Skip to content
Back to announcement

20260520_SFAN_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_32093145_lamp7.pdf

Asset transaction Needs review SFAN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 99

Page 1
LAPORAN PENILAIAN 92,50% SAHAM
   PT SURYA FAJAR URUN DANA

  PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk

      TANGGAL PENILAIAN
       31 DESEMBER 2025
Page 2
No. : 00091/2.0162-00/BS/05/0153/1/V/2026                                      18 Mei 2026



Kepada Yth.

PT SURYA FAJAR CAPITAL Tbk
Satrio Tower Building, Lt. 14, Unit 5
Jl. Prof. Dr. Satrio, Kav. C4
Mega Kuningan
Jakarta 12950

U.p. : Direksi

Hal : Ringkasan Penilaian 92,50% Saham PT Surya Fajar Urun Dana


Dengan hormat,

Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya
disebut “KR” atau “kami”) mendapat penugasan dari manajemen PT Surya Fajar Capital Tbk
(selanjutnya disebut “Perseroan”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai independen
atas nilai pasar 92,50% saham PT Surya Fajar Urun Dana (selanjutnya disebut “SFUD”).
Penugasan kami tersebut sesuai dengan surat penugasan No. KR/260417-004 tanggal
17 April 2026 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.

Selanjutnya, kami sebagai KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
modal di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar
Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis),
menyatakan bahwa kami telah meneliti dan menilai nilai pasar 92,50% saham SFUD
(selanjutnya disebut “Objek Penilaian”) dengan tujuan untuk mengungkapkan pendapat
mengenai nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 31 Desember 2025.


ALASAN DAN LATAR BELAKANG RENCANA TRANSAKSI

Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka
(publicly-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang
lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang jasa, konsultasi manajemen
dan bisnis, serta perdagangan dan keuangan baik langsung maupun melalui anak usaha.
Perseroan berdomisili di Satrio Tower Building, Lantai 14, Unit 5, Jalan. Prof. Dr. Satrio,
Kavling C4, Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950, dengan nomor telepon: (021) 2251 3339,
dan email: corporate@sfcapital.co.id.
Page 3
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, struktur kepemilikan dan
penyertaan saham pada entitas anak Perseroan adalah sebagai berikut:


                                       Perseroan


                       92,50%                                      51,95%
                                                           PT Digitalisasi
                   SFUD                                  Perangkat Indonesia
                                                                (DPI)

                                                                   99,37%

                                                          PT Mareco Prima
                                                            Mandiri (MPM)



SFUD, DPI, dan MPM secara bersama-sama selanjutnya disebut “Entitas Anak Perseroan”.

SFUD merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia.
Ruang lingkup kegiatan usaha SFUD adalah bergerak dalam bidang penawaran efek berbasis
teknologi informasi (securities crowdfunding).

DPI     merupakan     suatu    perseroan    terbatas   berstatus  perusahaan     tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia.
Ruang lingkup kegiatan usaha DPI adalah bergerak dalam bidang pengawasan, pengelolahan
unit-unit dan bantuan nasihat, bimbingan, operasional usaha, permasalahan organisasi dan
manajemen lainnya.

MPM merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang
lingkup kegiatan usaha MPM adalah bergerak dalam bidang penyedia jasa pembayaran
(PJP).




                                            ii
Page 4
Sebelumnya, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 21 tanggal
17 April 2026 (selanjutnya disebut “Akta No. 21”) yang dibuat oleh Humberg Lie, S.H.,
S.E.,M.Kn., di mana Aswandy Wijaya, Lie Ah Tie, Juwita, dan Liyanti (selanjutnya disebut
“Pemegang Saham MPM”) telah mengalihkan masing-masing sebesar 30.000.000 saham
seri A, 22.500.000 saham seri A, 11.250.000 saham seri A, dan 3.750.000 saham seri A MPM
serta 31.249.500 saham seri B MPM kepada PT Garudapreneur Investasi Asia (selanjutnya
disebut “GIA”), maka struktur kepemilikan saham MPM adalah sebagai berikut:

                                                                                (Dalam Rupiah)
                                                            Persentase
             Pemegang Saham             Jumlah Saham                         Jumlah Modal
                                                            Kepemilikan
Saham biasa seri A
 PT Digitalisasi Perangkat Indonesia          120.000.000            0,77%      4.800.000.000
 PT Garudapreneur Investasi Asia               67.500.000            0,44%      2.700.000.000
Sub-jumlah                                    187.500.000            1,21%      7.500.000.000
Saham biasa seri B
 PT Digitalisasi Perangkat Indonesia          822.915.500            5,29%      8.229.155.000
 PT Garudapreneur Investasi Asia               31.249.500            0,20%        312.495.000
Sub-jumlah                                    854.165.000            5,49%      8.541.650.000
Saham biasa seri C
 PT Digitalisasi Perangkat Indonesia       14.500.000.000           93,30%     29.000.000.000
Sub-jumlah                                 14.500.000.000           93,30%     29.000.000.000
Jumlah                                     15.541.665.000          100,00%     45.041.650.000



Dalam rangka mengimplementasikan strategi pertumbuhan bisnis, Perseroan berupaya untuk
mengembangkan lini bisnis utama Perseroan yaitu menjadi penyedia jasa, konsultasi
manajemen dan bisnis, serta perdagangan dan keuangan baik langsung maupun melalui
anak usaha yang saat ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan
konsolidasian Perseroan dan memiliki potensi pertumbuhan yang baik di masa yang akan
datang. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan memandang perlu untuk melakukan
restrukturisasi atas kepemilikan Perseroan pada Entitas Anak Perseroan guna memperoleh
fokus usaha yang lebih terarah dengan melakukan beberapa aksi korporasi sebagai berikut:

•   DPI dan PT Garudapreneur Investasi Asia (selanjutnya disebut “GIA”) secara
    bersama-sama merencanakan untuk memperoleh pinjaman dari PT Trans Mutasi Bangsa
    (selanjutnya disebut “TMB”), di mana pinjaman tersebut selanjutnya wajib hanya dilakukan
    melalui pengalihan atas 120.000.000 saham seri A, 822.915.500 saham seri B, dan
    14.500.000.000 saham seri C dengan jumlah keseluruhan saham sebanyak
    15.442.915.500 saham atau setara dengan 99,36% saham MPM milik DPI (selanjutnya
    disebut “Saham MPM – I”) dan 67.500.000 saham seri A serta 31.249.500 saham seri B
    dengan jumlah keseluruhan saham sebanyak 98.749.500 saham atau setara dengan
    0,64% saham MPM milik GIA (selanjutnya disebut “Saham MPM – II”) kepada TMB, pihak
    ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan dan DPI (selanjutnya disebut “Rencana
    Pinjaman”).




                                             iii
Page 5
•   DPI merencanakan untuk membeli saham biasa yang dimiliki oleh Perseroan sejumlah
    138.750 saham atau setara dengan 92,50% saham SFUD dari Perseroan yang akan
    dibayarkan oleh DPI kepada Perseroan paling lambat pada tanggal 31 Desember 2026
    atau tanggal lain sebagaimana disepakati oleh para pihak (selanjutnya disebut “Rencana
    Akuisisi”).

•   Setelah Rencana Akuisisi telah menjadi efektif, DPI merencanakan untuk memesan
    50.000 saham SFUD (selanjutnya disebut “Saham Yang Dipesan”) dan SFUD
    merencanakan untuk menerbitkan dan mengalokasikan Saham Yang Dipesan kepada
    DPI (selanjutnya disebut “Rencana Pemesanan Saham”).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Pinjaman,
Rencana Akuisisi, dan Rencana Pemesanan Saham selanjutnya secara bersama-sama
disebut “Rencana Transaksi”.

Rencana Pinjaman merupakan salah satu langkah bisnis yang diambil oleh Perseroan dan
GIA selaku pemegang saham MPM secara bersama-sama dalam rangka mengalihkan
Saham MPM – I dan Saham MPM – II (selanjutnya disebut “Saham MPM”) kepada TMB.
Perseroan melihat adanya peluang bisnis yang dapat diraih dengan memaksimalkan tingkat
balikan yang diharapkan Perseroan atas investasi dan penyertaan saham pada MPM
sehingga dapat mendukung pengembangan portofolio bisnis yang berkelanjutan serta
memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan.

Untuk mendukung pelaksanaan restrukturisasi yang akan dilakukan oleh Perseroan, DPI
merencanakan untuk melakukan Rencana Akuisisi sebagai kelanjutan dari Rencana
Pinjaman dan bagian dari strategi Perseroan guna menyederhanakan struktur usaha
Perseroan khususnya di bidang teknologi. Langkah ini dilakukan setelah Perseroan
melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur organisasi dan portofolio investasi, dengan
mempertimbangkan kebutuhan untuk menciptakan struktur usaha yang lebih ramping,
terintegrasi, dan efisien.

Setelah Rencana Akuisisi menjadi efektif, dalam rangka pengembangan usaha SFUD, DPI
merencanakan untuk melakukan Rencana Pemesanan Saham untuk mendukung pendanaan
dalam menjalankan operasional usaha SFUD sebagai perusahaan yang bergerak di bidang
penawaran efek berbasis teknologi informasi (securities crowdfunding) guna mendukung
keberlangsungan dan peningkatan kinerja usaha. Dana hasil Rencana Pemesanan Saham
tersebut juga akan digunakan sebagai modal kerja untuk memperkuat kegiatan operasional,
pengembangan bisnis, serta mendukung kebutuhan pengelolaan dan ekspansi usaha SFUD
secara berkelanjutan.

Dengan melakukan Rencana Transaksi, Perseroan berupaya untuk mengoptimalisasi
portofolio investasi serta memperkuat fokus pada kegiatan usaha utama yang memiliki sinergi
lebih kuat dengan arah pengembangan bisnis Perseroan. Melalui Rencana Transaksi ini,
Perseroan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperjelas fokus
strategis, serta mendukung pengelolaan kinerja keuangan secara lebih efektif dan
berkelanjutan.




                                            iv
Page 6
Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dapat memperbaiki
kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan datang, baik dari sisi laporan laba rugi
maupun laporan arus kas, sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh
pemegang saham Perseroan. Perseroan juga mengharapkan dapat menggunakan dana hasil
Rencana Transaksi untuk fokus dalam pengembangan kegiatan usaha Perseroan yang
diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan di
masa yang akan datang.

Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Dalam rangka mengimplementasikan strategi pertumbuhan bisnis, Perseroan berupaya
    untuk mengembangkan lini bisnis utama Perseroan yaitu menjadi penyedia jasa,
    konsultasi manajemen dan bisnis, serta perdagangan dan keuangan baik langsung
    maupun melalui anak usaha yang saat ini memberikan kontribusi signifikan terhadap
    pendapatan konsolidasian Perseroan dan memiliki potensi pertumbuhan yang baik di
    masa yang akan datang. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan memandang perlu
    untuk melakukan restrukturisasi atas kepemilikan Perseroan pada Entitas Anak Perseroan
    guna memperoleh fokus usaha yang lebih terarah.

•   Rencana Pinjaman merupakan salah satu langkah bisnis yang diambil oleh Perseroan dan
    GIA selaku pemegang saham MPM secara bersama-sama dalam rangka mengalihkan
    Saham MPM kepada TMB. Perseroan melihat adanya peluang bisnis yang dapat diraih
    dengan memaksimalkan tingkat balikan yang diharapkan Perseroan atas investasi dan
    penyertaan saham pada MPM sehingga dapat mendukung pengembangan portofolio
    bisnis yang berkelanjutan serta memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan
    konsolidasian Perseroan.

•   Untuk mendukung pelaksanaan restrukturisasi yang akan dilakukan oleh Perseroan, DPI
    merencanakan untuk melakukan Rencana Akuisisi sebagai kelanjutan dari Rencana
    Pinjaman dan bagian dari strategi Perseroan guna menyederhanakan struktur usaha
    Perseroan khususnya di bidang teknologi. Langkah ini dilakukan setelah Perseroan
    melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur organisasi dan portofolio investasi,
    dengan mempertimbangkan kebutuhan untuk menciptakan struktur usaha yang lebih
    ramping, terintegrasi, dan efisien.

•   Setelah Rencana Akuisisi menjadi efektif, dalam rangka pengembangan usaha SFUD,
    DPI merencanakan untuk melakukan Rencana Pemesanan Saham untuk mendukung
    pendanaan dalam menjalankan operasional usaha SFUD sebagai perusahaan yang
    bergerak di bidang penawaran efek berbasis teknologi informasi (securities crowdfunding)
    guna mendukung keberlangsungan dan peningkatan kinerja usaha. Dana hasil Rencana
    Pemesanan Saham tersebut juga akan digunakan sebagai modal kerja untuk memperkuat
    kegiatan operasional, pengembangan bisnis, serta mendukung kebutuhan pengelolaan
    dan ekspansi usaha SFUD secara berkelanjutan.




                                             v
Page 7
•   Dengan melakukan Rencana Transaksi, Perseroan berupaya untuk mengoptimalisasi
    portofolio investasi serta memperkuat fokus pada kegiatan usaha utama yang memiliki
    sinergi lebih kuat dengan arah pengembangan bisnis Perseroan. Melalui Rencana
    Transaksi ini, Perseroan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional,
    memperjelas fokus strategis, serta mendukung pengelolaan kinerja keuangan secara
    lebih efektif dan berkelanjutan.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dapat memperbaiki
    kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan datang, baik dari sisi laporan laba rugi
    maupun laporan arus kas, sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi
    seluruh pemegang saham Perseroan. Perseroan juga mengharapkan dapat
    menggunakan sebagian dana hasil Rencana Transaksi untuk fokus dalam
    pengembangan kegiatan usaha Perseroan yang diharapkan dapat memberikan nilai
    tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan di masa yang akan datang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, mengingat bahwa DPI
merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan sebesar 51,95% pada tanggal
31 Desember 2025, maka Rencana Akuisisi dan Rencana Pemesanan Saham merupakan
transaksi afiliasi, sehingga Perseroan harus memenuhi Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020
tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan”
(selanjutnya disebut “POJK 42/2020”). Namun demikian, mengingat TMB merupakan pihak
ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan, maka Rencana Pinjaman bukan merupakan
transaksi afiliasi.

Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Akuisisi dan Rencana Pemesanan Saham tersebut bukan merupakan transaksi material,
sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020
tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha” (selanjutnya disebut “POJK
17/2020”). Namun demikian, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen
Perseroan, Rencana Pinjaman merupakan transaksi material, sehingga Perseroan harus
memenuhi POJK 17/2020.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi afiliasi dan transaksi material,
POJK 42/2020 dan POJK 17/2020 mensyaratkan adanya laporan penilaian saham atas
transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk melakukan penilaian atas Objek Penilaian.

Mengingat SFUD adalah perusahaan tertutup yang sahamnya tidak dapat diperjualbelikan di
pasar modal, maka saham SFUD bersifat tidak likuid.


PREMIS PENILAIAN

Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis penilaian
bahwa SFUD adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.




                                            vi
Page 8
TUJUAN DAN MAKSUD PENILAIAN

Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang nilai
pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya
pada tanggal 31 Desember 2025.

Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari Objek
Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan pertimbangan oleh
manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi serta untuk memenuhi
POJK 42/2020 dan POJK 17/2020.

Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK
No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar Penilaian
Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310, SPI320, SPI330 (selanjutnya disebut “SPI”).


DEFINISI NILAI YANG DIGUNAKAN

Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka, maka
dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.

Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk digunakan dalam
penilaian ini adalah nilai pasar, di mana berdasarkan POJK 35/2020, nilai pasar didefinisikan
sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau
liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang
berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara
layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.


INDEPENDENSI PENILAI

Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan dan SFUD ataupun pihak-pihak
yang terafiliasi dengan Perseroan dan SFUD. KR juga tidak memiliki kepentingan ataupun
keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak
dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami
terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses analisis
penilaian ini dan KR hanya menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan
No. KR/260417-004 tanggal 17 April 2026yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.




                                             vii
Page 9
TANGGAL EFEKTIF PENILAIAN

Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal 31 Desember 2025.
Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian serta dari data
keuangan SFUD yang kami terima. Data keuangan tersebut berupa laporan keuangan SFUD
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 yang menjadi dasar penilaian ini.


JENIS LAPORAN

Jenis laporan penilaian 92,50% saham PT Surya Fajar Urun Dana ini merupakan laporan
terinci.


KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENILAIAN (SUBSEQUENT EVENTS)

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal penilaian,
yaitu tanggal 31 Desember 2025, sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
92,50% saham PT Surya Fajar Urun Dana tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal
penilaian (subsequent events) yang secara signifikan dapat memengaruhi penilaian nilai
pasar Objek Penilaian.


DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN

Dalam melakukan penilaian untuk memperkirakan nilai pasar Objek Penilaian, kami telah
menelaah, mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan
informasi sebagai berikut:

1. Laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
   yang telah diaudit oleh Kantor AKuntan Publik (selanjutnya disebut “KAP”) Mirawati Sensi
   Idris (selanjutnya disebut “MSI”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00057/3.0341/AU.1/09/0322-3/1/III/2026 tanggal 26 Maret 2026 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian dengan penekanan suatu hal.

2. Laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
   yang telah diaudit oleh KAP MSI sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00052/3.0341/AU.1/09/0322-2/1/III/2025 tanggal 26 Maret 2025 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian.

3. Laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
   yang telah diaudit oleh KAP MSI sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00037/3.0341/AU.1/09/0322-1/1/III/2024 tanggal 22 Maret 2024 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian.




                                            viii
Page 10
4. Laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
   yang telah diaudit oleh KAP MSI sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00037/3.0341/AU.1/09/0323-4/1/III/2023 tanggal 29 Maret 2023 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian.

5. Laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
   yang telah diaudit oleh KAP MSI sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00016/3.0341/AU.1/09/0323-3/1/III/2022 tanggal 16 Maret 2022 dengan pendapat
   wajar tanpa modifikasian.

6. Anggaran dasar MPM yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 21 tanggal
   17 April 2026 yang dibuat oleh Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., mengenai perubahan
   struktur kepemilikan saham pada MPM.

7. Anggaran dasar SFUD yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris No. 19
   tanggal 8 September 2023 yang dibuat oleh Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., mengenai
   perubahan peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor.

8. Akta No. 21.

9. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Rico Lesmana Sulistyo
   dengan posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang
   terkait dengan Rencana Transaksi.

10. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan dan SFUD serta pihak-pihak lain yang
    relevan untuk penugasan.

11. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg.

12. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain website
    Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg.

13. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg.

14. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi.

15. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
    analisis lain yang kami anggap relevan.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan
kepada kami oleh Perseroan dan SFUD atau yang tersedia secara umum dan kami tidak
bertanggung jawab atas kebenaran informasi-informasi tersebut.




                                            ix
Page 11
Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari SFUD. Jasa-jasa yang kami
berikan kepada Perseroan hanya merupakan penilaian atas Objek Penilaian dan bukan
jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian
tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu
penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi
keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan
kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan
keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak
mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya yang dilakukan Perseroan.


KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK

Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan
keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan tanggal
penerbitan laporan penilaian ini.

Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode penyesuaian aset bersih
didasarkan pada laporan keuangan SFUD yang telah diaudit. Kami telah melakukan penilaian
terhadap laporan keuangan tersebut agar dapat mencerminkan nilai pasarnya. Kami
bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian berdasarkan laporan keuangan SFUD yang
telah diaudit dan informasi manajemen SFUD terhadap laporan keuangan SFUD tersebut.
Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian SFUD dan kesimpulan nilai akhir.

Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami
tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
(update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain
yang diberikan kepada kami oleh Perseroan dan SFUD atau yang tersedia secara umum yang
pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung
jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut.
Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan dan SFUD bahwa mereka
tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada
kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat
memengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas
perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya,
ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi sehingga
data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat disalahartikan.




                                            x
Page 12
Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan mengubah
hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data
yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang
terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini telah dilaksanakan
dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak dapat menerima tanggung
jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya
analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan analisis
transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai dasar penilaian.
Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer opinion dan merupakan laporan
yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
memengaruhi operasional Perseroan dan SFUD.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan tidak
dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selanjutnya, kami
juga telah memperoleh informasi atas status hukum SFUD berdasarkan anggaran dasar
SFUD.


TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Dalam menyusun laporan penilaian Objek Penilaian, KR diberikan kesempatan untuk
melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan laporan penilaian Objek Penilaian.


PENDEKATAN PENILAIAN YANG DIGUNAKAN

Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis internal
berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis historis atas laporan posisi
keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif SFUD, pengkajian atas kondisi operasi dan
manajemen serta sumber daya yang dimiliki SFUD. Prospek SFUD di masa yang akan datang
kami evaluasi berdasarkan rencana usaha yang telah kami kaji kewajaran dan konsistensinya.
Analisis eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal yang
dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian singkat atas
prospek dari industri yang bersangkutan.

Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar suatu
“business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi keuangan dan
laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya diperlukan penyesuaian
terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan normalisasi keuntungan laporan laba rugi
komprehensif yang biasanya disusun oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun
nilai buku suatu perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan
laba rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis yang
dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian tersebut.




                                             xi
Page 13
METODE PENILAIAN YANG DIGUNAKAN

Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
penyesuaian aset bersih (adjusted net asset method) dan metode pembanding perusahaan
tercatat di bursa efek (guideline publicly traded company method).

Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari semua
komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk
komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang
bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh dengan menghitung selisih
antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai pasar liabilitas.

Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian ini karena
walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi mengenai
perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun diperkirakan data
saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai data perbandingan atas nilai
saham yang dimiliki oleh SFUD.

Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen Perseroan dan
SFUD. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian
lain yang dapat memberikan hasil yang berbeda.

Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
melakukan pembobotan.


RINGKASAN HASIL PENILAIAN

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ringkasan hasil penilaian kami adalah sebagai
berikut:

I.     Nilai Pasar 92,50% Saham SFUD Berdasarkan Metode Penyesuaian Aset Bersih

       Berdasarkan metode penyesuaian aktiva bersih, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai
       pasar 100,00% saham SFUD sebesar negatif Rp 0,31 miliar. Dengan demikian, nilai
       pasar 92,50% saham SFUD berdasarkan metode penyesuaian aktiva bersih adalah
       sebesar negatif Rp 0,28 miliar.

II.    Nilai Pasar 92,50% Saham SFUD Berdasarkan Metode Pembanding Perusahaan
       Tercatat di Bursa Efek

       Berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, diperoleh hasil
       bahwa indikasi nilai pasar 100,00% saham SFUD sebesar negatif Rp 0,29 miliar.
       Dengan demikian, nilai pasar 92,50% saham SFUD berdasarkan metode pembanding
       perusahaan tercatat di bursa efek adalah sebesar negatif Rp 0,27 miliar.




                                            xii
Page 14
III.   Rekonsiliasi Nilai

       Untuk mendapatkan nilai pasar yang mewakili nilai dari kedua metode penilaian yang
       digunakan, dilakukan rekonsiliasi dengan terlebih dahulu melakukan pembobotan
       terhadap nilai pasar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut, masing-masing
       dengan bobot 90,00% untuk metode penyesuaian aset bersih dan 10,00% untuk
       metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.

       Alasan kami memberikan bobot 90,00% untuk metode penyesuaian aset bersih dan
       10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, yaitu karena
       data dan informasi yang digunakan pada metode penyesuaian aset bersih yang kami
       gunakan untuk menentukan nilai pasar Objek Penilaian merupakan data dan informasi
       yang memiliki tingkat kehandalan yang lebih memadai dibandingkan dengan data dan
       informasi yang digunakan pada metode pembanding perusahaan tercatat di bursa
       efek.

       Berdasarkan hasil rekonsiliasi tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai pasar Objek
       Penilaian adalah sebesar negatif Rp 0,28 miliar.

       Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas, kewajiban pemegang
       saham hanya terbatas pada modal yang disetorkan.

       Selanjutnya, berdasarkan SPI (Interpretasi SPI 101 butir 6.12), dalam hal penilaian
       saham Perseroan Terbatas dihasilkan nilai negatif, maka hasil penilaian dilaporkan
       sebagai “nol” atau tidak bernilai.

       Dengan demikian, sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas dan SPI,
       rekonsiliasi nilai pasar Objek Penilaian adalah sebesar Rp 0,00.


KESIMPULAN PENILAIAN

Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan dengan
mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang memengaruhi penilaian, maka menurut
pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar
Rp 0,00.

Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi yang kami
peroleh dari pihak manajemen Perseroan dan SFUD serta pihak-pihak lain yang relevan
dengan penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi tersebut adalah benar dan
bahwa tidak ada keadaan atau hal-hal yang tidak terungkap yang akan memengaruhi nilai
pasar tersebut secara material.

Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab kami
kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum kepemilikan,
kewajiban utang dan/atau sengketa atas SFUD. Kami tegaskan pula bahwa kami tidak
memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini maupun di masa mendatang dan
imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian SFUD tidak tergantung pada nilai yang
dilaporkan.


                                            xiii
Page 15
DISTRIBUSI LAPORAN PENILAIAN

Penilaian ini hanya ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya dengan
Rencana Transaksi serta tidak dapat digunakan atau dikutip untuk tujuan lain tanpa adanya
izin tertulis dari KR dan/atau tidak untuk digunakan oleh pihak lain.

Penilaian ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk
menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami karena peristiwa-peristiwa yang terjadi
setelah tanggal laporan ini. Walaupun demikian, kami memiliki hak untuk, jika diperlukan,
mengubah atau melengkapi hasil dari laporan ini jika terdapat tambahan informasi yang
relevan setelah tanggal laporan ini yang kami anggap dapat berpengaruh secara signifikan
terhadap hasil penilaian kami. Laporan penilaian ini hanya dipersiapkan untuk dapat
dipergunakan sesuai dengan tujuan yang telah disebutkan di atas dan tidak dapat
dipergunakan untuk tujuan lainnya.

Pendapat yang kami sampaikan di sini harus dipandang sebagai satu kesatuan bersama
dengan laporan lengkap yang telah kami siapkan. Penggunaan sebagian analisis dan
informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat menyebabkan
pandangan yang menyesatkan.

Penilaian ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel
perusahaan (corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.


Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN




Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan

Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996




                                            xiv
Page 16
                          ASUMSI DAN SYARAT PEMBATAS


1. KR sama sekali tidak memiliki kepentingan keuangan atau apapun terhadap SFUD untuk
   sekarang dan masa yang akan datang.

2. Biaya untuk penilaian ini tidak tergantung pada besarnya nilai yang diperoleh atau yang
   tercantum dalam laporan.

3. Nilai dicantumkan dalam mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya atas permintaan
   pemberi tugas.

4. Laporan disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dalam laporan serta
   ditujukan terbatas kepada klien dimaksud.

5. Baik seluruh maupun sebagian dari isi laporan ini tidak diizinkan untuk dipublikasikan
   melalui iklan atau media lainnya tanpa seizin dari KJPP Kusnanto & rekan.

6. Laporan penilaian ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan KR dan stempel
   perusahaan (corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.




                                           xv
Page 17
                       PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI


1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan perusahaan yang
   dinilai.

2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan usaha/saham
   perusahaan yang dinilai.

3. KR tidak memiliki pinjaman dengan perusahaan yang dinilai.

4. Laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
   manapun.

5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.


Tim Penilai:


Willy D. Kusnanto                                               .....................................
Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996



Erric Reynaldi                                                  .....................................
No. MAPPI      : 13-P-04625



Kurnia Nugraha Chahyana                                         .....................................
No. MAPPI     : 20-P-10335



Bernhard Wilfridus                                              .....................................
No. MAPPI      : 25-A-13537




                                           xvi
Page 18
                                 SURAT PERNYATAAN


Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menerangkan bahwa:

1. Pernyataan dalam laporan ini, yang menjadi dasar dari analisis, pendapat, dan kesimpulan
   yang diuraikan di dalamnya adalah benar. Laporan ini menjelaskan semua syarat-syarat
   pembatasan yang memengaruhi analisis, pendapat, dan kesimpulan yang tertera dalam
   laporan ini dan laporan ini telah disusun sesuai dengan dan tunduk pada ketentuan-
   ketentuan dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang
   “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal” dan Standar Penilaian
   Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300, SPI310, SPI320, SPI330 (SPI) serta telah dibuat
   dengan memenuhi Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).

2. KR bertanggung jawab atas laporan penilaian.

3. Semua pernyataan dan data yang tercantum dalam laporan adalah benar adanya dan
   sesuai dengan pengetahuan dan itikad baik KR.

4. Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada tanggal
   penilaian yang ditentukan, yaitu 31 Desember 2025.

5. Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
   perundang-undangan yang berlaku.

6. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan penilaian.

7. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan
   sebagai kesimpulan nilai.

8. KR tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak berkenaan
   dengan subjek dari laporan ini maupun pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

9. KR telah memenuhi pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau diselenggarakan
   oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.

10. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.

11. KR telah memiliki pemahaman mengenai Objek Penilaian yang dinilai.

12. Imbalan jasa yang diterima oleh KR tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari
    proses analisis Objek Penilaian.

13. Analisis dan kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.




                                           xvii
Page 19
14. Data ekonomi dan industri dalam laporan penilaian ini diperoleh dari berbagai sumber
    yang diyakini KR dapat dipertanggungjawabkan.

15. Tidak seorangpun selain yang disebutkan dalam laporan penilaian ini telah menyediakan
    bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian ini.

16. KR telah melakukan inspeksi dan wawancara dengan manajemen Perseroan terkait
    dengan operasional, kinerja, dan prospek dari SFUD.


Tim Penilai:


Willy D. Kusnanto                                              .....................................
Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996



Erric Reynaldi                                                 .....................................
No. MAPPI      : 13-P-04625



Kurnia Nugraha Chahyana                                        .....................................
No. MAPPI     : 20-P-10335



Bernhard Wilfridus                                             .....................................
No. MAPPI      : 25-A-13537




                                          xviii
Page 20
                                      DAFTAR ISI

                                                                            HALAMAN

OPINI                                                                              i

ASUMSI DAN SYARAT PEMBATAS                                                       xv

PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI                                                 xvi

SURAT PERNYATAAN                                                                xvii

DAFTAR ISI                                                                      xix

DAFTAR TABEL                                                                    xxii

DAFTAR GRAFIK                                                                   xxv

LAMPIRAN                                                                       xxvi

I.      RINGKASAN EKSEKUTIF

        A. Alasan dan Latar Belakang                                             1
        B. Objek serta Tujuan dan Maksud Penilaian                               6
        C. Premis Penilaian                                                      6
        D. Independensi Penilai                                                  7
        E. Tanggal Efektif Penilaian                                             7
        F. Profil PT Surya Fajar Urun Dana                                       7
        G. Definisi Nilai yang Digunakan                                         8
        H. Pendekatan Penilaian yang Digunakan                                   9
        I. Metode Penilaian yang Digunakan                                       9
        J. Ringkasan Hasil Penilaian                                            10
        K. Kesimpulan Penilaian                                                 11

II.     DESKRIPSI PENUGASAN

        A. Alasan dan Latar Belakang                                            12
        B. Tujuan dan Maksud Penilaian                                          16
        C. Definisi Nilai yang Digunakan                                        17
        D. Tanggal Efektif Penilaian                                            17
        E. Data dan Informasi yang Digunakan                                    17
        F. Informasi Non-Keuangan                                               19
        G. Jenis Ekuitas                                                        20
        H. Kondisi Pembatas dan Asumsi-Asumsi Pokok                             21
        I. Tingkat Kedalaman Investigasi                                        22
        J. Distribusi Laporan Penilaian                                         22
        K. Jenis Laporan                                                        23
        L. Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)       23




                                           xix
Page 21
                                                                HALAMAN

III.    PENJELASAN SINGKAT MENGENAI OBJEK PENILAIAN

        A. Latar Belakang PT Surya Fajar Urun Dana                  24
        B. Kegiatan Usaha                                           24
        C. Manajemen                                                24
        D. Kepemilikan Saham                                        25
        E. Data Keuangan Historis                                   25

IV.     KONDISI DAN TINJAUAN EKONOMI

        A. Tinjauan Ekonomi Dunia                                   27
        B. Tinjauan Ekonomi Indonesia                               30
        C. Proyeksi Ekonomi Indonesia                               30
        D. Tingkat Suku Bunga                                       31
        E. Inflasi                                                  32
        F. Nilai Tukar Rupiah                                       33

V.      TINJAUAN INDUSTRI SEKURITAS

        A. Tinjauan Industri Sekuritas di Dunia                     35
        B. Tinjauan Industri Sekuritas di Indonesia                 37

VI.     ANALISIS LAPORAN KEUANGAN HISTORIS

        A. PT Surya Fajar Urun Dana                                 40
        B. Analisis atas Common Size PT Surya Fajar Urun Dana       49
        C. Analisis atas Common Size Industri Sekuritas             50

VII.    ANALISIS RISIKO

        A. Risiko Teknologi                                         56
        B. Risiko Operasional                                       56
        C. Risiko Ekonomi                                           56
        D. Risiko Ketidakstabilan Politik                           56
        E. Risiko Bencana Alam                                      57
        F. Risiko Perubahan Kebijakan Pemerintah                    57

VIII.   METODE PENILAIAN

        A. Metode-Metode Penilaian                                  58
        B. Metode Penilaian yang Digunakan                          59
        C. Premis Penilaian                                         60
        D. Aplikasi Diskon dan Premi                                60
        E. Prosedur Penilaian                                       61
        F. Independensi Penilai                                     61




                                             xx
Page 22
                                                                               HALAMAN

IX.   PENILAIAN

      A. Premi Pengendalian (Premium for Control), Diskon Tanpa Pengendalian
         (Discount for Lack of Control) dan Diskon Likuiditas Pasar (Discount for
         Lack of Marketabilities)                                                   62
      B. Nilai Pasar Objek Penilaian                                                63
      C. Nilai Pasar 92,50% Saham SFUD
         Berdasarkan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek            65
      D. Rekonsiliasi Nilai                                                         68
      E. Kesimpulan Penilaian                                                       69




                                           xxi
Page 23
                                   DAFTAR TABEL

                                                                          HALAMAN

Tabel 1    Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
           PT Surya Fajar Urun Dana                                            2

Tabel 2    Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
           PT Surya Fajar Urun Dana                                            8

Tabel 3    Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
           PT Surya Fajar Urun Dana                                           13

Tabel 4    Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
           PT Surya Fajar Urun Dana                                           25

Tabel 5    Laporan Posisi Keuangan
           PT Surya Fajar Urun Dana
           Per 31 Desember 2021 – 2025                                        25

Tabel 6    Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
           PT Surya Fajar Urun Dana
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2021 – 2025                            26

Tabel 7    Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Dunia                            27

Tabel 8    Pertumbuhan Inflasi                                                28

Tabel 9    Pertumbuhan Suku Bunga Bank Sentral                                29

Tabel 10   Kontributor Inflasi Terbesar Berdasarkan Provinsi                  33

Tabel 11   Bursa Saham Terbesar di Dunia Berdasarkan Kapitalisasi Pasar
           Per November 2025                                                  35

Tabel 12   Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dunia
           Tahun 2026                                                         36

Tabel 13   Pertumbuhan Investor di Indonesia
           Oktober – Desember 2025                                            37

Tabel 14   Laporan Posisi Keuangan
           PT Surya Fajar Urun Dana
           Per 31 Desember 2021 – 2025                                        40




                                          xxii
Page 24
                                                                        HALAMAN

Tabel 15   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
           PT Surya Fajar Urun Dana
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2021 – 2025                          43

Tabel 16   Laporan Arus Kas
           PT Surya Fajar Urun Dana
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2021 – 2025                          45

Tabel 17   Rasio-rasio Keuangan
           PT Surya Fajar Urun Dana
           Per 31 Desember 2021 – 2025                                      47

Tabel 18   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan
           PT Surya Fajar Urun Dana
           Per 31 Desember 2021 – 2025                                      49

Tabel 19   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain
           PT Surya Fajar Urun Dana
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2021 – 2025                          50

Tabel 20   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
           PT Panin Sekuritas Tbk
           Per 31 Desember 2021 – 2025                                      51

Tabel 21   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
           PT Panin Sekuritas Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2021 – 2025                          52

Tabel 22   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
           PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
           Per 31 Desember 2021 – 2025                                      52

Tabel 23   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
           PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2021 – 2025                          53

Tabel 24   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
           PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
           Per 31 Desember 2021 – 2025                                      54


                                         xxiii
Page 25
                                                                     HALAMAN

Tabel 25   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
           PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2021 – 2025                       55

Tabel 26   Nilai Pasar 92,50% Saham
           PT Surya Fajar Urun Dana
           metode Penyesuaian Aset Bersih
           Per 31 Desember 2025                                          64

Tabel 27   Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 1                 65

Tabel 28   Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 2                 66

Tabel 29   Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 3                 66

Tabel 30   Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 4 dan No. 5       66

Tabel 31   Data Angka Pengali Perusahaan Pembanding
           PT Surya Fajar Urun Dana                                      66

Tabel 32   Nilai Pasar 92,50% Saham
           PT Surya Fajar Urun Dana
           Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
           Per 31 Desember 2025                                          67

Tabel 31   Rekonsiliasi Nilai
           PT Surya Fajar Urun Dana
           Per 31 Desember 2025                                          68




                                        xxiv
Page 26
                                 DAFTAR GRAFIK

                                                                      HALAMAN

Grafik 1   Perkembangan Suku Bunga Bank Indonesia                         31

Grafik 2   Perkembangan Inflasi Berdasarkan Indeks Harga Konsumen
           di Indonesia                                                   32

Grafik 3   Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Asing       34

Grafik 4   Kapitalisasi Pasar di Pasar Saham Indonesia
           Januari – April 2026                                           38




                                         xxv
Page 27
                                    LAMPIRAN

                                                                   HALAMAN

Lampiran A   Nilai Pasar 92,50% Saham
             PT Surya Fajar Urun Dana
             Metode Penyesuaian Aset Bersih
             Per 31 Desember 2025                                      70

Lampiran B   Nilai Pasar 92,50% Saham
             PT Surya Fajar Urun Dana
             Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
             Per 31 Desember 2025                                      71

Lampiran C   Rekonsiliasi Nilai
             PT Surya Fajar Urun Dana
             Per 31 Desember 2025                                      72




                                        xxvi
Page 28
I.     RINGKASAN EKSEKUTIF

I.A.   Alasan dan Latar Belakang

       PT Surya Fajar Capital Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) merupakan suatu
       perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held company),
       didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
       kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang jasa, konsultasi
       manajemen dan bisnis, serta perdagangan dan keuangan baik langsung maupun
       melalui anak usaha. Perseroan berdomisili di Satrio Tower Building, Lantai 14, Unit
       5, Jalan. Prof. Dr. Satrio, Kavling C4, Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950,
       dengan nomor telepon: (021) 2251 3339, dan email: corporate@sfcapital.co.id.

       Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, struktur
       kepemilikan dan penyertaan saham pada entitas anak Perseroan adalah sebagai
       berikut:


                                              Perseroan


                            92,50%                                    51,95%

                                                              PT Digitalisasi
                  PT Surya Fajar Urun
                                                            Perangkat Indonesia
                      Dana (SFUD)
                                                                   (DPI)

                                                                      99,37%

                                                             PT Mareco Prima
                                                               Mandiri (MPM)



       SFUD, DPI, dan MPM secara bersama-sama selanjutnya disebut “Entitas Anak
       Perseroan”.

       SFUD merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
       (privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
       Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha SFUD adalah bergerak dalam bidang
       penawaran efek berbasis teknologi informasi (securities crowdfunding).

       DPI merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
       (privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
       Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha DPI adalah bergerak dalam bidang
       pengawasan, pengelolahan unit-unit dan bantuan nasihat, bimbingan, operasional
       usaha, permasalahan organisasi dan manajemen lainnya.

       MPM merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
       (privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
       Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha MPM adalah bergerak dalam bidang
       penyedia jasa pembayaran (PJP).



                                          1
Page 29
Sebelumnya, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 21
tanggal 17 April 2026 (selanjutnya disebut “Akta No. 21”) yang dibuat oleh
Humberg Lie, S.H., S.E.,M.Kn., di mana Aswandy Wijaya, Lie Ah Tie, Juwita, dan
Liyanti (selanjutnya disebut “Pemegang Saham MPM”) telah mengalihkan
masing-masing sebesar 30.000.000 saham seri A, 22.500.000 saham seri A,
11.250.000 saham seri A, dan 3.750.000 saham seri A MPM serta 31.249.500
saham seri B MPM kepada PT Garudapreneur Investasi Asia (selanjutnya disebut
“GIA”), maka struktur kepemilikan saham MPM adalah sebagai berikut:

Tabel 1
PT Mareco Prima Mandiri
Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham

                                                                                      (Dalam Rupiah)
                                                                  Persentase
             Pemegang Saham                   Jumlah Saham                         Jumlah Modal
                                                                  Kepemilikan
Saham biasa seri A
 PT Digitalisasi Perangkat Indonesia               120.000.000            0,77%       4.800.000.000
 PT Garudapreneur Investasi Asia                    67.500.000            0,44%       2.700.000.000
Sub-jumlah                                         187.500.000            1,21%       7.500.000.000
Saham biasa seri B
 PT Digitalisasi Perangkat Indonesia               822.915.500            5,29%       8.229.155.000
 PT Garudapreneur Investasi Asia                    31.249.500            0,20%         312.495.000
Sub-jumlah                                         854.165.000            5,49%       8.541.650.000
Saham biasa seri C
 PT Digitalisasi Perangkat Indonesia             14.500.000.000           93,30%     29.000.000.000
Sub-jumlah                                       14.500.000.000           93,30%     29.000.000.000
Jumlah                                           15.541.665.000          100,00%     45.041.650.000



Dalam rangka mengimplementasikan strategi pertumbuhan bisnis, Perseroan
berupaya untuk mengembangkan lini bisnis utama Perseroan yaitu menjadi
penyedia jasa, konsultasi manajemen dan bisnis, serta perdagangan dan
keuangan baik langsung maupun melalui anak usaha yang saat ini memberikan
kontribusi signifikan terhadap pendapatan konsolidasian Perseroan dan memiliki
potensi pertumbuhan yang baik di masa yang akan datang. Sehubungan dengan
hal tersebut, Perseroan memandang perlu untuk melakukan restrukturisasi atas
kepemilikan Perseroan pada Entitas Anak Perseroan guna memperoleh fokus
usaha yang lebih terarah dengan melakukan beberapa aksi korporasi sebagai
berikut:




                                          2
Page 30
•   DPI dan PT Garudapreneur Investasi Asia (selanjutnya disebut “GIA”) secara
    bersama-sama merencanakan untuk memperoleh pinjaman dari PT Trans
    Mutasi Bangsa (selanjutnya disebut “TMB”), di mana pinjaman tersebut
    selanjutnya wajib hanya dilakukan melalui pengalihan atas 120.000.000 saham
    seri A, 822.915.500 saham seri B, dan 14.500.000.000 saham seri C dengan
    jumlah keseluruhan saham sebanyak 15.442.915.500 saham atau setara
    dengan 99,36% saham MPM milik DPI (selanjutnya disebut “Saham MPM – I”)
    dan 67.500.000 saham seri A serta 31.249.500 saham seri B dengan jumlah
    keseluruhan saham sebanyak 98.749.500 saham atau setara dengan 0,64%
    saham MPM milik GIA (selanjutnya disebut “Saham MPM – II”) kepada TMB,
    pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan dan DPI (selanjutnya
    disebut “Rencana Pinjaman”).

•   DPI merencanakan untuk membeli saham biasa yang dimiliki oleh Perseroan
    sejumlah 138.750 saham atau setara dengan 92,50% saham SFUD dari
    Perseroan yang akan dibayarkan oleh DPI kepada Perseroan paling lambat
    pada tanggal 31 Desember 2026 atau tanggal lain sebagaimana disepakati
    oleh para pihak (selanjutnya disebut “Rencana Akuisisi”).

•   Setelah Rencana Akuisisi telah menjadi efektif, DPI merencanakan untuk
    memesan 50.000 saham SFUD (selanjutnya disebut “Saham Yang Dipesan”)
    dan SFUD merencanakan untuk menerbitkan dan mengalokasikan Saham
    Yang Dipesan kepada DPI (selanjutnya disebut “Rencana Pemesanan
    Saham”).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Pinjaman, Rencana Akuisisi, dan Rencana Pemesanan Saham selanjutnya secara
bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”.

Rencana Pinjaman merupakan salah satu langkah bisnis yang diambil oleh
Perseroan dan GIA selaku pemegang saham MPM secara bersama-sama dalam
rangka mengalihkan Saham MPM – I dan Saham MPM – II (selanjutnya disebut
“Saham MPM”) kepada TMB. Perseroan melihat adanya peluang bisnis yang
dapat diraih dengan memaksimalkan tingkat balikan yang diharapkan Perseroan
atas investasi dan penyertaan saham pada MPM sehingga dapat mendukung
pengembangan portofolio bisnis yang berkelanjutan serta memberikan kontribusi
positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan.

Untuk mendukung pelaksanaan restrukturisasi yang akan dilakukan oleh
Perseroan, DPI merencanakan untuk melakukan Rencana Akuisisi sebagai
kelanjutan dari Rencana Pinjaman dan bagian dari strategi Perseroan guna
menyederhanakan struktur usaha Perseroan khususnya di bidang teknologi.
Langkah ini dilakukan setelah Perseroan melakukan evaluasi menyeluruh
terhadap struktur organisasi dan portofolio investasi, dengan mempertimbangkan
kebutuhan untuk menciptakan struktur usaha yang lebih ramping, terintegrasi, dan
efisien.




                                 3
Page 31
Setelah Rencana Akuisisi menjadi efektif, dalam rangka pengembangan usaha
SFUD, DPI merencanakan untuk melakukan Rencana Pemesanan Saham untuk
mendukung pendanaan dalam menjalankan operasional usaha SFUD sebagai
perusahaan yang bergerak di bidang penawaran efek berbasis teknologi informasi
(securities crowdfunding) guna mendukung keberlangsungan dan peningkatan
kinerja usaha. Dana hasil Rencana Pemesanan Saham tersebut juga akan
digunakan sebagai modal kerja untuk memperkuat kegiatan operasional,
pengembangan bisnis, serta mendukung kebutuhan pengelolaan dan ekspansi
usaha SFUD secara berkelanjutan.

Dengan melakukan Rencana Transaksi, Perseroan berupaya untuk
mengoptimalisasi portofolio investasi serta memperkuat fokus pada kegiatan
usaha utama yang memiliki sinergi lebih kuat dengan arah pengembangan bisnis
Perseroan. Melalui Rencana Transaksi ini, Perseroan diharapkan dapat
meningkatkan efisiensi operasional, memperjelas fokus strategis, serta
mendukung pengelolaan kinerja keuangan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dapat
memperbaiki kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan datang, baik dari
sisi laporan laba rugi maupun laporan arus kas, sehingga diharapkan dapat
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan. Perseroan
juga mengharapkan dapat menggunakan dana hasil Rencana Transaksi untuk
fokus dalam pengembangan kegiatan usaha Perseroan yang diharapkan dapat
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan di masa yang
akan datang.

Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Dalam rangka mengimplementasikan strategi pertumbuhan bisnis, Perseroan
    berupaya untuk mengembangkan lini bisnis utama Perseroan yaitu menjadi
    penyedia jasa, konsultasi manajemen dan bisnis, serta perdagangan dan
    keuangan baik langsung maupun melalui anak usaha yang saat ini
    memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan konsolidasian
    Perseroan dan memiliki potensi pertumbuhan yang baik di masa yang akan
    datang. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan memandang perlu untuk
    melakukan restrukturisasi atas kepemilikan Perseroan pada Entitas Anak
    Perseroan guna memperoleh fokus usaha yang lebih terarah.

•   Rencana Pinjaman merupakan salah satu langkah bisnis yang diambil oleh
    Perseroan dan GIA selaku pemegang saham MPM secara bersama-sama
    dalam rangka mengalihkan Saham MPM kepada TMB. Perseroan melihat
    adanya peluang bisnis yang dapat diraih dengan memaksimalkan tingkat
    balikan yang diharapkan Perseroan atas investasi dan penyertaan saham pada
    MPM sehingga dapat mendukung pengembangan portofolio bisnis yang
    berkelanjutan serta memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan
    konsolidasian Perseroan.




                                 4
Page 32
•   Untuk mendukung pelaksanaan restrukturisasi yang akan dilakukan oleh
    Perseroan, DPI merencanakan untuk melakukan Rencana Akuisisi sebagai
    kelanjutan dari Rencana Pinjaman dan bagian dari strategi Perseroan guna
    menyederhanakan struktur usaha Perseroan khususnya di bidang teknologi.
    Langkah ini dilakukan setelah Perseroan melakukan evaluasi menyeluruh
    terhadap     struktur   organisasi  dan portofolio    investasi,  dengan
    mempertimbangkan kebutuhan untuk menciptakan struktur usaha yang lebih
    ramping, terintegrasi, dan efisien.

•   Setelah Rencana Akuisisi menjadi efektif, dalam rangka pengembangan usaha
    SFUD, DPI merencanakan untuk melakukan Rencana Pemesanan Saham
    untuk mendukung pendanaan dalam menjalankan operasional usaha SFUD
    sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penawaran efek berbasis
    teknologi  informasi    (securities    crowdfunding)     guna  mendukung
    keberlangsungan dan peningkatan kinerja usaha. Dana hasil Rencana
    Pemesanan Saham tersebut juga akan digunakan sebagai modal kerja untuk
    memperkuat kegiatan operasional, pengembangan bisnis, serta mendukung
    kebutuhan pengelolaan dan ekspansi usaha SFUD secara berkelanjutan.

