Skip to content
Back to announcement

LK PT Minna Padi Investama Sekuritas 30 Juni 2024.pdf

Financial statement Text extracted PADI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 70

Page 1
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk




LAPORAN KEUANGAN
UNTUK PERIODE 6 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
31 JUNI 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT)
Page 2
PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS TBK
DAFTAR ISI




                                                                        Halaman




SURAT PERNYATAAN DIREKSI DAN KOMISARIS

LAPORAN POSISI KEUANGAN UNTUK PERIODE 6 BULAN YANG BERAKHIR
 PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
 31 DESEMBER 2023                                                             1


LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN UNTUK
 PERIODE 6 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 JUNI 2024
 DAN 2023                                                                  2-3


LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS UNTUK PERIODE 6 BULAN YANG BERAKHIR PADA
 TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023                                                4


LAPORAN ARUS KAS UNTUK PERIODE 6 BULAN YANG BERAKHIR
 PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023                                           5


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             6 - 68
Page 3
                           PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                 LAPORAN POSISI KEUANGAN
             UNTUK PERIODE 6 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
             DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                          2024                2023
                                                         Catatan        Unaudited            Audited

ASET
 Kas dan Setara Kas                                    2b,2c,4,31,36       5.391.781.168        6.415.552.692
 Portofolio Efek:                                         2c,5,36
 - Pihak Ketiga                                                           75.618.940.113      106.195.316.690
 - Pihak Berelasi                                          2d,34           9.616.668.653       11.650.917.796
 Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan                   2c,6,36         43.216.572.847       60.801.494.881
 Piutang Nasabah:                                         2c,7,36
 - Pihak Ketiga                                                              845.295.308        5.133.830.812
 Piutang Lain-lain                                     2c,2d,8,34,36         322.326.242          310.648.143
 Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka                         2e               36.780.550           43.806.700
 Pajak Dibayar di Muka                                    2k, 13a            405.116.029          442.231.177
 Penyertaan Saham                                        2c,2f,9,36       12.500.000.000       12.500.000.000
 Properti Investasi - Neto                              2g,2j,10,15       22.922.834.487       23.759.604.418
 Aset Tetap - Neto                                        2h,2j,11         8.962.571.758        9.408.577.180
 Aset Pajak Tangguhan - Neto                              2k,13d           1.524.501.349        1.518.053.979
 Aset Lain-lain                                        2c,2f,2i,12,36      1.391.525.645          511.317.836
TOTAL ASET                                                               182.754.914.149      238.691.352.303

LIABILITAS
 Utang Bank                                              2c,15,36          8.902.310.924        9.614.495.798
 Utang Nasabah:                                          2c,14,36
 - Pihak-pihak Berelasi                                   2d,34                1.000.000                    -
 - Pihak Ketiga                                                           28.484.085.791       56.179.179.555
 Utang Subordinasi                                                         4.000.000.000                    -
 Utang Lain-lain                                       2c, 2d,16,36          278.706.961          458.049.457
 Beban Akrual                                            2c,17,36            624.464.700          372.852.295
 Utang Pajak                                              2k,13b             117.367.171           37.352.904
 Liabilitas Sewa                                       2c,2o,18,36           208.491.432           87.847.525
 Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan                      2n,19,27           6.158.069.359        6.158.069.359
TOTAL LIABILITAS                                                          48.774.496.339       72.907.846.893

EKUITAS
 Modal Saham - nilai nominal Rp. 25 per saham
  Modal dasar - 32.000.000.000 saham
  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh -
  11.307.246.524 saham                                      20           282.681.163.100      282.681.163.100
 Tambahan Modal Disetor                                     21               245.759.273          245.759.273
 Saldo Laba:
 - Telah ditentukan penggunaannya                           22               1.100.000.000        1.100.000.000
 - Belum ditentukan penggunaannya                                       (140.256.996.197)    (109.294.070.194)
 Komponen Ekuitas Lainnya                                   23             (9.789.508.365)      (8.949.346.769)
TOTAL EKUITAS                                                             133.980.417.811      165.783.505.410
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                            182.754.914.149      238.691.352.303




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan secara keseluruhan




                                                                 1
Page 4
                           PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                    LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                     UNTUK PERIODE 6 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
                                      30 JUNI 2024 DAN 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                                                    2024               2023
                                                                      Catatan     Unaudited          Unaudited

PENDAPATAN USAHA
 Pendapatan Kegiatan Perantara Perdagangan Efek                      2d,5,24,34   (22.660.631.254)    (7.458.957.262)
 Pendapatan Dividen dan Bunga - Neto                                     25           482.365.852         93.620.457

TOTAL PENDAPATAN                                                                  (22.178.265.402)    (7.365.336.805)
BEBAN USAHA
 Beban Kepegawaian                                                     19,27       (5.091.267.733)    (4.269.417.355)
 Penyusutan                                                            10, 11      (1.541.830.151)    (1.769.088.425)
 Beban Umum dan Administrasi                                             28          (492.820.038)      (418.804.631)
 Sewa Kantor                                                                         (419.339.718)      (248.183.091)
 Kustodian                                                                           (139.543.730)      (197.618.433)
 Iklan dan Promosi                                                                     (3.978.000)                 -
 Jamuan dan Sumbangan                                                                 (4.545.000)       (16.085.750)
 Telekomunikasi                                                                     (191.525.467)      (192.571.248)
 Beban Pemeliharaan Sistem                                                          (305.546.000)      (286.224.050)
 Jasa Profesional                                                                   (344.673.464)      (424.435.389)
 Perjalanan Dinas                                                                     (7.825.208)        (6.267.000)
 Lain-lain                                                                          (424.445.352)      (762.803.417)

Total Beban Usaha                                                                  (8.967.339.860)    (8.591.498.789)

RUGI USAHA                                                                        (31.145.605.263)   (15.956.835.594)
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
 Laba (Rugi) Selisih Kurs - Neto                                          2q         102.860.241                  -
 Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                                         11                   -         10.575.000
 Beban Keuangan                                                           29         (16.903.576)      (557.721.408)
 Lain-lain - Neto                                                    2d, 30,34        90.275.225        336.506.929

Penghasilan (Beban) Lain-lain - Neto                                                 176.231.890       (210.639.479)
RUGI SEBELUM BEBAN
 PAJAK PENGHASILAN                                                                (30.969.373.373)   (16.167.475.073)
BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                2k, 13c         6.447.369          9.809.700
RUGI NETO TAHUN BERJALAN                                                          (30.962.926.004)   (16.157.665.373)




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan secara keseluruhan

                                                                 2
Page 5
                                 PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                    LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                     UNTUK PERIODE 6 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
                                      30 JUNI 2024 DAN 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                                                 2024                 2023
                                                                     Catatan   Unaudited            Unaudited


PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
 Pos yang akan Direklasifikasi ke Laba Rugi
  Keuntungan (Kerugian) nilai wajar
   pada aset keuangan tersedia
   untuk Dijual                                                      5,12,23     (526.281.737)       (2.958.446.256)

Total Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain                                      (526.281.737)       (2.958.446.256)
TOTAL RUGI KOMPREHENSIF                                                        (31.489.207.741)     (19.116.111.629)
RUGI NETO PER SAHAM                                                   2r, 32               (2,74)               (1,43)




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan secara keseluruhan




                                                                 3
Page 6
                                                                 PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                                                          LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                                              UNTUK PERIODE 6 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
                                                                               30 JUNI 2024 DAN 2023
                                                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                       Modal
                                                                    Ditempatkan                                        Saldo Laba
                                                                    dan Disetor        Tambahan           Telah Ditentukan    Tidak Ditentukan       Komponen
                                                      Catatan          Penuh          Modal Disetor       Penggunaannya        Penggunaannya       Ekuitas Lainnya       Jumlah Ekuitas

Saldo Per 1 Januari 2023                                           282.681.163.100       245.759.273         1.100.000.000      (85.155.703.826)     (6.086.678.839)      192.784.539.708

Rugi Neto Tahun Berjalan                                                          -                   -                  -      (16.157.665.373)                     -     (16.157.665.373)

Penghasilan Komprehensif Lain                                                     -                   -                  -                    -      (2.958.446.256)        (2.958.446.256)

Saldo Per 30 Juni 2023                                             282.681.163.100       245.759.273         1.100.000.000    (101.313.369.199)      (9.045.125.095)      173.668.428.079

Saldo Per 1 Januari 2024                                           282.681.163.100       245.759.273         1.100.000.000    (109.294.070.194)      (8.949.346.769)      165.783.505.410

Rugi Neto Tahun Berjalan                                                          -                   -                  -      (30.962.926.004)                     -     (30.962.926.004)

Reklas Ke Aset Lain-lain                                 12                       -                   -                  -                    -        (313.879.859)         (313.879.859)

Penghasilan Komprehensif Lain                                                     -                   -                  -                    -        (526.281.737)         (526.281.737)

Saldo Per 30 Juni 2024                                             282.681.163.100       245.759.273         1.100.000.000    (140.256.996.198)      (9.789.508.365)      133.980.417.810




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan secara keseluruhan




                                                                                             4
Page 7
                           PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                        LAPORAN ARUS KAS
                      UNTUK PERIODE 6 BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
                                       30 JUNI 2024 DAN 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



                                                                       2024                 2023
                                                         Catatan     Unaudited            Unaudited

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
 Penerimaan Komisi Perantara Perdagangan Efek                           1.251.537.802         724.429.545
 Penerimaan Pendapatan Bunga                                               52.706.580          67.120.241
 Pendapatan Deviden                                                       387.175.540           1.381.830
 Pembayaran kepada Lembaga
  Kliring dan Penjaminan - Bersih                                      17.584.922.035       3.467.121.253
 Pembayaran kepada Nasabah Pemilik
  Rekening Efek                                                       (23.405.558.259)     (5.361.838.643)
 Pembayaran Lain-lain Bersih                                            (7.114.556.754)    (7.174.415.618)
 Penjualan Portofolio Efek                                            (27.271.103.500)      37.539.986.319
 Pembelian Portofolio Efek                                             34.824.424.100     (25.148.690.575)
 Pembayaran Pajak Penghasilan                                              (37.115.148)                  -
 Pembayaran Bunga Pinjaman                                                (420.154.455)                  -
 Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
                                                                        (4.147.722.060)    4.115.094.352


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
 Penjualan Aset Tetap                                                                -          10.575.000
 Perolehan Aset Tetap                                                    (259.054.901)        (65.124.000)
 Penempatan pada Deposito Berjangka                                                  -      2.000.000.000
 Pendapatan Fixed Income                                                    95.190.312          92.238.627
 Kas Bersih Diperoleh dari
  Aktivitas Investasi                                                    (163.864.589)      2.037.689.627

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran Hutang Bank                                                   (712.184.874)      (712.184.875)
Penerimaan utang Subordinasi                                             4.000.000.000                     -
 Kas Bersih (Digunakan untuk)
  Aktivitas Pendanaan                                                    3.287.815.126      (712.184.875)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
 SETARA KAS                                                             (1.023.771.523)     5.440.599.104
KAS DAN SETARA KAS, AWAL PERIODE                                          6.415.552.692     4.711.288.629
KAS DAN SETARA KAS, AKHIR PERIODE                                         5.391.781.168    10.151.887.733




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan secara keseluruhan

                                                                 5
Page 8
                     PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    30 JUNI 2024 DAN 2023
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




1.   INFORMASI UMUM



     a.   Pendirian dan Informasi Umum

          PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (dahulu PT Batavia Artatama Securindo) didirikan
          berdasarkan Akta No. 79 tanggal 28 Mei 1998 dari Notaris Drs. Atrino Leswara, S.H., Akta
          Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat
          Keputusan No. C2-8234.HT.01.01.Th.98 tanggal 3 Juli 1998 dan telah diumumkan dalam
          Berita Negara Republik Indonesia No. 86 tanggal 27 Oktober 2006, Tambahan No. 11489.
          Berdasarkan Akta Notaris No. 2 tanggal 1 Juni 2004 dari Drs. Eko Putranto, S.H., Notaris di
          Jakarta, PT Batavia Artatama Securindo telah mengalami perubahan nama menjadi PT
          Minna Padi Investama Tbk.

          Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta
          Notaris No. 98 tanggal 23 Februari 2017 oleh Buntario Tigris Darmawa Ng, S,H., S.E., M.H.,
          Notaris di Jakarta, mengenai perubahan nama Perusahaan dari semula bernama PT Minna
          Padi Investama Tbk menjadi PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. Perubahan ini telah
          disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
          Keputusan No. AHU-0005381.AH.01.02.TAHUN 2017 tanggal 3 Maret 2017 serta
          diumumkan dalam Berita Negara Republik Indoneisa No. 48, Tambahan No. 9919 tanggal
          14 Juni 2019.

          Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan pendirian
          Perusahaan adalah melaksanakan kegiatan usaha sebagai perantara perdagangan efek dan
          penjamin emisi efek. Perusahaan memperoleh izin usaha sebagai perantara perdagangan
          efek dan penjamin emisi efek, berdasarkan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar
          Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No. KEP-22/PM/1999 tanggal
          30 Agustus 1999 dan No. KEP-04/PM/2000 tanggal 3 April 2000.

          Perusahaan telah memperoleh ijin fasilitas perdagangan marjin berdasarkan Surat dari
          PT Bursa Efek Indonesia (dahulu PT Bursa Efek Jakarta) No. S-582/BEJ.ANG/05-2005
          tanggal 20 Mei 2005.

          Kantor pusat Perusahaan terletak di Equity Tower, Lantai 11, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-
          53, Jakarta. Perusahaan mulai beroperasi komersial sejak tahun 1999.

     b.   Penawaran Umum Efek Perusahaan

          Pada tanggal 30 Desember 2011, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari ketua
          Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dalam Surat
          Keputusan No. S-14055/BL/2011 sebanyak 300.000.000 saham biasa atas nama dengan
          nilai nominal Rp 100 per saham dengan harga penawaran sebesar Rp 395 per saham
          disertai dengan 150.000.000 Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp 450. Pada tanggal
          9 Januari 2012, saham Perusahaan telah dicatat pada PT Bursa Efek Indonesia.




                                                 6
Page 9
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   30 JUNI 2024 DAN 2023
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




1.   INFORMASI UMUM (Lanjutan)


     c.   Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan

          Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan
          31 Desember 2023, berdasarkan Akta No. 87 tanggal 24 Agustus 2022 oleh Notaris Buntario
          Tigris,S.H.,S.E.,M.H, Notaris di Jakarta, adalah sebagai berikut:

          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama (Independen)        :       Poltak Sihotang
          Komisaris                           :       Wijaya Mulia

          Direksi
          Direktur Utama                      :       Djoko Joelijanto
          Direktur Independen                 :       Martha Susanti
          Direktur Independen                 :       Dwi Setijo Adji

          Manajemen kunci adalah direksi dan dewan komisaris Perusahaan. Ruang lingkup Direktur
          Utama mencakup bidang hukum dan sumber daya manusia dan ruang lingkup Direktur
          Independen mencakup bidang keuangan dan akuntansi.

          Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
          adalah sebagai berikut:

          Ketua                                   Poltak Sihotang
          Anggota                                 David Prasetio
          Anggota                                 Bulan Lastiar Siahaan

          Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 , Perusahaan memiliki masing-masing
          sebanyak 48 karyawan tetap.

     d.   Penyelesaian Laporan Keuangan

          Laporan keuangan Perusahaan tanggal 30 Juni 2024 diselesaikan dan diotorisasi oleh
          Direksi Perusahaan pada tanggal 17 Juli 2024. Direksi Perusahaan yang menandatangani
          Surat Pernyataan Direksi bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan
          keuangan tersebut.

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

     a.    Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan

           Laporan keuangan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk disusun berdasarkan Standar
           Akuntansi Keuangan (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
           (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan
           Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan regulator pasar
           modal untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya.




                                                  7
Page 10
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  30 JUNI 2024 DAN 2023
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)



     a.   Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)


          Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah selaras
          dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
          Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kecuali bagi
          penerapan beberapa SAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan
          terkait atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah direvisi dan
          diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2023.

          Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, disusun berdasarkan dasar akrual
          dengan menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun
          berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-
          masing akun tersebut.

          Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung                        dengan
          mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah,
          yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

          Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Perusahaan, karena
          sifat dan jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan
          secara terpisah.

          Perusahaan menyajikan laporan posisi keuangan bedasarkan likuiditas. Analisis mengenai
          pemulihan atau penyelesaian dalam waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan (saat ini)
          dan lebih dari 12 bulan setelah tanggal pelaporan (tidak lancar) disajikan pada Catatan 39.

          Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia
          mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan
          manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
          Perusahaan. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi
          atau area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan
          keuangan diungkapkan di Catatan 3.


     b.   Kas dan Setara Kas dan Deposito Berjangka

          Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan terdiri atas kas di tangan, kas di bank
          dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dan tidak
          digunakan sebagai jaminan atas pinjaman serta tidak dibatasi penggunaannya.
          Deposito berjangka yang jatuh temponya lebih dari tiga bulan sejak tanggal penempatan
          yang dijaminkan, dan dibatasi penggunaannya dicatat sebagai “Deposito berjangka” dan
          “Aset lain-lain” dalam laporan posisi keuangan.




                                                8
Page 11
                        PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      30 JUNI 2024 DAN 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     c.   Instrumen Keuangan

          Perusahaan mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas
          keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan
          pada satu entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.

          Klasifikasi

          (i)    Aset Keuangan

                 Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur
                 pada (i) biaya perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui PKL (FVOCI), dan (iii)
                 nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).

                 Perusahaan mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua
                 kondisi berikut dipenuhi:

                 •   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
                 keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan

                 •   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu
                 meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
                 pokok terutang.

                 Perusahaan mengklasifikasikan instrumen utang pada FVOCI jika kedua kondisi
                 berikut dipenuhi:

                 •   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi
                 dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan

                 •   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu
                 meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
                 pokok terutang.

                 Pada saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat pilihan yang tidak dapat
                 dibatalkan untuk menyajikan instrumen ekuitas yang bukan dimiliki untuk
                 diperdagangkan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.

                 Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk diklasifikasikan
                 sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar
                 melalui penghasilan komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai
                 wajar melalui laba rugi (FVTPL).

                 Saat pengakuan awal Perusahaan dapat membuat penetapan yang tidak dapat
                 dibatalkan untuk mengukur aset yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada
                 biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
                 pada nilai wajar melalui laba rugi, apabila penetapan tersebut mengeliminasi atau
                 secara signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan (kadang
                 disebut sebagai “accounting mismatch”).

                 Aset keuangan Perusahaan terdiri atas kas dan setara kas, piutang dari lembaga
                 kliring dan penjaminan, piutang nasabah pihak ketiga dan pihak berelasi, piutang lain-
                 lain dan aset lain-lain - jaminan yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
                                                 9
Page 12
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   30 JUNI 2024 DAN 2023
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     c.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

                 dicatat pada biaya perolehan diamortisasi, portofolio efek - pihak ketiga dan pihak
                 berelasi yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada FVTPL, dan
                 portofolio efek - pihak ketiga dan pihak berelasi, penyertaan saham dan aset lain-lain
                 - investasi dalam saham yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur
                 pada FVOCI.

          (ii)   Liabilitas Keuangan

                 Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan
                 diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan
                 diamortisasi.

