapat wajar
   tanpa pengecualian;

10. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
    31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP BDO sebagaimana tertuang dalam
    laporannya tanggal 8 Maret 2024 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dan hal
    lain dengan angka perbandingan untuk periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021
    sampai dengan 31 Desember 2021;

11. Informasi keuangan konsolidasian Proforma Perseroan untuk periode enam bulan yang
    berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sehubungan dengan Rencana Transaksi yang telah
    direviu   oleh    KAP     TSFBR     sebagaimana     tertuang   dalam   laporannya
    No. 015/3.D1155/SB.3/06.24 tanggal 23 Agustus 2024.

12. Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana
    Transaksi untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
    untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034 yang
    disusun oleh manajemen Perseroan;

13. Laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 30 Juni 2024 yang disusun oleh KJPP KR
    sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024
    tanggal 23 Agustus 2024;

14. Laporan    penilaian  100,00%     saham      Perseroan     per   30 Juni 2024
    yang disusun oleh KJPP KR sebagaimana tertuang dalam laporannya
    No. 00111/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 26 Agustus 2024

15. IA;

16. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris
    No. 34 tanggal 19 Juni 2023 yang dibuat oleh Rahayu Ningsih S.H., mengenai
    perubahan mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang Rencana
    Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan;

17. Anggaran dasar ARSG yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam 2nd Amandement
    Constitution of Asa Ren Pte. Ltd. tanggal 20 Desember 2022, mengenai perubahan
    anggaran dasar ARSG;

18. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Fergus Richard dengan
    posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang terkait
    dengan Rencana Transaksi;

19. Informasi mengenai rencana-rencana bisnis yang akan dilakukan oleh Perseroan di
    masa mendatang;




                                            8
Page 10
20. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi;

21. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg;

22. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg;

23. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia,
    dan Bloomberg;

24. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan
    untuk penugasan; dan

25. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
    analisis lain yang kami anggap relevan.


KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK

Analisis Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dipersiapkan menggunakan data dan
informasi sebagaimana diungkapkan di atas, data dan informasi mana telah kami telaah.
Dalam melaksanakan analisis, kami bergantung pada keakuratan, kehandalan, dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan, informasi atas status hukum Perseroan dan
informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia
secara umum dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran informasi-informasi
tersebut. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil
akhir pendapat kami secara material. Kami juga bergantung kepada jaminan dari
manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
Oleh karenanya, kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas Pendapat
Kewajaran kami dikarenakan adanya perubahan data dan informasi tersebut.

Proyeksi laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana
Transaksi disusun oleh manajemen Perseroan. Kami telah melakukan penelaahan atas
proyeksi laporan keuangan tersebut dan proyeksi laporan keuangan tersebut telah
menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan. Secara garis besar, tidak ada
penyesuaian yang signifikan yang perlu kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan.




                                          9
Page 11
Kami tidak melakukan inspeksi atas aset tetap atau fasilitas Perseroan. Selain itu, kami juga
tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi. Jasa-jasa
yang kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi hanya
merupakan pemberian Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dan bukan jasa-jasa
akuntansi, audit, atau perpajakan. Kami tidak melakukan penelitian atas keabsahan
Rencana Transaksi dari aspek hukum dan implikasi aspek perpajakan. Pendapat Kewajaran
atas Rencana Transaksi hanya ditinjau dari segi ekonomis dan keuangan. Laporan
Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi bersifat non-disclaimer opinion dan
merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Selanjutnya, kami juga telah
memperoleh informasi atas status hukum Perseroan dan ARSG berdasarkan anggaran
dasar Perseroan dan ARSG.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak dapat
ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga
tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain
itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan
dan menganalisis suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya di luar Rencana Transaksi yang
ada dan mungkin tersedia untuk Perseroan serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut
terhadap Rencana Transaksi.

Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Rencana
Transaksi pada tanggal Pendapat Kewajaran ini diterbitkan.

Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan serta semua pihak yang terlibat
dalam Rencana Transaksi. Rencana Transaksi akan dilaksanakan seperti yang telah
dijelaskan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan serta keakuratan informasi
mengenai Rencana Transaksi yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara
utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran. Penyusunan Pendapat
Kewajaran ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan
melalui analisis yang tidak lengkap.

Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran sampai
dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi ini tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan
Pendapat Kewajaran ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau
melengkapi, memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi,
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Perhitungan dan analisis
dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar dan kami
bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.




                                             10
Page 12
Kesimpulan Pendapat Kewajaran ini berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang
memiliki dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut termasuk,
namun tidak terbatas pada, perubahan kondisi baik secara internal pada Perseroan maupun
secara eksternal, yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan
dan keuangan, serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait
lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah
tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut
di atas, maka Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi mungkin berbeda.


TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, KR diberikan
kesempatan untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan Laporan
Pendapat Kewajaran.


INDEPENDENSI PENILAI

Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, KR
bertindak secara independen tanpa adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi
dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak
memilki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya,
Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi
oleh kewajaran kesimpulan yang dihasilkan dari proses analisis Pendapat Kewajaran ini dan
KR hanya menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240719-003 tanggal
19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.


KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENDAPAT KEWAJARAN (SUBSEQUENT EVENTS)

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal Pendapat
Kewajaran, yaitu tanggal 30 Juni 2024, sampai dengan tanggal diterbitkannya Laporan
Pendapat Kewajaran, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Pendapat Kewajaran
(subsequent events), yang secara signifikan dapat mempengaruhi Pendapat Kewajaran.


PENDEKATAN DAN PROSEDUR PENDAPAT KEWAJARAN ATAS RENCANA TRANSAKSI

Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan
analisis melalui pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dari
hal-hal sebagai berikut:

I. Analisis atas Rencana Transaksi;
II. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi; dan
III. Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi.




                                             11
Page 13
I.         ANALISIS RENCANA TRANSAKSI

           Berdasarkan pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Rencana
           Transaksi sebagaimana diuraikan di atas, analisis Rencana Transaksi adalah
           sebagai berikut:

I.A.       Identifikasi dan Analisis Hubungan antara Pihak-pihak yang Bertransaksi

I.A.1.     PT Diagnos Laboratorium Tbk

           Dalam Rencana Transaksi, Perseroan merupakan pihak yang merencanakan
           untuk melakukan beberapa aksi korporasi sebagai berikut:

           •   Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham
               atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai
               transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan Rencana Pembelian
               Saham.

           •   Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham
               atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari Investor dengan nilai
               transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi.

           •   Perseroan merencanakan untuk melakukan penambahan modal dengan
               memberikan hak memesan efek terlebih dahulu sesuai dengan POJK
               14/2019, dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor
               setuju mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada
               Perseroan sebesar USD 21,69 juta, yang akan diperhitungkan sebagai
               penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng)
               sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.

           Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Investor
           merupakan pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan. Latar
           belakang, manajemen, kepemilikan saham, dan kegiatan usaha Perseroan
           adalah sebagai berikut:

I.A.1.a.   Latar Belakang

           Perseroan didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Agustus 2007
           dalam rangka Undang- Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun
           1968 berdasarkan Akta No. 17 tanggal 29 Agustus 2007, dari Martinef, S.H.,
           M.Si., Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri
           Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
           No. C-02387 HT.01.01-TH.2007 Tahun 2007 tanggal 6 November 2007.




                                          12
Page 14
           Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
           dengan Akta No. 34 tanggal 19 Juni 2023 dari Rahayu Ningsih, S.H. Notaris di
           Jakarta, mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang
           Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan. Perubahan ini telah
           disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
           dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0084623 tanggal 27 Juni 2023.

           Kantor pusat Perseroan beralamat di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik
           Ditiro No. 11 A – C, Jakarta Pusat 10350, dengan 30 outlet diantaranya
           termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat, Denpasar, Padang, Batam
           dan Makassar.

I.A.1.b.   Manajemen

           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024
           adalah sebagai berikut:

           Dewan Komisaris
           Komisaris Utama                     :   Ivan Rizal Sini
           Komisaris                           :   Nurhadi Yudiantho
           Komisaris Independen                :   Martinus Eliatulo Zega

           Direksi
           Direktur Utama                      :   Mesha Rizal Sini
           Direktur                            :   Renobulan Rizal Sini
           Direktur                            :   Dilly Dwiasri
           Direktur                            :   Fergus Richard

I.A.1.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
           tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                      (Dalam Rupiah)
                                                                   Persentase
                       Pemegang Saham          Jumlah Saham                         Jumlah Modal
                                                                   Kepemilikan
           PT Bundamedik Tbk                        515.000.000            41,20%     12.875.000.000
           PT Bunda Investama Indonesia             485.000.000            38,80%     12.125.000.000
           Masyarakat                               250.000.000            20,00%      6.250.000.000
           Jumlah                                  1.250.000.000          100,00%     31.250.000.000



I.A.1.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan
           pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat
           gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
           bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
           penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam
           menyediakan aktivitas klinik swasta.



                                          13
Page 15
I.A.1.e.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
           menyediakan pelayanan penunjang kesehatan.

           Dalam menjawab tantangan tersebut, Perseroan mempersiapkan Integrated
           Clinical Laboratory System (“ICLS”), dimana Perseroan fokus untuk
           menyediakan High Quality Clinical Diagnostics Services yang konsisten,
           terpercaya, dan dapat diandalkan untuk semua mitra kerja dan pelanggan.
           Dalam ICLS, terdapat tiga komponen penting yang membentuk sebuah
           ekosistem laboratorium yang terintegrasi yaitu excellent laboratory, digital
           integration, dan diagnos institute. Dalam excellent laboratory, Perseroan fokus
           pada tiga macam laboratorium yang dapat membantu memaksimalkan
           pengumpulan sampel yaitu clinical laboratory, genomic laboratory, dan digital
           PCR laboratory. Setelah mengoptimalkan pengumpulan sample, Perseroan
           melakukan pelayanan informasi mengenai hasil sampel kepada masyarakat
           melalui proses digitalisasi dengan memberikan pelayanan rumah ke rumah dan
           juga customer service, konsultasi melalui daring, dan juga untuk melakukan
           pemesanan laboratorium melalui daring. Proses selanjutnya yang dapat
           membantu meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium yaitu dengan riset
           dan pengembangan serta edukasi masyarakat mengenai kesehatan melalui
           Diagnos Institute.

           Perseroan juga meluncurkan laboratorium baru yaitu Diagnos Genomics yang
           merupakan perkembangan dari Diagnos Clinical Laboratory yang memiliki
           fokus untuk melakukan pemeriksaan genetik. Pemeriksaan genetik merupakan
           cara untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom.
           Hasil pemeriksaan genetik membantu menunjukkan kondisi genetik serta
           mengetahui kemungkinan seseorang mewarisi kelainan genetik. Program
           selanjutnya Perseroan yaitu DNAnswer yang merupakan sebuah layanan di
           Diagnos Genomics yang melayani pengujian genetik dengan visi memberikan
           layanan berkualitas dan handal. Pemeriksaan genetik ini dapat membantu
           pasien-pasien yang ingin mengetahui sifat-sifat yang dibawa dan untuk
           mengetahui penyakit-penyakit apa saja yang terkategori sebagai penyakit
           bawaan.

           Selain itu, Perseroan meluncurkan DNAandMe sebuah platform digital yang
           fokus dalam memberikan informasi mengenai diet, nutrisi, dan risiko penyakit
           dari masing-masing individu yang sudah melakukan pemeriksaan genetik. Hasil
           dari tes yang dilakukan di laboratorium kemudian disajikan secara digital
           melalui aplikasi yang dapat membuat penggunanya dapat mengakses hasil dari
           tes dimanapun dan kapanpun. Beberapa fitur yang dapat dilihat pada
           DNAandMe antara lain adalah reaksi tubuh terhadap alergi, tingkat kebugaran,
           karakteristik perilaku, kesehatan gigi, dan sistem kekebalan tubuh.




                                          14
Page 16
         Dalam rangka mengembangkan kegiatan usaha Perseroan khususnya pada
         bidang laboratorium kesehatan, serta dalam rangka penerapan strategi dan
         upaya Perseroan dalam menghadapi pertumbuhan yang pesat dalam bisnis
         laboratorium kesehatan, Perseroan merencanakan untuk memperluas
         pasarnya dengan melakukan Rencana Akuisisi dengan harapan bahwa
         Perseroan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasiaan Perseroan
         dan mengurangi risiko bisnis. Langkah strategis ini akan meningkatkan daya
         saing kedua perusahaan secara keseluruhan dan berkontribusi pada
         pertumbuhan Perseroan, serta berpotensi meningkatkan daya tawar
         (bargaining power) dengan pemasok maupun pelanggan.

         Dari segi operasional, Perseroan akan terus meningkatkan produktivitas
         dengan mengembangkan sistem laboratorium kesehatan khususnya
         laboratorium pemeriksaan genetik. Selain dapat menghasilkan proses produksi
         yang lebih efektif dan efisien, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan
         program efisiensi biaya yang tengah berjalan. Pengembangan kompetensi
         karyawan juga akan direalisasikan Perseroan secara berkesinambungan
         dengan ARSG. Perseroan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan
         menghasilkan hasil laboratorium yang akurat, pelayanan kepada pasien
         senyaman dan semaksimal mungkin, serta visualisasi hasil tes yang user
         friendly dan sudah dikemas dalam bentuk digital.

I.A.2.   Asa Ren Pte. Ltd.

         Dalam Rencana Transaksi, ARSG merupakan pihak yang sebanyak 392.674
         saham atau setara dengan 9,80% sahamnya akan dibeli oleh Perseroan dari
         Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan
         Rencana Pembelian Saham dan sebanyak 3.534.076 saham atau setara
         dengan 88,17% sahamnya akan diakuisisi oleh Perseroan dari Investor dengan
         nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi,
         yang mana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju untuk
         mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG tersebut kepada Perseroan
         sebesar USD 21,69 juta, yang akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal
         oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng) akan diperhitungkan
         sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang
         (inbreng) sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.




                                        15
Page 17
           Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Perseroan, ARSG merupakan
           pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan. Latar belakang,
           manajemen, kepemilikan saham dan kegiatan usaha ARSG adalah sebagai
           berikut:

I.A.2.a.   Latar Belakang

           ARSG merupakan suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum
           Singapura pada tanggal 1 Maret 2021, terdaftar dengan nomor registrasi
           202107180D dan berdomisili di Singapura.

           Anggaran dasar ARSG telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
           dengan 2nd Amandement Constitution of Asa Ren Pte. Ltd. tanggal
           20 Desember 2022 mengenai perubahan anggaran dasar ARSG.

           Kantor pusat ARSG beralamat di 231 Bain Street #04 – 49, Bras Basah
           Complex, Singapore 180231.

I.A.2.b.   Manajemen

           Susunan Direksi ARSG pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:

           Direksi
           Direktur                           :   Aloysius Liang Jiahao
           Direktur                           :   Teo Teck San
           Direktur                           :   Billy Boen
           Direktur                           :   Irawan




                                         16
Page 18
I.A.2.c.   Kepemilikan Saham

           Susunan pemegang saham ARSG berikut dengan kepemilikannya pada
           tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                                                  (Dalam SGD)
                                                                              Persentase
                        Pemegang Saham                      Jumlah Saham                       Jumlah Modal
                                                                              Kepemilikan
           Aloysius Liang Jiahao                                   681.000            16,99%               649
           Royal Arta Jayamanggala                                 205.000             5,11%               195
           Magzhan Kenesbai                                        164.000             4,09%               156
           Kelvin Davis Hardjono                                   200.000             4,99%           200.000
           Prundjaya Capital Pte. Ltd.                             200.000             4,99%           200.000
           Sastrawan Kamto                                         200.000             4,99%           200.000
           Selina Loh                                              200.000             4,99%           200.000
           Viko Technologies Pte. Ltd.                             200.000             4,99%           200.000
           Marcy Venture Partners Fund II LP                       436.437            10,89%         3.024.297
           SBI Kejora Orbit Fund I, L.P.                           293.278             7,32%         2.032.275
           Ilumin8.ai Pte. Ltd.                                    195.519             4,88%         1.354.850
           Magzhan Kanesbai                                        178.572             4,45%         1.237.416
           Top Harvest Fund I                                      157.932             3,94%         1.094.393
           Naya Investor Holding Limited                           136.863             3,41%           948.395
           Top Harvest Fund I (Q), LP                              115.794             2,89%           802.398
           PT Cakrawala Data Integrasi                              97.759             2,44%           677.425
           NSV Maxwell Limited                                      97.759             2,44%           677.425
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                        58.656             1,46%           406.455
           Marcy Venture Partners Culture Fund II LP                52.360             1,31%           362.829
           Shor Administrative Consultancy LLC                      46.045             1,15%           319.068
           Orbit Capital (Malaysia) Sdn Bhd                         39.104             0,98%           270.970
           Ivan Rizal Sini                                          23.022             0,57%           159.530
           Maxime Franzetti                                         19.552             0,49%           135.485
           Stefanus Ade Hadiwidjaja                                  9.776             0,24%            67.742
           Jumlah                                                 4.008.428          100,00%        14.571.953



I.A.2.d.   Kegiatan Usaha

           Ruang lingkup kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian
           dan pengembangan eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu
           kedokteran.

I.A.3.     Investor

           Dalam Rencana Transaksi, Investor merupakan pihak yang akan melakukan
           beberapa aksi korporasi sebagai berikut:

           •   Investor merencanakan untuk melakukan penjualan atas 392.674 saham
               atau setara dengan 9,80% saham ARSG kepada Perseroan dengan nilai
               transaksi sebesar USD 2,41 juta sehubungan dengan Rencana Pembelian
               Saham.




                                                       17
Page 19
           •   Investor merencanakan untuk melakukan divestasi atas 3.534.076 saham
               atau setara dengan 88,17% saham ARSG kepada Perseroan dengan nilai
               transaksi sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana Akuisisi
               dan Investor setuju untuk mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham
               ARSG tersebut kepada Perseroan sebesar USD 21,69 juta, yang akan
               diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk
               lain selain uang (inbreng) akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal
               oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng) sehubungan
               dengan Rencana PMDHMETD.

           Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Perseroan, Perseroan merupakan
           pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Investor. Latar belakang kepemilikan
           saham Investor pada ARSG adalah sebagai berikut:

I.A.3.a.   Kepemilikan Saham

           Kepemilikan saham Investor pada ARSG pada tanggal 30 Juni 2024 adalah
           sebagai berikut:

                                                                                                  (Dalam SGD)
                                                                              Persentase
                        Pemegang Saham                      Jumlah Saham                       Jumlah Modal
                                                                              Kepemilikan
           Aloysius Liang Jiahao                                   681.000            16,99%               649
           PT Cakrawala Data Integrasi                              97.759             2,44%               195
           Sastrawan Kamto                                         200.000             4,99%               156
           Kelvin Davis Hardjono                                   200.000             4,99%           200.000
           Top Harvest Fund I                                      157.932             3,94%           200.000
           NSV Maxwell Limited                                      97.759             2,44%           200.000
           Marcy Venture Partners Culture Fund II LP                52.360             1,31%           200.000
           Stefanus Ade Hadiwidjaja                                  9.776             0,24%           200.000
           Viko Technologies Pte. Ltd.                             200.000             4,99%         3.027.756
           Royal Arta Jayamanggala                                 205.000             5,11%         1.356.400
           Prundjaya Capital Pte. Ltd.                             200.000             4,99%         1.238.832
           SBI Kejora Orbit Fund I, L.P.                           293.278             7,32%           949.480
           Maxime Franzetti                                         19.552             0,49%           803.316
           Naya Investor Holding Limited                           136.863             3,41%           678.200
           Ilumin8.ai Pte. Ltd.                                    195.519             4,88%           678.200
           Top Harvest Fund I (Q), LP                              115.794             2,89%           406.920
           Selina Loh                                              200.000             4,99%           363.245
           Shor Administrative Consultancy LLC                      46.045             1,15%           319.433
           Magzhan Kenesbai                                        342.572             8,55%           430.992
           Marcy Venture Partners Fund II LP                       436.437            10,89%           135.640
           Orbit Capital (Malaysia) Sdn Bhd                         39.104             0,98%            67.821
           Jumlah                                                 3.926.750           97,96%        11.457.235




                                                       18
Page 20
I.B.   Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi

       Pada tanggal 13 Maret 2024, Perseroan dan Investor telah menandatangani IA
       sehubungan dengan Rencana Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting
       dalam IA adalah sebagai berikut:

       •   Pihak-pihak yang Bertransaksi

           Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan IA adalah Perseroan dan
           Investor.

