Skip to content
Back to announcement

20240430_DGIK_Laporan Informasi dan Fakta Material_31631945_lamp1.pdf

Financial statement Text extracted DGIK

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 91

Page 1
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

PER 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN
PER 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT)



DAN UNTUK PERIODE 3 (TIGA) BULAN
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT)
Page 2
PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
DAFTAR ISI




                                                                            Halaman


SURAT PERNYATAAN DIREKSI


LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
  Per 31 Maret 2024 (Tidak Diaudit) dan Per 31 Desember 2023 (Diaudit)        1-3


LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
  Periode 3 (Tiga) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2024
   dan 2023 (Tidak Diaudit)                                                   4-5


LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
  Periode 3 (Tiga) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2024
   dan 2023 (Tidak Diaudit)                                                    6


LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
  Periode 3 (Tiga) Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2024
   dan 2023 (Tidak Diaudit                                                     7


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                  8 - 88
Page 3

          
Page 4
          PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            PER 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN PER 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT)
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                       A S E T
                                                                           31 Maret            31 Desember
                                                             Catatan        2024                  2023

ASET LANCAR
 Kas dan Setara Kas                                            4           3,533,500,481        25,801,604,628
 Dana yang Dibatasi Penggunaannya                              5          21,791,926,167        24,598,204,171
 Piutang Usaha                                                 6          73,579,156,765        53,920,051,463
 Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja                            7         220,040,633,915       212,160,486,647
 Piutang Lain-lain                                             8          24,117,555,454        28,384,121,892
 Piutang Pihak Berelasi                                        35                      -           765,900,000
 Persediaan                                                    9          18,339,987,865        11,316,973,063
 Biaya Dibayar di Muka dan Uang Muka                           10         26,511,205,412        26,544,392,603
 Pajak Dibayar di Muka                                        19a         15,981,708,936        17,839,169,679
 Investasi                                                                    10,691,498            10,691,498
      Jumlah Aset Lancar                                                 403,906,366,493       401,341,595,644

ASET TIDAK LANCAR
 Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka                            10         70,109,800,000        70,109,800,000
 Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama           11        235,427,601,195       245,118,133,286
 Aset Keuangan Diukur Pada Nilai Wajar
    melalui Komprehensif Lain                                  12           2,250,000,000        2,250,000,000
 Properti Investasi                                            13          73,586,018,131       74,282,107,807
 Aset Tetap                                                    14          91,031,776,898       90,711,775,624
 Aset Tidak Lancar Lainnya                                     15          32,110,661,876       32,110,661,876
      Jumlah Aset Tidak Lancar                                           504,515,858,100       514,582,478,593




JUMLAH ASET                                                              908,422,224,593       915,924,074,237

                            Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
             bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan




                                                         1
Page 5
           PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
             PER 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN PER 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT)
                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                 LIABILITAS DAN EKUITAS

                                                                           31 Maret         31 Desember
                                                               Catatan      2024               2023

LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Utang Bank                                                      16         9,267,852,881    47,104,580,361
 Utang Usaha - Pihak Ketiga                                      17        86,744,024,853    75,073,243,634
 Utang Lain-lain                                                 18        38,255,056,000    38,255,056,000
 Utang Pajak                                                    19b         8,850,275,023     8,538,478,876
 Pendapatan di Tangguhkan dan diterima di Muka                              3,042,833,334     2,235,000,000
 Liabilitas Kontrak                                              20        50,511,115,450    40,518,414,310
 Utang Retensi                                                   21        41,776,141,010    41,207,007,733
 Beban Akrual                                                    22         4,395,849,372     3,529,995,182
 Liabilitas Jangka Panjang - Bagian Jatuh Tempo
   dalam Satu Tahun:
 - Utang Bank                                                    16                     -                 -
       Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    242,843,147,923   256,461,776,096

LIABILITAS JANGKA PANJANG
 Liabilitas Imbalan Paska Kerja                                  23        27,554,771,140    27,822,019,349
 Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
  Bagian Jatuh Tempo dalam Satu Tahun:
 - Utang Bank                                                    16                     -                 -
       Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                    27,554,771,140    27,822,019,349
       Jumlah Liabilitas                                                  270,397,919,063   284,283,795,445




                                                           2
Page 6
          PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
            PER 31 MARET 2024 (TIDAK DIAUDIT) DAN PER 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT)
                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                            31 Maret            31 Desember
                                                            Catatan          2024                  2023

EKUITAS
 Modal Saham - nilai nominal Rp 100 per saham
  Modal Dasar - 10.000.000.000 saham
  Ditempatkan dan Disetor - 5.541.165.000 saham               24          554,116,500,000       554,116,500,000
 Tambahan Modal Disetor                                       25          254,884,065,527       254,884,065,527
 Saham Treasuri -
  400.214.500 saham pada 31 Maret 2024
  dan 400.214.500 saham pada 31 Desember 2023                 26           (57,510,194,555)      (57,510,194,555)
 Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Entitas Asosiasi                          (27,516,155)          (27,516,155)
 Saldo Laba (Rugi):
  Ditentukan Penggunaannya                                                  26,791,523,499       26,791,523,499
  Belum Ditentukan Penggunaannya                                          (140,679,298,425)     (147,063,325,163)
 Ekuitas yang Dapat Didistribusikan Kepada
  Pemilik Entitas Induk                                                   637,575,079,891       631,191,053,153
 Kepentingan Non Pengendali                                   27              449,225,639           449,225,639
      Jumlah Ekuitas                                                      638,024,305,530       631,640,278,792



JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                             908,422,224,593       915,924,074,237



                             Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
              bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan




                                                        3
Page 7
          PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
      LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
       UNTUK PERIODE 3 (TIGA) BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                      31 MARET 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT)
                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                      Catatan     2024              2023


PENDAPATAN USAHA                                        29      102,182,722,682    88,153,980,251
BEBAN KONTRAK                                           30      (83,737,476,829)   (64,637,084,877)
LABA BRUTO                                                       18,445,245,853    23,516,895,374
LABA PROYEK VENTURA BERSAMA
 (JV) - BERSIH                                          31        7,988,739,967       152,571,261
LABA BRUTO SETELAH PROYEK VENTURA
 BERSAMA (JV)                                                    26,433,985,820    23,669,466,635
BEBAN USAHA
 Umum dan Administrasi                                  32      (17,202,568,970)   (17,724,430,521)
 Pajak Penghasilan Final                                         (2,707,842,151)    (2,336,080,477)
      Jumlah Beban Usaha                                        (19,910,411,121)   (20,060,510,998)
LABA (RUGI) USAHA                                                 6,523,574,699     3,608,955,637
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
 Pendapatan Lain-lain Bersih                            34          546,334,630       231,246,446
 Bagian Laba (Rugi) Entitas Asosiasi - Bersih           11           24,176,010     1,051,187,591
 Pendapatan Managemet Fee                                                     -     1,406,441,286
 Pendapatan Bunga Deposito dan Jasa Giro                            147,572,571       156,510,751
 Pemulihan Cadangan Piutang tak Tertagih                                      -       131,395,080
 Penyusutan Properti Investasi                          13         (802,504,386)     (793,898,653)
 Beban Keuangan                                         33          (55,126,786)     (302,259,751)
      Jumlah Penghasilan (Beban) Lain-lain - Bersih                (139,547,961)    1,880,622,750




                                                         4
Page 8
            PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAK
      LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
       UNTUK PERIODE 3 (TIGA) BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                      31 MARET 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT)
                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                      Catatan        2024                     2023


LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                            6,384,026,738            5,489,578,387
PAJAK PENGHASILAN                                      19c                        -            (366,852,860)

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                                           6,384,026,738            5,122,725,527

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
 Pos-pos yang Akan Direklasifikasi ke
  Laba Rugi:
  Keuntungan Aktuaria atas Liabilitas Imbalan Kerja                               -                       -
  Selisih Kurs karena Penjabaran
   Laporan Keuangan                                                               -                       -

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN                                                      6,384,026,738            5,122,725,527

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN YANG
 DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
 Pemilik Entitas Induk                                               6,384,026,738            5,122,725,527
 Kepentingan Non Pengendali                                                      -                        -

      Jumlah                                                         6,384,026,738            5,122,725,527

JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:
 Pemilik Entitas Induk                                               6,384,026,738            5,122,725,527
 Kepentingan Non Pengendali                                                      -                        -

      Jumlah                                                         6,384,026,738            5,122,725,527

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN
 PER SAHAM DASAR                                        36                    1.24                     0.96


                           Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
            bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan




                                                         5
Page 9
                                                                       PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                                              LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                                   UNTUK PERIODE 3 (TIGA) BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL - TANGGAL
                                                                                  31 MARET 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT)
                                                                              (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                                                                             Selisih Transaksi                                                         Selisih Kurs
                                                                                                            Perubahan Ekuitas                  Saldo Laba (Rugi)                    Karena Penjabaran
                                                                Tambahan                   Saham                   Entitas              Ditentukan      Belum Ditentukan                 Laporan                           Kepentingan
                                   Catatan   Modal Saham       Modal Disetor              Treasuri                Asosiasi            Penggunaannya      Penggunaannya                  Keuangan           Total          Non Pengendali    Total Ekuitas


SALDO PER 1 JANUARI 2023                     554,116,500,000   254,198,352,119         (50,023,746,135)            (27,516,155)          26,791,523,499         (170,844,423,304)                       614,896,403,432       455,110,127   615,351,513,559

KEPENTINGAN NON PENGENDALI DARI
  PENDIRIAN ENTITAS ANAK                                   -                   -                        -                       -                        -                     -                    -                 -                                     -

SAHAM DIPEROLEH KEMBALI                                                                                                                                                                                               -                                     -

LABA BERSIH KOMPREHENSIF PERIODE
  3 (TIGA) BULAN 2023                                      -                   -                        -                       -                        -         5,122,725,527                          5,122,725,527                 -      5,122,725,527

SALDO PER 31 MARET 2023                      554,116,500,000   254,198,352,119         (50,023,746,135)            (27,516,155)          26,791,523,499         (165,721,697,777)                   -   620,019,128,959       455,110,127   620,474,239,086



SALDO PER 1 JANUARI 2024                     554,116,500,000   254,884,065,527         (57,510,194,555)            (27,516,155)          26,791,523,499         (147,063,325,163)                       631,191,053,153       449,225,639   631,640,278,792

KEPENTINGAN NON PENGENDALI DARI
  PENDIRIAN ENTITAS ANAK                                   -                   -                        -                       -                        -                     -                    -                 -                 -                   -

SAHAM DIPEROLEH KEMBALI                                                                                                                                                                                               -                                     -

LABA BERSIH KOMPREHENSIF PERIODE
  3 (TIGA) BULAN 2024                                      -                   -                        -                       -                        -         6,384,026,738                    -     6,384,026,738                 -      6,384,026,738

SALDO PER 31 MARET 2024                      554,116,500,000   254,884,065,527         (57,510,194,555)            (27,516,155)          26,791,523,499         (140,679,298,425)                   -   637,575,079,891       449,225,639   638,024,305,530




                                                                                                  Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
                                                                                   bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan




                                                                                                                            6
Page 10
         PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
        UNTUK PERIODE 3 (TIGA) BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                       31 MARET 2024 DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT)
                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                                    2024                     2023

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
 Penerimaan dari Pelanggan                                        85,402,071,252            50,311,902,525
 Pembayaran kepada:
  Pemasok dan Lainnya                                             (63,558,958,827)         (68,890,887,281)
  Komisaris, Direksi dan Karyawan                                 (22,667,735,729)         (19,195,891,024)
 Penerimaan Lain-lain                                               1,200,000,000            1,660,214,816
 Pembayaran Pajak                                                  (2,517,018,140)          (3,318,109,547)
     Kas Bersih Digunakan untuk
       Aktivitas Operasi                                           (2,141,641,444)         (39,432,770,511)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
 Peningkatan (Penurunan) Dana yang Dibatasi
  Penggunaannya                                                     2,806,278,004              (23,042,700)
 Penghasilan Bunga                                                    147,572,571              156,510,751
 Perolehan Aset Tetap                                              (2,191,274,558)            (183,290,000)
 Pengembalian (Partisipasi) Investasi dalam
  Ventura Bersama                                                 17,703,448,067                  483,340,339

     Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi                18,466,024,084                  433,518,390

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
 Perolehan Utang Bank                                                           -           25,063,801,068
 Pembayaran Utang Bank                                            (37,836,727,480)          (2,392,857,144)
 Pembayaran Bunga Pinjaman Bank                                      (759,161,686)            (268,446,887)
     Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas
      Pendanaan                                                   (38,595,889,166)          22,402,497,037
PENINGKATAN (PENURUNAN) BERSIH
 KAS DAN SETARA KAS                                               (22,271,506,526)         (16,596,755,084)
DAMPAK LABA SELISIH KURS DARI
 KAS DAN SETARA KAS                                                     3,402,379                 (26,863,708)

KAS DAN SETARA KAS, AWAL TAHUN                                    25,801,604,628            42,805,690,373

KAS DAN SETARA KAS, AKHIR TAHUN                                    3,533,500,481            26,182,071,581




                          Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian merupakan
           bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan




                                                     7
Page 11
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM
1.   a.   Pendirian dan Informasi Umum
          PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (d/h PT Duta Graha Indah Tbk) (“Perusahaan”) didirikan
          berdasarkan Akta Notaris No. 38 tanggal 11 Januari 1982 dari Notaris Maria Lidwina Indriani Soepojo,
          SH. Akta Pendirian Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
          Surat Keputusan No. C2-386-HT.01.01.Th.82 tanggal 28 Juli 1982 dan diumumkan dalam Berita
          Negara Republik Indonesia No. 79 tanggal 2 Oktober 1984, Tambahan No. 954.
          Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan tanggal
          31 Desember 2008 yang dinyatakan dalam Akta No. 7 tanggal 8 Januari 2009 dari Notaris Haryanto,
          SH, Anggaran Dasar Perusahaan telah disesuaikan dengan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal
          dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK, sekarang merupakan bagian dari Otorisasi Jasa Keuangan
          atau OJK) No. IX.J.1. tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok-pokok Anggaran Dasar Perusahaan yang
          melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik. Perubahan Anggaran
          Dasar Perusahaan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
          Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-24408. AH.01.02.Tahun 2009 tanggal
          3 Juni 2009 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 52 tanggal 30 Juni 2009,
          Tambahan No. 16966.
          Berdasarkan Akta Notaris No. 8 tanggal 9 Agustus 2012 dari Notaris Zulkifli Harahap, SH, nama
          Perusahaan berubah dari semula PT Duta Graha Indah Tbk menjadi PT Nusa Konstruksi Enjiniring
          Tbk. Akta perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
          Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-43810.AH.01.02 Tahun 2012 tanggal
          10 Agustus 2012.

          Anggaran Dasar telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta notaris No. 19
          tanggal 27 April 2022 dari Notaris Zulkifli Harahap, SH, tentang perubahan maksud dan tujuan
          Perusahaan. Perubahan ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
          Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.09-0012370 tanggal 13 Mei 2022.

          Sesuai Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah bergerak
          dalam konstruksi gedung, konstruksi bangunan sipil, konstruksi khusus, perdagangan besar
          bukan mobil dan motor, real estate yang dimiliki sendiri dan real estate atas dasar balas jasa,
          aktivitas jasa penunjang pertambangan, aktivitas reparai dan perawatan kendaraan bermotor dan
          mesin untuk keperluan khusus, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mobil,
          bus, truk dan sejenisnya, aktivitas konsultasi manajemen lainnya, pergudangan dan
          penyimpanan. Pada saat ini kegiatan utama Perusahaan adalah menjalankan usaha dibidang
          konstruksi gedung dan konstruksi bangunan sipil, jasa konstruksi, industri, perdagangan,
          agen/perwakilan, real estate, pertambangan, investasi dan jasa lain. Pada saat ini, kegiatan
          utama Perusahaan adalah menjalankan usaha-usaha di bidang jasa konstruksi gedung dan
          konstruksi pekerjaan sipil termasuk jalan, irigasi, waduk, pembangkit tenaga listrik, rel kereta api
          dan pelabuhan.

          Sebelumnya Perusahaan berkedudukan di Jakarta Selatan dan berkantor pusat di Jalan Sunan
          Kalijaga No. 64, Jakarta dan efektif pada tanggal 28 Februari 2018 Perusahaan menempati
          gedung baru sebagai kantor pusat di gedung ITS Tower lantai 20 yang berlokasi di Jalan KH.
          Guru Amin No. 18 Pasar Minggu Jakarta Selatan. Perusahaan mempunyai 11 cabang di beberapa
          daerah di Indonesia yaitu Surabaya, Padang, Pekanbaru, Makasar, Samarinda, Mataram,
          Kupang, Semarang, Medan, Aceh, Palembang dan cabang di luar negeri yaitu di Timor Leste.

          Perusahaan memulai kegiatan operasionalnya pada tahun 1982.

          Perusahaan tidak memiliki entitas induk dan entitas induk terakhir.




                                                     8
Page 12
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (Lanjutan)

1.   b.    Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

           Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 Berdasarkan
           Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham No. 17 tanggal 22 Juni 2023 dari
           Notaris Zulkifli Harahap, SH adalah sebagai berikut:

                                                         31 Maret 2024              31 Desember 2023
          Komisaris Utama                    :   Drs. Hendro Martowardoyo      Drs. Hendro Martowardoyo
          Komisaris Independen               :   Drs. Ade Rahardja             Drs. Ade Rahardja
          Komisaris                          :   Drs. Ganda Kusuma, MBA        Drs. Ganda Kusuma, MBA


          Direktur Utama                     :   Heru Firdausi Syarif          Heru Firdausi Syarif
          Direktur                           :   Hudik Pramono                 Hudik Pramono
                                                 Arvin Jahja Tjahjana          Arvin Jahja Tjahjana
                                                 Rizaldi Limpas, SH            Rizaldi Limpas, SH


           Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
           sebagai berikut:

                                                         31 Maret 2024              31 Desember 2023
          Ketua                              :   Drs. Ade Rahardja             Drs. Ade Rahardja
          Anggota                            :   Natsir Jafar                  Natsir Jafar
                                                 Rizal Yamin                   Rizal Yamin




          Manajemen kunci meliputi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan.

           Gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada komisaris dan direksi Perusahaan dan entitas anak
           adalah sebesar Rp 883.050.000 dan Rp 1.351.500.000 masing-masing untuk tahun yang berakhir
           pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023.

           Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023, Perusahaan dan entitas anak memiliki masing-masing
           601 dan 421 karyawan, dan dari jumlah karyawan tersebut masing-masing sebanyak 251 dan
           295 merupakan karyawan tetap (tidak diaudit).

1.   c.    Penawaran Umum Efek Perusahaan

           Pada tanggal 4 Oktober 2007, melalui Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran No. J159/S.535/10-
           07, Perusahaan telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal sejumlah
           1.662.345.000 saham dengan nilai nominal Rp.100 per saham pada harga penawaran Rp 225 per
           saham. Pada tanggal 13 Desember 2007, berdasarkan Surat Ketua Bapepam-LK No.S-
           6306/BL/2007, Perusahaan telah memperoleh Surat Pemberitahuan Efektif Penyataan Penawaran.
           Selisih lebih jumlah yang diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai nominalnya sebesar Rp
           207.793.125.000 dicatat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” setelah dikurangi biaya emisi
           saham sebesar Rp 16.944.693.125. Pada tanggal 19 Desember 2007, seluruh saham Perusahaan
           telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.




                                                     9
Page 13
                     PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (Lanjutan)

1.   d.   Struktur Entitas Anak

          Perusahaan memiliki kepemilikan langsung dan tidak langsung pada Entitas Anak pada tanggal
          31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:

                       Entitas Anak, Kegiatan Usaha,                 Persentase Kepemilikan      Total Aset sebelum Eliminasi
                      Kedudukan dan Tanggal Pendirian                 2024         2023          2024                  2023

          Pemilikan Langsung
          PT Duta Buana Permata (DBP)                                 99.99%      99.99%      264,090,905,292     264,493,816,133
           Perdagangan, Pembangunan dan Jasa/ Jakarta/ 2003

          PT Inti Duta Energi (IDE)                                   99.99%      99.99%      105,920,277,143     106,322,672,752
           Pengadaan Listrik/ Jakarta/ 2003

          PT Nusa Saptacitra Perdana (NSCP)                           95.00%      95.00%        5,429,702,212       5,448,883,012
           Konstruksi Pertambangan/ Jakarta/ ***

          Pemilikan Tidak Langsung melalui IDE
          PT Inti Duta Solusindo (IDS)                                99.99%      99.99%        9,849,000,000       9,849,000,000
           Pengadaan Listrik/ Jakarta/ ***

          PT Duta Cipta Energi (DCE)                                  99.80%      99.80%       48,062,525,887      48,064,130,263
           Pengadaan Listrik/ Jakarta/ ***

          PT Grantirta Sumber Energi                                  99.83%      99.83%       15,873,130,793      15,873,130,793
           Pengadaan Listrik/ Jakarta/ ***

          PT Warilayana Energi                                        99.67%      99.67%        4,056,042,918       4,056,257,918
           Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro/ Jakarta/ ***

          PT Gilang Hydro Lestari                                     99.67%      99.67%        9,750,074,099       9,750,364,099
           Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro/ Jakarta/ ***

          PT Mahija Kastara Hita
           Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro/ Jakarta/ ***         99.99%      99.99%       18,617,119,006      18,611,189,006

          PT Mitra Arana Sinergi
           Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro/ Jakarta/ ***         99.99%      99.99%       45,081,332,108      45,081,959,607

           *** Dalam tahap pengembangan




          Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan dan entitas anak secara bersama-sama
          disebut sebagai “Grup”.

          PT Duta Buana Permata (DBP)

          Pada tahun 2007, Perusahaan melakukan investasi dalam saham DBP dengan harga
          perolehan sebesar Rp 191.402.000.000 dengan persentase pemilikan sebesar 80,88% dan
          hak suara sebesar 48,93%.

          Pada tanggal 31 Januari 2017 Perusahaan melakukan peningkatan investasi dalam saham
          PT DBP dengan harga perolehan sebesar Rp 52.000.000.000. Perusahaan mencatat laba atas
          peningkatan investasi tersebut sebesar Rp 20.449.057.165.

          Dengan demikian persentase pemilikan dan hak suara Perusahaan meningkat menjadi
          sebesar 99,99%.




                                                                10
Page 14
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (Lanjutan)

1.   d.   Struktur Entitas Anak (Lanjutan)

          PT Duta Buana Permata (DBP) (Lanjutan)

          Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham DBP yang
          didokumentasikan dalam Akta No. 22 tanggal 21 Januari 2019 dari Ina Rosaina, S.H., notaris
          di Jakarta Barat, para pemegang saham DBP setuju untuk melakukan penurunan modal dasar,
          modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 68.500.000.000 yang dibayarkan ke Perusahaan.
          Modal dasar, modal ditempatkan dan disetor DBP menjadi sebesar Rp 118.172.000.000.

          Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham DBP yang
          didokumentasikan dalam Akta No. 16 tanggal 12 Desember 2019 oleh Ina Rosaina, S.H., notaris
          di Jakarta Barat, para pemegang saham DBP setuju untuk melakukan penurunan modal
          ditempatkan dan disetor sebesar Rp 25.000.000.000 yang dibayarkan ke Perusahaan. Modal
          ditempatkan dan disetor DBP menjadi sebesar Rp93.171.000.000.

          PT Nusa Saptacitra Perdana (NSCP)

          NSCP didirikan berdasarkan Akta No. 8 tanggal 22 Agustus 2013 dari Notaris Zulkifli
          Harahap, SH. Akta Pendirian Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
          Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-66327.AH.01.01.Tahun 2013
          tanggal 18 Desember 2013 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 18
          tanggal 4 Maret 2014, Tambahan No. 5445.

          NSCP berkedudukan di Jalan Sunan Kalijaga No. 64, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta
          Selatan dan bergerak dalam bidang perdagangan, pembangunan, jasa, pengangkutan darat,
          dan konstruksi pertambangan. Sampai dengan saat ini masih dalam tahap pengembangan.

          Perusahaan melakukan peningkatan investasi dengan melakukan setoran modal dalam saham
          PT NSCP sebesar Rp9.500.000.000. Dengan demikian persentase pemilikan dan hak suara
          Perusahaan sebesar 95,00%.

          PT Inti Duta Energi (IDE)

          Pada tanggal 23 September 2011, Perusahaan mendirikan dan memiliki penyertaan saham
          pada IDE sebesar 99,99% dari modal ditempatkan dan disetor IDE, dengan jumlah investasi
          sebesar Rp177.368.000.000 atau 177.368 lembar saham. Berdasarkan akta No.16 tanggal 26
          Mei 2016 dari notaris Zulkifli Harahap, S.H., pemegang saham Perusahaan menyetujui
          pengurangan atau penurunan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan menjadi
          Rp120.000.000.000 dengan jumlah saham sebanyak 120.000 saham.

          IDE didirikan berdasarkan Akta No. 10 tanggal 23 September 2011 dari Notaris Ukron
          Krisnajaya, S.H., Sp.N., akta pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
          54175.AH.01.01. tahun 2011 tanggal 7 November 2011 dan diumumkan dalam Berita Negara
          Republik Indonesia No. 95 tanggal 27 November 2012, Tambahan No. 75128.

          Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan IDE adalah pengadaan listrik dengan membangun
          pembangkit listrik yang menggunakan energi terbarukan baik langsung maupun melalui entitas,
          dan jasa penunjang ketenagalistrikan. Sampai dengan tanggal pelaporan, IDE masih dalam
          tahap pengembangan.




                                                 11
Page 15
                    PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (Lanjutan)

1.   d.   Struktur Entitas Anak (Lanjutan)

          PT Inti Duta Energi (IDE) (Lanjutan)

          Entitas anak yang berada dibawah PT IDE sebagai berikut:

          i)    PT Inti Duta Solusindo (IDS)

                Pada tanggal 9 Mei 2014, PT Inti Duta Energi, entitas anak, mendirikan dan memiliki
                penyertaan saham pada IDS sebesar 99,99% dari modal ditempatkan dan disetor IDS,
                dengan biaya perolehan sebesar Rp 999.900.000.

                IDS berkedudukan di Jakarta Selatan dan bergerak dalam bidang jasa, perdagangan,
                pembangunan dan pengangkutan darat dan sampai dengan saat ini masih dalam tahap
                pengembangan.

          ii)   PT Duta Cipta Energi (DCE)

                Pada tanggal 18 Juni 2014, PT Inti Duta Energi, entitas anak, mendirikan dan memiliki
                penyertaan saham pada DCE sebesar 99,80% dari modal ditempatkan dan disetor DCE
                dengan biaya perolehan sebesar Rp 49.900.000.

                DCE berkedudukan di Jakarta Selatan dan bergerak dalam bidang perdagangan besar
                bukan mobil dan sepeda motor, atas dasar balas jasa atau kontrak, aktivitas professional
                ilmiah, teknis, teknis lainnya, konsultasi bisnis, broker bisnis, kantor pusat, konsultasi
                manajemen dan konsultasi manajemen lainnya. dan sampai dengan saat ini masih dalam
                tahap pengembangan.

                Entitas anak yang berada dibawah PT DCE sebagai berikut:

                •    PT Grantirta Sumber Energi (GSE)

                     Berdasarkan Akta Pengoperan Hak Atas Saham No. 5 tanggal 11 Desember 2019 dari
                     Hana Badrina S.H., M.Kn., Notaris di Karawang, DCE telah mengakuisisi 599 lembar
                     saham GSE dari PT Omega Hydro Energy, dengan harga Rp 599.000.000.
                     mencerminkan kepemilikan sebesar 99,83% pengendalian atas GSE.

                     GSE berkantor dan berdomisili di Menara Rajawali lantai 7-1 Jalan Dr. Ide Anak
                     Agung Gde Agung Lot.5.1, Kawasan Mega Kuningan Kelurahan Kuningan Timur
                     Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan.

                     Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan GSE adalah pengadaan listrik, gas, uap/air
                     panas dan udara dingin, ketenagalistrikan serta pembangkitan tenaga listrik. Sampai
                     dengan tanggal pelaporan, GSE masih dalam tahap pengembangan.

                •    PT Warilayana Energi (WE)

                     Berdasarkan Akta Pengoperan Hak Atas Saham No. 12 tanggal 14 September 2020
                     dari Hana Badrina S.H., M.Kn., Notaris di Karawang, DCE telah mengakuisisi 299
                     lembar saham PT Warilayana Energi dari PT Omega Hydro Energy, dengan harga
                     Rp 299.000.000, mencerminkan kepemilikan sebesar 99,67% pengendalian atas
                     PT Warilayana Energi.

                     PT Warilayana Energi berkantor dan berdomisili di Menara Rajawali lantai 7-1 Jalan
                     Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot.5.1, Kawasan Mega Kuningan Kelurahan
                     Kuningan Timur Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan.




                                                    12
Page 16
                     PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (Lanjutan)

1.   d.   Struktur Entitas Anak (Lanjutan)

          PT Inti Duta Energi (IDE) (Lanjutan)

          ii)   PT Duta Cipta Energi (DCE) (Lanjutan)

                 •     PT Warilayana Energi (WE) (Lanjutan)

                       Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan PT Warilayana Energi adalah pengadaan
                       Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro. Sampai dengan tanggal pelaporan,
                       PT Warilayana Energi masih dalam tahap pengembangan.

                 •     PT Gilang Hydro Lestari (GHL)

                       Berdasarkan Akta Pengoperan Hak Atas Saham No. 2 tanggal 9 September 2020
                       dari Hana Badrina S.H., M.Kn., Notaris di Karawang, DCE telah mengakuisisi 299
                       lembar saham PT Gilang Hydro Lestari dari PT Omega Hydro Energy, dengan
                       harga             Rp 299.000.000 mencerminkan kepemilikan sebesar 99,67%
                       pengendalian atas       PT Gilang Hydro Lestari.

                       PT Gilang Hydro Lestari berkantor dan berdomisili di Jalan Melawai IV Nomor 165,
                       Kelurahan Melawai Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

                       Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan PT Gilang Hydro Lestari adalah pengadaan
                       Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro. Sampai dengan tanggal pelaporan,
                       PT Gilang Hydro Lestari masih dalam tahap pengembangan.

                 •     PT Mahija Kastara Hita (MKH)

                       Berdasarkan Akta Pengoperan Hak Atas Saham No. 6 tanggal 14 September 2020
                       dari Hana Badrina S.H., M.Kn., Notaris di Karawang, DCE telah mengakuisisi
                       20.099 lembar saham PT Mahija Kastara Hita dari PT Omega Hydro Energy,
                       dengan harga           Rp 20.099.000.000. mencerminkan kepemilikan sebesar
                       99,99% pengendalian atas PT Mahija Kastara Hita.

                       PT Mahija Kastara Hita berkantor dan berdomisili di Jalan Melawai IV Nomor 165,
                       Kelurahan Melawai Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

                       Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan PT Mahija Kastara Hita adalah pengadaan
                       Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro. Sampai dengan tanggal pelaporan,
                       PT Mahija Kastara Hita masih dalam tahap pengembangan.

                 •     PT Mitra Arana Sinergi (MAS)

                       Berdasarkan Akta Pengoperan Hak Atas Saham No. 9 tanggal
                       14 September 2020 dari Hana Badrina S.H., M.Kn., Notaris di Karawang, DCE telah
                       mengakuisisi 44.999 lembar saham PT Mitra Arana Sinergi dari PT Omega Hydro
                       Energy, dengan harga Rp 44.999.000.000. mencerminkan kepemilikan sebesar
                       99,99% pengendalian atas PT Mitra Arana Sinergi.