                 Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri atas utang bank, utang pada lembaga kliring
                 dan penjaminan, utang nasabah pada pihak ketiga dan berelasi, utang perusahaan
                 efek, utang lain-lain, beban akrual dan liabilitas sewa yang diklasifikasikan sebagai
                 liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan biaya perolehan diamortisasi.

          Pengakuan dan Pengukuran

          (i)    Aset Keuangan

                 Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus
                 kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset
                 keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen
                 pendanaan yang signifikan dan atau saat Perusahaan menerapkan panduan praktis,
                 pada saat pengakuan awal Perusahaan mengukur aset keuangan pada nilai
                 wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya
                 transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang
                 signifikan atau ketika Perusahaan menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga
                 transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK 72.

                 Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau
                 FVOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok
                 dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely payment
                 of principal and interest (SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.

                 Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada
                 bagaimana Perusahaan mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas.
                 Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas
                 kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.

                 Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam
                 kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di
                 pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal
                 Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.




                                                 10
Page 13
                     PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   30 JUNI 2024 DAN 2023
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     c.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan)

          (i)   Aset Keuangan (lanjutan)

                Pengukuran aset keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

                a.   Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

                     Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan
                     sebagai diperdagangkan kecuali derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang
                     ditetapkan dan efektif. Aset keuangan yang tidak memenuhi SPPI testing diukur
                     pada FVTPL, terlepas apapun model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk
                     instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi
                     atau pada FVOCI, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang dapat ditetapkan
                     pada FVTPL pada pengakuan awal jika penerapan itu dapat menghilangkan,
                     atau secara signifikan mengurangi, inkonsistensi pengukuran atau pengakuan.

                     Aset keuangan kategori ini pada laporan posisi keuangan diukur pada FVTPL
                     yang timbul sebagai hasil dari perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi. Aset
                     keuangan Perusahaan diukur pada FVTPL terdiri dari portofolio efek - pihak
                     ketiga dan pihak berelasi terdiri dari surat berharga hutang dan ekuitas.

                b.   Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)

                     Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Perusahaan. Aset keuangan
                     diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur
                     menggunakan metode suku bunga efektif (SBE) dan merupakan subjek
                     penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset
                     dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai.

                c.   Aset keuangan pada FVOCI tanpa fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian
                     kumulatif saat penghentian pengakuan (instrumen ekuitas)

                     Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat pilihan yang tidak dapat
                     dibatalkan untuk menyajikan dalam FVOCI perubahan nilai wajar investasi
                     dalam instrumen ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup PSAK 71 dan yang
                     bukan merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini
                     dilakukan pada level instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari
                     aset keuangan ini tidak direklasifikasikan ke laba rugi.

                     Dividen diakui sebagai penghasilan lainnya pada laba rugi ketika hak untuk
                     menerima pembayaran dividen telah ditetapkan, kecuali dividen secara jelas
                     mewakili bagian terpulihkan dari biaya investasi, di mana keuntungan tersebut
                     dicatat dalam penghasilan komprehensif lainnya. Instrumen ekuitas yang diukur
                     pada FVOCI tidak terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai.




                                                11
Page 14
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   30 JUNI 2024 DAN 2023
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     c.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan)

          (ii)   Liabilitas Keuangan

                 Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan
                 tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada
                 FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian
                 kontraktual mengharuskan Perusahaan untuk menyerahkan kas atau aset keuangan
                 lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan
                 tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang
                 jumlahnya tetap atau telah ditetapkan.

                 Pengukuran liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

                 a. Liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi

                    Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Perusahaan. Setelah pengakuan
                    awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan
                    menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba
                    rugi dan PKL hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi
                    menggunakan metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi dihitung dengan
                    mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang
                    merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui
                    sebagai biaya pendanaan pada laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk
                    pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya.

                    Saling Hapus dari Instrumen Keuangan

                    Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan
                    dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang
                    berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas total yang telah diakui dari
                    aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk
                    menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset
                    dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.

                    Nilai Wajar dari Instrumen Keuangan

                    Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar
                    keuangan yang terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi
                    harga penawaran atau permintaan (bid or ask prices) pada penutupan
                    perdagangan pada akhir periode pelaporan.

                    Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan
                    dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan
                    transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang
                    berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market transactions);
                    penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama;
                    analisa arus kas yang didiskonto; atau model penilaian lain.



                                                 12
Page 15
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   30 JUNI 2024 DAN 2023
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     c.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan)

          (ii)   Liabilitas Keuangan (lanjutan)

                    Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak
                    dapat ditentukan secara handal, aset keuangan tersebut diakui dan diukur pada
                    nilai tercatatnya.

          Penurunan Nilai Aset Keuangan

          Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (ECL) untuk seluruh
          instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan
          pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus
          kas yang diharapkan akan diterima Perusahaan, didiskontokan menggunakan suku bunga
          efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari
          penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian
          integral dari persyaratan kontrak.

          ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak
          mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan
          kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan
          yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian
          dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur
          ECL).

          Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Perusahaan menerapkan panduan praktis dalam
          menghitung ECL. Oleh karena itu, Perusahaan tidak mengidentifikasi perubahan dalam
          risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur.
          Perusahaan telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data historis kerugian
          kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking) khusus
          terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.

          Perusahaan mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah
          menunggak lebih dari 1 tahun. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Perusahaan juga dapat
          menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal
          menunjukkan bahwa Perusahaan tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara
          penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan
          ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya
          penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.

          Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
          tidak tunduk pada penilaian penurunan nilai.

          Penghentian Pengakuan

          (i)    Aset Keuangan
                 Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau
                 bagian dari kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:



                                                  13
Page 16
                       PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     30 JUNI 2024 DAN 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     c.   Instrumen Keuangan (lanjutan)

          Penghentian Pengakuan(lanjutan)

          (i)    Aset Keuangan (lanjutan)

                 (a) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut
                     berakhir; atau
                 (b) Perusahaan mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal
                     dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas
                     yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui
                     suatu kesepakatan penyerahan dan (i) secara substansial mentransfer seluruh
                     risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (ii) secara
                     substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas
                     kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian
                     atas aset keuangan tersebut.

                 Ketika Perusahaan telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau
                 telah menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan
                 secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat
                 atas aset keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut
                 diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan Perusahaan terhadap aset keuangan
                 tersebut.

                 Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang
                 ditransfer diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah
                 maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali.

                 Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan
                 liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang
                 masih dimiliki Perusahaan.

                 Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka
                 selisih antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk
                 setiap aset baru yang diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus
                 ditanggung; dan (ii) setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui
                 secara langsung dalam ekuitas harus diakui pada laporan laba rugi.

          (ii)   Liabilitas keuangan

                 Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam
                 kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluarsa.

                 Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman
                 yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi
                 secara substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka
                 pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan
                 awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas
                 keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi.




                                                  14
Page 17
                        PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      30 JUNI 2024 DAN 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     d.   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

          Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan:

          Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan:

          a.    Orang atau anggota keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Perusahaan
                jika orang tersebut:

                (i)     memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan;
                (ii)    memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau
                (iii)   personil manajemen kunci Perusahaan atau entitas induk Perusahaan.

          b.    Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika memenuhi salah satu hal berikut:

                (i)    entitas dan Perusahaan adalah anggota dari kelompok usaha yang sama
                       (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi
                       dengan entitas lainnya).
                (ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
                       entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok
                       usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
                (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama
                (iv) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain
                       adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.
                (v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja
                       dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan Perusahaan
                (vi) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang
                       diidentifikasi dalam huruf a).
                (vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf a. (i) memiliki pengaruh signifikan atas
                       entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk
                       dari entitas).
                (viii) entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari
                       kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada
                       Perusahaan atau kepada entitas induk dari Perusahaan.

          Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak,
          dimana persyaratan tersebut sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-
          pihak yang tidak berelasi.

          Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam
          catatan atas laporan keuangan yang relevan




                                                 15
Page 18
                   PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  30 JUNI 2024 DAN 2023
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     e.   Beban Dibayar di Muka

          Beban dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing beban dengan
          menggunakan metode garis lurus.

     f.   Penyertaan Saham

          Penyertaan saham merupakan investasi yang tidak diperoleh dari pasar modal dan
          dimaksudkan untuk dimiliki untuk jangka waktu yang lama. Perusahaan memiliki
          kepemilikan kurang dari hak suara dan dinyatakan sebesar biaya perolehan (metode biaya),
          setelah dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai.

     g.   Properti Investasi

          Properti yang dimiliki untuk disewakan dalam jangka panjang atau untuk kenaikan harga
          atau keduanya, dan yang tidak ditempati oleh Perusahaan diklasifikasikan sebagai properti
          investasi. Properti investasi juga mencakup properti yang sedang dikonstruksi atau
          dikembangkan untuk digunakan sebagai properti investasi di masa depan.

          Properti investasi awalnya diukur berdasarkan biayanya, termasuk biaya transaksi yang
          terkait dan biaya pinjaman yang berlaku.

          Properti investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi
          akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, jika ada, kecuali tanah yang tidak disusutkan.
          Jumlah tercatat termasuk bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada pada
          saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian
          penggunaan properti investasi.

          Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat
          ekonomis properti investasi sebagai berikut:

          Bangunan                                                                        20 tahun

          Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti
          investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat
          ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau rugi
          yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba
          rugi dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut.

          Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan
          penggunaan yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya
          sewa operasi ke pihak lain atau selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer
          dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
          ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan
          untuk dijual.

          Untuk transfer dari properti investasi ke properti yang digunakan sendiri, Perusahaan
          menggunakan metode biaya pada tanggal perubahan penggunaan. Jika properti yang
          digunakan sendiri oleh Perusahaan menjadi properti investasi, Perusahaan mencatat
          properti tersebut sesuai dengan kebijakan aset tetap sampai dengan saat tanggal terakhir
          perubahan penggunaannya.


                                               16
Page 19
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    30 JUNI 2024 DAN 2023
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     h.   Aset Tetap

          Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
          penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya
          tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang
          signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai
          suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan
          pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada
          saat terjadinya.

          Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa
          manfaat aset tetap sebagai berikut:

          Bangunan                                                                          20 tahun
          Kendaraan                                                                          5 tahun
          Peralatan Kantor                                                                   5 tahun
          Perabot Kantor dan Partisi                                                         8 tahun

          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya (derecognized) pada saat dilepaskan
          atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan. Aset tetap yang dijual atau
          dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan serta
          akumulasi penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang
          timbul dari penghentian pengakuan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah
          neto hasil pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari aset tetap tersebut, dan diakui
          dalam laba rugi pada tahun terjadinya penghentian pengakuan.

          Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat
          peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak
          dapat dipulihkan sepenuhnya.

          Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan
          dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.

     i.   Perangkat Lunak Komputer

          Perangkat lunak komputer dibukukan berdasarkan biaya perolehan dan diamortisasi selama
          5 tahun. Akun ini dibukukan sebagai bagian dalam aset lain-lain pada laporan posisi
          keuangan.

     j.   Penurunan Nilai Aset Non-keuangan

          Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu
          aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian
          penurunan nilai aset diperlukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan
          aset tersebut.




                                                17
Page 20
                       PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     30 JUNI 2024 DAN 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     j.   Penurunan Nilai Aset Non-keuangan

          Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi
          antara nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) dikurangi biaya untuk menjual dengan
          nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian
          besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar
          daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai
          tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari
          operasi yang dilanjutkan diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
          sebagai rugi penurunan nilai.

          Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai
          kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian
          pasar terkini atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai
          wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika
          tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan model penilaian
          yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh
          penilaian berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia.

          Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi
          bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk suatu aset
          mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan,
          maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.

          Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain
          goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk
          menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui.
          Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya.

          Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah
          terpulihkannya maupun jumlah tercatat, setelah dikurangi penyusutan, seandainya tidak ada
          rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya.
          Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
          komprehensif lain. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di
          periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai
          sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.

     k.   Pajak Penghasilan

          Beban pajak terdiri atas pajak penghasilan final dan pajak penghasilan tidak final (pajak kini
          dan tangguhan). Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
          lain kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui langsung ke ekuitas,
          dalam hal ini diakui sebagai penghasilan komprehensif lain.

          Pajak Kini

          Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal
          pelaporan keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan.
          Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan
          Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi dimana aturan pajak yang berlaku
          membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah
          yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.

                                                 18
Page 21
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   30 JUNI 2024 DAN 2023
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     k.   Pajak Penghasilan (lanjutan)

          Pajak Kini (lanjutan)

          Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian
          dari beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

          Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika
          Perusahaan mengajukan keberatan, Perusahaan mempertimbangkan apakah besar
          kemungkinan otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan
          dampaknya terhadap liabilitas perpajakan Perusahaan.

          Pajak Tangguhan

          Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan
          antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk
          tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
          temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk
          perbedaan temporer yang boleh dikurangkan apabila terdapat kemungkinan besar bahwa
          jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi
          perbedaan temporer.

          Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan
          mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia
          dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak
          tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir
          periode pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang
          akan memungkinkan aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada
          periode saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-
          undang pajak yang berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan
          keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua
          perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak,
          dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi berjalan, kecuali untuk transaksi-
          transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat
          dipaksakan secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini,
          atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena
          pajak yang sama, atau Perusahaan bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas
          pajak kini dengan dasar neto.

     l.   Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak

          Perusahaan menerapkan PSAK 70, “Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak”.

          PSAK ini mengatur perlakuan akuntasi atas aset dan liabilitas pengampunan pajak sesuai
          dengan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak (“UU
          Pengampunan Pajak”) yang berlaku efektif tanggal 1 Juli 2016.



                                                19
Page 22
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  30 JUNI 2024 DAN 2023
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     l.   Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak (lanjutan)

          Aset pengampunan pajak diakui sebesar biaya perolehan berdasarkan Surat Keterangan
          Pengampunan Pajak (SKPP). Liabilitas pengampunan pajak diakui sebesar kewajiban
          kontraktual untuk menyerahkan kas atau setara kas untuk menyelesaikan kewajiban yang
          berkaitan langsung dengan perolehan aset pengampunan pajak.

          Perusahaan mengakui selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan
          pajak sebagai bagian dari tambahan modal disetor di ekuitas. Selisih tersebut tidak dapat
          diakui sebagai laba rugi direalisasi maupun direklasifikasi ke saldo laba.

          Aset dan liabilitas pengampunan pajak disajikan secara terpisah dari aset dan liabilitas
          lainnya dalam laporan posisi keuangan.

     m.   Imbalan Kerja

          Imbalan kerja jangka pendek

          Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu
          dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah
          memberikan jasa kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada
          perusahaan dimana semua perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba
          rugi. Imbalan kerja jangka pendek diakui berdasarkan “beban akrual” dalam laporan posisi
          keuangan.

          Manfaat imbalan pasti

          Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan
          Pemerintah No.35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan
          Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada
          tahun 2022 dan Undang-Undang No. 11/2020 tetang Cipta Kerja pada tahun 2021. Beban
          pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan ditentukan melalui
          perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit credit
          dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan
          manfaat pasti pensiun tahunan.

          Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak perubahan
          pada batas atas aset dan imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang
          tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan diakui
          dalam penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya untuk mencerminkan aset
          atau liabilitas pension neto yang diakui pada laporan keuangan untuk mencerminkan nilai
          penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan
          komprehensif lain tercermin segera dalam saldo laba. Biaya jasa lalu diakui pada saat yang
          lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau
          pemutusan hubungan kerja diakui.

          Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset
          imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
               Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian
                kurtailmen dan penyelesaian)
               Beban atau pendapatan bunga neto
               Pengukuran kembali
                                                20
Page 23
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  30 JUNI 2024 DAN 2023
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     n.   Sewa

          Sebagai Penyewa

          Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi
          kontrak. Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan
          dengan seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan merupakan penyewa, kecuali
          untuk sewa jangka-pendek (yang didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12
          bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa
          tersebut, Perusahaan mengakui pembayaran sewa sebagai beban operasi secara garis
          lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih merepresentasikan pola
          konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa.

          Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum
          dibayarkan pada tanggal permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku bunga implisit
          dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Perusahaan menggunakan suku
          bunga pinjaman inkremental khusus untuk penyewa.

          Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:

           pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara-substansi), dikurangai insentif
            sewa;
           pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada
            awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
           jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual;
           harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut;
            dan
           pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa
            mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa.

          Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan.

          Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk mereflesikan
          bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode suku bunga efektif) dan dengan
          mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar.

          Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya
          keuangan dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat
          suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.

          Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terkait
          terhadap aset hak-guna) jika:

           terdapat perubahan dalam masa sewa atau perubahan dalam penilaian atas eksekusi
            opsi pembelian, di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran
            sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian;

           terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau
            perubahan perkiraan pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di mana liabilitas
            sewa diukur Kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan
            tingkat diskonto awal (kecuali jika pembayaran sewa berubah karena perubahan suku
            bunga mengambang, di mana tingkat diskonto revisian digunakan); atau
                                               21
Page 24
                   PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  30 JUNI 2024 DAN 2023
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     n.   Sewa (lanjutan)

          Sebagai Penyewa (lanjutan)

           kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di
            mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian
            menggunakan tingkat diskonto revisian.

          Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang
          dilakukan pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-
          guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian
          penurunan nilai.

          Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset
          sewa, merestorasi tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi
          yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK
          57. Biaya tersebut diperhitungkan dalam aset hak-guna terkait, kecuali jika biaya tersebut
          terjadi untuk memproduksi persediaan.

          Aset hak-guna selanjutnya diukur dengan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan
          dan penurunan nilai. Aset hak-guna disusutkan secara garis lurus selama jangka waktu
          sewa yang lebih pendek dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut:

                                                                               Tahun/ Years
          Gedung kantor                                                             4


          Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna
          merefleksikan Perusahaan akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan selama
          masa manfaat aset pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal permulaan sewa.

          Aset hak-guna disajikan sebagai bagian dari “Aset Tetap” pada laporan keuangan.

          Perusahaan menerapkan PSAK 48 untuk menentukan apakah aset hak-guna mengalami
          penurunan nilai dan mencatat kerugian penurunan nilai yang teridentifikasi sebagaimana
          dijelaskan dalam kebijakan asset penurunan nilai.

          Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau suku bunga tidak diperhitungkan
          dalam pengukuran liabilitas sewa dan aset hak-guna. Pembayaran terkait diakui sebagai
          beban dalam periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut
          terjadi dan dicatat dalam pos "Beban umum dan administrasi" dalam laporan laba rugi dan
          penghasilan komprehensif lain.

          Sebagai cara praktis, PSAK 73 mengijinkan penyewa untuk memisahkan komponen
          nonsewa, dan mencatat masing-masing komponen sewa dan komponen nonsewa sebagai
          kesepakatan sewa tunggal. Perusahaan tidak menggunakan cara praktis ini. Untuk kontrak
          yang memiliki komponen sewa dan satu atau lebih sewa tambahan atau komponen non
          sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke setiap komponen sewa
          dengan dasar harga jual relatif berdiri sendiri dari komponen sewa dan jumlah agregat
          masing-masing dari komponen non sewa.



