Skip to content
Back to announcement

Des 25 Premier ETF Indonesia Financial.pdf

Financial statement Text extracted XIIF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 37

Page 1
                    Reksa Dana Premier
                 ETF Indonesia Financial
                                 Laporan keuangan
                         tanggal 31 Desember 2025
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
                beserta laporan auditor independen
Page 2
                                      DAFTAR ISI



                                                      Halaman

Surat Pernyataan Manajer Investasi

Surat Pernyataan Bank Kustodian

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan

Laporan Posisi Keuangan                                 1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain     2

Laporan Perubahan Aset Bersih                           3

Laporan Arus Kas                                        4

Catatan atas Laporan Keuangan                          5-27
Page 3
                                    SURAT PERNYATAAN MANAJER INVESTASI
                              TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                       TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                                 REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL

            Kami yang bertanda tangan dibawah ini:

            Manajer lnvestasi

                     Nama                           : Noviono Darmosusilo
                     Alamat Kantor                  : Pacific Century Place 15/F Unit 1509, SCBD Lot 10
                                                      JI. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                                                      Jakarta 12190, Indonesia
                     Nomor Telepon                  : 021-50981168
                     Jabatan                        : Direktur

            1.   Manajer lnvestasi bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
                 Reksa Dana Premier ETF Indonesia Financial ("Reksa Dana") sesuai dengan tugas dan
                 tanggung jawab sebagai Manajer lnvestasi sebagaimana tercantum dalam Kontrak lnvestasi
                 Kolektif Reksa Dana, serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku.

            2.   Laporan keuangan Reksa Dana tersebut telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
                 Akuntansi Keuangan di Indonesia.

            3.   Sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagaimana disebutkan dalam butir 1 diatas,
                 menyatakan bahwa:
                 a. Semua informasi dalam laporan keuangan Reksa Dana tersebut telah dimuat secara
                    lengkap dan benar; dan
                 b. Laporan keuangan Reksa Dana tersebut tidak mengandung informasi atau fakta material
                    yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.

            4.   Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam Reksa Dana sesuai dengan
                 tugas dan tanggung jawab sebagai Manajer lnvestasi sebagaimana tercantum dalam Kontrak
                 lnvestasi Kolektif Reksa Dana dan peraturan perundangan yang berlaku.

                                               Jakarta, 13 Maret 2026
                                                                             /
                                      Atas nama dan mewakili Manajer lnvestasi
                                      PT lndo Premier Investment Management�




                                                    Noviono Darmosusilo
                                                          Direktur




INDOPREMIER                            PT lndo Premier Investment Management

                                       Pacific Century Place 15/F Unit 1509 SCBD Lot 10.
Investment Management                                                                      P. +62 21 5098 1168
                                       JI. Jend. Sudirman Kav. 52-53,                      F. +62 21 5098 1188
 www.indopremierinvestment.com         Jakarta 12190, Indonesia.
Page 4

          
Page 5

          
Page 6
Laporan Auditor Independen

Laporan No. : 00618/2.1133/AU.1/09/0305-4/1/III/2026


Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian
Reksa Dana Premier ETF Indonesia Financial

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Premier ETF Indonesia Financial (“Reksa
Dana”), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025, serta laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset bersih, dan laporan
arus kas, untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan atas laporan
keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal
yang material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan
dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut
Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih
lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada
laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi
tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit
yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini
audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal
yang paling material dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut
disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam
merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini
terpisah atas hal audit utama tersebut.
Page 7
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00618/2.1133/AU.1/09/0305-4/1/III/2026 (lanjutan)


Hal Audit Utama (lanjutan)

Hal Audit Utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

Penilaian dan keberadaan Portofolio Efek

Portofolio efek merupakan bagian material dari Aset Reksa Dana pada tanggal 31 Desember
2025.

Kami fokus pada penilaian dan keberadaan atas portofolio efek. Jumlah portofolio efek Reksa
Dana adalah sebesar Rp 26.966.528.665 atau 98,21% dari total aset. Merujuk pada catatan 4
dalam laporan keuangan atas portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2025.

Bagaimana audit kami merespon Hal Audit Utama
 - Kami menilai kesesuaian kebijakan akuntansi yang diterapkan Reksa Dana dengan Standar
    Akuntansi Keuangan.
 - Kami melakukan uji pengendalian untuk menentukan efektivitas desain dan operasi
    pengendalian intern atas transaksi portofolio efek.
 - Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yang kami
    terima dari Bank Kustodian dan Manajer lnvestasi dengan harga kuotasi di pasar aktif atau
    input lain selain harga kuotasian.
 - Berdasarkan uji petik, kami memeriksa transaksi pembelian dan penjualan atas portofolio
    efek Reksa Dana.
 - Kami melakukan perhitungan matematis pendapatan investasi termasuk keuntungan atau
    kerugian yang telah atau belum direalisasi.
 - Kami juga menilai kecukupan pengungkapan terkait yang disajikan dalam catatan 2d, 3, 4,
    dan 8 atas laporan keuangan.
Page 8
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00618/2.1133/AU.1/09/0305-4/1/III/2026 (lanjutan)


Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanggung Jawab
atas Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan

Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian
wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan
atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian
untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian
material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung
jawab untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya,
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan
usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer Investasi dan Bank
Kustodian memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau
tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
pelaporan keuangan Reksa Dana.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini
kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang
diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.
Page 9
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00618/2.1133/AU.1/09/0305-4/1/III/2026 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

•   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan
    keuangan, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan
    melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti
    audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak
    terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi
    dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi,
    pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian
    internal.
•   Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit
    untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan
    untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa Dana.
•   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi
    akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian.
•   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh
    Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh,
    apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau
    kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana untuk
    mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu
    ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor
    kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut
    tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami.
    Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan
    auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Reksa Dana
    tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
•   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan,
    termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan
    peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Page 10
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00618/2.1133/AU.1/09/0305-4/1/III/2026 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai,
antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi
oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata
kelola bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan
mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar
berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami
menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode
kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam
laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik
tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami
menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara
wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.



Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan




Santoso Chandra, S.E., M.M., Ak., CPA, CA
Registrasi Akuntan Publik No. AP.0305

13 Maret 2026
Page 11
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                    Catatan        2025                2024

ASET

 Portofolio efek
  Efek bersifat ekuitas
     (harga perolehan Rp 28.668.549.502 pada
     tahun 2025 dan Rp 28.381.327.974 pada
     tahun 2024)                             2c,2d,3,4,8        26.966.528.665     26.618.605.055
  Instrumen pasar uang                         2c,2d,4                -               400.000.000

 Total portofolio efek                                          26.966.528.665     27.018.605.055

 Kas                                                 2d,5          399.565.199        249.825.486
 Piutang bunga dan dividen                          2d,2e,6         91.108.836         76.669.395

TOTAL ASET                                                      27.457.202.700     27.345.099.936

LIABILITAS

 Beban akrual                                       2d,2e,7        120.495.851        103.544.294
 Utang pajak lainnya                                 2f,9b              72.306            221.321

TOTAL LIABILITAS                                                   120.568.157        103.765.615

TOTAL NILAI ASET BERSIH                                         27.336.634.543     27.241.334.321

JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR                        10      60.900.000,0000     58.100.000,0000

NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN                                 448,8774           468,8698




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                1
Page 12
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                     Catatan         2025              2024

PENDAPATAN
 Pendapatan Investasi
  Pendapatan bunga                                   2d,2e,11        12.521.944        80.252.556
  Pendapatan dividen                                  2d,2e       1.488.136.923     1.524.955.120
  (Kerugian) keuntungan investasi yang telah
    direalisasi                                       2d,2e       (1.736.314.705)   2.026.750.493
  Keuntungan (kerugian) investasi yang
    belum direalisasi                                 2d,2e          60.702.082     (5.257.015.409)
 Pendapatan lainnya                                  2d,2e,12           468.393          2.555.509

