Skip to content
Back to announcement

20240826_DGNS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31718756_lamp6.pdf

Asset transaction Needs review DGNS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 127

Page 1
Kusnanto & rekan
 Independent Business Appraisers
License : 2.19.0162
Indonesia
Page 2
No. : 00111/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024                              26 Agustus 2024



Kepada Yth.

PT DIAGNOS LABORATORIUM UTAMA Tbk
Gedung Graha Anam
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 11 A – C
Gondangdia, Menteng
Jakarta Pusat 10350

U.p. : Direksi

Hal : Ringkasan Penilaian 100,00% Saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk


Dengan hormat,

Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya
disebut “KR” atau “kami”) mendapat penugasan dari manajemen PT Diagnos Laboratorium
Utama Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai
independen atas nilai pasar 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk.
Penugasan kami tersebut sesuai dengan surat penugasan No. KR/240719-003 tanggal
19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.

Selanjutnya, kami sebagai KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
modal di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar
Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis),
menyatakan bahwa kami telah meneliti dan menilai nilai pasar 100,00% saham Perseroan
(selanjutnya disebut “Objek Penilaian”) dengan tujuan untuk mengungkapkan pendapat
mengenai nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 30 Juni 2024.


ALASAN DAN LATAR BELAKANG RENCANA TRANSAKSI

Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan pelayanan penunjang
kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium
pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata, bank darah, bank sperma, bank
transplantasi organ, dan pelayanan penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan
juga bergerak dalam menyediakan aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili di Gedung
Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat
10350, dengan nomor telepon: (021) 1500 358 dan email: info@diagnos.co.id.
Page 3
Dalam upaya mengembangkan bisnis dan meningkatkan layanan Perseroan kepada
masyarakat, Perseroan telah mengidentifikasi peluang signifikan untuk memperluas pasar
dan peluang bisnis Perseroan. Saat ini, Perseroan telah berhasil menghasilkan pendapatan
substansial, baik dari pelanggan setia di bawah Grup Bundamedik maupun dari institusi
kesehatan atau rumah sakit lain yang bekerja sama erat dengan Perseroan. Dengan melayani
lebih dari 6.000 pasien setiap minggunya melalui operasi offline Perseroan yang tersebar di
28 laboratorium di 10 kota berbeda, Perseroan menyadari bahwa integrasi teknologi ke dalam
layanan Perseroan adalah kunci untuk memperluas jangkauan layanan Perseroan dan
memperbesar ukuran pasar Perseroan.

Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.926.750 lembar atau setara
dengan 97,96% saham Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “ARSG”) dari para pemegang
saham ARSG (selanjutnya disebut “Investor”), yang seluruhnya merupakan pihak ketiga yang
tidak terafiliasi dengan Perseroan dengan rincian sebagai berikut:

•   Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham atau setara
    dengan 9,80% saham ARSG dari Investor (selanjutnya disebut “Rencana Pembelian
    Saham”); dan

•   Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham atau setara
    dengan 88,17% saham ARSG (selanjutnya disebut “Saham ARSG”) dari Investor
    (selanjutnya disebut “Rencana Akuisisi”).

ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Singapura. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian dan pengembangan
eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan
yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal 30 Juni 2024, ARSG memiliki
penyertaan saham pada PT Asa Ren Global Nusantara (selanjutnya disebut “ARGN”) dengan
kepemilikan sebesar 99,99%.

ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang informasi dan komunikasi, aktivitas
profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan manusia dan aktivitas sosial.

Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk melakukan
penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu atas saham dalam
portepel Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 14/POJK.04/2019 tanggal 30 April 2019 tentang “Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka
Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu” (selanjutnya disebut
“POJK 14/2019”), dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju
mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan, yang akan
diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang
(inbreng) (selanjutnya disebut “Rencana PMDHMETD”).




                                            ii
Page 4
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Pembelian
Saham, Rencana Akusisi dan Rencana PMDHMETD merupakan satu kesatuan transaksi
yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan selanjutnya secara bersama-sama
disebut “Rencana Transaksi”.

Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan kinerja
keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan salah satu
bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang
kesehatan yang dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan mitra
teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa yang saat ini sedang
dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia untuk merevolusi industri
kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki
Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana Transaksi,
dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan sinergi
Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan diperoleh Perseroan
terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan
datang.

Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG akan
memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana dapat
membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan
biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda,
namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing, sehingga
menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk mendukung pengembangan bisnis
Perseroan bisnis di masa depan.

Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan dengan
tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan yang lebih
terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta
menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif
terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai
tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah yang
dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan keuangan
konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan
kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.




                                           iii
Page 5
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
    keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang tepat dan
    optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan terhadap kesehatan
    dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan
    fasilitas pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi
    perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap
    pasien, Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
    utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas
    dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu meningkatkan
    kinerja pendapatan Perseroan.

•   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan
    kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan
    salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan
    penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG
    merupakan mitra teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa
    yang saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia untuk
    merevolusi industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa
    yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan
    Rencana Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
    meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan
    diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan
    pada masa yang akan datang.

•   Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG akan
    memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana
    dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat
    mengoptimalkan biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas
    bisnis yang berbeda, namun akan saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-
    masing, sehingga menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk mendukung
    pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.

•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan dengan tujuan
    bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan yang lebih
    terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian
    serta menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
    perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif
    terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai
    tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.




                                            iv
Page 6
•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam melakukan
    pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan melalui pertumbuhan
    anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham ARSG dan menjalankan
    Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang
    (inbreng) yang diyakini akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan,
    efisiensi atas biaya transaksi dan waktu.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah yang
    dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan
    keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital
    dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan”.

Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Transaksi tersebut merupakan transaksi material, sehingga Perseroan harus memenuhi
Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha” (selanjutnya disebut “POJK 17/2020”).

Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas saham dilakukan
dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain selain uang dimaksud wajib
memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk menentukan nilai wajar dari bentuk lain
selain uang yang digunakan sebagai penyetoran dan kewajaran transaksi penyetoran atas
saham dalam bentuk lain selain uang.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran atas saham
dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019 mensyaratkan adanya
laporan penilaian saham dan laporan pendapat kewajaran (fairness opinion) atas transaksi
tersebut, yang disiapkan oleh penilai independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk melakukan penilaian atas Objek Penilaian.

Mengingat Perseroan adalah perusahaan terbuka yang sahamnya dapat diperjualbelikan di
pasar modal, maka saham Perseroan bersifat likuid.


PREMIS PENILAIAN

Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis penilaian
bahwa Perseroan adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.




                                             v
Page 7
TUJUAN DAN MAKSUD PENILAIAN

Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang nilai
pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya
pada tanggal 30 Juni 2024.

Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari Objek
Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan pertimbangan oleh
manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi serta untuk memenuhi
POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.

Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK
No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar Penilaian
Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310, SPI320, SPI330 (selanjutnya disebut “SPI”).


DEFINISI NILAI YANG DIGUNAKAN

Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka, maka
dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.

Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk digunakan dalam
penilaian ini adalah nilai pasar, dimana berdasarkan POJK 35/2020, nilai pasar didefinisikan
sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau
liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang
berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara
layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.


INDEPENDENSI PENILAI

Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang
terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi
terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah
sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan
KR hanya menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240719-003 tanggal
19 Juli 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.




                                              vi
Page 8
TANGGAL EFEKTIF PENILAIAN

Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal 30 Juni 2024.
Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian serta dari data
keuangan Perseroan yang kami terima. Data keuangan tersebut berupa laporan keuangan
Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang menjadi
dasar penilaian ini.

JENIS LAPORAN

Jenis laporan penilaian 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk ini merupakan
laporan terinci.


KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENILAIAN (SUBSEQUENT EVENTS)

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal penilaian,
yaitu tanggal 30 Juni 2024, sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian 100,00%
saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal
penilaian (subsequent events) yang secara signifikan dapat mempengaruhi penilaian nilai
pasar Objek Penilaian.


DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN

Dalam melakukan penilaian untuk memperkirakan nilai pasar Objek Penilaian, kami telah
menelaah, mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan
informasi sebagai berikut:

1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Rencana Transaksi yang disusun oleh
   manajemen Perseroan;

2. Laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
   30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya disebut “KAP”)
   Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (selanjutnya disebut “TSFBR”)
   sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00098/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/VIII/2024
   tanggal 23 Agustus 2024 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

3. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
   yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00008/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/III/2024 tanggal 27 Februari 2023 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;

4. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
   yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00030/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal 29 Maret 2023 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;




                                            vii
Page 9
5. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
   yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00032/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/III/2022 tanggal 28 Maret 2022 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;

6. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
   yang telah diaudit oleh KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan
   (selanjutnya disebut “KNMTR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;

7. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
   sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
   pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP KNMTR sebagaimana
   tertuang dalam laporannya No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal
   22 Maret 2021 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

8. Laporan keuangan Nalagenetics Pte. Ltd. untuk periode enam yang berakhir pada tanggal
   30 Juni 2024 yang telah dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan konsolidasian
   Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang telah
   diaudit   oleh   KAP      TSFBR     sebagaimana       tertuang  dalam     laporannya
   No. 00098/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;

9. Laporan keuangan PT Nalagenetik Riset Indonesia untuk periode enam yang berakhir
   pada tanggal 30 Juni 2024 yang telah dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
   konsolidasian Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
   30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
   laporannya No. 00098/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024
   dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

10. Laporan keuangan PT Morula Bunda Dewata untuk periode enam yang berakhir pada
    tanggal 30 Juni 2024 yang telah dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
    konsolidasian Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
    30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam
    laporannya No. 00098/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024
    dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

11. Proyeksi laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada
    tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
    31 Desember 2025 – 2038 yang disusun oleh manajemen Perseroan;

12. Laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 30 Juni 2024 yang disusun oleh KJPP KR
    sebagaimana tertuang dalam laporannya No. 00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024
    tanggal 23 Agustus 2024;




                                          viii
Page 10
13. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris
    No. 34 tanggal 19 Juni 2023 yang dibuat oleh Rahayu Ningsih S.H., mengenai perubahan
    mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang Rencana Kerja Tahun
    buku dan Laporan Tahunan;

14. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Fergus Richard dengan
    posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang terkait
    dengan Rencana Transaksi;

15. Tarif pajak yang diberlakukan atas Perseroan adalah berdasarkan laba kena pajak dalam
    periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku umum,
    yaitu sebesar 22,00% untuk tahun 2024 – 2034;

16. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan untuk
    penugasan;

17. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg;

18. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain website
    Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg;

19. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg;

20. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi; dan

21. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
    analisis lain yang kami anggap relevan.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan
kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum dan kami tidak bertanggung
jawab atas kebenaran informasi-informasi tersebut.

Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Perseroan. Jasa-jasa yang
kami berikan kepada Perseroan hanya merupakan penilaian atas Objek Penilaian dan bukan
jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian
tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu
penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi
keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan
kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan
keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak
mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya yang dilakukan Perseroan.




                                            ix
Page 11
KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK

Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan
keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan tanggal
penerbitan laporan penilaian ini.

Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan pada
proyeksi laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh manajemen Perseroan. Dalam
penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja
Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa
yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan
tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan yang dinilai pada
saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang
signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan yang dinilai dan telah
mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami bertanggung jawab atas
pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi laporan keuangan berdasarkan kinerja historis
Perseroan dan informasi manajemen Perseroan terhadap proyeksi laporan keuangan
Perseroan tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian Perseroan dan
kesimpulan nilai akhir.

Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami
tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
(update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain
yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum yang pada
hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab
untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga
bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui
fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak
lengkap atau menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat
mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas
perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya,
ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi sehingga
data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat disalahartikan.




                                            x
Page 12
Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan mengubah
hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data
yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang
terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini telah dilaksanakan
dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak dapat menerima tanggung
jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya
analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan analisis
transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai dasar penilaian.
Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer opinion dan merupakan laporan
yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
mempengaruhi operasional Perseroan.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan tidak
dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selanjutnya, kami
juga telah memperoleh informasi atas status hukum Perseroan berdasarkan anggaran dasar
Perseroan.


TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Dalam menyusun laporan penilaian Objek Penilaian, KR diberikan kesempatan untuk
melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan laporan penilaian Objek Penilaian.


PENDEKATAN PENILAIAN YANG DIGUNAKAN

Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis internal
akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis historis atas laporan
posisi keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif Perseroan, pengkajian atas kondisi
operasi dan manajemen serta sumber daya yang dimiliki Perseroan. Prospek Perseroan di
masa yang akan datang kami evaluasi berdasarkan rencana usaha serta proyeksi laporan
keuangan yang diberikan oleh manajemen yang telah kami kaji kewajaran dan
konsistensinya. Analisis eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor
eksternal yang dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.

Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar suatu
“business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi keuangan dan
laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya diperlukan penyesuaian
terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan normalisasi keuntungan laporan laba rugi
komprehensif yang biasanya disusun oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun
nilai buku suatu perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan
laba rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis yang
dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian tersebut.




                                             xi
Page 13
METODE PENILAIAN YANG DIGUNAKAN

Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode diskonto
arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode penyesuaian aset bersih (adjusted net
asset method), dan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly
traded company method).

Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan oleh
Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan perkiraan atas
perkembangan usaha Perseroan. Dalam melaksanakan penilaian dengan metode ini, operasi
Perseroan diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan.
Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat
diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus kas
tersebut.

Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari semua
komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk
komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang
bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh dengan menghitung selisih
antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai pasar liabilitas.

Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian ini karena
walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi mengenai
perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun diperkirakan data
saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai data perbandingan atas nilai
saham yang dimiliki oleh Perseroan.

Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen Perseroan.
Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain
yang dapat memberikan hasil yang berbeda.

Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
melakukan pembobotan.




                                              xii
Page 14
RINGKASAN HASIL PENILAIAN

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ringkasan hasil penilaian kami adalah sebagai
berikut:

I.     Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Diskonto Arus Kas

       Berdasarkan metode diskonto arus kas, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
       100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
       Rp 707,08 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
       100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 636,37 miliar. Dengan demikian, nilai
       pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode diskonto arus kas adalah
       sebesar Rp 636,37 miliar.

II.    Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Pembanding
       Perusahaan Tercatat di Bursa Efek

       Berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, diperoleh hasil
       bahwa indikasi nilai pasar 100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar
       adalah sebesar Rp 327,36 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%,
       maka nilai pasar 100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 294,63 miliar. Dengan
       demikian, nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode pembanding
       perusahaan tercatat di bursa efek adalah sebesar Rp 294,63 miliar.

III.   Rekonsiliasi Nilai

       Untuk mendapatkan nilai pasar yang mewakili nilai dari kedua metode penilaian yang
       digunakan, dilakukan rekonsiliasi dengan terlebih dahulu melakukan pembobotan
       terhadap nilai pasar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut, masing-masing
       dengan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan 10,00% untuk metode
       pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.

       Alasan kami memberikan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan 10,00%
       untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, yaitu karena data dan
       informasi yang digunakan pada metode diskonto arus kas yang kami gunakan untuk
       menentukan nilai pasar Objek Penilaian merupakan data dan informasi yang memiliki
       tingkat kehandalan yang lebih memadai dibandingkan dengan data dan informasi yang
       digunakan pada metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.

       Berdasarkan hasil rekonsiliasi tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai pasar Objek
       Penilaian adalah sebesar Rp 602,20 miliar.




                                           xiii
Page 15
Sehubungan dengan penilaian ini, kami ingin menekankan bahwa nilai pasar yang dihitung
dengan metode diskonto arus kas didasarkan atas asumsi-asumsi mengenai tingkat
pendapatan, beban, dan akun-akun laporan posisi keuangan yang dikembangkan pihak
manajemen Perseroan melalui analisis atas kinerja historis dan pernyataan manajemen
Perseroan mengenai rencana-rencana untuk masa yang akan datang sebelum Rencana
Transaksi. Kami melakukan penelaahan atas asumsi-asumsi tersebut dan menurut pendapat
kami, asumsi-asumsi tersebut wajar. Akan tetapi, kami tidak bertanggung jawab atas
pencapaian asumsi-asumsi tersebut. Setiap perubahan dari asumsi-asumsi ini akan
mempengaruhi perhitungan nilai Objek Penilaian. Karena tidak ada kepastian bahwa
dasar-dasar dan asumsi-asumsi tersebut akan terealisasi, kami tidak dapat memberikan
jaminan bahwa hasil-hasil yang diproyeksikan akan tercapai.


KESIMPULAN PENILAIAN

Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan dengan
mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian, maka menurut
pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar
Rp 602,20 miliar.

Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi yang kami
peroleh dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan dengan
penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi tersebut adalah benar dan bahwa tidak
ada keadaan atau hal-hal yang tidak terungkap yang akan mempengaruhi nilai pasar tersebut
secara material.

Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab kami
kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum kepemilikan,
kewajiban utang dan/atau sengketa atas Perseroan. Kami tegaskan pula bahwa kami tidak
memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini maupun di masa mendatang dan
imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian Perseroan tidak tergantung pada nilai yang
dilaporkan.




                                            xiv
Page 16
DISTRIBUSI LAPORAN PENILAIAN

Penilaian ini hanya ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya dengan
Rencana Transaksi serta tidak dapat digunakan atau dikutip untuk tujuan lain tanpa adanya
izin tertulis dari KR dan/atau tidak untuk digunakan oleh pihak lain.

Penilaian ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk
menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami karena peristiwa-peristiwa yang terjadi
setelah tanggal laporan ini. Walaupun demikian, kami memiliki hak untuk, jika diperlukan,
mengubah atau melengkapi hasil dari laporan ini jika terdapat tambahan informasi yang
relevan setelah tanggal laporan ini yang kami anggap dapat berpengaruh secara signifikan
terhadap hasil penilaian kami. Laporan penilaian ini hanya dipersiapkan untuk dapat
dipergunakan sesuai dengan tujuan yang telah disebutkan di atas dan tidak dapat
dipergunakan untuk tujuan lainnya.

Pendapat yang kami sampaikan di sini harus dipandang sebagai satu kesatuan bersama
dengan laporan lengkap yang telah kami siapkan. Penggunaan sebagian analisis dan
informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat menyebabkan
pandangan yang menyesatkan.

Penilaian ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel
perusahaan (corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.


Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN




Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan

Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996




                                            xv
Page 17
                          ASUMSI DAN SYARAT PEMBATAS


1. KR sama sekali tidak memiliki kepentingan keuangan atau apapun terhadap Perseroan
   untuk sekarang dan masa yang akan datang.

2. Biaya untuk penilaian ini tidak tergantung pada besarnya nilai yang diperoleh atau yang
   tercantum dalam laporan.

3. Nilai dicantumkan dalam mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya atas permintaan
   pemberi tugas.

4. Laporan disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dalam laporan serta
   ditujukan terbatas kepada klien dimaksud.

5. Baik seluruh maupun sebagian dari isi laporan ini tidak diizinkan untuk dipublikasikan
   melalui iklan atau media lainnya tanpa seizin dari KJPP Kusnanto & rekan.

6. Laporan penilaian ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan KR dan stempel
   perusahaan (corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.




                                           xvi
Page 18
                       PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI


1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan perusahaan yang
   dinilai.

2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan usaha/saham
   perusahaan yang dinilai.

3. KR tidak memiliki pinjaman dengan perusahaan yang dinilai.

4. Laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
   manapun.

5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.


Tim Penilai:



Willy D. Kusnanto                                               .....................................
Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996



Erric Reynaldi                                                  .....................................
No. MAPPI      : 13-P-04625



Kurnia Nugraha Chahyana                                         .....................................
No. MAPPI     : 20-P-10335



Aldrich Valerian Budhimulja                                     .....................................
No. MAPPI       : 23-A-11992




                                          xvii
Page 19
                                 SURAT PERNYATAAN


Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menerangkan bahwa:

1. Pernyataan dalam laporan ini, yang menjadi dasar dari analisis, pendapat, dan kesimpulan
   yang diuraikan di dalamnya adalah benar. Laporan ini menjelaskan semua syarat-syarat
   pembatasan yang mempengaruhi analisis, pendapat, dan kesimpulan yang tertera dalam
   laporan ini dan laporan ini telah disusun sesuai dengan dan tunduk pada
   ketentuan-ketentuan dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020
   tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal” dan Standar
   Penilaian Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310, SPI320, SPI330 (SPI) serta telah
   dibuat dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).

2. KR bertanggung jawab atas laporan penilaian.

3. Semua pernyataan dan data yang tercantum dalam laporan adalah benar adanya dan
   sesuai dengan pengetahuan dan itikad baik KR.

4. Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada tanggal
   penilaian yang ditentukan, yaitu 30 Juni 2024.

5. Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
   perundang-undangan yang berlaku.

6. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan penilaian.

7. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan
   sebagai kesimpulan nilai.

8. KR tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak berkenaan
   dengan subjek dari laporan ini maupun pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

9. KR telah memenuhi pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau diselenggarakan
   oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.

10. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.

11. KR telah memiliki pemahaman mengenai Objek Penilaian yang dinilai.

12. Imbalan jasa yang diterima oleh KR tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari
    proses analisis Objek Penilaian.

13. Analisis dan kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.




                                           xviii
Page 20
14. Data ekonomi dan industri dalam laporan penilaian ini diperoleh dari berbagai sumber
    yang diyakini KR dapat dipertanggungjawabkan.

15. Tidak seorangpun selain yang disebutkan dalam laporan penilaian ini telah menyediakan
    bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian ini.

16. KR telah melakukan inspeksi dan wawancara dengan manajemen Perseroan terkait
    dengan operasional, kinerja, dan prospek dari Perseroan.


Tim Penilai:



Willy D. Kusnanto                                              .....................................
Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996



Erric Reynaldi                                                 .....................................
No. MAPPI      : 13-P-04625



Kurnia Nugraha Chahyana                                        .....................................
No. MAPPI     : 20-P-10335



Aldrich Valerian Budhimulja                                    .....................................
No. MAPPI       : 23-A-11992




                                           xix
Page 21
                                      DAFTAR ISI

                                                                            HALAMAN

OPINI                                                                              i

ASUMSI DAN SYARAT PEMBATAS                                                      xvi

PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI                                                 xvii

SURAT PERNYATAAN                                                               xviii

DAFTAR ISI                                                                       xx

DAFTAR TABEL                                                                   xxiii

DAFTAR GRAFIK                                                                  xxvi

LAMPIRAN                                                                       xxvii

I.      RINGKASAN EKSEKUTIF

        A. Alasan dan Latar Belakang                                              1
        B. Objek serta Tujuan dan Maksud Penilaian                                6
        C. Premis Penilaian                                                       6
        D. Independensi Penilai                                                   6
        E. Tanggal Efektif Penilaian                                              6
        F. Profil PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                               7
        G. Definisi Nilai yang Digunakan                                          8
        H. Pendekatan Penilaian yang Digunakan                                    9
        I. Metode Penilaian yang Digunakan                                        9
        J. Ringkasan Hasil Penilaian                                             10
        K. Kesimpulan Penilaian                                                  11

II.     DESKRIPSI PENUGASAN

        A. Alasan dan Latar Belakang                                             12
        B. Tujuan dan Maksud Penilaian                                           16
        C. Definisi Nilai yang Digunakan                                         16
        D. Tanggal Efektif Penilaian                                             16
        E. Data dan Informasi yang Digunakan                                     17
        F. Informasi Non-Keuangan                                                17
        G. Jenis Ekuitas                                                         21
        H. Kondisi Pembatas dan Asumsi-Asumsi Pokok                              22
        I. Tingkat Kedalaman Investigasi                                         23
        J. Distribusi Laporan Penilaian                                          24
        K. Jenis Laporan                                                         24
        L. Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)        24




                                           xx
Page 22
                                                                          HALAMAN

III.   PENJELASAN SINGKAT MENGENAI OBJEK PENILAIAN

       A. Latar Belakang PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                      25
       B. Kegiatan Usaha                                                        25
       C. Manajemen                                                             25
       D. Kepemilikan Saham                                                     26
       E. Data Keuangan Historis                                                26

IV.    KONDISI DAN TINJAUAN EKONOMI

       A. Tinjauan Ekonomi Dunia                                                29
       B. Tinjauan Ekonomi Indonesia                                            32
       C. Proyeksi Ekonomi Indonesia                                            32
       D. Tingkat Suku Bunga                                                    32
       E. Inflasi                                                               33
       F. Nilai Tukar Rupiah                                                    34

V.     TINJAUAN INDUSTRI LABORATORIUM KESEHATAN

       A. Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Dunia                     36
       B. Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Indonesia                 38

VI.    ANALISIS LAPORAN KEUANGAN HISTORIS

       A. PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                                     40
       B. Analisis atas Common Size PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk           52
       C. Analisis atas Common Size Industri Laboratorium                       54

VII.   ANALISIS RISIKO

       A. Risiko Ketergantungan terhadap Pihak Ketiga sebagai Penyedia
          Peralatan Pemeriksaan Laboratorium dan Bahan Baku Reagen               59
       B. Risiko terhadap Kegagalan untuk Mematuhi Peraturan
          Perundangan-undangan yang Berlaku Terkait Industri Pelayanan Kesehatan 59
       C. Risiko Ketersediaan Sumber Daya Manusia sebagai Pendukung Kegiatan
          Usaha                                                                  60
       D. Risiko Melambatnya melakukan Penerapan Perkembangan Tekonologi
          pada Layanan Kesehatan yang Tersedia                                   60
       E. Risiko Gugatan Hukum                                                   60
       F. Risiko Kebijakan Pemerintah                                            61




                                          xxi
Page 23
                                                                                 HALAMAN

VIII.   METODE PENILAIAN

        A. Metode-Metode Penilaian                                                    62
        B. Metode Penilaian yang Digunakan                                            63
        C. Premis Penilaian                                                           64
        D. Aplikasi Diskon dan Premi                                                  65
        E. Prosedur Penilaian                                                         65
        F. Independensi Penilai                                                       65

IX.     PENILAIAN

        A. Premi Pengendalian (Premium for Control), Diskon Tanpa Pengendalian
           (Discount for Lack of Control) dan Diskon Likuiditas Pasar (Discount for
           Lack of Marketabilities)                                                   66
        B. Nilai Pasar Objek Penilaian                                                67
        C. Nalagenetics Pte. Ltd.                                                     86
        D. PT Nalagenetik Riset Indonesia                                             88
        E. PT Morula Bunda Dewata                                                     90




                                            xxii
Page 24
                                   DAFTAR TABEL

                                                                 HALAMAN

Tabel 1    Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                          7

Tabel 2    Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                         26

Tabel 3    Laporan Posisi Keuangan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2019 – 2023              27

Tabel 4    Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           Tanggal 30 Juni 2024 dan
           untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023                   28

Tabel 5    Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Dunia                   29

Tabel 6    Pertumbuhan Inflasi                                       30

Tabel 7    Pertumbuhan Suku Bunga Bank Sentral                       31

Tabel 8    Kontributor Inflasi Terbesar Berdasarkan Provinsi         33

Tabel 9    Pendapatan Alat Kesehatan di Indonesia
           Tahun 2023 – 2025                                         38

Tabel 10   Laporan Posisi Keuangan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2019 – 2023              40

Tabel 11   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           tanggal 30 Juni 2024 dan
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023                   45

Tabel 12   Laporan Arus Kas
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           tanggal 30 Juni 2024 dan
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023                   47


                                          xxiii
Page 25
                                                                           HALAMAN

Tabel 13   Rasio-rasio Keuangan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2019 – 2023                        50

Tabel 14   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2019 – 2023                        52

Tabel 15   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           tanggal 30 Juni 2024 dan
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023                             53

Tabel 16   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasia
           PT Prodia Widhyahusada Tbk
           Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2019 – 2023                        54

Tabel 17   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
           PT Prodia Widhyahusada Tbk
           Untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023                             55

Tabel 18   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
           Australian Clinical Labs Ltd.
           Per 30 Juni 2019 – 2023                                             56

Tabel 19   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
           Australian Clinical Labs Ltd.
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 30 Juni 2019 – 2023                                 57

Tabel 20   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
           Malaysian Genomics Resources Centre Berhad
           Per 31 Maret 2024 dan 30 Juni 2019 – 2023                           57

Tabel 21   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
           Malaysian Genomics Resources Centre Berhad
           Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 30 Juni 2019 – 2023                                 58


                                        xxiv
Page 26
                                                                     HALAMAN

Tabel 21   Proyeksi Pendapatan Neto
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2024 dan
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034                       69

Tabel 22   Proyeksi Beban Pokok Pendapatan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2024 dan
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034                       70

Tabel 23   Proyeksi Laporan Laba Rugi Komprehensif
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2024 dan
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034                       73

Tabel 24   Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
           Per 31 Desember 2024 – 2034                                   73

Tabel 25   Proyeksi Arus Kas Bersih
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           tanggal 31 Desember 2024 dan
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2034                       75

Tabel 26   Indikasi Nilai Kini Operasi
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 30 Juni 2024                                              79

Tabel 27   Nilai Pasar 100,00% Saham
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Metode Diskonto Arus Kas
           Per 30 Juni 2024                                              80

Tabel 28   Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 1                 82

Tabel 29   Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 2                 82

Tabel 30   Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 3                 82

Tabel 31   Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 4 dan No. 5       82


                                        xxv
Page 27
                                                                 HALAMAN

Tabel 32   Data Angka Pengali Perusahaan Pembanding
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                         83

Tabel 33   Nilai Pasar 100,00% Saham
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
           Per 30 Juni 2024                                          84

Tabel 34   Rekonsiliasi Nilai
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 30 Juni 2024                                          85




                                       xxvi
Page 28
                                 DAFTAR GRAFIK

                                                                          HALAMAN

Grafik 1   Perkembangan Suku Bunga Bank Indonesia                             32

Grafik 2   Perkembangan Inflasi Berdasarkan Indeks Harga Konsumen
           di Indonesia                                                       34

Grafik 3   Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Asing           35

Grafik 4   Pendapatan Laboratorium Medis dan Diagnostik
           di Amerika Serikat                                                 36

Grafik 5   Proyeksi Nilai Pasar Lyaanan Laboratorium Kesehatan di Dunia
           Tahun 2024 – 2028                                                  37

Grafik 6   Proyeksi Pendapatan Neto
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Tahun 2024 – 2034                                                  70

Grafik 7   Proyeksi Beban Pokok Pendapatan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Tahun 2024 – 2034                                                  71




                                        xxvii
Page 29
                                     LAMPIRAN

                                                                   HALAMAN

Lampiran A   Nilai Pasar 100,00% Saham
             PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
             Metode Diskonto Arus Kas
             Per 30 Juni 2024                                          93

Lampiran B   Nilai Pasar 100,00% Saham
             PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
             Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
             Per 30 Juni 2024                                          94

Lampiran C   Rekonsiliasi Nilai
             PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
             Per 30 Juni 2024                                          95

Lampiran D   Indikasi Nilai Pasar 1,58% Saham
             Nalagenetik Pte. Ltd.
             Metode Penyesuaian Aset Bersih
             Per 30 Juni 2024                                          96

Lampiran E   Indikasi Nilai Pasar 99,99% Saham
             PT Nalagenetik Riset Indonesia
             Metode Penyesuaian Aset Bersih
             Per 30 Juni 2024                                          97

Lampiran F   Indikasi Nilai Pasar 5,00% Saham
             PT Morula Bunda Dewata
             Metode Penyesuaian Aset Bersih
             Per 30 Juni 2024                                          98




                                        xxviii
Page 30
I.     RINGKASAN EKSEKUTIF

I.A.   Alasan dan Latar Belakang

       PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”)
       merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
       company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang
       lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan
       pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar
       diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata,
       bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan penunjang
       medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam menyediakan
       aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku
       Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat 10350, dengan
       nomor telepon: (021) 1500 358 dan email: info@diagnos.co.id.