                       PT Mitra Arana Sinergi berkantor dan berdomisili di Menara Rajawali lantai 7-1
                       Jalan Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot.5.1, Kawasan Mega Kuningan Kelurahan
                       Kuningan Timur Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan.

                       Pada saat ini, ruang lingkup kegiatan PT Mitra Arana Sinergi adalah pengadaan
                       Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro. Sampai dengan tanggal pelaporan,
                       PT Mitra Arana Sinergi masih dalam tahap pengembangan.


                                                   13
Page 17
                     PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

2. a.       Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”)

            Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
            Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan
            Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
            Akuntansi Keuangan – Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK–IAI”), serta peraturan Pasar Modal
            yang berlaku Peraturan No. VIII.G.7 tentang penyajian dan pengungkapan laporan keuangan
            emiten atau perusahaan publik.

2. b.       Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

            Laporan keuangan konsolidasian PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk dan entitas anak disusun
            berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

            Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep harga perolehan.

            Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung (direct method) dengan
            mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

            Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara konsisten dengan laporan keuangan tahunan
            untuk tahun yang berakhir 31 Maret 2024 yang telah sesuai dengan Standar Akuntansi
            Keuangan di Indonesia.

            Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
            mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan
            manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup.
            Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di
            mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan
            konsolidasian diungkapkan   di Catatan 3.

2. c.       Perubahan Pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Dan Interpretasi Pernyataan
            Standar Akuntansi Keuangan

            Efektif pada tanggal 1 Januari 2023, Grup menerapkan PSAK baru yang berlaku efektif pada
            tanggal pelaporan. Perubahan kebijakan akuntansi Perusahaan telah dibuat sesuai kebutuhan,
            sesuai dengan ketentuan transisi dalam standar masing- masing.

            Berikut adalah amandemen dan standar baru yang relevan dengan operasi Grup:

        -   -  Amendemen PSAK 1 - Penyajian Laporan Keuangan;
            -   Amendemen PSAK 16 - Aset Tetap: tentang hasil sebelum penggunaan yang dimaksudkan;
            -  Amendemen PSAK 25 – Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
              Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi;
            - Amendemen PSAK 46 – Pajak Penghasilan tentang Pajak tangguhan terkait aset dan
              liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal.

            Dampak dari penerapan standar akuntansi baru ini adalah sebagai berikut:

            - Amandemen PSAK 1 – Penyajian Laporan Keuangan, DSAK mengubak PSAK 1 ‘Penyajian
              Laporan keuangan’ untuk mengharuskan perusahaan mengungkapkan informasi kebijakan
              akuntansi material daripada kebijakan akuntansi signifikan.

                “ Informasi kebijakan akuntansi adalah material jika dipertimbangkan Bersama dengan
                 informasi lain yang termuat dalam laporan keuangan entitas, dapat diperkirakan secara
                 wajar dapat mempengaruhi keputusan pengguna utama laooran keuangan bertujuan untuk
                 umum yang diambil atas dasar laporan keuangan tersebut.’’




                                                    14
Page 18
                    PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   c.   Perubahan Pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Dan Interpretasi Pernyataan
          Standar Akuntansi Keuangan

              Amandemen ini juga mengklarifikasi bahwa informasi kebijakan akuntansi dianggap material
              jika, tanpa informasi tersebut, pengguna laporan keuangan tidak dapat memahami informasi
              material lainnya dalam laporan keuangan.

              Lebih lanjut, amandemen PSAK 1 mengklarifikasi bahwa informasi kebijakan akuntansi yang
              tidak material tidak perlu diungkapkan. Namun, jika diungkapkan, informasi tersebut tidak
              boleh mengaburkan informasi kebijkan akuntansi yang material.

          -     Amendemen PSAK 16 - Aset Tetap: tentang hasil sebelum penggunaan yang dimaksudkan;
              PSAK 16, ’Aset Tetap’, mensyaratkan bahwa hasil yang diterima dari penjualan hasil produksi
              yang dihasilkan sebelum aset tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud
              penggunaannya, diakui sebagai pendapatan dalam laba rugi. Biaya produksi yang terkait
              diukur dengan menggunakan panduan dalam PSAK 14, ‘Persediaan’, dan diakui sebagai
              beban dalam laba rugi pada saat penjualan.

              Jika barang yang dijual merupan hasil dari aktifitas normal entitas, maka pendapatan dan
              biaya diungkapkan sesuai dengan peryaratan PSAK 72, ’’Pendapatan dari kontrak dengan
              pelanggan’’, dan PSAK 14. Jika barang yang dijual bukan merupakan bagian dari aktifitas
              normal entitas, maka amandemen PSAK 16 mensyaratkan mengungkapkan jumlah dan pos
              dalam laporan laba rugi komprehensif dimana pendapatan dan biaya tersebut dimasukkan.

              Amandemen PSAK 16 juga mengklarifikasi bahwa entitas ’menguji apakah aset berfungsi
              dengan baik’ ketika entitas menilai kinerja teknis dan fisik aset. Kinerja keuangan aset tidak
              relevan dengan penilaian ini. Oleh karena itu suatu aset mungkin dapat beroperasi sesuai
              dengan tujuan managemen dan dikenakan penyusutan sebelum mencapai tingkat kinerja
              operasi yang diharapkan oleh manajemen.

          - Amendemen PSAK 25 – Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
            Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi;

          Amendemen PSAK 25 – Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan,
          mengklarifikasi bagaimana perusahaan harus membedakan perubahan kebijakan akuntansi
          dari perubahan estimasi akuntansi. Estimasi akuntansi di defenisikan sebagai jumlah moneter
          dalam laporan keuangan yang tunduk pada ketidakpastian pengukuran. Pembedaan ini
          penting, karena perubahan estimasi akuntansi diterapkan secara prospektif untuk transaksi
          masa depan dan peristiwa masa depan lainnya, sedangakan perubahan kebijakan akuntansi
          umumnya diterapkan secara retrospektif untuk transaksi masa lalu dan peristiwa masa lalu
          lainnya serta periode berjalan.

          -      Amendemen PSAK 46 – Pajak Penghasilan tentang Pajak tangguhan terkait aset dan
               liabilitas yang timbul dari transaksi tunggal.

          DSAK – IAI telah mengamandemen PSAK 46, ‘Pajak Penghasilan’, untuk mengharuskan
          perusahaan mengakui pajak tangguhan atas transaksi tertentu yang pada saat pengakuan awal
          menimbulkan jumlah yang sama antara perbedaan temporer yang dapat dikurangkan.
          Amandemen ini biasanya akan diterapkan pada transaksi seperti sewa untuk menyewa dan
          kewajiban penghentian operasi.

          Paragraph 15 dan 24 dari PSAK 46 telah diamandemen untuk memasukkan kondisi tambahan
          dimana pengecualian pengakuan awal tidak diterapkan. Menurut pedoman yang
          diamandemen, perbedaan temporer yg timbul pada saat pengakuan awal asset atau liabilitas
          tidak tunduk pada pengecualian pengakuan awal jika transaksi tersebut menimbukan jumlah
          yang sama antara jumlah yang kena pajak dan jumlah yang dapat dikurangkan dari perbedaan
          temporer.


                                                      15
Page 19
                 PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   c.   Perubahan Pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Dan Interpretasi Pernyataan
          Standar Akuntansi Keuangan (Lanjutan)

          Standar dan interpretasi standar akuntansi baru tertentu telah dikeluarkan tetapi tidak wajib
          diterapkan pada tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan belum diterapkan secara dini oleh
          group , didiskusikan di catatan 44.

2.   d.   Prinsip atas Akuntansi Konsolidasi dan Ekuitas

          a. Entitas Anak

             Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana Grup memiliki
             pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki
             hak untuk, pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki
             kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas
             entitas tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal di mana
             pengendalian dialihkan kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal
             dimana Grup kehilangan pengendalian.

             Grup menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang
             dialihkan untuk akuisisi suatu entitas anak adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan,
             liabilitas yang diakui terhadap pemilik pihak yang diakusisi sebelumnya dan kepentingan
             ekuitas yang diterbitkan oleh Grup. Imbalan yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau
             liabilitas yang timbul dari kesepakatan imbalan kontinjensi. Aset teridentifikasi yang
             diperoleh dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang diambil alih dalam suatu kombinasi
             bisnis diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi.

             Grup mengakui kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai
             wajar atau sebesar bagian proporsional kepentingan non-pengendali atas aset neto pihak
             yang diakuisisi. Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi
             keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.

             Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non-pengendali pada pihak
             diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas sebelumnya dimiliki
             oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang
             diperoleh dicatat sebagai goodwill. Jika jumlah tersebut lebih rendah dari nilai wajar aset
             bersih teridentifikasi atas bisnis yang diakuisisi dalam kasus pembelian dengan diskon,
             selisihnya diakui dalam laporan laba rugi.

             Imbalan kontinjensi yang masih harus dialihkan oleh Grup diakui sebesar nilai wajar pada
             tanggal akuisisi. Perubahan selanjutnya atas nilai wajar imbalan kontinjensi yang diakui
             sebagai aset atau liabilitas dan dicatat sesuai dengan PSAK 55 (revisi 2014) “Instrumen
             Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”, dalam laporan laba rugi. Imbalan kontinjensi
             yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya
             diperhitungkan dalam ekuitas.

             Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada saat terjadinya.

             Jika kombinasi bisnis diperoleh secara bertahap, nilai wajar pada tanggal akuisisi dari
             kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak yang
             diakuisisi diukur kembali ke nilai wajar tanggal akuisisi melalui laporan laba rugi. Pihak
             pengakusisi mungkin telah mengakui perubahan nilai wajar atas kepentingan ekuitasnya
             dalam penghasilan komprehensif lain. Jika demikian, jumlah yang telah diakui dalam
             penghasilan komprehensif lain diakui dengan dasar yang sama sebagaimana
             dipersyaratkan jika pihak pengakusisi telah melepas secara langsung kepentingan ekuitas
             yang dimiliki sebelumnya.




                                                   16
Page 20
                 PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   d. Prinsip atas Akuntansi Konsolidasi dan Ekuitas (Lanjutan)

        a. Entitas Anak (Lanjutan)

             Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Grup yang belum direalisasi telah dieliminasi.
             Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi. Jika diperlukan, nilai yang dilaporkan oleh
             entitas anak telah diubah untuk menyesuaikan dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi
             oleh Grup.

        b. Entitas Asosiasi

             Grup memiliki pengaruh signifikan namun bukan pengendalian, biasanya melalui
             kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi entitas asosiasi dicatat dengan
             metode ekuitas (lihat poin (d) dibawah), setelah pada awalnya diakui pada nilai perolehan.

        c.   Pengaturan Bersama

             Menurut PSAK 66, pengaturan bersama diklasifikasikan sebagai operasi bersama atau
             ventura bersama bergantung pada hak dan kewajiban kontraktual para investor bukan
             struktur hukum dari pengaturan bersama. Grup telah menilai sifat dari pengaturan bersama
             dan menentukan pengaturan tersebut sebagai ventura bersama. Ventura bersama dicatat
             menggunakan metode ekuitas, setelah pada awalnya diakui sebagai biaya pada laporan
             posisi keuangan konsolidasian.

        d. Metode Ekuitas

             Sesuai metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada biaya perolehan dan
             selanjutnya disesuaikan untuk mengakui bagian investor atas laba rugi pasca akuisisi dari
             investee atas laba rugi, dan bagiannya dalam pergerakan pendapatan komprehensif lain
             dari investee atas pendapatan komprehensif lain.

             Jika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama sama dengan atau
             melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura bersama, termasuk piutang
             tanpa agunan, Grup menghentikan pengakuan bagian kerugiannya, kecuali Grup memiliki
             kewajiban atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.

             Keuntungan yang belum terealisasi atas transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi dan
             ventura bersama dieliminasi sebesar kepentingan Grup dalam entitas-entitas tersebut.
             Kerugian yang belum terealisasi juga dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan
             bukti adanya penurunan nilai aset yang dialihkan. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi dan
             ventura bersama telah diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dari kebijakan
             yang diterapkan oleh Grup.

             Dividen yang diterima dan yang akan diterima dari entitas asosiasi atau ventura bersama
             diakui sebagai pengurang jumlah tercatat investasi.

             Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa
             telah terjadi penurunan nilai pada investasi pada entitas asosiasi. Jika demikian, maka nilai
             tercatat dari investasi yang dicatat dengan akuntansi ekuitas diuji untuk penurunan nilai.

         e. Perubahan Kepemilikan

             Grup memperlakukan transaksi dengan kepentingan non-pengendali yang tidak
             mengakibatkan hilangnya kontrol sebagai transaksi dengan pemilik ekuitas Grup.
             Perubahan dalam kepemilikan menghasilkan penyesuaian antara nilai tercatat dari
             kepentingan pengendali dan non-pengendali untuk mencerminkan kepentingan relatifnya di
             anak perusahaan. Selisih antara jumlah penyesuaian untuk kepentingan non-pengendali
             dan pertimbangan yang dibayarkan atau diterima diakui dalam cadangan terpisah dalam
             ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Grup.
                                                   17
Page 21
                 PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   d. Prinsip atas Akuntansi Konsolidasi dan Ekuitas (Lanjutan)

        e. Perubahan Kepemilikan (Lanjutan)

            Ketika Grup tidak lagi mengkonsolidasikan atau mencatat menggunakan metode ekuitas
            untuk investasi karena hilangnya pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh
            signifikan, maka kepentingan yang masih tersisa atas entitas diukur kembali berdasarkan
            nilai wajarnya, dan perubahan nilai tercatat diakui dalam laporan laba rugi. Nilai tercatat awal
            adalah sebesar nilai wajar untuk kepentingan pengukuran kembali kepentingan yang tersisa
            sebagai entitas asosiasi, ventura bersama atau aset keuangan. Di samping itu, jumlah yang
            sebelumnya diakui pada pendapatan komprehensif lain sehubungan dengan entitas tersebut
            dicatat seolah-olah Grup telah melepas aset atau liabilitas terkait. Hal ini dapat berarti bahwa
            jumlah yang sebelumnya diakui pada pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke
            laporan laba rugi.

            Jika kepemilikan saham pada ventura bersama atau perusahaan asosiasi berkurang namun
            pengendalian bersama atau pengaruh signifikan dipertahankan, hanya sebagian
            proporsional dari jumlah yang telah diakui sebelumnya dalam pendapatan komprehensif lain
            yang direklasifikasi ke laba atau rugi jika diperlukan.

2.   e. Kombinasi Bisnis

        Kombinasi bisnis adalah suatu transaksi atau peristiwa lain dimana pihak pengakuisisi
        memperoleh pengendalian atas satu atau lebih bisnis. Kombinasi bisnis dicatat dengan
        menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis diukur
        pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar tanggal akuisisi atas
        seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup kepada pemilik
        sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan oleh Grup dalam
        pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi diakui sebagai
        beban pada periode saat biaya tersebut terjadi dan jasa diterima.

        Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih diakui
        pada nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang
        relevan.

        Komponen kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi diukur baik pada nilai wajar
        ataupun pada bagian proporsional instrumen kepemilikan yang ada dalam jumlah yang diakui
        atas aset neto teridentifikasi dari pihak diakuisisi.

        Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
        terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugiannya,
        jika ada, diakui dalam laba rugi. Apabila pada periode sebelumnya, perubahan nilai wajar yang
        berasal dari kepentingan ekuitasnya sebelum tanggal akuisisi telah diakui dalam penghasilan
        komprehensif lain, jumlah tersebut diakui dengan dasar yang sama sebagaimana dipersyaratkan
        jika Grup telah melepas secara langsung kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya.

        Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
        kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya
        belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi
        menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru
        yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui,
        akan berakibat terhadap pengakuan aset dan liabilitas dimaksud pada tanggal tersebut.




                                                   18
Page 22
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   e. Kombinasi Bisnis (Lanjutan)

          Pada tanggal akuisisi, goodwill diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih antara
          (a) nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap kepentingan non-pengendali, atas
          (b) jumlah neto terindentifikasi dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan
          tersebut kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam
          laporan laba rugi sebagai keuntungan dari akuisisi entitas anak setelah sebelumnya manajemen
          menilai kembali apakah telah mengidentifikasi dengan tepat seluruh aset yang diperoleh dan
          liabilitas yang diambil alih serta mengakui setiap aset atau liabilitas tambahan yang dapat
          diidentifikasi dalam penelaahan tersebut.

          Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian
          penurunan nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu
          kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas dari Grup
          yang diperkirakan akan memberikan manfaat dari sinergi kombinasi bisnis tersebut, terlepas dari
          apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditempatkan dalam Unit Penghasil Kas
          tersebut.

          Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu Unit Penghasil Kas dan operasi tertentu atas Unit
          Penghasil Kas tersebut dilepaskan, maka goodwill yang terkait dengan operasi yang dilepaskan
          tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau
          kerugiaan dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif
          operasi yang dihentikan dan porsi Unit Penghasil Kas yang ditahan.

2.   f.   Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali

          Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam
          rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama, bukan
          merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut
          tidak dapat menimbulkan laba atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi entitas
          individual dalam Grup tersebut.

          Karena transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali tidak mengakibatkan perubahan
          substansi ekonomi kepemilikan atau bisnis yang dipertukarkan, maka transaksi tersebut diakui
          pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.

          Entitas yang menerima bisnis, dalam kombinasi bisnis entitas sepengendali, mengakui selisih
          antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis
          entitas sepengendali di ekuitas dalam akun tambahan modal disetor.


2.   g. Penjabaran Mata Uang Asing

          a. Mata Uang Fungsional dan Penyajian
             Item-item yang disertakan dalam laporan keuangan setiap entitas anggota Grup diukur
             menggunakan mata uang yang sesuai dengan lingkungan ekonomi utama di mana entitas
             beroperasi (“mata uang fungsional”).

              Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang
              fungsional dan penyajian Grup.




                                                       19
Page 23
                 PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   g. Penjabaran Mata Uang Asing (lanjutan)

        b. Transaksi dan Saldo
           Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan
           menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap tanggal pelaporan, aset
           dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah
           menggunakan kurs penutup. Kurs yang digunakan sebagai acuan adalah kurs yang
           dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari
           penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter
           dalam mata uang asing secara umum diakui di dalam laporan laba rugi. Keuntungan atau
           kerugian ini ditangguhkan di dalam ekuitas jika terkait dengan lindung nilai arus kas dan
           lindung nilai investasi bersih yang memenuhi syarat atau disebabkan oleh sebagian investasi
           bersih dalam operasi asing.

                                                                31 Maret 2024         31 Desember 2023
            1 Dollar Amerika Serikat                               15,853                  15,416



            Laba atau rugi kurs yang timbul akibat penjabaran pos aset dan kewajiban moneter dalam
            mata uang asing dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi pada periode berjalan.

            Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang berhubungan dengan pinjaman, serta kas dan
            setara kas disajikan pada laporan laba rugi sebagai “penghasilan atau biaya keuangan”.
            Keuntungan atau kerugian neto selisih kurs lainnya disajikan pada laporan laba rugi sebagai
            “(kerugian)/keuntungan lain-lain – neto”.


2.   h. Instrumen Keuangan

        Aset Keuangan

        1. Klasifikasi

        Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori pengukuran berikut:

        - aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (baik melalui penghasilan komprehensif lain, atau
          melalui laba rugi), dan
        - aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi

        Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis entitas untuk mengelola aset keuangan dan
        persyaratan kontraktual arus kas.

        Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, keuntungan dan kerugian akan dicatat dalam laporan laba
        rugi atau penghasilan komprehensif lain. Untuk investasi pada instrumen utang, hal ini akan
        bergantung pada model bisnis dimana investasi tersebut diadakan. Untuk investasi pada instrumen
        ekuitas yang tidak dimiliki untuk diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada apakah grup telah
        melakukan pemilihan takterbatalkan pada saat pengakuan awal untuk mencatat investasi ekuitas
        pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

        Grup mereklasifikasi investasi utang jika dan hanya jika model bisnis untuk mengelola aset
        tersebut berubah.




                                                 20
Page 24
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   h. Aset Keuangan (Lanjutan)

          2. Pengukuran

          Pada pengakuan awal, grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal
          aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, biaya transaksi yang dapat
          diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan. Biaya transaksi dari aset
          keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dibebankan pada laporan laba
          rugi.

          Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara keseluruhan saat menentukan
          apakah arus kasnya hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga.

          Instrumen utang

          Pengukuran selanjutnya instrumen utang bergantung pada model bisnis grup dalam mengelola
          aset dan karakteristik arus kas dari aset tersebut. Grup mengklasifikasikan instrumen utangnya
          pada kategori biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki untuk mengumpulkan arus kas
          kontraktual dimana arus kas tersebut hanya mewakili pembayaran pokok dan bunga diukur
          dengan biaya perolehan diamortisasi.

          Keuntungan atau kerugian dari investasi utang yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan
          diamortisasi dan bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai, diakui dalam laporan
          laba rugi pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya atau penurunan nilainya.
          Pendapatan bunga dari aset keuangan tersebut dimasukkan ke dalam pendapatan keuangan
          dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

          Instrumen ekuitas

          Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Jika manajemen grup telah
          memilih untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar atas investasi ekuitas dalam
          penghasilan komprehensif lain, tidak ada reklasifikasi keuntungan dan kerugian nilai wajar ke
          laba rugi setelah penghentian pengakuan investasi tersebut. Dividen dari investasi semacam itu
          tetap diakui dalam laba rugi sebagai pendapatan lainnya ketika hak grup untuk menerima
          pembayaran ditetapkan.

          Perubahan nilai wajar aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi
          diakui dalam keuntungan/(kerugian) lain-lain dalam laporan laba rugi sebagaimana berlaku.
          Kerugian penurunan nilai (dan pemulihan kerugian penurunan nilai) atas investasi ekuitas yang
          diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak dilaporkan secara terpisah
          dari perubahan nilai wajar lainnya.


2.   i.   Penurunan Nilai Aset Keuangan

          Perusahaan mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian untuk semua instrument utang
          yang tidak dimiliki di FVPL. Kerugian kredit ekspektasian mewakili kerugian kredit yang
          mencerminkan jumlah yang tidak bias dan tertimbang probabilitas yang ditentukan dengan
          mengevaluasi berbagai kemungkinan hasil, nilai waktu uang dan informasi yang wajar dan dapat
          didukung tentang peristiwa masa lalu, kondisi saat ini dan prakiraan kondisi ekonomi masa
          depan.




                                                    21
Page 25
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   i.   Penurunan Nilai Aset Keuangan

          Cadangan kerugian kredit ekpektasian (ECL) didasarkan pada kerugian kredit yang diperkirakan
          akan timbul selama umur aset (kerugian kredit ekspektasian seumur hidup), kecuali jika tidak
          ada peningkatan resiko kredit yang signifikan sejak dimulainya, dalam hal ini, penyisihan
          didasarkan pada 12 bulan kerugian kredit ekpektasian. Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan
          adalah bagian dari kerugian kredit ekspektasian seumur hidup yang dihasilkan dari peristiwa
          default pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal
          pelaporan. Kerugian kredit ekspektasian seumur hidup adalah kerugian kredit yang dihasilkan
          dari semua kemungkonan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrument keuangan.

          Input utama dalam model ini mencakup definisi perusahaan tentang Default dan data historis
          tiga tahun untuk origination, tanggal jatuh tempo, dan tanggal default. Perusahaan menganggap
          piutang usaha dan aset kontrak dalam keadaan gagal bayar ketika pembayaran kontraktual telah
          lewat 90 hari, kecuali untuk keadaan tertentu ketika alasan jatuh tempo adalah karena
          rekonsiliasi dengan pelanggan catatan pembayaran yang bersifat administratif yang dapat
          memperluan definisi default.

          Namun, dalam kasus tertentu, perusahaan juga dapat mempertimbangkan aset keuangan gagal
          bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa perusahaan tidak mungkin
          menerima jumlah kontraktual yang terutang secara penuh sebelum memperhitungkan setiap
          peningkatan kredityang dimiliki oleh perusahaan.

          Definisi Gagal Bayar

          Group Menganggap hal-hal berikut ini merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan
          managemen resiko kredit internal karena pengalaman historis menunjukkan bahwa aset
          keuangan yang memenuhi salah satu kriteria berikut umumnya tidak dapat dipulihkan:

             •   Ketika terdapat pelanggaran persyaratan keuangan oleh debitur, atau
             •   Informasi yang dikembangkan secara internal atau diperoleh dari sumber eksternal
                 menunjukkan bahwa debitur kemungkinan tidak akan membayar kreditornya, termasuk
                 group, secara penuh ( tanpa memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh group).

          Terlepas dari analisis diatas, perusahaan menganggap bahwa gagal bayar terlah terjadi ketika
          aset keuangan tertunggak lebih dari 90 hari kecuali jika perusahaan memiliki informasi yang
          wajar dan terdukung untuk menunjukkan bahwa kriteria yang lebih panjang dan lebih tepat.

          Group menilai dengan basis forward-looking kerugian kredit ekspektasian terkait dengan
          instrument utangnya yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui
          penghasilan komprehensif lain. Metodologi penurunan nilai yang diterapkan tergantung pada
          apakah telah terjadi peningkatan resiko kredit yang signifikan.

          Kebijakan Penghapusan

          Group menghapuskan aset keuangan ketika ada informasi yang menunjukkan bahwa pihak
          lawan berada dalam kesulitan keuangan yang buruk dan tidak ada prospek pemulihan yang
          realistis, contoh ketika pihak lawan dalam proses likuidasi atau telah memasuki proses
          kebangkrutan atau untuk hal piutang usaha ketika jumlahnya sudah lebih dari 120 hari
          tertunggak mana yang terjadi lebih dulu. Aset keuangan yang dihapuskan dapat menjadi subjek
          aktivitas penagihan dalam prosedur pemulihan group dengan mempertibangkan nasehat
          hukum yang sesuai. Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba rugi.




                                                  22
Page 26
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   j.   Penghentian dan Pengakuan Aset Keuangan

          Group menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus
          kas yang berasal dari aset keuangan berakhir, atau group mentransfer aset keuangan dan
          secara substantial mentransfer seluruh resiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas
          lain. Jika group tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial seluruh resiko dan
          manfaat kepemilikan serta mengendalikan aset yang ditransfer, maka group mengakui
          keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yang
          mungkin harus dibayar. Jika Group memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat
          kepemilikan aset keuangan yang ditransfer , group masih mengakui aset keuangan dan juga
          mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima. Pada penghentian
          pengakuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara
          nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba rugi. Selain
          itu, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrument utang yang diklasifikasikan
          sebagai FVTOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam
          cadangan revaluasi investasi, direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya pada penghentian
          pengakuan investasi dalm instrument ekuitas yang telah dipilih group pada pengakuan awal
          untuk diukur di FVTOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi
          dalam cadangan revaluasi investasi tidak di reklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo
          laba.



2.   k. Kas dan Setara Kas

          Pada laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas mencakup kas, simpanan yang
          sewaktu-waktu bisa dicairkan dan investasi likuid jangka pendek lainnya dengan yang jatuh
          tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dan cerukan. Pada laporan posisi keuangan
          konsolidasian, cerukan disajikan bersama sebagai pinjaman dalam liabilitas jangka pendek.

2.   l.   Piutang Usaha dan Piutang Non-Usaha

          Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan atas penjualan barang
          dagangan atau jasa dalam kegiatan usaha normal. Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam
          waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang
          diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar.

          Piutang non-usaha dari pihak berelasi merupakan saldo piutang yang terkait dengan pinjaman
          yang diberikan kepada pihak berelasi Perusahaan.

          Piutang usaha dan piutang non-usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, apabila
          dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai.




                                                     23
Page 27
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   m. Saling Hapus Instrumen Keuangan

       Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan jumlah netonya dilaporkan pada
       laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
       hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto,
       atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak saling hapus
       tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara hukum dalam situasi
       bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau kebangkrutan
       Grup atau pihak lawan.

       Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan
       dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada
       tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk menjual
       aset atau mengalihkan liabilitas terjadi di: pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau
       dalam hal tidak terdapat pasar utama, maka pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
       liabilitas tersebut.


2.   n. Pengukuran Nilai Wajar

       Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan harus dapat diakses oleh Grup.

       Nilai wajar aset dan liabilitas di ukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
       ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
       bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

       Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai
       tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi
       yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

       Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
       konsolidasian dikelompokkan dalam hirarki nilai wajar, sebagaimana dijelaskan dibawah ini,
       berdasarkan tingkatan level input yang terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan:

       1. Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik.
       2. Teknik penilaian dimana tingkat level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
          wajar dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung.
       3. Teknik penilaian dimana tingkat level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
          wajar tidak dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung.

       Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup
       menentukan apakah terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi
       ulang atas penetapan kategori (berdasarkan Level masukan (input) paling rendah yang signifikan
       terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.


2.   o. Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja

       Tagihan bruto kepada pemberi kerja merupakan piutang yang berasal dari pekerjaan kontrak
       konstruksi yang dilakukan untuk pemberi kerja namun pekerjaan yang dilakukan masih dalam
       pelaksanaan. Tagihan bruto disajikan sebesar selisih antara biaya yang terjadi ditambah laba yang
       diakui, dikurangi dengan jumlah kerugian yang diakui dan termin.

       Pekerjaan kontrak konstruksi dalam pelaksanaan dan kemajuan termin akan dikeluarkan dari
       kelompok aset atau liabilitas pada saat proyek diselesaikan dan termin telah ditagih seluruhnya.




                                                   24
Page 28
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   p. Persediaan

       Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi
       neto. Biaya persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang
       timbul sampai persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan
       dengan metode rata-rata tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam
       kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan
       untuk membuat penjualan.

       Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan
       seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau
       kerugian tersebut. Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan
       kembali nilai realisasi neto, diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada
       periode terjadinya pemulihan tersebut.


2.   q. Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka

       Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan
       menggunakan metode garis lurus.

       Uang muka adalah bagian dari kontrak yang dibayarkan atau diterima di muka untuk barang atau
       jasa. Uang muka dicatat sebagai aset pada laporan posisi keuangan.

2.   r. Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama

       Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana Perusahaan mempunyai pengaruh yang signifikan.
       Pengaruh signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan kebijakan keuangan
       dan operasional investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan
       tersebut.

       Ventura bersama adalah pengaturan bersama di mana para pihak yang memiliki pengendalian
       bersama atas pengaturan memiliki hak atas aset neto dari pengaturan tersebut. Pengendalian
       bersama adalah persetujuan kontraktual untuk berbagi pengendalian atas suatu pengaturan, yang
       ada hanya ketika keputusan tentang aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara
       bulat dari seluruh pihak yang berbagi pengendalian.

       Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi atau ventura bersama dicatat dalam
       laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi
       diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, sesuai dengan PSAK 58, Aset Tidak Lancar yang
       Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan. Dengan metode ekuitas, investasi pada entitas
       asosiasi atau ventura bersama diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya
       perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Perusahaan
       atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi atau ventura bersama yang
       terjadi setelah perolehan. Ketika bagian Perusahaan atas kerugian entitas asosiasi atau ventura
       bersama melebihi kepentingan Perusahaan pada entitas asosiasi atau ventura bersama (yang
       mencakup semua kepentingan jangka panjang, yang secara substansi, membentuk bagian dari
       investasi bersih Perusahaan dalam entitas asosiasi atau ventura bersama), Perusahaan
       menghentikan pengakuan bagiannya atas kerugian selanjutnya.




                                                  25
Page 29
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   r. Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama (lanjutan)

       Kerugian selanjutnya diakui hanya apabila Perusahaan mempunyai kewajiban bersifat hukum
       atau konstruktif atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.

       Investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama dicatat dengan menggunakan metode
       ekuitas sejak tanggal saat investee menjadi entitas asosiasi atau ventura bersama. Setiap
       kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Perusahaan atas nilai wajar bersih dari aset yang
       teridentifikasi dan liabilitas dari entitas asosiasi atau ventura bersama yang diakui pada tanggal
       akuisisi, diakui sebagai goodwill. Goodwill termasuk dalam jumlah tercatat investasi, dan diuji
       penurunan nilainya sebagai bagian dari investasi. Setiap kelebihan kepemilikan Perusahaan dari
       nilai wajar bersih aset yang teridentifikasi dan liabilitas atas biaya perolehan investasi, sesudah
       pengujian kembali segera diakui di dalam laba rugi pada periode diperolehnya investasinya.

       Persyaratan dalam PSAK 55, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, diterapkan
       untuk menentukan apakah perlu untuk mengakui setiap penurunan nilainya sehubungan dengan
       investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama. Jumlah tercatat investasi yang tersisa
       (termasuk goodwill) diuji penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48, Penurunan Nilai Aset, sebagai
       suatu aset tunggal dengan membandingkan antara jumlah terpulihkan (mana yang lebih tinggi
       antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan) dengan jumlah tercatatnya. Rugi
       penurunan nilai diakui langsung pada nilai tercatat investasi.

       Setiap pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai dengan PSAK 48 sepanjang jumlah
       terpulihkan dari investasi tersebut kemudian meningkat.

       Perusahaan menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal saat investasinya
       berhenti menjadi investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama atau ketika investasi
       diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual. Ketika Perusahaan mempertahankan kepemilikan
       dalam entitas yang sebelumnya merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dan sisa
       investasi tersebut merupakan aset keuangan, Perusahaan mengukur setiap sisa investasi pada
       nilai wajar pada tanggal tersebut dan nilai wajar tersebut dianggap sebagai nilai wajar pada saat
       pengakuan awal sesuai dengan PSAK 55. Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian atas
       pelepasan investasi asosiasi atau ventura bersama dalam laba rugi dengan turut
       memperhitungkan nilai wajar dari investasi yang tersisa. Selanjutnya, Perusahaan mencatat
       seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait
       dengan entitas asosiasi atau ventura bersama tersebut dengan menggunakan dasar perlakuan
       yang sama dengan yang disyaratkan jika entitas asosiasi atau ventura bersama telah
       melepaskan secara langsung aset dan liabilitas yang terkait. Seluruh jumlah yang diakui dalam
       penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas asosiasi atau ventura bersama
       direklasifikasi ke laba rugi (sebagai penyesuaian reklasifikasi) pada saat penghentian metode
       ekuitas.

       Perusahaan melanjutkan penerapan metode ekuitas jika investasi pada entitas asosiasi menjadi
       investasi pada ventura bersama atau investasi pada ventura bersama menjadi investasi pada
       entitas asosiasi. Tidak terdapat pengukuran kembali ke nilai wajar pada saat perubahan
       kepentingan.




                                                    26
Page 30
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   r. Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama (lanjutan)

       Jika Perusahaan mengurangi bagian kepemilikan pada entitas asosiasi atau ventura bersama
       tetapi Perusahaan tetap menerapkan metode ekuitas, Perusahaan mereklasifikasi ke laba rugi
       proporsi keuntungan atau kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam penghasilan
       komprehensif lain yang terkait dengan pengurangan bagian kepemilikan (jika keuntungan atau
       kerugian tersebut akan direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas yang
       terkait).

       Ketika Perusahaan melakukan transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura bersama,
       keuntungan dan kerugian yang timbul dari transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura
       bersama diakui dalam laporan keuangan konsolidasian Perusahaan hanya sepanjang
       kepemilikan dalam entitas asosiasi atau ventura bersama yang tidak terkait dengan Perusahaan.

2.   s. Properti Investasi

       Properti yang dimiliki untuk disewakan dalam jangka panjang atau untuk kenaikan harga atau
       keduanya, dan yang tidak ditempati oleh perusahaan-perusahaan di Grup konsolidasian
       diklasifikasikan sebagai properti investasi. Properti investasi juga mencakup properti yang
       sedang dikonstruksi atau dikembangkan untuk digunakan sebagai properti investasi di masa
       depan.

       Properti investasi awalnya diukur berdasarkan biayanya, termasuk biaya transaksi yang terkait
       dan biaya pinjaman yang berlaku.

       Setelah pengakuan awal, properti investasi dicatat sebesar nilai wajarnya. Properti investasi
       yang sedang dalam pengembangan ulang untuk penggunaan lebih lanjut sebagai properti
       investasi atau ketika pasar menjadi kurang aktif tetap dicatat sebesar nilai wajarnya. Properti
       investasi dalam konstruksi diukur menggunakan nilai wajar jika nilai wajar dianggap dapat diukur
       secara andal. Properti investasi dalam konstruksi yang nilai wajarnya tidak dapat diukur secara
       andal, tetapi Perusahaan mengharapkan nilai wajarnya dapat diukur secara andal ketika
       konstruksi selesai, diukur senilai biaya dikurangi penurunan nilai sampai nilai wajarnya dapat
       diukur secara andal atau konstruksi diselesaikan – yang mana yang lebih awal.

       Terkadang sulit untuk mengukur secara andal nilai wajar dari properti investasi dalam konstruksi.
       Untuk mengevaluasi apakah nilai wajar dari properti investasi dalam konstruksi dapat diukur
       secara andal, manajemen mempertimbangkan faktor-faktor berikut, antara lain, provisi dari
       kontrak konstruksi, tahap penyelesaian, apabila properti standar (umum di pasaran) atau tidak
       standar, tingkat keandalan arus kas masuk setelah penyelesaian, risiko pengembangan spesifik
       atas properti, pengalaman terdahulu dengan konstruksi serupa, dan status izin konstruksi.

       Nilai wajar didasarkan kepada harga pasar aktif, disesuaikan, jika perlu, dengan perbedaan
       alam, lokasi atau kondisi dari asset tersebut. Jika informasi tersebut tidak tersedia, Grup
       menggunakan metode penilaian alternatif, seperti harga terbaru di pasar yang kurang aktif atau
       projeksi arus kas yang didiskontokan. Penilaian dilakukan pada tanggal neraca oleh penilai ahli
       dengan kualifikasi yang diakui dan relevan dan memiliki pengalaman terbaru atas lokasi dan
       kategori dari properti investasi dinilai. Penilaian ini membentuk dasar untuk nilai tercatat pada
       laporan keuangan konsolidasian.

       Penambahan selanjutnya dikapitalisasi ke nilai tercatat aset hanya ketika ada keuntungan
       ekonomi di masa yang akan datang dapat dinikmati oleh Grup dari penambahan tersebut dan
       hal tersebut dapat diukur secara andal. Biaya perbaikan dan perawatan lainnya akan menjadi
       biaya saat terjadi. Ketika bagian dari properti investasi digantikan, nilai tercatat dari bagian yang
       digantikan tersebut akan dihapus.

       Perubahan nilai wajar diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Properti
       investasi tidak diakui ketika dilepas.


                                                     27
Page 31
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.    t. Aset Tetap

        Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan
        setiap biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang
        diinginkan agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen.

        Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan
        pemindahan asset tetap dan restorasi lokasi aset tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset
        tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan aset tetap selama periode tertentu untuk
        tujuan selain untuk memproduksi persediaan selama periode tersebut.

        Setelah pengakuan awal aset tetap kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi
        akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset.

        Penyusutan terhadap aset tetap dihitung dengan metode garis lurus (straight-line method) dan
        saldo menurun ganda (double declining balance), berdasarkan taksiran manfaat ekonomis aset
        tetap, sebagai berikut:

                                                      Tahun
            Peralatan Proyek                            5
            Peralatan Kantor                            5
            Kendaraan                                   5
            Gedung                                     20


        Aset tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan sebagai bagian aset tetap sebagai “Aset dalam
        Penyelesaian” dan dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya
        pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan konstruksi aset tersebut dikapitalisasi sebagai
        bagian dari biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi. Biaya perolehan aset tetap dalam
        konstruksi tidak termasuk setiap laba internal, jumlah tidak normal dari biaya pemborosan yang
        terjadi dalam pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau sumber daya lain.


        Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos aset tetap yang
        sesuai pada saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak
        beroperasi.

        Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika
        tidak terdapat lagi manfaat ekonomik masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau
        pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut
        (yang ditentukan sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah
        tercatatnya) dimasukkan dalam laba rugi pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan.

        Pada akhir periode pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai
        residu, metode penyusutan, dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.

2.   u. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan

        Pada akhir setiap periode pelaporan, group menelaah nilai tercatat aset non keuangan untuk
        menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai.
        Jika terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan
        tingakat kerugian penurunan nilai ( jika ada ). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi
        jumlah terpulihkan atas suatu aset individual, group mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit
        penghasil kas atas aset. Ketika dasar alokasi yang wajar dan konsisten dapat diidentifikasi, aset
        perusahaan juga dialokasikan ke masing-masing kelompok unit penghasil kas, atau sebaliknya
        mereka dialokasikan ke kelompok terkecil dari kelompok unit penghasil kas dimana dasar alokasi
        yang wajar dan konsisten dapat diidentifikasi.


                                                    28
Page 32
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   u. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan (lanjutan)

        Jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai
        pakai. Dalam menilai nilai pakainya, estimasi arus kas masa depan di diskontokan ke nilai kini
        menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari
        nilai waktu uang dan resiko spesifik atas aset dengan estimasi arus kas masa depan belum di
        sesuaikan.

        Jika Jumlah terpulihkan dari aset non keuangan (untuk penghasil kas) lebih kecil dari nilai
        tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas) diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan
        dan rugi penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi kecuali aset tersebut disajikan pada
        jumlah revaluasian, dimana kerugian penurunan nilai diperlukan sebagai penurunan revaluasi.

        Ketika penurunan nilai selanjutnya dibalik, jumlah tercatat aset (unit penghasil kas) ditingkatkan
        ke estimasi yang di revisi dari jumlah yang terpulihkannya. Namun, kenaikan jumlah tercatat
        tidak boleh melebihi jumlah tercatat ketika kerugian penurunan nilai tidak diakui untuk aset (unit
        penghasil kas) pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui segera
        dalam laba rugi, kecuali aset yang bersangkutan disajikan pada jumlah revaluasian, dalam hal
        ini pembalikan kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi.


2.   v. Liabilitas Keuangan

        Liabilitas keuangan diklasikikasikan sebagai FVTPL atau pada biaya perolehan diamortisasi
        menggunakan suku bunga efektif.

        Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi

        Liabilitas keuangan yang bukan merupakan 1) imbalan kontijen dari pihak pengakuisisi dalam
        kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL,
        selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan métode suku bunga
        efektif.

        Metode Suku Bunga Efektif

        Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
        diamortisasi dari liabilitas keuangan dan método untuk mengalokasikan biaya bunga selama
        periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan
        estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang
        dibayarakan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif,
        biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan,
        atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercata bersih
        pada saat pengakuan awal.


2.   w. Utang Usaha

        Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan
        usaha normal dari pemasok. Utang usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika
        pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi
        normal, jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.

        Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya
        perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.




                                                     29
Page 33
                    PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.    x. Pinjaman

         Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya
         transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi;
         selisih antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laporan
         laba rugi selama periode pinjaman dengan menggunakan metode bunga efektif.

         Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman
         sepanjang besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya
         memperoleh pinjaman ditangguhkan sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak
         terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik, biaya
         memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai pembayaran di muka untuk jasa likuiditas dan
         diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.

         Biaya pinjaman akan dihentikan pengakuannya dari laporan posisi keuangan ketika kewajiban
         yang tertulis pada kontrak dibatalkan, atau sudah tidak berlaku. Selisih antara nilai tercatat dari
         liabilitas keuangan yang sudah berakhir atau dialihkan ke pihak lain, dan imbalan yang
         dibayarkan, termasuk aset non kas yang dialihkan atau liabilitas yang ditanggung, diakui dalam
         laba rugi sebagai pendapatan lain-lain atau biaya keuangan.

         Ketika liabilitas keuangan dinegosiasikan kembali dan entitas mengeluarkan instrumen ekuitas
         kepada kreditor untuk menyelesaikan seluruh atau sebagian liabilitas (debt for equity swap),
         keuntungan atau kerugian diakui dalam laporan laba rugi yang dicatat sebagai selisih antara
         jumlah tercatat dari liabilitas keuangan.

         Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali Grup memiliki hak tanpa syarat
         untuk menunda pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

 2.    y.   Biaya Pinjaman

            Biaya Bungan dan biaya pinjaman lainya, seperti biaya diskonto pinjaman baik yang secara
            langsung atau tidak langsung digunakan untuk pendanaan konstruksi aset kualifikasian,
            dikapitalisasi hingga asset tersebut selesai di konstruksi. Untuk biaya pinjaman yang dapat
            diatribusikan secara langsung pada asset kualifikasian, jumlah yang dikapitalisasi ditentukan
            dari biaya pinjaman actual yang terjadi selama periode berjalan, dikurangi penghasilan yang
            diperoleh dari investasi sementara atas dana hasil pinjaman tersebut. Untuk pinjaman yang
            tidak dapat diatribusikan secara langsung pada suatu asset kualifikasian, jumlah yang
            dikapitalisasi ditentukan dengan mengalikan Tingkat kapitalisasi terhadap jumlah yang
            dikeluarkan untuk memperoleh asset kualifikasian. Tingkat kapitalisasi dihitung berdasarkan
            rata-rata tertimbang biaya pinjaman yang dibagi dengan jumlah pinjaman yang tersedia selama
            periode, selain pinjaman yang secara spesifik diambil untuk tujuan memperoleh suatu asset
            kualifikasian.

 2.    z.   Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan

            Group menghentikan pengakuan liabilitas keuangan jika dan hanya jika liabilitas group telah
            dilepaskan dibatalkan atau kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang
            dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi.

            Ketika Grup bertukar dengan pemberi pinjaman, satu instrument utang menjadi instrument lain
            dengan persyaratan yang berbeda secara substantial, pertukaran tersebut dicatat sebagai
            penghapusan liabilitas keuangan original dan pengakuan liabilitas keuangan baru.




                                                      30
Page 34
                    PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   z.    Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan (lanjutan)

           Demmikian pula group memperhitungkan modifikasi substantial dari ketentuan liabilitas yang
           ada atau bagian dari liabilitas tersebut sebagai pelepasan liabilitas keuangan original dan
           pengakuan liabilitas baru. Diasumsikan bahwa persyaratannya berbeda secara substantial jika
           nilai kini arus kas yang didiskonto berdasarkan persyaratan yang baru termasuk setiap fee
           (imbalan) yang dibayarkan setelah dikurangi fee (imbalan) yang diterima dan didiskonto
           menggunakan suku bunga efektif original, berbeda sedikitnya 10% dari nilai kini sisa arus kas
           yang didiskonto yang berasal dari liabilitas keuangan original. Jika modifikasi tidak substantial,
           maka perbedaan antara: (1) jumlah tercatat liabilitas sebelum modifikasi dan (2) nilai kini dari
           arus kas setelah modifikasi diakui dalam laba rugi sebagai keuntungan atau kerugian modifikasi
           dalam keuntungan dan kerugian lainnya.

2    aa.     Sewa

             Grup menyewa berbagai aset tetap. Kontrak sewa biasanya dibuat untuk periode tetap dari 1
             hingga 2 tahun tetapi mungkin memiliki opsi ekstensi.

             Kontrak dapat berisi komponen sewa dan non-sewa berdasarkan harga relatif yang berdiri sendiri.
             Namun, untuk sewa real estat di mana Grup merupakan penyewa, ia telah memilih untuk tidak
             memisahkan komponen sewa dan non-sewa dan sebagai gantinya memperhitungkannya sebagai
             komponen sewa tunggal.

             Persyaratan sewa dinegosiasikan secara individual dan berisi berbagai persyaratan dan
             ketentuan yang berbeda. Perjanjian sewa tidak memberlakukan perjanjian apa pun selain jaminan
             untuk tujuan peminjaman.

             Sewa diakui sebagai aset hak pakai dan liabilitas terkait pada tanggal di mana aset sewaan
             tersedia untuk digunakan oleh Grup.

             Aset dan liabilitas yang timbul dari sewa pada awalnya diukur dengan basis nilai kini. Liabilitas
             sewa termasuk nilai bersih sekarang dari pembayaran sewa berikut:

                 1. pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi), dikurangi piutang
                    insentif sewa
                 2. pembayaran sewa variabel yang didasarkan pada indeks atau tingkat, pada awalnya
                    diukur menggunakan indeks atau tingkat pada tanggal mulai.
                 3. jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa berdasarkan jaminan nilai
                    residu
                 4. harga pelaksanaan dari opsi pembelian jika penyewa cukup yakin untuk menggunakan
                    opsi tersebut, dan
                 5. pembayaran penalti untuk penghentian sewa, jika masa sewa mencerminkan penyewa
                    yang melaksanakan opsi tersebut.

              Pembayaran sewa yang harus dilakukan berdasarkan opsi perpanjangan tertentu juga termasuk
              dalam pengukuran liabilitas.

              Pembayaran sewa didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika
              tarif tidak dapat segera ditentukan, di mana hal tersebut secara umum terjadi pada sewa dalam
              Grup, suku bunga pinjaman incremental penyewa digunakan, yaitu tarif yang harus dibayar oleh
              penyewa untuk meminjam dana yang diperlukan untuk memperoleh aset dengan nilai yang
              sama dengan aset hak guna dalam lingkungan ekonomi serupa dengan syarat dan ketentuan
              yang serupa.




                                                     31
Page 35
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2    aa. Sewa (Lanjutan)

     Untuk menentukan suku bunga pinjaman tambahan, Grup:

     1. Jika memungkinkan, menggunakan pembiayaan pihak ketiga terkini yang diterima oleh penyewa
        individu sebagai titik awal, disesuaikan untuk mencerminkan perubahan kondisi pembiayaan sejak
        pembiayaan pihak ketiga diterima;
     2. Menggunakan pendekatan build-up yang dimulai dengan suku bunga bebas risiko yang disesuaikan
        dengan risiko kredit untuk sewa yang dimiliki; dan
     3. Membuat penyesuaian spesifik untuk sewa, misalnya jangka waktu, negara, mata uang dan
        keamanan.

     Grup dihadapkan pada potensi kenaikan di masa depan dalam pembayaran sewa variabel berdasarkan
     indeks atau tarif, yang tidak termasuk dalam liabilitas sewa sampai diberlakukan. Ketika penyesuaian
     pembayaran sewa berdasarkan indeks atau suku bunga mulai berlaku, liabilitas sewa dinilai kembali dan
     disesuaikan dengan aset hak guna.

     Pembayaran sewa dialokasikan antara biaya pokok dan keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada
     laporan laba rugi selama masa sewa sehingga menghasilkan suku bunga periodik yang konstan atas sisa
     saldo liabilitas untuk setiap periode.

     Aset hak pakai diukur pada biaya perolehan yang terdiri dari berikut ini:

     1. jumlah pengukuran awal liabilitas sewa
     2. pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya dikurangi insentif sewa
        yang diterima
     3. biaya langsung awal, dan
     4. biaya restorasi

     Aset hak guna umumnya disusutkan sepanjang waktu yang lebih pendek antara lama masa manfaat aset
     dan jangka waktu sewa menggunakan metode garis lurus. Jika Grup cukup yakin untuk melaksanakan
     opsi pembelian, aset hak guna disusutkan selama masa manfaat aset yang mendasarinya. Sementara
     Grup menilai kembali tanah dan bangunannya yang ada di dalam properti, gedung, dan peralatan, Grup
     memilih untuk tidak melakukannya untuk bangunan hak guna yang dimiliki oleh Grup.

     Pembayaran terkait dengan sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah diakui atas dasar
     garis lurus sebagai beban dalam laporan laba rugi. Sewa jangka pendek adalah sewa dengan masa
     sewa 12 bulan atau kurang.

     Opsi Ekstensi Dan Terminasi

     Opsi ekstensi dan terminasi termasuk dalam sejumlah sewa properti dan peralatan di seluruh
     Perusahaan. Istilah-istilah ini digunakan untuk memaksimalkan fleksibilitas operasional dalam hal
     pengelolaan kontrak. Mayoritas opsi ekstensi dan terminasi yang dimiliki hanya dapat dilaksanakan oleh
     Grup dan bukan oleh pemberi sewa masing-masing.

     Jaminan Nilai Residu

     Untuk mengoptimalkan biaya sewa selama periode kontrak, Grup terkadang memberikan jaminan nilai
     residu sehubungan dengan sewa peralatan. Lessor mengklasifikasikan setiap sewanya sebagai sewa
     operasi atau sewa pembiayaan.

     Lessor mengakui pembayaran sewa dari sewa operasi sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus
     atau dasar sistematis lainnya. Lessor harus menerapkan dasar sistematis lain jika dasar tersebut lebih
     mewakili pola hilangnya manfaat dari penggunaan aset yang mendasarinya.




                                                     32
Page 36
                 PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   aa. Sewa (Lanjutan)

         Lessor mengakui biaya-biaya, termasuk penyusutan, yang terjadi untuk memperoleh pendapatan
         sewa sebagai beban. Lessor menambahkan biaya langsung awal yang timbul dalam memperoleh
         sewa operasi ke jumlah tercatat aset pendasar dan mengakui biaya tersebut sebagai beban selama
         masa sewa dengan dasar yang sama dengan pendapatan sewa.

         Kebijakan penyusutan untuk aset dasar yang dapat disusutkan dalam sewa operasi harus
         konsisten dengan kebijakan penyusutan normal lessor untuk aset serupa. Lessor menghitung
         penyusutan sesuai dengan PSAK 16.

         Lessor menerapkan PSAK 48 untuk menentukan apakah suatu aset dasar yang dikenakan sewa
         operasi mengalami penurunan nilai dan untuk memperhitungkan setiap kerugian penurunan nilai
         yang teridentifikasi.

2.   ab. Imbalan Kerja

         a. Kewajiban Jangka Pendek

            Liabilitas untuk upah dan gaji, termasuk imbalan non – moneter dan akumulasi cuti sakit
            yang akan diselesaikan dalam waktu 12 bulan setelah akhir dari periode ketika pekerja
            memberikan jasa yang berhubungan diakui hingga jasa yang diberikan hingga akhir dari
            periode pelaporan dan dihitung pada jumlah yang diperkirakan akan dibayar ketika liabilitas
            diselesaikan. Liabilitas dipresentasikan sebagai kewajiban imbalan kerja masa kini pada
            laporan posisi keuangan konsolidasian.

         b. Kewajiban Pensiun

            Sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 (“UU 13/2003”)
            sebagaimana diubah melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja
            (“UU 11/2020”), Grup disyaratkan untuk memberikan imbalan pensiun sekurang-kurangnya
            seperti imbalan pensiun yang diatur dalam UU 11/2020, yang pada dasarnya adalah
            program imbalan pasti. Jika imbalan pensiun sesuai UU lebih besar dari program pensiun
            yang ada, selisih tersebut diakui sebagai bagian dari liabilitas imbalan pensiun.

            Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
            (‘DSAK-IAI’’) – menrbitkan siaran pers mengenai “Pengatribusian imbalan pada periode
            jasa” dan oleh karena itu, group mengubah kebijakan terkait dengan pengatribusian imbalan
            pada periode jasa sesuai dengan ketentuan dalam PSAK No. 24 “Imbalan Kerja” mengikuti
            pola fakta umum program pensiun berdasarkan Undang-undang Cipta Kerja No. 11/2020
            dan Peraturan Pemerintah No. 35/2021.

            Program imbalan pasti adalah program pensiun yang bukan merupakan program iuran pasti.
            Pada umumnya, program imbalan pasti ditentukan berdasarkan jumlah imbalan pensiun
            yang akan diterima seorang pekerja pada saat pensiun, biasanya tergantung oleh satu faktor
            atau lebih, misalnya usia, masa bekerja dan kompensasi.

            Sehubungan dengan program imbalan pasti, liabilitas diakui pada laporan posisi keuangan
            sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar
            aset program. Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris yang independen
            dengan menggunakan metode projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti
            ditentukan dengan mendiskontokan arus kas keluar yang diestimasi dengan menggunakan
            tingkat bunga Obligasi Pemerintah (dikarenakan saat ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi
            perusahaan yang berkualitas tinggi) yang didenominasikan dalam mata uang dimana
            imbalan akan dibayarkan dan memiliki jangka waktu jatuh tempo mendekati jangka waktu
            kewajiban pensiun.




                                                  33
Page 37
                 PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   ab. Imbalan Kerja (lanjutan)

             Biaya bunga bersih dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto terhadap saldo bersih
             kewajiban imbalan pasti dan nilai wajar aset program. Biaya ini termasuk dalam beban
             imbalan kerja dalam laporan laba rugi.

             Keuntungan dan kerugian atas pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian dan
             perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui pendapatan
             komprehensif lain pada saat terjadinya. Keuntungan dan kerugian ini termasuk didalam laba
             ditahan pada laporan perubahan ekuitas dan pada neraca.

             Perubahan nilai kini atas kewajiban imbalan pasti yang timbul dari Amandemen rencana
             atau pembatasan langsung diakui dalam laporan laba rugi sebagai biaya jasa lalu.

             Untuk program iuran pasti, Grup membayar iuran program pensiun baik karena diwajibkan,
             berdasarkan kontrak atau sukarela. Namun karena Undang-Undang Ketenagakerjaan No.
             13 tahun 2003 mengharuskan entitas membayar jumlah tertentu kepada para pekerja yang
             telah memasuki usia pensiun yang ditentukan berdasarkan masa kerja, Grup rentan
             terhadap kemungkinan untuk membayar kekurangan apabila iuran kumulatif kurang dari
             jumlah tertentu. Sebagai akibatnya untuk tujuan pelaporan keuangan, program iuran pasti
             secara efektif diberlakukan seolah-olah sebagai program imbalan pasti.

             Group diharuskan menyediakan imbalan pensiun minimum yang diatur dalam UU Cipta
             Kerja (“UUCK”) No. 11/2020, yang merupakan kewajiban imbalan kerja. Jika Imbalan
             pensiun sesuai dengan UUCK No. 11/2020 lebih besar dari program pensiun yang ada,
             selisih tersebut diakui sebagai bagian dari kewajiban imbalan pensiun.

         c. Kewajiban Pascakerja Lainnya

            Perusahaan memberikan imbalan kesehatan pascakerja untuk pensiunannya. Imbalan ini
            biasanya diberikan kepada pekerja tetap bekerja sampai usia pensiun dan memenuhi masa
            kerja minimum. Biaya yang diharapkan timbul atas imbalan ini diakru selama masa kerja
            dengan menggunakan metode projected unit credit. Kewajiban ini dinilai setiap tahun oleh
            aktuaris independen yang memenuhi syarat.

         d. Pesangon pemutusan kontrak kerja

            Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Grup memberhentikan hubungan kerja
            sebelum usia pensiun normal, atau ketika seorang pekerja menerima penawaran
            mengundurkan diri secara sukarela dengan kompensasi imbalan pesangon. Grup mengakui
            pemutusan kontrak kerja pada tanggal yang lebih awal antara (i) ketika Grup tidak dapat lagi
            menarik tawaran atas imbalan tersebut dan (ii) ketika Grup mengakui biaya untuk
            restrukturisasi yang berasa dalam ruang lingkup PSAK 57 dan melibatkan pembayaran
            pesangon. Dalam hal menyediakan pesangon sebagai penawaran untuk mengundurkan diri
            secara sukarela, pesangon pemutusan kontrak kerja diukur berdasarkan jumlah karyawan
            yang diharapkan menerima penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh tempo lebih dari 12
            bulan setelah periode pelaporan didiskontokan menjadi nilai kininya.




                                                  34
Page 38
                PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   ac. Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Sejak 1 Januari 2020, Grup telah menerapkan PSAK 72 yang membutuhkan pendapatan
        pengakuan untuk memenuhi 5 langkah penilaian:

        1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan
        2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji
           dalam kontrak untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
        3. Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi
           hak entitas sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada
           pelanggan. Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel,
           Perusahaan memperkirakan jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai imbalan atas
           pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan jumlah
           jaminan tingkat layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak.
        4. Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual
           berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak.
           jika hal ini tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi
           berdasarkan biaya ekspektasian ditambah marjin.
        5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang
           atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali
           atas barang atau jasa tersebut).

        Agar Langkah 1 dapat dicapai, lima kriteria gerbang berikut harus ada:

        •   Para pihak dalam kontrak telah menyetujui kontrak baik secara tertulis, lisan atau sesuai
            dengan praktik bisnis lazim lainnya;
        •   hak masing-masing pihak terkait barang atau jasa yang akan ditransfer atau dilakukan
            dapat diidentifikasi;
        •   syarat pembayaran untuk barang atau jasa yang akan ditransfer atau dilakukan dapat
            diidentifikasi;
        •   kontrak tersebut memiliki substansi komersial (yaitu, risiko, waktu, atau jumlah kas masa
            depan arus diharapkan berubah sebagai hasil dari kontrak); dan,
        •   kemungkinan pengumpulan imbalan dalam pertukaran barang dan jasa.

        Pendapatan diakui hanya jika (atau saat) Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan
        dengan mengalihkan kendali atas barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan.
        Pengalihan kendali dapat terjadi sepanjang waktu atau pada waktu tertentu.

        Suatu kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada waktu tertentu (point in time) kecuali jika
        memenuhi salah satu dari berikut ini kriteria, dalam hal ini terpenuhi sepanjang waktu (over
        time):

        •   Pelanggan secara bersamaan menerima dan mengkonsumsi manfaat yang diberikan oleh
            kinerja Perusahaan sebagaimana yang dilakukan Perusahaan;

        Suatu kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada waktu tertentu (point in time) kecuali jika
        memenuhi salah satu dari berikut ini kriteria, dalam hal ini terpenuhi sepanjang waktu (over
        time): (Lanjutan)

        •   Kinerja Perusahaan menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan oleh
            pelanggan aset dibuat atau ditingkatkan; dan,
        •   Kinerja Perusahaan tidak menciptakan aset dengan alternatif penggunaan Perusahaan dan
            entitas memiliki hak yang dapat diberlakukan untuk pembayaran atas kinerja yang
            diselesaikan hingga saat ini.




                                                  35
Page 39
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2.   ac.   Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)

           Harga transaksi yang dialokasikan untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi pada suatu titik
           waktu diakui sebagai pendapatan pada saat pengendalian barang atau jasa dialihkan kepada
           pelanggan. Jika kewajiban pelaksanaan terpenuhi sepanjang waktu, harga transaksi yang
           dialokasikan untuk kewajiban pelaksanaan tersebut diakui sebagai pendapatan pada saat
           kewajiban pelaksanaan terpenuhi.

           Aset kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan kurang dari saldo
           kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui setelah imbalan yang
           dibayarkan oleh pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.

           Pendapatan yang Ditangguhkan

           Penerimaan kas dari pelanggan sehubungan dengan keseluruhan jasa diatas, yang belum
           memenuhi kriteria pengakuan pendapatan, dicatat sebagai bagian dari “Pendapatan diterima
           dimuka” dalam laporan posisi keuangan.