TOTAL RUGI                                                         (174.485.363)    (1.622.501.731)

BEBAN
 Beban Investasi
  Beban pengelolaan investasi                       2e,2h,13,16    (889.945.373)    (1.178.954.248)
  Beban kustodian                                      2e,14        (23.731.877)       (31.438.780)
  Beban lain-lain                                      2e,15       (109.309.676)      (185.545.891)
 Beban lainnya                                          2e              (93.679)          (511.102)

TOTAL BEBAN                                                       (1.023.080.605)   (1.396.450.021)

RUGI SEBELUM PAJAK                                                (1.197.565.968)   (3.018.951.752)

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                               2f,3,9c            -                 -

RUGI LABA TAHUN BERJALAN                                          (1.197.565.968)   (3.018.951.752)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                            -                 -

KERUGIAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                              (1.197.565.968)   (3.018.951.752)




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                2
Page 13
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                            Transaksi             Total
                                              dengan            Penurunan
                                            Pemegang            Nilai Aset          Total Nilai
                                          Unit Penyertaan         Bersih           Aset Bersih

Saldo per 1 Januari 2024                    56.609.899.828    (15.795.510.735)     40.814.389.093

Perubahan aset bersih pada tahun 2024

Penghasilan komprehensif tahun berjalan             -          (3.018.951.752)     (3.018.951.752)

Transaksi dengan pemegang
   unit penyertaan

  Distribusi kepada pemegang
    unit penyertaan                           (263.900.000)           -              (263.900.000)
  Penjualan unit penyertaan                  7.660.202.160            -             7.660.202.160
  Pembelian kembali unit penyertaan        (17.950.405.180)           -           (17.950.405.180)

Saldo per 31 Desember 2024                  46.055.796.808    (18.814.462.487)     27.241.334.321

Perubahan aset bersih pada tahun 2025

Kerugian komprehensif tahun berjalan                -          (1.197.565.968)     (1.197.565.968)

Transaksi dengan pemegang
   unit penyertaan

  Penjualan unit penyertaan                 10.942.292.750            -            10.942.292.750
  Pembelian kembali unit penyertaan         (9.649.426.560)           -            (9.649.426.560)

Saldo per 31 Desember 2025                  47.348.662.998    (20.012.028.455)     27.336.634.543




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                3
Page 14
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
LAPORAN ARUS KAS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                2025                2024

Arus kas dari aktivitas operasi

 Pembelian efek bersifat ekuitas                             (8.311.148.364)   (15.870.270.039)
 Penjualan efek bersifat ekuitas                              6.287.612.131     26.497.542.797
 Penerimaan bunga deposito berjangka                             12.560.344         80.344.512
 Penerimaan jasa giro                                               468.393          2.555.509
 Penerimaan dividen                                           1.473.659.082      1.496.213.336
 Pembayaran jasa pengelolaan investasi                         (889.198.729)    (1.219.619.639)
 Pembayaran jasa kustodian                                      (23.711.967)       (32.523.190)
 Pembayaran biaya lain-lain                                     (93.367.367)      (183.399.433)

Kas bersih yang (digunakan untuk) dihasilkan dari
 aktivitas operasi                                           (1.543.126.477)    10.770.843.853

Arus kas dari aktivitas pendanaan

 Pembayaran distribusi kepada pemegang unit penyertaan             -              (263.900.000)
 Penerimaan dari penjualan unit penyertaan                  10.942.292.750       7.660.202.160
 Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan         (9.649.426.560)    (18.427.412.290)

Kas bersih yang dihasilkan dari (digunakan untuk)
 aktivitas pendanaan                                         1.292.866.190     (11.031.110.130)

Penurunan kas dan setara kas                                   (250.260.287)      (260.266.277)

Kas dan setara kas pada awal tahun                             649.825.486         910.091.763

Kas dan setara kas pada akhir tahun                            399.565.199         649.825.486

Kas dan setara kas terdiri dari:
 Kas                                                           399.565.199         249.825.486
 Deposito berjangka                                                -               400.000.000

Total kas dan setara kas                                       399.565.199         649.825.486




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                    4
Page 15
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

   Reksa Dana Premier ETF Indonesia Financial (“Reksa Dana”) adalah Reksa Dana bersifat terbuka
   berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995
   tentang Pasar Modal dan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
   Keuangan No. KEP-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa kali, terakhir
   dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 Tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023 tentang
   Perubahan Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tentang Reksa
   Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
   No. 49/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi
   Kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek.

   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Indo Premier Investment Management sebagai
   Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian dituangkan
   dalam Akta No. 69 tanggal 21 Juli 2014 yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., Notaris
   di Jakarta. Kontrak Investasi Kolektif tersebut telah diperbaruhi dalam Akta Addendum No. 221
   tanggal 25 Juni 2024 di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta.

   Sesuai dengan Addendum atas Kontrak Investasi Kolektif, Manajer Investasi akan melakukan
   penawaran umum atas unit penyertaan Reksa Dana yang akan diperdagangkan di Bursa Efek secara
   terus menerus dengan jumlah minimum 50.000.000 (lima puluh juta) unit penyertaan dengan
   ketentuan tidak lebih kecil dari jumlah yang setara dengan Rp 25.000.000.000,- (dua puluh lima miliar
   Rupiah), sampai dengan jumlah maksimum 100.000.000.000 (seratus miliar) unit penyertaan, setiap
   unit penyertaan mempunyai Nilai Aset Bersih awal disesuaikan dengan nilai saham-saham berbasis
   Finansial pada hari pertama penawaran.

   PT Indo Premier Investment Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga
   profesional yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan
   mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi
   investasi sehari-hari sesuai dengan tujuan Investasi. Komite Investasi terdiri dari:

        Ketua            : Nixon Jacobus Silfanus
        Anggota          : Stefanus Noviono Darmosusilo
                           Sonny Thendian
                           Alexander Iskandar Salim

   Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijakan, strategi, dan eksekusi
   investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola Investasi
   terdiri dari:

         Ketua           : Annisa Ritonga
         Anggota         : Fadhilah Rania

   Tujuan investasi Reksa Dana adalah memberikan tingkat pertumbuhan yang optimal atas nilai
   investasi pada Efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi yang telah dijual dalam
   penawaran umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dengan konsentrasi investasi
   sebagian besar pada saham-saham berbasis finansial.

   Sesuai dengan tujuan investasinya, Manajer Investasi akan menginvestasikan Reksa Dana dengan
   target komposisi investasi sebagai berikut:




                                                  5
Page 16
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

   -   Minimum 80% (delapan puluh persen) dan maksimum 100% (seratus persen) pada efek bersifat
       ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi yang telah dijual dalam penawaran umum dan/atau
       diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dengan ketentuan minimum 60% (enam puluh persen)
       dari efek bersifat ekuitas tersebut adalah pada saham-saham berbasis finansial; dan
   -   Minimum 0% (nol persen) dan maksimum 20% (dua puluh persen) pada instrumen pasar uang
       dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito
       sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

   Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner
   Otoritas Jasa Keuangan No. S-462/D.04/2014 pada tanggal 7 November 2014. Reksa Dana mulai
   beroperasi tanggal 18 November 2014.

   Transaksi unit penyertaan dan Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada
   hari-hari bursa. Hari terakhir bursa di bulan Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah tanggal
   30 Desember 2025 dan 2024. Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang
   berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 ini disajikan berdasarkan posisi aset bersih Reksa Dana
   masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

   Laporan keuangan Reksa Dana telah disetujui untuk diterbitkan oleh Manajer Investasi Reksa Dana
   dan Bank Kustodian pada tanggal 13 Maret 2026. Manajer Investasi dan Bank Kustodian
   bertanggung jawab atas laporan keuangan Reksa Dana sesuai dengan tugas dan tanggung jawab
   masing-masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam
   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku.