       Dalam upaya mengembangkan bisnis dan meningkatkan layanan Perseroan
       kepada masyarakat, Perseroan telah mengidentifikasi peluang signifikan untuk
       memperluas pasar dan peluang bisnis Perseroan. Saat ini, Perseroan telah
       berhasil menghasilkan pendapatan substansial, baik dari pelanggan setia di
       bawah Grup Bundamedik maupun dari institusi kesehatan atau rumah sakit lain
       yang bekerja sama erat dengan Perseroan. Dengan melayani lebih dari
       6.000 pasien setiap minggunya melalui operasi offline Perseroan yang tersebar di
       28 laboratorium di 10 kota berbeda, Perseroan menyadari bahwa integrasi
       teknologi ke dalam layanan Perseroan adalah kunci untuk memperluas jangkauan
       layanan Perseroan dan memperbesar ukuran pasar Perseroan.

       Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.926.750 lembar atau
       setara dengan 97,96% saham Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “ARSG”) dari
       para pemegang saham ARSG (selanjutnya disebut “Investor”), yang seluruhnya
       merupakan pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan dengan rincian
       sebagai berikut:

       •   Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham
           atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor (selanjutnya disebut
           “Rencana Pembelian Saham”); dan

       •   Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham
           atau setara dengan 88,17% saham ARSG (selanjutnya disebut “Saham
           ARSG”) dari Investor dengan (selanjutnya disebut “Rencana Akuisisi”).




                                        1
Page 31
ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
Singapura. Ruang lingkup kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang
penelitian dan pengembangan eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan
ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen
Perseroan, pada tanggal 30 Juni 2024, ARSG memiliki penyertaan saham pada
PT Asa Ren Global Nusantara (selanjutnya disebut “ARGN”) dengan kepemilikan
sebesar 99,99%.

ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang
informasi dan komunikasi, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan
manusia dan aktivitas sosial.

Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk
melakukan penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu
atas saham dalam portepel Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 14/POJK.04/2019 tanggal 30 April 2019 tentang
“Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015
tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu” (selanjutnya disebut “POJK 14/2019”), dimana
dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju mengikatkan diri
untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan, yang akan diperhitungkan
sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng)
(selanjutnya disebut “Rencana PMDHMETD”).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Pembelian Saham, Rencana Akusisi dan Rencana PMDHMETD merupakan satu
kesatuan transaksi yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan
selanjutnya secara bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”.

Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan
genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam
memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan.
Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan mitra teknologi yang
sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa yang saat ini sedang
dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia untuk merevolusi
industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa
yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan
Rencana Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut
dapat meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.




                                  2
Page 32
Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG
akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan,
dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga
dapat mengoptimalkan biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG
memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda, namun akan saling melengkapi
kelemahan dan kekuatan masing-masing, sehingga menciptakan efisiensi biaya
yang mana berguna untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di
masa depan.

Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi
sejalan dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar
Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan
yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya
sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja
keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai tambah
bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG
terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat
meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan
datang.

Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
    keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang
    tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan
    terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos
    Genomics yang dapat memberikan fasilitas pemeriksaan genetik yang
    digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan
    kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap pasien,
    Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
    utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang
    tangkas dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar
    mampu meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.




                                   3
Page 33
•   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
    meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
    pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
    penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
    dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan mitra
    teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa yang
    saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia
    untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat menumbuhkan
    layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini,
    Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana Transaksi, dimana
    Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan sinergi
    Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan diperoleh
    Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan
    pada masa yang akan datang.

•   Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
    ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
    bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
    sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional Perseroan.
    Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda, namun akan
    saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing, sehingga
    menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk mendukung
    pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.

•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
    dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang
    kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan
    dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan yang
    lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya
    sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja
    keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai
    tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
    melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
    melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham
    ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran
    modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini akan memberikan
    kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi atas biaya transaksi
    dan waktu.




                                 4
Page 34
•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
    tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG
    terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat
    meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang
    akan datang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi, sebagaimana diatur dalam
Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan” (selanjutnya disebut
“POJK 42/2020”).

Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi material, sehingga Perseroan
harus memenuhi Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020
tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha” (selanjutnya disebut
“POJK 17/2020”).

Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas
saham dilakukan dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain
selain uang dimaksud wajib memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk
menentukan nilai wajar dari bentuk lain selain uang yang digunakan sebagai
penyetoran dan kewajaran transaksi penyetoran atas saham dalam bentuk lain
selain uang.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran
atas saham dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019
mensyaratkan adanya laporan penilaian saham dan laporan pendapat kewajaran
(fairness opinion) atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka
Perseroan menunjuk penilai independen, Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya
disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya disebut “KR” atau “kami”) untuk
melakukan penilaian atas nilai pasar 100,00% saham Perseroan.

Mengingat Perseroan adalah perusahaan terbuka yang sahamnya dapat
diperjualbelikan di pasar modal, maka saham Perseroan bersifat likuid.




                                   5
Page 35
I.B.   Objek serta Tujuan dan Maksud Penilaian

       Objek yang dinilai dalam penilaian ini adalah nilai pasar 100,00% saham
       Perseroan (selanjutnya disebut “Objek Penilaian”).

       Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen
       tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah
       dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 30 Juni 2024.

       Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari
       Objek Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan
       pertimbangan oleh manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana
       Transaksi serta untuk memenuhi POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.

       Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam
       Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan
       Penilaian Bisnis di Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK
       35/2020”) serta Standar Penilaian Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310,
       SPI320, SPI330 (selanjutnya disebut “SPI”).

I.C.   Premis Penilaian

       Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis
       penilaian bahwa Perseroan adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.

I.D.   Independensi Penilai

       Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa
       adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
       pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memiliki kepentingan
       ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan
       penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
       manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
       nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan KR hanya menerima
       imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240719-003 tanggal 19 Juli 2024
       yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.

I.E.   Tanggal Efektif Penilaian

       Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal
       30 Juni 2024. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan
       penilaian serta dari data keuangan Perseroan yang kami terima. Data keuangan
       tersebut berupa laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang
       berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang menjadi dasar penilaian ini.




                                         6
Page 36
I.F.     Profil PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk

         Perseroan didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Agustus 2007 dalam
         rangka Undang- Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968
         berdasarkan Akta No. 17 tanggal 29 Agustus 2007, dari Martinef, S.H., M.Si.,
         Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan
         Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
         No. C-02387 HT.01.01-TH.2007 Tahun 2007 tanggal 6 November 2007.

         Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
         dengan Akta No. 34 tanggal 19 Juni 2023 dari Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di
         Jakarta, mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang
         Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan. Perubahan ini telah disetujui
         oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
         Keputusan No. AHU-AH.01.03-0084623 tanggal 27 Juni 2023.

         Kantor pusat Perseroan beralamat di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro
         Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat 10350, dengan 30 outlet
         diantaranya termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat, Denpasar,
         Padang, Batam dan Makassar.

I.F.1.   Struktur Permodalan

         Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
         tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:

         Tabel 1
         PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
         Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham

                                                                                             (Dalam Rupiah)
                                                                          Persentase
                     Pemegang Saham                    Jumlah Saham                        Jumlah Modal
                                                                          Kepemilikan
         PT Bundamedik Tbk                                 515.000.000            41,20%     12.875.000.000
         PT Bunda Investama Indonesia                      485.000.000            38,80%     12.125.000.000
         Masyarakat                                        250.000.000            20,00%      6.250.000.000
         Jumlah                                           1.250.000.000          100,00%     31.250.000.000




                                                   7
Page 37
I.F.2.   Struktur Pengurus

         Susunan Dewan Komisaris dan                Direksi   Perseroan     pada   tanggal
         30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama                       :   Ivan Rizal Sini
         Komisaris                             :   Nurhadi Yudiantho
         Komisaris Independen                  :   Martinus Eliatulo Zega


         Direksi
         Direktur Utama                        :   Mesha Rizal Sini
         Direktur                              :   Renobulan Rizal Sini
         Direktur                              :   Dilly Dwiasri
         Direktur                              :   Fergus Richard

I.F.3.   Kegiatan Usaha

         Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
         menyediakan pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan,
         pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
         bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
         penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam
         menyediakan aktivitas klinik swasta.

I.G.     Definisi Nilai yang Digunakan

         Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan
         terbuka, maka dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.

         Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk
         digunakan dalam penilaian ini adalah nilai pasar, dimana berdasarkan POJK
         35/2020, nilai pasar didefinisikan sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat
         diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian,
         antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual,
         dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak,
         di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
         dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.




                                           8
Page 38
I.H.   Pendekatan Penilaian yang Digunakan

       Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis
       internal akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis
       historis atas laporan posisi keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif
       Perseroan, pengkajian atas kondisi operasi dan manajemen serta sumber daya
       yang dimiliki Perseroan. Prospek Perseroan di masa yang akan datang kami
       evaluasi berdasarkan rencana usaha serta proyeksi laporan keuangan yang
       diberikan oleh manajemen yang telah kami kaji kewajaran dan konsistensinya.
       Analisis eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal
       yang dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
       singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.

       Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar
       suatu “business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi
       keuangan dan laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya
       diperlukan penyesuaian terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan
       normalisasi keuntungan laporan laba rugi komprehensif yang biasanya disusun
       oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun nilai buku suatu
       perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan laba
       rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis
       yang dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian
       tersebut.

I.I.   Metode Penilaian yang Digunakan

       Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
       diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode penyesuaian aset
       bersih (adjusted net asset method), dan metode pembanding perusahaan tercatat
       di bursa efek (guideline publicly traded company method).

       Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
       dilaksanakan oleh Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai
       dengan perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Dalam melaksanakan
       penilaian dengan metode ini, operasi Perseroan diproyeksikan sesuai dengan
       perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Arus kas yang dihasilkan
       berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto yang
       sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus kas
       tersebut.

       Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari
       semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai
       pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai
       pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan
       kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai pasar seluruh aset
       (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai pasar liabilitas.




                                          9
Page 39
         Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian
         ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
         mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
         diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai
         data perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh Perseroan.

         Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai
         untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak
         manajemen Perseroan. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya
         pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang
         berbeda.

         Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi
         dengan melakukan pembobotan.

I.J.     Ringkasan Hasil Penilaian

         Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ringkasan hasil penilaian kami adalah
         sebagai berikut:

I.J.1.   Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Diskonto Arus
         Kas

         Berdasarkan metode diskonto arus kas, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
         100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
         Rp 707,08 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
         100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 636,37 miliar. Dengan demikian,
         nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode diskonto arus kas
         adalah sebesar Rp 636,37 miliar.

I.J.2.   Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Perusahaan
         Tercatat di Bursa Efek

         Berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, diperoleh
         hasil bahwa indikasi nilai pasar 100,00% saham Perseroan sebelum diskon
         likuiditas pasar adalah sebesar Rp 327,36 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar
         sebesar 10,00%, maka nilai pasar 100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp
         294,63 miliar. Dengan demikian, nilai pasar 100,00% saham Perseroan
         berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek adalah
         sebesar Rp 294,63 miliar.

I.J.3.   Rekonsiliasi Nilai

         Untuk mendapatkan nilai pasar yang mewakili nilai dari kedua metode penilaian
         yang digunakan, dilakukan rekonsiliasi dengan terlebih dahulu melakukan
         pembobotan terhadap nilai pasar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut,
         masing-masing dengan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan
         10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.




                                            10
Page 40
       Alasan kami memberikan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan
       10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, yaitu karena
       data dan informasi yang digunakan pada metode diskonto arus kas yang kami
       gunakan untuk menentukan nilai pasar Objek Penilaian merupakan data dan
       informasi yang memiliki tingkat kehandalan yang lebih memadai dibandingkan
       dengan data dan informasi yang digunakan pada metode pembanding perusahaan
       tercatat di bursa efek.

       Berdasarkan hasil rekonsiliasi tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai pasar Objek
       Penilaian adalah sebesar Rp 602,20 miliar.

       Sehubungan dengan penilaian ini, kami ingin menekankan bahwa nilai pasar yang
       dihitung dengan metode diskonto arus kas didasarkan atas asumsi-asumsi
       mengenai tingkat pendapatan, beban, dan akun-akun laporan posisi keuangan
       yang dikembangkan pihak manajemen Perseroan melalui analisis atas kinerja
       historis dan pernyataan manajemen Perseroan mengenai rencana-rencana untuk
       masa yang akan datang sebelum Rencana Transaksi. Kami melakukan
       penelaahan atas asumsi-asumsi tersebut dan menurut pendapat kami,
       asumsi-asumsi tersebut wajar. Akan tetapi, kami tidak bertanggung jawab atas
       pencapaian asumsi-asumsi tersebut. Setiap perubahan dari asumsi-asumsi ini
       akan mempengaruhi perhitungan nilai Objek Penilaian. Karena tidak ada kepastian
       bahwa dasar-dasar dan asumsi-asumsi tersebut akan terealisasi, kami tidak dapat
       memberikan jaminan bahwa hasil-hasil yang diproyeksikan akan tercapai.

I.K.   Kesimpulan Penilaian

       Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima
       dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi
       penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
       30 Juni 2024 adalah sebesar Rp 602,20 miliar.

       Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi
       yang kami peroleh dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang
       relevan dengan penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi tersebut
       adalah benar dan bahwa tidak ada keadaan atau hal-hal yang tidak terungkap
       yang akan mempengaruhi nilai pasar tersebut secara material.

       Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab
       kami kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum
       kepemilikan, kewajiban utang dan/atau sengketa atas Perseroan. Kami tegaskan
       pula bahwa kami tidak memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini
       maupun di masa mendatang dan imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian
       Perseroan tidak tergantung pada nilai yang dilaporkan.




                                        11
Page 41
II.     DESKRIPSI PENUGASAN

II.A.   Alasan dan Latar Belakang

        Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka
        (publicly-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
        Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam
        menyediakan pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan,
        pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
        bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
        penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam
        menyediakan aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili di Gedung Graha
        Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng,
        Jakarta Pusat 10350, dengan nomor telepon: (021) 1500 358 dan
        email: info@diagnos.co.id.

        Dalam upaya mengembangkan bisnis dan meningkatkan layanan Perseroan
        kepada masyarakat, Perseroan telah mengidentifikasi peluang signifikan untuk
        memperluas pasar dan peluang bisnis Perseroan. Saat ini, Perseroan telah
        berhasil menghasilkan pendapatan substansial, baik dari pelanggan setia di
        bawah Grup Bundamedik maupun dari institusi kesehatan atau rumah sakit lain
        yang bekerja sama erat dengan Perseroan. Dengan melayani lebih dari
        6.000 pasien setiap minggunya melalui operasi offline Perseroan yang tersebar di
        28 laboratorium di 10 kota berbeda, Perseroan menyadari bahwa integrasi
        teknologi ke dalam layanan Perseroan adalah kunci untuk memperluas jangkauan
        layanan Perseroan dan memperbesar ukuran pasar Perseroan.

        Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana Pembelian Saham dan
        Rencana Akuisisi.

        ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
        (privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
        Singapura. Ruang lingkup kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang
        penelitian dan pengembangan eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan
        ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen
        Perseroan, pada tanggal 30 Juni 2024, ARSG memiliki penyertaan saham pada
        ARGN dengan kepemilikan sebesar 99,99%.

        ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
        (privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
        Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang
        informasi dan komunikasi, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan
        manusia dan aktivitas sosial.




                                         12
Page 42
Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk
melakukan Rencana PMDHMETD sebagaimana diatur dalam POJK 14/2019,
dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju mengikatkan
diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan, yang akan
diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain
uang (inbreng).

Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan
genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam
memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan.
Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan mitra teknologi yang
sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa yang saat ini sedang
dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia untuk merevolusi
industri kesehatan dan dapat menumbuhkan layanan-layanan produk dan jasa
yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan
Rencana Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut
dapat meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan ARSG
akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara bersamaan,
dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan sumber daya sehingga
dapat mengoptimalkan biaya operasional Perseroan. Perseroan dan ARSG
memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda, namun akan saling melengkapi
kelemahan dan kekuatan masing-masing, sehingga menciptakan efisiensi biaya
yang mana berguna untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan bisnis di
masa depan.

Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi
sejalan dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar
Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan
yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya
sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja
keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai tambah
bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG
terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat
meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan
datang.




                                 13
Page 43
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
    keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang
    tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan
    terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos
    Genomics yang dapat memberikan fasilitas pemeriksaan genetik yang
    digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan
    kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap pasien,
    Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
    utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang
    tangkas dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar
    mampu meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.

•   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
    meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
    pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
    penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
    dimiliki Perseroan. Perseroan berpandangan bahwa ARSG merupakan mitra
    teknologi yang sempurna bagi Perseroan. Perseroan percaya pada apa yang
    saat ini sedang dilakukan ARSG, yaitu menggunakan data genetik Indonesia
    untuk merevolusi industri kesehatan dan dapat menumbuhkan
    layanan-layanan produk dan jasa yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini,
    Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana Transaksi, dimana
    Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan sinergi
    Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan diperoleh
    Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan
    pada masa yang akan datang.

•   Dengan melakukan Rencana Transaksi, kerjasama antara Perseroan dan
    ARSG akan memungkinkan penggunaan sumber daya-sumber daya secara
    bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis dalam pemanfaatan
    sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional Perseroan.
    Perseroan dan ARSG memiliki kapabilitas bisnis yang berbeda, namun akan
    saling melengkapi kelemahan dan kekuatan masing-masing, sehingga
    menciptakan efisiensi biaya yang mana berguna untuk mendukung
    pengembangan bisnis Perseroan bisnis di masa depan.

•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
    dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang
    kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan
    dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan yang
    lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya
    sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja
    keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai
    tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.




                                  14
Page 44
•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
    melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
    melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham
    ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran
    modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini akan memberikan
    kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi atas biaya transaksi
    dan waktu.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
    tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG
    terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat
    meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang
    akan datang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi, sebagaimana diatur dalam
POJK 42/2020.

Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi material, sehingga Perseroan
harus memenuhi POJK 17/2020.

Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas
saham dilakukan dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain
selain uang dimaksud wajib memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk
menentukan nilai wajar dari bentuk lain selain uang yang digunakan sebagai
penyetoran dan kewajaran transaksi penyetoran atas saham dalam bentuk lain
selain uang.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran
atas saham dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019
mensyaratkan adanya laporan penilaian saham dan laporan pendapat kewajaran
(fairness opinion) atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka
Perseroan menunjuk penilai independen, KR untuk melakukan penilaian atas
Objek Penilaian.

Mengingat Perseroan adalah perusahaan terbuka yang sahamnya dapat
diperjualbelikan di pasar modal, maka saham Perseroan bersifat likuid.




                                  15
Page 45
II.B.   Tujuan dan Maksud Penilaian

        Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen
        tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah
        dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 30 Juni 2024.

        Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari
        Objek Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan
        pertimbangan oleh manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana
        Transaksi serta untuk memenuhi POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.

        Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam
        POJK 35/2020 serta SPI.

II.C.   Definisi Nilai yang Digunakan

        Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan
        terbuka, maka dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.

        Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk
        digunakan dalam penilaian ini adalah nilai pasar, dimana berdasarkan POJK
        35/2020, nilai pasar didefinisikan sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat
        diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian,
        antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual,
        dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak,
        di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
        dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.

II.D.   Tanggal Efektif Penilaian

        Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal
        30 Juni 2024. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan
        penilaian serta dari data keuangan Perseroan yang kami terima. Data keuangan
        tersebut berupa laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang
        berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang menjadi dasar penilaian ini.




                                         16
Page 46
II.E.   Data dan Informasi yang Digunakan

        Dalam melakukan penilaian untuk memperkirakan nilai pasar Objek Penilaian,
        kami telah menelaah, mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan
        prosedur atas data dan informasi sebagai berikut:

        1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Rencana Transaksi yang disusun
           oleh manajemen Perseroan;

        2. Laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada
           tanggal 30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
           (selanjutnya disebut “KAP”) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
           (selanjutnya disebut “TSFBR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
           No. 00098/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024
           dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

        3. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang
           dalam laporannya No. 00008/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/III/2024 tanggal
           27 Februari 2023 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

        4. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang
           dalam laporannya No. 00030/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal
           29 Maret 2023 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

        5. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang
           dalam laporannya No. 00032/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/III/2022 tanggal
           28 Maret 2022 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;

        6. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi,
           Tjahjo & Rekan (selanjutnya disebut “KNMTR”) sebagaimana tertuang dalam
           laporannya     No.      00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021     tanggal
           22 Maret 2021 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

        7. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2019 sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan
           untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit
           oleh    KAP    KNMTR       sebagaimana     tertuang  dalam    laporannya
           No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan
           pendapat wajar tanpa pengecualian;

        8. Proyeksi laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang
           berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2025 – 2038 yang disusun oleh manajemen
           Perseroan;




                                        17
Page 47
9. Laporan keuangan Nalagenetics Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “NPL”) untuk
   periode enam yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang telah
   dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk
   periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang telah
   diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00098/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024
   dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

10. Laporan keuangan PT Nalagenetik Riset Indonesia (selanjutnya disebut “NRI”)
    untuk periode enam yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang telah
    dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk
    periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang telah
    diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya
    No. 00098/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024
    dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

11. Laporan keuangan PT Morula Bunda Dewata (selanjutnya disebut “MBD”)
    untuk periode enam yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang telah
    dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk
    periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 yang telah
    diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya
    No. 00098/3.0423/AU.1/10/1042-3/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024
    dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

12. Laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 30 Juni 2024 yang
    disusun oleh KJPP KR sebagaimana tertuang dalam laporannya
    No. 00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024;

13. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta
    Notaris No. 34 tanggal 19 Juni 2023 yang dibuat oleh Rahayu Ningsih S.H.,
    mengenai perubahan mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar
    Perseroan tentang Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan;

14. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Fergus Richard
    dengan posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal
    lain yang terkait dengan Rencana Transaksi;

15. Tarif pajak yang diberlakukan atas Perseroan adalah berdasarkan laba kena
    pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak
    yang berlaku umum, yaitu sebesar 22,00% untuk tahun 2024 – 2034;

16. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang
    relevan untuk penugasan;

17. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik,
    antara lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website
    Bursa Efek Indonesia, dan Bloomberg;




                                 18
Page 48
18. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara
    lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek
    Indonesia, dan Bloomberg;

19. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik,
    antara lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website
    Bursa Efek Indonesia, dan Bloomberg;

20. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi; dan

21. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik
    dan hasil analisis lain yang kami anggap relevan.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan
informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang
tersedia secara umum dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran
informasi-informasi tersebut.

Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Perseroan.
Jasa-jasa yang kami berikan kepada Perseroan hanya merupakan penilaian atas
Objek Penilaian dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan
kami yang berkaitan dengan penilaian tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan
merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak
dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau
pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak
mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya yang dilakukan
Perseroan.




                                 19
Page 49
II.F.     Informasi Non-Keuangan

II.F.1.   Produk dan/atau Jasa yang Dihasilkan

          Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan
          pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar
          diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata,
          bank darah bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan penunjang
          medik lainnya. Saat ini, Perseroan memiliki total sebaran sebanyak 30 outlet
          diantaranya termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat, Denpasar,
          Padang, Batam dan Makassar. Perseroan mulai beroperasi secara operasional
          sejak tahun 2008. Dengan demikian, jasa yang dihasilkan oleh Perseroan adalah
          layanan penunjang kesehatan sebagai berikut:

          •   Laboratorium X-Ray;
          •   Laboratorium pemeriksaan darah;
          •   Pemeriksaan kesehatan homecare;
          •   Laboratorium patologi klinik;
          •   Laboratorium patologi anatomi; dan
          •   Laboratorium genetik.

II.F.2.   Pasar Geografis

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis Perseroan meliputi Pulau
          Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Bali, dan Pulau Sulawesi.

II.F.3.   Pemasok Utama dan Pelanggan Kunci

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pemasok utama Perseroan adalah
          sebagai berikut:

          •   PT Roche Indonesia;
          •   PT Pandu Biosains;
          •   PT Saba Indomedika;
          •   PT Anugrah Pharmindo Lestari; dan
          •   PT Anugrah Agron Medika.

          Selanjutnya, dalam menjalankan kegiatan usahanya, pelanggan kunci Perseroan
          adalah sebagai berikut:

          •   PT Bundamedik Tbk;
          •   PT Morula Indonesia;
          •   Institusi Pemerintah seperti Kementerian Sekretariat Presiden, Kementerian
              Luar Negeri, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan; dan
          •   Korporasi Swasta.




                                          20
Page 50
II.F.4.   Pesaing Usaha

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha Perseroan adalah sebagai
          berikut:

          •   PT Prodia Widyahusada Tbk;
          •   PT Simponi Sigmanera; dan
          •   PT Bio Medika.

II.F.5.   Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan
          Perseroan adalah sebagai berikut:

          •   Mengoptimalkan layanan Lab Genomic dan laboratorium medik yang tersedia;
          •   Memperbanyak dan memperluas jangkauan wilayah layanan Perseroan
              dengan menambah outlet dan jejaring Perseroan;
          •   Mengembangkan produk layanan laboratorium yang baru dengan bekerja
              sama dengan fasilitas-fasilitas Kesehatan;
          •   Melakukan kegiatan akreditasi terhadap mutu dan kualitas layanan Perseroan;
          •   Terbuka dan menerapkan perkembangan teknologi dalam layanan
              laboratorium; dan
          •   Melakukan kerjasama dengan penyedia layanan kesehatan, untuk
              mempercepat tumbuhnya jaringan Perseroan.

II.G.     Jenis Ekuitas

          Saham yang dimiliki Perseroan merupakan saham biasa, dimana setiap
          pemegang saham Perseroan memiliki 1 hak suara per lembar saham.




                                           21
Page 51
II.H.   Kondisi Pembatas dan Asumsi-Asumsi Pokok

        Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
        bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai
        dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.

        Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas
        didasarkan pada proyeksi laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh
        manajemen Perseroan. Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai
        asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun
        sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa yang akan datang.
        Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan tersebut
        agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan yang dinilai
        pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada
        penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan
        yang dinilai dan telah mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
        Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
        laporan keuangan berdasarkan kinerja historis Perseroan dan informasi
        manajemen Perseroan terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan tersebut.
        Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian Perseroan dan kesimpulan
        nilai akhir.

        Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi
        dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal
        penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi
        perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi
        yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung jawab untuk
        menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan (update) pendapat kami
        karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang
        terjadi setelah tanggal laporan ini.

        Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
        keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan
        informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang
        tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak
        menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan
        independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada
        jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta
        yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak
        lengkap atau menyesatkan.




                                        22
Page 52
        Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
        sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi
        tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami
        tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun
        segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang
        disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi sehingga data yang kami peroleh
        menjadi tidak lengkap dan/atau dapat disalahartikan.

        Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi
        yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar
        akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa
        perubahan terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil
        penilaian dan bahwa perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi
        dari laporan penilaian ini telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara
        yang profesional, kami tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan
        terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis
        tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan
        analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai
        dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer opinion
        dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
        bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan.

        Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan
        dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit,
        atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan
        tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam
        pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
        atau pelanggaran hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas
        status hukum Perseroan berdasarkan anggaran dasar Perseroan.

II.I.   Tingkat Kedalaman Investigasi

        Dalam menyusun laporan penilaian Objek Penilaian, KR diberikan kesempatan
        untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan laporan penilaian
        Objek Penilaian.




                                          23
Page 53
II.J.   Distribusi Laporan Penilaian

        Penilaian ini hanya ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam
        kaitannya dengan Rencana Transaksi serta tidak dapat digunakan atau dikutip
        untuk tujuan lain tanpa adanya izin tertulis dari KR dan/atau tidak untuk digunakan
        oleh pihak lain.

        Penilaian ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
        umum bisnis dan keuangan, serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak
        bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami
        karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Walaupun
        demikian, kami memiliki hak untuk, jika diperlukan, mengubah atau melengkapi
        hasil dari laporan ini jika terdapat tambahan informasi yang relevan setelah tanggal
        laporan ini yang kami anggap dapat berpengaruh secara signifikan terhadap hasil
        penilaian kami. Laporan penilaian ini hanya dipersiapkan untuk dapat
        dipergunakan sesuai dengan tujuan yang telah disebutkan di atas dan tidak dapat
        dipergunakan untuk tujuan lainnya.

        Pendapat yang kami sampaikan di sini harus dipandang sebagai satu kesatuan
        bersama dengan laporan lengkap yang telah kami siapkan. Penggunaan sebagian
        analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan
        analisis dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan.

II.K.   Jenis Laporan

        Jenis laporan penilaian 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk ini
        merupakan laporan terinci.

II.L.   Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)

        Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal
        penilaian, yaitu tanggal 30 Juni 2024, sampai dengan tanggal diterbitkannya
        laporan penilaian 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk tidak
        terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian (subsequent events) yang
        secara signifikan dapat mempengaruhi penilaian nilai pasar Objek Penilaian.




                                          24
Page 54
III.     PENJELASAN SINGKAT MENGENAI OBJEK PENILAIAN

III.A.   Latar Belakang PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk

         Perseroan didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Agustus 2007 dalam
         rangka Undang- Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968
         berdasarkan Akta No. 17 tanggal 29 Agustus 2007, dari Martinef, S.H., M.Si.,
         Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan
         Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
         No. C-02387 HT.01.01-TH.2007 Tahun 2007 tanggal 6 November 2007.

         Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
         dengan Akta No. 34 tanggal 19 Juni 2023 dari Rahayu Ningsih, S.H. Notaris di
         Jakarta, mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang
         Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan. Perubahan ini telah disetujui
         oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
         Keputusan No. AHU-AH.01.03-0084623 tanggal 27 Juni 2023.

         Kantor pusat Perseroan beralamat di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro
         Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat 10350, dengan 30 outlet
         diantaranya termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat, Denpasar,
         Padang, Batam dan Makassar.

III.B.   Kegiatan Usaha

         Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
         menyediakan pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan,
         pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
         bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
         penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam
         menyediakan aktivitas klinik swasta.

III.C.   Manajemen

         Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024
         adalah sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama          :      Ivan Rizal Sini
         Komisaris                :      Nurhadi Yudiantho
         Komisaris Independen     :      Martinus Eliatulo Zega

         Direksi
         Direktur Utama           :      Mesha Rizal Sini
         Direktur                 :      Renobulan Rizal Sini
         Direktur                 :      Dilly Dwiasri
         Direktur                 :      Fergus Richard




                                          25
Page 55
III.D.   Kepemilikan Saham

         Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
         tanggal 30 Juni 2024 adalah sebagai berikut:

         Tabel 2
         PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
         Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham

                                                                                             (Dalam Rupiah)
                                                                          Persentase
                     Pemegang Saham                  Jumlah Saham                          Jumlah Modal
                                                                          Kepemilikan
         PT Bundamedik Tbk                                 515.000.000            41,20%     12.875.000.000
         PT Bunda Investama Indonesia                      485.000.000            38,80%     12.125.000.000
         Masyarakat                                        250.000.000            20,00%      6.250.000.000
         Jumlah                                           1.250.000.000          100,00%     31.250.000.000



III.E.   Data Keuangan Historis

         Laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada
         tanggal 30 Juni 2024 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar tanpa
         pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
         tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar
         tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
         pada tanggal 31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat
         wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang
         berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan
         pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain. Laporan keuangan Perseroan
         untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP
         KNMTR dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan
         Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
         sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang
         berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP KNMTR dengan
         pendapat wajar tanpa pengecualian.




                                                  26
Page 56
Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:
Tabel 3
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Laporan Posisi Keuangan
Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2019 - 2023

                                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)

                     Keterangan                30/06/24      31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20     31/12/19

ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank                                         8.264      10.245      28.011      44.720      16.538          1.393
Investasi jangka pendek                              1.401       1.696       2.543       6.507           -              -
Piutang usaha
  Pihak berelasi - neto                             30.798      28.551      29.909      16.971      26.594          7.414
  Pihak ketiga - neto                               12.840       9.729      12.513      24.759      24.222             19
Piutang lain-lain                                    6.969       6.972       7.033      32.209      30.457             18
Persediaan                                           3.631       5.142       6.567       7.760       5.813          2.123
Biaya dibayar di muka dan uang muka                 31.454      25.467      31.737      20.938       1.530            452
Pajak dibayar di muka                                  216           3          61           -           -              -
Jumlah Aset Lancar                                  95.575      87.805     118.373     153.864     105.154         11.420
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan                               2.156         1.031       1.020       1.012         763              -
Investasi saham                                   12.951        12.951       8.445           -           -              -
Beban dibayar dimuka jangka panjang                1.183         1.233       1.342           -           -              -
Aset tetap - neto                                150.274       140.443     106.387      80.360      15.079         16.365
Aset hak guna usaha - neto                        24.147        23.806       2.832       6.747       5.028              -
Aset tak berwujud - neto                           1.312           720         681           -           -              -
Aset tidak lancar lainnya                          2.736         3.486         857           -       6.550              -
Piutang lain-lain - pihak berelasi                     -             -           -           -           -         28.138
Beban tangguhan                                        -             -           -           -           -          3.300
Jumlah Aset Tidak Lancar                         194.758       183.670     121.563      88.119      27.421         47.802
JUMLAH ASET                                      290.333       271.475     239.936     241.983     132.575         59.222




                                               27
Page 57
                                                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                         30/06/24       31/12/23      31/12/22      31/12/21      31/12/20       31/12/19

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak berelasi                                                  775           346           390            92              -             -
  Pihak ketiga                                                 10.837         5.744         2.688         4.432         15.825         2.035
Utang lain-lain                                                     -             -           149             -          1.117         1.590
Utang pajak                                                       283           269           675        16.013         12.763         4.535
Beban akrual                                                    2.729         3.178         1.556         3.125            140           393
Uang muka pelanggan                                             8.788           652           894             -              -             -
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                      378           546           628           576            132           169
  Liabilitas sewa                                               4.495         3.710         1.811         2.390            635           393
  Utang bank                                                       63             -         1.701             -              -             -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                28.348        14.444        10.492        26.628         30.612         9.116
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja                                  2.731         2.156         1.686         3.103            708           512
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                      672         1.505           787           589            237           343
  Liabilitas sewa                                              20.471        21.004           409         2.888          1.273         2.584
  Utang bank                                                   34.938        30.000         9.358             -              -             -
Utang lain-lain - pihak berelasi                                6.776         6.776         6.776         6.974            678           201
Liabilitas pajak tangguhan                                          -             -             -             -              -             7
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                               65.588        61.441        19.016        13.554          2.896         3.646
JUMLAH LIABILITAS                                              93.936        75.885        29.508        40.182         33.508        12.763
EKUITAS
Modal saham                                                   31.250         31.250        31.250        31.250         25.000        25.000
Tambahan modal disetor                                        36.707         36.707        36.707        36.707             29            29
Penghasilan (kerugian) komprehensif lain                      (4.235)        (3.884)       (2.702)        1.335           (168)          (88)
Saldo laba                                                   132.676        131.518       145.173       132.509         74.205        21.519
JUMLAH EKUITAS                                               196.397        195.590       210.428       201.800         99.066        46.459
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                290.333        271.475       239.936       241.983       132.575         59.222



Tabel 4
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 - 2023

                                                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)
                                                           30/06/24       31/12/23      31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19
                       Keterangan
                                                          (6 Bulan)      (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
Pendapatan neto                                                81.046       145.696       192.886       302.182       183.171         51.338
Beban pokok pendapatan                                         45.000        85.899        97.881       151.681        96.461         31.330
Laba bruto                                                    36.045         59.797        95.006       150.500         86.710        20.008
Beban penjualan dan pemasaran                                 (4.280)        (9.745)      (12.994)      (13.078)        (1.974)       (1.085)
Beban umum dan administrasi                                  (31.533)       (64.161)      (66.574)      (56.195)       (17.750)       (5.749)
Pendapatan (beban) lain-lain - neto                             (183)           535         1.895         2.052            (11)         (531)
Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan              49       (13.573)       17.333        83.279         66.975        12.643
Manfaat (beban) pajak penghasilan                               1.109           (83)       (4.669)      (18.975)       (14.289)       (3.369)
Laba (rugi) periode/tahun berjalan                              1.158       (13.656)       12.665        64.304         52.687         9.275
Penghasilan (rugi) komprehensif lain                             (351)       (1.182)       (4.037)        1.503            (80)          (81)
Jumlah laba (rugi) komprehensif periode/tahun berjalan           807        (14.838)        8.628        65.806         52.607         9.194




                                                          28
Page 58
IV.       KONDISI DAN TINJAUAN EKONOMI

IV.A.     Tinjauan Ekonomi Dunia

          Meskipun prospek perekonomian menjadi lebih kuat, ketidakpastian pasar
          keuangan di dunia tetap tinggi. Berdasarkan laporan yang dipublikasikan oleh
          Bank Indonesia (BI) yang berjudul Tinjauan Kebijakan Moneter Juni 2024,
          pertumbuhan ekonomi di dunia pada tahun 2024 diperkirakan mengalami kenaikan
          dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya yaitu mencapai 3,20% dimana India,
          Tiongkok, dan Amerika Serikat (AS) memberikan kontribusi terbesar terhadap
          kenaikan tersebut disebabkan adanya peningkatan permintaan domestik maupun
          ekspor.

IV.A.1.   Produk Domestik Bruto
          Tabel 5
          Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Dunia

                                                                                                                   (Dalam %)
                                                                   Aktual                               Proyeksi
                         Keterangan
                                                    2020       2021      2022      2023       2024        2025      2026
          Dunia                                       (2,70)     6,50      3,50      3,30       3,10        3,10        3,10
          Negara Maju
           Amerika Serikat                            (2,20)     5,80      1,90      2,50       2,30        1,80        2,00
           Hong Kong                                  (6,50)     6,40     (3,70)     3,30       2,70        2,80        2,60
           Inggris                                   (10,40)     9,60      4,50      0,10       0,80        1,30        1,50
           Jepang                                     (4,20)     2,70      1,20      1,80       0,20        1,20        0,80
           Kanada                                     (5,00)     5,50      3,80      1,30       1,00        1,80        1,90
           Kawasan Eropa                              (6,10)     5,90      3,50      0,40       0,70        1,40        1,30
           Singapura                                  (3,90)     9,90      3,90      1,10       2,50        2,60        2,50
           Taiwan                                      3,40      6,60      2,60      1,30       3,80        2,60        2,60
           Australia                                  (2,10)     5,60      3,90      2,00       1,30        2,20        2,40
           Korea Selatan                              (0,70)     4,60      2,80      1,40       2,50        2,20        2,20
          Negara Berkembang
           Argentina                                  (9,90)    10,40      5,30      (1,60)     (3,3)       3,00        2,50
           India                                       3,90     (5,80)     9,70       7,00       N/A        7,00        6,70
           Indonesia                                  (2,00)     3,70      5,30       5,10      5,00        5,10        5,10
           Kolombia                                   (6,80)    11,00      7,50       0,60      1,50        2,60        3,00
           Malaysia                                   (5,60)     3,10      8,70       3,70      4,40        4,60        4,60
           Meksiko                                    (8,00)     4,70      3,90       3,20      2,00        1,80        2,00
           Mesir                                       3,60      3,30      6,70       3,80      3,00        4,20        4,50
           Tiongkok                                    2,20      8,40      3,00       5,20      4,90        4,50        4,20

          Sumber: Bloomberg


          Salah satu indikator pertumbuhan ekonomi adalah Produk Domestik Bruto (PDB)
          dimana PDB mengukur jumlah nilai produksi barang dan jasa dalam periode
          tertentu. Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2023 PDB
          di dunia mengalami kenaikan sebesar 3,30% yang menunjukkan bahwa ekonomi
          di dunia mengalami pertumbuhan yang signifikan. Negara-negara maju yang
          memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan PDB yaitu AS, Hong Kong,
          dan Australia masing-masing sebesar 2,50%, 3,30%, dan 2,00%. Sedangkan
          untuk negara-negara berkembang yaitu India, Indonesia, dan Tiongkok
          masing-masing sebesar 7,00%, 5,10%, dan 5,20%.




                                                        29
Page 59
          Selanjutnya, pada tahun 2024 PDB di dunia diperkirakan mengalami pertumbuhan
          sebesar 3,10% dimana negara-negara maju yang memberikan kontribusi terbesar
          yaitu AS, Hong Kong, Taiwan, dan Australia masing-masing sebesar 2,30%,
          2,70%, 3,80%, dan 2,50%. Sedangkan untuk negara berkembang yaitu Indonesia,
          Malaysia, dan Tiongkok masing-masing sebesar 5,00%, 4,40%, dan 4,90%.

IV.A.2.   Inflasi

          Inflasi merupakan indikator penting kondisi ekonomi secara keseluruhan dimana
          inflasi mengukur laju kenaikan harga barang dan jasa dalam periode tertentu.
          Dalam rangka memastikan stabilitas ekonomi serta mendukung perekonomian
          yang berkelanjutan, maka diperlukan adanya pemahaman maupun pengelolaan
          inflasi yang baik di suatu negara.
          Tabel 6
          Pertumbuhan Inflasi

                                                                                                   (Dalam %)
                                                       Aktual                           Proyeksi
                         Keterangan
                                        2020       2021      2022     2023     2024       2025      2026
          Dunia                           3,20       4,70      8,70     6,70     4,60       3,50       3,20
          Negara Maju
           Amerika Serikat                 1,20       4,70     8,00     4,10     3,00       2,40       2,30
           Hong Kong                       0,30       1,60     1,90     2,10     1,80       2,20       2,20
           Inggris                         0,90       2,60     9,10     7,40     2,60       2,20       2,00
           Jepang                          0,00      (0,30)    2,50     3,30     2,40       1,90       1,80
           Kanada                          0,70       3,40     6,80     3,90     2,50       2,20       2,00
           Kawasan Eropa                   0,30       2,60     8,40     5,50     2,40       2,10       2,00
           Singapura                      (0,20)      2,30     6,10     4,80     2,70       2,00       1,90
           Taiwan                         (0,20)      2,00     3,00     2,50     2,10       1,80       1,70
           Australia                       0,90       2,90     6,60     5,60     3,40       2,80       2,60
           Korea Selatan                   0,50       2,50     5,10     3,60     2,50       2,00       2,00
          Negara Berkembang
           Argentina                     42,70      48,10     70,70   127,90   230,00      66,40      41,80
           India                          6,60       5,10      6,70     5,70      N/A       4,50       4,50
           Indonesia                      2,00       1,60      4,20     3,70     2,90       3,00       2,90
           Kolombia                       2,50       3,50     10,20    11,80     6,60       4,10       3,60
           Malaysia                      (1,10)      2,50      3,40     2,50     2,50       2,50       2,30
           Meksiko                        3,40       5,70      7,90     5,60     4,50       3,80       3,80
           Mesir                          5,70       4,50      8,50    24,40    30,70      16,00       9,80
           Tiongkok                       2,50       0,90      2,00     0,20     0,60       1,50       2,00

          Sumber: Bloomberg


          Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2023 inflasi di dunia
          mengalami pertumbuhan sebesar 6,70%. Negara-negara maju yang memberikan
          kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan inflasi yaitu AS, Singapura, dan
          Australia masing-masing sebesar 4,10%, 4,80%, dan 5,60%. Sedangkan
          negara-negara berkembang yang memberikan kontribusi terbesar yaitu Argentina,
          Kolombia, dan Mesir masing-masing sebesar 127,90%, 11,80%, dan 24,40%.

          Selanjutnya, pada tahun 2024, inflasi di dunia mengalami pertumbuhan sebesar
          4,60% dibandingkan dengan tahun 2023 dimana negara maju yang memberikan
          kontribusi terbesar yaitu Australia sebesar 3,40% sedangkan untuk negara
          berkembang yaitu Argentina sebesar 230,00%.




                                            30
Page 60
IV.A.3.   Suku Bunga

          Suku bunga merupakan tingkat biaya atas keuntungan dari penggunaan uang
          yang biasanya dinyatakan sebagai persentase dari jumlah uang yang dipinjam
          maupun diinvestasikan. Melalui pengelolaan suku bunga yang baik maka dapat
          tercapai berbagai tujuan ekonomi, termasuk pertumbuhan ekonomi yang stabil,
          Tingkat inflasi yang terkendali, dan pasar keuangan yang sehat.
          Tabel 7
          Suku Bunga Bank Sentral

                                                                                                (Dalam %)
                                                    Aktual                           Proyeksi
                         Keterangan
                                       2020     2021      2022     2023     2024       2025      2026
          Negara Maju
           Amerika Serikat               0,25     0,25      4,50     5,50     5,00       3,95       3,45
           Hong Kong                     0,50     0,50      4,75     5,75      N/A        N/A        N/A
           Inggris                       0,10     0,25      3,50     5,25     4,65       3,55       3,15
           Jepang                        0,00     0,00      0,00     0,00     0,30       0,50       0,80
           Kawasan Eropa                 0,00     0,00      2,50     4,50     3,40       2,55       2,50
           Taiwan                        1,13     1,13      1,75     1,88     2,00       1,80       1,75
           Australia                     0,10     0,10      3,10     4,35     4,30        N/A        N/A
           Korea Selatan                 0,50     1,00      3,25     3,50     3,20       2,55       2,40
          Negara Berkembang
           Argentina                      N/A      N/A       N/A      N/A    40,00      28,15      27,65
           India                         4,00     4,00      6,25     6,50     6,20        N/A       5,75
           Indonesia                     3,75     3,50      5,50     6,00     6,05       5,25        N/A
           Kolombia                      1,75     3,00     12,00    13,00     8,75       5,95       5,45
           Malaysia                      1,75     1,75      2,75     3,00     3,00       2,90       3,00
           Meksiko                       4,25     5,50     10,50    11,25    10,00       8,00       7,00
           Mesir                         8,25     8,25     16,25    19,25      N/A        N/A        N/A
           Tiongkok                      3,85     3,80      3,65     3,45      N/A        N/A        N/A


          Sumber: Bloomberg


          Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2023 negara-negara
          maju yang mengalami pertumbuhan suku bunga tertinggi yaitu Inggris dan
          Kawasan Eropa masing-masing sebesar 1,75% dan 2,00%. Sedangkan untuk
          negara-negara berkembang yaitu Kolombia dan Mesir masing-masing sebesar
          1,00% dan 3,00%.

          Selanjutnya, pada tahun 2024 diperkirakan negara maju yang mengalami
          pertumbuhan suku bunga tertinggi yaitu Jepang sebesar 0,30% dan yang
          mengalami penurunan tertinggi yaitu AS dan Inggris masing-masing sebesar
          0,50% dan 0,60%. Sedangkan untuk negara berkembang yang mengalami
          kenaikan tertinggi yaitu Indonesia sebesar 0,05%.




                                          31
Page 61
IV.B.   Tinjauan Ekonomi Indonesia

        Adanya kombinasi kebijakan dari Pemerintah dan BI memicu pertumbuhan
        ekonomi di Indonesia menguat yang dipicu oleh pengeluaran rumah tangga dan
        individu untuk barang serta jasa didorong oleh daya beli yang terjaga maupun
        keyakinan konsumen yang menguat serta investasi yang meningkat yang
        mencakup pada sektor bangunan dan non-bangunan sejalan dengan kelanjutan
        proyek infrastruktur Pemerintah dalam investasi swasta.

IV.C.   Proyeksi Ekonomi Indonesia

        Pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada tahun 2024 diperkirakan berada dalam
        kisaran 4,70% - 5,50%. Selanjutnya, secara keseluruhan Neraca Pembayaran
        Indonesia (NPI) diperkirakan akan tetap stabil, dengan defisit transaksi berjalan
        berada dalam kisaran 0,10% - 0,90% dari PDB. Sementara itu, NPI diperkirakan
        akan mencatat surplus dipicu oleh peningkatan aliran masuk modal asing, baik
        melalui Penanaman Modal Asing maupun investari portofolio. Hal ini sejalan
        dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan
        imbal hasil investasi yang menjanjikan.

IV.D.   Tingkat Suku Bunga

        Kenaikan dan penurunan suku bunga perbankan dapat memiliki dampak signifikan
        terhadap perekonomian termasuk konsumsi, investasi, inflasi, dan stabilitas mata
        uang.

        Grafik 1
        Perkembangan Suku Bunga BI

         7,00%
                                                                    6,05%
         6,00%                                 5,50%                            5,25%
                                                        6,00%
         5,00%

         4,00%

         3,00%        3,75%       3,50%

         2,00%

         1,00%

         0,00%
                     2020      2021        2022        2023       2024*       2025*

        * Proyeksi
        Sumber: Bloomberg




                                          32
Page 62
        Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pergerakan suku bunga
        perbankan tahun 2023 sebesar 6,00% dan diperkirakan tahun 2024 dan 2025
        dalam kisaran angka yang cukup stabil masing-masing sebesar 6,05% dan 5,25%.

        Menurut laporan yang diperoleh dari BI, stabilnya suku bunga perbankan di
        Indonesia dipengaruhi oleh likuiditas perbankan yang memadai sejalan dengan
        kebijakan yang sudah diterapkan serta kebijakan transparansi suku bunga dasar
        kredit.

IV.E.   Inflasi

        Menurut laporan yang diperoleh dari BI, inflasi indeks harga konsumen pada bulan
        Mei 2024 tercatat sebesar 2,84% year over year (yoy) dimana presentasi tersebut
        mencerminkan lebih rendah dibanding April 2024 yaitu sebear 3,00% yoy.
        Penurunan tersebut disebabkan oleh inflasi inti dan inflasi administered prices
        yang masing-masing tercatat 1,93% yoy dan 1,52% yoy. Sementara itu, inflasi
        volatile food menurun dari 9,63% yoy menjadi 8,14% yoy seiring dengan
        meningkatnya produksi pangan akibat musim panen yang masih berlangsung
        serta adanya sinergi pengendalian inflasi yang efektif antara BI serta Pemerintah
        Pusat dan Daerah.

        Tabel 8
        Kontributor Inflasi Terbesar
        Berdasarkan Provinsi

                                            (Dalam %)

         No.         Keterangan              Inflasi

          1    Papua Tengah                       5,40
          2    Gorontalo                          4,90
          3    Papua Barat                        4,60
          4    Riau                               4,40
          5    Sumatera Utara                     4,30
          6    Sumatera Barat                     4,20
          7    Sulawesi Utara                     4,20
          8    Papua Selatan                      4,20
          9    Kepulauan Riau                     3,70
         10    Bengkulu                           3,70
         11    Jambi                              3,60
         12    Papua Pegunungan                   3,60

         Sumber: Tinjauan Kebijakan Moneter, Bank Indonesia


        Selanjutnya, untuk Provinsi di Indonesia dengan kontributor inflasi terbesar yaitu
        Papua Tengah, Gorontalo, Papua Barat, dan Riau masing-masing sebesar 5,40%,
        4,90%, 4,60%, dan 4,40%.




                                                   33
Page 63
        Grafik 2
        Perkembangan Inflasi Berdasarkan Indeks Harga Konsumen di Indonesia

                                               4,20%
         4,50%
                                                        3,70%
         4,00%
         3,50%                                                     2,90%
                                                                                 3,00%
         3,00%
         2,50%        2,00%
         2,00%
         1,50%
         1,00%                 1,60%
         0,50%
         0,00%
                     2020       2021       2022        2023        2024*       2025*

        * Proyeksi
        Sumber: Bloomberg


        Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, diperkirakan pertumbuhan
        inflasi pada tahun 2024 dan 2025 masing-masing adalah sebesar 2,90 dan 3,00%
        dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

IV.F.   Nilai Tukar Rupiah

        Menurut laporan yang diperoleh dari BI, nilai tukar rupiah Juni 2024 tetap terjaga
        meskipun mengalami penurunan sebesar 0,70% point to point. Melemahnya nilai
        tukar Rupiah disebabkan oleh tingginya ketidakpastian pasar global diantaranya
        menguatnya dolar AS dan ketegangan geopolitik. Pada masa mendatang
        diperkirakan nilai tukar Rupiah mengalami kestabilan sejaln dengan kebijakan BI
        dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar, didukung oleh aliran masuk modal
        asing, imbal hasil investasi yang menjajikan bagi investor, dan pertumbuhan
        ekonomi yang semakin membaik.




                                          34
Page 64
Grafik 3
Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Asing

   18.000
   17.000
   16.000
   15.000
   14.000
   13.000
   12.000
   11.000
   10.000
    9.000
    8.000           Q3/2024   Q4/2024        2025           2026
        EUR         17.496    17.388         17.304         17.402
        USD         16.200    16.100         15.450         15.400
        SGD         12.000    12.015         11.839         11.756



Sumber: Bloomberg


Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap Euro pada Q3/2024 – 2026 secara
berturut-turut diperkirakan sebesar Rp 17.496, Rp 17.388, Rp 17.304, dan
Rp 17.402.

Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap USD pada Q3/2024 – 2026 secara
berturut-turut diperkirakan sebesar Rp 16.200, Rp 16.100, Rp 15.450, dan
Rp 15.400.

Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap SGD pada Q3/2024 – 2026 secara
berturut-turut diperkirakan sebesar Rp 12.000, Rp 12.015, Rp 11.839, dan
Rp 11.756.




                              35
Page 65
V.     TINJAUAN INDUSTRI LABORATORIUM KESEHATAN

V.A.   Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Dunia

       Industri laboratorium kesehatan merupakan jenis industri yang berfokus pada
       penyediaan layanan diagnostik medis melalui berbagai tes laboratorium, seperti
       tes darah, tes urin, tes genetik, dan analisis lainnya. Industri ini memainkan peran
       penting dalam sistem perawatan kesehatan karena hasil dari tes-tes ini digunakan
       oleh dokter untuk mendiagnosis, merencanakan, dan memantau pengobatan bagi
       pasien. Industri ini juga mencakup laboratorium penelitian yang melakukan
       pengembangan teknologi diagnostik baru, serta laboratorium yang mendukung uji
       klinis untuk pengembangan obat-obatan.

       Grafik 4
       Pendapatan Laboratorium Medis dan Diagnostik di Amerika Serikat (AS)
       (Dalam miliar USD)

                  18,80
                  18,60
                  18,40
                  18,20
                  18,00
                  17,80
                  17,60
                  17,40
                                    Q/4 2023         Q/1 2024             Q/2 2024
             Pendapatan              17,87            17,92                18,67


       Sumber: U.S. Census Bureau


       Berdasarkan data yang diperoleh dari dari U.S. Census Bureau, jumlah
       pendapatan untuk laboratorium medis dan diagnostik di AS periode
       Q/1 2024 dan Q/2 2024 mengalami peningkatan masing-masing sebesar
       USD 0,05 miliar dan USD 0,75 miliar atau masing-masing setara dengan 0,28%
       dan 4,19%. Selanjutnya, berdasarkan data dari Fortune Business Insight dalam
       laporannya dengan judul U.S. Clinical Laboratory Services Market Size, Share &
       COVID-19 Impact Analysis, By Test Type, By Age, By Source of Payment, and By
       Service Provider, and Country Forecast, 2023-2030, peningkatan pendapatan
       laboratorium medis dan diagnostik AS terutama didorong oleh meningkatnya
       kebutuhan untuk melakukan tes diagnostik dini dan terjadinya peningkatan
       penyakit kronis pada masyarakat AS yang juga disertai dengan pertumbuhan yang
       pesat pada industri bioteknologi serta kesehatan di negara AS secara signifikan.




