Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 394
Page 1
Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 2
Daftar Isi
Table of Contents
1 Jejak Langkah 46 Profil Sumber Daya Manusia
Milestones Human Resource Profile
3 Penghargaan di 2025 47 Struktur Pemegang Saham
Awards in 2025 Shareholder Structure
4 Kinerja Keberlanjutan 48 Komposisi Pemegang Saham dengan Kepemilikan 5% atau Lebih
Sustainability Performance Composition of Shareholders with Ownership of 5% or more
5 Ikhtisar Keuangan 48 Komposisi Pemegang Saham dengan Kepemilikan Kurang dari 5%
Financial Highlight Composition of Shareholders with Less than 5% Ownership
9 Ikhtisar Saham 48 Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi
Stock Highlight Share Ownership of the Board of Commisioners and Directors
49 Kelompok/Klasifikasi Pemegang Saham Masyarakat
11 Sambutan Direktur Utama dengan Kepemilikan Saham Masing-Masing Kurang Dari 5%
Message from the President Director Group/Classification of Public Shareholders with
12 Laporan Direksi Share Ownership of Less Than 5%
Board of Directors’ Report 50 Kronologi Penerbitan dan Pencatatan Obligasi,
12 Perkembangan Makroekonomi 2025 Sukuk (Obligasi Syariah) atau Obligasi Konversi
Macroeconomic Developments in 2025 Chronology of Issuance and Recording of Bonds,
13 Strategi dan Kebijakan Strategis Sukuk (Islamic Bonds) or Convertible Bonds
Strategy and Strategic Policies 50 Lembaga Profesi Penunjang Pasar Modal
Capital Market Supporting Professional Institutions
14 Peran Direksi Dalam Perumusan Strategi
Role of the Board of Directors in Strategy Formulation 50 Daftar Entitas Anak
List of Subsidiaries
14 Proses yang Dilakukan Direksi untuk Memastikan
Implementasi Strategi 50 Informasi pada Website Perusahaan
Processes Undertaken by the Board of Directors Information on the Company’s Website
to Ensure Strategy Implementation
15 Pencapaian Target dan Kendala di 2025 51 Laporan Manajemen
Achievement of Targets and Challenges in 2025 Management Report
17 Prospek Usaha 52 Tinjauan Makro Ekonomi
Business Prospects Macroeconomic Review
18 Tata Kelola Perusahaan 53 Tinjauan Bisnis
Corporate Governance Business Review
19 Penghargaan 53 Perkembangan Bisnis Bank
Awards Bank Business Development
19 Perubahan Komposisi Direksi 54 Pengembangan Produk Dan Fasilitas
Changes in the Composition of the Board of Directors Product And Facility Development
20 Apresiasi 55 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
Appreciation Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs)
55 Layanan Digital Banking
21 Sambutan Komisaris Utama Digital Banking Services
Message from the President Commissioner 56 Tinjauan Operasional
22 Laporan Dewan Komisaris Operational Review
Board of Commissioners' Report 56 Pengembangan Jaringan Kantor
22 Tinjauan Makroekonomi dan Industri Office Network Development
Macroeconomic and Industrial Review 56 Sumber Daya Manusia
23 Penilaian Terhadap Kinerja Direksi Human Resources
Assessment of The Board of Directors' Performance 63 Teknologi Informasi
24 Prospek Usaha Information Technology
Business Prospects 65 Tinjauan Keuangan
25 Tata Kelola Perusahaan Financial Review
Corporate Governance 65 Total Aset
25 Kinerja Komite Total Assets
Committee Performance 65 Dana Pihak Ketiga (DPK)
26 Perubahan Susunan Dewan Komisaris Third Party Funds (TPF)
Changes in the Composition of the Board of Commissioners 66 Kredit yang Diberikan
26 Apresiasi Credit Provided
Appreciation 67 Kolektibilitas Kredit
Credit Collectibility
27 Profil PT Bank Multiarta Sentosa Tbk 67 Loan to Deposit Ratio (LDR)
Profile of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk Loan to Deposit Ratio (LDR)
29 Visi, Misi & Nilai 67 Kebijakan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM)
Vision, Mission & Value Macroprudential Inclusive Financing Ratio Policy (RPIM)
30 Kegiatan Usaha 68 Penyaluran Kredit Berdasarkan Jenis Kredit
Core Business Credit Distribution by Type of Credit
32 Produk & Jasa 68 Kredit Kepada Pihak Berelasi
Product & Services Credit to Related Partiest
33 Jaringan Kantor 68 Penyaluran Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi
Network Office Credit Distribution by Economic Sector
35 Struktur Organisasi 69 Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
Organizational Structure Maximum Credit Limit (BMPK)
36 Daftar Keanggotaan Asosiasi 70 Penghapusbukuan Kredit
Associations Memberships Credit Write-Offs
37 Dewan Komisaris 70 Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
Board of Commissioners Allowance For Impairment Losses (CKPN)
40 Dewan Direksi 70 Penempatan Surat Berharga
Board of Directors Placement of Securities
44 Pejabat Eksekutif 71 Alat Likuid
Executives Liquid Assets
45 Tanggung Jawab Pelaporan Keuangan 71 Aktiva Produktif
Responsibility for Financial Reporting Productive Assets
Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 3
72 Kolektibilitas Aset Produktif 87 Tanggung Jawab kepada Nasabah
Collectibility of Productive Assets Responsibility to Customers
72 Ekuitas 87 Penanganan Keluhan Nasabah
Equity Handling of Customer Complaints
73 Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
Minimum Capital Adequacy Requirement (KPMM) 88 Manajemen Risiko
73 Posisi Devisa Neto Risk Management
Net Foreign Exchange Position 89 Arah dan Strategi Manajemen Risiko Bank MAS
73 Pendapatan Bunga Bersih Direction and Strategy of Bank MAS Risk Management
Net Interest Income 92 Proses Manajemen Risiko Bank MAS
73 Pendapatan (Beban) Operational Lain Bank MAS Risk Management Process
Other Operational Income (Expenses) 92 Penerapan Manajemen Risiko
74 Laba Bersih dan Penghasilan Komprehensif Lainnya Risk Management Implementation
Net Profit and Other Comprehensive Income 96 Penerapan Manajemen Risiko Bank MAS
74 Tingkat Suku Bunga untuk Masing-Masing Risiko
Interest Rates Implementation of Bank MAS Risk Management
for Each Type of Risk
75 Arus Kas
Cash Flow 96 Risiko Kredit
Credit Risk
75 Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi
Net Cash from Operating Activities 99 Risiko Pasar
Market Risk
75 Kas Bersih yang Digunakan Untuk Aktivitas Investasi
Net Cash Used in Investing Activities 101 Risiko Likuiditas
Liquidity Risk
75 Kas Bersih yang Digunakan Untuk Aktivitas Pendanaan
Net Cash Used in Financing Activities 104 Risiko Operasional
Operational Risk
76 Kemampuan Membayar Hutang dan Kolektibilitas Piutang
Ability to Pay Debt and Collectibility of Receivables 109 Risiko Hukum
Legal Risk
77 Struktur Modal
Capital Structure 111 Risiko Stratejik
Strategic Risk
78 Ikatan yang Material untuk Investasi Barang Modal
Material Commitments for Capital Expenditures 113 Risiko Kepatuhan
Compliance Risk
78 Investasi Barang Modal yang Direalisasikan
Realized Capital Expenditures 116 Risiko Reputasi
Reputational Risk
78 Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah
Tanggal Laporan Akuntan 119 Laporan Direksi Terhadap Pengendalian Internal
Material Information and Events Subsequent Atas Pelaporan Keuangan
to the Date of the Auditor’s Report Board of Directors’ Report on Internal Control
Over Financial Reporting
78 Prospek 2026
2026 Outlook 122 Laporan Manajemen Atas Pengendalian Internal
Dalam Proses Pelaporan Keuangan
79 Pencapaian Target 2025 Management Report on Internal Control Over
2025 Target Achievements the Financial Reporting Process
79 Target 2026
Targets for 2025 124 Pengungkapan Struktur Modal dan Eksposur Risiko
81 Aspek Pemasaran Disclosure of Capital and Risk Exposure
Marketing Aspects 125 Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
81 Strategi Pemasaran Minimum Capital Requirement (MCR)
Marketing Strategy 126 Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
83 Informasi dan Fakta Material Lainnya Reserves of Impairment Losses
Other Material Information and Facts 127 Profil Risiko Triwulan IV Desember 2025
83 Dividen Risk Profile IV Quarter December 2025
Dividends 128 Konsentrasi Risiko Aset Keuangan dengan
83 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Eksposur Risiko Kredit - Sektor Geografis
Realization of Use of Proceeds from Public Offering Concentration of Financial Asset Risk with
83 Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi, Credit Risk Exposure - Geographical Sectors
Penggabungan/Peleburan Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi 130 Konsentrasi Risiko Aset Keuangan dengan
Utang/Modal, Transaksi Material, Transaksi Afiliasi, Eksposur Risiko Kredit - Sektor Industri
dan Transaksi Benturan Kepentingan Concentration of Financial Asset Risk with
Material Information Regarding Investment, Expansion, Credit Risk Exposure - Industrial Sectors
Divestment, Merger/Amalgamation, Acquisition, Debt/Capital 132 Kualitas Kredit dari Aset Keuangan
Restructuring, Material Transactions, Affiliated Transactions, Credit Quality of Financial Assets
and Conflicts of Interest Transactions
133 Risiko Mata Uang
84 Transaksi dengan Afiliasi dan/atau Benturan Kepentingan Foreign Exchange Risk
Transactions with Affiliates and/or Conflicts of Interest
85 Perubahan Peraturan Perundang-Undangan yang Berpengaruh 138 Tata Kelola Perusahaan
Signifikan Terhadap Bank MAS Corporate Governance
Changes in Laws and Regulations that Have a Significant Impact 139 Latar Belakang
on Bank MAS Background
85 Dampak Perubahan Kebijakan Akuntansi Terhadap 145 Komitmen Tata Kelola
Laporan Keuangan Governance Commitment
Impact of Changes in Accounting Policies on Financial Statements 150 Pelaksanaan Penerapan Tata Kelola
86 Tanggung Jawab Sosial Implementation of Governance Practices
Social Responsibility 150 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
86 Aksi Keuangan Berkelanjutan General Meeting of Shareholders (GMS)
Sustainable Financial Initiatives 157 Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Implementation of Duties and Responsibilities of the Board of Directors
86 Kegiatan CSR
CSR Activities 166 Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 4
173 Penilaian Kinerja Direksi dan Komisaris 225 Manajemen Risiko
Performance Assessment of the Board of Directors and Commissioners Risk Management
173 Penilaian Kinerja Anggota Direksi 228 Penyimpangan Internal (Fraud)
Evaluation of the Directors’ Performance Internal Fraud
173 Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Evaluation of the Commissioners’ Performance 229 Anti-Fraud (Whistleblowing System)
Anti-Fraud (Whistleblowing System)
173 Penilaian Kinerja Komite Dewan Komisaris
Evaluation of the Board of Commissioners Committees 234 Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Implementation of Sustainable Finance
175 Komite di Bawah Dewan Komisaris
Committees Under the Board of Commissioners 234 Permasalahan Hukum yang Dihadapi
Implementation of Sustainable Finance
185 Komite di Bawah Direksi
Committees Under the Board of Directors 234 Sanksi Administratif
Administrative Sanction
194 Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary 234 Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar
Provisioning to Related Parties and Large Fund Provisioning Fund
195 Komunikasi dengan Regulator
Communication with Regulatory Agencies 235 Akses Informasi dan Data Perusahaan
Access to Company Information and Data
200 Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas 235 Kode Etik
Remuneration and Facilities Policy Code of Ethics
201 Proses Penyusunan Kebijakan Remunerasi 237 Budaya Perusahaan
Remuneration Policy Formulation Process Corporate Culture
202 Cakupan Kebijakan Remunerasi dan Implementasinya 237 Transparansi Kondisi Keuangan Bank dan Non Keuangan Bank,
per Unit Bisnis per Wilayah dan pada Anak atau Laporan Pelaksanaan Tata Kelola
Kantor Cabang yang Berlokasi di Luar Negeri Transparency of Financial and Non-Financial Conditions,
Scope of Remuneration Policy and Its Implementation Governance Implementation Report
per Business Unit, Region, and Overseas Subsidiaries or Branches 238 Rencana Strategis
203 Remunerasi Dikaitkan dengan Risiko Strategic Plan
Remuneration Linked to Risk 240 Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
203 Pengukuran Kinerja Dikaitkan dengan Remunerasi Transactions Containing Conflict of Interests
Remuneration Measurement Linked to Remuneration 241 Kegiatan Sosial (Corporate Social Responsibility)
204 Penyesuaian Remunerasi Dikaitkan dengan Kinerja dan Risiko Corporate Social Responsibility (CSR) Activities
Remuneration Adjustment Linked to Performance and Risk 242 Kepatuhan Terhadap Ketentuan
204 Konsultan Remunerasi Compliance with Provisions
Remuneration Consultants 242 Shares Option
204 Paket Remunerasi dan Fasilitas Lain Bagi Direksi Shares Option
dan Dewan Komisaris 242 Buyback Share dan/atau Buyback Obligasi Bank
Remuneration Packages and Other Benefits for Share and/or Bond Buybacks
the Board of Directors and Board of Commissioners 243 Kepemilikan Saham Direksi dan Komisaris
204 Konsultan Remunerasi Share Ownership of Directors and Commissioners
Remuneration Consultants 243 Self Assesment Tata Kelola Perusahaan
206 Remunerasi yang Bersifat Variabel Self-Assessment on Corporate Government
Variable Remuneration 244 Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terbuka
206 Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang Menerima Implementation of Public Company Governance
Remunerasi yang Bersifat Variabel Selama 1 Satu Tahun 245 Hasil Penilaian Sendiri Tata Kelola
Number of Directors, Board of Commissioners, and Employees Results of Corporate Governance Self-Assessment
Receiving Variable Remuneration in One Year
245 Hasil Perhitungan Sendiri (Self Assessment) - Nilai Komposit
207 Jabatan dan Jumlah Pihak yang Menjadi MRT (Material Risk Taker) Results of Self Assessment - Composite Score
Positions and Number of Material Risk Takers
246 Kesimpulan
207 Share Option Conclusions
Share Option
246 Hasil Penilaian Sendiri (Self Assessment) Penerapan Tata Kelola
207 Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
Highest-to-Lowest Salary Ratio Results of Self Assessment on the Implementation of
207 Remunerasi yang Bersifat Variabel Kepada Calon Direksi, Corporate Governance
Calon Dewan Komisaris, dan/atau Calon Pegawai 246 Kekuatan dan Kelemahan Penerapan Tata Kelola
Variable Remuneration for Prospective Directors, Prospective Strengths of Implementing Governance
Commissioners, and/or Prospective Employees
251 Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
207 Pemutusan Hubungan Kerja dan Pesangon Implementation of Public Company Corporate
Termination of Employment and Severance Payment Governance Guidelines
207 Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan 251 Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan Tata Kelola
Deferred Variable Remuneration Result of Self-Assessment on the Implementation of
207 Jumlah Remunerasi yang Diberikan Tahun 2025 Corporate Governance
Total Remuneration Provided in 2025 257 Laporan Keuangan 31 Desember 2025 dan 2024
207 Informasi Kuantitatif Financial Statements as of December 31, 2025 and 2024
Quantitative Information
209 Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern, Audit Ekstern,
dan Manajemen Risiko
Implementation of Compliance, Internal Audit, External Audit,
and Risk Management
209 Fungsi Kepatuhan
Compliance Function
217 Audit Internal
Internal Audit
224 Audit Eksternal/Independen
External/Independent Audit
Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 5
Jejak Langkah
Milestones
1992
Pembukaan Kantor Pusat dan Cabang 2017
Opening of Head Office and Branch Office Aset Bank MAS mencapai > 10 T
Bank MAS assets > 10 T
Peluncuran kartu ATM berteknologi Chip
1995 Launching of ATM card with Chip technology
Pembukaan KCP Krekot dan KCP Sawah Besar Pembukaan KC Malang, KC Makassar, KC Kudus,
Opening of Krekot Sub-Branch Office and Sawah Besar dan KC Palembang
Sub-Branch Office Opening of Malang Branch Office, Makassar Branch Office,
Kudus Branch Office, and Palembang Branch Office
Pembukaan KCP Pantai Indah Kapuk
1996 Opening of Pantai Indah Kapuk Sub-Branch Office
Relokasi Kantor Pusat dan Cabang ke Pembukaan Kantor Kas Cikarang
Jl. Suryopranoto No. 24A Opening of Cikarang Cash Office
Relocation of Head Office and Branch Office Relokasi KCP Puri
to Jl. Suryopranoto No. 24A Relocation of Puri Sub-Branch
1998 2016
Bank MAS termasuk salah satu Bank Pembukaan KCP Rajawali, KCP Kemang, dan KCP Perniagaan
yang tidak memerlukan rekapitulasi oleh Opening of Rajawali Sub-Branch Office, Kemang Sub-Branch Office,
Pemerintah RI pasca krisis moneter 1998 and Perniagaan Sub-Branch Office
Inclusion of Bank MAS as one of the Banks Relokasi KC Slompretan dan KCP Embong Malang
not requiring recapitulation by Indonesian Relocation of Slompretan Branch Office
Government following the 1998 monetary crisis and Embong Malang Sub-Branch Office
Relokasi Kantor Pusat ke Grha Bank MAS kav. 7–8
Relocation of Head Office to Grha Bank MAS kav. 7–8
Bank MAS menjadi Bank Devisa
2002 Bank MAS became a Foreign Exchange Bank
Pembukaan KCP Kelapa Gading
Peluncuran layanan Internet Banking Bank MAS
Opening of Kelapa Gading Sub-Branch Office
Launching of Bank MAS Internet Banking services
2005 2015
Pembukaan KCP Tangerang
Peluncuran layanan SDB di Surabaya
Opening of Tangerang Sub-Branch Office
Launching of SDB services in Surabaya
Pembukaan KC Semarang, KC Lampung,
dan KC Kembang Jepun
2008 Opening of Semarang Branch Office, Lampung Branch Office,
Pembukaan KCP Mangga Dua dan KCP Muara Karang and Kembang Jepun Sub-Branch Office
Opening of Mangga Dua Sub-Branch Office Pembukaan KCP Puri Indah, KCP Hayam Wuruk
and Muara Karang Sub-Branch Office dan KCP Mayjen Sungkono
Peningkatan status KCP Krekot menjadi KC Opening of Puri Indah Sub-Branch Office,
Krekot Sub-Branch Office was upgraded to Branch Office Hayam Wuruk Sub-Branch Office, and
Mayjen Sungkono Sub-Branch Office
Relokasi KCP Muara Karang
2009 Relocation of Muara Karang Sub-Branch Office
Pembukaan KC Slompretan Surabaya
Opening of Slompretan Surabaya Branch Office
2014
2011 Peluncuran ATM Bank MAS (issuer) yang
Pembukaan KCP Tanjung Duren tergabung dalam jaringan ATM PRIMA
Opening of Tanjung Duren Sub-Branch Office Launching of ATM Bank MAS (issuer) joining the
network of ATM PRIMA
Pembukaan KC Suryopranoto
2013 Opening of Suryopranoto Branch Office
Pembukaan KCP Embong Malang dan KCP Jatinegara
Masuknya WINGS Group sebagai pemegang
saham pengendali (sebesar 77%) dengan Opening of Embong Malang Sub-Branch Office
penambahan modal menjadi Rp1.055.000.000.000,00 and Jatinegara Sub-Branch Office
sehingga Bank MAS masuk sebagai Bank BUKU II Relokasi Kantor Pusat dan Cabang Suryopranoto
Accession of WINGS Group as a controlling ke Grha Bank MAS Setiabudi
shareholder (holding 77%) with the increase of Relocation of Suryopranoto Head Office and Branch
capital to be IDR 1,050,000,000,000 resulting Office to Grha Bank MAS Setiabudi
Bank MAS as a Bank of BUKU II category
Relokasi KCP Kelapa Gading and KCP Sawah Besar
Relocation of Kelapa Gading Sub-Branch Office to
Jl. Boulevard Barat, and Sawah Besar Sub-Branch Office
1 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 6
2018
Pergantian Core Banking System Bank MAS
Substitution of Core Banking System Bank MAS
Bergabungnya dengan jaringan ATM ALTO 2025
Joining to ATM ALTO network Peluncuran program saving MAS Community “Boombastic"
Pembukaan KC Medan, KC Banjarmasin, Launch of the MAS Community savings program “Boombastic”
dan KC Solo Pembukaan KC Cirebon, KCP Gading Serpong, dan KCP Tulungagung
Opening of Medan Branch Office, Banjarmasin Opening of Cirebon Branch Office, Gading Serpong Sub-Branch Office,
Branch Office, and Solo Branch Office and Tulungagung Sub-Branch Office
Pembukaan KCP Hermina Kemayoran Kerjasama dengan Perusahaan Efek (PE) Victoria Sekuritas, The Bank
dan KCP Dharmahusada of New York Mellon dan Bank of China, PT Bumi Liputan Angkasa, dan
Opening of Hermina Kemayoran Sub-branch Office PT Kalibesar Raya Utama
and Dharmahusada Sub-Branch Office Establishment of partnerships with securities company Victoria Sekuritas,
The Bank of New York Mellon, Bank of China, PT Bumi Liputan Angkasa
and PT Kalibesar Raya Utama
Pembaruan desain kartu debit Bank MAS
2019 Revamp of Bank MAS debit card design
Peluncuran layanan Mobile Banking Bank MAS
Peluncuran layanan MAS Prioritas dan perubahan tampilan baru di
Launching of Bank MAS Mobile Banking
aplikasi Bebas khusus Nasabah Prioritas
Peluncuran layanan pembayaran pajak
Launch of MAS Prioritas services and introduction of a new interface in the
Launching of tax payments services
Bebas app for Priority Customers
Pembukaan KC Kupang dan KCP Bekasi
Menghadirkan BebasPoin dan Deposito BebasSimpan
Opening of Bekasi Sub-Branch Office
di aplikasi Bebas
and Kupang Branch Office
Introduction of BebasPoin and BebasSimpan Time Deposit features
in the Bebas app
Penambahan menu top up e-wallet DANA dan ShopeePay
2020 di aplikasi Bebas
Penambahan menu top up e-wallet pada Addition of e-wallet top-up features for DANA and ShopeePay
Internet Banking dan Mobile Banking in the Bebas app
Adding e-wallet top-up menu on Internet Peluncuran dan migrasi layanan BebasBisnis ke aplikasi Bebas
Banking and Mobile Banking Launch and migration of BebasBisnis services into the Bebas app
Penambahan menu Pembelian Tiket KAI pada Peluncuran aplikasi merchant BebasMaju
Internet Banking dan Mobile Banking Launch of the BebasMaju merchant application
Adding Purchase KAI Ticket menu on
Internet Banking and Mobile Banking
Relokasi KCP Puri Indah dan KCP Kembang Jepun 2024
Relocation of Puri Indah Sub-Branch Office and Peluncuran aplikasi mobile banking Bebas
Kembang Jepun Sub-Branch Office Launching of Bebas mobile banking application
Perluasan KC Lampung Pembukaan KC Denpasar, KC Karawang, dan KC Kediri
Expansion of Lampung Branch Office Opening of Denpasar Branch Office, Karawang,
and Kediri Branch Office
Relokasi KC Samarinda dan KC Semarang
2021 Relocation of Samarinda Branch Office and
Resmi melantai di Bursa Efek Jakarta Semarang Sub-Branch Office
Officially listed on the Jakarta Stock Exchange Peluncuran produk Digital Lending, Deposito Online,
Peluncuran produk Laku Pandai dan aplikasi AJUDAN
Launching of Laku Pandai product Product launching of Digital Lending, Online Deposit,
Peluncuran produk Virtual Account and AJUDAN app
Launching of Virtual Account product Menjadi Bank RDN dan Pembayaran
Peluncuran produk Customer Onboarding To serve as a Customer Fund Account (RDN)
Launching of Customer Onboarding product and Payment Bank
Peluncuran produk Online Onboarding
Launching of Online onboarding product
Peluncuran produk QRIS 2023
Launching of QRIS product Peluncuran produk Tarik Tunai Tanpa Kartu
Launching of Cardless Withdrawal
Pembukaan KC Yogyakarta dan KC Pekanbaru
2022 Opening of Yogyakarta Branch Office and
Tampilan baru Mobile Banking dan website Bank MAS Pekanbaru Branch Office
New look for Mobile Banking and Bank MAS website Pembukaan KCP Cibubur
Penambahan biller pada e-channel bekerja sama dengan GoTo Opening of Cibubur Sub-Branch Office
Adding billers to e-channel in collaboration with GoTo Relokasi KC Sawah Besar dan KCP Hayam Wuruk
Pembukaan KC Pontianak dan KC Bandung Relocation of Sawah Besar Sub-Branch Office,
Opening of Pontianak Branch Office and Bandung Branch Office and Hayam Wuruk Sub-Branch Office
Penggunaan mesin CRM untuk tarik dan setor uang tunai
Use of a CRM machine for withdrawing and depositing cash
2 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 7
Penghargaan di 2025
Awards in 2025
Indonesia Enterprises Risk Indonesia Good Corporate
Management Award VII-2025 Governance Award-IX-2025
(B) Excellent (B) Excellent
4 Stars 4 Stars
6th Indonesia
Top Bank Awards 2025 Indonesia Finance Award IT & Digital Operational
In KBMI 1 Category 2025 Excellence Award 2025
(A) Very Excellent (B) Excellent
5 Stars 4 Stars
3 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 8
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
28.780.002 transaksi
digital
mencerminkan pertumbuhan sebesar 61,63%
The number of digital transactions reached
28,780,002, reflecting a growth of 61.63%
9.542 pengguna
merchant QRIS
menandakan pertumbuhan sebesar 2,52%
QRIS Merchant reached 9,542 users,
marking a growth of 2.52%
511 karyawan
wanita
yang merupakan 42,91% dari total tenaga kerja
There are 511 female employees,
constituting 42.91% of total workforce
28,50% dari total kredit
adalah kredit UMKM
MSME loans account for 28.50% of the total credit
4 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 9
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
(dalam jutaan Rp / in million IDR)
Keterangan / Remarks 2025 2024 2023 2022 2021
NERACA / BALANCE SHEET
Aset / Assets
Kas / Cash 304.303 300.463 228.747 231.250 214.953
Giro Pada Bank Indonesia / Current Accounts with Bank Indonesia 3.040.764 2.562.129 2.945.689 1.978.548 1.825.723
Giro Pada Bank Lain / Current Accounts with Other Banks 219.930 305.962 483.709 321.472 779.431
Penempatan Pada BI dan Bank Lain 2.405.354 1.733.137 2.848.851 1.876.390 2.628.141
/ Placement with Bank Indonesia and Other Banks
Efek-efek / Marketable Securities 12.833.151 11.335.427 10.797.331 7.780.094 9.660.481
Kredit yang diberikan / Loans 13.823.462 11.984.931 9.695.426 8.834.487 7.884.483
CKPN Nilai Kredit (CKPN) / Allowance for Impairment Losses (246.609) (234.788) (232.897) (290.565) (266.183)
Kredit yang diberikan (Bersih) / Loans (Net) 13.576.852 11.750.143 9.462.529 8.543.922 7.618.300
Tagihan Akseptasi / Acceptance Receivable 10.816 14.186 8.192 22.071 20.996
Aset Tetap (Bersih) / Fixed Assets (Net) 150.017 144.764 133.832 119.901 85.556
Aset Pajak Tangguhan / Deferred Tax Assets 38.442 45.536 45.601 36.775 -
Aset Lain-lain / Other Assets 523.609 697.862 432.026 360.903 369.542
Jumlah Aset / Total Assets 33.103.127 28.889.530 27.386.507 21.271.327 23.203.123
Liabilitas / Liabilities
Liabilitas Segera / Current Liabilities 104.704 159.907 231.718 151.449 51.806
Simpanan Nasabah / Deposits from Customers 28.581.364 24.554.010 23.161.653 17.504.309 20.174.472
Giro / Current Accounts 8.364.313 5.683.291 5.532.519 3.748.619 5.111.385
Tabungan / Savings 2.623.831 2.246.221 1.525.090 1.676.240 1.596.014
Deposito / Time Deposits 17.593.220 16.624.498 16.104.044 12.079.450 13.467.073
Simpanan dari Bank Lain / Deposits from Other Banks 2.172 4.170 2.003 2.000 2.000
Liabilitas Akseptasi / Acceptance Payable 10.816 14.186 8.193 22.074 20.998
Hutang Pajak / Taxes Payable 18.485 14.973 29.570 19.977 29.934
Cadangan Imbalan Pasca Kerja / Employees Benefits Liabilities 106.623 91.061 79.749 65.113 58.792
Liabilitas Lain-lain / Other Liabilities 173.857 156.502 191.110 88.293 164.063
Jumlah Kewajiban / Total Liabilities 28.998.020 24.994.808 23.703.996 17.853.215 20.502.065
Ekuitas / Equity
Modal Saham / Capital Stock 1.402.011 1.402.011 1.402.011 1.241.177 1.241.177
Tambahan Modal Disetor / Additional Pain-in Capital 838.617 838.617 838.617 436.531 436.531
Dana Setoran Modal / Advance Capital - - - 562.920 -
Cadangan Umum / General Reserves 24.000 22.000 20.000 18.000 15.000
Saldo Laba / Retained Earnings 1.802.476 1.631.275 1.417.883 1.176.026 874.424
Selisih Penilaian Kembali Aset Tetap 34.243 34.560 35.260 35.389 35.389
/ Revaluation Surplus on Fixed Assets
Penghasilan Komprehensif Lain / Other Comprehensive Income 3.760 (33.741) (31.259) (51.931) 98.537
Jumlah Ekuitas / Total Equity 4.105.107 3.894.722 3.682.511 3.418.112 2.701.058
Jumlah Liabilitas Dan Ekuitas / Total Liabilities and Equity 33.103.127 28.889.530 27.386.507 21.271.327 23.203.123
5 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 10
(dalam jutaan Rp / in million IDR)
Keterangan / Remarks 2025 2024 2023 2022 2021
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN / STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pendapatan Bunga / Interest Income 1.951.455 1.797.238 1.477.869 1.287.835 1.284.698
Beban Bunga / Interest Expense (1.016.853) (960.332) (737.591) (524.266) (657.622)
Pendapatan Bunga Bersih / Net Interest Income 934.602 836.906 740.278 763.569 627.076
Pendapatan Operasional Lainnya / Other Operating Income 59.728 53.709 55.177 39.144 69.011
Cadangan Pemulihan Penurunan Nilai Aset Keuangan (23.944) (23.375) (759) (52.858) (130.956)
/ Allowance for Impairment of Financial Assets
Beban Operasional Lainnya / Other Operating Expenses (698.924) (574.267) (486.520) (336.138) (279.615)
Laba Operasional (Bersih) / Operating Income (Net) 271.462 292.973 308.176 413.717 285.516
Pendapatan (Beban) Non Operasional (Bersih) (8.283) (17.459) (8.188) (19.490) (13.162)
/ (Net) Non Operational Income (Expenses)
Laba Sebelum Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan 263.179 275.515 299.988 394.227 272.354
/ Income before Income Tax Benefit (Expenses)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan / Income Tax Benefit Expenses - - - - -
Pajak Kini / Current Tax (61.542) (60.044) (71.130) (87.528) (70.283)
Pajak Tangguhan / Deferred Tax 3.492 (777) 14.999 (2.097) 11.058
Laba Bersih Tahun Berjalan / Net Profit for the Current Year 205.129 214.693 243.857 304.602 213.129
Pos-pos yang Tidak Akan Direklasifikasikan ke Laba Rugi
- - - - -
/ Items that will not be in the Reclassification to Profit Loss
Pengukuran dari Skema Manfaat Imbalan Manfaat Pasti (3.657) 1.068 (5.407) 4.113 642
/ Remeasurement of Defined Benefit Obligation
Selisih Penilaian Kembali Aset Tetap - - 222 - -
/ Revaluation Surplus of Fixed Assets
Pajak Penghasilan Terkait dengan Komponen Penghasilan 805 (235) 838 (958) (141)
Komprehensif lainnya / Income Tax Relating to
Component of Other Comprehensive Income
Pos-pos yang Akan Direklasifikasikan ke Laba Rugi
- - - - -
/ Items That Will Be Reclassified Subsequently to Profit or Loss
Keuntungan (Kerugian) dari Perubahan Nilai Aset Keuangan yang 51.775 (4.308) 31.873 (197.031) (32.205)
Diukur pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Komprehensif Lain
/ Gain (Loss) on Changes in Value of Financial Assets
at Fair Value Through Other Comprehensive Income
Pajak Penghasilan Terkait dengan Komponen Penghasilan (11.390) 948 (7.012) 43.347 7.085
Komprehensif Lainnya / Income Tax Relating to Component
of Other Comprehensive Income
Penyesuaian Atas Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Wajar (30) 44 29 61 -
Aset Keuangan yang Diukur Pada Penghasilan Komprehensif Lainnya
/ Adjustment for Allowance Impairment Losses of Financial Assets
Measured at Fair Value Through Other Comprehensive Income
Jumlah Rugi Komprehensif / Total Comprehensive Loss 37.502 (2.482) 20.543 (150.468) (24.620)
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan
242.631 212.211 264.399 154.134 188.510
/ Total Comprehensive Profit for the Current Year
Laba per Saham / Earning per Share 146,31 153,13 173,93 237,76 185,64
Deviden Tunai / Cash Dividends - - - - -
Deviden Tunai per Saham / Cash Devidends per Share - - - - -
6 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 11
(dalam persentase / in percentages)
Keterangan / Remarks 2025 2024 2023 2022 2021
RASIO KEUANGAN / FINANCIAL RATIOS
Permodalan / Capital
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 22,75 23,60 27,20 28,52 26,42
/ Minimum Capital Adequacy Ratio (CAR)
Kualitas Aset / Asset Quality
Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non Produktif Bermasalah 1,64 1,91 1,78 1,51 1,26
Terhadap Total Aset Produktif dan Aset Non Produktif / Non
Performing Earning Assets and Non Performing Non Earning Assets
to Earning Assets and Non Earning Assets
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset Produktif
0,93 1,18 1,02 1,12 0,75
/ Non Performing Earning Assets to Total Earning Assets
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Aset Keuangan
0,66 0,71 0,74 1,19 1,07
Terhadap Aset Produktif / Allowance for Losses for Financial Assets
to Earning Assets
Pemenuhan PPA Produktif / Allowance Coverage Ratio 85,18 81,04 93,29 101,24 107,81
Kredit Bermasalah (Bruto) / Non Performing Loan (Gross) 2,52 3,25 3,31 3,09 2,48
Kredit Bermasalah (Neto) / Non Performing Loan (Net) 1,07 1,68 1,45 1,05 0,51
Rentabilitas / Rentability
Return on Asset (ROA) 0,84 0,95 1,24 1,86 1,19
Return on Equity (ROE) 5,24 5,83 6,87 10,84 9,15
Rasio Liabilitas Terhadap Ekuitas / Liabilities to Equity Ratio 706,39 641,76 643,69 522,31 759,04
Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Aset / Liabilities to Total Assets Ratio 87,60 86,52 86,55 83,93 88,36
Net Interest Margin (NIM) 3,26 3,19 3,30 3,91 3,00
Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) / 86,73 84,37 80,76 69,60 78,68
Operating Expense to Operating Income
Likuiditas / Liquidity
Kredit Terhadap Dana Masyarakat (LDR) / Loan to Deposit Ratio (LDR) 48,37 48,81 41,86 50,47 39,08
Kepatuhan / Compliance - - - - -
Pelanggaran BMPK / Violation of Legal Lending Limit - - - - -
Pelampauan BMPK / Lending in Excess of Legal Lending Limit - - - - -
Giro Wajib Minimum (Rupiah) / Minimum Balance of Current Account (IDR) 10,65 10,52 13,20 12,42 9,89
Giro Wajib Minimum (Valas) / Minimum Balance of Current Account (USD) 5,90 5,69 4,21 4,29 4,06
Posisi Devisa Neto (PDN) secara Keseluruhan 0,31 0,25 0,15 0,27 0,60
/ Net Open Position (NOP) Entire
7 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 12
Total Aset / Total Asset Kredit Yang Diberikan / Loans
dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah
13.823.462
35.000.000 14.000.000
33.103.127
11.984.931
30.000.000 27.386.507 28.889.530 12.000.000
25.000.000 10.000.000 9.695.426
8.834.487
21.203.123 21.271.327
7.884.483
20.000.000 8.000.000
15.000.000 6.000.000
10.000.000 4.000.000
5.000.000 2.000.000
0 0
2021 2022 2023 2024 2025 2021 2022 2023 2024 2025
Dana Pihak Ketiga / Funding Komposisi Dana Pihak Ketiga / Liability
dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah
30.000.000 18.000.000 17.593.220
28.581.364
16.624.498
16.000.000
24.554.010
25.000.000
23.161.653
14.000.000
20.174.472
20.000.000 12.000.000
17.504.309
10.000.000
15.000.000 8.364.313
8.000.000
5.683.291
10.000.000 6.000.000
4.000.000
2.623.831
5.000.000 2.246.221
2.000.000
0 0
2021 2022 2023 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025
Giro Tabungan Deposito
8 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 13
Ikhtisar Saham
Stock Highlight
Bank MAS mulai beroperasi tahun 1993 sebagai bank umum, dan telah Bank MAS began its operation in 1993 as a commercial bank and obtained
memperoleh izin usaha perdagangan valuta asing pada tahun 2013. Pada a foreign exchange trading license in 2013. In 2013, Bank MAS officially
tahun 2013, Bank MAS resmi bergabung dengan WINGS Group, sebuah merged with the WINGS Group, a leading finished goods company in
perusahaan produk jadi terkemuka di Indonesia. Bank MAS mencatatkan Indonesia. Bank MAS listed its shares as a public company on the
sahamnya sebagai perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia Pada 30 Indonesia Stock Exchange on June 30, 2021.
Juni 2021.
Ikhtisar Saham Bank MAS dari 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025: Summary of Bank MAS's shares from January 1, 2025 to December 31,
2025:
No. Bulan Kwartal Harga Volume Jumlah Saham Kapitalisasi
Month Quarter Price Perdagangan yang Beredar Pasar
(th.shares) Number of (b.IDR)
TTG TRD Akhir Trading Volume Outstanding Shares Market Capitalization
(Rp) (Rp) (Rp)
1 Januari 3.650 3.010 3.640 12 1.402.010.763 5.051
2 Februari I 3.640 3.060 3.240 44 1.402.010.763 4.496
3 Maret 3.400 3.210 3.350 4 1.402.010.763 4.649
4 April 3.330 2.950 3.300 18 1.402.010.763 4.580
5 Mei II 3.400 3.260 3.360 1.171 1.402.010.763 4.663
6 Juni 3.500 3.210 3.500 13 1.402.010.763 4.857
7 Juli 3.550 3.240 3.420 11.892 1.402.010.763 4.746
8 Agustus III 3.590 3.200 3.260 40 1.402.010.763 4.524
9 September 3.540 3.200 3.210 34 1.402.010.763 4.455
10 Oktober 3.490 2.950 3.290 111 1.402.010.763 4.566
11 November IV 3.330 3.000 3.150 59 1.402.010.763 4.371
12 Desember 3.720 3.010 3.720 691 1.402.010.763 5.162
Kurs Akhir / Final Rate 3.720 2.950 3.720
Sumber: IDX Monthlystatistic (BEI) Bursa Efek Indonesia
Ikhtisar Saham Bank MAS dari 1 Januari 2024 hingga 31 Desember 2024: Summary of Bank MAS's shares from January 1, 2024 to
December 31, 2024:
No. Bulan Kwartal Harga Volume Jumlah Saham Kapitalisasi
Month Quarter Price Perdagangan yang Beredar Pasar
(th.shares) Number of (b.IDR)
TTG TRD Akhir Trading Volume Outstanding Shares Market Capitalization
(Rp) (Rp) (Rp)
1 Januari 3.610 3.540 3.540 125 1.402.010.763 4.913
2 Februari I 3.680 3.400 3.430 73 1.402.010.763 4.760
3 Maret 3.550 3.400 3.400 80 1.402.010.763 4.718
4 April 3.560 3.400 3.400 25 1.402.010.763 4.718
5 Mei II 3.490 3.260 3.320 119 1.402.010.763 4.607
6 Juni 3.260 3.010 3.030 31.730 1.402.010.763 4.205
7 Juli 3.260 3.000 3.260 114 1.402.010.763 4.524
8 Agustus III 3.350 3.010 3.300 281 1.402.010.763 4.580
9 September 4.050 3.060 3.500 572 1.402.010.763 4.857
10 Oktober 3.550 3.030 3.480 360 1.402.010.763 4.829
11 November IV 3.520 3.010 3.420 200 1.402.010.763 4.746
12 Desember 3.950 3.420 3.630 249 1.402.010.763 5.037
Kurs Akhir / Final Rate 4.050 3.000 3.630
Sumber: IDX Monthlystatistic (BEI) Bursa Efek Indonesia
9 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 14
Aksi Korporasi Corporate Action
Pada tahun 2025, Bank MAS telah melakukan aksi korporasi In 2025, Bank MAS took a corporate action by distributing
yaitu dengan melakukan pembagian dividen kepada para dividends to its shareholders. Based on the resolutions of the
pemegang saham Bank MAS. Berdasarkan hasil keputusan 2025 Annual General Meeting of Shareholders held on May 28,
RUPS Tahunan 2025 yang diselenggarakan pada tanggal 28 Mei 2025, shareholders approved the 2024 net profit of IDR
2025, pemegang saham menyetujui laba bersih tahun buku 2024 214,693,101,959 (two hundred fourteen billion six hundred
sebesar Rp214.693.101.959 (dua ratus empat belas miliar enam ninety-three million one hundred one thousand nine hundred
ratus sembilan puluh tiga juta seratus satu ribu sembilan ratus fifty-nine rupiah), of which IDR 32,246,247,549 (thirty-two billion
lima puluh sembilan rupiah), sebesar Rp32.246.247.549 (tiga two hundred forty-six million two hundred forty-seven thousand
puluh dua miliar dua ratus empat puluh enam juta dua ratus five hundred forty-nine rupiah), or IDR 23 (twenty-three rupiah)
empat puluh tujuh ribu lima ratus empat puluh sembilan rupiah) per share, to be distributed as cash dividends to Bank MAS
atau sebesar Rp23 (dua puluh tiga rupiah) per lembar saham shareholders entitled to receive cash dividends.
dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham
Bank MAS yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai.
Jadwal Pembagian Dividen Tunai Tahun Buku 2024
Cash Dividend Distribution Schedule for Fiscal Year 2024
No. Kegiatan Tanggal
1 Pengumuman di Bursa Efek Indonesia dan situs web Perseroan mengenai 3 Juni 2025
rencana pembagian dividen
2 Akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (Cum Dividen)
a. Pasar reguler dan negosiasi 11 Juni 2025
b. Pasar tunai 13 Juni 2025
3 Awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen (Ex Dividen)
a. Pasar reguler dan negosiasi 12 Juni 2025
b. Pasar tunai 16 Juni 2025
4 Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen (Recording Date) 13 Juni 2025
5 Tanggal pembayaran dividen tunai 3 Juli 2025
Sehubungan dengan pelaksanaan pembagian dividen tunai In relation to the implementation of the cash dividend distribution
tahun buku 2024 yang telah direalisasikan pada tanggal 3 Juli for the financial year 2024, which was realized on July 3, 2025,
2025, Bank MAS mencermati bahwa pergerakan harga saham Bank MAS observed that share price movements before and after
sebelum dan sesudah periode tersebut menunjukkan stabilitas the relevant period demonstrated maintained stability.
yang terjaga.
The closing price of Bank MAS shares was recorded at Rp3,550
Harga penutupan saham Bank MAS tercatat sebesar Rp3.550 on July 2, 2025 (prior to the dividend payment date) and remained
pada tanggal 2 Juli 2025 (sebelum tanggal pembayaran dividen), at the same level of Rp3,550 on July 3, 2025 (the dividend
dan tetap berada pada level yang sama sebesar Rp3.550 pada payment date) as well as on July 4, 2025 (after the dividend
tanggal 3 Juli 2025 (tanggal pembayaran dividen) serta tanggal 4 payment date). The stability of the share price reflects that the
Juli 2025 (setelah tanggal pembayaran dividen). Stabilnya harga market had anticipated the dividend distribution, thereby not
saham tersebut mencerminkan bahwa pasar telah resulting in selling pressure or significant price adjustment.
mengantisipasi pembagian dividen tersebut, sehingga tidak
menimbulkan tekanan jual maupun penyesuaian harga yang Furthermore, this condition indicates that investor confidence in
signifikan. the fundamental strength and performance outlook of Bank MAS
remained well maintained, and reflects that the dividend policy
Lebih lanjut, kondisi tersebut mengindikasikan tingkat implemented by the Company was aligned with market
kepercayaan investor yang tetap terjaga terhadap fundamental expectations. Accordingly, the cash dividend distribution did not
dan prospek kinerja Bank MAS, serta mencerminkan bahwa have a material impact on the short-term volatility or valuation of
kebijakan dividen yang diterapkan telah sejalan dengan Bank MAS shares.
ekspektasi pasar. Dengan demikian, pembagian dividen tunai
tidak memberikan dampak material terhadap volatilitas maupun Temporary Suspension of Securities Trading
valuasi saham Bank MAS dalam jangka pendek. As of the end of 2025 and the publication of this 2025 Annual
Report, Bank MAS has not experienced any temporary
Aksi Penghentian Sementara Perdagangan Efek suspension of stock trading or delisting of its shares.
Hingga akhir tahun 2025 dan penerbitan Laporan Tahunan 2025
ini, Bank MAS tidak mengalami atau mendapat penghentian
sementara dalam perdagangan saham ataupun penghapusan
pencatatan saham.
10 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 15
Sambutan
Direktur Utama
Message from the President Director
Bank MAS melewati tahun
2025 dengan pertumbuhan
aset sebesar 14,59% atau
menjadi Rp33,10 triliun.
Bank MAS passed 2025 with asset
growth of 14.59% or to IDR 33.10
trillion.
Ho Danny Hartono
Direktur Utama
President Director
11 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 16
LAPORAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS’ REPORT
Bank MAS beroperasi di tengah berbagai tantangan Bank MAS navigated a range of challenges as well as
sekaligus peluang yang muncul seiring dinamika opportunities arising from the economic dynamics in 2025.
perekonomian di tahun 2025. Dengan ketepatan strategi Through the implementation of appropriate strategies and
dan ketahanan operasional, Bank MAS mencatatkan strong operational resilience, Bank MAS recorded asset
pertumbuhan aset sebesar 14,59% (yoy) menjadi growth of 14.59% (yoy) to IDR 33.10 trillion. This
Rp33,10 triliun yang ditopang dari pertumbuhan dana performance was supported by a 16.40% increase in
masyarakat sebesar 16,40% menjadi Rp28,58 triliun dan public funds to IDR 28.58 trillion and loan disbursement
pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 15,34% menjadi growth of 15.34% to IDR 13.82 trillion. These
Rp13,82 triliun. Capaian ini menunjukkan resiliensi achievements demonstrate Bank MAS’s resilience amid
Bank MAS di tengah kondisi yang menantang. challenging conditions.
Sejalan dengan hal tersebut, Bank MAS terus In line with this, Bank MAS continues to optimize
mengoptimalkan digitalisasi sebagai bagian dari upaya digitalization as part of its efforts to enhance
meningkatkan daya saing dan mendukung pencapaian competitiveness and support the achievement of
target jangka panjang. Transformasi digital, penguatan long-term targets. Digital transformation, strengthening
tata kelola perusahaan yang baik, serta pengembangan good corporate governance, and developing human
kapabilitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama resource capabilities serve as the main foundations for
dalam menjaga stabilitas kinerja Bank MAS. maintaining the stability of Bank MAS’s performance.
Laporan Direksi ini merangkum perjalanan Bank MAS This Board of Directors’ Report summarizes the journey of
sepanjang tahun 2025, mencerminkan berbagai Bank MAS throughout 2025, reflecting various
pencapaian, strategi, dan prospek usaha sebagai achievements, strategies, and business prospects as a
landasan bagi langkah ke depan dalam menciptakan nilai foundation for future steps in creating sustainable value
yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. for all stakeholders.
PERKEMBANGAN MAKROEKONOMI 2025 MACROECONOMIC DEVELOPMENTS
Perekonomian global sepanjang tahun 2025 masih berada IN 2025
dalam kondisi yang diliputi ketidakpastian. Ketegangan Throughout 2025, the global economy remained marked
geopolitik di berbagai kawasan dunia menjadi salah satu by uncertainty. Geopolitical tensions in various parts of the
faktor utama yang memengaruhi stabilitas ekonomi global, world were among the key factors affecting global
antara lain konflik Rusia–Ukraina, Palestina–Israel, serta economic stability, including the Russia–Ukraine conflict,
konflik baru yang muncul pada tahun 2025 yaitu bentrokan the Palestine–Israel conflict, as well as renewed armed
bersenjata di wilayah perbatasan Thailand–Kamboja yang clashes along the Thailand–Cambodia border that
kembali mencuat. emerged in 2025.
Selain konflik geopolitik, risiko terhadap perekonomian In addition to geopolitical conflicts, risks to the global
global juga diperburuk oleh meningkatnya tensi perang economy were also exacerbated by rising trade tensions.
dagang. Tekanan kebijakan resiprokal yang diterapkan Reciprocal policy pressures implemented by the President
oleh Presiden Amerika Serikat, mendorong kenaikan tarif of the United States encouraged increases in international
perdagangan internasional, yang pada akhirnya trade tariffs, which ultimately affected global supply chain
memengaruhi arus rantai pasok global serta dinamika flows and inflation dynamics in various countries.
inflasi di berbagai negara.
Climate change also became a global challenge in 2025,
Perubahan iklim juga menjadi tantangan global pada marked by rising temperatures and changes in rainfall
tahun 2025, yang ditandai dengan peningkatan suhu dan patterns. These conditions increased the risk of natural
perubahan pola curah hujan. Kondisi tersebut disasters and droughts in several regions, which could
meningkatkan risiko terjadinya bencana alam serta potentially affect economic activities.
kekeringan di sejumlah wilayah, yang berpotensi
memengaruhi aktivitas ekonomi.
12 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 17
Di luar faktor geopolitik dan perdagangan, dunia juga Apart from geopolitical and trade factors, the world also
dihadapkan pada tantangan siber yang semakin faced increasingly complex cyber challenges. The
kompleks. Perkembangan teknologi digital, khususnya development of digital technology, particularly Artificial
kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), di satu sisi Intelligence (AI), on the one hand has driven efficiency
mendorong efisiensi dan inovasi, namun di sisi lain turut and innovation, but on the other hand has also increased
meningkatkan risiko kejahatan siber yang kian berevolusi, the risk of evolving cybercrime, thereby requiring
sehingga menuntut peningkatan kapabilitas dan continuous enhancement of digital capabilities and skills.
keterampilan digital secara berkelanjutan.
Amid these global dynamics, Indonesia’s economy
Di tengah dinamika global tersebut, perekonomian throughout 2025 continued to demonstrate solid
Indonesia sepanjang tahun 2025 tetap menunjukkan performance. National economic growth was maintained
kinerja yang solid. Pertumbuhan ekonomi nasional terjaga at around 5% (yoy). Inflation remained well controlled
pada kisaran 5% (yoy). Tingkat inflasi berhasil within the target range of 1.5%–3.5%, with realized
dikendalikan dalam rentang sasaran 1,5% hingga 3,5%, inflation recorded at 2.92% (yoy) in December 2025.
dengan realisasi inflasi tercatat sebesar 2,92% (yoy) pada Meanwhile, the rupiah exchange rate remained relatively
Desember 2025. Sementara itu, nilai tukar rupiah relatif stable at around IDR 16,785 per US dollar as of December
stabil di kisaran Rp16.785 per dolar AS pada Desember 2025.
2025.
From the investment perspective, investment realization
Dari sisi investasi, realisasi investasi pada periode as of December 2025 reached IDR 1,905.6 trillion, or grew
Desember 2025 mencapai Rp1.905,6 triliun atau tumbuh by 12.7% (yoy). In line with this, bank lending in December
sebesar 12,7% (yoy). Sejalan dengan hal tersebut, 2025 recorded positive growth of 9.69% (yoy), reflecting
penyaluran kredit perbankan pada bulan Desember 2025 the continued support of the financial sector for national
mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 9,69% (yoy), economic activities. However, this credit growth slowed
yang mencerminkan keberlanjutan dukungan sektor compared to the previous year’s position of 10.39% (yoy).
keuangan terhadap aktivitas perekonomian nasional. Thus, despite the global economy still being marked by
Walaupun pertumbuhan kredit ini melambat bila various challenges and uncertainties, Indonesia’s
dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya sebesar economy throughout 2025 continued to demonstrate
10,39% (yoy). Dengan demikian, meskipun perekonomian strong resilience as well as stable and sustainable
global masih diwarnai oleh berbagai tantangan dan performance.
ketidakpastian, perekonomian Indonesia sepanjang tahun
2025 tetap menunjukkan ketahanan yang kuat serta
kinerja yang stabil dan berkelanjutan. STRATEGY AND STRATEGIC POLICIES
In facing various challenges and economic uncertainties
throughout 2025, Bank MAS has formulated and
STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS implemented well-directed strategies as a reference to
Dalam menghadapi berbagai tantangan serta maintain performance and encourage sustainable
ketidakpastian perekonomian sepanjang tahun 2025, business growth.
Bank MAS telah menyusun dan menerapkan strategi yang
terarah sebagai acuan dalam menjaga kinerja serta Bank MAS continues to prioritize innovation through the
mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. development and enhancement of digital products and
services. One of its flagship digital platforms, Bebas by
Bank MAS terus berfokus pada inovasi melalui Bank MAS, currently provides customers with a wide
peluncuran dan pengembangan produk serta layanan range of digital services, including savings account
digital. Salah satu produk digital andalan Bank MAS opening, time deposit placement, digital lending, interbank
adalah Bebas by Bank MAS, yang hingga saat ini telah transfer transactions, and various other e-channel
melayani nasabah melalui berbagai layanan digital facilities. The expansion of these digital services is
seperti, pembukaan rekening tabungan, pembukaan expected to support the growth of Third-Party Funds
rekening deposito, digital lending, transaksi transfer antar (TPF) while also increasing the volume and frequency of
bank, dan berbagai fasilitas e-channel lainnya. customers’ digital transactions.
Pengembangan layanan digital tersebut diharapkan dapat
mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK)
sekaligus meningkatkan volume dan frekuensi transaksi
digital nasabah.
13 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 18
Di sisi perkreditan, selain meningkatkan penyaluran kredit On the lending side, in addition to increasing conventional
konvensional, Bank MAS juga berkomitmen untuk loan disbursement, Bank MAS is also committed to
mendukung pembiayaan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan supporting financing for the Micro, Small, and Medium
Menengah (UMKM). Dukungan tersebut diwujudkan Enterprises (MSME) sector. This support is realized
melalui pemanfaatan teknologi digital dengan through the utilization of digital technology by providing
menyediakan fasilitas digital lending yang menyasar digital lending facilities that target the business ecosystem
ekosistem jaringan usaha WINGS Group. network of the WINGS Group.
Sejalan dengan penguatan layanan digital, Bank MAS In line with the strengthening of digital services, Bank MAS
juga secara konsisten melakukan ekspansi jaringan has also consistently carried out branch network
kantor sebagai upaya untuk memperluas jangkauan expansion as an effort to broaden service coverage and
layanan dan mendukung pertumbuhan bisnis. Pada tahun support business growth. In 2025, Bank MAS opened new
2025, Bank MAS telah membuka kantor cabang baru di branch offices in Cirebon, Gading Serpong, and
Cirebon, Gading Serpong, dan Tulungagung. Dengan Tulungagung. With these additions, by the end of 2025
penambahan tersebut, hingga akhir tahun 2025 Bank Bank MAS had a total of 46 branch offices spread across
MAS telah memiliki total 46 kantor cabang yang tersebar various major cities in Indonesia.
di berbagai kota besar di Indonesia.
THE ROLE OF THE BOARD OF DIRECTORS
PERAN DIREKSI DALAM PERUMUSAN IN STRATEGY FORMULATION
STRATEGI The Board of Directors plays a key role in driving the
Direksi berperan penting dalam mendorong pertumbuhan Bank’s growth and ensuring business sustainability. The
dan keberlanjutan usaha Bank. Direksi merumuskan Board of Directors formulates the Bank’s business
strategi bisnis Bank yang dituangkan dalam Rencana strategy, which is outlined in the Bank Business Plan
Bisnis Bank (RBB). Penyusunan RBB didasari pada (RBB). The preparation of the RBB is based on strengths,
kekuatan, kelemahan, kesempatan, ancaman dan weaknesses, opportunities, threats, and aspirations, as
aspirasi serta hasil yang ingin dicapai bersama di 2026, well as the results to be achieved together in 2026, and is
dan dilakukan dengan mempertimbangkan masukan dari carried out by considering input from the Board of
Dewan Komisaris. Commissioners.
Dalam proses perumusannya, rencana bisnis In the formulation process, the business plan is
didiseminasikan kepada seluruh unit kerja guna disseminated to all working units to align activities across
menyelaraskan aktivitas di berbagai unit bisnis. Dewan various business units. The Board of Commissioners also
Komisaris turut memberikan masukan dan arahan atas provides input and direction on the targets set by the
target-target yang disusun oleh Direksi, sejalan dengan Board of Directors, in line with its supervisory function.
fungsi pengawasannya. Target dan rencana bisnis yang The established targets and business plans are prepared
ditetapkan, disusun dengan mempertimbangkan dinamika by taking into account the dynamics of economic
kondisi perekonomian, perkembangan lingkungan bisnis, conditions, developments in the business environment, as
serta ketentuan dan regulasi yang berlaku. well as applicable laws and regulations.
PROSES YANG DILAKUKAN DIREKSI PROCESSES UNDERTAKEN BY THE
UNTUK MEMASTIKAN IMPLEMENTASI BOARD OF DIRECTORS TO ENSURE
STRATEGI STRATEGY IMPLEMENTATION
Direksi memastikan bahwa target dan strategi yang telah The Board of Directors ensures that the established
ditetapkan dikomunikasikan secara menyeluruh kepada targets and strategies are communicated
seluruh jajaran organisasi, agar setiap unit kerja comprehensively throughout the organization, so that
memahami arah dan prioritas Bank, serta dapat melakukan each working unit understands the Bank’s direction and
evaluasi dan penyesuaian pelaksanaan strategi sesuai priorities, and is able to evaluate and adjust the
dengan kondisi operasional dan kebutuhan masyarakat. implementation of strategies in accordance with
operational conditions and community needs.
14 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 19
Direksi secara berkala melakukan pemantauan atas The Board of Directors periodically monitors the
implementasi atas strategi yang telah disusun agar sesuai implementation of the strategies that have been
dengan visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan, serta formulated to ensure alignment with the company’s vision,
mencapai target yang telah ditetapkan. Seluruh lini bisnis mission, and values, as well as the achievement of the
dan unit kerja operasional yang bertanggung jawab established targets. All business lines and operational
langsung atas pelaksanaan rencana kerja dan strategi units responsible for executing the Bank’s work plans and
Bank memastikan bahwa setiap aktivitas operasional strategies ensure that every operational activity is
dilaksanakan sesuai dengan kebijakan, prosedur, serta conducted in accordance with the established policies,
rencana bisnis yang telah dirumuskan. procedures, and business plans.
Unit Manajemen Risiko dan unit kepatuhan terkait, yang The Risk Management Unit and related compliance units
berperan dalam menyusun kebijakan, melakukan play a role in formulating policies, conducting monitoring,
pemantauan, serta memberikan masukan kepada Direksi and providing input to the Board of Directors regarding the
terkait profil risiko dan kepatuhan Bank. Unit Manajemen Bank’s risk profile and compliance. The Risk Management
Risiko juga memberikan rekomendasi dan langkah Unit also provides recommendations and mitigation
mitigasi atas temuan maupun potensi risiko yang timbul measures for findings or potential risks arising from
dari aktivitas operasional. operational activities.
Audit Internal berfungsi memberikan penilaian Internal Audit functions to provide an independent
independen atas kecukupan dan efektivitas sistem assessment of the adequacy and effectiveness of the
pengendalian internal, manajemen risiko, serta internal control system, risk management, and the
penerapan tata kelola perusahaan. Temuan hasil audit implementation of corporate governance. Audit findings
disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk are reported to the Board of Directors and the Board of
menjadi dasar pengambilan keputusan dan tindak lanjut Commissioners as a basis for decision-making and
perbaikan oleh unit kerja terkait. follow-up improvements by the relevant working units.
PENCAPAIAN TARGET DAN KENDALA ACHIEVEMENT OF TARGETS AND
TAHUN 2025 CHALLENGES IN 2025
Dengan implementasi strategi yang telah dirumuskan, Through the implementation of the strategies that have
Bank MAS berhasil mencatatkan kinerja pertumbuhan been formulated, Bank MAS successfully recorded solid
yang baik sepanjang tahun 2025. Total aset Bank MAS growth performance throughout 2025. Total assets of
pada akhir tahun 2025 tercatat sebesar Rp33,10 triliun, Bank MAS at the end of 2025 reached IDR 33.10 trillion,
tumbuh 14,59% dibandingkan dengan posisi akhir tahun representing a growth of 14.59% compared to the position
sebelumnya. at the end of the previous year.
Pertumbuhan aset tersebut terutama didorong oleh This asset growth was mainly driven by an increase in
peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang diperoleh Third-Party Funds (TPF) obtained through the
melalui optimalisasi layanan digital banking serta optimization of digital banking services, as well as the
pengembangan bisnis payroll dan penggalakan development of payroll business and the promotion of
penggunaan internet banking untuk menunjang internet banking usage to support funding from the current
pendanaan dari giro perusahaan-perusahaan nasabah. accounts of corporate customers. Bank MAS’s TPF grew
DPK Bank MAS mengalami pertumbuhan dari Rp24,55 from IDR 24.55 trillion in 2024 to IDR 28.58 trillion in 2025,
triliun pada tahun 2024 menjadi Rp28,58 triliun pada representing a growth of 16.40% (yoy). In terms of
tahun 2025, atau tumbuh sebesar 16,40% (yoy). Secara composition, each TPF product recorded positive growth,
komposisi, masing-masing produk DPK mencatatkan with current accounts growing 47.17%, savings accounts
pertumbuhan yang positif, dengan giro tumbuh 47,17%, 16.81%, and time deposits 5.83% compared to the
tabungan 16,81%, dan deposito 5,83% dibandingkan previous year. The increase in current accounts and
dengan tahun sebelumnya. Peningkatan Giro dan savings accounts is in line with Bank MAS’s efforts to
Tabungan sejalan dengan upaya Bank MAS untuk increase the growth of low-cost funds.
meningkatkan pertumbuhan dana murah.
15 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 20
Dari sisi penyaluran kredit, Bank MAS mencatatkan From the lending side, Bank MAS recorded credit growth
pertumbuhan sebesar 15,34% (yoy). Selain penyaluran of 15.34% (yoy). In addition to conventional lending, Bank
kredit konvensional, Bank MAS juga memperkuat MAS also strengthened credit distribution through digital
penyaluran kredit melalui kanal digital yang menunjukkan channels, which recorded significant growth of 116.86%,
pertumbuhan signifikan sebesar 116,86%, yaitu dari increasing from IDR 520.79 billion in 2024 to IDR 1.13
Rp520,79 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp1,13 triliun trillion in 2025. By consistently prioritizing the prudential
pada tahun 2025. Dengan tetap mengedepankan prinsip principle and maintaining strict risk management
kehati-hatian serta disiplin manajemen risiko yang ketat, discipline, the credit quality of Bank MAS remained well
kualitas kredit Bank MAS tetap terjaga dengan baik, maintained, as reflected in the net Non-Performing Loan
tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non-Performing (NPL) ratio of 1.07% in 2025, improving from 1.68% in the
Loan/NPL) net yang tercatat sebesar 1,07% pada tahun previous year.
2025, membaik dibandingkan dengan NPL net di tahun
sebelumnya yaitu 1,68%. Credit growth that only occurred in the third and fourth
quarters, along with the large amount of credit facilities
Pertumbuhan kredit yang baru terjadi di triwulan 3 dan 4, that had not yet been utilized by debtors, caused Bank
serta besarnya fasilitas kredit yang belum dimanfaatkan MAS’s profit in 2025 to not reach its optimal level. In
oleh debitur, menyebabkan laba Bank MAS pada tahun addition, Bank MAS is still focusing on investments in
2025 belum mencapai tingkat yang optimal. Selain itu, digitalization projects and the strengthening of human
Bank MAS juga masih berfokus pada investasi resources. Under these conditions, Bank MAS recorded a
pengembangan proyek digitalisasi serta penguatan net profit of IDR 205.13 billion in 2025, representing a
sumber daya manusia. Dengan kondisi tersebut, laba slight decrease of 4.45% compared to the previous year.
bersih Bank MAS pada tahun 2025 tercatat sebesar
Rp205,13 miliar, atau mengalami sedikit penurunan Digital transaction volume in 2025 reached IDR 133.45
sebesar 4,45% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. trillion, while transaction volume conducted through
branch offices was higher at IDR 161.38 trillion. This
Volume transaksi digital pada tahun 2025 tercatat sebesar indicates that branch offices continue to play an important
Rp133,45 triliun, sedangkan volume transaksi melalui role in serving customer transactions. In response, Bank
kantor cabang tercatat lebih besar yaitu Rp161,38 triliun. MAS continues to expand its branch network across major
Hal tersebut mencerminkan masih tingginya kebutuhan cities in Indonesia. In 2025, Bank MAS opened three new
kantor cabang untuk melayani transaksi nasabah. Untuk branch offices in Cirebon, Gading Serpong, and
itu, Bank MAS terus mengembangkan jaringan kantornya Tulungagung. In addition, Bank MAS has enhanced its
di berbagai kota-kota besar di Indonesia. Pada tahun banking services by providing Automated Teller Machines
2025, Bank MAS telah membuka tiga kantor cabang baru (ATM) and Cash Recycle Machines (CRM) in various
yang berlokasi di Cirebon, Gading Serpong, dan strategic locations. As of the end of 2025, Bank MAS
Tulungagung. Selain itu, Bank MAS juga melengkapi operated a total of 39 ATMs and 88 CRMs.
fasilitas perbankannya dengan Automated Teller Machine
(ATM) dan Cash Recycle Machine (CRM) yang tersebar di Although digital transformation continues to be carried out,
berbagai lokasi strategis. Hingga akhir tahun 2025, Bank the presence of branch offices is still considered relevant
MAS telah memiliki sebanyak 39 ATM dan 88 CRM. given that customers’ need to conduct transactions
directly remains relatively high. This is reflected in the total
Meskipun transformasi digital terus dilakukan, nominal value of transactions at branch offices, which
keberadaan kantor cabang masih dinilai relevan remains higher than the total nominal value of transactions
mengingat kebutuhan nasabah untuk bertransaksi secara through digital channels.
langsung masih relatif tinggi. Hal tersebut tercermin dari
total nominal transaksi di kantor cabang yang masih lebih
besar dibandingkan dengan total nominal transaksi
melalui kanal digital.
16 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 21
Secara keseluruhan, beberapa indikator keuangan utama Overall, several key financial indicators at the end of 2025
pada akhir tahun 2025 berhasil melampaui target yang succeeded in exceeding the established targets, although
telah ditetapkan, meskipun masih terdapat beberapa there are still several indicators that have not yet reached
indikator yang belum mencapai target secara optimal. their targets optimally. The main indicators of Bank MAS’s
Adapun indikator-indikator utama pencapaian kinerja performance achievements are as follows:
Bank MAS adalah sebagai berikut:
Realisasi 2025 (dalam jutaan Rp) Target 2025 (dalam jutaan Rp)
Indikator / Indicators
2025 Realizations (in million IDR) 2025 Target (in million IDR)
Aset / Asset 33.103.127 30.420.260
Dana Pihak Ketiga / Third Party Funds 28.581.364 25.800.000
Kredit / Credit 13.823.462 13.500.000
Laba / Revenue 205.129 260.716
BOPO / BOPO 86,73% 84,43%
PROSPEK USAHA BUSINESS PROSPECTS
Memasuki tahun 2026, perbankan Indonesia diperkirakan Entering 2026, the Indonesian banking industry is
masih akan dihadapkan dengan ketidakstabilan geopolitik expected to continue facing geopolitical instability
dari perang Rusia–Ukraina dan Timur Tengah, stemming from the Russia–Ukraine war and tensions in
perlambatan perdagangan global akibat kebijakan tarif the Middle East, a slowdown in global trade due to tariff
Donald Trump, dan disrupsi digital dari perkembangan AI policies introduced by Donald Trump, as well as digital
dan beragam ancaman kejahatan siber. disruption driven by the rapid development of artificial
intelligence and various cybercrime threats.
Peningkatan suhu global memicu perubahan iklim yang
kian ekstrem. Bencana alam yang terjadi di berbagai Rising global temperatures have triggered increasingly
negara membawa kerugian yang besar. Selain dapat extreme climate change. Natural disasters occurring in
membawa korban jiwa dan materiil, kondisi ini akan various countries have resulted in significant losses. In
berdampak pada terganggunya stok serta kenaikan harga addition to causing casualties and material damage, these
bahan pangan pokok karena potensi gagal panen. conditions may disrupt supply and lead to increases in the
Ancaman lingkungan akibat pemanasan global saat ini prices of staple food commodities due to the potential for
menjadi tantangan yang sangat serius untuk segera crop failures. Environmental threats caused by global
diatasi oleh semua negara di dunia, yang juga dapat warming have now become a very serious challenge that
menghambat pertumbuhan ekonomi. must be addressed immediately by all countries, as they
may also hinder economic growth.
Berdasarkan International Monetary Fund (IMF), Bank for
International Settlements (BIS), dan beberapa lembaga According to the International Monetary Fund (IMF), the
ekonomi internasional lainnya, tahun 2026 diperkirakan Bank for International Settlements (BIS), and several
akan terjadi naik-turun suku bunga yang tidak terprediksi other international economic institutions, interest rates in
dan menciptakan risiko pasar yang lebih rumit bagi 2026 are expected to fluctuate unpredictably, creating
bank-bank di negara berkembang. more complex market risks for banks in developing
countries.
Meski demikian, pemerintah Indonesia tetap optimis
bahwa Indonesia akan mampu melewati tantangan Nevertheless, the Indonesian government remains
tersebut dan melampaui target pertumbuhan 5,4% di optimistic that the country will be able to overcome these
tahun 2026 dengan memastikan sektor-sektor ekonomi challenges and exceed the 5.4% growth target in 2026 by
yang sebelumnya stagnan dapat kembali berfungsi ensuring that economic sectors that had previously
dengan maksimal untuk mendorong perekonomian. stagnated can return to functioning optimally to support
economic growth.
17 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 22
Dengan berbagai tantangan yang mungkin akan timbul Amid the various challenges that may arise, Bank MAS
tersebut, Bank MAS menjadikan ekonomi nasional yang views the relatively stable national economic outlook as an
cenderung stabil menjadi sebuah peluang untuk opportunity for growth in 2026. To capitalize on this, Bank
bertumbuh di tahun 2026. Untuk itu, Bank MAS akan terus MAS will continue to enhance its digital service
mengembangkan inovasi layanan digital, melengkapi fitur innovations, enrich product features, and strengthen
produk, serta memperkuat program loyalitas dan layanan loyalty programs and services for priority customers.
bagi nasabah prioritas. Penyaluran kredit melalui kanal Credit distribution through digital channels will be further
digital terus dikembangkan kepada sektor UMKM yang expanded, particularly to the MSME sector, which
kian bertumbuh positif melalui perluasan ke area-area continues to show positive growth, by extending reach into
baru dalam jaringan ekosistem WINGS Group yang new areas within the extensive WINGS Group ecosystem.
sangat luas. Keberadaan jaringan cabang akan Meanwhile, the branch network will be optimized by
memanfaatkan referral dari nasabah yang ada maupun leveraging referrals from existing customers, as well as
ekosistem pemasok dan distributor nasabah maupun from the supplier and distributor ecosystems of both
WINGS Group. customers and the WINGS Group.
Neraca keuangan yang solid dari kinerja tahun 2025 A solid balance sheet resulting from the Bank’s
menjadi pijakan yang kuat untuk menangkap berbagai performance in 2025 provides a strong foundation to
peluang pertumbuhan ke depan, sekaligus dalam capture various growth opportunities going forward, while
menghadapi dinamika pasar yang terus berubah-ubah. navigating continuously evolving market dynamics. Bank
Bank MAS akan memantau dinamika pasar, dan MAS will closely monitor market developments and adjust
menyesuaikan asumsi bisnis sesuai perkembangan its business assumptions in line with changes in economic
kondisi ekonomi, serta senantiasa menerapkan tata kelola conditions, while consistently implementing strong risk
risiko yang kuat. governance.
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good The implementation of Good Corporate Governance
Corporate Governance/GCG) merupakan fondasi utama (GCG) serves as a fundamental pillar in maintaining the
dalam menjaga keberlanjutan usaha dan pertumbuhan sustainability of the Bank’s business and ensuring healthy
Bank secara sehat. Tata kelola yang efektif, transparan, growth. Effective, transparent, and accountable
dan akuntabel meningkatkan kepercayaan para governance enhances the trust of stakeholders and
pemangku kepentingan, serta memperkuat daya tahan strengthens the Bank’s resilience in facing the increasingly
Bank dalam menghadapi dinamika industri perbankan complex and competitive dynamics of the banking
yang semakin kompleks dan kompetitif. industry.
Dalam implementasinya, Bank MAS senantiasa In its implementation, Bank MAS consistently adheres to
berpedoman pada prinsip-prinsip GCG yang meliputi the principles of GCG, which include transparency,
transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, accountability, responsibility, independence, and fairness
serta kewajaran dan kesetaraan (TARIF). Prinsip-prinsip (TARIF). These principles are consistently applied in every
tersebut diimplementasikan secara konsisten dalam operational activity and decision-making process, and are
setiap kegiatan operasional maupun proses pengambilan implemented throughout all levels of the organization,
keputusan, serta diterapkan secara menyeluruh di seluruh from the Board of Commissioners and the Board of
jenjang organisasi, mulai dari Dewan Komisaris dan Directors to all employees of the Bank.
Direksi hingga seluruh karyawan Bank.
As part of its commitment to continuous improvement,
Sebagai bagian dari komitmen terhadap perbaikan Bank MAS regularly conducts self-assessments of its
berkelanjutan, Bank MAS dengan rutin melaksanakan GCG implementation. This assessment aims to ensure
penilaian mandiri (self-assessment) atas penerapan GCG. the effectiveness of governance practices and covers
Penilaian ini bertujuan untuk memastikan efektivitas praktik three main aspects: Governance Structure, Governance
tata kelola yang dijalankan, dengan mencakup tiga aspek Process, and Governance Outcome. Through this
utama, yaitu Governance Structure, Governance Process, evaluation, the Bank strives to ensure that its governance
dan Governance Outcome. Melalui evaluasi tersebut, Bank structure, processes, and outcomes remain aligned with
berupaya memastikan bahwa struktur, proses, dan hasil regulatory requirements and best practices in the banking
tata kelola senantiasa selaras dengan ketentuan regulator industry.
serta praktik terbaik di industri perbankan.
18 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 23
Bank secara berkala melakukan evaluasi atas profil risiko The Bank also periodically evaluates its risk profile and
dan kinerja melalui pelaksanaan self-assessment Tingkat performance through the implementation of the Bank
Kesehatan Bank (TKB) dengan menggunakan Soundness Level (TKB) self-assessment using the
pendekatan Risk-Based Bank Rating (RBBR). Penilaian Risk-Based Bank Rating (RBBR) approach. The
tersebut mencakup empat faktor utama, yaitu profil risiko, assessment covers four key factors: risk profile, corporate
penerapan tata kelola perusahaan, rentabilitas, dan governance implementation, profitability, and capital
permodalan. adequacy.
Berdasarkan hasil peringkat TKB berdasarkan risiko, Based on the results of the risk-based Bank Soundness
Bank MAS dinilai dengan peringkat 2 (Low to Moderate), Level rating, Bank MAS received a composite rating of 2
di mana kondisi Bank secara umum dianggap sehat dan (Low to Moderate), indicating that the Bank is generally in
mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari a sound condition and capable of withstanding significant
perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal lain. negative impacts from changes in business conditions and
other external factors.
PENGHARGAAN
Bank MAS memperoleh pengakuan dengan AWARDS
penghargaan-penghargaan atas kinerja yang baik. Di Bank MAS received recognition through several awards
tahun 2025, Bank MAS memperoleh sebanyak 4 for its strong performance. In 2025, Bank MAS received a
penghargaan, yang semakin memotivasi Bank MAS untuk total of four awards, which further motivate the Bank to
terus menjadi andalan masyarakat dan berkarya lebih continue being a trusted partner for the public and to
baik. deliver even better performance.
Penghargaan yang diperoleh Bank MAS selama tahun The awards received by Bank MAS during 2025 are as
2025 adalah sebagai berikut: follows:
• The Best Indonesia Enterprises Risk Management • The Best Indonesia Enterprises Risk Management
Award VII – 2025 Award VII – 2025
Gold Award - (B) Excellent. Gold Award - (B) Excellent. Category: Public Company
Category: Public Company Bank Asset > Rp25 T Bank with Assets > IDR 25 Trillion
Oleh: ECONOMIC REVIEW By: ECONOMIC REVIEW
• The Best Indonesia GCG Award - IX – 2025 • The Best Indonesia GCG Award IX – 2025
Gold Award - (B) Excellent. Gold Award - (B) Excellent. Category: Public Company
Category: Public Company Bank Asset > Rp25 T Bank with Assets > IDR 25 Trillion
Oleh: ECONOMIC REVIEW By: ECONOMIC REVIEW
• 6th Indonesia Top Bank Awards 2025 • 6th Indonesia Top Bank Awards 2025
In KBMI 1 Category In KBMI 1 Category
Oleh: THE ICONOMICS By: THE ICONOMICS
• The Best Indonesia Finance Award 2025 • The Best Indonesia Finance Award 2025
Platinum Award - (A) Very Excellent. Platinum Award - (A) Very Excellent. Category: Public
Category: Public Company Bank Asset > Rp20 T Company Bank with Assets > IDR 20 Trillion
Oleh: ECONOMIC REVIEW By: ECONOMIC REVIEW
• The Best Indonesia IT & Digital Operational • The Best Indonesia IT & Digital Operational
Excellence Award 2025 Excellence Award 2025
Gold Award - (B) Excellent. Gold Award - (B) Excellent. Category: Public Company
Category: Public Company Bank Asset > Rp28 T Bank with Assets > IDR 28 Trillion
Oleh: ECONOMIC REVIEW By: ECONOMIC REVIEW
PERUBAHAN KOMPOSISI DIREKSI CHANGES IN THE COMPOSITION OF THE
Pada tahun 2025 tidak terdapat perubahan pada susunan BOARD OF DIRECTORS
Direksi Bank MAS. In 2025, there were no changes in the composition of the
Board of Directors of Bank MAS.
19 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 24
APRESIASI APPRECIATION
Keberhasilan Bank MAS dalam menghadapi dan melalui The success of Bank MAS in facing and overcoming
berbagai tantangan sepanjang tahun 2025 tidak terlepas various challenges throughout 2025 would not have been
dari dukungan seluruh pemangku kepentingan. Pada possible without the support of all stakeholders. On this
kesempatan ini, kami menyampaikan apresiasi dan rasa occasion, we would like to express our highest
syukur yang setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan appreciation and gratitude to all Bank MAS employees for
Bank MAS atas dedikasi dan konsistensi dalam their dedication and consistency in providing the best
memberikan layanan terbaik kepada nasabah. Ucapan services to customers. We would also like to extend our
terima kasih juga kami sampaikan kepada Dewan gratitude to the Board of Commissioners for their guidance
Komisaris atas bimbingan dan pengawasan sepanjang and supervision throughout the year.
tahun berjalan.
We also extend our sincere appreciation to our customers,
Ucapan rasa syukur juga kami sampaikan kepada para shareholders, business partners, and regulators for the
nasabah, pemegang saham, mitra kerja, serta regulator trust and support continuously given to Bank MAS. The
atas kepercayaan dan dukungan yang senantiasa synergy established with all stakeholders has become the
diberikan kepada Bank MAS. Sinergi yang terjalin dengan foundation for the sustainability and growth of Bank MAS.
seluruh pemangku kepentingan tersebut menjadi fondasi
bagi keberlangsungan dan pertumbuhan Bank MAS. We are grateful that Bank MAS was able to close the year
2025 with strong achievements. These accomplishments
Kami bersyukur Bank MAS dapat menutup tahun 2025 will serve as a solid foundation for Bank MAS to continue
dengan pencapaian yang baik. Seluruh pencapaian moving forward and improving its performance in the
tersebut akan menjadi pijakan yang kuat bagi Bank MAS future. Bank MAS remains committed to being a trusted
untuk terus melangkah maju dan meningkatkan kinerja di partner in fulfilling the banking needs of the community.
masa mendatang. Bank MAS berkomitmen untuk
senantiasa menjadi andalan dalam memenuhi kebutuhan
perbankan masyarakat.
HO DANNY HARTONO
Direktur Utama / President Director
20 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 25
Sambutan
Komisaris Utama
Message from the President Commissioner
Puji syukur kami panjatkan
kepada Tuhan yang Maha
Esa, bahwa di dalam
situasi yang terus
bergejolak, Bank MAS
tetap mempertahankan
pertumbuhan yang baik
di tahun 2025.
We express our gratitude to God
Almighty, that in a situation that
continues to fluctuate, Bank MAS
has been able to maintain good
growth in 2025.
Hendrik Tanojo
Komisaris Utama
President Commissioner
21
19 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 26
LAPORAN DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS’ REPORT
Tahun 2025 dipenuhi oleh berbagai dinamika The year 2025 was marked by various economic
perekonomian yang menuntut ketepatan dalam dynamics that required precision in making strategic
pengambilan keputusan strategis. Dalam menghadapi decisions. In addressing these conditions, the strategies
kondisi tersebut, strategi dan kebijakan yang diterapkan and policies implemented by Bank MAS throughout 2025
oleh Bank MAS sepanjang tahun 2025 telah dijalankan were carried out in alignment with the principles of good
secara selaras dengan prinsip tata kelola perusahaan corporate governance.
yang baik.
The implementation of these prudent strategies is
Penerapan strategi yang prudent tersebut tercermin dari reflected in Bank MAS’s ability to maintain resilience and
kemampuan Bank MAS dalam menjaga resiliensi dan stable performance amid various challenges, while still
stabilitas kinerja di tengah beragam tantangan, dengan delivering solid results. In this regard, we hereby present
tetap mencatatkan kinerja yang baik. Sehubungan dengan the Board of Commissioners’ Report as a reflection of the
hal tersebut, bersama ini kami menyampaikan Laporan execution of our supervisory function over the
Dewan Komisaris sebagai wujud pelaksanaan fungsi performance of Bank MAS throughout 2025.
pengawasan atas kinerja Bank MAS selama tahun 2025.
MACROECONOMIC AND INDUSTRY
TINJAUAN MAKROEKONOMI DAN REVIEW
INDUSTRI The year 2025 continued to be marked by various global
Tahun 2025 masih diliputi oleh berbagai tantangan global, challenges, including escalating geopolitical conflicts, tariff
antara lain eskalasi konflik geopolitik, perang tarif sebagai wars resulting from the reciprocal policies of the President
dampak kebijakan resiprokal presiden Amerika Serikat, of the United States, as well as the increasing frequency of
serta meningkatnya frekuensi perubahan cuaca ekstrem extreme weather changes that have also affected the
yang turut memengaruhi stabilitas perekonomian dunia. stability of the global economy.
Di tengah gejolak ekonomi global tersebut, perekonomian Amid these global economic fluctuations, Indonesia’s
Indonesia mampu menutup tahun 2025 dengan kinerja economy was able to close 2025 with solid performance.
yang tetap solid. Pertumbuhan ekonomi nasional terjaga National economic growth was maintained at around 5%
pada kisaran 5% (yoy), sementara inflasi tahunan berada (yoy), while annual inflation remained under control at
pada level yang terkendali sebesar 2,92%. 2.92%.
Sejalan dengan kondisi tersebut, kinerja sektor perbankan In line with these conditions, the performance of the
nasional hingga akhir tahun 2025 tetap menunjukkan national banking sector up to the end of 2025 continued to
stabilitas dan ketahanan yang baik, serta berpeluang demonstrate stability and strong resilience, and is
berlanjut secara solid pada tahun 2026 meskipun masih expected to remain solid in 2026 despite ongoing global
dibayangi oleh ketidakpastian global. Dibandingkan uncertainties. Compared to the previous year, national
dengan tahun sebelumnya, penyaluran kredit perbankan banking credit distribution grew by 9.69% in December
nasional tumbuh sebesar 9,69% di bulan Desember 2025, 2025, representing a 7.74% increase from November.
mengalami pertumbuhan 7,74% dari bulan November. Meanwhile, banking Third-Party Funds (TPF) recorded
Sementara itu, DPK perbankan mencatatkan growth of 10.4% (yoy), with total TPF reaching IDR
pertumbuhan sebesar 10,4% (yoy) dengan total DPK 9,467.6 trillion in December 2025.
tercatat Rp9.467,6 triliun pada Desember 2025.
The relatively ample liquidity conditions have also
Kondisi likuiditas yang longgar turut mendorong tren encouraged a downward trend in banking interest rates.
penurunan suku bunga perbankan. Pada periode As of December 2025, the lending interest rate was
Desember 2025, suku bunga kredit tercatat sebesar recorded at 8.80%. Deposit interest rates also declined for
8,80%. Suku bunga simpanan juga mengalami penurunan several tenors, namely 4.69% for the 3-month tenor,
untuk beberapa tenor, yakni 4,69% untuk tenor 3 bulan, 4.73% for the 6-month tenor, 4.63% for the 12-month
4,73% untuk tenor 6 bulan, 4,63% untuk tenor 12 bulan, tenor, and 4.30% for the 24-month tenor. The credit quality
dan 4,30% untuk tenor 24 bulan. Rasio kualitas kredit, ratio, namely gross Non-Performing Loans (NPL),
yaitu NPL gross membaik menjadi 2,21% dari sebelumnya improved to 2.21% from 2.25%, while net NPL decreased
2,25%, sementara NPL net menurun ke level 0,86%. to 0.86%. Another credit risk indicator, Loan at Risk (LAR),
Indikator risiko kredit lainnya, yaitu Loan at Risk (LAR),
also improved, declining to 9.22% from 9.41%.
juga menunjukkan perbaikan dengan penurunan menjadi
9,22% dari 9,41%.
22 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 27
Dari sisi permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) From the capital perspective, the Capital Adequacy Ratio
tercatat sebesar 26,05%, meskipun sedikit menurun (CAR) was recorded at 26.05%. Although it slightly
dibandingkan pada periode sebelumnya, namun masih declined compared to the previous period, it remains well
berada jauh di atas ketentuan minimum dan mampu above the minimum regulatory requirement and is
menghadapi potensi risiko ke depan. considered adequate to absorb potential risks in the
future.
PENILAIAN TERHADAP KINERJA DIREKSI
Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah ASSESSMENT OF THE BOARD OF
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik DIRECTORS’ PERFORMANCE
sepanjang tahun 2025. Penilaian tersebut tercermin dari The Board of Commissioners assesses that the Board of
ketahanan Bank MAS dalam menghadapi berbagai Directors has carried out its duties and responsibilities well
tantangan sepanjang tahun, dengan tetap throughout 2025. This assessment is reflected in Bank
mengedepankan penerapan prinsip manajemen risiko MAS’s resilience in facing various challenges during the
yang pruden dalam setiap aktivitas usaha. year, while consistently prioritizing the implementation of
prudent risk management principles in every business
Melalui penerapan strategi dan kebijakan yang telah activity.
dirumuskan, Bank MAS berhasil mencatatkan total aset
sebesar Rp33,10 triliun, atau tumbuh sebesar 14,59% Through the implementation of the strategies and policies
dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar that have been formulated, Bank MAS successfully
Rp28,89 triliun. Capaian ini menunjukkan kinerja yang recorded total assets of IDR 33.10 trillion, representing a
baik serta kemampuan Bank dalam bertumbuh di tengah growth of 14.59% compared to the previous year’s IDR
dinamika perekonomian. 28.89 trillion. This achievement demonstrates solid
performance and the Bank’s ability to grow amid dynamic
Investasi Bank MAS dalam digitalisasi yang telah economic conditions.
dilakukan dalam beberapa tahun terakhir mulai
menunjukkan hasil yang positif. Digital lending yang Bank MAS’ investments in digitalization over the past few
diluncurkan pada tahun 2024 terbukti mampu years have begun to show positive results. The digital
mendongkrak pertumbuhan penyaluran kredit, tercermin lending service launched in 2024 has proven capable of
dari peningkatan sebesar 116,86% (yoy) pada tahun boosting credit distribution growth, as reflected in a
2025, dari Rp520,79 miliar di 2024 menjadi Rp1,13 triliun 116.86% (yoy) increase in 2025, from IDR 520.79 billion in
di 2025. Selain mendorong pertumbuhan bisnis, inisiatif 2024 to IDR 1.13 trillion in 2025. In addition to driving
digitalisasi juga berhasil memperluas ekosistem layanan business growth, digitalization initiatives have also
serta memperkuat daya saing Bank MAS. succeeded in expanding the service ecosystem and
strengthening Bank MAS’ competitiveness.
Bank MAS juga secara optimal memanfaatkan stabilitas
ekonomi nasional sebagai peluang untuk bertumbuh, Bank MAS has also optimally leveraged the stability of the
yang tercermin dari pertumbuhan penyaluran kredit national economy as an opportunity for growth, as
sebesar 15,34%. Sejalan dengan komitmen terhadap reflected in credit distribution growth of 15.34%. In line
keuangan berkelanjutan, Bank MAS tetap memberikan with its commitment to sustainable finance, Bank MAS
perhatian terhadap pembiayaan UMKM dengan total continues to support MSME financing, with total MSME
penyaluran kredit UMKM pada tahun 2025 mencapai lending in 2025 reaching IDR 3.94 trillion, or growing
Rp3,94 triliun, atau tumbuh sebesar 22,26% dibandingkan 22.26% compared to 2024. While maintaining prudential
tahun 2024. Dengan tetap mengedepankan prinsip principles, the credit quality of Bank MAS remained well
kehati-hatian, kualitas kredit Bank MAS terjaga dengan maintained, as reflected in a gross NPL ratio of 2.52% and
baik, tercermin dari rasio NPL gross sebesar 2,52% dan a net NPL ratio of 1.07%, both of which improved from the
NPL net sebesar 1,07%, yang masing-masing mengalami previous year’s 3.25% and 1.68%, respectively. From the
penurunan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar funding side, Bank MAS’s Third-Party Funds (TPF) grew
3,25% dan 1,68%. Dari sisi penghimpunan dana, DPK by 16.40% compared to the previous year, with the largest
Bank MAS tumbuh sebesar 16,40% dibandingkan tahun growth coming from current accounts, which increased by
sebelumnya, dengan pertumbuhan terbesar berasal dari 47.17%.
rekening giro yang meningkat sebesar 47,17%.
23 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 28
Secara keseluruhan, Dewan Komisaris memandang Overall, the Board of Commissioners views that the Board
bahwa Direksi telah menjalankan strategi bisnis secara of Directors has implemented the Bank’s business
disiplin sepanjang tahun 2025. Dewan Komisaris strategy with discipline throughout 2025. The Board of
berharap kinerja Bank MAS dapat terus ditingkatkan pada Commissioners hopes that the performance of Bank MAS
tahun-tahun mendatang. Dewan Komisaris senantiasa will continue to improve in the coming years. The Board of
memberikan dukungan serta menjalin komunikasi yang Commissioners will continue to provide support and
efektif dengan Direksi demi mendorong kemajuan Bank maintain effective communication with the Board of
MAS, dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola Directors in order to encourage the advancement of Bank
dan pengelolaan risiko yang menyeluruh. MAS, while consistently upholding the principles of good
governance and comprehensive risk management.
PROSPEK USAHA
Di tengah berbagai tekanan eksternal, Indonesia tetap BUSINESS PROSPECTS
optimis dapat mencatatkan pertumbuhan ekonomi sekitar Amid various external pressures, Indonesia remains
5,4%, yang didukung oleh penguatan sektor-sektor optimistic about achieving economic growth of around
strategis seperti manufaktur, pertanian, dan energi. Selain 5.4%, supported by the strengthening of strategic sectors
itu, pemerintah juga menunjukkan respons yang cepat such as manufacturing, agriculture, and energy. In
dan terkoordinasi dalam menghadapi bencana alam di addition, the government has demonstrated a swift and
dalam negeri, termasuk banjir dan tanah longsor yang coordinated response in addressing natural disasters
terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. within the country, including floods and landslides that
Tercatat sekitar 996.000 debitur Kredit Usaha Rakyat occurred in Aceh, North Sumatra, and West Sumatra. It is
(KUR) di ketiga provinsi tersebut terdampak. Sehubungan recorded that approximately 996,000 Kredit Usaha Rakyat
dengan hal tersebut, pemerintah menyiapkan paket (KUR) debtors in these three provinces were affected. In
kebijakan ekonomi khusus bagi debitur KUR dan response, the government has prepared a special
kelompok pekerja terdampak melalui program economic policy package for KUR debtors and affected
restrukturisasi kredit serta percepatan pemulihan daerah workers through credit restructuring programs and the
bencana, termasuk melalui penyaluran KUR baru pada acceleration of disaster recovery efforts, including the
tahun 2026. distribution of new KUR financing in 2026.
Bank MAS akan melanjutkan penguatan penyaluran kredit Bank MAS will continue to strengthen credit distribution
secara selektif dan berkelanjutan, khususnya pada selectively and sustainably, particularly in the MSME
segmen UMKM dalam jaringan WINGS, dengan tetap segment within the WINGS network, while consistently
mengedepankan prinsip kehati-hatian. Optimalisasi prioritizing prudential principles. The optimization of digital
pemanfaatan kanal digital dalam proses pengajuan dan channels in the credit application and management
pengelolaan kredit diharapkan dapat meningkatkan process is expected to enhance operational efficiency,
efisiensi operasional, mempercepat proses bisnis, serta accelerate business processes, and broaden access to
memperluas akses pembiayaan bagi nasabah. financing for customers.
Seiring dengan meningkatnya adopsi layanan digital oleh With the increasing adoption of digital services by the
masyarakat, Dewan Komisaris mencermati bahwa public, the Board of Commissioners observes that banking
transaksi perbankan melalui kanal digital diperkirakan transactions through digital channels are expected to
akan terus meningkat sepanjang tahun 2026. Pembukaan continue increasing throughout 2026. The opening of new
rekening baru melalui kanal digital juga diharapkan tetap accounts through digital channels is also expected to
menunjukkan tren pertumbuhan yang positif guna maintain a positive growth trend in order to support the
mendukung peningkatan dana murah. Untuk itu, Bank increase of low-cost funds. Therefore, Bank MAS will
MAS akan terus mengembangkan inovasi layanan digital, continue to develop innovations in digital services,
melengkapi fitur produk, serta memperkuat program enhance product features, and strengthen loyalty
loyalitas dan layanan bagi nasabah prioritas. programs and services for priority customers.
24 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 29
Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah menyusun The Board of Commissioners believes that the Board of
rencana kerja dan inisiatif strategis yang baik untuk Directors has prepared a sound work plan and strategic
menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang initiatives to address challenges while taking advantage of
usaha di tahun 2026. Dewan Komisaris senantiasa aktif business opportunities in 2026. The Board of
memberikan dukungan, pengawasan, serta arahan Commissioners will continue to actively provide support,
strategis kepada Direksi agar seluruh kebijakan dan supervision, and strategic direction to the Board of
langkah yang diambil tetap selaras dengan prinsip tata Directors to ensure that all policies and actions taken
kelola perusahaan yang baik, penerapan manajemen remain aligned with the principles of good corporate
risiko yang pruden, serta berorientasi pada pertumbuhan governance, the implementation of prudent risk
usaha yang berkelanjutan. management, and a focus on sustainable business growth.
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE
Bank MAS melaksanakan self-assessment tata kelola Bank MAS conducts corporate governance
dengan mengacu pada ketentuan Penerapan Tata Kelola self-assessments in accordance with the provisions on the
bagi Bank Umum. Penilaian dilakukan secara Implementation of Corporate Governance for Commercial
semesteran, yaitu pada posisi akhir Juni dan Desember Banks. These assessments are conducted semi-annually,
setiap tahunnya, guna memastikan konsistensi dan at the end of June and December each year, to ensure
efektivitas penerapan prinsip-prinsip tata kelola di seluruh consistency and effectiveness in applying governance
lini organisasi. principles across the organization.
Hasil self-assessment atas penerapan tata kelola Bank The results of the self-assessment on the implementation
MAS pada Semester I dan Semester II memiliki peringkat of corporate governance at Bank MAS for both Semester I
2, di mana hal ini mencerminkan bahwa manajemen Bank and Semester II received a rating of 2, which reflects that
telah melakukan penerapan tata kelola yang secara the Bank’s management has generally implemented good
umum baik. Pemenuhan atas prinsip tata kelola dinilai corporate governance practices. Compliance with
memadai. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan governance principles is considered adequate. In cases
prinsip tata kelola, secara umum kelemahan tersebut where there are weaknesses in the implementation of
dinilai tidak signifikan dan dapat diselesaikan dengan governance principles, such weaknesses are generally
tindakan normal oleh manajemen Bank. deemed not significant and can be resolved through
normal management actions.
KINERJA KOMITE
Pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan Komisaris COMMITTEE PERFORMANCE
didukung oleh 3 (tiga) komite, yaitu Komite Audit, Komite The supervisory function of the Board of Commissioners is
Remunerasi dan Nominasi, serta Komite Pemantau Risiko supported by three committees, namely the Audit
guna memastikan Bank MAS dapat mencapai tujuan Committee, the Remuneration and Nomination Committee,
jangka panjangnya di tengah ketidakpastian ekonomi. and the Risk Monitoring Committee, to ensure that Bank
MAS can achieve its long-term objectives amid economic
Selama tahun 2025, telah dilakukan rapat sebanyak 10 uncertainty.
kali oleh Komite Audit untuk mengevaluasi kinerja auditor
internal dan eksternal, termasuk menelaah independensi Throughout 2025, the Audit Committee held 10 meetings to
dan objektivitas auditor eksternal. Komite Pemantau evaluate the performance of internal and external auditors,
Risiko telah melakukan rapat sebanyak 17 kali untuk including reviewing the independence and objectivity of the
melakukan evaluasi tentang kesesuaian antara kebijakan external auditors. The Risk Monitoring Committee held 17
manajemen risiko dengan pelaksanaan kebijakan Bank, meetings to evaluate the alignment between risk
serta melakukan evaluasi untuk memastikan sistem management policies and the Bank’s policy
manajemen risiko telah memadai untuk mengantisipasi implementation, as well as to assess whether the risk
segala jenis risiko yang timbul dari aktivitas Bank. Komite management system is adequate to anticipate all types of
Nominasi dan Remunerasi telah melakukan 8 kali rapat risks arising from the Bank’s activities. The Nomination and
untuk mengevaluasi kinerja karyawan. Tahun 2025, Remuneration Committee held 8 meetings to evaluate
Komite Nominasi dan Remunerasi memberikan employee performance. In 2025, the Nomination and
rekomendasi atas pengangkatan Bapak Iwan Nataliputra Remuneration Committee provided a recommendation for
sebagai Komisaris Independen, menggantikan Bapak the appointment of Mr. Iwan Nataliputra as Independent
Tommy Mukdani. Commissioner, replacing Mr. Tommy Mukdani.
25 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 30
PERUBAHAN SUSUNAN DEWAN CHANGES IN THE COMPOSITION OF THE
KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS
Pada tahun 2025, Bapak Iwan Nataliputra telah diangkat In 2025, Mr. Iwan Nataliputra was appointed as
sebagai Komisaris Independen, menggantikan Bapak Independent Commissioner, replacing Mr. Tommy
Tommy Mukdani yang telah habis masa jabatannya. Pada Mukdani, whose term of office had ended. On this
kesempatan ini, kami menyampaikan apresiasi kepada occasion, we would like to express our appreciation to Mr.
Bapak Tommy Mukdani atas sumbangsih tenaga dan Tommy Mukdani for his dedication and contributions
pikiran yang diberikan selama menjabat sebagai anggota during his tenure as a member of the Board of
Dewan Komisaris di Bank MAS. Commissioners at Bank MAS.
APRESIASI APPRECIATION
Perjalanan Bank MAS di tahun 2025 ditutup dengan Bank MAS concluded its journey in 2025 with solid
kinerja yang baik. Diharapkan Bank MAS akan tetap performance. It is expected that Bank MAS will remain
tangguh dalam menghadapi segala tantangan dari resilient in facing both national and global challenges, and
nasional maupun global, dan dapat memanfaatkan will be able to turn these challenges into opportunities for
tantangan tersebut menjadi peluang untuk terus continued growth.
bertumbuh.
We would like to express our appreciation to the members
Apresiasi kami sampaikan kepada anggota Direksi serta of the Board of Directors and all employees of Bank MAS
segenap karyawan Bank MAS atas dedikasi dan komitmen for their dedication and strong commitment in carrying out
yang kuat dalam mengemban tugas dan tanggung jawab their duties and responsibilities to realize the vision and
untuk mewujudkan visi dan misi Bank MAS. mission of Bank MAS.
Dewan Komisaris menyampaikan terima kasih kepada The Board of Commissioners would also like to extend its
seluruh nasabah, regulator, mitra kerja, dan para gratitude to all customers, regulators, business partners,
pemegang saham atas kepercayaan, dukungan, dan and shareholders for the trust, support, and guidance
arahan yang senantiasa diberikan kepada Bank MAS. continuously provided to Bank MAS. We believe that all
Kami yakin bahwa seluruh dukungan yang telah diberikan the support that has been given will serve as a strong
menjadi bekal bagi Bank MAS dalam melangkah ke depan foundation for Bank MAS to move forward and continue
untuk terus tumbuh berkelanjutan. achieving sustainable growth.
HENDRIK TANOJO
Komisaris Utama / President Commissioner
26 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 31
Profil PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
Profile of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
Aktivitas / Activity Bank Umum Konvensional
Conventional Bank
Kantor Pusat / Head Office Grha Bank MAS
Jalan Setiabudi Selatan Kav. 7-8
Kuningan, Jakarta Selatan
Telepon / Telephone (021) 5790 6006 (Hunting)
Facsimile (021) 5790 6005
E-mail corsec@bankmas.co.id
Homepage / Website www.bankmas.co.id
Modal Dasar / Authorized Share Capital Rp3.800.000.000.000
Modal Ditempatkan / Placed Share Capital Rp1.402.010.763.000
Modal Disetor / Issued Share Capital Rp1.402.010.763.000
Jumlah Saham / Shares Issued 1.402.010.763 lembar / shares
Nilai Nominal Saham / Shares Nominal Rp1.000
Kepemilikan / Ownership PT Danabina Sentana 52,67%
PT Multi Anekadana Sakti 18,81%
PT Halim Sakti 1,76%
Masyarakat / Public 26,75%
Kode Saham MASB
Jumlah Karyawan / Number of Employees 1.191 Karyawan / Employees
Jumlah Kantor / Number of Offices 46 Kantor / Offices
Jumlah ATM / Number of ATMs 127 ATM / ATMs
Total Aset / Total Asset Rp33.103.126.830.713
BANK MAS didirikan berdasarkan Akta Notaris H. Saidus Sjahar, SH Nomor
201 tanggal 28 Juli 1992 yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor C2-6998.HT.01.01.Th92
tanggal 25 Agustus 1992.
Bank MAS was established by Deed Number 201 which was drawn up by
Notary H. Saidus Sjahar, S.H., dated July 28, 1992, and has been approved
by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia with Decree Number
C2-6998.HT.01.01.Th92 dated August 25, 1992.
27 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 32
Bank memperoleh izin usaha sebagai Bank Umum Non The Bank obtained its business license to operate as a
Devisa melalui Surat Keputusan Menteri Keuangan Non- Foreign Exchange Commercial Bank by the Minister
Republik Indonesia Nomor 1093/KMK/017/1992 tanggal of Finance of the Republic of I ndonesia Decree Number
15 Oktober 1992 dan izin usaha Perdagangan Valuta 1093/KMK/017/1992 dated October 15, 1992 and its
Asing melalui Surat Keputusan Direktur Perizinan dan business license to Trade Foreign Currencies by the Bank
Informasi Perbankan Bank Indonesia Nomor Indonesia Director for Bank Licensing and Information
5/4/KEP.Dir.PIP/2003 tanggal 24 Desember 2003. Sejak Decree Number 5/4/KEP.Dir.PIP/2003 dated December
berdirinya Bank MAS berkomitmen untuk memberikan 24, 2003. Since its incorporation Bank MAS has
layanan yang terbaik bagi nasabah. committed to provide the best for its customers.
Menjelang akhir tahun 2013 menjadi babak baru bagi Towards the end of 2013, there was a new chapter for
Bank MAS dengan masuknya Bank MAS menjadi bagian Bank MAS with Bank MAS joining as part of the WINGS
dari WINGS Group, yang merupakan salah satu Group Group, which is one of the largest groups in Indonesia.
besar di Indonesia. Di mana pada akhir tahun 2013 Where at the end of 2013 shareholders made a capital
pemegang saham melakukan setoran modal sebesar deposit of IDR 900,000,000,000 (nine hundred billion
Rp900.000.000.000 (sembilan ratus milyar rupiah). rupiah). The amount of paid-up capital at the end of 2014
Jumlah modal disetor pada akhir 2014 menjadi Rp1.055 was IDR 1,055 billion and has been recorded by the
Milyar dan sudah dicatat oleh Otoritas Jasa Keuangan Financial Services Authority in accordance with OJK
sesuai Surat OJK No. S31/PB.333/2014 tanggal 20 Mei Letter No. S31/PB.333/2014 dated May 20, 2014 and in
2014 dan Sesuai POJK No. 12/POJK.03/2021 tanggal 30 accordance with POJK No. 12/POJK.03/2021 dated July
Juli 2021 tentang Bank Umum maka Bank MAS 30, 2021 concerning Commercial Banks, Bank MAS is
dikelompokkan ke dalam Kelompok Bank berdasarkan grouped into Bank Groups based on Core Capital (KBMI)
Modal Inti (KBMI) 1 (satu). Dengan masuknya Bank MAS 1 (one). By entering Bank MAS into KBMI 1, Bank MAS
ke dalam KBMI 1, maka Bank MAS dapat lebih can further develop and provide broader services for its
berkembang dan memberikan layanan yang lebih luas customers.
bagi nasabahnya
As its business activities continue to expand, the principal
Dengan semakin berkembangnya aktivitas usaha Bank office of Bank MAS has moved 2 times. And as of July
MAS, maka kantor pusat Bank MAS sempat berpindah 2 2016 it occupies Grha Bank MAS building as its new
kali. Dan mulai Juli 2016 kantor pusat Bank MAS principal office at Jalan Setiabudi Selatan Kav. 7–8,
menempati gedung Grha Bank MAS yang terletak di jalan Kuningan, South Jakarta.
Setiabudi Selatan Kav. 7–8, Kuningan, Jakarta Selatan,
sebagai kantor pusat barunya. Coinciding with the moving of its principal office to the new
building, Bank MAS also commenced its operation as a
Bertepatan dengan kepindahan kantor pusat ke gedung Foreign Exchange Bank pursuant to the OJK License No.
baru, Bank MAS juga mulai beroperasi sebagai Bank S-163/PB.12/2016 dated June 13, 2016, making it ready
Devisa sesuai dengan Surat izin OJK to serve customers for foreign exchange and export and
No.S-163/PB.12/2016 pada tanggal 13 Juni 2016, import transactions.
sehingga Bank MAS siap melayani kebutuhan nasabah
untuk bertransaksi forex dan export import. In 2021 Bank MAS officially listed its shares as a public
company on the Indonesia Stock Exchange on June 30,
Pada tahun 2021 Bank MAS secara resmi mencatatkan 2021.
sahamnya sebagai perusahaan terbuka di Bursa Efek
Indonesia pada 30 Juni 2021. By the end of 2025, Bank MAS had 46 (forty six) offices,
consisting of Non-Operational Principal Office, 23 (twenty
Akhir tahun 2025, Bank MAS memiliki 46 (empat puluh three) branch offices located in Jakarta, Karawang,
enam) kantor yang terdiri dari Kantor Pusat Non Bandung, Kudus, Semarang, Yogyakarta, Solo, Kediri,
Operasional, 23 (dua puluh tiga) kantor cabang berlokasi Surabaya, Malang, Lampung, Pekanbaru, Palembang,
di Jakarta, Karawang, Bandung, Kudus, Semarang, Medan, Banjarmasin, Pontianak, Samarinda, Makassar,
Yogyakarta, Solo, Kediri, Surabaya, Malang, Lampung, Kupang, and Bali, 23 (twenty three) sub-branch offices
Pekanbaru, Palembang, Medan, Banjarmasin, Pontianak, located in Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok and
Samarinda, Makassar, Kupang, Bali dan 23 (dua puluh Surabaya.
tiga) kantor cabang pembantu berlokasi di Jakarta,
Tangerang, Bekasi, Depok dan Surabaya.
28 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 33
Visi, Misi & Nilai
Vision, Mission & Value
Visi Misi
Vision Mission
Menjadi Bank andalan Anda Memberikan kepuasan bagi nasabah dan manfaat bagi masyarakat melalui
Becoming Your reliable Bank layanan perbankan yang andal dengan perhatian khusus pada sektor UMKM.
Providing customer-centric banking services and benefits to the community
through reliable banking services with special attention to the MSME sector.
Nilai
Value
Nurturing
Integrity Teamwork
Customer-centric Agility
29 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 34
Kegiatan Usaha
Core Business
Maksud dan tujuan dari Perseroan ini ialah melakukan The purposes and objectives of this Company are to do
usaha di bidang perbankan sesuai dengan ketentuan business in banking activities in accordance with applicable
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk laws and regulations. To achieve the aforementioned
mencapai maksud dan tujuan di atas, Perseroan dapat purpose and objectives, the Company may carry out the
melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut: following business activities:
Kegiatan Usaha Utama Main Business Activities
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk 1. Raising funds from the general public in the form of
simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat savings/deposits i.e. demand deposits account, time
deposito, tabungan, dan/ atau bentuk lain yang sama deposits, deposit certificates, savings and/or other
dengan hal tersebut, baik dalam mata uang Rupiah forms which are similar to or comparable to them, either
maupun mata uang asing; in the Rupiah currency or foreign currencies;
2. Memberikan pinjaman, baik jangka panjang, jangka 2. Extending loan, either long-term, middle-term, or
menengah atau jangka pendek atau pinjaman dalam longterm or other forms of loan which are usually
bentuk lainnya yang lazim diberikan dalam dunia extended in the banking world;
perbankan; 3. Issuing promissory notes;
3. Menerbitkan surat pengakuan utang; 4. Transferring funds, both on its own interest or in the
4. Memindahkan dana, baik untuk kepentingan sendiri interest of the customers;
maupun untuk kepentingan nasabah; 5. Placing funds in, borrowing funds from, or lending funds
5. Menempatkan dana pada, meminjam dana dari, atau to, another bank, both in writing, with
meminjamkan dana kepada, bank lain, baik secara telecommunications facility and sight draft, cheque or
tertulis, dengan sarana telekomunikasi maupun dengan other facilities;
wesel tunjuk, cek atau sarana lainnya; 6. Purchasing, selling, or guaranteeing at its own risk or in
6. Membeli, menjual, atau menjamin atas risiko sendiri the interest and by the order of the customers:
maupun untuk kepentingan dan atas perintah a. Drafts including the drafts accepted by bank and the
nasabahnya: validity period of which is not longer than the normal
a. Surat wesel, termasuk wesel yang diakseptasi oleh period of issuance in the trade of the said
bank, yang masa berlakunya tidak melebihi jangka instruments;
waktu penerbitan yang lazim dalam perdagangan b. Promissory notes and other commercial papers, the
surat-surat tersebut; validity period of which is not longer than the normal
b. Surat pengakuan utang dan surat berharga lainnya period of issuance in the trade of the said
yang masa berlakunya tidak melebihi jangka waktu instruments;
penerbitan yang lazim dalam perdagangan c. State treasury instrument and Government bond;
suratsurat tersebut; d. Certificate of Bank Indonesia (SBI);
c. Surat perbendaharaan negara dan surat jaminan e. Bond;
pemerintah; f. Commercial letters and/or Promissory notes
d. Sertifikat Bank Indonesia (SBI); contracts;
e. Obligasi; g. Other securities with a specified time frame.
f. Surat dagang dan/atau promes berjangka waktu; 7. Placing funds from one customer to another customer in
g. Surat berharga lain yang berjangka waktu. the form of securities which is not listed on the Stock
7. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada Exchange;
nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang 8. Receiving the payment of securities bill and making
tidak tercatat di Bursa Efek; calculation with or among the third parties;
8. Menerima pembayaran tagihan atas surat berharga dan 9. Providing funding and/or carrying out other activities
melakukan perhitungan dengan atau antara pihak under the sharia principles, in accordance with the
ketiga; provisions as stipulated by the Bank Indonesia and
9. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan Financial Services Authority.
kegiatan lain berdasarkan prinsip syariah, sesuai 10. Carrying out activities in the field of foreign currency in
dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia accordance with the provisions stipulated by Bank
dan Otoritas Jasa Keuangan; Indonesia and Financial Services Authority;
10. Melakukan kegiatan dalam valuta asing sesuai dengan
ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan
Otoritas Jasa Keuangan;
30 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 35
Kegiatan Usaha Penunjang Supporting Business Activities
Untuk mendukung kegiatan usaha utama Perseroan, To support the main business activities of the Company, the
Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha penunjang Company may carry out the following supporting business
sebagai berikut: activities:
1. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan 1. Providing a place to store goods and securities;
surat berharga; 2. Carrying out safekeeping activities in the interest of
2. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak another party under a contract;
lain berdasarkan suatu perjanjian; 3. Carrying out factoring activities, credit card business
3. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit and acting as a trustee;
dan sebagai wali amanat; 4. Issuing various forms of letter of credit and bank
4. Menerbitkan kredit berdokumen (letter of credit) dalam guarantee;
berbagai bentuk dan bank garansi; 5. Publishing money market and/or capital market
5. Menerbitkan instrumen surat berharga pasar uang securities instruments by complying with the provisions
dan/atau pasar modal dengan memenuhi ketentuan set by the Financial Services Authority (OJK), and/or
yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, and/or other relevant authorities;
dan/atau Bank Indonesia dan/atau Otoritas lain yang 6. Taking actions to salvage loans and/or financing,
berwenang; including purchasing collateral through auction or other
6. Melakukan tindakan dalam rangka penyelamatan means, either in whole or in part, in cases where the
kredit/pinjaman dan/atau pembiayan antara lain dengan debtor fails to fulfill their obligations to the Bank, with the
melakukan pembelian agunan melalui pelelangan atau provision that the acquired collateral must be liquidated
dengan cara lain, baik seluruh maupun sebagian dalam as soon as possible.
hal debitur tidak memenuhi kewajibannya kepada Bank 7. Carrying out temporary capital participation activity to
dengan ketentuan agunan yang dibeli tersebut wajib overcome the consequence of credit failure, including
dicairkan secepatnya; the financial failure under the Sharia principles, provided
7. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara that such participation must be withdrawn in accordance
untuk mengatasi akibat kegagalan kredit atau with the provisions as stipulated by the Bank Indonesia
kegagalan pembiayaan lainnya termasuk kegagalan and Financial Services Authority;
pembiayaan berdasarkan prinsip Syariah, dengan 8. Carrying out capital participation activity in bank
syarat harus menarik kembali penyertaannya, sesuai (including Sharia bank) or other companies in the field of
dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia finance, such as financing, fund management, leasing,
dan Otoritas Jasa Keuangan; venture capital, securities company, insurance,
8. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank settlement and depository clearing house, in
(termasuk bank syariah) atau perusahaan lain di bidang accordance with the provisions as stipulated by Bank
keuangan, seperti pembiayaan, pengolahan dana, Indonesia and Financial Services Authority;
sewa guna usaha, modal ventura, perusahaan Efek, 9. Acting as the founder and as the executive board of
asuransi, lembaga kliring dan penjaminan serta pension funds in accordance with the provisions of laws
lembaga penyelesaian dan penyimpanan, sesuai and regulations on pension fund;
dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia 10. Carrying out other supporting business activities to
dan Otoritas Jasa Keuangan; support the main business activities which is usually
9. Bertindak sebagai pendiri dan pengurus dana pensiun carried out by Banks as long as they do not conflict with
sesuai dengan ketentuan dalam peraturan the prevailing laws and regulation.
perundangundangan dana pensiun;
10. Melakukan kegiatan lain yang lazim di lakukan oleh
Bank sepanjang tidak bertentangan dengan
perundangudangan yang berlaku.
31 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 36
Produk & Jasa
Products & Services
Bank MAS mengandalkan produk dan jasa layanan sebagai berikut: Bank MAS relies on the following products and services:
Produk Pendanaan Funding Products
a. Giro, ditawarkan dengan jasa giro berjenjang yang menarik a. Current account, offered with attractive progressive interest rate
b. Tabungan MAS Saving, berhadiah langsung dengan menukarkan b. MAS Saving account, with direct gifts by redeeming points earned
poin yang didapat dari setiap kelipatan saldo rata-rata Rp1 from each multiple of the average balance of IDR 1 million/month.
juta/bulan. Juga bisa mendapatkan hadiah tambahan setiap bulan Customer can also receive extra gift every month if the average
bila saldo rata-rata dipertahankan minimal Rp25 juta. balance is maintained at the minimum balance of IDR 25 million.
c. Tabungan Simaster (Simpanan Masyarakat Terpercaya), bagi yang c. Tabungan Simaster (Trusted Community Savings), for those
menginginkan bunga tabungan yang lebih tinggi untuk saldo wanting higher interest rate in exchange of larger minimum balance.
pengendapan yang lebih besar. d. Time deposit, offered with competitive interest rate for placement of
d. Deposito, ditawarkan dengan suku bunga yang bersaing untuk 1, 3, 6 and 12 months, or Deposit on Call for placement of less than
penempatan selama 1, 3, 6 dan 12 bulan, atau Deposito on Call 1 month.
untuk penempatan kurang dari 1 bulan.
Financing Products
Produk Pembiayaan a. Working Capital Loan (WC), available for entrepreneurs who need
a. Kredit Modal Kerja (KMK), disediakan bagi para pengusaha yang additional capital for the development of their business.
membutuhkan tambahan modal untuk pengembangan usahanya. b. Investment Loan, for those who need fund for the acquisition of
b. Kredit Investasi, bagi yang membutuhkan dana untuk aset business assets.
usahanya. c. Consumer Loan, for those who need fund for the acquisition of
c. Kredit Konsumsi, bagi yang membutuhkan dana untuk mewujudkan personal assets.
aset pribadi.
Foreign Exchange Products
Produk Devisa a. Foreign Currency Deposits
a. Deposito Valas b. Foreign Currency Current Account
b. Giro Valas c. Remittance Services
c. Layanan Remittance d. Export & Import Services;
d. Layanan Ekspor Impor
Other Products
Produk Lain a. Automated Teller Machine (ATM), which is joined in the ATM Prima
a. Anjungan Tunai Mandiri (ATM), tergabung ke dalam jaringan ATM network and can be used as debit card within the Debit Prima
Prima dan juga dapat digunakan sebagai kartu debit dalam jaringan network as well.
Debit Prima. b. Safe Deposit Box Services
b. Safe Deposit Box c. Internet Banking and Mobile Banking Services
c. Layanan Internet Banking dan Mobile Banking d. MAS Prioritas, a premium banking service from Bank MAS, offers
d. MAS Prioritas, layanan perbankan premium dari Bank MAS yang personalized services and exclusive benefits tailored for selected
dilengkapi dengan layanan personal dan keuntungan eksklusif customers.
untuk Nasabah terpilih.
Services:
Jasa a. Clearing
a. Kliring b. Fund transfer (RTGS, Online, BI-Fast).
b. Transfer dana (RTGS, Online, BI-Fast) c. Payroll service.
c. Pembayaran gaji d. Money Changer.
d. Penukaran Valuta Asing e. Payment services for water, electricity, pay TV, telephone and
e. Pembayaran tagihan air, listrik, TV berbayar, telepon, handphone mobile phone bills, and purchase of phone credits and electricity
serta pembelian pulsa isi ulang dan voucher listrik melalui ATM, vouchers via ATM, Mobile Banking and Internet Banking.
Mobile Banking maupun Internet Banking f. Tax payment services through counter tellers, Mobile Banking or
f. Layanan pembayaran pajak melalui counter teller, Mobile Banking Internet Banking.
atau Internet Banking. g. QRIS
g. QRIS
Development of Network Offices
Pengembangan Jaringan Kantor a. Opening network offices in economic centers in Indonesia.
a. Membuka jaringan kantor di sentra-sentra ekonomi Indonesia b. Adding the number of ATMs in the network offices.
b. Menambah jumlah ATM di jaringan kantor
Marketing Strategies
Strategi Pemasaran a. Focusing on commercial sectors with due regard to the SME sector.
a. Fokus pada sektor komersial dengan memperhatikan sektor UKM. b. Relying to a great extent on referrals to obtain good and already
b. Banyak mengandalkan referral untuk mendapatkan known customers, in particular the existing customers’ clients.
nasabah-nasabah yang baik dan sudah dikenal, khususnya relasi c. Serving the needs of the existing customers’ family and employees.
dari nasabah-nasabah yang ada. d. Developing supply chain services for the existing customers’ clients.
c. Melayani kebutuhan keluarga dan karyawan dari nasabah yang e. Services to the WINGS group ecosystem and existing customer
ada. groups will be developed further.
d. Akan dikembangkan ke layanan supply chain untuk relasi
nasabah-nasabah yang ada.
e. Mengembangkan layanan ke ekosistem grup WINGS dan grup
nasabah yang ada.
32 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 37
Jaringan Kantor
Office Network
Kantor Pusat JAKARTA TIMUR
Kantor Cabang Pembantu Jatinegara
Head Office Jatinegara Sub-Branch Office
Grha Bank MAS Jl. Pintu Pasar Timur No. 14D
Jl. Setiabudi Selatan Kav. 7–8 Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur 13310
Tlp: (021) 85915889
Jakarta Selatan 12920 Fax: (021) 85915887
Tlp: (021) 57906006
JAKARTA UTARA
Fax: (021) 57906005 Kantor Cabang Pembantu Kelapa Gading
Kelapa Gading Sub-Branch Office
JAKARTA BARAT
Jl. Boulevard Barat Raya Blok XC/7
Kantor Cabang Pembantu Hayam Wuruk
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Hayam Wuruk Sub-Branch Office
Tlp: (021) 29383078
Lindeteves Trade Center (LTC) Lantai GF No. RA 51
Fax: (021) 29382811
Jl Hayam Wuruk No. 127 Jakarta Barat 11160
Tlp: (021) 62313977
Kantor Cabang Pembantu Mangga Dua
Fax: (021) 62315977
Mangga Dua Sub-Branch Office
Gedung Pusat Perdagangan Grosir
Kantor Cabang Pembantu Perniagaan
Mangga Dua Lt. 2 Blok KA No. 3
Perniagaan Sub-Branch Office
Jakarta Utara 14430
Jl. Perniagaan Timur No. 31
Tlp: (021) 62203808
Jakarta Barat 11230
Fax: (021) 62203809
Tlp: (021) 22692312
Fax: (021) 22692311
Kantor Cabang Pembantu Muara Karang
Muara Karang Sub-Branch Office
Kantor Cabang Pembantu Puri Indah
Jl. Muara Karang Raya
Puri Indah Sub-Branch Office
Blok Z-IV Selatan No. 33
Jl. Raya Puri Indah Blok A No. 11
Jakarta Utara14450
Jakarta Barat 11610
Tlp: (021) 66698070
Tlp: (021) 22500503
Fax: (021) 66698075
Fax: (021) 22500513
Kantor Cabang Pembantu Pantai Indah Kapuk
Kantor Cabang Pembantu Tanjung Duren
Pantai Indah Kapuk Sub-Branch Office
Tanjung Duren Sub-Branch Office
Jl. Marina Raya, Rukan Cordoba Blok A No. 12
Jl. Raya Tanjung Duren No. 111
Jakarta Utara 14470
Jakarta Barat 11470
Tlp: (021) 22571508
Tlp: (021) 56942296
Fax: (021) 22571868
Fax: (021) 56942295
TANGERANG
Kantor Cabang Pembantu Hayam Wuruk
Kantor Cabang Pembantu Merdeka
Hayam Wuruk Sub-Branch Office
Merdeka Sub-Branch Office
Lindeteves Trade Center (LTC) Lantai GF No. RA 51
Jl. Merdeka 110-B, Tangerang, Banten 15113
Jl Hayam Wuruk No. 127 Jakarta Barat 11160
Tlp: (021) 55773366
Tlp: (021) 62313977
Fax: (021) 55776263
Fax: (021) 62315977
Kantor Cabang Pembantu Gading Serpong
JAKARTA PUSAT
Gading Serpong Sub-Branch Office
Kantor Cabang Pembantu Krekot
Ruko Sentra Gading Blok SG 1 No. 12
Krekot Sub-Branch Office
Tangerang, Banten 15810
Jl. Krekot Bunder Raya No. 61
Tlp: (021) 50842788
Jakarta Pusat 10710
Tlp: (021) 3519822, 3519612, 3519231
BEKASI
Fax: (021) 3457461
Kantor Cabang Pembantu Ahmad Yani
Ahmad Yani Cash Office
Kantor Cabang Pembantu RS Hermina Kemayoran
Ruko Sentra Niaga, Jl. Ahmad Yani Blok A8 No. 15
RS Hermina Kemayoran Sub-Branch Office
Bekasi, Jawa Barat 17141
Hermina Tower Lobby Tower Lt 2 No. D1–E1
Tlp: (021) 89461234
Jl. HBR Motik, Blok B-10 Kav. No.4, Komplek Kemayoran
Fax: (021) 89460060
Jakarta Pusat 10610
Tlp: (021) 39700500
CIBUBUR
Fax: (021) 39700187
Kantor Cabang Pembantu Cibubur
Cibubur Sub-Branch Office
Kantor Cabang Pembantu Sawah Besar
Jl. Alternatif Cibubur AD Blok AD No. 1
Sawah Besar Sub-Branch Office
Cibubur, Jawa Barat 16454
Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 2/5
Tlp: (021) 38853029
Jakarta Pusat 10120
Fax: (021) 38853019
Tlp: (021) 62310658
Fax: (021) 62310659
BANDUNG
Kantor Cabang Braga
Kantor Cabang Suryopranoto
Braga Branch Office
Suryopranoto Branch Office
Jl. Braga No. 8
Jl. Suryopranoto No. 24 A
Bandung, Jawa Barat 40111
Jakarta Pusat 10130
Tlp: (022) 20515330
Tlp: (021) 6335140, 6335150
Fax: (022) 20515331
Fax: (021) 6314559
CIREBON
JAKARTA SELATAN
Kantor Cabang Yos Sudarso
Kantor Cabang Pembantu Kemang
Yos Sudarso Branch Office
Kemang Sub-Branch Office
Jl. Yos Sudarso No. 14
Jl. Kemang Raya No. 31
Cirebon, Jawa Barat 45111
Jakarta Selatan 12730
Tlp: (0231) 55309089
Tlp: (021) 22717606
Fax: (021) 22717605
SEMARANG
Kantor Cabang Gajah Mada
Kantor Cabang Kuningan
Gajah Mada Branch Office
Kuningan Sub-Branch Office
Jl. Gajah Mada No. 113
Jl. Setiabudi Selatan Kav. 7-8
Semarang, Jawa Tengah 50133
Jakarta Selatan 12920
Tlp: (024) 3521811
Tlp: (021) 57906006
Fax: (024) 3513080
Fax: (021) 57906005
33 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 38
SOLO PALEMBANG
Kantor Cabang Urip Sumoharjo Kantor Cabang Veteran
Urip Sumoharjo Branch Office Veteran Branch Office
Jl. Jend. Urip Sumoharjo No. 34 Komplek Ruko Pujasera, Jl. Veteran No. 931
Solo, Jawa Tengah 57121 Palembang, Sumatera Selatan 30113
Tlp: (0271) 2933063 Tlp: (0711) 5734888
Fax: (0271) 2933695 Fax: (0711) 363999
KUDUS PEKANBARU
Kantor Cabang Ahmad Yani Kantor Cabang Riau
Ahmad Yani Branch Office Riau Branch Office
Jl. Ahmad Yani No. 116–117 Jl. Riau No. 17
Kudus, Jawa Tengah 59343 Pekanbaru, Riau 28155
Tlp: (0291) 2912345 Tlp: (0761) 5795050
Fax: (0291) 2912751 Fax: (0761) 5795051
SURABAYA LAMPUNG
Kantor Cabang Embong Malang Kantor Cabang Wolter Monginsidi
Embong Malang Branch Office Wolter Monginsidi Branch Office
Jl. Embong Malang No. 61–65 Jl. Wolter Monginsidi No. 19
Surabaya, Jawa Timur 60261 Lampung 35119
Tlp: (031) 5325965 Tlp: (0721) 5600171
Fax: (031) 5325956 Fax: (0721) 5600172
Kantor Cabang Pembantu Kembang Jepun PONTIANAK
Kembang Jepun Sub-Branch Office Kantor Cabang Juanda
Jl. Kembang Jepun No. 147 Juanda Branch Office
Surabaya, Jawa Timur 60161 Jl. Ir. H. Juanda No. 65–66
Tlp: (031) 3557789 Pontianak, Kalimantan Barat 78243
Fax: (031) 3557790 Tlp: (0561) 8189981
Fax: (0561) 8189969
Kantor Cabang Pembantu Mayjen Sungkono
Mayjen Sungkono Sub-Branch Office BANJARMASIN
Ruko Darmo Park 1, 1V A No. 1. Jl. Mayjen Sungkono Kantor Cabang Lambung Mangkurat
Surabaya, Jawa Timur 60161 Lambung Mangkurat Branch Office
Tlp: (031) 5685933 Jl. Lambung Mangkurat No. 68A
Fax: (031) 5685934 Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70111
Tlp: (0511) 4241111
Kantor Cabang Pembantu Slompretan Fax: (0511) 4366722
Slompretan Sub-Branch Office
Jl. Slompretan 28 SAMARINDA
Surabaya, Jawa Timur 60161 Kantor Cabang Mulawarman
Tlp: (031) 3554812 Mulawarman Branch Office
Fax: (031) 3554821 Jl. Mulawarman 107A
Samarinda, Kalimantan Timur 75256
Kantor Cabang Pembantu Rajawali Tlp: (0541) 2461113
Rajawali Sub-Branch Office Fax: (0541) 2461117
Jl. Rajawali No. 52
Surabaya, Jawa Timur 60175 MAKASSAR
Tlp: (031) 3560239 Kantor Cabang Wahidin Sudirohusodo
Fax: (031) 3560242 Wahidin Sudirohusodo Branch Office
Jl. Wahidin Sudirohusodo 11B
Kantor Cabang Pembantu Jemursari Makassar, Sulawesi Selatan 90174
Jemursari Sub-Branch Office Tlp: (0411) 3691522
Jl. Raya Jemursari No. 329–331 Fax: (0411) 3691522
Surabaya, Jawa Timur 60239
Tlp: (031) 99850199 BALI
Fax: (031) 99850490 Kantor Cabang Patimura
Patimura Branch Office
Kantor Cabang Dharmahusada Komplek Pertokoan Puri Bali, Jl. Patimura No. 32
Dharmahusada Sub-Branch Office Denpasar, Bali 80235
Jl. Dharmahusada No. 78 Tlp: (0361) 2108027
Surabaya, Jawa Timur 60285
Tlp: (031) 59175788 KUPANG
Fax: (031) 59175660 Kantor Cabang Sudirman
Sudirman Branch Office
KEDIRI Jl. Jendral Sudirman No. 88
Kantor Cabang Brawijaya Kupang, Nusa Tenggara Timur 85119
Brawijaya Branch Office Tlp: (0380) 8585005
Jalan Brawijaya No. 25A Fax: (0380) 8439758
Kediri, Jawa Timur 64123
Tlp: (0354) 6099009
Fax: (0354) 6099004
TULUNGAGUNG
Kantor Cabang WR Supratman
WR Supratman Branch Office
Jl. WR Supratman No. 49
Tulungagung, Jawa Timur 66212
Tlp: (0355) 6528888
MALANG
Kantor Cabang Kawi
Kawi Branch Office
Jl. Kawi No. 27
Malang, Jawa Timur 65119
Tlp: (0341) 350808
Fax: (0341) 355477
YOGYAKARTA
Kantor Cabang Yogyakarta
Yogyakarta Branch Office
Jl. Margo Utomo No. 63
Yogyakarta, DI Yogyakarta 55233
Tlp: (0274) 5028888
Fax: (0274) 5017999
MEDAN
Kantor Cabang Diponegoro
Diponegoro Branch Office
Jl. Diponegoro No. 23
Medan, Sumatera Utara 20152
Tlp : (061) 42009392
Fax : (061) 42001077
34 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 39
Struktur Organisasi Board of
Organizational Structure
Commissioners
Nomination &
Remuneration
Committee
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk Risk
Monitoring
Committee
Board of Directors Committee:
Audit
Committee
• Credit Committee
2025 Annual Report
• Credit Policy Committee
• IT Steering Committee
• Risk Management Committee
• ALCO President
Director
• Human Resource Committee
• Information Security Steering
Committee Secretary of
the Board of Anti-Fraud
Directors
Board of Internal
Internal
Directors
Audit
Committee
Credit & Digital & Risk IT &
Compliance
Marketing Retail Banking Management Operations
Director
Laporan Tahunan 2025
Director Director Director Director
Human Information Compliance &
Regional Commercial Business Digital Product & Risk Credit Analysis Internal General Financial Central Information IT Service
Resource Security & App. Customer Data
Head Banking Development Business Innovation Management & Control Audit Services Control Operational Technology Development
Development Management Protection
System
Branch Sub-Branch Funding & Backoffice & Procedure
Ecosystem Product Operational & SME Credit IT Audit & Talent Facility Central Application
Manager Manager Lending Accounting Service QA
Development Design Other Risk Analysis Analytics Acquisition Management Back Office Management
Development Development
APUPPT/
Branch Network Business Banking Core Banking
Commercial Credit HR Operations, Logistics & Service PPPSPM
Development & Micro Banking Product Head Office & Ops. & IT Security
Analysis HRBP & HRIS Procurement Taxation Taxation Development 1
Business Sales Management Risk Branch Audit Management
Performance Management
Regulatory
Personal Banking Reporting
Business Internal Learning & Budget & Budget & IT Office Service
Product Dev Ops
Development Control Development Control Control & Branch Development 2
Management Digital Legal Treasury Infrastructure
Cybersecurity &
Fraud
Corporate
Management
Security &
35
Credit Planning
Data, IT GRC
Customer Contact Operational IT Application
Access &
Engagement Center Development
Digital Strategy
Collection
Branch Support
Infra & Network
Campaign & Contact Center & Customer
Architecture
Public Relations Operations Digital Protection Mobile
Data & BI Development
Credit Risk
Media & Content Customer
Experience System
Marketing Digital International Automation,
Excellence Application
Risk Analytics Banking AI & ML Development 1
Brand & Creative IT Operation
Branch & System
Hub Digital Access
Digital Application
Risk QA Management
Operational Development 2
Security & Support
IT Strategy System
& Project Application
Management Development 3
Page 40
Daftar Keanggotaan Asosiasi
Associations Memberships
No. Nama Asosiasi Posisi di Asosiasi Lingkup
1. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota Nasional
Indonesian Issuers Association (AEI) Member National
2. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Anggota Nasional
Perbankan (FKDKP) Member National
Banking Compliance Director Communication
Forum (FKDKP)
3. Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Pengurus & Anggota Nasional
National Bank Association (Perbanas) Board of Management & Member National
4. Ikatan Bankir Indonesia (IBI) Anggota Nasional
Indonesian Bankers Association (IBI) Member National
5. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sektor Jasa Anggota Nasional
Keuangan (LAPS SJK) Member National
Financial Services Sector Settlement Alternative
Member National Institution (LAPS SJK)
6. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota Nasional
Indonesian Payment Systems Association (ASPI) Member National
7. SWIFTINDO Anggota Nasional
SWIFTINDO Member National
8. Forum Komunikasi Direktur Operasi Anggota Nasional
Perbankan (FKDOP) Member National
Banking Operations Director Communication
Forum (FKDOP)
9. Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Anggota Nasional
Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Member National
10. Badan Rekening Dana Nasabah (RDN) Anggota Nasional
Customer Fund Account Institution (RDN) Member National
36 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 41
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Dari kiri ke kanan:
From left to right
Nancy Herawati
Komisaris Independen / Independent Commissioner
Juwita Ekawati Winoto
Komisaris / Commissioner
Hendrik Tanojo
Komisaris Utama / President Commissioner
Iwan Nataliputra
Komisaris Independen / Independent Commissioner
37 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 42
Hendrik Tanojo Juwita Ekawati Winoto
Komisaris Utama Komisaris
Warga Negara Indonesia, 70 tahun Warga Negara Indonesia, 73 tahun
President Commissioner Commissioner
Indonesian Citizen, 70 years old Indonesian Citizen, 73 years old
Lahir di Tulung Agung pada tahun 1955, lulusan University of Singapore di Lahir di Hongkong pada tahun 1952, Lulusan Sekolah Menengah Umum
biidang Mechanical Engineering. Berpengalaman di berbagai perusahaan Kristen 1. Memulai kariernya di perbankan sejak tahun 1975 di PT Bank
sebagai Direktur maupun Komisaris. Serta berpengalaman selama 20 Perkembangan Pelayaran Indonesia, Jakarta dengan posisi sebagai Wakil
tahun di dunia perbankan sebagai Direktur Utama PT Bank Ekonomi Direktur. Tahun 1978 sebagai Wakil Presiden Komisaris di PT Overseas
Raharja. Sejak tanggal 21 September 2023 menjabat sebagai Komisaris Express Bank, Jakarta. Tahun 1988 sebagai Tim Pencari Fakta di PT
Utama PT Bank Multiarta Sentosa. Overseas Express Bank, Jakarta. Selanjutnya bergabung dengan PT Bank
Multiarta Sentosa Jakarta dari tahun 1993 sebagai Kepala Divisi
Dasar Hukum Pengangkatan: Operasional dan sejak tanggal 15 Maret 2012 sampai saat ini sebagai
Diangkat sebagai Komisaris Utama pada RUPS Tahunan tanggal 8 Juni Komisaris PT Bank Multiarta Sentosa Tbk.
2023 dan mendapat persetujuan OJK pada tanggal 21 September 2023.
Dasar Hukum Pengangkatan: Diangkat sebagai Komisaris pada RUPS
Sertifikasi: Manajemen Risiko Jenjang 6 Tahunan tanggal 8 Juni 2023.
Hubungan Afiliasi: Memiliki hubungan keluarga dan hubungan keuangan Sertifikasi: Manajemen Risiko Jenjang 6
dengan pemegang saham pengendali.
Hubungan Afiliasi: Memiliki hubungan keluarga dengan Direksi dan
Rangkap Jabatan: Memiliki rangkap jabatan pada lembaga atau pemegang saham pengendali, memiliki hubungan keuangan dengan
perusahaan bukan keuangan lain. pemegang saham pengendali.
Born in 1955 in Tulung Agung, graduated from the University of Singapore Rangkap Jabatan: Tidak memiliki rangkap jabatan.
with a degree in Mechanical Engineering. Experienced in various
companies as Director and Commissioner. Additionally, has 20 years of Born in Hong Kong in 1952, graduated from Christian Public High School 1.
experience in the banking industry as the President Director of PT Bank She started her career in the banking industry in 1975 at PT Bank
Ekonomi Raharja. Since September 21, 2023, has been serving as the Perkembangan Pelayanan Indonesia, Jakarta, with the position of Deputy
President Commissioner of PT Bank Multiarta Sentosa. Director. In 1978, she held the position of Deputy President Commissioner
at PT Overseas Express Bank, Jakarta. In 1988, she held the position of
Legal Basis of Appointment: Fact Finding Team at PT Overseas Express Bank, Jakarta. Subsequently,
Appointed as President Commissioner at the Annual General Meeting of she joined PT Bank Multiarta Sentosa Jakarta in 1993 as Operational
Shareholders on June 8, 2023, and received approval from the OJK on Division Head and from March 15, 2012 until now as Commissioner of PT
September 21, 2023. Bank Multiarta Sentosa Tbk.
Certification: Risk Management Level 6 Legal Basis of Appointment:
Appointed as Commissioner at the Annual General Meeting of
Affiliation: He has familial and financial relationships with the controlling Shareholders on June 8, 2023.
shareholder.
Certification: Risk Management Level 6
Concurrent Positions: Holding concurrent positions in other non-financial
institutions or companies. Affiliation: She has familial relationship with the Board of Directors and the
controlling shareholder, has financial relationship with the controlling
shareholder.
Concurrent Positions: Does not hold concurrent positions.
38 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 43
Nancy Herawati Iwan Nataliputra
Komisaris Independen Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, 67 tahun Warga Negara Indonesia, 61 tahun
Independent Commissioner Independent Commissioner
Indonesian Citizen, 67 years old Indonesian Citizen, 61 years old
Dilahirkan di Bandung tahun 1958. Lulusan Universitas Katolik Lahir di Purwokerto pada tahun 1964. Memperoleh gelar M.Sc. dari
Parahyangan, Bandung tahun 1984. Perjalanan karier dibidang perbankan Universitas Indonesia pada tahun 2004. Mengawali karir perbankan di PT
dimulai tahun 1985–1989 sebagai Pemimpin Cabang dan Marketing Bank Bali dengan jabatan terakhir sebagai Head of Treasury & Operational
Manajer PT Bank Permata (d/h. Bank Bali). Tahun 1990–1991 bergabung Risk Management pada tahun 1989–2003, kemudian menjabat sebagai
dengan PT Bank Ekonomi Raharja Tbk sebagai Kepala Manajer Kredit Komisaris Utama di PT Bali Securities pada tahun 2009–2010, sebagai
Kantor Pusat dan tahun 1991–1992 sebagai Pemimpin Cabang, tahun Komisaris di PT Astra Sedaya Finance pada tahun 2017–2018. Menjabat
1992–Mei 2009 sebagai Corporate Banking, Institutional Banking and beberapa posisi hingga menjabat sebagai Board of Management di PT
Fixed Income Division Head dan menjabat posisi yang sama sampai April Bank Permata pada tahun 2003–2020, Komisaris Utama di PT Sahabat
2012 setelah PT Bank Ekonomi Raharja Tbk menjadi Member HSBC Finansial Keluarga pada tahun 2011–2021, dan kemudian menjabat
Group pada bulan Mei 2009. Sejak Juni 2013 hingga saat ini bergabung sebagai Komisaris Independen di PT Bank JTrust Indonesia Tbk pada
dengan PT Bank Multiarta Sentosa Jakarta sebagai Komisaris. tahun 2021–2025. Pada bulan Mei 2025, bergabung dengan PT Bank
Multiarta Sentosa Tbk sebagai Komisaris Independen menggantikan
Dasar Hukum Pengangkatan: Tommy Mukdani.
Diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan pertama kali pada
tanggal 17 Juni 2013. Diangkat kembali sebagai Komisaris Independen Dasar Hukum Pengangkatan:
pada RUPS Luar Biasa tanggal 28 Mei 2025. Diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan pada RUPS Luar
Biasa tanggal 28 Mei 2025.
Sertifikasi: Manajemen Risiko Jenjang 6
Sertifikasi: Manajemen Risiko Jenjang 6
Hubungan Afiliasi: Tidak memiliki hubungan keuangan dan/atau
hubungan keluarga dengan Direksi, Komisaris dan/atau Pemegang saham Hubungan Afiliasi: Tidak memiliki hubungan keuangan dan/atau
pengendali. hubungan keluarga dengan Direksi, Komisaris dan/atau Pemegang saham
pengendali.
Rangkap Jabatan: Tidak memiliki rangkap jabatan.
Rangkap Jabatan: Tidak memiliki rangkap jabatan
Pernyataan Independensi: Surat pernyataan independen tanggal
11 April 2025. Pernyataan Independensi: Surat pernyataan independen tanggal
26 Mei 2025.
She was born in Bandung in 1958. She graduated from Parahyangan
Catholic University, Bandung, in 1984. Her career in the banking industry Born in Purwokerto in 1964, he obtained a Master of Science (M.Sc.)
started in 1985–1989 as Branch Manager and Marketing Manager at PT degree from the University of Indonesia in 2004. He began his banking
Bank Permata (formerly Bank Bali). In 1990–1991, she joined PT Bank career at PT Bank Bali, where he held various positions, with his last
Ekonomi Raharja, Tbk as Head of Credit Manager at the Head Office and appointment as Head of Treasury & Operational Risk Management from
in 1991–1992 as Branch Manager and subsequently in 1992–May 2009 as 1989–2003. He subsequently served as President Commissioner of PT
Corporate Banking, Institutional Banking and Fixed Income Division Head Bali Securities from 2009–2010, and as Commissioner of PT Astra Sedaya
and she returned to the same position until April 2012 after PT Bank Finance from 2017–2018. He has held numerous senior leadership roles,
Ekonomi Raharja Tbk became a Member of HSBC Group in May 2009. including as a member of the Board of Management of PT Bank Permata
From June 2013 until now, she has joined PT Bank Multiarta Sentosa from 2003–2020, President Commissioner of PT Sahabat Finansial
Jakarta as Commissioner. Keluarga from 2011–2021, and Independent Commissioner of PT Bank
JTrust Indonesia Tbk from 2021–2025. In May 2025, he joined PT Bank
Legal Basis of Appointment: Multiarta Sentosa Tbk as an Independent Commissioner replacing Tommy
Appointed for the first time as an Independent Commissioner of the Mukdani.
Company on June 17, 2013. Subsequently reappointed as an Independent
Commissioner pursuant to the Extraordinary General Meeting of Legal Basis of Appointment:
Shareholders held on May 28, 2025. Appointed as an Independent Commissioner of the Company pursuant to
the Extraordinary General Meeting of Shareholders held on May 28, 2025.
Certification: Risk Management Level 6
Certification: Risk Management Level 6
Affiliation: Does not have financial and/or familial relationships with the
Board of Directors, Commissioners, and/or Controlling Shareholders. Affiliation: Does not have financial and/or familial relationships with the
Board of Directors, Commissioners, and/or Controlling Shareholders.
Concurrent Positions: Does not hold concurrent positions.
Concurrent Positions: Does not hold concurrent positions.
Statement of Independence: Independent statement letter dated
April 11, 2025. Statement of Independence: Independent statement letter dated
May 26, 2025.
39 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 44
Dewan Direksi
Board of Directors
Dari kiri ke kanan:
From left to right
Budi Afandi Winoto Ho Danny Hartono
Direktur Manajemen Risiko Direktur Utama
Risk Management Director President Director
Rahmat Bagas Santoso Budi Setiawan
Direktur TI dan Operasional Direktur Kepatuhan
IT and Operational Director Compliance Director
Fely Retnowati Edwin Ariono
Direktur Kredit dan Marketing Direktur Digital dan Retail Banking
Credit and Marketing Director Digital and Retail Banking Director
40 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 45
Ho Danny Hartono Budi Afandi Winoto
Direktur Utama Direktur Manajemen Risiko
Warga Negara Indonesia, 63 tahun Warga Negara Indonesia, 65 tahun
President Director Risk Management Director
Indonesian Citizen, 63 years old Indonesian Citizen, 65 years old
Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Semarang tahun 1962, memiliki Dilahirkan di Jakarta tahun 1960. Lulusan Master of Business
gelar Master of Business Administration dan Bachelor of Science Administration dari Golden Gate University, San Fransisco, USA tahun
keduanya dari Indiana University of Pennsylvania. Perjalanan karir diawali 1984. Perjalanan karier dimulai tahun 1985 di Wothern Bank & Trust,
diperbankan sejak 1987 di Westpac Banking Corp di Sydney. Bergabung Arkansas, USA.Tahun 1986 bergabung dengan PT Bank Central Asia, New
dengan Hagabank pada tahun 1989, dan setelah menjabat di berbagai York, USA. Tahun 1987 menjabat sebagai Direktur PT Sari Busanaprana
posisi, menjadi Direktur pada tahun 1997 dan sebagai Presiden Direktur Internasional. Tahun 1993 sebagai Direktur Utama PT Bank Multiarta
pada tahun 2000. Ketika Hagabank dan Bank Hagakita merger dengan PT Sentosa dan tahun 2003 menjabat sebagai Direktur PT Bank Multiarta
Bank Rabobank International Indonesia, menjabat sebagai Wakil Presiden Sentosa hingga saat ini.
Direktur sejak Juli 2008. Bergabung dengan Bank MAS sebagai Direktur
Utama sejak 2014. Aktif dalam kegiatan Perhimpunan Bank- Bank Tugas dan Tanggung Jawab: Bertanggung jawab atas manajemen risiko
Nasional (Perbanas) dan di Ikatan Bankir Indonesia (IBI) juga sebagai dan permasalahan hukum.
Asesor Risk Management di Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan
(LSPP). Dasar Hukum Pengangkatan:
Diangkat kembali sebagai Direktur Manajemen Risiko pada RUPS
Tugas dan Tanggung Jawab: Bertanggung jawab atas koordinasi umum. Tahunan 2023 dan mendapat persetujuan Bank Indonesia sejak tanggal
15 Oktober 1992.
Dasar Hukum Pengangkatan:
Diangkat kembali sebagai Direktur Utama pada RUPS Tahunan 2023 dan Sertifikasi: Manajemen Risiko Jenjang 7
mendapat persetujuan OJK pada tanggal 25 Maret 2014.
Hubungan Afiliasi: Memiliki hubungan keluarga dengan Komisaris dan
Sertifikasi: Manajemen Risiko Jenjang 7 pemegang saham pengendali, memiliki hubungan keuangan dengan
pemegang saham pengendali.
Hubungan Afiliasi: Tidak memiliki hubungan keuangan dan/atau
hubungan keluarga dengan Direksi, Komisaris dan/atau Pemegang saham Rangkap Jabatan: Tidak memiliki rangkap jabatan
pengendali
He was born in Jakarta in 1960. He graduated as Master of Business
Rangkap Jabatan: Tidak memiliki rangkap jabatan Administration from Golden Gate University, San Fransisco, USA in 1984.
His career started in 1985 at Wothern Bank & Trust in Arkansas, USA. In
Born in Semarang in 1962. He was graduated as Master of Business 1986, he joined PT Bank Central Asia in New York, USA. In 1987 he held
Administration and Bachelor of Science both from Indiana University in the position of Director of PT Sari Busanaprana Internasional. In 1993, he
Pennsylvania. His career in the banking industry started in 1987 at held the position of President Director of PT Bank Multiarta Sentosa and in
Westpac Banking Corp in Sydney. He joined Hagabank in 1989. After 2003, he has held the position of Director of Bank Multiarta Sentosa until
holding various positions, he became Director in 1997 and President now.
Director of Hagabank in 2000. When Hagabank and Bank Hagakita
merged with PT Bank Rabobank International Indonesia, he held the Duties and Responsibilities: Responsible for risk management and legal
position as Vice President Director since July 2008. He has joined Bank matters.
MAS as President Director since 2014. Active in the activities of the
Association of National Banks (Perbanas) and at the Indonesian Bankers Legal Basis of Appointment:
Association (IBI) as well as Risk Management Assessor at the Banking Reappointed as Risk Management Director at the Annual General Meeting
Professional Certification Institute (LSPP). (RUPS) 2023 and received approval from Bank Indonesia since
October 15, 1992.
Duties and Responsibilities: Responsible for general coordination.
Certification: Risk Management Level 7
Legal Basis of Appointment:
Reappointed as President Director at the Annual General Meeting (RUPS) Affiliation: He has familial relationship with the Board of Commisioners
2023 and obtained approval from the Financial Services Authority on and the controlling shareholder, has financial relationship with the
March 25, 2014. controlling shareholder.
Certification: Risk Management Level 7 Concurrent Positions: Does not hold concurrent positions.
Affiliation: Does not have financial and/or familial relationships with the
Board of Directors, Commissioners, and/or Controlling Shareholders.
Concurrent Positions: Does not hold concurrent positions.
41 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 46
Fely Retnowati Budi Setiawan
Direktur Kredit dan Marketing Direktur Kepatuhan
Warga Negara Indonesia, 52 tahun Warga Negara Indonesia, 50 tahun
Credit and Marketing Director Compliance Director
Indonesian Citizen, 52 years old Indonesian Citizen, 50 years old
Dilahirkan di Banyuwangi tahun 1973. Lulusan Universitas Surabaya Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Jakarta tahun 1975. Memiliki gelar
(Ubaya) tahun 1996. Perjalanan karier dibidang perbankan dimulai sejak Sarjana Akuntansi dari Universitas Bina Nusantara. Perjalanan karir di
tahun 1996 di PT. Bank International Indonesia (BII). Tahun 1997–Januari Perbankan dimulai sejak tahun 1995 di PT Bank Ekonomi Raharja Tbk
2014 bergabung dengan PT Bank Ekonomi Raharja,Tbk member of HSBC sampai tahun 2017 yang kemudian pada tahun 2017 sampai dengan tahun
Group dengan jabatan terakhir sebagai Business Manager. Maret 2014 2019 menjabat sebagai VP Financial Crime Compliance - CMB di PT
bergabung sebagai Direktur Marketing PT Bank Multiarta Sentosa hingga HSBC Indonesia dan pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2022
saat ini. menjabat sebagai Compliance Group Head di PT Bank MNC Internasional
Tbk, kemudian pada tahun 2022 sampai dengan tahun 2024 menjabat
Tugas dan Tanggung Jawab: Bertanggung jawab atas pemasaran kredit sebagai Compliance Group Head di PT Bank Sinarmas Tbk. Menjabat
dan produk perbankan konvensional. sebagai Direktur Kepatuhan di Bank MAS sejak tahun 2024.
Dasar Hukum Pengangkatan: Tugas dan Tanggung Jawab: Bertanggung jawab atas pengelolaan
Diangkat kembali sebagai Direktur Marketing pada RUPS Tahunan 2023 kebijakan kepatuhan Bank.
dan mendapat persetujuan OJK pada tanggal 25 Maret 2014.
Dasar Hukum Pengangkatan:
Sertifikasi: Manajemen Risiko Jenjang 7 Diangkat sebagai Direktur Kepatuhan pada RUPS Tahunan 2024 dan
mendapat persetujuan OJK pada tanggal 30 Agustus 2024.
Hubungan Afiliasi: Tidak memiliki hubungan keuangan dan/atau
hubungan keluarga dengan Direksi, Komisaris dan/atau Pemegang saham Sertifikasi: Manajemen Risiko Jenjang 7
pengendali
Hubungan Afiliasi: Tidak memiliki hubungan keuangan dan/atau
Rangkap Jabatan: Tidak memiliki rangkap jabatan hubungan keluarga dengan Direksi, Komisaris dan/atau Pemegang saham
pengendali.
She was born in Banyuwangi in 1973. She graduated from Surabaya
University (Ubaya) in 1996. Her career in the banking industry started as Rangkap Jabatan: Tidak memiliki rangkap jabatan
Customer Service at PT. Bank International Indonesia (BII) in 1996. In
1997–January 2014, she joined PT Bank Ekonomi Raharja, Tbk, member An Indonesian citizen, was born in Jakarta in 1975. He holds a Bachelor's
of HSBC Group with her last position as Business Manager. In March 2014, degree in Accounting from Bina Nusantara University. His banking career
she has joined PT Bank Multiarta Sentosa as Marketing Director until now. began in 1995 at PT Bank Ekonomi Raharja Tbk, where he worked until
2017. From 2017–2019, he served as Vice President of Financial Crime
Duties and Responsibilities: Responsible for marketing credit and Compliance - CMB at PT HSBC Indonesia. He then held the position of
conventional banking products. Compliance Group Head at PT Bank MNC Internasional Tbk from 2019 to
2022 and at PT Bank Sinarmas Tbk from 2022–2024. Since 2024, he has
Legal Basis of Appointment: served as the Director of Compliance at Bank MAS.
Reappointed as Marketing Director at the Annual General Meeting (RUPS)
2023 and received approval from the the Financial Services Authority on Duties and Responsibilities: Responsible for managing the compliance
March 25th, 2014. policy of the Bank.
Certification: Risk Management Level 7 Legal Basis of Appointment:
Appointed as Director of Compliance at the 2024 Annual General Meeting
Affiliation: Does not have financial and/or familial relationships with the of Shareholders and approved by the Financial Services Authority (OJK) on
Board of Directors, Commissioners, and/or Controlling Shareholders. August 30, 2024.
Concurrent Positions: Does not hold concurrent positions. Certification: Risk Management Level 7
Affiliation: Does not have financial and/or familial relationships with the
Board of Directors, Commissioners, and/or Controlling Shareholders.
Concurrent Positions: Does not hold concurrent positions.
42 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 47
Rahmat Bagas Santoso Edwin Ariono
Direktur TI dan Operasional Direktur Digital and Retail Banking
Warga Negara Indonesia, 44 tahun Warga Negara Indonesia, 46 tahun
IT and Operational Director Digital and Retail Banking Director
Indonesian Citizen, 44 years old Indonesian Citizen, 46 years old
Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Jakarta tahun 1981. Memiliki gelar Warga Negara Indonesia, dilahirkan di Jakarta tahun 1979. Memiliki gelar
Sarjana Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia dan Master di bidang Sarjana Manajemen dari Universitas Tarumanagara. Perjalanan karir
Informatika dari University of Kaiserslautern. Perjalanan karir sebelumnya, sebelumnya dimulai sejak tahun 2007 sebagai Regional Sales Manager di
Rahmat merupakan Direktur Teknik di perusahaan LinkAja, memimpin JDB Holdings Indonesia yang kemudian pada tahun 2013 sampai tahun
Departemen Teknologi, Produk, dan Customer Experience Excellence 2014 menjabat sebagai Sales & Marketing Director di Groupon Indonesia,
untuk layanan pembayaran dan pembiayaan. Rahmat telah berkarir di pada tahun 2014 sampai dengan tahun 2018 menjabat sebagai GM MFS
bidang teknologi finansial selama lebih dari 15 tahun di dalam negeri dan Partnership di Telkomsel dan pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2022
luar negeri, termasuk di antaranya bekerja di perusahaan multinasional menjabat sebagai VP Digital Inclusion Partnership di PT Dompet Karya
Atos Worldline di Jerman. Menjabat sebagai Direktur Operasional dan Anak Bangsa (Gopay). Berkarir di Bank MAS sejak tahun 2022 sebagai
Teknologi Informasi di Bank MAS sejak 2022. Personal Banking Division Head dan pada tahun 2024 menjabat sebagai
Direktur Digital & Retail Banking.
Tugas dan Tanggung Jawab: Bertanggung jawab atas operasional
perbankan dan teknologi informasi. Tugas dan Tanggung Jawab: Bertanggung jawab atas pengembangan
layanan perbankan digital.
Dasar Hukum Pengangkatan:
Diangkat kembali sebagai Direktur Operasional dan Teknologi Informasi Dasar Hukum Pengangkatan:
pada RUPS Tahunan 2023 dan mendapat persetujuan OJK pada tanggal Diangkat sebagai Direktur Digital & Retail Banking pada RUPS Luar Biasa
31 Oktober 2022. tahun 2024 dan mendapat persetujuan OJK pada tanggal 13 Desember
2024.
Sertifikasi: Manajemen Risiko Jenjang 7
Sertifikasi: Manajemen Risiko Jenjang 7
Hubungan Afiliasi: Tidak memiliki hubungan keuangan dan/atau
hubungan keluarga dengan Direksi, Komisaris dan/atau Pemegang saham Hubungan Afiliasi: Tidak memiliki hubungan keuangan dan/atau
pengendali. hubungan keluarga dengan Direksi, Komisaris dan/atau Pemegang saham
pengendali.
Rangkap Jabatan: Tidak memiliki rangkap jabatan
Rangkap Jabatan: Tidak memiliki rangkap jabatan
Indonesian citizen, born in Jakarta in 1981. He holds a Bachelor’s degree
in Computer Science from the University of Indonesia and a Master's Edwin Ariono, an Indonesian citizen, was born in Jakarta in 1979. He holds
degree in Informatics from the University of Kaiserslautern. In his previous a Bachelor's degree in Management from Tarumanagara University. His
career path, Rahmat was the Technical Director at the LinkAja company, professional career began in 2007 as Regional Sales Manager at JDB
leading the Technology, Product and Customer Experience Excellence Holdings Indonesia. From 2013 to 2014, he served as Sales & Marketing
Departments for payment and financing services. Rahmat has had a career Director at Groupon Indonesia. Between 2014 and 2018, he held the
in financial technology for more than 15 years domestically and abroad, position of GM MFS Strategic Partnership at Telkomsel. From 2018 to
including working for the multinational company Atos Worldline in 2022, he worked as Vice President of Digital Inclusion Partnership at PT
Germany. He has been appointed as Director of Operations and Dompet Karya Anak Bangsa (GoPay). He joined Bank MAS in 2022 as
Information Technology at Bank MAS since 2022. Personal Banking Division Head and, in 2024, was appointed as Director of
Digital & Retail Banking.
Duties and Responsibilities: Responsible for banking operations and
information technology. Duties and Responsibilities: Responsible for the development of digital
banking services.
Legal Basis of Appointment:
Reappointed as Director of Operations and Information Technology at the Legal Basis of Appointment:
Annual General Meeting (RUPS) 2023 and obtained approval from the Appointed as Director of Digital & Retail Banking at the 2024 Extraordinary
Financial Services Authority (OJK) on October 31, 2022. General Meeting of Shareholders and approved by the Financial Services
Authority (OJK) on December 13, 2024.
Certification: Risk Management Level 7
Certification: Risk Management Level 7
Affiliation: Does not have financial and/or familial relationships with the
Board of Directors, Commissioners, and/or Controlling Shareholders. Affiliation: Does not have financial and/or familial relationships with the
Board of Directors, Commissioners, and/or Controlling Shareholders.
Concurrent Positions: Does not hold concurrent positions.
Concurrent Positions: Does not hold concurrent positions.