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

   Berikut ini adalah dasar penyajian laporan keuangan dan kebijakan akuntansi material yang
   diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Reksa Dana.

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan

       Laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, mencakup
       Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
       Akuntan Indonesia.

       Laporan keuangan juga disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
       No. 33/POJK.04/2020 tentang Penyusunan Laporan Keuangan Produk Investasi berbentuk
       Kontrak Investasi Kolektif dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
       No. 14/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk Investasi berbentuk
       Kontrak Investasi Kolektif.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk
       investasi pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali laporan arus kas.
       Laporan arus kas menyajikan informasi penerimaan dan pengeluaran yang diklasifikasikan ke
       dalam aktivitas operasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Untuk tujuan
       laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas di bank serta deposito berjangka yang jatuh
       tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang.

       Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, dinyatakan dalam
       Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

                                                 6
Page 17
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)

       Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
       mengharuskan Manajer Investasi membuat estimasi dan asumsi yang memengaruhi kebijakan
       akuntansi dan jumlah yang dilaporkan atas aset, liabilitas, pendapatan dan beban.

       Walaupun estimasi dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi atas kejadian dan
       tindakan saat ini, realisasi mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.

   b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana

       Nilai Aset Bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
       menggunakan nilai pasar wajar.

       Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan Nilai Aset Bersih Reksa Dana pada
       setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.

   c. Portofolio Efek

       Portofolio efek terdiri dari efek bersifat ekuitas dan instrumen pasar uang.

   d. Instrumen Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas
       keuangan.

       Reksa Dana menerapkan PSAK 109, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
       klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan, dan akuntansi lindung
       nilai. Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk periode pelaporan kini adalah
       seperti tercantum di bawah ini.

       Instrumen keuangan diakui pada saat Reksa Dana menjadi pihak dari ketentuan kontrak suatu
       instrumen keuangan.

       Aset Keuangan

       Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan

       Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan didasarkan pada model bisnis dan arus kas
       kontraktual. Reksa Dana menilai apakah arus kas aset keuangan tersebut semata-mata dari
       pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori sebagai
       berikut:
       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
       (iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
       Reksa Dana menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
       melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang
       mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen keuangan
       tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut:


                                                    7
Page 18
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan (lanjutan)

                                                      Golongan (ditentukan oleh
        Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109                                    Sub-golongan
                                                           Reksa Dana)
                        Aset    keuangan   yang
                         diukur pada nilai wajar Portofolio efek                  Efek bersifat ekuitas
                         melalui laba rugi
        Aset keuangan                             Portofolio efek           Instrumen pasar uang
                        Aset    keuangan     yang
                         diukur    pada     biaya Kas
                         perolehan diamortisasi
                                                  Piutang bunga dan dividen

       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;

           Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
           mendapatkan arus kas kontraktual dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria "semata-
           mata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang".

           Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
           diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur pada
           biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

           Pendapatan dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada biaya
           perolehan diamortisasi dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai
           “Pendapatan bunga” dan “Pendapatan lainnya”.

           Dalam hal terjadi penurunan nilai, penyisihan kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai
           pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur
           pada biaya perolehan diamortisasi, dan diakui dalam laba rugi.

       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;

           Aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai wajarnya pada
           saat pengakuan awal; biaya transaksi (jika ada) diakui secara langsung ke dalam laba rugi.
           Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar dan penjualan aset
           keuangan diakui di dalam laba rugi dan dicatat masing-masing sebagai
           “Keuntungan/(kerugian) investasi yang belum direalisasi” dan "Keuntungan/(kerugian)
           investasi yang telah direalisasi”.

           Pendapatan dividen dari aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dicatat
           di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai “Pendapatan dividen”.

           Pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan
           dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut
           telah ditetapkan.



                                                  8
Page 19
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Pengakuan

       Transaksi aset keuangan Reksa Dana diakui pada tanggal perdagangan.

       Penurunan Nilai

       Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan
       telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Reksa
       Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia
       instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian tersebut
       terhadap aset keuangan Reksa Dana.

       Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi
       atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi
       atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
       ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa
       lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan
       kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

       Manajer Investasi berkeyakinan tidak terdapat penurunan nilai atas aset keuangan pada tanggal
       31 Desember 2025.

       Liabilitas Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai liabilitas keuangan yang diukur
       pada biaya perolehan diamortisasi.

                                                       Golongan (ditentukan
         Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109                                 Sub-golongan
                                                        oleh Reksa Dana)
                              Liabilitas keuangan yang
        Liabilitas keuangan    diukur     pada   biaya Beban akrual
                               perolehan diamortisasi

       Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
       diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, Reksa Dana
       mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
       menggunakan metode suku bunga efektif.




                                                  9
Page 20
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Penghentian Pengakuan

       Aset keuangan dihentikan pengakuannya pada saat hak kontraktual Reksa Dana atas arus kas
       yang berasal dari aset keuangan tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset dialihkan kepada pihak
       lain tanpa mempertahankan kontrol atau pada saat seluruh risiko dan manfaat telah ditransfer
       secara substansial. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas Reksa Dana
       kedaluwarsa, dilepaskan atau dibatalkan.

       Penentuan Nilai Wajar

       Nilai wajar instrumen keuangan pada tanggal laporan posisi keuangan adalah berdasarkan harga
       kuotasi di pasar aktif.

       Apabila pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak aktif, Reksa Dana menetapkan nilai wajar
       dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian meliputi penggunaan transaksi-transaksi
       pasar yang wajar terkini antara pihak-pihak yang mengerti, berkeinginan, jika tersedia, referensi
       atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang
       didiskonto dan model harga opsi.

       Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar dengan menggunakan hierarki nilai wajar
       yang mencerminkan signifikansi input yang digunakan untuk melakukan pengukuran. Hierarki
       pengukuran nilai wajar memiliki level sebagai berikut:

       1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
          (Level 1);
       2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset
          atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya
          derivasi dari harga) (Level 2);
       3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
          (Level 3).

       Level pada hierarki nilai wajar di mana pengukuran nilai wajar dikategorikan secara keseluruhan
       ditentukan berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan. Penilaian signifikansi suatu input tertentu dalam pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan memerlukan pertimbangan dengan memperhatikan faktor-faktor spesifik atas
       aset atau liabilitas tersebut.

       Instrumen Keuangan Saling Hapus

       Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan total netonya dilaporkan pada laporan
       posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
       atas total yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau
       untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultan.

       Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
       hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan
       atau kebangkrutan Reksa Dana atau pihak lawan.



                                                  10
Page 21
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   e. Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Pendapatan bunga dari instrumen keuangan diakui atas dasar akrual secara harian, sedangkan
        pendapatan lainnya merupakan pendapatan yang bukan berasal dari kegiatan investasi,
        termasuk di dalamnya pendapatan bunga atas jasa giro.

        Pendapatan dividen diakui bila hak untuk menerima pembayaran ditetapkan. Dalam hal investasi
        saham di pasar aktif, hak tersebut biasanya ditetapkan pada tanggal eks (ex-date).

        Beban yang berhubungan dengan jasa pengelolaan investasi dan jasa kustodian dihitung dan
        diakui secara akrual setiap hari, sedangkan beban lainnya merupakan beban yang tidak terkait
        dengan kegiatan investasi dan biaya keuangan, termasuk di dalamnya beban atas pajak
        penghasilan final dari pendapatan bunga atas jasa giro yang timbul dari kegiatan diluar investasi.

        Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga pasar
        (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan dalam
        laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Keuntungan dan kerugian
        yang telah direalisasi atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang
        mengunakan metode rata-rata tertimbang.

   f.   Pajak Penghasilan

        Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi dan
        penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian
        yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak
        tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.

        Sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku, pendapatan yang telah dikenakan pajak
        penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
        sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak dapat
        dikurangkan. Tetapi, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba
        rugi menurut akuntansi.

        Untuk pajak penghasilan yang tidak bersifat final, beban pajak penghasilan tahun berjalan
        ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
        berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak tahun mendatang yang timbul
        dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
        pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
        temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
        dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat
        dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak masa datang.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan
        hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan
        apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang
        sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika Reksa Dana memiliki hak
        yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus dan adanya niat untuk melakukan
        penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto atau untuk merealisasikan dan menyelesaikan
        liabilitas secara bersamaan.



                                                   11
Page 22
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   f.   Pajak Penghasilan (lanjutan)

        Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
        mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

   g. Informasi Segmen

        Bentuk pelaporan segmen adalah segmen berdasarkan operasi Reksa Dana. Segmen operasi
        adalah komponen investasi Reksa Dana yang dapat dibedakan berdasarkan jenis portofolio efek.

   h. Transaksi dengan Pihak Berelasi

        Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam
        PSAK 224 “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. Jenis transaksi dan saldo dengan pihak
        berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

   i.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
        Standar akuntansi revisian berikut yang telah diterbitkan dan berlaku efektif mulai 1 Januari 2026
        dan belum diterapkan secara dini oleh Reksa Dana:

        - Amendemen PSAK 107 "Instrumen Keuangan" - Pengungkapan Klasifikasi dan Pengukuran
          Instrumen Keuangan; Pengungkapan Keuntungan atau Kerugian pada Penghentian
          Pengakuan; Pendahuluan; Pengungkapan Risiko Kredit; dan Pengungkapan Perbedaan
          Tertunda antara Nilai Wajar dan Harga Transaksi;
        - Amendemen PSAK 109 "Instrumen Keuangan" - Pengungkapan tentang Klasifikasi
          dan Pengukuran Instrumen Keuangan; Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen
          Keuangan - Penghentian Pengakuan Kewajiban Sewa; dan Harga Transaksi;
        - Amendemen PSAK 207 "Laporan Arus Kas" - Metode Biaya.

        Standar akuntansi revisian berikut yang telah diterbitkan dan berlaku efektif mulai 1 Januari 2027
        dan belum diterapkan secara dini oleh Reksa Dana:
        - PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”.
        Pada tanggal pengesahan laporan keuangan, Reksa Dana sedang mempertimbangkan implikasi
        dari penerapan standar tersebut, terhadap laporan keuangan Reksa Dana.

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING

   Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi membuat
   pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah dan pengungkapan yang disajikan
   dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini mungkin
   dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas di masa yang
   akan datang.

   Pertimbangan

   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan
   dalam PSAK 109. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi
   Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.

                                                   12
Page 23
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING
   (Lanjutan)

   Pertimbangan (lanjutan)

   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

   Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
   instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
   penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi
   selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana
   membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar
   pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi masa lalu,
   kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking), yang wajar dan
   terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.

   Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
   keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Reksa
   Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit
   ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan
   kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode
   pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang
   tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang
   tersedia atau berlaku pada saat itu.

   Pajak Penghasilan

   Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Manajer
   Investasi dapat membentuk pencadangan terhadap liabilitas pajak di masa depan sebesar jumlah
   yang diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal laporan
   posisi keuangan terdapat risiko pajak yang probable. Asumsi dan estimasi yang digunakan dalam
   perhitungan pembentukan cadangan tersebut memiliki unsur ketidakpastian.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
   pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
   material terhadap nilai tercatat dalam laporan keuangan.

   Penggunaan estimasi wajar merupakan bagian mendasar dalam penyiapan laporan keuangan dan
   hal tersebut tidak mengurangi keandalan laporan keuangan.

   Nilai Wajar Aset Keuangan

   Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu pada
   nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran nilai
   wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti objektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar,
   suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena
   penggunaan metode penilaian yang berbeda.




                                                    13
Page 24
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PORTOFOLIO EFEK

   Ikhtisar portofolio efek

   Saldo portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                            2025
                                                                                                              Persentase
                                                                                                                   (%)
                                                                                        Tingkat                terhadap
                                                          Harga                          bunga                    total
                                                        perolehan                       (%) per Level Jatuh portofolio
                 Jenis efek              Total saham     rata-rata       Nilai wajar     tahun hierarki tempo     efek

   Efek bersifat ekuitas

    Saham

     PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk      700.350    2.362.784.880    2.437.218.000     -      1       -       9,04
     PT Bank Rakyat Indonesia
      (Persero) Tbk                         665.028    2.654.697.600    2.434.002.480     -      1       -       9,03
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          472.180    2.002.980.212    2.408.118.000     -      1       -       8,93
     PT Bank Negara Indonesia
      (Persero) Tbk                         540.500    2.306.396.145    2.361.985.000     -      1       -       8,76
     PT Bank Central Asia Tbk               277.231    1.658.381.651    2.238.640.325     -      1       -       8,30
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk          975.009    2.547.844.463    2.174.270.070     -      1       -       8,06
     PT Adaro Andalan Indonesia Tbk         277.962    2.602.056.265    1.938.784.950     -      1       -       7,19
     PT Pertamina Geothermal
      Energy Tbk                           1.655.262   2.664.769.943    1.862.169.750     -      1       -       6,90
     PT Bank Tabungan Negara
      (Persero) Tbk                         931.405    1.431.595.534    1.094.400.875     -      1       -       4,06
     PT Bank BTPN Syariah Tbk               874.524    1.148.252.173    1.053.801.420     -      1       -       3,91
     PT Bank CIMB Niaga Tbk                 518.399      912.162.824      927.934.210     -      1       -       3,44
     PT United Tractors Tbk                  26.752      726.918.073      789.184.000     -      1       -       2,93
     PT Astra International Tbk             106.400      689.391.051      712.880.000     -      1       -       2,64
     PT Bank Jago Tbk                       254.562      619.922.146      502.759.950     -      1       -       1,86
     PT Indosat Tbk                         212.427      399.245.154      492.830.640     -      1       -       1,83
     PT Aneka Tambang Tbk                   145.923      311.701.957      459.657.450     -      1       -       1,70
     PT Mitra Adiperkasa Tbk                384.222      567.167.497      447.618.630     -      1       -       1,66
     PT Kalbe Farma Tbk                     367.200      622.369.280      442.476.000     -      1       -       1,64
     PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk          46.816      366.280.608      397.936.000     -      1       -       1,48
     PT Indofood Sukses Makmur Tbk           53.504      365.268.056      362.489.600     -      1       -       1,34
     PT XLSMART Telecom Sejahtera
      Tbk (d/h PT XL Axiata Tbk)             74.784     165.412.631      280.440.000      -      1       -       1,04
     PT BFI Finance Indonesia Tbk           392.126     382.590.580      274.488.200      -      1       -       1,02
     PT Bumi Serpong Damai Tbk              288.175     327.093.483      260.798.375      -      1       -       0,97
     PT Jasa Marga (Persero) Tbk             60.800     229.916.884      207.328.000      -      1       -       0,77
     PT Bukit Asam Tbk                       88.768     246.552.686      205.054.080      -      1       -       0,76
     PT Summarecon Agung Tbk                521.630     356.797.726      199.262.660      -      1       -       0,74

   Total efek bersifat ekuitas            10.911.939 28.668.549.502 26.966.528.665                             100,00

   Total portofolio efek                                               26.966.528.665                          100,00