                                               36
Page 66
Grafik 5
Proyeksi Nilai Pasar Layanan Laboratorium Kesehatan di Dunia
(Dalam miliar USD)

            300,00

            250,00

            200,00

            150,00

            100,00

             50,00

              0,00
                          2024     2025        2026        2027         2028
         Nilai Pasar     233,95   245,68      258,09      271,24       285,18


Sumber : Precedence Research


Berdasarkan data yang diperoleh dari Precedence Research dalam laporannya
dengan judul Clinical Laboratory Service Market - Global Industry Analysis, Size,
Share, Growth, Trends, Regional Outlook and Forecast 2024 – 2033, secara
keseluruhan, pada tahun 2025 – 2028, nilai pasar layanan laboratorium kesehatan
di dunia diproyeksikan akan terus mengalami peningkatan masing-masing sebesar
USD 11,73 miliar, USD 12,41 miliar, USD 13,15 miliar, dan USD 13,94 miliar atau
masing-masing setara dengan 5,01%, 5,05%, 5,10%,dan 5,14%.

Peningkatan pasar laboratorium dunia dipicu oleh tingginya kebutuhan akan tes
diagnostik dan tingginya kasus penyakit kronis pada penduduk dunia, sementara
itu, adopsi teknologi canggih seperti otomatisasi untuk efisiensi biaya dan
menambah produktivitas turut mendorong pertumbuhan pasar laboratorium
kesehatan dunia dan menghadirkan layanan-layanan terkini untuk menjawab
kebutuhan pasar.




                                  37
Page 67
V.B.   Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Indonesia

       Peluang perkembangan suatu negara maju salah satunya ada pada kesehatan.
       Sebuah potensi untuk Indonesia menjadi negara maju karena adanya perolehan
       demografi dan sektor kesehatan yang memiliki peran yang sangat penting untuk
       mewujudkan hal tersebut. Salah satu pilar transformasi kesehatan yang telah
       dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah dengan
       melakukan penataan ulang laboratorium kesehatan yang ada di Indonesia.
       Laboratorium Kesehatan diklasifikasi menjadi laboratorium Kesehatan Medis dan
       Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas). Berbagai upaya tata ulang
       yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan menambah jumlah laboratorium
       hingga menambah kelengkapan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di
       Labkesmas.

       Tabel 9
       Pendapatan Alat Kesehatan di Indonesia
       Tahun 2023 - 2025

                                                                  (Dalam jutaan USD)

                        Deskripsi               2023          2024*       2025*

       Cardiology devices                            289,90     324,10       356,20
       Dental devices                                 17,26      19,19        21,15
       Diabetes care devices                         162,60     186,00       211,70
       Diagnostic imaging devices                    217,40     231,60       246,30
       Endoscopic devices                            114,40     124,80       135,60
       General & plastic surgery devices             112,80     121,30       130,60
       Ophthalmic devices                            163,30     179,30       195,20
       Orthopedic devices                            190,90     206,90       222,00
       Other medical devices                         747,70     810,30       871,40

       *) Proyeksi

       Sumber : Statista


       Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, jumlah pendapatan alat kesehatan
       di Indonesia pada tahun 2023 adalah sebesar USD 2,02 miliar. Alat kardiologi dan
       alat visual untuk diagnosik menjadi penyumbang pendapatan terbesar dengan
       persentasi sebesar 14,38% dan 10,78%. Jumlah pendapatan pada tahun 2024
       mengalami peningkatan sebesar USD 187,23 juta atau setara dengan 9,29%
       dibandingkan dengan jumlah pendapatan pada tahun 2023. Peningkatan tersebut
       terutama pada alat kesehatan kardiologi dengan kenaikan sebesar USD 34,20 juta
       atau setara dengan 11,80%. Diproyeksikan pada tahun 2025 pendapatan alat
       kesehatan mencapai USD 2,39 miliar dengan pendapatan terbesar berasal dari
       alat kesehatan kardiologi dan alat visual untuk diagnosik. Teknologi digital
       memungkinkan penyedia layanan kesehatan untuk memberikan perawatan pasien
       yang lebih baik, meningkatkan diagnosis dan pengobatan, dan meningkatkan hasil
       perawatan kesehatan secara keseluruhan.




                                                38
Page 68
Berdasarkan data yang diperoleh dari Straits Research, dalam laporannya yang
berjudul The Asia-Pacific (APAC) Genetic Testing Market Study, Opportunities &
Forecast 2020 – 2032, pangsa pasar industri laboratorium diagnostik Indonesia
diproyeksikan akan menjadi sebesar USD 1,41 miliar pada tahun 2032, mengalami
pertumbuhan pada tingkat CAGR sebesar 39,30% dihitung sejak tahun 2020
sampai tahun 2032. Faktor-faktor yang mendorong industri laboratorium diagnostik
Indonesia terus meningkat antara lain populasi masyarakat di Indonesia yang kian
bertumbuh ditambah dengan kesadaran masyarakat tentang isu kesehatan dan
penyakit kronis yang bertambah secara merata di Indonesia, serta kemampuan
daya beli masyarakat kelas menengah untuk menjangkau fasilitas kesehatan,
peluang pangsa pasar uji genetik di Indonesia menjadi semakin besar. Dengan
pertumbuhan yang didukung oleh pasar industri laboratorium diagnostik, pasar uji
genetik di Indonesia diproyeksikan mencapai USD 3,80 miliar pada tahun 2032
dengan tingkat CAGR sebesar 38,00% dihitung sejak tahun 2020 sampai tahun
2032. Di samping itu, pembaharuan teknik dan peralatan diagnostik yang disertai
dengan investasi pada infrastruktur kesehatan turut meningkatkan kapabilitas
layanan di seluruh wilayah Indonesia.

Salah satu aspek yang terpenting dalam membangun sistem kesehatan Indonesia
adalah dengan ketersediaan alat kesehatan yang mutakhir dan terkini sehingga
dapat melakukan diagnosa dan tindakan kuratif yang tepat dan cepat. Adanya
kemungkinan akan peningkatan penyakit yang muncul pada musim-musim
tertentu maupun penyakit kronis secara umum menimbulkan kebutuhan yang
tinggi akan laboratorium medis dan diagnostik untuk dapat mempercepat
penanganan penyakit, sehingga industri laboratorium kesehatan akan terus
bertumbuh dan memberikan kontribusi yang optimal bagi perekonomian dan
kesehatan nasional.




                                 39
Page 69
VI.       ANALISIS LAPORAN KEUANGAN HISTORIS

VI.A.     PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk

          Laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada
          tanggal 30 Juni 2024 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar tanpa
          pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
          tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar
          tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
          pada tanggal 31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat
          wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan
          pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain. Laporan keuangan Perseroan
          untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP
          KNMTR dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan
          Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
          sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP KNMTR dengan
          pendapat wajar tanpa pengecualian.

          Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:

VI.A.1.   Laporan Posisi Keuangan
          Tabel 10
          PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
          Laporan Posisi Keuangan
          Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2019 - 2023

                                                                                                               (Dalam jutaan Rupiah)

                               Keterangan                30/06/24      31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20     31/12/19

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan bank                                         8.264      10.245      28.011      44.720      16.538          1.393
          Investasi jangka pendek                              1.401       1.696       2.543       6.507           -              -
          Piutang usaha
            Pihak berelasi - neto                             30.798      28.551      29.909      16.971      26.594          7.414
            Pihak ketiga - neto                               12.840       9.729      12.513      24.759      24.222             19
          Piutang lain-lain                                    6.969       6.972       7.033      32.209      30.457             18
          Persediaan                                           3.631       5.142       6.567       7.760       5.813          2.123
          Biaya dibayar di muka dan uang muka                 31.454      25.467      31.737      20.938       1.530            452
          Pajak dibayar di muka                                  216           3          61           -           -              -
          Jumlah Aset Lancar                                  95.575      87.805     118.373     153.864     105.154         11.420
          ASET TIDAK LANCAR
          Aset pajak tangguhan                               2.156         1.031       1.020       1.012         763              -
          Investasi saham                                   12.951        12.951       8.445           -           -              -
          Beban dibayar dimuka jangka panjang                1.183         1.233       1.342           -           -              -
          Aset tetap - neto                                150.274       140.443     106.387      80.360      15.079         16.365
          Aset hak guna usaha - neto                        24.147        23.806       2.832       6.747       5.028              -
          Aset tak berwujud - neto                           1.312           720         681           -           -              -
          Aset tidak lancar lainnya                          2.736         3.486         857           -       6.550              -
          Piutang lain-lain - pihak berelasi                     -             -           -           -           -         28.138
          Beban tangguhan                                        -             -           -           -           -          3.300
          Jumlah Aset Tidak Lancar                         194.758       183.670     121.563      88.119      27.421         47.802
          JUMLAH ASET                                      290.333       271.475     239.936     241.983     132.575         59.222




                                                         40
Page 70
                                                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)

                                 Keterangan                         30/06/24      31/12/23     31/12/22     31/12/21    31/12/20     31/12/19

          LIABILITAS DAN EKUITAS
          LIABILITAS
          LIABILITAS JANGKA PENDEK
          Utang usaha
            Pihak berelasi                                                  775         346          390           92           -              -
            Pihak ketiga                                                 10.837       5.744        2.688        4.432      15.825          2.035
          Utang lain-lain                                                     -           -          149            -       1.117          1.590
          Utang pajak                                                       283         269          675       16.013      12.763          4.535
          Beban akrual                                                    2.729       3.178        1.556        3.125         140            393
          Uang muka pelanggan                                             8.788         652          894            -           -              -
          Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
            Utang pembelian aset tetap                                      378         546          628          576         132            169
            Liabilitas sewa                                               4.495       3.710        1.811        2.390         635            393
            Utang bank                                                       63           -        1.701            -           -              -
          Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                28.348      14.444       10.492       26.628      30.612          9.116
          LIABILITAS JANGKA PANJANG
          Liabilitas imbalan pasca kerja                                  2.731       2.156        1.686        3.103         708            512
          Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
            jatuh tempo satu tahun:
            Utang pembelian aset tetap                                      672       1.505          787          589         237            343
            Liabilitas sewa                                              20.471      21.004          409        2.888       1.273          2.584
            Utang bank                                                   34.938      30.000        9.358            -           -              -
          Utang lain-lain - pihak berelasi                                6.776       6.776        6.776        6.974         678            201
          Liabilitas pajak tangguhan                                          -           -            -            -           -              7
          Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                               65.588      61.441       19.016       13.554       2.896          3.646
          JUMLAH LIABILITAS                                              93.936      75.885       29.508       40.182      33.508         12.763
          EKUITAS
          Modal saham                                                  31.250        31.250       31.250       31.250      25.000         25.000
          Tambahan modal disetor                                       36.707        36.707       36.707       36.707          29             29
          Penghasilan (kerugian) komprehensif lain                     (4.235)       (3.884)      (2.702)       1.335        (168)           (88)
          Saldo laba                                                  132.676       131.518      145.173      132.509      74.205         21.519
          JUMLAH EKUITAS                                              196.397       195.590      210.428      201.800      99.066         46.459
          JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                               290.333       271.475      239.936      241.983     132.575         59.222




VI.A.2.   Aset

          Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023,
          2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 290,33 miliar,
          Rp 271,48 miliar, Rp 239,94 miliar, Rp 241,98 miliar, Rp 132,58 miliar, dan
          Rp 59,22 miliar.

          Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan sebesar
          Rp 18,86 miliar atau setara dengan 6,95% dibandingkan dengan jumlah aset pada
          tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan biaya
          dibayar di muka dan uang muka serta aset tetap – neto masing-masing sebesar
          Rp 5,99 miliar dan Rp 9,83 miliar. Kenaikan biaya dibayar di muka dan uang muka
          terutama disebabkan oleh kenaikan uang muka pembelian perlengkapan kantor
          sebesar Rp 6,04 miliar. Kenaikan aset tetap – neto terutama disebabkan oleh
          kenaikan aset dalam penyelesaian sebesar Rp 14,73 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 31,54 miliar atau setara dengan 13,14% dibandingkan dengan jumlah
          aset pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan aset tetap – neto sebesar Rp 34,06 miliar. Kenaikan aset tetap – neto
          terutama disebabkan oleh kenaikan perbaikan dan sarana serta peralatan
          laboratorium masing-masing sebesar Rp 14,78 miliar dan Rp 18,26 miliar.




                                                                    41
Page 71
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami penurunan
sebesar Rp 2,05 miliar atau setara dengan 0,85% dibandingkan dengan jumlah
aset pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
penurunan kas dan bank serta piutang lain-lain masing-masing sebesar
Rp 16,71 miliar dan Rp 25,18 miliar yang disertai dengan kenaikan piutang usaha
– pihak berelasi dan aset tetap – neto masing-masing sebesar Rp 12,94 miliar dan
Rp 26,03 miliar. Penurunan kas dan bank terutama disebabkan oleh penurunan
kas dan bank – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp 30,44 miliar.
Penurunan piutang lain-lain – PT Bunda Investama Indonesia terutama
disebabkan oleh penurunan piutang lain-lain pihak berelasi sebesar
Rp 25,01 miliar. Kenaikan piutang usaha – pihak berelasi terutama disebabkan
oleh piutang usaha – PT Bundamedik Tbk dan PT Jonlin Sapta Medika
masing-masing sebesar Rp 20,40 miliar dan Rp 6,77 miliar. Kenaikan aset
tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan perbaikan dan prasarana sebesar
Rp 5,04 miliar.

Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 109,41 miliar atau setara dengan 82,53% dibandingkan dengan jumlah
aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan kas dan bank, biaya dibayar di muka dan uang muka serta aset
tetap – neto masing-masing sebesar Rp 28,18 miliar, Rp 19,41 miliar, dan
Rp 65,28 miliar. Kenaikan kas dan bank terutama disebabkan oleh kenaikan kas
dan bank – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk
masing-masing sebesar Rp 23,05 miliar dan Rp 1,77 miliar. Kenaikan biaya
dibayar di muka dan uang muka terutama disebabkan oleh kenaikan uang muka
pembelian perlengkapan kantor sebesar Rp 18,68 miliar. Kenaikan aset
tetap – neto terutama disebabkan oleh kenaikan aset tetap – tanah sebesar
Rp 43,66 miliar.

Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 73,35 miliar atau setara dengan 123,86% dibandingkan dengan jumlah
aset pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan piutang usaha – pihak berelasi, piutang usaha – pihak ketiga, dan piutang
lain-lain masing-masing sebesar Rp 19,18 miliar, Rp 24,20 miliar dan
Rp 30,44 miliar yang disertai dengan penurunan piutang lain-lain – pihak berelasi
sebesar Rp 28,14 miliar. Kenaikan piutang usaha – pihak berelasi terutama
disebabkan oleh kenaikan piutang usaha – PT Bundamedik dan PT Morula
Indonesia masing-masing sebesar Rp 14,82 miliar dan Rp 2,92 miliar. Kenaikan
piutang usaha – pihak ketiga terutama disebabkan oleh kenaikan piutang
usaha – PT Dawa Daya Kahuripan dan lain-lain masing-masing sebesar
Rp 2,16 miliar dan Rp 14,11 miliar. Kenaikan piutang usaha – pihak berelasi
terutama disebabkan oleh kenaikan piutang lain-lain – PT Bundamedik sebesar
Rp 19,31 miliar.




                                  42
Page 72
VI.A.3.   Liabilitas

          Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024,
          31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar
          Rp 93,94 miliar, Rp 75,89 miliar, Rp 29,51 miliar, Rp 40,18 miliar, Rp 33,51 miliar,
          dan Rp 12,76 miliar.

          Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 18,05 miliar atau setara dengan 23,79% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan utang usaha – pihak ketiga, uang muka pelanggan, dan utang bank
          masing-masing sebesar Rp 5,09 miliar, Rp 8,14 miliar, dan Rp 5,00 miliar.
          Kenaikan utang usaha – pihak ketiga terutama disebabkan oleh kenaikan utang
          usaha – PT Citas Otis Elevator dan Enigma Saintia Solusindo masing-masing
          sebesar Rp 1,14 miliar dan 0,92 miliar. Kenaikan uang muka pelanggan terutama
          disebabkan oleh kenaikan uang muka pelanggan – uang muka sewa bangunan
          sebesar Rp 8,00 miliar. Kenaikan utang bank terutama disebabkan oleh kenaikan
          utang bank – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp 5,00 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 46,38 miliar atau setara dengan 157,17% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan liabilitas sewa dan utang bank masing-masing sebesar Rp 22,49 miliar
          dan Rp 18,94 miliar. Kenaikan liabilitas sewa terutama disebabkan oleh kenaikan
          liabilitas sewa – PT Bunda Investama Indonesia sebesar Rp 22,57 miliar. Kenaikan
          utang bank terutama disebabkan oleh kenaikan utang bank – PT Bank Mandiri
          (Persero) Tbk sebesar Rp 30,00 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
          penurunan sebesar Rp 10,68 miliar atau setara dengan 26,57% dibandingkan
          dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama
          disebabkan oleh penurunan utang pajak sebesar Rp 15,34 miliar. Penurunan
          utang pajak terutama disebabkan oleh penurunan pajak kini sebesar
          Rp 15,52 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 6,67 miliar atau setara dengan 19,92% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan utang lain-lain jangka panjang – pihak berelasi sebesar Rp 6,30 miliar.
          Kenaikan utang lain-lain jangka panjang terutama disebabkan oleh kenaikan utang
          lain-lain jangka panjang – PT Bundamedik Tbk dan PT Citra Ananda
          masing-masing sebesar Rp 5,37 miliar dan Rp 1,43 miliar.




                                            43
Page 73
          Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 20,75 miliar atau setara dengan 162,55% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan utang usaha – pihak ketiga dan utang pajak masing-masing sebesar
          Rp 13,79 miliar dan Rp 8,23 miliar. Kenaikan utang usaha – pihak ketiga terutama
          disebabkan oleh kenaikan utang usaha – PT Tridinamika Jaya Instrument sebesar
          Rp 8,59 miliar.

VI.A.4.   Ekuitas

          Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023,
          2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 196,34 miliar,
          Rp 196,69 miliar, Rp 210,43 miliar, Rp 201,80 miliar, Rp 99,07 miliar, dan
          Rp 46,46 miliar,

          Pada tanggal 30 Juni 2024, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 0,81 miliar atau setara dengan 0,41% dibandingkan dengan jumlah
          ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          laba periode berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar Rp 1,16 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
          penurunan sebesar Rp 14,84 miliar atau setara dengan 7,05% dibandingkan
          dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama
          disebabkan oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
          Rp 13,66 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 8,63 miliar atau setara dengan 4,28% dibandingkan dengan jumlah
          ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar Rp 12,67 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 102,73 miliar atau setara dengan 103,70% dibandingkan dengan
          jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
          disebabkan oleh kenaikan tambahan modal disetor dan laba tahun berjalan yang
          dibukukan oleh Perseroan masing-masing sebesar Rp 36,68 miliar dan
          Rp 64,30 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 52,61 miliar atau setara dengan 113,23% dibandingkan dengan jumlah
          ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar Rp 52,69 miliar.




                                           44
Page 74
VI.A.5.   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
          Tabel 11
          PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
          Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
          Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan
          untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 - 2023

                                                                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                    30/06/24        31/12/23      31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19
                                 Keterangan
                                                                   (6 Bulan)       (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
          Pendapatan neto                                               81.046        145.696       192.886       302.182       183.171         51.338
          Beban pokok pendapatan                                        45.000         85.899        97.881       151.681        96.461         31.330
          Laba bruto                                                    36.045         59.797        95.006       150.500         86.710        20.008
          Beban penjualan dan pemasaran                                 (4.280)        (9.745)      (12.994)      (13.078)        (1.974)       (1.085)
          Beban umum dan administrasi                                  (31.533)       (64.161)      (66.574)      (56.195)       (17.750)       (5.749)
          Pendapatan (beban) lain-lain - neto                             (183)           535         1.895         2.052            (11)         (531)
          Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan             49        (13.573)       17.333        83.279         66.975        12.643
          Manfaat (beban) pajak penghasilan                              1.109            (83)       (4.669)      (18.975)       (14.289)       (3.369)
          Laba (rugi) periode/tahun berjalan                             1.158        (13.656)       12.665        64.304         52.687         9.275
          Penghasilan (rugi) komprehensif lain                            (351)        (1.182)       (4.037)        1.503            (80)          (81)
          Jumlah laba (rugi) komprehensif periode/tahun berjalan          807         (14.838)        8.628        65.806         52.607         9.194




VI.A.6.   Pendapatan Neto

          Pendapatan neto Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
          30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
          31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar
          Rp 81,05 miliar, Rp 145,70 miliar, Rp 192,89 miliar, Rp 302,18 miliar,
          Rp 183,17 miliar, dan Rp 51,34 miliar.

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp 47,19 miliar atau setara
          dengan 24,47% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
          pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan
          pendapatan referensi dokter dan klien korporasi – pihak ketiga masing-masing
          sebesar Rp 14,07 miliar dan Rp 23,89 miliar.

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 109,30 miliar atau setara
          dengan 36,17% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
          pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan
          pendapatan klien korporasi – pihak ketiga dan pendapatan referensi dokter - pihak
          ketiga masing-masing sebesar Rp 59,84 miliar dan Rp 32,04 miliar.

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 119,01 miliar atau setara
          dengan 64,97% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
          pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan
          pendapatan referensi dokter – pihak berelasi dan pendapatan klien
          korporasi - pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 11,32 miliar dan
          Rp 65,34 miliar.




                                                                   45
Page 75
          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 131,83 miliar atau setara
          dengan 256,80% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan
          pendapatan referensi dokter – pihak berelasi dan pendapatan klien
          korporasi - pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 63,05 miliar dan
          Rp 20,73 miliar.

VI.A.7.   Laba (Rugi) Periode/Tahun Berjalan

          Laba periode/tahun berjalan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir
          pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
          31 Desember 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar
          Rp 1,16 miliar, Rp 12,67 miliar, Rp 64,30 miliar, Rp 52,69 miliar, Rp 9,28 miliar.
          Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 13,66 miliar.

          Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp 26,32 miliar atau setara
          dengan 207,82% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          penurunan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan, beban pokok
          pendapatan, dan pendapatan lain-lain masing-masing sebesar Rp 47,19 miliar,
          Rp11,98 miliar, dan Rp 1,36 miliar.

          Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 51,64 miliar atau setara
          dengan 80,30% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan
          oleh penurunan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban
          pokok pendapatan masing-masing sebesar Rp 109,30 miliar dan Rp 53,80 miliar.

          Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 11,62 miliar atau setara
          dengan 22,05% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban pokok
          pendapatan masing-masing sebesar Rp 119,01 miliar dan Rp 55,22 miliar.

          Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 43,41 miliar atau setara
          dengan 468,07% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban pokok
          pendapatan masing-masing sebesar Rp131,83 miliar dan Rp 65,13 miliar.




                                            46
Page 76
VI.A.8.   Laporan Arus Kas
          Tabel 12
          PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
          Laporan Arus Kas
          Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan
          untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 - 2023

                                                                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                   30/06/24        31/12/23        31/12/22        31/12/21      31/12/20      31/12/19
                               Keterangan
                                                                   (6 Bulan)       (1 Tahun)       (1 Tahun)       (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
          ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
          Penerimaan kas dari pelanggan                                 84.069        149.595         193.088         311.268       137.605         51.905
          Pembayaran kas kepada pemasok dan beban usaha                (39.795)       (73.187)       (117.796)       (185.778)      (83.116)       (27.033)
          Pembayaran kas kepada karyawan                               (32.084)       (63.132)        (61.203)        (52.746)      (21.473)       (11.516)
          Pembayaran beban keuangan                                       (422)          (475)           (772)              -             -              -
          Penerimaan penghasilan keuangan                                   66            392             750           2.317           167             29
          Pembayaran pajak penghasilan                                       -            (10)        (20.082)        (16.185)       (6.955)        (2.190)
          Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
           Aktivitas Operasi                                            11.834         13.184          (6.016)         58.875        26.228        11.196
          ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
          Penjualan aset tetap                                             117            650               -               -             -              -
          Perolehan aset tetap                                         (15.557)       (38.324)        (34.096)        (67.841)       (5.864)        (2.782)
          Perolehan aset tak berwujud                                     (693)          (208)           (757)              -             -              -
          Penerimaan (pembayaran) atas pemberian pinjaman
           kepada pihak berelasi                                               -            -          25.354          (1.219)       28.138        (26.457)
          Peningkatan investasi jangka panjang                                 -       (4.506)         (7.195)              -             -              -
          Peningkatan aset keuangan lancar lainnya                             -            -            (857)         (6.507)            -              -
          Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
           Aktivitas Investasi                                         (16.133)       (42.389)        (17.550)        (75.568)       22.274        (29.239)
          ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
          Pembayaran liabilitas sewa                                    (1.439)        (2.042)         (3.202)           (646)       (2.563)        (1.755)
          Pembayaran dividen                                                 -              -               -          (6.000)            -              -
          Pembayaran utang pembelian aset tetap                         (1.243)        (3.810)           (715)         (4.254)         (370)        (5.096)
          Penerbitan modal saham                                             -              -               -           6.250             -              -
          Penerimaan pinjaman bank                                       5.000         38.978          11.606               -             -              -
          Pembayaran pinjaman bank                                           -        (21.686)           (833)              -             -              -
          Penerimaan hasil penerbitan saham pada penawaran
           umum perdana saham                                                  -               -               -       43.228             -             -
          Pemberian (pembayaran) pinjaman kepada pihak berelasi                -               -               -        6.296       (30.424)            -
          Penerimaan modal disetor                                             -               -               -            -             -        24.750
          Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
           Aktivitas Pendanaan                                           2.318         11.439           6.857          44.874       (33.358)       17.899
          KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
           SETARA KAS                                                   (1.981)       (17.766)        (16.709)         28.182        15.145           (144)
          KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                            10.245         28.011          44.720          16.538         1.393         1.537
          KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                            8.264         10.245          28.011          44.720        16.538         1.393




          Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Operasi

          Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk periode
          enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2021, 2020, 2019, dan 2018
          masing-masing adalah sebesar Rp 11,83 miliar, Rp 13,18 miliar, Rp 58,88 miliar,
          Rp 26,23 miliar, dan Rp 11,20 miliar. Arus kas bersih yang digunakan untuk
          aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2022 adalah sebesar Rp 6,02 miliar.

          Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk periode
          enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar Rp 11,83 miliar
          terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 84,07 miliar
          yang disertai dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas
          kepada karyawan masing-masing sebesar Rp 39,80 miliar dan Rp 32,08 miliar.




                                                                   47
Page 77
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 13,18 miliar terutama
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 149,60 miliar yang disertai
dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas kepada karyawan
masing-masing sebesar Rp 73,19 miliar dan Rp 63,13 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 6,02 miliar terutama
berasal dari pembayaran kas kepada pemasok, pembayaran kas kepada
karyawan, dan pembayaran pajak penghasilan masing-masing sebesar
Rp 117,80 miliar, Rp 61,20 miliar, dan Rp 20,08 miliar yang disertai dengan
penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 193,09 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 58,88 miliar terutama
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 311,27 miliar yang disertai
dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas kepada karyawan
masing-masing sebesar Rp 185,78 dan Rp 52,75 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 26,23 miliar terutama
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 137,61 miliar yang disertai
dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas kepada karyawan
masing-masing sebesar Rp 83,12 miliar dan Rp 21,47 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 11,20 miliar terutama
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 51,91 miliar yang disertai
dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas kepada karyawan
masing-masing sebesar Rp 27,03 miliar dan Rp 11,52 miliar.

Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar Rp 16,13 miliar, Rp 42,39 miliar, Rp 17,55 miliar,
Rp 75,57 miliar, dan Rp 29,24 miliar. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
adalah sebesar Rp 22,27 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar Rp 16,13 miliar
terutama berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 15,56 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 42,39 miliar terutama
berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi jangka panjang
masing-masing sebesar Rp 38,32 miliar dan Rp 4,51 miliar.


                                  48
Page 78
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 17,55 miliar terutama
berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi jangka panjang
masing-masing sebesar Rp 34,10 miliar dan Rp 7,20 miliar yang disertai dengan
penerimaan atas pemberian pinjaman kepada pihak berelasi sebesar
Rp 25,35 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 75,57 miliar terutama
berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 67,84 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 22,27 miliar terutama
berasal dari penerimaan atas pemberian pinjaman kepada pihak berelasi sebesar
Rp 28,14 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 29,24 miliar terutama
berasal dari pembayaran atas pemberian pinjaman kepada pihak berelasi sebesar
Rp 26,24 miliar.

Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar Rp 2,32 miliar, Rp 11,44 miliar, Rp 6,86 miliar,
Rp 44,87 miliar, dan Rp 17,90 miliar. Arus kas bersih yang digunakan untuk
aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 33,36 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 sebesar Rp 2,32 miliar
terutama berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 5,00 miliar yang
disertai dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar Rp 1,44 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 11,44 miliar terutama
berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 38,98 miliar yang disertai
dengan pembayaran pinjaman bank sebesar Rp 21,69 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 6,86 miliar terutama
berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 11,61 miliar yang disertai
dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar Rp 3,20 miliar.




                                  49
Page 79
           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 44,87 miliar terutama
           berasal dari penerimaan hasil penerbitan pada penawaran umum perdana saham
           sebesar Rp 43,23 miliar.

           Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 33,36 miliar terutama
           berasal dari pembayaran pinjaman kepada pihak berelasi sebesar Rp 30,42 miliar.

           Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 17,90 miliar terutama
           berasal dari penerimaan modal disetor sebesar Rp 24,75 miliar.

VI.A.9.    Rasio-rasio Keuangan
           Tabel 13
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Rasio-rasio Keuangan
           Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2019 - 2023



                                   Keterangan             30/06/24      31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20    31/12/19

           Rasio Likuiditas
           Lancar                                               3,37         6,08       11,28        5,78        3,44        1,25
           Rasio Pengelolaan Aset
           Perputaran jumlah aset                               0,56         0,54        0,80        1,25        1,38        0,87
           Ekuitas terhadap jumlah aset                         0,68         0,72        0,88        0,83        0,75        0,78
           Rasio Solvabilitas
           Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset               0,32         0,28        0,12        0,17        0,25        0,22
           Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                   0,48         0,39        0,14        0,20        0,34        0,27
           Rasio Profitabilitas
           Marjin laba bruto                                   44,48%      41,04%      49,25%      49,80%      47,34%      38,97%
           Marjin laba (rugi) tahun berjalan                    1,43%      -9,37%       6,57%      21,28%      28,76%      18,07%
           Imbal hasil aset                                     0,80%      -5,03%       5,28%      26,57%      39,74%      15,66%
           Imbal hasil ekuitas                                  1,18%      -6,98%       6,02%      31,86%      53,18%      19,96%




VI.A.10.   Pengelolaan Aset

           Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan Perseroan dalam
           menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi Perseroan. Pada tanggal-tanggal
           30 Juni 2024, 31 Desember 2023, 2022 2021, 2020, dan 2019, rasio perputaran
           jumlah aset masing-masing adalah 0,56; 0,54; 0,80; 1,25; 1,38; dan 0,87.

           Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas Perseroan
           terhadap jumlah aset Perseroan. Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024,
           31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio ekuitas terhadap jumlah
           aset masing-masing adalah 0,68; 0,72; 0,88; 0,83; 0,75; dan 0,78.




                                                          50
Page 80
VI.A.11.   Solvabilitas

           Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh
           liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
           perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui perbandingan
           antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

           Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan
           2019, rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,32;
           0,28; 0,12; 0,17; 0,25; dan 0,22, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas
           masing-masing adalah 0,48; 0,39; 0,14; 0,20; 0,34; dan 0,27.

VI.A.12.   Profitabilitas

           Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
           menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2022, 2021, 2020,
           dan 2019, masing-masing adalah 0,80%, 5,28%, 26,57%, 39,74%, dan 15,66%.

           Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
           menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2022, 2021,
           2020, dan 2019 masing-masing adalah 1,18%; 6,02%, 31,86%, 53,18%, dan
           19,96%.




                                             51
Page 81
VI.B.   Analisis atas Common Size PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk

        Berikut adalah analisis common size Perseroan untuk periode enam bulan yang
        berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada
        tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019.

        Ikhtisar common size Perseroan adalah sebagai berikut:
        Tabel 14
        PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
        Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan
        Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2019 - 2023



                             Keterangan                30/06/24      31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20    31/12/19

        ASET
        ASET LANCAR
        Kas dan bank                                        2,85%        3,77%      11,67%      18,48%      12,47%       2,35%
        Investasi jangka pendek                             0,48%        0,62%       1,06%       2,69%       0,00%       0,00%
        Piutang usaha
          Pihak berelasi - neto                             10,61%      10,52%      12,47%       7,01%      20,06%      12,52%
          Pihak ketiga - neto                                4,42%       3,58%       5,22%      10,23%      18,27%       0,03%
        Piutang lain-lain                                    2,40%       2,57%       2,93%      13,31%      22,97%       0,03%
        Persediaan                                           1,25%       1,89%       2,74%       3,21%       4,38%       3,59%
        Biaya dibayar di muka dan uang muka                 10,83%       9,38%      13,23%       8,65%       1,15%       0,76%
        Pajak dibayar di muka                                0,07%       0,00%       0,03%       0,00%       0,00%       0,00%
        Jumlah Aset Lancar                                  32,92%      32,34%      49,34%      63,58%      79,32%      19,28%
        ASET TIDAK LANCAR
        Aset pajak tangguhan                                 0,74%       0,38%       0,43%       0,42%       0,58%       0,00%
        Investasi saham                                      4,46%       4,77%       3,52%       0,00%       0,00%       0,00%
        Beban dibayar dimuka jangka panjang                  0,41%       0,45%       0,56%       0,00%       0,00%       0,00%
        Aset tetap - neto                                   51,76%      51,73%      44,34%      33,21%      11,37%      27,63%
        Aset hak guna usaha - neto                           8,32%       8,77%       1,18%       2,79%       3,79%       0,00%
        Aset tak berwujud - neto                             0,45%       0,27%       0,28%       0,00%       0,00%       0,00%
        Aset tidak lancar lainnya                            0,94%       1,28%       0,36%       0,00%       4,94%       0,00%
        Piutang lain-lain - pihak berelasi                   0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%      47,51%
        Beban tangguhan                                      0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       5,57%
        Jumlah Aset Tidak Lancar                            67,08%      67,66%      50,66%      36,42%      20,68%      80,72%
        JUMLAH ASET                                      100,00%       100,00%     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%




                                                       52
Page 82
                       Keterangan                         30/06/24      31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20     31/12/19

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak berelasi                                               0,27%         0,13%        0,16%        0,04%        0,00%        0,00%
  Pihak ketiga                                                 3,73%         2,12%        1,12%        1,83%       11,94%        3,44%
Utang lain-lain                                                0,00%         0,00%        0,06%        0,00%        0,84%        2,69%
Utang pajak                                                    0,10%         0,10%        0,28%        6,62%        9,63%        7,66%
Beban akrual                                                   0,94%         1,17%        0,65%        1,29%        0,11%        0,66%
Uang muka pelanggan                                            3,03%         0,24%        0,37%        0,00%        0,00%        0,00%
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                   0,13%         0,20%        0,26%        0,24%        0,10%        0,29%
  Liabilitas sewa                                              1,55%         1,37%        0,75%        0,99%        0,48%        0,66%
  Utang bank                                                   0,02%         0,00%        0,71%        0,00%        0,00%        0,00%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                9,76%         5,32%        4,37%       11,00%       23,09%       15,39%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja                                 0,94%         0,79%        0,70%        1,28%        0,53%        0,86%
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                    0,23%        0,55%        0,33%        0,24%        0,18%        0,58%
  Liabilitas sewa                                               7,05%        7,74%        0,17%        1,19%        0,96%        4,36%
  Utang bank                                                   12,03%       11,05%        3,90%        0,00%        0,00%        0,00%
Utang lain-lain - pihak berelasi                                2,33%        2,50%        2,82%        2,88%        0,51%        0,34%
Liabilitas pajak tangguhan                                      0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,01%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                               22,59%       22,63%        7,93%        5,60%        2,18%        6,16%
JUMLAH LIABILITAS                                              32,35%       27,95%       12,30%       16,61%       25,28%       21,55%
EKUITAS
Modal saham                                                    10,76%       11,51%       13,02%       12,91%       18,86%       42,21%
Tambahan modal disetor                                         12,64%       13,52%       15,30%       15,17%        0,02%        0,05%
Penghasilan (kerugian) komprehensif lain                       -1,46%       -1,43%       -1,13%        0,55%       -0,13%       -0,15%
Saldo laba                                                     45,70%       48,45%       60,51%       54,76%       55,97%       36,34%
JUMLAH EKUITAS                                                 67,65%       72,05%       87,70%       83,39%       74,72%       78,45%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                100,00%       100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%



Tabel 15
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 - 2023


                                                           30/06/24      31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20     31/12/19
                       Keterangan
                                                          (6 Bulan)     (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)
Pendapatan neto                                              100,00%       100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
Beban pokok pendapatan                                        55,52%        58,96%       50,75%       50,20%       52,66%       61,03%
Laba bruto                                                    44,48%        41,04%       49,25%       49,80%       47,34%       38,97%
Beban penjualan dan pemasaran                                 -5,28%        -6,69%       -6,74%       -4,33%       -1,08%       -2,11%
Beban umum dan administrasi                                  -38,91%       -44,04%      -34,51%      -18,60%       -9,69%      -11,20%
Pendapatan (beban) lain-lain - neto                           -0,23%         0,37%        0,98%        0,68%       -0,01%       -1,03%
Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan          0,06%        -9,32%        8,99%       27,56%       36,56%       24,63%
Manfaat (beban) pajak penghasilan                              1,37%        -0,06%       -2,42%       -6,28%       -7,80%       -6,56%
Laba (rugi) periode/tahun berjalan                              1,43%       -9,37%        6,57%       21,28%       28,76%       18,07%
Penghasilan (rugi) komprehensif lain                           -0,43%       -0,81%       -2,09%        0,50%       -0,04%       -0,16%
Jumlah laba (rugi) komprehensif periode/tahun berjalan         1,00%       -10,18%        4,47%       21,78%       28,72%       17,91%




                                                          53
Page 83
VI.C.     Analisis atas Common Size Industri Laboratorium

          Berikut adalah analisis common size untuk perusahaan sejenis dengan Perseroan,
          yaitu PT Prodia Widhyahusada Tbk untuk periode enam bulan yang berakhir pada
          tanggal 30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
          31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, Australian Clinical Labs Ltd.
          untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023, 2022, 2021, 2020,
          dan 2019, dan Malaysian Genomics Resources Centre Berhad untuk periode
          enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019.

          Ikhtisar common size untuk PT Prodia Widhyahusada Tbk, Australian Clinical Labs
          Ltd., dan Malaysian Genomics Resources Centre Berhad masing-masing adalah
          sebagai berikut:

VI.C.1.   PT Prodia Widhyahusada Tbk
          Tabel 16
          PT Prodia Widhyahusada Tbk
          Analisa Common Size
          Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
          Per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2019 - 2023



                                  Keterangan             30/06/24*     31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20    31/12/19

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan setara kas                                  15,94%      20,05%      26,16%      22,49%      16,47%       4,57%
          Deposito berjangka                                  17,18%      16,61%      18,73%      33,30%      34,73%      45,75%
          Piutang usaha
            Pihak ketiga - neto                               6,29%        7,38%       6,53%       6,69%       6,25%       7,31%
            Pihak berelasi                                    0,00%        0,05%       0,29%       0,19%       0,04%       0,00%
          Persediaan                                          1,34%        1,56%       1,69%       1,72%       3,08%       1,62%
          Pajak dibayar di muka                               0,00%        0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
          Beban dibayar di muka                               0,39%        0,39%       0,23%       0,87%       0,30%       2,65%
          Aset lancar lainnya                                 1,54%        1,66%       1,24%       0,21%       0,51%       0,48%
          Jumlah Aset Lancar                                  42,67%      47,70%      54,88%      65,47%      61,37%      62,38%
          ASET TIDAK LANCAR
          Beban dibayar di muka                                0,02%       0,02%       0,01%       0,01%       0,02%       8,62%
          Investasi pada reksa dana                            5,64%       5,49%       3,75%       0,00%       0,00%       0,00%
          Investasi pada entitas asosiasi                      2,75%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
          Aset pajak tangguhan - neto                          0,81%       0,79%       0,94%       0,86%       1,23%       2,47%
          Piutang dari pihak berelasi                          0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
          Aset tetap - neto                                   27,52%      26,46%      25,63%      22,06%      25,63%      25,75%
          Aset takberwujud - neto                              8,37%       8,38%       4,47%       1,10%       0,63%       0,61%
          Aset hak guna - neto                                12,15%      10,97%      10,13%      10,31%      10,90%       0,00%
          Aset tidak lancar lainnya                            0,07%       0,18%       0,20%       0,20%       0,22%       0,17%
          Jumlah Aset Tidak Lancar                            57,33%      52,30%      45,12%      34,53%      38,63%      37,62%
          JUMLAH ASET                                       100,00%      100,00%     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%

          *) Tidak Diaudit




                                                         54
Page 84
                       Keterangan                              30/06/24*     31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20     31/12/19

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak ketiga                                                      1,81%         2,34%        2,02%        2,21%        3,58%        2,09%
  Pihak berelasi                                                    0,00%         0,03%        0,03%        0,03%        0,13%        0,07%
Utang pajak                                                         0,38%         1,24%        2,11%        3,24%        2,34%        1,31%
Beban akrual                                                        2,97%         3,24%        2,08%        2,08%        1,46%        1,82%
Liabilitas kontrak                                                  0,20%         0,15%        0,04%        0,04%        0,02%        0,02%
Liabilitas jangka pendek lainnya
  Pihak ketiga                                                      1,10%         1,14%        1,74%        1,77%        0,94%        1,12%
  Pihak berelasi                                                    0,00%         0,05%        0,07%        0,08%        0,04%        0,09%
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu
  satu tahun:
  Utang bank                                                        0,00%         0,00%        0,06%        0,13%        0,15%        0,51%
  Utang pembiayaan konsumen                                         0,08%         0,07%        0,04%        0,02%        0,04%        0,07%
  Utang sewa hak guna                                               0,42%         0,41%        0,43%        0,36%        0,79%        0,00%
  Utang sewa pembiayaan                                             0,00%         0,01%        0,00%        0,00%        0,00%        0,02%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                     6,97%         8,68%        8,62%        9,95%        9,48%        7,14%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
  Utang bank                                                        0,00%         0,00%        0,00%        0,06%        0,23%        0,43%
  Utang pembiayaan konsumen                                         0,05%         0,07%        0,06%        0,01%        0,02%        0,06%
  Utang sewa hak guna                                               0,50%         0,62%        0,59%        0,64%        0,74%        0,00%
Liabilitas jangka panjang lainnya - pihak ketiga                    0,02%         0,02%        0,02%        0,02%        0,03%        0,03%
Liabilitas imbalan kerja                                            3,44%         3,45%        4,13%        3,81%        6,23%        9,82%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                    4,01%         4,15%        4,80%        4,54%        7,25%       10,33%
JUMLAH LIABILITAS                                                   10,98%       12,83%       13,43%       14,50%       16,73%       17,47%
EKUITAS
Modal saham                                                          3,58%        3,46%        3,51%        3,47%        4,23%        4,66%
Tambahan modal disetor                                              44,04%       42,58%       43,20%       42,67%       52,04%       57,34%
Pembayaran berbasis saham                                            0,00%        0,00%        0,04%        0,18%        0,78%        0,86%
Saldo laba                                                          41,31%       41,04%       39,72%       39,18%       26,22%       19,66%
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
  induk                                                             88,93%       87,08%       86,46%       85,50%       83,27%       82,53%
Kepentingan non-pengendali                                           0,09%        0,09%        0,11%        0,00%        0,00%        0,00%
JUMLAH EKUITAS                                                      89,02%       87,17%       86,57%       85,50%       83,27%       82,53%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     100,00%       100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%

*) Tidak Diaudit



Tabel 17
PT Prodia Widhyahusada Tbk
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal - tanggal 31 Desember 2019 - 2023


                                                               30/06/24*     31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20     31/12/19
                       Keterangan
                                                               (6 Bulan)     (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan                          100,00%       100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
Beban pokok pendapatan                                             40,04%        40,64%       39,17%       38,44%       44,15%       40,32%
Laba bruto                                                         59,96%        59,36%       60,83%       61,56%       55,85%       59,68%
Beban usaha                                                       -47,86%       -45,90%      -40,80%      -33,03%      -39,81%      -47,44%
Pendapatan lainnya                                                  0,30%         0,51%        0,52%        0,16%        0,15%        0,34%
Beban lainnya                                                      -0,07%        -0,09%       -0,06%       -0,08%       -0,08%       -0,20%
Laba usaha                                                          12,34%       13,88%       20,49%       28,61%       16,11%       12,39%
Pendapatan keuangan                                                  2,03%        1,55%        1,19%        1,26%        2,27%        2,99%
Beban keuangan                                                      -0,13%       -0,18%       -0,13%       -0,13%       -0,28%       -0,19%
Laba sebelum pajak penghasilan                                      14,23%       15,25%       21,56%       29,73%       18,10%       15,18%
Beban pajak penghasilan                                             -3,04%       -3,58%       -4,53%       -6,24%       -3,75%       -3,13%
Laba periode/tahun berjalan                                         11,19%       11,67%       17,03%       23,50%       14,35%       12,05%
Penghasilan (rugi) komprehensif lain setelah pajak                   0,99%        0,59%       -0,04%        0,12%       -1,84%       -1,49%
Jumlah penghasilan komprehensif periode/tahun berjalan              12,18%       12,26%       16,99%       23,62%       12,51%       10,56%
Laba periode/tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
  Pemilik entitas induk                                             11,21%       11,67%       17,04%       23,50%       14,35%       12,05%
  Kepentingan non-pengendali                                        -0,01%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%

*) Tidak Diaudit




                                                               55
Page 85
VI.C.2.   Australian Clinical Labs Ltd.
          Tabel 18
          Australian Clinical Labs Ltd.
          Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
          Per 30 Juni 2019 - 2023



                                 Keterangan                              30/06/23*    30/06/22     30/06/21     30/06/20     30/06/19

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan setara kas                                                  3,45%       4,20%        7,28%        9,52%        2,69%
          Piutang usaha dan piutang lain-lain                                12,73%      14,51%       13,01%       17,29%       30,27%
          Persediaan                                                          2,61%       3,20%        2,76%        2,87%        6,30%
          Aset lainnya                                                        1,03%       0,84%        1,17%        0,94%        2,90%
          Aset pajak kini                                                     0,22%       0,00%        0,00%        0,00%        0,03%
          Jumlah Aset Lancar                                                 20,03%      22,75%       24,22%       30,62%       42,19%
          ASET TIDAK LANCAR
          Aset tetap                                                          8,69%       9,26%        8,74%       10,54%       27,21%
          Aset hak guna                                                      41,14%      40,13%       40,50%       42,47%        0,00%
          Aset tak berwujud                                                  28,53%      26,34%       23,32%        9,77%        0,00%
          Aset lainnya                                                        0,19%       0,02%        0,00%        0,27%        0,24%
          Aset pajak tangguhan                                                1,42%       1,50%        3,23%        6,33%        7,09%
          Goodwill                                                            0,00%       0,00%        0,00%        0,00%       23,27%
          Jumlah Aset Tidak Lancar                                           79,97%      77,25%       75,78%       69,38%       57,81%
          JUMLAH ASET                                                       100,00%     100,00%      100,00%      100,00%      100,00%

          *) Tidak Diaudit




                                 Keterangan                              30/06/23*    30/06/22     30/06/21     30/06/20     30/06/19

          LIABILITAS DAN EKUITAS
          LIABILITAS
          LIABILITAS JANGKA PENDEK
          Utang usaha dan utang lainnya                                       7,15%       9,42%        8,77%        8,95%       18,38%
          Liabilitas sewa                                                    17,46%      15,09%       14,46%       17,33%        0,00%
          Provisi                                                             7,83%       8,56%       10,05%       10,23%       24,84%
          Deffered consideration                                              0,03%       1,63%        0,14%        0,00%        0,00%
          Utang pajak lancar                                                  0,00%       0,89%        0,83%        0,49%        0,00%
          Utang lain-lain                                                     0,00%       0,25%        0,00%        0,00%        0,00%
          Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    32,46%      35,85%       34,24%       37,01%       43,22%
          LIABILITAS JANGKA PANJANG
          Liabilitas sewa                                                    25,83%      26,69%       27,75%       26,69%        0,00%
          Pinjaman                                                           11,35%       0,00%       20,56%       16,41%       36,46%
          Provisi                                                             0,53%       0,43%        0,53%        1,04%        2,47%
          Aset pajak tangguhan                                                0,00%       0,00%        0,00%        0,00%        0,01%
          Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                   37,71%      27,12%       48,84%       44,15%       38,93%
          JUMLAH LIABILITAS                                                  70,17%      62,97%       83,08%       81,15%       82,15%
          EKUITAS
          Modal saham                                                       136,83%      126,27%      164,84%       40,02%       95,37%
          Cadangan modal                                                   -133,87%     -123,69%     -160,77%      -32,45%        0,78%
          Saldo laba (defisit)                                               26,82%       34,43%       12,85%       11,27%      -78,31%
          Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
            induk                                                            29,78%      37,01%       16,92%       18,85%       17,85%
          Kepentingan non-pengendali                                          0,04%       0,02%        0,00%        0,00%        0,00%
          JUMLAH EKUITAS                                                     29,83%      37,03%       16,92%       18,85%       17,85%
          JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     100,00%     100,00%      100,00%      100,00%      100,00%

          *) Tidak Diaudit




                                                                    56
Page 86
          Tabel 19
          Australian Clinical Labs Ltd.
          Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal - tanggal 30 Juni 2019 - 2023



                                    Keterangan                            30/06/23*        30/06/22         30/06/21        30/06/20      30/06/19

          Pendapatan                                                           100,00%          100,00%        100,00%        100,00%        100,00%
          Pendapatan (beban) lain-lain                                           1,10%            0,16%         -0,31%          5,90%          0,00%
          Beban usaha                                                          -92,21%          -73,38%        -82,90%        -96,24%       -101,29%
          Laba (rugi) usaha                                                        8,89%        26,78%         16,78%            9,67%        -1,29%
          Beban keuangan                                                          -1,96%        -1,18%         -3,39%           -3,37%        -0,87%
          Share of losses from equity accounted investments                        0,00%         0,00%          0,00%           -0,01%         0,00%
          Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan                    6,93%        25,60%         13,40%           6,28%         -2,16%
          Manfaat (beban) pajak penghasilan                                       -1,76%        -7,68%         -4,06%           2,13%         -0,18%
          Laba (rugi) tahun berjalan                                              5,17%         17,92%          9,34%           8,41%         -2,35%
          Rugi komprehensif lain setelah pajak                                    0,00%          0,00%          0,00%           0,00%          0,02%
          Jumlah penghasilan (rugi) komprehensif tahun berjalan                   5,17%         17,92%          9,34%           8,41%         -2,33%
          Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
            Pemilik entitas induk                                                 5,15%         17,90%          9,34%           8,41%         -2,35%
            Kepentingan non-pengendali                                            0,02%          0,02%          0,00%           0,00%          0,00%

          *) Tidak Diaudit



VI.C.3.   Malaysian Genomics Resources Centre Berhad
          Tabel 20
          Malaysian Genomics Resources Centre Berhad
          Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
          Per 31 Maret 2024 dan 30 Juni 2019 - 2023



                                 Keterangan                        31/03/24*       30/06/23      30/06/22      30/06/21       30/06/20     30/06/19

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan bank                                                    1,77%         5,48%         48,98%       49,64%        54,86%       11,70%
          Persediaan                                                      3,70%         1,41%          0,92%        1,35%         0,76%        4,28%
          Piutang usaha dan piutang lain-lain                            54,60%        61,92%         21,75%       17,53%        26,63%       20,37%
          Aset lancar lainnya                                             1,25%         0,44%          0,00%        0,00%         0,49%        0,03%
          Pajak dibayar di muka                                           0,65%         0,15%          0,12%        0,24%         0,30%        0,55%
          Jumlah Aset Lancar                                             61,96%        69,40%         71,76%       68,75%        83,04%       36,92%
          ASET TIDAK LANCAR
          Aset tetap                                                     14,07%        12,38%         10,28%       16,77%         0,32%       38,68%
          Aset takberwujud                                               16,97%        14,59%         11,82%        7,69%        16,63%       24,39%
          Aset hak guna                                                   7,00%         3,63%          3,56%        6,79%         0,00%        0,00%
          Aset pajak tangguhan                                            0,00%         0,00%          2,58%        0,00%         0,00%        0,00%
          Jumlah Aset Tidak Lancar                                       38,04%        30,60%         28,24%       31,25%        16,96%       63,08%
          JUMLAH ASET                                                   100,00%       100,00%       100,00%       100,00%       100,00%      100,00%

          *) Tidak Diaudit




                                                                    57
Page 87
                        Keterangan                            31/03/24*     30/06/23     30/06/22     30/06/21     30/06/20     30/06/19

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha dan utang lainnya                                      8,30%        4,29%        2,97%       14,06%        7,47%        8,29%
Liabilitas kontrak                                                 0,66%        0,24%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
Liabilitas sewa                                                    1,48%        1,26%        0,87%        1,53%        0,00%        0,00%
Provisi untuk pajak                                                0,00%        0,00%        0,12%        0,00%        0,00%        0,00%
Pinjaman                                                           0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%       10,81%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    10,44%       5,80%        3,97%       15,59%        7,47%       19,10%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas sewa                                                    6,14%        2,81%        3,00%        5,71%        0,00%        0,00%
Pinjaman                                                           0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%       35,86%
Liabilitas pajak tangguhan                                         0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        1,99%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                   6,14%        2,81%        3,00%        5,71%        0,00%       37,85%
JUMLAH LIABILITAS                                                  16,58%       8,61%        6,98%       21,30%        7,47%       56,95%
EKUITAS
Modal saham                                                      240,78%      183,36%      125,62%       178,71%      256,99%       76,99%
Defisit                                                         -155,95%      -96,59%      -37,18%      -100,01%     -164,45%      -33,94%
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
  induk                                                            84,82%      86,77%       88,44%       78,70%       92,53%       43,05%
Kepentingan non-pengendali                                         -1,41%       4,62%        4,59%        0,00%        0,00%        0,00%
JUMLAH EKUITAS                                                     83,42%      91,39%       93,02%       78,70%       92,53%       43,05%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                    100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%

*) Tidak Diaudit


Tabel 21
Malaysian Genomics Resources Centre Berhad
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal - tanggal 30 Juni 2019 - 2023



                        Keterangan                            31/03/24*     30/06/23     30/06/22     30/06/21     30/06/20     30/06/19

Penjualan                                                        100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
Beban pokok penjualan                                             44,25%       39,02%       51,16%       32,00%       34,49%      141,63%
Laba (rugi) kotor                                                 55,75%        60,98%       48,84%       68,00%       65,51%      -41,63%
Pendapatan lain-lain                                               0,00%         0,73%        0,92%        7,61%        1,07%       12,46%
Beban umum dan administrasi                                     -136,92%      -115,85%      -26,62%     -290,06%     -660,61%    -1586,10%
Beban penjualan dan distribusi                                    -1,35%        -1,15%       -0,98%      -21,02%      -41,51%      -60,89%
Beban keuangan                                                    -1,80%       -17,05%       -0,36%       -5,23%      -41,63%     -130,41%
Beban lain-lain                                                    0,00%                      0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
Laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan                      -84,33%       -72,35%      21,80%      -240,70%     -677,18%    -1806,57%
Manfaat (beban pajak penghasilan)                                  0,00%       -13,79%       3,62%         0,00%        0,75%        3,48%
Laba (rugi) tahun berjalan                                       -84,33%       -86,13%      25,42%      -240,70%     -676,43%    -1803,09%
Penghasilan (rugi) komprehensif lain                               0,00%         0,00%       0,00%         0,00%        0,00%        0,00%
Jumlah penghasilan (rugi) komprehensif tahun berjalan            -84,33%       -86,13%      25,42%      -240,70%     -676,43%    -1803,09%
Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
  Pemilik entitas induk                                          -79,37%       -86,13%      25,43%      -240,70%     -676,43%    -1803,09%
  Kepentingan non-pengendali                                      -4,96%        -0,01%       0,00%         0,00%        0,00%        0,00%

*) Tidak Diaudit




                                                              58
Page 88
VII.     ANALISIS RISIKO

         Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan tidak terlepas dari berbagai
         risiko usaha yang dihadapi. Analisis risiko usaha terhadap Perseroan adalah
         sebagai berikut:

VII.A.   Risiko Ketergantungan terhadap Pihak Ketiga sebagai Penyedia Peralatan
         Pemeriksaan Laboratorium dan Bahan Baku Reagen

         Bahan baku utama yang digunakan oleh Perseroan adalah Reagen dan disertai
         bahan kimia lainnya yang digunakan untuk proses pemeriksaan. Bahan
         pendukung lainnya adalah bahan dan alat medis habis pakai yang digunakan
         untuk pengambilan spesimen dalam proses pemeriksaan seperti tube, sarung
         tangan, jarum, dan lain-lain. Semua bahan baku tersebut diambil dari pihak ketiga
         baik buatan lokal maupun hasil produksi luar negeri. Beberapa bahan baku
         terutama Reagen memiliki jangka waktu pemakaian, sehingga Perseroan tidak
         bisa mengambil terlalu banyak untuk menghindari habis masa pakainya sebelum
         digunakan untuk keperluan pemeriksaan. Namun, Perseroan juga tidak dapat
         mengambil dalam jumlah sangat sedikit untuk menghindari kekurangan bahan
         ketika dibutuhkan untuk pengambilan sample pelanggan Perseroan. Oleh sebab
         itu, Perseroan memperkirakan jumlah pemesanannya dengan jumlah yang
         moderate atau tidak terlalu banyak namun ditambahkan sedikit sebagai buffer
         stock.