•   Dengan melakukan Rencana Transaksi, Perseroan berupaya untuk
    mengoptimalisasi portofolio investasi serta memperkuat fokus pada kegiatan
    usaha utama yang memiliki sinergi lebih kuat dengan arah pengembangan
    bisnis Perseroan. Melalui Rencana Transaksi ini, Perseroan diharapkan dapat
    meningkatkan efisiensi operasional, memperjelas fokus strategis, serta
    mendukung pengelolaan kinerja keuangan secara lebih efektif dan
    berkelanjutan.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dapat
    memperbaiki kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan datang, baik
    dari sisi laporan laba rugi maupun laporan arus kas, sehingga diharapkan
    dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
    Perseroan juga mengharapkan dapat menggunakan sebagian dana hasil
    Rencana Transaksi untuk fokus dalam pengembangan kegiatan usaha
    Perseroan yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh
    pemegang saham Perseroan di masa yang akan datang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, mengingat
bahwa DPI merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan sebesar
51,95% pada tanggal 31 Desember 2025, maka Rencana Akuisisi dan Rencana
Pemesanan Saham merupakan transaksi afiliasi, sehingga Perseroan harus
memenuhi Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang
“Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan” (selanjutnya disebut
“POJK 42/2020”). Namun demikian, mengingat TMB merupakan pihak ketiga yang
tidak terafiliasi dengan Perseroan, maka Rencana Pinjaman bukan merupakan
transaksi afiliasi.




                                 5
Page 33
       Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
       Rencana Akuisisi dan Rencana Pemesanan Saham tersebut bukan merupakan
       transaksi    material,  sebagaimana     diatur    dalam     Peraturan   OJK
       No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan
       Perubahan Kegiatan Usaha” (selanjutnya disebut “POJK 17/2020”). Namun
       demikian, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
       Rencana Pinjaman merupakan transaksi material, sehingga Perseroan harus
       memenuhi POJK 17/2020.

       Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi afiliasi dan transaksi
       material, POJK 42/2020 dan POJK 17/2020 mensyaratkan adanya laporan
       penilaian saham atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai independen.

       Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka
       Perseroan menunjuk penilai independen, Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya
       disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya disebut “KR” atau “kami”) untuk
       melakukan penilaian atas nilai pasar 92,50% saham SFUD.

       Mengingat SFUD adalah perusahaan tertutup yang sahamnya tidak dapat
       diperjualbelikan di pasar modal, maka saham SFUD bersifat tidak likuid.

I.B.   Objek serta Tujuan dan Maksud Penilaian

       Objek yang dinilai dalam penilaian ini adalah nilai pasar 92,50% saham SFUD
       (selanjutnya disebut “Objek Penilaian”).

       Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen
       tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah
       dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2025.

       Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari
       Objek Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan
       pertimbangan oleh manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana
       Transaksi serta untuk memenuhi POJK 42/2020 dan POJK 17/2020.

       Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam
       Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan
       Penilaian Bisnis di Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut
       “POJK 35/2020”) serta Standar Penilaian Indonesia 2018, Edisi Revisi SPI300,
       SPI310, SPI320, SPI330 (selanjutnya disebut “SPI”).

I.C.   Premis Penilaian

       Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis
       penilaian bahwa SFUD adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.




                                        6
Page 34
I.D.   Independensi Penilai

       Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa
       adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan dan SFUD
       ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan SFUD. KR juga tidak
       memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
       Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
       atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali
       tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan
       KR hanya menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/260417-004
       tanggal 17 April 2026yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.

I.E.   Tanggal Efektif Penilaian

       Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal
       31 Desember 2025. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan
       tujuan penilaian serta dari data keuangan SFUD yang kami terima. Data keuangan
       tersebut berupa laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
       31 Desember 2025 yang menjadi dasar penilaian ini.

I.F.   Profil PT Surya Fajar Urun Dana

       SFUD didirikan berdasarkan Akta No. 28 tanggal 23 Juli 2019 dari Rini Yulianti,
       S.H., Notaris di Jakarta Timur. Akta pendirian ini disahkan oleh Kementerian
       Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
       No. AHU-0038557.AH.01.01. tahun 2019 tanggal 7 Agustus 2019.
       Serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 68 tanggal
       23 Agustus 2019, Tambahan No. 24726.

       Anggaran Dasar SFUD telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
       dengan Akta No. 19 tanggal 8 September 2023 dari Humberg Lie, S.H., S.E.,
       M.Kn., Notaris di Jakarta, mengenai perubahan peningkatan modal ditempatkan
       dan modal disetor. Penyesuaian anggaran dasar ini telah diterima dan dicatat oleh
       Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
       Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0118112 tanggal 15 September 2023.

       SFUD berdomisili di Satrio Tower Lt. 14, Unit 5B Jalan Prof. Dr. Satrio Tower
       Kavling 14, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan 12950.




                                          7
Page 35
I.F.1.   Struktur Permodalan

         Susunan pemegang saham SFUD berikut dengan kepemilikannya pada tanggal
         31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

         Tabel 2
         PT Surya Fajar Urun Dana
         Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham

                                                                                              (Dalam Rupiah)
                                                                          Persentase
                      Pemegang Saham                     Jumlah Saham                      Jumlah Modal
                                                                          Kepemilikan
         PT Surya Fajar Capital Tbk                             138.750           92,50%     13.875.000.000
         Darius Sutanto                                           7.500            5,00%        750.000.000
         Hary Herdiyanto                                          3.750            2,50%        375.000.000
         Jumlah                                                 150.000          100,00%     15.000.000.000



I.F.2.   Struktur Pengurus

         Susunan Dewan Komisaris dan Direksi SFUD pada tanggal 31 Desember 2025
         adalah sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama                         :       Arwani Pranajaya
         Komisaris                               :       Sammy T.S Lala Mentik

         Direksi
         Direktur Utama                          :       Ivo Rustandi
         Direktur                                :       Adi Putera Widjaja

I.F.3.   Kegiatan Usaha

         Ruang lingkup kegiatan usaha SFUD adalah bergerak dalam bidang penawaran
         efek berbasis teknologi informasi (securities crowdfunding).

I.G.     Definisi Nilai yang Digunakan

         Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan
         terbuka, maka dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.

         Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk
         digunakan dalam penilaian ini adalah nilai pasar, di mana berdasarkan
         POJK 35/2020, nilai pasar didefinisikan sebagai “estimasi sejumlah uang yang
         dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal
         penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat
         menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan
         secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar
         pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.




                                                     8
Page 36
I.H.   Pendekatan Penilaian yang Digunakan

       Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis
       internal berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis historis
       atas laporan posisi keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif SFUD,
       pengkajian atas kondisi operasi dan manajemen serta sumber daya yang dimiliki
       SFUD. Prospek SFUD di masa yang akan datang kami evaluasi berdasarkan
       rencana usaha yang telah kami kaji kewajaran dan konsistensinya. Analisis
       eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal yang
       dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
       singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.

       Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar
       suatu “business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi
       keuangan dan laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya
       diperlukan penyesuaian terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan
       normalisasi keuntungan laporan laba rugi komprehensif yang biasanya disusun
       oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun nilai buku suatu
       perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan laba
       rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis
       yang dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian
       tersebut.

I.I.   Metode Penilaian yang Digunakan

       Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
       penyesuaian aset bersih (adjusted net asset method) dan metode pembanding
       perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly traded company method).

       Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari
       semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai
       pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai
       pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan
       kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai pasar seluruh aset
       (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai pasar liabilitas.

       Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian
       ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
       mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
       diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai
       data perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh SFUD.

       Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai
       untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak
       manajemen Perseroan dan SFUD. Tidak tertutup kemungkinan untuk
       diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat memberikan
       hasil yang berbeda.




                                          9
Page 37
         Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi
         dengan melakukan pembobotan.

I.J.     Ringkasan Hasil Penilaian

         Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ringkasan hasil penilaian kami adalah
         sebagai berikut:

I.J.1.   Nilai Pasar 92,50% Saham SFUD Berdasarkan Metode Penyesuaian Aset
         Bersih

         Berdasarkan metode penyesuaian aktiva bersih, diperoleh hasil bahwa indikasi
         nilai pasar 100,00% saham SFUD sebesar negatif Rp 0,31 miliar. Dengan
         demikian, nilai pasar 92,50% saham SFUD berdasarkan metode penyesuaian
         aktiva bersih adalah sebesar negatif Rp 0,28 miliar.

I.J.2.   Nilai Pasar 92,50% Saham SFUD Berdasarkan Metode Pembanding
         Perusahaan Tercatat di Bursa Efek

         Berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, diperoleh
         hasil bahwa indikasi nilai pasar 100,00% saham SFUD sebesar negatif
         Rp 0,29 miliar. Dengan demikian, nilai pasar 92,50% saham SFUD berdasarkan
         metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek adalah sebesar negatif
         Rp 0,27 miliar.

I.J.3.   Rekonsiliasi Nilai

         Untuk mendapatkan nilai pasar yang mewakili nilai dari kedua metode penilaian
         yang digunakan, dilakukan rekonsiliasi dengan terlebih dahulu melakukan
         pembobotan terhadap nilai pasar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut,
         masing-masing dengan bobot 90,00% untuk metode penyesuaian aset bersih dan
         10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.

         Alasan kami memberikan bobot 90,00% untuk metode penyesuaian aset bersih
         dan 10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, yaitu
         karena data dan informasi yang digunakan pada metode penyesuaian aset bersih
         yang kami gunakan untuk menentukan nilai pasar Objek Penilaian merupakan data
         dan informasi yang memiliki tingkat kehandalan yang lebih memadai dibandingkan
         dengan data dan informasi yang digunakan pada metode pembanding perusahaan
         tercatat di bursa efek.

         Berdasarkan hasil rekonsiliasi tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai pasar Objek
         Penilaian adalah sebesar negatif Rp 0,28 miliar.

         Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas,                  kewajiban
         pemegang saham hanya terbatas pada modal yang disetorkan.




                                            10
Page 38
       Selanjutnya, berdasarkan SPI (Interpretasi SPI 101 butir 6.12), dalam hal penilaian
       saham Perseroan Terbatas dihasilkan nilai negatif, maka hasil penilaian dilaporkan
       sebagai “nol” atau tidak bernilai.

       Dengan demikian, sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas dan SPI,
       rekonsiliasi nilai pasar Objek Penilaian adalah sebesar Rp 0,00.

I.K.   Kesimpulan Penilaian

       Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima
       dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang memengaruhi
       penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
       31 Desember 2025 adalah sebesar Rp 0,00.

       Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi
       yang kami peroleh dari pihak manajemen Perseroan dan SFUD serta pihak-pihak
       lain yang relevan dengan penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi
       tersebut adalah benar dan bahwa tidak ada keadaan atau hal-hal yang tidak
       terungkap yang akan memengaruhi nilai pasar tersebut secara material.

       Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab
       kami kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum
       kepemilikan, kewajiban utang dan/atau sengketa atas SFUD. Kami tegaskan pula
       bahwa kami tidak memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini
       maupun di masa mendatang dan imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian
       SFUD tidak tergantung pada nilai yang dilaporkan.




                                         11
Page 39
II.     DESKRIPSI PENUGASAN

II.A.   Alasan dan Latar Belakang

        Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka
        (publicly-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
        Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam
        bidang jasa, konsultasi manajemen dan bisnis, serta perdagangan dan keuangan
        baik langsung maupun melalui anak usaha. Perseroan berdomisili di Satrio Tower
        Building, Lantai 14, Unit 5, Jalan. Prof. Dr. Satrio, Kavling C4, Mega Kuningan,
        Jakarta Selatan 12950, dengan nomor telepon: (021) 2251 3339, dan email:
        corporate@sfcapital.co.id.

        Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, struktur
        kepemilikan dan penyertaan saham pada entitas anak Perseroan adalah sebagai
        berikut:


                                           Perseroan


                            92,50%                                  51,95%


                         SFUD                                     DPI


                                                                    99,37%


                                                                 MPM




        SFUD merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
        (privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
        Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha SFUD adalah bergerak dalam bidang
        penawaran efek berbasis teknologi informasi (securities crowdfunding).

        DPI merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
        (privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
        Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha DPI adalah bergerak dalam bidang
        pengawasan, pengelolahan unit-unit dan bantuan nasihat, bimbingan, operasional
        usaha, permasalahan organisasi dan manajemen lainnya.

        MPM merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
        (privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
        Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha MPM adalah bergerak dalam bidang
        penyedia jasa pembayaran (PJP).




                                         12
Page 40
Sebelumnya, berdasarkan Akta No. 21 yang dibuat oleh Humberg Lie, S.H.,
S.E.,M.Kn., di mana Pemegang Saham MPM telah mengalihkan masing-masing
sebesar 30.000.000 saham seri A, 22.500.000 saham seri A, 11.250.000 saham
seri A, dan 3.750.000 saham seri A MPM serta 31.249.500 saham seri B MPM
kepada GIA, maka struktur kepemilikan saham MPM adalah sebagai berikut:

Tabel 3
PT Mareco Prima Mandiri
Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham

                                                                                      (Dalam Rupiah)
                                                                  Persentase
             Pemegang Saham                 Jumlah Saham                           Jumlah Modal
                                                                  Kepemilikan
Saham biasa seri A
 PT Digitalisasi Perangkat Indonesia               120.000.000            0,77%       4.800.000.000
 PT Garudapreneur Investasi Asia                    67.500.000            0,44%       2.700.000.000
Sub-jumlah                                         187.500.000            1,21%       7.500.000.000
Saham biasa seri B
 PT Digitalisasi Perangkat Indonesia               822.915.500            5,29%       8.229.155.000
 PT Garudapreneur Investasi Asia                    31.249.500            0,20%         312.495.000
Sub-jumlah                                         854.165.000            5,49%       8.541.650.000
Saham biasa seri C
 PT Digitalisasi Perangkat Indonesia             14.500.000.000           93,30%     29.000.000.000
Sub-jumlah                                       14.500.000.000           93,30%     29.000.000.000
Jumlah                                           15.541.665.000          100,00%     45.041.650.000



Dalam rangka mengimplementasikan strategi pertumbuhan bisnis, Perseroan
berupaya untuk mengembangkan lini bisnis utama Perseroan yaitu menjadi
penyedia jasa, konsultasi manajemen dan bisnis, serta perdagangan dan
keuangan baik langsung maupun melalui anak usaha yang saat ini memberikan
kontribusi signifikan terhadap pendapatan konsolidasian Perseroan dan memiliki
potensi pertumbuhan yang baik di masa yang akan datang. Sehubungan dengan
hal tersebut, Perseroan memandang perlu untuk melakukan restrukturisasi atas
kepemilikan Perseroan pada Entitas Anak Perseroan guna memperoleh fokus
usaha yang lebih terarah dengan melakukan beberapa aksi korporasi sebagai
berikut:

•   DPI merencanakan untuk melakukan Rencana Pinjaman.

•   DPI merencanakan untuk melakukan Rencana Akuisisi.

•   Setelah Rencana Akuisisi telah menjadi efektif, DPI merencanakan untuk
    melakukan Rencana Pemesanan Saham.

Rencana Pinjaman merupakan salah satu langkah bisnis yang diambil oleh
Perseroan dan GIA selaku pemegang saham MPM secara bersama-sama dalam
rangka mengalihkan Saham MPM kepada TMB. Perseroan melihat adanya
peluang bisnis yang dapat diraih dengan memaksimalkan tingkat balikan yang
diharapkan Perseroan atas investasi dan penyertaan saham pada MPM sehingga
dapat mendukung pengembangan portofolio bisnis yang berkelanjutan serta
memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan.


                                         13
Page 41
Untuk mendukung pelaksanaan restrukturisasi yang akan dilakukan oleh
Perseroan, DPI merencanakan untuk melakukan Rencana Akuisisi sebagai
kelanjutan dari Rencana Pinjaman dan bagian dari strategi Perseroan guna
menyederhanakan struktur usaha Perseroan khususnya di bidang teknologi.
Langkah ini dilakukan setelah Perseroan melakukan evaluasi menyeluruh
terhadap struktur organisasi dan portofolio investasi, dengan mempertimbangkan
kebutuhan untuk menciptakan struktur usaha yang lebih ramping, terintegrasi, dan
efisien.

Setelah Rencana Akuisisi menjadi efektif, dalam rangka pengembangan usaha
SFUD, DPI merencanakan untuk melakukan Rencana Pemesanan Saham untuk
mendukung pendanaan dalam menjalankan operasional usaha SFUD sebagai
perusahaan yang bergerak di bidang penawaran efek berbasis teknologi informasi
(securities crowdfunding) guna mendukung keberlangsungan dan peningkatan
kinerja usaha. Dana hasil Rencana Pemesanan Saham tersebut juga akan
digunakan sebagai modal kerja untuk memperkuat kegiatan operasional,
pengembangan bisnis, serta mendukung kebutuhan pengelolaan dan ekspansi
usaha SFUD secara berkelanjutan.

Dengan melakukan Rencana Transaksi, Perseroan berupaya untuk
mengoptimalisasi portofolio investasi serta memperkuat fokus pada kegiatan
usaha utama yang memiliki sinergi lebih kuat dengan arah pengembangan bisnis
Perseroan. Melalui Rencana Transaksi ini, Perseroan diharapkan dapat
meningkatkan efisiensi operasional, memperjelas fokus strategis, serta
mendukung pengelolaan kinerja keuangan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dapat
memperbaiki kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan datang, baik dari
sisi laporan laba rugi maupun laporan arus kas, sehingga diharapkan dapat
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan. Perseroan
juga mengharapkan dapat menggunakan dana hasil Rencana Transaksi untuk
fokus dalam pengembangan kegiatan usaha Perseroan yang diharapkan dapat
memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan di masa yang
akan datang.

Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Dalam rangka mengimplementasikan strategi pertumbuhan bisnis, Perseroan
    berupaya untuk mengembangkan lini bisnis utama Perseroan yaitu menjadi
    penyedia jasa, konsultasi manajemen dan bisnis, serta perdagangan dan
    keuangan baik langsung maupun melalui anak usaha yang saat ini
    memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan konsolidasian
    Perseroan dan memiliki potensi pertumbuhan yang baik di masa yang akan
    datang. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan memandang perlu untuk
    melakukan restrukturisasi atas kepemilikan Perseroan pada Entitas Anak
    Perseroan guna memperoleh fokus usaha yang lebih terarah.




                                 14
Page 42
•   Rencana Pinjaman merupakan salah satu langkah bisnis yang diambil oleh
    Perseroan dan GIA selaku pemegang saham MPM secara bersama-sama
    dalam rangka mengalihkan Saham MPM kepada TMB. Perseroan melihat
    adanya peluang bisnis yang dapat diraih dengan memaksimalkan tingkat
    balikan yang diharapkan Perseroan atas investasi dan penyertaan saham pada
    MPM sehingga dapat mendukung pengembangan portofolio bisnis yang
    berkelanjutan serta memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan
    konsolidasian Perseroan.

•   Untuk mendukung pelaksanaan restrukturisasi yang akan dilakukan oleh
    Perseroan, DPI merencanakan untuk melakukan Rencana Akuisisi sebagai
    kelanjutan dari Rencana Pinjaman dan bagian dari strategi Perseroan guna
    menyederhanakan struktur usaha Perseroan khususnya di bidang teknologi.
    Langkah ini dilakukan setelah Perseroan melakukan evaluasi menyeluruh
    terhadap     struktur   organisasi  dan portofolio    investasi,  dengan
    mempertimbangkan kebutuhan untuk menciptakan struktur usaha yang lebih
    ramping, terintegrasi, dan efisien.

•   Setelah Rencana Akuisisi menjadi efektif, dalam rangka pengembangan usaha
    SFUD, DPI merencanakan untuk melakukan Rencana Pemesanan Saham
    untuk mendukung pendanaan dalam menjalankan operasional usaha SFUD
    sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penawaran efek berbasis
    teknologi  informasi    (securities    crowdfunding)     guna  mendukung
    keberlangsungan dan peningkatan kinerja usaha. Dana hasil Rencana
    Pemesanan Saham tersebut juga akan digunakan sebagai modal kerja untuk
    memperkuat kegiatan operasional, pengembangan bisnis, serta mendukung
    kebutuhan pengelolaan dan ekspansi usaha SFUD secara berkelanjutan.

•   Dengan melakukan Rencana Transaksi, Perseroan berupaya untuk
    mengoptimalisasi portofolio investasi serta memperkuat fokus pada kegiatan
    usaha utama yang memiliki sinergi lebih kuat dengan arah pengembangan
    bisnis Perseroan. Melalui Rencana Transaksi ini, Perseroan diharapkan dapat
    meningkatkan efisiensi operasional, memperjelas fokus strategis, serta
    mendukung pengelolaan kinerja keuangan secara lebih efektif dan
    berkelanjutan.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan mengharapkan dapat
    memperbaiki kinerja keuangan Perseroan pada masa yang akan datang, baik
    dari sisi laporan laba rugi maupun laporan arus kas, sehingga diharapkan
    dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.
    Perseroan juga mengharapkan dapat menggunakan sebagian dana hasil
    Rencana Transaksi untuk fokus dalam pengembangan kegiatan usaha
    Perseroan yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh
    pemegang saham Perseroan di masa yang akan datang.




                                 15
Page 43
        Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, mengingat
        bahwa DPI merupakan entitas anak Perseroan dengan kepemilikan sebesar
        51,95% pada tanggal 31 Desember 2025, maka Rencana Akuisisi dan Rencana
        Pemesanan Saham merupakan transaksi afiliasi, sehingga Perseroan harus
        memenuhi POJK 42/2020. Namun demikian, mengingat TMB merupakan pihak
        ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan, maka Rencana Pinjaman bukan
        merupakan transaksi afiliasi.

        Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
        Rencana Akuisisi dan Rencana Pemesanan Saham tersebut bukan merupakan
        transaksi material, sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020. Namun demikian,
        berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
        Pinjaman merupakan transaksi material, sehingga Perseroan harus memenuhi
        POJK 17/2020.

        Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi afiliasi dan transaksi
        material, POJK 42/2020 dan POJK 17/2020 mensyaratkan adanya laporan
        penilaian saham atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai independen.

        Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka
        Perseroan menunjuk penilai independen, KR untuk melakukan penilaian atas
        Objek Penilaian.

        Mengingat SFUD adalah perusahaan tertutup yang sahamnya tidak dapat
        diperjualbelikan di pasar modal, maka saham SFUD bersifat tidak likuid.

II.B.   Tujuan dan Maksud Penilaian

        Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen
        tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah
        dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2025.

        Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari
        Objek Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan
        pertimbangan oleh manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana
        Transaksi serta untuk memenuhi POJK 42/2020 dan POJK 17/2020.

        Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam
        POJK 35/2020 serta SPI.




                                         16
Page 44
II.C.   Definisi Nilai yang Digunakan

        Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan
        terbuka, maka dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.

        Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk
        digunakan dalam penilaian ini adalah nilai pasar, di mana berdasarkan
        POJK 35/2020, nilai pasar didefinisikan sebagai “estimasi sejumlah uang yang
        dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal
        penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat
        menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan
        secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar
        pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.

II.D.   Tanggal Efektif Penilaian

        Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal
        31 Desember 2025. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan
        tujuan penilaian serta dari data keuangan SFUD yang kami terima. Data keuangan
        tersebut berupa laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
        31 Desember 2025 yang menjadi dasar penilaian ini.

II.E.   Data dan Informasi yang Digunakan

        Dalam melakukan penilaian untuk memperkirakan nilai pasar Objek Penilaian,
        kami telah menelaah, mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan
        prosedur atas data dan informasi sebagai berikut:

        1. Laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh Kantor AKuntan Publik (selanjutnya
           disebut “KAP”) Mirawati Sensi Idris (selanjutnya disebut “MSI”) sebagaimana
           tertuang dalam laporannya No. 00057/3.0341/AU.1/09/0322-3/1/III/2026
           tanggal 26 Maret 2026 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian dengan
           penekanan suatu hal.

        2. Laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh KAP MSI sebagaimana tertuang
           dalam laporannya No. 00052/3.0341/AU.1/09/0322-2/1/III/2025 tanggal
           26 Maret 2025 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.

        3. Laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh KAP MSI sebagaimana tertuang
           dalam laporannya No. 00037/3.0341/AU.1/09/0322-1/1/III/2024 tanggal
           22 Maret 2024 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.




                                        17
Page 45
4. Laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP MSI sebagaimana tertuang
   dalam laporannya No. 00037/3.0341/AU.1/09/0323-4/1/III/2023 tanggal
   29 Maret 2023 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.

5. Laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP MSI sebagaimana tertuang
   dalam laporannya No. 00016/3.0341/AU.1/09/0323-3/1/III/2022 tanggal
   16 Maret 2022 dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.

6. Anggaran dasar MPM yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta
   No. 21 tanggal 17 April 2026 yang dibuat oleh Humberg Lie, S.H., S.E.,M.Kn.,
   mengenai perubahan struktur kepemilikan saham pada MPM.

7. Anggaran dasar SFUD yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam
   Akta Notaris No. 19 tanggal 8 September 2023 yang dibuat oleh
   Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., mengenai perubahan peningkatan modal
   ditempatkan dan modal disetor.

8. Akta No. 21.

9. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Rico Lesmana
   Sulistyo dengan posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan
   hal-hal lain yang terkait dengan Rencana Transaksi.

10. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan dan SFUD serta pihak-pihak
    lain yang relevan untuk penugasan.

11. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik,
    antara lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website
    Bursa Efek Indonesia, dan Bloomberg.

12. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara
    lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek
    Indonesia, dan Bloomberg.

13. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik,
    antara lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website
    Bursa Efek Indonesia, dan Bloomberg.

14. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi.

15. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik
    dan hasil analisis lain yang kami anggap relevan.




                                 18
Page 46
          Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
          keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan
          informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan dan SFUD
          atau yang tersedia secara umum dan kami tidak bertanggung jawab atas
          kebenaran informasi-informasi tersebut.

          Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari SFUD. Jasa-jasa
          yang kami berikan kepada Perseroan hanya merupakan penilaian atas Objek
          Penilaian dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan kami
          yang berkaitan dengan penilaian tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan
          merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan
          prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak
          dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
          internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau
          pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak
          mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya yang dilakukan
          Perseroan.

II.F.     Informasi Non-Keuangan

II.F.1.   Produk dan/atau Jasa yang Dihasilkan

          Ruang lingkup kegiatan usaha SFUD adalah bergerak dalam bidang penawaran
          efek berbasis teknologi informasi (securities crowdfunding). Dengan demikian,
          jasa yang dihasilkan oleh SFUD adalah membantu para Usaha Mikro Kecil dan
          Menengah Indonesia (UMKM) untuk mendapatkan pendanaan dengan jasa
          layanan urun dana melalui penawaran efek berbasis teknologi informasi
          ("securities crowdfunding").

II.F.2.   Pasar Geografis

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis SFUD meliputi seluruh
          wilayah Indonesia.

II.F.3.   Pemasok Utama dan Pelanggan Kunci

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, SFUD tidak memiliki pemasok utama.

          Selanjutnya, dalam menjalankan kegiatan usahanya, pelanggan kunci SFUD
          adalah pelaku UMKM di Indonesia yang membutuhkan pendanaan serta investor
          domestik yang berminat berinvestasi pada efek yang ditawarkan melalui platform.




                                           19
Page 47
II.F.4.   Pesaing Usaha

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha SFUD adalah sebagai
          berikut:

          •   PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
          •   PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk.
          •   PT Panca Global Kapital Tbk.

II.F.5.   Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan SFUD
          adalah sebagai berikut:

          •   Peningkatan tata kelola dan kepatuhan: Melaksanakan peningkatan good
              corporate governance (GCG) dan kepatuhan untuk membangun kredibilitas
              sebagai perusahaan yang terpercaya.
          •   Optimalisasi link and match dengan cara meningkatkan keterkaitan antara
              calon penerbit dan calon pemodal agar penawaran efek melalui platform dapat
              terserap secara lebih optimal.
          •   Melakukan efisiensi biaya dengan langkah-langkah efisiensi biaya operasional
              untuk memperbaiki kinerja keuangan dan menjaga keberlanjutan kegiatan
              operasional.
          •   Memastikan kelangsungan usaha melalui dukungan keuangan dari pemegang
              saham pengendali, yaitu Perseroan untuk mendukung penyelesaian kewajiban
              dalam periode dua belas bulan ke depan.
          •   Memperluas akses ke segmen UMKM untuk menjaring lebih banyak calon
              Penerbit yang potensial dan kredibel.
          •   Memperkuat proses penelaahan dan penilaian bisnis calon penerbit secara
              berkelanjutan, termasuk aspek kelayakan usaha dan profil risiko.
          •   Mencari dan mengembangkan basis calon pemodal baru untuk
              mengoptimalkan penyerapan instrumen urun dana, baik dalam bentuk ekuitas
              maupun utang.

II.G.     Jenis Ekuitas

          Saham yang dimiliki SFUD merupakan saham biasa, di mana setiap pemegang
          saham SFUD memiliki 1 hak suara per lembar saham.




                                           20
Page 48
II.H.   Kondisi Pembatas dan Asumsi-Asumsi Pokok

        Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
        bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai
        dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.

        Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode penyesuaian aset bersih
        didasarkan pada laporan keuangan SFUD yang telah diaudit. Kami telah
        melakukan penilaian terhadap laporan keuangan tersebut agar dapat
        mencerminkan nilai pasarnya. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan
        penilaian berdasarkan laporan keuangan SFUD yang telah diaudit dan informasi
        manajemen SFUD terhadap laporan keuangan SFUD tersebut. Kami juga
        bertanggung jawab atas laporan penilaian SFUD dan kesimpulan nilai akhir.

        Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi
        dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal
        penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi
        perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi
        yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung jawab untuk
        menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan (update) pendapat kami
        karena      adanya        perubahan        asumsi       dan   kondisi   serta
        peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.

        Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
        keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan
        informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan dan SFUD
        atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap,
        dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan
        pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga
        bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan dan SFUD bahwa mereka
        tidak mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang
        diberikan kepada kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.

        Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
        sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi
        tersebut dapat memengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak
        bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun
        segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang
        disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi sehingga data yang kami peroleh
        menjadi tidak lengkap dan/atau dapat disalahartikan.




                                         21
Page 49
        Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi
        yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar
        akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa
        perubahan terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil
        penilaian dan bahwa perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi
        dari laporan penilaian ini telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara
        yang profesional, kami tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan
        terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis
        tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan
        analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai
        dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer opinion
        dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
        bersifat rahasia, yang dapat memengaruhi operasional Perseroan dan SFUD.

        Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan
        dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit,
        atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan
        tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam
        pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
        atau pelanggaran hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas
        status hukum SFUD berdasarkan anggaran dasar SFUD.

II.I.   Tingkat Kedalaman Investigasi

        Dalam menyusun laporan penilaian Objek Penilaian, KR diberikan kesempatan
        untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan laporan penilaian
        Objek Penilaian.

II.J.   Distribusi Laporan Penilaian

        Penilaian ini hanya ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam
        kaitannya dengan Rencana Transaksi serta tidak dapat digunakan atau dikutip
        untuk tujuan lain tanpa adanya izin tertulis dari KR dan/atau tidak untuk digunakan
        oleh pihak lain.

        Penilaian ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
        umum bisnis dan keuangan, serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak
        bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami
        karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Walaupun
        demikian, kami memiliki hak untuk, jika diperlukan, mengubah atau melengkapi
        hasil dari laporan ini jika terdapat tambahan informasi yang relevan setelah tanggal
        laporan ini yang kami anggap dapat berpengaruh secara signifikan terhadap hasil
        penilaian kami. Laporan penilaian ini hanya dipersiapkan untuk dapat
        dipergunakan sesuai dengan tujuan yang telah disebutkan di atas dan tidak dapat
        dipergunakan untuk tujuan lainnya.




                                          22
Page 50
        Pendapat yang kami sampaikan di sini harus dipandang sebagai satu kesatuan
        bersama dengan laporan lengkap yang telah kami siapkan. Penggunaan sebagian
        analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan
        analisis dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan.

II.K.   Jenis Laporan

        Jenis laporan penilaian 92,50% saham PT Surya Fajar Urun Dana ini merupakan
        laporan terinci.

II.L.   Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)

        Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal
        penilaian, yaitu tanggal 31 Desember 2025, sampai dengan tanggal diterbitkannya
        laporan penilaian 92,50% saham PT Surya Fajar Urun Dana tidak terdapat
        kejadian penting setelah tanggal penilaian (subsequent events) yang secara
        signifikan dapat memengaruhi penilaian nilai pasar Objek Penilaian.




                                        23
Page 51
III.     PENJELASAN SINGKAT MENGENAI OBJEK PENILAIAN

III.A.   Latar Belakang PT Surya Fajar Urun Dana

         SFUD didirikan berdasarkan Akta No. 28 tanggal 23 Juli 2019 dari Rini Yulianti,
         S.H., Notaris di Jakarta Timur. Akta pendirian ini disahkan oleh Kementerian
         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
         No. AHU-0038557.AH.01.01. tahun 2019 tanggal 7 Agustus 2019.
         Serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 68 tanggal
         23 Agustus 2019, Tambahan No. 24726.

         Anggaran Dasar SFUD telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
         dengan Akta No. 19 tanggal 8 September 2023 dari Humberg Lie, S.H., S.E.,
         M.Kn., notaris di Jakarta, mengenai perubahan peningkatan modal ditempatkan
         dan modal disetor. Penyesuaian anggaran dasar ini telah diterima dan dicatat oleh
         Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
         Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0118112 tanggal 15 September 2023.

         SFUD berdomisili di Satrio Tower Lt. 14, Unit 5B Jalan Prof. Dr. Satrio Tower
         Kavling 14, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan 12950.

III.B.   Kegiatan Usaha

         Ruang lingkup kegiatan usaha SFUD adalah bergerak dalam bidang penawaran
         efek berbasis teknologi informasi (securities crowdfunding).

III.C.   Manajemen

         Susunan Dewan Komisaris dan Direksi SFUD pada tanggal 31 Desember 2025
         adalah sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama                  :        Arwani Pranajaya
         Komisaris                        :        Sammy T.S Lala Mentik

         Direksi
         Direktur Utama                   :        Ivo Rustandi
         Direktur                         :        Adi Putera Widjaja




                                              24
Page 52
III.D.   Kepemilikan Saham

         Susunan pemegang saham SFUD berikut dengan kepemilikannya pada tanggal
         31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

         Tabel 4
         PT Surya Fajar Urun Dana
         Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham

                                                                                                            (Dalam Rupiah)
                                                                                     Persentase
                         Pemegang Saham                   Jumlah Saham                                 Jumlah Modal
                                                                                  Kepemilikan
         PT Surya Fajar Capital Tbk                                  138.750                 92,50%        13.875.000.000
         Darius Sutanto                                                7.500                  5,00%           750.000.000
         Hary Herdiyanto                                               3.750                  2,50%           375.000.000
         Jumlah                                                      150.000                100,00%        15.000.000.000



III.E.   Data Keuangan Historis

         Laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
         31 Desember 2025 telah diaudit oleh KAP MSI dengan pendapat wajar tanpa
         modifikasian dengan penekanan suatu hal. Laporan keuangan SFUD untuk tahun
         yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, dan 2021
         telah diaudit oleh KAP MSI masing-masing dengan pendapat wajar tanpa
         modifikasian.

         Ikhtisar data keuangan penting SFUD adalah sebagai berikut:
         Tabel 5
         PT Surya Fajar Urun Dana
         Laporan Posisi Keuangan
         Per 31 Desember 2021 - 2025

                                                                                                         (Dalam jutaan Rupiah)

                               Keterangan                     31/12/25    31/12/24      31/12/23    31/12/22      31/12/21

         ASET
         ASET LANCAR
         Kas dan bank                                                59        1.825        3.792         475             31
         Deposito berjangka yang dibatasi pencairannya               63           63           63           -              -
         Investasi jangka pendek                                      -            -            -       1.651          2.494
         Piutang lain-lain                                            0            0            1           -              -
         Biaya dibayar di muka                                        9            -            2           -            251
         Jaminan operasional                                          4            3            1          10             20
         Jumlah Aset Lancar                                         135        1.891        3.859       2.135          2.795
         ASET TIDAK LANCAR
         Aset pajak tangguhan                                        65          53            20           -              -
         Aset tetap - bersih                                        296          43         1.045       1.325          2.338
         Aset takberwujud - bersih                                    -          61           554       1.079          1.605
         Jaminan gedung                                              42         136           181           3              3
         Jumlah Aset Tidak Lancar                                   402         293         1.800       2.407          3.946
         JUMLAH ASET                                                537        2.184        5.658       4.543          6.741




                                                         25
Page 53
                                                                                                                   (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                                31/12/25       31/12/24       31/12/23       31/12/22       31/12/21

LIABILITAS DAN EKUITAS (DEFISIENSI MODAL)
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang lain-lain pihak ketiga                                           400              -               -              -              -
Utang lain-lain pihak berelasi                                           -              -               -          1.000              -
Utang pajak                                                              8              3              14             12              1
Pendapatan diterima di muka                                              -             25               -              -              -
Beban akrual                                                            32            128              81             14             27
Bagian liabilitas sewa jangka panjang yang akan jatuh tempo
  dalam waktu satu tahun                                                 85                -         363            108            414
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                        525            155            458           1.134           442
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas sewa jangka panjang - setelah dikurangi bagian
  yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                                -              -             66               -           215
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                                319            240            176              87            65
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                       319            240            242              87           280
JUMLAH LIABILITAS                                                      844            395            700           1.221           722
EKUITAS (DEFISIENSI MODAL)
Modal saham                                                          15.000         15.000         15.000         10.000         10.000
Saldo defisit                                                       (15.307)       (13.212)       (10.042)        (6.679)        (3.981)
JUMLAH EKUITAS (DEFISIENSI MODAL)                                      (307)        1.788          4.958           3.321          6.019
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS
 (DEFISIENSI MODAL)                                                    537          2.184          5.658           4.543          6.741



Tabel 6
PT Surya Fajar Urun Dana
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2021 - 2025

                                                                                                                   (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                                31/12/25       31/12/24       31/12/23       31/12/22       31/12/21

Pendapatan usaha                                                        95            445                 -              -              -
Beban pokok pendapatan                                                   -              -                 -              -              -
Laba kotor                                                               95            445              -              -              -
Beban umum dan administrasi                                          (2.168)        (3.765)        (3.603)        (3.348)        (2.884)
Rugi usaha                                                           (2.073)        (3.320)        (3.603)        (3.348)        (2.884)
Penghasilan bunga                                                        14            103             34              4             13
Penghasilan sewa                                                          -             46            397              -              -
Beban bunga dan keuangan lainnya                                        (14)           (13)           (32)           (26)           (51)
Keuntungan (kerugian) realisasi atas penurunan nilai wajar
 investasi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                   -              -        (149)           327            223
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas penurunan
 nilai wajar investasi yang diukur pada nilai wajar melalui
 laba rugi                                                                -                -            -           330           (484)
Penghasilan (beban) lain-lain - bersih                                   (0)               3           (0)           83              7
Rugi sebelum pajak                                                   (2.073)        (3.181)        (3.352)        (2.630)        (3.175)
Manfaat pajak                                                             4             28              2              -              -
Rugi tahun berjalan                                                  (2.069)        (3.153)        (3.350)        (2.630)        (3.175)
Penghasilan (rugi) komprehensif lain                                    (27)           (17)           (13)           (67)            16
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                              (2.096)        (3.170)        (3.363)        (2.697)        (3.159)




                                                            26
Page 54
IV.       KONDISI DAN TINJAUAN EKONOMI

IV.A.     Tinjauan Ekonomi Dunia

          Prospek pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2026 diproyeksikan berada
          dalam tren melambat, di tengah ketidakpastian pasar keuangan yang masih tinggi.
          Perlambatan ini juga diiringi oleh semakin lebarnya divergensi pertumbuhan antar
          negara. Menurut laporan yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia (BI) yang
          berjudul Tinjauan Kebijakan Moneter Februari 2026, perlambatan ekonomi global
          terutama dipengaruhi oleh dampak kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS)
          serta berlanjutnya tensi geopolitik. Namun demikian, perekonomian AS justru
          diproyeksikan mengalami peningkatan, yang didorong oleh besarnya stimulus
          fiskal dan tingginya investasi, termasuk pada sektor artificial intelligence (AI).

          Di sisi lain, perekonomian Eropa dan Jepang diproyeksikan melambat, sejalan
          dengan penurunan kinerja ekspor akibat perlambatan global, serta permintaan
          domestik yang masih terbatas, meskipun investasi di bidang AI menunjukkan
          peningkatan. Sementara itu, ekonomi Tiongkok diperkirakan tetap dalam tren
          melambat karena konsumsi rumah tangga yang belum pulih sepenuhnya. Adapun
          ekonomi India juga menunjukkan pelemahan, yang tercermin dari menurunnya
          permintaan domestik dan kinerja sektor eksternal. Secara keseluruhan,
          pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2026 diproyeksikan menurun dari 3,3%
          pada tahun 2025 menjadi 3,2%, sekaligus menegaskan adanya divergensi
          pertumbuhan antar negara.

IV.A.1.   Produk Domestik Bruto
          Tabel 7
          Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Dunia

                                                                                                                (Dalam %)
                                                                                                     Proyeksi
                        Keterangan
                                                    2022       2023     2024       2025     2026       2027      2028
          Dunia                                       3,80       3,50     3,30       3,30     3,10       3,10        N/A
          Negara Maju
           AS                                          2,50      2,90      2,80      2,10     2,50       2,00        2,00
           Hong Kong                                  (3,70)     3,20      2,60      3,50     2,90       2,50        2,30
           Inggris                                     5,30      0,30      1,10      1,40     1,00       1,40        1,50
           Jepang                                      1,30      0,70     (0,20)     1,20     0,80       0,90        0,90
           Kanada                                      4,70      2,00      2,00      1,70     1,20       1,80        1,90
           Kawasan Eropa                               3,60      0,40      0,90      1,40     1,20       1,50        1,40
           Singapura                                   4,10      1,50      5,40      5,00     3,50       2,50        2,50
           Taiwan                                      2,70      1,10      5,30      8,70     6,40       3,00        3,10
           Australia                                   4,20      2,10      1,00      2,00     2,20       2,20        2,60
           Korea Selatan                               2,70      1,60      2,00      1,00     2,00       1,90        1,90
          Negara Berkembang
           Brazil                                     3,00       3,30     3,40       2,30     1,80       1,80        2,20
           India                                      9,70       9,20     7,20       7,10     7,40       6,80        6,60
           Indonesia                                  5,30       5,00     5,00       5,10     5,10       5,10        5,20
           Kolombia                                   7,50       0,60     1,70       2,60     2,80       2,60        2,80
           Malaysia                                   8,70       3,60     5,10       5,20     4,50       4,30        4,40
           Meksiko                                    3,90       3,30     1,50       0,60     1,50       2,00        2,00
           Mesir                                      6,70       3,80     2,40       4,40     4,80       5,20        5,50
           Tiongkok                                   3,10       5,40     5,00       5,00     4,60       4,40        4,20

          Sumber: Bloomberg




                                                        27
Page 55
          Salah satu indikator pertumbuhan ekonomi adalah Produk Domestik Bruto (PDB)
          di mana PDB digunakan untuk mengukur jumlah nilai produksi barang dan jasa
          dalam periode tertentu. Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada
          tahun 2025, PDB di dunia mengalami pertumbuhan sebesar 3,30%. Negara maju
          yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan PDB adalah AS,
          Hong Kong, Singapura, dan Taiwan masing-masing sebesar 2,10%, 3,50%,
          5,00%, dan 8,70%. Sedangkan dari kelompok negara-negara berkembang yang
          memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan PDB di dunia yaitu India,
          Indonesia, Malaysia, dan Tiongkok masing-masing sebesar 7,10%, 5,10%, 5,20%,
          dan 5,00%.

          Pada tahun 2026, PDB di dunia diproyeksikan mengalami pertumbuhan sebesar
          3,10%. Negara-negara maju yang memberikan kontribusi terbesar terhadap
          pertumbuhan PDB tersebut yaitu AS, Hong Kong, Singapura, dan Taiwan
          masing-masing sebesar 2,50%, 2,90%, 3,50%, dan 6,40%. Sedangkan untuk
          kelompok negara-negara berkembang yang memberikan kontribusi terbesar
          terhadap pertumbuhan PDB di dunia yaitu India, Indonesia, Malaysia, Mesir, dan
          Tiongkok masing-masing sebesar 7,40%, 5,10%, 4,50%, 4,80%, dan 4,60%.

IV.A.2.   Inflasi

          Inflasi merupakan kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan
          terus-menerus dalam suatu periode tertentu. Inflasi merupakan salah satu
          indikator pertumbuhan ekonomi yang juga memegang peranan penting dalam
          menentukan perekonomian suatu negara karena berdampak langsung pada daya
          beli masyarakat, kestabilan ekonomi, maupun kebijakan moneter dan fiskal suatu
          negara.
          Tabel 8
          Pertumbuhan Inflasi

                                                                                                (Dalam %)
                                                    Aktual                           Proyeksi
                         Keterangan
                                       2022     2023      2024     2025     2026       2027      2028
          Dunia                          8,70     6,70      5,80     4,10     3,30       3,00        N/A
          Negara Maju
           AS                            8,00     4,10      3,00     2,70     2,70       2,40        2,40
           Hong Kong                     1,90     2,10      1,80     1,40     1,70       1,80        1,80
           Inggris                       9,10     7,40      2,50     3,40     2,50       2,20        2,00
           Jepang                        2,50     3,30      2,70     3,20     1,90       2,00        2,00
           Kanada                        6,80     3,90      2,40     2,10     2,10       2,00        2,10
           Kawasan Eropa                 8,40     5,50      2,40     2,10     2,00       1,90        2,10
           Singapura                     6,10     4,90      2,40     0,90     1,50       1,70        1,60
           Taiwan                        3,00     2,50      2,20     1,70     1,70       1,70        1,70
           Australia                     6,60     5,60      3,20     2,80     3,50       2,70        2,40
           Korea Selatan                 5,10     3,60      2,30     2,10     2,00       1,90        2,00
          Negara Berkembang
           Brazil                        9,30     4,60      4,40     5,00     4,00       3,90        3,60
           India                         6,70     5,70      5,00     2,20     2,10       3,90        4,20
           Indonesia                     4,20     3,80      2,30     1,90     2,80       2,60        2,60
           Kolombia                     10,20    11,80      6,60     5,10     5,70       4,60        3,80
           Malaysia                      3,40     2,50      1,80     1,40     1,80       2,00        2,30
           Meksiko                       7,90     5,60      4,70     3,80     3,80       3,80        3,60
           Mesir                         8,50    24,40     33,30    20,40    11,00       9,30        7,30
           Tiongkok                      2,00     0,20      0,20     0,10     0,70       1,00        1,50

          Sumber: Bloomberg




                                          28
Page 56
          Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2025, inflasi di dunia
          mengalami pertumbuhan sebesar 4,10%. Negara-negara maju yang memberikan
          kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan inflasi yaitu AS, Inggris, Jepang, dan
          Australia masing-masing sebesar 2,70%, 3,40%, 3,20%, dan 2,80%. Sedangkan
          untuk kelompok negara-negara berkembang yang memberikan kontribusi terbesar
          terhadap pertumbuhan inflasi yaitu Brazil, Kolombia, dan Mesir masing-masing
          sebesar 5,00%, 5,10%, dan 20,40%.

          Selanjutnya, pada tahun 2026, inflasi di dunia diperkirakan mengalami
          pertumbuhan sebesar 3,30%. Negara-negara maju yang memberikan kontribusi
          terbesar terhadap pertumbuhan inflasi yaitu AS, Inggris, dan Australia
          masing-masing sebesar 2,70%, 2,50%, dan 3,50%. Sedangkan untuk kelompok
          negara-negara berkembang yang memberikan kontribusi terbesar terhadap
          pertumbuhan inflasi yaitu Kolombia dan Mesir masing-masing sebesar 5,70% dan
          11,00%.

