Skip to content
Back to announcement

20260504_CGAS_Laporan Informasi dan Fakta Material_32076692_lamp2.pdf

Other Text extracted CGAS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 107

Page 1
      LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
    PT CITRA NUSANTARA GEMILANG TBK
 No. 00016/2.0120-04/BS/05/0627/1/IV/2026
           Tanggal: 28 April 2026

Tanggal Pendapat Kewajaran 31 Desember 2025
Page 2
                                                                                                Kantor Cabang Jakarta Selatan
                                                                                          The AKKAS Commercial Building Lt. 2
                                                          Jl. T.B. Simatupang No. 23, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
                                                                     Telp. : +62 21 78343013 | Wilayah Kerja Seluruh Indonesia


No. Laporan: 00016/2.0120-04/BS/05/0627/1/IV/2026                                    Jakarta, 28 April 2026

Kepada Yth.
PT Citra Nusantara Gemilang Tbk
Jl. Raya Kalimalang No. 126, Pasirsari
Cikarang Selatang, Kabupaten Bekasi
Jawa Barat, 17856

Perihal : Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Afiliasi dan Material Pemberian
          Jaminan

Sesuai penugasan dari PT Citra Nusantara Gemilang Tbk kepada Kantor Jasa Penilai Publik Herman
Meirizki dan Rekan (”HMR” atau ”Penilai” atau ”kami”) untuk keperluan Pendapat Kewajaran dalam
rangka memenuhi salah satu syarat keterbukaan informasi sebagaimana telah diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan (“POJK 42/2020”) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (”POJK 17/2020”) oleh PT Citra Nusantara Gemilang
Tbk (”Perseroan” atau ”CGAS”) rencana transaksi penjaminan aset oleh Perseroan dan pihak afiliasi
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“BMRI”) yang tertuang dalam Surat Penawaran No.
046/SP/HMR-JKSL/B/IV/2026 tanggal 21 April 2026 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan,
maka dengan ini kami telah melakukan pekerjaan pendapat kewajaran secara independen dengan
tanggal pendapat kewajaran 31 Desember 2025.

Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan pendapat kewajaran ini adalah:
Nama               : PT Citra Nusantara Gemilang Tbk
Bidang Usaha       : Distribusi Gas Alam dan Buatan, Perdagangan Besar Bahan Bakar Padat,
                      Cair dan Gas dan Produk YBDI
Alamat             : Jl. Raya Kalimalang No. 126, Tegal Gede, Pasirsari, Cikarang Selatan,
                      Kabupaten Bekasi Jawa Barat, 17530
Telepon dan Faks. : (021) 89836763
E-mail             : cngniaga@cng.co.id

Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
Perseroan berencana melaksanakan transaksi afiliasi dan material berupa penjaminan aset Perseroan
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“BMRI” atau “Bank”) dalam rangka memperoleh fasilitas
pembiayaan. Sehubungan dengan rencana transaksi tersebut, Perseroan telah menerima penawaran
fasilitas kredit dari BMRI berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No.
CM2.WDI/SPPK/0068/2026 tanggal 17 April 2026, dengan rincian tambahan Standby LC sebesar
USD3.159.214, Kredit Investasi 3 sebesar Rp17.500.000.000,- dan Kredit Investasi 4 sebesar
Rp10.000.000.000,- yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan. Latar
belakang dan alasan dilaksanakannya transaksi ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pendanaan
operasional guna menjaga kelangsungan usaha, termasuk pembiayaan modal kerja, pengadaan
pembelanjaan capex mesin dan peralatan, sekaligus mendukung pertumbuhan usaha Perseroan.
Transaksi ini juga merupakan bagian dari upaya optimalisasi struktur permodalan melalui pemanfaatan



                                                             Pendapat Kewajaran PT Bayan Resources Tbk | i
Page 3
sumber pendanaan eksternal yang kompetitif, serta optimalisasi pemanfaatan aset Perseroan dan pihak
terafiliasi agar dapat memberikan nilai tambah dalam memperoleh akses pembiayaan dengan syarat
dan ketentuan yang sejalan dengan praktik pasar. Penjaminan aset yang sebagian berasal dari pihak
terafiliasi dilakukan untuk mendukung kepentingan Perseroan, dengan mempertimbangkan adanya
manfaat ekonomi yang jelas bagi Perseroan serta tanpa adanya benturan kepentingan yang dapat
merugikan Perseroan maupun pemegang saham minoritas. Pelaksanaan transaksi ini didasarkan pada
penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), yang mencakup transparansi, akuntabilitas,
responsibilitas, independensi, dan kewajaran, di mana Perseroan memastikan bahwa transaksi
dilakukan secara wajar, melalui proses pengambilan keputusan yang independen, serta diungkapkan
secara transparan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan
demikian, transaksi ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan, tetapi juga
mencerminkan komitmen Perseroan dalam mendukung ekspansi usaha dan penerapan praktik tata
kelola perusahaan yang baik secara konsisten.

Status Penilai
Penilai Publik yang bertanda tangan dalam laporan ini yaitu Willyams, S.E., MAPPI (Cert.), merupakan
Penilai Publik dengan Nomor Izin B-1.22.00627 sebagai Rekan di KJPP Herman Meirizki dan Rekan
dengan Nomor Izin Usaha 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan dengan wilayah kerja di seluruh
Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang telah mendapatkan izin dari
Kementerian Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No.
66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang
pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal
(Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PB‐
57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Industri Keuangan Non Bank dengan No.
296/PD.021/STTD-P/2023. Penugasan dilakukan sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi
VII-2018 dan Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 321, SPI 330, POJK 35/POJK.04/2020, POJK
17/2020, dan POJK 42/2020.

Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara independen, tidak
ada benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam rencana
transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau
kerugian pada pihak manapun. Biaya jasa tidak mempengaruhi opini pendapat kewajaran yang terdapat
dalam laporan ini.

Objek Pendapat Kewajaran
Objek pendapat kewajaran adalah rencana transaksi penjaminan aset oleh Perseroan dan pihak afiliasi
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“BMRI”) (selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).

Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini kewajaran atas Rencana
Transaksi. Laporan pendapat kewajaran ini dipergunakan sebagai salah satu bahan keterbukaan
informasi sebagaimana telah diatur dalam POJK 42/2020 mengenai Transaksi Afiliasi dan Transaksi




                                                       Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | ii
Page 4
Benturan Kepentingan dan eraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Tanggal Pendapat Kewajaran
Tanggal pendapat kewajaran dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per 31 Desember 2025.

Ruang Lingkup Penugasan
Ruang lingkup penugasan meliputi:
• Pengumpulan data dan wawancara sehubungan dengan Rencana Transaksi;
• Analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis inkremental, dan, analisis atas
  kewajaran harga transaksi;
• Analisis kelayakan rencana penggunaan dana atas transaksi pinjam meminjam;
• Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan;
• Penulisan laporan pendapat kewajaran.

Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (“Perseroan”)
   Perseroan bertindak sebagai pihak yang memperoleh fasilitas pembiayaan dan pihak yang
   menjaminkan aset.
• PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“BMRI” atau “Bank”)
   BMRI bertindak sebagai pihak kreditur yang memberikan fasilitas pembiayaan kepada Perseroan.
• Pihak Terafiliasi (Pemilik Aset)
   Bertindak sebagai pihak terafiliasi Perseroan yang menjaminkan asetnya untuk kepentingan fasilitas
   kredit Perseroan, yaitu:
   1. PT Petro Asia Energy (“PAE”);
   2. PT Dharma Mulia Jaya (“DMJ”);
   3. PT Cipta Rizqi Energi (“CRE”);
   4. PT Cipta Nyata Gemilang (“Cipta”)

Materialitas atas Transaksi
Jumlah ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan audit konsolidasi per 31 Desember 2025 oleh
Kantor Akuntan Publik Jonnardi, Jamaludin, Sukimto & Rekan Nomor 00040/2.1524/AU.1/05/1350-
4/1/III/2026 tanggal 30 Maret 2026 tercatat sebesar Rp279.514.509.707,- sedangkan harga Rencana
Transaksi adalah sebesar Rp80.849.646.818,- dengan kurs yang disepakati yaitu Rp16.887. Nilai
transaksi adalah sebesar 28,93% dari ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025. Dengan demikian
Rencana Transaksi ini termasuk transaksi material sebagaimana dimaksud dalam POJK No.
17/POJK.04/2020.

Sifat dan Hubungan Afiliasi
Sifat dan hubungan afiliasi berdasarkan jabatan dan kepemilkan saham adalah sebagai berikut:




                                                      Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | iii
Page 5
➢ Afiliasi Berdasarkan Kesamaan Pengurus
  • Andika Purwonugroho
    Menjabat sebagai Direktur pada Perseroan dan Komisaris Utama pada CRE, serta memiliki
    kepemilikan saham pada Cipta;
  • Agung Wibawa
    Menjabat sebagai Direktur pada Perseroan dan CRE, serta memiliki kepemilikan saham langsung
    pada Perseroan;
  • Eki Triandi Rustam
    Menjabat sebagai Direktur Utama pada PAE dan memiliki kepemilikan saham pada Cipta.

➢ Afiliasi Berdasarkan Kepemilikan Saham
Hubungan kepemilikan yang teridentifikasi antara lain:
• Beberapa pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
  o PT Petro Asia Energy sebesar 32,32%;
  o PT Dharma Mulia Jaya (DMJ) sebesar 21,44%;
  o PT Cipta Nyata Gemilang sebesar 9,10%;
• CRE dimiliki oleh Perseroan sebesar 60%;
• Andhika Purwonugroho memiliki kepemilikan saham pada Cipta sebesar 7,69% dan Eki Triandi
  Rustam memiliki kepemilikan saham pada Cipta sebesar 15,38%.

Asumsi dan Kondisi Pembatas
Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, Pendapat Kewajaran ini dibatasi oleh asumsi
dan kondisi pembatas sebagai berikut:
• Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
• Proyeksi laporan keuangan berasal dari manajemen Perseroan dengan mencerminkan kewajaran
    proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
• Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran dan opini atas laporan pendapat
    kewajaran;
• HMR mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan pendapat kewajaran ini tidak
    terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap Rencana Transaksi;
• Dalam melakukan analisis, HMR merujuk pada data-data dari pihak manajemen atau pemberi tugas
    baik dari data keuangan, legalitas, informasi dalam draft perjanjian terkait Rencana Transaksi, serta
    data dari sumber-sumber eksternal yang menurut pertimbangan HMR dapat dipercaya;
• HMR telah melakukan penelaahan yang diperlukan atas data-data yang diterima dari pihak
    manajemen untuk analisis transaksi ini. Kebenaran, kehandalan, dan keakuratan atas data-data
    tersebut adalah tanggungjawab pihak manajemen;
• Setiap perubahan atas data dan informasi yang baru diketahui setelah tanggal laporan pendapat
    kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran secara material bukan merupakan
    tanggungjawab kami. Jika terdapat fakta atau informasi lainnya yang baru diketahui setelah
    diterbitkannya laporan pendapat kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran
    secara material, maka Penilai tidak bertanggungjawab untuk memperbaharui hasil pendapat
    kewajaran ini dikemudian hari;
• Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
    dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal pendapat kewajaran ini;




                                                        Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | iv
Page 6
•   Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis
    dan informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
    menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini;
•   Data keuangan historis Perseroan kami peroleh dari laporan keuangan yang telah diaudit oleh
    Akuntan Publik Independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, oleh karena itu kami tidak
    melakukan konfirmasi dan verifikasi atas kebenaran data yang disajikan pada laporan keuangan
    tersebut;
•   Kami tidak melakukan due diligence atas perpajakan Perseroan ataupun implikasinya atas
    dilakukannya Rencana Transaksi;
•   Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia
    yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
•   Pekerjaan kami tidak dapat ditafsirkan atau dimaksudkan sebagai suatu penelaahan audit atau
    pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu dan juga tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan
    kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
    dan/atau pelanggaran hukum.

Pendekatan dan Prosedur Pendapat Kewajaran
Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur analisis sebagai berikut:
1. Analisis transaksi;
2. Analisis kualitatif dan kuantitatif;
3. Analisis kelayakan rencana penggunaan dana atas transaksi pinjam meminjam;
4. Analisis kewajaran transaksi;
5. Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.

Subsequent Event
Dari tanggal pendapat kewajaran yaitu tanggal 31 Desember 2025 sampai dengan tanggal diterbitkannya
laporan ini, tidak terdapat subsequent event atau kejadian penting yang dapat mempengaruhi hasil
pendapat kewajaran.

Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran
Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik, kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan pendapat
kewajaran ditujukan hanya untuk maksud dan tujuan pendapat kewajaran yang dinyatakan dalam
laporan ini. Laporan pendapat kewajaran hanya untuk digunakan oleh pengguna laporan yang dinyatakan
dalam laporan. HMR tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik saat ini ataupun di masa depan terkait
dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau keseluruhan informasi dalam laporan
pendapat kewajaran ini oleh pihak selain dari pengguna laporan dan untuk tujuan selain yang telah
dinyatakan dalam laporan pendapat kewajaran ini.

Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis dan
informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini.
Pendapat kewajaran ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan yang berwenang dan stempel dari
KJPP Herman Meirizki dan Rekan.




                                                        Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | v
Page 7
Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi
Berdasarkan analisis-analisis yang telah diungkapkan di atas, berikut adalah analisis atas kewajaran
Rencana Transaksi:
1. Berdasarkan analisis hubungan afiliasi Perseroan berdasarkan jabatan dan kepemilikan saham
   adalah sebagai berikut:
   ➢ Afiliasi Berdasarkan Kesamaan Pengurus
      • Andika Purwonugroho
        Menjabat sebagai Direktur pada Perseroan dan Komisaris Utama pada CRE, serta memiliki
        kepemilikan saham pada Cipta;
      • Agung Wibawa
        Menjabat sebagai Direktur pada Perseroan dan CRE, serta memiliki kepemilikan saham
        langsung pada Perseroan;
      • Eki Triandi Rustam
        Menjabat sebagai Direktur Utama pada PAE dan memiliki kepemilikan saham pada Cipta.
   ➢ Afiliasi Berdasarkan Kepemilikan Saham
      Hubungan kepemilikan yang teridentifikasi antara lain:
      • Beberapa pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
        o PT Petro Asia Energy sebesar 32,32%;
        o PT Dharma Mulia Jaya (DMJ) sebesar 21,44%;
        o PT Cipta Nyata Gemilang sebesar 9,10%;
      • CRE dimiliki oleh Perseroan sebesar 60%;
      • Andhika Purwonugroho memiliki kepemilikan saham pada Cipta sebesar 7,69% dan Eki Triandi
        Rustam memiliki kepemilikan saham pada Cipta sebesar 15,38%.
2. Rencana transaksi ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pendanaan operasional guna menjaga
   kelangsungan usaha, termasuk pembiayaan modal kerja, pengadaan pembelanjaan capex mesin dan
   peralatan, sekaligus mendukung pertumbuhan usaha Perseroan;
3. Setelah Rencana Transaksi, rasio profitabilitas Perseroan mengalami kenaikan, hal tersebut
   menunjukkan bahwa setelah dilakukan Rencana Transaksi laba Perseroan semakin meningkat
   meskipun laba bersih Perseroan pada tahun 2026-2027 cenderung rendah karena Perseroan
   mencatatkan beban bunga yang lebih tinggi atas pinjaman yang dilakukan;
4. Hasil perbandingan tingkat suku bunga pasar menunjukkan bahwa suku bunga pinjaman kredit
   investasi berada pada rentang 7,11% hingga 9%. Sedangkan suku bunga pinjaman kredit investasi 3
   dan 4 Perseroan berada pada 8,90% sehingga masih berada pada rentang suku bunga pasar. Hasil
   perbandingan tingkat suku bunga pinjaman SBLC pasar menunjukkan bahwa suku bunga pinjaman
   SBLC berada pada rentang 1,25% hingga 2% per annum. Sedangkan suku bunga pinjaman SBLC
   Perseroan berada pada 0,25% per kuartal atau 1% per annum, sehingga masih berada pada rentang
   suku bunga SBLC pasar;
5. Analisis inkremental menunjukkan bahwa adanya pinjaman kepada Perseroan akan memberikan nilai
   tambah bagi Perseroan, karena dari Rencana Transaksi tersebut Perseroan akan memperoleh
   kenaikan pendapatan dan laba akibat penambahan capex yang dilakukan melalui pembelian mesin
   dan peralatan produksi;
6. Berdasarkan analisis kualitatif, Rencana Transaksi memberikan manfaat dan risiko sebagai berikut:
   • Manfaat Transaksi:
     ➢ Berpotensi mendorong peningkatan profitabilitas, mengingat tambahan pendanaan akan
        digunakan untuk memperkuat kegiatan operasional dan mendukung ekspansi usaha. Dengan



                                                      Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | vi
Page 8
       meningkatnya kapasitas operasional dan jangkauan layanan, Perseroan diharapkan dapat
       meningkatkan pendapatan, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja keuangan;
     ► Mendukung perluasan pangsa pasar Perseroan, khususnya dalam industri gas berbasis
       Compressed Natural Gas (CNG). Dengan dukungan pendanaan yang memadai, Perseroan
       memiliki fleksibilitas untuk menjangkau pelanggan baru, memperluas wilayah distribusi, serta
       meningkatkan daya saing di tengah pertumbuhan industri energi;
     ► Melalui penguatan kapasitas usaha dan ekspansi yang berkelanjutan, Perseroan berpotensi
       memperkuat posisinya dalam industri CNG. Hal ini sejalan dengan strategi jangka panjang
       Perseroan urituk meningkatkan skala usaha dan memperkuatpositioningdi industri energi, yang
       pada akhirnya diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan
       pemangku kepentingan lainnya.
   • Risiko Transaksi: Dengan dilakukannya Rencana Transaksi maka Perseroan berisiko mengalami
     peningkatan kewajiban dan tingkat leverage sebagai konsekuensi dari penambahan fasilitas
     pembiayaan. Peningkatan leverage ini dapat berdampak pada beban keuangan Perseroan,
     khususnya terkait kewajiban pembayaran bunga dan pokok pinjaman.
7. Secara kelayakan Rencana Transaksi terhadaP. Initial Rate of Return (IRR), Net Present Value (NPV),
   Profitablitity Index (Pl), dan Payback Period menunjukan hasil yang mengindikasikan proyek adalah
   layak;
8. Analisis coverage ratio dan loan to value ratio adalah masing-masing sebesar 166,56% dan 183,68%
   sehingga besaran coverage ratio dan Nilai Pasar agunan dapat menutup besarnya pinjaman dan dapat
   dikatakan layak.

Kesimpulan
Berdasarkan analisis yang kami lakukan terhadap kewajaran Rencana Transaksi yang meliputi analisis
transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, analisis kewajaran harga transaksi, dan analisis atas
faktor-faktor lain yang relevan, HMR berpendapat bahwa rencana transaksi penjaminan aset oleh
Perseroan dan pihak afiliasi kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ("BMRI") adalah WAJAR.



Hormat ka
KJPPH




Rekan - Penilai Bisnis
lzin Penilai     : B-1.22.00627
No. MAPPI        : 13-S-04028
No. Register     : RMK-2017.01124
No. STTD         : STTD.PB-57/PM.02/2023




                                                         Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk I vii
Page 9

          
Page 10
DAFTAR ISI
PERNYATAAN PROFESIONAL PENILAI ......................................................................................... viii
DAFTAR ISI .................................................................................................................................. ix
DAFTAR TABEL ............................................................................................................................. xi
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................................................ xii
DAFTAR GRAFIK ......................................................................................................................... xiii
1. PENDAHULUAN..................................................................................................................... 1
    1.1.      Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan .......................................................... 1
    1.2.      Alasan dan Latar Belakang Transaksi .............................................................................. 1
    1.3.      Status Penilai ................................................................................................................ 1
    1.4.      Independensi Penilai ..................................................................................................... 2
    1.5.      Objek Pendapat Kewajaran ............................................................................................ 2
    1.6.      Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran ........................................................................ 2
    1.7.      Tanggal Pendapat Kewajaran.......................................................................................... 2
    1.8.      Ruang Lingkup Penugasan ............................................................................................. 2
    1.9.      Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi ............................................... 2
    1.10. Asumsi dan Kondisi Pembatas ....................................................................................... 3
    1.11. Pendekatan dan Prosedur Pendapat Kewajaran .............................................................. 4
    1.12. Sumber Data dan Informasi ............................................................................................ 4
    1.13. Subsequent Event .......................................................................................................... 5
    1.14. Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran ................................................................... 5
2. ANALISIS TRANSAKSI ............................................................................................................ 6
    2.1.      Identifikasi Pendirian Pihak-Pihak yang Bertransaksi ....................................................... 6
    2.1.1. PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (“Perseroan”) ............................................................. 6
    2.1.2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (”BMRI”) .......................................................................... 7
    2.1.3. PT Petro Asia Energy (”PAE”) .......................................................................................... 9
    2.1.4. PT Dharma Mulia Jaya (”DMJ”) ...................................................................................... 10
    2.1.5. PT Cipta Rizqi Energi (”CRE”)........................................................................................ 10
    2.1.6. PT Cipta Nyata Gemilang (”Cipta”) ............................................................................... 11
    2.2.      Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi ..................................................................... 11
    2.3.      Materialitas atas Transaksi ........................................................................................... 13
    2.4.      Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Transaksi ........................................ 14
    2.5.      Penilaian Atas Risiko dan Manfaat dari Transaksi .......................................................... 14
    2.5.1. Manfaat Transaksi........................................................................................................ 14
    2.5.2. Risiko Transaksi ........................................................................................................... 15
3. ANALISIS KUALITATIF .......................................................................................................... 16
    3.1.      Tinjauan Ekonomi ........................................................................................................ 16
    3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan.................................................................................... 16
    3.1.2. Nilai Tukar Rupiah ........................................................................................................ 16
    3.1.3. Suku Bunga ................................................................................................................. 17
    3.1.4. Inflasi ........................................................................................................................ 18
    3.2.      Tinjauan Industri Natural Gas ....................................................................................... 19
    3.3.      Analisis Operasional dan Prospek Perseroan ................................................................ 21
    3.4.      Analisis SWOT ............................................................................................................. 22
    3.5.      Pertimbangan dan Alasan dilakukannya Transaksi ........................................................ 23


                                                                              Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | ix
Page 11
       3.6.  Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif .......................................................... 23
       3.7.  Analisis Dampak Leverage pada Keuangan Perseroan ................................................... 24
       3.8.  Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perseroan .................................................. 25
       3.9.  Analisis Dampak Keuangan Perseroan jika Proyek yang Akan didanai Mengalami
             Kegagalan ................................................................................................................... 25
4. ANALISIS KUANTITATIF ........................................................................................................ 26
     4.1.    Penilaian Kinerja Historis Perseroan ............................................................................. 26
     4.1.1. Laporan Posisi Keuangan Historis ................................................................................. 26
     4.1.2. Laporan Laba Rugi Historis ........................................................................................... 28
     4.1.3. Laporan Arus Kas Historis ............................................................................................ 28
     4.1.4. Analisis Rasio Keuangan .............................................................................................. 30
     4.2.    Analisis Kewajaran Tingkat Bunga ................................................................................. 31
     4.3.    Analisis Proforma ........................................................................................................ 33
     4.4.    Penilaian Atas Proyeksi Laporan Keuangan ................................................................... 34
     4.5.    Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi .................................... 37
     4.6.    Analisis Kemampuan Penerima Dana Pinjaman untuk Melunasi Transaksi ..................... 38
     4.7.    Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Transaksi ................................ 39
     4.8.    Analisis Inkremental .................................................................................................... 39
     4.8.1. Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Perseroan Sebagai Akibat dari Rencana Transaksi ..... 39
     4.8.2. Biaya atau Pendapatan yang Relevan............................................................................ 41
     4.8.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan ......................................................................... 41
     4.9.    Analisis atas Jaminan yang Terkait Dengan Pinjam Meminjam ....................................... 41
5. ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS TRANSAKSI PINJAM MEMINJAM
     DANA ................................................................................................................................. 42
     5.1.    Analisis Kelayakan atas Rencana Transaksi .................................................................. 42
     5.2.    Analisis Agunan ........................................................................................................... 43
     5.3.    Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan ............................................................... 44
6. KESIMPULAN ...................................................................................................................... 45
     6.1.    Analisis atas Kewajaran Transaksi ................................................................................ 45
     6.2.    Pendapat Kewajaran .................................................................................................... 46
6. LAMPIRAN .............................................................................................................................. 47
7. REFERENSI ............................................................................................................................. 48




                                                                             Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | x
Page 12
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Susunan Pemegang Saham Perseroan ................................................................................... 7
Tabel 2. Susunan Pemegang Saham BMRI ........................................................................................... 8
Tabel 3. Susunan Pemegang Saham PAE ............................................................................................. 9
Tabel 4. Susunan Pemegang Saham DMJ........................................................................................... 10
Tabel 5. Susunan Pemegang Saham CRE .......................................................................................... 11
Tabel 5. Susunan Pemegang Saham Cipta......................................................................................... 11
Tabel 6. Informasi Pinjaman Bank Mandiri ......................................................................................... 14
Tabel 7. Debt to Equity Ratio Historis ................................................................................................. 24
Tabel 8. Debt to Equity Ratio Proyeksi ................................................................................................ 24
Tabel 9. Dampak Likuiditas pada Keuangan Perseroan ...................................................................... 25
Tabel 10. Laporan Posisi Keuangan Historis ...................................................................................... 26
Tabel 11. Laporan Laba Rugi Historis ................................................................................................ 28
Tabel 12. Laporan Arus Kas Historis .................................................................................................. 29
Tabel 13. Analisis Rasio Keuangan .................................................................................................... 31
Tabel 14. Analisis Suku Bunga Pinjaman dari Penawaran Kredit ......................................................... 31
Tabel 15. Rata-Rata Suku Bunga Pinjaman Rupiah ............................................................................. 32
Tabel 16. Perbandingan Tingkat Suku Bunga Pinjaman Rupiah ........................................................... 32
Tabel 17. Rata-Rata Suku Bunga Pinjaman USD ................................................................................. 32
Tabel 18. Proforma Posisi Keuangan ................................................................................................. 33
Tabel 19. Proyeksi Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi ..................................................................... 34
Tabel 20. Proyeksi Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi ................................................................... 34
Tabel 21. Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi ........................................................... 35
Tabel 22. Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi ......................................................... 36
Tabel 23. Analisis Proyeksi Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ............................ 37
Tabel 24. Kemampuan Perseroan Untuk Melunasi Transaksi .............................................................. 38
Tabel 25. Arus Kas Perseroan ............................................................................................................ 39
Tabel 26. Analisis Inkremental Laba Rugi........................................................................................... 40
Tabel 27. Analisis Inkremental Posisi Keuangan ................................................................................ 40
Tabel 28. Agunan Untuk Fasilitas Standby LC .................................................................................... 41
Tabel 29. Agunan Untuk Fasilitas Kredit Investasi 3 dan 4................................................................... 41
Tabel 30. Perhitungan Kelayakan Rencana Transaksi ......................................................................... 42
Tabel 31. Analisis Kelayakan Rencana Transaksi................................................................................ 42
Tabel 32. Daftar Agunan atas Rencana Transaksi ............................................................................... 43
Tabel 33. Analisis Coverage Ratio...................................................................................................... 43
Tabel 34. Analisis Loan to Value Ratio ............................................................................................... 44




                                                                           Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | xi
Page 13
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Alur Rencana Transaksi ................................................................................................... 13




                                                                        Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | xii
Page 14
DAFTAR GRAFIK
Grafik 1. IHSG Per 31 Desember Tahun 2020 – 2025 .......................................................................... 16
Grafik 2. Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Per 31 Desember Tahun 2020-2025 ...................................... 17
Grafik 3. Inflasi Periode Desember 2020- 2025 .................................................................................. 18
Grafik 4. Pangsa Pasar Global Gas Alam Tahun 2024-2034 ................................................................ 19
Grafik 5. Produksi Gas Alam Global Tahun 2020-2030 ....................................................................... 20
Grafik 6. Indeks Harga Gas Alam Global Tahun 2020-2025 ................................................................ 20
Grafik 7. Negara-Negara dengan Kapasitas Ekspor Terbesar (2025) ................................................... 21




                                                                     Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | xiii
Page 15
1.    PENDAHULUAN

1.1. Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan dalam pendapat kewajaran ini adalah:
Nama                : PT Citra Nusantara Gemilang Tbk
Bidang Usaha        : Distribusi Gas Alam dan Buatan, Perdagangan Besar Bahan Bakar Padat,
                      Cair dan Gas dan Produk YBDI
Alamat              : Jl. Raya Kalimalang No. 126, Tegal Gede, Pasirsari, Cikarang Selatan,
                      Kabupaten Bekasi Jawa Barat, 17530
Telepon dan Faks. : (021) 89836763
E-mail              : cngniaga@cng.co.id

1.2. Alasan dan Latar Belakang Transaksi
Perseroan berencana melaksanakan transaksi afiliasi dan material berupa penjaminan aset Perseroan
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“BMRI” atau “Bank”) dalam rangka memperoleh fasilitas
pembiayaan. Sehubungan dengan rencana transaksi tersebut, Perseroan telah menerima penawaran
fasilitas kredit dari BMRI berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No.
CM2.WDI/SPPK/0068/2026 tanggal 17 April 2026, dengan rincian tambahan Standby LC sebesar
USD3.159.214, Kredit Investasi 3 sebesar Rp17.500.000.000,- dan Kredit Investasi 4 sebesar
Rp10.000.000.000,- yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan. Latar
belakang dan alasan dilaksanakannya transaksi ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pendanaan
operasional guna menjaga kelangsungan usaha, termasuk pembiayaan modal kerja, pengadaan
pembelanjaan capex mesin dan peralatan, sekaligus mendukung pertumbuhan usaha Perseroan.
Transaksi ini juga merupakan bagian dari upaya optimalisasi struktur permodalan melalui pemanfaatan
sumber pendanaan eksternal yang kompetitif, serta optimalisasi pemanfaatan aset Perseroan dan pihak
terafiliasi agar dapat memberikan nilai tambah dalam memperoleh akses pembiayaan dengan syarat
dan ketentuan yang sejalan dengan praktik pasar. Penjaminan aset yang sebagian berasal dari pihak
terafiliasi dilakukan untuk mendukung kepentingan Perseroan, dengan mempertimbangkan adanya
manfaat ekonomi yang jelas bagi Perseroan serta tanpa adanya benturan kepentingan yang dapat
merugikan Perseroan maupun pemegang saham minoritas. Pelaksanaan transaksi ini didasarkan pada
penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), yang mencakup transparansi, akuntabilitas,
responsibilitas, independensi, dan kewajaran, di mana Perseroan memastikan bahwa transaksi
dilakukan secara wajar, melalui proses pengambilan keputusan yang independen, serta diungkapkan
secara transparan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan
demikian, transaksi ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan, tetapi juga
mencerminkan komitmen Perseroan dalam mendukung ekspansi usaha dan penerapan praktik tata
kelola perusahaan yang baik secara konsisten.

1.3. Status Penilai
Penilai Publik yang bertanda tangan dalam laporan ini yaitu Willyams, S.E., MAPPI (Cert.), merupakan
Penilai Publik dengan Nomor Izin B-1.22.00627 sebagai Rekan di KJPP Herman Meirizki dan Rekan
dengan Nomor Izin Usaha 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan dengan wilayah kerja di seluruh
Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang telah mendapatkan izin dari
Kementerian Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No.
66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang



                                                       Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 1
Page 16
pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal
(Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PB‐
57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Industri Keuangan Non Bank dengan No.
296/PD.021/STTD-P/2023. Penugasan dilakukan sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi
VII-2018 dan Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 321, SPI 330, POJK 35/POJK.04/2020, POJK
17/2020, dan POJK 42/2020.

1.4. Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara independen, tidak
ada benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam rencana
transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau
kerugian pada pihak manapun. Biaya jasa tidak mempengaruhi opini pendapat kewajaran yang terdapat
dalam laporan ini.

1.5. Objek Pendapat Kewajaran
Objek pendapat kewajaran adalah rencana transaksi penjaminan aset oleh Perseroan dan pihak afiliasi
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“BMRI”) (selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).

1.6. Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini kewajaran atas Rencana
Transaksi. Laporan pendapat kewajaran ini dipergunakan sebagai salah satu bahan keterbukaan
informasi sebagaimana telah diatur dalam POJK 42/2020 mengenai Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan dan eraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

1.7. Tanggal Pendapat Kewajaran
Tanggal pendapat kewajaran dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per 31 Desember 2025.

1.8. Ruang Lingkup Penugasan
Ruang lingkup penugasan meliputi:
• Pengumpulan data dan wawancara sehubungan dengan Rencana Transaksi;
• Analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis inkremental, dan analisis atas kewajaran
   harga transaksi;
• Analisis kelayakan rencana penggunaan dana atas transaksi pinjam meminjam;
• Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan;
• Penulisan laporan pendapat kewajaran.

1.9. Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (“Perseroan”)
   Perseroan bertindak sebagai pihak yang memperoleh fasilitas pembiayaan dan pihak yang
   menjaminkan aset.




                                                          Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 2
Page 17
• PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“BMRI”)
  BMRI bertindak sebagai pihak kreditur yang memberikan fasilitas pembiayaan kepada Perseroan.
• Pihak Pemilik Aset (Pihak Terafiliasi)
  Bertindak sebagai pihak yang turut menjaminkan asetnya untuk kepentingan fasilitas kredit
  Perseroan, yaitu:
  1. PT Petro Asia Energy (“PAE”);
  2. PT Dharma Mulia Jaya (“DMJ”);
  3. PT Cipta Rizqi Energi (“CRE”);
  4. PT Cipta Nyata Gemilang (“Cipta”)

1.10. Asumsi dan Kondisi Pembatas
Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, Pendapat Kewajaran ini dibatasi oleh asumsi
dan kondisi pembatas sebagai berikut:
• Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
• Proyeksi laporan keuangan berasal dari manajemen Perseroan dengan mencerminkan kewajaran
    proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
• Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran dan opini atas laporan pendapat
    kewajaran;
• HMR mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan pendapat kewajaran ini tidak
    terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap Rencana Transaksi;
• Dalam melakukan analisis, HMR merujuk pada data-data dari pihak manajemen atau pemberi tugas
    baik dari data keuangan, legalitas, informasi dalam draft perjanjian terkait Rencana Transaksi, serta
    data dari sumber-sumber eksternal yang menurut pertimbangan HMR dapat dipercaya;
• HMR telah melakukan penelaahan yang diperlukan atas data-data yang diterima dari pihak
    manajemen untuk analisis transaksi ini. Kebenaran, kehandalan, dan keakuratan atas data-data
    tersebut adalah tanggungjawab pihak manajemen;
• Setiap perubahan atas data dan informasi yang baru diketahui setelah tanggal laporan pendapat
    kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran secara material bukan merupakan
    tanggungjawab kami. Jika terdapat fakta atau informasi lainnya yang baru diketahui setelah
    diterbitkannya laporan pendapat kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran
    secara material, maka Penilai tidak bertanggungjawab untuk memperbaharui hasil pendapat
    kewajaran ini dikemudian hari;
• Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
    dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal pendapat kewajaran ini;
• Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis
    dan informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
    menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini;
• Data keuangan historis Perseroan kami peroleh dari laporan keuangan yang telah diaudit oleh
    Akuntan Publik Independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, oleh karena itu kami tidak
    melakukan konfirmasi dan verifikasi atas kebenaran data yang disajikan pada laporan keuangan
    tersebut;
• Kami tidak melakukan due diligence atas perpajakan Perseroan ataupun implikasinya atas
    dilakukannya Rencana Transaksi;




                                                         Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 3
Page 18
•   Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia
    yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
•   Pekerjaan kami tidak dapat ditafsirkan atau dimaksudkan sebagai suatu penelaahan audit atau
    pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu dan juga tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan
    kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
    dan/atau pelanggaran hukum.