43 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 48
Pejabat Eksekutif
Executives
A Kian Information Technology Division Head
Addie Baratha Data, Access & Strategy Division Head
Aldo Krisvian Heda Risk Management Division Head
Andri Priambodo Contact Center Division Head
Anisa Esa Riani Customer Engagement Division Head
Arief Surachman Diah Credit Analysis & Control Division Head
Danang Widyastoto Internal Audit Division Head
Dyah Aju Lestari General Services Division Head
Farida Ariany Manurung Financial Control Division Head
FX Yulia Dwi Andari Treasury Division Head
Hendryc Satya Poernomo Luhur Digital Business Division Head
Johanes Awiredjo System Procedure Department Head
Johannes Ardand Sulistyo IT Application Development Division Head
Luk Luk Luhuring Santoso IT Service Development Division Head
Lumban Sopian Information Security & Application Management Division Head
Lusiana Human Resources Development Division Head
Meta Harisma Compliance Department Head
Michael Sidartawan Digital Risk Management Division Head
Misono Dwiyoga Julianto Core Systems, Network & Architecture Department Head
Redy Rahmad Samosir Legal Division Head
Rose Wulansari Commercial Banking Division Head
Rudiyono Atmadja Operation Division Head
Satriadi Product Innovation Division Head
Teddy Heryanto Corporate Secretary & Planning Department Head
Tjan Keng Siang Branch Support & Customer Protection Division Head
Yardin Heidsyam Customer Data Protection Department Head
Yoseph Hari Pramono Business Development Division Head
Adrianus Siswanto Andradi Area Coordinator
Agus Rianto Area Coordinator
Andreas Andy Rahadi Area Coordinator
Budi Santoso Area Coordinator
Sulistijati Widjaja Area Coordinator
Alexander Tri Wibowo Mesakh Area Coordinator
Andy Samuel Silas Branch Manager
Glen Sudjaja Branch Manager
Henny Branch Manager
Hermawan Branch Manager
Irwan Okawida Branch Manager
Johann Kamanaga Magono Branch Manager
Josef Anggara Branch Manager
Lucy Natania Branch Manager
Marianah Branch Manager
Natalia Eka Aryanti Branch Manager
Suromin Branch Manager
Tjhin Soek Fie Branch Manager
Tjoe Fika Marlia Branch Manager
Tristiono Branch Manager
Verawati Branch Manager
Yenni Laij Branch Manager
44 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 49
Tanggung Jawab Pelaporan Keuangan
Responsibility for Financial Reporting
Laporan Tahunan ini beserta laporan keuangan dan informasi terkait lainnya, merupakan tanggung jawab dari
Manajemen PT Bank Multiarta Sentosa Tbk dan telah disetujui oleh seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi
dengan membubuhkan tanda tangannya dibawah ini:
This annual report along with financial statements and other relevant information is the responsibility of the management
of PT. Bank Multiarta Sentosa, a Publicly Listed Company and has been approved by all members of the Board of
Commissioners and Board of Directors by signing below:
Komisaris / Board of Commissioners
Hendrik Tanojo Juwita Ekawati Winoto Nancy Herawati Iwan Nataliputra
Direksi / Board of Directors
Ho Danny Hartono Budi Afandi Winoto
Fely Retnowati Budi Setiawan
Rahmat Bagas Santoso Edwin Ariono
45 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 50
Profil Sumber Daya Manusia
Human Resources Profile
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Usia / Age December 31, 2025 December 31, 2024
18–24 51 69
25–34 543 524
35–44 408 326
45–54 160 140
>55 tahun / years old 29 27
Total / Total 1.191 1.086
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Pendidikan / Education December 31, 2025 December 31, 2024
S3 - Doctoral Degree 1 1
S2 - Master’s Degree 60 51
S1 - Bachelor’s Degree 956 861
D3 - Diploma Degree 92 93
SMU - Senior High School 78 76
SMP - Junior High School 4 4
SD - Primary School 0 0
Total / Total 1.191 1.086
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Jenjang Jabatan / Job Level December 31, 2025 December 31, 2024
Non Staf 11 11
Staf 400 392
Officer 564 478
Manager 72 65
Kabag 107 103
Kadiv 27 27
DirKom 10 10
Total / Total 1.191 1.086
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Status / Status December 31, 2025 December 31, 2024
Permanen / Permanent 1.103 1.008
Non Permanen / Non Permanent 88 78
Total / Total 1.191 1.086
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Jenis Kelamin / Gender December 31, 2025 December 31, 2024
Pria / Male 680 594
Wanita / Female 511 492
Total / Total 1.191 1.086
46 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 51
Struktur Pemegang Saham
Shareholder Structure
Pemegang Saham dan persentase kepemilikan saham posisi The Shareholders and percentage of shareholding as at December 31,
31 Desember 2025 sebagai berikut: 2025 were as follows:
PT Lumbung Artakencana
84,00% 80,00%
PT Multi Anekadana Sakti PT Danabina Sentana PT Halim Sakti Masyarakat
18,81% 52,67% 1,76% 26,75%
Keterangan:
Pemegang saham pengendali
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
Pemilik Lembar Saham
Rupiah %
Owner Number of Shares
Pengendali / Controller
PT Danabina Sentana 738.500.000 738.500.000.000 52,67%
PT Multi Anekadana Sakti 263.750.000 263.750.000.000 18,81%
PT Halim Sakti 21.100.000 21.100.000.000 1,50%
Total / Total 1.023.350.000 1.023.350.000.000 72,99%
Masyarakat / Public
PT Halim Sakti 3.660.000 3.660.000.000 0,26%
Pemodal Nasional / National Investors 283.183.163 283.183.163.000 20,20%
Pemodal Asing / Foreign Investors 91.817.600 91.817.600.000 6,55%
Total / Total 378.660.763 378.660.763.000 27,01%
Jumlah Total Keseluruhan / Total Shares 1.402.010.763 1.402.010.763.000 100%
PT Lumbung Artakencana merupakan Pemegang saham dari PT Multi Anekadana Pemegang saham dari PT Danabina
kelompok usaha WINGS yang dimiliki oleh: Sakti terdiri dari: Sentana terdiri dari:
PT Lumbung Artakencana belongs to The shareholders of PT Multi Anekadana The shareholders of PT Danabina Sentana
WINGS business group which is owned by: Sakti consist of: consist of:
• Hanny Sutanto 8,41% • PT Lumbung Artakencana 84,00% • PT Lumbung Artakencana 80,00%
• Alex Ivan Tanoyo 7,03% • Sugiarto Kurniawan 8,00% • Hendra G. Winoto 4,86%
• Teddy Jeffrey Katuari 10,00% • Juwita E. Winoto 8,00% • Budi A. Winoto 4,86%
• Eddy William Katuari 10,00% • Dwiyanti Winoto 3,29%
• Finney Henry Katurari 10,00% • Indriawati Winoto 3,29%
• Djuwita Abadi 10,00% • Suryani Winoto 3,29%
• Juliana Christina Katuari 10,00% • Juwita E. Winoto 0,43%
• Handoyo Sutanto 5,58%
• Hendrik Tanojo 3,26%
• John Michael Sutanto 5,58%
• Yenny Lilian Sutanto 10,43%
• Lilik Juliati Tanojo 1,02%
• Lucy Irawaty Tanojo 1,02%
• Christine Tanoyo 4,65%
• Lanny Sutanto 1,51%
• Fifi Sutanto 1,51%
47 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 52
Komposisi Pemegang Saham dengan Kepemilikan 5% atau Lebih Composition of Shareholders with Ownership of 5% or More
Berikut adalah komposisi pemegang saham PT Bank Multiarta Sentosa The following is the composition of the shareholders of PT Bank Multiarta
Tbk dengan kepemilikan 5% atau lebih periode 1 Januari– Sentosa Tbk with ownership of 5% or more for the period
31 Desember 2025: January 1–December 31, 2025:
Per 1 Januari 2025 / Per January 1, 2025
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Saham
Shareholders Name Number of Shares Share Percentage
PT Danabina Sentana 738.500.000 52,67%
PT Multi Anekadana Sakti 263.750.000 18,81%
Per 31 Desember 2025 / Per December 31, 2025
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Saham
Shareholders Name Number of Shares Share Percentage
PT Danabina Sentana 738.500.000 52,67%
PT Multi Anekadana Sakti 263.750.000 18,81%
Komposisi Pemegang Saham dengan Kepemilikan Kurang dari 5% Composition of Shareholders with Less Than 5% Ownership
Berikut adalah komposisi pemegang saham PT Bank Multiarta Sentosa The following is the composition of the shareholders of PT Bank Multiarta
Tbk dengan kepemilikan kurang dari 5% periode 1 Januari– Sentosa Tbk with ownership less than 5% for the period January 1–
31 Desember 2025: 31 December 31, 2025:
Per 1 Januari 2025 / Per January 1, 2025
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Saham
Shareholders Name Number of Shares Share Percentage
PT Halim Sakti 24.760.000 1,76%
Masyarakat 375.000.763 26,75%
Per 31 Desember 2025 / Per December 31, 2025
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Saham
Shareholders Name Number of Shares Share Percentage
PT Halim Sakti 24.760.000 1,76%
Masyarakat 375.000.763 26,75%
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi Share Ownership of the Board of Commissioners and Directors
Berikut adalah komposisi pemegang saham PT Bank Multiarta Sentosa The following is the composition of the shareholders of PT Bank Multiarta
Tbk oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi periode 1 Januari– Sentosa Tbk by members of the Board of Commissioners and Directors for
31 Desember 2025: the period January 1–December 31, 2025:
Per 1 Januari 2025 / Per January 1, 2025
Nama Pemegang Saham Jabatan Jumlah Saham Persentase Saham
Shareholders Name Position Number of Shares Share Percentage
Henrik Tanojo Komisaris Utama / President Commissioner 0 0.00%
Juwita Ekawati Winoto Komisaris / Commissioner 0 0.00%
Nancy Herawati Komisaris Independen / Independent Commissioner 0 0.00%
Tommy Mukdani Komisaris Independen / Independent Commissioner 0 0.00%
Ho Danny Hartono Direktur Utama / President Director 192.900 0.01%
Budi Afandi Winoto Direktur / Director 0 0.00%
Fely Retnowati Direktur / Director 278.500 0.02%
Rahmat Bagas Santoso Direktur / Director 0 0.00%
Budi Setiawan Direktur / Director 0 0.00%
Edwin Ariono Direktur / Director 0 0.00%
48 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 53
Per 31 Desember 2025 / Per December 31, 2025
Nama Pemegang Saham Jabatan Jumlah Saham Persentase Saham
Shareholders Name Position Number of Shares Share Percentage
Henrik Tanojo Komisaris Utama / President Commissioner 0 0.00%
Juwita Ekawati Winoto Komisaris / Commissioner 0 0.00%
Nancy Herawati Komisaris Independen / Independent Commissioner 0 0.00%
Iwan Nataliputra Komisaris Independen / Independent Commissioner 0 0.00%
Ho Danny Hartono Direktur Utama / President Director 192.900 0.01%
Budi Afandi Winoto Direktur / Director 0 0.00%
Fely Retnowati Direktur / Director 287.200 0.02%
Rahmat Bagas Santoso Direktur / Director 0 0.00%
Budi Setiawan Direktur / Director 0 0.00%
Edwin Ariono Direktur / Director 0 0.00%
Kelompok/Klasifikasi Pemegang Saham Masyarakat dengan Group/Classification of Public Shareholders with Share Ownership of
Kepemilikan Saham Masing-Masing Kurang Dari 5% Less Than 5%
Berikut adalah komposisi pemegang saham masyarakat PT Bank The following is the composition of public shareholders of
Multiarta Sentosa Tbk dengan kurang dari 5% periode 1 Januari– PT Bank Multiarta Sentosa Tbk with ownership less than 5% for the period
31 Desember 2025: January 1– 31 December 31, 2025:
Per 1 Januari 2025 / Per January 1, 2025
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Saham
Shareholders Name Number of Shares Share Percentage
Pemodal Nasional 283.182.163 20,20%
Pemodal Asing 91.818.600 6,55%
Total 375.000.763 26,75%
Per 31 Desember 2025 / Per December 31, 2025
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Saham
Shareholders Name Number of Shares Share Percentage
Pemodal Nasional 283.183.163 20,20%
Pemodal Asing 91.817.600 6,55%
Total 375.000.763 26,75%
Kronologi Pencatatan Saham Share Listing Chronology
Bank MAS melakukan Penawaran Saham Perdana (IPO) sejumlah Bank MAS conducted an Initial Public Offering (IPO) of 186,176,500
186.176.500 saham biasa pada tanggal 30 Juni 2021 dan dicatatkan di ordinary shares on June 30, 2021 and was listed on the Indonesia Stock
Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan kode perdagangan saham MASB. Exchange (IDX), with the stock trading code MASB. The nominal value of
Nilai nominal saham yang ditawarkan pada saat IPO adalah sebesar the shares offered at the IPO was IDR 3,360 per share. From this initial
Rp3.360 per lembar saham. Dari penawaran perdana tersebut Bank MAS offering, Bank MAS obtained fresh funds of IDR 626 billion. Every purchase
memperoleh dana segar sebesar Rp626 miliar. Setiap pembelian saham of Bank MAS shares gets a 1:1 warrant, which can be exchanged for
Bank MAS mendapatkan waran 1:1, yang dapat ditukarkan dengan saham shares in 2022 worth IDR 3,500 per share.
di tahun 2022 senilai Rp3.500 per saham.
During 2022, 160,834,263 warrants were exchanged at a price of
Selama tahun 2022 terdapat penukaran 160.834.263 waran dengan harga IDR 3,500 with a total of IDR 562,92 billion as additional capital.
Rp3.500 dengan total yang terkumpul Rp562,92 miliar sebagai tambahan
modal. Together with current year profit, Bank MAS's core capital at the end of
2025 reached IDR 4 trillion, exceeding the minimum core capital
Bersama laba tahun berjalan, modal inti Bank MAS per akhir 2025 requirement of IDR 3 trillion.
mencapai Rp4 triliun melebihi ketentuan modal inti minimum Rp3 triliun.
49 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 54
Pada akhir periode pelaporan bulan Desember 2025, harga saham Bank At the end of December 2025, the share price of Bank MAS stood at
MAS tercatat sebesar Rp3.720 per lembar saham. Informasi harga saham Rp3,720 per share, reflecting the market value formed through trading
tersebut mencerminkan nilai pasar yang terbentuk berdasarkan activities on the Indonesia Stock Exchange, taking into account the
mekanisme perdagangan di Bursa Efek Indonesia, dengan Company’s fundamentals, economic conditions, and capital market
mempertimbangkan faktor-faktor fundamental perseroan, kondisi dynamics. Management continues to monitor share price movements to
perekonomian, serta dinamika pasar modal selama tahun berjalan. maintain investor confidence and support the long-term sustainability of the
Manajemen senantiasa memantau pergerakan harga saham sebagai Company’s performance.
bagian dari upaya menjaga kepercayaan investor dan memastikan
keberlanjutan kinerja Perseroan dalam jangka panjang. As of December 31, 2025, Bank MAS had 1,402,010,763 outstanding
shares, consisting of 378,660,763 scripless shares and 1,023,350,000
Hingga tanggal 31 Desember 2025, Bank MAS mencatatkan saham scrip shares. Of the total shares listed on the stock exchange, 8.84% were
sebanyak 1.402.010.763 lembar saham yang beredar yang terdiri dari publicly held (free float), exceeding the minimum free float requirement of
378.660.763 lembar saham scripless dan 1.023.350.000 lembar saham 7.50%.
scrip. Dari total jumlah saham yang ada di bursa, 8,84% diantaranya
merupakan saham yang dimiliki publik (free float) yang lebih besar dari Stock Splits and Reserve Stock Mergers
ketentuan minimum free float sebesar 7,50%. Until the end of 2025, Bank MAS did not conduct a stock split or reserve
stock, therefore information related to these matters cannot be presented
Pemecahan Saham (Stock Split) dan Penggabungan Saham in this annual report.
(Reserve Stock)
Hingga akhir tahun 2025, Bank MAS tidak melakukan pemecahan saham Chronology of Issuance and Recording of Bonds, Sukuk (Islamic
(stock split) dan penggabungan saham (reserve stock) sehingga informasi Bonds) or Convertible Bonds
terkait hal tersebut tidak dapat disajikan dalam laporan tahunan ini. Until the end of 2025, Bank MAS did not issue and record bonds, sukuk
(islamic bonds) or convertible bonds, therefore information related to these
Kronologi Penerbitan dan Pencatatan Obligasi, Sukuk (Obligasi matters cannot be presented in this annual report.
Syariah) atau Obligasi Konversi
Hingga akhir tahun 2025, Bank MAS tidak melakukan penerbitan dan
pencatatan obligasi, sukuk (obligasi syariah) atau obligasi konversi,
sehingga informasi terkait hal tersebut tidak dapat disajikan dalam laporan
tahunan ini.
Lembaga Profesi Penunjang Pasar Modal
Capital Market Supporting Professional Institutions
Nama Alamat Periode Penugasan Biaya Jasa
Name Address Assignment Period Fees
Notaris Jl. K.H Zainul Arifin No. 2, Kompleks Ketapang Indah 2025 Rp49.395.000
Christina Dwi Utami Blok 2 No. 4–5, Jakarta Pusat 11140
SH., M.Hum., M.Kn
Biro Administrasi Efek Kirana Boutique Office Blok F3 No. 5 2025 Rp66.610.000
PT Adimitra Jasa Korpora Jl. Kirana Avenue III, Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Kantor Akuntan Publik UOB Plaza lantai 30 2025 Rp500.000.000
Paul Hadiwinata, Hidajat, Jl. M.H. Thamrin No. 8-10, Tanah Abang, Jakarta Pusat 10230
Arsono, Retno Palilingan & Rekan
(anggota dari PKF International Ltd)
Daftar Entitas Anak List of Subsidiaries
Sampai dengan akhir tahun 2025, Bank MAS tidak memiliki perusahaan Until the end of 2025, Bank MAS does not have any associate company,
asosiasi, perusahaan ventura, dan entitas anak perusahaan. venture company, and subsidiary entities.
Informasi pada Website Perusahaan Information on the Company’s Website
Bank MAS menyediakan informasi secara terintegrasi melalui situs resmi Bank MAS provides integrated information through the official Bank MAS
Bank MAS yang dapat diakses melalui laman www.bankmas.co.id. Bank website which can be accessed via the page www.bankmas.co.id. Bank
MAS mengupayakan informasi yang tersedia di dalam situs web Bank MAS strives for the information available on the Bank MAS website to
MAS sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) comply with the provisions of the Financial Services Authority Regulation
No. 8/POJK.4/2015 tanggal 25 Juni 2015 tentang Situs Web Perusahaan (POJK) No. 8/POJK.4/2015 dated June 25, 2015 concerning Public
Publik. Berdasarkan peraturan tersebut, informasi dalam situs web Company Websites. Based on this regulation, the information on the Bank
Bank MAS mencakup: MAS website includes:
1. Informasi umum perusahaan publik; 1. General information on public companies;
2. Informasi bagi investor; 2. Information for investors;
3. Informasi tata kelola perusahaan; dan 3. Corporate governance information; and
4. Informasi tanggung jawab sosial perusahaan. 4. Corporate social responsibility information.
50 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 55
Laporan
Manajemen
Report from the Management
Sepanjang tahun 2025,
perekonomian global masih
bergerak dengan penuh
“
tantangan dan ketidakpastian.
Ketegangan geopolitik di berbagai
kawasan menjadi faktor yang
memicu kewaspadaan pelaku
ekonomi global.
“
Throughout 2025, the global economy continued
to move amid significant challenges and
uncertainties. Geopolitical tensions in various
regions became a factor prompting heightened
caution among global economic players.
Developments in international trade also added
pressure to global economic stability.
“
51 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 56
Tinjauan Industri
Industry Overview
TINJAUAN MAKRO EKONOMI MACROECONOMIC OVERVIEW
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global masih bergerak Throughout 2025, the global economy continued to move
dengan penuh tantangan dan ketidakpastian. Ketegangan amid significant challenges and uncertainties. Geopolitical
geopolitik di berbagai kawasan menjadi faktor yang memicu tensions in various regions became a factor prompting
kewaspadaan pelaku ekonomi global. Dinamika heightened caution among global economic players.
perdagangan internasional juga turut menambah tekanan Developments in international trade also added pressure
terhadap stabilitas ekonomi dunia. Peningkatan kebijakan to global economic stability. The rise of protectionist policies
proteksionisme dan penyesuaian tarif antarnegara and tariff adjustments between countries disrupted global
mendorong gangguan pada rantai pasok global serta supply chains and influenced commodity price movements
memengaruhi pergerakan harga komoditas dan tingkat as well as inflation levels in several countries.
inflasi di sejumlah negara.
Dalam menghadapi tekanan global, Pemerintah Indonesia In response to global pressures, the Government of
mengambil langkah strategis melalui penguatan diplomasi Indonesia implemented strategic measures by strengthening
perdagangan internasional. Hubungan dagang dengan international trade diplomacy. Trade relations with the United
Amerika Serikat menunjukkan perkembangan positif melalui States showed positive progress through tariff adjustment
kesepakatan penyesuaian tarif, di mana Indonesia dan agreements, whereby Indonesia and the United States
Amerika Serikat menyepakati penurunan tarif dari 32% agreed to reduce tariffs from 32% to 19%.
menjadi 19%.
Sejalan dengan dinamika global dan kebutuhan menjaga In line with global dynamics and the need to maintain
stabilitas domestik, Bank Indonesia pada akhir tahun 2025 domestic stability, Bank Indonesia at the end of 2025 decided
memutuskan untuk mempertahankan suku bunga kebijakan to maintain the policy interest rate at 4.75%, after several
pada level 4,75%, setelah beberapa kali mengalami previous reductions. The deposit and lending facility rates
penurunan. Suku bunga fasilitas simpanan dan pinjaman were also maintained at 3.75% and 5.50%, respectively.
juga tetap dijaga masing-masing pada level 3,75% dan This policy reflects the prudence of the monetary authority
5,50%. Kebijakan ini mencerminkan sikap kehati-hatian in maintaining the stability of the Rupiah exchange rate
otoritas moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah amid ongoing global uncertainties.
di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.
Perekonomian Indonesia tetap menunjukkan kondisi stabil Indonesia’s economy continued to demonstrate stable and
dan resilien. Pertumbuhan ekonomi nasional mampu resilient conditions. National economic growth was
dipertahankan pada level sekitar 5% secara tahunan. Nilai maintained at around 5% year-on-year. The Rupiah
tukar Rupiah relatif terkendali di kisaran Rp16.785 per dolar exchange rate remained relatively stable at around
AS pada Desember 2025. Aktivitas investasi mencatat IDR16,785 per US dollar in December 2025. Investment
realisasi pada periode Januari-September 2025 mencapai activities recorded realization of IDR1,434.3 trillion during
Rp1.434,3 triliun atau tumbuh sebesar 13,7% (yoy). Dari the January–September 2025 period, representing a growth
sisi penyaluran dana, perbankan nasional mencatatkan of 13.7% (yoy). From the financing perspective, national
pertumbuhan sebesar 7,74% (yoy), dengan penghimpunan banking credit distribution recorded growth of 7.74% (yoy),
dana mengalami pertumbuhan sebesar 12,03% (yoy) pada while fundraising (deposit collection) grew by 12.03% (yoy)
bulan November 2025. as of November 2025.
52 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 57
Tinjauan Bisnis
Business Overview
Tekanan global, melemahnya daya beli masyarakat, Global pressures and weakening public purchasing power
menekan penyaluran kredit perbankan nasional 2025 yang weighed on national banking credit distribution in 2025,
melambat ke 9,69% dari 10,39% pada 2024. Namun hal which slowed to 9.69%, compared to 10.39% in 2024.
ini masih sesuai dengan target dari Bank Indonesa (BI) Nevertheless, this growth remained within the Bank
sebesar 8-11%. Pelaku usaha yang lebih berhati-hati dalam Indonesia (BI) target range of 8–11%. The more cautious
melakukan ekspansi juga tampak pada jumlah kredit yang stance of business players in carrying out expansion was
belum dicairkan (undisbursed loan) yang cukup tinggi also reflected in the relatively high level of undisbursed
sebesar 21,11% dari total plafon kredit. loans, which reached 21.11% of the total credit ceiling.
Pada sisi simpanan, Bank Indonesia (BI) mencatat On the deposit side, Bank Indonesia (BI) recorded
Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan strengthening in the collection of Third-Party Funds (TPF)
menunjukkan penguatan pada pengujung 2025. Pada by the banking sector toward the end of 2025. As of
Desember 2025, total DPK tercatat mencapai Rp 9.467,6 December 2025, total TPF reached IDR9,467.6 trillion,
triliun, tumbuh 10,4% secara tahunan (year on year/YoY). growing 10.4% year-on-year (YoY). With this level of growth,
Dengan tingkat pertumbuhan sedemikian rupa, posisi loan- the loan-to-deposit ratio (LDR) stood at 85.4% as of
to-deposit ratio adalah sebesar 85,4% per Desember 2025. December 2025.
Di tengah tantangan memburuknya kualitas aset di industri Amid challenges such as the deterioration of asset quality
perbankan, kemajuan teknologi yang pesat, meningkatnya in the banking industry, rapid technological advancement,
ancaman keamanan siber, serta preferensi pelanggan yang increasing cyber security threats, and continuously evolving
terus berkembang, industri perbankan nasional tetap dapat customer preferences, the national banking industry has
bertumbuh solid ditopang oleh permodalan yang kuat dan remained capable of achieving solid growth, supported by
likuiditas yang memadai. strong capital and adequate liquidity.
PERKEMBANGAN BISNIS BANK BANK BUSINESS DEVELOPMENT
Kinerja perbankan nasional pada tahun 2025 menghasilkan The national banking industry delivered solid performance
kinerja yang solid, beriringan dengan kinerja Bank MAS di in 2025, in line with Bank MAS’s performance during the
2025 yang mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 14,59% year, which recorded asset growth of 14.59% to IDR33.10
menjadi Rp 33,10 Triliun dari Rp 28,89 Triliun pada tahun trillion from IDR28.89 trillion in 2024.
2024.
Pertumbuhan DPK menjadi penunjang pertumbuhan aset The growth of Third-Party Funds (TPF) supported the
Bank MAS, yang mana DPK mengalami pertumbuhan increase in Bank MAS’s assets. TPF grew by 16.40%,
sebesar 16,40% mencapai Rp 28,58 Triliun, atau bertumbuh reaching IDR28.58 trillion, or increasing by IDR4.03 trillion
sebesar Rp 4,03 Triliun, dari Rp 24,55 Triliun di tahun from IDR24.55 trillion in the previous year. This TPF growth
sebelumnya. Pertumbuhan DPK ini melampaui target yang exceeded the target set for 2025, which was IDR25.80
ditetapkan untuk tahun 2025 yaitu sebesar Rp 25,80 Triliun trillion, or IDR2.78 trillion higher than the target.
atau Rp 2,78 Triliun lebih besar dari angka target.
Di tengah pertumbuhan kredit perbankan nasional yang Amid the slowdown in national banking credit growth in
melambat di 2025, Bank MAS berhasil mencatatkan 2025, Bank MAS succeeded in recording credit growth of
pertumbuhan kredit sebesar 15,34% atau menjadi Rp 13,82 15.34%, reaching IDR13.82 trillion, compared to IDR11.98
Triliun, dari Rp 11,98 Triliun di tahun 2024. trillion in 2024.
53 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 58
Penyaluran kredit secara digital terus menunjukkan grafik Credit disbursement through digital channels continued to
peningkatan yang menggembirakan yang mana pada tahun show encouraging growth, with total lending through this
2025 total penyaluran kredit melalui kanal ini telah channel surpassing IDR1.00 trillion in 2025, reaching
menembus angka Rp 1,00 Triliun, yaitu sebesar Rp 1,13 IDR1.13 trillion. However, the cautious approach of the
Triliun. Perilaku dunia usaha yang masih menunda kegiatan business sector, which continues to delay expansion
ekspansinya masih menjadi hambatan bagi pertumbuhan activities, remains a constraint on achieving higher credit
kredit yang lebih tinggi di tahun 2025. growth in 2025.
PENGEMBANGAN PRODUK DAN FASILITAS PRODUCT AND FACILITY DEVELOPMENT
Untuk memberikan layanan perbankan yang lebih luas dan To provide broader and more efficient banking services,
lebih efisien, Bank MAS melakukan inovasi teknologi finansial Bank MAS continues to implement financial technology
dengan pendekatan secara digital yang dapat memberikan innovations through a digital approach, enabling the Bank
layanan kepada nasabah lebih cepat dan lebih baik. to deliver faster and better services to customers. This
Pendekatan ini dimaksudkan untuk menjadi sumber approach is intended to become a new source of growth in
pertumbuhan baru penyaluran kredit khususnya ke sektor credit distribution, particularly for the MSME sector and
UMKM, dan kredit konsumsi, serta mendorong pertumbuhan consumer loans, as well as to encourage the growth of low-
pengumpulan dana murah. cost funds.
Setelah sebelumnya memperlengkapi mobile banking Following the previous enhancement of the mobile banking
dengan fitur deposito online, fitur loyalty point juga application with an online deposit feature, a loyalty point
ditambahkan pada aplikasi mobile banking. Fitur loyalty feature has also been added to the mobile banking
point memungkinkan nasabah menggunakan poin yang application. The loyalty point feature allows customers to
diperoleh dari pengendapan dana tabungan, untuk use points earned from maintaining savings balances to be
ditukarkan dengan barang hadiah maupun untuk membeli redeemed for merchandise rewards or to purchase mobile
pulsa dan token Listrik melalui mobile banking. phone credit and electricity tokens through the mobile
banking application.
Corporate Debit Card yang diluncurkan menjelang akhir The Corporate Debit Card, launched toward the end of
tahun 2025 dapat dimanfaatkan oleh nasabah korporasi 2025, can be utilized by corporate customers to manage
dalam mengelola pengeluaran atas kegiatan operasional operational expenditures of their companies. Through the
Perusahaan. Melalui Corporate Debit Card, pengeluaran Corporate Debit Card, spending by each debit card user
dari tiap-tiap pengguna kartu debit dalam Perusahaan dapat within a company can be controlled according to
dikontrol sesuai dengan limit yang telah ditentukan bagi predetermined limits for each cardholder, ensuring that
tiap-tiap pengguna kartu, untuk memastikan tiap-tiap every transaction complies with the company’s policies.
transaksi sesuai dengan ketentuan Perusahaan.
Sedangkan untuk menggarap nasabah mikro, telah To serve micro-segment customers, an online loan feature
dikembangkan fitur pinjaman secara online melalui aplikasi has also been developed within the mobile banking
mobile banking yang dapat menunjang kebutuhan modal application to support working capital needs with a fast and
usaha, dengan proses yang cepat. Dan untuk memudahkan efficient process. Additionally, to facilitate micro customers
nasabah mikro dalam melakukan penyetoran tunai telah in making cash deposits, a cash deposit assistance (titip
diimplementasikan fitur titip setor yang memungkinkan setor) feature has been implemented, allowing customers
nasabah untuk melakukan penyetoran tunai melalui team to deposit cash through the Bank’s sales team without
sales tanpa harus meninggalkan lokasi usaha. having to leave their business locations.
Menyadari banyak nasabah yang menginginkan perlakuan Recognizing that many customers seek priority services,
secara prioritas, Bank MAS meluncurkan layanan MAS Bank MAS has launched the MAS Prioritas service.
Prioritas. Nasabah yang memenuhi kriteria dan bergabung Customers who meet the required criteria and join this
dalam layanan ini akan mendapatkan layanan prioritas dari service will receive priority services from a personal banker,
personal banker serta penggunaan fasilitas SDB maupun as well as complimentary access to Safe Deposit Box (SDB)
airport lounge tertentu secara gratis. facilities and selected airport lounges
54 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 59
USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH MICRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES
(UMKM) (MSMEs)
Sektor UMKM adalah sektor yang menjadi tulang punggung The MSME sector is the backbone of national economic
pertumbuhan ekonomi nasional yang menyerap banyak growth, absorbing a significant portion of the workforce.
tenaga kerja. Perhatian Bank MAS kepada pertumbuhan Bank MAS’s commitment to supporting the growth of the
sektor UMKM tampak pada penyaluran kredit ke sektor ini MSME sector is reflected in its credit distribution to this
sebesar 28,50% dari total distribusi kredit pada tahun 2025, segment, which accounted for 28.50% of total credit
sebagai bagian dari aksi keuangan berkelanjutan. Besaran disbursement in 2025, as part of its sustainable finance
rasio ini menunjukkan adanya peningkatan penyaluran initiatives. This ratio indicates an increase compared to the
kredit ke sektor UMKM, dimana pada tahun sebelumnya previous year, when MSME lending accounted for 26.89%
rasio berada pada angka 26,89%. of the total credit portfolio.
Penggarapan sektor ini dilakukan melalui kanal-kanal digital, The development of this sector is carried out through digital
sehingga memungkinkan untuk mendistribusikan kredit channels, enabling broader credit distribution without being
secara luas tanpa terbatas dengan keberadaan kantor limited by the physical presence of branch offices. To
cabang. Dan untuk menjaga portofolio kredit yang sehat, maintain a healthy credit portfolio, digital lending is extended
penyaluran kredit digital dilakukan ke jaringan distribusi to the distribution network of WINGS-affiliated retail stores
toko-toko WINGS yang memiliki rekam jejak yang baik. that have demonstrated a strong and reliable track record.
Hingga akhir tahun 2025, total penyaluran kredit digital As of the end of 2025, total digital credit disbursement
mencapai angka Rp 1,13 Triliun atau bertumbuh 116,86% reached IDR1.13 trillion, representing a 116.86% increase
bila dibandingkan dengan pencapaian di tahun 2024 sebesar compared to the IDR520.79 billion recorded in 2024. Credit
Rp 520,79 Miliar. Tentunya penyaluran kredit dilakukan distribution continues to be conducted in a prudent and
secara prudent dan penuh pertimbangan, yang mana proses well-considered manner, with the selection process
seleksinya juga dilakukan dengan memanfaatkan teknologi supported by digital technology, allowing faster and more
digital sehingga prosesnya dapat dilakukan lebih cepat. efficient credit assessments.
LAYANAN DIGITAL BANKING DIGITAL BANKING SERVICES
Seiring dengan terus berkembangnya teknologi dalam Along with the continuous development of technology in
sistem transaksi perbankan dengan fitur pengamanan yang banking transaction systems and the strengthening of
terus diperkuat, menimbulkan kepercayaan dan security features, customer trust and comfort in conducting
kenyamanan yang makin tinggi untuk melakukan transaksi digital transactions have continued to increase. From year
secara digital. Dari tahun ke tahun transaksi melalui kanal- to year, transactions through digital channels have shown
kanal digital menunjukkan grafik yang terus meningkat, consistent growth, gradually replacing the role of cash-
yang mulai menggantikan peran transaksi secara tunai. based transactions. In 2025, digital transactions reached
Pada tahun 2025 tercatat transaksi digital mencapai 28,78 28.78 million transactions with a total value of IDR133.45
juta transaksi dengan total nominal sebesar Rp 133,45 trillion, increasing significantly from 17.81 million transactions
Triliun meningkat dari 17,81 juta transaksi dengan total with a total value of IDR126.78 trillion recorded in 2024.
nominal Rp 126,78 Triliun di 2024. Pertumbuhan ini This growth reflects the increasing adoption of digital banking
mencerminkan semakin meningkatnya adopsi layanan services by customers as a more convenient and efficient
perbankan digital oleh masabah sebagai cara yang lebih way to conduct financial transactions.
nyaman dan efisien untuk melakukan transaksi keuangan.
31 Des 2025 31 Des 2024
31 Dec 2025 31 Dec 2024
ATM & EDC 3.377.009 114.222 ATM & EDC
Internet Banking 433.003 1.010.142 Internet Banking
Mobile Banking 15.170.998 11.198.188 Mobile Banking
Merchant QRIS 9.798.992 5.483.443 QRIS Merchant
Total Transaksi 28.780.002 17.805.995 Total Transaction
55 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 60
Tinjauan Operasional
Operational Overview
PENGEMBANGAN JARINGAN KANTOR BRANCH NETWORK DEVELOPMENT
Pembukaan kantor cabang di Cirebon mengawali kegiatan The opening of the Cirebon branch marked the beginning
pembukaan kantor cabang yang dilakukan pada tahun of branch expansion activities in 2025, which was realized
2025, yang direalisasikan pada bulan Januari. Setelah itu in January. This was followed by the opening of a branch
diikuti dengan pembukaan kantor di Gading Serpong, office in Gading Serpong, Tangerang in December, along
Tangerang pada bulan Desember bersamaan dengan with the opening of another branch in Tulungagung, East
pembukaan kantor di Tulungagung, Jawa Timur. Dengan Java. With the addition of these three new offices, Bank
dibukanya 3 kantor baru maka hingga akhir tahun 2025, MAS operated a total of 46 branch network offices as of
Bank MAS t ela h memiliki 46 jarin gan kanto r. the end of 2025.
Keberadaan kantor cabang masih dibutuhkan dalam The presence of branch offices remains important in
kegiatan layanan transkasi perbankan mengingat jumlah providing banking transaction services, considering that the
nominal transaksi yang terjadi di kantor cabang masih lebih transaction value processed at branch offices is still higher
besar dari jumlah nominal transaksi yang dilakukan melalui than the value of transactions conducted through digital
kanal digital. Meskipun transaksi melalui kanal digital channels. Although digital transactions continue to increase
meningkat dari waktu ke waktu, namun banyak nasabah over time, many customers still prefer to conduct transactions
yang masih lebih nyaman bertransaksi di kantor-kantor at branch offices, particularly for large-value transactions.
cabang, khususnya dalam melakukan transaksi dengan
jumlah nominal besar.
Fasilitas mesin ATM dan QRIS menjadi sarana pelengkap ATM machines and QRIS facilities serve as complementary
keberadaan jaringan kantor cabang, sebagai sarana bagi infrastructure to the branch network, enabling customers
nasabah untuk melakukan transaksi. Hingga akhir 2025, to conduct transactions conveniently. As of the end of 2025,
Bank MAS telah memiliki 9.542 jaringan merchant QRIS Bank MAS had 9,542 QRIS merchant networks and 127
dan 127 mesin ATM, yang 88 diantaranya merupakan mesin ATM machines, 88 of which are CRM (Cash Recycle
CRM. Jaringan ATM data dimanfaatkan sebagai sarana Machine) units. The ATM network allows customers to
tarik maupun setor tunai secara mandiri karena sebagian perform both cash withdrawals and cash deposits
jaringannya sudah menggunakan CRM (Cash Recycle independently, as many machines are equipped with CRM
Machine). Sedangkan keberadaan merchant QRIS menjadi technology. Meanwhile, the QRIS merchant network provides
sarana bagi nasabah untuk melakukan transaksi customers with convenient options for digital payment
pembayaran. transactions.
SUMBER DAYA MANUSIA HUMAN RESOURCES
Pengelolaan dan pengembangan SDM menjadi bagian Human resource (HR) management and development are
penting bagi perkembangan Bank. Keberhasilan organisasi essential components of the Bank’s growth. The success
bergantung pada kemampuan berinovasi, kolaborasi dan of the organization depends on the ability of Bank MAS
adaptasi segenap karyawan Bank MAS. Oleh karena itu, employees to innovate, collaborate, and adapt. Therefore,
kemampuan SDM terus diperkuat melalui program HR capabilities continue to be strengthened through
pengembangan kompetensi berkelanjutan yang selaras sustainable competency development programs aligned
dengan arah pertumbuhan Bank. with the Bank’s growth strategy.
56 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 61
Pada periode tahun 2025, Bank telah melaksanakan During 2025, the Bank implemented several employee
beberapa program pelatihan dan pengembangan karyawan training and development programs to further enhance the
sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas dan quality and capabilities of human resources within PT Bank
kapabilitas Sumber Daya Manusia yang kompeten di Multiarta Sentosa Tbk. These programs included training
lingkungan PT. Bank Multiarta Sentosa Tbk. Berbagai in the Indonesian National Work Competency Standards
program pelatihan yang telah di jalankan antara lain dalam (SKKNI) certification, as well as other competency
bidang Sertifikasi Standar kompetensi Kerja Nasional development areas covering technical skills, non-technical
Indonesia (SKKNI), selain bidang SKKNI, bidang skills, and leadership development. Through these programs,
peningkatan kompetensi lainnya, bidang non-teknis dan employees participated in training activities tailored to the
bidang kepemimpinan. Dalam program ini, karyawan competency development needs of their respective roles
diikutsertakan dalam kegiatan pelatihan sesuai dengan in order to support optimal business performance. The
kebutuhan pengembangan kompetensi di bidang training programs were conducted through both offline (in-
pekerjaannya masing-masing untuk menunjang kinerja person) and online methods to facilitate competency
bisnis yang optimal. Program pelatihan diselenggarakan development for employees across various locations.
melalui metode luring dan juga daring untuk memfasilitasi
kebutuhan pengembangan kompetensi seluruh karyawan
di berbagai lokasi.
Profil Sumber Daya Manusia / Human Resource Profile
Usia / Age 31 Des 2025 31 Des 2024
31 Dec 2025 31 Dec 2024
18-24 51 69
25-34 543 524
35-44 408 326
45-54 160 140
>55 tahun / years old 29 27
Total / Total 1.191 1.086
Pendidikan / Education 31 Des 2025 31 Des 2024
31 Dec 2025 31 Dec 2024
S3 - Doctoral Degree 1 1
S2 - Master Degree 60 51
S1 - Bachelor Degree 956 861
D3 - Diploma Degree 92 93
SMU - Senior High School 78 76
SMP - Junior High School 4 4
SD - Primary School - -
Total / Total 1.191 1.086
Sampai dengan periode akhir tahun 2025, rasio Dana As of the end of 2025, the ratio of education and training
Pendidikan terhadap biaya SDM telah mencapai 3,51 %. funds to total HR expenses reached 3.51%. Through the
Melalui pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan implementation of these training and development programs,
karyawan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan, the Bank aims to enhance employees’ insights, knowledge,
pengetahuan, keterampilan dan kompetensi karyawan agar skills, and competencies so that they can effectively perform
dapat menjalankan fungsi dan jabatannya dengan baik their functions and responsibilities, thereby supporting the
untuk menunjang perkembangan dan kemajuan bisnis Bank continued growth and advancement of Bank MAS’s business
MAS ke depannya sejalan dengan visi dan misi Bank MAS. in line with its vision and mission
57 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 62
Meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan karyawan Bank Efforts to increase employee awareness and vigilance
MAS terhadap tindakan fraud terus diupayakan. Upaya regarding fraud prevention are continuously carried out.
tersebut dilakukan melalui sosialisasi terkait Anti-Fraud baik These efforts include Anti-Fraud socialization programs,
dalam kegiatan training secara online yang menjadi particularly through mandatory online training for all
kewajiban bagi seluruh karyawan. Pelatihan untuk employees. Training to increase awareness of cybercrime
meningkatkan kewaspadaaan terhadap kejahatan siber risks is also conducted regularly to safeguard the Bank’s
demi melindungi data-data Bank juga dilakukan secara data, considering the growing prevalence of cyber threats.
berkala, mengingat kejahatan siber yang makin marak.
Bank MAS juga memperhatikan aspek kesejahteraan Bank MAS also pays close attention to employee welfare
pegawai sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang as part of its commitment to creating a healthy, safe, and
sehat, aman, dan kondusif, sehingga pegawai dapat bekerja conducive work environment, enabling employees to perform
secara optimal dan memberikan kontribusi terbaik. Bank optimally and contribute their best. The Bank provides health
MAS menyediakan asuransi kesehatan dan BPJS kesehatan insurance and BPJS Health coverage for employee health
untuk perlindungan kesehatan karyawan dan menyertakan protection and also enrolls employees in the BPJS pension
karyawan ke dalam BPJS pensiun sebagai pembekalan program to support their financial preparedness upon
bagi karyawan saa t memasuki masa pensiun. retirement.
Pemahaman atas nilai-nilai dalam budaya kerja yaitu CINTA Understanding and internalizing the Bank’s core work culture
(Customer Centric, Integrity, Nurturing, Teamwork, Agility) values, known as CINTA (Customer Centric, Integrity,
terus digaungkan melalui training maupun aktivitas Nurturing, Teamwork, and Agility), continues to be promoted
kebersamaan, yang menjadi landasan untuk berkarya di through training programs and team-building activities.
Bank MAS. Melalui pemahaman atas budaya kerja Bank These values serve as the foundation for all employees in
MAS, diharapkan seluruh karyawan dapat menerapkannya carrying out their work at Bank MAS. Through a strong
dalam seluruh kegiatan operasional Bank dengan arah dan understanding of this work culture, it is expected that all
tujuan yang sama. employees will consistently apply these values in all
operational activities of the Bank, working toward the same
direction and goals.
58 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 63
Nama Pelatihan/Training Title Waktu/ Jenis Pelatihan/ Penyelenggara/Organizer
Time Training Type
Sharing Session Microsoft Excel Januari 2025 Inhouse Internal
How To Achieve Peak Performance in 2025 Januari 2025 Public OJK Institute
On Boarding New Hire 2025 Januari 2025 Inhouse Internal
Pelatihan Credit Knowledge Januari 2025 Inhouse Internal
Pelatihan Growth Mindset Januari 2025 Inhouse PT Akselerasi Indonesia
Pelatihan Standards for Report Writing Januari 2025 Public Internal
Predator Fraud Detection System Technical Workshop Januari 2025 Public GBG Plc
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Januari 2025 Inhouse IBI BCC
Jenjang 4 Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Reinforcement for leader batch 2 Januari 2025 Inhouse Internal
Resertifikasi Tresuri Jenjang 7 Januari 2025 Public ACIFMA Indonesia
Sertifikasi MAPPI PDP I Januari 2025 Public MAPPI
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Januari 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Jenjang 4 Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Sharing Session: Climate Risk Management & Scenario Analysis Januari 2025 Public The Millenials Institute
Transformasi Digital: Tren Inovasi Teknologi di Sektor Keuangan Januari 2025 Public OJK Institute
Uji Kompetensi Tresuri Jenjang 5 Januari 2025 Public ACIFMA Indonesia
Uji Kompetensi MAPPI PDP 1 Januari 2025 Public MAPPI
Bootcamp Data Analyst with Excel Februari 2025 Public DQ Lab
Bullion Bank, Bank atau lembaga gadai emas? Februari 2025 Public LPPI
Culvating Positivity for a Balanced and Fulfilling Life Februari 2025 Public OJK Institute
Cyber Security Awareness: CEO Fraud Februari 2025 Inhouse Internal
Cyber Security Awareness: Micro-module - Social Engineering Februari 2025 Inhouse Internal
Cyber Security Awareness: Social Media: Februari 2025 Inhouse Internal
Staying Secure in a Connected World
Gerakan Nasional 23 Tahun APUPPT dan PPPSPM Tahun 2025 Februari 2025 Public PPATK
On Boarding New Hire 2025 Februari 2025 Inhouse Internal
Outlook Ekonomi dan Keuangan Tahun 2025 Februari 2025 Public OJK Institute
Pelatihan dan sertifikasi Fraud Investigator Februari 2025 Public External
Pembekalan Sertifikasi Treasuri Jenjang 5 Februari 2025 Public APUVINDO
Pembekalan Sertifikasi Treasuri Jenjang 6 Februari 2025 Public APUVINDO
Peran GRC dalam meningkatkan kepercayaan investor Februari 2025 Public OJK Institute
dan stabilitas sektor keuangan
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran J5 Februari 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Reinforcement for leader batch 3 Februari 2025 Inhouse Internal
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Februari 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Februari 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Setelmen Transaksi Tresuri
Sertifikasi Kompjetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Februari 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Penukaran Valuta Asing dan Pembawaan Uang Kertas Asing
Training for Trainers: Presentation Designs Batch 1 Februari 2025 Inhouse Internal
Training for Trainers: Presentation Designs Batch 2 Februari 2025 Inhouse Internal
Uji Kompetensi Tresuri Jenjang 5 Februari 2025 Public ACIFMA Indonesia
Uji Kompetensi Tresuri Jenjang 6 Februari 2025 Public ACIFMA Indonesia
Uji Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 6 Februari 2025 Public SPI
Sub Bidang Setelmen Transaksi Treasuri
Funding Frontliners Maret 2025 Inhouse Internal
Menakar Kebijakan Penghapusan Kredit Macet UMKM Maret 2025 Public LPPI
On Boarding New Hire 2025 Maret 2025 Inhouse Internal
Penerapan Internal Control over Financial Reporting (ICOFR) Maret 2025 Public OJK Institute
dalam rangka Penguatan Sektor Jasa Keuangan
Peningkatan Awareness Terhadap Risiko Tindak Pidana Maret 2025 Public OJK Institute
terkait Investment Fraud dan Green Financial Crime
Predator Biz Maret 2025 Inhouse GBG Plc
Predator Tech Maret 2025 Inhouse GBG Plc
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran J6 Maret 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Setelment Transaksi Pembayaran
Sertifikasi Kompketensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Maret 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 Maret 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Sustainability Accounting and Reporting in the Financial Services Maret 2025 Public OJK Institute
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Maret 2025 Inhouse Orbit Mitra Edukasi
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 Maret 2025 Inhouse Lentera Mulia Persada
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Maret 2025 Inhouse LSPP
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 Maret 2025 Inhouse LSPP
Bootcamp Data Analyst with Excel April 2025 Public DQ Lab
Consumer Loan Frontliners April 2025 Inhouse Internal
Credit Scoring April 2025 Public OJK Institute
Insurance Revolution : How AI is Transforming The Underwriting April 2025 Public OJK Institute
and Optimizing Business Processes
On Boarding New Hire 2025 April 2025 Inhouse Internal
OSCP Training PEN - 200: Penetration Testing with Kali Linux April 2025 Public Offsec
Pembekalan Sertifikasi Intern Auditor Jenjang 4 April 2025 Public IAIB
Sertifikasi Kompjetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Kertas Asing April 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Penukaran Valuta Asing dan Pembawaan Uang
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaraan Jenjang 5 April 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Uji Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 April 2025 Public SPI
Sub Bidang Setelmen Transaksi Tresuri
59 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 64
Nama Pelatihan/Training Title Waktu/ Jenis Pelatihan/ Penyelenggara/Organizer
Time Training Type
Talkshow Women's Leadership: Cultivating Future Leaders April 2025 Public LPPI
and Inspiring Risk Culture
Try-out sertifikasi MAPPI April 2025 Inhouse Internal
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 April 2025 Inhouse LSPP
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 April 2025 Inhouse LSPP
Workshop Identifikasi Transaksi Keuangan Mencurigakan April 2025 Public FKDKP
Coaching Clinic Pengamanan BI-Fast Batch II Mei 2025 Public Bank Indonesia
Customer Experience: Strategies for Success in Digital Era Mei 2025 Public OJK Institute
Idea Talks Volume 8 - Urgensi Transparansi Keuangan Hijau Mei 2025 Public OJK Institute
pada Lembaga Jasa Keuangan
Kolaborasi Mitigasi Risiko Siber Bersama Komdigi Mei 2025 Public PT Espay Debit Indonesia Koe (“DANA”)
Mitigate the Risks of Proxy War and Trade War for Indonesia Mei 2025 Public The Iconomics
On Boarding New Hire 2025 Mei 2025 Inhouse Internal
Pengiriman Informasi dan Data Perusahaan Mei 2025 Inhouse External
Penilaian Sendiri atas Kewajiban Penempatan Bukti Kepesertaan Mei 2025 Inhouse Compliance Teams
dan Informasi Penjaminanan LPS
Persiapan terkait Implementasi ISO 20022 oleh SWIFT Mei 2025 Public ASWIFTINDO
PL-300 Analyzing and Visualizing Data with Power BI Mei 2025 Public ExecuTrain
Refreshment Seritifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran SP Mei 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Jenjang 4 Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Mei 2025 Inhouse Lentera Mulia Persada
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Mei 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Stress Testing Evaluasi Recovery Plan Bank Mei 2025 Public PT. Sanadi Corp Indonesia
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Mei 2025 Inhouse Orbit Mitra Edukasi
Try-out sertifikasi MAPPI Mei 2025 Inhouse Internal
Uji Kompetensi Sertifikasi Auditor Jenjang 4 Mei 2025 Public LSPP
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Mei 2025 Inhouse LSPP
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 Mei 2025 Inhouse LSPP
Visualizing Your Data with Excel Dashboard Mei 2025 Public ExecuTrain
Webinar Efek Domino Tarif Trump: Ancaman atau Peluang Mei 2025 Public OJK Institute
bagi Ekonomi Indonesia
Workshop Identifikasi Banknotes Mei 2025 Public YAY Bakti BCA Learning Service
Certified Chief Information Security Officer With Exam Juni 2025 Public PT. Mitra Integrasi Informatika
CQI and IRCA Certified ISO/IEC 270001:2022 Lead Auditor Juni 2025 Public PT BSI Group Indonesia
Data Analysis For Internal Auditor Juni 2025 Public IIA Indonesia
Indonesia Industrial Relations Juni 2025 Public PMSM Indonesia
Intermediate Credit & Marketing Batch 7 Juni 2025 Inhouse Indonesia Institute of Management (IIM)
Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi Perlindungan Konsumen Juni 2025 Public OJK Institute
Sektor Keuangan Confirmation
On Boarding New Hire 2025 Juni 2025 Inhouse Internal
Operasional Perkasan, Koordinasi dan Kerjasama antar kasir/teller perbankan, Juni 2025 Public Bank Indonesia
dan evaluasi kegiatan perkasan semester I
Penerapan ICoFR Untuk Meningkatkan Integritas Laporan Keuangan Juni 2025 Public LPPI
dan Kepercayaan Publik
Pengiriman Informasi dan Data Perusahaan Juni 2025 Inhouse External
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Juni 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Juni 2025 Inhouse Lentera Mulia Persada
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Juni 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Juni 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 Juni 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Penukaran Valuta Asing dan Pembawaan Uang Kertas Asing
The Future of Cybersecurity: Threats, Challenges, and Innovations Juni 2025 Public OJK Institute
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Juni 2025 Inhouse Orbit Mitra Edukasi
Try-out sertifikasi MAPPI Juni 2025 Inhouse Internal
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Juni 2025 Inhouse LSPP
Accelerated Growth Certification Program - Coaching for Perfomance Juli 2025 Public PT. Cipta Kreasi Mahardika
Communication Frontliner Juli 2025 Inhouse Internal
Continuous Audit and Data Analytic Juli 2025 Public IIA Indonesia
CQI and IRCA Certified ISO/IEC 270001:2022 Lead Auditor Juli 2025 Public PT BSI Group Indonesia
Folder Management Juli 2025 Inhouse Internal
Grafonomy & Document Forgery Juli 2025 Inhouse Internal
Identifikasi Transaksi Keuangan Mencurigakan Juli 2025 Public FKDKP
dan Penentuan Indikasi Tindak Pidana Asal
Internal Control Over Financial Reporting ICOFR Juli 2025 Public Gemilang Training
Lead Auditor ISO 27001:2022 + Sertifikasi Juli 2025 Public BSI Indonesia
On Boarding New Hire 2025 Juli 2025 Inhouse Internal
PPN for Banking Juli 2025 Public PT. Triniti Solusi Kreatifindo
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Juli 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Setelmen Transaksi Tresuri
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 Juli 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Juli 2025 Inhouse Lentera Mulia Persada
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenajang 7 & Jenjang 6 Juli 2025 Inhouse Maisa Mitra Edukasi
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran J4 Juli 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 6 Juli 2025 Inhouse IBI BCC
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Sub Juli 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Bidang Penukaran Valuta Asing dan Pembawaan Uang Kertas Asing
60 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 65
Nama Pelatihan/Training Title Waktu/ Jenis Pelatihan/ Penyelenggara/Organizer
Time Training Type
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 Juli 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 Juli 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Setelmen Transaksi Trade Finance
Sharing Session Microsoft Excel Juli 2025 Inhouse Internal
Training for Trainer : Basic Facilitating Batch 1 Juli 2025 Inhouse Internal
Training for Trainer : Basic Facilitating Batch 2 Juli 2025 Inhouse Internal
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 Juli 2025 Inhouse Orbit Mitra Edukasi
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 Juli 2025 Inhouse LSPP
"Forum Diskusi Laporan Bank Umum Terintegrasi (LBUT)
Kelompok Informasi (KI) Harian" Agustus 2025 Public Bank Indonesia
2025 Social Engineering Red Flags Agustus 2025 Inhouse External
APU PPT PPPSPM Agustus 2025 Inhouse Internal
APU PPT PPPSPM Agustus 2025 Public FKDKP
CIPM (Certified Information Privacy Manager) Agustus 2025 Public IAPP (Asosiasi data pribadi internasional dari Uni Eropa / GDPR)
Communication Frontliner Agustus 2025 Inhouse Internal
CPA Bootcamp Agustus 2025 Public IAPI
Empowering the GRC Ecosystem to Drive Economic Growth Agustus 2025 Public OJK Institute
and National Resilience
Focus Group Discussion Pendalaman Instrumen OM SVBI Agustus 2025 Public Bank Indonesia
Folder Management Agustus 2025 Inhouse Internal
Memberantas Judi Online Demi Terwujudnya Indonesia yang Lebih Baik Agustus 2025 Public External
On Boarding New Hire 2025 Agustus 2025 Inhouse Internal
Pelatihan Standard Penampilan Frontliner Beauty Class Agustus 2025 Inhouse Azzura
Pembekalan Sertifikasi APU PPT PPPSPM J5 Agustus 2025 Public FKDKP
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Agustus 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Agustus 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 6 Agustus 2025 Inhouse IBI BCC
Sub Bidang Panukaran Valuta Asing dan Pembawaan Uanag Kertas Asing
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Agustus 2025 Inhouse Orbit Mitra Edukasi
Risk Governance Summit 2025 Agustus 2025 Public OJK Institute
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Agustus 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 Sub Agustus 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Bidang Setelmen Transaksi Trade Finance
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 Agustus 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengeloaan Transfer Dana
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 Agustus 2025 Inhouse IBI BCC
Sub Bidang Pengeloaan Uang Tunai
Value Creation By Cost Optimization and Leveraging Through AI Agustus 2025 Public Yayasan Pendidikan Indonesia Asia
Anti Fraud dan Whistleblower September 2025 Inhouse Internal
APU PPT PPPSPM September 2025 Inhouse Internal
Communication Frontliner September 2025 Inhouse Internal
CompTIA Security+ September 2025 Public Pt. Systech Global Informasi
Core Value Bank MAS September 2025 Inhouse Internal
On Boarding New Hire 2025 September 2025 Inhouse Internal
Pelatihan Standard Penampilan Frontliner Beauty Class September 2025 Inhouse Azzura
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 September 2025 Inhouse IBI BCC
Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 September 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 September 2025 Inhouse IBI BCC
Sub Bidang Penukaran Valuta Asing dan Pembawaan Uang Kertas Asing
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 September 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Penukaran Valuta Asing dan Pembawaan Uang Kertas Asing
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 September 2025 Inhouse IBI BCC
Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 September 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Reinforcement Core Value for Leader September 2025 Inhouse Internal
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 September 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Strengthening Core Values September 2025 Inhouse Internal
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 September 2025 Inhouse Lentera Mulia Persada
Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru: September 2025 Public OJK Institute
Strategi Identifikasi , Mitigasi, dan Penegakan Hukum
Uji Kompetensi Sertifikasi CPA September 2025 Public Universitas Tarumanegara
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 September 2025 Inhouse LSPP
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 September 2025 Inhouse LSPP
Core Value & Reinforcement for Leader September 2025 Inhouse Internal
Anti Fraud dan Whistleblower Oktober 2025 Inhouse Internal
Auditing Treasury Business Oktober 2025 Public Internal
Communication Frontliner Oktober 2025 Inhouse Internal
Internal Control Over Financial Reporting Oktober 2025 Public Internal
On Boarding New Hire 2025 Oktober 2025 Inhouse Internal
Pelatihan Standard Penampilan Frontliner Beauty Class Oktober 2025 Inhouse Azzura
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 Oktober 2025 Inhouse Lentera Mulia Persada
Refreshment Bank Garansi dan SKNDN POJK No 26 Tahun 2024 Oktober 2025 Public IBI BCC
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Oktober 2025 Inhouse Orbit Mitra Edukasi
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 & Jenjang 5 Oktober 2025 Inhouse Maisa Mitra Edukasi
Reinforcement Core Value Oktober 2025 Inhouse Internal
61 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 66
Nama Pelatihan/Training Title Waktu/ Jenis Pelatihan/ Penyelenggara/Organizer
Time Training Type
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 Oktober 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Training Excel MS 365 Dashboard Oktober 2025 Public Internal
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Oktober 2025 Inhouse Orbit Mitra Edukasi
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Oktober 2025 Inhouse LSPP
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 Oktober 2025 Inhouse LSPP
Anti Fraud dan Whistleblower November 2025 Inhouse Internal
Communication Frontliner November 2025 Inhouse Internal
Corporate Income Tax November 2025 Public Internal
Indentifikasi Transaksi Keuangan Mencurigakan November 2025 Public FKDKP
ITIL 4 Foundation November 2025 Public Internal
KPI Batch 1 November 2025 Inhouse Internal
KPI Batch 2 November 2025 Inhouse Internal
Microsoft 365 Administrator November 2025 Public Internal
On Boarding New Hire 2025 November 2025 Inhouse Internal
Pelatihan Standard Penampilan Frontliner Beauty Class November 2025 Inhouse Azzura
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 November 2025 Inhouse Lentera Mulia Persada
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 dan Jenjang 5 November 2025 Inhouse Maisa Mitra Edukasi
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 November 2025 Inhouse Orbit Mitra Edukasi
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 November 2025 Inhouse IBI BCC
Sub Bidang Pengelolaan Uang Tunai
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 November 2025 Inhouse PT. Pastika Praveena Bina Mandiri
Sub Bidang Pengelolaan Transfer Dana
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 4 November 2025 Inhouse IBI BCC
Pengelolaan Transfer Dana
Sertifikasi Kompetensi Sistem Pembayaran Jenjang 5 November 2025 Inhouse IBI BCC
Pengelolaan Transfer Dana
Strengthening Core Values November 2025 Inhouse Internal
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 November 2025 Inhouse Orbit Mitra Edukasi
Uji Sertifikasi APU PPT PPPSPM Jenjang 5 November 2025 Public LSPP
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 November 2025 Inhouse LSPP
Core Value & Reinforcement for Leader November 2025 Inhouse Internal
Advanced Risk Based Auditing Desember 2025 Public External
APU PPT PPPSPM Desember 2025 Inhouse Internal
Communication Frontliner Desember 2025 Inhouse Internal
IT Project Management Based on PMBOK Desember 2025 Public Internal
On Boarding New Hire 2025 Desember 2025 Inhouse Internal
Pelatihan Standard Penampilan Frontliner Beauty Class Desember 2025 Inhouse Azzura
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Desember 2025 Inhouse Orbit Mitra Edukasi
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 Desember 2025 Inhouse Maisa Mitra Edukasi
Perlindungan Data Diri Awareness Desember 2025 Public Internal
Preventing Workplace Harassment 101 Desember 2025 Public Internal
Uji Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 Desember 2025 Inhouse LSPP
Training ISMS Desember 2025 Public Internal
62 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 67
SERTIFIKASI KARYAWAN BANK MAS
BANK MAS EMPLOYEE CERTIFICATION
Sertifikasi Manajemen Risiko TOTAL Sertifikasi Treasury
Risk Management Certification TOTAL
Treasury Certification
Jenjang 4 / Level 4 336 Jenjang 5 / Level 5 2
Jenjang 5 / Level 5 93 Jenjang 6 / Level 6 2
Jenjang 6 / Level 6 24 Jenjang 7 / Level 7 2
Jenjang 7 / Level 7 6 JUMLAH / TOTAL 6
JUMLAH / TOTAL 459
Sertifikasi APU PPT PPPSPM TOTAL
APU PPT PPPSPM Certification
Jenjang 5 / Level 5 1
JUMLAH / TOTAL 1
Sistem Pembayaran dan Pelaksana Penyelia Pejabat
Pengelolaan Uang Rupiah Executor Supervisor Eksekutif
Payment System and Management of Rupiah Executives
Pengelolaan Transfer Dana / Fund Transfer Management 197 59 1
Penatausahaan Surat Berharga Nasabah / Customer Securities Administration 2 1 1
Pengelolaan Uang Tunai / Cash Management 94 57 1
Pemrosesan Transaksi Pembayaran / Payment Transaction Processing 10 1 1
Pembawaan Uang Kertas Asing / Transportation of Foreign Banknotes 161 53 1
Setelmen Transaksi Treasury / Treasury Transaction Settlement 22 1 1
Setelmen Pembayaran Transaksi Trade Finance / Trade Finance Transaction Settlement 5 1 1
TEKNOLOGI INFORMASI INFORMATION TECHNOLOGY
Memasuki tahun 2025, Bank MAS melanjutkan transformasi Entering 2025, Bank MAS continued its Information
Teknologi Informasi dengan pendekatan yang lebih strategis, Technology transformation with a more strategic,
terukur, dan berorientasi pada ketahanan jangka panjang. measurable, and long-term resilience-oriented approach.
Jika tahun 2024 menjadi fondasi penguatan digital melalui While 2024 served as the foundation for strengthening
peluncuran Bebas by Bank MAS dan modernisasi digital capabilities through the launch of Bebas by Bank
infrastruktur, maka tahun 2025 menjadi fase akselerasi dan MAS and infrastructure modernization, 2025 marked the
penguatan berkelanjutan. phase of acceleration and continuous reinforcement.
Di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman siber dan Amid the increasing complexity of cyber threats and the
dinamika regulasi industri keuangan, Bank MAS memperkuat evolving regulatory landscape in the financial services
tata kelola keamanan informasi dengan pendekatan yang industry, Bank MAS strengthened its information security
lebih proaktif dan berbasis risiko. Implementasi kontrol governance through a more proactive and risk-based
keamanan tidak lagi hanya bersifat protektif, tetapi juga approach. The implementation of security controls is no
preventif dan adaptif. longer solely protective, but also preventive and adaptive.
63 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 68
Penguatan monitoring keamanan secara real-time, Strengthening real-time security monitoring, enhancing
peningkatan kapabilitas deteksi ancaman, serta penguatan threat detection capabilities, and improving incident response
mekanisme respons insiden menjadi fokus utama sepanjang mechanisms became key focuses throughout 2025. Bank
2025. Bank MAS juga terus memastikan kepatuhan terhadap MAS also continues to ensure compliance with international
standar internasional ISO 27001:2022 serta regulasi standards such as ISO 27001:2022 and applicable personal
perlindungan data pribadi yang berlaku, guna menjaga data protection regulations, in order to maintain the trust of
kepercayaan nasabah dan mitra bisnis. customers and business partners.
Setelah sukses diluncurkan pada 2024, aplikasi BEBAS by Following its successful launch in 2024, the BEBAS by
Bank MAS memasuki fase penguatan dan ekspansi fitur di Bank MAS application entered a phase of enhancement
tahun 2025. Fokus pengembangan diarahkan pada: and feature expansion in 2025. Development efforts were
• Peningkatan stabilitas da n performa aplikasi focused on:
• Penambahan fitur transaksi dan layanan digital yang • Improving application stability and performance
lebih komprehensif • Adding more comprehensive digital transaction and
• Optimalisasi user experience untuk meningkatkan service features
kenyamanan dan loyalitas nasabah • Optimizing user experience to increase customer
• Integrasi layanan tambahan melalui open API dan convenience and loyalty
kolaborasi strategis • Integrating additional services through open APIs and
BEBAS tidak hanya menjadi kanal transaksi, tetapi strategic collaborations
berkembang menjadi platform digital utama Bank MAS yang The BEBAS application has evolved beyond merely serving
mendukung gaya hidup finansial nasabah secara lebih as a transaction channel and is now developing into the
terintegrasi. primary digital platform of Bank MAS, supporting customers’
financial lifestyles in a more integrated manner.
Di tahun 2025, transformasi TI juga difokuskan pada efisiensi
biaya operasional tanpa mengurangi kualitas layanan. In 2025, the Bank’s IT transformation also focused on
Optimalisasi kapasitas cloud, konsolidasi sistem, serta improving operational cost efficiency without compromising
peningkatan otomatisasi proses operasional dilakukan untuk service quality. Efforts included cloud capacity optimization,
menekan biaya infrastruktur dan meningkatkan produktivitas. system consolidation, and increased automation of
Strategi ini memungkinkan Bank MAS mempertahankan operational processes to reduce infrastructure costs while
tingkat layanan yang tinggi dengan struktur biaya yang enhancing productivity. This strategy enables Bank MAS
lebih efisien dan berkelanjutan. Pendekatan ini selaras to maintain high service levels with a more efficient and
den gan komitmen perusahaan d ala m menjaga sustainable cost structure. The approach aligns with the
keseimbangan antara inovasi, keamanan, dan efisiensi. Bank’s commitment to maintaining a balance between
innovation, security, and efficiency.
Bank MAS juga terus memperkuat kapabilitas internal
melalui pengembangan talenta TI, peningkatan kompetensi Bank MAS also continues to strengthen its internal
di bidang keamanan siber, pengembangan aplikasi, serta capabilities through the development of IT talent and the
tata kelola teknologi berbasis best practice. Kolaborasi enhancement of competencies in cybersecurity, application
antara tim internal dan mitra strategis difokuskan pada development, and technology governance based on best
transfer knowledge dan peningkatan kemandirian teknologi. practices. Collaboration between internal teams and strategic
partners is focused on knowledge transfer and increasing
Dengan langkah-langkah tersebut, transformasi TI Bank technological independence.
MAS di tahun 2025 tidak hanya berorientasi pada Through these initiatives, Bank MAS’s IT transformation in
pertumbuhan digital, tetapi juga pada ketahanan sistem, 2025 is not only oriented toward digital growth, but also
kepercayaan nasabah, dan keberlanjutan operasional. toward system resilience, customer trust, and operational
sustainability.
Melalui strategi yang terintegrasi dan disiplin eksekusi yang
kuat, Bank MAS semakin siap menghadapi dinamika industri With an integrated strategy and strong execution discipline,
perbankan digital dan terus berkomitmen untuk memberikan Bank MAS is increasingly well-prepared to face the evolving
layanan yang aman, andal, dan bernilai tambah bagi seluruh dynamics of the digital banking industry, while continuing
pemangku kepentingan. its commitment to delivering secure, reliable, and value-
added services for all stakeholders.
64 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 69
Tinjauan Keuangan
Financial Overview
TOTAL ASET TOTAL ASSETS
Ekonomi nasional di tahun 2025 kembali dapat bertumbuh The national economy in 2025 recorded growth of 5.11%,
sebesar 5,11%, di tengah kondisi yang sarat dengan despite a global environment marked by uncertainty and
ketidakpastian dan ekonomi global yang terus bergerak continuously evolving economic dynamics. This achievement
dinamis. Pencapaian ini ditopang kuatnya permintaan was supported by strong domestic demand, robust
domestik, investasi yang tumbuh tinggi, serta belanja investment growth, and optimal government spending.
Pemerintah yang optimal.
Tetap kuatnya pertumbuhan perekonomian nasional di The sustained growth of the national economy throughout
sepanjang 2025, menjadi pondasi kokoh bagi pertumbuhan 2025 provided a solid foundation for the growth of Bank
Bank MAS yang hingga akhir 2025 mengalami pertumbuhan MAS, which recorded asset growth of 14.59% by the end
aset sebesar 14,59%. Pertumbuhan DPK sebesar 16,40% of the year. The 16.40% increase in Third-Party Funds
menjadi penopang pertumbuhan aset Bank MAS di 2025. (TPF) served as a key driver supporting the Bank’s asset
Kepercayaan masyarakat yang tinggi dan pengembangan growth in 2025. High public trust and the development of
produk digital banking mengambil peranan penting bagi digital banking products also played an important role in
pertumbuhan DPK Bank MAS. driving the growth of Bank MAS’s TPF.
DANA PIHAK KETIGA (DPK) THIRD-PARTY FUNDS (TPF)
Pada tahun 2025 BI mengambil kebijakan penurunan suku In 2025, Bank Indonesia implemented three interest rate
bunga sebanyak 3 kali, dari 5,75% pada awal tahun ke cuts, lowering the benchmark rate from 5.75% at the
5,25% pada pertengahan tahun dan ditutup menjadi 4,75% beginning of the year, to 5.25% in mid-year, and further to
menjelang akhir tahun. Kebijakan penurunan suku bunga 4.75% toward the end of the year. This policy was expected
yang diambil oleh Bank Indonesia, diharapkan dapat to encourage higher credit distribution in order to support
meningkatkan penyaluran kredit guna mendorong stronger economic growth.
pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.
Bank Indonesia melaporkan Penghimpunan Dana Pihak Bank Indonesia reported that the banking sector’s Third-
Ketiga (DPK) perbankan menunjukkan penguatan pada Party Funds (TPF) collection strengthened toward the end
penghujung 2025, yang mana total DPK tercatat mencapai of 2025, with total TPF reaching IDR9,467.6 trillion,
Rp 9.467,6 triliun, tumbuh 10,4% secara tahunan (year on representing 10.4% year-on-year (YoY) growth. This growth
year/YoY). Pertumbuhan DPK tersebut terutama didorong was primarily driven by the strong performance of demand
oleh kinerja giro yang berjangka tumbuh cukup kuat sebesar deposits, which grew 18.6% YoY, while time deposits
18,6% YoY dan simpanan berjangka tumbuh 5,6% YoY. increased by 5.6% YoY.
(Dalam Jutaan Rupiah) in million Rupiah
Simpanan 2025 2024 Pertumbuhan
Funding Growth
Giro / Current Account 8.364.313 5.683.291 47,17%
Tabungan / Savings 2.623.831 2.246.221 16,81%
Deposito / Time Deposit 17.593.220 16.624.498 5,83%
TOTAL / TOTAL 28.581.364 24.554.010 16,40%
65 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 70
Seiring dengan pertumbuhan DPK perbankan nasional, In line with the growth of TPF in the national banking sector,
DPK Bank MAS di tahun 2025 juga mengalami pertumbuhan Bank MAS’s TPF also recorded significant growth of 16.40%
yang signifikan yaitu sebesar 16,40%. Pertumbuhan DPK in 2025. This growth was supported by increases in current
Bank MAS juga dipicu oleh pertumbuhan pada sisi giro accounts (giro) and time deposits. Current accounts recorded
serta pertumbuhan dana deposito. Pertumbuhan giro the highest growth at 47.17%, followed by savings deposits,
mengalami pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 47,17%, which grew 16.81%, and time deposits, which increased
diikuti oleh pertumbuhan tabungan sebesar 16,81%, dan by 5.83%.
deposito yang bertumbuh sebesar 5,83%.
Dana deposito masih menjadi porsi terbesar dari keseluruhan Time deposits still represent the largest portion of total TPF.
Dana Pihak Ketiga (DPK). Namun pertumbuhan yang besar However, the strong growth in current accounts has improved
pada dana giro menyebabkan adanya perbaikan pada the overall composition of TPF. By the end of 2025, the
komposisi DPK, sehingga komposisi DPK pada akhir 2025 TPF composition consisted of 61.55% time deposits, 29.26%
menjadi 61,55% diisi dana deposito, 29,26% merupakan current accounts, and the remaining 9.18% savings deposits.
dana giro serta sisanya 9,18% berupa dana tabungan.
KREDIT YANG DIBERIKAN LOANS
Pertumbuhan kredit perbankan nasional di tahun 2025 The growth of national banking credit in 2025 slowed to
melambat menjadi 9,69% secara tahunan (yoy), bila 9.69% year-on-year (YoY), compared with 10.39% in 2024.
dibandingkan dengan posisi pada 2024 sebesar 10,39%. Investment loans recorded strong growth of 21.06% YoY,
Kredit investasi menunjukkan pertumbuhan kuat sebesar while working capital loans and consumer loans grew more
21,06% tahunan, sedangkan pertumbuhan kredit modal modestly at 4.52% and 6.58%, respectively. Bank Indonesia’s
kerja dan kredit konsumsi hanya mencapai masing-masing policy of lowering interest rates helped support the growth
4,52% dan 6,58%. Kebijakan Bank Indonesia untuk of banking credit nationwide.
menurunkan suku bunga mampu memberi dorongan bagi
pertumbuhan kredit perbankan nasional.
Meskipun terjadi perlambatan pada peningkatan kredit Despite the slowdown in national banking credit growth,
perbankan nasional, Bank MAS dapat menghasilkan Bank MAS managed to record credit growth of 15.34%,
pertumbuhan kredit sebesar 15,34% atau berada di atas exceeding the average growth of the national banking
rata-rata pertumbuhan kredit perbankan nasional. Hingga sector. By the end of 2025, Bank MAS’s total loan
akhir 2025 penyaluran kredit Bank MAS mencapai angka disbursement reached IDR13.82 trillion, compared with
Rp 13,82 Triliun dari Rp 11,98 Triliun pada 2024. Peningkatan IDR11.98 trillion in 2024. Growth was also reflected in
juga nampak pada pertumbuhan kredit UMKM yang MSME lending, which increased to IDR3.94 trillion in 2025
mencapai Rp 3,94 Triliun pada 2025 dari Rp 3,22 Triliun from IDR3.22 trillion in 2024, representing 22.26% growth.
atau bertumbuh sebesar 22,26%, yang menunjukan bahwa This indicates that the MSME sector continues to receive
sektor UMKM juga mendapat perhatian dari Bank MAS significant attention from Bank MAS in its lending activities.
dalam kegiatan penyaluran kreditnya.
(Dalam Jutaan Rupiah) in Million Rupiah
2025 2024 Pertumbuhan
Growth
Kredit / Loans 13.823.462 11.984.931 15,34%
Pendapatan Bunga / 1.951.455 1.797.238 8,58%
Interest Income
NPL bruto / NPL brutto 2,52% 3,25% (0,73%)
NPL net / NPL Nett 1,07% 1,68% (0,61%)
66 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 71
KOLEKTIBILITAS KREDIT CREDIT COLLECTIBILITY
Pada 2025 industri perbankan nasional mengalami In 2025, the national banking industry experienced a decline
penurunan kualitas kredit, khususnya pada pinjaman ritel, in credit quality, particularly in retail lending, including both
baik UMKM maupun konsumen. Kondisi ini menuntut MSME and consumer loans. This condition required banks
perbankan untuk lebih selektif dalam meyalurkan kreditnya to be more selective in extending credit and to implement
dan menerapkan mitigasi risiko dan sistem peringatan dini stronger risk mitigation measures and early warning systems.
yang kuat.
Dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian secara ketat By strictly adhering to the prudential principle in its lending
dalam menyalurkan kredit, pertumbuhan kredit Bank MAS activities, Bank MAS was able to achieve credit growth in
di tahun 2025 dibarengi dengan adanya perbaikan dalam 2025 while simultaneously improving credit quality. The
kualitas kredit. Rasio NPL Bruto mengalami penurunan, Gross NPL ratio decreased from 3.25% in 2024 to 2.52%
dari NPL Bruto 3,25% di tahun 2024 menjadi 2,52% di akhir at the end of 2025. Meanwhile, the Net NPL ratio declined
tahun 2025. Sedangkan NPL Net menurun dari NPL Net from 1.68% in 2024 to 1.07% in 2025.
1,68% di tahun 2024 menjadi 1,07% di tahun 2025.
Kredit restrukturisasi juga mengalami penurunan, dari Rp Restructured loans also decreased from IDR597.27 billion
597,27 Miliar di tahun 2024 (4,98% dari total kredit) menjadi in 2024 (4.98% of total loans) to IDR499.10 billion by the
Rp 499,10 Miliar di akhir 2025 (3,61% dari total kredit). Dan end of 2025 (3.61% of total loans). In addition, during 2025,
selama tahun 2025, Bank MAS telah melakukan penjualan Bank MAS successfully carried out the sale of foreclosed
AYDA sebanyak Rp 171,28 Miliar. assets (AYDA) amounting to IDR171.28 billion.
LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR) LOAN TO DEPOSIT RATIO (LDR)
Penyaluran kredit pada tahun 2025 bergerak positif dengan Credit disbursement in 2025 showed positive growth,
bertumbuh sebesar Rp 1,84 Triliun atau bertumbuh 15,34%. increasing by IDR1.84 trillion or 15.34%. However, this
Namun peningkatan kredit juga diikuti dengan peningkatan increase in lending was accompanied by a larger increase
DPK sebesar Rp 4,03 Triliun atau bertumbuh 16,40%. in Third-Party Funds (TPF), which rose by IDR4.03 trillion
Peningkatan jumlah nominal DPK yang lebih besar daripada or 16.40%. As the nominal growth of TPF exceeded that of
kredit menyebabkan rasio LDR mengalami sedikit penurunan credit, the Loan to Deposit Ratio (LDR) experienced a slight
dari 48,81% di 2024 menjadi 48,37% di 2025. decline from 48.81% in 2024 to 48.37% in 2025.
KEBIJAKAN RASIO PEMBIAYAAN INKLUSIF MACROPRUDENTIAL INCLUSIVE FINANCING
MAKROPRUDENSIAL (RPIM) RATIO (RPIM) POLICY
Dukungan terhadap keberlanjutan UMKM ditandai dengan Support for the sustainability of the MSME sector is reflected
peningkatan penyaluran kredit Bank MAS pada sektor ini, in the increased credit distribution by Bank MAS to this
yang mana jumlahnya meningkat menjadi Rp 3,94 Triliun segment. MSME lending rose to IDR3.94 trillion in 2025,
dari Rp 3,22 Triliun di tahun 2024. Toko-toko dan warung- compared to IDR3.22 trillion in 2024. Retail outlets and
warung dalam jaringan distribusi WINGS Group adalah small shops within the WINGS Group distribution network
pasar yang menjadi sasaran penyaluran kredit UMKM Bank represent a key market for Bank MAS’s MSME lending. By
MAS. Dengan memanfaatkan produk digital, penyaluran leveraging digital products, credit distribution can reach a
kredit memiliki jangkauan yang lebih luas dengan proses wider customer base with a faster process. By the end of
yang lebih cepat sehingga pada akhir tahun 2025 total 2025, total credit disbursed through digital products reached
penyaluran kredit melalui produk digital mencapai Rp 1,13 IDR1.13 trillion, serving 17,393 borrowers, compared to
Triliun sebanyak 17.393 debitur, dari Rp 520,79 Miliar IDR520.79 billion distributed to 8,371 borrowers in the
d e n g a n 8 .3 71 d eb it u r di ta h un se be lu m n ya . previous year.
Bank MAS juga melakukan investasi pada obligasi yang Bank MAS also invested in bonds that support sustainable
mendukung aktivitas usaha berkelanjutan, yang jumlah nya business activities, totaling IDR 766.90 billion in 2025. As
mencapai Rp 766,90 Miliar di tahun 2025. Sehingga rasio a result, the RPIM ratio reached 34.05% at the end of 2025,
RPIM mencapai 34,05% pada akhir 2025 mengalami representing an increase compared to 33.33% in 2024.
peningkatan bila dibandingkan tahun 2024 sebesar 33,33%.
67 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 72
Penyaluran Kredit berdasarkan Jenis Kredit Credit Disbursement by Type of Credit
(dalam jutaan Rp) / (in million Rp)
Jenis Kredit / Loan Type 2025 2024 Pertumbuhan / Growth
Modal Kerja / Working Capital
Rupiah / Rupiah
• Pihak Berelasi / Related Parties 200.545 166.423 34.122
• Pihak Tidak Berelasi / Non-Related Parties 9.600.491 8.203.783 1.396.708
Valas / Valas
• Pihak Berelasi / Related Parties 116.725 193.140 (76.415)
• Pihak Tidak Berelasi / Non-Related Parties 39.428 43.569 (4.141)
Investasi / Investment
Rupiah / Rupiah
• Pihak Berelasi / Related Parties 19.483 12.049 7.434
• Pihak Tidak Berelasi / Non-Related Parties 3.712.261 3.205.910 506.351
Valas / Valas
• Pihak Berelasi / Related Parties - - -
• Pihak Tidak Berelasi / Non-Related Parties - 719 (719)
Konsumsi / Consumer
• Pihak Berelasi / Related Parties 4.795 1.737 3.058
• Pihak Tidak Berelasi / Non-Related Parties 129.734 157.601 (27.867)
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai / (246.609) (234.788) (11.821)
Provision for Impairment Losses
Total Kredit - CKPN 13.576.852 11.750.143 1.826.709
Total Loans - Provision for Impairment Losses
KREDIT KEPADA PIHAK BERELASI LOANS TO RELATED PARTIES
Bank MAS juga melakukan transaksi dengan pihak berelasi Bank MAS also conducts transactions with related parties,
yang mana transaksi afiliasi/pihak berelasi dilaksanakan where affiliated/related party transactions are carried out
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum. Jumlah in accordance with generally accepted business practices.
kredit yang disalurkan pada pihak berelasi mengalami The amount of credit extended to related parties increased
peningkatan bila dibandingkan dengan posisi tahun 2024. compared to the 2024 position in terms of proportion of
Jumlah kredit yang disalurkan kepada pihak berelasi hingga total lending. As of the end of 2025, loans extended to
akhir tahun 2025 adalah sebesar Rp 341,55 Miliar atau related parties amounted to IDR341.55 billion, representing
sebesar 2,47% dari total penyaluran kredit pada tahun 2.47% of total credit disbursement in 2025. In nominal
2025. Angka ini menurun dari sebesar Rp 373,35 Miliar di terms, this figure decreased from IDR373.35 billion in 2024,
tahun 2024, atau menurun 8,52%. reflecting a 8.52% decline.
PENYALURAN KREDIT BERDASARKAN CREDIT DISTRIBUTION BY ECONOMIC
SEKTOR EKONOMI SECTOR
Dari total keseluruhan penyaluran kredit, sektor perdagangan Of the total credit disbursed, the trade sector accounted for
menjadi bagian terbesar dalam pendistribusian kredit yang the largest share, representing 44.89% of total loans. The
mencapai 44,89% dari total kredit. Sektor industri pengolahan manufacturing sector ranked second, receiving 22.59% of
menempati urutan kedua yang mendapatkan porsi the Bank’s credit distribution. In extending credit, Bank MAS
penyaluran kredit sebesar 22,59%. Dalam menyalurkan avoids sectors that remain vulnerable to economic volatility
kreditnya, Bank MAS menghindari sektor-sektor yang masih and instead distributes credit across various sectors. This
rawan terhadap dinamika gejolak ekonomi, dan strategy helps ensure that risks are more diversified and
mendistribusikannya ke berbagai sektor sehingga risiko not concentrated in a particular sector.
yang ada lebih tersebar, dan tidak terpusat pada sektor
tertentu.
68 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 73
Penyaluran Kredit berdasarkan Sektor Ekonomi / Credit Disbursement based on the Economic Sector
(dalam jutaan Rp.) / in Million Rp
Jenis Kredit / Loan Type 2025 2024 Pertumbuhan / Growth
Perdagangan Besar dan Eceran / 6.205.153 5.130.090 1.075.063
Wholesale and Retail Trading
Industri Pengolahan / Manufacturing 3.123.066 2.993.465 129.601
Transportasi, pergudangan dan komunikasi / 696.672 620.571 76.101
Transportation, warehousing and communication
Real estat, usaha persewaan, dan perusahaan jasa / 1.602.706 1.376.053 226.654
Real estate, leasing companies and service companies
Jasa Kesehatan dan kegiatan sosial/Health and social services 376.812 324.961 51.851
Konstruksi/Constructions 512.145 448.851 63.294
Penyediaan akomodasi dan makan minum / 532.306 426.669 105.637
Accomodation, and food and beverages providers
Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan / 284.752 291.677 (6.925)
Agriculture, hunting and forestry
Perantara Keuangan / Financial intermediaries 277.613 166.240 111.373
Rumah tangga / households 133.940 157.781 (23.841)
Jasa kemasyarakatan, sosial budaya, hiburan dan
perorangan lainnya / Community services, social culture 16.316 14.686 1.630
entertainment and other individual services
Listrik, gas dan air / Electricity, gas and water 59.891 32.329 27.562
Lain-lain / Others 2.088 1.557 531
Jumlah / Total 13.823.462 11.984.931 1.838.531
Dikurangi / Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai / (246.609) (234.788) (11.821)
Allowance for impairment losses
Jumlah-bersih / Total-net 13.576.852 11.750.143 1.826.709
Kondisi perekonomian yang membaik mendorong Improving economic conditions also supported the growth
pertumbuhan kredit modal kerja sebesar 15,69%, sedangkan of working capital loans, which increased by 15.69%, while
kredit investasi bertumbuh 15,94%. Kredit modal kerja per investment loans grew by 15.94%. By the end of 2025,
akhir 2025 adalah sebesar 72,03% dari total penyaluran working capital loans accounted for 72.03% of total credit
kredit atau mengambil porsi terbesar dalam penyaluran disbursement, representing the largest portion of the Bank’s
kredit, lalu kredit investasi mengambil porsi sebesar 27,00% lending portfolio. This was followed by investment loans at
dan kredit konsumsi 0,97%. Penyaluran kredit dengan 27.00%, and consumer loans at 0.97%. Credit disbursement
memanfaatkan kanal digital menunjukkan adanya hasil through digital channels also showed encouraging results.
yang menggembirakan, yang mana pada tahun 2025 In 2025, a total of IDR 1.13 trillion in loans was distributed
sebesar Rp 1,13 Triliun telah disalurkan melalui kanal digital, through digital channels, representing an increase of
atau meningkat 116,86% dibandingkan dengan perolehan 116.86% compared to the previous year.
angka sebelumnya.
BATAS MAKSIMUM PEMBERIAN KREDIT Legal Lending Limit (LLL)
(BMPK)
Bank MAS senantiasa memperhatikan ketentuan perbankan Bank MAS consistently complies with applicable banking
yang berlaku dalam proses penyaluran kredit, seturut regulations in its lending activities, in line with the
pelaksanaan Tata kelola Perusahaan yang baik. Selama implementation of Good Corporate Governance. Throughout
tahun 2025, Bank MAS selalu mengawasi agar tidak terjadi 2025, Bank MAS maintained strict oversight to prevent any
pelanggaran maupun pelampauan terhadap BMPK. Di violations or breaches of the Legal Lending Limit (BMPK).
tahun 2025, BMPK Bank MAS tercatat sebesar 5,53%, In 2025, Bank MAS’s Legal Lending Limit (BMPK) was
yang masih dibawah ketentuan OJK sebesar 10%. recorded at 5.53%, which remains below the Financial
Sedangkan kredit yang disalurkan kepada pihak yang tidak Services Authority (OJK) threshold of 10%. Meanwhile,
berelasi adalah sejumlah Rp 13,48 Triliun. loans extended to non-related parties amounted to IDR
13.48 trillion.
69 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 74
BATAS MAKSIMUM PEMBERIAN KREDIT (BMPK) /LEGAL LENDING LIMIT (dalam jutaan Rp.) / in million Rp
% 2025 2024
Modal Bank / Bank Capital 4.142.672 3.891.984
Berelasi / Related Parties 10% 414.267 389.198
Tidak Berelasi / Non Related Parties 20% - -
Obligor (1 kelompok peminjam) 25% 1.035.668 972.996
tidak berelasi / Obligor Non Related Parties
Selama tahun 2025 tidak terdapat pelanggaran atau Throughout 2025, there were no violations or breaches of
pelampauan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). the Legal Lending Limit (BMPK).
PENGHAPUSBUKUAN KREDIT LOAN WRITE-OFFS
Pada tahun 2025 Bank MAS melakukan penghapusbukuan In 2025, Bank MAS recorded loan write-offs amounting to
kredit sebesar Rp 10,05 Miliar dari pokok pinjaman, IDR 10.05 billion of outstanding principal, related to debtors
sehubungan dengan debitur yang tidak lagi mampu who were no longer able to fulfill their repayment obligations.
menyelesaikan kewajibannya.
CADANGAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT LOSSES
(CKPN) (CKPN)
Untuk mengantisipasi potensi risiko kredit, Bank MAS telah To anticipate potential credit risk, Bank MAS has established
membentuk CKPN kredit sebesar Rp 246,61 Miliar, yang an Allowance for Impairment Losses (CKPN) for loans
jumlahnya sedikit meningkat bila dibandingkan tahun 2024 amounting to IDR246.61 billion. This figure slightly increased
yaitu sebesar Rp 234,79 Miliar. Pembentukan CKPN ini compared to IDR234.79 billion in 2024. The establishment
dinilai mampu untuk mengantisipasi risiko penurunan kualitas of this CKPN is considered sufficient to anticipate potential
aset di masa mendatang, dengan demikian memperkuat asset quality deterioration in the future, thereby strengthening
mitigasi risiko Bank. the Bank’s risk mitigation.
PENEMPATAN SURAT BERHARGA INVESTMENT IN SECURITIES
Bank MAS memiliki portofolio surat berharga sebagai bentuk Bank MAS maintains a securities portfolio as an investment
investasi dari ekses dana yang terkumpul dalam DPK yang for excess funds collected from Third-Party Funds (TPF)
belum tersalurkan sebagai kredit. Penempatan surat that have not yet been channeled into loans. Investments
berharga dilakukan pada instrumen yang relatif minim risiko in securities are placed in relatively low-risk instruments,
yaitu pada surat berharga pemerintah maupun swasta yang including government and high-quality corporate securities.
berisiko rendah. Penempatan dilakukan dengan menjaga These placements are managed while maintaining adequate
posisi likuiditas yang memadai sekaligus memantau liquidity levels and monitoring the balance between short-
keseimbangan antara kewajiban jangka pendek dengan term liabilities and the availability of short-term funds. The
ketersediaan dana jangka pendek yang dimiliki. Pemantauan securities portfolio is monitored daily to anticipate market
akan surat berharga dilakukan harian untuk mengantisipasi risks by closely observing movements in securities
risiko pasar dengan memperhatikan pergerakan nilai surat valuations.
berharga.
Penempatan surat berharga pada Bank Indonesia dan Placements in Bank Indonesia and the government securities
pemerintah dilakukan sebesar Rp 11,15 Triliun, dan amounted to IDR 11.15 trillion, while placements in corporate
penempatan surat berharga pada korporasi sebesar Rp. securities totaled IDR 1.13 trillion, consisting of liquid and
1,13 Triliun yang likuid dan aman. Sebagian berupa portfolio secure instruments. A portion of the portfolio is classified
yang siap dijual bilamana dibutuhkan yaitu sebesar Rp. as available-for-sale securities, amounting to IDR 7.47
7,47 Triliun. Sebagian lagi dana yang belum terpakai dalam trillion, which can be liquidated if needed. Meanwhile, funds
jangka panjang ditempatkan pada surat berharga yang not required in the long term are invested in held-to-maturity
dipegang sampai jatuh tempo. securities.
70 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 75
Bank MAS menempatkan surat berharga dalam bentuk Bank MAS also invests in sustainable securities (green
surat berharga berkelanjutan (green bond), untuk bonds) to support financing for environmentally friendly
mendukung pembiayaan kegiatan yang secara khusus projects, such as renewable energy, energy efficiency, and
membiayai proyek-proyek ramah lingkungan, seperti energi clean transportation initiatives. By the end of 2025, Bank
terbarukan, efisiensi energi, dan transportasi bersih. Pada MAS had invested IDR 251 billion in green bonds, supporting
akhir 2025 Bank MAS telah menempatkan surat berharga the transition toward a low-carbon economy and sustainable
berkelanjutan (green bond) senilai Rp 251 Miliar yang development.
bertujuan mendukung transisi menuju ekonomi rendah
karbon dan keberlanjutan.
ALAT LIKUID LIQUID ASSETS
The availability of liquid assets is consistently maintained
Ketersediaan alat likuid selalu terjaga untuk menjaga
to ensure the Bank’s liquidity position remains sound. In
likuiditas Bank. Rasio Alat likuid/Dana Pihak Ketiga pada 2025, the ratio of Liquid Assets to Third-Party Funds (LA/TPF)
tahun 2025 adalah sebesar 44,88% dan Alat Likuid/ Non stood at 44.88%, while the ratio of Liquid Assets to Non-
Core Deposit sebesar 253,72%. Angka tersebut melampaui Core Deposits (LA/NCD) reached 253.72%. Both ratios
significantly exceeded the regulatory requirements set by
ketentuan BI dan OJK untuk alat likuid yaitu sebesar 10%
Bank Indonesia (BI) and the Financial Services Authority
(AL/DPK) dan sebesar 50,00% (AL/NCD). Surat berharga (OJK), which stipulate minimum thresholds of 10% for
pemerintah dan penempatan pada Bank Indonesia dipilih LA/TPF and 50% for LA/NCD. Government securities and
sebagai instrument penempatan karena alat likuid tersebut placements with Bank Indonesia are selected as key
instruments for liquid asset placement due to their low-risk
minim risiko, dan berfungsi sebagai buffer alat likuid yang profile. These instruments also function as a liquidity buffer,
diperlukan dalam mengelola kebutuhan likuiditas Bank. enabling the Bank to effectively manage its liquidity needs.
AKTIVA PRODUKTIF EARNING ASSETS
Secara umum pemerintah Indonesia berhasil menjaga In general, the Indonesian Government has successfully
stabilitas sistem keuangan dan mendorong adanya maintained the stability of the financial system while
pertumbuhan ekonomi. Kondisi ini dapat dimanfaatkan oleh encouraging economic growth. This condition has enabled
Bank MAS untuk bertumbuh baik dari sisi pendanaan Bank MAS to grow both in terms of funding and the collection
maupun pengumpulan DPK, yang dapat bertumbuh di atas of Third-Party Funds (TPF), achieving growth above the
r ata-rata pertumbuhan perbankan nasional. average growth of the national banking industry.
Pos-pos pada aktiva produktif mengalami peningkatan Components of earning assets increased in line with the
seiring dengan adanya peningkatan pada penyaluran kredit growth in loan disbursement and TPF collection. Accounts
dan pertumbuhan DPK. Pos-pos seperti simpanan pada such as placements with Bank Indonesia, placements with
Bank Indonesia, maupun pada Bank lainnya atau juga other banks, and investments in bonds increased as a result
dalam bentuk Obligasi Dana mengalami peningkatan of excess TPF funds that had not yet been fully channeled
sebagai dampak dari adanya ekses dana DPK yang belum into loans.
tersalurkan seluruhnya sebagai kredit.
Kualitas aset yang sehat senantiasa menjadi fokus perhatian Maintaining healthy asset quality remains a key priority, as
mengingat aset yang berkualitas akan menjadi penopang high-quality assets provide a strong foundation for the
yang kuat bagi perkembangan bisnis bank secara Bank’s sustainable business growth. The Bank manages
berkelanjutan. Pengelolaan aset Bank dilakukan dengan its assets by prioritizing prudential principles, while taking
me ng ede pa n k an p rinsip keha ti -ha tia n d eng an into account various factors such as money market
memperhatikan berbagai aspek seperti fluktuasi pasar fluctuations, interest rate movements, exchange rate
uang, tingkat suku bunga, nilai tukar, dan situasi ekonomi dynamics, and the highly dynamic global economic
global yang sangat dinamis. environment.
71 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 76
Aset Produktif / Productive Assets
(dalam jutaan Rp.) / in Million Rp
Aset Produktif / Productive Assets 2025 2024 Pertumbuhan / Growth
Obligasi / Obligation 12.278.106 10.350.667 1.927.439
Sertifikat Bank Indonesia & SDBI / - - -
Bank Indonesia Certificate & SDBI
Penempatan pada Bank Indonesia / 4.537.571 3.554.078 983.493
Placement with Bank Indonesia
Penempatan pada Bank Lain / 1.128.478 1.047.150 81.328
Placement with Other Banks
Tagihan Spot dan Derivatif / 48 664 (616)
Spot and Derivative Claims
Reverse Repo / 555.109 984.807 (429.698)
Reverse Repo
Tagihan Akseptasi / 10.816 14.186 (3.370)
Acceptance Bill
Kredit yang Diberikan / 13.823.462 11.984.931 1.838.531
Loans Extended
Rekening Administratif / 5.150.971 4.977.558 173.413
Administrative Account
Jumlah Aset Produktif / 37.484.561 32.914.041 4,570,520
Total Productive Assets
KOLEKTIBILITAS ASET PRODUKTIF EARNING ASSET COLLECTIBILITY
Kolektibilitas Aset Produktif / Earning Asset Collectibility
(dalam jutaan Rp.) / in Million Rp
Kolektibilitas / Collectibility 2025 2024 Pertumbuhan / Growth
Lancar / Current 36.904.778 32.234.571 4.670.207
Dalam Perhatian khusus / Special Mention 231.370 289.983 (58.613)
Kurang Lancar / Substandard 68.200 82.696 (14.496)
Diragukan / Doubtful 27.089 49.451 (22.362)
Macet / Loss 253.124 257.340 (4.216)
Jumlah Aset Produktif / Total Earning Assets 37.484.561 32.914.041 4.570.520
Kredit dengan kolektibilitas Lancar meningkat sejalan Loans with Current (Lancar) collectibility status increased
dengan adanya pertumbuhan penyaluran kredit. Untuk in line with the growth in credit disbursement. To maintain
menjaga kualitas aktiva maka dilakukan pemantauan secara the quality of earning assets, the Bank conducts close
seksama, dan dilakukan pembentukan cadangan untuk monitoring and establishes adequate reserves to anticipate
mengantisipasi kerugian yang mungkin timbul. potential losses that may arise.
EKUITAS EQUITY
Ekuitas mengalami pertumbuhan dengan adanya perolehan Equity increased as a result of the Bank recording a net
laba sebesar Rp 205,13 Miliar, sehingga ekuitas Bank MAS profit of IDR205.13 billion, bringing Bank MAS’s total equity
di tahun 2025 menjadi Rp 4,11 Triliun atau naik sebesar to IDR4.11 trillion in 2025. This represents a 5.40% increase
5,40% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp compared to IDR3.89 trillion in 2024.
3,89 Triliun.
72 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 77
KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR)
(KPMM)
Bank MAS telah memiliki Kewajiban Penyediaan Modal Bank MAS maintains an adequate Minimum Capital
Minimum yang memadai dan senantiasa menjaganya sesuai Adequacy Requirement (KPMM) and continuously ensures
dengan ketentuan regulator. Dengan adanya pertumbuhan compliance with regulatory provisions. With the growth in
penyaluran kredit, rasio CAR tahun 2025 menurun 0,85% credit disbursement, the CAR ratio in 2025 decreased
menjadi sebesar 22,75% dari sebelumnya rasio CAR tahun slightly by 0.85% to 22.75%, compared to 23.60% in 2024.
2024 sebesar 23,60%, yang jauh melebihi 8,00% sebagai Nevertheless, this level remains well above the minimum
batasan minimum yang ditetapkan regulator. Permodalan regulatory requirement of 8.00%. Strong capital is essential
yang kuat dibutuhkan untuk menjaga pertumbuhan Bank to support the Bank’s growth while also providing a buffer
serta dapat mengantisipasi risiko-risiko yang melekat pada to anticipate risks inherent in its business activities.
aktivitas usaha.
POSISI DEVISA NETO NET OPEN POSITION (NOP)
Rasio PDN Bank ditahun 2025 sebesar 0,31% berada jauh The Bank’s Net Open Position (NOP) ratio in 2025 stood
dari batas maksimum yang ditetapkan Bank Indonesia at 0.31%, significantly below the maximum limit set by Bank
tentang Posisi Devisa Neto Bank Umum yaitu sebesar 20% Indonesia, which allows up to 20% of capital for commercial
dari Modal. Posisi ini sedikit meningkat bila dibandingkan banks. This position increased slightly compared to 0.25%
dengan tahun 2024 sebesar 0,25%. Bank selalu menjaga in 2024. The Bank consistently maintains its foreign exchange
posisi valas pada posisi cenderung square serta tidak position at a relatively square position, refrains from
melakukan spekulasi, dan posisi valas yang ada hanya untuk speculative activities, and holds foreign currency positions
memenuhi kebutuhan valas nasabah. primarily to meet customers’ foreign exchange needs.
PENDAPATAN BUNGA BERSIH NET INTEREST INCOME
Dengan adanya kenaikan pada jumlah penyaluran kredit, With the increase in credit disbursement, Bank MAS’s
pendapatan bunga Bank MAS meningkat dari 1,80 Triliun interest income rose from IDR1.80 trillion in 2024 to IDR1.95
di 2024 menjadi Rp. 1,95 Triliun di 2025. Namun peningkatan trillion in 2025. However, the growth in Third-Party Funds
DPK juga menyebabkan kenaikan biaya bunga dari Rp. (TPF) also led to an increase in interest expenses, from
960,33 Miliar di 2024 menjadi Rp. 1,02 Triliun di tahun 2025. IDR960.33 billion in 2024 to IDR1.02 trillion in 2025.
Dengan pertumbuhan penyaluran kredit dan DPK, maka As a result of the growth in both credit and TPF, net interest
pendapatan bunga bersih yang diperoleh pada akhir 2025 income at the end of 2025 reached IDR934.60 billion,
adalah sebesar Rp 934,60 Miliar, atau meningkat sebesar representing an increase 11.67% compared to IDR836.91
11,67% dibandingkan dengan perolehan tahun 2024 sebesar billion in 2024, driven by higher interest income generated
Rp 836,91 dengan adanya peningkatan perolehan bunga from credit growth during the year.
dari pertumbuhan kredit di 2025.
PENDAPATAN (BEBAN) OPERATIONAL LAIN OTHER OPERATING INCOME (EXPENSES)
Pada akhir tahun 2025 pendapatan operasional lain By the end of 2025, other operating income increased by
meningkat sebesar 11,21% menjadi Rp 59,73 Miliar 11.21% to IDR59.73 billion, compared to IDR53.71 billion
dibandingkan dengan posisi yang sama pada akhir tahun at the end of 2024. Meanwhile, the expansion of operational
2024 Rp 53,71 Miliar. Dengan adanya peningkatan pada activities and the opening of new branches resulted in higher
jumlah tenaga kerja dan peningkatan kegiatan operasional operating expenses. Personnel expenses increased from
dengan pembukaan cabang baru, maka beban operasional IDR320.55 billion to IDR404.49 billion, mainly due to the
lain juga mengalami peningkatan. Peningkatan biaya tenaga addition of employees and branch expansion. Consequently,
kerja dari Rp 320,55 Miliar menjadi Rp 404,49 Miliar karena other operating expenses (excluding interest) in 2025
adanya penambahan tenaga kerja dan juga pembukaan reached IDR722.87 billion, representing an increase 20.95%
cabang baru. Sehingga beban operasional lain selain bunga from IDR597.64 billion in 2024.
pada tahun 2025 menjadi sebesar Rp 722,87 Miliar atau
meningkat 20,95% dari tahun 2024 sebesar Rp 597,64 Miliar.
73 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 78
LABA BERSIH DAN PENGHASILAN NET PROFIT AND OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAINNYA INCOME
Meningkatnya beban bunga sebagai akibat pertumbuhan The increase in interest expenses, driven by deposit growth
DPK yang lebih besar dari kredit, serta pertumbuhan kredit outpacing loan growth, along with the acceleration of new
baru meningkat menjelang akhir 2025, sehingga berdampak loan disbursements toward the end of 2025, resulted in
pada belum optimalnya pertumbuhan laba. Laba sebelum suboptimal profit growth. Profit before tax in 2025 declined
pajak pada tahun 2025 turun menjadi Rp 263,18 Miliar pada to IDR 263.18 billion from IDR 275.51 billion in 2024,
2025, dari Rp 275,51 Miliar pada tahun 2024, yang turun representing a decrease of IDR 12.34 billion or 4.48%.
sebesar Rp 12,34 Miliar atau 4,48%. Sedangkan perolehan Meanwhile, other comprehensive income increased to IDR
penghasilan komprehensif lain mengalami peningkatan 37.50 billion, compared to a loss of IDR 2.48 billion in the
menjadi Rp 37,50 Miliar bila dibanding posisi yang sama same period of the previous year.
tahun sebelumnya rugi Rp 2,48 Miliar.
TINGKAT SUKU BUNGA INTEREST RATES
Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional, Bank To support national economic growth, Bank Indonesia (BI)
Indonesia (BI) telah menurunkan BI Rate 125 bps menjadi reduced the BI Rate by 125 basis points to 4.75%, from
4,75% dari 6,25% dalam setahun terakhir sejak September 6.25% over the past year since September 2024. The
2024. Posisi BI Rate saat ini terendah dalam tiga tahun current BI Rate level represents the lowest level in the past
terakhir. Demikian pula dengan suku bunga deposito Bank three years. Similarly, Bank MAS deposit interest rates
MAS selama tahun 2025 juga mengikuti pergerakan suku during 2025 followed the movement of the benchmark rate,
bunga acuan, yang ditawarkan berkisar 3,50 % - 4,50 %, with deposit rates offered ranging from 3.50% – 4.50%,
sedangkan suku bunga pinjaman yang diberlakukan adalah while lending interest rates ranged between 0% – 24.50%.
0 % - 24,50 %.
74 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 79
Arus Kas
Cash Flow
dalam jutaan Rupiah / in million rupiah
ARUS KAS 2025 2024 CASH FLOW
Kas bersih dari Net cash from
aktivitas operasi 2.682.290 (942.269) operating activities
Kas bersih yang digunakan Net cash used in
untuk aktivitas investasi (1.584.696) (668.432) investing activities
Kas bersih digunakan Net cash used in
untuk aktivitas pendanaan (32.246) - financing activities
JUMLAH KAS DAN 5.970.430 4.901.742 TOTAL CASH AND
SETARA KAS CASH EQUIVALENT
Posisi kas dan setara pada akhir tahun 2025 sebesar Rp The cash and cash equivalents position at the end of 2025
5,97 Triliun meningkat sebesar 21,80% dibandingkan tahun amounted to IDR 5.97 trillion, representing an increase of
2024 yang sebesar Rp 4,90 Triliun. Kenaikan kas dan setara 21.80% compared to 2024, which amounted to IDR 4.90
kas disebabkan kenaikan kas bersih yang diperoleh dari trillion. The increase in cash and cash equivalents was
aktivitas operasi terutama dari kenaikan simpanan nasabah. primarily driven by higher net cash generated from operating
activities, particularly due to an increase in customer deposits.
KAS BERSIH DARI AKTIVITAS OPERASI NET CASH FROM OPERATING ACTIVITIES
Arus Kas yang diperoleh untuk aktivitas operasi tahun 2025 Cash flows generated from operating activities in 2025
sebesar Rp 2,68 Triliun, yang terjadi dari DPK sebesar Rp amounted to IDR 2.68 trillion, primarily driven by third-party
4,03 Triliun dan penyaluran kredit Rp 2,05 Triliun, selain itu funds (DPK) totaling IDR 4.03 trillion and loan disbursements
arus kas yang diperoleh dari aktivitas operasi berasal dari amounting to IDR 2.05 trillion. In addition, cash inflows from
penerimaan bunga, provisi dan komisi sebesar Rp 2,07 operating activities were derived from interest income,
Triliun. provisions, and commissions totaling IDR 2.07 trillion.
KAS BERSIH YANG DIGUNAKAN UNTUK NET CASH USED IN INVESTING ACTIVITIES
AKTIVITAS INVESTASI Cash flows used in investing activities in 2025 amounted
Arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi pada to IDR 1.58 trillion. The majority of investing activities were
tahun 2025 adalah sebesar Rp 1,58 Triliun. Aktivitas investasi allocated to investments in securities portfolios to optimize
terbesar digunakan untuk aktivitas investasi pada portofolio the Bank’s excess liquidity.
efek-efek untuk optimalisasi ekses kas yang dimiliki bank.
KAS BERSIH YANG DIGUNAKAN UNTUK NET CASH USED IN FINANCING ACTIVITIES
AKTIVITAS PENDANAAN Cash flows used in financing activities in 2025 amounted
Arus kas yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada to IDR 32.25 billion. Financing activities in 2025 were
tahun 2025 adalah sebesar Rp 32,25 Miliar. Aktivitas primarily used for dividend distribution.
pendanaan di tahun 2025 digunakan untuk pembagian
dividen.
75 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 80
KEMAMPUAN MEMBAYAR HUTANG DAN DEBT SERVICING CAPACITY AND
KOLEKTIBILITAS PIUTANG RECEIVABLES COLLECTIBILITY
Posisi likuiditas yang memadai tercermin pada Rasio Bank MAS maintained an adequate liquidity position, as
reflected in several key ratios in 2025. The Liquid Assets
AL/NCD, AL/DPK dan LDR, masing-masing sebesar
to Non-Core Deposits (LA/NCD) ratio stood at 253.72%,
253,72%, 44,88% dan 48,37% di tahun 2025 dan Rasio the Liquid Assets to Third-Party Funds (LA/TPF) ratio at
Intermediasi Makroprudensial (RIM) tercatat sebesar 44.88%, and the Loan to Deposit Ratio (LDR) at 48.37%.
50,86%. Kondisi ini memberi gambaran akan kemampuan Meanwhile, the Macroprudential Intermediation Ratio (RIM)
Bank MAS untuk memenuhi seluruh kewajiban, baik jangka was recorded at 50.86%. These indicators demonstrate
Bank MAS’s ability to meet all of its obligations, both short-
pendek maupun jangka panjang di tahun 2025.
term and long-term, throughout 2025.
Bank MAS membukukan laba setelah pajak sebesar Rp During 2025, Bank MAS recorded net profit after tax of
205,13 Miliar dari kegiatan operasional Bank selama 2025. IDR205.13 billion from its operational activities. The Bank’s
Permodalan Bank MAS yang memadai tampak pada rasio strong capital position is reflected in a Capital Adequacy
CAR sebesar 22,75%, yang menjadi modal untuk Ratio (CAR) of 22.75%, which provides a solid foundation
pertumbuhan ke depan. Kewajiban Penyediaan Modal for future growth. The maintenance of adequate Minimum
Minimum yang terjaga, memperkuat Bank MAS dalam Capital Adequacy (KPMM) further strengthens the Bank’s
mengantisipasi risiko kredit, risiko pasar dan risiko capacity to anticipate credit risk, market risk, and operational
operasional. risk.
Pada akhir 2025, NPL tercatat mengalami penurunan By the end of 2025, the Bank’s Non-Performing Loan (NPL)
dibandingkan tahun sebelumnya menjadi sebesar NPL gros ratios showed improvement compared to the previous year,
2,52% dan NPL net terjaga sebesar 1,07%. Prinsip kehati- with Gross NPL declining to 2.52% and Net NPL maintained
hatian dalam menyalurkan kredit menjadi keharusan bagi at 1.07%. The consistent application of prudential principles
Bank MAS untuk dapat mempertahankan rasio NPL tetap in credit disbursement remains essential for Bank MAS in
terkendali maintaining controlled and healthy NPL levels.
76 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 81
Struktur Modal
Capital Structure
Modal inti Bank MAS pada tahun 2025 mengalami Bank MAS’s core capital in 2025 increased by IDR 231.93
pertumbuhan sebesar Rp 231.93 Miliar menjadi sebesar billion to IDR3.99 trillion, supported by the Bank’s profit
Rp 3,99 Trilun, dengan adanya perolehan laba. Sejak tahun generation during the year. Since 2021, Bank MAS has
2021, Bank MAS telah memenuhi persyaratkan modal inti complied with the minimum core capital requirement of
minimum Rp 3,00 triliun yang tertuang dalam POJK 12/2020 IDR3.00 trillion as stipulated in POJK No. 12/2020 concerning
tentang Konsolidasi Bank Umum. Dan juga pada tahun the Consolidation of Commercial Banks. In 2025, Bank
2025, Bank MAS melakukan pembagian dividen kepada MAS also distributed dividends to its shareholders from the
pemegang saham atas laba tahun 2024 sebesar Rp32,25 2024 profit amounting to IDR 32.25 billion, equivalent to
Miliar atau sebesar Rp23 per lembar saham. IDR 23 per share.
Kewajiban Penyediaan Minimum Capital Requirement
Modal Minimum (KPMM) (KPMM)
2025 2024
Modal Capital
Modal inti (tier 1) 3.990.957.074.708 3.759.031.504.588 Core capital (tier 1)
Modal pelengkap (tier 2) 151.714.733.774 132.951.874.200 Supplementary capital (tier 2)
Jumlah modal 4.142.671.808.482 3.891.983.378.788 Total capital
Aset Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Asset
Risiko kredit 17.165.889.000.000 15.511.387.000.000 Credit risk
Risiko pasar 15.175.000.000 11.807.000.000 Market risk
Risiko operasional 1.024.770.000.000 965.955.000.000 Operational risk
Total Aset Tertimbang Menurut Risiko 18.205.834.000.000 16.489.149.000.000 Total Risk Weighted Asset
Rasio kecukupan modal Capital adequacy ratio (CAR)
Rasio CET 1 21,92% 22,80% CET 1 Ratio
Rasio Tier 1 21,92% 22,80% Tier 1 Ratio
Rasio Tier 2 0,83% 0,81% Tier 2 Ratio
Rasio modal inti terhadap ATMR 22,75% 23,60% Ratio of core capital to ATMR
77 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 82
IKATAN YANG MATERIAL UNTUK INVESTASI MATERIAL COMMITMENTS FOR CAPITAL
BARANG MODAL EXPENDITURES
Ikatan material terkait investasi barang modal sebagian Material commitments related to capital expenditures are
besar ditujukan untuk pengembangan proyek digitalisasi primarily allocated to the ongoing development of
yang terus berlanjut dan pengembangan jaringan kantor, digitalization projects, expansion of the branch network,
serta investasi penunjang kegiatan operasional lainnya, and other investments supporting operational activities.
dengan sumber dananya menggunakan akumulasi laba These commitments are funded through accumulated
yang telah diperoleh. retained earnings.
INVESTASI BARANG MODAL YANG REALIZED CAPITAL EXPENDITURES
DIREALISASIKAN
Sepanjang tahun 2025, Bank MAS merealisasikan investasi Throughout 2025, Bank MAS realized capital expenditures
barang modal yang mencapai Rp 37,18 Miliar di mana amounting to IDR 37.18 billion, the majority of which were
sebagian besar investasi tersebut terkait dengan allocated to information technology development to support
pengembangan teknologi informasi untuk mendukung the acceleration of digital transformation. Going forward,
percepatan transformasi digital. Ke depan Bank MAS masih Bank MAS will continue to undertake technology-based
akan terus melaksanakan investasi pengembangan berbasis investments, including IT security, to enhance its digital
teknologi termasuk keamanan TI, guna meningkatkan banking services.
layanan perbankan digital.
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG MATERIAL INFORMATION AND EVENTS
TERJADI SETELAH TANGGAL LAPORAN SUBSEQUENT TO THE DATE OF THE
AKUNTAN AUDITOR’S REPORT
Tidak terdapat peristiwa penting, informasi atau fakta material There were no significant events, information or material
yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan. facts occurring after the date of the auditor’s report.
PROSPEK 2026 2026 OUTLOOK
Perekonomian global ke depan di tahun 2026 dipredikisi The global economy in 2026 is projected to remain on a
dalam tren melambat dengan ketidakpastian pasar keuangan slowing trend, with financial market uncertainty expected
yang tetap tinggi. Pertumbuhan ekonomi dunia 2026 to remain high. Global economic growth is forecast to decline
diperkirakan melambat dari 3,3% pada 2025 menjadi 3,2%. slightly from 3.3% in 2025 to 3.2% in 2026. The impact of
Dampak tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) dan meluasnya reciprocal tariffs imposed by the United States and the
tensi geopolitik akan menjadi ganjalan bagi pertumbuhan expansion of geopolitical tensions are expected to hinder
ekonomi global, kecuali AS yang diperkirakan akan global economic growth. The United States economy,
mengalami peningkatan yang dipengaruhi oleh besarnya however, is projected to strengthen, supported by substantial
stimulus fiskal dan tingginya investasi, termasuk investasi fiscal stimulus and high investment, including investments
terkait artificial intelligence (AI). Ekonomi Eropa, China dan related to artificial intelligence (AI). Meanwhile, the economies
Jepang diperkirakan melambat sementara ekonomi India of Europe, China, and Japan are expected to slow, while
juga belum kuat dengan menurunnya permintaan domestik India’s economy is also projected to remain moderate due
dan kinerja sektor eksternal. to weakening domestic demand and external sector
performance.
Selama tahun 2025, fundamental ekonomi Indonesia tetap Throughout 2025, Indonesia’s economic fundamentals
menunjukkan resiliensi yang kuat di tengah berbagai continued to demonstrate strong resilience amid various
tantangan global. Dengan pijakan tersebut, pertumbuhan global challenges. Based on this foundation, Indonesia’s
ekonomi 2026 ditargetkan sebesar 5,4% dengan potensi economic growth in 2026 is targeted at 5.4%, with the
hingga 5,6%. Pemerintah akan mempercepat tiga program potential to reach 5.6%. The Government plans to accelerate
prioritas Presiden sebagai source of growth sekaligus three priority programs initiated by the President as new
penyerap tenaga kerja, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), sources of economic growth and job creation, namely the
Koperasi Desa Merah Putih, dan Program 3 Juta Rumah. Free Nutritious Meals Program (MBG), Koperasi Desa
Merah Putih, and the 3 Million Housing Program.
78 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 83
Memasuki tahun 2026, BI-Rate dipertahankan sebesar Entering 2026, Bank Indonesia has maintained the BI Rate
4,75% sebagai upaya penguatan stabilisasi nilai tukar at 4.75% as part of its efforts to strengthen Rupiah exchange
Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian pasar rate stability amid persistent global financial market
keuangan global, guna mendukung pencapaian sasaran uncertainty. This policy is also intended to support the
inflasi 2026-2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi achievement of the 2026–2027 inflation targets and to
ke depan. encourage sustainable economic growth.
Untuk proyeksi perbankan nasional di 2026, OJK For the national banking sector outlook in 2026, the Financial
memperkirakan kredit perbankan tumbuh 10–12 persen Services Authority (OJK) projects that banking credit growth
dengan dukungan pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar will reach 10–12%, supported by Third-Party Funds (TPF)
7–9 persen. Kinerja sektor jasa keuangan yang solid di growth of 7–9%. The solid performance of the financial
tahun 2025 menjadi modalitas yang sangat penting bagi services sector in 2025 serves as an important foundation
sektor jasa keuangan untuk bersiap menghadapi potensi for the industry to prepare for potential global pressures in
tekanan global pada tahun 2026. 2026.
PENCAPAIAN TARGET 2025 2025 TARGET ACHIEVEMENTS
Kinerja yang solid dalam menghasilkan pertumbuhan tampak Solid performance in generating growth is reflected in
pada beberapa indikator utama pencapaian Bank MAS several key indicators of Bank MAS, some of which exceeded
yang beberapa diantaranya melampaui target yang the set targets, as follows:
ditetapkan, sebagai berikut :
Realisasi 2025 Target 2025
Realization 2025 Target 2025
Aset Rp 33,10 Triliun Trillion Rp 30,42 Triliun Trillion Asset
Dana Pihak Ketiga Rp 28,58 Triliun Trillion Rp 25,80 Triliun Trillion Third Party Funds
Kredit Rp 13,82 Triliun Trillion Rp 13,50 Triliun Trillion Loans
Laba Rp 205,13 Miliar Billion Rp 260,72 Miliar Billion Profit
BOPO 86,73% 84,43% Operating Expense to Operating Income
TARGET 2026 TARGETS FOR 2026
Dengan memperhitungkan sejumlah tantangan dan peluang By taking into account a number of challenges and
di tahun 2026 Bank MAS menyusun target sebagai berikut: opportunities in 2026, Bank MAS has set the following
targets:
Realisasi 2025 Target 2026 Pertumbuhan
Realization 2025 Target 2026 Growth
Aset Rp 33,10 Triliun Trillion Rp 34,46 Triliun Trillion 4,11% Asset
Dana Pihak Ketiga Rp 28,58 Triliun Trillion Rp 29,58 Triliun Trillion 3,50% Third Party Funds
Kredit Rp 13,82 Triliun Trillion Rp 15,82 Triliun Trillion 14,47% Loans
Laba Rp 205,13 Miliar Billion Rp 260,16 Miliar Billion 26,83% Profit
BOPO 86,73% 84,85% (1,88%) Operating Expense
to Operating Income
79 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 84
Ekonomi nasional diperkirakan akan bertumbuh lebih baik The national economy is expected to perform better in 2026.
di tahun 2026, dengan dukungan kondisi perekonomian Supported by an improved economic condition, Bank MAS
yang membaik Bank MAS akan berfokus pada beberapa will focus on the following areas in the coming year:
hal di tahun mendatang:
1. Me n i n g k a t k a n p e r t u mb u h a n k r e d i t d e n g a n 1. Increase credit growth by optimizing acquisition from
mengoptimalkan akusisi ke pemasok maupun distributor suppliers and distributors within the Wings Group
dalam ekosistem Wings group maupun nasabah yang ecosystem as well as existing customers, using a referral-
ada, dengan pendekatan referal. based approach.
2. Meningkatkan penyaluran kredit melalui kanal digital 2. Expand credit distribution through digital channels for
untuk pertumbuhan kredit UMKM, kredit konsumsi dan the growth of MSME loans, consumer loans, and payroll
kredit payroll, dengan proses penilaian kualitas kredit loans, with a more optimal credit quality assessment
yang lebih optimal untuk menekan potensi kredit process to minimize potential non-performing loans.
bermasalah. 3. Broaden the use of technology in operational activities
3. Memperluas pemanfaatan teknologi dalam aktivitas to make processes more efficient.
operasional sehingga prosesnya menjadi lebih efisien. 4. Strengthen credit monitoring to reduce LAR & NPL, and
4. Pengetatan monitoring kredit untuk menekan LAR & intensify AYDA sales and resolution of problem loans.
NPL serta menggiatkan penjualan AYDA dan 5. Optimize and review the presence of branch offices, and
penyelesaian kredit bermasalah. explore the possibility of relocating branches to more
5. Mengoptimalkan dan mereview keberadaan kantor- productive areas.
kantor cabang, dan menjajaki kemungkinan merelokasi 6. Enhance customer satisfaction and consolidate integrated
kantor ke area yang lebih produktif. customer complaint handling through Call Center
6. Peningkatan kepuasan nasabah dan konsolidasi channels, branch offices, and digital media.
penanganan pengaduan nasabah yang terintegrasi 7. Strengthen loyalty programs and services for priority
melalui kanal pengaduan Call Center, kantor cabang, customers
dan media digital.
7. Memperkuat program loyalitas dan layanan bagi nasabah
prioritas
80 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 85
Aspek Pemasaran
Marketing Aspects
Pengembangan perbankan digital juga tetap berjalan secara The development of digital banking continues to be carried
berkelanjutan sehingga Bank MAS memanfaatkan jaringan out sustainably, with Bank MAS leveraging both online
online (media sosial, website) serta media offline (brosur, networks (social media, website) and offline media
poster, tv pada kantor-kantor cabang) dalam kegiatan (brochures, posters, TV at branch offices) in its marketing
pemasarannya. Hingga saat ini secara aktif promosi activities. Currently, promotions are actively conducted
dilakukan melalui instagram bankmas_id, dan facebook through Instagram bankmas_id, Facebook Bank MAS, and
Bank MAS, serta website bankmas.co.id yang terus the website bankmas.co.id, which is continuously updated,
dilengkapi, selain juga memanfaatkan aplikasi mobile in addition to utilizing the mobile banking application by
banking dengan mengirimkan informasi melalui notifikasi sending information through mobile banking notifications.
mobile banking.
Selain pemasaran melalui sarana digital, pemasaran juga In addition to marketing through digital channels, marketing
dilakukan melalui aktifitas tatap muka melalui jaringan kantor is also conducted through face-to-face interactions via the
cabang dan tenaga marketing. Layanan tatap muka tetap branch office network and marketing personnel. Face-to-
dipertahankan dalam kegiatan pemasaran Bank MAS untuk face services are maintained in Bank MAS’s marketing
menciptakan layanan yang lebih personal dan nyaman bagi activities to create a more personal and comfortable
nasabah. Bank MAS akan mengevaluasi keberadaan kantor- experience for customers. Bank MAS will continue to
kantor cabang, dan bila diperlukan akan merelokasi kantor evaluate the presence of its branch offices and, if necessary,
cabang ke area pemasaran yang lebih baik. relocate branches to areas with better marketing potential.
STRATEGI PEMASARAN MARKETING STRATEGY
Pemanfaatan kanal digital menjadi pendekatan Bank MAS The utilization of digital channels is Bank MAS’s approach
untuk menggarap sektor UMKM yang saat ini lebih banyak to targeting the MSME sector, which is currently more
berfokus pada sektor UMKM dalam ekosistem Wings Group. focused on MSMEs within the Wings Group ecosystem.
Penggunaan aplikasi digital memungkinkan proses akusisi The use of digital applications enables a faster acquisition
pada sektor UMKM menjadi lebih cepat, sekaligus memberi process for MSMEs, while also providing a wider reach for
jangkauan yang lebih luas baik untuk akusisi rekening baru both new account acquisition and credit distribution. To
maupun penyaluran kredit. Dan untuk menjaga pertumbuhan maintain commercial credit growth, which requires more in-
kredit komersial yang membutuhkan analisa dan proses depth analysis and processes, referral and supply-chain
yang lebih mendalam maka dilakukan pendekatan referral approaches are implemented. These approaches serve as
dan suppy-chain. Pendekatan referral dan supply-chain effective means to acquire high-quality new customers by
menjadi sarana yang efektif untuk mendapatkan nasabah- leveraging the long-standing relationships with existing
nasabah baru yang berkualitas, dengan memanfaatkan customers.
kedekatan yang telah terjalin lama dengan nasabah yang
ada.
Di era informasi yang menyebar secara digital, digital media In the digital information era, Bank MAS uses digital media
dan social media digunakan Bank MAS untuk memasarkan and social media to market its products and services, as
produk dan jasa, maupun meningkatkan brand awareness. well as to enhance brand awareness. Social media serves
Social media menjadi sarana yang efektif untuk memberikan as an effective channel to educate customers about banking
edukasi kepada nasabah tentang produk perbankan, products, while also providing guidance to increase customer
sekaligus sarana edukasi untuk meningkatkan kewaspadaan awareness regarding the rising threat of cybercrime.
para nasabah terhadap maraknya kejahatan siber.
81 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 86
Layanan yang lebih personal disediakan Bank MAS dalam Bank MAS provides more personalized services through
bentuk layanan prioritas. Melalui layanan prioritas, nasabah its priority services. Through this program, customers who
yang memenuhi kriteria dan bergabung dalam layanan ini meet the criteria and enroll in the service receive priority
akan mendapatkan layanan prioritas dari personal banker assistance from a personal banker and access to certain
serta penggunaan fasilitas SDB maupun airport lounge SDB facilities and airport lounges free of charge. To further
tertentu secara gratis. Dan untuk meningkatkan loyalitas enhance customer loyalty and engagement, Bank MAS
dan engagement dengan nasabah, Bank MAS menjalankan operates a loyalty points program, where customers earn
program loyalty point, dimana nasabah bisa mendapatkan points from their savings balances. These points can be
poin dari saldo pengendapan tabungan yang poinnya dapat redeemed for gifts or used for transactions such as
ditukarkan dengan barang hadiah dan juga dapat digunakan purchasing mobile credits or electricity tokens via mobile
untuk transaksi pembelian pulsa atau token listrik melalui banking.
mobile banking.
82 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 87
Informasi Dan
Fakta Material Lainnya
Other Material Information and Facts
DIVIDEN DIVIDENDS
Sesuai dengan Prospektus yang disampaikan pada tahun In accordance with the Prospectus issued in 2021 at the
2021 saat go public, Bank MAS akan membagikan dividen time of going public, Bank MAS will distribute dividends
bilamana modal bank telah mencapai minimal Rp3 Triliun when the bank’s capital has reached a minimum of IDR 3
dan menghasilkan laba ditahan yang positif, di mana kondisi trillion and has generated positive retained earnings—
tersebut saat ini sudah tercapai. Berdasarkan hasil conditions which have now been met. Based on the
keputusan RUPS Tahunan 2025, Bank MAS memutuskan resolution of the 2025 Annual General Meeting of
untuk melakukan pembagian dividen untuk tahun buku Shareholders (AGMS), Bank MAS has decided to distribute
2024. dividends for the 2024 financial year.
Realisasi kinerja keuangan Bank MAS secara konsisten Bank MAS has consistently recorded solid net profits since
mencetak laba bersih yang solid dari tahun 2021 setelah 2021 after going public. Based on these considerations,
resmi go public. Berdasarkan pertimbangan di atas, maka Bank MAS will distribute dividends totaling IDR 32.25 billion,
Bank MAS akan melakukan pembagian dividen sejumlah equivalent to IDR 23 per share, to all entitled shareholders
total Rp 32,25 Miliar atau setara dengan Rp 23/lembar in 2025.
saham kepada seluruh pemegang saham Bank MAS yang
berhak di tahun 2025.
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL REALIZATION OF THE USE OF PROCEEDS
PENAWARAN UMUM FROM THE PUBLIC OFFERING
Bank MAS telah selesai mengalokasikan seluruh dana hasil Bank MAS has fully allocated all proceeds from the public
penawaran umum per tanggal 31 Desember 2022. Pada offering as of December 31, 2022. In 2025, Bank MAS did
tahun 2025 Bank MAS tidak melakukan penawaran umum not conduct any public offering of shares or bonds; therefore,
saham maupun obligasi, dengan demikian informasi terkait information related to this matter is not presented in this
hal tersebut tidak disajikan dalam laporan tahunan ini. annual report.
INFORMASI MATERIAL MENGENAI MATERIAL INFORMATION REGARDING
INVESTASI, EKSPANSI, DIVESTASI, INVESTMENT, EXPANSION, DIVESTMENT,
PENGGABUNGAN/PELEBURAN USAHA, MERGER/CONSOLIDATION, ACQUISITION,
AKUISISI, RESTRUKTURISASI DEBT/EQUITY RESTRUCTURING, MATERIAL
UTANG/MODAL/ TRANSAKSI MATERIAL, TRANSACTIONS, AFFILIATED
TRANSAKSI AFILIASI, DAN TRANSAKSI TRANSACTIONS, AND CONFLICT OF
BENTURAN KEPENTINGAN INTEREST TRANSACTIONS
Tidak terdapat Informasi material mengenai investasi, There is no material information regarding investment,
ekspansi, divestasi, penggabungan/ peleburan usaha, expansion, divestment, merger/consolidation, acquisition,
akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi material, debt/equity restructuring, material transactions, affiliated
transaksi afiliasi, dan transaksi benturan kepentingan, yang transactions, or conflict of interest transactions that occurred
terjadi pada tahun 2025. in 2025.
83 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 88
TRANSAKSI DENGAN AFILIASI DAN/ATAU TRANSACTIONS WITH AFFILIATES AND/OR
BENTURAN KEPENTINGAN CONFLICTS OF INTEREST
Bank MAS melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Bank MAS conducts transactions with related parties.
Namun transaksi dengan pihak berelasi dilakukan dengan However, these transactions are carried out in compliance
memperhatikan ketentuan yang ada dan dilakukan sesuai with existing regulations and follow normal business practices
cara yang wajar, dengan persyaratan normal. Sehingga with standard terms and conditions. Therefore, these
transaksi tersebut bukan merupakan transaksi benturan transactions do not constitute conflicts of interest, in
kepentingan, dengan memperhatikan peraturan-peraturan accordance with applicable conflict of interest regulations.
benturan kepentingan yang berlaku.
Berikut jenis transaksi dengan pihak berelasi yang meliputi The types of transactions with related parties include the
pemberian kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga provision of credit and the collection of third-party funds,
dengan rincian sebagai berikut : with the following details:
(dalam jutaan Rp) / in Million Rp
Keterangan 2025 %* 2024 %* Pertumbuhan
Remarks Growth
Aset / Asset
Kredit / Credit 341.548 2,47 373.348 3,12 (31.800)
Total 341.548 2,47 373.348 3,12 (31.800)
Liabilitas / Liability
Giro / Current Account 7.122.027 85,15 4.771.844 83,96 2.350.183
Tabungan / Savings 1.214.392 46,28 879.379 39,15 335.013
Deposito / Time Deposit 10.686.491 60,74 9.939.769 59,79 746.722
Total 19.022.910 66,56 15.590.992 63,50 3.431.918
* Persentase terhadap jumlah masing-masing pos yang bersangkutan /Percentage of total amount of each relevant post
Jumlah kredit yang disalurkan pada pihak berelasi hingga The total credit extended to related parties by the end of
akhir tahun 2025 sebesar Rp 341,55 Miliar menurun bila 2025 amounted to IDR 341.55 billion, a decrease compared
dibandingkan dengan posisi yang sama di tahun 2024, dan to the same position in 2024. Part of this credit was secured
sebagian diantaranya dijamin dengan agunan tunai/deposito by cash/deposit collateral totaling IDR 108.84 billion. All
sebesar Rp. 108,84 Miliar. Dan seluruh kredit yang diberikan credit provided to related parties is of good quality and
kepada pihak berelasi adalah kredit dengan kualitas yang classified as performing (current).
baik dan masuk dalam kolektibilitas lancar.
Jumlah dana pihak ketiga terhimpun dari pihak berelasi The total third-party funds collected from related parties
dengan Bank MAS pada akhir tahun 2025 meningkat with Bank MAS at the end of 2025 increased by 22.01% to
sebesar 22,01 % menjadi Rp. 19,02 Triliun, dibandingkan IDR 19.02 trillion, compared to IDR 15.59 trillion in 2024.
dengan tahun 2024 sebesar Rp 15,59 Triliun.
84 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 89
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG- CHANGES IN LAWS AND REGULATIONS
UNDANGAN YANG BERPENGARUH WITH A SIGNIFICANT IMPACT ON BANK MAS
SIGNIFIKAN TERHADAP BANK MAS There were no changes in government regulations and/or
Tidak ada perubahan peraturan pemerintah dan/atau otoritas capital market authority regulations that had a significant
pasar modal yang berpengaruh signifikan terhadap Bank impact on Bank MAS in 2025. Accordingly, Bank MAS
MAS pada tahun 2025. Untuk itu, Bank MAS senantiasa continues to maintain compliance with these regulations
menjaga kepatuhan atas ketentuan tersebut dan and to enhance various efforts to improve its overall
meningkatkan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja performance.
Bank MAS.
DAMPAK PERUBAHAN KEBIJAKAN IMPACT OF CHANGES IN ACCOUNTING
AKUNTANSI TERHADAP LAPORAN POLICIES ON THE FINANCIAL STATEMENTS
KEUANGAN Several amendments to PSAK became effective as of 1
Terdapat beberapa amandemen PSAK yang berlaku efektif January 2025; however, these did not result in any
mulai 1 Januari 2025, namun tidak menghasilkan substantial changes to the Bank’s accounting policies and
perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Bank had no material impact on the financial statements for the
dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan current or prior periods.
keuangan di periode berjalan atau tahun sebelumnya.
85 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 90
Tanggung Jawab Sosial
Social Responsibility
Sebagai bagian dari masyarakat, Bank MAS senantiasa As part of the community, Bank MAS consistently strives
berupaya agar keberadaannya dapat memberikan manfaat to ensure that its presence provides benefits to the
bagi masyarakat di sekitarnya sebagai bentuk tanggung surrounding society as a form of social responsibility.
jawab sosial.
AKSI KEUANGAN BERKELANJUTAN SUSTAINABLE FINANCE INITIATIVES
Pada bulan November 2025, Bank MAS bekerja sama In November 2025, Bank MAS, in collaboration with the
dengan Yayasan Wings Peduli mengadakan aksi bersi- Wings Peduli Foundation, organized a beach cleanup activity
bersih sampah di pantai Pangandaran, Jawa Barat. at Pangandaran Beach, West Java. The #PilahdariSekarang
Kampanye #PilahdariSekarang dari Yayasan WINGS Peduli, campaign by Wings Peduli Foundation aims to raise public
merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran awareness on sorting waste at home as an initial step
Masyarakat agar mulai memilah-milah sampah dari rumah toward responsible waste management.
sebagai langkah awal pengelolaan sampah yang
bertanggungjawab.
Bank MAS juga melakukan penghematan penggunaan Bank MAS also implements paper and electricity savings
kertas, dan Listrik dalam kegiatan operasional sehari-hari in daily operational activities by gradually shifting operations
dengan mengalihkan kegiatan Operasional ke arah toward digitalization. Energy-efficient LED lighting has been
digitalisasi secara bertahap. Penggunaan lampu penerangan progressively installed across Bank MAS branch offices.
dengan menggunakan lampu LED yang lebih hemat energi
diterapkan di kantor-kantor cabang Bank MAS, secara
bertahap.
Sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas dan As part of its support for sustainable projects and financing
pembiayaan proyek-proyek keberlanjutan, Bank MAS activities, Bank MAS invests in green bonds. Attention to
melakukan penempatan pada surat berharga obligasi hijau the growth of the MSME sector is demonstrated by the
atau green bond. Perhatian terhadap pertumbuhan sektor continuous increase in MSME credit distribution. To reach
UMKM ditunjukkan dengan penyaluran kredit UMKM yang MSMEs more broadly, credit disbursement is carried out
terus bertambah. Untuk menjangkau sektor UMKM secara through digital lending, making the process easier, faster,
luas, maka penyaluran kreditnya dilakukan melalui digital and more efficient.
lending sehingga prosesnya dapat lebih mudah dan cepat,
serta lebih efisien.
Penerapan keuangan berkelanjutan, terkait dengan informasi The implementation of sustainable finance, including
rencana aksi keuangan berkelanjutan yang telah information on the Sustainable Finance Action Plan that
diimplementasikan oleh Bank MAS dimuat dalam Laporan has been implemented by Bank MAS, is presented in the
Keberlanjutan Bank MAS yang dapat diakses pada laman Bank MAS Sustainability Report, which can be accessed
resmi Bank MAS. on the official Bank MAS website.
KEGIATAN CSR CSR ACTIVITIES
Kegiatan Donor Darah telah menjadi agenda tahunan yang The Blood Donation Program has become an annual initiative
diselenggarakan di Kantor Pusat Bank MAS bekerjasama organized at the Bank MAS Head Office in collaboration
dengan PMI cabang Tangerang. Pada tahun 2025 kegiatan with the Tangerang branch of the Indonesian Red Cross
ini diikuti oleh karyawan Bank MAS dan karyawan lain yang (PMI). In 2025, the program was attended by Bank MAS
berkantor di sekitar kantor pusat Bank MAS, dengan jumlah employees and employees from offices located around the
pendaftar sebanyak 194 orang Bank MAS Head Office, with a total of 194 participants
registering for the event.
86 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 91
Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan di tahun 2025, To welcome the month of Ramadan in 2025, Bank MAS
Bank MAS mengundang anak-anak yatim piatu untuk invited orphans to break their fast together at the Bank MAS
berbuka puasa bersama di kantor pusat Bank MAS. Kurang Head Office. Approximately 25 orphans from the local
lebih 25 anak yatim piatu yang berasal dari masyarakat community around the Head Office participated in this iftar
sekitar kantor pusat Bank MAS ikut serta dalam kegiatan event.
berbuka puasa tersebut.
TANGGUNG JAWAB KEPADA NASABAH RESPONSIBILITY TO CUSTOMERS
Peningkatan kapabilitas call center terus dilakukan untuk The capabilities of the call center are continuously enhanced
memastikan kualitas layanan yang dapat memenuhi to ensure service quality that meets customer needs and
kebutuhan dan penanganan keluhan nasabah. Layanan complaint handling. The call center, reachable at 1500011,
call center dengan nomor panggilan 1500011, dapat diakses is available 24 hours a day to provide assistance whenever
selama 24 jam, disediakan dengan tujuan agar senantiasa needed. Customers can also access information online
siap melayani dan tersedia kapanpun dibutuhkan. Nasabah through the Bank MAS website at www.bankmas.co.id to
juga dapat mengakses secara daring ke website Bank MAS obtain details about Bank MAS products and services, or
dengan alamat www.bankmas.co.id untuk mendapatkan via email at care@bankmas.co.id to submit complaints.
berbagai informasi tentang produk dan layanan Bank MAS
ataupun melalui email ke care@bankmas.co.id untuk
menyampaikan keluhan.
Bagi nasabah yang lebih nyaman untuk menyampaikan Customers who are more comfortable submitting inquiries
permasalahan dan keluhan secara tatap muka, dapat or complaints in person may visit the nearest office within
disampaikan melalui kantor terdekat dalam jaringan kantor the Bank’s branch network. At these branch offices,
cabang yang ada. Nasabah bisa mendapatkan informasi customers can obtain information on Bank MAS products
produk dan layanan, maupun menyampaikan keluhan terkait and services, as well as directly convey any transaction-
transaksi secara langsung ke Customer Service Bank MAS related complaints to Bank MAS Customer Service.
di kantor-kantor cabang terdekat.
PENANGANAN KELUHAN NASABAH CUSTOMER COMPLAINT HANDLING
Pengaduan nasabah yang diterima, seluruhnya telah dapat All customer complaints received have been resolved in
diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. accordance with the applicable regulations. Various
Berbagai pengaduan yang disampaikan melalui call center, complaints submitted through the call center, email, or
email maupun melalui kantor cabang selama tahun 2025, branch offices during 2025 have been properly addressed
telah ditangani dengan baik.
Jenis Transaksi Keuangan Selesai Dalam Proses Tidak Selesai Jumlah Pengaduan
Type of Financial Transactions Solved In Process Unsolved Total of Complaint
2024 Jumlah/Total % Jumlah/Total % Jumlah/Total %
Kartu ATM/Debit 4.106 100 - - - - 4.106
ATM card/Debit
Electronic Banking 2.482 100 - - - - 2.482
Kredit Lending 6 100 - - - - 6
Lainnya Others 590 100 - - - - 590
Total Total 7.184 100 7.184
Jenis Transaksi Keuangan Selesai Dalam Proses Tidak Selesai Jumlah Pengaduan
Type of Financial Transactions Solved In Process Unsolved Total of Complaint
2025 Jumlah/Total % Jumlah/Total % Jumlah/Total %
Kartu ATM/Debit 5.926 100 - - - - 5.926
ATM card/Debit
Electronic Banking 3.304 100 - - - - 3.304
Kredit Lending 10 100 - - - - 10
Lainnya Others 1.742 100 - - - - 1.742
Total Total 10.982 100 10.982
87 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 92
Manajemen
Risiko
Risk Management
88 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 93
Dalam menjalankan kegiatan usaha, Bank menghadapi In conducting its business activities, the Bank is exposed to
berbagai risiko yang melekat pada seluruh aktivitas bisnis various risks inherent in its business and operational
dan operasional, tata kelola serta sistem manajemen risiko processes. Therefore, sound governance and a reliable risk
yang handal sangat diperlukan. Bank MAS menerapkan management system are essential. Bank MAS implements
kerangka manajemen risiko yang terintegrasi, yang an integrated risk management framework that includes
mencakup strategi, organisasi, kebijakan, sistem dan strategies, organizational structures, policies, systems, and
prosedur, termasuk infrastruktur pendukung untuk procedures, including supporting infrastructure, to ensure
memastikan bahwa semua risiko dapat teridentifikasi, diukur, that all risks can be identified, measured, monitored, and
dipantau dan dikendalikan. Untuk menjaga keberlanjutan controlled. To maintain the Bank’s sustainability and
dan kesehatan Bank di tengah kondisi bisnis yang dinamis soundness amid dynamic business conditions and economic
serta tantangan ekonomi baik dari dalam negeri maupun challenges, both domestically and globally, the Bank
global, Bank terus menerapkan manajemen risiko sebaik continuously implements risk management practices in
mungkin dengan mengacu kepada ketentuan dari Regulator accordance with regulatory requirements as well as national
dan standar Nasional maupun international best practices and international best practices in the banking industry. Bank
dalam usaha perbankan. Bank MAS juga terus berupaya MAS also continuously strives to improve the quality of its
untuk meningkatkan kualitas manajemen risiko dengan risk management practices, including enhancing risk
secara berkesinambungan termasuk meningkatkan risk awareness among all employees through ongoing
awereness kepada seluruh karyawan melalui sosialisasi socialization of risk management across all work units. This
terkait manajemen risiko ke seluruh unit kerja agar memiliki ensures that employees have a strong understanding of
pemahaman yang kuat tentang risiko dan perannya dalam risks and their roles in managing them, in order to protect
mengelola risiko, untuk melindungi kepentingan Bank dan the interests of the Bank and its stakeholders.
stakeholders lainnya.
ARAH DAN STRATEGI MANAJEMEN RISIKO BANK DIRECTION AND STRATEGY OF BANK MAS RISK
MAS MANAGEMENT
Bank merumuskan strategi manajemen risiko sesuai dengan The Bank formulates its risk management strategy in
arah strategi bisnis Bank secara keseluruhan dengan selalu alignment with the overall direction of its business strategy
memperhatikan risk appetite dan risk tolerance. Sepanjang while taking into consideration the Bank’s risk appetite and
tahun 2025, penerapan manajemen risiko Bank yang antara risk tolerance. Throughout 2025, the implementation of the
lain berfokus pada: Bank’s risk management focuses, among others, on the
1. Menjaga pelaksanaan bisnis yang sehat dan following:
berkelanjutan dengan menjaga tingkat risiko yang 1. Maintaining sound and sustainable business operations
terkendali, serta memastikan Bank memiliki peringkat by keeping risk levels under control, as well as ensuring
Tingkat Kesehatan Bank serta Profil Risiko yang baik. that the Bank maintains a good Bank Soundness Rating
2. Meningkatkan fungsi manajemen risiko yang sejalan and Risk Profile.
dengan perkembangan dan kompleksitas usaha Bank 2. Strengthening the risk management function in line with
dan dalam rangka penerapan Enterprise Risk the development and increasing complexity of the Bank’s
Management (ERM) untuk mendukung pencapaian business, and in the context of implementing Enterprise
target bisnis Bank serta visi dan misi Bank. Bank juga Risk Management (ERM) to support the achievement
terus memperkuat tata kelola yang sehat dan kepatuhan. of the Bank’s business targets as well as its vision and
3. Menjaga pertumbuhan kredit yang sehat serta mission. The Bank also continues to strengthen sound
meningkatkan kualitas kredit sejalan dengan target governance and compliance.
yang ditetapkan. Peningkatan penyaluran kredit 3. Maintaining healthy credit growth and improving credit
dilakukan secara selektif dengan peningkatan sistem quality in line with the targets set. The increase in credit
pemantauan seluruh kredit, termasuk kredit yang distribution is carried out selectively by enhancing the
direstrukturisasi dan kredit yang teridentifikasi masuk monitoring system for all loans, including restructured
ke dalam early warning system, serta percepatan loans and loans identified in the early warning system,
penyelesaian kredit bermasalah. as well as accelerating the resolution of non-performing
4. Penguatan penerapan manajemen risiko operasional loans.
di tengah era perubahan teknologi yang dinamis, yang 4. Strengthening the implementation of operational risk
89 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 94
cakupannya termasuk risiko kegagalan sistem, human management amid the dynamic technological
error, perlindungan data nasabah, anti-fraud serta transformation era, which includes risks related to
antisipasi serangan siber. Bank juga melakukan system failures, human error, customer data protection,
peningkatan manajemen risiko terhadap bisnis digital anti-fraud measures, and anticipation of cyber-attacks.
Bank yang berfokus pada pemantauan kredit digital, The Bank also enhances risk management for its digital
deteksi fraud pada transaksi, serta peningkatan risk business, focusing on monitoring digital lending,
awareness. detecting fraud in transactions, and increasing risk
5. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dengan awareness.
mengikutsertakan pendidikan dan pelatihan baik yang 5. Improving the quality of Human Resources by providing
diselenggarakan melalui pelatihan internal maupun education and training through both internal and external
eksternal. training programs.
6. Dengan semakin meningkatnya risiko yang dihadapi, 6. In response to the increasing risks faced by the Bank,
maka penerapan fungsi manajemen risiko ditingkatkan the implementation of the risk management function is
secara komprehensif terhadap seluruh risiko yang enhanced comprehensively for all risks directly related
terkait langsung dengan aktivitas Bank, serta to the Bank’s activities, as well as strengthening
meningkatkan risk awareness karyawan dengan employees’ risk awareness with additional focus on
tambahan fokus pada cyber security. cyber security.
7. Meningkatkan Tata Kelola, Risk Culture, Compliance, 7. Enhancing Governance, Risk Culture, Compliance,
Control, Know Your Employee, Know Your Customer, Control, Know Your Employee, Know Your Customer,
dan Anti Fraud kepada seluruh lapisan Bank MAS and Anti-Fraud practices across all levels of Bank MAS
dalam rangka penerapan Enterprise Risk Management in the implementation of Enterprise Risk Management
(ERM). (ERM).
8. Penguatan IT Security, Risk Management dan 8. Strengthening IT Security, Risk Management, and
Compliance dalam menanggulangi potensi IT Fraud, Compliance to mitigate potential IT fraud, IT system
kegagalan IT System dan human error, serta failures, and human errors, as well as anticipating
mengantisipasi cyber crime dengan digalakannya cybercrime amid the expansion of digital banking
produk digital banking. products.
9. Menjaga pertumbuhan dan kualitas kredit agar sejalan 9. Maintaining credit growth and quality in line with the
dengan target yang ditetapkan. Peningkatan penyaluran targets set. Credit expansion is carried out selectively
kredit dilakukan secara selektif dengan peningkatan by strengthening the monitoring system for all loans,
sistem pemantauan seluruh kredit, termasuk kredit including restructured loans and those identified in the
yang direstrukturisasi dan kredit yang teridentifikasi early warning system, as well as accelerating the
masuk ke dalam early warning system, serta percepatan resolution of non-performing loans.
penyelesaian kredit bermasalah. 10. In line with the Bank’s business development, the Bank
10. Seiring dengan perkembangan bisnis Bank melakukan continues to develop digital banking products to increase
pengembangan produk digital banking untuk the mobilization of low-cost funds and lending activities
meningkatkan penghimpunan dana murah dan within specified limits and targeted market segments
penyaluran kredit dalam limit dan segmen pasar tertentu as outlin ed in t he Bank ’s Business Pla n.
seperti yang ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank. 11. Improving the quality of Human Resources by providing
11. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dengan education and training through both internal and external
mengikutsertakan pendidikan dan pelatihan baik yang training programs.
diselenggarakan melalui pelatihan internal maupun
eksternal.
Menyikapi arah pengembangan bisnis tersebut, strategi In response to the direction of the Bank’s business
manajemen risiko disusun untuk memastikan bahwa development, the risk management strategy is formulated
eksposur risiko Bank berada pada atau di bawah tingkat to ensure that the Bank’s risk exposure remains at or below
risiko yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan Regulator the established risk levels in accordance with regulatory
dan kebijakan maupun prosedur internal yang berlaku. requirements and the applicable internal policies and
procedures.
90 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 95
Strategi Manajemen Risiko yang dilakukan di antaranya The Risk Management Strategies implemented include the
sebagai berikut: following:
- Melaksanakan seleksi atas nasabah atau calon debitur - Conducting prudent and measured selection of
baru secara terukur dan konservatif untuk mendukung customers or prospective new debtors to support the
pertumbuhan portofolio Bank yang sehat dan growth of a healthy and diversified Bank portfolio.
terdiversifikasi. - Carrying out periodic and integrated risk monitoring,
- Melakukan pemantauan risiko secara berkala dan particularly for loans that have the potential for significant
terpadu, khususnya atas kredit yang memiliki potensi risk escalation.
peningkatan risiko secara signifikan. - Establishing adequate Allowance for Impairment Losses
- Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
(CKPN) as an anticipation of potential increases in
(CKPN) yang memadai sebagai antisipasi potensi
credit risk amid uncertainty in economic conditions.
peningkatan risiko kredit di tengah ketidakpastian kondisi
- Strengthening the Bank’s internal control function to
ekonomi.
create sound banking practices through supervision
- Meningkatkan fungsi pengendalian intern Bank untuk
embedded in the Bank’s activities, as well as ensuring
menciptakan praktik perbankan yang sehat melalui
that the dual control function operates effectively.
pengawasan yang melekat pada aktivitas Bank, serta
- Conducting evaluation and updates of internal policies
memastikan fungsi dual control berjalan dengan baik.
related to risk management to ensure their continued
- Melakukan evaluasi dan pengkinian terhadap ketentuan
internal terkait dengan manajemen risiko agar tetap relevance with prevailing regulations and requirements
relevan dengan Regulasi dan ketentuan dari otoritas issued by authorities. Updates are also carried out to
yang berlaku. Selain itu pengkinian dilakukan untuk ensure that the Bank’s performance aligns with current
memastikan kinerja Bank sesuai dengan kondisi dari market conditions and the Bank’s business complexity.
pasar terkini dan kompleksitas usaha Bank. - Internalizing the Bank’s vision and mission, as well as
- Melakukan internalisasi terhadap visi & misi Bank, serta promoting risk awareness and risk culture across all
risk awareness dan risk culture kepada seluruh jajaran levels of the Bank’s organization. The enhancement of
organisasi Bank. Peningkatan risk awareness ini risk awareness is intended not only to protect the
dimaksudkan bukan hanya untuk melindungi kepentingan interests of the Bank but also those of other stakeholders.
Bank, namun juga kepentingan stakeholders lainnya - Continuously improving the quality of services provided
- Terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan Bank by the Bank to customers, among others through the
kepada Nasabah, antara lain dengan pengembangan development of human resource capacity and capability,
kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia (SDM), particularly in risk management competencies. This
terutama pada kemampuan manajemen risiko. Program development program will be implemented through
pengembangan ini akan diimplementasikan dalam bentuk training and risk management certification refreshment
pelatihan dan refreshment sertifikasi manajemen risiko. programs.
- Pemantauan terhadap kepatuhan atas ketentuan maupun - Monitoring compliance with regulatory provisions and
rekomendasi Regulator secara tertib dan recommendations in an orderly and continuous manner.
berkesinambungan. Bank berkomitmen untuk
The Bank is committed to being accountable for its
bertanggung jawab atas produk dan layanan agar selalu
products and services and to ensuring compliance with
patuh mengikuti peraturan perundang-undangan yang
all applicable laws and regulations.
berlaku.
- Expanding the scope and reach of digital services to
- Meningkatkan cakupan dan jangkauan layanan digital
meet customer needs, focusing on the development of
untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang berfokus
digital-based product innovations and solutions.
pada pengembangan inovasi produk dan solusi berbasis
- Through the Bank’s risk management information
digital.
system, conducting periodic evaluations to enhance
- Melalui sistem informasi manajemen risiko yang ada
pada Bank, melakukan evaluasi secara berkala untuk system service availability, system reliability, and security
meningkatkan ketersediaan layanan sistem, keandalan systems in supporting the features and services
sistem dan sistem keamanan dalam mendukung fitur delivered to customers.
dan layanan yang disampaikan ke nasabah. - Ensuring the implementation of the ISO 27001
- Bank memastikan terdapat implementasi standar international information security standard, which is
91 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 96
internasional keamanan informasi ISO 27001 yang periodically evaluated to establish a systematic and
dievaluasi secara berkala, untuk membangun kerangka integrated framework involving technology, processes,
kerja yang sistematis dan terintegrasi antara teknologi, and the Bank’s employees.
proses dan karyawan Bank.
PROSES MANAJEMEN RISIKO BANK MAS BANK MAS RISK MANAGEMENT PROCESS
Proses manajemen risiko di Bank MAS terdiri dari 5 (lima) The risk management process at Bank MAS consists of
proses manajemen risiko yang menyeluruh, meliputi tata five (5) comprehensive risk management processes,
kelola manajemen risiko (governance), identifikasi dan including risk management governance, risk identification
pengukuran risiko, pemantauan risiko, pengendalian risiko and measurement, risk monitoring, risk control, and
serta keterbukaan kepada Manajemen dan pihak eksternal disclosure to Management and external parties.
(disclosure).
1. Menetapkan tata kelola dan kebijakan manajemen 1. Establishing risk management governance and policies
risiko dengan: by:
- Penetapan kerangka kerja manajemen risiko. - Establishing a risk management framework.
- Penetapan risk appetite dan risk tolerance. - Determining risk appetite and risk tolerance.
- Penetapan pedoman penerapan manajemen risiko - Establishing general guidelines for the implementation
secara umum. of risk management.
2. Identifikasi dan Pengukuran Risiko: 2. Risk Identification and Measurement:
- Mengidentifikasi risiko pada proses dan aktivitas - Identifying risks in existing and new processes and
yang sudah ada dan yang baru. activities.
- Mengukur potensi risiko untuk mengetahui eksposur - Measuring potential risks to determine the inherent
risiko yang melekat. risk exposure.
- Mengukur kerugian aktual. - Measuring actual losses.
3. Pemantauan Risiko: 3. Risk Monitoring:
Melakukan pemantauan terhadap besarnya eksposur Monitoring the level of risk exposure to be compared
risiko untuk dibandingkan dengan risk appetite & risk with the established risk appetite and risk tolerance, as
t ol e r a n ce , se rta ke pa t u h a n l im i t in te r na l. well as compliance with internal limits.
4. Pengendalian Risiko: 4. Risk Control:
Pengendalian risiko dilakukan melalui mekanisme Risk control is carried out through hedging mechanisms
lindung nilai dan metode mitigasi risiko. and risk mitigation methods.
5. Keterbukaan kepada Manajemen dan pihak eksternal: 5. Disclosure to Management and external parties:
Menyampaikan laporan risiko yaitu Laporan Manajemen Submitting risk reports, namely the Risk Management
Risiko kepada Direksi, dan laporan informasi Report to the Board of Directors, and providing risk
manajemen risiko kepada publik (disclosure). management information reports to the public (disclosure).
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT IMPLEMENTATION
Penerapan manajemen risiko mencakup 4 (empat) pilar The implementation of risk management covers four (4)
utama sebagai berikut: main pillars as follows:
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi 1. Active Supervision by the Board of Commissioners
Pengawasan aktif Dewan Komisaris antara lain and the Board of Directors
mengevaluasi dan menganalisa secara berkala kecukupan The active supervision of the Board of Commissioners
kebijakan manajemen risiko, memastikan pelaksanaan includes periodically evaluating and analyzing the adequacy
fungsi manajemen risiko berlangsung sesuai dengan risk of risk management policies, ensuring that the
appetite, risk tolerance, kerangka kerja dan kebijakan yang implementation of the risk management function is carried
out in accordance with the established risk appetite, risk
telah ditetapkan, melakukan pengawasan dan mengevaluasi
tolerance, framework, and policies, as well as supervising
pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Satuan
and evaluating the performance of the Risk Management
Kerja Manajemen Risiko.
Committee and the Risk Management Unit.
92 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 97
Pengawasan aktif Direksi Bank MAS antara lain The active supervision of the Board of Directors of Bank
dilaksanakan melalui penyusunan, penerapan serta evaluasi MAS is carried out, among others, through the formulation,
atas kebijakan dan prosedur manajemen risiko, implementation, and evaluation of risk management policies
mengembangkan budaya Manajemen Risiko pada seluruh and procedures, developing a risk management culture at
jenjang organisasi, memastikan peningkatan kompetensi all levels of the organization, ensuring the enhancement of
SDM terkait dengan Manajemen Risiko, memastikan bahwa human resource competencies related to risk management,
fungsi Manajemen Risiko telah beroperasi dengan ensuring that the risk management function operates
independen, serta melakukan kaji ulang secara berkala independently, and conducting periodic reviews of all risk
atas semua perangkat manajemen risiko yang management tools owned and/or used by the Bank.
dimiliki/digunakan oleh Bank.