                                                          14
Page 25
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)

   Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
                                                               2024
                                                                                           Tingkat                Persentase
                                                             Harga                          bunga                (%) terhadap
                                          Total saham/     perolehan                       (%) per Level Jatuh total portofolio
                  Jenis efek              Nilai nominal     rata-rata       Nilai wajar     tahun hierarki tempo     efek
   Efek bersifat ekuitas
    Saham
     PT Adaro Andalan Indonesia Tbk            310.835    2.968.501.000    2.634.326.625     -       1       -         9,75
     PT Bank Central Asia Tbk                  264.936    1.529.486.816    2.563.255.800     -       1       -         9,49
     PT Bank Rakyat Indonesia
      (Persero) Tbk                            567.637    2.265.491.523    2.315.958.960     -       1       -         8,57
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk             401.471    1.655.885.711    2.288.384.700     -       1       -         8,47
     PT Bank Negara Indonesia
      (Persero) Tbk                            516.509    2.201.039.113    2.246.814.150     -       1       -         8,31
     PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk         765.758    2.659.403.132    2.075.204.180     -       1       -         7,68
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk             729.155    1.906.530.783    1.990.593.150     -       1       -         7,37
     PT Bank Tabungan Negara
      (Persero) Tbk                            890.092    1.393.517.825    1.014.704.880     -       1       -         3,76
     PT United Tractors Tbk                     25.564      699.341.058      684.476.100     -       1       -         2,53
     PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk            281.785      519.221.431      546.662.900     -       1       -         2,02
     PT Mitra Adiperkasa Tbk                   367.192      549.903.626      517.740.720     -       1       -         1,92
     PT Indofood CBP Sukses
      Makmur Tbk                                44.737     459.498.539      508.883.375      -       1       -         1,88
     PT Astra International Tbk                101.675     667.075.829      498.207.500      -       1       -         1,84
     PT Kalbe Farma Tbk                        350.924     609.256.903      477.256.640      -       1       -         1,77
     PT Bank CIMB Niaga Tbk                    262.612     471.016.614      454.318.760      -       1       -         1,68
     PT Semen Indonesia (Persero) Tbk          135.373     992.392.011      445.377.170      -       1       -         1,65
     PT Amman Mineral Internasional Tbk         51.128     646.213.531      433.309.800      -       1       -         1,60
     PT Ciputra Development Tbk                429.940     437.276.680      421.341.200      -       1       -         1,56
     PT Indofood Sukses Makmur Tbk              51.128     345.890.735      393.685.600      -       1       -         1,46
     PT Pakuwon Jati Tbk                       900.550     491.455.579      358.418.900      -       1       -         1,33
     PT Indo Tambangraya Megah Tbk              13.363     374.086.247      356.792.100      -       1       -         1,32
     PT Indosat Tbk                            142.926     239.363.045      354.456.480      -       1       -         1,31
     PT BFI Finance Indonesia Tbk              374.745     371.610.165      354.134.025      -       1       -         1,31
     PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk             44.737     351.497.416      304.211.600      -       1       -         1,13
     PT Bank Raya Indonesia Tbk              1.208.480     708.998.836      280.367.360      -       1       -         1,04
     PT Bumi Serpong Damai Tbk                 275.394     314.527.396      260.247.330      -       1       -         0,96
     PT Jasa Marga (Persero) Tbk                58.100     220.687.891      251.573.000      -       1       -         0,93
     PT Summarecon Agung Tbk                   498.498     352.094.834      244.264.020      -       1       -         0,90
     PT Bukit Asam Tbk                          84.826     238.422.844      233.271.500      -       1       -         0,86
     PT Aneka Tambang Tbk                      139.440     288.808.583      212.646.000      -       1       -         0,79
     PT Barito Pacific Tbk                     230.076     234.537.240      211.669.920      -       1       -         0,78
     PT Pertamina Geothermal
      Energy Tbk                               178.948     254.427.275      167.316.380      -       1       -         0,62
     PT XLSMART Telecom Sejahtera
      Tbk (d/h PT XL Axiata Tbk)                71.463     155.136.628      160.791.750      -       1       -         0,60
     PT Merdeka Copper Gold Tbk                 98.770     424.822.430      159.513.550      -       1       -         0,59
     PT AKR Corporindo Tbk                      70.301     103.148.800       78.737.120      -       1       -         0,29
     PT Bank Jago Tbk                           28.469     198.350.184       69.179.670      -       1       -         0,26
     PT Harum Energy Tbk                        48.804      82.409.721       50.512.140      -       1       -         0,19
   Total efek bersifat ekuitas              11.016.341 28.381.327.974 26.618.605.055                                  98,52
   Instrumen pasar uang
    Deposito berjangka
     Deutsche Bank AG, cabang Jakarta     400.000.000      400.000.000      400.000.000     4,32     -   2 Jan 25      1,48
   Total instrumen pasar uang             400.000.000      400.000.000      400.000.000                                1,48
   Total portofolio efek                                                  27.018.605.055                             100,00




                                                             15
Page 26
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. KAS

                                                                      2025               2024
   Deutsche Bank AG, cabang Jakarta                                  398.812.109        247.743.946
   PT Bank OCBC NISP Tbk                                                 753.090          2.081.540
   Total                                                             399.565.199        249.825.486


6. PIUTANG BUNGA DAN DIVIDEN

                                                                      2025               2024
   Dividen                                                            91.108.836         76.630.995
   Deposito berjangka                                                     -                  38.400
   Total                                                              91.108.836         76.669.395

   Piutang dividen merupakan piutang atas pendapatan dividen dari PT Bank Rakyat Indonesia
   (Persero) Tbk yang belum terselesaikan pada tanggal laporan posisi keuangan.

   Reksa Dana tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang bunga dan dividen,
   karena Manajer Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.

7. BEBAN AKRUAL

                                                                      2025               2024
   Beban pengelolaan investasi (catatan 13)                           82.428.313          81.681.669
   Beban kustodian (catatan 14)                                        2.198.088           2.178.178
   Lain-lain                                                          35.869.450          19.684.447
   Total                                                             120.495.851        103.544.294


8. PENGUKURAN NILAI WAJAR

   Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
   harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu
   waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek, badan penyedia
   jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan
   transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Instrumen keuangan seperti
   ini termasuk dalam hierarki level 1.

   Nilai tercatat dan pengukuran nilai wajar menggunakan level 1 pada tanggal 31 Desember 2025 dan
   2024 masing-masing adalah sebesar Rp 26.966.528.665 dan Rp 26.618.605.055.

9. PERPAJAKAN

   a. Pajak Penghasilan

       Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subjek pajak. Objek pajak penghasilan
       terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembagian laba
       yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan, termasuk keuntungan atas
       pelunasan kembali unit penyertaan bukan merupakan objek pajak penghasilan.

                                                16
Page 27
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   a. Pajak Penghasilan (lanjutan)

       Pada tanggal 5 Oktober 2020, Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang No. 11 tahun
       2020 tentang Cipta Kerja (UU Omnibus Law) yang mulai berlaku efektif sejak tanggal 2 November
       2020. Dengan berlakunya Undang-Undang ini, penghasilan dividen yang berasal dari dalam
       negeri yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Badan dalam negeri dikecualikan dari Objek
       Pajak Penghasilan pasal 23.

       Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia
       No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif
       pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai
       berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, serta mengatur tentang kenaikan tarif PPN umum
       secara bertahap, kenaikan dari 10% menjadi 11% mulai berlaku pada tanggal 1 April 2022 dan
       12% mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025. Kemudian sesuai dengan Peraturan Menteri
       Keuangan No. 131 Tahun 2024 untuk PPN yang mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025,
       dihitung dengan cara mengalikan tarif 12% (dua belas persen) dengan Dasar Pengenaan Pajak
       berupa nilai lain sebesar 11/12 (sebelas per dua belas).