VII.B.   Risiko   terhadap    Kegagalan      untuk      Mematuhi       Peraturan
         Perundangan-undangan yang Berlaku Terkait Industri Pelayanan Kesehatan

         Pelayanan kesehatan seperti yang dijalankan oleh Perseroan memiliki banyak
         aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah dan mengalami perubahan seiring
         berjalannya waktu. Perseroan tunduk pada peraturan undang-undang, namun
         tidak hanya terbatas pada perizinan operasional tetapi juga inspeksi fasilitas yang
         dilakukan oleh dinas terkait seperti dinas kesehatan, kementerian lingkungan
         hidup, dan ketenagakerjaan. Selain itu, Perseroan wajib mendapatkan persetujuan
         dari instansi berwenang lainnya untuk melakukan kegiatan usahanya seperti
         izin-izin korporasi umum, izin pendirian dan izin penyelenggaraan laboratorium
         klinik. Apabila izin-izin yang dimiliki Perseroan telah berakhir, maka Perseroan
         akan memperbaharuinya dengan izin yang baru termasuk ketika menawarkan
         layanan baru atau menambah jumlah klinik di lokasi baru. Selain itu, terdapat
         kemungkinan bahwa izin yang diajukan oleh Perseroan dapat tidak tepat waktu
         karena tertunda atau sedang dalam proses walaupun izinnya akan segera
         berakhir.




                                           59
Page 89
VII.C.   Risiko Ketersediaan Sumber Daya Manusia sebagai Pendukung Kegiatan
         Usaha

         Adanya risiko tenaga profesional tidak dapat dihindari seperti kekurangan sumber
         daya manusia yang dibutuhkan jika mengalami sakit (tidak masuk), cuti, pindah ke
         Perseroan lain yang memungkinkan pada saat sibuk menyebabkan kekurangan
         sumber daya manusia pada masa itu. Perseroan memiliki afiliasi dengan Yayasan
         Pendidikan Kesehatan, Karya Husada Jakarta, yang dapat bekerja sama dengan
         Perseroan di masa depan sehingga akan meminimalisir risiko Perseroan
         kekurangan sumber daya yang berkualitas.

VII.D.   Risiko Melambatnya melakukan Penerapan Perkembangan Tekonologi pada
         Layanan Kesehatan yang Tersedia

         Terdapat persaingan dengan laboratorium lain yang memberikan pelayanan sama
         dengan Perseroan yang dapat menyebabkan melambatnya dalam melakukan
         pengunaan terhadap teknologi terbaru, apabila alat yang sebelumnya telah
         tersedia masih dapat digunakan dan belum habis masa pakainya. Sedangkan,
         terdapat kemungkinan laboratorium pesaing yang telah melakukan pembaharuan
         alat dan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Oleh karena itu, Perseroan
         mengatasi hal tersebut dengan selalu mencari informasi terbaru terhadap
         teknologi kesehatan laboratorium. Perseroan menargetkan adaptasi teknologi
         baru dalam enam bulan setelah teknologi tersebut diterapkan.

VII.E.   Risiko Gugatan Hukum

         Dalam kegiatan usahanya, Perseroan terikat dengan pelanggan maupun pemasok
         melalui kontrak, surat perintah kerja, atau dokumen lainnya yang dibuat dengan
         mengikuti ketentuan-ketentuan yang diatur oleh hukum untuk mengatur hak dan
         kewajiban setiap pihak yang telah disetujui oleh kedua belah pihak. Adanya
         pelanggaran atau perbedaan (dispute) dapat mengakibatkan salah satu pihak
         akan mengajukan tuntutan atau gugatan hukum kepada pihak lainnya. Setiap
         tuntutan atau gugatan hukum tentu saja berpotensi untuk menimbulkan kerugian
         bagi pihak-pihak yang terlibat, salah satunya adalah Perseroan. Risiko terkait
         dengan gugatan hukum yang dapat terjadi antara lain gugatan dari pemasok yang
         diakibatkan oleh keterlambatan pembayaran oleh Perseroan atau gugatan dari
         pihak pelanggan dikarenakan kualitas yang didapatkan oleh pelanggan tidak
         sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati




                                          60
Page 90
VII.F.   Risiko Kebijakan Pemerintah

         Dalam melakukan kegiatan usaha, adanya perubahan kebijakan Pemerintah yang
         dapat mempengaruhi kegiatan usaha di dalam negeri, tentu juga akan membawa
         konsekuensi bagi Perseroan. Kebijakan yang dapat sangat berpengaruh pada
         Perseroan antara lain terkait secara langsung dengan industri layanan kesehatan.
         Perubahan tersebut dapat meningkatkan kewajiban dari Perseroan yang pada
         akhirnya dapat berdampak negatif kepada kegiatan operasional Perseroan.

         Berdasarkan peraturan menteri kesehatan, sebagai operator laboratorium klinik
         maupun khusus, Perseroan harus memperoleh izin penyelanggaraan laboratorium
         klinik dan Perseroan memastikan bahwa izin penyelanggaraan laboratorium klinik
         tersebut masih berlaku sampai dengan waktu harus diperpanjangnya izin tersebut.
         Selain itu, Perseroan yang bergerak dalam industri kesehatan dengan memiliki
         banyak regulasi yang diatur oleh pemerintah harus dapat mengatasi
         perubahan-perubahan terhadap regulasi pemerintah diterapkan di industri. Oleh
         karena itu, Perseroan senantiasa untuk update terhadap regulasi terbaru
         pemerintah, sehingga Perseroan dapat cepat dalam mengambil keputusan dan
         menentuhkan strategi bisnisnya ketika terdapat regulasi yang memiliki dampak
         signifikan terhadap kegiatan usaha Perseroan.




                                          61
Page 91
VIII.       METODE PENILAIAN

VIII.A.     Metode-Metode Penilaian

VIII.A.1.   Metode Penyesuaian Aset Bersih

            Metode ini merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan aset
            (asset based approach). Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan
            liabilitas (liabilities) harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk
            komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank
            atau utang bank).

            Aset lancar (current assets) harus dinilai ulang, misalnya untuk piutang dengan
            mengurangkan jumlah yang tak dapat ditagih secara normal. Aset tetap seperti
            tanah, bangunan, dan mesin-mesin perlu dinilai dengan konsep penilaian properti
            yang berlaku umum.

            Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud (intangible assets) seperti hak
            paten, lisensi, biaya riset dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan
            siap bekerja (pool of employees), dan daftar langganan (pool of captive customer),
            juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak berwujud tersebut diperoleh dengan
            melakukan penilaian terhadap tiap-tiap aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar
            ekuitas (net worth) kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai
            seluruh aset dan liabilitas (liabilities) yang telah disesuaikan.

VIII.A.2.   Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek

            Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek merupakan metode
            penilaian yang didasarkan pada pendekatan pasar (market based approach).
            Dengan metode ini, nilai pasar saham ditetapkan berdasarkan harga yang telah
            atau pernah terjadi dari perusahaan sejenis yang sebanding dan sepadan. Nilai
            pasar dari perusahaan pembanding diambil dari pasar modal (perusahaan
            publik/terbuka).

            Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah perusahaan pembanding harus
            sebanding dan sepadan dengan perusahaan yang akan dinilai dalam berbagai
            variabel pembanding, antara lain perputaran penjualan, ekuitas, struktur modal
            (leverage), aset dan komposisi aset, tingkat laba, dan rasio-rasio keuangan.

            Jika telah diperoleh perusahaan yang sebanding dan sepadan, nilai pasar saham
            perusahaan yang dinilai diperoleh dengan cara mengalikan pendapatan
            perusahaan dengan beberapa rasio yang diperoleh dari perusahaan pembanding,
            seperti rasio P/E (price/earnings), P/S (price/sales), P/BV (price/book value of
            equity) dan sebagainya.




                                              62
Page 92
VIII.A.3.   Metode Diskonto Arus Kas

            Metode diskonto arus kas ini merupakan metode penilaian yang didasarkan pada
            pendekatan pendapatan (income based approach).

            Untuk menggunakan metode ini, sebelum melakukan proses diskonto
            (discounting), terlebih dahulu harus diproyeksikan pendapatan mendatang berupa
            arus kas bersih untuk ekuitas (net cash flow to equity) atau arus kas bersih untuk
            kapital (net cash flow to invested capital) sesuai dengan sifat dan jenis usaha yang
            dinilai. Setelah proyeksi dibuat, langkah berikutnya adalah menetapkan tingkat
            diskonto (discount rate) yang tepat.

            Proses selanjutnya adalah mendiskonto nilai-nilai arus kas bersih yang telah
            diproyeksikan, termasuk nilai periode kekal (continuing value), dengan faktor
            diskonto (discount factor) yang diperoleh dari tingkat diskonto sesuai dengan
            periode proyeksinya. Jika yang didiskonto adalah arus kas bersih untuk ekuitas,
            maka nilai kini (present value) dari keseluruhan pendapatan di masa mendatang
            tersebut merupakan nilai ekuitas, sedangkan jika yang didiskonto adalah arus kas
            bersih untuk kapital, jumlah nilai kini tersebut merupakan nilai perusahaan
            (corporate value), yang masih harus dikurangi dengan nilai liabilitas untuk
            mendapatkan nilai ekuitas.

VIII.B.     Metode Penilaian yang Digunakan

            Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis
            internal akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis
            historis atas laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi komprehensif
            Perseroan, pengkajian atas kondisi operasi dan manajemen serta sumber daya
            yang dimiliki Perseroan. Prospek Perseroan di masa yang akan datang kami
            evaluasi berdasarkan rencana usaha serta proyeksi laporan keuangan yang
            diberikan oleh manajemen yang telah kami kaji kewajaran dan konsistensinya.
            Analisis eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal
            yang dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
            singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.

            Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar
            suatu “business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi
            keuangan dan laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya
            diperlukan penyesuaian terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan
            normalisasi keuntungan laporan laba rugi komprehensif yang biasanya disusun
            oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun nilai buku suatu
            perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan laba
            rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis
            yang dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian
            tersebut.




                                              63
Page 93
          Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
          diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method), metode penyesuaian aset
          bersih (adjusted net asset method), dan metode pembanding perusahaan tercatat
          di bursa efek (guideline publicly traded company method).

          Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
          dilaksanakan oleh Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai
          dengan perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Dalam melaksanakan
          penilaian dengan metode ini, operasi Perseroan diproyeksikan sesuai dengan
          perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Arus kas yang dihasilkan
          berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto yang
          sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus kas
          tersebut.

          Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari
          semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai
          pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai
          pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan
          kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai pasar seluruh aset
          (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai pasar liabilitas.

          Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian
          ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
          mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
          diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai
          data perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh Perseroan.

          Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai
          untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak
          manajemen Perseroan. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya
          pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang
          berbeda.

          Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi
          dengan melakukan pembobotan.

VIII.C.   Premis Penilaian

          Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis
          penilaian bahwa Perseroan adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.




                                             64
Page 94
VIII.D.   Aplikasi Diskon dan Premi

          Diskon dan premi merupakan hal-hal yang tak terpisahkan dari proses penilaian
          perusahaan tertutup. Diskon dan premi terkait dengan ada/tidaknya tingkat kendali
          serta tingkat kemampuan untuk dipasarkan dari saham yang dinilai. Diskon adalah
          potongan yang diberikan kepada suatu indikasi nilai dari business interest atau
          saham yang berhasil diperkirakan. Pemberian diskon terkait dengan tidak adanya
          unsur kendali dalam saham yang dinilai dan disebut dengan Discount for Lack of
          Control – DLOC (Diskon Tanpa Pengendalian). Diskon juga terkait dengan tingkat
          kesulitan saham tersebut untuk dikonversi secara cepat menjadi uang tunai yang
          disebut dengan Discount for Lack of Marketabilities – DLOM (Diskon Likuiditas
          Pasar). Sedangkan, premi adalah tambahan nilai yang diberikan kepada indikasi
          nilai yang berhasil diperoleh dalam proses penilaian. Pemberian premi terkait
          dengan adanya unsur kendali dalam saham perusahaan yang dinilai dan disebut
          dengan Premium for Control (Premi Pengendalian).

VIII.E.   Prosedur Penilaian

          Berdasarkan pendekatan dan metode penilaian yang telah dipilih untuk
          menentukan indikasi nilai pasar Objek Penilaian, kami telah melakukan
          langkah-langkah sebagai berikut:

          1. Melakukan tinjauan atas faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi
             operasi Perseroan.
          2. Melakukan tinjauan atas laporan keuangan historis dari Perseroan.
          3. Melakukan penelaahan atas data operasional Perseroan.
          4. Melakukan tinjauan atas proyeksi laporan keuangan Perseroan yang telah
             disiapkan oleh pihak manajemen Perseroan.
          5. Melakukan diskusi dengan manajemen atas proyeksi laporan keuangan
             tersebut.
          6. Melakukan penilaian Objek Penilaian dengan mengaplikasikan metode
             diskonto arus kas dengan pendekatan pendapatan dan metode pembanding
             perusahaan tercatat di bursa efek dengan pendekatan pasar.

VIII.F.   Independensi Penilai

          Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa
          adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
          pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memiliki kepentingan
          ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan
          penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
          manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
          nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan KR hanya menerima
          imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240719-003 tanggal 19 Juli 2024
          yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.




                                           65
Page 95
IX.     PENILAIAN

        Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode penilaian yang digunakan
        untuk menilai Objek Penilaian adalah metode diskonto arus kas dan metode
        pembanding perusahaan tercatat di bursa efek. Dalam bab ini, terlebih dahulu
        akan dibahas penentuan nilai pasar dengan metode diskonto arus kas, baru
        kemudian dilanjutkan dengan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa
        efek.

IX.A.   Premi Pengendalian (Premium for Control), Diskon Tanpa Pengendalian
        (Discount for Lack of Control), dan Diskon Likuiditas Pasar (Discount for
        Lack of Marketabilities)

        Berdasarkan POJK 35/2020, premi pengendalian didefinisikan sebagai “suatu
        jumlah atau persentase tertentu yang merupakan penambah dari nilai suatu
        ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian atas objek penilaian”.

        Berdasarkan POJK 35/2020, diskon tanpa pengendalian didefinisikan sebagai
        “suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari nilai suatu
        ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya tingkat pengendalian atas objek
        penilaian”.

        Premi pengendalian dan diskon tanpa pengendalian mencerminkan penambahan
        terhadap nilai dari penyertaan minoritas atau pengurangan terhadap nilai dari
        penyertaan mayoritas dalam entitas anak yang dinilai sebagai pengaruh dari
        ketiadaan pengendalian dari pemilik yang berada dalam posisi minoritas atau
        dibatasi pengendaliannya.

        Pengurangan diperhitungkan karena pemilik yang dalam kondisi tidak memiliki
        kemampuan untuk mengendalikan akan memperoleh manfaat yang berbeda dari
        pemilik yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan karena adanya
        keleluasaan dari pemilik yang mengendalikan untuk mengoptimalkan manfaat
        dengan:

        •   Menentukan arah perkembangan jangka panjang perusahaan.
        •   Memilih pengurus inti perusahaan.
        •   Menentukan hak dan fasilitas untuk pengurus inti.
        •   Menentukan kebijakan investasi.
        •   Menentukan dengan pihak mana kegiatan usaha akan dilakukan.
        •   Menentukan besarnya dividen yang akan dibayarkan.
        •   Menolak usulan-usulan di atas yang berasal dari pemegang saham minoritas.




                                         66
Page 96
            Berdasarkan Peraturan POJK 35/2020, diskon likuiditas pasar didefinisikan
            sebagai “suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari
            nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas objek penilaian”.

            Diskon likuiditas pasar mencerminkan pengurangan terhadap nilai dari
            perusahaan yang dinilai sebagai pengaruh dari tidak likuidnya saham perusahaan
            tersebut untuk diperdagangkan.

            Untuk penilaian atas Perseroan, sesuai dengan tujuan penilaian yang dilakukan,
            yaitu untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang nilai pasar
            dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau
            ekuivalensinya pada tanggal 30 Juni 2024 yang didasarkan pada proyeksi laporan
            keuangan Perseroan yang disusun oleh manajemen Perseroan, maka
            diperkirakan telah dilakukan penyesuaian atas proyeksi laporan keuangan
            tersebut, oleh karena itu atas indikasi nilai yang dihasilkan, dilakukan atau
            diaplikasikan penyesuaian terhadap kondisi ketidakmampuan untuk dipasarkan
            dengan cepat (diskon likuiditas pasar), dikenakan diskon sebesar 10,00%, dengan
            pertimbangan sebagai berikut:

            •   Berdasarkan POJK 35/2020, diskon likuiditas pasar untuk perusahaan terbuka
                bagi pemegang saham mayoritas paling besar adalah 20,00%.
            •   Perseroan merupakan perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka
                (publicy-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
                Indonesia.

IX.B.       Nilai Pasar Objek Penilaian

IX.B.1.     Metode Diskonto Arus Kas

IX.B.1.a.   Proyeksi Laporan Keuangan

            Penilaian Perseroan yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan
            pada proyeksi laporan keuangan yang disusun oleh manajemen Perseroan. Dalam
            penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan
            berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan
            rencana manajemen di masa yang akan datang. Di samping itu, berbagai informasi
            dan saran yang relevan diberikan oleh manajemen Perseroan sehubungan
            dengan perubahan-perubahan pada setiap faktor dalam jangka waktu yang telah
            ditetapkan juga turut menjadi bahan pertimbangan. Kami telah melakukan
            penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan tersebut agar dapat
            menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan yang dinilai pada saat
            penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang
            signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan yang dinilai.




                                             67
Page 97
         Berikut adalah penjelasan mengenai hal-hal pokok dalam proyeksi laporan
         keuangan yang digunakan dalam penilaian atas Perseroan.

IX.B.1.a.1) Umum

         •   Tidak akan ada perubahan yang material mengenai kondisi politik, ekonomi,
             hukum, atau undang-undang yang akan mempengaruhi aktivitas Perseroan,
             industri, atau negara di mana Perseroan beroperasi.
         •   Tidak akan ada perubahan yang material mengenai tarif pajak, bea cukai, nilai
             tukar mata uang, dan suku bunga yang dipergunakan dalam proyeksi laporan
             keuangan yang dapat mempengaruhi kinerja Perseroan selain yang telah
             diproyeksikan.
         •   Tidak akan ada perubahan yang material pada struktur dan aktivitas utama
             Perseroan atau pada sumber utama penghasilan Perseroan selain yang telah
             diproyeksikan.
         •   Tidak akan ada perubahan yang material pada manajemen Perseroan.
         •   Tidak akan ada hambatan-hambatan yang berarti yang berasal dari
             perselisihan industri atau pengadaan tenaga kerja atau hal-hal lain yang dapat
             mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan.
         •   Tidak akan ada hambatan-hambatan yang berarti atas penawaran bahan baku,
             bahan-bahan lainnya, produk-produk, serta jasa-jasa yang dijual kepada
             Perseroan.
         •   Tidak akan ada perubahan yang material terhadap harga bahan baku, bahan-
             bahan lainnya, produk-produk, serta jasa-jasa yang dijual, beban tenaga kerja,
             beban pabrikasi, dan beban-beban lain seperti yang berlaku sekarang ini dan
             yang diproyeksikan.
         •   Tidak akan ada pembelian aset tetap yang material selain yang diproyeksikan.
         •   Tidak ada pengecualian atas pencadangan yang harus dibuat oleh Perseroan
             atas kewajiban kontijen atau arbritase, ancaman atau sebaliknya, piutang tak
             tertagih yang luar biasa, kontrak, atau aset lain yang belum dipenuhi.
         •   Tidak ada perubahan yang material terhadap perjanjian-perjanjian dan
             ketentuan-ketentuan yang ada.
         •   Sesuai dengan sifat industri, manajemen Perseroan mempersiapkan proyeksi
             laporan keuangan untuk tahun 2024 sampai dengan 2034.




                                           68
Page 98
IX.B.1.a.2) Asumsi-asumsi yang Digunakan Dalam Penyusunan Proyeksi Laporan
            Keuangan

        1. Proyeksi Pendapatan Neto

           Pendapatan neto dalam penilaian ini terutama terdiri dari pendapatan
           hematologi hemostasis, imunologi serologi, dan molecular.

           Asumsi-asumsi proyeksi pendapatan neto adalah sebagai berikut:
            Tabel 21
            PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
            Proyeksi Pendapatan Neto
            Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
            untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034

                                                                                                                                (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                    31/12/24      31/12/25        31/12/26     31/12/27     31/12/28      31/12/29
                                  Keterangan
                                                                   (6 Bulan)     (1 Tahun)       (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)     (1 Tahun)
            Pendapatan Neto
             Hematologi hemostasis                                      18.618          20.913       23.438       26.310        29.116        31.720
             Kimia                                                      15.878          17.956       20.247       22.862        25.405        27.747
             Imunologi serologi                                         76.060          84.462       93.705      104.148       114.432       124.121
             Urin feses cairan tubuh napza obat                          2.674           2.999        3.359        3.768         4.168         4.540
             Mikrobiologi                                                2.867           3.140        3.438        3.771         4.103         4.423
             Patologi anatomi                                            7.692           8.288        8.935        9.644        10.368        11.092
             Medical check up                                            5.606           6.515        7.492        8.617         9.699        10.676
             Molecular                                                  17.109          19.458       21.986       24.877        27.684        30.263
             Genomic                                                    17.001          19.637       22.680       26.196        29.568        32.599
            Jumlah Pendapatan Neto                                     163.506         183.369      205.280      230.194       254.542       277.182



                                                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                    31/12/30      31/12/31       31/12/32     31/12/33      31/12/34
                                  Keterangan
                                                                   (1 Tahun)     (1 Tahun)       (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)
            Pendapatan Neto
             Hematologi hemostasis                                      34.568          37.684       41.094       44.826        48.911
             Kimia                                                      30.314          33.128       36.211       39.593        43.300
             Imunologi serologi                                        134.680         146.190      158.742      172.432       187.370
             Urin feses cairan tubuh napza obat                          4.946           5.390        5.877        6.408         6.991
             Mikrobiologi                                                4.770           5.147        5.555        5.998         6.478
             Patologi anatomi                                           11.871          12.707       13.607       14.574        15.614
             Medical check up                                           11.751          12.935       14.240       15.677        17.260
             Molecular                                                  33.091          36.191       39.593       43.324        47.418
             Genomic                                                    35.941          39.625       43.686       48.164        53.101
            Jumlah Pendapatan Neto                                     301.932         328.999      358.604      390.996       426.443




                                                                69
Page 99
   Grafik berikut menunjukkan proyeksi pendapatan neto Perseroan untuk tahun
   2024 – 2033.

   Grafik 6
   PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
   Proyeksi Pendapatan Neto Tahun 2024 – 2034
   (Dalam miliar Rupiah)

                                                      Pendapatan Neto
            450
            400
            350
            300
            250
            200
            150
            100
              50
                -
                        2024     2025      2026       2027      2028          2029      2030       2031      2032      2033        2034




2. Proyeksi Beban Pokok Pendapatan

   Beban pokok pendapatan Perseroan terutama terdiri dari bahan baku serta gaji
   dan tunjangan. Beban pokok pendapatan untuk tahun 2024 – 2034
   diproyeksikan sebesar 47% – 56% dari pendapatan neto.

   Asumsi-asumsi proyeksi beban pokok pendapatan adalah sebagai berikut:
   Tabel 22
   PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
   Proyeksi Beban Pokok Pendapatan
   Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034

                                                                                                                          (Dalam jutaan Rupiah)
                                                           31/12/24      31/12/25        31/12/26        31/12/27     31/12/28      31/12/29
                        Keterangan
                                                          (6 Bulan)     (1 Tahun)       (1 Tahun)       (1 Tahun)    (1 Tahun)     (1 Tahun)
   Beban Pokok Pendapatan
    Bahan baku                                                 25.274          56.201          62.917       70.553        78.016        84.954
    Gaji dan tunjangan                                         11.101          23.311          24.477       25.701        26.986        28.335
    Bahan pembantu                                              1.061           2.359           2.641        2.961         3.275         3.566
    Rujukan pihak ketiga                                        3.573           7.029           7.869        8.824         9.757        10.625
    Penyusutan aset tetap                                       2.363           5.343           5.303        3.530         3.447         2.689
    Amortisasi aset hak guna                                    1.402           2.832           2.853        2.884         2.847         2.900
    Lain-lain                                                   1.016           2.260           2.530        2.837         3.137         3.416
   Jumlah Beban Pokok Pendapatan                               45.790          99.336      108.589         117.290      127.464        136.485




                                                       70
Page 100
                                                                                              (Dalam jutaan Rupiah)
                                                  31/12/30      31/12/31     31/12/32     31/12/33      31/12/34
                        Keterangan
                                                 (1 Tahun)     (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)     (1 Tahun)
   Beban Pokok Pendapatan
    Bahan baku                                        92.540      100.836      109.910      119.837        130.702
    Gaji dan tunjangan                                29.752       31.239       32.801       34.442         36.164
    Bahan pembantu                                     3.884        4.233        4.613        5.030          5.486
    Rujukan pihak ketiga                              11.573       12.611       13.746       14.987         16.346
    Penyusutan aset tetap                              2.490        2.620        2.614        2.542          2.542
    Amortisasi aset hak guna                           2.925        2.959        2.983        3.035          2.907
    Lain-lain                                          3.721        4.055        4.419        4.819          5.255
   Jumlah Beban Pokok Pendapatan                     146.886      158.552      171.086      184.692        199.402




   Grafik berikut menunjukkan proyeksi beban pokok pendapatan Perseroan
   untuk tahun 2024 – 2034.

   Grafik 7
   PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
   Proyeksi Beban Pokok Pendapatan Tahun 2024 – 2034
   (Dalam miliar Rupiah)

                                        Beban Pokok Pendapatan
            250


            200


            150


            100


              50


                -
                        2024    2025   2026   2027     2028      2029       2030    2031       2032       2033        2034




3. Beban Usaha

   Beban usaha Perseroan terutama terdiri dari beban gaji dan tunjangan, iklan
   dan promosi, serta gaji dan tunjangan. Beban usaha untuk tahun
   2024 – 2034 diproyeksikan berkisar antara 26% – 44% dari pendapatan neto.

4. Pajak

   Mengingat Perseroan adalah perusahaan yang berdomisili di Indonesia, maka
   tarif pajak yang diberlakukan atas Perseroan adalah tarif pajak yang berlaku
   umum di Indonesia, yaitu sebesar 22,00% untuk tahun 2024 – 2034.




                                              71
Page 101
5. Proyeksi Laporan Laba Rugi Komprehensif

   Berdasarkan asumsi-asumsi untuk proyeksi laporan laba rugi komprehensif
   sebagaimana dijelaskan di atas, proyeksi laporan laba rugi komprehensif
   Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
   31 Desember 2025 – 2034 adalah sebagai berikut:
   Tabel 23
   PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
   Proyeksi Laporan Laba Rugi Komprehensif
   Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034

                                                                                                                          (Dalam jutaan Rupiah)
                                                           31/12/24       31/12/25        31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29
                         Keterangan
                                                          (6 Bulan)      (1 Tahun)       (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
   Pendapatan bersih                                           82.461         183.369       205.280       230.194       254.542        277.182
   Beban pokok pendapatan                                      45.790          99.336       108.589       117.290       127.464        136.485
   Laba kotor                                                  36.670          84.033        96.692       112.904       127.078        140.696
   Beban usaha                                                (36.320)        (78.025)      (81.463)      (81.074)      (84.767)       (86.927)
   Laba usaha                                                     351           6.009        15.229        31.831         42.311        53.769
   Beban lain-lain                                               (161)         (3.095)       (3.079)       (3.047)        (2.954)       (2.608)
   Laba sebelum beban pajak                                       190           2.914        12.150        28.784         39.357        51.161
   Beban pajak                                                      -               -        (2.566)       (6.332)        (8.659)      (11.256)
   Laba tahun berjalan                                            190           2.914         9.584        22.452         30.699        39.906



                                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)
                                                           31/12/30      31/12/31        31/12/32      31/12/33      31/12/34
                         Keterangan
                                                          (1 Tahun)      (1 Tahun)       (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
   Pendapatan bersih                                          301.932         328.999       358.604       390.996       426.443
   Beban pokok pendapatan                                     146.886         158.552       171.086       184.692       199.402
   Laba kotor                                                 155.047         170.447       187.518       206.304        227.041
   Beban usaha                                                (90.622)        (95.158)      (99.828)     (104.625)      (109.892)
   Laba usaha                                                  64.425          75.289        87.690       101.678       117.149
   Beban lain-lain                                             (2.153)         (1.626)       (1.025)         (387)         (161)
   Laba sebelum beban pajak                                    62.272          73.663        86.666       101.291       116.988
   Beban pajak                                                (13.700)        (16.206)      (19.066)      (22.284)      (25.737)
   Laba tahun berjalan                                         48.572          57.457        67.599        79.007         91.251




6. Kas dan Bank

   Kas dan bank dipertahankan pada tingkat tertentu untuk menutupi kebutuhan
   operasi. Kelebihan kas yang timbul dari operasi akan tetap ditempatkan pada
   setara kas.