       •   Objek dan Nilai Rencana Transaksi

           Objek transaksi berdasarkan IA adalah sebagai berikut:

           •   Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674
               saham atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan
               nilai transaksi sebesar USD 2,41 juta.

           •   Perseroan    merencanakan       untuk   melakukan   akuisisi  atas
               3.534.076 saham atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari
               Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta, yang mana
               Saham ARSG tersebut akan diperhitungkan sebagai penyetoran modal
               oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng) sehubungan
               dengan Rencana PMDHMETD.

       •   Prasayarat

           Prasyarat berdasarkan IA adalah sebagai berikut:

           •   Prasyarat Investor

               Penyelesaian Transfer akan tunduk pada kepuasan atau pelepasan,
               tergantung pada keadaan, ketentuan investor berikut:

               a) Perseroan telah menyelesaikan uji tuntas yang dilakukan terhadap
                  Grup Asa Ren dan hasilnya memuaskan Perseroan yang dibuktikan
                  dengan surat konfirmasi yang diterbitkan Perseroan kepada
                  Investor;

               b) Seluruh persetujuan dan/atau otorisasi yang diperlukan untuk
                  transaksi, termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan
                  perusahaan, persetujuan pemegang saham dan persetujuan pihak
                  ketiga sebagaimana disyaratkan berdasarkan hukum yang berlaku,
                  dokumen konstitusional Investor dan Grup Asa Ren, dan setiap
                  perjanjian dan/atau dokumen lain dimana Investor atau Grup Asa
                  Ren menjadi salah satu pihak, atau yang terikat atau tunduk pada
                  saham yang dialihkan dan saham dijual, telah diperoleh oleh
                  Investor;


                                      19
Page 21
        c) Tidak adanya perubahan merugikan yang material;

        d) Perjanjian Penguncian telah ditandatangani dengan baik oleh
           masing-masing Investor dan Perseroan, dalam bentuk yang dapat
           diterima oleh Perseroan;

        e) Kondisi wajar lainnya yang dapat diidentifikasi oleh Perseroan
           berdasarkan kebijakan mutlaknya berdasarkan hasil uji tuntas yang
           dilakukan terhadap Grup Asa Ren; dan

        f)   Dokumen Pengalihan telah ditandatangani dengan baik oleh
             Investor dan Perseroan dalam bentuk yang dapat diterima oleh
             Perseroan.

    •   Prasyarat Perseroan

        Penyelesaian Transfer akan tunduk pada kepuasan atau pelepasan,
        tergantung pada kondisi Perseoran berikut:

        a) Investor telah menyelesaikan uji tuntas yang dilakukan terhadap
           Perseroan dan hasilnya memuaskan Investor yang dibuktikan
           dengan surat konfirmasi yang diterbitkan Investor kepada
           Perseroan;

        b) Seluruh persetujuan, persetujuan dan/atau otorisasi yang diperlukan
           untuk transaksi, termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan
           korporasi, persetujuan pemegang saham dan persetujuan pihak
           ketiga sebagaimana disyaratkan berdasarkan Hukum Yang Berlaku,
           dokumen konstitusi Perseroan, dan setiap perjanjian dan/atau
           perjanjian lainnya. dokumen dimana Perusahaan menjadi salah satu
           pihak, atau dimana Hak yang Dialihkan terikat atau tunduk padanya,
           telah diperoleh oleh Perseroan;

        c) Kondisi wajar lainnya yang dapat diidentifikasi oleh Investor
           berdasarkan kebijakan mutlaknya berdasarkan hasil uji tuntas yang
           dilakukan terhadap Perseroan;

        d) Perseroan telah memperoleh pernyataan efektif yang diterbitkan
           oleh OJK yang menyatakan Pernyataan Pendaftaran dinyatakan
           efektif.

•   Hukum yang Berlaku

    Perjanjian ini diatur oleh, ditafsirkan, dan dinterpretasikan sesuai dengan
    hukum Negara Republik Indonesia.




                                20
Page 22
I.C.   Analisis atas Manfaat dan Risiko dari Rencana Transaksi

       Manfaat Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

       •   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
           memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
           pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
           melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
           Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
           pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
           mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
           dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
           mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
           itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
           mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
           meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.

       •   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
           meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
           pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
           penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
           dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
           mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
           apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
           genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
           menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
           Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
           Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
           meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
           kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
           kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

       •   Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
           ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
           bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
           sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
           Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
           namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
           sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
           mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.




                                     21
Page 23
•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
    dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
    penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
    pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
    sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
    perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
    kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
    pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
    Perseroan.

•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
    melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
    melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
    Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
    penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
    akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
    atas biaya transaksi dan waktu.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
    tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
    ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
    diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
    Perseroan di masa yang akan datang.

Risiko Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan
    sumber dana untuk investasi lain yang mungkin lebih menguntungkan
    dibandingkan dengan Rencana Pembelian Saham dan Rencana Akuisisi.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, bilamana manajemen
    Perseroan perlu melakukan suatu proses integrasi atas kegiatan
    operasional Perseroan dan ARSG yang dalam pelaksanaannya berpotensi
    meningkatnya biaya operasional, maka hal tersebut dapat memberikan
    dampak bagi kinerja keuangan konsolidasian Perseroan di masa yang akan
    datang.

•   Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang menyediakan pelayanan
    penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar
    diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank
    mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
    penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak
    dalam menyediakan aktivitas klinik swasta, Perseroan tidak terlepas dari
    berbagai risiko usaha yang dihadapi, antara lain kebijakan/peraturan
    Pemerintah yang berpotensi memberikan dampak bagi kelangsungan
    Perseroan.




                                22
Page 24
II.       ANALISIS KUALITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI

II.A.     Asa Ren Pte. Ltd.

II.A.1.   Latar Belakang

          ARSG merupakan suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum
          Singapura pada tanggal 1 Maret 2021, terdaftar dengan nomor registrasi
          202107180D dan berdomisili di Singapura.

          Anggaran dasar ARSG telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
          dengan 2nd Amandement Constitution of Asa Ren Pte. Ltd. tanggal
          20 Desember 2022 mengenai perubahan anggaran dasar ARSG.

          ARSG memiliki kantor pusat di 231 Bain Street #04 – 49, Bras Basah Complex,
          Singapore 180231. ARSG mulai beroperasi komersial pada tanggal
          1 Maret 2021.

II.A.2.   Kegiatan Usaha

          Ruang lingkup kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian
          dan pengembangan eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu
          kedokteran.




                                        23
Page 25
II.B.     Tinjauan Industri ARSG

II.B.1.   Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Dunia

          Industri laboratorium kesehatan merupakan jenis industri yang berfokus pada
          penyediaan layanan diagnostik medis melalui berbagai tes laboratorium, seperti
          tes darah, tes urin, tes genetik, dan analisis lainnya. Industri ini memainkan
          peran penting dalam sistem perawatan kesehatan karena hasil dari tes-tes ini
          digunakan oleh dokter untuk mendiagnosis, merencanakan, dan memantau
          pengobatan bagi pasien. Industri ini juga mencakup laboratorium penelitian
          yang melakukan pengembangan teknologi diagnostik baru, serta laboratorium
          yang mendukung uji klinis untuk pengembangan obat-obatan.

          Pendapatan Laboratorium Medis dan Diagnostik di Amerika Serikat (AS)
          (Dalam miliar USD)

                     18,80
                     18,60
                     18,40
                     18,20
                     18,00
                     17,80
                     17,60
                     17,40
                                       Q/4 2023        Q/1 2024           Q/2 2024
                Pendapatan              17,87           17,92              18,67


          Sumber: U.S. Census Bureau


          Berdasarkan data yang diperoleh dari dari U.S. Census Bureau, jumlah
          pendapatan untuk laboratorium medis dan diagnostik di AS periode
          Q/1 2024 dan Q/2 2024 mengalami peningkatan masing-masing sebesar
          USD 0,05 miliar dan USD 0,75 miliar atau masing-masing setara dengan 0,28%
          dan 4,19%. Selanjutnya, berdasarkan data dari Fortune Business Insight dalam
          laporannya dengan judul U.S. Clinical Laboratory Services Market Size, Share
          & COVID-19 Impact Analysis, By Test Type, By Age, By Source of Payment,
          and By Service Provider, and Country Forecast, 2023-2030, peningkatan
          pendapatan laboratorium medis dan diagnostik AS terutama didorong oleh
          meningkatnya kebutuhan untuk melakukan tes diagnostik dini dan terjadinya
          peningkatan penyakit kronis pada masyarakat AS yang juga disertai dengan
          pertumbuhan yang pesat pada industri bioteknologi serta kesehatan di negara
          AS secara signifikan.




                                                  24
Page 26
          Proyeksi Nilai Pasar Layanan Laboratorium Kesehatan di Dunia
          (Dalam miliar USD)

                     300,00
                     250,00
                     200,00
                     150,00
                     100,00
                      50,00
                       0,00
                                   2024     2025      2026         2027        2028
                  Nilai Pasar     233,95   245,68    258,09       271,24      285,18


          Sumber : Precedence Research


          Berdasarkan data yang diperoleh dari Precedence Research dalam laporannya
          dengan judul Clinical Laboratory Service Market - Global Industry Analysis,
          Size, Share, Growth, Trends, Regional Outlook and Forecast 2024 – 2033,
          secara keseluruhan, pada tahun 2025 – 2028, nilai pasar layanan laboratorium
          kesehatan di dunia diproyeksikan akan terus mengalami peningkatan
          masing-masing sebesar USD 11,73 miliar, USD 12,41 miliar, USD 13,15 miliar,
          dan USD 13,94 miliar atau masing-masing setara dengan 5,01%, 5,05%,
          5,10%,dan 5,14%.

          Peningkatan pasar laboratorium dunia dipicu oleh tingginya kebutuhan akan tes
          diagnostik dan tingginya kasus penyakit kronis pada penduduk dunia,
          sementara itu, adopsi teknologi canggih seperti otomatisasi untuk efisiensi
          biaya dan menambah produktivitas turut mendorong pertumbuhan pasar
          laboratorium kesehatan dunia dan menghadirkan layanan-layanan terkini untuk
          menjawab kebutuhan pasar.

II.B.2.   Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Indonesia

          Peluang perkembangan suatu negara maju salah satunya ada pada kesehatan.
          Sebuah potensi untuk Indonesia menjadi negara maju karena adanya
          perolehan demografi dan sektor kesehatan yang memiliki peran yang sangat
          penting untuk mewujudkan hal tersebut. Salah satu pilar transformasi
          kesehatan yang telah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik
          Indonesia adalah dengan melakukan penataan ulang laboratorium kesehatan
          yang ada di Indonesia. Laboratorium Kesehatan diklasifikasi menjadi
          laboratorium Kesehatan Medis dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat
          (Labkesmas). Berbagai upaya tata ulang yang dilakukan oleh pemerintah
          adalah dengan menambah jumlah laboratorium hingga menambah
          kelengkapan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di Labkesmas.




                                           25
Page 27
Pendapatan Alat Kesehatan di Indonesia
Tahun 2023 - 2025

                                                           (Dalam jutaan USD)

                 Deskripsi                2023         2024*       2025*

Cardiology devices                            289,90     324,10       356,20
Dental devices                                 17,26      19,19        21,15
Diabetes care devices                         162,60     186,00       211,70
Diagnostic imaging devices                    217,40     231,60       246,30
Endoscopic devices                            114,40     124,80       135,60
General & plastic surgery devices             112,80     121,30       130,60
Ophthalmic devices                            163,30     179,30       195,20
Orthopedic devices                            190,90     206,90       222,00
Other medical devices                         747,70     810,30       871,40

*) Proyeksi



Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, jumlah pendapatan alat
kesehatan di Indonesia pada tahun 2023 adalah sebesar USD 2,02 miliar. Alat
kardiologi dan alat visual untuk diagnosik menjadi penyumbang pendapatan
terbesar dengan persentasi sebesar 14,38% dan 10,78%. Jumlah pendapatan
pada tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar USD 187,23 juta atau setara
dengan 9,29% dibandingkan dengan jumlah pendapatan pada tahun 2023.
Peningkatan tersebut terutama pada alat kesehatan kardiologi dengan
kenaikan sebesar USD 34,20 juta atau setara dengan 11,80%. Diproyeksikan
pada tahun 2025 pendapatan alat kesehatan mencapai USD 2,39 miliar
dengan pendapatan terbesar berasal dari alat kesehatan kardiologi dan alat
visual untuk diagnosik. Teknologi digital memungkinkan penyedia layanan
kesehatan untuk memberikan perawatan pasien yang lebih baik, meningkatkan
diagnosis dan pengobatan, dan meningkatkan hasil perawatan kesehatan
secara keseluruhan.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Straits Research, dalam laporannya yang
berjudul The Asia-Pacific (APAC) Genetic Testing Market Study, Opportunities
& Forecast 2020 – 2032, pangsa pasar industri laboratorium diagnostik
Indonesia diproyeksikan akan menjadi sebesar USD 1,41 miliar pada tahun
2032, mengalami pertumbuhan pada tingkat CAGR sebesar 39,30% dihitung
sejak tahun 2020 sampai tahun 2032. Faktor-faktor yang mendorong industri
laboratorium diagnostik Indonesia terus meningkat antara lain populasi
masyarakat di Indonesia yang kian bertumbuh ditambah dengan kesadaran
masyarakat tentang isu kesehatan dan penyakit kronis yang bertambah secara
merata di Indonesia, serta kemampuan daya beli masyarakat kelas menengah
untuk menjangkau fasilitas kesehatan, peluang pangsa pasar uji genetik di
Indonesia menjadi semakin besar. Dengan pertumbuhan yang didukung oleh
pasar industri laboratorium diagnostik, pasar uji genetik di Indonesia
diproyeksikan mencapai USD 3,80 miliar pada tahun 2032 dengan tingkat
CAGR sebesar 38,00% dihitung sejak tahun 2020 sampai tahun 2032. Di
samping itu, pembaharuan teknik dan peralatan diagnostik yang disertai
dengan investasi pada infrastruktur kesehatan turut meningkatkan kapabilitas
layanan di seluruh wilayah Indonesia.




                                         26
Page 28
        Salah satu aspek yang terpenting dalam membangun sistem kesehatan
        Indonesia adalah dengan ketersediaan alat kesehatan yang mutakhir dan
        terkini sehingga dapat melakukan diagnosa dan tindakan kuratif yang tepat dan
        cepat. Adanya kemungkinan akan peningkatan penyakit yang muncul pada
        musim-musim tertentu maupun penyakit kronis secara umum menimbulkan
        kebutuhan yang tinggi akan laboratorium medis dan diagnostik untuk dapat
        mempercepat penanganan penyakit, sehingga industri laboratorium kesehatan
        akan terus bertumbuh dan memberikan kontribusi yang optimal bagi
        perekonomian dan kesehatan nasional.

II.C.   Kegiatan Operasional dan Prospek Usaha

        Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
        menyediakan pelayanan penunjang kesehatan.

        Dalam menjawab tantangan tersebut, Perseroan mempersiapkan ICLS, dimana
        Perseroan fokus untuk menyediakan High Quality Clinical Diagnostics Services
        yang konsisten, terpercaya, dan dapat diandalkan untuk semua mitra kerja dan
        pelanggan. Dalam ICLS, terdapat tiga komponen penting yang membentuk
        sebuah ekosistem laboratorium yang terintegrasi yaitu excellent laboratory,
        digital integration, dan diagnos institute. Dalam excellent laboratory, Perseroan
        fokus pada tiga macam laboratorium yang dapat membantu memaksimalkan
        pengumpulan sampel yaitu clinical laboratory, genomic laboratory, dan digital
        PCR laboratory. Setelah mengoptimalkan pengumpulan sample, Perseroan
        melakukan pelayanan informasi mengenai hasil sampel kepada masyarakat
        melalui proses digitalisasi dengan memberikan pelayanan rumah ke rumah dan
        juga customer service, konsultasi melalui daring, dan juga untuk melakukan
        pemesanan laboratorium melalui daring. Proses selanjutnya yang dapat
        membantu meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium yaitu dengan riset
        dan pengembangan serta edukasi masyarakat mengenai kesehatan melalui
        Diagnos Institute.

        Perseroan juga meluncurkan laboratorium baru yaitu Diagnos Genomics yang
        merupakan perkembangan dari Diagnos Clinical Laboratory yang memiliki
        fokus untuk melakukan pemeriksaan genetik. Pemeriksaan genetik merupakan
        cara untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom.
        Hasil pemeriksaan genetik membantu menunjukkan kondisi genetik serta
        mengetahui kemungkinan seseorang mewarisi kelainan genetik. Program
        selanjutnya Perseroan yaitu DNAnswer yang merupakan sebuah layanan di
        Diagnos Genomics yang melayani pengujian genetik dengan visi memberikan
        layanan berkualitas dan handal. Pemeriksaan genetik ini dapat membantu
        pasien-pasien yang ingin mengetahui sifat-sifat yang dibawa dan untuk
        mengetahui penyakit-penyakit apa saja yang terkategori sebagai penyakit
        bawaan.




                                        27
Page 29
        Selain itu, Perseroan meluncurkan DNAandMe sebuah platform digital yang
        fokus dalam memberikan informasi mengenai diet, nutrisi, dan risiko penyakit
        dari masing-masing individu yang sudah melakukan pemeriksaan genetik. Hasil
        dari tes yang dilakukan di laboratorium kemudian disajikan secara digital
        melalui aplikasi yang dapat membuat penggunanya dapat mengakses hasil dari
        tes dimanapun dan kapanpun. Beberapa fitur yang dapat dilihat pada
        DNAandMe antara lain adalah reaksi tubuh terhadap alergi, tingkat kebugaran,
        karakteristik perilaku, kesehatan gigi, dan sistem kekebalan tubuh.

        Dalam rangka mengembangkan kegiatan usaha Perseroan khususnya pada
        bidang laboratorium kesehatan, serta dalam rangka penerapan strategi dan
        upaya Perseroan dalam menghadapi pertumbuhan yang pesat dalam bisnis
        laboratorium kesehatan, Perseroan merencanakan untuk memperluas
        pasarnya dengan melakukan Rencana Akuisisi dengan harapan bahwa
        Perseroan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasiaan Perseroan
        dan mengurangi risiko bisnis. Langkah strategis ini akan meningkatkan daya
        saing kedua perusahaan secara keseluruhan dan berkontribusi pada
        pertumbuhan Perseroan, serta berpotensi meningkatkan daya tawar
        (bargaining power) dengan pemasok maupun pelanggan.