                                               22
Page 25
                   PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  30 JUNI 2024 DAN 2023
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     n.   Sewa (lanjutan)

          Sebagai Pesewa

          Perusahaan melakukan perjanjian sewa sebagai pesewa sehubungan dengan beberapa
          properti investasinya.

          Sewa di mana Perusahaan sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau
          sewa operasi. Ketika persyaratan sewa secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan
          manfaat yang terkait dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan
          sebagai sewa pembiayaan. Seluruh sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi.

          Ketika Perusahaan adalah pesewa-antara, Perusahaan mencatat sewa utama dan subsewa
          sebagai dua kontrak yang terpisah. Subsewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan
          atau sewa operasi dengan mengacu pada aset hak-guna yang timbul dari sewa utama.

          Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang
          relevan. Biaya langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa
          operasi ditambahkan ke jumlah tercatat aset sewa dan diakui secara garis lurus selama
          masa sewa.

          Dalam sewa pembiayaan, jumlah terutang oleh penyewa diakui sebagai piutang sebesar
          jumlah yang sama dengan investasi sewa neto Perusahaan. Pengakuan penghasilan sewa
          pembiayaan dialokasikan pada periode akuntansi yang mencerminkan suatu tingkat
          pengembalian periodik yang konstan atas investasi bersih pesewa.

          Ketika suatu kontrak mencakup komponen sewa dan non-sewa, Perusahaan menerapkan
          PSAK 72 untuk mengalokasikan imbalan berdasarkan kontrak bagi setiap komponen.


     o.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

          Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Perusahaan perkirakan menjadi haknya
          dalam kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak
          ketiga. Perusahaan mengakui pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau
          jasa kepada pelanggan.

          Pendapatan kegiatan perantara perdagangan efek

          Pendapatan kegiatan perantara perdagangan efek berasal dari:

          (i) Komisi perantara perdagangan efek yang diakui berdasarkan tanggal transaksi; dan

          (ii) Transaksi efek yaitu perdagangan transaksi efek yang lazim dicatat pada tanggal
                   perdagangan, seolah-olah transaksi efek telah diselesaikan. Keuntungan dan
                   kerugian yang timbul dari transaksi efek yang merupakan tanggungan dan risiko
                   Perusahaan dicatat berdasarkan tanggal perdagangan. Transaksi efek pelanggan
                   dilaporkan pada tanggal penyelesaian dan pendapatan komisi dan beban terkait
                   dilaporkan pada tanggal perdagangan. Jumlah piutang dan utang dari transaksi
                   efek yang belum mencapai tanggal penyelesaian kontrak dicatat bersih pada
                   laporan posisi keuangan.


                                               23
Page 26
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  30 JUNI 2024 DAN 2023
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     o.   Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

          Pendapatan kegiatan penjaminan emisi efek

          Pendapatan kegiatan penjaminan emisi efek berasal dari jasa konsultan manajemen yang
          diakui pada saat jasa diberikan sesuai dengan ketentuan dalam kontrak.

          Pendapatan dividen dan bunga

          Pendapatan dividen dari investasi diakui pada saat hak pemegang saham untuk menerima
          pembayaran telah ditetapkan.

          Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi,
          pendapatan atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode suku bunga efektif
          (SBE), yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau
          penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika
          lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat, sebesar nilai tercatat bersih dari aset
          keuangan atau liabilitas keuangan.

          Beban

          Beban diakui pada saat terjadinya dengan dasar akrual.

     p.   Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing

          Perusahaan menentukan bahwa mata uang fungsionalnya adalah Rupiah. Transaksi dalam
          mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal
          transaksi. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
          dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank
          Indonesia pada tanggal tersebut. Keuntungan dan kerugian dari selisih kurs mata uang
          asing dan penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing ke dalam mata
          uang Rupiah diakui dalam laporan laba rugi.

          Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, kurs konversi yakni kurs tengah Bank
          Indonesia yang digunakan oleh Perusahaan masing-masing sebesar Rp 16.421 dan
          Rp 15.416 untuk 1 Dolar Amerika Serikat.

     q.   Laba Neto per saham

          Jumlah laba neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang
          dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham
          biasa yang beredar pada periode yang bersangkutan.

     r.   Provisi

          Provisi diakui jika Perusahaan memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
          konstruktif), sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian liabilitas
          tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan
          estimasi yang andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat. Ketika Perusahaan
          mengharapkan sebagian atau seluruh provisi diganti, maka penggantian tersebut diakui
          sebagai aset yang terpisah tetapi hanya pada saat timbul keyakinan pengantian pasti


                                                24
Page 27
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  30 JUNI 2024 DAN 2023
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     r.   Provisi (lanjutan)

          diterima. Beban yang terkait dengan provisi disajikan secara neto setelah dikurangi jumlah
          yang diakui sebagai penggantiannya.

          Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
          estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan besar tidak terjadi arus keluar sumber
          daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas tersebut, maka
          provisi dibatalkan.

     s.   Pengukuran Nilai Wajar

          Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga
          yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara
          pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan
          bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:

          i)    Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau
          ii)   Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset
                atau liabilitas tersebut.

          Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh
          Perusahaan.

          Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan
          digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan
          asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

          Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan
          pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam
          penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain
          yang akan menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

          Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang
          memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input)
          yang dapat diamati (observable) yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang
          tidak dapat diamati (unobservable).

          Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset
          atau liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan
          level input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:

          1. Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas
                         yang identik;
          2. Tingkat 2 -Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
                         pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun
                         tidak langsung;
          3. Tingkat 3 -Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
                         pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.




                                                25
Page 28
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   30 JUNI 2024 DAN 2023
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

     s.    Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan)

           Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Perusahaan
           menentukan apakah terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan
           evaluasi ulang atas penetapan kategori (berdasarkan Level masukan (input) paling rendah
           yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir
           periode pelaporan.

     t.    Rekening Efek

           Rekening efek adalah rekening yang dimiliki oleh nasabah Perusahaan Efek dalam
           kaitannya dengan transaksi jual beli Efek oleh nasabah. Rekening Efek berisi catatan
           mengenai Efek dan dana yang dititipkan nasabah kepada Perusahaan Efek, Rekening Efek
           nasabah tidak memenuhi kriteria pengakuan aset keuangan oleh Perusahaan, sehingga
           tidak dapat dicatat dalam laporan posisi keuangan Perusahaan, namun dicatat secara off
           balance sheet pada Buku Pembantu Dana dan Buku Pembantu Efek.

     u.    Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

           Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan tentang posisi
           Perusahaan pada periode pelaporan (menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam laporan
           keuangan. Peristiwa setelah periode pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, jika
           ada, diungkapkan ketika material terhadap laporan keuangan.


3.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI

     Penyusunan laporan keuangan Perusahaan mengharuskan manajemen untuk membuat
     pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dan
     pengungkapan yang terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan
     estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset
     dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.

     Pertimbangan

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, manajemen telah membuat keputusan
     berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan
     keuangan:

     Kelangsungan Usaha

     Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian terhadap kemampuan Perusahaan untuk
     mempertahankan kelangsungan usaha dan menilai keyakinan bahwa aset dan liabilitas
     Perusahaan dicatat dengan basis bahwa Perusahaan akan dapat merealisasikan asetnya dan
     menyelesaikan liabilitasnya dalam kegiatan usaha normal terlepas dari kondisi yang
     mengindikasikan adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan
     atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Oleh karena itu,
     laporan keuangan dilanjutkan untuk disusun atas basis kelangsungan usaha. Rincian terkait
     masalah ini diungkapkan dalam Catatan 41.




                                               26
Page 29
                PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                              30 JUNI 2024 DAN 2023
                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




Penilaian Model Bisnis

Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil SPPI dan uji model bisnis.
Perusahaan menentukan model bisnis pada tingkat yang mencerminkan bagaimana kelompok
aset keuangan dikelola bersama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup
penilaian yang mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk bagaimana kinerja aset
dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang memengaruhi kinerja aset dan bagaimana hal ini
dikelola dan bagaimana manajer aset diberi kompensasi. Perusahaan memantau aset keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasannya
dan apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset tersebut dimiliki.
Pemantauan adalah bagian dari penilaian berkelanjutan Perusahaan atas apakah model bisnis di
mana aset keuangan yang tersisa dimiliki tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi
perubahan dalam model bisnis dan dengan demikian terdapat perubahan prospektif terhadap
klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak ada perubahan yang diperlukan selama periode yang
disajikan.

Penentuan Mata Uang Fungsional

Mata uang fungsional Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer Perusahaan
beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan dan beban
dari jasa yang diberikan. Berdasarkan penilaian manajemen Perusahaan, mata uang fungsional
adalah Rupiah.

Menentukan Masa Sewa Kontrak dengan Opsi Pembaruan dan Penghentian - Perusahaan
sebagai Penyewa

Perusahaan menentukan bahwa masa sewa sebagai masa sewa yang tidak dapat dibatalkan,
bersamaan dengan periode yang tercakup dalam opsi perpanjangan sewa, jika dieksekusi secara
wajar dan pasti, atau periode yang tercakup dalam opsi penghentian sewa, jika tidak dieksekusi
secara wajar dan pasti.

Perusahaan menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi apakah wajar dan pasti untuk
mengeksekusi opsi untuk pembaruan atau penghentian sewa atau tidak. Untuk kontrak sewa
dengan opsi perpanjangan dan penghentian, manajemen perlu mengestimasi masa sewa yang
memerlukan pertimbangan semua fakta dan keadaan yang menimbulkan insentif ekonomi untuk
mengeksekusi opsi perpanjangan dan tidak mengeksekusi opsi penghentian, termasuk setiap
perubahan yang diharapkan dalam fakta dan keadaan dari tanggal permulaan hingga tanggal
pengekesekusian opsi tersebut. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian)
hanya dimasukkan dalam persyaratan sewa jika Perusahaan cukup yakin untuk mengeksekusi
opsi perpanjangan dan tidak mengeksekusi opsi penghentian. Jika terdapat peristiwa signifikan
atau perubahan keadaan yang signifikan yang mempengaruhi penilaian ini dan masih dalam
kendali penyewa, maka penilaian diatas akan ditelaah kembali.

Komitmen Sewa Operasi - Perusahaan sebagai Pesewa

Perusahaan telah mengadakan perjanjian sewa gedung. Perusahaan telah menentukan,
berdasarkan evaluasi dari persyarat dan kondisi perjanjian, bahwa Perusahaan mempertahankan
semua risiko dan manfaat signifikan dari kepemilikan gedung ini dan mengakui kontrak tersebut
sebagai sewa operasi.




                                           27
Page 30
                PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               30 JUNI 2024 DAN 2023
                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




Estimasi dan Asumsi

Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang lain pada tanggal
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat
aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan
asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi
dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada
saat terjadinya.

Penyisihan atas ECL Piutang

Perusahaan menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL piutang usaha dan kontrak aset.
Tingkat provisi didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk pengelompokan berbagai segmen
pelanggan yang memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut geografi, jenis produk, jenis
dan peringkat pelanggan, dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan bentuk asuransi kredit
lainnya).

Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat default yang diamati secara historis Perusahaan.
Perusahaan akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis
dengan informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk
domestik bruto) diperkirakan akan memburuk selama tahun depan yang dapat menyebabkan
peningkatan jumlah default di sektor manufaktur, maka tingkat default historis disesuaikan. Pada
setiap tanggal pelaporan, tingkat default yang diamati secara historis diperbarui dan perubahan
dalam estimasi berwawasan ke depan dianalisa.

Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi,
dan ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan
prakiraan kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan dan prakiraan kondisi
ekonomi mungkin tidak mewakili default aktual pelanggan di masa depan.

Nilai tercatat piutang dari lembaga kliring dan penjaminan dan piutang nasabah Perusahaan pada
tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 diungkapkan masing-masing pada Catatan 6 dan
7.

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan
penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar
ditentukan menggunakan bukti objektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat
berbeda bila Perusahaan menggunakan metode penilaian yang berbeda. Perubahan nilai wajar
aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langung laba atau rugi
Perusahaan. Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 37.

Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Properti Investasi dan Aset Tetap

Biaya perolehan properti investasi dan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis
lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat
ekonomis aset tetap antara 5 sampai dengan 20 tahun dan properti investasi 20 tahun. Masa
manfaat setiap properti investasi dan aset tetap Perusahaan ditentukan berdasarkan periode
kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut.




                                            28
Page 31
                     PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    30 JUNI 2024 DAN 2023
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




3.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
     (lanjutan)

     Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Properti Investasi dan Aset Tetap (lanjutan)

     Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis.
     Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda
     dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau
     keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi
     dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode
     pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.

     Perubahan masa manfaat properti investasi dan aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban
     penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tersebut.

     Nilai tercatat properti investasi dan aset tetap diungkapkan pada Catatan 10 dan 11.

     Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) melebihi nilai
     terpulihkannya, yang lebih besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai
     pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual didasarkan pada ketersediaan data dari
     perjanjian penjualan yang mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau
     harga pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan
     dengan pelepasan aset.

     Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Data arus kas
     diambil dari anggaran untuk lima tahun yang akan datang dan tidak termasuk aktivitas
     restrukturisasi yang belum dilakukan oleh Perusahaan atau investasi signifikan dimasa datang
     yang akan memutakhirkan kinerja aset dari UPK yang diuji. Nilai terpulihkan paling dipengaruhi
     oleh tingkat diskonto yang digunakan dalam model arus kas yang didiskontokan, sebagaimana
     juga jumlah arus kas masuk di masa datang yang diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang
     digunakan untuk tujuan ekstrapolasi.

     Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi potensi penurunan nilai aset non-keuangan
     pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.

     Imbalan Pasca Kerja dan Pensiun

     Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Perusahaan bergantung pada
     pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah
     tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan,
     tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat
     kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Perusahaan diakui segera pada
     laporan posisi keuangan dengan debit atau kredit ke saldo laba melalui penghasilan komprehensif
     lainnya dalam periode terjadinya. Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut
     adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam
     asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi
     atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. Penjelasan lebih rinci diungkapkan
     dalam Catatan 19.

     Pajak Penghasilan
     Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
     Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti
     dalam kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan

                                                 29
Page 32
                     PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   30 JUNI 2024 DAN 2023
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




3.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
     (lanjutan)

     Pajak Penghasilan (lanjutan)

     berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Rincian lebih
     lanjut diungkapkan dalam Catatan 13.

     Aset Pajak Tangguhan

     Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan
     liabilitas pada laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika besar kemungkinan bahwa
     jumlah laba fiskal akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui. Estimasi
     manajemen yang signifikan diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang
     diakui berdasarkan kemungkinan waktu terealisasinya dan jumlah laba kena pajak pada masa
     mendatang serta strategi perencanaan pajak masa depan.

     Estimasi Bunga Pinjaman Inkremental untuk Sewa

     Perusahaan tidak dapat langsung menentukan tingkat bunga implisit dalam sewa, oleh karena itu,
     Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental (IBR) untuk mengukur kewajiban
     sewa. IBR adalah tingkat bunga yang harus dibayar Perusahaan untuk meminjam dalam jangka
     waktu yang sama, dan dengan jaminan serupa, dana yang diperlukan untuk memperoleh aset
     dengan nilai yang sama dengan aset hak guna dalam lingkungan ekonomi yang sama. Oleh
     karena itu, IBR mencerminkan apa yang 'harus dibayar' oleh Perusahaan, yang memerlukan
     perkiraan ketika tidak ada tarif yang tersedia sebagai acuan atau ketika perlu disesuaikan untuk
     mencerminkan syarat dan ketentuan sewa. Perusahaan memperkirakan IBR menggunakan input
     yang dapat diamati (seperti suku bunga pasar).




                                                30
Page 33
                     PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   30 JUNI 2024 DAN 2023
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




4.   KAS DAN SETARA KAS

     Rincian per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:

                                                                 2024                2023

     Kas
       Rupiah                                                     5.000.000           5.000.000
     Kas di Bank
       Rupiah
        PT Bank CIMB Niaga Tbk                                  858.926.949         871.007.274
        PT Bank Central Asia Tbk                                637.078.320       1.485.322.702
        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                           241.805.352         251.316.033
        PT Bank Mayapada Tbk                                              -           7.982.380
       Dolar Amerika Serikat
        PT Bank CIMB Niaga Tbk
          (USD 100.418,40 tanggal 30 Juni 2024 dan
          USD 444,65 tanggal 31 Desember 2023)                 1.648.970.547          6.854.724
     Subtotal                                                  3.386.781.168      2.622.483.113


     Deposito Berjangka
       Dolar Amerika Serikat
        PT Bank CIMB Niaga Tbk
           (USD 0 tanggal 30 Juni 2024 dan
           USD 99.896,60 tanggal 31 Desember 2023)                           -    1.540.005.986
       Rupiah
        PT Bank CIMB Niaga Tbk                                 2.000.000.000      2.248.063.593
     Subtotal                                                  2.000.000.000      3.788.069.579
     Total                                                     5.391.781.168      6.415.552.692



     Tingkat bunga tahunan deposito berjangka pada tahun 2024 dan 2023 sebagai berikut:

                                                                      2024                2023

     Suku bunga deposito berjangka
            Dolar Amerika Serikat                              0,50%-3,75%         0,50%-3,75%
            Rupiah                                             2,50% - 2,75%       2,50% - 2,75%



     Tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang ditempatkan pada pihak berelasi pada tanggal
     30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.