Dalam menjalankan fungsinya menerapkan manajemen In carrying out their functions in implementing effective risk
risiko yang efektif, Direksi dan Komisaris melakukan management, the Board of Directors and the Board of
pengawasan melalui beberapa Komite untuk memantau Commissioners conduct supervision through several
dan mengkontrol risiko-risiko yang ada, antara lain yaitu: committees to monitor and control existing risks, including:
a. Komite Manajemen Risiko berfungsi memantau kondisi a. Risk Management Committee, which functions to
risiko Bank MAS secara menyeluruh dan mengambil monitor the overall risk condition of Bank MAS and
langkah - langkah yang perlu untuk koreksi kejadian take necessary steps to correct incidents and mitigate
dan memitigasi agar kejadian kejadian berisiko tidak risks to prevent their recurrence. Items monitored
terulang kembali. Yang dipantau antara lain tindak lanjut include follow-up on audit findings, highlights of risk
hasil temuan audit, highlight kejadian risiko yang terjadi incidents (incident reporting), and the established Key
(incident reporting), dan batas ambang Key Risk Risk Indicator thresholds.
Indicator yang telah ditetapkan. b. Risk Monitoring Committee, a committee established
b. Komite Pemantau Risiko merupakan komite yang by the Board of Commissioners, which functions to
dibentuk oleh Dewan Komisaris, berfungsi untuk evaluate the formulation and appropriateness of the
mengevaluasi perumusan dan kesesuaian pelaksanaan implementation of Risk Management Policies.
Kebijakan Manajemen Risiko. c. Credit Policy Committee, which functions to monitor
c. Komite Kebijakan Perkreditan berfungsi untuk and determine the Bank’s credit policies.
memantau dan menentukan kebijakan-kebijakan d. Credit Committee, which functions to decide on credit
perkreditan Bank.
ap plic a t io ns and m onit or ong o in g l oan s.
d. Komite Kredit berfungsi memutus permohonan kredit
e. Non-Performing Loan Task Force, which functions to
dan memantau kredit yang sedang berjalan.
monitor loans with potential problems and seek
e. Task Force Non Performing Loan yang berfungsi
solutions for their resolution.
memantau kredit yang berpotensi bermasalah serta
f. Asset and Liability Committee (ALCO), which functions
mencari solusi penyelesaiannya.
to monitor market conditions, asset and liability
f. Komite ALCO yang berfungsi memantau kondisi pasar,
conditions, and liquidity, as well as to determine
kondisi aset & liabilitas dan likuiditas serta menentukan
strategies including interest rates and policies related
strategi antara lain suku bunga, dan kebijakan-kebijakan
to the management of the Bank’s assets and liabilities.
yang menyangkut pengelolaan aset dan liabilitas Bank.
g. IT Steering Committee, which monitors and determines
g. IT Steering Committee yang memantau dan
IT policies by considering potential risks and available
menentukan kebijakan IT dengan melihat potensi risiko
mitigation measures.
yang ada dan mitigasi yang dimiliki.
h. Anti-Fraud Committee, which plays a role in
h. Komite Anti Fraud yang berperan dalam menyusun,
formulating, supervising, and evaluating the Bank’s
mengawasi, serta mengevaluasi strategi anti-fraud
pada Bank. Komite ini memastikan kebijakan anti-fraud anti-fraud strategy. This committee ensures that anti-
berjalan efektif untuk melindungi aset, reputasi, dan fraud policies are effectively implemented to protect
keberlangsungan bisnis Bank. the Bank’s assets, reputation, and business continuity.
93 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 98
2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan Limit 2. Adequacy of Policies, Procedures, and Limit Setting
Penerapan manajemen risiko yang efektif di Bank MAS The effective implementation of risk management at Bank
didukung dengan kebijakan dan prosedur manajemen risiko MAS is supported by comprehensive risk management
yang komprehensif, terdiri dari: policies and procedures, consisting of:
a. Kebijakan Manajemen Risiko a. Risk Management Policy
b. Kebijakan Perkreditan Bank b. Bank Credit Policy
c. Kebijakan Penyelenggaraan Teknologi Informasi Oleh c. Policy on the Implementation of Information Technology
Bank Umum (PTI) by Commercial Banks (PTI)
d. Kebijakan Manajemen Risiko Teknologi Informasi (MRTI) d. Information Technology Risk Management Policy (MRTI)
e. Kebijakan Ketahanan dan Keamanan Siber e. Cyber Resilience and Security Policy
f. Pedo man Busin ess C ont inuit y Pla n (BC P) f. Business Co ntinuit y Plan (BCP) Guidelines
Bank telah memiliki kebijakan, prosedur dan penetapan The Bank has established policies, procedures, and limit
limit untuk penerapan kerangka manajemen risiko yang settings to implement an effective and efficient risk
efektif dan efisien. Penyusunan kebijakan dan prosedur management framework. The formulation of such policies
terkait manajemen risiko tersebut dilakukan dengan and procedures related to risk management takes into
memperhatikan antara lain jenis, kompleksitas kegiatan account, among others, the type and complexity of business
bisnis, profil risiko dan tingkat risiko yang akan diambil serta activities, the Bank’s risk profile and level of risk to be
peraturan yang ditetapkan oleh Regulator dan atau praktik assumed, as well as regulations issued by the Regulator
perbankan yang sehat. Kebijakan, prosedur dan penetapan and/or sound banking practices. These policies, procedures,
limit risiko didokumentasikan dan ditinjau secara berkala and risk limits are documented and periodically reviewed
disesuaikan dengan perkembangan internal maupun in accordance with internal and external developments.
eksternal.
3. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, 3. Adequacy of the Risk Identification, Measurement,
Pemantauan dan Pengendalian Risiko, serta Sistem Monitoring, and Control Processes, as well as the Risk
Informasi Manajemen Risiko Management Information System
Proses manajemen risiko Bank MAS meliputi identifikasi, The risk management process at Bank MAS includes risk
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta identification, measurement, monitoring, and control, as
sistem informasi manajemen risiko yang dilakukan secara well as a comprehensive risk management information
menyeluruh. Bank mengidentifikasi risiko secara proaktif system. The Bank proactively identifies risks by analyzing
dengan menganalisis seluruh sumber risiko yang melekat all sources of risk inherent in the Bank’s business activities
pada bisnis (produk/portofolio/aktivitas) Bank dan kemudian (products/portfolios/activities), and subsequently measures
mengukur berkala secara kuantitatif dan/atau kualitatif them periodically on a quantitative and/or qualitative basis
sesuai metode pengukuran yang ditetapkan oleh Regulator in accordance with measurement methods established by
maupun metode yang ditentukan secara internal yang the Regulator as well as internally determined methods
dimiliki Bank. Proses pengukuran risiko dilakukan dalam adopted by the Bank. The risk measurement process is
rangka mengetahui besarnya eksposur risiko sebagai acuan conducted to determine the level of risk exposure as a
untuk melakukan pengendalian risiko. Selanjutnya proses reference for implementing risk control. Furthermore, the
pemantauan risiko mencakup pemantauan terhadap risk monitoring process includes monitoring risk tolerance,
toleransi risiko, kepatuhan limit internal yang ditetapkan, compliance with established internal limits, as well as
maupun kepatuhan terhadap Regulasi, serta memantau compliance with applicable regulations. It also includes
upaya mitigasi risiko yang telah dilakukan dan disajikan monitoring the implementation of risk mitigation efforts,
dalam laporan berkala seperti laporan profil risiko dan which are presented in periodic reports such as the Risk
laporan pemantauan bulanan. Profile Report and Monthly Monitoring Reports.
94 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 99
Pengendalian risiko dilakukan baik oleh Risk Owner Unit Risk control is carried out by the Risk Owner Unit in
yang bekerja sama dengan Risk Control Unit. Pengendalian collaboration with the Risk Control Unit. Risk control focuses
risiko difokuskan pada risiko yang dapat mengganggu on risks that may disrupt the Bank’s business continuity.
kelangsungan usaha Bank. Proses pengendalian risiko The risk control process is adjusted according to the level
disesuaikan dengan eksposur risiko maupun tingkat dan of risk exposure as well as the level of risk and tolerance
toleransi yang akan diambil. Adapun strategi pengendalian to be assumed. The Bank’s risk control strategies include
risiko yang dapat dilakukan Bank adalah Risk Acceptance, Risk Acceptance, Risk Avoidance, Risk Transfer, and/or
Risk Avoidance, Risk Transfer dan/atau Risk Mitigation. Risk Mitigation. Bank MAS utilizes a risk management
Sistem informasi manajemen risiko Bank MAS yang jelas, information system that is clear, accurate, complete,
akurat, lengkap, informatif dan tepat waktu digunakan untuk informative, and timely to support decision-making as well
mendukung pengambilan keputusan serta pelaksanaan as the implementation of risk identification, measurement,
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan monitoring, and control processes.
pengendalian risiko.
4. Sistem Pengendalian Intern 4. Internal Control System
Sistem pengendalian intern dikembangkan dan The internal control system is developed and implemented
diimplementasikan dengan menggunakan model Three using the Three Lines of Defense model, consisting of:
Lines of Defense yang tediri atas:
a. First Line of Defense: Risk Owner/Risk Taking Unit. a. First Line of Defense: Risk Owner/Risk Taking Unit.
Pengendalian intern dilakukan dengan koordinasi antar- Internal control is carried out through coordination
three lines of defense yang saling melengkapi, among the three lines of defense, which complement
terkoordinasi dan terjalin komunikasi yang baik antar- each other, are well-coordinated, and maintain good
line of defense. Risk Owner/Risk Taking Unit merupakan communication between the lines. The Risk Owner
unit yang melaksanakan aktivitas bisnis dan proses / Risk Taking Unit is the unit that conducts daily
operasional bisnis sehari-hari sebagai first line of business activities and operational processes as the
defense. Unit ini merupakan unit yang paling first line of defense. This unit is primarily responsible
bertanggung jawab terhadap pengelolaan dan for managing and controlling the risks arising from its
pengendalian risiko atas aktivitas harian yang daily activities.
dilakukannya. b. Second Line of Defense: Risk Control Unit.
b. Second Line of Defense: Risk Control Unit. In the second line of defense, or risk control, there is
Pada second line of defense atau risk control terdapat the Compliance Director overseeing the Systems,
Direktur Kepatuhan yang membawahi Bagian Sistem Procedures, and Compliance Division, and the Risk
Prosedur dan Kepatuhan, dan Direktur Manajemen Management Director overseeing the Risk
Risiko yang membawahi Bagian Manajemen Risiko. Management Division. The Risk Control Unit is
Risk Control Unit bertanggung jawab dalam penyusunan responsible for developing the Bank’s risk management
framework, kebijakan prosedur dan limit, serta framework, policies, procedures, limits, and
metodologi pengelolaan risiko Bank. methodologies.
c. Third Line of Defense: Risk Assurance Unit. c. Third Line of Defense: Risk Assurance Unit.
Sebagai third line of defense atau risk assurance unit, As the third line of defense, or risk assurance unit,
Bank MAS memiliki Divisi Internal Audit yang Bank MAS has an Internal Audit Division that reports
bertanggung jawab kepada Direktur Utama. Risk directly to the President Director. The Risk Assurance
Assurance memastikan bahwa kebijakan dan prosedur Unit ensures that risk management policies and
manajemen risiko telah memadai dan penerapan procedures are adequate and that the implementation
manajemen risiko telah sesuai dengan kebijakan dan of risk management complies with the established
prosedur yang berlaku (menilai secara independen policies and procedures, independently assessing
efektivitas implementasi manajemen risiko). the effectiveness of risk management implementation.
95 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 100
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BANK IMPLEMENTATION OF BANK MAS RISK
MAS UNTUK MASING-MASING RISIKO MANAGEMENT FOR EACH TYPE OF RISK
Bank MAS menerapkan manajemen risiko secara Bank MAS implements comprehensive risk management
komprehensif meliputi seluruh risiko yang langsung terkait covering all risks directly related to its business activities.
dengan aktivitas usaha. Risiko tersebut terdiri dari 8 (delapan) These risks consist of eight (8) types: Credit Risk, Market
jenis risiko, yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risk, Liquidity Risk, Operational Risk, Legal Risk, Strategic
Risiko Operasional, Risiko Hukum, Risiko Strategis, Risiko Risk, Compliance Risk, and Reputational Risk. The following
Kepatuhan dan Risiko Reputasi. Berikut adalah is an explanation for each risk type.
penjabarannya.
1. RISIKO KREDIT 1. CREDIT RISK
Risiko Kredit adalah risiko akibat kegagalan debitur dan/atau Credit Risk is the risk arising from a debtor’s and/or another
pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada Bank. Selama party’s failure to fulfill obligations to the Bank. During 2025,
tahun 2025 Bank MAS masih menunjukkan kinerja yang Bank MAS continued to demonstrate good performance
baik di tengah tantangan dan ketidakpastian ekonomi dan amid economic and financial challenges and uncertainties
keuangan baik dari dalam negeri maupun global. Rasio both domestically and globally. The Non-Performing Loan
kredit bermasalah (Non Performing Loan), baik gross (NPL) ratio, both gross and net, remained well-controlled.
maupun net NPL, masih dapat dikendalikan dengan baik. The gross NPL ratio showed a declining trend and was
Rasio gross NPL memiliki tren yang menurun dan tercatat recorded at 2.52%, while the net NPL ratio was 1.07% at
sebesar 2,52% dan rasio net NPL tercatat 1,07% pada akhir the end of 2025. This resulted in the Bank’s Loan at Risk
tahun 2025. Hal tersebut menjadikan rasio Kredit Berkualitas (LAR) ratio of 5.22% at the end of 2025, still below the
Rendah (Loan at Risk) Bank sebesar 5,22% pada akhir national average LAR.
tahun 2025, atau masih lebih rendah dari rata-rata LAR
Nasional.
Untuk menjaga NPL tetap dalam target yang ditentukan, To maintain NPLs within the targeted range, various
berbagai langkah telah dilakukan Bank sepanjang tahun measures were implemented throughout 2025, including
2025, di antaranya adalah melakukan pemantauan secara strict monitoring of loans through business visits, call reports,
ketat atas kredit salah satunya melalui kunjungan usaha, and the early warning system. The Bank applied stricter
call report dan early warning system, Bank melakukan filter and more selective filtering for new or additional credit
yang lebih ketat/lebih selektif dalam pemberian kredit approvals and accelerated the resolution of problem loans,
baru/tambahan, serta melakukan upaya percepatan including credit restructuring.
penyelesaian kredit bermasalah dan restrukturisasi kredit.
Tata Kelola dan Organisasi Governance and Organization
Untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kredit, proses To maintain and improve credit quality, the credit analysis
analisa kredit memisahkan fungsi antara Unit Bisnis process separates functions between the Business Unit
(Marketing) dengan Analis Kredit, Appraisal, Legal dan (Marketing) and Credit Analysts, Appraisal, Legal, and Credit
Administrasi Kredit. Proses persetujuan kredit diterapkan Administration. The credit approval process follows the four-
four eyes principle yaitu setiap pemutusan kredit dilakukan eyes principle, where each credit decision is made in the
dalam rapat Komite Kredit yaitu forum bersama pejabat Credit Committee meeting, a forum that brings together
pemutus kredit sesuai dengan limit kewenangan masing- authorized credit officers according to their respective
masing. Unit Bisnis berperan sebagai first line of defence authority limits. The Business Unit acts as the first line of
atau risk owner yang mengelola dan mengendalikan risiko defense (risk owner), managing and controlling credit risk
kredit pada kegiatan operasional harian unit tersebut, dan in daily operational activities, while the Credit Analyst acts
Analis Kredit berperan sebagai second line of defence, as the second line of defense, operating in accordance with
yang bekerja mengacu kepada kebijakan proses kredit the Bank’s established credit policies and procedures.
yang dimiliki Bank.
96 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 101
Kebijakan dan Prosedur Policies and Procedures
Dalam rangka mendukung target bisnis dengan tetap To support business targets while maintaining portfolio
menjaga kualitas portofolio, Bank MAS telah memiliki quality, Bank MAS has established the Bank Credit Policy
Kebijakan Perkreditan Bank (KPB) sebagai panduan (KPB) as a guiding framework for credit-related activities.
kebijakan terkait aktivitas perkreditan. Kebijakan Perkreditan This policy is further detailed in the Standard Operating
Bank ini dituangkan dalam Standar Prosedur Operasional Procedures (SPO), which serve as guidance for all parties
(SPO) yang lebih detail, yang menjadi guidance para pihak involved in the credit process. Counterparty credit risk
yang terlibat di dalamnya. Risiko kredit counterparty dari arising from treasury activities is continuously monitored to
aktivitas treasury senantiasa dipantau untuk melindungi protect the Bank from potential losses in the event of
Bank dari kemungkinan kerugian jika counterparty counterparty default. Counterparty limits are set in
mengalami default. Limit counterparty ditetapkan sesuai accordance with the Bank ’s inte rna l policies.
dengan kebijakan internal.
Proses Process
Penerapan manajemen risiko kredit Bank, antara lain The implementation of the Bank’s credit risk management
sebagai berikut: includes, among others, the following:
1. Menerapkan budaya sadar risiko bagi setiap unit yang 1. Implement a risk-aware culture for every unit involved
terlibat dalam proses pemberian kredit mulai dari dari in the credit granting process, from the Business Unit,
Unit Bisnis, Unit Analis Kredit, dan semua unit Credit Analysis Unit, and all supporting units, to
pendukung, sehingga potensi risiko yang mungkin minimize potential risks. Activities include providing
terjadi dapat diminimalisir. Kegiatan yang dilakukan
training, participating in relevant seminars, and sharing
antara lain dengan pemberian pelatihan, keikutsertaan
lessons learned with relevant units on both internal
dalam seminar yang relevan, dan membagikan lesson
and external cases.
learned ke unit terkait atas kasus-kasus yang terjadi
2. Improve credit quality by improving working paperwork,
baik internal maupun eksternal.
2. Men in g ka tkan kualita s perkr ed itan d eng an enhancing the quality of personnel involved, refining
penyempurnaan kertas kerja, peningkatan kualitas credit policies and procedures more comprehensively
personil yang terlibat, penyempurnaan kebijakan dan and sustainably, and conducting coordination meetings
prosedur kredit yang lebih menyeluruh dan between units involved in the credit granting process.
berkelanjutan, juga melakukan rapat koordinasi antar 3. Implement risk-based credit analysis standards and
unit yang terlibat dalam proses pemberian kredit. continuously update the situation on macroeconomic
3. Menerapkan standar analisa kredit berbasiskan risiko, developments and other factors that could increase
dan senantiasa melakukan pengkinian terhadap credit risk for the Bank.
perkembangan kondisi makro dan hal-hal lain yang 4. Enhance the monitoring function of disbursed credit.
dapat mengancam meningkatkan risiko kredit bagi
Monitoring is conducted on the development of the
Bank.
debtor's business, fulfillment of credit requirements
4. Meningkatkan fungsi monitoring terhadap kredit yang
or covenants, the suitability of facility use for the credit
telah disalurkan. Monitoring dilakukan atas
purpose/use of credit funds, the smoothness of
perkembangan usaha debitur, pemenuhan persyaratan
kredit atau covenant, kesesuaian penggunaan fasilitas principal and interest payments, the condition of credit
dengan tujuan kredit/penggunaan dana kredit, collateral, and the resolution of problematic debtors
kelancaran pembayaran pokok dan bunga, kondisi (if any). This monitoring serves as an early warning
agunan kredit, dan terhadap penyelesaian debitur signal before a debtor becomes non-performing.
bermasalah (bila telah terjadi). Monitoring ini berguna
sebagai early warning signals sebelum debitur menjadi
debitur non performing.
Proses manajemen risiko kredit berlangsung secara The credit risk management process is ongoing through a
berkesinambungan dalam suatu proses identifikasi, process of identification, measurement, monitoring, and
pengukuran, pemantauan hingga pengendalian. Pada control. At the individual exposure level, the credit risk
97 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 102
tataran eksposur individu, proses manajemen risiko kredit management process is implemented by the Business Unit
dilaksanakan oleh Unit Bisnis dan Unit Analisa Kredit melalui and the Credit Analysis Unit through identification (including
identifikasi (antara lain verifikasi kebenaran data), data verification), measurement (using credit analysis tools),
pengukuran (menggunakan perangkat analisa kredit), monitoring (through regular customer visits and monitoring
pemantauan (melalui kunjungan berkala kepada nasabah aspects related to the customer's business), and control
dan monitor aspek-aspek terkait usaha nasabah), dan (including through limit setting). At the portfolio exposure
pengendalian (antara lain melalui penetapan limit). Pada level, credit exposure is continuously monitored and reported
tataran eksposur portofolio, eksposur kredit senantiasa periodically to Management, including through the Risk
dipantau dan dilaporkan secara berkala kepada Manajemen Management Monitoring Report, evaluating target
antara lain melalui Laporan Pemantauan Manajemen Risiko, achievement, determining steps and coordinating follow-
melakukan evaluasi atas pencapaian target, penetapan up improvements, and evaluating the effectiveness of the
langkah-langkah dan koordinasi tindak lanjut perbaikan, improvements that have been taken.
serta evaluasi atas efektivitas langkah-langkah perbaikan
yang telah dilakukan.
Perangkat dan Metode Tools and Methods
Untuk mendukung proses bisnis dan pengelolaan risiko To support business processes and credit risk management,
kredit, Bank MAS menggunakan beberapa perangkat Bank MAS uses various credit risk management tools at
pendukung manajemen risiko kredit yang ada baik pada both the portfolio and individual exposure levels. Credit risk
tataran eksposur portofolio maupun individu. Risiko kredit from debtors and products is covered and provisioned
dari debitur maupun produk telah dicover dan dicadangkan through the Allowance for Impairment Losses (CKPN),
melalui CKPN yang dihitung berdasarkan Regulasi dan which is calculated in accordance with applicable regulations
Standar yang berlaku. and standards.
Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Establishment of Allowance for Impairment Losses
(CKPN) (CKPN)
Penurunan nilai adalah suatu kondisi di mana nilai tercatat Impairment refers to a condition where the carrying amount
dari suatu aset melebihi dari nilai yang dapat dipulihkan of an asset exceeds the recoverable amount of that asset.
dari aset yang bersangkutan. Bank MAS melakukan evaluasi Bank MAS evaluates impairment for credit exposures
penurunan nilai terbatas pada eksposur kredit yang showing signs of decline in value, based on applicable
mengalami penurunan nilai, berdasarkan ketentuan yang regulations and taking objective evidence into account.
berlaku dengan mempertimbangkan bukti objektif.
Apabila nilai tercatat aset keuangan tersebut lebih besar If the carrying amount of a financial asset exceeds its
daripada nilai yang dapat dipulihkan (recoverable amount) recoverable amount, an Allowance for Impairment Losses
maka atas aset tersebut dibentuk Cadangan Kerugian (CKPN) is established for that asset. The impairment
Penurunan Nilai (CKPN). Assessment penurunan nilai assessment (CKPN calculation) at Bank MAS uses two
(perhitungan CKPN) di Bank MAS menggunakan 2 (dua) methods: individual assessment and collective assessment.
metode yaitu assessment secara individual dan secara
kolektif.
Perhitungan CKPN dilakukan secara individual apabila The calculation of CKPN is carried out individually if a
suatu aset keuangan dengan nilai signifikan mempunyai financial asset with a significant value has objective evidence
bukti obyektif mengalami penurunan nilai. Aset yang of impairment. Assets categorized as significant are financial
dikategorikan sebagai signifikan adalah aset keuangan assets with a certain value determined by the Bank, and
dengan nilai tertentu yang ditetapkan Bank, dan masuk ke are included in stage 3. CKPN is individually calculated
dalam stage 3. CKPN secara individual dihitung dengan using the present value method of the estimated cash flow
menggunakan metode nilai kini dari estimasi arus kas suatu of a financial asset in the future or collateral shortfall. CKPN
aset keuangan di masa depan atau collateral shortfall. is collectively calculated using historical loss data (calculation
CKPN secara kolektif dihitung dengan menggunakan data of incurred loss based on the estimated probability of default,
kerugian historis (perhitungan incurred loss berdasarkan loss given default and utilization rate of each type of credit
98 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 103
estimasi probability of default, loss given default dan group based on the type of use given to the debtor. In this
utilization rate dari masing-masing jenis kelompok kredit collective CKPN calculation, the calculation method for
berdasarkan jenis penggunaan yang diberikan kepada Probability of Default (PD) and Loss Given Default (LGD)
debitur. Dalam perhitungan CKPN secara kolektif ini, metode for the Collective CKPN uses migration analysis with a data
perhitungan Probability of Default (PD) dan Loss Given observation period of 6 (six) years.
Default (LGD) untuk CKPN Kolektif tersebut menggunakan
migration analysis dengan periode observasi data selama
6 (enam) tahun.
Pada akhir tahun 2025, Bank telah membentuk nilai CKPN At the end of 2025, the Bank had established Allowance
kredit baik secara individual maupun kolektif sebesar Rp for Impairment Losses (CKPN) for both individual and
246,61 Miliar, dan dengan rasio CKPN terhadap NPL collective credit exposures amounting to IDR 246,61 billion,
(coverage ratio) sebesar 70,78%. Bank terus melakukan with a CKPN-to-NPL ratio (coverage ratio) of 70.78%. The
evaluasi terhadap model CKPN baik kolektif maupun Bank continues to evaluate both the collective and individual
individual untuk dapat menghasilkan perhitungan CKPN CKPN models to produce calculations that are more sensitive
yang lebih sensitif terhadap risiko yang dihadapi oleh Bank. to the risks faced by the Bank.
2. RISIKO PASAR 2. MARKET RISK
Risiko Pasar adalah risiko pada posisi neraca dan rekening Market Risk is the risk arising in the Bank’s balance sheet
administratif, akibat perubahan secara keseluruhan dari and off-balance sheet positions due to overall changes in
kondisi pasar. Risiko pasar di Bank MAS meliputi risiko market conditions. At Bank MAS, market risk primarily
suku bunga dan risiko nilai tukar. includes interest rate risk and foreign exchange risk.
Risiko pasar di Bank MAS tergolong masih sangat rendah Market risk at Bank MAS is still considered very low because
karena portofolio Bank didominasi oleh instrumen keuangan the Bank’s portfolio is dominated by relatively simple financial
yang belum kompleks. Bank belum memiliki aset maupun instruments. The Bank does not hold trading assets or
kewajiban trading dan structured product dan transaksi liabilities, structured products, and its derivative transactions
derivatif yang dilakukan Bank terutama masih berupa are mainly limited to spot, forward, and swap transactions
transaksi spot, forward dan swap dengan jumlah yang relatif with relatively small, insignificant amounts.
kecil (tidak signifikan).
Nilai PDN (Posisi Devisa Netto) Bank pada akhir Desember The Bank’s Net Open Position (NOP) in foreign currency
2025 sebesar Rp 12,65 Miliar, atau sebesar 0,31%, masih at the end of December 2025 was IDR 12.65 Billion, or
jauh berada dibawah batas Regulasi yang ditetapkan 0.31%, which remains well below the regulatory limit of
sebesar 20%. Rendahnya rasio PDN karena hanya untuk 20%. The low NOP ratio reflects that foreign exchange
memenuhi kebutuhan valuta asing nasabah, bukan untuk positions are maintained solely to meet customer needs,
keperluan spekulatif. not for speculative purposes.
Terhadap risiko suku bunga, berdasarkan mark-to-market Regarding interest rate risk, based on the mark-to-market
surat berharga dengan klasifikasi FVOCI (Fair Value through valuation of securities classified as FVOCI (Fair Value
Other Comprehensive Income) pada akhir Desember 2025 through Other Comprehensive Income) at the end of
adalah positif atau Bank memiliki potential gain sebesar Rp December 2025, the Bank recorded a potential gain of IDR
20,38 Miliar atau 0,27%. 20.38 Billion, or 0.27%.
Tata Kelola dan Organisasi. Governance and Organization
Dalam rangka pengembangan organisasi yang independen To develop an independent and objective organization, the
dan obyektif, unit kerja yang mengelola manajemen risiko work unit responsible for market risk management consists
pasar terdiri dari 3 (tiga) bagian yaitu unit kerja front office of three divisions: the front office (Treasury Unit), the middle
(Unit Treasury), middle office (Unit Manajemen Risiko), dan office (Risk Management Unit), and the back office
back office (Unit Settlement). (Settlement Unit).
99 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 104
Pihak front office sebagai unit pelaksana transaksi yang The front office, as the transaction-executing unit, conducts
melakukan aktivitas bisnis, melakukan transaksi instrumen business activities, transacts in financial instruments, and
keuangan dan berhubungan dengan bank lain. Dalam interacts with other banks. In carrying out its duties, the
melaksanakan tugas, Unit Treasury dibatasi dengan risk Treasury Unit is constrained by risk limits established by
limit yang ditetapkan oleh unit independen yaitu Unit an independent unit, the Risk Management Unit.
Manajemen Risiko.
Pihak middle office bertanggung jawab untuk melakukan The middle office is responsible for managing market risk
pengelolaan risiko pasar aktivitas treasury yang bertugas in treasury activities. It is tasked with developing policies
menyusun kebijakan dan prosedur, mengusulkan sistem and procedures, proposing limit systems, monitoring market
limit, memantau limit risiko pasar, memonitor, menilai dan risk limits, monitoring, assessing, and reporting risks arising
melaporkan risiko yang timbul atas kegiatan yang dilakukan from front office activities, and conducting stress tests on
pihak front office serta melakukan stress test atas potensi potential market variable movements that could harm the
pergerakan variabel pasar yang berpotensi merugikan Bank. Bank. The middle office is an independent work unit separate
Middle office merupakan unit kerja yang independen terpisah from the treasury and business units as a risk-taking unit,
dari unit treasury maupun bisnis sebagai risk taking unit, and is also independent from the back office and internal
dan juga independen terhadap unit back office maupun unit audit units.
internal audit.
Pihak back office (Settlement) melakukan pencatatan The back office (Settlement) records and settles business
aktivitas dan penyelesaian atas aktivitas bisnis yang activities conducted by dealers (confirming, bookkeeping,
dilakukan oleh dealer (melakukan aktivitas konfirmasi, and settling Treasury transactions).
pembukuan dan settlement transaksi Treasury).
Pengelolaan terhadap risiko pasar dilakukan melalui rapat Market risk management is carried out through regular Risk
rutin Komite Manajemen Risiko yang membahas profil risiko Management Committee meetings, which discuss the market
pasar, eksposur risiko pasar dalam penempatan di surat risk profile and market risk exposure in securities placements.
berharga, dan melalui rapat rutin Komite ALCO yang Regular ALCO Committee meetings serve as a forum for
merupakan forum untuk menganalisa data-data keuangan analyzing financial data and price movements in the
dan pergerakan harga dari portofolio investasi yang dimiliki, investment portfolio, establishing interest rate risk control
penetapan kebijakan dan strategi pengendalian risiko suku policies and strategies, and making decisions related to the
bunga, serta pengambilan keputusan yang berhubungan provision, use, and allocation of funds, based on applicable
dengan penyediaan, penggunaan serta pengalokasian dana regulations and risk-based prudential principles.
yang didasari oleh ketentuan yang berlaku serta prinsip
kehati-hatian yang berbasis risiko.
Kebijakan dan Prosedur Policies and Procedures
Dalam rangka mendukung target bisnis dengan tetap To support business targets while adhering to prudent
memperhatikan prinsip kehati-hatian, Bank MAS telah principles, Bank MAS has policies related to market and
memiliki kebijakan terkait manajemen risiko pasar dan liquidity risk management, as well as policy and procedure
likuiditas serta pedoman kebijakan dan prosedur unit kerja guidelines for the Treasury and Settlement units.
Treasury dan unit kerja Settlement.
Proses Process
Penerapan manajemen risiko pasar Bank, antara lain The Bank's market risk management implementation
sebagai berikut: includes the following:
1. Menyusun sistem dan prosedur pengelolaan dan 1. Developing an integrated risk management and control
pengendalian risiko secara terintegrasi untuk system and procedures to control interest rate and
mengendalikan risiko suku bunga dan valuta asing. foreign exchange risks.
100 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 105
2. Memantau semua aktivitas yang dapat meningkatkan 2. Monitoring all activities that could increase market risk.
risiko pasar 3. Closely monitoring the Net Open Position (NOP) to
3. Memantau secara ketat Posisi Devisa Netto (PDN) minimize exchange rate risk from foreign exchange
untuk meminimalkan risiko nilai tukar dari posisi dan positions and transactions.
transaksi valuta asing. 4. Implement strict oversight mechanisms to ensure that
4. Menerapkan mekanisme pengawasan ketat untuk all activities do not deviate from established systems
memastikan bahwa seluruh kegiatan tidak menyimpang and procedures.
dari sistem dan prosedur yang telah ditetapkan. 5. Implement the principle of segregation of duties between
5. Menerapkan prinsip pemisahan fungsi tugas dan front office, middle office, and back office.
tanggung jawab (segregation of duties) front office, 6. Conduct regular market risk stress testing.
middle office dan back office.
6. Melakukan stress testing risiko Pasar secara berkala.
Proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan The process of identifying, measuring, monitoring, and
pengendalian risiko pasar dilakukan oleh secara melekat controlling market risk is carried out in an integrated manner
baik oleh unit bisnis maupun bagian yang independen dari by both business units and independent divisions within
unit bisnis. Identifikasi risiko pasar terutama dilakukan untuk business units. Market risk identification is primarily
setiap produk atau aktivitas bisnis Bank yang terekspos conducted for each product or business activity of the Bank
risiko pasar. Bank MAS melakukan pengukuran risiko pasar exposed to market risk. Bank MAS measures market risk
dengan menggunakan pendekatan standar yang using a simplified standardized approach. This method is
disederhanakan (simplified standardised approach). Metode used to calculate the Minimum Capital Adequacy
tersebut digunakan untuk menghitung Kewajiban Requirement (CAR) for market risk. Market risk monitoring
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) risiko pasar. and control are carried out through market risk evaluation
Pemantauan dan pengendalian risiko pasar dilakukan through daily Net Open Position reports, ALCO forums, the
dengan evaluasi risiko pasar melalui laporan harian Posisi Risk Management Committee, and market risk exposure
Devisa Neto, forum ALCO, Komite Manajemen Risiko, serta reports through risk profile reports.
laporan eksposur risiko pasar melalui laporan profil risiko.
Perangkat dan Metode Tools and Methods
Untuk mengelola potensi kerugian Risiko Pasar telah To manage potential losses from Market Risk, Bank MAS
ditetapkan limit-limit antara lain sebagai berikut: has established the following limits:
a. Stop Loss limit a. Stop Loss limit
b. Dealer limit
b. Dealer limit
c. Limit counterparty
c. Limit counterparty
d. Intraday Limit
d. Intraday Limit
e. Net Open Position Limit
e. Net Open Position Limit The limits are set in compliance with regulatory requirements
Penetapan limit dilakukan dengan tetap memperhatikan and are reviewed periodically to ensure their continued
ketentuan Regulator dan dilakukan review secara berkala. relevance and effectiveness.
3. RISIKO LIKUIDITAS 3. LIQUIDITY RISK
Risiko Likuiditas adalah risiko akibat ketidakmampuan bank Liquidity Risk is the risk arising from a bank’s inability to
untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber meet maturing obligations from cash flow sources and/or
pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas high-quality liquid assets that can be pledged, without
tinggi yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas disrupting the bank’s operations or financial condition.
dan kondisi keuangan bank.
Pengelolaan risiko likuiditas ini bertujuan untuk The purpose of liquidity risk management is to minimize
meminimalkan kemungkinan ketidakmampuan Bank the likelihood that the Bank will be unable to obtain cash
101 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 106
dalam memperoleh sumber pendanaan arus kas dan flow funding and to build structural liquidity strength in the
membangun kekuatan likuiditas struktural neraca bank balance sheet to support sustainable long-term growth.
untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang yang
berkesinambungan.
Selama tahun 2025, likuiditas Bank MAS tergolong likuid, During 2025, Bank MAS maintained a liquid position,
tercermin dari rasio AL/ NCD dan AL / DPK yang jauh di reflected in the AL/NCD ratio and AL/DPK ratio, which were
atas threshold masing-masing sebesar 253,72% dan well above their respective thresholds at 253.72% and
44,88%. Rasio AL/NCD menurun sedangkan rasio AL/DPK 44.88%. The AL/NCD ratio slightly decreased, while the
meningkat dibandingkan tahun sebelumnya (259,56% dan AL/DPK ratio increased compared to the previous year
42,72%). Peningkatan AL/DPK dipengaruhi oleh (259.56% and 42.72%, respectively). The increase in
meningkatnya aset likuid dan Dana Pihak Ketiga (DPK). AL/DPK was influenced by higher liquid assets and increased
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) posisi 31 Third-Party Funds (DPK). The Macroprudential
Desember 2025 mencapai sebesar 50,86% dimana rasio Intermediation Ratio (RIM) as of December 31, 2025,
mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya reached 50.86%, showing a decline compared to the
karena menurunnya surat berharga korporasi Bank dan previous year due to a decrease in corporate securities
kenaikan total DPK lebih besar dibandingkan kenaikan total held by the Bank and a larger increase in total DPK compared
kredit. Bank melakukan berbagai kegiatan untuk to total loans. To improve the RIM ratio, the Bank has
meningkatkan rasio RIM, antara lain memberikan penawaran undertaken activities such as offering credit facility takeovers
take over fasilitas kredit dengan memberikan suku bunga with competitive interest rates, executed prudently to avoid
yang bersaing, namun tetap dilakukan secara prudent agar increases in Non-Performing Loans (NPL). Bank MAS has
tidak terjadi kenaikan angka NPL (Non Performing Loan). also complied with regulatory liquidity requirements,
Bank telah menjalankan ketentuan terkait likuiditas sesuai maintaining both Rupiah and foreign currency liquidity
dengan ketentuan Regulator yang mewajibkan Bank untuk (Minimum Reserve Requirement) on a daily and average
menjaga likuiditas Rupiah dan Valas (Giro Wajib Minimum) basis through BI Current Accounts and Macroprudential
baik secara harian maupun rata-rata dalam bentuk giro BI Liquidity Buffers (PLM).
dan PLM (Penyangga Likuiditas Makroprudensial).
Tata Kelola dan Organisasi Governance and Organization
Kebijakan terkait manajemen risiko likuiditas beserta Standar Policies related to liquidity risk management, along with
Prosedur Operasional (SPO) disusun oleh Bagian Sistem Standard Operating Procedures (SPO), are formulated by
& Prosedur dengan unit-unit terkait, selanjutnya dilaksanakan the System & Procedure Division in coordination with
oleh Bagian Treasury yang dijabarkan kedalam manajemen relevant units. Implementation is carried out by the Treasury
strategi likuiditas. Bagian Manajemen Risiko melakukan Division, which translates the policies into liquidity strategy
monitoring terhadap pelaksanaan manajemen likuiditas management. The Risk Management Division monitors the
yang dilakukan oleh Bagian Treasury tersebut. execution of liquidity management conducted by the Treasury
Division.
Kebijakan dan Prosedur Policies and Procedures
Bank telah memiliki kebijakan manajemen risiko likuiditas, Bank MAS has established liquidity risk management
pedoman treasury dan penetapan limit risiko likuiditas. policies, Treasury guidelines, and liquidity risk limits.
Proses Process
Penerapan manajemen risiko likuiditas Bank, antara lain The implementation of liquidity risk management at Bank
sebagai berikut: MAS includes the following activities:
1. Melakukan kajian dan pemantauan atas posisi Giro 1. Reviewing and monitoring the Minimum Reserve
Wajib Minimum (GWM), Asset/Liability Maturity Profile, Requirement (GWM), Asset/Liability Maturity Profile,
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM), dan rasio Macroprudential Intermediation Ratio (RIM), and liquidity
alat likuid. ratios.
102 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 107
2. Melakukan koordinasi antar unit kerja (unit Treasury 2. Coordinating between units (Treasury Unit and
dengan Unit Bisnis) terhadap pengendalian keluar Business Units) to control fund inflows and outflows.
masuknya dana 3. Strengthening the function of ALCO to monitor Bank
3. Meningkatkan fungsi ALCO untuk memantau likuiditas liquidity and determine pricing for Bank products.
Bank serta penentuan pricing atas produk Bank. 4. Collaborating with other banks to obtain or provide
4. Melakukan kerja sama dengan berbagai bank untuk money market lines that can be utilized when
mendapatkan atau memberikan money market line, necessary.
yang bisa digunakan bila diperlukan. 5. Conducting periodic liquidity risk stress testing.
5. Melakukan stress testing risiko Likuiditas secara berkala.
Proses manajemen risiko likuiditas terdiri dari identifikasi, The liquidity risk management process consists of identifying,
pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko likuiditas. measuring, monitoring, and controlling liquidity risk.
Identifikasi dilakukan untuk mengetahui jumlah dan tren Identification is carried out to determine the amount and
kebutuhan likuiditas serta sumber pendanaan yang tersedia trend of liquidity needs and available funding sources, which
di mana dilakukan dengan memproyeksikan arus kas. Bank is done by projecting cash flow. The Bank measures liquidity
melakukan pengukuran risiko likuiditas dengan risk using liquidity ratio indicators such as secondary
menggunakan indikator rasio likuiditas seperti secondary reserves, Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding
reserve, Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR), Minimum Reserve Requirement, the ratio of
Ratio (NSFR), Giro Wajib Minimum, rasio alat likuid terhadap liquid assets to non-core deposits, and Third Party Funds.
non core deposit maupun Dana Pihak Ketiga. Pemantauan Monitoring of the liquidity position is carried out periodically
posisi likuiditas dilakukan secara berkala dan memperhatikan and pays attention to early warning indicators for internal
indikator peringatan dini atas indikator internal dan eksternal. and external indicators. Early warning indicators can
Indikator peringatan dini secara umum dapat dilihat dari generally be seen from secondary reserve indicators under
indikator secondary reserve pada kondisi normal atau normal or tight conditions for both the Rupiah and foreign
kondisi tight baik untuk Rupiah maupun valuta asing, antara currencies, including by observing trends in the Bank
lain dengan melihat tren tingkat suku bunga Bank Indonesia Indonesia (BI) Rate, the Fed rate, the average interest rate
(BI) Rate, Fed rate, suku bunga rata-rata deposito bank on competitor bank deposits that has increased significantly
pesaing yang naik signifikan sesuai batasan yang telah according to the established limits, the trend of large customer
ditetapkan, tren dana nasabah besar yang masuk dalam funds included in the 50 largest depositors that tends to
50 deposan besar yang cenderung menurun secara decrease significantly according to the established limits,
signifikan sesuai batasan yang telah ditetapkan, dan lain- and others.
lain.
Bank memiliki indikator peringatan dini likuiditas untuk Bank has implemented early warning indicators for liquidity
mengetahui potensi peningkatan risiko likuiditas dan to identify potential increases in liquidity risk and provide
memberikan sinyal sehingga dapat melakukan tindak lanjut signals that allow for timely follow-up actions, mitigation, or
dan mitigasi atau action plan yang dibutuhkan dalam aktivitas operational action plans on a daily basis. The availability
operasional yang dilakukan secara harian. Ketersediaan of total reserves is monitored daily, weekly, and monthly by
atas keseluruhan reserves dipantau secara harian, mingguan the Treasury Division. The Bank also monitors two key
dan bulanan oleh Bagian Treasury. Bank juga melakukan liquidity ratios: the Liquidity Coverage Ratio (LCR) and the
monitoring terhadap 2 (dua) rasio utama likuiditas yaitu Net Stable Funding Ratio (NSFR). Both the LCR and NSFR
Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio / indicate that Bank MAS’s liquidity position remains above
LCR) dan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable the minimum regulatory requirements.
Funding Ratio / NSFR). Rasio LCR dan NSFR Bank
menunjukkan posisi likuiditas Bank berada di atas batas
minimum rasio yang ditetapkan Regulator.
Pengendalian risiko likuiditas dilakukan dengan penetapan Liquidity risk is controlled through the establishment of
limit-limit yang akan dilakukan review secara berkala oleh limits, which are reviewed periodically by the Risk
Bagian Manajemen Risiko. Management Division.
103 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 108
Perangkat dan Metode Tools and Methods
Dalam mengelola risiko likuiditas, Bank MAS menggunakan In managing liquidity risk, Bank MAS uses daily cash flow
proyeksi arus kas harian dan profil maturitas bulanan, agar projections and monthly maturity profiles to establish
dapat menetapkan strategi yang sesuai dan akurat untuk appropriate and accurate strategies to anticipate the Bank’s
mengantisipasi kondisi likuiditas Bank di masa mendatang. future liquidity conditions. The calculation of maturity profiles
Perhitungan profil maturitas tersebut sesuai dengan is carried out in accordance with regulatory requirements.
ketentuan Regulator.
4. RISIKO OPERASIONAL 4. OPERATIONAL RISK
Risiko Operasional adalah risiko akibat ketidakcukupan Operational Risk is the risk arising from inadequate or failed
dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan internal processes, human error, system failures, and/or
manusia, kegagalan sistem dan/atau adanya kejadian- external events that affect the Bank’s operations.
kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional bank.
Seiring dengan meningkatnya keragaman dan kompleksitas With the increasing diversity and complexity of banking
produk dan layanan perbankan, percepatan perkembangan products and services, rapid development of systems and
sistem dan teknologi informasi, serta meningkatnya information technology, and higher customer expectations
ekspektasi nasabah terhadap kualitas layanan, pengelolaan regarding service quality, the management of Operational
Risiko Operasional menjadi aspek yang sangat krusial. Risk has become a crucial aspect. Therefore, the Bank
Oleh karena itu, Bank secara konsisten memperkuat consistently strengthens its Operational Risk Management
kerangka manajemen Risiko Operasional guna memastikan framework to ensure business continuity, protect its
keberlangsungan usaha, menjaga reputasi, serta melindungi reputation, and safeguard the interests of customers and
kepentingan nasabah dan pemangku kepentingan lainnya. other stakeholders.
Tata Kelola dan Organisasi Governance and Organization
Penerapan manajemen Risiko Operasional dilakukan secara The implementation of Operational Risk management is
menyeluruh di seluruh unit kerja melalui pendekatan three carried out comprehensively across all units using the three
lines of defense. lines of defense approach.
• First Line of Defense dijalankan oleh seluruh unit bisnis • First Line of Defense is carried out by all business units
dan unit pendukung selaku risk owner atau risk taking and supporting units as risk owners or risk-taking units,
unit yang bertanggung jawab atas identifikasi, responsible for identifying, measuring, monitoring, and
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko controlling risks in daily activities.
dalam aktivitas sehari-hari. • Second Line of Defense is implemented by the Risk
• Second Line of Defense dilaksanakan oleh Divisi Management Division and the Systems and Procedures
Manajemen Risiko serta Bagian Sistem dan Prosedur (Sisdur) and Compliance units as the risk control unit,
(Sisdur) dan Kepatuhan sebagai risk control unit, yang which play a role in developing policies, methodologies,
berperan dalam penyusunan kebijakan, metodologi, mo n it o r i ng im pl e m e n t at io n , a nd pr o v i d i ng
pemantauan implementasi, serta pemberian recommendations for improvement.
rekomendasi perbaikan. • Third Line of Defense is carried out by the Internal
• Third Line of Defense dijalankan oleh Divisi Internal Audit Division as the risk assurance unit, providing
Audit sebagai risk assurance unit yang memberikan independent assessments of the effectiveness of risk
penilaian independen atas efektivitas penerapan management implementation and internal control
manajemen risiko dan sistem pengendalian internal. systems.
Bank secara berkelanjutan meningkatkan koordinasi dan The Bank continuously enhances coordination and synergy
sinergi antar unit kerja dalam melakukan kajian terhadap among units in reviewing processes, systems, and
proses, sistem, dan prosedur guna memperkuat procedures to strengthen internal controls and mitigate
pengendalian internal serta memitigasi potensi peningkatan potential increases in Operational Risk arising from business
Risiko Operasional yang dapat timbul dari dinamika bisnis dynamics and changes in the external environment.
dan perubahan lingkungan eksternal.
104 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 109
Kebijakan dan Prosedur Policies and Procedures
Bank telah memiliki kebijakan Manajemen Risiko yang The Bank has a Risk Management policy that applies
berlaku secara bankwide dan mencakup pengelolaan Risiko bankwide and comprehensively covers Operational Risk
Operasional secara komprehensif. Kebijakan tersebut management. This policy serves as the foundation for risk
menjadi landasan dalam penerapan manajemen risiko di management implementation across all work units and is
seluruh unit kerja dan dijabarkan lebih lanjut dalam Standar further elaborated in the Standard Operating Procedures
Prosedur Operasional (SPO) yang mengatur pelaksanaan (SPO), which govern the prudent execution of transactions
transaksi dan kegiatan operasional secara prudent. and operational activities. All operational activities are carried
Setiap aktivitas operasional dilaksanakan dengan out with prudence, including dual control mechanisms,
menerapkan prinsip kehati-hatian, termasuk mekanisme segregation of duties, and tiered supervision to ensure
dual control, pemisahan fungsi (segregation of duties), serta effective control and minimize potential losses arising from
pengawasan berjenjang guna memastikan efektivitas Operational Risk.
pengendalian dan meminimalkan potensi terjadinya kerugian
akibat Risiko Operasional.
Proses Process
Penerapan manajemen risiko operasional Bank, antara lain The implementation of the Bank’s operational risk
sebagai berikut: management is carried out through the following steps:
1. Bank secara berkala melakukan penelaahan dan 1. The Bank periodically reviews and updates its Policies,
penyempurnaan atas Kebijakan, Standar Prosedur SPO, Operational Implementation Guidelines (PPO),
Operasional (SPO), Petunjuk Pelaksanaan Operasional Circular Letters (SE), and Decrees (SK) to ensure
(PPO), Surat Edaran (SE), dan Surat Keputusan (SK) alignment with regulations, business complexity, and
guna memastikan kesesuaian dengan perkembangan prudential principles.
regulasi, kompleksitas bisnis, serta prinsip kehati-hatian. 2. Any proposed new activity, product, or service
2. Setiap usulan aktivitas, produk, dan/atau jasa baru undergoes a risk assessment process to identify
yang dikembangkan Bank melalui proses kajian risiko potential risks and establish adequate mitigation
(risk assessment) dengan fokus pada identifikasi potensi measures before implementation.
risiko yang dapat timbul serta penetapan langkah 3. Implementation of Enterprise Risk Management (ERM)
mitigasi yang memadai sebelum implementasi. involving the identification, measurement, monitoring,
3. Bank menerapkan Enterprise Risk Management (ERM) and mitigation of operational risks, including the periodic
dengan melakukan identifikasi, pengukuran, execution of Risk and Control Self Assessment (RCSA)
pemantauan, dan mitigasi risiko operasional, antara across all work units.
lain melalui pelaksanaan Risk and Control Self 4. Establishment of Key Risk Indicators (KRI) as a risk
Assessment (RCSA) pada seluruh unit kerja secara monitoring tool, serving as an early warning signal. KRI
berkala. realization is monitored, and corrective actions are
4. Bank menetapkan Key Risk Indicator (KRI) sebagai taken if any thresholds are exceeded.
alat pemantauan risiko yang mempertimbangkan tingkat 5. Refinement of Business Continuity Plan (BCP)
dampak dan kemungkinan terjadinya risiko. KRI guidelines, including contingency plans for manual
berfungsi sebagai early warning signal untuk customer service when required.
memastikan potensi risiko yang signifikan dapat
diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara tepat waktu.
Realisasi KRI dimonitor secara berkala dan dilakukan
langkah korektif apabila terdapat pelampauan batas
yang telah ditetapkan.
5. Menyempurnakan pedoman baku Business Continuity
Plan (BCP) dan termasuk dalam hal ini contingency
plan untuk pelayanan nasabah secara manual apabila
dibutuhkan.
105 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 110
6. Membuat laporan Business Impact Analysis (BIA) untuk 6. Preparation of Business Impact Analysis (BIA) reports
menentukan dan menganalisa dampak bisnis dari to analyze the business impact of potential operational
potensi gangguan yang dapat memengaruhi kegiatan disruptions and determine necessary mitigation
operasional serta mitigasi yang dibutuhkan. measures.
7. Melakukan penilaian risiko menggunakan Asset Register 7. Risk assessment using Asset Registers and Risk
dan Risk Register secara mandiri (assessment) melalui
Registers independently via working papers prepared
kertas kerja oleh divisi/bagian yang ada di Bank MAS.
by Bank units/divisions, conducted at least once a year
Aktivitas ini dilakukan secara berkala paling sedikit 1
and coordinated with the Risk Management Division.
(satu) kali dalam setahun, dan dikoordinasikan ke
8. Monitoring incidents or events with risk impact through
Bagian Manajemen Risiko.
8. Bank melakukan pemantauan atas kejadian atau Operational Event Reports across all work units,
peristiwa yang memiliki dampak risiko melalui branches, and sub-branches as part of learning and
mekanisme Laporan Peristiwa Operasional di seluruh strengthening controls.
unit kerja, Kantor Cabang, dan Kantor Cabang 9. Conducting Risk Awareness and Anti-Fraud socialization
Pembantu sebagai bagian dari pembelajaran dan across all work units to build a risk-conscious culture
penguatan pengendalian. throughout the organization.
9. Bank telah menyelenggarakan sosialisasi Risk 10. Establishment of the Cyber Security Risk Unit under
Awareness dan Anti Fraud kepada seluruh unit kerja the Digital Risk Management Division to strengthen IT
guna membangun budaya sadar risiko di seluruh jenjang reliability and security, protect customers from
organisasi
cybercrime, and safeguard the Bank’s reputation.
10. Sejalan dengan perkembangan teknologi, Bank MAS
11. Enhanced management of IT risk in line with operational
juga memperhatikan faktor keandalan dan keamanan
digitalization and increased digital transaction volume,
dalam penggunaan teknologi informasi, sehingga dapat
focusing on cyber risk mitigation, data protection, and
melindungi nasabah dari cyber crime dan menjaga
reputasi Bank, seiring dengan hal tersebut telah dibentuk safeguarding the Bank’s reputation.
Bagian Cyber Security Risk, di bawah Divisi Digital 12. Implementation of a fraud detection system (FDS) to
Risk Management. monitor digital transactions and the formation of an
11. Seiring dengan percepatan digitalisasi operasional dan Anti-Fraud investigation team to strengthen internal
peningkatan volume transaksi melalui kanal digital, controls, monitor potential and actual fraud incidents,
Bank meningkatkan pengelolaan risiko teknologi and ensure strict follow-up under a zero-tolerance fraud
informasi dengan memperhatikan aspek keandalan policy.
dan keamanan sistem. Untuk memperkuat pengendalian
risiko siber, Bank telah membentuk fungsi Cyber Security
Risk yang fokus pada mitigasi risiko cyber crime serta
perlindungan data dan reputasi Bank.
12. Bank menerapkan sistem pemantauan transaksi digital
melalui fraud detection system (FDS) guna mendeteksi
indikasi fraud secara dini. Selain itu, Bank membentuk
tim investigasi (Anti Fraud) yang berfungsi memperkuat
sistem pengendalian intern, memantau potensi dan
kejadian fraud, serta memastikan tindak lanjut yang
tegas. Bank menerapkan kebijakan zero tolerance for
fraud, dengan pemberian sanksi sesuai ketentuan yang
berlaku.
Proses manajemen risiko operasional Bank MAS terdiri The operational risk management process at Bank MAS
dari 5 (lima) proses utama yang berkesinambungan consists of five (5) main continuous processes, in accordance
mengacu pada ketentuan Regulator yaitu identifikasi,
with regulatory requirements: identification, assessment,
penilaian, pengukuran, pemantauan dan pengendalian.
measurement, monitoring, and control.
106 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 111
a. Identifikasi Risiko a. Risk Identification
Mekanisme identifikasi risiko operasional dilakukan Operational risk identification is conducted by
dengan menerapkan pengelompokkan atas proses categorizing the work processes/activities of each unit
kerja/aktivitas masing-masing unit untuk menilai potensi to assess potential operational risks. The Bank also
risiko operasional. Bank juga melakukan kajian risiko conducts risk reviews on all products and activities to
atas seluruh produk dan aktivitas Bank untuk identify risk types and establish appropriate risk
mengidentifikasi jenis-jenis risiko serta menetapkan mitigations.
mitigasi risikonya. b. Risk Measurement
b. Pengukuran Risiko In accordance with regulatory requirements, operational
Sesuai dengan ketentuan Regulator dalam pengukuran risk measurement uses the Standardized Approach as
risiko operasional dengan menggunakan Pendekatan mandated by the Financial Services Authority (OJK),
Standar sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa with reporting carried out regularly as required. The
Keuangan (OJK), dan pelaporannya dilakukan secara Bank also periodically measures risks through the Bank
rutin sesuai dengan ketentuan yang berlaku tersebut. Risk Profile reports submitted to the Board of Directors
Bank juga secara berkala melakukan pengukuran risiko and the Board of Commissioners, and reported to the
melalui laporan Profil Risiko Bank yang disampaikan Regulator.
kepada Direksi dan Dewan Komisaris, serta dilaporkan c. Risk Monitoring
kepada Regulator Risk monitoring is conducted by the Risk Management
c. Pemantauan Risiko Unit and all relevant work units, including evaluating
Dilakukan oleh Unit Kerja Manajemen Risiko dan and providing feedback on risk assessments based on
seluruh unit kerja terkait, antara lain dengan melakukan self-assessment results. All incident reports and the
evaluasi dan feedback atas penilaian risiko berdasarkan status of Key Risk Indicators (KRI) for each risk owner
hasil self assessment. Semua incident report dan status are discussed in the monthly meetings of the Risk
Key Risk Indicator milik setiap risk owner dibahas Management Unit. The incident report method covers
dalam rapat bulanan Satuan Kerja Manajemen Risiko. events/incidents, assessment of impact, frequency and
Metode pembuatan incident report mencakup causes of risk, and proposed solutions.
peristiwa/kejadian, penilaian atas dampak, frekuensi d. Risk Control
dan penyebab risiko serta solusinya. Operational risk mitigation is reflected in the internal
d. Pengendalian Risiko control process, continuously measuring and refining
Mekanisme mitigasi risiko operasional tergambar pada operational risk policies, which include control
proses pengendalian internal, dengan terus melakukan procedures, transaction processing, accounting, asset
pengukuran hingga melakukan penyempurnaan custody, product provision, and fraud prevention.
kebijakan risiko operasional yang meliputi prosedur
pengendalian, penyelesaian transaksi, akuntansi,
penyimpanan aset, penyediaan produk dan pencegahan
fraud.
Penanganan Bencana Disaster Management
Gangguan atau bencana yang diakibatkan oleh faktor alam, Disruptions or disasters caused by natural factors, human
perbuatan manusia, maupun sistem dapat terjadi pada actions, or system failures may occur in critical business
fungsi-fungsi usaha yang kritikal sehingga menyebabkan functions, potentially disrupting the business activities and
terganggunya aktivitas bisnis dan layanan Bank MAS. services of Bank MAS.
Untuk mengantisipasi kejadian tersebut maka Bank MAS To anticipate such events, Bank MAS has implemented a
telah menerapkan Manajemen Keberlangsungan Business Continuity Management (BCM) system, which is
Usaha/Business Continuity Management (BCM) yang expected to minimize operational risks during emergency
diharapkan dapat meminimalisir risiko operasional pada or disaster situations.
saat terjadinya kondisi darurat atau bencana.
107 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 112
Dalam kondisi bencana (disaster), Bank MAS telah In the event of a disaster, Bank MAS has established a
menyiapkan organisasi spesifik yang terdiri dari kepala specific organizational structure, consisting of division heads
divisi sebagai koordinator penanggulangan bencana yang acting as disaster response coordinators with defined
memiliki level kewenangan, dan efektif sejak Satuan Kerja authority levels, which becomes effective once the BCP
BCP menyatakan kondisi status bencana. Unit declares a disaster status.
Setiap langkah recovery strategy dan proses recovery yang Every recovery strategy and process carried out is monitored
dilaksanakan dipantau dan dilaporkan ke Satuan Kerja BCP and reported to the BCP Unit until normal conditions are
sampai kondisi dinyatakan normal kembali. restored.
Perangkat dan Metode Tools and Methods
Dalam rangka memastikan pengelolaan Risiko Operasional To ensure effective, measurable, and sustainable Operational
yang efektif, terukur, dan berkelanjutan, Bank menerapkan Risk management, the Bank implements various integrated
berbagai perangkat dan metode yang terintegrasi dalam tools and methods within the Enterprise Risk Management
kerangka Enterprise Risk Management (ERM). Perangkat (ERM) framework. These tools support the systematic
tersebut digunakan untuk mendukung proses identifikasi, process of risk identification, measurement, monitoring,
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko secara and control.
sistematis.
• Risk and Control Self Assessment (RCSA) • Risk and Control Self Assessment (RCSA)
RCSA merupakan alat utama yang digunakan untuk RCSA is the main tool used to identify and measure
mengidentifikasi dan mengukur Risiko Operasional Operational Risk qualitatively and predictively,
secara kualitatif dan prediktif dengan considering both impact and likelihood dimensions.
mempertimbangkan dimensi dampak (impact) dan Through RCSA, the Bank evaluates the adequacy
kemungkinan terjadinya (likelihood). Melalui RCSA, and effectiveness of internal controls applied in each
Bank mengevaluasi kecukupan dan efektivitas work unit. The results of RCSA serve as the basis for
pengendalian internal yang telah diterapkan pada setiap determining residual risk levels and developing
unit kerja. Hasil RCSA menjadi dasar dalam penentuan mitigation plans to ensure that risk exposure remains
tingkat risiko residual serta penyusunan rencana mitigasi within established risk tolerance limits.
agar eksposur risiko tetap berada dalam batas toleransi
risiko yang telah ditetapkan.
• Key Risk Indicator (KRI) • Key Risk Indicator (KRI)
KRI digunakan sebagai indikator kuantitatif dan/atau KRI is used as a quantitative and/or qualitative indicator
kualitatif untuk memantau potensi peningkatan Risiko to monitor potential increases in Operational Risk in
Operasional pada area tertentu. KRI ditetapkan specific areas. KRIs are established based on
berdasarkan eksposur risiko yang signifikan dan significant risk exposures and serve as early warning
berfungsi sebagai early warning signal. Realisasi KRI signals. KRI performance is monitored regularly against
dimonitor secara berkala terhadap batasan (threshold) predetermined thresholds, allowing management to
yang telah ditentukan, sehingga manajemen dapat take timely corrective actions if limits are exceeded.
melakukan tindakan korektif secara tepat waktu apabila
terjadi pelampauan.
• Loss Event Database (LED) / Laporan Peristiwa • Loss Event Database (LED) / Operational Event
Operasional Reporting
Bank memiliki mekanisme pencatatan dan pelaporan The Bank maintains a mechanism for recording and
atas kejadian Risiko Operasional, baik yang reporting Operational Risk events, including those
menimbulkan kerugian finansial maupun kejadian yang that result in financial losses or near misses.
berpotensi menimbulkan kerugian (near miss).
108 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 113
Data tersebut dianalisis untuk mengidentifikasi akar The data is analyzed to identify root causes, event
penyebab (root cause analysis), tren kejadian, serta trends, and areas for strengthening controls to prevent
kebutuhan penguatan pengendalian guna mencegah recurrence.
terulangnya peristiwa serupa.
• Risk Register dan Asset Register • Risk Register dan Asset Register
Setiap Divisi/Bagian/Cabang/Capem menyusun dan Each Division/Department/Branch/Sub-Branch
memperbarui Risk Register sebagai dokumentasi atas maintains and updates a Risk Register documenting
risiko yang teridentifikasi beserta pengendaliannya. identified risks and their controls. The Asset Register
Selain itu, Asset Register digunakan untuk is used to identify critical assets supporting the Bank’s
mengidentifikasi aset kritikal yang mendukung operations, including risks inherent to those assets.
operasional Bank, termasuk aspek risiko yang melekat Both registers form the basis for periodic and integrated
pada aset tersebut. Kedua perangkat ini menjadi dasar risk monitoring.
dalam proses pemantauan risiko secara berkala dan
terintegrasi.
• Business Impact Analysis (BIA) dan Business Continuity • Business Impact Analysis (BIA) dan Business
Plan (BCP) Continuity Plan (BCP)
BIA digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis BIA is used to identify and analyze the impact of
dampak gangguan terhadap proses bisnis kritikal, disruptions on critical business processes, including
termasuk penentuan prioritas pemulihan. Hasil BIA setting recovery priorities. The BIA results serve as
menjadi dasar dalam penyusunan dan penyempurnaan the basis for developing and improving the Business
Business Continuity Plan (BCP) serta contingency plan Continuity Plan (BCP) and contingency plans to ensure
guna memastikan kelangsungan operasional dan operational continuity and customer service.
pelayanan kepada nasabah.
• Fraud Detection System dan Pengelolaan Risiko • Fraud Detection System and IT Risk Management
Teknologi Informasi In line with increased digital transactions, the Bank
Sejalan dengan peningkatan transaksi digital, Bank utilizes a Fraud Detection System (FDS) to monitor
memanfaatkan Fraud Detection System (FDS) untuk early indicators of fraudulent activity. Additionally, IT
memantau pola transaksi yang berindikasi fraud secara and cybersecurity risk management is continuously
dini. Selain itu, pengelolaan risiko teknologi informasi conducted to maintain system reliability, data
dan keamanan siber dilakukan secara berkelanjutan protection, and the Bank’s reputation.
untuk menjaga keandalan sistem, perlindungan data,
serta reputasi Bank.
5. RISIKO HUKUM 5. LEGAL RISK
Risiko Hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum dan/atau Legal Risk is the risk arising from lawsuits and/or weaknesses
kelemahan aspek yuridis. Kelemahan aspek yuridis tersebut in legal aspects. These legal weaknesses may include the
antara lain disebabkan oleh ketiadaan peraturan perundang- absence of supporting legislation or deficiencies in
undangan yang mendukung atau kelemahan perikatan contractual arrangements, such as the failure to meet
seperti tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak dan contract validity requirements or incomplete documentation.
pengikatan dokumen yang tidak sempurna. Risiko hukum Legal risk may also arise from changes in applicable laws
dapat juga timbul dari adanya perubahan ketentuan hukum and regulations, as well as the enforcement of court decisions
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta that could result in losses for the Bank. Legal risk can also
pelaksanaan putusan pengadilan yang dapat mengakibatkan stem from changes in laws and regulations, including the
kerugian bagi Bank. Risiko Hukum juga dapat timbul dari dynamics of dispute resolution through both litigation and
perubahan ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku, non-litigation channels.
termasuk dinamika penyelesaian perkara melalui jalur litigasi
maupun non-litigasi.
109 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 114
Pengelolaan Risiko Hukum dilakukan untuk meningkatkan Legal Risk management is carried out to raise awareness
kesadaran atas potensi risiko hukum dalam setiap aktivitas of potential legal risks in all operational and business
operasional dan bisnis Bank, sehingga tindakan pencegahan activities of the Bank, enabling preventive actions to be
dapat dilakukan sedini mungkin serta potensi kerugian taken as early as possible and minimizing potential losses.
dapat diminimalkan.
Tata Kelola dan Organisasi Governance and Organization
Manajemen risiko hukum dilakukan oleh Divisi Legal, di Legal risk management is carried out by the Legal Division,
bawah pengawasan Direktur Manajemen Risiko. Divisi under the supervision of the Director of Risk Management.
Legal berfungsi sebagai ‘legal watch’ yang menyediakan The Legal Division functions as a ‘legal watch,’ providing
analisis/opini hukum kepada seluruh unit kerja pada setiap legal analysis/opinions to all units at every level of the
jenjang organisasi. Divisi Legal juga berperan untuk organization. The Legal Division also plays a role in
mengamankan kepentingan hukum Bank dalam setiap safeguarding the Bank’s legal interests in all banking
kegiatan bisnis perbankan dengan memperhatikan prosedur business activities by ensuring compliance with applicable
dan ketentuan hukum yang berlaku. legal procedures and regulations.
Dalam hal Bank akan mengeluarkan produk/aktivitas baru, When the Bank intends to launch new products or activities,
Divisi Legal bekerja sama dengan unit kerja terkait untuk the Legal Division collaborates with the relevant units to
menilai dampak produk/ aktivitas baru tersebut terhadap assess the impact of these new products/activities on legal
eksposur risiko hukum dan merekomendasikan mitigasi risk exposure and recommends appropriate risk mitigation
risikonya. measures.
Kebijakan dan Prosedur Policy and Procedures
Implementasi manajemen Risiko Hukum mengacu pada The implementation of Legal Risk Management refers to
Pedoman Penerapan Manajemen Risiko Hukum serta the Guidelines for Legal Risk Management Implementation
kebijakan dan prosedur internal Bank yang berlaku. as well as the Bank’s applicable internal policies and
Kebijakan tersebut menjadi dasar dalam: procedures. These policies serve as the basis for:
• The preparation and review of contracts or legal
• Penyusunan dan review kontrak atau rekanan legal;
counterparts;
• Pengikatan perkreditan untuk dokumen hukum;
• The legal documentation of credit agreements;
• Penanganan perkara hukum;
• The handling of legal cases;
• Pengamanan kepentingan hukum Bank dalam setiap • The protection of the Bank’s legal interests in all
hubungan dengan pihak ketiga. relationships with third parties.
Proses Process
Penerapan manajemen risiko hukum Bank, antara lain The implementation of the Bank’s Legal Risk Management
sebagai berikut: includes the following:
1. Secara berkala mengkaji dokumen hukum perusahaan,
1. Periodically reviewing the Bank’s legal documents,
perjanjian dengan pihak ketiga dan memperbaiki
agreements with third parties, and addressing any
kelemahan hukum yang ditemukan.
identified legal weaknesses.
2. Membuat opini legal untuk setiap permohonan kredit
2. Preparing legal opinions for each credit application
atau kegiatan Bank lainnya yang memerlukan opini dari
or other Bank activities requiring input from the Legal
Divisi Legal, termasuk penilaian/assessment berupa
Division, including legal assessments of new products
kajian yuridis atas produk dan aktivitas baru atau
and activities or additions/changes to features of
penambahan/perubahan fitur produk dan aktivitas bank
existing products and Bank activities.
yang sudah ada saat ini.
3. Memantau perkembangan kasus-kasus hukum yang 3. Monitoring the progress of ongoing legal cases and
terjadi dan penanganan kasus hukum tersebut handling them while considering potential losses,
senantiasa memperhitungkan potensi kerugian baik whether resolved amicably or through the courts.
atas penyelesaian kasus secara damai maupun melalui
jalur pengadilan.
110 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 115
Bank juga memberikan perhatian khusus atas kasus Special attention is given to legal cases that may result
hukum yang berpotensi menimbulkan kerugian secara in significant losses.
signifikan. 4. Providing legal assistance related to operational activities
4. Pendampingan hukum terkait aktivitas operasional of divisions/units/branches, including legal defense for
divisi/satuan kerja/unit/cabang, di mana mencakup civil/criminal cases involving the Bank and monitoring
pembelaan hukum atas perkara perdata/pidana yang the progress of such cases.
melibatkan Bank serta memonitor perkembangan 5. Developing strategic plans for securing credit (in
kasusnya. collaboration between the Legal/Remedial Division and
5. Menyusun rencana strategis pengamanan kredit Risk Management Division) in connection with the
(kerjasama dari Divisi Legal / Remedial dengan Divisi handling of non-performing loans.
Manajemen Risiko) sehubungan dengan penanganan
kredit bermasalah.
Bank MAS melakukan identifikasi setiap kejadian yang Bank MAS identifies every event related to legal risk,
terkait dengan risiko hukum termasuk jumlah gugatan dan including the number of lawsuits and the Bank’s losses.
kerugian Bank. Risiko hukum yang melekat (inheren) diukur Inherent legal risk is measured periodically using legal risk
secara periodik dengan menggunakan indikator/parameter indicators/parameters set by the Financial Services Authority
risiko hukum yang ditentukan oleh Otoritas Jasa Keuangan. (Otoritas Jasa Keuangan). Monitoring and controlling legal
Pemantauan dan pengendalian risiko hukum dilakukan risk is carried out through regular reviews of contracts and
dengan review secara berkala terhadap kontrak dan agreements between the Bank and other parties, particularly
perjanjian/agreement antara Bank dengan pihak lain, for non-standard agreements or agreements not yet
khususnya untuk perjanjian non standar atau perjanjian standardized in the Bank’s corporate guidelines, as well as
yang belum dibakukan dalam pedoman perusahaan, serta by establishing legal risk limits aimed at reducing legal risk
penetapan limit risiko hukum yang ditujukan untuk arising from ongoing lawsuits, contractual weaknesses, or
mengurangi risiko hukum yang ditimbulkan karena adanya the absence/changes of laws and regulations.
perkara hukum yang dihadapi Bank, kelemahan perikatan
dan ketiadaan atau perubahan peraturan perundang-
undangan.
6. RISIKO STRATEJIK 6. STRATEGIC RISK
Risiko Stratejik adalah risiko akibat ketidaktepatan dalam Strategic risk is the risk arising from errors in making and/or
pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan implementing strategic decisions, as well as failure to
strategis serta kegagalan dalam mengantisipasi perubahan anticipate changes in the business environment.
lingkungan bisnis.
Pengelolaan Risiko Stratejik bertujuan untuk memastikan The management of strategic risk aims to ensure that the
bahwa arah dan kebijakan strategis Bank tetap selaras Bank’s strategic direction and policies remain aligned with
dengan visi, misi, kapasitas permodalan, serta dinamika its vision, mission, capital capacity, and the dynamics of
industri perbankan, sehingga pertumbuhan usaha dapat the banking industry, so that business growth can be
dicapai secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan achieved sustainably while still adhering to the principle of
prinsip kehati-hatian. prudence.
Tata Kelola dan Organisasi Governance and Organization
Pengelolaan manajemen risiko stratejik dilakukan oleh The management of strategic risk is conducted by the
Bagian Corporate Secretary & Planning dan Divisi Financial Corporate Secretary & Planning Division and the Financial
Control, di bawah pengawasan aktif Direktur Utama. Control Division, under the active supervision of the President
Director.
Manajemen risiko stratejik dilakukan melalui serangkaian Strategic risk management is carried out through a series
proses perencanaan strategis (planning and budgeting) of strategic planning processes (planning and budgeting)
yang mencakup penyelarasan strategi perusahaan dengan that include aligning corporate strategy with unit strategies
111 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 116
strategi unit serta cascading target bankwide menjadi target and cascading bankwide targets down to unit-level targets.
unit. Dokumen perencanaan strategis meliputi: Strategic planning documents include:
a. Corporate Plan, disusun 5 (lima) tahun sekali. a. Corporate Plan, prepared once every five years.
b. Rencana Bisnis Bank (RBB), disusun 1 (satu) tahun b. Bank Business Plan (RBB), prepared annually with
sekali dengan proyeksi 3 (tiga) tahun ke depan. projections for the next three years.
Mekanisme penyusunan dokumen perencanaan strategis The mechanism for preparing strategic planning documents
yaitu corporate plan disusun sebagai acuan penetapan is that the corporate plan is drafted as a reference for setting
target dan strategi Bank dan selanjutnya akan menjadi the Bank’s targets and strategies and will subsequently
serve as a guideline in preparing the corporate plan and
panduan dalam penyusunan corporate plan dan rencana
Bank business plan, with approval from the Board of Directors
bisnis Bank dengan persetujuan Direksi dan Komisaris. and Commissioners.
Tahap berikutnya, kebijakan dan strategi manajemen dan In the next stage, the company’s management policies,
business plan perusahaan akan menjadi acuan penyusunan strategies, and business plan will serve as a reference for
business plan seluruh kantor, melalui mekanisme tersebut, preparing the business plans of all offices. Through this
dapat dipastikan bahwa proses alignment strategi akan mechanism, it can be ensured that strategy alignment is
tetap terjaga mulai dari level corporate sampai dengan level maintained from the corporate level down to the branch
cabang. level.
Kebijakan dan Prosedur Policies and Procedures
Implementasi manajemen Risiko Stratejik mengacu pada The implementation of Strategic Risk Management refers
Pedoman Penerapan Manajemen Risiko Stratejik serta to the Guidelines for Implementing Strategic Risk
kebijakan dan prosedur internal yang mengatur proses Management as well as internal policies and procedures
perencanaan, penganggaran, dan pemantauan kinerja. that govern planning, budgeting, and performance monitoring
processes.
Proses
Penerapan manajemen risiko strategis Bank, antara lain Process
sebagai berikut: The implementation of strategic risk management at the
1. Memonitor pelaksanaan penghimpunan dan penyaluran Bank includes the following:
dana yang ditetapkan dalam limit toleransi (risk apetite). 1. Monitoring the implementation of fund collection and
Memonitor apakah pelaksanaan sudah sesuai dengan disbursement within the set risk appetite limits. Monitoring
rencana dan bagaimana pencapaian target atas whether execution aligns with the plan and evaluating
pelaksanaan dan rencana kerja yang disusun dalam the achievement of targets based on the work plans
Rencana Bisnis Bank outlined in the Bank Business Plan.
2. Memonitor pelaksanaan pengembangan produk dan 2. Monitoring the development of new products and activities
aktivitas baru serta pengembangan jaringan kantor as well as the expansion of branch networks in
sesuai dengan ketentuan ketentuan yang berlaku dan accordance with applicable regulations and ensuring
dapat terlaksana tepat waktu sesuai visi dan misi yang timely execution aligned with the vision and mission
tercantum dalam Rencana Bisnis Bank. stated in the Bank Business Plan.
3. Melakukan sinkronisasi rencana kerja antar unit kerja 3. Synchronizing work plans across units through Budget
melalui Review Budget, Rapat Kerja, dan Rapat Reviews, Work Meetings, and Coordination Meetings.
Koordinasi.
Proses manajemen risiko stratejik yang efektif dibutuhkan An effective strategic risk management process is required
dalam mengidentifikasi dan merespon perubahan lingkungan to identify and respond to changes in both external and
bisnis eksternal maupun internal. Penilaian risiko stratejik internal business environments. Inherent strategic risk
inheren dilakukan dengan menggunakan parameter seperti assessment is carried out using parameters such as
kesesuaian strategi dengan kondisi lingkungan bisnis, alignment of strategy with the business environment, low-
strategi berisiko rendah dan strategi berisiko tinggi, posisi risk and high-risk strategies, the Bank’s business position,
bisnis Bank dan pencapaian Rencana Bisnis Bank. Penilaian
112 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 117
kualitas penerapan manajemen risiko stratejik dilakukan and the achievement of the Bank Business Plan. The quality
dengan menggunakan parameter seperti tata kelola risiko of strategic risk management implementation is assessed
(risk governance), kerangka manajemen risiko, proses using parameters such as risk governance, risk management
manajemen risiko, sistem informasi manajemen dan sumber framework, risk management processes, management
daya manusia serta kecukupan sistem pengendalian risiko. information systems, human resources, and the adequacy
of the risk control system.
Kebijakan dan strategi manajemen serta RBB Perusahaan Management policies, strategies, and the Company and
dan unit dilakukan review pada Semester I dan jika terjadi unit Business Plans (RBB) are reviewed in the first semester,
perubahan lingkungan yang signifikan dapat dilakukan and if significant changes in the business environment
review dalam waktu yang lebih pendek. Mekanisme untuk occur, reviews may be conducted in a shorter timeframe.
mengukur kemajuan yang dicapai dari rencana bisnis yang Progress against the established business plans is measured
ditetapkan dilakukan dengan membandingkan target dengan by comparing targets with actual business results on a
realisasi bisnis Perusahaan secara bulanan, triwulanan, monthly, quarterly, and semi-annual basis, as follows:
dan semesteran, yaitu: a. Monitoring to evaluate the performance and strategy of
a. Pemantauan untuk mengevaluasi kinerja dan strategi the company (bankwide) is conducted monthly.
perusahaan (bankwide) dilakukan secara bulanan. b. Monitoring the performance of all offices is conducted
b. Pemantauan kinerja seluruh kantor dilakukan secara monthly.
bulanan. c. Monitoring the achievement of the performance of the
c. Pemantauan pencapaian kinerja perusahaan dan company and all units is conducted semi-annually in the
seluruh unit dilakukan secara semesteran dalam forum business review forum.
business review.
7. RISIKO KEPATUHAN 7. COMPLIANCE RISK
Risiko Kepatuhan adalah risiko akibat bank tidak mematuhi Compliance risk is the risk arising from the Bank’s failure
dan/atau tidak melaksanakan peraturan perundang- to comply with and/or implement applicable laws, regulations,
undangan dan ketentuan yang berlaku. and regulatory requirements.
Pengelolaan Risiko Kepatuhan bertujuan untuk memastikan Compliance risk management aims to ensure that all Bank
bahwa seluruh kegiatan usaha Bank telah dilaksanakan business activities are carried out in accordance with
sesuai dengan ketentuan regulator, peraturan perundang- regulatory requirements, laws and regulations, and internal
undangan, serta kebijakan internal yang berlaku, sehingga policies, thereby minimizing potential administrative
potensi sanksi administratif, denda, maupun dampak reputasi sanctions, fines, or reputational impacts. The Bank
dapat diminimalkan. Bank secara berkelanjutan mendorong continuously promotes a culture of compliance across all
terciptanya budaya kepatuhan (compliance culture) pada levels of the organization as part of the implementation of
seluruh jenjang organisasi sebagai bagian dari penerapan good corporate governance (GCG).
tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate
Governance).
Tata Kelola dan Organisasi Governance and Organization
Manajemen Risiko Kepatuhan dikoordinasikan oleh Bagian Compliance Risk Management is coordinated by the
Kepatuhan di bawah pengawasan aktif Direktur Kepatuhan. Compliance Department under the active supervision of
Bagian Kepatuhan memiliki p eran anta ra lain: the Compliance Director. The Compliance Department has
• Memastikan kebijakan, sistem, dan prosedur Bank the following roles:
telah sesuai dengan ketentuan regulator dan peraturan • Ensuring that the Bank’s policies, systems, and
perundang-undangan; procedures comply with regulatory requirements and
• Melakukan pemantauan terhadap tingkat kepatuhan applicable laws;
Bank atas seluruh ketentuan yang berlaku; • Monitoring the Bank’s level of compliance with all
• Memberikan analisis dan rekomendasi kepatuhan applicable regulations;
kepada unit kerja terkait dalam pelaksanaan kegiatan • Providing compliance analysis and recommendations to
usaha Bank. relevant units in carrying out the Bank’s business activities.
113 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 118
Dalam pelaksanaan tugasnya, fungsi kepatuhan juga In performing its duties, the compliance function also
bersinergi dengan Divisi Internal Audit (SKAI), Divisi collaborates with the Internal Audit Division (SKAI), Risk
Manajemen Risiko, serta unit kerja terkait lainnya guna Management Division, and other relevant units to ensure
memastikan efektivitas sistem pengendalian internal dan the effectiveness of the internal control system and
kepatuhan terhadap ketentuan regulator. compliance with regulatory requirements.
Kebijakan dan Prosedur Policies and Procedures
Implementasi manajemen Risiko Kepatuhan mengacu pada The implementation of Compliance Risk Management refers
Pedoman Penerapan Manajemen Risiko Kepatuhan serta to the Guidelines for Implementing Compliance Risk
kebijakan dan prosedur internal Bank yang mengatur Management as well as internal policies and procedures
mekanisme pengawasan, pemantauan, serta pelaporan that regulate supervision, monitoring, and reporting of
k e pa t uh an t er ha d a p pe ra tu ra n ya ng b er la ku. compliance with applicable regulations.
Kebijakan tersebut menjadi dasar dalam memastikan seluruh These policies serve as the basis for ensuring that all
kegiatan operasional dan aktivitas bisnis Bank dilaksanakan operational activities and business activities of the Bank
secara prudent dan sesuai dengan ketentuan regulator. are conducted prudently and in accordance with regulatory
requirements.
Proses Process
Penerapan manajemen risiko kepatuhan Bank, antara lain The implementation of Compliance Risk Management at
sebagai berikut: the Bank includes the following:
1. Mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan pada 1. Establishing a culture of compliance at all levels of the
semua tingkat organisasi dan kegiatan usaha Bank. organizat ion an d Ban k business activities.
2. Memastikan agar kebijakan, ketentuan, system dan 2. Ensuring that policies, regulations, systems, procedures,
prosedur serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh and business activities are in accordance with the
Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa regulations of the Financial Services Authority (OJK)
Keuangan dan ketentuan perundang-undangan. and applicable laws.
3. Melaksanakan dan menerapkan Anti Pencucian Uang, 3. Implementing Anti-Money Laundering, Counter-
Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Terrorism Financing, and Prevention of Financing of
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal Proliferation of Weapons of Mass Destruction (AML,
(APUPPT & PPPSPM). CFT & PF).
4. Bank senantiasa menyempurnakan fungsi pengendalian 4. Continuously improving independent internal control
intern yang independen melalui Divisi Internal Audit functions through the Internal Audit Division (SKAI)
(SKAI) dan meningkatkan fungsi unit/divisi terkait untuk and enhancing the function of relevant units/divisions
memonitor berbagai pelaksanaan serta melakukan to monitor implementation and evaluate the Bank’s
evaluasi atas kepatuhan Bank terhadap perundangan compliance with laws and regulations.
dan peraturan yang berlaku. 5. Ensuring that the Bank’s financial ratios comply with
5. Memastikan rasio-rasio keuangan Bank sesuai dengan applicable regulations, using indicators such as
ketentuan yang berlaku, dengan indikator KPMM Minimum Capital Requirement (KPMM), Maximum
(Kewajiban Penyediaan Modal Minimum), BMPK (Batas Credit Limit (BMPK), Asset Quality (KAP), Minimum
Maksimum Pemberian Kredit), KAP (Kualitas Aktiva Reserve Requirement (GWM), Net Open Position
Produktif), GWM (Giro Wajib Minimum), PDN (Posisi (NOP), Allowance for Impairment Losses (CKPN), and
Devisa Neto), CKPN (Cadangan Kerugian Penurunan other relevant banking regulations.
Nilai) dan ketentuan-ketentuan lainnya yang terkait 6. Submitting reports to the Regulator accurately and on
dengan usaha bank. time.
6. Menyampaikan pelaporan ke Regulator dengan benar 7. Monitoring fines imposed by regulators such as the
dan tepat waktu Financial Services Authority (OJK), Bank Indonesia,
7. Memonitor sanksi denda yang dikenakan oleh Regulator and other regulatory authorities.
seperti: Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan
Regulator Lainnya.
114 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 119
8. Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen yang 8. Ensuring the Bank’s compliance with commitments
dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan made to the OJK and/or other authorized supervisory
dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang. authorities.
Penilaian risiko inheren kepatuhan dilakukan dengan Inherent compliance risk assessment is conducted using
menggunakan parameter jenis dan signifikansi pelanggaran parameters such as the type and significance of violations,
yang dilakukan, frekuensi pelanggaran yang dilakukan atau the frequency of violations, and the track record of
track record kepatuhan dan pelanggaran terhadap ketentuan compliance and breaches related to specific financial
atas transaksi keuangan tertentu. Dalam rangka efektivitas transactions. To ensure the effectiveness of the compliance
pelaksanaan fungsi kepatuhan untuk mendukung function in supporting the healthy and sustainable growth
pertumbuhan bisnis Bank MAS yang sehat dan of Bank MAS, the Compliance Department conducts
berkelanjutan, Bagian Kepatuhan melakukan proses compliance risk management through the following activities:
manajemen risiko kepatuhan berupa aktivitas-aktivitas
sebagai berikut:
a. P e m b e r i a n P e n d a p a t / A n a l i s i s K e p a t u h a n a. Compliance Opinions/Analysis
Untuk memastikan penyusunan kebijakan dan prosedur To ensure that the formulation of policies and procedures
telah sesuai dengan ketentuan dan/atau peraturan complies with applicable laws and/or regulations, the
perundang-undangan yang berlaku, dilakukan hal-hal berikut following actions are taken:
ini:
- Melakukan pendapat terhadap rancangan kebijakan - Providing opinions on draft policies and procedures
dan prosedur yang diajukan oleh unit organisasi submitted by the policy-making organizational unit.
pembuat kebijakan. - Providing compliance opinions.
- Memberikan pendapat kepatuhan. - Conducting impact analysis of external regulations.
- Melakukan analisis dampak peraturan eksternal. - Reviewing the adequacy of policies.
- Melakukan review terhadap kecukupan kebijakan. - Conducting compliance analysis on draft new
- Melakukan analisa kepatuhan terhadap rancangan products or activities.
produk/aktivitas baru.
b. Review Preventif b. Review Preventif
Bagian Kepatuhan melakukan serangkaian upaya yang The Compliance Department carries out a series of
bersifat preventif melalui penilaian kepatuhan (compliance preventive measures through compliance review activities:
review): 1. Compliance opinions on credit proposals above a
1. Opini Kepatuhan atas usulan proposal kredit di atas certain credit amount, particularly to verify compliance
jumlah kredit tertentu, khususnya untuk melihat with regulatory requirements, such as Maximum Credit
pemenuhan persyaratan terkait ketentuan Regulator, Limit (BMPK) and prohibited credit provisions.
seperti persyaratan terkait BMPK (Batas Maksimal 2. Compliance reviews on certain Bank activities, such
Pemberian Kredit) dan kredit yang tidak boleh diberikan. as vendor/partner selection, and other relevant
2. Compliance review atas beberapa aktivitas yang activities.
dilakukan Bank seperti pemilihan vendor/rekanan, dan
lain-lain.
c. Review Kegiatan Usaha Bank. c. Review of Bank Business Activities
Dalam rangka memastikan kegiatan usaha yang dilakukan To ensure that the Bank’s business activities comply with
Bank telah sesuai dengan ketentuan Regulator dan regulatory requirements and applicable laws, the Compliance
peraturan perundang-undangan yang berlaku, Bagian Department reviews operational activities and provides
Kepatuhan melakukan review atas pelaksanaan kegiatan recommendations to improve the quality of internal control
operasional dan memberikan rekomendasi perbaikan systems and risk management. The types of reviews
kualitas sistem internal kontrol dan manajemen risiko. Jenis conducted include:
review yang dilakukan terbagi atas:
115 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 120
1. Review secara berkala atas kegiatan usaha 1. Periodic review of business activities based on risk
berdasarkan tingkat risiko (risk mapping) pada setiap level (risk mapping) for each unit
unit (divisi/kantor cabang/bagian). (division/branch/department).
2. Review issue, dilakukan apabila terdapat issues tertentu 2. Issue-based review, conducted when specific issues
yang memerlukan tindak lanjut dengan segera. require immediate follow-up.
3. Review profil nasabah secara berkala agar sesuai 3. Periodic customer profile review to ensure alignment
dengan transaksi nasabah, dan segera melaporkan with customer transactions, with immediate reporting
bila terdapat transaksi yang mencurigakan. of any suspicious transactions.
8. RISIKO REPUTASI 8. REPUTATIONAL RISK
Risiko Reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat Reputational Risk is the risk arising from a decline in
kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder) yang stakeholder confidence due to negative perceptions of the
bersumber dari persepsi negatif terhadap Bank. Risiko ini Bank. This risk can occur, among other things, from customer
antara lain dapat timbul dari adanya pengaduan nasabah, complaints, negative news coverage in mass media or
pemberitaan negatif di media massa maupun media sosial, social media, which may reduce public trust in the Bank
yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap and impact customer numbers, revenue, or potential legal
Bank dan berdampak pada penurunan jumlah nasabah, claims.
pen dapatan, maupun p otensi tuntutan hukum.
Tata Kelola dan Organisasi Governance and Organization
Beberapa hal yang dilakukan dalam mengelola risiko Reputational risk is managed in part through the Customer
reputasi antara lain melalui Bagian Customer Complaint & Complaint & Protection Department, which handles all
Protection, yang menangani setiap keluhan nasabah, customer complaints, manages news coverage, and
termasuk melakukan manajemen pemberitaan (news collaborates with the Customer Engagement Department
management), dan bekerjasama dengan Bagian Customer to monitor opinions/comments in print and social media
Engagement untuk melakukan pengelolaan dalam regarding customer complaints.
monitoring opini/komentar di media cetak atau sosial media
terhadap komplain/keluhan nasabah.
Kebijakan Prosedur Policies and Procedures
Implementasi manajemen risiko reputasi mengacu pada The implementation of reputational risk management refers
pedoman penerapan manajemen risiko reputasi serta to the guidelines for reputational risk management as well
kebijakan dan prosedur terkait lainnya. Bank MAS telah as other relevant policies and procedures. Bank MAS has
memiliki ketentuan penanganan pengaduan nasabah yang clear provisions for handling customer complaints, including
jelas, termasuk prosedur dan unit kerja yang melakukannya, procedures, responsible units, and reporting to regulators
serta pembuatan pelaporan ke Regulator sesuai dengan in accordance with applicable regulations.
ketentuan.
Proses Process
Penerapan manajemen risiko reputasi Bank, antara lain The Bank’s reputational risk management is implemented
sebagai berikut: as follows:
1. Sen tra lisasi ko munikasi un tuk me mastikan 1. Centralizing communication to ensure consistent
penyampaian pesan yang konsisten dan liputan media messaging and positive media and public coverage.
serta komunikasi masa yang positif. 2. The Directorate of Digital & Retail Banking has
2. Direktorat Digital & Retail Banking juga telah membentuk established Customer Engagement units, covering
Customer Engagement yang menangani beberapa unit Campaign & Public Relations, Media & Content
seperti: Campaign & Public Relation, Media & Content Marketing, and Brand & Creative Hub.
Marketing, dan Brand & Creative Hub.
116 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 121
3. Melakukan monitoring berita-berita negatif dari bank 3. Monitoring negative news about the Bank, customer
dan keluhan-keluhan maupun masukan dari nasabah complaints and feedback from branches, the Financial
baik di cabang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Services Authority (OJK), Bank Indonesia (BI), or
Indonesia (BI) atau di media massa, serta monitoring mass media, and monitoring follow-ups on these
akan tindak lanjut atas keluhan tersebut, termasuk complaints, including strategies to respond to opinions
pemilihan strategi merespon opini yang berkembang developing on social media.
di sosial media. 4. Establishing a Contact Center Division and setting a
4. Membentuk unit Divisi Contact Center dan menetapkan Service Level Agreement (SLA) as the standard for
Service Level Agreement (SLA) sebagai standar response time to customer complaints.
kecepatan melakukan respon atas komplain nasabah 5. Measuring and monitoring the number of complaints
5. Pengukuran dan pemantauan jumlah keluhan dan and the resolution rate. Customer complaints received
tingkat penyelesaian komplain. Keluhan nasabah yang by the Bank must be addressed within the specified
diterima Bank harus ditindaklanjuti sesuai dengan target target timeframe.
waktu yang telah ditentukan.
Pengelolaan risiko reputasi pada saat krisis dilakukan
melalui penetapan standar crisis contingency plan yang Reputational risk during a crisis is managed through the
akan diimplemetasikan ketika terjadi krisis dari skala ringan establishment of a crisis contingency plan, to be implemented
hingga skala berat. Crisis contegency plan tersebut, terdiri in the event of a crisis, ranging from minor to severe scale.
dari: The crisis contingency plan consists of:
a. Review masalah atau kronologis.
b. Alur informasi. a. Reviewing the issue or chronology.
c. Penentuan personal in charge. b. Defining the information flow.
d. Penetapan juru bicara. c. Determining the person in charge.
e. Jadwal aktivitas penanganan krisis. d. Appointing a spokesperson.
f. Alternatif strategi komunikasi. e. Scheduling crisis handling activities.
f. Developing alternative communication strategies.
Permodalan
Permodalan yang kuat sangat diperlukan untuk menunjang Capital
ekspansi bisnis dan mempertahankan market share, selain A strong capital base is essential to support business
untuk memenuhi ketentuan Regulator mengenai Kewajiban expansion and maintain market share, in addition to meeting
Penyediaan Modal Minimum (KPMM). regulatory requirements regarding the Minimum Capital
Requirement (KPMM).
Didukung oleh pertumbuhan profitabilitas yang
berkesinambungan, Bank dapat menjaga struktur Supported by sustainable profitability growth, the Bank can
permodalan yang solid, di mana struktur modal Bank maintain a solid capital structure, with the Bank’s capital
terutama berasal dari Modal Inti Utama Bank posisi 31 structure primarily coming from Core Tier 1 Capital as of
Desember 2025 sebesar Rp 3,99 Triliun atau 96,34% dari December 31, 2025, amounting to IDR 3.99 trillion, or
total Modal. Bank MAS memiliki tingkat permodalan yang 96.34% of total capital. Bank MAS has a strong capital
kuat dengan rasio KPMM sebesar 22,75%, di atas modal position with a KPMM ratio of 22.75%, above the minimum
minimum berdasarkan profil risiko yang dipersyaratkan regulatory requirement of 9.36% based on the Bank’s risk
Regulator sebesar 9,36%, sehingga dapat dikatakan profile, which is considered sufficient to support the Bank’s
memadai untuk mendukung rencana bisnis Bank yang business plan while managing all identified risks. Bank
diimbangi dengan upaya dalam mengantisipasi seluruh capital at the end of 2025 reached IDR 4.14 trillion, growing
risiko yang dihadapi. Realisasi modal Bank pada akhir tahun by 6.44% compared to the previous year. A strong capital
2025 sebesar Rp 4,14 Triliun atau tumbuh sebesar 6,44% base enables Bank MAS to support current and future
dari tahun sebelumnya. Modal yang kuat mampu mendukung business growth through quality credit and business
pertumbuhan bisnis Bank MAS saat ini maupun yang akan expansion.
datang melalui ekspansi kredit dan bisnis yang berkualitas.
117 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 122
Perhitungan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) The calculation of Risk-Weighted Assets (RWA) for
untuk menghitung rasio kecukupan modal tersebut dilakukan determining the capital adequacy ratio is carried out using
dengan metode sebagai berikut: the following methods:
1. Risiko kredit dengan metode standar. 1. Credit risk using the standard approach.
2. Risiko pasar dengan metode standar yang 2. Market risk using the simplified standard approach.
disederhanakan. 3. Operational risk using the standard approach.
3. Risiko operasional dengan pendekatan standar
Bank secara berkelanjutan melakukan pemantauan terhadap The Bank continuously monitors capital adequacy through
kecukupan modal melalui proses Internal Capital Adequacy the Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP)
Assessment Process (ICAAP) guna memastikan bahwa to ensure that its capital levels remain sufficient to support
tingkat permodalan Bank tetap memadai dalam mendukung its risk profile and future business development plans.
profil risiko dan rencana pengembangan usaha Bank ke
depan.
Hasil Penilaian Profil Risiko Bank MAS Bank MAS Risk Profile Assessment
Profil risiko Bank MAS secara keseluruhan berdasarkan The overall risk profile of Bank MAS based on self-
penilaian self assessment untuk triwulan IV/2025 berada assessment for Q4/2025 is rated at a composite score of
pada peringkat komposit 2 (low to moderate). Peringkat 2 (low to moderate). This composite rating reflects an
profil risiko tersebut merupakan hasil penilaian dari peringkat inherent risk ranking of Low to Moderate and a satisfactory
risiko inheren Low To Moderate dan peringkat kualitas rating for the quality of risk management implementation.
penerapan manajemen risiko satisfactory. Peringkat komposit This composite rating remained consistent in each quarterly
tersebut sama di setiap penilaian triwulanan sepanjang assessment throughout 2025, indicating that the Bank’s
tahun 2025. Hal ini menunjukan bahwa pengelolaan risiko risk m ana gem ent is r e latively sta ble o ve ra ll.
Bank relatif stabil secara keseluruhan.
Ke depannya Bank akan terus memperkuat penerapan Going forward, the Bank will continue to strengthen the
manajemen risiko secara berkelanjutan guna memastikan implementation of risk management on an ongoing basis
bahwa pertumbuhan bisnis Bank tetap selaras dengan to ensure that business growth remains aligned with
prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta sesuai prudential banking principles and complies with applicable
dengan ketentuan regulator yang berlaku. regulatory requirements.
118 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 123
LAPORAN DIREKSI TERHADAP BOARD OF DIRECTORS’ REPORT ON
PENGENDALIAN INTERNAL ATAS INTERNAL CONTROL OVER FINANCIAL
PELAPORAN KEUANGAN REPORTING
Informasi keuangan dan laporan keuangan Bank Financial information and the Bank’s financial statements
dipergunakan dalam pengambilan keputusan oleh seluruh are utilized in decision-making by all stakeholders; therefore,
pemangku kepentingan, sehingga dibutuhkan ketepatan the timeliness and accuracy of the preparation process, as
dan keakuratan proses penyusunan informasi keuangan well as the integrity of such financial information and financial
serta laporan keuangan yang berintegritas. Terhadap hal statements, are essential. In this regard, the production of
tersebut, untuk menghasilkan informasi keuangan yang financial information with integrity requires the implementation
ber-integritas diperlukan penerapan tata kelola dan of sound governance and internal controls within the Bank’s
pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan financial reporting process, including the roles of the Board
Bank termasuk peran dari Direksi, Dewan Komisaris, of Directors, Board of Commissioners, Controlling
Pemegang Saham Pengendali, Pejabat Eksekutif, serta Shareholders, Executive Officers, and affiliated parties of
pihak terafiliasi Bank. the Bank.
Pengendalian Internal Atas Proses Pelaporan Keuangan Internal Control over Financial Reporting (ICOFR) is a
atau yang juga disebut Internal Control Over Financial process designed and implemented by the Bank to achieve
Reporting (ICOFR) merupakan suatu proses yang dirancang reliable financial reporting, transparency, efficiency,
dan dil-aksanakan oleh Bank dalam rangka mencapai effectiveness, and compliance with applicable regulations.
keandalan laporan keuangan, transparansi efisiensi,
efektivitas serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Direksi memastikan penerapan Pengendalian Internal Atas The Board of Directors ensures the effective and sustainable
Pelaporan Keuangan (Internal Control over Financial implementation of Internal Control over Financial Reporting
Reporting / ICOFR) secara efektif dan berkelanjutan guna (ICOFR) in order to maintain the integrity, accuracy, and
menjaga integritas, akurasi, dan transparansi laporan transparency of the Bank’s financial statements. These
keuangan Bank. Pengendalian ini mencakup seluruh proses controls encompass the entire process of financial statement
penyusunan, penyajian, dan pelaporan keuangan agar preparation, presentation, and reporting, ensuring that the
i n f o r masi y a ng d iha silk an a n d a l ser ta d ap at information produced is reliable and accountable, thereby
dipertanggungjawabkan dalam mendukung pengambilan supporting management decision-making and fulfilling
keputusan manajemen dan memenuhi kebutuhan pemangku stakeholders’ needs in accordance with Financial Services
kepentingan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Authority Regulation No. 15 of 2024 concerning the Integrity
Keuangan Nomor 15 Tahun 2024 tentang Integritas of Bank Financial Reporting.
Pelaporan Keuangan Bank.
Dewan Komisaris mengawasi penerapan kebijakan The Board of Commissioners oversees the implementation
pengendalian internal atas Laporan Keuangan yang of internal control policies over Financial Reporting, as
dituangkan dalam Laporan Pengawasan Rencana Bisnis. outlined in the Business Plan Supervision Report. In addition,
Selain itu Komite Audit juga melakukan pemantauan dan the Audit Committee monitors and evaluates the
evaluasi terhadap penerapan Kebijakan serta kesesuaian implementation of such policies and the compliance of the
Laporan Keuangan dengan standar dan ketentuan yang financial statements with applicable standards and
berlaku. regulations.
Bank MAS telah membentuk Tim Kerja Khusus Bank MAS has established a dedicated Internal Control
Pengendalian Internal Atas Laporan Keuangan (ICOFR) over Financial Reporting (ICOFR) Task Force, which
yang memiliki fungsi koordinasi untuk pengendalian internal functions as a coordinating body for internal control over
pada kegiatan operasional transaksi keuangan, serta operational financial transaction activities, as well as for the
pencegahan kecurangan / manipulasi serta pengujian prevention of fraud/manipulation and the testing of financial
terhadap proses pelaporan keuangan. reporting processes.
119 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 124
Dalam menjalankan kelima tahapan tersebut di atas, Bank In carrying out the five stages mentioned above, Bank MAS
MAS melibatkan 3 lini sesuai dengan Three Lines Model involves three lines in accordance with the Three Lines
sebagai berikut: Model, as follows:
Dewan Komisaris/Board of Commissioners
Akuntabilitas terhadap pemangku kepentingan atas pengawasan organisasi
Accountability to stakeholders for the oversight of the organization
Peran Dewan Komisaris: integritas, kepemimpinan, dan transparansi
Role of the Board of Commissioners: Integrity, leadership, and transparency
Direksi Audit Internal
Tindakan (termasuk pengelolaan risiko) Asurans yang independen
untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi Internal Audit
Board of Directors Independent assurance
Actions (including risk management)
to achieve organizational objectives
Peran Lini Kedua:
Peran Lini Pertama: Memastikan kesesuaian Peran Lini Ketiga:
Pelaksana proses bisnis kebijakan pelaksanaan Memberikan asurans dan advis yang independen
ICOFR dan objektif atas pelaksanaan ICOFR
First Line Role:
Second Line Role: Third Line Role: Providing independent
Execution of
Ensuring compliance and objective assurance and advisory
business processes
with policies in the on the implementation of ICOFR
implementation of ICOFR
Legend:
Delegasi, Mengarahkan, Menyediakan Sumber Daya, Keselarasan, Komunikasi, Koordinasi,
Akuntabilitas, Pelaporan dan Pengawasan dan Kolaborasi
Accountability, Reporting Delegation, Direction, Provision of Resources, Alignment, Communication, Coordination,
and Oversight and Collaboration
1. Direksi & Dewan Komisaris 1. Board of Directors & Board of Commissioners
Bertanggung jawab atas pelaporan keuangan berikut Responsible for financial reporting, including oversight
juga tugas pengendalian terhadap ICOFR and control over the implementation of ICOFR.
2. Lini Pertama 2. First Line
Berfungsi dalam mencapai tujuannya dan analisa risiko Functions to achieve its objectives through financial
pelaporan keuangan dan pembuatan desain kontrol dan reporting risk analysis, as well as the design and operation
operasi ICOFR untuk menghindari salah saji yang of ICOFR controls to prevent material misstatements.
material. 3. Second Line
3. Lini Kedua Responsible for risk analysis and for monitoring the
Analisis risiko dan juga melakukan monitoring atas implementation of ICOFR.
jalannya implementasi ICOFR 4. Third Line
4. Lini Ketiga Conducts independent testing of the effectiveness of
Pengujian atas efektivitas desain kontrol dan operasi the design and operation of ICOFR controls.
dari ICOFR oleh Pihak Independen.
120 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 125
Kerangka ICOFR ditetapkan melalui tahapan perancangan, The ICOFR framework is established through the stages
implementasi dan pemantauan, evaluasi, remediasi, serta of design, implementation and monitoring, evaluation,
pelaporan untuk memastikan efektivitas pengendalian dan remediation, and reporting to ensure the effectiveness of
mendukung terselenggaranya pelaporan keuangan yang controls and to support the continuous delivery of high-
berkualitas secara berkelanjutan. Bank MAS memiliki quality financial reporting. Bank MAS has established an
Kebijakan Pengendalian Internal atas Laporan Keuangan Internal Control over Financial Reporting Policy as a guideline
Bank sebagai panduan dalam penerapan ICOFR, selain for the implementation of ICOFR. In addition, the Bank has
itu Bank juga memiliki ketentuan internal lainnya yang other internal regulations aimed at ensuring that internal
bertujuan memastikan proses pengendalian internal dan control and operational processes are conducted efficiently,
operasional Bank berjalan efisien, patuh hukum dan in compliance with applicable laws and regulations, while
meminimalisir risiko serta mencapai keandalan laporan minimizing risks and achieving reliable financial reporting,
keuangan, transparansi efisiensi, efektivitas serta kepatuhan transparency, efficiency, effectiveness, and regulatory
terhadap peraturan yang berlaku compliance.
Bank MAS menerapkan kerangka ICOFR yang terdiri atas Bank MAS implements an ICOFR framework consisting of
lima (5) tahapan sebagai berikut: five (5) stages as follows:
a. Perancangan a. Design
Dalam tahap perancangan ini dilakukan penentuan ruang At this stage, the scope is determined, including the
lingkup dan identifikasi atas penentuan akun & proses identification of significant accounts and business processes,
bisnis yang siginifikan, potensi & tingkat risiko, serta potential risks and their levels, as well as the design of
pengendalian dan validasi rancangan pengendaliannya. controls and validation of such control designs.
b. Implementasi dan Pemantauan Berkelanjutan b. Implementation and Ongoing Monitoring
Terkait ruang lingkup yang telah disepakati melakukan Based on the agreed scope, a review of existing business
review atas proses bisnis yang ada apabila dalam processes is conducted to identify any inconsistencies in
implementasi proses bisnis tersebut ada yang tidak implementation, as well as factors such as changes in
sesuai dan faktor lainnya seperti perubahan standar accounting standards, regulatory/legal changes, revisions
akuntansi, perubahan regulasi / hukum, perubahan to policies/procedures related to financial reporting
kebijakan / prosedur yang berkaitan dengan proses processes, changes in personnel responsible for controls,
bisnis terkait pelaporan keuangan, perubahan personel and system changes. This stage also includes reviewing
yang bertanggung jawab melakukan pengendalian dan the appropriateness of control design and the effectiveness
perubahan sistem serta me-review kesesuaian of controls over financial reporting related to the relevant
rancangan dan efektivitas pengendalian atas pelaporan business processes.
keuangan yang terkait dengan proses bisnis.
c. Evaluasi c. Evaluation
Dalam tahap ini, dilakukan pengujian efektivitas At this stage, testing is conducted on the effectiveness of
pengendalian internal atas Laporan Keuangan seperti internal controls over financial reporting, including whether
pengendalian dilaksanakan oleh individu yang controls are performed by authorized and competent
berwenang, memiliki kompetensi, dapat mencegah dan individuals, are capable of preventing and detecting risks
mendeteksi risiko dan fraud pada Laporan Keuangan and fraud in financial statements, and whether internal
serta pengendalian internal untuk proses bisnis dalam controls over business processes are adequate to prevent
Laporan Keuangan memadai dan dapat mencegah salah material misstatements.
saji material.
d. Remediasi d. Remediation
Dalam tahap ini, apabila terdapat pengendalian internal At this stage, if internal controls are found to be inadequately
yang tidak dirancang dan/atau tidak beroperasi secara designed and/or not operating effectively based on evaluation
efektif berdasarkan hasil evaluasi dan pengujian maka and testing results, corrective actions (remediation) are
pengendalian harus dilakukan remidiasi dan dilakukan undertaken, followed by re-testing of the controls.
pengujian kembali.
121 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 126
e. Pelaporan e. Reporting
Pelaporan Pengendalian Internal Atas Laporan Keuangan Internal Control over Financial Reporting is reported in
sesuai dengan periode yang ditentukan dalam accordance with the periods stipulated in the applicable
Ketentuan/Peraturan yang diterbitkan oleh Regulator regulations issued by the relevant regulators, supported by
terkait didukung dengan adanya asesmen dari Direktur assessments from the Bank’s Board of Directors and Board
dan Dewan Komisaris Bank. Pada tahun 2025 Dewan of Commissioners. In 2025, the Board of Commissioners
Komisaris telah melakukan pengawasan atas laporan conducted oversight of the report on Internal Control over
mengenai Pengendalian Internal Atas Laporan Keuangan Financial Reporting, which has been documented in the
dan telah dituangkan dalam Laporan Pengawasan Business Plan Supervision Report submitted to the regulator.
Rencana Bisnis kepada Regulator.
LAPORAN MANAJEMEN ATAS MANAGEMENT REPORT ON INTERNAL
PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PROSES CONTROL OVER THE FINANCIAL
PELAPORAN KEUANGAN REPORTING PROCESS
Berdasarkan penilaian yang telah dilakukan, Direksi Bank Based on the assessment conducted, the Board of Directors
MAS menyatakan bahwa: of Bank MAS states that:
1. Direksi Bank MAS telah menelaah laporan keuangan 1. The Board of Directors of Bank MAS has reviewed the
yang berakhir pada 31 Desember 2025. financial statements for the year ended 31 December
2. Laporan keuangan telah memuat pernyataan tentang 2025.
fakta material yang benar dan tidak menyesatkan. 2. The financial statements fairly present material facts and
3. Laporan keuangan, dan informasi keuangan lainnya do not contain any misleading statements.
yang termasuk dalam laporan keuangan, secara wajar 3. The financial statements, and other financial information
menyajikan dalam semua hal yang material atas kondisi included therein, fairly present in all material respects
keuangan dan hasil operasi untuk periode-periode yang the financial condition and results of operations for the
disajikan dalam laporan. periods presented.
4. Kami telah mengimplementasikan pengendalian dan 4. We have implemented controls and procedures over the
prosedur atas penyusunan laporan keuangan yang preparation of financial statements deemed necessary
dianggap perlu untuk menyusun dan menyajikan secara to ensure that the (consolidated) financial statements
wajar laporan keuangan (konsolidasi) dan bebas dari are fairly presented and free from material misstatement:
salah saji material: a. Designed controls and procedures over the
a. Merancang pengendalian dan prosedur atas preparation of financial statements, under our
penyusunan laporan keuangan, di bawah pengawasan supervision, to ensure that material information of
kami untuk memastikan bahwa informasi material the Company related to financial reporting is made
Perusahaan yang berkaitan dengan pelaporan known to management within the Company,
keuangan telah diketahui oleh Manajemen dalam particularly during the period in which the financial
perusahaan, khususnya selama periode saat laporan statements are being prepared, and to provide
keuangan sedang disiapkan serta memberikan reasonable assurance regarding the reliability of the
keyakinan yang memadai mengenai keandalan financial statements and that the published financial
laporan keuangan dan laporan keuangan yang statements have been prepared in accordance with
dipublikasikan telah disusun sesuai dengan prinsip generally accepted accounting p rinciples.
akuntansi yang berlaku umum. b. Evaluated the effectiveness of controls and procedures
b. Mengevaluasi efektivitas pengendalian dan prosedur over the preparation of financial statements and
atas penyusunan laporan keuangan, menyampaikan presented our conclusions regarding the effectiveness
kesimpulan kami tentang efektivitas pengendalian of such controls and disclosure procedures based
dan prosedur pengungkapan berdasarkan periode on the reporting period covered in this report.
pelaporan yang dicakup dalam laporan ini.
122 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 127
Dari penjelasan tersebut di atas, Direksi Bank MAS Based on the foregoing, the Board of Directors of Bank
menyimpulkan bahwa pengendalian internal dalam proses MAS concludes that the internal controls over the financial
pelaporan keuangan untuk periode yang berakhir pada 31 reporting process for the period ended 31 December 2025
Desember 2025 adalah efektif. Selain itu, berdasarkan are effective. Furthermore, based on Management’s
penilaian Manajemen, Perusahaan menetapkan bahwa assessment, the Company has determined that there are
tidak terdapat kelemahan material atau defisiensi terhadap no material weaknesses or deficiencies in the internal control
proses yang ada dalam pengendalian internal atas pelaporan over financial reporting as of 31 December 2025.
k e u a n g a n pad a ta n gg al 3 1 D es e mb er 20 25 . Accordingly, this report is prepared as a form of accountability
Dengan demikian, laporan ini dibuat sebagai bentuk and reflects the commitment of the Board of Directors of
akuntabilitas dan komitmen Direksi Bank MAS dalam Bank MAS to maintaining the integrity of the Company’s
menjaga integritas proses pelaporan keuangan Perusahaan. financial reporting process.
123 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 128
Pengungkapan
Struktur Modal
dan
Eksposur
Risiko
Disclosure of Capital
and Risk Exposure
124 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 129
Kecukupan Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Bank The capital of the bank is sufficient to support its activities,
saat ini memadai untuk mendukung aktivitas Bank, dengan as follows :
perhitungan sebagai berikut :
Kewajiban Penyediaan Minimum Capital Requirement
Modal Minimum (KPMM) (KPMM)
2025 2024
Modal Capital
Modal inti (tier 1) 3.990.957.074.708 3.759.031.504.588 Core capital (tier 1)
Modal pelengkap (tier 2) 151.714.733.774 132.951.874.200 Supplementary capital (tier 2)
Jumlah modal 4.142.671.808.482 3.891.983.378.788 Total capital
Aset Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Asset
Risiko kredit 17.165.889.000.000 15.511.387.000.000 Credit risk
Risiko pasar 15.175.000.000 11.807.000.000 Market risk
Risiko operasional 1.024.770.000.000 965.955.000.000 Operational risk
Total Aset Tertimbang Menurut Risiko 18.205.834.000.000 16.489.149.000.000 Total Risk Weighted Asset
Rasio kecukupan modal Capital adequacy ratio (CAR)
Rasio CET 1 21,92% 22,80% CET 1 Ratio
Rasio Tier 1 21,92% 22,80% Tier 1 Ratio
Rasio Tier 2 0,83% 0,81% Tier 2 Ratio
Rasio modal inti terhadap ATMR 22,75% 23,60% Ratio of core capital to ATMR
Modal inti Bank MAS pada tahun 2025 mengalami Bank MAS’s core capital in 2025 increased by IDR 231.93
pertumbuhan sebesar Rp 231,93 Miliar sehingga jumlah billion, bringing the total core capital to IDR 3.99 trillion,
modal inti menjadi sebesar Rp 3,99 Trilun yang diperoleh primarily driven by profit growth.
dari pertumbuhan laba.
125 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 130
2025 2024
Rasio kewajiban penyediaan 22,77% 23,62% Capital adequacy ratio (CAR)
modal minimum untuk risiko kredit with credit and operational risk
dan risiko operasional
Rasio kewajiban penyediaan 22,75% 23,60% Capital adequacy ratio (CAR)
modal minimum untuk risiko kredit with credit, market
risiko pasar dan risiko operasional and operational risk
Rasio kewajiban penyediaan 9% -<10% 9% -<10% Minimum capital adequacy ratio
modal minimum yang diwajibkan required
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) per The Capital Adequacy Ratio (CAR) as of December 2025
Desember 2025 mencapai 22,75% dan 23,60% pada reached 22.75%, compared to 23.60% in December 2024,
Desember 2024 sehingga mencerminkan Bank MAS yang reflecting that Bank MAS remains financially sound and
sehat dan masih memiliki kemapuan untuk melakukan retains the capacity to pursue further expansion.
ekspansi.
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Reserves of Impairment Losses
2025 2024
Saldo awal tahun 234.787.939.205 232.897.245.007 Beginning balance
Pembentukan selama 21.872.049.838 4.558.301.262 Allowance during
tahun berjalan the year
Penghapusbukuan (10.048.491.590) (2.670.801.719) Write -off
Selisih Kurs (2.372.505) 3.194.655 Exchange rate
Saldo akhir tahun 246.609.124.948 234.787.939.205 Balance at end of year
Bertambahnya kredit baru dan penurunan kolektibilitas The increase in the amount of new credit and deterioration
kredit dari beberapa debitur berimbas kepada kenaikan in credit collectibility of several debtors has an impact on
CKPN. CKPN Kredit yang telah dibentuk akhir tahun 2025 the increase of Allowance for Impairment Losses. Allowance
sebesar Rp 246,61 Miliar, lebih besar dibanding tahun for Impairment Losses which has been formed at the end
sebelumnya yaitu Rp 234,79 Miliar. of 2025 was IDR 246.61 billion, bigger compared to IDR
234.79 billion in the previous year.
126 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 131
Untuk periode Desember 2025 secara keseluruhan profil For the period December 2025 the overall Bank risk profile
risiko Bank tergolong low to moderate, dan sistem is relatively low to moderate and the risk control system
pengendalian risiko tergolong kuat. considered strong.
PROFIL RISIKO TRIWULAN IV DESEMBER 2025 / RISK PROFILE IV QUARTER DECEMBER 2025
Peringkat Kualitas
Penerapan Manajemen Peringkat Level Peringkat
Peringkat Risiko Risiko /
Jenis Risiko Inheren / Risiko / Komposit /
Risk Categories Management Risk Risk Level Composite
Inherent Risk Rating
Rating Implemention Rating
Rating
Risiko Kredit 2 2 2 Credit Risk
Risiko Pasar 1 2 2 Market Risk
2
Risiko Likuiditas 2 2 2 Liquidity Risk
Low
Risiko Operasional 2 2 2 Operational Risk
to
Risiko Hukum 1 2 2 Legal Risk
Moderate
Risiko Stratejik 2 2 2 Strategic Risk
Risiko Kepatuhan 1 2 2 Compliance Risk
Risiko Reputasi 2 2 2 Reputation Risk
127 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 132
Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur risiko kredit - Sektor geografis
Concentration of financial asset risk with credit risk exposure - Geographical sectors
2025
Aset
Assets DKI Jakarta Jawa Tengah Jawa Barat Jawa Timur Banten Lain-lain Jumlah
Central Java West Java East Java Others Total
Giro pada Bank Indonesia 3.040.764.399.411
- - - - - 3.040.764.399.411
Current accounts with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain 145.986.035.434 6.266.735 3.208.466 2.455.000 - 73.932.057.156 219.930.022.791
Current accounts with other
banks
Penempatan pada Bank 2.405.354.364.843 - - - - - 2.405.354.364.843
Indonesia dan bank lain
Placements with Bank
Indonesia and other banks
Efek-efek 12.278.106.496.076 - - - - - 12.278.106.496.076
Marketable Securities
Efek-efek yang dibeli dengan 555.109.134.019 - - - - - 555.109.134.019
janji dijual kembali
Marketable securities
purchased with agreements
to resell
Kredit yang diberikan 4.142.248.985.881 1.254.890.824.241 1.792.705.333.261 2.446.808.777.412 995.050.977.955 3.191.756.711.457 13.823.461.610.207
Loans
Tagihan akseptansi 10.815.798.093 - - - - - 10.815.798.093
Acceptance receivables
Aset lain-lain 225.206.321.150 - - - - - 225.206.321.150
Other assets
Jumlah - kotor 22.803.591.534.907 1.254.897.090.976 1.792.708.541.727 2.446.811.232.412 995.050.977.955 3.265.688.768.613 32.558.748.146.590
Total Gross
Penyisihan kerugian (246.785.430.827)
penurunan nilai
Allowance for impairment
losses
Jumlah - bersih 32.311.962.715.763
Total - net
Eksposur risiko kredit terhadap rekening administratif
Credit risk exposure on the administrative accounts
2025
Aset
Assets DKI Jakarta Jawa Tengah Jawa Barat Jawa Timur Banten Lain-lain Jumlah
Central Java West Java East Java Others Total
Bank garansi yang
diterbitkan 96.418.192.329 - - - - - 96.418.192.329
Bank guarantees issued
Fasilitas kredit yang
diberikan yang belum 2.415.002.213.304 388.410.312.383 8.426.018.759 744.337.433.820 97.725.826.047 1.369.310.184.408 5.023.211.988.721
digunakan
Unused loans facilities
Letter of credit yang
31.340.889.965 - - - - - 31.340.889.965
diterbitkan
Letter of credit issued
Komitmen lainnya
Other commitments 22.460.891.500 - - - - - 22.460.891.500
Jumlah 2.565.222.187.098 388.410.312.383 8.426.018.759 744.337.433.820 97.725.826.047 1.369.310.184.408 5.173.431.962.515
Total
128 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 133
Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur risiko kredit - Sektor geografis
Concentration of financial asset risk with credit risk exposure - Geographical sectors
2024
Aset
Assets DKI Jakarta Jawa Tengah Jawa Barat Jawa Timur Banten Lain-lain Jumlah
Central Java West Java East Java Others Total
Giro pada Bank Indonesia
2.562.129.132.862 - - - - - 2.562.129.132.862
Current accounts with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain
188.697.910.887 3.196.365 6.854.104 1.390.000 - 117.252.922.516 305.962.273.872
Current accounts with other
banks
Penempatan pada Bank 1.733.136.735.640 - - - - - 1.733.136.735.640
Indonesia dan bank lain
Placements with Bank
Indonesia and other banks
Efek-efek 10.350.666.876.909 - - - - - 10.350.666.876.909
Marketable Securities
Efek-efek yang dibeli dengan 984.806.647.208 - - - - - 984.806.647.208
janji dijual kembali
Marketable securities
purchased with agreements
to resell
Kredit yang diberikan 3.892.927.993.075 1.167.739.044.024 1.449.656.246.272 2.211.754.992.474 835.521.428.788 2.427.330.835.963 11.984.930.540.596
Loans
Tagihan akseptansi 14.185.851.608 - - - - - 14.185.851.608
Acceptance receivables
Aset lain-lain 416.803.774.715 - - - - - 416.803.774.715
Other assets
Jumlah - kotor 20.143.354.922.904 1.167.742.240.389 1.449.663.100.376 2.211.756.382.474 835.521.428.788 2.544.583.758.479 28.352.621.833.410
Total Gross
Penyisihan kerugian (234.913.505.699)
penurunan nilai
Allowance for impairment
losses
Jumlah - bersih 28.117.708.327.711
Total - net
Eksposur risiko kredit terhadap rekening administratif
Credit risk exposure on the administrative accounts
2024
Aset
Assets DKI Jakarta Jawa Tengah Jawa Barat Jawa Timur Banten Lain-lain Jumlah
Central Java West Java East Java Others Total
Bank garansi yang
diterbitkan 122.877.921.286 - - - - - 122.877.921.286
Bank guarantees issued
Fasilitas kredit yang
diberikan yang belum 1.830.902.976.355 326.669.411.401 534.664.835.615 659.606.660.699 446.320.806.270 1.045.176.200.616 4.843.340.890.956
digunakan
Unused loans facilities
Letter of credit yang
diterbitkan 11.339.667.521 - - - - - 11.339.667.521
Letter of credit issued
Komitmen lainnya
Other commitments 77.918.203.588 - - - - - 77.918.203.588
Jumlah 2.043.038.768.750 326.669.411.401 534.664.835.615 659.606.660.699 446.320.806.270 1.045.176.200.616 5.055.476.683.351
Total
129 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 134
Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur risiko kredit - sektor industri
Concentration of financial asset risk with credit risk exposure - Industry sector
2025
Aset Pemerintah (termasuk Bank Lembaga Keuangan Perusahaan lainnya Perseorangan Lain-lain Jumlah
Assets Bank Indonesia) Banks bukan Bank Other companies Individuals Others Total
Goverment (including Non-bank financial
Bank Indonesia) institution
Giro pada Bank Indonesia 3.040.764.399.411 - - - - - 3.040.764.399.411
Current accounts with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain - 219.930.022.791 - - - - 219.930.022.791
Current account with other
banks
Penempatan pada Bank
Indonesia dan bank lain 1.496.806.254.843 908.548.110.000 - - - - 2 .405.354.364.843
Placements with Bank
Indonesia and other banks
Efek-efek 11.151.451.446.076 404.380.400.000 - 722.274.650.000 - - 12.278.106.496.076
Marketable Securities
Efek-efek yang dibeli dengan 555.109.134.019 - - - - - 555.109.134.019
janji dijual kembali
Marketable securities
purchased with agreements
to resell
Kredit yang diberikan - - 78.707.647.518 10.627.083.969.894 3.116.171.018.053 1.498.974.742 13.823.461.610.207
Loans
Tagihan akseptansi - - - 10.815.798.093 - - 10.815.798.093
Acceptance receiveables
Aset lain-lain - - - - - 225.206.321.150 225.206.321.150
Other assets
Jumlah - kotor 16.244.131.234.349 1.532.858.532.791 78.707.647.518 11.360.174.417.987 3.116.171.018.053 226.705.295.892 32.558.748.146.590
Total Gross
Penyisihan kerugian
penurunan nilai
Allowance for impairment (246.785.430.827)
losses
Jumlah - bersih 32.311.962.715.763
Total - net
Eksposur risiko kredit atas rekening administratif
Credit risk exposure on the administrative accounts
2025
Pemerintah (termasuk Bank Lembaga Keuangan Perusahaan lainnya Perseorangan Lain-lain Jumlah
Bank Indonesia) Banks bukan Bank Other companies Individuals Others Total
Goverment (including Non-bank financial
Bank Indonesia) institution
Bank garansi yang
diterbitkan
Bank guarantees issued - - - 96.418.192.329 - - 96.418.192.329
Fasilitas kredit yang
diberikan yang belum
digunakan
Unused loans facilities - 16.000.000.000 - 4.364.093.451.837 643.118.572.884 - 5.023.211.988.721
Letter of credit yang
diterbitkan 31.340.889.965 - - - - - 31.340.889.965
Letter of credit issued
Komitmen lainnya
Other commitments - - - 22.460.891.500 - - 22.460.891.500
Jumlah 31.340.889.965 16.000.000.000 - 4.482.972.499.666 643.118.572.884 - 5.173.431.962.515
Total
130 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 135
Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur risiko kredit - sektor industri
Concentration of financial asset risk with credit risk exposure - Industry sector
2024
Aset Pemerintah (termasuk Bank Lembaga Keuangan Perusahaan lainnya Perseorangan Lain-lain Jumlah
Assets Bank Indonesia) Banks bukan Bank Other companies Individuals Others Total
Goverment (including Non-bank financial
Bank Indonesia) institution
Giro pada Bank Indonesia 2.562.129.132.862 - - - - - 2.562.129.132.862
Current accounts with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain - 305.962.273.872 - - - - 305.962.273.872
Current account with other
banks
Penempatan pada Bank
Indonesia dan bank lain 991.949.235.640 741.187.500.000 - - - - 1.733.136.735.640
Placements with Bank
Indonesia and other banks
Efek-efek 9.144.200.876.909 269.178.200.000 - 937.287.800.000 - - 10.350.666.876.909
Marketable Securities
Efek-efek yang dibeli dengan 984.806.647.208 - - - - - 984.806.647.208
janji dijual kembali
Marketable securities
purchased with agreements
to resell
Kredit yang diberikan 6.613.242.353 - - 9.574.865.369.926 2.403.451.928.317 - 11.984.930.540.596
Loans
Tagihan akseptansi - - - 14.185.851.608 - - 14.185.851.608
Acceptance receiveables
Aset lain-lain - - - - - 416.803.774.715 416.803.774.715
Other assets
Jumlah - kotor 13.689.699.134.972 1.316.327.973.872 - 10.526.339.021.534 2.403.451.928.317 416.803.774.715 28.352.621.833.410
Total Gross
Penyisihan kerugian
penurunan nilai (234.913.505.699)
Allowance for impairment
losses
Jumlah - bersih 28.117.708.327.711
Total - net
Eksposur risiko kredit atas rekening administratif
Credit risk exposure on the administrative accounts
2024
Pemerintah (termasuk Bank Lembaga Keuangan Perusahaan lainnya Perseorangan Lain-lain Jumlah
Bank Indonesia) Banks bukan Bank Other companies Individuals Others Total
Goverment (including Non-bank financial
Bank Indonesia) institution
Bank garansi yang
diterbitkan
Bank guarantees issued - - - 122.877.921.286 - - 122.877.921.286
Fasilitas kredit yang
diberikan yang belum
digunakan
Unused loans facilities 1.370.090.980 - - 4.261.694.251.084 580.276.548.892 - 4.843.340.890.956
Letter of credit yang
diterbitkan - - - 11.339.667.521 - - 11.339.667.521
Letter of credit issued
Komitmen lainnya
Other commitments - - - 77.918.203.588 - - 77.918.203.588
Jumlah 1.370.090.980 - - 4.473.830.043.479 580.276.548.892 - 5.055.476.683.351
Total
131 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 136
Kualitas kredit dari aset keuangan
Credit quality of financial assets
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total nilai tercatat Cadangan kerugian Nilai tercatat bersih
Nilai tercatat Nilai tercatat Nilai tercatat Carrying amount total penurunan nilai Net carrying
Carrying amount Carrying amount Carrying amount Allowance for amount
impairment
losses
Aset/Asset
3.040.764.399.411 - 3.040.764.399.411
Giro pada Bank Indonesia 3.040.764.399.411 - -
Current accounts with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain 219.930.022.791 - - 219.930.022.791 (33.527.245) 219.896.495.546
Current account with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia 2.405.354.364.843 2.405.354.364.843 (76.278.467) 2.405.278.086.376
dan bank lain - -
Placements with Bank Indonesia
and other banks
Efek-efek 12.278.106.496.076 - - 12.278.106.496.076 (64.500.000) 12.278.041.996.076
Marketable Securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual 555.109.134.019 - - 555.109.134.019 - 555.109.134.019
kembali
Marketable securities purchased with
agreements to resell
Kredit yang diberikan 13.081.872.823.482 137.887.287.067 603.701.499.658 13.823.461.610.207 (246.609.124.948) 13.576.852.485.259
Loans
Tagihan akseptansi 10.815.798.093 - - 10.815.798.093 (2.000.167) 10.813.797.926
Acceptance receiveables
Jumlah 31.591.953.038.715 137.887.287.067 603.701.499.658 32.333.541.825.440 (246.785.430.827) 32.086.756.394.613
Total
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total nilai tercatat Cadangan kerugian Nilai tercatat bersih
Nilai tercatat Nilai tercatat Nilai tercatat Carrying amount total penurunan nilai Net carrying
Carrying amount Carrying amount Carrying amount Allowance for amount
impairment
losses
Aset/Asset
Giro pada Bank Indonesia 2.562.129.132.862 - - 2.562.129.132.862 - 2.562.129.132.862
Current accounts with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain 305.962.273.872 - - 305.962.273.872 (44.321.760) 305.917.952.112
Current account with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain 1.733.136.735.640 - - 1.733.136.735.640 (32.121.375) 1.733.104.614.265
Placements with Bank Indonesia and
other banks
Marketable Efek-efek 10.350.666.876.909 - - 10.350.666.876.909 (46.500.000) 10.350.620.376.909
Marketable Securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual 984.806.647.208 984.806.647.208 - 984.806.647.208
kembali
Marketable securities purchased with - -
agreements to resell
Kredit yang diberikan 11.333.921.095.315 261.521.241.833 389.488.203.448 11.984.930.540.596 (234.787.939.205) 11.750.142.601.391
Loans
Tagihan akseptansi 14.185.851.608 - - 14.185.851.608 (2.623.359) 14.183.228.249
Acceptance receiveables
Jumlah 27.284.808.613.414 261.521.241.833 389.488.203.448 27.935.818.058.695 (234.913.505.699) 27.700.904.552.996
Total
132 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 137
Risiko mata uang
Foreign exchange risk
Dalam jutaan rupiah/In million rupiah
2025
Aset dan Liabilitas dan
rekening rekening
Keterangan administratif administratif Posisi devisa Nilai absolut
Assets and Liabilities and neto Absolute value
Remarks Net open position
administrative administrative
accounts accounts
Laporan Posisi Keuangan
Statement of Financial Position
Mata uang
Currencies
Dolar Amerika Serikat 1.608.084 1.742.093 (134.009) 134.009
United States Dollars
Dolar Australia 50.191 49.497 694 694
Australian Dollars
Dolar Singapura 35.471 34.600 871 871
Singapore Dollars
Yen Jepang 6.862 5.979 883 883
Japanese Yen
Yuan China 3.506 2.021 1.485 1.485
Chinese Yuan
Euro Eropa 2.201 8 2.193 2.193
European Euro
Dolar Hong Kong 463 - 463 463
Hong Kong Dollars
1.706.778 1.834.198 (127.420) 140.598
Rekening administratif
Administrative accounts
Dolar Amerika Serikat 158.830 22.461 136.369 136.369
United States Dollars
Dolar Australia 2.582 - 2.582 2.582
Australian Dollars
Yen Jepang 1.115 - 1.115 1.115
Japanese Yen
162.527 22.461 140.066 140.066
Jumlah 1.869.305 1.856.659 12.646 280.664
Total
Modal 4.140.709
Equity
Rasio posisi devisa neto 0,31%
Net open position ratio
133 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 138
Risiko mata uang
Foreign exchange risk
Dalam jutaan rupiah/In million rupiah
2024
Aset dan Liabilitas dan
rekening rekening
Keterangan administratif administratif Posisi devisa Nilai absolut
Assets and Liabilities and neto Absolute value
Remarks Net open position
administrative administrative
accounts accounts
Laporan Posisi Keuangan
Statement of Financial Position
Mata uang
Currencies
Dolar Amerika Serikat
United States Dollars 1.630.749 1.679.663 (48.914) 48.914
Dolar Australia
Australian Dollars 45.471 45.226 246 246
Dolar Singapura
Singapore Dollars 35.722 35.123 599 599
Yen Jepang 21.436 20.128 1.308 1.308
Japanese Yen
Yuan China 5.902 1.231 4.671 4.671
Chinese Yuan
Euro Eropa 1.475 105 1.370 1.370
European Euro
Dolar Hong Kong 210 - 210 210
Hong Kong Dollars
1.740.965 1.781.476 (40.511) 57.317
Rekening administratif
Administrative accounts
Dolar Amerika Serikat 126.265 77.094 49.171 49.171
United States Dollars
Dolar Australia 2.003 - 2.003 2.003
Australian Dollars
Yen Jepang - 824 (824) 824
Japanese Yen
128.268 77.918 50.350 51.998
Jumlah 1.869.233 1.859.394 9.839 109.315
Total
Modal 3.882.997
Equity
Rasio posisi devisa neto 0,25%
Net open position ratio
134 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 139
Analisa likuiditas terhadap laporan posisi keuangan dan rekening administratif tergambar dalam tabel maturity gap di bawah ini
Liquidity analysis to statement of financial position account and off-balance sheet accounts are describe in maturity gap table
Dalam juta rupiah/In million rupiah
2025
Jatuh tempo / Maturity
Keterangan/ Tidak memiliki
Remarks tanggal jatuh
Nilai tercatat/ 1 bln s.d 3 bln/ 3 bln s.d 6 bln/ 6 bln s.d 12 bln/ > 12 bulan
tempo kontraktual/ < 1 bulan/ 3 months to > 12 months
Carrying amount < 1 month 1 month to 6 months to
No contractual 3 months 6 months 12 months
maturity
Laporan posisi keuangan
Statement of financial position
ASET/ASSETS
Kas/Cash 304.303 304.303 - - - - -
Giro pada Bank Indonesia
Current account with Bank 3.040.764 3.040.764 - -
Indonesia - - -
Giro pada bank lain 219.930 219.930 -
Current account with other banks - - - -
Penempatan pada Bank
Indonesia dan bank lain 2.405.354 - 2.405.354 -
Placement with Bank Indonesia - - -
and other banks
Efek-efek 12.278.106 - 643.317 636.249 2.720.834 4.788.465 3.489.241
Marketable securities
Efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali
Marketable securities purchased 555.109 - 555.109 - - - -
with agreements to resell
Kredit yang diberikan 13.823.462 - 556.718 2.564.117 2.276.156 3.034.627 5.391.844
Loans
Tagihan akseptasi 10.816 - 7.533 3.283 - - -
Acceptance receivable
Aset tetap - bersih 150.017 150.017 - - - - -
Fixed Assets - net
Aset pajak tangguhan - bersih 38.442 38.442 - - - - -
Deffered tax assets - net
Aset lain-lain
Other assets 523.609 350.367 173.242 - - - -
Jumlah aset/Total assets 33.349.912 4.103.823 4.341.273 3.203.649 4.996.990 7.823.092 8.881.085
Penyisihan kerugian
penurunan nilai
Allowance for impairment losses (246.785)
Jumlah aset-bersih
Total assets-net 33.103.127
LIABILITAS/LIABILITIES
Liabilitas segera
Obligations due immediately 104.703 104.703 - - - - -
Simpanan nasabah
Deposits from customers
Giro / Current Accounts 8.364.313 8.364.313 - - - - -
Tabungan / Savings 2.623.831 2.623.831 - - - - -
Deposito / Time Deposits 17.593.220 - 15.301.425 900.912 234.830 1.156.053 -
Simpanan Bank lain 2.172 2.172 - - - - -
Deposits from other Banks
Liabilitas Akseptasi 10.816 - 1.464 6.456 2.896 - -
Acceptance Liabilities
Utang pajak 18.485 18.485 - - - - -
Taxes payables
Liabilitas lain-lain 280.480 232.632 47.848 - - - -
Other liabilities
Jumlah liabilitas 28.998.020 11.346.136 15.350.737 907.368 237.726 1.156.053 -
Total liabilities
Perbedaan Jatuh Tempo 4.351.892 (7.242.313) (11.009.464) 2.296.281 4.759.264 6.667.039 8.881.085
Maturity Gap
Posisi jatuh tempo setelah
penyisihan kerugian 4.105.107
penurunan nilai / Net position,
net of allowance for impairment
losses
135 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 140
Analisa likuiditas terhadap laporan posisi keuangan dan rekening administratif tergambar dalam tabel maturity gap di bawah ini
Liquidity analysis to statement of financial position account and off-balance sheet accounts are describe in maturity gap table below:
Dalam juta rupiah/In million rupiah
2024
Jatuh tempo / Maturity
Keterangan Tidak memiliki
Remarks tanggal jatuh 1 bln s.d 3 bln 3 bln s.d 6 bln 6 bln s.d 12 bln > 12 bulan
Nilai tercatat < 1 bulan
Carrying amount tempo kontraktual 1 month to 3 months to 6 months to > 12 months
No contractual < 1 month 6 months
3 months 12 months
maturity
Laporan posisi keuangan
Statement of financial position
ASET/ASSETS
Kas/Cash 300.463 300.463 - - - - -
Giro pada Bank Indonesia 2.562.129 2.562.129 - - - - -
Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 305.962 305.962 - - - - -
Current account with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain 1.733.137 - 1.733.137 - - - -
Placement with Bank Indonesia
and other banks
Efek-efek 10.350.667 - 670.663 1.136.848 1.365.740 1.424.227 5.753.189
Marketable securities
Efek yang dibeli dengan janji dijual
kembali 984.807 - 984.807 - - - -
Marketable securities purchased with
agreements to resell
Kredit yang diberikan 11.984.931 - 751.727 2.404.813 2.105.114 2.561.659 4.161.618
Loans
Tagihan akseptasi 14.186 - 4.151 10.035 - - -
Acceptance receivable
Aset tetap - bersih 144.764 144.764 - - - - -
Fixed Assets - net
Aset pajak tangguhan - bersih 45.536 45.536 - - - - -
Deffered tax assets - net
Aset lain-lain 697.862 519.571 178.291 - - - -
Other assets
Jumlah aset/Total assets 29.124.444 3.878.425 4.322.776 3.551.696 3.470.854 3.985.886 9.914.807
Penyisihan kerugian penurunan nilai
Allowance for impairment losses (234.914)
Jumlah aset-bersih
Total assets-net 28.889.530
LIABILITAS/LIABILITIES 159.907 159.907 - - - - -
Liabilitas segera
Obligations due immediately
Simpanan nasabah
Deposits from customers
Giro / Current Accounts 5.683.291 5.683.291 - - - - -
Tabungan / Savings 2.246.221 2.246.221 - - - - -
Deposito Berjangka / Time Deposits 16.624.498 - 15.001.981 790.420 153.026 679.071 -
Simpanan Bank lain
Deposits from other Banks
Giro / Current Accounts 2.145 2.145 - - - - -
Deposito Berjangka / Time Deposits 2.025 - 2.025 - - - -
Liabilitas Akseptasi 14.186 - - 4.151 10.035 - -
Acceptance Liabilities
Utang pajak 14.973 14.973 - - - - -
Taxes payables
Liabilitas lain-lain 247.562 198.860 48.702 - - - -
Other liabilities
Jumlah liabilitas 24.994.808 8.305.397 15.052.708 794.571 163.061 679.071 -
Total liabilities
Perbedaan Jatuh Tempo 4.129.636 (4.426.972) (10.729.932) 2.757.125 3.307.793 3.306.815 9.914.807
Maturity Gap
Posisi jatuh tempo setelah
penyisihan kerugian penurunan
nilai / Net position, net of 3.894.722
allowance for impairment losses
136 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 141
Tata Kelola
Perusahaan
Corporate Governance
137 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 142
LATAR BELAKANG BACKGROUND
Perbankan memiliki peran strategis sebagai motor The banking sector plays a strategic role as a key driver of
penggerak perekonomian nasional dalam mendukung the national economy, supporting financial system stability
stabilitas sistem keuangan serta pertumbuhan ekonomi as well as inclusive and sustainable economic growth. In
yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam menjalankan peran fulfilling this role, banks are required to provide financial
tersebut, bank dituntut untuk menyediakan layanan services that are secure, reliable, and accessible to all
keuangan yang aman, andal, dan mudah diakses oleh segments of society, including through the enhancement
seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui penguatan of digital banking services that enable customers to conduct
layanan perbankan digital yang memungkinkan nasabah transactions efficiently without limitations of space and time.
melakukan transaksi secara efisien tanpa keterbatasan
ruang dan waktu.
Seiring dengan perkembangan kebijakan sektor keuangan Alongside the development of financial sector policies and
dan transformasi digital perbankan, penguatan tata kelola digital banking transformation, strengthening governance
menjadi aspek yang semakin krusial. Implementasi layanan has become an increasingly crucial aspect. The broad
digital yang semakin luas harus diimbangi dengan sistem implementation of digital services must be balanced with
pengendalian internal yang memadai, manajemen risiko adequate internal control systems, effective risk
yang efektif, serta penerapan prinsip kehati-hatian. Hal ini management, and the application of prudential principles.
bertujuan untuk memastikan keamanan data dan transaksi This is aimed at ensuring the security of customer data and
nasabah serta menjaga keandalan operasional Bank. Dalam transactions while maintaining the reliability of the Bank’s
konteks tersebut, penerapan Tata Kelola Perusahaan yang operations. In this context, the implementation of Good
Baik (Good Corporate Governance) sebagaimana diatur Corporate Governance (GCG), as regulated by the Financial
dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, termasuk melalui Services Authority (OJK) through the approach of structure,
pendekatan struktur, proses, dan hasil (structure, process, process, and outcome, serves as the primary foundation
outcome), menjadi fondasi utama dalam menjaga integritas in maintaining the integrity and sustainability of the Bank’s
dan keberlanjutan usaha Bank. business.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) senantiasa PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) consistently
menegaskan bahwa penerapan tata kelola yang baik emphasizes that the implementation of good corporate
merupakan tanggung jawab seluruh organ dan jenjang governance is the responsibility of all corporate organs and
organisasi, serta menjadi bagian yang tidak terpisahkan organizational levels, and forms an integral part of the
dari budaya perusahaan. Setiap kebijakan dan kegiatan Bank’s corporate culture. Every policy and business activity
usaha Bank dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip of the Bank is carried out by upholding the principles of
transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, transparency, accountability, responsibility, independence,
dan kewajaran, sebagai wujud komitmen Bank dalam and fairness as a reflection of the Bank’s commitment to
menjaga kepercayaan serta memberikan nilai tambah bagi maintaining trust and creating added value for all
seluruh pemangku kepentingan. stakeholders.
Dengan mengusung visi “Menjadi Bank Andalan Anda”, PT PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS), with its vision
Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) berkomitmen untuk “To Be Your Trusted Bank,” remains committed to
terus meningkatkan kinerja usaha secara berkelanjutan, continuously enhancing its business performance in a
memperkuat manajemen risiko dan sistem pengendalian sustainable manner, strengthening its risk management
internal, serta memastikan kepatuhan terhadap seluruh and internal control systems, and ensuring full compliance
ketentuan regulator. Melalui penerapan prinsip Tata Kelola with all applicable regulatory requirements. Through the
P er u sa haa n yang Ba ik seca ra ko nsisten d an consistent and sustainable implementation of Good
berkesinambungan, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank Corporate Governance principles, PT Bank Multiarta Sentosa
MAS). optimis dapat mempertahankan reputasi sebagai Tbk (Bank MAS) is confident in maintaining its reputation
mitra keuangan yang terpercaya serta mendukung as a trusted financial partner while contributing to healthy
pertumbuhan ekonomi nasional secara sehat dan and sustainable national economic growth.
berkelanjutan.
Dalam melaksanakan Tata kelola Perusahaan PT Bank In implementing Corporate Governance, PT Bank Multiarta
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) berpedoman pada Sentosa Tbk (Bank MAS) refers to the following prevailing
ketentuan yang berlaku sebagai berikut : regulations:
138 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 143
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 1992 1. Republic of Indonesia Law No. 7 of 1992 on Banking,
tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan as amended by Law No. 10 of 1998;
Undang-undang No. 10 Tahun 1998; 2. Republic of Indonesia Law No. 40 of 2007 on Limited
2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun Liability Companies;
2007 tentang Perseroan Terbatas; 3. Law No. 27 of 2022 on Personal Data Protection;
3. Undang-undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang 4. Republic of Indonesia Law No. 4 of 2023 on
Pelindungan Data Pribadi; Development and Strengthening of the Financial Sector;
4. Undang-Undang Republik Indonesia No. 4 Tahun 2023 5. Financial Services Authority Regulation No.
tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor 45/POJK.03/2015 on the Implementation of Governance
Keuangan; in Remuneration for Commercial Banks;
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 6. Financial Services Authority Regulation No.
45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam 21/POJK.04/2015 on the Implementation of Corporate
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum; Governance Guidelines for Public Companies;
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 7. Financial Services Authority Regulation No.
21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata 31/POJK.04/2015 on Disclosure of Material Information
Kelola Bagi Perusahaan Terbuka; or Facts by Issuers or Public Companies;
7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 8. Financial Services Authority Regulation No.
No.31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas 5/POJK.03/2016 on Bank Business Plans;
informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau 9. Financial Services Authority Regulation No.
Perusahaan Publik; 18/POJK.03/2016 on the Implementation of Risk
8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor Management for Commercial Banks;
5/POJK.03/2016 tentang Rencana Bisnis Bank; 10. Financial Services Authority Regulation No.
9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 27/POJK.03/2016 on the Assessment of Fit and Proper
18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen for Key Persons of Financial Service Institutions.
Risiko bagi Bank Umum; 11. Financial Services Authority Regulation No.
10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.03/2017 concerning the Obligation to Prepare
27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan and Implement Credit or Financing Policies for
Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan; Commercial Banks;
11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12. Financial Services Authority Regulation No.
42/POJK.03/2017 tentang Kewajiban Penyusunan dan 46/POJK.03/2017 concerning the Implementation of
Pelaksanaan Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan the Compliance Function for Commercial Banks;
Bagi Bank Umum; 13. Financial Services Authority Regulation No.
12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of
46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Sustainable Finance for Financial Service Institutions,
Kepatuhan Bank Umum; Issuers, and Public Companies;
13. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14. Financial Services Authority Regulation No.
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan 32/POJK.03/2018 concerning the Maximum Credit Limit
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, and Large Fund Provision for Commercial Banks;
dan Perusahaan Publik; 15. Financial Services Authority Regulation No.
14. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.03/2018 concerning the Reassessment of
32/POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum Pemberian Key Persons of Financial Service Institutions;
Kredit dan Penyediaan Dana Besar bagi Bank Umum; 16. Financial Services Authority Regulation No.
15. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/POJK.03/2019 concerning the Implementation of the
34/POJK.03/2018 tentang penilaian Kembali Bagi Pihak Internal Audit Function in Commercial Banks;
Utama Lembaga Jasa Keuangan; 17. Financial Services Authority Regulation No. 18 of 2025
16. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor concerning Transparency and Publication of Bank
1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Reports;
pada Bank Umum; 18. Financial Services Authority Regulation No.
17. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18 Tahun 2025 38/POJK.03/2019 concerning Amendments to BMPK
tentang Transparasi dan Publikasi Laporan Bank Regulations and Large Fund Provision by Commercial
18. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor Banks;
38/POJK.03/2019 tentang Perubahan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan BMPK dan Penyediaan Dana Besar
oleh Bank Umum;
139 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 144
19. Peraturan Otoritas Jasa Keuang an Nomo r 19.Financial Services Authority Regulation No.
12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum; 12/POJK.03/2020 concerning the Consolidation of
20. Pe rat uran Ot oritas Jasa Keu anga n Nomor Commercial Banks;
12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum; 20. Financial Services Authority Regulation No.
21. Pe rat uran Ot oritas Jasa Keu anga n Nomor 12/POJK.03/2021 concerning Commercial Banks;
13/POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan Produk 21. Financial Services Authority Regulation No.
Bank Umum; 13/POJK.03/2021 concerning the Implementation of
22. Pe rat uran Ot oritas Jasa Keu anga n Nomor Commercial Bank Products;
14/POJK.03/2021 tentang Perubahan Atas Peraturan 22. Financial Services Authority Regulation No.
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.03/2018 14/POJK.03/2021 concerning Amendments to Financial
tentang Penilaian Kembali Bagi Pihak Utama Lembaga Services Authority Regulation No. 34/POJK.03/2018
Jasa Keuangan; on Reassessment of Key Persons of Financial Service
Institutions;
23. Pe rat uran Ot oritas Jasa Keu anga n Nomor
23. Financial Services Authority Regulation No.
11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi
11/POJK.03/2022 concerning the Implementation of
Informasi oleh Bank Umum;
Information Technology by Commercial Banks;
24. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 8 Tahun 2023
24. Financial Services Authority Regulation No. 8 of 2023
tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang,
concerning the Implementation of Anti-Money
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
Laundering, Counter-Terrorism Financing, and
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Prevention of Financing of Weapons of Mass Destruction
Sektor Jasa Keuangan; Proliferation Programs in the Financial Services Sector;
25. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9 Tahun 2023 25. Financial Services Authority Regulation No. 9 of 2023
tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor concerning the Use of Public Accountants and Public
Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa Keuangan; Accounting Firms in Financial Services Activities;
26. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 26. Financial Services Authority Regulation No. 17 of 2023
tentang Penerapan Tata kelola bagi Bank Umum; concerning the Implementation of Governance for
27. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21 Tahun Commercial Banks;
2023 Layanan Digital oleh Bank Umum; 27. Financial Services Authority Regulation No. 21 of 2023
28. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5 Tahun concerning Digital Services by Commercial Banks;
2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan 28. Financial Services Authority Regulation No. 5 of 2024
P e n a n g a n a n P e r m a s a l a h a n B a n k Um u m ; concerning the Determination of Supervision Status
29. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 Tahun and Handling of Issues in Commercial Banks;
2024 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi 29. Financial Services Authority Regulation No. 12 of 2024
Lembaga Jasa Keuangan; concerning the Implementation of Anti-Fraud Strategies
30. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 Tahun for Financial Service Institutions;
2024 tentang Transparansi dan Publikasi Suku Bunga 30. Financial Services Authority Regulation No. 13 of 2024
Dasar Kredit bagi Bank Umum Konvensional; concerning Transparency and Publication of Base
31. Peraturan Bank Indonesia No. 10 Tahun 2025 tentang Lending Rates for Conventional Commercial Banks.
Pengaturan Industri Sistem Pembayaran 31. Bank Indonesia Regulation No. 10 of 2025 concerning
32. Peraturan Bank Indonesia No.23/6/PBI/2021 tentang the Regulation of the Payment System Industry;
Penyedia Jasa Pembayaran; 32. Bank Indonesia Regulation No. 23/6/PBI/2021
33. Peraturan Bank Indonesia No.23/7/PBI/2021 tentang concerning Payment Service Providers;
33. Bank Indonesia Regulation No. 23/7/PBI/2021
Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran;
concerning Payment System Infrastructure Providers;
34. Peraturan Bank Indonesia No.23/11/PBI/2021 tentang
34. Bank Indonesia Regulation No. 23/11/PBI/2021
Standar Nasional Sistem Pembayaran;
concerning National Payment System Standards;
35. Peraturan Bank Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang
35. Bank Indonesia Regulation No. 2 of 2024 concerning
Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan Siber bagi
Information System Security and Cyber Resilience for
Penyelenggara Sistem Pembayaran, Pelaku Pasar
Payment System Providers, Money Market and Foreign
Uang dan Pasar Valuta Asing, serta Pihak Lain yang Exchange Market Participants, and Other Parties
Diatur dan Diawasi Bank Indonesia; Regulated and Supervised by Bank Indonesia;
36. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14 Tahun 36. Financial Services Authority Circular Letter No. 14 of
2025 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan 2025 concerning Guidelines for Governance of Public
Terbuka; Companies;
37. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 37. Financial Services Authority Circular Letter No.
34/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen 34/SEOJK.03/2016 concerning the Implementation of
Risiko Bagi Bank Umum; R isk Ma n a gem en t f or Co m mercia l Ban ks ;
140 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 145
38. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 38. Financial Services Authority Circular Letter No.
39/SEOJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan 39/SEOJK.03/2016 concerning the Assessment of Fit
Kepatutan Bagi Calon Pemegang Saham Pengendali, and Proper Requirements for Prospective Controlling
Calon Anggota Direksi, dan Calon Anggota Dewan Shareholders, Directors, and Board of Commissioners
Komisaris Bank; of Banks;
39. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39. Financial Services Authority Circular Letter No.
40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola 40/SEOJK.03/2016 concerning the Implementation of
dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum; - Governance in Remuneration for Commercial Banks;
40. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40. Financial Services Authority Circular Letter No.
29/SEOJK.03/2025 Transparansi dan Publikasi Laporan 29/SEOJK.03/2025 concerning Transparency and
Bank umum Konvensional Publication of Reports for Conventional Commercial
41. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor Banks;
32/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Program Anti 41. Financial Services Authority Circular Letter No.
Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan 32/SEOJK.03/2017 concerning the Implementation of
Terorisme di Sektor Perbankan; Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism
42. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor Financing Programs in the Banking Sector;
21/SEOJK.03/2017 Penerapan Manajemen Risiko 42. Financial Services Authority Circular Letter No.
dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank 21/SEOJK.03/2017 concerning the Implementation of
Umum; Risk Management in the Use of Information Technology
43. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. by Commercial Banks;
12/SEOJK.03/2021 tentang Rencana Bisnis Bank 43. Financial Services Authority Circular Letter No.
Umum; 12/SEOJK.03/2021 concerning the Business Plan of
44. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. Commercial Banks;
16/SEOJK.04/2021 tanggal 29 Juni 2021 tentang Bentuk 44. Financial Services Authority Circular Letter No.
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan 16/SEOJK.04/2021 dated 29 June 2021 concerning
Publik; the Form and Content of Annual Reports of Issuers or
45. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Public Companies;
Indonesia Nomor 29/SEOJK.03/2022 Tentang 45. Financial Services Authority Circular Letter No.
Ketahanan Dan Keamanan Siber Bagi Bank Umum; 29/SEOJK.03/2022 concerning Cyber Resilience and
46. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. Security for Commercial Banks;
18/SEOJK.03/2023 tentang Tata Cara Penggunaan 46. Financial Services Authority Circular Letter No.
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik Dalam 18/SEOJK.03/2023 concerning Procedures for the Use
Kegiatan Jasa Keuangan. of Public Accountants and Public Accounting Firms in
47. S u r a t E d a r a n O t o r i t a s J a s a K e u a n g a n Financial Services Activities;
24/SEOJK.03/2023 Tentang Penilaian Tingkat Maturitas 47. Financial Services Authority Circular Letter No.
Digital Bank Umum; 24/SEOJK.03/2023 concerning the Assessment of
48. P e r a t u r a n A n g g o t a D e w a n G u b e r n u r Digital Maturity Levels of Commercial Banks;
No.24/7/PADG/2022 tentang Penyelenggaraan Sistem 48. Board of Governors Regulation No. 24/7/PADG/2022
Pembayaran Oleh Penyedia Jasa Pembayaran dan concerning the Implementation of Payment Systems
Penyelenggaraan Infrastruktur Sistem Pembayaran; by Payment Service Providers and the Implementation
dan of Payment System Infrastructure;
49. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia 49. Board of Governors Regulation of Bank Indonesia No.
Nomor 24 Tahun 2024 Keamanan Sistem Informasi 24 of 2024 concerning Information System Security
dan Ketahanan Siber bagi Penyelenggara Sistem and Cyber Resilience for Payment System Providers,
Pembayaran, Pelaku Pasar Uang dan Pasar Valuta Money Market and Foreign Exchange Market
Asing, serta Pihak Lain yang Diatur dan Diawasi Bank Participants, and Other Parties Regulated and
Indonesia. Supervised by Bank Indonesia.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik di Bank
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) merupakan komitmen The implementation of Good Corporate Governance at PT
yang berkesinambungan dan menjadi fondasi utama dalam Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) is a continuous
menjaga keberlanjutan usaha serta meningkatkan nilai commitment and serves as the main foundation for
j a n g k a p a n j a n g b a g i p e m e g a n g sa h a m d a n maintaining business sustainability, enhancing long-term
value for shareholders and stakeholders, ensuring equal
141 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 146
pemangku kepentingan, menjamin hak yang setara bagi rights for shareholders, and upholding professionalism in
pemegang saham serta menjaga profesionalisme dalam managing the Bank. Accordingly, PT Bank Multiarta Sentosa
mengelola Bank. Untuk itu PT Bank Multiarta Sentosa Tbk Tbk continuously strives to strengthen the application of
senantiasa berupaya memperkuat pelaksanaan prinsip prudential principles and Good Corporate Governance
kehati-hatian dan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan principles, which include:
yang baik yaitu mencakup :
1. Transparansi 1. Transparency
Prinsip transparansi diwujudkan melalui keterbukaan dalam The principle of transparency is realized through openness
proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam in decision-making processes and in the disclosure and
pengungkapan dan penyediaan informasi yang relevan dan provision of relevant information that is easily accessible
mu da h dia k ses ole h Pe man g ku Kepe nt inga n: to stakeholders:
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) menyediakan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) provides
informasi secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat information in a timely, adequate, clear, accurate, and
dan dapat diperbandingkan serta dapat diakses dengan comparable manner, and ensures it is easily accessible
mudah oleh pihak yang berkepentingan (stakeholders) to interested parties (stakeholders) according to their
sesuai dengan haknya. rights.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) discloses
mengungkapkan informasi yang meliputi tetapi tidak information that includes, but is not limited to, its vision,
terbatas pada visi, misi, sasaran usaha, strategi Bank, mission, business objectives, Bank strategies, financial
kondisi keuangan, susunan dan kompensasi pengurus, condition, composition and compensation of
management, controlling shareholders, cross
pemegang saham pengendali, cross share holding,
shareholding, executive officers, risk management,
pejabat eksekutif, pengelolaan risiko, sistem pengawasan
monitoring and internal control systems, compliance
dan pengendalian intern, status kepatuhan, sistem dan
status, governance systems and implementation, as well
implementasi Tata Kelola serta informasi dan fakta
as material information and facts that may affect investor
material yang dapat mempengaruhi keputusan pemodal.
decisions.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) publishes
menyampaikan Laporan Keuangan Publikasi Bulanan, Financial Statements on a Monthly, Quarterly, and Annual
Triwulanan, Tahunan dan Publikasi lain sesuai dengan basis, along with other publications in accordance with
ketentuan Regulator Bank. Bank Regulatory requirements.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah memiliki PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) maintains
Web (www.bankmas.co.id) yang berisi informasi terkait a website (www.bankmas.co.id) that contains information
Transparansi dan Publikasi Bank sehingga mudah related to Bank Transparency and Publications, making
diakses oleh seluruh stakeholders. it easily accessible to all stakeholders.
Prinsip keterbukaan yang tidak mengabaikan ketentuan The principle of openness is implemented without
kerahasiaan Bank sesuai dengan peraturan perundang- compromising the Bank’s confidentiality requirements,
undangan, rahasia jabatan dan hak-hak pribadi in accordance with statutory regulations, job-related
secrets, and individual rights.