        Dari segi operasional, Perseroan akan terus meningkatkan produktivitas
        dengan mengembangkan sistem laboratorium kesehatan khususnya
        laboratorium pemeriksaan genetik. Selain dapat menghasilkan proses produksi
        yang lebih efektif dan efisien, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan
        program efisiensi biaya yang tengah berjalan. Pengembangan kompetensi
        karyawan juga akan direalisasikan Perseroan secara berkesinambungan
        dengan ARSG. Perseroan selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan
        menghasilkan hasil laboratorium yang akurat, pelayanan kepada pasien
        senyaman dan semaksimal mungkin, serta visualisasi hasil tes yang user
        friendly dan sudah dikemas dalam bentuk digital.

II.D.   Alasan Dilakukan Rencana Transaksi

        Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
            memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
            pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
            melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
            Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
            pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
            mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
            dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
            mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
            itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
            mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
            meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.




                                       28
Page 30
•   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
    meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
    pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
    penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
    dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
    mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
    apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
    genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
    menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
    Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
    Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
    meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
    kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
    kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

•   Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
    ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
    bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
    sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
    Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
    namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
    sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
    mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.

•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
    dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
    penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
    pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
    sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
    perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
    kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
    pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
    Perseroan.

•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
    melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
    melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
    Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
    penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
    akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
    atas biaya transaksi dan waktu.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
    tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
    ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
    diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
    Perseroan di masa yang akan datang.




                                29
Page 31
II.E.   Analisis Keuntungan dan Kerugian dari Rencana Transaksi

        Keuntungan Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

        •   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
            memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
            pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
            melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
            Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
            pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
            mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
            dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
            mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
            itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
            mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
            meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.

        •   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
            meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
            pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
            penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
            dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
            mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
            apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
            genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
            menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
            Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
            Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
            meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
            kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
            kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

        •   Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
            ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
            bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
            sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
            Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
            namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
            sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
            mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.




                                      30
Page 32
•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
    dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
    penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
    pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
    sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
    perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
    kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
    pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
    Perseroan.

•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
    melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
    melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
    Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
    penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
    akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
    atas biaya transaksi dan waktu.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
    tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
    ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
    diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
    Perseroan di masa yang akan datang.

Kerugian Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Perseroan mungkin akan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan
    sumber dana untuk investasi lain yang mungkin lebih menguntungkan
    dibandingkan dengan Rencana Pembelian Saham dan Rencana Akuisisi.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, bilamana manajemen
    Perseroan perlu melakukan suatu proses integrasi atas kegiatan
    operasional Perseroan dan ARSG yang dalam pelaksanaannya berpotensi
    meningkatnya biaya operasional, maka hal tersebut dapat memberikan
    dampak bagi kinerja keuangan konsolidasian Perseroan di masa yang akan
    datang.

•   Dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang menyediakan pelayanan
    penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar
    diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank
    mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
    penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak
    dalam menyediakan aktivitas klinik swasta, Perseroan tidak terlepas dari
    berbagai risiko usaha yang dihadapi, antara lain kebijakan/peraturan
    Pemerintah yang berpotensi memberikan dampak bagi kelangsungan
    Perseroan.




                                31
Page 33
II.F.   Analisis Keuntungan dan Kerugian apabila Perseroan membentuk entitas baru
        atau menambah kegiatan usaha baru yang sejenis dengan ARSG/entitas
        anaknya

        Keuntungan apabila Perseroan membentuk entitas baru atau menambah
        kegiatan usaha baru yang sejenis dengan ARSG/entitas anaknya sebagai
        berikut:

        •   Perseroan mungkin tidak perlu mengeluarkan biaya investasi yang besar
            seperti yang dikeluarkan Perseroan pada saat melakukan pengalihan
            saham ARSG, dan modal belanja perseroan dapat dialihkan untuk
            pengembangan produk dan pengembangan bisnis Perseroan.

        •   Memiliki kesempatan untuk membangun reputasi dan merek produk dari
            awal dan mengembangkan arah dan produk yang sesuai dengan visi dan
            nilai-nilai pendiri.

        •   Perseroan tidak perlu melakukan proses integrasi bisnis yang panjang dan
            melelahkan dikarenakan penyatuan budaya serta nilai perusahaan yang
            mungkin akan berbeda dikarenakan membuat usaha baru dari awal.

        Kerugian apabila Perseroan membentuk entitas baru atau menambah kegiatan
        usaha baru yang sejenis dengan ARSG/entitas anaknya sebagai berikut:

        •   Perseroan memerlukan investasi dana dan waktu yang lama untuk memulai
            penelitian dan pengembangan layanan kesehatan yang menggunakan
            teknologi genetik dan bioinformatik sehingga dapat melakukan analisa
            pemeriksaan yang dimiliki oleh ARSG.

        •   Perseroan harus membentuk tim yang tepat, guna membentuk layanan
            pemeriksaaan yang serupa, dimana dalam kondisi industri pemeriksaan
            genetik yang masih dini di Indonesia, ketersediaan sumber daya manusia
            akan menjadi tantangan yang besar yang menyebabkan resiko bisnis
            menjadi semakin lebih besar.

        •   Perseroan harus membentuk ulang reputasi dan merek produk dari awal
            dan akan memposisikan pemain-pemain genetik seperti ARSG yang
            menjadi early adopter sebagai saingan usaha yang kemampuan teknis
            yang lebih mumpuni.




                                      32
Page 34
III.       ANALISIS KUANTITATIF ATAS RENCANA TRANSAKSI

III.A.     Analisis atas Kinerja Historis Perseroan

           Laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           tanggal 30 Juni 2024 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar
           tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan
           pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP TSFBR
           dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan
           untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 telah diaudit oleh
           KAP TSFBR dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain.
           Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP KNMTR dengan pendapat wajar
           tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal 31 Desember 2019 sebagaimana tertuang dalam laporan
           keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP KNMTR dengan pendapat wajar
           tanpa pengecualian.

           Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:

III.A.1.   Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)

                                Keterangan       30/06/24       31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20     31/12/19

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan bank                                 8.264      10.245      28.011      44.720      16.538          1.393
           Investasi jangka pendek                      1.401       1.696       2.543       6.507           -              -
           Piutang usaha
             Pihak berelasi - neto                     30.798      28.551      29.909      16.971      26.594          7.414
             Pihak ketiga - neto                       12.840       9.729      12.513      24.759      24.222             19
           Piutang lain-lain                            6.969       6.972       7.033      32.209      30.457             18
           Persediaan                                   3.631       5.142       6.567       7.760       5.813          2.123
           Biaya dibayar di muka dan uang muka         31.454      25.467      31.737      20.938       1.530            452
           Pajak dibayar di muka                          216           3          61           -           -              -
           Jumlah Aset Lancar                          95.575      87.805     118.373     153.864     105.154         11.420
           ASET TIDAK LANCAR
           Aset pajak tangguhan                         2.156       1.031       1.020       1.012         763              -
           Investasi saham                             12.951      12.951       8.445           -           -              -
           Beban dibayar dimuka jangka panjang          1.183       1.233       1.342           -           -              -
           Aset tetap - neto                          150.274     140.443     106.387      80.360      15.079         16.365
           Aset hak guna usaha - neto                  24.147      23.806       2.832       6.747       5.028              -
           Aset tak berwujud - neto                     1.312         720         681           -           -              -
           Aset tidak lancar lainnya                    2.736       3.486         857           -       6.550              -
           Piutang lain-lain - pihak berelasi               -           -           -           -           -         28.138
           Beban tangguhan                                  -           -           -           -           -          3.300
           Jumlah Aset Tidak Lancar                   194.758     183.670     121.563      88.119      27.421         47.802
           JUMLAH ASET                                290.333     271.475     239.936     241.983     132.575         59.222




                                                 33
Page 35
                                                                                                                               (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan                         30/06/24        31/12/23     31/12/22     31/12/21    31/12/20     31/12/19

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Utang usaha
             Pihak berelasi                                                   775          346          390           92           -              -
             Pihak ketiga                                                  10.837        5.744        2.688        4.432      15.825          2.035
           Utang lain-lain                                                      -            -          149            -       1.117          1.590
           Utang pajak                                                        283          269          675       16.013      12.763          4.535
           Beban akrual                                                     2.729        3.178        1.556        3.125         140            393
           Uang muka pelanggan                                              8.788          652          894            -           -              -
           Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
             Utang pembelian aset tetap                                       378          546          628          576         132            169
             Liabilitas sewa                                                4.495        3.710        1.811        2.390         635            393
             Utang bank                                                        63            -        1.701            -           -              -
           Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                 28.348       14.444       10.492       26.628      30.612          9.116
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Liabilitas imbalan pasca kerja                                   2.731        2.156        1.686        3.103         708            512
           Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
             jatuh tempo satu tahun:
             Utang pembelian aset tetap                                       672        1.505          787          589         237            343
             Liabilitas sewa                                               20.471       21.004          409        2.888       1.273          2.584
             Utang bank                                                    34.938       30.000        9.358            -           -              -
           Utang lain-lain - pihak berelasi                                 6.776        6.776        6.776        6.974         678            201
           Liabilitas pajak tangguhan                                           -            -            -            -           -              7
           Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                65.588       61.441       19.016       13.554       2.896          3.646
           JUMLAH LIABILITAS                                               93.936       75.885       29.508       40.182      33.508         12.763
           EKUITAS
           Modal saham                                                     31.250       31.250       31.250       31.250      25.000         25.000
           Tambahan modal disetor                                          36.707       36.707       36.707       36.707          29             29
           Penghasilan (kerugian) komprehensif lain                        (4.235)      (3.884)      (2.702)       1.335        (168)           (88)
           Saldo laba                                                     132.676      131.518      145.173      132.509      74.205         21.519
           JUMLAH EKUITAS                                                 196.397      195.590      210.428      201.800      99.066         46.459
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                  290.333      271.475      239.936      241.983     132.575         59.222




III.A.2.   Aset

           Jumlah    aset     Perseroan   pada     tanggal-tanggal    30    Juni   2024,
           31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
           sebesar Rp 290,33 miliar, Rp 271,48 miliar, Rp 239,94 miliar, Rp 241,98 miliar,
           Rp 132,58 miliar, dan Rp 59,22 miliar.

           Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 18,86 miliar atau setara dengan 6,95% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan biaya dibayar di muka dan uang muka serta aset
           tetap – neto masing-masing sebesar Rp 5,99 miliar dan Rp 9,83 miliar.
           Kenaikan biaya dibayar di muka dan uang muka terutama disebabkan oleh
           kenaikan uang muka pembelian perlengkapan kantor sebesar Rp 6,04 miliar.
           Kenaikan aset tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan aset dalam
           penyelesaian sebesar Rp 14,73 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 31,54 miliar atau setara dengan 13,14% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan aset tetap – neto sebesar Rp 34,06 miliar. Kenaikan
           aset tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan perbaikan dan sarana
           serta peralatan laboratorium masing-masing sebesar Rp 14,78 miliar dan
           Rp 18,26 miliar.




                                                                     34
Page 36
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami
penurunan sebesar Rp 2,05 miliar atau setara dengan 0,85% dibandingkan
dengan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama
disebabkan oleh penurunan kas dan bank serta piutang lain-lain
masing-masing sebesar Rp 16,71 miliar dan Rp 25,18 miliar yang disertai
dengan kenaikan piutang usaha – pihak berelasi dan aset tetap – neto masing-
masing sebesar Rp 12,94 miliar dan Rp 26,03 miliar. Penurunan kas dan bank
terutama disebabkan oleh penurunan kas dan bank – PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk sebesar Rp 30,44 miliar. Penurunan piutang lain-lain – PT Bunda
Investama Indonesia terutama disebabkan oleh penurunan piutang lain-lain
pihak berelasi sebesar Rp 25,01 miliar. Kenaikan piutang usaha – pihak
berelasi terutama disebabkan oleh piutang usaha – PT Bundamedik Tbk dan
PT Jonlin Sapta Medika masing-masing sebesar Rp 20,40 miliar dan
Rp 6,77 miliar. Kenaikan aset tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan
perbaikan dan prasarana sebesar Rp 5,04 miliar.

Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 109,41 miliar atau setara dengan 82,53% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan kas dan bank, biaya dibayar di muka dan uang muka
serta aset tetap – neto masing-masing sebesar Rp 28,18 miliar,
Rp 19,41 miliar, dan Rp 65,28 miliar. Kenaikan kas dan bank terutama
disebabkan oleh kenaikan kas dan bank – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan
PT Bank Central Asia Tbk masing-masing sebesar Rp 23,05 miliar dan
Rp 1,77 miliar. Kenaikan biaya dibayar di muka dan uang muka terutama
disebabkan oleh kenaikan uang muka pembelian perlengkapan kantor sebesar
Rp 18,68 miliar. Kenaikan aset tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan
aset tetap – tanah sebesar Rp 43,66 miliar.

Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 73,35 miliar atau setara dengan 123,86% dibandingkan dengan
jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama
disebabkan oleh kenaikan piutang usaha – pihak berelasi, piutang
usaha – pihak ketiga, dan piutang lain-lain masing-masing sebesar
Rp 19,18 miliar, Rp 24,20 miliar dan Rp 30,44 miliar yang disertai dengan
penurunan piutang lain-lain – pihak berelasi sebesar Rp 28,14 miliar. Kenaikan
piutang usaha – pihak berelasi terutama disebabkan oleh kenaikan piutang
usaha – PT Bundamedik dan PT Morula Indonesia masing-masing sebesar
Rp 14,82 miliar dan Rp 2,92 miliar. Kenaikan piutang usaha – pihak ketiga
terutama disebabkan oleh kenaikan piutang usaha – PT Dawa Daya Kahuripan
dan lain-lain masing-masing sebesar Rp 2,16 miliar dan Rp 14,11 miliar.
Kenaikan piutang usaha – pihak berelasi terutama disebabkan oleh kenaikan
piutang lain-lain – PT Bundamedik sebesar Rp 19,31 miliar.




                               35
Page 37
III.A.3.   Liabilitas

           Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024,
           31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
           sebesar Rp 93,94 miliar, Rp 75,89 miliar, Rp 29,51 miliar,
           Rp 40,18 miliar, Rp 33,51 miliar, dan Rp 12,76 miliar.

           Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 18,05 miliar atau setara dengan 23,79% dibandingkan dengan
           jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan utang usaha – pihak ketiga, uang muka pelanggan,
           dan utang bank masing-masing sebesar Rp 5,09 miliar, Rp 8,14 miliar, dan
           Rp 5,00 miliar. Kenaikan utang usaha – pihak ketiga terutama disebabkan oleh
           kenaikan utang usaha – PT Citas Otis Elevator dan Enigma Saintia Solusindo
           masing-masing sebesar Rp 1,14 miliar dan 0,92 miliar. Kenaikan uang muka
           pelanggan terutama disebabkan oleh kenaikan uang muka pelanggan – uang
           muka sewa bangunan sebesar Rp 8,00 miliar. Kenaikan utang bank terutama
           disebabkan oleh kenaikan utang bank – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
           sebesar Rp 5,00 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 46,38 miliar atau setara dengan 157,17% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan liabilitas sewa dan utang bank
           masing-masing sebesar Rp 22,49 miliar dan Rp 18,94 miliar. Kenaikan liabilitas
           sewa terutama disebabkan oleh kenaikan liabilitas sewa – PT Bunda Investama
           Indonesia sebesar Rp 22,57 miliar. Kenaikan utang bank terutama disebabkan
           oleh kenaikan utang bank – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar
           Rp 30,00 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar Rp 10,68 miliar atau setara dengan 26,57% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh penurunan utang pajak sebesar Rp 15,34 miliar.
           Penurunan utang pajak terutama disebabkan oleh penurunan pajak kini
           sebesar Rp 15,52 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 6,67 miliar atau setara dengan 19,92% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan utang lain-lain jangka panjang – pihak
           berelasi sebesar Rp 6,30 miliar. Kenaikan utang lain-lain jangka panjang
           terutama     disebabkan     oleh   kenaikan   utang     lain-lain jangka
           panjang – PT Bundamedik Tbk dan PT Citra Ananda masing-masing sebesar
           Rp 5,37 miliar dan Rp 1,43 miliar.




                                          36
Page 38
           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 20,75 miliar atau setara dengan 162,55% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini
           terutama disebabkan oleh kenaikan utang usaha – pihak ketiga dan utang
           pajak masing-masing sebesar Rp 13,79 miliar dan Rp 8,23 miliar. Kenaikan
           utang usaha – pihak ketiga terutama disebabkan oleh kenaikan utang
           usaha – PT Tridinamika Jaya Instrument sebesar Rp 8,59 miliar.

III.A.4.   Ekuitas

           Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024,
           31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
           sebesar Rp 196,34 miliar, Rp 196,69 miliar, Rp 210,43 miliar, Rp 201,80 miliar,
           Rp 99,07 miliar, dan Rp 46,46 miliar,

           Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
           sebesar Rp 0,81 miliar atau setara dengan 0,41% dibandingkan dengan jumlah
           ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan
           oleh laba periode berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
           Rp 1,16 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           penurunan sebesar Rp 14,84 miliar atau setara dengan 7,05% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan
           sebesar Rp 13,66 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 8,63 miliar atau setara dengan 4,28% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
           Rp 12,67 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 102,73 miliar atau setara dengan 103,70% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan tambahan modal disetor dan laba tahun berjalan
           yang dibukukan oleh Perseroan masing-masing sebesar Rp 36,68 miliar dan
           Rp 64,30 miliar.

           Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
           kenaikan sebesar Rp 52,61 miliar atau setara dengan 113,23% dibandingkan
           dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
           Rp 52,69 miliar.




                                          37
Page 39
III.A.5.   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

                                                                    30/06/24       31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20     31/12/19
                                  Keterangan
                                                                    (6 Bulan)      (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)
           Pendapatan neto                                               100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
           Beban pokok pendapatan                                         55,52%       58,96%       50,75%       50,20%       52,66%       61,03%
           Laba bruto                                                     44,48%       41,04%       49,25%       49,80%       47,34%       38,97%
           Beban penjualan dan pemasaran                                  -5,28%       -6,69%       -6,74%       -4,33%       -1,08%       -2,11%
           Beban umum dan administrasi                                   -38,91%      -44,04%      -34,51%      -18,60%       -9,69%      -11,20%
           Pendapatan (beban) lain-lain - neto                            -0,23%        0,37%        0,98%        0,68%       -0,01%       -1,03%
           Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan          0,06%        -9,32%        8,99%       27,56%       36,56%       24,63%
           Manfaat (beban) pajak penghasilan                              1,37%        -0,06%       -2,42%       -6,28%       -7,80%       -6,56%
           Laba (rugi) periode/tahun berjalan                              1,43%       -9,37%        6,57%       21,28%       28,76%       18,07%
           Penghasilan (rugi) komprehensif lain                           -0,43%       -0,81%       -2,09%        0,50%       -0,04%       -0,16%
           Jumlah laba (rugi) komprehensif periode/tahun berjalan         1,00%       -10,18%        4,47%       21,78%       28,72%       17,91%




III.A.6    Pendapatan Neto

           Pendapatan neto Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah
           sebesar Rp 81,05 miliar, Rp 145,70 miliar, Rp 192,89 miliar, Rp 302,18 miliar,
           Rp 183,17 miliar, dan Rp 51,34 miliar.

           Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp 47,19 miliar atau setara
           dengan 24,47% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini disebabkan oleh
           penurunan pendapatan referensi dokter dan klien korporasi – pihak ketiga
           masing-masing sebesar Rp 14,07 miliar dan Rp 23,89 miliar.

           Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 109,30 miliar atau
           setara dengan 36,17% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini disebabkan oleh
           penurunan pendapatan klien korporasi – pihak ketiga dan pendapatan referensi
           dokter - pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 59,84 miliar dan
           Rp 32,04 miliar.

           Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 119,01 miliar atau setara
           dengan 64,97% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini disebabkan oleh
           kenaikan pendapatan referensi dokter – pihak berelasi dan pendapatan klien
           korporasi - pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 11,32 miliar dan
           Rp 65,34 miliar.




                                                                    38
Page 40
           Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 131,83 miliar atau setara
           dengan 256,80% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini disebabkan oleh
           kenaikan pendapatan referensi dokter – pihak berelasi dan pendapatan klien
           korporasi - pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 63,05 miliar dan
           Rp 20,73 miliar.

III.A.7.   Laba (Rugi) Periode Tahun Berjalan

           Laba periode/tahun berjalan Perseroan untuk periode enam bulan yang
           berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing
           adalah sebesar Rp 1,16 miliar, Rp 12,67 miliar, Rp 64,30 miliar,
           Rp 52,69 miliar, Rp 9,28 miliar. Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
           Rp 13,66 miliar.

           Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp 26,32 miliar atau setara
           dengan 207,82% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan
           oleh penurunan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan, beban
           pokok pendapatan, dan pendapatan lain-lain masing-masing sebesar
           Rp 47,19 miliar, Rp11,98 miliar, dan Rp 1,36 miliar.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 51,64 miliar atau setara
           dengan 80,30% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan
           oleh penurunan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban
           pokok pendapatan masing-masing sebesar Rp 109,30 miliar dan
           Rp 53,80 miliar.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 11,62 miliar atau setara
           dengan 22,05% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan
           oleh kenaikan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban
           pokok pendapatan masing-masing sebesar Rp 119,01 miliar dan
           Rp 55,22 miliar.

           Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 43,41 miliar atau setara
           dengan 468,07% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama disebabkan
           oleh kenaikan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban
           pokok pendapatan masing-masing sebesar Rp131,83 miliar dan
           Rp 65,13 miliar.


                                         39
Page 41
III.A.8.   Laporan Arus Kas
                                                                                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                    30/06/24        31/12/23        31/12/22        31/12/21      31/12/20      31/12/19
                                Keterangan
                                                                   (6 Bulan)       (1 Tahun)       (1 Tahun)       (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Penerimaan kas dari pelanggan                                 84.069       149.595         193.088         311.268       137.605         51.905
           Pembayaran kas kepada pemasok dan beban usaha                (39.795)      (73.187)       (117.796)       (185.778)      (83.116)       (27.033)
           Pembayaran kas kepada karyawan                               (32.084)      (63.132)        (61.203)        (52.746)      (21.473)       (11.516)
           Pembayaran beban keuangan                                       (422)         (475)           (772)              -             -              -
           Penerimaan penghasilan keuangan                                   66           392             750           2.317           167             29
           Pembayaran pajak penghasilan                                       -           (10)        (20.082)        (16.185)       (6.955)        (2.190)
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Operasi                                           11.834         13.184          (6.016)         58.875         26.228        11.196
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Penjualan aset tetap                                             117           650               -               -              -              -
           Perolehan aset tetap                                         (15.557)      (38.324)        (34.096)        (67.841)        (5.864)        (2.782)
           Perolehan aset tak berwujud                                     (693)         (208)           (757)              -              -              -
           Penerimaan (pembayaran) atas pemberian pinjaman
            kepada pihak berelasi                                              -            -          25.354          (1.219)        28.138       (26.457)
           Peningkatan investasi jangka panjang                                -       (4.506)         (7.195)              -              -             -
           Peningkatan aset keuangan lancar lainnya                            -            -            (857)         (6.507)             -             -
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Investasi                                         (16.133)      (42.389)        (17.550)        (75.568)        22.274       (29.239)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Pembayaran liabilitas sewa                                    (1.439)       (2.042)         (3.202)           (646)        (2.563)        (1.755)
           Pembayaran dividen                                                 -             -               -          (6.000)             -              -
           Pembayaran utang pembelian aset tetap                         (1.243)       (3.810)           (715)         (4.254)          (370)        (5.096)
           Penerbitan modal saham                                             -             -               -           6.250              -              -
           Penerimaan pinjaman bank                                       5.000        38.978          11.606               -              -              -
           Pembayaran pinjaman bank                                           -       (21.686)           (833)              -              -              -
           Penerimaan hasil penerbitan saham pada penawaran
            umum perdana saham                                                 -               -               -       43.228              -             -
           Pemberian (pembayaran) pinjaman kepada pihak berelasi               -               -               -        6.296        (30.424)            -
           Penerimaan modal disetor                                            -               -               -            -              -        24.750
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Pendanaan                                          2.318         11.439           6.857          44.874        (33.358)       17.899
           KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
            SETARA KAS                                                   (1.981)      (17.766)        (16.709)         28.182         15.145          (144)
           KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                           10.245         28.011          44.720          16.538          1.393         1.537
           KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                           8.264         10.245          28.011          44.720         16.538         1.393




           Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Operasi

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk periode
           enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2021, 2020, 2019, dan 2018
           masing-masing adalah sebesar Rp 11,83 miliar, Rp 13,18 miliar,
           Rp 58,88 miliar, Rp 26,23 miliar, dan Rp 11,20 miliar. Arus kas bersih yang
           digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp 6,02 miliar.

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk periode
           enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar Rp 11,83 miliar
           terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 84,07 miliar
           yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
           kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 39,80 miliar dan Rp 32,08 miliar.

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 13,18 miliar
           terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 149,60 miliar
           yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
           kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 73,19 miliar dan Rp 63,13 miliar.




                                                                   40
Page 42
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 6,02 miliar
terutama berasal dari pembayaran kas kepada pemasok, pembayaran kas
kepada karyawan, dan pembayaran pajak penghasilan masing-masing sebesar
Rp 117,80 miliar, Rp 61,20 miliar, dan Rp 20,08 miliar yang disertai dengan
penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 193,09 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 58,88 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 311,27 miliar
yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 185,78 dan Rp 52,75 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 26,23 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 137,61 miliar
yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 83,12 miliar dan Rp 21,47 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 11,20 miliar
terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 51,91 miliar
yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 27,03 miliar dan Rp 11,52 miliar.

Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar Rp 16,13 miliar, Rp 42,39 miliar,
Rp 17,55 miliar, Rp 75,57 miliar, dan Rp 29,24 miliar. Arus kas bersih yang
diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 22,27 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar
Rp 16,13 miliar terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar
Rp 15,56 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 42,39 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi jangka
panjang masing-masing sebesar Rp 38,32 miliar dan Rp 4,51 milar.




                              41
Page 43
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 17,55 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi jangka
panjang masing-masing sebesar Rp 34,10 miliar dan Rp 7,20 miliar yang
disertai dengan penerimaan atas pemberian pinjaman kepada pihak berelasi
sebesar Rp 25,35 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 75,57 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 67,84 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 22,27 miliar
terutama berasal dari penerimaan atas pemberian pinjaman kepada pihak
berelasi sebesar Rp 28,14 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 29,24 miliar
terutama berasal dari pembayaran atas pemberian pinjaman kepada pihak
berelasi sebesar Rp 26,24 miliar.

Arus Kas Dari (Untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar Rp 2,32 miliar, Rp 11,44 miliar, Rp 6,86 miliar,
Rp 44,87 miliar, dan Rp 17,90 miliar. Arus kas bersih yang digunakan untuk
aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 33,36 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar
Rp 2,32 miliar terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar
Rp 5,00 miliar yang disertai dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar
Rp 1,44 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 11,44 miliar
terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 38,98 miliar yang
disertai dengan pembayaran pinjaman bank sebesar Rp 21,69 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 6,86 miliar
terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 11,61 miliar yang
disertai dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar Rp 3,20 miliar.




                               42
Page 44
            Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
            yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 44,87 miliar
            terutama berasal dari penerimaan hasil penerbitan pada penawaran umum
            perdana saham sebesar Rp 43,23 miliar.

            Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk
            tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 33,36 miliar
            terutama berasal dari pembayaran pinjaman kepada pihak berelasi sebesar
            Rp 30,42 miliar.

            Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
            yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 17,90 miliar
            terutama berasal dari penerimaan modal disetor sebesar Rp 24,75 miliar.

III.A.9.    Rasio-rasio Keuangan

                                    Keterangan       30/06/24      31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20    31/12/19

            Rasio Likuiditas
            Lancar                                         3,37         6,08       11,28        5,78        3,44        1,25
            Rasio Pengelolaan Aset
            Perputaran jumlah aset                         0,56         0,54        0,80        1,25        1,38        0,87
            Ekuitas terhadap jumlah aset                   0,68         0,72        0,88        0,83        0,75        0,78
            Rasio Solvabilitas
            Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset         0,32         0,28        0,12        0,17        0,25        0,22
            Jumlah liabilitas terhadap ekuitas             0,48         0,39        0,14        0,20        0,34        0,27
            Rasio Profitabilitas
            Marjin laba bruto                             44,48%      41,04%      49,25%      49,80%      47,34%      38,97%
            Marjin laba (rugi) tahun berjalan              1,43%      -9,37%       6,57%      21,28%      28,76%      18,07%
            Imbal hasil aset                               0,80%      -5,03%       5,28%      26,57%      39,74%      15,66%
            Imbal hasil ekuitas                            1,18%      -6,98%       6,02%      31,86%      53,18%      19,96%




III.A.10.   Pengelolaan Aset

            Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan Perseroan
            dalam menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi Perseroan. Pada
            tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023, 2022 2021, 2020, dan
            2019, rasio perputaran jumlah aset masing-masing adalah 0,56; 0,54;
            0,80; 1,25; 1,38; dan 0,87.

            Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas
            Perseroan terhadap jumlah aset Perseroan. Pada tanggal-tanggal
            30 Juni 2024, 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio
            ekuitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,68; 0,72; 0,88;
            0,83; 0,75; dan 0,78.




                                                     43
Page 45
III.A.11.   Solvabilitas

            Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

            Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan
            2019, rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,32;
            0,28; 0,12; 0,17; 0,25; dan 0,22, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap
            ekuitas masing-masing adalah 0,48; 0,39; 0,14; 0,20; 0,34; dan 0,27.

III.A.12.   Profitabilitas

            Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk
            tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2022,
            2021, 2020, dan 2019, masing-masing adalah 0,80%, 5,28%, 26,57%, 39,74%,
            dan 15,66%.

            Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
            menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas
            untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024,
            31 Desember 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah 1,18%;
            6,02%, 31,86%, 53,18%, dan 19,96%.




                                           44
Page 46
III.B.     Analisis atas Kinerja Historis ARSG

           Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk periode enam bulan yang
           berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 telah diaudit oleh KAP S.O.Liang & Co
           dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan konsolidasian
           ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit
           oleh KAP BDO dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan
           konsolidasian ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP BDO dengan pendapat wajar tanpa
           pengecualian dan hal lain. Laporan keuangan konsolidasian ARSG untuk
           periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021.

           Ikhtisar data keuangan penting ARSG adalah sebagai berikut:

III.B.1.   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                   (Dalam ribuan SGD)

                                 Keterangan           30/06/24    31/12/23    31/12/22    31/12/21*

           ASET
           ASET LANCAR
           Kas dan bank                                   4.535       5.689         780           64
           Piutang usaha                                  2.518         963         342            7
           Piutang lain-lain                                 33          20       8.310          333
           Persediaan                                        50          42          48           75
           Biaya dibayar di muka dan uang muka              375          50          26            1
           Refundable deposits                                3           3          12            -
           Jumlah Aset Lancar                             7.512       6.767       9.517          480
           ASET TIDAK LANCAR
           Aset tetap                                       741         816       1.313          801
           Aset tak berwujud                                702         497         403            -
           Investasi                                          -           -          47           24
           Refundable deposits                                8           9           9            6
           Jumlah Aset Tidak Lancar                       1.451       1.322       1.772          831
           JUMLAH ASET                                    8.964       8.089      11.290        1.310

           *) Tidak Diaudit




                                                 45
Page 47
                                                                                                         (Dalam ribuan SGD)

                                  Keterangan                              30/06/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21*

           LIABILITAS DAN EKUITAS
           LIABILITAS
           LIABILITAS JANGKA PENDEK
           Utang usaha                                                          244           42          753          557
           Utang lain-lain dan akrual                                           267          186            -            -
           Liabilitas kontrak                                                 2.177          879          386            -
           Liabilitas sewa                                                       51           47           88           46
           Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    2.739        1.154        1.227          603
           LIABILITAS JANGKA PANJANG
           Liabilitas sewa                                                       14           21          404                -
           Liabilitas imbalan pasca kerja                                        25           20           10                -
           Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                      38           41          414                -
           JUMLAH LIABILITAS                                                  2.777        1.195        1.640          603
           EKUITAS
           Modal saham                                                       14.572       14.572       14.572         1.001
           Tambahan modal disetor                                            (2.715)      (2.715)      (2.695)            -
           Perbedaan dalam translasi                                            228          120           50            (2)
           Defisit                                                           (5.898)      (5.083)      (2.278)         (305)
           Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
             induk                                                            6.186        6.894        9.649          693
           Kepentingan non-pengendali                                             0            0            0           14
           JUMLAH EKUITAS                                                     6.186        6.894        9.649          708
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                      8.964        8.089       11.290         1.310

           *) Tidak Diaudit



III.B.2.   Aset

           Jumlah aset ARSG pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023,
           2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar SGD 8,96 juta SGD 8,09 juta,
           SGD 11,29 juta, dan SGD 1,31 juta.

           Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah aset ARSG mengalami kenaikan sebesar
           SGD 0,88 juta atau setara dengan 10,81% dibandingkan dengan jumlah aset
           pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
           kenaikan piutang usaha sebesar SGD 1,56 juta yang disertai penurunan
           dengan kas dan bank sebesar SGD 1,15 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset ARSG mengalami penurunan
           sebesar SGD 3,20 juta atau setara dengan 28,35% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh penurunan piutang lain-lain sebesar SGD 8,30 juta yang
           disertai kenaikan dengan kas dan bank sebesar SGD 4,91 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset ARSG mengalami kenaikan
           sebesar SGD 9,98 juta atau setara dengan 761,62% dibandingkan dengan
           jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan piutang lain-lain sebesar SGD 7,98 juta.




                                                                     46
Page 48
III.B.3.   Liabilitas

           Jumlah liabilitas ARSG pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023,
           2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar SGD, 2,78 juta, SGD 1,20 juta,
           SGD 1,64 juta. dan SGD 0,60 juta.

           Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah liabilitas ARSG mengalami kenaikan
           sebesar SGD 1,58 juta atau setara dengan 132,39% dibandingkan dengan
           jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan liabilitas kontrak sebesar SGD 1,30 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas ARSG mengalami
           penurunan sebesar SGD 0,45 juta atau setara dengan 27,13% dibandingkan
           dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini
           terutama disebabkan oleh penurunan utang usaha dan utang lain-lain serta
           liabilitas sewa masing-masing sebesar SGD 0,53 juta dan SGD 0,38 juta yang
           disertai dengan kenaikan liabilitas kontrak sebesar SGD 0,49 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas ARSG mengalami kenaikan
           sebesar SGD 1,04 juta atau setara dengan 172,14% dibandingkan dengan
           jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama
           disebabkan oleh kenaikan utang usaha dan utang lain-lain, liabilitas kontrak,
           dan liabilitas sewa masing-masing sebesar SGD 0,20 juta, SGD 0,39 juta, dan
           SGD 0,45 juta.

III.B.4.   Ekuitas

           Jumlah ekuitas ARSG pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023,
           2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar SGD 6,19 juta, SGD 6,89 juta,
           SGD 9,65 juta, dan SGD 0,71 juta.

           Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah ekuitas ARSG mengalami penurunan
           sebesar SGD 0,71 juta atau setara dengan 10,27% dibandingkan dengan
           jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh rugi bersih periode berjalan yang dibukukan oleh ARSG
           sebesar SGD 0,82 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas ARSG mengalami penurunan
           sebesar SGD 2,76 juta atau setara dengan 28,56% dibandingkan dengan
           jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama
           disebabkan oleh rugi bersih tahun berjalan yang dibukukan oleh ARSG sebesar
           SGD 2,80 juta.

           Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas ARSG mengalami kenaikan
           sebesar SGD 8,94 juta dibandingkan dengan jumlah ekuitas pada tanggal
           31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan modal
           saham sebesar SGD 13,57 juta yang disertai dengan penurunan tambahan
           modal disetor sebesar SGD 2,70 juta.




                                          47
Page 49
III.B.5.   Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
                                                                                                     (Dalam ribuan SGD)
                                                                   30/06/24      31/12/23      31/12/22     31/12/21*
                                 Keterangan
                                                                  (6 Bulan)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (9 Bulan)
           Pendapatan bersih                                            439           429            216           156
           Beban pokok pendapatan                                       243           334            210           128
           Laba kotor                                                    195            95              6            28
           Beban operasi                                              (1.219)       (2.755)        (1.777)         (378)
           Beban keuangan                                                 (6)          (28)           (38)           (2)
           Pendapatan bunga                                              111           129              -             -
           Pendapatan (beban) lain-lain                                  103          (245)          (163)           47
           Rugi sebelum beban pajak penghasilan                         (816)       (2.804)        (1.973)         (305)
           Beban pajak penghasilan                                         -             -              -             -
           Rugi bersih periode/tahun berjalan                           (816)       (2.804)        (1.973)         (305)
           Pendapatan (rugi) komprehensif lainnya                        108            69             53            (2)
           Jumlah rugi komprehensif periode/tahun berjalan              (708)       (2.735)        (1.920)         (308)

           *) Tidak Diaudit



III.B.6    Pendapatan Bersih

           Pendapatan bersih ARSG untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember2023, 2022, serta untuk periode sejak tanggal pendirian
           1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021 masing-masing adalah sebesar
           SGD 0,44 juta, SGD 0,43 juta, SGD 0,22 juta, dan SGD 0,16 juta.

           Pendapatan bersih ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar SGD 0,21 juta atau setara
           dengan 98,87% dibandingkan dengan pendapatan bersih untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

III.B.7.   Rugi Bersih Periode/Tahun Berjalan

           Rugi periode/tahun berjalan ARSG untuk periode enam bulan yang berakhir
           pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2023, 2022 serta untuk periode sejak tanggal pendirian
           1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021 masing-masing adalah sebesar
           SGD 0,82 juta, SGD 2,80 juta, SGD 1,97 juta, dan SGD 0,31 juta.

           Rugi tahun berjalan ARSG untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar SGD 0,83 juta atau setara
           dengan 42,17% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.