7. Piutang Usaha

   Perputaran piutang usaha diasumsikan sekitar 67 – 97 hari selama periode
   proyeksi.

8. Persediaan

   Perputaran persediaan diasumsikan sekitar 23 hari untuk bahan baku dan
   146 – 266 hari untuk bahan pembantu selama periode proyeksi.




                                                       72
Page 102
9. Utang Usaha

   Perputaran utang usaha diasumsikan sekitar 69 – 99 hari selama periode
   proyeksi.

10. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan

   Berdasarkan asumsi-asumsi untuk proyeksi laporan posisi keuangan
   sebagaimana dijelaskan di atas, proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan
   pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2034 adalah sebagai berikut:
   Tabel 24
   PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
   Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
   Per 31 Desember 2024 - 2034

                                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)

                         Keterangan      31/12/24      31/12/25    31/12/26    31/12/27     31/12/28       31/12/29

   ASET
   ASET LANCAR
   Kas dan bank                               13.371      30.115      54.987      86.894        120.685        158.448
   Investasi jangka pendek                     1.401       1.401       1.401       1.401          1.401          1.401
   Piutang usaha                              44.400      44.274      43.862      42.791         47.317         51.525
   Piutang lain-lain                           6.969       6.969       6.969       6.969          6.969          6.969
   Persediaan                                  4.925       5.260       5.648       6.067          6.418          6.973
   Asuransi dibayar di muka                      140         140         140         140            140            140
   Pajak dibayar di muka                         216         216         216         216            216            216
   Jumlah Aset Lancar                         71.423      88.375     113.223     144.478        183.146        225.673
   ASET TIDAK LANCAR
   Aset pajak tangguhan                        2.156       2.156       2.156       2.156          2.156          2.156
   Investasi saham                            12.951      12.951      12.951      12.951         12.951         12.951
   Biaya dibayar dimuka dan uang muka          1.183       1.183       1.183       1.183          1.183          1.183
   Aset tetap - neto                         182.814     168.385     154.094     145.751        137.684        132.160
   Aset hak guna - neto                       23.672      23.360      23.916      25.444         22.598         26.837
   Aset tak berwujud - neto                    1.210       1.007         803         600            396            193
   Aset tidak lancar lainnya                   2.736       2.736       2.736       2.736          2.736          2.736
   Jumlah Aset Tidak Lancar                  226.721     211.778     197.839     190.821        179.704        178.216
   JUMLAH ASET                               298.144     300.153     311.062     335.299        362.850        403.890



                                                                                   (Dalam jutaan Rupiah)

                         Keterangan      31/12/30      31/12/31    31/12/32    31/12/33     31/12/34

   ASET
   ASET LANCAR
   Kas dan bank                              202.913     255.166     316.163     389.687        482.029
   Investasi jangka pendek                     1.401       1.401       1.401       1.401          1.401
   Piutang usaha                              56.126      61.157      66.661      72.682         79.271
   Piutang lain-lain                           6.969       6.969       6.969       6.969          6.969
   Persediaan                                  7.581       8.245       8.972       9.767         10.637
   Asuransi dibayar di muka                      140         140         140         140            140
   Pajak dibayar di muka                         216         216         216         216            216
   Jumlah Aset Lancar                        275.346     333.295     400.522     480.863        580.664
   ASET TIDAK LANCAR
   Aset pajak tangguhan                        2.156       2.156       2.156       2.156          2.156
   Investasi saham                            12.951      12.951      12.951      12.951         12.951
   Biaya dibayar dimuka dan uang muka          1.183       1.183       1.183       1.183          1.183
   Aset tetap - neto                         127.307     122.017     116.748     111.719        106.689
   Aset hak guna - neto                       23.912      23.708      24.340      24.921         25.630
   Aset tak berwujud - neto                        -           -           -           -              -
   Aset tidak lancar lainnya                   2.736       2.736       2.736       2.736          2.736
   Jumlah Aset Tidak Lancar                  170.245     164.750     160.114     155.666        151.346
   JUMLAH ASET                               445.591     498.046     560.636     636.528        732.010




11. Penambahan Aset Tetap

   Penambahan aset tetap diproyeksikan sebesar Rp 3,50 miliar sampai dengan
   Rp 107,92 miliar selama periode proyeksi.



                                        73
Page 103
                                                                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                     31/12/24       31/12/25       31/12/26       31/12/27       31/12/28       31/12/29

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                15.247       14.615         14.533         14.239         15.724         17.156
Utang pajak                                                   283          283            283            283            283            283
Beban akrual                                                2.729        2.729          2.729          2.729          2.729          2.729
Uang muka pelanggan                                         8.788        8.788          8.788          8.788          8.788          8.788
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                1.050               -              -              -              -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                            28.098       26.415         26.333         26.039         27.524         28.956
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja                              3.234        4.269          5.336          6.434          7.565          8.731
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian
  yang jatuh tempo satu tahun:
  Liabilitas sewa                                          23.482       23.376         24.025         25.685         22.833         27.129
  Utang bank                                               39.969       39.817         39.508         38.829         35.917         30.158
Liabilitas imbalan pasca kerja                              6.776        6.776          6.776          6.776          6.776          6.776
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                           73.460       74.238         75.645         77.724         73.091         72.794
JUMLAH LIABILITAS                                         101.558      100.653        101.978        103.763        100.615        101.750
EKUITAS
Modal saham                                                31.250       31.250         31.250         31.250         31.250         31.250
Tambahan modal disetor                                     36.707       36.707         36.707         36.707         36.707         36.707
Kerugian komprehensif lain                                 (4.235)      (4.235)        (4.235)        (4.235)        (4.235)        (4.235)
Saldo laba                                                132.865      135.779        145.363        167.814        198.513        238.419
JUMLAH EKUITAS                                            196.587      199.501        209.084        231.536        262.234        302.140
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                             298.144      300.153        311.062        335.299        362.850        403.890



                                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                     31/12/30       31/12/31       31/12/32       31/12/33       31/12/34

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                18.688       20.364         22.197         24.202         26.397
Utang pajak                                                   283          283            283            283            283
Beban akrual                                                2.729        2.729          2.729          2.729          2.729
Uang muka pelanggan                                         8.788        8.788          8.788          8.788          8.788
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                     -              -              -              -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                            30.488       32.164         33.997         36.003         38.197
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja                              9.931       11.167         12.441         13.753         15.103
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian
  yang jatuh tempo satu tahun:
  Liabilitas sewa                                          24.242       24.044         24.645         25.222         25.907
  Utang bank                                               23.442       15.725          7.008              -              -
Liabilitas imbalan pasca kerja                              6.776        6.776          6.776          6.776          6.776
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                           64.391       57.712         50.870         45.750         47.786
JUMLAH LIABILITAS                                          94.879       89.876         84.867         81.753         85.983
EKUITAS
Modal saham                                                31.250       31.250         31.250         31.250         31.250
Tambahan modal disetor                                     36.707       36.707         36.707         36.707         36.707
Kerugian komprehensif lain                                 (4.235)      (4.235)        (4.235)        (4.235)        (4.235)
Saldo laba                                                286.991      344.448        412.047        491.054        582.305
JUMLAH EKUITAS                                            350.712      408.169        475.769        554.776        646.027
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                             445.591      498.046        560.636        636.528        732.010




                                                     74
Page 104
IX.B.1.b. Terminal Value dan Tingkat Pertumbuhan

            Sebagai dasar dalam menentukan terminal value atau nilai pada periode kekal
            (perpetuity period), kami menggunakan proyeksi tahun 2024 sampai tahun 2034
            sebagai periode tetap (fixed period), sedangkan tahun 2035 dianggap sebagai
            awal periode kekal. Dalam penilaian ini, pertumbuhan arus kas bersih (AKB) pada
            tahun 2035 atau periode kekal diasumsikan sebesar 3,00%.

            Untuk mendapatkan terminal value, kami mengkapitalisasikan AKB tahun 2035
            dengan menggunakan tingkat diskonto yang digunakan pada tahun 2034.

IX.B.1.c.   Penentuan Arus Kas Bersih

            Untuk penilaian dengan menggunakan metode diskonto arus kas, terdapat 3 (tiga)
            pilihan arus kas untuk didiskonto, yaitu dividen, AKB untuk ekuitas (free cash flow
            to equity) dan AKB untuk kapital (free cash flow to invested capital) atau AKB untuk
            perusahaan (free cash flow to firm).

            Dalam penilaian ini, arus kas yang akan didiskonto untuk dijadikan indikasi nilai
            bisnis adalah AKB untuk kapital.

            Pengertian AKB berarti bahwa arus kas yang diperoleh sudah bebas dari
            kewajiban penyediaan pengeluaran barang modal (capital expenditure), baik untuk
            mempertahankan operasi perusahaan saat ini maupun penyediaan cadangan
            untuk penggantian (reserve for replacement), modal kerja dan untuk pertumbuhan
            melalui penyediaan dana tambahan pengeluaran barang modal, yang dihitung
            dengan cara langsung.

            Berdasarkan asumsi-asumsi untuk proyeksi laporan posisi keuangan dan proyeksi
            laporan laba rugi komprehensif sebagaimana dijelaskan di atas, proyeksi AKB
            untuk kapital Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
            31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
            31 Desember 2025 – 2034 adalah sebagai berikut:
            Tabel 25
            PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
            Proyeksi Arus Kas Bersih
            Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan
            untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 - 2034

                                                                                                                                   (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                    31/12/24       31/12/25        31/12/26      31/12/27      31/12/28      31/12/29
                                  Keterangan
                                                                   (6 Bulan)      (1 Tahun)       (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
            Penerimaan kas dari pelanggan                               81.699         183.496       205.692       231.265        250.016       272.973
            Pembayaran kas kepada pemasok                              (39.684)        (92.128)     (100.904)     (111.587)      (120.036)     (130.020)
            Pembayaran beban usaha                                     (30.481)        (64.201)      (67.705)      (71.459)       (75.313)      (79.224)
            Pembayaran beban pajak penghasilan                               -               -        (2.566)       (6.332)        (8.659)      (11.256)
            Pembayaran liabilitas sewa                                  (2.573)         (2.788)       (2.920)       (2.914)        (3.013)       (3.005)
            Penambahan aset tetap                                       (7.341)         (3.500)       (3.500)       (3.500)        (3.500)       (3.500)
            Arus kas bersih sebelum penyesuaian pajak                    1.620          20.880        28.098        35.472         39.496        45.968
            Penyesuaian pajak atas beban bunga                               -               -          (616)         (635)          (614)         (538)
            Arus kas bersih setelah penyesuaian pajak                    1.620          20.880        27.482        34.837         38.881        45.430




                                                                    75
Page 105
                                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)
                                                         31/12/30       31/12/31      31/12/32      31/12/33      31/12/34
                                Keterangan
                                                        (1 Tahun)      (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)     (1 Tahun)
          Penerimaan kas dari pelanggan                    297.331        323.967       353.101        384.974       419.854
          Pembayaran kas kepada pemasok                   (140.546)      (151.962)     (164.383)      (177.905)     (192.628)
          Pembayaran beban usaha                           (83.365)       (87.751)      (92.399)       (97.327)     (102.554)
          Pembayaran beban pajak penghasilan               (13.700)       (16.206)      (19.066)       (22.284)      (25.737)
          Pembayaran liabilitas sewa                        (3.048)        (3.114)       (3.175)        (3.200)       (3.092)
          Penambahan aset tetap                             (3.500)        (3.500)       (3.500)        (3.500)       (3.500)
          Arus kas bersih sebelum penyesuaian pajak          53.173        61.435        70.577         80.759        92.342
          Penyesuaian pajak atas beban bunga                   (438)         (322)         (190)           (50)            -
          Arus kas bersih setelah penyesuaian pajak          52.735        61.112        70.387         80.709        92.342




IX.B.1.d. Tingkat Diskonto

          Untuk mendiskonto AKB untuk kapital, tingkat diskonto yang digunakan adalah
          biaya modal rata-rata tertimbang (WACC/weighted average cost of capital) yang
          ditentukan dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:

          WACC            =      (ke x We) + (kd [1-t] x Wd)

          Dimana:

          ke              =      Biaya modal ekuitas/saham biasa
          kd              =      Biaya modal utang
          We              =      Bobot ekuitas dalam struktur ekuitas
          Wd              =      Bobot utang dalam struktur kapital
          t               =      Pajak penghasilan perusahaan

IX.B.1.d.1) Biaya Modal untuk Ekuitas

          Sebelum dapat menetapkan WACC, terlebih dahulu harus dihitung biaya modal
          ekuitas, yang ditentukan dengan capital asset pricing model (CAPM) dengan
          menggunakan persamaan sebagai berikut:

          ke              =      Rf + (β x RPm) – RBDS

          Dimana:

          ke              =      Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu atau
                                 biaya modal ekuitas/saham biasa
          Rf              =      Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko (risk
                                 free rate)
          β               =      Beta
          RPm             =      Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
                                 premium)
          RBDS            =      Rating-based default spread




                                                        76
Page 106
Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak
memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas risiko yang
dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk jangka panjang.
Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal 30 Juni 2024, maka
instrumen bebas risiko yang dipakai, yaitu obligasi Indonesia berjangka panjang
dalam mata uang Rupiah dengan jangka waktu 30 tahun dengan tingkat yield
rata-rata sebesar 7,07% yang diperoleh dari Indonesia Bond Pricing Agency
(IBPA) dan angka tersebut akan digunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko.

RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan tingkat
balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market risk premium
memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premiums)
seperti volatilitas harga saham untuk menghasilkan base equity market risk
premium. Dengan mengikutsertakan risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto
yang mengakomodasi perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas
pada pasar negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan
tingkat premi risiko sebesar 6,45%, yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran
(New York University Business School) tahun 2023 yang dikeluarkan pada bulan
Juli 2024.

Dalam penilaian ini juga digunakan RBDS untuk melakukan penyesuaian terhadap
biaya modal ekuitas, mengingat dalam perhitungan biaya modal ekuitas ini
digunakan RPm yang berasal dari hasil riset Aswath Damodaran, dimana RBDS
sebesar 1,79% digunakan untuk mengurangi besaran biaya modal ekuitas.

Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta akan
dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk premium.

Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding diperoleh dari riset Aswath
Damodaran (New York University Business School) sampai dengan tahun 2023
sebesar 0,74 yang kemudian di-relever dengan tingkat leverage yang berlaku di
pasar untuk memperoleh beta yang sesuai untuk mendiskonto AKB Perseroan
tersebut dengan formula sebagai berikut:

βL         =    βU x (1 + (1-T) x DER)

Dalam penilaian ini, kami menggunakan rata-rata debt to equity ratio (DER) dari
perusahaan-perusahaan publik sejenis sebesar 29,87% untuk memperoleh beta
Perseroan. Tarif pajak yang digunakan untuk Perseroan sesuai dengan tarif pajak
yang berlaku umum adalah sebesar 0,00% untuk tahun 2024 – 2025, sebesar
21,12% untuk tahun 2026, dan sebesar 22,00% untuk tahun 2027 – 2034. Dengan
demikian, maka diperoleh beta Perseroan sebesar 0,97 untuk tahun 2024 – 2025,
sebesar 0,94 untuk tahun 2026, dan sebesar 0,92 untuk tahun 2027 – 2034
dengan rincian perhitungan sebagai berikut:

βL2024-2025 =   0,74 x (1 + (1 – 0,00%) x 29,87%) = 0,97
βL2026      =   0,74 x (1 + (1 – 21,12%) x 29,87%) = 0,92
βL2027-2034 =   0,74 x (1 + (1 – 22,00%) x 29,87%) = 0,92




                                   77
Page 107
          Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan CAPM
          dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar 1,79%, diperoleh
          biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak dalam perhitungan di
          bawah ini:

          Ke2024-2025 =   7,07% + 0,97 x 6,45% – 1,79% = 11,51%
          Ke2026      =   7,07% + 0,92 x 6,45% – 1,79% = 11,20%
          Ke2027-2034 =   7,07% + 0,92 x 6,45% – 1,79% = 11,19%

IX.B.1.d.2) Biaya Modal untuk Utang

          Karena perhitungan nilai ekuitas Perseroan dilakukan dengan mendiskonto tingkat
          balikan terhadap keseluruhan modal (AKB untuk kapital atau free cash flow to
          invested capital), maka tingkat diskonto yang digunakan adalah tingkat diskonto
          yang merupakan rata-rata tertimbang biaya modal, baik yang berasal dari
          pinjaman jangka panjang (biaya modal untuk utang) maupun yang berasal dari
          ekuitas (biaya modal untuk ekuitas).

          Dalam penilaian ini, biaya modal untuk utang yang digunakan adalah suku bunga
          pinjaman dalam mata uang Rupiah yang diambil dari suku bunga kredit investasi
          bank Persero untuk bulan Juni 2024 yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia
          sebesar 9,45%.

IX.B.1.d.3) Weighted Average Cost of Capital

          Berdasarkan biaya modal untuk ekuitas, biaya modal untuk utang, bobot ekuitas
          sebesar 77,00%, dan bobot utang sebesar 23,00%, yang diolah dari data rata-rata
          DER dari perusahaan-perusahaan publik yang sejenis dengan tarif pajak yang
          berlaku untuk Perseroan sesuai dengan tarif pajak yang berlaku umum adalah
          sebesar 0,00% untuk tahun 2024 – 2025, 21,12% untuk tahun 2026, dan 22,00%
          untuk tahun 2027 – 2034, maka weighted average cost of capital (WACC) adalah
          sebagai berikut:

          WACC            = (ke x We) + (kd [1-t] x Wd)
          WACC2024-2025   = (11,51% x 77,00%) + (9,45% x [1 – 0,00%] x 23,00%) = 11,03%
          WACC2026        = (11,34% x 77,00%) + (9,45% x [1 – 21,12%] x 23,00%) = 10,34%
          WACC2027-2034   = (11,19% x 77,00%) + (9,45% x [1 – 22,00%] x 23,00%) = 10,31%




                                           78
Page 108
IX.B.1.e.   Perhitungan Nilai Pasar Perseroan

            Berdasarkan AKB sebagaimana dijelaskan di atas, indikasi nilai kini operasi
            Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
            31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
            31 Desember 2025 – 2034 adalah sebagai berikut:
            Tabel 26
            PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
            Indikasi Nilai Kini Operasi
            Per 30 Juni 2024

                                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)
                                                    31/12/24      31/12/25     31/12/26     31/12/27     31/12/28      31/12/29
                                      Keterangan
                                                   (6 Bulan)     (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)     (1 Tahun)
            Arus kas bersih                              1.620       20.880       27.482       34.837        38.881        45.430
            Faktor diskonto                             0,9490       0,8547       0,7746       0,7022        0,6366        0,5771
            Nilai kini arus kas bersih                   1.537       17.846       21.287       24.463        24.752        26.218



                                                                                               (Dalam jutaan Rupiah)
                                                   31/12/30      31/12/31     31/12/32     31/12/33      31/12/34
                                      Keterangan
                                                   (1 Tahun)     (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)    (1 Tahun)
            Arus kas bersih                             52.735       61.112       70.387       80.709        92.342
            Faktor diskonto                             0,5231       0,4742       0,4299       0,3897        0,3533
            Nilai kini arus kas bersih                  27.586       28.979       30.259       31.452        32.624
            Jumlah nilai kini arus kas bersih         267.004
            Nilai kekal                               459.497
            Indikasi nilai kini operasi               726.502




            Keseluruhan jumlah nilai kini AKB adalah sebesar Rp 726,50 miliar untuk tingkat
            diskonto sebesar 11,03% untuk tahun 2024 – 2025, 10,34% untuk tahun 2026, dan
            10,31% untuk tahun 2027 – 2034. Nilai tersebut merupakan indikasi nilai
            Perseroan dari hasil operasi berdasarkan metode diskonto arus kas.

            Setelah diperoleh indikasi nilai saham dari hasil operasi, langkah selanjutnya
            adalah menjumlahkan aset non-operasi dan mengurangkan liabilitas jangka
            panjang serta liabilitas lainnya, jika ada, kepada indikasi nilai dari hasil operasi
            tersebut untuk mendapatkan indikasi nilai pasar Perseroan.

            Pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan memiliki aset non-operasi berupa:

            •     Kas dan bank sebesar Rp 8,26 miliar;
            •     Investasi jangka pendek sebesar Rp 1,40 miliar;
            •     Piutang lain-lain sebesar Rp 6,97 miliar; dan
            •     Investasi saham yang dihitung dengan menggunakan metode penyesuaian
                  aset bersih sebesar Rp 0,56 miliar; dan
            •     Investasi    saham     pada     ARSG       sebagaimana  tertuang dalam
                  laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 30 Juni 2024 yang
                  disusun oleh KJPP KR sebagaimana tertuang dalam laporannya
                  No. 00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024
                  sebesar SGD 34,00 juta. Dengan demikian, nilai pasar 1,46% saham ARSG
                  adalah sebesar SGD 0,51 juta atau setara dengan Rp 6,14 miliar dengan
                  menggunakan kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp 12.096 per SGD.




                                                   79
Page 109
Dengan demikian, jumlah aset non-operasi yang dapat ditambahkan pada indikasi
nilai saham dari hasil operasi adalah sebesar Rp 23,34 miliar.

Selanjutnya, pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan memiliki liabilitas jangka
panjang berupa:

•   Utang lain-lain jangka panjang – pihak berelasi sebesar Rp 6,78 miliar;
•   Utang pembelian aset tetap sebesar Rp 1,05 miliar; dan
•   Utang bank sebesar Rp 34,94 miliar.

Dengan demikian, jumlah liabilitas jangka panjang yang dapat dikurangkan pada
indikasi nilai saham dari hasil operasi adalah sebesar Rp 42,76 miliar.

Dengan menambahkan aset non-operasi dan mengurangkan liabilitas jangka
panjang tersebut pada indikasi nilai operasi Perseroan dari hasil operasi, maka
berdasarkan metode diskonto arus kas, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
Rp 707,08 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 636,37 miliar. Dengan demikian,
nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode diskonto arus kas
adalah sebesar Rp 636,37 miliar.

Perincian perhitungan nilai pasar 100,00% saham Perseroan                          dengan
menggunakan metode diskonto arus kas adalah sebagai berikut:

 Tabel 27
 PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
 Nilai Pasar 100,00% Saham
 Metode Diskonto Arus Kas
 Per 30 Juni 2024

                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan                                    Jumlah

 Indikasi nilai kini operasi                                                       726.502
 Aset non-operasi dan liabilitas jangka panjang:
   Kas dan bank                                                                      8.264
   Investasi jangka pendek                                                           1.401
   Piutang lain-lain                                                                 6.969
   Investasi saham                                                                   6.705
   Utang lain-lain jangka panjang - pihak berelasi                                  (6.776)
   Utang pembelian aset tetap                                                       (1.050)
   Utang bank                                                                      (34.938)
 Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar                707.078
 Diskon likuiditas pasar (10,00%)                                                  (70.708)
 Nilai pasar 100,00% saham                                                         636.370




                                         80
Page 110
IX.B.1.f.   Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Diskonto Arus
            Kas

            Berdasarkan metode diskonto arus kas, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
            100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
            Rp 707,08 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
            100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 636,37 miliar. Dengan demikian,
            nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode diskonto arus kas
            adalah sebesar Rp 636,37 miliar.

IX.B.2.     Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Pembanding
            Perusahaan Tercatat di Bursa Efek

            Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode yang digunakan untuk
            menentukan nilai pasar 100,00% saham Perseroan adalah metode pembanding
            perusahaan tercatat di bursa efek. Metode ini merupakan metode penilaian yang
            didasarkan pada pendekatan pasar. Dengan metode ini, indikasi nilai pasar saham
            ditetapkan berdasarkan harga yang telah atau pernah terjadi dari perusahaan
            sejenis yang sebanding dan sepadan. Indikasi nilai pasar dari perusahaan
            pembanding diambil dari pasar modal (perusahaan publik/terbuka).

            Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah perusahaan pembanding harus
            sebanding dan sepadan dengan perusahaan yang akan dinilai dalam berbagai
            variabel pembanding, antara lain perputaran penjualan, ekuitas, struktur modal
            (leverage), aset dan komposisi aset, tingkat laba, dan rasio-rasio keuangan.

            Jika telah diperoleh perusahaan yang sebanding dan sepadan, indikasi nilai pasar
            saham perusahaan yang dinilai diperoleh dengan cara mengalikan pendapatan
            perusahaan dengan beberapa rasio yang diperoleh dari perusahaan pembanding,
            seperti rasio P/E (price/earnings), P/S (price/sales), P/BV (price/book value of
            equity) dan sebagainya.




                                             81
Page 111
Berdasarkan data yang kami peroleh dari laporan keuangan yang tersedia di
publik, berikut adalah uraian kriteria perbandingan yang digunakan sebagai dasar
penentuan perusahaan pembanding:
Tabel 28
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 1

                                                                                                                                                                 Sejenis
                Keterangan                      Industri          Kegiatan Usaha                        Produk                    Risiko Usaha
                                                                                                                                                                   (√ / -)
PT Diagnos Laboratorium Tbk                     Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Australian Clinical Labs                        Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
PT Prodia Widyahusada Tbk                       Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Integral Diagnostics Limited                    Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Capitol Health Limited                          Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Kindstar Global Limited                         Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Sonic Healthcare Limited                        Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Laboratory Corporation of America Holdings      Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Cordlife Group Limited                          Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √




Tabel 29
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 2

                                                                  Rata-rata Pertumbuhan                                                             Sejenis
                   Keterangan                                                                                            DER
                                                            Pendapatan                  Laba Bersih                                                   (√ / -)
PT Diagnos Laboratorium Tbk                                     -44,37%                      -107,61%                   38,80%
Australian Clinical Labs                                          3,34%                       255,09%                   238,06%                          –
PT Prodia Widyahusada Tbk                                        -7,10%                       -10,91%                   12,33%                           √
Integral Diagnostics Limited                                     -4,70%                      -118,75%                   99,92%                           √
Capitol Health Limited                                            0,00%                        0,00%                    140,37%                          –
Kindstar Global Limited                                          -1,85%                       -58,10%                   30,33%                           √
Sonic Healthcare Limited                                          0,00%                        0,00%                    64,29%                           –
Laboratory Corporation of America Holdings                        0,00%                        0,00%                    112,38%                          –
Cordlife Group Limited                                          -67,02%                      -792,82%                   82,31%                           √



Tabel 30
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 3

                                                            Rata-rata Margin                                                                           Sejenis
                Keterangan                                                                               ROA                    ROE
                                                        EBIT                    EAT                                                                      (√ / -)
PT Diagnos Laboratorium Tbk                            -3,41%                 -4,05%                     0,38%                 0,53%
Australian Clinical Labs                               24,21%                  3,34%                     6,17%                20,87%                         –
PT Prodia Widyahusada Tbk                              16,78%                 11,43%                     8,82%                 9,91%                         √
Integral Diagnostics Limited                           84,61%                 -11,59%                    3,36%                 6,71%                         √
Capitol Health Limited                                 30,69%                  2,05%                     1,50%                 3,61%                         √
Kindstar Global Limited                                13,20%                  6,30%                     0,97%                 1,26%                         √
Sonic Healthcare Limited                               43,72%                  8,67%                     5,44%                 8,94%                         –
Laboratory Corporation of America Holdings             14,57%                  3,45%                     2,51%                 5,32%                         √
Cordlife Group Limited                                  4,54%                 -64,01%                   -11,01%               -20,08%                        √




Tabel 31
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 4 dan No. 5

                                                                                                     Sejenis                                             Sejenis
                       Keterangan                                         Total Aset                                     Pangsa Pasar
                                                                                                        (√ / -)                                              (√ / -)
 PT Diagnos Laboratorium Tbk                                              271.475.135.986                                    602.196.017.751
 Australian Clinical Labs                                              6.167.252.391.125                   –              5.317.164.566.092                      √
 PT Prodia Widyahusada Tbk                                             2.618.206.000.000                   √              2.653.125.000.000                      √
 Integral Diagnostics Limited                                          7.879.624.978.875                   √              6.573.653.617.256                      √
 Capitol Health Limited                                                3.756.577.196.060                   –              3.931.946.772.864                      √
 Kindstar Global Limited                                               7.836.907.935.335                   √              2.973.150.391.687                      √
 Sonic Healthcare Limited                                            137.504.435.870.875                   –            130.822.514.176.167                      –
 Laboratory Corporation of America Holdings                          257.834.141.600.000                   –            293.285.461.212.000                      –
 Cordlife Group Limited                                                2.626.990.000.310                   √                408.242.453.375                      √




                                                                    82
Page 112
Dalam metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, digunakan angka
pengali P/S(price/sales) sebesar 1,45 dengan perincian sebagai berikut:
Tabel 32
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Data Angka Pengali Perusahaan Pembanding


                                                  Kapitalisasi
                     Perusahaan                                   Pendapatan     P/S
                                                    Pasar
Australian Clinical Labs (Dalam ribuan AUD)             503.263        697.072         0,72
PT Prodia Widyahusada Tbk (Dalam jutaan Rupiah)       2.653.125      2.064.560         1,29
Integral Diagnostics Limited (Dalam ribuan AUD)         622.188        440.762         1,41
Capitol Health Limited (Dalam ribuan SGD)               335.730        235.522         1,43
Kindstar Global Limited (Dalam ribuan RMB)            1.431.458        967.260         1,48
Sonic Healthcare Limited (Dalam ribuan AUD)          12.382.193      8.168.948         1,52
Laboratory Corporation of America Holdings
  (Dalam jutaan USD)                                     19.025        12.162          1,56
Cordlife Group Limited (Dalam ribuan SGD)                34.858        18.380          1,90
Median                                                                                 1,45




Untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, karena angka
pengali di atas diperoleh dari perusahaan tercatat di bursa efek, sehingga
mencerminkan angka pengali untuk transaksi minoritas yang bersifat likuid, maka
di dalam penilaian ini, perlu ditambahkan premi pengendalian yang besarnya
menurut pendapat kami adalah sebesar 35,00%.