                                                 31
Page 34
                     PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    30 JUNI 2024 DAN 2023
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




5.   PORTOFOLIO EFEK

     Rincian per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:

                                                                 2024               2023
       Aset Keuangan Diukur pada nilai wajar
         melalui laba rugi:
         Pihak ketiga                                        111.655.996.213    142.232.372.790
         Pihak berelasi (Catatan 34)                                       -                  -
       Subtotal                                              111.655.996.213    142.232.372.790
       Pecandangan Penurunan Nilai Portofolio Efek           (38.169.156.100)   (38.169.156.100)
       Subtotal                                               73.486.840.113    104.063.216.690

       Aset Keuangan Diukur pada nilai wajar
        melalui penghasilan komprhensif:
        Pihak ketiga                                           2.132.100.000      2.132.100.000
        Pihak berelasi (Catatan 34)                            9.616.668.653     11.650.917.796
       Subtotal                                               11.748.768.653     13.783.017.796
       Total                                                  85.235.608.766    117.846.234.486



     Aset Keuangan yang Diukur Pada Nilai Wajar melalui Laba Rugi :

                                                                  2024               2023

       Pihak Ketiga
        Efek Ekuitas
         PT Bakrie Telecom Tbk                                 41.312.775.000    41.312.775.000
         PT Hotel Mandarine Regency Tbk                        19.194.580.000    19.194.580.000
         PT Rukun Raharja Tbk                                  12.152.448.000                 -
         PT Hanson International Tbk                           11.113.785.000    11.113.785.000
         PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk                  5.142.035.549    11.178.338.150
         PT Asuransi Jasa Tania Tbk                             4.239.479.028     4.568.404.125
         PT Rimo International Lestari Tbk                      4.154.000.000     4.154.000.000
         PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk          2.213.465.400     2.500.396.100




                                                 32
Page 35
                   PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  30 JUNI 2024 DAN 2023
                     (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




5.   PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)

                                                                2024            2023



        PT Natura City Developments Tbk                    1.423.900.000     1.794.114.000
        PT Andira Agro Tbk                                 1.295.725.200    10.797.710.000
        PT Bukit Uluwatu Villa Tbk                         1.027.145.700     1.099.226.100
        PT Armidian Karyatama Tbk                            884.940.000       884.940.000
        PT Indonesia Pondasi Raya Tbk                        668.551.500       659.068.500
        PT Marga Abhinaya Abadi Tbk                          665.905.000       665.905.000
        PT Forza Land Indonesia Tbk                          534.740.000       534.740.000
        PT Steadfast Marine Tbk                              521.980.000       521.980.000
        PT Jasa Armada Indonesia Tbk                         444.831.800       468.244.000
        PT Andalan Perkasa Abadi Tbk                         430.182.000       812.566.000
        PT Bakrieland Development Tbk                        280.000.000     2.000.000.000
        PT Visi Media Asia Tbk                               230.400.000     1.920.000.000
        PT Bank Jtrust Indonesia                             163.800.000       216.000.000
        PT Meta Epsi Tbk                                      69.250.000        83.100.000
        PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk                       40.000.000     2.000.000.000
        PT Pikko Land Development Tbk                         30.511.800        84.755.000
        PT Royal Prima Tbk                                    27.870.000        49.051.200
        PT Mitra Tirta Buwana Tbk                             25.731.600        47.174.600
        PT Weha Transportasi Indonesia Tbk                     3.360.000         3.340.000
        PT Lavender Bina Cendikia Tbk                            183.000           762.500
        PT Cakra Buana Resources Energi Tbk - warrant             33.300            99.900
        PT Bumi Resources Minerals Tbk                             7.884             9.180
        PT Pan Brothers Tbk                                          800             2.500
        PT Solusi Kemasan Digital Tbk - warrant                      240               800
        PT Vastland Indonesia Tbk - warrant                          120               140
        PT Mitra Tirta Buwana Tbk - warrant                           75               525
        PT Siwani Makmur Tbk                                          50                50
        PT Sumber Energi Andalan Tbk                                   -    17.388.000.000
        PT J Resources Asia Pasifik Tbk                                -     1.276.792.000
      Jumlah Efek Ekuitas                                108.291.618.046   137.329.860.370




                                               33
Page 36
                    PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   30 JUNI 2024 DAN 2023
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




5.   PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)

                                                                 2024                2023


     Efek Utang
       Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia
          Seri ORI025T6                                       585.899.079                     -
       Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia
          Seri ORI021                                         430.633.035           767.007.604
       Sukuk Negara Ritel
         Seri SR019T3                                         348.704.696                         -
       Sukuk Negara Ritel
          Seri SR017                                          384.722.556         1.369.829.091
       Sukuk Negara Ritel
          Seri SR016                                          321.733.964           942.216.541
       Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia
           Seri ORI024T3                                      320.644.008           104.897.918
       Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia
          Seri ORI022                                         231.389.028           379.578.120
       Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia
          Seri ORI020                                         186.888.920           135.405.731
       Sukuk Negara Ritel
          Seri SR015                                          184.763.940           450.194.572
       Sukuk Negara Ritel
          Seri SR019T5                                        108.995.229                         -
       Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia
           Seri ORI024T6                                      106.869.595             8.876.007
       Sukuk Negara Ritel
          Seri SR018T3                                          83.398.056          285.180.994
       Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia
           Seri ORI023T6                                        39.059.200           19.790.580
       Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia
           Seri ORI025T3                                        23.770.080                        -
       Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia
           Seri ORI023T3                                         6.906.781           79.223.600
       Sukuk Negara Ritel
          Seri SR018T5                                                      -        95.686.426
       Sukuk Negara Ritel
          Seri SR014                                                        -       152.736.228
       Obligasi Negara Ritel Republik Indonesia
          Seri ORI019                                                    -          111.889.008
     Total Efek Utang                                        3.364.378.167        4.902.512.420
     Subtotal                                              111.655.996.213      142.232.372.790
     Pecandangan Penurunan Nilai Portofolio Efek          (38.169.156.100)      (38.169.156.100)
     Jumlah                                                 73.486.840.113      104.063.216.690




                                                  34
Page 37
                     PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    30 JUNI 2024 DAN 2023
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




5.   PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)

     Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain:
                                                                      2024               2023

       c. Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar melalui OCI

       Pihak Ketiga
        Efek Ekuitas
         PT Bakrie Telecom Tbk                                   2.132.100.000        2.132.100.000

       Pihak Berelasi
        Reksa Dana
         Reksadana Minna Padi Keraton Balance                    9.616.668.653       10.770.709.986
         Reksadana Minna Padi Keraton II                                     -          880.207.810
       Jumlah Reksa Dana                                         9.616.668.653       11.650.917.796
       Jumlah                                                   11.748.768.653       13.783.017.796

     Perubahan nilai wajar aset keuangan yang diukur pada FVOCI sebesar Rp 526.281.737 dan
     Rp 1.014.971.383 masing-masing untuk tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 disajikan
     sebagai akun (kerugian) nilai wajar pada FVOCI dalam laporan laba rugi dan penghasilan
     komprehensif lain. Reksadana Minna Padi Keraton II direklas ke Aset Lain-lain catatan 12.

     Nilai wajar atas efek ekuitas dan utang didasarkan pada harga pasar yang tercatat di Bursa Efek
     Indonesia (BEI) pada hari terakhir bursa pada periode tersebut, sedangkan nilai wajar reksa dana
     ditetapkan berdasarkan nilai aset bersih pada tanggal laporan posisi keuangan.

     Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, efek ekuitas merupakan saham-saham yang
     diperdagangkan di BEI dan tidak dijaminkan.


6.   PIUTANG DARI LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN

     Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan

     Akun ini merupakan tagihan terkait dengan transaksi jual efek dan setoran jaminan sebagai
     jaminan tambahan kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia terkait dengan transaksi efek
     dengan rincian sebagai berikut:

                                                                       2024               2023
     Setoran Jaminan                                               15.416.792.047      8.422.610.281
     Piutang Transaksi Bursa                                       27.799.780.800     52.378.884.600
     Total                                                         43.216.572.847     60.801.494.881


     Tingkat bunga setoran jaminan tersebut masing-masing berkisar antara 4,10% - 6,80% per tahun
     untuk 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.




                                                35
Page 38
                       PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       30 JUNI 2024 DAN 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




7.   PIUTANG NASABAH

                                                                    2024                  2023

     Pihak Ketiga
      Nasabah Pemilik Rekening
       Individu                                                     845.295.308         5.133.830.812
     Total                                                          845.295.308         5.133.830.812


      Piutang nasabah kelembagaan adalah piutang atas transaksi dengan nasabah yang tidak
     memiliki rekening efek pada Perusahaan. Pada umumnya, seluruh piutang nasabah diselesaikan
     dalam waktu singkat, biasanya dalam waktu 2 hari dari tanggal perdagangan.

8.   PIUTANG LAIN-LAIN

     Nilai tercatat piutang lain-lain yang diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang
     adalah sesuai dengan nilai wajarnya.

                                                                        2024                2023

      Pihak Berelasi
       Piutang Karyawan                                               148.012.952         167.100.000
       Sewa                                                            60.000.000          60.000.000
      Total                                                           208.012.952         227.100.000
      Pihak Ketiga
       Sewa                                                            44.072.728          66.475.909
       Lain-lain                                                      640.547.608         587.379.280
      Subtotal                                                        684.620.336         653.855.189
      Dikurangi penyisihan kerugian kredit
        ekspektasian                                                  (570.307.046)       (570.307.046)
      Total                                                           114.313.290          83.548.143
      Total                                                           322.326.242         310.648.143



     Pada tanggal laporan posisi keuangan, seluruh piutang lain-lain dinyatakan dalam Rupiah.

     Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa penyisihan kerugian kredit ekspektasian atas
     piutang sewa pembiayaan adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak
     tertagihnya piutang tersebut.

9.   PENYERTAAN SAHAM

                                                                           2024              2023

      PT Kustodian Sentral Efek Indonesia                              5.000.000.000      5.000.000.000
      PT Bursa Efek Indonesia                                          7.500.000.000      7.500.000.000
      Total                                                           12.500.000.000     12.500.000.000



     Penyertaan saham pada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Bursa Efek
     Indonesia (BEI) merupakan salah satu persyaratan sebagai anggota bursa.

     Manajemen berpendapat tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan
     penurunan nilai investasi saham pada akhir periode pelaporan.

                                                 36
Page 39
                       PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     30 JUNI 2024 DAN 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




10.   PROPERTI INVESTASI – NETO

      Rincian properti investasi per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:
                                                                          2024
                                    Saldo Awal           Penambahan              Pengurangan       Saldo Akhir

      Biaya Perolehan              36.953.363.920                    -                         -   36.953.363.920
      Akumulasi Penyusutan         13.193.759.502          836.769.931                         -   14.030.529.433
      Total Tercatat               23.759.604.418                                                  22.922.834.487

                                                                          2023
                                    Saldo Awal           Penambahan              Pengurangan       Saldo Akhir

      Biaya Perolehan              36.953.363.920                     -                        -   36.953.363.920
      Akumulasi Penyusutan         11.520.219.973         1.673.539.529                            13.193.759.502
      Total Tercatat               25.433.143.947                                                  23.759.604.418


      Beban penyusutan untuk 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
      Rp 836.769.931 dan Rp 1.673.539.529.

      Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat indikasi penurunan nilai properti
      investasi, sehingga Perusahaan tidak melakukan penyisihan penurunan nilai pada tahun 2024 dan
      2023.

      Berdasarkan Akta Jual Beli No. 205/2011 dan 206/2011 tertanggal 28 Oktober 2011, Perusahaan
      memiliki hak atas Bangunan Perkantoran Equity Tower Lantai 25 Unit A dan B yang berlokasi di
      Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52 - 53 Lot 9, Jakarta Selatan dengan Sertifikat Hak Milik atas Satuan
      Rumah Susun No. 1574/XXI dan No. 1575/XXI yang terdaftar atas nama Perusahaan dengan nilai
      transaksi jual beli bangunan sebesar Rp 10.142.863.920 dengan luas masing-masing sebesar 290
      m2 dan 163,6 m2. Properti investasi tersebut disewakan kepada pihak berelasi sebesar
      Rp 60.000.000 (Catatan 34) untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan
      31 Desember 2023 dan kepada pihak ketiga sebesar Rp 350.522.747 dan Rp 1.257.668.384
      untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. Pendapatan sewa
      dicatat pada akun “lain-lain neto” pada laporan laba rugi.
      Berdasarkan Akta Jual Beli No. 290/2014 dan 291/2014 tanggal 14 Nopember 2014, Perusahaan
      memperoleh satuan rumah kantor unit M dan N (promenade 20) yang berlokasi di Jl. Bangka
      Raya No. 20, Jakarta Selatan dengan nilai transaksi jual beli bangunan masing-masing sebesar
      Rp 4.037.500.000 untuk luas bangunan sebesar 70 m2 dan Rp 4.323.000.000 untuk luas
      bangunan sebesar 73 m2.

      Berdasarkan Akta Jual Beli No. 50/2019 tertanggal 23 September 2019, Perusahaan memiliki hak
      atas Bangunan Perkantoran Equity Tower Lantai 11 Unit E yang berlokasi di Jl. Jenderal
      Sudirman Kav. 52 - 53 Lot 9, Jakarta Selatan dengan Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah
      Susun No. 1490/X senayan yang terdaftar atas nama Perusahaan. Nilai transaksi jual beli
      bangunan sebesar Rp. 18.450.000.000 untuk luas bangunan sebesar 295,2 m2. Properti ini
      digunakan sebagai jaminan atas hutang bank PT CIMB Niaga Tbk sebesar
      Rp 15.000.000.000 (Catatan 15).

      Bangunan Perusahaan telah diasuransikan kepada PT Asuransi Central Asia atas risiko gempa
      bumi dan kerusakan atas properti dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar
      Rp 6.000.000.000 untuk periode 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023. Manajemen berpendapat
      bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang
      dipertanggungkan.

                                                    37
Page 40
                             PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                             30 JUNI 2024 DAN 2023
                                (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




11.   ASET TETAP - NETO
      Rincian per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:
                                                                                   2024
                                          Saldo Awal       Penambahan       Pengukuran Kembali   Pengurangan       Saldo Akhir

      Biaya Perolehan
       Tanah                               1.024.641.834                -                   -                  -    1.024.641.834
       Bangunan                           23.272.064.217                                    -                  -   23.272.064.217
       Kendaraan                           2.115.343.182               -                    -                       2.115.343.182
       Peralatan Kantor                    4.629.616.368      98.199.000                    -                  -    4.727.815.368
       Perabot Kantor dan Partisi          9.146.137.808               -                    -                  -    9.146.137.808
       Aset Hak Guna (Gedung Kantor)         160.858.544     160.855.901                    -                         321.714.442
      Total                               40.348.661.953     259.054.901                    -                  -   40.607.716.851

      Akumulasi Penyusutan
       Bangunan                           15.311.781.845     581.801.610                    -                  -   15.893.583.455
       Kendaraan                           2.115.343.180               -                    -                  -    2.115.343.180
       Peralatan Kantor                    4.254.620.019      79.116.380                    -                  -    4.333.736.399
       Perabot Kantor dan Partisi          9.130.993.382       3.927.594                    -                  -    9.134.921.076
       Aset Hak Guna (Gedung Kantor)         127.346.347      40.214.636                    -                  -      167.560.983
      Total                               30.940.084.773     705.060.220                    -                  -   31.645.145.093
      Total Tercatat                       9.408.577.180                                                            8.962.571.758
                                                                                   2023
                                          Saldo Awal       Penambahan       Pengukuran Kembali   Pengurangan       Saldo Akhir

      Biaya Perolehan
       Tanah                               1.024.641.834                -                   -                 -     1.024.641.834
       Bangunan                           23.272.064.217                                    -                 -    23.272.064.217
       Kendaraan                           2.115.343.182               -                    -                 -     2.115.343.182
       Peralatan Kantor                    4.915.198.318     145.249.000                    -       430.830.950     4.629.616.368
       Perabot Kantor dan Partisi          9.153.208.208                                              7.070.400     9.146.137.808
       Aset Hak Guna (Gedung Kantor)         160.858.544               -                    -                 -       160.858.544
                                          40.641.314.303     145.249.000                    -       437.901.350    40.348.661.953

      Akumulasi Penyusutan
       Bangunan                           14.148.178.417    1.163.603.428                   -                 -    15.311.781.845
       Kendaraan                           2.002.979.538      112.363.642                   -                 -     2.115.343.180
       Peralatan Kantor                    4.457.482.724      227.968.245                   -       430.830.950     4.254.620.019
       Perabot Kantor dan Partisi          9.068.538.259       69.525.523                   -         7.070.400     9.130.993.382
       Aset Hak Guna (Gedung Kantor)          46.917.075       80.429.272                   -                 -       127.346.347
      Total                               29.724.096.013    1.653.890.110                   -       437.901.350    30.940.084.773
      Total Tercatat                      10.917.218.290                                                            9.408.577.180


      Beban penyusutan untuk 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar
      Rp 705.060.220 dan Rp 1.653.890.110

      Berdasarkan Akta Jual Beli No. 201/2011, 202/2011 dan 203/2011 tertanggal 28 Oktober 2011,
      Perusahaan memiliki hak atas Bangunan Perkantoran Equity Tower Lantai 11 Unit A, B dan C
      yang berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52 - 53 Lot 9, Jakarta Selatan dengan Sertifikat Hak
      Milik atas Satuan Rumah Susun No. 1486/X, No. 1487/X dan No. 1488/X yang terdaftar atas
      nama PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. Nilai transaksi jual beli bangunan sebesar USD
      1.424.400 atau ekuivalen Rp 12.731.877.600 untuk luas bangunan sebesar 617,2 m 2.

      Berdasarkan Akta Jual Beli No. 204 tanggal 28 Oktober 2011, Perusahaan memperoleh bangunan
      perkantoran Equity Tower Lt. 11 unit D yang berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman Kav 52 - 53 Lot 9,
      Jakarta Selatan dengan Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun No. 1489/X yang terdaftar
      atas nama PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. Nilai transaksi jual beli bangunan sebesar
      USD 702.660 ekuivalen Rp 6.367.158.280 untuk bangunan seluas 290 m2.




                                                            38
Page 41
                       PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      30 JUNI 2024 DAN 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




11.    ASET TETAP – NETO (Lanjutan)
       Berdasarkan Akta Jual Beli No. 70 tanggal 28 Desember 2012, Perusahaan memperoleh satuan
       Rumah Kantor yang berlokasi di Jl. Sriwijaya Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dengan nilai
       transaksi jual beli bangunan sebesar Rp 2.400.000.000 untuk bangunan seluas 149 m2 dengan
       Hak Guna Bangunan No. 344/Tegalsari.
       Berdasarkan Perjanjian Pengikatan Akta Jual Beli No. 081/SPAZIO-219 A/KTRK/BKIS/2012
       tertanggal 28 Agustus 2012, Perusahaan melakukan pengikatan pembelian Bangunan
       Kondominium Perkantoran Spazio lantai 2 unit 219 A yang berlokasi di Jl. Mayjend Yono Soewoyo
       Kav. 3, Surabaya dengan nilai transaksi jual beli bangunan sebesar Rp 1.449.000.000 termasuk
       PPN untuk bangunan seluas 70 m2.
       Rincian laba atas penjualan aset tetap sebagai berikut:
                                                                           2024           2023

       Nilai Jual                                                                  -                -
       Biaya Perolehan:
        Aset Tetap                                                                 -      437.901.350
        Akumulasi Penyusutan                                                       -     (437.901.350)
       Jumlah Tercatat                                                             -                -
       Laba Penjualan Aset Tetap                                                   -                -



       Kendaraan Perusahaan telah diasuransikan kepada PT Asuransi Central Asia atas risiko
       pencurian, kebakaran dan lainnya dengan jumlah pertanggungan Rp 1.427.100.000 untuk periode
       30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan
       tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
       Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
       kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
       Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat indikasi penurunan nilai aset tetap,
       sehingga Perusahaan tidak melakukan penyisihan penurunan nilai aset tetap pada periode
       30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.
 12.   ASET LAIN-LAIN
       Rincian per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:
                                                                        2024             2023

       Investasi dalam Saham                                        443.755.835         443.755.835

       Reksadana Keraton II                                         880.207.810                     -
       Perangkat Lunak Komputer
        Biaya Perolehan                                              254.574.091         254.574.091
        Akumulasi Amortisasi                                       (254.574.091)       (254.574.091)
        Subtotal                                                               -                   -

        Jaminan - Pihak Ketiga
        Jaminan Telepon                                               56.000.000         56.000.000
        Jaminan Lainnya                                               11.562.000         11.562.000
        Subtotal                                                      67.562.000         67.562.000
       Aset pengampunan pajak                                                  -                  -
       Total                                                       1.391.525.645        511.317.835




                                                   39
Page 42
                        PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       30 JUNI 2024 DAN 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




12.   ASET LAIN-LAIN (lanjutan)

      Pada tanggal 16 Mei 2024 Reksadana Keraton II direklas ke aset lain-lain karena Reksadana
      Keraton II sedang dalam proses likuidasi. Nilai yang direklas ke aset lain-lain setelah dikurangi
      cadangan penurunan Reksadana Keraton II sebesar Rp. 313.879.859.