       Pendapatan investasi Reksa Dana yang merupakan objek pajak penghasilan final disajikan
       dalam jumlah bruto sebelum pajak penghasilan final. Taksiran pajak penghasilan ditentukan
       berdasarkan penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan berdasarkan tarif pajak
       yang berlaku.

       Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
       lain dengan laba (rugi) kena pajak yang dihitung oleh Reksa Dana untuk tahun-tahun yang
       berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                                                        2025              2024
       Rugi sebelum pajak                                           (1.197.565.968)   (3.018.951.752)
       Ditambah (dikurangi):
        Beban yang tidak dapat dikurangkan                          1.023.080.605     1.396.450.021
        Pendapatan yang pajaknya bersifat final
         - Bunga deposito berjangka                                    (12.521.944)      (80.252.556)
         - Bunga jasa giro                                                (468.393)       (2.555.509)
         - Pendapatan dividen                                       (1.488.136.923)   (1.524.955.120)
         - Kerugian (keuntungan) investasi yang telah direalisasi    1.736.314.705    (2.026.750.493)
         - (Keuntungan) kerugian investasi yang belum direalisasi      (60.702.082)    5.257.015.409
       Laba (rugi) kena pajak                                              -                 -
       Pajak penghasilan                                                   -                 -
       Pajak dibayar di muka                                               -                 -
       Kurang (lebih) bayar pajak                                          -                 -

       Dalam laporan keuangan ini, total penghasilan kena pajak didasarkan atas perhitungan
       sementara, karena Reksa Dana belum menyampaikan SPT pajak penghasilan badan.

   b. Utang Pajak Lainnya

       Akun ini merupakan utang pajak penghasilan pasal 23 yang belum terselesaikan pada tanggal
       laporan posisi keuangan.

                                                17
Page 28
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   c. Beban Pajak

       Beban pajak kini dan pajak tangguhan untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember
       2025 dan 2024 adalah nihil.

   d. Administrasi

       Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Reksa Dana menghitung, menetapkan dan
       membayar sendiri jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan dan
       mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak terutangnya pajak.


10. UNIT PENYERTAAN BEREDAR

   Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh Pemodal dan Manajer Investasi pada tanggal 31 Desember
   2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                             2025
                                                                    Unit         Persentase (%)

   Pemodal                                                    60.900.000,0000         100,00
   Manajer Investasi                                                 -                  -

   Total                                                      60.900.000,0000         100,00

                                                                             2024
                                                                    Unit         Persentase (%)

   Pemodal                                                    58.100.000,0000         100,00
   Manajer Investasi                                                 -                  -

   Total                                                      58.100.000,0000         100,00


11. PENDAPATAN BUNGA

   Akun ini merupakan pendapatan bunga atas deposito berjangka. Saldo pendapatan bunga untuk
   tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar
   Rp 12.521.944 dan Rp 80.252.556.

   Pendapatan bunga disajikan dalam jumlah bruto sebelum dikurangi pajak penghasilan final.


12. PENDAPATAN LAINNYA

   Akun ini merupakan pendapatan bunga dari jasa giro atas penempatan kas di bank.




                                               18
Page 29
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. BEBAN PENGELOLAAN INVESTASI

   Beban ini merupakan imbalan kepada Manajer Investasi, maksimum sebesar 3% (tiga persen) per
   tahun yang dihitung secara harian dari Nilai Aset Bersih Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus
   enam puluh lima) hari per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari per tahun untuk tahun
   kabisat dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan
   Kontrak Investasi Kolektif. Beban pengelolaan investasi yang belum dibayarkan dicatat pada
   beban akrual (Catatan 7). Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 889.945.373 dan
   Rp 1.178.954.248, yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.


14. BEBAN KUSTODIAN

   Beban ini merupakan imbalan jasa pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas
   kekayaan Reksa Dana kepada Bank Kustodian, maksimum sebesar 0,2% (nol koma dua persen) per
   tahun yang dihitung dari Nilai Aset Bersih Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus enam puluh lima)
   hari per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari per tahun untuk tahun kabisat dan dibayar
   setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan Kontrak Investasi Kolektif.
   Beban kustodian yang belum dibayarkan dicatat pada beban akrual (Catatan 7). Beban kustodian
   untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah
   sebesar Rp 23.731.877 dan Rp 31.438.780, yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain.


15. BEBAN LAIN-LAIN

                                                                       2025               2024

   Biaya transaksi                                                     29.575.878         84.429.016
   Pajak final                                                          2.504.389         16.050.511
   Lain-lain                                                           77.229.409         85.066.364

   Total                                                              109.309.676        185.545.891


16. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI

   Sifat Pihak-Pihak Berelasi

   Pihak berelasi adalah perusahaan yang mempunyai keterkaitan kepengurusan secara langsung
   maupun tidak langsung dengan Reksa Dana.

   Manajer investasi adalah pihak berelasi dengan Reksa Dana dan Bank Kustodian bukan
   merupakan pihak berelasi sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Departemen Pengawas Pasar
   Modal 2A No. KEP-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014.




                                                 19
Page 30
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)

   Transaksi Pihak-Pihak Berelasi

   Dalam kegiatan operasionalnya, Reksa Dana melakukan transaksi pembelian dan penjualan efek
   dengan pihak-pihak yang berelasi, yaitu PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi dengan
   pihak-pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila
   dilakukan dengan pihak ketiga.

   a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi untuk tahun-tahun yang berakhir
      tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                           2025
                                                                               Persentase (%)
                                                                                terhadap total
                                                                             pembelian/ penjualan
                                                             Total              portofolio efek

       Pembelian                                             8.311.148.364          100,00

       Penjualan                                             6.287.612.131          100,00

                                                                           2024
                                                                               Persentase (%)
                                                                                terhadap total
                                                                             pembelian/ penjualan
                                                             Total              portofolio efek

       Pembelian                                            15.870.270.039          100,00

       Penjualan                                            26.029.462.779          100,00

   b. Transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal
      31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                  2025
                              Jasa Pengelolaan Investasi
                                                                Total keuntungan
                                                                 (kerugian) atas
                                                                 kepemilikan unit
                                                                penyertaan untuk
                                               Maksimum          masing-masing          Total
          Saldo unit                           persentase     transaksi pembelian    pendapatan
          penyertaan             Total           fee (%)             kembali           lainnya

                -               889.945.373          3                 -                     -




                                                20
Page 31
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)

   Transaksi Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan)

   b. Transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal
      31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan)

                                                  2024
                              Jasa Pengelolaan Investasi
                                                                      Total keuntungan
                                                                       (kerugian) atas
                                                                       kepemilikan unit
                                                                      penyertaan untuk
                                                   Maksimum            masing-masing            Total
           Saldo unit                              persentase       transaksi pembelian      pendapatan
           penyertaan            Total               fee (%)               kembali             lainnya

                  -           1.178.954.248              3                   -                    -


17. INFORMASI SEGMEN

   Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek, yakni efek bersifat ekuitas dan
   instrumen pasar uang. Klasifikasi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen Reksa Dana.