                                                             48
Page 50
III.B.8.   Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                                                         (Dalam ribuan SGD)
                                                                       30/06/24      31/12/23      31/12/22     31/12/21*
                                 Keterangan
                                                                      (6 Bulan)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (9 Bulan)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
           Penerimaan kas dari pelanggan                                     170           286            249           151
           Pembayaran kas kepada pemasok                                    (442)       (1.515)          (580)         (206)
           Pembayaran kas kepada karyawan                                   (824)       (1.482)          (971)         (266)
           Pembayaran untuk beban keuangan                                    (6)          (28)           (38)           (2)
           Penerimaan pendapatan bunga                                       111           129              -             -
           Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                     (990)       (2.610)        (1.339)         (323)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
           Perolehan aset tetap                                               (9)         (369)          (339)         (231)
           Investasi pada aset finansial                                       -             -            (23)          (24)
           Investasi pada aset takberwujud                                   (39)          (94)             -             -
           Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                    (48)         (463)          (362)         (254)
           ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
           Penerbitan modal saham                                              -         8.088          2.587          700
           Pembayaran liabilitas sewa                                        (24)          (45)          (146)         (59)
           Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
            Aktivitas Pendanaan                                              (24)        8.043          2.440          641
           KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                             (1.063)        4.970           739            64
           Pengaruh pergerakan valuta asing yang belum terealisasi           (91)          (62)           (22)            -
           KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                              5.689          780             64              -
           KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                             4.535         5.689           780            64

           *) Tidak Diaudit



           Arus Kas untuk Aktivitas Operasi

           Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk periode
           enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang
           berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk
           periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021
           masing-masing adalah sebesar SGD 0,99 juta, SGD 2,61 juta, SGD 1,34 juta,
           dan SGD 0,32 juta.

           Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk periode
           enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar SGD 0,99 juta
           terutama berasal dari pembayaran kas kepada karyawan sebesar
           SGD 0,82 juta.

           Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar SGD 2,61 juta
           terutama berasal dari pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
           kepada karyawan masing-masing sebesar SGD 1,51 juta dan SGD 1,48 juta.

           Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar SGD 1,34 juta
           terutama berasal dari pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
           kepada karyawan masing-masing sebesar SGD 0,58 juta dan SGD 0,97 juta.




                                                                 49
Page 51
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi ARSG untuk periode
sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021 sebesar
SGD 0,32 juta terutama berasal dari pembayaran kas kepada pemasok dan
pembayaran kas kepada karyawan masing-masing sebesar SGD 0,21 juta dan
SGD 0,27 juta yang disertai dengan penerimaan kas dari pelanggan sebesar
SGD 0,15 juta.

Arus Kas untuk Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta untuk
periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021
masing-masing adalah sebesar SGD 0,05 juta, SGD 0,46 juta, SGD 0,36 juta,
dan SGD 0,25 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar SGD 0,05 juta
terutama berasal dari investasi pada aset takberwujud sebesar SGD 0,04 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar SGD 0,46 juta
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar SGD 0,37 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar SGD 0,36 juta yang
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar SGD 0,34 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi ARSG untuk periode
sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021 sebesar
SGD 0,25 juta yang terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar
SGD 0,23 juta.

Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan ARSG untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar
SGD 0,03 juta. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan ARSG
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
dan untuk periode sejak tanggal pendirian 1 Maret 2021 hingga
31 Desember 2021 masing-masing adalah sebesar SGD 0,03 juta,
SGD 8,04 juta, SGD 2,44 juta, dan SGD 0,64 juta.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan ARSG untuk
periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar
SGD 0,03 juta yang seluruhnya berasal dari pembayaran liabilitas sewa.




                              50
Page 52
            Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan ARSG untuk tahun
            yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar SGD 8,04 juta yang
            terutama berasal dari penerbitan modal saham sebesar SGD 8,09 juta.

            Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan ARSG untuk tahun
            yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar SGD 2,44 juta yang
            terutama berasal dari penerbitan modal saham sebesar SGD 2,59 juta.

            Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan ARSG untuk
            periode sejak tanggal pendirina 1 Maret 2021 hingga 31 Desember 2021
            sebesar SGD 0,64 juta yang terutama berasal dari penerbitan modal saham
            sebesar SGD 0,70 juta.

III.B.9.    Rasio-rasio Keuangan


                                    Keterangan            30/06/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21*

            Rasio Likuiditas
            Lancar                                             2,74         5,86         7,76          0,80
            Rasio Pengelolaan Aset
            Perputaran jumlah aset                             0,10         0,05         0,02          0,14
            Ekuitas terhadap jumlah aset                       0,69         0,85         0,85          0,54
            Rasio Solvabilitas
            Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset             0,31         0,15         0,15          0,46
            Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                 0,45         0,17         0,17          0,85
            Rasio Profitabilitas
            Marjin laba kotor                                 44,55%       22,16%        2,78%       17,93%
            Marjin rugi                                     -185,94%     -653,86%     -914,63%     -195,38%
            Imbal hasil aset                                 -18,21%      -34,67%      -17,47%      -27,97%
            Imbal hasil ekuitas                              -26,38%      -40,68%      -20,44%      -51,79%

            *) Tidak Diaudit



III.B.10.   Pengelolaan Aset

            Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan ARSG dalam
            menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi ARSG. Pada tanggal-tanggal
            30 Juni 2024, 31 Desember 2023, 2022, dan 2021, rasio perputaran jumlah
            aset masing-masing adalah 0,10; 0,05; 0,02; dan 0,14.

            Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas ARSG
            terhadap jumlah aset ARSG. Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024,
            31 Desember 2023, 2022, dan 2021, rasio ekuitas terhadap jumlah aset
            masing-masing adalah 0,69; 0,85; 0,85; dan 0,54.




                                                     51
Page 53
III.B.11.   Solvabilitas

            Solvabilitas menunjukkan kemampuan ARSG untuk memenuhi seluruh
            liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui
            perbandingan antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

            Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023, 2022, dan 2021, rasio
            jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,31; 0,15; 0,15;
            dan 0,46, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas masing-masing
            adalah 0,45; 0,17; 0,17; dan 0,85.

III.B.12.   Profitabilitas

            Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan ARSG dalam menghasilkan
            laba bersih dari aset yang dimilikinya.

            Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan             ARSG     dalam
            menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan.




                                           52
Page 54
III.C.   Analisis atas Laporan Proforma

         Analisis atas Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma Perseroan Sebelum
         dan Setelah Rencana Transaksi.

         Tabel di bawah ini menunjukkan ikhtisar mengenai proforma laporan posisi
         keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah Rencana Transaksi
         yang telah direviu oleh KAP TSFBR.

         Ikhtisar data keuangan penting proforma pada tanggal 30 Juni 2024:

                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                    Setelah
                              Keterangan            30/06/24      Penyesuaian     Rencana
                                                                                  Transaksi
         ASET
         ASET LANCAR
         Kas dan bank                                     8.264         54.721           62.985
         Investasi jangka pendek                          1.401              -            1.401
         Piutang usaha
           Pihak berelasi - neto                         30.798              -           30.798
           Pihak ketiga - neto                           12.840         30.378           43.218
         Piutang lain-lain                                6.969            399            7.368
         Persediaan                                       3.631            597            4.228
         Biaya dibayar di muka dan uang muka             31.454          4.521           35.975
         Pajak dibayar di muka                              216              -              216
         Aset lancar lainnya                                  -             32               32
         Jumlah Aset Lancar                              95.575         90.648          186.222
         ASET TIDAK LANCAR
         Aset pajak tangguhan                             2.156              -            2.156
         Investasi saham                                 12.951              -           12.951
         Beban dibayar dimuka jangka panjang              1.183              -            1.183
         Aset tetap - neto                              150.274          8.944          159.218
         Aset hak guna usaha - neto                      24.147              -           24.147
         Aset tak berwujud - neto                         1.312          8.468            9.779
         Goodwill                                             -        108.969          108.969
         Aset tidak lancar lainnya                        2.736            100            2.835
         Jumlah Aset Tidak Lancar                       194.758        126.481          321.239
         JUMLAH ASET                                    290.333        217.129          507.462




                                               53
Page 55
                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                 Setelah
                         Keterangan                           30/06/24       Penyesuaian       Rencana
                                                                                               Transaksi
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak berelasi                                                      775               -                775
  Pihak ketiga                                                     10.837           2.950             13.787
Utang lain-lain - pihak ketiga                                          -             588                588
Utang pajak                                                           283             236                519
Beban akrual                                                        2.729           2.401              5.130
Uang muka pelanggan                                                 8.788          26.267             35.055
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu
  satu tahun :
  Utang pembelian aset tetap                                          378               -                378
  Liabilitas sewa                                                   4.495             612              5.107
  Utang bank                                                           63               -                 63
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    28.348          33.053             61.401
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja                                      2.731             296              3.027
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo satu tahun:
   Utang pembelian aset tetap                                         672               -                672
   Liabilitas sewa                                                 20.471             165             20.636
   Utang bank                                                      34.938               -             34.938
Utang lain-lain - pihak berelasi                                    6.776               -              6.776
                                                          `
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                   65.588             461             66.049
JUMLAH LIABILITAS                                                  93.936          33.514            127.450
EKUITAS
Modal saham                                                        31.250                -            31.250
Modal proforma                                                          -          357.891           357.891
Tambahan modal disetor                                             36.707         (174.277)         (137.570)
Kerugian komprehensif lain                                         (4.235)               -            (4.235)
Saldo laba                                                        132.676                -           132.676
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
  induk                                                           196.397         183.615            380.012
Kepentingan non-pengendali                                              -               -                  -
JUMLAH EKUITAS                                                    196.397         183.615            380.012
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     290.333         217.129            507.462



                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                 Setelah
                         Keterangan                           30/06/24       Penyesuaian       Rencana
                                                                                               Transaksi
Pendapatan neto                                                    81.046            5.295            86.341
Beban pokok pendapatan                                             45.000            2.936            47.937
Laba bruto                                                         36.045            2.359            38.404
Beban penjualan dan pemasaran                                      (4.280)          (1.426)           (5.706)
Beban umum dan administrasi                                       (31.533)         (13.285)          (44.819)
Pendapatan (beban) lain-lain - neto                                  (183)           2.507             2.324
Laba sebelum manfaat pajak penghasilan                                 49           (9.845)           (9.797)
Manfaat pajak penghasilan                                           1.109                -             1.109
Laba periode berjalan                                               1.158           (9.845)           (8.688)
Rugi komprehensif lain                                               (351)               -              (351)
Jumlah laba (rugi) komprehensif periode berjalan                     807            (9.845)           (9.039)




                                                54
Page 56
Asumsi dasar yang digunakan oleh Perseroan dalam penyusunan informasi
keuangan konsolidasian proforma adalah sebagai berikut:

•   Laporan posisi keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan
    penghasilan komprehensif lain Perseoran untuk periode enam bulan yang
    berakhir tanggal 30 Juni 2024 telah disusun dan disajikan sesuai dengan
    Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan telah diaudit.

•   Laporan posisi keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan
    penghasilan komprehensif lain konsolidasian ARSG untuk periode enam
    bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 telah disusun dan disajikan
    sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku dan telah diaudit
    dengan opini wajar tanpa modifikasian.

•   Berdasarkan rencana Perseroan untuk melakukan investasi dalam bentuk
    saham pada ARSG.

Penyesuaian-penyesuaian                  dalam      penyusunan         informasi          keuangan
konsolidasian proforma

•   Pencatatan Perseroan atas pengeluaran kas untuk pembelian 3.926.750
    saham ARSG dengan harga keseluruhan sejumlah Rp 357.891.458.919
    (USD 24.100.434) dengan memperoleh persentase kepemilikan sebesar
    97,80% pada ARSG.

    Rincian akusisi saham ARSG dan Entitas Anaknya adalah sebagai berikut :

                                                                       Harga per            Nilai
                     Pembelian Saham                  Lembar saham
                                                                        saham            Transaksi
    Saham Biasa dan Saham Preferen (Dalam USD)              392.674             6,14         2.410.043
    Saham Biasa dan Saham Preferen (Dalam Rupiah)           392.674         91.142      35.789.136.777



•   Pencatatan Perseroan atas penerbitan saham untuk ditukarkan dengan
    saham ARSG (inbreng) sebanyak 612.900 saham biasa dan 2.912.176
    saham preferen dengan harga keseluruhan sejumlah Rp 322.102.231.000
    (USD 21.690.385) dengan memperoleh persentase kepemilikan sebesar
    88,17% pada ARSG.

    Rincian inbreng saham ARSG dan Entitas Anaknya adalah sebagai berikut:

                                                                       Harga per            Nilai
                     Pembelian Saham                  Lembar saham
                                                                         saham            Transaksi
    Saham Biasa dan Saham Preferen (Dalam USD)             3.534.076             6,14        21.690.385
    Saham Biasa dan Saham Preferen (Dalam Rupiah)          3.534.076        91.142      322.102.231.000




                                           55
Page 57
•   Penyesuaian atas kas setara kas sebesar Rp 54.721.174.271 dengan
    perincian sebagai berikut:

                                                              (Dalam Rupiah)

                           Keterangan                            Jumlah

    Kas masuk dari penerbitan saham untuk penerbitan saham    35.789.136.777
    Kas keluar untuk akuisisi 9,80% saham ARSG
     dan entitas anak                                        (35.789.136.777)
    Kas dan setara kas ARSG dan entitas anak pada
     saat diakuisisi                                          54.721.174.271
    Neto                                                      54.721.174.271



    Jumlah dana yang dikeluarkan untuk pembelian 9,80% saham pada ARSG
    pemegang saham sebelumnya, dengan nilai transaksi sebesar
    Rp 35.789.136.777.

•   Pencatatan berupa goodwill atas pembelian dengan diskon dilakukan
    pengukurannya berdasarkan PSAK 103 - “Kombinasi Bisnis” berupa selisih
    atas nilai wajar perolehan diatas nilai wajar neto aset dan liabilitas
    teridentifikasi ARSG adalah sebesar Rp 108.969.476.377, dengan rincian
    sebagai berikut:

                                                               (Dalam Rupiah)

                           Keterangan                           Jumlah

    Imbalan yang secara efektif dialihkan atas perolehan
      investasi ARSG                                           35.789.136.777
    Aset Neto ARSG                                            (74.645.230.460)
    Aset Neto ARSG - Nilai Wajar                             (174.276.660.940)
    Nilai inbreng Saham                                       322.102.231.000
    Goodwill                                                 108.969.476.377



    Sesuai dengan PSAK 103 - “Kombinasi Bisnis”, Goodwill dicatat sementara
    sebagai aset takberwujud pada tanggal akuisisi sampai dengan pengukuran
    alokasi harga beli (PPA/Purchase Price Allocation).




                                         56
Page 58
•   Penyesuaian sehubungan dengan Akuisisi ARSG dan entitas anaknya yang
    dilakukan penyesuaian atas saldo ARSG pada informasi keuangan
    proforma konsolidasian yang diambil dari laporan keuangan ARSG yang
    telah diaudit oleh auditor independen sebagai berikut:

                                                             (Dalam Rupiah)

                             Keterangan                        30/06/24

     ASET

     ASET LANCAR
     Kas dan setara kas                                      54.721.174.271
     Piutang usaha
       Pihak ketiga                                          30.378.124.031
     Piutang lain-lain
       Pihak ketiga                                             398.692.531
     Persediaan - neto                                          597.489.766
     Uang muka dan biaya dibayar di muka                      4.520.606.891
     Aset lancar lainnya                                         31.590.359
     Jumlah Aset Lancar                                      90.647.677.848
     ASET TIDAK LANCAR
     Aset tetap - neto                                        8.944.150.051
     Aset takberwujud - neto                                  8.467.700.350
     Aset tidak lancar lainnya                                   99.754.582
     Jumlah Aset Tidak Lancar                                17.511.604.984
     JUMLAH ASET                                            108.159.282.832


    Penyesuaian pada informasi laporan keuangan proforma konsolidasian
    atas akun ARSG:

    Kas dan setara kas

    Merupakan saldo rekening giro di bank pada sebesar Rp 5.960.441.869
    (SGD 493.962) dan deposito berjangka sebesar Rp 48.760.732.402
    (SGD 4.040.967) pada tanggal 30 Juni 2024 milik ARSG.

    Piutang usaha

    Merupakan saldo piutang usaha milik ARSG yang terdiri dari piutang usaha
    pihak ketiga sebesar Rp 30.378.124.031 (SGD 2.517.538) termasuk
    cadangan penurunan nilai piutang sebesar Rp 166.181.215 (SGD 13.772)
    pada tanggal 30 Juni 2024.




                                 57
Page 59
Piutang lain-lain – Pihak ketiga

Merupakan saldo piutang lain-lain milik ARSG yang terdiri dari piutang
pihak ketiga sebesar Rp 284.952.759 (SGD 23.615) dan pajak dibayar di
muka sebesar Rp 113.739.772 (SGD 9.426) pada tanggal 30 Juni 2024.

Persediaan

Merupakan saldo persediaan neto milik ARSG sebesar Rp 597.489.766
(SGD 49.516) terdiri dari persediaan barang jadi dan bahan lainnya pada
tanggal 30 Juni 2024.

Aset Tetap

Merupakan aset tetap milik ARSG dengan nilai perolehan sebesar
Rp 646.217.456.798     dan      akumulasi     penyusutan      sebesar
Rp 192.657.877.671 pada tanggal 30 Juni 2024 dengan perincian sebagai
berikut:

                                                                       (Dalam Rupiah)
                                      Biaya         Akumulasi
            Keterangan                                                Nilai Tercatat
                                   Perolehan        Penyusutan
Harga perolehan
Mesin dan peralatan                 7.354.616.833   (1.473.126.728)     5.881.490.105
Renovasi bangunan di sewa           1.180.222.079     (264.089.608)       916.132.471
Peralatan kantor                      886.074.571     (320.416.496)       565.658.075
Perlengkapan kantor                 1.117.149.961     (480.057.614)       637.092.347
Aset hak-guna
Bangunan                            1.550.883.898    (604.693.526)       946.190.372

Jumlah                             12.088.947.342   (3.142.383.972)     8.946.563.370



Aset Takberwujud - Neto

Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak komputer dan riset dan
pengembangan sebesar Rp 8.467.700.350 (SGD 701.747).




                             58
Page 60
                                                       (Dalam Rupiah)

                        Keterangan                      30/06/24

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Utang usaha
   Pihak ketiga                                         2.949.620.037
 Utang lain-lain
   Pihak ketiga                                           588.355.349
 Utang pajak                                              235.829.630
 Beban akrual                                           2.400.674.203
 Liabilitas sewa                                          611.981.752
 Pendapatan diterima di muka                           26.266.997.211
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                       33.053.458.183
 ASET TIDAK LANCAR
 Liabilitas sewa                                         164.853.889
 Liabilitas imbalan pasca-kerja                          295.740.299
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                        460.594.189
 JUMLAH LIABILITAS                                     33.514.052.372


Utang Usaha dan Lainnya

Merupakan saldo utang usaha dan utang lain-lain kepada pemasok pihak
ketiga milik ARSG sebesar Rp 3.537.975.386 (SGD 293.204) kepada pihak
ketiga dan sebesar pada tanggal 30 Juni 2024.

Pendapatan Diterima di Muka

Merupakan saldo liabilitas kontrak atas penerimaan pelangan sebesar
Rp 26.266.997.211 (SGD 2.176.835) pada tanggal 30 Juni 2024.