      Rincian per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:

                                                                           30 Juni 2024
                                     Persentase                           Kerugian Atas
                                                     Nilai Perolehan                            Nilai Tercatat
                                     Kepemilikan                            Nilai Wajar

      PT Minna Padi Aset Manajemen         18,87%                    -                      -                  -
      PT MP Capital                        19,00%          443.755.835                      -        443.755.835

      Total                                                443.755.835                      -        443.755.835


                                                                         31 Desember 2023
                                     Persentase                            Kerugian Atas
                                                     Nilai Perolehan                            Nilai Tercatat
                                     Kepemilikan                             Nilai Wajar

      PT Minna Padi Aset Manajemen         18,87%                    -                      -                  -
      PT MP Capital                        19,00%          443.755.835                      -        443.755.835

      Total                                                443.755.835                      -        443.755.835



      PT Minna Padi Aset Manajemen (PT MPAM)

      Berdasarkan Akta No. 16 tanggal 11 Nopember 2004 dari Notaris Marina Soewana, SH,
      Perusahaan membeli 4.950 saham PT MPAM dengan nilai nominal Rp 1.000.000 per saham
      seharga Rp 4.950.000.000 dengan persentase kepemilikan saham sebesar 99%, sehingga
      Laporan Keuangan PT MPAM dikonsolidasi ke Laporan Keuangan Perusahaan.

      Berdasarkan Akta No. 22 tanggal 11 Pebruari 2010 dari Notaris Fathiah Helmi, SH, PT MPAM
      meningkatkan Modal Ditempatkan dan Disetor dari Rp 5.000.000.000 menjadi
      Rp 25.000.000.000. Atas peningkatan modal tersebut, Perusahaan menyetor sebesar
      Rp 50.000.000, sehingga kepemilikan Perusahaan atas PT MPAM terdilusi menjadi 20% dan
      Laporan Keuangan PT MPAM tidak dikonsolidasi sejak tanggal tersebut.

      Berdasarkan Surat Keputusan Pemegang Saham tanggal 23 Juni 2010 yang telah diaktakan
      dalam Akta No. 142 tanggal 18 Oktober 2010 dari Notaris Buntario Tigris Darmawa Ng, SH, MH,
      PT MPAM meningkatkan modal ditempatkan dan disetor dari Rp 25.000.000.000 menjadi
      Rp 26.500.000.000. Atas peningkatan modal tersebut, Perusahaan tidak menambah investasinya
      sehingga kepemilikan Perusahaan atas PT MPAM terdilusi menjadi sebesar 18,87%.

      PT MP Capital (PT MPC)

      Berdasarkan Akta No. 63 tanggal 28 Juli 2009 dari Notaris Marina Soewana, SH, Perusahaan
      menjual saham PT MPC sebanyak 7.625 saham sehingga persentase kepemilikan Perusahaan
      menjadi sebesar 19% dan Laporan Keuangan PT MPC tidak dikonsolidasi sejak tanggal tersebut.




                                                    40
Page 43
                       PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       30 JUNI 2024 DAN 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




13.   PERPAJAKAN

      a. Pajak Dibayar Dimuka

                                                                    2024               2023

        Pasal 21                                                        79.713                  -
        Pajak 4 (2)                                                  9.865.150                  -
        Pajak Pertambahan Nilai                                    395.171.166        442.231.177
      Total                                                        405.116.029        442.231.177


      b. Utang Pajak
                                                                    2024               2023

      Pajak Penghasilan
       Pasal 23                                                      73.127.797         1.729.704
       Pasal 21                                                      43.639.376        35.623.200
       Pajak 4 (2)                                                      600.000                 -
      Total                                                         117.367.171        37.352.904


      c. Pajak Penghasilan - Pajak Kini
      Rekonsiliasi antara laba sebelum taksiran pajak penghasilan dengan laba (rugi) fiskal
      sebagaimana yang dilaporkan dalam perhitungan pajak penghasilan adalah sebagai berikut:

                                                                    2024               2023

      Rugi sebelum Taksiran Pajak Penghasilan                   (30.969.373.373)   (16.167.475.073)
      Beda Waktu:
       Sewa                                                                   -         23.612.005
       Penyusutan Aset Tetap                                         29.306.221          4.374.929
      Subtotal                                                       29.306.221         27.986.934
      Beda Tetap:
       (Laba) Rugi Belum Terealisasi atas Efek                   24.243.095.043       2.424.896.314
       (Laba) Rugi Realisasi atas Penjualan Efek                  (330.925.987)     (3.985.181.333)
       Beban Biaya Transaksi                                          48.082.610
       Perjalanan Dinas                                                7.825.208         1.510.020
       Kustodian                                                    139.543.730        161.231.569
       Pajak                                                          60.199.936       136.596.837
       Penyusutan Aset Tetap                                          35.113.637
       Jamuan dan Sumbangan                                            4.545.000          7.400.000
       Jasa Giro dan Bunga Deposito                                 (52.706.580)       (33.859.245)
       Pendapatan Bunga Obligasi                                    (95.190.312)       (53.297.270)
       Pendapatan Sewa                                            (579.596.213)       (350.522.747)
      Subtotal                                                   23.479.986.071     (1.691.225.855)
      Rugi Fiskal                                                (7.460.081.080)   (17.830.713.994)
      Dibulatkan                                                 (7.460.081.000)   (17.830.713.000)




                                                   41
Page 44
                                 PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                               30 JUNI 2024 DAN 2023
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




13.   PERPAJAKAN (lanjutan)

      d. Pajak Penghasilan - Pajak Tangguhan

      Rinciannya sebagai berikut:

                                                    Dikreditkan        Diakui dalam          Effect                              Dikreditkan
                                                   (Dibebankan)        Penghasilan        Penyesuaian                           (Dibebankan)
                                  1 Januari         ke Laporan        Komprehensif         Tarif baru         31 Desember        ke Laporan         30 Juni
                                    2023             Laba Rugi             Lain                                   2023            Laba Rugi          2024

      Liabilitas Imbalan Kerja    1,200,059,995      203,836,574          (49,121,309)                  -      1,354,775,260                 -     1,354,775,260
      Lialibilitas Sewa              37,127,501      (17,801,046)                   -                   -         19,326,455                 -        19,326,455
      Aset Tetap                     12,962,660       12,894,737                    -                   -         25,857,397         6,447,369        32,304,767
      Aset Hak Guna                 (25,067,123)      17,694,440                                                  (7,372,683)                         (7,372,683)
      Cadangan penyisihan                                                                                                  -
           piutang ragu-ragu       125,467,550                    -                   -                 -        125,467,550                   -    125,467,550
           Jumlah Aset
            Pajak Tangguhan       1,350,550,583      216,624,705          (49,121,309)                  -      1,518,053,979         6,447,369     1,524,501,349




14.   UTANG NASABAH
      Rincian per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:
      a. Berdasarkan Hubungan

                                                                                                        2024                          2023

                Pihak Ketiga
                  Nasabah Pemilik Rekening
                    Individu                                                                     28.484.085.791                  56.179.179.555
                  Jumlah                                                                         28.484.085.791                  56.179.179.555

                Pihak Berelasi
                  Nasabah Pemilik Rekening
                    Individu                                                                                1.000.000                                -
                  Jumlah                                                                                    1.000.000                                -
                Total                                                                            28.485.085.791                  56.179.179.555


      b. Berdasarkan Pihak
                                                                                                            2024                       2023

                    Nasabah Pemilik Kliring
                      Nasabah Pemilik Rekening
                       Transaksi Reguler                                                           28.485.085.791                  56.179.179.555
                    Total                                                                          28.485.085.791                  56.179.179.555


            Akun ini merupakan utang yang timbul dari transaksi penjualan portofolio efek oleh nasabah.




                                                                        42
Page 45
                      PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     30 JUNI 2024 DAN 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




15.   UTANG BANK
      Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki utang bank sebesar Rp.
      8.902.310.924 dan Rp 9.614.495.798.
      Berdasarkan perjanjian kredit No. 617/LGL-MSME-JKT/SME/PK/THA/IX/2019 tanggal 23
      September 2019, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman berupa Pinjaman Investasi dengan
      maksimum pinjaman sebesar Rp 15.000.000.000. Penggunaan Fasilitas Kredit ini di gunakan
      untuk pembelian 1 unit ruang kantor di Equity Tower Lt.11 Unit E. Fasilitas pinjaman ini berjangka
      waktu 10 tahun sampai dengan tanggal 23 September 2029 dan tingkat suku bunga pinjaman
      sebesar 8.25% per tahun.
      Berdasarkan perjanjian kredit No. 015/OL/SME/JKTS/CIMBN-GSB/V/2021 tanggal 18 Mei 2021,
      PT CIMB Niaga Tbk menyetujui restrukturisasi fasilitas pembiayaan Perusahaan atas penundaan
      pembayaran angsuran selama 6 bulan dan perpanjangan tenor pembayaran selama 6 bulan
      dengan plafond restrukturisasi menjadi Rp 14.125.000.000 serta akan jatuh tempo pada tanggal
      23 September 2030.
      Jaminan fasilitas kredit berupa sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun No.
      1490/X/Senayan, terletak di Rumah Susun bukan Hunian Equity Tower, Jl. Jendral Sudirman
      Kav.52-53 Lot 9 Lantai 11 No. 11E, Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota
      Administrasi, Jakarta Selatan, Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
      Utang bank akan dilunasi melalui angsuran bulanan sejak tanggal 23 Oktober 2019 sampai
      dengan 23 September 2030 dengan jadwal sebagai berikut:
                                                              2024                       2023
      2024                                                     712.184.874              1.424.369.748
      2025                                                   1.424.369.748              1.424.369.748
      2026                                                   1.424.369.748              1.424.369.748
      2027                                                   1.424.369.748              1.424.369.748
      2028                                                   1.424.369.748              1.424.369.748
      2029                                                   1.424.369.748              1.424.369.748
      2030                                                   1.068.277.310              1.068.277.310
      Total                                                  8.902.310.924              9.614.495.798


      Pada tanggal 30 Juni 2024 dan Desember 2023, Perusahaan telah memenuhi seluruh
      persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian fasilitas-fasilitas pinjaman.
16.   UTANG LAIN-LAIN
      Rincian per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:
                                                                      2024                 2023
      Pihak Ketiga
       Uang Jaminan Deposit:
          PT Sam Indonesia                                            10.000.000           10.000.000
       Biaya Materai                                                  15.070.000           15.530.000
       Lain-lain                                                     253.636.961          432.519.457
      Total                                                          278.706.961          458.049.457


      Utang kepada PT Sam Indonesia merupakan utang atas uang jaminan sewa kepada PT Minna
      Padi Investama Sekuritas Tbk.




                                                  43
Page 46
                         PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       30 JUNI 2024 DAN 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




17.   BEBAN AKRUAL

      Rincian akun ini pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                            2024                 2023

       Transaksi Bursa                                                      97.569.234          139.570.841
       Lain-lain                                                           526.895.466          233.281.453
       Total                                                               624.464.700          372.852.295

18.   SEWA

      Perusahaan memiliki kontrak sewa untuk gedung kantor yang digunakan dalam operasinya.
      Gedung kantor memiliki jangka waktu sewa 4 tahun tanpa batasan atau perjanjian yang
      diberlakukan dan mencakup opsi perpanjangan dan pemutusan hubungan kerja. Pada tanggal
      31 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, nilai tercatat aset hak guna adalah sebesar Rp 13.404.876
      dan Rp 33.512.197 (Catatan 11).

      Perubahan liabilitas sewa yang diakui dalam laporan posisi keuangan tanggal 30 Juni 2024 dan
      31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                             2024                                                   2023
      Saldo Awal                              87.847.525    Saldo Awal                              168.761.369
      Penambahan Pokok                       160.858.544    Penambahan Pokok                                  -
      Penambahan Bunga                         3.546.737    Penambahan Bunga                          9.995.247
      Pembayaran:                                           Pembayaran:
      Pokok                                  (40.214.636)   Pokok                                   (80.913.844)
      Bunga                                   (3.546.737)   Bunga                                    (9.995.247)
      Saldo Akhir                            208.491.433    Saldo Akhir                               87.847.525

      Lancar                                 208.491.433    Lancar                                   87.847.525
      Tidak lancar                                     -    Tidak lancar                                      -
      Jumlah                                 208.491.433    Jumlah                                   87.847.525



      Rata-rata tertimbang dari kenaikan suku bunga pinjaman yang diterapkan Perusahaan adalah
      8,25%.

      Berikut ini adalah jumlah yang diakui dalam laba rugi:

                                                                               2024                2023
       Beban penyusutan aset hak guna (Catatan 11)                              40.214.636          80.429.272
       Beban bunga liabilitas sewa                                               3.546.737           9.995.247
       Total yang diakui dalam laba rugi                                           43.761.373        90.424.519

      Analisis jatuh tempo liabilitas sewa diungkapkan pada Catatan 38.

      Total arus kas keluar untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember
      2023 untuk semua kontrak sewa berjumlah Rp 43.761.373 dan Rp. 90.909.091, termasuk biaya
      sewa yang tidak termasuk dalam kewajiban sewa.




                                                     44
Page 47
                        PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       30 JUNI 2024 DAN 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




19.   LIABILITAS IMBALAN KERJA
      Perusahaan memberikan imbalan untuk karyawannya yang telah mencapai usia pensiun yaitu 55
      tahun sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan
      Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang cipta kerja dan
      Undang-undang No.11/2020 tentang Cipta Kerja pada tahun 2021. Liabilitas imbalan kerja
      tersebut tidak didanai.
      Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2021, perhitungan aktuaria atas imbalan kerja dilakukan
      oleh Kantor Konsultan Aktuaria (KKA) Agus Susanto, aktuaris independen, dalam laporannya
      tanggal 12 Februari 2024, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.

      Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, total karyawan yang berhak atas imbalan
      kerja tersebut masing-masing sebanyak 48 karyawan.
      Rekonsiliasi jumlah liabilitas imbalan kerja karyawan pada laporan posisi keuangan adalah
      sebagai berikut:

                                                                                          2023

      Nilai kini liabilitas imbalan pasti                                               6.158.069.359
      Rincian beban imbalan kerja yang diakui dalam laporan laba rugi adalah sebagai berikut :

                                                                                         2023
      Biaya jasa kini                                                                     533.782.974
      Biaya jasa lalu                                                                             -
      Biaya bunga                                                                        392.746.907
      Total                                                                              926.529.881


      Rincian (penghasilan) beban imbalan kerja karyawan yang diakui di dalam penghasilan
      komprehensif lain adalah sebagai berikut:

                                                                                          2023
      Pengukuran kembali:
        Dampak perubahan
          asumsi keuangan                                                                 147.447.114
        Dampak penyesuaian pengalaman                                                    (370.725.793)
      Total                                                                              (223.278.679)


      Mutasi saldo liabilitas imbalan kerja dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                        2023
      Saldo Awal                                                                       5.454.818.157
      Beban Tahun Berjalan                                                              926.529.881
      Keuntungan Aktuarial Imbalan Kerja Diakui dalam
       Penghasilan Komprehensif Lain                                                    (223.278.679)
                                                                                                 -
      Saldo Akhir                                                                      6.158.069.359


                                                   45
Page 48
                          PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                         30 JUNI 2024 DAN 2023
                            (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




19.   LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)
      Asumsi yang digunakan untuk menghitung liabilitas imbalan kerja pada tanggal laporan posisi
      keuangan sebagai berikut:

                                                                                          2023
        Tingkat diskonto per tahun                                                             7,20%
        Kenaikan gaji rata-rata per tahun                                                    10,00%
        Usia pensiun normal                                                                        55
        Tingkat mortalitas                                                               TMI IV 2019
        Tingkat cacat                                                                 10% dari tingkat
                                                                                           mortalitas
        Tingkat pengunduran diri usia:
            18 - 30                                                                                   4%
            31 -40                                                                                    3%
            41 - 45                                                                                   2%
            46 - 50                                                                                   1%
            51 - 55                                                                                   0%

      Manajemen telah menelaah asumsi yang digunakan dan berpendapat bahwa asumsi tersebut
      sudah memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas imbalan kerja tersebut telah
      memadai dan cukup untuk menutupi jika terjadi pemutusan hubungan kerja.

      Pada tanggal 30 Juni 2024 belum dilakukan perhitungan aktuaria atas imbalan kerja.

20.   MODAL SAHAM

      Berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek, susunan
      pemegang saham Perusahaan per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut :

                                                                         2024
                                                     Jumlah          Persentase
                  Nama Pemegang Saham                Saham           Kepemilikan              Total

      Eveline Listijosuputro                           330.140.191            2,92           8.253.504.775
      Henry Kurniawan Latief                            26.209.200            0,23             655.230.000
      Djoko Joelijanto (Direktur Utama)                 11.000.000            0,10             275.000.000
      Lain-lain                                     10.939.897.133           96,75         273.497.428.325
      Total                                         11.307.246.524            100          282.681.163.100
                                                                         2023
                                                        Jumlah       Persentase
                  Nama Pemegang Saham                   Saham        Kepemilikan              Total

       Eveline Listijosuputro                          330.140.191             2,92          8.253.504.775
       Henry Kurniawan Latief                           26.209.200             0,23            655.230.000
       Djoko Joelijanto (Direktur Utama)                11.000.000             0,10            275.000.000
       Lain-lain                                    10.939.897.133            96,75        273.772.428.325
       Total                                        11.307.246.524             100         282.956.163.100




                                                   46
Page 49
                       PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      30 JUNI 2024 DAN 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




20.   MODAL SAHAM (lanjutan)

      Rekonsiliasi saham beredar pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
      berikut:

                                                               2024                  2023

      Saldo Awal                                             11.307.246.524       11.307.246.524
      Penambahan                                                        -                    -
      Saldo Akhir                                            11.307.246.524       11.307.246.524


21.   TAMBAHAN MODAL DISETOR
      Akun ini terdiri dari agio saham dan biaya emisi saham per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
      sebagai berikut:
                                                                 2024                 2023

      Agio Saham:
       Penawaran Umum Perdana                                   88.500.000.000       88.500.000.000
       Warran Seri I                                            52.376.450.000       52.376.450.000
       Realisasi Pembagian Saham Bonus - Tahun 2013           (72.482.350.000)     (72.482.350.000)
       Realisasi Pembagian Saham Bonus - Tahun 2014           (65.234.113.100)     (65.234.113.100)
      Biaya Emisi Saham                                        (2.945.727.627)      (2.945.727.627)
      Tax Amnesti                                                   31.500.000           31.500.000
      Total                                                        245.759.273          245.759.273


22.   SALDO LABA YANG TELAH DITENTUKAN PENGGUNAANNYA
      Berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 Pasal 70, Perusahaan
      diwajibkan untuk membuat penyisihan cadangan wajib hingga sekurang-kurangnya 20% dari
      jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

23.   KOMPONEN EKUITAS LAINNYA

      Rincian per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:
                                                                   2024               2023
      Keuntungan yang Belum Terealisasi atas Perubahan
       Nilai Wajar Portofolio Efek Tersedia untuk Dijual
       Efek ekuitas
        Saldo Awal Periode                                      (7.513.728.685)    (7.513.728.685)
        Saldo Akhir Periode - Bersih                            (7.513.728.685)    (7.513.728.685)
       Reksadana
        Saldo Awal Periode                                       4.196.810.002      7.059.477.932
        Penambahan Laba (Rugi) yang Belum
         Direalisasi Selama Periode Berjalan - neto               (526.281.737)    (1.014.971.383)
        Reklas ke Aktiva Lain-lain                                (313.879.859)                  -
        Penambahan Laba (Rugi) yang Sudah
         Direalisasi Selama Periode Berjalan - Bersih                        -     (1.847.696.547)
        Saldo Akhir Periode - neto                               3.356.648.405       4.196.810.002




                                                        47
Page 50
                         PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                         30 JUNI 2024 DAN 2023
                            (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




23.   KOMPONEN EKUITAS LAINNYA (lanjutan)

                                                                   2024                    2023
       Investasi dalam saham
        Saldo Awal Periode                                        (5.423.458.760)        (5.423.458.760)
        Penambahan Laba (Rugi) yang Belum
         Direalisasi Selama Periode Berjalan - neto                            -                      -
        Saldo Akhir Periode - neto                                (5.423.458.760)        (5.423.458.760)
      Subtotal                                                    (9.580.539.040)        (8.740.377.443)
      Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas
       Entitas Asosiasi                                             (208.969.326)         (208.969.326)
      Total                                                       (9.789.508.365)        (8.949.346.769)

      Perubahan Nilai Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Perusahaan Asosiasi terjadi karena
      perubahan keuntungan (kerugian) yang belum terealisasi atas perubahan nilai wajar portofolio
      efek tersedia untuk dijual milik PT MPAM, Perusahaan Asosiasi akibat dari perubahan harga
      pasar saham dan nilai aset bersih per unit reksadana.