2. Akuntabilitas 2. Accountability
Prinsip akuntabilitas diwujudkan melalui kejelasan fungsi The principle of accountability is realized through clarity in
dan pelaksanaan tanggung jawab seluruh organ Bank the functions and responsibilities of all Bank organs, ensuring
sehingga usaha Bank berjalan dengan efektif : that the Bank’s operations run effectively:
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) menetapkan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) establishes
tugas dan tanggung jawab yang jelas bagi masing- clear duties and responsibilities for each member of the
masing organ anggota Dewan Komisaris, dan Direksi Board of Commissioners, the Board of Directors, and
serta seluruh jajaran di bawahnya yang selaras dengan all staff under their supervision, aligned with the Bank’s
visi, misi, nilai-nilai Perusahaan, sasaran usaha dan vision, mission, corporate values, business objectives,
strategi Bank. and strategy.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) meyakini PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) ensures
bahwa semua organ Bank mempunyai kompetensi dan that all Bank organs possess the competence and
kemampuan sesuai dengan tugas dan tanggung capability required to fulfill their duties and responsibilities
jawabnya dalam pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan in implementing Good Corporate Governance
yang Baik.
142 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 147
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) menetapkan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) establishes
check & balance system dalam pengelolaan Bank. a system of checks and balances in the management
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) memiliki of the Bank.
ukuran kinerja untuk seluruh jajaran Bank yang konsisten PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) sets
dengan sasaran usaha Bank dan didukung dengan performance metrics for all levels of the Bank, consistent
adanya sistem pengendalian internal yang efektif dalam with the Bank’s business objectives, and supported by
pengelolaan Bank. an effective internal control system in managing the
Bank.
3. Tanggung Jawab 3. Responsibility
Kesesuaian pengelolaan dengan ketentuan peraturan Refers to the alignment of management with statutory
perundang-undangan dan nilai etika serta standar, prinsip, regulations, ethical values, as well as standards, principles,
dan praktik : and practices:
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) selalu PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) always
berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian (prudential adheres to prudential banking practices and ensures
banking practices) dan memastikan kepatuhan terhadap compliance with applicable laws, regulations, and
peraturan perundang-undangan dan ketentuan regulator regulatory requirements.
yang berlaku. In carrying out their duties and responsibilities, each
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya organ of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)
setiap organ PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) must adhere to agreed-upon business ethics and the
harus berpegang pada etika bisnis dan pedoman perilaku Code of Conduct.
(Code of Conduct) yang telah disepakati. The Bank also considers activities that have impacts on
Bank turut memperhatikan atas kegiatan yang membawa the environment, environmental safety, and compliance
dampak terhadap lingkungan, keamanan lingkungan with societal norms.
dan kesesuaian dengan norma-norma yang berlaku In implementing social responsibility, PT Bank Multiarta
dimasyarakat. Sentosa Tbk (Bank MAS) takes into account the
Dalam melaksanakan tanggung jawab sosial, PT Bank conditions of the surrounding community, especially near
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) memperhatikan the Bank, by developing adequate planning and
kondisi masyarakat terutama di sekitar Bank dengan implementation.
membuat perencanaan dan pelaksanaan yang memadai.
4. Independensi 4. Independency
Yaitu keadaan yang dikelola secara mandiri dan profesional Refers to a state of being managed independently and
serta bebas dari benturan kepentingan dan pengaruh atau professionally, free from conflicts of interest and from any
tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan influence or pressure from parties that are not in accordance
ketentuan peraturan perundang-undangan dan nilai etika with laws, ethical values, standards, principles, and practices:
serta standar, prinsip, dan praktik: PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) is free from
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) bebas dari conflicts of interest, not influenced by specific interests,
benturan kepentingan (conflict of interest), tidak avoids domination by any party, and resists any influence
terpengaruh oleh kepentingan tertentu, menghindari or pressure, so that all decisions can be made objectively.
terjadinya dominasi oleh pihak manapun dan dari segala PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) carries out
pengaruh atau tekanan, sehingga setiap pengambilan its functions and responsibilities professionally and in
kepu tusan da pat dilakukan secara ob je ktif. compliance with laws and regulations, the Articles of
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) Association, and regulatory requirements.
melaksanakan fungsi dan tanggungjawabnya secara
profesional dan sesuai dengan Peraturan perundang-
undangan, Anggaran Dasar dan ketentuan Regulator.
5. Kewajaran 5. Fairness
Yaitu hak Pemangku Kepentingan yang timbul berdasarkan Refers to the rights of stakeholders arising from agreements,
perjanjian, ketentuan peraturan perundang-undangan, dan statutory regulations, ethical values, as well as standards,
nilai etika serta standar, prinsip, dan praktik. : principles, and practices:
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) sangat PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) highly values
menghargai dan memberikan kesempatan kepada and provides opportunities for all stakeholders to give
seluruh stakeholders untuk memberikan masukan bagi input for the Bank’s interests.
kepentingan Bank.
143 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 148
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) selalu PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) always
memperhatikan kepentingan seluruh stakeholders considers the interests of all stakeholders based on the
berdasarkan asas kesetaraan dan kewajaran tanpa principles of equality and fairness, without discriminating
membedakan suku, agama, ras, golongan, gender on the basis of ethnicity, religion, race, group, gender,
dan/atau kondisi fisik. and/or physical condition.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) menjamin PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) ensures
bahwa setiap pihak yang berkepentingan mendapatkan that all stakeholders receive fair, proper, and equal
perlakuan yang adil, wajar dan setara sesuai dengan treatment in accordance with applicable laws and
perundang-undangan yang berlaku. regulations.
Untuk melaksanakan hal tersebut telah dilakukan
penyempurnaan struktur tata kelola (governance structure), To implement this, improvements have been made to the
optimalisasi tugas dan tanggung jawab struktur tata kelola governance structure, optimization of governance roles and
dan penyempurnaan governance process. responsibilities, and enhancement of governance processes.
KOMITMEN TATA KELOLA GOVERNANCE COMMITMENT
Komitmen Penerapan Tata Kelola yang baik telah The commitment to implement good governance has been
dicanangkan dan dilaksanakan oleh seluruh jajaran established and carried out by all levels of the Bank’s
manajemen Bank. Praktik-praktik penerapan aspek Tata management. The practices of governance implementation
Kelola dan dan nilai-nilai yang dianut oleh Bank yakni: and the values upheld by the Bank, namely entrepreneurship,
kewirausahaan, etika, kerjasama, dinamis serta komitmen ethics, collaboration, dynamism, and commitment, form the
menjadi dasar bagi governance commitment di PT Bank foundation of governance commitment at PT Bank Multiarta
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS). Komitmen tersebut Sentosa Tbk (Bank MAS). This commitment is manifested
diwujudkan dalam bentuk pengelolaan yang baik terhadap in the sound management of work activities, quality of
aktivitas kerja, kualitas sumber daya manusia dan human resources, adherence to the Code of Conduct
pelaksanaan code of conduct (Komitmen Integritas) serta (Integrity Commitment), and compliance with applicable
kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-undangan laws and regulations.
yang berlaku.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) menyadari PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) recognizes
bahwa dengan menerapkan tata kelola perusahaan yang that by implementing good corporate governance, it can
baik, akan mampu mencapai tujuan yang ditetapkan. Untuk achieve its set objectives. Therefore, PT Bank Multiarta
itu PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) berkomitmen Sentosa Tbk (Bank MAS) is committed to making the
dan bertekad menjadikan nilai-nilai tata kelola perusahaan principles of good corporate governance the main pillar
yang baik sebagai pilar utama yang akan menopang supporting the growth of the Bank.
pertumbuhan usaha PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
MAS).
Penerapan Tata Kelola tercermin dari interaksi seluruh The implementation of governance is reflected in the
organ organisasi di PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank interactions of all organizational organs at PT Bank Multiarta
MAS) yang meliputi Rapat Umum Pemegang Saham Sentosa Tbk (Bank MAS), which include the General Meeting
(RUPS), Direksi, Dewan Komisaris dan jajaran Manajemen of Shareholders (GMS), Board of Directors, Board of
serta seluruh karyawan dalam menciptakan Budaya Kerja Commissioners, management, and all employees, in creating
berdasarkan pada Kode Etik, visi dan nilai-nilai perusahaan. a Work Culture based on the Code of Ethics, corporate
Dalam pelaksanaannya Penerapan Tata Kelola di PT Bank vision, and values. In practice, the implementation of
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS), dilakukan melalui: governance at PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)
is carried out through:
Struktur Tata Kelola Governance Structure
Sesuai dengan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 In accordance with Law No. 40 of 2007 concerning
tentang Perseroan terbatas, struktur organisasi GCG Limited Liability Companies, the corporate governance
perseroan terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham structure of the Company consists of the General Meeting
(RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi. RUPS merupakan of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners,
forum tertinggi di perusahaan. and the Board of Directors. The GMS serves as the
highest forum in the Company.
144 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 149
Jumlah, komposisi, kriteria dan independensi Dewan The number, composition, criteria, and independence of
Komisaris dan Direksi yang memadai sesuai dengan the Board of Commissioners and Board of Directors are
kebutuhan dan kompleksitas usaha PT Bank Multiarta adequate in accordance with the needs and complexity
Sentosa Tbk (Bank MAS) dan telah dilakukan sesuai of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) and have
dengan ketentuan dan berdasarkan rekomendasi dari been established in accordance with regulations and
Komite Remunerasi dan Nominasi. based on recommendations from the Remuneration and
Governance structure diperkuat dengan dibentuknya : Nomination Committee.
Komite-Komite dibawah Dewan Komisaris, yaitu Komite The governance structure is reinforced through the
Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi establishment of:
dan Nominasi. Committees under the Board of Commissioners, namely
Satuan Kerja Audit Internal. the Audit Committee, Risk Monitoring Committee, and
Satuan Kerja Kepatuhan. R e m u n er a t i on a n d N o mi n a t i o n Co mm it t e e.
Satuan Kerja Manajemen Risiko. Internal Audit Unit.
Fungsi Kerja Anti Fraud. Compliance Unit.
Terdapat pemisahan fungsi yang jelas antara satuan- Risk Management Unit.
satuan kerja tersebut dengan unit kerja operasional dan Anti-Fraud Function.
unit kerja bisnis sehingga dapat melaksanakan fungsinya There is a clear separation of functions between these
secara independen. units and the operational and business units to ensure
Seluruh Satuan Kerja tersebut telah dibentuk oleh PT that each can perform its duties independently.
Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) sesuai dengan All of these units have been established by PT Bank
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan didukung dengan Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) in accordance with
sumber daya manusia yang memiliki kompetensi yang the regulations of the Financial Services Authority (OJK)
sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya serta and are supported by human resources with
memiliki pedoman kerja tertulis sebagai landasan kerja. competencies appropriate to their duties and
Seluruh Unit Kerja telah memiliki tugas pokok dan fungsi responsibilities, as well as written work guidelines as
yang jelas dengan memiliki job description dan pedoman the basis of their operations.
kerja sesuai dengan struktur organisasi Bank. Each unit has clearly defined main duties and functions,
Bank telah membuat kebijakan dan prosedur yang with job descriptions and work guidelines aligned with
lengkap dan selalu dilakukan proses pengkinian serta the Bank’s organizational structure.
disesuaikan dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan The Bank has developed comprehensive policies and
dan peraturan perundangan yang berlaku. Kebijakan procedures, which are regularly updated and adjusted
dan prosedur tersebut di transparansikan kepada seluruh to comply with OJK regulations and prevailing laws.
pegawai baik secara langsung melalui sosialisasi maupun These policies and procedures are transparently
dengan cara mempublikasikan dalam media yang bisa communicated to all employees, either directly through
diakses oleh seluruh pegawai. socialization sessions or by publishing them on media
accessible to all staff.
Proses Tata Kelola Governance Process
Dilakukan melalui pelaksanaan aktivitas yang selaras Implemented through the execution of activities aligned
dengan prinsip-prinsip Tata Kelola serta memastikan with Good Corporate Governance principles, while
pengelolaan dan pemantauan risiko telah dilakukan ensuring that risk management and monitoring are carried
dengan baik. out effectively.
Selain kelengkapan kebijakan dan prosedur, aktivitas In addition to the completeness of policies and
bisnis Bank juga didukung dengan sistem informasi procedures, the Bank’s business activities are supported
manajemen yang memadai yang memudahkan Bank by an adequate management information system that
mendapat data yang akurat, tepat waktu untuk enables the Bank to obtain accurate and timely data for
pengambilan keputusan dan pelaporan kepada pihak decision-making and reporting to the relevant authorities
yang ditentukan sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan in accordance with the regulations of Otoritas Jasa
dan peraturan instansi lainnya yang terkait dengan Keuangan and other regulatory bodies related to the
aktivitas Bank. Bank’s activities.
145 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 150
Hasil Tata Kelola Governance Outcomes
Melalui pencapaian kinerja baik secara kuantitatif maupun Through the achievement of both quantitative and
kualitatif Bank secara terus menerus meningkatkan qualitative performance targets, the Bank continuously
aspek transparansi kondisi keuangan dan non keuangan enhances transparency in disclosing its financial and
secara berkesinambungan dan transparan kepada publik, non-financial conditions to the public on an ongoing
antara lain melalui publikasi di website Bank dan basis, among others through publications on the Bank’s
peningkatan kualitas Sistem Informasi Manjemen. website and by improving the quality of its Management
Penerapan Tata Kelola yang efektif ini sangat bermanfaat Information System.
bagi kelangsungan usaha PT Bank Multiarta Sentosa The effective implementation of Good Corporate
Tbk (Bank MAS) melalui kinerja keuangan yang baik, Governance provides significant benefits to the
pertumbuhan usaha dan komitmen dalam menerapkan sustainability of the business of PT Bank Multiarta
praktik-praktik perbankan yang sehat. Sentosa Tbk (Bank MAS), as reflected in its sound
Kepatuhan dan pengelolaan risiko yang memadai serta financial performance, business growth, and strong
tin dak la njut h a sil aud it sesu ai kom itme n. commitment to implementing prudent banking practices.
Rencana Bisnis Bank yang menggambarkan Adequate compliance and risk management, as well as
pertumbuhan yang berkesinambungan dan memberi the timely follow-up of audit findings in accordance with
manfaat bagi pemangku kepentingan. the Bank’s commitments.
The Bank’s Business Plan, which reflects sustainable
Dengan melaksanakan tata kelola yang baik (Good growth and provides value for stakeholders.
Governance) pada kegiatan usaha, baik secara struktur
(Governance Structure) maupun proses pengelolaannya By implementing good governance in its business activities,
(Governance Process) secara transparan, akuntabel, both in terms of structure (Governance Structure) and
berkeadilan dan taat hukum serta dapat management processes (Governance Process), in a
dipertanggungjawabkan dan melindungi stakeholders. Maka transparent, accountable, fair, and legally compliant manner,
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah which is also responsible and protective of stakeholders,
menanamkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan (Good PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) has embedded
Corporate Governance) sebagai bagian dari budaya the principles of Good Corporate Governance as part of its
perusahaan yang senantiasa dipelihara, dijaga dan terus corporate culture. These principles are continuously
ditingkatkan kualitasnya dalam rangka pencapaian visi, misi maintained, safeguarded, and improved to achieve the
serta nilai-nilai perusahaan yang memiliki komitmen untuk Bank’s vision, mission, and values, demonstrating its
melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik serta commitment to implementing good corporate governance
menerapkan prosedur dan kebijakan berdasarkan best and applying procedures and policies based on best
practise. practices.
Sesuai Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 In accordance with the Financial Services Authority (OJK)
Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Penerapan Tata Kelola Circular Letter No. 13 of 2017 regarding the Implementation
Bagi Bank Umum dengan yang selanjutnya diperbaharui of Governance for Commercial Banks, subsequently updated
oleh Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14 Tahun by OJK Circular Letter No. 14 of 2025 on the Implementation
2025 tentang Pelaksanaan Penerapan Tata Kelola Bagi of Governance for Commercial Banks, PT Bank Multiarta
Bank Umum, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) Sentosa Tbk (Bank MAS) conducts periodic self-
secara berkala melakukan penilaian sendiri (self assessment) assessments of corporate governance implementation on
terhadap pelaksanaan Tata Kelola perusahaan secara a semi-annual basis, at the end of June and December.
semesteran untuk posisi akhir bulan Juni dan Desember. These assessments are carried out based on OJK
Penilaian dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa regulations, and the results of the self-assessment are
Keuangan dan menyampaikan hasil self assessment reported to stakeholders and other relevant parties both as
tersebut kepada stakeholders maupun pihak lain yang information and as a form of the Bank’s compliance with
berkepentingan sebagai informasi sekaligus sebagai salah applicable rules and regulations.
satu bentuk Kepatuhan Bank terhadap ketentuan/peraturan
yang berlaku.
Pelaksanaan penilaian sendiri (self assessment) di Bank The self-assessment at PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
Multiarta Sentosa Tbk dilakukan dalam 2 (dua) periode (Bank MAS) is conducted in two periods: January to June
yaitu Periode Januari s/d Juni dan Periode Juli s/d Desember. and July to December.
146 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 151
Selama tahun 2025 untuk memastikan penerapan tata During 2025, to ensure the implementation of good corporate
kelola yang baik Bank Multiarta Sentosa Tbk telah governance, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk conducted
melaksanakan penilaian sendiri (self assessment), sesuai self-assessments in accordance with OJK regulations. For
ketentuan OJK yang berlaku, pada periode Januari s/d Juni the period January to June 2025, the assessment covered
2025 menggunakan 11 aspek dan untuk periode Juli s/d 11 aspects, and for the period July to December 2025, the
Desember 2025 penilian sendiri dilakukan terhadap aspek- self-assessment focused on the following aspects:
aspek sebagai berikut : 1. Implementation of duties, responsibilities, and authorities
1. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang of the Board of Directors
direksi 2. Implementation of duties, responsibilities, and authorities
2. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang of the Board of Commissioners
dewan komisaris 3. Completeness and performance of committee tasks
3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite 4. Management of conflicts of interest
4. Penanganan benturan kepentingan 5. Implementation of the compliance function
5. Penerapan fungsi kepatuhan 6. Implementation of the internal audit function
6. Penerapan fungsi audit intern 7. Implementation of the external audit function
7. Penerapan fungsi audit ekstern 8. Implementation of risk management, including the
8. Penerapan manajemen risiko termasuk sistem internal control system
pengendalian intern 9. Provision of remuneration
9. Pemberian remunerasi 10. Provision of funds to related parties and large exposures
10. Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan 11. Integrity of reporting and information technology systems
dana besar 12. Bank strategic planning
11. Integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi 13. Shareholder aspects
12. Rencana strategis bank 14. Implementation of anti-fraud strategies, including anti-
13. Aspek pemegang saham bribery
14. Penerapan strategi anti fraud, termasuk anti penyuapan 15. Implementation of sustainable finance, including social
15. Penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk and environmental responsibility
penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan 16. Implementation of governance in cooperative business
16. Penerapan tata kelola dalam KUB units (KUB)
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk telah menerapkan pedoman PT Bank Multiarta Sentosa Tbk has implemented corporate
tata kelola perusahaan bagi Perusahaan Terbuka, sesuai governance guidelines for Public Companies, in accordance
POJK Nomor 21/POJK.04/2015 tentang Pedoman Tata with OJK Regulation No. 21/POJK.04/2015 on Corporate
Kelola Perusahaan Terbuka dan SEOJK Nomor Governance Guidelines for Public Companies and OJK
32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015 on Corporate
Perusahaan Terbuka, yaitu 5 (lima) aspek, 8 (delapan) Governance Guidelines for Public Companies. The
Prinsip serta 25 (dua pululuh lima) rekomendasi sebagai guidelines cover 5 (five) aspects, 8 (eight) principles, and
berikut: 25 (t wenty-five) reco mmendations, as follows:
Aspek 1 : Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Aspect 1: Relationship between the Public Company
Pemegang Saham dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang and Shareholders in Ensuring Shareholder Rights, which
Saham, yang meliputi prinsip-prinsip: includes the following principles:
a. Meningkatkan nilai penyelenggaraan Rapat Umum a. Enancing the value of the General Meeting of
Pemegang Saham. Shareholders (GMS).
b. Meningkatkan kualitas komunikasi perusahaan terbuka b. Improving the quality of communication between the
de n g an pem e g ang s ah am ata u i nv est or. public company and its shareholders or investors.
Aspect 2: Function and Role of the Board of
Aspek 2 : Fungsi dan Peran Dewan Komisaris, yang Commissioners, which includes the following principles:
meliputi prinsip-prinsip: a. Strengthening the membership and composition of
a. Memperkuat keanggotaan dan komposisi Dewan the Board of Commissioners.
Komisaris. b. Improving the quality of the implementation of duties
b. Meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan and responsibilities of the Board of Commissioners.
tanggung jawab Dewan Komisaris.
147 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 152
Aspek 3: Fungsi dan Peran Direksi, yang meliputi prinsip Aspect 3: Function and Role of the Board of Directors,
- prinsip: which includes the following principles:
a. Memperkuat keanggotaan dan komposisi Direksi. a. Strengthening the membership and composition of
b. Meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan the Board of Directors.
tanggung jawab Direksi. b. Improving the quality of the implementation of duties
and responsibilities of the Board of Directors.
Aspek 4 : Partisipasi Pemangku Kepentingan, yang Aspect 4: Stakeholder Participation, which includes the
meliputi prinsip: following principle:
a. Meningkatkan aspek tata kelola perusahaan melalui a. Enhancing corporate governance aspects through
partisipasi pemangku kepentingan. stakeholder participation.
Aspek 5 : Keterbukaan Informasi, yang meliputi prinsip: Aspect 5: Information Disclosure, which includes the
a. Meningkatkan pelaksanaan keterbukaan informasi following principle:
a. Improving the implementation of information disclosure.
148 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 153
Pelaksanaan Penerapan
Tata Kelola
Implementation of Governance Practices
1. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) 1. GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
(GSM)
RUPS merupakan organ Perseroan tertinggi, mempunyai The GMS is the highest organ of the Company and has
wewenang yang tidak dapat didelegasikan kepada Dewan authority that cannot be delegated to the Board of
Komisaris dan Direksi dalam mengambil keputusan atas Commissioners or the Board of Directors in making decisions
hal-hal utama dan strategis yang mempengaruhi jalannya on key and strategic matters affecting the Company’s
usaha Perseroan. RUPS telah diselenggarakan dengan business operations. The GMS has been properly conducted,
baik sehingga dapat mengambil keputusan sesuai dengan enabling resolutions to be adopted in accordance with the
arah dan kebijakan Bank dan ketentuan perundang- Bank’s direction and policies, as well as applicable laws
undangan yang berlaku. and regulations.
Selain itu RUPS juga berfungsi sebagai forum In addition, the GMS serves as a forum for accountability
pertanggungjawaban kepengurusan Direksi dan Dewan of the Board of Directors and the Board of Commissioners
Komisaris atas hasil kinerja dalam kurun waktu yang telah regarding performance results within the period stipulated
ditentukan dalam batas-batas yang diatur dalam Perundang- under the law and/or the Company’s Articles of Association.
undangan dan/atau Anggaran Dasar Perseroan. Melalui Through the GMS, shareholders can exercise their rights,
RUPS para pemegang saham dapat mempergunakan hak, express opinions, and cast their votes in the decision-
mengemukakan pendapat dan memberikan suaranya dalam making process on significant matters.
proses pengambilan keputusan penting.
Pada tahun 2025, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank In 2025, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) held
MAS) telah menyelenggarakan 1 (satu) kali Rapat Umum 1 (one) Annual General Meeting of Shareholders (AGMS)
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan 1 (satu) kali and 1 (one) Extraordinary General Meeting of Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) (EGMS) on May 28, 2025, and the resolutions of the
pada tanggal 28 Mei 2025 dan hasil Keputusan Para shareholders were as follows:
Pemegang Saham yaitu sebagai berikut:
149 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 154
No. Keputusan RUPS Luar Biasa
Keputusan Mata Acara Pertama:
a. Menyetujui Perubahan Anggaran Dasar dalam rangka Penyelarasan isi ketentuan pasal 20 ayat (2) huruf
(a) Anggaran Dasar Perseroan dengan Ketentuan Pasal (17) ayat (7) Anggaran Dasar Perseroan.
Perubahan pasal 20 ayat (2) huruf (a) menjadi :
“Anggota Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS untuk jangka waktu yang dimulai sejak tanggal yang
ditentukan dalam RUPS yang mengangkat anggota Dewan Komisaris tersebut sampai ditutupnya RUPS
Tahun ketiga yang diselenggarakan setelah RUPS yang mengangkat anggota Dewan Komisaris yang
bersangkutan, dengan tidak mengurangi peraturan perundang-undangan yang berlaku dan ketentuan
lain dalam Anggaran Dasar ini serta ketentuan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan/atau otoritas
lain yang berwenang.”
b. Menyetujui untuk memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi
“Perseroan, baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan hak substitusi untuk melakukan segala
dan setiap tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut, termasuk tetapi tidak
terbatas untuk menyatakan/menuangkan keputusan tersebut dalam akta-akta yang dibuat di hadapan
Notaris, untuk mengubah dan/atau menyusun kembali ketentuan pasal 20 ayat (2) huruf (a) Anggaran
Dasar Perseroan atau pasal 20 Anggaran Dasar Perseroan secara keseluruhan, sebagaimana yang
disyaratkan oleh serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yang selanjutnya
untuk mengajukan permohonan persetujuan dan/atau menyampaikan pemberitahuan atas keputusan
rapat dan/atau perubahan Anggaran Dasar perseoran, kepada instansi yang berwenang, serta melakukan
semua dan setiap tindakan yang diperkukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Keputusan Mata Acara Kedua:
a. • Perubahan dan/atau pengangkatan kembali anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
• Mengusulkan untuk mengangkat Tuan Iwan Nataliputra sebagai Komisaris Independen perseroan dan
yang bersangkutan akan diajukan untuk proses uji kemampuan dan kepatutan (Fit and proper test)
Otoritas Jasa Keuangan
• Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang pada saat ini menjabat adalah sebagai
berikut :
Direksi:
Direktur Utama : Tuan Ho Danny Hartono
Direktur : Tuan Budi Afandi Winoto
Direktur : Nyonya Fely Retnowati
Direktur : Tuan Rahmat Bagas Santoso
Direktur Kepatuhan : Tuan Budi Setiawan
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama : Tuan Hendrik Tanojo
Komisaris : Nyonya Juwita Ekawati Winoto
Komisaris Independen : Nyonya Nancy Herawati
Komisaris Independen : Tuan Tommy Mukdani
b. Mengangkat kembali :
- Tuan Tan Kong Han/ Hendrik T disebut juga Hendrik Tanojo sebagai Komisaris Utama Perseroan
- Nyonya Juwita Ekawati Winoto sebagai Komisaris Perseroan
- Nyonya Nancy Herawati sebagai Komisaris Independen Perseroan
Dengan masa jabatan terhitung sejak ditutupnya rapat sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2028
150 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 155
No. Resolutions of the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS)
Resolutions on the First Agenda:
a. The shareholders approved the amendment of the Articles of Association to harmonize the provisions
of Article 20 paragraph (2) letter (a) of the Company’s Articles of Association with the provisions of Article
17 paragraph (7) of the Articles of Association.
The amendment to Article 20 paragraph (2) letter (a) shall read as follows:
"Members of the Board of Commissioners are appointed by the General Meeting of Shareholders (GMS)
for a term commencing from the date determined in the GMS that appoints the members of the Board
of Commissioners until the closing of the third Annual GMS held after the GMS that appoints the respective
members of the Board of Commissioners, without prejudice to the prevailing laws and regulations and
other provisions in these Articles of Association as well as the regulations of the Financial Services
Authority (OJK) and/or other authorized authorities."
b. To approve the granting of authority and power to the Board of Directors
"The Company, either individually or jointly with the right of substitution, shall have the right to take any
and all necessary actions in connection with the decision, including but not limited to stating/recording
the decision in deeds drawn up before a Notary, to amend and/or re-arrange the provisions of Article 20
paragraph (2) letter (a) of the Company's Articles of Association or Article 20 of the Company's Articles
of Association as a whole, as required by and in accordance with applicable laws and regulations, and
to submit a request for approval and/or submit notification of the meeting decision and/or amendment
to the Company's Articles of Association to the authorized agency, and to take any and all necessary
actions in accordance with applicable laws and regulations.
Resolutions on the Second Agenda:
a. • Changes and/or reappointment of members of the Board of Directors and/or Board of Commissioners.
• Proposal to appoint Mr. Iwan Nataliputra as an Independent Commissioner of the Company, who will
be submitted for the Fit and Proper Test process by the Financial Services Authority (OJK).
• The current composition of the Board of Directors and Board of Commissioners of the Company is as
follows:
Board of Directors:
President Director : Mr. Ho Danny Hartono
Director : Mr. Budi Afandi Winoto
Director : Mrs. Fely Retnowati
Director : Mr. Rahmat Bagas Santoso
Compliance Director : Mr. Budi Setiawan
Board of Commissioners:
President Commissioner : Mr. Hendrik Tanojo
Commissioner : Mrs. Juwita Ekawati Winoto
Independent Commissioner : Mrs. Nancy Herawati
Independent Commissioner : Mr. Tommy Mukdani
b. To reappoint:
- Tan Kong Han / Hendrik Tanojo (also known as Hendrik T) as President Commissioner of the Company;
- Juwita Ekawati Winoto as Commissioner of the Company;
- Nancy Herawati as Independent Commissioner of the Company.
Their terms of office shall be effective from the closing of the Meeting until the closing of the Company’s
Annual General Meeting of Shareholders to be held in 2028.
151 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 156
No. Keputusan RUPS Luar Biasa
c. Menyetujui untuk mengangkat Tuan Iwan Nataliputra sebagai Komisaris Independen perseroan, yang
berlaku efektif terhitung sejak tanggal dikeluarkannya persetujuan atas penilaian kemampuan dan
kepatutan (Fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan
d. Menyetujui untuk mengangkat kembali seluruh anggota Direksi Perseroan, terhitung sejak ditutupnya
ditutupnya rapat sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang
akan diselenggarakan pada tahun 2028.
e. Menegaskan bahwa terhitung sejak ditutupnya rapat sampai dengan ditutupnya rapat umum pemegang
saham tahunan perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2028 susunan anggota Direksi dan
Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut :
Direksi
Direktur Utama : Tuan Ho Danny Hartono
Direktur : Tuan Budi Afandi Winoto
Direktur : Nyonya Fely Retnowati
Direktur : Tuan Rahmat Bagas Santoso
Direktur Kepatuhan : Tuan Budi Setiawan
Komisaris
Komsaris Utama : Tuan Hendrik Tanojo
Komisaris : Nyonya Juwita Ekawati Winoto
Komisaris Independen : Nyonya Nancy Herawati
Komisaris Independen : Tuan Iwan Nataliputra*
*Masa jabatan Tuan Iwan Nataliputra sebagai komisaris independen perseroan berlaku efektif terhitung
sejak tanggal dikeluarkannya persetujuan atas penilaian kemampuan dan kepatutan (Fit and Proper Test)
dari Otoritas Jasa Keuangan
152 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 157
No. Resolutions of the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS)
c. To approve the appointment of Mr. Iwan Nataliputra as Independent Commissioner of the Company,
effective as of the date of issuance of the approval for the fit and proper test conducted by the Financial
Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan).
d. To approve the reappointment of all members of the Company’s Board of Directors, effective from the
closing of this meeting until the closing of the Annual General Meeting of Shareholders to be held in 2028.
e. To confirm that, effective from the closing of this meeting until the closing of the Company’s Annual
General Meeting of Shareholders to be held in 2028, the composition of the Company’s Board of Directors
and Board of Commissioners is as follows:
Directors
President Director : Mr. Ho Danny Hartono
Director : Mr. Budi Afandi Winoto
Director : Mrs. Fely Retnowati
Director : Mr. Rahmat Bagas Santoso
Compliance Director : Mr. Budi Setiawan
Commissioners
President Commissioner : Mr. Hendrik Tanojo
Commissioner : Mrs. Juwita Ekawati Winoto
Independent Commissioner : Mrs. Nancy Herawati
Independent Commissioner : Mr. Iwan Nataliputra*
*The term of office of Mr. Iwan Nataliputra as Independent Commissioner shall be effective from the date
of approval of the Fit and Proper Test by the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan).
153 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 158
No. Keputusan RUPS Tahunan
Keputusan Mata Acara Pertama:
a. Menyetujui laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan perseroan untuk tahun buku yang
berakhir pada tanggal 31-12-2024 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat,
Arsono, Retno Palilingan & Rekan (anggota dari PKF International Ltd)
b. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledige acquit et de charge)
kepada Direksi atas tindakan pengurusan perseroan dan pelaksanaan pengawasan yang telah dijalankan
Dewan Komisaris selama tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31-12-2024, sejauh tindakan tersebut
tercermin dalam laporan tahunan dan laporan laporan keuangan untuk tahun buku 2024 dan memenuhi
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Keputusan Mata Acara Kedua
a. Menyetujui penetapan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2024 yang berjumlah Rp214.693.101.959
diperuntukkan sebagai berikut :
- Sebesar Rp32.246.247.549 atau sebesar Rp23 perlembar saham dibagikan sebagai dividen tunai
kepada para pemegang saham yang memiliki hak untuk menerima dividen tunai.
- Sebesar Rp2.000.000.000 disisihkan sebagai dana cadangan wajib perseroan untuk memenuhi
ketentuan pasal 70 Undang-undang perseroan terbatas dan Pasal 25 ayat (1) dan ayat (2) anggaran
dasar perseroan sehingga total cadangan wajib perseroan akan menjadi sebesar Rp24.000.000.000.
- Sisa laba bersih tahun buku 2024 yang tidak ditentukan penggunaannya, yaitu sejumlah
Rp180.446.854.410 dibukukan sebagai laba ditahan perseroan untuk penguatan modal perseroan
guna menunjang pertumbuhan ke depan.
Keputusan Mata Acara Ketiga
a. Menyetujui dan memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris perseroan untuk menetapkan
dan menunjuk Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik dalam rangka audit Laporan Keuangan
pereroan untuk tahun Buku 2025 berdasarkan rekomendasi komite audit untuk persyaratannya sesuai
dengan ketentuan dan peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang kantor Akuntan Publik dan/atau
akuntan publik, serta memberikan kuasa kepada Direksi perseroan untuk menetapkan honararium bagi
kantor Akuntan Publik dan/atau akuntan publik tersebut termasuk untuk melakukan segala sesuatunya
berkenaaan dengan penunjukan kantor akuntan publik dan/atau akuntan publik sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.
Keputusan Mata Acara Keempat
a. Penetapan besarnya gaji dan/atau Honorarium, tunjangan dan/atau bonus bagi anggota Dewan Komisaris
dan Direksi Perseroan, dengan memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris perseroan untuk
menetapkan gaji dan/atau honorarium, tunjangan dan/atau bonus termasuk tetapi tidak terbatas antara
lain gratifikasi, hadiah,manfaat, asuransi serta tunjangan dalam bentuk apapun lainnya bagi anggota
dewan komisaris dan anggota Direksi perseroan
Keputusan Mata Acara Kelima
a. Menyetujui Laporan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) perseroan sesuai dengan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan
Permasalahan Bank Umum, yang telah dicatat dalam administrasi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan
berdasarkan surat dari Otoritas Jasa Keungan Nomor S-70/PB.32/2025 tanggal 13-3-2025.
b. Berkenaan dengan keputusan huruf a huruf (a) di atas, Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
melakukan setiap dan seluruh tindakan yang diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan Rencana
Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan, sesuai dengan kewenangannya.
154 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 159
No. Resolutions of the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS)
Resolutions on the First Agenda:
a. To approve the Annual Report and ratifying the Company’s Financial Statements for the financial year
ended December 31, 2024, as audited by the Public Accounting Firm Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono,
Retno Palilingan & Partners (a member of PKF International Ltd).
b. To grant full release and discharge (volledige acquit et de charge) to the Board of Directors for their
management of the Company and to the Board of Commissioners for the supervisory actions carried
out during the financial year ended December 31, 2024, insofar as such actions are reflected in the
Annual Report and the Financial Statements for the 2024 financial year and comply with the applicable
laws and regulations.
Resolution on the Second Agenda:
a. To approve the allocation of the Company’s net profit for the financial year 2024, amounting to IDR
214,693,101,959, to be allocated as follows:
- IDR 32,246,247,549, or IDR 23 per share, to be distributed as cash dividends to the shareholders
entitled to receive cash dividends.
- IDR 2,000,000,000 to be set aside as the Company’s statutory reserve fund to comply with Article
70 of the Limited Liability Company Law and Article 25 paragraphs (1) and (2) of the Company’s
Articles of Association, bringing the total statutory reserve to IDR 24,000,000,000.
- The remaining net profit for the financial year 2024, amounting to IDR 180,446,854,410, which has
not been specifically allocated, shall be recorded as retained earnings of the Company to strengthen
the Company’s capital and support future growth.
Resolution on the Third Agenda:
a. To approve and granting authority and power to the Company’s Board of Commissioners to determine
and appoint a Public Accounting Firm and/or Public Accountant to audit the Company’s Financial
Statements for the 2025 financial year, based on the recommendation of the Audit Committee and in
accordance with the requirements under the regulations of the Financial Services Authority concerning
Public Accounting Firms and/or Public Accountants, and granting authority to the Company’s Board of
Directors to determine the fees for such Public Accounting Firm and/or Public Accountant, including to
carry out all actions related to the appointment of the Public Accounting Firm and/or Public Accountant
in accordance with the applicable regulations.
Resolution on the Fourth Agenda:
a. Determination of the amount of salaries and/or honoraria, allowances and/or bonuses for the members
of the Company’s Board of Commissioners and Board of Directors, by granting authority to the Company’s
Board of Commissioners to determine the salaries and/or honoraria, allowances and/or bonuses, including
but not limited to gratuities, awards, benefits, insurance, and any other forms of allowances for the
members of the Board of Commissioners and the members of the Company’s Board of Directors.
Resolution on the Fifth Agenda:
a. To approve the Company’s Recovery Plan Report in accordance with the Financial Services Authority
Regulation Number 5 of 2024 concerning the Determination of Supervision Status and Handling of
Problems of Commercial Banks, which has been recorded in the supervisory administration of the
Financial Services Authority based on the letter from the Financial Services Authority Number S-
70/PB.32/2025 dated March 13, 2025.
b. In connection with the decision under item (a) above, the Company’s Board of Commissioners and Board
of Directors shall take all necessary actions in relation to the implementation of the Company’s Recovery
Plan, within the scope of their respective authorities.
155 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 160
2. PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG 2. IMPLEMENTATION OF DUTIES AND
JAWAB DIREKSI RESPONSIBILITIES OF THE BOARD OF
DIRECTORS
Direksi merupakan salah satu organ perusahaan yang The Board of Directors is one of the company organs
berwenang dan bertanggungjawab atas pengelolaan authorized and responsible for the management of the
perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan sebagaimana company in accordance with the aims and objectives as
dijelaskan dalam Anggaran Dasar. Selain berpedoman pada described in the Articles of Association. In addition to
Anggaran Dasar, Direksi dalam melakukan pengelolaan adhering to the Articles of Association, the Board of Directors
harus memperhatikan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan in managing the company must pay attention to the principles
yang Baik dan prinsip kehati-hatian. of Good Corporate Governance and the principles of
prudence.
Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Direksi Duties, Responsibilities and Authorities of the board
Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Direksi yang of Directors
tertuang dalam SK Direksi No. 055/SK/DIR/062024 tentang Duties, Responsibilities and Authorities of the Board of
Pedoman dan tata Tertib Kerja Direksi adalah sebagai Directors, as stated in the Board of Directors Decree No.
berikut: 055/SK/DIR/062024 concerning the Guidelines and Work
1. Direksi bertugas menjalankan dan bertanggung jawab Procedures of the Board of Directors, as follows:
atas pengurusan Bank untuk kepentingan Bank sesuai 1. The Board of Directors is tasked with carrying out and
dengan maksud dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam being responsible for the management of the Bank for
ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran the interests of the Bank in accordance with the Bank's
dasar, dan keputusan RUPS. intent and objectives as specified in the provisions of
2. Direksi wajib melaksanakan tugas, wewenang, dan laws and regulations, articles of association, and
tanggung jawab dengan itikad baik dan dengan prinsip resolutions of the GMS.
kehati-hatian. 2. The Board of Directors is required to carry out its duties,
3. Direksi berwenang mewakili Bank sesuai dengan authorities, and responsibilities in good faith and with
ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran the principle of prudence.
dasar, dan keputusan RUPS, untuk: 3. The Board of Directors is authorized to represent the
a. Menetapkan kebijakan yang dipandang tepat dalam Bank in accordance with the provisions of laws and
kepengurusan perseroan; regulations, articles of association, and resolutions of
b. Mengatur dan menetapkan ketentuan dan atau the GMS, to:
kebijakan terkait dengan kepegawaian perseroan a. Establish policies deemed appropriate in the
termasuk penetapan gaji, pensiun dan/atau jaminan management of the company;
hari tua, bonus dan/atau penghasilan lainnya bagi b. Arrange and determine provisions and/or policies
karyawan perseroan berdasarkan peraturan related to the company's personnel including the
perundang-undangan yang berlaku; determination of salaries, pensions and/or old age
c. Mengangkat, memberi penghargaan atau sanksi dan security, bonuses and/or other income for the
pemberhentian karyawan perseroan berdasarkan company's employees based on applicable laws and
peraturan kepegawaian Perseroan berdasarkan regulations;
peraturan perundang-undangan yang berlaku; c. Appoint, give awards or sanctions and dismiss the
d. Mengatur dan menetapkan penyerahan kekuasaan company's employees based on the company's
Direksi untuk mewakili perseroan di dalam maupun personnel regulations based on applicable laws and
di luar pengadilan kepada seseorang atau beberapa regulations;
orang karyawan perseroan baik sendiri-sendiri maupun d. Arrange and determine the transfer of the Board of
bersama-sama kepada orang atau badan lain; Directors' authority to represent the company in and
e. Menghapus buku piutang macet yang selanjutnya out of court to one or several company employees,
dilaporkan dan dipertanggungjawabkan dalam Laporan either individually or jointly to other individuals or legal
Tahunan; entities.
f. Tidak menagih lagi sebagian atau seluruh piutang di e. Write off bad debts which are then reported and
luar pokok dalam rangka restrukturisasi dan/atau accounted for in the Annual Report;
penyelesaian kredit namun dengan kewajiban f. No longer collect part or all receivables outside the
melaporkan ke Dewan Komisaris yang ketentuan tata principal in the context of credit restructuring and/or
cara pelaporannya ditetapkan Dewan Komisaris; settlement but with the obligation to report to the
g. Melakukan segala tindakan dan perbuatan lainnya Board of Commissioners, the provisions for which are
mengenai pengurusan maupun kepemilikan kekayaan determined by the Board of Commissioners;
perseroan, mengikat perseroan dengan pembatasan- g. Carry out all actions and other deeds regarding the
pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan management and ownership of the company's assets,
perundang undangan, Anggaran Dasar dan/atau bind the company with restrictions as specified in laws
keputusan RUPS. and regulations, the Articles of Association and/or
resolutions of the GMS.
156 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 161
4. Direksi menerapkan Tata Kelola yang Baik pada Bank, 4. The Board of Directors implements Good Governance
manajemen risiko, dan kepatuhan secara terintegrasi at the Bank, risk management, and compliance in an
yang disesuaikan dengan perkembangan ekosistem integrated manner that is adjusted to the latest
perbankan terkini serta didukung dengan digitalisasi developments in the banking ecosystem and supported
dan inovasi teknologi. by digitalization and technological innovation.
5. Dalam menerapkan Tata Kelola yang Baik pada Bank, 5. In implementing Good Governance at the Bank, the
Direksi paling sedikit wajib membentuk: Board of Directors must at least form:
a. Satuan kerja audit intern; a. Internal audit work unit;
b. Satuan kerja manajemen risiko; dan b. Risk management work unit; and
c. Compliance work unit.
c. Satuan kerja kepatuhan.
In addition, the Board of Directors forms other work
Selain itu, Direksi membentuk satuan kerja lain yang
units that are required in accordance with the Financial
diwajibkan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
Services Authority Regulation.
Keuangan
6. The Board of Directors is required to follow up on audit
6. Direksi wajib menindaklanjuti temuan audit atau
findings or examinations and recommendations from
pemeriksaan dan rekomendasi dari satuan kerja audit the Bank's internal audit work unit, external auditors,
intern Bank, auditor ekstern, hasil pengawasan Otoritas the results of supervision by the Financial Services
Jasa Keuangan, dan/atau hasil pengawasan otoritas Authority, and/or the results of supervision by other
dan lembaga lain. authorities and institutions.
7. Direksi wajib mengungkapkan kepada pegawai 7. The Board of Directors is required to disclose to
mengenai kebijakan internal Bank yang bersifat strategis employees regarding the Bank's internal policies that
di bidang kepegawaian. are strategic in the field of personnel.
8. Direksi wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan 8. The Board of Directors is required to be accountable
tugas kepada pemegang saham melalui RUPS. for the implementation of its duties to shareholders
9. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan through the GMS.
dan/atau jasa professional sebagai tenaga ahli atau 9. The Board of Directors is prohibited from using individual
konsultan. Tidak berlaku untuk penggunaan penasihat advisors and/or professional services as experts or
perorangan dan/atau jasa profesional dengan ketentuan: consultants. Does not apply to the use of individual
a. untuk proyek bersifat khusus; advisors and/or professional services with the following
b. berdasarkan pada kontrak kerja yang jelas; provisions:
c. dilaksanakan oleh Pihak Independen yang memiliki a. for special projects;
pengetahuan teknis tertentu dengan standar b. based on a clear work contract;
kualifikasi keahlian yang memadai untuk c. carried out by an Independent Party who has certain
technical knowledge with adequate skill qualification
mengerjakan proyek yang bersifat khusus;
standards to work on special projects;
d. dilaksanakan oleh pihak yang tidak menduduki
d. carried out by a party who does not hold a structural
jabatan struktural pada Bank; dan dilaksanakan oleh
position at the Bank; and carried out by a party who
pihak yang tidak mempunyai wewenang untuk does not have the authority to make operational
m e m b u a t k e p u t u s a n o p e r a si o n a l B a n k . decisions for the Bank.
10. Dalam pengelolaan data dan informasi terkait Bank, 10. In managing data and information related to the Bank,
Direksi wajib: the Board of Directors is required to:
a. memiliki dan menyediakan data dan informasi yang a. have and provide accurate, relevant, and timely data
akurat, relevan, dan tepat waktu, termasuk kepada and information, including to the Board of
Dewan Komisaris; dan Commissioners; and
b. melaksanakan pengelolaan data dan informasi sesuai b. carry out data and information management in
dengan Tata Kelola yang Baik pada Bank dan accordance with Good Governance at the Bank and
ketentuan peraturan perundang-undangan. th e p ro v ision s of la ws a nd regula tions.
11. Keputusan Direksi yang diambil sesuai dengan 11. Resolutions of the Board of Directors taken in
pedoman dan tata tertib kerja mengikat dan menjadi accordance with the guidelines and work procedures
ta n g g u n g j aw a b s el u r uh a n g g o ta D ir eks i. are binding and are the responsibility of all members
12. Direksi bertanggung jawab untuk: of the Board of Directors.
12. The Board of Directors is responsible for:
a. Mengusahakan dan menjamin terlaksananya usaha a. Striving for and ensuring the implementation of the
dan kegiatan Perseroan sesuai dengan maksud dan Company's business and activities in accordance
tujuan serta kegiatan usahanya; with the intent and purpose and its business activities;
b. Preparing business strategies and policy directions
b. Menyusun strategi usaha dan arah kebijakan sesuai
in accordance with the company's vision and mission
dengan visi dan misi perseroan yang telah ditetapkan
that have been determined and supervising and
157 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 162
dan mengawasi dan melaksanakan dari waktu ke implementing them from time to time and ensuring
waktu serta menjamin partisipasi seluruh karyawan the participation of all employees to take part in their
untuk ikut serta berperan sesuai dengan bidang dan respective fields and competencies.
kompetensinya masing-masing. c. Preparing the company's long-term plan, the
c. Menyiapkan rencana jangka panjang perseroan, company's annual work plan and budget and other
rencana kerja dan anggaran tahunan perseroan dan work plans, including changes thereto, and submit
rencana kerja lainnya, berikut perubahannya serta them before the start of the financial year to the
menyampaikan sebelum tahun buku dimulai kepada Board of Commissioners for approval.
Dewan Komisaris untuk mendapat persetujuan. d. Creating a List of Shareholders, a Special List,
d. Membuat Daftar Pemegang Saham, daftar Khusus, Minutes of the Board of Directors' Meeting, Minutes
Risalah Rapat Direksi, Risalah RUPS; of the GMS;
e. Membuat Laporan Tahunan sebagai wujud e. Creating an Annual Report as a form of accountability
pertanggungjawaban pengurusan perseroan serta for the management of the company and the
dokumen keuangan perseroan sebagaimana company's financial documents as referred to in the
dimaksud dalam undang-undang tentang dokumen law on company documents;
perusahaan; f. Submitting the Annual Report after being reviewed
f. Menyampaikan Laporan Tahunan setelah ditelaah by the Board of Commissioners within a maximum
oleh Dewan Komisaris dalam jangka waktu paling period of 3 (three) months after the end of the
lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun buku perseroan company's financial year to the GMS for approval
berakhir kepada RUPS untuk disetujui dan disahkan; and ratification;
g. Memberikan penjelasan kepada RUPS mengenai g. Providing an explanation to the GMS regarding the
Laporan Tahunan; Annual Report;
h. Menyusun sistem Akuntansi sesuai dengan PSAK h. Preparing an Accounting system in accordance with
dan ketentuan lain yang berlaku dan berdasarkan PSAK and other applicable provisions and based
prinsip-prinsip pengendalian intern terutama on the principles of internal control, especially the
pemisahan fungsi pengurusan, pencatatan, separation of management, recording, deviation and
penyimpangan dan pengawasan; supervision functions;
i. Memberikan laporan berkala menurut cara dan waktu i. Providing periodic reports in the manner and time
sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta laporan in accordance with applicable provisions, as well as
lainnya setiap kali diminta oleh Dewan Komisaris other reports whenever requested by the Board of
dan/atau pemegang saham dengan memperhatikan Commissioners and/or shareholders by considering
peraturan perundang-undangan yang berlaku; applicable laws and regulations;
j. Menyusun dan menetapkan struktur organisasi j. Preparing and determining the company's
perseroan beserta uraian tugas, wewenang dan organizational structure along with a description of
tanggung jawab serta mengelola sumber daya duties, authorities and responsibilities and managing
manusia secara optimal; human resources optimally;
k. Melaksanakan prinsip-prinsip penerapan Tata Kelola k. Implementing the principles of implementing good
yang baik dalam setiap kegiatan usaha perseroan governance in every business activity of the company
pada seluruh tingkatan dan jenjang organisasi dengan at all levels and levels of the organization while still
tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan considering the principle of prudence and compliance
kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku; with applicable provisions;
l. Direksi menyusun dan melaksanakan rencana l. The Board of Directors prepares and implements an
kegiatan dalam rangka meningkatkan Literasi activity plan in order to improve Financial Literacy
Keuangan dan Inklusi Keuangan. and Financial Inclusion.
m. Sebagai perusahaan terbuka, Direksi melakukan m. As a public company, the Board of Directors
komunikasi kepada pemegang saham dan/atau communicates to shareholders and/or investors
investor terkait pencapaian kinerja termasuk regarding performance achievements including
melakukan keterbukaan informasi terhadap hal-hal providing information disclosure on matters that may
yang dapat berdampak material bagi Bank atau yang have a material impact on the Bank or that may
dapat mempengaruhi harga saham atau keputusan affect the share price or investment decisions of
investasi para pemegang saham maupun investor shareholders or investors in the Bank or the Bank's
pada Bank maupun surat berharga Bank, dengan securities, while still considering the prudential factor
tetap memperhatikan faktor kehati-hatian dan tunduk and complying with regulations regarding customer
kepada peraturan mengenai kerahasiaan nasabah. confidentiality.
158 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 163
n. Dalam pelaksanaan fungsi audit intern, Direksi n. In carrying out the internal audit function, the Board of
bertanggung jawab: Directors is responsible for:
1) Mengembangkan kerangka pengendalian intern 1) Developing an internal control framework to identify,
untuk mengidentifikasi, mengukur , memantau, measure, monitor, and control all risks faced by the
dan mengendalikan semua risiko yang dihadapi Bank;
Bank; 2) Ensuring that SKAI obtains information regarding
2) Memastikan SKAI memperoleh informasi terkait developments, initiatives, projects, products, and
perkembangan yang terjadi, inisiatif, proyek, operational changes as well as risks that have been
produk, dan perubahan operasional serta risiko identified and anticipated;
yang telah diidentifikasi dan diantisipasi; 3) Ensuring that appropriate corrective actions have
3) Memastikan telah dilakukan tindakan perbaikan been taken in a timely manner for all SKAI findings
yang tepat dalam waktu yang cepat terhadap and recommendations; and
semua temuan dan rekomendasi SKAI; dan 4) Ensuring that the Head of SKAI has the resources
4) Memastikan Kepala SKAI memiliki sumber daya and budget needed to carry out duties and functions
serta anggaran yang diperlukan untuk in accordance with the annual audit plan.
menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan
rencana audit tahunan.
Tugas dan tanggung jawab masing-masing Direksi tertuang The duties and responsibilities of each member of the Board
dalam Surat Keputusan Direksi No. 115A/SK/DIR/122024 of Directors are outlined in the Board of Directors' Decree
tentang Tugas dan Tanggung Jawab (Job Description) No. 115A/SK/DIR/122024 on the Duties and Responsibilities
Direksi PT Bank Multiarta Sentosa Tbk. (Job Description) of the Board of Directors of PT Bank
Multiarta Sentosa Tbk.
Jumlah dan Komposisi Direksi: Number and Composition of the Board of Directors
Adapun susunan Direksi PT Bank Multiarta Sentosa Tbk The Board of Directors of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
(Bank MAS) berjumlah 6 (enam) orang, seluruhnya WNI (Bank MAS) consists of 6 (six) members, all Indonesian
dan Berdomisili di Indonesia dengan komposisi sebagai citizens and domiciled in Indonesia, with the following
berikut : composition:
Nama Jabatan Domisili Persetujuan BI/OJK
Name Position in Organization Domicile BI/OJK Approval
Ho Danny Hartono Direktur Utama Indonesia No. SR-36/D.03/2014 tanggal 25 Maret 2014
President Director No. SR-36/D.03/2014 dated March 25, 2014
Budi Afandi Winoto Direktur Risk Management Indonesia Sejak 15 Oktober 1992
Risk Management Director Since October 15, 1992
Fely Retnowati Direktur Kredit & Marketing Indonesia No. SR-37/D.03/2014 tanggal 25 Maret 2014
Credit & Marketing Director No. SR-37/D.03/2014 dated March 25, 2014
Rahmat Bagas Santoso Direktur IT & Operasional Indonesia No. SR-168/D.03/2022 tanggal 28 Oktober 2022
IT & Operation Director No. SR-168/D.03/2022 dated October 28, 2022
Budi Setiawan Direktur Kepatuhan Indonesia No. KEPR-110/D.03/2024 Tanggal 30 Agustus 2024
Compliance Director No. KEPR-110/D.03/2024 dated August 30, 2024
Edwin Ariono Direktur Perbankan Digital & Retail/ Indonesia No. KEPR-174/D.03/2024 tanggal 13 Desember 2024
Digital & Retail Banking Director No. KEPR-174/D.03/2024 dated December 13, 2024
Direktur Utama berasal dari kalangan profesional, memiliki The President Director comes from the professional circle,
integritas, kompetensi yang memadai dan merupakan pihak has integrity and adequate competency, and is an
independen yang tidak memiliki keterkaitan kepengurusan, independent party that has no management, ownership
kepemilikan dan/atau hubungan keuangan serta hubungan and/or financial relationship and family relations to the
keluarga terhadap pemegang saham pengendali. controlling shareholders.
159 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 164
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi
Dalam menjalankan tugas, Direksi telah memiliki pembidangan tugas dan tanggung jawab yang tertuang dalam Surat
Keputusan Direksi No. 115B/SK/DIR/122024, sebagai berikut:
Nama Jabatan Supervisi
Ho Danny Hartono Direktur Utama Membawahi Credit & Marketing Director, Risk Management Director,
IT & Operation Director, Digital & Retail Banking Director, Compliance
Director, Internal Audit Division Head, Human Resource Division Head,
Treasury Division Head, General Services Divison Head, dan Financial
Control Division Head, serta mengarahkan kegiatan manajemen bank
sesuai dengan kebijakan-kebijakan yang telah digariskan dan disetujui
oleh Dewan Komisaris.
Budi Afandi Winoto Direktur Manajemen Risiko Membawahi Risk Management Division Head, Digital Risk Management,
Credit Analysis & Control Division Head, dan Legal Division Head serta
melakukan koordinasi dan mengarahkan dalam pelaksanaan tugas
sehari-hari dan bertanggung jawab kepada Direktur Utama.
Fely Retnowati Direktur Kredit & Marketing Membawahi Commercial Banking Division Head, Regional Head
termasuk Branch Manager dan Sub Branch Manager, dan Business
Development serta melakukan koordinasi dan mengarahkan dalam
pelaksanaan tugas sehari-hari dan bertanggung jawab kepada Direktur
Utama.
Edwin Ariono Direktur Perbankan Digital & Membawahi Digital Business Division Head, Product & Innovation
Retail Division Head, Customer Engagement Division Head, dan Contact
Center Division Head serta melakukan koordinasi dan mengarahkan
dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dan bertanggung jawab kepada
Direktur Utama.
Rahmat Bagas Direktur IT dan Operasional Membawahi Operational Division Head, Branch Support & Customer
Santoso Protection Division Head, Information Technology Division Head, IT
Service Development Division Head, IT Application Development
Division Head, Information Security & Application Management Division
Head, dan Data, Access & Strategy Division Head, serta melakukan
koordinasi dan mengarahkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dan
bertanggung jawab kepada Direktur Utama.
Budi Setiawan Direktur Kepatuhan Membawahi Compliance Department Head, APUPPT & PPPSPM
Department Head, Customer Data Protection & IT Compliance
Department Head, Regulatory Reporting Department Head, System &
Procedure Department Head, dan Corporate Secretary & Planning
Department Head serta melakukan koordinasi dan mengarahkan dalam
pelaksanaan tugas sehari-hari dan bertanggung jawab kepada Direktur
Utama.
160 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 165
Work Guidelines and Rules of Order of the Board of Directors
In carrying out their duties, the Board of Directors has a division of duties and responsibilities as stated in Decree of the
Board of Directors No. 115B/SK/DIR/122024, as follows:
Name Position in Supervision
Ho Danny Hartono President Director Supervises the Credit & Marketing Director, Risk Management Director,
IT & Operation Director, Digital & Retail Banking Director, Compliance
Director, Internal Audit Division Head, Human Resource Division Head,
Treasury Department Head, General Services Division Head, and
Financial Control Division Head, as well as directs bank management
activities in accordance with the policies outlined and approved by the
Board of Commissioners.
Budi Afandi Winoto Risk Management Director Supervises the Risk Management Division Head, Digital Risk
Management, Credit Analysis & Control Division Head, and Legal
Division Head as well as coordinates and directs the implementation
of daily tasks and is responsible to the President Director.
Fely Retnowati Credit and Marketing Director Supervises the Commercial Banking Division Head, Regional Head
including Branch Manager and Sub Branch Manager, and Product
Development & Sales Support as well as coordinating and directing
the implementation of daily tasks and is responsible to the President
Director.
Edwin Ariono Digital & Retail Banking Director Supervises the Digital Business Division Head, Product Innovation
Division Head, Customer Engagement Division Head, and Contact
Center Division Head and coordinates and directs the implementation
of daily tasks and is responsible to the President Director.
Rahmat Bagas IT and Operation Director Supervises Operational Division Head, Branch Support & Customer
Santoso Protection Division Head, Information Technology Division Head, IT
Service Development Division Head, IT Application Development
Division Head, Information Security & Application Management Division
Head, dan Data, Access & Strategy Division Head, and coordinates
and directs the implementation of daily tasks and is responsible to the
President Director.
Budi Setiawan Compliance Director Supervises the Compliance Department Head, AML-CFT and CPF-
WMD Department Head, Personal Data Protection & IT Compliance
Department Head, Regulatory Reporting Department Head, System
& Procedure Department Head, and Corporate Secretary & Planning
Department Head, as well as coordinates and provides direction in the
execution of daily tasks, and reports directly to the President Director.
161 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 166
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi yang tertuang dalam The Board of Directors' Work Guidelines and Regulations are
Surat Keputusan Direksi No. 055/SK/DIR/062024 tentang contained in Decree of the Board of Directors No.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi memuat antara lain: 055/SK/DIR/062024 concerning Guidelines and Work Rules
for the Board of Directors contains, among other things:
1. Persyaratan Anggota Direksi; 1. Requirements for Members of the Board of Directors
2. Jumlah, Komposisi, dan Kriteria Direksi; 2. Number, Composition, and Criteria of the Board of Directors
3. Direktur Yang Membawahi Fungsi Kepatuhan; 3. Director in Charge of the Compliance Function
4. Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Direksi; 4. Duties, Responsibilities, and Authorities of the Board of
5. Masa Jabatan Direksi; Directors
6. Pembentukan Komite dibawah Direksi; 5. Term of Office of the Board of Directors
7. Rapat Direksi; 6. Establishment of Committees Under the Board of Directors
8. Rapat Direksi Bersama Dewan Komisaris; 7. Board of Directors Meetings
9. Waktu Kerja Direksi; 8. Joint Meetings of the Board of Directors and the Board of
10. Etika Kerja Direksi; Commissioners
11. Penggantian Direksi 9. Working Hours of the Board of Directors
12. Independensi dan Transparansi; 10. Work Ethics of the Board of Directors
13. Program Pengembangan Kualitas Diri; 11. Replacement of directors;
14. Penilaian dan Pertanggungjawaban Kinerja; 12. Independence and Transparency
15. Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 13. Self-Development Programs
(Stakeholder). 14. Performance Evaluation and Accountability
15. Relations with Stakeholders
Rapat Direksi Directors Meeting
Sepanjang tahun 2025, pelaksanaan dan tingkat kehadiran Throughout 2025. the implementation and attendance of
Rapat Direksi sebagai berikut: the Board of Directors’ Meetings are as follows:
Nama Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran % Kehadiran
Name Number of Meeting Number of Attndance % of Attendance
Ho Danny Hartono 30 27 90%
Budi Afandi Winoto 30 29 96%
Fely Retnowati 30 27 90%
Rahmat Bagas Santoso 30 28 93%
Budi Setiawan 30 29 96%
Edwin Ariono 30 27 90%
Peningkatan Kompetensi Direksi Improvement of the Board of Directors’ Competence
Untuk Menunjang pelaksanaan tugas Direksi, sepanjang To support the implementation of the Board of Directors' duties,
tahun 2025 Direksi Bank telah mengikuti kegiatan untuk throughout 2025 members of the Bank's Board of Directors
peningkatan kompetensi melalui pelatihan secara have participated in activities to build up competence through
virtual/webinar sebagai berikut: virtual training/webinars as follows:
162 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 167
Peningkatan Kompetensi Direksi/Improvement of the Board of Directors’ Competence
Nama Judul Pelatihan Penyelenggara Tempat dan Waktu
Name training title organizer time and place
Ho Danny Hartono · Resertifikasi Jenjang 7 Treasuri Dealer · ACIFMA ·Hotel Ayana Bali
Indonesia Jan 2025
· Cyber Security Awareness: CEO Fraud · Internal ·Online Feb 2025
· Cyber Security Awareness: Micro- · Internal ·Online Feb 2025
module - Social Engineering
· Cyber Security Awareness: Social · Internal ·Online Feb 2025
Media: Staying Secure in a Connected
World
· Pengiriman Informasi dan Data · External ·Online Mei 2025
Perusahaan
· Refreshment Sertifikasi Manajemen · Maisa Mitra ·Gedung Gawi Lantai 7
Risiko Jenjang 7 Edukasi Ruang Wings Agt 2025
· Anti Fraud dan Whistleblower · Internal ·Online Okt 2025
· KPI Batch 1 · Vektor ·Perbanas Nov 2025
Budi Afandi Winoto · Transformasi Digital: Tren Inovasi · OJK Institute ·Online Jan 2025
Teknologi di Sektor Keuangan
· Mitigate the Risks of Proxy War and · The Iconomics ·Auditorium Kementerian
Trade War for Indonesia Koperasi RI Mei 2025
· Pengiriman Informasi dan Data · External ·Online Jun 2025
Perusahaan
· Folder Management · Internal ·Online Agt 2025
· Refreshment Sertifikasi Manajemen · Maisa Mitra ·Gedung Gawi Lantai 7
Risiko Jenjang 7 Edukasi Ruang Wings Agt 2025
· Anti Fraud dan Whistleblower · Internal ·Online Okt 2025
· KPI Batch 1 · Vektor ·Perbanas Nov 2025
Fely Retnowati · Cyber Security Awareness: CEO Fraud · Internal ·Online Feb 2025
· Cyber Security Awareness: Micro-
module - Social Engineering · Internal ·Online Feb 2025
· Cyber Security Awareness: Social
Media: Staying Secure in a Connected · Internal ·Online Feb 2025
World
· Pengiriman Informasi dan Data · External ·Online May 2025
Perusahaan
· Refreshment Sertifikasi Manajemen · Maisa Mitra ·Gedung Gawi Lantai 7
Risiko Jenjang 7 Edukasi Ruang Wings Agt 2025
· Anti Fraud dan Whistleblower · External ·Online Okt 2025
· Standar Penampilan: Glasskin Look · External ·Perbanas Okt 2025
Make Up
· KPI Batch 1 · Vektor ·Perbanas Nov 2025
· KPI Batch 2 · Vektor ·Perbanas Nov 2025
Rahmat Bagas Santoso · Cyber Security Awareness: CEO Fraud · Internal ·Online Feb 2025
· Cyber Security Awareness: Micro- · Internal ·Online Feb 2025
module - Social Engineering
· Cyber Security Awareness: Social · Internal ·Online Feb 2025
Media: Staying Secure in a Connected
World
· Pelatihan Sertifikasi SPPUR Jenjang 6 · Praveena ·Online Mar 2025
Sub Bidang Setelment Transaksi
Pembayaran
· Pengiriman Informasi dan Data · External ·Online Jun 2025
Perusahaan
· Refreshment Sertifikasi Manajemen · Maisa Mitra ·Gedung Gawi Lantai 7
Risiko Jenjang 7 Edukasi Ruang Wings Agt 2025
· KPI Batch 1 · Vektor ·Perbanas Nov 2025
163 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 168
Peningkatan Kompetensi Direksi/Improvement of the Board of Directors’ Competence
Nama Judul Pelatihan Penyelenggara Tempat dan Waktu
Name training title organizer time and place
Budi Setiawan · Cyber Security Awareness: CEO Fraud · Internal ·Online Feb 2025
· Cyber Security Awareness: Micro- · Internal ·Online Feb 2025
module - Social Engineering
· Cyber Security Awareness: Social · Internal ·Online Feb 2025
Media: Staying Secure in a Connected
World
· Indonesia GCG Conference & Award- · PT Irlisa Rachma ·Jakarta Feb 2025
IX-2025 (IGCGA-IX-2025) Diana
· Peningkatan Awareness Terhadap · OJK Institute ·Online Mar 2025
Risiko Tindak Pidana terkait Investment
Fraud dan Green Financial Crime
· Menakar Kebijakan Penghapusan Kredit · LPPI ·Online, Mar 2025
Macet UMKM
· Outlook Ekonomi dan Keuangan di · OJK Institute ·Online Feb 2025
Tahun 2025
· Penerapan ICoFR Untuk Meningkatkan · LPPI ·Online Jun 2025
Integritas Laporan Keuangan dan
Kepercayaan Publik
· Pengiriman Informasi dan Data · External ·Online Jun 2025
Perusahaan
· Risk Governance Summit 2025 · OJK Institute ·Online Agt 2025
· Refreshment Sertifikasi Manajemen · Maisa Mitra ·Gedung Gawi Lantai 7
Risiko Jenjang 7 Edukasi Ruang Wings Agt 2025
· Internal Liquidity Adequacy Assessment · IBI BCC ·Online, Agt 2025
Process
· Webinar Risk Appetite and Risk Culture: · OJK ·Online, Okt 2025
Pilar Utama dalam Penguatan
Manajemen Risiko di Sektor Keuangan
· Diseminasi PP No. 8 Th 2025 · PPATK ·Online, Nov 2025
Penguatan Komite TPPU dalam upaya
Disrupsi Kejahatan judi Online dan
Pencucian uang Di Indonesia
· Anti Fraud dan Whistleblower · Internal ·Online Okt 2025
· KPI Batch 1 · Vektor ·Perbanas Nov 2025
Edwin Ariono · Peran GRC dalam meningkatkan · OJK Institute ·Online Feb 2025
kepercayaan investor dan stabilitas
sektor keuangan
· Cyber Security Awareness: CEO Fraud · Internal ·Online Feb 2025
· Cyber Security Awareness: Micro- · Internal ·Online Feb 2025
module - Social Engineering
· Cyber Security Awareness: Social · Internal ·Online Feb 2025
Media: Staying Secure in a Connected
World
· Menakar Kebijakan Penghapusan Kredit · LPPI ·Online Mar 2025
Macet UMKM
· Penerapan ICoFR Untuk Meningkatkan · LPPI ·Online Jun 2025
Integritas Laporan Keuangan dan
Kepercayaan Publik
· Idea Talks Volume 8 - Urgensi · OJK Institute ·Online Jun 2025
Transparansi Keuangan Hijau pada
Lembaga Jasa Keuangan
· Pengiriman Informasi dan Data · External ·Online Jun 2025
Perusahaan
· Outlook Ekonomi dan Keuangan Tahun · OJK Institute ·Online Feb 2025
2025
· Value Creation By Cost Optimization · Yayasan Pendidikan ·Jakarta Agt 2025
and Leveraging Through AI Indonesia Asia
· Tren Modus dan Skema Pencucian · OJK Institute ·Online Sep 2025
Uang Terbaru: Strategi Identifikasi,
Mitigasi, dan Penegakan Hukum
· Refreshment Sertifikasi Manajemen · Maisa Mitra ·Gedung Gawi Lantai 7
Risiko Jenjang 7 Edukasi Ruang Wings Agt 2025
· Anti Fraud dan Whistleblower · Internal ·Online Okt 2025
· KPI Batch 1 · Vektor ·Perbanas Nov 2025
· KPI Batch 2 · Vektor ·Perbanas Nov 2025
164 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 169
3. DEWAN KOMISARIS 3. BOARD OF COMMISSIONERS
Dewan Komisaris merupakan salah satu organ perusahaan The Board of Commissioners is one of the company’s
yang bertugas melakukan pengawasan secara umum organs in charge of conductiong general and/or specific
dan/atau khusus sesuai dengan Anggaran Dasar, supervision in accordance with the Articles of Association,
memastikan terselenggaranya pelaksanaan Tata Kelola ensuring the implementation of Good Corporate Governance
Perusahaan yang Baik dalam setiap kegiatan usaha Bank in every business activity of the Bank as well as directing,
serta mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi monitoring, and evaluating the implementation of the Bank’s
pelaksanaan kebijakan strategis Bank serta memberi nasihat strategic policies and providing advice Directors.
kepada Direksi.
Jumlah dan Komposisi Dewan Komisaris Number and Composition of the Board of
Per tanggal 31 Desember 2025 anggota Dewan Komisaris Commissioners
Bank MAS berjumlah 4 (empat) orang dengan komposisi As of December 31, 2025 there are 4 (four) members of
sebagai berikut: the Board of Commissioners of Bank MAS with the following
composition:
Nama Jabatan Domisili Persetujuan BI/OJK Tanggal Pengangkatan
Name Position in Domicile BI/OJK Approval Pertama
Organization Date of First Appointment
Hendrik Tanojo Komisaris Utama Indonesia No. SR-204/PB.02/2023 21 September 2023
President KEPR-118/D.03/2023 Tanggal 21 September 21, 2023
Commissioner September 2023
No. SR-204/PB.02/2023
KEPR-118/D.03/2023 dated
September 21, 2023
Juwita Ekawati Winoto Komisaris Indonesia No. 14/23/GBI/DPIP/Rahasia Tanggal 8 Maret 2012
Commissioner 8 Maret 2012 March 8, 2012
No.14/23/GBI/DPIP/Confidential Date
March 8, 2012
Nancy Herawati Komisaris Indonesia No. 15/15/GBI/DPIP/Rahasia Tanggal 17 Juni 2013
Independen 17 Juni 2013 June 17, 2013
Independent No.15/15/GBI/DPIP/Confidential Date
Commissioner June 17, 2013
Tommy Mukdani* Komisaris Indonesia No. 12/55/GBI/DPIP/Rahasia Tanggal 3 Mei 2010
Independen 3 Mei 2010 May 3, 2010
Independent No.12/55/GBI/DPIP/Confidential Date
Commissioner May 3, 2010
Iwan Nataliputra* Komisaris Indonesia No. SR-317/PB.02/2025 13 Agustus 2025
Independen KEPR-107/D.03/2025 tanggal 13 August 13,2025
Independent Agustus 2025
Commissioner No. SR-317/PB.02/2025
KEPR-107/D.03/2025 dated August13,
2025
Keterangan : Notes:
- Berdasarkan akta berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa - Based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) Nomor 13 tanggal 28 Mei 2025, Bapak Iwan Nataliputra diangkat Shareholders (EGMS) No. 13 dated 28 May 2025, Mr. Iwan Nataliputra was
sebagai komisaris independen perseroan sehubungan dengan berakhirnya appointed as the Company’s Independent Commissioner following the end of
masa Jabatan Bapak Tommy Mukdani. Mr. Tommy Mukdani’s term of office.
- Bapak Iwan Nataliputra mulai efektif menjabat sejak keluarnya surat keputusan - Mr. Iwan Nataliputra’s appointment became effective upon the issuance of the
tentang Penyampaian keputusan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan decision letter regarding the submission of the Fit and Proper Test (PKK) results
(PKK) atas Pengangkatan Komisaris Independen PT Bank Multiarta Sentosa for the appointment of the Independent Commissioner of PT Bank Multiarta
Tbk Nomor KEPR-107/D.03/2025 tanggal 13 Agustus 2025. Sentosa Tbk, No. KEPR-107/D.03/2025 dated 13 August 2025.
Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Dewan Duties, Responsibilities, and Authorities of the
Komisaris Board of Commissioners
Dalam rangka pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang In the context of implementing Good Corporate Governance,
Baik, tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris sebagai the duties and responsibilities of the Board of Commissioners
berikut: are as follows:
1. Melakukan pengawasan untuk kepentingan Bank atas 1. The Board of Commissioners is tasked with supervising
kebijakan dan jalannya pengurusan oleh Direksi, the Bank's policies and management of the Board of
memberikan nasihat kepada Direksi, dan bertanggung Directors, providing advice to the Board of Directors,
165 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 170
jawab atas pengawasan tersebut, sesuai dengan and is responsible for such supervision, in accordance
maksud dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam with the Bank's intent and objectives as stipulated in
ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran the provisions of laws and regulations, articles of
dasar, dan keputusan RUPS. associa tion , an d resolu tion s of t he GMS.
2. Dewan Komisaris wajib melaksanakan tugas, 2. The Board of Commissioners is required to carry out
wewenang, dan tanggung jawab dengan itikad baik its duties, authorities, and responsibilities in good faith
dan dengan prinsip kehati-hatian. and with the principle of prudence.
3. Dalam melakukan pengawasan, Dewan Komisaris wajib 3. In carrying out supervision, the Board of Commissioners
mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi is required to direct, monitor, and evaluate the
pelaksanaan tata kelola, manajemen risiko, dan implementation of integrated governance, risk
kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan strategis management, and compliance as well as the Bank's
Ban k, se su ai deng an kete ntu an per at uran strategic policies, in accordance with the provisions of
perundangundangan, anggaran dasar, dan/atau laws and regulations, articles of association, and/or
Keputusan RUPS. resolutions of the GMS.
4. Dalam melaksanakan pengawasan, Dewan Komisaris 4. In carrying out supervision, the Board of Commissioners
dilarang ikut serta dalam pengambilan keputusan is prohibited from participating in decision-making on
kegiatan operasional Bank, kecuali: th e B an k's op er a ti on al a ct ivi ti e s , e x cep t:
a. penyediaan dana kepada pihak terkait sesuai dengan a. provision of funds to related parties in accordance
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai batas with the Financial Services Authority Regulation
maksimum pemberian kredit dan penyediaan dana concerning the maximum credit limit and provision
besar bagi bank umum; dan of large funds for commercial banks; and
b. hal lain yang ditetapkan dalam anggaran dasar Bank b. other matters stipulated in the Bank's articles of
atau ketentuan peraturan perundangundangan. association or provisions of laws and regulations.
Pengambilan keputusan kegiatan operasional oleh The decision-making of operational activities by the
Dewan Komisaris di atas merupakan bagian dari Board of Commissioners above is part of the supervisory
tugas pengawasan oleh Dewan Komisaris sehingga duties of the Board of Commissioners so that it does
tidak meniadakan tanggung jawab Direksi atas not eliminate the responsibility of the Board of Directors
pelaksanaan kepengurusan Bank. for the implementation of the Bank's management.
5. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan 5. The Board of Commissioners is required to supervise
terhadap tindak lanjut Direksi atas temuan audit atau the Board of Directors' follow-up on audit findings or
pemeriksaan dan rekomendasi dari satuan kerja audit examinations and recommendations from the Bank's
intern Bank, auditor eksternal, hasil pengawasan Otoritas internal audit work unit, external auditors, the results
Jasa Keuangan, dan/atau hasil pengawasan otoritas of supervision by the Financial Services Authority, and/or
dan lembaga lain. the results of supervision by other authorities and
6. Dewan Komisaris wajib melaporkan kepada Otoritas institutions.
Jasa Keuangan paling lama 5 (lima) hari kerja sejak 6. The Board of Commissioners is required to report to
ditemukan: the Financial Services Authority no later than 5 (five)
a. pelanggaran ketentuan peraturan perundang- working days from the discovery of:
undangan di bidang keuangan, perbankan, dan a. violations of the provisions of laws and regulations
yang terkait dengan kegiatan usaha Bank; dan/atau in the fields of finance, banking, and those related
b. keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat to the Bank's business activities; and/or
membahayakan kelangsungan usaha Bank. Dewan b. circumstances or estimated circumstances that may
Komisaris wajib memastikan penerapan Tata Kelola endanger the continuity of the Bank's business. The
yang baik terselenggara dalam setiap kegiatan Board of Commissioners is required to ensure that
usaha Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang the implementation of Good Governance is carried
organisasi. out in every business activity of the Bank at all levels
7. Dewan Komisaris wajib menjaga segala data dan or levels of the organization.
informasi terkait Bank yang disampaikan oleh Direksi, 7. The Board of Commissioners is required to maintain
dan sesuai dengan ketentuan peraturan all data and information related to the Bank submitted
perundangundangan. by the Board of Directors, and in accordance with the
8. Seorang anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh provisions of laws and regulations.
D ew an Kom is ari s wa jib mem i mp in RU P S. 8. A member of the Board of Commissioners appointed
9. Dewan Komisaris wajib memastikan terselenggaranya by the Board of Commissioners is required to lead the
pelaksanaan Good Corporate Governance dalam setiap GMS.
kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan atau 9. The Board of Commissioners must ensure the
jenjang organisasi. implementation of Good Corporate Governance in every
business activity of the Bank at all levels or levels of
the organization.
166 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 171
10. Dewan Komisaris melakukan review dan menyetujui 10. The Board of Commissioners reviews and approves
rekomendasi dari Komite Audit, Komite Pemantau recommendations from the Audit Committee, Risk
Risiko dan dari Komite Remunerasi dan Nominasi. Monitoring Committee and Remuneration and
11. Dewan Komisaris memastikan bahwa komite yang Nomination Committee.
dibentuk menjalankan tugasnya secara efektif. 11. The Board of Commissioners ensures that the
12. Mendokumentasikan seluruh risalah rapat Dewan committees formed carry out their duties effectively.
Komisaris, rapat Dewan Komisaris dengan mengundang 12. Documents all minutes of Board of Commissioners
Direksi dan rapat Komite dibawah Dewan Komisaris. meetings, Board of Commissioners meetings by noticing
13. Dewan Komisaris mengkaji, menyetujui dan the Board of Directors and Committee meetings under
melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan the Board of Commissioners.
rencana bisnis, rencana aksi keuangan berkelanjutan 13. The Board of Commissioners reviews, approves and
dan rencana aksi (recover plan). supervises the implementation of the business plan,
14. Dewan Komisaris mengkaji dan menyetujui laporan sustainable financial action plan and action plan
tahunan. (recovery plan).
15. Dewan Komisaris memberikan laporan dan 14. The Board of Commissioners reviews and approves
mendapatkan persetujuan pemegang saham pada the annual report.
Laporan Pengawasan Dewan Komisaris. 15. The Board of Commissioners provides a report and
16. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan aktif obtains shareholder approval on the Board of
t e r h a d a p p e l a k s a n a a n f u n g s i k e pa t u h a n : Commissioners Supervision Report.
a. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan fungsi 16. The Board of Commissioners must actively supervise
kepatuhan Bank paling sedikit 2 (dua) kali dalam 1 the implementation of the compliance function:
(satu) tahun. a. Evaluating the implementation of the Bank's
b. Memberikan saran-saran untuk peningkatan kualitas compliance function at least 2 (two) times in 1 (one)
p e l a k s a n a a n F u n g s i K e pa t u h a n B a n k . year.
17. Memantau Tingkat Kesehatan Bank serta mengambil b. Providing suggestions for improving the quality of
langkah-langkah yang diperlukan untuk memelihara the implementation of the Bank's Compliance
dan/atau meningkatkan Tingkat Kesehatan Bank. Function.
18. Dalam melaksanakan tugas pengawasannya Dewan 17. Monitor the Bank's Health Level and take the necessary
Komisaris akan disediakan oleh Direksi data serta steps to maintain and/or improve the Bank's Health
informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu. Level.
19. Anggota Dewan Komisaris baik bersama-sama maupun 18. In carrying out its supervisory duties, the Board of
sendiri-sendiri setiap waktu pada jam kerja Perseroan Commissioners will be provided with accurate, relevant
berhak memasuki bangunan dan halaman atau tempat and timely data and information by the Board of
lain yang digunakan atau dikuasi oleh Perseroan dan Directors.
berhak untuk memeriksa semua pembukuan, surat dan 19. Members of the Board of Commissioners, either jointly
alat bukti lainnya, memeriksa dan mencocokkan or individually, at any time during the Company's working
keadaan uang kas dan lain-lain serta berhak untuk hours have the right to enter the building and yard or
mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh other places used or controlled by the Company and
Direksi. have the right to examine all books, letters and other
20. Dewan Komisaris harus memastikan Direksi memiliki evidence, examine and match the state of cash and
dan melaksanakan rencana kegiatan Literasi Keuangan others and have the right to know all actions that have
dan Inklusi Keuangan. been taken by the Board of Directors.
21. Dewan Komisaris wajib mengikuti pendidikan yang 20. The Board of Commissioners must ensure that the
terkait dan berkelanjutan serta dimutakhirkan terhadap Board of Directors has and implements a Financial
perubahan aturan dan ketentuan perundangan serta Literacy and Financial Inclusion activity plan.
standar yang relevan. 21. The Board of Commissioners must follow related and
22. Dewan Komisaris wajib menyediakan waktu untuk ongoing education and be updated on changes in rules
melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara and regulations and relevant standards.
optimal sesuai dengan pedoman dan tata tertib kerja. 22. The Board of Commissioners must provide time to carry
23. Dewan Komisaris wajib menjaga segala data dan out its duties and responsibilities optimally in accordance
informasi terkait Bank yang disampaikan oleh Direksi, with t he guid elines and wo rk procedu re s.
dan sesuai dengan ketentuan peraturan 23. The Board of Commissioners must maintain all data
perundangundangan. and information related to the Bank submitted by the
24. Tugas-tugas lainnya yang diatur dalam Anggaran Dasar. Board of Directors, and in accordance with the provisions
of laws and regulations.
24. Other duties stipulated in the Articles of Association.
167 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 172
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris Board of Commissioners Work Guidelines and
Dalam menjalankan tugasnya Dewan Komisaris telah Regulations
memiliki Pedoman dan Tata tertib Kerja yang tertuang dalam In carrying out its duties, the Board of Commissioners has
Surat Keputusan Direksi No. 002/SK/DEKOM/062024 Work Guidelines and Rules as stated in Decree of the
tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris Board of Directors No. 002/SK/DEKOM/062024 concerning
yang memuat antara lain: Guidelines and Work Rules for the Board of Commissioners
1. Persyaratan Anggota Dewan Komisaris; which includes, among other things:
2. Jumlah, Komposisi, dan Kriteria Dewan Komisaris; 1. Requirements for Members of the Board of Directors;
3. Komisaris Independen; 2. Number, Composition, and Criteria of the Board of
4. Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Dewan Directors;
Komisaris; 3. Independent Commissioner;
5. Penggantian dan/atau Pengangkatan Anggota Dewan 4. Duties, Responsibilities and Authorities of the Board of
Komisaris; Commissioners;
6. Masa Jabatan Dewan Komisaris; 5. Dismissal and/or Appointment of Members of the Board
7. Pembentukan Komite dibawah Dewan Komisaris; of Commissioners;
8. Rapat Dewan Komisaris; 6. Term of Office of the Board of Commissioners;
9. Rapat Dewan Komisaris dengan Direksi; 7. Establishment of Committees under the Board of
10. Waktu Kerja Dewan Komisaris; Commissioners;
11. Etika Kerja Dewan Komisaris; 8. Meetings of the Board of Commissioners
12. Independensi dan Transparansi; 9. Meetings of the Board of Commissioners with the Board
13. Pertanggungjawaban Kinerja; of Directors;
14. Program Pengembangan Kualitas Diri; 10. Working hours of the Board of Commissioners;
11. Work Ethics of the Board of Commissioners;
12. Independence and Transparency;
13. Accountability;
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran 14. Personal Quality Development Program.
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris telah
menyelenggarakan rapat sebanyak 7 (tujuh) kali pertemuan Frequency of Meetings and Attendance Level
dengan rincian sebagai berikut: During 2025, the Board of Commissioners held 7 (Seven)
meetings with the following details:
Frekuensi Pertemuan Frequency of Meetings
Nama Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran % Kehadiran
Name Number of Meeting Number of Attendance % of Attendance
Hendrik Tanojo 7 7 100%
Juwita Ekawati Winoto 7 7 100%
Nancy Herawati 7 7 100%
Tommy Mukdani* 7 7 100%
Iwan Nataliputra* 1 1 100%
Keterangan : Notes:
- Berdasarkan akta berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa - Based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) Nomor 13 tanggal 28 Mei 2025, Bapak Iwan Nataliputra diangkat Shareholders (EGMS) No. 13 dated 28 May 2025, Mr. Iwan Nataliputra was
sebagai komisaris independen perseroan sehubungan dengan berakhirnya appointed as the Company’s Independent Commissioner following the end of
masa Jabatan Bapak Tommy Mukdani. Mr. Tommy Mukdani’s term of office.
- Bapak Iwan Nataliputra mulai efektif menjabat sejak keluarnya surat keputusan - Mr. Iwan Nataliputra’s appointment became effective upon the issuance of the
tentang Penyampaian keputusan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan decision letter regarding the submission of the Fit and Proper Test (PKK) results
(PKK) atas Pengangkatan Komisaris Independen PT Bank Multiarta Sentosa for the appointment of the Independent Commissioner of PT Bank Multiarta
Tbk Nomor KEPR-107/D.03/2025 tanggal 13 Agustus 2025. Sentosa Tbk, No. KEPR-107/D.03/2025 dated 13 August 2025.
Rekomendasi Dewan Komisaris Recommendation of the Board of Commissioners
Rekomendasi Dewan Komisaris disampaikan melalui Memo Recommendation of the Board of Commissioners is
Intern kepada Direksi. Selain itu juga disampaikan secara submitted through Internal Memo to the Board of Directors.
langsung melalui rapat gabungan antara Dewan Komisaris In addition to that, recommendation is also submitted directly
dan Direksi. in joint meetings of the Board of Commissioners and Board
of Directors.
Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris Competency Improvement of the Board of Commissioners
Untuk menunjang pelaksanaan tugas dan peningkatan To support the implementation of duties and competency
kompetensi Dewan Komisaris, sepanjang tahun 2025 improvement of the Board of Commissioners, in 2025, the
anggota Dewan Komisaris Bank telah mengikuti members of the Bank’s Board of Commissioners have
pelatihan/training antara lain: participated in trainings, as follows:
168 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 173
Peningkatan Kompetensi Komisaris
Improvement of the Board of Commissioners’ Competence
Nama Judul Pelatihan Penyelenggara Tempat dan Waktu
Name training title organizer time and place
Hendrik Tanojo · Cyber Security Awareness: CEO Fraud · Internal · Online Feb 2025
· Cyber Security Awareness: Micro- · Internal · Online Feb 2025
module - Social Engineering
· Cyber Security Awareness: Social · Internal · Online Feb 2025
Media: Staying Secure in a Connected
World
· Refreshment Sertifikasi Manajemen · Maisa Mitra Edukasi · Gedung Gawi Lantai
Risiko Jenjang 6 7 Ruang Wings Aug 2025
Juwita Ekawati Winoto · Cyber Security Awareness: CEO Fraud · Internal · Online Feb 2025
· Cyber Security Awareness: Micro- · Internal · Online Feb 2025
module - Social Engineering
· Cyber Security Awareness: Social · Internal · Online Feb 2025
Media: Staying Secure in a Connected
World
· Refreshment Sertifikasi Manajemen · Maisa Mitra Edukasi · Online Aug 2025
Risiko Jenjang 6
Nancy Herawati · Cyber Security Awareness: CEO Fraud · Internal · Online Feb 2025
· Cyber Security Awareness: Micro- · Internal · Online Feb 2025
module - Social Engineering
· Cyber Security Awareness: Social · Internal · Online Feb 2025
Media: Staying Secure in a Connected
World
· Refreshment Sertifikasi Manajemen · Maisa Mitra Edukasi · Gedung Gawi Lantai
Risiko Jenjang 6 7 Ruang Wings Aug 2025
Tommy Mukdani* · Cyber Security Awareness: CEO Fraud · Internal · Online Feb 2025
· Cyber Security Awareness: Micro- · Internal · Online Feb 2025
module - Social Engineering
· Cyber Security Awareness: Social · Internal · Online Feb 2025
Media: Staying Secure in a Connected
World
Iwan Nataliputra* · Anti Fraud dan Whistleblower · Internal · Online Okt 2025
Keterangan : Notes:
- Berdasarkan akta berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa - Based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) Nomor 13 tanggal 28 Mei 2025, Bapak Iwan Nataliputra diangkat Shareholders (EGMS) No. 13 dated 28 May 2025, Mr. Iwan Nataliputra was
sebagai komisaris independen perseroan sehubungan dengan berakhirnya appointed as the Company’s Independent Commissioner following the end of
masa Jabatan Bapak Tommy Mukdani. Mr. Tommy Mukdani’s term of office.
- Bapak Iwan Nataliputra mulai efektif menjabat sejak keluarnya surat keputusan - Mr. Iwan Nataliputra’s appointment became effective upon the issuance of the
tentang Penyampaian keputusan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan decision letter regarding the submission of the Fit and Proper Test (PKK)
(PKK) atas Pengangkatan Komisaris Independen PT Bank Multiarta Sentosa results for the appointment of the Independent Commissioner of PT Bank
Tbk Nomor KEPR-107/D.03/2025 tanggal 13 Agustus 2025. Multiarta Sentosa Tbk, No. KEPR-107/D.03/2025 dated 13 August 2025.
169 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 174
Pola Hubungan Direksi dan Dewan Komisaris Patterns of Relationship between the Board of
Direksi mengadakan rapat secara berkala untuk membahas Directors and the Board of Commissioners
hal-hal yang memerlukan pertimbangan Direksi dan rencana The Board of Directors holds regular meetings to discuss
strategis lainnya. Selain itu Direksi juga mengundang Dewan matters that require consideration from the Board of Directors
and other strategic plans. In addition, the Board of Directors
Komisaris untuk melakukan rapat gabungan sebanyak 7
also invited the Board of Commissioners to conduct joint
(tujuh) kali. Frekuensi dan tingkat kehadiran Rapat Gabungan
meetings for 7 (seven) times. The frequency and attendance
antara Direksi dengan Dewan Komisaris sebagai berikut: levels of the Joint Meetings between the Board of Directors
and the Board of Commissioners are as follows:
Rapat Gabungan/Joint
Nama/
Name Jumlah Rapat/ Jumlah Kehadiran/ % Kehadiran/
Nama/Name
Number of Meetings Attendance % Attendance
Hendrik Tanojo 7 6 86%
Juwita Ekawati Winoto 7 6 86%
Nancy Herawati 7 6 86%
Tommy Mukdani * 4 4 100%
Iwan Nataliputra * 3 3 100%
Ho Danny Hartono 7 7 100%
Budi Afandi Winoto 7 7 100%
Fely Retnowati 7 7 100%
Rahmat Bagas Santoso 7 7 100%
Budi Setiawan 7 7 100%
Edwin Ariono 7 7 100%
Keterangan : Notes:
- Berdasarkan akta berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa - Based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) Nomor 13 tanggal 28 Mei 2025, Bapak Iwan Nataliputra diangkat Shareholders (EGMS) No. 13 dated 28 May 2025, Mr. Iwan Nataliputra was
sebagai komisaris independen perseroan sehubungan dengan berakhirnya appointed as the Company’s Independent Commissioner following the end
masa Jabatan Bapak Tommy Mukdani. of Mr. Tommy Mukdani’s term of office.
- Bapak Iwan Nataliputra mulai efektif menjabat sejak keluarnya surat keputusan - Mr. Iwan Nataliputra’s appointment became effective upon the issuance of
tentang Penyampaian keputusan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan the decision letter regarding the submission of the Fit and Proper Test (PKK)
(PKK) atas Pengangkatan Komisaris Independen PT Bank Multiarta Sentosa results for the appointment of the Independent Commissioner of PT Bank
Tbk Nomor KEPR-107/D.03/2025 tanggal 13 Agustus 2025. Multiarta Sentosa Tbk, No. KEPR-107/D.03/2025 dated 13 August 2025.
170 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 175
Hubungan Afiliasi Direksi, Dewan Komisaris Dan Affiliation between Members of the Board of Directors,
Pemegang Saham Board of Commissioners and Shareholders
Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa keuangan, PT Bank In accordance with regulations of Financial Services
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) wajib mengungkapkan Authority, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) is
hubungan afiliasi antara Direksi, Dewan Komisaris dan required to disclose affiliation between Members of the
Pemegang Saham Pengendali yang dijabarkan dalam tabel Board of Directors, Board of Commissioners and Controlling
berikut: Shareholders which is elaborated in the following table:
Hubungan Keluarga / Family Relationship
Hubungan Keluarga Dengan / Family Relationship with
Direksi/ Komisaris/ Pemegang Saham Pengendali/
Nama/Name Directors Commissioners Controlling Shareholders
Ya/Yes Tidak/No Ya/Yes Tidak/No Ya/Yes Tidak/No
Hendrik Tanojo
Juwita Ekawati Winoto
Nancy Herawati
Tommy Mukdani*
Iwan Nataliputra*
Ho Danny Hartono
Budi Afandi Winoto
Fely Retnowati
Rahmat Bagas Santoso
Budi Setiawan
Edwin Ariono
Hubungan Keuangan / Financial Relationship
Hubungan Keuangan Dengan / Financial Relationship with
Direksi/ Komisaris/ Pemegang Saham Pengendali/
Nama/Name Directors Commissioners Controlling Shareholders
Ya/Yes Tidak/No Ya/Yes Tidak/No Ya/Yes Tidak/No
Hendrik Tanojo
Juwita Ekawati Winoto
Nancy Herawati
Tommy Mukdani*
Iwan Nataliputra*
Ho Danny Hartono
Budi Afandi Winoto
Fely Retnowati
Rahmat Bagas Santoso
Budi Setiawan
Edwin Ariono
Keterangan : Notes:
- Berdasarkan akta berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa - Based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) Nomor 13 tanggal 28 Mei 2025, Bapak Iwan Nataliputra diangkat Shareholders (EGMS) No. 13 dated 28 May 2025, Mr. Iwan Nataliputra was
sebagai komisaris independen perseroan sehubungan dengan berakhirnya appointed as the Company’s Independent Commissioner following the end of
masa Jabatan Bapak Tommy Mukdani. Mr. Tommy Mukdani’s term of office.
- Bapak Iwan Nataliputra mulai efektif menjabat sejak keluarnya surat keputusan - Mr. Iwan Nataliputra’s appointment became effective upon the issuance of the
tentang Penyampaian keputusan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan decision letter regarding the submission of the Fit and Proper Test (PKK)
(PKK) atas Pengangkatan Komisaris Independen PT Bank Multiarta Sentosa results for the appointment of the Independent Commissioner of PT Bank
Tbk Nomor KEPR-107/D.03/2025 tanggal 13 Agustus 2025. Multiarta Sentosa Tbk, No. KEPR-107/D.03/2025 dated 13 August 2025.
171 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 176
PENILAIAN KINERJA DIREKSI DAN KOMISARIS PERFORMANCE ASSESSMENT OF THE BOARD OF
DIRECTORS AND COMMISSIONERS
Proses Pelaksanaan Penilaian Kinerja Performance Assessment Process
Penilaian kinerja Direksi dilakukan dengan The performance evaluation of the Board of Directors is
mempertimbangkan tugas dan tanggung jawab Direksi conducted by considering the duties and responsibilities of
sesuai dengan peraturan Anggaran Dasar Perseroan. the Directors in accordance with the Company's Articles of
Penilaian kinerja dilakukan dengan melihat hasil kerja Association. The assessment is carried out by examining
secara kolegial dari seluruh anggota Direksi terhadap the collective work outcomes of all members of the Board
pencapaian target rencana kerja sesuai Rencana Bisnis of Directors in achieving the planned targets as per the
Bank yang telah disepakati. agreed Business Plan of the Bank.
Kriteria penilaian kinerja Direksi dilakukan berdasarkan The criteria for evaluating the performance of the Board of
pencapaian secara keseluruhan mencakup kinerja Directors are based on overall achievements, encompassing
keuangan, tingkat kesehatan Bank, profil risiko dan prinsip- financial performance, the health of the Bank, risk profile,
prinsip tata kelola perusahaan. and corporate governance principles.
Dewan Komisaris memberi penilaian terhadap kinerja The Board of Commissioners evaluates the performance
Direksi yang mana hasil penilaian kinerja Direksi akan of the Board of Directors, where the results of the assessment
menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan kinerja serve as a basis for enhancing the performance of the
Direksi. Selain itu, penilaian kinerja Direksi disampaikan Directors. Additionally, the assessment of the Directors'
dalam bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas performance is presented in the form of accountability for
dan tanggung jawab pada saat RUPS Tahunan. the execution of duties and responsibilities during the Annual
General Meeting of Shareholders.
PENILAIAN KINERJA ANGGOTA DIREKSI EVALUATION OF THE DIRECTORS’
Seluruh anggota Direksi memiliki target kinerja sesuai PERFORMANCE
dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota. All members of the Board of Directors have performance
Penilaian kinerja anggota Direksi dilakukan secara berkala targets aligned with their respective duties and
oleh Direktur Utama dan dipantau ketat melalui rapat-rapat responsibilities. The performance of the Directors is regularly
Direksi serta rapat-rapat Direksi dan Komisaris. assessed by the President Director and closely monitored
through Board meetings as well as joint meetings of the
Board of Directors and the Board of Commissioners.
Direksi sudah menjalankan tugasnya sesuai dengan The Board of Directors has fulfilled its duties in accordance
Rencana Bisnis Bank dengan memperhaikan aspek tata with the Bank's Business Plan, emphasizing good corporate
kelola perusahaan yang baik, risiko dan menghasilkan governance, risk management, and achieving satisfactory
kinerja 2025 yang memadai. Direksi senantiasa performance in 2025. The Directors consistently consider
memperhatikan masukan-masukan dari Komisaris dalam input from the Commissioners in their efforts to achieve the
kegiatan mencapai Rencana Bisnis Bank. Bank's Business Plan.
PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS EVALUATION OF THE COMMISSIONERS’
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan dengan PERFORMANCE
mempertimbangkan tugas dan tanggung jawab Dewan The performance assessment of the Board of Commissioners
Komisaris sesuai dengan peraturan Anggaran Dasar is carried out by considering the duties and responsibilities
Perseroan antara lain mencakup efektivitas pelaksanaan of the Board of Commissioners in accordance with the
program kerja komite-komite di bawah Dewan Komisaris, Company's Articles of Association, including the effectiveness
Pengawasan pelaksanaan strategi dan pengelolaan of the implementation of the work programs of the committees
perusahaan, Penerapan tata kelola perusahaan yang baik under the Board of Commissioners, Supervision of the
di Perseroan, penerapan manajemen risiko dan implementation of the company's strategy and management,
pengendalian internal dalam menghadapi potensi risiko. Implementation of good corporate governance in the
Company, implementation of risk management and internal
Penilaian kinerja Dewan Komisaris secara individu dilakukan control in dealing with potential risks.
setiap tahun oleh Komisaris Utama berdasarkan tolok ukur The performance assessment of the Board of Commissioners
yang telah disepakati oleh masing-masing anggota Dewan is carried out individually every year by the President
Komisaris. Hasil penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris Commissioner based on benchmarks agreed upon by each
merupakan salah satu dasar pertimbangan bagi Komite member of the Board of Commissioners. The results of the
performance assessment of members of the Board of
Commissioners are one of the considerations for the
172 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 177
Nominasi dalam memberikan rekomendasi kepada Dewan Nomination Committee in providing recommendations to
Komisaris untuk mengangkat kembali anggota Dewan the Board of Commissioners to reappoint members of the
Komisaris serta sebagai bahan pertimbangan untuk Board of Commissioners and as a consideration for
menyusun struktur remunerasi Dewan Komisaris. compiling the remuneration structure of the Board of
Commissioners.
Dewan Komisaris senantiasa memantau perkembangan The Board of Commissioners continuously monitors the
bank dan aktif memberikan masukan-masukan kepada development of the bank and actively provides input to the
Direksi atas kebijakan-kebijakan dan pencapaian Rencana Board of Directors on policies and achievements of the
Bisnis Bank, berdasarkan pemantauan dan pengawasan Bank's Business Plan, based on direct monitoring and
langsung atau melaui komite Dewan Komisaris. supervision or through the Board of Commissioners
committee.
PENILAIAN KINERJA KOMITE DEWAN KOMISARIS PERFORMANCE ASSESSMENT OF THE BOARD OF
Dewan Komisaris melakukan penilaian atas kinerja COMMISSIONERS COMMITTEES
komite-komite Dewan Komisaris berdasarkan laporan The Board of Commissioners assesses the performance
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang disampaikan of the Board of Commissioners committees based on reports
oleh masing-masing komite secara berkala. Kinerja komite- on the implementation of duties and responsibilities submitted
komite Dewan Komisaris selama tahun 2025 dinilai baik by each committee periodically. The performance of the
oleh Dewan Komisaris dan memberikan kontribusi dalam Board of Commissioners committees during 2025 was
mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan assessed as good by the Board of Commissioners and
Komisaris. contributed to supporting the implementation of the duties
and responsibilities of the Board of Commissioners.
Kebijakan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Remuneration Policy for Directors and Board of Commissioners
Jenis Remunerasi dan Jumlah Diterima dalam 1 Tahun/Amount Received in 1 Year
Fasilitas Lain/
Direksi/Directors Komisaris/Commissioners
Type of Remuneration and
Other Facilities Orang/Person Jutaan Rp/Million Rp Orang/Person Jutaan Rp/Million Rp
Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan 6 19.210,8 5 5.350,2
fasilitas lainnya dalam bentuk non natura
Salary, Bonus, Routine Allowance,
profit sharing and other facilities in the
non in-kind form
Fasilitas lain dalam bentuk natura
(perumahan, transportasi, asuransi
kesehatan dan sebagai mana yang dinilai
dalam equivalen Rupiah):
Other Facilities in the form of in-kind
(transportation,health insurance, etc.)
a. Dapat dimiliki can be owned 6 1.116 5 0
b. Tidak dapat dimiliki can’t be owned 6 123,7 5 209
TOTAL 6 20.450,5 5 5.559,2
Keterangan : Notes:
- Berdasarkan akta berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa - Based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) Nomor 13 tanggal 28 Mei 2025, Bapak Iwan Nataliputra diangkat Shareholders (EGMS) No. 13 dated 28 May 2025, Mr. Iwan Nataliputra was
sebagai komisaris independen perseroan sehubungan dengan berakhirnya appointed as the Company’s Independent Commissioner following the end of
masa Jabatan Bapak Tommy Mukdani. Mr. Tommy Mukdani’s term of office.
- Bapak Iwan Nataliputra mulai efektif menjabat sejak keluarnya surat keputusan - Mr. Iwan Nataliputra’s appointment became effective upon the issuance of the
tentang Penyampaian keputusan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan decision letter regarding the submission of the Fit and Proper Test (PKK)
(PKK) atas Pengangkatan Komisaris Independen PT Bank Multiarta Sentosa results for the appointment of the Independent Commissioner of PT Bank
Tbk Nomor KEPR-107/D.03/2025 tanggal 13 Agustus 2025. Multiarta Sentosa Tbk, No. KEPR-107/D.03/2025 dated 13 August 2025.
Jumlah anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang The members of the Board of Commissioners and Board
menerima paket remunerasi dalam satu tahun yang of Directors who receive remuneration package in one year
dikelompokkan dalam kisaran tingkat penghasilan sebagai are categorized in income level ranges as follows:
berikut:
173 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 178
Jumlah Remunerasi per orang Jumlah
dalam 1 tahun yang diterima secara tunai Total Number
Total Remuneration per person Direksi (satuan orang) Komisaris (satuan orang)
during 1 year which is received in cash Board of Directors (in person) Board of Commissioners (in person)
di atas Rp 2 miliar 6 0
above Rp 2 billion
di atas Rp 1 miliar s/d Rp 2 miliar 0 3
above Rp 1 billion up to Rp 2 billion
di atas Rp 500 juta s/d Rp 1 miliar 0 2
above Rp 500 million up to Rp 1 billion
Rp 500 juta ke bawah 0 0
Rp 500 million and below
Keterangan : Notes:
- Berdasarkan akta berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa - Based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) Nomor 13 tanggal 28 Mei 2025, Bapak Iwan Nataliputra diangkat Shareholders (EGMS) No. 13 dated 28 May 2025, Mr. Iwan Nataliputra was
sebagai komisaris independen perseroan sehubungan dengan berakhirnya appointed as the Company’s Independent Commissioner following the end of
masa Jabatan Bapak Tommy Mukdani. Mr. Tommy Mukdani’s term of office.
- Bapak Iwan Nataliputra mulai efektif menjabat sejak keluarnya surat keputusan - Mr. Iwan Nataliputra’s appointment became effective upon the issuance of the
tentang Penyampaian keputusan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan decision letter regarding the submission of the Fit and Proper Test (PKK) results
(PKK) atas Pengangkatan Komisaris Independen PT Bank Multiarta Sentosa for the appointment of the Independent Commissioner of PT Bank Multiarta
Tbk Nomor KEPR-107/D.03/2025 tanggal 13 Agustus 2025. Sentosa Tbk, No. KEPR-107/D.03/2025 dated 13 August 2025.
Rasio gaji tertinggi dan terendah di PT Bank Multiarta The ratio between the highest and lowest salary at PT Bank
Sentosa Tbk (Bank MAS) pada tahun 2025 adalah sebagai Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) in 2025 is as follows:
berikut:
Jenis Rasio Besarnya Rasio
Remarks Ratio
Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah 25 : 1
Ratio between highest and lowest salary for staffs
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 2:1
Ratio between highest and lowest salary for members of the Board of Directors
Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah 1:1
Ratio between highest and lowest salary for the Board of Commissioners
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan pegawai yang tertinggi 2:1
Ratio between highest salary for members of the Board of Directors
and highest salary for staffs
Kepemilikan Saham dan Share Option Anggota Shareholding and Share Option of Members of the
Direksi dan Dewan Komisaris Board of Commissioners and Board of Directors
1 (satu) orang anggota Direksi dan 1 (satu) orang komisaris 1 (one) member of the Board of Directors and 1 (one)
yang memiliki saham di perusahaan pengendali. Seluruh commissioner who owns shares in the controlling company.
Dewan Komisaris dan Direksi tidak mempunyai kepemilikan The entire Board of Commissioners and Directors do not have
saham yang mencapai 5% atau lebih pada Perseroan. share ownership of 5% or more in the Company.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) does not have
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) tidak ada Shares Option for members of the Board of Directors and
Shares Option kepada anggota Direksi dan anggota Dewan members of the Board of Commissioners.
Komisaris.
4. KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS 4. COMMITTEES UNDER THE BOARD OF
Sesuai dengan ketentuan pelaksanaan Tata Kelola COMMISSIONERS
Perusahaan yang Baik, Dewan Komisaris PT Bank Multiarta In accordance with the provision on Good Corporate Governance
Sentosa Tbk (Bank MAS) telah membentuk 3 (tiga) komite implementation, the Board of Commissioners of PT Bank
sebagai penunjang fungsi Dewan Komisaris yang terdiri Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) has formed 3 (three)
dari committees to support the function of the Board of
1. Komite Audit, Commissioners, which consist of the
2. Komite Pemantau Risiko 1. Audit Committee,
3. Komite Remunerasi dan Nominasi. 2. Risk Monitoring Committee
3. Remuneration and Nomination Committee.
Komite-komite tersebut secara rutin mengadakan rapat
untuk membahas hal-hal yang sesuai dengan tanggung These committees regularly hold meetings to discuss matters
jawab masing-masing komite. Setiap keputusan rapat in accordance with the responsibility of the respective committee.
diambil berdasarkan musyawarah mufakat dan dituangkan Any decision of the meeting is made based on consultation and
dalam notulen rapat yang didokumentasikan dengan baik. consensus and set forth in the minutes of meeting, which is
documented properly.
174 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 179
1) Komite Audit: 1) Audit Committee:
Komite Audit merupakan pihak independen yang tidak Audit Committee is an independent party with no financial,
memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan managerial, shareholding and/or family relationship with
saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan members of the Board of Commissioners, Board of
Komisaris, Direksi, Pemegang Saham Pengendali, dan/atau Directors, Controlling Shareholders, and/or other relationship
hubungan lainnya dengan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk with PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) which
(Bank MAS) yang dapat mempengaruhi independensinya. may affect its independence. Audit Committee has the
Komite Audit bertujuan untuk membantu dan memfasilitasi objective of assisting and facilitating the Board of
Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan Commissioners in performing the supervisory function on
atas hal-hal yang terkait dengan informasi keuangan, sistem matters related to financial information, internal control
pengendalian internal serta efektivitas pemeriksaan auditor system and effectiveness of audit conducted by internal
internal dan eksternal. and external auditors.
B e r dasa r kan Su ra t K ep ut usan Ko mi s a ri s N o. Pursuant to Decision Letter of the Board of Directors No.
003/SK/DEKOM/052025 tentang Komite Audit, susunan 003/SK/DEKOM/052025 concerning Audit Committee, the
keanggotaan Komite Audit sebagai berikut: membership composition of the Audit Committee is as
follows:
Posisi Nama Jabatan
Position Name Position in Organization
Ketua merangkap anggota Nancy Herawati Komisaris Independen
Chairperson concurrently Independent Commissioner
serving as member
Anggota Ludovicus Arwoko Pihak Independen
Member Independent Party
Anggota I Nyoman Sidia Pihak Independen
Member Independent Party
Anggota I Gde Yadnya Kusuma Pihak Independen
Member Independent Party
Anggota Simon Suhardi Pihak Independen
Member Independent Party
*Perubahan komite audit per 28 Mei 2025 / Changes to the Audit Committee as of May 28, 2025
Piagam Komite Audit Charter of the Audit Committee
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Audit berpedoman In carrying out its duties, the Audit Committee adheres to
pada Piagam Komite Audit yang terakhir dimutakhirkan the Charter of the Audit Committee last updated on June
pada tanggal 25 Juni 2024 berdasarkan Surat Keputusan 25, 2024 based on Board of Directors Decree No.
Komisaris No. 003/SK/DEKOM/062024 tentang Piagam 003/SK/DEKOM/062024 regarding the Charter of the Audit
Komite Audit PT Bank Multiarta Sentosa. Committee of PT Bank Multiarta Sentosa.
Piagam Komite Audit berisi: The Charter of the Audit Committee includes:
1. Dasar Peraturan; 1. Basic Settings
2. St r u k t u r d a n K e a n g g o ta a n K o m i t e A u d i t ; 2. Structure and Membership of the Audit Committee
3. P e r s y a r a t a n K e a n g g o t a a n K o m i t e A u d i t ; 3. Membership Requirements of the Audit Committee
4. Masa Tugas Komite Audit; 4. Term of Office of the Audit Committee
5. Tuga s dan Tang gung Jawa b Komite Aud it; 5. Duties and Responsibilities of the Audit Committee
6. Wewenang Komite Audit; 6. Authority of the Audit Committee
7. Mekanisme Kerja Komite Audit; 7. Working Mechanism of the Audit Committee
8. Rapat Komite Audit, dan Pengambilan Keputusan 8. Audit Committee Meetings and Decision-Making of the
Komite Audit; Audit Committee
9. Pelaporan Komite Audit; 9. Reporting of the Audit Committee
10. Kode Etik Komite Audit; 10. Code of Ethics of the Audit Committee
11. Periode review. 11. Review period
Independensi dan Kualifikasi Komite Audit: Independence and Qualification of Audit Committee:
a. Komite Audit Bank MAS terdiri dari 3 (tiga) orang. Salah a. Audit Committee of Bank MAS consists of 3 (three)
seorang anggota yang sekaligus merangkap sebagai members. One member, who concurrently serves as
ketua Komite Audit dari Komisaris Independen dan the chairperson of the Audit Committee, comes from
dibantu 2 (dua) anggota Komite Audit lainnya yang one of the Independent Commissioners and is assisted
berasal dari pihak independen. by 2 (two) other members of the Audit Committee who
come from independent parties.
175 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 180
Independensi dan Kualifikasi Komite Audit: Independence and Qualification of Audit Committee:
a. Komite Audit PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) a. Audit Committee of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
terdiri dari 3 (tiga) orang. Salah seorang anggota yang MAS) consists of 3 (three) members. One member, who
sekaligus merangkap sebagai ketua Komite Audit dari concurrently serves as the chairperson of the Audit
Komisaris Independen dan dibantu 2 (dua) anggota Komite Committee, comes from one of the Independent
Audit lainnya yang berasal dari pihak independen. Commissioners and is assisted by 2 (two) other members
b. Masing-masing anggota Komite Audit mempunyai of the Audit Committee who come from independent
kompetensi, integritas yang baik dan pengalaman dalam parties.
bidang audit, akuntansi atau keuangan, hukum, perbankan b. Each member of the Audit Committee has competency,
dan bidang-bidang lain yang dianggap perlu dalam good integrity and experience in the field of audit,
melaksanakan tugasnya. accounting or finance, law, banking and other fields
c. Anggota Komite Audit dari pihak independen tidak memiliki deemed necessary in performing their duty.
hubungan keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham c. Independent members of the Audit Committee do not
dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, have financial, managerial, share ownership, and/or
Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali PT Bank family relationships with the Board of Commissioners,
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) yang dapat the Board of Directors, and/or the Controlling Shareholder
mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) that could
independen. affect their ability to act independently.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi yang telah diikuti tahun 2025
Training and/or Competency Enhancement Attended in 2025
Nama Judul Pelatihan
Name Training Title
Nancy Herawati Cyber Security Awareness: CEO Fraud
Cyber Security Awareness: Micro-module - Social Engineering
Cyber Security Awareness: Social Media: Staying Secure in a Connected World
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
I Gde Yadnya Kusuma Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Simon Suhardi Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Dalam menjalankan tugasnya Komite Audit melakukan In performing its duties, the Audit Committee interacts
interaksi yang intens dengan Direksi, SKAI dan Auditor intensely with the Board of Directors, SKAI, and External
Ekstern. Auditor.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran / Frequency of Meetings and Attendance Rate
Komite Audit Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran % Kehadiran
Audit Committee Number of Meeting Number of Attendance % of Attendance
Nancy Herawati 10 9 90%
I Nyoman Sidia 8 7 87,5%
Ludoviscus Arwoko 8 7 87,5%
I Gde Yadnya Kusuma 2 2 100%
Simon Suhardi 2 2 100%
176 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 181
Selama tahun 2025, Komite Audit melakukan 10 (sepuluh) During 2025, the Audit Committee held ten (10) meetings.
kali rapat. Dalam setiap rapat dibuat risalah rapat dan Minutes of each meeting were prepared and submitted to
disampaikan ke Dewan Komisaris. Komite Audit telah the Board of Commissioners. The Audit Committee carried
melakukan tugas dan memberikan rekomendasi sebagai out its duties and provided the following recommendations:
berikut: a. The calculation of the CKPN (back test) conducted by
a. Perhitungan CKPN (back test) yang dilakukan oleh KAP PKF for 2024 should be monitored in coordination
KAP PKF untuk tahun 2024 agar dilakukan monitoring with Risk Management to ensure that internal calculations
berkoordinasi dengan Risk Management untuk meet requirements.
memastikan bahwa perhitungan internal telah sesuai b. The Audit Committee requested discussions with
dengan kebutuhan. Management regarding responsibility for reviewing the
b. Komite Audit meminta agar mendiskusikan ke ICAAP (Internal Capital Adequacy Assessment Process)
Manajemen terkait tanggung jawab kaji ulang ICAAP at PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS).
(lnternal CapitalAdequacy Assessment process) di PT c. The Audit Committee emphasized the need for
Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) socialization for Customer Service staff at each branch
c. Komite Audit menekankan perlunya sosialisasi untuk office to correctly fill joint account data fields, as the
Customer Service masing-masing Kantor Cabang untuk results ultimately affect regulatory reporting, especially
pengisian field-field data rekening joint account yang in branches with many customers/borrowers in groups.
hasil akhirnya terkait dengan pelaporan ke regulator, d. The Regulatory Reporting unit is expected to participate
terutama kantor cabang yang banyak nasabah/debitur in refresher training related to verification procedures
grup. and reporting processes to the Indonesia Deposit
d. Bagian Regulatory Reporting dlharapkan untuk Insurance Corporation (LPS).
mengikuti pelatihan penyegaran (refreshment) atau e. Updates to the Audit Committee Charter should be made,
training terkait prosedur verifikasi dan proses pelaporan as reviewed by the Audit Committee, particularly regarding
kepada LPS. the point that the Head of Internal Audit Division may
e. Agar dilakukan pembaruan terhadap Piagam Audit yang attend strategic meetings without voting rights. The Audit
telah dijelaskan dan direview draft-nya oleh Komite Committee recommended adjusting/adopting wording
Audit, khususnya terkait poin mengenai Kepala Divisi in accordance with applicable OJK regulations.
lnternal Audit yang dapat mengikuti rapat strategis tanpa f. An evaluation should be conducted regarding the
memiliki hak suara. Komite Audit merekomendasikan effectiveness of socialization, particularly related to
untuk menyesuaikan/mengadopsi kata-kata sesuai reporting and customer education for digital loan products,
dengan ketentuan POJK yang berlaku to prevent fraud committed by Financial Advisors (FA),
f. Agar dilakukan evaluasi terhadap efektifitas sosialisasi as well as improvements to the supporting digital loan
ketentuan khususnya yang terkait dengan pelaporan system.
dan edukasi ke nasabah digital loan untuk mencegah g. To minimize penalties for late reporting, the Compliance
terjadinya fraud yang dilakukan oleh Financial Advisor Unit should monitor reports that must be submitted to
(FA) serta perbaikan sistem pendukung loan digital. the Financial Services Authority (OJK)/Bank Indonesia
g. Untuk meminimalisir pengenaan sanksi denda atas and other relevant parties more strictly.
keterlambatan laporan, sebaiknya Satuan Kerja h. Audit findings, especially those related to CKPN formation
Kepatuhan lebih ketat lagi melakukan pemantauan atas adjustments and debtor collectibility determinations based
laporan-laporan yang wajib diserahkan Bank kepada on the three pillars, should be immediately followed up.
Otoritas Jasa Keuangan/Bank Indonesia maupun pihak i. Audit reports should be finalized promptly and submitted
lainnya. to the Bank and relevant parties on time.
h. Temuan hasil audit terutama yang terkait dengan j. The Audit Committee advised management to take
penyesuaian pembentukan CKPN dan penentuan corrective actions in financial management to prevent
kolektibilitas debitur mengacu pada 3 pilar agar segera anomalies in financial reporting and avoid potential profit
ditindaklanjuti. declines in the following year.
i. Laporan hasil audit agar segera dilakukan difinalisasi
dan disampaikan ke Bank serta pihak-pihak yang
berkepentingan tepat waktu (tidak terlambat).
j. Komite Audit menyarankan agar manajemen melakukan
langkah-langkah perbaikan dalam pengelolaan
keuangan, sehingga kedepan tidak terjadi anomali
laporan keuangan serta dapat menghindari
kecenderungan penurunan laba tahun mendatang.
177 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 182
k. Komite Audit menyarankan agar manajemen melakukan k. The Audit Committee recommended that management
upaya-upaya perbaikan dalam pengelolaan keuangan undertake corrective measures in managing both assets
baik disisi aset maupun liabilititas, sehingga kinerja and liabilities to improve future financial performance.
keuangan kedepan menjadi lebih baik. l. The Audit Committee recommended that KAP PKF
l. Komite Audit merekomendasikan KAP PKF untuk conduct the audit of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
melakukan audit atas laporan keuangan PT PT Bank (Bank MAS) financial statements as of December 31,
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) Tbk per 31 2025.
Desember 2025.
2) Komite Pemantau Risiko: 2) Risk Monitoring Committee
Komite ini dibentuk oleh Dewan Komisaris dalam rangka This committee is established by the Board of Commissioners
mengevaluasi perumusan dan pelaksanaan kebijakan to evaluate whether the formulation and implementation of
apakah telah sesuai dengan pelaksanaan manajemen risiko policies are in line with the execution of risk management,
serta memantau pelaksanaan tugas Satuan Kerja as well as to monitor the performance of the Risk Management
Manajemen Risiko. Unit.
B e r dasa r kan Su ra t K ep ut usan Ko mi s a ri s N o. Based on the Commissioners’ Decree No.
005/SK/DEKOM/082025 tanggal 14 Agustus 2025 tentang 005/SK/DEKOM/082025 dated August 14, 2025, regarding
Komite Pemantau Risiko, susunan keanggotaan Komite the Risk Monitoring Committee, the membership composition
Pemantau Risiko sebagai berikut: of the Risk Monitoring Committee is as follows:
Posisi Nama Jabatan
Position Name Position in Organization
Ketua merangkap anggota Tommy Mukdani Komisaris Independen
(efektif mengundurkan diri Independent Commissioner
per Juni 2025)
Chairperson concurrently
serving as member
(effectively resigned in
June 2025)
Ketua merangkap anggota Iwan Nataliputra Komisaris Independen
Chairperson concurrently Independent Commissioner
serving as member
Anggota Member Juwita E Winoto Komisaris Commissioner
Anggota Member Ludovicus Arwoko Pihak Independen Independent Party
Anggota Member I Nyoman Sidia Pihak Independen Independent Party
Keterangan : Notes:
- Berdasarkan akta berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa - Based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) Nomor 13 tanggal 28 Mei 2025, Bapak Iwan Nataliputra diangkat Shareholders (EGMS) No. 13 dated 28 May 2025, Mr. Iwan Nataliputra was
sebagai komisaris independen perseroan sehubungan dengan berakhirnya appointed as the Company’s Independent Commissioner following the end of
masa Jabatan Bapak Tommy Mukdani. Mr. Tommy Mukdani’s term of office.
- Bapak Iwan Nataliputra mulai efektif menjabat sejak keluarnya surat keputusan - Mr. Iwan Nataliputra’s appointment became effective upon the issuance of the
tentang Penyampaian keputusan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan decision letter regarding the submission of the Fit and Proper Test (PKK) results
(PKK) atas Pengangkatan Komisaris Independen PT Bank Multiarta Sentosa for the appointment of the Independent Commissioner of PT Bank Multiarta
Tbk Nomor KEPR-107/D.03/2025 tanggal 13 Agustus 2025. Sentosa Tbk, No. KEPR-107/D.03/2025 dated 13 August 2025.
Piagam Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Charter
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Pemantau Risiko In carrying out its duties, the Risk Monitoring Committee refers
berpedoman pada Piagam Komite Pemantau Risiko yang to the Risk Monitoring Committee Charter, last updated on
terakhir dimutakhirkan pada tanggal 1 September 2025 September 1, 2025, based on the Commissioners’ Decree No.
b er da sar ka n S u r at Ke pu t u s a n K om isar i s N o. 006/SK/DEKOM/092025 regarding the Risk Monitoring
006/SK/DEKOM/092025 tentang Piagam Komite Pemantau Committee Charter of PT Bank Multiarta Sentosa.
Risiko PT Bank Multiarta Sentosa. The Risk Monitoring Committee Charter contains:
Piagam Komite Pemantau Risiko berisi: 1. Basic Settings;
1. Dasar Peraturan; 2. Structure and Membership of the Risk Monitoring Committee;
2. Struktur dan Keanggotaan Komite Pemantau Risiko; 3. Term of Office of the Risk Monitoring Committee;
3. M a s a J a b a t a n K o m i t e P e m a n ta u R i s i k o ; 4. Duties and Responsibilities of the Risk Monitoring
4. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko; Committee;
5. Wewenang Komite Pemantau Risiko; 5. Authority of the Risk Monitoring Committee;
6. Mekanisme Evaluasi Kinerja Komite Pemantau Risiko; 6. Working Mechanism of the Risk Monitoring Committee;
178 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 183
7. Rapat, Kuorum, dan Pengambilan Keputusan Komite 7. Meetings, Quorum, and Decision-Making of the Risk
Pemantau Risiko; Monitoring Committee;
8. Pelaporan Komite Pemantau Risiko; 8. Reporting by the Risk Monitoring Committee;
9. Kode Etik Komite Pemantau Risiko; 9. Code of Ethics of the Risk Monitoring Committee;
10. Periode Review. 10. Review Period.
Independensi dan Kualifikasi Komite Pemantau Risiko: Independence and Qualification of Risk Monitoring Committee
a. Komite Pemantau Risiko PT Bank Multiarta Sentosa a. The Risk Monitoring Committee of PT Bank Multiarta
Tbk (Bank MAS) terdiri dari 4 (empat) orang. Salah Sentosa Tbk (Bank MAS) consists of four (4) members.
seorang anggota yang sekaligus merangkap sebagai One member concurrently serves as the Chairperson of
Ketua Komite dari Komisaris Independen dan dibantu the Committee from the Independent Commissioners,
2 (dua) anggota Komite Pemantau Risiko lainnya yang assisted by two (2) other independent members and one
berasal dari pihak independen dan 1 (satu) anggota (1) member from the Board of Commissioners.
Komite Pemantau Risiko berasal dari Komisaris. b. Each member of the Risk Monitoring Committee has
b. Masing-masing anggota Komite Pemantau Risiko competency, good integrity and experience in the field of
mempunyai kompetensi, integritas yang baik dan audit, accounting or finance, law, banking and other fields
pengalaman dalam bidang audit, akuntansi atau deemed necessary in performing their duty.
keuangan, hukum, perbankan dan bidang-bidang lain c. Independent members of the Risk Monitoring Committee
yang dianggap perlu dalam melaksanakan tugasnya. do not have financial, managerial, share ownership, and/or
c. Anggota Komite Pemantau Risiko dari pihak independen family relationships with the Board of Commissioners,
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, the Board of Directors, and/or the Controlling Shareholder
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) that could
dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang affect their ability to act independently.
Saham Pengendali PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
(Bank MAS) yang dapat mempengaruhi kemampuannya
untuk bertindak independen.
Komite Pemantau Risiko bertugas dan bertanggung jawab The Risk Monitoring Committee's duties and responsibilities
antara lain: include:
a. Assisting the Board of Commissioners and ensuring the
a. Membantu Dewan Komisaris dan memastikan
implementation of Good Corporate Governance and
dilaksanakannya Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan
prop osing in depe nden t p ro fessional opinion
memberikan dan memberikan rekomendasi, meliputi:
(recommendations), including:
1) Evaluasi kesesuaian antara kebijakan manajemen
1) Evaluation of the suitability of risk management policies
risiko dengan pelaksanaan kebijakan;
and the implementation of these policies;
2) Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas Komite
2) Monitoring and evaluating the implementation of duties
Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Manajemen
of the Risk Management Committee and the Risk
Risiko.
Management Work Unit.
b. Membuat dan menyusun rencana kegiatan tahunan
b. Preparing and making the committee's annual activity
komite dan diajukan ke Dewan Komisaris untuk informasi;
plan and submit it to the Board of Commissioners for
c. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap:
information;
1) Self assessment penerapan Tata Kelola khususnya
c. Monitor and evaluate:
bidang yang terkait dengan penerapan manajemen
1) Self-assessment of the implementation of Governance,
risiko;
especially in areas related to the implementation of
2) Profil risiko PT Bank Multiarta Sentosa Tbk secara
risk management;
berkala (triwulan);
2) Risk profile of PT Bank Multiarta Sentosa periodically
3) Tingkat Kesehatan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
(quarterly);
secara berkala (Semesteran); dan
3) Bank health level of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
4) Persiapan penerapan manajemen risiko sesuai dengan
periodically (semi-annually); and
ketentuan otoritas jasa keuangan
4) Preparation for the implementation of risk management
d. Melakukan evaluasi terhadap risk appetite dan risk
in accordance with Financial Services Authority (OJK)
tolerance yang harus disetujui oleh Dewan Komisaris;
regulations.
e. Memberikan pendapat profesional yang independen
d. Evaluate the bank’s risk appetite and risk tolerance,
kepada Dewan Komisaris terhadap laporan dan/atau
which must be approved by the Board of Commissioners
hal-hal lain terkait dengan pengelolaan risiko yang
e. Proposing independent professional opinion to the Board
disampaikan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris serta
of Commissioners on reports and/or other matters related
mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian
to risk management submitted by the Board of Directors
Dewan Komisaris;
to the Board of Commissioners and identify matters
requiring the attention of the Board of Commissioners;
179 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 184
f. Melakukan penelaahan atas efektifitas penerapan f. Review the effectiveness of risk management
manajemen risiko baik dari sisi identifikasi, pengukuran, implementation, including identification, measurement,
pemantauan dan pengendaliannya; monitoring, and control.
g. Menelaah tingkat kepatuhan perusahaan terhadap g. Review the bank’s compliance with applicable laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait regulations related to risk management, and ensure that
dengan penerapan manajemen risiko dan memastikan risk management reports submitted to relevant authorities
bahwa laporan-laporan terkait dengan manajemen risiko are accurate and timely.
disampaikan kepada instansi terkait telah dilakukan h. Evaluate policies and decisions taken by the Board of
dengan benar dan tepat waktu; Directors regarding risk management implementation.
h. Mengevaluasi kebijakan dan keputusan yang telah i. Conduct investigations within the scope of its duties, if
diambil oleh Direksi terkait dengan penerapan necessary.
manajemen risiko; j. Establish cooperation with external consultants,
i. Menyelenggarakan dan memberikan kewenangan untuk accountants, or other external parties who provide advice
melakukan investigasi dalam ruang lingkup tugas, jika to the committee or provide guidance regarding
diperlukan; investigations, gather information from employees and
j. Menjalin kerjasama dengan konsultan dari luar, akuntan cooperating parties as requested by the committee, if
atau pihak eksternal lainnya yang memberikan saran necessary;
kepada komite atau memberikan pengarahan k. Other duties assigned by the Board of Commissioners
sehubungan dengan investigasi, mencari berbagai in accordance with the committee’s functions, duties,
informasi terkait dari karyawan dan dari pihak-pihak and responsibilities from time to time as needed;
yang bekerja sama atas dasar permintaan komite, jika l. Maintain the confidentiality of the bank’s documents,
diperlukan; data, and information;
k. Tugas-tugas lain yang diberikan Dewan Komisaris sesuai m. Other duties, besides those mentioned above, assigned
dengan fungsi, tugas dan tanggung jawabnya dari waktu by the Board of Commissioners to the committee in
ke waktu sesuai dengan kebutuhan. accordance with its functions and duties from time to
l. Menjaga kerahasiaan dokumen data dan informasi bank time as needed.
m. Tugas-tugas lain, selain yang disebutkan diatas yang
diberikan oleh dewan Komisaris kepada komite sesuai
dengan tugas dan fungsinya dari waktu ke waktu sesuai
dengan kebutuhan.
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi yang telah diikuti tahun 2025/
Training and/or Competency Enhancement Attended in 2025
Nama Judul Pelatihan
Name Training Title
Tommy Mukdani* Cyber Security Awareness: CEO Fraud
Cyber Security Awareness: Micro-module - Social Engineering
Cyber Security Awareness: Social Media: Staying Secure in a Connected World
Iwan Nataliputra* Anti Fraud dan Whistleblower
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Juwita E Winoto Cyber Security Awareness: CEO Fraud
Cyber Security Awareness: Micro-module - Social Engineering
Cyber Security Awareness: Social Media: Staying Secure in a Connected World
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
Cyber Security Awareness: CEO Fraud
Ludovicus Arwoko
Cyber Security Awareness: Micro-module - Social Engineering
Cyber Security Awareness: Social Media: Staying Secure in a Connected World
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Cyber Security Awareness: CEO Fraud
Nyoman Sidia Cyber Security Awareness: Micro-module - Social Engineering
Cyber Security Awareness: Social Media: Staying Secure in a Connected World
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
180 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 185
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran / Frequency of Meetings and Attendance Rate
Komite Audit Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran % Kehadiran
Audit Committee Number of Meeting Number of Attendance % of Attendance
Tommy Mukdani* 6 6 100%
Iwan Nataliputra* 11 11 100%
Juwita E Winoto 17 8 47%
Ludovicus Arwoko 17 15 88%
I Nyoman Sidia 17 16 94%%
Keterangan : Notes:
- Berdasarkan akta berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa - Based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) Nomor 13 tanggal 28 Mei 2025, Bapak Iwan Nataliputra diangkat Shareholders (EGMS) No. 13 dated 28 May 2025, Mr. Iwan Nataliputra was
sebagai komisaris independen perseroan sehubungan dengan berakhirnya appointed as the Company’s Independent Commissioner following the end of
masa Jabatan Bapak Tommy Mukdani. Mr. Tommy Mukdani’s term of office.
- Bapak Iwan Nataliputra mulai efektif menjabat sejak keluarnya surat keputusan - Mr. Iwan Nataliputra’s appointment became effective upon the issuance of the
tentang Penyampaian keputusan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan decision letter regarding the submission of the Fit and Proper Test (PKK) results
(PKK) atas Pengangkatan Komisaris Independen PT Bank Multiarta Sentosa for the appointment of the Independent Commissioner of PT Bank Multiarta
Tbk Nomor KEPR-107/D.03/2025 tanggal 13 Agustus 2025. Sentosa Tbk, No. KEPR-107/D.03/2025 dated 13 August 2025.
Selama tahun 2025, Komite Pemantau Risiko melakukan During 2025, the Risk Monitoring Committee held 17
17 (tujuh belas) kali rapat dan membahas pengelolaan (seventeen) meetings to discuss risk management at PT
risiko di PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) berikut Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS), including the
profil risikonya dengan pihak-pihak terkait lainnya. Dalam bank’s risk profile with other relevant parties. Minutes of
setiap rapat dibuat risalah rapat dan disampaikan ke Dewan each meeting were prepared and submitted to the Board
Komisaris sebagai berikut : of Commissioners as follows:
a. Program peningkatan budaya kepatuhan terus a. The program to enhance the compliance culture
dilaksanakan terhadap seluruh anggota organisasi continued to be implemented across all organizational
perusahaan dan juga ketepatan dan keakuratan members, ensuring timely and accurate reporting.
pelaporan. b. Monitoring of risks and risk profiles for Q4 2024.
b. Pemantauan risiko dan profil risiko Q4 2024; c. Awareness programs must continue to be carried out
c. Program awareness harus tetap dijalankan secara rutin regularly and periodically.
dan berkala. d. Monitoring of digital risk management regarding the
d. Pemantuan digital risk management dalam hal improvement of reporting quality, implementation of
peningkatan kualitas pelaporan, penerapan cyber security cybersecurity for employees, and dissemination of the
bagi karyawan, dan penyampaian kode etik kepada code of ethics to all employees.
seluruh karyawan.
3. Komite Remunerasi dan Nominasi: 3) Remuneration and Nomination Committee
This Committee is formed by the Board of Commissioners
Komite ini dibentuk Dewan Komisaris untuk mendukung
to support the effectiveness of implementation of duty and
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
responsibility of the Board of Commissioners which are
Komisaris yang terkait dengan kebijakan remunerasi dan
related to policy on remuneration and nomination.
nominasi.
Ber d asar ka n Su r at Kep utu san K om isaris N o. Pursuant to Decision Letter of the Board of Directors No.
001A/SK/DEKOM/012024 tanggal 2 Januari 2024 tentang 001A/SK/DEKOM/012024 dated January 2, 2024 concerning
Komite Remunerasi dan Nominasi dengan susunan Remuneration and Nomination Committee, the membership
keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi sebagai composition of the Remuneration and Nomination Committee
berikut: is as follows:
181 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 186
Komite Remunerasi dan Nominasi/Remuneration and Nomination Committee
Posisi Nama Jabatan
Position Name Position in Organization
Ketua merangkap anggota Nancy Herawati Komisaris Independen
Chairperson concurrently Independent Commissioner
serving as member
Anggota Hendrik Tanojo Komisaris Utama
Member President Commissioner
Anggota Lusiana Kepala Divisi HRD
Member Head of HRD
Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi Remuneration and Nomination Committee Charter
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Remunerasi dan In carrying out its duties, the Remuneration and Nomination
Nominasi berpedoman pada Piagam Komite Remunerasi Committee is guided by the Remuneration and Nomination
dan Nominasi yang terakhir dimutakhirkan pada tanggal 28 Committee Charter, which was last updated on June 28,
Juni 2024 berdasarkan Surat Keputusan Komisaris No. 2024 based on Decree of the Board of Directors No.
003B/SK/DEKOM/062024 tentang Piagam Komite 003B/SK/DEKOM/062024 concerning the Remuneration
Remunerasi dan Nominasi PT Bank Multiarta Sentosa Tbk. and Nomination Committee Charter of PT Bank Multiarta
Sentosa.
Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi berisi antara The Remuneration and Nomination Committee Charter
lain: contains among other things:
1. Dasar Pengaturan; 1. Basic Settings;
2. Struktur dan Keanggotaan Komite Remunerasi dan 2. Structure and Membership of the Remuneration and
Nominasi; Nomination Committee;
3. Masa Tugas Komite Remunerasi dan Nominasi 3. Term of Office of the Remuneration and Nomination
4. Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remunerasi dan Committee;
Nominasi; 4. Duties and Responsibilities of the Remuneration and
5. Wewenang Komite Remunerasi dan Nominasi; Nomination Committee;
6. Mekanisme Evaluasi Kinerja Komite Remunerasi dan 5. Authority of the Remuneration and Nomination Committee;
Nominasi; 6. Working Mechanism of the Remuneration and Nomination
7. Rapat, Kuorum, dan Pengambilan Keputusan Komite Committee evaluation;
Remunerasi dan Nominasi; 7. Meeting, Quorum, and Decision-making of the Remuneration
8. Pelaporan Komite Remunerasi dan Nominasi; and Nomination Committee;
9. Kode Etik Komite Remunerasi dan Nominasi; 8. Reporting of the Remuneration and Nomination Committee;
10. Periode review. 9. Code of Ethics of the Remuneration and Nomination
Committee;
10. Review period.
Independensi Komite Remunerasi dan Nominasi: Independence of the Remuneration and Nomination
a. Komite Remunerasi dan Nominasi diketuai oleh Committe:
Komisaris Independen dan di dukung oleh 2 (dua) a. Remuneration and Nomination Committee is chaired by
orang anggota yaitu: 1 (satu) orang Komisaris Utama an Independent Commissioner and supported by 2 (two)
dan 1 (satu) orang Kepala Divisi Human Resource members, namely as follows: 1 (one) President
Development. Commissioner and 1 (one) Head of Human Resource
b. Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki Development.
kompetensi dan pengetahuan mengenai sistem b. Members of the Remuneration and Nomination Committe
remunerasi, sistem nominasi, Tata Kelola Perusahaan have competency and knowledge on remuneration
yang Baik dan Budaya Kerja. system, nomination system, Good Corporate Governance
c. Susunan komposisi, keahlian dan kriteria Komite and Work Culture.
Remunerasi dan Nominasi telah sesuai dengan c. The composition, skills, and criteria of the Committee
ketentuan OJK. members comply with OJK regulations.
182 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 187
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi yang telah diikuti tahun 2025
Training and/or Competency Enhancement Attended in 2025
Nama Judul Pelatihan Penyelenggara Tempat & Waktu
Name Training Title Provider Place & Date
Nancy Herawati · Cyber Security Awareness: CEO Fraud · Internal · Online Feb'25
· Cyber Security Awareness: Micro-module - · Internal · Online Feb'25
Social Engineering
· Cyber SecurityAwareness: Social Media: · Internal · Online Feb'25
Staying Secure in a Connected World
· Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko · Maisa Mitra · Gedung Gawi Lantai 7
Jenjang 6 Edukasi Ruang Wings Aug'25
Hendrik Tanojo · Cyber Security Awareness: CEO Fraud · Internal · Online Feb'25
· Cyber Security Awareness: Micro-module - · Internal · Online Feb'25
Social Engineering
· Cyber Security Awareness: Social Media: · Internal · Online Feb'25
Staying Secure in a Connected World
· Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko · Maisa Mitra · Gedung Gawi Lantai 7
Jenjang 6 Edukasi Ruang Wings Aug'25
Lusiana · Pengiriman Informasi dan Data Perusahaan · External · Online Jun'25
· 2025 Social Engineering Red Flags · External · External Aug'25
· e-Learning APU PPT PPPSPM · Internal · Internal Aug'25
· Anti Fraud dan Whistleblower · Internal · Online Oct'25
· Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko · Maisa Mitra · Perbanas Oct'25
Jenjang 5 Edukasi
· KPI Batch 1 · Internal · Perbanas Nov'25
· KPI Batch 2 · Internal · Perbanas Nov'25
183 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 188
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran/Frequency of Meetings and Attendance Rate
Komite Remunerasi & Nominasi Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran % Kehadiran
Remuneration & Nomination Committee Number of Meeting Number of Attendance % of Attendance
Nancy Herawati 6 6 100%
Hendrik Tanojo 6 6 100%
Lusiana 6 6 100%
Selama tahun 2025, Komite Remunerasi dan Nominasi During 2025, the Remuneration and Nomination Committee
melakukan 8 (delapan) kali rapat dan dalam setiap rapat held 8 (eight) meetings. Minutes of each meeting were
dibuat risalah rapat dan disampaikan ke Dewan Komisaris, prepared and submitted to the Board of Commissioners,
yaitu dengan topik pembahasan: covering the following topics:
1. Masa Jabatan Direksi dan Komisaris 1. Term of Office of Directors and Commissioners
2. Performance appraisal (PA) 2. Performance Appraisal (PA)
3. Kenaikan Gaji 2025 dan Bonus 2024. 3. 2025 Salary Increase and 2024 Bonus
4. Komisaris Independen Baru 4. New Independent Commissioner
5. Komisaris Independen 5. Independent Commissioners
6. Pinjaman Direksi 6. Directors’ Loans
7. Komite Audit 7. Audit Committee
8. Rekomendasi dan hasil penilaian mandiriterhadap 8. Recommendations and results of independent
komisaris Independen assessments of Independent Commissioners
5. KOMITE DI BAWAH DIREKSI 5. COMMITTEES UNDER THE BOARD OF
Untuk membantu meningkatkan efektivitas pelaksanaan DIRECTORS
tugas Direksi PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) In order to help improving the effectiveness of implementation
telah membentuk komite sebagai berikut: of duty of the Board of Directors, PT Bank Multiarta Sentosa
Tbk (Bank MAS) has formed the following committees:
1. Komite Manajemen Risiko 1 Risk Management Committee
2. Komite Kebijakan Perkreditan Bank 2 Bank Credit Policy Committee
3. Komite Kredit 3 Credit Committee
4. Komite Asset Liability Committee (ALCO) 4 Asset Liability Committee (ALCO)
5. Komite Pengarah Teknologi Informasi (ITSC) 5 Information Technology Steering Committee (ITSC)
6. Komite Pengarah Keamanan Informasi (ISSC) 6 Information Security Steering Committee (ISSC)
7. Komite SDM 7 HR Committee
1) Komite Manajemen Risiko 1) Risk Management Committee
Untuk memastikan pengelolaan risiko berjalan efektif, maka In order to ensure that risk management is performed
Komite Manajemen Risiko secara rutin menyelenggarakan effectively, the Risk Management Committee regularly holds
rapat untuk mengantisipasi setiap perubahan akibat meeting to anticipate any change due to business
perkembangan usaha maupun adanya perubahan kondisi development or change in external condition. The formation
eksternal. Susunan anggota Komite Manajemen Risiko of Risk Management Committee is pursuant to Decision
s e suai de ng an S ur a t K epu tu san D ire k si N o. Letter of the Board of Directors No. 064/SK/DIR/062024
064/SK/DIR/062024 tentang Komite Manajemen Risiko concerning Risk Management Committee with the
dengan susunan anggota sebagai berikut: membership composition as follows:
184 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 189
Posisi / Position Jabatan / Position in Organization
Ketua / Chairman Risk Management Director
Wakil Ketua / Vice Chairman President Director
Anggota Tetap / Standing Member Credit & Marketing Director
IT & Operation Director
Digital & Retail Banking Director
Compliance Director
Risk Management Division Head
Financial Control Division Head
Information Technology Division Head
Operational Division Head
Branch Support & Cust Protection Division Head
Internal Audit Division Head
Compliance Department Head
Operational & Other Risk Department Head
Cybersecurity Risk Department Head
Undangan / Invitees Division Head/Departement Head
Piagam Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee Charter
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Manajemen Risiko In carrying out its duties, the Risk Management Committee
berpedoman pada Piagam Komite Manajemen Risiko, is guided by the Risk Management Committee Charter,
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. based on the Decree of the Board of Directors No.
063/SK/DIR/062024 tentang Piagam Komite Manajemen 063/SK/DIR/062024 concerning the Risk Management
Risiko PT Bank Multiarta Sentosa Tbk. Committee Charter of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk.
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Komite Manajemen The duties, responsibilities and authorities of the Risk
Risiko, adalah memberikan rekomendasi yang sekurang- Management Committee are to provide recommendations
kurangnya: that at least:
1. Penyusunan kebijakan manajemen risiko serta 1. Preparation of risk management policies and changes
perubahannya termasuk strategi Manajemen Risiko dan including Risk Management strategies and contingency
contingency plan apabila kondisi tidak normal. plans if conditions are not normal.
2. Perbaikan atau penyempurnaan penerapan Manajemen 2. Improvement or refinement of the implementation of Risk
Risiko yang dilakukan secara berkala maupun insidentil Management carried out periodically or incidentally as
sebagai akibat dari suatu perubahan kondisi eksternal a result of changes in external and internal conditions
dan internal Bank yang mempengaruhi kecukupan of the Bank that affect the adequacy of capital and the
permodalan dan profil risiko Bank dan hasil evaluasi Bank's risk profile and the results of evaluations of the
terhadap efektivitas penerapan tersebut. effectiveness of such implementation.
3. Penetapan atas hal-hal yang terkait dengan keputusan- 3. Determination of matters related to business decisions
keputusan bisnis yang menyimpang dari prosedur normal, that deviate from normal procedures, such as significant
seperti pelampauan ekspansi usaha yang signifikan business expansion exceeding the Bank's business plan
dibandingkan dengan rencana bisnis Bank atau or taking a risk exposure position that exceeds the
pengambilan posisi eksposur risiko yang melampaui limit established limit.
yang ditetapkan. 4. The results of the evaluation and the results of monitoring
4. Hasil evaluasi dan hasil pemantauan dan evaluasi and evaluation are used to provide recommendations to
digunakan untuk memberikan rekomendasi kepada the Board of Commissioners.
Dewan Komisaris.
2) Komite Kebijakan Perkreditan Bank 2) Bank Credit Policy Committee
Susunan Komite Kebijakan Perkreditan Bank sesuai Surat The composition of the Bank Credit Policy Committee
Keputusan Direksi No. 061/SK/DIR/062024 adalah sebagai pursuant to Decision Letter of the Board of Directors No.
berikut: 061/SK/DIR/062024 is as follows:
185 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 190
Posisi / Position Jabatan / Position in Organization
Ketua / Chairman President Director
Wakil Ketua / Vice Chairman Risk Management Director
Anggota / Member Credit & Marketing Director
Compliance Director
Digital & Retail Banking Director
Risk Management Division Head
Digital Risk Management Division Head
Credit Analysis & Control Division Head
Business Development Division Head
Internal Audit Division Head
Legal Department Head
Compliance Department Head
System Procedure Department Head
Piagam Komite Kebijakan Perkreditan Bank Bank Credit Policy Committee Charter
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Kebijakan In carrying out its duties, the Bank Credit Policy Committee
Perkreditan Bank berpedoman pada Piagam Komite is guided by the Bank Credit Policy Committee Charter,
Kebijakan Perkreditan Bank, berdasarkan Surat Keputusan based on the Decree of the Board of Directors No.
Direksi No. 060/SK/DIR/062024 tentang Piagam Komite 060/SK/DIR/062024 concerning the Charter of the Credit
Kebijakan Perkreditan Bank PT Bank Multiarta Sentosa Policy Committee of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk.
Tbk.
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Komite Kebijakan The duties, responsibilities and authorities of the Bank's
Perkreditan Bank adalah: Credit Policy Committee are:
1. Menyusun KPB secara umum yang mencakup prinsip 1. To prepare a general KPB that includes the principle of
kehati-hatian dalam perkreditan termasuk risk appetite, prudence in credit including risk appetite, risk tolerance,
risk tolerance, organisasi dan manajemen perkreditan, credit organization and management, credit approval
kebijakan persetujuan kredit, dokumentasi dan policies, credit documentation and administration, credit
administrasi kredit, pengawasan Kredit, serta supervision, and resolution of non-performing loans;
penyelesaian kredit bermasalah; 2. To propose to the Bank's Credit Policy Committee
2. Mengusulkan ke Komite Kebijakan Perkreditan Bank regarding risk acceptance criteria (RAC) & merchant
terkait dengan risk acceptance criteria (RAC) & limit lending limits;
merchant lending; 3. To provide input/suggestions in the preparation of the
3. Memberikan masukan/saran dalam rangka penyusunan KPB and steps for improvement to the Board of Directors,
KPB serta langkah-langkah perbaikan kepada Direksi, especially those related to the principle of prudence in
terutama yang berkaitan dengan prinsip kehati-hatian credit, including policies on maximum credit limits,
dalam perkreditan antara lain meliputi kebijakan batas adequacy of minimum capital requirements, allowance
maksimum pemberian kredit, kecukupan pemenuhan for productive asset write-offs, quality of productive
modal minimum, penyisihan penghapusan aktiva assets, and credit accounting policies;
produktif, kualitas aktifa produktif, dan kebijakan akuntansi 4. To create implementation instructions for the KPB;
perkreditan; 5. Supervision that Bank Credit Policy is applied and
4. Membuat petunjuk pelaksanaan atas KPB; implemented consequently and con sistently;
5. Mengawasi agar KPB diterapkan dan dilaksanakan 6. To formulate solutions if there are obstacles/obstacles
secara konsekuen dan konsisten; in implementing the KPB;
6. Merumuskan pemecahan apabila terdapat hambatan/ 7. To monitor and evaluate:
kendala dalam penerapan KPB; a. Development and quality of credit portfolio;
7. Memantau dan mengevaluasi: b. Correct implementation of credit decision authority;
a. Perkembangan dan kualitas portofolio perkreditan; c. Correctness of the process of granting, development
b. Kebenaran pelaksanaan kewenangan memutus kredit; and quality of credit provided to related parties of the
c. Kebenaran proses pemberian, perkembangan dan Bank and certain large debtors;
kualitas kredit yang diberikan kepada pihak terkait
Bank dan debitur besar tertentu;
186 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 191
d. Kebenaran pelaksanan ketentuan KPB; d. Correct implementation of KPB provisions;
e. Ketaatan terhadap ketentuan peraturan perundang- e. Compliance with the provisions of laws and other
undangan dan peraturan lain dalam pelaksanan regulations in the implementation of credit provision;
pemberian kredit; f. Resolution of non-performing loans in accordance
f. Penyelesaian kredit bermasalah sesuai dengan with those stipulated in the Bank's credit policy;
yang ditetapkan dalam kebijakan perkreditan Bank; g. The Bank's efforts to meet the adequacy of the CKPN
g. Upaya Bank dalam memenuhi kecukupan jumlah credit amount.
CKPN kredit. 8. To be responsible for quarterly written submissions to
8. Bertanggung jawab atas penyampaian tertulis setiap the Board of Directors with a copy to the Board of
kuartal kepada Direksi dengan tembusan kepada Dewan Commissioners regarding the results of supervision of
Komisaris mengenai hasil pengawasan atas penerapan the implementation and implementation of the KPB and
dan pelaksanaan KPB dan hasil pemantauan dan the results of monitoring and evaluation as in point 7
evaluasi sebagaimana butir 7 di atas; above;
9. Bertanggung jawab untuk memberikan saran Langkah- 9. To be responsible for providing suggestions for corrective
langkah perbaikan kepada Direksi dengan tembusan steps to the Board of Directors with a copy to the Board
kepada Dewan Komisaris mengenai hal-hal terkait dan of Commissioners regarding related matters and as
sebagai butir 8 di atas; point 8 above.
10. Melakukan kajian terhadap penerapan kebijakan 10. To conduct studies on the implementation of credit
perkreditan dan secara berkala memberikan saran policies and periodically provide suggestions for
perubahan/perbaikan KPB sesuai ketentuan dan changes/improvements to the KPB in accordance with
peraturan yang berlaku. applicable provisions and regulations.
3) Komite Kredit 3) Credit Committee
Susunan Komite Kredit sesuai Surat Keputusan Direksi No. The composition of Bank Credit Policy Committee pursuant
084/SK/DIR/012024 tentang Komite Kredit, adalah sebagai to Decision Letter of the Board of Directors No. 084/SK/DIR/
berikut: 012024 concerning Credit Committee is as follows:
Susunan Komite Kredit / Credit Committee Structure
Dewan Komisaris President Comissioner
Board of Commissioners Comissioner
Dewan Direksi President Director
Board of Directors Credit & Marketing Director
Digital & Retail Banking Director
Pejabat Eksekutif Bank Regional Head
Bank Executive Officer Commercial Banking Division Head
Branch Manager
Sub Branch Manager
Digital Business Division Head;
Ecosystem Development Department Head;
Micro Banking, Sales Department Head;
Business Development Department Head.
187 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 192
Piagam Komite Kredit Credit Committee Charter
Dalam melaksanakan tugasnya Komite Kredit berpedoman In carrying out its duties, the Credit Committee is guided
pada Piagam Komite Kredit, berdasarkan Surat Keputusan by the Credit Committee Charter, based on the Decree of
Direksi No. 062/SK/DIR/062024 tentang Piagam Komite the Board of Directors No. 062/SK/DIR/062024 concerning
Kredit PT Bank Multiarta Sentosa Tbk. the Credit Committee Charter of PT Bank Multiarta Sentosa
Tbk.
Tugas, tanggung jawab dan wewenang anggota Komite The duties, responsibilities, and authorities of Credit
Kredit dalam proses pemberian kredit adalah: Committee members in the credit granting process are:
1. Memberikan persetujuan kredit dengan memastikan 1. Provide credit approval by ensuring that the granting of
bahwa pemberian kredit telah didasarkan pada penilaian credit is based on an honest, objective, careful and
yang jujur, obyektif, cermat dan seksama serta terlepas thorough assessment and is independent of the influence
dari pengaruh pihak-pihak yang berkepentingan dengan of parties with an interest in the credit applicant;
pemohon kredit; 2. Ensure that every credit provided meets banking
2. Memastikan bahwa setiap kredit yang diberikan telah regulations and is in accordance with sound credit
memenuhi ketentuan perbankan dan telah sesuai principles;
denga n asas-asas perkre ditan yang seha t; 3. Ensure that the implementation of credit provision is in
3. Memastikan bahwa pelaksanaan pemberian kredit accordance with the KPB and SPO for Credit;
sesu ai dengan KPB dan SPO Perkreditan; 4. Ensure that the credit that will be given can be repaid
4. Meyakini bahwa kredit yang akan diberikan dapat on time and will not become non-performing loans.
dilunasi pada waktunya dan tidak menjadi kredit
bermasalah.
Dalam mengambil Keputusan, komite kredit harus In making decisions, the credit committee must consider
memperhatikan rekomendasi dan saran dari Divisi Credit the recommendations and suggestions of the Credit Analysis
Analysis & Control, yang terdiri dari: & Control Division, which consists of:
1. Risk Management Director; 1. Risk Management Director;
2. Credit Analysis & Control Division Head; 2. Credit Analysis & Control Division Head;
3. Commercial Credit Analysis & Control Department 3. Commercial Credit Analysis & Control Department Head;
Head; 4. SME Credit Analysis & Control Department Head (Head
4. SME Credit Analysis & Control Department Head (Head Office and Area).
Office dan Area).
4) Komite Asset Liability Committee (ALCO) 4) Asset Liability Committee (ALCO)
Komite ALCO merupakan forum untuk menetapkan ALCO Committee is a forum for stipulating policy and
kebijakan dan strategi pengendalian risiko suku bunga serta strategy of interest risk control as well as decision making
pengambilan keputusan yang berhubungan dengan related to fund provisioning, use and allocation. In addition
penyediaan, penggunaan serta pengalokasian dana. Selain to that, there is a requirement for a process of financial
itu perlunya proses pengambilan keputusan finansial serta decision making as well as the limits thereof within a certain
batasan-batasannya dalam suatu standar tertentu yang standard based on the applicable provision and risk-based
didasari oleh ketentuan yang berlaku serta prinsip kehati- prudential principle.
hatian yang berbasis risiko.
Susunan Komite ALCO sesuai Surat Keputusan Direksi The composition of the ALCO Committee is in accordance
No. 051/SK/DIR/062024 tentang Komite Aset dan Liabilitas with Decree of the Board of Directors No. 051/SK/DIR/
(ALCO) adalah sebagai berikut: 062024 concerning the Asset and Liability Committee
(ALCO) is as follows:
Posisi / Position Jabatan / Position in Organization
Ketua / Chairman President Director
Wakil Ketua / Vice Chairman Credit and Marketing Director
Sekretaris / Secretary Financial Control Division Head
Anggota Tetap / Risk Management Director
Standing Member IT & Operational Director
Digital & Retail Banking Director
Risk Management Division Head
Area Coordinator
ALCO Support Group members:
- Ketua / Chairman: Financial Control Division Head
- Anggota / Member: Accounting Departement Head, Treasury
Departement Head, Market Risk Officer
Anggota Tidak tetap./Peninjau Compliance Director
Non-Permanent Member/ Inspector Digital Risk Management Division Head.
188 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 193
Piagam Komite Asset Liability Committee (ALCO) Asset Liability Committee (ALCO) Charter
Dalam melaksanakan tugasnya Komite ALCO berpedoman In carrying out its duties, the ALCO Committee is guided
pada Piagam Komite ALCO, berdasarkan Surat Keputusan by the ALCO Committee Charter, based on the Decree of
Direksi No. 052/SK/DIR/062024 tentang Piagam Komite
the Board of Directors No. 052/SK/DIR/062024 concerning
Asset Liability Committee (ALCO) PT Bank Multiarta Sentosa
Tbk. the Asset Liability Committee (ALCO) Charter of PT Bank
Multiarta Sentosa Tbk.
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Komite ALCO
adalah:
The duties, responsibilities and authorities of the ALCO
1. Membuat, mengkaji dan menetapkan kebijakan untuk Committee are:
mengelola sumber dan penggunaan dana yang akan
1. Make, review, and establish policies to manage the
datang dengan tingkat keuntungan dan risiko yang
sepadan;. sources and uses of future funds with commensurate
levels of profit and risk;
2. Mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan yang telah
ditetapkan kepada seluruh divisi/bagian/unit kerja dan 2. Communicate policies that have been determined to
melakukan pemantauan, serta melakukan penyesuaian all divisions/departments/work units and carry out
bila diperlukan; monitoring, and make adjustments if necessary;
3. Mengkoordinasikan dengan divisi/bagian/unit kerja 3. Coordinate with the division/department/work unit
terkait untuk melakukan evaluasi dan analisa riset untuk concerned to conduct research evaluation and analysis
bahan rekomendasi ke ALCO; for recommendations to ALCO;
4. Secara berkala melakukan kajian tentang laporan 4. Periodically reviewing the Bank's financial statements;
keuangan Bank; 5. Making decisions about annual and five-year financial
plans;
5. Mengambil keputusan tentang rencana keuangan
tahunan dan lima tahunan; 6. Establish a risk management strategy for changes in
the position of assets, liabilities and interest rates;
6. Menetapkan strategi manajemen risiko perubahan
7. Determine liquidity requirements and monitor the
posisi aset, liabiliti dan tingkat bunga;
development of sources and uses of funds, especially
7. Menentukan kebutuhan likuiditas dan memantau for maturity profiles and gaps;
perkembangan sumber serta penggunaan dana,
8. Monitor the development of the Bank's exposure to the
terutama atas maturity profile dan gap;
potential risk of changes in interest rates and other
8. Memantau perkembangan eksposure Bank terhadap related matters;
potensi risiko perubahan tingkat suku bunga dan hal
9. Examine and improve when needed the interest rate
lainnya yang terkait;
estimates and assumptions on the main economic
9. Meneliti dan memperbaiki bilamana diperlukan tentang
factors that may affect the Bank's performance;
perkiraan suku bunga dan sumsi-asumsi faktor-faktor
10. Monitor adjustments to existing policies, especially
pokok ekonomi yang dapat mempengaruhi kinerja
Bank; regarding the management of assets and liabilities;
11. Make decisions on changes that occur to always be
10. Memantau penyesuaian terhadap kebijakan-kebijakan
yang telah ada, terutama mengenai pengelolaan aset consistent and in line with the Bank's vision and mission;
dan liabiliti; 12. Carry out other duties as long as they are within the
scope of the Assets and Liabilities Committee's (ALCO)
11. Melakukan pengambilan keputusan atas perubahan-
perubahan yang terjadi agar selalu konsisten dan duties.
sejalan dengan visi dan misi Bank; 13. Documenting the results of the Asset and Liability
Committee (ALCO) meetings is the function and
12. Melaksanakan tugas-tugas lain sepanjang masih dalam
ruang lingkup tugas Komite Aset dan Liabiliti (ALCO); responsibility of the Asset and Liability Secretary (ALCO).