1.11. Pendekatan dan Prosedur Pendapat Kewajaran
Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur analisis sebagai berikut:
1. Analisis transaksi;
2. Analisis kualitatif dan kuantitatif;
3. Analisis kelayakan rencana penggunaan dana atas transaksi pinjam meminjam;
4. Analisis atas kewajaran transaksi;
5. Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.

1.12. Sumber Data dan Informasi
Dalam memberikan pendapat kewajaran ini kami menggunakan data dan informasi berikut:
1. Laporan keuangan audit per 31 Desember 2025 Nomor 00040/2.1524/AU.1/05/1350-4/1/III/2026
     oleh Kantor Akuntan Publik Jonnardi, Jamaludin, Sukimto & Rekan tanggal 30 Maret 2026 dengan
     opini wajar tanpa modifikasian, yang ditandatangani oleh Kevin Muhammad Rizka, SE., M.Ak., Ak.,
     CA., CPA., CFI., ASEAN CPA selaku penanggung jawab audit;
2. Laporan keuangan audit per 31 Desember 2024 Nomor 00056/2.0927/AU.1/05/1350-3/1/III/2025
     oleh Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Ardi, Sukimto & Rekan tanggal 24 Maret 2025 dengan opini
     wajar tanpa modifikasian, yang ditandatangani oleh Kevin Muhammad Rizka, SE., M.Ak., Ak., CA.,
     CPA., CFI., ASEAN CPA selaku penanggung jawab audit;
3. Laporan keuangan audit per 31 Desember 2023 Nomor 00043/2.0927/AU.1/05/1362-2/1/III/2024
     oleh Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Ardi, Sukimto & Rekan tanggal 28 Maret 2024 dengan opini
     wajar tanpa modifikasian, yang ditandatangani oleh Kevin Muhammad Rizka, SE., M.Ak., Ak., CA.,
     CPA., CFI., ASEAN CPA selaku penanggung jawab audit;
4. Laporan keuangan audit per 31 Desember 2022 Nomor 00092/2.0927/AU.1/05/1350-1/1/VIII/3023
     oleh Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Ardi, Sukimto & Rekan tanggal 10 Agustus 2023 dengan opini
     wajar tanpa modifikasian, yang ditandatangani oleh Kevin Muhammad Rizka, SE., M.Ak., Ak., CA.,
     CPA., CFI., ASEAN CPA selaku penanggung jawab audit;
5. Laporan keuangan audit per 31 Desember 2021 Nomor 00118/2.0927/AU.1/05/0109-2/1/VI/2022
     oleh Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Ardi, Sukimto & Rekan tanggal 30 Juni 2022 dengan opini
     wajar tanpa modifikasian, yang ditandatangani oleh Ben Ardi, CA, CPA, CLI selaku penanggung
     jawab audit;
6. Laporan penilaian aset jaminan oleh KJPP Herman Merizki dan Rekan Nomor 00371/2.120-
     00/PI/05/0374/1/IV/2026 tanggal 9 April 2026;
7. Proforma laporan keuangan Perseroan sebelum dan sesudah dilakukannya transaksi per 31
     Desember 2025;
8. Proyeksi laporan keuangan konsolidasi Perseroan tahun 2026-2032 Tanpa Rencana Transaksi dan
     Dengan Rencana Transaksi, yang disusun oleh manajemen Perseroan;
9. Surat Penawaran Pemberian Kredit (SPPK) atas nama Perseroan oleh Bank Mandiri Nomor
     CM2.WDI/SPPK/0068/2026 tanggal 17 April 2026;



                                                      Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 4
Page 19
10. Legalitas lainnya yang terkait dengan Perseroan dan pihak-pihak yang bertransaksi;
11. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang, dan hal-
    hal lainnya terkait dengan Rencana Transaksi;
12. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan dan pihak-pihak lain yang relevan dalam rangka
    penugasan ini.

1.13. Subsequent Event
Dari tanggal pendapat kewajaran yaitu tanggal 31 Desember 2025 sampai dengan tanggal diterbitkannya
laporan ini, tidak terdapat subsequent event atau kejadian penting yang dapat mempengaruhi hasil
pendapat kewajaran.

1.14. Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran
Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik, kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan pendapat
kewajaran ditujukan hanya untuk maksud dan tujuan pendapat kewajaran yang dinyatakan dalam
laporan ini. Laporan pendapat kewajaran hanya untuk digunakan oleh pengguna laporan yang dinyatakan
dalam laporan. HMR tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik saat ini ataupun di masa depan terkait
dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau keseluruhan informasi dalam laporan
pendapat kewajaran ini oleh pihak selain dari pengguna laporan dan untuk tujuan selain yang telah
dinyatakan dalam laporan pendapat kewajaran ini.

Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis dan
informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini.
Pendapat kewajaran ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan yang berwenang dan stempel dari
KJPP Herman Meirizki dan Rekan.




                                                        Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 5
Page 20
2.    ANALISIS TRANSAKSI

2.1. Identifikasi Pendirian Pihak-Pihak yang Bertransaksi
2.1.1. PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (“Perseroan”)
Gambaran Umum
PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (“Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Edi Priyono, S.H., No.
22 tanggal 21 Desember 2005. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia tanggal 27 September 2006 dalam Surat Keputusan No. W7-00990 HT.01.01-TH.2006.

Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami perubahan dan terakhir dengan Akta Notaris Amriyati A.
Supriyadi, S.H., M.H., No. 03 tanggal 11 Juni 2025 dan telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 03 Juli 2025 dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-
0306252.

Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, maksud dan tujuan Perseroan adalah menjalankan usahanya
dalam bidang Perdagangan dan Distribusi Gas Alam dan Buatan, perdagangan besar bahan padat, cair
dan gas dan produk YBDI, aktivitas perusahaan holding. Perseroan berdomisili di Kabupaten Bekasi, Jawa
Barat dan kantor Perseroan berlokasi di Jl. Kali Malang No. 126, Tegal Gede, Pasir Sari, Kabupaten Bekasi.

Entitas induk Perseroan adalah PT Petro Asia Energy selaku pemegang saham mayoritas dengan
kepemilikan 572.570.000 saham atau sebesar 32,32%, dengan nilai nominal 28.628.500.000. Bapak
Zaki Ismail dan Sanjaya adalah pengendali terakhir Perseroan.

Susunan Pengurus dan Pemegang Saham Perseroan
Berdasarkan Akta No. 03 tanggal 11 Juni 2025 oleh Notaris Amriyati A. Supriyadi S.H., M.H., pemegang
saham Perseroan per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                            : As’at Said Ali
Komisaris                                  : Raditya Muhas Juvirawan
Komisaris Independen                       : Leo Herlambang

Dewan Direksi
Direktur Utama                             : Andika Purwonugroho
Direktur                                   : Agung Wibawa
Direktur                                   : Mohamad Isa Safardi
Direktur                                   : Andika Andianto




                                                         Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 6
Page 21
Berdasarkan laporan keuangan Perseroan per 31 Desember 2025, pemegang saham Perseroan adalah
sebagai berikut:

                              Tabel 1. Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                            Persentase
          Pemegang Saham                                           Jumlah Saham            Jumlah Nominal (Rp)
                                          Kepemilikan (%)
 PT Petro Asia Energy                               32,32%              572.570.000             28.628.500.000
 PT Dharma Mulia Jaya                               21,44%              379.750.000             18.987.500.000
 PT Cipta Nyata Gemilang                             9,10%              161.200.000              8.060.000.000
 PT Tirta Maritim Nusantara                          7,14%              126.480.000              6.324.000.000
 Andhika Purwonugroho                                0,11%                 2.000.000               100.000.000
 Mohamad Isa Safardi                                 0,04%                   700.000                 35.000.000
 Agung Wibawa                                        0,02%                   358.000                 17.900.000
 Masyarakat dibawah 5%                              29,83%              528.441.039             26.422.051.950
 Jumlah                                            100,00%            1.771.499.039             88.571.951.950
                           Sumber: Laporan keuangan Perseroan per 31 Desember 2025


2.1.2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (”BMRI”)
Gambaran Umum
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (selanjutnya disebut “Bank Mandiri” atau “BMRI”) didirikan pada tanggal 2
Oktober 1998 di Negara Republik Indonesia dengan Akta Notaris Sutjipto, S.H., No. 10, berdasarkan
Peraturan Pemerintah No. 75 Tahun 1998 tanggal 1 Oktober 1998. Akta pendirian dimaksud telah
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-
16561.HT.01.01.TH.98 tanggal 2 Oktober 1998, serta diumumkan pada Tambahan No. 6859 dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 97 tanggal 4 Desember 1998.

Bank Mandiri didirikan melalui penggabungan usaha PT Bank Bumi Daya (Persero) (“BBD”), PT Bank
Dagang Negara (Persero) (“BDN”), PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero) (“Bank Exim”) dan PT Bank
Pembangunan Indonesia (Persero) (“Bapindo”) (selanjutnya secara bersama-sama disebut “Bank
Peserta Penggabungan”).

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Bank Mandiri, ruang lingkup kegiatan Bank Mandiri adalah
melakukan usaha di bidang perbankan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku. Bank Mandiri mulai beroperasi pada tanggal 1 Agustus 1999. Entitas Induk Bank adalah
Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian BUMN yang merupakan Kementerian dalam
Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan pembinaan badan usaha milik negara.

Anggaran Dasar Bank Mandiri telah mengalami beberapa kali perubahan, sebagaimana terakhir
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No. 12, tanggal 24
April 2025, yang dibuat di hadapan Utiek R. Abdurachman, S.H., M.LI., M.Kn., Notaris di Jakarta.
Perubahan tersebut telah diberitahukan kepada Menteri Hukum Republik Indonesia sesuai dengan surat
penerimaan pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0113069 dan terdaftar pada Daftar Perseroan No. AHU-
0090215.AH.01.11. Tahun 2025 tanggal 25 April 2025.




                                                            Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 7
Page 22
Susunan Pengurus dan Pemegang Saham BMRI
Berdasarkan laporan keuangan Perseroan per 31 Desember 2025 susunan pengurus dan pemegang
saham sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                                  : Zulkifli Zaini
Wakil Komisaris Utama                            : Rudy Salahuddin Ramto
Komisaris Independen                             : Muhammad Yusuf Ateh
Komisaris Independen                             : Mia Amiati
Komisaris Independen                             : Bintoro K. Pardewo
Komisaris                                        : Luky Alfirman
Komisaris                                        : Yuliot

Dewan Direksi
Direktur Utama                                   : Riduan
Wakil Direktur Utama                             : Henry Panjaitan
Direktur Operations                              : Timothy Utama
Direktur Human Capital and Compliance            : Eka Fitria
Direktur Risk Management                         : Danis Subyantoro
Direktur Commercial Banking                      : Totok Priyambodo
Direktur Corporate Banking                       : Mochamad Rizaldi
Direktur Consumer Banking                        : Saptari
Direktur Treasury and International Banking      : Ari Rizaldi
Direktur Finance and Strategy                    : Novita Widya Anggraini
Direktur Network and Retail Funding              : Jan Winston Tambunan
Direktur Information Technology                  : Sunarto

Susunan pemegang saham BMRI per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                              Tabel 2. Susunan Pemegang Saham BMRI
                                                            Jumlah Lembar                 Persentase
        Pemegang Saham                   Jumlah (Rp)
                                                               Saham                      Kepemilikan
 Saham Seri A Dwiwarna                               125                  1                       0,00%
 Negara Republik Indonesia
 Saham Seri B                           6.066.666.666.625         48.533.333.333                    52,00%
 PT Danatara Asset Management
 (Persero)
 Indonesia Invesment Authority            933.333.333.250          7.466.666.666                     8,00%
 Zulkifli Zaini                             2.856.362.500             22.850.900                     0,02%
 Muhammad Yusuf Ateh                          530.600.000              4.244.800                     0,00%
 Riduan                                     1.818.475.000             14.547.800                     0,02%
 Henry Panjaitan                               20.375.000                163.000                     0,00%
 Timothy Utama                              1.291.787.500             10.334.300                     0,01%
 Eka Fitria                                   536.700.000              4.293.600                     0,01%




                                                      Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 8
Page 23
                                                                   Jumlah Lembar              Persentase
        Pemegang Saham                    Jumlah (Rp)
                                                                      Saham                   Kepemilikan
 Danis Subyantoro                              43.573.000                   348.584                   0,00%
 Totok Priyambodo                              46.250.000                   370.000                   0,00%
 Mochamad Rizald                               50.425.000                   403.400                   0,00%
 Saptari                                       15.133.000                   121.064                   0,00%
 Ari Rizaldi                                   22.896.000                   183.168                   0,00%
 Novita Widya Anggraini                        27.750.000                   222.000                   0,00%
 Jan Winston Tambunan                          10.800.000                    86.400                   0,00%
 Sunarto                                       68.700.000                   549.600                   0,00%
 Publik (masing-masing                  4.648.795.589.500            37.190.364.716                 39,85%
 dibawah 5%)
 Saham Treasuri                             10.531.250.000                 84.250.000                    0,09%
 (catatan 2am)
 Total                                 11.666.666.666.500             93.333.333.332                  100,00%
                            Sumber: Laporan keuangan BMRI per 31 Desember 2025


2.1.3. PT Petro Asia Energy (”PAE”)
Susunan Pengurus dan Pemegang Saham PAE
PAE didirikan berdasarkan Akta Notaris Titin Etikawati, S.H., M.Kn, Nomor 01 tanggal 12 Maret 2007. Akta
Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. W8-01123 HT.01.01-TH.2007.

Anggaran Dasar PAE telah mengalami perubahan dan terakhir dengan Akta Notaris Anesta Chrisanti,
S.H., M.Kn, No. 64 tanggal 24 November 2022 mengenai perubahan Direksi dan Komisaris dan telah
disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU-0241102.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal 1 Desember 2022. PAE berdomisili di Jakarta.

Susunan pengurus dan pemegang saham PAE sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama                             : Muhammad Henri Syuhada

Dewan Direksi
Direktur Utama                                     : Eki Triandi Rustam

Susunan pemegang saham PAE per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                               Tabel 3. Susunan Pemegang Saham PAE
                                                            Jumlah Lembar                     Persentase
        Pemegang Saham                    Jumlah (Rp)
                                                                Saham                         Kepemilikan
 Muhammad Henri Syuhada                     1.386.000.000             2.772                             30%
 Zaqi Ismail                                3.234.000.000             6.468                             70%
 Total                                      4.620.000.000             9.240                            100%
                                      Sumber: manajemen Perseroan




                                                          Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 9
Page 24
2.1.4. PT Dharma Mulia Jaya (”DMJ”)
DMJ didirikan berdasarkan Akta Notaris Edi Priyono, S.H., Nomor 09 pada tanggal 8 Januari 2008. Akta
pendirian telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-03001.AH.01.01.Tahun 2008 tanggal 22 Januari 2008.

Anggaran Dasar DMJ telah mengalami perubahan dan terakhir dengan Akta Notaris Anesta Chrisanti,
S.H., M.Kn, No. 58 tanggal 29 September 2020 mengenai perubahan Pengangkatan Kembali Anggota
Direksi dan Komisaris dan telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0067724.AH.01.02.Tahun 2020 tanggal 1 Oktober 2020. DMJ
berdomisili di Jakarta Selatan.

Susunan pengurus dan pemegang saham DMJ sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama                             : Dias Baskara Dewantara

Dewan Direksi
Direktur Utama                                    : Sanjaya

Susunan pemegang saham DMJ per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
                         Tabel 4. Susunan Pemegang Saham DMJ
                                                         Jumlah Lembar                      Persentase
        Pemegang Saham              Jumlah (Rp)
                                                            Saham                           Kepemilikan
 Sanjaya                              2.772.000.000                  5.544                            70%
 Dias Baskara Dewantara               1.188.000.000                  2.376                            30%
 Total                                4.620.000.000                  7.920                           100%
                                      Sumber: manajemen Perseroan


2.1.5. PT Cipta Rizqi Energi (”CRE”)
CRE didirikan berdasarkan Akta Notaris Dewi Tenty S.A., S.H., M.Kn Nomor 05 pada tanggal 18 April 2011.
Akta pendirian telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. AHU-29583.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 14 Juni 2011.

Anggaran Dasar CRE telah mengalami perubahan dan terakhir dengan Akta Notaris Amriyati A. Supriyadi,
S.H., M.H, No. 22 tanggal 22 Mei 2025 mengenai Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham dan telah
disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU-0040151.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 20 Juni 2025. CRE berdomisili di Jakarta Pusat.

Susunan pengurus dan pemegang saham CRE sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama                             : Sudadi
Komisaris                                   : Andika Purwonugroho

Dewan Direksi
Direktur Utama                                    : Setiadi
Direktur                                          : Agung Wibawa



                                                       Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 10
Page 25
Susunan pemegang saham CRE per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                             Tabel 5. Susunan Pemegang Saham CRE
                                                          Jumlah Lembar                     Persentase
         Pemegang Saham                  Jumlah (Rp)
                                                              Saham                         Kepemilikan
 PT Citra Nusantara Gemilang Tbk          12.000.000.000           120.000                            60%
 PT Indogawa Teknologi Indonesia           8.000.000.000            80.000                            40%
 Total                                    20.000.000.000           200.000                           100%
                                      Sumber: manajemen Perseroan


2.1.6. PT Cipta Nyata Gemilang (”Cipta”)
Cipta didirikan berdasarkan Akta Notaris Edi Priyono, S.H Nomor 81 pada tanggal 22 Oktober 2012. Akta
pendirian telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
AHU-26251.AH.01.01.Tahun 2013 tanggal 16 Mei 2013.

Anggaran Dasar Cipta telah mengalami perubahan dan terakhir dengan Akta Notaris Sahat
Simanungkalit, S.H., M.Kn No. 03 tanggal 4 Juli 2022 mengenai Pernyataan Keputusan Para Pemegang
Saham dan telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0030094 tanggal 6 Juli 2022. Cipta berdomisili di Jakarta Selatan.

Susunan pengurus dan pemegang saham Cipta sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama                              : Marsaid

Dewan Direksi
Direktur Utama                                    : Andi Rachman

Susunan pemegang saham Cipta per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                         Tabel 6. Susunan Pemegang Saham Cipta
                                                       Jumlah Lembar                        Persentase
          Pemegang Saham             Jumlah (Rp)
                                                          Saham                             Kepemilikan
 Andi Rachman                           120.000.000                240                             46,15%
 Marsaid                                 80.000.000                160                             30,77%
 Andika Purwonugroho                     20.000.000                  40                             7,69%
 Eki Triadi Rustam                       40.000.000                  80                            15,38%
 Total                                  260.000.000                520                            100.000
                                      Sumber: manajemen Perseroan


2.2. Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi
Sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan, Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari
anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali, termasuk setiap
aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk




                                                       Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 11
Page 26
kepentingan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris,
pemegang saham utama, atau pengendali.

Berdasarkan penelaahan terhadap susunan pemegang saham dan pengurus Perseroan serta entitas
terkait, yaitu PT Petro Asia Energy (PAE), PT Dharma Mulia Jaya (DMJ), PT Cipta Nyata Gemilang (Cipta),
dan PT Cipta Rizqi Energi (CRE) dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan afiliasi antara pihak-pihak
tersebut.
1. Afiliasi Berdasarkan Kesamaan Pengurus
   • Andika Purwonugroho
     Menjabat sebagai Direktur pada Perseroan dan Komisaris Utama pada CRE, serta memiliki
     kepemilikan saham pada Cipta;
   • Agung Wibawa
     Menjabat sebagai Direktur pada Perseroan dan CRE, serta memiliki kepemilikan saham langsung
     pada Perseroan;
   • Eki Triandi Rustam
     Menjabat sebagai Direktur Utama pada PAE dan memiliki kepemilikan saham pada Cipta.

2. Afiliasi Berdasarkan Kepemilikan Saham
Hubungan kepemilikan yang teridentifikasi antara lain:
• Beberapa pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
   o PT Petro Asia Energy sebesar 32,32%;
   o PT Dharma Mulia Jaya (DMJ) sebesar 21,44%;
   o PT Cipta Nyata Gemilang sebesar 9,10%;
• CRE dimiliki olehmPerseroan sebesar 60%;
• Andhika Purwonugroho memiliki kepemilikan saham pada Cipta sebesar 7,69% dan Eki Triandi
   Rustam memiliki kepemilikan saham pada Cipta sebesar 15,38%.

Penjelasan terkait afiliasi adalah sebagai berikut:
1. Perseroan dengan PAE
   PAE merupakan pemegang saham terbesar Perseroan dengan kepemilikan sebesar 32,32%.
   Kepemilikan tersebut memberikan PAE kemampuan untuk memberikan pengaruh signifikan terhadap
   kebijakan dan pengambilan keputusan Perseroan, serta mengindikasikan adanya pengendalian
   mayoritas. Dengan demikian, Perseroan dan PAE memiliki hubungan afiliasi melalui kepemilikan
   saham.
2. Perseroan dengan DMJ
   DMJ merupakan pemegang saham signifikan Perseroan dengan kepemilikan sebesar 21,44%.
   Kepemilikan ini memberikan DMJ pengaruh terhadap Perseroan, sehingga hubungan afiliasi antara
   Perseroan dan DMJ terjadi melalui kepemilikan saham.
3. Perseroan dengan CRE
   CRE memiliki kepemilikan saham pada Perseroan sebesar 9,10%. Selain itu, terdapat kesamaan
   pengurus antara Perseroan dan CRE, yaitu Andika Purwonugroho yang menjabat sebagai Direktur
   Utama Perseroan dan Komisaris pada CRE, serta Agung Wibawa yang menjabat sebagai Direktur
   Perseroan dan CRE. Dengan demikian, hubungan afiliasi antara Perseroan dan CRE terjadi baik
   melalui kepemilikan saham maupun kesamaan pengurus.




                                                        Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 12
Page 27
4. Perseroan dengan Cipta
   Terdapat kesamaan pengurus antara Perseroan dan Cipta, yaitu Andika Purwonugroho (Direktur
   Utama Perseroan dan pemegang saham Cipta) dan Eki Triandi Rustam (Direktur Utama PAE dan
   pemegang saham Cipta). Kesamaan ini menunjukkan adanya keterkaitan pengendalian tidak
   langsung antara Perseroan, PAE, dan Cipta.
5. PAE dengan Cipta
   Hubungan afiliasi terjadi melalui Eki Triandi Rustam sebagai Direktur Utama PAE sekaligus pemegang
   saham CNG. Hal ini menunjukkan keterkaitan kepemilikan dan pengendalian.
6. DMJ dengan pihak lain
   DMJ tidak memiliki hubungan langsung melalui pengurus dengan entitas lain, namun tetap terafiliasi
   secara tidak langsung melalui kepemilikan sahamnya pada Perseroan.
7. CRE dengan pihak lain
   CRE memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan melalui kepemilikan saham dan kesamaan
   pengurus, namun tidak terlihat hubungan langsung dengan PAE maupun DMJ.

Berdasarkan informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa Rencana Transaksi dapat dikategorikan sebagai
Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dengan POJK No. 42/POJK.04/2020 yaitu transaksi yang
dilakukan oleh Perseroan dengan pihak afiliasi salah satunya susunan pengurus dan kepemilikan saham.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh manajemen Perseroan, tidak terdapat benturan
kepentingan atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan.

Alur rencana transaksi adalah sebagai berikut:

                                 Gambar 1. Alur Rencana Transaksi
                                                                                  PAE, DMJ, CRE, Cipta

                                                                    Pemberian aset jaminan


           BMRI               Memberikan pinjaman sebesar Rp27.500.000.000,-            Perseroan
                              dan Standby LC (SBLC) sebesar USD3.159.214,-

                                      Sumber: Manajemen Perseroan


2.3. Materialitas atas Transaksi
Sesuai dengan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha,
transaksi material adalah setiap:
a. Penyertaan dalam badan usaha, proyek, dan/atau kegiatan usaha tertentu;
b. Pembelian, penjualan, pengalihan, tukar menukar aset atau segmen operasi;
c. Perolehan, pelepasan, dan/atau penggunaan jasa;
d. Sewa menyewa aset;
e. Pinjam meminjam dana termasuk pengalihannya;
f. Menjaminkan aset perusahaan terbuka dan/atau perusahaan terkendali atas pinjaman dari pihak lain;
   dan
g. Memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee).




                                                        Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 13
Page 28
Suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 20% (dua
puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka.
Transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen operasi dikategorikan sebagai
transaksi material dalam hal:
a. Nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka;
b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset perusahaan terbuka nilainya sama dengan
   atau lebih dari 20% (dua puluh persen);
c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih perusahaan terbuka nilainya sama dengan atau
   lebih dari 20% (dua puluh persen);
d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha perusahaan terbuka nilainya
   sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen).

Dalam hal perusahaan terbuka mempunyai ekuitas negatif, transaksi dikategorikan sebagai transaksi
material apabila nilai transaksi sama dengan 10% (sepuluh persen) atau lebih dari total aset perusahaan
terbuka.

Jumlah ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan audit konsolidasi per 31 Desember 2025 oleh
Kantor Akuntan Publik Jonnardi, Jamaludin, Sukimto & Rekan Nomor 00040/2.1524/AU.1/05/1350-
4/1/III/2026 tanggal 30 Maret 2026 tercatat sebesar Rp279.514.509.707,- sedangkan harga Rencana
Transaksi adalah sebesar Rp80.849.646.818,- dengan kurs yang disepakati yaitu Rp16.887. Nilai
transaksi adalah sebesar 28,93% dari ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025. Dengan demikian
Rencana Transaksi ini termasuk transaksi material sebagaimana dimaksud dalam POJK No.
17/POJK.04/2020.

2.4. Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Transaksi
Sehubungan adanya Rencana Transaksi perjanjian yang disepakati para pihak berdasarkan Surat
Penawaran Pemberian Kredit (SPPK) dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kepada Perseroan Nomor
CM.2/WDI/SPPK/0068/2026 tanggal 17 April 2026. Berdasarkan perjanjian pemberian pinjaman
penjaminan aset Perseroan dengan BMRI, informasi dalam perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:

BMRI menyalurkan dana kredit investasi untuk penambahan capital expenditure operasional sebesar
Rp10.000.000.000 dan Rp17.500.000.000 dan tambahan standby LC sebesar USD3.159.214 dengan
agunan berupa non fixed asset yaitu piutang dan persediaan, fixed asset berupa tanah, bangunan, mesin
dan peralatan, dan personal guarantee atas nama As’at Said Ali.

                              Tabel 7. Informasi Pinjaman Bank Mandiri
                                           Limit / Nilai
            Jenis Fasilitas                                                     Bunga                 Jangka Waktu
                                  USD                 IDR
                                                                     0,25% per kuartal atau sesuai
Standby LC (SBLC)              3.159.214            53.349.646.818         ketentuan BMRI            s.d. 25 Juni 2027
Kredit Investasi 3 (KI 3)                           17.500.000.000              8,90%                     61 Bulan
Kredit Investasi 4 (KI 4)                           10.000.000.000              8,90%                     72 Bulan
                                        Sumber: manajemen Perseroan


2.5. Penilaian Atas Risiko dan Manfaat dari Transaksi
2.5.1. Manfaat Transaksi
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini terdapat beberapa manfaat yang diterima Perseroan:



                                                            Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 14
Page 29
1. Berpotensi mendorong peningkatan profitabilitas, mengingat tambahan pendanaan akan digunakan
   untuk memperkuat kegiatan operasional dan mendukung ekspansi usaha. Dengan meningkatnya
   kapasitas operasional dan jangkauan layanan, Perseroan diharapkan dapat meningkatkan
   pendapatan, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja keuangan;
2. Mendukung perluasan pangsa pasar Perseroan, khususnya dalam industri gas berbasis Compressed
   Natural Gas (CNG). Dengan dukungan pendanaan yang memadai, Perseroan memiliki fleksibilitas
   untuk menjangkau pelanggan baru, memperluas wilayah distribusi, serta meningkatkan daya saing di
   tengah pertumbuhan industri energi;
3. Melalui penguatan kapasitas usaha dan ekspansi yang berkelanjutan, Perseroan berpotensi
   memperkuat posisinya dalam industri CNG. Hal ini sejalan dengan strategi jangka panjang Perseroan
   untuk meningkatkan skala usaha dan memperkuat positioning di industri energi, yang pada akhirnya
   diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan
   lainnya.

2.5.2. Risiko Transaksi
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi maka Perseroan berisiko mengalami peningkatan kewajiban
dan tingkat leverage sebagai konsekuensi dari penambahan fasilitas pembiayaan. Peningkatan leverage
ini dapat berdampak pada beban keuangan Perseroan, khususnya terkait kewajiban pembayaran bunga
dan pokok pinjaman.




                                                     Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 15
Page 30
3.    ANALISIS KUALITATIF

3.1. Tinjauan Ekonomi
3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan akhir Desember ditutup di level 8.646,94.
Berdasarkan data RTI Business, pergerakan saham menunjukkan 346 saham mengalami penguatan, 317
saham melemah, dan 146 saham bergerak stagnan. Aktivitas perdagangan mencatatkan volume sebesar
39,54 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,60 juta kali dan nilai transaksi mencapai Rp
20,61 triliun. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tercatat sebanyak tujuh sektor mengalami penguatan,
dengan kinerja terbaik ditunjukkan oleh sektor infrastruktur yang meningkat sebesar 2,30%. Penguatan
tersebut diikuti oleh sektor barang konsumen non-primer yang naik 2,12% serta sektor industri yang
mencatatkan kenaikan sebesar 0,71%. Sementara itu, empat sektor lainnya mengalami pelemahan,
dengan sektor kesehatan mencatatkan penurunan terdalam sebesar 1,81%. Pelemahan juga terjadi
pada sektor barang baku dan sektor teknologi yang masing-masing terkoreksi sebesar 0,84% dan 0,47%.

Sepanjang tahun 2025 hingga 29 Desember 2025, IHSG mencatatkan kinerja positif dengan
pertumbuhan sebesar 22,10% secara year-to-date dan ditutup di level 8.644,26, serta beberapa kali
mencapai level tertinggi sepanjang masa (all-time high). Sejalan dengan penguatan indeks tersebut,
kapitalisasi pasar juga tercatat telah melampaui target yang ditetapkan dalam roadmap pengembangan
pasar modal. Berikut pergerakan IHSG akhir bulan Desember tahun 2020-2025:

                         Grafik 1. IHSG Per 31 Desember Tahun 2020 – 2025

                                                 IHSG
         9.000,00
                                                                                        8.646,94
         8.700,00
         8.400,00
         8.100,00
         7.800,00
         7.500,00                                               7.323,59
         7.200,00
         6.900,00
                                                    6.850,62               7.079,90
         6.600,00
         6.300,00                    6.581,48
         6.000,00
         5.700,00      5.979,07
         5.400,00
                       2020        2021         2022            2023         2024        2025

                                                  Close Price

                                          Sumber: Yahoo Finance


3.1.2. Nilai Tukar Rupiah
Kurs tengah Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat pada 31 Desember 2025 berada pada level
Rp16.782,00. Berikut pergerakan nilai tukar kurs tengah Rupiah dari Desember 2020-2025:




                                                        Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 16
Page 31
             Grafik 2. Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Per 31 Desember Tahun 2020-2025

                                            Kurs Tengah BI
        17.000,00
        16.500,00                                                            16.162,00       16.782,00
        16.000,00                                  15.731,00
        15.500,00
        15.000,00                                                15.439,00

        14.500,00      14.105,00
        14.000,00                      14.269,00
        13.500,00
        13.000,00
        12.500,00
                        2020         2021          2022           2023          2024          2025

                                            Kurs Tengah BI/ BI Middle Rate

                                            Sumber: Bank Indonesia


3.1.3. Suku Bunga
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diselenggarakan pada 16–17 Desember 2025
memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate pada level 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar
3,75%, serta suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. Kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Bank
Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah masih tingginya ketidakpastian global,
sekaligus memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial yang
telah diterapkan guna menopang stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus mengevaluasi peluang penurunan lanjutan suku bunga BI-Rate
dengan mempertimbangkan proyeksi inflasi tahun 2026 yang tetap terkendali dalam sasaran 2,5±1%,
serta kebutuhan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Pelonggaran kebijakan
makroprudensial juga diperkuat melalui peningkatan efektivitas penyaluran likuiditas kepada perbankan
guna mempercepat penurunan suku bunga dan mendorong pertumbuhan kredit atau pembiayaan ke
sektor riil, khususnya sektor-sektor prioritas Pemerintah. Sementara itu, kebijakan sistem pembayaran
tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui perluasan penggunaan
pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan ketahanan
infrastruktur sistem pembayaran.

Selain itu, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem
Keuangan (KSSK) dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan. Sinergi kebijakan antara Bank
Indonesia dan Pemerintah juga semakin ditingkatkan guna menjaga stabilitas serta mendorong
pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan agenda Asta Cita Pemerintah.

Pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2025 diperkirakan berada di kisaran 3,2%, didorong oleh
penguatan ekonomi Jepang dan India yang didukung oleh konsumsi rumah tangga serta kebijakan
stimulus fiskal. Prospek ekonomi kawasan Eropa dipandang tetap solid seiring dukungan konsumsi,
investasi, dan kondisi pasar tenaga kerja yang relatif baik. Di sisi lain, perekonomian Amerika Serikat (AS)


                                                            Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 17
Page 32
pada 2025 diperkirakan mengalami perlambatan akibat dampak sementara penghentian operasional
pemerintah serta melemahnya pasar tenaga kerja, sementara pertumbuhan ekonomi Tiongkok juga
diprakirakan terus melambat seiring masih lemahnya permintaan domestik.