24.   PENDAPATAN KEGIATAN PERANTARA PERDAGANGAN EFEK
      Rinciannya akun ini untuk tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 sebagai berikut:
                                                                  2024                    2023

      Komisi Transaksi (Catatan 35)                                 1.251.537.802            724.429.545
      Laba (Rugi) belum terealisasi atas Efek                    (24.243.095.043)         (9.639.259.350)
      Laba (Rugi) direalisasi atas perdagangan efek-neto              330.925.987          1.454.409.327
      Bunga pembiayaan penyelesaian transaksi                                   -              1.463.216
      Total                                                      (22.660.631.254)         (7.458.957.262)


      Komisi transaksi merupakan komisi yang diperoleh dari aktivitas Perusahaan sebagai perantara
      perdagangan efek dengan jumlah sebesar 0,097% - 0,188% dari nilai transaksi.


25.   PENDAPATAN DIVIDEN DAN BUNGA - NETO
      Rincian akun ini untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 adalah
      sebagai berikut:
                                                                  2024                     2023

      Pendapatan Dividen                                             387.175.540               1.381.830
      Pendapatan Bunga Obligasi                                       95.190.312              92.238.627
      Total                                                          482.365.852              93.620.457



26.   PENDAPATAN KEGIATAN PENJAMINAN EMISI EFEK

      Akun ini merupakan imbalan jasa yang diterima Perusahaan sebagai penjamin emisi dan agen
      penjualan atas penawaran umum saham dan obligasi.




                                                           48
Page 51
                       PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     30 JUNI 2024 DAN 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




27.   BEBAN KEPEGAWAIAN

      Rincian akun ini untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 adalah
      sebagai berikut:
                                                                 2024                 2023

      Gaji dan Tunjangan                                         3.006.436.699        3.186.277.139
      Bonus dan Tunjangan Lain-lain                              1.528.861.044          645.368.527
      BPJS                                                         244.340.951          193.057.009
      Komisi                                                       298.009.969          210.369.150
      Jamsostek                                                     13.619.070           34.345.530
      Total                                                      5.091.267.733        4.269.417.355

28.   BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM

      Rincian akun ini untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 adalah
      sebagai berikut:
                                                                 2024                 2023

      Keperluan Kantor Lain                                       167.043.594            7.752.044
      Perbaikan dan Pemeliharaan                                    8.349.939           19.908.572
      Listrik dan Air                                             119.338.841          100.063.167
      Asuransi                                                     48.340.154           89.699.082
      Transportasi                                                 50.278.434           56.035.856
      Meterai, Pos dan Kurir                                        7.161.245           46.980.007
      Alat Tulis dan Cetakan                                       16.784.281           13.072.450
      Makan dan Minum                                              29.777.549           37.943.122
      Kabel Vision                                                  6.042.000            6.042.000
      Perijinan                                                    11.354.000           29.828.331
      Surat Kabar dan Majalah                                       5.670.000            5.670.000
      Informasi                                                    22.680.000            5.810.000
      Total                                                       492.820.038          418.804.631



29.   BEBAN KEUANGAN

      Rincian akun ini untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 adalah
      sebagai berikut:

                                                                 2024                 2023

      Bunga Pinjaman Bank                                                   -          477.413.625
      Beban Administrasi Bank                                      16.903.576           80.307.783
      Total                                                        16.903.576          557.721.408


      Bunga pinjaman bank direklas ke beban usaha per Desember 2023.




                                               49
Page 52
                        PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       30 JUNI 2024 DAN 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




30.   LAIN-LAIN - NETO

      Rincian akun ini untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 adalah
      sebagai berikut:

                                                                                  2024                        2023

      Pendapatan Sewa                                                               579.596.213                 898.136.626
      Denda Terlambat Bayar                                                          86.073.171                  62.243.655
      Jasa Giro dan Bunga                                                            20.222.670                  67.120.241
      Pajak                                                                        (60.199.936)               (745.762.909)
      Lain-Lain                                                                   (535.416.893)                  54.769.316
      Total                                                                          90.275.225                 336.506.929


31.   ASET MONETER DALAM MATA UANG ASING

      Rinciannya per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:

                                               2024                                               2023
                                  Mata Uang           Ekuivalen Rupiah            Mata Uang                Ekuivalen
                                    Asing                  Rupiah                   Asing                   Rupiah

      Kas dan Setara Kas - USD        100.418,40           1.648.970.547              100.341,25            1.546.860.710


32.   LABA (RUGI) NETO PER SAHAM

      Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih dengan jumlah rata-rata
      tertimbang saham yang beredar pada periode yang bersangkutan.

      Rinciannya per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:
                                                                              2024                          2023

      Rugi Neto Tahun Berjalan                                             (30.962.926.004)              (16.157.665.373)
      Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham                                      11.307.246.524                11.307.246.524
      Rugi Tahun Berjalan Per Saham Dasar                                                (2,74)                    (1,43)



33.   REKENING EFEK

      Perusahaan mengelola efek dan dana nasabah dalam rekening dana nasabah dan efek
      per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 dengan rincian sebagai berikut:
                                                                           2024                           2023

      Efek Bebas                                                  4.260.066.288.972                2.874.794.865.927
      Dana Bebas                                                     35.533.140.449                   37.346.490.453
      Total                                                       4.295.599.429.421                2.912.141.356.380


      Jumlah efek liabilitas kepada nasabah yang terkait tidak diakui dalam Laporan Posisi Keuangan
      Perusahaan sesuai ketentuan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.


                                                      50
Page 53
                        PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       30 JUNI 2024 DAN 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




34.   SIFAT DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

      Kebijakan dan syarat transaksi dengan pihak-pihak berelasi diperlakukan sama dengan kebijakan
      dan syarat untuk transaksi dengan pihak ketiga.
      Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
      a. PT Minna Padi Aset Manajemen
             Perusahaan mempunyai penyertaan saham pada PT Minna Padi Aset Manajemen sebesar
             18,87% pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.

      b.     PT MP Capital
             Perusahaan mempunyai penyertaan saham pada PT MP Capital sebesar 19% pada tanggal
             30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.

      c.     Reksa Dana Minna Padi Keraton Balance, Reksa Dana Minna Padi Keraton II, merupakan
             produk reksa dana dari PT Minna Padi Aset Manajemen.

      d.     PT Sanurhasta Mitra Tbk
             PT Sanurhasta Mitra Tbk memiliki manajemen kunci yaitu Edy Suwarno, suami dari Eveline
             Listijosuputro.

      Dalam aktivitas operasinya, Perusahaan melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak
      berelasi, yaitu meliputi antara lain:

      -    Kegiatan Usaha Utama (Operasional)

      Rincian akun ini pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                   2024                2023

      Portofolio Efek
       Reksadana
       Minna Padi Keraton Balance                                9.616.668.653       10.770.709.986
       Minna Padi Keraton II                                                 -          880.207.810
          Total                                                  9.616.668.653       11.650.917.796
          Persentase terhadap Jumlah Aset                                  5,26%                4,88%




                                                 51
Page 54
                         PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                        30 JUNI 2024 DAN 2023
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




34.   SIFAT DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan)

                                                                           2024             2023
       Pendapatan Usaha
        Edy Suwarno                                                             500.853       66.419.451
        PT MP Capital                                                         3.252.694        1.388.645
        Eveline Listijosuputro                                               18.020.678          824.371
        Henry Kurniawan Latif                                                         -          337.475
        PT Minna Padi Aset Manajemen                                          1.293.628          482.355
        Reksa Dana Keraton Balance                                                    -           80.840
           Total                                                             23.067.853       69.533.137
           Persentase terhadap Jumlah Pendapatan                                  -0,10%           -0,94%


       -      Kegiatan Usaha Non Operasional
      Rinciannya per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:


       Piutang Lain-lain
                                                                           2024             2023

       Karyawan                                                            148.012.952       167.100.000
       Sewa
        PT Sanurhasta Mitra Tbk                                              60.000.000       60.000.000
       Total                                                               208.012.952       227.100.000
       Persentase terhadap Jumlah Aset                                            0,11%            0,10%



        -      Total Remunerasi (Kompensasi) Komisaris dan Direksi sebagai berikut:


                                                                           2024             2023

        Dewan Komisaris                                                    240.000.000       460.000.000
        Direksi                                                            663.000.000       782.816.455
           Total                                                           903.000.000     1.242.816.455

      Kebijakan dan syarat transaksi dengan pihak-pihak berelasi diperlakukan sama dengan kebijakan
      dan syarat untuk transaksi dengan pihak ketiga.




                                                       52
Page 55
                      PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     30 JUNI 2024 DAN 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




35.   MANAJEMEN MODAL
      Perusahaan mengelola modal ditujukan untuk memastikan kemampuan Perusahaan melanjutkan
      usaha secara berkelanjutan dan memaksimumkan imbal hasil kepada pemegang saham melalui
      optimalisasi saldo liabilitas dan ekuitas. Untuk memelihara atau mencapai struktur modal yang
      optimal, Perusahaan dapat menyesuaikan jumlah pembayaran dividen, pengurangan modal,
      penerbitan saham baru atau membeli kembali saham beredar, mendapatkan pinjaman baru atau
      menjual aset untuk mengurangi pinjaman.

      a.   Modal disetor
           Perusahaan yang beroperasi sebagai perantara perdagangan efek dan penjamin emisi efek
           yang mengadministrasikan rekening efek nasabah diwajibkan untuk mempunyai modal
           disetor diatas ketentuan minimum masing-masing sebesar Rp 30.000.000.000 dan
           Rp 50.000.000.000 sesuai ketetapan dalam Keputusan Menteri Keuangan No. 153/KMK.010/
           2010 tanggal 31 Agustus 2010 tentang Kepemilikan Saham dan Permodalan Perusahaan
           Efek.

      b.   Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD)
           Berdasarkan Peraturan Bapepam-LK No . V.D.5, yang terlampir dalam Surat Keputusan
           No. Kep-566/BL/2011 tanggal 31 Oktober 2011 dan Peraturan OJK No.52/POJK.04/2020,
           Perusahaan efek yang menjalankan kegiatan usaha sebagai perantara perdagangan efek
           yang mengadministrasikan rekening efek nasabah dan penjamin emisi efek, wajib memiliki
           Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) paling sedikit sebesar Rp 25.000.000.000 atau
           6,25% dari total liabilitas tanpa utang subordinasi dan utang dalam rangka penawaran
           umum/penawaran terbatas ditambah rangking liabilitas, mana yang lebih tinggi.

           Jika hal ini tidak dipantau dan disesuaikan, tingkat modal dan modal kerja sesuai peraturan
           dapat berada di bawah jumlah minimum yang ditetapkan oleh regulator, yang dapat
           mengakibatkan berbagai sanksi mulai dari denda sampai dengan penghentian sebagian atau
           seluruh kegiatan usaha. Untuk mengatasi risiko ini, Perusahaan terus mengevaluasi tingkat
           kebutuhan modal dan modal kerja bersih berdasarkan peraturan dan memantau
           perkembangan peraturan tentang modal dan modal kerja bersih yang disyaratkan dan
           mempersiapkan peningkatan batas minimum yang diperlukan sesuai peraturan yang mungkin
           terjadi dari waktu ke waktu di masa datang.
           Perusahaan telah memenuhi persyaratan kepemilikan saham, modal disetor dan Modal Kerja
           Bersih Disesuaikan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2024.
           Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) Perusahaan masing-masing sebesar
           Rp 27.869.892.798 dan Rp 32.054.735.723 per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.




                                                 53
Page 56
                      PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    30 JUNI 2024 DAN 2023
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




36.   INSTRUMEN KEUANGAN
      Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar dari instrumen keuangan
      Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023:

                                                                       30 Juni 2024
                                                           Nilai Tercatat         Nilai Wajar

      Aset Keuangan
       Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar
        melalui Laba Rugi
        Portofolio Efek                                     73.486.840.113       73.486.840.113
       Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar
        melalui penghasilan komprehensif lain
        Portofolio Efek                                     11.748.768.653       11.748.768.653
        Penyertaan Saham                                    12.500.000.000       12.500.000.000
        Aset Lain-lain (Investasi dalam Saham)                 443.755.835          443.755.835
        Total                                               24.692.524.488       24.692.524.488

       Aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan
        diamortisasi :
        Kas dan Setara Kas                                   5.391.781.168        5.391.781.168
        Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan              43.216.572.847       43.216.572.847
        Piutang Nasabah - Pihak Ketiga                         845.295.308          845.295.308
        Piutang Lain-lain                                      322.326.242          322.326.242
        Aset Lain-lain (Jaminan dan Deposito)                  947.769.810          947.769.810
        Total                                               50.723.745.374       50.723.745.374
       Total Aset Keuangan                                 148.903.109.975      148.903.109.975
      Liabilitas Keuangan
       Liabilitas Keuangan yang Diukur dengan
        Biaya Perolehan Diamortisasi
        Utang bank                                           8.902.310.924         8.902.310.924
        Utang Nasabah
           Pihak Ketiga                                     28.484.085.791        28.484.085.791
          Pihak Berelasi                                         1.000.000             1.000.000
        Beban Akrual                                           624.464.700           624.464.700
        Utang Lain-lain (uang jaminan deposit)                  10.000.000            10.000.000
        Liabilitas sewa                                        208.491.432           208.491.432
       Total Liabilitas Keuangan                            38.230.352.847        38.230.352.847




                                                 54
Page 57
                        PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       30 JUNI 2024 DAN 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




36.       INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)

                                                                            31 Desember 2023
                                                                   Nilai Tercatat        Nilai Wajar

      Aset Keuangan
       Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar
        melalui Laba Rugi
        Portofolio Efek                                           104.063.216.690        104.063.216.690
          Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar
           melalui penghasilan komprehensif lain
           Portofolio Efek                                         13.783.017.796         13.783.017.796
           Penyertaan Saham                                        12.500.000.000         12.500.000.000
           Aset Lain-lain (Investasi dalam Saham)                     443.755.835            443.755.835
           Total                                                   26.726.773.631         26.726.773.631
          Aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan
           diamortisasi :
           Kas dan Setara Kas                                       6.415.552.692          6.415.552.692
           Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan                  60.801.494.881         60.801.494.881
           Piutang Nasabah                                          5.133.830.812          5.133.830.812
           Piutang Lain-lain                                          310.648.143            310.648.143
           Aset Lain-lain (Jaminan dan Deposito)                       67.562.000             67.562.000
           Total                                                   72.729.088.528         72.729.088.528
          Total Aset Keuangan                                     203.519.078.849        203.519.078.849
      Liabilitas Keuangan
       Liabilitas Keuangan yang Diukur dengan
        Biaya Perolehan Diamortisasi
        Utang bank                                                   9.614.495.798         9.614.495.798
        Utang Nasabah
           Pihak Ketiga                                            56.179.179.555         56.179.179.555
        Utang lain-lain (Jaminan Deposit)                              10.000.000             10.000.000
        Beban Akrual                                                  372.852.295            372.852.295
        Liabilitas Sewa                                                87.847.525             87.847.525
       Total Liabilitas Keuangan                                   66.264.375.173         66.264.375.173


      Berikut metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar:
      -       Untuk kas dan setara kas, deposito berjangka, piutang dari lembaga kliring dan penjaminan,
              piutang nasabah, piutang lain-lain, utang pada lembaga kliring dan penjaminan, utang
              nasabah, utang lain-lain, dan beban masih harus dibayar, nilai tercatat aset dan liabilitas
              telah mendekati estimasi nilai wajarnya karena jatuh tempo dalam jangka pendek.
      -       Untuk aset lain-lain nilai wajarnya dicatat secara historis karena nilai wajarnya tidak dapat
              diukur secara handal dan tidak praktis untuk mengestimasi nilai wajar dari aset tersebut
              karena tidak ada jangka waktu penerimaan yang pasti kecuali untuk investasi dalam saham
              yang mengalami penurunan nilai wajar.
      -       Untuk portofolio efek dicatat sebesar nilai wajar mengacu pada harga kuotasi yang
              dipublikasikan pada pasar aktif.




                                                    55
Page 58
                            PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                           30 JUNI 2024 DAN 2023
                              (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




36.   INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
      -            Untuk penyertaan saham dicatat sebesar biaya historis karena nilai wajarnya tidak dapat
                   diukur secara handal.
      -            Liabilitas sewa diukur sebesar nilai kini dari pembayaran kontraktual lessor selama masa
                   sewa, dengan tingkat diskonto yang ditentukan dengan mengacu pada tarif implisit dalam
                   sewa kecuali hal ini tidak dapat segera ditentukan, dalam hal ini, bunga pinjaman
                   inkremental Perusahaan saat dimulainya sewa digunakan.