13. Mendokumentasikan hasil rapat Komite Aset dan Liabiliti
In the year 2025, ALCO held 12 (twelve) meetings with
(ALCO) merupakan fungsi dan tanggung jawab
Sekretaris Aset dan Liabiliti (ALCO). important decisions on, among other things, interest rate
adjustment for asset and liabilities products, maintaining
Selama tahun 2025 ALCO mengadakan 12 (dua belas) kali
liquidity at a good and safe level and maintaining balance
rapat dengan keputusan penting antara lain, penyesuaian
tingkat bunga pada produk-produk aset dan liabilities, in the balance sheet composition.
menjaga likuiditas pada tingkat yang baik dan aman dan
menjaga keseimbangan komposisi neraca.
189 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 194
5) Komite Pengarah Teknologi Informasi (ITSC) 5) Information Technology Steering Committee
Komite Pengarah Teknologi Informasi (ITSC) berwenang The Information Technology Steering Committee is
untuk menetapkan rencana strategis teknologi informasi authorized to stipulate information technology strategic plan
sesuai dengan kegiatan usaha bank. Susunan anggota in accordance with the bank’s business activity. The formation
ITSC sesuai dengan Surat Keputusan Direksi No. of Information Technology Steering Committee is pursuant
040/SK/DIR/052024 tentang Komite Pengarah Teknologi to Decision Letter of the Board of Directors No.
Informasi (ITSC) adalah sebagai berikut: 040/SK/DIR/052024 concerning Information Technology
Steering Committee as follows:
Posisi / Position Jabatan / Position in Organization
Ketua / Chairman Operational & IT Director
Wakil Ketua / Vice Chairman Risk Management Director
Anggota / Member Digital and Retail Banking Director
Information Technology Division Head
IT Service Development Division Head
IT Application Development Division Head
Information Security and Application Management Division Head
Data Access and Strategy Division Head
Risk Management Division Head
Digital Risk Management Division Head
Operational Division Head
Branch Support and Consumer Protection Division Head
Product and Innovation Division Head
Micro Banking Division Head
Personal Banking Division Head
Financial Control Division Head
Internal Auditor Division Head
Compliance Division Head
Piagam Komite Pengarah Teknologi Informasi (ITSC) Charter of the Information Technology Steering
Dalam melaksanakan tugasnya Komite ITSC berpedoman Committee (ITSC)
pada Piagam Komite ITSC, berdasarkan Surat Keputusan In carrying out its duties, the ITSC Committee adheres to
Direksi No. 045A/SK/DIR/052024 tentang Piagam Komite the ITSC Committee Charter, based on the Board of Directors
Pengarah Teknologi Informasi (ITSC) PT Bank Multiarta Decree No. 045A/SK/DIR/052024 regarding the Charter of
Sentosa Tbk. the Information Technology Steering Committee (ITSC) of
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk.
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Komite Pengarah
The duties, responsibilities, and authorities of the Information
Teknologi Informasi (ITSC) adalah:
Technology Steering Committee (ITSC) are as follows:
1. Memberikan rekomendasi kepada Direksi terkait:
1. Providing recommendations to the Board of Directors
a) Rencana strategis TI yang sejalan dengan rencana
regarding:
bisnis Bank;
a) IT strategic plan that is in line with the Bank's business
b) Kebijakan, standar dan prosedur TI;
plan;
c) Kesesuaian antara rencana pengembangan TI dan
b) IT policies, standards and procedures;
rencana strategis TI; c) Conformity between the IT development plan and the
d) Kesesuaian antara pelaksanaan pengembangan TI IT strategic plan;
dan rencana strategi TI; d) Conformity between IT development implementation
e) Evaluasi atas efektivitas biaya TI terhadap pencapaian and IT development plan;
manfaat yang direncanakan; e) Evaluation of IT cost-effectiveness towards the
f) Pemantauan atas kinerja TI dan upaya peningkatan achievement of planned benefits;
kinerja TI; f) Monitoring of IT performance and efforts to improve
g) Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait TI yang IT performance;
tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja pengguna g) Efforts to resolve various IT-related problems that
dan penyelenggara TI secara efektif, efisien dan tepat cannot be resolved by work units of IT users and
waktu; providers in an effective, efficient and timely manner;
h) Kecukupan dan alokasi sumber daya TI yang dimiliki h) Adequacy and allocation of IT resources owned by
Bank. the Bank.
190 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 195
2. Komite Pengarah Teknologi Informasi (ITSC) juga: 2. The IT Steering Committee also:
a) Menyampaikan laporan pelaksanaan TI secara a) Submits IT implementation reports on a regular basis,
berkala, dalam hal diperlukan dapat mengusulkan if necessary, can propose actions to overcome IT
tindakan untuk mengatasi kelemahan TI yang telah weaknesses that have been found;
diketemukan; b) Assess the performance of IT services at the Bank
b) Menilai kinerja dari layanan TI di Bank seperti: such as:
i. Persentase berapa lama mesin mati (downtime i. Percentage of downtime error;
error); ii. Security breach;
ii. Pelanggaran keamanan; iii. Project development; and
iii. Perkembangan proyek; dan iv. Implementation of service level agreements (SLA)
iv. Penerapan perjanjian tingkat layanan (service between IT users or IT service providers.
level agreement/SLA) antara bagian pengguna c) Ensure that appropriate actions have been taken to
TI atau pihak penyedia jasa TI. correct audit findings from both internal and external
c) Memastikan tindakan yang tepat telah dilakukan untuk auditors or based on the Financial Services Authority
memperbaiki temuan audit baik dari auditor internal audit report.
maupun auditor eksternal atau berdasarkan laporan d) Ensuring the adequacy of human resources (HR) both
pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan. in IT operations and in risk management implemention
d) Memastikan kecukupan sumber daya manusia (SDM) as well as ensuring the maintenance of HR in critical
baik dalam penyelenggaraan TI maupun dalam IT positions in supporting the continuity of IT operations
penerapan manajemen risiko serta menjamin and development;
terpeliharanya SDM pada posisi TI yang bersifat e) Supervising the implementation of the IT budget, such
kritikal dalam mendukung kelangsungan operasional as procurement and training in the IT field, where the
dan pengembangan TI. highest official who is directly in charge of IT is the
e) Mengawasi implementasi anggaran (budget) TI seperti Director. If the highest official is not a Director,
pengadaan, pelatihan di bidang TI, dalam hal pejabat supervision can be carried out by the Director who is
tertinggi yang secara langsung membawahi TI adalah in charge of the two fields;
direktur. Apabila pejabat tertinggi bukan direktur maka f) Being responsible for the preparation and
pengawasan dapat dilakukan oleh direktur yang implementation of IT architecture as well as other
membawahkan kedua bidang tersebut. strategic plans that significantly affect the Bank's
f) Bertanggung jawab atas penyusunan dan capital, where the highest official in charge of IT is
implementasi arsitektur TI serta rencana startegis lain the Director. The director in charge of IT must ensure
yang mempengaruhi modal Bank secara signifikan, that the project management organizational structure
dalam hal pejabat tertinggi adalah direktur yang of all IT-related projects is used optimally; and
membawahkan TI. Direktur yang membawahi TI harus g) Ensuring that the written contract between the Bank
memastikan struktur organisasi menajemen proyek and the IT service provider includes matters that are
dari seluruh proyek terkait TI digunakan secara arranged for users of the IT service provider.
maksimal, dan
g) Memastikan bahwa kontrak tertulis antara Bank
dengan pihak penyedia jasa TI mencakup hal-hal
yang ditur bagi penggunaan pihak penyedia jasa TI.
6) Komite Pengarah Keamanan Informasi 6) Information Security Steering Committee
Susunan Komite Pengarah Keamanan Informasi (ISSC) The composition of the Information Security Steering
s e sua i d e n g a n S ur a t Ke put usa n D ir ek s i N o. Committee (ISSC) is in accordance with Decree of the
084/SK/DIR/122023 tentang Komite Pengarah Keamanan Board of Directors No. 084/SK/DIR/122023 concerning the
Informasi (Information Security Steering Committee) adalah Information Security Steering Committee is as follows:
sebagai berikut:
191 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 196
Posisi / Position Jabatan / Position in Organization
Ketua / Chairman IT & Operational Director
Wakil Ketua / Vice Chairman Risk Management Director
Anggota / Member Digital Banking Direktor;
Information Technology Division Head;
Data, Access & Strategy Division Head;
IT Application Development Division Head;
IT Service Development Division Head;
Information Security & Application Management Division Head;
Human Resources Division Head;
Operational Division Head;
Branch Support & Cust. Protection Division Head;
Risk Management Division Head;
Product Innovation Division Head;
Cybersecurity Risk Department Head;
Operation & Other Risk Department Head;
IT Security Department Head;
IT Strategy and Project Management Department Head;
IT Operation Access Management, Security and Support Department Head;
IT Office and Branch Infrastructure Department Head;
IT GRC Department Head;
Data & BI Department Head;
System and Procedure Department Head.
Undangan / Invitees Direktur dan Karyawan Bank MAS lainnya / Directors and other Bank MAS’ Employees
Piagam Komite Pengarah Keamanan Informasi Information Technology Steering Committee (ITSC)
Charter
Dalam melaksanakan tugasnya Komite ISSC berpedoman In carrying out its duties, the ITSC Committee is guided by
pada Piagam Komite ISSC, berdasarkan Surat Keputusan the ITSC Committee Charter, based on the Decree of the
Direksi No. 085/SK/DIR/122023 tentang Piagam Komite Board of Directors No. 085/SK/DIR/122023 concerning the
Pengarah Keamanan Informasi (Information Security Information Technology Steering Committee (ITSC) Charter
Steering Committee) PT Bank Multiarta Sentosa Tbk. of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk.
Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Komite Pengarah The duties, responsibilities and authorities of the Information
Keamanan Informasi (ISSC) adalah sekurang-kurangnya: Security Steering Committee (ISSC) are at least:
1. Menetapkan tujuan untuk program keamanan informasi 1. Determine objectives for the information security program
serta perubahannya termasuk strategi keamanan and changes thereto, including information security
informasi dan continency plan apabila terjadi kondisi strategies and continency plans if abnormal conditions
tidak normal. occur.
2. Menetapkan strategi penerapan, pengembangan dan 2. Determine a strategy for implementing, developing and
peninjauan Sistem Manajemen Keamanan Informasi reviewing an Information Security Management System
(SMKI) yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan (SMKI) that is adequate and in accordance with
guna menjaga kerahasiaan, integritas dan ketersediaan requirements to maintain the confidentiality, integrity and
(confidentiality, integrity, availability) aset informasi Bank. availability of the Bank's information assets.
3. Melakukan review terhadap organisasi Bank untuk dapat 3. Review the Bank's organization to support adequate
mendukung keamanan informasi yang memadai. information security.
4. Membentuk tim kerja untuk program keamanan informasi 4. Form a work team for a particular information security
tertentu dan meninjau hasil dan melakukan evaluasi program and review the results and evaluate the
terhadap efektivitas program keamanan informasi tersebut effectiveness of the information security program so that
agar sesuai dengan tujuan Bank. it is in line with the Bank's objectives.
5. Memfasilitasi awareness serta pengukuran terkait 5. Facilitate awareness and measurement related to
keamanan informasi untuk pegawai internal bank maupun information security for internal bank employees and
nasabah. customers.
6. Melakukan evaluasi terhadap hasil penilaian terkait 6. Evaluate the results of assessments related to Bank
Keamanan Siber Bank dan senantiasa mendorong Cyber Se curity an d continuo usly encourage
perbaikan dan peningkatan. improvements and improvements.
192 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 197
7) Komite Sumber Daya Manusia (SDM) 7) Human Resource Committee (HR)
Susunan Komite Sumber Daya Manusia sesuai dengan The composition of HR pursuant to Decision Letter of the
Surat Keputusan Direksi Nomor 082/SK/DIR/122023 tentang Board of Directors No. 082/SK/DIR/122023 concerning HR
Komite SDM adalah sebagai berikut: committee is as follows:
Posisi / Position Jabatan / Position in Organization
Ketua / Chairman President Director
Anggota / Member IT & Operation Director
Risk Management Director
Credit & Marketing Director
Compliance Director
Digital & Retail Banking Director
Human Resources Division
Piagam Komite Sumber Daya Manusia (SDM) Human Resources Committee Charter
Dalam melaksanakan tugasnya Komite SDM berpedoman In carrying out its duties, the SDM Committee adheres to
pada Piagam Komite SDM, berdasarkan Surat Keputusan the SDM Committee Charter, based on the Board of Directors
Direksi No. 083/SK/DIR/122023 tentang Piagam Komite Decree No. 083/SK/DIR/122023 regarding the Charter of
Sumber Daya Manusia (SDM) PT Bank Multiarta Sentosa the Human Resources (HR) Committee of PT Bank Multiarta
Sentosa Tbk.
Tbk.
Tugas, tanggung jawab dan wewenang Komite Sumber The duties, responsibilities, and authorities of the Human
Daya Manusia (SDM) adalah: Re sources C ommit tee (SD M) are a s f ollow s:
1. Merancang, menetapkan dan mengevaluasi sistem 1. Design, establish and evaluate employee planning systems
perencanaan karyawan dan carrier path, pola rekruitmen and carrier paths, employee recruitment patterns.
karyawan. 2. Formulate direction and policies as well as patterns of
2. Merumuskan arah dan kebijakan serta pola pembinaan guidance and development of human resources to create
dan pengembangan sumber daya manusia untuk an efficient number of employees for the bank, including
menciptakan jumlah karyawan yang efisien bagi bank, internal and external development efforts.
3. Formulate employee assessment patterns and policies
termasuk didalamnya upaya pengembangan internal
and coordinate the implementation of these assessments
maupun eksternal.
in the employee remuneration system.
3. Merumuskan pola dan kebijakan penilaian karyawan
4. Carry out other tasks as long as they are within the scope
dan mengkoordinasikan implementasi penilaian tersebut
of the HR Committee's functions.
pada sistem remunerasi karyawan.
4. Melaksanakan tugas lainnya sepanjang masih dalam
ruang lingkup fungsi Komite SDM.
6. SEKRETARIS PERUSAHAAN 6. CORPORATE SECRETARY
Teddy Heryanto lahir di Jakarta pada tahun 1971, lulusan Teddy Heryanto was born in Jakarta in 1971, graduated
Fakultas Teknik Sipil, Universitas Trisakti pada tahun 1996. from the Faculty of Civil Engineering, Trisakti University in
1996-2008 berkarir dalam dunia perbankan di Hagabank 1996. 1996-2008 had a career in banking at Hagabank with
dengan jabatan terakhir sebagai Product & Promotion Senior his last position as Product & Promotion Senior Officer.
Officer. Kemudian bergabung dengan Rabobank pada Then joined Rabobank in 2008-2014 as Corporate
2008-2014 sebagai Corporate Communication Senior Officer. Communication Senior Officer. Joined Bank MAS in 2014,
Bergabung di Bank MAS pada tahun 2014, dan saat ini and currently serves as Head of Corporate Planning &
menjabat sebagai Kepala Bagian Corporate Planning & Secretary.
Secretary.
193 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 198
Dasar Penunjukan Peningkatan Kompetensi Pelaksanaan Tugas
Basis of Appointment Competency Enhancement Implementation of Tasks
Surat Keputusan Direksi No. 1. Employee Engagement 1. Penerbitan Laporan Keuangan dan
033/SK/DIR/052024 tanggal 13 Mei Laporan Tahunan untuk memenuhi
2. Pendalaman Peraturan Nomor I-A
2024 peraturan di pasar modal / Issuance
tentang Pencatatan Saham dan Efek
of Financial Statements and Annual
Board of Directors Decree No. Bersifat Ekuitas Selain Saham yang
Reports to comply with capital market
Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat,
033/SK/DIR/052024 dated May 13, regulations
ICSA
2024
3. Economic Outlook 2025: Strategi 2. Komunikasi dengan Regulator /
Menghadapi Peluang dan Tantangan Communication with Regulators
Global di Era Transformasi Ekonomi, 3. Penyampaian keterbukaan informasi
ICSA ke publik / Submission of information
4. Series Webinar Penyegaran POJK Bagi disclosure to the public
Emiten Perusahaan Publik, AEI & ICSA 4. Penyelenggaraan 1 (satu) kali Rapat
5. “Introduction To Carbon Accounting”, Umum Pemegang Saham Tahunan
AEI (RUPST) tanggal 08 Mei 2024 dan 1
(satu) kali Rapat Umum Pemegang
6. Pelaporan Keberlanjutan Terkait Saham Luar Biasa (RUPS LB) tanggal
Dampak terhadap Sumber Alam, AEI 09 September 2024 / Holding 1 (one)
Annual General Meeting of
7. Pendalaman POJK Nomor
Shareholders (AGMS) on May 8, 2024
9/POJK.03/2023 & SEOJK Nomor
and 1 (one) Extraordinary General
18/SEOJK.03/2023, ICSA
Meeting of Shareholders (EGMS) on
8. Webinar : Carbon Trading and Its Effect September 9, 2024.
o n Ind on es ia 's Ec o nomy, O JK
9. Webinar : Peran Mahasiswa dalam
Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan
10. “Membangun Kesadaran Finansial",
OJK
11. Webinar : Strategi Mencegah Serangan
siber, OJK
12. Manajemen Risiko Perbankan Level 6
7. KOMUNIKASI DENGAN REGULATOR 7. COMMUNICATION WITH REGULATORY
AGENCIES
Sebagai bagian dari dunia usaha di Indonesia, PT Bank As part of the Indonesia’s business sector, PT Bank Multiarta
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) tunduk dan taat terhadap Sentosa Tbk (Bank MAS) is subject to and adheres to any
setiap aturan yang berlaku, termasuk dalam hal applicable rules, including in terms of submission of reports
penyampaian laporan kepada Regulator. Sebagaimana to Regulatory Agencies. The banking industry is known as
diketahui, industri perbankan merupakan industri dengan an industry with an extremely tight supervision. Therefore,
pengawasan yang sangat ketat. Karena itu, PT Bank PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) attempts to
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) berusaha untuk mematuhi comply with any applicable rules and submits reports to the
setiap aturan yang berlaku dan memberikan laporan kepada interested authority parties, in this case Financial Services
pihak otoritas, dalam hal ini adalah Otoritas Jasa Keuangan Authority and/or Bank Indonesia.
dan/atau Bank Indonesia.
Korespondensi PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) The correspondence of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
kepada Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan/atau (Bank MAS) with the Financial Services Authority, Bank
Lembaga Penjamin Simpanan selama tahun 2025 adalah Indonesia, and/or the Indonesia Deposit Insurance
sebagai berikut: Corporation during 2025 is as follows:
194 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 199
Tabel Korespondensi Bank MAS Bank MAS Correspondence Table
Tanggal Nomor Surat Perihal Keterangan
Date Reference Number Subject Description
1/2/2025 001/A/DIR/MAS/012025 Permohonan Permintaan Sandi Bank PT.PT BANK MULTIARTA SENTOSA BI
TBK (BANK MAS) Tbk KC. Yos Sudarso Cirebon
1/2/2025 002/A/DIR/MAS/012025 Permohonan Penambahan Keikutsertaan PT.PT BANK MULTIARTA BI
SENTOSA TBK (BANK MAS) Tbk dalam Wilayah Kliring Cirebon
1/3/2025 007/B/DIR/MAS/012025 Laporan Hasil Uji Coba Terbatas dan Permohonan Pengembangan Aplikasi OJK
Mobile Banking PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) Berupa
Penambahan Fitur Loyality Poin
1/3/2025 008/B/DIR/MAS/012025 Penyampaian Hasil Self Assesment Pemenuhan Gap Analiyst Pasal 4 Ayat OJK
1 dan Ayat 2 POJK Nomor 15 Tahun 2024 Tentang Integritas Pelaporan
Keuangan Bank
1/8/2025 011/A/DIR/MAS/012025 Surat Pernyataan Laporan Rencana Pengembangan IBB untuk Keperluan BI
Transfer Batch untuk Pindah Buku dan SKN/RTGS
1/16/2025 027/B/DIR/MAS/012025 Penyampian Laporan Pelaksanaan Pembukaan Kantor Cabang Yos Sudarso OJK
Cirebon PT.PT BANK MULTIARTA SENTOSA TBK (BANK MAS) Tbk
1/16/2025 028/B/DIR/MAS/012025 Laporan Rencana Pengembangan IBB untuk Keperluan Transfer BI
Batch untuk Pindah Buku dan SKN/RTGS
1/21/2025 038/A/DIR/MAS/012025 Penyampaian Informasi Perubahan Pengurus dan Permohonan Perubahan BI
Profil E-Licensing
1/21/2025 039/B/DIR/MAS/012025 Tindak Lanjut Atas Pengembangan Fitur Titip Setor dan Pinjaman di BEBAS OJK
Apps
2/4/2025 046/S/DIR/MAS/022025 Tindak Lanjut Permohonan Persetujuan Penambahan Desain Kartu (Debit ASPI
dan/atau ATM PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) dan Penambahan
Kelas kartu (Debit dan/atau ATM PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
MAS) Prioritas) Berlogo GPN
2/6/2025 047/A/DIR/MAS/022025 Permohonan Pembuatan Spesimen Tanda Tangan BI
2/11/2025 056/A/DIR/MAS/022025 Laporan Realisasi Pengembangan IBB untuk Keperluan Transfer Bank BI
untuk Pindah Buku dan SKN/RTGS
2/11/2025 057/B/DIR/MAS/022025 Laporan Realisasi Pengembangan IBB dengan Platform Partner Strategis BI
untuk Keperluan Transfer Batch
2/17/2025 061/B/DIR/MAS/022025 Pengembangan Internet Banking Bisnis Bank berupa Penerbitan Soft Token OJK
2/17/2025 062/B/DIR/MAS/022025 Pengembangan Internet Banking Bisnis Bank berupa Fitur Pengelolaan OJK
Penerbitan Corporate Debit Card
2/28/2025 081/A/DIR/MAS/022025 Surat Pernyataan Hasil Assesmen Mandiri (Self Assesment) Risiko Komposit BI
Pengembangan Aplikasi Mobile Banking PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
(Bank MAS) berupa Penambahan Fitur Loyality Point
2/28/2025 082/A/DIR/MAS/022025 Laporan Rencana Pengembangan Aplikasi Mobile Banking PT Bank Multiarta BI
Sentosa Tbk (Bank MAS) Berupa Penambahan Fitur Loyalty Poin
3/4/2025 088/B/DIR/MAS/032024 Penyampaian Dokumen Permohonan Izin Atas Rencana Pengembangan OJK
Mobile Banking Bebas PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) Berupa
Penambahan Fitur Deposito Online
3/14/2025 100/B/DIR/MAS/032025 Penyampaian Laporan Realisasi Penyelenggaraan Layanan Digital Bebas OJK
By PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) Fitur Titip Setor dan Pinjaman
4/9/2025 123/B/DIR/MAS/042025 Penyampaian Laporan Realisasi Penyelenggaraan Mobile Banking PT OJK
Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) (Bebas by PT Bank Multiarta
Sentosa Tbk (Bank MAS)) berupa Penambahan Fitur Deposito Online
4/16/2025 139/B/DIR/MAS/042025 Penyampain Laporan Realisasi Penyelenggaraan Layanan Digital Bebas OJK
by PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) - Fitur Loyalty Point
4/22/2025 143/B/DIR/MAS/042025 Laporan Hasil Pelaksanaan Tata Kelola PT. PT Bank Multiarta Sentosa Tbk OJK
(Bank MAS) Tbk per 31 Desember Tahun 2024
4/22/2025 145/S/DIR/MAS/042025 Laporan Hasil Pelaksanaan Tata Kelola (Good Corporate Governance) PT PT. DANABINA
Bank Multiarta Sentosa Tbk per 31 Desember 2024 SENTANA
4/22/2025 146/DIR-KEP/MAS/042025 Laporan Hasil Pelaksanaan Tata Kelola (Good Corporate Governance) PT PT. MULTI
Bank Multiarta Sentosa Tbk per 31 Desember 2024 ANEKADANA SAKTI
4/22/2025 147/DIR-KEP/MAS/042025 Laporan Hasil Pelaksanaan Tata Kelola (Good Corporate Governance) PT PT. HALIM SAKTI
Bank Multiarta Sentosa Tbk per 31 Desember 2024
195 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 200
Tabel Korespondensi Bank MAS Bank MAS Correspondence Table
Tanggal Nomor Surat Perihal Keterangan
Date Reference Number Subject Description
5/8/2025 165/B/DIR/MAS/052025 Penyampaian Laporan Evaluasi Penyelenggaraan Layanan Digital Berupa OJK
Pengembangan Internet Banking Bisnis Bank (IBB) Integrasi dengan Partner
5/9/2025 167/B/DIR/MAS/052025 Penyampaian Dokumen Permohonan Izin atas Rencana Penyelenggaraan OJK
Aplikasi Merchant untuk Nasabah Bisnis Mikro (BEBAS Maju)
6/2/2025 181/A/DIR/MAS/062025 Laporan Pengembangan Kanal Whatsapp sebagai Wadah Penyelesaian BI
Pengaduan Nasabah
6/12/2025 204/B/DIR/MAS/062025 Penyampaian Laporan Evaluasi Penyelenggaraan Layana Digital Bebas by OJK
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)-Fitur Titip Setor dan Pinjaman
6/13/2025 205/B/DIR/MAS/062025 Laporan Penggantian Sementara Direktur yang Membawahkan Fungsi OJK
Kepatuhan PT PT BANK MULTIARTA SENTOSA TBK (BANK MAS) Tbk.
6/25/2025 213/B/DIR/MAS/062025 Laporan Perubahan Rencana Alih Daya PT.PT BANK MULTIARTA SENTOSA OJK
TBK (BANK MAS) Tbk Tahun 2025
6/26/2025 214/A/DIR/MAS/062025 Penyampaian Hasil Evaluasi Penyelenggara Penunjang PT BANK MULTIARTA BI
SENTOSA Tbk.
6/30/2025 216/B/DIR/MAS/062025 Dokumen Persetujuan RUPS atas Laporan Rencana Aksi Pemulihan PT Bank OJK
Multiarta Sentosa Tbk
7/3/2025 220/B/DIR/MAS/072025 Penyampaian Laporan Evaluasi Penyelenggaraan Pengembangan Mobile OJK
Banking PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) (Bebas by MAS) Berupa
Penambahan Fitur Deposito Online
7/7/2025 221/B/DIR/MAS/072025 Laporan Evaluasi Bebas Point PT BANK MULTIARTA SENTOSA TBK (BANK OJK
MAS)
7/8/2025 224/A/DIR/MAS/072025 Laporan Rencana Pengembangan Fitur Virtual Account Menggunakan Layanan BI
BI-FAST Pada Internet Banking Bisnis (IBB)
7/8/2025 225/A/DIR/MAS/072025 Surat Pernyataan Asesmen Risiko Rendah - Pengembangan Fitur Virtual BI
Account Menggunakan Layanan BI-FAST Pada Internet Banking Bisnis (IBB)
7/25/2025 242/B/DIR/MAS/072025 Penyampaian Laporan Daftar Rincian dan Perubahan Pihak Terkait OJK
7/29/2025 249/B/DIR/MAS/072025 Penyampaian Laporan Pengujian Keamanan Berdasarkan Skenario PT Bank OJK
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) Tahun 2025 Cyber Ranger Exercise
7/31/2025 254/B/DIR/MAS/072025 Penyampaian Laporan Pokok-Pokok Pelaksanaan Tugas Direktur Kepatuhan OJK
Semester I Tahun 2025
8/15/2025 269/A/DIR/MAS/082025 Laporan Rencana Pengembangan Aplikasi Bebas MAJU BI
8/22/2025 276/A/DIR/MAS/082025 Surat Pernyataan Asesmen Risiko Rendah – Desain Baru Kartu ATM/Debit BI
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)
8/22/2025 277/A/DIR/MAS/082025 Laporan Rencana Pengembangan Desain Baru Kartu ATM/Debit PT Bank BI
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)
9/1/2025 283/B/DIR/MAS/092025 Penyampaian Informasi Penutupan Sementara KC.BANJARMASIN OJK
9/8/2025 287/B/DIR/MAS/092025 Penginformasian Rencana Penyelenggaraan Sistem Elektronik PT BANK OJK
MULTIARTA SENTOSA TBK (BANK MAS) Bekerja Sama Dengan PPJ TI
dengan Lokasi Pusat Data dan Pusat Pemulihan Bencana diluar Indonesia
9/17/2025 294/B/DIR/MAS/092025 Penyampaian Tindakan Perbaikan atas Hasil Pemeriksaan OJK Periode 2024 OJK
9/22/2025 298/A/DIR/MAS/092025 Laporan Rencana Enhancement ORIS Issuer Berupa Penambahan Jalur BI
Service ke Switcher
9/23/2025 299/A/DIR/MAS/092025 Surat Pernyataan Asesmen Risiko Rendah – Enhancement ORIS Issuer Berupa BI
Penambahan Jalur Service ke Switcher
9/25/2025 305/B/DIR/MAS/082025 Laporan Rencana Penutupan Channel Elektronik Mobile Banking BI
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) – MAS Mobile
9/29/2025 307/B/DIR/MAS/092025 Penyampaian Tindakan Perbaikan (Corrective Action) atas hasil Pemeriksaan OJK
OJK Periode September 2025
10/1/2025 312/B/DIR/MAS/102025 Penyampaian Dokumen Permohonan Izin Atas Rencana Penyelenggaraan OJK
Sistem Elektronik yang Ditempatkan Pada Pusat Data (Data Center) dan/atau
Pusat Pemulihan Bencana (Disaster Recovery Center) oleh Pihak Penyedia
Jasa Di Luar Wilayah Indonesia – Kerja Sama dengan Atlassian (Bitbucket,
Jira, dan Confluence)
10/1/2025 324/B/DIR/MAS/102025 Penyampaian Laporan Realisasi Produk Bank dasar baru PT Bank Multiarta OJK
Sentosa Tbk (Bank MAS)-Layanan Nasabah Prima
196 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 201
Tabel Korespondensi Bank MAS Bank MAS Correspondence Table
Tanggal Nomor Surat Perihal Keterangan
Date Reference Number Subject Description
10/6/2025 329/B/DIR/MAS/102025 Penyampaian Dokumen Permohonan izin Atas Rencana Pengembangan IBB OJK
bisnis Bank Berupa Fitur Pengelolaan Penerbitan Korporat Debit Card
10/7/2025 330/A/DIR/MAS/102025 Laporan Pengembangan Aplikasi Mobile Banking BEBAS by PT Bank Multiarta BI
Sentosa Tbk (Bank MAS) Berupa Penambahan Channel Top Up Uang Elektronik
DANA
10/7/2025 331/A/DIR/MAS/102025 Surat Pernyataan Assesmen Risiko Rendah-Pengembangan Aplikasi Mobile BI
Banking BEBAS by PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) Berupa
Penambahan Channel Top Up Uang Elektronik DANA
10/9/2025 337/B/DIR/MAS/102025 Penyampaian Laporan Realisasi Penghentian Produk PT BANK MULTIARTA OJK
SENTOSA TBK (BANK MAS)
10/16/2025 342/B/DIR/MAS/102025 Penyampaian Tindakan Perbaikan (Corrective Action) atas Hasil Pemeriksaan OJK
Otoritas Jasa Keuangan 2024
10/17/2025 343/B/DIR/MAS/102025 Penyampaian Tindakan Perbaikan (Corrective Action) Atas Hasil Pemeriksaan OJK
OJK Periode Oktober 2025
10/20/2025 345/A/DIR/MAS/102025 Pelaporan laporan Tahunan Pelaksanaan Pengujian Keamanan Berbasis BI
Kerentanan (Penetration Test) oleh Auditor Teknologi Informasi Independen
Eksternal
10/21/2025 349/B/DIR/MAS/102025 Laporan Tahunan BCP OJK
11/6/2025 360/B/DIR/MAS/112025 Penyampaian Dokumen Permohonan Izin Atas Rencana Pengembangan Internet OJK
Banking Bisnis BANK berupa Fitur Penerbitan Soft Token
11/11/2025 366/B/DIR/MAS/112025 Penyampaian Dokumen Permohonan Izin Atas Rencana Pengembangan Internet OJK
Banking Bisnis BANK berupa Fitur Penerbitan Soft Token
11/18/2025 376/B/DIR/MAS/112025 Penyampaian Laporan Realisasi BEBAS MAJU OJK
11/27/2025 394/B/DIR/MAS/112025 Penyampaian Laporan Rencana Pengembangan TI PT Bank Multiarta Sentosa OJK
Tbk (Bank MAS) Tahun 2026
11/27/2025 395/B/DIR/MAS/112025 Penyampaian Laporan Rencana Penyelenggaraan Produk PT Bank Multiarta OJK
Sentosa Tbk (Bank MAS) Tahun 2026
11/28/2025 397/B/DIR/MAS/112025 Penyampaian Tindakan Perbaikan (Corrective Action) atas Hasil Pemeriksaan OJK
Otoritas Jasa Keuangan Periode 2025 Bulan November 2025
12/4/2025 403/B/DIR/MAS/122025 Penyampaian Laporan Realisasi Penyelenggaraan Inisiatif CDC PT Bank Multiarta OJK
Sentosa Tbk (Bank MAS)
12/8/2025 405/A/DIR/MAS/122025 Laporan Rencana Pengembangan Aplikasi Internet Banking PT BANK BI
MULTIARTA SENTOSA TBK (BANK MAS) berupa aktivasi Kartu Kredit
12/11/2025 416/A/DIR/MAS/122025 Laporan Rencana Pengembangan Aplikasi In Toon Boarding PT BANK BI
MULTIARTA SENTOSA TBK (BANK MAS) berupa Aktivasi Kartu Debit Melalui
Internet Banking
12/15/2025 418/A/DIR/MAS/122025 Penyampaian Laporan Tahunan Sistem Pembayaran Tahun 2025 BI
12/22/2025 429/B/DIR/MAS/122025 Pembukaan Kantor Cabang Gading Serpong OJK
12/22/2025 430/B/DIR/MAS/122025 Pembukaan Kantor Cabang Tulung Agung OJK
12/22/2025 431/B/DIR/MAS/122025 Pemberitahuan Migrasi SWIFT OJK
12/23/2025 432/B/DIR/MAS/122025 Laporan Rencana Alih Daya OJK
12/29/2025 433/A/DIR/MAS/122025 Laporan Rencana Pengembangan Aplikasi Mobile Banking PT Bank Multiarta BI
Sentosa Tbk (Bank MAS)
12/30/2025 437/B/DIR/MAS/122025 Permohonan Izin Pembukaan KC Jambi OJK
12/30/2025 438/B/DIR/MAS/122025 Permohonan Izin Pembukaan KC Purwokerto OJK
12/30/2025 439/B/DIR/MAS/122025 Surat Penegasan Studi Kelayakan Pembukaan KC Jambi OJK
12/30/2025 440/B/DIR/MAS/122025 Surat Penegasan Studi Kelayakan Pembukaan KC Purwokerto OJK
197 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 202
Kebijakan
Remunerasi dan Fasilitas
Remuneration and Facilities Policy
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI REMUNERATION AND NOMINATION
Komite ini dibentuk Dewan Komisaris untuk mendukung COMMITTEE
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawan Dewan The Committee was established by the Board of
Komisaris yang terkait dengan kebijakan remunerasi dan Commissioners to support the effective execution of the
nominasi. duties and responsibilities of the Board of Commissioners
related to remuneration and nomination policies.
B e r dasa r kan Su ra t K ep ut usan Ko mi s a ri s N o.
001A/SK/DEKOM/012024 tanggal 2 Januari 2024 tentang Based on the Decree of the Board of Commissioners No.
Komite Remunerasi dan Nominasi dengan susunan 001A/SK/DEKOM/012024 dated 2 January 2024 concerning
keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi sebagai the Remuneration and Nomination Committee, the
berikut: composition of the Remuneration and Nomination Committee
is as follows:
Komite Remunerasi dan Nominasi/Remuneration and Nomination Committee
Posisi Nama Jabatan
Position Name Position in Organization
Ketua merangkap anggota Nancy Herawati Komisaris Independen
Chairman concurrently member Independent Commissioner
Anggota Hendrik Tanojo Komisaris Utama
Member President Commissioner
Anggota Lusiana Kepala Divisi HR
Member Head of HR
Independensi Komite Remunerasi dan Nominasi: Independency of the Remuneration and Nomination
1. Komite Remunerasi dan Nominasi diketuai oleh Komisaris Committee:
Independen di dukung oleh 2 (dua) orang anggota yaitu: 1. The Remuneration and Nomination Committee is chaired
1 (satu) orang Komisaris dan 1 (satu) orang Kepala Divisi by an Independent Commissioner and supported by two
Human Resources. members, namely one Commissioner and one Head of
2. Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki the Human Resources Division.
kompetensi dan pengetahuan mengenai sistem 2. Members of the Remuneration and Nomination
remunerasi, sistem nominasi, Tata Kelola Perusahaan Committee possess competencies and knowledge in
yang Baik dan Budaya Kerja. remuneration systems, nomination systems, Good
3. Susunan komposisi, keahlian dan kriteria Komite C o r p o r a t e G o v e r n a n ce , a n d w o r k c ul t u r e .
Remunerasi dan Nominasi telah sesuai dengan ketentuan 3. The composition, expertise, and criteria of the
Otoritas Jasa Keuangan. Remuneration and Nomination Committee are in
compliance with the regulations of Otoritas Jasa
Keuangan.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remunerasi dan Duties and Responsibilities of the Remuneration and
Nominasi: Nomination Committee:
1. Komite remunerasi dan nominasi wajib bertindak 1. The Remuneration and Nomination Committee shall act
inde pen den da lam melaksan akan tu gasnya. independently in carrying out its duties.
2. Dalam melaksanakan tugasnya, remunerasi dan nominasi 2. In carrying out its duties, the Remuneration and
bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Nomination Committee is accountable to the Board of
Commissioners.
198 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 203
3. Komite remunerasi dan nominasi wajib bertugas dan 3. The Remuneration and Nomination Committee shall, at
bertanggung jawab paling sedikit melaksanakan: a minimum, carry out the following duties and
a. Kebijakan remunerasi sesuai dengan Peraturan responsibilities:
Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan tata a. Remuneration policies in accordance with the
regulations of Otoritas Jasa Keuangan concerning
kelola dalam pemberian remunerasi bagi bank umum,
the implementation of governance in the provision of
yaitu: remuneration for commercial banks, namely:
1) Melakukan melakukan evaluasi terhadap kebijakan 1) Conduct an evaluation of the Remuneration policy
Remunerasi yang didasarkan atas kinerja, risiko, based on performance, risk considerations, fairness
kewajaran dengan peer group, sasaran, dan strategi with peer groups, the Bank’s targets and long-term
jangka panjang Bank, pemenuhan cadangan strategies, the fulfillment of reserves as stipulated
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- under applicable laws and regulations, and the
Bank’s potential future earnings;
undangan dan potensi pendapatan Bank di masa
2) Submit the results of the evaluation and
yang akan datang;
recommendations to the Board of Commissioners
2) Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi regarding:
kepada Dewan Komisaris mengenai: a) The Remuneration policy for the Board of
a) Kebijakan Remunerasi bagi Direksi dan Dewan Directors and the Board of Commissioners to
Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat be submitted to the General Meeting of
Umum Pemegang Saham; Shareholders;
b) Kebijakan Remunerasi bagi Pegawai secara b) The Remuneration policy for employees as a
whole to be submitted to the Board of Directors;
keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi;
3) Ensure that the Remuneration policy is in
3) Memastikan bahwa kebijakan Remunerasi telah
compliance with the applicable regulations; and
sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan 4) Conduct periodic evaluations of the implementation
4) Melakukan evaluasi secara berkala terhadap of the Remuneration policy.
penerapan kebijakan Remunerasi. b. Nomination Policy:
b. Kebijakan nominasi: 1) Prepare and provide recommendations regarding
1) Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai the system and procedures for the selection and/or
sistem serta prosedur pemilihan dan/atau replacement of members of the Board of Directors
and members of the Board of Commissioners to
penggantian anggota Direksi dan anggota Dewan
the Board of Commissioners to be submitted to
Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk th e Ge ne ra l M eet ing o f Sha r eho l de rs;
disampaikan kepada RUPS; 2) Identify and provide recommendations regarding
2) Mengidentifikasi dan memberikan rekomendasi candidates for members of the Board of Directors
mengenai calon anggota Direksi dan/atau calon and/or candidates for members of the Board of
anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Commissioners to the Board of Commissioners to
Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS; be submitted to the General Meeting of
Shareholders;
3) Memberikan rekomendasi kepada Dewan
3) Provide recommendations to the Board of
Komisaris mengenai Pihak Independen yang akan
Commissioners regarding Independent Parties to
menjadi anggota komite audit serta anggota komite be appointed as members of the Audit Committee
pemantau risiko; dan and members of the Risk Monitoring Committee;
4) Menyusun mekanisme dan melakukan penilaian and
kine rj a D ir ek si da n De wa n K om i sar is. 4) Develop mechanisms and conduct performance
4. Komite Remunerasi wajib berkoordinasi dengan satuan evaluations of the Board of Directors and the Board
kerja manajemen risiko. of Commissioners.
4. The Remuneration Committee shall coordinate with the
5. Komite Remunerasi dan Nominasi wajib memastikan
Risk Management work unit.
bahwa kebijakan remunerasi sesuai dengan : 5. The Remuneration and Nomination Committee shall
a. Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan ensure that the remuneration policy is aligned with:
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- a. Financial performance and the fulfillment of reserves
undangan yang berlaku; as stipulated under applicable laws and regulations;
b. Prestasi Kerja Individual; b. Individual performance;
c. Kewajaran dengan peer group; dan c. Fairness in comparison with peer groups; and
d. Consideration of the Bank’s long-term targets and
d. Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
strategies.
Bank.
199 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 204
6. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan informasi 6. Maintain the confidentiality of the Company’s documents,
perusahaan; data, and information;
7. Tugas-tugas lain, selain disebutkan di atas yang diberikan 7. Carry out other duties, in addition to those mentioned
oleh Dewan Komisaris kepada Komite sesuai dengan above, as assigned by the Board of Commissioners to
the Committee in accordance with its duties and functions
tugas dan fungsinya dari waktu ke waktu sesuai dengan
from time to time as required.
kebutuhan.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran/Meeting Frequency and Attendance Rate
Komite Remunerasi dan Nominasi Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran % Kehadiran
Position Number of Meeting Number of Attendance % of Attendance
Nancy Herawati 8 8 100%
Hendrik Tanojo 8 8 100%
Lusiana 8 8 100%
Selama tahun 2025, Komite Remunerasi dan Nominasi During 2025, the Remuneration and Nomination Committee
melakukan 8 (delapan) kali rapat dan dalam setiap rapat held 8 (eight) meetings. Minutes were prepared for each
dibuat risalah rapat dan disampaikan ke Dewan Komisaris, meeting and submitted to the Board of Commissioners.
yaitu dengan topik pembahasan: The discussion topics included:
1. Tenure of the Board of Directors and Board of
1. Masa Jabatan Direksi dan Komisaris
Commissioners
2. Performance appraisal (PA) 2. Performance Appraisal (PA)
3. Kenaikan Gaji 2025 dan Bonus 2024. 3. 2025 Salary Increase and 2024 Bonus
4. Komisaris Independen Baru 4. Appointment of a New Independent Commissioner
5. Komisaris Independen 5. Independent Commissioner Matters
6. Pinjaman Direksi 6. Directors’ Loans
7. Komite Audit 7. Audit Committee
8. Recommendations and results of independent evaluations
8. Rekomendasi dan hasil penilaian mandiri terhadap
of Independent Commissioners
komisaris Independen
Remunerasi yang telah dibayarkan kepada anggota Komite Remuneration paid to members of the Remuneration and
Remunerasi dan Nominasi selama tahun 2025: Nomination Committee during 2025:
Remunerasi yang Diterima Anggota Komite Orang Juta Rp
Remunerasi 1 (satu) Tahun Member Million Rp
Remuneration Received by Committee for
1 (one) year
Total 3 4.835,85
200 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 205
PROSES PENYUSUNAN KEBIJAKAN REMUNERATION POLICY FORMULATION
REMUNERASI PROCESS
Tinjauan Latar Belakang dan tujuan Kebijakan Background Review and Policy Objectives
Remunerasi
Semakin ketatnya persaingan bisnis khususnya di bidang Increasing competition in the banking sector has created
perbankan, mengakibatkan Bank menghadapi tantangan challenges for the Bank to retain human resources. One
untuk bisa mempertahankan sumber daya manusia, salah tool that the Bank uses to address this challenge is its
satu alat yang dapat digunakan oleh Bank adalah program remuneration program.
remunerasi.
Diharapkan dengan program remunerasi yang baik Bank A well-structured remuneration program is expected to help
dapat menarik karyawan yang kompeten, the Bank attract competent employees, retain them, and
mempertahankannya dan memotivasi karyawan untuk motivate staff to enhance overall Bank performance.
meningkatkan kinerja Bank.
Kebijakan remunerasi yang bersifat tetap paling sedikit Fixed remuneration policies must consider at minimum:
memperhatikan skala usaha, kompleksitas usaha, peer business scale, business complexity, peer group
group, tingkat inflasi, kondisi dan kemampuan keuangan benchmarking, inflation rate, financial conditions and
serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang- capabilities, and must not conflict with applicable laws and
undangan. regulations.
Khusus remunerasi yang bersifat variabel, pemberian Variable remuneration additionally considers risk factors
remunerasi juga memperhatikan faktor risiko dalam kegiatan inherent in the Bank’s operations, including credit risk,
usaha Perseroan yaitu risiko kredit, risiko likuiditas, risiko liquidity risk, market risk, operational risk, legal risk,
pasar, risiko operasional, risiko hukum, risiko reputasi, risiko reputational risk, strategic risk, and compliance risk.
strategik dan risiko kepatuhan.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk telah memiliki Kebijakan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk has a Remuneration Policy
Pemberian Remunerasi yang mengatur mengenai jenis that regulates the types of remuneration given to Material
remunerasi yang diberikan kepada Material Risk Taker Risk Takers as stated in the Decree of the Board of Directors
seperti tertuang dalam Surat Keputusan Direksi No. No. 978A/SK/DIR/122017 concerning the Regulation of
978A/SK/DIR/122017 tentang Pengaturan Bonus yang Deferred Bonus Payments and the Decree of the
Ditunda Pembayarannya dan Surat Keputusan Komisaris Commissioners No. 007/SK/DKOM/112023 concerning the
No. 007/SK/DKOM/112023 tentang Kebijakan Remunerasi Remuneration Policy for the Board of Commissioners,
Bagi Dewan Komisaris, Direksi dan Pegawai Bank. Tujuan Directors and Bank Employees.
Kebijakan tersebut adalah: Objectives of the Policy:
a. Memberikan panduan dan pemahaman yang jelas kepada a. Provide clear guidance and understanding to
manajemen dan karyawan terkait pengaturan remunerasi management and employees regarding remuneration
bagi Direksi/Karyawan yang memiliki kategori Material arrangements for Directors/Employees classified as
Risk Takers. Material Risk Takers.
b. Memudahkan mitigasi adanya excessive risk taking yang b. Facilitate mitigation of excessive risk-taking by decision-
dilakukan oleh pejabat pengambil keputusan, melalui makers through proper remuneration design and
pemberian dan pelaksanaan Remunerasi. implementation.
c. Menjaga hubungan yang harmonis dan adanya c. Maintain harmonious relationships and equitable roles
kesetaraan peran dan kontribusi karyawan disamping and contributions of employees, while safeguarding the
menjaga risiko Bank dan praktik di industrial perbankan Bank’s risk profile and aligning with general banking
secara umum. industry practices.
201 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 206
Kaji Ulang Kebijakan Remunerasi dan Perbaikannya Review of Remuneration Policy and Its Improvements
Perbaikan atas kaji ulang kebijakan remunerasi yaitu The Bank conducts an annual review of the previous year’s
menyesuaikan dengan ketentuan di Peraturan Otoritas remuneration policy, along with necessary improvements.
Jasa Keuangan No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Improvements made during the remuneration policy review
Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. are adjusted to comply with Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Setiap tahun Bank selalu memperhatikan kinerja Bank, Regulation No. 45/POJK.03/2015 on Implementation of
kinerja unit kerja dan kinerja karyawan dalam penerapan Good Governance in Remuneration for Commercial Banks.
Strategi remunerasi tersebut. Each year, the Bank takes into account the performance of
the Bank, performance of business units, and employee
performance in implementing the remuneration strategy.
Mekanisme Remunerasi untuk Unit Kontrol Remuneration Mechanism for Control Units
Bank telah menetapkan Pemberian Remunerasi pada unit The Bank has established that remuneration for employees
pengawasan (control unit) sama dengan ketentuan in control units (supervisory units) is determined in the same
remunerasi yang diberikan kepada pegawai lain yakni manner as for other employees, based on individual
sesuai dengan kinerja yang bersangkutan, dimana kinerjanya per fo rm ance evalu ated b y direct supe rvisors.
dievaluasi oleh atasan langsung. Performance assessment in control units is not linked to
Penilaian kinerja di unit kontrol tidak dikaitkan dengan the achievement of business targets of the units being
pencapaian target bisnis dari unit kerja yang diawasinya, supervised. This is ensured through two mechanisms:
hal ini dipastikan melalui 2 (dua) cara yaitu: a. Separation of the organizational structure of the control
a. Pemisahan struktur organisasi unit kontrol agar unit to maintain independence.
independen. b. Approval of business target setting must go through
b. Untuk persetujuan penetapan sasaran bisnis harus direct supervisor and the supervisor of the direct
melalui persetujuan atasan langsung dan atasan dari supervisor.
atasan langsung. These measures are implemented to allow control unit
Hal ini dilakukan supaya karyawan unit kontrol bisa employees to perform their independent functions, ensuring
menjalankan fungsi independennya untuk menjaga Tata that the Bank’s Governance is properly maintained.
Kelola Bank berjalan baik.
CAKUPAN KEBIJAKAN REMUNERASI DAN SCOPE OF REMUNERATION POLICY AND
IMPLEMENTASINYA PER UNIT BISNIS PER ITS IMPLEMENTATION PER BUSINESS UNIT,
WILAYAH DAN PADA ANAK ATAU KANTOR REGION, AND OVERSEAS SUBSIDIARIES OR
CABANG YANG BERLOKASI DI LUAR BRANCHES
NEGERI The Bank’s remuneration policy is determined by taking
Kebijakan Re munerasi Bank diberikan dengan into account the performance of the Bank, the performance
mempertimbangkan kinerja Bank, kinerja unit kerja dan of each business unit, and the performance of employees
kinerja karyawan setiap tahunnya. PT Bank Multiarta Sentosa on an annual basis. PT Bank Multiarta Sentosa Tbk does
Tbk tidak ada kantor Cabang di Luar Negeri. not have any branches located overseas.
202 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 207
REMUNERASI DIKAITKAN DENGAN RISIKO REMUNERATION LINKED TO RISK
Penetapan risiko utama, dilakukan berdasarkan data The determination of key risks is based on historical data
historikal dan dengan mempertimbangkan kegiatan yang and considers activities with the greatest potential loss
memiliki eksposure kerugian terbesar berdasarkan hasil exposure according to calculations by the Risk Management
perhitungan Satuan Kerja Manajemen Risiko yaitu: Unit, as follows:
1. Jenis risiko utama (key risk) yang ada di Bank saat ini 1. The current key risk at the Bank is Credit Risk.
adalah Risiko Kredit. 2. The criteria for determining key risk types, including
2. Kriteria untuk menentukan jenis risiko utama, termasuk those difficult to measure, are based on the most
untuk risiko yang sulit diukur adalah jenis transaksi dan significant transactions and business activities in
bisnis yang paling signifikan dalam menghasilkan profit generating profit, with decisions made on business
dan keputusan diambil yang diberikan untuk suatu matters that have a major impact on the Bank.
keputusan bisnis yang berdampak besar pada bisnis 3. The impact of determining key risks on variable
Bank. remuneration policies is that the established risk affects
3. Dampak penetapan jenis risiko utama terhadap kebijakan KPI determination and, consequently, the variable portion
remunerasi yang bersifat variabel adalah dengan adanya of remuneration.
penetapan risiko yang akan berdampak pada penentuan 4. The key risk determination this year is the same as last
KPI dan berdampak pada pemberian remunerasi yang year, considering that the type and scale of business
bersifat variabel. activities have not changed significantly.
4. Penentuan jenis risiko utama tahun lalu dibandingkan
dengan risiko utama tahun ini masih sama, mengingat
jenis kegiatan usaha dan skala usaha tidak berbeda jauh
dengan tahun lalu.
PENGUKURAN KINERJA DIKAITKAN PERFORMANCE MEASUREMENT LINKED TO
DENGAN REMUNERASI REMUNERATION
1. Tinjauan mengenai kebijakan remunerasi yang dikaitkan 1. A review of the remuneration policy in relation to
dengan penilaian kinerja, Indikator penetapan remunerasi performance assessment. Indicators used for determining
antara lain sebagai berikut: remuneration include:
a. Pr esta si k e rj a m a sin g- ma s i ng in di v id ua l; a. Individual employee performance;
b. Kinerja keuangan Bank; b. Bank financial performance;
c. Benchmark industri sejenis; dan c. Benchmarking against similar industry standards; and
d. Risiko yang mungkin timbul dikemudian hari sehingga d. Potential future risks that could result in losses for the
menyebabkan kerugian bagi Bank. Bank.
Sistem penilaian kinerja dilakukan seobyektif mungkin Performance evaluations are conducted as objectively
dan berorientasi pada pengembangan pegawai, dimana as possible and are oriented towards employee
hasil penilaian prestasi menjadi acuan untuk menentukan development, with the evaluation results serving as a
arah pengembangan pegawai. reference for determining employee development
2. Metode dalam mengaitkan Remunerasi individu dengan directions.
kinerja unit kerja dan kinerja individu yaitu Kinerja Bank 2. The method of linking individual remuneration to business
akan mempengaruhi penentuan besarnya remunerasi unit and individual performance: The Bank’s performance
khususnya yang bersifat variabel, dan kinerja individu influences the determination of remuneration, especially
dilakukan review setiap 1 (satu) tahun sekali. Hasil the variable component. Individual performance is
penilaian individu tersebut menjadi dasar bagi apresiasi reviewed annually. The results of these reviews serve
Bank dalam menentukan promosi, peninjauan pangkat, as a basis for the Bank to decide on promotions, rank
kenaikan upah/gaji dan benefit pegawai lainnya. adjustments, salary increases, and other employee
3. Uraian mengenai metode yang digunakan Bank yaitu benefits
pengukuran kinerja berdasarkan kinerja yang disepakati 3. The Bank’s method for performance measurement is
di awal tahun. Pemberian bonus berdasarkan penilaian based on targets agreed upon at the beginning of the
kinerja individu dimana penentuannya sudah ditetapkan year. Bonus allocation is based on individual performance
berdasarkan Surat Keputusan dan/atau Surat Edaran. assessments, as determined by Bank Decrees and/or
Untuk penilaian pencapaian sasaran bisnis/kerja yang Circular Letters. For quantitative business/work targets,
sifatnya kuantitatif digunakan nilai KPI. KPI scores are used as the basis for assessment.
203 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 208
PENYESUAIAN REMUNERASI DIKAITKAN REMUNERATION ADJUSTMENT LINKED TO
DENGAN KINERJA DAN RISIKO PERFORMANCE AND RISK
1. Kebijakan mengenai Remunerasi yang Bersifat Variabel yang 1. The policy regarding deferred variable remuneration for Material
ditangguhkan bagi Material Risk Takers yaitu 15% Tantiem Risk Takers (MRTs) is as follows: 15% of the bonus is deferred
ditangguhkan dan dibayarkan secara prorata dalam bentuk and paid on a pro-rata basis over 3 (three) years, i.e., 5% per
tunai dan dibayarkan dalam 3 (tiga) tahun kedepan secara year in cash.
prorata yaitu 5% per tahun. 2. The Bank currently does not implement a policy on deferred
2. Bank saat ini tidak menerapkan kebijakan mengenai Remunerasi variable remuneration that is subject to reversal (Malus) or
yang bersifat Variabel yang ditangguhkan yang ditunda clawback in case it has already been paid.
pembayarannya (Malus) atau ditarik kembali dalam hal sudah
dibayarkan (Claw back).
Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja dan Risiko Adjustments of remuneration linked to performance and risk for
mengenai Remunerasi yang bersifat Variabel yang ditangguhkan deferred variable remuneration include:
meliputi: 1. Payment (vesting) policy for deferred remuneration, including
1. Kebijakan pembayaran (vesting) atas penangguhan yang the deferral period of 3 (three) years from the date the variable
dilakukan antara lain jangka waktu pembayaran yaitu jangka remuneration was first paid.
waktu penangguhan 3 (tiga) tahun sejak pertama kali remunerasi 2. Disclosure of factors determining differences in deferred variable
yang bersifat variabel dibayarkan. remuneration among employees or groups of employees is
2. Pengungkapan faktor yang menetukan perbedaan Remunerasi applied equally to all MRTs.
yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan antara pegawai atau
kelompok pegawai sama atau berlaku untuk semua MRT.
KONSULTAN REMUNERASI REMUNERATION CONSULTANTS
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) dalam menyusun PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) does not use external
kebijakan remunerasi tidak menggunakan jasa konsultan eksternal. con su lta nts in fo rmu la tin g its r emu n era tio n polic y.
PAKET REMUNERASI DAN FASILITAS LAIN REMUNERATION PACKAGES AND OTHER
BAGI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS BENEFITS FOR THE BOARD OF DIRECTORS
AND BOARD OF COMMISSIONERS
Jumlah Diterima dalam 1 (Satu) Tahun)
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain Amount Receiving during 1 (One) Year
Type of Remuneration and Other Facilities Direksi /Board of Directors Dewan Komisaris /Board of Commissioners
Orang Jutaan Rp Orang Jutaan Rp
Persons Million IDR Persons Million IDR
I. Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas lainnya
dalam bentuk non natura 6 19.210,8 5 5.350,2
Salary, bonus, routine allowance, profit sharing and other
facilities in the non in-kind form
II. Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, transportasi,
asuransi kesehatan dan sebagainya yang dinilai dalam
equivalen Rupiah):
Other facilities in the form of in-kind (house, transportation,
health insurance, etc. which are valued in equivalent to
Rupiah):
a. Dapat dimiliki 6 1.116 5 0
Can be owned
b. Tidak dapat dimiliki 6 123.7 5 209
Cannot be owned
TOTAL 6 20.450,5 5 5.559,2
Keterangan : Notes:
- Berdasarkan akta berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa - Based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) Nomor 13 tanggal 28 Mei 2025, Bapak Iwan Nataliputra diangkat Shareholders (EGMS) No. 13 dated 28 May 2025, Mr. Iwan Nataliputra was
sebagai komisaris independen perseroan sehubungan dengan berakhirnya appointed as the Company’s Independent Commissioner following the end of
masa Jabatan Bapak Tommy Mukdani. Mr. Tommy Mukdani’s term of office.
- Bapak Iwan Nataliputra mulai efektif menjabat sejak keluarnya surat keputusan - Mr. Iwan Nataliputra’s appointment became effective upon the issuance of the
tentang Penyampaian keputusan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan decision letter regarding the submission of the Fit and Proper Test (PKK) results
(PKK) atas Pengangkatan Komisaris Independen PT Bank Multiarta Sentosa for the appointment of the Independent Commissioner of PT Bank Multiarta
Tbk Nomor KEPR-107/D.03/2025 tanggal 13 Agustus 2025. Sentosa Tbk, No. KEPR-107/D.03/2025 dated 13 August 2025.
204 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 209
Jumlah anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang The total number of members of the Board of Directors and
menerima paket remunerasi dalam satu tahun yang Board of Commissioners receiving remuneration packages
dikelompokkan dalam kisaran tingkat penghasilan sebagai in a year is grouped according to the income range as
berikut: follows:
Jenis Remunerasi per Orang Dalam 1 Tahun yang Diterima Direksi Komisaris
Secara Tunai /Total Remuneration per Person During 1 Year Board of Directors Board of Commissioner
Which is Received in Cash
Di atas Rp 2 Miliar 6 0
Above IDR 2 Billion
Di atas Rp 1 Miliar s/d Rp 2 Miliar 0 3
Above IDR 1 Billion up to IDR 2 Billion
Di atas Rp 500 Juta s/d Rp 1 Miliar 0 2
Above IDR 500 Million up to IDR 1 Billion
Rp 500 Juta ke bawah 0 0
IDR 500 Million and below
Keterangan : Notes:
- Berdasarkan akta berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) - Based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS)
Nomor 13 tanggal 28 Mei 2025, Bapak Iwan Nataliputra diangkat sebagai komisaris No. 13 dated 28 May 2025, Mr. Iwan Nataliputra was appointed as the Company’s Independent
independen perseroan sehubungan dengan berakhirnya masa Jabatan Bapak Tommy Commissioner following the end of Mr. Tommy Mukdani’s term of office.
Mukdani. - Mr. Iwan Nataliputra’s appointment became effective upon the issuance of the decision letter
- Bapak Iwan Nataliputra mulai efektif menjabat sejak keluarnya surat keputusan tentang regarding the submission of the Fit and Proper Test (PKK) results for the appointment of the
Penyampaian keputusan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK) atas Independent Commissioner of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk, No. KEPR-107/D.03/2025
Pengangkatan Komisaris Independen PT Bank Multiarta Sentosa Tbk Nomor KEPR- dated 13 August 2025.
107/D.03/2025 tanggal 13 Agustus 2025.
REMUNERASI YANG BERSIFAT VARIABEL VARIABLE REMUNERATION
1. Bentuk Remunerasi yang bersifat Variabel adalah Tunai. 1. The form of Variable Remuneration is cash.
2. Perbedaan pemberian Remunerasi yang bersifat Variabel 2. Differences in the allocation of Variable Remuneration
antara anggota Direksi, Dewan Komisaris dan/atau between members of the Board of Directors, Board of
pegawai dimungkinkan karena pemberian Remunerasi Commissioners, and/or employees may occur, as the
dikaitkan dengan kinerja kerja dan Risk Taking Unit. remuneration is linked to individual performance and the
Risk-Taking Unit.
JUMLAH DIREKSI, DEWAN KOMISARIS DAN NUMBER OF DIRECTORS, BOARD OF
PEGAWAI YANG MENERIMA REMUNERASI COMMISSIONERS, AND EMPLOYEES
YANG BERSIFAT VARIABEL SELAMA 1 RECEIVING VARIABLE REMUNERATION IN
(SATU) TAHUN ONE YEAR
Jumlah Diterima dalam 1 (Satu) Tahun
Remunerasi yang Bersifat Variable Amount Receiving during 1 (One) Year
Variable Remuneration
Direksi/Board of Directors Komisaris/Board of Commissioners Pegawai/Employees
Orang Juta Rp Orang Juta Rp Orang Juta Rp
Persons Million IDR Persons Million IDR Persons Million IDR
Total 6 3.666 4 562 997 27.301
Keterangan : Notes:
- Berdasarkan akta berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) - Based on the Deed of Minutes of the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS)
Nomor 13 tanggal 28 Mei 2025, Bapak Iwan Nataliputra diangkat sebagai komisaris No. 13 dated 28 May 2025, Mr. Iwan Nataliputra was appointed as the Company’s Independent
independen perseroan sehubungan dengan berakhirnya masa Jabatan Bapak Tommy Commissioner following the end of Mr. Tommy Mukdani’s term of office.
Mukdani. - Mr. Iwan Nataliputra’s appointment became effective upon the issuance of the decision letter
- Bapak Iwan Nataliputra mulai efektif menjabat sejak keluarnya surat keputusan tentang regarding the submission of the Fit and Proper Test (PKK) results for the appointment of the
Penyampaian keputusan Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK) atas Independent Commissioner of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk, No. KEPR-107/D.03/2025
Pengangkatan Komisaris Independen PT Bank Multiarta Sentosa Tbk Nomor KEPR- dated 13 August 2025.
107/D.03/2025 tanggal 13 Agustus 2025.
205 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 210
JABATAN DAN JUMLAH PIHAK YANG POSITIONS AND NUMBER OF MATERIAL
MENJADI MRT (MATERIAL RISK TAKER) RISK TAKERS
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk menetapkan pihak-pihak PT Bank Multiarta Sentosa Tbk identifies Material Risk
yang menjadi MRT (Material Risk Taker) berdasarkan tugas Takers (MRT) based on the responsibilities of their positions
pekerjaan yang dipangkunya. Seberapa besar orang tersebut and the extent to which they have authority to make decisions
berwenang mengambil keputusan yang berdampak that significantly impact the Bank’s risk profile.
signifikan terhadap profil risiko Bank. Seluruh MRT pada The current MRTs at PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) saat ini adalah: MAS) are:
1. Direktur Utama 1. President Director
2. Seluruh Direktur 2. All Directors
3. Komisaris Utama 3. President Commissioner
4. Seluruh Komisaris 4. All Commissioners
Total seluruh MRT: 10 (sepuluh) orang Total MRTs: 10 (ten) persons
SHARE OPTION SHARE OPTIONS
Bank tidak memiliki kebijakan dan/atau program shares The Bank does not have a policy or program for share
option dalam bentuk Employee Share Option Program options in the form of an Employee Share Option Program
(ESOP) atau Management Share Option Program (MSOP) (ESOP) or Management Share Option Program (MSOP)
kepada anggota Direksi, Dewan Komisaris dan pejabat for members of the Board of Directors, Board of
Eksekutif. Commissioners, or Executive Officers.
Keterangan/Nama Jumlah Saham yang Jumlah Opsi /Number of Option Harga Jangka
Subject/Name Dimiliki (Lembar Opsi Waktu
Saham) (Rp) Period
Number of Owned Yang Diberikan Yang Telah
(Lembar Saham) Dieksekusi (Lembar Option
Shares Provided (Shares) Saham) Price (IDR)
Executed (Shares)
Direksi/Board of Director - - - - -
Komisaris/Board of Commissioner - - - - -
Pejabat Eksekutif/Executives - - - - -
Total - - - - -
RASIO GAJI TERTINGGI DAN TERENDAH HIGHEST-TO-LOWEST SALARY RATIO
Rasio gaji pokok saja tertinggi dan terendah di PT Bank The ratio of the highest to lowest basic salary at PT Bank
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) pada tahun 2025 adalah Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) in 2025 is as follows
sebagai berikut (per Des 2025): (as of December 2025):
Jenis Rasio Besarnya Rasio
Ratio Type Ratio
Rasio gaji pegawai yang tertinggi dan terendah 25:1
Ratio between highest and lowest salary for staffs
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 2:1
Ratio between highest and lowest salary for members of the Board of Directors
Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah 1:1
Ratio between highest and lowest salary for members of the Board of Commissioners
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan pegawai yang tertinggi 2:1
Ratio between highest and lowest salary for members of the Board of Directors and Highest salary
for staffs
206 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 211
REMUNERASI YANG BERSIFAT VARIABEL VARIABLE REMUNERATION FOR
KEPADA CALON DIREKSI, CALON DEWAN PROSPECTIVE DIRECTORS, PROSPECTIVE
KOMISARIS DAN/ATAU CALON PEGAWAI COMMISSIONERS, AND/OR PROSPECTIVE
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) tidak EMPLOYEES
memberikan remunerasi yang bersifat variabel kepada PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) does not
calon Direksi, calon Dewan Komisaris dan/atau calon provide variable remuneration to prospective Directors,
Pegawai selama 1 (satu) tahun pertama bekerja. prospective Commissioners, or prospective employees
during the first year of employment.
PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA DAN TERMINATION OF EMPLOYMENT AND
PESANGON SEVERANCE PAYMENTS
Jumlah Pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja The number of employees who were terminated and the
dan total nominal pesangon yang dibayarkan selama tahun total severance pa yme nts made durin g 202 5:
2025:
Jumlah Nominal Pesangon yang Dibayarkan per Orang Dalam 1 (Satu) Tahun Jumlah Pegawai
Total Severance Pay Paid per Person in 1 (One) Year Total Employees
Di atas Rp 1 Miliar /Above IDR 1 Billion Nihil /Nil
Di atas Rp 500 Juta s/d Rp 1 Miliar /Above IDR 500 Million up to Rp 1 Billion Nihil /Nil
Rp 500 Juta ke bawah /IDR 500 Million and below Nihil /Nil
REMUNERASI YANG BERSIFAT VARIABEL DEFERRED VARIABLE REMUNERATION
YANG DITANGGUHKAN In 2025, the Bank provided remuneration in cash to all
Tahun 2025 Bank memberikan remunerasi berupa uang employees and executives. The amount of remuneration
tunai pada seluruh karyawan dan pengurus Bank. Adapun was linked to performance. There is deferred variable
besar remunerasi yang diberikan dikaitkan dengan remuneration for payment in 2025.
kinerjanya. Terdapat remunerasi yang bersifat variabel yang
dita ngg uhka n un tuk p emba yaran ta hun 202 5.
JUMLAH REMUNERASI YANG DIBERIKAN TOTAL REMUNERATION PROVIDED IN 2025
TAHUN 2025 Breakdown of total remuneration provided in 2025:
Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan dalam tahun
2025:
A. Remunerasi yang Bersifat Tetap*) / Fixed Remuneration
Tunai / Cash 17.131
Saham/Instrumen yang Berbasis Saham yang Diterbitkan Bank / Nihil /Nil
Stock-Based Shares/Instruments Issued by Bank
Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
B. Remunerasi yang Bersifat Variable*) / Variable Remuneration Not Suspended Not Suspended
Tunai / Cash 4.228 165
Saham/Instrumen yang Berbasis Saham yang Diterbitkan Bank / Nihil /Nil Nihil /Nil
Stock-Based Shares/Instruments Issued by Bank
Keterangan: *) Hanya untuk MRT / Remraks: *) Applicable only for MRT
207 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 212
INFORMASI KUANTITATIF QUANTITATIVE INFORMATION
Informasi Kuantitatif mengenai Remunerasi yang Quantitative information regarding deferred remuneration
ditangguhkan dan total pengurangan Remunerasi karena and total remuneration reductions due to implicit adjustments:
penyesuaian implisit:
Remunerasi yang Bersifat Variabel*) Sisa yang Masih Total Pengurangan Selama Periode laporan
Variable Remuneration Ditangguhkan Total Deduction During the Report Period
Remaining Still Disebabkan Disebabkan Total
Suspended penyesuaian penyesuaian (A) + (B)
Eksplisit (A) Implisit (B)
Caused by Caused by
Explicit Implicit
Adjustment (A) Adjustment (B)
Tunai (Juta Rupiah) Nihil /Nil Nihil /Nil Nihil /Nil Nihil /Nil
Cash (in Million IDR)
Saham/Instrumen yang Berbasis Saham Nihil /Nil Nihil /Nil Nihil /Nil Nihil /Nil
yang Diterbitkan Bank
Stock-Based Shares/Instruments Issued
by Bank
208 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 213
Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern,
Audit Ekstern, dan Manajemen Risiko
Implementation of Compliance, Internal Audit, External Audit, and Risk Management Functions
FUNGSI KEPATUHAN COMPLIANCE FUNCTION
Pelaksanaan fungsi Kepatuhan merupakan salah satu unsur The implementation of the Compliance function is a key
penting dalam upaya peningkatan ketahanan perbankan. element in enhancing banking resilience. The execution of
Pelaksanaan fungsi kepatuhan senantiasa menekankan compliance emphasizes an active role from all elements
pada peran aktif dari seluruh elemen organisasi kepatuhan within the compliance organization, consisting of the Director
yang terdiri dari Direktur yang Membawahkan Fungsi overseeing the Compliance Function, the Head of
Kepatuhan, Kepala Bagian Kepatuhan, dan Satuan Kerja Compliance, and the Compliance Work Unit. PT Bank
Kepatuhan. PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) implements the
melaksanakan fungsi Kepatuhan dengan mengacu pada Compliance function with reference to Otoritas Jasa
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 46/POJK.03/2017 Keuangan (OJK) Regulation No. 46/POJK.03/2017 dated
tanggal 12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan 12 July 2017 on the Implementation of the Compliance
Bank Umum dan telah tertuang dalam kebijakan internal Function in Commercial Banks, which is also documented
dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi No. in the Bank’s internal policy under Board of Directors’ Decree
046/SK/DIR/062024 tanggal 07 Juni 2024. N o. 04 6 / SK /D IR /0 62 0 2 4 dat ed 7 Ju ne 20 24 .
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, tugas In accordance with OJK regulations, the duties and
dan tanggung jawab Satuan Kerja Kepatuhan paling kurang responsibilities of the Compliance Work Unit at a minimum
mencakup: include:
1. Membuat langkah-langkah dalam rangka mendukung 1. Developing initiatives to support the creation of a
terciptanya Budaya Kepatuhan pada seluruh kegiatan Compliance Culture across all business activities of PT
usaha PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) pada Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) at every
setiap jenjang organisasi. organizational level.
2. Melakukan identifikasi, pengukuran, pengendalian 2. Identifying, measuring, and controlling Compliance Risk
terhadap Risiko Kepatuhan dengan mengacu pada in accordance with OJK regulations on risk management
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang mengatur for commercial banks, in coordination with the Risk
mengenai penerapan manajemen risiko bagi Bank Umum Management Work Unit.
dan berkoordinasi dengan Satunja Kerja Manajemen 3. Assessing and evaluating the effectiveness, adequacy,
Risiko; and appropriateness of the Bank’s policies, regulations,
3. Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan, dan systems, and procedures in line with applicable laws and
kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem maupun regulations, including:
prosedur yang dimiliki oleh Bank dengan ketentuan a. Reviewing new policies, regulations, systems, and
peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti: procedures.
a. Menilai rancangan kebijakan, ketentuan, system dan b. Taking the initiative to improve and refine policies,
prosedur baru; regulations, systems, and procedures based on
b. Berinisiatif untuk melakukan penyempuranaan information obtained.
kebijakan, ketentuan, system dan prosedur 4. Conducting reviews and/or recommending updates and
berdasarkan informasi yang diperoleh. improvements to the Bank’s policies, regulations, systems,
4. Melakukan kaji ulang dan/atau merekomendasikan and procedures to ensure compliance with OJK
pengkinian dan penyempurnaan kebijakan, ketentuan, regulations and applicable laws.
sistem maupun prosedur yang dimiliki oleh PT Bank
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) agar sesuai dengan
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
209 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 214
5. Melakukan upaya-upaya untuk memastikan bahwa 5. Making efforts to ensure that the Bank’s policies,
kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur, serta kegiatan regulations, systems, procedures, and business activities
usaha PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah comply with OJK regulations and other applicable laws.
sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
6. Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait dengan 6. Performing other tasks related to the Compliance
Fungsi Kepatuhan, antara lain: Function, including:
a. Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen a. Ensuring the Bank’s compliance with commitments
yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa keuangan, made to OJK, Bank Indonesia, and/or other authorized
Bank Indonesia dan/atau otoritas pengawas lain yang supervisory bodies.
berwenang. b. Conducting dissemination and training for all
b. Melakukan sosialisasi kepada seluruh karyawan employees on matters related to the compliance
mengenai hal-hal yang terkait dengan fungsi function, especially regarding applicable regulations,
kepatuhan terutama mengenai ketentuan, sistem dan systems, and procedures.
prosedur yang berlaku. c. Acting as a contact person for the Bank on compliance
c. Bertindak sebagai narahubung (contact person) untuk matters for both internal and external stakeholders.
permasalahan kepatuhan Bank bagi pihak internal
maupun eksternal.
Struktur Organisasi Direktorat Kepatuhan / Compliance Function Organizational Structure
Compliance
Director
Secretary
Compliance & System APU PPT & Regulatory Corporate
Customer Data Procedure PPPSPM Reporting Secretary &
Protection Planning
Compliance Director Compliance Director
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) memiliki Direktur PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) has a Director
yang membawahkan Fungsi Kepatuhan (Compliance overseeing the Compliance Function (Compliance Director).
Director). Penunjukan Direktur yang membawahkan Fungsi The appointment of this Director complies with applicable
Kepatuhan telah memenuhi persyaratan yang berlaku, yaitu requirements, being independent and not overseeing
independen dan tidak membawahi fungsi-fungsi yang tidak functions prohibited by regulations.
d ip e r k en an k an o le h ke te nt u a n y an g b er lak u.
Satuan Kerja Kepatuhan Compliance Work Unit
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) memiliki Satuan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) has an
Kerja Kepatuhan yang merupakan satuan kerja yang independent Compliance Work Unit, reporting directly to
independen dan bertanggung jawab langsung kepada the Compliance Director. This unit is responsible for the
Compliance Director. Satuan Kerja Kepatuhan bertanggung implementation of the Bank’s compliance function. In 2025,
jawab atas pelaksanaan fungsi kepatuhan PT Bank Multiarta the Compliance Work Unit updated the Compliance Function
Sentosa Tbk (Bank MAS). Satuan Kerja Kepatuhan pada Policy through Board of Directors’ Decree No.
Tahun 2025 telah memperbarui Kebijakan mengenai Fungsi 046/SK/DIR/062024, which covers compliance culture, the
Kepatuhan dan Satuan Kerja Kepatuhan melalui Surat compliance function, compliance risk management, and
Keputusan Direksi No. 046/SK/DIR/062024 yang mencakup reporting.
budaya kepatuhan, fungsi kepatuhan, pengelolaan risiko
kepatuhan dan pelaporan.
210 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 215
Terkait dengan tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Regarding the duties and responsibilities of the Compliance
Kepatuhan selama tahun 2025 telah melakukan di antaranya Unit during 2025, the following activities were carried out:
sebagai berikut: 1. Ensured that commitments to the Financial Services
1. Memastikan komitmen kepada Otoritas Jasa Keuangan, Authority (OJK) and other regulators were properly
d an re gula tor la innya t e lah d itin dak la njut i. followed up.
2. Melakukan kajian terhadap rancangan kebijakan, sistem 2. Reviewed draft policies, systems, procedures, and new
dan prosedur, produk/aktivitas baru dengan memberikan products/activities and provided compliance opinions. In
opini kepatuhan. Selama tahun 2025 terdapat 42 (empat 2025, a total of 42 compliance opinions were issued on
puluh dua) opini Kepatuhan atas rancangan kebijakan, draft policies, systems, and procedures, and 8 opinions
sistem dan prosedur, dan 8 (delapan) opini kepatuhan were issued related to new products/activities.
terkait penerbitan produk/aktivitas baru. 3. Conducted compliance testing on credit facility
3. Melakukan uji kepatuhan terhadap proposal fasilitas proposals—including new, additional, extended, and
kredit atas jumlah tertentu baik fasilitas baru, tambahan restructured facilities—resulting in 420 credit compliance
maupun perpanjangan dan restrukturisasi sebanyak 420 opinions.
(empat ratus dua puluh) opini kepatuhan kredit. 4. Distributed and socialized updates on new regulations
4. Selama tahun 2025 melalui email Satuan Kerja from OJK, Bank Indonesia, and other regulators via
Kepatuhan telah menyampaikan ketentuan atau email. In 2025, the Compliance Work Unit prepared 58
peraturan baru dari Otoritas Jasa Keuangan, Bank summaries, distributed them, and conducted socialization
Indonesia dan Regulator lainnya dengan membuat to management and relevant work units.
ringkasan sebanyak 58 (lima puluh delapan), 5. Conducted training and socialization as part of efforts to
mendistribusikan dan melakukan sosialisasi ketentuan build a compliance culture. In 2025, the Compliance
dimaksud kepada Manajemen dan unit kerja terkait. Work Unit delivered 12 online onboarding sessions for
5. Melakukan training/sosialisasi sebagai bagian dari upaya new employees and 3 sessions (face-to-face and online)
membangun budaya kepatuhan, Pada tahun 2025 Satuan on regulatory requirements to relevant employees. These
kerja Kepatuhan telah memberikan (dua belas) kali activities aimed to refresh and raise employee awareness
training/sosialisasi kepada karyawan baru (onboarding regarding compliance risks in their work.
new hire) secara online, dan 3 (tiga) kali sosialisasi 6. Monitored and reported on the opening, relocation, or
terkait ketentuan Regulator secara tatap muka dan online establishment of Branches and Sub-Branches.
kepada karyawan terkait. Hal ini dilakukan sebagai upaya 7. Monitored and reported on the implementation of new
untuk me-refresh dan menumbuhkan kesadaran products/activities.
karyawan terhadap risiko kepatuhan yang dapat terjadi 8. Monitored sanctions imposed by regulators.
dalam aktivitas pekerjaannya. 9. Ensured that financial ratios complied with applicable
6. Melakukan monitoring dan melaporan realisasi regulations, including indicators such as Minimum Capital
p em bu kaa n K a nto r Ca b a n g / Ka nt or C a b a n g Requirement (KPMM), Maximum Credit Provision
Pembantu/Pemindahan Alamat Kantor. (BMPK), Audit Opinion (KAP), Statutory Reserve
7. Melakukan monitoring dan melaporan realisasi penerbitan Requirement (GWM), Net Open Position (PDN), Loan
produk/aktivitas baru. Loss Provision (CKPN), and other requirements from
8. Melakukan pemantauan atas sanksi-sanksi dari OJK and other regulators relevant to the operations of
Regulator. PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS).
9. Memastikan rasio-rasio keuangan agar sesuai dengan
ketentuan yang berlaku dengan indikator KPMM, BMPK,
KAP, GWM, PDN, CKPN, ketentuan Otoritas Jasa
Keuangan dan ketentuan dari Regulator lainnya yang
terkait dengan usaha PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
(Bank MAS).
211 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 216
Kepatuhan terhadap Regulasi per 31 Desember 2025 / Regulatory Compliance as of December 31, 2025
Parameter Ketentuan Regulator Bank MAS Status
Parameter Regulatory Provision
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Minimal 9% s/d 10% 22.75% Sesuai Ketentuan
Minimum Required Capital Adequacy Minimal 9% - 10% 22.75% In Compliance
BMPK Pihak Terkait Maksimal 10% 5.53% Sesuai Ketentuan
Relevant Parties’ Legal Lending Limit (BMPK) Maximal 10% 5.53% In Compliance
Rasio NPL (Netto) Maksimal 5% 1.07% Sesuai Ketentuan
NPL Ratio (Netto) Maximal 5% 1.07% In Compliance
Giro Wajib Minimum (Rupiah) Minimal 9% 10.65% Sesuai ketentuan
Minimum Reserve Requirement (Rupiah) Minimal 9% 10.65% In Compliance
Giro Wajib Minimum (Valas) Minimal 4% 5.90% Sesuai Ketentuan
Minimum Reserve Requirement (Valas) Minimal 4% 5.90% In Compliance
Posisi Devisa Netto Maksimal 20% 0.31% Sesuai ketentuan
Net Open Position Maximal 20% 0.31% In Compliance
Indikator Kepatuhan Tahun 2025 Compliance Indicators in 2025:
1. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum/KPMM 1. The Minimum Capital Requirement (KPMM) ratio
(atas risiko kredit, risiko pasar dan operasional) adalah (covering credit, market, and operational risks) was
22.75% memenuhi ketentuan batas minimum regulator. 22.75%, meeting the regulatory minimum requirement.
2. Tidak ditemukan adanya pelanggaran maupun 2. No violations or exceedances were found regarding the
pelampauan terhadap ketentuan Batas Maksimum M a x i m u m C r e d i t P r o vi s i o n ( B M P K ) l i m i t s .
Pemberian Kredit (BMPK). 3. The Net Non-Performing Loan (NPL) ratio was 1.07%,
3. Net Non-Performing Loan (NPL) adalah 1.07%, within the maximum regulatory limit of 5%.
me men uhi ke ten tu an b atas m aksimu m 5% . 4. The Daily and Average Rupiah Statutory Reserve
4. Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah Harian dan rata- Requirement (GWM) was 10.65%, exceeding the
rata adalah 10,65% memenuhi ketentuan batas minimum minimum regulatory requirement of 9%.
9% 5. The Daily and Average Foreign Currency Statutory
5. Giro Wajib Minimum (GWM) Valuta Asing Harian dan Reserve Requirement (GWM) was 5.90%, exceeding
rata-rata adalah 5,90% memenuhi ketentuan batas the minimum regulatory requ irement of 4%.
minimum 4% 6. The Net Open Position (on- and off-balance sheet) was
6. Posisi Devisa Neto (on dan off balance sheet) adalah 0.31%, within the maximum limit of 20%.
0,31% memenuhi ketentuan batas maksimum 20%. 7. Audit follow-up commitments to regulators were met
7. Komitmen tindak lanjut audit kepada regulator dapat appropriately.
dipenuhi dengan baik.
Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Implementation of Anti-Money Laundering, Counter-
Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Terrorism Financing, and Prevention of Proliferation of
Proliferansi Senjata Pemusnah Massal (APU-PPT dan Weapons of Mass Destruction Financing Programs
PPPSPM) (APU-PPT & PPPSPM)
Sepanjang tahun 2025, Bank telah menerapkan dengan Throughout 2025, the Bank effectively implemented statutory
efektif ketentuan perundang-undangan mengenai anti requirements regarding anti-money laundering and the
pencucian yang dan pencegahan pendanaan teroris melalui: prevention of terrorism financing through the following
measures:
212 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 217
a. Direksi dan Dewan Komisaris telah melakukan a. The Board of Directors and Board of Commissioners
pengawasan aktif terhadap atas efektifitas dan kepatuhan actively supervised the effectiveness and compliance of
seluruh unit kerja terkait penerapan program APU PPT all relevant work units in implementing the APU-PPT &
dan PPPSPM yang ditunjukan dengan adanya PPPSPM programs. This oversight was evidenced
pembahasan-pembahasan terkait program APU PPT through discussions of APU-PPT & PPPSPM programs
dan PPPSPM dalam rapat Direksi dan Dewan Komisaris; in Board meetings.
b. Bank telah memiliki dan melakukan pengkinian Pedoman b. The Bank has established and updated the AML, Counter-
APU-PPT dan PPPSPM, sesuai ketentuan yang berlaku, Terrorism Financing, and Proliferation Financing
termasuk namun tidak terbatas pada pelaksanaan CDD Prevention (APU-PPT & PPPSPM) Guidelines in
dan EDD terh adap n asabah-nasabah Bank, accordance with the applicable regulations, including but
penyampaian laporan mandatori terkait APU PPT dan not limited to the implementation of Customer Due
PPPSPM secara tepat waktu kepada regulator terkait Diligence (CDD) and Enhanced Due Diligence (EDD)
dan pelaksanaan monitoring transaksi; on the Bank’s customers, timely submission of mandatory
c. Bank telah memiliki Unit Kerja Khusus yang menangani reports related to APU-PPT & PPPSPM to the relevant
fungsi APU PPT dan PPPSPM di Kantor Pusat dan regulators, and transaction monitoring activities.
Satuan Kerja Audit Internal yang bertugas memantau c. The Bank established a Dedicated Work Unit handling
risiko APU PPT dan PPPSPM. Bank telah melakukan APU-PPT & PPPSPM functions at the Head Office,
pemeriksaan (audit) terhadap penerapan program APU supported by the Internal Audit Work Unit (SKAI)
PPT dan PPPSPM secara rutin oleh SKAI, baik di Kantor responsible for monitoring related risks. Regular audits
Pusat maupun Kantor Cabang/Kantor Cabang Pembantu; of the APU-PPT & PPPSPM program were conducted
d. Bank telah memiliki sistem AML (sistem APU PPT & at both the Head Office and Branch/Sub-Branch offices.
PPPSPM) yang digunakan untuk monitoring transaksi d. The Bank implemented an AML system (APU-PPT &
nasabah dengan tujuan memastikan transaksi nasabah PPPSPM system) to monitor client transactions and
sesuai dengan profilnya. Parameter alert pada sistem ensure consistency with client profiles. Alert parameters
AML telah dilakukan review setiap 6 (enam) bulan. in the AML system were reviewed every six months. The
Sistem AML juga digunakan juga untuk melakukan system also facilitated mandatory regulatory reporting.
pelaporan-pelaporan wajib ke Regulator; e. The Bank conducted regular APU-PPT & PPPSPM
e. Bank telah melakukan pelatihan APU PPT dan PPPSPM training for all employees and applied a Know Your
secara berkala kepada seluruh karyawan dan Employee (KYE) process in recruiting new staff.
menerapkan proses KYE dalam penerimaan calon
karyawan
Pelaporan APU PPT & PPPSPM Reporting on APU PPT & PPPSPM
1. Pe la poran Kepada Ot oritas Ja sa Keua ngan 1. Reporting to the Financial Services Authority (OJK)
a. Bank telah melakukan pengkinian Pedoman APU- a. The Bank has updated the APU-PPT and PPPSPM
PPT dan PPPSPM yaitu Surat Keputusan Direksi No. Guidelines through Board of Directors Decree No.
031/SK/DIR/032025 tanggal 19 Maret 2025 tentang 031/SK/DIR/032025 dated March 19, 2025, regarding
Pedoman APU-PPT dan PPPSPM, sesuai ketentuan the APU-PPT and PPPSPM Guidelines, in accordance
yang berlaku dan telah dilaporkan ke OJK. with applicable regulations, and has reported this to
b. Bank telah melakukan dan melaporkan realisasi OJK.
pengkinian data tahun 2025 dan melaporkan rencana b. The Bank has carried out and reported the realization
pengkinian data tahun 2026. of the 2025 data update and has reported the planned
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah data updates for 2026.
melakukan pengkinian data nasabah secara maksimal PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) has
dan berkesinambungan dengan memprioritaskan conducted customer data updates extensively and
untuk nasabah yang masih aktif. Pengkinian dilakukan continuously, prioritizing active customers. Updates
dengan beberapa cara seperti menghubungi nasabah are performed in several ways, such as contacting
melalui telepon, pada saat nasabah datang ke Bank, customers by phone, during customer visits to the
berkoordinasi dengan Marketing, untuk memastikan Bank, or coordinating with Marketing, to ensure
apakah data-data nasabah yang ada pada PT Bank whether the customer data held by PT Bank Multiarta
213 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 218
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)ih sesuai atau Sentosa Tbk (Bank MAS) is accurate or requires
t erda pat pe ru ba han d an p e rl u d ikini ka n. updating. Branches/sub-branches document the results
Cabang/Capem mendokumentasikan hasil konfirmasi of customer confirmations. Updates are also performed
nasabah. Pengkinian juga dilakukan terhadap profil on customer risk profiles, where the Bank uses the
risiko nasabah dimana Bank menggunakan Aplikasi PEP – PPATK Application to identify customers
PEP – PPATK untuk mengidentifikasikan nasabah categorized as PEPs, conduct the EDD process, and
yang masuk dalam kategori PEP dan melakukan classify customers as high-risk.
proses EDD serta mengkategorikan nasabah sebagai c. The 2025 Individual Risk Assessment (IRA) report has
nasabah berisiko tinggi. been submitted to OJK. The Individual Risk
c. Laporan Individual Risk Assessment (IRA) Tahun Assessment (IRA) is an assessment of individual risk
2025 telah disampaikan ke OJK. Individual Risk within the APU PPT & PPPSPM framework, designed
Assessment (IRA) adalah penilaian risiko individu to identify, measure, and mitigate ML/TF & other risks
dalam kerangka kerja APU PPT &PPPSPM yang bank-wide. The assessment components include
disusun untuk mengidentifikasi, mengukur dan analysis of four main risk factors: customer risk,
memitigasi risiko TPPU,TPPT & secara bankwide. geographic region, product/service, and distribution
Komponen Penilaian mencakup analisis 4 faktor risiko network. Risk assessments are conducted annually,
utama yaitu risiko nasabah, wilayah geografis, and results are submitted to OJK no later than the
produk/jasa, dan jaringan distribusi. Penilaian risiko end of June of the current year. The overall final risk
dilaksanakan secara berkala setiap tahun dan hasilnya level of ML/TF and PPPSPM for PT Bank Multiarta
disampaikan ke OJK paling lambat pada akhir Juni Sentosa Tbk in 2025 is low risk.
tahun berjalan. Tingkat Akhir Risiko TPPU, TPPT, dan d. Data matching is also routinely performed for DTTOT,
PPPSPM keseluruhan PT Bank Multiarta Sentosa DPPSPM, and online gambling data, with results
Tbk Tahun 2025 adalah risiko rendah. showing no customer data matching the DTTOT and
d. Pemadanan data juga dilakukan secara rutin baik DPPSPM lists. However, four (4) customers were
untuk data DTTOT, DPPSPM dan data Judi online found to have name and personal data similar to
dengan hasil tidak ditemukan adanya data nasabah online gambling data, and these customers were
yang masuk dalam list DTTOT dan DPPSPM, namun processed in accordance with applicable regulations.
terdapat 4 (empat) nasabah yang memiliki persaman e. Structured APU PPT and PPPSPM reports, including
nama dan data diri dengan data judi online dan PEP and Prima Customers,
keempat nasabah tersebut telah diproses sesuai Product/Activity/Distribution Network, and Customer
dengan ketentuan yang berlaku. Composition based on Risk, have been submitted via
e. Laporan terstruktur APU PPT dan PPPSPM berupa the OJK APOLO online application.
fo r m nasa bah PE P dan Nasa bah Prim a,
Produk/Aktivitas/Jaringan Distribusi dan Komposisi
Nasabah berdasarkan Risiko telah dilakukan ke
aplikasi online OJK APOLO.
Pelaporan Kepada PPATK Reporting to PPATK
a. Selama tahun 2025 PT Bank Multiarta Sentosa Tbk a. During 2025, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
(Bank MAS) telah menyampaikan laporan kepada PPATK MAS) submitted reports to PPATK online via the GoAML
secara online melalui Aplikasi GoAML – PPATK sesuai – PPATK Application in accordance with applicable
dengan ketentuan yang berlaku, sebagai berikut: regulations, as follows:
214 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 219
Aktivitas Jumlah Laporan
Activity Report Total
Laporan Transaksi Keuangan Tunai (LTKT) - Kas Keluar (Debit/Tarik Tunai) 980
Cash Transaction Report (CTR) – Cash Outflow (Debit/Cash Withdrawal)
Laporan Transaski Keuangan Tunai (LTKT) - Kas Masuk (Kredit/Setor Tunai) 3.664
Cash Transaction Report (CTR) – Cash Inflow (Credit/Cash Deposit)
Laporan Transaksi dari dan ke Luar Negeri (LTKL) - Incoming Bank 985
Cross-Border Transaction Report (CBTR) – Incoming Transactions
Laporan Transaksi dari dan ke Luar Negeri (LTKL) - Outgoing Bank 10.125
Cross-Border Transaction Report (CBTR) – Outgoing Transactions
Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM)* 99
Suspicious Financial Transaction Report (SFTR)*
Laporan Aktivitas Mencurigakan (LAM)* 1
Suspicious Activity Report (SAR)*
Penyampaian Data Transaksi Permintaan PPATK (PDTP) 22
Submission of Transaction Data on Request by PPATK
Keterangan: TPA (Tindak Pidana Asal) Description: TPA (Premises of Premises)
a) Indikasi tindak pidana lain yang diancam pidana 4 tahun a) Indication of other crimes punishable by a 4-year prison
b) Penipuan dibidang Perbankan sentence
c) Dibidang Perpajakan b) Banking Fraud
c) Taxation
b. Laporan nasabah baru melalui Sistem Informasi Jasa b. New customer reports through the Integrated Services
Terpadu (SIPESAT) tahun 2025 sebagai berikut: Information System (SIPESAT) in 2025 are as follows:
Triwulan (Tahun 2025) Individu Korporasi Total Laporan (CIF)
Quarter (Year 2025) Individual Corporate Total of Report (CIF)
I 11.907 85 11.992
II 14.575 60 14.735
III 19.158 62 19.220
IV 15.662 70 15.732
c. Pemadanan data juga telah dilakukan secara rutin untuk c. Data matching has also been conducted routinely for
data SIPENDAR dengan hasil tidak ditemukan adanya SIPENDAR data, with the result that no customer data
data nasabah yang masuk dalam list SIPENDAR was found to be included in the SIPENDAR list.
Permintaan Informasi dan/atau Blokir Pajak dan Bea Requests for Information and/or Blocking from Tax and
Cukai Customs
Selama tahun 2025 terdapat permintaan Informasi dan/atau During 2025, there were the following requests for Information
Blokir dari Pajak dan Bea Cukai sebagai berikut: and/or Blocking from Tax and Customs:
Keterangan Tahun 2025 /Year 2025
Remarks Pajak /Tax Bea Cukai /Customs
Permintaan Informasi Rekening Koran 48 nasabah / 126 nama yang diminta Nihil
Request for Account Statement Information 48 customers / 126 names requested Nil
Permintaan Pemblokiran Rekening 1 nasabah / 24 nama yang diminta 2
Request for Account Blocking 1 customer / 24 names requested 2
215 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 220
Financial Integrity Rating on Money Laundering and Financial Integrity Rating on Money Laundering and
Terorismn Financing (FIR on ML/FT) Terrorism Financing (FIR on ML/TF)
Financial Integrity Rating on Money Laundering and The Financial Integrity Rating on Money Laundering and
Terrorism Financing (FIR on ML/TF) merupakan penilaian Terrorism Financing (FIR on ML/TF) is an assessment of
terhadap integritas dan efektifitas Pihak Pelapor, baik dari the integrity and effectiveness of Reporting Parties, whether
kelompok Penyedia Jasa Keuangan (PJK) Bank maupun from the Financial Service Providers (FSP) group – Banks
Non Bank dan dari Penyedia Barang dan Jasa (PBJ) dalam or Non-Banks – or from Goods and Services Providers
menjalankan Program APU, PPT dan PPPSPM, khususnya (GSP), in implementing the Anti-Money Laundering (APU),
dari aspek kinerja pelaporan APU, PPT dan PPPSPM. Counter-Terrorism Financing (PPT), and Prevention of
Pengukuran nilai FIR on ML/TF dilakukan terhadap 3 Proliferation of Weapons of Mass Destruction Financing
Dimensi: (PPPSPM) programs, particularly from the perspective of
• Dimensi 1 (bobot 25%) untuk mengukur tingkat komitmen APU, PPT, and PPPSPM reporting performance.
Pihak Pelapor The FIR on ML/TF score is measured across three
• Dimensi 2 (bobot15%) untuk mengukur tingkat dimensions:
implementasi tata kelola pelaporan APU, PPT dan • Dimension 1 (weight 25%): Measures the level of
PPPSPM commitment of the Reporting Party.
• Dimensi 3 (bobot 60%) untuk mengukur tingkat kepatuhan • Dimension 2 (weight 15%): Measures the level of
Pihak Pelapor terhadap kewajiban pelaporan APU, PPT implementation of governance in APU, PPT, and PPPSPM
dan PPPSPM dan kualitas laporan. reporting.
• Dimension 3 (weight 60%): Measures the Reporting
Party’s compliance with mandatory reporting obligations
for APU, PPT, and PPPSPM, and the quality of reports
submitted.
Nilai FIR on ML/TF PT BANK MULTIARTA SENTOSA (KBMI The FIR on ML/TF score for PT Bank Multiarta Sentosa
1) mencapai 9.34 (kategori Sangat Baik) (KBMI 1) reached 9.34, categorized as Very Good.
Pelatihan APU PPT dan PPPSPM APU PPT & PPPSPM Training
Untuk meningkatkan pengetahuan akan APU-PPT dan To enhance knowledge of APU-PPT and PPPSPM, PT
PPPSPM, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) regularly conducts
senantiasa melakukan pelatihan APU-PPT dan PPPSPM training for new employees (on-the-job training) and refresher
untuk karyawan baru (on the job training) dan melakukan training for all employees.
refreshment untuk seluruh karyawan.
Bagian APUPPT&PPPSPM telah melakukan pelatihan The APU-PPT & PPPSPM Division conducted training in
APUPPT&PPPSPM Tahun 2025 dengan peserta karyawan 2025 for bank employees, including front-liners, using e-
Bank termasuk pegawai front liner dengan metode training Learning methods. A total of 1,199 employees participated
menggunakan e-Learning. Total karyawan yang mengikuti in this training.
pelatihan APUPPT&PPPSPM adalah sebanyak 1.199 (seribu
seratus sembilan puluh sembilan) orang.
Selain itu, Bagian APUPPT&PPPSPM juga telah In addition, the division also provided online APU-PPT &
memberikan training APUPPT&PPPSPM untuk karyawan PPPSPM training for Financial Ad visors (FA).
Financial Advisor (FA) secara online.
Jumlah pegawai dan Sertifikasi Profesi Number of Employees and Professional Certification
Jumlah pegawai Direktorat Compliance per 31 Desember The number of employees of the Compliance Work Units
2025 sebanyak 21 (dua puluh satu) orang, dengan rincian as of December 31, 2025 was 21 (twenty one) persons with
sebagai berikut: the details as follows:
216 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 221
Direktorat Kepatuhan Sertifikat yang Dimiliki
Compliance Directorate Certificate Held
Bagian Compliance & Customer Data Protection
/ Compliance & Customer Data Protection Department
1 Orang Kepala Bagian / 1 Departement Head SMR Jenjang Kualifikasi 6 /SMR Level 6
1 Orang Lead / 1 Lead SMR Jenjang Kualifikasi 6 /SMR Level 6
1 Orang Officer / 1 Officer -
1 Orang Staff / 1 Staf -
Bagian APU-PPT & PPPSPM / APU-PPT & PPPSPM Department
1 Orang Department Head / 1 Departement Head SMR Jenjang Kualifikasi 6 /SMR Level 6
1 Orang Lead / 1 Lead SMR Jenjang Kualifikasi 6 /SMRLevel 6
2 Orang Officer / 2 Officers SMR Jenjang Kualifikasi 5 /SMRLevel 5
Bagian System Prosedur / System Procedur Departement
1 Orang Department Head / 1 Departement Head SMR Jenjang Kualifikasi 6 /SMR Level 6
1 Orang Officer / 1 Officer SMR Jenjang Kualifikasi 5 /SMRLevel 5
1 Orang Officer / 1 Officer SMR Jenjang Kualifikasi 4 /SMR Level 4
Bagian Regulatory Reporting / Regulatory Reporting Department
1 Orang Lead / 1 Lead SMR Jenjang Kualifikasi 4 /SMR Level 4
2 Orang Officer / 2 Officers SMR Jenjang Kualifikasi 5 /SMR Level 5
4 Orang Officer / 4 Officers SMR Jenjang Kualifikasi 4 /SMR Level 4
Bagian Corporate Secretary & Planning
/ Corporate Secretary & Planning Departement
1 Orang Department Head / 1 Departement Head
SMR Jenjang Kualifikasi 6 /SMR Level 6
2 Orang Officer / 2 Officers
-
AUDIT INTERNAL INTERNAL AUDIT
Audit Intern sebagai bagian dari komponen utama sistem Internal Audit, as a key component of the Bank’s internal
pengendalian intern Bank melaksanakan fungsinya dengan control system, performs its function based on OJK
berpedoman pada Peraturan OJK dan Standar Profesional regulations and the Global Internal Audit Standards (GIAS)
Audit Intern (Global Internal Audit Standards - GIAS) yang set by the Institute of Internal Audit ors (IIA).
ditetapkan oleh Institute of Internal Auditors (IIA). Internal Audit provides independent and objective assurance
Dalam mencapai tujuannya, Audit Intern memberikan jasa and advisory services, delivering insights and foresights
asurans dan advisori yang independen dan objektif, that add value and enhance operational performance. The
memberikan insight dan foresight yang mendatangkan nilai function is carried out systematically and disciplined to
tambah dan meningkatkan operasional. Fungsi Audit Intern evaluate and improve the effectiveness of governance, risk
dilakukan melalui pendekatan yang sistematis dan disiplin management, and control processes. Internal Audit works
untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas dari tata closely with other control units, such as Risk Management,
kelola, management risiko dan proses pengendalian. Audit Legal, Compliance, and other units providing assurance
Intern bekerja sama erat dengan unit kerja lain yang over key processes, risks, and controls, emphasizing the
melakukan fungsi pengendalian lain seperti unit Manajemen effectiveness of the control functions.
Risiko, Hukum, Kepatuhan dan unit-unit lainnya yang
memberikan asurans atas proses kunci, risiko dan
pengendalian Bank dengan mengedepankan efektivitas
fungsi pengendalian.
Piagam Audit Intern Internal Audit Charter
Dalam rangka mendukung dan melindungi aktivitas bisnis To support and safeguard business activities in line with
sesuai dengan visi dan misi PT Bank Multiarta Sentosa the vision and mission of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk,
Tbk, dan untuk memberikan petunjuk yang jelas atas fungsi and to provide clear guidance for an independent and
Audit Intern yang independen dan objektif, Piagam Audit objective Internal Audit function, an Internal Audit Charter
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah dibentuk. has been established. This charter ensures that the Internal
Piagam ini memastikan agar fungsi Audit Intern memiliki Audit function has the necessary authority, competent
kewenangan yang diperlukan, sumber daya yang kompeten, resources, and adequate access to information to operate
217 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 222
dan akses yang memadai terhadap informasi, sehingga effectively. The Internal Audit Charter is based on:
fungsi tersebut dapat dijalankan secara efektif. a. OJK Regulation No. 1/POJK.03/2019 on the
Piagam Audit Intern disusun berdasarkan: Implementation of Internal Audit Functions in Commercial
a. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.03/2019 Banks.
tentang Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum. b. OJK Regulation No. 56/POJK.04/2015 on the
b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 56/POJK.04/2015 Establishment and Guidelines for Preparing an Internal
tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Audit Charter.
Piagam Audit Intern. c. Global Internal Audit Standards (GIAS) issued by the
c. Standar Profesional Audit Intern dalam bentuk Global Institute of Internal Auditors.
Internal Audit Standards dari the Institute of Internal
Auditors.
Kedudukan, Struktur dan Profil Kepala Divisi Internal Position, Structure, and Profile of the Head of Internal
Audit Audit Division
Audit Intern PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) The Internal Audit of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
memelihara independensi, objektivitas, dan profesionalitas MAS) maintains independence, objectivity, and
dalam melakukan tugasnya. Independensi, objektivitas, professionalism in carrying out its duties. These principles
dan profesionalitas tersebut antara lain diwujudkan melalui are ensured through the Internal Audit’s position, which
kedudukan Audit Intern yang bertanggung jawab secara reports directly to the President Director and functionally to
langsung kepada Direktur Utama dan secara fungsional the Board of Commissioners via the Audit Committee.
kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit.
Kepala Divisi Internal Audit diangkat dan diberhentikan oleh The Head of the Internal Audit Division is appointed and
Direktur Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris dismissed by the President Director with the approval of
dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit. the Board of Commissioners, considering recommendations
Pengangkatan dan pemberhentian Kepala Divisi Internal from the Audit Committee. The appointment and dismissal
Audit dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan disertai of the Head of Internal Audit are reported to the Financial
d e n ga n a l a s a n p e ng a ng k at a n /p e mb e r h en t i an . Services Authority (OJK) along with the rationale for the
decision.
Kepala Divisi Internal Audit PT Bank Multiarta Sentosa Tbk The Head of Internal Audit at PT Bank Multiarta Sentosa
(Bank MAS) dijabat oleh saudara Danang Widyastoto Tbk (Bank MAS) is Danang Widyastoto, appointed under
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Board of Directors Decree No. 328/MAS/HR2/092024 dated
No.328/MAS/HR2/092024 tertanggal 20 September 2024 20 September 2024, and reported to OJK through Letter
dan telah disampaikan kepada OJK melalui Surat No. No. 293/B/DIR/MAS/092024.
293/B/DIR/MAS/092024.
Danang Widyastoto adalah Warga Negara Indonesia, 38 Profile of Danang Widyastoto: Indonesian citizen, 38 years
tahun, menyelesaikan pendidikannya serta memperoleh old, graduated with a Bachelor of Accounting degree from
gelar Sarjana Akuntansi Pada Fakultas Ekonomi Universitas the Faculty of Economics, University of Indonesia in 2008.
Indonesia pada tahun 2008.
Pengalaman Kerja Kepala Divisi Internal Audit /Head of Internal Audit Division Work Experiences:
Tahun / Year Jabatan - Perusahaan / Position - Company
2008-2013 Auditor, Bank CIMB Niaga
2013 Senior Manager Branch & Network Audit, Bank Commonwealth
2014-2019 Country Audit Manager, Standard Chartered Bank
2019-2024 Head Business & Support Audit, Bank Commonwealth
2024-Sekarang Internal Audit Division Head, Bank Multiarta Sentosa
218 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 223
Pelatihan dan/atau Peningkatan Kompetensi Kepala Training and/or Competency Development of the Head
Divisi Internal Audit of Internal Audit Division:
Untuk Menunjang pelaksanaan tugas dan peningkatan To support the execution of duties and enhance competency,
kompetensi, sepanjang tahun 2025 Kepala Divisi Internal throughout 2025, the Head of the Internal Audit Division
Audit telah mengikuti pelatihan dan/atau peningkatan has participated in the following training and/or competency
kompetensi sebagai berikut: development programs:
Judul Pelatihan /Training Topics Penyelenggara /Organizer Tempat & Waktu /Time & Date
Pelatihan Growth Mindset PT Akselerasi Indonesia Sofyan Hotel Tebet Jan'25
Pengiriman Informasi dan Data Perusahaan External Online May'25
Pengiriman Informasi dan Data Perusahaan OJK Institute Online Jun'25
Empowering the GRC Ecosystem to Drive Economic OJK Institute Online Aug'25
Growth and National Resilience
Folder Management Internal Online Aug'25
2025 Social Engineering Red Flags External Online Aug'25
eLearning APU PPT PPPSPM Internal Online Aug'25
Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru: Strategi OJK Institute Online Sep'25
Identifikasi, Mitigasi, dan Penegakan Hukum
Anti Fraud dan Whistleblower Internal Online Sep'25
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 Maisa Mitra Edukasi Perbanas Nov'25
Struktur Organisasi / Organization Structure
Board of
Commissioners
Audit
Committee
President
Director
Internal Audit
Head Office &
Branch Audit
IT Audit
Quality Assurance
& Methodology
Internal Control
Audit Intern memiliki sumber daya yang memadai sehingga The Internal Audit function has adequate resources, enabling
mampu menyelesaikan tugasnya secara efektif. Dalam it to carry out its duties effectively. Within the organizational
struktur organisasi, Audit Intern dikepalai oleh seorang structure, Internal Audit is headed by the Head of the Internal
Kepala Divisi Internal Audit, dan membawahi Audit Kantor Audit Division, overseeing the Central & Branch Office Audit,
Pusat & Cabang, Audit IT, Quality Assurance & Methodology IT Audit, Quality Assurance & Methodology, and Internal
dan Internal Control. Control.
219 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 224
Tugas, Tanggung Jawab, Wewenang dan Kode Etik Duties, Responsibilities, Authority, and Code of Ethics
Audit Intern bertugas membantu Direktur Utama dan Dewan The Internal Audit function assists the President Director
Komisaris dengan menjabarkan secara operasional and Board of Commissioners by operationalizing the
perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan atas hasil planning, execution, and monitoring of audit results. It
audit. Audit Intern memberikan pandangan dengan membuat provides insights through analysis and research in finance,
analisis dan penelitian dibidang keuangan, akuntansi,
accounting, operations, and other activities via on-site audits
operasional dan kegiatan lainnya melalui pemeriksaan
and off-site monitoring, identifying opportunities to improve
secara on-site dan pemantauan secara off-site,
efficiency and resource utilization, and offering objective
mengidentifikasi segala kemungkinan untuk memperbaiki
dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan recommendations and information to all management levels.
dana, serta memberikan saran perbaikan dan informasi
yang obyektif tentang kegiatan yang direview kepada semua
tingkatan Manajemen.
Tanggung jawab Audit Intern: Responsibilities of Internal Audit include:
1. Menyusun dan melaksanakan Rencana Kerja Tahunan 1. Preparing and implementing the Annual Internal Audit
Audit Intern serta alokasi anggaran pelaksanaan fungsi Work Plan and allocating the audit function budget.
Audit Intern. Rencana Kerja Tahunan Audit Intern serta The Work Plan and budget are approved by the
alokasi anggaran disetujui oleh Presiden Direktur dan
President Director and Board of Commissioners with
Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan
Audit Committee recommendations.
rekomendasi Komite Audit.
2. Ensuring Internal Audit functions comply with Global
2. Memastikan pelaksanaan fungsi Audit Internal sesuai
dengan Global Internal Audit Standards (GIAS) dan Kode Internal Audit Standards (GIAS) and the Internal Audit
Etik Audit Intern. Code of Ethics.
3. Memastikan pelaksanaan audit intern sesuai dengan 3. Ensuring audits are conducted according to the
Rencana Kerja Tahunan Audit Intern yang telah disetujui, approved Annual Internal Audit Work Plan, including
termasuk melaksanakan penugasan khusus atas special assignments requested by the President Director
permintaan Direktur Utama dan Dewan Komisaris. or Board of Commissioners.
4. Mengalokasikan semua sumber daya, menentukan dan 4. Allocating all resources, determining and scheduling
menyusun jadwal audit, dan memilih objek yang akan audits, and selecting audit objects.
diaudit 5. Continuously developing audit methodologies to
5. M e n g e m b a n g k a n m e t o d o l o g i a u d i t s e c a r a
enhance efficiency and effectiveness.
berkesinambungan untuk meningkatkan efisiensi dan
6. Applying knowledge, skills, and competencies
efektivitas kinerja Audit Intern.
individually or collegially in line with business
6. Menggunakan pengetahuan, keterampilan, dan
kompetensi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan fungsi development and bank complexity.
audit intern terhadap Bank secara menyeluruh, yang 7. M ainta ining co nfid entia lity of a ll co mpan y
dimiliki baik secara individu maupun secara kolegial information/data obtained during audit duties and not
sesuai dengan perkembangan kegiatan usaha dan disclosing it without proper authority, except according
kompleksitas Bank. to the Bank’s policies regarding external information
7. Audit Intern harus menjaga kerahasiaan informasi sharing.
dan/atau data perusahaan terkait dengan pelaksanaan 8. Periodically reviewing and updating the Internal Audit
tugas dan tanggung jawab yang diterima dan tidak Charter.
berwenang mengungkapkannya tanpa kewenangan yang 9. Reporting monitoring results of follow-up actions on
jelas, kecuali sesuai Kebijakan Bank terkait pemberian
significant findings to the President Director and Board
inf orma si/d a ta /d okum en kepa da p ihak l ua r.
of Commissioners, with copies to the Audit Committee
8. Menyusun dan mengkaji Piagam Audit Intern secara
and Compliance Director.
periodik.
9. Melaporkan hasil pemantauan tindak lanjut perbaikan
atas temuan yang signifikan kepada Direksi dan Dewan
Komisaris, dengan tembusan kepada Komite Audit dan
Direktur Kepatuhan.
220 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 225
10. Memastikan dalam hal terdapat penggunaan jasa pihak 10. Ensuring that the use of external parties for temporary
eksternal untuk aktivitas Audito Intern bersifat sementara or specialized audit activities does not affect the
dan memerlukan keahlian khusus, tidak mempengaruhi independence and objectivity of Internal Audit, and
independensi dan objektivitas fungsi Audit Intern serta adheres to the Bank’s Internal Audit Charter. Procedures
mematuhi Piagam Audit Intern Bank. Mekanisme for using external parties are separately regulated in
penggunaan pihak eksternal diatur terpisah di Pedoman the Internal Audit Guidelines.
Audit Intern.
Audit Intern diberikan wewenang agar dapat dan mampu The Internal Audit function is granted authority to effectively
me laksanak a n tug asnya secara ef ektif un tuk : carry out its duties to:
1. Mengakses seluruh informasi yang relevan tentang 1. Access all relevant information about the Bank related
Bank terkait dengan tugas dan fungsi Audit Intern to the duties and functions of Internal Audit, including
termasuk melakukan inspeksi terhadap nasabah atau conducting on-site inspections of clients or third parties
pihak ketiga (on-site inspection) dalam rangka to verify the accuracy of audited data or validate audit
memastikan kebenaran data yang diaudit atau untuk findings.
memverifikasi data temuan audit. 2. Communicate directly with the Board of Directors, Board
2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi, o f C om mi ssio ne r s, a nd Au di t Co m m it t e e .
Dewan Komisaris dan Komite Audit. 3. Hold regular and ad-hoc meetings with the Board of
3. Menyelenggarakan rapat secara berkala dan insidentil Directors, Board of Commissioners, and Audit
dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit. Committee.
4. Melakukan koordinasi kegiatan audit dengan auditor 4. Coordinate audit activities with external auditors.
ekstern. 5. Attend strategic meetings as an observer without voting
5. Mengikuti rapat yang bersifat strategis dengan peran rights.
sebagai observer dan tanpa hak suara. 6. Allocate resources, set and schedule audits, select
6. Mengalokasikan semua sumber daya, menentukan audit objects (with or without notice to the auditee), and
dan menyusun jadwal audit, dan memilih objek yang determine audit frequency and scope.
akan diaudit (dengan atau tanpa pemberitahuan kepada
auditee), menetapkan frekuensi audit dan ruang lingkup
audit.
Kepala Divisi Internal Audit dan seluruh Auditor Intern harus The Head of Internal Audit and all Internal Auditors must
menaati Kode Etik PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank adhere to the Code of Ethics of PT Bank Multiarta Sentosa
MAS) dan Kode Etik Audit Audit Intern PT Bank Multiarta Tbk (Bank MAS) and the Internal Audit Code of Ethics
Sentosa Tbk (Bank MAS) yang dibentuk sesuai Peraturan established in accordance with OJK regulations and Global
OJK terkait dan Global Internal Audit Standards (GIAS). Internal Audit Standards (GIAS). The Internal Audit Code
Kode Etik Audit Intern PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank of Ethics includes:
MAS) sebagai berikut: 1. Integrity
1. Integritas Internal Auditors demonstrate integrity in performing their
Auditor Intern menunjukkan integritas dalam duties, building trust, and ensuring the reliability of their
pelaksanaan tugasnya. Integritas membangun rasa judgments. Integrity is reflected in:
kepercayaan dan memberikan keyakinan akan a. Being reliable, honest, and trustworthy
keandalan penilaian yang diberikan Auditor Intern. b. Avoiding conflicts of interest
Integritas tercermin dari tindakan: c. Complying with laws and ethical standards
a. Dapat diandalkan, jujur dan terpercaya
b. Menghindari benturan kepentingan
c. Taat hukum dan etis
221 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 226
2. Objektivitas 2. Objectivity
Auditor Intern memelihara sikap tidak memihak, tidak Internal Auditors maintain impartiality, balance,
bias, berimbang, objektif, dan mempertimbangkan objectivity, and consider all relevant facts when delivering
semua fakta relevan dalam memberikan jasa audit dan audit services and making decisions. Detailed
mengambil keputusan. Elaborasi lebih detail atas aspek elaboration of objectivity is provided in the Internal Audit
objektivitas dijelaskan dalam piagam audit intern . Charter. If objectivity cannot be achieved, the condition
Jika prinsip objektivitas tidak dapat dipenuhi, kondisi must be disclosed.
ini harus diungkapkan. 3. Confidentiality
3. Kerahasiaaan Internal Auditors maintain the confidentiality of
Auditor Intern menjaga kerahasiaan informasi dan/atau information and/or company data obtained during their
data perusahaan terkait dengan pelaksanaan tugas duties and responsibilities and may not disclose it
dan tanggung jawab yang diterima dan tidak berwenang without proper authorization, except as permitted by
mengungkapkannya, kecuali memperoleh persetujuan the Bank’s policy regarding external information sharing.
s e su a i Ke b ij aka n B a n k t er ka it pe m b e ri a n 4. Competence
informasi/data/dokumen kepada p iha k luar. Internal Auditors possess adequate competence by
4. Kompetensi applying the knowledge, skills, and experience required
Auditor Intern memiliki kompetensi yang memadai for audit activities and continuously improving their
dengan menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan professional knowledge, skills, and competencies
pengalaman yang diperlukan dalam melaksanakan through Continuous Professional Development and
kegiatan audit, serta meningkatkan pengetahuan, ongoing training.
keterampilan dan kompetensi melalui Pengembangan 5. Professional Due Care
Profesional Berkelanjutan dan pelatihan secara terus Internal Auditors exercise professional diligence and
menerus. skepticism in providing audit services.
5. Kecermatan Profesional
Audit Intern menerapkan kecermatan dan skeptisisme
prof esional dalam me mberikan jasa aud it .
Jumlah pegawai Audit Intern per tanggal 31 Desember 2025 sebanyak /The total number of Internal Audit personnel as
of 31 December 2025 is:
Audit Intern /Internal Auditor Sertifikat yang Dimiliki /Certificate Held
1 Orang Division Head /1 Division Head Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 /Risk Management Level 5 Certification
Certified Internal Auditor
Certified Anti Money Laundering Specialist
Certification in Risk Management Assurance
Head Office & Branch Audit
1Orang Department Head / 1Departement Head Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 /Risk Management Level 5 Certification
Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 & Audit Intern level auditor
3 Orang Officer /3 Officers /Risk Management Level 5 & Internal Audit Auditor Level Certification
8 Orang Officer /8 Officers Manajemen Risiko Jenjang 4 & sertifikasi audit intern level auditor
/Risk Management Level 4 & Internal Audit Auditor Level Certification
Sertifikasi Auditor Intern Jenjang Kualifikasi 4 /Internal Auditor Certification Level 4 Certification
IT Audit
1 Orang Information Technology Audit Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 /Risk Management Level 5 Certification
Department Head /1 Departement Head (4 Orang) Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 /(4 Persons) Risk Management Level 4
4 Orang Auditor IT /4 IT Auditors Certification
Quality Assurance & Methodology
1 Orang Officer /1 Officer (2 Orang) Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4/(2 persons) Risk Management Level 4
1 Orang Staf /1 Staff Certification
Internal Control
1 Orang Department Head /1 Departement Head Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 & Auditor Bank Level Supervisor /Risk Management
6 orang Koordinator /6 Coordinators Level 5 & Supervisor-Level Bank Auditor Certification
2 Orang Officer /2 Officers (25 Orang) Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 /(25 Persons) Management Risk Level 4
20 Orang Staff /20 Staff Certification
222 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 227
Pelaksanaan Kegiatan Audit Tahun 2025 Implementation of Audit Activities in 2025
Realisasi Audit Tahun 2025 telah terealisasi 100% sesuai The Audit activities for 2025 were fully realized (100%) in
dengan Rencana Kerja Audit yang telah memperoleh accordance with the Annual Audit Plan approved by the
persetujuan Direktur Utama dan Dewan Komisaris President Director and Board of Commissioners based on
berdasarkan rekomendasi Komite Audit. the recommendations of the Audit Committee.
Rencana Kerja Audit 2025
Audit TI
IT Audit 9 2025 Audit Work Plan
43
Penugasan 20
Assignments
Audit Cabang
Audit Unit Kerja Branch Office Audit
Work Unit Audit 14
Kebijakan dan Frekuensi Rapat dengan Direksi, Dewan Policies and Frequency of Meetings with the Board of
Komisaris, dan Komite Audit Directors, Board of Commissioners, and Audit
Selama tahun 2025, Audit Intern berpartisipasi sebagai Committee
peserta rapat ataupun menyampaikan presentasi dalam Throughout 2025, Internal Audit participated either as
rapat Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit dengan attendees or presenters in meetings with the Board of
frekuensi kehadiran sebagai berikut: Directors, Board of Commissioners, and Audit Committee,
with attendance frequency as follows:
Deskripsi Rapat Bersama Direksi Rapat Komite Audit & Dewan Komisaris
Description Meeting with the Board of Directors Audit Committee & Board of Commissioners Meeting
Frekuensi Kehadiran 30 7
Frequency of Attendance
Program Pengendalian Mutu dan Audit Eksternal Quality Control Program and External Audit
Audit Intern memiliki program Pengendalian Mutu yang Internal Audit has a Quality Control program designed to
dirancang untuk melakukan evaluasi atas kesesuaian evaluate the compliance of internal audit activities with
aktivitas audit intern dengan standar dan ketentuan yang established standards and regulations. Quality control
telah ditetapkan. Aktivitas Pengendalian Mutu dilaksanakan activities were conducted through:
melalui: 1. Internal Assessment – carried out periodically by Quality
1. Internal Assessment oleh Quality Assurance & Assurance & Methodology staff based on the annual
Methodology staf secara periodik berdasarkan rencana Quality Assurance work plan.
kerja Quality Assurance tahunan. 2. External Assessment – performed by an independent,
2. External Assessment yang dilakukan oleh Kantor Akuntan compe tent, and qualified Public Accounting
Publik/Konsultan yang independen, kompeten, dan Firm/Consultant. The most recent external assessment
berkualitas. External assessment terakhir dilakukan oleh was conducted by KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono,
KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan Retno, Palilingan & Rekan, covering the period from 1
& Rekan dengan periode data pemeriksaan 01 Juli 2020 July 2020 to 30 June 2024. The results were
sampai dengan 30 Juni 2024 dimana hasilnya telah communicated to Management, Audit Committee, and
dikomunikasikan kepada Manajemen, Komite Audit dan regulators. Overall, the external assessment concluded
regulator. Hasil external assessment secara umum that Internal Audit’s implementation complies with
menilai pelaksanaan Audit Intern sudah sesuai dengan regulatory requirements.
ketentuan regulator.
223 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 228
AUDIT EKSTERNAL/INDEPENDEN EXTERNAL/INDEPENDENT AUDIT
RUPS Tahunan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) The Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) of
yang dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2025 telah PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) held on 28
menyetujui dan memberikan wewenang dan kuasa kepada May 2025 approved and authorized the Board of
Dewan Komisaris untuk menetapkan dan menunjuk Kantor Commissioners to appoint a Public Accounting Firm (KAP)
Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik dalam rangka audit and/or Public Accountant to audit the Company’s Financial
Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2025 Statements for FY 2025, based on Audit Committee
berdasarkan rekomendasi Komite Audit untuk recommendations and OJK regulations regarding Public
persyaratannya sesuai dengan ketentuan dan peraturan Accounting Firms. Subsequently, the Board of Directors,
Otoritas Jasa Keuangan tentang Kantor Akuntan Publik based on the appointment letter from the Board of
dan/atau Akuntan Publik. Selanjutnya Direksi berdasarkan Commissioners, issued a Decree appointing KAP Paul
surat penunjukkan dari Dewan Komisaris, mengeluarkan Hadiwinata, Hidayat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan,
Surat Keputusan menunjuk Kantor Akuntan Publik Paul registered with OJK, to conduct an independent audit of
Hadiwinata, Hidayat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk’s financial statements as
yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk melakukan of 31 December 2025.
audit independen atas laporan keuangan PT Bank Multiarta
Sentosa Tbk (Bank MAS) Posisi 31 Desember 2025.
Jumlah Periode Akuntan & Kantor Akuntan Publik (KAP) Number of Periods for Accountants & Public Accounting
Selama periode tahun 2019 – 2025, Kantor Akuntan Publik Firms (KAP)
yang telah mengaudit laporan keuangan PT Bank Multiarta During the period 2019–2025, the Public Accounting Firms
Sentosa Tbk (Bank MAS) adalah sebagai berikut: that have audited the financial statements of PT Bank
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) are as follows:
Tahun Kantor Akuntan Publik Nama Akuntan Biaya Jasa (Fee) Sebelum Pajak
Year Public Accountant Office Accountant Name Fee Excludes Tax
2025 Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Ary Daniel Hartanto, S.E., Ak., M.Ak., CA, Rp500.000.000
Rekan CPA, SAS
2024 Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Ary Daniel Hartanto, S.E., Ak., M.Ak., CA, Rp450.000.000
Rekan CPA, SAS
2023 Paul Hadiwinata, Hidayat, Arsono, Retno, Palilingan & Frendy Susanto Rp400.000.000
Rekan
2022 Gani Sigiro & Handayani Andri, CPA Rp510.000.000
2021 Gani Sigiro & Handayani Andri, CPA Rp450.000.000
2020 Gani Sigiro & Handayani Andri, CPA Rp330.000.000
2019 Gani Sigiro & Handayani Tagor Sidik Sigiro, CPA Rp330.000.0000
Pelaksanaan audit yang dilakukan oleh Akuntan The audits conducted by the Public Accountant/Public
Publik/Kantor Akuntan Publik terhadap laporan keuangan Accounting Firm on the financial statements of PT Bank
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah dilakukan Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) were carried out
s e cara inde p e nde n, pr o fe siona l d an ob jekt if. indep ende ntly, profes siona lly, an d ob jectively.
Auditor secara independen melakukan pemeriksaan dan The auditors independently conducted examinations and
menyampaikan saran dan masukan perbaikan kepada provided recommendations and improvement suggestions
Manajemen PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) to the management of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
untuk ditindaklanjuti. Hasil Audit telah dikomunikasikan oleh MAS) for follow-up. The audit results were communicated
Akuntan Publik/Kantor Akuntan Publik baik kepada by the Public Accountant/Public Accounting Firm to the
Manajemen, Komite Audit dan Otoritas Jasa Keuangan. Management, Audit Committee, and the Financial Services
Authority (OJK).
224 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 229
MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT
Seiring dengan perkembangan saat ini, kegiatan usaha In line with current developments, the Bank’s business
Bank senantiasa dihadapkan pada risiko-risiko yang activities are constantly exposed to risks closely related to
berkaitan erat dengan fungsinya sebagai lembaga its function as a financial intermediation institution. Therefore,
intermediasi keuangan. Oleh karena itu, kegiatan operasional the Bank’s operational activities are managed properly to
Bank dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan kerugian prevent any losses to the Bank. Efforts to improve the quality
bagi Bank. Dalam upaya peningkatan kualitas penerapan of risk management implementation are aimed not only at
manajemen risiko dimaksud tidak hanya ditujukan bagi the interests of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)
kepentingan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) but also at the interests of its customers. By enhancing the
tetapi juga bagi kepentingan nasabah. Melalui peningkatan quality of risk management practices, PT Bank Multiarta
kualitas penerapan manajemen risiko PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) is expected to effectively measure
Sentosa Tbk (Bank MAS) diharapkan dapat mengukur dan and control the risks encountered in conducting its business
mengendalikan risiko yang dihadapi dalam melakukan activities.
kegiatan usahanya dengan baik.
Sistem Manajemen Risiko Risk Management System
Penerapan Manajemen Risiko secara efektif di PT Bank Effective Risk Management at PT Bank Multiarta Sentosa
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) dilakukan dengan Tbk (Bank MAS) is implemented with reference to risk
memperhatikan prinsip-prinsip manajemen risiko mencakup management principles, encompassing four pillars:
4 (empat) pilar yaitu:
1) Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi 1) Active Oversight by the Board of Commissioners
Dewan Komisaris dan Direksi memahami bahwa aktivitas and the Board of Directors
perbankan merupakan aktivitas yang penuh risiko sehingga The Board of Commissioners and the Board of Directors
penting bagi PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) understand that banking activities are inherently high-risk,
untuk menerapkan manajemen risiko secara komprehensif. making it essential for PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab atas MAS) to implement comprehensive risk management. The
efektivitas penerapan manajemen risiko di Bank dan Board of Commissioners and the Board of Directors are
memberikan arahan yang jelas, melakukan pengawasan responsible for the effectiveness of the Bank’s risk
dan mitigasi secara aktif serta mengembangkan budaya management implementation, providing clear guidance,
manajemen risiko di Bank. Peran aktif Dewan Komisaris actively supervising and mitigating risks, and fostering a
diwujudkan dalam bentuk pertanggungjawaban atas risk management culture within the Bank. The active role
efektivitas penerapan manajemen risiko melalui persetujuan of the Board of Commissioners is reflected in their
atas kebijakan dan strategi terkait manajemen risiko serta accountability for the effectiveness of risk management
peninjauan berkala untuk menyesuaikan kebijakan strategi implementation through approval of policies and strategies
Bank terhadap perubahan faktor-faktor yang dapat related to risk management, as well as periodic reviews to
me mpeng aru hi u sa ha Ba nk secara sig nifikan. adjust the Bank’s policies and strategies in response to
changes in factors that could significantly affect the Bank’s
business.
Peran aktif Direksi diwujudkan dalam penyusunan kebijakan, The active role of the Board of Directors is manifested in
strategi dan prosedur penerapan manajemen risiko dengan the formulation of policies, strategies, and procedures for
mempertimbangkan toleransi risiko dan dampaknya terhadap risk management implementation, taking into account risk
permodalan. Direksi senantiasa mengkomunikasikan tolerance and its impact on capital. The Board of Directors
kebijakan, strategi dan prosedur manajemen risiko kepada consistently communicates risk management policies,
seluruh satuan kerja terkait dan melakukan evaluasi berkala strategies, and procedures to all relevant work units and
terhadap penerapan kebijakan, strategi dan prosedur conducts periodic evaluations of their implementation. The
manajemen risiko tersebut, Direksi menyampaikan laporan Board of Directors reports periodically to the Board of
kepada Dewan Komisaris secara periodik. Commissioners.
225 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 230
2) Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan Limit 2) Adequacy of Policies, Procedures, and Limit Setting
Bank telah menetapkan kebijakan, prosedur dan limit-limit The Bank has established policies, procedures, and limits
berbagai aktivitas perbankan sesuai dengan strategis bisnis, for various banking activities in accordance with its business
risk appetite/risk tolerance, kemampuan permodalan dan strategy, risk appetite/risk tolerance, capital capacity, and
kompetensi sumber daya manusia yang dimiliki dengan human resource competencies, while still considering
tetap memperhatikan peluang bisnis yang ada. Kebijakan, existing business opportunities. Policies, procedures, and
prosedur dan penetapan limit ditetapkan secara jelas sejalan limit setting are clearly defined in line with the Bank’s vision,
dengan visi, misi, dan strategi bisnis Bank. Kebijakan dan mission, and business strategy. The Bank’s risk management
prosedur manajemen risiko Bank disusun dengan policies and procedures are developed taking into account,
memperhatikan antara lain jenis, kompleksitas kegiatan among other things, the types and complexity of business
usaha, profil risiko, tingkat risiko yang akan diambil, serta activities, risk profile, the level of risk to be taken, as well
peraturan yang ditetapkan Otoritas dan atau praktek as regulations set by the Authorities and/or sound banking
perbankan yang sehat. Selanjutnya kebijakan, prosedur practices. Furthermore, these policies, procedures, and
dan limit-limit tersebut dikomunikasikan kepada seluruh limits are communicated to all relevant work units and
satuan kerja terkait dan diimplementasikan secara konsisten implemented consistently to maintain the Bank’s risk
untuk menjaga tingkat risiko yang dihadapi Bank. Untuk exposure at an acceptable level. To ensure that these
memastikan bahwa kebijakan dan prosedur tersebut sesuai policies and procedures remain aligned with business
dengan perkembangan bisnis yang ada, maka evaluasi developments, evaluations are conducted periodically in
selalu dilakukan secara berkala sesuai dengan perubahan accordance with changes in conditions and potential risks.
kondisi serta potensi risikonya.
3) Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, 3) Adequacy of Risk Identification, Measurement,
Pemantauan dan Pengendalian Risiko serta Sistem Monitoring, and Control Processes, and Risk
Informasi Manajemen Risiko Management Information System
Identifikasi risiko bersifat proaktif, mencakup seluruh aktivitas Risk identification is proactive, covering all of the Bank’s
bisnis Bank dan dilakukan dalam rangka menganalisa business activities and conducted to analyze the sources
sumber dan kemungkinan timbulnya risiko serta dampaknya. and likelihood of risks as well as their potential impacts.
Bank melakukan pengukuran risiko sesuai dengan The Bank measures risks according to the characteristics
karakteristik dan kompleksitas kegiatan usaha. Dalam and complexity of its business activities. For monitoring risk
pemantauan terhadap hasil pengukuran risiko, Bank measurement results, the Bank establishes units that are
membentuk unit yang independen dari pihak yang independent from the transaction-executing parties to
melakukan transaksi untuk memantau risiko, serta oversee risks. Monitoring is also carried out to ensure
pemantauan juga dilakukan untuk memantau kepatuhan compliance with established limits. The Bank also develops
terhadap limit-limit yang telah ditetapkan. Bank juga a management information system tailored to the
mengembangkan sistem informasi manajemen yang characteristics, activities, and complexity of its business
disesuaikan dengan karakteristik, kegiatan, dan kompleksitas operations. This management information system is
kegiatan usaha Bank. Sistem informasi manajemen tersebut sufficiently capable of providing up-to-date and timely
cukup mampu memberikan informasi terkini dan tepat waktu information to the Board of Commissioners and the Board
bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk dapat mengambil of Directors, enabling them to make management decisions
keputusan manajemen secara tepat waktu dan sesuai in a timely manner and in accordance with business
kondisi bisnis. conditions.
226 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 231
4) Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh 4) Comprehensive Internal Control System
Bank memiliki sistem pengendalian internal yang cukup The Bank has an adequate internal control system to ensure
memadai untuk memastikan integritas, akurasi, dan the integrity, accuracy, and fairness of the risk management
kewajaran proses manajemen risiko. Melalui sistem process. Through this internal control system, the Bank
pengendalian internal, Bank memastikan efektivitas
ensures the effectiveness of risk management
penerapan manajemen risiko yang antara lain meliputi
implementation, which includes, among other things, the
kewajaran limit-limit aktivitas, kepatuhan pada kebijakan
appropriateness of activity limits, compliance with policies
dan prosedur, kelemahan dan permasalahan yang dihadapi
dan harus diselesaikan. Penerapan sistem pengendalian and procedures, and identification of weaknesses and
intern secara efektif dapat membantu dalam menjaga aset issues that must be addressed. Effective implementation
Bank, menjamin tersedianya pelaporan keuangan dan of the internal control system helps safeguard the Bank’s
manajerial yang dapat dipercaya, meningkatkan kepatuhan assets, ensures reliable financial and managerial reporting,
Bank terhadap ketentuan dan peraturan perundang- improves the Bank’s compliance with laws and regulations,
undangan, serta mengurangi risiko terjadinya kerugian, and reduces the risk of losses, irregularities, and violations.
penyimpangan dan pelanggaran.
Direksi memastikan bahwa pengendalian internal dilakukan The Board of Directors ensures that internal control is
oleh pihak yang independen dan memiliki kompetensi yang conducted by independent parties with adequate
memadai. competence.
Risiko-risiko yang melekat pada PT Bank Multiarta Sentosa The inherent risks at PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
Tbk (Bank MAS) secara individual meliputi: MAS) individually include:
1. Risiko Kredit adalah risiko akibat kegagalan debitur
1. Credit Risk is the risk arising from the failure of a debtor
dan/atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada
and/or other parties to fulfill obligations to the Bank,
Bank, termasuk risiko kredit akibat kegagalan debitur,
risiko konsentrasi kredit, counterparty credit risk, dan including risks from debtor default, credit concentration,
settlement risk. counterparty credit risk, and settlement risk.
2. Risiko Pasar adalah risiko pada posisi neraca dan 2. Market Risk is the risk to balance sheet positions and
rekening administratif termasuk transaksi derivatif, akibat off-balance sheet accounts, including derivative
perubahan secara keseluruhan dari kondisi pasar, transactions, due to overall changes in market conditions,
termasuk risiko perubahan harga option. Risiko pasar including option price fluctuations. Market risk includes
meliputi risiko suku bunga (interest rate risk), risiko nilai interest rate risk, foreign exchange risk, equity risk, and
tukar (foreign exchange risk), risiko ekuitas (equity risk), commodity risk.
dan risiko komoditas (commodity risk).
3. Operational Risk is the risk arising from inadequate or
3. Risiko Operasional adalah risiko yang timbul dari
failed internal processes, human error, system failure,
ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses
internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem atau or external events affecting Bank operations.
adanya kejadian eksternal yang mempengaruhi 4. Liquidity Risk is the risk arising from the Bank’s inability
operasional Bank to meet obligations as they become due from cash flow
4. Risiko Likuiditas adalah risiko yang diakibatkan oleh sources and/or liquid assets without disrupting the Bank’s
ketidakmampuan Bank dalam memenuhi kewajiban yang activities and financial condition.
telah jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas 5. Legal Risk is the risk arising from legal claims and/or
dan/atau aset likuid tanpa mengganggu aktivitas dan weaknesses in legal aspects.
kondisi keuangan Bank
6. Compliance Risk is the risk arising from the Bank’s failure
5. Risiko Hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum
to comply with or implement applicable laws and
dan/atau kelemahan aspek yuridis.
regulations.
6. Risiko Kepatuhan adalah risiko akibat Bank tidak
mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan 7. Reputation Risk is the risk arising from a decline in
perundang- undangan dan ketentuan yang berlaku. stakeholder trust due to negative perceptions of the
7. Risiko Reputasi adalah risiko akibat penurunan tingkat Bank.
kepercayaan stakeholders yang bersumber dari persepsi 8. Strategic Risk is the risk arising from inappropriate
negatif terhadap Bank strategic decisions and/or their implementation, as well
8. Risiko Stratejik adalah risiko akibat ketidaktepatan dalam as the failure to anticipate changes in the business
pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan environment.
stratejik serta kegagalan dalam mengantisipasi perubahan
lingkungan bisnis.
227 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 232
Dalam rangka pelaksanaan proses dan sistem manajemen In the context of implementing the risk management
risiko, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah processes and system, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
membentuk Divisi Manajemen Risiko. Struktur organisasi (Bank MAS) has established a Risk Management Division.
tersebut disesuaikan dengan ukuran dan kompleksitas The organizational structure is adjusted to the size and
kegiatan usaha PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) complexity of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)’s
serta risiko Bank. Divisi Manajemen Risiko merupakan business activities as well as the Bank’s risk profile. The
satuan kerja yang independen terhadap satuan kerja bisnis Risk Management Division is an independent unit, separate
dan Divisi Internal Audit yang merupakan pengdalian internal, from business units and the Internal Audit Division, which
dimana Kepala Divisi Manajemen Risiko bertanggung jawab serves as internal control, where the Head of the Risk
lan gsung k epad a D ire ktur M anaje men Ris iko. Management Division reports directly to the Risk
Management Director.
PENYIMPANGAN INTERNAL (FRAUD) INTERNAL FRAUD
Penyimpangan (Internal Fraud) adalah Fraud yang dilakukan Internal fraud is fraud committed by members of the Board
oleh anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pegawai of Directors, members of the Board of Commissioners,
tetap, pegawai tidak tetap (honorer), dan/atau tenaga kerja permanent employees, non-permanent employees
alih daya (Outsourcing). Adapun pengertian fraud mengacu (contract/honorary), and/or outsourced personnel. The
pada ketentuan mengenai penerapan anti strategi fraud definition of fraud refers to the regulations regarding the
bagi Bank Umum. Nominal penyimpangan (Internal Fraud) implementation of anti-fraud strategies for commercial
yang diungkapkan adalah penyimpangan bernilai lebih dari banks. The disclosed internal fraud amount refers to fraud
Rp 100.000.000 (Seratus Juta Rupiah). with a value exceeding IDR 100,000,000 (One Hundred
Million Rupiah).
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) has issued an
menerbitkan Kebijakan Anti Fraud yang dituangkan dalam Anti-Fraud Policy as stipulated in the Board of Directors
Surat Keputusan Direksi No. 087/SK/DIR/102024 tanggal Decree No. 087/SK/DIR/102024 dated 9 October 2024.
09 Oktober 2024. Kebijakan tersebut diharapkan dapat This policy is intended to help PT Bank Multiarta Sentosa
membantu PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) Tbk (Bank MAS) foster a culture that does not tolerate fraud,
untuk menciptakan budaya yang tidak mentoleransi ensure organizational sustainability, protect reputation and
kecurangan, memastikan keberlanjutan organisasi, assets, and comply with regulations established by the
melindungi reputasi serta aset, dan mematuhi ketentuan authorities.
yang ditetapkan oleh regulator.
Fungsi yang bertugas menangani penerapan Strategi Anti The function responsible for implementing the Anti-Fraud
Fraud sudah dicantumkan dalam Struktur Organisasi melalui Strategy is included in the organizational structure through
Surat Keputusan Direksi No.044A/SK/DIR/082024 tertanggal Board of Directors Decree No. 044A/SK/DIR/082024 dated
01 Agustus 2024. Sesuai dengan POJK No.12 Tahun 2024 1 August 2024. In accordance with POJK No. 12 of 2024
Tentang Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa concerning the Implementation of Anti-Fraud Strategy for
Keuangan Pasal 8, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank Financial Service Institutions, PT Bank Multiarta Sentosa
MAS) telah memiliki fungsi yang bertugas menangani Tbk (Bank MAS) has established a function responsible for
penerapan Strategi Anti Fraud dimana keanggotaan implementing the Anti-Fraud Strategy, with membership
fungsinya dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi forma lized in Boa rd of Direct ors De cree N o.
No.086/SK/DIR/102024 tanggal 07 Oktober 2024 Tentang 086/SK/DIR/102024 dated 7 October 2024 regarding the
Penanggung Jawab Anti Fraud. Anti-Fraud Officer.
Dalam periode Januari sampai dengan Desember 2025, During the period from January to December 2025, there
tidak terdapat penyimpangan internal dalam aktivitas were no internal fraud incidents in the operational activities
operasional PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) with losses
dengan nilai kerugian lebih dari Rp 100.000.000 (Seratus exceeding IDR 100,000,000 (One Hundred Million Rupiah),
Juta Rupiah), sehingga tabel dibawah tidak diisi (nihil). therefore the table below is empty (nil).
228 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 233
Jumlah Kasus yang Dilakukan / Number of Cases Committed
Penyimpangan (Internal Fraud) dalam 1 Anggota Direksi & Komisaris Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap & Tenaga Alih Daya
tahun / Internal Fraud within 1 Year Members of Bod & BoC Permanent Employees Non Permanent Employees & Outsourced
2024 2025 2024 2025 2024 2025
Total Fraud - - - - - -
Telah Diselesaikan /Resolved - - - - - -
Dalam Proses Penyelesaian di Internal Bank - - - - - -
/Under Internal Bank Resolution Process
Belum diupayakan Penyelesaiannya - - - - - -
/Resolution Not Yet Initiated
Telah Ditindaklanjuti Melalui Proses Hukum - - - - - -
/Followed Up Through Legal Process
Sebagai informasi, selama tahun 2024 terdapat 8 (delapan) kejadian Internal Fraud; namun nilai kerugian masing-masing kejadian dibawah seratus juta rupiah.
For your information, during 2024 there were 8 (eight) internal fraud incidents; however, the loss value of each incident was below IDR 100,000,000 (One
Hundred Million Rupiah).
ANTI-FRAUD (WHISTLEBLOWING SYSTEM) ANTI-FRAUD (WHISTLEBLOWING SYSTEM)
Untuk menangani kejadian Fraud, Bank telah membentuk To handle fraud incidents, the Bank has established an
Fungsi Kerja Anti Fraud melalui Surat keputusan Direksi Anti-Fraud Function through the Board of Directors Decree
No.086/SK/DIR/102024 tentang Penanggung Jawab Anti No. 086/SK/DIR/102024 regarding the Anti-Fraud Officer.
Fraud.
Tugas dan tanggung jawab Fungsi Kerja Anti Fraud adalah The duties and responsibilities of the Anti-Fraud Function
sebagai berikut: are as follows:
1. Fungsi Koordinasi: 1. Coordination Function:
a. Berkoordinasi dengan unit kerja terkait dalam a. Coordinate with relevant work units in following up
menindaklanjuti temuan/kejadian fraud. on fraud findings/incidents.
2. Fungsi Pemantauan dan pemeriksaan: 2. Monitoring and Examination Function:
a. Mengidentifikasi dan memantau potensi/kejadian fraud a. Identify and monitor potential or actual fraud incidents
melalui sarana/perangkat yang tersedia baik using available tools and resources, both directly and
langsung/tidak langsung; indirectly;
b. Menginvestigasi dugaan tindakan fraud, termasuk b. Investigate suspected fraudulent acts, including
laporan whistleblowing; whistleblowing reports;
c. Mengidentifikasi kelemahan-kelemahan kontrol internal c. Identify weaknesses in internal controls or procedures
atau prosedur yang menyebabkan terjadinya fraud. that may have caused the fraud.
3. Fungsi Pelaporan: 3. Reporting Function:
a. Laporan Internal: Laporan kejadian fraud, sebagai a. Internal Reporting: Fraud incident reports resulting
hasil identifikasi dan investigasi disampaikan kepada from identification and investigation are submitted to
Compliance Director dengan tembusan Board of the Compliance Director, with a copy to the Board of
Commissioners; Commissioners.
b. Laporan Eksternal: b. External Reporting:
1) Laporan ke Otoritas Jasa Keuangan: 1) Reporting to the Financial Services Authority (OJK):
a) Laporan atau koreksi Laporan Penerapan a) Reports or corrections of the Anti-Fraud Strategy
Strategi Anti Fraud setiap semester untuk posisi Implementation must be submitted semi-annually
akhir bulan Juni dan akhir bulan Desember, for the end of June and December, no later than
paling lambat pada tanggal 31 bulan berikutnya the 31st of the following month after the reporting
setelah akhir bulan laporan; period;
b) Laporan perubahan Strategi Anti Fraud yang b) Reports of changes to the Anti-Fraud Strategy
telah disampaikan kepada Otoritas Jasa submitted to OJK must be provided within 7 (seven)
Keuangan, dalam jangka waktu paling lama 7 working days from the date of the change;
(tujuh) hari kerja terhitung sejak perubahan
dilakukan;
229 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 234
c) Laporan kejadian Fraud berdampak signifikan c) Reports of fraud incidents with significant impact
paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah Bank must be submitted no later than 3 (three) working
mengetahui terjadinya Fraud yang berdampak days after the Bank becomes aware of the incident.
signifikan. These reports are submitted online to OJK via the OJK
Laporan tersebut disampaikan secara daring ke Online Reporting Application (APOLO).
Otoritas Jasa Keuangan melalui Aplikasi Pelaporan
Online OJK (APOLO).
2) Laporan ke Bank Indonesia berupa Laporan Fraud 2) Reporting to Bank Indonesia in the form of Fraud
Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) Reports on Payment Instruments Using Cards (APMK)
dan Uang Elektronik setiap bulan, paling lambat and Electronic Money on a monthly basis, no later
pada tanggal 15 bulan berikutnya setelah akhir than the 15th of the following month after the end of
bulan laporan. the reporting month.
Laporan tersebut disampaikan secara daring ke These reports are submitted online to Bank Indonesia
Bank Indonesia melalui Sistem Integrasi Pelaporan through the Integrated Reporting System (BI-
(BI-ANTASENA). ANTASENA).
3) Laporan ke Bank Indonesia berupa dugaan fraud 3) Reporting to Bank Indonesia regarding suspected
dan/atau insiden fraud di Bank. Pemberitahuan fraud and/or fraud incidents at the Bank:
disampaikan kepada Bank Indonesia dengan a) Notifications must be submitted to the BI-RTGS
ketentuan sebagai berikut: System Help Desk via telephone on the same day
a) Pemberitahuan disampaikan kepada help desk the suspected fraud/incident occurs, followed by
Sistem BI-RTGS melalui sarana telepon pada a written notice to the relevant parties including
tanggal yang sama dengan tanggal adanya the causes;
dugaan fraud dan/atau insiden fraud, yang b) Take necessary actions to handle suspected
d i t i n d a k l a n j u t i d e n g a n p e n y a m pa i a n fraud/incident in accordance with applicable laws
pemberitahuan tertulis kepada Penyelenggara and regulations;
mengenai hal tersebut dan penyebabnya; c) Report handling efforts to the BI-RTGS System
b) Melakukan upaya penanganan terhadap dugaan Help Desk, via administrative messages and/or
fraud dan/atau insiden sesuai dengan ketentuan other means;
peraturan perundang-undangan; d) Submit a written report no later than 3 (three)
c) Memberitahukan upaya penanganan terhadap working days from the date of the suspected
dugaan fraud dan/atau insiden fraud melalui fraud/incident;
help desk Sistem BI-RTGS, administrative e) Fulfill any pending obligations arising from the
message dan/atau sarana lain; suspected fraud/incident as soon as the Bank is
d) Menyampaikan laporan tertulis paling lama 3 able to execute them in accordance with applicable
(tiga) hari kerja sejak tanggal terjadinya dugaan regulations.
fraud dan/atau insiden fraud;
e) Berkewajiban untuk menyelesaikan kewajiban
yang tertunda sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan akibat adanya
dugaan fraud dan/atau insiden fraud segera
setelah Bank dapat melaksanakan tugasnya. 4) Ensure that the Anti-Money Laundering, Terrorist
4) Memastikan ke Bagian APU PPT & PPPSPM Financing Prevention & Suspicious Transaction
bahwa nasabah yang teridentifkasi fraud telah di- Reporting Unit (APU PPT & PPPSPM) is informed
flag berdasarkan ketentuan tentang pelaporan Data that customers identified in fraud cases have been
Single Customer View (SCV) ke Lembaga Penjamin flagged according to the Single Customer View (SCV)
Simpanan (LPS) dan hal tersebut dikoordinasukan reporting requirements to the Deposit Insurance
ke B agia n Reg ulato ry R eportin g untu k Corporation (LPS), and coordinate this with the
pelaporannya. Regulatory Reporting Unit for reporting purposes.
Pelatihan/Sosialisasi Anti Fraud Kepada Karyawan Anti-Fraud Training/Outreach to Employees
Sepanjang tahun 2025, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk Throughout 2025, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
(Bank MAS) telah menyelenggarakan pelatihan/sosialisasi MAS) conducted Anti-Fraud training and outreach programs
Anti Fraud kepada karyawan internal maupun kepada for both internal employees and customers, including the
nasabah, antara lain: following initiatives:
230 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 235
Penguatan Budaya Anti Fraud dan Keamanan Siber di Strengthening Anti-Fraud and Cybersecurity Culture
Internal Bank MAS within Bank MAS
Sepanjang tahun 2025, Bank MAS secara konsisten During 2025, Bank MAS consistently reinforced a culture
memperkuat budaya kepatuhan dan pengendalian internal, of compliance and internal control, among other measures,
salah satunya melalui penyelenggaraan program edukasi through e-Learning programs conducted via the Bank MAS
berbasis e-Learning yang dilaksanakan melalui platform Academy platform. These programs included Anti-Fraud
Bank MAS Academy. Program ini mencakup materi Anti- and Whistleblowing materials as part of efforts to enhance
Fraud dan Whistleblowing sebagai bagian dari upaya awareness and integrity among all Bank MAS employees.
peningkatan awareness dan integritas seluruh karyawan
Bank MAS.
Selain itu, dalam rangka mengantisipasi peningkatan risiko In addition, to anticipate the increasing risk of cybercrime
kejahatan siber seiring dengan perkembangan digitalisasi, amid digitalization, Bank MAS also conducts various
Bank MAS juga menyelenggarakan berbagai program information security education programs, including Cyber
edukasi keamanan informasi, antara lain Cyber Security Security Awareness: CEO Fraud, Cyber Security Awareness:
Awareness: CEO Fraud, Cyber Security Awareness: Micro- Micro-Module – Social Engineering, and Cyber Security
Module – Social Engineering, serta Cyber Security Awareness: Social Media – Staying Secure in a Connected
Awareness: Social Media – Staying Secure in a Connected World. These initiatives form part of the Bank’s commitment
World. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Bank to strengthening operational resilience, mitigating fraud
dalam memperkuat ketahanan operasional, mitigasi risiko risks, and protecting the Bank’s assets and information.
fraud, serta perlindungan terhadap aset dan informasi Bank.
Anti Fraud Awareness kepada karyawan melalui buletin Anti-Fraud Awareness for Employees via Bulletin
Dalam mendukung penerapan Anti Fraud Strategy dan In supporting the implementation of the Anti-Fraud Strategy
penguatan budaya risiko (risk culture), seluruh karyawan and strengthening the risk culture, all employees play a
memiliki peran penting dalam menjaga keamanan informasi, crucial role in safeguarding company information, systems,
sistem, dan data perusahaan. and data.
Seiring meningkatnya risiko kejahatan siber dan modus Given the increasing risk of cybercrime and digital fraud
penipuan digital, berikut beberapa diantaranyatema schemes, the following awareness themes were
awareness yang perlu menjadi perhatian kita bersama: communicated internally:
a. Peran Kita dalam Keamanan Siber Perusahaan a. Our Role in Corporate Cybersecurity
b. Phising Alert! Jangan Sampai Ketipu! b. Phishing Alert! Don’t Get Tricked!
c. Jaga Keamanan Internet Anda c. Safeguard Your Internet Security
d. Waspada Modus Penipuan Digital 2025 d. Beware of Digital Fraud Schemes 2025
e. Lindungi Perangkat & Data Kita dengan Microsoft Intune e. Protect Devices & Data with Microsoft Intune
f. Data Privacy Awareness: Lindungi Informasi Pribadi f. Data Privacy Awareness: Protect Personal Information
g. Wasapadai email newsletter yang mencurigakan g. Beware of Suspicious Email Newsletters
h. Waspada Phising dan Scam Liburan h. Be Alert to Phishing and Holiday Scams
Anti Fraud Awareness untuk nasabah Anti-Fraud Awareness for Customers:
Di era digital saat ini, berbagai modus penipuan semakin In today’s digital era, various fraud schemes continue to
berkembang dan menyasar nasabah melalui email, evolve and target customers through email, WhatsApp,
WhatsApp, SMS, media sosial, hingga website palsu. Oleh SMS, social media, and fake websites. Therefore, we
karena itu, kami mengimbau seluruh nasabah untuk selalu encourage all customers to remain vigilant in every digital
meningkatkan kewaspadaan dalam setiap aktivitas banking activity. Key awareness themes shared via social
perbankan digital, berikut beberapa tema awareness yang med ia for cust omers and consume rs includ e:
diberikan melalui media sosial untuk diketahui nasabah
dan konsumen di antaranya:
231 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 236
a. Waspada Modus Ini: Halo-Halo tapi Tipu-Tipu a. Beware of This Scheme: Greetings but Deceptive
b. Kenali Risiko Berbahaya Judi Online b. Recognize the Dangerous Risks of Online Gambling
c. Awas tertipu manipulasi AI bukti transfer c. B ew a r e of A I -M an ip ul at ed Tra n s fe r Pr o o f s
d. Jan ga n bi a r kan pe nip u ku a s a i r eke nin gmu d. Don’t Let Fraudsters Take Over Your Account
e. Awas tertipu manipulasi AI bukti transfer e. B ew a r e of A I -M an ip ul a t e d Tra ns f e r Pr o of s
f. Tips aman bertransaksi QRIS f. Safe Tips for QRIS Transactions
g. Niat healing, uang hilang. Hindari modus penipuan tiket g. Intending to Travel? Avoid Travel Ticket Fraud
travel h. Beware of Malware Threats
h. Waspada Bahaya Malware i. Beware of Fictitious Call Center Draining Balances
i. Waspada Sald o Terkuras Call Cent er Fiktif j. Be Careful with Malicious Links
j. Hat i-H ati d enga n Tip u Musliha t Link Jah at k. Recognize Fraud Schemes Using Institutional Names
k. Kenali Modus Penipuan atas Nama Kelembagaan l. Always Verify & Check Before Acting to Avoid Deception
l. Waspada Tipu-Tipu Selalu Cek & Teliti Sebelum Bertindak
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) melaksanakan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) implements
program edukasi mengenai anti fraud awareness yang these anti-fraud awareness programs to ensure that
dilakukan dengan tujuan agar nasabah senantiasa berhati- customers exercise caution in their transactions and minimize
hati dalam melakukan transaksi, dan menghindari potensi potential exposure to fraud that could result in financial loss.
terhadap fraud yang dapat merugikan.
Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) Whistleblowing System
Whistleblowing System merupakan salah satu komponen The Whistleblowing System is a critical component of the
penting dalam strategi anti-fraud yang berfungsi untuk Bank’s anti-fraud strategy, designed to encourage safe
mendorong pelaporan kecurangan atau pelanggaran etika reporting of fraud or ethical violations while protecting the
secara aman dimana identitas pelapor dijaga kerahasiannya identity of the whistleblower, thereby reducing the risk of
sehingga dapat menghindari risiko pembalasan dari terlapor. retaliation from the reported party. This system plays an
Sistem ini memainkan peran penting dalam mendeteksi important role in detecting and preventing fraud at PT Bank
dan mencegah kecurangan di PT Bank Multiarta Sentosa Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) through the email
Tbk (Bank MAS) melalui alamat email: address: anti.fraud@bankmas.co.id.
anti.fraud@bankmas.co.id.
Selain melalui email diatas, setiap karyawan yang In addition to the above email channel, any employee who
mengetahui adanya perbuatan curang atau penyalahgunaan becomes aware of fraudulent acts or misuse that may result
yang mengakibatkan kerugian bagi Bank baik secara materi in material or non-material losses to the Bank can report
atau tidak, dapat juga melaporkan kepada Pejabat the incident to the Anti-Fraud Officer via telephone, written
Penanggung Jawab Anti Fraud melalui telepon/surat letter, or face-to-face meeting. Employees may also contact
tertulis/tatap muka. Karyawan dapat juga menghubungi any member of the Anti-Fraud Function directly using the
salah satu dari anggota Fungsi Kerja Anti Fraud dengan telephone numbers or email addresses of each member.
nomor telepon/email dari masing-masing anggota.
Bagi karyawan yang melaporkan/memberikan pengaduan For employees who report or file complaints regarding
atas indikasi fraud/kasus yang terjadi, Manajemen PT Bank suspected fraud/incidents, the management of PT Bank
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) berkomitmen untuk Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) is committed to providing
memberikan dukungan dan perlindungan kepada setiap support and protection to every whistleblower, implementing
pelapor dengan menerapka n poin-p oin terkait: the following principles:
1. Bank melindungi kerahasiaan identitas Pelapor, dokumen 1. The Bank protects the confidentiality of the whistleblower’s
laporan dan data pendukungnya. identity, the report, and supporting documents.
2. Pelapor juga bertanggung jawab untuk menjaga 2. Whistleblowers are responsible for maintaining the
kerahasiaan laporannya. confidentiality of their reports.
232 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 237
3. Setiap karyawan dapat melaporkan pelanggaran yang 3. Any employee can report violations committed by other
dilakukan oleh karyawan lainnya. employees.
4. Bank memberikan perlindungan terhadap Pelapor 4. The Bank provides protection to whistleblowers, including
termasuk hak-hak Pelapor, apabila laporan yang their rights, if the report is verified to be true.
disampaikan terbukti benar. 5. Requests for protection may be denied or revoked if:
5. Permintaan perlindungan dapat ditolak/ dibatalkan, dalam - The whistleblower fails to maintain confidentiality of
hal: their identity or report.