Dalam penilaian ini, rasio yang digunakan adalah rasio ekuitas. Berdasarkan
POJK 35/2020 pasal 65 ayat (1) huruf c, “dalam hal Penilai Bisnis menggunakan
rasio ekuitas (equity multiple) maka dapat mempergunakan rasio price to earnings
ratio (rasio P/E), price to sales (rasio P/S), dan/atau price to book value ratio (rasio
P/BV). Sesuai dengan kegiatan usaha Perseroan dalam bidang pelayanan
penunjang kesehatan, maka rasio ekuitas yang sesuai digunakan dalam penilaian
Perseroan adalah P/S(price/sales).

Berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk periode enam bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2024, pendapatan bersih Perseroan adalah sebesar
Rp 81,05 miliar, jika disetahunkan maka pendapatan bersih Perseroan adalah
sebesar Rp 163,51 miliar. Dengan demikian, indikasi nilai pasar 100,00% saham
Perseroan yang mencerminkan nilai minoritas adalah sebesar Rp 237,52 miliar.
Selanjutnya, dengan premi pengendalian sebesar 35,00%, maka diperoleh hasil
bahwa indikasi nilai pasar 100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas
pasar adalah sebesar Rp 320,66 miliar.




                                                  83
Page 113
Selanjutnya, pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan memiliki indikasi nilai pasar
investasi saham yang dihitung dengan menggunakan metode penyesuaian aset
bersih sebesar Rp 0,56 miliar dan investasi saham pada ARSG sebagaimana
tertuang dalam laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 30 Juni 2024 yang
disusun oleh KJPP KR sebagaimana tertuang dalam laporannya
No. 00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 23 Agustus 2024 sebesar
SGD 34,00 juta. Dengan demikian, nilai pasar 1,46% saham ARSG adalah
sebesar SGD 0,51 juta atau setara dengan Rp 6,14 miliar dengan menggunakan
kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp 12.096 per SGD. Dengan menambahkan
indikasi nilai pasar investasi saham tersebut, maka indikasi nilai pasar 100,00%
saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
Rp 327,36 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 294,63 miliar. Dengan demikian,
nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode pembanding
perusahaan tercatat di bursa efek adalah sebesar Rp 294,63 miliar.

Perincian perhitungan nilai pasar 100,00% saham Perseroan dengan
menggunakan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek adalah
sebagai berikut:

Tabel 33
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Nilai Pasar 100,00% Saham
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Per 30 Juni 2024

                                                                                 (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                 Angka       Variabel
                       Keterangan                                                        Nilai Pasar
                                                                 Pengali     Ekonomi
P/S                                                                   1,45      163.506       237.524
Indikasi nilai pasar 100,00% saham - minoritas                                                237.524
Premi kendali (35,00%)                                                                         83.133
Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                            320.657
Investasi saham                                                                                 6.705
Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar                            327.362
Diskon likuiditas pasar (10,00%)                                                              (32.736)
Nilai pasar 100,00% saham                                                                     294.626




                                            84
Page 114
IX.B.3.   Rekonsiliasi Nilai

          Untuk mendapatkan nilai pasar yang mewakili nilai dari kedua metode penilaian
          yang digunakan, dilakukan rekonsiliasi dengan terlebih dahulu melakukan
          pembobotan terhadap nilai pasar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut,
          masing-masing dengan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan
          10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.

          Alasan kami memberikan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan
          10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, yaitu karena
          data dan informasi yang digunakan pada metode diskonto arus kas yang kami
          gunakan untuk menentukan nilai pasar Objek Penilaian merupakan data dan
          informasi yang memiliki tingkat kehandalan yang lebih memadai dibandingkan
          dengan data dan informasi yang digunakan pada metode pembanding perusahaan
          tercatat di bursa efek.

          Berdasarkan hasil rekonsiliasi tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai pasar Objek
          Penilaian adalah sebesar Rp 602,20 miliar.

          Tabel 34
          PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
          Rekonsiliasi Nilai
          Per 30 Juni 2024

                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)

                            Metode Penilaian                    Nilai Pasar    Bobot             Nilai

          Metode Diskonto Arus Kas                                   636.370      90,00%            572.733
          Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek        294.626      10,00%             29.463
          Nilai Pasar                                                            100,00%            602.196



          Sehubungan dengan penilaian ini, kami ingin menekankan bahwa nilai pasar yang
          dihitung dengan metode diskonto arus kas didasarkan atas asumsi-asumsi
          mengenai tingkat pendapatan, beban, dan akun-akun laporan posisi keuangan
          yang dikembangkan pihak manajemen Perseroan melalui analisis atas kinerja
          historis dan pernyataan manajemen Perseroan mengenai rencana-rencana untuk
          masa yang akan datang sebelum Rencana Transaksi. Kami melakukan
          penelaahan atas asumsi-asumsi tersebut dan menurut pendapat kami,
          asumsi-asumsi tersebut wajar. Akan tetapi, kami tidak bertanggung jawab atas
          pencapaian asumsi-asumsi tersebut. Setiap perubahan dari asumsi-asumsi ini
          akan mempengaruhi perhitungan nilai Objek Penilaian. Karena tidak ada kepastian
          bahwa dasar-dasar dan asumsi-asumsi tersebut akan terealisasi, kami tidak dapat
          memberikan jaminan bahwa hasil-hasil yang diproyeksikan akan tercapai.




                                                       85
Page 115
IX.C.    Nalagenetics Pte. Ltd.

IX.C.1   Indikasi Nilai Pasar 1,58% Saham NPL Berdasarkan Metode Penyesuaian
         Aset Bersih

         Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode yang digunakan untuk
         menentukan indikasi nilai pasar 1,58% saham NPL adalah metode penyesuaian
         aset bersih. Metode ini merupakan metode penilaian yang didasarkan pada
         pendekatan aset. Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas
         harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen
         yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank).

         Pada penilaian ini, kami melakukan penilaian berdasarkan indikasi nilai pasar
         investasi yang yang dihitung dengan menggunakan metode penyesuaian aset
         bersih sebesar negatif SGD 1,45 juta. Apabila nilai pasar atas investasi tersebut
         direfleksikan dalam laporan posisi keuangan, maka jumlah aset NPL adalah
         sebesar SGD 3,38 juta, sedangkan jumlah liabilitas NPL adalah tetap, yaitu
         sebesar SGD 0,12 juta.

         Indikasi nilai pasar 100,00% saham NPL kemudian diperoleh dengan menghitung
         selisih antara nilai seluruh aset dan liabilitas. Dengan demikian, indikasi nilai pasar
         100,00% saham NPL sebelum diskon tanpa pengendalian adalah sebesar
         SGD 3,27 juta. Dengan diskon tanpa pengendalian sebesar 70,00%, maka indikasi
         nilai pasar 100,00% saham NPL adalah sebesar SGD 0,98 juta. Dengan demikian,
         indikasi nilai pasar 1,58% saham NPL berdasarkan metode penyesuaian aset
         bersih adalah sebesar SGD 0,02 juta atau setara dengan Rp 0,19 miliar dengan
         menggunakan kurs tengah Bank Indonesia, yaitu sebesar Rp 12.096 per SGD.




                                             86
Page 116
Perincian perhitungan indikasi nilai pasar 1,58% saham NPL dengan
menggunakan metode penyesuaian aset bersih adalah sebagai berikut:

Tabel 35
Nalagenetik Pte. Ltd.
Indikasi Nilai Pasar 1,58% Saham
Metode Penyesuaian Aset Bersih
Per 30 Juni 2024

                                                                                             (Dalam ribuan SGD)
                                                                                                Indikasi Nilai
                        Keterangan                             30/06/24        Penyesuaian
                                                                                                    Pasar
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                                       156                 -             156
Piutang usaha                                                            155                 -             155
Piutang lain-lain                                                      1.998                 -           1.998
Setoran tetap                                                          2.182                 -           2.182
Persediaan                                                                 4                 -               4
Biaya dibayar di muka                                                      0                 -               0
Aset hak guna                                                            110                 -             110
Aset lancar lainnya                                                       23                 -              23
Jumlah Aset Lancar                                                     4.628                 -           4.628
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap                                                              209                -                209
Investasi                                                               925           (2.379)            (1.454)
Jumlah Aset Tidak Lancar                                               1.134          (2.379)            (1.245)
JUMLAH ASET                                                            5.762          (2.379)            3.383
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                                7                 -               7
Biaya masih harus dibayar dan utang lain-lain                              9                 -               9
Liabilitas sewa                                                           96                 -              96
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                         112                  -              112
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang pajak                                                               3                  -                3
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                          3                  -                3
JUMLAH LIABILITAS                                                       115                  -              115
EKUITAS                                                                5.647          (2.379)            3.268
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                          5.762          (2.379)            3.383

Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon tanpa pengendalian                                      3.268
Diskon tanpa pengendalian (70,00%)                                                                       (2.287)
Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                                          980
Indikasi nilai pasar 1,58% saham                                                                            16




                                                87
Page 117
IX.D.    PT Nalagenetik Riset Indonesia

IX.D.1   Indikasi Nilai Pasar 99,99% Saham NRI Berdasarkan Metode Penyesuaian
         Aset Bersih

         Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode yang digunakan untuk
         menentukan indikasi nilai pasar 99,99% saham NRI adalah metode penyesuaian
         aset bersih. Metode ini merupakan metode penilaian yang didasarkan pada
         pendekatan aset. Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas
         harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen
         yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank).

         Pada tanggal 30 Juni 2024, NRI memiliki aset dan liabilitas masing-masing
         sebesar sebesar SGD 0,56 juta dan SGD 2,02 juta. Indikasi nilai pasar 100,00%
         saham NRI kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai seluruh
         aset dan liabilitas. Dengan demikian, pada tanggal 30 Juni 2024, indikasi nilai
         pasar 100,00% saham NRI adalah sebesar negatif SGD 1,45 juta. Dengan
         demikian, indikasi nilai pasar 99,99% saham NRI berdasarkan metode
         penyesuaian aset bersih adalah sebesar negatif SGD 1,45 juta.




                                          88
Page 118
Perincian perhitungan indikasi nilai pasar 99,99% saham NRI dengan
menggunakan metode penyesuaian aset bersih adalah sebagai berikut:

Tabel 36
PT Nalagenetik Riset Indonesia
Indikasi Nilai Pasar 99,99% Saham
Metode Penyesuaian Aset Bersih
Per 30 Juni 2024

                                                                         (Dalam ribuan SGD)
                                                                            Indikasi Nilai
                      Keterangan           30/06/24        Penyesuaian
                                                                                Pasar
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                 60                    -               60
Piutang usaha                                     144                    -              144
Persediaan                                         50                    -               50
Biaya dibayar di muka dan uang muka                 7                    -                7
Deposit                                             0                    -                0
Pajak dibayar di muka                              42                    -               42
Jumlah Aset Lancar                                303                    -              303
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap                                        260                    -              260
Jumlah Aset Tidak Lancar                          260                    -              260
JUMLAH ASET                                       563                    -              563
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                          3                   -               3
Biaya masih harus dibayar                        1.986                   -           1.986
Utang lain-lain                                      1                   -               1
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                  1.990                   -           1.990
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang pajak                                           27                 -              27
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                      27                 -              27
JUMLAH LIABILITAS                                2.018                   -           2.018
EKUITAS                                         (1.454)                  -           (1.454)
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                     563                    -              563

Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                   (1.454)
Indikasi nilai pasar 99,99% saham                                                    (1.454)




                                      89
Page 119
IX.E.    PT Morula Bunda Dewata

IX.E.1   Indikasi Nilai Pasar 5,00% Saham MBD Berdasarkan Metode Penyesuaian
         Aset Bersih

         Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode yang digunakan untuk
         menentukan indikasi nilai pasar 5,00% saham MBD adalah metode penyesuaian
         aset bersih. Metode ini merupakan metode penilaian yang didasarkan pada
         pendekatan aset. Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas
         harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen
         yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank).

         Pada tanggal 30 Juni 2024, MBD memiliki aset dan liabilitas masing-masing
         sebesar sebesar Rp 72,66 miliar dan Rp 47,66 miliar. Indikasi nilai pasar 100,00%
         saham MBD kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai seluruh
         aset dan liabilitas. Dengan demikian, pada tanggal 30 Juni 2024, indikasi nilai
         pasar 100,00% saham MBD sebelum diskon tanpa pengendalian adalah sebesar
         Rp 25,00 miliar. Dengan diskon tanpa pengendalian sebesar 70,00%, maka
         indikasi nilai pasar 100,00% saham MBD adalah sebesar Rp 7,50 miliar. Dengan
         demikian, indikasi nilai pasar 5,00% saham MBD berdasarkan metode
         penyesuaian aset bersih adalah sebesar Rp 0,38 miliar.




                                          90
Page 120
Perincian perhitungan indikasi nilai pasar 5,00% saham MBD dengan
menggunakan metode penyesuaian aset bersih adalah sebagai berikut:

Tabel 37
PT Morula Bunda Dewata
Indikasi Nilai Pasar 5,00% Saham
Metode Penyesuaian Aset Bersih
Per 30 Juni 2024

                                                                                          (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                               Indikasi Nilai
                         Keterangan                            30/06/24         Penyesuaian
                                                                                                    Pasar
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                                         58                -               58
Piutang usaha                                                           1.278                -            1.278
Persediaan                                                                118                -              118
Biaya dibayar di muka                                                   2.153                -            2.153
Pajak dibayar di muka                                                     134                -              134
Uang muka                                                               1.061                -            1.061
Aset lancar lainnya                                                    26.464                -           26.464
Piutang lain-lain pihak berelasi                                        3.117                -            3.117
Jumlah Aset Lancar                                                     34.385                -           34.385
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap                                                             26.943                -           26.943
Aset hak guna                                                          11.334                -           11.334
Jumlah Aset Tidak Lancar                                               38.278                -           38.278
JUMLAH ASET                                                            72.662                -           72.662
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                             3.818                -            3.818
Utang kepada dokter                                                        83                -               83
Pendapatan belum diterima                                                   4                -                4
Utang pajak                                                                66                -               66
Utang lain-lain                                                        14.175                -           14.175
Biaya masih harus dibayar                                                 936                -              936
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                        19.081                -           19.081
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank                                                             17.247                -           17.247
Liabilitas sewa                                                        11.334                -           11.334
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                       28.581                -           28.581
JUMLAH LIABILITAS                                                      47.662                -           47.662
EKUITAS                                                                25.000                -           25.000
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                          72.662                -           72.662

Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon tanpa pengendalian                                     25.000
Diskon tanpa pengendalian (70,00%)                                                                      (17.500)
Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                                        7.500
Indikasi nilai pasar 5,00% saham                                                                           375




                                               91
Page 121
IX.F.   Kesimpulan Penilaian

        Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima
        dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi
        penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
        30 Juni 2024 adalah sebesar Rp 602,20 miliar.

        Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi
        yang kami peroleh dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang
        relevan dengan penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi tersebut
        adalah benar dan bahwa tidak ada keadaan atau hal-hal yang tidak terungkap
        yang akan mempengaruhi nilai pasar tersebut secara material.

        Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab
        kami kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum
        kepemilikan, kewajiban utang dan/atau sengketa atas Perseroan. Kami tegaskan
        pula bahwa kami tidak memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini
        maupun di masa mendatang dan imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian
        Perseroan tidak tergantung pada nilai yang dilaporkan.




                                         92
Page 122
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                                                                Lampiran A
Nilai Pasar 100,00% Saham
Metode Diskonto Arus Kas
Per 30 Juni 2024

                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                      Faktor             Nilai Kini
            Tahun                        Arus Kas Bersih
                                                                     Diskonto         Arus Kas Bersih
             2024                                            1.620          0,9490                    1.537
             2025                                           20.880          0,8547                   17.846
             2026                                           27.482          0,7746                   21.287
             2027                                           34.837          0,7022                   24.463
             2028                                           38.881          0,6366                   24.752
             2029                                           45.430          0,5771                   26.218
             2030                                           52.735          0,5231                   27.586
             2031                                           61.112          0,4742                   28.979
             2032                                           70.387          0,4299                   30.259
             2033                                           80.709          0,3897                   31.452
             2034                                           92.342          0,3533                   32.624
Nilai kini arus kas bersih                                                                          267.004
Normalisasi arus kas bersih                                                  95.112
Nilai kekal                                                               1.300.587
Faktor diskonto                                                              0,3533
Indikasi nilai kini dari nilai kekal                                                                459.497
Aset non-operasi dan liabilitas jangka panjang:
  Kas dan bank                                                                                         8.264
  Investasi jangka pendek                                                                              1.401
  Piutang lain-lain                                                                                    6.969
  Investasi saham                                                                                      6.705
  Utang lain-lain jangka panjang - pihak berelasi                                                     (6.776)
  Utang pembelian aset tetap                                                                          (1.050)
  Utang bank                                                                                         (34.938)
Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar                                  707.078
Diskon likuiditas pasar (10,00%)                                                                    (70.708)
Nilai pasar 100,00% saham                                                                           636.370




                                                             93
Page 123
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                                                          Lampiran B
Nilai Pasar 100,00% Saham
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Per 30 Juni 2024

                                                                                 (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                 Angka       Variabel
                       Keterangan                                                        Nilai Pasar
                                                                 Pengali     Ekonomi
P/S                                                                   1,45      163.506       237.524
Indikasi nilai pasar 100,00% saham - minoritas                                                237.524
Premi kendali (35,00%)                                                                         83.133
Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                            320.657
Investasi saham                                                                                 6.705
Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar                            327.362
Diskon likuiditas pasar (10,00%)                                                              (32.736)
Nilai pasar 100,00% saham                                                                     294.626




                                                    94
Page 124
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                                                           Lampiran C
Rekonsiliasi Nilai
Per 30 Juni 2024

                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)

                  Metode Penilaian                         Nilai Pasar    Bobot             Nilai

Metode Diskonto Arus Kas                                        636.370      90,00%            572.733
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek             294.626      10,00%             29.463
Nilai Pasar                                                                 100,00%            602.196




                                                      95
Page 125
Nalagenetik Pte. Ltd.                                                                               Lampiran D
Indikasi Nilai Pasar 1,58% Saham
Metode Penyesuaian Aset Bersih
Per 30 Juni 2024

                                                                                             (Dalam ribuan SGD)
                                                                                                Indikasi Nilai
                        Keterangan                             30/06/24        Penyesuaian
                                                                                                    Pasar
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                                       156                 -             156
Piutang usaha                                                            155                 -             155
Piutang lain-lain                                                      1.998                 -           1.998
Setoran tetap                                                          2.182                 -           2.182
Persediaan                                                                 4                 -               4
Biaya dibayar di muka                                                      0                 -               0
Aset hak guna                                                            110                 -             110
Aset lancar lainnya                                                       23                 -              23
Jumlah Aset Lancar                                                     4.628                 -           4.628
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap                                                              209                -                209
Investasi                                                               925           (2.379)            (1.454)
Jumlah Aset Tidak Lancar                                               1.134          (2.379)            (1.245)
JUMLAH ASET                                                            5.762          (2.379)            3.383
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                                7                 -               7
Biaya masih harus dibayar dan utang lain-lain                              9                 -               9
Liabilitas sewa                                                           96                 -              96
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                         112                  -              112
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang pajak                                                               3                  -                3
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                          3                  -                3
JUMLAH LIABILITAS                                                       115                  -              115
EKUITAS                                                                5.647          (2.379)            3.268
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                          5.762          (2.379)            3.383

Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon tanpa pengendalian                                      3.268
Diskon tanpa pengendalian (70,00%)                                                                       (2.287)
Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                                          980
Indikasi nilai pasar 1,58% saham                                                                            16




                                                       96
Page 126
PT Nalagenetik Riset Indonesia                                                  Lampiran E
Indikasi Nilai Pasar 99,99% Saham
Metode Penyesuaian Aset Bersih
Per 30 Juni 2024

                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                          Indikasi Nilai
                      Keterangan           30/06/24        Penyesuaian
                                                                               Pasar
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                 60                   -              60
Piutang usaha                                     144                   -             144
Persediaan                                         50                   -              50
Biaya dibayar di muka dan uang muka                 7                   -               7
Deposit                                             0                   -               0
Pajak dibayar di muka                              42                   -              42
Jumlah Aset Lancar                                303                   -             303
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap                                        260                   -             260
Jumlah Aset Tidak Lancar                          260                   -             260
JUMLAH ASET                                       563                   -             563
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                          3                  -                3
Biaya masih harus dibayar                        1.986                  -            1.986
Utang lain-lain                                      1                  -                1
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                  1.990                  -            1.990
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang pajak                                           27                -              27
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                      27                -              27
JUMLAH LIABILITAS                                2.018                  -            2.018
EKUITAS                                         (1.454)                 -           (1.454)
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                     563                   -             563

Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                  (1.454)
Indikasi nilai pasar 99,99% saham                                                   (1.454)




                                      97
Page 127
PT Morula Bunda Dewata                                                                               Lampiran F
Indikasi Nilai Pasar 5,00% Saham
Metode Penyesuaian Aset Bersih
Per 30 Juni 2024

                                                                                          (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                               Indikasi Nilai
                         Keterangan                            30/06/24         Penyesuaian
                                                                                                    Pasar
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                                         58                -               58
Piutang usaha                                                           1.278                -            1.278
Persediaan                                                                118                -              118
Biaya dibayar di muka                                                   2.153                -            2.153
Pajak dibayar di muka                                                     134                -              134
Uang muka                                                               1.061                -            1.061
Aset lancar lainnya                                                    26.464                -           26.464
Piutang lain-lain pihak berelasi                                        3.117                -            3.117
Jumlah Aset Lancar                                                     34.385                -           34.385
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap                                                             26.943                -           26.943
Aset hak guna                                                          11.334                -           11.334
Jumlah Aset Tidak Lancar                                               38.278                -           38.278
JUMLAH ASET                                                            72.662                -           72.662
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                             3.818                -            3.818
Utang kepada dokter                                                        83                -               83
Pendapatan belum diterima                                                   4                -                4
Utang pajak                                                                66                -               66
Utang lain-lain                                                        14.175                -           14.175
Biaya masih harus dibayar                                                 936                -              936
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                        19.081                -           19.081
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang bank                                                             17.247                -           17.247
Liabilitas sewa                                                        11.334                -           11.334
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                       28.581                -           28.581
JUMLAH LIABILITAS                                                      47.662                -           47.662
EKUITAS                                                                25.000                -           25.000
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                          72.662                -           72.662

Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon tanpa pengendalian                                     25.000
Diskon tanpa pengendalian (70,00%)                                                                      (17.500)
Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                                        7.500
Indikasi nilai pasar 5,00% saham                                                                           375




                                                       98

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.23 MB
Published26 Aug 2024
Pages127
Characters361,544
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 74 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org DIAGNOS LABORATORIUM UTAMA Tbk p.2 ×197
linked person Menteng Jakarta Pusat p.2 ×6
linked person Ivan Rizal Sini p.37 ×2
linked person Mesha Rizal Sini p.37 ×2
linked — Renobulan Rizal Sini p.37 ×2
linked person Dilly Dwiasri p.37 ×2
linked org Prodia Widyahusada Tbk p.50 ×17
linked org Negara Maju p.58 ×3
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.71 ×11
linked org Bank Central Asia Tbk p.71 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×6
possible org Kosasih p.9 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×6
possible org Bundamedik Tbk p.36 ×12
possible org PT Bunda Investama Indonesia p.36 ×7
unresolved org Menteri Keuangan p.2
unresolved org Asa Ren Pte. Ltd. p.3 ×2
unresolved org PT Asa Ren Global Nusantara p.3 ×2
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.8 ×2
unresolved org TSFBR p.8 ×19
unresolved org Tjahjo & Rekan p.9 ×2
unresolved org KNMTR p.9 ×5
unresolved org Nalagenetics Pte. Ltd. p.9 ×3
unresolved org PT Nalagenetik Riset Indonesia p.9 ×4
unresolved org PT Morula Bunda Dewata p.9 ×4
unresolved org KJPP KR p.9 ×4
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×13
unresolved org KJPP Kusnanto p.16 ×4
unresolved org KJPP KUSNANTO & REKAN p.16
unresolved person Willy D. Kusnanto · Pimpinan Rekan p.16
unresolved person H. Kondisi Pembatas p.21
unresolved org C. Nalagenetics Pte. Ltd. p.23
unresolved org Bank Sentral p.24 ×2
unresolved org Prodia Widhyahusada Tbk p.25 ×14
unresolved org Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Australian Clinical Labs Ltd. p.25
unresolved org Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Australian Clinical Labs Ltd. p.25
unresolved org Saham Nalagenetik Pte. Ltd. p.29
unresolved org PT Nalagenetik Riset Indonesia Metode Penyesuaian Aset Bersih p.29
unresolved org PT Morula Bunda Dewata Metode Penyesuaian Aset Bersih p.29
unresolved person Martinef p.36 ×2
unresolved org Menteri p.36 ×2
unresolved person Rahayu Ningsih p.36 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.36 ×2
unresolved org PT Roche Indonesia p.49
unresolved org PT Pandu Biosains p.49
unresolved org PT Saba Indomedika p.49
unresolved org PT Anugrah Pharmindo Lestari p.49
unresolved org PT Anugrah Agron Medika. Selanjutnya p.49
unresolved org PT Morula Indonesia p.49 ×2
unresolved org Kementerian Sekretariat p.49
unresolved org Kementerian Luar Negeri p.49
unresolved org Kementerian Kelautan dan Perikanan p.49
unresolved org PT Simponi Sigmanera p.50
unresolved org PT Bio Medika. II. p.50
unresolved org Kementerian Kesehatan Republik Indonesia p.67
unresolved org PT Jonlin Sapta Medika p.71
unresolved org PT Dawa Daya Kahuripan p.71
unresolved org PT Citas Otis Elevator p.72
unresolved org PT Citra Ananda p.72
unresolved org PT Tridinamika Jaya Instrument p.73
unresolved org Australian Clinical Labs Ltd. p.83 ×5
unresolved org Yayasan Pendidikan Kesehatan p.89
unresolved org Diagnos Laboratorium Tbk p.111 ×8
unresolved org Integral Diagnostics Limited p.111 ×5
unresolved org Capitol Health Limited p.111 ×5
unresolved org Kindstar Global Limited p.111 ×5
unresolved org Sonic Healthcare Limited p.111 ×5
unresolved org Laboratory Corporation p.111 ×5
unresolved org Cordlife Group Limited p.111 ×5
unresolved org Nalagenetik Pte. Ltd. p.116 ×2
unresolved org PT Nalagenetik Riset Indonesia IX. p.117
unresolved org PT Nalagenetik Riset Indonesia Indikasi Nilai Pasar p.118
unresolved org PT Morula Bunda Dewata IX. p.119
unresolved org PT Morula Bunda Dewata Indikasi Nilai Pasar p.120

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 21496 ms 12 Sep 2026 22:59
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result