   Informasi segmen untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-
   masing adalah sebagai berikut:

                                                     2025
                                           Efek bersifat     Instrumen
                                             ekuitas         pasar uang      Lain-lain         Total
    Laporan laba rugi dan
     penghasilan komprehensif lain
    Pendapatan investasi
     Pendapatan bunga                           -               12.521.944          -         12.521.944
     Pendapatan dividen                   1.488.136.923              -              -      1.488.136.923
     Kerugian investasi yang
       telah direalisasi                  (1.736.314.705 )          -               -      (1.736.314.705)
     Keuntungan investasi yang
       belum direalisasi                     60.702.082             -               -         60.702.082
    Pendapatan lainnya                          -                   -            468.393         468.393
    Total rugi                             (187.475.700 )       12.521.944       468.393    (174.485.363)
    Total beban                           (1.011.907.507 )    (10.770.229)       (402.869) (1.023.080.605)
    Rugi sebelum pajak                    (1.199.383.207 )       1.751.715        65.524 (1.197.565.968)
    Beban pajak penghasilan                                                                       -
    Rugi tahun berjalan                                                                    (1.197.565.968)



                                                    21
Page 32
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

                                                     2024
                                           Efek bersifat     Instrumen
                                             ekuitas         pasar uang       Lain-lain        Total
    Laporan laba rugi dan
     penghasilan komprehensif lain
    Pendapatan investasi
     Pendapatan bunga                           -             80.252.556          -           80.252.556
     Pendapatan dividen                   1.524.955.120          -                -        1.524.955.120
     Keuntungan investasi yang
       telah direalisasi                  2.026.750.493          -                -        2.026.750.493
     Kerugian investasi yang belum
       direalisasi                        (5.257.015.409 )       -                -      (5.257.015.409)
    Pendapatan lainnya                           -               -             2.555.509      2.555.509
    Total rugi                            (1.705.309.796 )    80.252.556       2.555.509 (1.622.501.731)
    Total beban                           (1.313.165.593 )    (80.714.218)    (2.570.210) (1.396.450.021)
    Rugi sebelum pajak                    (3.018.475.389 )       (461.662)       (14.701) (3.018.951.752)
    Beban pajak penghasilan                                                                       -
    Rugi tahun berjalan                                                                    (3.018.951.752)

                                                     2025
                                           Efek bersifat     Instrumen
                                             ekuitas         pasar uang       Lain-lain        Total

   Laporan posisi keuangan

   Aset

     Aset segmen                          27.057.637.501         -                -      27.057.637.501
     Aset yang tidak dialokasikan                -               -           399.565.199    399.565.199

   Total aset                             27.057.637.501         -           399.565.199 27.457.202.700

   Liabilitas

     Liabilitas segmen                           -               -                -               -
     Liabilitas yang tidak dialokasikan          -               -           120.568.157     120.568.157

   Total liabilitas                              -               -           120.568.157     120.568.157




                                                     22
Page 33
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

                                                     2024
                                           Efek bersifat    Instrumen
                                             ekuitas        pasar uang    Lain-lain      Total

   Laporan posisi keuangan

   Aset

     Aset segmen                          26.695.236.050    400.038.400      -      27.095.274.450
     Aset yang tidak dialokasikan                -               -      249.825.486    249.825.486

   Total aset                             26.695.236.050    400.038.400 249.825.486 27.345.099.936

   Liabilitas

     Liabilitas segmen                          -                -            -            -
     Liabilitas yang tidak dialokasikan         -                -       103.765.615   103.765.615

   Total liabilitas                             -                -       103.765.615   103.765.615


18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Manajer Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang disajikan
   dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai
   jenis risiko yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana
   berinvestasi.

   Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Reksa Dana adalah risiko kredit, risiko pasar,
   risiko likuiditas dan manajemen risiko permodalan. Tujuan manajemen risiko Reksa
   Dana secara keseluruhan adalah untuk secara efektif mengelola risiko-risiko tersebut
   dan meminimalkan dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Reksa Dana.
   Manajer Investasi dan Bank Kustodian mereviu dan menyetujui semua kebijakan untuk
   mengelola setiap risiko, termasuk juga risiko ekonomi dan risiko usaha Reksa Dana, yang
   dirangkum di bawah ini, dan juga memantau risiko harga pasar yang timbul dari semua instrumen
   keuangan.

   a. Risiko Kredit

       Reksa Dana terekspos risiko kredit, yaitu risiko bahwa counterparty tidak akan mampu membayar
       jumlah kewajiban secara penuh pada saat jatuh tempo, termasuk transaksi dengan pihak-pihak
       seperti emiten, broker, Bank Kustodian dan bank.




                                                    23
Page 34
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   a. Risiko Kredit (lanjutan)

       Risiko kredit dikelola melalui kebijakan seperti: Manajer Investasi menghindari penyelesaian
       perdagangan dengan metode Free of Payment (“FOP”); pelaksanaan pembayaran dan
       penerimaan efek dipantau oleh tim operasional melalui prosedur rekonsiliasi kas dan efek secara
       teratur; transaksi dilakukan dengan counterparty yang telah disetujui terlebih dahulu oleh komite
       kredit Manajer Investasi.

       Terhadap setiap counterparty dilakukan analisis kelayakan kredit setiap hari. Saldo kas hanya
       ditempatkan pada bank terkemuka dengan peringkat kredit yang baik.

       (i) Eksposur maksimum terhadap risiko kredit

           Tabel berikut adalah eksposur maksimum terhadap risiko kredit untuk aset keuangan pada
           laporan posisi keuangan:

                                                                      2025                 2024

           Portofolio efek
            Instrumen pasar uang                                          -                400.000.000
           Kas                                                       399.565.199           249.825.486
           Piutang bunga dan dividen                                  91.108.836            76.669.395

           Total                                                     490.674.035           726.494.881

       (ii) Kualitas kredit

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset-aset keuangan Reksa Dana dikategorikan
           sebagai belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai.

   b. Risiko Pasar

       Nilai wajar arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan yang dimiliki oleh Reksa Dana
       dapat berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Risiko pasar ini terdiri dari dua elemen: risiko
       suku bunga dan risiko harga.

       (i) Risiko suku bunga

           a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga

              Mayoritas aset maupun liabilitas keuangan Reksa Dana tidak dikenakan bunga, oleh
              karenanya Reksa Dana tidak menghadapi risiko secara signifikan yang diakibatkan
              fluktuasi suku bunga pasar yang berlaku.

              Reksa Dana dilarang terlibat dalam berbagai bentuk pinjaman, kecuali pinjaman jangka
              pendek yang berkaitan dengan penyelesaian transaksi.

              Tabel berikut ini menyajikan aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana pada nilai tercatat,
              yang dipisahkan menjadi aset/liabilitas dengan bunga tetap, bunga mengambang dan
              tidak dikenakan bunga:


                                                  24
Page 35
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   b. Risiko Pasar (lanjutan)

      (i) Risiko suku bunga (lanjutan)

         a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga (lanjutan)

                                                                    2025
                                                            Bunga          Tidak
                                                         mengambang     dikenakan
                                          Bunga tetap      ≤1 bulan       bunga          Total

            Aset keuangan

             Portofolio efek
              Efek bersifat ekuitas            -               -      26.966.528.665 26.966.528.665
             Kas                               -          399.565.199        -          399.565.199
             Piutang dividen                   -               -          91.108.836     91.108.836

            Total aset keuangan                -          399.565.199 27.057.637.501 27.457.202.700

            Liabilitas keuangan

             Beban akrual                      -               -        120.495.851     120.495.851

            Total liabilitas keuangan          -               -        120.495.851     120.495.851

            Total repricing gap - bunga        -          399.565.199                   399.565.199

                                                                    2024
                                                            Bunga          Tidak
                                                         mengambang     dikenakan
                                          Bunga tetap      ≤1 bulan       bunga          Total

            Aset keuangan

             Portofolio efek
              Efek bersifat ekuitas             -              -      26.618.605.055 26.618.605.055
              Instrumen pasar uang         400.000.000         -             -          400.000.000
             Kas                                -         249.825.486        -          249.825.486
             Piutang bunga dan dividen          -              -          76.669.395     76.669.395

            Total aset keuangan            400.000.000    249.825.486 26.695.274.450 27.345.099.936

            Liabilitas keuangan

             Beban akrual                          -           -        103.544.294     103.544.294

            Total liabilitas keuangan              -           -        103.544.294     103.544.294

            Total repricing gap - bunga    400.000.000    249.825.486                   649.825.486




                                                   25
Page 36
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   b. Risiko Pasar (lanjutan)

      (i) Risiko suku bunga (lanjutan)

         b. Sensitivitas terhadap laba tahun berjalan

            Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, risiko suku bunga dianggap tidak signifikan
            terhadap Reksa Dana karena sebagian besar aset dan liabilitas keuangan merupakan aset
            dan liabilitas keuangan yang tidak dikenakan bunga.