IV.A.3.   Suku Bunga

          Suku bunga merupakan instrumen kebijakan moneter yang berperan dalam
          menjaga stabilitas ekonomi suatu negara. Bank sentral menyesuaikan suku bunga
          untuk mengendalikan inflasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menjaga nilai
          tukar. Kenaikan suku bunga dapat menekan konsumsi dan investasi, tetapi efektif
          dalam mengendalikan inflasi, sementara penurunan suku bunga dapat mendorong
          pertumbuhan ekonomi namun berisiko meningkatkan inflasi. Oleh karena itu,
          kebijakan suku bunga harus dikelola dengan efektif agar tercipta keseimbangan
          antara pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan stabilitas harga.
          Tabel 9
          Suku Bunga Bank Sentral

                                                                                         (Dalam %)
                                                          Aktual                     Proyeksi
                        Keterangan
                                           2022       2023      2024     2025     2026      2027
          Negara Maju
           AS                                 4,50       5,50     4,50     3,75      3,25      3,25
           Hong Kong                          4,75       5,75     4,75     4,00       N/A       N/A
           Inggris                            3,50       5,25     4,75     3,75      3,25      3,25
           Jepang                            (0,10)     (0,10)    0,25     0,75      1,09      1,34
           Kawasan Eropa                      2,50       4,50     3,15     2,15      1,99      2,10
           Taiwan                             1,75       1,88     2,00     2,00      2,02      2,06
           Australia                          3,10       4,35     4,35     3,60      4,18      4,00
           Korea Selatan                      3,25       3,50     3,00     2,50      2,42      2,44
          Negara Berkembang
           Brazil                            13,75     11,75     12,25    15,00     12,25     10,50
           India                              6,25      6,50      6,50     5,25      5,29      5,43
           Indonesia                          5,50      6,00      6,00     4,75      4,50      4,49
           Kolombia                          12,00     13,00      9,50     9,25     11,61     10,35
           Malaysia                           2,75      3,00      3,00     2,75      2,76      2,81
           Meksiko                           10,50     11,25     10,00     7,00      6,50      6,50
           Mesir                             16,25     19,25     27,25    20,00       N/A       N/A
           Tiongkok                           3,65      3,45      3,10     3,00      2,83      2,74

          Sumber: Bloomberg




                                           29
Page 57
        Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2025,
        negara-negara maju dengan suku bunga tertinggi yaitu AS, Hong Kong, Inggris,
        dan Australia masing-masing sebesar 3,75%, 4,00%, 3,75%, dan 3,60%.
        Sedangkan untuk negara berkembang dengan suku bunga tertinggi yaitu Brazil,
        Kolombia, dan Mesir masing-masing sebesar 15,00%, 9,25%, dan 20,00%.

        Selanjutnya, pada tahun 2026, negara-negara maju dengan suku bunga tertinggi
        yaitu AS, Inggris, dan Australia masing-masing sebesar 3,25%, 3,25%, dan 4,18%.
        Sedangkan untuk negara berkembang dengan suku bunga tertinggi yaitu Brazil,
        Kolombia, dan Meksiko masing-masing sebesar 12,25%, 11,61%, dan 6,50%.

IV.B.   Tinjauan Ekonomi Indonesia

        Pada triwulan IV 2025, ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi didukung oleh
        berbagai kebijakan yang ditempuh Pemerintah dan BI. Pertumbuhan ekonomi
        pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,39% secara tahunan, lebih tinggi dari
        pertumbuhan pada triwulan sebelumnya. Peningkatan ini terutama didorong oleh
        permintaan domestik dari konsumsi rumah tangga dan investasi sejalan dengan
        dampak positif berbagai stimulus kebijakan Pemerintah dan bauran kebijakan BI.
        Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan pada
        tahun 2025 yaitu sebesar 5,11 secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan dengan
        pertumbuhan pada tahun sebelumnya serta diikuti dengan perbaikan kualitas
        ketenagakerjaan.

        Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) Indonesia pada triwulan IV 2025 tetap dalam
        kondisi yang baik dan berperan dalam menjaga ketahanan eksternal, ditandai
        dengan neraca perdagangan yang tetap mencatat surplus pada Desember 2025
        sebesar USD 2,5 miliar serta ekspor berbasis sumber daya alam. Perkembangan
        ini mendorong tetap rendahnya defisit transaksi berjalan pada tahun 2025 di
        kisaran defisit 0,5% sampai dengan surplus 0,3% dari PDB.

IV.C.   Proyeksi Ekonomi Indonesia

        Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan meningkat pada triwulan I 2026
        dan berlanjut sepanjang tahun. Peningkatan konsumsi rumah tangga didorong
        oleh berbagai program stimulus Pemerintah, pelonggaran kebijakan moneter,
        serta ekspektasi konsumen yang terus membaik. momentum hari besar
        keagamaan nasional, seperti tahun baru imlek, hari suci nyepi, dan idul fitri, turut
        memperkuat aktivitas ekonomi pada periode tersebut. Investasi juga diproyeksikan
        tumbuh lebih tinggi, didukung oleh peningkatan belanja Pemerintah, termasuk
        program hilirisasi sumber daya alam, serta berlanjutnya perbaikan keyakinan
        pelaku usaha. Dengan mempertimbangkan berbagai perkembangan tersebut, BI
        memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada dalam
        kisaran 4,9% – 5,7%, sejalan dengan sinergi kebijakan Pemerintah dan BI dalam
        mendorong pertumbuhan.




                                          30
Page 58
        Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan meningkat menjadi 4,90% – 5,70%
        pada 2026. Sehubungan dengan hal tersebut, BI terus memperkuat bauran
        kebijakan melalui penguatan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan
        sistem pembayaran yang bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal dan
        sektor riil Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dan terus
        bertahan. Pada tahun 2026, NPI diperkirakan akan terus membaik ditopang oleh
        transaksi modal dan finansial yang semakin baik sejalan dengan prospek ekonomi
        Indonesia yang positif serta defisit transaksi berjalan yang tetap rendah dalam
        kisaran defisit 0,9% sampai dengan 0,1% dari PDB. Selanjutnya, posisi cadangan
        devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 meningkat menjadi sebesar
        USD 154,60 miliar, setara dengan pembiayaan 6,30 bulan impor atau 6,10 bulan
        impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar
        kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

IV.D.   Tingkat Suku Bunga

        Fluktuasi suku bunga merupakan bagian dari kebijakan moneter yang dinamis
        di mana keseimbangan antara inflasi, stabilitas nilai tukar, dan pertumbuhan
        ekonomi harus terjaga agar suku bunga dapat terkendali dan mendukung
        perekonomian nasional. Per Januari 2026, suku bunga deposito satu bulan adalah
        sebesar 4,13%, mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama
        tahun sebelumnya yaitu sebesar 4,81%. Penurunan suku bunga kredit perbankan
        cenderung lebih lambat, yaitu sebesar 0,40% di mana sebesar 9,20% pada
        periode Januari 2025 menjadi sebesar 8,80% pada Januari 2026.

        Grafik 1
        Perkembangan Suku Bunga BI

         7,00%
                                   6,00%
         6,00%
                                                6,00%    4,75%
         5,00%          5,50%                                      4,50%

         4,00%                                                                4,49%

         3,00%

         2,00%

         1,00%

         0,00%
                     2022       2023        2024        2025     2026*      2027*

        * Proyeksi
        Sumber: Bloomberg


        Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, suku bunga BI pada tahun 2025
        adalah sebesar 4,75% di mana mengalami penurunan sebesar 1,25%
        dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2026 dan 2027, suku bunga
        BI diproyeksikan masing-masing sebesar 4,50% dan 4,49%.



                                           31
Page 59
IV.E.   Inflasi

        Inflasi secara umum tetap terjaga dalam kisaran sasaran dengan inflasi indeks
        harga konsumen pada Januari 2026 tercatat sebesar 3,55% secara tahunan.
        Sementara itu, inflasi inti tetap terjaga rendah sebesar 2,45% secara tahunan
        sejalan dengan kapasitas perekonomian yang masih dapat memenuhi
        peningkatan kegiatan ekonomi. Inflasi kelompok volatile food juga terjaga rendah
        sebesar 1,14% secara tahunan seiring dengan peningkatan pasokan komoditas
        pertanian pada masa panen.

        BI memproyeksikan inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap terjaga dalam sasaran
        2,5 ± 1%. Inflasi inti diproyeksikan tetap rendah sejalan dengan pertumbuhan
        ekonomi yang masih di bawah kapasitas serta didukung konsistensi suku bunga
        kebijakan moneter BI dalam menjangkar ekspektasi inflasi sesuai dengan
        sasarannya dan imported inflation yang tetap terkendali. Sementara itu, inflasi
        volatile food diproyeksikan tetap terkendali didukung oleh eratnya sinergi antara BI
        bersama Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah dan penguatan implementasi
        Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera.

        Grafik 2
        Perkembangan Inflasi Berdasarkan IHK di Indonesia

         4,50%
                              3,80%
         4,00%
         3,50%       4,20%
                                                               2,80%
         3,00%                                                            2,60%
                                        2,30%
         2,50%                                    1,90%
                                                                                   2,60%
         2,00%
         1,50%
         1,00%
         0,50%
         0,00%
                     2022    2023       2024      2025       2026*     2027*      2028*

        * Proyeksi
        Sumber: Bloomberg


        Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, inflasi di Indonesia pada tahun
        2026, 2027, dan 2028 diproyeksikan masing-masing sebesar 2,80%, 2,60%, dan
        2,60%.




                                          32
Page 60
        Tabel 10
        Kontributor Inflasi Terbesar
        Berdasarkan Provinsi

                                             (Dalam %)

         No.         Keterangan              Inflasi

          1    Aceh                                6,69
          2    Sulawesi Tenggara                   5,10
          3    Papua Barat                         5,02
          4    Maluku Utara                        4,86
          5    Maluku                              4,70
          6    Kalimantan Selatan                  4,66
          7    Sulawesi Tengah                     4,55
          8    Gorontalo                           4,53
          9    Riau                                4,43
         10    Sulawesi Barat                      4,34

        Sumber: Tinjauan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Februari 2026


        Menurut laporan yang dipublikasikan oleh BI yang berjudul Tinjauan Kebijakan
        Moneter Februari 2026, Provinsi di Indonesia dengan kontribusi inflasi terbesar
        yaitu Aceh, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat masing-masing sebesar 6,69%,
        5,10%, dan 5,02%.

IV.F.   Nilai Tukar Rupiah

        Menurut laporan yang dipublikasikan oleh BI yang berjudul Tinjauan Kebijakan
        Moneter Februari 2026, nilai tukar Rupiah diproyeksikan akan stabil dan
        cenderung menguat dengan langkah-langkah stabilisasi yang terus dilakukan
        serta didukung oleh kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang tercermin pada
        imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, dan prospek pertumbuhan ekonomi
        yang terus meningkat. Nilai tukar Rupiah pada 18 Februari 2026 tercatat sebesar
        Rp 16.880 per USD, di mana relatif melemah bila dibandingkan dengan periode
        akhir Januari 2026. Pelemahan nilai tukar tersebut terutama dipengaruhi oleh
        tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, di tengah meningkatnya
        permintaan valas korporasi domestik sejalan dengan peningkatan kegiatan
        ekonomi.

        BI memandang nilai tukar Rupiah telah dinilai rendah (undervalued) dibandingkan
        dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia, termasuk konsistensi dengan
        pengendalian inflasi sesuai sasaran 2,5 ± 1% pada 2026 dan 2027. Untuk itu, BI
        terus meningkatkan intensitas stabilisasi nilai tukar Rupiah baik melalui intervensi
        di pasar non-deliverable forward luar negeri (off-shore) maupun transaksi spot dan
        domestic non-deliverable forward di pasar dalam negeri.




                                                    33
Page 61
Grafik 3
Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Asing

    22.000

    20.000

    18.000

    16.000

    14.000

    12.000

    10.000

      8.000
                    Q2/2026   Q3/2026    Q4/2026        2027          2028
        EUR         19.824    20.081     20.160        20.040        19.756
        SGD         13.333    13.393      13.440       13.307        13.116
        USD         16.800    16.875      16.800       16.700        16.395

Sumber: Bloomberg


Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap Euro pada Q2/2026 – 2028 secara
berturut-turut diproyeksikan sebesar Rp 19.824, Rp 20.081, Rp 20.160, Rp 20.040,
dan Rp 19.756.

Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap SGD pada Q2/2026 – 2028 secara
berturut-turut diproyeksikan sebesar Rp 13.333, Rp 13.393, Rp 13.440, Rp 13.307,
dan Rp 13.116.

Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap USD pada Q2/2026 – 2028 secara
berturut-turut diproyeksikan sebesar Rp 16.800, Rp 16.875, Rp 16.800, Rp 16.700,
dan Rp 16.395.




                                   34
Page 62
V.     TINJAUAN INDUSTRI SEKURITAS

V.A.   Tinjauan Industri Sekuritas di Dunia

       Pasar modal merupakan sarana bagi investor untuk memperoleh pendapatan
       secara riil melalui transaksi-transaksi yang dilakukan. Pada saat ini, aktivitas
       transaksi keuangan yang terjadi di pasar modal, baik secara individual maupun
       antar perusahaan tidak terlepas dari peran perusahaan sekuritas. Perusahaan
       sekuritas menjadi perantara bagi berbagai pihak, baik perorangan maupun
       korporasi yang berminat melakukan transaksi jual beli saham dan/atau obligasi
       maupun instrumen keuangan lainnya. Pada saat ini, perusahaan sekuritas terus
       berkembang menjadi sarana bagi para investor untuk melakukan investasi
       bisnisnya, baik secara lokal maupun global.

       Menurut laporan yang dipublikasikan oleh Research and Markets yang berjudul
       Securities Brokerage and Stock Exchange Services Market Report 2025, pasar
       pialang sekuritas dan jasa bursa efek global pada tahun 2025 adalah sebesar
       USD 2,21 triliun di mana mengalami peningkatan sebesar USD 0,14 triliun atau
       setara dengan 6,76% dibandingkan dengan tehun sebelumnya. Pertumbuhan
       pada periode historis dapat dikaitkan dengan meningkatnya permintaan akan
       peluang investasi, perubahan demografis dan perilaku investor, pengenalan
       perdagangan frekuensi tinggi, serta meningkatnya permintaan akan dana yang
       diperdagangkan di bursa.

       Tabel 11
       Bursa Saham Terbesar di Dunia Berdasarkan Kapitalisasi Pasar
       Per November 2025

                                         (Dalam triliun USD)
                                              Kapitalisasi
                   Keterangan
                                                 Pasar
       Bursa Saham NYSE, AS                          38,71
       Bursa Saham Nasdaq, AS                        37,15
       Bursa Saham Frankfurt, Jerman                  7,42
       Bursa Saham Shanghai, Tiongkok                 5,54
       Bursa Saham Shenzhen, Tiongkok                 5,24
       Bursa Saham London                             5,18

       Sumber: Statista


       Berdasarkan data yang diperoleh dari Statista, sampai dengan November 2025,
       bursa saham dengan tingkat kapitalisasi pasar tertinggi adalah bursa saham NYSE
       AS, di mana bursa saham NYSE AS memiliki tingkat kapitalisasi pasar sebesar
       USD 38,71 triliun. Selanjutnya, bursa saham dengan tingkat kapitalisasi pasar
       terbesar kedua dan ketiga adalah bursa saham Nasdaq AS dan bursa saham
       Frankfurt, Jerman masing-masing dengan tingkat kapitalisasi pasar sebesar USD
       37,15 triliun dan USD 7,42 triliun.




                                                    35
Page 63
Tabel 12
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dunia
Tahun 2026

                                                                                    (Dalam USD)
                                 Bursa Saham       Bursa Saham     Bursa Saham    Bursa Saham
            Bulan
                                   NASDAQ           New York        Shanghai        Shenzen

Januari                               23.461,82        22.719,32         555,43          385,98
Februari                              22.668,21        23.494,44         606,68          402,75
Maret                                 21.590,63        22.089,43         564,30          367,61
April                                 24.892,32        23.144,64         602,17          406,54


Sumber: Bloomberg


Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, IHSG di bursa saham Nasdaq,
bursa saham New York, bursa saham Shanghai, dan bursa saham Shenzen pada
Januari 2026 masing-masing adalah sebesar USD 23.461,82, USD 22.719,32
USD 555,43, dan USD 385,98. Sedangkan pada April 2026, jumlah IHSG pada
bursa saham tersebut masing-masing adalah USD 24.892,32, USD 23.144,64,
USD 602,17, dan USD 406,54. IHSG pada bulan April untuk bursa saham Nasdaq,
bursa saham New York, bursa saham Shanghai, dan bursa saham Shenzen
mengalami kenaikan masing-masing sebesar USD 1.430,50, USD 425,32,
USD 46,75, dan USD 20,56 atau setara dengan 6,10%, 1,87%, 8,42%, dan 5,33%
dibandingkan dengan IHSG pada bulan Januari 2026.

Selanjutnya, berdasarkan data yang diperoleh dari The Business Research
Company dalam laporannya dengan judul Securities Brokerage Market 2026 - Size
And Analysis, industri pialang dan sekuritas dan layanan bursa efek diproyeksikan
akan tumbuh menjadi senilai USD 2.378,85 miliar pada tahun 2026 dengan tingkat
pertumbuhan majemuk tahunan (compound annual growth rate/CAGR) sebesar
7,20%. Industri ini diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan pada sebesar
8,60% pada tahun 2030. Peningkatan tersebut didorong oleh meningkatnya
integrasi sistem pembayaran berbasis blockchain, kenaikan permintaan analitik
pasar secara real-time, dan perluasan layanan perdagangan aset digital.




                                              36
Page 64
V.B.   Tinjauan Industri Sekuritas di Indonesia

       Pasar modal Indonesia menjalankan dua fungsi sekaligus yaitu fungsi ekonomi
       dan fungsi keuangan. Dalam menjalankan fungsi ekonominya, pasar modal
       sebagai penyedia fasilitas untuk memindahkan dana dari pihak yang mewakili
       kelebihan dana dari para investor kepada emiten. Sedangkan untuk fungsi
       keuangan yang dijalankan oleh pasar modal dalam memberikan kemungkinan
       maupun kesempatan dalam memperoleh imbah hasil bagi pemilik dana sesuai
       dengan jenis karekteristik investasi yang dipilih. Pasar modal di Indonesia terus
       melakukan inovasi maupun disrupsi. Berbagai inovasi yang dilakukan memberikan
       dampak signifikan bukan hanya regulator, melainkan juga kepada pelaku pasar
       seperti industri sekuritas.

       Sekuritas memegang peranan yang sangat penting dalam kegiatan penanaman
       modal karena menjadi instrumen yang mampu memberikan perlindungan,
       transparansi, dan kepastian hukum bagi para investor. Dengan adanya sistem
       sekuritas yang baik, investor dapat merasa lebih aman dalam menanamkan
       modalnya karena risiko penyalahgunaan dana, penipuan, maupun ketidakjelasan
       transaksi dapat diminimalkan. Selain itu, sekuritas juga dapat meningkatkan
       tingkat kepercayaan antara pihak investor dan perusahaan atau lembaga yang
       menerima modal, sehingga kegiatan investasi dapat berjalan secara lebih stabil,
       teratur, dan berkelanjutan.

       Tabel 13
       Pertumbuhan Investor di Indonesia
       Oktober - Desember 2025

                                                                     (Dalam %)

                    Instrumen                  Oct-25       Nov-25   Dec-25

       Pasar modal                              2,87%       2,48%    3,43%
       Reksa dana                               2,81%       2,45%    3,37%
       Saham dan surat berharga lainnya         3,24%       2,83%    3,52%
       Surat Berharga Negara                    2,12%       1,51%    1,44%

       Sumber: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)


       Menurut data yang diperoleh dari KSEI, pada Oktober, November, dan Desember
       2025 pertumbuhan jumlah investor pasar modal tetap stabil dengan pertumbuhan
       jumlah investor masing-masing sebesar 2,87%, 2,48%, dan 3,43%. Berdasarkan
       informasi yang diperoleh dari BEI, pertumbuhan jumlah investor didukung oleh
       program edukasi dan sosialisasi pasar modal yang dilakukan secara berkelanjutan
       dan inklusif dengan menyelenggarakan kegiatan literasi, inklusi, dan aktivasi,
       secara langsung (offline) dan webinar.




                                                  37
Page 65
Grafik 4
Kapitalisasi Pasar di Pasar Saham Indonesia
Januari – April 2026
(dalam miliar USD)

       1.000.000,00
         900.000,00
         800.000,00
         700.000,00
         600.000,00
         500.000,00
         400.000,00
         300.000,00
         200.000,00
         100.000,00
               0,00
                                 Januari     Februari      Maret         April
    Kapitalisasi Pasar         894.963,17   880.170,80   729.006,62   711.837,84
Sumber: CEIC Data


Berdasarkan data yang diperoleh dari CEIC Data, kapitalisasi pasar di pasar
saham di Indonesia pada bulan Januari – April 2026 masing-masing adalah
sebesar       USD      894.963,17     miliar,     USD      880.170,80    miliar,
USD 729.006,62 miliar, dan USD 711.837,84 miliar. Kapitalisasi pasar di pasar
saham Indonesia mengalami penurunan yang signifikan pada periode Maret 2026
yaitu mencapai sebesar USD 151,16 miliar atau setara dengan 17,17%. Faktor
pendukung penurunan signifikan tersebut adalah karena melemahnya Indeks
Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dipicu kombinasi faktor global dan
domestik. Salah satu penyebab utama adalah arus keluar dana asing (foreign
outflow) dari pasar saham Indonesia akibat tingginya suku bunga Amerika Serikat,
pelemahan rupiah, dan meningkatnya ketidakpastian global. Namun, disisi lain
meskipun melemah, IHSG dapat menjadi momentum pemulihan di masa depan
karena memberikan kesempatan kepada investor untuk membeli saham dengan
fundamental perusahaan yang tetap baik dan perekonomian kembali stabil, harga
saham berpotensi naik kembali sehingga IHSG menjadi menguat.




                                 38
Page 66
Meskipun demikian, menurut Fitch Ratings, diperkirakan bahwa Indonesia tetap
menjadi salah satu pasar sukuk terbesar di dunia dan menjadi penerbit surat utang
utama di antara negara berkembang (emerging markets) di kawasan Asia
Tenggara (ASEAN) sepanjang 2026. Dalam laporan terbarunya Fitch Ratings,
menilai bahwa pasar modal utang atau debt capital market (DCM) Indonesia
berpotensi mencapai outstanding USD 800,00 miliar pada akhir 2026.
Pertumbuhan tersebut diperkirakan masih akan didominasi oleh penerbitan surat
utang pemerintah. Sehubungan dengan hal tersebut peran sekuritas Indonesia
diharapkan dapat bekerjasama dengan baik transparan, teratur, dan efisien agar
mampu menciptakan stabilitas dalam kegiatan investasi serta memberikan
perlindungan bagi para investor.

Melalui pengawasan yang ketat, keterbukaan informasi, penerapan regulasi yang
jelas, serta sistem transaksi yang aman dan terpercaya, pasar sekuritas dapat
meningkatkan rasa percaya investor terhadap kondisi pasar modal. Dengan
adanya kepercayaan tersebut, investor akan lebih yakin untuk menanamkan
modalnya sehingga dapat mendorong pertumbuhan investasi, meningkatkan
aktivitas ekonomi, dan memperkuat perkembangan pasar keuangan di Indonesia.




                                 39
Page 67
VI.       ANALISIS LAPORAN KEUANGAN HISTORIS

VI.A.     PT Surya Fajar Urun Dana

          Laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2025 telah diaudit oleh KAP MSI dengan pendapat wajar tanpa
          modifikasian dengan penekanan suatu hal. Laporan keuangan SFUD untuk tahun
          yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, dan 2021
          telah diaudit oleh KAP MSI masing-masing dengan pendapat wajar tanpa
          modifikasian.