           Pendapatan yang berhubungan dengan kontrak konstruksi dicatat dengan menggunakan
           metode persentase penyelesaian. Dengan metode ini, pendapatan yang diakui setara dengan
           estimasi terbaru dari total nilai kontrak dikalikan dengan tingkat penyelesaian sebenarnya yang
           ditentukan dengan mengacu pada keadaan fisik kemajuan pekerjaan (metode input).

           Pendapatan kontrak terdiri dari jumlah pendapatan semula yang disetujui dalam kontrak dan
           penyimpangan dalam pekerjaan kontrak, klaim, dan pembayaran insentif sepanjang hal ini
           memungkinkan untuk menghasilkan pendapatan dan dapat diukur dengan andal.

           Jika adanya kemungkinan bahwa kontrak akan menghasilkan kerugian pada saat penyelesaian
           kontrak, penyisihan atas kerugian yang diperkirakan hingga penyelesaian kontrak diakui
           sebagai penyisihan kini pada laporan keuangan konsolidasian. Kerugian diakui secara penuh
           ketika dapat diukur secara andal, terlepas dari tingkat penyelesaian.

           Dalam menentukan harga transaksi, Perusahaan menyesuaikan jumlah imbalan yang dijanjikan
           terhadap dampak nilai waktu uang jika waktu pembayaran yang disepakati oleh para pihak
           dalam kontrak (baik secara eksplisit atau implisit) memberikan pelanggan atau Perusahaan
           manfaat signifikan berupa pendanaan atas pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan.
           Tujuan ketika menyesuaikan komponen pendanaan signifikan dalam jumlah imbalan yang
           dijanjikan adalah agar Perusahaan mengakui pendapatan pada jumlah yang mencerminkan
           harga yang akan dibayar oleh pelanggan atas barang atau jasa yang dijanjikan jika pelanggan
           telah membayar secara kas barang atau jasa tersebut ketika entitas mengalihkan barang atau
           jasa kepada pelanggan (yaitu harga jual kas). Perusahaan menyajikan dampak pendanaan
           (pendapatan bunga atau beban bunga) secara terpisah dari pendapatan dari kontrak dengan
           pelanggan dalam laporan penghasilan komprehensif konsolidasian.

           Biaya kontrak yang tidak mungkin dipulihkan diakui segera sebagai beban tahun berjalan pada
           laba rugi.

           Perusahaan mengakui aset kontrak dan liabilitas kontrak sehubungan dengan pendapatan dari
           kontrak dengan pelanggan. Aset kontrak disajikan sebagai piutang retensi dan jumlah tagihan
           bruto pemberi kerja. Liabilitas kontrak disajikan sebagai jumlah utang bruto pemberi kerja dan
           pendapatan diterima dimuka.

           Harga transaksi yang dialokasikan untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi pada suatu titik
           waktu diakui sebagai pendapatan pada saat pengendalian barang atau jasa dialihkan kepada
           pelanggan. Jika kewajiban pelaksanaan terpenuhi sepanjang waktu, harga transaksi yang
           dialokasikan untuk kewajiban pelaksanaan tersebut diakui sebagai pendapatan pada saat
           kewajiban pelaksanaan terpenuhi.


                                                   36
Page 40
                       PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


    2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

    2.    ac.   Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)

                Beban langsung dan beban tidak langsung proyek yang dapat dialokasikan ke suatu proyek
                tertentu, diakui sebagai beban pada proyek yang bersangkutan, sedangkan beban yang tidak
                dapat didistribusikan atau tidak dapat dialokasikan ke aktivitas proyek menjadi beban non-
                proyek (beban usaha).

                Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat pengendalian barang telah dialihkan
                kepada pelanggan. Pendapatan dari jasa diakui pada periode akuntansi saat jasa tersebut
                diberikan.

                Pendapatan/ Beban Bunga

                Pendapatan bunga dari aser keuangan pada FVPL dimasukkan dalam keuntungan/(kerugian)
                nilai wajar bersih atas aset tersebut. Pendapatan bunga dari aset keuangan pada biaya
                perolehan diamortisasi dan aset keuangan pada FVOCI yang dihitung dengan menggunakan
                metode suku bunga efektif diakui dalam laporan laba rugi sebagai bagian dari pendapatan lain.

                Pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap nilai tercatat bruto
                dari aset keuangan kecuali untuk aset keuangan yang kemudian mengalami penurunan
                nilaikredit. Untuk aset keuangan yang mengalami penurunan nilai kredit, suku bunga efektif
                diterapkan ke nilai tercatat bersih dari aset keuangan (setelahdikurangi penyisihan kerugian).

                Pendapatan bunga disajikan sebagai pendapatan keuangan yang diperoleh dari ase keuangan
                yang dimiliki untuk tujuan pengelolaan kas. Pendapatan bunga lainnya dimasukkan ke dalam
                pendapatan lain.

2        ad.    Pajak Penghasilan Final

                Pajak penghasilan dari konstruksi dihitung berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik
                Indonesia Nomor. 9 Tahun 2022. Pajak penghasilan final dikenakan sebesar 2,65% untuk
                pembayaran kontrak atau bagian dari kontrak mulai 21 Februari 2022.

                Pajak penghasilan final disajikan diluar beban pajak penghasilan pada laba rugi.

                Untuk bidang usaha realty mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 34
                Tahun 2016 dengan tarif 2,5% untuk rumah menengah ke atas dan 1% untuk rumah sederhana.
                Sedangkan jasa pengelolaan dan persewaan property mengacu pada UU PPh pasal 4 ayat 2
                dengan tarif 10% final.

                Perbedaan nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final
                dengan dasar pengenaan pajak tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.

2        ae.    Pajak Penghasilan Kini

                Pajak Kini

                Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
                dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan di laba rugi karena tidak memperhitungkan
                penghasilan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan pada tahun berbeda dan tidak
                memperhitungkan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan.
                Liabilitas Grup untuk pajak kini dihitung berdasarkan tarif pajak yang telah berlaku pada akhir
                periode peiaporan.




                                                        37
Page 41
                                PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


    2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2        ae.   Pajak Penghasilan Kini

               Pajak Kini

               Provisi diakui untuk penentuan pajak yang tidak pasti, tetapi kemungkinan besar akan
               mengangkibatkan arus keluar dana kepada otoritas pajak. Provisi diukur sebesar estimasi terbaik
               atas jumlah ekspektasian yang terhutang. Penilaian berdasarkan pada pertimbangan
               professional pajak dalam Grup yang didukung dengan pengalaman lalu atas aktivitas tersebut
               dan dalam kasus tertentu berdasarkan saran pakar pajak independen.

2        af.   Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi

               Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor:

               a.           Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
                            tersebut:

                      i.        Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
                     ii.        Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
                    iii.        Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.

               b.           Satu entitas berelasi dengan Perusahaan pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:

                           i.    Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
                                 entitas induk, entitas anak dan entitas anak berikutnya terkait dengan perusahaan lain);
                       ii.       Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
                                 asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
                                 mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
                      iii.       Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
                      iv.        Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas dan entitas yang lain adalah entitas
                                 asosiasi dari entitas ketiga;
                       v.        Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
                                 salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas
                                 pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas
                                 sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor;
                      vi.        Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
                                 dalam huruf (a); atau
                     vii.        Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
                                 atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas);
                    viii.        Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
                                 kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas
                                 pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.

                Entitas yang berelasi dengan pemerintah adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan
                bersama atau dipengaruhi oleh pemerintah. Pemerintah mengacu kepada pemerintah, instansi
                pemerintah dan badan yang serupa baik lokal, nasional maupun internasional.

                Entitas yang berelasi dengan Pemerintah dapat berupa entitas yang dikendalikan atau
                dipengaruhi secara signifikan oleh Kementerian Keuangan yang merupakan Pemegang Saham
                Entitas, atau entitas yang dikendalikan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui
                Kementerian BUMN sebagai kuasa pemegang saham.

                Sifat hubungan dan jenis transaksi serta saldo dengan pihak berelasi diungkapkan pada catatan
                36.




                                                                 38
Page 42
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


 2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

 2    ag. Informasi Segmen

         Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal yang
         diberikan kepada pengambil keputusan operasi utama. Pengambil keputusan operasi utama,
         yang bertanggung jawab mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi, telah
         diidentifikasi sebagai komite pengarah yang mengambil keputusan strategis.

         Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
         - yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
            (termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari
            entitas yang sama);
         - hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan
            keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
            kinerjanya; dan
         - tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

2.    ah. Modal Saham

         Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan kepada penerbitan saham biasa atau
         opsi disajikan pada ekuitas sebagai pengurang penerimaan, setelah dikurangi pajak.

         Ketika Grup membeli modal saham ekuitas entitas (saham treasuri), imbalan yang dibayar,
         termasuk biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak
         penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas sampai
         saham tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa tersebut selanjutnya
         diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait dan
         dampak pajak penghasilan yang terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat diatribusikan
         kepada pemilik ekuitas entitas.

 2    ai. Laba per Saham

         Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham
         Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada periode
         berjalan.

         Laba per saham dilusian dihitung dengan menyesuaikan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa
         yang beredar dengan dampak dari semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif yang dimiliki
         perusahaan, yaitu obligasi konversi dan opsi saham.

 2    aj. Kontinjensi

         Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan dalam
         catatan atas laporan keuangan konsolidasian. Namun pengungkapan tidak diperlukan jika arus
         keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi
         tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan dalam catatan atas
         laporan keuangan konsolidasian jika adanya kemungkinan arus masuk dari manfaat ekonomi.




                                                   39
Page 43
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)

2 ak.    Provisi

         Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
         konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan
         menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat
         dibuat.

         Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan
         untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan
         risiko dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan
         arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah
         nilai kini dari arus kas (ketika pengaruh nilai waktu uang bersifat material).

         Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk penyelesaian provisi yang diharapkan
         dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa
         penggantian akan diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.

         Garansi

         Provisi untuk biaya ekspektasian atas kewajiban garansi berdasarkan ketentuan penjualan
         barang lokal diakui pada tanggal penjualan barang tersebut, sebesar estimasi terbaik direktur
         atas pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban Grup.


2 al.    Biaya Emisi Saham

         Biaya emisi saham merupakan akumulasi biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran
         umum perdana saham Perusahaan kepada masyarakat. Biaya emisi saham disajikan sebagai
         pengurang tambahan modal disetor dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian.


2 am.    Saham Treasuri

         Ketiga entitas Grup membeli modal saham ekuitas entitas (saham treasuri), imbalan yang dibayar,
         termasuk biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak
         penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas sampai
         saham tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa tersebut selanjutnya
         diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait dan
         dampak pajak penghasilan yang terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat diatribusikan
         kepada pemilik ekuitas entitas.

         Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber
         daya dan penilaian kinerja terfokus pada kategori pada setiap produk, yang menyerupai informasi
         segmen yang dilaporkan di periode sebelumnya. Seluruh transaksi antar segmen telah dieliminasi.

2 an.    Peristiwa Setelah Tanggal Neraca

         Peristiwa setelah tanggal neraca yang menyediakan informasi tambahan tentang posisi Grup
         pada tanggal pelaporan (peristiwa penyesuaian) disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian
         jika material. Peristiwa setelah tanggal neraca yang bukan merupakan peristiwa penyesuaian
         diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian apabila material.




                                                  40
Page 44
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. SUMBER KETIDAKPASTIAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING

  Estimasi dan pertimbangan terus dievaluasi berdasarkan pengalaman historis dan faktor-faktor lain,
  termasuk ekspektasi peristiwa masa depan yang diyakini wajar berdasarkan kondisi yang ada.

  Estimasi dan Asumsi Akuntansi Yang Penting

  Grup membuat estimasi dan asumsi mengenai masa depan. Estimasi akuntansi yang dihasilkan, menurut
  definisi, akan jarang sekali sama dengan hasil aktualnya. Estimasi dan asumsi yang secara signifikan
  berisiko menyebabkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas selama 12 bulan
  ke depan dipaparkan di bawah ini.

  a.     Penggunaan Asumsi Kelangsungan Usaha

         Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Grup, selain yang melibatkan estimasi, manajemen telah
         menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan asumsi bahwa Grup akan dapat
         mempertahankan kelangsungan usaha dalam operasinya di tahun mendatang, yang merupakan
         pertimbangan penting yang berdampak paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam
         laporan keuangan konsolidasian. Penilaian asumsi kelangsungan usaha melibatkan pengambilan
         keputusan oleh manajemen, pada titik waktu tertentu, tentang hasil masa depan dari peristiwa
         atau kondisi yang secara inheren tidak pasti. Manajemen Grup mempertimbangkan bahwa Grup
         memiliki kemampuan untuk melanjutkan kelangsungan usahanya dan peristiwa atau kondisi
         utama, yang dapat menimbulkan risiko bisnis, yang secara individual atau kolektif dapat
         menimbulkan keraguan signifikan atas asumsi kelangsungan usaha

   b.     Imbalan Pensiun

         Perusahaan juga memberikan imbalan pascakerja lainnya untuk pensiunannya berupa
         kompensasi bagi karyawan dengan perjanjian waktu tertentu (PKWT). Imbalan ini biasanya
         diberikan kepada pekerja yang tetap bekerja sampai usia pensiun dan memenuhi masa kerja
         minimum.

         Biaya yang diharapkan timbul atas imbalan ini diakru selama masa kerja dengan menggunakan
         metode projected unit credit. Kewajiban ini dinilai setiap tahun oleh aktuaris independen yang
         memenuhi syarat.

         Nilai kini kewajiban pensiun tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar
         aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan
         biaya/(penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa
         mendatang. Adanya perubahan pada asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban
         pensiun.

         Grup menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa datang yang sesuai pada akhir periode
         pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan
         nilai kini atas estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan
         kewajiban pensiun. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Grup
         mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata
         uang imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu
         kewajiban pensiun yang terkait.

         Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Grup mengumpulkan data historis mengenai perubahan
         gaji dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis masa datang.

         Asumsi kunci kewajiban pensiun lainnya sebagian ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat ini.
         Informasi tambahan diungkapkan pada Catatan 23.




                                                   41
Page 45
                 PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. SUMBER KETIDAKPASTIAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
   (Lanjutan)

  Estimasi dan Asumsi Akuntansi Yang Penting (Lanjutan)

  c.     Persentase Penyelesaian

        Pengakuan pendapatan dan beban pokok penjualan Grup mengakui pendapatan dan beban
        pokok penjualan dari proyek yang masih dalam progress pembangunan berdasarkan metode
        persentase penyelesaian. Tahap penyelesaian diukur berdasarkan kebijakan akuntansi yang
        dijelaskan dalam Catatan 2ad. Asumsi yang penting diperlukan adalah dalam menentukan tahap
        penyelesaian (persentase penyelesaian) dan jumlah estimasi pendapatan dan jumlah biaya
        pembangunan. Dalam membuat asumsi, Grup mengevaluasinya berdasarkan pengalaman di
        waktu yang lampau dan bantuan dari spesialis. Pendapatan dari proyek diungkapkan dalam
        Catatan 29 dan beban dari proyek diungkapkan dalam Catatan 30.

  Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi Entitas

   a.   Estimasi Masa Sewa

        Dalam mengestimasi masa sewa dari masingmasing perjanjian sewa, manajemen
        mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan yang memberikan insentif ekonomik untuk
        mengeksekusi opsi perpanjangan, atau untuk tidak mengeksekusi opsi penghentian, termasuk
        perubahan fakta atau keadaan yang diekspektasi dari tanggal permulaan hingga tanggal eksekusi
        opsi. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian) hanya diperhitungkan dalam
        masa sewa jika sewa cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).

   b.   Investasi pada Entitas Asosiasi

        Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengaruh signifikan namun bukan
        pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi entitas
        asosiasi dicatat dengan metode ekuitas (lihat poin (d) dibawah), setelah pada awalnya diakui
        pada nilai perolehan.

        Manajemen PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk menilai apakah Perusahaan memiliki kontrol atau
        tidak atas entitas asosiasi, dan juga berdasarkan apakah Perusahaan memiliki kemampuan yang
        nyata untuk mengatur kegiatan entitas asosiasi secara sepihak. Dalam membuat penilaian
        mereka, direksi mempertimbangkan keberadaan perwakilan Perusahaan di dewan direksi entitas
        asosiasi yang memiliki kekuatan untuk mengarahkan kegiatan entitas asosiasi secara sepihak.
        Karena entitas asosiasi memiliki perwakilan dalam dewan direksi, direksi menilai bahwa
        Perusahaan tidak memiliki kontrol tetapi hanya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap entitas
        asosiasi.

   c.   Pengaturan Bersama

        Grup memegang hak suara 50% atas pengaturan bersama yang dimiliknya. Grup memiliki
        pengaturan bersama sesuai dengan perjanjian kontraktual dimana dibutuhkan adanya suara bulat
        dari seluruh pihak untuk persetujuan atas semua aktivitas relevan.

        Pengaturan bersama dibentuk sebagai perusahaan terbatas dan memberikan Grup dan pihak
        lain dalam persetujuan hak atas aset bersih dari perusahaan terbatas dalam pengaturan. Oleh
        karena itu, pengaturan ini diklasifikasikan sebagai ventura bersama dari Grup.




                                                  42
Page 46
                 PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. SUMBER KETIDAKPASTIAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
   (Lanjutan)

  Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi Entitas (Lanjutan)

  d.     Mata Uang Fungsional (Lanjutan)

         Mata uang fungsional dari Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana
         entitas beroperasi.

         Perusahaan mempertimbangkan beberapa faktor dalam menentukan mata uang fungsionalnya
         seperti mata uang yang mempengaruhi pendapatan, biaya dan aktivitas pendanaan serta mata
         uang yang mana penerimaan dari aktivitas operasi pada umumnya dipertahankan.

         Berdasarkan substansi ekonomis dari kondisi yang sesuai dengan Perusahaan, mata uang
         fungsional telah ditentukan berupa Rupiah Indonesia (IDR), karena hal ini berkaitan dengan
         fakta bahwa mayoritas bisnis Perusahaan dipengaruhi oleh penetapan harga dengan
         lingkungan ekonomis lokal.

  e.     Estimasi Penyisihan atas Penurunan Nilai dari Piutang

         Penerapan PSAK 71 mengakibatkan perubahan penilaian atas estimasi akuntansi yang signifikan
         dan pertimbangan terkait dengan cadangan kerugian penurunan nilai piutang. Grup menerapkan
         pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang
         menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian seumur hidup untuk semua piutang usaha.

         Dalam menentukan kerugian kredit ekspektasian, manajemen diharuskan untuk melakukan
         pertimbangan dalam menentukan apa yang dianggap sebagai peningkatan risiko kredit yang
         signifikan dan dalam membuat asumsi dan estimasi untuk memasukkan informasi yang relevan
         tentang peristiwa masa lalu, kondisi saat ini dan prakiraan kondisi ekonomi. Pertimbangan telah
         diterapkan dalam menentukan umur dan titik pengakuan awal piutang.

         Tingkat penyisihan tertentu dievaluasi oleh manajemen berdasarkan faktor-faktor yang
         mempengaruhi kolektibilitas akun. Dalam kasus ini, Grup menggunakan penilaian berdasarkan
         fakta dan keadaan terbaik yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, lamanya
         hubungan Perusahaan dengan pelanggan dan status kredit pelanggan berdasarkan laporan
         kredit pihak ketiga dan faktor pasar yang diketahui, untuk mencatat cadangan khusus untuk
         pelanggan terhadap jumlah yang jatuh tempo untuk mengurangi piutang Grup menjadi jumlah
         yang diharapkan dapat ditagih.

         Cadangan spesifik ini dievaluasi ulang dan disesuaikan karena informasi tambahan yang diterima
         mempengaruhi jumlah yang diestimasi. Selain penyisihan khusus atas piutang yang signifikan
         secara individual, Perusahaan juga mengakui penyisihan penurunan nilai kolektif terhadap
         eksposur kredit debitur yang dikelompokkan berdasarkan karakteristik kredit yang umum, dan
         meskipun tidak secara spesifik diidentifikasikan memerlukan penyisihan khusus, memiliki risiko
         gagal bayar yang lebih besar dibandingkan saat piutang pada awalnya diberikan kepada debitur.

         Pada tanggal 31 Maret 2024, penyisihan penurunan nilai piutang Perusahaan adalah sebesar
         Rp38.034.227.919 (Catatan 6).




                                                  43
Page 47
                 PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. SUMBER KETIDAKPASTIAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
   (Lanjutan)

  Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi Entitas (Lanjutan)

  f.     Penurunan Nilai Persediaan

         Grup membuat penyisihan penurunan nilai persediaan berdasarkan estimasi persediaan pada
         masa mendatang. Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi penurunan nilai
         persediaan telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini akan berdampak
         material terhadap penyisihan penurunan nilai persediaan, yang pada akhirnya akan
         mempengaruhi hasil usaha Grup.

         Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, tidak ada penurunan nilai yang diakui dalam
         persediaan Perusahaan (Catatan 9)

  g.     Penurunan Nilai Aset Non Keuangan

         PSAK mensyaratkan bahwa penelaahan atas penurunan nilai atas aset tetap dan aset tidak
         berwujud harus dilakukan apabila terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
         mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Penentuan
         jumlah yang dapat diperoleh kembali membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan, yang
         akan dihasilkan dari penggunaan secara berkelanjutan dan hasil akhir dari aset tersebut.

         Sementara itu, manajemen yakin bahwa asumsi yang digunakan dalam menghitung estimasi nilai
         wajar yang tercermin di dalam laporan keuangan konsolidasian adalah sudah sesuai dan wajar.
         Maka perubahan yang signifikan dalam asumsi ini dapat secara material mempengaruhi penilaian
         atas jumlah yang dapat diperoleh kembali dan kerugian atas penurunan nilai yang dihasilkan bisa
         memiliki dampak yang material terhadap hasil usaha.

         Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, tidak ada penurunan nilai yang diakui dalam
         aset tetap dan property investasi Grup (Catatan 13 dan 14).

  h.     Masa Manfaat Aset Non Keuangan

         Masa manfaat setiap aset non keuangan ditentukan berdasarkan periode kegunaan yang
         diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan
         pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan
         apabila prakiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan
         komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan
         bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas
         jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang
         disebutkan di atas.

         Perubahan masa manfaat aset tetap dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan dan
         amortisasi yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tersebut.

         Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam Catatan 14.




                                                  44
Page 48
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3. SUMBER KETIDAKPASTIAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
   (Lanjutan)

  Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi Entitas (Lanjutan)

  i.     Penentuan Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan

         Manajemen menggunakan teknik penilaian, termasuk model diskonto arus kas dalam mengukur
         nilai wajar dari instrumen keuangan dimana penawaran pasar aktif tidak tersedia.

         Dalam menerapkan teknik penilaian. manajemen memanfaatkan input pasar semaksimal
         mungkin, dan menggunakan estimasi dan asumsi, yang sejauh mungkin, sesuai dengan data
         yang dapat diobservasi oleh pelaku pasar akan digunakan di dalam penentuan harga instrumen.
         Dalam hal data yang berlaku tidak dapat dicermati, maka manajemen akan menggunakan
         estimasi terbaik dimana asumsi akan digunakan oleh pelaku pasar. Perkiraan ini mungkin
         berbeda dengan harga sebenarnya yang akan dicapai dalam transaksi wajar pada tanggal
         pelaporan.

  j.     Pajak Penghasilan

         Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
         Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti
         sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan
         berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

         Penentuan provisi untuk pajak penghasilan badan memerlukan pertimbangan yang signifikan dari
         manajemen. Ada transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya tidak pasti
         selama kegiatan usaha biasa. Perusahaan mengakui liabilitas atas masalah pajak penghasilan
         badan yang diharapkan berdasarkan estimasi apakah tambahan pajak penghasilan badan akan
         terutang. Jika hasil pajak final dari hal-hal tersebut berbeda dari jumlah yang pada awalnya
         dicatat, perbedaan tersebut akan berdampak pada aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan
         pada periode di mana penentuan tersebut dibuat.

  k.     Provisi dan Kontijensi

         Grup, dalam kegiatan usaha normal, menjalankan sesuai ketentuan untuk kewajiban hukum
         maupun konstruktif, jika ada, sesuai dengan kebijakan pada ketentuan dan kontinjensi. Dalam
         pengakuan dan pengukuran ketentuan, manajemen mengambil pertimbangan risiko dan
         ketidakpastian.

         Grup tidak mengakui provisi pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.




                                                 45
Page 49
                      PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4. KAS DAN SETARA KAS

                                                                  31 Maret 2024       31 Desember 2023
     Kas
      Rupiah                                                          485,695,562           264,596,963

     Bank
      Rupiah
       PT Bank Central Asia Tbk                                       446,672,382         3,018,216,987
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                         925,731,118        20,832,859,906
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                   16,720,244             4,628,986
       PT Bank ICBC Indonesia                                                   -            10,838,150
       PT Bank Pembangunan Daerah Kalsel Syariah                                -            25,616,961
       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                          13,993,777            11,768,942
       PT Bank OCBC Tbk                                                 9,500,000             9,650,000
                Sub Jumlah Bank - Rupiah                             1,412,617,521       23,913,579,932

      Dolar Amerika Serikat
       PT Bank Central Asia Tbk                                       125,895,806           122,644,455
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                           9,291,592               783,278
                Sub Jumlah Bank - Dolar Amerika Serikat               135,187,398           123,427,733
                Jumlah Bank                                          1,547,804,919       24,037,007,665
      Deposito Berjangka (Rupiah)
       PT Bank BTPN Syariah Tbk                                      1,500,000,000        1,500,000,000
                Jumlah Deposito Berjangka                            1,500,000,000        1,500,000,000
                Jumlah Kas dan Setara Kas                            3,533,500,481       25,801,604,628

     Deposito berjangka tersebut ditempatkan untuk jangka waktu hingga satu bulan.

     Tingkat suku bunga per tahun sebagai berikut:

                                                                   2024                  2023
     Dalam Rupiah                                              2,25% - 4,79%          2,25% - 4,79%


     Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat
     dari setiap kelas kas dan setara kas sebagaimana yang diungkapkan di catatan 39.


5.     DANA YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA

                                                                 31 Maret 2024       31 Desember 2023


        Deposito Berjangka - Rupiah
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                    21,791,926,167         21,768,204,171
         PT Bank ICBC Indonesia                                                 -          2,830,000,000
                    Jumlah Deposito Berjangka - Rupiah             21,791,926,167         24,598,204,171




                                                          46
Page 50
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


5.   DANA YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA (Lanjutan)

     Dana yang dibatasi penggunaannya dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh dari
     masing-masing bank yang bersangkutan (Catatan 16).

     Tingkat suku bunga pertahun selama tahun 2026 berkisar antara 2,25% - 4,79 %.

     Seluruh dana yang dibatasi ditempatkan pada pihak ketiga.

     Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat
     dari setiap kelas kas dan setara kas sebagaimana yang diungkapkan di catatan 39.


6.   PIUTANG USAHA

     Merupakan saldo piutang usaha sehubungan dengan jasa konstruksi. Rinciannya sebagai berikut:

                                                                 31 Maret 2024        31 Desember 2023

      Pihak Berelasi
       Sacna - Duta Graha JO                                         3,875,127,247        3,875,127,247
       Hutama - Duta JO                                                667,798,678          667,798,678
               Sub Jumlah                                            4,542,925,925        4,542,925,925
               Cadangan Penurunan Nilai Piutang                     (4,542,925,925)      (4,542,925,925)
               Jumlah Pihak Berelasi - Bersih                                    -                    -

      Pihak Ketiga
       PT Trimitra Multi Sukses Selaras                             19,137,103,922       22,074,267,668
       PT Griya Telaga Mas                                          15,709,558,516       15,709,558,516
       PT Kreasi Jaya Properti                                      14,078,577,737       14,078,577,737
       PT Wulandari Bangun Laksana                                  11,787,588,832       11,787,588,832
       PT Unggul Dinamika Utama                                     11,766,768,953                    -
       PT Adhi Karya (Persero) Tbk                                   7,545,042,793                    -
       PT Ciputra Puri Trisula                                       7,108,773,000        1,114,773,000
       PT Optima Tirta Energy                                        5,848,340,390                    -
       PT Graha Sahari Suryajaya                                     3,701,231,585        3,701,231,585
       PT Rashal Siar Cakra Medika                                   3,352,107,064        3,352,107,064
       PT Vale Indonesia Tbk                                           371,073,084        5,172,167,592
       PT Amman Mineral Nusa Tenggara                                  369,691,577        2,832,775,158
       Lain-lain (Saldo masing-masing
        di bawah Rp 2.000.000.000)                                   6,294,601,306        7,588,306,305
               Sub Jumlah                                         107,070,458,759        87,411,353,457
               Cadangan Penurunan Nilai Piutang                   (33,491,301,994)      (33,491,301,994)
               Jumlah Pihak Ketiga - Bersih                         73,579,156,765       53,920,051,463




     Rincian piutang usaha berdasarkan mata uang sebagai berikut:

                                                                 31 Maret 2024        31 Desember 2023

     Rupiah                                                      111,613,384,684         91,954,279,382
     Dolar Amerika Serikat                                                     -                      -
                    Jumlah                                       111,613,384,684         91,954,279,382




                                                  47
Page 51
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


6.   PIUTANG USAHA (Lanjutan)

     Rincian piutang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:

                                                                   31 Maret 2024         31 Desember 2023

     Sampai dengan 1 Bulan                                            20,827,151,499        10,371,821,025
     > 1 Bulan - 3 Bulan                                              12,086,235,889            25,472,605
     > 3 Bulan - 1 Tahun                                                  96,302,412            16,127,122
     > 1 Tahun                                                        78,603,694,884        81,540,858,630
                     Jumlah                                        111,613,384,684          91,954,279,382

     Mutasi cadangan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                  31 Maret 2024          31 Desember 2023

     Saldo Awal                                                     38,034,227,919          42,501,382,269
     Penambahan                                                                  -                       -
     Pemulihan Kerugian Penurunan Nilai                                          -          (4,460,084,267)
     Penghapusan                                                                 -              (7,070,083)
     Saldo Akhir                                                    38,034,227,919          38,034,227,919

     Piutang usaha yang lebih dari satu tahun per 31 Maret 2024 sejumlah Rp 78.603.694.884, telah
     dicadangkan sebesar Rp 38.034.227.919. Manajemen berpendapat bahwa cadangan penurunan nilai
     piutang cukup untuk menutupi kemungkinan tidak tertagihnya piutang.

     Beberapa pemberi kerja sudah mempunyai komitmen untuk melunasi kewajibannya dengan
     menggunakan aset berupa ruko dan apartemen.

     Manajemen terus mengupayakan penagihan atas saldo piutang usaha yang tidak mengalami mutasi
     dalam beberapa tahun terakhir dan manajemen Perusahaan berpendapat bahwa kolektibilitas piutang
     tersebut dapat direalisasikan.

     Pada tanggal 31 Maret 2024 piutang usaha yang dijaminkan untuk fasilitas pinjaman dari PT Bank Negara
     Indonesia (Persero) Tbk adalah sebesar Rp. 11.766.789.953.

     Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat
     dari setiap kelas piutang usaha sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 39.