- Pelapor tidak melakukan kewajibannya dalam - The report submitted by the whistleblower is found to
menjaga kerahasiaan identitas dan laporannya. be false.
- Laporan yang dibuat oleh pelapor tidak benar.
Setiap pengaduan whistleblower, akan dilakukan analisa Every whistleblower complaint will first be analyzed to
terlebih dahulu apakah aduan tersebut masuk kategori determine whether it falls under the category of fraud.
fraud atau bukan fraud. Investigasi atas aduan bersifat Investigations of complaints are conducted through evidence
dilakukan dengan pengumpulan barang bukti dan collection and examinations of all relevant parties. The
pemeriksaan ke seluruh pihak terkait. Kesimpulan hasil investigation results are reported to the Compliance Director
investigasi dilaporan kepada Direktur Kepatuhan sesuai in accordance with applicable regulations.
dengan ketentuan yang berlaku.
Kebijakan Anti Korupsi Anti-Corruption Policy
1. Dalam rangka mendukung kebijakan anti korupsi, maka 1. To support the anti-corruption policy, the Bank has issued
Bank telah mengeluarkan ketentuan internal yang internal regulations to prevent corruption, fraud, bribery,
berkaitan dalam rangka mengantisipasi praktik korupsi, and/or gratuities within the organization, including:
fraud, suap dan/ atau gratifikasi dalam Perusahaan, di a. Company Regulations 2024–2026 of PT Bank Multiarta
antaranya: Sentosa Tbk
a. Peraturan Perusahaan 2024-2026 PT Bank Multiarta b. Circular Letter No.: 043/SE/DIR/052023 regarding the
Sentosa Tbk. Code of Ethics of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
b. Surat Edaran No.: 043/SE/DIR/052023 tentang Kode c. Board of Directors Decree No.: 097/SK/DIR/112024
Etik PT. Bank Multiarta Sentosa Tbk. on th e An ti-Gratuity (An ti-Bribery) Policy
c. Surat Keputusan Direksi No.: 097/SK/DIR/112024 d. Board of Directors Decree No.: 087/SK/DIR/102024
tentang Kebijakan Anti Gratifikasi (Penyuapan). on the Anti-Fraud Policy
d. Surat Keputusan Direksi No.: 087/SK/DIR/102024 e. Board of Directors Decree No.: 055/SK/DIR/122020
tentang Kebijakan Anti Fraud. on Human Resources Policy, including amendments
e. Surat Keputusan Direksi No.: 055/SK/DIR/122020 f. Board of Directors Decree No.: 047/SK/DIR/062024
tentang Kebijakan Sumber Daya Manusia, beserta on Good Governance Implementation Policy
perubahannya. g. Board of Directors Circular No.: 051/SE/DIR/062023
f. Surat Keputusan Direksi No.: 047/SK/DIR/062024 regarding Self-Assessment of Governance and
tentang Kebijakan Penerapan Tata Kelola Yang Baik. Governance Implementation Reporting.
g. Surat Edaran Direksi No.051/SE/DIR/062023 Perihal
Penilaian Sendiri (Self Asessment) Tata Kelola dan
Laporan Pelaksanaan Tata Kelola.
2. Selama tahun 2025, Bank telah memberikan sosialisasi 2. During 2025, the Bank conducted gratuity-related
terkait gratifikasi dalam implementasi Anti Fraud awareness programs as part of the Anti-Fraud Awareness
Awareness dan mendeklarasikan Anti Fraud kepada initiative and declared Anti-Fraud policies to all new
kepada seluruh karyawan baru, dan karyawan/ti di seluruh employees, as well as employees across all Head Office,
Kantor Pusat/Cabang/ Capem PT Bank Multiarta Sentosa Branch, and Sub-Branch offices of PT Bank Multiarta
Tbk (Bank MAS). Selain hal tersebut juga dilakukan Sentosa Tbk (Bank MAS). Additionally, awareness
Awareness melalui aplikasi Knowbe4 kepada seluruh programs were delivered through the Knowbe4 application
insan yang ada di PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank to all employees of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
MAS). MAS).
233 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 238
PENERAPAN KEUANGAN BERKELANJUTAN IMPLEMENTATION OF SUSTAINABLE
Bank Multiarta Sentosa menerapkan keuangan berkelanjutan FINANCE
dalam kegiatan usaha dan menyusun rencana aksi Bank Multiarta Sentosa implements sustainable finance in
keuangan berkelanjutan. its business activities and develops a Sustainable Finance
Action Plan.
Bank Multiarta Sentosa juga telah menyusun dan Bank Multiarta Sentosa has also prepared and submitted
menyampaikan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan the Sustainable Finance Action Plan (RAKB) to the Financial
(RAKB) kepada OJK secara tepat waktu. Services Auth ority (OJK) in a timely manner.
Bank Multiarta Sentosa telah mengalokasikan dan The Bank allocates and utilizes social and environmental
penggunaan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan responsibility funds to support activities related to the
Bank dilakukan untuk mendukung kegiatan penerapan implementation of sustainable finance.
keuangan berkelanjutan
PERMASALAHAN HUKUM YANG DIHADAPI LEGAL ISSUES FACED
Tahun 2025, terdapat 5 (lima) permasalah hukum perdata In 2025, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) faced
yang dihadapi oleh PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank 5 (five) civil legal cases, with details as follows:
MAS), dengan rincian sebagai berikut:
Jumlah Kasus /Number of Cases
Permasalahan Hukum /Legal Issues Perdata /Civil Perdata /Criminal
Telah mendapatkan putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap 4 0
The case has been resolved by court decision having permanent effect
Dalam proses penyelesaian 1 0
In the Settlemet Process
Total 5 0
SANKSI ADMINISTRATIF ADMINISTRATIVE SANCTIONS
Sepanjang tahun 2025 PT Bank Multiarta Sentosa Tbk Throughout 2025, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
(Bank MAS) tidak terdapat sanksi denda kewajiban MAS) did not receive any monetary penalties imposed by
membayar dari Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. the Financial Services Authority (OJK) or Bank Indonesia.
Denda ini sebagian besar dikenakan karena adanya koreksi Most minor fines were due to corrections in reporting and
dalam pelaporan yang berdampak minor dan dapat were immediately actionable. For this reason, the
ditindaklanjuti segera. Untuk hal tersebut, Bagian Kepatuhan Compliance Department, together with the Compliance
bersama-sama dengan Direktur Kepatuhan terus melakukan Director, continues to monitor and improve efforts to reduce
monitoring dan perbaikan terhadap upaya-upaya mengurangi sanctions arising from reporting corrections. The Bank
pengenaan sanksi akibat koreksi pelaporan. Bank berusaha strives to comply with all applicable regulations.
memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku. In 2025, there were no material administrative sanctions
Tahun 2025, tidak ada sanksi administratif yang material that affected the Bank’s business continuity, nor any
dan berpengaruh terhadap kelangsungan usaha PT Bank administrative sanctions imposed by regulators on members
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) maupun sanksi of the Board of Commissioners or the Board of Directors.
administratif yang diberikan regulator kepada anggota
Dewan Komisaris dan Direksi Bank.
PENYEDIAAN DANA KEPADA PIHAK RELATED-PARTY AND LARGE
TERKAIT DAN PENYEDIAAN DANA BESAR EXPOSURES FINANCING
Pendanaan kepada pihak terkait dan penyediaan dana In providing financing to related parties and large exposures,
besar, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) always adheres
senantiasa memperhatikan prinsip kehati-hatian dan to the principle of prudence and follows Bank Indonesia
berpedoman pada ketentuan Bank Indonesia tentang Batas regulations regarding the Maximum Credit Provision Limit
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). Selama tahun 2025 (BMPK). During 2025, there were no breaches or violations
tidak terdapat Pelampauan dan/atau Pelanggaran BMPK. of BMPK.
234 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 239
Penyediaan Dana Jumlah Debitur Nominal (Jutaan Rp)
/Exposures of Funds /Number of Debtors / Amount (IDR Million)
Kepada Pihak Terkait / To Related Party: 19 228.960
Kepada Debitur Inti / To Prime Debitors:
a) Individual 9 1.729.779
b) Group 16 2.921.554
AKSES INFORMASI DAN DATA ACCESS TO COMPANY INFORMATION AND
PERUSAHAAN DATA
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah memiliki PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) has a
Kebijakan Komunikasi dengan Para Pemegang Saham Communication Policy with Shareholders or Investors as
atau Investor PT Bank Multiarta Sentosa Tbk yaitu Surat outlined in Board of Directors Decree No.
Keputusan Direksi No. 021/SK/DIR/042022, yang dapat 021/SK/DIR/042022, which is accessible via the Bank MAS
diakses pada website PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank website.
MAS).
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) senantiasa The Bank strives to provide stakeholders with easy access
berusaha memberikan kemudahan bagi stakeholder untuk to information, including financial and corporate information,
mengakses informasi, diantaranya mengenai informasi products, and services via www.bankmas.co.id in both
finansial dan perusahaan, produk dan Jasa melalui website Indonesian and English.
www.bankmas.co.id dalam bahasa Indonesia dan Bahasa
Inggris.
Sedangkan untuk akses informasi secara internal, PT Bank For internal access, the Bank uses SharePoint, accessible
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) menggunakan to all employees. In addition, information is disseminated
SharePoint yang dapat diakses oleh semua karyawan. through email blasts.
Selain itu pemberian informasi dilakukan dengan email
blast.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, nasabah dapat For further information, customers may contact the Bank
menghubungi Call Center PT Bank Multiarta Sentosa Tbk MAS Call Center at 1500011 or email care@bankmas.co.id.
(Bank MAS) pada nomor telepon 1500011 dan email:
care@bankmas.co.id.
KODE ETIK CODE OF ETHICS
Kode Etik PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) The Code of Ethics of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
mengatur hal-hal yang menjadi tanggung jawab Perusahaan, MAS) governs the responsibilities of the Company, individuals
setiap individu di lingkungan Perusahaan maupun pihak within the organization, and third parties doing business
lain yang berbisnis dengan Perusahaan, baik dalam with the Company, regarding business ethics, work ethics,
kaitannya dengan etika berbisnis, etika kerja maupun and daily conduct. All employees are required to act in
perilaku keseharian. Setiap karyawan dituntut untuk accordance with the Company’s values to realize its vision
berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai Perusahaan and mission. The Code of Ethics is outlined in Board of
dalam mewujudkan visi dan misinya. Kode Etik PT Bank Directors Circular No. 043/SE/DIR/052023 dated 29 May
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) dituangkan dalam Surat 2023 and is accessible at any time via the PT Bank Multiarta
Edaran Direksi No. 043/SE/DIR/052023 tanggal 29 Mei Sentosa Tbk (Bank MAS) portal.
2023. Kode Etik dapat diakses kapan saja oleh seluruh
karyawan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)
melalui portal PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS).
235 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 240
Dengan diterapkannya kode etik, anggota Direksi, anggota By implementing the Code of Ethics, members of the Board
Komisaris, dan karyawan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk of Directors, Board of Commissioners, and employees are
(Bank MAS) diharapkan mampu menjaga reputasi, nama expected to protect the reputation, good name, and continuity
baik dan kelangsungan Perusahaan, wajib mengikuti prinsip of the Company and must comply with the following
Kode Etik sebagai berikut: principles:
1. Seorang Bankir memperhitungkan dampak yang 1. Bankers must consider the adverse impact of any policy
merugikan dari setiap kebijakan yang ditetapkan PT established by Bank MAS on economic, social, and
Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) terhadap environmental conditions.
kead aan e k onom i, sosial dan lin gk ung an. 2. Comply with internal company regulations and applicable
2. Patuh dan taat pada ketentuan peraturan internal laws.
perusahaan dan perundang-undangan yang berlaku. 3. Record all bank-related transactions accurately.
3. Melakukan pencatatan dengan benar mengenai segala 4. Do not abuse authority for personal or family interests.
transaksi yang bertalian dengan kegiatan bank. 5. Do not accept gifts, incentives, services, loans, fees,
4. Tidak menyalahgunakan wewenangnya untuk or anything that enriches themselves or their family.
kepentingan pribadi dan keluarganya. 6. Do not offer bribes or incentives in any form, including
5. Tidak menerima hadiah imbalan, insentif, jasa, kickbacks, to obtain contracts or benefits improperly
pinjaman, biaya atau apapun yang memperkaya diri for clients, agents, contractors, suppliers, employees,
pribadi atau keluarganya. or government officials.
6. Tidak menawarkan suap atau insentif dalam bentuk 7. Be alert, vigilant, and report any potential fraud, theft,
apapun, termasuk sogokan, atas bagian pembayaran bribery, or illegal activities in bank transactions and
kontrak manapun, atau menggunakan cara atau jalan operations.
lain untuk memberikan manfaat tidak pada tempatnya 8. Do not engage in unethical conduct that may harm
kepada nasabah, agen, kontraktor, pemasok atau professional reputation.
karyawan pihak-pihak ini atau pejabat pemerintah untuk 9. Avoid involvement in decision-making where conflicts
memperoleh bisnis bagi Bank. of interest exist.
7. Waspada, jeli dan melaporkan kemungkinan penipuan, 10. Maintain the confidentiality of customer and Bank MAS
pencurian, penyuapan atau kegiatan ilegal dalam information in accordance with applicable regulations.
transaksi dan operasional Bank. 11. Avoid engaging in unfair competition.
8. Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat 12. Employees are not allowed to be members or
merugikan citra profesinya. administrators of political parties.
9. Menghindarkan diri dari keterlibatan dalam pengambilan 13. Employees are not allowed to engage in gambling in
keputusan dalam hal terdapat pertentangan any form, online or offline, anywhere.
kepentingan.
10. Wajib menjaga kerahasiaan nasabah dan informasi
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) sesuai
peraturan dan perundangan yg berlaku.
11. Menghindarkan diri dari persaingan yang tidak sehat.
12. Karyawan tidak diizinkan menjadi anggota dan pengurus
partai politik.
13. Karyawan tidak diizinkan melakukan praktik perjudian
dalam bentuk apapun dan di manapun, baik online
maupun secara langsung.
Pelaksanaan kode etik diawasi oleh Direksi, Regional Head, The implementation of the Code of Ethics is supervised by
Division Head, Department Head, Branch Manager/Sub the Board of Directors, Regional Heads, Division Heads,
Branch Manager. Setiap karyawan PT Bank Multiarta Department Heads, and Branch/Sub-Branch Managers.
Sentosa Tbk (Bank MAS) akan mengisi dan menandatangani Each employee of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
surat kode etik diatas materai dan mengirimkan hardcopy MAS) is required to fill out and sign the Code of Ethics
kepada Divisi Human Resources statement on a legal stamp, and submit the hard copy to
the Human Resources Division.
236 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 241
dan setiap 2 (dua) tahun sekali atau ketika ada kenaikan and every two years, or upon promotion/grade increase,
jabatan/grade seluruhkaryawan wajib memperbaharui dan all employees are required to renew and sign the Code of
menandatangani Surat Pernyataan Kode Etik tersebut. Ethics Statement.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) akan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) will enforce
memberikan sanksi dan pelanggaran yang tegas bagi strict sanctions for employees who violate the Code of
karyawan yang melanggar Kode Etik. Setiap karyawan Ethics. Any employee found to have breached the Code of
yang didapati melanggar Kode Etik, dapat dikenakan Ethics may be subject to disciplinary action in accordance
tindakan indisipliner sesuai Peraturan Perusahaan yang with the applicable Company Regulations.
belaku.
BUDAYA PERUSAHAAN CORPORATE CULTURE
Dalam berkarya, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank In carrying out its activities, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
MAS) mendasarkan semua aktifitas pada nilai dasar dalam (Bank MAS) bases all operations on core values that
memberikan pelayanan prima, bekerjasama sebagai satu emphasize providing excellent service, collaborating as a
kesatuan tim, dan menjunjung integritas tinggi dalam unified team, and upholding high integrity in conduct. These
berperilaku. Nilai-Nilai dasar inilah yang menjadi acuan core values serve as a behavioral benchmark for all
perilaku para karyawan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk employees of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS),
(Bank MAS) agar senantiasa dapat memberikan ensuring that they consistently deliver the highest level of
kepercayaan terbaik. trust and reliability.
TRANPARANSI KONDISI KEUANGAN BANK TRANSPARENCY OF FINANCIAL AND NON-
DAN NON KEUANGAN BANK, LAPORAN FINANCIAL CONDITIONS, GOVERNANCE
PELAKSANAAN TATA KELOLA IMPLEMENTATION REPORT
Bank Multiarta Sentosa telah memiliki kebijakan dan Bank Multiarta Sentosa has established policies and
prosedur mengenai tata cara pelaksanaan transparansi procedures regarding transparency of financial and non-
kondisi keuangan dan non keuangan sesuai NO.: financial conditions under Decree No. 021/SK/DIR/042022
021/SK/DIR/042022 Tanggal 12 April 2022 Tentang dated 12 April 2022 concerning Communication Policy with
Kebijakan Komunikasi dengan Para Pemegang Saham Shareholders or Investors of PT Bank Multiarta Sentosa
atau Investor PT Bank Multiarta Sentosa, Tbk. Tbk.
Bank Multiarta Sentosa telah menyusun Laporan The Bank prepares a Governance Implementation Report
Pelaksanaan Tata Kelola pada setiap akhir tahun buku at the end of each fiscal year, covering all applicable
dengan cakupan sesuai ketentuan yang berlaku. Laporan requirements. The Governance Implementation Report for
Pelaksanaan Tata Kelola PT Bank Multiarta Sentosa Tbk 2024 was submitted to OJK under No.
(Bank MAS) posisi tahun 2024 telah disampaikan kepada 143/B/DIR/MAS/042025 dated 22 April 2025, regarding the
OJK dengan nomor 143/B/DIR/MAS/042025 tanggal 22 results of governance implementation as of 31 December
April 2025 Perihal Laporan Hasil Pelaksanaan Tata Kelola 2024.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk per 31 Desember 2024.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) has ensured
mentransparansikan: transparency by providing:
a. Kondisi keuangan dan non keuangan kepada a. Financial and non-financial conditions to stakeholders,
stakeholders termasuk mengumumkan Laporan including publishing quarterly financial reports and
Keuangan Publikasi Triwulanan dan melaporkannya submitting them to OJK or stakeholders in accordance
kepada OJK atau stakeholders sesuai ketentuan yang with applicable regulations.
berlaku. b. Information about Bank products and the use of
b. Informasi mengenai produk Bank sesuai ketentuan yang customers’ personal data, ensuring that product
berlaku dan penggunaan data pribadi nasabah dengan information is clear and easily accessible to customers
memberikan informasi mengenai produk Bank secara via brochures or the Bank’s website.
jelas yang dapat diperoleh dengan mudah oleh nasabah
seperti di dalam brosur atau dalam website Bank.
237 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 242
c. Tata cara pengaduan nasabah dan penyelesaian Procedures for customer complaints and dispute resolution,
sengketa kepada nasabah sesuai ketentuan yang in compliance with regulations on Customer Complaints
mengatur mengenai Pengaduan Nasabah dan Mediasi and Banking Mediation. Mediation in handling customer
Perbankan. Mediasi dalam rangka penyelesaian complaints is carried out appropriately.
pengaduan nasabah Bank dilaksanakan dengan baik.
RENCANA STRATEGIS STRATEGIC PLAN
Target jangka pendek yang akan dicapai oleh PT Bank The short-term targets of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) pada akhir tahun 2026 (Bank MAS) to be achieved by the end of 2026 are:
adalah:
Perkreditan Lending
1. Meningkatkan volume perkreditan dengan tetap 1. Increase lending volume while maintaining the MSME
mempertahankan porsi UMKM di kisaran 30% dari total portfolio at approximately 30% of total loans.
kredit. 2. Promote digital lending for payroll employees and Wings
2. Menggalakan digital lending untuk karyawan payroll group stores to boost credit growth.
dan jaringan toko-toko grup Wings untuk meningkatkan 3. Develop supply chain business with business groups
pertumbuhan kredit. and other major customers.
3. Mengembangkan bisnis supply chain dengan grup 4. Reduce NPL and Loans at Risk through strict monitoring
usaha dan nasabah-nasabah besar lainnya. of NPL resolution and credit restructuring.
4. Menekan NPL dan Loan at Risk dengan pemantauan 5. Sell collateral of problem debtors as part of credit
ketat terhadap penyelesaian NPL dan restrukturisasi resolution.
kredit. 6. Increase utilization of credit facilities from customers
5. Menjual agunan debitur kredit bermasalah dalam rangka with large unused facilities.
penyelesaian kreditkreditnya. 7. Expand green financing to support sustainable finance
6. Meningkatkan pemakaian fasilitas kredit dari nasabah- programs.
nasabah yang memiliki unused facility besar.
7. Meningkatkan green financing untuk menunjang
program keuangan berkelanjutan.
Layanan Digital untuk Dana Murah Digital Services for Low-Cost Funds
8. Pengembangan produk digital banking dalam perluasan 8. Develop digital banking products by expanding features
fitur dan jaringan ATM, internet banking, mobile banking and networks for ATMs, internet banking, mobile
serta digital channel lainnya sehingga memudahkan banking, and other digital channels to facilitate customer
masyarakat bertransaksi kapan dan di mana saja, serta transactions anytime and anywhere, as well as to collect
pengumpulan dana murah melalui pembukaan rekening low-cost funds through online account openings.
secara online. 9. Expand the QRIS merchant network to increase digital
9. Mengembangkan jaringan merchant QRIS untuk transaction activity.
meningkatkan aktivitas transaksi digital. 10. Reengineer and digitize branch services to improve
10. Melakukan reengineering dan digitalisasi layanan efficiency and customer experience.
cabang. 11. Conduct more intensive promotions through social
11. Melakukan promosi yang lebih intensif melalui media media channels.
sosial
GRC (Governance, Risk, Compliance & Control) GRC (Governance, Risk, Compliance & Control)
12. Memperkuat struktur organisasi dan Sumber Daya 12. Strengthen organizational structure and human
Manusia guna mendukung perkembangan PT Bank resources to support the future development of PT
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) kedepan. B an k M ultiarta S en tosa Tbk (Bank MAS).
238 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 243
13. Peningkatan fungsi GCG, Manajemen Risiko, 13. Enhance the functions of GCG, Risk Management,
Compliance dan Internal Control sejalan dengan Compliance, and Internal Control in line with the Bank’s
perkembangan dan kompleksitas usaha Bank, business growth and complexity, particularly in the
khususnya dibidang digital operation dan cyber security. areas of digital operations and cybersecurity.
14. Meningkatkan kualitas Sumber Daya manusia disemua 14. Improve the quality of human resources at all levels of
jajaran PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) to make
agar lebih kompetitif, motivasi dan produktif serta them more competitive, motivated, productive, and
berkualitas. high-quality.
Sesuai dengan kebijakan jangka pendek, maka langkah- In accordance with the short-term policy, the strategic steps
langkah strategis yang akan dilaksanakan sejalan dengan to be implemented in line with this policy include the following:
kebijakan tersebut antara lain adalah: 1. The Bank will continue to focus on developing the
1. Bank tetap memfokuskan diri pada pengembangan commercial business sector, maintaining the composition
sektor usaha komersial, dengan mempertahankan of Small and Medium Enterprise (SME) loans at
komposisi pinjaman Usaha Kecil Menengah (UKM) approximately 30%, while managing the supply chain
pada kisaran 30% dengan menjalankan supply chain for corporate group relations and major clients.
kepada relasi grup usaha dan nasabah besar. 2. Improve credit quality by reducing NPL and Loan at
2. Memperbaiki kualitas kredit dengan menekan angka Risk (LaR) levels through a family-oriented persuasive
NPL dan LaR dengan mengutamakan pendekatan approach, while not excluding resolution through
persuasif kekeluargaan, namun tidak menutup auctions, litigation, or the sale of debtor assets handed
kemungkinan melalui jalur lelang atau litigasi lainnya, over to the Bank (AYDA).
serta penjualan aset debitur yang diserahkan ke Bank 3. Increase the number of ATMs and enhance their
(AYDA). features, including the use of CRM for cash and non-
3. Menambah jumlah mesin dan meningkatkan fitur-fitur cash transactions, and expand ATM network
ATM yang mulai menggunakan CRM untuk transaksi collaborations.
cash atau noncash, dan memperluas kerja sama 4. Explore the launch of competitive new products through
jaringan ATM. mobile banking and internet banking innovations, as
4. Menjajaki peluncuran produk baru yang bersaing melalui well as enhance existing features to facilitate online
inovasi produk mobile banking maupun internet banking, transactions.
serta berinovasi untuk pengembangan fitur-fitur yang 5. Implement digital lending for payroll employees and
ada untuk memberi kemudahan dalam bertransaksi stores within the Wings Group network to boost credit
secara online. growth.
5. Melaksanakan digital lending untuk karyawan payroll 6. Strengthen digital marketing through social media and
dan toko-toko dalam jaringan Wings Group untuk targeted channels to reach a wider audience more
meningkatkan pertumbuhan kredit. efficiently and effectively.
6. Meningkatkan pemasaran digital melalui media sosial 7. Expand business volume by leveraging the supply
atau targeted channel guna menjangkau masyarakat chain of corporate clients and the Wings Group to
lebih luas secara lebih efisien dan efektif. increase the customer base, including existing clients,
7. Meningkatkan volume usaha dengan menggarap supply their referrals, and families, while seeking promising
chain dari perusahaan nasabah dan Wings Group untuk new customers.
meningkatkan jumlah nasabah baik dari nasabah lama 8. Provide training to enhance the competence and skills
dan referensinya serta keluarganya, dan mencari of the Board of Commissioners, Board of Directors,
nasabah yang memiliki prospek yang bagus. and Bank employees, both in-house and external,
8. Memberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi covering hard skills and soft skills, through collaboration
dan keahlian Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan with leading training institutions.
Bank, baik inhouse mapun outhouse, baik hardskill 9. Optimize and review existing branches and ATMs for
maupun softskill melalui kerja sama dengan berbagai potential relocation to more productive areas.
lembaga pelatihan terkemuka.
9. Mengoptimalkan dan me-review cabang dan ATM yang
ada untuk kemungkinan direlokasi ke area yang lebih
produktif.
239 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 244
10. Mengembangkan jaringan merchant QRIS untuk 10. Expand the QRIS merchant network to increase digital
meningkatkan aktivitas transaksi digital. transaction activities.
11. Menyempurnakan dan melengkapi Sistem dan Prosedur 11. Refine and complete existing Systems and Procedures
yang ada untuk memastikan efisiensi dalam pelayanan to ensure service efficiency without compromising
dengan tidak meninggalkan kontrol dan asas kehati- control and prudence, taking into account operational
hatian dengan memperhatikan risiko operasional yang risks arising from systems. If needed, additional
mungkin timbul dari sisi sistem. Bilamana diperlukan, hardware, features, and applications will be implemented
akan ditambahkan hardware, fitur, dan aplikasi untuk to support future requirements.
mendukung kebutuhan-kebutuhan ke depan. 12. Enhance the risk management function in line with the
12. Peningkatan fungsi manajeman risiko sejalan dengan Bank’s growth and business complexity to anticipate
perkembangan dan kompleksitas usaha Bank untuk risks from new services, including developing Market
mengantisipasi risiko yang ada dari layananlayanan Risk Management to cover risk identification,
baru antara lain mengembangkan Market Risk measurement, and monitoring.
Management untuk meliputi identifikasi, ukuran dan 13. Optimize the implementation of good corporate
monitor risiko pasar. governance, enhance compliance and risk awareness,
13. Mengoptimalkan pelaksanaan tata kelola perusahaan and strengthen the culture of compliance, Anti-Fraud,
yang baik. Meningkatkan compliance and risk and cybersecurity by socializing these values to all
awareness, dan budaya kepatuhan serta budaya Anti levels of the Bank, from Commissioners and Directors
Fraud dan cyber security dengan mensosialisasikan to all employees, in order to achieve the Bank’s vision
kepada seluruh jajaran Bank dari Komisaris, Direksi and mission while upholding good governance
dan seluruh karyawan sehingga tercapainya tujuan principles.
dari visi dan misi bank, dengan selalu mengedepankan 14. Develop the Bank’s foreign exchange business and
tata kelola yang baik. services to increase fee-based income by marketing
14. Mengembangkan usaha dan layanan devisa Bank foreign exchange products and services to clients,
Devisa untuk meningkatkan feebased income dengan thereby expanding fund-raising (funding) and lending
mulai memasarkan produk dan layanan devisa kepada activities, as well as increasing fee-based income from
n a s a b a h g u n a m e n a m b a h vo l u m e u s a h a export-import services such as Forex and remittance.
penghimpunan dana masyarakat (funding) dan 15. To improve human resources quality, the Bank will
menyalurkan dana untuk kredit (lending) serta prepare for future business and branch network
meningkatkan fee-based income dari layanan ekspor development by implementing the Marketing
impor, seperti Forex dan remmitence. Development Program (MDP) and other training
15. Untuk meningkatkan kualitas SDM, persiapan programs required for employees across all
pengembangan usaha dan jaringan cabang ke depan departments.
dilakukan antara lain pengembangan Marketing
Development Program (MDP), maupun pelatihan lainnya
yang dibutuhkan oleh seluruh karyawan di tiap-tiap
departemennya masing-masing.
TRANSAKSI YANG MENGANDUNG TRANSACTIONS INVOLVING CONFLICTS OF
BENTURAN KEPENTINGAN INTEREST
Selama tahun 2025 tidak terdapat transaksi yang During 2025, there were no transactions involving conflicts
mengandung benturan kepentingan baik yang dilakukan of interest conducted by members of the Board of
oleh anggota Dewan Komisaris, Direksi maupun Pejabat Commissioners, the Board of Directors, or Executive Officers.
Eksekutif.
Nama dan Jabatan Pihak yang Nama dan Jabatan Pengambil Jenis Transaksi / Type Nilai Transaksi (jutaan Rupiah) / Keterangan /
Memiliki Benturan Kepentingan / Keputusan / Name and Position of Transaction Value of Transaction (Million Description
Name and Position of the Person of the Decision Maker Rupiah)
Having Conflict of Interests
- - - - -
240 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 245
KEGIATAN SOSIAL (CORPORATE SOCIAL CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
RESPONSIBILITY) (CSR) ACTIVITIES
Selama tahun 2025 PT Bank Multiarta Sentosa (PT Bank During 2025, PT Bank Multiarta Sentosa (PT Bank Multiarta
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) melakukan kegiatan Sentosa Tbk (Bank MAS)) carried out the following social
Sosial sebagai berikut: activities:
1. Donor Darah HUT PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank 1. 32nd Anniversary Blood Donation of PT Bank Multiarta
MAS) ke -32 Sentosa Tbk (Bank MAS)
Bertepatan dengan ulang tahun PT Bank Multiarta Coinciding with the 32nd anniversary of PT Bank Multiarta
Sentosa Tbk (Bank MAS) ke-32, pada tanggal 13 Januari Sentosa Tbk (Bank MAS) on January 13, 2025, the Bank
2025 PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) held a blood donation event at its Head Office in
kegiatan Donor Darah yang berlokasi di Kantor Pusat collaboration with PMI Jakarta. This blood donation event
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) bekerjasama has become an annual activity attended by employees
dengan PMI Jakarta. Kegiatan Donor Darah, telah during the Bank’s anniversary celebrations. The 2025
menjadi kegiatan tahunan yang diikuti oleh karyawan event was attended by 197 participants, successfully
setiap perayaan ulang tahun PT Bank Multiarta Sentosa collecting 105 blood bags from donors. This program
Tbk (Bank MAS), kegiatan ini diikuti 197 peserta dan demonstrates PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
berhasil dikumpulkan 105 kantong darah dari pendonor. MAS)’s social commitment to supporting public health.
Program ini menunjukkan komitmen sosial PT Bank
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) dalam mendukung
kesehatan masyarakat.
2. Peduli Aksi Bersih di Pangandaran 2. Pangandaran Clean Action
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) melakukan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) conducted
kegiatan aksi bersih pantai pada tanggal 10 Desember a beach clean-up activity on December 10, 2025,
2025 yang diselenggarakan oleh Yayasan WINGS Peduli organized by the WINGS Peduli Foundation at the west
di pantai barat Pangandaran dengan tujuan kegiatan beach of Pangandaran. The activity aimed to raise public
meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai awareness about the importance of sorting and managing
pentingnya memilah dan mengelola sampah sejak dari waste from its source.
sumbernya.
Dalam aksi bersih ini berhasil mengumpulkan 738 In this clean-up activity, 738 kilograms of waste were
Kilogram sampah dalam satu kegiatan, yang kemudian collected in a single event, which were then managed
dikelola oleh Bank Sampah Induk Sahate Pangandaran, by the Sahate Pangandaran Central Waste Bank,
dan memastikan material yang bernilai dapat didaur ensuring that valuable materials could be recycled and
ulang dan tidak langsung berakhir di Tempat did not end up directly in the final disposal site (TPA).
Pembuangan Akhir (TPA). kehadiran PT Bank Multiarta The participation of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
Sentosa Tbk (Bank MAS) dalam kegiatan ini menjadi (Bank MAS) in this activity represents the company’s
bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap pelestarian tangible support for environmental preservation and
lingkungan dan pengelolaan sampah berkelanjutan. sustainable waste management.
3. Employee Engagement, Buka Puasa Bersama 3. Employee Engagement – Joint Iftar (Buka Puasa
Dalam rangka mempererat kebersamaan dan Bersama)
meningkatkan employee engagement, PT Bank Multiarta In order to strengthen camaraderie and enhance
Sentosa menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa employee engagement, PT Bank Multiarta Sentosa
Bersama pada Maret 2025. Kegiatan ini merupakan organized a Joint Iftar in March 2025. This activity is
bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun part of the company’s commitment to fostering a work
budaya kerja sesuai core values Bank MAS. culture aligned with the core values of Bank MAS.
Acara tersebut diikuti oleh seluruh karyawan Bank MAS The event was attended by all Bank MAS employees
serta turut mengundang ustaz untuk memberikan tausiah and included an invitation to a religious teacher (ustaz)
241 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 246
(kultum) yang inspiratif. Selain itu, PT Bank Multiarta Sentosa Additionally, representatives from local orphanages were
Tbk juga mengundang perwakilan dari yayasan panti asuhan invited as a form of the company’s social responsibility
sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada toward the surrounding community.
masyarakat sekitar.
Secara keseluruhan, kegiatan ini dihadiri oleh 1.728 peserta In total, the event was attended by 1,728 participants and
dan berlangsung dengan penuh kehangatan serta took place in a warm and harmonious atmosphere. The
kebersamaan. Rangkaian acara meliputi tausiah singkat program included a brief sermon before breaking the fast,
menjelang waktu berbuka, doa bersama, serta pembagian collective prayers, distribution of Ramadan appreciation
apresiasi Ramadan kepada karyawan dan santunan kepada gifts to employees, and donations to the orphanages.
yayasan panti asuhan.
Melalui kegiatan ini, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk berharap Through this activity, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk aims
dapat terus memperkuat nilai-nilai sesuai core values Bank to continuously strengthen the values of Bank MAS’s core
MAS yakni Nurturing dan Teamwork. values, namely Nurturing and Teamwork.
KEPATUHAN TERHADAP KETENTUAN COMPLIANCE WITH REGULATIONS
Selama tahun 2025 tidak terdapat pelanggaran terhadap During 2025, there were no violations of financial and
ketentuan di bidang keuangan dan perbankan serta keadaan banking regulations, nor any circumstances that endangered
yang membahayakan kelangsungan usaha Bank yang wajib the Bank’s continuity, which are required to be reported by
dilaporkan oleh Dewan Komisaris ke Otoritas Jasa the Board of Commissioners to the Financial Services
Keuangan. Authority (OJK).
SHARES OPTION SHARES OPTION
Bank tidak memiliki kebijakan dan/atau program shares The Bank does not have any policy and/or program for
option dalam bentuk Employee Share Option Program share options in the form of an Employee Share Option
(ESOP) atau Management Share Option Program (MSOP) Program (ESOP) or Management Share Option Program
kepada anggota Dewan Komisaris, Direksi dan pejabat (MSOP) for members of the Board of Commissioners, Board
Eksekutif. of Directors, or Executive Officers.
Keterangan/Nama Jumlah Saham yang Dimiliki Jumlah Opsi /Number of Options Harga Opsi (Rp) Jangka Waktu
Subject/Name (Lembar Saham) /Number of Yang Diberikan Yang Telah Dieksekusi Option Price (IDR) Period
(Lembar Saham) (Lembar Saham)
Owned Shares (Shares) Provided (Shares) Executed (Shares)
Direksi / Board of Directors - - - - -
Komisaris / Board of Commissioners - - - - -
Pejabat Eksekutif / Executives - - - - -
Total - - - - -
BUYBACK SHARE DAN/ATAU BUYBACK BUYBACK OF SHARES
OBLIGASI BANK AND/OR BONDS
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) belum memiliki PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) does not yet
kebijakan untuk Buyback share atau saham serta PT Bank have a policy for share buybacks, nor has the Bank ever
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) belum pernah issued bonds. Therefore, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
menerbitkan obligasi, sehingga PT Bank Multiarta Sentosa (Bank MAS) does not have a policy for bond buybacks.
Tbk (Bank MAS) tidak memiliki kebijakan buyback obligasi.
242 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 247
KEPEMILIKAN SAHAM DIREKSI DAN OWNERSHIP OF SHARES BY DIRECTORS
KOMISARIS AND COMMISSIONERS
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah memiliki PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) has established
Surat Keputusan Direksi No. 004/SK/DIR/012025 tentang Board of Directors Decree No. 004/SK/DIR/012025 on the
Kebijakan Kepemilikan Saham Anggota Direksi dan Anggota Policy of Share Ownership for Members of the Board of
Dewan Komisaris, sebagai pedoman anggota Direksi dan Directors and Members of the Board of Commissioners.
anggota Dewan Komisaris dalam melaksanakan kewajiban This serves as a guideline for members of the Board of
pelaporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan Directors and Board of Commissioners in fulfilling the
saham. obligation to report share ownership or any changes in
share ownership.
Berikut kepemilikan saham Dewan Komisaris dan Direksi The following shows the share ownership of the Board of
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk periode 31 Desember 2025: Commissioners and Directors of PT Bank Multiarta Sentosa
Tbk as of December 31, 2025:
Nama Pemegang Saham Jabatan Jumlah Saham Persentase Saham
Name of Stock Holder Position in Organization Share Total Share Presentage
Hendrik Tanojo Komisaris Utama / President Commissioner - -
Juwita Ekawati Winoto Komisaris / Commissioner - -
Tommy Mukdani Komisaris Independen / Independent Commissioner - -
Nancy Herawati Komisaris Independen / Independent Commissioner - -
Ho Danny Hartono Direktur Utama / President Director 192.900 0,01
Budi Afandi Winoto Direktur / Director - -
Fely Retnowati Direktur / Director 278,500 0,02
Rahmat Bagas Santoso Direktur / Director - -
Edwin Ariono Direktur / Director - -
Budi Setiawan Direktur / Director - -
SELF ASSESMENT TATA KELOLA SELF-ASSESSMENT OF CORPORATE
PERUSAHAAN GOVERNANCE
Untuk meningkatkan kinerja Bank, melindungi stakeholders To enhance the Bank’s performance, protect stakeholders,
dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan and improve compliance with applicable laws and
perundang-undangan yang berlaku, PT Bank Multiarta regulations, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)
Sentosa Tbk (Bank MAS) telah melakukan Self Assesment has conducted a Self-Assessment of Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan mengacu kepada ketentuan Otoritas in accordance with the regulations of the Financial Services
Jasa Keuangan sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Authority (OJK) as set out in OJK Circular Letter No. 14 of
Otoritas Jasa Keuangan No. 14 Tahun 2025 tentang 2025 concerning the Implementation of Governance for
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. Commercial Banks.
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) melakukan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) performs
self assesment terhadap pelaksanaan prinsip-prinsip tata periodic self-assessments of the implementation of corporate
kelola perusahaan secara berkala yang paling kurang governance principles, covering at least 16 (sixteen)
meliputi 16 (sebelas) Faktor Penilaian Pelaksanaan tata Governance Assessment Factors, namely:
kelola perusahaan yaitu: 1. Implementation of duties, responsibilities, and authorities
1. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang of the Board of Directors
direksi 2. Implementation of duties, responsibilities, and authorities
2. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang of the Board of Commissioners
dewan komisaris 3. Completeness and execution of committee duties
3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite 4. Handling of conflicts of interest
4. Penanganan benturan kepentingan
243 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 248
5. Penerapan fungsi kepatuhan 5. Implementation of the compliance function
6. Penerapan fungsi audit intern 6. Implementation of the internal audit function
7. Penerapan fungsi audit ekstern 7. Implementation of the external audit function
8. Penerapan manajemen risiko termasuk sistem 8. Implementation of risk management, including internal
pengendalian intern control systems
9. Pemberian remunerasi 9. Remuneration provision
10. Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan 10. Provision of funds to related parties and large exposures
dana besar 11. Integrity of reporting and information technology systems
11. Integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi 12. Bank strategic plan
12. Rencana strategis bank 13. Shareholder aspects
13. Aspek pemegang saham 14. Implementation of anti-fraud strategies, including anti-
14. Penerapan strategi anti fraud, termasuk anti penyuapan bribery
15. Keuangan keberlanjutan, termasuk penerapan tanggung 15. Sustainable finance, including implementation of social
jawab sosial dan lingkungan and environmental responsibility
16. Penerapan tata kelola dalam KUB 16. Implementation of governance in Corporate Group
Units (KUB)
PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN IMPLEMENTATION OF GOVERNANCE FOR
TERBUKA PUBLICLY LISTED COMPANIES
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) menerapkan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) implements
Tata Kelola sebagai perusahaan terbuka, untuk membangun corporate governance as a publicly listed company to build
kepercayaan seluruh stakeholder dimana perusahaan telah trust among all stakeholders by ensuring the company is
dijalankan dengan baik. Dasar penerapan mengacu pada well-managed. The implementation refers to OJK Regulation
POJK Nomor 21/POJK.04/2015 tanggal 16 November 2015 POJK Number 21/POJK.04/2015 dated November 16, 2015
tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, yang concerning Guidelines for Corporate Governance of Publicly
meliputi: Listed Companies, covering:
• Aspek 1: Hubungan Perusahaan Terbuka dengan • Aspect 1: Relationship between the Public Company
Pemegang Saham dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang and Shareholders in Ensuring Shareholders’ Rights, including
Saham, yang meliputi prinsip-prinsip: principles:
a. Meningkatkan nilai penyelenggaraan rapat umum a. Enhancing the value of the general shareholders meeting.
pemegang saham. b. Improving the quality of communication between the
b. Meningkatkan kualitas komunikasi perusahaan terbuka public company and shareholders or investors.
dengan pemegang saham atau investor. • Aspect 2: Functions and Roles of the Board of
• Aspek 2: Fungsi dan Peran Dewan Komisaris, yang Commissioners, including principles:
meliputi prinsip-prinsip: a. Strengthening the membership and composition of the
a. Memperkuat keanggotaan dan komposisi Dewan Board of Commissioners.
Komisaris. b. Improving the quality of the implementation of the duties
b. Meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan tanggung and responsibilities of the Board of Directors.
jawab Direksi. • Aspect 3: Functions and Roles of the Board of Directors,
• Aspek 3: Fungsi dan Peran Direksi, yang meliputi prinsip- including principles:
prinsip: a. Strengthening the membership and composition of the
a. Memperkuat keanggotaan dan komposisi Direksi. Board of Directors.
b. Meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan tanggung b. Improving the quality of the implementation of the duties
jawab Direksi. and responsibilities of the Board of Directors.
• Aspek 4: Partisipasi Pemangku Kepentingan, yang • Aspect 4: Stakeholder Participation, including principle:
meliputi prinsip: a. Enhancing corporate governance through stakeholder
a. Meningkatkan aspek Tata Kelola perusahaan melalui participation.
partisipasi pemangku kepentingan. • Aspect 5: Information Transparency, including principle:
• Aspek 5: Keterbukaan Informasi, yang meliputi prinsip: a. Improving the implementation of information transparency.
a. Meningkatkan pelaksanaan keterbukaan informasi.
244 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 249
HASIL PENILAIAN SENDIRI TATA KELOLA RESULTS OF CORPORATE GOVERNANCE
Hasil Penilaian sendiri Pelaksanaan Tata Kelola PT Bank SELF-ASSESSMENT
Multiarta Sentosa Tbk posisi 31 Desember 2025: The results of the Corporate Governance Self-Assessment
of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk as of December 31,
2025:
Hasil Perhitungan Sendiri (Self Assessment) Nilai Komposit
Results of Self-Assessment – Composite Score
No. Aspek yang Dinilai Peringkat Catatan
No. Assessed Aspects Rating Notes
1 Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang Direksi 1
Implementation of duties, responsibilities, and authorities of Board of Directors
2 Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang Dewan Komisaris 1
Implementation of duties, responsibilities, and authorities of Board of Commissioners
3 Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite 1
Completeness and implementation of committee’s duties
4 Penanganan benturan kepentingan 1
Handling of conflicts of interest
5 Penerapan fungsi kepatuhan 2
Implementation of the compliance function
6 Penerapan fungsi audit intern 2
Implementation of the internal audit function
7 Penerapan fungsi audit ekstern 2
Implementation of the eksternal audit function
8 Penerapan manajemen risiko termasuk sistem pengendalian intern 2
Implementation of the risk management including the internal control system
9 Pemberian remunerasi 2
Remuneration
10 Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar 2
Provision of funds to related parties and large exposures
11 Integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi 2
Integrity of reporting and information technology system
12 Rencana strategis bank 1
Bank’s strategic plan
13 Aspek pemegang saham 1
Shareholder aspects
14 Penerapan Strategi Anti Fraud dan termasuk Anti Penyuapan 1
Implementation of Anti-Fraud strategy and Anti-Bribery
15 Keuangan keberlanjutan, termasuk penerapan tanggung jawab sosial 2
dan lingkungan
Sustainable finance, including the implementation of social
and environmental responsibility
16 Penerapan tata kelola dalam KUB 2
Implementation of governance within the business group (KUB)
Nilai Komposit / Composite Score 1,56
Predikat Komposit / Composite Rating PK 2 (Baik)
PK 2 (Good)
245 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 250
Kesimpulan / Conclusions:
Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan Tata Kelola PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
Result of Self-Assessment on the Implementation of Corporate Governance
Jenis Peringkat Definisi Peringkat
Type Rating Rating Definition
Individu PK 2 (Baik) Mencerminkan manajemen PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah melaksanakan
Individual PK 2 (Good) penerapan tata kelola perusahaan secara umum adalah Baik. Hal ini dapat dilihat dari pemenuhan
yang memadai atas prinsip-prinsip tata kelola perusahaan. Adapun kelemahan yang masih ada
secara umum kurang signifikan dalam pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola dan masih dapat
diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS).
This rating reflects that the management of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) has generally
implemented corporate governance practices well. This can be seen from the adequate fulfillment
of the corporate governance principles. The existing weaknesses are generally not significant and
can still be addressed through normal management actions by PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
MAS).
Kekuatan dan Kelemahan Penerapan Tata Kelola Strengths of Governance Implementation
A. Governance Structure A. Governance Structure
Secara umum pelaksanaan prinsip-prinsip Tata Kelola Bank In general, the implementation of the principles of Corporate
Umum terkait Governance Structure telah dilakukan sesuai Governance of the Bank related to Governance Structure
ketentuan yang berlaku. has been carried out in accordance with applicable
Faktor-Faktor Positif: regulations.
1. Komposisi Direksi sudah sesuai dengan ketentuan Positive Factors:
yang ditetapkan oleh Regulator dan Direksi aktif 1. The composition of the Board of Directors complies
mengikuti perkembangan terkini dan pelatihan terkait with the Regulator’s requirements, and the Directors
bidang perbankan/keuangan dan manajemen risiko actively participate in the latest developments and
serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, training in banking/finance and risk management,
prinsip kehati-hatian dan kejujuran. consistently upholding integrity, prudence, and honesty.
2. Komposisi Dewan Komisaris sudah sesuai dengan 2. The composition of the Board of Commissioners
ketentuan yang ditetapkan oleh Regulator dan Dewan complies with Regulator requirements, and the
Komisaris aktif mengikuti perkembangan terkini terkait Commissioners actively follow developments in
bidang perbankan/keuangan. banking/finance.
3. Komposisi Komite Audit, Komite Pemantau Risiko dan 3. The composition of the Audit Committee, Risk Monitoring
Komite Remunerasi dan Nominasi sesuai dengan Committee, and Remuneration & Nomination Committee
ketentuan Regulator. complies with Regulator requirements.
4. Bank memiliki kebijakan mengenai penanganan 4. The Bank has a policy on handling conflicts of interest
benturan kepentingan dan telah mengadministrasikan, and has properly administered, documented, and
mendokumentasikan dan mengungkapan benturan disclosed conflicts of interest.
kepentingan dengan baik. 5. The Compliance Unit of PT Bank Multiarta Sentosa
5. Satuan Kerja Kepatuhan PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) is independent from operational units
Tbk (Bank MAS) independen terhadap satuan kerja and has sufficiently qualified human resources to carry
operasional dan telah cukup menyediakan SDM yang out its duties effectively.
berkualitas untuk menyelesaikan tugasnya dengan 6. The organizational structure of the Internal Audit Unit
cukup baik (SKAI) complies with regulations, reporting directly to
6. Struktur Organisasi SKAI PT Bank Multiarta Sentosa the President Director,
Tbk (Bank MAS) telah sesuai dengan ketentuan yang
berlaku dimana SKAI bertanggung jawab langsung
246 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 251
kepada Direktur Utama, telah memiliki Piagam Audit and has an Internal Audit Charter and Guidelines. These
Intern dan Panduan Audit Intern. Piagam Audit Intern documents are currently under review to ensure
dan Panduan Audit Intern Bank saat ini dalam proses compliance with relevant regulations and adoption of
kaji ulang untuk memastikan pemenuhan terhadap the new Global Internal Audit Standards from The
Peraturan terkait dan adopsi Global Internal Audit Institute of Internal Auditors.
Standards baru dari The Institute of Internal Auditor. 7. Audit assignments to Public Accountants and Accounting
Penugasan audit kepada Akuntan Publik dan Kantor Fir ms c omp ly w ith app lica ble r e gula tion s.
Akuntan Publik telah memenuhi aspek sesuai dengan 8. The Bank has an adequate organizational structure to
ketentuan yang berlaku. support risk management and internal control, including
7. Penugasan audit kepada Akuntan Publik dan Kantor SKAI, Risk Management Unit (SKMR), Risk
Akuntan Publik telah memenuhi aspek sesuai dengan Management Committee, and Compliance Unit.
ketentuan yang berlaku. 9. The Bank has sufficient policies, systems, and written
8. Bank telah memiliki struktur organisasi yang memadai procedures for providing funds to related parties and
untuk mendukung penerapan manajemen risiko dan large exposures, including monitoring and resolving
pengendalian intern yang baik antara lain SKAI, SKMR issues.
dan Komite Manajemen Risiko serta Satuan Kerja 10. The Bank has adequate policies and procedures for
Kepatuhan. financial and non-financial transparency, internal
9. Bank telah memiliki kebijakan, sistem dan prosedur reporting, annual Corporate Governance Implementation
tertulis yang cukup memadai untuk penyediaan dana Reports, qualified human resources, and IT security
kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar, berikut systems.
pemantauan dan penyelesaian masalah. 11. The Bank’s Business Plan is prepared according to its
10. Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur mengenai vision and mission, with support from shareholders and
tata cara pelaksanaan transparansi kondisi keuangan commitment to strengthen the Bank’s capital.
dan non keuangan serta pelaporan internal yang cukup
memadai, menyusun Laporan Penerapan Tata Kelola
setiap tahun, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,
dan memiliki SDM yang memadai dan Teknologi
Informasi sistem keamanan (Security System) yang
memadai.
11. Rencana Bisnis Bank disusun sesuai dengan visi dan
misi Bank dan telah mendapat dukungan dari Pemegang
Saham Bank dan komitmen untuk memperkuat
permodalan Bank.
B. Governance Process B. Governance Process
Secara umum Manajemen Bank telah menerapkan In general, the Bank Management has implemented the
Governance Process dengan baik, tercermin dari Governance Process well, reflected in adequate compliance
pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola yang with good governance principles.
baik.
Faktor-Faktor Positif: Positive Factors:
1. Direksi telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya 1. The Board of Directors carries out its duties effectively,
secara efektif, yang mana telah menyampaikan laporan delivering regular, complete, accurate, up-to-date, and
secara berkala, lengkap, akurat, terkini dan tepat waktu timely reports to the Board of Commissioners.
kepada Dewan Komisaris. 2. The Board of Commissioners effectively ensures that
2. Dewan Komisaris telah melaksanakan tugasnya dengan governance principles are implemented at all
baik dalam memastikan terselenggaranya pelaksanaan organizational levels and that Directors act on audit
prinsip-prinsip Tata Kelola dalam setiap kegiatan usaha findings and recommendations properly.
pada seluruh tingkatan jenjang organisasi. Dewan
Komisaris telah memastikan bahwa Direksi telah
menindak lanjuti temuan audit dan rekomendasinya
dengan baik dan cukup efektif.
247 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 252
3. Penyelenggaraan rapat Komite dilakukan secara rutin 3. Committee meetings are held regularly according to
sesuai ketentuan yang berlaku dan memberikan regulations and provide recommendations to the Board
rekomendasi kepada Dewan Komisaris. of Commissioners.
4. Dalam periode Semester II tahun 2025 tidak terdapat 4. No conflicts of interest occurred in the second semester
transaksi benturan kepentingan. of 2025.
5. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direktur yang 5. The duties and responsibilities of the Director in charge
membawahkan Fungsi Kepatuhan dan Satuan Kerja of Compliance and the Compliance Unit are carried
Kepatuhan berjalan sesuai dengan yang ditetapkan o ut a cc o rd ing t o R eg u la to r r equ irem ents.
dalam ketentuan Regulator. 6. SKAI performs independent oversight according to the
6. SKAI telah melakukan fungsi pengawasan secara planned scope, execution, and audit monitoring.
independen, dengan cakupan tugas sesuai dengan 7. Appointed Public Accountants and Accounting Firms
rencana, pelaksanaan maupun pemantauan hasil audit. meet professional standards, contractual agreements,
7. Akuntan Publik dan KAP yang ditunjuk telah memenuhi and audit scope, working independently and reporting
standar profesional akuntan publik dan perjanjian kerja audit results and Management Letters to the Financial
serta ruang lingkup audit yang ditetapkan serta mampu Services Authority (OJK).
bekerja secara independent dan telah melaporkan hasil 8. The Board ensures independent risk management
audit dan Management Letter kepada Otoritas Jasa through separation between Risk Management Division
Keuangan. and operational units.
8. Direksi telah memastikan fungsi manajemen risiko telah 9. Provision of funds to related parties and large exposures
diterapkan secara independen dengan adanya is sufficient and aligns with prudential principles.
pemisahan fungsi antara Divisi Manajemen Risiko 10. The Bank provides financial and non-financial
deng an satuan kerja yang mela kukan d an transparency to stakeholders and regulators according
menyelesaikan transaksi. to regulations.
9. Proses penyediaan dana kepada pihak terkait dan 11. The Board executes the Bank’s Business Plan
penyediaan dana dalam jumlah besar telah memadai effectively, with active supervision from the Board of
dan telah sesuai dengan prinsip kehati-hatian. Commissioners documented in oversight reports.
10. Bank telah melakukan transparansi kondisi keuangan
dan non keuangan kepada stakeholders dan regulator
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
11. Direksi telah melaksanakan rencana Bisnis Bank
dengan efektif dan Dewan Komisaris berperan aktif
dalam melakukan pengawasan yang dituangkan dalam
laporan pengawasan Dewan Komisaris.
Faktor-Faktor Negatif: Negative Factors
Masih terdapat kelemahan minor yaitu: There are still minor weaknesses, namely:
1. Belum efektifnya komunikasi terkait kebijakan, 1. Communication of policies, guidelines, systems, and
pedoman, sistem dan prosedur ke seluruh jenjang procedures across all organizational levels is not yet
organisasi, maka kedepannya akan terus dilakukan fully effective; continuous socialization and training
sosialisasi, pelatihan-pelatihan secara programs will be implemented.
berkesinambungan untuk peningkatan mutu, 2. Socialization of Good Corporate Governance (GCG)
kompetensi dan pengetahuan SDM. practices has not fully reached all branch offices;
2. Sosialisasi penerapan Tata Kelola Perusahaan yang however, the Bank has scheduled further phased
Baik (GCG) belum sepenuhnya menjangkau seluruh socialization.
jaringan kantor, namun Bank telah memiliki rencana
dan jadwal sosialisasi lanjutan yang dilaksanakan
secara bertahap.
248 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 253
C. Governance Outcome C. Governance Outcome
Secara umum Manajemen Bank telah menerapkan In general, the Bank Management has implemented
Governance Outcome dengan baik, tercermin dari Governance Outcomes well, reflected in adequate
pemenuhan yang memadai atas prinsip Tata Kelola yang comp liance with goo d go vernan ce princip les.
baik.
Faktor-Faktor Positif: Positive Factors:
1. Direksi secara berkelanjutan melakukan upaya untuk 1. Directors continuously improve employee competencies
meningkatkan kompetensi karyawan dan senantiasa and communicate the Bank’s strategic policies.
mengkomunikasikan arahan dan kebijakan strategi 2. Knowledge, skills, and capabilities of the Board of
Bank. Commissioners align with Bank performance
2. Peningkatan pengetahuan, keahlian dan kemampuan improvements and stakeholder expectations.
anggota Dewan Komisaris telah sesuai dengan 3. Committees have carried out their functions adequately
Peningkatan kinerja Bank, mampu menyelesaikan according to regulations.
permasalahan yang dihadapi Bank dan sesuai dengan 4. No conflicts of interest occurred in the second semester
e ks pe k t as i P e ma n g k u K e p e n t i n g a n B a n k. of 2025.
3. Masing-masing Komite telah melaksanakan fungsinya 5. The Bank submits semi-annual reports on Compliance
dengan cukup baik sesuai dengan ketentuan yang Function implementation to OJK and quarterly
berlaku. Compliance reports to the President Director and Board
4. Dalam periode Semester II tahun 2025 tidak terdapat of Commissioners, fostering a compliance culture.
benturan kepentingan yang terjadi. 6. SKAI conducts audits objectively.
5. Bank telah menyampaikan Laporan Pokok Pelaksanaan 7. Audit results and Management Letters reflect significant
tugas Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan Bank issues and are submitted timely to OJK.
secara semesteran kepada Otoritas Jasa Keuangan 8. The Bank does not conduct business activities beyond
secara tepat waktu dan Laporan Kepatuhan triwulanan its capital capacity.
disampaikan ke Direktur Utama dan Dewan Komisaris.. 9. Provision of funds to Related Parties and large
Bank terus membangun Budaya Kepatuhan dalam exposures comply with regulations and are reported
kegiatan operasional Bank sehingga sesuai dengan timely to OJK.
peraturan yang berlaku. 10. All reports on financial and non-financial transparency
6. SKAI PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah have been submitted to regulators and published on
bertindak secara objektif dalam melaksanakan audit. the Bank’s website on time.
7. Ha s il au di t da n m an ag em en t l et te r t e l ah 11. The Bank’s Business Plan has been effectively
menggambarkan permasalahan Bank yang signifikan communicated by Directors to controlling shareholders
dan disampaikan secara tepat waktu kepada Otoritas and all organizational levels, ensuring proper
Ja sa K e u a n g a n ole h K AP ya ng d it un ju k. implementation.
8. Bank tidak melakukan aktivitas bisnis yang melampaui
kemampuan permodalan untuk menyerap risiko
kerugian.
9. Penyediaan dana kepada Pihak Terkait dan jumlah
besar telah sesuai dengan ketentuan regulator dan
telah menyampaikan laporan tersebut kepada Otoritas
Jasa Keuangan secara tepat waktu.
10. Seluruh Laporan mengenai transparansi kondisi
keuangan dan non keuangan telah disampaikan kepada
regulator dan disajikan dalam situs web Bank secara
tepat waktu.
11. Rencana Bisnis Bank telah dikomunikasikan dengan
baik oleh Direksi kepada Pemegang Saham Pengendali
dan keseluruh jenjang organisasi sehingga bisa
terealisasi dengan baik.
249 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 254
Faktor-Faktor Negatif: Negative Factors (Minor Weaknesses):
1. Masih terdapat temuan Audit Internal yang berulang 1. Some Internal Audit findings are recurring, though the
namun secara persentase tidak signifikan dibanding percentage is not significant relative to total findings.
jumlah temuan SKAI. 2. Some sanctions exist related to daily LBUT corrections
2. Masih terdapat sanksi terkait pelanggaran koreksi LBUT and SLIK reporting errors.
harian, dan kesalahan pelaporan SLIK. Going forward, the Bank will continue to strengthen the
Kedepannya akan terus ditingkatkan budaya kepatuhan compliance and risk culture throughout all organizational
dan risiko di seluruh jenjang organisasi sehingga penerapan levels to further improve the implementation of good
tata kelola perusahaan yang baik dapat terus ditingkatkan. corporate governance.
250 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 255
Penerapan Pedoman Tata Kelola
Perusahaan Terbuka
Implementation of Public Company
Corporate Governance Guidelines
Berdasarkan POJK Nomor 21/POJK.04/2015 tentang Based on OJK Regulation No. 21/POJK.04/2015 concerning
Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, dan the Implementation of Public Company Corporate
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuang an Nomo r Governance Guidelines and Financial Services Authority
32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015 concerning Public
Perusahaan Terbuka, dalam penerapan 5 (lima) aspek, 8 Company Corporate Governance Guidelines, in
(delapan) Prinsip Tata Kelola Perusahaan yang baik serta implementing the 5 (five) aspects, 8 (eight) principles of
25 (dua puluh lima) rekomendasi yang disampaikan oleh Good Corporate Governance, and 25 (twenty-five)
OJK, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) recommendations issued by OJK, PT Bank Multiarta Sentosa
menerapkan aspek dan prinsip Tata Kelola Perusahaan Tbk (Bank MAS) applies the aspects and principles of
berdasarkan pendekatan “Comply or Explain” sebagai Corporate Governance using the “Comply or Explain”
berikut: approach as follows:
Aspek yang Dinilai Peringkat Catatan
Rated Aspects Rating Notes
Hubungan Perusahaan dengan Pemegang Saham Dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham Comply
Company Relationship with Shareholders in Guaranteeing Shareholder Rights
Fungsi dan Peran Dewan Komisaris Comply
Functions and Roles of the Board of Commissioners
Fungsi dan Peran Direksi Comply
Functions and Roles of the Board of Directors
Partisipasi Pemangku Kepentingan Comply
Stakeholder Participation
Keterbukaaan Informasi Comply
Information Disclosure
Predikat Comply
Rating
Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan Tata Kelola
Result of Self-Assessment on the Implementation of Corporate Governance
Jenis Peringkat Definisi Peringkat
Type Rating Rating Definition
Individu Comply Secara keseluruhan, Penerapan Tata Kelola Perusahaan terbuka telah memenuhi seluruh Aspek yang telah
Individual di tetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yang mana Bank telah melakukan RUPS yang dihadiri
oleh semua anggota Dewan Komisaris dan Direksi, Bank telah mempunyai kebijakan komunikasi dengan para
pemegang saham atau investor, Bank telah memenuhi terkait penilaian sendiri (self-assessment), Bank telah
memiliki kebijakan antara lain terkait anti fraud, seleksi vendor dll, serta Bank telah memenuhi terkait pelaksanaan
keterbukaan informasi, yang mana bank telah mengungkapan kepemilikan saham dan pemilik manfaat akhir
dalam laporan tahunan Bank.
Overall, the implementation of corporate governance in the public company has fulfilled all aspects stipulated
in accordance with applicable regulations. The Bank has conducted General Meetings of Shareholders (GMS)
attended by all members of the Board of Commissioners and the Board of Directors. The Bank has established
a communication policy with shareholders or investors. The Bank has complied with the requirements related
to self-assessment. The Bank has also implemented several policies, including those related to anti-fraud,
vendor selection, and others. Furthermore, the Bank has complied with information disclosure requirements,
in which the Bank has disclosed share ownership and the ultimate beneficial owner in the Bank’s annual report.
251 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 256
Aspek Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan
Aspect Principle Recommendation Implementation
Hubungan Prinsip 1: 1.1 Perusahaan terbuka memiliki cara atau Terpenuhi (Comply)
Perusahaan Meningkatkan Nilai prosedur teknis pengumpulan suara (voting) Bank telah memenuhi, dimana tata cara mengenai
dengan Pemegang Penyelengaraan baik secara terbuka maupun tertutup yang pengambilan suara telah diatur dalam Anggaran Dasar PT
Saham Dalam Rapat Umum m en ge de pan k a n i n de pe nd en si da n Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) dan SK Direksi No.
Menjamin Hak-hak Pemegang Saham kepentingan pemegang saham. 021/SK/DIR/042022 tentang Komunikasi dengan Para
Pemegang Saham (RUPS) 1.1 A public company has methods or Pemegang Saham atau Investor, dimana setiap Rapat Umum
Company Principle 1: technical procedures for vote collection Pemegang Saham, mekanisme pengambilan suara
Relationship with Enhancing the Value (voting), both openly and confidentially, that merupakan bagian dari tata tertib rapat yang dinformasikan
Shareholders in of the Implementation prioritize independence and the interests of kepada para pemegang saham melalui website Bank dan
Ensuring of the General Meeting shareholders. dibacakan kembali di awal rapat.
Shareholders’ of Shareholders Fullfiled (Comply)
Rights (GMS) The Bank has complied with this requirement. The procedures
for vote collection are regulated in the Articles of Association
of PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) and Board of
Directors Decree No. 021/SK/DIR/042022 concerning
Communication with Shareholders or Investors. In every
General Meeting of Shareholders, the voting mechanism
forms part of the meeting rules, which are informed to
shareholders through the Bank’s website and read again at
the beginning of the meeting.
1.2 Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Terpenuhi (Comply)
Direksi perusahaan terbuka hadir dalam Bank telah memenuhi, dimana dalam RUPS Tahunan pada
RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa. tanggal 28 Mei 2025 dan RUPSLB pada tanggal 28 Mei 2025
1 .2 Al l mem be rs o f the Bo ar d of seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi hadir.
Commissioners and Board of Directors of Fullfiled (Comply)
the public company attend the Annual The Bank has complied with this requirement. At the Annual
General Meeting of Shareholders (AGMS) GMS held on May 28, 2025, and the Extraordinary GMS held
and the Extraordinary General Meeting of on May 28, 2025, all members of the Board of Commissioners
Shareholders (EGMS). and the Board of Directors were present.
1.3 Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam Terpenuhi (Comply)
situs web perusahaan terbuka paling sedikit Ringkasan risalah RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa
selama 1 (satu) tahun. telah tersedia dalam situs web PT Bank Multiarta Sentosa
1.3 The summary of the minutes of the GMS Tbk (Bank MAS). Pada situs Web PT Bank Multiarta Sentosa
is available on the public company’s website Tbk (Bank MAS), telah disajikan informasi terkait pelaksaan
for at least 1 (one) year. RUPS, termasuk Ringkasan Risalah RUPS selama 2 (dua)
tahun.
Fullfiled (Comply)
The summaries of the minutes of the Annual GMS and the
Extraordinary GMS are available on the website of PT Bank
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS). The Bank’s website
provides information regarding the implementation of the
GMS, including summaries of the minutes of the GMS for the
past 2 (two) years.
Prinsip 2: 2.1 Perusahaan terbuka memiliki suatu Terpenuhi (Comply)
Meningkatkan Kualitas kebijakan komunikasi dengan pemegang Bank telah mempunyai kebijakan komunikasi dengan para
Komunikasi saham atau investor pemegang saham atau investor (SK Direksi No.
Perusahaan Terbuka 2.1 The public company has a communication 021/SK/DIR/042022 tentang Komunikasi dengan Para
dengan Pemegang policy with shareholders or investors. Pemegang Saham atau Investor) yang dapat diakses oleh
Saham atau Investor publik melalui website Bank.
Principle 2: Fullfiled (Comply)
Enhancing the Quality The Bank has established a communication policy with
of Communication shareholders or investors (Board of Directors Decree No.
between the Public 021/SK/DIR/042022 concerning Communication with
Company and Shareholders or Investors), which is publicly accessible
Shareholders or through the Bank’s website.
Investors
2.2 Perusahaan terbuka mengungkapkan Terpenuhi (Comply)
kebijakan komunikasi perusahaan terbuka Bank mengungkapkan kebijakan komunikasi perusahaan
dengan pemegang saham atau investor terbuka dengan pemegang saham atau investor dalam situs
dalam situs web. web Bank.
2.2 The public company discloses its Fullfiled (Comply)
communication policy with shareholders or The Bank discloses its communication policy with shareholders
investors on its website. or investors on the Bank’s website.
252 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 257
Aspek Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan
Aspect Principle Recommendation Implementation
Fungsi dan Peran Prinsip 3: 3.1 Penentuan jumlah anggota Dewan Terpenuhi (Comply)
Dewan Komisaris Memperkuat Komisaris mempertimbangkan kondisi Bank telah menenuhi, dimana hal ini sesuai dengan yang
Function and Role of Keanggotaan dan perusahaan terbuka. diatur dalam Anggaran Dasar Bank serta ketentuan regulator
the Board of Komposisi Dewan 3.1 The determination of the number of yang berlaku. Per 31 Desember 2025, jumlah anggota Dewan
Commissioners Komisaris members of the Board of Commissioners Komisaris PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)
Principle 3: considers the condition of the public company. sebanyak 4 (empat) orang yang terdiri dari 2 (dua) orang
Strengthening the Komisaris Independen dan 2 (dua) orang Komisaris Non
Membership and Independen.
Composition of the Fullfiled (Comply)
Board of The Bank has complied with this requirement, in accordance
Commissioners with the provisions stipulated in the Bank’s Articles of
Association and applicable regulatory requirements. As of
December 31, 2025, the Board of Commissioners of PT Bank
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) consists of 4 (four)
members, comprising 2 (two) Independent Commissioners
a n d 2 (t w o ) N o n -I n de p e nd e nt Co m mi s s i o n ers .
3.2 Penentuan komposisi anggota Dewan Terpenuhi (Comply)
Komisaris memperhatikan keberagaman Bank telah memenuhi, sesuai dengan ketentuan dan peraturan
keahlian, pengetahuan dan pengalaman yang yang terkait.
dibutuhkan. Fullfiled (Comply)
3.2 The determination of the composition of The Bank has complied with this requirement in accordance
the Board of Commissioners considers the with the relevant rules and regulations.
diversity of expertise, knowledge, and
experience required.
Prinsip 4: 4.1 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan Terpenuhi (Comply)
Meningkatkan Kualitas penilaian sendiri (self assessment) untuk Bank telah memenuhi dan tercantum dalam Pedoman dan
Pelaksaaan Tugas dan m en i l a i k i ne r j a D e w a n K o m i s a r i s Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris.
Tanggung Jawab 4.1 The Board of Commissioners has a self- Fullfiled (Comply)
Dewan Komisaris a ssessmen t policy t o evalu ate th e The Bank has complied with this requirement, which is
Principle 4: performance of the Board of Commissioners. stipulated in the Guidelines and Work Procedures of the
Enhancing the Quality Board of Commissioners.
of the Implementation
of Duties and 4.2 Kebijakan penilaian sendiri (self Terpenuhi (Comply)
Responsibilities of the assessment) untuk menilai kinerja Dewan Bank telah memenuhi dan telah diungkapkan dalam Laporan
Board of Komisaris, diungkapkan melalui laporan Tahunan Bank.
Commissioners tahunan perusahaan terbuka. Fulfilled (Comply)
4.2 The self-assessment policy used to The Bank has complied with this requirement and has
evaluate the performance of the Board of disclosed it in the Bank’s Annual Report.
Commissioners is disclosed in the public
company’s Annual Report.
4.3 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan Terpenuhi (Comply)
terkait pengunduran diri anggota Dewan Bank telah memenuhi dan tercantum dalam Pedoman dan
Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
keuangan. Fulfilled (Comply)
4.3 The Board of Commissioners has a policy The Bank has complied with this requirement, which is
regarding the resignation of members of the stipulated in the Guidelines and Work Procedures of the
Board of Commissioners if they are involved Board of Commissioners.
in financial crimes.
4.4 Dewan Komisaris atau komite yang Terpenuhi (Comply)
menjalankan fungsi nominasi dan remunerasi Bank telah memiliki kebijakan suksesi dalam proses nominasi
menyusun kebijakan suksesi dalam proses anggota Direksi.
nominasi anggota Direksi. The Bank has established a succession policy for the
4.4 The Board of Commissioners or the nomination process of members of the Board of Directors.
committee performing the nomination and
remuneration function prepares a succession
policy in the nomination process for members
of the Board of Directors.
253 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 258
Aspek Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan
Aspect Principle Recommendation Implementation
Fungsi dan Peran Prinsip 5: 5.1 Penentuan jumlah anggota Direksi Terpenuhi (Comply)
Direksi Memperkuat mempertimbangkan kondisi perusahaan Bank telah memenuhi, dimana hal ini dituangkan dalam
Function and Role Keanggotaan dan terbuka serta efektifitas dalam pengambilan Anggaran Dasar Bank dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja
of the Board of Komposisi Direksi keputusan. Direksi. Hal ini telah sesuai dengan ketentuan dan peraturan
Directors Principle 5: 5.1 The determination of the number of yang berlaku. Per 31 Desember 2025, jumlah anggota Direksi
Strengthening the members of the Board of Directors considers PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) sebanyak 6
Membership and the condition of the public company as well (orang) orang.
Composition of the as effectiveness in decision-making. Fulfilled (Comply)
Board of Directors The Bank has complied with this requirement, which is
stipulated in the Bank’s Articles of Association and the
Guidelines and Work Procedures of the Board of Directors.
This is in accordance with the applicable rules and regulations.
As of December 31, 2025, the Board of Directors of PT Bank
Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) consists of 6 (six) members.
5.2 Penentuan komposisi anggota Direksi Terpenuhi (Comply)
memperhatikan keberagaman keahlian, Bank telah memenuhi sesuai dengan ketentuan dan peraturan
pengetahuan dan pengalaman yang yang berlaku dan telah diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib
dibutuhkan. Kerja Direksi.
5.2 The determination of the composition of Fulfilled (Comply)
the Board of Directors takes into account the The Bank has complied with this requirement in accordance
diversity of expertise, knowledge, and with the applicable rules and regulations, as stipulated in the
experience required. Guidelines and Work Procedures of the Board of Directors.
5.3 Anggota Direksi yang membawahi bidang Terpenuhi (Comply)
akuntansi atau keuangan memiliki keahlian Bank telah memenuhi sesuai dengan ketentuan dan peraturan
dan/atau pengetahuan dibidang akuntansi. yang berlaku.
5.3 Members of the Board of Directors who Fulfilled (Comply)
oversee accounting or finance possess The Bank has complied with this requirement in accordance
expertise and/or knowledge in accounting. with the applicable rules and regulations.
Prinsip 6: 6.1 Direksi mempunyai kebijakan penilaian Terpenuhi (Comply)
Meningkatkan sendiri (self assessment) intuk menilai kinerja Bank telah memenuhi, dimana mekanisme kinerja Direksi
Kualitas Pelaksaaan Direksi. dilakukan melalui perbandingan antara target dan pencapaian
Tugas dan Tanggung 6.1 The Board of Directors has a self- bank secara aktual, sesuai dengan bidang tanggung jawab
Jawab Direksi asse ssment p olicy t o evaluate the dari masing-masing anggota Direksi sesuai dengan ketentuan
Principle 6: performance of the Board of Directors. yang berlaku.
Enhancing the Quality Fulfilled (Comply)
of the Implementation The Bank has complied with this requirement. The performance
of Duties and evaluation mechanism of the Board of Directors is conducted
Responsibilities of the by comparing the Bank’s targets with the actual achievements,
Board of Directors in accordance with the areas of responsibility of each member
of the Board of Directors and applicable regulations.
6.2 Kebijakan penilaian sendiri (self Terpenuhi (Comply)
assessment) untuk menilai kinerja Direksi Bank telah memenuhi dan telah diungkapkan dalam laporan
diungkapkan melalui laporan tahunan tahunan.
perusahaan terbuka. Fulfilled (Comply)
6.2 The self-assessment policy used to The Bank has complied with this requirement and has disclosed
evaluate the performance of the Board of it in the Annual Report.
Directors is disclosed in the public company’s
Annual Report.
6.3 Direksi mempunyai kebijakan terkait Terpenuhi (Comply)
pengunduran diri anggota Direksi apabila Bank telah memenuhi dan tercantum dalam Pedoman dan
te rlibat dalam kejahatan keuangan. Tata Tertib Kerja Direksi
6.3 The Board of Directors has a policy Fulfilled (Comply)
regarding the resignation of members of the The Bank has complied with this requirement, which is
Board of Directors if they are involved in stipulated in the Guidelines and Work Procedures of the Board
financial crimes. of Directors.
254 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 259
Aspek Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan
Aspect Principle Recommendation Implementation
Partisipasi Prinsip 7: 7.1 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan Terpenuhi (Comply)
Pemangku Meningkatkan Aspek untuk mencegah terjadinya insider trading. Bank telah memenuhi, dimana bank telah memiliki kebijakan
Kepentingan Tata Kelola 7.1 The public company has a policy to terkait kode etik, pedoman perilaku.
Stakeholder Perusahaan melalui prevent insider trading. Fulfilled (Comply)
Participation Partisipasi Pemangku The Bank has complied with this requirement, as it has
Kepentingan established policies related to the Code of Ethics and Code
Principle 7: of Conduct.
Enhancing
Corporate 7.2 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan Terpenuhi (Comply)
Governance Aspects anti korupsi dan anti-fraud. Bank telah memenuhi, dimana bank telah memiliki kebijakan
through Stakeholder 7.2 The public company has an anti-corruption anti korupsi dan anti fraud.
Participation and anti-fraud policy. Fulfilled (Comply)
The Bank has complied with this requirement, as it has
established anti-corruption and anti-fraud policies.
7.3 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan Terpenuhi (Comply)
tentang seleksi dan peningkatan kemampuan Bank telah memenuhi, dimana bank telah memiliki kebijakan
pemasok atau vendor. terkait vendor/rekanan.
7.3 The public company has a policy Fulfilled (Comply)
regarding the selection and capability The Bank has complied with this requirement, as it has
development of suppliers or vendors. e stablis he d p olic ies re lated t o v en do rs/partn ers.
7.4 Perusahaan terbuka memilki kebijakan Terpenuhi (Comply)
tentang pemenuhan hak-hak kreditur. Bank telah menuhi, dimana bank telah memiliki kebijakan
7.4 The public company has a policy bidang perkreditan.
regarding the fulfillment of creditors’ rights. Fulfilled (Comply)
The Bank has complied with this requirement, as it has
established policies related to the credit/lending sector.
7.5 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan Terpenuhi (Comply)
sistem whistle blowing. Bank telah memenuhi, dimana bank telah memiliki kebijakan
7.5 The public company has a whistleblowing terkait sistem wistleblowing/kebijakan anti fraud
system policy. Fulfilled (Comply)
The Bank has complied with this requirement, as it has
established policies related to the whistleblowing system and
anti-fraud policy.
7.6 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan Terpenuhi (Comply)
pemberian insentif jangka panjang kepada Bank telah menenuhi, dimana bank telah memiliki kebijakan
Direksi dan karyawan. terkait pemberian insentif jangka panjang kepada Direksi dan
7.6 The public company has a policy karyawan.
regarding the provision of long-term incentives Fulfilled (Comply)
to the Board of Directors and employees. The Bank has complied with this requirement, as it has
established policies related to the provision of long-term
incentives for the Board of Directors and employees.
Keterbukaaan Prinsip 8: 8.1 Perusahaan terbuka memanfaatkan Terpenuhi (Comply)
Informasi Meningkatkan penggunaan tektology informasi secara lebih Bank telah memenuhi pelaksanaan keterbukaan informasi,
Information Pelaksanaan luas selain situs web sebagai media yang mana PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS) telah
Disclosure Keterbukaan keterbukaan informasi. mengelola situs Web seoptimal mungkin untuk selalu
Informasi 8.1 The public company utilizes information menyediakan informasi dan laporan yang terbaru dan akurat
Principle 8: technology more broadly, in addition to its untuk publik. Selain situs web, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk
Enhancing the website, as a medium for information (Bank MAS) juga memanfaatkan teknologi dan aplikasi media
Implementation of disclosure. sosial lainnya seperti Instagram dan Facebook untuk media
Information Disclosure keterbukaan informasi.
Fulfilled (Comply)
The Bank has complied with the implementation of information
disclosure. PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank MAS)
manages its website optimally to consistently provide the latest
and most accurate information and reports to the public. In
addition to its website, PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (Bank
MAS) also utilizes other technologies and social media platforms
such as Instagram and Facebook as additional media for
information disclosure.\
255 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 260
Aspek Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan
Aspect Principle Recommendation Implementation
8.2 Laporan tahunan perusahaan terbuka Terpenuhi (Comply)
mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam Bank telah memenuhi, dan bank telah mengungkapkan informasi
kepemilikan saham perusahaan terbuka paling mengenai pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Bank
sedikit 5% (lima persen), selain pengungkapan dan pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham
pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham dalam Laporan Tahunan Bank
perusahaan terbuka melalui pemegang saham Fulfilled (Comply)
utama dan pengendali. The Bank has complied with this requirement and has disclosed
8.2 The annual report of a public company information regarding the ultimate beneficial owners of the Bank’s
discloses the ultimate beneficial owner in the share ownership, as well as shareholders holding 5% or more
share ownership of the public company of at of the shares, in the Bank’s Annual Report.
least 5% (five percent), in addition to the
disclosure of the ultimate beneficial owner
through the main and controlling shareholders.
Predikat/Rating Comply
256 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 261
PT BANK MULTIARTA SENTOSA TBK LAPORAN KEUANGAN tanggal 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tangal tersebut beserta laporan auditor independen FINANCIAL STATEMENTS as of DECEMBER 31, 2025 AND 2024 and for the years then ended with independent auditors’ report 257 Laporan Tahunan 2025 2025 Annual Report
Page 262
DAFTAR ISI / TABLE OF CONTENTS
Halaman / Pages
SURAT PERNYATAAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS' STATEMENT
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITORS' REPORT
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
LAPORAN POSISI KEUANGAN 1-2 STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 3-4 AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS 5 STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
LAPORAN ARUS KAS 6 STATEMENTS OF CASHFLOWS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 7 - 99 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Page 263
Page 264
Page 265
Page 266
Page 267
Page 268
Page 269
Page 270
Page 271
Page 272
Page 273
Page 274
Page 275
Page 276
Page 277
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
Kas 4 304.303.113.014 300.463.127.974 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 2e,5 3.040.764.399.411 2.562.129.132.862 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2e,6 219.930.022.791 305.962.273.872 Current accounts with other banks
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (33.527.245) (44.321.760) Allowance for impairment losses
219.896.495.546 305.917.952.112
Penempatan pada Bank Indonesia 2f,7 Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 2.405.354.364.843 1.733.136.735.640 and other banks
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (76.278.467) (32.121.375) Allowance for impairment losses
2.405.278.086.376 1.733.104.614.265
Efek-efek 2g,8 12.278.106.496.076 10.350.666.876.909 Marketable securities
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (64.500.000) (46.500.000) Allowance for impairment losses
12.278.041.996.076 10.350.620.376.909
Efek-efek yang dibeli dengan janji 2h,9 Marketable securities purchased
dijual kembali 555.109.134.019 984.806.647.208 under resale agreement
Kredit yang diberikan 2i,2z,10, 33 Loans
Pihak berelasi 341.548.124.498 373.348.310.616 Related parties
Pihak ketiga 13.481.913.485.709 11.611.582.229.980 Third parties
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (246.609.124.948) (234.787.939.205) Allowance for impairment losses
13.576.852.485.259 11.750.142.601.391
Tagihan akseptasi 2j,11 10.815.798.093 14.185.851.608 Acceptance receivables
Dikurangi: Less:
Penyisihan kerugian penurunan nilai (2.000.167) (2.623.359) Allowance for impairment losses
10.813.797.926 14.183.228.249
Aset tetap 2k,2w,12 Fixed assets
Harga perolehan 298.142.851.826 253.233.186.517 Costs
Akumulasi penyusutan (148.126.254.681) (108.469.254.693) Accumulated depreciation
150.016.597.145 144.763.931.824
Aset pajak tangguhan - bersih 2x,17e 38.441.977.574 45.535.892.740 Deferred tax assets - net
Aset lain-lain - bersih 2l,2m,2n,13 523.608.748.367 697.862.377.602 Other assets - net
JUMLAH ASET 33.103.126.830.713 28.889.529.883.136 TOTAL ASSETS
- -
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
1
Page 278
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2o,14 104.703.569.775 159.906.833.048 Liabilities immediately payable
Simpanan nasabah 2p,2z,15,33 Deposits from customers
Pihak berelasi 19.022.910.222.169 15.590.991.646.193 Related parties
Pihak ketiga 9.558.453.689.373 8.963.017.942.297 Third parties
28.581.363.911.542 24.554.009.588.490
Simpanan dari bank lain 2q,16 Deposits from other banks
Pihak ketiga 2.171.820.326 4.170.232.243 Third parties
Liabilitas akseptasi 2j,11 10.815.798.093 14.185.851.608 Acceptance payables
Utang pajak 2x,17 18.485.209.083 14.973.271.681 Taxes payable
Liabilitas imbalan pasca kerja 2v,2y,31 106.622.944.477 91.060.528.445 Post-employment benefits liabilities
Beban yang masih harus dibayar 18 28.776.064.186 33.408.562.365 Accrued expenses
Liabilitas lain-lain 19 145.080.940.070 123.093.073.340 Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 28.998.020.257.552 24.994.807.941.220 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Modal dasar: Authorized capital:
3.800.000.000 saham dengan 3,800,000,000 shares with
nominal Rp1.000 per saham par value Rp1,000 per share
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid capital:
penuh:
1.402.010.763 saham 2r,2aa,20 1.402.010.763.000 1.402.010.763.000 1,402,010,763 shares
Tambahan modal disetor - bersih 21 838.617.054.630 838.617.054.630 Additional paid-in capital - net
Selisih penilaian kembali aset tetap 2k,2v,12 34.242.612.661 34.560.396.979 Revaluation surplus of fixed assets
Laba (rugi) yang belum direalisasi atas Unrealized gain (loss) on
efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui marketable securities at fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income -
- setelah pajak tangguhan 2g,2v,8 15.081.109.762 (25.273.101.108) net of deferred tax
Rugi pengukuran kembali Loss remeasurement of
program manfaat pasti - defined benefit pension plans -
setelah pajak pajak tangguhan 2v,2y,31 (11.320.891.177) (8.468.230.504) net of deferred tax
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 2s,22 24.000.000.000 22.000.000.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 2s,22 1.802.475.924.285 1.631.275.058.919 Unappropriated
1.826.475.924.285 1.653.275.058.919
JUMLAH EKUITAS 4.105.106.573.161 3.894.721.941.916 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITIES AND
33.103.126.830.713 28.889.529.883.136
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS EQUITY
- -
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
2
Page 279
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
LAPORAN LABA RUGI STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk tahun berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING INCOME AND
OPERASIONAL EXPENSES
Pendapatan bunga 2t,23,33 1.951.455.104.250 1.797.238.366.212 Interest income
Beban bunga 2t,24,33 (1.016.852.719.995) (960.332.032.153) Interest expense
Pendapatan bunga bersih 934.602.384.255 836.906.334.059 Net interest income
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Pendapatan provisi dan komisi Provision and commissions
selain dari kredit yang diberikan 2u,25 2.466.599.633 2.609.268.402 other than from loans
Lain-lain 2u,25 57.261.432.570 51.099.761.906 Others
Jumlah pendapatan operasional lainnya 59.728.032.203 53.709.030.308 Total other operating income
Beban operasional lainnya Other operating expenses
Tenaga kerja 2y,26,31 (404.487.126.069) (320.553.172.478) Personnel
Umum dan administrasi 2w,27 (294.436.991.645) (253.713.575.337) General and administrative
Penyisihan atas penurunan nilai Allowance for impairment
aset keuangan 28 (23.944.190.517) (23.375.322.734) losses on financial assets
Jumlah beban operasional lainnya (722.868.308.231) (597.642.070.549) Total other operating expenses
LABA OPERASIONAL 271.462.108.227 292.973.293.818 INCOME FROM OPERATIONS
PENDAPATAN (BEBAN) NON- NON-OPERATING
OPERASIONAL INCOME (EXPENSES)
Pendapatan non-operasional 29 8.697.899.617 1.017.315.345 Non-operating income
Beban non-operasional 29 (16.980.422.299) (18.475.963.856) Non-operating expenses
BEBAN NON-OPERASIONAL - BERSIH (8.282.522.682) (17.458.648.511) NON-OPERATING EXPENSES-NET
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 263.179.585.545 275.514.645.307 INCOME BEFORE INCOME TAX
- -
BEBAN PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX EXPENSE
Kini 2x,17b (61.542.176.960) (60.044.265.600) Current
Tangguhan 2x,17b,17e 3.491.920.012 (777.277.748) Deferred
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (58.050.256.948) (60.821.543.348) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH 205.129.328.597 214.693.101.959 NET INCOME
- -
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
3
Page 280
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
LAPORAN LABA RUGI STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk tahun berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN: OTHER COMPREHENSIVE INCOME:
Items that will be reclassified
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Keuntungan (kerugian) dari perubahan nilai aset Gain (loss) on changes in value of
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui financial assets at fair value through
penghasilan komprehensif lain 2g,2v,8 51.774.689.900 (4.307.547.192) other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait dengan Income tax relating to
komponen penghasilan component of other
komprehensif lainnya 17d (11.390.431.778) 947.660.382 comprehensive income
Penyesuaian atas cadangan kerugian Adjustment for allowance
penurunan nilai wajar aset keuangan impairment losses of financial assets
yang diukur pada penghasilan measured at fair value through
komprehensif lainnya (30.047.252) 44.287.984 other comprehensive income
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Laba (rugi) pengukuran kembali atas Gain (loss) remeasurement on defined
program imbalan pasti 2v,31 (3.657.257.273) 1.068.388.180 benefit plans
Pajak penghasilan terkait dengan Income tax relating to
komponen penghasilan component of other
komprehensif lainnya 17d 804.596.600 (235.045.400) comprehensive income
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income -
setelah pajak 37.501.550.197 (2.482.256.046) net of tax
JUMLAH LABA TOTAL COMPREHENSIVE
242.630.878.794 212.210.845.913
KOMPREHENSIF INCOME
LABA PER SAHAM DASAR 146,31 153,13 BASIC EARNINGS PER SHARE
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
4
Page 281
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk tahun berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Keuntungan (kerugian)
yang belum direalisasi
atas efek-efek yang
diukur pada
nilai wajar melalui
penghasilan
komprehensif lain Laba (rugi)
setelah pajak
pengukuran kembali
tangguhan/ Unrealized
program manfaat pasti -
gain (loss) on
Modal setelah pajak tangguhan/
marketable securities
ditempatkan dan Tambahan Selisih penilaian at fair value through Gain (loss) remeasurement Saldo laba/Retained earnings
disetor penuh/ modal disetor bersih/ kembali aset tetap/ other comprehensive of defined benefit Telah ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ Issued and fully Additional paid-in Dana setoran modal/ Revaluation surplus of income - pension plans - penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/
Notes paid capital capital - net Advance capital fixed assets net of deferred tax net of deferred tax Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo 31 Desember 2023 1.402.010.763.000 838.617.054.630 - 35.259.544.860 (21.957.502.282) (9.301.573.284) 20.000.000.000 1.417.882.809.079 3.682.511.096.003 Balance as of December 31, 2023
Pembentukan Appropriation for
cadangan umum 2s,22 - - - - - 2.000.000.000 (2.000.000.000) - general reserve
Dipindahkan ke saldo laba - - - (699.147.881) - - - 699.147.881 - Transferred to retained earnings
Laba bersih tahun berjalan - - - - - - - 214.693.101.959 214.693.101.959 Net income for the year
Penghasilan komprehensif
lain - neto 8,12,31 - - - - (3.315.598.826) 833.342.780 - - (2.482.256.046) Other comprehensive income - net
Saldo 31 Desember 2024 1.402.010.763.000 838.617.054.630 - 34.560.396.979 (25.273.101.108) (8.468.230.504) 22.000.000.000 1.631.275.058.919 3.894.721.941.916 Balance as of December 31, 2024
Pembentukan Appropriation for
cadangan umum 2s,22 - - - - - - 2.000.000.000 (2.000.000.000) - general reserve
Dividen tunai 22 - - - - - - - (32.246.247.549) (32.246.247.549) Cash dividends
Dipindahkan ke saldo laba - - - (317.784.318) - - - 317.784.318 - Transferred to retained earnings
Laba bersih tahun berjalan - - - - - - - 205.129.328.597 205.129.328.597 Net income for the year
Penghasilan komprehensif
lain - neto 8,12,31 - - - - 40.354.210.870 (2.852.660.673) - - 37.501.550.197 Other comprehensive income - net
Saldo 31 Desember 2025 1.402.010.763.000 838.617.054.630 - 34.242.612.661 15.081.109.762 (11.320.891.177) 24.000.000.000 1.802.475.924.285 4.105.106.573.161 Balance as of December 31, 2025
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
5
Page 282
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
Untuk tahun berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, provisi dan komisi 2.072.727.362.454 1.884.262.199.197 Interest, provision and commissions received
Pembayaran bunga (1.018.333.071.744) (963.607.212.670) Interest paid
Penerimaan pendapatan operasional lainnya 56.388.069.118 48.573.609.566 Other operating income received
Pembayaran beban umum dan administrasi (253.014.024.940) (209.868.189.673) General and administrative expenses paid
Pembayaran beban tenaga kerja (382.656.475.925) (317.452.024.994) Personnel expenses paid
Penerimaan pendapatan non-operasional 8.719.273.120 968.019.759 Non-operating income received
Pembayaran beban non-operasional (16.074.931.003) (14.840.914.711) Non-operating expenses paid
Pembayaran pajak penghasilan (59.673.982.188) (61.610.819.897) Income tax paid
Penerimaan kas sebelum perubahan Cash received before changes in
408.082.218.892 366.424.666.577
dalam aset dan liabilitas operasi operating assets and liabilities
Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi Decrease (increase) in operating assets
Kredit yang diberikan (2.045.534.916.395) (2.282.564.048.437) Loans
Aset lain-lain 345.737.869.018 (281.711.113.339) Other assets
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi Increase (decrease) in operating liabilities
Liabilitas segera (55.203.263.273) (71.811.117.559) Liabilities immediately payable
Simpanan nasabah Deposits from customers
Giro 2.681.022.363.302 150.771.898.953 Current accounts
Tabungan 377.610.616.754 721.130.236.195 Saving accounts
Deposito 968.721.342.996 520.454.374.725 Time deposits
Simpanan dari bank lain (1.998.411.917) 2.167.627.582 Deposits from other banks
Liabilitas lain-lain 3.851.868.693 (67.131.902.280) Other liabilities
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) Net cash provided by (used in)
2.682.289.688.070 (942.269.377.583)
aktivitas operasi operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Efek-efek (1.551.873.486.811) (641.307.239.196) Marketable securities
Pembelian aset tetap 12 (37.182.494.762) (27.210.223.663) Acquisitions of fixed assets
Hasil penjualan aset tetap 12 4.360.188.475 85.585.586 Proceeds from sale of fixed assets
Kas bersih digunakan untuk Net cash used in
(1.584.695.793.098) (668.431.877.273)
aktivitas investasi investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran dividen kas 21 (32.246.247.549) - Cash dividend paid
Kas bersih digunakan untuk Net cash used in
(32.246.247.549) -
aktivitas pendanaan financing activities
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS NET INCREASE (DECREASE)
DAN SETARA KAS 1.065.347.647.423 (1.610.701.254.856) IN CASH AND CASH EQUIVALENTS
Kas dan setara kas awal tahun 4.901.742.034.708 6.507.307.868.822 Cash and cash equivalents at beginning of year
Laba nilai tukar pada kas Exchange gains on cash
dan setara kas 3.339.963.085 5.135.420.742 and cash equivalents
Kas dan setara kas akhir tahun 5.970.429.645.216 4.901.742.034.708 Cash and cash equivalents at end of year
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:
Kas 4 304.303.113.014 300.463.127.974 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 3.040.764.399.411 2.562.129.132.862 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6 219.930.022.791 305.962.273.872 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
bank lain yang jatuh tempo dalam 3 bulan and other banks with original maturities
atau kurang sejak tanggal perolehan 7 2.405.432.110.000 1.733.187.500.000 of 3 months or less from acquisition date
Jumlah kas dan setara kas 5.970.429.645.216 4.901.742.034.708 Total cash and cash equivalents
- -
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements
tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan form an integral part of these financial statements as a whole
6
Page 283
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan Informasi Umum Bank a. Establishment and General Information of the Bank
PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (“Bank”) didirikan berdasarkan Akta PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (the "Bank”) was established by Deed
Notaris H. Saidus Sjahar, S.H. No.201 tanggal 28 Juli 1992 yang No.201 dated on July 28, 1992 of H. Saidus Sjahar, S.H., this has
telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan been approved by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia
Surat Keputusan No.C2-6998. HT.01.01.TH92 tanggal 25 Agustus through Decision Letter No.C2-6998. HT.01.01.TH92 dated on August
1992. Sedangkan Bank baru mulai beroperasi secara komersial 25, 1992. Meanwhile, the Bank started to operate commercially on
sejak tanggal 11 Januari 1993. January 11, 1993.
Anggaran Dasar Bank telah mengalami beberapa kali perubahan, The Bank’s Articles of Association have been amended several times,
terakhir dengan Akta Notaris No.14 tanggal 28 Mei 2025 oleh Doktor the latest by Deed No.14 dated on May 28, 2025 of Doktor Putra
Putra Hutomo, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah diterima Hutomo, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, which was received and
serta dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum registered in Legal Entity Administrative System Database of the
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
dengan Surat Keputusan No.AHU-AH.01-09-0271787 tanggal 28 No.AHU-AH.01-09-0271787 dated on May 28, 2025.
Mei 2025.
Bank telah memperoleh izin usaha sebagai Bank Umum melalui Bank has obtained a licence as General Bank through the Ministry of
Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Finance Decree No.1093/KMK.017/1992 regarding the granting
No.1093/KMK.017/1992 tentang pemberian izin usaha PT Bank licences to conduct business for PT Bank Multiarta Sentosa.
Multiarta Sentosa.
Bank telah memperoleh izin usaha sebagai Bank Umum Devisa Bank has obtained a licence as a Foreign Exchange Bank through the
melalui Surat Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No.S- Financial Service Authority (“OJK”) Decree No.S-163/PB.12/2016
163/PB.12/2016 tanggal 13 Juni 2016, dan Salinan Keputusan dated on June 13, 2016, and a copy of the Decision of the
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) Commissioners of the Board Members Financial Service Authority
No.KEP-21/D.03/2016 tentang pemberian izin melakukan kegiatan (“OJK”) No.KEP-21/D.03/2016 on the granting of licenses to conduct
usaha dalam valuta asing bagi PT Bank Multiarta Sentosa. business in foreign currencies for PT Bank Multiarta Sentosa.
Berdasarkan Akta Notaris No.219 tanggal 20 Agustus 2025 oleh Based on Deed No.219 dated on August 20, 2025 of Christina Dwi
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta, para Utami, S.H., M.Hum., M.Kn, Notary in Jakarta, the shareholders
pemegang saham menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris agreed to the changes in the composition of the members of Board of
dan Direksi. Perubahan ini telah diterima serta dicatat dalam Commissioners and Directors. This change was received and
database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum registered in Legal Entity Administrative System Database of the
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
Keputusan No.AHU-AH.01.09-0328477 tanggal 22 Agustus 2025. No.AHU-AH.01.09-0328477 dated on August 22, 2025.
Induk perusahaan Bank adalah PT Danabina Sentana yang juga The Bank’s parent company is PT Danabina Sentana which is the
merupakan pemegang saham mayoritas dari Bank. Pemegang majority shareholder of the Bank. The majority shareholder of PT
saham mayoritas PT Danabina Sentana adalah PT Lumbung Danabina Sentana is PT Lumbung Artakencana which is a company
Artakencana, perusahaan yang didirikan di Indonesia yang established in Indonesia and the Bank’s ultimate shareholder is Wings
merupakan pemegang saham pengendali terakhir dan tergabung Group.
dalam kelompok usaha Wings Grup.
b. Maksud dan Tujuan b. Purpose and Objectives
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, ruang lingkup In accordance with article 3 of the Bank’s Articles of Association, the
kegiatan Bank adalah menjalankan usaha di bidang jasa perbankan. scope of its activities is to engage in banking services.
c. Jaringan Kantor c. Office Network
Kantor Pusat Bank berlokasi di Grha Bank MAS, Jl. Setiabudi Bank’s head office is located in Grha Bank MAS Jl. Setiabudi Selatan
Selatan Kav 7-8, Jakarta dan memiliki kantor cabang dan kantor Kav 7-8, Jakarta and has branches and sub-branches as follows:
cabang pembantu sebagai berikut:
2025 2024
Kantor pusat 1 1 Head offices
Kantor cabang 22 21 Branch offices
Kantor cabang pembantu 24 22 Sub-branch offices
Jumlah 47 44 Total
7
Page 284
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
d. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, Komite Pemantau d. Board of Commissioners, Board of Directors, Audit Committee,
Risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi Risk Monitoring Committee, Nomination and Remuneration
Committee
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 susunan Dewan As of December 31, 2025 and 2024, the members of the Bank's
Komisaris dan Direksi Bank adalah sebagai berikut: Boards of Commissioners and Board of Directors were as follows:
2025 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Hendrik Tanojo Hendrik Tanojo President Commissioner
Komisaris Juwita Ekawati Winoto Juwita Ekawati Winoto Commissioner
Komisaris Independen Iwan Nataliputra***) Tommy Mukdani Independent Commissioner
Komisaris Independen Nancy Herawati Nancy Herawati Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Ho Danny Hartono Ho Danny Hartono President Director
Direktur Budi Afandi Winoto Budi Afandi Winoto Director
Direktur Fely Retnowati Fely Retnowati Director
Direktur Edwin Ariono Edwin Ariono *) Director
Direktur Rahmat Bagas Santoso Rahmat Bagas Santoso Director
Direktur Budi Setiawan Budi Setiawan **) Director
*) Diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.45 tanggal 9 September *) Appointed based on the Extraordinary General Meeting of Shareholder No.45 dated on
2024, dan dan telah efektif sesuai dengan surat OJK No. KEPR-174/D.03/2024 tanggal 13 September 9, 2024 has been effective in accordance with the Financial Services Authority
Desember 2024. (OJK) letter No. KEPR-174/D.03/2024 dated December 13, 2024.
**) Diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.35 tanggal 8 Mei 2024, dan **) Appointed based on the Annual General Meeting of Shareholder No.35 dated on May 8,
telah efektif sesuai dengan surat OJK No. KEPR-110/D.03/2024 tanggal 30 Agustus 2024. 2024 and has been effective in accordance with the Financial Services Authority (OJK) letter
No. KEPR-110/D.03/2024 dated August 30, 2024.
***) Diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.13 tanggal 28 Mei 2025, dan **) Appointed based on the Annual General Meeting of Shareholder No.13 dated on May 28,
telah efektif sesuai dengan surat OJK No. SR-317/PB.02/2025 tanggal 13 Agustus 2025. 2025 and has been effective in accordance with the Financial Services Authority (OJK) letter
No. SR-317/PB.02/2025 dated August 13, 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, susunan Komite Audit As of December 31, 2025 and 2024, the members of the Bank's Audit
Bank adalah sebagai berikut: Committee were as follows:
2025 2024
Ketua Nancy Herawati Nancy Herawati Chairman
Anggota I Gde Yadnya Kusuma I Nyoman Sidia Member
Anggota Simon Suhardi Ir. L. Arwoko, M.M. Member
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, susunan Komite As of December 31, 2025 and 2025, the members of the Bank's
Remunerasi dan Nominasi Bank adalah sebagai berikut: Remuneration and Nomination Committee were as follows:
2025 2024
Ketua Nancy Herawati Nancy Herawati Chairman
Anggota Hendrik Tanojo Hendrik Tanojo Member
Anggota Lusiana Lusiana Member
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, susunan Komite As of December 31, 2025 and 2025, the members of the Bank's Risk
Pemantau Risiko Bank adalah sebagai berikut: Monitoring Committee were as follows:
2025 2024
Ketua Iwan Nataliputra Tommy Mukdani Chairman
Anggota I Nyoman Sidia I Nyoman Sidia Member
Anggota Ludovicus Arwoko Ir. L. Arwoko, M.M. Member
Anggota Juwita E Winoto - Member
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank memiliki karyawan As of December 31, 2025 and 2024, the Bank has 1161 and 1028
masing-masing sebanyak 1161 dan 1028 orang (tidak diaudit). permanent employees, respectively (unaudited).
8
Page 285
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
e. Penawaran Umum Saham e. Public Offering of Shares
Pada tanggal 22 Juni 2021, Bank memperoleh pernyataan efektif On June 22, 2021, the Bank obtained the effective notice from the
dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dengan surat No.S- Financial Service Authority (“OJK”) through letter No.S-85/D.04/2021
85/D.04/2021 untuk melakukan Penawaran Umum Saham Perdana. for its Initial Public Offering. The Bank also issued 186,176,500 Series
Bank juga menerbitkan sebesar 186.176.500 Waran Seri I, dengan I Warrants, with a nominal value of each share of Rp1,000 which were
nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp1.000 yang given free of charge to the public who bought the new shares in the
diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membeli Public Offering and agree to change the shares in the deposit/portfolio
saham baru dalam Penawaran Umum serta menyetujui untuk of a maximum of 186,176,500 new shares which are shares resulting
mengubah saham dalam simpanan/portofolio sebanyak-banyaknya from the exercise of the Series I Warrants. Each holder of 1 offered
186.176.500 saham baru yang merupakan saham-saham hasil share issued from the portfolio with an exercise price of Rp3,500. The
pelaksanaan Waran Seri I tersebut. Setiap pemegang saham yang value of the result of the exercise of Series I Warrants is a maximum
ditawarkan yang dikeluarkan dari portofolio dengan harga of Rp651,617,750,000.
pelaksanaan sebesar Rp3.500. Nilai hasil pelaksanaan Waran Seri I
adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp651.617.750.000.
Waran Seri I dapat dilaksanakan menjadi saham Bank sejak 6 bulan Series I Warrants can be exercised into Bank shares since 6 months
setelah diterbitkannya dan memiliki jangka waktu pelaksanaan after issuance and have an exercise period of 18 months. The term of
selama 18 bulan. Jangka waktu Waran Seri I tidak dapat Series I Warrants cannot be extended. Series I Warrants are valid
diperpanjang. Masa berlaku Waran Seri I adalah sejak tanggal 30 from June 30, 2021 to December 29, 2022. As of December 29, 2022,
Juni 2021 hingga tanggal 29 Desember 2022. Pada tanggal 29 the amount of Series I Warrants exercised was 160,834,263 warrants
Desember 2022, jumlah Waran Seri I yang dilaksanakan adalah with a value of Rp562,919,920,500. As of December 31, 2023, the
sebanyak 160.834.263 waran dengan nilai sebesar exercised of Warrants Series I have received a decision from the core
Rp562.919.920.500. Pada tanggal 31 Desember 2023, hasil shareholders and approval from the Financial Services Authority
pelaksanaan Waran Seri I telah memperoleh keputusan pemegang ("OJK"), so that the results of the Warrants are recorded as paid-in
saham inti dan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”), capital.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sejumlah As of December 31, 2025 and 2024, the Bank’s outstanding shares
1.402.010.763 lembar saham Bank telah dicatatkan pada Bursa amounted to 1,402,010,763 shares have been listed on the Indonesia
Efek Indonesia. Stock Exchange, respectively.
f. Tanggal Penyelesaian Laporan Keuangan f. Completion Date of the Financial Statements
Manajemen Bank bertanggung jawab atas penyusunan penyajian The management of Bank is responsible for the preparation of this
laporan keuangan ini yang diselesaikan dan disetujui untuk financial statement which was completed and authorized to be issued
diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 27 Maret 2026. as approved by the Director on March 27, 2026.
Laporan keuangan ini disajikan dalam bahasa Indonesia dan Inggris. The financial statements are presented in Indonesian and English. In
Dalam hal terdapat perbedaan penafsiran akibat penerjemahan the event that there are differences in interpretation due to the
bahasa, maka yang digunakan sebagai acuan adalah laporan language translation, then used as a reference are the financial
keuangan dalam bahasa Indonesia. statements in Indonesian.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION
Kebijakan akuntansi yang material yang diterapkan secara konsisten The material accounting policies that are consistently applied in the
dalam penyusunan laporan keuangan adalah sebagai berikut: preparation of the financial statements are as follows:
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan dan Pernyataan a. Basis of Preparation Financial Statements and Statement of
Kepatuhan Compliance
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan The financial statements have been prepared and presented in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK) yang mencakup accordance with the Indonesian Financial Accounting Standards
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi (SAK) which comprised of the Statements of Financial Accounting
Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standards (PSAK) and Interpretation of the Financial Accounting
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) Standards (ISAK) issued by the Financial Accounting Standards
dan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Board of the Indonesian Institute of Accountants (DSAK-IAI) and
Keuangan (mulai tanggal 1 Januari 2013 BAPEPAM-LK menjadi Indonesian Capital Market and Financial Institutions Supervisory
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)) No.VIII.G.7 tentang ”Penyajian dan Agency (starting January 1, 2013 BAPEPAM-LK is called Financial
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Services Authority (OJK)) Regulation No.VIII.G.7 regarding
Publik” yang terlampir dalam Lampiran Keputusan Ketua “Financial Statements Presentation and Disclosure of Publicly Listed
BAPEPAM-LK No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012, serta Companies” included in the Appendix of the Decision of the
Surat Edaran BAPEPAM-LK No.SE-17/BL/2012 tanggal 21 Chairman of BAPEPAM-LK No.KEP-347/BL/2012 dated June 25,
Desember 2012 tentang “Penggunaan Checklist Pengungkapan 2012, and Circular Letter of BAPEPAM-LK No.SE-17/BL/2012 dated
Laporan Keuangan Untuk Semua Jenis Industri di Pasar Modal di December 21, 2012 regarding the “Use of Financial Statements
Indonesia”. Disclosure Checklist For All Types of Industries in the Capital Market
of Indonesia”.
9
Page 286
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan dan Pernyataan a. Basis of Preparation Financial Statements and Statement of
Kepatuhan (lanjutan) Compliance (continued)
Laporan keuangan disusun berdasarkan harga perolehan kecuali The financial statements have been prepared under the historical cost
untuk beberapa akun yang dinilai menggunakan dasar pengukuran convention except for the certain accounts which are valued on other
lain sebagaimana dijelaskan pada kebijakan akuntansi dari akun measurement basis as described in the accounting policies for such
tersebut. Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi akrual accounts. The financial statements are prepared under the accrual
kecuali laporan arus kas. basis of accounting, except for the statements of cash flows.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung The statements of cash flows are prepared based on the direct
dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, method by classifying cash flows into operating, investing and
investasi dan pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan financing activities. For the purpose of the statements of cash flows,
setara kas mencakup kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada cash and cash equivalents include cash, current accounts with Bank
bank lain, dan investasi jangka pendek likuid lainnya dengan Indonesia, current accounts with other banks and other short-term
jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang sepanjang tidak highly liquid investments with original maturities of three months or
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman atau dibatasi less, as long as they are not being pledged as collateral for
penggunaannya. borrowings or restricted.
Laporan keuangan Bank diukur dan disajikan dalam mata uang The Bank’s financial statements are measured and presented in
Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Bank. Transaksi Indonesian Rupiah which is the Bank functional currency.
selama tahun berjalan dalam valuta asing dicatat dengan kurs yang Transactions during the year involving foreign currencies are recorded
berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal pelaporan, at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are
aset dan liabilitas moneter dalam valuta asing disesuaikan dalam made. At the reporting date, monetary assets and liabilities
mata uang Rupiah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia yang denominated in foreign currencies are adjusted into Indonesian
berlaku pada tanggal tersebut. Rupiah using the exchange rate set by Bank Indonesia, which is
prevailing at that date.
Pos-pos non-moneter yang diukur pada nilai wajar dalam valuta Non-monetary items carried at fair value that are denominated in
asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal foreign currencies are retranslated at the rates prevailing at the date
ketika nilai wajar ditentukan. Pos non-moneter diukur dalam biaya when the fair value was determined. Non-monetary items that are
historis dalam valuta asing yang tidak dijabarkan kembali. Selisih measured in terms of historical cost in a foreign exchange are not
kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi pada periode saat retranslated. Exchange differences on monetary items are recognized
terjadinya. in profit or loss in the period in which they arise.
b. Perubahan Pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan dan b. Changes to the Statements of Financial Accounting Standard
Interpretasi atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan and Interpretations of the Statements of Financial Accounting
Standard
Pada tanggal 1 Januari 2025, Bank menerapkan Pernyataan On January 1, 2025 the Bank adopted new and revised Statements
Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") dan Interpretasi Standar of Financial Accounting Standards ("PSAK") and Interpretations of
Akuntansi Keuangan ("ISAK") baru dan revisi yang efektif sejak Financial Accounting Standards ("ISAK") that are mandatory for
tanggal tersebut. Perubahan kebijakan akuntansi telah dibuat application from the date. Changes to the Bank accounting policies
seperti diisyaratkan, sesuai dengan ketentuan transisi dalam have been made as required, in accordance with the transitional
masing-masing standar dan interpretasi. provisions in the respective standards and interpretations.
Berikut ini adalah standar, perubahan dan interpretasi yang berlaku The following standards, amendments and interpretations became
efektif sejak tanggal 1 Januari 2025: effective since January 1, 2025:
a. PSAK 117, “Kontrak Asuransi”, yang diadopsi dari IFRS 17, a. PSAK 117, “Insurance Contracts”, adopted from IFRS 17, early
penerapan dini diperkenankan untuk entitas yang juga telah application is permitted for entities that have also applied PSAK
menerapkan PSAK 109 dan PSAK 115. 109 and PSAK 115.
b. Amandemen PSAK 221, "Pengaruh Perubahan Kurs Valuta b. Amendment to PSAK 221, “The Effect of Changes in Foreign
Asing tentang Kekurangan Ketertukaran". Penerapan lebih dini Exchange Rates on the Lack of Convertibility”. Early application is
diperkenankan. permitted.
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan The implementation of the above standards did not result in
perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi Bank dan substantial changes to the Bank accounting policies and had no
tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan di material impact to the financial statements for current period or prior
periode berjalan atau tahun sebelumnya. financial years.
10
Page 287
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset dan Liabilitas Keuangan c. Financial Assets and Liabilities
(i) Klasifikasi (i) Classification
Sesuai dengan PSAK 109, terdapat tiga klasifikasi pengukuran In accordance with PSAK 109, there are three measurement
aset keuangan: classifications for financial assets:
- Biaya perolehan diamortisasi; - Amortized cost;
- Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL); - Fair value through profit or loss (FVTPL);
- Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain - Fair value through other comprehensive income (FVOCI).
(FVOCI).
Aset keuangan diklasifikasikan menjadi kategori tersebut di atas Financial assets are classified into these categories based on the
berdasarkan model bisnis dimana aset keuangan tersebut business model within which they are held and their contractual
dimiliki dan karakteristik arus kas kontraktualnya. Model bisnis cash flow characteristics. The business model reflects how
merefleksikan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola groups of financial assets are managed to achieve a particular
untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. business objective.
Aset keuangan dapat diukur dengan biaya perolehan A financial asset is measured at amortized cost only if it meets
diamortisasi hanya jika memenuhi kedua kondisi berikut dan both of the following conditions and it is not designated as at
tidak ditetapkan sebagai FVTPL: FVTPL:
- Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan - The financial assets is held within a business model whose
untuk memiliki aset keuangan untuk tujuan mendapatkan arus objective is to hold the asset to collect contractual cash flows
kas kontraktual (held to collect ); dan (held to collect); and
- Kriteria kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal - Its contractual terms give rise on specified dates to cash flows
tertentu menghasilkan arus kas yang merupakan pembayaran that are solely payments of principal and interest (SPPI) on the
pokok dan bunga semata (SPPI) dari jumlah pokok terutang. principal amount outstanding.
Suatu instrumen utang diukur pada FVOCI, hanya jika A debt instruments measured at FVOCI only if it meets both of the
memenuhi kedua kondisi berikut dan tidak ditetapkan sebagai following conditions and is not designated as at FVTPL:
FVTPL:
- Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuan - The financial asset is held within a business model whose
tercapai dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan objective is achieved by both collecting contractual cash flows
menjual aset keuangan (held to collect and sell ); dan and selling the financial asset (held to collect and sell); and
- Kriteria kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal - Its contractual terms give rise on specified dates to cash flows
tertentu menghasilkan arus kas yang merupakan pembayaran that are solely payments of principal and interest on the principal
pokok dan bunga semata dari jumlah pokok terutang. amount outstanding.
Seluruh aset keuangan yang tidak diklasifikasikan sebagai All financial assets not classified as measured at amortized cost
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI or FVOCI as described above are measured at FVTPL.
sebagaimana ketentuan di atas diukur dengan FVTPL.
Aset dapat dijual dari portofolio hold to collect ketika terdapat Assets may be sold out of hold to collect portfolios where there is
peningkatan risiko kredit. Penghentian untuk alasan lain an increase in credit risk. Disposals for other reasons are
diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak permitted but such sales should be insignificant in value or
signifikan jumlahnya atau tidak sering. infrequent in nature.
Laba rugi yang belum direalisasi atas aset keuangan yang Unrealized gains or losses of financial assets held at FVOCI
diklasifikasikan sebagai FVOCI ditangguhkan di pendapatan deferred in other comprehensive income until the asset is
komprehensif lain sampai aset tersebut dihentikan. derecognised.
Aset keuangan dapat ditetapkan sebagai FVTPL hanya jika ini Financial assets may be designated at FVTPL only if doing so
dapat mengeliminasi atau mengurangi accounting mismatch . eliminates or reduces accounting mismatch.
Penilaian apakah arus kas kontraktual hanya merupakan Assessment of whether contractual cash flows are solely
pembayaran pokok dan bunga semata payments of principal and interest
Untuk tujuan penilaian ini, 'pokok' didefinisikan sebagai nilai For the purposes of this assessment, 'principal' is defined as the
wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal. 'Bunga' fair value of the financial asset on initial recognition. 'Interest' is
didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai waktu atas uang dan defined as consideration for the time value of money and for the
untuk risiko kredit yang terkait dengan jumlah pokok yang credit risk associated with the principal amount outstanding during
terutang selama periode waktu tertentu dan untuk risiko dan a particular period of time and for other basic lending risks and
biaya pinjaman dasar lainnya (misalnya risiko likuiditas dan costs (e.g. liquidity risk and administrative costs), as well as profit
biaya administrasi), serta marjin keuntungan. margin.
11
Page 288
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) c. Financial Assets and Liabilities (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Dalam menilai apakah arus kas kontraktual adalah SPPI, Bank In assessing whether the contractual cash flows are SPPI, the
mempertimbangkan ketentuan kontraktual instrumen tersebut. Bank considers the contractual terms of the instrument. This
Hal ini termasuk menilai apakah aset keuangan mengandung includes assessing whether the financial asset contains a
ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu atau jumlah contractual term that could change the timing or amount of
arus kas kontraktual sehingga tidak memenuhi kondisi ini. contractual cash flows such that it would not meet this condition.
Dalam melakukan penilaian, Bank mempertimbangkan: In making the assessment, the Bank considers:
- Kejadian kontinjensi yang akan mengubah jumlah dan waktu - Contingent events that would change the amount and timing of
arus kas; cash flows;
- Fitur leverage ; - Leverage features;
- Persyaratan pelunasan dipercepat dan perpanjangan fasilitas; - Prepayment and extension terms;
- Ketentuan yang membatasi klaim Bank atas arus kas dari aset - Terms that limit the Bank's claim to cash flows from specified
tertentu (seperti pinjaman non-recourse ); dan assets (e.g. non-recourse loans); and
- Fitur yang memodifikasi imbalan dari nilai waktu atas uang - Features that modify consideration of the time value of money
(seperti penetapan ulang suku bunga berkala). (e.g. periodical reset of interest rates).
Penilaian model bisnis Business model assessment
Model bisnis mengacu pada bagaimana aset keuangan dikelola Business model refers to how financial assets are managed
bersama untuk menghasilkan arus kas untuk Bank. Arus kas together to generate cash flows for the Bank. This may be
mungkin dihasilkan dengan menerima arus kas kontraktual, collecting contractual cash flows, selling financial assets or both.
menjual aset keuangan atau keduanya. Model bisnis ditentukan Business models are determined at a level of aggregation where
pada tingkat agregasi di mana kelompok aset dikelola bersama groups of assets are managed together to achieve a particular
untuk mencapai tujuan tertentu dan tidak bergantung pada niat objective and do not depend on management's intentions for
manajemen pada instrumen individual. individual instruments.
Bank menilai model bisnis pada aset keuangan setidaknya pada The Bank assesses the business model of financial assets at
tingkat lini bisnis atau pada di mana terdapat variasi least at business line level or where there are varying mandates
mandat/tujuan dalam lini bisnis, pada lini bisnis produk atau or objectives within a business line, at a more granular product
pada tingkat desk yang lebih granular (misalnya sub-portofolio business line or desk level (i.e. sub-portfolios or sub-business
atau sub-lini bisnis). lines).
Penentuan model bisnis dilakukan dengan mempertimbangkan Business model determinations are made considering all relevant
semua bukti relevan yang tersedia pada tanggal penilaian. Ini evidence that is available at the date of the assessment. This
termasuk, tetapi tidak terbatas pada: includes, but is not limited to:
- Bagaimana kinerja bisnis dan aset keuangan yang ada di - How the performance of the business and the financial assets
dalam unit bisnis itu dievaluasi dan dilaporkan kepada held within that business unit are evaluated and reported to
manajemen. Tingkat pemisahan yang diidentifikasi untuk management. The level of segregation identified for PSAK 109
klasifikasi PSAK 109 harus konsisten dengan bagaimana classification should be consistent with how asset portfolios are
portofolio aset dipisahkan dan dilaporkan kepada manajemen; segregated and reported to senior management;
- Risiko yang mempengaruhi kinerja unit bisnis dan aset - The risks that affect the performance of the business unit and
keuangan yang dimiliki dalam unit bisnis itu dan khususnya the financial assets held within that business unit and in
bagaimana risiko itu dikelola; dan particular the way those risks are managed; and
- Bagaimana manajer unit bisnis dikompensasi (misalnya, - How managers of the business unit are compensated (for
apakah kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari aset example, whether the compensation is based on the fair value of
yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang the assets managed or on the contractual cash flows collected).
dikumpulkan).
Penentuan model bisnis dilakukan berdasarkan skenario yang Business model determinations are made on the basis of
diperkirakan akan terjadi oleh Bank dan tidak dalam kondisi scenarios that the Bank reasonably expects to occur and not
sangat tertekan atau 'kondisi terburuk'. Jika aset dijual dalam under highly stressed or 'worst case' conditions. Where assets
kondisi yang tidak diharapkan oleh Bank untuk berlaku ketika are disposed of under conditions that the Bank did not reasonably
aset diakui, klasifikasi aset keuangan yang ada dalam portofolio expect to prevail when the assets were recognised, the
tidak disajikan secara tidak akurat, tetapi kondisi tersebut harus classification of existing financial assets in the portfolio are not
dipertimbangkan untuk aset yang diperoleh di masa mendatang. rendered inaccurate but the conditions in question should be
considered for any assets acquired going forward.
Pemilihan model operasi dalam PSAK 109 dirancang The Targeting Operating Model for PSAK 109 is designed such
sedemikian rupa sehingga akuntansi untuk instrumen di FVTPL that accounting for instruments at FVTPL is a conscious choice.
adalah pilihan yang tepat/conscious .
Perubahan pada model bisnis atau pengenalan model bisnis Changes to business models or the introduction of new business
baru ditentukan melalui proses persetujuan unit bisnis baru. models are determined through the new business unit approval
process.
Bank dapat mereklasifikasi seluruh aset keuangan yang The Bank can reclassified all of its financial assets when and only,
terpengaruh jika dan hanya jika, model bisnis untuk pengelolaan its business model for managing those financial assets changes.
aset keuangan berubah.
12
Page 289
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) c. Financial Assets and Liabilities (continued)
(ii) Pengakuan awal (ii) Initial recognition
Bank pada awalnya mengakui kredit yang diberikan dan The Bank initially recognises loans and deposits on the date of
simpanan pada tanggal perolehan. origination.
Semua aset dan liabilitas keuangan lainnya pada awalnya diakui All other financial assets and liabilities are initially recognised on
pada tanggal perdagangan dimana Bank menjadi suatu pihak the trade date at which the Bank becomes a party to the
dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut. contractual provisions of the instruments.
Pembelian dan penjualan aset keuangan yang lazim (reguler) Regular way purchases and sales of financial assets are
diakui pada tanggal perdagangan dimana Bank memiliki recognised on the trade date at which the Bank commits to
komitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. purchase or sell those assets.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan atau liabilitas A financial asset or financial liability is initially measured at fair
keuangan diukur pada nilai wajar ditambah/dikurangi (untuk item value plus/less (for an item not subsequently measured at fair
yang tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi setelah value through profit or loss) transaction costs that are directly
pengakuan awal) biaya transaksi yang dapat diatribusikan attributable to the acquisition of a financial asset or issuance of a
secara langsung atas perolehan aset keuangan atau penerbitan financial liability. The subsequent measurement of financial assets
liabilitas keuangan. Pengukuran aset keuangan dan liabilitas and financial liabilities depends on their classification.
keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasi
aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang dapat Transaction costs include only those costs that are directly
diatribusikan secara langsung untuk perolehan suatu aset attributable to the acquisition of a financial asset or issuance of a
keuangan atau penerbitan suatu liabilitas keuangan dan financial liability and are incremental costs that would not have
merupakan biaya tambahan yang tidak akan terjadi apabila been incurred if the instrument had not been acquired or issued.
instrumen keuangan tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba Financial assets carried at fair value through profit or loss are
rugi pada awalnya dicatat sebesar nilai wajar dan biaya initially recognised at fair value and transaction costs are
transaksinya dibebankan pada laporan laba rugi. expensed in the profit or loss.
Aset keuangan tersedia untuk dijual, FVOCI dan aset keuangan Available-for-sale financial assets, FVOCI and financial assets at
yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi fair value through profit or loss are subsequently carried at fair
selanjutnya dicatat sebagai nilai wajar. Kredit yang diberikan dan value. Loans and receivables and financial asset held to maturity
piutang dan aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo dicatat are carried at amortized cost using the effective interest rate
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan method.
metode suku bunga efektif.
Untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari For financial liabilities, transaction costs are deducted from the
jumlah utang yang diakui pada pengakuan awal liabilitas. Biaya amount of debt initially recognised. Such transactions costs are
transaksi tersebut diamortisasi selama umur instrumen amortized over the terms of the instruments based on the
berdasarkan metode suku bunga efektif dan dicatat sebagai effective interest rate method and are recorded as part of interest
bagian dari beban bunga. expense.
(iii) Pengukuran biaya perolehan diamortisasi (iii) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas The amortized cost of a financial asset or financial liability is the
keuangan adalah jumlah aset atau liabilitas keuangan yang amount at which the financial asset or liability is measured at
diukur pada saat pengakuan awal, dikurangi pembayaran initial recognition, less principal repayments, plus or less the
pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif cumulative amortisation using the effective interest method of any
dengan menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung difference between the initial amount recognised and the maturity
dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya dan amount and minus any allowance for impairment losses.
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai.
Kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai pengurang dari The impairment loss is reported as a deduction from the carrying
nilai tercatat dari aset keuangan dalam kelompok biaya value of the financial assets classified as amortized cost and
perolehan diamortisasi, dan diakui di dalam laporan laba rugi recognised in the statement of profit or loss as impairment losses
sebagai kerugian penurunan nilai aset keuangan. on financial assets.
Tingkat suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara The effective interest rate is the rate that exactly discounts the
tepat mendiskontokan estimasi arus kas di masa datang selama estimated future cash flows through the expected life of the
perkiraan umur dari aset keuangan atau liabilitas keuangan financial asset or financial liability (or, where appropriate, a
(atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat) shorter period) to the net carrying amount at initial recognition.
untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan
awal.
Pada saat menghitung tingkat suku bunga efektif, Bank When calculating the effective interest rate, the Bank estimates
mengestimasi arus kas di masa datang dengan future cash flows considering all contractual terms of the financial
mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrument, but does not consider any future credit losses.
instrumen keuangan tersebut, namun tidak mempertimbangkan
kerugian kredit di masa mendatang.
Perhitungan suku bunga efektif mencakup biaya transaksi dan The calculation of the effective interest rate includes transaction
seluruh imbalan/provisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau costs and all fees and provisions paid or received that are an
diterima yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku integral part of the effective interest rate.
bunga efektif.
13
Page 290
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) c. Financial Assets and Liabilities (continued)
(iv) Pengukuran nilai wajar (iv) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu Fair value is the price that would be received to sell an asset or
aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu paid to transfer a liability in an orderly transaction between market
liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction ) antara participants at the measurement date in the principal market or, in
pelaku pasar (market participants ) pada tanggal pengukuran di its absence, the most advantageous market to which the Bank
pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang has access at that date. The fair value of a liability reflects its non-
paling menguntungkan dimana Bank memiliki akses pada performance risk.
tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas mencerminkan risiko
wanprestasinya.
Jika tersedia, Bank mengukur nilai wajar instrumen keuangan When available, the Bank measures the fair value of a financial
dengan menggunakan harga kuotasian di pasar aktif untuk instrument using the quoted price in an active market for that
instrumen tersebut. Suatu pasar dianggap aktif jika transaksi instrument. A market is regarded as active if transactions for the
atas aset dan liabilitas terjadi dengan frekuensi dan volume asset or liability take place with sufficient frequency and volume to
yang memadai untuk menyediakan informasi penentuan harga provide pricing information on an ongoing basis.
secara berkelanjutan.
Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif, Bank If there is no quoted price in an active market, then the Bank uses
menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan valuation techniques that maximise the use of relevant observable
penggunaan input yang dapat diobservasi dan relevan dan inputs and minimise the use of unobservable inputs. The chosen
meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. valuation technique incorporates all of the factors that market
Teknik penilaian yang dipilih menggabungkan semua faktor participants would take into account in pricing a transaction.
yang diperhitungkan oleh pelaku pasar dalam penentuan harga
transaksi.
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen keuangan pada saat The best evidence of the fair value of a financial instrument at
pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu nilai wajar dari initial recognition is normally the transaction price, i.e., the fair
pembayaran yang diberikan atau diterima. Jika Bank value of the consideration given or received. If the Bank
menetapkan bahwa nilai wajar pada pengakuan awal berbeda determines that the fair value at initial recognition differs from the
dengan harga transaksi dan nilai wajar tidak dapat dibuktikan transaction price and the fair value is evidenced neither by a
dengan harga kuotasian di pasar aktif untuk aset atau liabilitas quoted price in an active market for an identical asset or liability
yang identik atau berdasarkan teknik penilaian yang hanya nor based on a valuation technique that uses only data from
menggunakan data dari pasar yang dapat diobservasi, maka observable markets, then the financial instrument is initially
nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal measured at fair value, adjusted to defer the difference between
disesuaikan untuk menangguhkan perbedaan antara nilai wajar the fair value at initial recognition and the transaction price.
pada saat pengakuan awal dan harga transaksi.
Setelah pengakuan awal, perbedaan tersebut diakui dalam laba Subsequently, that difference is recognised in profit or loss on an
rugi berdasarkan umur dari instrumen tersebut namun tidak appropriate basis over the life of the instrument but no later than
lebih lambat dari saat penilaian tersebut didukung sepenuhnya when the valuation is wholly supported by observable market data
oleh data pasar yang dapat diobservasi atau saat transaksi or the transaction is closed out.
ditutup.
Jika aset atau liabilitas yang diukur pada nilai wajar memiliki If an asset or a liability measured at fair value has a bid price and
harga penawaran dan harga permintaan, maka Bank mengukur an ask price, then the Bank measures assets and long positions
aset dan posisi long berdasarkan harga penawaran dan at a bid price and liabilities and short positions at an ask price.
mengukur liabilitas dan posisi short berdasarkan harga
permintaan.
Kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan yang diukur Portfolios of financial assets and financial liabilities measured at
pada nilai wajar, yang terekspos risiko pasar dan risiko kredit fair value, that are exposed to market risk and credit risk that are
yang dikelola oleh Bank berdasarkan eksposur netonya baik managed by the Bank on the basis of the net exposure to either
terhadap risiko pasar ataupun risiko kredit, diukur berdasarkan market or credit risk, are measured on the basis of a price that
harga yang akan diterima untuk menjual posisi net long (atau would be received to sell a net long position (or paid to transfer a
dibayar untuk mengalihkan posisi net short ) untuk eksposur net short position) for a particular risk exposure. Those portfolio-
risiko tertentu. Penyesuaian pada level kelompok tersebut level adjustments are allocated to the individual assets and
dialokasikan pada aset dan liabilitas individual berdasarkan liabilities on the basis of the relative risk adjustment of each of the
penyesuaian risiko relatif dari masing-masing instrumen individual instruments in the portfolio.
individual di dalam kelompok.
(v) Penghentian pengakuan (v) Derecognition
Bank menghentikan pengakuan aset keuangan pada saat hak The Bank derecognises a financial asset when the contractual
kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan rights to the cash flows from the financial asset expire, or when it
tersebut kadaluwarsa, atau Bank mentransfer seluruh hak untuk transfers the rights to receive the contractual cash flows on the
menerima arus kas kontraktual dari aset keuangan dalam financial asset in a transaction in which substantially all the risks
transaksi dimana Bank secara substansial telah mentransfer and rewards of ownership of the financial asset are transferred.
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan Any interest in transferred financial assets that is created or
yang ditransfer. Setiap hak atau liabilitas atas aset keuangan retained by the Bank is recognised as a separate asset or
yang ditransfer yang timbul atau yang masih dimiliki oleh Bank liability.
diakui sebagai aset atau liabilitas secara terpisah.
14
Page 291
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
c. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) c. Financial Assets and Liabilities (continued)
(v) Penghentian pengakuan (lanjutan) (v) Derecognition (continued)
Dalam transaksi dimana Bank secara substansial tidak memiliki In transactions in which the Bank neither retains nor transfers
atau tidak mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas substantially all the risks and rewards of ownership of a financial
kepemilikan aset keuangan, Bank menghentikan pengakuan asset, the Bank derecognises the asset if it does not retain control
aset tersebut jika Bank tidak lagi memiliki pengendalian atas over the asset. The rights and obligations retained in the transfer
aset tersebut. Hak dan kewajiban yang masih dimiliki dalam are recognised separately as assets and liabilities as appropriate.
transfer tersebut diakui secara terpisah sebagai aset atau In transfers in which control over the asset is retained, the Bank
liabilitas. Dalam transfer dimana pengendalian atas aset masih continues to recognise the asset to the extent of its continuing
dimiliki, Bank tetap mengakui aset yang ditransfer tersebut involvement, determined by the extent to which it is exposed to
sebesar keterlibatan berkelanjutan, dimana tingkat changes in the value of the transferred asset.
keberlanjutan Bank dalam aset yang ditransfer adalah sebesar
perubahan nilai aset yang ditransfer.
Bank menghapusbukukan aset keuangan dan cadangan The Bank writes off a financial asset and any related allowance
kerugian penurunan nilai terkait, pada saat Bank menentukan for impairment losses, when the Bank determines that the
bahwa aset keuangan tersebut tidak dapat ditagih seluruhnya. financial asset is completely uncollectible. This determination is
Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan informasi reached after considering information such as the occurrence of
seperti telah terjadinya perubahan signifikan pada posisi significant changes in the financial position of borrower/financial
keuangan debitur/penerbit aset keuangan sehingga asset's issuer such that the borrower/financial asset's issuer can
debitur/penerbit aset keuangan tidak lagi dapat melunasi no longer pay the obligation, or that proceeds from collateral will
kewajibannya, atau hasil penjualan agunan tidak akan cukup not be sufficient to pay back the entire exposure.
untuk melunasi seluruh eksposur kredit yang diberikan.
(vi) Saling hapus (vi) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan Financial assets and liabilities are offset and the net amount is
jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi keuangan ketika reported in the statement of financial position when there is a
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling legally enforceable right to offset the recognised amounts and
hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat there is an intention to settle on a net basis, or realise the asset
untuk menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak saling and settle the liability simultaneously. The legally enforceable right
hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat must not be contingent on future events and must be enforceable
dipaksakan secara hukum dalam situasi bisnis yang normal dan in the normal course of business and in the event of default in
dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau solvency or bankcruptcy or the Bank or the counterparty.
kebangkrutan Bank atau pihak lawan.
Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah bersih hanya jika Income and expenses are presented on a net basis only when
diperkenankan oleh standar akuntansi. permitted by accounting standards.
d. Identifikasi dan Pengukuran Penurunan Nilai Aset Keuangan d. Identification and Measurement of Impairment on Financial
Assets
PSAK 109 mengharuskan cadangan kerugian diakui sebesar PSAK 109 requires a loss allowance to be recognised at an amount
kerugian kredit ekspektasian 12 bulan (12-month ECL) atau equal to either 12-month expected credit losses (ECL) or lifetime
kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur aset keuangan ECLs.
(lifetime ECL).
Lifetime ECL adalah kerugian kredit ekspektasian yang berasal Lifetime ECLs are the ECLs that result from all possible default
dari semua kemungkinan kejadian gagal bayar sepanjang umur events over the expected life of a financial instrument, whereas 12-
ekspektasian suatu instrumen keuangan, sedangkan ECL 12 bulan month ECLs are the portion of ECLs that result from default events
adalah porsi dari kerugian kredit ekspektasian yang berasal dari that are possible within the 12 months after reporting date.
kemungkinan kejadian gagal bayar dalam 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Kerugian kredit ekspektasian atau Expected Credit Losses (ECL) Expected Credit Losses (ECL) are recognized for all financial debt
diakui untuk seluruh instrumen utang keuangan, komitmen instruments, loan commitments and financial guarantees that are
pinjaman dan jaminan keuangan yang diklasifikasikan sebagai hold classified as hold to collect/hold to collect and sell and have cash
to collect/ hold to collect and sell dan memiliki arus kas SPPI. flows that are solely payments of principal and interest. Expected
Kerugian kredit ekspektasian tidak diakui untuk instrumen ekuitas credit losses are not recognized for equity instruments designated at
yang ditetapkan sebagai FVOCI. FVOCI.
15
Page 292
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
d. Identifikasi dan Pengukuran Penurunan Nilai Aset Keuangan d. Identification and Measurement of Impairment on Financial
(lanjutan) Assets (continued)
Bank menggunakan model yang kompleks yang menggunakan The Bank primarily uses sophisticated models that utilize the
matriks probability of default (PD), loss given default (LGD) dan probability of default (PD), loss given default (LGD) and exposure at
exposure at default (EAD), yang didiskontokan menggunakan suku default (EAD) metrics, discounted using the effective interest rate.
bunga efektif.
- Probability of Default (PD) - Probability of Default (PD)
Probabilitas yang timbul di suatu waktu dimana debitur The probability at a point in time that a counterparty will default,
mengalami gagal bayar, dikalibrasikan sampai dengan periode 12 calibrated over up to 12 months from the reporting date (Stage 1)
bulan dari tanggal laporan (Stage 1) atau sepanjang umur or over the lifetime of the product (Stage 2 and Stage 3) and
(Stage 2 dan Stage 3) dan digabungkan pada dampak asumsi incorporating the impact of forward-looking economic assumptions
ekonomi masa depan yang memiliki risiko kredit. PD that have an effect on credit risk. PD is estimated at a point in time
diestimasikan pada point in time dimana hal ini berfluktuasi that means it will fluctuate in line with the economic cycle.
sejalan dengan siklus ekonomi.
- Loss Given Default (LGD) - Loss Given Default (LGD)
Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari debitur yang The loss that is expected to arise on default, incorporating the
mengalami gagal bayar dengan menggabungkan dampak dari impact of relevant forward looking economic assumptions (if any),
asumsi ekonomi masa depan yang relevan (jika ada) dimana hal which represents the difference between the contractual cash
ini mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual yang akan flows due and those that the Bank expects to receive. The Bank
jatuh tempo dengan arus kas yang diharapkan untuk diterima. estimates LGD based on the historical recovery rates and
Bank mengestimasikan LGD berdasarkan data historis dari considers the recovery of any collateral that is integral to the
tingkat pemulihan dan memperhitungkan pemulihan yang berasal financial assets, taking into account forward looking economic
dari jaminan terhadap aset keuangan dengan assumptions if relevant.
mempertimbangkan asumsi ekonomi di masa depan jika relevan.
- Exposure at Default (EAD) - Exposure at Default (EAD)
Perkiraan nilai eksposur neraca pada saat gagal bayar dengan The expected balance sheet exposure at the time of default, taking
mempertimbangkan bahwa perubahan ekspektasi yang into account that expected change in exposure over the lifetime of
diharapkan selama masa eksposur. Hal ini menggabungkan the exposure. This incorporates the impact of drawdowns of
dampak penarikan fasilitas yang committed, pembayaran pokok committed facilities, repayments of principal and interest,
dan bunga, amortisasi dan pembayaran dipercepat, bersama amortization and prepayments, together with the impact of forward
dengan dampak asumsi ekonomi masa depan jika relevan. looking economic assumptions where relevant.
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan (Stage 1 ) 12-month expected credit losses (Stage 1)
ECL diakui pada saat pengakuan awal instrumen keuangan dan ECL are recognised at the time of initial recognition of a financial
merepresentasikan kekurangan kas sepanjang umur aset yang instrument and represent the lifetime cash shortfalls arising from
timbul dari kemungkinan gagal bayar di masa yang akan datang possible default events up to twelve months into the future from the
dalam kurun waktu dua belas bulan sejak tanggal pelaporan. ECL reporting date. ECL continue to be determined on this basis until
terus ditentukan oleh dasar ini sampai timbul peningkatan risiko there is either a significant increase in the credit risk of an instrument
kredit yang signifikan pada instrumen tersebut atau instrumen or the instrument becomes credit-impaired. If an instrument is no
tersebut telah mengalami penurunan nilai kredit. Jika suatu longer considered to exhibit a significant increase in credit risk, ECL
instrumen tidak lagi dianggap menunjukkan peningkatan risiko will revert to being determined on a 12-month basis.
kredit yang signifikan, maka ECL dihitung kembali berdasarkan
basis dua belas bulan.
Peningkatan risiko kredit yang signifikan (Stage 2 ) Significant increase in credit risk (Stage 2)
Jika aset keuangan mengalami peningkatan risiko kredit yang If a financial asset experiences a significant increase in credit risk
signifikan (SICR) sejak pengakuan awal, kerugian kredit (SICR) since initial recognition, an expected credit loss provision is
ekspektasian diakui atas kejadian gagal bayar yang mungkin terjadi recognised for default events that may occur over the lifetime of the
sepanjang umur aset. Peningkatan signifikan dalam risiko kredit asset. Significant increase in credit risk is assessed by comparing
dinilai dengan membandingkan risiko gagal bayar atas eksposur the risk of default of an exposure at the reporting date to the risk of
pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar saat pengakuan default at origination (after taking into account the passage of time).
awal (setelah memperhitungkan perjalanan waktu dari akun Significant does not mean statistically significant nor is it assessed in
tersebut). Signifikan tidak berarti signifikan secara statistik, juga the context of changes in ECL.
tidak dinilai dalam konteks perubahan dalam ECL.
Perubahan atas risiko gagal bayar dinilai signifikan atau tidak, Whether a change in the risk of default is significant or not is
dinilai menggunakan faktor kuantitatif. Aset keuangan dengan assessed using quantitative factors. Financial assets that are 30 or
tunggakan 30 hari atau lebih dan tidak mengalami penurunan nilai more days past due and not credit impaired will always be
akan selalu dianggap telah mengalami peningkatan risiko kredit considered to have experienced a significant increase in credit risk.
yang signifikan.
16
Page 293
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
d. Identifikasi dan Pengukuran Penurunan Nilai Aset Keuangan d. Identification and Measurement of Impairment on Financial
(lanjutan) Assets (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan nilai kredit atau gagal Credit impaired (or defaulted) exposures (Stage 3)
bayar (Stage 3 )
Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai (atau gagal bayar) Financial assets that are credit impaired (or in default) represent
merupakan aset yang setidaknya telah memiliki tunggakan lebih those that are at least 90 days past due in respect of principal and/or
dari 90 hari atas pokok dan/atau bunga. interest.
Aset keuangan juga dianggap mengalami penurunan nilai kredit Financial assets are also considered to be credit impaired where the
dimana debitur kemungkinan besar tidak akan membayar dengan debtors are unlikely to pay on the occurrence of one or more
terjadinya satu atau lebih kejadian yang teramati yang memiliki observable events that have a detrimental impact on the estimated
dampak menurunkan jumlah estimasi arus kas masa depan dari future cash flows of the financial asset whether that can be taken
aset keuangan tersebut baik yang dinilai secara individu ataupun individually or collectively by considering all reasonable and
kolektif dengan mempertimbangkan semua informasi yang wajar supported information, including information that is forward looking.
dan terdukung, termasuk informasi yang bersifat masa depan
(forward looking ).
Periode yang diperhitungkan ketika mengukur kerugian kredit The period considered when measuring expected credit loss is the
ekspektasian adalah periode yang lebih pendek antara umur shorter of the expected life and the contractual term of the financial
ekspektasian dan periode kontrak aset keuangan. Umur asset. The expected life may be impacted by prepayments and the
ekspektasian dapat dipengaruhi oleh pembayaran dimuka dan maximum contractual term by extension options. For certain
periode kontrak maksimum melalui opsi perpanjangan kontrak. revolving portfolios, including credit cards, the expected life is
Untuk portofolio revolving tertentu, umur ekspektasian dinilai assessed over the period that the Bank is exposed to credit risk
sepanjang periode dimana Bank terekspos dengan risiko kredit (which is based on the length of time it takes for credit facilities to be
(berdasarkan durasi waktu yang dibutuhkan untuk fasilitas kredit withdrawn) rather than the contractual term.
ditarik), bukan sepanjang periode kontrak.
Untuk aset yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, saldo di For assets measured at amortized cost, the balance sheet amount
neraca mencerminkan aset bruto dikurangi kerugian kredit reflects the gross asset less the expected credit losses. For debt
ekspektasian. Untuk instrumen utang dalam kategori FVOCI, saldo instruments held at FVOCI, the balance sheet amount reflects the
di neraca mencerminkan nilai wajar dari instrumen, dengan instrument's fair value, with the expected credit loss allowance held
cadangan kerugian kredit ekspektasian dibukukan terpisah sebagai as a separate reserve within other comprehensive income.
cadangan pada pendapatan komprehensif lain.
Untuk menentukan kerugian kredit ekspektasian, komponen- To determine the expected credit loss, these components are
komponen ini akan diperhitungkan secara bersama-sama dan multiplied together and discounted to the balance sheet date using
didiskontokan ke tanggal laporan keuangan menggunakan diskonto the effective interest rate as the discount rate.
berdasarkan suku bunga efektif.
Ketika ada sejumlah kewajiban debitur yang dianggap tidak bisa Where any amount of debtor liabilities that are deemed unsolvable, a
diselesaikan, maka cadangan kerugian penurunan nilai kredit Stage 3 credit impairment allowance will be created. Calculation of
Stage 3 akan dibuat. Perhitungan kerugian kredit ekspektasian expected credit losses using a probability of default lifetime ECLs.
menggunakan probability of default sepanjang umur aset
keuangan (Lifetime ECL ).
Kerugian kredit ekspektasian atas komitmen kredit yang diberikan Expected credit loss on loan commitments and financial guarantees
dan jaminan keuangan diakui pada liabilitas lain-lain. Jika is recognised as other liabilities. Where a financial instrument
instrumen keuangan mencakup komponen aset keuangan dan includes both financial asset and an undrawn commitment and it is
komitmen yang belum ditarik dan tidak dapat dipisahkan atas not possible to separately identify the expected credit loss on these
kerugian kredit ekspektasian pada komponen ini, jumlah kerugian components, expected credit loss amounts on the loan commitment
kredit atas komitmen tersebut diakui bersamaan dengan kerugian are recognised together with expected credit loss amounts on the
kredit atas aset keuangan. Dalam kondisi jumlah kerugian kredit financial asset. To the extent the combined expected credit loss
ekspektasian gabungan melebihi jumlah tercatat bruto dari aset exceeds the gross carrying amount of the financial asset, the
keuangan, maka kerugian kredit ekspektasian diakui sebagai expected credit loss is recognised as other liabilities.
liabilitas lain-lain.
e. Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain e. Current Accounts with Bank Indonesia and Other Banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain dinyatakan sebesar biaya Current accounts with Bank Indonesia and other banks are stated at
perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif amortized cost using the effective interest rate method less
dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai. allowance for impairment losses.
17
Page 294
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
f. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain f. Placement with Bank Indonesia and Other Banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain terdiri dari Placements with Bank Indonesia and other banks consist of Bank
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (FASBI), call money, dan term Indonesia Deposit Facility (FASBI), call money and term deposit.
deposit.
Penempatan pada Bank Indonesia dinyatakan sebesar saldo Placements with Bank Indonesia are stated at the outstanding
penempatan dikurangi dengan pendapatan bunga yang balances net of unearned interest income.
ditangguhkan.
Penempatan pada bank lain dinyatakan sebesar biaya perolehan Placements with other banks are stated at amortized cost using the
diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi effective interest method less allowance for impairment losses.
penyisihan kerugian penurunan nilai.
g. Efek-efek g. Marketable Securities
Setelah pengakuan awal, efek-efek untuk tujuan investasi diukur Subsequently accounted for, depending on their respective
sesuai dengan klasifikasinya masing-masing, sebagai diukur pada classifications, as either measured at amortized cost or measured at
biaya perolehan diamortisasi atau diukur pada nilai wajar melalui fair value through other comprehensive income (FVOCI).
pendapatan komprehensif lain (FVOCI).
- Diukur pada biaya perolehan diamortisasi - Measured at amortized cost
Setelah pengakuan awal, investasi diukur pada biaya perolehan Subsequently, investment measured at amortized cost using
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. effective interest rate method.
- Diukur pada FVOCI - Measured at FVOCI
Setelah pengakuan awal, diukur pada nilai wajar dimana Subsequently, investment carried at fair value with all unrealized
keuntungan dan kerugian yang belum direalisasi atas perubahan gains and losses arising from changes in fair value recognised in
nilai wajar akan diakui sebagai penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income. Changing in expected credit losses
Perubahan pada kerugian kredit ekspektasian diakui pada laba recognised in the profit or loss and are accumulated in equity. On
rugi dan diakumulasi pada ekuitas. Pada saat penghentian derecognition, the cumulative fair value gains or losses, net of
pengakuan, akumulasi keuntungan atau kerugian nilai wajar cumulative allowance for impairment losses, are transferred to the
bersih, setelah akumulasi cadangan kerugian penurunan nilai, profit or loss.
ditransfer ke laba rugi.
h. Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali h. Marketable Securities Purchased Under Resell Agreement
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali diklasifikasikan Marketable securities purchased under resell agreement are
sebagai biaya perolehan diamortisasi dan disajikan sebagai aset classified as amortized cost and presented as assets in the
dalam laporan posisi keuangan sebesar jumlah penjualan kembali statement of financial position, at the resale price net off unamortized
dikurangi dengan pendapatan bunga yang belum diamortisasi dan interest income and allowance for impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai.
Selisih antara harga beli dan harga jual kembali diperlakukan The difference between the purchase price and the resale price is
sebagai pendapatan bunga yang ditangguhkan, dan diakui sebagai treated as unearned interest income, and recognized as income over
pendapatan selama periode sejak efek-efek tersebut dibeli hingga the period starting from when those securities are purchased until
dijual menggunakan suku bunga efektif. they are sold using an effective interest rate method.
Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran setelah pengakuan Recognition, initial measurement, measurement after initial
awal, penurunan nilai, dan penghentian pengakuan efek-efek yang recognition, impairment losses, and derecognition of securities
dibeli dengan janji dijual kembali mengacu pada Catatan 2c terkait purchased with agreements to resell refer to Note 2c financial
aset keuangan. assets.
i. Kredit yang Diberikan i. Loans
Setelah pengakuan awal, kredit yang diberikan diukur pada biaya Subsequent to initial recognition, loans are measured at amortized
perolehan diamortisasi atau nilai wajar sesuai dengan klasifikasinya cost or fair value depending on the respective classification. For loan
masing-masing. Untuk kredit yang diberikan yang diklasifikasikan which classified as amortized cost is subsequently measured using
sebagai biaya perolehan diamortisasi, setelah pengakuan awal the effective interest method. While for loans which classified as fair
diukur menggunakan suku bunga efektif. Sedangkan untuk kredit value through profit or loss are subsequently carried at fair value,
yang diberikan yang diklasifikasikan sebagai FVTPL, setelah with gains or losses arising from changes in fair value are recorded
pengakuan awal diukur pada nilai wajar dimana keuntungan atau in net trading income.
kerugian atas perubahan nilai wajar dicatat pada pendapatan
transaksi perdagangan-bersih.
Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran setelah pengakuan Recognition, initial measurement, measurement after initial
awal, penurunan nilai, dan penghentian pengakuan kredit yang recognition, impairment losses, and derecognition of loans refer to
diberikan mengacu pada Catatan 2c terkait aset dan liabilitas Note 2c financial assets and liabilities.
keuangan.
18
Page 295
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
i. Kredit yang Diberikan (lanjutan) i. Loans (continued)
Restrukturisasi kredit yang diberikan Loan restructuring
Bank mencatat restrukturisasi kredit bermasalah berdasarkan jenis The Bank accounts for troubled debt restructuring in accordance with
restrukturisasi. the type of restructuring.
Restrukturisasi kredit meliputi adanya perpanjangan jangka waktu Loan restructuring may involve extending the payment arrangements
pembayaran dan ketentuan kredit yang baru. Setelah syarat dan and the agreement of new loan conditions. Once the terms have
ketentuan telah dinegosiasi ulang, penurunan nilai yang ada been renegotiated, any previous impairment is measured using the
sebelumnya akan diukur dengan menggunakan suku bunga efektif original effective interest rate (“EIR”) as calculated before the
(“EIR”) awal sebelum ketentuan kredit dimodifikasi dan kredit modification of terms and the loan is no longer considered “past-
tersebut tidak lagi dalam kategori “past-due ”. Manajemen akan due”. Management continuously reviews renegotiated loans to
melakukan kaji ulang pada kredit yang direstrukturisasi secara ensure that all criteria are met and that future payments are likely to
berkelanjutan untuk memastikan bahwa seluruh syarat terpenuhi occur. The loans continue to be subject to an individual or collective
dan pembayaran di masa datang akan terjadi. Kredit tersebut akan impairment assessment, calculated using the loan's original EIR and
dimasukkan dalam perhitungan penurunan nilai secara individual impairment assessment of loans.
atau kolektif, yang dihitung dengan menggunakan suku bunga
efektif (“EIR”) awal, dan mengikuti perlakuan atas perhitungan
penurunan nilai kreditnya.
j. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi j. Acceptances Receivables and Payables
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan transaksi letter of Acceptances receivable and payable represent letter of credit (L/C)
credit (L/C) yang diaksep oleh bank pengaksep (accepting bank). that have been accepted by the accepting bank.
Tagihan akseptasi diukur pada biaya perolehan diamortisasi Acceptances receivable are measured at amortized cost using the
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR), dikurangi oleh effective interest rate (EIR) method, less allowance for impairment
penyisihan kerugian penurunan nilai. Liabilitas akseptasi diukur losses. Acceptances payable are measured at amortized cost by
pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku using the effective interest rate (EIR) method.
bunga efektif.
Penyisihan kerugian penurunan nilai atas tagihan dan liabilitas Allowance for impairment losses on acceptance receivables and
akseptasi dibentuk apabila berdasarkan pendapat manajemen payables is made when in the opinion of the management there is an
terdapat bukti obyektif penurunan nilai. objective evidence of impairment.
k. Aset Tetap dan Penyusutan k. Fixed Assets and Depreciation
Bank menerapkan PSAK 216, "Aset Tetap". The Bank implemented PSAK 216, "Fixed Assets".
Efektif 31 Desember 2015, Bank mengubah kebijakan akuntansi Effective December 31, 2015, the Bank has changed its accounting
dari model biaya ke model revaluasi dalam pengukuran aset tetap policy from cost model to revaluation model on measurement of fixed
atas kelas tanah dan bangunan. Perubahan kebijakan akuntansi ini assets on the class of land and buildings. The changes in this
diperlakukan secara prospektif. accounting policy is applied prospectively.
Tanah dan bangunan disajikan pada nilai revaluasian dikurangi Land and buildings are stated at their revalued amount, it is the fair
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang value at the date of revaluation less accumulated depreciation and
terjadi setelah tanggal revaluasian. Revaluasi dilakukan dengan accumulated impairment losses occurring after the date of
keteraturan yang cukup regular untuk memastikan bahwa jumlah revaluation. Revaluation carried out with sufficient regularity to
tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan ensure that regular carrying amount does not differ materially from
dengan menggunakan nilai wajar pada tanggal pelaporan. Tanah the amount determined using fair value at reporting date. Land is not
tidak disusutkan. depreciated.
Kenaikan yang berasal dari revaluasi tanah dan bangunan tersebut The increase from the revaluation of land and buildings are
dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi di recognized as other comprehensive income and accumulated to
surplus revaluasi pada bagian ekuitas, kecuali sebelumnya revaluation surplus in equity, unless earlier revaluation decrease
penurunan revaluasi atas aset yang sama pernah diakui dalam over the same asset been recognized in the profit on loss, in this
laporan laba rugi, dalam hal ini, kenaikan revaluasi hingga sebesar case, the increase revaluation of up to write-downs due to the
penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam revaluation, are recognized in the statement of profit or loss.
laporan laba rugi.
Penurunan jumlah tercatat yang berasal dari revaluasi tanah dan Impairment in the carrying amount derived from the revaluation of
bangunan yang dibebankan dalam laporan laba rugi apabila land dan buildings are charged to profit or loss when the account
penurunan tersebut melebihi saldo akun surplus revaluasi aset balance exceeds the decline in revaluation surplus of fixed assets
tetap yang berasal dari revaluasi sebelumnya, jika ada. that come from the previous revaluation, if any.
19
Page 296
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
k. Aset Tetap dan Penyusutan (lanjutan) k. Fixed Assets and Depreciation (continued)
Penyusutan atas nilai revaluasian bangunan dibebankan ke The depreciation value of the revalued buildings are charged to profit
laporan laba rugi. Bila kemudian tanah dan bangunan yang telah or loss. If the land and buildings have been sold or discontinued, the
direvaluasi dijual atau dihentikan penggunaannya, saldo surplus remaining revaluation surplus balance will be charged directly to
tersisa dipindahkan langsung ke saldo laba. Bagian dari surplus retained earnings. The part of revaluation surplus which is the
revaluasi yang merupakan selisih atas penyusutan berdasarkan difference between depreciation based on revalued amount and cost
nilai revaluasian dan nilai perolehan dipindahkan ke saldo laba. value are transferred to retained earnings.
Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan Fixed assets, except land, are stated at cost less accumulated
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai (jika ada). depreciation and impairment losses (if any). The initial cost of the
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi biaya konstruksi atau fixed assets consists of its construction cost or purchase price and
harga pembelian dan setiap biaya diatribusikan secara langsung any directly attributable costs of bringing the asset to its working
untuk membawa aset ke kondisi kerjanya dan lokasi untuk condition and location for its intended use.
digunakan.
Pengakuan penyusutan dimulai ketika aset tersebut ada di lokasi Recognition of depreciation commences when an asset is in its
dan kondisinya dapat dioperasikan sebagaimana yang dimaksud location and condition and capable of being operated in the manner
oleh manajemen. intended by management.
Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus Premises and equipment are depreciated using the straight-line
dengan berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap method with their estimated useful life of assets as follows:
sebagai berikut:
Tahun/ Persentase/
Years Percentage
Bangunan 20 5% Buildings
Inventaris dan peralatan kantor 4-8 12,5% - 25% Fixtures and office equipments
Komputer dan perangkat lunak 4 25% Computer and software
Kendaraan 4-8 12,5% - 25% Vehicles
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat An item of premises and equipment is derecognized upon disposal or
dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan when no future economic benefits are expected from its use or
yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau disposal. Any gain or loss arising on derecognition of the asset
rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung (calculated as the difference between the net disposal proceeds and
sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah the carrying amount of the asset) is included in the profit or loss in
tercatat dari aset) diperhitungkan dalam laba rugi pada periode the period such asset is derecognized.
aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba Maintenance and repair costs are charged to income statement as
rugi pada saat terjadinya, biaya penggantian komponen suatu aset incurred, the cost of replacing part of the assets and recognized a
dan biaya perbaikan yang signifikan diakui dalam jumlah tercatat major repair costs in the carrying amount of assets if they met the
aset jika memenuhi kriteria untuk diakui sebagai bagian dari aset. criteria to be recognized as part of the asset. Premises and
Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual, nilai equipment which are no longer used or sold, the carrying value and
tercatat serta akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari kelompok accumulated depreciation are removed from the acquired assets and
aset tetap yang bersangkutan dan laba rugi komprehensif yang income are recorded in the statements of comprehensive income for
terjadi dibukukan dalam laporan laba rugi komprehensif tahun yang the year.
bersangkutan.
l. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan l. Impairment of Non-Financial Assets
Nilai tercatat aset non-keuangan ditelaah untuk penurunan nilai The carrying values of non-financial assets are reviewed for
apabila terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang impairment whenever events or changes in circumstances indicate
mengindikasikan bahwa nilai tercatat suatu aset tidak dapat that the carrying amount of an asset may not be recoverable. If such
dipulihkan. Jika ada indikasi seperti itu dan nilai tercatat suatu aset indication exists and where the carrying amount of an asset exceeds
melebihi taksiran jumlah terpulihkan, aset atau unit penghasil kas the estimated recoverable amount, the assets or cash-generating
diturunkan nilainya ke jumlah terpulihkan. units are written down to their recoverable amount.
Taksiran jumlah terpulihkan aset adalah yang lebih tinggi dari nilai The estimated recoverable amount of an asset is the higher of an
wajar aset dan nilai pakai. Nilai wajar adalah nilai yang diperoleh asset's fair value and value-in-use. The fair value is the amount
dari penjualan aset dalam transaksi yang wajar dikurangi biaya obtainable from the sale of an asset in an arm's length transaction
penjualan sedangkan nilai pakai adalah nilai kini dari estimasi arus less costs of disposal while value-in-use is the present value of
kas masa mendatang yang diharapkan muncul dari penggunaan estimated future cash flows expected to arise from the continuing
aset secara terus menerus dan dari penjualannya pada akhir masa use of an asset and from its disposal at the end of its useful life.
pakainya.