      (ii) Risiko harga

         Instrumen investasi dalam portofolio Reksa Dana diukur dengan harga pasar wajar sehingga
         risiko fluktuasi harga adalah salah satu risiko yang dihadapi oleh Reksa Dana.

         Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi pada efek bersifat ekuitas, Reksa Dana
         melakukan diversifikasi portofolionya. Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai dengan batasan
         yang ditentukan oleh kebijakan investasi Reksa Dana serta ketentuan yang berlaku.

         Sensitivitas harga menunjukan dampak perubahan yang wajar dari harga pasar efek dalam
         portofolio Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang
         unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana. Sensitivitas suku bunga
         menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari suku bunga pasar, termasuk yield dari efek
         dalam portofolio Reksa Dana, terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan kepada
         pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana.

         Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisis dan memantau
         sensitivitas harga dan suku bunga secara regular.

   c. Risiko Likuiditas

      Nilai portofolio Reksa Dana pada tanggal dilakukannya penjualan kembali dan likuidasi Reksa
      Dana dipengaruhi oleh likuiditas pasar efek-efek dalam portofolio Reksa Dana. Efek-efek yang
      tidak likuid dapat memiliki nilai pasar wajar yang lebih rendah dari pada nilai efek-efek tersebut.

      Jadwal jatuh tempo portofolio efek diungkapkan pada Catatan 4, sedangkan aset keuangan
      lainnya dan liabilitas keuangan akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 (satu) tahun.

      Tabel berikut ini menggambarkan analisis liabilitas keuangan Reksa Dana ke dalam kelompok
      jatuh tempo yang relevan berdasarkan periode yang tersisa pada tanggal posisi keuangan sampai
      dengan tanggal jatuh tempo kontrak. Total dalam tabel adalah arus kas kontraktual yang tidak
      didiskontokan.

                                                                     2025
                                      Kurang dari                           Lebih dari
                                       1 bulan           1-3 bulan           3 bulan          Total
      Liabilitas keuangan
        Beban akrual                     120.495.851         -                  -           120.495.851
      Total liabilitas keuangan          120.495.851         -                  -           120.495.851


                                                    26
Page 37
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA FINANCIAL
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   c. Risiko Likuiditas (Lanjutan)

                                                                    2024
                                     Kurang dari                           Lebih dari
                                      1 bulan           1-3 bulan           3 bulan      Total
       Liabilitas keuangan
         Beban akrual                     103.544.294       -                     -     103.544.294
       Total liabilitas keuangan          103.544.294       -                     -     103.544.294

   d. Manajemen Risiko Permodalan

       Manajer Investasi memonitor modal atas dasar Nilai Aset Bersih yang diatribusikan kepada
       pemegang unit penyertaan. Jumlah aset bersih yang diatribusikan kepada pemegang unit
       penyertaan dapat berubah secara signifikan secara harian, di mana Reksa Dana bergantung
       kepada pembelian kembali dan penjualan unit penyertaan atas kebijaksanaan dari pemegang
       unit penyertaan secara harian. Tujuan Manajer Investasi ketika mengelola modal adalah untuk
       menjaga kemampuan Reksa Dana untuk melanjutkan kelangsungan hidup dalam rangka
       memberikan keuntungan bagi pemegang unit penyertaan dan mempertahankan basis modal
       yang kuat untuk mendukung pengembangan kegiatan investasi Reksa Dana secara efisien.
       Reksa Dana tidak tunduk pada persyaratan permodalan lain yang ditetapkan oleh pihak
       eksternal.


19. RASIO-RASIO KEUANGAN

   Berikut ini adalah ikhtisar rasio-rasio keuangan Reksa Dana. Rasio-rasio ini dihitung berdasarkan
   Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
   No. KEP 99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996.

   Rasio keuangan untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (tidak diaudit)
   adalah sebagai berikut:

                                                                       2025              2024

   Total hasil investasi (%)                                           (4,26)           (10,69)
   Hasil investasi setelah memperhitungkan
     beban pemasaran (%)                                               (4,26)           (10,69)
   Biaya operasi (%)                                                       3,82          3,90
   Perputaran portofolio                                                   0,24          0,45
   Penghasilan kena pajak (%)                                               -              -

   Tujuan penyajian ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana ini adalah semata-mata untuk membantu
   memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana. Rasio-rasio ini seharusnya tidak dipertimbangkan
   sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan Reksa Dana akan sama dengan kinerja masa lalu.




                                                   27

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.15 MB
Published31 Mar 2026
Pages37
Characters97,532
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 61 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.24 ×5
linked org Bank Central Asia Tbk p.24 ×5
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.24 ×5
linked org Adaro Andalan Indonesia Tbk p.24 ×5
linked org Pertamina Geothermal Energy Tbk p.24 ×5
linked org Bank BTPN Syariah Tbk p.24 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.24 ×5
linked org United Tractors Tbk p.24 ×5
linked org Astra International Tbk p.24 ×5
linked org Bank Jago Tbk p.24 ×5
linked org Aneka Tambang Tbk p.24 ×5
linked org Mitra Adiperkasa Tbk p.24 ×5
linked org Kalbe Farma Tbk p.24 ×5
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk p.24 ×5
linked org XLSMART Telecom Sejahtera Tbk p.24 ×5
linked org XL Axiata Tbk p.24 ×5
linked org BFI Finance Indonesia Tbk p.24 ×5
linked org Bumi Serpong Damai Tbk p.24 ×5
linked org Jasa Marga (Persero) Tbk p.24 ×5
linked org Bukit Asam Tbk p.24 ×5
linked org Summarecon Agung Tbk p.24 ×5
linked org Japfa Comfeed Indonesia Tbk p.25 ×2
linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.25 ×2
linked org Amman Mineral Internasional Tbk p.25 ×2
linked org Ciputra Development Tbk p.25 ×2
linked org Pakuwon Jati Tbk p.25 ×2
linked org Indo Tambangraya Megah Tbk p.25 ×2
linked org Bank Raya Indonesia Tbk p.25 ×2
linked org AKR Corporindo Tbk p.25 ×2
linked org Harum Energy Tbk p.25 ×2
linked org Bank OCBC NISP Tbk p.26 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×5
possible org Bursa Efek Indonesia p.15 ×2
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×5
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×8
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×4
possible org Indosat Tbk p.24 ×4
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk p.25 ×2
possible org Barito Pacific Tbk p.25 ×2
possible org Merdeka Copper Gold Tbk p.25 ×2
unresolved — INDOPREMIER p.3
unresolved — JI. Jend. Sudirman p.3
unresolved — www.indopremierinvestment.com p.3
unresolved org Bank Kustodian Reksa Dana Premier ETF Indonesia Financial p.6
unresolved org Palilingan & Rekan p.10
unresolved org Rekan Santoso Chandra p.10
unresolved person CPA p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.15 ×2
unresolved org PT Indo Premier Investment Management p.15 ×2
unresolved person Leolin Jayayanti · Notaris p.15
unresolved person Jimmy Tanal · Notaris p.15
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.16
unresolved org Reksa Dana Nilai Aset Bersih Reksa Dana p.17
unresolved org PT Indah Kiat Pulp p.24 ×2
unresolved org Paper Tbk p.24 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.27
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.28
unresolved org Departemen Pengawas Pasar Modal p.29
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi p.30

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2025-Tahunan-XIIF.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result