7.   TAGIHAN BRUTO KEPADA PEMBERI KERJA

     Tagihan bruto kepada pemberi kerja merupakan aset kontrak yang timbul dari biaya konstruksi dan
     penagihan yang belum dilakukan sampai dengan tanggal laporan keuangan dengan rincian sebagai
     berikut:

                                                              31 Maret 2024            31 Desember 2023

     Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja
      Biaya Konstruksi Kumulatif                               1,164,893,559,551        1,107,820,456,822
      Laba Konstruksi Kumulatif yang Diakui                      141,388,423,748          136,676,029,023
               Jumlah                                          1,306,281,983,299        1,244,496,485,845
      Penagihan Sampai Saat Ini                               (1,076,433,286,946)      (1,022,527,936,760)
      Penghapusan tagihan                                         (1,970,537,844)          (1,970,537,844)
      Total Tagihan Bruto                                        227,878,158,509          219,998,011,242
      Cadangan Penurunan Nilai Tagihan Bruto                      (7,837,524,594)          (7,837,524,594)
      Jumlah Tagihan Bruto - Bersih                             220,040,633,915          212,160,486,648




                                                 48
Page 52
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7.    TAGIHAN BRUTO KEPADA PEMBERI KERJA (Lanjutan)

      Rincian tagihan bruto kepada pemberi kerja atas pekerjaan kontrak konstruksi adalah sebagai berikut:
                                                                   31 Maret 2024        31 Desember 2023

       Pihak Ketiga
         PT Adhi Karya (Persero) Tbk                                51,547,611,929         58,965,507,460
         PT Kreasi Jaya Properti                                    40,553,816,177         40,553,816,177
         PT Mira Mulya Abadi Medical                                38,927,820,711         37,035,888,405
         PT Vale Indonesia Tbk                                      21,789,207,280         13,242,309,869
         PT Unggul Dinamika Utama                                   21,622,954,538         22,200,160,888
         KSO Ciputra Yasmin                                         13,625,934,883         15,329,903,662
         PT Amman Mineral Nusa Tenggara                              8,184,366,342          5,594,407,200
         PT Ciputra Puri Trisula                                     7,262,210,605          6,630,210,604
         PT Inti Bangun Sarana                                       5,825,432,939                      -
         PT Optima Tirta Energy                                      5,649,670,565         13,014,186,240
         Direktorat Jendral Sumber Daya Air -
           Kementerian Pekerjaan Umum &
           Perumahan Rakyat                                          5,000,000,737          5,000,000,737
         Universitas Negeri Padang                                   3,559,848,548                      -
         PT Indexim Coalindo                                         3,539,000,000          2,431,620,000
          Lain-lain (Saldo masing-masing di bawah
            Rp 2.000.000.000)                                          790,283,255
                      Jumlah                                       227,878,158,509        219,998,011,241
         Cadangan Penurunan Nilai Tagihan Bruto Kepada
          Pemberi Kerja                                              (7,837,524,594)        (7,837,524,594)
                      Jumlah - Bersih                              220,040,633,915        212,160,486,647




      Mutasi cadangan penurunan nilai tagihan bruto adalah sebagai berikut:

                                                                   31 Maret 2024         31 Desember 2023

        Saldo Awal                                                    7,837,524,594            7,837,524,594
        Penghapusan Selama Tahun Berjalan                                         -                        -
        Penyisihan (Pemulihan) Kerugian Penurunan Nilai                           -                        -
                 Saldo Akhir                                          7,837,524,594            7,837,524,594



     Tagihan bruto kepada pemberi kerja tertentu digunakan sebagai jaminan sehubungan dengan fasilitas
     kredit yang diperoleh Perseroan untuk membiayai pekerjaan proyek konstruksi. Pada tanggal 31 Maret
     2024, saldo tagihan bruto kepada pemberi kerja sejumlah Rp. 21.622.954.538 digunakan sebagai
     jaminan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

     Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai tagihan bruto adalah cukup untuk
     menutup kemungkinan tidak tertagihnya tagihan bruto di kemudian hari. Eksposur maksimum terhadap
     risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas tagihan bruto
     sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 39.




                                                     49
Page 53
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8.   PIUTANG LAIN-LAIN

                                                                  31 Maret 2024      31 Desember 2023

     Bagian Jangka Pendek:
       PT Optima Tirta Energy                                      15,872,130,793        15,872,130,793
       Pinjaman Karyawan                                              846,858,293           950,164,998
      Lain-lain dibawah Rp 500.000.000                              7,888,566,368        12,051,826,101
                   Sub Jumlah                                      24,607,555,454        28,874,121,892
                   Cadangan Penurunan Nilai Piutang                  (490,000,000)         (490,000,000)
                   Jumlah                                          24,117,555,454        28,384,121,892

9.   PERSEDIAAN

                                                                  31 Maret 2024       31 Desember 2023

     Persediaan Konstruksi Proyek Gedung                            12,760,388,771        7,873,995,177
     Persediaan Konstruksi Proyek Sipil                              5,579,599,094        3,442,977,886
                   Jumlah                                           18,339,987,865       11,316,973,063



     Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi fisik persediaan pada tanggal 31 Maret 2024, manajemen
     berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai persediaan tidak diperlukan karena tidak ada
     persediaan yang usang dan tingkat perputaran persediaan yang cukup tinggi.

     Pada 31 Maret 2024, persediaan tidak diasuransikan terhadap Risiko kebakaran, perusakan dan risiko
     lainnya karena manajemen berpendapat perpindahan persediaan bergerak cepat, sehingga asuransi
     terhadap persediaan tidak dibutuhkan.


10. BIAYA DIBAYAR DIMUKA DAN UANG MUKA

                                                                  31 Maret 2024      31 Desember 2023
     Bagian Lancar
      Uang Muka
       Sub Kontraktor dan Pemasok                                  22,356,195,490        23,380,909,327
       Operasional                                                  3,179,018,332         2,685,056,536
                Sub Jumlah                                         25,535,213,822        26,065,965,863
      Biaya Dibayar di Muka
       Asuransi Pekerjaan Konstruksi                                  123,778,488           221,275,651
       Sewa Kendaraan & Bangunan                                      209,303,890           155,682,870
       Asuransi Kendaraan                                             295,230,501            36,000,235
       Asuransi Alat                                                  323,575,379            58,640,587
       Lain-lain                                                       24,103,332             6,827,397
                Sub Jumlah                                            975,991,590           478,426,740
                Jumlah Bagian Lancar                               26,511,205,412        26,544,392,603
     Bagian Tidak Lancar
      Biaya Uang Muka
       Uang Muka Proyek                                            70,000,000,000        70,000,000,000
              Sub Jumlah                                           70,000,000,000        70,000,000,000




                                                      50
Page 54
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


10. BIAYA DIBAYAR DIMUKA DAN UANG MUKA (Lanjutan)

                                                                  31 Maret 2024       31 Desember 2023
   Bagian Tidak Lancar
    Biaya Dibayar di Muka
      Asuransi Pekerjaan Konstruksi                                             -                      -
      Asuransi Kendaraan & Alat                                                 -                      -
      Sewa Kendaraan & Bangunan                                                 -                      -
      Lain-Lain                                                       109,800,000            109,800,000
              Sub Jumlah                                              109,800,000            109,800,000
              Jumlah Bagian Tidak Lancar                           70,109,800,000         70,109,800,000
              Jumlah                                               96,621,005,412         96,654,192,603



11. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI DAN VENTURA BERSAMA

   Rincian saldo investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama adalah sebagai berikut:

                                                                  31 Maret 2024       31 Desember 2023

   Investasi Pada Entitas Asosiasi                                215,880,331,444        215,856,155,435
   Investasi Ventura Bersama                                       19,547,269,751         29,261,977,851
                  Jumlah                                          235,427,601,195        245,118,133,286




    Investasi Pada Entitas Asosiasi


    PT Dirgantara Yudha Artha

    Pada tanggal 20 April 2022, PT Duta Buana Permata (DBP) yang merupakan entitas anak PT Nusa
    Konstruksi Enjiniring Tbk (NKE) melakukan transaksi pembelian saham PT Global Dinamika Kencana
    (GDK) pada PT Dirgantara Yudha Arta (DYA) sebesar 1.120.000.000 lembar saham atau mewakili 35%
    dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh oleh GDK pada DYA, dengan nilai transaksi
    sebesar Rp256.480.000.000.

    DBP telah melakukan pembayaran kepada GDK sebesar Rp241.735.587.206 dan masih memiliki
    kewajiban kepada GDK sebesar Rp14.744.412.794 (Catatan 36).

    Pada tanggal 8 Mei 2023. DBP melakukan retur pembelian saham sebesar 480.000.000 lembar saham
    atau mewakili 15% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh oleh GDK pada DYA, dengan
    nilai transaksi sebesar Rp109.920.000.000 sehingga pada 31 Desember 2023, DBP memiliki
    640.000.000 saham atau mewakili 20% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh pada
    DYA, dengan nilai transaksi sebesar Rp146.560.000.000.

    DBP juga telah melunasi kewajiban kepada GDK sebesar Rp14.744.412.794 pada 8 Mei 2023.




                                                  51
Page 55
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI DAN VENTURA BERSAMA (Lanjutan)

   PT Dharma Surya Mandiri


   Berdasarkan Akta Jual Beli Saham No. 22 tanggal 11 November 2019 dari Miki Tanumiharja, S.H., Notaris
   di Jakarta Selatan, PT Grantirta Sumber Energi (GSE) telah mengakuisisi saham PT Optima Tirta Energy
   (OTE) dari PT Omega Hydro Energy (OHE) sejumlah 100 lembar saham, mewakili 25% kepemilikan
   saham dengan harga Rp100.000.000.

   Pada 10 Desember 2021, PT Dharma Surya Mandiri telah melakukan konversi atas utang menjadi saham
   yang dimiliki oleh Perusahaan kepada PT Inti Duta Energi (entitas anak) dengan jumlah keseluruhan
   sebesar Rp56.657.000.000. Hal ini telah tercatat pada akta nomor 9 tanggal 10 Desember 2021.

   Mutasi Entitas asosiasi adalah sebagai berikut:



                                                               31 Maret 2024        31 Desember 2023



   Nilai Tercatat Awal Tahun                                   215,856,155,434         320,720,653,126

   Mutasi Investasi - Bersih                                                    -     (109,920,000,000)

   Selisih Revaluasi Penilaian Investasi Saham                                  -                      -

   Bagian Laba Investasi pada Entitas Asosiasi Siap Dijual                      -                      -

   Bagian Laba Entitas Asosiasi - Bersih                            24,176,010           5,055,502,308
                   Nilai Tercatat Akhir Tahun                  215,880,331,444         215,856,155,434




   Investasi Pada Ventura Bersama

                                                                31 Maret 2024       31 Desember 2023


   CNQC-NKE JV                                                  15,196,774,967          14,596,774,967
   Hyundai - Nusa Konstruksi JV                                                 -       10,314,708,100
   CSCEC-NKE JV                                                  4,350,494,784           4,350,494,784
   NKE - APL JV                                                                                        -
                   Jumlah                                       19,547,269,751          29,261,977,851




                                                      52
Page 56
                           PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11.   INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI DAN VENTURA BERSAMA (Lanjutan)

      Rincian mutasi investasi dalam ventura bersama sebagai berikut:

                                                                                             31 Maret 2024                31 Desember 2023

      Saldo Awal                                                                              29,261,977,851                        31,058,802,853
      Bagian Laba Proyek JV - Bersih                                                           7,988,739,967                           663,467,293
      Penambahan (Pengembalian )Partisipasi                                                  (17,703,448,067)                       (2,460,292,295)
           Saldo Akhir                                                                        19,547,269,751                        29,261,977,851



12.   ASET KEUANGAN DIUKUR PADA NILAI WAJAR MELALUI PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

      Akun ini merupakan investasi Grup dengan jumlah kepemilikan saham kurang dari 20%, yang terinci
      sebagai berikut:

                                                                       31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
                                       Persentase      Hak             Biaya           Penurunan                                          Nilai
                                                                                                      Divestasi
                                        Pemilikan     Suara           Perolehan           Nilai                                          Tercatat
                                           %            %
      PT Margaraya Jawa Tol                 1.02        1.02       2,250,000,000                        -                   -           2,250,000,000
            Jumlah                                                 2,250,000,000                        -                   -           2,250,000,000


      Margaraya Jawa Tol (MRJT)
      Pada tanggal 20 Juni 2007, Perusahaan melakukan investasi dalam saham MRJT sebanyak 2.250.000
      saham dengan biaya perolehan sebesar nilai nominal saham yaitu sebesar Rp 2.250.000.000 atau 1,02%
      dari seluruh modal disetor MRJT.

      MRJT berdomisili di Jakarta dan bergerak dalam bidang penyelenggaraan jalan Tol Waru (Aloha)
      Wonokromo-Tanjung Perak yang meliputi perencanaan, pembangunan, pengoperasian, dan
      pemeliharaan serta usaha-usaha lainnya yang berhubungan dengan jalan tol tersebut. Sampai dengan
      saat ini, MRJT masih dalam tahap pengembangan.

13.   PROPERTI INVESTASI

      Properti investasi berupa tanah dan bangunan untuk tujuan memperoleh keuntungan dari kenaikan nilai.
      Metode pengukuran setelah pengakuan awal menggunakan metode biaya.
                                                                                                31 Maret 2024
                 Jenis dan Lokasi           Luas         Saldo Awal         Penambahan          Pengurangan         Reklasifikasi          Saldo Akhir
                                            (m2)
      Nilai Perolehan
      Tanah
       Anyer                                 47,083      19,663,992,107                  -                      -                   -      19,663,992,107
      Bangunan
       Apartemen Senopati Penthouse          263.60      10,000,000,000                  -                      -                   -      10,000,000,000
       Ruko di Balikpapan Super Blok G32     330.25       4,500,000,000                  -                      -                   -       4,500,000,000
       Ruko di Balikpapan Super Blok G26     339.15       4,909,090,909                  -                      -                   -       4,909,090,909
       Ruko di Balikpapan Super Blok G33     317.40       5,049,272,727                  -                      -                   -       5,049,272,727
       Ruko di Balikpapan Super Blok G19     341.33       4,295,454,545                  -                      -                   -       4,295,454,545
       Ruko di Balikpapan Super Blok G20     341.33       4,295,454,545                  -                      -                   -       4,295,454,545
       Rumah Susun Allegra Condominium
        Type A Semi Gross                    189.00       5,503,256,000                  -                      -                   -       5,503,256,000
       Gedung WCT Lt 15-03                   114.55       5,727,500,000                  -                      -                   -       5,727,500,000
       Gedung WCT Lt 15-05                   111.41       5,570,500,000                  -                      -                   -       5,570,500,000
       Rumah Susun The Residences
        at Dharmawangsa Unit 1507 & 2606     683.47      21,805,529,654      106,414,708                        -                   -      21,911,944,362
                  Jumlah                                 91,320,050,487      106,414,708                        -                   -      91,426,465,195




                                                                      53
Page 57
                          PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13.   PROPERTI INVESTASI (Lanjutan)

                                                                                           31 Maret 2024
                   Jenis dan Lokasi        Luas     Saldo Awal        Penambahan          Pengurangan            Reklasifikasi         Saldo Akhir
                                           (m2)
      Akumulasi Penyusutan
      Bangunan
       Apartemen Senopati Penthouse        263.60    4,000,000,000     125,000,000                       -                       -      4,125,000,000
       Ruko di Balikpapan Super Blok G32   330.25      993,750,000      56,250,000                       -                       -      1,050,000,000
       Ruko di Balikpapan Super Blok G26   339.15    1,084,090,911      61,363,636                       -                       -      1,145,454,547
       Ruko di Balikpapan Super Blok G33   317.40    1,004,856,167      62,707,789                       -                       -      1,067,563,956
       Ruko di Balikpapan Super Blok G19   341.33      876,988,636      53,693,182                       -                       -        930,681,818
       Ruko di Balikpapan Super Blok G20   341.33      876,988,636      53,693,182                       -                       -        930,681,818
       Rumah Susun Allegra Condominium
        Type A Semi Gross                  189.00    1,215,302,367      68,790,700                       -                       -      1,284,093,067
       Gedung WCT Lt 15-03                 114.55      715,937,500      69,631,250                       -                       -        785,568,750
       Gedung WCT Lt 15-05                 111.41      696,312,500      71,593,750                       -                       -        767,906,250
       Rumah Susun The Residences
        at Dharmawangsa Unit 1507 & 2606   683.47    5,573,715,963     179,780,895                       -                       -      5,753,496,858
                    Jumlah                          17,037,942,680     802,504,384                       -                       -     17,840,447,064

      Nilai Buku                                    74,282,107,807                                                                     73,586,018,131


                                                                                                                                     (73,586,018,131)


                                                                                         31 Desember 2023
                   Jenis dan Lokasi        Luas     Saldo Awal        Penambahan           Pengurangan           Reklasifikasi         Saldo Akhir
                                           (m2)
      Nilai Perolehan
      Tanah
       Anyer                               47,083   19,663,992,107                   -                       -                   -     19,663,992,107
      Bangunan
       Apartemen Senopati Penthouse        263.60   10,000,000,000                   -                       -                   -     10,000,000,000
       Ruko di Balikpapan Super Blok G32   330.25    4,500,000,000                   -                       -                   -      4,500,000,000
       Ruko di Balikpapan Super Blok G26   339.15    4,909,090,909                   -                       -                   -      4,909,090,909
       Ruko di Balikpapan Super Blok G33   317.40    5,049,272,727                   -                       -                   -      5,049,272,727
       Ruko di Balikpapan Super Blok G19   341.33    4,295,454,545                   -                       -                   -      4,295,454,545
       Ruko di Balikpapan Super Blok G20   341.33    4,295,454,545                   -                       -                   -      4,295,454,545
       Rumah Susun Allegra Condominium
        Type A Semi Gross                  189.00    5,503,256,000                   -                       -                   -      5,503,256,000
       Gedung WCT Lt 15-03                 114.55    5,727,500,000                   -                       -                   -      5,727,500,000
       Gedung WCT Lt 15-05                 111.41    5,570,500,000                   -                       -                   -      5,570,500,000
       Rumah Susun The Residences
        at Dharmawangsa Unit 1507 & 2606   683.47   21,805,529,654                   -                       -                   -     21,805,529,654
                    Jumlah                          91,320,050,487                   -                       -                   -     91,320,050,487


      Akumulasi Penyusutan
      Bangunan
       Apartemen Senopati Penthouse        263.60    3,500,000,000      500,000,000                          -                   -      4,000,000,000
       Ruko di Balikpapan Super Blok G32   330.25      768,750,000      225,000,000                          -                   -        993,750,000
       Ruko di Balikpapan Super Blok G26   339.15      838,636,366      245,454,545                          -                   -      1,084,090,911
       Ruko di Balikpapan Super Blok G33   317.40      754,025,000      250,831,167                          -                   -      1,004,856,167
       Ruko di Balikpapan Super Blok G19   341.33      662,215,909      214,772,727                          -                   -        876,988,636
       Ruko di Balikpapan Super Blok G20   341.33      662,215,909      214,772,727                          -                   -        876,988,636
       Rumah Susun Allegra Condominium
        Type A Semi Gross                  189.00      940,139,567      275,162,800                          -                   -      1,215,302,367
       Gedung WCT Lt 15-03                 114.55      429,562,500      286,375,000                          -                   -        715,937,500
       Gedung WCT Lt 15-05                 111.41      417,787,500      278,525,000                          -                   -        696,312,500
       Rumah Susun The Residences
        at Dharmawangsa Unit 1507 & 2606   683.47    4,856,365,963      717,350,000                          -                   -      5,573,715,963
                    Jumlah                          13,829,698,714     3,208,243,966                         -                   -     17,037,942,680

      Nilai Buku                                    77,490,351,773                                                                     74,282,107,807




                                                                 54
Page 58
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


13.   PROPERTI INVESTASI (Lanjutan)

      Perusahaan memiliki bangunan yang berlokasi di Rumah Susun Hunian dan Non Hunian Apartemen
      Dharmawangsa, Jakarta Selatan seluas 302,12m² dengan Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah
      Susun (SHMASRS) nomor 213/XII dengan jangka waktu jatuh tempo pada 17 Oktober 2025.

      Perusahaan memiliki bangunan yang berlokasi di Rumah Susun Hunian dan Non Hunian Apartemen
      Dharmawangsa, Jakarta Selatan seluas 351,35m² dengan Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah
      Susun (SHMASRS) nomor 248/XXII dengan jangka waktu jatuh tempo pada 17 Oktober 2025.

      Perusahaan memiliki bangunan yang berlokasi Jl. Jend. Sudirman No. 47 Blok G Soho B No. G. 26
      Balikpapan seluas 339,15m² dengan Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (SHMASRS)
      nomor 00199 dengan jangka waktu jatuh tempo pada 6 Februari 2034.

      Perusahaan memiliki bangunan yang berlokasi Jl. Jend. Sudirman No. 47 Blok G Soho B No. G. 32
      Balikpapan seluas 330,25m² dengan Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (SHMASRS)
      nomor 00200 dengan jangka waktu jatuh tempo pada 6 Februari 2034.

      Perusahaan memiliki bangunan yang berlokasi Jl. Jend. Sudirman No. 47 Blok G Soho B No. G. 33
      Balikpapan seluas 317,4m² dengan Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (SHMASRS)
      nomor 00198 dengan jangka waktu jatuh tempo pada 6 Februari 2034.

      Properti investasi di Anyer berlokasi di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Propinsi Banten
      berupa tanah seluas 47.083 m2 dengan biaya perolehan sebesar Rp18.431.894.607. Tanah tersebut
      sudah dibalik nama atas nama Perusahaan dengan sertifikat sebagai berikut:

          -   Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 00023 dengan luas tanah 2.365 m² tanggal berakhir
              hak 26 Februari 2054
          -   Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 00024 dengan luas tanah 11.870 m² tanggal berakhir
              hak 26 Februari 2054
          -   Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 00022 dengan luas tanah 29.860 m² tanggal berakhir
              hak 17 Januari 2054

      Penambahan Gedung WCT lantai 15-03 seluas 114,55 M2 dan lantai 15-05 seluas 111,41 M2 diperoleh
      dari pelunasan Piutang Usaha sesuai dengan Perjanjian Pengikatan Jual Beli No : 011/15-03/PPJB-
      WCT/V/2021 dan No : 012/15-05/PPJB-WCT/V/2021 tanggal 5 Mei 2021 antara Perusahaan dengan
      PT Mega Kuningan Pinnacle.

      Penambahan Apartemen Senopati Penthouse Lantai 7 PH707 diperoleh dari pelunasan Piutang
      Usaha antara Perusahaan dengan PT Senopati Aryani Prima dan berdasarkan Akta No 99 dari Notaris
      Jimmy Tanal SH tanggal 20 Mei 2021 di pindahkan hak nya kepada PT Lion Metal Work Tbk untuk
      pembayaran utang perusahaan kepada PT Lion Metal Work Tbk berdasarkan kesepakatan bersama
      tanggal 17 Mei 2021. Atas pengalihan Apartement Senopati Penthouse lantai 7 PH 707, perusahaan
      rugi sebesar Rp 991.489.654.

      Beban penyusutan properti investasi pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 sebesar Rp 802.504.384
      dan Rp 793.898.653 disajikan sebagai “beban lain-lain” dalam laba rugi konsolidasi.

      Berdasarkan Laporan Penilai Independen KJPP Budi, Edy, Saptono dan Rekan No. 00086/2.0033-
      00/PI/07/0470/1/IV/2024 tanggal 5 April 2024, nilai pasar properti investasi tanah per 22 Maret 2024
      adalah Rp 44.909.550.000 lebih tinggi sebesar Rp 25.245.557.893 dibandingkan nilai bukunya.
      Pendekatan penilaian yang telah digunakan penilai untuk menilai jumlah nilai pasar properti investasi
      Perusahaan adalah Pendekatan Data Pasar (Market Data Approach).

      Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
      mengindikasikan adanya penurunan nilai properti investasi pada tanggal 31 Maret 2024.




                                                   55
Page 59
                        PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14.   ASET TETAP

                                                                       31 Maret 2024
                                     Saldo Awal       Penambahan        Pengurangan       Reklasifikasi             Saldo Akhir

      Nilai Perolehan
        Tanah                        11,526,450,000                                                                 11,526,450,000
        Bangunan                    113,461,923,575                                                                113,461,923,575
        Peralatan Proyek            258,210,815,445   1,852,976,566                                                260,063,792,011
        Inventaris Kantor            10,526,045,138                                                                 10,526,045,138
        Kendaraan                    41,249,546,838      95,520,992                                                 41,345,067,830
          Sub Jumlah                434,974,780,996   1,948,497,558                   -                    -       436,923,278,554
      Aset Hak Guna:
        Bangunan                        814,185,194     242,777,000                                                  1,056,962,194
          Sub Jumlah                    814,185,194     242,777,000                   -                    -         1,056,962,194
          Jumlah                    435,788,966,190   2,191,274,558                   -                    -       437,980,240,748


      Akumulasi Penyusutan
        Bangunan                     37,791,063,201   1,418,274,045                                                 39,209,337,246
        Peralatan Proyek            255,578,656,563     261,477,532                                                255,840,134,095
        Inventaris Kantor             9,889,363,435      62,021,314                                                  9,951,384,749
        Kendaraan                    41,131,092,026      24,117,708                                                 41,155,209,734
          Sub Jumlah                344,390,175,225   1,765,890,599                   -                    -       346,156,065,824
      Aset Hak Guna:
        Bangunan                        687,015,341     105,382,685                                                   792,398,026
          Sub Jumlah                    687,015,341     105,382,685                   -                    -          792,398,026
          Jumlah                    345,077,190,566   1,871,273,284                   -                    -       346,948,463,850
      Nilai Buku                     90,711,775,624                                                                 91,031,776,898




                                                                      31 Desember 2023
                                     Saldo Awal       Penambahan        Pengurangan        Reklasifikasi             Saldo Akhir

      Nilai Perolehan
        Tanah                        11,526,450,000                                                                  11,526,450,000
        Bangunan                    113,224,598,000     237,325,575                                                 113,461,923,575
        Peralatan Proyek            260,214,039,901   2,704,982,919      4,708,207,375                 -            258,210,815,445
        Inventaris Kantor            10,516,748,438      33,246,700         23,950,000                 -             10,526,045,138
        Kendaraan                    41,238,826,838               -         21,780,000        32,500,000             41,249,546,838
           Sub Jumlah               436,720,663,177   2,975,555,194      4,753,937,375        32,500,000            434,974,780,996
      Aset Hak Guna:
         Bangunan                      626,856,339      430,073,193       242,744,338                          -        814,185,194
           Sub Jumlah                  626,856,339      430,073,193       242,744,338                          -        814,185,194
           Jumlah                   437,347,519,516   3,405,628,387      4,996,681,713        32,500,000            435,788,966,190

      Akumulasi Penyusutan
        Bangunan                     32,119,944,735   5,671,118,466                  -                 -             37,791,063,201
        Peralatan Proyek            259,750,308,078     536,555,860      4,708,207,375                 -            255,578,656,563
        Inventaris Kantor             9,620,187,011     293,126,424         23,950,000                 -              9,889,363,435
        Kendaraan                    40,754,019,533     366,352,493         21,780,000        32,500,000             41,131,092,026
           Sub Jumlah               342,244,459,357   6,867,153,243      4,753,937,375        32,500,000            344,390,175,225
      Aset Hak Guna:
        Bangunan                       274,520,204      655,239,475       242,744,338                          -        687,015,341
           Sub Jumlah                  274,520,204      655,239,475       242,744,338                          -        687,015,341
           Jumlah                   342,518,979,561   7,522,392,718      4,996,681,713        32,500,000            345,077,190,566

      Nilai Buku                     94,828,539,955                                                                  90,711,775,624




                                                       56
Page 60
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14. ASET TETAP (Lanjutan)

    Alokasi beban penyusutan sebagai berikut:

                                                               31 Maret 2024        31 Desember 2023

    Beban Kontrak                                                 147,865,022              1,090,481,517
    Beban Administrasi dan Umum                                 1,723,408,262              6,431,911,201
                   Jumlah                                       1,871,273,284              7,522,392,718



    Rincian pengurangan aset tetap yang merupakan penjualan aset tetap sebagai berikut :

                                                               31 Maret 2024        31 Desember 2023

    Nilai Perolehan                                                             -        4,729,987,375
    Akumulasi Penyusutan                                                        -       (4,729,987,375)
    Nilai Buku                                                                  -                    -
    Harga Jual                                                                  -        2,407,567,567
    Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                                            -          2,407,567,567



    Aset tetap selain tanah di asuransikan dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 118.067.585.466 pada
    31 Maret 2024.
    Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk menutupi
    kemungkinan kerugian atas risiko yang dipertanggungkan.
    Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
    mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
    2023.


15. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA

    Merupakan uang muka proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga air PT Inti Duta Energi - entitas
    anak (IDE) yang bekerja sama dengan PT Omega Hydro Energi (OHE). Per 31 Maret 2024 dan 31
    Desember 2023 masing-masing sebesar Rp 32.110.661.876.

    Pada tahun 2011 Perusahaan berencana untuk mengembangkan usaha dalam bidang kelistrikan.
    Melalui PT Inti Duta Energi (IDE) - entitas anak, Perusahaan melakukan kerjasama dalam dukungan
    keuangan untuk proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan Perusahaan-
    Perusahaan yang melakukan pembangunan PLTA, sebagai berikut:

    Pada tanggal 30 September 2011, PT Inti Duta Energi (IDE - Entitas Anak) melakukan perjanjian
    kerjasama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) masing-masing berlokasi di Maluku,
    Bengkulu dan Jawa barat dengan PT Omega Hydro Energi (OHE) melalui 3 entitas anaknya sebagai
    berikut:

    -        PT Mitra Arana Sinergi (MAS) dalam membangun PLTA di sungai Manna, Desa Kayu Anjaran,
             Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Propinsi Bengkulu.
    -        PT Cakrawangsa Nata Karisma (CNK) dalam membangun PLTA di sungai Sapalewa, Desa
             Lohia Sapalewa, Kecamatan Taniwel Seram Barat, Kabupaten Seram bagian Barat,
             Propinsi Maluku.
    -        PT Mahija Kastara Hita (MKH), pihak berelasi dalam membangun PLTA di sungai Cibareno,
             Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa barat.




                                                 57
Page 61
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15.   ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (Lanjutan)

      Kerjasama tersebut terdiri dari 2 tahap yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan pembangunan,
      dengan tugas utama MAS, CNK, dan MKH adalah memastikan perijinan yang dibutuhkan dan
      pembebasan lahan selesai sesuai waktu yang ditetapkan, memastikan tercapainya internal rate of
      return dari pelaksanaan proyek yang telah disepakati dan menunjuk pihak dan profesi terkait untuk
      persiapan dan pelaksanaan pembangunan proyek yang direkomendasikan oleh IDE, sedangkan tugas
      utama IDE adalah memberikan dukungan dan akses kepada sumber-sumber tenaga ahli, termasuk
      teknologi dan pasokan atas peralatan yang dibutuhkan proyek, memberikan dukungan keuangan dan
      dukungan dalam proses perencanaan dan pengelolaan pembangunan proyek.

      Dalam memberikan dukungan pendanaan, disepakati IDE berhak untuk mengkonversi seluruh
      piutangnya berdasarkan pengakuan utang menjadi setoran modal dalam MAS, CNK, dan MKH, dengan
      nilai konversi atas utang yang sama dengan nilai nominal saham setelah proyeksi mencapai
      Commercial Operation Date. Dalam hal IDE tidak melakukan konversi, maka IDE akan menerima
      kembali dana yang diberikan dan ditambah bunga, 7% per tahun.

      Sehubungan dengan kerjasama tersebut, pada tanggal 27 Maret 2012, IDE, OHE dan pemegang
      saham lain MAS, CNK serta MKH membuat dan menandatangani Perjanjian Gadai Saham, dimana
      seluruh pemegang saham MAS, CNK, dan MKH menggadaikan seluruh saham yang dimilikinya di
      dalam modal MAS, CNK, MKH kepada IDE.