Untuk aset yang tidak menghasilkan arus kas masuk independen For an asset that does not generate largely independent cash
yang besar, jumlah terpulihkan ditentukan untuk unit penghasil kas inflows, the recoverable amount is determined for the cash-
terkait aset tersebut. Rugi penurunan nilai diakui dalam laporan generating unit to which the asset belongs. Impairment losses are
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. recognised in profit or loss and other comprehensive income.
20
Page 297
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
l. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan) l. Impairment of Non-Financial Assets (continued)
Dalam membuat taksiran nilai pakai, estimasi arus kas masa In assessing value-in-use, the estimated future cash flows are
mendatang didiskontokan ke nilai sekarang dengan menggunakan discounted to their present value using a pre-tax discount rate that
tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian reflects current market assessments of the time value of money and
pasar saat ini dari nilai waktu dari uang dan risiko spesifik untuk the risks specific to the asset.
aset.
Untuk aset non-keuangan tidak termasuk perangkat lunak dengan For non-financial assets excluding software with indefinite useful life,
masa manfaat tidak terbatas, penilaian dilakukan pada setiap an assessment is made at each reporting date as to whether there is
tanggal pelaporan, apakah ada indikasi bahwa kerugian penurunan any indication that previously recognised impairment losses may no
nilai yang sebelumnya diakui mungkin tidak lagi ada atau mungkin longer exist or may have decreased. If such indication exists, the
telah menurun. Jika indikasi tersebut terjadi, jumlah terpulihkan recoverable amount is estimated.
diperkirakan.
Rugi penurunan nilai yang diakui sebelumnya dibalik hanya jika A previously recognised impairment loss is reversed only if there has
telah terjadi perubahan dalam estimasi yang digunakan untuk been a change in the estimates used to determine the asset's
menentukan jumlah terpulihkan aset sejak rugi penurunan nilai recoverable amount since the last impairment loss was recognised. If
terakhir diakui. Jika ini kasusnya, jumlah tercatat aset meningkat that is the case, the carrying amount of the asset is increased to its
menjadi jumlah terpulihkan tersebut. Jumlah peningkatan tersebut recoverable amount. That increased amount cannot exceed the
tidak dapat melebihi nilai tercatat yang telah ditentukan, setelah carrying amount that would have been determined, net of
dikurangi penyusutan atau amortisasi, sehingga seolah-olah depreciation or amortisation, had no impairment loss been
kerugian penurunan nilai yang diakui untuk aset tahun-tahun recognised for the asset in prior years.
sebelumnya tidak pernah terjadi.
Pembalikan tersebut diakui dalam laporan laba rugi kecuali aset Such reversal is recognised in profit or loss unless the asset is
dicatat pada nilai revaluasi, yang mana pembalikan diperlakukan carried at revalued amount, in which case the reversal is treated as a
sebagai peningkatan revaluasi. Setelah pembalikan itu, beban revaluation increase. After such a reversal, the depreciation or
penyusutan atau amortisasi disesuaikan dalam tahun-tahun amortisation expense is adjusted in future years to allocate the
mendatang untuk mengalokasikan jumlah revisi nilai tercatat aset, asset's revised carrying amount, less any residual value, on a
dikurangi nilai sisa, secara sistematis atas sisa manfaatnya. systematic basis over its remaining useful life.
m. Agunan yang Diambil Alih m. Foreclosed Assets
Agunan kredit yang diberikan, berupa tanah dan aset lainnya, yang Collaterals on loans in the form of land and other assets foreclosed
telah diambil alih oleh Bank disajikan dalam perkiraan “Aset lain- by the Bank, are presented under “Other Assets” account.
lain”.
Agunan yang diambil alih dicatat pada nilai yang lebih rendah Foreclosed assets are stated at the lower of carrying amount or fair
antara nilai tercatat atau nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk value less costs to sell. The difference between the value of the
menjual. Selisih antara nilai agunan yang diambil alih dengan sisa foreclosed properties and the outstanding loan principal, if any, is
pokok kredit yang diberikan, jika ada, dibebankan ke laporan laba charged to the current year statement of profit or loss and other
rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. comprehensive income.
Selisih antara nilai agunan yang telah diambil alih dan hasil The difference between the carrying value of the foreclosed assets
penjualannya diakui sebagai keuntungan atau kerugian pada saat and the proceeds from its sale is recognized as a gain or loss in the
penjualan agunan. period the foreclosed assets was sold.
Biaya-biaya yang berkaitan dengan pemeliharaan agunan yang The costs of maintenance and renovation of foreclosed properties
diambil alih dibebankan ke laporan laba rugi komprehensif pada are charged to statement of comprehensive income when incurred.
saat terjadinya.
Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat permanen, maka nilai The carrying amount of the property is written-down to recognize a
tercatatnya dikurangi untuk mengakui penurunan tersebut dan permanent dimunition in value of the foreclosed property, which is
kerugiannya dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan charged to the current year statement of profit or loss and other
komprehensif lain tahun berjalan. comprehensive income.
Manajemen melakukan evaluasi secara berkala atas nilai agunan Management evaluates periodically the value of foreclosed assets. If
yang diambil alih. Bila terjadi penurunan nilai yang bersifat there are permanent impairment, the carrying amount is reduced to
permanen, maka nilai tercatatnya dikurangi untuk mengakui recognize the decline and losses charged to the statement of profit
penurunan tersebut dan kerugiannya dibebankan pada laporan or loss and other comprehensive income for the year.
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan.
21
Page 298
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
n. Aset Lain-lain n. Other Assets
Aset lain-lain terdiri dari aset dalam penyelesaian kredit, Other assets consist of assets on credit settlement, interest
pendapatan bunga yang masih akan diterima, beban dibayar receivables, prepaid expenses, advances, office equipment inventory
dimuka, uang muka, persediaan perlengkapan kantor dan lain-lain. and others.
Beban dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing- Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using
masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus (straight- the straight-line method.
line method ).
o. Liabilitas Segera o. Liabilities Immediately Payable
Liabilitas segera merupakan liabilitas Bank yang harus segera Liabilities immediately payable represent obligations to third parties
dibayarkan kepada pihak lain berdasarkan kontrak atau perintah based on contract or order by those having authority that have to be
dari pihak yang mempunyai kewenangan untuk itu. Liabilitas segera settled immediately. Liabilities immediately payable are measured at
diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan their amortized cost using effective interest rate method.
metode suku bunga efektif.
p. Simpanan Nasabah p. Deposits from Customers
Giro, tabungan dan deposito berjangka diklasifikasikan sebagai Current accounts, savings deposits and time deposits are classified
liabilitas yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, yang as liabilities measured at amortized cost, which are initially
diakui pada nilai wajar pada pengakuan awal dan selanjutnya recognised at fair value and subsequently measured at amortized
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan cost using the effective interest rate method. Amortized cost is
metode suku bunga efektif. Biaya perolehan diamortisasi dihitung calculated by taking into account any discount or premium related to
dengan memperhitungkan adanya diskonto atau premi terkait the initial recognition of deposits from customers and transaction
dengan pengakuan awal simpanan nasabah dan biaya transaksi costs that are an integral part of the effective interest rate.
yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga
efektif.
q. Simpanan dari Bank Lain q. Deposits from Other Banks
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas terhadap bank lain Deposits from other banks represent liabilities to other banks, in the
dalam bentuk giro, tabungan dan deposito berjangka yang jatuh form of current accounts, saving deposits and time deposits which
tempo menurut perjanjian tidak lebih dari 90 hari. original maturities of 90 days or less .
Simpanan dari bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas yang Deposits from other banks are classified as liabilities measured at
diukur pada biaya perolehan diamortisasi, yang pada awalnya amortized cost, which are initially recognized at fair value and
diakui pada nilai wajar pada pengakuan awal dan selanjutnya subsequently are measured at amortized cost using the effective
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan interest rate method. Amortized cost is calculated by taking into
metode suku bunga efektif. Biaya perolehan diamortisasi dihitung account any discount or premium related to the initial recognition of
dengan memperhitungkan adanya diskonto atau premi terkait deposits from other banks and transaction costs that are an integral
dengan pengakuan awal simpanan dari bank lain dan biaya part of the effective interest rate.
transaksi yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suku
bunga efektif.
r. Modal Saham r. Share Capital
Modal saham diukur dengan nilai nominal untuk seluruh saham Share capital is measured at par value for all shares issued and is
yang diterbitkan dan diklasifikasikan sebagai bagian dari "Ekuitas". classified as part of "Equity". Incremental costs directly attributable to
Biaya tambahan yang terkait langsung dengan penerbitan saham the issuance of new shares are deducted against share capital.
baru dikurangkan terhadap modal saham.
s. Saldo Laba s. Retained Earnings
Saldo laba merupakan saldo kumulatif laba atau rugi bersih, Retained earnings represent the cumulative balance of net income or
distribusi dividen, penyesuaian periode sebelumnya, efek dari loss, dividend distributions, prior period adjustments, effects of
perubahan kebijakan akuntansi dan penyesuaian modal lainnya. changes in accounting policy and other capital adjustments.
t. Pendapatan dan Beban Bunga t. Interest Income and Expenses
Pendapatan bunga atas aset keuangan baik yang diukur dengan Interest income for financial assets held at either fair value through
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau biaya other comprehensive income or amortized cost and interest expense
perolehan diamortisasi dan beban bunga atas seluruh liabilitas on all financial liabilities held at amortized cost are recognised in
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, diakui profit or loss using the effective interest method.
pada laba rugi berdasarkan suku bunga efektif.
22
Page 299
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
t. Pendapatan dan Beban Bunga (lanjutan) t. Interest Income and Expenses (continued)
Pendapatan bunga atas aset keuangan yang diukur dengan nilai Interest income for financial assets that are either held at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau biaya through other comprehensive income or amortized cost that have
diamortisasi yang mengalami penurunan nilai setelah pengakuan become credit impaired subsequent to initial recognition (Stage 3) is
awal (Stage 3) diakui berdasarkan suku bunga efektif kredit yang recognised using the credit adjusted effective interest rate. This rate
disesuaikan. Tingkat bunga ini dihitung dengan cara yang sama is calculated in the same manner as the effective interest rate except
dalam perhitungan suku bunga efektif kecuali bahwa cadangan that expected credit losses are included in the expected cash flows.
kerugian kredit ekspektasian dimasukkan dalam arus kas Interest income is therefore recognised on the amortized cost of the
ekspektasian. Oleh karenanya, pendapatan bunga diakui atas aset financial asset including expected credit losses. Should the credit
keuangan dalam klasifikasi biaya perolehan diamortisasi termasuk risk on a Stage 3 financial asset improve such that the financial asset
kerugian kredit ekspektasian. Dalam kondisi risiko kredit atas aset is no longer considered credit impaired, interest income recognition
keuangan Stage 3 mengalami perbaikan sehingga aset keuangan reverts to a computation based on the rehabilitated the carrying
tidak lagi dipertimbangkan mengalami penurunan nilai, pengakuan value of the financial asset gross.
pendapatan bunga dihitung berdasarkan nilai tercatat bruto aset
keuangan.
u. Pendapatan dan Beban Provisi dan Komisi u. Fees and Commission Income and Expense
Provisi dan komisi yang tidak berkaitan dengan kegiatan Commissions and fees not related to lending activities or loan
perkreditan dan atau jangka waktu perkreditan, atau jumlahnya periods, or not material are recognised as revenues and expenses at
tidak material diakui sebagai pendapatan atau beban pada saat the time the transactions occur.
terjadinya transaksi.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak berkaitan dengan Provisions and commissions income which are not related to lending
kegiatan pemberian kredit diakui sebagai pendapatan pada saat activities are recognized as revenues on the transaction date as
terjadinya transaksi sebagai pendapatan operasional lainnya. other operating income.
v. Penghasilan Komprehensif Lain v. Other Comprehensive Income
Penghasilan komprehensif lainnya terdiri item pendapatan atau Other comprehensive income comprises items of income or expense
beban (termasuk item yang sebelumnya disajikan dalam laporan (including items previously presented under the statements of
perubahan ekuitas) yang tidak diakui dalam laporan laba rugi tahun changes in equity) that are not recognised in profit or loss for the
berjalan sesuai dengan PSAK. year in accordance with PSAK.
w. Sewa w. Lease
Pada tanggal permulaan kontrak, Bank menilai apakah kontrak At the inception of a contract, the Bank assesses whether the
merupakan atau mengandung sewa. Suatu kontrak merupakan contract is or contains a leases. A contract is or contains a leases if
atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak the contract conveys the right to control the use of an identified
untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu assets for a period of time in exchange for consideration. The Bank
jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Bank dapat can choose not to recognise the right-of-use asset and lease
memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa liabilities for:
untuk:
- Sewa jangka-pendek; dan - Short term lease; and
- Sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah. - Low value asset.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk To assess whether a contract conveys the right to control the use of
mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Bank harus menilai an identified asset, the Bank shall assess whether:
apakah:
- Bank memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial - The Bank has the right to obtain substantially all the economic
seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; benefit from use of the asset throughout the period of use; and
dan
- Bank memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset - The Bank has the right to direct the use of the asset. The Bank
identifikasian. Bank memiliki hak ini ketika Bank memiliki hak has described when it has a decision-making rights that are the
untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana most relevant to changing how and for what purpose the asset is
dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan used are predetermined:
sebelumnya dan:
1. Bank memiliki hak untuk mengoperasikan aset; 1. The Bank has the right to operate the asset;
2. Bank telah mendesain aset dengan cara menetapkan 2. The Bank has designed the asset in a way that predetermine
sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan how and for what purpose it will be used.
digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal permulaan sewa, Bank mengakui aset hak-guna dan The Bank recognises a right-of-use asset and a leases liability at the
liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dimana leases commencement date. The right-of-use asset is initially
meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan measured at cost, which comprises the initial amount of the leases
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum liability adjusted for any leases payment made at or before the
tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang commencement date, plus any initial direct cost incurred. The right-of-
dikeluarkan. Aset hak-guna diamortisasi dengan menggunakan use asset is amortized over the straight-line method throughout the
metode garis lurus sepanjang jangka waktu sewa. lease term.
23
Page 300
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
w. Sewa (lanjutan) w. Lease (continued)
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum The lease liability is initially measured at the present value of the
dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan lease payments that are not paid at the commencement date,
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku discounted using the interest rate implicit in the lease or, if that right
bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku cannot be readily determined, using incremental borrowing rate.
bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Bank menggunakan Generally, the Bank uses its incremental borrowing rate as a
suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto. discount rate.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya Each leases payment is allocated between the liability and finance
keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi selama cost. The finance cost is charged to profit or loss over the leases
periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik period so as to produce a constant periodic rate of interest on the
yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode. remaining balance of the liability for each period.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Bank If the leases transfers ownership of the underlying asset to the Bank
pada akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna by the end of the leases term or if the cost of the right-of-use asset
merefleksikan Bank akan mengeksekusi opsi beli, maka Bank reflects that the Bank will exercise a purchase option, the Bank
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir depreciates the right-of-use asset from the commencement date to
umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Bank menyusutkan the end of the useful life of the underlying asset. Otherwise, the Bank
aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih depreciates the right-of-use asset from the commencement date to
awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa the earlier of the end of the useful life of the right-of-use asset or the
sewa. end of the leases term.
Modifikasi sewa Leases modification
Bank mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika: The Bank account for a leases modification as a separate leases if
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan both:
- the modification increases the scope of the leases by adding the
menambahkan hak untuk menggunakan satu aset pendasar atau right to use one or more underlying assets;
lebih;
- imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan - the consideration for the leases increases by an amount
harga tersendiri untuk peningkatan dalam ruang lingkup dan commensurate with the standalone price for the increase in scope
penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk and any appropriate adjustments to that standalone price to
merefleksikan kondisi kontrak tertentu. reflect the circumstances of the particular contract.
x. Perpajakan x. Taxation
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam Current tax expense is determined based on the taxable income for
periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak the year computed using the prevailing tax rates or substantively
yang berlaku atau yang secara substansial telah berlaku pada enacted at the reporting date.
tanggal pelaporan.
Bank menerapkan metode liabilitas untuk menentukan pajak The Bank applies the liability method to determine its income tax
penghasilannya. Berdasarkan metode liabilitas, aset dan liabilitas expense. Under the liability method, deferred tax assets and
pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer pelaporan liabilities are recognised for temporary differences between the
komersial dan pajak atas aset dan liabilitas pada setiap tanggal financial and the tax bases of assets and liabilities at each reporting
pelaporan. Metode ini mensyaratkan pengakuan manfaat pajak di date. This method also requires the recognition of future tax benefits,
masa mendatang, contoh: saldo rugi fiskal yang belum digunakan, such as the carry forward of unused tax losses, to the extent that
sepanjang terdapat kemungkinan besar realisasi manfaat pajak realisation of such benefits is probable.
tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates that
yang diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset direalisasikan are expected to apply to the period when the asset is realized or the
atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif atau peraturan liability is settled, based on tax rates (and tax laws) that have been
perpajakan yang berlaku atau yang secara substantif telah enacted or substantively enacted at the statement of financial
diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan. position date.
Penyesuaian atas liabilitas pajak dicatat saat surat ketetapan pajak Adjustments to tax obligations are recorded when an assessment is
diterima, atau jika Bank mengajukan keberatan, saat putusan received or, if appealed by the Bank, when the result of the appeal is
banding telah diterbitkan. determined.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal The carrying amount of deferred tax assets is reviewed at each
pelaporan dan nilai tercatat aset pajak tangguhan tersebut reporting date and reduced to the extent that it is no longer probable
diturunkan apabila tidak lagi terdapat kemungkinan besar laba that sufficient taxable profits will be available to allow all or part of the
fiskal tersedia untuk mengkompensasi sebagian atau semua benefit of the deferred tax assets to be utilized.
manfaat aset pajak tangguhan.
24
Page 301
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
y. Imbalan Kerja y. Employee Benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, gaji, bonus, insentif dan Short-term employee benefits such as wages, salaries, bonus,
imbalan non-moneter lainnya diakui selama periode jasa diberikan. incentives and other non-monetary benefits are recognised during
Imbalan kerja jangka pendek diukur sebesar jumlah yang tidak the period when services have been rendered. Short-term employee
didiskontokan. benefits are measured using undiscounted amounts.
Imbalan pasca-kerja Post-employment benefits
Bank menerapkan PSAK 219, "Imbalan Kerja", maka Bank The Bank implement PSAK 219, "Employee Benefit", Bank which
menghentikan penggunaan pendekatan koridor dalam perhitungan eliminates corridor approach in calculation actuarial gain and loss in
keuntungan dan kerugian aktuarial di periode pelaporan pada reporting period other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
Bank menghitung kewajiban imbalan pasca-kerja sesuai dengan The Bank calculates post-employment benefits obligations to its
Undang-Undang Cipta Kerja No.11/2020 dan Peraturan Pemerintah employees in accordance with Job Creation Law No.11/2020 and
No.35 Tahun 2021. Government Regulation No.35 of 2021.
Dalam pengukuran program imbalan pasca-kerja, Bank In the measurement post-employment benefits, Bank use actuarial
menggunakan aktuaris independen dan metode Projected Unit independent and Projected Unit Credit method to make estimated
Credit untuk membuat estimasi andal atas nilai kini kewajiban reliably of present value of defined obligation, current service cost
imbalan pasti, biaya jasa kini dan biaya jasa lalu. Penentuan jumlah and past service cost. The determination amount of liability (asset)
liabilitas (aset) imbalan pasti neto sebagai defisit atau surplus defined benefit net as deficit or surplus based on difference present
didasarkan atas selisih nilai kini kewajiban manfaat pasti tersebut value obligation defined benefit pension plan and fair value of the
dan nilai wajar aset program. asset plan.
Untuk setiap program material, Bank menetapkan jumlah yang For the material program, Bank determine amount in statement of
diakui dalam laporan laba rugi: income:
1. Biaya jasa kini. 1. Current service cost.
2. Setiap biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas 2. Every past service cost and gain or loss of completion.
penyelesaian.
3. Bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto. 3. Net interest as liability (assets) net defined benefit .
Bank menetapkan pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan The bank determine remeasurement of defined benefit as liability
pasti neto yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain, terdiri (asset) net defined benefit was recognized in other comprehensive
atas: income, consist of:
1. Keuntungan dan kerugian aktuarial. 1. Actuarial gain and loss.
2. Imbalan hasil atas aset program, tidak termasuk jumlah bunga 2. Return on assets program, exclude amount of net interest as
neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto. liability (assets) net defined benefit.
3. Setiap perubahan dampak batas atas aset (aset ceiling ), tidak 3. Every change of assets upper (assets ceiling), exclude amount net
termasuk jumlah bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti interest as liability (assets) net defined benefit.
neto.
z. Transaksi dengan Pihak Berelasi z. Transactions with Related Parties
Bank melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Dalam The Bank enters into transactions with related parties. In these
laporan keuangan ini, istilah pihak berelasi sesuai dengan PSAK financial statements, the term related parties are defined under
224 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. PSAK 224 on “Related Party Disclosures”.
Suatu pihak dianggap berelasi dengan Bank jika: The Bank considers the following as its related parties:
(i) Suatu pihak yang secara langsung, atau tidak langsung yang (i) A person who, directly or indirectly through one or more
melalui satu atau lebih perantara, suatu pihak (a) intermediaries, (a) controls, or is controlled by, or under
mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau berada di bawah common control with the Bank, (b) has significant influence over
pengendalian bersama, dengan Bank; (b) memiliki pengaruh the Bank or (c) has joint control over the Bank;
signifikan atas Bank; atau (c) memiliki pengendalian bersama
atas Bank;
(ii) Suatu pihak yang berada dalam kelompok usaha yang sama (ii) An entity which is a member of the same group as the Bank;
dengan Bank;
(iii) Suatu pihak yang merupakan ventura bersama di mana Bank (iii) An entity which is a joint venture of a third party in which the
sebagai venturer ; Bank has ventured in;
(iv) Suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen kunci (iv) A member of key management personnel of the Bank;
Bank;
(v) Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu yang (v) A close family member of the person described in clause (i) or
diuraikan dalam butir (i) atau (iv); (iv);
(vi) Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan (vi) An entity that is controlled, jointly controlled or significantly
bersama atau dipengaruhi signifikan oleh beberapa entitas, influenced, directly or indirectly by the person described in
langsung maupun tidak langsung, individu seperti diuraikan clause (iv) or (v);
dalam butir (iv) atau (v);
(vii) Suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca-kerja untuk (vii) An entity which is a post-employment benefit plan for the benefit
imbalan kerja dari Bank atau entitas terkait Bank. of employees of either the Bank or an entity related to the Bank.
25
Page 302
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
z. Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan) z. Transactions with Related Parties (continued)
Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui Transactions with related parties are made on terms agreed by both
oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin parties, where such requirements may not be the same as other
tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak- transactions undertaken with third parties. Material transactions and
pihak yang tidak berelasi. Seluruh transaksi dan saldo yang balances with related parties are disclosed in the notes to the
material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan financial statements and the relevant details have been presented in
atas laporan keuangan yang relevan dan rinciannya telah disajikan note of the financial statements (Note 33).
dalam catatan atas laporan keuangan (Catatan 33).
aa. Laba per Saham aa. Earning per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih tahun Basic earning per share is computed by dividing net income for the
berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang jumlah saham yang year with the weighted average number of outstanding shares during
beredar pada tahun berjalan. the year.
ab. Dividen ab. Dividend
Pembagian dividen kepada para pemegang saham Bank diakui Dividend distribution to the Bank’s shareholders is recognised as a
sebagai sebuah liabilitas dalam laporan keuangan Bank pada tahun liability in the Bank financial statements in the year in which the
ketika dividen tersebut disetujui oleh para pemegang saham Bank. dividends are approved by the Bank’s shareholders.
ac. Transaksi dan penjabaran mata uang asing ac. Foreign currency transaction and translations
Bank menerapkan PSAK 221, “Pengaruh Perubahan Nilai Tukar The Bank adopted PSAK 221: “The Effects of Changes in Foreign
Mata Uang Asing”. Exchange Rates”.
Transaksi dalam mata uang asing awalnya dicatat menggunakan Transactions in foreign currencies are initially recorded using the
kurs tukar mata uang fungsional pada tanggal transaksi. Pada functional currency exchange rate at the date of the transaction.
tanggal posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata Monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are
uang asing dijabarkan menggunakan kurs penutup mata uang restated using the closing functional currency exchange rate at the
fungsional. Aset dan liabilitas non-moneter yang diukur dalam biaya financial position date. Non-monetary assets and liabilities that are
historis dalam mata uang asing dijabarkan menggunakan kurs measured in terms of historical cost in foreign currency are
tukar mata uang fungsional pada tanggal awal transaksinya. translated using the functional currency exchange rates at the date
of the initial transactions.
Aset dan liabilitas non-moneter yang diukur pada nilai wajar dalam Non-monetary assets and liabilities measured at fair value in a
mata uang asing dijabarkan menggunakan kurs mata uang foreign currency are translated using the functional currency
fungsional pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan. exchange rates at the date when fair value was determined.
Keuntungan dan kerugian mata uang asing, baik yang telah Foreign exchange gains and losses, both realised and unrealised,
terealisasi maupun belum terealisasi, tercermin dalam laporan laba are reflected in the profit or loss.
rugi.
Berikut ini adalah kurs mata uang asing utama yang digunakan Below are the major exchange rates used for translation into Rupiah
untuk penjabaran dalam Rupiah pada tanggal 31 Desember 2025 as of December 31, 2025 and 2024 using the middle rates based on
dan 2024 yang menggunakan kurs tengah berdasarkan Reuters Reuters (16.00 hours Western Indonesian Time):
(pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat):
2025 2024
Dolar Amerika Serikat 16.675 16.095 United States Dollar
Dolar Australia 11.152 10.014 Australian Dollar
Dolar Singapura 12.965 11.845 Singapore Dollar
Dolar Hong Kong 2.142 2.073 Hong Kong Dollar
Euro Eropa 19.571 16.758 European Euro
Yuan China 2.385 2.199 Chinese Yuan
Yen Jepang 107 103 Japanese Yen
ad. Provisi ad. Provisions
Provisi diakui jika Bank memiliki kewajiban kini (baik bersifat Provisions are recognised when the Bank has a present obligation
hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa masa (legal or constructive) where, as a result of a past event, it is
lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut probable that an outflow of resources embodying economic benefits
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung will be required to settle the obligation and reliable estimate can be
manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah made of the amount of obligation.
kewajiban tersebut dapat dibuat.
26
Page 303
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL (lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES INFORMATION (continued)
ad. Provisi (lanjutan) ad. Provisions (continued)
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan Provisions are reviewed at each reporting date and adjusted to
untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus reflect the current best estimate. If it is no longer probable that an
keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan outflow of resources embodying economic benefits will be required to
besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan. settle the obligation, the provision is reversed.
ae. Liabilitas dan Aset Kontinjensi ae. Contingent Liabilities and Assets
Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi Contingent liabilities are not recognised in the financial statements
diungkapkan kecuali jika kemungkinan terjadi kecil. Aset but are disclosed unless the possibility of an outflow of resources
kontinjensi tidak diakui namun diungkapkan dalam laporan embodying economic benefits is remote. Contingent assets are not
keuangan ketika adanya kemungkinan untuk mendapatkan recognised but are disclosed in the financial statement when an
manfaat ekonomi. inflow of economic benefits are probable.
af. Segmen Operasi af. Operating Segment
Segmen operasi adalah komponen dari entitas yang terlibat dalam An operating segment is a component of an entity that engages in
aktivitas bisnis yang mana memperoleh pendapatan dan business activities from which it may earn revenues and incur
menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban terkait expenses, including revenues and expenses that relate to
dengan transaksi dengan komponen lain entitas, yang mana hasil transactions with any of the entity's other components, whose
operasinya dikaji ulang secara berkala oleh pengambil keputusan operating results are reviewed regularly by the chief operating
operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang decision maker to make decisions about resources allocated to the
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya, dan segment and assess its performance, and for which discrete financial
tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. information is available.
- yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana memperoleh - that engages in business activities from which it may earn
pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan revenues and incurred expenses (including revenues and
beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari expenses relating to the transactions with other components of
entitas yang sama); the same entity);
- yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil - whose operating results are reviewed regularly by the entity’s
keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang chief operating decision maker to make decision about resources
sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan to be allocated to the segments and assess its performance; and
menilai kinerjanya; dan
- dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. - for which discrete financial information is available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional Information reported to the chief operating decision maker for the
dalam rangka alokasi sumber daya dan penilaian kinerja mereka purpose of resource allocation and assessment of performance is
terfokus pada kategori dari setiap produk. more specifically focused on the category of each product.
Bank memiliki tiga segmen operasi: segmen kredit, treasuri, dan The Bank has three operating segments: loans, treasury, and trade
ekspor-impor. Dalam mengidentifikasi segmen operasi ini, finance. In identifying these operating segments, management
manajemen umumnya mengikuti kegiatan usaha utamanya. generally follows its main business activities.
ag. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan ag. Events After the Reporting Period
Setiap peristiwa setelah periode pelaporan yang menyebabkan Any after the reporting period event that provides additional
tambahan informasi mengenai posisi keuangan Bank (adjusting information about the Bank’s financial position (adjusting event) is
event ) akan disesuaikan dalam laporan keuangan. Peristiwa reflected in the financial statements. After the reporting period events
setelah periode pelaporan yang bukan merupakan adjusting that are not adjusting events, if any, are disclosed when material to
events , jika ada, akan diungkapkan ketika memiliki dampak the financial statements.
material terhadap laporan keuangan.
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING JUDGEMENTS
Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar The preparation of financial statements in conformity with Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia dibutuhkan estimasi dan asumsi Accounting Standards in Indonesia requires the use of estimates and
yang mempengaruhi: assumptions that effects:
- Nilai aset dan liabilitas dilaporkan, dan pengungkapan atas aset - The reported amounts of assets and liabilities, and disclosure of
dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan keuangan, contingent assets and liabilities at the date of the financial
statements,
- Jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. - The reported amounts of revenues and expenses during the
reporting period.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Although these estimates are based on management's best
manajemen atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang timbul knowledge of current events and activities, actual results may differ
mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula. from those estimates.
27
Page 304
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Pertimbangan profesional dan estimasi signifikan dalam menentukan The most significant uses of the judgment and estimates in
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan adalah sebagai berikut: determining the amounts recognised in the financial statements are
follows:
Usaha yang berkelanjutan Going concern
Manajemen Bank telah melakukan penilaian atas kemampuan Bank The Bank's management has made an assessment of the Bank's
untuk melanjutkan kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa ability to continue as a going concern and is satisfied that the Bank
Bank memiliki sumber daya untuk melanjutkan usahanya di masa has the resources to continue in business for the foreseeable future.
mendatang.
Selain itu, manajemen tidak mengetahui adanya ketidakpastian Furthermore, the management is not aware of any material
material yang dapat menimbulkan keraguan yang signifikan terhadap uncertainties that may cast significant doubt upon the Bank's ability
kemampuan Bank untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. to continue as a going concern. Therefore, the financial statements
Oleh karena itu, laporan keuangan telah disusun atas dasar usaha continue to be prepared on the going concern basis.
yang berkelanjutan.
Klasifikasi aset dan liabillitas keuangan Classification financial asset and liabilities
Bank menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai The Bank determine the classifications of certain assets and
aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan liabilities as financial assets and financial liabilities by judging if they
apakah definisi yang ditetapkan dalam PSAK 109 terkait telah meet the definition set forth in relevant PSAK 109 has been fulfil.
dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan Accordingly, the financial assets and financial liabilities are
diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti diungkapkan pada accounted for in accordance with the accounting policies disclosed in
Catatan 2c. Note 2c.
Nilai wajar atas instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat Where the fair values of financial assets and financial liabilities
pada laporan posisi keuangan tidak tersedia di pasar aktif, ditentukan recorded on statements of financial position cannot be derived from
dengan menggunakan berbagai teknik penilaian termasuk active markets, they are determined using a variety of valuation
penggunaan model matematika. Masukan (input ) untuk model ini techniques that include the use of mathematical models. The inputs
berasal dari data pasar yang bisa diamati sepanjang data tersebut to these models are derived from observable market data where
tersedia. Bila data pasar yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, possible, but where observable market data are not available,
pertimbangan manajemen diperlukan untuk menentukan nilai wajar. judgment is required to establish fair values. The judgments include
Pertimbangan tersebut mencakup pertimbangan likuiditas dan considerations of liquidity and model inputs such as prepayment
masukan model seperti tingkat pelunasan dipercepat dan asumsi rates and default rate assumptions.
tingkat gagal bayar.
Bank menampilkan nilai wajar atas instrumen keuangan berdasarkan The Bank presents the fair value of financial instruments based on
hirarki nilai wajar sebagai berikut: the following fair value hierarchy:
- Tingkat 1 - nilai wajar berdasarkan harga kuotasian (tidak - Level 1 - the fair value is based quoted prices (unadjusted) in
disesuaikan) dalam pasar aktif; active markets;
- Tingkat 2 - nilai wajar yang menggunakan input selain harga - Level 2 - the fair value uses inputs other than quoted prices
kuotasian yang termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat diobservasi, included within Level 1 that are observable, either directly (i.e, as
baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung prices) or indirectly (i.e, derived from prices); and
(misalnya diperoleh dari harga); dan
- Tingkat 3 - nilai wajar yang menggunakan input yang bukan - Level 3 - the fair value uses inputs that are not based on
berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak observable market data (unobservable inputs).
dapat diobservasi).
Penurunan nilai kredit yang diberikan Impairment losses on loans
Bank menelaah aset keuangan mereka pada nilai wajar melalui The Bank review their financial assets at fair value through other
pendapatan komprehensif lain dan aset keuangan pada biaya comprehensive income and financial assets at amortized cost under
diamortisasi berdasarkan PSAK 109 yang mengharuskan untuk PSAK 109 which required to recognise the expected credit loss at
mengakui kerugian kredit ekspektasian pada setiap tanggal pelaporan each reporting date to reflect changes in credit risk of the financial
untuk mencerminkan perubahan risiko kredit dari aset keuangan tidak assets not at fair value through profit or loss. PSAK 109 incorporates
pada nilai wajar melalui laba rugi. PSAK 109 menggabungkan forward-looking and historical, current and forecasted information
informasi forward-looking dan historis, terkini dan yang diperkirakan ke into expected credit loss estimation.
dalam estimasi kerugian kredit ekspektasian.
28
Page 305
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Penurunan nilai kredit yang diberikan (lanjutan) Impairment losses on loans (continued)
Dalam melakukan peninjauan penurunan nilai, penilaian manajemen In carrying out the impairment review, the following management’s
berikut diperlukan: judgements are required:
i Penentuan apakah aset mengalami penurunan nilai berdasarkan i Determination whether the assets is impaired based on certain
indikator tertentu seperti, antara lain, kesulitan keuangan debitur, indicators such as, amongst others, financial difficulties of the
penurunan kualitas kredit; dan debtor’s, deterioration of the credit quality of the debtor’s; and
ii Penentuan umur kredit ekspektasian yang mencerminkan: ii Determination of expected credit life that reflect:
a. Jumlah yang tidak bias dan probabilitas tertimbang yang a. An unbiased and probability-weighted amount that is
ditentukan dengan mengevaluasi kemungkinan dari berbagai determined by evaluating a range of possible outcomes;
hasil;
b. Nilai waktu dari uang; dan b. The time value of money; and
c. Informasi yang masuk akal dan dapat didukung yang tersedia c. Reasonable and supportable information that is available
tanpa biaya atau usaha yang tidak semestinya pada tanggal without undue cost or effort at the reporting date about past
pelaporan tentang peristiwa masa lalu, kondisi saat ini, dan events, current conditions and forecasts of future economic
perkiraan kondisi ekonomi masa depan. conditions.
Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Bank menelaah kredit The Bank reviews its loans at each statement of financial position
yang diberikan untuk menilai apakah penurunan nilai harus dicatat date to assess whether an impairment loss should be recorded in the
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Secara statement of profit or loss and other comprehensive income. In
khusus, pertimbangan manajemen diperlukan dalam estimasi jumlah particular, judgment by management is required in the estimation of
dan waktu arus kas di masa mendatang ketika menentukan the amount and timing of future cash flows when determining the
penurunan nilai. Dalam estimasi arus kas tersebut, Bank melakukan impairment loss. In estimating these cash flows, the Bank makes
penilaian atas kondisi keuangan peminjam dan nilai realisasi bersih judgment about the borrower’s financial situation and the net
agunan. Estimasi tersebut didasarkan pada asumsi dari sejumlah realizable value of collateral. These estimates are based on
faktor dan hasil aktual mungkin berbeda, sehingga mengakibatkan assumptions about a number of factors and actual results may differ
perubahan penyisihan di masa mendatang. in future changes to the allowance.
Penghitungan kerugian kredit ekspektasian Bank berdasarkan PSAK The Bank’s expected credit loss calculations under PSAK 109 are
109 adalah keluaran dari model kompleks dengan sejumlah asumsi outputs of complex models with a number of underlying assumptions
mendasar mengenai pilihan input variabel dan saling regarding the choice of variable inputs and their interdependencies.
ketergantungannya. Elemen-elemen dari model kerugian kredit Elements of the expected credit loss models that are considered
ekspektasian yang dianggap sebagai pertimbangan dan estimasi accounting judgements and estimates include:
akuntansi meliputi:
a. Model penilaian kredit internal, yang menetapkan probability of a. Internal credit grading model, which assigns PDs to the individual
default untuk tingkat individual; grades;
b. Kriteria penilaian jika ada peningkatan risiko kredit yang signifikan b. Criteria for assessing if there has been a significant increase in
dan oleh karena itu cadangan untuk aset keuangan harus diukur credit risk and so allowances for financial assets should be
berdasarkan kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur dan measured on a life time expected credit loss basis and the
penilaian kualitatif; qualitative assessment;
c. Pengembangan model kerugian kredit ekspektasian, termasuk c. Development of expected credit loss models, including the various
berbagai formula dan pilihan input ; formulas and the choice of inputs;
d. Penentuan asosiasi antara skenario makro ekonomi dan, input d. Determination of associations between macroeconomic scenarios
ekonomi, seperti suku bunga Bank Indonesia, Produk Domestik and, economic inputs, such as BI rate, Gross Domestic Product
Bruto (PDB), nilai tukar (Dolar Amerika Serikat-Rupiah), inflasi, (GDP), exchange rate (United States Dollar-Rupiah), inflation,
indeks harga konsumen, indeks harga properti dan nilai agunan consumer price index, property price index and collateral values,
pengaruhnya terhadap probability of defaults, exposure at defaults and the effect on probability of defaults, exposure at defaults and
dan loss given defaults ; dan loss given defaults; and
e. Pemilihan skenario forward-looking untuk makro ekonomi dan e. Selection of forward-looking macroeconomic scenarios and their
bobot probabilitasnya, untuk mendapatkan input ekonomi ke dalam probability weightings, to derive the economic inputs into the
model kerugian kredit ekspektasian. expected credit loss models.
29
Page 306
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. USE OF SIGNIFICANT ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGEMENTS (continued)
Umur ekonomis aset tetap Useful life of fixed assets
Bank memperkirakan masa manfaat aset tetap berdasarkan periode The Bank estimate the useful lives of fixed assets based on the
dimana aset diharapkan akan tersedia untuk digunakan. Masa period over which the assets are expected to be available for use.
manfaat ekonomis aset tetap ditinjau secara berkala dan diperbarui The estimated useful lives of fixed assets are reviewed periodically
jika memiliki ekspektasi yang berbeda dari perkiraan sebelumnya, and are updated if expectations differ from previous estimates due to
karena kerusakan secara fisik dan teknis, atau keusangan secara physical wear and tear, technical or commercial obsolescence and
komersial dan legal atau batasan lainnya atas penggunaan aset legal or other limits on the use of the assets.
tersebut.
Selain hal tersebut, estimasi masa manfaat dari aset tetap didasarkan In addition, estimation of the useful lives of fixed assets is based on
pada penilaian secara kolektif dengan menggunakan praktik industri, collective assessment of industry practice, internal technical
teknik evaluasi internal dan pengalaman dengan aset serupa. Tetap evaluation and experience with similar assets. It is possible,
dimungkinkan, bagaimanapun, bahwa hasil masa depan dapat secara however, that future results of operations could be materially affected
material dipengaruhi oleh perubahan estimasi yang disebabkan oleh by changes in estimates brought about by changes in factors
perubahan faktor-faktor tersebut di atas. Jumlah dan saat pencatatan mentioned above. The amounts and timing of recorded expenses for
biaya untuk setiap periode akan dipengaruhi oleh perubahan dari any period would be affected by changes in these factors and
faktor dan keadaan saat pencatatan. Pengurangan taksiran masa circumstances. A reduction in the estimated useful lives of fixed
manfaat dari aset tetap akan meningkatkan beban operasional yang assets would increase the recorded operating expenses.
diakui.
Penurunan nilai aset non keuangan Impairment of non-financial assets
Bank mengevaluasi penurunan nilai aset apabila terdapat kejadian The Bank assess impairment on assets whenever events or changes
atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat in circumstances indicate that the carrying amount of an assets may
aset tidak dapat dipulihkan kembali. Faktor-faktor penting yang dapat not be recoverable. The factors that which could trigger an
menyebabkan penelaahan penurunan nilai adalah sebagai berikut: impairment review include the following:
a. Kinerja yang rendah secara signifikan jika dibandingkan dengan a. Significant underperformance relative to expected historical or
ekspektasi dari hasil operasi historis maupun proyeksi hasil operasi projected future operating results;
di masa yang akan datang;
b. Perubahan yang signifikan dalam cara penggunaan aset atau b. Significant changes in the manner of use of the acquired assets
strategi bisnis secara keseluruhan; dan or the strategy for overall business; and
c. Tren negatif industri dan ekonomi signifikan. c. Significant negative industry or economic trends.
Bank mengakui kerugian penurunan nilai apabila nilai tercatat aset The Bank recognize an impairment loss whenever the carrying
melebihi nilai yang dapat dipulihkan. Jumlah terpulihkan adalah nilai amount of an assets exceeds its recoverable amount. The
yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual recoverable amount is the higher of an assets (or Cash Generating
dengan nilai pakai aset (unit penghasil kas). Jumlah terpulihkan Unit's) fair value less costs to sell and its value in use. Recoverable
diestimasi untuk aset individual atau, jika tidak memungkinkan, untuk amounts are estimated for individual assets or, if it is not possible, for
unit penghasil kas yang mana aset tersebut merupakan bagian the Cash Generating Unit to which the asset belongs.
daripada unit tersebut.
Pengakuan pajak tangguhan Recognition of deferred taxes
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh saldo rugi fiskal dan Deferred tax assets are recognised for all unused tax losses and
perbedaan temporer sampai pada batas adanya kemungkinan bahwa temporary differences to the extent that it is probable that taxable
keuntungan yang dikenai pajak akan tersedia dimana kerugian dapat profit will be available against which the losses can be utilized.
dimanfaatkan. Pertimbangan manajemen yang signifikan juga Significant management judgment is required to determine the
diperlukan untuk menentukan jumlah dari aset pajak tangguhan yang amount of deferred tax assets that can be recognised, based upon
dapat diakui, berdasarkan waktu yang mungkin terjadi dan tingkatan the likely timing and level of future taxable profits together with future
dari keuntungan yang dikenakan pajak di masa yang akan datang tax planning strategies.
bersama dengan strategi perencanaan pajak di masa yang akan
datang.
Nilai sekarang dari kewajiban pensiun Present value of retirement obligation
Biaya untuk program pensiun manfaat pasti dan imbalan pasca-kerja The cost of defined benefit retirement plan and other post
ditentukan menggunakan penilaian aktuaria. Penilaian aktuarial employment benefits is determined using actuarial valuations. The
melibatkan pembuatan asumsi mengenai tingkat diskonto, tingkat actuarial valuation involves making assumptions about discount
pengembalian dari aset yang diharapkan, peningkatan gaji di masa rates, expected rates of return on assets, future salary increases,
depan, tingkat kematian dan peningkatan jumlah pensiun di masa mortality rates and future pension increases. Due to the long term
depan. Karena sifat jangka panjang rencana-rencana ini, estimasi nature of these plans, such estimates are subject to significant
memiliki ketidakpastian yang signifikan. uncertainty.
30
Page 307
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS 4. CASH
2025 2024
Rupiah 301.644.770.897 297.871.986.783 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 1.198.932.500 1.374.513.000 United States Dollars
Yen Jepang 462.210.000 149.393.500 Japanese Yen
Dolar Australia 412.298.313 252.140.056 Australian Dollars
Euro Eropa 386.536.039 335.162.300 European Euro
Dolar Singapura 198.365.265 400.346.635 Singapore Dollars
Yuan China - 79.585.700 Chinese Yuan
Jumlah 304.303.113.014 300.463.127.974 Total
- -
Saldo kas termasuk uang pada ATM (Anjungan Tunai Mandiri) Total cash includes cash in ATMs (Automatic Teller Machines)
sebesar Rp33.205.900.000 dan Rp35.117.950.000 untuk tahun yang amounting to Rp33,205,900,000 and Rp35,117,950,000 for the years
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. ended December 31, 2025 and 2024.
Kas (cash in safe, cash in counter, cash in transit dan cash in ATM) Cash (cash in safe, cash in counter, cash in transit and cash in ATM)
telah diasuransikan pada PT Asuransi FPG Indonesia dengan nilai were insured in PT Asuransi FPG Indonesia with the amount insured
pertanggungan sebesar Rp59.800.000.000 untuk tahun yang berakhir Rp59,800,000,000 for the years ended December 31, 2025 and 2024.
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
Manajemen Bank berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut Bank’s management believes that the coverage is adequate to cover
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian dan risiko tersebut. possible losses from such risks.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
2025 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
mata uang asing/ mata uang asing/
Notional amount Ekuivalen Rupiah/ Notional amount Ekuivalen Rupiah/
foreign currencies Rupiah equivalent foreign currencies Rupiah equivalent
Rupiah 2.936.134.933.322 2.453.278.647.862 Rupiah
Dollar Amerika Serikat 6.274.631 104.629.466.089 6.763.000 108.850.485.000 United States Dollar
Jumlah 3.040.764.399.411 2.562.129.132.862 Total
- -
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Peraturan Bank Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in accordance with Bank
Indonesia dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) Indonesia (BI) Regulation Regulation of Members of The Board of
diungkapkan pada Catatan 42a. Governors (PADG) are disclosed in Note 42a.
31
Page 308
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
Tidak terdapat giro pada bank lain pada pihak berelasi. There was no current account with other banks with related party.
a. Berdasarkan mata uang dan nama bank a. By currency and counterparty bank
2025 2024
Rupiah Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 4.503.851.327 4.458.123.718 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 1.090.934.868 2.281.318.933 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank JTrust Indonesia Tbk 11.644.516 12.746.136 PT Bank JTrust Indonesia Tbk
PT Bank KB Indonesia Tbk 9.632.053 10.759.394 PT Bank KB Indonesia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 8.714.469 9.675.042 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk 6.410.000 3.953.000 PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 5.897.746 6.748.569 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mega Tbk 5.280.548 6.005.349 PT Bank Mega Tbk
PT Bank KB Bukopin Syariah 2.208.466 2.196.365 PT Bank KB Bukopin Syariah
5.644.573.993 6.791.526.506
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat (USD) United States Dollars (USD)
PT Bank Central Asia Tbk 69.698.087.295 128.840.686.650 PT Bank Central Asia Tbk
The Bank of New York Mellon 32.660.365.522 - The Bank of New York Mellon
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 20.667.929.634 7.892.429.021 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 16.801.659.798 29.547.732.457 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7.894.717.886 26.727.156.938 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Dolar Australia (AUD) Australian Dollars (AUD)
PT Bank Central Asia Tbk 49.786.627.751 45.225.352.566 PT Bank Central Asia Tbk
Dolar Singapura (SGD) Singapore Dollars (SGD)
DBS Bank, Ltd. 6.751.152.150 35.326.906.757 DBS Bank, Ltd.
Yen Jepang (JPY) Japanese Yen (JPY)
PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk 4.243.837.773 18.438.174.824 PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk
Yuan China (CNY) Chinese Yuan (CNY)
PT Bank ICBC Indonesia 3.264.581.727 5.823.107.195 PT Bank ICBC Indonesia
Bank of China (Hongkong) Limited 238.604.558 - Bank of China (Hongkong) Limited
Euro (EUR) Euro (EUR)
PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk 1.814.871.055 1.139.762.470 PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk
Dolar Hongkong (HKD) Hongkong Dollars (HKD)
PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk 463.013.649 209.438.488 PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk
214.285.448.798 299.170.747.366
Jumlah 219.930.022.791 305.962.273.872 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (33.527.245) (44.321.760) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 219.896.495.546 305.917.952.112 Total - net
- -
b. Berdasarkan kolektibilitas b. By collectibility
Kolektibilitas giro pada bank lain sesuai Peraturan OJK diungkapkan Collectibility current accounts with other banks in accordance with
pada Catatan 42b. Financial Service Authority Rule are disclosed in Note 42b.
c. Tingkat bunga rata-rata per tahun c. Average annual interest rates
2025 2024
Giro pada bank lain 0,41% 0,44% Current accounts with other banks
d. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai d. Movements in allowance for impairment losses
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 44.321.760 - - 44.321.760 Beginning balance
Pemulihan Recovery
tahun berjalan during the year
(Catatan 28) (13.411.045) - - (13.411.045) (Note 28)
Selisih kurs 2.616.530 - - 2.616.530 Exchange rate
Saldo akhir 33.527.245 - - 33.527.245 Ending balance
-
32
Page 309
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS (continued)
d. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai (lanjutan) d. Movements in allowance for impairment losses (continued)
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 72.649.256 - - 72.649.256 Beginning balance
Penyisihan Allowance
tahun berjalan during the year
(Catatan 28) (29.359.213) - - (29.359.213) (Note 28)
Selisih kurs 1.031.717 - - 1.031.717 Exchange rate
Saldo akhir 44.321.760 - - 44.321.760 Ending balance
-
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian Management believes that the above allowance for impairment losses
penurunan nilai yang dibentuk tersebut telah memadai. is adequate.
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER BANKS
Tidak terdapat penempatan pada bank lain pada pihak berelasi. There was no placements with other banks with related party.
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
2025 2024
Rupiah Rupiah
Deposit facility Deposit facility
Bank Indonesia 746.509.000.000 348.200.000.000 Bank Indonesia
Diskonto yang belum diamortisasi (77.745.157) (50.764.360) Unamortized discount
Interbank call money Interbank call money
PT Bank Pan Indonesia Tbk 150.000.000.000 - PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 150.000.000.000 150.000.000.000 PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 100.000.000.000 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 100.000.000.000 - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mega Tbk 100.000.000.000 - PT Bank Mega Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 100.000.000.000 100.000.000.000 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank DBS Indonesia 50.000.000.000 - PT Bank DBS Indonesia
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 50.000.000.000 60.000.000.000 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Victoria International Tbk 30.000.000.000 30.000.000.000 PT Bank Victoria International Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - 100.000.000.000 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Permata Tbk - 50.000.000.000 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk - 50.000.000.000 Jawa Barat dan Banten Tbk
1.576.431.254.843 888.149.235.640
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat (USD) United States Dollars (USD)
Term deposit Term deposit
Bank Indonesia 750.375.000.000 643.800.000.000 Bank Indonesia
Interbank call money Interbank call money
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 50.025.000.000 128.760.000.000 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - 24.142.500.000 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Shinhan Indonesia - 48.285.000.000 PT Bank Shinhan Indonesia
Dolar Singapura (SGD) Singapore Dollars (SGD)
Interbank call money Interbank call money
DBS Bank, Ltd. 28.523.110.000 - DBS Bank, Ltd.
828.923.110.000 844.987.500.000
Jumlah 2.405.354.364.843 1.733.136.735.640 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (76.278.467) (32.121.375) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 2.405.278.086.376 1.733.104.614.265 Total - net
- -
b. Berdasarkan jangka waktu b. By maturity
2025 2024
Kurang dari 1 bulan 2.405.432.110.000 1.733.187.500.000 Less than 1 month
Diskonto yang belum diamortisasi (77.745.157) (50.764.360) Less unamortised discount
Jumlah 2.405.354.364.843 1.733.136.735.640 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (76.278.467) (32.121.375) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 2.405.278.086.376 1.733.104.614.265 Total - net
- -
33
Page 310
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER BANKS
(lanjutan) (continued)
c. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo c. By remaining period to maturity
2025 2024
Kurang dari 1 bulan 2.405.432.110.000 1.733.187.500.000 Less than 1 month
Diskonto yang belum diamortisasi (77.745.157) (50.764.360) Less unamortised discount
Jumlah 2.405.354.364.843 1.733.136.735.640 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (76.278.467) (32.121.375) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 2.405.278.086.376 1.733.104.614.265 Total - net
- -
d. Tingkat bunga rata-rata per tahun d. Average annual interest rates
2025 2024
Rupiah Rupiah
Deposit facility 4,53% 5,40% Deposit facility
Interbank call money 5,12% 6,17% Interbank call money
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat (USD) United States Dollars (USD)
Term deposit 4,17% 5,13% Term deposit
Interbank call money 4,18% 5,11% Interbank call money
Dolar Singapura (SGD) Singapore Dollars (SGD)
Interbank call money 0,67% - Interbank call money
e. Berdasarkan kolektibilitas e. By collectibility
Kolektibilitas penempatan pada bank lain sesuai Peraturan OJK Collectibility placement with other banks in accordance with Financial
diungkapkan pada Catatan 42c. Service Authority Rule are disclosed in Note 42c.
f. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai f. Movements in allowance for impairment losses
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 32.121.375 - - 32.121.375 Beginning balance
Penyisihan selama Allowance
tahun berjalan during the year
(Catatan 28) 43.867.927 - - 43.867.927 (Note 28)
Selisih kurs 289.165 - - 289.165 Exchange rate
Saldo akhir 76.278.467 - - 76.278.467 Ending balance
-
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 91.774.425 - - 91.774.425 Beginning balance
Pemulihan selama Recovery
tahun berjalan during the year
(Catatan 28) (61.478.813) - - (61.478.813) (Note 28)
Selisih kurs 1.825.763 - - 1.825.763 Exchange rate
Saldo akhir 32.121.375 - - 32.121.375 Ending balance
-
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian Management believes that the above allowance for impairment losses
penurunan nilai yang dibentuk tersebut telah memadai. is adequate.
34
Page 311
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK 8. MARKETABLE SECURITIES
Tidak terdapat efek-efek pada pihak berelasi. There was no marketable securities with related party.
a. Berdasarkan tujuan dan mata uang a. By purpose and currency
2025 2024
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Rupiah Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 6.450.431.000.000 642.197.000.000 Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi Pemerintah 498.929.000.000 2.330.261.000.000 Government bonds
Obligasi Korporasi 465.000.000.000 720.000.000.000 Corporate bonds
Obligasi Bank 221.000.000.000 181.000.000.000 Bank bonds
Diskonto yang belum diamortisasi (183.837.078.840) (24.482.022.276) Unamortized discount
Perubahan laba (rugi) yang belum direalisasi 19.200.801.160 (32.573.888.740) Movement of unrealized gain (loss)
7.470.723.722.320 3.816.402.088.984
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah 2.498.432.000.000 2.688.432.000.000 Government bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 1.508.423.000.000 3.344.875.000.000 Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi Korporasi 250.000.000.000 220.000.000.000 Corporate bonds
Obligasi Bank 180.000.000.000 90.000.000.000 Bank bonds
Mata uang asing Foreign currencies
Obligasi Pemerintah 220.110.000.000 212.454.000.000 Government bonds
Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia 166.750.000.000 48.285.000.000 Bank Indonesia Foreign Exchange Securities
Diskonto yang belum diamortisasi (16.332.226.244) (69.781.212.075) Unamortized discount
4.807.382.773.756 6.534.264.787.925
Jumlah 12.278.106.496.076 10.350.666.876.909 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (64.500.000) (46.500.000) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 12.278.041.996.076 10.350.620.376.909 Total - net
- -
b. Berdasarkan jenis, penerbit dan peringkat b. By type, issuers and rating
Peringkat efek-efek pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 The ratings of marketable securities as of December 31, 2025 and
adalah berikut: 2024 are as follows:
2025
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying value
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Rupiah Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia - - 6.267.371.576.380 Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi Pemerintah - - 506.697.095.940 Government bonds
Obligasi Korporasi Corporate bonds
PT Astra Sedaya Finance Fitch AAA(idn) 202.398.000.000 PT Astra Sedaya Finance
PT Federal International Finance Tbk Pefindo idAAA 91.400.400.000 PT Federal International Finance Tbk
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Pefindo idAAA 76.202.250.000 PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
PT Mayora Indah Tbk Pefindo idAA 51.689.500.000 PT Mayora Indah Tbk
PT Tamaris Hidro Pefindo idAAA 50.584.500.000 PT Tamaris Hidro
Obligasi Bank Bank bonds
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA 112.959.500.000 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pefindo idAAA 100.268.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA 11.152.900.000 (Persero) Tbk
7.470.723.722.320
35
Page 312
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan jenis, penerbit dan peringkat (lanjutan) b. By type, issuers and rating (continued)
2025
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying value
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah - - 2.508.781.704.469 Government bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia - - 1.480.012.573.972 Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi Korporasi Corporate bonds
PT Pegadaian (Persero) Pefindo idAAA 200.000.000.000 PT Pegadaian (Persero)
PT Profesional Telekomunikasi PT Profesional Telekomunikasi
Indonesia Fitch AAA(idn) 50.000.000.000 Indonesia
Obligasi Bank Bank bonds
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA 100.000.000.000 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pefindo idAAA 80.000.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang asing Foreign currencies
Obligasi Pemerintah - - 222.112.561.947 Government bonds
Bank Indonesia
Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia - - 166.475.933.368 Foreign Exchange Securities
4.807.382.773.756
Jumlah 12.278.106.496.076 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (64.500.000) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 12.278.041.996.076 Total - net
-
2024
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying value
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah - - 2.295.727.158.900 Government bonds
Obligasi Korporasi Corporate bonds
PT Astra Sedaya Finance Fitch AAA(idn) 199.272.000.000 PT Astra Sedaya Finance
PT Pegadaian (Persero) Pefindo idAAA 139.589.000.000 PT Pegadaian (Persero)
PT Federal International Finance Tbk Pefindo idAAA 89.249.400.000 PT Federal International Finance Tbk
PT Pemodalan Nasional Madani Pefindo idAA+ 74.605.500.000 PT Pemodalan Nasional Madani
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk Pefindo idAAA 74.523.000.000 PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
PT Mayora Indah Tbk Pefindo idAA 50.472.000.000 PT Mayora Indah Tbk
PT Tamaris Hidro Pefindo idAAA 49.650.500.000 PT Tamaris Hidro
PT Toyota Astra Financial Services Fitch AAA(idn) 39.926.400.000 PT Toyota Astra Financial Services
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 624.208.930.084 Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi Bank Bank Bonds
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Pefindo idAAA 98.528.000.000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA 50.676.100.000 (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA 29.974.100.000 (Persero) Tbk
3.816.402.088.984
36
Page 313
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan jenis, penerbit dan peringkat (lanjutan) b. By type, issuers and rating (continued)
2024
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying value
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia - - 3.260.699.419.189 Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi Pemerintah - - 2.700.093.353.398 Government bonds
Obligasi Korporasi Corporate bonds
PT Pegadaian (Persero) Pefindo idAAA 120.000.000.000 PT Pegadaian (Persero)
PT Perusahaan Listrik Negara PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero) Pefindo idAAA 50.000.000.000 (Persero)
PT Profesional Telekomunikasi PT Profesional Telekomunikasi
Indonesia Fitch AAA(idn) 50.000.000.000 Indonesia
Obligasi Bank Bank bonds
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Pefindo idAAA 90.000.000.000 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Mata uang asing Foreign currencies
Obligasi Pemerintah - - 215.284.495.832 Government bonds
Bank Indonesia
Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia - - 48.187.519.506 Foreign Exchange Securities
6.534.264.787.925
Jumlah 10.350.666.876.909 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (46.500.000) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 10.350.620.376.909 Total - net
-
c. Berdasarkan jangka waktu c. By maturity
2025 2024
≤ 1 tahun 7.846.518.025.094 3.933.095.868.780 ≤ 1 year
1-5 tahun 1.177.369.058.628 1.853.691.479.499 1-5 years
> 5 tahun 3.254.219.412.354 4.563.879.528.630 > 5 years
Jumlah 12.278.106.496.076 10.350.666.876.909 Total
- -
d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo d. By remaining period to maturity
2025 2024
≤ 1 tahun 8.788.865.652.430 4.597.478.079.495 ≤ 1 year
1-5 tahun 3.019.720.093.560 4.364.868.512.411 1-5 years
> 5 tahun 469.520.750.086 1.388.320.285.003 > 5 years
Jumlah 12.278.106.496.076 10.350.666.876.909 Total
- -
e. Perubahan laba (rugi) yang belum direalisasi e. The movement of unrealized gain (loss)
Perubahan laba (rugi) yang belum direalisasi dari perubahan nilai The movement of unrealized gain (loss) from the change in fair value
wajar efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income marketable securities during the
komprehensif lain selama tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal years ended December 31, 2025 and 2024 are as follows:
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Saldo awal (32.573.888.740) (28.266.341.548) Beginning balance
Perubahan laba (rugi) yang belum direalisasi Movement of unrealized gain (loss)
selama tahun berjalan 51.774.689.900 (4.307.547.192) during the year
Jumlah sebelum pajak tangguhan 19.200.801.160 (32.573.888.740) Total before deferred tax
Pajak tangguhan (Catatan 17e) (4.224.176.255) 7.166.255.523 Deferred tax (Note 17e)
Saldo akhir 14.976.624.905 (25.407.633.217) Ending balance
Penyisihan kerugian penurunan nilai selama Allowance for impairment losses
tahun berjalan 104.484.857 134.532.109 during the year
Saldo akhir - bersih 15.081.109.762 (25.273.101.108) Ending balance - net
- -
37
Page 314
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
f. Tingkat bunga rata-rata per tahun f. Average annual interest rates
2025 2024
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Rupiah Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 5,35% 7,00% Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi Pemerintah 5,87% 5,83% Government bonds
Obligasi Korporasi 6,38% 6,42% Corporate bonds
Obligasi Bank 6,47% 6,15% Bank bonds
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah 5,84% 5,87% Government bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 6,41% 7,07% Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi Korporasi 6,30% 6,11% Corporate bonds
Obligasi Bank 6,20% 6,35% Bank bonds
Mata uang asing Foreign currencies
Obligasi Pemerintah 2,93% 2,93% Government bonds
Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia 4,34% 5,25% Bank Indonesia Foreign Exchange Securities
g. Berdasarkan kolektibilitas g. By collectibility
Kolektibilitas efek-efek sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada Collectibility marketable securities in accordance with Financial
Catatan 42d. Service Authority Rule are disclosed in Note 42d.
h. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai h. Movements in allowance for impairment losses
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Saldo awal 134.532.109 - - 134.532.109 Beginning balance
Pemulihan selama Recovery
tahun berjalan during the year
(Catatan 28) (30.047.252) - - (30.047.252) (Note 28)
Saldo akhir 104.484.857 - - 104.484.857 Ending balance
-
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Saldo awal 90.244.125 - - 90.244.125 Beginning balance
Penyisihan selama Allowance
tahun berjalan during the year
(Catatan 28) 44.287.984 - - 44.287.984 (Note 28)
Saldo akhir 134.532.109 - - 134.532.109 Ending balance
-
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 46.500.000 - - 46.500.000 Beginning balance
Penyisihan selama Allowanvce
tahun berjalan during the year
(Catatan 28) 18.000.000 - - 18.000.000 (Note 28)
Saldo akhir 64.500.000 - - 64.500.000 Ending balance
-
38
Page 315
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
h. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai (lanjutan) h. Movements in allowance for impairment losses (continued)
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Saldo awal 64.500.000 - - 64.500.000 Beginning balance
Pemulihan Recovery
tahun berjalan during the year
(Catatan 28) (18.000.000) - - (18.000.000) (Note 28)
Saldo akhir 46.500.000 - - 46.500.000 Ending balance
-
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian Management believes that the above allowance for impairment losses
penurunan nilai yang dibentuk tersebut telah memadai. is adequate.
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI 9. MARKETABLE SECURITIES PURCHASED UNDER RESELL
AGREEMENT
a. Berdasarkan jenis a. By type at securities
Tidak terdapat efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali There were no marketable securities purchased under resell
dengan pihak berelasi. agreement with related parties.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali pada tanggal 31 Marketable securities purchased under resale agreement as of
Desember 2025 dan 2024 terdiri dari: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025
Tingkat Pendapatan
suku bunga yang
bunga/ Harga penjualan belum diakui/
Jenis efek/ Tanggal mulai/ Tanggal jatuh tempo/ Interest kembali/ Deferred
Securities Start date Maturity date rate Resell price interest income Jumlah/Total
VR0057 8 Oktober/ 7 Januari/ 4,70% 290.886.706.667 (375.684.591) 290.511.022.076
October 8 , 2025 January 7 , 2026
VR0092 29 Oktober/ 28 Januari/ 4,67% 192.887.644.444 (779.149.442) 192.108.495.002
October 29 , 2025 January 28 , 2026
VR0070 31 Desember/ 7 Januari/ 4,75% 72.548.454.392 (58.837.451) 72.489.616.941
December 31 , 2025 January 7 , 2026
Jumlah/ Total 556.322.805.503 (1.213.671.484) 555.109.134.019
-
2024
Tingkat Pendapatan
suku bunga yang
bunga/ Harga penjualan belum diakui/
Jenis efek/ Tanggal mulai/ Tanggal jatuh tempo/ Interest kembali/ Deferred
Securities Start date Maturity date rate Resell price interest income Jumlah/Total
VR0034 27 Desember/ 3 Januari/ 6,00% 494.616.430.058 (164.680.017) 494.451.750.041
December 27 , 2024 January 3 , 2025
VR0042 30 Desember/ 6 Januari/ 6,00% 490.763.390.083 (408.492.916) 490.354.897.167
December 30 , 2024 January 6 , 2025
Jumlah/ Total 984.806.647.208 984.233.474.275 984.806.647.208
-
b. Berdasarkan kolektibilitas b. By collectibility
Kolektibilitas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali Collectibility securities purchased under resell agreements in
sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan 42e. accordance with Financial Service Authority Rule are disclosed in
Note 42e.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, efek-efek yang dibeli As of December 31, 2025 and 2024, marketable securities purchased
dengan janji dijual kembali tidak mengalami kerugian penurunan under resell agreement are not impaired. Management believes that
nilai. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada penyisihan there was no allowance for impairment losses to be recognised.
kerugian penurunan nilai yang perlu diakui.
39
Page 316
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN 10. LOANS
a. Berdasarkan mata uang dan jenis a. By currency and type
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 200.545.555.559 166.423.067.285 Working capital
Investasi 19.482.626.105 12.048.586.462 Investment
Konsumsi 4.794.942.834 1.736.656.869 Consumer
Mata uang asing Foreign currencies
Modal kerja 116.725.000.000 193.140.000.000 Working capital
341.548.124.498 373.348.310.616
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 9.600.490.701.609 8.203.782.896.437 Working capital
Investasi 3.712.261.253.946 3.205.909.806.947 Investment
Konsumsi 129.733.719.434 157.601.170.523 Consumer
Mata uang asing Foreign currencies
Modal kerja 39.427.810.720 43.569.081.628 Working capital
Investasi - 719.274.445 Investment
13.481.913.485.709 11.611.582.229.980
Jumlah 13.823.461.610.207 11.984.930.540.596 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (246.609.124.948) (234.787.939.205) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 13.576.852.485.259 11.750.142.601.391 Total - net
- -
b. Berdasarkan sektor ekonomi b. By economic sectors
2025 2024
Perdagangan besar dan eceran 6.205.152.508.912 5.130.089.898.511 Wholesale and retail
Industri pengolahan 3.123.066.150.321 2.993.465.066.149 Manufacturing
Real estate , usaha persewaan Real estate, leasing services
dan perusahaan jasa 1.602.706.464.793 1.376.052.550.371 and servicing companies
Transportasi, pergudangan dan komunikasi 696.672.472.577 620.571.142.624 Transportation, warehousing and communication
Penyediaan akomodasi dan Accommodation and
penyediaan makan minum 532.306.377.227 426.669.032.382 food and beverages
Konstruksi 512.145.315.869 448.850.965.727 Construction
Jasa kesehatan dan kegiatan sosial 376.812.261.444 324.961.380.070 Health services and social activities
Pertanian, perburuan dan kehutanan 284.751.672.944 291.676.746.975 Agriculture, hunting and forestry
Perantara keuangan 277.613.332.182 166.240.476.090 Financial intermediary
Rumah tangga 133.940.123.269 157.781.093.298 Households
Listrik, gas dan air 59.891.174.297 32.328.989.030 Electricity, gas and water
Jasa kemasyarakatan, sosial budaya, Services in social, art culture
hiburan dan perorangan lainnya 16.316.242.631 14.686.465.275 recreation and other individual services
Lain-lain 2.087.513.741 1.556.734.094 Others
Jumlah 13.823.461.610.207 11.984.930.540.596 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (246.609.124.948) (234.787.939.205) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 13.576.852.485.259 11.750.142.601.391 Total - net
- -
40
Page 317
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS (continued)
c. Berdasarkan jangka waktu c. By maturity date
Jangka waktu kredit diklasifikasikan berdasarkan periode kredit Loans period classified by loans period as specified in the loans
sebagaimana yang tercantum dalam perjanjian kredit dan waktu agreement and the remaining period until the maturity date is as
yang tersisa sampai dengan saat jatuh temponya adalah sebagai follows:
berikut:
Berdasarkan periode perjanjian kredit Based on the period of the loans agreement
2025 2024
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 8.262.171.545.706 7.681.362.488.451 1 year or less
Lebih dari 1 tahun sampai 2 tahun 264.903.266.466 153.117.371.830 More than 1 year to 2 years
Lebih dari 2 tahun sampai 5 tahun 1.923.432.909.434 1.368.923.930.648 More than 2 years to 5 years
Lebih dari 5 tahun 3.372.953.888.601 2.781.526.749.667 More than 5 years
Jumlah 13.823.461.610.207 11.984.930.540.596 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (246.609.124.948) (234.787.939.205) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 13.576.852.485.259 11.750.142.601.391 Total - net
- -
Berdasarkan sisa umur jatuh tempo Based on the remaining period to maturity
2025 2024
Kurang dari atau sama dengan 1 tahun 8.431.617.147.756 7.823.312.969.975 1 year or less
Lebih dari 1 tahun sampai 2 tahun 603.346.603.740 284.273.244.596 More than 1 year to 2 years
Lebih dari 2 tahun sampai 5 tahun 2.728.895.776.027 2.084.130.592.400 More than 2 years to 5 years
Lebih dari 5 tahun 2.059.602.082.684 1.793.213.733.625 More than 5 years
Jumlah 13.823.461.610.207 11.984.930.540.596 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (246.609.124.948) (234.787.939.205) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 13.576.852.485.259 11.750.142.601.391 Total - net
- -
d. Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK d. By Financial Service Authority Rule collectibility
Kolektibilitas kredit sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada Collectibility loan in accordance with Financial Service Authority Rule
Catatan 42f. are disclosed in Note 42f.
e. Kredit yang direstrukturisasi e. Restructured loans
Berikut ini adalah jenis dan jumlah kredit yang telah direstrukturisasi Below is the type and amount of restructured loans as of December
per 31 Desember 2025 dan 2024: 31, 2025 and 2024:
2025 2024
Perpanjangan jangka waktu kredit 227.584.161.407 242.243.516.931 Extension of loan maturity period
Perpanjangan jangka waktu dan Extension of loan maturity period
penurunan suku bunga kredit 144.606.706.330 215.909.993.860 and reduction of interest period
Perpanjangan jangka waktu
Perpanjangan jangka waktu Extension of loan maturity period
bunga kredit, dan program reduction of interest rates, and
restrukturisasi lain-lain 126.912.603.887 139.114.241.665 other restructuring programs
Jumlah 499.103.471.624 597.267.752.456 Total
Kredit dengan persyaratan yang dinegosiasi ulang adalah kredit Loans with renegotiated terms are loans that have been restructured
yang telah direstrukturisasi karena adanya kekhawatiran akan due to concerns about the borrower’s ability to meet contractual
kemampuan nasabah untuk melakukan pembayaran kontraktual payments when due and where the Bank has made concessions that
ketika jatuh tempo dan ketika Bank memberikan konsesi yang mana it would not otherwise consider. The carrying amount of loans whose
tidak akan dipertimbangkan dalam kondisi normal. Jumlah tercatat terms have been renegotiated as of December 31, 2025 and 2024
kredit yang diberikan yang telah dinegosiasi ulang pada tanggal 31 amounted to Rp499,103,471,624 and Rp597,267,752,456,
Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar respectively. Restructured loans and those categorized as non-
Rp499.103.471.624 dan Rp597.267.752.456. Jumlah kredit yang performing loan as of December 31, 2025 and 2024 amounted to
telah direstrukturisasi dan dalam kategori kredit bermasalah pada Rp198,765,448,279 and Rp222,736,602,481, respectively.
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar
Rp198.765.448.279 dan Rp222.736.602.481.
Tidak ada kredit yang direstrukturisasi yang termasuk dalam kredit There are no restructured loans to related parties.
yang diberikan kepada pihak berelasi.
41
Page 318
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS (continued)
f. Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai f. Movements in the allowance for impairment losses
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai kredit yang The movements in allowance for impairment losses of loans are as
diberikan adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 234.787.939.205 232.897.245.007 Balance at beginning of year
Penyisihan selama tahun Allowance during
berjalan (Catatan 28) 21.872.049.838 4.558.301.262 the year (Note 28)
Penghapusbukuan (10.048.491.590) (2.670.801.719) Write-off
Selisih kurs (2.372.505) 3.194.655 Exchange rate
Saldo akhir tahun 246.609.124.948 234.787.939.205 Balance at end of year
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian Management believes that the above allowance for impairment losses
penurunan nilai yang dibentuk tersebut telah memadai. is adequate.
Rasio cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan terhadap The ratio of allowance for impairment losses on financial assets to
aset produktif pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing- total earning assets as of December 31, 2025 and 2024 are 0.66%
masing sebesar 0,66% dan 0,71%. and 0.71%.
g. Berdasarkan stage g. By stage
Berikut adalah perubahan jumlah pinjaman yang diberikan Below is movement of loans based on stages as of December 31,
berdasarkan stage pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: 2025 and 2024:
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 11.333.921.095.315 261.521.241.833 389.488.203.448 11.984.930.540.596 Beginning balance
Transfer ke kerugian
kredit ekspektasian Transfer to lifetime
sepanjang umurnya expected credit losses
(Stage 2) (45.826.917.555) 45.826.917.555 - - (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transfer to credit impaired
nilai (Stage 3) (305.753.858.159) (115.239.121.605) 420.992.979.764 - (Stage 3)
Transfer ke kerugian Transfer to 12 month
kredit ekspektasian expected credit losses
12 bulan (Stage 1) 78.111.782 (71.791.782) (6.320.000) - (Stage 1)
Penghapusbukuan selama Write-off
tahun berjalan - - (10.048.491.590) (10.048.491.590) during the year
Perubahan bersih Net change
pada eksposur dan in exposure
pengukuran kembali 2.099.454.392.099 (54.149.958.934) (196.724.871.964) 1.848.579.561.201 and remeasurement
Saldo akhir 13.081.872.823.482 137.887.287.067 603.701.499.658 13.823.461.610.207 Ending balance
-
42
Page 319
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS (continued)
g. Berdasarkan stage (lanjutan) g. By stage (continued)
Berikut adalah perubahan jumlah pinjaman yang diberikan Below is movement of loans based on stages as of December 31,
berdasarkan stage pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: 2025 and 2024: (continued)
(lanjutan)
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 9.039.189.898.122 331.185.711.333 325.050.156.735 9.695.425.766.190 Beginning balance
Transfer ke kerugian
kredit ekspektasian Transfer to lifetime
sepanjang umurnya expected credit losses
(Stage 2) (76.819.210.085) 76.819.210.085 - - (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transfer to credit impaired
nilai (Stage 3) (124.685.729.425) (2.022.986.800) 126.708.716.225 - (Stage 3)
Transfer ke kerugian Transfer to 12 month
kredit ekspektasian expected credit losses
12 bulan (Stage 1) 7.151.303.777 (652.657.943) (6.498.645.834) - (Stage 1)
Penghapusbukuan selama Write-off
tahun berjalan - - (2.670.801.719) (2.670.801.719) during the year
Perubahan bersih Net change
pada eksposur dan in exposure
pengukuran kembali 2.489.084.832.926 (143.808.034.842) (53.101.221.959) 2.292.175.576.125 and remeasurement
Saldo akhir 11.333.921.095.315 261.521.241.833 389.488.203.448 11.984.930.540.596 Ending balance
-
Berikut adalah perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Below is movement of allowance for impairment losses loans as of
pinjaman yang diberikan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024:
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 15.091.223.647 31.854.062.483 187.842.653.075 234.787.939.205 Beginning balance
Transfer ke kerugian
kredit ekspektasian Transfer to lifetime
sepanjang umurnya expected credit losses
(Stage 2) (92.797.574) 92.797.574 - - (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transfer to credit impaired
nilai (Stage 3) (482.890.989) (13.459.685.617) 13.942.576.606 - (Stage 3)
Transfer ke kerugian Transfer to 12 month
kredit ekspektasian expected credit losses
12 bulan (Stage 1) 36.087.336 (36.087.336) - - (Stage 1)
Penghapusbukuan selama Write-off
tahun berjalan - - (10.048.491.590) (10.048.491.590) during the year
Perubahan bersih Net change
pada eksposur dan in exposure
pengukuran kembali 7.567.413.639 (7.111.527.610) 21.416.163.809 21.872.049.838 and remeasurement
Selisih kurs (2.372.505) - - (2.372.505) Exchange rate
Saldo akhir 22.116.663.554 11.339.559.494 213.152.901.900 246.609.124.948 Ending balance
-
43
Page 320
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS (continued)
g. Berdasarkan stage (lanjutan) g. By stage (continued)
Berikut adalah perubahan cadangan kerugian penurunan nilai Below is movement of allowance for impairment losses loans as of
pinjaman yang diberikan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024: (continued)
(lanjutan)
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 7.359.450.684 43.983.001.927 181.554.792.396 232.897.245.007 Beginning balance
Transfer ke kerugian
kredit ekspektasian Transfer to lifetime
sepanjang umurnya expected credit losses
(Stage 2) (46.999.104) 46.999.104 - - (Stage 2)
Transfer ke kredit yang
mengalami penurunan Transfer to credit impaired
nilai (Stage 3) (93.801.048) (342.192.768) 435.993.816 - (Stage 3)
Transfer ke kerugian Transfer to 12 month
kredit ekspektasian expected credit losses
12 bulan (Stage 1) 3.683.474.938 (111.272.094) (3.572.202.844) - (Stage 1)
Penghapusbukuan selama Write-off
tahun berjalan - - (2.670.801.719) (2.670.801.719) during the year
Perubahan bersih Net change
pada eksposur dan in exposure
pengukuran kembali 4.185.903.522 (11.722.473.686) 12.094.871.426 4.558.301.262 and remeasurement
Selisih kurs 3.194.655 - - 3.194.655 Exchange rate
Saldo akhir 15.091.223.647 31.854.062.483 187.842.653.075 234.787.939.205 Ending balance
-
h. Kredit yang dihapusbukukan h. Loans written-off
Kredit yang dihapusbukukan selama tahun 2025 dan 2024 masing- Loans written off during 2025 and 2024 amounted to
masing sebesar Rp22.313.261.733 dan Rp70.280.744.159. Kredit Rp22,313,261,733 and Rp70,280,744,159, respectively. Loans
yang dihapus tagih selama tahun 2025 dan 2024 masing-masing charged off during 2025 and 2024 amounted to Rp17,172,314,023
sebesar Rp17.172.314.023 dan Rp40.112.720.154. Kredit yang and Rp40,112,720,154, respectively. Written-off loans are recorded
dihapusbukukan dicatat sebagai aset ekstra-komptabel dalam as off balance sheet assets in an administrative account that includes
rekening administratif yang mencakup pokok, bunga, dan denda. principal, interest, and penalties.
i. Informasi pokok lainnya sehubungan dengan kredit yang i. Other significant information relating to loans
diberikan
- Kredit yang diberikan dijamin dengan tabungan, deposito, agunan - Loans are secure by savings deposits, time deposits, collateral
yang diikat dengan hak tanggungan atau surat kuasa untuk bound by hypothecation or a power of attorney to sell and other
menjual dan jaminan lain yang umumnya diterima oleh perbankan. collateral commonly accepted by banks.
- Tingkat suku bunga untuk kredit yang diberikan berkisar antara - The interest rate of loans for the years ended December 31, 2025
0,00% sampai dengan 24,50% untuk tahun yang berakhir pada 31 and 2024 ranging from 0.00% to 24.50%. The interest earned for
Desember 2025 dan 2024. Jumlah bunga kredit yang diterima the years ended December 31, 2025 and 2024 amounted to
untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Rp1,046,486,570,020 and Rp874,743,611,924 (Note 23).
Rp1.046.486.570.020 dan Rp874.743.611.924 (Catatan 23).
- Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kredit yang diberikan - As of December 31, 2025 and 2024, loans to key management
kepada personel manajemen kunci (pihak berelasi) sebesar personnel (related parties) amounted Rp4,794,942,834 and
Rp4.794.942.834 dan Rp1.736.656.869. Rp1,736,656,869.
44
Page 321
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 11. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES
Tidak terdapat tagihan dan liabilitas akseptasi kepada pihak berelasi. There was no acceptance receivables and payables from related party.
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
2025 2024
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Rupiah 1.850.778.090 - Rupiah
Mata uang asing: Foreign currencies:
Dolar Amerika Serikat 6.807.732.997 11.334.113.807 United States Dollars
Yen Jepang 2.157.287.006 2.851.737.801 Japanese Yen
Jumlah 10.815.798.093 14.185.851.608 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (2.000.167) (2.623.359) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 10.813.797.926 14.183.228.249 Total - net
- -
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
Rupiah 1.850.778.090 - Rupiah
Mata uang asing: Foreign currencies:
Dolar Amerika Serikat 6.807.732.997 11.334.113.807 United States Dollars
Yen Jepang 2.157.287.006 2.851.737.801 Japanese Yen
Jumlah 10.815.798.093 14.185.851.608 Total
- -
b. Berdasarkan kolektibilitas b. By collectibility
Kolektibilitas tagihan akseptasi sesuai Peraturan OJK diungkapkan Collectibility acceptances receivable in accordance with Financial
pada Catatan 42g. Service Authority Rule are disclosed in Note 42g.
c. Berdasarkan jangka waktu perjanjian c. By term of agreements
2025 2024
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 1.463.778.090 - ≤ 1 month
> 3 bulan - 6 bulan 387.000.000 - > 3 months - 6 months
Mata uang asing Foreign currencies
> 1 bulan - 3 bulan 8.098.576.498 8.366.656.717 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 866.443.505 5.819.194.891 > 3 months - 6 months
Jumlah 10.815.798.093 14.185.851.608 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (2.000.167) (2.623.359) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 10.813.797.926 14.183.228.249 Total - net
- -
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 1.463.778.090 - ≤ 1 month
> 3 bulan - 6 bulan 387.000.000 - > 3 months - 6 months
Mata uang asing Foreign currencies
> 1 bulan - 3 bulan 8.098.576.498 8.366.656.717 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 866.443.505 5.819.194.891 > 3 months - 6 months
Jumlah 10.815.798.093 14.185.851.608 Total
- -
d. Berdasarkan jatuh tempo d. By maturity date
2025 2024
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 1.463.778.090 - ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 387.000.000 - > 1 month - 3 months
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 6.069.095.550 4.150.992.234 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 2.895.924.453 10.034.859.374 > 1 month - 3 months
Jumlah 10.815.798.093 14.185.851.608 Total
Penyisihan kerugian penurunan nilai (2.000.167) (2.623.359) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 10.813.797.926 14.183.228.249 Total - net
- -
45
Page 322
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI (lanjutan) 11. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES (continued)
d. Berdasarkan jatuh tempo (lanjutan) d. By maturity date (continued)
2025 2024
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 1.463.778.090 - ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 387.000.000 - > 1 month - 3 months
Mata uang asing Foreign currencies
> 1 bulan - 3 bulan 6.069.095.550 4.150.992.234 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 2.895.924.453 10.034.859.374 > 3 months - 6 months
Jumlah 10.815.798.093 14.185.851.608 Total
- -
e. Penyisihan kerugian penurunan nilai e. Allowance for impairment losses
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi The changes in the allowance for impairment losses on acceptance
adalah sebagai berikut: receivables are as follows:
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 2.623.359 - - 2.623.359 Beginning balance
Pemulihan Recovery
tahun berjalan during the year
(Catatan 28) (661.925) - - (661.925) (Note 28)
Selisih kurs 38.733 - - 38.733 Exchange rate
Saldo akhir 2.000.167 - - 2.000.167 Ending balance
-
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 1.574.275 - - 1.574.275 Beginning balance
Penyisihan Allowance
tahun berjalan during the year
(Catatan 28) 1.166.928 - - 1.166.928 (Note 28)
Selisih kurs (117.844) - - (117.844) Exchange rate
Saldo akhir 2.623.359 - - 2.623.359 Ending balance
-
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian Management believes that the above allowance for impairment losses
penurunan nilai yang dibentuk tersebut telah memadai. is adequate.
46
Page 323
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TETAP 12. FIXED ASSETS
2025 2024
Kepemilikan langsung 113.219.861.297 106.434.666.916 Direct ownership
Aset hak guna 36.796.735.848 38.329.264.908 Right-of-use assets
Jumlah 150.016.597.145 144.763.931.824 Total
2025
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ 31 Desember/
January 1 Addition Disposal December 31
Kepemilikan langsung Direct ownership
Biaya perolehan Acquisition cost
Tanah 32.881.610.000 - - 32.881.610.000 Land
Bangunan 23.264.787.817 - 5.738.820.000 17.525.967.817 Buildings
Inventaris dan
peralatan kantor 77.873.051.705 3.003.750.441 705.409.872 80.171.392.274 Fixture and office equipments
Kendaraan 1.037.331.000 86.046.000 240.650.000 882.727.000 Vehicles
Komputer dan
perangkat lunak 47.825.240.372 34.092.698.321 1.702.775.097 80.215.163.596 Computer and software
182.882.020.894 37.182.494.762 8.387.654.969 211.676.860.687
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 3.254.258.775 1.081.782.967 523.433.200 3.812.608.542 Buildings
Inventaris dan
peralatan kantor 51.150.394.990 13.238.730.856 688.646.950 63.700.478.896 Fixture and office equipments
Kendaraan 727.219.581 70.647.766 192.520.000 605.347.347 Vehicles
Komputer dan
perangkat lunak 21.315.480.632 10.721.248.464 1.698.164.491 30.338.564.605 Computer and software
76.447.353.978 25.112.410.053 3.102.764.641 98.456.999.390
Nilai buku 106.434.666.916 113.219.861.297 Book value
2024
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ 31 Desember/
January 1 Addition Disposal December 31
Kepemilikan langsung Direct ownership
Biaya perolehan Acquisition cost
Tanah 32.881.610.000 - - 32.881.610.000 Land
Bangunan 23.354.460.817 - 89.673.000 23.264.787.817 Buildings
Inventaris dan
peralatan kantor 74.319.078.034 4.205.297.537 651.323.866 77.873.051.705 Fixture and office equipments
Kendaraan 1.102.406.000 116.375.000 181.450.000 1.037.331.000 Vehicles
Komputer dan
perangkat lunak 27.409.036.688 22.888.551.126 2.472.347.442 47.825.240.372 Computer and software
159.066.591.539 27.210.223.663 3.394.794.308 182.882.020.894
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 2.069.408.174 1.274.523.600 89.672.999 3.254.258.775 Buildings
Inventaris dan
peralatan kantor 38.943.676.805 12.844.864.291 638.146.106 51.150.394.990 Fixture and office equipments
Kendaraan 829.819.094 42.560.487 145.160.000 727.219.581 Vehicles
Komputer dan
perangkat lunak 19.331.628.439 4.452.908.715 2.469.056.522 21.315.480.632 Computer and software
61.174.532.512 18.614.857.093 3.342.035.627 76.447.353.978
Nilai buku 97.892.059.027 106.434.666.916 Book value
47
Page 324
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TETAP (lanjutan) 12. FIXED ASSETS (continued)
2025
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ 31 Desember/
January 1 Addition Disposal December 31
Aset hak guna Right-of-use assets
Biaya perolehan Acquisition cost
Bangunan 70.351.165.623 16.593.551.970 478.726.454 86.465.991.139 Buildings
70.351.165.623 16.593.551.970 478.726.454 86.465.991.139
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 32.021.900.715 17.647.354.576 - 49.669.255.291 Buildings
32.021.900.715 17.647.354.576 - 49.669.255.291
Nilai buku 38.329.264.908 36.796.735.848 Book value
2024
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ 31 Desember/
January 1 Addition Disposal December 31
Aset hak guna Right-of-use assets
Biaya perolehan Acquisition cost
Bangunan 50.570.512.407 20.181.083.035 400.429.819 70.351.165.623 Buildings
50.570.512.407 20.181.083.035 400.429.819 70.351.165.623
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 14.630.969.947 17.791.360.587 400.429.819 32.021.900.715 Buildings
14.630.969.947 17.791.360.587 400.429.819 32.021.900.715
Nilai buku 35.939.542.460 38.329.264.908 Book value
Pengurangan aset tetap berasal dari penjualan dan penghapusan. Deductions of fixed assets consists of asset disposals and write-off. The
Rincian dari laba penjualan aset tetap adalah sebagai berikut: details of the gain on sale of fixed assets are as follows:
2025 2024
Penerimaan dari penjualan Proceeds from sale of
aset tetap 4.360.188.475 85.585.586 fixed assets
Nilai tercatat 5.263.516.825 36.290.000 Book value
Laba (rugi) penjualan aset tetap (Catatan 29) (903.328.350) 49.295.586 Gain (loss) on sale of fixed assets (Note 29)
- -
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah tercatat dari setiap As of December 31, 2025 and 2024, gross carrying amount of fixed
aset tetap yang telah dihapuskan adalah masing-masing sebesar assets that has been disposed amounted to Rp21,373,503 and
Rp21.373.503 dan Rp16.468.681. Rp16,468,681, respectively.
Beban penyusutan aset tetap untuk tahun yang berakhir pada tanggal Depreciation expense of fixed assets for the years ended December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar 2025 and 2024 amounting to Rp42,759,764,629 and Rp36,406,217,680,
Rp42.759.764.629 dan Rp36.406.217.680 disajikan sebagai beban respectively, is presented as general and administrative expenses (Note
umum dan administrasi (Catatan 27). 27).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank memiliki 3 bidang As of December 31, 2025 and 2024 the Bank owned 3 plots of land with
tanah dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB). Sertifikat tersebut Building Use Rights (HGB) certificates. The certificate has a useful life
mempunyai masa manfaat 10-30 tahun. Masa berlaku HGB berakhir of 10-30 years. The HGB validity period ends in 2025-2053.
tahun 2025-2053. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah Management consider that there is no problem with the extension of
dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh land rights because all land was obtained legally and supported by
secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai. adequate proof of ownership.
Bank telah mengasuransikan aset tetap (kecuali tanah) untuk The Bank has insured its fixed assets (except lands) to cover possible
menutupi kemungkinan kerugian terhadap risiko kebakaran dan risiko losses due to fire and other risks as of December 31, 2025 and 2024,
lainnya dengan nilai pertanggungan asuransi pada tanggal 31 for a total insurance coverage of Rp342,389,923,352 and
Desember 2025 dan 2024 sebesar Rp342.389.923.352 dan Rp243,835,247,500 with PT Asuransi FPG Insurance. Management
Rp243.835.247.500 pada PT Asuransi FPG Insurance. Manajemen believes that the insurance coverage is adequate to cover losses arising
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk from such risks.
menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Bank memiliki aset tetap yang pada tanggal 31 Desember 2025 dan The Bank possessed fixed assets which has been fully depreciated as
2024 sudah disusutkan penuh namun masih digunakan untuk at December 31, 2025 and 2024 but are fully used to support the Bank
menunjang aktivitas operasi Bank sebesar Rp39.402.933.303 dan operation activities amounted Rp39,402,933,303 and
Rp36.859.961.643. Rp36,859,961,643.
Tidak terdapat aset tetap yang dijaminkan oleh Bank pada tanggal 31 There are no fixed assets pledged by the Bank as of December 31,
Desember 2025 dan 2024. 2025 and 2024.
48
Page 325
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TETAP (lanjutan) 12. FIXED ASSETS (continued)
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset Management believes that there is no impairment in the value of fixed
tetap sebagaimana dimaksud dalam PSAK 236 selama tahun berjalan, assets owned by the Bank during the year as meant in PSAK 236,
karena manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset tetap tidak because management believes that the carrying amounts of fixed
melebihi estimasi nilai yang dapat diperoleh kembali. assets do not exceed the estimated recoverable amount.
Jika tanah dan bangunan dicatat sebesar harga perolehan, maka per If land and buildings are presented at historical cost, as of December
31 Desember 2025 dan 2024 dicatat dalam jumlah sebagai berikut: 31, 2025 and 2024 the amount would be as follows:
2025 2024
Harga perolehan Cost
Tanah 4.063.027.000 4.063.027.000 Land
Bangunan 11.178.113.043 16.916.933.043 Buildings
Akumulasi penyusutan (4.750.906.829) (4.718.059.677) Accumulated depreciation
Nilai buku 10.490.233.214 16.261.900.366 Book value
13. ASET LAIN-LAIN 13. OTHER ASSETS
2025 2024
Aset dalam penyelesaian kredit 269.731.591.001 250.210.223.209 Asset on credit settlement
Pendapatan bunga yang masih akan diterima Interest receivables
Kredit yang diberikan 64.745.786.619 56.947.162.323 Interest receivables - loans
Efek-efek 59.605.114.806 82.862.438.922 marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia Bank Indonsia and
dan bank lain 601.602.357 482.109.188 other bank
Uang muka 48.289.466.857 37.999.485.186 Advances
Beban dibayar di muka 25.003.157.990 25.441.618.819 Prepaid expenses
Persediaan perlengkapan kantor 3.667.678.226 5.406.760.859 Office equipment
Lain-lain 51.964.350.511 238.512.579.096 Others
Jumlah 523.608.748.367 697.862.377.602 Total
- -
Aset dalam penyelesaian kredit terdiri dari jaminan yang diambil alih Asset on credit settlement are consist of temporarily collateral taken
sementara oleh Bank beserta biaya yang timbul sehubungan dengan over by the Bank and the costs incurred in connection with the takeover
pengambilalihan tersebut dan agunan yang diambil alih (“AYDA”) oleh and as well as foreclosed collateral (“AYDA”) by the Bank in the form of
Bank berupa tanah, bangunan dan mesin sebesar Rp297.877.632.327 land, buildings and machines amounted to Rp297,877,632,327 and
dan Rp272.206.852.416 pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Rp272,206,852,416 as of December 31, 2025 and 2024.
Mutasi agunan yang diambil alih pada tanggal 31 Desember 2025 dan Movement of foreclosed collateral as of December 31, 2025 and 2024
2024 adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Saldo awal 272.206.852.416 285.427.980.104 Beginning balance
Penambahan 196.955.355.193 178.513.269.614 Additional
Penjualan (171.284.575.282) (191.734.397.302) Sales
297.877.632.327 272.206.852.416
Cadangan kerugian penurunan nilai (29.011.444.322) (27.399.350.233) Allowance for impairment losses
Saldo akhir bersih 268.866.188.005 244.807.502.183 Ending balance - net
- -
Pengurangan agunan yang diambil alih berasal dari penjualan. Deductions of foreclosed collateral consists of collateral disposals.
Adapun rincian pengurangan agunan yang diambil alih yang Hereby, the detail of deductions of foreclosed collateral related to
merupakan penjualan agunan adalah sebagai berikut: collateral disposals are as follows:
2025 2024
Penerimaan dari penjualan Proceeds from sale
agunan yang diambil alih 169.012.574.600 162.050.000.000 foreclosed assets
Nilai tercatat (171.284.575.282) (191.734.397.302) Net carrying value
Kerugian penjualan Loss on sale of
agunan yang diambil alih (2.272.000.682) (29.684.397.302) foreclosed assets
49
Page 326
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. ASET LAIN-LAIN (lanjutan) 13. OTHER ASSETS (continued)
Perubahan estimasi kerugian pada agunan yang diambil alih adalah The movements of estimated losses on foreclosed assets are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Saldo awal 27.399.350.233 44.168.071.913 Beginning balance
Penyisihan selama tahun berjalan (Catatan 28) 6.054.313.523 18.062.308.300 Allowance during the current year (Note 28)
Penyelesaian selama tahun berjalan (4.442.219.434) (34.831.029.980) Settlement during the year
Saldo akhir 29.011.444.322 27.399.350.233 Ending balance
- -
Manajemen berpendapat bahwa saldo cadangan kerugian penurunan Management believes that the allowance for impairment losses is
nilai yang dibentuk adalah cukup untuk menutupi kemungkinan adequate to cover losses that possibly arise from results of uncollectible
kerugian dari tidak tertagihnya agunan yang diambil alih. foreclosed assets.
Biaya dibayar dimuka terdiri atas sewa tanah/gedung, premi asuransi, Prepaid expenses consist of land/building rent, insurance premium, IT
maintenance IT dan Car Ownership Program . maintenance and Car Ownership Program.
Uang muka terdiri atas uang muka barang keperluan IT, uang muka Advances consist of advances for IT goods, advances for purchase of
pembelian aset tetap dan persediaan, uang muka untuk umum, uang property, plant and equipment, advances for public, advances for office
muka pembukaan kantor dan renovasi, uang muka pendidikan dan opening and renovation, advances for education and security deposits.
uang jaminan.
Lain-lain merupakan rekening tampungan sementara atas proses Others are consist of a temporary deposit account for a delayed transfer
transfer yang tertunda (timing difference ) dan telah selesai pada hari process (timing difference) and has been completed the following day.
berikutnya.
14. LIABILITAS SEGERA 14. LIABILITIES IMMEDIATELY PAYABLE
Liabilitas segera Bank terdiri dari transfer dalam proses dan titipan Bank’s liabilities immediately payable are consist of transfers in process
nasabah. Pada 31 Desember 2025 dan 2024, liabilitas segera masing- and customer advances as of December 31, 2025 and 2024, amounted
masing berjumlah sebesar Rp104.703.569.775 dan to Rp104,703,569,775 and Rp159,906,833,048, respectively.
Rp159.906.833.048.
15. SIMPANAN NASABAH 15. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
a. Berdasarkan jenis a. By type
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Giro 5.987.395.144.284 3.703.368.697.342 Current accounts
Tabungan 1.214.391.739.257 879.378.894.955 Savings accounts
Deposito berjangka 10.394.437.675.273 9.591.031.251.077 Time deposits
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 1.134.632.309.989 1.068.475.212.613 Current accounts
Deposito berjangka 292.053.353.366 348.737.590.206 Time deposits
19.022.910.222.169 15.590.991.646.193
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Giro 1.089.293.386.406 734.202.413.481 Current accounts
Tabungan 1.409.439.540.681 1.366.841.768.229 Savings accounts
Deposito berjangka 6.678.011.529.841 6.481.136.273.677 Time deposits
Mata uang asing Foreign currencies
Giro 152.991.995.077 177.244.149.018 Current accounts
Deposito berjangka 228.717.237.368 203.593.337.892 Time deposits
9.558.453.689.373 8.963.017.942.297
Jumlah 28.581.363.911.542 24.554.009.588.490 Total
- -
50
Page 327
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 15. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu b. Time deposits by term
2025 2024
Rupiah Rupiah
1 bulan 13.712.409.593.947 13.592.430.904.632 1 month
3 bulan 1.661.619.965.402 1.439.374.706.925 3 months
6 bulan 281.986.364.161 161.583.363.102 6 months
12 bulan 1.416.433.281.604 878.778.550.095 12 months
17.072.449.205.114 16.072.167.524.754
Mata uang asing - - Foreign currencies
1 bulan 353.209.481.712 397.720.857.674 1 month
3 bulan 131.304.344.604 122.113.338.808 3 months
6 bulan 890.901.102 479.598.810 6 months
12 bulan 35.365.863.316 32.017.132.806 12 months
520.770.590.734 552.330.928.098
Jumlah 17.593.219.795.848 16.624.498.452.852 Total
- -
c. Deposito berjangka berdasarkan sisa umur jatuh tempo c. Time deposits by remaining period to maturity
2025 2024
Rupiah Rupiah
Kurang dari atau sama
dengan 1 bulan 14.825.037.668.172 14.489.837.423.933 1 month or less
> 1 bulan - 6 bulan 1.125.933.360.359 934.527.111.243 > 1 month - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 1.121.478.176.583 647.802.989.578 > 6 months - 12 months
17.072.449.205.114 16.072.167.524.754
Mata uang asing - - Foreign currencies
Kurang dari atau sama
dengan 1 bulan 476.387.448.664 512.144.796.712 1 month or less
> 1 bulan - 6 bulan 9.808.149.992 8.918.480.442 > 1 month - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 34.574.992.078 31.267.650.944 > 6 months - 12 months
520.770.590.734 552.330.928.098
Jumlah 17.593.219.795.848 16.624.498.452.852 Total
- -
d. Tingkat bunga rata-rata per tahun d. Average annual interest rates
2025 2024
Rupiah: Rupiah:
Giro 1,37% 1,43% Current accounts
Tabungan Savings deposits
Tabungan Simaster 1,33% 1,31% Tabungan Simaster
Tabungan MAS Saving 0,69% 0,93% Tabungan MAS Saving
Tabungan Laku Pandai 1,66% 1,47% Tabungan Laku Pandai
Tabungan Rekening Dana Nasabah 1,19% 0,44% Tabungan Rekening Dana Nasabah
Deposito berjangka 5,05% 5,01% Time deposits
Mata uang asing: Foreign currencies:
Giro 0,12% 0,12% Current accounts
Deposito berjangka 2,51% 2,69% Time deposits
e. Informasi pokok lainnya sehubungan dengan simpanan e. Other significant information relating to deposits from
nasabah customers
Simpanan yang diblokir dan dijadikan jaminan atas kredit yang Amounts blocked and pledged as loan collateral and other purpose.
diberikan serta tujuan lainnya.
2025 2024
Giro 173.384.464.063 81.958.678.497 Current accounts
Tabungan 51.958.798.051 11.256.988.062 Savings deposits
Deposito berjangka 571.811.642.630 531.818.339.082 Time deposits
Jumlah 797.154.904.744 625.034.005.641 Total
51
Page 328
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
16. SIMPANAN DARI BANK LAIN 16. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Tidak terdapat simpanan dari pihak berelasi. There were no deposits from related parties.
a. Berdasarkan jenis a. By type
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Giro 2.171.820.326 2.145.104.696 Current accounts
Deposito berjangka - 2.025.127.547 Time deposits
Jumlah 2.171.820.326 4.170.232.243 Total
- -
b. Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu b. Time deposits by term
2025 2024
< 1 bulan - 2.025.127.547 < 1 month
c. Deposito berjangka berdasarkan sisa umur jatuh tempo c. Time deposits by remaining period to maturity
2025 2024
< 1 bulan - 2.025.127.547 < 1 month
d. Tingkat bunga rata-rata per tahun d. Average annual interest rates
2025 2024
Giro 1,00% 0,99% Current accounts
Deposito berjangka 0,48% 3,13% Time deposits
e. Informasi pokok lainnya sehubungan dengan simpanan dari e. Other significant information relating to deposits from other
bank lain banks
Tidak terdapat simpanan dari bank lain yang diblokir dan dijadikan There were no deposits from other banks that were blocked and
jaminan atas kredit yang diberikan pada tanggal 31 Desember 2025 pledged as loan collateral as of December 31, 2025 and 2024.
dan 2024.
17. PERPAJAKAN 17. TAXATION
a. Utang pajak a. Taxes payable
2025 2024
Pajak penghasilan pasal 4 ayat (2) 10.117.326.553 10.503.474.418 Income tax article 4 (2)
Pajak penghasilan pasal 25 3.433.320.236 3.575.817.975 Income tax article 25
Pajak penghasilan pasal 29 2.287.594.238 276.901.727 Income tax article 29
Pajak penghasilan pasal 21 1.977.949.364 295.185.640 Income tax article 21
Pajak penghasilan pasal 23 350.454.464 264.908.040 Income tax article 23
Lain-lain 318.564.228 56.983.881 Others
Jumlah 18.485.209.083 14.973.271.681 Total
- -
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expenses
2025 2024
Kini (61.542.176.960) (60.044.265.600) Current
Tangguhan 3.491.920.012 (777.277.748) Deferred
Jumlah (58.050.256.948) (60.821.543.348) Total
- -
52
Page 329
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION (continued)
c. Pajak kini c. Current tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak seperti yang disajikan The reconciliation between income before tax expense, as shown in
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain serta the statements of profit or loss and other comprehensive income and
taksiran penghasilan kena pajak untuk tahun yang berakhir pada 31 estimated taxable income for the year ended December 31, 2025 and
Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 2024 are as follows:
2025 2024
Laba sebelum pajak Income berore tax
menurut laporan laba rugi dan per statements of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain 263.179.585.545 275.514.645.307 other comprehensive income
Perbedaan temporer Temporary differences
Penyisihan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses
kredit yang diberikan (5.942.919.130) - loans
Penyisihan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses
aset non keuangan 1.612.094.089 (16.768.721.680) for non financial assets
Liabilitas imbalan pasca kerja 11.905.158.759 12.380.215.977 Post-employment benefits liabilities
Cadangan bonus karyawan 8.242.727.661 303.224.064 Provision for employee benefit
Aset hak guna (135.379.473) 361.519.173 Right-of-use assets
Penyusutan aset tetap 190.681.781 190.681.781 Depreciation fixed assets
Jumlah perbedaan temporer 15.872.363.687 (3.533.080.685) Total temporary differences
Perbedaan tetap Permanent differences
Penyisihan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses
non kredit yang diberikan 460.046.590 754.713.172 non loans
Sumbangan 225.172.459 192.203.143 Donation
Pembulatan (281) (937) Rounding
Jumlah perbedaan tetap 685.218.768 946.915.378 Total permanent differences
Laba kena pajak 279.737.168.000 272.928.480.000 Taxable income
Beban pajak penghasilan Income tax expense
22% x Rp279.737.168.000 61.542.176.960 - 22% x Rp279,737,168,000
22% x Rp272.928.480.000 - 60.044.265.600 22% x Rp272,928,480,000
Jumlah 61.542.176.960 60.044.265.600 Total
Pajak dibayar dimuka Prepaid tax
Pajak penghasilan pasal 25 (59.254.582.722) (59.767.363.873) Income tax article 25
Pajak penghasilan kurang bayar 2.287.594.238 276.901.727 Under payment of income tax
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang berakhir The calculation of corporate income tax for the year ended December
pada tanggal 31 Desember 2024 telah sesuai dengan Surat 31, 2024 is in accordance with the Annual Corporate Income Tax
Pemberitahuan Tahunan yang dilaporkan ke kantor pajak. Return reported to the Tax Office.
Sesuai dengan peraturan perpajakan Indonesia, Bank menghitung, In compliance with Indonesian tax regulations, Bank determines and
menetapkan dan membayar sendiri jumlah pajak yang terhutang pays its tax obligations/payables based on self-assessments.
(self-assessments system ). Direktorat Jenderal Pajak dapat Directorate General of Tax may assess or amend taxes within five
menghitung dan mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu lima years from the date the tax became due.
tahun sejak tanggal terutangnya pajak.
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah mengesahkan Undang- On October 29, 2021, the Government ratified Law (UU) No.7 of 2021
Undang (UU) No.7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan concerning the Harmonization of Tax Regulations. The income tax
Perpajakan. Tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri rate for domestic corporate taxpayers and permanent establishments
dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai berlaku pada is 22% which will come into effect from the fiscal year 2022 onwards,
tahun pajak 2022 dan seterusnya, serta pengurangan lebih lanjut and a further reduction of the tax rate by 3% for domestic taxpayers
tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak dalam negeri yang who meet certain requirements.
memenuhi persyaratan tertentu.
53
Page 330
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION (continued)
d. Rekonsiliasi antara angka laba sebelum pajak penghasilan d. Reconciliation between earnings before income tax and income
dengan angka beban pajak penghasilan tax expense figures
2025 2024
Laba sebelum pajak Income before tax
menurut laporan laba rugi dan per statements of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain 263.179.585.545 275.514.645.307 other comprehensive income
Pajak dihitung pada tarif pajak tunggal (57.899.508.820) (60.613.221.968) Tax calculated at single rates
Perbedaan tetap Permanent differences
Penyisihan kerugian penurunan nilai (101.210.250) (166.036.898) Allowance for impairment losses
Sumbangan (49.537.940) (42.284.690) Donation
Penyesuaian 62 208 Adjustment
Jumlah perbedaan tetap (150.748.128) (208.321.380) Total permanent differences
Jumlah beban pajak penghasilan (58.050.256.948) (60.821.543.348) Total income tax expenses
- -
e. Aset pajak tangguhan e. Deferred tax assets
Pengaruh pajak tangguhan atas beda temporer yang signifikan The tax effects of significant temporary differences between
antara pelaporan komersial dan perpajakan adalah sebagai berikut: commercial reporting and tax purposes are as follows:
2025
Dikreditkan ke
Dibebankan ke penghasilan
laporan laba rugi/ komprehensif lain/
Charged to Credited to other
1 Januari/ statements of comprehensive 31 Desember/
January 1 profit or loss income December 31
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai losses for
aset keuangan 1.307.442.208 (1.307.442.208) - - financial assets
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai losses for non
aset non keuangan 6.027.857.051 354.660.700 - 6.382.517.751 financial assets
Rugi yang belum Unrealized loss
direalisasi atas efek-efek on marketable securities
yang diukur pada nilai wajar at fair value through
melalui penghasilan other comprehensive
komprehensif lain 7.166.255.523 - (11.390.431.778) (4.224.176.255) income
Liabilitas imbalan Employee benefits
pasca kerja 20.033.316.258 2.619.134.927 804.596.600 23.457.047.785 liabilities
Cadangan bonus Provision for employee
karyawan 11.339.129.235 1.813.400.085 - 13.152.529.320 bonuses
Aset hak guna (28.855.772) (29.783.484) - (58.639.256) Right-of-use assets
Depreciation of
Penyusutan aset tetap (309.251.763) 41.949.992 - (267.301.771) fixed assets
Jumlah 45.535.892.740 3.491.920.012 (10.585.835.178) 38.441.977.574 Total
-
54
Page 331
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION (continued)
e. Aset pajak tangguhan (lanjutan) e. Deferred tax assets (continued)
2024
Dibebankan ke
Dikreditkan ke penghasilan
laporan laba rugi/ komprehensif lain/
Credited to Charged to other
1 Januari/ statements of comprehensive 31 Desember/
January 1 profit or loss income December 31
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai losses for
aset keuangan 1.307.442.208 - - 1.307.442.208 financial assets
Penyisihan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai losses for non
aset non keuangan 9.716.975.821 - 3.689.118.770 - 6.027.857.051 financial assets
(Laba) rugi yang belum Unrealized gain (loss)
direalisasi atas efek-efek on marketable securities
yang diukur pada nilai wajar at fair value through
melalui penghasilan other comprehensive
komprehensif lain 6.218.595.141 - 947.660.382 7.166.255.523 income
Liabilitas imbalan Employee benefits
pasca kerja 17.544.714.140 2.723.647.518 - 235.045.400 20.033.316.258 liabilities
Cadangan bonus Provision for employee
karyawan 11.272.419.941 66.709.294 - 11.339.129.235 bonuses
Aset hak guna (108.389.990) 79.534.218 - (28.855.772) Right-of-use assets
Depreciation of
Penyusutan aset tetap (351.201.755) 41.949.992 - (309.251.763) fixed assets
Jumlah 45.600.555.506 (777.277.748) 712.614.982 45.535.892.740 Total
-
Sesuai dengan ketentuan peralihan dalam Peraturan Menteri Based on the transitional provisions in the Regulation of the Minister
Keuangan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2024, Bank telah of Finance of the Republic of Indonesia Number 74 of 2024, Bank has
melaksanakan perhitungan nilai tercatat cadangan piutang tak calculated the carrying value of the allowance for doubtful accounts
tertagih untuk awal tahun fiskal 2024 dan selisih lebih sebesar for the beginning of the fiscal year 2024, and the excess amounting to
Rp5.942.919.130 akan diakui sebagai biaya yang dibebankan Rp5,942,919,130 will be recognised as an expense fully charged to
seluruhnya untuk tahun fiskal 2025. Terkait dengan hal tersebut, the fiscal year 2025. In relation to the above, Bank will utilize deferred
aset pajak tangguhan yang akan dimanfaatkan Bank pada tahun tax assets amounting to Rp1,307,442,208 in the fiscal year 2025.
fiskal 2025 sebesar Rp1.307.442.208.
18. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR 18. ACCRUED EXPENSES
2025 2024
Cadangan asuransi dan Insurance reserves and
biaya barang dan jasa 19.511.357.715 17.803.860.703 cost of goods and services
Transaksi nasabah yang belum selesai 4.439.730.285 12.045.922.157 Unfinished customer transactions
Hadiah poin Mas Saving 3.634.102.593 3.470.780.514 Mas Saving point reward
Alat tulis kantor, cetak dan promo 1.190.873.593 87.998.991 Supplies, printing and promotion
Jumlah 28.776.064.186 33.408.562.365 Total
- -
Cadangan asuransi dan biaya barang dan jasa merupakan cadangan Insurance reserves and cost of goods and services are consist of
asuransi, cadangan biaya jasa konsultan dan lain-lain. allowance for insurance, consultant services and others.
55
Page 332
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. LIABILITAS LAIN-LAIN 19. OTHER LIABILITIES
2025 2024
Bonus karyawan 59.784.224.162 51.541.496.501 Employee bonuses
Bunga yang masih harus dibayar 47.848.156.188 48.701.572.433 Accrue interest
Setoran jaminan 16.650.575.025 3.410.255.000 Security deposit
Liabilitas sewa 10.871.367.933 11.993.535.982 Leased liabilities
Cadangan kerugian penurunan nilai atas Allowance for impairment losses for
komitmen dan kontinjensi 3.427.235.303 2.983.345.395 commitment and contingencies
Lain-lain 6.499.381.459 4.462.868.029 Others
Jumlah 145.080.940.070 123.093.073.340 Total
- -
Setoran jaminan merupakan setoran jaminan atas transaksi letter of Security deposit are consists of security deposit for the transaction of
credit, safe deposit box dan bank garansi. letter of credit, safe deposit box and bank guarantee.
Lain-lain merupakan transaksi pinjaman rekening antar bank, materai Others are consists of inter-bank account loan transactions, stamp
rekening koran dan lain-lain. checking accounts and others.
Perubahan estimasi kerugian pada komitmen dan kontinjensi adalah The movements of estimated losses on commitments and contingencies
sebagai berikut: are as follows:
2025
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 2.983.345.395 - - 2.983.345.395 Beginning balance
Penyisihan Allowance
tahun berjalan during the year
(Catatan 28) 442.298.885 - - 442.298.885 (Note 28)
Selisih kurs 1.591.023 - - 1.591.023 Exchange rate
Saldo akhir 3.427.235.303 - - 3.427.235.303 Ending balance
-
2024
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total
Saldo awal 2.162.202.936 - - 2.162.202.936 Beginning balance
Penyisihan Allowance
tahun berjalan during the year
(Catatan 28) 818.096.286 - - 818.096.286 (Note 28)
Selisih kurs 3.046.173 - - 3.046.173 Exchange rate
Saldo akhir 2.983.345.395 - - 2.983.345.395 Ending balance
-
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai Management believes that the allowance for impairment losses on
komitmen dan kontinjensi adalah cukup untuk menutup kerugian commitment and contingencies is adequate to cover the losses which
yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya komitmen dan might arise from uncollectible commitments and contingencies.
kontinjensi.
20. MODAL SAHAM 20. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham Bank masing-masing pada tanggal 31 The Bank’s shareholders as of December 31, 2025 and 2024 are as
Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
2025
Jumlah modal
ditempatkan dan
disetor penuh/
Lembar saham/ Issued and fully Kepemilikan/
Number of shares paid capital Owned (%)
Pemegang saham Shareholders
PT Danabina Sentana 738.500.000 738.500.000.000 52,67% PT Danabina Sentana
PT Multi Anekadana Sakti 263.750.000 263.750.000.000 18,81% PT Multi Anekadana Sakti
PT Halim Sakti 24.760.000 24.760.000.000 1,50% PT Halim Sakti
Pemegang Saham Publik*) 375.000.763 375.000.763.000 27,02% Public Shareholders *)
Jumlah 1.402.010.763 1.402.010.763.000 100,00% Total
-
56
Page 333
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. MODAL SAHAM (lanjutan) 20. SHARE CAPITAL (continued)
Susunan pemegang saham Bank masing-masing pada tanggal 31 The Bank’s shareholders as of December 31, 2025 and 2024 are as
Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
2024
Jumlah modal
ditempatkan dan
disetor penuh/
Lembar saham/ Issued and fully Kepemilikan/
Number of shares paid capital Owned (%)
Pemegang saham Shareholders
PT Danabina Sentana 738.500.000 738.500.000.000 52,67% PT Danabina Sentana
PT Multi Anekadana Sakti 263.750.000 263.750.000.000 18,81% PT Multi Anekadana Sakti
PT Halim Sakti 21.100.000 21.100.000.000 1,50% PT Halim Sakti
Pemegang Saham Publik*) 378.660.763 378.660.763.000 27,02% Public Shareholders *)
Jumlah 1.402.010.763 1.402.010.763.000 100,00% Total
-
*) Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, pada komposisi saham yang dimiliki pemegang *) As of December 31, 2025 and 2024, in the composition of shares owned by public shareholders,
saham publik, dimiliki oleh PT Halim Sakti masing-masing sebesar 0,26%. owned by PT Halim Sakti amounted to 0.26% respectively.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Based on the Deed of Decision of the Shareholders of the Bank No.65
Bank No.65 tanggal 8 Maret 2021, dibuat di hadapan Christina Dwi dated on March 8, 2021, drawn up before Christina Dwi Utami, SH.,
Utami, SH., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat, yang telah M.Hum., M.Kn., Notary in West Jakarta, which was received and
diterima serta dicatat dalam Database Sistem Administrasi Badan registered in Legal Entity Administrative System Database of the
Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia based
Indonesia berdasarkan Surat Keputusannya No.AHU-AH.01-03- on her Decree No.AHU-AH.01-03-0151218 dated on March 9, 2021.
0151218 tanggal 9 Maret 2021. Bank melakukan Penawaran Umum The Bank conducted an Initial Public Offering of shares to the public
Saham Perdana kepada masyarakat dan mencatatkan saham- and listed the Bank's shares on the Indonesia Stock Exchange. The
saham Bank tersebut pada Bursa Efek Indonesia. Status Perseroan Bank’s status from Private Entity to Public Entity and agreed to change
berubah dari Perseroan Tertutup menjadi Perseroan Terbuka dan its name to PT Bank Multiarta Sentosa Tbk. The Bank’s shares value
perubahan nama Perseroan menjadi PT Bank Multiarta Sentosa from Rp100 per share to Rp1,000 per share.
Tbk. Nilai nominal saham Bank dari semula sebesar Rp100
persaham menjadi sebesar Rp1.000 per saham.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Based on the Deed of Decision of the Shareholders of the Bank by
Bank yang dinyatakan oleh Notaris atas nama Christina Dwi Utami, Notary Christina Dwi Utami, SH., M.Hum., M.Kn. No.376 dated on June
SH., M.Hum., M.Kn. No.376 tanggal 30 Juni 2021 yang telah 30, 2021 which was approved by the Minister of Law and Human Rights
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik of the Republic of Indonesia letter No.AHU-AH.01-03-0409784 dated on
Indonesia berdasarkan Surat Keputusannya No.AHU-AH.01-03- June 30, 2021. The Bank authorized capital 3,800,000,000 shares and
0409784 tanggal 30 Juni 2021. Modal dasar Bank 3.800.000.000 paid-up capital 1,241,176,500 shares, par value Rp1,000 per share.
saham dan modal disetor 1.241.176.500 saham, nilai nominal
Rp1.000 per saham.
21. TAMBAHAN MODAL DISETOR - BERSIH 21. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL - NET
2025 2024
Agio saham 439.376.540.000 439.376.540.000 Premium on shares issuance
Premium on shares issuance from
Agio saham dari Waran Seri I 402.085.657.500 402.085.657.500 Series I Warrants
Biaya emisi saham (2.845.142.870) (2.845.142.870) Share issuance cost
Jumlah 838.617.054.630 838.617.054.630 Total
- -
Agio saham merupakan kelebihan di atas nominal dari penjualan The premium on shares issuance represents the excess of the total
saham perdana, penawaran umum terbatas (right issue ) dan proceeds over the total par value of shares arising from the sale of
pelaksanaan waran. shares through public offering, rights issue and exercise of warrants.
Biaya emisi saham yang menambah dan beratribusi secara langsung Share issuance costs that add to and directly attribute to issuance of
terhadap penerbitan saham baru disajikan sebagai bagian dari new shares is presented as part of additional paid-in capital and not
tambahan modal disetor dan tidak diamortisasi. Biaya yang tidak dapat amortized. Costs that are not directly attributable to equity transactions
diatribusikan secara langsung dengan transaksi ekuitas diabaikan dan are ignored and those costs are recognized as an expense.
biaya tersebut diakui sebagai beban.
57
Page 334
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. SALDO LABA 22. RETAINED EARNINGS
Rincian saldo laba yang ditahan adalah sebagai berikut: The details of retained earnings are as follows:
2025 2024
Belum ditentukan penggunaannya Unappropriated
Laba bersih tahun berjalan 205.129.328.597 214.693.101.959 Net profit for the year
Jumlah 205.129.328.597 214.693.101.959 Total
Telah ditentukan penggunaannya Appropriated
Cadangan umum 24.000.000.000 22.000.000.000 General reserves
Cadangan tujuan 1.597.346.595.688 1.416.581.956.960 Statutory reserves
Jumlah 1.621.346.595.688 1.438.581.956.960 Total
Jumlah saldo laba 1.826.475.924.285 1.653.275.058.919 Total retained earnings
- -
Cadangan umum dibentuk sehubungan dengan Undang-Undang The general reserves were provided in relation with the Law of the
Republik Indonesia No.1/1995 yang telah digantikan dengan Undang- Republic of Indonesia No.1/1995 which has been replaced by Law
Undang No.40/2007 efektif tanggal 16 Agustus 2007 mengenai No.40/2007 effective on August 16, 2007 regarding the Limited
Perseroan Terbatas, yang mengharuskan perusahaan-perusahaan Company which requires companies to set up a general reserve
untuk membuat penyisihan cadangan umum sebesar sekurang- amounted to at least 20% of the issued and paid up share capital. There
kurangnya 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor is no timeline over which this amount should be provided.
penuh. Undang Undang tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk
penyisihan tersebut.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Based on the Annual General Shareholders Meeting of the Bank as
sebagaimana diaktakan dalam Akta No.15 tanggal 28 Mei 2025 covered by Notarial Deed No.15 dated on May 28, 2025 approved:
disetujui:
- Pembentukan cadangan umum sebesar Rp2.000.000.000. - Addition of general reserve amounted to Rp2,000,000,000.
- Pembagian dividen kepada pemegang saham atas laba tahun 2024 - Dividend distribution to shareholders for fiscal year 2024 profits
sebesar Rp32.246.247.549 atau sebesar Rp23 per lembar saham. amounted to Rp32,246,247,549 or Rp23 per share.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Based on the Annual General Shareholders Meeting of the Bank as
sebagaimana diaktakan dalam Akta No.35 tanggal 8 Mei 2024, para covered by Notarial Deed No.35 dated on May 8, 2024, the
pemegang saham menyetujui pembentukan cadangan umum sebesar shareholders approved to add general reserve amounted to
Rp2.000.000.000 Rp2,000,000,000.
23. PENDAPATAN BUNGA 23. INTEREST INCOME
2025 2024
Kredit yang diberikan (Catatan 10) 1.046.486.570.020 874.743.611.924 Loans (Note 10)
Efek-efek 790.223.086.518 777.305.815.653 Marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 103.080.166.861 130.755.572.806 and other banks
Giro pada Bank Indonesia 10.413.657.936 12.439.921.886 Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 1.251.622.915 1.993.443.943 Current account with other banks
Jumlah 1.951.455.104.250 1.797.238.366.212 Total
- -
Jumlah pendapatan bunga kepada pihak berelasi untuk tahun yang Total interest income to related parties for the year ended December 31,
berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar 2025 and 2024 amounted Rp21,356,625,071 and Rp19,473,606,728
Rp21.356.625.071 dan Rp19.473.606.728 (Catatan 33). (Note 33).
24. BEBAN BUNGA 24. INTEREST EXPENSES
2025 2024
Beban bunga Interest expense
Deposito berjangka 859.245.810.797 816.420.610.841 Time deposits
Giro 78.167.916.609 69.615.433.873 Current accounts
Tabungan 25.791.133.847 20.557.243.219 Savings deposits
963.204.861.253 906.593.287.933
Lain-lain Others
Premi penjaminan Premium of deposit
simpanan (Catatan 39) 53.647.858.742 53.738.744.220 guarantee (Note 39)
Jumlah 1.016.852.719.995 960.332.032.153 Total
- -
Jumlah beban bunga kepada pihak berelasi untuk tahun yang berakhir Total interest expense to related parties for the years ended December
pada 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar 31, 2025 and 2024 amounted to Rp611,296,834,837 and
Rp611.296.834.837 dan Rp540.982.125.901 (Catatan 33). Rp540,982,125,901 (Note 33).
58
Page 335
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
25. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA 25. OTHER OPERATING INCOME
2025 2024
Administrasi produk 13.370.128.525 12.967.151.098 Product administration
Pendapatan fee ATM Prima 11.441.093.517 22.084.402.156 Gain on Prima ATM fee
Keuntungan penjualan efek-efek 7.481.738.494 1.056.851.460 Gain from sale of marketable securities
Pendapatan revaluasi valuta asing 3.339.963.085 5.135.420.742 Gain on revaluation of foreign exchange
Pendapatan atas transaksi pemberian kredit 2.982.553.405 2.435.794.943 Gain on credit transactions
Provisi dan komisi selain dari kredit - bersih 2.466.599.633 2.609.268.402 Provision and commission other than loans - net
Lain-lain 18.645.955.544 7.420.141.507 Others
Jumlah 59.728.032.203 53.709.030.308 Total
- -
26. BEBAN TENAGA KERJA 26. PERSONNEL EXPENSES
2025 2024
Gaji dan upah 252.241.013.430 210.030.629.225 Salaries and wage
Bonus karyawan 59.784.224.160 35.585.082.714 Employee bonuses
Tunjangan hari raya 39.653.561.223 34.501.031.458 Holiday allowances
Imbalan pasca kerja (Catatan 31) 25.111.575.833 19.153.610.442 Post-employment benefits (Note 31)
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) 15.949.545.129 13.398.093.166 Social Security Administration Body (BPJS)
Tunjangan kesehatan 8.186.517.300 5.824.204.876 Health benefits
Lain-lain 3.560.688.994 2.060.520.597 Others
Jumlah 404.487.126.069 320.553.172.478 Total
- -
Jumlah remunerasi yang diberikan untuk Komisaris pada tahun 2025 Total remuneration given to Commissioners in 2025 and 2024 is
dan 2024 masing-masing sebesar Rp5.350.200.000 dan amounted to Rp5,350,200,000 and Rp3,752,000,000, respectively.
Rp3.752.000.000. Sementara jumlah remunerasi yang diberikan untuk Meanwhile remuneration given to Directors in 2025 and 2024 is
Direksi pada tahun 2025 dan 2024 masing-masing sebesar amounted to Rp19,210,800,000 and Rp17,587,100,000, respectively
Rp19.210.800.000 dan Rp17.587.100.000 (Catatan 33). (Note 33).
27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 27. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
2025 2024
Jasa pengolahan teknologi sistem informasi 82.957.515.207 60.232.367.095 Information system technology services
Penyusutan aset tetap dan Depreciation of fixed assets and
aset hak guna (Catatan 12) 42.759.764.629 36.406.217.680 right-of-use assets (Note 12)
Jasa tenaga kerja 39.818.332.900 26.875.615.195 Outsourcing services
Operasional 28.776.800.179 63.368.765.261 Operational
Pengembangan usaha 15.270.899.045 7.740.855.686 Business development
Iuran Otoritas Jasa Keuangan 13.676.648.851 15.075.758.853 Financial Services Authority contribution
Pendidikan dan pelatihan 11.232.989.217 9.697.297.294 Education and training
Pemeliharaan dan perbaikan 10.020.820.854 11.595.585.128 Repair and maintenance
Sewa 4.379.560.246 4.803.697.497 Rent
Komunikasi 4.044.631.575 3.879.938.136 Communication
Listrik, air dan gas 3.216.976.307 3.076.867.122 Electricity, water and gas
Barang cetakan 2.322.526.661 2.582.684.843 Stationery
Pajak 2.170.507.011 522.948.462 Tax
Perjalanan dinas 1.321.929.453 1.072.240.592 Official travel
Asuransi 798.072.728 1.322.884.754 Insurance
Lain-lain 31.669.016.782 5.459.851.739 Others
Jumlah 294.436.991.645 253.713.575.337 Total
- -
28. PENYISIHAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI ASET KEUANGAN 28. ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT LOSSES ON FINANCIAL ASSETS
2025 2024
Kredit yang diberikan (Catatan 10) 21.872.049.838 4.558.301.262 Loans (Note 10)
Agunan yang diambil alih (Catatan 13) 1.612.094.089 18.062.308.300 Foreclosed assets (Note 13)
Komitmen dan kontinjensi (Catatan 19) 442.298.885 818.096.286 Commitments and contingencies (Note 19)
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain (Catatan 7) 43.867.927 (61.478.813) and other banks (Note 7)
Giro pada bank lain (Catatan 6) (13.411.045) (29.359.213) Curent account with other banks (Note 6)
Efek-efek (Catatan 8) (12.047.252) 26.287.984 Marketable securities (Note 8)
Tagihan akseptasi (Catatan 11) (661.925) 1.166.928 Acceptance receivables (Note 11)
Jumlah 23.944.190.517 23.375.322.734 Total
- -
59
Page 336
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERASIONAL 29. NON-OPERATING INCOMES (EXPENSES)
2025 2024
Pendapatan non-operasional Non-operating incomes
Laba penjualan aset tetap (Catatan 12) - 49.295.586 Gain on sale of fixed assets (Note 12)
Lain-lain 8.697.899.617 968.019.759 Others
8.697.899.617 1.017.315.345
Beban non-operasional Non-operating expenses
Pengurusan aset dalam penyelesaian kredit 15.343.790.908 18.213.398.002 Maintenance of asset on credit settlement
Rugi penjualan aset tetap (Catatan 12) 903.328.350 - Loss on sale of fixed assets (Note 12)
Lain-lain 733.303.041 262.565.854 Others
Jumlah pendapatan (beban) 16.980.422.299 18.475.963.856 Total non-operating
non-operasional - bersih (8.282.522.682) (17.458.648.511) income (expenses) - net
- -
30. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 30. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
2025 2024
KOMITMEN COMMITMENTS
Tagihan komitmen Commitment receivables
Posisi pembelian spot dan Outstanding position of spot buying and
derivatif yang masih berjalan 162.526.711.875 126.265.275.000 derivative
Jumlah tagihan komitmen 162.526.711.875 126.265.275.000 Total commitment receivables
Liabilitas komitmen Commitment payables
Fasilitas kredit yang diberikan
yang belum digunakan Unused loans facilities
- Rupiah 4.946.384.367.441 4.750.757.016.962 Rupiah -
- Mata uang asing 76.827.621.280 92.583.873.994 Foreign currencies -
Letter of credit yang diterbitkan Letter of credit issued
- Rupiah 3.024.000.000 6.087.649.102 Rupiah -
- Mata uang asing 28.316.889.965 5.252.018.419 Foreign currencies -
Posisi penjualan spot dan Outstanding position of spot sales and
derivatif yang masih berjalan 22.460.891.500 77.918.203.588 derivative
Jumlah liabilitas komitmen 5.077.013.770.186 4.932.598.762.065 Total commitment payables
Jumlah liabilitas komitmen - bersih 4.914.487.058.311 4.806.333.487.065 Total commitment payables - net
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Pendapatan bunga dalam penyelesaian 67.442.074.690 75.798.878.636 Receivables on non-performing assets
67.442.074.690 75.798.878.636
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Bank garansi yang diterbitkan 96.418.192.329 122.877.921.286 Bank guarantees issued
Jumlah liabilitas kontinjensi - bersih (28.976.117.639) (47.079.042.650) Total contingent payables - net
Liabilitas komitmen Commitments and
dan kontinjensi - bersih 4.943.463.175.950 4.853.412.529.715 contingent liabilities - net
31. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA 31. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES
Pada bulan April 2022, DSAK IAI (Dewan Standar Akuntansi In April 2022, DSAK IAI (Institute of Indonesia Chartered Accountants’
Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia) menerbitkan materi penjelasan Accounting Standard Board) issued an explanatory material through a
melalui siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada press release regarding attribution of benefits to periods of service in
periode jasa sesuai PSAK 219: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS accordance with PSAK 219: Imbalan Kerja which was adopted from IAS
19 Employee Benefits . Materi penjelasan tersebut menyampaikan 19 Employee Benefits. The explanatory material conveyed the
informasi bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis information that the fact pattern of the pension program based on the
Peraturan Ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki Manpower Regulations currently enacted in Indonesia is similar to those
pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam responded and cocluded in the IFRS Interpretation Committee (“IFRIC”)
IFRS Interpretation Committee (“IFRIC”) Agenda Decision Attributing Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19), and
Benefit to Periods of Service (IAS 19) dan menyimpulkan bahwa concluded that the requirements in illustrative example 2 of PSAK 219
persyaratan dalam contoh ilustrasi 2 dalam PSAK 219 paragraf 73 paragraph 73, provide sufficient guidance in determining when the Bank
telah memberikan panduan yang cukup dalam menentukan kapan can attribute benefits to periods of service.
Bank mengatribusikan imbalan pada periode jasa.
60
Page 337
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) 31. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)
Selain itu, PSAK 219 paragraf 70-74 mensyaratkan Bank untuk In addition, paragraph 70-74 of PSAK 219 require Bank to attribute
mengatribusikan imbalan ke periode jasa berdasarkan formula benefits to the period of service based on the plan’s benefit formula from
imbalan program dari tanggal ketika jasa pekerja pertama kali the date when employee service first results in benefits under the plan
menghasilkan imbalan menurut program sampai tanggal ketika jasa to the date when subsequent employee service will not result in a further
pekerja selanjutnya tidak akan menghasilkan jumlah imbalan material amount of benefits under the plan, other than the upcoming
selanjutnya yang material berdasarkan program, selain dari kenaikan salary increases. The Bank has adopted the said explanatory material
gaji berikutnya. Bank telah menerapkan materi penjelasan tersebut and accordingly changed its accounting policy regarding attribution of
dan dengan demikian mengubah kebijakan akuntansi menyangkut benefits to periods of service previously applied in the financial
atribusi imbalan kerja pada periode jasa dari kebijakan yang statements of the Bank prospectively because management believes
diterapkan sebelumnya pada laporan keuangan secara prospektif the impact is immaterial and does not affect the decision making of
karena manajemen meyakini pengaruhnya tidak material dan tidak users of the financial statements, so that the accumulated difference the
memengaruhi pengambilan keputusan pengguna laporan keuangan, measurement of the attribution of new employee benefits to previous
sehingga seluruh akumulasi selisih pengukuran atribusi imbalan kerja balances, both those that affect profit or loss and other comprehensive
yang baru dengan saldo-saldo sebelumnya baik yang berpengaruh income, is recorded in the current year’s statement of profit or loss and
terhadap laba rugi maupun penghasilan komprehensif lain dibukukan other comprehensive income in 2024.
pada tahun berjalan di laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain tahun 2024.
Bank membukukan imbalan pascakerja untuk karyawan sesuai Bank provides post-employment benefits for its employees based on the
dengan Peraturan Perusahaan. Jumlah karyawan yang berhak atas Company Regulation. Number of employees entitled to post-
imbalan pascakerja tersebut adalah 1161 dan 1028 karyawan masing- employment benefits are 1161 and 1028 employees as of December 31,
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (tidak diaudit). 2025 and 2024, respectively (unaudited).
Kewajiban imbalan pasca kerja pada tanggal 31 Desember 2025 dan Post-employment benefits obligation as of December 31, 2025 and 2024
2024 dicatat berdasarkan perhitungan aktuaria yang dilakukan oleh recorded based on the actuarial calculation performed by Kantor
Kantor Konsultan Aktuaria (KKA) Agus Susanto, aktuaris independen. Konsultan Aktuaria (KKA) Agus Susanto, independent actuary. The
Penilaian aktuaria menggunakan metode projected unit credit . actuarial calculation using the projected unit credit method. The
Perhitungan aktuaria untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 actuarial computation for the years ended December 31, 2025 and 2024
Desember 2025 dan 2024 masing-masing berdasarkan laporan are covered based on an independent actuary report dated March 9,
aktuaris tanggal 9 Maret 2026 dan 5 Maret 2025 dan asumsi-asumsi 2026 and March 5, 2025, and using assumptions as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Umur pensiun 55 tahun/years 55 tahun/years Pension age
Angka kematian Indonesia - IV (2019) Indonesia - IV (2019) Mortality rate
Angka kecacatan 0,02% per tahun/ 0,02% per tahun/ Disability rate
per annum per annum
Pensiun dini usia 10,00% per tahun/ 10,00% per tahun/ Withdrawal rate age
18-30 tahun per annum per annum 18-30 years
Pensiun dini usia 8,00% per tahun/ 8,00% per tahun/ Withdrawal rate age
31-40 tahun per annum per annum 31-40 years
Pensiun dini usia 6,00% per tahun/ 6,00% per tahun/ Withdrawal rate age
41-44 tahun per annum per annum 41-44 years
Pensiun dini usia 2,00% per tahun/ 2,00% per tahun/ Withdrawal rate age
45-52 tahun per annum per annum 45-52 years
Pensiun dini usia 0,00% per tahun/ 0,00% per tahun/ Withdrawal rate age
53-54 tahun per annum per annum 53-54 years
Rata-rata masa kerja 4,57 tahun/ years 4,57 tahun/ years Normal retirement age
Kenaikan gaji/upah 9,00% per tahun/ 10,00% per tahun/ Wage/salary increase
per annum per annum
Tingkat bunga kewajiban Interest rate on liabilities
Manajemen kunci 5,60% per tahun/ 7,10% per tahun/ Key management
per annum per annum
Karyawan tetap 6,30% per tahun/ 7,10% per tahun/ Permanent employees
per annum per annum
Karyawan kontrak 4,80% per tahun/ 6,90% per tahun/ Contract employees
per annum per annum
Tingkat bunga aset 0,00% per tahun/ 0,00% per tahun/ Interest rate on asset
per annum per annum
61
Page 338
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) 31. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)
Beban yang diakui dalam laporan laba rugi masing-masing pada Expenses recognized in the statements of profit or loss for the dated
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 and are as follows:
2025 2024
Beban jasa kini 18.442.517.647 13.838.268.191 Current service cost
Beban jasa lalu - 5.242.708.330 Past service cost
Beban bunga 6.444.934.740 - Interest expense
Rugi aktuaria 224.123.446 72.633.921 Actuarial loss
Jumlah (Catatan 26) 25.111.575.833 19.153.610.442 Total (Note 26)
- -
Beban imbalan pascakerja yang diakui pada penghasilan Post-employment benefit expense recognized in other comprehensive
komprehensif lain masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 income for the dated December 31, 2025 and 2024 and are as follows:
dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement on the net defined
imbalan pasti - bersih: benefits liabilities - net:
Kerugian aktuaria yang timbul dari Actuarial losses arising from
perubahan asumsi keuangan 5.342.150.256 1.921.862.078 changes in financial assumptions
Keuntungan aktuaria yang timbul Actuarial gain arising from
dari penyesuaian atas pengalaman (1.684.892.983) (2.990.250.258) experience adjustments
Jumlah 3.657.257.273 (1.068.388.180) Total
Mutasi penghasilan komprehensif lain pada tanggal 31 Desember The movement of other comprehensive income as of December 31,
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Saldo awal 10.856.705.774 11.925.093.954 Beginning balance
(Laba) rugi aktuaria 3.657.257.273 (1.068.388.180) (Gain) loss on actuarial
Saldo akhir 14.513.963.047 10.856.705.774 Ending balance
- -
Mutasi liabilitas imbalan pascakerja pada tanggal 31 Desember 2025 The movement of post-employment benefits obligation as of December
dan 2024 adalah sebagai berikut: 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Saldo awal 91.060.528.445 79.748.700.648 Beginning balance
Beban selama tahun berjalan (Catatan 26) 25.111.575.833 19.153.610.442 Expense during the year (Notes 26)
Beban (penghasilan) komprehensif lain 3.657.257.273 (1.068.388.180) Other comprehensive expense (income)
Pembayaran manfaat (13.206.417.074) (6.773.394.465) Payment of benefits
Saldo akhir 106.622.944.477 91.060.528.445 Ending balance
- -
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan Significant actuarial assumptions for the determination of the defined
pasti adalah tingkat diskonto dan kenaikan gaji yang diharapkan. obligation are discount rate and expected salary increase. Thesensitivity
Sensitivitas analisis di bawah ini ditentukan berdasarkan masing- analysis below has been determined based on reasonably possible
masing perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir periode changes of the respective assumptions occurring at the end of the
pelaporan, dengan semua asumsi lain konstan. reporting period, while holding all other assumptions constant.
Jika tingkat diskonto lebih tinggi (lebih rendah) 1,00%, kewajiban If the discount rate is 1.00% higher (lower), the defined benefit liabilities
imbalan pasti akan berkurang sebesar Rp6.387.992.206 (menurun would decrease by Rp6,387,992,206 (increase by Rp15,670,485,979 as
sebesar Rp15.670.485.979) pada tanggal 31 Desember 2025 dan of December 31, 2025 and decrease by Rp4,585,984,958 (increase by
berkurang sebesar Rp4.585.984.958 (meningkat sebesar Rp5,185,291,267) as of December 31, 2024.
Rp5.185.291.267) pada tanggal 31 Desember 2024.
Jika pertumbuhan gaji yang diharapkan naik (turun) sebesar 1,00%, If the expected salary growth increases (decreases) by 1.00%, the
kewajiban imbalan pasti akan turun sebesar Rp5.829.596.705 (naik defined benefit liabilities would decrease by Rp5,829,596,705 (increase
sebesar Rp6.456.594.896 pada tanggal 31 Desember 2025 dan naik by Rp6,456,594.896) as of December 31, 2025 and increase by
sebesar Rp4.619.996.125 (turun sebesar Rp4.181.728.742) pada Rp4,619,996,125 (decrease by Rp4,181,728,742) as of December 31,
tanggal 31 Desember 2024. 2024.
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili The sensitivity analysis presented above may not be representative of
perubahan yang sebenarnya dalam kewajiban imbalan pasti the actual change in the defined benefit liabilities as it is unlikely that the
mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya tidak terisolasi satu change in assumptions would occur in isolation of one another as some
sama lain karena beberapa asumsi tersebut mungkin berkorelasi. of the assumptions may be correlated.
62
Page 339
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) 31. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (continued)
Selanjutnya, dalam menyajikan analisis sensitivitas di atas, nilai kini Furthermore, in presenting the above sensitivity analysis, the present
kewajiban imbalan pasti dihitung dengan menggunakan metode value of the defined benefit liabilities has been calculated using the
projected unit cost pada akhir periode pelaporan, yang sama dengan projected unit cost method at the end of the reporting period, which is
yang diterapkan dalam menghitung liabilitas manfaat pasti yang diakui the same as that applied in calculating the defined benefits liabilities
dalam laporan posisi keuangan. recognized in the statement of financial position.
Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan There was no change on the method and assumption used in preparing
dalam penyusunan analisis sensitivitas dari tahun sebelumnya. the sensitivity analysis from prior years.
Manajemen berpendapat bahwa liabilitas imbalan pascakerja cukup The management believes that the employee benefits liabilities are
untuk menutupi semua imbalan yang diatur dalam Peraturan adequate to cover all post employment benefits requirements of the
Ketenagakerjaan. Manpower Regulations.
32. SEGMEN OPERASI 32. OPERATING SEGMENT
Segmen Bank disajikan berdasarkan jenis kegiatan usahanya, yakni The Bank’s segment information is presented based on its business
kredit, treasuri, dan ekspor-impor. Bank tidak mempunyai pendapatan activities, namely credit, treasury, and trade finance. The Bank does not
dan aset tidak lancar dari pelanggan eksternal selain yang have revenue and non-current asset from external customers other than
diatribusikan kepada negara domisili Bank. attributed to the Bank’s country of domicile.
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan internal Bank yang Operating segments are reported in accordance with the Bank’s internal
disiapkan untuk mengambil keputusan operasional yang bertanggung reporting provided to the chief operating decision maker which is
jawab untuk mengalokasikan sumber daya ke segmen tertentu dan responsible for allocating resources to certain segments and
penilaian atas performanya. Untuk kepentingan manajemen, performance assessments. For management purposes, the Bank’s
operasional Bank dibagi menjadi empat segmen berdasarkan produk operational is organized into four segments based on products and
dan jasa sebagai berikut: services as follows:
- Segmen kredit - Loans segment
- Segmen treasuri - Treasury segment
- Segmen ekspor-impor - Trade finance segment
- Segmen lain-lain - Other segment
Tidak terdapat pendapatan dari satu konsumen eksternal atau pihak No revenue from transactions with a single external customer or
lain yang mencapai 10,00% atau lebih dari total pendapatan Bank counterparty amounted to 10.00% or more than the Bank’s total revenue
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. for the years ended December 31, 2025 and 2024.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, For the years ended December 31, 2025 and 2024, the Bank divided
Bank membagi segmen berdasarkan unit bisnis. the segment based on business unit.
2025
Laporan posisi keuangan/Statement of financial position
Kredit/ Treasuri/ Ekspor-impor/ Lain-lain/ Jumlah/
Loans Treasury Trade finance Others Total
Aset: Assets:
Aset segmen 13.576.852.485.259 18.499.090.111.428 10.813.797.926 429.255.616.796 32.516.012.011.409 Segment assets
Aset yang tidak Unallocated
dapat dialokasikan - - - 587.114.819.304 587.114.819.304 assets
Jumlah aset 13.576.852.485.259 18.499.090.111.428 10.813.797.926 1.016.370.436.100 33.103.126.830.713 Total assets
-
Liabilitas: Liabilities:
Liabilitas segmen - 2.171.820.326 16.650.575.025 28.733.915.637.505 28.752.738.032.856 Segment liabilities
Liabilitas yang tidak Unallocated
dapat dialokasikan - - - 245.282.224.696 245.282.224.696 liabilities
Jumlah liabilitas - 2.171.820.326 16.650.575.025 28.979.197.862.201 28.998.020.257.552 Total liabilities
Segmen bersih 13.576.852.485.259 18.496.918.291.102 (5.836.777.099) (27.962.827.426.101) 4.105.106.573.161 Segment - neto
-
63
Page 340
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 32. OPERATING SEGMENT (continued)
2025
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain/
Statement of profit or loss and other comprehensive income
Kredit/ Treasuri/ Ekspor-impor/ Lain-lain/ Jumlah/
Loans Treasury Trade finance Others Total
Pendapatan: Revenue:
Pendapatan bunga 1.046.486.570.020 904.968.534.230 - - 1.951.455.104.250 Interest revenues
Pendapatan lainnya 11.913.459.710 10.369.995.711 2.700.971.411 34.743.605.371 59.728.032.203 Other revenues
Jumlah pendapatan 1.058.400.029.730 915.338.529.941 2.700.971.411 34.743.605.371 2.011.183.136.453 Total revenues
-
Beban: Expenses:
Beban bunga - - - 1.016.852.719.995 1.016.852.719.995 Interest expenses
Beban lainnya - - - 722.868.303.674 722.868.303.674 Other expenses
Jumlah beban - - - 1.739.721.023.669 1.739.721.023.669 Total expenses
Segmen bersih 1.058.400.029.730 915.338.529.941 2.700.971.411 (1.704.977.418.298) 271.462.112.784 Segment - neto
Pendapatan yang tidak dapat dialokasikan (8.282.527.239) Unallocated revenues
Laba sebelum pajak 263.179.585.545 Income before tax
Beban pajak (58.050.256.948) Tax expense
Laba bersih 205.129.328.597 Net income
-
2024
Laporan posisi keuangan/Statement of financial position
Kredit/ Treasuri/ Ekspor-impor/ Lain-lain/ Jumlah/
Loans Treasury Trade finance Others Total
Aset: Assets:
Aset segmen 11.750.142.601.391 15.936.578.723.356 14.183.228.249 440.754.838.407 28.141.659.391.403 Segment assets
Aset yang tidak Unallocated
dapat dialokasikan - - - 747.870.491.733 747.870.491.733 assets
Jumlah aset 11.750.142.601.391 15.936.578.723.356 14.183.228.249 1.188.625.330.140 28.889.529.883.136 Total assets
-
Liabilitas: Liabilities:
Liabilitas segmen - 4.170.232.243 3.410.255.000 24.762.617.993.971 24.770.198.481.214 Segment liabilities
Liabilitas yang tidak Unallocated
dapat dialokasikan - - - 224.609.460.006 224.609.460.006 liabilities
Jumlah liabilitas - 4.170.232.243 3.410.255.000 24.987.227.453.977 24.994.807.941.220 Total liabilities
Segmen bersih 11.750.142.601.391 15.932.408.491.113 10.772.973.249 (23.798.602.123.837) 3.894.721.941.916 Segment - neto
-
2024
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain/
Statement of profit or loss and other comprehensive income
Kredit/ Treasuri/ Ekspor-impor/ Lain-lain/ Jumlah/
Loans Treasury Trade finance Others Total
Pendapatan: Revenue:
Pendapatan bunga 874.743.611.924 922.494.754.288 - - 1.797.238.366.212 Interest revenues
Pendapatan lainnya 9.458.536.847 6.026.087.999 2.885.194.301 35.339.211.161 53.709.030.308 Other revenues
Jumlah pendapatan 884.202.148.771 928.520.842.287 2.885.194.301 35.339.211.161 1.850.947.396.520 Total revenues
-
Beban: Expenses:
Beban bunga - - - 960.332.032.153 960.332.032.153 Interest expenses
Beban lainnya - - - 597.642.070.549 597.642.070.549 Other expenses
Jumlah beban - - - 1.557.974.102.702 1.557.974.102.702 Total expenses
Segmen bersih 884.202.148.771 928.520.842.287 2.885.194.301 (1.522.634.891.541) 292.973.293.818 Segment - neto
Pendapatan yang tidak dapat dialokasikan (17.458.648.511) Unallocated revenues
Laba sebelum pajak 275.514.645.307 Income before tax
Beban pajak (60.821.543.348) Tax expense
Laba bersih 214.693.101.959 Net income
-
64
Page 341
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 33. NATURE OF RELATIONSHIP AND TRANSACTIONS WITH
RELATED PARTIES
Dalam kegiatan normal usaha, Bank melakukan transaksi dengan In the normal course of business, Bank enters into certain transactions
pihak berelasi karena hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. with parties which are related to the management and/or owned by the
Semua transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah dilakukan dengan same ultimate shareholder. All transactions with related parties have
kebijakan dan syarat yang telah disepakati bersama. met the agreed terms and conditions.
Sifat hubungan Nature of relationship
Pihak-pihak berelasi adalah perusahaan dan perorangan yang Related parties are companies and individuals who directly or indirectly
mempunyai keterkaitan kepemilikan atau kepengurusan secara have relationships with the Bank through ownership or management as
langsung maupun tidak langsung dengan Bank sebagaimana disclosed in Note 2z.
diungkapkan pada Catatan 2z.
Berikut ini adalah pihak-pihak berelasi Bank, sifat hubungan dan sifat The related parties, nature of relationship and nature of transactions are
dari transaksi: described as follows:
Pihak berelasi/Related parties Sifat dari hubungan/Nature of relationship Jenis transaksi/Type of transaction
PT Danabina Sentana Pemegang saham/Shareholder Giro dan deposito/
Current accounts and time deposits
PT Halim Sakti Pemegang saham/Shareholder Giro dan deposito/
Current accounts and time deposits
PT Multi Anekadana Sakti Pemegang saham/Shareholder Giro dan tagihan akseptasi/ Current
accounts and acceptance
receivables
PT Wings Surya Pihak-pihak terkait lainnya/Other related party Giro dan deposito/
Current accounts and time deposits
PT Mitra Alam Segar Pihak-pihak terkait lainnya/Other related party Giro/Current accounts
PT Sayap Mas Utama Pihak-pihak terkait lainnya/Other related party Giro/Current accounts
PT Paramasuka Gupita Pihak-pihak terkait lainnya/Other related party Giro/Current accounts
PT Harum Alam Segar Pihak-pihak terkait lainnya/Other related party Giro/Current accounts
PT Karyaindah Alam Sejahtera Pihak-pihak terkait lainnya/Other related party Giro/Current accounts
PT Mitrajaya Ekaprana Pihak-pihak terkait lainnya/Other related party Giro/Current accounts
Personel manajemen kunci/ Dewan Komisaris, Direksi dan anggota keluarga dekat Kredit yang diberikan, simpanan
Key management personnel dengan orang-orang tersebut/Board of commissioners, nasabah/Loans, deposits from
directors and close members of the families of such customer
individuals
Transaksi dengan pihak berelasi Related parties transactions
Transaksi-transaksi dengan pihak berelasi dilaksanakan dengan Transactions with related parties are executed under similar terms and
persyaratan yang sama dengan yang berlaku bagi pihak ketiga, conditions as those with third parties, except for loans to key
kecuali pinjaman yang diberikan kepada para personel inti management personnel.
manajemen.
Saldo dari pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: The outstanding balance with related parties are as follows:
2025 2024
Aset Assets
Kredit yang diberikan (Catatan 10) 341.548.124.498 373.348.310.616 Loans (Note 10)
Penyisihan kerugian penurunan nilai (270.575.557) (200.021.157) Allowance for impairment losses
Jumlah kredit yang diberikan-bersih 341.277.548.941 373.148.289.459 Total loans-net
Persentase terhadap jumlah aset 1,03% 1,29% Percentage of total assets
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah (Catatan 15) Deposits from customers (Note 15)
Giro 7.122.027.454.273 4.771.843.909.955 Current accounts
Tabungan 1.214.391.739.257 879.378.894.955 Savings deposits
Deposito berjangka 10.686.491.028.639 9.939.768.841.283 Time deposits
Jumlah 19.022.910.222.169 15.590.991.646.193 Total
Persentase terhadap jumlah liabilitas 65,60% 62,38% Percentage of total deposits from liabilities
Liabilitas imbalan pasca kerja 19.318.342.317 19.870.119.089 Post-employment benefits liabilities
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,07% 0,08% Percentage of total liabilities
65
Page 342
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI 33. NATURE OF RELATIONSHIP AND TRANSACTIONS WITH
(lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Saldo dari pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) The outstanding balance with related parties are as follows: (continued)
2025 2024
Pendapatan bunga Interest income
Pendapatan bunga (Catatan 23) 21.356.625.071 19.473.606.728 Interest income (Note 23)
Persentase terhadap jumlah Percentage of total
pendapatan bunga 1,09% 1,08% interest income
Beban bunga Interest expense
Beban bunga (Catatan 24) 611.296.834.837 540.982.125.901 Interest expense (Note 24)
Persentase terhadap jumlah Percentage of total
beban bunga 60,12% 56,33% interest expenses
Kompensasi kepada personil Compensation of key
manajemen kunci management personnel
Imbalan kerja jangka pendek (Catatan 26) 24.561.000.000 21.339.100.000 Short-term employee benefits (Note 26)
Persentase terhadap Percentage of total
jumlah beban tenaga kerja 6,07% 6,66% personnel expenses
34. MANAJEMEN RISIKO 34. RISK MANAGEMENT
Penerapan manajemen risiko di Bank mengacu pada Peraturan Implementation of risk management in Bank accordance with the
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.18/POJK.03/2016 tanggal Financial Services Authority Regulation (POJK) No.18/POJK.03/2016
16 Maret 2016 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) dated March 16, 2016 and the Financial Services Authority Circular
No.34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang Penerapan Letter No.34/SEOJK.03/2016 dated September 1, 2016 regarding
Manajemen Risiko bagi Bank Umum. Application of Risk Management for Commercial Banks.
Pengelolaan risiko tidak hanya terbatas pada pemantauan, pelaporan Risk management is not merely related to monitoring, reporting and
dan evaluasi terhadap risiko-risiko yang terjadi, namun juga evaluating the risks, but also detecting and to anticipate the possible
mendeteksi dan mengantisipasi risiko-risiko yang mungkin terjadi. risks. Management's commitment to enhance the quality of risk
Komitmen manajemen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan risiko management is implemented by formulating the manual of Guidelines
diwujudkan melalui penyusunan buku Pedoman Penerapan for Application of Risk Management which shall cover the policies and
Manajemen Risiko yang mencakup kebijakan dan prosedur mengenai: procedures as follows:
- Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi; - Active supervision by the Board of Commissioners and Board of
Directors;
- Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan limit; - Adequacy of policies, procedures and establishment of limits;
- Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan - Adequacy of processes of identification, measurement, monitoring
pengendalian risiko serta sistem informasi Manajemen Risiko; dan and control of risks and the Risk Management information system;
and
- Sistem pengendalian internal yang menyeluruh. - Comprehensive internal control system.
Selain itu, manajemen telah membentuk Komite Manajemen Risiko In addition, the management has been establishing the Risk
dan Bagian Manajemen Risiko, dengan harapan pengelolaan risiko Management Committee and Risk Management Department, where, the
secara keseluruhan dapat dilakukan secara terpadu, terarah, overall risk management will be integrated, coordinated, and
terkoordinir dan berkesinambungan untuk meningkatkan kinerja usaha continuously practice to improve operational performance.
Bank.
Sesuai dengan kompleksitas usahanya, Bank telah mengelola 8 In accordance with the complexity of business, the Bank has managed 8
(delapan) jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko likuiditas, risiko pasar, (eight) risks, namely credit risk, liquidity risk, market risk, operational
risiko operasional, risiko kepatuhan, risiko hukum, risiko strategis dan risk, compliance risk, legal risk, strategic risk and reputation risk.
risiko reputasi.
Setiap triwulan, Bank telah menyusun profil risiko yang secara garis In quarterly, the Bank has prepared the risks profile globally which
besar dapat mencerminkan tingkat risiko yang dimiliki oleh Bank. reflected the Bank's risk rate.
Kerangka manajemen risiko Risk management framework
Organisasi manajemen risiko Bank melibatkan pengawasan dari The organization of the Bank’s risk management involves oversight from
Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Pemantau Risiko. Komite the Board of Commissioners, the Board of Directors and the Risk
Pemantau Risiko merupakan pengawas risiko tertinggi di Dewan Monitoring Committee. The Risk Monitoring Committee is the highest
Komisaris. Komite Pemantau Risiko tersebut menyetujui dan risk authority in the Board of Commissioners’ level. The Risk Monitoring
memonitor pelaksanaan kerangka dan kebijakan manajemen risiko Committee approves and monitors the implementation of risk
Bank. Dewan Komisaris mendelegasikan kuasa kepada Direktur management framework and policies of the Bank. Board of
Utama dan Direksi untuk mengimplementasikan strategi manajemen Commissioners delegate authority to the President Director and Board
risiko. Komite Pemantau Risiko dibentuk oleh Komisaris dan of Directors to implement the risk management strategy. The Risk
bertanggungjawab untuk mengelola risiko yang ada di Bank. Monitoring Committee is established by the Board of Commissioners
and is responsible for managing risk of the Bank.
66
Page 343
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Kerangka manajemen risiko (lanjutan) Risk management framework (continued)
Kebijakan manajemen risiko Bank ditetapkan untuk mengidentifikasi The Bank’s risk management policies are established to identify and
dan menganalisa risiko-risiko yang dihadapi Bank, untuk menetapkan analyze the risks faced by the Bank, to set appropriate risk limits and
batasan risiko dan pengendalian yang sesuai, serta untuk mengawasi controls, and to monitor risks and adherence to limits determined. Risk
risiko dan kepatuhan terhadap batasan yang telah ditetapkan. management policies and systems are reviewed regularly to reflect
Kebijakan dan sistem manajemen risiko ditelaah secara berkala untuk changes in market conditions, products and services offered. The Bank,
mencerminkan perubahan dalam kondisi pasar, produk, dan jasa yang through its training and management standards and procedures, aims to
ditawarkan. Bank, melalui pelatihan serta standar dan prosedur develop a disciplined and constructive control environment, in which all
pengelolaan, berusaha untuk mengembangkan lingkungan employees understand their roles and obligations.
pengendalian yang taat dan konstruktif, dimana semua karyawan
memahami tugas dan kewajiban mereka.
Komite Audit Bank memiliki tanggung jawab untuk memantau The Bank’s Audit Committee is responsible for monitoring compliance
kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur manajemen risiko, dan with the Bank’s risk management policies and procedures, and for
untuk menelaah kecukupan kerangka manajemen risiko yang terkait reviewing the adequacy of the risk management framework in relation to
dengan risiko-risiko yang dihadapi oleh Bank. Dalam menjalankan the risks faced by the Bank. The Bank’s Audit Committee is assisted in
fungsinya, Komite Audit dibantu oleh Satuan Kerja Audit Intern. these functions by Internal Audit Task Force. Internal Audit Task Force
Satuan Kerja Audit Intern secara berkala maupun sesuai kebutuhan, undertakes both regular and ad-hoc reviews of risk management
menelaah pengendalian dan prosedur manajemen risiko dan controls and procedures, the results of which are reported to the Bank’s
melaporkan hasilnya ke Komite Audit Bank. Audit Committee.