VI.A.1.   Laporan Posisi Keuangan
          Tabel 14
          PT Surya Fajar Urun Dana
          Laporan Posisi Keuangan
          Per 31 Desember 2021 - 2025

                                                                                                        (Dalam jutaan Rupiah)

                                Keterangan                     31/12/25    31/12/24    31/12/23    31/12/22      31/12/21

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan bank                                                59       1.825       3.792         475             31
          Deposito berjangka yang dibatasi pencairannya               63          63          63           -              -
          Investasi jangka pendek                                      -           -           -       1.651          2.494
          Piutang lain-lain                                            0           0           1           -              -
          Biaya dibayar di muka                                        9           -           2           -            251
          Jaminan operasional                                          4           3           1          10             20
          Jumlah Aset Lancar                                         135       1.891       3.859       2.135          2.795
          ASET TIDAK LANCAR
          Aset pajak tangguhan                                        65          53          20           -              -
          Aset tetap - bersih                                        296          43       1.045       1.325          2.338
          Aset takberwujud - bersih                                    -          61         554       1.079          1.605
          Jaminan gedung                                              42         136         181           3              3
          Jumlah Aset Tidak Lancar                                   402         293       1.800       2.407          3.946
          JUMLAH ASET                                                537       2.184       5.658       4.543          6.741




                                                          40
Page 68
                                                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                                 Keterangan                                31/12/25      31/12/24       31/12/23      31/12/22      31/12/21

          LIABILITAS DAN EKUITAS (DEFISIENSI MODAL)
          LIABILITAS
          LIABILITAS JANGKA PENDEK
          Utang lain-lain pihak ketiga                                           400             -              -             -              -
          Utang lain-lain pihak berelasi                                           -             -              -         1.000              -
          Utang pajak                                                              8             3             14            12              1
          Pendapatan diterima di muka                                              -            25              -             -              -
          Beban akrual                                                            32           128             81            14             27
          Bagian liabilitas sewa jangka panjang yang akan jatuh tempo
            dalam waktu satu tahun                                                85                -         363           108            414
          Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                        525           155            458         1.134            442
          LIABILITAS JANGKA PANJANG
          Liabilitas sewa jangka panjang - setelah dikurangi bagian
            yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                                -             -             66             -            215
          Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                                319           240            176            87             65
          Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                       319           240            242            87            280
          JUMLAH LIABILITAS                                                      844           395            700         1.221            722
          EKUITAS (DEFISIENSI MODAL)
          Modal saham                                                          15.000        15.000         15.000       10.000         10.000
          Saldo defisit                                                       (15.307)      (13.212)       (10.042)      (6.679)        (3.981)
          JUMLAH EKUITAS (DEFISIENSI MODAL)                                      (307)       1.788          4.958         3.321          6.019
          JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS
           (DEFISIENSI MODAL)                                                    537         2.184          5.658         4.543          6.741



VI.A.2.   Aset

          Jumlah aset SFUD pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022,
          dan 2021 masing-masing adalah sebesar Rp 0,54 miliar, Rp 2,18 miliar,
          Rp 5,66 miliar, Rp 4,54 miliar, dan Rp 6,74 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah aset SFUD mengalami penurunan
          sebesar Rp 1,65 miliar atau setara dengan 75,40% dibandingkan dengan jumlah
          aset pada tanggal 31 Desember 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
          penurunan kas dan bank sebesar Rp 1,78 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah aset SFUD mengalami penurunan
          sebesar Rp 3,48 miliar atau setara dengan 61,41% dibandingkan dengan jumlah
          aset pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
          penurunan kas dan bank serta aset tetap – bersih masing-masing sebesar
          Rp 1,97 miliar dan Rp 1,00 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset SFUD mengalami kenaikan sebesar
          Rp 1,12 miliar atau setara dengan 24,56% dibandingkan dengan jumlah aset pada
          tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan kas
          dan bank sebesar Rp 3,32 miliar yang disertai dengan penurunan investasi jangka
          pendek dan aset takberwujud – bersih masing-masing sebesar Rp 1,65 miliar dan
          Rp 0,53 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset SFUD mengalami penurunan
          sebesar Rp 2,20 miliar atau setara dengan 32,61% dibandingkan dengan jumlah
          aset pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
          penurunan investasi jangka pendek dan aset tetap – bersih masing-masing
          sebesar Rp 0,84 miliar dan Rp 1,01 miliar.


                                                                      41
Page 69
VI.A.3.   Liabilitas

          Jumlah liabilitas SFUD pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023,
          2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar Rp 0,84 miliar, Rp 0,40 miliar,
          Rp 0,70 miliar, Rp 1,22 miliar, dan Rp 0,72 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah liabilitas SFUD mengalami kenaikan
          sebesar Rp 0,45 miliar atau setara dengan 113,63% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2024. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan utang lain-lain pihak ketiga sebesar Rp 0,40 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah liabilitas SFUD mengalami penurunan
          sebesar Rp 0,31 miliar atau setara dengan 43,54% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini terutama disebabkan
          oleh penurunan liabilitas sewa sebesar Rp 0,43 miliar yang disertai dengan
          kenaikan beban akrual dan liabilitas imbalan kerja jangka panjang masing-masing
          sebesar Rp 0,05 miliar dan Rp 0,06 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas SFUD mengalami penurunan
          sebesar Rp 0,52 miliar atau setara dengan 42,68% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama disebabkan
          oleh penurunan utang lain-lain pihak berelasi sebesar Rp 1,00 miliar yang disertai
          dengan kenaikan liabilitas sewa dan liabilitas imbalan kerja jangka panjang
          masing-masing sebesar Rp 0,32 miliar dan Rp 0,09 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas SFUD mengalami kenaikan
          sebesar Rp 0,50 miliar atau setara dengan 69,16% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan utang lain-lain pihak berelasi sebesar Rp 1,00 miliar yang disertai dengan
          penurunan liabilitas sewa sebesar Rp 0,52 miliar.

VI.A.4.   Ekuitas (Defisiensi Modal)

          Jumlah defisiensi modal SFUD pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar
          Rp 0,31 miliar. Jumlah ekuitas SFUD pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024,
          2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar Rp 1,79 miliar,
          Rp 4,96 miliar, Rp 3,32 miliar, dan Rp 6,02 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah defisiensi modal SFUD mengalami
          kenaikan sebesar Rp 2,10 miliar atau setara dengan 117,18% dibandingkan
          dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2024. Kenaikan ini terutama
          disebabkan oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh SFUD sebesar
          Rp 2,07 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2024, jumlah ekuitas SFUD mengalami penurunan
          sebesar Rp 3,17 miliar atau setara dengan 63,93% dibandingkan dengan jumlah
          ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
          rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh SFUD sebesar Rp 3,15 miliar.




                                            42
Page 70
          Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas SFUD mengalami kenaikan
          sebesar Rp 1,64 miliar atau setara dengan 49,28% dibandingkan dengan jumlah
          ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan modal saham sebesar Rp 5,00 miliar yang disertai dengan rugi tahun
          berjalan yang dibukukan oleh SFUD sebesar Rp 3,35 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas SFUD mengalami penurunan
          sebesar Rp 2,70 miliar atau setara dengan 44,81% dibandingkan dengan jumlah
          ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
          rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh SFUD sebesar Rp 2,63 miliar.

VI.A.5.   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
          Tabel 15
          PT Surya Fajar Urun Dana
          Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2021 - 2025

                                                                                                                          (Dalam jutaan Rupiah)

                                 Keterangan                             31/12/25       31/12/24       31/12/23       31/12/22       31/12/21

          Pendapatan usaha                                                     95            445                 -              -              -
          Beban pokok pendapatan                                                -              -                 -              -              -
          Laba kotor                                                            95            445              -              -              -
          Beban umum dan administrasi                                       (2.168)        (3.765)        (3.603)        (3.348)        (2.884)
          Rugi usaha                                                        (2.073)        (3.320)        (3.603)        (3.348)        (2.884)
          Penghasilan bunga                                                     14            103             34              4             13
          Penghasilan sewa                                                       -             46            397              -              -
          Beban bunga dan keuangan lainnya                                     (14)           (13)           (32)           (26)           (51)
          Keuntungan (kerugian) realisasi atas penurunan nilai wajar
           investasi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                -              -        (149)           327            223
          Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas penurunan
           nilai wajar investasi yang diukur pada nilai wajar melalui
           laba rugi                                                             -                -            -           330           (484)
          Penghasilan (beban) lain-lain - bersih                                (0)               3           (0)           83              7
          Rugi sebelum pajak                                                (2.073)        (3.181)        (3.352)        (2.630)        (3.175)
          Manfaat pajak                                                          4             28              2              -              -
          Rugi tahun berjalan                                               (2.069)        (3.153)        (3.350)        (2.630)        (3.175)
          Penghasilan (rugi) komprehensif lain                                 (27)           (17)           (13)           (67)            16
          Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                           (2.096)        (3.170)        (3.363)        (2.697)        (3.159)




VI.A.6.   Pendapatan Usaha

          Pendapatan Usaha SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
          31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 0,10 miliar dan
          Rp 0,45 miliar. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
          31 Desember 2023, 2022, dan 2021, SFUD belum membukukan pendapatan
          usaha.

          Pendapatan usaha SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2025 mengalami penurunan sebesar Rp 0,35 miliar atau setara
          dengan 78,65% dibandingkan dengan pendapatan usaha untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.




                                                                  43
Page 71
VI.A.7.   Rugi Tahun Berjalan

          Rugi tahun berjalan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
          31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah sebesar
          Rp 2,07 miliar, Rp 3,15 miliar, Rp 3,35 miliar, Rp 2,63 miliar, dan Rp 3,18 miliar.

          Rugi tahun berjalan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2025 mengalami penurunan sebesar Rp 1,08 miliar atau setara
          dengan 34,38% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.

          Rugi tahun berjalan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar Rp 0,20 miliar atau setara
          dengan 5,89% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang berakhir
          pada tanggal 31 Desember 2023.

          Rugi tahun berjalan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp 0,72 miliar atau setara
          dengan 27,38% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.

          Rugi tahun berjalan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 0,55 miliar atau setara
          dengan 17,17% dibandingkan dengan rugi tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.




                                            44
Page 72
VI.A.8.   Laporan Arus Kas
          Tabel 16
          PT Surya Fajar Urun Dana
          Laporan Arus Kas
          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2021 - 2025

                                                                                                                    (Dalam jutaan Rupiah)

                               Keterangan                          31/12/25        31/12/24      31/12/23      31/12/22      31/12/21

          ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
          Penerimaan dari pelanggan                                         70            470             -             -              -
          Pembayaran kepada pemasok dan lainnya                         (1.990)        (2.272)       (1.406)       (1.501)        (1.738)
          Kas Bersih digunakan untuk Aktivitas Operasi                  (1.920)        (1.802)       (1.406)       (1.501)        (1.738)
          ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
          Penghasilan bunga                                                 9             98            22              -              -
          Perolehan aset tetap                                           (202)             -           (10)           (16)          (519)
          Pencairan (penempatan) jaminan gedung                            95             44          (178)             -             (3)
          Penjualan investasi jangka pendek                                 -              -         1.502          2.821          2.635
          Perolehan investasi jangka pendek                                 -              -             -         (1.320)        (5.390)
          Penurunan piutang lain-lain                                       -              -             -              -          5.340
          Kas Bersih Diperoleh dari (digunakan untuk)
           Aktivitas Investasi                                             (98)          143         1.337         1.484          2.063
          ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
          Penerimaan (pembayaran) utang lain-lain                         400              -         (1.000)       1.000              -
          Pembayaran atas liabilitas sewa                                (137)          (299)          (529)        (521)          (309)
          Pembayaran atas bunga liabilitas sewa                           (11)            (9)           (23)         (17)           (18)
          Penerimaan dari penerbitan modal saham                            -              -          5.000            -              -
          Kas Bersih Diperoleh dari (digunakan untuk)
            Aktivitas Pendanaan                                           253           (308)        3.448           462           (327)
          KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
           SETARA KAS                                                   (1.766)        (1.967)       3.379           445              (2)
          KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                            1.825          3.792           475            31             33
          Perubahan pada dana yang dibatasi pencairannya                    -              -           (63)            -              -
          KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                              59          1.825         3.792           475             31




          Arus Kas untuk Aktivitas Operasi

          Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi SFUD untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021
          masing-masing adalah sebesar Rp 1,92 miliar, Rp 1,80 miliar, Rp 1,41 miliar,
          Rp 1,50 miliar, dan Rp 1,74 miliar.

          Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi SFUD untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp 1,92 miliar terutama berasal
          dari pembayaran kepada pemasok dan lainnya sebesar Rp 1,99 miliar.

          Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi SFUD untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 1,80 miliar terutama berasal
          dari pembayaran kepada pemasok dan lainnya sebesar Rp 2,27 miliar yang
          disertai dengan penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 0,47 miliar.

          Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi SFUD untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 1,41 miliar yang seluruhnya
          berasal dari pembayaran kepada pemasok dan lainnya.

          Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi SFUD untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 1,50 miliar yang seluruhnya
          berasal dari pembayaran kepada pemasok dan lainnya.


                                                             45
Page 73
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi SFUD untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 1,74 miliar yang seluruhnya
berasal dari pembayaran kepada pemasok dan lainnya.

Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi SFUD untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp 0,10 miliar. Arus kas
bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi SFUD untuk tahun yang berakhir
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023, 2022, dan 2021 masing-masing
adalah sebesar Rp 0,14 miliar, Rp 1,34 miliar, Rp 1,48 miliar, dan Rp 2,06 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi SFUD untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp 0,10 miliar terutama berasal
dari perolehan aset tetap sebesar Rp 0,20 miliar yang disertai dengan pencairan
jaminan gedung sebesar Rp 0,10 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi SFUD untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 0,14 miliar terutama berasal
dari penghasilan bunga sebesar Rp 0,98 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi SFUD untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 1,34 miliar terutama berasal
dari penjualan investasi jangka pendek sebesar Rp 1,50 miliar yang disertai
dengan penempatan jaminan gedung sebesar Rp 0,18 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi SFUD untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 1,48 miliar terutama berasal
dari penjualan investasi jangka pendek sebesar Rp 2,82 miliar yang disertai
dengan perolehan investasi jangka pendek sebesar Rp 1,32 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi SFUD untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 2,06 miliar terutama berasal
dari penjualan investasi jangka pendek dan penurunan piutang lain-lain
masing-masing sebesar Rp 2,64 miliar dan Rp 5,34 miliar yang disertai dengan
perolehan investasi jangka pendek sebesar Rp 5,39 miliar.

Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan SFUD untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2023, dan 2022 masing-masing
adalah sebesar Rp 0,25 miliar, Rp 3,45 miliar, dan Rp 0,46 miliar. Arus kas bersih
yang digunakan untuk aktivitas pendanaan SFUD tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2021 masing-masing adalah sebesar
Rp 0,31 miliar dan Rp 0,33 miliar.




                                  46
Page 74
          Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan SFUD untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp 0,25 miliar terutama berasal
          dari penerimaan utang lain-lain sebesar Rp 0,40 miliar yang disertai dengan
          pembayaran atas liabilitas sewa sebesar Rp 0,14 miliar.

          Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan SFUD untuk tahun
          yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 0,31 miliar terutama
          berasal dari pembayaran atas liabilitas sewa sebesar Rp 0,30 miliar.

          Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan SFUD untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 3,45 miliar terutama
          berasal dari penerimaan dari penerbitan modal saham sebesar Rp 5,00 miliar yang
          disertai dengan pembayaran utang lain-lain dan pembayaran atas liabilitas sewa
          masing-masing sebesar Rp 1,00 miliar dan Rp 0,53 miliar.

          Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan SFUD untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 0,46 miliar terutama berasal
          dari penerimaan utang lain-lain sebesar Rp 1,00 miliar yang disertai dengan
          pembayaran atas liabilitas sewa sebesar Rp 0,52 miliar.

          Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan SFUD untuk tahun
          yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 0,33 miliar
          terutama berasal dari pembayaran atas liabilitas sewa sebesar Rp 0,31 miliar.

VI.A.9.   Rasio-rasio Keuangan
          Tabel 17
          PT Surya Fajar Urun Dana
          Rasio-rasio Keuangan
          Per 31 Desember 2021 - 2025



                                  Keterangan            31/12/25      31/12/24     31/12/23    31/12/22    31/12/21

          Rasio Likuiditas
          Lancar                                             0,26         12,16         8,42        1,88        6,32
          Rasio Pengelolaan Aset
          Perputaran jumlah aset                              0,18         0,20          N/A         N/A         N/A
          Ekuitas terhadap jumlah aset                       (0,57)        0,82         0,88        0,73        0,89
          Rasio Solvabilitas
          Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset              1,57         0,18         0,12        0,27        0,11
          Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                 (2,75)        0,22         0,14        0,37        0,12
          Rasio Profitabilitas
          Marjin laba kotor                                100,00%       100,00%         N/A         N/A         N/A
          Marjin rugi usaha                              -2182,19%      -746,12%         N/A         N/A         N/A
          Marjin rugi bersih                             -2177,69%      -708,51%         N/A         N/A         N/A
          Rugi usaha terhadap jumlah aset                 -385,97%      -152,05%         N/A         N/A         N/A
          Imbal hasil aset                                -385,18%      -144,38%         N/A         N/A         N/A
          Rugi usaha terhadap ekuitas                          N/A      -185,65%         N/A         N/A         N/A
          Imbal hasil ekuitas                                  N/A      -176,29%         N/A         N/A         N/A




                                                   47
Page 75
VI.A.10.   Pengelolaan Aset

           Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan SFUD dalam
           menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi SFUD. Pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2025 dan 2024, rasio perputaran jumlah aset masing-masing adalah
           0,18; dan 0,20.

           Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas SFUD
           terhadap jumlah aset SFUD. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024, 2023,
           2022, dan 2021, rasio ekuitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,82;
           0,88; 0,73; dan 0,89.

VI.A.11.   Solvabilitas

           Solvabilitas menunjukkan kemampuan SFUD untuk memenuhi seluruh
           liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
           perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui perbandingan
           antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

           Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021, rasio
           jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 1,57; 0,18; 0,12; 0,27;
           dan 0,11, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2024, 2023, 2022, dan 2021 masing-masing adalah 0,22; 0,14; 0,37;
           dan 0,12.

VI.A.12.   Profitabilitas

           Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan SFUD dalam menghasilkan
           laba bersih dari aset yang dimilikinya.

           Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan SFUD dalam menghasilkan
           laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan.




                                             48
Page 76
VI.B.   Analisis atas Common Size PT Surya Fajar Urun Dana

        Berikut adalah analisis common size SFUD untuk tahun yang berakhir pada
        tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021.

        Ikhtisar common size SFUD adalah sebagai berikut:
        Tabel 18
        PT Surya Fajar Urun Dana
        Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan
        Per 31 Desember 2021 - 2025



                               Keterangan                                31/12/25     31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21

        ASET
        ASET LANCAR
        Kas dan bank                                                        11,06%       83,57%       67,02%       10,46%        0,45%
        Deposito berjangka yang dibatasi pencairannya                       11,64%        2,86%        1,10%        0,00%        0,00%
        Investasi jangka pendek                                              0,00%        0,00%        0,00%       36,34%       37,00%
        Piutang lain-lain                                                    0,01%        0,00%        0,02%        0,00%        0,00%
        Biaya dibayar di muka                                                1,73%        0,00%        0,03%        0,00%        3,72%
        Jaminan operasional                                                  0,70%        0,14%        0,02%        0,21%        0,29%
        Jumlah Aset Lancar                                                  25,13%       86,58%       68,20%       47,01%       41,46%
        ASET TIDAK LANCAR
        Aset pajak tangguhan                                                12,01%        2,42%        0,36%        0,00%        0,00%
        Aset tetap - bersih                                                 55,07%        1,97%       18,46%       29,16%       34,68%
        Aset takberwujud - bersih                                            0,00%        2,79%        9,79%       23,76%       23,81%
        Jaminan gedung                                                       7,78%        6,25%        3,19%        0,07%        0,04%
        Jumlah Aset Tidak Lancar                                            74,87%       13,42%       31,80%       52,99%       58,54%
        JUMLAH ASET                                                        100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%




                               Keterangan                                31/12/25     31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21

        LIABILITAS DAN EKUITAS (DEFISIENSI MODAL)
        LIABILITAS
        LIABILITAS JANGKA PENDEK
        Utang lain-lain pihak ketiga                                        74,47%        0,00%        0,00%         0,00%        0,00%
        Utang lain-lain pihak berelasi                                       0,00%        0,00%        0,00%        22,01%        0,00%
        Utang pajak                                                          1,47%        0,12%        0,24%         0,27%        0,01%
        Pendapatan diterima di muka                                          0,00%        1,14%        0,00%         0,00%        0,00%
        Beban akrual                                                         5,98%        5,85%        1,44%         0,31%        0,40%
        Bagian liabilitas sewa jangka panjang yang akan jatuh tempo
          dalam waktu satu tahun                                            15,90%        0,00%        6,42%         2,38%        6,15%
        Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                     97,82%        7,12%        8,09%        24,96%        6,56%
        LIABILITAS JANGKA PANJANG
        Liabilitas sewa jangka panjang - setelah dikurangi bagian
          yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                            0,00%        0,00%        1,17%         0,00%        3,18%
        Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                             59,38%       10,98%        3,11%         1,92%        0,97%
        Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                    59,38%       10,98%        4,28%         1,92%        4,15%
        JUMLAH LIABILITAS                                                  157,20%       18,10%       12,37%        26,88%       10,71%
        EKUITAS (DEFISIENSI MODAL)
        Modal saham                                                        2792,75%      686,91%      265,09%      220,13%      148,35%
        Saldo defisit                                                     -2849,95%     -605,01%     -177,47%     -147,02%      -59,06%
        JUMLAH EKUITAS (DEFISIENSI MODAL)                                   -57,20%      81,90%       87,63%        73,12%       89,29%
        JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS
         (DEFISIENSI MODAL)                                                100,00%      100,00%       100,00%      100,00%      100,00%




                                                                    49
Page 77
        Tabel 19
        PT Surya Fajar Urun Dana
        Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2021 - 2025



                               Keterangan                             31/12/25     31/12/24     31/12/23    31/12/22    31/12/21

        Pendapatan usaha                                                100,00%      100,00%          N/A         N/A         N/A
        Beban pokok pendapatan                                            0,00%        0,00%          N/A         N/A         N/A
        Laba kotor                                                       100,00%      100,00%         N/A         N/A         N/A
        Beban umum dan administrasi                                    -2282,19%     -846,12%         N/A         N/A         N/A
        Rugi usaha                                                     -2182,19%     -746,12%         N/A         N/A         N/A
        Penghasilan bunga                                                 15,12%       23,26%         N/A         N/A         N/A
        Penghasilan sewa                                                   0,00%       10,25%         N/A         N/A         N/A
        Beban bunga dan keuangan lainnya                                 -14,98%       -2,83%         N/A         N/A         N/A
        Keuntungan (kerugian) realisasi atas penurunan nilai wajar         0,00%        0,00%         N/A         N/A         N/A
         investasi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi          0,00%        0,00%         N/A         N/A         N/A
        Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas penurunan        0,00%        0,00%         N/A         N/A         N/A
         nilai wajar investasi yang diukur pada nilai wajar melalui        0,00%        0,00%         N/A         N/A         N/A
         laba rugi                                                         0,00%        0,00%         N/A         N/A         N/A
        Penghasilan (beban) lain-lain - bersih                            -0,05%        0,71%         N/A         N/A         N/A
        Rugi sebelum pajak                                             -2182,09%     -714,72%         N/A         N/A         N/A
        Manfaat pajak                                                      4,41%        6,21%         N/A         N/A         N/A
        Rugi tahun berjalan                                            -2177,69%     -708,51%         N/A         N/A         N/A
        Penghasilan (rugi) komprehensif lain                             -28,31%       -3,82%         N/A         N/A         N/A
        Jumlah laba komprehensif tahun berjalan                        -2205,99%     -712,34%         N/A         N/A         N/A




VI.C.   Analisis atas Common Size Industri Sekuritas

        Berikut adalah analisis common size untuk perusahaan sejenis dengan SFUD,
        yaitu PT Panin Sekuritas Tbk, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, dan PT
        Reliance Sekuritas Indonesia Tbk masing-masing untuk tahun yang berakhir pada
        tanggal-tanggal 31 Desember 2025, 2024, 2023, 2022, dan 2021.