37.   PENGUKURAN NILAI WAJAR
      Tabel di bawah ini menganalisis intrumen keuangan yang dicatat pada nilai wajar berdasarkan
      tingkatan metode penilaian. Perbedaan pada setiap tingkatan metode penilaian dijelaskan sebagai
      berikut:
      a.           Pengukuran nilai wajar level 1 adalah yang berasal dari harga kuotasian (tanpa
                   penyesuaian) di pasar aktif untuk asset atau liabilitas yang identic; yang dapat diakses
                   entitas pada tanggal pengukuran;
      b.           Pengukuran nilai wajar level 2 adalah yang berasal dari Input selain harga kuotasian yang
                   termasuk dalam level 1 yang dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik secara
                   langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya deviasi dari harga); dan
      c.           Pengukuran nilai wajar level 3 adalah yang berasal dari teknik penilaian yang mencakup
                   Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
                   (input yang tidak dapat diobservasi).
      Pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki instrumen keuangan
      berikut dicatat pada nilai wajar dalam laporan posisi keuangan:
                                              2024            Tingkat 1         Tingkat 2       Tingkat 3
      Aset keuangan yang diukur pada
      nilai wajar melalui laba rugi
         Portofolio efek
             Efek utang                      3.364.378.167     3.364.378.167                -                -
             Efek ekuitas                   70.122.461.946    70.122.461.946                -                -
      Aset keuangan tersedia untuk
      dijual
         Portofolio efek
             Reksa dana                      9.616.668.653     9.616.668.653                -                -
             Efek ekuitas                    2.132.100.000     2.132.100.000                -                -
      Penyertaan saham                      12.500.000.000                 -                -   12.500.000.000
      Aset lain-lain                           443.755.835                 -                -      443.755.835
      Total                                 98.179.364.601    85.235.608.766                -   12.943.755.835

                                               2023            Tingkat 1        Tingkat 2        Tingkat 3
           Aset keuangan yang diukur pada
           nilai wajar melalui laba rugi
              Portofolio efek
                  Efek utang                  4.902.512.420     4.902.512.420               -                -
                  Efek ekuitas               99.160.704.270    99.160.704.270               -                -
           Aset keuangan tersedia untuk
           dijual
              Portofolio efek
                  Reksa dana                 11.650.917.796    11.650.917.796               -                -
                  Efek ekuitas                2.132.100.000     2.132.100.000               -                -
           Penyertaan saham                  12.500.000.000                 -               -   12.500.000.000
           Aset lain-lain                       443.755.835                 -               -      443.755.835
           Total                            130.789.990.320   117.846.234.486               -   12.943.755.835




                                                         56
Page 59
                       PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      30 JUNI 2024 DAN 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




37.   PENGUKURAN NILAI WAJAR (lanjutan)

      Teknik penilaian
      Instrumen keuangan

      Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan dalam pasar aktif (misalnya efek yang
      diperdagangkan dan tersedia untuk dijual) ditentukan berdasarkan harga pasar yang dikutip pada
      tanggal pelaporan. Suatu pasar dianggap aktif apabila informasi mengenai harga kuotasi dapat
      dengan mudah dan secara berkala tersedia dari suatu bursa, pedagang efek, atau broker,
      kelompok penilai harga pasar industri tertentu, regulator dan harga-harga tersebut mencerminkan
      transaksi pasar yang aktual dan reguler pada tingkat yang wajar.

      Kuotasi harga pasar yang digunakan untuk aset keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan adalah
      harga penawaran (bid price) terkini. Instrumen keuangan seperti ini termasuk dalam hirarki
      tingkat 1. Instrumen yang termasuk dalam hirarki tingkat 1 terdiri dari investasi dalam saham dan
      reksa dana yang ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar pada laba rugi dan efek utang di BEI dan
      diklasifikasikan sebagai surat berharga tersedia untuk dijual.

      Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat diobservasi yang tersedia
      dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh entitas. Jika seluruh input
      signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen
      tersebut termasuk dalam hirarki tingkat 2. Perusahaan tidak memiliki instrumen keuangan yang
      termasuk dalam hirarki tingkat 2.

      Metode dan asumsi berikut ini digunakan oleh Perusahaan untuk melakukan estimasi atas nilai
      wajar setiap kelompok instrumen keuangan:

      a.    Aset Keuangan dengan Periode 12 Bulan atau Kurang
            Sehubungan dengan sifat transaksi jangka pendek pada akun-akun di atas, nilai tercatat
            aset mendekati estimasi nilai wajarnya.

      b.    Aset Keuangan yang tidak memiliki Kuotasi Harga di Pasar yang Aktif
            Investasi yang tidak memiliki kuotasi harga di pasar yang aktif terdiri dari penyertaan saham
            pada PT Bursa Efek Indonesia, dengan persentase kepemilikan di bawah 20% dan nilai
            wajarnya tidak dapat ditentukan dengan andal, maka dicatat pada harga perolehan.

38.   MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

      Perusahaan memiliki eksposur terhadap risiko-risiko atas instrumen keuangan seperti: risiko
      kredit, dan risiko pasar (seperti risiko harga ekuitas, tingkat suku bunga, dan risiko nilai tukar) dan
      risiko likuiditas.

      Mengingat bahwa penerapan praktik manajemen risiko yang baik dapat mendukung kinerja
      perusahaan manajemen investasi, maka manajemen risiko selalu menjadi elemen pendukung
      penting bagi Perusahaan dalam menjalankan roda bisnisnya. Sasaran dan tujuan utama dari
      diterapkannya praktik manajemen risiko di Perusahaan adalah untuk menjaga dan melindungi
      Perusahaan melalui pengelolaan risiko kerugian yang mungkin timbul dari berbagai aktivitasnya
      serta menjaga tingkat risiko agar sesuai dengan arahan yang sudah ditetapkan oleh Perusahaan.




                                                    57
Page 60
                      PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     30 JUNI 2024 DAN 2023
                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




38.   MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

      Strategi untuk mendukung sasaran dan tujuan dari manajemen risiko diwujudkan dengan
      pembentukan dan pengembangan budaya risiko yang kuat, penerapan praktik Tata Kelola
      Perusahaan yang Baik, pelestarian nilai-nilai kepatuhan terhadap regulasi, infrastruktur yang
      memadai, serta proses kerja yang terstruktur dan sehat. Budaya risiko yang kuat ini diciptakan
      dengan membangun kesadaran risiko yang kuat dimulai dari Komisaris, Direksi sampai kepada
      seluruh karyawan Perusahaan.

      Tata Kelola Perusahaan yang baik disosialisasikan dan dikembangkan secara menyeluruh pada
      semua komponen dan aktivitas Perusahaan serta dilaksanakan dengan tanpa kompromi, nilai-nilai
      kepatuhan terhadap peraturan yang ada dan berlaku harus dibudayakan dan melekat pada semua
      karyawan Perusahaan yang dipimpin oleh jajaran Manajemen Perusahaan, infrastruktur risiko
      dibangun melalui tersedianya kebijakan dan proses yang tepat dan sesuai dengan kondisi terkini
      pengembangan sistem dan database risiko yang berkelanjutan, serta teknik dan metodologi
      pengelolaan yang modern. Membangun proses dan kemampuan risiko yang sehat dan kuat
      adalah sebuah pengkajian yang berkesinambungan terhadap tujuan daripada penanganan risiko
      serta berbagai aktivitas yang menyangkut penanganan risiko, seperti identifikasi, pengukuran,
      pemantauan dan pengendalian risiko.

      Fungsi manajemen risiko juga berkewajiban untuk menjaga arahan risiko yang dapat diterima dan
      disetujui oleh Komisaris dan Direksi dengan tetap berpedoman dan mampu menyesuaikan diri
      dengan perkembangan usaha.

      Sebagai perusahaan sekuritas, manajemen Perusahaan memiliki komitmen penuh untuk
      menerapkan manajemen risiko secara komprehensif yang secara esensi mencakup kecukupan
      kebijakan, prosedur dan metodologi pengelolaan risiko sehingga kegiatan usaha Perusahaan tetap
      dapat terarah dan terkendali pada batasan risiko yang dapat diterima, serta tetap menguntungkan
      Perusahaan.

      Risiko Kredit

      Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang timbul jika counterparty Perusahaan gagal
      memenuhi kewajiban kontraktualnya kepada Perusahaan. Risiko kredit Perusahaan terutama
      melekat kepada bank dan setara kas, deposito berjangka, piutang lembaga kliring dan
      penjaminan, piutang nasabah pihak ketiga dan pihak berelasi, piutang lain-lain, dan aset lain-lain.

      Risiko kredit yang timbul dari piutang dari lembaga kliring dan penjaminan, piutang nasabah, dan
      piutang lain-lain merupakan risiko yang tidak bisa dihindari, namun dapat dikelola hingga pada
      batasan yang bisa diterima. Perusahaan telah memiliki kebijakan dalam menghadapi risiko ini.
      Dimulai dari proses awal penerimaan aplikasi yang selektif dan ditangani dengan prinsip kehati-
      hatian, yang mana aplikasi akan melalui proses survey dan analisa untuk kemudian disetujui.
      Perusahaan juga menerapkan Pedoman Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah yang diatur oleh
      Peraturan Menteri Keuangan No. 45/KMK.06/2003 tanggal 30 Januari 2003 tentang Penerapan
      Prinsip Mengenal Nasabah bagi Lembaga Keuangan Non Bank, telah dirubah dengan Peraturan
      Menteri Keuangan No. 74/PMK.012/2006 tanggal 31 Agustus 2006 dan Keputusan Direktur
      Jenderal Lembaga Keuangan No. Kep-2833/LK/2003 tanggal 12 Mei 2003 tentang Pedoman
      Pelaksanaan Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah pada Lembaga Keuangan Non Bank.




                                                   58
Page 61
                                PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                               30 JUNI 2024 DAN 2023
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




38.   MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

      Risiko kredit juga timbul dari bank dan setara kas dan simpanan-simpanan di bank dan institusi
      keuangan. Untuk memitigasi risiko kredit, Perusahaan menempatkan kas dan setara kas pada
      institusi keuangan yang terpercaya.

      Perusahaan tidak masuk ke dalam instrumen derivatif untuk mengelola risiko kredit, walaupun
      langkah-langkah pencegahan harus diambil untuk beberapa kasus tertentu yang cukup
      terkonsentrasi, yang bertujuan untuk mengurangi risiko serupa.

      Tabel berikut ini memberikan informasi mengenai paparan risiko kredit maksimum Perusahaan
      dan kualitas kredit aset keuangan berdasarkan kelas berdasarkan proses evaluasi kreditnya:

                                                                                                2024
                                            Belum Jatuh
                                                                                                                          Telah Jatuh
                                          Tempo Dan Tidak
                                                             Telah Jatuh Tempo Tetapi Belum Diturunkan Nilainya           Tempo Dan
                                           Ada Penurunan                                                                                      Total
                                                                                                                          Diturunkan
                                              Nilainya
                                                                                                                            Nilainya
                                                               1 - 30 hari       31 - 60 hari          61 - 90 hari

       Bank dan setara kas                   5.386.781.168                   -                  -                     -                 -    5.386.781.168
       Piutang dari lembaga kliring dan
                                            43.216.572.847                   -                  -                     -                 -   43.216.572.847
       penjaminan
       Piutang nasabah
         Pihak ketiga                          845.295.308                   -                  -                     -                 -      845.295.308
       Piutang lain-lain                       322.326.242                   -                  -                     -                 -      322.326.242
       Aset lain-lain                        1.391.525.645                   -                  -                     -                 -    1.391.525.645
       Total/Total                          51.162.501.209                   -                  -                     -                 -   51.162.501.209

                                                                                                2023
                                            Belum Jatuh
                                                                                                                          Telah Jatuh
                                          Tempo Dan Tidak
                                                             Telah Jatuh Tempo Tetapi Belum Diturunkan Nilainya           Tempo Dan
                                           Ada Penurunan                                                                                       Total
                                                                                                                          Diturunkan
                                              Nilainya
                                                                                                                            Nilainya
                                                               1 - 30 hari       31 - 60 hari          61 - 90 hari

       Bank dan setara kas                   6.410.552.692                   -                  -                     -                 -    6.410.552.692
       Piutang dari lembaga kliring dan
                                            60.801.494.881                   -                  -                     -                 -   60.801.494.881
       penjaminan
       Piutang nasabah
         Pihak ketiga                        5.133.830.812                   -                  -                     -                 -    5.133.830.812
       Piutang lain-lain                       310.648.143                   -                  -                     -                 -      310.648.143
       Aset lain-lain                          511.317.836                   -                  -                     -                 -      511.317.836
       Total/Total                          73.167.844.363                   -                  -                     -                 -   73.167.844.363



      Untuk piutang dari lembaga kliring dan penjamin, piutang nasabah, dan piutang lain-lain,
      Perusahaan telah menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam PSAK 71 untuk
      mengukur penyisihan kerugian pada ECL seumur hidup. Perusahaan menentukan kerugian kredit
      ekspektasian atas pos-pos tersebut dengan menggunakan matriks provisi, yang diestimasi
      berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis berdasarkan status jatuh tempo debitur, yang
      disesuaikan untuk mencerminkan kondisi saat ini dan estimasi kondisi ekonomi masa depan.
      Karenanya, profil risiko kredit dari aset tersebut disajikan berdasarkan status tunggakannya dalam
      matriks provisi.
                                                                        59
Page 62
                      PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    30 JUNI 2024 DAN 2023
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




38.   MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

      Risiko Pasar

      Eksposur Perusahaaan terhadap risiko harga pasar dapat muncul dari fasilitas pembiayaan
      transaksi (marjin) yang diberikan oleh Perusahaan kepada nasabah.Risiko ini muncul jika nilai
      agunan nasabah mengalami penurunan yang sangat signifikan dan kondisi pasar yang tidak likuid,
      sehingga agunan tersebut tidak lagi mencukupi untuk menutup liabilitas nasabah kepada
      Perusahaan. Dalam kondisi ini, Perusahaan berpotensi mengalami kerugian dari piutang tidak
      tertagih.

      Risiko pasar merupakan risiko yang terutama disebabkan karena perubahan tingkat bunga, nilai
      tukar, harga komoditas dan harga modal atau pinjaman, yang dapat membawa risiko bagi
      Perusahaan. Dalam perencanaan usaha Perusahaan, risiko pasar yang memiliki dampak
      langsung kepada Perusahaan adalah dalam hal pengelolaan investasi atas aset keuangan yang
      diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

      Risiko Harga Efek Ekuitas

      Portofolio efek perusahaan yang dapat dipasarkan rentan terhadap risiko harga pasar yang timbul
      dari ketidakpastian tentang masa depan nilai portofolio efek.

      Analisa sensitivitas berikut ini ditentukan berdasarkan eksposur risiko harga saham pada akhir
      periode pelaporan. Analisa sensitivitas menunjukkan sensitivitas atas kemungkinan kenaikan atau
      penurunan harga efek sebagai akibat perubahan nilai wajar melalui laba rugi, dengan asumsi
      variabel lain dianggap tetap (ceteris paribus) terhadap laba sebelum pajak:

                                                                     2024                 2023
        Kenaikan harga efek sebesar 5%                             3.674.342.006       5.309.765.835
        Penurunan harga efek sebesar 5%                          (3.674.342.006)     (5.309.765.835)



      Risiko Pasar

      Risiko Tingkat Suku Bunga

      Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atas arus kas masa datang dari suatu
      instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur Perusahaan
      yang terpengaruh risiko suku bunga terutama terkait dengan liabilitas sewa.

      Untuk meminimalkan risiko suku bunga, Perusahaan mengelola beban bunga dengan suku bunga
      tetap dengan mengevaluasi kecenderungan suku bunga pasar. Manajemen juga melakukan
      penelaahan berbagai suku bunga yang ditawarkan oleh kreditur untuk mendapatkan suku bunga
      yang menguntungkan sebelum mengambil keputusan untuk melakukan perikatan utang.




                                                 60
Page 63
                                   PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                                 30 JUNI 2024 DAN 2023
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




38.          MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)


                                                                                    2024

                                                          Jatuh               Jatuh               Jatuh               Jatuh
                                    Jatuh Tempo      Tempo Pada Tahun    Tempo Pada Tahun    Tempo Pada Tahun    Tempo Pada Tahun
                  Rata-rata Suku
                                   dalam Satu (1)
                   Bunga Efektif
                                       Tahun                                                                                         Jumlah

Utang bank                 8,25%     1.424.369.748       1.424.369.748       1.424.369.748       1.424.369.748       3.204.831.932      8.902.310.924
Liabilitas sewa            8,25%       208.491.432   -                   -                   -                   -                        208.491.432




                                                                                    2023
                                                          Jatuh               Jatuh               Jatuh               Jatuh
                                    Jatuh Tempo      Tempo Pada Tahun    Tempo Pada Tahun    Tempo Pada Tahun    Tempo Pada Tahun
                  Rata-rata Suku
                                   dalam Satu (1)
                   Bunga Efektif
                                       Tahun                                                                                         Jumlah

Utang bank                 8,25%     1.424.369.748       1.424.369.748       1.424.369.748       1.424.369.748       3.917.016.806      9.614.495.798
Liabilitas sewa            8,25%        87.847.525   -                   -                   -                   -                            87.847.525


           Analisis Sensitivitas
           Perubahan dari 100 basis poin suku bunga pada tanggal laporan keuangan akan meningkatkan
           atau menurunkan laba sebelum pajak 433 untuk tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023
           Rp 91.108.024 dan Rp 97.023.433. Analisis ini mengasumsikan bahwa semua variabel lainnya
           tetap konstan.

           Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing
           Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana nilai wajar atas arus kas masa mendatang
           dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing.

           Perusahaan tidak memiliki eksposur yang signifikan terhadap mata uang asing karena Perusahaan
           tidak memiliki aset dan liabilitas dalam mata uang asing yang signifikan serta transaksi efek yang
           dilakukan dan melalui Perusahaan di Bursa Efek Indonesia dilakukan dalam mata uang Rupiah.
           Oleh karena itu, Perusahaan menyakini bahwa dampak fluktuasi nilai tukar tidak berpengaruh
           signifikan terhadap kinerja keuangan Perusahaan.

           Risiko Likuiditas
             Risiko likuiditas merupakan risiko dalam hal Perusahaan tidak memiliki sumber keuangan yang
             mencukupi untuk memenuhi liabilitasnya yang telah jatuh tempo.
             Kebijakan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa mereka selalu memiliki uang yang cukup
             dalam bentuk kas untuk membayar kewajiban mereka ketika kewajiban tersebut jatuh tempo.
             Untuk memenuhi tujuan tersebut, mereka mencari cara untuk menjaga saldo kas dan fasilitas
             yang disetujui untuk memenuhi kebutuhan uang kas untuk suatu periode setidaknya 180 hari.

           Perusahaan juga mencari cara untuk mengurangi risiko likuiditas dengan menetapkan suku bunga
           dalam bagian pinjaman bank yang diterima.