Pada tahun 2026, pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan menurun menjadi sekitar 3,0%,
dipengaruhi oleh dampak lanjutan kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat serta meningkatnya
kerentanan rantai pasok global. Di pasar keuangan global, suku bunga acuan The Federal Reserve (Fed
Funds Rate) diturunkan sebesar 25 basis poin pada Desember 2025, dengan ruang penurunan yang
semakin terbatas ke depan. Imbal hasil US Treasury tenor 2 tahun cenderung meningkat, sementara yield
tenor 10 tahun tetap berada pada level tinggi sejalan dengan tingginya beban utang Pemerintah AS.
Kondisi tersebut menyebabkan indeks dolar AS (DXY) bertahan tinggi dan membatasi aliran modal asing
ke negara berkembang.

Ke depan, tingkat ketidakpastian perekonomian global diperkirakan tetap tinggi di tengah prospek
pertumbuhan ekonomi dunia yang masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan serta
penguatan respons kebijakan guna meningkatkan ketahanan ekonomi domestik terhadap dampak
pengaruh global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

3.1.4. Inflasi
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Desember 2025 berada pada angka 2,92%. Berdasarkan
Grafik 3, tingkat inflasi cenderung mengalami peningkatan signifikan dari tahun 2020 hingga ke 2022,
tetapi pada tahun 2023 mengalami penurunan yang disebabkan penurunan pada komponen inti
penyumbang inflasi. Pada tahun 2024, inflasi kembali turun dibandingkan dengan tahun 2023 karena
melandainya harga pokok pangan. Inflasi pada 31 Desember 2025 meningkat 2,92% akibat kenaikan
harga pangan serta kenaikan harga emas, BBM, dan tarif transportasi udara. Berikut merupakan Grafik
inflasi bulan Desember tahun 2020-2025:

                              Grafik 3. Inflasi Periode Desember 2020- 2025

                                                  Inflasi
           6,00%                                 5,51%

           5,00%


           4,00%


           3,00%                                                                              2,92%
                                                                     2,61%

           2,00%
                                       1,87%
                     1,68%                                                    1,57%
           1,00%


           0,00%
                     Des-20        Des-21       Des-22       Des-23          Des-24     Des-25

                                            Sumber: Bank Indonesia




                                                           Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 18
Page 33
3.2. Tinjauan Industri Natural Gas
Industri pertambangan melibatkan beberapa kegiatan diantaranya ekstraksi mineral, minyak, gas, dan
sumber daya alam lainnya dari permukaan bumi. Industri ini memainkan peran penting pada ekonomi
global dalam menyediakan bahan baku untuk berbagai industri seperti konstruksi, manufaktur, dan
pembangkit listrik.

Gas alam adalah bahan bakar fosil yang terdiri dari metana, yang digunakan sebagai sumber bahan bakar
yang bersih untuk produksi listrik, pemanasan, dan penggunaan industri serta merupakan bahan baku
utama dalam produksi bahan kimia dan pupuk. Pangsa pasar global gas alam pada tahun 2025 tercatat
sebesar USD4,41 triliun dan diproyeksikan meningkat menjadi USD4,64 triliun pada tahun 2026. Pangsa
pasar global gas alam diperkirakan terus mengalami kenaikan hingga mencapai sekitar USD6,96 triliun
pada tahun 2034 dengan kenaikan rata-rata per tahun (CAGR) sebesar sekitar 5,20% selama periode
proyeksi 2026–2034. Pasar gas alam didorong oleh kenaikan permintaan global akan alternatif yang lebih
bersih daripada sumber energi fosil yang ada terutama untuk penggunaan di bidang transportasi dan
industri. Perkembangan teknologi gas alam cair (LNG) dan pengembangan infrastruktur pipa
memfasilitasi peluang perdagangan pasar gas alam antar negara. Meskipun Amerika Utara umumnya
merupakan produsen terbesar, Asia Pasifik dengan kebutuhan energi yang terus meningkat merupakan
pasar konsumen yang tumbuh sangat cepat.

                     Grafik 4. Pangsa Pasar Global Gas Alam Tahun 2024-2034




                                      Sumber: Precedence Research




                                                       Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 19
Page 34
                                               Grafik 5. Produksi Gas Alam Global Tahun 2020-2030

                                   4                                                                           5%

                                 3,5                                                                           4%

                                   3                                                                           3%




                                                                                                                     Pertumbuhan (%)
                                 2,5                                                                           2%
             Triliun Kg




                                   2                                                                           1%

                                 1,5                                                                           0%

                                   1                                                                           -1%

                                 0,5                                                                           -2%

                                   0                                                                           -3%
                                           2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P

                                                               Produksi        Pertumbuhan

                                                                  Sumber: Statista


Produksi gas alam di dunia dari tahun 2020 hingga 2025 cenderung fluktuatif dengan kenaikan rata-rata
tahunan sebesar 2,04% (CAGR). Hingga tahun 2025, produksi gas alam di dunia mencapai 3,44 triliun
Kg, naik 1,78% dari tahun 2024 seiring peningkatan permintaan global terutama dari Asia dan Eropa.
Produksi gas alam di tahun 2026 diperkirakan sebanyak 3,51 triliun Kg dan akan mencapai 3,75 triliun Kg
di tahun 2030 dengan kenaikan rata-rata tahunan sebesar 1,67% (CAGR). Pasar gas alam menghadapi
beberapa tantangan diantaranya masalah lingkungan terkait degradasi lahan, polusi air, dan emisi
karbon, termasuk risiko kesehatan dan keselamatan kerja, termasuk kecelakaan dan paparan zat
berbahaya. Gas alam juga rentan terhadap fluktuasi harga komoditas global, tekanan regulasi, dan risiko
geopolitik.

                                            Grafik 6. Indeks Harga Gas Alam Global Tahun 2020-2025

                                 1.000
                                  900
                                  800
          INdex Harga Gas Alam




                                  700
                                  600
                                  500
                                  400
                                  300
                                  200
                                  100
                                       0
                                           Oct '20




                                           Oct '21




                                           Oct '22




                                           Oct '23




                                           Oct '24
                                           Jan '25
                                           Jan '20

                                            Jul '20

                                           Jan '21

                                            Jul '21

                                           Jan '22

                                            Jul '22

                                           Jan '23

                                            Jul '23

                                           Jan '24

                                            Jul '24




                                            Jul '25
                                           Apr '20




                                           Apr '21




                                           Apr '22




                                           Apr '23




                                           Apr '24




                                           Apr '25




                                                                  Sumber: Statista




                                                                              Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 20
Page 35
Indeks harga gas alam global memperhitungkan indeks dari Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat termasuk
beberapa pasar perdagangan gas alam terbesar. Indeks harga gas alam global berada di angka 174,31
poin indeks pada September 2025. Harga gas alam menurun pada bulan tersebut karena penurunan
permintaan akibat cuaca ekstrim yang terjadi secara global. Gas alam cair (LNG) merupakan salah satu
bentuk utama dalam perdagangan gas alam secara global. Meskipun penyaluran gas melalui jaringan
pipa tetap menjadi pilihan utama untuk distribusi antar negara yang berdekatan secara geografis,
perdagangan LNG melalui jalur laut terus mengalami pertumbuhan yang signifikan dan semakin berperan
penting dalam pasar gas alam global. Hal ini terjadi seiring konsumsi yang tinggi di daerah-daerah yang
tidak dapat diakses oleh pipa seperti Jepang, Korea, dan Cina, serta peningkatan perdagangan LNG baru-
baru ini oleh negara-negara Eropa.

                           Grafik 7. Negara-Negara dengan Kapasitas Ekspor Terbesar (2025)

                           Trinidad and Tobago

                                        Egypt

                                    Indonesia

                                       Nigeria
              Jutaan Ton




                                       Algeria

                                     Malaysia

                                       Russia

                                        Qatar

                                     Australia

                                 United States

                                                 0   20       40          60        80        100       120
                                                     Sumber: Statista


Amerika Serikat memiliki kapasitas ekspor LNG terbesar dibandingkan negara mana pun di dunia. Hingga
September 2025, terminal ekspor gas alam cair (LNG) di AS memiliki kapasitas gabungan sebesar 102,3
juta metrik ton per tahun. Pada tahun 2024, Amerika Serikat merupakan negara pengekspor LNG
terbesar, diikuti oleh Qatar dan Australia. Perdagangan LNG memungkinkan gas dikirim ke negara-negara
yang tidak memiliki infrastruktur pipa, sehingga membantu diversifikasi pasar energi. Amerika Serikat
diperkirakan akan menambah lebih dari 300 juta metrik ton kapasitas ekspor LNG per tahun di masa
mendatang.

3.3. Analisis Operasional dan Prospek Perseroan
Secara operasional, Perseroan telah memiliki pengalaman dalam kegiatan usaha distribusi gas berbasis
Compressed Natural Gas (CNG) dengan basis pelanggan yang terdiversifikasi, mencakup segmen
industri serta ritel dan komersial. Segmen industri merupakan kontributor utama pendapatan, yang
menunjukkan bahwa operasional Perseroan telah teruji dalam melayani kebutuhan energi berskala
menengah hingga besar. Selain itu, pertumbuhan pada segmen ritel dan komersial mencerminkan
adanya peningkatan permintaan terhadap energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.




                                                                   Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 21
Page 36
Keberadaan basis pelanggan eksisting tersebut menjadi landasan operasional yang kuat dalam
mendukung rencana ekspansi Perseroan ke bisnis Liquefied Natural Gas (LNG). Dengan pengalaman
dalam distribusi gas serta jaringan pelanggan yang telah terbentuk, Perseroan memiliki keunggulan
dalam melakukan penetrasi pasar LNG, termasuk melalui skema pengembangan layanan hybrid CNG
dan LNG kepada pelanggan eksisting.

Dari sisi operasional, distribusi LNG memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi dibandingkan gas pipa,
khususnya dalam menjangkau wilayah yang belum terlayani infrastruktur jaringan gas. Hal ini
memungkinkan Perseroan untuk memperluas jangkauan pasar ke sektor industri di wilayah terpencil
(remote area), termasuk sektor pertambangan dan kawasan industri di luar pulau Jawa.

Dari sisi prospek, pasar gas alam di Indonesia masih menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan,
seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi nasional dan peran gas sebagai energi transisi menuju
target Net Zero Emission. Permintaan gas diproyeksikan meningkat dalam jangka menengah hingga
panjang, didorong oleh kebutuhan sektor industri, pembangkit listrik, serta potensi penggunaan LNG
pada sektor transportasi dan logistik.

Selain itu, dukungan kebijakan pemerintah yang mendorong peningkatan pemanfaatan gas, termasuk
dalam rencana pengembangan pembangkit listrik berbasis gas, turut memperkuat prospek usaha
Perseroan. LNG menjadi solusi yang relevan, khususnya untuk wilayah yang belum terjangkau jaringan
pipa, serta sebagai alternatif energi yang lebih bersih dibandingkan bahan bakar berbasis minyak dan
batubara. Dengan mempertimbangkan kondisi operasional yang telah berjalan, basis pelanggan yang
kuat, serta prospek pasar yang berkembang, Perseroan memiliki peluang untuk meningkatkan skala
usaha dan memperkuat posisinya dalam industri distribusi gas, khususnya pada segmen LNG.

3.4. Analisis SWOT
Berikut adalah analisis SWOT Perseroan:

Kekuatan (Strength):
a. Perseroan bergerak di segmen gas alam terkompresi (CNG) sektor yang mendapat dukungan dari
   tren global dan kebijakan energi bersih;
b. Perseroan telah membuka sejumlah stasiun CNG di berbagai wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa
   Timur, Jawa Barat, dan berencana ekspansi lebih lanjut. Ekspansi ini memperkuat keberadaan
   Perseroan di pasar domestik;
c. Sebagai perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia, Perseroan memiliki akses ke modal
   publik untuk mendukung ekspansi dan pengembangan infrastruktur baru.

Kelemahan (Weakness);
a. Sebagai perusahaan yang fokus pada pasar domestik dan infrastruktur gas nasional, kinerja
    Perseroan sangat tergantung pada pertumbuhan industri dan permintaan energi lokal. Perubahan
    kondisi ekonomi domestik dapat berdampak langsung.

Peluang (Opportunity):
a. Transisi energi di Indonesia memberi peluang bagi CNG sebagai alternatif bahan bakar fosil,
    terutama di sektor transportasi dan industri. Permintaan ini diperkirakan terus meningkat;


                                                       Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 22
Page 37
b. Rencana pembukaan lebih banyak stasiun CNG di wilayah strategis seperti Jawa Timur, Bali, dan
   Jawa Barat membuka peluang meningkatkan pendapatan;
c. Kemitraan dengan pemain teknologi atau investasi di bidang bio-CNG/renewable gas bisa membuka
   segmen pasar baru dan menambah keunggulan kompetitif;
d. Program pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada BBM subsidi dan mengembangkan
   energi bersih memberikan peluang pasar yang lebih luas dan insentif industri.

Ancaman (Threats):
a. Pasar energi dipengaruhi oleh harga minyak dan gas global, ketidakpastian harga dapat
   mempengaruhi margin dan operasional perusahaan;
b. Perusahaan energi besar yang sudah mapan baik domestik maupun multinasional memiliki sumber
   daya lebih besar untuk ekspansi dan teknologi, meningkatkan tekanan kompetitif;
c. Perubahan kebijakan pemerintah (sebagai contoh yaitu subsidi, tarif gas, aturan lingkungan) dapat
   memberi dampak positif atau negatif pada biaya dan operasional;
d. Masalah pasokan gas, keterbatasan infrastruktur transmisi/pipa, dan kebutuhan investasi besar
   untuk fasilitas baru bisa menjadi kendala pertumbuhan.

3.5. Pertimbangan dan Alasan dilakukannya Transaksi
Perseroan berencana melaksanakan transaksi afiliasi dan material berupa penjaminan aset Perseroan
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“BMRI” atau “Bank”) dalam rangka memperoleh fasilitas
pembiayaan. Sehubungan dengan rencana transaksi tersebut, Perseroan telah menerima penawaran
fasilitas kredit dari BMRI berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit No. CM2.WDI/SPPK/0068/2026
tanggal 17 April 2026, dengan rincian tambahan Standby LC sebesar USD3.159.214, Kredit Investasi 3
sebesar Rp17.500.000.000,- dan Kredit Investasi 4 sebesar Rp10.000.000.000,- yang akan digunakan
untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan. Latar belakang dan alasan dilaksanakannya transaksi
ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pendanaan operasional guna menjaga kelangsungan usaha,
termasuk pembiayaan modal kerja, pengadaan pembelanjaan capex mesin dan peralatan, sekaligus
mendukung pertumbuhan usaha Perseroan. Transaksi ini juga merupakan bagian dari upaya optimalisasi
struktur permodalan melalui pemanfaatan sumber pendanaan eksternal yang kompetitif, serta
optimalisasi pemanfaatan aset Perseroan dan pihak terafiliasi agar dapat memberikan nilai tambah
dalam memperoleh akses pembiayaan dengan syarat dan ketentuan yang sejalan dengan praktik pasar.
Penjaminan aset yang sebagian berasal dari pihak terafiliasi dilakukan untuk mendukung kepentingan
Perseroan, dengan mempertimbangkan adanya manfaat ekonomi yang jelas bagi Perseroan serta tanpa
adanya benturan kepentingan yang dapat merugikan Perseroan maupun pemegang saham minoritas.
Pelaksanaan transaksi ini didasarkan pada penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), yang
mencakup transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, di mana Perseroan
memastikan bahwa transaksi dilakukan secara wajar, melalui proses pengambilan keputusan yang
independen, serta diungkapkan secara transparan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku. Dengan demikian, transaksi ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi
kebutuhan pendanaan, tetapi juga mencerminkan komitmen Perseroan dalam mendukung ekspansi
usaha dan penerapan praktik tata kelola perusahaan yang baik secara konsisten.

3.6. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi memberikan keuntungan bagi Perseroan yaitu:



                                                      Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 23
Page 38
1. Penguatan fundamental usaha, di mana tambahan pendanaan memungkinkan Perseroan
   meningkatkan kapasitas operasional;
2. Perluasan jaringan usaha, sehingga Perseroan dapat menjangkau pasar yang lebih luas;
3. Mendukung keberlanjutan usaha, khususnya dalam menghadapi dinamika industri energi.

Sedangkan kerugian yang timbul atas dilakukannya Rencana Transaksi bagi Perseroan peningkatan
beban keuangan dan pokok pinjaman yang harus dibayar sehubungan dengan tambahan pinjaman.

3.7. Analisis Dampak Leverage pada Keuangan Perseroan
Rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio/DER) Perseroan selama periode Januari-Desember
2021 hingga 2025 menunjukkan adanya dinamika pergerakan yang mencerminkan perubahan strategi
pendanaan Perseroan. Pada periode 2021 hingga 2024, tingkat leverage Perseroan cenderung berada
pada level yang relatif rendah dan stabil, yang mengindikasikan bahwa kegiatan operasional masih
didominasi oleh pendanaan internal atau ekuitas. Memasuki tahun 2025, terlihat adanya peningkatan
rasio DER dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan mulai meningkatnya
pemanfaatan utang sebagai sumber pendanaan, baik untuk mendukung ekspansi usaha maupun
kebutuhan operasional. Meskipun demikian, tingkat DER Perseroan secara umum masih berada dalam
batas yang konservatif.

Secara keseluruhan, kondisi ini mencerminkan bahwa Perseroan tetap menjaga struktur permodalan
yang sehat, dengan tingkat leverage yang terkendali. Peningkatan pada periode terakhir lebih
mencerminkan strategi optimalisasi struktur pendanaan, tanpa secara signifikan meningkatkan risiko
keuangan Perseroan. Adapun ringkasan perhitungan rasio leverage adalah sebagai berikut:

                                 Tabel 8. Debt to Equity Ratio Historis
                       Audited          Audited           Audited            Audited            Audited
                       FY2021           FY2022            FY2023             FY2024             FY2025
Debt to Equity               0,00%           54,75%            43,29%              8,09%             13,91%
                                           Sumber: data diolah


                                Tabel 9. Debt to Equity Ratio Proyeksi
                 Projection  Projection  Projection  Projection  Projection  Projection  Projection
                  FY2026      FY2027      FY2028      FY2029      FY2030      FY2031      FY2032
Debt to Equity        31,74%      23,71%      19,35%      15,86%      12,89%      11,03%       9,81%
                                           Sumber: data diolah




                                                        Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 24
Page 39
3.8. Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perseroan
Analisis rasio likuiditas mengenai pengaruh transaksi terhadap kinerja Perseroan adalah sebagai berikut
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                           Tabel 10. Dampak Likuiditas pada Keuangan Perseroan
                                                                2026                    2027              2028
Kas dan Bank                                          61.778.914.973          59.432.136.795   100.837.795.758
Persediaan                                             9.629.262.917          10.454.636.910    12.627.390.244
Aset Lancar                                          275.308.177.993         292.510.425.595   357.257.344.346
Liabilitas Jangka Pendek                             147.975.182.151         150.760.854.189   160.674.708.527

Rasio Likuiditas:
- Rasio Lancar                                                       1,86              1,94                 2,22
- Quick Ratio                                                        1,80              1,87                 2,14
- Cash Ratio                                                         0,42              0,39                 0,63
                                         2029                2030                      2031               2032
Kas dan Bank                  149.000.742.638     202.024.189.525           264.163.372.757    336.074.467.247
Persediaan                     13.800.000.899      15.208.672.859            17.028.070.094     19.104.303.677
Aset Lancar                   417.326.478.955     485.424.314.683           567.725.085.395    662.779.830.830
Liabilitas Jangka Pendek      169.358.546.111     179.676.463.828           193.636.458.476    209.624.832.554

Rasio Likuiditas:
- Rasio Lancar                          2,46                    2,70                  2,93                  3,16
- Quick Ratio                           2,38                    2,62                  2,84                  3,07
- Cash Ratio                            0,88                    1,12                  1,36                  1,60
                                               Sumber: data diolah


Berdasarkan proyeksi rasio likuiditas, kondisi keuangan Perseroan dinilai tetap memadai dan mampu
menyerap dampak dari Rencana Transaksi, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif yang material
terhadap kinerja keuangan Perseroan di masa mendatang. Rasio likuiditas pada skenario dengan
transaksi mencerminkan bahwa transaksi tersebut masih berada dalam batas kemampuan likuiditas
Perseroan secara konsolidasi.

3.9. Analisis Dampak Keuangan Perseroan jika Proyek yang Akan didanai Mengalami Kegagalan
Perseroan menjalankan usahanya dalam bidang Perdagangan dan Distribusi Gas Alam dan Buatan. Jika
Perseroan tidak beroperasi maka Perseroan tidak bisa membayar utang-utangnya. Jika proyek
mengalami kegagalan maka jaminan atas pinjaman tersebut akan disita atau diambil oleh pihak Bank
sesuai dengan Surat Penawaran Pemberian Kredit.




                                                            Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 25
Page 40
4.       ANALISIS KUANTITATIF

4.1. Penilaian Kinerja Historis Perseroan
4.1.1. Laporan Posisi Keuangan Historis
Berikut merupakan laporan posisi keuangan audit Perseroan per 31 Desember 2021-2025 (dalam
Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                                                Tabel 11. Laporan Posisi Keuangan Historis
                                                               Audited            Audited            Audited           Audited           Audited
                                                              31-Des-21          31-Des-22          31-Des-23         31-Des-24         31-Des-25
     ASET
     Aset Lancar
     Kas dan Bank                                            16.026.649.327     25.313.647.785     17.912.916.006   115.434.640.548    55.125.384.278
     Piutang Usaha                                           38.252.673.720     33.198.885.254     37.784.356.651    47.949.568.331    65.316.128.527
     Piutang lain-lain                                          884.030.143      1.260.963.082      2.640.814.496     1.520.345.837     8.695.745.890
     Persediaan                                               2.357.071.912      3.310.779.080      3.364.084.501     7.755.365.012     9.136.132.965
     Uang Muka                                               10.958.733.001      2.866.170.469      3.633.372.215    39.488.391.335    76.067.417.128
     Pajak dibayar dimuka                                        41.717.200      4.641.767.579        140.941.933       704.883.350       859.140.698
     Biaya dibayar dimuka                                     4.893.935.420        565.881.102     13.811.710.237    26.304.391.791    31.012.277.105
     Total Current Asset                                     73.414.810.723     71.158.094.351     79.288.196.039   239.157.586.204   246.212.226.591

     Aset Tidak Lancar
     Aset tetap - neto                                       77.629.004.385     77.888.900.141     74.439.283.791   106.171.385.362   133.448.869.431
     Piutang pihak berelasi                                  20.319.250.000                -                  -                 -                 -
     Aset pajak tangguhan                                     4.194.689.507      4.605.588.666      4.401.060.381     4.858.207.890     3.894.048.414
     Dana dibatasi penggunaannya                                        -       21.300.000.000     20.250.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000
     Aset tidak lancar lainnya                                7.669.675.892      4.822.771.278     12.361.797.008     5.812.750.974    10.546.146.761
     Total Aset Tidak Lancar                                109.812.619.784    108.617.260.085    111.452.141.180   122.190.344.226   153.237.064.606
     TOTAL ASET                                             183.227.430.507    179.775.354.436    190.740.337.219   361.347.930.430   399.449.291.197

     LIABILITAS
     Liabilitas Jangka Pendek
     Utang usaha                                             25.987.596.691     28.277.558.606     44.177.603.573    42.763.775.334    51.702.402.203
     Utang lain-lain                                          3.404.954.874      2.658.961.641        642.471.780     2.786.716.521     2.579.045.735
     Utang pajak                                              1.207.765.083      2.136.157.028      3.754.715.590     3.539.842.979     4.032.150.145
     Beban masih harus dibayar                                  314.780.407        234.967.464      1.140.182.491     1.842.242.091     1.564.959.137
     Pendapatan diterima dimuka                               6.532.304.458      4.847.115.092      2.757.057.836     3.617.916.018     3.885.817.909
     Pembiayaan musyarakah jangka panjang jatuh
                                                              5.741.279.760      8.757.019.966     11.205.363.637                 -                 -
     tempo dalam waktu satu tahun
     Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu
                                                              1.826.631.840      2.033.820.291      2.033.820.291     9.767.932.872    26.312.627.349
     satu tahun
     -Utang pembiayaan konsumen                                 423.430.000        468.241.567        468.241.567       702.944.811       917.336.044
     -Utang bank                                              1.403.201.840      1.565.578.724      1.565.578.724     9.064.988.061    25.395.291.305
     Total Liabilitas Jangka Pendek                          45.015.313.113     48.945.600.088     65.711.215.198    64.318.425.815    90.077.002.478

     Liabilitas jangka panjang
     Utang pihak berelasi                                     7.739.786.537        257.295.293                -                 -
     Liabilitas imbalan kerja                                20.564.152.187     21.428.800.500     20.499.126.477    21.323.325.632    17.281.076.650
     Pembiayaan musyawarah jangka panjang dikurangi
                                                             11.979.680.344     27.375.473.386     19.110.626.623                 -                 -
     bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun

     Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian
                                                              5.691.962.148      4.268.281.675      3.228.674.548    11.603.337.843    12.576.702.362
     jatuh tempo dalam waktu satu tahun
     -Utang pembiayaan konsumen                               1.104.425.064      1.207.421.366      1.691.116.968     1.454.614.437     4.963.451.295
     -Utang bank                                              4.587.537.084      3.060.860.309      1.537.557.580    10.148.723.406     7.613.251.067
     Total Liabilitas Jangka Panjang                         45.975.581.216     53.329.850.854     42.838.427.648    32.926.663.475    29.857.779.012
     Total Liabilitas                                        90.990.894.329    102.275.450.942    108.549.642.846    97.245.089.290   119.934.781.490

     Ekuitas
     Modal saham                                              2.000.000.000      2.000.000.000     62.000.000.000    88.574.951.950    88.574.951.950
     Tambahan modal disetor                                     121.894.301        121.894.301        121.894.301   146.845.152.655   147.518.413.215
     Penghasilan komprehensif lain                             (724.882.360)      (760.024.824)     1.669.881.895     2.739.245.560     4.051.359.019
     Saldo laba                                              81.039.959.040     65.501.780.724      7.645.124.139    14.842.940.097    24.351.694.085
     Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
                                                             82.436.970.981     66.863.650.201     71.436.900.335   253.002.290.262   264.496.418.269
     entitas induk
     Kepentingan nonpengendali                                9.799.565.197     10.636.253.294     10.753.794.038    11.100.550.879    15.018.091.438
     Total Ekuitas                                           92.236.536.178     77.499.903.495     82.190.694.373   264.102.841.141   279.514.509.707
     Total Liabilitas dan Ekuitas                           183.227.430.507    179.775.354.437    190.740.337.219   361.347.930.431   399.449.291.197


                               Sumber: laporan keuangan audit Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2025



                                                                                      Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 26
Page 41
Kas dan Bank
Perseroan mencatatkan kas dan setara kas per 31 Desember 2021-2025 masing-masing sebesar
Rp16,03 miliar, Rp25,31 miliar, Rp17,91 miliar, Rp115,43 miliar, dan Rp55,13 miliar dengan rasio kas
masing-masing sebesar 0,36 kali, 0,52 kali, 0,27 kali, 1,79 kali, dan 0,61 kali.

Piutang Usaha
Perseroan mencatatkan piutang usaha per 31 Desember 2021-2025 masing-masing sebesar Rp38,25
miliar, Rp33,20 miliar, Rp37,78 miliar, Rp47,95 miliar, dan Rp65,32 miliar. Hari perputaran piutang usaha
per 31 Desember 2020-2024 dan per 30 Juni 2025 masing-masing sebesar 36 hari, 28 hari, 36 hari, 34
hari, dan 38 hari.

Persediaan
Perseroan mencatat persediaan per 31 Desember 2021-2025 masing-masing sebesar Rp2,36 miliar,
Rp3,31 miliar, Rp3,36 miliar, Rp7,76 miliar, dan Rp9,14 miliar dengan perputaran hari persediaan
masing-masing sebesar 3 hari, 3 hari, 4 hari, 7 hari, dan 7 hari.

Aset Tetap
Perseroan mencatatkan aset tetap bersih per 31 Desember 2021-2025 masing-masing sebesar Rp77,63
miliar, Rp77,89 miliar, Rp74,44 miliar, Rp106,17 miliar, dan Rp133,45 miliar atau berkisar 29,38% -
43,33% dari total aset per 31 Desember 2021-2025. Aset tetap Perseroan berupa tanah, gedung,
kendaraan, peralatan kantor, mesin dan peralatan, peralatan keselamatan, aset dalam pembangunan
berupa gedung, mesin dan peralatan.

Utang Usaha
Perseroan memiliki utang usaha per 31 Desember 2021-2025 masing-masing sebesar Rp25,99 miliar,
Rp28,28 miliar, Rp44,18 miliar, Rp42,76 miliar, dan Rp51,70 miliar dengan hari perputaran utang usaha
masing-masing 29 hari, 30 hari, 52 hari, 36 hari, dan 37 hari.

Total Liabilitas Jangka Pendek
Perseroan memiliki total liabilitas jangka pendek per 31 Desember 2021-2025 masing-masing sebesar
Rp45,02 miliar, Rp48,95 miliar, Rp65,71 miliar, Rp64,32 miliar, dan Rp90,08 miliar. Total liabilitas jangka
pendek Perseroan terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, utang pajak, beban masih harus dibayar,
pendapatan diterima dimuka, utang pembiayaan konsumen, dan utang bank.

Total Liabilitas Jangka Panjang
Perseroan memiliki total liabilitas jangka panjang per 31 Desember 2021-2025 masing-masing sebesar
Rp45,98 miliar, Rp53,33 miliar, Rp42,84 miliar, Rp32,93 miliar, dan Rp29,86 miliar. Total liabilitas jangka
panjang Perseroan terdiri dari utang pihak berelasi, liabilitas imbalan kerja, utang pembiayaan
konsumen, dan utang bank.

Total Ekuitas
Total ekuitas Perseroan per 31 Desember 2021-2025 masing-masing sebesar Rp92,24 miliar, Rp77,50
miliar, Rp82,19 miliar, Rp264,10 miliar, dan Rp279,51 miliar. Modal saham ditempatkan dan disetor
penuh Modal saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan per 31 Desember 2021-2023 masing-




                                                         Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 27
Page 42
masing sebesar Rp2 miliar, Rp2 miliar, dan Rp62 miliar. Sedangkan modal saham ditempatkan dan
disetor penuh Perseroan per 31 Desember 2024-2025 masing-masing sebesar Rp88,57 miliar.

4.1.2. Laporan Laba Rugi Historis
Berikut merupakan laporan laba rugi Perseroan yang telah diaudit periode 12 bulan yang berakhir 31
Desember 2021-2025 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                                        Tabel 12. Laporan Laba Rugi Historis
                                            Audited           Audited           Audited           Audited           Audited
                                            FY 2021           FY 2022           FY 2023           FY 2024           FY 2025
PENDAPATAN                               387.699.802.006 423.553.944.251     377.588.881.905   508.498.255.069 611.897.173.968
BEBAN POKOK PENDAPATAN                  (325.019.655.953) (344.599.210.409) (304.494.316.161) (426.716.267.800) (505.344.549.198)
LABA KOTOR                                62.680.146.053    78.954.733.842    73.094.565.744    81.781.987.269 106.552.624.770
BEBAN USAHA                              (55.430.233.397) (61.970.414.553) (64.595.318.157) (75.039.260.146) (84.454.383.700)
LABA USAHA                                 7.249.912.656    16.984.319.289     8.499.247.587     6.742.727.123    22.098.241.070
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO      (2.391.590.260)   (1.732.149.030)    2.686.269.903     7.485.102.662       (21.883.676)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN      4.858.322.396    15.252.170.259    11.185.517.490    14.227.829.785    22.076.357.394
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
-Kini                                     (1.340.316.857)    (3.094.499.893)   (3.220.106.901)   (5.257.779.581)    (5.606.124.629)
-Tangguhan                                   246.318.214        399.077.727       531.571.601       787.522.102       (586.291.353)
Beban Pajak Penghasilan - Neto            (1.093.998.643)   (2.695.422.166)    (2.688.535.300)   (4.470.257.479)   (6.192.415.982)
LABA (RUGI) NETO                           3.764.323.753    12.556.748.093      8.496.982.190     9.757.572.306    15.883.941.412


                      Sumber: laporan keuangan audit Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2025


Pendapatan
Perseroan membukukan pendapatan pada tahun 2021-2025 masing-masing sebesar Rp387,70 miliar,
Rp423,55 miliar, Rp377,59 miliar, Rp508,50 miliar, dan Rp611,90 miliar. Pendapatan Perseroan berasal
dari pendapatan gas dan yang berasal dari Entitas Anak yaitu gas, alat proyek, dan jasa.

Beban Pokok Pendapatan
Perseroan membukukan beban pokok pendapatan pada tahun 2021-2025 masing-masing sebesar
Rp325,02 miliar, Rp344,60 miliar, Rp304,49 miliar, Rp426,72 miliar, dan Rp505,34 miliar dengan
persentase beban pokok pendapatan terhadap pendapatan pada tahun 2020-2024 dan Maret 2025
masing-masing sebesar 83,83%, 81,36%, 80,64%, 83,92%, dan 82,59%.

Laba Kotor
Perseroan membukukan laba kotor pada tahun 2021-2025 masing-masing sebesar Rp62,68 miliar,
Rp78,95 miliar, Rp73,09 miliar, Rp81,78 miliar, dan Rp106,55 miliar. Rasio gross profit margin pada tahun
2021-2025 masing-masing sebesar 16,17%, 18,64%, 19,36%, 16,08%, dan 17,41%.

Laba (Rugi) Neto
Pada tahun 2022-2025 Perseroan membukukan laba tahun berjalan masing-masing sebesar Rp, 3,76
miliar, Rp12,56 miliar, Rp8,50 miliar, Rp9,76 miliar, dan Rp15,88 miliar, dengan rasio net profit margin
masing-masing sebesar 0,97%, 2,96%, 2,25%, 1,92%, 2,60%.