      Pada tanggal 12 Agustus 2014, IDE dan OHE membuat dan menandatangani Perjanjian Kerjasama
      Pembangunan PLTA di sungai Cibareno dan Novasi atas Pengakuan utang, IDE mengalihkan dan
      menovasikan seluruh hak dan kewajiban yang dimiliknya atas kerjasama pembangunan PLTA di
      Sungai Cibareno kepada PT Inti Duta Solusindo dan PT Duta Cipta Energi - entitas anak masing-
      masing sebesar 49% dan 51%. Sebagai akibat dari pelaksanaan perjanjian novasi tersebut, IDE dan
      OHE sepakat untuk mengakhiri Perjanjian Gadai Saham tanggal 27 Maret 2012 dan IDE
      mengembalikan kepada OHE 20.099 saham OHE pada MKH yang digadaikan kepada IDE.

      IDE juga melakukan kerjasama dengan OHE dan entitas-entitas anak OHE dalam pembangunan PLTA
      yaitu PT Gilang Hydro Lestari (GHL) berlokasi di Sungai Cibareno Kabupaten Lebak,          PT
      Wariyalana Energi (WE) di sungai Manna Kabupaten Lahat, PT Optima Tirta Energy (OTE) di sungai
      Batang Tonggar Kabupaten Pasaman Barat dan PT Energi Tungga Tirta di Sungai Muara Enim,
      Kabupaten Muara Enim.

      Pada tahun 2017, OHE berhasil memperoleh PPA untuk proyek/IPP PT Optima Tirta Energi (PLTM
      Tongar). OHE juga melakukan pembayaran kepada IDE sebesar Rp 3.450.000.000.

      Tahun 2018, IDE dan OHE telah sepakat dan sedang dalam proses untuk melakukan dan
      mengeksekusi penyelesaian Kerja Sama dengan melakukan perhitungan komersial untuk
      penyelesaian Kerja Sama. Langkah pertama yang dilakukan adalah adanya pembayaran dari OHE
      sebesar Rp 44.879.000.000 pada tahun 2018

      Pada tahun 2019 PT Omega Hydro Energy menerima pinjaman dari IDE sebesar
      Rp 350.000.000. Selama tahun 2019 OHE telah membayar sebesar Rp 2.002.000.000 dan
      mengalihkan hak dan kewajiban dalam perjanjian kerjasama pembangunan pembangkit listrik tenaga
      air 2x3000 Kwh di Sungai Batam Tongar tanggal 7 Juni 2012 sebesar Rp 17.372.130.793 kepada  PT
      Optima Tirta Energy (Catatan 11).

      Pada tanggal 19 Juni 2020, IDE dan OHE menandatangani perjanjian pengakuan utang. Berdasarkan
      perjanjian tersebut, IDE bermaksud untuk mengalihkan dan menovasikan seluruh kewajibannya
      berdasarkan pengakuan utang kepada DCE sebesar Rp 13.998.139.510. IDE dengan ini melepaskan
      OHE dari segala hak dan kewajiban yang timbul dari pelaksanaan pengakuan utang kepada IDE dan
      DCE setuju untuk terikat kepada IDE untuk melaksanakan seluruh kewajiban yang timbul berdasarkan
      pengakuan utang dan novasi ini.




                                                 58
Page 62
                       PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15.   ASET TIDAK LANCAR LAINNYA (Lanjutan)

      Pada tanggal 19 Juni 2020, IDS dan OHE menandatangani perjanjian pengakuan utang. Berdasarkan
      perjanjian tersebut, IDS bermaksud untuk mengalihkan dan menovasikan seluruh kewajibannya
      berdasarkan pengakuan utang kepada DCE sebesar Rp 9.849.000.000. IDS dengan ini melepaskan
      OHE dari segala hak dan kewajiban yang timbul dari pelaksanaan pengakuan utang kepada IDS dan
      DCE setuju untuk terikat kepada IDS untuk melaksanakan seluruh kewajiban yang timbul berdasarkan
      pengakuan utang dan novasi ini.

      Pada tanggal 19 Juni 2020, IDE dan OHE menandatangani perjanjian penyelesaian kerjasama. Para
      pihak juga menyetujui bahwa kewajiban OHE, IDE, dan IDS akan diselesaikan dengan dilakukannya
      penyerahan Aset OHE kepada DCE dengan cara : (a) mengalihkan Investasi/Penyertaan modal OHE
      dari MHK, GHL, MAS, dan WE kepada IDE dan DCE; (b) Pengalihan piutang OHE atas pemberian
      layanan pendukung (Management Fee) kepada DCE; (c) Pengalihan utang dan piutang OHE kepada
      DCE; (d) Para pihak setuju untuk membuat dan menandatangani Perjanjian Pengalihan Piutang yang
      menerangkan pengalihan utang piutang OHE kepada DCE (Catatan 1.d).


16.   UTANG BANK

      Merupakan utang bank Per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, terdiri dari:

                                                                                            31 Maret 2024                31 Desember 2023
      Jangka Pendek
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                                  9,267,852,881                    46,143,272,189
       PT Bank ICBC Indonesia                                                                              -                       961,308,172
      Jumlah                                                                                   9,267,852,881                    47,104,580,361
      Jangka Panjang
       PT Bank ICBC Indonesia                                                                                    -                              -
       Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo dalam Satu
        Tahun: PT Bank ICBC Indonesia                                                                      -                                 -
                     Jumlah                                                                    9,267,852,881                    47,104,580,361



      Rinciannya adalah sebagai berikut:

      Jangka Pendek
      PT Bank Negara Indonesia   Perusahaan   Kredit
      (Persero) Tbk                           Modal Kerja
                                              Plafon
                                                            210,000,000,000   09/05/2023   08/05/2024   8.50%        9,267,852,881    46,143,272,189
      PT Bank Negara Indonesia   Perusahaan   Kredit
      (Persero) Tbk                           Modal Kerja
                                              RC             40,000,000,000   09/05/2023   08/05/2024   8.50%                    -                  -

                                                                                                                     9,267,852,881    46,143,272,189


      Jangka Panjang
      PT Bank ICBC Indonesia     Perusahaan   Pinjaman
                                              Tetap          67,000,000,000   25/04/2017   26/04/2024   11.00%                   -      961,308,172




                                                                      59
Page 63
                       PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16.   UTANG BANK (Lanjutan)

      PT Bank ICBC Indonesia

      Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Tetap Installment berdasarkan Akta perjanjian kredit
      No.138 tanggal 28 April 2017 dari notaris Dr. Irawan Soerodjo, SH, Msi, nilai maksimum sebesar
      Rp67.000.000.000 dengan jangka waktu 84 bulan dan tingkat bunga sebesar 11%.

      Pinjaman yang diberikan oleh PT Bank ICBC Indonesia dijamin dengan:

         -       Cessie dari PPJB unit ruang kantor (3 lantai terdiri dari lantai 20, 21 dan 22) dengan total area
                 seluas 3.463,94 m2 di ITS menara Niffaro Park.
         -       Kedua Ranking Mortgage dari SHGB No. 218/ Pejaten Timur ino PT Sekar Artha Sentosa yang
                 menutupi ITS Office Tower, sebesar 125% dari jumlah fasilitas atau setara dengan
                 Rp83.750.000.000.
         -       Fiduciary dari Piutang sebesar Rp67.000.000.000.
         -       Sinking Fund dalam bentuk Deposito Berjangka setara dengan 2 pokok dan bunga yang akan
                 dating (2P + 2I)

       Berdasarkan perjanjian ini, Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan dan ketentuan
       seperti berikut :

             -    Menggunakan Fasilitas Kredit sesuai dengan tujuan pemberian Fasilitas Kredit.
             -    Membayar seluruh biaya dan kewajiban yang timbul sehubungan dengan Fasilitas Kredit.
             -    Mengijinkan Pihak Bank untuk memeriksa kegiatan usaha Perusahaan.
             -    Mensubordinarikan setiap utang Perusahaan kepada para pemegang saham.
             -    Menyerahkan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh akuntan publik terdaftar yang
                  dapat diterima oleh Bank dalam jangka waktu 6 (enam) bulan setelah berakhirnya periode
                  laporan keuangan tahunan.
             -    Mempertahankan harta kekayaan material Perusahaan.
             -    Mengasuransikan harta kekayaan kepada perusahaan asuransi rekanan Bank.
             -    Tidak menjaminkan harta kekayaan Perusahaan kepada pihak lain.

                  Perusahaan dilarang untuk:

             -    Memberikan pinjaman (kecuali dalam kegiatan usaha normalnya) atau memberikan jaminan
                  kepada pihak lain;
             -    Pelepasan aset material yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan usaha Perusahaan.

                  Memberikan pemberitahuan tertulis kepada Bank untuk:

             -    Memperoleh tambahan pinjaman dari pihak ketiga;
             -    Melakukan merger/konsolidasi/ akuisisi atau investasi ataupun penempatan dana pada
                  perusahaan lain selama jenis usahanya sama;
             -    Melakukan perubahan anggaran dasar atau susunan Direksi dan Dewan Komisaris
                  Perusahaan.
             -    Perusahaan berkewajiban untuk tunduk dan mematuhi seluruh ketentuan dan persyaratan
                  yang berlaku di Bank.
             -    Seluruh uang muka atas unit kantor yang akan dicicil harus dibayarkan ke rekening
                  penampungan atas nama PT Anugerah Berkah Madani pada Bank.
             -    Melaksanakan sebagian dari aktivitas usahanya melalui Bank.
             -    PT Anugerah Berkah Madani harus menandatangani akta untuk pembebanan hak
                  tanggungan peringkat II dengan consent letter dari Perusahaan.
             -    Perusahaan menyerahkan seluruh surat perijinan dokumen dan persetujuan yang diperlukan
                  Bank.




                                                         60
Page 64
                     PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16.   UTANG BANK (Lanjutan)

      PT Bank ICBC Indonesia (Lanjutan)

      Atas fasilitas kredit yang diterima Grup diharuskan untuk memenuhi rasio keuangan Debt to Equity
      Ratio (DER) maksimum sebesar 2,5x. Pada tanggal 31 Maret 2024, Pada tanggal 31 Maret 2024, Grup
      sudah memenuhi semua persyaratan covenant yang ditentukan dalam perjanjian. Pada Bulan Februari
      2024, Group telah melunasi semua kewajibannya. Grup memiliki utang sebesar Nol dan Rp961.308.172
      pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

      Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah
      tercatat dari utang bank sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 39.

      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

      Berdasarkan Persetujuan Perpanjangan Fasilitas Kredit Nomor : ENB/6/ 760 /R tanggal 9 Oktober 2023
      perusahaan menerima fasilitas dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai berikut::

      a.   Fasilitas kredit modal kerja konstruksi dengan maksimum kredit sebesar Rp210.000.000.000
           dengan suku bunga 8,50% untuk keperluan tambahan modal kerja usaha konstruksi dan dapat
           digunakan sebagai tambahan plafon bank garansi. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 8 Mei
           2024.
      b.   Fasilitas penerbitan bank garansi dengan maksimum kredit sebesar Rp250.000.000.000 untuk
           keperluan jaminan tender, pelaksanaan, uang muka, pemeliharaan dan pembelian material atas
           proyek yang dikerjakan. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 8 Mei 2024.
      c.   Fasilitas kredit modal kerja Konstruksi dengan maksimum kredit sebesar Rp40.000.000.000
           dengan suku bunga 8,50% untuk keperluan tambahan modal kerja usaha konstruksi dan dapat
           digunakan sebagai tambahan plafon bank garansi. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 8 Mei
           2024.

      Fasilitas kredit ini dijamin dengan:

      -    Tanah seluas 47.083 m2 di Desa Sindang Laya, Kabupaten Serang, Jawa Barat milik Perusahaan
           atas nama Nana Septina, Nina Septina dan Djana yang diikat secara hipotik yang akan ditingkatkan
           dengan pengikatan hak tanggungan.
      -    Unit apartemen Allegra Residence seluas 189 m2 di No.01 Kel. Bangka, Kec. Mampang Prapatan
           senilai Rp5.972.000.000.
      -    Unit apartemen Senopati Suites seluas 287 m2 di Kel. Senayan, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta
           Selatan senilai Rp12.656.700.000.
      -    Unit apartemen Senopati Suites seluas 287 m2 di Kel. Senayan, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta
           Selatan senilai Rp12.686.000.000.
      -    Ruko Balikpapan Superblock seluas 339,15 m 2 di Jl. Jend. Sudirman no. 47 Kec. Balikpapan, Kota
           Balikpapan Timur senilai Rp14.017.670.000.
      -    Deposito berjangka milik Perusahaan sebesar Rp16.490.062.540 yang diikat secara gadai.
      -    Tanah dan bangunan kantor serta bengkel terdaftar atas nama PT Nusa Konstruksi Enjiniring di Jl.
           Raya Cisoka – Adiyasa, Kampung Malang Nengah, Desa Cikareo, Kecamatan Solear, Tangerang
           Banten senilai Rp16.607.740.000.
      -    Jaminan Perusahaan Jahja Tear Tjahjana, PT Global Dinamika Kencana, PT Dirgantara Yudha
           Artha.
      -    Tanah dan bangunan kantor di Jalan Dharmahusada Utara IV No. 6, Kelurahan Mojo, Kecamatan
           Gubeng, Surabaya milik Dudung Purwadi.
      -    Piutang tagihan termin proyek dengan akta jaminan fidusia No. 26 tanggal 19 Mei 2017.

      Berdasarkan perjanjian ini, tanpa persetujuan tertulis dari Bank, Perusahaan tidak diperkenankan
      melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut:

      -    Mengadakan penggabungan usaha (merger) dan/ atau konsolidasi dengan Perusahaan lain.
      -    Melakukan akuisisi/ pengambil alihan aset milik pihak ketiga.
      -    Melakukan investasi, penyertaan modal atau pengambil alihan saham pada Perusahaan lain.


                                                    61
Page 65
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



16.   UTANG BANK (Lanjutan)

      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Lanjutan)

      -   Mengizinkan pihak lain menggunakan Perusahaan, merubah Anggaran Dasar (kecuali
          meningkatkan modal Perusahaan) memindahkan resipis atau saham Perusahaan baik antar
          pemegang saham maupun kepada pihak lain.
      -   Melunasi seluruh atau sebagian utang Perusahaan kepada pemegang saham dan/ atau
          Perusahaan affiliasi yang belum atau telah didudukkan sebagai pinjaman subordinasi fasilitas
          kredit BNI (Sub Ordinal Loan).
      -   Membagikan deviden atau keuntungan usaha (laba) dalam bentuk apapun juga.
      -   Memberikan pinjaman kepada siapapun juga, termasuk kepada para pemegang saham, kecuali
          jika pinjaman tersebut diberikan dalam rangka transaksi dagang yang berkitan langsung dengan
          usahanya.
      -   Mengambil lease dari Perusahaan leasing.
      -   Mengikatkan diri sebagai penjamin (Borg), menjaminkan harta kekayaan dalam bentuk dan
          maksud apapun (baik yang belum dan/ atau telah dijaminkan oleh Perusahaan kepada BNI)
          kepada pihak lain.
      -   Menjual dan/ atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan.
      -   Membubarkan Perusahaan dan meminta dinyatakan pailit.
      -   Menggunakan dana Perusahaan untuk tujuan di luar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit
          dari BNI.
      -   Menggadaikan atau dengan cara lain mempertanggungkan saham Perusahaan kepada pihak
          manapun.
      -   Mengubah bidang usaha.
      -   Melakukan interfinancing dengan Perusahaan afiliasi, induk Perusahaan dan/ atau anak
          Perusahaan.
      -   Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, termasuk tetapi tidak terbatas pada:

          -    Mengadakan atau membatalkan kontrak atau perjanjian yang berdampak signifikan bagi
               Perusahaan dengan pihak lain dan/ atau affiliasinya yang dapat mempengaruhi kelancaran
               usaha.
          -    Mengadakan kerjasama yang dapat membawa pengaruh negative pada aktifitas usaha dan
               mengancam keberlangsungan usaha.
          -    Mengadakan transaksi dengan pihak lain, baik perseorangan maupun Perusahaan, termasuk
               namun tidak terbatas pada Perusahaan afiliasinya, dengan cara-cara yang berada di luar
               praktek-praktek dan kebiasaan yang wajar dan melakukan pembelian yang lebih mahal serta
               melakukan penjualan lebih murah dari harga pasar.

      -   Menyerahkan atau mengalihkan seluruh atau sebagian dari hak dan/ atau kewajiban yang timbul
          berdasarkan Perjanjian Kredit dan/ atau dokumen jaminan kepada pihak lain.
      -   Memberitahukan secara tertulis kepada bank jika terdapat perubahan pengurus dan pemegang
          saham.

          Atas fasilitas kredit yang diterima Grup diharuskan untuk memenuhi rasio keuangan Debt to Equity
          Ratio (DER) maksimum sebesar 2,5x, current ratio minimal 1x, dan Debt Service Coverage (DSC)
          minimal 100%. Pada tanggal 31 Maret 2024, Grup sudah memenuhi semua persyaratan covenant
          yang ditentukan dalam perjanjian. Grup memiliki utang sebesar Rp9.267.852.881 dan
          Rp46.143.272.189 pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023

      Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah
      tercatat dari utang bank sebagaimana yang diungkapkan di catatan 39.




                                                  62
Page 66
                 PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17.   UTANG USAHA - PIHAK KETIGA

      Merupakan utang kepada para pemasok material dan subkontraktor yang timbul sehubungan dengan
      pelaksanaan pembangunan proyek sebagai berikut:

                                                                  31 Maret 2024        31 Desember 2023

      PT Adi Marga Mandiri                                           2,895,534,639         2,742,667,576
      PT Dita Anugrah Perkasa Beton                                  2,823,646,950           546,825,200
      Nifarro Apartment                                              2,229,215,496         2,229,215,496
      PT Putra Karya Salimindo                                       1,924,622,735         1,565,411,891
      PT Konecranes Material Handling Indonesia                      1,498,500,000                     -
      PT Dirgantara Yudha Artha                                      1,266,471,200           503,836,505
      Cv. Meltech Solusindo                                          1,227,707,000                     -
      PT Dirgantara Betonindo                                        1,120,061,820         2,479,005,000
      PT Airsindo Multi Selaras                                      1,091,521,409         1,091,521,409
      Beton Perkasa Wijaksana, Pt                                    1,040,933,660           840,335,767
      PT Balikpapan Ready Mix Pile                                     384,051,750         1,241,741,980
      PT Pasoka Sumber Karya                                           218,500,000         1,063,738,874
      PT Deya Inti Sarana                                              100,317,896         6,988,133,444
      PT Aradhana Putra Jaya                                                     -         3,172,688,257
      PT Buana Baja Bina Semesta                                                 -         3,861,032,914
      PT Dwi Ratna Putra                                                         -         2,152,902,132
      PT Puja Perkasa                                                            -         1,752,753,831
      PT Rezki Bumi Jaya                                                         -         1,464,246,000
      Lain-lain (Saldo masing-masing di bawah
       Rp 1.000.000.000)                                           68,922,940,298         41,377,187,359
                     Jumlah                                        86,744,024,853         75,073,243,634



      Rincian umur utang usaha dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut:

                                                                   31 Maret 2024       31 Desember 2023

      Sampai dengan 1 Bulan                                         63,002,124,186         50,943,444,073
      > 1 Bulan - 3 Bulan                                            6,278,982,874          6,717,690,038
      > 3 Bulan - 1 Tahun                                            3,596,722,495          3,869,619,753
      > 1 Tahun                                                     13,866,195,297         13,542,489,770
                     Jumlah                                         86,744,024,853         75,073,243,633

      Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah
      tercatat dari utang bank sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 39.


18.   UTANG LAIN – LAIN

                                                                    31 Maret 2024       31 Desember 2023

      PT Sekar Artha Sentosa                                         38,255,056,000        38,255,056,000
                     Jumlah                                          38,255,056,000        38,255,056,000




                                                  63
Page 67
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


18.   UTANG LAIN – LAIN (Lanjutan)

      PT Sekar Artha Sentosa

      Utang kepada PT Sekar Artha Sentosa (SAS) merupakan utang atas pembelian 3 lantai unit kantor
      sesuai perjanjian pengikatan jual beli 3 unit lantai di Niffaro Park seluas 3.463,94 M2 dengan PT Sekar
      Artha Sentosa pada tanggal 22 Maret 2017. Harga unit yang disepakati sebesar Rp 121.930.688.000
      (termasuk PPN). Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Pemilikan Office dari Bank ICBC Indonesia
      sebesar Rp 67.000.000.000 dan Perusahaan masih mempunyai kewajiban untuk melunasi
      pembayaran uang muka kepada PT Sekar Artha Sentosa per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
      sebesar Rp 38.255.056.000.

      Pada tanggal 1 Oktober 2019 Perusahaan dan SAS telah menandatangani Kesepakatan Bersama
      tentang pembatalan pembelian Unit lantai 22 di ITS Tower. Atas pembatalan pembelian tersebut
      Perusahaan mendapat kompensasi penghapusan sisa uang muka dan menerima pengembalian atas
      kelebihan uang muka yang telah dibayarkan.

      Pada tanggal 19 Februari 2020 Perusahaan menerima surat pemberitahuan dari SAS mengenai
      pembayaran kembali Sisa Uang Muka sebesar Rp 2.229.168.000 akan dikompensasikan seluruhnya
      dengan biaya service charge selama 21 bulan, selanjutnya akan dibuatkan perjanjian secara terpisah
      dan dilakukan pembatalan PPJB untuk unit lantai 22.

      Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah
      tercatat dari utang bank sebagaimana yang diungkapkan di catatan 39.


19.   PERPAJAKAN

      Rinciannya sebagai berikut:

      a.   Pajak Dibayar Dimuka

                                                                    31 Maret 2024        31 Desember 2023

           Pajak Pertambahan Nilai                                   15,981,108,936           17,839,169,679
           Pajak Penghasilan Final Pasal 4 (2) dan 23                       600,000                        -
                          Jumlah                                     15,981,708,936           17,839,169,679

      b.   Utang Pajak
                                                                      31 Maret 2024       31 Desember 2023

           Pajak Penghasilan Pasal 21                                    331,972,475            156,564,301
           Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) dan 23                          264,599,244            618,179,567
           Pajak Penghasilan Pasal 25                                              -                      -
           Pajak Penghasilan Pasal 29                                    409,162,824            409,162,824
           Utang Pajak Penghasilan Final atas
            Penghasilan yang Belum Diterima Pembayarannya               7,844,540,480          7,354,572,184
                          Jumlah                                        8,850,275,023          8,538,478,876




                                                        64
Page 68
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   c. Pajak Penghasilan

                                                             31 Maret 2024        31 Desember 2023

      Perusahaan:
       Kini                                                                   -         (600,376,260)
       Insentif Pajak Perusahaan                                              -                    -
      Sub Jumlah                                                              -         (600,376,260)
      Entitas Anak:
       Kini                                                                   -                      -
      Sub Jumlah                                                              -                      -
      Konsolidasian
       Kini                                                                   -         (600,376,260)
       Insentif Pajak Perusahaan                                              -                    -
                      Jumlah                                                  -         (600,376,260)



   d. Pajak Kini

      Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
      konsolidasian dan laba kena pajak adalah sebagai berikut:

                                                              31 Maret 2024        31 Desember 2023

      Pajak Penghasilan Tidak Final
      Laba (Rugi) sebelum Pajak menurut
       Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
       Komprehensif Lain Konsolidasi                             6,384,026,738          25,748,285,058
      Dikurangi :Laba (Rug)i sebelum Pajak - Entitas Anak          605,613,120           2,446,155,705
      Laba (Rugi) sebelum Pajak - Perusahaan                     6,989,639,858          23,302,129,353

      Koreksi Positif:
       Beban Kontrak atas Penghasilan Usaha Final               83,751,864,045         380,165,183,953
       Beban Usaha atas Penghasilan Usaha Final                 16,727,945,719          53,363,291,256
       Beban Pajak Penghasilan Final                             2,707,842,151          12,308,875,926
       Cadangan Penurunan Nilai Tagihan Bruto                                -             344,350,000
       Cadangan Penurunan Piutang                                            -             490,000,000
       Laba Penjualan Aset Tetap - Fiskal                                    -           1,023,202,063
       Administrasi dan Provisi Bank                                37,506,471           1,289,698,188
       Pendapatan Sewa Alat - Fiskal                                         -             134,164,206
       Laba (Rugi) Selisih Kurs                                   (141,313,688)             33,105,340
       Lain-lain                                                   622,646,894           4,037,761,288
                   Jumlah Koreksi Positif                      103,706,491,592         453,189,632,220




                                                    65
Page 69
                    PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   d. Pajak Kini (Lanjutan)

                                                             31 Maret 2024           31 Desember 2023

       Koreksi Negatif:
        Pendapatan Usaha Final                               (110,563,629,315)          (463,044,539,965)
        Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap - Komersial                        -             (2,407,567,567)
        Pendapatan Bunga Deposito dan Jasa Giro                  (132,502,135)              (578,142,470)
        Bagian Laba Bersih Entitas Asosiasi                                 -
        Manfaat Karyawan                                                    -                          -
        Pemulihan Cadangan Piutang Tidak Tertagih                           -             (4,950,084,267)
        Pendapatan Sewa Alat - Komersial                                    -             (1,279,164,206)
        Laba Pelepasan Investasi Saham di PT MMS-Fiskal                     -                          -
        Lain-lain                                                                -        (1,503,279,820)
                     Jumlah Koreksi Negatif                  (110,696,131,450)          (473,762,778,295)
       Penghasilan Kena Pajak                                                    -         2,728,983,278
       Dibulatkan                                                                -         2,728,983,000

       Beban Pajak Kini
        Perusahaan                                                               -          (600,376,260)
        Insentif Pajak Perusahaan                                                -                     -
        Entitas Anak                                                             -                     -
                   Jumlah                                                        -          (600,376,260)


       Pajak Dibayar di Muka
        Perusahaan                                                               -          (191,213,436)
        Entitas Anak                                                             -                     -
                   Jumlah                                                        -          (191,213,436)

       Pajak Penghasilan Kurang Bayar
        Perusahaan                                                               -          (409,162,824)
        Entitas Anak                                                             -                     -
                   Jumlah                                                        -          (409,162,824)
      Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian laba sebelum pajak dengan tarif pajak yang
      berlaku adalah sebagai berikut:

                                                            31 Maret 2024            31 Desember 2023

       Laba (Rugi) sebelum Pajak menurut Laporan
        Laba Rugi dan Penghasilan Kosolidasian
        Komprehensif Lain                                      6,384,026,738            25,748,285,058
       Rugi (Laba) sebelum Pajak - Entitas Anak                  605,613,120             2,446,155,705
       Rugi sebelum Pajak - Perusahaan                         6,989,639,858            23,302,129,353
       Beban Pajak sesuai Tarif Pajak yang Berlaku             1,537,720,769              5,126,468,396
       Pengaruh Pajak atas:
        Koreksi Fiskal                                        (1,537,720,769)            (4,526,092,137)
       Beban Pajak - Perusahaan                                              -             600,376,259
       Insentif Pajak Perusahaan                                             -                       -
       Beban Pajak - Entitas Anak                                            -                          -
       Beban Pajak                                                           -             600,376,259




                                                     66
Page 70
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


19.   PERPAJAKAN (Lanjutan)

      e. Pajak Tangguhan

        Pada tahun 2024 dan 2023 Perusahaan tidak menghitung aset pajak tangguhan dikarenakan tidak
        material.

      f. Pajak Final

                                                                  31 Maret 2024       31 Desember 2022

         Perusahaan
          Penghasilan Final atas Jasa Konstruksi                  102,182,722,682        462,381,072,672
          Pajak Penghasilan Final Jasa Konstruksi (3%)                            -                      -
          Pajak Penghasilan Final Jasa Konstruksi (2,65%)           2,707,842,151         12,319,404,460
          Pajak Penghasilan Final Jasa Konsultan
           Konstruksi (6%)                                                        -                      -
          Pajak Penghasilan Final                                   2,707,842,151         12,319,404,460
          Utang Pajak Penghasilan Final, Awal                       7,354,572,184          4,661,234,272
          Pajak Dibayar di Muka:
          Pajak Penghasilan Final atas Jasa Konstruksi
            yang Telah Disetor atau Dipotong                       (2,217,873,855)         (9,626,066,548)
          Utang Pajak Penghasilan Final, Akhir                      7,844,540,480          7,354,572,184
          Entitas Anak                                                            -                      -
                       Jumlah Utang Pajak Penghasilan Final         7,844,540,480          7,354,572,184

        Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 51 tahun 2008 tentang ”Pajak Penghasilan dari Usaha Jasa
        Konstruksi”, pajak penghasilan dari usaha jasa konstruksi dikenakan pajak penghasilan yang
        bersifat final. Pajak final dicatat sebagai bagian dari beban usaha.

        Perbedaan nilai tercatat antara aset dan liabilitas yang terkait pajak penghasilan final menurut
        laporan keuangan konsolidasian dan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau
        liabilitas pajak tangguhan.


      g. Administrasi Pajak

        Pada tahun 2024 dan 2023 Perusahaan sedang tidak dalam proses pemeriksaan pajak.

        Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
        Undang (Perpu) Republik Indonesia No. 1 Tahun 2020 yang telah menjadi Undang-Undang (UU)
        No. 2 Tahun 2020, serta menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 30 Tahun 2020 tentang
        Penurunan Tarif Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk
        Perseroan Terbuka dan berlaku sejak tanggal 19 Juni 2020. Aturan tersebut menetapkan penurunan
        tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap dari semula 25%
        menjadi 22% untuk tahun pajak 2020 dan 2021 dan 20% mulai tahun pajak 2022 dan seterusnya.
        Pajak penghasilan badan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah dihitung
        dengan menggunakan tarif pajak 22%.

        Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No.
        7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif pajak
        penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai berlaku
        pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, dan pengurangan tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak
        dalam negeri yang memenuhi persyaratan tertentu. Dengan demikian, penetapan tarif pajak
        sebelumnya sebesar 20% menjadi tidak berlaku setelah Undang-Undang ini disahkan.




                                                         67
Page 71
                    PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20.   LIABILITAS KONTRAK

      Akun ini merupakan uang muka yang diterima dari pemberi kerja pihak ketiga yang akan dikompensasi
      dengan tagihan termin, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                 31 Maret 2024       31 Desember 2023

      PT Mira Mulya Abadi Medical                                  25,612,791,594       28,795,765,850
      PT Inti Bangun Sarana                                         6,000,000,000                    -
      KSO Ciputra Yasmin                                            5,554,609,981          154,609,981
      PT Unggul Dinamika Utama                                      5,384,804,400        8,211,655,800
      Universitas Negeri Padang                                     5,313,873,874                    -
      PT Amman Mineral Nusa Tenggara                                1,885,035,601        2,302,441,836
      PT Indexim Coalindo                                             760,000,000          760,000,000
      PT Optima Tirta Energi                                                    -          293,940,843
                      Jumlah                                       50,511,115,450       40,518,414,310



      Mutasi dari liabilitas kontrak :

                                                                 31 Maret 2024       31 Desember 2023

      Saldo Awal                                                  40,518,414,310        74,702,869,084
      Penambahan                                                  16,713,873,874        15,970,310,810
      Realisasi                                                   (6,721,172,734)      (50,154,765,584)
                      Jumlah                                      50,511,115,450        40,518,414,310



21.   UTANG RETENSI

      Akun ini merupakan utang retensi atas pekerjaan sub kontraktor pihak ketiga dengan rincian sebagai
      berikut:

                                                                31 Maret 2024       31 Desember 2023

      PT Airsindo Multi Selaras                                   2,250,132,110          2,250,132,110
      PT Graha Barata Prima                                       1,723,252,959          1,723,252,959
      PT Dutaraya Dinametro                                       2,694,033,119          2,455,301,835
      PT Adi Marga Mandiri                                        1,388,460,700          1,380,415,065
      PT Beton Konstruksi Wijaksana                               1,367,679,056          1,367,679,056
      PT Putra Saluyu                                               727,773,611            727,773,587
      PT Sinar Powerindo Utama                                      707,444,166            707,444,166
      PT Karya Guna Bangun Mandiri                                  692,524,003            692,524,003
      PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia                     600,547,500            600,547,500
      PT Artajaya Langgengsentosa                                   594,124,135            594,124,135
      PT Mitra Solusi Infokom                                       591,600,000            591,600,000




                                                  68
Page 72
                     PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


 21.   UTANG RETENSI (Lanjutan)

                                                                  31 Maret 2024       31 Desember 2023

        PT Cipta Anugerah Indotama                                    588,810,000            588,810,000
        PT Puja Perkasa                                               525,863,240                      -
        PT Alu Makro Korea                                            519,594,725            519,594,725
        PT Cendana Peinture Group                                     509,774,772                      -
        Lain-lain (dibawah
        Rp500.000.000)                                              26,294,526,914         27,007,808,592
                             Jumlah                                 41,776,141,010         41,207,007,733

       Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah
       tercatat dari utang bank sebagaimana yang diungkapkan di catatan 39.