        Ikhtisar common size untuk PT Panin Sekuritas Tbk, PT Trimegah Sekuritas
        Indonesia Tbk, dan PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk masing-masing adalah
        sebagai berikut:




                                                                50
Page 78
VI.C.1.   PT Panin Sekuritas Tbk
          Tabel 20
          PT Panin Sekuritas Tbk
          Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
          Per 31 Desember 2021 - 2025



                                 Keterangan                              31/12/25    31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21

          ASET
          Kas dan setara kas                                                 0,26%       2,04%        0,41%        0,90%        0,79%
          Piutang transaksi perantara pedagang efek
            Pihak ketiga                                                    48,73%      37,46%       36,38%       40,59%       46,10%
            Pihak berelasi                                                   1,80%       0,00%        1,09%        0,07%        0,28%
          Piutang usaha                                                      0,00%       0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
            Pihak ketiga                                                     0,00%       0,00%        0,01%        0,02%        0,01%
            Pihak berelasi                                                   0,69%       0,87%        0,81%        0,82%        0,72%
          Portofolio efek                                                   35,06%      44,53%       42,69%       41,26%       34,35%
          Piutang transaksi reverse repo                                    10,19%      11,60%       15,38%       13,04%       13,76%
          Pajak dibayar dimuka                                               0,00%       0,00%        0,00%        0,01%        0,00%
          Biaya dibayar dimuka                                               0,22%       0,25%        0,17%        0,23%        0,23%
          Piutang lain-lain                                                  0,14%       0,18%        0,16%        0,35%        1,00%
          Penyertaan saham                                                   0,40%       0,53%        0,47%        0,15%        0,02%
          Aset tetap                                                         1,43%       1,68%        1,44%        1,37%        1,19%
          Aset hak-guna                                                      0,75%       0,45%        0,63%        0,81%        1,13%
          Aset pengampunan pajak                                             0,01%       0,02%        0,02%        0,02%        0,02%
          Aset pajak tangguhan                                               0,19%       0,23%        0,20%        0,20%        0,21%
          Aset lain-lain                                                     0,11%       0,17%        0,15%        0,16%        0,18%
          Estimasi tagihan restitusi pajak                                   0,00%       0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
          JUMLAH ASET                                                      100,00%     100,00%      100,00%      100,00%      100,00%




                                 Keterangan                              31/12/25    31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21

          LIABILITAS DAN EKUITAS
          LIABILITAS
          Utang jangka pendek                                                0,00%       1,90%        4,56%         1,90%        0,00%
          Utang transaksi perantara pedagang efek
            Pihak ketiga                                                    34,72%      17,73%        22,19%       18,46%       25,53%
            Pihak berelasi                                                   0,00%       0,03%         0,54%        0,80%        0,11%
          Utang usaha
            Pihak ketiga                                                     0,01%       0,00%        0,00%         0,00%        0,00%
            Pihak berelasi                                                   0,02%       0,02%        0,05%         0,05%        0,08%
          Beban akrual                                                       0,46%       0,43%        0,39%         0,32%        0,41%
          Utang pajak                                                        0,91%       0,90%        0,89%         0,87%        1,15%
          Utang sewa                                                         0,77%       0,53%        0,73%         0,94%        1,25%
          Liabilitas imbalan kerja                                           0,65%       0,72%        0,57%         0,51%        0,60%
          JUMLAH LIABILITAS                                                 37,54%      22,27%        29,93%       23,87%       29,13%
          EKUITAS
          Modal saham                                                        3,41%       4,50%         4,03%        4,28%        4,38%
          Tambahan modal disetor                                             0,19%       0,25%         0,22%        0,24%        0,24%
          Saham treasuri                                                    -0,92%      -1,21%        -1,09%       -1,16%       -0,90%
          Saldo laba                                                        57,01%      70,92%        64,16%       70,47%       65,23%
          Komponen ekuitas lain                                              0,69%       0,94%         0,83%        0,57%        0,47%

          Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
            induk                                                           60,37%      75,40%        68,15%       74,41%       69,43%
          Kepentingan non-pengendali                                         2,09%       2,34%         1,92%        1,73%        1,44%
          JUMLAH EKUITAS                                                    62,46%      77,73%        70,07%       76,13%       70,87%
          JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                    100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%




                                                                    51
Page 79
          Tabel 21
          PT Panin Sekuritas Tbk
          Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2021 - 2025



                                 Keterangan                       31/12/25       31/12/24    31/12/23        31/12/22    31/12/21

          Pendapatan usaha                                             100,00%     100,00%         100,00%     100,00%     100,00%
          Beban usaha                                                   49,99%      57,37%          56,17%      43,33%      53,67%
          Laba usaha                                                   50,01%       42,63%         43,83%       56,67%      46,33%
          Pendapatan (beban) lain - lain                                0,38%       -0,81%         -0,86%        0,18%       0,61%
          Rugi sebelum pajak penghasilan                               50,38%       41,82%         42,97%       56,85%      46,93%
          Beban pajak penghasilan                                      -7,46%       -9,82%         -8,18%       -7,50%      -9,74%
          Laba tahun berjalan                                          42,92%       31,99%         34,79%       49,34%      37,20%
          Rugi (laba) komprehensif lain                                -0,15%        0,05%          1,64%        0,45%       0,13%
          Laba komprehensif lain tahun berjalan                        42,77%       32,05%         36,43%       49,79%      37,32%
          Laba yang diatribusikan kepada:
            Pemilik entitas induk                                      40,73%       30,66%         32,88%       47,94%      35,75%
            Kepentingan non-pengendali                                  2,20%        1,34%          1,91%        1,40%       1,45%



VI.C.2.   PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
          Tabel 22
          PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
          Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
          Per 31 Desember 2021 - 2025



                                 Keterangan                       31/12/25       31/12/24    31/12/23        31/12/22    31/12/21

          ASET
          Kas dan setara kas                                            11,42%      11,18%           6,96%      27,22%      22,28%
          Portofolio efek - neto                                         6,25%      10,00%          17,83%      17,76%      15,95%
          Piutang usaha - neto
            Pihak berelasi                                               0,95%       0,71%           1,06%       0,80%       0,72%
            Pihak ketiga                                                 0,15%       0,05%           0,03%       0,01%       0,05%
          Piutang transaksi perantara pedagang efek - neto               0,00%       0,00%           0,00%       0,00%       0,00%
            Pihak berelasi                                               1,01%       0,10%           0,00%       0,00%       0,00%
            Pihak ketiga                                                16,97%      18,96%          28,89%      21,13%      31,28%
          Piutang transaksi repo - neto                                 61,09%      54,78%          39,63%      24,22%      17,48%
          Piutang lain-lain - neto                                       0,14%       0,41%           0,38%       0,20%       2,08%
          Biaya dibayar dimuka                                           0,41%       0,97%           1,74%       2,11%       1,70%
          Pajak dibayar dimuka                                           0,00%       0,06%           0,08%       0,11%       0,12%
          Penyertaan saham                                               0,15%       0,30%           0,00%       0,00%       0,00%
          Aset tak berwujud                                              0,17%       0,36%           0,90%       1,07%       1,42%
          Aset hak guna                                                  0,34%       0,61%           0,90%       1,46%       2,03%
          Aset tetap                                                     0,21%       0,39%           0,35%       0,47%       0,64%
          Aset pajak tangguhan                                           0,65%       1,06%           1,15%       1,71%       2,40%
          Aset lain-lain                                                 0,09%       0,07%           0,10%       0,32%       0,24%
          Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaanya                  0,00%       0,00%           0,00%       1,42%       1,61%
          JUMLAH ASET                                                  100,00%     100,00%         100,00%     100,00%      100,00%




                                                             52
Page 80
                       Keterangan                              31/12/25     31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Utang usaha pihak ketiga                                           0,53%         1,92%        0,33%        0,39%        0,41%
Utang transaksi perantara pedagang efek
  Pihak berelasi                                                    0,13%        0,36%        0,18%        0,01%        0,13%
  Pihak ketiga                                                     11,28%        8,66%       22,14%        6,14%       15,63%
Utang pajak                                                         0,57%        1,05%        0,60%        0,39%        0,90%
Beban akrual                                                        2,92%        2,66%        2,65%        3,02%        3,24%
Utang jangka pendek                                                18,31%       21,74%       10,44%       30,10%       21,10%
Surat utang jangka panjang                                         34,52%       19,63%       18,42%        5,79%        6,56%
Liabilitas sewa                                                     0,38%        0,68%        1,01%        1,59%        2,01%
Liabilitas imbalan kerja                                            0,72%        1,24%        1,48%        1,77%        1,98%
Utang lain-lain                                                     0,25%        0,25%        0,38%        0,76%        0,86%
JUMLAH LIABILITAS                                                  69,61%       58,21%       57,61%       49,96%       52,83%
EKUITAS
Modal saham                                                         5,21%       10,04%       12,37%       16,85%       19,12%
Tambahan modal disetor                                              1,81%        3,50%        4,31%        5,87%        6,66%
Saldo laba                                                         22,91%       27,42%       24,75%       26,00%       21,38%
Penghasilan komprehensif lain                                       0,45%        0,83%        0,95%        1,31%        0,00%
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
 induk                                                             30,38%       41,79%       42,38%       50,03%       47,16%
Kepentingan non-pengendali                                          0,00%        0,01%        0,01%        0,01%        0,01%
JUMLAH EKUITAS                                                     30,39%       41,79%       42,39%       50,04%       47,17%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%



Tabel 23
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2021 - 2025



                       Keterangan                              31/12/25     31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21

Pendapatan usaha                                                 100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
Gaji dan tunjangan karyawan                                      -17,60%      -25,12%      -27,03%      -29,59%      -41,08%
Beban pemasaran                                                  -15,85%      -13,77%      -15,53%       -7,85%       -8,70%
Umum dan administrasi                                            -13,92%      -13,37%      -17,28%       -1,43%       -2,51%
Penyusutan dan amortisasi                                         -1,06%       -1,99%       -2,37%       -2,77%       -4,45%
Beban pajak final                                                 -0,45%       -0,71%       -0,48%        0,00%        0,00%
Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai                      0,00%        0,00%        0,00%       -5,42%       -1,83%
Iuran Otoritas Jasa Keuangan                                       0,00%        0,00%        0,00%       -2,91%       -3,33%
Pemeliharaan gedung dan peralatan kantor                           0,00%        0,00%        0,00%       -4,01%       -1,49%
Iklan dan promosi                                                  0,00%        0,00%        0,00%       -1,76%       -1,44%
Telekomunikasi                                                     0,00%        0,00%        0,00%       -1,56%       -1,99%
Kustodian dan transaksi                                            0,00%        0,00%        0,00%       -1,37%       -2,38%
Jasa professional                                                  0,00%        0,00%        0,00%       -2,11%       -1,77%
Jamuan dan sumbangan                                               0,00%        0,00%        0,00%       -0,95%       -1,04%
Sewa kantor                                                        0,00%        0,00%        0,00%       -0,54%       -0,80%
Beban pajak final                                                  0,00%        0,00%        0,00%       -0,58%       -2,21%
Pelatihan dan seminar                                              0,00%        0,00%        0,00%       -0,23%       -0,15%
Perjalanan dinas                                                   0,00%        0,00%        0,00%       -0,17%       -0,08%
Beban lain-lain                                                    0,00%        0,00%        0,00%       -0,32%       -0,68%
Laba usaha                                                         51,13%      45,05%        37,32%      36,42%        24,08%
Pendapatan lainnya                                                  1,26%       1,35%         2,36%       2,16%         3,83%
Beban lainnya                                                      -0,40%      -0,67%        -0,19%      -1,67%        -1,15%
Biaya keuangan                                                    -10,70%      -9,82%       -10,31%      -7,72%       -13,27%
Laba sebelum beban pajak penghasilan                              41,28%       35,90%       29,17%       29,20%       13,49%
Beban pajak penghasilan                                           -5,95%       -7,25%       -6,38%       -4,01%       -2,23%
Laba neto tahun berjalan                                          35,33%       28,65%       22,79%       25,19%       11,26%
Penghasilan komprehensif lain                                      0,08%        0,25%       -0,05%        0,16%        0,64%
Laba bersih komprehensif lain tahun berjalan                      35,41%       28,90%       22,74%       25,35%       11,90%
Laba yang diatribusikan kepada:
  Pemilik entitas induk                                           35,33%       28,64%       22,79%       25,19%       11,25%
  Kepentingan non-pengendali                                       0,00%        0,01%        0,01%        0,00%        0,01%




                                                          53
Page 81
VI.C.3.   PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
          Tabel 24
          PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
          Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
          Per 31 Desember 2021 - 2025



                                 Keterangan                              31/12/25     31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21

          ASET
          Kas dan setara kas                                                17,71%       11,20%        5,84%        0,73%       18,51%
          Kas yang dibatasi penggunannya                                     4,52%        5,39%        4,48%        4,66%        8,17%
          Deposito berjangka                                                 0,60%        0,71%        0,59%        0,62%        0,36%
          Portofolio efek
            Pihak berelasi                                                  31,25%       35,55%       35,20%       47,92%       31,66%
            Pihak ketiga - neto                                              3,18%        3,54%        7,37%        6,00%        1,57%
          Piutang transaksi perantara pedagang efek
            Pihak berelasi - neto                                            0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
            Pihak ketiga - neto                                             20,68%        9,15%       10,47%        9,94%       12,90%
          Piutang transaksi penjamin emisi efek
            Pihak berelasi - neto                                            0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        0,08%
            Pihak ketiga - neto                                              0,00%        0,47%        0,33%        0,26%        0,15%
          Piutang transaksi pengelolaan investasi                            0,01%        0,10%        0,12%        0,37%        0,25%
          Piutang transaksi repo                                             4,08%        5,53%        4,06%        0,00%        6,68%
          Piutang lain-lain                                                  1,22%        8,29%        2,50%        1,75%        1,73%
          Biaya dibayar di muka                                              0,17%        0,23%        0,09%        0,12%        0,38%
          Penyertaan saham                                                   1,06%        1,27%       14,28%       12,62%        0,10%
          Aset hak guna - neto                                               0,08%        0,23%        0,32%        0,05%        0,21%
          Aset tetap - neto                                                  0,56%        0,79%        1,15%        1,39%        1,99%
          Aset pajak tangguhan                                               1,13%        0,73%        0,50%        0,31%        0,68%
          Aset lain-lain                                                    13,74%       16,80%       12,70%       13,26%       14,58%
          JUMLAH ASET                                                      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%




                                 Keterangan                              31/12/25     31/12/24     31/12/23     31/12/22     31/12/21

          LIABILITAS DAN EKUITAS
          LIABILITAS
          Utang transaksi perantara pedagang efek
             Pihak ketiga                                                   24,13%        18,47%       16,13%       16,61%       20,13%
          Utang bank                                                         3,99%         0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
          Utang pajak                                                        0,12%         0,14%        0,11%        0,21%        0,15%
          Beban akrual                                                       0,16%         0,20%        0,18%        0,16%        0,25%
          Utang sewa                                                         0,01%         0,04%        0,06%        0,01%        0,04%
          Liabilitas imbalan kerja                                           0,30%         0,34%        0,32%        0,30%        0,38%
          Utang lain-lain                                                    0,75%         0,48%        0,19%        0,85%        6,35%
          Liabilitas pajak tangguhan                                         0,00%         0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
          JUMLAH LIABILITAS                                                 29,46%        19,68%       16,99%       18,14%       27,29%
          EKUITAS
          Modal saham                                                       23,95%        28,58%       23,72%       24,69%       27,26%
          Tambahan modal disetor                                            42,52%        50,73%       42,10%       43,82%       48,23%
          Saldo laba                                                         5,36%         2,76%        5,20%        0,46%       -2,41%
          Penghasilan komprehensif lain                                     -1,31%        -1,78%       11,96%       12,87%       -0,41%
                                                                             0,00%         0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
          Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
           induk                                                            70,52%        80,30%       82,98%       81,84%       72,67%
          Kepentingan non-pengendali                                         0,02%         0,03%        0,03%        0,03%        0,03%
          JUMLAH EKUITAS                                                    70,54%        80,32%       83,01%       81,86%       72,71%
          JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%




                                                                    54
Page 82
Tabel 25
PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2021 - 2025



                       Keterangan                             31/12/25     31/12/24     31/12/23    31/12/22     31/12/21

Pendapatan                                                      100,00%      100,00%      100,00%     100,00%      100,00%
Beban                                                            57,91%       69,27%       46,17%      47,75%       60,98%
Laba bruto                                                        42,09%       30,73%      53,83%      52,25%        39,02%
Pendapatan lainnya                                                12,75%       28,14%       1,00%       7,30%         3,63%
Beban lainnya                                                    -22,52%      -13,01%      -4,52%      -5,31%       -11,37%
Biaya keuangan                                                    -0,02%       -0,07%      -0,02%      -0,01%        -0,06%
Rugi sebelum pajak penghasilan                                   32,30%       45,79%       50,28%      54,23%       31,21%
Manfaat (beban) pajak penghasilan                                 6,65%        1,23%        2,17%      -3,37%       -1,90%
Proforma laba bersih yang timbul dari transaksi dengan
  entitas sepengendali                                            0,00%        0,00%        0,00%       -1,42%       4,00%
Laba bersih tahun berjalan                                       38,95%        47,02%      52,45%      49,44%       33,30%
Penghasilan (rugi) komprehensif lainnya                           2,27%       -19,58%      -4,51%     131,65%       -5,86%
Laba bersih komprehensif lain tahun berjalan                     41,22%       27,44%       47,94%     181,09%       27,44%
Rugi yang diatribusikan kepada:
 Pemilik entitas induk                                           38,97%       47,06%       52,47%      49,42%       33,34%
 Kepentingan non-pengendali                                      -0,02%       -0,03%       -0,02%       0,02%       -0,04%




                                                         55
Page 83
VII.     ANALISIS RISIKO

         Dalam menjalankan kegiatan usahanya, SFUD tidak terlepas dari berbagai risiko
         usaha yang dihadapi. Analisis risiko usaha terhadap SFUD adalah sebagai berikut:

VII.A.   Risiko Teknologi

         Penggunaan teknologi turut berpengaruh terhadap kegiatan operasional SFUD,
         sehingga SFUD dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas teknologinya baik dari
         segi perangkat lunak maupun perangkat keras serta dengan meningkatkan
         sumber daya manusia dan penyediaan anggaran untuk meningkatkan
         kemampuan dalam bidang teknologi yang digunakan.

VII.B.   Risiko Operasional

         Risiko operasional melekat pada semua aktivitas operasional perusahaan pada
         umumnya. Adanya potensi terjadinya suatu peristiwa internal maupun eksternal
         SFUD baik secara langsung maupun tidak langsung dapat menimbulkan dampak
         terhadap SFUD. Risiko-risiko seperti kegagalan sistem teknologi informasi,
         kesalahan manusia, prosedur operasional atau risiko yang bersumber dari
         eksternal yang mempengaruhi operasional SFUD, baik secara langsung maupun
         tidak langsung yang dapat menimbulkan potensi kerugian.

VII.C.   Risiko Ekonomi

         Kegiatan operasi SFUD rentan terhadap kondisi ekonomi domestik, regional dan
         global. Perubahan tingkat kepercayaan konsumen terhadap kesehatan ekonomi
         Indonesia dapat berpengaruh negatif dan merugikan bisnis dengan berbagai cara,
         termasuk melemahnya kinerja keuangan SFUD.

         Untuk mengurangi dampak dari risiko ekonomi, secara hati-hati SFUD
         mempertimbangkan dan memantau perkiraan kondisi ekonomi domestik, regional,
         dan global pada saat mengembangkan strategi. SFUD melakukan pemantauan
         secara periodik anggaran dan pengeluaran untuk mengantisipasi perubahan
         dalam kondisi ekonomi.

VII.D.   Risiko Ketidakstabilan Politik

         Perkembangan politik dan sosial di Indonesia tidak dapat diprediksi di masa depan
         dan SFUD tidak dapat memastikan bahwa gangguan sosial dan sipil tidak akan
         terjadi di masa yang akan datang dan dalam skala yang lebih besar atau bahwa
         gangguan tersebut tidak akan secara langsung maupun tidak langsung memiliki
         dampak negatif yang material pada bisnis, keadaan keuangan, hasil usaha dan
         prospek SFUD.




                                          56
Page 84
VII.E.   Risiko Bencana Alam

         Seperti halnya semua industri, kegiatan usaha SFUD tidak terlepas dari ancaman
         bencana alam, seperti badai tropis, angin topan, gempa bumi, tsunami, banjir,
         kebakaran baik karena faktor alam maupun human error, dan berbagai bencana
         lainnya yang dapat memberikan dampak negatif secara material terhadap kegiatan
         usaha dan kondisi keuangan SFUD.

VII.F.   Risiko Perubahan Kebijakan Pemerintah

         SFUD bergerak dalam industri yang diatur ketat oleh peraturan dan
         perundang-undangan yang mungkin masih akan mengalami perubahan yang
         signifikan. Setiap perubahan atas peraturan yang berlaku dapat memberikan
         dampak negatif terhadap biaya operasi, pendapatan bersih, arus kas, dan
         keuntungan SFUD.




                                         57
Page 85
VIII.       METODE PENILAIAN

VIII.A.     Metode-Metode Penilaian

VIII.A.1.   Metode Penyesuaian Aset Bersih

            Metode ini merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan aset
            (asset based approach). Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan
            liabilitas (liabilities) harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk
            komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank
            atau utang bank).

            Aset lancar (current assets) harus dinilai ulang, misalnya untuk piutang dengan
            mengurangkan jumlah yang tak dapat ditagih secara normal. Aset tetap seperti
            tanah, bangunan, dan mesin-mesin perlu dinilai dengan konsep penilaian properti
            yang berlaku umum.

            Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud (intangible assets) seperti hak
            paten, lisensi, biaya riset dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan
            siap bekerja (pool of employees), dan daftar langganan (pool of captive customer),
            juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak berwujud tersebut diperoleh dengan
            melakukan penilaian terhadap tiap-tiap aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar
            ekuitas (net worth) kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai
            seluruh aset dan liabilitas (liabilities) yang telah disesuaikan.

VIII.A.2.   Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek

            Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek merupakan metode
            penilaian yang didasarkan pada pendekatan pasar (market based approach).
            Dengan metode ini, nilai pasar saham ditetapkan berdasarkan harga yang telah
            atau pernah terjadi dari perusahaan sejenis yang sebanding dan sepadan. Nilai
            pasar dari perusahaan pembanding diambil dari pasar modal (perusahaan
            publik/terbuka).

            Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah perusahaan pembanding harus
            sebanding dan sepadan dengan perusahaan yang akan dinilai dalam berbagai
            variabel pembanding, antara lain perputaran penjualan, ekuitas, struktur modal
            (leverage), aset dan komposisi aset, tingkat laba, dan rasio-rasio keuangan.

            Jika telah diperoleh perusahaan yang sebanding dan sepadan, nilai pasar saham
            perusahaan yang dinilai diperoleh dengan cara mengalikan pendapatan
            perusahaan dengan beberapa rasio yang diperoleh dari perusahaan pembanding,
            seperti rasio P/E (price/earnings), P/S (price/sales), P/BV (price/book value of
            equity) dan sebagainya.




                                              58
Page 86
VIII.A.3.   Metode Diskonto Arus Kas

            Metode diskonto arus kas ini merupakan metode penilaian yang didasarkan pada
            pendekatan pendapatan (income based approach).

            Untuk menggunakan metode ini, sebelum melakukan proses diskonto
            (discounting), terlebih dahulu harus diproyeksikan pendapatan mendatang berupa
            arus kas bersih untuk ekuitas (net cash flow to equity) atau arus kas bersih untuk
            kapital (net cash flow to invested capital) sesuai dengan sifat dan jenis usaha yang
            dinilai. Setelah proyeksi dibuat, langkah berikutnya adalah menetapkan tingkat
            diskonto (discount rate) yang tepat.

            Proses selanjutnya adalah mendiskonto nilai-nilai arus kas bersih yang telah
            diproyeksikan, termasuk nilai periode kekal (continuing value), dengan faktor
            diskonto (discount factor) yang diperoleh dari tingkat diskonto sesuai dengan
            periode proyeksinya. Jika yang didiskonto adalah arus kas bersih untuk ekuitas,
            maka nilai kini (present value) dari keseluruhan pendapatan di masa mendatang
            tersebut merupakan nilai ekuitas, sedangkan jika yang didiskonto adalah arus kas
            bersih untuk kapital, jumlah nilai kini tersebut merupakan nilai perusahaan
            (corporate value), yang masih harus dikurangi dengan nilai liabilitas untuk
            mendapatkan nilai ekuitas.

VIII.B.     Metode Penilaian yang Digunakan

            Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis
            internal berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis historis
            atas laporan posisi keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif SFUD,
            pengkajian atas kondisi operasi dan manajemen serta sumber daya yang dimiliki
            SFUD. Prospek SFUD di masa yang akan datang kami evaluasi berdasarkan
            rencana usaha yang telah kami kaji kewajaran dan konsistensinya. Analisis
            eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal yang
            dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
            singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.

            Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar
            suatu “business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi
            keuangan dan laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya
            diperlukan penyesuaian terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan
            normalisasi keuntungan laporan laba rugi komprehensif yang biasanya disusun
            oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun nilai buku suatu
            perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan laba
            rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis
            yang dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian
            tersebut.

            Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
            penyesuaian aset bersih (adjusted net asset method) dan metode pembanding
            perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly traded company method).




                                              59
Page 87
          Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari
          semua komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai
          pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai
          pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan
          kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai pasar seluruh aset
          (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai pasar liabilitas.

          Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian
          ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
          mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
          diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai
          data perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh SFUD.

          Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai
          untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak
          manajemen Perseroan dan SFUD. Tidak tertutup kemungkinan untuk
          diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat memberikan
          hasil yang berbeda.

          Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi
          dengan melakukan pembobotan.

VIII.C.   Premis Penilaian

          Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis
          penilaian bahwa SFUD adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.

VIII.D.   Aplikasi Diskon dan Premi

          Diskon dan premi merupakan hal-hal yang tak terpisahkan dari proses penilaian
          perusahaan tertutup. Diskon dan premi terkait dengan ada/tidaknya tingkat kendali
          serta tingkat kemampuan untuk dipasarkan dari saham yang dinilai. Diskon adalah
          potongan yang diberikan kepada suatu indikasi nilai dari business interest atau
          saham yang berhasil diperkirakan. Pemberian diskon terkait dengan tidak adanya
          unsur kendali dalam saham yang dinilai dan disebut dengan Discount for Lack of
          Control – DLOC (Diskon Tanpa Pengendalian). Diskon juga terkait dengan tingkat
          kesulitan saham tersebut untuk dikonversi secara cepat menjadi uang tunai yang
          disebut dengan Discount for Lack of Marketabilities – DLOM (Diskon Likuiditas
          Pasar). Sedangkan, premi adalah tambahan nilai yang diberikan kepada indikasi
          nilai yang berhasil diperoleh dalam proses penilaian. Pemberian premi terkait
          dengan adanya unsur kendali dalam saham perusahaan yang dinilai dan disebut
          dengan Premium for Control (Premi Pengendalian).