4.1.3. Laporan Arus Kas Historis
Berikut merupakan laporan arus kas Perseroan yang telah diaudit periode 12 bulan yang berakhir 31
Desember 2021-2025 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):




                                                                    Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 28
Page 43
                                                 Tabel 13. Laporan Arus Kas Historis
                                                        Audited             Audited            Audited             Audited             Audited
                                                        FY 2021             FY 2022            FY 2023             FY 2024             FY 2025
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                             392.636.786.210   424.421.504.309   370.913.353.253   499.193.901.571   594.798.515.663
Penerimaan dari bunga                                     938.564.609        276.974.713       273.068.315    4.155.547.709      2.712.002.474
Pembayaran ke pemasok                                (326.706.157.745) (339.064.768.179) (297.733.259.899) (414.307.891.279) (482.250.567.549)
Pembayran untuk beban operasional                     (54.498.803.048) (46.808.332.339) (53.239.801.692) (85.731.673.087) (94.344.840.678)
Pembayaran pajak                                       (1.365.794.657)    (2.690.271.850)   (1.176.609.171)  (6.036.593.609)    (5.268.074.811)
Pembayaran atas bunga                                  (3.330.154.869)    (2.575.851.297)   (1.621.746.925)  (5.576.878.170)    (2.964.971.421)
Penerimaan operasi lainnya                                 98.328.756        566.727.554     4.034.948.513    8.907.395.623       (503.479.733)
Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi          7.772.769.256    34.125.982.911    21.449.952.394       603.808.758    12.178.583.945

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                 (18.558.715.173)    (11.667.259.663)   (14.703.809.533)    (46.452.443.138)    (35.442.632.527)
Penambahan uang muka                                     (166.041.000)               -                   -      (38.222.110.182)    (45.024.283.793)
Penjualan aset tetap                                              -                  -         5.455.556.602                 -                   -
Penambahan (pembebanan) aset tidak lancar lainnya                 -        1.097.943.656      (7.539.025.730)     6.549.046.034       (4.733.395.787)
Penerimaan dari penjualan aset tetap                              -                  -                   -                   -           300.000.000
Dana yang dibatasi penggunaannya                       (5.818.485.775)   (15.000.000.000)      1.050.000.000         (98.000.000)                -
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi    (24.543.241.948)    (25.569.316.007)   (15.737.278.661)    (78.223.507.286)    (84.900.312.107)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Dana yang dibatasi penggunaannya                                 -                  -                   -        15.000.000.000                 -
Penambahan setoran modal di entitas anak                   4.160.000                -                   -                   -         3.025.000.000
Setoran modal dari penawaran umum                                -                  -                   -        26.574.951.950                 -
Tambahan modal disetor                                           -                  -                   -       153.073.258.354                 -
Beban emisi saham                                                -                  -                   -        (6.350.000.000)                -
Pembayaran dividen                                      (364.000.000)      (382.200.000)     (6.000.000.000)     (2.214.286.250)     (4.706.051.104)
Pembayaran dividen di entitas anak                               -                  -                   -          (516.677.695)       (130.936.000)
Penerimaan (pembayaran) piutang pihak berelasi          (600.384.331)    (6.550.018.428)       (257.295.293)      3.781.391.095      (3.293.600.000)
Pembayaran kepada pihak berelasi                      (3.392.124.047)    (7.482.491.244)                -                   -                   -
Penerimaan utang bank                                            -                  -                   -        24.740.791.557      19.500.000.000
Pembayaran utang bank                                            -                  -        (7.339.805.821)    (38.946.206.654)     (5.705.169.095)
Penerimaan utang lain-lain pihak ketiga                2.203.933.880                -                   -                   -                   -
Penerimaan (pembayaran) pinjaman bank - neto          15.693.275.044     17.047.233.357                 -                   -                   -

(Pembayaran) penerimaan utang pembiayaan konsumen       (144.747.171)       147.807.869         483.695.602           (1.799.287)     3.723.228.091
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan     13.400.113.375      2.780.331.554     (13.113.405.512)    175.141.423.070      12.412.471.892

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK                (3.370.359.317)    11.336.998.458     (7.400.731.779)      97.521.724.542     (60.309.256.270)
KAS DAN BANK PADA AWAL TAHUN                          19.397.008.643     13.976.649.327     25.313.647.785       17.912.916.006     115.434.640.548
KAS DAN BANK PADA AKHIR TAHUN                         16.026.649.326     25.313.647.785     17.912.916.006      115.434.640.548      55.125.384.278


                            Sumber: laporan keuangan audit Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2025


Arus Kas Aktivitas Operasi
Perseroan membukukan arus kas positif dari aktivitas operasi untuk periode 12 bulan yang berakhir 31
Desember 2021-2025. Arus kas aktivitas operasi yang dihasilkan oleh Perseroan untuk periode 31
Desember 2021-2025 masing-masing sebesar Rp7,77 miliar, Rp34,13 miliar, Rp21,45 miliar, Rp603,81
juta, dan Rp12,18 miliar.

Arus Kas Aktivitas Investasi
Selama periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2021-2025 Perseroan mencatat arus kas yang
digunakan dalam aktivitas investasi masing-masing sebesar Rp24,54 miliar, Rp25,57miliar, Rp15,74
miliar, Rp78,22 miliar, dan Rp84,90 miliar.

Arus Kas Aktivitas Pendanaan
Selama periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2021, 2022, 2024, dan 2025 Perseroan mencatat
arus kas yang dihasilkan dalam aktivitas pendanaan sebesar Rp13,40 miliar, Rp2,78 miliar, Rp175,14
miliar, dan Rp12,41 miliar. Untuk periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2022 Perseroan mencatat
arus kas yang digunakan sebesar Rp13,11 miliar.


                                                                              Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 29
Page 44
4.1.4. Analisis Rasio Keuangan
Likuiditas
Rasio likuiditas dihitung berdasarkan perbandingan antara aset lancar dibandingkan dengan liabilitas
lancar, yang mencerminkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka pendeknya. Rasio
lancar Perseroan periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2021-2025 masing-masing sebesar 1,63
kali, 1,45 kali, 1,21 kali, 3,72 kali, dan 2,73 kali. Rasio kas Perseroan periode 12 bulan yang berakhir 31
Desember 2021-2025 masing-masing sebesar 0,36 kali, 0,52 kali, 0,27 kali, 1,79 kali, dan 0,61 kali. Rasio
cepat Perseroan periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2021-2025 masing-masing sebesar 1,58
kali, 1,39 kali, 1,16 kali, 3,60 kali, dan 2,63 kali.

Profitabilitas
Rasio profitabilitas adalah rasio atau perbandingan untuk mengetahui kemampuan Perseroan untuk
mendapatkan laba dari pendapatan, aset, dan ekuitas berdasarkan dasar pengukuran tertentu. Rata-rata
marjin laba (rugi) kotor Perseroan periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2021-2025 adalah
sebesar 17,53%. Sementara itu, rata-rata marjin laba (rugi) bersih yang berhasil dicapai Perseroan
periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2021-2025 adalah sebesar 2,14%.

Aktivitas
Berdasarkan analisis atas rasio aktivitas Perseroan periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2021-
2025 rata-rata hari perputaran piutang usaha di 34 hari, hari perputaran utang usaha di 37 hari, dan hari
perputaran persediaan di 5 hari.

Solvabilitas
Rasio solvabilitas adalah rasio yang digunakan untuk menilai kemampuan Perseroan dalam membayar
seluruh utangnya baik utang jangka pendek maupun utang jangka panjang. Perseroan memiliki rata-rata
debt to asset ratio periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2021-2025 di 11,58% dan rata-rata debt
to equity ratio sebesar 24,01%.

Berikut merupakan analisis rasio keuangan Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2025:




                                                         Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 30
Page 45
                                                 Tabel 14. Analisis Rasio Keuangan
                                          Audited             Audited              Audited              Audited              Audited               Average
                                          FY2021              FY2022               FY2023               FY2024               FY2025                Historis
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio                                        1,63              1,45                  1,21                 3,72                2,73               2,15
Quick ratio                                          1,58              1,39                  1,16                 3,60                2,63               2,07
Cash ratio                                           0,36              0,52                  0,27                 1,79                0,61               0,71

PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin                             16,17%                18,64%               19,36%            16,08%                17,41%                 18%
Net profit margin                                0,97%                 2,96%                2,25%             1,92%                 2,60%                  2%

ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover                         10,14                12,76                 9,99                 10,60                9,37              10,57
Inventory turnover                              137,89               104,08                90,51                 55,02               55,31              88,56
Acc. Payable turnover                            12,51                12,19                 6,89                  9,98                9,77              10,27
Days of Acc. Receivable                             36                   28                   36                    34                  38                 34
Days of Inventory                                    3                    3                    4                     7                   7                  5
Days of Acc. Payable                                29                   30                   52                    36                  37                 37

SOLVENCY RATIOS
Debt to Equity                                   0,00%                54,75%            43,29%                8,09%                13,91%              24,01%
Debt to Assets                                   0,00%                23,60%            18,65%                5,91%                 9,74%              11,58%
Total Liabilities to Total Assets               49,66%                56,89%            56,91%               26,91%                30,03%              44,08%
Total Liabilities to Total Equity               98,65%               131,97%           132,07%               36,82%                42,91%              88,48%
                                                               Sumber: data diolah


4.2. Analisis Kewajaran Tingkat Bunga
Analisis tingkat suku bunga untuk Rencana Transaksi pinjaman dilakukan dengan membandingkan suku
bunga pinjaman yang diperoleh dengan suku bunga pasar (SEKI) per jenis bank serta menghitung
deviasinya untuk menilai kewajaran dan daya saing biaya pinjaman.

                           Tabel 15. Analisis Suku Bunga Pinjaman dari Penawaran Kredit
        Bank         Tipe Fasilitas Pinjaman   Kurs    Asumsi Kurs Besaran Dana (USD)       Besaran Dana (IDR)             Suku Bunga                  Tenor
                                                                                                                   0,25% per quartal atau sesuai
Bank Mandiri        Standby LC (SBLC)          USD          16.887             3.159.214        53.349.646.818
                                                                                                                  ketentuan yang berlaku di BMRI      14 Bulan
                                                                                                                          1% per annum
Bank Mandiri        Pinjaman Berjangka (PB):
                      - Kredit Investasi 3     IDR                                              17.500.000.000               8,90%                    61 Bulan
                      - Kredit Investasi 4     IDR                                              10.000.000.000               8,90%                    72 Bulan
Total Pinjaman                                                                                  80.849.646.818


                                                               Sumber: data diolah


Perlu diinformasikan bahwa sesuai perjanjian, biaya penerbitan untuk pembiayaan promes berulang
berupa SBLC adalah sebesar 0,25% per kuartal atau sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BMRI
dengan tenor 14 bulan. Suku bunga pinjaman kredit investasi dalam Rencana Transaksi berada di angka
8,9% dengan tenor 61 bulan dan 72 bulan.




                                                                                   Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 31
Page 46
                                       Tabel 16. Rata-Rata Suku Bunga Pinjaman Rupiah
                                                                                                      SEKI IDR 31
                No.                                   Jenis Bank
                                                                                                     Desember 2025
              SEKI IDR 31 Desember 2025 - Pinjaman Investasi:
                    Bank Persero                                                                            8,44%
                    Bank Pemerintah Daerah                                                                  8,75%
                    Bank Swasta Nasional                                                                    7,52%
                    Kantor Cabang dari Bank yang Berkedudukan di Luar Negeri                                7,11%
                    Bank Umum                                                                               8,06%
                    Rata-Rata                                                                               7,98%
                    Suku Bunga Objek:
                    - Kredit Investasi 3 (Bank Mandiri)                                                     8,90%
                    - Kredit Investasi 4 (Bank Mandiri)                                                     8,90%
                    Deviasi:
                    - Kredit Investasi 3 (Bank Mandiri)                                                     0,65%
                    - Kredit Investasi 4 (Bank Mandiri)                                                     0,65%
                                               Sumber: data diolah dari berbagai sumber


                              Tabel 17. Perbandingan Tingkat Suku Bunga Pinjaman Rupiah
No.            Perusahaan                 Jumlah Pinjaman     Bunga Pinjaman                       Tanggal Jatuh Tempo
 1 PT Chandra Daya Investasi Tbk
    - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.     Rp 90.000.000.000         9%          19 September 2019 - 19 September 2025 (Grace Period 18 Bulan)

 2   PT Energi Mega Persada Tbk
     - PT Bank Mandiri Tbk (BSSL)        Rp 152.000.000.000        9%                            17 Mei 2024 - 17 Mei 2029

 3   PT Rukun Raharja Tbk.
     - PT Bank Mandiri Tbk.              Rp 307.000.000.000       8,25%                      29 Agustus 2025 - 28 Oktober 2030


                                               Sumber: data diolah dari berbagai sumber


                                        Tabel 18. Rata-Rata Suku Bunga Pinjaman USD
          No.                                Keterangan                                                  Rate

           SEKI USD 31 Desember 2025 - Pinjaman Modal Kerja:
              Bank Persero                                                                              5,67%
              Bank Pemerintah Daerah                                                                    6,14%
              Bank Swasta Nasional                                                                      5,15%
              Kantor Cabang dari Bank yang Berkedudukan di Luar Negeri                                  4,81%
              Bank Umum                                                                                 5,29%
              Rata-Rata                                                                                 5,41%

           Biaya SBLC per annum tersedia bagi publik:
              CIMB Niaga                                                                                2,00%
              Permata Bank                                                                              2,00%
              China Construction Bank Indonesia                                                         2,00%
              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)                                                        1,25%
              Rata-Rata                                                                                 1,81%

           Suku Bunga Objek per annum:
              Standby LC (SBLC) Bank Mandiri                                                            1,00%

           Deviasi:
              SEKI                                                                                      3,12%
              SBLC tersedia bagi publik                                                                 0,57%
                                               Sumber: data diolah dari berbagai sumber




                                                                          Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 32
Page 47
Untuk melakukan analisis terhadap suku bunga pinjaman kredit investasi 3 dan 4, kami membandingkan
dengan rata-rata suku bunga pinjaman Rupiah dari Bank Indonesia (SEKI) dan suku bunga pinjaman
Rupiah perusahaan di industri sejenis. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa suku bunga pinjaman
kredit investasi berada pada rentang 7,11% hingga 9%. Sedangkan suku bunga pinjaman kredit investasi
3 dan 4 Perseroan berada pada 8,90% sehingga masih berada pada rentang suku bunga pasar.

Untuk melakukan analisis terhadap suku bunga pinjaman SBLC, kami membandingkan dengan rata-rata
suku bunga pinjaman USD dari Bank Indonesia (SEKI) dan suku bunga pinjaman SBLC per annum dalam
USD pada beberapa bank di Indonesia. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa suku bunga pinjaman
SBLC berada pada rentang 1,25% hingga 2% per annum. Sedangkan suku bunga pinjaman SBLC
Perseroan berada pada 0,25% per kuartal atau 1% per annum, sehingga masih berada pada rentang suku
bunga SBLC pasar.

4.3. Analisis Proforma
Pelaksanaan Rencana Transaksi akan menyebabkan beberapa perubahan pada laporan posisi keuangan
Perseroan. Laporan proforma posisi keuangan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi
memberikan gambaran mengenai efek dari Rencana Transaksi tersebut. Laporan posisi keuangan Tanpa
Rencana Transaksi diambil dari Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2025 oleh Kantor Akuntan Publik Jonnardi, Jamaludin, Sukimto & Rekan
Nomor 00040/2.1524/AU.1/05/1350-4/1/III/2026 tanggal 30 Maret 2026, sedangkan laporan keuangan
proforma dipersiapkan oleh manajemen Perseroan. Berikut merupakan proforma laporan posisi
keuangan dengan dan tanpa dilakukannya Rencana Transaksi (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                                   Tabel 19. Proforma Posisi Keuangan
                                   Audit                       Penyesuaian                       Proforma
                                 31-Des-25              Dr.                   Cr.               31-Des-25
Aset Lancar                     246.212.226.591                                                246.212.226.591
  Kas dan Bank                   55.125.384.278      27.500.000.000       27.500.000.000        55.125.384.278
Aset Tidak Lancar               153.237.064.606                 -                    -         234.086.711.424
  Aset tetap                    133.448.869.431      27.500.000.000                  -         160.948.869.431
  Revolving credit                          -        53.349.646.818                  -          53.349.646.818
Jumlah Aset                     399.449.291.197      55.000.000.000       27.500.000.000       480.298.938.015
Liabilitas Jangka Pendek         90.077.002.478                 -                    -         143.426.649.296
  Utang bank                     25.395.291.305                 -         53.349.646.818        78.744.938.123
Liabilitas Jangka Panjang        29.857.779.012                 -                    -          57.357.779.012
  Utang bank                      7.613.251.067                 -         27.500.000.000        35.113.251.067
Jumlah Liabilitas               119.934.781.490                 -         80.849.646.818       200.784.428.308
Jumlah Ekuitas                  279.514.509.707                 -                    -         279.514.509.707
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas   399.449.291.197                 -         80.849.646.818       480.298.938.015
                                             Sumber: data diolah


Secara keseluruhan, terdapat perubahan pada proforma laporan keuangan konsolidasian Perseroan
karena transaksi pinjam meminjam antara Perseroan dengan BMRI pada laporan keuangan
konsolidasian Perseroan yaitu pada akun kas dan bank, aset tetap, dan revolving credit (SBLC). Hal ini
karena BMRI menyalurkan dana kredit investasi untuk penambahan capital expenditure operasional
sehingga terdapat penambahan pada aset tetap sebesar Rp27.500.000.000. Terdapat penambahan
pada aset Perseroan berupa revolving credit dalam bentuk standby LC sebesar Rp53.349.646.818.




                                                          Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 33
Page 48
4.4. Penilaian Atas Proyeksi Laporan Keuangan
Proyeksi laporan keuangan telah disusun oleh manajemen Perseroan. Penilaian atas proyeksi laporan
keuangan dilakukan dengan membandingkan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi.

Analisis Keuangan Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi
Proyeksi Laporan Laba Rugi
Berikut adalah proyeksi laba rugi Perseroan periode 12 bulan dari bulan Januari-Desember tahun 2026-
2032 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                          Tabel 20. Proyeksi Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi
                                                                   Projection            Projection            Projection
                                                                     FY 2026               FY 2027               FY 2028
PENDAPATAN                                                       819.663.255.833       896.696.975.955      1.090.746.860.000
BEBAN POKOK PENDAPATAN                                          (689.462.125.780)     (748.889.053.311)      (905.327.293.363)
LABA KOTOR                                                       130.201.130.053       147.807.922.643        185.419.566.637
BEBAN USAHA                                                     (107.596.515.000)     (117.417.365.000)      (142.509.640.000)
LABA USAHA                                                        22.604.615.053        30.390.557.643         42.909.926.637
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO                                  605.000.000           635.250.000            667.013.000
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                             23.209.615.053        31.025.807.643         43.576.939.637
Beban Pajak Penghasilan - Neto                                     (5.106.115.312)       (6.825.677.682)        (9.586.926.720)
LABA (RUGI) NETO                                                  18.103.499.742        24.200.129.962         33.990.012.917


                                            Projection             Projection             Projection             Projection
                                             FY 2029                FY 2030                FY 2031                FY 2032
PENDAPATAN                              1.192.214.837.333      1.316.202.327.552      1.477.628.249.216      1.660.476.170.699
BEBAN POKOK PENDAPATAN                   (989.755.260.509)    (1.091.179.641.593)    (1.223.176.242.551)    (1.372.665.060.488)
LABA KOTOR                                202.459.576.824        225.022.685.960        254.452.006.665        287.811.110.211
BEBAN USAHA                              (155.766.763.000)      (171.966.134.000)      (193.056.958.000)      (216.946.636.000)
LABA USAHA                                  46.692.813.824         53.056.551.960         61.395.048.665         70.864.474.211
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO           700.364.000            735.382.000            772.151.000            810.758.000
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN       47.393.177.824         53.791.933.960         62.167.199.665         71.675.232.211
Beban Pajak Penghasilan - Neto             (10.426.499.121)       (11.834.225.471)       (13.676.783.926)       (15.768.551.086)
LABA (RUGI) NETO                            36.966.678.703         41.957.708.488         48.490.415.739         55.906.681.125


                                          Sumber: Manajemen Perseroan


                         Tabel 21. Proyeksi Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi
                                                                  Projection            Projection             Projection
                                                                    FY 2026               FY 2027                FY 2028
PENDAPATAN                                                      823.782.166.667       901.202.990.909       1.096.228.000.000
BEBAN POKOK PENDAPATAN                                         (693.306.930.000)     (752.733.857.531)       (909.172.097.583)
LABA KOTOR                                                      130.475.236.667       148.469.133.378         187.055.902.417
BEBAN USAHA                                                    (107.596.515.000)     (117.417.365.000)       (142.509.640.000)
LABA USAHA                                                       22.878.721.667        31.051.768.378          44.546.262.417
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO                             (2.231.006.844)       (2.631.369.704)         (1.362.795.968)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                            20.647.714.822        28.420.398.674          43.183.466.448
Beban Pajak Penghasilan - Neto                                    (4.542.497.261)       (6.252.487.708)         (9.500.362.619)
LABA (RUGI) NETO                                                 16.105.217.561        22.167.910.966          33.683.103.830




                                                                Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 34
Page 49
                                                                      Projection                  Projection                Projection                  Projection
                                                                       FY 2029                      FY 2030                   FY 2031                     FY 2032
PENDAPATAN                                                        1.198.205.866.667            1.322.816.409.600         1.485.053.516.800           1.668.820.272.060
BEBAN POKOK PENDAPATAN                                             (993.600.064.729)          (1.095.024.445.813)       (1.226.021.046.771)         (1.375.509.864.708)
LABA KOTOR                                                          204.605.801.938              227.791.963.788           259.032.470.029             293.310.407.351
BEBAN USAHA                                                        (155.766.763.000)            (171.966.134.000)         (193.056.958.000)           (216.946.636.000)
LABA USAHA                                                            48.839.038.937               55.825.829.788            65.975.512.029              76.363.771.351
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO                                    (839.944.968)                (315.426.968)              152.435.782                 277.261.532
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                 47.999.093.969               55.510.402.819            66.127.947.811              76.641.032.883
Beban Pajak Penghasilan - Neto                                       (10.559.800.673)             (12.212.288.620)          (14.548.148.518)            (16.861.027.234)
LABA (RUGI) NETO                                                      37.439.293.296               43.298.114.199            51.579.799.293              59.780.005.649


                                                                      Sumber: Manajemen Perseroan


Dengan dilakukannya Rencana Transaksi akan berpotensi untuk:
• Dengan didapatkan pendanaan tersebut, akan dimanfaatkan untuk operasional Perseroan saat ini
  dan untuk menambah kapasitas produksi CNG;
• Meningkatkan pendapatan Perseroan di masa depan seiring dengan penambahan capex yang
  dilakukan melalui pembelian mesin dan peralatan produksi;
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, diharapkan Perseroan dapat meningkatkan pendapatan
  dan laba usaha termasuk meningkatkan kondisi likuiditas sehingga dapat memberikan nilai tambah
  bagi Perseroan di masa mendatang.

Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Berikut adalah proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan
Rencana Transaksi per 31 Desember tahun 2026-2032 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                                          Tabel 22. Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi
                                                 Projection        Projection        Projection        Projection       Projection        Projection        Projection
                                                 31-Des-26         31-Des-27         31-Des-28         31-Des-29        31-Des-30         31-Des-31         31-Des-32
ASET
Aset Lancar
Kas dan Bank                                     78.716.972.590    71.859.973.179   102.580.226.009   150.540.431.076   202.830.359.032   260.555.158.824   324.850.122.570
Piutang Usaha                                    80.089.932.870   100.133.665.657   121.803.111.111   133.133.985.185   146.979.601.067   165.005.946.311   185.424.474.673
Piutang lain-lain                                 8.500.092.000     6.375.069.000     4.781.302.000     3.585.977.000     2.689.483.000     2.017.113.000     1.512.835.000
Persediaan                                        9.575.862.858    10.401.236.852    12.573.990.186    13.746.600.840    15.155.272.800    16.988.558.924    19.064.792.507
Uang Muka                                        76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128
Pajak dibayar dimuka                              4.446.054.000     5.872.268.000     7.345.163.000     7.766.704.000     8.568.183.000     9.610.215.000    10.790.028.000
Biaya dibayar dimuka                             31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105
Total Current Asset                             288.408.608.551   301.721.906.920   356.163.486.539   415.853.392.334   483.302.593.132   561.256.686.292   648.721.946.983

Aset Tidak Lancar
Aset tetap - neto                               117.856.173.651   111.970.818.340    96.143.406.976    80.119.753.467    63.936.615.875    47.598.843.324    31.110.215.836
Aset pajak tangguhan                              4.478.156.000     4.702.064.000     4.937.168.000     5.184.027.000     5.443.229.000     5.715.391.000     6.001.161.000
Dana dibatasi penggunaannya                       5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000
Revolving credit                                            -                 -                 -                 -                 -                 -                 -
Aset tidak lancar lainnya                        10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761
Total Aset Tidak Lancar                         138.228.476.412   132.567.029.101   116.974.721.737   101.197.927.228    85.273.991.636    69.208.381.085    53.005.523.597
TOTAL ASET                                      426.637.084.963   434.288.936.021   473.138.208.276   517.051.319.563   568.576.584.768   630.465.067.377   701.727.470.579

LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha                                      76.606.902.864    72.808.657.961    88.017.931.299    96.226.205.883   106.086.909.599   118.919.912.470   133.453.547.547
Utang lain-lain                                   1.579.045.000     1.184.284.000       888.213.000       666.160.000       499.620.000       374.715.000       281.037.000
Utang pajak                                       5.384.884.000     5.872.268.000     7.345.163.000     7.766.704.000     8.568.183.000     9.610.215.000    10.790.028.000
Beban masih harus dibayar                           564.959.000       423.720.000       317.790.000       238.343.000       178.758.000       134.069.000       100.552.000
Pendapatan diterima dimuka                        3.885.817.000     2.914.363.000     2.185.773.000     1.639.330.000     1.229.498.000       922.124.000       691.593.000
Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam
                                                 10.812.629.000     9.774.983.000      917.337.000        458.669.000                -                 -                 -
waktu satu tahun
-Utang pembiayaan konsumen                          917.337.000       917.337.000       917.337.000       458.669.000               -                 -                 -
-Utang bank                                       9.895.292.000     8.857.646.000               -                 -                 -                 -                 -
Total Liabilitas Jangka Pendek                   98.834.236.864    92.978.275.961    99.672.207.299   106.995.411.883   116.562.968.599   129.961.035.470   145.316.757.547

Liabilitas jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja                         17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
                                                 12.903.762.000     2.211.444.000      376.772.000                  -                -                 -                 -
bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun
-Utang pembiayaan konsumen                        4.046.116.000     2.211.444.000       376.772.000               -                 -                 -                 -
-Utang bank                                       8.857.646.000               -                 -                 -                 -                 -                 -
Total Liabilitas Jangka Panjang                  30.184.838.650    19.492.520.650    17.657.848.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650
Total Liabilitas                                129.019.075.514   112.470.796.611   117.330.055.949   124.276.488.533   133.844.045.249   147.242.112.120   162.597.834.197




                                                                                                  Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 35
Page 50
                                                  Projection          Projection         Projection          Projection         Projection         Projection         Projection
                                                  31-Des-26           31-Des-27          31-Des-28           31-Des-29          31-Des-30          31-Des-31          31-Des-32
Ekuitas
Modal saham                                      88.574.951.950      88.574.951.950     88.574.951.950      88.574.951.950     88.574.951.950     88.574.951.950     88.574.951.950
Tambahan modal disetor                          147.518.413.215     147.518.413.215    147.518.413.215     147.518.413.215    147.518.413.215    147.518.413.215    147.518.413.215
Penghasilan komprehensif lain                     4.051.359.019       4.051.359.019      4.051.359.019       4.051.359.019      4.051.359.019      4.051.359.019      4.051.359.019
Saldo laba                                       42.455.193.827      66.655.323.788    100.645.336.705     137.612.015.408    179.569.723.896    228.060.139.635    283.966.820.760
-Telah ditentukan penggunaanya                    3.000.000.000       3.000.000.000      3.000.000.000       3.000.000.000      3.000.000.000      3.000.000.000      3.000.000.000
-Belum ditentukan penggunaannya                  39.455.193.827      63.655.323.788     97.645.336.705     134.612.015.408    176.569.723.896    225.060.139.635    280.966.820.760
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
                                                282.599.918.011     306.800.047.972    340.790.060.889     377.756.739.592    419.714.448.080    468.204.863.819    524.111.544.944
pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali                        15.018.091.438      15.018.091.438     15.018.091.438      15.018.091.438     15.018.091.438     15.018.091.438     15.018.091.438
Total Ekuitas                                   297.618.009.449     321.818.139.410    355.808.152.327     392.774.831.030    434.732.539.518    483.222.955.257    539.129.636.382
Total Liabilitas dan Ekuitas                    426.637.084.963     434.288.936.021    473.138.208.276     517.051.319.563    568.576.584.768    630.465.067.377    701.727.470.579


                                                                        Sumber: Manajemen Perseroan


                                      Tabel 23. Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi
                                                   Projection          Projection         Projection          Projection        Projection         Projection         Projection
                                                   31-Des-26           31-Des-27          31-Des-28           31-Des-29         31-Des-30          31-Des-31          31-Des-32
ASET
Aset Lancar
Kas dan Bank                                       61.778.914.973     59.432.136.795    100.837.795.758     149.000.742.638    202.024.189.525   264.163.372.757    336.074.467.247
Piutang Usaha                                      80.089.932.870    100.133.665.657    121.803.111.111     133.133.985.185    146.979.601.067   165.005.946.311    185.424.474.673
Piutang lain-lain                                  10.000.108.000      7.500.081.000      5.625.061.000       4.218.796.000      3.164.097.000     2.373.073.000      1.779.805.000
Persediaan                                          9.629.262.917     10.454.636.910     12.627.390.244      13.800.000.899     15.208.672.859    17.028.070.094     19.104.303.677
Uang Muka                                          76.067.417.128     76.067.417.128     76.067.417.128      76.067.417.128     76.067.417.128    76.067.417.128     76.067.417.128
Pajak dibayar dimuka                                6.730.265.000      7.910.211.000      9.284.292.000      10.093.260.000     10.968.060.000    12.074.929.000     13.317.086.000
Biaya dibayar dimuka                               31.012.277.105     31.012.277.105     31.012.277.105      31.012.277.105     31.012.277.105    31.012.277.105     31.012.277.105
Total Current Asset                               275.308.177.993    292.510.425.595    357.257.344.346     417.326.478.955    485.424.314.683   567.725.085.395    662.779.830.830

Aset Tidak Lancar
Aset tetap - neto                                 141.511.369.431    131.781.209.900    112.108.994.316      92.240.536.587     72.212.594.775    53.030.018.004     33.696.586.296
Aset pajak tangguhan                                4.478.156.000      4.522.938.000      4.568.167.000       4.613.849.000      4.659.987.000     4.706.587.000      4.753.653.000
Dana dibatasi penggunaannya                         5.348.000.000      5.348.000.000      5.348.000.000       5.348.000.000      5.348.000.000     5.348.000.000      5.348.000.000
Revoling credit                                    53.349.646.818     53.349.646.818     53.349.646.818      53.349.646.818     53.349.646.818    53.349.646.818     53.349.646.818
Aset tidak lancar lainnya                          10.546.146.761     10.546.146.761     10.546.146.761      10.546.146.761     10.546.146.761    10.546.146.761     10.546.146.761
Total Aset Tidak Lancar                           215.233.319.010    205.547.941.479    185.920.954.895     166.098.179.166    146.116.375.354   126.980.398.583    107.694.032.875
TOTAL ASET                                        490.541.497.003    498.058.367.073    543.178.299.242     583.424.658.121    631.540.690.037   694.705.483.978    770.473.863.704

LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha                                        77.034.103.333     73.182.458.371     88.391.731.709      96.600.006.293    106.460.710.010   119.196.490.658    133.730.125.736
Utang lain-lain                                     1.579.046.000      1.184.285.000        888.214.000         666.160.000        499.620.000       374.715.000        281.037.000
Utang pajak                                           748.979.000      8.765.652.000     12.525.874.000      13.547.401.000     14.464.494.000    15.622.140.000     16.956.104.000
Beban masih harus dibayar                             564.960.000        423.720.000        317.790.000         238.343.000        178.757.000       134.068.000        100.551.000
Pendapatan diterima dimuka                          3.885.818.000      4.080.109.000      4.284.115.000       4.498.320.000      4.723.236.000     4.959.398.000      5.207.368.000
Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam
                                                   64.162.275.818     63.124.629.818     54.266.983.818      53.808.315.818     53.349.646.818    53.349.646.818     53.349.646.818
waktu satu tahun
-Utang pembiayaan konsumen                            917.337.000        917.337.000        917.337.000         458.669.000                -                 -                  -
-Utang bank                                        63.244.938.818     62.207.292.818     53.349.646.818      53.349.646.818     53.349.646.818    53.349.646.818     53.349.646.818
Total Liabilitas Jangka Pendek                    147.975.182.151    150.760.854.189    160.674.708.527     169.358.546.111    179.676.463.828   193.636.458.476    209.624.832.554

Liabilitas jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja                           17.281.076.650     17.281.076.650     17.281.076.650      17.281.076.650     17.281.076.650    17.281.076.650     17.281.076.650
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
                                                   29.665.510.933     12.228.798.000     13.751.772.000       7.875.000.000      2.375.000.000                  -                  -
bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun
-Utang pembiayaan konsumen                          4.046.116.000      2.211.444.000        376.772.000                 -                  -                 -                  -
-Utang bank                                        25.619.394.933     10.017.354.000     13.375.000.000       7.875.000.000      2.375.000.000               -                  -
Total Liabilitas Jangka Panjang                    46.946.587.583     29.509.874.650     31.032.848.650      25.156.076.650     19.656.076.650    17.281.076.650     17.281.076.650
Total Liabilitas                                  194.921.769.734    180.270.728.839    191.707.557.177     194.514.622.761    199.332.540.478   210.917.535.126    226.905.909.204

Ekuitas
Modal saham                                        88.574.951.950     88.574.951.950     88.574.951.950      88.574.951.950     88.574.951.950    88.574.951.950     88.574.951.950
Tambahan modal disetor                            147.518.413.215    147.518.413.215    147.518.413.215     147.518.413.215    147.518.413.215   147.518.413.215    147.518.413.215
Penghasilan komprehensif lain                       4.051.359.019      4.051.359.019      4.051.359.019       4.051.359.019      4.051.359.019     4.051.359.019      4.051.359.019
Saldo laba                                         40.456.911.646     62.624.822.612     96.307.926.442     133.747.219.738    177.045.333.937   228.625.133.230    288.405.138.879
-Telah ditentukan penggunaanya                      3.000.000.000      3.000.000.000      3.000.000.000       3.000.000.000      3.000.000.000     3.000.000.000      3.000.000.000
-Belum ditentukan penggunaannya                    37.456.911.646     59.624.822.612     93.307.926.442     130.747.219.738    174.045.333.937   225.625.133.230    285.405.138.879
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
                                                  280.601.635.830    302.769.546.796    336.452.650.626     373.891.943.922    417.190.058.121   468.769.857.414    528.549.863.063
pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali                          15.018.091.438     15.018.091.438     15.018.091.438      15.018.091.438     15.018.091.438    15.018.091.438     15.018.091.438
Total Ekuitas                                     295.619.727.268    317.787.638.234    351.470.742.064     388.910.035.360    432.208.149.559   483.787.948.852    543.567.954.501
Total Liabilitas dan Ekuitas                      490.541.497.003    498.058.367.073    543.178.299.242     583.424.658.121    631.540.690.037   694.705.483.978    770.473.863.704


                                                                        Sumber: Manajemen Perseroan




                                                                                                       Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 36
Page 51
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi akan berpotensi untuk:
• Meningkatkan kas dan setara kas Perseroan seiring dengan pinjaman yang dilakukan;
• Meningkatkan total aset Perseroan seiring penggunaan dana pinjaman untuk melakukan pembelian
  mesin dan peralatan;
• Meningkatkan liabilitas Perseroan seiring dengan pinjaman yang dilakukan sehingga saldo utang bank
  mengalami peningkatan.