 22.   BEBAN AKRUAL


                                                                  31 Maret 2024        31 Desember 2023

        Perusahaan
           Pesangon & Gaji                                            4,175,571,324         2,793,698,113
           Lain-lain                                                              -           296,100,000
                  Sub Jumlah                                          4,175,571,324         3,089,798,113

        Entitas Anak
          Jasa Konsultan                                               200,333,678            129,600,000
          Lain-lain (dibawah Rp.500 juta)                               19,944,370            310,597,069
                  Sub Jumlah                                           220,278,048            440,197,069
                  Jumlah                                              4,395,849,372         3,529,995,182



       Eksposur maksimum terhadap risiko likuiditas pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah
       tercatat dari utang bank sebagaimana yang diungkapkan di Catatan 39.


23.    LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA

       Liabilitas imbalan kerja jangka panjang Perusahaan hanya berhubungan dengan liabilitas imbalan
       pascakerja. Imbalan ini tidak didanakan. Entitas Anak belum membentuk liabilitas imbalan pascakerja
       karena tidak signifikan.

       Perusahaan menghitung dan mencatat liabilitas imbalan kerja untuk semua karyawan tetap yang
       dihitung oleh aktuaris independen Awal Putro Kurnianto, FSAI dalam laporannya nomor
       23097/NKE/AP/02/2024 tanggal 13 Februari 2024.




                                                    69
Page 73
                    PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


23.   LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (Lanjutan)

                                                             31 Maret 2024                 31 Desember 2023

      Usia Pensiun Normal                       :           56 Tahun                           56 Tahun
      Tingkat Kenaikan Gaji per tahun           :            5.00%                              5.00%
      Tingkat Diskonto per tahun                :            6.50%                              6.50%
      Tingkat Mortalita                         :           TMI 2019                           TMI 2019
      Tingkat Cacat                             :         10% X Mortalita                    10% X Mortalita
      Tingkat Pengunduran Diri
                                                    10,00% (2023) dan 1,00%             10,00% (2023) dan 1,00%
                                                  (2022) pada usia 20 tahun dan       (2022) pada usia 20 tahun dan
                                                  menurun secara linear sampai        menurun secara linear sampai
                                                     dengan 0,00% pada Usia              dengan 0,00% pada Usia
                                                         Pensiun Normal                      Pensiun Normal
      Metode Penilaian                          :      Proyeksi Kredit Unit                Proyeksi Kredit Unit




      Beban imbalan pasca kerja yang diakui di laporan laba rugi komprehensif adalah sebagai berikut:

                                                                     31 Maret 2024            31 Desember 2023

       Biaya Jasa Kini                                                       734,454,000            3,034,392,459
       Biaya Bunga                                                                     -            2,268,598,996
       Kurtailmen                                                                      -                        -
       Beban Pesangon                                                                  -                        -
       Biaya Jasa Lalu yang Diakui                                                     -           (5,822,639,045)
                               Jumlah                                        734,454,000             (519,647,590)



      Mutasi Saldo nilai kini liabilitas imbalan kerja sebagai berikut:

                                                                    31 Maret 2024            31 Desember 2023

      Saldo Awal                                                      27,822,019,349              35,243,950,640
        Cadangan Tahun Berjalan                                          734,454,000                (519,647,590)
        Pembayaran Imbalan Berjalan                                   (1,001,702,209)             (8,274,978,846)
      Dampak atas Perubahan Metode
        Pengatribusian Imbalan Pasti (IFRIC)
      pada Saldo Awal                                                                 -                          -
      Kerugian Aktuarial
        Dalam Penghasilan

                         Komprehensif Lain                                            -            1,372,695,145
      Jumlah                                                          27,554,771,140              27,822,019,349




      Beban cadangan imbalan kerja disajikan dalam Beban Usaha.




                                                        70
Page 74
                    PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


23.   LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (Lanjutan)

      Mutasi pendapatan komprehensif lain:

                                                               31 Maret 2024            31 Desember 2023

       Jumlah pengukuran kembali
         Awal Periode                                             (32,680,455,703)          (34,053,150,848)
      Dampak atas Perubahan Metode Pengatribusian
        Imbalan Pasti (IFRIC)                                                    -                         -
      (Keuntungan) Kerugian Aktuaria                                             -             1,372,695,145
       Jumlah Pengukuran Kembali
         Periode Berjalan                                                        -             1,372,695,145
       Akumulasi Jumlah Pengukuran
         Kembali                                                  (32,680,455,703)          (32,680,455,703)




      Perkiraan jumlah manfaat imbalan kerja yang akan jatuh tempo sesuai dengan rata-rata durasi
      tertimbang adalah sebagai berikut:

                                                               2023                     2022



              Kurang dari Satu Tahun                          9,891,367,445           10,287,968,894
              Satu Sampai dengan Dua Tahun                    2,914,261,486            5,190,437,885
              Dua Sampai dengan Tiga Tahun                    4,148,998,191            4,116,712,984
              Tiga Sampai dengan Empat Tahun                  2,306,397,210            2,216,277,608
              Empat Sampai dengan Lima Tahun                  3,104,696,526            6,120,816,010
              Lebih dari Lima Tahun                          46,173,630,472           88,529,995,564


      Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
      kenaikan gaji yang diharapkan dan mortalitas. Sensitivitas analisis di bawah ini ditentukan berdasarkan
      masing-masing perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir periode pelaporan, dengan semua
      asumsi lain konstan.

          •   Jika tingkat diskonto lebih tinggi (lebih rendah) 0,50% basis poin, kewajiban imbalan pasti akan
              berkurang sebesar Rp26.757.902.930 (meningkat sebesar Rp27.831.205.075).

          •   Jika pertumbuhan gaji yang diharapkan naik (turun) sebesar 0,50%, kewajiban imbalan pasti
              akan naik sebesar Rp27.836.557.556 (turun sebesar Rp26.748.147.050)

      Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuarial, dimana semua asumsi
      lainnya dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan beberapa asumsi
      mungkin saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas liabilitas imbalan kerja atas asumsi aktuarial
      utama, metode yang sama telah diterapkan.

      Manajemen telah menelaah asumsi yang digunakan dan berpendapat bahwa asumsi tersebut telah
      memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan kerja tersebut telah memadai untuk
      menutupi liabilitas imbalan kerja Perusahaan.




                                                     71
Page 75
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


24.   MODAL SAHAM

      Berdasarkan laporan dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang saham
      Perusahaan per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 sebagai berikut:


                                                                31 Maret 2024
                                        Jumlah Saham Ditempatkan      Persentase        Jumlah
                                            dan Disetor Penuh/       Kepemilikan/     Modal Saham/
                                                                           %              Rp

      Pemegang Saham
      PT Global Dinamika Kencana                      2,897,658,500     52.29%        289,765,850,000
      Hudson River Group Pte.Ltd.                       534,958,200      9.65%         53,495,820,000
      Ganda Kusuma (Komisaris)                            5,000,000      0.09%            500,000,000
      Masyarakat (masing-masing
      kepemilikan di bawah 5%)                        1,703,133,800     30.74%        170,313,380,000
                      Jumlah                          5,140,950,500     92.78%        514,095,050,000


      Saham Treasuri                                    400,214,500     7.22%          40,021,450,000
                   Jumlah                             5,541,165,000    100.00%        554,116,500,000




                                                               31 Desember 2023
                                        Jumlah Saham Ditempatkan       Persentase       Jumlah
                                            dan Disetor Penuh/        Kepemilikan/    Modal Saham/
                                                                           %               Rp

      Pemegang Saham
      PT Global Dinamika Kencana                      2,897,658,500     52.29%         289,765,850,000
      Hudson River Group Pte.Ltd.                       534,958,200      9.65%          53,495,820,000
      Ganda Kusuma (Komisaris)                            5,000,000      0.09%             500,000,000
      Hendro Martowardoyo (Komisaris)                       200,000      0.00%              20,000,000
      Masyarakat (masing-masing
      kepemilikan di bawah 5%)                        1,703,133,800     30.74%         170,313,380,000
                    Jumlah                            5,140,950,500     92.78%        514,095,050,000

      Saham Treasuri                                   400,214,500       7.22%          40,021,450,000
                    Jumlah                            5,541,165,000     100.00%       554,116,500,000




                                                 72
Page 76
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


25.   TAMBAHAN MODAL DISETOR

                                                                      31 Maret 2024             31 Desember 2023

      Agio Saham - Penawaran Umum Perdana                               207,793,125,000           207,793,125,000
      Biaya Emisi Saham - Penawaran Umum Perdana                        (16,944,693,125)          (16,944,693,125)
      Pengampunan Pajak:
       Perusahaan                                                           2,788,518,000           2,788,518,000
       Entitas Anak                                                           785,713,408             785,713,408
       Entitas Asosiasi                                                    62,983,890,439          62,983,890,439
      Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
       Sepengendali - Entitas Asosiasi                                     (2,522,488,195)         (2,522,488,195)
                     Jumlah                                             254,884,065,527           254,884,065,527



      Pengampunan pajak merupakan nilai aset Bersih yang timbul dari program pengampunan pajak dimana
      Perusahaan, entitas anak (PT IDE) dan entitas asosiasi (PT DBP) berpartisipasi pada tahun 2016 dan
      2017.


26.   SAHAM TREASURI

      Berdasarkan surat edaran OJK No. 3/SEOJK.04/2020 tentang Pembelian Kembali Saham Emiten atau
      Perusahaan Publik Dalam Kondisi Pasar yang Berpotensi Krisis, Perusahaan melakukan pembelian
      kembali saham Perusahaan yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Tujuan dari
      pembelian saham Perusahaan untuk mengurangi dampak pasar yang berfluktuasi secara signifikan
      serta kondisi perekonomian masih mengalami tekanan bank regional maupun nasional.

      Rincian saham treasuri per 31 Maret 2024 sebagai berikut:

                                                                               31 Maret 2024
                                                                                Presentasi
                                                         Jumlah Saham          Kepemilikan        Biaya Perolehan

      Perolehan Tahun 2008                                    18,686,500          0.34%                955,888,000
      Perolehan Tahun 2009                                       750,000          0.01%                 37,750,000
      Perolehan Tahun 2022                                   337,739,800          6.09%             50,023,746,135
      Pelepasan Tahun 2022                                   (19,436,500)        -0.35%               (993,638,000)
      Perolehan Tahun 2023                                    62,474,700          1.13%              7,486,448,420

      Jumlah                                                 400,214,500          7.22%             57,510,194,555




27.   KEPENTINGAN NONPENGENDALI

      Proporsi kepemilikan pemegang saham non pengendali atas ekuitas dan laba (rugi) entitas anak yang
      dikonsolidasi adalah sebagai berikut:


                                                                    31 Maret 2024              31 Desember 2023

      Saldo Awal Tahun                                                     449,225,639                455,110,128
      Rugi Bersih Tahun Berjalan                                                                       (5,884,489)
      Tambahan Modal Disetor dari Pengampunan Pajak
                               Jumlah                                      449,225,639                449,225,639




                                                        73
Page 77
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


28.   PENGGUNAAN SALDO LABA

      Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas Indonesia, Perusahaan disyaratkan untuk
      menetapkan setidaknya 20% dari modal yang diterbitkan dan disetor sebagai cadangan wajib.

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 22 Juni 2023 yang dinyatakan dalam
      akta No. 16 dari Notaris Zulkifli Harahap, SH, pemegang saham menyetujui untuk tidak melakukan
      pembagian dividen kas/tunai sehubungan dengan rugi bersih yang dibukukan oleh Perusahaan.

      Saldo laba ditentukan penggunaannya pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 terkait
      dengan Undang-undang tersebut adalah sebesar Rp26.791.523.499. Perusahaan belum memenuhi
      persyaratan Undang-Undang Perseroan Terbatas Indonesia yang berlaku



29.   PENDAPATAN

      Akun ini merupakan penghasilan dari jasa konstruksi dan material untuk tahun-tahun yang berakhir pada
      tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023.

      Rincian penghasilan jasa konstruksi berdasarkan jenis pekerjaan konstruksi sebagai berikut:

                                                                                     31 Maret
                                                                        2024                       2023

      Bangunan                                                         39,064,536,437            38,087,474,947
      Sipil                                                            63,118,186,245            50,066,505,304
                                 Jumlah                               102,182,722,682            88,153,980,251



      Rincian pemberi kerja dengan nilai penghasilan proyek melebihi 10% dari jumlah pendapatan proyek
      sebagai berikut:

                                                                                                    Presentase
                                                                 Jumlah                          Terhadap Jumlah
                                                                31 Maret                             31 Maret
                                                         2024                 2023               2024       2023

      PT Adhi Karya (Persero) Tbk                   32,622,567,563         27,592,285,029       31.93%    31.30%
      KSO Ciputra Yasmin                             1,766,834,032         33,231,928,559        1.73%    37.70%
      Direktorat Sumber Daya Ditjen Pendidikan
       Tinggi Kementerian Pendidikan dan
        Kebudayaan Universitas Negeri Padang                     -         12,860,266,322        0.00%    14.59%
      PT Vale Indonesia Tbk                         24,670,185,742          2,658,416,327       24.14%     3.02%
      PT Mira Mulya Abadi Medical                   13,987,234,480            440,951,203       13.69%     0.50%
      PT. Unggul Dinamika Utama                     12,850,337,800                      -       12.58%     0.00%


                        Jumlah                       85,897,159,617        76,783,847,440       84.06%     87.11%




                                                    74
Page 78
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


30.   BEBAN KONTRAK

                                                                       31 Maret
                                                             2024                    2023

      Sub Kontraktor                                      39,362,540,222          28,590,735,673
      Beban Proyek Tidak Langsung                         28,689,646,014          14,778,527,377
      Pemakaian Material                                  15,685,290,593          21,267,821,827
                                Jumlah                     83,737,476,829          64,637,084,877



31.   LABA PROYEK VENTURA BERSAMA (JV)

                                                                       31 Maret
                                                             2024                    2023

      Penghasilan Usaha Proyek JV                           7,988,739,967            152,571,261
      Beban Kontrak Proyek JV                                           -                      -
      Laba Proyek JV - Bersih                               7,988,739,967            152,571,261

      Rincian berdasarkan JV sebagai berikut:

                                                                       31 Maret
                                                              2024                   2023

      HYUNDAI - NUSA KONSTRUKSI JV                          7,988,739,967                      -
      NKE-FEVA JV                                                       -            152,571,261
                                Jumlah                      7,988,739,967            152,571,261




32.   BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM

                                                                       31 Maret
                                                              2024                  2023

      Gaji dan Tunjangan                                    9,032,845,301          9,526,331,362
      Penyusutan                                            1,723,408,262          1,683,718,446
      Perbaikan dan Pemeliharaan                            1,206,199,710          1,522,190,457
      Jasa Profesional                                        845,669,546          1,752,648,799
      Cadangan Imbalan Kerja                                  734,454,000          1,100,003,131
      Asuransi                                                314,354,346            518,970,583
      Perjalanan Dinas                                        233,281,526            336,347,056
      Sewa Gedung dan Kendaraan                                74,650,001             81,050,000
      Konsumsi Karyawan                                        46,711,978             59,473,674
      Lain-lain                                             2,990,994,300          1,143,697,013
                                Jumlah                     17,202,568,970         17,724,430,521




                                                75
Page 79
                    PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


33.   BEBAN KEUANGAN

                                                                                   31 Maret
                                                                       2024                      2023

      Bunga Pinjaman Bank                                               15,432,216                268,446,887
      Administrasi dan Provisi Bank                                     39,694,570                 33,812,864
                                 Jumlah                                 55,126,786                302,259,751



34.   PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN BERSIH

                                                                                   31 Maret
                                                                         2024                     2023
      Pendapatan Diluar Jasa Konstruksi                                            -             190,743,252
      Pendapatan Sewa Alat dan Apartemen                                 392,166,666                       -
      Laba (Rugi) Selisih Kurs - Bersih                                  141,313,688             (25,188,762)
      Lain-lain - Bersih                                                  12,854,276              65,691,956
                                    Jumlah                               546,334,630             231,246,446




35.   PENGUNGKAPAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

      Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi yang terutama terdiri
      dari transaksi jasa konstruksi, (Ventura Bersama) dan transaksi keuangan yang tidak dikenakan bunga.

      Rincian saldo dan transaksi yang signifikan dengan pihak berelasi sebagai berikut:

                                                                  31 Maret 2024            31 Desember 2023

      Aset
      Piutang Usaha
       Sacna - Duta Graha JV                                         3,875,127,247              3,875,127,247
       Hutama - Duta JV                                                667,798,678                667,798,678
                              Sub Jumlah                             4,542,925,925              4,542,925,925
      Cadangan Penurunan Nilai Piutang                               (4,542,925,925)           (4,542,925,925)
                    Jumlah Pihak Berelasi - Bersih                                  -                        -
      Persentasi dari Jumlah Aset                                               0.00%                    0.00%

      Piutang Lain-lain
      PT Optima Tirta Energy                                        15,872,130,793             15,872,130,793
      Jumlah                                                        15,872,130,793             15,872,130,793
      Persentase dari Jumlah Aset                                            1.75%                      1.73%


      Investasi pada Entitas Asosiasi
       PT Dirgantara Yudha Artha                                   159,274,610,985            265,123,721,912
       PT Dharma Surya Mandiri                                      56,605,720,459             56,648,118,806
                                Jumlah                             215,880,331,444            321,771,840,718
      Persentasi dari Jumlah Aset                                             23.76%                     34.06%




                                                     76
Page 80
                     PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


35.   PENGUNGKAPAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (Lanjutan)

                                                                     31 Maret 2024                31 Desember 2023

      Liabilitas
      Utang Pihak Berelasi
       PT Global Dinamika Kencana                                                          -                           -
       NKE - FEVA JV                                                                       -                           -
                                 Jumlah                                                    -                           -
      Persentase dari Jumlah Liabilitas                                                0.00%                      0.00%


      Investasi pada Ventura Bersama (JV)
      CNQC-NKE JV                                                          15,196,774,967                 14,596,774,967
      Hyundai-Nusa Konstruksi JV                                                        -                 10,314,708,100
      CSCEC-NKE JV                                                          4,350,494,784                  4,350,494,784
      NKE-APL JV                                                                                                       -
      Jumlah                                                               19,547,269,751                 29,261,977,851
      Persentase dari Jumlah Aset                                                   2.15%                          3.19%




                                                                                         31 Maret
                                                                           2024                            2023

      Laba Proyek Ventura Bersama (JV)
      HYUNDAI-NUSA KONSTRUKSI JV                                            7,988,739,967                             -
      NKE-FEVA JV                                                                       -                   152,571,261
                                 Jumlah                                     7,988,739,967                   152,571,261
      Persentase dari Jumlah Pendapatan                                                7.82%                      0.17%




      Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

                     Pihak Berelasi                 Sifat Pihak Berelasi                       Jenis Transaksi

        PT Global Dinamika Kencana                  Pemegang Saham                 - Transaksi pembelian saham pada
                                                                                     entitas Asosiasi

        Hutama - Duta JV dan                         Ventura Bersama               -    Jasa Konstruksi
         Sacna - Duta Graha JV




                                                    77
Page 81
                     PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


35.   PENGUNGKAPAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (Lanjutan)

      Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
      (Lanjutan)


                     Pihak Berelasi                    Sifat Pihak Berelasi                     Jenis Transaksi


        CSCEC – NKE JV                                  Ventura Bersama              -   Partisipasi dan bagian laba rugi
                                                                                         Ventura Bersama

        CNQC – NKE JV                                   Ventura Bersama              -   Partisipasi dan bagian laba rugi
                                                                                         Ventura Bersama

        NKE – FEVA JV                                   Ventura Bersama              -   Partisipasi dan bagian laba rugi
                                                                                         Ventura Bersama

        NKE – AAN JV                                    Ventura Bersama              -   Partisipasi dan bagian laba rugi
                                                                                         Ventura Bersama

        PT Dharma Surya Mandiri                          Entitas Asosiasi            -   Partisipasi dan bagian laba rugi
                                                                                         Entitas Asosiasi

        PT Optima Tirta Energy                           Entitas Asosiasi            -   Partisipasi dan bagian laba rugi
                                                                                         Entitas Asosiasi

        PT Dirgantara Yudha Artha                        Entitas Asosiasi            -   Partisipasi dan bagian laba rugi
                                                                                         Entitas Asosiasi dan pinjaman
                                                                                         sementara jangka pendek

        NKE – PRP JV                                    Ventura Bersama              -   Partisipasi dan bagian laba rugi
                                                                                         Ventura Bersama

        PT Itama Ranoraya Tbk                        Memiliki Pengendali yang         - Transaksi sewa menyewa gedung
                                                               sama




36.   LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR


                                                                                          31 Maret
                                                                              2024                        2023

      Laba (Rugi) Tahun Berjalan yang
        Distribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk                            6,384,026,738              5,122,725,527
      Rata-rata Tertimbang Saham
        Biasa yang Beredar                                                    5,140,950,500              5,346,786,525
      Laba (Rugi) Tahun Berjalan
        Per Saham Dasar                                                                  1.24                      0.96




                                                        78
Page 82
                            PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


37.   INFORMASI SEGMEN

      Informasi Segmen Usaha

      Rinciannya sebagai berikut:

                                                                                            31 Maret 2024
                                                   Jasa             Jasa Pengadaan              Jasa
                                                                                                                   Eliminasi             Konsolidasian
                                                 Konstruksi              Listrik           Pertambangan

      Pendapatan External                       102,182,722,682                    -                    -                       -        102,182,722,682
        Antar Segmen                                          -                    -                    -                       -                      -
             Jumlah Pendapatan                  102,182,722,682                    -                    -                       -        102,182,722,682
      Beban Kontrak                              (83,737,476,829)                  -                    -                       -        (83,737,476,829)
      Laba Bruto                                 18,445,245,853                    -                    -                       -         18,445,245,853
      Laba Proyek JV - Bersih                     7,988,739,967                    -                    -                                  7,988,739,967

      Laba Bruto setelah Proyek JV                26,433,985,820                  -                     -                       -         26,433,985,820
      Beban Usaha                                (19,574,966,953)      (335,444,168)           (1,900,800)                               (19,912,311,921)
      Rugi Usaha                                  6,859,018,867        (335,444,168)           (1,900,800)                      -          6,521,673,899
      Penghasilan (Beban) Lain-lain - Bersih       (159,916,552)         22,269,391                     -                       -           (137,647,161)

      Laba (Rugi) sebelum Pajak                   6,699,102,315        (313,174,777)           (1,900,800)                      -          6,384,026,738
      Pajak Penghasilan                                       -                   -                     -                       -                      -

      Laba (Rugi) Tahun Berjalan                  6,699,102,315        (313,174,777)           (1,900,800)                      -          6,384,026,738
      Penghasilan Komprehensif Lainnya                        -                   -                     -                       -                      -

      Jumlah Laba Komprehensif                    6,699,102,315        (313,174,777)           (1,900,800)                      -          6,384,026,738

      Aset Segmen                               508,941,913,794     111,349,979,355         5,429,702,212          (5,429,702,212)       620,291,893,149
      Investasi pada Entitas Asosiasi dan
        Ventura Bersama                         676,930,969,830                    -                    -        (388,800,638,386)       288,130,331,444

             Jumlah Aset                       1,185,872,883,624    111,349,979,355         5,429,702,212        (394,230,340,598)       908,422,224,593

      Liabilitas Segmen                         275,804,522,106          18,779,169             4,320,000          (5,429,702,212)       270,397,919,063
      Ekuitas                                   632,616,002,552     111,326,880,186         5,425,382,212        (111,343,959,420)       638,024,305,530

             Jumlah Liabilitas dan Ekuitas      908,420,524,658     111,345,659,355         5,429,702,212        (116,773,661,632)       908,422,224,593




                                                                                           31 Desember 2023
                                                    Jasa            Jasa Pengadaan               Jasa
                                                                                                                    Eliminasi             Konsolidasian
                                                  Konstruksi             Listrik            Pertambangan

      Pendapatan External
        Antar Segmen                             462,778,375,826                       -                     -                       -     462,778,375,826
             Jumlah Pendapatan                   462,778,375,826                       -                     -                       -     462,778,375,826
      Beban Kontrak                             (380,427,872,353)                      -                     -                       -    (380,427,872,353)
      Laba Bruto                                  82,350,503,473                       -                     -                       -      82,350,503,473
      Laba Proyek JV - Bersih                        663,467,293                       -                     -                                 663,467,293

      Laba Bruto setelah Proyek JV                83,013,970,766                    -                    -                           -      83,013,970,766
      Beban Usaha                                (67,794,375,323)      (1,143,125,418)         (78,400,000)                                (69,015,900,741)
      Rugi Usaha                                  15,219,595,443       (1,143,125,418)         (78,400,000)                          -      13,998,070,025
      Penghasilan (Beban) Lain-lain - Bersih      12,117,895,180        (367,680,146)        5,448,883,012          (5,448,883,011)         11,750,215,036

      Rugi sebelum Pajak                          27,337,490,623       (1,510,805,564)       5,370,483,012          (5,448,883,011)         25,748,285,060
      Pajak Penghasilan                             (600,376,260)                   -                    -                       -            (600,376,260)

      Rugi Tahun Berjalan                         26,737,114,363       (1,510,805,564)       5,370,483,012          (5,448,883,011)         25,147,908,800
      Penghasilan Komprehensif Lainnya            (1,372,695,145)                   -                    -                       -          (1,372,695,145)

      Jumlah Rugi Komprehensif                    25,364,419,218       (1,510,805,564)       5,370,483,012          (5,448,883,011)         23,775,213,655

      Aset Segmen                              1,164,084,599,346      49,716,922,753         5,557,727,012           5,448,883,012       1,224,808,132,124
      Investasi pada Entitas Asosiasi dan
        Ventura Bersama                                         -     56,605,749,999                         -    (365,380,963,886)       (308,775,213,887)

             Jumlah Aset                       1,164,084,599,346     106,322,672,752         5,557,727,012        (359,932,080,874)        916,032,918,237

      Liabilitas Segmen                          289,603,078,456         108,000,000            21,600,000          (5,448,883,012)        284,283,795,444
      Ekuitas                                    874,481,520,891     106,214,672,751         5,427,283,012        (354,483,197,862)        631,640,278,793

             Jumlah Liabilitas dan Ekuitas     1,164,084,599,347     106,322,672,751         5,448,883,012        (359,932,080,874)        915,924,074,237




                                                                       79
Page 83
                    PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


37.   INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

      Informasi pendapatan sesuai segmen geografis


                                                                                           31 Maret
                                                                                2024                     2023

      Jawa selain Jakarta                                                    32,622,567,563           30,412,366,449
      Kalimantan                                                             27,944,952,280              440,951,203
      Sulawesi                                                               26,437,019,774           35,890,341,886
      Sumatera                                                                9,385,281,486           17,876,958,494
      Nusa Tenggara Barat                                                     4,777,393,096            1,948,449,520
      Jakarta                                                                 1,015,508,483            1,584,912,700
                                    Jumlah                               102,182,722,682              88,153,980,252




38.   ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING

      Rincian asset Moneter dalam mata uang asing sebagai berikut:

                                                     31 Maret 2024                           31 Desember 2023
                                             Mata Uang           Ekuivalen             Mata Uang          Ekuivalen
                                               Asing                Rp                   Asing               Rp

      Aset
       Kas dan Setara Kas             USD          8,527          135,178,531                 8,006        123,427,742
       Piutang Usaha Pihak Ketiga     USD              -                    -                     -                  -

           Jumlah                     USD          8,527          135,178,531                 8,006        123,427,742




39.   MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN

      Risiko keuangan utama yang dihadapi Perusahaan dan Entitas Anak adalah risiko kredit, risiko nilai tukar
      Risiko keuangan utama yang dihadapi Grup adalah risiko kredit, risiko nilai tukar mata uang asing, risiko
      tingkat suku bunga dan risiko likuiditas. Kebijakan keuangan dijalankan secara berhati-hati dengan
      mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi Grup.

      Risiko Kredit

      Risiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan, klien atau
      pihak lawan yang gagal memenuhi liabilitas kontraktual mereka. Setiap penundaan, ketidaklancaran, dan
      kegagalan yang dilakukan pelanggan Grup dapat mempengaruhi kemampuan Grup dalam memenuhi
      liabilitas pembayaran kepada sub-kontraktor dan pemasok. Kontrak Grup dilakukan secara langsung
      dengan para subkontraktor dan pemasok dan oleh karena itu Grup secara langsung memiliki liabilitas untuk
      membayar imbalan dan biaya para sub-kontraktor dan pemasok tersebut. Jika hal ini terjadi, maka akan
      berpengaruh secara negatif pertumbuhan prospek usaha dan kondisi keuangan Grup.

      Grup juga menghadapi risiko kredit yang berasal dari penempatan dana di bank. Untuk mengatasi risiko
      ini, Grup memiliki kebijakan untuk menempatkan dananya hanya di bank-bank dengan reputasi yang baik.




                                                           80
Page 84
                    PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


39.   MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN (Lanjutan)

      Eksposur maksimum atas risiko kredit tercermin dari nilai tercatat setiap aset keuangan pada tanggal
      31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                31 Maret 2024            31 Desember 2023

      Kas dan Setara Kas                                            3,533,500,481              25,801,604,628
      Dana yang Dibatasi Penggunaanya                              21,791,926,167              24,598,204,171
      Piutang Usaha - Bersih                                       73,579,156,765              53,920,051,463
      Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja - Bersih                 220,040,633,915             212,160,486,647
      Piutang Lain-lain Lancar                                     24,117,555,454              28,384,121,892
                             Jumlah                               343,062,772,782             344,864,468,801



      Perusahaan menerapkan pendekatan sederhana PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
      yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk semua piutang usaha
      dan aset kontrak.

      Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha dan aset kontrak telah dikelompokkan
      berdasarkan karakteristik risiko kredit bersama dan hari jatuh tempo. Aset kontrak terkait dengan pekerjaan
      yang belum tertagih dan secara substansial memiliki karakteristik risiko yang sama dengan piutang usaha
      untuk jenis kontrak yang sama. Oleh karena itu, Perusahaan menyimpulkan bahwa tingkat kerugian yang
      diharapkan untuk piutang usaha adalah perkiraan yang wajar dari tingkat kerugian untuk aset kontrak.