             Analisis liabilitas keuangan berdasarkan jatuh tempo dari tanggal Laporan Posisi Keuangan
             sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2023
             diungkapkan dalam tabel berikut:


                                                                             61
Page 64
                           PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                          30 JUNI 2024 DAN 2023
                             (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




38.   MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

      Risiko Likuiditas (Lanjutan)

                                                                           2024
                                                         Tiga Bulan     Satu Sampai
                                       Kurang dari     Sampai dengan      dengan         Lebih dari
                                       Tiga Bulan        Satu Tahun     Lima Tahun      Lima Tahun           Jumlah

      Utang Bank                         237.394.958    1.186.974.790   5.697.478.992   1.780.462.184      8.902.310.924
      Utang Nasabah                   28.485.085.791                -               -               -     28.485.085.791
      Beban Akrual                       624.464.700                -               -               -        624.464.700
      Liabilitas Sewa                              -      208.491.432               -                        208.491.432
      Utang Lain-lain-Jaminan Sewa                 -                -      10.000.000                 -       10.000.000
      Total Liabilitas                29.346.945.449    1.395.466.222   5.707.478.992   1.780.462.184     38.230.352.847

                                                                           2023
                                                         Tiga Bulan     Satu Sampai
                                       Kurang dari     Sampai dengan      dengan         Lebih dari
                                       Tiga Bulan        Satu Tahun     Lima Tahun      Lima Tahun           Jumlah

      Utang Bank                         237.394.958    1.186.974.790   5.697.478.992   2.492.647.058      9.614.495.798
      Utang Nasabah                   56.179.179.555                -               -               -     56.179.179.555
      Beban Akrual                       372.852.295                -               -               -        372.852.295
      Liabilitas Sewa                              -       87.847.525               -               -         87.847.525
      Utang Lain-lain-Jaminan Sewa                 -                -      10.000.000               -         10.000.000
      Total Liabilitas                56.789.426.808    1.274.822.315   5.707.478.992   2.492.647.058     66.264.375.173



39.   ANALISA MATURITAS ASET DAN KEWAJIBAN
      Tabel di bawah ini menunjukkan analisis aset dan kewajiban sesuai kapan mereka diharapkan
      untuk dipulihkan atau diselesaikan:




                                                         62
Page 65
                          PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                         30 JUNI 2024 DAN 2023
                            (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




39.   ANALISA MATURITAS ASET DAN KEWAJIBAN (lanjutan)

                                                                    30 Juni 2024
                                                    Dalam             Setelah
                                                   12 bulan           12 bulan              Total

      ASET
       Kas dan Setara Kas                          5,391,781,168                     -     5,391,781,168
       Portofolio Efek:
       - Pihak Ketiga                             75,618,940,113                     -    75,618,940,113
       - Pihak Berelasi                            9,616,668,653                     -     9,616,668,653
       Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan     43,216,572,847                     -    43,216,572,847
       Piutang Nasabah:
       - Pihak Ketiga                                845,295,308                  -          845,295,308
       Piutang Lain-lain                             322,326,242                  -          322,326,242
       Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka            36,780,550                  -           36,780,550
       Pajak Dibayar di Muka                         405,116,029                  -          405,116,029
       Penyertaan Saham                                        -     12,500,000,000       12,500,000,000
       Properti Investasi - neto                               -     22,922,834,487       22,922,834,487
       Aset Tetap - neto                                       -      8,962,571,758        8,962,571,758
      Aset pajak tangguhan - neto                              -      1,524,501,349        1,524,501,349
       Aset Lain-lain                                          -      1,391,525,645        1,391,525,645
      Total Aset                                 135,453,480,910     47,301,433,239      182,754,914,149




      LIABILITAS
       Utang Bank                                  1.424.369.748     7.477.941.176        8.902.310.924
       Utang Nasabah:
       - Pihak Ketiga                             28.484.085.791               -         28.484.085.791
       - Pihak Berelasi                                1.000.000               -              1.000.000
      Utang Subordinasi                            4.000.000.000                          4.000.000.000
      Utang Lain-lain                                278.706.961               -            278.706.961
      Beban akrual                                   624.464.700               -            624.464.700
      Utang Pajak                                    117.367.171               -            117.367.171
      Liabiitas sewa                                 208.491.432               -            208.491.432
      Liabilitas imbalan kerja karyawan                        -     6.158.069.359        6.158.069.359
      Total Liabilitas                            35.138.485.804    13.636.010.535       48.774.496.339




                                                   63
Page 66
                          PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                         30 JUNI 2024 DAN 2023
                            (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




39.   ANALISA MATURITAS ASET DAN KEWAJIBAN (lanjutan)

                                                                   31 Desember 2023
                                                    Dalam               Setelah
                                                   12 bulan            12 bulan           Total
      ASET
       Kas dan Setara Kas                          6.415.552.692                   -     6.415.552.692
       Portofolio Efek:
       - Pihak Ketiga                            106.195.316.690                   -   106.195.316.690
       - Pihak Berelasi                           11.650.917.796                   -    11.650.917.796
       Piutang Lembaga Kliring dan Penjaminan     60.801.494.881                   -    60.801.494.881
       Piutang Nasabah:
       - Pihak Ketiga                              5.133.830.812                   -     5.133.830.812
       Piutang Lain-lain                             310.648.143                   -       310.648.143
       Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka            43.806.700                   -        43.806.700
       Pajak Dibayar di Muka                         442.231.177                   -       442.231.177
       Penyertaan Saham                                        -      12.500.000.000    12.500.000.000
       Properti Investasi - neto                               -      23.759.604.418    23.759.604.418
       Aset Tetap - neto                                       -       9.408.577.180     9.408.577.180
      Aset pajak tangguhan - neto                              -       1.518.053.979     1.518.053.979
       Aset Lain-lain                                          -         511.317.836       511.317.836
      Total Aset                                 190.993.798.890      47.697.553.413   238.691.352.303


      LIABILITAS
       Utang Bank                                  1.424.369.748       8.190.126.050     9.614.495.798
       Utang Nasabah:
       - Pihak Ketiga                             56.179.179.555                 -      56.179.179.555
       Utang Lain-lain                               458.049.457                 -         458.049.457
       Beban akrual                                  372.852.295                 -         372.852.295
       Utang Pajak                                    37.352.904                 -          37.352.904
       Liabiitas sewa                                 87.847.525                 -          87.847.525
       Liabilitas imbalan kerja karyawan           1.598.106.500       4.559.962.859     6.158.069.359
      Total Liabilitas                            60.157.757.984      12.750.088.909    72.907.846.893




40.   INFORMASI TAMBAHAN UNTUK ARUS KAS

      Rekonsiliasi liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan
      Tabel di bawah ini menjelaskan perubahan dalam liabilitas Perusahaan yang timbul dari aktivitas
      pendanaan, termasuk perubahan yang timbul dari arus kas dan perubahan nonkas. Liabilitas yang
      timbul dari aktivitas pendanaan adalah liabilitas yang arus kas, atau arus kas masa depannya,
      diklasifikasikan dalam laporan arus kas Perusahaan sebagai arus kas dari aktivitas pendanaan.




                                                   64
Page 67
                        PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      30 JUNI 2024 DAN 2023
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




40.   INFORMASI TAMBAHAN UNTUK ARUS KAS (lanjutan)

                                                           30 Juni 2024
                            1 Januari 2024      Arus Kas           Perubahan Non-Kas    Saldo Akhir

      Liabilitas sewa              87,847,525     (43,761,373)            164,405,281       208,491,432
      Utang bank                9,614,495,798    (712,184,874)                      -     8,902,310,924
      Total                     9,702,343,323    (755,946,247)            164,405,281     9,110,802,356


                                                       31 Desember 2023
                            1 Januari 2023      Arus Kas        Perubahan Non-Kas       Saldo Akhir

      Liabilitas sewa             168.761.369      (90.909.091)             9.995.247         87.847.525
      Utang bank               11.038.865.546   (1.424.369.748)                     -      9.614.495.798
      Total                    11.207.626.915   (1.515.278.839)             9.995.247      9.702.343.323



41.   RENCANA MANAJEMEN TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA

      Rencana Jangka Pendek

       Memiliki Divisi IT yang dapat mengikuti perkembangan IT sesuai dengan bidang usaha
        Perusahaan;
       Mengembangkan dan memelihara infrastruktur dan aplikasi online trading agar selalu sesuai
        perkembangan teknologi atau peraturan pasar modal.
       Melakukan edukasi kepada nasabah dan calon nasabah tentang evaluasi saham serta analisa
        fundamental dan techincal melalui media sosial yang dimiliki Perusahaan;
       Membuat standar operasional prosedur agar selalu sesuai dengan peraturan yang terbaru;
       Memperhatikan risiko-risiko yang ada sebelum melakukan investasi untuk portofolio
        Perusahaan.

      Rencana Jangka Panjang

       Meningkatkan MKBD Perusahaan sehingga memiliki kemampuan bersaing terutama dalam
        memberikan fasilitas margin yang lebih luas;
       Meningkatkan peran galeri investasi yang ada dengan melakukan promosi kepada masyarakat
        sekitar baik dengan pembagian brosur atau membuat acara-acara dengan mengundang
        nasabah dan calon nasabah;
       Bekerjasama dengan asosiasi-asosiasi yang memiliki network luas sebagai basis nasabah;
       Divisi Corporate Finance akan berupaya aktif sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan
        bidang corporate finance lainnya, sehingga dapat memberikan kontribusi besar bagi
        pendapatan Perusahaan;
       Menjadi jasa penjaminan efek baik ekuitas maupun yang bersifat utang seperti obligasi, sukuk
        dan Medium Term Notes (MTN) maupun ekuitas sejak tahap originasi hingga distribusi;
       Divisi Research akan menopang divisi perdagangan efek melalui laporan riset dan
        rekomendasi secara harian. Melakukan training bagi para analis untuk meningkatkan
        ketajaman analisa dan kemampuan analisis;
       Meng-upgrade hardware supaya selalu up-to-date dan mengikuti perkembangan teknologi,
        agar fasilitas online trading menjadi yang terbaik dan menunjang pendapatan.




                                                65
Page 68
                          PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                         30 JUNI 2024 DAN 2023
                            (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




42.       STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU

          Diterapkan pada tahun 2023

          Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2023, relevan
          bagi Perusahaan namun tidak menyebabkan perubahan material terhadap jumlah-jumlah yang
          dilaporkan dalam laporan keuangan:

      -       Amandemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
              yang Mengubah Istilah “Signifikan” menjadi “Material” dan Memberi Penjelasan mengenai
              Kebijakan Akuntansi Material

              Amendemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan
              pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen tersebut
              bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih
              berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan
              entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan
              menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam
              membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi.

          -   Amandemen PSAK 16, “Aset Tetap”: Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan

              Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari
              penerimaan dari penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang
              diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh karena itu
              harus diakui dalam laba rugi.

          -   Amandemen PSAK 25, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan”:
              Definisi Estimasi Akuntansi

              Amendemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi
              perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan
              koreksi kesalahan. Amendemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan
              teknik pengukuran dan input untuk mengembangkan estimasi akuntansi.

          -   Amandemen PSAK 46, “Pajak Penghasilan”: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
              Timbul dari Transaksi Tunggal

              Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan
              pada saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi
              perbedaan praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa.

      Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif

      Amendemen standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan yang bersifat wajib untuk tahun
      buku yang dimulai pada atau setelah:

      1 Januari 2024

          -   Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Panjang dengan
              Kovenan




                                                      66
Page 69
                     PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    30 JUNI 2024 DAN 2023
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




42. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU (Lanjutan)

        Amendemen ini mengklarifikasi bahwa hanya kovenan yang harus dipatuhi entitas pada atau
        sebelum tanggal pelaporan yang akan memengaruhi klasifilasi liabilitas sebagai lancar atau
        tidak lancar.

        Entitas menerapkan amendemen PSAK 1 (Oktober 2020) tentang klasifikasi liabilitas sebagai
        jangka pendek atau jangka panjang pada periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau
        setelah 1 Januari 2024 secara retrospektif sesuai dengan PSAK 25. Jika entitas menerapkan
        amendemen PSAK 1 (Oktober 2020) pada periode yang lebih awal setelah terbitnya
        amendemen PSAK 1 (Desember 2022) tentang liabilitas jangka panjang dengan kovenan,
        maka entitas juga menerapkan amendemen PSAK 1 (Desember 2022) pada periode tersebut.
        Jika entitas menerapkan amendemen PSAK 1 (Oktober 2020) untuk periode sebelumnya,
        maka entitas mengungkapkan fakta tersebut.

    -   Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan”: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
        Pendek atau Jangka Panjang

        Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” mengklarifikasi bahwa kewajiban
        diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir
        periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah
        tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau pelanggaran perjanjian). Amendemen
        tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 1 perihal 'penyelesaian' liabilitas.

        Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama untuk entitas yang
        sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi dan untuk
        beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas.

    -   Amendemen PSAK 73, “Sewa”: Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik

        Amendemen ini menetapkan persyaratan yang digunakan penjual-penyewa dalam mengukur
        kewajiban sewa yang timbul dalam transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk memastikan
        penjual-penyewa tidak mengakui jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait dengan
        hak guna yang dipertahankan.

    -   Perubahan Penomoran PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia

        Sejalan dengan pengesahan Kerangka Standar Pelaporan Keuangan Indonesia pada 12
        Desember 2022, DSAK juga mengesahkan perubahan penomoran Pernyataan Standar
        Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) dalam
        Standar Akuntansi Keuangan Indonesia.




                                                 67
Page 70
                     PT MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   30 JUNI 2024 DAN 2023
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




42. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU (Lanjutan)

        Perubahan tersebut untuk membedakan penomoran PSAK dan ISAK yang merujuk pada
        International Financial Reporting Standards (IFRS) (diawali dengan angka 1 dan 2) dan tidak
        merujuk pada IFRS (diawali dengan angka 3 dan 4).

    1 Januari 2025

    -   PSAK 74, “Kontrak Asuransi”

        PSAK 74 mengatur relaksasi beberapa ketentuan antara lain berupa penambahan
        pengecualian ruang lingkup, penyesuaian penyajian laporan keuangan, penerapan opsi mitigasi
        risiko dan beberapa modifikasi pada ketentuan transisi. PSAK 74 juga mensyaratkan
        pemisahan yang jelas antara pendapatan yang dihasilkan dari bisnis asuransi dengan yang
        berasal dari kegiatan investasi.

    -   Amendemen PSAK 74: “Kontrak Asuransi” terkait Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 -
        Informasi Komparatif.

        Amendemen ini memperjelas pengaturan bagi entitas industri asuransi yang akan melakukan
        penerapan awal PSAK 74 dan PSAK 71 dalam periode bersamaan. Amendemen ini juga
        mengatasi isu penerapan yang terkait dengan informasi komparatif yang akan disajikan pada
        penerapan awal untuk aset keuangan.

    Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan, dampak dari penerapan standar,
    amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan tidak dapat diketahui atau
    diestimasi oleh manajemen.

43. PERKARA HUKUM

   Pada November tahun 2023, Perusahaan menerima 7 gugatan dari nasabah PT Minna Padi Aset
   Manajemen sebagai turut tergugat II yang telah didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri
   Jakarta Selatan sehubungan dengan proses pengembalian dana nasabah pemilik reksadana atas
   reksadana yang sedang dalam proses pembubaran dengan nomor perkara:
   - 735/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel
   - 737/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel
   - 738/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel
   - 742/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel
   - 745/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel
   - 746/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel
   - 1138/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel

   Pada tanggal 21 Februari 2024, hasil putusan untuk No.735/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel;
   737/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel;        738/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel;       742/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel;
   745/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel; 746/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel diucapkan dalam persidangan terbuka
   untuk umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menyatakan Pengadilan Negeri tidak
   berwenang mengadili perkara a quo, atas putusan tersebut pihak penggugat sedang mengajukan
   banding. Untuk kasus perkara No 1138/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Sel masih dalam proses pengadilan.




                                                68

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.09 MB
Published19 Jul 2024
Pages70
Characters234,224
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 85 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS Tbk p.1 ×227
linked person Wijaya Mulia p.9
linked person Djoko Joelijanto p.9 ×4
linked person Dwi Setijo Adji p.9
linked person Poltak Sihotang · Ketua p.9 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.33 ×11
linked org Bank Central Asia Tbk p.33 ×2
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.33 ×2
linked org Bakrie Telecom Tbk p.34 ×5
linked org Hotel Mandarine Regency Tbk p.34 ×2
linked org Rukun Raharja Tbk p.34 ×2
linked org Asuransi Jasa Tania Tbk p.34 ×2
linked org Natura City Developments Tbk p.35 ×2
linked org Andira Agro Tbk p.35 ×2
linked org Bukit Uluwatu Villa Tbk p.35 ×2
linked org Armidian Karyatama Tbk p.35 ×2
linked org Indonesia Pondasi Raya Tbk p.35 ×2
linked org Jasa Armada Indonesia Tbk p.35 ×2
linked org Andalan Perkasa Abadi Tbk p.35 ×2
linked org Bakrieland Development Tbk p.35 ×2
linked org Visi Media Asia Tbk p.35 ×2
linked org PT Bank Jtrust Indonesia p.35
linked org Meta Epsi Tbk p.35 ×2
linked org Bumi Teknokultura Unggul Tbk p.35 ×2
linked org Pikko Land Development Tbk p.35 ×2
linked org Royal Prima Tbk p.35 ×2
linked org Mitra Tirta Buwana Tbk p.35 ×5
linked org Weha Transportasi Indonesia Tbk p.35 ×2
linked org Lavender Bina Cendikia Tbk p.35 ×2
linked org Cakra Buana Resources Energi Tbk p.35 ×2
linked org Bumi Resources Minerals Tbk p.35 ×2
linked org Pan Brothers Tbk p.35 ×2
linked org Vastland Indonesia Tbk p.35 ×2
linked org Sumber Energi Andalan Tbk p.35 ×2
linked org J Resources Asia Pasifik Tbk p.35 ×2
linked org PT Asuransi Central Asia p.39 ×3
linked — Eveline Listijosuputro p.48 ×5
linked org Sanurhasta Mitra Tbk p.53 ×8
possible org Negara Republik Indonesia p.8
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.8 ×7
possible person Agus Susanto p.47
possible — Lain-lain p.48 ×2
possible person Edy Suwarno p.53 ×2
unresolved org PT Batavia Artatama Securindo p.8 ×2
unresolved person Drs. Atrino Leswara p.8 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.8
unresolved person Drs. Eko Putranto p.8 ×2
unresolved org Minna Padi Investama Tbk. p.8 ×4
unresolved person Buntario Tigris Darmawa Ng · Notaris p.8 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.8
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.8 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.8 ×6
unresolved person David Prasetio · Anggota p.9
unresolved person Bulan Lastiar Siahaan · Anggota p.9
unresolved org Bank Indonesia p.26 ×2
unresolved org Bank Mayapada Tbk p.33 ×2
unresolved org Hanson International Tbk p.34 ×2
unresolved org Rimo International Lestari Tbk p.34 ×2
unresolved org Marga Abhinaya Abadi Tbk p.35 ×2
unresolved org Forza Land Indonesia Tbk p.35 ×2
unresolved org Steadfast Marine Tbk p.35 ×2
unresolved org Solusi Kemasan Digital Tbk p.35 ×2
unresolved org Siwani Makmur Tbk p.35 ×2
unresolved org Reksa Dana Reksadana Minna Padi Keraton Balance p.37
unresolved org PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia p.37
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.38 ×3
unresolved org PT CIMB Niaga Tbk p.39 ×2
unresolved org Niaga Tbk p.39 ×2
unresolved org PT Minna Padi Aset Manajemen p.42 ×7
unresolved org PT MP Capital p.42 ×5
unresolved org PT MPAM p.42 ×9
unresolved person Marina Soewana p.42 ×2
unresolved person Fathiah Helmi p.42
unresolved org PT MPC p.42 ×3
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.48
unresolved — Henry Kurniawan Latief p.48 ×5
unresolved org PT Minna Padi Aset Manajemen Perusahaan p.53
unresolved org PT MP Capital Perusahaan p.53
unresolved org Reksa Dana Minna Padi Keraton Balance p.53
unresolved org Reksa Dana Minna Padi Keraton II p.53
unresolved org Reksa Dana Keraton Balance p.54
unresolved org Menteri Keuangan p.55 ×3
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Selatan p.70 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result