4.5. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
Di bawah ini merupakan perbandingan analisis proyeksi rasio keuangan dengan membandingkan antara
Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi:

             Tabel 24. Analisis Proyeksi Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
                                             FY2026        FY2027       FY2028      FY2029      FY2030      FY2031      FY2032
LIQUIDITY RATIO:
CURRENT RATIO
Current ratio (dengan transaksi)                 1,86           1,94        2,22        2,46        2,70        2,93        3,16
Current ratio (tanpa transaksi)                  2,92           3,25        3,57        3,89        4,15        4,32        4,46
Selisih                                         (1,06)         (1,30)      (1,35)      (1,42)      (1,44)      (1,39)      (1,30)

CASH RATIO
Cash ratio (dengan transaksi)                    0,42           0,39        0,63        0,88        1,12        1,36        1,60
Cash ratio (tanpa transaksi)                     0,80           0,77        1,03        1,41        1,74        2,00        2,24
Selisih                                         (0,38)         (0,38)      (0,40)      (0,53)      (0,62)      (0,64)      (0,63)

PROFITABILITY RATIO:
GROSS PROFIT MARGIN
Gross profit margin (dengan transaksi)         15,84%        16,47%       17,06%      17,08%      17,22%      17,44%      17,58%
Gross profit margin (tanpa transaksi)          15,88%        16,48%       17,00%      16,98%      17,10%      17,22%      17,33%
Selisih                                        -0,05%        -0,01%        0,06%       0,09%       0,12%       0,22%       0,24%

OPERATING PROFIT MARGIN
Operating profit margin (dengan transaksi)      2,78%         3,45%        4,06%       4,08%       4,22%       4,44%       4,58%
Operating profit margin (tanpa transaksi)       2,76%         3,39%        3,93%       3,92%       4,03%       4,15%       4,27%
Selisih                                         0,02%         0,06%        0,13%       0,16%       0,19%       0,29%       0,31%

NET PROFIT MARGIN
Net profit margin (dengan transaksi)            1,96%         2,46%        3,07%       3,12%       3,27%       3,47%       3,58%
Net profit margin (tanpa transaksi)             2,21%         2,70%        3,12%       3,10%       3,19%       3,28%       3,37%
Selisih                                        -0,25%        -0,24%       -0,04%       0,02%       0,09%       0,19%       0,22%

SOLVENCY RATIO:
DEBT TO ASSET
Debt to Asset (dengan transaksi)               18,12%        14,50%       12,28%      10,49%       8,82%       7,68%       6,92%
Debt to Asset (tanpa transaksi)                 4,40%         2,04%        0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
Selisih                                        13,72%        12,46%       12,28%      10,49%       8,82%       7,68%       6,92%

DEBT TO EQUITY
Debt to Equity (dengan transaksi)              30,06%        22,73%       18,98%      15,74%      12,89%      11,03%       9,81%
Debt to Equity (tanpa transaksi)                6,30%         2,75%        0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
Selisih                                        23,76%        19,97%       18,98%      15,74%      12,89%      11,03%       9,81%

INTEREST COVERAGE RATIO
Interest Coverage Ratio (dengan transaksi)      14,92          15,49       32,14       45,30       73,31      139,55      182,17
Interest Coverage Ratio (tanpa transaksi)       24,14          61,67
Selisih                                          (9,22)       (46,18)

TIME INTEREST EARNED
Time Interest Earned (dengan transaksi)           8,07          9,51       21,95       31,71       53,13      106,46      143,14
Time Interest Earned (tanpa transaksi)          14,29          40,67
Selisih                                          (6,22)       (31,16)


                                                          Sumber: data diolah



                                                                        Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 37
Page 52
Analisis rasio keuangan setelah Rencana Transaksi terhadap kinerja Perseroan tahun 2026-2032
mengalami peningkatan. Setelah Rencana Transaksi, rasio profitabilitas Perseroan mengalami kenaikan,
hal tersebut menunjukkan bahwa setelah dilakukan Rencana Transaksi laba Perseroan semakin
meningkat. Dengan Rencana Transaksi, laba bersih Perseroan pada tahun 2026-2027 cenderung rendah
karena Perseroan mencatatkan beban bunga yang lebih tinggi atas pinjaman yang dilakukan. Selain itu,
penggunaan pinjaman untuk melakukan ekspansi menyebabkan kenaikan beban penyusutan atas
penambahan aset tetap.

4.6. Analisis Kemampuan Penerima Dana Pinjaman untuk Melunasi Transaksi
Berikut adalah analisis kemampuan penerima dana pinjaman untuk melunasi transaksi (disajikan dalam
Rupiah):

                       Tabel 25. Kemampuan Perseroan Untuk Melunasi Transaksi
                                                    FY2026               FY2027               FY2028
   Jumlah liabilitas                            194.921.769.734      180.270.728.839      191.707.557.177
   Jumlah ekuitas                               295.619.727.268      317.787.638.234      351.470.742.064
   Jumlah aset                                  490.541.497.003      498.058.367.073      543.178.299.242
   EBIT                                          22.878.721.667       31.051.768.378       44.546.262.417
   Interest                                         720.343.750        1.985.812.500        1.496.312.500

   Rasio Solvabilitas:
   Debt equity ratio                                       30,06%              22,73%                18,98%
   Debt to Assets                                          18,12%              14,50%                12,28%
   Time Interest Earned                                     31,76               15,64                 29,77

                               FY2029              FY2030               FY2031               FY2032
   Jumlah liabilitas       194.514.622.761     199.332.540.478      210.917.535.126      226.905.909.204
   Jumlah ekuitas          388.910.035.360     432.208.149.559      483.787.948.852      543.567.954.501
   Jumlah aset             583.424.658.121     631.540.690.037      694.705.483.978      770.473.863.704
   EBIT                     48.839.038.937      55.825.829.788       65.975.512.029       76.363.771.351
   Interest                  1.006.812.500         517.312.500           86.218.750                    -

   Rasio Solvabilitas:
   Debt equity ratio                15,74%                12,89%               11,03%                 9,81%
   Debt to Assets                   10,49%                 8,82%                7,68%                 6,92%
   Time Interest Earned              48,51                107,92               765,21                   0,00

                                             Sumber: data diolah


Terhadap Rencana Transaksi kami melakukan analisis Rasio Solvabilitas dalam tahun proyeksi
Perseroan. Disisi Rasio Jumlah Liabilitas terhadap Ekuitas (Debt Equity Ratio) menunjukan rata-rata
berada di angka 17,32% selama tahun proyeksi. Disisi Rasio Jumlah Liabilitas terhadap Aset (Debt to
Asset) menunjukan rata-rata berada di angka 11,26% selama tahun proyeksi. Disisi Rasio Kemampuan
Perusahaan dalam membayar bunga (Time Interest Earned) menunjukan rata-rata berada di angka
142,69 selama tahun proyeksi.




                                                          Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 38
Page 53
4.7. Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Transaksi
Cash Management
Cash management merupakan proses pengelolaan kas dan setara kas yang dilakukan Perseroan untuk
memastikan ketersediaan likuiditas yang memadai dalam memenuhi kewajiban jangka pendek,
sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan kas yang dimiliki. Berikut adalah arus kas Perseroan setelah
Rencana Transaksi (disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                                               Tabel 26. Arus Kas Perseroan
                                                                            Projection         Projection         Projection
                                                                             FY 2026            FY 2027             FY 2028
Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi                           (20.784.926.345)    25.937.103.755      49.752.900.963
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                        (27.500.000.000)    (9.809.523.000)     (1.012.570.000)
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                          54.938.457.040    (18.474.358.933)    (7.334.672.000)
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK                                      6.653.530.695     (2.346.778.178)    41.405.658.963
KAS DAN BANK PADA AWAL TAHUN                                               55.125.384.278     61.778.914.973     59.432.136.795
KAS DAN BANK PADA AKHIR TAHUN                                              61.778.914.973     59.432.136.795    100.837.795.758


                                                        Projection          Projection         Projection         Projection
                                                         FY 2029             FY 2030            FY 2031            FY 2032
Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi         55.569.067.880      60.163.284.887     65.839.002.232     73.398.556.490
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi      (1.070.681.000)     (1.181.169.000)    (1.324.819.000)    (1.487.462.000)
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan      (6.335.440.000)    (5.958.669.000)     (2.375.000.000)               -
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK                 48.162.946.880     53.023.446.887      62.139.183.232     71.911.094.490
KAS DAN BANK PADA AWAL TAHUN                          100.837.795.758    149.000.742.638     202.024.189.525    264.163.372.757
KAS DAN BANK PADA AKHIR TAHUN                         149.000.742.638    202.024.189.525     264.163.372.757    336.074.467.247


                                                     Sumber: data diolah


Dengan kondisi kas yang baik, Perseroan dinilai memiliki kemampuan untuk membayar tenor pinjaman
selama masa perjanjian.

Financial Covenant
Berdasarkan draft perjanjian pinjaman Perseroan dengan BMRI terdapat financial covenant yang diatur
atas Rencana Transaksi yang akan dilakukan dengan rincian sebagai berikut:
a. Debt Service Coverage = EBITDA/(Pokok+Bunga)>100% atau CFADS/Kewajiban > 100%;
b. Current Ratio diatas 100%;
c. Ekuitas positif.

4.8. Analisis Inkremental
4.8.1. Kontribusi Nilai Tambah Terhadap Perseroan Sebagai Akibat dari Rencana Transaksi
Berdasarkan analisis terhadap proyeksi laporan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana
Transaksi, berikut adalah analisis inkremental yang digunakan untuk analisis kontribusi nilai tambah
yang dapat dilihat pada tabel berikut (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):




                                                                   Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 39
Page 54
                                               Tabel 27. Analisis Inkremental Laba Rugi
                            Projection          Projection           Projection          Projection           Projection            Projection            Projection
                             FY2026              FY2027               FY2028              FY2029               FY2030                FY2031                FY2032
PENDAPATAN
Dengan Rencana Transaksi    823.782.166.667     901.202.990.909    1.096.228.000.000   1.198.205.866.667    1.322.816.409.600     1.485.053.516.800     1.668.820.272.060
Tanpa Rencana Transaksi     819.663.255.833     896.696.975.955    1.090.746.860.000   1.192.214.837.333    1.316.202.327.552     1.477.628.249.216     1.660.476.170.699
Selisih                       4.118.910.833       4.506.014.955        5.481.140.000       5.991.029.333        6.614.082.048         7.425.267.584         8.344.101.360

BEBAN POKOK PENDAPATAN
Dengan Rencana Transaksi   (693.306.930.000)   (752.733.857.531)   (909.172.097.583)   (993.600.064.729)   (1.095.024.445.813)   (1.226.021.046.771)   (1.375.509.864.708)
Tanpa Rencana Transaksi    (689.462.125.780)   (748.889.053.311)   (905.327.293.363)   (989.755.260.509)   (1.091.179.641.593)   (1.223.176.242.551)   (1.372.665.060.488)
Selisih                      (3.844.804.220)     (3.844.804.220)     (3.844.804.220)     (3.844.804.220)       (3.844.804.220)       (2.844.804.220)       (2.844.804.220)

LABA KOTOR
Dengan Rencana Transaksi    130.475.236.667     148.469.133.378     187.055.902.417     204.605.801.938       227.791.963.788       259.032.470.029       293.310.407.351
Tanpa Rencana Transaksi     130.201.130.053     147.807.922.643     185.419.566.637     202.459.576.824       225.022.685.960       254.452.006.665       287.811.110.211
Selisih                         274.106.613         661.210.735       1.636.335.780       2.146.225.113         2.769.277.828         4.580.463.364         5.499.297.140

LABA USAHA
Dengan Rencana Transaksi     22.878.721.667      31.051.768.378      44.546.262.417      48.839.038.937        55.825.829.788        65.975.512.029        76.363.771.351
Tanpa Rencana Transaksi      22.604.615.053      30.390.557.643      42.909.926.637      46.692.813.824        53.056.551.960        61.395.048.665        70.864.474.211
Selisih                         274.106.613         661.210.735       1.636.335.780       2.146.225.113         2.769.277.828         4.580.463.364         5.499.297.140

LABA TAHUN BERJALAN
Dengan Rencana Transaksi      16.105.217.561      22.167.910.966     33.683.103.830      37.439.293.296        43.298.114.199        51.579.799.293        59.780.005.649
Tanpa Rencana Transaksi       18.103.499.742      24.200.129.962     33.990.012.917      36.966.678.703        41.957.708.488        48.490.415.739        55.906.681.125
Selisih                      (1.998.282.180)     (2.032.218.996)      (306.909.087)         472.614.593         1.340.405.711         3.089.383.554         3.873.324.524


                                                                   Sumber: data diolah


                                         Tabel 28. Analisis Inkremental Posisi Keuangan
                            Projection          Projection           Projection          Projection           Projection            Projection            Projection
                             FY2026              FY2027               FY2028              FY2029               FY2030                FY2031                FY2032
TOTAL ASET TETAP
Dengan Rencana Transaksi    141.511.369.431     131.781.209.900     112.108.994.316      92.240.536.587        72.212.594.775        53.030.018.004        33.696.586.296
Tanpa Rencana Transaksi     117.856.173.651     111.970.818.340      96.143.406.976      80.119.753.467        63.936.615.875        47.598.843.324        31.110.215.836
Selisih                      23.655.195.780      19.810.391.560      15.965.587.340      12.120.783.120         8.275.978.900         5.431.174.680         2.586.370.460

TOTAL ASET
Dengan Rencana Transaksi    490.541.497.003     498.058.367.073     543.178.299.242     583.424.658.121       631.540.690.037       694.705.483.978       770.473.863.704
Tanpa Rencana Transaksi     426.637.084.963     434.288.936.021     473.138.208.276     517.051.319.563       568.576.584.768       630.465.067.377       701.727.470.579
Selisih                      63.904.412.040      63.769.431.052      70.040.090.966      66.373.338.559        62.964.105.269        64.240.416.601        68.746.393.125

TOTAL UTANG BANK
Dengan Rencana Transaksi     88.864.333.751      72.224.646.818      66.724.646.818      61.224.646.818        55.724.646.818        53.349.646.818        53.349.646.818
Tanpa Rencana Transaksi      18.752.938.000       8.857.646.000                   -                   -                     -                     -                     -
Selisih                      70.111.395.751      63.367.000.818      66.724.646.818      61.224.646.818        55.724.646.818        53.349.646.818        53.349.646.818

TOTAL LIABILITAS
Dengan Rencana Transaksi    194.921.769.734     180.270.728.839     191.707.557.177     194.514.622.761       199.332.540.478       210.917.535.126       226.905.909.204
Tanpa Rencana Transaksi     129.019.075.514     112.470.796.611     117.330.055.949     124.276.488.533       133.844.045.249       147.242.112.120       162.597.834.197
Selisih                      65.902.694.220      67.799.932.228      74.377.501.228      70.238.134.228        65.488.495.228        63.675.423.006        64.308.075.006

TOTAL EKUITAS
Dengan Rencana Transaksi    295.619.727.268     317.787.638.234     351.470.742.064     388.910.035.360       432.208.149.559       483.787.948.852       543.567.954.501
Tanpa Rencana Transaksi     297.618.009.449     321.818.139.410     355.808.152.327     392.774.831.030       434.732.539.518       483.222.955.257       539.129.636.382
Selisih                      (1.998.282.180)     (4.030.501.176)     (4.337.410.263)     (3.864.795.670)       (2.524.389.959)          564.993.595         4.438.318.119


                                                                   Sumber: data diolah


Berikut adalah analisis inkremental untuk mengukur nilai tambah dari Rencana Transaksi dengan
asumsi:
• Adanya pinjaman kepada Perseroan akan memberikan nilai tambah bagi Perseroan, karena dari
   Rencana Transaksi tersebut Perseroan akan memperoleh kenaikan pendapatan dan laba akibat
   penambahan capex yang dilakukan melalui pembelian mesin dan peralatan produksi;
• Adanya pinjaman kepada Perseroan akan meningkatkan beban pokok pendapatan Perseroan seiring
   dengan beban penyusutan yang lebih tinggi akibat penambahan aset tetap berupa mesin dan
   peralatan;
• Dengan Rencana Transaksi, laba bersih Perseroan secara bertahap mengalami kenaikan seiring
   kenaikan pendapatan meskipun pada tahun 2026-2028 Perseroan masih harus menanggung beban
   keuangan yang relatif masih tinggi.




                                                                                       Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 40
Page 55
4.8.2. Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Tidak ada biaya atau pendapatan yang relevan lainnya terkait dengan adanya Rencana Transaksi dari sisi
Perseroan.

4.8.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen Perseroan, tidak terdapat informasi non-
keuangan yang relevan dan signifikan terkait Rencana Transaksi, selain yang telah diungkapkan dalam
laporan pendapat kewajaran.

4.9. Analisis atas Jaminan yang Terkait Dengan Pinjam Meminjam
Berdasarkan Surat Penawaran Pemberian Kredit (SPPK) oleh BMRI jaminan yang wajib dipenuhi oleh
Perseoan adalah sebagai berikut:

                                             Tabel 29. Agunan Untuk Fasilitas Standby LC
                                                                                                                        Agunan
  Jenis Fasilitas               Jenis                         Aset                    Luas      Nilai Fidusia /  Nilai Fidusia / Total Nilai Fidusia
                                                                                              Hak Tanggungan 1 Hak Tanggungan 2 / Hak Tanggungan
Standby LC (SBLC)        1 Non-Fixed Asset     Piutang                                          31.000.000.000        50.683.000.000    81.683.000.000
                         2 Non-Fixed Asset     Persediaan                                                              2.788.000.000     2.788.000.000
                         3 Fixed Asset         Tanah dan Bangunan Tebet                          5.112.495.376                           5.112.495.376
                                               Luas Tanah                               606
                         4 Fixed Asset         Tanah dan Bangunan Cikarang Selatan               5.145.672.000           974.000.000     6.119.672.000
                                               Luas Tanah                            13.526     25.780.317.446        22.341.000.000    48.121.317.446
                         5 Fixed Asset         Tanah dan Bangunan Cihanjuang                     4.398.700.000         6.009.000.000    10.407.700.000
                                               Luas Tanah                             5.315
                         6 Fixed Asset         Tanah dan Bangunan Jagakarsa                     22.027.420.000          393.000.000     22.420.420.000
                                               Luas Tanah                             4.037
                         7 Fixed Asset         Tanah dan Bangunan Tapos                            644.016.982          766.000.000      1.410.016.982
                                               Luas Tanah                               192
                         8 Fixed Asset         Tanah dan Bangunan Sentul                         3.060.280.000          790.000.000      3.850.280.000
                                               Luas Tanah                               529
                         9 Mesin dan Peralatan Mother Station Cikarang                                     -          11.244.474.934    11.244.474.934
                        10 Mesin dan Peralatan Mother Station Grobogan                                     -           7.496.316.622     7.496.316.622
                        11 Mesin dan Peralatan Mother Station Manyar                                       -           6.000.000.000     6.000.000.000
                        12 Personal Guarantee As'at Said Ali
                                                                                                97.168.901.804    109.484.791.556      206.653.693.360
                                                        Sumber: manajemen Perseroan


Perseroan sebelumnya telah memiliki Nilai Fidusia/Hak Tanggungan (existing) dengan total sebesar
Rp97,17 miliar. Analisis pendapat kewajaran berada pada koridor Nilai Fidusia/Hak Tanggungan 2 yaitu
sebesar Rp109,48 miliar. Total Nilai Fidusia/Hak Tanggungan yang dimiliki Perseroan terkait dengan
fasilitas SBLC adalah sebesar Rp206,65 miliar.

                                   Tabel 30. Agunan Untuk Fasilitas Kredit Investasi 3 dan 4
                                                                                     Agunan
      Jenis Fasilitas
                                  Jenis               Aset                                    Luas/Unit                Nilai Fidusia / Hak Tanggungan
Kredit Investasi 3 (KI 3)       1 Fix Aset            Tanah dan Bangunan Tebet                                                          18.646.000.000
                                                      Luas Tanah                                               606
Kredit Investasi 4 (KI 4)       1 Mesin dan Peralatan Gas Compressor                                              5                    12.513.000.000


                                                        Sumber: manajemen Perseroan




                                                                               Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 41
Page 56
5.      ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS TRANSAKSI PINJAM MEMINJAM DANA

5.1. Analisis Kelayakan atas Rencana Transaksi
Analisis kelayakan atas Rencana Transaksi Perseroan dilakukan melalui analisis Arus Kas Bersih Debitur dengan memunculkan Initial Rate of Return (IRR), Net
Present Value (NPV), Profitablitity Index (PI) dan Payback Period.

                                                            Tabel 31. Perhitungan Kelayakan Rencana Transaksi
                                                        Projection          Projection         Projection         Projection         Projection         Projection         Projection
                                   31-Des-25
                                                         FY 2026             FY 2027            FY 2028            FY 2029            FY 2030             FY 2031            FY 2032
Earning after tax                                     16.105.217.561      22.167.910.966     33.683.103.830     37.439.293.296     43.298.114.199      51.579.799.293     59.780.005.649
(+) Depreciation                                      19.437.500.000      19.539.682.531     20.684.785.583     20.939.138.729     21.209.110.813      20.507.395.771     20.820.893.708
(+) Interest (1-t)                                        561.868.125       1.548.933.750      1.167.123.750        785.313.750        403.503.750          67.250.625                 -
(+/-) Changes in working capital                       (2.977.997.089)   (15.770.489.742)     (4.614.988.450)    (2.809.364.145)    (4.343.940.125)     (6.248.192.831)    (7.202.342.867)
(-) Capex                                                          -       (9.809.523.000)    (1.012.570.000)    (1.070.681.000)    (1.181.169.000)     (1.324.819.000)    (1.487.462.000)
FCFF                               (80.849.646.818)   33.126.588.598      17.676.514.505     49.907.454.713     55.283.700.630     59.385.619.637      64.581.433.857     71.911.094.490
Year-n                                                            1,00                2,00               3,00               4,00               5,00                6,00               7,00
Discount factor                                                 0,9256              0,8567             0,7929             0,7339             0,6793             0,6288             0,5820
PV FCFF                            (80.849.646.818)   30.661.345.292      15.143.477.530     39.573.904.067     40.574.677.219     40.341.658.729      40.606.413.588     41.850.181.048
NPV                                167.902.010.655


                                                                                   Sumber: data diolah


                                                              Tabel 32. Analisis Kelayakan Rencana Transaksi
                                                 Deskripsi                       Nilai        Kriteria Kelayakan                    Keterangan
                                   Incremental NPV, Net (Rp)                 167.902.010.655        NPV>0                             LAYAK
                                   Internal Rate of Return (IRR)                       45,46%     IRR>WACC                            LAYAK
                                   Discounted Payback Period (DPP)                       2,89    DPP<7 Tahun                          LAYAK
                                   Profitability Index (x)                               2,33         PI>0                            LAYAK
                                                                                   Sumber: data diolah




                                                                                                                                   Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 42
Page 57
Hasil analisis menunjukan IRR 45,46% berada diatas dari Discount Rate industri sejenis 8,04% yang
mengindikasi bahwa proyek layak. Analisis menunjukan NPV Rp167,90 miliar dengan hasil positif yang
mengindikasi bahwa proyek layak. Analisis menunjukan Discounted Payback Period di 2 tahun 9 bulan
yang mengindikasi bahwa proyek layak.

5.2. Analisis Agunan
Dalam Rencana Transaksi, terdapat agunan dari BMRI berupa non-fixed assets yaitu piutang usaha dan
persediaan, dan fixed assets berupa mother station, mesin dan peralatan, tanah dan bangunan.

                                            Tabel 33. Daftar Agunan atas Rencana Transaksi
                                                                                 Nilai Hak                                                            % Coverage
                Jenis Aset                         Kepemilikan Aset                              Nilai Buku         Nilai Pasar     Coverage Ratio
                                                                               Tanggungan                                                                Ratio
Piutang Usaha                               PT Citra Nusantara Gemilang Tbk    81.683.000.000   65.316.128.527                -      32.658.064.264            50%
Persediaan                                  PT Citra Nusantara Gemilang Tbk     2.788.000.000    9.136.132.965                -       4.568.066.483            50%
Mother Station Grobogan                     PT Citra Nusantara Gemilang Tbk     7.496.316.622              -        8.330.440.000     4.165.220.000            50%
Mother Station Cikarang                     PT Citra Nusantara Gemilang Tbk    11.244.474.934              -       14.030.720.000     7.015.360.000            50%
Mother Station Gresik                       PT Citra Nusantara Gemilang Tbk     6.000.000.000              -       10.228.723.000     5.114.361.500            50%
Mesin dan Peralatan Gas Compressor 2 Unit   PT Citra Nusantara Gemilang Tbk     3.039.000.000              -                  -                 -
Mesin dan Peralatan Gas Compressor 3 Unit   PT Citra Nusantara Gemilang Tbk     9.474.000.000              -                  -                 -
Tanah dan Bangunan Cikarang Selatan         1. Muhammad Hasan Ali              54.240.989.446              -       52.467.199.000    36.727.039.300           70%
                                            2. Zaqi Ismail
Tanah dan Bangunan Tebet                    PT Citra Nusantara Gemilang Tbk    23.758.495.376                 -    25.571.958.600    17.900.371.020           70%
Tanah dan Bangunan Cihanjuang               Muhammad Hasan Ali                 10.407.700.000                 -    10.179.869.200     7.125.908.440           70%
Tanah dan Bangunan Jagakarsa                1. Muchdi Purwopranjono            22.420.420.000                 -    22.377.686.600    15.664.380.620           70%
                                            2. Raditya Muhas J.
                                            3. Dewi Kirana Juvirawati
                                            4. Dias Baskara Dewantara
Tanah dan Bangunan Tapos                    Tuan Doktorandus Sudadi             1.410.016.982                 -     1.420.990.200      994.693.140            70%

Tanah dan Bangunan Sentul                   Tuan Doktorandus Sudadi             3.850.280.000                 -     3.899.602.200     2.729.721.540           70%

                                  Total                                       237.812.693.360   74.452.261.492    148.507.188.800   134.663.186.306
                                                              Sumber: manajemen Perseroan


Dalam melakukan analisis coverage ratio atas agunan yang bersifat non-fixed assets, agunan piutang
usaha dan persediaan diasumsikan sesuai dengan nilai buku Perseroan per 31 Desember 2025
berdasarkan laporan keuangan audit dari Kantor Akuntan Publik Jonnardi, Jamaludin, Sukimto & Rekan
tanggal 30 Maret 2026 yaitu masing-masing sebesar Rp65,32 miliar dan Rp9,14 miliar. Kami melakukan
analisis coverage ratio dan loan to value ratio dimana kami membandingkan nilai pasar agunan dan
coverage ratio terhadap besaran pinjaman. Kami menggunakan bantuan tenaga ahli dari KJPP Herman
Meirizki dan Rekan untuk mendapatkan Nilai Pasar atas agunan yang bersifat fixed asset, dengan Nomor
Laporan 00371/2.120-00/PI/05/0374/1/IV/2026 tanggal 9 April 2026. Didapatkan hasil analisis:

                                                       Tabel 34. Analisis Coverage Ratio
                                                                  Analisis
                                                   Besaran Pinjaman      80.849.646.818
                                                   Coverage Ratio      134.663.186.306
                                                   Coverage Ratio (%)           166,56%
                                                                      Sumber: data olahan


Besaran coverage ratio adalah 166,56% dari besarnya pinjaman, sehingga nilai coverage ratio dapat
menutup besarnya pinjaman dan dapat dikatakan layak.




                                                                                        Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 43
Page 58
                                Tabel 35. Analisis Loan to Value Ratio
                                             Analisis
                               Besaran Pinjaman     80.849.646.818
                               Nilai Pasar        148.507.188.800
                               LTV Ratio (%)               183,68%
                                           Sumber: data olahan


Besaran analisis loan to value ratio adalah 183,68% dari besarnya pinjaman, sehingga nilai pasar agunan
dapat menutup besarnya pinjaman dan dapat dikatakan layak.

5.3. Analisis atas Faktor-Faktor Lain yang Relevan
Faktor-faktor yang relevan dengan Rencana Transaksi sudah dianalisis dan diungkapkan pada laporan
pendapat kewajaran ini baik secara kualitatif dan kuantitatif beserta pertimbangan manfaat, keuntungan,
risiko dan kerugian. Sehingga kami tidak melakukan analisis atas faktor lain yang relevan.




                                                        Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 44
Page 59
6.    KESIMPULAN

6.1. Analisis atas Kewajaran Transaksi
Berdasarkan analisis yang telah diungkapkan di atas, berikut adalah analisis atas kewajaran Rencana
Transaksi:
1. Berdasarkan analisis hubungan afiliasi Perseroan berdasarkan jabatan dan kepemilikan saham
   adalah sebagai berikut:
   ➢ Afiliasi Berdasarkan Kesamaan Pengurus
      • Andika Purwonugroho
        Menjabat sebagai Direktur pada Perseroan dan Komisaris Utama pada CRE, serta memiliki
        kepemilikan saham pada Cipta.;
      • Agung Wibawa
        Menjabat sebagai Direktur pada Perseroan dan CRE, serta memiliki kepemilikan saham langsung
        pada Perseroan;
      • Eki Triandi Rustam
        Menjabat sebagai Direktur Utama pada PAE dan memiliki kepemilikan saham pada Cipta.
   ➢ Afiliasi Berdasarkan Kepemilikan Saham
      Hubungan kepemilikan yang teridentifikasi antara lain:
      • Beberapa pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
        o PT Petro Asia Energy sebesar 32,32%;
        o PT Dharma Mulia Jaya (DMJ) sebesar 21,44%;
        o PT Cipta Nyata Gemilang sebesar 9,10%;
      • CRE dimiliki oleh Perseroan sebesar 60%;
      • Andhika Purwonugroho memiliki kepemilikan saham pada Cipta sebesar 7,69% dan Eki Triandi
        Rustam memiliki kepemilikan saham pada Cipta sebesar 15,38%.
2. Rencana transaksi ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pendanaan operasional guna menjaga
   kelangsungan usaha, termasuk pembiayaan modal kerja, pengadaan pembelanjaan capex mesin dan
   peralatan, sekaligus mendukung pertumbuhan usaha Perseroan;
3. Setelah Rencana Transaksi, rasio profitabilitas Perseroan mengalami kenaikan, hal tersebut
   menunjukkan bahwa setelah dilakukan Rencana Transaksi laba Perseroan semakin meningkat
   meskipun laba bersih Perseroan pada tahun 2026-2027 cenderung rendah karena Perseroan
   mencatatkan beban bunga yang lebih tinggi atas pinjaman yang dilakukan;
4. Hasil perbandingan tingkat suku bunga pasar menunjukkan bahwa suku bunga pinjaman kredit
   investasi berada pada rentang 7,11% hingga 9%. Sedangkan suku bunga pinjaman kredit investasi 3
   dan 4 Perseroan berada pada 8,90% sehingga masih berada pada rentang suku bunga pasar. Hasil
   perbandingan tingkat suku bunga pinjaman SBLC pasar menunjukkan bahwa suku bunga pinjaman
   SBLC berada pada rentang 1,25% hingga 2% per annum. Sedangkan suku bunga pinjaman SBLC
   Perseroan berada pada 0,25% per kuartal atau 1% per annum, sehingga masih berada pada rentang
   suku bunga SBLC pasar;
5. Analisis inkremental menunjukkan bahwa adanya pinjaman kepada Perseroan akan memberikan nilai
   tambah bagi Perseroan, karena dari Rencana Transaksi tersebut Perseroan akan memperoleh
   kenaikan pendapatan dan laba akibat penambahan capex yang dilakukan melalui pembelian mesin
   dan peralatan produksi;
6. Berdasarkan analisis kualitatif, Rencana Transaksi memberikan manfaat dan risiko sebagai berikut:



                                                     Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 45
Page 60
   • Manfaat Transaksi:
     ➢ Berpotensi mendorong peningkatan profitabilitas, mengingat tambahan pendanaan akan
         digunakan untuk memperkuat kegiatan operasional dan mendukung ekspansi usaha. Dengan
         meningkatnya kapasitas operasional dan jangkauan layanan, Perseroan diharapkan dapat
         meningkatkan pendapatan, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja keuangan;
     ➢ Mendukung perluasan pangsa pasar Perseroan, khususnya dalam industri gas berbasis
         Compressed Natural Gas (CNG). Dengan dukungan pendanaan yang memadai, Perseroan
         memiliki fleksibilitas untuk menjangkau pelanggan baru, memperluas wilayah distribusi, serta
         meningkatkan daya saing di tengah pertumbuhan industri energi;
     ➢ Melalui penguatan kapasitas usaha dan ekspansi yang berkelanjutan, Perseroan berpotensi
         memperkuat posisinya dalam industri CNG. Hal ini sejalan dengan strategi jangka panjang
         Perseroan untuk meningkatkan skala usaha dan memperkuat positioning di industri energi, yang
         pada akhirnya diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku
         kepentingan lainnya.
   • Risiko Transaksi: Dengan dilakukannya Rencana Transaksi maka Perseroan berisiko mengalami
     peningkatan kewajiban dan tingkat leverage sebagai konsekuensi dari penambahan fasilitas
     pembiayaan. Peningkatan leverage ini dapat berdampak pada beban keuangan Perseroan,
     khususnya terkait kewajiban pembayaran bunga dan pokok pinjaman.
7. Secara kelayakan Rencana Transaksi terhadap Initial Rate of Return (IRR), Net Present Value (NPV),
   Profitablitity Index (PI), dan Payback Period menunjukan hasil yang mengindikasikan proyek adalah
   layak;
8. Analisis coverage ratio dan loan to value ratio adalah masing-masing sebesar 166,56% dan 183,68%
   sehingga besaran coverage ratio dan Nilai Pasar agunan dapat menutup besarnya pinjaman dan dapat
   dikatakan layak.