                                             60
Page 88
VIII.E.   Prosedur Penilaian

          Berdasarkan pendekatan dan metode penilaian yang telah dipilih untuk
          menentukan indikasi nilai pasar Objek Penilaian, kami telah melakukan
          langkah-langkah sebagai berikut:

          1. Melakukan tinjauan atas faktor internal dan eksternal yang memengaruhi
             operasi SFUD.
          2. Melakukan tinjauan atas laporan keuangan historis dari SFUD.
          3. Melakukan penelaahan atas data operasional SFUD.
          4. Melakukan penilaian Objek Penilaian dengan mengaplikasikan metode
             penyesuaian aset bersih dengan pendekatan aset dan metode pembanding
             perusahaan tercatat di bursa efek dengan pendekatan pasar.

VIII.F.   Independensi Penilai

          Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa
          adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan dan SFUD
          ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan dan SFUD. KR juga tidak
          memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.
          Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
          atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali
          tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan
          KR hanya menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/260417-004
          tanggal 17 April 2026 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.




                                            61
Page 89
IX.     PENILAIAN

        Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode penilaian yang digunakan
        untuk menilai Objek Penilaian adalah metode penyesuaian aset bersih dan metode
        pembanding perusahaan tercatat di bursa efek. Dalam bab ini, terlebih dahulu
        akan dibahas penentuan nilai pasar dengan metode penyesuaian aset bersih baru
        kemudian dilanjutkan dengan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa
        efek.

IX.A.   Premi Pengendalian (Premium for Control), Diskon Tanpa Pengendalian
        (Discount for Lack of Control), dan Diskon Likuiditas Pasar (Discount for
        Lack of Marketabilities)

        Berdasarkan POJK 35/2020, premi pengendalian didefinisikan sebagai “suatu
        jumlah atau persentase tertentu yang merupakan penambah dari nilai suatu
        ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian atas objek penilaian”.

        Berdasarkan POJK 35/2020, diskon tanpa pengendalian didefinisikan sebagai
        “suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari nilai suatu
        ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya tingkat pengendalian atas objek
        penilaian”.

        Premi pengendalian dan diskon tanpa pengendalian mencerminkan penambahan
        terhadap nilai dari penyertaan minoritas atau pengurangan terhadap nilai dari
        penyertaan mayoritas dalam entitas anak yang dinilai sebagai pengaruh dari
        ketiadaan pengendalian dari pemilik yang berada dalam posisi minoritas atau
        dibatasi pengendaliannya.

        Pengurangan diperhitungkan karena pemilik yang dalam kondisi tidak memiliki
        kemampuan untuk mengendalikan akan memperoleh manfaat yang berbeda dari
        pemilik yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan karena adanya
        keleluasaan dari pemilik yang mengendalikan untuk mengoptimalkan manfaat
        dengan:

        •   Menentukan arah perkembangan jangka panjang perusahaan.
        •   Memilih pengurus inti perusahaan.
        •   Menentukan hak dan fasilitas untuk pengurus inti.
        •   Menentukan kebijakan investasi.
        •   Menentukan dengan pihak mana kegiatan usaha akan dilakukan.
        •   Menentukan besarnya dividen yang akan dibayarkan.
        •   Menolak usulan-usulan di atas yang berasal dari pemegang saham minoritas.




                                         62
Page 90
          Berdasarkan Peraturan POJK 35/2020, diskon likuiditas pasar didefinisikan
          sebagai “suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari
          nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas objek penilaian”.

          Diskon likuiditas pasar mencerminkan pengurangan terhadap nilai dari
          perusahaan yang dinilai sebagai pengaruh dari tidak likuidnya saham perusahaan
          tersebut untuk diperdagangkan.

          Untuk penilaian atas SFUD, sesuai dengan tujuan penilaian yang dilakukan, yaitu
          untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang nilai pasar dari
          Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau
          ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2025.

IX.B.     Nilai Pasar Objek Penilaian

IX.B.1.   Nilai Pasar 92,50% Saham SFUD Berdasarkan Metode Penyesuaian Aset
          Bersih

          Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode yang digunakan untuk
          menentukan nilai pasar 92,50% saham SFUD adalah metode penyesuaian aset
          bersih. Metode ini merupakan metode penilaian yang didasarkan pada pendekatan
          aset. Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan liabilitas harus
          disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk komponen-komponen yang
          telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang bank).

          Pada tanggal 31 Desember 2025, SFUD memiliki aset dan liabilitas
          masing-masing sebesar Rp 0,54 miliar dan Rp 0,84 miliar. Indikasi nilai pasar
          100,00% saham SFUD kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai
          seluruh aset dan liabilitas. Dengan demikian, pada tanggal 31 Desember 2025,
          indikasi nilai pasar 100,00% saham SFUD adalah sebesar negatif Rp 0,31 miliar.
          Dengan demikian, nilai pasar 92,50% saham SFUD berdasarkan metode
          penyesuaian aset bersih adalah sebesar negatif Rp 0,28 miliar.




                                           63
Page 91
Perincian perhitungan nilai pasar 92,50% saham SFUD dengan menggunakan
metode penyesuaian aset bersih adalah sebagai berikut:

Tabel 26
PT Surya Fajar Urun Dana
Nilai Pasar 92,50% Saham
Metode Penyesuaian Aset Bersih
Per 31 Desember 2025

                                                                                 (Dalam jutaan Rupiah)

                        Keterangan                      31/12/25        Penyesuaian       Nilai Pasar

ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                                 59                 -             59
Deposito berjangka yang dibatasi pencairannya                      63                 -             63
Piutang lain-lain                                                   0                 -              0
Biaya dibayar di muka                                               9                 -              9
Jaminan operasional                                                 4                 -              4
Jumlah Aset Lancar                                             135                    -            135
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan                                            65                    -             65
Aset tetap                                                     296                    -            296
Jaminan gedung                                                  42                    -             42
Jumlah Aset Tidak Lancar                                       402                    -            402
JUMLAH ASET                                                    537                    -            537
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang lain-lain pihak ketiga                                   400                    -            400
Utang pajak                                                      8                    -              8
Beban akrual                                                    32                    -             32
Bagian liabilitas sewa jangka panjang yang akan jatuh
  tempo dalam waktu satu tahun                                     85                 -             85
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                525                    -            525
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                        319                    -            319
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                               319                    -            319
JUMLAH LIABILITAS                                              844                    -            844
EKUITAS                                                        (307)                  -           (307)
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                  537                    -            537

Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                                (307)
Nilai pasar 100,00% saham                                                                         (307)
Nilai pasar 92,50% saham                                                                          (284)




                                                 64
Page 92
IX.C.   Nilai Pasar 92,50% Saham SFUD Berdasarkan Metode Pembanding
        Perusahaan Tercatat di Bursa Efek

        Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode yang digunakan untuk
        menentukan nilai pasar 92,50% saham SFUD adalah metode pembanding
        perusahaan tercatat di bursa efek. Metode ini merupakan metode penilaian yang
        didasarkan pada pendekatan pasar. Dengan metode ini, indikasi nilai pasar saham
        ditetapkan berdasarkan harga yang telah atau pernah terjadi dari perusahaan
        sejenis yang sebanding dan sepadan. Indikasi nilai pasar dari perusahaan
        pembanding diambil dari pasar modal (perusahaan publik/terbuka).

        Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah perusahaan pembanding harus
        sebanding dan sepadan dengan perusahaan yang akan dinilai dalam berbagai
        variabel pembanding, antara lain perputaran penjualan, ekuitas, struktur modal
        (leverage), aset dan komposisi aset, tingkat laba, dan rasio-rasio keuangan.

        Jika telah diperoleh perusahaan yang sebanding dan sepadan, indikasi nilai pasar
        saham perusahaan yang dinilai diperoleh dengan cara mengalikan pendapatan
        perusahaan dengan beberapa rasio yang diperoleh dari perusahaan pembanding,
        seperti rasio P/E (price/earnings), P/S (price/sales), P/BV (price/book value of
        equity), P/EBITDA (price/earnings before interest, tax, depreciation, and
        amortization), MVIC/S (market value of invested capital/sales), MVIC/BVIC
        (market value of invested capital/book value of invested capital), MVIC/EBITDA
        (market value of invested capital/earnings before interest, tax, depreciation, and
        amortization) dan sebagainya.

        Berdasarkan data yang kami peroleh dari laporan keuangan yang tersedia di
        publik, berikut adalah uraian kriteria perbandingan yang digunakan sebagai dasar
        penentuan perusahaan pembanding:
        Tabel 27
        Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 1

                                                                                                                                                  Sejenis
                         Keterangan                     Industri         Kegiatan Usaha             Produk               Risiko Usaha
                                                                                                                                                   (√ / -)
                                                                                                                     Terkait industri sekuritas
                                                        Sekuritas        Sekuritas urun dana   Sekuritas urun dana
        PT Surya Fajar Urun Dana                                                                                             urun dana
                                                                                                                     Terkait industri sekuritas
                                                        Sekuritas                                                                                    √
        PT MNC Kapital Indonesia Tbk                                     Sekuritas urun dana   Sekuritas urun dana           urun dana
                                                                                                                     Terkait industri sekuritas
                                                        Sekuritas                                                                                    √
        PT Panin Sekuritas Tbk                                           Sekuritas urun dana   Sekuritas urun dana           urun dana
                                                                                                                     Terkait industri sekuritas
                                                        Sekuritas                                                                                    √
        Asia Plus Group Holdings PCL                                     Sekuritas urun dana   Sekuritas urun dana           urun dana
                                                                                                                     Terkait industri sekuritas
                                                        Sekuritas                                                                                    √
        Bell Financial Group Limited                                     Sekuritas urun dana   Sekuritas urun dana           urun dana
                                                                                                                     Terkait industri sekuritas
                                                        Sekuritas                                                                                    √
        Trinity Watthana PCL                                             Sekuritas urun dana   Sekuritas urun dana           urun dana
                                                                                                                     Terkait industri sekuritas
                                                        Sekuritas                                                                                    √
        PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                              Sekuritas urun dana   Sekuritas urun dana           urun dana
                                                                                                                     Terkait industri sekuritas
                                                        Sekuritas                                                                                    √
        Euroz Hartleys Group Limited                                     Sekuritas urun dana   Sekuritas urun dana           urun dana
                                                                                                                     Terkait industri sekuritas
                                                        Sekuritas                                                                                    √
        PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk                              Sekuritas urun dana   Sekuritas urun dana           urun dana




                                                                    65
Page 93
Tabel 28
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 2

                                                          Rata-rata Pertumbuhan                                                   Sejenis
                  Keterangan                                                                               DER
                                                      Pendapatan         Laba Bersih                                               (√ / -)
PT Surya Fajar Urun Dana                                    -78,65%                  -34,38%              -274,83%
PT MNC Kapital Indonesia Tbk                                16,18%                    130,07%             435,84%                     √
PT Panin Sekuritas Tbk                                      27,07%                    70,48%              60,10%                      √
Asia Plus Group Holdings PCL                                -10,03%                   -45,11%             95,13%                      √
Bell Financial Group Limited                                 8,25%                    17,14%              337,59%                     √
Trinity Watthana PCL                                        -22,11%                 -15544,84%            205,74%                     –
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                         85,19%                    128,37%             229,09%                     –
Euroz Hartleys Group Limited                                44,98%                    121,26%             105,06%                     √
PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk                         29,81%                     7,53%              41,76%                      √



Tabel 29
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 3

                                                      Rata-rata Margin                                                               Sejenis
               Keterangan                                                                        ROA             ROE
                                                  EBIT                EAT                                                             (√ / -)
PT Surya Fajar Urun Dana                        -1448,41%               -1443,10%              -385,18%        673,39%
PT MNC Kapital Indonesia Tbk                      6,56%                   5,55%                 0,96%           5,13%                     √
PT Panin Sekuritas Tbk                           46,10%                  37,46%                 7,63%          12,22%                     √
Asia Plus Group Holdings PCL                     15,45%                  12,26%                 2,11%           4,11%                     √
Bell Financial Group Limited                     16,63%                  11,58%                 3,42%          14,95%                     √
Trinity Watthana PCL                              9,09%                  -7,97%                -2,00%          -6,12%                     –
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk              38,59%                  31,99%                 8,69%          28,61%                     –
Euroz Hartleys Group Limited                     10,85%                  14,93%                13,20%          27,08%                     √
PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk              39,05%                  42,99%                 3,05%           4,32%                     √




Tabel 30
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 4 dan No. 5

                                                                                                                          (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                                               Sejenis                               Sejenis
                      Keterangan                                      Total Aset                            Pangsa Pasar
                                                                                                (√ / -)                               (√ / -)
 PT Surya Fajar Urun Dana                                                  537.104.494                               (282.331.183)
 PT MNC Kapital Indonesia Tbk                                               29.037.491             –                     2.386.656            √
 PT Panin Sekuritas Tbk                                                      2.637.296             √                     1.063.586            √
 Asia Plus Group Holdings PCL                                                4.944.295             √                     2.186.042            √
 Bell Financial Group Limited                                               11.862.223             –                     4.747.054            –
 Trinity Watthana PCL                                                        2.115.117             √                     1.153.329            √
 PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                                         6.828.045             √                     4.727.685            –
 Euroz Hartleys Group Limited                                                2.359.288             √                     1.943.077            √
 PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk                                           751.471             √                       981.000            √



Dalam metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, digunakan angka
pengali MVIC/BVIC sebesar 1,22 dengan perincian sebagai berikut:
 Tabel 31
 PT Surya Fajar Urun Dana
 Data Angka Pengali Perusahaan Pembanding

                                                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                             Perusahaan                                             MVIC                    BVIC                 MVIC/BVIC

 PT MNC Kapital Indonesia Tbk                                                            5.173.787               8.206.162                        0,63
 PT Panin Sekuritas Tbk                                                                  1.063.586               1.647.268                        0,65
 Asia Plus Group Holdings PCL                                                            2.771.227               3.119.034                        0,89
 Bell Financial Group Limited                                                           11.588.565               9.709.710                        1,19
 Trinity Watthana PCL                                                                    2.404.874               1.943.358                        1,24
 PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                                                     8.334.439               5.681.580                        1,47
 Euroz Hartleys Group Limited                                                            1.943.077               1.150.516                        1,69
 PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk                                                     1.011.000                 560.086                        1,81
 Median                                                                                                                                           1,22




                                                               66
Page 94
Untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, karena angka
pengali di atas diperoleh dari perusahaan tercatat di bursa efek, sehingga
mencerminkan angka pengali untuk transaksi minoritas yang bersifat likuid, maka
di dalam penilaian ini, perlu ditambahkan premi pengendalian yang besarnya
menurut pendapat kami adalah sebesar 70,00%.

Dalam penilaian ini, rasio yang digunakan adalah rasio investasi. Berdasarkan
POJK 35/2020 pasal 65 ayat (1) huruf c, “dalam hal Penilai Bisnis menggunakan
rasio investasi maka dapat mempergunakan rasio market value of invested capital
to gross cash flow before depreciation and taxes (MVIC/GCF), market value of
invested capital to sales (MVIC/sales), market value of invested capital to earning
before interest, taxes, depreciation and amortization (MVIC/EBITDA), market value
of invested capital to earning before interes and, taxes (MVIC/EBIT), dan/atau
market value of invested capital to book value invested capital (MVIC/BVIC).
Sesuai dengan kegiatan usahaSFUD dalam bidang penawaran efek berbasis
teknologi informasi (securities crowdfunding), maka rasio ekuitas yang sesuai
digunakan dalam penilaian SFUD adalah MVIC/BVIC (market value of invested
capital/book value invested capital).

Berdasarkan laporan keuangan SFUD untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2025, BVIC SFUD adalah sebesar Rp 0,09 miliar. Dengan demikian,
indikasi nilai pasar 100,00% minoritas SFUD adalah sebesar Rp 0,11 miliar. Pada
tanggal 31 Desember 2025, SFUD memiliki liabilitas jangka panjang berupa utang
lain-lain pihak ketiga sebesar Rp 0,40 miliar. Dengan mengurangkan liabilitas
jangka panjang tersebut, maka indikasi nilai pasar 100,00% saham SFUD adalah
sebesar negatif Rp 0,29 miliar. Dengan demikian, nilai pasar 92,50% saham SFUD
berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek adalah
sebesar negatif Rp 0,27 miliar.

Perincian perhitungan nilai pasar 92,50% saham SFUD dengan menggunakan
metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek adalah sebagai berikut:

Tabel 32
PT Surya Fajar Urun Dana
Nilai Pasar 92,50% Saham
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Per 31 Desember 2025

                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)
                                                      Angka       Variabel
                       Keterangan                                             Nilai Pasar
                                                      Pengali     Ekonomi
MVIC/BVIC                                                  1,22           93           113
Indikasi nilai pasar 100,00% - minoritas                                               113
Utang lain-lain pihak ketiga                                                          (400)
Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                    (287)
Nilai pasar 100,00% saham                                                             (287)
Nilai pasar 92,50% saham                                                              (266)




                                           67
Page 95
IX.D.   Rekonsiliasi Nilai

        Untuk mendapatkan nilai pasar yang mewakili nilai dari kedua metode penilaian
        yang digunakan, dilakukan rekonsiliasi dengan terlebih dahulu melakukan
        pembobotan terhadap nilai pasar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut,
        masing-masing dengan bobot 90,00% untuk metode penyesuaian aset bersih dan
        10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.

        Alasan kami memberikan bobot 90,00% untuk metode penyesuaian aset bersih
        dan 10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, yaitu
        karena data dan informasi yang digunakan pada metode penyesuaian aset bersih
        yang kami gunakan untuk menentukan nilai pasar Objek Penilaian merupakan data
        dan informasi yang memiliki tingkat kehandalan yang lebih memadai dibandingkan
        dengan data dan informasi yang digunakan pada metode pembanding perusahaan
        tercatat di bursa efek.

        Berdasarkan hasil rekonsiliasi tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai pasar Objek
        Penilaian adalah sebesar negatif Rp 0,28 miliar.

        Tabel 33
        PT Surya Fajar Urun Dana
        Rekonsiliasi Nilai
        Per 31 Desember 2025

                                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)

                          Metode Penilaian                    Nilai Pasar     Bobot             Nilai

        Metode Penyesuaian Aset Bersih                                (284)      90,00%                 (256)
        Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek           (266)      10,00%                  (27)
        Nilai Pasar                                                             100,00%                 (282)



        Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas,                               kewajiban
        pemegang saham hanya terbatas pada modal yang disetorkan.

        Selanjutnya, berdasarkan SPI (Interpretasi SPI 101 butir 6.12), dalam hal penilaian
        saham Perseroan Terbatas dihasilkan nilai negatif, maka hasil penilaian dilaporkan
        sebagai “nol” atau tidak bernilai.

        Dengan demikian, sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas dan SPI,
        rekonsiliasi nilai pasar Objek Penilaian adalah sebesar Rp 0,00.




                                                     68
Page 96
IX.E.   Kesimpulan Penilaian

        Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima
        dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang memengaruhi
        penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
        31 Desember 2025 adalah sebesar Rp 0,00.

        Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi
        yang kami peroleh dari pihak manajemen Perseroan dan SFUD serta pihak-pihak
        lain yang relevan dengan penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi
        tersebut adalah benar dan bahwa tidak ada keadaan atau hal-hal yang tidak
        terungkap yang akan memengaruhi nilai pasar tersebut secara material.

        Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab
        kami kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum
        kepemilikan, kewajiban utang dan/atau sengketa atas SFUD. Kami tegaskan pula
        bahwa kami tidak memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini
        maupun di masa mendatang dan imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian
        SFUD tidak tergantung pada nilai yang dilaporkan.




                                         69
Page 97
PT Surya Fajar Urun Dana                                                                          Lampiran A
Nilai Pasar 92,50% Saham
Metode Penyesuaian Aset Bersih
Per 31 Desember 2025

                                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)

                        Keterangan                           31/12/25        Penyesuaian       Nilai Pasar

ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                                      59                 -             59
Deposito berjangka yang dibatasi pencairannya                           63                 -             63
Piutang lain-lain                                                        0                 -              0
Biaya dibayar di muka                                                    9                 -              9
Jaminan operasional                                                      4                 -              4
Jumlah Aset Lancar                                                  135                    -            135
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan                                                 65                    -             65
Aset tetap                                                          296                    -            296
Jaminan gedung                                                       42                    -             42
Jumlah Aset Tidak Lancar                                            402                    -            402
JUMLAH ASET                                                         537                    -            537
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang lain-lain pihak ketiga                                        400                    -            400
Utang pajak                                                           8                    -              8
Beban akrual                                                         32                    -             32
Bagian liabilitas sewa jangka panjang yang akan jatuh
  tempo dalam waktu satu tahun                                          85                 -             85
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                     525                    -            525
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                             319                    -            319
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                    319                    -            319
JUMLAH LIABILITAS                                                   844                    -            844
EKUITAS                                                             (307)                  -           (307)
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                       537                    -            537

Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                                     (307)
Nilai pasar 100,00% saham                                                                              (307)
Nilai pasar 92,50% saham                                                                               (284)




                                                        70
Page 98
PT Surya Fajar Urun Dana                                                        Lampiran B
Nilai Pasar 92,50% Saham
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Per 31 Desember 2025

                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)
                                                      Angka       Variabel
                       Keterangan                                             Nilai Pasar
                                                      Pengali     Ekonomi
MVIC/BVIC                                                  1,22           93           113
Indikasi nilai pasar 100,00% - minoritas                                               113
Utang lain-lain pihak ketiga                                                          (400)
Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                    (287)
Nilai pasar 100,00% saham                                                             (287)
Nilai pasar 92,50% saham                                                              (266)




                                            71
Page 99
PT Surya Fajar Urun Dana                                                                     Lampiran C
Rekonsiliasi Nilai
Per 31 Desember 2025

                                                                                   (Dalam jutaan Rupiah)

                  Metode Penilaian                         Nilai Pasar     Bobot             Nilai

Metode Penyesuaian Aset Bersih                                     (284)      90,00%                 (256)
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek                (266)      10,00%                  (27)
Nilai Pasar                                                                  100,00%                 (282)




                                                      72

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.22 MB
Published20 May 2026
Pages99
Characters269,412
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 48 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SURYA FAJAR p.1 ×56
linked org SURYA FAJAR CAPITAL Tbk p.1 ×17
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.24 ×38
linked org Reliance Sekuritas Indonesia Tbk p.24 ×38
linked person Ivo Rustandi p.35 ×2
linked person Adi Putera Widjaja p.35 ×2
linked org Panca Global Kapital Tbk. p.47 ×2
linked org Negara Maju p.54 ×3
linked org Pangan Sejahtera. p.59
linked org MNC Kapital Indonesia Tbk p.92 ×14
possible person Prof. Dr. Satrio p.2 ×6
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×6
possible org Panin Sekuritas Tbk p.24 ×35
possible org Negara Republik Indonesia p.34 ×2
unresolved org PT SURYA FAJAR URUN DANA p.1 ×34
unresolved org Menteri Keuangan p.2
unresolved org PT Digitalisasi SFUD p.3
unresolved org PT Mareco Prima Mandiri p.3 ×2
unresolved person Humberg Lie p.4 ×9
unresolved org PT Garudapreneur Investasi Asia p.4 ×10
unresolved org PT Trans Mutasi Bangsa p.4 ×2
unresolved org MSI p.9 ×12
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×9
unresolved org KJPP Kusnanto p.15 ×4
unresolved org KJPP KUSNANTO & REKAN p.15
unresolved person Willy D. Kusnanto · Pimpinan Rekan p.15
unresolved person H. Kondisi Pembatas p.20
unresolved org PT Surya Fajar Urun Dana Per p.23 ×6
unresolved org Bank Sentral p.23 ×2
unresolved org PT Surya Fajar Urun Dana Metode Pembanding Perusahaan p.25 ×2
unresolved org PT Surya Fajar Urun Dana Metode Penyesuaian Aset p.27
unresolved org PT Surya Fajar Urun Perangkat Indonesia Dana p.28
unresolved org PT Mareco Prima Mandiri Daftar Kepemilikan p.29 ×2
unresolved org PT Surya Fajar Urun Dana SFUD p.34 ×2
unresolved person Rini Yulianti p.34 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.34 ×4
unresolved org PT Surya Fajar Urun Dana Daftar Kepemilikan p.35 ×2
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.64
unresolved org PT Surya Fajar Urun Dana Rasio-rasio Keuangan Per p.74
unresolved org PT Surya Fajar Urun Dana Berikut p.76
unresolved org PT Surya Fajar Urun Dana Analisis Common Size p.76 ×2
unresolved org PT Surya Fajar Urun Dana Nilai Pasar p.91 ×2
unresolved org Bell Financial Group Limited p.92 ×5
unresolved org Euroz Hartleys Group Limited p.92 ×5
unresolved org PT Surya Fajar Urun Dana Data Angka Pengali p.93
unresolved org PT Surya Fajar Urun Dana Rekonsiliasi Nilai Per p.95

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 20541 ms 12 Sep 2026 22:21
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result