                                  59
Page 61
            Liabilitas Sewa

            Merupakan saldo liabiltias atas sewa hak-guna sebesar Rp 776.835.641
            (SGD 64.379) pada tanggal 30 Juni 2024 dengan rincian sebagai berikut:

                                                                            (Dalam Rupiah)
                                             Bagian jangka Bagian jangka      Jumlah
                         Keterangan
                                                pendek        panjang       Liabilitas
             Liabilitas sewa hak-guna
             Bangunan                           611.981.752   164.853.889     776.835.641



            Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja

            Merupakan saldo milik ARP atas liabilitas cadangan imbalan pasca-kerja
            karyawan sebesar Rp 295/740.299 (SGD 24.509) pada tanggal
            30 Juni 2024.

III.D.   Analisis atas Laporan Penilaian 97,96% Saham ARSG

         KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162
         tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
         modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
         dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk
         oleh manajemen Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat
         penugasan No. KR/240719-003 tanggal 19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh
         manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat sebagai penilai
         independen atas nilai pasar 97,96% saham ARSG. Hasil penilaian atas 97,96%
         saham ARSG tersebut tertuang dalam laporan penilaian 97,96% saham Asa
         Ren Pte. Ltd. dengan No. 00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal
         23 Agustus 2024 dengan ringkasan sebagai berikut:

         1. Pihak-pihak yang Bertransaksi

            Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan
            dan Investor.

         2. Objek Penilaian

            Objek Penilaian adalah nilai pasar 97,96% saham ARSG.

         3. Tujuan Penilaian

            Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat
            independen tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam
            mata uang SGD dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 30 Juni 2024.




                                        60
Page 62
4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas

   Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
   umum bisnis dan keuangan serta peraturan-peraturan Pemerintah yang
   berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.

   Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas
   didasarkan pada proyeksi laporan keuangan ARGN yang disusun oleh
   manajemen ARGN. Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan,
   berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja ARGN pada tahun-
   tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa yang
   akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi
   laporan keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan
   kinerja ARGN yang dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar.
   Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami
   lakukan terhadap target kinerja ARGN yang dinilai dan telah mencerminkan
   kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami bertanggung jawab atas
   pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi laporan keuangan
   berdasarkan kinerja historis ARGN dan informasi manajemen ARGN
   terhadap proyeksi laporan keuangan ARGN tersebut. Kami juga
   bertanggung jawab atas laporan penilaian ARSG dan kesimpulan nilai
   akhir.

   Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua
   kondisi dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari
   tanggal penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
   tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
   asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung
   jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
   (update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
   serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

   Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
   keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan
   dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan
   dan ARSG atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah
   benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab
   untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi
   tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan
   dan ARSG bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
   informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
   menyesatkan.




                              61
Page 63
   Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan
   informasi sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data
   dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami
   secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan
   atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun
   pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi
   sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
   disalahartikan.

   Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta
   asumsi-asumsi yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta
   asumsi sesuai data pasar akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh
   karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data yang
   digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
   perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan
   penilaian ini telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang
   profesional, kami tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan
   terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis
   tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan
   analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan
   sebagai dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-
   disclaimer opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik
   kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi
   operasional Perseroan dan ARSG.

   Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak
   merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu
   penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas
   informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
   untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
   atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum.
   Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum
   ARSG berdasarkan anggaran dasar ARSG.

5. Metode Penilaian yang Digunakan

   Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah
   metode diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode
   penyesuaian aset bersih (adjusted net asset method), dan metode
   kapitalisasi kelebihan pendapatan (capitalized excess earning method).

   Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
   dilaksanakan oleh ARGN di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai
   dengan perkiraan atas perkembangan usaha ARGN. Dalam melaksanakan
   penilaian dengan metode ini, operasi ARGN diproyeksikan sesuai dengan
   perkiraan atas perkembangan usaha ARGN. Arus kas yang dihasilkan
   berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto
   yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari
   arus kas tersebut.


                                62
Page 64
   Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih,
   nilai dari semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan
   menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah
   menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank). Nilai pasar
   keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh dengan menghitung selisih
   antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai
   pasar liabilitas.

   Metode kapitalisasi kelebihan pendapatan yang digunakan dalam penilaian
   AGRN merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan
   aset. Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas
   harus    disesuaikan     menjadi    nilai  pasarnya,   kecuali   untuk
   komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti
   kas/bank atau utang bank).

   Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud seperti hak paten,
   lisensi, biaya riset dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan
   siap bekerja dan daftar langganan, juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak
   berwujud tersebut diperoleh dengan melakukan penilaian terhadap tiap-tiap
   aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar ekuitas (net worth) kemudian
   diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai seluruh aset dan liabilitas
   yang telah disesuaikan.

   Sebagai langkah selanjutnya perlu dihitung arus kas bersih dari perusahaan
   yang dinilai. Selisih antara arus kas bersih dengan pendapatan yang
   diharapkan merupakan kelebihan pendapatan yang dihasilkan oleh aset
   berwujud bersih. Nilai aset takberwujud kemudian dihitung dengan cara
   mengkapitalisasikan kelebihan pendapatan tersebut dengan tingkat
   kapitalisasi yang sesuai. Langkah berikutnya adalah menghitung indikasi
   nilai pasar saham dengan menjumlahkan nilai aset berwujud bersih dan
   nilai aset takberwujud.

   Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling
   sesuai untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh
   pihak manajemen Perseroan dan ARSG. Tidak tertutup kemungkinan untuk
   diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat
   memberikan hasil yang berbeda.

   Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut
   direkonsiliasi dengan melakukan pembobotan.

6. Kesimpulan Penilaian

   Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami
   terima dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang
   mempengaruhi penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek
   Penilaian pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar SGD 34,00 juta.




                               63
Page 65
III.E.   Analisis atas Laporan Penilaian 100,00% Saham Perseroan

         KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162
         tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
         modal di OJK dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal
         dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk
         oleh manajemen Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat
         penugasan No. KR/240719-003 tanggal 19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh
         manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat sebagai penilai
         independen atas nilai pasar 100,00% saham Perseroan. Hasil penilaian
         atas    100,00%       saham      Perseroan     tersebut     tertuang    dalam
         laporan penilaian 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
         dengan No. 00111/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 26 Agustus 2024
         dengan ringkasan sebagai berikut:

         1. Pihak-pihak yang Bertransaksi

            Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan
            dan Investor.

         2. Objek Penilaian

            Objek Penilaian adalah nilai pasar 100,00% saham Perseroan.

         3. Tujuan Penilaian

            Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat
            independen tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam
            mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 30 Juni 2024.

         4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas

            Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
            umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang
            berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.




                                        64
Page 66
Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas
didasarkan pada proyeksi laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh
manajemen Perseroan. Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan,
berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja Perseroan pada
tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa
yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi
laporan keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan
kinerja Perseroan yang dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar.
Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami
lakukan terhadap target kinerja Perseroan yang dinilai dan telah
mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami
bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
laporan keuangan berdasarkan kinerja historis Perseroan dan informasi
manajemen Perseroan terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan
tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian Perseroan
dan kesimpulan nilai akhir.

Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua
kondisi dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari
tanggal penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap
asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung
jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
(update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan
dan informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan
atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar,
lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab untuk
melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut.
Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa
mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-
informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan
informasi sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data
dan informasi tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami
secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan
atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun
pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi
sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.




                           65
Page 67
   Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-
   asumsi yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi
   sesuai data pasar akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena
   itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data yang digunakan
   dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang
   terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini telah
   dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami
   tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya
   perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan,
   diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan analisis
   transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai
   dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer
   opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat
   informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional
   Perseroan.

   Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak
   merupakan dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu
   penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas
   informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan
   untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
   atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum.
   Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum
   Perseroan berdasarkan anggaran dasar Perseroan.

5. Metode Penilaian yang Digunakan

   Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah
   metode diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode
   penyesuaian aset bersih (adjusted net asset method), dan metode
   pembanding perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly traded
   company method).

   Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
   dilaksanakan oleh Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi
   sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Dalam
   melaksanakan penilaian dengan metode ini, operasi Perseroan
   diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha
   Perseroan. Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi
   menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko.
   Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus kas tersebut.

   Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih,
   nilai dari semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan
   menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah
   menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank). Nilai pasar
   keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh dengan menghitung selisih
   antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai
   pasar liabilitas.


                                66
Page 68
             Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam
             penilaian ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak
             diperoleh informasi mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan
             aset yang setara, namun diperkirakan data saham perusahaan terbuka
             yang ada dapat digunakan sebagai data perbandingan atas nilai saham
             yang dimiliki oleh Perseroan.

             Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling
             sesuai untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh
             pihak manajemen Perseroan. Tidak tertutup kemungkinan untuk
             diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat
             memberikan hasil yang berbeda.

             Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut
             direkonsiliasi dengan melakukan pembobotan.

         6. Kesimpulan Penilaian

             Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami
             terima dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang
             mempengaruhi penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek
             Penilaian pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp 602,20 miliar.

III.F.   Analisis Inkremental

         Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami juga
         melakukan analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara lain
         sebagai berikut:

         •   Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi
             yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan
             Perseroan;
         •   Biaya atau pendapatan yang relevan;
         •   Informasi non-keuangan yang relevan; dan
         •   Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
             rencana dan nilai transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.




                                        67
Page 69
III.F.1.   Kontribusi Nilai Tambah terhadap Perseroan

           Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
           periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034:

           Sebelum Rencana Transaksi
                                                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)
                                                   31/12/24         31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29
                                  Keterangan
                                                   (6 Bulan)        (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
           Pendapatan neto                               82.461        183.369       205.280       230.194       254.542       277.182
           Beban pokok pendapatan                        45.790         99.336       108.589       117.290       127.464       136.485
           Laba bruto                                    36.670         84.033        96.692       112.904       127.078       140.696
           Beban usaha                                   36.320         78.025        81.463        81.074        84.767        86.927
           Laba usaha                                        351         6.009        15.229        31.831        42.311        53.769
           Beban lain-lain                                  (161)       (3.095)       (3.079)       (3.047)       (2.954)       (2.608)
           Laba sebelum pajak penghasilan                   190          2.914        12.150        28.784        39.357         51.161
           Beban pajak penghasilan                            -              -        (2.566)       (6.332)       (8.659)       (11.256)
           Laba bersih tahun berjalan                       190          2.914         9.584        22.452        30.699        39.906



                                                                                                    (Dalam jutaan Rupiah)
                                                   31/12/30         31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34
                                  Keterangan
                                                   (1 Tahun)        (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
           Pendapatan neto                              301.932        328.999       358.604       390.996       426.443
           Beban pokok pendapatan                       146.886        158.552       171.086       184.692       199.402
           Laba bruto                                   155.047        170.447       187.518       206.304       227.041
           Beban usaha                                   90.622         95.158        99.828       104.625       109.892
           Laba usaha                                    64.425         75.289        87.690       101.678       117.149
           Beban lain-lain                               (2.153)        (1.626)       (1.025)         (387)         (161)
           Laba sebelum pajak penghasilan                 62.272        73.663        86.666       101.291       116.988
           Beban pajak penghasilan                       (13.700)      (16.206)      (19.066)      (22.284)      (25.737)
           Laba bersih tahun berjalan                    48.572         57.457        67.599        79.007        91.251




           Setelah Rencana Transaksi
                                                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)
                                                   31/12/24         31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29
                                  Keterangan
                                                   (6 Bulan)        (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
           Pendapatan neto                               92.269        222.949       281.814       348.449       423.143       494.262
           Beban pokok pendapatan                        52.532        121.607       154.535       190.304       233.156       272.862
           Laba bruto                                     39.736       101.343       127.278       158.145       189.988       221.400
           Beban usaha                                   (46.737)     (104.170)     (109.942)     (111.717)     (117.397)     (121.381)
           Laba (rugi) usaha                              (7.000)       (2.828)       17.336        46.428        72.591       100.019
           Beban lain-lain                                  (438)       (3.352)       (3.325)       (3.305)       (3.177)       (2.791)
           Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan          (7.438)       (6.179)       14.012        43.123        69.414         97.228
           Beban pajak penghasilan                             -             -        (2.566)       (6.332)       (8.659)       (15.623)
           Laba (rugi) bersih tahun berjalan              (7.438)       (6.179)       11.446        36.791        60.756        81.606



                                                                                                    (Dalam jutaan Rupiah)
                                                   31/12/30         31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34
                                  Keterangan
                                                   (1 Tahun)        (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
           Pendapatan neto                              570.207        635.226       699.600       756.801       818.884
           Beban pokok pendapatan                       316.163        352.844       389.082       419.459       452.143
           Laba bruto                                    254.044       282.382       310.518       337.342       366.741
           Beban usaha                                  (126.762)     (133.086)     (139.600)     (146.338)     (153.644)
           Laba (rugi) usaha                            127.282        149.296       170.918       191.004       213.097
           Beban lain-lain                               (2.291)        (1.712)       (1.077)         (635)         (466)
           Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan        124.991        147.584       169.841       190.369       212.631
           Beban pajak penghasilan                      (27.498)       (32.469)      (37.365)      (41.881)      (46.779)
           Laba (rugi) bersih tahun berjalan             97.493        115.116       132.476       148.488       165.852




                                                   68
Page 70
             Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan neto dan
             laba tahun berjalan Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing
             adalah sebesar Rp 3,04 triliun dan Rp 0,45 triliun.

             Selanjutnya, proyeksi jumlah penjualan neto dan laba tahun berjalan Perseroan
             setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar Rp 5,34 triliun dan
             Rp 0,84 triliun.

             Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
             tersebut di atas, setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan
             berpotensi memperoleh tambahan laba tahun berjalan untuk periode enam
             bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang
             berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034, sehingga diharapkan
             dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan
             datang.

III.F.2.     Biaya atau Pendapatan yang Relevan

             Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, tidak
             terdapat biaya atau pendapatan yang relevan yang signifikan terkait dengan
             Rencana Transaksi, selain yang telah diungkapkan dalam Laporan Pendapat
             Kewajaran.

III.F.3.     Informasi Non-Keuangan yang Relevan

III.F.3.a.   Jasa yang dihasilkan

             Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak dalam menyediakan
             pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat
             gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
             bank mata, bank darah bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
             penunjang medik lainnya. Saat ini, Perseroan memiliki total sebaran sebanyak
             30 outlet diantaranya termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat,
             Denpasar, Padang, Batam dan Makassar. Perseroan mulai beroperasi secara
             operasional sejak tahun 2008. Dengan demikian, jasa yang dihasilkan oleh
             DGNS adalah layanan penunjang kesehatan sebagai berikut:

             •   Laboratorium X-Ray;
             •   Laboratorium pemeriksaan darah;
             •   Pemeriksaan kesehatan homecare;
             •   Laboratorium patologi klinik;
             •   Laboratorium patologi anatomi; dan
             •   Laboratorium genetik.

III.F.3.b.   Pasar Geografis

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis Perseroan meliputi
             Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Bali, dan Pulau Sulawesi.



                                            69
Page 71
III.F.3.c.   Pesaing Usaha

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha Perseroan adalah
             sebagai berikut:

             •   PT Prodia Widyahusada Tbk;
             •   PT Simponi Sigmanera; dan
             •   PT Bio Medika.

III.F.3.d.   Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)

             Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan
             Perseroan adalah sebagai berikut:

             •   Mengoptimalkan layanan Lab Genomic dan laboratorium medik yang
                 tersedia;
             •   Memperbanyak dan memperluas jangkauan wilayah layanan Perseroan
                 dengan menambah outlet dan jejaring Perseroan;
             •   Mengembangkan produk layanan laboratorium yang baru dengan bekerja
                 sama dengan fasilitas-fasilitas kesehatan;
             •   Melakukan kegiatan akreditasi terhadap mutu dan kualitas layanan
                 Perseroan;
             •   Terbuka dan menerapkan perkembangan teknologi dalam layanan
                 laboratorium; dan
             •   Melakukan kerjasama dengan penyedia layanan kesehatan, untuk
                 mempercepat tumbuhnya jaringan Perseroan.

III.F.3.e.   Prosedur Pengambilan Keputusan atas Rencana Transaksi

             Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, proses
             pengambilan keputusan atas Rencana Transaksi telah dilakukan melalui
             proses yang sesuai prosedur internal Perseroan. Setelah menentukan rencana
             atas Rencana Transaksi, Direktur harus memperoleh persetujuan dari Direktur
             Utama dan Dewan Komisaris. Sebelum Direktur mengusulkan usulan rencana
             atas Rencana Transaksi, Direktur telah melalui tahapan proses analisis
             internal, sebagaimana konfirmasi dengan manajemen Perseroan. Dengan
             demikian, manajemen telah mengikuti prosedur pengambilan keputusan oleh
             perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai transaksi dengan
             memperhatikan alternatif lain.




                                           70
Page 72
IV.   ANALISIS ATAS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI

      Analisis kewajaran Rencana Transaksi secara lengkap adalah sebagai berikut:

      1. Sebagaimana tercantum dalam IA, Perseroan merencanakan untuk
         melakukan akuisisi atas 3.926.750 saham atau setara dengan 97,96%
         saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 24,10 juta.
         Selanjutnya, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh KJPP KR terhadap
         97,96% saham ARSG sebagaimana termuat dalam laporannya
         No. 00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024,
         nilai pasar 97,96% saham ARSG adalah sebesar SGD 34,00 juta atau
         setara dengan USD 25,07 juta dengan menggunakan kurs Bloomberg pada
         tanggal 30 Juni 2024 yaitu sebesar USD 0,73746 per SGD.

         Dengan demikian, nilai transaksi sebesar USD 24,10 juta adalah lebih
         rendah dari nilai pasar 97,96% saham ARSG sebesar USD 25,07 juta
         sehingga Perseroan berpotensi membukukan keuntungan. Selisih nilai
         transaksi sebesar 3,87% tersebut telah sesuai dengan POJK 35/2020,
         persentase mana tidak melebihi 7,50% dari nilai pasar 97,96% saham
         ARSG sebesar USD 25,07 juta.

      2. Sebagaimana tercantum dalam IA, Perseroan merencanakan untuk
         melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek
         terlebih dahulu sesuai dengan POJK 14/2019, dimana dalam rangka
         penyelesaian Rencana Akuisisi, ARSG setuju mengikatkan diri untuk
         mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan dengan harga saham
         inbreng sebesar USD 21,69 juta sehubungan dengan Rencana
         PMDHMETD.

         Berdasarkan IA, Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas
         Saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta
         atau setara dengan Rp 322,10 miliar dengan menggunakan kurs yaitu
         sebesar Rp 14.850 per USD sehubungan dengan Rencana Akuisisi.

         Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, susunan pemegang saham
         Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                                                   (Dalam Rupiah)
                                                                  Persentase
                          Pemegang Saham        Jumlah Saham                     Jumlah Modal
                                                                  Kepemilikan
          PT Bundamedik Tbk                        515.000.000          27,28%    51.500.000.000
          PT Bunda investama Indonesia             485.000.000          25,69%    48.500.000.000
          Masyarakat                               250.000.000          13,24%    25.000.000.000
          Investor                                 637.826.200          33,79%    63.782.620.000
          Jumlah                                  1.887.826.200        100,00% 188.782.620.000




                                           71
Page 73
   Selanjutnya, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh KJPP KR terhadap
   100,00% saham Perseroan sebagaimana termuat dalam laporannya
   No. 00111/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 26 Agustus 2024,
   nilai pasar 100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 602,20 miliar.
   Dengan pertimbangan nilai kapitalisasi pasar Perseroan adalah sebesar
   Rp 909,47 miliar dan setelah Rencana Transaksi menjadi efektif,
   kepemilikan Investor adalah sebesar 33,79%, maka secara teoritis,
   peningkatan modal ditempatkan dan disetor pada Perseroan yang
   dilakukan oleh Investor adalah sebesar Rp 307,28 miliar, dengan
   perhitungan sebagai berikut:

                                                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)

                                    Keterangan                                      Nilai Pasar                Persentase

    Nilai kapitalisasi pasar Perseroan                                                          602.196                     66,21%
    Nilai transaksi atas Rencana Transaksi                                                      307.277                     33,79%
    Nilai kapitalisasi pasar Perseroan setelah
      Rencana Transaksi                                                                         909.473                     100,00%


   Dengan demikian, nilai transaksi sebesar Rp 322,10 miliar adalah lebih
   tinggi dari nilai pasar atas 33,79% saham Perseroan sebesar
   Rp 307,28 miliar,  sehingga      Perseroan    berpotensi  membukukan
   keuntungan. Selisih nilai transaksi sebesar 4,82% tersebut telah sesuai
   dengan POJK 35/2020, persentase mana tidak melebihi 7,50% dari nilai
   pasar atas 33,79% saham Perseroan sebesar Rp 307,28 miliar.

3. Berikut adalah proyeksi laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
   periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034:

   Sebelum Rencana Transaksi
                                                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)
                                                      31/12/24      31/12/25      31/12/26       31/12/27     31/12/28      31/12/29
                          Keterangan
                                                      (6 Bulan)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
   Pendapatan neto                                        82.461       183.369       205.280       230.194       254.542       277.182
   Beban pokok pendapatan                                 45.790        99.336       108.589       117.290       127.464       136.485
   Laba bruto                                             36.670        84.033        96.692       112.904       127.078       140.696
   Beban usaha                                            36.320        78.025        81.463        81.074        84.767        86.927
   Laba usaha                                                351         6.009        15.229        31.831        42.311        53.769
   Beban lain-lain                                          (161)       (3.095)       (3.079)       (3.047)       (2.954)       (2.608)
   Laba sebelum pajak penghasilan                           190          2.914        12.150        28.784        39.357         51.161
   Beban pajak penghasilan                                    -              -        (2.566)       (6.332)       (8.659)       (11.256)
   Laba bersih tahun berjalan                               190          2.914         9.584        22.452        30.699        39.906




                                                 72
Page 74
                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)
                                             31/12/30      31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34
                       Keterangan
                                             (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
Pendapatan neto                                 301.932       328.999       358.604       390.996       426.443
Beban pokok pendapatan                          146.886       158.552       171.086       184.692       199.402
Laba bruto                                      155.047       170.447       187.518       206.304       227.041
Beban usaha                                      90.622        95.158        99.828       104.625       109.892
Laba usaha                                       64.425        75.289        87.690       101.678       117.149
Beban lain-lain                                  (2.153)       (1.626)       (1.025)         (387)         (161)
Laba sebelum pajak penghasilan                   62.272        73.663        86.666       101.291       116.988
Beban pajak penghasilan                         (13.700)      (16.206)      (19.066)      (22.284)      (25.737)
Laba bersih tahun berjalan                       48.572        57.457        67.599        79.007        91.251




Setelah Rencana Transaksi
                                                                                                         (Dalam jutaan Rupiah)
                                             31/12/24      31/12/25      31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29
                       Keterangan
                                             (6 Bulan)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
Pendapatan neto                                  92.269       222.949       281.814       348.449       423.143       494.262
Beban pokok pendapatan                           52.532       121.607       154.535       190.304       233.156       272.862
Laba bruto                                       39.736       101.343       127.278       158.145       189.988       221.400
Beban usaha                                     (46.737)     (104.170)     (109.942)     (111.717)     (117.397)     (121.381)
Laba (rugi) usaha                                (7.000)       (2.828)       17.336        46.428        72.591       100.019
Beban lain-lain                                    (438)       (3.352)       (3.325)       (3.305)       (3.177)       (2.791)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan            (7.438)       (6.179)       14.012        43.123        69.414         97.228
Beban pajak penghasilan                               -             -        (2.566)       (6.332)       (8.659)       (15.623)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan                (7.438)       (6.179)       11.446        36.791        60.756        81.606



                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)
                                             31/12/30      31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34
                       Keterangan
                                             (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
Pendapatan neto                                 570.207       635.226       699.600       756.801       818.884
Beban pokok pendapatan                          316.163       352.844       389.082       419.459       452.143
Laba bruto                                      254.044       282.382       310.518       337.342       366.741
Beban usaha                                    (126.762)     (133.086)     (139.600)     (146.338)     (153.644)
Laba (rugi) usaha                               127.282       149.296       170.918       191.004       213.097
Beban lain-lain                                  (2.291)       (1.712)       (1.077)         (635)         (466)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan           124.991       147.584       169.841       190.369       212.631
Beban pajak penghasilan                         (27.498)      (32.469)      (37.365)      (41.881)      (46.779)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan                97.493       115.116       132.476       148.488       165.852




Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah pendapatan neto dan
laba tahun berjalan Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing
adalah sebesar Rp 3,04 triliun dan Rp 0,45 triliun.

Selanjutnya, proyeksi jumlah penjualan neto dan laba tahun berjalan
Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar
Rp 5,34 triliun dan Rp 0,84 triliun.

Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi komprehensif
tersebut di atas, setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan
berpotensi memperoleh tambahan laba tahun berjalan untuk periode enam
bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034, sehingga
diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa
yang akan datang.




                                        73
Page 75
4. Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian
   Perseroan sebelum dan setelah Rencana Transaksi untuk periode enam
   bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang
   berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034 masing-masing
   adalah sebesar Rp 0,22 triliun dan Rp 0,40 triliun. Dengan demikian, jumlah
   nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan konsolidasian Perseroan setelah
   Rencana Transaksi untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
   31 Desember 2025 – 2034 lebih besar daripada jumlah nilai kini dari
   proyeksi laba tahun/periode berjalan konsolidasian Perseroan sebelum
   Rencana Transaksi untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
   31 Desember 2025 – 2034. Dalam perhitungan nilai kini, digunakan tingkat
   diskonto sebesar 10,07%, yang merupakan biaya modal ekuitas Perseroan,
   yang ditentukan dengan capital asset pricing model (CAPM) dengan
   menggunakan persamaan sebagai berikut:

   ke    =        Rf + ( β x RPm ) – RBDS

   dimana:

   ke        =   Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu,
                 atau biaya modal ekuitas/saham biasa
   Rf        =   Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko
                 (risk free rate)
   β         =   Beta
   RPm       =   Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
                 premium)

   Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
   tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas
   risiko yang dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk
   jangka panjang. Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal
   30 Juni 2024, maka instrumen bebas risiko yang dipakai yaitu obligasi
   Indonesia berjangka panjang dalam mata uang Rupiah dengan jangka
   waktu 10 tahun dengan tingkat yield rata-rata sebesar 7,06%, yang
   diperoleh dari Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) dan angka tersebut
   akan digunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko.




                                  74
Page 76
RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan
tingkat balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity
market risk premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara
(country-specific risk premiums) seperti volatilitas harga saham untuk
menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutsertakan
risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi
perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas pada pasar
negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan tingkat
premi risiko sebesar 6,45%, yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran
(New York University Business School) tahun 2023 yang diterbitkan pada
bulan Juli tahun 2024.

Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas.
Beta akan dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity
risk premium. Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding diperoleh
dari riset Aswath Damodaran (New York University Business School)
sampai dengan tahun 2023 sebesar 0,74.

Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan
CAPM dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar
1,79% diperoleh biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak
dalam perhitungan di bawah ini:

ke           =           Rf + ( β x RPm ) – RBDS
             =           7,06% + ( 0,74 x 6,45% ) – 1,79%
             =           10,07%

Perhitungan jumlah nilai kini dari proyeksi laba tahun berjalan Perseroan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033
adalah sebagai berikut:

Sebelum Rencana Transaksi
                                                                                                   (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                          Proyeksi
                       Keterangan
                                            31/12/24    31/12/25    31/12/26    31/12/27     31/12/28       31/12/29
Laba bersih tahun berjalan                        190       2.914       9.584      22.452         30.699         39.906
Faktor diskonto                                0,9532      0,8660      0,7868      0,7148         0,6494         0,5900
Nilai kini                                        181       2.524       7.540      16.048         19.936         23.544



                                                                                    (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                    Proyeksi
                       Keterangan
                                            31/12/30    31/12/31    31/12/32    31/12/33     31/12/34
Laba bersih tahun berjalan                     48.572      57.457      67.599      79.007         91.251
Faktor diskonto                                0,5360      0,4870      0,4425      0,4020         0,3652
Nilai kini                                     26.035      27.982      29.913      31.761         33.325
Jumlah nilai kini                             218.788




                                       75
Page 77
   Setelah Rencana Transaksi
                                                                                                              (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                 Proyeksi
                             Keterangan
                                               31/12/24      31/12/25      31/12/26    31/12/27         31/12/28       31/12/29
    Laba (rugi) bersih tahun berjalan              (7.438)       (6.179)        11.446        36.791         60.756         81.606
    Faktor diskonto                                0,9532        0,8660         0,7868        0,7148         0,6494         0,5900
    Nilai kini                                     (7.090)       (5.351)         9.005        26.298         39.455         48.147



                                                                                               (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                           Proyeksi
                             Keterangan
                                               31/12/30      31/12/31      31/12/32       31/12/33      31/12/34
    Laba (rugi) bersih tahun berjalan              97.493       115.116       132.476        148.488        165.852
    Faktor diskonto                                0,5360        0,4870        0,4425         0,4020         0,3652
    Nilai kini                                     52.256        56.061         58.621        59.692         60.569
    Jumlah nilai kini                             397.664




5. Berdasarkan perhitungan nilai kini (present value) atas Rencana Transaksi
   diperoleh hasil bahwa net present value (NPV) Rencana Transaksi adalah
   sebesar Rp 0,19 triliun dengan tingkat diskonto 11,03% untuk tahun
   2024 – 2028, 10,72% untuk tahun 2029, dan 10,31% untuk tahun
   2030 – 2038. Selanjutnya, hasil perhitungan internal rate of return (IRR)
   Rencana Transaksi adalah sebesar 14,16% atau lebih besar dari biaya
   modalnya. Dengan demikian, Rencana Transaksi adalah layak.
   Perhitungan NPV dan IRR atas Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
                                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)
                                               31/12/24      31/12/25      31/12/26       31/12/27      31/12/28      31/12/29
                             Keterangan
                                               (6 Bulan)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)      (1 Tahun)      (1 Tahun)
    Arus kas bersih                                19.652        (8.718)         2.621        14.379         29.613         41.031
    Investasi awal                               (395.753)            -              -             -              -              -
    Nilai kekal                                         -             -              -             -              -              -
    Arus kas bersih                              (376.101)       (8.718)         2.621        14.379         29.613         41.031
    Faktor diskonto                                0,9490        0,8547         0,7698        0,6933         0,6244         0,5639
    Nilai kini arus kas bersih                   (356.920)       (7.451)         2.018         9.969         18.490         23.137



                                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)
                                               31/12/30      31/12/31      31/12/32       31/12/33      31/12/34      31/12/35
                             Keterangan
                                               (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)      (1 Tahun)      (1 Tahun)
    Arus kas bersih                                48.220        56.673         63.599        68.779         73.751         78.503
    Investasi awal                                      -             -              -             -              -              -
    Nilai kekal                                         -             -              -             -              -              -
    Arus kas bersih                                48.220        56.673         63.599        68.779         73.751         78.503
    Faktor diskonto                                0,5112        0,4634         0,4201        0,3808         0,3452         0,3129
    Nilai kini arus kas bersih                     24.650        26.262         26.718        26.191         25.459         24.564



                                                                                (Dalam jutaan Rupiah)
                                                31/12/36      31/12/37      31/12/38
                             Keterangan                                                 Nilai Kekal
                                               (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
    Arus kas bersih                                67.063        84.745         86.021             -
    Investasi awal                                      -             -              -             -
    Nilai kekal                                         -             -              -     1.211.559
    Arus kas bersih                                67.063        84.745         86.021     1.211.559
    Faktor diskonto                                0,2836        0,2571         0,2331        0,2331
    Nilai kini arus kas bersih                     19.019        21.788         20.051       282.414
    Kriteria kelayakan:
      Net Present Value                           186.360
      Internal Rate of Return                      14,16%




                                          76
Page 78
6. Berdasarkan proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan sebelum
   dan setelah Rencana Transaksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   30 Juni 2024 yang telah direviu oleh KAP TSFBR, setelah Rencana
   Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi menurunkan rasio DER
   (debt to equity ratio) Perseroan dari 47,83% menjadi 33,54% yang
   diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan konsolidasian Perseroan
   dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

7. Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk
   memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan
   pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
   melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini,
   Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas
   pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
   mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan
   dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
   mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk
   itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam
   mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu
   meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.

8. Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
   meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
   pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
   penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
   dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan
   mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada
   apa yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data
   genetik Indonesia untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat
   menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan.
   Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana
   Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
   meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
   kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
   kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

9. Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
   ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
   bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
   sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
   Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
   namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing,
   sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk
   mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.




                             77
Page 79
             10. Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
                 dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
                 penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa
                 pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan
                 sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
                 perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan
                 kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang
                 pada akhirnya memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham
                 Perseroan.

             11. Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
                 melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
                 melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas
                 Saham ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema
                 penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini
                 akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi
                 atas biaya transaksi dan waktu.

             12. Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
                 tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan
                 ARSG terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang
                 diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar
                 Perseroan di masa yang akan datang.


KESIMPULAN

Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data, dan informasi yang diperoleh
dari manajemen Perseroan yang digunakan dalam penyusunan laporan ini, penelaahan atas
dampak keuangan Rencana Transaksi sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah wajar.




                                            78
Page 80
DISTRIBUSI PENDAPAT KEWAJARAN INI

Pendapat Kewajaran ini ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya
dengan Rencana Transaksi dan tidak untuk digunakan oleh pihak lain atau untuk
kepentingan lain. Pendapat Kewajaran ini tidak merupakan rekomendasi kepada pemegang
saham untuk menyetujui Rencana Transaksi atau melakukan tindakan lainnya dalam kaitan
dengan Rencana Transaksi dan tidak dapat digunakan secara demikian oleh pemegang
saham.

Pendapat Kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian
dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan isi Pendapat Kewajaran ini secara
keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang
mendasari Pendapat Kewajaran ini.

Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
umum bisnis dan keuangan serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung
jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi Pendapat Kewajaran kami karena peristiwa-
peristiwa yang terjadi setelah tanggal Pendapat Kewajaran ini. Pendapat Kewajaran ini tidak
sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel perusahaan
(corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.



Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN




Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan

Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996




                                            79
Page 81
                                                                             Lampiran A

                                PERNYATAAN PENILAI


1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
   pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan.

2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

3. KR tidak memiliki pinjaman dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi
   dengan Perseroan.

4. Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau
   merugikan pihak manapun.

5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.

6. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah dilakukan
   dengan benar dan kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran.




                                           80
Page 82
                                                                                                                         Lampiran B
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Sebelum Rencana Transaksi
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034

                                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                        31/12/24       31/12/25        31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29
                       Keterangan
                                                       (6 Bulan)      (1 Tahun)       (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
Pendapatan neto                                            82.461         183.369        205.280       230.194       254.542        277.182
Beban pokok pendapatan                                     45.790          99.336        108.589       117.290       127.464        136.485
Laba bruto                                                 36.670          84.033         96.692       112.904       127.078        140.696
Beban usaha                                                36.320          78.025         81.463        81.074        84.767         86.927
Laba usaha                                                     351           6.009        15.229        31.831         42.311        53.769
Beban lain-lain                                               (161)         (3.095)       (3.079)       (3.047)        (2.954)       (2.608)
Laba sebelum pajak penghasilan                                190           2.914         12.150        28.784         39.357        51.161
Beban pajak penghasilan                                         -               -         (2.566)       (6.332)        (8.659)      (11.256)
Laba bersih tahun berjalan                                    190           2.914          9.584        22.452         30.699        39.906



                                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)
                                                       31/12/30         31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34
                       Keterangan
                                                      (1 Tahun)       (1 Tahun)       (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
Pendapatan neto                                           301.932         328.999        358.604       390.996       426.443
Beban pokok pendapatan                                    146.886         158.552        171.086       184.692       199.402
Laba bruto                                                155.047         170.447        187.518       206.304       227.041
Beban usaha                                                90.622          95.158         99.828       104.625       109.892
Laba usaha                                                 64.425          75.289         87.690       101.678       117.149
Beban lain-lain                                            (2.153)         (1.626)        (1.025)         (387)         (161)
Laba sebelum pajak penghasilan                              62.272          73.663        86.666       101.291       116.988
Beban pajak penghasilan                                    (13.700)        (16.206)      (19.066)      (22.284)      (25.737)
Laba bersih tahun berjalan                                 48.572          57.457         67.599        79.007         91.251




                                                                   81
Page 83
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Setelah Rencana Transaksi
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034

                                                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)
                                                        31/12/24       31/12/25        31/12/26       31/12/27      31/12/28      31/12/29
                       Keterangan
                                                       (6 Bulan)      (1 Tahun)       (1 Tahun)      (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
Pendapatan neto                                             92.269        222.949        281.814        348.449       423.143        494.262
Beban pokok pendapatan                                      52.511        122.476        155.509        191.396       234.363        274.176
Laba bruto                                                  39.758         100.473        126.305       157.053        188.781       220.085
Beban usaha                                                (46.737)       (104.170)      (109.942)     (111.717)      (117.397)     (121.381)
Laba (rugi) usaha                                           (6.979)         (3.697)       16.363         45.337         71.384        98.705
Beban lain-lain                                               (438)         (3.352)       (3.325)        (3.305)        (3.177)       (2.791)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan                       (7.417)         (7.049)       13.038         42.031         68.207        95.914
Beban pajak penghasilan                                          -               -        (1.285)        (6.092)        (8.393)      (15.333)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan                           (7.417)         (7.049)       11.754         35.939         59.814        80.580



                                                                                                         (Dalam jutaan Rupiah)
                                                        31/12/30        31/12/31      31/12/32       31/12/33      31/12/34
                       Keterangan
                                                       (1 Tahun)      (1 Tahun)       (1 Tahun)      (1 Tahun)     (1 Tahun)
Pendapatan neto                                            570.207        635.226        699.600        756.801       818.884
Beban pokok pendapatan                                     316.163        352.844        389.082        419.459       452.143
Laba bruto                                                 254.044         282.382        310.518       337.342        366.741
Beban usaha                                               (126.762)       (133.086)      (139.600)     (146.338)      (153.644)
Laba (rugi) usaha                                          127.282        149.296        170.918        191.004       213.097
Beban lain-lain                                             (2.291)        (1.712)        (1.077)          (635)         (466)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan                      124.991        147.584        169.841        190.369       212.631
Beban pajak penghasilan                                    (27.498)       (32.469)       (37.365)       (41.881)      (46.779)
Laba (rugi) bersih tahun berjalan                           97.493        115.116        132.476        148.488       165.852