6.2. Pendapat Kewajaran
Berdasarkan analisis yang kami lakukan terhadap kewajaran Rencana Transaksi yang meliputi analisis
transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, analisis kewajaran harga transaksi, dan analisis atas
faktor-faktor lain yang relevan, HMR berpendapat bahwa rencana transaksi penjaminan aset oleh
Perseroan dan pihak afiliasi kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“BMRI”)adalah WAJAR.

Kesimpulan Pendapat Kewajaran di atas berlaku apabila tidak terdapat perubahan yang berdampak
material terhadap transaksi, seperti perubahan kondisi perekonomian secara umum, peraturan-
peraturan pemerintah, serta kondisi internal Perseroan maupun faktor-faktor lainnya. Perubahan-
perubahan sebagai akibat dari faktor-faktor tersebut setelah tanggal dikeluarkannya Laporan Pendapat
Kewajaran ini mungkin dapat memberikan hasil yang berbeda terhadap kesimpulan pendapat kewajaran.




                                                         Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 46
Page 61
6. LAMPIRAN

1.  Laporan ringkas penilaian aset jaminan oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan tanggal penilaian 31
    Desember 2025;
2. Laporan Posisi Keuangan audit Perseroan per 31 Desember 2021-2025;
3. Laporan Laba Rugi Perseroan Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-Desember Tahun 2021-2025;
4. Laporan Arus Kas Perseroan Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-Desember Tahun 2021-2025;
5. Analisis Rasio Keuangan Historis Perseroan;
6. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember 2026-
    2032;
7. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember 2026-
    2032;
8. Proyeksi Laporan Laba Rugi Perseroan Tanpa Rencana Transaksi Periode 12 bulan dari bulan
    Januari-Desember Tahun 2026-2032;
9. Proyeksi Laporan Laba Rugi Perseroan Dengan Rencana Transaksi Periode 12 bulan dari bulan
    Januari-Desember Tahun 2026-2032;
10. Proyeksi Laporan Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode 12 bulan dari bulan Januari-Desember
    Tahun 2026-2032;
11. Proyeksi Laporan Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode 12 bulan dari bulan Januari-
    Desember Tahun 2026-2032
12. Analisis Proyeksi Rasio Keuangan Perseroan Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi;
13. Proforma Laporan Posisi Keuangan Perseroan;
14. Analisis Inkremental;
15. WACC;
16. Yield Bonds 31 Desember 2025;
17. Tingkat Suku Bunga Bank Bulan Desember 2025;
18. Country and Equity Risk Premiums (Damodaran);
19. Beta (Damodaran).




                                                     Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 47
Page 62
7. REFERENSI

1. Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-
   2018) dan Edisi Revisi SPI 300, 310, dan 330;
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
   Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK No. 35/POJK.04/2020”);
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
   Perubahan Kegiatan Usaha;
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
   Benturan Kepentingan (“POJK No. 42/POJK.04/2020”);
5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
   Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal;
6. Media online lainnya.




                                                        Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk | 48
Page 63
LAMPIRAN
Page 64
              EXECUTIVE SUMMARY


                TERLETAK DI 9 LOKASI:
       1. MESIN DAN PERALATAN, TEGOWANU - GROBOGAN
   2. TANAH DAN BANGUNAN, CIKARANG SELATAN - BEKASI
     3. TANAH DAN BANGUNAN, TEBET - JAKARTA SELATAN
4. TANAH DAN BANGUNAN, PARONGPONG - BANDUNG BARAT
 5. TANAH DAN BANGUNAN, JAGAKARSA - JAKARTA SELATAN
                 6. RUMAH TINGGAL, TAPOS - DEPOK
         7. RUMAH TINGGAL, BABAKAN MADANG - BOGOR
            8. MESIN DAN PERALATAN, MANYAR - GRESIK
    9. MESIN DAN PERALATAN, CIKARANG SELATAN - BEKASI


          DISIAPKAN UNTUK KEPENTINGAN
    PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk
Page 65
                    KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
                    Herman Meirizki dan Rekan
                    Kantor Pusat Jakarta ; Kep. Menkeu No. 350/Km.1/2016
                    Bidang Jasa : Penilai Properti ; Wilayah Kerja : Republik Indonesia
                    The Akkas Commercial Building Lt.6, Jl. TB. Simatupang No. 23 , RT 11 RW 04,
                    Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12530



                                                    PENDAHULUAN

Jakarta, 09 April 2026

No. File    :   00371/2.0120-00/PI/05/0374/1/IV/2026
Perihal     :   Penilaian Aset

Kepada Yth.
PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk
Jalan Raya Kalimalang No. 126,
Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan,
Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat 17856

Dengan hormat,

Berdasarkan Surat Proposal Penawaran Jasa Penilaian Aset No. 030211/SP/HMR-JKT/PP-
LR/2026 yang telah disetujui pada tanggal 02 Maret 2026, tentang Pekerjaan Konsultan
untuk Jasa Penilaian Aset, untuk itu kami telah melakukan inspeksi ke lokasi aset yang
dimaksud dalam rangka penilaian terhadap aset tersebut, sesuai dengan dokumen-
dokumen, pernyataan-pernyataan, dan keterangan-keterangan yang diberikan oleh
Pemberi Tugas.

Adapun aset yang dimaksud sebagai objek penilaian adalah:
1. Mesin dan Peralatan, Tegowanu - Grobogan
Objek yang dinilai meliputi mesin dan peralatan berdasarkan daftar aset yang diberikan
oleh pemberi tugas. Aset tersebut terletak di Jalan Raya Semarang - Purwodadi, Desa
Mangunsari, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah.

2. Tanah dan Bangunan, Cikarang Selatan - Bekasi
Meliputi tanah, bangunan kantor dan bangunan - bangunan pendukung lain dengan luas
bangunan keseluruhan kurang lebih 867 meter persegi, sarana pelengkap lainnya, serta
mesin dan peralatan yang berada di atas tanah dengan luas berdasarkan dokumen
kepemilikan 13.526 meter persegi, terdiri dari 3 (tiga) dokumen Sertipikat Hak Guna
Bangunan dan 3 (tiga) dokumen Sertipikat Hak Milik. Aset tersebut terletak di Jalan Raya
Kalimalang No. 126, Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi,
Provinsi Jawa Barat.




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                            PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                           1



                            (021) 2940 7271     hmrvaluation@gmail.com          www.hmr.co.id
                       Cabang : Tangerang Selatan (B); Surabaya (PS); Jakarta Selatan (B); Bogor (P)
Page 66
3. Tanah dan Bangunan, Tebet - Jakarta Selatan
Meliputi tanah dan bangunan kantor dengan luas bangunan keseluruhan kurang lebih 713
meter persegi, serta sarana pelengkap lainnya yang berada di atas tanah dengan luas
berdasarkan dokumen kepemilikan 606 meter persegi, terdiri dari 1 (satu) dokumen
Sertipikat Hak Guna Bangunan. Aset terletak di Jalan Tebet Timur Dalam II, Kelurahan
Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Kota Jakarta Selatan, Provinsi Jakarta Selatan, Provinsi DKI
Jakarta.

4. Tanah dan Bangunan, Parongpong - Bandung Barat
Meliputi tanah, bangunan aula dan rumah singgah dengan luas bangunan keseluruhan
kurang lebih 445 meter persegi, serta sarana pelengkap lainnya yang berada di atas tanah
dengan luas berdasarkan dokumen kepemilikan 5.315 meter persegi, terdiri dari 1 (satu)
dokumen Sertipikat Hak Milik. Aset tersebut terletak di Jalan Cihanjuang, Desa Cihanjuang
Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

5. Tanah dan Bangunan, Jagakarsa - Jakarta Selatan
Meliputi tanah, bangunan rumah tinggal dan gudang dengan luas bangunan keseluruhan
kurang lebih 250 meter persegi, serta sarana pelengkap lainnya yang berada di atas tanah
dengan luas berdasarkan dokumen kepemilikan 4.037 meter persegi, terdiri dari 1 (satu)
dokumen Sertipikat Hak Milik. Aset tersebut terletak di Kp. Kandang, Gang Bulin No. 104
RT.010 RW.006, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Provinsi
DKI Jakarta.

6. Rumah Tinggal, Tapos - Depok
Meliputi tanah dan bangunan rumah tinggal dengan luas bangunan keseluruhan kurang
lebih 200 meter persegi, serta sarana pelengkap lainnya yang berada di atas tanah dengan
luas berdasarkan dokumen kepemilikan 192 meter persegi, terdiri dari 1 (satu) dokumen
Sertipikat Hak Milik. Aset tersebut terletak di Perumahan Kopassus Pelita II Blok A4 No. 9
RT.008 RW. 19, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.

7. Rumah Tinggal, Babakan Madang - Bogor
Meliputi tanah dan bangunan rumah tinggal dengan luas bangunan keseluruhan kurang
lebih 297 meter persegi, serta sarana pelengkap lainnya yang berada di atas tanah dengan
luas berdasarkan dokumen kepemilikan 529 meter persegi, terdiri dari 1 (satu) dokumen
Sertipikat Hak Milik. Aset tersebut terletak di Perumahan Sentul City, Cluster Mediterania
I Bukit Golf Hijau, Jalan Lembah Hijau No. 29, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan
Madang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY              PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                           2
Page 67
8. Mesin dan Peralatan, Manyar - Gresik
Objek yang dinilai meliputi mesin dan peralatan berdasarkan daftar aset yang diberikan
oleh pemberi tugas. Aset tersebut terletak di Gama Kawasan Industri Maspion, Desa
Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur

9. Mesin dan Peralatan, Cikarang Selatan - Bekasi
Objek yang dinilai meliputi mesin dan peralatan berdasarkan daftar aset yang diberikan
oleh pemberi tugas. Aset tersebut terletak di Jalan Raya Kalimalang No. 126, Desa Pasirsari,
Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

STATUS PENILAI
Penilai Publik sebagai penanggung jawab pekerjaan ini adalah :

• Susi Meirizki, S.T., MAPPI (Cert.)
  -   No. MAPPI                    : 08-S-02197
  -   No. Register Penilai         : RMK-2017.00334
  -   No. Ijin Penilai Publik      : P-1.13.00374
  -   Klasifikasi Bidang Jasa      : Penilaian Properti (P)
  -   No. STTD                     : STTD.PP-08/PJ-1/PM.02/2023
Bertindak dalam kapasitasnya sebagai Penilai Publik dalam proses penilaian properti dan
sebagai Pemimpin Rekan dalam Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki
dan Rekan selaku penyedia jasa penilaian independen. Dalam proses penilaian properti
yang dilakukan oleh Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan
akan melibatkan Penilai yang terdiri dari Penilai Publik dan Tenaga Penilai serta dibantu
oleh Tenaga Pendukung yang kesemuanya merupakan karyawan Persekutuan Kantor Jasa
Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan.

Seluruh Penilai, ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim
penugasan di bawah kordinator Penilai Publik. Penilai tidak sedang memiliki atau memiliki
potensi benturan kepentingan dengan Pemberi Tugas ataupun dengan Objek Penilaian.
Oleh karena itu, Penilai berada dalam posisi untuk memberikan penilaian Objektif dan
tidak memihak. Penilai merupakan Penilai yang berkompeten untuk melakukan penilaian
atas Objek Penilaian, tanpa menggunakan tenaga ahli dari luar.


PEMBERI TUGAS
Pemberi Tugas             :     PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk
Bidang Usaha              :     Perdagangan dan Jasa
Alamat Kantor             :     Jalan Raya Kalimalang No. 126, Desa Pasirsari, Kecamatan
                                Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat 17856
Telp.                     :     (021) 89836763
Website                   :     https://cng.co.id/id/
____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                   PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                         3
Page 68
Pemberi tugas memastikan bahwa dalam waktu yang bersamaan (dalam kurun waktu 2
bulan), aset atau objek penilaian tersebut tidak sedang atau telah dilakukan penilaian lain,
untuk maksud, tujuan, pengguna laporan dan tanggal penilaian yang sama atau
berdekatan.


PENGGUNA LAPORAN

Pengguna Laporan        :   PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk
Bidang Usaha            :   Perdagangan dan Jasa
Alamat Kantor           :   Jalan Raya Kalimalang No. 126, Desa Pasirsari, Kecamatan
                            Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat 17856
Telp.                   :   (021) 89836763
Website                 :   https://cng.co.id/id/


MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN

Maksud penilaian ini adalah untuk melakukan verifikasi antara dokumen dan kondisi fisik
di lapangan, memperoleh dan memberikan opini independen atas Nilai Pasar dari properti
dimaksud sesuai lingkup penugasan yang dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan
Untuk Mendukung Analisis Pendapat Kewajaran Terkait Transaksi Material dan Afiliasi
PT Citra Nusantara Gemilang Tbk dan oleh karenanya tidak direkomendasikan untuk
penggunaan lainnya.

Penilaian ini dilaksanakan untuk kepentingan Pasar Modal. Oleh karena itu, dalam
penilaian ini Laporan disusun sesuai Peraturan OJK Nomor 28/POJK.04/2021 tentang
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal dan SE OJK Nomor
33/SEOJK.04/2021 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di
Pasar Modal serta mengikuti dan berpedoman kepada Standar Penilaian Indonesia (SPI)
2018 serta Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).

DASAR NILAI

Dasar Nilai menjelaskan premis fundamental yang mendasari nilai yang dilaporkan,
sebagaimana diatur dalam SPI 101 dan SPI 102. Adalah suatu hal yang kritikal bahwa
Dasar Nilai sesuai dengan persyaratan dan tujuan dari penugasan penilaian, dikarenakan
Dasar Nilai dapat mempengaruhi Penilai dalam menentukan pemilihan metode penilaian,
data masukan dan asumsi serta opini nilai akhir (SPI 2018, KPUP Butir 9-1). Dasar Nilai
yang sesuai dengan tujuan penilaian adalah Nilai Pasar.




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY               PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                            4
Page 69
NILAI PASAR (MARKET VALUE)

Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar dari hasil
penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat
membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing - masing bertindak atas
dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan. (Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 28/POJK.04/2021).

Nilai Pasar adalah estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh atau dibayar untuk
penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat
membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang
pemasarannya dilakukan secara layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas
dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian dan tanpa paksaan. (SPI 2018, SPI 101
Butir 3.1).


TANGGAL PENILAIAN

Penilaian dilakukan berdasarkan atas Nilai Pasar dengan tanggal penilaian 31 Desember
2025 dan inspeksi lapangan dilaksanakan pada tanggal 03 - 06 Maret 2026. Penulisan dan
analisa dalam laporan ini berdasarkan tanggal penilaian dan pengamatan pada tanggal
inspeksi.

KESIMPULAN NILAI

Laporan Penilaian ini disusun dan dikeluarkan berdasarkan beberapa asumsi atas semua
dokumen, pernyataan dan keterangan baik lisan maupun tulisan, berikut dokumen dalam
bentuk fotokopi, turunan dan/atau salinan yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang
dari pihak pemberi tugas atau pihak ketiga kepada kami untuk tujuan pekerjaan penilaian
ini adalah benar, akurat, lengkap, dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, serta
didukung oleh kemampuan, keahlian, data-data statistik dan data lainnya yang
berhubungan dengan laporan penilaian ini yang kami miliki. Oleh sebab itu kami tidak
bertanggung jawab jika data/ informasi tersebut yang diberikan kepada kami tidak sesuai
dengan keadaan yang sebenarnya, sehingga hasil penilaian yang dihasilkan menjadi tidak
valid/ tidak akurat dan oleh karenanya harus dilakukan penilaian ulang.

Penilaian ini bergantung pada hal-hal sebagai berikut :
 1. Menghasilkan laporan penilaian properti yang bersifat non-disclaimer opinion .
 2. Mencerminkan bahwa penilai properti telah melakukan penelaahan atas dokumen -
    dokumen yang digunakan dalam proses penilaian.
 3. Mencerminkan bahwa data dan informasi yang diperoleh bersumber dari atau
    divalidasi oleh Asosiasi Profesi Penilai.



____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY               PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                         5
Page 70
 4. Menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
    kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
    pencapaiannya (fiduciary duty).
 5. Mencerminkan bahwa penilai properti bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian
    dan kewajaran proyeksi keuangan.

 6. Menghasilkan laporan penilaian properti yang terbuka untuk publik kecuali terdapat
    informasi yang bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
 7. Mencerminkan bahwa penilai properti bertanggung jawab atas laporan penilaian
 8. properti dan kesimpulan
    Mencerminkan            nilai akhir.
                   bahwa penilai  properti telah melakukan penelaahan atas status hukum
     obyek penilaian.
 9. Aset dimaksud dilengkapi dengan dokumen yang berlaku dan sah secara hukum,
    dapat dialihkan dan bebas dari ikatan, tuntutan atau halangan apapun juga selain
    yang dikemukakan dalam laporan ini. Aset yang dinilai seolah-olah bebas dan bersih
    dibawah tanggung jawab (milik) pemberi tugas.

 10. Aset dimaksud tetap dikelola dan dirawat secara wajar selama masa pemakaian.
 11. Aset dimaksud tidak terjadi perubahan kondisi fisik secara signifikan dan/atau tidak
     terjadi penyerobotan oleh pihak lain selama pemakaian.
 12. Nilai Aset dimaksud dianggap dimiliki dengan cara dibeli secara tunai sehingga cara
     pembelian dan progres pembayaran / cicilan angsuran yang masih tersisa saat ini
     tidak mempengaruhi nilai yang kami rekomendasikan.
 13. Asumsi-asumsi dan Syarat-syarat Pembatasan Umum, kondisi, komentar, dan detail
     yang tertulis di dalam laporan ini.
Berdasarkan Standar Penilaian Indonesia (SPI), dan dengan mempertimbangkan seluruh
informasi yang relevan serta mengamati kondisi pasar makro perekonomian Indonesia
yang ada, maka kami berpendapat sesuai dengan asumsi-asumsi, metode penilaian, syarat-
syarat dan/atau pembatasan-pembatasan tertentu, serta kami mengasumsikan bahwa
semua data dan informasi yang kami terima adalah benar dan akurat, bahwa nilai aset
tersebut pada tanggal penilaian, adalah sebagai berikut :




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY              PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                          6
Page 71
                                                                                              KANTOR JASA PENILAI PUBLIK - NO ! Z I N : 2.14.0120



                                                                              hmi             Herman Meirizki & Rekan
                                                                                              B u s i n e s s & Property Appraisers




Jumlah dari Nilai Pasar atas aset yang dinilai :

                                                         Rp 148.508.000.000,­

       (SERATUS EMPAT PULUH DELAPAN MILIAR LIMA RATUS DELAPAN JUTA

                                                                RUPIAH)


Nilai tersebut merupakan nilai dari aset yang dijelaskan dalam laporan ini oleh karenanya

harus dianggap sebagai kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari batasan-batasan yang

terdapat dalam Laporan ini.


Dalam situasi terjadinya gejolak pasar properti dan situasi ketidakpastian ekonomi global

termasuk Indonesia saat ini, mengakibatkan infomasi dan analis pasar dalam keterbatasan

dan      ketidakpastian.            Sehingga            adanya     keterbatasan         tersebut,        analisis        yang         kami

informasikan              dalam       laporan           ini    perlu      pemahaman           dan       kehati-hatian              dalam

penggunaannya.


Akhirnya sesuai dengan praktek standar yang biasa kami lakukan, maka kami menegaskan

bahwa kami tidak menarik keuntungan                               dalam bentuk         apapun,       baik     sekarang maupun

dimasa yang akan datang atas aset yang dinilai atau dari pendapat nilai yang dikeluarkan.

Kami mengingatkan bahwa laporan ini hanya merupakan salah satu bentuk informasi awal

yang digunakan             sebagai dasar kajian dalam mengambil keputusan, namun tidak mengikat

dan tidak dapat dijadikan sebagai dasar penentu suatu keputusan yang berakibat hukum.

Laporan        ini   harus   dibaca        secara       menyeluruh,        bersifat    rahasia     dan     hanya       disampaikan

kepada Pemberi Tugas sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja. Kami tidak bertanggung jawab

kepada pihak ketiga atas rujukan terhadap laporan ini, baik sebagian maupun keseluruhan

dan tidak dibenarkan untuk menerbitkan duplikat dokumen maupun pernyataan, edaran,

ataupun untuk dikomunikasikan kepada pihak ketiga                                     tanpa persetujuan tertulis                terlebih

dahulu dari karni baik mengenai format cetak maupun konteks dimana akan dimunculkan

/ dipublikasikan.


Selanjutnya jika           dikemudian            hari    ditemukan        data-data    baru    yang       menurut         pandangan

kami      membutuhkan              suatu         perbaikan       pada     laporan      ini,   maka       kami       berhak         untuk

melakukan perubahan pada laporan penilaian ini.


Demikian         penilaian     aset       ini,     yang       diberikan    secara     obyektif     dan      bebas       dari     konflik

kepentingan          dalam    kapasitas          kami     sebagai      Perusahaan      Penilai.     Atas      kepercayaan yang

telah    diberikan        kepada      kami       untuk        melakukan penilaian         aset ini      kami      ucapkan terima

kasih.




KJPP HERMA¥                                            EKAN




Kualifikasi Profesional           : Penilai Properti

Izin Penilai                      : P-1.13.00374



MAPPI                             : 08-S-02197




No. Register                      : RMK-2017.00334




STTD                              : STTD.PP-08/P]-1/PM.02/2023




LAPORAN PENILAIAN ASET                             PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                                                          7
Page 72
                                    DAFTAR ISI

                                                                       Halaman

SURAT PENGANTAR                                                              1
DAFTAR ISI                                                                   7
PERNYATAAN PENILAI                                                           9
RINGKASAN NILAI                                                             12

  I. DEFINISI & LINGKUP PENUGASAN                                        I - 1
     I.1    Status Penilai                                               I - 1
     I.2    Pemberi Tugas                                                I - 1
     I.3    Pengguna Laporan                                             I - 2
     I.4    Objek Penilaian                                              I - 2
     I.5    Hak Kepemilikan                                              I - 2
     I.6    Jenis Mata Uang Yang Digunakan                               I - 3
     I.7    Maksud dan Tujuan Penilaian                                  I - 3
     I.8    Dasar Nilai                                                  I - 4
     I.9    Tanggal Penilaian                                            I - 4
     I.10   Tingkat Kedalaman Investigasi                                I - 5
     I.11   Sifat dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan             I - 5
     I.12   Definisi dan Istilah Yang Digunakan Dalam Penilaian          I - 6
     I.13   Asumsi Umum                                                  I - 7
     I.14   Asumsi Khusus                                                I - 7
     I.15   Persyaratan Atas Persetujuan Untuk Publikasi                 I - 7
     I.16   Konfirmasi Dasar Penilaian                                   I - 8
     I.17   Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian                   I - 8
     I.18   Ruang Lingkup dan Proses Penilaian                           I - 8
     I.19   Pendekatan Penilaian dan Metode Penilaian Yang Digunakan     I - 8
     I.20   Kesimpulan Penilaian                                         I - 13




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY            PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                     8
Page 73
                                 PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, maka kami yang bertanda
tangan di bawah ini menyatakan bahwa :

1.   Memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.28/POJK.04/2021 tentang
     Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal menyatakan
     bahwa:
       a)   Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap objek penilaian pada
            tanggal penilaian (Cut Off Date);
       b)   Analisis telah dilakukan untuk tujuan penilaian yang diungkapkan dalam
            Laporan Penilaian Properti;
       c)   Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
            perundang-undangan yang berlaku;
       d) Telah dilakukan inspeksi terhadap objek penilaian;
       e) Perkiraan Nilai yang di hasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah
          disajikan sebagai kesimpulan Nilai;
       f)   Lingkup pekerjaan dan data yang di analisa telah diungkapkan;
       g)   Kesimpulan Nilai telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatasan;
       h)   Seluruh data dan informasi yang diungkapkan dalam Laporan dapat di
            pertanggung jawabkan; dan
       i)   Besaran Imbalan Jasa Penilaian tidak tergantung pada hasil penilaian.
2.   Pernyataan dalam laporan Penilaian ini, sebatas pengetahuan kami, adalah benar dan
     akurat.

3.   Analisis, opini, dan kesimpulan yang dinyatakan di dalam Laporan Penilaian ini
     dibatasi oleh asumsi dan batasan-batasan yang diungkapkan di dalam Laporan
     Penilaian, yang mana merupakan hasil analisis, opini dan kesimpulan Penilai yang
     tidak berpihak dan tidak memiliki benturan kepentingan.

4.   Kami tidak mempunyai kepentingan baik sekarang atau di masa yang akan datang
     terhadap properti yang dinilai, maupun memiliki kepentingan pribadi atau
     keberpihakan kepada pihak-pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap properti
     yang dinilai.

5.   Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang
     telah disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas.

6.   Biaya jasa profesional tidak dikaitkan dengan nilai yang telah ditentukan sebelumnya
     atau gambaran nilai yang diinginkan oleh Pemberi Tugas, besaran opini nilai,
     pencapaian hasil yang dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi kemudian
     (subsequent event ) yang berhubungan secara langsung dengan penggunaan dimaksud.


____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY               PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                         9
Page 74
7.    Penilai   telah   mengikuti    persyaratan     pendidikan     professional       yang
      ditetapkan/dilaksanakan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).

8.    Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan properti dan/atau
      jenis industri yang dinilai.

9.    Penilai telah melaksanakan ruang lingkup sebagai berikut :
      a.    Identifikasi masalah (identifikasi batasan, tujuan dan objek, definisi Penilaian
            dan tanggal Penilaian);
      b.    Pengumpulan data dan wawancara;
      c.    Analisis data;
      d.    Estimasi nilai dengan menggunakan Pendekatan Penilaian;
      e.    Penulisan Laporan.
10.   Penilai telah melakukan inspeksi lapangan pada tanggal 03 - 06 Maret 2026 yang
      merupakan Objek Penilaian.

11.   Tidak seorangpun selain yang bertandatangan di bawah ini, yang telah terlibat dalam
      pelaksanaan inspeksi, analisis, pembuatan kesimpulan, dan opini sebagaimana yang
      dinyatakan dalam Laporan Penilaian ini.

12.   Analisis, opini dan kesimpulan yang dibuat oleh Penilai, serta Laporan Penilaian telah
      dibuat dengan memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar
      Penilaian Indonesia (SPI).




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY               PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                           10
Page 75
                                                                        KANTOR JASA P E N I LA I P U B L I K - NO I Z I N : 2.14.0120



                                                             hmi        Herman Meirizki & Rekan
                                                                        B u s i n e s s & Property Appraisers




Yang Melakukan Penilaian :




 No.                  Nam.a Penilai                Kualifikasi Profesional                  Tanda Tangan




  1.   Susi Meirizki, S.T., MAPP! (Cert.)         Penilai Publik (Properti),

       Izin Penilai        : P-1.13.00374         Reviewer


       MAPPI               : 08-S-02197


       No. Registrasi


       No. STTD
                           : RMK-2017.00334


                           : STTD.PP-08/P]-
                                                                                            h
                           1/PM.02/2023



  2.   Ari Triyanti, S.T.                         Reviewer

       MAPPI               16-T-06370


       No. Register        RMK-2018.02076                                                 C 2
                                                                                            °
  3.   Rahman Hadi, S.T.                         Reviewer

       MAPPI

       No. Register
                           12-P-03468


                           RMK-2021.04136
                                                                                     2»i!
  4.   Faisal Amrullah, S.T.                     Reviewer

       MAPPI               16-T-06955


       No. Register        RMK-2017.00840
                                                                                              %%e

  5.   Fitriyana Sari Raharja, S.T.               Quality Assurance


       MAPPI               16-T-06912




                                                                                              6lb
       No. Register        RMK-2018.02077




  6.   Imam Syahid, S.E.                         Penilai,

       MAPPI               16-P-06938            Pelaksana Inspeksi
                                                                                                  4          '          '%
       No. Register        RMK-2020.03179




                                                 Penilai,
                                                                                                <
  7.   Wilson, S.T

       MAPPI

       No. Register
                           13-T-04502

                           RMK-2017.00870
                                                 Pelaksana Inspeksi

                                                                                       ,
  8.   Wahyu Irwan Syahputra, S.E.               Penilai,

       MAPPI               14-T-04715            Pelaksana Inspeksi


       No. Register        RMK-2021.03911
                                                                                          /


LAPORAN PENILAIAN ASET                PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                                                        11
Page 76
                                                                    KANTOR JASA PEN I LAI PUBLIK - NO I Z I N : 2.14.0120



                                                         hmr        Herman Meirizki & Rekan
                                                                    B u s i n e s s & Property Appraisers




 No. li            Nama Penilai                Kualifikasi Profesional                Tanda Tangan
                                                                                                     ill

  9.   Alvin Al Thariq, S.T                   Penilai,

       MAPPI

       No. Register
                         22-P-11331


                         RMK-2022.04394
                                              Pelaksana Inspeksi
                                                                                              }
 10.   Bahar Roy Ramadan, S.T.                Pelaksana Inspeksi

       MAPPI             21-A-11155




                                                                                           �


 11.   Riyan Halim Brawijaya, S.Hut.         Pelaksana Inspeksi

       MAPPI             22-A-11699

                                                                                       73,
 12.   Nur Agung Bastiyanto, A. Md.          Pelaksana Inspeksi

       MAPPI             21-A-11092



                                                                                     /d%




LAPORAN PENILAIAN ASET            PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                                                  12
Page 77
RINGKASAN NILAI
PENILAIAN ASET UNTUK KEPENTINGAN PT CITRA NUSANTARA GEMILANG
Tbk
TANGGAL PENILAIAN : 31 DESEMBER 2025

1. MESIN DAN PERALATAN, TEGOWANU - GROBOGAN


                                                                NILAI PASAR
                     URAIAN
                                                                    (Rp)


  -   Mesin dan Peralatan                                           8.330.440.000


                    TOTAL 1                                         8.330.440.000
             PEMBULATAN 1                                           8.330.000.000




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY             PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                       13
Page 78
2. TANAH DAN BANGUNAN, CIKARANG SELATAN - BEKASI

                                                               INDIKASI NILAI
NO.                 URAIAN                                         PASAR
                                                                    (Rp)

  A. TANAH (13.526 M²)                                            47.584.468.000,-
     Terdiri dari :
     1.    SHGB No. 3693
     2.    SHGB No. 3742
     3.    SHGB No. 3848
     4.    SHM No. 00316
     5.    SHM No. 5203
     6.    SHM No. 01348

  B. BANGUNAN
     B.1 Kantor Distribusi (± 12 m²)                                  17.520.000,-
     B.2 Ruang Mesin Pendorong Air                                     3.102.000,-
         (± 2 m²)
      B.3  Gardu Listrik (± 48 m²)                                    87.744.000,-
      B.4  Toilet Stasiun Pengisian                                    6.804.000,-
           Plan B (± 4 m²)
      B.5 Ruang Genset (± 170 m²)                                     270.300.000,-
      B.6 TPS Limbah B3 (± 8 m²)                                       10.976.000,-
      B.7 Kantor Mekanik (± 11 m²)                                     20.163.000,-
      B.8 Workshop dan Kantor (± 283 m²)                              773.722.000,-
      B.9 Koperasi (± 62 m²)                                           97.154.000,-
      B.10 Workshop Baru(± 256 m²)                                    753.920.000,-
      B.11 Toilet Workshop Baru (± 11 m²)                              33.396.000,-
                   SUB TOTAL B                                      2.074.801.000,-

  C. SARANA PELENGKAP LAINNYA
     C.1 Sumber Listrik                                            1.458.731.000,-
     C.2 Sumber Air                                                    6.904.000,-
     C.3 Pagar                                                       426.013.000,-
     C.4 Kanopi                                                      200.225.000,-
     C.5 Perkerasan Halaman                                          716.057.000,-
               SUB TOTAL C                                         2.807.930.000,-

 D. MESIN DAN PERALATAN                                           14.030.720.000

  TOTAL 2 (A + B + C+D)                                           66.497.919.000,-
  PEMBULATAN 2                                                    66.498.000.000,-



____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY            PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                          14
Page 79
3. TANAH DAN BANGUNAN, TEBET - JAKARTA SELATAN

I. PENDEKATAN PASAR
                                                                          INDIKASI NILAI
                    URAIAN                                                    PASAR
                                                                               (Rp)

  -   Tanah dan Bangunan                                                     26.940.000.000,-
      Terdiri dari:
       Tanah (606 m²)                                  24.190.320.000,-      14.272.289.000,-
       Bangunan (± 713 m²)                              1.576.760.000,-         930.288.000,-
       Sarana Pelengkap Lainnya



                    TOTAL I                                                  26.940.000.000,-

II. PENDEKATAN BIAYA
                                                                          INDIKASI NILAI
NO.                 URAIAN                                                    PASAR
                                                                               (Rp)

  A. TANAH (606 M²)                                                          21.925.080.000,-

      Terdiri dari :
        - SHGB No. 4317

  B. BANGUNAN
      - Kantor (± 713 m²)                                                     2.573.217.000,-

  C. SARANA PELENGKAP LAINNYA
      C.1 Sumber Air                                                              1.830.000,-
      C.2 Sumber Listrik                                                         45.155.000,-
      C.3 Pagar                                                                  43.329.000,-
      C.4 Perkerasan Halaman                                                     70.364.000,-
      C.5 Kanopi                                                                    956.000,-
                SUB TOTAL C                                                     161.634.000,-
           TOTAL II (A + B + C)                                              24.659.931.000,-




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                 PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                               15
Page 80
REKONSILIASI

                                                                 NILAI PASAR
                    URAIAN                               BOBOT
                                                                     (Rp)


   I   PENDEKATAN PASAR                                    40%    10.776.000.000,-
  II   PENDEKATAN BIAYA                                    60%    14.795.958.600,-


               TOTAL 3                                            25.571.958.600,-
             PEMBULATAN 3                                         25.572.000.000,-




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY            PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                         16
Page 81
4. TANAH DAN BANGUNAN, PARONGPONG - BANDUNG BARAT