      Tingkat kerugian yang diharapkan didasarkan pada profil pengumpulan penjualan untuk tahun yang
      berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing dan kerugian kredit historis
      terkait yang dialami dalam periode ini. Tingkat kerugian historis disesuaikan untuk mencerminkan arus dan
      informasi berwawasan ke depan mengenai faktor makroekonomi yang mempengaruhi kemampuan
      pelanggan dalam melunasi piutang. Perusahaan telah mengidentifikasi PDB Indonesia di mana ia menjual
      barang-barangnya sebagai faktor yang paling relevan, dan karenanya menyesuaikan tingkat kerugian
      historis berdasarkan perubahan yang diharapkan pada faktor-faktor ini.

      Piutang usaha dan aset kontrak dihapuskan jika tidak ada ekspektasi pemulihan yang wajar. Indikator
      bahwa tidak ada ekspektasi pemulihan yang wajar mencakup, antara lain, kegagalan debitur untuk terlibat
      dalam rencana pembayaran kembali dengan grup, dan kegagalan melakukan pembayaran kontraktual
      untuk jangka waktu lebih dari 365 hari lewat jatuh tempo.

      Kerugian penurunan nilai piutang usaha dan aset kontrak disajikan sebagai kerugian penurunan nilai bersih
      dalam laba operasi. Pemulihan selanjutnya dari jumlah yang dihapuskan sebelumnya dikreditkan ke item
      baris yang sama.

      Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing

      Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa mendatang dari
      suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. Perubahan
      mata uang asing mempengaruhi kegiatan operasi Perusahaan. Walaupun seluruh penghasilan
      Perusahaan, pinjaman utang dan sebagian besar biaya dalam mata uang rupiah, terdapat beberapa
      pembelian bahan baku dari kegiatan usaha dengan mata uang Dolar Amerika Serikat, Yen Jepang dan
      Euro Uni Eropa, dimana tidak terdapat alternatif denominasi Rupiah atas pembelian bahan baku
      tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut, Perusahaan membutuhkan dana dalam mata uang Dolar
      Amerika Serikat dan mata uang asing lainnya untuk pembelian bahan baku. Sebagai akibat dari fluktuasi
      mata uang Rupiah terhadap mata uang Dolar dapat mempengaruhi penghasilan Perusahaan karena
      adanya kenaikan biaya yang proporsional dan melebihi nilai kontrak.




                                                      81
Page 85
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


39.   MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN (Lanjutan)

      Saat ini, Perusahaan dan Entitas Anak tidak mempunyai kebijakan formal lindung nilai dalam mata uang
      asing.

      Pada tanggal 31 Maret 2024, aset bersih Perusahaan dan Entitas Anak terutama diatribusikan dari USD.
      Apabila USD menguat/melemah 10% terhadap Rupiah dengan asumsi variabel lainnya tidak mengalami
      perubahan, maka laba sebelum pajak akan turun/naik sebesar Rp 0,014 miliar (2023: rugi sebelum pajak
      akan turun/naik Rp 0,012 miliar) diakibatkan keuntungan/kerugian selisih kurs yang dicatat di laba rugi.

      Risiko Tingkat Suku Bunga

      Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu
      instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Perubahan suku bunga yang
      signifikan akan mempengaruhi kondisi keuangan dan operasi Perusahaan dan Entitas Anak. Pinjaman
      Perusahaan dan Entitas Anak keseluruhan dengan tingkat bunga mengambang. Dengan demikian
      kenaikan suku bunga yang signifikan atas pinjaman yang sedang berjalan ataupun pinjaman dimasa
      datang akan menyebabkan biaya atas pinjaman menjadi meningkat. Hal tersebut akan mempengaruhi
      hasil operasi, rencana belanja modal dan arus kas Perusahaan dan Entitas Anak. Perusahaan dan
      Entitas Anak tidak melakukan kebijaksanaan nilai lindung terhadap perubahan suku bunga.

      Pada tanggal 31 Maret 2024, berdasarkan simulasi yang rasional, jika tingkat suku bunga utang bank
      dan utang bank jangka panjang lebih tinggi/rendah 50 basis poin, dengan asumsi variable lainnya tidak
      mengalami perubahan, maka laba sebelum pajak akan turun/naik sebesar Rp 0,05 miliar dan (2023: rugi
      sebelum pajak akan turun/naik Rp 0,05 miliar) diakibatkan naik/turunnya beban bunga pinjaman yang
      dicatat di laba rugi.

      Resiko Likuiditas

      Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati berarti mempertahankan kas dan setara kas memadai untuk
      mendukung kegiatan bisnis Perusahaan dan Entitas Anak secara tepat waktu. Dalam mengantisipasi
      risiko pengelolaan dana, Perusahaan dan Entitas Anak telah melakukan prediksi dana untuk jangka
      pendek dan menengah dalam mendukung kebutuhan operasionalnya dan memastikan tersedianya
      pendanaan berdasarkan kecukupan fasilitas kredit yang mengikat.

      Liabilitas keuangan berdasarkan jatuh tempo dari tanggal Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
      sampai dengan tanggal jatuh tempo per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 dan diungkapkan dalam
      tabel sebagai berikut:

                                                                    31 Maret 2024
                                         Sampai Dengan Satu      Lebih dari Satu Tahun
                                                                                               Jumlah
                                               Tahun              Sampai Tiga Tahun
      Utang Usaha Kepada
       Pihak Ketiga                           86,744,024,853                        -        86,744,024,853
      Utang Lain-lain                                      -           38,255,056,000        38,255,056,000
      Utang Bank                               9,267,852,881                        -         9,267,852,881
      Utang Retensi                           32,595,592,904            9,180,548,106        41,776,141,010
      Beban Akrual                             1,975,829,372            2,420,020,000         4,395,849,372
                    Jumlah                   130,583,300,010           49,855,624,106       180,438,924,116




                                                     82
Page 86
                       PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


39.   MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN (Lanjutan)

                                                                               31 Desember 2023
                                              Sampai Dengan Satu             Lebih dari Satu Tahun
                                                                                                                      Jumlah
                                                    Tahun                     Sampai Tiga Tahun
      Utang Usaha Kepada
       Pihak Ketiga                               61,530,753,864                         13,542,489,770             75,073,243,634
      Utang Lain-lain                                          -                         38,255,056,000             38,255,056,000
      Utang Bank                                  47,104,580,361                                      -             47,104,580,361
      Utang Retensi                               32,026,459,627                          9,180,548,106             41,207,007,733
      Beban Akrual                                 1,109,975,182                          2,420,020,000              3,529,995,182
                       Jumlah                    141,771,769,034                         63,398,113,876           205,169,882,910



      Nilai Wajar

      Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau
      untuk keperluan pengungkapan. Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan yang diukur dan diakui pada
      nilai wajar adalah piutang dan utang derivative.

      Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan
      kuotasi nilai pasar pada tanggal pelaporan. Kuotasi nilai pasar yang digunakan Perusahaan untuk aset
      keuangan adalah harga penawaran (bid price), sedangkan untuk liabilitas keuangan adalah harga
      permintaan (ask price).

      Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan
      menggunakan teknik penilaian tertentu.Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi
      sepanjang tersedia, dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi, apabila seluruh input signifikan
      atas nilai wajar dapat diobservasi.

      Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, teknik
      penilaian tertentu digunakan untuk menentukan nilai instrumen keuangan mencakup:

       • Penggunaan harga yang diperoleh dari bursa atau pedagang efek untuk instrumen sejenis dan;
       • Teknik lain seperti analisis arus kas yang didiskonto digunakan untuk menentukan nilai wajar
          instrumen keuangan lainnya.
      Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan:

                                                            31 Maret 2024                                31 Desember 2023
                                                Nilai Wajar *           NIlai Tercatat          Nilai Wajar *         NIlai Tercatat

      Aset Keuangan
      Pinjaman yang Diberikan dan Piutang
      Kas dan Setara Kas                          3,533,500,481            3,533,500,481         25,801,604,628         25,801,604,628
      Dana yang Dibatasi Penggunaannya           21,791,926,167           21,791,926,167         24,598,204,171         24,598,204,171
      Piutang Usaha                              73,579,156,765           73,579,156,765         53,920,051,463         53,920,051,463
      Tagihan Bruto kepada Pemberi Kerja        220,040,633,915          220,040,633,915        212,160,486,647        212,160,486,647
      Piutang Lain-Lain Lancar                   24,117,555,454           24,117,555,454         28,384,121,892         28,384,121,892
                 Jumlah Aset Keuangan           343,062,772,782          343,062,772,782        344,864,468,801        344,864,468,801

      Aset Keuangan Diukur pada Nilai Wajar
        melalui Komprehensif Lain
      Investasi pada Instrumen Ekuitas            2,250,000,000            2,250,000,000          2,250,000,000           2,250,000,000

      Jumlah Aset Keuangan                      345,312,772,782          345,312,772,782        347,114,468,801        347,114,468,801




                                                             83
Page 87
                         PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


39.   MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN (Lanjutan)

                                                          31 Maret 2024                           31 Desember 2023
                                              Nilai Wajar *           NIlai Tercatat     Nilai Wajar *         NIlai Tercatat

      Liabilitas Keuangan
      Pada Biaya Perolehan Diamortisasi
      Utang Bank                                9,267,852,881            9,267,852,881    47,104,580,361         47,104,580,361
      Utang Usaha                              86,744,024,853           86,744,024,853    75,073,243,634         75,073,243,634
      Utang Pihak Berelasi                                                           -                                        -
      Utang Lain - Lain                        38,255,056,000           38,255,056,000    38,255,056,000         38,255,056,000
      Utang Retensi                            41,776,141,010           41,776,141,010    41,207,007,733         41,207,007,733
      Beban Akrual                              4,395,849,372            4,395,849,372     3,529,995,182          3,529,995,182
      Utang Bank Jangka Panjang                             -                        -                 -                      -

                 Jumlah Liabilitas Keuangan   180,438,924,116          180,438,924,116   205,169,882,910        205,169,882,910



      * Diukur dengan hirarki pengukuran nilai wajar input level 2, kecuali aset keuangan kas dan setara kas
      dan dana yang dibatasi penggunaannya diukur dengan hirarki pengukuran nilai wajar input level 1.

      Pengelolaan Modal

      Tujuan Grup ketika mengelola modal adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha Grup serta
      memaksimalkan manfaat bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.

      Grup secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola struktur permodalan untuk memastikan struktur
      modal dan hasil pengembalian ke pemegang saham yang optimal, dengan mempertimbangkan
      kebutuhan modal masa depan dan efisiensi modal Grup, profitabilitas saat ini dan yang akan datang,
      proyeksi arus kas operasi, proyeksi belanja modal dan proyeksi peluang investasi yang strategis. Dalam
      rangka mempertahankan atau menyesuaikan struktur modal, Grup dapat menyesuaikan jumlah dividen
      yang dibayarkan kepada para pemegang saham, mengeluarkan saham baru atau menjual aset untuk
      mengurangi utang.

      Grup memonitor berdasarkan rasio gearing konsolidasian. Rasio gearing dihitung dengan membagi
      pinjaman bersih dengan total ekuitas. Pinjaman bersih dihitung dengan mengurangkan jumlah pinjaman
      dengan kas dan setara kas. Pada tanggal 31 Maret 2024, jumlah kas dan setara kas dan dana yang
      dibatasi penggunaannya lebih besar daripada jumlah pinjaman.


40.   IKATAN DAN KOMITMEN

      a.   Perusahaan mengadakan Perjanjian Ventura Bersama (JV) dengan beberapa Perusahaan yaitu
           sebagai berikut:

            1.      Hyundai Engineering & Construction Co. Ltd - PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk JV
                    Pekerjaan GCNM Apartment Jakarta

                    Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:
                    Hyundai Engineering & Construction Co. Ltd    : 65%
                    Perusahaan                                    : 35%

            2.      CSCEC - NKE JV
                    Pekerjaan Sudirman Office 78

                    Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:
                    BUT China State Construction Engineering
                    Co. Ltd                                       : 59%
                    Perusahaan                                    : 41%




                                                           84
Page 88
                      PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


40.   IKATAN DAN KOMITMEN (Lanjutan)

           3.     CNQC – NKE JV
                  Pekerjaan Chadstone, Cikarang Main Contract Works

                  Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:
                  BUT Qingjian International (South Pacific) Group
                  Development Co. Pte, Ltd                        : 60%
                  Perusahaan                                      : 40%

      b.   Perusahaan memiliki fasilitas kredit untuk modal kerja, pembiayaan, investasi, jaminan bank dan
           letters of credit yang belum digunakan oleh Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 sejumlah
           Rp 426.531.200.619 pada Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.


      c.   Perusahaan mempunyai komitmen untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi diantaranya sebagai
           berikut:

                                                                                                      Nilai Kontrak          Masa Pelaksanaan
             No                   Nama Proyek                             Pemberi Kerja           (Tidak Termasuk PPN)    Mulai            Akhir


             1    Detail Engineering Design dan                  PT Optima Tirta Energy               112,993,371,279    15-Jan-20      31-Dec-24
                  Preliminary Work - Tongar

             2    Pengamanan Pantai KEK                          Direktorat Jenderal Sumber           157,246,442,229    30-Nov-20      15-Nov-24
                  Tanjung Lesung Paket II                        Daya Air-Kementerian Pekerjaan
                                                                 Umum & Perumahan Rakyat

             3    Pekerjaan Pembangunan Apartment                KSO Ciputra Yasmin                   129,744,532,049    18-Oct-21      25-Sep-24
                  Delft Makassar - Struktur, Arsitektur &
                  Plumbing

             4    Pekerjaan Mekanikal, Elektrikal & Elektronik   KSO Ciputra Yasmin                    28,167,561,106    18-Apr-22      22-Sep-24
                  (MEE) Delf Apartement Makassar

             5    Pekerjaan Pembangunan Jalan Tol                PT Adhi Karya (Persero) Tbk          172,601,149,645    27-Jun-22       30-Apr-25
                  Solo - Jogja

             6    Pekerjaan Pembangunan Sunset                   KSO Ciputra Yasmin                    33,530,773,984    01-Aug-22      20-Nov-24
                  Quay Blok A - Citraland City Makassar

             7    Pekerjaan Canal Wall Streng Thening            PT Vale Indonesia Tbk                 73,017,046,228    23-Jan-23      31-Dec-24

             8    Pekerjaan Construction of Lampesure Bridge     PT Vale Indonesia Tbk                 37,151,084,819    13-Mar-23      31-Aug-24

             9    Pekerjaan Mining Suport Facilities UDU         PT. Unggul Dinamika Utama             57,221,895,000    15-Apr-23      25-Sep-24

             10   Pekerjaan EPC Guest House                      PT Amman Mineral Nusa Tenggara        11,916,840,000    01-May-23       02-Jun-24

             11   Pembangunan Rumah Sakit Mulya Medika           PT Mira Mulya Abadi Medical          148,631,687,500    18-May-23      08-Nov-24
             12   Pekerjaan Renovasi MCC Tower                   PT Indexim Coalindo                    3,539,000,000    12-Jun-23       30-Apr-24

             13   Pekerjaan Renovasi Admin #2 Office             PT Amman Mineral Nusa Tenggara         3,474,259,913    11-Jun-23      23-May-24

             14   Pekerjaan Pembangunan Gedung Laboratorius Universitas Negeri Padang                  26,569,369,369    18-Jan-24      14-Aug-24
                  Dan Kuliah FBS Universitas Padang

             15   Pekerjaan Pembangunan Ruko C-Walk              KSO Ciputra Yasmin                    27,000,000,000    01-Feb-24      01-Dec-24
                  Citraland City CPI Makassar

             16   Pekerjaan Pembangunan Underpass             PT Inti Bangun Sarana                    30,000,000,000    08-Mar-24      04-Sep-24
                  Didesa Tenam, Kabupaten Batanghari Prov. Jambi

             17   Pekerjaan Pembangunan RSAU                     PT Kreasihasta Mitraperkasa           94,150,000,000    19-Apr-24      08-May-25
                  Prof.Dr.Abdulrachman Saleh Jakarta




                                                                           85
Page 89
                   PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


41.   STANDAR AKUNTANSI BARU

      Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
      beberapa Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi
      Keuangan (ISAK) baru. Standar akuntansi tersebut akan berlaku efektif atau diterapkan pada laporan
      keuangan konsolidasian Grup yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023:
         - Amendemen PSAK No.1 “Penyajian Laporan Keuangan”: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
             dan Klasifikasi liabilitas sebagai lancar dan tidak lancar;
         - Amendemen PSAK 16 “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan;
         - Amendemen PSAK 25 – Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan:
             Definisi Estimasi Akuntansi.
         - Amendemen PSAK 46 - Pajak penghasilan tentang Pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas
             yang timbul dari transaksi tunggal;
         - Amandemen PSAK 1(amandemen) Penyajian Laporan Keuangan: Pengungkapan Kebijakan
             Akuntansi.

      Sampai dengan tanggal otorisasi laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen Perusahaan masih
      mengevaluasi dampak potensial terhadap standar dan interpretasi akuntansi perubahan dan standar
      baru ini terhadap laporan keuangan konsolidasiannya.


42.   MASALAH HUKUM

      Permasalahan dan Perkembangan Penanganan Perkara antara CNQC-NKE JO dengan PT. Pollux
      Aditama Kencana

      BUT QINGJIAN INTERNATIONAL (South Pacific) Grup Development Co., Pte Ltd. (Selanjutnya disebut
      NKE)) bersama dengan PT. Nusa Konstruksi Enjiniring, Tbk. (Selanjutnya disebut NKE)) telah sepakat
      untuk membentuk kerjasama operasional untuk mengerjakan Proyek Pembangunan Chadstone di
      Cikarang berdasarkan Joint Operation Agreement For Proposed Development of Chadstone at Cikarang
      pada tanggal 10 Desember 2015 dengan nama CNQC-NKE-JO.

      Bagian partisipasi dan tanggung jawab dalam ventura bersama:

      CNQC              : 60%
      PT NKE Tbk        : 40%

      Bahwa CNQC NKE JO telah ditunjuk untuk melaksanakan Pekerjaan (Kontraktor Struktur, Arsitektur, dan
      Plumbing (SAP) Proyek Pembangunan Chadstone (Mixed-Use Building) di Cikarang.

      Bahwa selain itu, CNQC dan NKE telah ditunjuk untuk melaksanakan Pekerjaan (Kontraktor Mekanikal
      dan Elektrikal) Proyek Pembangunan Chadstone (Mixed-Use Building) di Kawasan Cikarang untuk
      Pekerjaan Mekanikal & Elektrikal)

      Pada tanggal 4 Januari 2021, CNQC-NKE JO melalui Kuasa Hukum telah mengajukan Permohonan
      Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap PT Pollux Aditama Kencana di Pengadilan
      Niaga       pada       Pengadilan     Negeri     Jakarta     Pusat       dengan       nomor
      perkara3/Pdt.Sus/PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst.

      Pada tanggal 3 Februari 2021, Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
      telah memutus perkara 03/Pdt.Sus/PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst untuk menolak Permohonan
      Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh pemohon yaitu CNQC-NKE JO.

      Pada tanggal 12 Januari 2021, PT Pollux Aditama Kencana mengajukan gugatan Perbuatan Melawan
      Hukum terhadap CNQC dan NKE di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan perkara nomor:
      53/Pdt.G/2021/PN.Jkt.Sel.

      Pada tanggal 9 Maret 2021, PT Pollux Aditama telah mencabut gugatannya yang teregister dengan
      perkara nomor: 53/Pdt.G/2021/PN.Jkt.Sel.


                                                  86
Page 90
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


42.   MASALAH HUKUM (Lanjutan)

      Penanganan Perkara Proyek Chadstone at Cikarang (Lajutan)

      Pada tanggal 20 Januari 2021, PT Pollux Aditama Kencana mengajukan Permohonan Penyelesaian
      Arbitrase terhadap CNQC dan NKE di Badan Arbitrasi Nasional Indonesia yang teregister dengan perkara
      nomor: 44002/I/ARB-BANI/2021.

      Pada tanggal 2 Maret 2021, PT Pollux Aditama Kencana telah mencabut Permohonan Penyelesaian
      Arbitrase terhadap CNQC dan NKE di Badan Arbitrasi Nasional Indonesia yang teregister dengan perkara
      nomor: 44002/I/ARB-BANI/2021.

      Berdasarkan Putusan Badan Arbitrasi Nasional Indonesia (BANI) tanggal 09 Mei 2023 dalam Perkara
      Nomor: 45041/V/ARB-BANI/2022 permasalahan antara BUT Qiingjiian Internatiional (South Pacific)
      Group Development Co., Pte. Ltd. dan PT. Nusa Konstruksi Enjiniring, Tbk (CNQC-NKE JO selaku
      Pemohon) melawan PT. Pollux Aditama Kencana (selaku Termohon) telah diselesaikan melalui Badan
      Arbitrase Nasional Indonesia.

      Terhadap Putusan Badan Arbitrase Nasional Indonesia PT. Pollux Aditama selaku Pemohon telah
      mengajukan pembatalan putusan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dengan menolak
      Permohonan pembatalan putusan Arbitrase maka menurut Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999
      tentang Arbitrase dan alternatif Penyelesaian Sengketa maka tidak lagi ada upaya hukum lain yang dapat
      diajukan dengan kata lain putusan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) telah memiliki kekuatan
      hukum yang tetap (Inkracht van gewijsde);

      Selanjutnya pada tanggal 24 Agustus 2023 PARA TERGUGAT telah mengajukan PERMOHONAN
      EKSEKUSI Putusan BANI Nomor 45041/V/ARB-BANI/2022 Jo. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta
      Selatan    Nomor    No.450/Pdt.Sus-Arbt/2023/PN.Jkt.Sel. yang teregister dengan  Nomor
      63/EKS.ARB/2023/PN.JKT.Sel.

      Meski pun sudah ada putusan Badan Arbitrase Nasional Indonesia Nomor 45041/V/ARB-BANI/2022 yang
      berkekuatan hukum tetap, namun PT. Pollux Aditama Kencana pada tanggal 15 September 2023
      mengajukan Gugatan Wanprestasi terhadap BUT Qingjian International (South Pacific) Group
      Development Co., Pte. Ltd. dan PT. Nusa Konstruksi Enjiniring, Tbk (CNQC-NKE JO selaku Tergugat di
      Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang teregister dengan perkara nomor 617/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Pst.

      Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, perkara tersebut masih dalam
      proses pemeriksaan dan belum mengeluarkan putusan.


43.   INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS

      Rinciannya sebagai berikut:
                                                                                   31 Maret
                                                                           2024                 2023

      Peningkatan Investasi dalam Ventura Bersama dari:
          bagian Laba bersih Ventura Bersama                                         -         152,571,261




                                                    87
Page 91
                  PT NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


44.   STANDAR AKUNTANSI BARU

      Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan
      beberapa Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi
      Keuangan (ISAK) baru. Standar akuntansi tersebut akan berlaku efektif atau diterapkan pada laporan
      keuangan konsolidasian Grup yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024:

          -   Amandemen PSAK 1: Penyajian laporan keuangan tentang liabilitas jangka panjang dengan
              kovenan;
          -   Amandemen PSAK 73: Liabilitas sewa dalam jual dan sewa-balik;

      Amandemen atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah
      1 Januari 2025, dengan penerapan dini diperkenankan, yaitu:

          -   PSAK 74: Kontrak asuransi; dan
          -   Amandemen PSAK 74: Kontrak asuransi tentang penerapan awal PSAK 74 dan PSAK 71 –
              Informasi komparatif.

      Sampai dengan tanggal otorisasi laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen Grup masih
      mengevaluasi dampak potensial terhadap standar dan interpretasi akuntansi yang baru dan direvisi ini
      terhadap laporan keuangan konsolidasiannya.


45.   KEJADIAN SETELAH TANGGAL PELAPORAN

      Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini diselesaikan oleh manajemen Perseroan, tidak ada
      peristiwa setelah periode pelaporan yang signifikan.


46.   PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN


      Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian,
      yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh direksi Perusahaan pada 29 April 2024.




                                                  88

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.36 MB
Published30 Apr 2024
Pages91
Characters331,946
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 139 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org NUSA KONSTRUKSI ENJINIRING Tbk p.1 ×295
linked person Drs. Ade Rahardja p.12 ×7
linked person Drs. Ganda Kusuma p.12 ×7
linked person Heru Firdausi Syarif p.12 ×2
linked person Hudik Pramono p.12 ×2
linked person Natsir Jafar p.12 ×2
linked person Rizal Yamin p.12 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk p.49 ×5
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.49 ×2
linked org Bank BTPN Syariah Tbk p.49 ×2
linked org PT Wulandari Bangun Laksana p.50
linked org Tirta Energi p.61 ×2
linked org Itama Ranoraya Tbk p.81 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.11 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.12 ×2
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.40 ×3
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.49 ×19
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.49 ×2
possible org Adhi Karya (Persero) Tbk p.50 ×11
possible org Vale Indonesia Tbk p.50 ×10
possible org KJPP Budi p.58
possible person Dr. Irawan Soerodjo p.63 ×2
unresolved org Duta Graha Indah Tbk p.11 ×4
unresolved person Maria Lidwina Indriani Soepojo p.11
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.11
unresolved person Haryanto p.11
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.11
unresolved org Bapepam-LK p.11 ×4
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11 ×4
unresolved person Zulkifli Harahap p.11 ×6
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH. p.11
unresolved person KH. Guru Amin p.11
unresolved person Drs. Hendro Martowardoyo p.12 ×2
unresolved person Arvin Jahja Tjahjana Rizaldi Limpas p.12 ×5
unresolved org PT Duta Buana Permata p.13 ×4
unresolved org PT Inti Duta Energi p.13 ×10
unresolved org PT Nusa Saptacitra Perdana p.13 ×2
unresolved org PT Inti Duta Solusindo p.13 ×3
unresolved org PT Duta Cipta Energi p.13 ×4
unresolved org PT Grantirta Sumber Energi p.13 ×3
unresolved org PT Warilayana Energi p.13 ×8
unresolved org PT Gilang Hydro Lestari p.13 ×8
unresolved org PT Mahija Kastara Hita Pembangkit Listrik Tenaga Mini p.13
unresolved org PT Mitra Arana Sinergi Pembangkit Listrik Tenaga Mini p.13
unresolved org PT DBP p.13 ×2
unresolved person Ina Rosaina p.14 ×2
unresolved org PT NSCP p.14
unresolved person Ukron Krisnajaya p.14
unresolved org PT IDE p.15 ×2
unresolved org PT DCE p.15
unresolved person Hana Badrina S.H. p.15 ×5
unresolved org PT Omega Hydro Energy p.15 ×7
unresolved person Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot. p.15 ×3
unresolved org PT Mahija Kastara Hita p.16 ×7
unresolved org PT Mitra Arana Sinergi p.16 ×7
unresolved org Bank Indonesia p.23
unresolved org Kementerian Keuangan p.41
unresolved org Kementerian BUMN p.41
unresolved org PT Bank ICBC Indonesia p.49 ×9
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Kalsel Syariah p.49
unresolved org Bank OCBC Tbk p.49 ×2
unresolved org PT Trimitra Multi Sukses Selaras p.50
unresolved org PT Griya Telaga Mas p.50
unresolved org PT Kreasi Jaya Properti p.50 ×2
unresolved org PT Unggul Dinamika Utama p.50 ×5
unresolved org PT Ciputra Puri Trisula p.50 ×2
unresolved org PT Optima Tirta Energy p.50 ×9
unresolved org PT Graha Sahari Suryajaya p.50
unresolved org PT Rashal Siar Cakra Medika p.50
unresolved org PT Amman Mineral Nusa Tenggara p.50 ×5
unresolved org PT Mira Mulya Abadi Medical p.52 ×4
unresolved org PT Inti Bangun Sarana p.52 ×3
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum p.52
unresolved org PT Indexim Coalindo p.52 ×3
unresolved org PT Dirgantara Yudha Artha p.54 ×5
unresolved org PT Global Dinamika Kencana p.54 ×6
unresolved org PT Dirgantara Yudha Arta p.54
unresolved org PT Dharma Surya Mandiri Berdasarkan Akta Jual Beli p.55
unresolved person Miki Tanumiharja p.55
unresolved org PT Dharma Surya Mandiri p.55 ×3
unresolved org PT Margaraya Jawa Tol p.56
unresolved org PT Mega Kuningan Pinnacle. Penambahan Apartemen Senopati Penthouse p.58
unresolved org PT Senopati Aryani Prima p.58
unresolved org Lion Metal Work Tbk p.58 ×4
unresolved org Saptono dan Rekan p.58
unresolved org PT Omega Hydro Energi p.60 ×2
unresolved org PT Cakrawangsa Nata Karisma p.60
unresolved org PT Wariyalana Energi p.61
unresolved org PT Energi Tungga Tirta p.61
unresolved org PT Optima Tirta Energi p.61 ×2
unresolved org Kredit (Persero) Tbk p.62 ×2
unresolved org PT Bank ICBC Indonesia Perusahaan p.63
unresolved org PT Sekar Artha Sentosa p.63 ×5
unresolved org PT Anugerah Berkah Madani p.63 ×2
unresolved org PT Adi Marga Mandiri p.66 ×2
unresolved org PT Dita Anugrah Perkasa Beton p.66
unresolved org PT Putra Karya Salimindo p.66
unresolved org PT Konecranes Material Handling Indonesia p.66
unresolved org PT Dirgantara Betonindo p.66
unresolved org PT Airsindo Multi Selaras p.66 ×2
unresolved org PT Balikpapan Ready Mix Pile p.66
unresolved org PT Pasoka Sumber Karya p.66
unresolved org PT Deya Inti Sarana p.66
unresolved org PT Aradhana Putra Jaya p.66
unresolved org PT Buana Baja Bina Semesta p.66
unresolved org PT Dwi Ratna Putra p.66
unresolved org PT Puja Perkasa p.66 ×2
unresolved org PT Rezki Bumi Jaya p.66
unresolved org PT Sekar Artha Sentosa Utang p.67
unresolved org PT MMS-Fiskal p.69
unresolved org Negeri p.70
unresolved org PT Graha Barata Prima p.71
unresolved org PT Dutaraya Dinametro p.71
unresolved org PT Beton Konstruksi Wijaksana p.71
unresolved org PT Putra Saluyu p.71
unresolved org PT Sinar Powerindo Utama p.71
unresolved org PT Karya Guna Bangun Mandiri p.71
unresolved org PT Artajaya Langgengsentosa p.71
unresolved org PT Mitra Solusi Infokom p.71
unresolved org PT Cipta Anugerah Indotama p.72
unresolved org PT Alu Makro Korea p.72
unresolved org PT Cendana Peinture Group p.72
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.75
unresolved org Hudson River Group Pte.Ltd. p.75 ×2
unresolved org Kementerian Pendidikan p.77
unresolved org Construction Co. Ltd p.87 ×2
unresolved org BUT China State Construction Engineering Co. Ltd p.87
unresolved org Direktorat Jenderal Sumber p.88
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat p.88
unresolved org PT Kreasihasta Mitraperkasa p.88
unresolved org PT. Pollux Aditama Kencana BUT QINGJIAN INTERNATIONAL p.89
unresolved org Pte Ltd. p.89 ×3
unresolved org NKE Tbk p.89 ×2
unresolved org PT Pollux Aditama Kencana p.89 ×6
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Pusat p.89 ×2
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Selatan p.89 ×3
unresolved org PT Pollux Aditama p.89 ×2
unresolved org Arbitrasi Nasional Indonesia p.90 ×3
unresolved org Arbitrase Nasional Indonesia p.90 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result