                                                                   82
Page 84
                                                                                                                       Lampiran C
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Sebelum Rencana Transaksi
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034

                                                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                            Proyeksi
                       Keterangan
                                                        31/12/24        31/12/25      31/12/26    31/12/27     31/12/28       31/12/29
Laba bersih tahun berjalan                                     190           2.914        9.584      22.452         30.699         39.906
Faktor diskonto                                             0,9532          0,8660       0,7868      0,7148         0,6494         0,5900
Nilai kini                                                     181           2.524        7.540      16.048         19.936         23.544



                                                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                      Proyeksi
                       Keterangan
                                                        31/12/30        31/12/31      31/12/32    31/12/33     31/12/34
Laba bersih tahun berjalan                                  48.572          57.457       67.599      79.007         91.251
Faktor diskonto                                             0,5360          0,4870       0,4425      0,4020         0,3652
Nilai kini                                                  26.035          27.982       29.913      31.761         33.325
Jumlah nilai kini                                          218.788



PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Proyeksi Nilai Kini Laba Tahun Berjalan Setelah Rencana Transaksi
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034

                                                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                            Proyeksi
                       Keterangan
                                                        31/12/24        31/12/25      31/12/26    31/12/27     31/12/28       31/12/29
Laba (rugi) bersih tahun berjalan                           (7.438)         (6.179)      11.446      36.791         60.756         81.606
Faktor diskonto                                             0,9532          0,8660       0,7868      0,7148         0,6494         0,5900
Nilai kini                                                   (7.090)        (5.351)       9.005      26.298         39.455         48.147



                                                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                      Proyeksi
                       Keterangan
                                                        31/12/30        31/12/31      31/12/32    31/12/33     31/12/34
Laba (rugi) bersih tahun berjalan                           97.493         115.116      132.476     148.488        165.852
Faktor diskonto                                             0,5360          0,4870       0,4425      0,4020         0,3652
Nilai kini                                                  52.256          56.061       58.621      59.692         60.569
Jumlah nilai kini                                          397.664




                                                                   83
Page 85
                                                                                                                         Lampiran D
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Perhitungan Studi Kelayakan atas Rencana Transaksi
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2038

                                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                        31/12/24        31/12/25      31/12/26       31/12/27      31/12/28      31/12/29
                         Keterangan
                                                       (6 Bulan)      (1 Tahun)       (1 Tahun)     (1 Tahun)      (1 Tahun)    (1 Tahun)
Arus kas bersih                                             19.652          (8.718)         2.621        14.379        29.613        41.031
Investasi awal                                            (395.753)              -              -             -             -             -
Nilai kekal                                                      -               -              -             -             -             -
Arus kas bersih                                           (376.101)        (8.718)          2.621        14.379        29.613        41.031
Faktor diskonto                                             0,9490         0,8547          0,7698        0,6933        0,6244        0,5639
Nilai kini arus kas bersih                                (356.920)         (7.451)         2.018         9.969        18.490        23.137



                                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                        31/12/30        31/12/31      31/12/32       31/12/33      31/12/34      31/12/35
                         Keterangan
                                                       (1 Tahun)      (1 Tahun)       (1 Tahun)     (1 Tahun)      (1 Tahun)    (1 Tahun)
Arus kas bersih                                             48.220         56.673          63.599        68.779        73.751        78.503
Investasi awal                                                   -              -               -             -             -             -
Nilai kekal                                                      -              -               -             -             -             -
Arus kas bersih                                             48.220         56.673          63.599        68.779        73.751        78.503
Faktor diskonto                                             0,5112         0,4634          0,4201        0,3808        0,3452        0,3129
Nilai kini arus kas bersih                                  24.650         26.262          26.718        26.191        25.459        24.564



                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)
                                                        31/12/36       31/12/37        31/12/38
                         Keterangan                                                                Nilai Kekal
                                                       (1 Tahun)      (1 Tahun)       (1 Tahun)
Arus kas bersih                                             67.063         84.745          86.021             -
Investasi awal                                                   -              -               -             -
Nilai kekal                                                      -              -               -     1.211.559
Arus kas bersih                                             67.063         84.745          86.021     1.211.559
Faktor diskonto                                             0,2836         0,2571          0,2331        0,2331
Nilai kini arus kas bersih                                  19.019         21.788          20.051       282.414
Kriteria kelayakan:
  Net Present Value                                        186.360
  Internal Rate of Return                                   14,16%




                                                                   84
Page 86
                                                                              Lampiran E


Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati dalam Rencana Transaksi

Pada tanggal 13 Maret 2024, Perseroan dan Investor telah menandatangani IA sehubungan
dengan Rencana Transaksi. Pokok-pokok kesepakatan penting dalam IA adalah sebagai
berikut:

•   Pihak-pihak yang Bertransaksi

    Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan IA adalah Perseroan dan Investor.

•   Objek dan Nilai Rencana Transaksi

    Objek transaksi berdasarkan IA adalah sebagai berikut:

    •   Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham atau
        setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor dengan nilai transaksi sebesar
        USD 2,41 juta.

    •   Perseroan        merencanakan      untuk      melakukan      akuisisi     atas
        3.534.076 saham atau setara dengan 88,17% saham ARSG dari Investor dengan
        nilai transaksi sebesar USD 21,69 juta, yang mana Saham ARSG tersebut akan
        diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain
        uang (inbreng) sehubungan dengan Rencana PMDHMETD.

•   Prasayarat

    Prasyarat berdasarkan IA adalah sebagai berikut:

    •   Prasyarat Investor

        Penyelesaian Transfer akan tunduk pada kepuasan atau pelepasan, tergantung
        pada keadaan, ketentuan investor berikut:

        a) Perseroan telah menyelesaikan uji tuntas yang dilakukan terhadap Grup Asa Ren
           dan hasilnya memuaskan Perseroan yang dibuktikan dengan surat konfirmasi
           yang diterbitkan Perseroan kepada Investor;

        b) Seluruh persetujuan dan/atau otorisasi yang diperlukan untuk transaksi,
           termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan perusahaan, persetujuan
           pemegang saham dan persetujuan pihak ketiga sebagaimana disyaratkan
           berdasarkan hukum yang berlaku, dokumen konstitusional Investor dan Grup
           Asa Ren, dan setiap perjanjian dan/atau dokumen lain dimana Investor atau
           Grup Asa Ren menjadi salah satu pihak, atau yang terikat atau tunduk pada
           saham yang dialihkan dan saham dijual, telah diperoleh oleh Investor;

        c) Tidak adanya perubahan merugikan yang material;



                                            85
Page 87
        d) Perjanjian Penguncian telah ditandatangani dengan baik oleh masing-masing
           Investor dan Perseroan, dalam bentuk yang dapat diterima oleh Perseroan;

        e) Kondisi wajar lainnya yang dapat diidentifikasi oleh Perseroan berdasarkan
           kebijakan mutlaknya berdasarkan hasil uji tuntas yang dilakukan terhadap Grup
           Asa Ren; dan

        f)   Dokumen Pengalihan telah ditandatangani dengan baik oleh Investor dan
             Perseroan dalam bentuk yang dapat diterima oleh Perseroan.

    •   Prasyarat Perseroan

        Penyelesaian Transfer akan tunduk pada kepuasan atau pelepasan, tergantung
        pada kondisi Perseoran berikut:

        a) Investor telah menyelesaikan uji tuntas yang dilakukan terhadap Perseroan dan
           hasilnya memuaskan Investor yang dibuktikan dengan surat konfirmasi yang
           diterbitkan Investor kepada Perseroan;

        b) Seluruh persetujuan, persetujuan dan/atau otorisasi yang diperlukan untuk
           transaksi, termasuk namun tidak terbatas pada persetujuan korporasi,
           persetujuan pemegang saham dan persetujuan pihak ketiga sebagaimana
           disyaratkan berdasarkan Hukum Yang Berlaku, dokumen konstitusi Perseroan,
           dan setiap perjanjian dan/atau perjanjian lainnya. dokumen dimana Perusahaan
           menjadi salah satu pihak, atau dimana Hak yang Dialihkan terikat atau tunduk
           padanya, telah diperoleh oleh Perseroan;

        c) kondisi wajar lainnya yang dapat diidentifikasi oleh Investor berdasarkan
           kebijakan mutlaknya berdasarkan hasil uji tuntas yang dilakukan terhadap
           Perseroan;

        d) Perseroan telah memperoleh pernyataan efektif yang diterbitkan oleh OJK yang
           menyatakan Pernyataan Pendaftaran dinyatakan efektif.

•   Hukum yang Berlaku

    Perjanjian ini diatur oleh, ditafsirkan, dan dinterpretasikan sesuai dengan hukum Negara
    Republik Indonesia.




                                            86
Page 88
                                                                           Lampiran E

Analisis atas Laporan Penilaian 97,96% Saham ARSG

KJPP KR telah ditunjuk oleh manajemen Perseroan sebagai penilai independen sesuai
dengan surat penugasan KR/240719-003 tanggal 19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh
manajemen Perseroan untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen atas nilai
pasar 97,96% saham ARSG. Hasil penilaian atas 97,96% saham ARSG
tersebut tertuang dalam laporan penilaian 97,96% saham Asa Ren Pte. Ltd. dengan
No. 00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024 dengan ringkasan
sebagai berikut:

1. Pihak-pihak yang Bertransaksi

   Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan dan
   Investor.

2. Objek Penilaian

   Objek Penilaian adalah nilai pasar 97,96% saham Asa Ren Pte. Ltd.

3. Tujuan Penilaian

   Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang
   nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang SGD dan/atau
   ekuivalensinya pada tanggal 30 Juni 2024.

4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas

   Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
   dan keuangan serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan
   tanggal penerbitan laporan penilaian ini.

   Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan
   pada proyeksi laporan keuangan ARGN yang disusun oleh manajemen ARGN. Dalam
   penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan
   kinerja ARGN pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di
   masa yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan
   keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja ARGN yang
   dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada
   penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja ARGN yang
   dinilai dan telah mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami
   bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi laporan
   keuangan berdasarkan kinerja historis ARGN dan informasi manajemen ARGN terhadap
   proyeksi laporan keuangan ARGN tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan
   penilaian ARSG dan kesimpulan nilai akhir.




                                          87
Page 89
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian.
Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal surat ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi
lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan dan ARSG atau yang tersedia secara
umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami
tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap
informasi-informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen
Perseroan dan ARSG bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan
informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau
menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut
dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung
jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan,
kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan
informasi sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.

Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan
mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini
telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak
dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan
yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian
sebagai dasar untuk melakukan analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam
data yang dijadikan sebagai dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat
non-disclaimer opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali
terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional
Perseroan dan ARSG.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan
tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut
juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran
hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum ARSG
berdasarkan anggaran dasar ARSG.




                                        88
Page 90
5. Metode Penilaian yang Digunakan

   Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
   diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode penyesuaian aset
   bersih (adjusted net asset method), dan metode kapitalisasi kelebihan pendapatan
   (capitalized excess earning method).

   Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan
   oleh ARGN di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan perkiraan atas
   perkembangan usaha ARGN. Dalam melaksanakan penilaian dengan metode ini,
   operasi ARGN diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha
   ARGN. Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini
   dengan tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai
   kini dari arus kas tersebut.

   Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari
   semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya,
   kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti
   kas/bank atau utang bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh
   dengan menghitung selisih antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak
   berwujud) dan nilai pasar liabilitas.

   Metode kapitalisasi kelebihan pendapatan yang digunakan dalam penilaian AGRN
   merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan aset. Dengan metode
   ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas harus disesuaikan menjadi nilai
   pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya
   (seperti kas/bank atau utang bank).

   Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud seperti hak paten, lisensi, biaya riset
   dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan siap bekerja dan daftar
   langganan, juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak berwujud tersebut diperoleh dengan
   melakukan penilaian terhadap tiap-tiap aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar ekuitas
   (net worth) kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai seluruh aset dan
   liabilitas yang telah disesuaikan.

   Sebagai langkah selanjutnya perlu dihitung arus kas bersih dari perusahaan yang dinilai.
   Selisih antara arus kas bersih dengan pendapatan yang diharapkan merupakan
   kelebihan pendapatan yang dihasilkan oleh aset berwujud bersih. Nilai aset takberwujud
   kemudian dihitung dengan cara mengkapitalisasikan kelebihan pendapatan tersebut
   dengan tingkat kapitalisasi yang sesuai. Langkah berikutnya adalah menghitung indikasi
   nilai pasar saham dengan menjumlahkan nilai aset berwujud bersih dan nilai aset
   takberwujud.




                                             89
Page 91
   Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
   diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen
   Perseroan dan ARSG. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan
   dan metode penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang berbeda.

   Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
   melakukan pembobotan.

6. Kesimpulan Penilaian

   Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan
   dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian,
   maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
   30 Juni 2024 adalah sebesar SGD 34,00 juta.




                                             90
Page 92
                                                                           Lampiran F

Analisis atas Laporan Penilaian 100,00% Saham Perseroan

KR, KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 2.19.0162 tanggal
15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di OJK
dengan     Surat   Tanda     Terdaftar    Profesi   Penunjang   Pasar   Modal    dari
OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis), telah ditunjuk oleh manajemen
Perseroan sebagai penilai independen sesuai dengan surat penugasan KR/240719-003
tanggal 19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan untuk memberikan
pendapat sebagai penilai independen atas nilai pasar 100,00% saham Perseroan. Hasil
penilaian atas 100,00% saham Perseroan tersebut tertuang dalam laporan penilaian
100,00%      saham      PT     Diagnos       Laboratorium    Utama    Tbk     dengan
No. 00111/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 26 Agustus 2024 dengan ringkasan
sebagai berikut:

1. Pihak-pihak yang Bertransaksi

   Pihak-pihak yang bertransaksi dalam Rencana Transaksi adalah Perseroan dan
   Investor.

2. Objek Penilaian

   Objek Penilaian adalah nilai pasar 100,00% saham Perseroan.

3. Tujuan Penilaian

   Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang
   nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau
   ekuivalensinya pada tanggal 30 Juni 2024.

4. Asumsi-asumsi dan Kondisi Pembatas

   Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
   dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan
   tanggal penerbitan laporan penilaian ini.




                                          91
Page 93
Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan
pada proyeksi laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh manajemen Perseroan.
Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan
berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana
manajemen di masa yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap
proyeksi laporan keuangan tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan
kinerja Perseroan yang dinilai pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis
besar, tidak ada penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja
Perseroan yang dinilai dan telah mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
duty). Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
laporan keuangan berdasarkan kinerja historis Perseroan dan informasi manajemen
Perseroan terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan tersebut. Kami juga
bertanggung jawab atas laporan penilaian Perseroan dan kesimpulan nilai akhir.

Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian.
Kami tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi,
memutakhirkan (update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi
serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi
lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum yang
pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak
bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-
informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan
bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi
yang diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut
dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung
jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan,
kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan
informasi sehingga data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat
disalahartikan.




                                        92
Page 94
   Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
   mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan
   mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan
   terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa
   perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini
   telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak
   dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan
   yang disebabkan oleh adanya analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian
   sebagai dasar untuk melakukan analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam
   data yang dijadikan sebagai dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat
   non-disclaimer opinion dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali
   terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional
   Perseroan.

   Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan
   tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau
   pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut
   juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
   internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran
   hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas status hukum
   Perseroan berdasarkan anggaran dasar Perseroan.

5. Metode Penilaian yang Digunakan

   Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
   diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode penyesuaian aset
   bersih (adjusted net asset method), dan metode pembanding perusahaan tercatat di
   bursa efek (guideline publicly traded company method).

   Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan
   oleh Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan perkiraan atas
   perkembangan usaha Perseroan. Dalam melaksanakan penilaian dengan metode ini,
   operasi Perseroan diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha
   Perseroan. Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini
   dengan tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai
   kini dari arus kas tersebut.

   Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari
   semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya,
   kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti
   kas/bank atau utang bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh
   dengan menghitung selisih antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak
   berwujud) dan nilai pasar liabilitas.

   Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian ini
   karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
   mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
   diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai data
   perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh Perseroan.


                                             93
Page 95
   Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
   diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen
   Perseroan. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan dan metode
   penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang berbeda.

   Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
   melakukan pembobotan.

6. Kesimpulan Penilaian

   Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan
   dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian,
   maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
   30 Juni 2024 adalah sebesar Rp 602,20 miliar.




                                             94

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.95 MB
Published26 Aug 2024
Pages95
Characters269,798
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 52 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org DIAGNOS LABORATORIUM UTAMA Tbk p.2 ×27
linked person Menteng Jakarta Pusat p.2 ×2
linked person Ivan Rizal Sini p.14 ×2
linked person Mesha Rizal Sini p.14
linked — Renobulan Rizal Sini p.14
linked person Dilly Dwiasri p.14
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.36 ×11
linked org Bank Central Asia Tbk p.36 ×2
linked org Prodia Widyahusada Tbk p.71 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×3
possible org Kosasih p.8
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×3
possible org Bundamedik Tbk p.14 ×10
possible org PT Bunda Investama Indonesia p.14 ×6
possible org Negara Republik Indonesia p.21 ×2
unresolved org Asa Ren Pte. Ltd. p.2 ×10
unresolved org Menteri Keuangan p.3 ×4
unresolved org PT Asa Ren Global Nusantara p.3
unresolved org Bambang & Rekan p.6
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.8
unresolved org TSFBR p.8 ×8
unresolved org Tjahjo & Rekan p.8
unresolved org BDO LLP p.9 ×4
unresolved org KJPP KR p.9 ×5
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×3
unresolved org Diagnos Laboratorium Tbk p.13 ×2
unresolved person Martinef p.13
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.13 ×2
unresolved person Rahayu Ningsih p.14
unresolved org Prundjaya Capital Pte. Ltd. p.18 ×2
unresolved org Viko Technologies Pte. Ltd. p.18 ×2
unresolved org Pte. Ltd. p.18 ×2
unresolved org Naya Investor Holding Limited p.18 ×2
unresolved org PT Cakrawala Data Integrasi p.18 ×2
unresolved org NSV Maxwell Limited p.18 ×2
unresolved org Shor Administrative Consultancy LLC p.18 ×2
unresolved org Kementerian Kesehatan Republik Indonesia p.26
unresolved org KNMTR p.34 ×2
unresolved org PT Jonlin Sapta Medika p.36
unresolved org PT Morula Indonesia p.36
unresolved org PT Dawa Daya Kahuripan p.36
unresolved org PT Citas Otis Elevator p.37
unresolved org PT Citra Ananda p.37
unresolved org PT Tridinamika Jaya Instrument p.38
unresolved org TSFBR. Ikhtisar p.54
unresolved — Pembat · Penilai p.62 ×4
unresolved org PT Simponi Sigmanera p.71
unresolved org PT Bio Medika. III. p.71
unresolved org PT Bunda p.72
unresolved org KJPP Kusnanto p.80 ×2
unresolved org KJPP KUSNANTO & REKAN p.80
unresolved person Willy D. Kusnanto · Pimpinan Rekan p.80

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 11580 ms 12 Sep 2026 22:59
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi '
                            'adalah sebagai'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'dalam Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi adalah '
                'sebagai',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result