I. PENDEKATAN PASAR
                                                                  INDIKASI NILAI
                    URAIAN                                            PASAR
                                                                       (Rp)

  -   TANAH DAN BANGUNAN                                             9.808.000.000,-

                    TOTAL I                                          9.808.000.000,-

II. PENDEKATAN BIAYA
                                                                  INDIKASI NILAI
NO.                       URAIAN                                      PASAR
                                                                       (Rp)

  A. TANAH (5.315 M²)                                                8.822.900.000,-
     Terdiri dari :
       - SHM No. 394

  B. BANGUNAN
      - Aula (± 236 m²)                                                956.508.000,-
         -    Rumah Singgah (± 209 m²)                                 512.468.000,-
                                                                     1.468.976.000,-

  C. SARANA PELENGKAP LAINNYA
      C.1 Pagar                                                         81.080.000,-
      C.2 Perkerasan Halaman                                            35.834.000,-
      C.3 Sumber Air                                                     1.420.000,-
      C.4 Sumber Listrik                                                 7.705.000,-
      C.5 Kolam Ikan                                                     9.867.000,-
                SUB TOTAL C                                            135.906.000,-

             TOTAL II (A + B + C)                                   10.427.782.000,-




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY               PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                        17
Page 82
REKONSILIASI
                                                               NILAI PASAR
                    URAIAN                         BOBOT
                                                                   (Rp)

   I   PENDEKATAN PASAR                               40%         3.923.200.000,-
  II   PENDEKATAN BIAYA                               60%         6.256.669.200,-


               TOTAL 4                                           10.179.869.200,-
             PEMBULATAN 4                                        10.180.000.000,-




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY            PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                        18
Page 83
5. TANAH DAN BANGUNAN, JAGAKARSA - JAKARTA SELATAN


I. PENDEKATAN PASAR

                                                                  INDIKASI NILAI
                          URAIAN                                      PASAR
                                                                       (Rp)

  -   TANAH DAN BANGUNAN                                            22.172.000.000,-
      Terdiri dari :
       Tanah (4.037 m²)
       Bangunan (±250 m²)
       Sarana Pelengkap Lainnya

                    TOTAL I                                         22.172.000.000,-

II. PENDEKATAN BIAYA

                                                                  INDIKASI NILAI
NO.                       URAIAN                                      PASAR
                                                                       (Rp)


  A. TANAH (4.037 m²)                                               22.098.538.000,-
     Terdiri dari :
     - SHM No. 8288

  B. BANGUNAN
      B.1 Rumah Tinggal (± 74 m²)                                      150.738.000,-
      B.2 Gudang (± 176 m²)                                             95.392.000,-
              SUB TOTAL B                                              246.130.000,-

 C. SARANA PELENGKAP LAINNYA
 C.1 Sumber Listrik                                                      3.705.000,-
 C.2 Sumber Air                                                          1.830.000,-
 C.3 Perkerasaan halaman                                                   123.000,-
 C.4 Pagar                                                             164.485.000,-
                    SUB TOTAL C                                        170.143.000,-

             TOTAL II (A+B+C)                                       22.514.811.000,-




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY               PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                        19
Page 84
III. REKONSILIASI

Kesimpulan Nilai berdasarkan rekonsiliasi dari nilai yang dihasilkan oleh 2 (dua)
pendekatan penilaian di atas pada tanggal penilaian adalah sebagai berikut :


                                                                 NILAI PASAR
                      URAIAN                          BOBOT
                                                                     (Rp)


  -   Pendekatan Pasar                                  40%        8.868.800.000,-
  -   Pendekatan Biaya                                  60%       13.508.886.600,-

                       TOTAL 5                                    22.377.686.600,-
                    PEMBULATAN 5                                  22.378.000.000,-




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY              PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                       20
Page 85
6. RUMAH TINGGAL, TAPOS - DEPOK

I. PENDEKATAN PASAR
                                                                          INDIKASI NILAI
                    URAIAN                                                    PASAR
                                                                               (Rp)

  -   RUMAH TINGGAL                                                           1.452.000.000,-
      Terdiri dari:
       Tanah (192 m²)                                  24.190.320.000,-      14.272.289.000,-
       Bangunan (± 200 m²)                              1.576.760.000,-         930.288.000,-
       Sarana Pelengkap Lainnya



                    TOTAL I                                                  1.452.000.000,-

II. PENDEKATAN BIAYA
                                                                          INDIKASI NILAI
NO.                       URAIAN                                              PASAR
                                                                               (Rp)

  A. TANAH (192 M²)                                                            620.736.000,-

  B. BANGUNAN
      - Rumah Tinggal (± 200 m²)                                               745.400.000,-

  C. SARANA PELENGKAP LAINNYA
      C.1 Sumber Listrik                                                         3.503.000,-
      C.2 Sumber Air                                                             1.753.000,-
      C.3 Kanopi                                                                 7.017.000,-
      C.4 Perkerasan Halaman                                                     9.388.000,-
      C.5 Pagar                                                                 12.520.000,-
                SUB TOTAL C                                                     34.181.000,-
           TOTAL II (A + B + C)                                              1.400.317.000,-




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                 PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                               21
Page 86
REKONSILIASI

                                                                 NILAI PASAR
                    URAIAN                             BOBOT
                                                                     (Rp)


   I   PENDEKATAN PASAR                                    40%       580.800.000,-
  II   PENDEKATAN BIAYA                                    60%       840.190.200,-


               TOTAL 6                                             1.420.990.200,-
             PEMBULATAN 6                                          1.421.000.000,-




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY            PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                         22
Page 87
7. RUMAH TINGGAL, BABAKAN MADANG - BOGOR


I. PENDEKATAN PASAR

                                                                    INDIKASI NILAI
                          URAIAN                                        PASAR
                                                                         (Rp)

  -   RUMAH TINGGAL                                                    3.960.000.000,-
      Terdiri dari :
       Tanah (592 m²)
       Bangunan (± 297 m²)
       Sarana Pelengkap Lainnya

                    TOTAL I                                            3.960.000.000,-

II. PENDEKATAN BIAYA

                                                                    INDIKASI NILAI
NO.                       URAIAN                                        PASAR
                                                                         (Rp)


  A. TANAH (592 m²)                                                    2.828.034.000,-
     Terdiri dari :
     - SHM No. 314

  B. BANGUNAN
  - Rumah Tinggal ( ± 297 m²)                                          1.006.830.000,-

 C. SARANA PELENGKAP LAINNYA
 C.1 Sumber Listrik                                                        4.053.000,-
 C.2 Sumber Air                                                            1.420.000,-
 C.3 Kanopi                                                                9.803.000,-
 C.4 Perkerasaan halaman                                                   9.197.000,-
                    SUB TOTAL C                                          24.473.000,-

             TOTAL II (A+B+C)                                          3.859.337.000,-




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY                 PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                        23
Page 88
III. REKONSILIASI

Kesimpulan Nilai berdasarkan rekonsiliasi dari nilai yang dihasilkan oleh 2 (dua)
pendekatan penilaian di atas pada tanggal penilaian adalah sebagai berikut :


                                                                 NILAI PASAR
                      URAIAN                          BOBOT
                                                                     (Rp)


  -   Pendekatan Pasar                                  40%        1.584.000.000,-
  -   Pendekatan Biaya                                  60%        2.315.602.200,-

                       TOTAL 7                                     3.899.602.200,-
                    PEMBULATAN 7                                   3.900.000.000,-




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY              PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                       24
Page 89
8. MESIN DAN PERALATAN, MANYAR - GRESIK


                                                                NILAI PASAR
                     URAIAN
                                                                    (Rp)


  -    Mesin dan Peralatan                                         10.228.723.000


                    TOTAL 8                                        10.228.723.000
             PEMBULATAN 8                                          10.229.000.000




      TOTAL KESELURUHAN (1 s.d 8)                                 148.508.000.000




____________________________________________________________
EXECUTIVE SUMMARY             PT CITRA NUSANTARA GEMILANG Tbk                       25
Page 90
                                                                                                                                     Lampiran 2

                        Laporan Posisi Keuangan Perseroan per 31 Desember 2021-2025
                                                          Audited            Audited            Audited           Audited           Audited
                                                         31-Des-21          31-Des-22          31-Des-23         31-Des-24         31-Des-25
ASET
Aset Lancar
Kas dan Bank                                            16.026.649.327     25.313.647.785     17.912.916.006   115.434.640.548    55.125.384.278
Piutang Usaha                                           38.252.673.720     33.198.885.254     37.784.356.651    47.949.568.331    65.316.128.527
Piutang lain-lain                                          884.030.143      1.260.963.082      2.640.814.496     1.520.345.837     8.695.745.890
Persediaan                                               2.357.071.912      3.310.779.080      3.364.084.501     7.755.365.012     9.136.132.965
Uang Muka                                               10.958.733.001      2.866.170.469      3.633.372.215    39.488.391.335    76.067.417.128
Pajak dibayar dimuka                                        41.717.200      4.641.767.579        140.941.933       704.883.350       859.140.698
Biaya dibayar dimuka                                     4.893.935.420        565.881.102     13.811.710.237    26.304.391.791    31.012.277.105
Total Current Asset                                     73.414.810.723     71.158.094.351     79.288.196.039   239.157.586.204   246.212.226.591

Aset Tidak Lancar
Aset tetap - neto                                       77.629.004.385     77.888.900.141     74.439.283.791   106.171.385.362   133.448.869.431
Piutang pihak berelasi                                  20.319.250.000                -                  -                 -                 -
Aset pajak tangguhan                                     4.194.689.507      4.605.588.666      4.401.060.381     4.858.207.890     3.894.048.414
Dana dibatasi penggunaannya                                        -       21.300.000.000     20.250.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000
Aset tidak lancar lainnya                                7.669.675.892      4.822.771.278     12.361.797.008     5.812.750.974    10.546.146.761
Total Aset Tidak Lancar                                109.812.619.784    108.617.260.085    111.452.141.180   122.190.344.226   153.237.064.606
TOTAL ASET                                             183.227.430.507    179.775.354.436    190.740.337.219   361.347.930.430   399.449.291.197

LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha                                             25.987.596.691     28.277.558.606     44.177.603.573    42.763.775.334    51.702.402.203
Utang lain-lain                                          3.404.954.874      2.658.961.641        642.471.780     2.786.716.521     2.579.045.735
Utang pajak                                              1.207.765.083      2.136.157.028      3.754.715.590     3.539.842.979     4.032.150.145
Beban masih harus dibayar                                  314.780.407        234.967.464      1.140.182.491     1.842.242.091     1.564.959.137
Pendapatan diterima dimuka                               6.532.304.458      4.847.115.092      2.757.057.836     3.617.916.018     3.885.817.909
Pembiayaan musyarakah jangka panjang jatuh
                                                         5.741.279.760      8.757.019.966     11.205.363.637                 -                 -
tempo dalam waktu satu tahun
Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu
                                                         1.826.631.840      2.033.820.291      2.033.820.291     9.767.932.872    26.312.627.349
satu tahun
-Utang pembiayaan konsumen                                 423.430.000        468.241.567        468.241.567       702.944.811       917.336.044
-Utang bank                                              1.403.201.840      1.565.578.724      1.565.578.724     9.064.988.061    25.395.291.305
Total Liabilitas Jangka Pendek                          45.015.313.113     48.945.600.088     65.711.215.198    64.318.425.815    90.077.002.478

Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi                                     7.739.786.537        257.295.293                -                 -
Liabilitas imbalan kerja                                20.564.152.187     21.428.800.500     20.499.126.477    21.323.325.632    17.281.076.650
Pembiayaan musyawarah jangka panjang dikurangi
                                                        11.979.680.344     27.375.473.386     19.110.626.623                 -                 -
bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun

Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian
                                                         5.691.962.148      4.268.281.675      3.228.674.548    11.603.337.843    12.576.702.362
jatuh tempo dalam waktu satu tahun
-Utang pembiayaan konsumen                               1.104.425.064      1.207.421.366      1.691.116.968     1.454.614.437     4.963.451.295
-Utang bank                                              4.587.537.084      3.060.860.309      1.537.557.580    10.148.723.406     7.613.251.067
Total Liabilitas Jangka Panjang                         45.975.581.216     53.329.850.854     42.838.427.648    32.926.663.475    29.857.779.012
Total Liabilitas                                        90.990.894.329    102.275.450.942    108.549.642.846    97.245.089.290   119.934.781.490

Ekuitas
Modal saham                                              2.000.000.000      2.000.000.000     62.000.000.000    88.574.951.950    88.574.951.950
Tambahan modal disetor                                     121.894.301        121.894.301        121.894.301   146.845.152.655   147.518.413.215
Penghasilan komprehensif lain                             (724.882.360)      (760.024.824)     1.669.881.895     2.739.245.560     4.051.359.019
Saldo laba                                              81.039.959.040     65.501.780.724      7.645.124.139    14.842.940.097    24.351.694.085
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
                                                        82.436.970.981     66.863.650.201     71.436.900.335   253.002.290.262   264.496.418.269
entitas induk
Kepentingan nonpengendali                                9.799.565.197     10.636.253.294     10.753.794.038    11.100.550.879    15.018.091.438
Total Ekuitas                                           92.236.536.178     77.499.903.495     82.190.694.373   264.102.841.141   279.514.509.707
Total Liabilitas dan Ekuitas                           183.227.430.507    179.775.354.437    190.740.337.219   361.347.930.431   399.449.291.197
Page 91
                                                                                                                   Lampiran 3

   Laporan Laba Rugi Perseroan Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-Desember Tahun 2021- 2025
                                            Audited           Audited           Audited           Audited           Audited
                                            FY 2021           FY 2022           FY 2023           FY 2024           FY 2025
PENDAPATAN                               387.699.802.006 423.553.944.251     377.588.881.905   508.498.255.069 611.897.173.968
BEBAN POKOK PENDAPATAN                  (325.019.655.953) (344.599.210.409) (304.494.316.161) (426.716.267.800) (505.344.549.198)
LABA KOTOR                                62.680.146.053    78.954.733.842    73.094.565.744    81.781.987.269 106.552.624.770
BEBAN USAHA                              (55.430.233.397) (61.970.414.553) (64.595.318.157) (75.039.260.146) (84.454.383.700)
LABA USAHA                                 7.249.912.656    16.984.319.289     8.499.247.587     6.742.727.123    22.098.241.070
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO      (2.391.590.260)   (1.732.149.030)    2.686.269.903     7.485.102.662       (21.883.676)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN      4.858.322.396    15.252.170.259    11.185.517.490    14.227.829.785    22.076.357.394
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
-Kini                                     (1.340.316.857)    (3.094.499.893)   (3.220.106.901)   (5.257.779.581)    (5.606.124.629)
-Tangguhan                                   246.318.214        399.077.727       531.571.601       787.522.102       (586.291.353)
Beban Pajak Penghasilan - Neto            (1.093.998.643)   (2.695.422.166)    (2.688.535.300)   (4.470.257.479)   (6.192.415.982)
LABA (RUGI) NETO                           3.764.323.753    12.556.748.093      8.496.982.190     9.757.572.306    15.883.941.412
Page 92
                                                                                                                                   Lampiran 4

     Laporan Arus Kas Perseroan Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-Desember Tahun 2021-2025
                                                       Audited             Audited            Audited             Audited             Audited
                                                       FY 2021             FY 2022            FY 2023             FY 2024             FY 2025
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                            392.636.786.210   424.421.504.309   370.913.353.253   499.193.901.571   594.798.515.663
Penerimaan dari bunga                                    938.564.609        276.974.713       273.068.315    4.155.547.709      2.712.002.474
Pembayaran ke pemasok                               (326.706.157.745) (339.064.768.179) (297.733.259.899) (414.307.891.279) (482.250.567.549)
Pembayran untuk beban operasional                    (54.498.803.048) (46.808.332.339) (53.239.801.692) (85.731.673.087) (94.344.840.678)
Pembayaran pajak                                      (1.365.794.657)    (2.690.271.850)   (1.176.609.171)  (6.036.593.609)    (5.268.074.811)
Pembayaran atas bunga                                 (3.330.154.869)    (2.575.851.297)   (1.621.746.925)  (5.576.878.170)    (2.964.971.421)
Penerimaan operasi lainnya                                98.328.756        566.727.554     4.034.948.513    8.907.395.623       (503.479.733)
Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi         7.772.769.256    34.125.982.911    21.449.952.394       603.808.758    12.178.583.945

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                (18.558.715.173)    (11.667.259.663)   (14.703.809.533)    (46.452.443.138)    (35.442.632.527)
Penambahan uang muka                                    (166.041.000)               -                   -      (38.222.110.182)    (45.024.283.793)
Penjualan aset tetap                                             -                  -         5.455.556.602                 -                   -
Penambahan (pembebanan) aset tidak lancar lainnya                -        1.097.943.656      (7.539.025.730)     6.549.046.034       (4.733.395.787)
Penerimaan dari penjualan aset tetap                             -                  -                   -                   -           300.000.000
Dana yang dibatasi penggunaannya                      (5.818.485.775)   (15.000.000.000)      1.050.000.000         (98.000.000)                -
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi   (24.543.241.948)    (25.569.316.007)   (15.737.278.661)    (78.223.507.286)    (84.900.312.107)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Dana yang dibatasi penggunaannya                                -                  -                   -        15.000.000.000                 -
Penambahan setoran modal di entitas anak                  4.160.000                -                   -                   -         3.025.000.000
Setoran modal dari penawaran umum                               -                  -                   -        26.574.951.950                 -
Tambahan modal disetor                                          -                  -                   -       153.073.258.354                 -
Beban emisi saham                                               -                  -                   -        (6.350.000.000)                -
Pembayaran dividen                                     (364.000.000)      (382.200.000)     (6.000.000.000)     (2.214.286.250)     (4.706.051.104)
Pembayaran dividen di entitas anak                              -                  -                   -          (516.677.695)       (130.936.000)
Penerimaan (pembayaran) piutang pihak berelasi         (600.384.331)    (6.550.018.428)       (257.295.293)      3.781.391.095      (3.293.600.000)
Pembayaran kepada pihak berelasi                     (3.392.124.047)    (7.482.491.244)                -                   -                   -
Penerimaan utang bank                                           -                  -                   -        24.740.791.557      19.500.000.000
Pembayaran utang bank                                           -                  -        (7.339.805.821)    (38.946.206.654)     (5.705.169.095)
Penerimaan utang lain-lain pihak ketiga               2.203.933.880                -                   -                   -                   -
Penerimaan (pembayaran) pinjaman bank - neto         15.693.275.044     17.047.233.357                 -                   -                   -

(Pembayaran) penerimaan utang pembiayaan konsumen      (144.747.171)       147.807.869         483.695.602           (1.799.287)     3.723.228.091
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan    13.400.113.375      2.780.331.554     (13.113.405.512)    175.141.423.070      12.412.471.892

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK               (3.370.359.317)    11.336.998.458     (7.400.731.779)      97.521.724.542     (60.309.256.270)
KAS DAN BANK PADA AWAL TAHUN                         19.397.008.643     13.976.649.327     25.313.647.785       17.912.916.006     115.434.640.548
KAS DAN BANK PADA AKHIR TAHUN                        16.026.649.326     25.313.647.785     17.912.916.006      115.434.640.548      55.125.384.278
Page 93
                                                                                                     Lampiran 5

                                        Analisis Rasio Keuangan Perseroan
                                    Audited      Audited      Audited      Audited      Audited       Average
                                    FY2021       FY2022       FY2023       FY2024       FY2025        Historis
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio                             1,63         1,45         1,21         3,72         2,73          2,15
Quick ratio                               1,58         1,39         1,16         3,60         2,63          2,07
Cash ratio                                0,36         0,52         0,27         1,79         0,61          0,71

PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin                     16,17%       18,64%       19,36%       16,08%       17,41%          18%
Net profit margin                        0,97%        2,96%        2,25%        1,92%        2,60%           2%

ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover                10,14        12,76          9,99        10,60         9,37        10,57
Inventory turnover                     137,89       104,08         90,51        55,02        55,31        88,56
Acc. Payable turnover                   12,51        12,19          6,89         9,98         9,77        10,27
Days of Acc. Receivable                    36           28            36           34           38           34
Days of Inventory                           3            3             4            7            7            5
Days of Acc. Payable                       29           30            52           36           37           37

SOLVENCY RATIOS
Debt to Equity                           0,00%       54,75%       43,29%        8,09%       13,91%       24,01%
Debt to Assets                           0,00%       23,60%       18,65%        5,91%        9,74%       11,58%
Total Liabilities to Total Assets       49,66%       56,89%       56,91%       26,91%       30,03%       44,08%
Total Liabilities to Total Equity       98,65%      131,97%      132,07%       36,82%       42,91%       88,48%
Page 94
                                                                                                                                                              Lampiran 6

Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember 2026-2032
                                                   Projection        Projection        Projection        Projection       Projection        Projection          Projection
                                                   31-Des-26         31-Des-27         31-Des-28         31-Des-29        31-Des-30         31-Des-31           31-Des-32
ASET
Aset Lancar
Kas dan Bank                                       78.716.972.590    71.859.973.179   102.580.226.009   150.540.431.076   202.830.359.032   260.555.158.824     324.850.122.570
Piutang Usaha                                      80.089.932.870   100.133.665.657   121.803.111.111   133.133.985.185   146.979.601.067   165.005.946.311     185.424.474.673
Piutang lain-lain                                   8.500.092.000     6.375.069.000     4.781.302.000     3.585.977.000     2.689.483.000     2.017.113.000       1.512.835.000
Persediaan                                          9.575.862.858    10.401.236.852    12.573.990.186    13.746.600.840    15.155.272.800    16.988.558.924      19.064.792.507
Uang Muka                                          76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128      76.067.417.128
Pajak dibayar dimuka                                4.446.054.000     5.872.268.000     7.345.163.000     7.766.704.000     8.568.183.000     9.610.215.000      10.790.028.000
Biaya dibayar dimuka                               31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105      31.012.277.105
Total Current Asset                               288.408.608.551   301.721.906.920   356.163.486.539   415.853.392.334   483.302.593.132   561.256.686.292     648.721.946.983

Aset Tidak Lancar
Aset tetap - neto                                 117.856.173.651   111.970.818.340    96.143.406.976    80.119.753.467    63.936.615.875    47.598.843.324      31.110.215.836
Aset pajak tangguhan                                4.478.156.000     4.702.064.000     4.937.168.000     5.184.027.000     5.443.229.000     5.715.391.000       6.001.161.000
Dana dibatasi penggunaannya                         5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000       5.348.000.000
Revolving credit                                              -                 -                 -                 -                 -                 -                   -
Aset tidak lancar lainnya                          10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761      10.546.146.761
Total Aset Tidak Lancar                           138.228.476.412   132.567.029.101   116.974.721.737   101.197.927.228    85.273.991.636    69.208.381.085      53.005.523.597
TOTAL ASET                                        426.637.084.963   434.288.936.021   473.138.208.276   517.051.319.563   568.576.584.768   630.465.067.377     701.727.470.579

LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha                                        76.606.902.864    72.808.657.961    88.017.931.299    96.226.205.883   106.086.909.599   118.919.912.470     133.453.547.547
Utang lain-lain                                     1.579.045.000     1.184.284.000       888.213.000       666.160.000       499.620.000       374.715.000         281.037.000
Utang pajak                                         5.384.884.000     5.872.268.000     7.345.163.000     7.766.704.000     8.568.183.000     9.610.215.000      10.790.028.000
Beban masih harus dibayar                             564.959.000       423.720.000       317.790.000       238.343.000       178.758.000       134.069.000         100.552.000
Pendapatan diterima dimuka                          3.885.817.000     2.914.363.000     2.185.773.000     1.639.330.000     1.229.498.000       922.124.000         691.593.000
Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam
                                                   10.812.629.000     9.774.983.000      917.337.000        458.669.000                -                 -                   -
waktu satu tahun
-Utang pembiayaan konsumen                            917.337.000       917.337.000       917.337.000       458.669.000               -                 -                   -
-Utang bank                                         9.895.292.000     8.857.646.000               -                 -                 -                 -                   -
Total Liabilitas Jangka Pendek                     98.834.236.864    92.978.275.961    99.672.207.299   106.995.411.883   116.562.968.599   129.961.035.470     145.316.757.547

Liabilitas jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja                           17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650      17.281.076.650
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
                                                   12.903.762.000     2.211.444.000      376.772.000                  -                -                 -                   -
bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun
-Utang pembiayaan konsumen                          4.046.116.000     2.211.444.000       376.772.000               -                 -                 -                   -
-Utang bank                                         8.857.646.000               -                 -                 -                 -                 -                   -
Total Liabilitas Jangka Panjang                    30.184.838.650    19.492.520.650    17.657.848.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650      17.281.076.650
Total Liabilitas                                  129.019.075.514   112.470.796.611   117.330.055.949   124.276.488.533   133.844.045.249   147.242.112.120     162.597.834.197

Ekuitas
Modal saham                                        88.574.951.950    88.574.951.950    88.574.951.950    88.574.951.950    88.574.951.950    88.574.951.950      88.574.951.950
Tambahan modal disetor                            147.518.413.215   147.518.413.215   147.518.413.215   147.518.413.215   147.518.413.215   147.518.413.215     147.518.413.215
Penghasilan komprehensif lain                       4.051.359.019     4.051.359.019     4.051.359.019     4.051.359.019     4.051.359.019     4.051.359.019       4.051.359.019
Saldo laba                                         42.455.193.827    66.655.323.788   100.645.336.705   137.612.015.408   179.569.723.896   228.060.139.635     283.966.820.760
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
                                                  282.599.918.011   306.800.047.972   340.790.060.889   377.756.739.592   419.714.448.080   468.204.863.819     524.111.544.944
entitas induk
Kepentingan nonpengendali                          15.018.091.438    15.018.091.438    15.018.091.438    15.018.091.438    15.018.091.438    15.018.091.438      15.018.091.438
Total Ekuitas                                     297.618.009.449   321.818.139.410   355.808.152.327   392.774.831.030   434.732.539.518   483.222.955.257     539.129.636.382
Total Liabilitas dan Ekuitas                      426.637.084.963   434.288.936.021   473.138.208.276   517.051.319.563   568.576.584.768   630.465.067.377     701.727.470.579
Page 95
                                                                                                                                                                         Lampiran 7

   Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember 2026-
                                              2032
                                                              Projection        Projection        Projection        Projection       Projection        Projection          Projection
                                                              31-Des-26         31-Des-27         31-Des-28         31-Des-29        31-Des-30         31-Des-31           31-Des-32
ASET
Aset Lancar
Kas dan Bank                                                  61.778.914.973    59.432.136.795   100.837.795.758   149.000.742.638   202.024.189.525   264.163.372.757     336.074.467.247
Piutang Usaha                                                 80.089.932.870   100.133.665.657   121.803.111.111   133.133.985.185   146.979.601.067   165.005.946.311     185.424.474.673
Piutang lain-lain                                             10.000.108.000     7.500.081.000     5.625.061.000     4.218.796.000     3.164.097.000     2.373.073.000       1.779.805.000
Persediaan                                                     9.629.262.917    10.454.636.910    12.627.390.244    13.800.000.899    15.208.672.859    17.028.070.094      19.104.303.677
Uang Muka                                                     76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128    76.067.417.128      76.067.417.128
Pajak dibayar dimuka                                           6.730.265.000     7.910.211.000     9.284.292.000    10.093.260.000    10.968.060.000    12.074.929.000      13.317.086.000
Biaya dibayar dimuka                                          31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105    31.012.277.105      31.012.277.105
Total Current Asset                                          275.308.177.993   292.510.425.595   357.257.344.346   417.326.478.955   485.424.314.683   567.725.085.395     662.779.830.830

Aset Tidak Lancar
Aset tetap - neto                                            141.511.369.431   131.781.209.900   112.108.994.316    92.240.536.587    72.212.594.775    53.030.018.004      33.696.586.296
Aset pajak tangguhan                                           4.478.156.000     4.522.938.000     4.568.167.000     4.613.849.000     4.659.987.000     4.706.587.000       4.753.653.000
Dana dibatasi penggunaannya                                    5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000     5.348.000.000       5.348.000.000
Revoling credit                                               53.349.646.818    53.349.646.818    53.349.646.818    53.349.646.818    53.349.646.818    53.349.646.818      53.349.646.818
Aset tidak lancar lainnya                                     10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761    10.546.146.761      10.546.146.761
Total Aset Tidak Lancar                                      215.233.319.010   205.547.941.479   185.920.954.895   166.098.179.166   146.116.375.354   126.980.398.583     107.694.032.875
TOTAL ASET                                                   490.541.497.003   498.058.367.073   543.178.299.242   583.424.658.121   631.540.690.037   694.705.483.978     770.473.863.704

LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha                                                   77.034.103.333    73.182.458.371    88.391.731.709    96.600.006.293   106.460.710.010   119.196.490.658     133.730.125.736
Utang lain-lain                                                1.579.046.000     1.184.285.000       888.214.000       666.160.000       499.620.000       374.715.000         281.037.000
Utang pajak                                                      748.979.000     8.765.652.000    12.525.874.000    13.547.401.000    14.464.494.000    15.622.140.000      16.956.104.000
Beban masih harus dibayar                                        564.960.000       423.720.000       317.790.000       238.343.000       178.757.000       134.068.000         100.551.000
Pendapatan diterima dimuka                                     3.885.818.000     4.080.109.000     4.284.115.000     4.498.320.000     4.723.236.000     4.959.398.000       5.207.368.000
Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu
                                                              64.162.275.818    63.124.629.818    54.266.983.818    53.808.315.818    53.349.646.818    53.349.646.818      53.349.646.818
tahun
-Utang pembiayaan konsumen                                       917.337.000       917.337.000       917.337.000       458.669.000               -                 -                   -
-Utang bank                                                   63.244.938.818    62.207.292.818    53.349.646.818    53.349.646.818    53.349.646.818    53.349.646.818      53.349.646.818
Total Liabilitas Jangka Pendek                               147.975.182.151   150.760.854.189   160.674.708.527   169.358.546.111   179.676.463.828   193.636.458.476     209.624.832.554

Liabilitas jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja                                      17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650    17.281.076.650      17.281.076.650
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian jatuh
                                                              29.665.510.933    12.228.798.000    13.751.772.000     7.875.000.000     2.375.000.000                -                   -
tempo dalam waktu satu tahun
-Utang pembiayaan konsumen                                     4.046.116.000     2.211.444.000       376.772.000               -                 -                 -                   -
-Utang bank                                                   25.619.394.933    10.017.354.000    13.375.000.000     7.875.000.000     2.375.000.000               -                   -
Total Liabilitas Jangka Panjang                               46.946.587.583    29.509.874.650    31.032.848.650    25.156.076.650    19.656.076.650    17.281.076.650      17.281.076.650
Total Liabilitas                                             194.921.769.734   180.270.728.839   191.707.557.177   194.514.622.761   199.332.540.478   210.917.535.126     226.905.909.204

Ekuitas
Modal saham                                                   88.574.951.950    88.574.951.950    88.574.951.950    88.574.951.950    88.574.951.950    88.574.951.950      88.574.951.950
Tambahan modal disetor                                       147.518.413.215   147.518.413.215   147.518.413.215   147.518.413.215   147.518.413.215   147.518.413.215     147.518.413.215
Penghasilan komprehensif lain                                  4.051.359.019     4.051.359.019     4.051.359.019     4.051.359.019     4.051.359.019     4.051.359.019       4.051.359.019
Saldo laba                                                    40.456.911.646    62.624.822.612    96.307.926.442   133.747.219.738   177.045.333.937   228.625.133.230     288.405.138.879
-Telah ditentukan penggunaanya                                 3.000.000.000     3.000.000.000     3.000.000.000     3.000.000.000     3.000.000.000     3.000.000.000       3.000.000.000
-Belum ditentukan penggunaannya                               37.456.911.646    59.624.822.612    93.307.926.442   130.747.219.738   174.045.333.937   225.625.133.230     285.405.138.879
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
                                                             280.601.635.830   302.769.546.796   336.452.650.626   373.891.943.922   417.190.058.121   468.769.857.414     528.549.863.063
induk
Kepentingan nonpengendali                                     15.018.091.438    15.018.091.438    15.018.091.438    15.018.091.438    15.018.091.438    15.018.091.438      15.018.091.438
Total Ekuitas                                                295.619.727.268   317.787.638.234   351.470.742.064   388.910.035.360   432.208.149.559   483.787.948.852     543.567.954.501
Total Liabilitas dan Ekuitas                                 490.541.497.003   498.058.367.073   543.178.299.242   583.424.658.121   631.540.690.037   694.705.483.978     770.473.863.704
Page 96
                                                                                                                 Lampiran 8

    Proyeksi Laporan Laba Rugi Perseroan Tanpa Rencana Transaksi Periode 12 Bulan dari Bulan
                               Januari-Desember Tahun 2026-2032
                                                                   Projection            Projection            Projection
                                                                     FY 2026               FY 2027               FY 2028
PENDAPATAN                                                       819.663.255.833       896.696.975.955      1.090.746.860.000
BEBAN POKOK PENDAPATAN                                          (689.462.125.780)     (748.889.053.311)      (905.327.293.363)
LABA KOTOR                                                       130.201.130.053       147.807.922.643        185.419.566.637
BEBAN USAHA                                                     (107.596.515.000)     (117.417.365.000)      (142.509.640.000)
LABA USAHA                                                        22.604.615.053        30.390.557.643         42.909.926.637
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO                                  605.000.000           635.250.000            667.013.000
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                             23.209.615.053        31.025.807.643         43.576.939.637
Beban Pajak Penghasilan - Neto                                     (5.106.115.312)       (6.825.677.682)        (9.586.926.720)
LABA (RUGI) NETO                                                  18.103.499.742        24.200.129.962         33.990.012.917


                                            Projection             Projection             Projection             Projection
                                             FY 2029                FY 2030                FY 2031                FY 2032
PENDAPATAN                              1.192.214.837.333      1.316.202.327.552      1.477.628.249.216      1.660.476.170.699
BEBAN POKOK PENDAPATAN                   (989.755.260.509)    (1.091.179.641.593)    (1.223.176.242.551)    (1.372.665.060.488)
LABA KOTOR                                202.459.576.824        225.022.685.960        254.452.006.665        287.811.110.211
BEBAN USAHA                              (155.766.763.000)      (171.966.134.000)      (193.056.958.000)      (216.946.636.000)
LABA USAHA                                  46.692.813.824         53.056.551.960         61.395.048.665         70.864.474.211
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO           700.364.000            735.382.000            772.151.000            810.758.000
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN       47.393.177.824         53.791.933.960         62.167.199.665         71.675.232.211
Beban Pajak Penghasilan - Neto             (10.426.499.121)       (11.834.225.471)       (13.676.783.926)       (15.768.551.086)
LABA (RUGI) NETO                            36.966.678.703         41.957.708.488         48.490.415.739         55.906.681.125
Page 97
                                                                                                               Lampiran 9