Komite Pemantau Risiko mengawasi perkembangan kebijakan The Risk Monitoring Committee supervises the development of risk
menajemen risiko dan menilai penerapannya. Komite juga management policies and assesses the implementation. The Committee
memberikan nasihat mengenai strategi manajemen risiko yang harus also provides advice on the risk management strategy to be employed
digunakan oleh Bank. Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, by the Bank. In conducting its oversight role, the Risk Monitoring
Komite Pemantau Risiko akan melakukan pengawasan dan evaluasi Committee will also monitor and evaluate the performance of the Risk
kinerja Komite Manajemen Risiko yang diketuai oleh Direktur Management Committee chaired by the Compliance Director.
Kepatuhan.
ALCO merupakan sarana utama untuk mencapai tujuan dalam The ALCO is the primary vehicle for achieving the objectives of
mengelola aset, liabilitas dan modal sedemikian rupa dengan managing assets, liabilities and capital with the consideration of related
memperhatikan risiko terkait untuk tujuan penggunaan secara efisien risk for the purpose of efficient and optimum utilization. The main
dan optimum. Tujuan utama dari ALCO adalah: purposes of an ALCO are to:
i. Memberikan arahan dan meyakinkan penerapan strategi untuk i. Provide direction and ensure tactical follow-through to manage the
mengelola komposisi posisi keuangan dan struktur pendanaan Bank's balance sheet composition and finding structure under
Bank pada kondisi normal dan stress; normal and stressed conditions;
ii. Memonitor risiko-risiko dan pengaruh dari kondisi pasar; ii. Monitor the risk and market influences;
iii. Menyediakan sarana untuk mendiskusikan masalah ALCO; iii. Provide a forum for discussing ALCO issues;
iv. Memfasilitasi kerjasama antara bisnis/departemen yang berbeda; iv. Facilitate teamwork between different businesses/departments;
v. Menyelesaikan isu antar departemen seperti transfer pricing dan v. Resolve departmental inter-face issues such as transfer pricing and
alokasi sumber daya; resource allocation;
vi. Menelaah sumber dan alokasi pendanaan secara keseluruhan; vi. Review overall sourcing and allocation of funding;
vii. Melakukan perencanaan ke depan dan menentukan lingkungan vii. Plan and determine the most appropriate banking environment for
perbankan yang paling sesuai untuk perencanaan aset/liabilitas di asset/liability forward planning and review contingency scenarios;
masa depan dan menelaah skenario kontinjensi;
viii. Mengevaluasi skenario alternatif tingkat suku bunga, harga dan viii. Evaluate alternative rate pricing and portfolio mix scenarios; review
kombinasi portofolio; menelaah distribusi aset/liabilitas dan jatuh asset/liability distributions and maturities.
temponya.
Komite Manajemen Risiko dibentuk dengan tujuan, diantaranya The Risk Management Committee is established with having, among
adalah: others, the following objectives:
i. Pengawasan aktif dan manajemen proaktif dari Dewan Direksi i. Active oversight and pro-active management from Board of
terhadap profil risiko Bank dan eksposurnya melalui rapat komite Directors over risk profiles and its exposures through regular
secara berkala; committee meetings;
ii. Penetapan kebijakan dan prosedur dan limit risiko operasional ii. Establishment of operational risk policies and procedures and
termasuk penelaahan berkala dengan tujuan kepatuhan terhadap operational risk appetite including its regular reviews in order to
peraturan dan/atau praktek-praktek terbaik yang terkini; comply with updated regulations and/or best practices;
iii. Pengimplementasian kerangka kerja manajemen risiko yang iii. Implementation of operational risk management framework that
mencakup proses identifikasi, penilaian, pemantauan dan comprises the identification, assessment, monitoring and mitigation
pengendalian risiko untuk menjaga tingkat kerugian Bank berada risk so as to maintain losses within acceptable levels and protect
dalam batasan toleransi dan untuk menjaga Bank dari the Bank from foreseeable future losses;
kemungkinan kerugian yang dapat terjadi;
iv. Pengembangan budaya kesadaran risiko dan pengendalian pada iv. Development of risk and control awareness culture in all
seluruh jenjang organisasi melalui komunikasi yang memadai organisational level, through adequate communication regarding the
mengenai pentingnya pengendalian internal yang efektif. importance of effective internal controls.
67
Page 344
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Kerangka manajemen risiko (lanjutan) Risk management framework (continued)
Satuan Kerja Manajemen Risiko bertanggung jawab dalam penerapan The Risk Management Work Unit is responsible for implementing risk
manajemen risiko diantaranya: management which includes:
i. Untuk menelaah seluruh risiko secara sistematis dan memastikan i. To review all risks on a systematic basis and ensure that adequate
terdapat pengendalian yang memadai sehingga tingkat controls exist and that the related returns reflect these risks. Risks
pengembalian mencerminkan risiko-risiko terkait. Risiko-risiko to be reviewed include credit risk, market risk, liquidity risk,
yang harus ditelaah antara lain risiko kredit, risiko pasar, risiko operational risk, legal risk, strategic risk, reputation risk and
likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko strategis, risiko compliance risk.
reputasi dan risiko kepatuhan.
ii. Untuk mengidentifikasi masalah yang terkait dengan risiko pada ii. To identify risk issues across all businesses at an early stage to
seluruh bisnis sejak dini untuk menghindari kerugian yang tidak avoid unnecessary loss and ensure that the Bank is pricing all risks
semestinya terjadi dan memastikan bahwa Bank telah correctly;
memperhitungkan seluruh risiko dengan cepat;
iii. Untuk menjalankan tata kelola dan pengawasan atas sistem iii. To exercise governance and oversight over the Bank's risk rating
penilaian risiko guna meyakinkan bahwa sistem tersebut telah systems to ensure that they are fit for purpose and adequately
tepat sasaran dan dipergunakan secara memadai untuk utilised to control risk in the business.
pengendalian risiko pada bisnis.
Risiko kredit Credit risk
Risiko kredit merupakan risiko yang terjadi akibat kegagalan pihak Credit risk is the risk resulting from the default of counterparty in fulfilling
lawan (counterparty ) dalam memenuhi kewajibannya. Risiko kredit its obligation. Credit risk can arise from various functional activities of
dapat timbul dari aktivitas fungsional Bank yaitu perkreditan the Bank such as credit (finance of fund), treasury and investment also
(penyediaan dana), treasury dan investasi serta operasional dan operational and services.
pelayanan.
Di dalam melakukan pengelolaan risiko kredit Bank berfokus pada In managing credit risk, the Bank focuses on several major, elements
beberapa unsur utama yang meliputi sumber daya manusia yang which are people's risk-awareness, transparent and layered credit
sadar risiko, proses persetujuan kredit yang transparan dan berjenjang process by Credit Committee, clear risk procedures, criteria and
oleh Komite Kredit, tata cara, kriteria dan alat ukur risiko yang jelas, measurement tools, adequate credit administration and documentation
administrasi dan dokumentasi yang lengkap serta pengawasan kredit also a continuous credit oversight on the loans portfolio quality.
secara berkesinambungan terhadap kualitas kredit yang diberikan.
Upaya yang dilakukan Bank dalam memperbaiki profil risiko kredit Efforts by the Bank in improving credit risk profile are the monitoring of
adalah monitoring atas debitur dan mengambil tindakan yang borrowers and taking necessary actions so that the credit quality does
diperlukan agar kualitas kreditnya tidak menjadi non-performing loans not become non-performing loans (NPL); conduct an intensive collection
(NPL); melakukan penagihan secara intensif terhadap debitur of problematic debtors; conducted a review and evaluating indicators of
bermasalah; melakukan kaji ulang dan mengevaluasi indikator aspek risk aspects and compliance aspects to evaluate the application of four
risiko dan aspek kepatuhan untuk mengevaluasi penerapan four eyes eyes principles and rating for credit; intensify the Credit Approval
principles serta peratingan untuk pemberian kredit; mengintensifkan Committee meeting for credit approval with a large plafond, and
rapat Komite Pemutus Kredit untuk pemberian kredit dengan plafon consistently monitor the credit in order to make qualified and healthy
besar; dan secara konsisten memantau kredit dalam rangka ekspansi loans expansion.
kredit yang sehat dan berkualitas.
Penerbitan bank garansi dan Letter of credit, eksposur maksimum For guarantees and Letter of credit, the maximum exposure to credit risk
atas risiko kredit adalah nilai maksimum yang harus dibayarkan oleh is the maximum amount that the Bank would have to pay, if obligations
Bank dalam hal timbul kewajiban atas penerbitan bank garansi dan of the guarantees and Letter of credit are called upon. For credit
Letter of credit . Untuk komitmen kredit, eksposur maksimum atas commitments, the maximum exposure to credit risk is the full amount of
risiko kredit adalah sebesar jumlah fasilitas yang belum ditarik atas the undrawn committed credit facilities granted to customers.
fasilitas kredit - committed yang diberikan kepada nasabah.
Sistem pengelolaan manajemen risiko kredit Bank telah dibakukan The Bank credit risk management system has been standarized in the
dalam suatu Pedoman Perusahaan (PP) dan dikaji secara periodik. Company's Guidelines (PP) and reviewed periodically.
i Eksposur maksimum risiko kredit tanpa memperhitungkan agunan i The maximum credit risk exposure without calculating the collateral
dan kredit lainnya. and other credit.
Untuk aset keuangan yang diakui di laporan posisi keuangan, For financial assets recognized on the statement of financial
eksposur maksimum terhadap risiko kredit sama dengan nilai position, the maximum exposure to credit risk equals their carrying
tercatatnya. Untuk liabilitas kontinjensi, eksposur maksimum amount. For contingent liabilities, the maximum exposure to credit
terhadap risiko kredit adalah nilai maksimum yang harus Bank risk is the maximum amount that the Bank would have to pay if the
bayarkan dalam hal timbul kewajiban atas instrumen yang obligations of the instruments issued are called upon. For credit
diterbitkan. Untuk komitmen kredit, eksposur maksimum terhadap commitments, the maximum exposure to credit risk is the full
risiko kredit adalah sebesar jumlah fasilitas yang belum ditarik dari amount of the un-drawn committed credit facilities granted to
nilai penuh fasilitas kredit yang telah disepakati (committed) customers.
kepada nasabah.
68
Page 345
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
i. Eksposur maksimum risiko kredit tanpa memperhitungkan agunan i. The maximum credit risk exposure without calculating the collateral
dan kredit lainnya. (lanjutan) and other credit. (continued)
Eksposur risiko kredit terhadap aset pada laporan posisi keuangan Credit risk exposure to assets in the statement of financial position
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: as of December 31, 2025 and 2024 is as follows:
2025 2024
Giro pada Bank Indonesia 3.040.764.399.411 2.562.129.132.862 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 219.930.022.791 305.962.273.872 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 2.405.354.364.843 1.733.136.735.640 and other banks
Efek-efek 12.278.106.496.076 10.350.666.876.909 Marketable securities
Efek-efek yang beli Marketable securities purchased
dengan janji dijual kembali 555.109.134.019 984.806.647.208 with agreements to resell
Kredit yang diberikan 13.823.461.610.207 11.984.930.540.596 Loans
Tagihan akseptasi 10.815.798.093 14.185.851.608 Acceptance receivables
Aset lain-lain 225.206.321.150 416.803.774.715 Other assets
Jumlah - kotor 32.558.748.146.590 28.352.621.833.410 Total - gross
Penyisihan kerugian penurunan nilai (246.785.430.827) (234.913.505.699) Allowance for impairment losses
Jumlah - bersih 32.311.962.715.763 28.117.708.327.711 Total - net
Bank garansi yang diterbitkan 96.418.192.329 122.877.921.286 Bank guarantees issued
Fasilitas kredit yang diberikan
yang belum digunakan 5.023.211.988.721 4.843.340.890.956 Unused loans facilities
Letter of credit yang diterbitkan 31.340.889.965 11.339.667.521 Letter of credit issued
Komitmen lainnya 22.460.891.500 77.918.203.588 Other commitments
Jumlah 5.173.431.962.515 5.055.476.683.351 Total
Tabel di atas menggambarkan eksposur maksimum atas risiko The above table shows the maximum exposure to credit risk for the
kredit pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tanpa Bank as of December 31, 2025 and 2024, without calculating the
memperhitungkan agunan atau pendukung kredit lainnya. Untuk collateral or other credit support. For statement of financial position
aset di laporan posisi keuangan, eksposur di atas ditentukan assets, the exposure is determined based on net carrying value as
berdasarkan nilai tercatat bersih seperti yang diungkapkan pada disclosed in the financial statements.
laporan keuangan.
Manajemen yakin akan kemampuan Bank untuk mengendalikan Management believes on the Bank's ability to control and maintain
dan memelihara eksposur risiko kredit yang berasal dari kredit its credit risk exposure arising from loans based on the following:
yang diberikan berdasarkan hal-hal sebagai berikut:
- Bank telah memiliki pedoman tertulis mengenai kebijakan dan - The Bank has written guidelines regarding credit policies and
proses kredit yang mencakup seluruh aspek pemberian kredit processes that cover all aspects of loans granted. Each granting
yang dilakukan. Setiap pemberian kredit harus senantiasa of credit should always refer to such policy.
mengacu pada kebijakan tersebut.
- Bank telah memiliki sistem deteksi dini permasalahan melalui - The Bank has an early problem detection system through "early
"early warning system " dan pemantauan yang disiplin. warning system" and disciplined monitoring.
ii. Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur risiko kredit ii. Concentration of financial asset risk with credit risk exposure
Risiko konsentrasi kredit timbul ketika sejumlah pelanggan Credit concentration risk arises when a number of customers are
bergerak dalam aktivitas usaha yang sejenis atau memiliki engaged in similar business activities or activities within the same
kegiatan usaha dalam wilayah geografis yang sama, atau memiliki geographic region, or when they have similar characteristics that
karakteristik yang sejenis yang dapat menyebabkan kemampuan would cause their ability to meet contractual obligations to be
nasabah untuk memenuhi kewajiban kontraktualnya sama-sama similarly affected by changes in economic or other conditions.
dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi ataupun kondisi
lainnya.
69
Page 346
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur risiko kredit ii. Concentration of financial asset risk with credit risk exposure
(lanjutan) (continued)
a) Sektor geografis (lanjutan) a) Geographical sectors (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian eksposur kredit Bank The following tables break down Bank’s credit exposure at their
pada nilai tercatat (tanpa memperhitungan agunan atau carrying amounts (without taking into account any collateral held
pendukung kredit lainnya), yang dikategorikan berdasarkan or other credit support), as categorized by geographical region
area geografis pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. as of December 31, 2025 and 2024. For these tables, Bank has
Untuk tabel ini, Bank telah mengalokasikan eksposur area allocated exposures to regions based on the customer or
berdasarkan wilayah geografis nasabah atau counterparty . counterparty geographical area.
2025
Jawa Tengah/ Jawa Barat/ Jawa Timur/ Banten/ Lain-lain/ Jumlah/
DKI Jakarta Central Java West Java East Java Banten Others Total
Aset
Giro pada
Bank Indonesia/
Current accounts with
Bank Indonesia 3.040.764.399.411 - - - - - 3.040.764.399.411
Giro pada bank lain/
Current accounts with
other banks 145.986.035.434 6.266.735 3.208.466 2.455.000 - 73.932.057.156 219.930.022.791
Penempatan pada
Bank Indonesia dan
bank lain/Placements
with Bank Indonesia
and other banks 2.405.354.364.843 - - - - - 2.405.354.364.843
Efek-efek/Marketable
securities 12.278.106.496.076 - - - - - 12.278.106.496.076
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual
kembali/
Marketable securites
purchased under resell
agreement 555.109.134.019 - - - - - 555.109.134.019
Kredit yang diberikan/
Loans 4.142.248.985.881 1.254.890.824.241 1.792.705.333.261 2.446.808.777.412 995.050.977.955 3.191.756.711.457 13.823.461.610.207
Tagihan akseptasi/
Acceptance
receivables 10.815.798.093 - - - - - 10.815.798.093
Aset lain-lain
Other assets 225.206.321.150 - - - - - 225.206.321.150
Jumlah - kotor/
22.803.591.534.907 1.254.897.090.976 1.792.708.541.727 2.446.811.232.412 995.050.977.955 3.265.688.768.613 32.558.748.146.590
Total - gross
Penyisihan kerugian penurunan nilai/Allowance for impairment losses (246.785.430.827)
Jumlah - bersih/Total - net 32.311.962.715.763
-
70
Page 347
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur risiko kredit ii. Concentration of financial asset risk with credit risk exposure
(lanjutan) (continued)
a) Sektor geografis (lanjutan) a) Geographical sectors (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian eksposur kredit Bank The following tables break down Bank’s credit exposure at their
pada nilai tercatat (tanpa memperhitungan agunan atau carrying amounts (without taking into account any collateral held
pendukung kredit lainnya), yang dikategorikan berdasarkan or other credit support), as categorized by geographical region
area geografis pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. as of December 31, 2025 and 2024. For these tables, Bank has
Untuk tabel ini, Bank telah mengalokasikan eksposur area allocated exposures to regions based on the customer or
berdasarkan wilayah geografis nasabah atau counterparty . counterparty geographical area. (continued)
(lanjutan)
2024
Jawa Tengah/ Jawa Barat/ Jawa Timur/ Banten/ Lain-lain/ Jumlah/
DKI Jakarta Central Java West Java East Java Banten Others Total
Aset
Giro pada
Bank Indonesia/
Current accounts with
Bank Indonesia 2.562.129.132.862 - - - - - 2.562.129.132.862
Giro pada bank lain/
Current accounts with
other banks 188.697.910.887 3.196.365 6.854.104 1.390.000 - 117.252.922.516 305.962.273.872
Penempatan pada
Bank Indonesia dan
bank lain/Placements
with Bank Indonesia
and other banks 1.733.136.735.640 - - - - - 1.733.136.735.640
Efek-efek/Marketable
securities 10.350.666.876.909 - - - - - 10.350.666.876.909
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual
kembali/
Marketable securites
purchased under resell
agreement 984.806.647.208 - - - - - 984.806.647.208
Kredit yang diberikan/
Loans 3.892.927.993.075 1.167.739.044.024 1.449.656.246.272 2.211.754.992.474 835.521.428.788 2.427.330.835.963 11.984.930.540.596
Tagihan akseptasi/
Acceptance
receivables 14.185.851.608 - - - - - 14.185.851.608
Aset lain-lain
Other assets 416.803.774.715 - - - - - 416.803.774.715
Jumlah - kotor/
20.143.354.922.904 1.167.742.240.389 1.449.663.100.376 2.211.756.382.474 835.521.428.788 2.544.583.758.479 28.352.621.833.410
Total - gross
Penyisihan kerugian penurunan nilai/Allowance for impairment losses (234.913.505.699)
Jumlah - bersih/Total - net 28.117.708.327.711
-
71
Page 348
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur risiko kredit ii. Concentration of financial asset risk with credit risk exposure
(lanjutan) (continued)
a) Sektor geografis (lanjutan) a) Geographical sectors (continued)
Eksposur risiko kredit terhadap rekening administratif pada Credit risk exposure on the administrative accounts as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 is as follows:
2025
Jawa Tengah/ Jawa Barat/ Jawa Timur/ Banten/ Lain-lain/ Jumlah/
DKI Jakarta Central Java West Java East Java Banten Others Total
Bank garansi yang
diterbitkan/Bank
guarantees issued 96.418.192.329 - - - - - 96.418.192.329
Fasilitas kredit yang
diberikan yang belum
digunakan/Unused
loan facilities 2.415.002.213.304 388.410.312.383 8.426.018.759 744.337.433.820 97.725.826.047 1.369.310.184.408 5.023.211.988.721
Letter of credit yang
diterbitkan/Letter of
credit issued 31.340.889.965 - - - - - 31.340.889.965
Komitmen lainnya/
Other commitments 22.460.891.500 - - - - - 22.460.891.500
Jumlah/Total 2.565.222.187.098 388.410.312.383 8.426.018.759 744.337.433.820 97.725.826.047 1.369.310.184.408 5.173.431.962.515
-
2024
Jawa Tengah/ Jawa Barat/ Jawa Timur/ Banten/ Lain-lain/ Jumlah/
DKI Jakarta Central Java West Java East Java Banten Others Total
Bank garansi yang
diterbitkan/Bank
guarantees issued 122.877.921.286 - - - - - 122.877.921.286
Fasilitas kredit yang
diberikan yang belum
digunakan/Unused
loan facilities 1.830.902.976.355 326.669.411.401 534.664.835.615 659.606.660.699 446.320.806.270 1.045.176.200.616 4.843.340.890.956
Letter of credit yang
diterbitkan/Letter of
credit issued 11.339.667.521 - - - - - 11.339.667.521
Komitmen lainnya/
Other commitments 77.918.203.588 - - - - - 77.918.203.588
Jumlah/Total 2.043.038.768.750 326.669.411.401 534.664.835.615 659.606.660.699 446.320.806.270 1.045.176.200.616 5.055.476.683.351
-
72
Page 349
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur risiko kredit ii. Concentration of financial asset risk with credit risk exposure
(lanjutan) (continued)
b) Sektor industri b) Industry sector
Tabel berikut menggambarkan rincian eksposur kredit Bank The following table describes the details of the Bank's credit
pada nilai tercatat (tanpa memperhitungkan agunan atau exposure at the carrying amount (without calculating collateral or
pendukung kredit lainnya), yang dikategorikan berdasarkan other credit support), which are categorized by industri sector.
sektor industri.
2025
Pemerintah
(termasuk Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan
(including bank/Non- Perusahaan
Bank bank financial lainnya/Other Perseorangan/ Lain-
Indonesia) Bank/Banks institution companies Individuals lain/Others Jumlah/Total
Aset
Giro pada
Bank Indonesia/
Current accounts with
Bank Indonesia 3.040.764.399.411 - - - - - 3.040.764.399.411
Giro pada bank lain/
Current accounts with
other banks - 219.930.022.791 - - - - 219.930.022.791
Penempatan pada
Bank Indonesia dan
bank lain/Placements
with Bank Indonesia and
other banks 1.496.806.254.843 908.548.110.000 - - - - 2.405.354.364.843
Efek-efek/Marketable
securities 11.151.451.446.076 404.380.400.000 - 722.274.650.000 - - 12.278.106.496.076
Efek-efek yang dibeli dengan
janji dijual kembali/
Marketable securites
purchased under resell
agreement 555.109.134.019 - - - - - 555.109.134.019
Kredit yang diberikan/
Loans - - 78.707.647.518 10.627.083.969.894 3.116.171.018.053 1.498.974.742 13.823.461.610.207
Tagihan akseptasi/
Acceptance
receivables - - - 10.815.798.093 - - 10.815.798.093
Aset lain-lain
Other assets - - - - - 225.206.321.150 225.206.321.150
Jumlah - kotor/
16.244.131.234.349 1.532.858.532.791 78.707.647.518 11.360.174.417.987 3.116.171.018.053 226.705.295.892 32.558.748.146.590
Total - gross
Penyisihan kerugian penurunan nilai/Allowance for impairment losses (246.785.430.827)
Jumlah - bersih/Total - net 32.311.962.715.763
-
73
Page 350
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur risiko kredit ii. Concentration of financial asset risk with credit risk exposure
(lanjutan) (continued)
b) Sektor industri (lanjutan) b) Industry sector (continued)
Tabel berikut menggambarkan rincian eksposur kredit Bank The following table describes the details of the Bank's credit
pada nilai tercatat (tanpa memperhitungkan agunan atau exposure at the carrying amount (without calculating collateral or
pendukung kredit lainnya), yang dikategorikan berdasarkan other credit support), which are categorized by industri sector.
sektor industri. (lanjutan) (continued)
2024
Pemerintah
(termasuk Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan
(including bank/Non- Perusahaan
Bank bank financial lainnya/Other Perseorangan/ Lain-
Indonesia) Bank/Banks institution companies Individuals lain/Others Jumlah/Total
Aset
Giro pada
Bank Indonesia/
Current accounts with
Bank Indonesia 2.562.129.132.862 - - - - - 2.562.129.132.862
Giro pada bank lain/
Current accounts with
other banks - 305.962.273.872 - - - - 305.962.273.872
Penempatan pada
Bank Indonesia dan
bank lain/Placements
with Bank Indonesia and
other banks 991.949.235.640 741.187.500.000 - - - - 1.733.136.735.640
Efek-efek/Marketable
securities 9.144.200.876.909 269.178.200.000 - 937.287.800.000 - - 10.350.666.876.909
Efek-efek yang dibeli dengan
janji dijual kembali/
Marketable securites
purchased under resell
agreement 984.806.647.208 - - - - 984.806.647.208
Kredit yang diberikan/
Loans 6.613.242.353 - - 9.574.865.369.926 2.403.451.928.317 - 11.984.930.540.596
Tagihan akseptasi/
Acceptance
receivables - - - 14.185.851.608 - - 14.185.851.608
Aset lain-lain
Other assets - - - - - 416.803.774.715 416.803.774.715
Jumlah - kotor/
13.689.699.134.972 1.316.327.973.872 - 10.526.339.021.534 2.403.451.928.317 416.803.774.715 28.352.621.833.410
Total - gross
Penyisihan kerugian penurunan nilai/Allowance for impairment losses (234.913.505.699)
Jumlah - bersih/Total - net 28.117.708.327.711
-
74
Page 351
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
ii. Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur risiko kredit ii. Concentration of financial asset risk with credit risk exposure
(lanjutan) (continued)
b) Sektor industri (lanjutan) b) Industry sector (continued)
Eksposur risiko kredit terhadap rekening administratif pada Credit risk exposure on the administrative accounts as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 is as follows:
2025
Pemerintah
(termasuk Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan
(including bank/Non- Perusahaan
Bank bank financial lainnya/Other Perseorangan/ Lain-
Indonesia) Bank/Banks institution companies Individuals lain/Others Jumlah/Total
Bank garansi yang
diterbitkan/Bank
guarantees issued - - - 96.418.192.329 - - 96.418.192.329
Fasilitas kredit yang diberikan
yang belum digunakan/
Unused loan
facilities - 16.000.000.000 - 4.364.093.415.837 643.118.572.884 - 5.023.211.988.721
Letter of credit yang
diterbitkan/Letter of
credit issued 31.340.889.965 - - - - - 31.340.889.965
Komitmen lainnya/
Other commitments - - - 22.460.891.500 - - 22.460.891.500
Jumlah/Total 31.340.889.965 16.000.000.000 - 4.482.972.499.666 643.118.572.884 - 5.173.431.962.515
-
2024
Pemerintah
(termasuk Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan
(including bank/Non- Perusahaan
Bank bank financial lainnya/Other Perseorangan/ Lain-
Indonesia) Bank/Banks institution companies Individuals lain/Others Jumlah/Total
Bank garansi yang
diterbitkan/Bank
guarantees issued - - - 122.877.921.286 - - 122.877.921.286
Fasilitas kredit yang diberikan
yang belum digunakan/
Unused loan
facilities 1.370.090.980 - - 4.261.694.251.084 580.276.548.892 - 4.843.340.890.956
Letter of credit yang
diterbitkan/Letter of
credit issued - - - 11.339.667.521 - - 11.339.667.521
Komitmen lainnya/
Other commitments - - - 77.918.203.588 - - 77.918.203.588
Jumlah/Total 1.370.090.980 - - 4.473.830.043.479 580.276.548.892 - 5.055.476.683.351
-
75
Page 352
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
iii Kualitas kredit dari aset keuangan iii Credit quality of financial assets
Tabel berikut menyajikan aset keuangan berdasarkan stage The following table presents the financial assets by stage with the
dengan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk setiap allowance for impairment losses against each financial assets under
aset keuangan dengan klasifikasi biaya perolehan diamortisasi classification of amortised cost and fair value through other
dan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada tanggal comprehensive income as of Desember 31, 2025 and 2024:
31 Desember 2025 dan 2024:
2025
Cadangan
kerugian
penurunan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total nilai/ Nilai tercatat
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/ Allowance for bersih/
Nilai tercatat/ Carrying Carrying Nilai tercatat/ impairment Net carrying
Carrying amount amount amount Carrying amount losses amount
Aset
Giro pada
Bank Indonesia/
Current accounts with
Bank Indonesia 3.040.764.399.411 - - 3.040.764.399.411 - 3.040.764.399.411
Giro pada bank lain/
Current accounts with
other banks 219.930.022.791 - - 219.930.022.791 (33.527.245) 219.896.495.546
Penempatan pada
Bank Indonesia dan
bank lain/Placements
with Bank Indonesia and
other banks 2.405.354.364.843 - - 2.405.354.364.843 (76.278.467) 2.405.278.086.376
Efek-efek/Marketable
securities 12.278.106.496.076 - - 12.278.106.496.076 (64.500.000) 12.278.041.996.076
Efek-efek yang dibeli dengan
janji dijual kembali/
Marketable securites
purchased under resell
agreement 555.109.134.019 - - 555.109.134.019 - 555.109.134.019
Kredit yang diberikan/
Loans 13.081.872.823.482 137.887.287.067 603.701.499.658 13.823.461.610.207 (246.609.124.948) 13.576.852.485.259
Tagihan akseptasi/
Acceptance
receivables 10.815.798.093 - - 10.815.798.093 (2.000.167) 10.813.797.926
Jumlah/Total 31.591.953.038.715 137.887.287.067 603.701.499.658 32.333.541.825.440 (246.785.430.827) 32.086.756.394.613
76
Page 353
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
iii Kualitas kredit dari aset keuangan (lanjutan) iii Credit quality of financial assets (continued)
Tabel berikut menyajikan aset keuangan berdasarkan stage The following table presents the financial assets by stage with the
dengan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai untuk setiap allowance for impairment losses against each financial assets under
aset keuangan dengan klasifikasi biaya perolehan diamortisasi classification of amortised cost and fair value through other
dan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada tanggal comprehensive income as of Desember 31, 2025 and 2024:
31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan) (continued)
2024
Cadangan
kerugian
penurunan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Jumlah/Total nilai/ Nilai tercatat
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/ Allowance for bersih/
Nilai tercatat/ Carrying Carrying Nilai tercatat/ impairment Net carrying
Carrying amount amount amount Carrying amount losses amount
Aset
Giro pada
Bank Indonesia/
Current accounts with
Bank Indonesia 2.562.129.132.862 - - 2.562.129.132.862 - 2.562.129.132.862
Giro pada bank lain/
Current accounts with
other banks 305.962.273.872 - - 305.962.273.872 (44.321.760) 305.917.952.112
Penempatan pada
Bank Indonesia dan
bank lain/Placements
with Bank Indonesia and
other banks 1.733.136.735.640 - - 1.733.136.735.640 (32.121.375) 1.733.104.614.265
Efek-efek/Marketable
securities 10.350.666.876.909 - - 10.350.666.876.909 (46.500.000) 10.350.620.376.909
Efek-efek yang dibeli dengan
janji dijual kembali/
Marketable securites
purchased under resell
agreement 984.806.647.208 - - 984.806.647.208 - 984.806.647.208
Kredit yang diberikan/
Loans 11.333.921.095.315 261.521.241.833 389.488.203.448 11.984.930.540.596 (234.787.939.205) 11.750.142.601.391
Tagihan akseptasi/
Acceptance
receivables 14.185.851.608 - - 14.185.851.608 (2.623.359) 14.183.228.249
Jumlah/Total 27.284.808.613.414 261.521.241.833 389.488.203.448 27.935.818.058.695 (234.913.505.699) 27.700.904.552.996
Dalam hal terdapat keraguan terhadap kemampuan nasabah Where there is doubt on the ability of the borrowers to meet
untuk melakukan pembayaran kontraktual pada saat jatuh tempo, contractual payments when due, the terms of the loans might be
persyaratan kredit dapat dinegosiasikan kembali berdasarkan renegotiated based on mutual agreement between the Bank and the
kesepakatan antara Bank dan nasabah. borrowers.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, manajemen As of December 31, 2025 and 2024, management has taken into
memperhitungkan beberapa faktor penyesuaian untuk memastikan account several adjustment factors to ensure that the amount of
nilai kerugian kredit ekspektasian yang diakui dalam laporan expected credit losses recognized in the financial statements is
keuangan dinyatakan secara wajar. Dalam menilai kondisi masa fairly stated. In assessing future conditions, management has
depan, manajemen telah mempertimbangkan berbagai informasi considered various relevant information available. Under normal
relevan yang tersedia. Dalam kondisi normal, penjadwalan ulang conditions, rescheduling or restructuring of loans would indicate a
atau restrukturisasi pinjaman akan menunjukkan peningkatan significant increase in credit risk and move to Stage 2.
risiko kredit yang signifikan dan pindah ke Stage 2.
77
Page 354
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
iii Kualitas kredit dari aset keuangan (lanjutan) iii Credit quality of financial assets (continued)
Asumsi dan pertimbangan utama dalam menentukan Key assumptions and judgments in determining expected
kerugian kredit ekspektasian credit loss
Variabel Makro Ekonomi (MEV) Macro Economic Variable (MEV)
Lingkungan ekonomi yang berkembang adalah penentu utama dari The developing economic environment is the key determinant of the
kemampuan nasabah Bank untuk memenuhi kewajiban mereka ability of a Bank's customer to meet their obligations as they fall
saat jatuh tempo. Ini adalah prinsip dasar PSAK 109 bahwa due. It is a fundamental principle of PSAK 109 that the potential
potensi kerugian kredit di masa depan harus bergantung tidak future credit losses should depend not just on the health of the
hanya pada kesehatan ekonomi saat ini, tetapi juga harus economy today, but should also take into account potential changes
memperhitungkan kemungkinan perubahan pada lingkungan to the economic environment. For example, if the Bank was to
ekonomi. Misalnya, jika Bank mengantisipasi perlambatan tajam anticipate a sharp slowdown in the world economy, Bank should
dalam ekonomi dunia, Bank harus membentuk lebih banyak make more provisions today to absorb the credit losses likely to
cadangan hari ini untuk menyerap kerugian kredit yang occur in the near future.
kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat.
Untuk menangkap efek perubahan pada lingkungan ekonomi, To capture the effect of changes to the economic environment, PD
model PD digunakan untuk menghitung kerugian kredit model is used to calculate expected credit loss, by incorporating
ekspektasian, dengan memasukkan informasi forward looking forward-looking information in the form of forecasts of the values of
dalam bentuk perkiraan nilai-nilai variabel ekonomi yang economic variables that are likely to have an effect on the
kemungkinan akan berdampak pada kemampuan pembayaran repayment ability of the Bank's customer.
kembali nasabah Bank.
Berbagai MEV digunakan untuk setiap model PD, tergantung pada Various of MEVs are used for each PD model, depending on the
hasil analisis statistik kesesuaian MEV dengan PD serta statistical analysis result of appropriateness of the MEV with PD as
konsensus dari pakar kredit. Diantaranya adalah suku bunga Bank well as consensus from credit expert. Amongst others are BI rate,
Indonesia, produk domestik bruto (PDB), nilai tukar (USD-Rupiah), gross domestic product (GDP), exchange rate (USD-Rupiah),
inflasi, indeks harga konsumen, indeks harga properti dan nilai inflation, consumer price index, property price index and collateral
agunan. values.
Bank menggunakan metode pemodelan untuk memproyeksikan The Banks uses modeling method to forecast the MEV in the future.
MEV di masa depan. Bank menggunakan 3 skenario untuk The Bank uses 3 modeling scenarios, i.e. normal, lower prediction
pemodelan, yaitu normal, batas prediksi bawah dan batas prediksi limit and upper prediction limit. The Bank will give weight to all three
atas. Bank akan memberikan bobot pada ketiga skenario tersebut scenarios to obtain the base forecast for each MEV. All projections
untuk memperoleh proyeksi dasar untuk setiap MEV. Semua are updated on a yearly basis.
proyeksi diperbarui setiap satu tahun.
Sensitivitas MEV terhadap ECL Sensitivity of MEV to ECL
Perhitungan ECL bergantung pada beberapa variabel dan pada The ECL calculation relies on multiple variables and is inherently
dasarnya tidak linier dan tergantung pada portofolio, yang non-linear and portfolio-dependent, which implies that no single
menyiratkan bahwa tidak ada analisis tunggal yang dapat analysis can fully demonstrate the sensitivity of the expected credit
sepenuhnya menunjukkan sensitivitas kerugian kredit loss to changes in the MEVs. The Bank believes that sensitivity
ekspektasian terhadap perubahan dalam MEV. Bank should be performed to all variables, instead of single variable, as
berkeyakinan bahwa sensitivitas harus dilakukan terhadap seluruh this aligns with the multi-variable nature of the ECL calculation.
variabel, alih-alih variabel tunggal, karena hal ini sejalan dengan
sifat multi-variabel dari perhitungan ECL.
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko terjadinya kerugian yang merupakan akibat dari adanya The risk of loss resulting from the gap between funding sources, which
kesenjangan antara sumber pendanaan yang pada umumnya are generally short-term, and assets, which are generally long-term. The
berjangka pendek dan aset yang pada umumnya berjangka panjang. magnitude of liquidity risk is determined by:
Besar kecilnya risiko likuiditas ditentukan antara lain:
i. Kecermatan dalam perencanaan arus kas atau arus dana i. Accuracy in cash flow or flow of fund planning based on financing
berdasarkan prediksi pembiayaan dan prediksi pertumbuhan dana and fund growth prediction, include observe the fund rate volatility;
termasuk mencermati tingkat fluktuasi dana;
ii. Ketepatan dalam mengatur struktur dana termasuk kecukupan ii. The precision in managing the fund structure, including the
dana; adequacy of funding;
iii. Ketersediaan aset yang siap dikonversikan menjadi kas; dan iii. The availability of asset that is ready to be converted into cash; and
iv. Kemampuan menciptakan akses ke pasar antar bank atau sumber iv. Ability to create access to the interbank market or other funding
dana lainnya. sources.
Apabila kesenjangan tersebut cukup besar maka akan menurunkan If the gap is large enough it will reduce it will reduce the Bank ability to
kemampuan Bank untuk memenuhi kewajibannya pada saat jatuh meet its liabilities at maturity. Therefore, liquidity management is needed
tempo. Oleh karena itu untuk mengantisipasi terjadinya risiko to anticipate liquidity risk, which is a part of the management liability.
likuiditas, maka diperlukan manajemen likuiditas, yang merupakan
bagian dari pengelolaan liabilitas.
78
Page 355
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Kebijakan likuiditas Bank ditujukan untuk memastikan bahwa The Bank's liquidity policies are aimed at ensuring that fund
kebutuhan dana dapat dipenuhi, baik untuk membayar deposito pada requirements can be fulfilled, either to pay deposits at maturity or to
saat jatuh tempo atau untuk memenuhi fasilitas kredit yang belum fulfill additional loans on request.
digunakan.
Pengelolaan dan pemantauan posisi likuiditas Bank berada dalam Maintaining and monitoring the Bank's liquidity position is the
tanggung jawab Satuan Kerja Likuiditas sedangkan pengukuran serta responsibility of the Liquidity Unit while measuring and analysing on
analisa terhadap kondisi likuiditas menjadi tugas Divisi Manajemen liquidity condition is the responsibility of the Risk Management Division
Risiko diantaranya stress test likuiditas berdasarkan skenario dan which among others include liquidity stress test based on scenarios and
pembuatan profil risiko yang terkait likuiditas. preparing risk profile related to liquidity risk.
Pengelolaan kelebihan dana likuiditas yang tidak terserap dari Managing the excess of liquidity fund which are not absorbed by credits
penyaluran kredit teroptimalisasi melalui pengelolaan treasury . be optimized through managing treasury. Most of the excess of
will
Sebagian besar kelebihan dana likuiditas tersalurkan melalui liquidity will be placed in short-term and secured instruments. In general,
instrumen-instrumen yang berjangka pendek dan aman. Umumnya, the Bank's liquidity condition is well maintained where the customers
kondisi likuiditas bank terjaga baik dimana penarikan dana nasabah withdrawal can be fulfilled while the excess fund can be optimized with
dapat terpenuhi sekaligus kelebihan dana teroptimalkan dengan imbal optimum return.
hasil yang optimal.
Sumber dana dan waktu jatuh tempo deposito dikelola untuk Sources of funds and maturity dates of deposits are managed to avoid
menghindari adanya dana yang idle dan menentukan jumlah serta idle funds and determine the appropriate liquidity level and liquid asset
instrumen aset likuid yang tepat untuk menjamin tingkat likuiditas yang instrument to ensure a sustainable liquidity level.
terkendali secara terus menerus.
79
Page 356
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel berikut ini menggambarkan analisis jatuh tempo aset dan The following table illustrates the maturity profile analysis of the Bank's
liabilitas Bank dihitung berdasarkan sisa periode jatuh tempo kontrak assets and liabilities according to their remaining maturity period at the
pada tanggal laporan posisi keuangan: statement of financial position date:
2025
(dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah )
Tidak
mempunyai
tanggal
jatuh tempo
Nilai kontraktual/ Kurang dari Lebih dari
tercatat/ No 1 bulan / 12 bulan/
Carrying contractual Less than 1 1-3 bulan/ 3-6 bulan/ 6-12 bulan/ More than
value maturity month months months months 12 months
Aset Assets
Kas 304.303 304.303 - - - - - Cash
Current accounts
Giro pada Bank Indonesia 3.040.764 3.040.764 - - - - - with Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 219.930 219.930 - - - - - with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 2.405.354 - 2.405.354 - - - - and other banks
Efek-efek 12.278.106 - 643.317 636.249 2.720.834 4.788.465 3.489.241 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli Marketable securities
dengan janji purchased under
dijual kembali 555.109 - 555.109 resell agreement
Kredit yang diberikan 13.823.462 - 556.718 2.564.117 2.276.156 3.034.627 5.391.844 Loans
Tagihan akseptasi 10.816 - 7.533 3.283 - - - Acceptance receivables
Aset tetap - bersih 150.017 150.017 - - - - - Fixed assets - net
Aset pajak tangguhan - bersih 38.442 38.442 - - - - - Deferred tax assets - net
Aset lain-lain 523.609 350.367 173.242 - - - - Other assets
33.349.912 4.103.823 4.341.273 3.203.649 4.996.990 7.823.092 8.881.085
Penyisihan Allowance
kerugian penurunan nilai (246.785) for impairment losses
33.103.127
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 104.703 104.703 - - - - - Liabilities immediately payable
Simpanan nasabah: Deposits from customers
Giro 8.364.313 8.364.313 - - - - - Current accounts
Tabungan 2.623.831 2.623.831 - - - - - Savings deposits
Deposito berjangka 17.593.220 - 15.301.425 900.912 234.830 1.156.053 - Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Giro 2.172 2.172 - - - - - Current accounts
Liabilitas akseptasi 10.816 - 1.464 6.456 2.896 - - Acceptance liabilities
Utang pajak 18.485 18.485 - - - - - Taxes payable
Liabilitas lain-lain 280.480 232.632 47.848 - - - - Other liabilities
28.998.020 11.346.136 15.350.737 907.368 237.726 1.156.053 -
Perbedaan jatuh tempo 4.351.892 (7.242.313) (11.009.464) 2.296.281 4.759.264 6.667.039 8.881.085 Maturity gap
Posisi jatuh tempo setelah
penyisihan kerugian Net position, net of allowance
penurunan nilai 4.105.107 for impairment losses
-
80
Page 357
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel berikut ini menggambarkan analisis jatuh tempo aset dan The following table illustrates the maturity profile analysis of the Bank's
liabilitas Bank dihitung berdasarkan sisa periode jatuh tempo kontrak assets and liabilities according to their remaining maturity period at the
pada tanggal laporan posisi keuangan: (lanjutan) statement of financial position date: (continued)
2024
(dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah )
Tidak
mempunyai
tanggal
jatuh tempo
Nilai kontraktual/ Kurang dari Lebih dari
tercatat/ No 1 bulan / 12 bulan/
Carrying contractual Less than 1 1-3 bulan/ 3-6 bulan/ 6-12 bulan/ More than
value maturity month months months months 12 months
Aset Assets
Kas 300.463 300.463 - - - - - Cash
Current accounts
Giro pada Bank Indonesia 2.562.129 2.562.129 - - - - - with Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank lain 305.962 305.962 - - - - - with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 1.733.137 - 1.733.137 - - - - and other banks
Efek-efek 10.350.667 - 670.663 1.136.848 1.365.740 1.424.227 5.753.189 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli Marketable securities
dengan janji purchased under
dijual kembali 984.807 - 984.807 - - - - resell agreement
Kredit yang diberikan 11.984.931 - 751.727 2.404.813 2.105.114 2.561.659 4.161.618 Loans
Tagihan akseptasi 14.186 - 4.151 10.035 - - - Acceptance receivables
Aset tetap - bersih 144.764 144.764 - - - - - Fixed assets - net
Aset pajak tangguhan - bersih 45.536 45.536 - - - - - Deferred tax assets - net
Aset lain-lain 697.862 519.571 178.291 - - - - Other assets
Jumlah aset 29.124.444 3.878.425 4.322.776 3.551.696 3.470.854 3.985.886 9.914.807 Total assets
Penyisihan Allowance
kerugian penurunan nilai (234.914) for impairment losses
28.889.530
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 159.907 159.907 - - - - - Liabilities immediately payable
Simpanan nasabah: Deposits from customers
Giro 5.683.291 5.683.291 - - - - - Current accounts
Tabungan 2.246.221 2.246.221 - - - - - Savings deposits
Deposito berjangka 16.624.498 - 15.001.981 790.420 153.026 679.071 - Time deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Giro 2.145 2.145 - - - - - Current accounts
Deposito berjangka 2.025 - 2.025 - - - - Time deposits
Liabilitas akseptasi 14.186 - - 4.151 10.035 - - Acceptance liabilities
Utang pajak 14.973 14.973 - - - - - Taxes payable
Liabilitas lain-lain 247.562 198.860 48.702 - - - - Other liabilities
Jumlah liabilitas 24.994.808 8.305.397 15.052.708 794.571 163.061 679.071 - Total liabilities
Perbedaan jatuh tempo 4.129.636 (4.426.972) (10.729.932) 2.757.125 3.307.793 3.306.815 9.914.807 Maturity gap
Posisi jatuh tempo setelah
penyisihan kerugian Net position, net of allowance
penurunan nilai 3.894.722 for impairment losses
-
81
Page 358
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. OPERATING SEGMENT (continued)
Risiko pasar Market risk
Risiko pasar adalah risiko pada laporan posisi keuangan dan rekening Market risk is the risk on the financial position and administrative
administratif termasuk transaksi derivatif, akibat perubahan secara accounts positions including derivatives transactions, due to changes in
keseluruhan dari kondisi pasar, meliputi perubahan nilai tukar valuta overall market conditions, such as changes in foreign exchange rate
asing dan tingkat suku bunga, termasuk risiko perubahan harga opsi. and interest rate including changes in option price risks.
Risiko suku bunga timbul dari berbagai layanan perbankan Bank bagi Interest rate risk arises from various banking services provided by the
nasabah termasuk deposito, kredit yang diberikan dan fasilitas giro. Bank for its customers, including deposits, loans and current account
Bank juga melakukan aktivitas investasi terbatas untuk kepentingan facilities. The Bank also conduct limited investment activities for its own
sendiri. purposes.
Bank melakukan pengukuran risiko suku bunga dengan menggunakan The Bank performs interest rate risk monitoring by utilizing a
metodologi yang dapat mengidentifikasi risiko suku bunga dari methodology which can identify the risk of the interest rate on the asset
portofolio aset dan kewajiban yang sensitif terhadap perubahan suku portfolio and liabilities that are sensitive to interest rate fluctuation and
bunga serta menentukan besaran risiko terhadap Bank. can determine the risk exposure of the Bank.
Tabel di bawah ini merupakan kisaran tingkat bunga per tahun untuk The table below summarizes the range of interest rates per annum for
aset dan liabilitas yang signifikan untuk tahun yang berakhir pada significant assets and liabilities for the years ended December 31, 2025
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: and 2024:
2025 2024
Aset Assets
Giro pada bank lain 0,41% 0,44% Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 0,85% - 4,80% 4,25% - 6,30% Indonesia and other banks
Efek-efek 1,85% - 7,5% 1,85% - 7,75% Marketable securities
Efek-efek yang dibeli dengan Marketable securities purchased
janji dijual kembali 4,67% - 4,75% 6,00% under resell agreement
Kredit yang diberikan 0,00% - 24,50% 0,00% - 24,50% Loans
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah Deposits from customers
- Giro 0,00% - 1,50% 0,01% - 1,50% Current account -
- Tabungan 0,50% - 1,50% 0,01% - 1,50% Saving deposits -
- Deposito berjangka 0,50% - 5,25% 0,12% - 5,25% Time deposits -
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
- Giro 1,00% 1,00% Current account -
- Deposito berjangka - 3,75% Time deposits -
82
Page 359
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. OPERATING SEGMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur Bank terhadap risiko The following table summarizes the Bank's exposure to the interest rate
tingkat suku bunga (gross ) : risk (gross):
2025
(dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah )
Bunga mengambang/ Floating rate Bunga tetap/ Fixed rate
Kurang dari Lebih dari Kurang dari Lebih dari 24
1 bulan/ >3 - 12 12 bulan/ 1 bulan/ >3 - 12 12 - 24 bulan/
Less than 1 1 - 3 bulan/ bulan/ More than Less than 1 1 - 3 bulan/ bulan/ bulan/ More than Jumlah/
month months months 12 months month months months months 24 months Total
Aset keuangan
Kas/Cash 304.303 - - - - - - - - 304.303
Giro pada Bank Indonesia/
Current accounts with
Bank Indonesia 3.040.764 - - - - - - - - 3.040.764
Giro pada bank lain/
Current accounts with
other banks 219.930 - - - - - - - - 219.930
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain/Placements with
Bank Indonesia and
other banks 2.405.354 - - - - - - - - 2.405.354
Efek-efek/
Marketable securities - - - - 643.319 636.249 7.509.298 1.827.805 1.661.435 12.278.106
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali/Marketable securities
purchased under
resell agreement 555.109 - - - - - - - - 555.109
Kredit yang diberikan/
Loans 556.718 2.564.117 5.310.783 5.391.844 - - - - - 13.823.462
Tagihan akseptasi/
Acceptance receivables 7.533 3.283 - - - - - - - 10.816
Aset lain - lain/
Other assets 173.242 - - - - - - - - 173.242
Jumlah aset keuangan/
7.262.953 2.567.400 5.310.783 5.391.844 643.319 636.249 7.509.298 1.827.805 1.661.435 32.811.086
Total financial asset
Liabilitas keuangan
Liabilitas segera/Obligations
due immediately 104.703 - - - - - - - - 104.703
Simpanan nasabah/
deposits from customers
Giro/Current accounts 8.364.313 - - - - - - - - 8.364.313
Tabungan/
Savings deposits 2.623.831 - - - - - - - - 2.623.831
Deposito berjangka/
Time deposits 15.301.425 900.912 1.390.883 - - - - - - 17.593.220
Simpanan dari bank lain/
Deposits from other banks
Giro/ Current accounts 2.172 - - - - - - - - 2.172
Liabilitas akseptasi/
Acceptance liabilities 1.464 6.456 2.896 - - - - - - 10.816
Utang pajak/
Taxes payables 18.485 - - - - - - - - 18.485
Liabilitas lain-lain/
Other liabilities 280.480 - - - - - - - - 280.480
Jumlah liabilitas
keuangan/Total 26.696.873 907.368 1.393.779 - - - - - - 28.998.020
financial liabilities
Jumlah gap repricing
suku bunga/
(19.433.920) 1.660.032 3.917.004 5.391.844 643.319 636.249 7.509.298 1.827.805 1.661.435 3.813.066
Total gap repricing
interest rate
83
Page 360
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. OPERATING SEGMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur Bank terhadap risiko The following table summarizes the Bank's exposure to the interest rate
tingkat suku bunga (gross ): (lanjutan) risk (gross): (continued)
2024
(dalam jutaan Rupiah / in million Rupiah )
Bunga mengambang/ Floating rate Bunga tetap/ Fixed rate
Kurang dari Lebih dari Kurang dari Lebih dari 24
1 bulan/ >3 - 12 12 bulan/ 1 bulan/ >3 - 12 12 - 24 bulan/
Less than 1 1 - 3 bulan/ bulan/ More than Less than 1 1 - 3 bulan/ bulan/ bulan/ More than Jumlah/
month months months 12 months month months months months 24 months Total
Aset keuangan
Kas/ Cash 300.463 - - - - - - - - 300.463
Giro pada Bank Indonesia/
Current accounts with
Bank Indonesia 2.562.129 - - - - - - - - 2.562.129
Giro pada bank lain/
Current accounts with
other banks 305.962 - - - - - - - - 305.962
Penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain/ Placements with
Bank Indonesia and
other banks 1.733.137 - - - - - - - - 1.733.137
Efek-efek/
Marketable securities - - - - 670.663 1.136.848 2.789.967 2.327.861 3.425.328 10.350.667
Efek-efek yang dibeli dengan janji
dijual kembali/ Marketable securities
purchased under
resell agreement 984.807 - - - - - - - - 984.807
Kredit yang diberikan/
Loans 751.727 2.404.813 4.666.773 4.161.618 - - - - - 11.984.931
Tagihan akseptasi/
Acceptance receivables 4.151 10.035 - - - - - - - 14.186
Aset lain - lain/
Other assets 178.291 - - - - - - - - 178.291
Jumlah aset keuangan/
6.820.667 2.414.848 4.666.773 4.161.618 670.663 1.136.848 2.789.967 2.327.861 3.425.328 28.414.573
Total financial asset
Liabilitas keuangan
Liabilitas segera/ Obligations
due immediately 159.907 - - - - - - - - 159.907
Simpanan nasabah/
deposits from customers
Giro/ Current accounts 5.683.291 - - - - - - - - 5.683.291
Tabungan/
Savings deposits 2.246.221 - - - - - - - - 2.246.221
Deposito berjangka/
Time deposits 15.001.981 790.420 832.097 - - - - - - 16.624.498
Simpanan dari bank lain/
deposits from other banks
Giro/ Current accounts 2.145 - - - - - - - - 2.145
Deposito berjangka/
Time deposits 2.025 - - - - - - - - 2.025
Liabilitas akseptasi/
Acceptance liabilities - 4.151 10.035 - - - - - - 14.186
Utang pajak/
Taxes payables 14.973 - - - - - - - - 14.973
Liabilitas lain-lain/
Other liabilities 247.562 - - - - - - - - 247.562
Jumlah liabilitas
keuangan/Total 23.358.105 794.571 842.132 - - - - - - 24.994.808
financial liabilities
Jumlah gap repricing
suku bunga/
(16.537.438) 1.620.277 3.824.641 4.161.618 670.663 1.136.848 2.789.967 2.327.861 3.425.328 3.419.765
Total gap repricing
interest rate
84
Page 361
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. OPERATING SEGMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
Analisis sensitivitas untuk beberapa faktor pasar menunjukkan Sensitivity analysis for several market factors showing how profit or loss
bagaimana laba rugi dan ekuitas dapat dipengaruhi oleh perubahan and equity could be affected by changes in the relevant risk factor are in
dari beberapa faktor risiko sesuai dengan tabel di bawah ini. Secara the following tables below. In general, sensitivity is estimated by
umum, sensitivitas diestimasi dengan membandingkan suatu nilai awal comparing an initial value to the value derived after a specified change
ke nilai tertentu setelah perubahan tertentu dari faktor pasar, dengan in the market factor, assuming all other variables are constant. The
mengasumsikan seluruh variabel lainnya tetap. Sensitivitas atas sensitivity of the statement of income is the effect of the assumed
laporan laba rugi merupakan efek atas perubahan estimasi suku changes in interest rates on the profit or loss for a period, based on the
bunga atas laba rugi untuk suatu periode, berdasarkan nilai suku floating rate trading and non-trading financial assets and liabilities held
bunga mengambang atas aset dan liabilitas yang diperdagangkan dan by the Bank as of December 31, 2025 and 2024. The sensitivity of the
tidak diperdagangkan yang dimiliki Bank pada tanggal 31 Desember statement of comprehensive income is calculated by revaluing fixed rate
2025 dan 2024. Analisis sensitivitas atas laporan laba rugi available-for-sale financial assets, as of December 31, 2025 and 2024
komprehensif dihitung dengan menilai kembali perubahan estimasi for the effects of the assumed changes in interests rates. The total
suku bunga tetap atas aset keuangan yang tersedia untuk dijual pada sensitivity of the statement of comprehensive income is based on the
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Jumlah sensitivitas atas laporan assumption that there are parallel shifts in the yield curve.
laba rugi komprehensif didasarkan pada asumsi bahwa terdapat
perubahan paralel dalam kurva penghasilan.
Tabel di bawah ini menunjukkan sensitivitas dari laporan laba rugi dan The table below demonstrates the sensitivity of the Bank's statement of
penghasilan komprehensif lain Bank terhadap kemungkinan profit or loss and other comprehensive income to reasonably possible
perubahan wajar atas suku bunga untuk aset dan liabilitas keuangan changes in interest rates for fixed rate financial assets and liabilities as
dengan suku bunga tetap pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: of December 31, 2025 and 2024:
Dampak ke laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain/ Impact
Perubahan to statement of profit or loss and other
basis point/ comprehensive income
Change in (dalam jutaan Rupiah/in million Rupiah)
basis point 2025 2024
+1,00% 19.514.551.043 17.972.383.662
-1,00% (19.514.551.043) (17.972.383.662)
Risiko operasional Operational risk
Risiko operasional adalah risiko yang disebabkan oleh ketidakcukupan Operational risk is a risk incurred by insufficient and or malfunction of
dan atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, internal processes, human error, system failure, or external problems
kegagalan sistem, atau adanya problem eksternal yang that affect the Bank's operation. To monitor the possible occurrence of
mempengaruhi operasional Bank. Untuk mengawasi risiko operational risk, the Bank has developed a self-assessment
operasional yang mungkin terjadi, Bank telah mengembangkan suatu measurement system to be performed by each risk owner, which
sistem dengan menggunakan metodologi pengukuran sendiri (self- enables the Bank to develop a risk mapping system that could
assessment ) yang dilakukan oleh masing-masing risk owner , potentially be implemented at each work unit.
sehingga dapat dibentuk suatu peta risiko yang mungkin terjadi di
setiap unit kerja.
Dengan peta risiko, risiko operasional dapat diukur berdasarkan nilai With the risk mapping, operational risks can be measured accurately
komposit risiko yang ditetapkan oleh Regulator sehingga manajemen and enables the management to control any arising risk impact. To
dapat melakukan pengendalian terhadap dampak risiko yang timbul. allocate capital requirements in measuring operational risk, in
Untuk mengalokasikan kebutuhan modal risiko operasional, sesuai accordance with the Basel Committee on Banking Supervision and also
dengan Basel Committee on Banking Supervision , serta roadmap the roadmap of Basel II implementation in Indonesia, the Bank use the
implementasi Basel II di Indonesia, Bank menggunakan metodologi Basic Indicator approach.
pendekatan Basic Indicator .
Risiko kepatuhan Compliance risk
Risiko kepatuhan merupakan risiko yang disebabkan Bank tidak Compliance risk is the risk caused by the Bank's non-compliance or non-
mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan application of the prevailing regulations. In practice, compliance risk is
dan ketentuan lain yang berlaku. Pada praktiknya, risiko kepatuhan inherent to the Bank's risk related to the regulations, prudential
melekat pada risiko Bank yang terkait pada peraturan perundang- provisions and other provisions, such as:
undangan, ketentuan kehati-hatian dan ketentuan lain yang berlaku,
seperti:
- Risiko kredit terkait dengan ketentuan Kewajiban penyediaan - Credit risk related to Capital Adequacy Ratio (CAR), Asset Quality,
Modal Minimum (KPMM), Kualitas aset, Pembentukan Cadangan Allowance for Impairment Losses, and Legal Lending Limit (LLL)
Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), Batas Maksimum Pemberian regulations.
Kredit (BMPK).
- Risiko lain yang terkait dengan ketentuan eksternal dan internal. - Other risks related to external and internal regulations.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank telah memenuhi As of December 31, 2025 and 2024, the Bank has complied the ratio as
rasio sesuai yang diisyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan required by Financial Services Authority are disclosed in Note 42h.
diungkapkan pada Catatan 42h.
85
Page 362
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 34. OPERATING SEGMENT (continued)
Risiko kepatuhan (lanjutan) Compliance risk (continued)
Bank mengelola risiko kepatuhan dengan melakukan penelaahan The Bank manages its compliance risk by performing comprehensive
secara komprehensif untuk memastikan kesesuaian kebijakan standar review to ensure that Bank's Standard Operating Procedures and new
operasi dan prosedur serta pengembangan produk baru dengan product development conform with external regulations.
peraturan eksternal.
Satuan Kerja Kepatuhan juga telah melaksanakan pengkajian sistem The Compliance Unit has also evaluated systems and procedures
dan prosedur terhadap rencana kebijakan dan rancangan keputusan relating to new or revised policies and decisions to ensure their
dalam rangka mencegah penyimpangan terhadap peraturan compliance with the applicable regulations. Furthermore, the Bank has
perundang-undangan lain yang berlaku. Di samping itu, Bank juga also perform compliance function including:
melaksanakan fungsi kepatuhan meliputi tindakan untuk:
i Mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan pada semua i To create compliance culture in all level of organization and Bank's
tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank; business activities;
ii Mengelola risiko kepatuhan yang dihadapi oleh Bank; tindakan ii Manages compliance risk face by the Bank; managing compliance
mengelola risiko kepatuhan dilaksanakan dengan mengacu pada risk is based on Financial Services Authority's regulation about Risk
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Manajemen Risiko Management for the Bank;
bagi Bank Umum;
iii Memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur serta iii Ensure policy, regulation, system and procedure and bank business
kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan activities inline with authority's regulation and law; and
ketentuan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku; dan
iv Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen yang dibuat oleh iv Ensure Bank's compliance with commitments made by the Bank to
Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau otoritas Financial Services Authority and/or other monitoring authority.
pengawas lain yang berwenang.
Risiko hukum Legal risk
Risiko hukum adalah risiko yang disebabkan oleh adanya kelemahan Legal risk is the risk raised by weakness in juridicial aspects of the
aspek yuridis dalam bisnis, yang antara lain disebabkan adanya business, which could be caused by legal claims, non-existence of
tuntutan hukum, ketiadaan peraturan perundang-undangan yang supported regulation or weaknesses in agreements, such a unfulfilled
mendukung, atau kelemahan perikatan seperti tidak dipenuhinya terms and conditions in contracts and binding collateral which is not
syarat sahnya kontrak dan pengikatan agunan yang tidak sempurna. complete.
Bank mengelola risiko hukum dengan memastikan seluruh aktivitas Legal risks are managed by ensuring that all activities and business
dan hubungan kegiatan usaha Bank dengan pihak ketiga didasarkan relationships between the Bank with third parties are based on rules and
pada aturan dan persyaratan yang dapat melindungi kepentingan conditions which able to protecting the Bank's interests from a legal
Bank dari segi hukum. perspective.
Risiko strategis Strategic risk
Risiko strategis adalah risiko yang antara lain disebabkan adanya Strategic risk is the risk that is caused by inappropriate determination
penetapan dan pelaksanaan strategi Bank yang tidak tepat, and implementation of the Bank strategy, inappropriate business
pengambilan keputusan bisnis yang tidak tepat atau kurang decisions or being unresponsive to external changes. Here are the
responsifnya Bank terhadap perubahan eksternal. Berikut adalah factors that influence the strategic risk that the Bank's vision, strategic
faktor-faktor yang mempengaruhi risiko strategis yaitu visi Bank, plan, changes in ownership and new product launches.
rencana strategis, perubahan kepemilikan dan peluncuran produk
baru.
Bank mengelola risiko strategis melalui proses pertimbangan dan The Bank manages strategic risk through a consideration of, and
pengambilan keputusan setiap kebijakan strategis secara kolektif dan decision making process regarding every strategic policy in a collective
komprehensif oleh Direksi dan Komite-Komite yang telah dibentuk. and comprehensive manner performed by the established Bank's
Directors and Committees.
Risiko reputasi Reputation risk
Risiko reputasi adalah risiko yang antara lain disebabkan oleh adanya Reputational risk is the risk that is caused by negative publicity related
publikasi negatif yang terkait dengan kegiatan usaha Bank atau to the business activity of the Bank or negative perception of the Bank.
persepsi negatif terhadap Bank.
Bank mengelola risiko reputasi dengan memastikan kesesuaian The Bank manages its reputational risk by ensuring that its business
antara aktivitas kegiatan usaha Bank bersama-sama dengan aktivitas activities are in conformity with its other activities, so as to maintain the
lain sehingga reputasi Bank tetap terjaga. Bank's reputation.
86
Page 363
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
35. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Sebagian besar instrumen keuangan pada laporan posisi keuangan A significant number of financial instruments are carried at fair value in
disajikan menggunakan nilai wajar. Berikut ini adalah perbandingan the statements of financial position. Below is the comparison of the
antara nilai tercatat, seperti yang dilaporkan pada laporan posisi carrying amounts, as reported on the statements of financial position,
keuangan dan nilai wajarnya. and its fair value.
Pada tabel berikut ini, instrumen keuangan telah dialokasikan In the following table, financial instruments have been allocated based
berdasarkan klasifikasinya. Kebijakan akuntansi penting pada Catatan on their classification. The significant accounting recognised policies in
2c menjelaskan bagaimana setiap kategori aset keuangan dan Note 2c describe how the categories of the financial assets and financial
liabilitas keuangan diukur dan bagaimana pendapatan dan beban, liabilities are measured and how income and expenses, including fair
termasuk keuntungan dan kerugian atas nilai wajar (perubahan nilai value gains and losses (changes in fair value of financial instruments)
wajar instrumen keuangan) diakui. are recognised.
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan The table presents the comparison, by class, of the carrying amounts
nilai wajar dari instrumen keuangan Bank yang tercatat dalam laporan and fair value of the Bank’s financial instruments that are recognised in
keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan adalah berdasarkan the financial statements. The fair values disclosed are based on relevant
informasi relevan yang tersedia pada tanggal 31 Desember 2025 dan information available as of December 31, 2025 and 2024 and not
2024 dan tidak diperbaharui untuk mencerminkan perubahan dalam updated to reflect changes in market conditions which have occurred
kondisi pasar yang telah terjadi setelah tanggal ini. after this date.
2025
Nilai wajar
melalui
penghasilan
komprehensif
lain/ Kewajiban
Fair value keuangan
through diamortisasi/
Biaya perolehan other Financial Jumlah nilai Jumlah nilai
yang diamortisasi/ comprehensive liabilities at tercatat/ Total wajar/ Total fair
Amortized cost income amortized cost carrying amount value
Aset Assets
Kas 304.303.113.014 - - 304.303.113.014 304.303.113.014 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 3.040.764.399.411 - - 3.040.764.399.411 3.040.764.399.411 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 219.930.022.791 - - 219.930.022.791 219.930.022.791 other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 2.405.354.364.843 - - 2.405.354.364.843 2.405.354.364.843 and other banks
Efek-efek 4.807.382.773.756 7.470.723.722.320 - 12.278.106.496.076 12.312.210.389.266 Marketable securities
Efek-efek Marketable securities
yang dibeli dengan janji purchased under
dijual kembali 555.109.134.019 - - 555.109.134.019 573.418.871.034 resell agreement
Kredit yang diberikan 13.823.461.610.207 - - 13.823.461.610.207 13.823.461.610.207 Loans
Tagihan akseptasi 10.815.798.093 - - 10.815.798.093 10.815.798.093 Acceptance receivables
Aset lain-lain *) 173.241.970.639 - - 173.241.970.639 173.241.970.639 Other assets *)
25.340.363.186.773 7.470.723.722.320 - 32.811.086.909.093 32.863.500.539.298
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - - 104.703.569.775 104.703.569.775 104.703.569.775 Liabilities immediately payable
Simpanan nasabah - - 28.581.363.911.542 28.581.363.911.542 28.581.363.911.542 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain - - 2.171.820.326 2.171.820.326 2.171.820.326 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi - - 10.815.798.093 10.815.798.093 10.815.798.093 Acceptance liabilities
Liabilitas lain-lain - - 47.848.156.188 47.848.156.188 47.848.156.188 Other liabilities
- - 28.746.903.255.924 28.746.903.255.924 28.746.903.255.924
87
Page 364
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
35. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan The table presents the comparison, by class, of the carrying amounts
nilai wajar dari instrumen keuangan Bank yang tercatat dalam laporan and fair value of the Bank’s financial instruments that are recognised in
keuangan. Nilai wajar yang diungkapkan adalah berdasarkan the financial statements. The fair values disclosed are based on relevant
informasi relevan yang tersedia pada tanggal 31 Desember 2025 dan information available as of December 31, 2025 and 2024 and not
2024 dan tidak diperbaharui untuk mencerminkan perubahan dalam updated to reflect changes in market conditions which have occurred
kondisi pasar yang telah terjadi setelah tanggal ini. after this date.
2024
Nilai wajar
melalui
penghasilan
komprehensif
lain/ Kewajiban
Fair value keuangan
through diamortisasi/
Biaya perolehan other Financial Jumlah nilai Jumlah nilai
yang diamortisasi/ comprehensive liabilities at tercatat/ Total wajar/ Total fair
Amortized cost income amortized cost carrying amount value
Aset Assets
Kas 300.463.127.974 - - 300.463.127.974 300.463.127.974 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 2.562.129.132.862 - - 2.562.129.132.862 2.562.129.132.862 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 305.962.273.872 - - 305.962.273.872 305.962.273.872 other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank lain 1.733.136.735.640 - - 1.733.136.735.640 1.733.136.735.640 and other banks
Efek-efek 6.534.264.787.925 3.816.402.088.984 - 10.350.666.876.909 10.238.780.257.548 Marketable securities
Efek-efek Marketable securities
yang dibeli dengan janji purchased under
dijual kembali 984.806.647.208 - - 984.806.647.208 999.628.500.000 resell agreement
Kredit yang diberikan 11.984.930.540.596 - - 11.984.930.540.596 11.984.930.540.596 Loans
Tagihan akseptasi 14.185.851.608 - - 14.185.851.608 14.185.851.608 Acceptance receivables
Aset lain-lain *) 178.291.195.619 - - 178.291.195.619 178.291.195.619 Other assets *)
24.598.170.293.304 3.816.402.088.984 - 28.414.572.382.288 28.317.507.615.719
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - - 159.906.833.048 159.906.833.048 159.906.833.048 Liabilities immediately payable
Simpanan nasabah - - 24.554.009.588.490 24.554.009.588.490 24.554.009.588.490 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain - - 4.170.232.243 4.170.232.243 4.170.232.243 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi - - 14.185.851.608 14.185.851.608 14.185.851.608 Acceptance liabilities
Liabilitas lain-lain - - 48.701.572.433 48.701.572.433 48.701.572.433 Other liabilities
- - 24.780.974.077.822 24.780.974.077.822 24.780.974.077.822
*) *)
Terdiri dari pendapatan yang masih akan diterima dan uang muka Consist of interest receivables and advances
36. POSISI DEVISA NETO 36. NET OPEN POSITION
Perhitungan Posisi Devisa Neto (“PDN”) Bank pada tanggal 31 The Bank’s net foreign exchange positions (Net Open Position or
Desember 2025 dan 2024 dihitung berdasarkan peraturan Bank “NOP”) as of December 31, 2025 and 2024 were calculated based on
Indonesia yang berlaku. Berdasarkan peraturan tersebut, bank-bank prevailing Bank Indonesia Regulations. Based on those regulations,
diwajibkan untuk memelihara PDN (termasuk semua kantor cabang banks are required to maintain the NOP (including all domestic and
dalam dan luar negeri) secara keseluruhan setinggi-tingginya 20% overseas branches) at the maximum of 20% (twenty percent) of capital
(dua puluh persen) dari modal diungkapkan pada Catatan 42i. are disclosed in Note 42i.
PDN secara keseluruhan merupakan angka penjumlahan dari nilai The aggregate NOP represents the sum of the absolute values of (i) the
absolut untuk jumlah dari (i) selisih bersih aset dan liabilitas untuk net difference between assets and liabilities denominated in each
setiap valuta asing dan (ii) selisih bersih tagihan dan liabilitas, berupa foreign currency and (ii) the net difference of receivables and liabilities
komitmen dan kontinjensi di rekening administratif (transaksi rekening of both commitments and contingencies recorded in the administrative
administratif) untuk setiap valuta asing, yang semuanya dinyatakan account (administrative account transactions) denominated in each
dalam Rupiah. Sedangkan PDN untuk laporan posisi keuangan, foreign currency, which are all stated in Rupiah. The NOP for statement
merupakan angka penjumlahan dari selisih bersih aset dan liabilitas of financial position represents the sum of the net differences of assets
dalam laporan posisi keuangan untuk setiap valuta asing yang and liabilities on the statements of financial position for each foreign
semuanya dinyatakan dalam Rupiah. currency, which are all stated in Rupiah.
88
Page 365
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN MODAL 37. CAPITAL MANAGEMENT
Tujuan utama dari kebijakan Bank atas kebijakan pengelolaan modal The primary objectives of the Bank’s capital management policy are to
adalah untuk memastikan bahwa Bank memiliki modal yang kuat ensure that the Bank has a strong capital to support the Bank’s
untuk mendukung strategi pengembangan ekspansi usaha Bank saat business expansion strategy currently, to sustain future development of
ini dan mempertahankan kelangsungan pengembangan di masa the business, to meet regulator capital adequacy requirements and also
mendatang serta untuk memenuhi ketentuan kecukupan permodalan to ensure the efficiency of Bank’s capital structure.
yang ditetapkan oleh regulator serta memastikan agar struktur
permodalan Bank telah efisien.
Informasi tambahan manajemen modal yang merupakan informasi The following additional information capital management that is required
yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak by applicable regulations and is not required by Indonesian Accounting
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Standards is disclosed in Note 42j.
Indonesia diungkapkan pada Catatan 42j.
38. LABA PER SAHAM DASAR 38. BASIC EARNINGS PER SHARE
Berikut ini adalah dasar yang digunakan untuk perhitungan laba per The following are basis used in determining the basic earnings per
saham dasar: share:
2025 2024
Laba bersih Net income
Laba bersih untuk perhitungan Net income for the calculation of basic
laba per saham 205.129.328.597 214.693.101.959 ernings per share
Jumlah saham Number of shares
Jumlah rata-rata tertimbang untuk Weighted average number of ordinary shares
perhitungan laba per saham dasar 1.402.010.763 1.402.010.763 for calculation of basic earnings per share
Laba per saham dasar 146,31 153,13 Basic earnings per share
39. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP KEWAJIBAN PEMBAYARAN 39. GOVERNMENT GUARANTEE FOR PAYMENT LIABILITY OF
BANK UMUM COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.15 tahun Based on Article 8 of the Decision No.15 year 2004 of the President of
2004 tentang pengakhiran tugas dan pembubaran Badan Penyehatan the Republic of Indonesia regarding the termination of the role and
Perbankan Nasional (BPPN), dinyatakan dalam pasal 8 bahwa winding-up of the Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA), the
dengan diakhirinya tugas dan dibubarkannya BPPN, Program Government Guarantee Program on the obligations of domestic banks,
Penjaminan Pemerintah terhadap kewajiban pembayaran bank umum which was originally handled by IBRA based on the Decisions of the
yang semula dilakukan oleh BPPN berdasarkan Keputusan Presiden President of the Republic of Indonesia No.26 year 1998 and No.27 year
Republik Indonesia No.26 tahun 1998 dan Keputusan Presiden 1998, shall be handled by the Ministry of Finance, specifically by the
Republik Indonesia No.27 tahun 1998, selanjutnya dilaksanakan oleh Government Guarantee Implementation Unit (Unit Pelaksanaan
Menteri Keuangan melalui Unit Pelaksanaan Penjaminan Pemerintah Penjaminan Pemerintah/UP3) as provided in the Decision of the
(UP3) sebagaimana diatur oleh Keputusan Presiden Republik President of the Republic of Indonesia No.17 year 2004, which was
Indonesia No.17 tahun 2004, yang diatur lebih lanjut dengan further regulated by the Decision No.84/KMK.06/2004 dated February
Keputusan Menteri Keuangan No.84/KMK.06/2004 tanggal 27 27, 2004 of the Ministry of Finance regarding the Amandment of
Februari 2004 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Keuangan Decision No.179/KMK.017/2000 of the Ministry of Finance of the Term,
Republik Indonesia No.179/KMK.017/2000 tentang Syarat, Tatacara Implementing Guidelines and Conditions of the Government Guarantee
dan Ketentuan Pelaksanaan Jaminan Pemerintah terhadap Kewajiban on the obligations of commercial banks.
Pembayaran Bank Umum.
Program Penjaminan Pemerintah melalui UP3 telah berakhir pada The Guarantee Program by the Government through UP3 ended on
tanggal 22 September 2005, sebagaimana dinyatakan dalam September 22, 2005, as stated in Regulation No.68/PMK.05/2005 dated
Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.68/PMK.05/2005 August 10, 2005 of the Ministry of Finance concerning the Calculation
tanggal 10 Agustus 2005 tentang Perhitungan dan Pembayaran Premi and Payment of Premium on Guarantee Program from Commercial
Program Penjaminan Terhadap Pembayaran Bank Umum untuk Banks for the period July 1 to September 21, 2005. To replace UP3, the
periode 1 Juli sampai 21 September 2005. Sebagai pengganti UP3, Government was formed an independent institution there is the
Pemerintah telah membentuk Lembaga Independen yaitu Lembaga Indonesia Deposit Insurance Corporation (Lembaga Penjaminan
Penjaminan Simpanan (LPS). Berdasarkan Undang-Undang No.24 Simpanan/LPS). Based on Law No.24 dated September 22, 2004,
tanggal 22 September 2004, sebagaimana diubah terakhir dengan which have been amended Law No.4 Year 2023 dated January 12,
Undang-Undang No.4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang 2023 regarding Development and Strengthening of Financial Sector,
Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, LPS dibentuk LPS was formed to guarantee certain liabilities of commercial banks
untuk menjamin kewajiban tertentu bank-bank umum berdasarkan under the applicable guarantee program, the amount of such guarantee
program penjaminan yang berlaku, yang besaran nilai jaminannya is subject to change if the situation complies with certain valid criteria.
dapat berubah jika memenuhi kriteria tertentu yang berlaku.
89
Page 366
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP KEWAJIBAN PEMBAYARAN 39. GOVERNMENT GUARANTEE FOR PAYMENT LIABILITY OF
BANK UMUM (lanjutan) COMMERCIAL BANKS (continued)
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.66 tahun Based on Government Regulation No.66 year 2008 dated October 13,
2008 tanggal 13 Oktober 2008 mengenai Besarnya Nilai Simpanan 2008 regarding the Amount of Deposit Guarantee by the Indonesia
yang Dijamin Lembaga Penjamin Simpanan, jumlah simpanan yang Deposit Insurance Corporation, the amount of deposit covered by LPS
dijamin LPS adalah simpanan sampai dengan Rp2.000.000.000 untuk is up to Rp2,000,000,000 per depositor per bank. Customer deposits
per nasabah per bank. Simpanan nasabah dijamin hanya jika suku are only covered if the rate of interest is equal to or below 3.5% for
bunganya sama dengan atau dibawah 3,5% untuk simpanan dalam deposits denominated in Rupiah and 2% for deposits denominated in
Rupiah dan 2% untuk simpanan dalam mata uang asing pada tanggal foreign currency as at December 31, 2025 (2024: 4.25% and 2.25%).
31 Desember 2025 (2024: 4,25% dan 2,25%).
Pada tanggal 13 Januari 2009, Pemerintah Republik Indonesia telah On January 13, 2009, the Government of the Republic of Indonesia
mengesahkan Perppu No.3/2008 menjadi Undang-Undang. stipulated Perppu No.3/2008 to become a Law.
40. MASALAH HUKUM 40. LEGAL ISSUES
Bank menghadapi beberapa permasalahan hukum yang berhubungan The Bank faces several legal issues related to the Bank's business
dengan kegiatan usaha Bank. Sampai dengan tanggal penyelesaian activities. As of the completion date of the statement of financial
laporan posisi keuangan, terdapat permasalahan hukum yang masih position, there are legal issues that are still in the process of being
dalam proses penyelesaian di pengadilan. Namun demikian, resolved in court. However, the Bank's management believes that the
manajemen Bank yakin bahwa hasil keputusan masalah atau tuntutan outcome of the dispute resolution or lawsuit will not have a significant
hukum tersebut tidak akan membawa dampak yang signifikan pada impact on the results of operations, financial position or liquidity of the
hasil usaha, posisi keuangan atau likuiditas Bank. Bank.
41. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) YANG 41. STATEMENT OF FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (PSAK)
DIKELUARKAN DAN DIREVISI WHICH ISSUED AND REVISED
Berikut ini ikhtisar Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) The following summarizes the Statement of Financial Accounting
yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan yang Standards (PSAK) which were issued by the Financial Accounting
relevan untuk Bank, namun belum berlaku efektif untuk laporan Standards Board and are relevant to the Bank, but is not yet effective
keuangan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025: for financial statements ended December 31, 2025:
Berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2026: Effective on or after January 1, 2026:
- Amendemen PSAK 109 "Instrumen Keuangan". - Amendments to PSAK No. 109 on “Financial Instruments”.
- Amendemen PSAK 107 "Instrumen Keuangan: Pengungkapan" - Amendments to PSAK No. 107 on “Financial Instruments: on
tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan. Classification and Measurement of Financial Instruments.
Saat ini Bank sedang mengevaluasi dan belum menetapkan dampak The Bank is currently evaluating the above standards and has not yet
dari penerapan standar akuntansi tersebut serta pengaruhnya pada determined the impact of these accounting standard on the financial
laporan keuangan Bank. statement of the Bank.
42. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 42. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards:
Indonesia:
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current accounts with Bank Indonesia
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib Minimum (GWM) The Bank is required to maintain statutory reserves in Rupiah
dalam mata uang Rupiah dalam kegiatannya sebagai bank umum, currency in its activities as a commercial, and foreign statutory
serta GWM dalam mata uang asing dalam kegiatannya melakukan reserves in its activities in the conduct of foreign currency
transaksi mata uang asing. GWM disimpan dalam bentuk giro pada transactions. These statutory reserves are deposited in the form of
Bank Indonesia. current accounts with Bank Indonesia.
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2025 dihitung berdasarkan The statutory reserves ratio as of December 31, 2025 is calculated
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/3/PBI/2018 sebagaimana based on Bank Indonesia Regulation (PBI) No.20/3/PBI/2018 which
diubah terakhir dengan PBI No.24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari have been amanded with PBI No.24/4/PBI/2022 dated February 25,
2022 dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir 2022 with PADG No.31 year 2025 dated December 23, 2025
yaitu PADG No.31 tahun 2025 tanggal 23 Desember 2025 tentang regarding Statutory Reserves in Rupiah and Foreign Currency, for
tentang Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing, Bagi Conventional Commercial Banks, Islamic Commercial Banks and
Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Sharia Business Units.
Syariah.
Rasio GWM pada tanggal 31 Desember 2024 dihitung berdasarkan The statutory reserves ratio as of December 31, 2024 and 2023 is
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/3/PBI/2018 sebagaimana calculated based on Bank Indonesia Regulation (PBI)
diubah terakhir dengan PBI No.24/4/PBI/2022 tanggal 25 Februari No.20/3/PBI/2018 which have been amanded with PBI
2022 dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir No.24/4/PBI/2022 dated February 25, 2022 with PADG No.12 year
yaitu PADG No.12 tahun 2023 tanggal 27 September 2023 tentang 2023 dated September 27, 2023 regarding Statutory Reserves in
tentang Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing, Bagi Rupiah and Foreign Currency, for Conventional Commercial Banks,
Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Islamic Commercial Banks and Sharia Business Units.
Syariah.
90
Page 367
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
42. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 42. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
a. Giro pada Bank Indonesia (lanjutan) a. Current accounts with Bank Indonesia (continued)
Berdasarkan surat dari Bank Indonesia No.27/250/DKMP/Srt/B Based on a letter from Bank Indonesia No/27/250/DKMP/Srt/B dated
tanggal 12 Desember 2025 dan merujuk pada PBI No.9 tahun 2025 December 12, 2025 and referring to PBI No.9 year 2025 and PADG
dan PADG No.27 tahun 2025, pada tanggal 31 Desember 2025, No.27 year 2025, as of December 31, 2025, Bank has obtained
Bank telah memperoleh insentif atas penyediaan dana untuk incentives for providing funds for activities a certain and inclusive
kegiatan ekonomi tertentu dan inklusif berupa pemotongan economy that reduction in the fulfillment of the statutory reserve
pemenuhan GWM sebesar 4,5%. requirement by 4.5% .
Berdasarkan surat dari Bank Indonesia No. 26/201/DKMP/Srt/B Based on a letter from Bank Indonesia No.26/201/DKMP/Srt/B dated
tanggal 2 Desember 2024 dan merujuk pada PBI No.11 tahun 2023 December 2, 2024 and referring to PBI No.11 year 2023 and PADG
dan PADG No.4 tahun 2024, pada tanggal 31 Desember 2024, No.4 year 2024, as of December 31, 2024, Bank has obtained
Bank telah memperoleh insentif atas penyediaan dana untuk incentives for providing funds for activities a certain and inclusive
kegiatan ekonomi tertentu dan inklusif berupa pemotongan economy that reduction in the fulfillment of the statutory reserve
pemenuhan GWM sebesar 4,0% requirement by 4.0%
Rasio PLM pada tanggal 31 Desember 2025 dihitung berdasarkan The PLM ratio as of December 31, 2025 is calculated based on
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/4/PBI/2018 sebagaimana Bank Indonesia Regulation (PBI) No.20/4/PBI/2018 which have been
diubah terakhir dengan PBI No.24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober amended with PBI No.24/16/PBI/2022 dated October 31, 2022 and
2022 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir PADG No.23 year 2025 dated October 20, 2025 regarding
yaitu PADG No. 23 tahun 2025 tanggal 20 Oktober 2025 tentang Macroprudential Intermediation Ratio and Macroprudential Liquidity
Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Buffer for Conventional Commercial Banks, Islamic Commercial
Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Banks and Sharia Business Units.
Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Rasio PLM pada tanggal 31 Desember 2024 dihitung berdasarkan The PLM ratio as of December 31, 2024 is calculated based on Bank
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.20/4/PBI/2018 sebagaimana Indonesia Regulation (PBI) No.20/4/PBI/2018 which have been
diubah terakhir dengan PBI No.24/16/PBI/2022 tanggal 31 Oktober amended with PBI No.24/16/PBI/2022 dated October 31, 2022 and
2022 dan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) terakhir PADG No.18 year 2023 dated November 29, 2023 regarding
yaitu PADG No. 18 tahun 2023 tanggal 29 November 2023 tentang Macroprudential Intermediation Ratio and Macroprudential Liquidity
Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Buffer for Conventional Commercial Banks, Islamic Commercial
Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Banks and Sharia Business Units.
Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Rasio GWM dan PLM Bank pada 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, the GWM and PLM ratios of the
adalah sebagai berikut: Bank are as follows:
2025 2024
Ketentuan/ Realisasi/ Ketentuan/ Realisasi/
Provisions Realization Provisions Realization
Rupiah
Giro Wajib Minimum Minimum Statutory Reserves
Rupiah 9,00% 10,65% 9,00% 10,52% Rupiah
Mata uang asing 4,00% 5,90% 4,00% 5,69% Foreign currencies
PLM 4,00% 41,31% 5,00% 43,81% Buffer of Macroprudential Liquidity
Manajemen Bank berpendapat bahwa jumlah giro wajib minimum The Bank’s management believes that the amount of minimum legal
pada Bank Indonesia tersebut telah memadai dan memenuhi reserves at Bank Indonesia is adequate and meet the requirements
syarat. set forth by Bank Indonesia.
Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada Bank Indonesia The further disclosures on current accounts with Bank Indonesia are
diungkapkan pada Catatan 5. presented in Note 5.
b. Giro pada bank lain b. Current Account with other bank
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK By Financial Service Authority Rule collectibility
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, semua giro pada bank All current accounts with other banks are classified as current as of
lain diklasifikasikan lancar. December 31, 2025 and 2024.
Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada bank lain diungkapkan The further disclosures on current accounts with other banks are
pada Catatan 6. presented in Note 6.
91
Page 368
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
42. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 42. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
c. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain c. Placements with Bank Indonesia and other banks
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK By Financial Service Authority Rule collectibility
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 semua penempatan All placements with Bank Indonesia and other banks are classified as
pada Bank Indonesia dan bank lain diklasifikasikan lancar. current as of December 31, 2025 and 2024.
Pengungkapan lebih lanjut pada penempatan pada Bank Indonesia The further disclosures on placements with Bank Indonesia and
dan bank lain diungkapkan pada Catatan 7. other banks are presented in Note 7.
d. Efek-efek d. Marketable securities
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK By Financial Service Authority Rule collectibility
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, semua efek-efek All placements marketable securities are classified as current as of
diklasifikasikan lancar. December 31, 2025 and 2024.
Pengungkapan lebih lanjut pada efek-efek diungkapkan pada The further disclosures on marketable securities are presented in
Catatan 8. Note 8.
e. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali e. Marketable securities purchased under resell agreement
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK By Financial Service Authority Rule collectibility
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, semua efek-efek yang All marketable securities purchased under resell agreements are
dibeli dengan janji dijual kembali diklasifikasikan lancar. classified as current as of December 31, 2025 and 2024.
Pengungkapan lebih lanjut pada efek-efek yang dibeli dengan janji The further disclosures on marketable securities purchased under
dijual kembali diungkapkan pada Catatan 9. resell agreements are presented in Note 9.
f. Kredit yang diberikan f. Loans
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK By Financial Service Authority Rule collectibility
Berdasarkan jenis, mata uang dan kolektibilitas By type, currency and collectibility
2025
Dalam
perhatian
khusus/
Special Kurang lancar/ Diragukan/
Lancar/ Current mention Substandard Doubtful Macet/ Loss Jumlah/ Total
Pihak berelasi/Related parties
Rupiah/Rupiah
Modal kerja/Working capital 200.545.555.559 - - - - 200.545.555.559
Investasi/Investment 19.482.626.105 - - - - 19.482.626.105
Konsumsi/Consumer 4.794.942.834 - - - - 4.794.942.834
Valuta asing/Foreign currencies :
Modal kerja/Working capital 116.725.000.000 - - - - 116.725.000.000
Jumlah pihak berelasi/
341.548.124.498 - - - - 341.548.124.498
Total related parties
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah/Rupiah
Modal kerja/Working capital 9.213.759.867.329 62.804.782.806 68.200.275.568 24.070.824.969 231.654.950.937 9.600.490.701.609
Investasi/Investment 3.534.978.491.801 157.653.389.917 - 3.017.902.354 16.611.469.874 3.712.261.253.946
Konsumsi/Consumer 113.963.930.300 10.912.244.839 - - 4.857.544.295 129.733.719.434
Valuta asing/Foreign currencies
Modal kerja/Working capital 39.427.810.720 - - - - 39.427.810.720
Jumlah pihak ketiga/
12.902.130.100.150 231.370.417.562 68.200.275.568 27.088.727.323 253.123.965.106 13.481.913.485.709
Total third parties
Jumlah/Total 13.243.678.224.648 231.370.417.562 68.200.275.568 27.088.727.323 253.123.965.106 13.823.461.610.207
Penyisihan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (30.247.066.163) (15.638.905.704) (36.605.483.753) (16.783.458.704) (147.334.210.624) (246.609.124.948)
Jumlah bersih/Total-net 13.213.431.158.485 215.731.511.858 31.594.791.815 10.305.268.619 105.789.754.482 13.576.852.485.259
92
Page 369
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
42. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 42. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
f. Kredit yang diberikan (lanjutan) f. Loans (continued)
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK (lanjutan) By Financial Service Authority Rule collectibility (continued)
Berdasarkan jenis, mata uang dan kolektibilitas (lanjutan) By type, currency and collectibility (continued)
2024
Dalam
perhatian
khusus/
Special Kurang lancar/ Diragukan/
Lancar/Current mention Substandard Doubtful Mecet/Loss Jumlah/Total
Pihak berelasi/Related parties
Rupiah/Rupiah
Modal kerja/Working capital 166.423.067.285 - - - - 166.423.067.285
Investasi/Investment 12.048.586.462 - - - - 12.048.586.462
Konsumsi/Consumer 1.736.656.869 - - - - 1.736.656.869
Valuta asing/Foreign currencies :
Modal kerja/Working capital 193.140.000.000 - - - - 193.140.000.000
Jumlah pihak berelasi/
373.348.310.616 - - - - 373.348.310.616
Total related parties
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah/Rupiah
Modal kerja/Working capital 7.722.617.063.370 130.231.251.409 61.551.287.751 47.433.318.727 241.949.975.180 8.203.782.896.437
Investasi/Investment 3.024.053.850.631 149.906.320.288 21.143.580.241 270.495.220 10.535.560.567 3.205.909.806.947
Konsumsi/Consumer 141.152.426.468 9.844.758.293 1.439.521 1.747.631.889 4.854.914.352 157.601.170.523
Valuta asing/Foreign currencies
Modal kerja/Working capital 43.569.081.628 - - - - 43.569.081.628
Investasi/Investment 719.274.445 - - - - 719.274.445
Jumlah pihak ketiga/
10.932.111.696.542 289.982.329.990 82.696.307.513 49.451.445.836 257.340.450.099 11.611.582.229.980
Total third parties
Jumlah/Total 11.305.460.007.158 289.982.329.990 82.696.307.513 49.451.445.836 257.340.450.099 11.984.930.540.596
Penyisihan kerugian penurunan nilai/
Allowance for impairment losses (15.107.286.411) (31.837.999.720) (25.074.167.696) (7.661.442.970) (155.107.042.408) (234.787.939.205)
Jumlah bersih/Total-net 11.290.352.720.747 258.144.330.270 57.622.139.817 41.790.002.866 102.233.407.691 11.750.142.601.391
Rasio kredit bermasalah (NPL) - kotor terhadap jumlah kredit Non-performing loan ratio - gross to loan was 2.52% and 3.25% as
adalah 2,52% dan 3,25% pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 of December 31, 2025 and December 31, 2024.
Desember 2024.
Rasio kredit bermasalah (NPL) - bersih terhadap jumlah kredit Non-performing loan ratio - net to loan was 1.07% and 1.68% as of
adalah 1,07% dan 1,68% pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 December 31, 2025 and December 31, 2024.
Desember 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank memenuhi As of December 31, 2025 and 2024, the Bank complied with Legal
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan tentang Batas Maksimum Lending Limit (LLL) requirements of Financial Services Authority.
Pemberian Kredit (BMPK).
Pengungkapan lebih lanjut pada kredit yang diberikan diungkapkan The further disclosures on loans are presented in Note 10.
pada Catatan 10.
g. Tagihan Akseptasi g. Acceptance Receivables
Berdasarkan kolektibilitas sesuai Peraturan OJK By Financial Service Authority Rule collectibility
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, semua tagihan All acceptance receivables are classified as current as of December
akseptasi diklasifikasikan lancar. 31, 2025 and 2024.
Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan akseptasi diungkapkan The further disclosures on acceptance receivables are presented in
pada Catatan 11. Note 11.
93
Page 370
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
42. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 42. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
h. Manajemen Risiko h. Risk management
Risiko kepatuhan Compliance risk
Tabel di bawah ini merangkum rasio-rasio yang dijaga oleh Bank Table below summarizes ratios of the Bank that maintained to
sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia yang berlaku. Pada comply with Bank Indonesia (BI) Regulations. In 2025 and 2024
tahun 2025 dan 2024 tidak terdapat pelanggaran dan pelampauan there is no violations or excesses of the applicable Financial
terhadap peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku. Services Authority Regulations.
2025 2024
Permodalan: Capital:
Rasio kecukupan modal 22,75% 23,60% Capital adequacy ratio
Rasio modal inti terhadap jumlah aset 12,06% 13,01% Core capital to total assets ratio
Aset produktif: Productive assets:
Aset produktif bermasalah 0,93% 1,18% Impairment productive assets
Non-performing loan ("NPL") - bersih 1,07% 1,68% Non-performing loan ("NPL") - net
Non-performing loan ("NPL") bruto 2,52% 3,25% Gross non-performing loan ("NPL")
Allowance for impairment losses
CKPN terhadap aset produktif 0,66% 0,71% to productives asset
Pemenuhan CKPN 85,18% 81,04% Fulfillment of allowance for impairment losses
Rentabilitas: Rentability:
Return on Assets ("ROA") 0,84% 0,95% Return on Assets ("ROA")
Return on Equity ("ROE") 5,24% 5,83% Return on Equity ("ROE")
Net Interest Margin ("NIM") 3,26% 3,19% Net Interest Margin ("NIM")
Beban Operasi terhadap Operating Expense to
Pendapatan Operasi ("BOPO") 86,73% 84,37% Operating income
Kepatuhan: Compliance:
Likuiditas Liquidity
Loan to Funding Ratio ("LFR") 50,87% 52,64% Loan to Funding Ratio ("LFR")
Persentase pelanggaran BMPK Violations of Legal Lending Limit
Pihak terkait 0,00% 0,00% Related parties
Pihak tidak terkait 0,00% 0,00% Unrelated parties
Persentase pelampauan BMPK Percentage excess of Legal Lending Limit
Pihak terkait 0,00% 0,00% Related parties
Pihak tidak terkait 0,00% 0,00% Unrelated parties
Giro Wajib Minimum ("GWM") Minimum Statutory Reserves ("GWM")
Rupiah 10,65% 10,52% Rupiah
Valas 5,90% 5,69% Valas
Posisi Devisa Neto ("PDN") Percentage of
secara keseluruhan 0,31% 0,25% Net Open Position ("NOP") - aggregate
i. Posisi Devisa Neto (PDN) i. Net Open Position (NOP)
Perhitungan posisi devisa neto bank berdasarkan pada Peraturan The calculation of the net open position of banks is based on Bank
Bank Indonesia No.12/10/PBI/2010 tanggal 1 Juli 2010 dan Indonesia Regulation No.12/10/PBI/2010 dated July 1, 2010 and
Peraturan Bank Indonesia No.17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 Bank Indonesia Regulation No.17/5/PBI/2015 dated May 29, 2015
tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Bank Indonesia concerning the Fourth Amendment to Bank Indonesia Regulation
No.5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto Bank Umum. No.5/13/PBI/ 2003 concerning the Net Open Position of Commercial
Berdasarkan peraturan tersebut, mulai tanggal 1 Juli 2010, Bank Banks. Based on this regulation, starting on July 1, 2010, the Bank is
hanya diwajibkan untuk menjaga posisi devisa neto secara only required to maintain a net open position as a whole at a
keseluruhan maksimum 20% dari total modal. maximum of 20% of total capital.
PDN adalah jumlah dari nilai absolut selisih bersih aktiva dan NOP is the sum of the absolute values of the net difference between
pasiva dalam laporan posisi keuangan untuk setiap valuta asing assets and liabilities in the statement of financial position for each
dan selisih bersih tagihan dan kewajiban komitmen dan kontinjensi foreign currency and the net difference of receivables and
dalam rekening administratif untuk setiap valuta asing, yang commitments and contingent liabilities in the administrative accounts
semuanya dinyatakan dalam Rupiah. for each foreign currency, which are all stated in Rupiah.
94
Page 371
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
42. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 42. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
i. Posisi Devisa Neto (PDN) (lanjutan) i. Net Open Position (NOP) (continued)
Berikut adalah Posisi Devisa Neto Bank pada tanggal 31 Below is the Net Open Position of Bank as of December 31, 2025
Desember 2025 dan 2024 dalam mata uang (ekuivalen Rupiah). and 2024 in currency (Rupiah equivalent). These amounts are
Nilai ini adalah yang dilaporkan kepada Bank Indonesia pada reported to Bank Indonesia on the statement of financial position’s
tanggal laporan posisi keuangan sebagai bagian dari laporan date as part of daily reporting.
harian.
2025
Aset dan Liabilitas dan
rekening rekening
administratif/ administratif/
Assets and Liabilities and Posisi Devisa
administrative administrative Neto/ Net Open Nilai absolut/
accounts accounts Position Absolute value
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Mata uang Currencies
Dolar Amerika Serikat 1.608.084 1.742.093 (134.009) 134.009 United States Dollars
Dolar Australia 50.191 49.497 694 694 Australian Dollars
Dolar Singapura 35.471 34.600 871 871 Singapore Dollars
Yen Jepang 6.862 5.979 883 883 Japanese Yen
Yuan China 3.506 2.021 1.485 1.485 Chinese Yuan
Euro Eropa 2.201 8 2.193 2.193 European Euro
Dolar Hong Kong 463 - 463 463 Hong Kong Dollars
1.706.778 1.834.198 (127.420) 140.598
Rekening administratif Administrative accounts
Mata uang Currencies
Dolar Amerika Serikat 158.830 22.461 136.369 136.369 United States Dollars
Yen Jepang 2.582 - 2.582 2.582 Japanese Yen
Dolar Australia 1.115 - 1.115 1.115 Australian Dollars
162.527 22.461 140.066 140.066
Jumlah 1.869.305 1.856.659 12.646 280.664 Total
Modal 4.140.709 Equity
Rasio Posisi Devisa Neto 0,31% Net Open Position ratio
95
Page 372
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
42. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 42. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
i. Posisi Devisa Neto (PDN) (lanjutan) i. Net Open Position (NOP) (continued)
Berikut adalah Posisi Devisa Neto Bank pada tanggal 31 Below is the Net Open Position of Bank as of December 31, 2025
Desember 2025 dan 2024 dalam mata uang (ekuivalen Rupiah). and 2024 in currency (Rupiah equivalent). These amounts are
Nilai ini adalah yang dilaporkan kepada Bank Indonesia pada reported to Bank Indonesia on the statement of financial position’s
tanggal laporan posisi keuangan sebagai bagian dari laporan date as part of daily reporting. (continued)
harian. (lanjutan)
2024
Aset dan Liabilitas dan
rekening rekening
administratif/ administratif/
Assets and Liabilities and Posisi Devisa
administrative administrative Neto/ Net Open Nilai absolut/
accounts accounts Position Absolute value
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Mata uang Currencies
Dolar Amerika Serikat 1.630.749 1.679.663 (48.914) 48.914 United States Dollars
Dolar Australia 45.471 45.226 246 246 Australian Dollars
Dolar Singapura 35.722 35.123 599 599 Singapore Dollars
Yen Jepang 21.436 20.128 1.308 1.308 Japanese Yen
Yuan China 5.902 1.231 4.671 4.671 Chinese Yuan
Euro Eropa 1.475 105 1.370 1.370 European Euro
Dolar Hong Kong 210 - 210 210 Hong Kong Dollars
1.740.965 1.781.476 (40.511) 57.317
Rekening administratif Administrative accounts
Mata uang Currencies
Dolar Amerika Serikat 126.265 77.094 49.171 49.171 United States Dollars
Dolar Australia 2.003 - 2.003 2.003 Australian Dollars
Yen Jepang - 824 (824) 824 Japanese Yen
128.268 77.918 50.350 51.998
Jumlah 1.869.233 1.859.394 9.839 109.315 Total
Modal 3.882.997 Equity
Rasio Posisi Devisa Neto 0,25% Net Open Position ratio
j. Manajemen Modal j. Capital Management
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menentukan dan mengawasi Financial Services Authority (OJK) sets and monitors capital
kebutuhan modal Bank. Bank diwajibkan untuk mentaati peraturan requirements for the Bank. The Bank is required to comply with
yang berlaku dalam hal ini modal yang diwajibkan regulator. prevailing regulation in respect of regulatory capital. The Bank's
Pendekatan Bank terhadap pengelolaan modal ditentukan oleh approach to capital management is driven by bank's strategic and
strategi dan persyaratan organisasi bank, dengan organisational requirements, taking into account regulatory,
memperhitungkan peraturan, serta keadaan ekonomi dan economic and commercial environment.
komersial.
Bank mematuhi semua persyaratan modal yang ditetapkan oleh Bank has complied with all regulator imposed capital requirements
pihak regulator sepanjang periode pelaporan, khususnya throughout the reporting period, particularly regarding Capital
berkenaan dengan perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Adequacy Ratio (CAR) and calculation of Risk Weighted Assets
Minimum (KPMM) dan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). (RWA).
96
Page 373
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
42. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 42. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
j. Manajemen Modal (lanjutan) j. Capital Management (continued)
Bank menghitung kebutuhan modal berdasarkan Peraturan Bank calculates its capital requirements in accordance with Financial
Otoritas Jasa Keuangan No.27 Tahun 2022 tentang Kewajiban Services Authority Regulation No. 27 Year 2022 about Minimum
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum" dan Surat Edaran OJK Capital Reserve or Commercial Bank"and OJK Circular Letter
No.43/SEOJK.03/2016 tentang "Transparansi dan Publikasi No.43/SEOJK.03/2016 about "Transparency and Publication
Laporan Bank Umum Konvensional", dimana modal yang Conventional Commercial Bank Report", where the regulatory capital
diwajibkan regulator dianalisa dalam dua tier sebagai berikut: is analysed into two tiers as follows:
- Modal inti (tier 1), yang terdiri dari modal inti utama dan modal - Tier 1 capital, which consists of core and additional core capital.
inti tambahan. Modal inti utama antara lain meliputi modal Core capital includes issued and fully paid-up capital, additional
ditempatkan dan disetor penuh, tambahan modal disetor, paid-in capital, general reserve, specific reserve, retained earnings
cadangan umum, laba tahun-tahun lalu dan tahun berjalan and profit for the year (100%), other comprehensive income
(100%), penghasilan komprehensif lainnya berupa potensi deriving from potential gain/loss from the changes in fair value of
keuntungan/kerugian yang berasal dari perubahan nilai wajar financial assets classified as available-for-sale, shortfall between
aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual, selisih allowable amount of allowance for uncollectible account on
kurang dari penyisihan penghapusan aset produktif sesuai productive assets according to Financial Services Authority
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan cadangan kerugian guideline and allowance for impairment losses on productive
penurunan nilai aset produktif yang diperbolehkan. Aset pajak assets. Deferred tax assets, intangible assets (including goodwill)
tangguhan, aset takberwujud (termasuk goodwill ) dan and share investments (100%) are deducted from core capital.
penyertaan (100%) merupakan faktor pengurang modal inti Additional core capital includes non-cumulative preference shares,
utama. Modal inti tambahan antara lain terdiri dari saham subordinated securities and subordinated debts net of buyback
preferen, surat berharga subordinasi dan pinjaman subordinasi portion.
dimana ketiganya bersifat non kumulatif setelah dikurangi
pembelian kembali.
- Modal pelengkap (tier 2) antara lain meliputi surat berharga - Supplementary capital (tier 2), which includes subordinated
subordinasi dan pinjaman subordinasi serta penyisihan securities and subordinated debts and allowance for uncollectible
penghapusan aset produktif sesuai ketentuan Otoritas Jasa account on productive assets according to Financial Services
Keuangan. Authority.
Beberapa batasan berlaku untuk bagian-bagian modal yang Various limits have been set to elements of the regulatory capital,
diwajibkan oleh regulator, antara lain Bank wajib menyediakan such as Banks are required to provide core capital (tier 1) at a
modal inti (tier 1) paling rendah sebesar 6% dari ATMR dan modal minimum of 6% from Risk Weighted Assets and Common Equity tier
inti utama (Common Equity tier 1) paling rendah sebesar 4,5% dari 1 at a minimum of 4.5% from Risk Weighted Assets, both individually
ATMR, baik secara individual maupun secara konsolidasi dengan and consolidated level with subsidiary.
entitas anak.
- Modal tier 1, meliputi modal ditempatkan dan disetor penuh, - Tier 1 capital, which includes issued and fully paid share capital,
cadangan umum, saldo laba dan laba periode berjalan. general reserve, retained earnings and profit for the period.
- Modal tier 2, meliputi penyisihan kerugian penurunan nilai yang - Tier 2 capital, which includes the eligible amount of allowance for
diperbolehkan. impairment losses.
Berbagai batasan telah diterapkan untuk bagian-bagian modal yang Various limits are applied to elements of the regulatory capital. The
diwajibkan oleh regulator. Pengaruh dari pajak tangguhan telah effect of deferred taxation has been excluded in determining the
dikeluarkan dalam menentukan jumlah saldo laba untuk modal tier amount of retained earnings for tier 1 capital; only 50 percent of the
1; hanya 50 persen laba periode berjalan sebelum pajak tangguhan profit for the period before deferred taxation being included in tier 1
yang dapat diperhitungkan dalam modal tier 1; dan modal tier 2 capital; and qualifying tier 2 capital cannot exceed tier 1 capital.
tidak boleh melebihi modal tier 1. Juga terdapat batasan jumlah There is also a restriction on the amount of collective impairment
penyisihan kolektif penurunan nilai yang boleh dimasukkan sebagai allowances that may be included as part of tier 2 capital.
bagian dari modal tier 2.
Aset Tertimbang Menurut Risiko ("ATMR") Bank ditentukan The Bank's risk weighted assets ("ATMR") are determined according
berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan yang to specified requirements that seek to reflect the varying levels of risk
mencerminkan berbagai tingkatan risiko yang terkait dengan aset attached to assets and exposures not recognised in the statement of
dan eksposur, yang tidak tercermin dalam laporan posisi keuangan. financial position. Based on Financial Services Authority's
Berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan, Bank diharuskan regulations, the Bank needs to take into consideration its credit risk,
untuk mempertimbangkan risiko kredit, risiko pasar dan risiko market risk and operational risk in measuring the ATMR.
operasional dalam mengukur ATMR Bank.
97
Page 374
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
42. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 42. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
j. Manajemen Modal (lanjutan) j. Capital Management (continued)
Kebijakan Bank adalah menjaga modal yang kuat untuk menjaga The Bank's policy is to maintain a strong capital base so as to
kepercayaan pemodal, kreditur dan pasar dan untuk maintain investor, creditor and market confidence and to sustain
mempertahankan perkembangan bisnis di masa depan. Pengaruh future development of business. The impact of the level of capital on
tingkat modal terhadap tingkat pengembalian ke pemegang saham shareholders' return is also recognised and the Banks also recognise
juga diperhitungkan dan Bank juga memahami perlunya menjaga the need to maintain a balance between the higher return that might
keseimbangan antara tingkat pengembalian yang tinggi, yang be possible with greater gearing and the advantages and security
dimungkinkan dengan gearing yang lebih besar serta keuntungan- level afforded by a strong capital position.
keuntungan dan tingkat keamanan yang didapat dari posisi modal
yang kuat.
Manajemen menggunakan rasio permodalan yang diwajibkan Management uses regulatory capital ratios in order to monitor its
regulator untuk memantau permodalan Bank dan rasio-rasio modal capital base, and these capital ratios remain the industry standards
ini tetap menjadi standar industri untuk mengukur kecukupan for measuring capital adequacy. OJK’s approach to such
modal. Pendekatan OJK untuk pengukuran ini terutama didasarkan measurement is primarily based on monitoring the relationship of the
pada pemantauan hubungan antara profil risiko Bank dengan Bank’s risk profile with the available capital. The Bank is required to
ketersediaan modal. Bank wajib menyediakan modal minimum provide minimum capital based on the risk profile.
sesuai profil risiko.
Penyediaan modal minimum sebagaimana dimaksud ditetapkan Minimum capital requirements are as follows:
sebagai berikut:
a. Bank dengan profil risiko peringkat 1 (satu), modal minimum a. For banks with risk profile rating 1 (one), the minimum capital
terendah yang wajib dimiliki adalah 8% dari Aset Tertimbang requirement is 8% of Risk Weighted Asset;
Menurut Risiko;
b. Bank dengan profil risiko peringkat 2 (dua), modal minimum b. For banks with risk profile rating 2 (two), the minimum capital
terendah yang wajib dimiliki adalah 9% sampai dengan kurang requirement is 9% to less than 10% of Risk Weighted Asset;
dari 10% dari Aset Tertimbang Menurut Risiko;
c. Bank dengan profil risiko peringkat 3 (tiga), modal minimum c. For banks with risk profile rating 3 (three), the minimum capital
terendah yang wajib dimiliki adalah 10% sampai dengan kurang requirement is 10% to less than 11% of Risk Weighted Asset;
dari 11% dari Aset Tertimbang Menurut Risiko;
d. Bank dengan profil risiko peringkat 4 (empat) atau 5 (lima), d. For banks with risk profile rating 4 (four) or 5 (five), the minimum
modal minimum terendah yang wajib dimiliki adalah 11% sampai capital requirement is 11% to less than 14% of Risk Weighted
dengan kurang dari 14% dari Aset Tertimbang Menurut Risiko. Asset.
Posisi modal yang diwajibkan regulator Bank sesuai peraturan The Bank's regulatory capital position under prevailing Financial
Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku pada tanggal 31 Desember Services Authority regulation as of December 31, 2025 and 2024,
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: was as follows:
2025 2024
Modal inti (Tier 1) 3.990.957.074.708 3.759.031.504.588 Core capital (Tier 1)
Modal pelengkap (Tier 2) 151.714.733.774 132.951.874.200 Supplementary capital (Tier 2)
Jumlah modal 4.142.671.808.482 3.891.983.378.788 Total capital
Aset Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Asset
Risiko kredit 17.165.889.000.000 15.511.387.000.000 Credit risk
Risiko pasar 15.175.000.000 11.807.000.000 Market risk
Risiko operasional 1.024.770.000.000 965.955.000.000 Operational risk
Jumlah Aset Tertimbang Menurut
Risiko 18.205.834.000.000 16.489.149.000.000 Total Risk Weighted Asset
Rasio kecukupan modal Capital Adequacy Ratio
Rasio CET 1 21,92% 22,80% CET 1 Ratio
Rasio tier 1 21,92% 22,80% Tier 1 Ratio
Rasio tier 2 0,83% 0,81% Tier 2 Ratio
Rasio modal inti terhadap ATMR 22,75% 23,60% Ratio of core capital to ATMR
98
Page 375
The original financial statements included herein are in the Indonesian language
PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk PT BANK MULTIARTA SENTOSA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut and for the years then ended
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
42. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN OLEH 42. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
STANDAR AKUNTANSI INDONESIA (lanjutan) INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini merupakan The following additional information presented below is information
informasi yang disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak required by applicable regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Accounting Standards: (continued)
Indonesia: (lanjutan)
j. Manajemen Modal (lanjutan) j. Capital Management (continued)
2025 2024
Rasio kewajiban penyediaan Capital adequacy
modal minimum untuk risiko kredit ratio (CAR) with credit
dan risiko operasional 22,77% 23,62% and operational risk
Rasio kewajiban penyediaan Capital adequacy ratio (CAR)
modal minimum untuk risiko kredit, with credit, market
risiko pasar dan risiko operasional 22,75% 23,60% and operational risk
Rasio kewajiban penyediaan Minimum capital adequacy
modal minimum yang diwajibkan 9%-<10% 9%-<10% ratio required
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berwenang menetapkan modal Financial Services Authority (OJK) is authorised to stipulate minimum
minimum lebih besar dari modal minimum dalam hal OJK menilai capital greater than minimum capital in terms of OJK assesses a
suatu bank menghadapi potensi kerugian yang membutuhkan bank as facing potential losses which requires a larger capital.
modal lebih besar.
Berdasarkan self-assessment Bank, pada tanggal 31 Desember Based on its self-assessment, as of December 31, 2025 and 2024
2025 dan 2024 profil risiko Bank dinilai berada pada peringkat 2. the Bank’s risk profile is assessed to be in rating 2. Therefore, the
Oleh karena itu, Bank berkewajiban untuk memenuhi modal Bank is required to provide a minimum capital of 9% to less than
minimum sebesar 9% sampai dengan kurang dari 10%. Kewajiban 10%. The Bank Capital Adequate Ratio was 22.75% and 23.60%
Penyediaan Modal Minimum Bank berada pada level di atas modal which was higher than the required minimum provision of capital.
minimum yang diwajibkan tersebut, yaitu sebesar 22,75% dan
23,60%.
99
Page 376
PT Danabina Sentana dan Entitas Anak
Laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
beserta laporan auditor independen
Page 377
DAFTAR ISI
Halaman
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
LAPORAN KEUANGAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 1-2
LAPORAN LABA RUGI DAN
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN 3-4
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN 5
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN 6-7
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN 8 - 81
Page 378
Page 379
Page 380
Page 381
Page 382
Page 383
37'$1$%,1$6(17$1$'$1(17,7$6$1$.
/$325$1326,6,.(8$1*$1.2162/,'$6,$1
'HVHPEHU
'LVDMLNDQGDODP5XSLDKNHFXDOLGLQ\DWDNDQODLQ
&DWDWDQ
$6(7
.DV
*LURSDGD%DQN,QGRQHVLD
*LURSDGDEDQNODLQSLKDNNHWLJD
&DGDQJDQNHUXJLDQSHQXUXQDQQLODL
-XPODKEHUVLK
3HQHPSDWDQSDGD%DQN,QGRQHVLDGDQ
EDQNODLQSLKDNNHWLJD
&DGDQJDQNHUXJLDQSHQXUXQDQQLODL
SHQHPSDWDQSDGDEDQNODLQ
-XPODKEHUVLK
(IHNHIHNSLKDNNHWLJD
&DGDQJDQNHUXJLDQSHQXUXQDQQLODL
-XPODKEHUVLK
(IHN\DQJGLEHOLGHQJDQMDQML
GLMXDONHPEDOLSLKDNNHWLJD
.UHGLW\DQJGLEHULNDQ
3LKDNEHUHODVL
3LKDNNHWLJD
&DGDQJDQNHUXJLDQSHQXUXQDQQLODL
-XPODKEHUVLK
7DJLKDQDNVHSWDVLSLKDNNHWLJD
&DGDQJDQNHUXJLDQSHQXUXQDQQLODL
-XPODKEHUVLK
$VHWWHWDSEHUVLK
$VHWSDMDNWDQJJXKDQEHUVLK G
$VHWODLQODLQEHUVLK
727$/$6(7
&DWDWDQDWDVODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQPHUXSDNDQ
EDJLDQ\DQJWLGDNWHUSLVDKNDQGDULODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQVHFDUDNHVHOXUXKDQ
Page 384
37'$1$%,1$6(17$1$'$1(17,7$6$1$.
/$325$1326,6,.(8$1*$1.2162/,'$6,$1
'HVHPEHU
'LVDMLNDQGDODP5XSLDKNHFXDOLGLQ\DWDNDQODLQ
&DWDWDQ
/,$%,/,7$6
/LDELOLWDVVHJHUD
6LPSDQDQQDVDEDK
3LKDNEHUHODVL
3LKDNNHWLJD
-XPODK
6LPSDQDQGDULEDQNODLQSLKDNNHWLJD
/LDELOLWDVDNVHSWDVLSLKDNNHWLJD
3LQMDPDQNHSDGDSHPHJDQJVDKDP
8WDQJSDMDN D
/LDELOLWDVLPEDODQSDVFDNHUMD
/LDELOLWDVODLQODLQ
727$//,$%,/,7$6
(.8,7$6
0RGDOVDKDPQLODLQRPLQDO5SSHUVDKDP
0RGDOGDVDUVDKDP
0RGDOGLWHPSDWNDQGDQGLVHWRU
SHQXKVDKDP
7DPEDKDQPRGDOGLVHWRU
&DGDQJDQXPXP
6DOGRODED
6HOLVLKWUDQVDNVLGHQJDQNHSHQWLQJDQ
QRQSHQJHQGDOL
.RPSRQHQHNXLWDVODLQQ\D
6XEMXPODK
.HSHQWLQJDQQRQSHQJHQGDOL
-80/$+(.8,7$6
-80/$+/,$%,/,7$6'$1(.8,7$6
&DWDWDQDWDVODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQPHUXSDNDQ
EDJLDQ\DQJWLGDNWHUSLVDKNDQGDULODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQVHFDUDNHVHOXUXKDQ
Page 385
37'$1$%,1$6(17$1$'$1(17,7$6$1$.
/$325$1/$%$58*,'$13(1*+$6,/$1.2035(+(16,)/$,1.2162/,'$6,$1
8QWXNWDKXQ\DQJEHUDNKLUSDGDWDQJJDO'HVHPEHU
'LVDMLNDQGDODP5XSLDKNHFXDOLGLQ\DWDNDQODLQ
&DWDWDQ
3(1'$3$7$1'$1%(%$1
23(5$6,21$/
3HQGDSDWDQEXQJD
%HEDQEXQJD
3HQGDSDWDQEXQJDEHUVLK
3HQGDSDWDQRSHUDVLRQDOODLQQ\D
3URYLVLGDQNRPLVLVHODLQGDULNUHGLWEHUVLK
/DLQODLQ
-XPODKSHQGDSDWDQRSHUDVLRQDOODLQQ\D
%HEDQFDGDQJDQNHUXJLDQSHQXUXQDQQLODL
%HEDQRSHUDVLRQDOODLQQ\D
8PXPGDQDGPLQLVWUDVL
7HQDJDNHUMD
-XPODKEHEDQRSHUDVLRQDOODLQQ\D
%HEDQRSHUDVLRQDOODLQQ\DEHUVLK
/$%$23(5$6,21$/%(56,+
3(1'$3$7$1'$1%(%$1121
23(5$6,21$/
3HQGDSDWDQQRQRSHUDVLRQDO
%HEDQQRQRSHUDVLRQDO
%(%$112123(5$6,21$/%(56,+
/$%$6(%(/80%(%$13$-$.3(1*+$6,/$1
3$-$.3(1*+$6,/$1%$'$1 F
/$%$%(56,+7$+81%(5-$/$1
&DWDWDQDWDVODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQPHUXSDNDQ
EDJLDQ\DQJWLGDNWHUSLVDKNDQGDULODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQVHFDUDNHVHOXUXKDQ
Page 386
37'$1$%,1$6(17$1$'$1(17,7$6$1$.
/$325$1/$%$58*,'$13(1*+$6,/$1.2035(+(16,)/$,1.2162/,'$6,$1
8QWXNWDKXQ\DQJEHUDNKLUSDGDWDQJJDO'HVHPEHU
'LVDMLNDQGDODP5XSLDKNHFXDOLGLQ\DWDNDQODLQ
&DWDWDQ
3(1*+$6,/$1.2035(+(16,)/$,11<$
3RVSRV\DQJWLGDNDNDQGLUHNODVLILNDVLNDQ
NHODEDUXJL
3HQJXNXUDQNHPEDOLDWDVNHZDMLEDQ
LPEDODQSDVWL
3DMDNSHQJKDVLODQWHUNDLWGHQJDQSRVSRV
\DQJWLGDNDNDQGLUHNODVLILNDVLNDQNH
ODEDUXJL
3RVSRV\DQJDNDQGLUHNODVLILNDVLNDQNHODEDUXJL
3HUXEDKDQQLODLZDMDUDVHWNHXDQJDQ\DQJ
GLXNXUSDGDQLODLZDMDUPHODOXL
SHQJKDVLODQNRPSUHKHQVLIODLQ
3DMDNSHQJKDVLODQWHUNDLWGHQJDQSRVSRV
\DQJDNDQGLUHNODVLILNDVLNDQNHODEDUXJL
3HQ\HVXDLDQDWDVFDGDQJDQNHUXJLDQ
SHQXUXQDQQLODLZDMDUDVHWNHXDQJDQ\DQJ
GLXNXUSDGDSHQJKDVLODQNRPSUHKHQVLI
-80/$+3(1*+$6,/$1.2035(+(16,)/$,1
7$+81%(5-$/$16(7(/$+3$-$.
-80/$+/$%$.2035(+(16,)
7$+81%(5-$/$1
/$%$<$1*'$3$7',$75,%86,.$1.(3$'$
3HPLOLNHQWLWDVLQGXN
.HSHQWLQJDQQRQSHQJHQGDOL
/$%$.2035(+(16,)<$1*'$3$7
',$75,%86,.$1.(3$'$
3HPLOLNHQWLWDVLQGXN
.HSHQWLQJDQQRQSHQJHQGDOL
&DWDWDQDWDVODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQPHUXSDNDQ
EDJLDQ\DQJWLGDNWHUSLVDKNDQGDULODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQVHFDUDNHVHOXUXKDQ
Page 387
37'$1$%,1$6(17$1$'$1(17,7$6$1$.
/$325$13(58%$+$1(.8,7$6.2162/,'$6,$1
8QWXNWDKXQ\DQJEHUDNKLUSDGDWDQJJDO'HVHPEHU
'LVDMLNDQGDODP5XSLDKNHFXDOLGLQ\DWDNDQODLQ
6DOGRODED 6HOLVLKWUDQVDNVL
7DPEDKDQ %HOXPGLWHQWXNDQ 7HODKGLWHQWXNDQ GHQJDQNHSHQWLQJDQ .RPSRQHQ .HSHQWLQJDQ
0RGDOVDKDP PRGDOGLVHWRU SHQJJXQDDQQ\D SHQJJXQDDQQ\D QRQSHQJHQGDOL HNXLWDVODLQ QRQSHQJHQGDOL -XPODKHNXLWDV
6DOGRSDGDWDQJJDO'HVHPEHU
/DEDEHUVLKWDKXQEHUMDODQ
'LSLQGDKNDQNHVDOGRODED
3HQGDSDWDQNRPSUHKHQVLIODLQQ\D
6DOGRSDGDWDQJJDO'HVHPEHU
/DEDEHUVLKWDKXQEHUMDODQ
'LYLGHQWXQDL
'LSLQGDKNDQNHVDOGRODED
3HQGDSDWDQNRPSUHKHQVLIODLQQ\D
6DOGRSDGDWDQJJDO'HVHPEHU
&DWDWDQDWDVODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQPHUXSDNDQ
EDJLDQ\DQJWLGDNWHUSLVDKNDQGDULODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQVHFDUDNHVHOXUXKDQ
Page 388
37'$1$%,1$6(17$1$'$1(17,7$6$1$.
/$325$1$586.$6.2162/,'$6,$1
8QWXNWDKXQ\DQJEHUDNKLUSDGDWDQJJDO'HVHPEHU
'LVDMLNDQGDODP5XSLDKNHFXDOLGLQ\DWDNDQODLQ
$586.$6'$5,$.7,9,7$623(5$6,
3HQHULPDDQEXQJDSURYLVLGDQNRPLVL
3HPED\DUDQEXQJD
3HPED\DUDQEHEDQWHQDJDNHUMD
3HPED\DUDQEHEDQXPXPGDQDGPLQLVWUDVL
EHEDQQRQRSHUDVLRQDO
3HQHULPDDQGDULSHQGDSDWDQRSHUDVLRQDOODLQQ\D
SHQGDSDWDQQRQRSHUDVLRQDO
3HPED\DUDQSDMDNSHQJKDVLODQ
$UXVNDVVHEHOXPSHUXEDKDQ
GDODPDVHWGDQOLDELOLWDVRSHUDVL
3HUXEDKDQGDODPDVHWGDQOLDELOLWDVRSHUDVL
3HQXUXQDQDVHWRSHUDVL
.UHGLW\DQJGLEHULNDQ
$VHWODLQODLQ
.HQDLNDQOLDELOLWDVRSHUDVL
*LUR
7DEXQJDQ
'HSRVLWR
/LDELOLWDVVHJHUD
/LDELOLWDVODLQODLQ
.DVEHUVLK\DQJGLSHUROHKGDUL GLJXQDNDQXQWXN
DNWLYLWDVRSHUDVL
$586.$6'$5,$.7,9,7$6,19(67$6,
(IHNHIHN
3HUROHKDQDVHWWHWDS &DWDWDQ
3HPED\DUDQGLYLGHQNDV
3HQHULPDDQGLYLGHQ
+DVLOSHQMXDODQDVHWWHWDS &DWDWDQ
.DVEHUVLKGLJXQDNDQXQWXN
DNWLYLWDVLQYHVWDVL
$586.$6'$5,$.7,9,7$63(1'$1$$1
3HPED\DUDQEXQJDSLQMDPDQ
3HPED\DUDQSLQMDPDQ
$UXVNDVEHUVLKGLJXQDNDQXQWXNDNWLYLWDVSHQGDQDDQ
&DWDWDQDWDVODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQPHUXSDNDQ
EDJLDQ\DQJWLGDNWHUSLVDKNDQGDULODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQVHFDUDNHVHOXUXKDQ
Page 389
37'$1$%,1$6(17$1$'$1(17,7$6$1$.
/$325$1$586.$6.2162/,'$6,$1
8QWXNWDKXQ\DQJEHUDNKLUSDGDWDQJJDO'HVHPEHU
'LVDMLNDQGDODP5XSLDKNHFXDOLGLQ\DWDNDQODLQ
.(1$,.$1 3(18581$1 %(56,+.$6
'$16(7$5$.$6
.$6'$16(7$5$.$6$:$/7$+81
/DEDQLODLWXNDUSDGDNDVGDQVHWDUDNDV
.$6'$16(7$5$.$6$.+,57$+81
.DVGDQVHWDUDNDVWHUGLULGDUL
.DV &DWDWDQ
*LURSDGD%DQN,QGRQHVLD &DWDWDQ
*LURSDGDEDQNODLQ &DWDWDQ
3HQHPSDWDQSDGD%DQN,QGRQHVLDGDQ
EDQNODLQ &DWDWDQ
-XPODK
&DWDWDQDWDVODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQPHUXSDNDQ
EDJLDQ\DQJWLGDNWHUSLVDKNDQGDULODSRUDQNHXDQJDQNRQVROLGDVLDQVHFDUDNHVHOXUXKDQ
Page 390
37'$1$%,1$6(17$1$'$1(17,7$6$1$.
&$7$7$1$7$6/$325$1.(8$1*$1.2162/,'$6,$1
'HVHPEHU
GDQXQWXNWDKXQ\DQJEHUDNKLUSDGDWDQJJDOWHUVHEXW
'LVDMLNDQGDODP5XSLDKNHFXDOLGLQ\DWDNDQODLQ
,1)250$6,8080
D 3HQGLULDQ3HUXVDKDDQGDQ,QIRUPDVL8PXP
3HUXVDKDDQ
37 'DQDELQD 6HQWDQD 3HUXVDKDDQ GLGLULNDQ EHUGDVDUNDQ $NWD 1R WDQJJDO 2NWREHU ROHK 0XGRILU +DGL 6+
1RWDULV GL -DNDUWD \DQJ WHODK GLXEDK GDQ GLWDPEDK WHUDNKLU GHQJDQ $NWD 1R WDQJJDO 0HL ROHK 3DXOXV :LGRGR
6XJHQJ +DU\RQR 6+ 1RWDULV GL -DNDUWD $NWD SHQGLULDQ 3HUXVDKDDQ WHODK PHPSHUROHK SHQJHVDKDQ GDUL 0HQWHUL .HKDNLPDQ
5HSXEOLN,QGRQHVLDPHODOXL6XUDW.HSXWXVDQ1R&+77KWDQJJDO'HVHPEHU
$QJJDUDQ 'DVDU 3HUXVDKDDQ WHODK PHQJDODPL EHEHUDSD NDOL SHUXEDKDQ WHUDNKLU WHQWDQJ SHQJDOLKDQ VDKDP GDODP
3HUXVDKDDQ VHVXDL GHQJDQ $NWD 1R WDQJJDO 'HVHPEHU ROHK 'U ,UDZDQ 6RHURGMR 6+ 06L 1RWDULV GL -DNDUWD
\DQJ WHODK GLWHULPD VHUWD GLFDWDW GDODP GDWDEDVH 6LVWHP $GPLQLVWUDVL %DGDQ +XNXP .HPHQWHULDQ +XNXP GDQ +DN $VDVL
0DQXVLD5HSXEOLN,QGRQHVLDGHQJDQ6XUDW.HSXWXVDQ1R$+8$+WDQJJDO'HVHPEHU
6DDW LQL 3HUXVDKDDQ EHUNHGXGXNDQ GL -DNDUWD GDQ EHUJHUDN GDODP ELGDQJ XVDKD PHQGLULNDQ SHUXVDKDDQ LNXW VHUWD PHQJDPELO
EDJLDQ GDODP PRGDO VDKDP SHUVHURDQ WHUEDWDV DWDX EDGDQ KXNXP ODLQ EDLN GL GDODP PDXSXQ GL OXDU QHJHUL WDQSD PHQJXUDQJL
SHUVHWXMXDQGDULSLKDN\DQJEHUZHQDQJDWDXPHQJDPELOEDJLDQGDODPSHULNDWDQ
'HZDQ.RPLVDULVGDQ'LUHNVL
%HUGDVDUNDQ $NWD 1R WDQJJDO 1RYHPEHU ROHK &KULVWLQD 'ZL 8WDPL 6+ 0+XP 0.Q 1RWDULV GL -DNDUWD SDUD
SHPHJDQJ VDKDP PHQ\HWXMXL SHUXEDKDQ VXVXQDQ 'HZDQ .RPLVDULV GDQ 'LUHNVL 3HUXEDKDQ LQL WHODK GLWHULPD VHUWD GLFDWDW
GDODP GDWDEDVH 6LVWHP $GPLQLVWUDVL %DGDQ +XNXP .HPHQWHULDQ +XNXP GDQ +DN $VDVL 0DQXVLD 5HSXEOLN ,QGRQHVLD GHQJDQ
6XUDW .HSXWXVDQ 1R$+8$+ WDQJJDO 1RYHPEHU 'HQJDQ GHPLNLDQ VXVXQDQ SHQJXUXV 3HUXVDKDDQ
SHU'HVHPEHUGDQDGDODKVHEDJDLEHULNXW
'HZDQ.RPLVDULV
3UHVLGHQ.RPLVDULV 7HGG\-HIIUH\.DWXDUL
.RPLVDULV $OH[,YDQ7DQR\R
.RPLVDULV +HQGUD*XQDZDQ:LQRWR
'LUHNVL
3UHVLGHQ'LUHNWXU +DQQ\6XWDQWR
'LUHNWXU +DQGR\R6XWDQWR
'LUHNWXU (GG\:LOOLDP.DWXDUL
(QWLWDV$QDN
3HUXVDKDDQ PHPLOLNL SHQ\HUWDDQ ODQJVXQJ GDQDWDX PHPSXQ\DL NHQGDOL DWDV PDQDMHPHQ (QWLWDV $QDN SHU 'HVHPEHU
GDQVHEDJDLEHULNXW
3HUVHQWDVH
.HSHPLOLNDQ -XPODK$VHW 5S
1DPD(QWLWDV$QDN -HQLV8VDKD 'RPLVLOL
37%DQN0XOWLDUWD6HQWRVD7EN 3HUEDQNDQ -DNDUWD
37 %DQN 0XOWLDUWD 6HQWRVD 7EN ³%DQN´ GLGLULNDQ EHUGDVDUNDQ $NWD 1RWDULV + 6DLGXV 6MDKDU 6+ 1R WDQJJDO -XOL
\DQJ WHODK GLVDKNDQ ROHK 0HQWHUL .HKDNLPDQ 5HSXEOLN ,QGRQHVLD GHQJDQ VXUDW NHSXWXVDQQ\D 1R &
+77+ WDQJJDO $JXVWXV 6HGDQJNDQ %DQN EDUX PXODL EHURSHUDVL VHFDUD NRPHUVLDO VHMDN WDQJJDO -DQXDUL
$QJJDUDQ 'DVDU %DQN WHODK PHQJDODPL EHEHUDSD NDOL SHUXEDKDQ WHUDNKLU GHQJDQ $NWD 1RWDULV 1R WDQJJDO 0HL
ROHK 'RNWRU 3XWUD +XWRPR 6+ 0.Q 1RWDULV GL -DNDUWD \DQJ WHODK GLWHULPD VHUWD GLFDWDW GDODP GDWDEDVH 6LVWHP
$GPLQLVWUDVL %DGDQ +XNXP .HPHQWHULDQ +XNXP GDQ +DN $VDVL 0DQXVLD 5HSXEOLN ,QGRQHVLD GHQJDQ 6XUDW .HSXWXVDQ
1R$+8$+WDQJJDO0HL
Page 391
37'$1$%,1$6(17$1$'$1(17,7$6$1$.
&$7$7$1$7$6/$325$1.(8$1*$1.2162/,'$6,$1
'HVHPEHU
GDQXQWXNWDKXQ\DQJEHUDNKLUSDGDWDQJJDOWHUVHEXW
'LVDMLNDQGDODP5XSLDKNHFXDOLGLQ\DWDNDQODLQ
,1)250$6,8080 ODQMXWDQ
D 3HQGLULDQ3HUXVDKDDQGDQ,QIRUPDVL8PXP ODQMXWDQ
(QWLWDV $QDN WHODK PHPSHUROHK L]LQ XVDKD VHEDJDL %DQN 8PXP 'HYLVD PHODOXL 6XUDW .HSXWXVDQ 2WRULWDV -DVD .HXDQJDQ 1R6
3% WDQJJDO -XQL GDQ 6DOLQDQ .HSXWXVDQ $QJJRWD 'HZDQ .RPLVLRQHU 2WRULWDV -DVD .HXDQJDQ 1R .(3
'WHQWDQJSHPEHULDQL]LQPHODNXNDQNHJLDWDQXVDKDGDODPYDOXWDDVLQJEDJL37%DQN0XOWLDUWD6HQWRVD
%HUGDVDUNDQ $NWD 1RWDULV 1R WDQJJDO $JXVWXV ROHK &KULVWLQD 'ZL 8WDPL 6+ 0+XP 0.Q 1RWDULV GL -DNDUWD
SDUD SHPHJDQJ VDKDP PHQ\HWXMXL SHUXEDKDQ VXVXQDQ 'HZDQ .RPLVDULV GDQ 'LUHNVL 3HUXEDKDQ LQL WHODK GLWHULPD VHUWD
GLFDWDW GDODP GDWDEDVH 6LVWHP $GPLQLVWUDVL %DGDQ +XNXP .HPHQWHULDQ +XNXP GDQ +DN $VDVL 0DQXVLD 5HSXEOLN ,QGRQHVLD
GHQJDQ6XUDW.HSXWXVDQ1R$+8$+WDQJJDO$JXVWXV
'HQJDQ GHPLNLDQ VXVXQDQ DQJJRWD 'HZDQ .RPLVDULV GDQ 'LUHNVL .RPLWH $XGLW .RPLWH 3HPDQWDX 5LVLNR VHUWD .RPLWH
5HPXQHUDVLGDQ1RPLQDVLSDGDWDQJJDO'HVHPEHUGDQDGDODKVHEDJDLEHULNXW
'HZDQ.RPLVDULV
.RPLVDULV8WDPD +HQGULN7DQRMR +HQGULN7DQRMR
.RPLVDULV -XZLWD(NDZDWL:LQRWR -XZLWD(NDZDWL:LQRWR
.RPLVDULV,QGHSHQGHQ ,ZDQ1DWDOLSXWUD 7RPP\0XNGDQL
.RPLVDULV,QGHSHQGHQ 1DQF\+HUDZDWL 1DQF\+HUDZDWL
'LUHNVL
'LUHNWXU8WDPD +R'DQQ\+DUWRQR +R'DQQ\+DUWRQR
'LUHNWXU %XGL$IDQGL:LQRWR %XGL$IDQGL:LQRWR
'LUHNWXU )HO\5HWQRZDWL )HO\5HWQRZDWL
'LUHNWXU (GZLQ$ULRQR (GZLQ$ULRQR
'LUHNWXU 5DKPDW%DJDV6DQWRVR 5DKPDW%DJDV6DQWRVR
'LUHNWXU %XGL6HWLDZDQ %XGL6HWLDZDQ
'LDQJNDW PHODOXL 5DSDW 8PXP 3HPHJDQJ 6DKDP /XDU %LDVD 1R WDQJJDO 6HSWHPEHU GDQ GDQ WHODK HIHNWLI VHVXDL GHQJDQ VXUDW 2-. 1R .(35
'WDQJJDO'HVHPEHU
'LDQJNDW PHODOXL 5DSDW 8PXP 3HPHJDQJ 6DKDP 7DKXQDQ 1R WDQJJDO 0HL GDQ WHODK HIHNWLI VHVXDL GHQJDQ VXUDW 2-. 1R .(35' WDQJJDO
$JXVWXV
'LDQJNDW PHODOXL 5DSDW 8PXP 3HPHJDQJ 6DKDP 7DKXQDQ 1R WDQJJDO 0HL GDQ WHODK HIHNWLI VHVXDL GHQJDQ VXUDW 2-. 1R 653% WDQJJDO
$JXVWXV
.RPLWH3HPDQWDX5LVLNR
.HWXD .RPLVDULV,QGHSHQGHQ ,ZDQ1DWDOLSXWUD 7RPP\0XNGDQL
$QJJRWD ,1\RPDQ6LGLD ,1\RPDQ6LGLD
$QJJRWD /XGRYLFXV$UZRNR ,U/$UZRNR00
$QJJRWD -XZLWD(:LQRWR
.RPLWH5HPXQHUDVLGDQ1RPLQDVL
.HWXD .RPLVDULV,QGHSHQGHQ 1DQF\+HUDZDWL 1DQF\+HUDZDWL
$QJJRWD +HQGULN7DQRMR +HQGULN7DQRMR
$QJJRWD /XVLDQD /XVLDQD
.RPLWH$XGLW
.HWXD .RPLVDULV,QGHSHQGHQ 1DQF\+HUDZDWL 1DQF\+HUDZDWL
$QJJRWD ,*GH<DGQ\D.XVXPD ,1\RPDQ6LGLD
$QJJRWD 6LPRQ6XKDUGL ,U/$UZRNR00
3HUVRQHO PDQDMHPHQ NXQFL PHQFDNXS DQJJRWD 'HZDQ .RPLVDULV GDQ 'LUHNVL VHUWD SHMDEDW HNVHNXWLI \DLWX SHMDEDW \DQJ
EHUWDQJJXQJ MDZDE ODQJVXQJ NHSDGD 'LUHNVL DWDX PHPSXQ\DL SHQJDUXK \DQJ VLJQLILNDQ WHUKDGDS NHELMDNDQ GDQDWDX DNWLYLWDV
RSHUDVLRQDO(QWLWDV$QDN
Page 392
37'$1$%,1$6(17$1$'$1(17,7$6$1$.
&$7$7$1$7$6/$325$1.(8$1*$1.2162/,'$6,$1
'HVHPEHU
GDQXQWXNWDKXQ\DQJEHUDNKLUSDGDWDQJJDOWHUVHEXW
'LVDMLNDQGDODP5XSLDKNHFXDOLGLQ\DWDNDQODLQ
,1)250$6,8080 ODQMXWDQ
D 3HQGLULDQ3HUXVDKDDQGDQ,QIRUPDVL8PXP ODQMXWDQ
6HVXDL GHQJDQ SDVDO 3HUXEDKDQ $QJJDUDQ 'DVDU (QWLWDV $QDN UXDQJ OLQJNXS NHJLDWDQ (QWLWDV $QDN DGDODK PHODNXNDQ
XVDKDGLELGDQJMDVDSHUEDQNDQ
(QWLWDV $QDN EHUNHGXGXNDQ GL *UKD %DQN 0$6 -O 6HWLDEXGL 6HODWDQ .DY -DNDUWD GDQ PHODNXNDQ XVDKD VHEDJDL
%DQN XPXP GHQJDQ MXPODK NDU\DZDQ VHEDQ\DN GDQ RUDQJ PDVLQJPDVLQJ SDGD WDKXQ GDQ WLGDN
GLDXGLW
3DGD WDQJJDO 'HVHPEHU GDQ (QWLWDV $QDN PHPLOLNL NDQWRU SXVDW NDQWRU FDEDQJ NDQWRU FDEDQJ SHPEDQWX GDQ
NDQWRUNDVVHEDJDLEHULNXW
.DQWRUSXVDW
.DQWRUFDEDQJ
.DQWRUFDEDQJSHPEDQWX
-XPODK
3DGD WDQJJDO -XQL (QWLWDV $QDN PHPSHUROHK SHUQ\DWDDQ HIHNWLI GDUL 2WRULWDV -DVD .HXDQJDQ ³2-.´ GHQJDQ VXUDW
1R 6' XQWXN PHODNXNDQ 3HQDZDUDQ 8PXP 6DKDP 3HUGDQD (QWLWDV $QDN MXJD PHQHUELWNDQ VHEHVDU
:DUDQ 6HUL , GHQJDQ QLODL QRPLQDO PDVLQJPDVLQJ VDKDP VHEHVDU 5S GDQ PHQHUELWNDQ :DUDQ 6HUL ,
VHEDQ\DNEDQ\DNQ\D \DQJ GLEHULNDQ VHFDUD FXPDFXPD NHSDGD PDV\DUDNDW \DQJ PHPEHOL VDKDP EDUX GDODP
3HQDZDUDQ 8PXP VHUWD PHQ\HWXMXL XQWXN PHQJXEDK VDKDP GDODP VLPSDQDQSRUWRIROLR VHEDQ\DNEDQ\DNQ\D
VDKDP EDUX \DQJ PHUXSDNDQ VDKDPVDKDP KDVLO SHODNVDQDDQ :DUDQ 6HUL , WHUVHEXW 6HWLDS SHPHJDQJ 6DKDP <DQJ
'LWDZDUNDQ \DQJ GLNHOXDUNDQ GDUL SRUWRIROLR GHQJDQ KDUJD SHODNVDQDDQ VHEHVDU 5S 1LODL KDVLO SHODNVDQDDQ :DUDQ 6HUL ,
DGDODKVHEDQ\DNEDQ\DNQ\DVHEHVDU5S
:DUDQ 6HUL , GDSDW GLODNVDQDNDQ PHQMDGL VDKDP (QWLWDV $QDN VHMDN EXODQ VHWHODK GLWHUELWNDQQ\D GDQ PHPLOLNL MDQJND ZDNWX
SHODNVDQDDQ VHODPD EXODQ -DQJND ZDNWX :DUDQ 6HUL , WLGDN GDSDW GLSHUSDQMDQJ 0DVD EHUODNX :DUDQ 6HUL , DGDODK VHMDN
WDQJJDO -XQL KLQJJD WDQJJDO 'HVHPEHU 3DGD WDQJJDO 'HVHPEHU MXPODK :DUDQ 6HUL , \DQJ
GLODNVDQDNDQ DGDODK VHEDQ\DN ZDUDQ GHQJDQ QLODL VHEHVDU 5S 3DGD WDQJJDO 'HVHPEHU
KDVLO SHODNVDQDDQ :DUDQ 6HUL , WHODK PHPSHUROHK NHSXWXVDQ SHPHJDQJ VDKDP LQWL GDQ SHUVHWXMXDQ GDUL 2WRULWDV -DVD
.HXDQJDQ ³2-.´ VHKLQJJDKDVLO:DUDQWHUVHEXWGLFDWDWVHEDJDLPRGDOGLVHWRU
3DGD WDQJJDO 'HVHPEHU GDQ PDVLQJPDVLQJ VHMXPODK OHPEDU VDKDP %DQN WHODK GLFDWDWNDQ SDGD
%XUVD(IHN,QGRQHVLD
E 7DQJJXQJMDZDEPDQDMHPHQGDQSHUVHWXMXDQDWDVODSRUDQNHXDQJDQ
3HQ\XVXQDQ GDQ SHQ\DMLDQ ZDMDU ODSRUDQ NHXDQJDQ NRQVROLGDVLDQ PHUXSDNDQ WDQJJXQJ MDZDE PDQDMHPHQ GDQ WHODK GLVHWXMXL
ROHK'HZDQ'LUHNVLGDQWHODKGLRWRULVDVLXQWXNGLWHUELWNDQSDGDWDQJJDO$SULO
Page 393
37'$1$%,1$6(17$1$'$1(17,7$6$1$.
&$7$7$1$7$6/$325$1.(8$1*$1.2162/,'$6,$1
'HVHPEHU
GDQXQWXNWDKXQ\DQJEHUDNKLUSDGDWDQJJDOWHUVHEXW
'LVDMLNDQGDODP5XSLDKNHFXDOLGLQ\DWDNDQODLQ
75$16$.6,3,+$.%(5(/$6,
%HULNXWLQLDGDODKSLKDNSLKDNEHUHODVLSDGDWDQJJDO'HVHPEHUGDQDGDODKVHEDJDLEHULNXW
1R 1DPDSLKDNEHUHODVL -HQLVKXEXQJDQ 8QVXUWUDQVDNVLSLKDNEHUHODVL
37/XPEXQJ$UWDNHQFDQD 3HPHJDQJVDKDP *LUR
37+DOLP6DNWL 3HPHJDQJVDKDP *LURGDQGHSRVLWR
370XOWL$QHNDGDQD6DNWL 3HPHJDQJVDKDP *LUR
'HZDQ.RPLVDULV'LUHNVLGDQ *LURWDEXQJDQGDQGHSRVLWR
3HMDEDW(NVHNXWLI%DQN 0DQDMHPHQNXQFLGDQSHQJXUXV EHUMDQJND
37.DUXQLD$ODP6HJDU 3LKDNSLKDNWHUNDLWODLQQ\D *LURGDQGHSRVLWR
37:LQJV6XU\D 3LKDNSLKDNWHUNDLWODLQQ\D *LUR
370LWUD$ODP6HJDU 3LKDNSLKDNWHUNDLWODLQQ\D *LUR
376D\DS0DV8WDPD 3LKDNSLKDNWHUNDLWODLQQ\D *LUR
373DUDPDVXND*XSLWD 3LKDNSLKDNWHUNDLWODLQQ\D *LUR
37+DUXP$ODP6HJDU 3LKDNSLKDNWHUNDLWODLQQ\D *LUR
37.DU\DLQGDK$ODP6HMDKWHUD 3LKDNSLKDNWHUNDLWODLQQ\D *LUR
370LWUDMD\D(NDSUDQD 3LKDNSLKDNWHUNDLWODLQQ\D *LUR
7UDQVDNVL GDQ VDOGR GHQJDQ SLKDN EHUHODVL VHUWD SHUVHQWDVH WHUKDGDS PDVLQJPDVLQJ WRWDO WUDQVDNVL GDQ VDOGR DNXQDNXQ \DQJ
WHUNDLWWHULQFLVHEDJDLEHULNXW
$VHW
.UHGLW\DQJGLEHULNDQ
3HQ\LVLKDQNHUXJLDQSHQXUXQDQQLODL
-XPODKNUHGLW\DQJGLEHULNDQEHUVLK
3HUVHQWDVHWHUKDGDSMXPODKDVHW
/LDELOLWDV
6LPSDQDQQDVDEDK
*LUR
7DEXQJDQ
'HSRVLWREHUMDQJND
-XPODK
3HUVHQWDVHWHUKDGDSMXPODKOLDELOLWDV
/LDELOLWDVLPEDODQSDVFDNHUMD
3HUVHQWDVHWHUKDGDSMXPODKOLDELOLWDV
3HQGDSDWDQEXQJD
3HUVHQWDVHWHUKDGDSMXPODKSHQGDSDWDQEXQJD
%HEDQEXQJD
3HUVHQWDVHWHUKDGDSMXPODKEHEDQEXQJD
.RPSHQVDVLNHSDGDSHUVRQLOPDQDMHPHQNXQFL
,PEDODQNHUMDMDQJNDSHQGHN
3HUVHQWDVHWHUKDGDSMXPODKEHEDQWHQDJDNHUMD
6LIDW SLKDN EHUHODVL GDUL WUDQVDNVLWUDQVDNVL WHUVHEXW GLDWDV DGDODK GHQJDQ 3HUXVDKDDQ WHUNDLW PHUXSDNDQ SHPHJDQJ VDKDP
PDQDMHPHQNXQFLGDQNHUDEDWGHNDWGDULPDQDMHPHQVHUWDODLQQ\D
Page 394
37'$1$%,1$6(17$1$'$1(17,7$6$1$.
&$7$7$1$7$6/$325$1.(8$1*$1.2162/,'$6,$1
'HVHPEHU
GDQXQWXNWDKXQ\DQJEHUDNKLUSDGDWDQJJDOWHUVHEXW
'LVDMLNDQGDODP5XSLDKNHFXDOLGLQ\DWDNDQODLQ
.20,70(1'$1.217,1-(16,
.20,70(1
7DJLKDQNRPLWPHQ
3RVLVLSHPEHOLDQVSRW GDQGHULYDWLI
\DQJPDVLKEHUMDODQ
-XPODKWDJLKDQNRPLWPHQ
/LDELOLWDVNRPLWPHQ
)DVLOLWDVNUHGLWQDVDEDK\DQJEHOXPGLWDULN
5XSLDK
9DOXWDDVLQJ
,UUHYRFDEOHOHWWHURIFUHGLW /&
\DQJPDVLKEHUMDODQ
5XSLDK
9DOXWDDVLQJ
3RVLVLSHQMXDODQVSRW GDQGHULYDWLI
\DQJPDVLKEHUMDODQ
-XPODKOLDELOLWDVNRPLWPHQ
-XPODKOLDELOLWDVNRPLWPHQEHUVLK
.217,1-(16,
7DJLKDQNRQWLQMHQVL
3HQGDSDWDQEXQJDNUHGLW
GDODPSHQ\HOHVDLDQ
/LDELOLWDVNRQWLQMHQVL
%DQNJDUDQVL\DQJGLWHUELWNDQ
-XPODKOLDELOLWDVNRQWLQMHQVLEHUVLK
-XPODK,LDELOLWDVNRPLWPHQGDQNRQWLQMHQVLEHUVLK
6(*0(123(5$6,
6HJPHQ *UXS GLVDMLNDQ EHUGDVDUNDQ MHQLV NHJLDWDQ XVDKDQ\D \DNQL NUHGLW WUHDVXUL GDQ HNVSRULPSRU *UXS WLGDN PHPSXQ\DL
SHQGDSDWDQGDQDVHWWLGDNODQFDUGDULSHODQJJDQHNVWHUQDOVHODLQ\DQJGLDWULEXVLNDQNHSDGDQHJDUDGRPLVLOL*UXS
6HJPHQ RSHUDVL GLODSRUNDQ VHVXDL GHQJDQ ODSRUDQ LQWHUQDO *UXS \DQJ GLVLDSNDQ XQWXN PHQJDPELO NHSXWXVDQ RSHUDVLRQDO \DQJ
EHUWDQJJXQJ MDZDE XQWXN PHQJDORNDVLNDQ VXPEHU GD\D NH VHJPHQ WHUWHQWX GDQ SHQLODLDQ DWDV SHUIRUPDQ\D 8QWXN NHSHQWLQJDQ
PDQDMHPHQRSHUDVLRQDO*UXSGLEDJLPHQMDGLHPSDWVHJPHQEHUGDVDUNDQSURGXNGDQMDVDVHEDJDLEHULNXW
6HJPHQNUHGLW
6HJPHQWUHDVXUL
6HJPHQHNVSRULPSRU
6HJPHQODLQODLQ
7LGDN WHUGDSDW SHQGDSDWDQ GDUL VDWX NRQVXPHQ HNVWHUQDO DWDX SLKDN ODLQ \DQJ PHQFDSDL DWDX OHELK GDUL WRWDO SHQGDSDWDQ
*UXSXQWXNWDKXQ\DQJEHUDNKLUSDGDWDQJJDO'HVHPEHUGDQ
Names mentioned 164 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Sambutan
· Direktur Utama
p.2 ×2
unresolved
org
Bank Awards
p.2 ×4
unresolved
org
Bank MAS
· Direktur
p.3 ×350
unresolved
org
Bank MAS Risk Management Net Interest Income
p.3
unresolved
org
Bank MAS Risk Management Process Other Operational Income
p.3
unresolved
org
Bank MAS Risk Management
p.3
unresolved
org
Bank Remuneration Packages
p.4
unresolved
org
Bank Devisa
p.5
unresolved
org
Bank Pembukaan KCP Kelapa Gading Peluncuran
p.5
unresolved
org
Bank MAS Opening
p.5
unresolved
org
Bank MAS Internet Banking
p.5
unresolved
org
Bank BUKU II
p.5
unresolved
org
Bank MAS Setiabudi
p.5
unresolved
org
Bank MAS Setiabudi Bank MAS
p.5
unresolved
org
Bank MAS Substitution
p.6
unresolved
org
Bank MAS Bergabungnya
p.6
unresolved
org
PT Bumi Liputan Angkasa
p.6 ×2
unresolved
org
PT Kalibesar Raya Utama
p.6
unresolved
org
PT Kalibesar Raya Utama Pembaruan
p.6
unresolved
org
Bank MAS Peluncuran
p.6
unresolved
org
Bank MAS Mobile Banking
p.6
unresolved
org
Bank RDN
p.6
unresolved
org
Bank Peluncuran
p.6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.9 ×45
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.13 ×3
unresolved
org
Bank MAS's
p.13 ×13
unresolved
org
Bank MAS’s TPF
p.19 ×2
unresolved
org
Bank MAS Tulungagung. Selain
p.20
unresolved
org
Bank MAS’s Adapun
p.21
unresolved
org
Bank Bank MAS
p.22 ×3
unresolved
org
Bank Soundness Bank MAS
p.23
unresolved
org
Bank MAS. Sinergi
p.24
unresolved
org
Bank MAS’s Third-Party Funds
p.27
unresolved
person
COMMITTEE PERFORMANCE
· Komisaris
p.29
unresolved
person
Tommy Tommy Mukdani
· Komisaris Independen
p.30 ×4
unresolved
org
Bank MAS. APRESIASI
p.30
unresolved
org
Bank MAS. We
p.30
unresolved
org
Bank Umum Konvensional Conventional Bank Kantor Pusat
p.31
unresolved
org
PT Multi Anekadana Sakti
p.31 ×6
unresolved
person
Akta Notaris H. Saidus Sjahar
p.31 ×3
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.31
unresolved
person
Notary H. Saidus Sjahar
p.31
unresolved
org
Minister of Justice
p.31
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.32
unresolved
org
Bank Licensing
p.32
unresolved
org
Financial Services Authority
p.32 ×25
unresolved
org
Bank Groups
p.32
unresolved
person
Ir. H. Juanda
p.38
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.40 ×2
unresolved
org
Rekening Dana Nasabah
p.40
unresolved
org
PT Overseas Raharja.
p.42
unresolved
org
PT Bank Ekonomi Raharja. Since
p.42
unresolved
org
PT Overseas Express Bank
p.42 ×2
unresolved
org
Bank Bali
p.43 ×4
unresolved
org
Bank Ekonomi Raharja Tbk
p.43 ×10
unresolved
org
PT Bali Securities
p.43
unresolved
org
PT Fixed Income Division Head
p.43
unresolved
org
PT Sahabat
p.43
unresolved
—
Tommy Mukdani. Diangkat
· Komisaris Independen
p.43
unresolved
org
PT Astra Sedaya
p.43
unresolved
org
Ekonomi Raharja Tbk
p.43
unresolved
org
PT Bank Permata From
p.43
unresolved
org
PT Sahabat Finansial
· Commissioner
p.43
unresolved
org
Multiarta Sentosa Tbk
p.43 ×5
unresolved
org
Westpac Banking Corp
p.45 ×2
unresolved
org
PT Sari Busanaprana
p.45
unresolved
org
Internasional. Tahun
· Presiden Direktur
p.45 ×2
unresolved
org
PT Bank Multiarta
p.45 ×9
unresolved
org
Bank Hagakita
p.45 ×2
unresolved
org
PT Bank Multiarta Bank Rabobank International Indonesia
p.45
unresolved
org
PT Sari Busanaprana Internasional. In
p.45
unresolved
org
PT Bank Rabobank International Indonesia
p.45
unresolved
—
MAS
· President Director
p.45
unresolved
—
Reappointed
· President Director
p.45 ×2
unresolved
org
PT. Bank International Indonesia
p.46 ×2
unresolved
org
PT HSBC Indonesia. He
p.46
unresolved
org
Bank MAS. Reappointed
p.46
unresolved
org
Departemen Teknologi
p.47
unresolved
org
PT Dompet Karya Atos Worldline
p.47
unresolved
—
Jerman. Menjabat
· Direktur
p.47
unresolved
org
PT Germany. He
p.47
unresolved
org
PT Lumbung Artakencana
p.51 ×5
unresolved
org
PT Danabina
p.51
unresolved
org
PT Danabina Sentana WINGS
p.51
unresolved
org
Sentosa Tbk
p.52 ×7
unresolved
person
Henrik Tanojo
· Komisaris Utama
p.52 ×3
unresolved
person
K.H Zainul Arifin No. 2, Kompleks Ketapang Indah
· Notaris
p.54 ×2
unresolved
—
Kirana Boutique Office
· Biro Administrasi Efek
p.54
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.54
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik
p.54
unresolved
—
UOB Plaza lantai 30
· Kantor Akuntan Publik
p.54
unresolved
person
H. Thamrin
p.54
unresolved
org
Retno Palilingan & Rekan
p.54 ×2
unresolved
org
PKF International Ltd
p.54 ×2
unresolved
org
Bank MAS Bank MAS
p.54
unresolved
org
Bank Indonesa
p.57
unresolved
org
Bank MAS. Oleh
p.60
unresolved
org
Bank MAS. Melalui
p.62
unresolved
org
Bank MAS. Through
p.62
unresolved
org
PT Akselerasi Indonesia Pelatihan Standards
p.63
unresolved
org
PT. Pastika Praveena Bina Mandiri Jenjang
p.63 ×2
unresolved
org
PT. Pastika Praveena Bina Mandiri Sub Bidang Pengelolaan
p.63 ×20
unresolved
org
PT. Pastika Praveena Bina Mandiri Sub Bidang Setelmen
p.63 ×3
unresolved
org
PT. Pastika Praveena Bina Mandiri Sub Bidang Penukaran
p.63 ×4
unresolved
org
PT. Pastika Praveena Bina Mandiri Sub Bidang Setelment
p.63
unresolved
org
PT Espay Debit Indonesia Koe
p.64
unresolved
org
PT. Sanadi Corp Indonesia Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko
p.64
unresolved
org
PT. Mitra Integrasi Informatika CQI
p.64
unresolved
org
PT BSI Group Indonesia Data Analysis For Internal
p.64
unresolved
org
PT. Cipta Kreasi Mahardika Communication Frontliner
p.64
unresolved
org
PT BSI Group Indonesia Folder Management
p.64
unresolved
org
PT. Triniti Solusi Kreatifindo Refreshment Sertifikasi Kompetensi Sistem
p.64
unresolved
org
PT. Pastika Praveena Bina Mandiri Bidang Penukaran Valuta
p.64
unresolved
org
Bank Indonesia Folder Management
p.65
unresolved
org
PT. Pastika Praveena Bina Mandiri Bidang Setelmen Transaksi
p.65
unresolved
org
PT. Pastika Praveena Bina Mandiri Sub Bidang Pengeloaan
p.65
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Indonesia Asia Anti Fraud
p.65
unresolved
org
Bank Garansi
p.65
unresolved
org
Bank MAS’s IT
p.68
unresolved
org
Bank MAS’s TPF. DANA PIHAK
p.69
unresolved
org
Bank Indonesia’s
p.70
unresolved
org
Bank MAS’s MSME
p.71
unresolved
org
Bank MAS’s Legal Lending Limit
p.73
unresolved
org
Bank Indonesia Certificate
p.76
unresolved
org
Bank Indonesia Penempatan
p.76
unresolved
org
Bank MAS MAS
p.124
unresolved
org
Bank Regulatory
p.146
unresolved
org
Bank Transparency
p.146
unresolved
org
PT Bank Multiarta MAS
p.148
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata
p.158
unresolved
person
KEPR-
· Director
p.163 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.