   Proyeksi Laporan Laba Rugi Perseroan Dengan Rencana Transaksi Periode 12 Bulan dari Bulan
                               Januari-Desember Tahun 2026-2032
                                                                   Projection           Projection             Projection
                                                                     FY 2026              FY 2027                FY 2028
PENDAPATAN                                                       823.782.166.667      901.202.990.909       1.096.228.000.000
BEBAN POKOK PENDAPATAN                                          (693.306.930.000)    (752.733.857.531)       (909.172.097.583)
LABA KOTOR                                                       130.475.236.667      148.469.133.378         187.055.902.417
BEBAN USAHA                                                     (107.596.515.000)    (117.417.365.000)       (142.509.640.000)
LABA USAHA                                                        22.878.721.667       31.051.768.378          44.546.262.417
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO                              (2.231.006.844)      (2.631.369.704)         (1.362.795.968)
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                             20.647.714.822       28.420.398.674          43.183.466.448
Beban Pajak Penghasilan - Neto                                     (4.542.497.261)      (6.252.487.708)         (9.500.362.619)
LABA (RUGI) NETO                                                  16.105.217.561       22.167.910.966          33.683.103.830


                                            Projection            Projection             Projection             Projection
                                             FY 2029                FY 2030                FY 2031                FY 2032
PENDAPATAN                              1.198.205.866.667      1.322.816.409.600      1.485.053.516.800      1.668.820.272.060
BEBAN POKOK PENDAPATAN                   (993.600.064.729)    (1.095.024.445.813)    (1.226.021.046.771)    (1.375.509.864.708)
LABA KOTOR                                204.605.801.938        227.791.963.788        259.032.470.029        293.310.407.351
BEBAN USAHA                              (155.766.763.000)      (171.966.134.000)      (193.056.958.000)      (216.946.636.000)
LABA USAHA                                  48.839.038.937         55.825.829.788         65.975.512.029         76.363.771.351
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN - NETO          (839.944.968)          (315.426.968)           152.435.782            277.261.532
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN       47.999.093.969         55.510.402.819         66.127.947.811         76.641.032.883
Beban Pajak Penghasilan - Neto             (10.559.800.673)       (12.212.288.620)       (14.548.148.518)       (16.861.027.234)
LABA (RUGI) NETO                            37.439.293.296         43.298.114.199         51.579.799.293         59.780.005.649
Page 98
                                                                                                                                                                        Lampiran 10

Proyeksi Laporan Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode 12 bulan dari bulan Januari-Desember
                                      Tahun 2026-2032
                                                       Projection          Projection          Projection          Projection          Projection          Projection          Projection
                                                        FY 2026             FY 2027             FY 2028             FY 2029             FY 2030             FY 2031             FY 2032
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba/rugi bersih                                     18.103.499.742      24.200.129.962      33.990.012.917       36.966.678.703      41.957.708.488      48.490.415.739      55.906.681.125
Depresiasi                                           15.592.695.780      15.694.878.311      16.839.981.363       17.094.334.509      17.364.306.593      17.662.591.551      17.976.089.488

Perubahan modal kerja bersih:
 Piutang Usaha                                       (14.773.804.343)    (20.043.732.786)    (21.669.445.455)    (11.330.874.074)    (13.845.615.881)    (18.026.345.244)    (20.418.528.362)
 Piutang lain-lain                                        195.653.890       2.125.023.000       1.593.767.000       1.195.325.000         896.494.000         672.370.000         504.278.000
 Persediaan                                              (439.729.893)       (825.373.993)     (2.172.753.334)     (1.172.610.655)     (1.408.671.959)     (1.833.286.124)     (2.076.233.582)
 Uang Muka                                                        -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Pajak dibayar dimuka                                  (3.586.913.302)     (1.426.214.000)     (1.472.895.000)       (421.541.000)       (801.479.000)     (1.042.032.000)     (1.179.813.000)
 Biaya dibayar dimuka                                             -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Aset pajak tangguhan                                    (584.107.586)       (223.908.000)       (235.104.000)       (246.859.000)       (259.202.000)       (272.162.000)       (285.770.000)
 Dana dibatasi penggunaannya                                      -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Revolving credit                                                 -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Aset tidak lancar lainnya                                        -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Utang usaha                                          24.904.500.661       (3.798.244.904)    15.209.273.338        8.208.274.584       9.860.703.716     12.833.002.871      14.533.635.077
 Utang lain-lain                                       (1.000.000.735)       (394.761.000)       (296.071.000)       (222.053.000)       (166.540.000)       (124.905.000)        (93.678.000)
 Utang pajak                                            1.352.733.855         487.384.000       1.472.895.000         421.541.000         801.479.000       1.042.032.000       1.179.813.000
 Beban masih harus dibayar                             (1.000.000.137)       (141.239.000)       (105.930.000)        (79.447.000)        (59.585.000)        (44.689.000)        (33.517.000)
 Pendapatan diterima dimuka                                      (909)       (971.454.000)       (728.590.000)       (546.443.000)       (409.832.000)       (307.374.000)       (230.531.000)
 Utang pihak berelasi                                             -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Liabilitas imbalan kerja                                         -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi        38.764.527.023      14.682.487.590      42.425.140.830      49.866.326.067      53.929.765.956      59.049.618.792      65.782.425.746

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                                -     (9.809.523.000)     (1.012.570.000)     (1.070.681.000)     (1.181.169.000)     (1.324.819.000)     (1.487.462.000)
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                   -     (9.809.523.000)     (1.012.570.000)     (1.070.681.000)     (1.181.169.000)     (1.324.819.000)     (1.487.462.000)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

 Penerimaan (pembayaran) Pembiayaan musyarakah
 jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
                                                                    -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Penerimaan (pembayaran) Utang pembiayaan
 konsumen                                               (917.334.339)      (1.834.672.000)     (1.834.672.000)      (835.440.000)       (458.669.000)                   -                   -
 Penerimaan (pembayaran) Utang bank                  (14.255.604.372)      (9.895.292.000)     (8.857.646.000)               -                   -                      -                   -
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan    (15.172.938.711)    (11.729.964.000)    (10.692.318.000)       (835.440.000)       (458.669.000)                   -                   -

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK               23.591.588.312      (6.856.999.410) 30.720.252.830           47.960.205.067      52.289.927.956      57.724.799.792      64.294.963.746
KAS DAN BANK PADA AWAL TAHUN                         55.125.384.278      78.716.972.590  71.859.973.179          102.580.226.009     150.540.431.076     202.830.359.032     260.555.158.824
KAS DAN BANK PADA AKHIR TAHUN                        78.716.972.590      71.859.973.179 102.580.226.009          150.540.431.076     202.830.359.032     260.555.158.824     324.850.122.570
Page 99
                                                                                                                                                                       Lampiran 11

         Proyeksi Laporan Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode 12 bulan dari bulan Januari-
                                      Desember Tahun 2026-2032
                                                      Projection          Projection          Projection          Projection          Projection          Projection          Projection
                                                       FY 2026             FY 2027             FY 2028             FY 2029             FY 2030             FY 2031             FY 2032
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba/rugi bersih                                     16.105.217.561      22.167.910.966       33.683.103.830      37.439.293.296      43.298.114.199      51.579.799.293      59.780.005.649
Depresiasi                                           19.437.500.000      19.539.682.531       20.684.785.583      20.939.138.729      21.209.110.813      20.507.395.771      20.820.893.708

Perubahan modal kerja bersih:
 Piutang Usaha                                       (14.773.804.343)    (20.043.732.786)    (21.669.445.455)    (11.330.874.074)    (13.845.615.881)    (18.026.345.244)    (20.418.528.362)
 Piutang lain-lain                                     (1.304.362.110)      2.500.027.000       1.875.020.000       1.406.265.000       1.054.699.000         791.024.000         593.268.000
 Persediaan                                              (493.129.952)       (825.373.993)     (2.172.753.334)     (1.172.610.655)     (1.408.671.959)     (1.819.397.236)     (2.076.233.582)
 Uang Muka                                                        -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Pajak dibayar dimuka                                  (5.871.124.302)     (1.179.946.000)     (1.374.081.000)       (808.968.000)       (874.800.000)     (1.106.869.000)     (1.242.157.000)
 Biaya dibayar dimuka                                             -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Aset pajak tangguhan                                    (584.107.586)        (44.782.000)        (45.229.000)        (45.682.000)        (46.138.000)        (46.600.000)        (47.066.000)
 Dana dibatasi penggunaannya                                      -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Revolving credit                                    (53.349.646.818)                 -                   -                   -                   -                   -                   -
 Aset tidak lancar lainnya                                        -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Utang usaha                                          25.331.701.130       (3.851.644.962)    15.209.273.338        8.208.274.584       9.860.703.716     12.735.780.649      14.533.635.077
 Utang lain-lain                                         (999.999.735)       (394.761.000)       (296.071.000)       (222.054.000)       (166.540.000)       (124.905.000)        (93.678.000)
 Utang pajak                                           (3.283.171.145)      8.016.673.000       3.760.222.000       1.021.527.000         917.093.000       1.157.646.000       1.333.964.000
 Beban masih harus dibayar                               (999.999.137)       (141.240.000)       (105.930.000)        (79.447.000)        (59.586.000)        (44.689.000)        (33.517.000)
 Pendapatan diterima dimuka                                         91        194.291.000         204.006.000         214.205.000         224.916.000         236.162.000         247.970.000
 Utang pihak berelasi                                             -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Liabilitas imbalan kerja                                         -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi       (20.784.926.345)     25.937.103.755      49.752.900.963      55.569.067.880      60.163.284.887      65.839.002.232      73.398.556.490

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                 (27.500.000.000)     (9.809.523.000)     (1.012.570.000)     (1.070.681.000)     (1.181.169.000)     (1.324.819.000)     (1.487.462.000)
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi    (27.500.000.000)     (9.809.523.000)     (1.012.570.000)     (1.070.681.000)     (1.181.169.000)     (1.324.819.000)     (1.487.462.000)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

 Penerimaan (pembayaran) Pembiayaan musyarakah
 jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
                                                                   -                   -                   -                   -                   -                   -                   -
 Penerimaan (pembayaran) Utang pembiayaan
 konsumen                                              (917.334.339)      (1.834.672.000)     (1.834.672.000)       (835.440.000)       (458.669.000)                -                     -
 Penerimaan (pembayaran) Utang bank                  55.855.791.379      (16.639.686.933)     (5.500.000.000)     (5.500.000.000)     (5.500.000.000)     (2.375.000.000)                  -
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan    54.938.457.040      (18.474.358.933)     (7.334.672.000)     (6.335.440.000)     (5.958.669.000)     (2.375.000.000)                  -

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK                6.653.530.695      (2.346.778.178)      41.405.658.963      48.162.946.880      53.023.446.887      62.139.183.232      71.911.094.490
KAS DAN BANK PADA AWAL TAHUN                         55.125.384.278      61.778.914.973       59.432.136.795     100.837.795.758     149.000.742.638     202.024.189.525     264.163.372.757
KAS DAN BANK PADA AKHIR TAHUN                        61.778.914.973      59.432.136.795      100.837.795.758     149.000.742.638     202.024.189.525     264.163.372.757     336.074.467.247
Page 100
                                                                                                               Lampiran 12

            Analisis Proyeksi Rasio Keuangan Perseroan Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi
                                             FY2026       FY2027      FY2028      FY2029      FY2030      FY2031      FY2032
LIQUIDITY RATIO:
CURRENT RATIO
Current ratio (dengan transaksi)                 1,86         1,94        2,22        2,46        2,70        2,93        3,16
Current ratio (tanpa transaksi)                  2,92         3,25        3,57        3,89        4,15        4,32        4,46
Selisih                                         (1,06)       (1,30)      (1,35)      (1,42)      (1,44)      (1,39)      (1,30)

CASH RATIO
Cash ratio (dengan transaksi)                    0,42         0,39        0,63        0,88        1,12        1,36        1,60
Cash ratio (tanpa transaksi)                     0,80         0,77        1,03        1,41        1,74        2,00        2,24
Selisih                                         (0,38)       (0,38)      (0,40)      (0,53)      (0,62)      (0,64)      (0,63)

PROFITABILITY RATIO:
GROSS PROFIT MARGIN
Gross profit margin (dengan transaksi)         15,84%       16,47%      17,06%      17,08%      17,22%      17,44%      17,58%
Gross profit margin (tanpa transaksi)          15,88%       16,48%      17,00%      16,98%      17,10%      17,22%      17,33%
Selisih                                        -0,05%       -0,01%       0,06%       0,09%       0,12%       0,22%       0,24%

OPERATING PROFIT MARGIN
Operating profit margin (dengan transaksi)      2,78%        3,45%       4,06%       4,08%       4,22%       4,44%       4,58%
Operating profit margin (tanpa transaksi)       2,76%        3,39%       3,93%       3,92%       4,03%       4,15%       4,27%
Selisih                                         0,02%        0,06%       0,13%       0,16%       0,19%       0,29%       0,31%

NET PROFIT MARGIN
Net profit margin (dengan transaksi)            1,96%        2,46%       3,07%       3,12%       3,27%       3,47%       3,58%
Net profit margin (tanpa transaksi)             2,21%        2,70%       3,12%       3,10%       3,19%       3,28%       3,37%
Selisih                                        -0,25%       -0,24%      -0,04%       0,02%       0,09%       0,19%       0,22%

SOLVENCY RATIO:
DEBT TO ASSET
Debt to Asset (dengan transaksi)               18,12%       14,50%      12,28%      10,49%       8,82%       7,68%       6,92%
Debt to Asset (tanpa transaksi)                 4,40%        2,04%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
Selisih                                        13,72%       12,46%      12,28%      10,49%       8,82%       7,68%       6,92%

DEBT TO EQUITY
Debt to Equity (dengan transaksi)              30,06%       22,73%      18,98%      15,74%      12,89%      11,03%       9,81%
Debt to Equity (tanpa transaksi)                6,30%        2,75%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
Selisih                                        23,76%       19,97%      18,98%      15,74%      12,89%      11,03%       9,81%

INTEREST COVERAGE RATIO
Interest Coverage Ratio (dengan transaksi)      14,92        15,49       32,14       45,30       73,31      139,55      182,17
Interest Coverage Ratio (tanpa transaksi)       24,14        61,67
Selisih                                          (9,22)     (46,18)

TIME INTEREST EARNED
Time Interest Earned (dengan transaksi)           8,07        9,51       21,95       31,71       53,13      106,46      143,14
Time Interest Earned (tanpa transaksi)          14,29        40,67
Selisih                                          (6,22)     (31,16)
Page 101
                                                                                         Lampiran 13

                                   Proforma Laporan Posisi Keuangan
                                   Audit                   Penyesuaian                   Proforma
                                 31-Des-25           Dr.                 Cr.            31-Des-25
Aset Lancar                     246.212.226.591                                        246.212.226.591
  Kas dan Bank                   55.125.384.278   27.500.000.000      27.500.000.000    55.125.384.278
Aset Tidak Lancar               153.237.064.606              -                   -     234.086.711.424
  Aset tetap                    133.448.869.431   27.500.000.000                 -     160.948.869.431
  Revolving credit                          -     53.349.646.818                 -      53.349.646.818
Jumlah Aset                     399.449.291.197   55.000.000.000      27.500.000.000   480.298.938.015
Liabilitas Jangka Pendek         90.077.002.478              -                   -     143.426.649.296
  Utang bank                     25.395.291.305              -        53.349.646.818    78.744.938.123
Liabilitas Jangka Panjang        29.857.779.012              -                   -      57.357.779.012
  Utang bank                      7.613.251.067              -        27.500.000.000    35.113.251.067
Jumlah Liabilitas               119.934.781.490              -        80.849.646.818   200.784.428.308
Jumlah Ekuitas                  279.514.509.707              -                   -     279.514.509.707
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas   399.449.291.197              -        80.849.646.818   480.298.938.015
Page 102
                                                                                                                                                   Lampiran 14

                                                               Analisis Inkremental
                            Projection          Projection           Projection          Projection           Projection            Projection            Projection
                             FY2026              FY2027               FY2028              FY2029               FY2030                FY2031                FY2032
PENDAPATAN
Dengan Rencana Transaksi    823.782.166.667     901.202.990.909    1.096.228.000.000   1.198.205.866.667    1.322.816.409.600     1.485.053.516.800     1.668.820.272.060
Tanpa Rencana Transaksi     819.663.255.833     896.696.975.955    1.090.746.860.000   1.192.214.837.333    1.316.202.327.552     1.477.628.249.216     1.660.476.170.699
Selisih                       4.118.910.833       4.506.014.955        5.481.140.000       5.991.029.333        6.614.082.048         7.425.267.584         8.344.101.360

BEBAN POKOK PENDAPATAN
Dengan Rencana Transaksi   (693.306.930.000)   (752.733.857.531)   (909.172.097.583)   (993.600.064.729)   (1.095.024.445.813)   (1.226.021.046.771)   (1.375.509.864.708)
Tanpa Rencana Transaksi    (689.462.125.780)   (748.889.053.311)   (905.327.293.363)   (989.755.260.509)   (1.091.179.641.593)   (1.223.176.242.551)   (1.372.665.060.488)
Selisih                      (3.844.804.220)     (3.844.804.220)     (3.844.804.220)     (3.844.804.220)       (3.844.804.220)       (2.844.804.220)       (2.844.804.220)

LABA KOTOR
Dengan Rencana Transaksi    130.475.236.667     148.469.133.378     187.055.902.417     204.605.801.938       227.791.963.788       259.032.470.029       293.310.407.351
Tanpa Rencana Transaksi     130.201.130.053     147.807.922.643     185.419.566.637     202.459.576.824       225.022.685.960       254.452.006.665       287.811.110.211
Selisih                         274.106.613         661.210.735       1.636.335.780       2.146.225.113         2.769.277.828         4.580.463.364         5.499.297.140

LABA USAHA
Dengan Rencana Transaksi     22.878.721.667      31.051.768.378      44.546.262.417      48.839.038.937        55.825.829.788        65.975.512.029        76.363.771.351
Tanpa Rencana Transaksi      22.604.615.053      30.390.557.643      42.909.926.637      46.692.813.824        53.056.551.960        61.395.048.665        70.864.474.211
Selisih                         274.106.613         661.210.735       1.636.335.780       2.146.225.113         2.769.277.828         4.580.463.364         5.499.297.140

LABA TAHUN BERJALAN
Dengan Rencana Transaksi      16.105.217.561      22.167.910.966     33.683.103.830      37.439.293.296        43.298.114.199        51.579.799.293        59.780.005.649
Tanpa Rencana Transaksi       18.103.499.742      24.200.129.962     33.990.012.917      36.966.678.703        41.957.708.488        48.490.415.739        55.906.681.125
Selisih                      (1.998.282.180)     (2.032.218.996)      (306.909.087)         472.614.593         1.340.405.711         3.089.383.554         3.873.324.524


                            Projection          Projection           Projection          Projection           Projection            Projection            Projection
                             FY2026              FY2027               FY2028              FY2029               FY2030                FY2031                FY2032
TOTAL ASET TETAP
Dengan Rencana Transaksi    141.511.369.431     131.781.209.900     112.108.994.316      92.240.536.587        72.212.594.775        53.030.018.004        33.696.586.296
Tanpa Rencana Transaksi     117.856.173.651     111.970.818.340      96.143.406.976      80.119.753.467        63.936.615.875        47.598.843.324        31.110.215.836
Selisih                      23.655.195.780      19.810.391.560      15.965.587.340      12.120.783.120         8.275.978.900         5.431.174.680         2.586.370.460

TOTAL ASET
Dengan Rencana Transaksi    490.541.497.003     498.058.367.073     543.178.299.242     583.424.658.121       631.540.690.037       694.705.483.978       770.473.863.704
Tanpa Rencana Transaksi     426.637.084.963     434.288.936.021     473.138.208.276     517.051.319.563       568.576.584.768       630.465.067.377       701.727.470.579
Selisih                      63.904.412.040      63.769.431.052      70.040.090.966      66.373.338.559        62.964.105.269        64.240.416.601        68.746.393.125

TOTAL UTANG BANK
Dengan Rencana Transaksi     88.864.333.751      72.224.646.818      66.724.646.818      61.224.646.818        55.724.646.818        53.349.646.818        53.349.646.818
Tanpa Rencana Transaksi      18.752.938.000       8.857.646.000                   -                   -                     -                     -                     -
Selisih                      70.111.395.751      63.367.000.818      66.724.646.818      61.224.646.818        55.724.646.818        53.349.646.818        53.349.646.818

TOTAL LIABILITAS
Dengan Rencana Transaksi    194.921.769.734     180.270.728.839     191.707.557.177     194.514.622.761       199.332.540.478       210.917.535.126       226.905.909.204
Tanpa Rencana Transaksi     129.019.075.514     112.470.796.611     117.330.055.949     124.276.488.533       133.844.045.249       147.242.112.120       162.597.834.197
Selisih                      65.902.694.220      67.799.932.228      74.377.501.228      70.238.134.228        65.488.495.228        63.675.423.006        64.308.075.006

TOTAL EKUITAS
Dengan Rencana Transaksi    295.619.727.268     317.787.638.234     351.470.742.064     388.910.035.360       432.208.149.559       483.787.948.852       543.567.954.501
Tanpa Rencana Transaksi     297.618.009.449     321.818.139.410     355.808.152.327     392.774.831.030       434.732.539.518       483.222.955.257       539.129.636.382
Selisih                      (1.998.282.180)     (4.030.501.176)     (4.337.410.263)     (3.864.795.670)       (2.524.389.959)          564.993.595         4.438.318.119
Page 103
                                                                                                        Lampiran 15
                                                    WACC
Variables                                  Factor                              Informations
COST OF EQUITY
Indonesia risk free rate (Rf)              5,92%    Yield rate on 7 year IDR Government Bonds in Indonesia per Dec 31,
                                                    2025
Indonesia risk equity premium              6,69%    Based on Damodaran
Comparable Company leverage beta            0,79    Based on unlevered Damodaran
Country Default Spread                     1,62%    Based on Damodaran
Required rate of return on equity (CAPM)   9,56%
COST OF DEBT
Return on debt                             8,44%    Based on state owned bank lending interest rate for investment
                                                    (IDR) Dec, 2025 (source: Bank Indonesia)
    Tax                                    22,00%   Corporate Income Tax
After tax cost of debt                      6,58%
DEBT TO EQUITY RATIO
    Debt                                   51,08%    Based on Damodaran Industry DER
    Equity                                 48,92%
WACC                                        8,04%
Page 104
                               Lampiran 16

Yield Bonds 31 Desember 2025
Page 105
                                                                                                                                                                                                                                                                   Lampiran 17

                                                                                        Tingkat Suku Bunga Bank Bulan Desember 2025
                     I.26 SUKU BUNGA PINJAMAN RUPIAH YANG DIBERIKAN                                                                                                 I.26 INTEREST RATE OF RUPIAH LOANS
                        MENURUT KELOMPOK BANK DAN JENIS PINJAMAN                                                                                                  BY GROUP OF BANKS AND TYPE OF LOANS
                                    (Persen Per Tahun)                                                                                                                        (Percent Per Annum)

                                                                                                                                                                                                      2025
        KELOMPOK BANK DAN JENIS PINJAMAN                                                                                                                                                                       GROUP OF BANKS AND TYPE OF LOANS
                                                                      Jan        Feb        Mar         Apr        May         Jun          Jul        Aug         Sep         Oct         Nov         Dec

   1    Bank Persero                                                                                                                                                                                           State Banks                                                   1

   2      Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan                        8,69        8,80       8,82       8,83        8,83       8,81        8,78        8,72        8,60        8,39        8,30        8,12        Working Capital Loans                                      2

   3      Pinjaman Investasi Yang Diberikan                          9,22        9,11       9,09       9,02        9,02       8,96        8,92        8,89        8,67        8,84        8,69        8,44        Investment Loans                                           3

   4      Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan                           9,08        9,06       9,04       9,04        9,01       8,98        8,96        8,94        8,92        8,90        8,87        8,97        Consumer Loans                                             4

   5    Bank Pemerintah Daerah                                                                                                                                                                                 Regional Government Banks                                     5

   6      Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan                        8,81        8,81       8,81       8,85        8,86       8,84        8,78        8,82        8,84        8,66        8,66        8,32        Working Capital Loans                                      6

   7      Pinjaman Investasi Yang Diberikan                          8,91        8,93       8,93       8,88        8,89       8,88        8,86        8,84        8,83        8,78        8,79        8,75        Investment Loans                                           7

   8      Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan                          10,37      10,37       10,36      10,37      10,38       10,38       10,38       10,38       10,37       10,37       10,36       10,35        Consumer Loans                                             8

   9    Bank Swasta Nasional                                                                                                                                                                                   Private National Banks                                        9

  10      Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan                        8,65        8,62       8,60       8,58        8,55       8,52        8,53        8,48        8,40        8,31        8,29        8,16        Working Capital Loans                                     10

  11      Pinjaman Investasi Yang Diberikan                          8,10        8,10       8,06       8,06        8,02       7,97        7,93        7,88        7,74        7,67        7,62        7,52        Investment Loans                                          11

  12      Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan                          11,83      11,86       11,84      11,93      11,99       12,04       12,11       12,20       12,26       12,29       12,34       11,99        Consumer Loans                                            12
        Kantor Cabang dari Bank yang Berkedudukan di
  13                                                                                                                                                                                                           Branch Offices of Foreign Banks                              13
        Luar Negeri
  14      Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan                        6,65        6,74       6,67       6,58        6,41       6,74        6,85        6,45        6,07        5,84        5,69        5,58        Working Capital Loans                                     14

  15      Pinjaman Investasi Yang Diberikan                          8,47        8,40       8,38       8,38        8,38       8,08        8,07        7,89        7,44        7,35        7,35        7,11        Investment Loans                                          15

  16      Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan                          43,82      41,78       41,23      41,17      41,30       41,98       41,51       41,19       41,05       40,59       39,80       38,69        Consumer Loans                                            16

  17    Bank Umum                                                                                                                                                                                              Commercial Banks                                             17

  18      Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan                        8,62        8,67       8,66       8,66        8,64       8,62        8,61        8,55        8,46        8,30        8,24        8,08        Working Capital Loans                                     18

  19      Pinjaman Investasi Yang Diberikan                          8,66        8,62       8,58       8,56        8,54       8,49        8,46        8,42        8,25        8,32        8,22        8,06        Investment Loans                                          19

  20      Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan                          10,41      10,40       10,39      10,42      10,44       10,45       10,47       10,49       10,51       10,51       10,52       10,50        Consumer Loans                                            20
Sejak Januari 2025 terdapat perubahan klasifikasi pengelompokan bank dari Bank Asing dan Bank Campuran menjadi Kantor Cabang Dari    Since January 2025, there is a change in the classification of Group of Bank from Branch Offices of Foreign Banks and Joint Banks to
Bank Yang Berkedudukan Di Luar Negeri sehubungan dengan implementasi Laporan Bank Umum Terintegrasi (LBUT).                          Branch Offices of Foreign Banks inline with the implementation of the Integrated Commercial Bank Report (LBUT).
Page 106
                                                                                                                                                                                                                                          Lampiran 18

                                                                                                    Country and Equity Risk Premiums (Damodaran)
Country and Equity Risk Premiums
Date of update:                1-Jan-26
Enter the current risk premium for a mature equity market                                                                                4,23%         Implied ERP for S&P 500 with adjusted dollar riskfree rate (for US Aa1 rating
Enter the current risk premium for the US =                                                                                              4,46%         US equity risk premium computed using implied ERP approach
Do you want to adjust the country default spread for the additional volatility of the equity market to get to a country premium?          Yes
If yes, enter the multiplier to use on the default spread (See worksheet for volatility numbers for selected emerging markets)            1,52         See "Relative Equity Volatilty" worksheet

                                                                                                    Rating-based Default           Total Equity Risk       Country Risk            Sovereign CDS, net of              Total Equity Risk   Country Risk
Country                                  Africa                       Moody's rating
                                                                                                           Spread                      Premium              Premium                     Swiss CDS                        Premium2          Premium3
Indonesia                                Asia                                Baa2                          1,62%                         6,69%                2,46%                        1,05%                            5,83%            1,60%
Page 107
                                                                                                                                                                              Lampiran 19
                                                                                     Beta (Damodaran)
Date updated:                    05-Jan-26                                                                                     YouTube Video explaining
Created by:                      Aswath Damodaran, adamodar@stern.nyu.edu                                                      estimation choices and
What is this data?               Beta, Unlevered beta and other risk measures           Emerging Markets                       process.
Home Page:                       http://www.damodaran.com
Data website:                    https://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/New_Home_Page/data.html
Companies in each industry: https://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/pc/datasets/indname.xls
Variable definitions:            https://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/New_Home_Page/datafile/variable.htm
Do you want to use marginal or effective tax rates in unlevering betas?                       Marginal
If marginal tax rate, enter the marginal tax rate to use                                       24,71%

                                                                             Effective                                         Unlevered beta corrected               Standard deviation of
Industry Name                 Number of firms       Beta       D/E Ratio                 Unlevered beta      Cash/Firm value                              HiLo Risk
                                                                             Tax rate                                                  for cash                              equity

Power                                328             0,77       104,43%        17,36%           0,43              6,04%                   0,46             0,2647            31,68%

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.62 MB
Published4 May 2026
Pages107
Characters338,131
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 101 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org CITRA NUSANTARA GEMILANG TBK p.1 ×329
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.2 ×80
linked org Bayan Resources Tbk p.2 ×2
linked org PT Petro Asia Energy p.4 ×21
linked org PT Dharma Mulia Jaya p.4 ×19
linked org Cipta Nyata p.4 ×10
linked person Raditya Muhas Juvirawan p.20 ×2
linked person Leo Herlambang p.20
linked person Mohamad Isa Safardi p.20 ×2
linked person Andika Andianto p.20
linked org Tirta Maritim p.21
linked person Muhammad Yusuf Ateh p.22 ×2
linked person Luky Alfirman p.22
linked person Novita Widya Anggraini p.22 ×2
linked person Jan Winston Tambunan p.22 ×2
linked org Chandra Daya Investasi Tbk p.46 ×2
linked org Energi Mega Persada Tbk p.46 ×2
linked org Rukun Raharja Tbk. p.46 ×2
linked org Sentul City p.66
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×12
possible org Negara Republik Indonesia p.21 ×3
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.21
possible person Zulkifli Zaini p.22 ×2
possible person Mia Amiati p.22
possible person Henry Panjaitan p.22 ×2
possible person Timothy Utama p.22 ×2
possible person Eka Fitria p.22 ×2
possible person Danis Subyantoro p.22 ×2
possible person Totok Priyambodo p.22 ×2
possible person Mochamad Rizaldi p.22
possible person Ari Rizaldi p.22 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.36
possible org Bank Persero p.46 ×3
possible person Muhammad Hasan p.57 ×2
possible person Wilson p.75
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan p.2 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki p.2 ×3
unresolved org Pendapat Kewajaran PT Bayan Resources Tbk p.2
unresolved person Willyams p.3 ×2
unresolved org KJPP Herman Meirizki dan Rekan p.3 ×6
unresolved org KJPP Herman Meirizki p.3 ×8
unresolved org Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan p.3 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.3 ×2
unresolved org PT Cipta Rizqi Energi p.4 ×5
unresolved org PT Cipta Nyata Gemilang p.4 ×10
unresolved org Kantor Akuntan Publik Jonnardi p.4 ×5
unresolved org Sukimto & Rekan p.4 ×9
unresolved — Andika Purwonugroho Menjabat · Direktur p.5 ×13
unresolved — Agung Wibawa Menjabat · Direktur p.5 ×12
unresolved — Eki Triandi Rustam Menjabat · Direktur Utama p.5 ×5
unresolved org Pendapat Kewajaran PT Citra Nusantara Gemilang Tbk p.15 ×5
unresolved person Kevin Muhammad Rizka p.18 ×4
unresolved org Kantor Akuntan Publik Jamaludin p.18 ×4
unresolved person Ben Ardi p.18
unresolved org KJPP Herman Merizki dan Rekan p.18
unresolved org KJPP Herman Merizki p.18
unresolved org Bank Mandiri Nomor CM p.18
unresolved person Akta Notaris Edi Priyono p.20 ×3
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.20 ×6
unresolved person Akta Notaris Amriyati A. Supriyadi p.20 ×3
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.20 ×5
unresolved person Zaki Ismail p.20
unresolved person As’at Said Ali p.20 ×3
unresolved org PT Tirta Maritim Nusantara p.21
unresolved person Akta Notaris Sutjipto p.21
unresolved org PT Bank Bumi Daya (Persero) p.21
unresolved org PT Bank Dagang Negara (Persero) p.21
unresolved org PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero) p.21
unresolved org Bank Exim p.21
unresolved org PT Bank Pembangunan Indonesia (Persero) p.21
unresolved org Kementerian BUMN p.21
unresolved person Utiek R. Abdurachman · Notaris p.21
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.21
unresolved org PT Danatara Asset Management (Persero) p.22
unresolved person Akta Notaris Titin Etikawati p.23
unresolved person Akta Notaris Anesta Chrisanti p.23 ×2
unresolved org Akta Notaris Dewi Tenty S.A. p.24
unresolved org PT Indogawa Teknologi Indonesia p.25
unresolved person Akta Notaris Sahat Simanungkalit p.25
unresolved org Bank Mandiri Limit p.28
unresolved org Bank Indonesia p.31 ×11
unresolved org Bank | 2,00% China Construction Bank Indonesia p.46
unresolved person Doktorandus Sudadi p.57 ×2
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.62 ×2
unresolved person Susi Meirizki p.67 ×2
unresolved org Persekutuan Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan p.67 ×3
unresolved org Herman Meirizki & Rekan p.71 ×3
unresolved org KJPP HERMA p.71
unresolved person Ari Triyanti p.75
unresolved person Rahman Hadi p.75
unresolved person Faisal Amrullah p.75
unresolved person Fitriyana Sari Raharja p.75
unresolved person Imam Syahid p.75
unresolved person Wahyu Irwan Syahputra p.75
unresolved person Alvin Al Thariq p.76
unresolved person Bahar Roy Ramadan p.76
unresolved org Bank Campuran p.105
unresolved org Bank Yang Berkedudukan Di Luar Negeri p.105

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result